Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 212 | balipost.com

Page 1

212 | 11 - 17 Desember 2017

Program Sejahterakan Rakyat

RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lKesadaran Masyarakat Hadapi Bencana 6 BALI SEPEKAN lPelabuhan Gilimanuk Dipadati Penumpang 7

LAPORAN UTAMA l Program Sejahterakan Rakyat 8 l PDIP Gianyar Bersatu Menangkan Aman 9 l Agus Mahayastra Dari Keluarga Nonpolitisi, Kini Jadi Cabup Gianyar Diusung PDIP 10 EKONOMI l Bali Berpotensi Darurat Ekonomi 16 l Menurun, Laju Kredit UMKM 17 KIPRAH l ”Gelar Karya 2 Bulan Sekali”

Ruang Lapang untuk Berkreativitas 18

MANCANEGARA l Klaim Sukses Luncurkan Hwasong-15

LENSA l Gunung Agung 26

OLAHRAGA l Poster Retro 27 PENDIDIKAN l Lindungi Siswa Korban ”Bully” 32 PARIWISATA l Demi Citra Pariwisata 38

Korut-AS Kembali Memanas 20

DAERAH l Dampak Erupsi Gunung Agung

Bandara Ngurah Rai Bali Ditutup 22

KESEHATAN lDampak Kecanduan Smartphone bagi Kesehatan 24

PROPERTI l Dampak Erupsi Gunung Agung

Properti Terancam Terpuruk 40

11 - 17 Desember 2017

3


DARI PEMBACA

Rivalitas Pilkada Bali R

ivalitas dalam Pilkada Bali 2018 hingga kini belum pasti. Setelah tak ada calon independen, calon dari non PDI Perjuangan juga belum kunjungan tuntas. Selaku rakyat Bali, kami tentu menunggu rivalitas politik dalam Pilkada Bali tetap memberikan pilihan terbaik. Bersaing secara sehat dengan program yang strategis mengawal Bali tentu akan menjadi tolok ukur kami dalam memilih. Semoga rivalitas dalam pilkada tak menimbulkan konflik antara krama Bali. Saya juga berharap dalam penggiringan pemilih untuk menjadi pendukung kandidat dilakukan secara sportif. Calon-calon dengan kualitas pendidikan memadai tentu memahami betul seni berpolitik dengan tetap menjaga solidaritas. Saya juga berharap partai politik membangun caracara yang elegan untuk mengantarkan calonnya menuju kekuasan politik 2018. Selain itu, sebagai pemilih tentu pemahaman terhadap kader partai yang dijagokan masih minim. Untuk itu, sosialisasi agar diintensifkan dan berikan kami gambaran program yang akan dijalankan. Kontrak pelitik secara lisan dengan dengan calon pemilih harus dibangun sehingga kami bisa yakin bahwa pilihan terbaik nantinya benar-benar mampu menjaga Bali. Saya berharap Pilkada Bali 2018 memberikan pilihan pemimpin yang terbaik bagi Bali. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

11 - 17 Desember 2017

4


MBP/gik

Pos pengungsian di Lapangan Ulakan, Kecamatan Manggis.

Pengungsi Dipusatkan di Karangasem GUNUNG Agung kembali naik status ke level IV (Awas). Kenaikan status ini diikuti sejumlah peningkatan aktivitas. Bahkan, tremor overscale kerap terjadi terhitung mulai Selasa (28/11). Tak hanya itu, Gunung Agung masih mengalami erupsi magmatik, hanya saja asap abu vulkanik yang terlontar sedikit lebih menurun dari pada sebelumnya. Temasuk gempa-gempa vulkanik masih tetap terekam alat seismograf. Kepala PVMBG Kasbani, aktivitas vulkanik gunung Agung pada umumnya masih tinggi. Tremor menerus juga masih terekam. “Tapi hembusan asap abu vulkaniknya menurun,” terang Kasbani. Soal pengungsi, Komandan Satgas Letkol. Inf. Benny Rahadian, mengatakan kedua pos pengungsian, yakni di Pasar Manggis dan Lapangan Ulakan masih sepi pengungsi. Sesuai arahan Gubernur Bali, sebaiknya pengungsi dipusatkan di Karangasem, untuk memudahkan proses distribusi logistik. “Pasar Manggis dan Lapangan Ulakan sudah siap menerima,

tapi tak laku. Warga pengungsi lebih memilih tempat pengungsian terdekat, mungkin karena khawatir ternaknya tak terurus,” kata Komandan Satgas Benny Rahadian. Dia menyarankan jangan membuat titik pengungsian sendiri-sendiri. Tetapi, manfaatkan pos pengungsian yang sudah ada. Sehingga, pengungsi bisa lebih mudah mendapatkan logistik dan kebutuhan lainnya selama mengungsi. “Titik-titik pengungsian yang kecil-kecil sebaiknya dijadikan satu saja,” tegasnya. Petugas BPBD Provinsi Bali, Suteja, dalam rapat koordinasi tersebut juga menyampaikan sempat melakukan survei pengungsi ke Kecamatan Sidemen. Disana dia menemukan titik pengungsian baru yang ditempati sebanyak 60 KK dari Desa Selat, Kecamatan Selat. Mereka mengungsi karena mencium gas belerang menyengat. Selain itu di sekitar rumah mereka sudah dikepung lumpur. “Saat kami turun, saya kaget ada koordinator pengungsi yang tidak tahu jumlah

pengungsi dan bagaimana penanganannya. Tak perlu saya sebutkan siapa dan dimana itu, biar masalahnya tak panjang. Tapi, ini harus diatasi, agar pengungsi bisa mendapatkan logistik,” kata Suteja. Suteja juga menyoroti distribusi masker ke titik pengungsian yang masih tersendat. Padahal, masker kini jadi kebutuhan utama untuk melindungi pernapasan. Bagi pos pengungsian yang butuh masker, agar segera berkoordinasi dengan camat sekitar. Selanjutnya melakukan amprah ke Pos Komando Tanah Ampo. Selain itu, pihaknya juga meminta agar dari sisi regulasi proses amprah tak dihambat, karena harus disetujui Dansatgas dulu. “Kalau tidak ada Dansatgas, mungkin kewenangan menyetujui bisa didelegasikan, agar proses amprah berjalan lancar. Ada dari Bangli datang langsung ke Pos Komando minta masker, tapi belum bisa diberikan masker karena amprahnya belum disetujui. Kasian sudah jauh-jauh dari Bangli kesini,” katanya. l Bagiarta 11 - 17 Desember 2017

5

5


OPINI

E

Kesadaran Masyarakat Hadapi Bencana

rupsi Gunung Agung telah membuat gelombang pemngungsian kembali terjadi. Sebelumnya, karena status Gunung Agung telah diturunkan, banyak mereka yang ada di pengungsian kembali ke rumahnya masingmasing. Kini pengungsian tersebut kembali terjadi karena erupsi sekarang benar-benar nyata dengan bukti asap dan hujan abu yang sudah ada. Penerbangan dari dan menuju Denpasar sudah distop. Bandara Ngurah Rai juga sudah tutup. Akan tetapi, yang patut kita lihat dari perkembangan paling akhir ini adalah bahwa masyarakat yang melakukan pengungsian, bisa lebih sabar dan mengerti bagaimana harus meemperiapkan diri menjadi pengungsi. Selanjutnya, penataan pengungsi juga lebih rapi karena diimbau untuk datang di bale banjar, wantilan atau gelanggang olahraga. Gubernur Bali dalam sebuah perbincangannya mengatakan sebaiknya pengungsi tersebut hanya berada di daerah Karangasem saja, tidak sampai menyebar ke berbagai tempat di Pulau Bali. Hal pertama yang harus dilihat dari fenomena sosial masyarakat terhadap Gunung Agung ini, adalah proses pembelajaran dari masyarakat. Tidak adanya kepanikan setelah Gunung Agung erupsi, memberikan pertanda bahwa masyarakat telah bisa belajar dari pengalaman pertama. Beberapa pekan lalu ketika Gunung Agung mulai mengeluarkan asap, haarus diakui bahwa kepanikan melanda masyarakat disekitar kejadian. Ini terlihat manakala mereka yang dari luar derah bahaya (di luar 12 kilometer) ikut-ikutan mengungsi, meluas sampai ke seluruh kabupaten di Bali. Cara ini tentu saja membuat pemerintah kalang kabut, sukar menyampaikan data konkrit tentang jumlah pengungsi. Tidak mampunya membuat data yang benar soal pengungsi akan berakibat fatal, misalnya tidak ada kecocokan jumlah bantuan yang didapatkan, termasuk alokasi bahan makanan, yang buntut-buntutnya bisa membikin konflik. Pada pengungsian periode pertama itu, jumlah pengungsi yang dicatatoleh pemerintah daerah Karangasem, ternyata jauh lebih sedikit dibandingkan dengan apa yang ada

6

Oleh I Nyoman Sunantara

sesungguhnya. Ini saja sudah menimbulkan konflik structural di pemerintahan: gubernur mengritik bahkan cenderung marah kepada pemda Karangasem. Bahkan pada saat itu, banyak masyarakat pedesaan, mulai dari pemuda, sekolah samapai remaja anak-anak turun ke jalan meminta sumbangan kepada pengendara demi “korban” Gunung Agung. Padahal saat itu Gunung Agung “belum apa-apa”. Cara meminta sumbangan di jalan raya, tidak seluruhnya boleh dikatakan bagus karena bisa memberikan inspirasi kepada anak-anak untuk menjadi pengemis, atau seenaknya menipu sebagai peminta-minta tanpa alasan yang jelas. Efek paling berbahaya adalah menjadi orang yang malas. Karena itulah keemudian, krisis kedua dari Gunung Agung ini (erupsi dengan lahar dingin sudah mengalir), meemperlihatkan masyarakat telah berhasil memperoleh pembelajaran dari peristiwa pertama dari Gunung Agung. Kita melihat bantuan keuangan maupun bantuan material telah dikoordinasikan dengan baik, sehingga tidak ada lagi orang-orang yang berkeliaran di jalan-jalan sambil membawa kotak kardus. Faktor yang membuat keberhasilan proses pembelajaran itu, paling tidak dapat dilihat dari beberapa sisi. Dari sisi pengetahuan, informasi yang diberikan oleh pemerintah sudah berhasil melecut pemahaman masyarakat tentang bagaimana “sifat” Gunung Agung dan wilayah-wilayah mana yang akan terkena dampak berat jika kemudian terjadi letusan berikutnya. Dengan demikian, meskipun beberapa waktu lalu sebagian pengungsi telah kembali ke rumahnya masing-masing sebagai akibat dari penurunan status bahaya Gunung Agung, mereka yang pulang itu adalah mereka yang memahami bahwa tempat tinggalnya tidak dalam radius bahaya. Artinya mereka yang berada di luar jalur 12 kilometer itu, atau mereka pulang tidak pada jalur-jalur yang diperkirakan oleh pemerintah yang dilanda lahar jika terjadi letusan. Jadi, ketika sekarang telah terjadi letusan magmatic, maka masyarakat ini masih bisa

lebih sabar untuk tidak mengungsi secara buru-buru. Sedangkan mereka yang benarbenar berada di radisu bahaya, memang tetap ada di pengungsian. Keadaan seperti ini, menjadi pesan positif bagi pemerintah dan juga masyarakat sendiri, bahwa mereka memahami kondisi alamnya dan bersedia mengerti dengan kondisi yang dihadapi. Dari titik ini, pemerintah harus secepatnya mengabil sikap untuk secara kontinyu dan berkelanjutan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat agar kepercayaan ini terus terpelihara. Dari faktor lingkungan, bahwa tidak terjadinya eksodus besar-besaran begitu ada letusan magmatik ini disebabkan oleh telah tersedianya lahan-lahan yang masih tetap bisa dipakai sebagai lokasi pengungsian, ditambah dengan tersedianya balai banjar dan sarana olahraga yang dapat dipakai sebagai lokasi pengungsian. Ketersediaan bale banjar dan sarana umum ini merupakan inovasi sosial baru bagi masyarakat di Bali karena sebelumnya pemikiran ini belum ada. Hampir setiap banjar di Bali mempunyai bale banjar, sehingga apabila benar-benar terjadi letusan yang hebat, masyarakat Bali tidak kekurangan tempat untuk mengungsi. Kondisi ini menjadi pengetahuan tersendiri bagi para korban Gunung Agung sehingga tetap optimis dapat tempat pengungsian sehingga tidak grasagrusu untuk melakukan tindakan tersebut. Faktor ketiga adalah informasi dari media sosial. Kesadaran masyarakat Bali untuk tertib dalam menyikapi ini, merupakan balasan kepada para pembohong di media sosial tentang status Gunung Agung yang sengaja dibuat-buat sedemikain rupa biar mengerikan. Masyarakat korban Gunung Agung memahami hal ini sehingga dapat menyaring informasi yang benar dan dimanfaatkan sebagai pengatahuan baru dalam keadaan darurat. Beberapa waktu lalu ada informasi tentang api yang terlihat di puncak gunung. Padahal sesungguhnya itu adalah terpaan sinar matahari sore yang terpantul pada asal solfatara. Kemampuan membedakan antara api dengan pantulan sinar matahari itu adalah kecerdasan dari masyarakat untuk menyaring informasi, sehingga benar-benar dapat berguna bagi dirinya.

11 - 17 Desember 2017

6


BALI SEPEKAN

Sekolah Ditutup, UAS Ditunda

Pelabuhan Gilimanuk Dipadati Penumpang PASCADITUTUPNYA Bandara Ngurah Rai akibat dampak dari erupsi Gunung Agung, jumlah penumpang melalui jalur darat yakni di Pelabuhan Gilimanuk terlihat meningkat, Senin (27/11). Kendaraan roda empat, khsusunya mobil dan travel yang mengangkut penumpang dari Bandara Ngurah Rai mulai menumpuk di parkir pelabuhan. Selain roda empat, kendaraan barang (truk) dan bus juga terus mengalir keluar Bali. Berbeda dengan kondisi saat pagi dan siang yang masih lenggang. Hingga sore kemarin, antrean terjadi di loket tiket masuk pelabuhan. Sebagian besar mereka merupakan penumpang pesawat yang beralih ke jalur transportasi darat karena dampak penutupan bandara.

MBP/olo

Mereka kebanyakan wisatawan mancanegara yang hendak keluar Bali. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Nyoman Subawa mengakui adanya lonjakan kendaraan pascapenutupan Bandara Ngurah Rai. Sebagian besar merupakan penumpang pesawat terbang yang dialihkan melalui jalur darat menggunakan bus dan travel. Sementara Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Heru Wahyono mengatakan peningkatan jumlah kendaraan terlihat pada sore hari. Dari informasi yang diterimanya, untuk para penumpang pesawat yang dialihkan, termasuk wisatawan menggunakan 100 bus. 40 dari DAMRI dan 60 bus dari organda. l Surya Darma

ERUPSI Gunung Agung terus berlanjut. Hal tersebut menyebabkan keinginan sejumlah siswa yang bermukim di sekitarnya untuk mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) pupus. Harapannya semakin terjerat saat harus ikut orangtuanya mengungsi ke Kabupaten Klungkung, salah satunya di GOR Swecapura. Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga Senin (27/11), jumlah pengungsi yang tertampung di GOR Swecapura yang berlokasi di Desa Gelgel ini sebanyak 3.067 jiwa yang tersebar di 32 titik pengungsian di wilayah Kabupaten Klungkung. Dari jumlah tersebut, ratusan orang tercatat datang setelah terjadinya letusan magmatik pada Gunung Agung. Mereka tidak hanya orangtua, namun anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. Seharusnya mereka mengikuti UAS. Namun hal itu harus diurungkan lantaran sekolahnya berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB). ‘’Ujiannya diundur. Kepala sekolah yang sudah mengumumkan itu kemarin,’’ ujar siswa kelas VII SMPN 2 Selat Ni Kadek Vidia Savitri. l Winata

Pengungsi Kembali ke Posko Sutasoma SEJUMLAH pengungsi yang sebelumnya pulang kampung, kembali menempati Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati. Mereka kembali mengungsi lantaran khawatir dengan dampak erupsi Gunung Agung. Warga Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem Wayan Bawa, menyampaikan dia dan 15 KK atau

60 warga Desa Jungutan menempati Posko Lapangan Sutasoma sejak Minggu (26/11). Bawa mengaku sempat memaksakan diri untuk pulang karena merasa kondisi aman. Namun, kini ia kembali mengungsi karena tak kuat dengan hujan abu vulkanik yang melanda sebagian wilayah Karangasem. ‘’Abu di Desa Jungutan sudah tebal sekali. Banyak rumah dan tanaman yang dipenuhi

abu,’’ kata Bawa saat ditemui di Posko Lapangan Sutasoma, Senin (27/11). Bawa bersama sejumlah kerabatnya mengeluhkan kondisi ternak berupa sapi dan babi yang ditinggalkan di Desa Jungutan. Ternak sengaja ditinggalkan lantaran warga kesulitan mencari pakan berupa rumput. l Manik 11 - 17 Desember 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

MBP/ist

MBP/ist

KBS dan paket Aman (Agus Mahayastra-A.A Mayun) saat berfoto bersama Agus Mahayastra menerima rekomendasi di Pasar Umum Gianyar pedagang di Pasar Umum Gianyar. dari Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster di Pasar Umum Gianyar.

Program Sejahterakan Rakyat

M

ensejahterakan rakyat. Dua kata itu terlontar dari I Made Mahayastra ketika ditanya alasan dirinya maju sebagai calon bupati Gianyar yang diusung PDI Perjuangan (PDIP). Berbagai program mensejahterakan rakyat untuk lima tahun ke depan pun sudah disiapkan pentolan PDIP Gianyar itu. Programnya pun dipastikan sebagai turunan dari Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). “Programnya pasti mengacu pada ini (PPNSB, red), hanya fokusnya setiap daerah mungkin sedikit berbeda, misal di Gianyar lebih dulu ke pertanian,” ucap Made Mahayastra, Rabu (29/11). Dikatakan dalam menyejahterakan petani, pihaknya sudah memberikan pengawalan ketat dari hulu, contohnya terkait pembibitan. Sedangkan di hilir mengenai pemasaran hasil pertanian. Diakui pula program ini sesungguhnya sudah dilaksanakan dalam pemerintahan paket Bagus (Bharata-Agus Mahayastra). Terbukti hasil panen pertanian Gianyar mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya. Namun, program yang paling menonjol

8

sebagai implementasi dari program PPNSB ialah pemerintah akan berupaya memberi subsidi untuk pembayaran pajak bumi dan bangunan. Dipastikan lima tahun ke depan petani Gianyar akan bebas pajak. “Kita melihat seiring tumbuhnya pariwisata, pajak yang dibebankan kepada petani terus meningkat, kan kasian petani kita. Makanya dengan upaya ini petani tidak perlu lagi mengkhawatirkan pajak karena sudah disubsidi pemerintah,” kata politisi yang sudah memperoleh rekomendasi dari Ketum PDIP Gianyar, Megawati Soekarnoputri itu. Agus Mahayastra berharap melalui upaya ini petani bisa bertahan mengolah padi dan hamparan persawahan tetap bisa menjadi daya tarik pariwisata di Kabupaten Gianyar. “Pertanian sangat erat kaitanyadengan pariwisata jadi dengan ini dijaga pariwisata kita pun tetap akan eksis,” tegasnya. Selain menjamin kesejahteraan petani, Agus Mahayastra yang pernah dua periode menjabat anggota DPRD Gianyar ini pun memastikan akan menjaga eksistensi pasar tradisional dalam lima tahun ke depan. “Masyarakat kecil itu ada di pasar, di satu pasar saja bisa ada ada 1.300 pedagang, belum lagi Pasar Sukawati juga ada ribuan dan di sana ada rakyat kecil yang harus dilindungi,”

katanya. Agus Mahayastra menjelaskan melindungi yang dimaksud salah satunya ialah menjaga dari segi regulasi, agar tidak jatuh akibat pesaing baru yang lebih kuat milik pemodal besar. “Makanya selama lima tahun Paket Bagus, sudah ada banyak pasar yang kita revitalisasi. Dari yang awalnya jorok kini lebih bersih, manajemen lebih baik sebagai pasar berstandar nasional,” jabarnya. Dikatakan dalam sisa pemerintahanya sebagai Wakil Bupati Gianyar priode 20132018, pihaknya juga sudah mengganggarkan penambahan revitalisasi pasar pada APBD induk 2018. “Sudah masuk di APBD sekarang, revitalisasi Pasar Batubulan Kangin, Pasar Keramas, Pasar Lebih,” ujarnya. Gianyar sebagai Gumi Seni juga tidak luput dari perhatian Ketua DPC PDIP Gianyar itu. Terbukti ratusan seniman diberikan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu anggaran dengan jumlah besar untuk penampilan para seniman pun sudah disiapkan. “Pastinya kita menyiapkan anggaran agar bisa memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk memaksimalkan penampilan seniman dalam setiap kegiatan, misal PKB atau HUT Gianyar,” tandasnya. l Manik Astajaya/adv

11 - 17 Desember 2017

8


PDIP Gianyar Bersatu Menangkan Aman MADE Mahayastra yang didampingi A.A. Gde Agung Mayun sudah menerima rekomendasi dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, untuk maju sebagai cabup dan cawabup pada Pilkada Gianyar 2018. Surat keputusan maju sebagai calon dari PDIP ini awalnya dibacakan di kantor DPD PDIP Bali, lantas diserahkan oleh Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, di Pasar Umum Gianyar, Minggu (26/11). Selama di Pasar Umum Gianyar, paket Aman yang didampingi Cagub Bali dari PDIP I Wayan Koster disambut antusias puluhan pedagang. Mereka pun lantas bersembahyang di Pura Melanting pasar dilanjutkan dengan prosesi simbolik penyerahan rekomendasi. Agus Mahayastra menerangkan dipilihnya lokasi Pasar Umum Gianyar sebagai lokasi rekomendasi, karena pasar tradisional dianggap tempat berkumpulnya masyarakat majemuk. “Di sini tempat berkumpulnya masyarakat kecil dan ini sebagai bentuk keberpihakan PDIP. Ini simbol jika PDIP tetap berada di belakang wong cilik,” terang Mahayastra. Sementara itu, Wayan Koster menyatakan, tidak ada perpecahan di tubuh PDIP pascaturunnya rekomendasi ini. Dikatakan mesin partai besutan putri proklamator itu sudah solid untuk memenangkan Pilkada Gianyar. “Yang ada ikut mendaftar kan tidak apa. Tadi saya sudah dapat bicara banyak sama Pak Man Parta (Nyoman Parta, red) dan beliau hadir di sini legowo, menerima keputusan partai,” ungkapnya. Nyoman Parta nampak legowo dengan hasil tersebut. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar itu bahkan menegaskan bahwa saat ini yang menjadi lawan adalah Tjokorda Raka Kerthyasa Sukawati atau Cok Ibah. “Sekarang lawan kita adalah satu Cok Ibah (Politisi Puri Ubud yang diusung Koalisi Gianyar Bangkit sebagai Cabup Gianyar-red),” tegas Nyoman Parta sembari berangku-

MBP/ist

Made Mahayastra (kiri) bersama Nyoman Parta

lan dengan Made Mahayastra. Parta mengaku sudah berupaya berjuang membawa aspirasi masyarakat Gianyar. Namun dengan diturunkannya rekomendasi PDIP kepada Paket Aman, ia pun legowo. “Mengingat bakal calon bupatinya ada dua orang sejak awal, saya menyadari akan ada salah satu yang mendapatkan rekomendasi dan ada yang tidak,” ujar Parta. Disinggung terkait langkah yang akan diambil selanjutnya. Parta mengaku banyak jalan untuk mengabdi kepada masyarakat. “Masih ada jalan

mengabdi selain jadi bupati, life never flat, life is must go on, hidup tidak boleh berhenti, hidup harus tetap berlanjut. Rakyat adalah nyawa,” tandas Parta. Di samping itu politisi senior PDIP Gianyar ini pun berjanji akan bekerja maksimal mengamankan instruksi partai untuk memenangkan paket Aman. “Sekarang partai telah mengambil keputusan, pasti melaksanakan keputusan partai,” tegasnya. l Manik Astajaya/adv 11 - 17 Desember 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Agus Mahayastra

Dari Keluarga Nonpolitisi, Kini Jadi Cabup Gianyar Diusung PDIP

I

made Mahayastra sudah cukup lama berkecimpung di dunia politik Kabupaten Gianyar. Pria berkulit sawo matang ini sudah dua periode menjabat anggota DPRD Gianyar dan satu periode sebagai Wakil Bupati Gianyar. Namun, siapa yang menduga pria yang kini mengantongi rekomendasi PDIP sebagai calon Bupati Gianyar untuk Pilkada 2018 itu berasal dari orang tua yang tidak berkiprah di dunia yang digelutinya itu. Pria kelahiran 2 Juni 1971 itu merupakan putra kedua dari seorang guru sekolah dasar Wayan Sutama dan Ni Made Sudani yang merupakan pedagang kopi. “Astungkara kedua orang tua saya masih sehat, bisa ditemui beliau di rumah di Payangan,” ucap pria yang akrab disapa Agus Mahayastra ini. Ketua DPC PDIP Gianyar ini menikmati masa kecilnya di Banjar Melinggih, Desa

10

Melinggih, Kecamatan Payangan. Kala itu ia pun mengenyam pendidikan di SD N 6 Payangan, SMPN 1 Payangan dan SMAN 1 Gianyar. Tuntas SMA, ia kemudian kuliah di Universitas Udayana. Jurusannya juga bukan politik, melainkan bidang pariwisata. “Semasa sekolah sampai kuliah sebenarnya saya biasabiasa saja,” ujarnya dengan gelak tawa. Namun memasuki usia 21 tahun, tepatnya pada 1992, ia lantas memberanikan diri terjun ke politik. Kala itu, ia pun langsung menduduki posisi Ketua Korcam (koordinator kecamatan) atau yang sekarang setingkat ketua PAC (Pimpinan Anak Cabang). “Nah pada 1999 saya dilantik sebagai ketua DPC Gianyar, kemudian saat mengikuti pemilihan legislatif pada 2004 saya langsung memperoleh suara tertinggi dan menjabat ketua DPRD Gianyar,” katanya.

Lima tahun berselang, pada pemilihan legislatif 2009, ia kembali memperoleh suara tertinggi dan menjabat sebagai Ketua DPRD Gianyar priode kedua. Namun, memasuki 2013, Agus Mahayastra harus melepas jabatannya tersebut untuk mendampingi tokoh Puri Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dalam Pilkada Gianyar. Bagi Agus Mahayastra posisinya saat ini merupakan perjuangan komunal, yang tidak bisa diraih oleh diri sendiri. Namun memang menjadi kehendak rakyat Gianyar dan restu dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Sebab itu saya akan berusaha semaksimal mungkin, jangan sampai kesempatan ini lewat. Saya harap ini juga menjadi inspirasi bahwa dengan kerja keras dan sungguhsungguh mengabdi siapapun bisa memimpin Gianyar,” tandasnya. l Manik Astajaya/adv

11 - 17 Desember 2017

10


MBP/ist


AKTIVITAS

MBP/ist

IKIP PGRI - Setelah mengantarkan IKIP PGRI Bali go internasional, kini Rektor IKIP PGRI Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., memperkuat iklim akademik bertaraf internasional. IKIP PGRI Bali kini terus memotivasi para dosennya untuk menghasilkan karya ilmiah yang dimuat di jurnal internasional. Guna memperkuat program tersebut IKIP PGRI Bali, Sabtu (25/11) menggelar seminar internasional bertajuk “Enhancing International Scientific Publications and Open Journal System Management’’. Seminar dibuka Sekretaris Pelaksana Kopertis VIII, Anak Agung Rai. Seminar menampilkan pembicara Prof. Basanta Kumar, M.Com., PhD., dari Utkal University India, Prof. Dr. Silvia Catalan Ambag dari Polytechnic University Of The Philippines, Ith Vuty, M.Sc., MA., dari Ministry Of Education Youth and Sport Kamboja, serta Dr. HK Prihartono AH., President Academic International Consortium (AIC) Indonesia.

MBP/ist

DHARMA WIWEKA - Momen memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke-72 PGRI dimanfaatkan sebaikbaiknya oleh Yayasan Dharma Wiweka dan Kepala SMP Dharma Wiweka, untuk mengapresiasi kinerja para guru, staf hingga pesuruh yang selama ini berjuang membesarkan sekolah ini hingga mampu bersaing, baik di bidang akademis maupun non akademis. Setelah menggelar upacara bendera memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke-72 PGRI, Sabtu (25/11), diumumkan prestasi yang diraih oleh para guru dan siswa SMP Dharma Wiweka. SMP Dharma Wiweka berhasil menyabet juara 1 Sekolah Sehat tingkat Kota Denpasar, juara 1 lomba Poster PKTP, juara 1 lomba Penyuluhan PKTP dan juara 2 simulasi PKTP.

MBP/ist

PERDIKNAS DENPASAR - Penguatan karakter di kalangan peserta didik kini semakin mendesak seiring dengan tantangan berat di masa akan datang. Melalui keteladanan gurulah, pendidikan karakter itu dibangun. Peserta didik harus dibekali jiwa Pancasila yang baik untuk menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga. Untuk itu, harus mendukung guru-guru untuk terus bekerja keras mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan berakhlak mulia. Guru harus dapat berperan sebagai the significant other bagi peserta didik. Guru harus menjadi sumber keteladanan. Demikian dikatakan Ketua Perdiknas Denpasar, Dr. AAA. Ngr. Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. saat membacakan pidato Mendikbud RI dalam Upacara Peringatan HUT Ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Ke-23 di halaman Perdiknas Denpasar, Sabtu (25/11).

12

11 - 17 Desember 2017

MBP/ist

DPRD BADUNG - DPRD Kabupaten Badung telah melaksanakan serangkaian rapat kerja yang membahas rancangan penyesuaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2018 serta rancangan APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2018. Hasilnya yang berupa Rancangan Peraturan daerah (Ranperda) Kabupaten Badung tentang APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2018, telah diketok palu alias disahkan dalam sidang paripurna DPRD Badung di gedung dewan, Jumat (24/11). Disepakati pendapatan daerah sebesar Rp 6,5 triliun lebih dan APBD menjadi Rp 7,2 trilun lebih.


11 - 17 Desember 2017

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

F-KES UNHI - Fakultas Kesehatan Universitas Hindu Indonesia (F-Kes Unhi) Denpasar kembali menggelar pengabdian masyarakat berupa gebyar pengobatan Ayurweda. Setelah di Banjar Batuaji, Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Gianyar, Minggu (5/11), kali ini F-Kes Unhi melangsungkan gebyar pengobatan Ayurweda di Dusun Semila Jati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Minggu (26/11). Kegiatan ini diikuti dosen, pegawai dan alumni. Dekan F-Kes Unhi Dr. Ir. Nyoman Prastika didampingi Wakil Dekan Ni Luh Gede Sudaryati, S.Si., M.Si., dan Kaprodi Ayurweda Ida Bagus Putra Suta, S.Ag., M.Si., mengatakan, pengabdian masyarakat ini diharapkan bisa memberikan manfaat dalam meningkatkan wawasan dan kualitas SDM, khususnya SDM F-Kes Unhi dalam memenuhi kewajibannya melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

MBP/ist

RS PRIMA MEDIKA - Prima Medika menggelar seminar series Lean Hospital dengan tema ‘’From Concept to Building Application’’ di Bali Hai Room Inna Grand Bali Beach, Jumat (24/11). Seminar yang diikuti 108 peserta dari kalangan pemilik dan pengelola rumah sakit di Bali ini mendatangkan narasumber dari Minat Utama Magister Manajemen Rumah Sakit Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada. Materi yang dibahas oleh tiga narasumber, yakni DR. Dr. Andreasta Meliala, DPH, M.Kes., MAS, Firman, S.E., MPH, dan Ir. Djoko Istiadji, M.Sc., Bid.Sc., adalah tentang konsep dan implementasi lean management dalam institusi rumah sakit, konsep dan tools pendukung implementasi lean management di rumah sakit serta desain arsitektur rumah sakit yang mendukung konsep lean management.

MBP/ist

BUPATI KARANGASEM - Mendengar kabar ada seorang warga asal Karangasem yang meninggal di tempat pengungsian, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, segera berangkat menuju Dusun Kembang Merta, Desa Candikuning Baturiti, Tabanan. Selain menjenguk juga memberikan semangat kepada keluarga korban yang ditinggalkan Selasa (28/11). Warga yang meninggal itu bernama Ni Nengah Ririg (65 tahun). Almarhumah berasal dari Banjar Telung Buana Desa, Sebudi, Selat, Karangasem. Nengah Ririg diketahui memiliki riwayat komplikasi. Almarhumah menghembuskan napas terakhirnya saat sedang berada di pengungsian. Saat ini, jenazahnya dikubur di Setra Kembang Merta Desa Candikuning, Selasa siang.

14

11 - 17 Desember 2017

MBP/ist

BUPATI JEMBRANA - Sebanyak 122 orang anggota Korpri menerima dana santunan bagi anggota yang pensiun, rawat inap dan meninggal dunia, Jumat (24/11). Pemberian santunan ini dilaksanakan sekaligus memeriahkan rangkaian acara peringatan HUT ke-46 Korpri dan ke-72 PGRI di Kabupaten Jembrana. Santunan diserahkan langsung Bupati Jembrana I Putu Artha, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) I Made Sudiada di Gedung Kesenian Bung Karno Jembrana. Menurut Sekda Sudiada, pemberian santunan ini adalah yang kedua kalinya dilaksanakan tahun ini.


MBP/ist

MBP/ist

UNDIKSHA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja melaksanakan rapat koordinasi pengembangan program (Rakorbang) Jumat (24/11) hingga Sabtu (25/11) di Baturiti Tabanan. Rakorbang diikuti sekitar 70 civitas akademika. Dalam rakorbang itu membedah rencana program jangka pendek maupun jangka panjang. Diharapkan melalui rapat ini Undiksha memiliki program yang terstruktur dan menjadi Universitas yang lebih baik. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, MPd., mengatakan rakorbang merupakan kegiatan rutin yang digelar Undiksha.

MBP/ist

MENTERI KOPERASI - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga berharap jumlah UKM di e-Market Bukalapak bisa tembus 4 juta UKM pada 2019 mendatang. “Saya yakin akan hal itu karena memang perkembangan Bukalapak sangat pesat. Awal 2016 lalu, saya pernah bertanya jumlahnya UKM di Bukalapak, katanya baru sekitar 400-an UKM. Sekarang jumlahnya sudah mencapai 2 juta lebih. Jadi, kalau pada 2019 nanti bisa menembus jumlah 4 juta UKM, bukan sesuatu yang sulit,� kata Puspayoga pada acara Kopdar Akbar 2017 Komunitas Bukalapak, di Jakarta, Sabtu (25/11) .

PEMKAB KARANGASEM - Kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Desa Tiiyingtali Kecamatan Abang Karangasem dinilai Tim Penilai Lomba Tingkat Provinsi Bali tahun 2017. Penilaian itu dilakukan atas terpilihnya Desa Tiyingtali, Abang mewakili Pemkab Karangasem pada Perlombaan Kesatuan Gerak PKK Tingkat Provinsi Bali tahun 2017. Perlombaan itu bertujuan mendorong serta menumbuhkembangkan rasa kebersamaan dalam membantu pelaksanaan pelayanan dasar dan keswadayaan gotong royong masyarakat. Rombongan Tim Penilai Provinsi Bali yang berjumlah 10 orang itu dipimpin Ketua Tim Penilai Lomba Kesatuan Gerak PKK Ny. Ayu Pastika.

MBP/ist

WALI KOTA DENPASAR - Pemerintah Kota Denpasar terus melakukan terobosan dalam mempermudah akses pelayanan pada masyarakat. Setelah beberapa waktu lalu meluncurkan pelayanan santunan kematian berbasis IT, kini Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra kembali meluncurkan program untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan masyarakat melalui Damakesmas (Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat) dan UHC (Universal Health Coverage). Peluncuran program ini berkaitan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Jumat (24/11). 11 - 17 Desember 2017

15


EKONOMI

Bali Berpotensi Darurat Ekonomi

B

ali harus siaga menghadapi risiko ekonomi di era digital. Sistem pajak dan perubahan pola transaksi publik akan menimbulkan efek pasar yang kuat. Ini berpotensi mematikan usaha konvensional. Turunnya serapan kredit UMKM di sektor perbankan mengindikasikan bahwa kini banyak pengusaha Bali sedang tiarap. Jika ini terus belangsung, maka ekonomi kerayatakan makin jauh dari target. Pandangan itu dilontarkan Rektor Undiknas University Prof. Gede Sri Darma, DBA mengawali perbincangannya dengan Majalah Bali Post. Dikatakannya, ada sejumlah faktor dominan yang membuat Bali berpotensi mengalami darurat pertumbuhan ekonomi. Yang paling dominan adalah tidak jelasnya aturan pajak. Rancunya aturan ini membuat pengusaha memilih jalur aman. Mereka tak ingin tersandera aturan pajak. Kondisi ini tentu bisa dipahami mengingat hal ini membuat pengusaha khawatir. ‘’Aturan pajak tidak pasti. Pengusaha memilih diam dan menaruh uangnya. Mereka takut melakukan transaksi ekonomi apalagi pinjam kredit usaha,’’ ujarnya. Kata dia, jika hal ini berlanjut sektor UMKM di Bali berpotensi mengalami perlambatan tumbuh. Padahal, UMKM selama ini

menjadi salah satu penggerak usaha ekonomi mikro di Bali. ‘’Di sini harus ada pendampingan dan pengawalan oleh pemerintah. Selama ini UMKM berjalan sendiri, mereka dilepas bersaing dengan investasi besar di Bali,’’ ujarnya. Ia mengatakan, ketika pola transaksi bergeser dan investasi pengembangan UMKM tak berjalan, maka Bali harus siapsiap menghadapi lonjakan pengangguran dan pengangguran pendapatan dari sektor ini. Kehilangan pekerjaan bagi kalangan buruh dan karyawan sangat mungkin terjadi. Ini akan berkorelasidengan beban ekonomi. ‘’ Jika angka ketergantungan meningkat, maka beban ekonomi meningkat. Ini masalah bagi Bali dalam mengawal budayanya. Karena masyarakat berpotensi tersandera kemiskinan,’’ ujarnya. Faktor lainnya, kata dia, adalah pergeseran cara transaksi masyarakat. Patut diyakini transaksi konsumtif masih tinggi di negeri ini. Namun, mereka kini memilih cara baru ber-

transaksi. Dalam hal ini ketika cara–cara transaksi konvensional tak ditinjau, maka Bali hanya akan menjadi pasar on line. Bali akan kehilangan banyak potensi pajak. Pendapatan daerah akan merosot. Imbasnya adalah terkoreksi anggaran untuk pembangunan dan pengawalan dan pewarisan budaya Bali. ‘’ Ke depan, patut diyakini bahwa transaksi akan terjadi langsung antar konsumen dengan produsen. Jadi toko dan etalase lainya akan kolaps. Tak ada lagi makelar produk yang menyerap banyak tenaga kerja,’’ prediksinya. Indikasi lain yang patut diwaspadai semua pengambil kebijakan di Bali adalah potensi darurat ekonomi akibat anomali di sektor pariwisata. Kini, ketika kunjungan meningkat, okovansi hotel tidak begitu menggembirakan. Tamu yang datang ke Bali memilih menggunakan online dan tinggal di tempat-tempat yang bukan hotel atau vila. ‘’Bayangkan jika ini terus terjadi berarti pajak hotel dan restoran akan melorot. Gejala semacam ini juga patut diwaspadai sebagai indikasi darurat ekonomi,’’ jelasnya. Solusinya, kata Prof. Sri Darma, pemerintah harus segera melakukan pendampingan kepada pelaku usaha di Bali. Jangan lagi membiarkan mereka bersaing dengan investor kakap. Stimulus perbankan terhadap dunia usaha di Bali harus dirancang. ‘’Bali tak bisa lagi dikelola dengan pendekatan rutinitas dan konvensional. Harus ada inovasi yang visioner dalam mengantisipasi potensi darurat ekonomi,’’ ujarnya. l Dira Arsana

16


Menurun, Laju Kredit UMKM LAPORAN Bank Indonesia bulan Agustus 2017 menunjukkan laju pertumbuhan kredit UMKM tercatat mengalami penurunan, dari yang semula tumbuh sebesar 14,20% (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi sebesar 11,18% (yoy) pada periode laporan. Penurunan laju penyaluran kredit UMKM terjadi pada semua sektor, terutama di sektor jasa. Semula tercatat tumbuh 38,3% (yoy) menjadi 28,6% (yoy) pada triwulan II 2017. Sementara itu, sektor PHR yang merupakan sektor dengan pangsa kredit terbesar (70,69%) mengalami sedikit perlambatan pertumbuhan. Kredit UMKM pada sektor PHR tumbuh sebesar 11,6% dari sebelumnya 13,9% pada triwulan I 2017. Namun demikian, penurunan pertumbuhan kredit UMKM pada periode laporan sejalan dengan kualitas kredit yang juga mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari rasio NPL kredit UMKM yang meningkat dari 2,38% menjadi sebesar 4,01% pada triwulan II 2017. Hal ini perlu mendapat-

kan perhatian khusus mengingat rasio NPL kredit UMKM semakin mendekati threshold 5%. Berdasarkan sektor ekonominya, pangsa kredit UMKM terbesar masih berada pada kredit sektor PHR yakni sebesar 70,69%. Sementara itu, berdasarkan nominal kreditnya, pangsa realisasi kredit UMKM terbesar berada pada rentang nominal Rp 1-2 miliar, yakni sebesar 14,75% dari total kredit UMKM yang ada di Bali. Sementara itu, terkait dengan investasi, saat ini perkembangan investasi pariwisata di Bali selama ini kurang berpihak kepada masyarakat lokal. Kondisi ini menguatkan potensi makin lemahnya daya tahan masyarakat Bali. Potensi terdegradasinya ketahanan ekonomi masyarakat Bali makin kuat. Anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengakui telah terjadi salah kaprah terhadap korelasi antara peningkatan perekonomian Bali dengan investasi pariwisata. Kendati, 60 persen

dari perekonomian Bali memang masih terkait dengan pariwisata. “Investasi pariwisata yang digenjot secara terbuka, kalau tidak cerdas mengelolanya justru akan menjauhkan industri pariwisata dari masyarakat Bali,’’ ujarnya. Menurut Adhi Ardhana, di sektor pariwisata kemampuan krama Bali berinvestasi hanya dalam bentuk UMKM, atraksi, serta hotel dan restoran menengah bawah. ‘’Ketika dihadapkan pada persaingan dengan investasi luar Bali, mereka juga tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Terutama dari sudut pasar atau pemasaran oleh pemerintah yang mungkin tidak mengikuti perkembangan perubahan pasar,’’ ujarnya. l Rindra

11 - 17 Desember 2017

17

17


KIPRAH

”Gelar Karya 2 Bulan Sekali”

Ruang Lapang untuk Berkreativitas MBP/sumatika

Salah satu adegan dalam tari kontemporer “Terlampir pada Foto” karya Karunia Artha yang ditampilkan pada even “Gelar Karya 2 Bulan Sekali”.

A

da program konstruktif yang digulirkan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar guna memberikan ruang yang lapang bagi mahasiswa Jurusan Seni Tari untuk berkreativitas. Geliat kreativitas itu diwadahi lewat even “Gelar Karya 2 Bulan Sekali”. Pada even yang akan digelar rutin setiap dua bulan sekali ini, para mahasiswa akan diberikan kesempatan secara bergiliran untuk menampilkan karya-karya inovatifnya di hadapan penikmat seni pertunjukan di Bali. Menurut Ketua HMJ Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar Kevin Dian Muliarta, gelaran even ini memang ditujukan untuk mewadahi geliat kreativitas para mahasiswa khususnya di bidang penciptaan tari. Artinya, setiap mahasiswa diberikan kesempatan untuk menciptakan satu komposisi tari untuk ditampilkan di atas panggung. Para penampil diberikan waktu selama dua bulan untuk berproses, sehingga karya-karya yang mereka tampilkan benar-benar matang dan berkualitas. “Melalui Gelar Karya 2 Bulan Sekali ini, kami berharap dapat meningkatkan kreativitas dan potensi mahasiswa, menumbuhkan rasa keberanian dalam

18

11 - 17 Desember 2017

berkarya serta mampu mengembangkan dan melestarikan seni tari yang merupakan aset kekayaan budaya bangsa. Selain itu, even yang rencananya digelar setiap dua bulan sekali ini juga diperuntukkan sebagai media untuk menumbuhkan solidaritas antarmahasiswa Jurusan Seni Tari ISI Denpasar,” tegasnya. Sebagai even perdana “Gelar Karya 2 Bulan Sekali”, HMJ Seni Tari menggemas pergelaran bertajuk Any Body Can Dance (ABCD) di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, Minggu (27/11) malam. Ada delapan mahasiswa dari Semester I, III, V dan VII yang diberikan kesempatan untuk menampilkan karya-karya inovatifnya. Kedelapan seniman akademis ini masing-masing menyajikan satu garapan tari kontemporer berdurasi sekitar 15 menit dengan mengeksplorasi tema Hari Pejuang sebagai landasan berkreativitas. Delapan koreografer yang menyajikan karyanya, yakni Tara Listiawan dengan karya Pejuang, Shinta Sandrina (Behind It), Fenny Diaristha (Dor), Karunia Artha (Terlampir pada Foto), Sri Wiriyanti (Two Face), Devia Maharani (Lali), Yoga Aditya (Cahaya) dan Santi Sukma Melati (Sesalku). Guna makin menyemarakkan suasana, HMJ Tari ISI Denpasar juga mengundang koreografer AAG Dalem Segara Putra sebagai

guest star. Alumni Jurusan Seni Tari ISI Denpasar ini menampilkan garapan tari kontemporer bertajuk Tri Point. Menikmati karya-karya yang disajikan, praktis seluruh penampil mampu mentransformasikan tema sentral yang ditetapkan ke dalam rangkaian gerak tari yang plastis, ritmis dan estetis. Olah tubuh, komposisi hingga suasana musik berpadu menjadi satu bagian yang tak terpisahkan. Mereka sangat peka terhadap olah cipta dan rasa, sehingga muncul inovasi-inovasi baru serta kreativitas yang menghembuskan napas kebaruan. Para seniman akademis ini cukup piawai memberika inovasi terhadap unsur-unsur gerak, seperti rampak, selangseling, bergantian hingga mengolahnya dengan level tinggi, rendah dan sedang. Inovasi gerak yang tidak hanya indah dipandang, namun mampu menyampaikan kemasan pesan yang ingin disampaikannya kepada para penonton dengan baik. Menariknya, pada akhir pergelaran ditetapkan dua karya terbaik yang dipilih oleh tiga orang dosen yang bertindak selaku dewan pengamat. Tentunya, penghargaan itu makin memotivasi para mahasiswa untuk mampu menyajikan karyanya dengan kualitas seoptimal mungkin. l Sumatika


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Memprihatinkan! Demikian pendapat anggota DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ketika ditanya tentang bagaimana kondisi pariwisata di Bali saat ini. Alasannya, karena para pelaku pariwisata di Bali seakan berjuang sendiri tanpa adanya kehadiran negara dan pemerintah dalam menjalankan kesehariannya. Perhatian pemerintah terkait dengan regulasi, anggaran dan juga infrastruktur tidak memenuhi harapan. Di satu sisi ia melihat bahwa pariwisata di Bali tidak memiliki blue print akan pengembangan pariwisata di masa kini dan masa depan, sehingga muncullah berbagai permasalahan pariwisata saat ini.

PEMKAB BADUNG - Terobosan baru dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung untuk memfasilitasi industri kecil menengah dan tenaga kerja di Kabupaten Badung. Keberpihakan pemerintahan tersebut dapat dilihat dari program yang dilakukan, dan Jumat (24/11) Pemkab Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja meluncurkan Sistem Informasi Tenaga Kerja (SINAGA) serta melakukan pendeklarasian kebangkitan Industri Kecil dan Menegah (IKM) Kabupaten Badung. Untuk mendukung keberpihakan kepada pengusaha kecil di badung, Pemerintah Kabupaten Badung juga melakukan penandatanganan kerjasama antara pihak PT Angkasa Pura I dan Kakanwil BRI wilayah Bali Nusra serta penyerahan sertifikat uji kompetensi tenaga kerja pariwisata Tahun 2017.

MBP/ist

MBP/ist

FK UNUD - Bagian Bedah FK Unud/RSUP Sanglah menyelenggarakan Bali Vascular Surgery Community Update Meeting (Vacum) II pada Sabtu (25/11). Tema Vacum kali ini “Lower Limb Varicose Vein�. Dari tema tersebut terbagi menjadi dua kegiatan yaitu workshop dan simposium. Di sela-sela acara juga berlangsung lomba poster ilmiah yang diikuti 20 peserta. Pada hari itu juga di-launching buku manajemen varises tungkai. Ketua Divisi Bedah Toraks dan Kardiovaskuler FK Unud, Dr.dr. I Nyoman Semadhi, Sp.B., Sp.BTKV (K) mengatakan, workshop dan seminar ini dihadiri lebih dari 150 peserta.

BUPATI KLUNGKUNG - Perayaan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-72 dan Hari Guru Nasional di Kabupaten Klungkung berlangsung di Aula SMAN 2 Semarapura, Sabtu (25/11) kemarin. Melalui ini, para tenaga pendidik diminta untuk lebih gencar menerapkan pendidikan karakter pada seluruh siswa. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan perayaan ini bukan hanya sebagai seremonial semata. Namun lebih penting dari itu, harus dijadikan momentum untuk memperbaiki dunia pendidikan. Ini pun tak hanya terbatas pada proses belajar-mengajar. Tetapi lebih mengarah pada pendidikan karakter peserta didik. 11 - 17 Desember 2017 19


MANCANEGARA

MBP/afp

Klaim Sukses Luncurkan Hwasong-15

Korut-AS Kembali Memanas

G

esekan dan memanasnya hubungan negara-negara maju dengan Korea Utara karena uji coba nuklir agaknya belum juga usai. Korut pada Rabu (29/11) mengklaim berhasil menguji coba nuklir misil balistik antarbenua (Intercontinental ballistic missile --ICBM) yang akan menjangkau seluruh wilayah daratan Amerika Serikat (AS). Setelah menonton uji coba Hwasong15, Pemimpin Korut, Kim Jong-Un, merasa puas dengan hasil yang diperlihatkan, kata seorang pejabat Kantor Berita Korut, KCNA. Tes ini memicu kemarahan dunia dengan Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis, mengatakan uji coba ini menandai sebuah langkah penting bagi Korut yang bisa mengancam siapa saja di dunia ini. Tes ini merupakan yang pertama kali dilakukan sejak 15 September lalu dan menghancurkan spekulasi bahwa Korut

20

11 - 17 Desember 2017

akan menahan diri dan membuka pintu negosiasi penghentian program nuklirnya. “ICBM Hwasong-15 merupakan sistem persenjataan yang mampu menjangkau seluruh daratan AS,” demikian KCNA. Dikatakan pembangunan persenjataan itu akan mempertahankan Korut dari kebijakan pemerasan AS yang imperialistik. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe menyatakan uji coba itu tidak bisa ditolerir dan merupakan aksi kekerasan, sementara Presiden Korea Selatan, Moon Jae-In mengutuk aksi sembrono Pyongyang. Sebelumnya, pada Selasa, sinyal radio dan aktivitas radar yang terdeteksi di sebuah pangkalan rudal Korea Utara telah menimbulkan kekhawatiran bahwa rezim tertutup tersebut mungkin sedang mempersiapkan sebuah uji coba rudal baru. Kantor berita Korea Selatan Yonhap mengutip sumber pemerintah yang mengatakan bahwa radar pelacakan rudal diaktif-

kan pada basis yang tidak ditentukan pada Senin, dan telah terjadi lalu lintas telekomunikasi yang cepat. “Memang benar bahwa gerakan aktif telah terdeteksi di sebuah basis rudal Korea Utara,” kata sumber tersebut. “Tanda-tanda seperti yang terlihat Senin baru-baru ini sering terdeteksi.” “Kita perlu mengawasi beberapa saat lagi sebelum menentukan apakah Korea Utara sedang mempersiapkan peluncuran rudal atau bersiap untuk latihan musim dingin yang dimulai pada hari Jumat.” Seorang Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan menolak untuk mengomentari laporan tersebut. Kantor berita Kyodo mengutip sumber yang mengatakan bahwa pemerintah Jepang waspada setelah mendeteksi sinyal radio yang mengindikasikan bahwa Korea Utara mungkin sedang bersiap untuk peluncuran rudal. “Korut bisa meluncurkan rudal dalam beberapa hari ke depan,” kata salah satu


KCAN merilis peluncuran Hwasong-15 yang digelar Rabu (29/11)

MBP/afp

Seorang prajurit Korsel sedang berjalan melewati sebuah layar TV yang menyiarkan berita tentang Pemimpin Korut, Kim Jong-Un menyetujui uji coba ICBM, di sebuah stasiun kereta api di Seoul, Rabu (29/11).

sumber tersebut. Namun, sumber-sumber Jepang juga mengatakan karena citra satelit belum menunjukkan landasan peluncuran rudal atau peluncuran yang dapat dipindahpindahkan, sinyal tersebut mungkin hanya terkait dengan pelatihan musim dingin untuk militer Korea Utara. Peringatkan Korut Soal uji coba ini, Amerika Serikat (AS) memperingatkan kepemimpinan Korea Utara bahwa mereka akan “benar-benar dihancurkan” kalau perang sampai pecah setelah Pyongyang menguji tembak rudal balistik antarbenua terbaru yang bisa menjangkau daratan Amerika Serikat. Pemerintahan Presiden Donald Trump sudah berulang kali menyatakan bahwa se-

mua opsi disiapkan untuk menghadapi program rudal dan senjata nuklir Korea Utara, termasuk opsi militer, namun mereka lebih cenderung pada opsi diplomatik. Kendati demikian, saat berbicara dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, duta besar Amerika Serikat (AS) Nikki Haley kembali menyampaikan peringatan. “Kami tidak pernah ingin berperang dengan Korea Utara, dan sampai hari ini kami tidak ingin melakukannya. Jika perang sampai terjadi, itu karena aksi agresi berlanjut seperti yang kita saksikan kemarin. Dan jika perang terjadi, jangan buat kesalahan, rezim Korea Utara akan benar-benar dihancurkan,” katanya sebagaimana dikutip Reuters. Haley mengatakan AS sudah meminta Cina memangkas pasokan minyak ke Korea

MBP/afp

Pimpinan Korut, Kim Jong-Un saat peluncuran Hwasong-15

Utara, langkah drastis yang dilakukan oleh Beijing, tetangga dan satu-satunya mitra dagang utama Korea Utara yang sejauh ini menahan diri untuk melakukan itu. Sementara itu, Presiden Trump dan Presiden Cina Xi Jinping berbicara lewat telepon pada Rabu (29/11). “Baru bicara dengan Presiden Xi Jinping dari Cina mengenai aksi provokatif Korea Utara. Sanksi-sanksi besar tambahan akan diterapkan terhadap Korea Utara hari ini. Situasi ini akan tertangani!” tulis Trump di Twitter. Korea Utara, yang melakukan uji bom nuklir keenam dan terbesar pada September, telah menguji lusinan rudal balistik di bawah kepemimpinan Kim Jong-un, mengabaikan sanksi-sanksi internasional terhadap mereka. Pyongyang menyatakan program senjatanya diperlukan untuk mempertahankan diri dari rencana invasi Amerika Serikat. Amerika Serikat, yang punya 28.500 tentara di Korea Selatan sebagai warisan Perang Korea 1950-53, membantah memiliki niatan semacam itu. Duta besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menyeru Korea Utara untuk menghentikan pengujian senjatanya dan meminta Amerika Serikat dan Korea Selatan tidak menggelar latihan militer rutin pada Desember karena itu akan “mengobarkan situasi yang sudah eksplosif.” Korea Utara menyatakan rudal barunya membubung hingga ketinggian sekitar 4.475 kilometer, lebih dari 10 kali tinggi Stasiun Antariksa Internasional, dan terbang 950 kilometer dalam penerbangan yang berlangsung 53 menit. l Kmb 11 - 17 Desember 2017

21


DAERAH

Dampak Erupsi Gunung Agung

Bandara Ngurah Rai Bali Ditutup

G

unung Agung mulai mengeluarkan abu vulkanik. Kondisi ini berdampak terhadap keamanan penerbangan di sekitarnya. Karena itu, pihak pengelola bandara melakukan penutupan semua aktivitas penerbangan dari dan ke Bandara Ngurah Rai, Senin (27/11). Penutupan ini akan terus dievaluasi setiap enam jam oleh pihak otoritas pengelola bandara. Akibat penutupan sementara Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, ini pada hari pertama terdapat 445 penerbangan yang terdampak, baik penerbangan menuju Bali maupun dari Bali. Penerbangan yang berangkat dari Bali dibatalkan atau ditunda. Sedangkan penerbangan menuju Bali yang sudah berangkat sebelum 07.15 Wita dialihkan pendaratannya ke beberapa bandara lain. Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi, mengatakan pihaknya memperkirakan ada 445 penerbangan yang akan mengalami pembatalan. Yakni 196 rute internasional dan 249 rute domestik.

22

11 - 17 Desember 2017

Untuk mengantisipasi penerbangan yang akan datang ke Bali, pihaknya sudah menyiagakan lima alternatif airport yaitu Bandara Juanda Surabaya, Bandara Lombok Praya, Bandara Sultan Hasanussin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Ahmad Yani Semarang dan Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta. Sementara itu, pascadinyatakan ditutup pada pukul 07.15 Wita, penumpang tampak mengantre di counter-counter maskapai untuk mengurus penerbangannya. Berdasarkan informasi di Bandara Ngurah Rai pukul 14.00 Wita, ada delapan bus dengan 176 penumpang telah berangkat ke Terminal Mengwi. Mereka memilih lewat darat. Di samping itu juga ada tiga mobil dengan tujuh penumpang berangkat ke Padangbai dan tiga bus dengan 111 penumpang langsung ke Bandara Juanda, Surabaya. Kepala Komunikasi dan Legal Section Bandara Internasional Ngurah Rai Ari Ahsanurrohim, mengatakan pihaknya

menyiapkan layanan transportasi alih moda free shuttle ke Terminal Mengwi dan Padangbai. “Selebihnya itu ditanggung penumpang masing-masing. Tapi kondisi di lapangan penumpang ada yang request langsung ke Surabaya tapi itu berbayar,� ujarnya. Terkait proses pelayanan imigrasi, sesuai hasil koordinasi dengan kantor imigrasi setempat, penumpang internasional yang telah melewati proses imigrasi keluar akan diberikan exit pass yang berlaku satu minggu. Untuk selanjutnya, pengurusan perpanjangan selama satu bulan dilakukan di kantor imigrasi. “Bagi penumpang internasional yang belum melewati proses imigrasi, dapat mengurus perpanjangan selama satu bulan di kantor imigrasi,� imbuh Ari Ahsanurrohim. Selain beralih moda, penumpang pesawat udara juga ada yang kembali ke hotel dan ada yang tinggal di bandara. Sementara Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, mengatakan seluruh anggota PHRI berkomitmen bahwa


Pipa PDAM Rendang Putus

Belasan Ribu Pelanggan Krisis Air

Kondisi penanganan penumpang di airlines counter dalam melayani penumpang internasional. MBP/may

tamu yang tidak bisa berangkat diberikan menginap gratis. Salah seorang penumpang asing Dale (49), asal Australia akan kembali ke Australia kemarin. Namun penutupan bandara tidak terlalu membuatnya uring-uringan. Rencananya ia akan tinggal di bandara hingga bandara buka dan maskapainya kembali melayani penerbangan ke Australia. penumpang lainya I Putu Astawa rencananya Senin (27/11) pukul 13.45 Wita akan berangkat ke Singapura untuk bekerja. Namun sampai di bandara ia kaget karena bandara tutup. Sementara ia harus segera mulai bekerja. Maskapai penerbangan Air Asia yang digunakan tidak menginformasikan terkait pembatalan penerbangan. Sementara Hasning dari Jakarta memilih menggunakan mobil untuk pergi ke Surabaya. Dari Surabaya rencananya ia bersama tiga anggota keluarga menggunakan pesawat udara ke Jakarta. “Kalau menunggu besok, kita kan tidak tahu kondisi Gunung Agung. Jadi saya khawatir tidak bisa pulang,” tuturnya. l Maya

JARINGAN distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung yang berada di wilayah Rendang, Karangasem putus diterjang banjir lumpur yang membawa material erupsi Gunung Agung. Hal tersebut mengakibatkan belasan ribu pelanggan di kota Semarapura krisis air bersih sejak, Senin (27/11). Direktur PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa menjelaskan sumber air di kawasan Rendang memiliki debit 120 liter per detik, paling besar jika dibandingkan sumber lainnya. Namun, adanya terjangan banjir lumpur menyebabkan jaringan pendistribusi ke reservoar terputus. ‘’Jaringan ini pakai gravitasi. Putus sekitar pukul 08.00 Wita. Petugas teknis sudah melakukan penelusuran,’’ ungkapnya. Sejalan dengan itu, sekitar 15 ribu pelanggan yang bermukim di kawasan perkotaan mengalami krisis air bersih. Hal ini diakui telah menimbulkan keluhan. ‘’Air dari sumber itu mengalir ke wilayah kota. Sekarang putus, pelanggan tak dapat air,’’ kata pejabat asal Nusa Penida ini. Mengatasi persoalan itu, terdapat sejumlah sumber air yang masih bisa dimaksimalkan, yakni sumur bor di Desa Akah dengan debit 20 liter per detik, sumber di Koripan, Banjarangkan sebesar 5 liter, GOR Swecapura 7 liter, sumur bor yang dibangun Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida di Lapangan Puputan Klungkung dengan debit 10 liter dan yang di areal Pura Kentel Gumi 5 liter. Mengingat jumlah produksinya belum sebanding dengan yang di Rendang, maka pelayanan diberlakukan secara bergilir. ‘’24 jam di daerah hilir, 24 jam di daerah hulu. Sekarang sudah bergerak untuk pemasangan pompanya,’’ katanya. Adanya sistem demikian, masyarakat diminta untuk menyediakan tempat penampungan air. Sementara itu, untuk pemenuhan air pengungsi dilakukan dengan droping menggunakan mobil tangki. Ini pun sudah mulai bergerak. ‘’Kami imbau masyarakat untuk bisa menyediakan profil tank atau tempat penampungan lainnya,’’ imbuhnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meminta persoalan air bersih harus segera ditangani. Yang bergerak tak hanya PDAM, namun juga instansi terkait lainnya, seperti BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman. ‘’Kami mengimbau masyarakat bisa menyiapkan tempat penampungan air sementara. Untuk pendistrbusian air ditangani langsung PDAM,’’ tandasnya. l Sosiawan

MBP/sos

Sumur bor di Lapangan Puputan Klungkung yang dibangun BWS Bali-Penida. Ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan air untuk pelanggan PDAM di Kota Semarapura. 11 - 17 Desember 2017

23


K E S E H ATA N

P

Dampak Kecanduan Smartphone bagi Kesehatan

ernahkah Anda ketinggalan smartphone Anda saat kerja atau bepergian? Bagaimana perasaan Anda saat itu? Menurut survei, 8 dari 10 orang yang mengalami hal tersebut akan balik ke rumah untuk mengambilnya. Smartphone, baik itu yang berbasis android, hingga windows phone sekalipun, memang diciptakan untuk memudahkan komunikasi. Selain itu, tampilan smartphone yang menarik dengan ribuan aplikasi lebih membantu mempermudah pekerjaan, hiburan, berinteraksi sosial, menjalankan hobi dan sebagainya. Penggunaan smartphone di Indonesia semakin meningkat dalam 3 tahun terakhir. Menurut data Kominfo, Indonesia berada di urutan kelima daftar pengguna smartphone terbesar di dunia dengan rata-rata penggunaan 150 kali sehari

24

11 - 17 Desember 2017

yang mencapai 100 juta pengguna, dengan mayoritas pengguna usia muda. Aktivitas manusia menjadi sangat terbantu berkat hadirnya teknologi smartphone, dengan memanfaatkan secara maksimal fitur dan aplikasi smartphone. Daya tarik yang ditawarkan oleh smartphonemampu membuat penggunanya duduk berjam-jam tanpa mempedulikan sekitarnya, yang justru dapat berdampak negatif bagi penggunanya. Penggunaan smartphone yang berlebihan dikenal dengan smartphone addiction atau kecanduan smartphone. Smartphone addiction didefinisikan sebagai perilaku keterikatan pada smartphone yang diikuti dengan kurangnya kontrol penggunaan smartphone hingga memiliki dampak yang negatif bagi penggunanya. Dapat dikatakan, kecanduan pada smart-

phone merupakan gangguan psikologis dimana penggunanya sangat tergantung pada smartphone tersebut. Berdasarkan American Psychiatric Assosiation (2013) dan beberapa hasil penelitian menemukan bahwa, seseorang dikatakan mengalami smartphone addiction jika secara berulang-ulang seseorang dapat mengecek smartphone paling tidak selama 30 detik dalam waktu rentang kurang dari 10 menit. Seseorang yang terkena gejala ketergantungan smartphone dapat memeriksa telepon genggamnya sedikitnya 34 kali sehari. Kebiasaan secara kompulsif memeriksa smartphone terjadi di bawah sadar yang dapat dijelaskan dalam dua tahapan. Pertama, individu menyukai perasaan ketika menerima email, twitter, atau informasi baru. Individu selalu menyukai hal baru


yang diterima pada smartphonenya dan tanpa sadar selalu mengharapkan kehadiran notifikasi baru. Kedua, memeriksa smartphone menjadi hal yang otomatis bahkan tanpa perlu dipikirkan. Gejala utama smartphoneya itu ketidakmampuan mengontrol keinginan menggunakan smartphone, cemas dan rasa kehilangan bila tidak menggunakan smartphone, hilangnya produktivitas dan gejala menarik diri dari masalah dengan menggunakan dan mengalihkan diri ke smartphone. Tanda lain yang mudah dikenali adalah hilangnya sense of time, banyaknya biaya pulsa yang harus dibayarkan, termasuk kebutuhan untuk selalu mengikuti aplikasi dan mengganti smartphone baru. Seringnya mengecek smartphone mengakibatkan pikiran akan sulit kembali ke tugas sebelumnya dengan mood dan konsentrasi yang sama. Orang dengan smartphone addiction kerap kurang melakukan aktivitas fisik dan umumnya mengabaikan kesehatan mereka.Beberapa dampak negatif terhadap kesehatan yang dapat terjadi adalah sakit punggung, sakit kepala, pusing, kebersihan pribadi yang buruk, makan yang tidak teraturyang menyebabkan gangguan pola pencernaan, adanya penurunan kualitas tidur yang mempengaruhi fungsi kekebalan tubuh dan kelelahan di siang hari yang disebabkan penggunaan smartphone pada malam hari. Gangguan penglihatan dapat terjadi karena paparan langsung cahaya biru – seperti yang berasal dari layar smartphone – dapat menyebabkan kerusakan pada retina mata. Satu survei terhadap 2.000 orang menemukan bahwa 55% responden percaya bahwa ketidaknyamanan pada mata yang mereka alami adalah masalah utama yang ditimbulkan akibat pengunaan smartphone. Radiasi pada smartphonedikatakan juga dapat menyebabkan kerusakan otak. Frekuensi gelombang elektromagnetik smartphone diduga dapat memicu berkembangnya sel kanker pada tubuh, meskipun perlu pembuktian lebih lanjut. Secara umum penyebab smartphone addiction dikelompokkan menjadi empat faktor, yaitu faktor internal, faktor situasional, faktor sosial, dan faktor eksternal. Faktor internal menggambarkan kerentanan individu terhadap kontrol diri yang rendah, kepribadian ekstraversi yang tinggi (suka bergaul, suka menampilakn diri), memiliki harapan dan kesenangan pribadi yang tinggi dan self-esteem yang rendah (mementingkan diri sendiri, suka mencela, negatif, tidak percaya diri). Kontrol diri yang kurang terhadap penggunaan smartphone menjadikan penggunaan smartphone sebagai kebiasaan

yang lumrah dan sulit untuk ditinggalkan. Selanjutnya, faktor situasional mengarahkan smartphone sebagai sarana yang membuat individu merasa nyaman secara psikologis, khususnya ketika menghadapi situasi yang tidak nyaman. Beberapa situasi yang memicu individu beralih menggunakan smartphone yaitutingkat stres yang tinggi, kesepian, kesedihan, kecemasan, kejenuhan belajar, dan leisure boredom atau tidak adanya kegiatan saat waktu luang. Pilihan untuk menggunakan Smartphone saat berada pada keramaian sebagai pengisi waktu luang dan untuk meningkatkan rasa percaya diri pada lingkungan baru menjadi pilihan individu yang mengalami smartphone addiction. Faktor sosial merupakan faktor pemicu smartphone addiction khususnya sebagai sarana berinteraksi atau bersosialisasi dengan orang lain secara tidak langsung. Berbagai sarana komunikasi serta bertukar informasi kepada banyak orang secara mudah dapat diakses pada smartphone. Kebutuhan sosial untuk selalu siaga dan cepat mendapatkan informasi ditunjang melalui sosial media dan fitur lainnya dalam smartphone menjadi salah satu faktor sosial yang memicu smartphone addiction.Faktor eksternal berasal dari luar diri individu, faktor ini terkait dengan tingginya paparan smartphone dan fasilitasnya. Paparan dan pengenalan smartphone sejak dini kepada anak oleh orang tua menjadi salah satu pencetus seorang anak mengalami smartphone addiction. Sebuah penelitian di Jakarta menunjukkan sekitar 42% anak usia pra sekolahsudah terpapar dengan penggunaan smartphone. Anak-anak dengan smartphone addiction memiliki sedikit kesempatan berinteraksi dengan orang lain

sehingga susah untuk berkomunikasi serta bersosialisasi dengan sekitarnya. Ada beberapa cara untuk mengatasi kecanduan smartphonemelalui pendekatan perubahan perilaku (Cognitive Behavior Therapy), farmakologi (obat anti cemas dan meringankan gejala kecanduan), atau kombinasi keduanya. Untuk mengatasi kecanduan, dapat dilakukan dengan meminta bantuan ahli yaitu psikolog atau psikiater. Namun ada beberapa cara perubahan perilaku agar terhindar dari smartphone addiction yang bisa kita lakukan sendiri dirumah sepertimenghindari smartphone di 30 menit pertama setelah bangun dan 30 menit sebelum tidur, melakukan kegiatan positif tanpa smartphone (membaca buku, yoga, berkebun, olahraga, dan sebagainya), perbanyak bersosialisasi secara langsung dengan teman dan keluarga, batasi jam penggunaan smartphone secara bertahap, gunakan smartphone dengan fitur standar atau sesuai kebutuhan saja, dan tidak menyimpan konten yang memancing keinginan untuk terus membuka smartphone. Beberapa metode ini akan efektif jika individu memiliki komitmen dan disiplin yang tinggi untuk melakukannya. Smartphone, secanggih apapun hanyalah alat bantu mempermudah aktifitas kita sehari-hari. Sebaiknya dipergunakan dengan bijak sesuai kebutuhan tanpa mengabaikan kesehatan kita. l dr. Putu Cintya Denny Yuliyatni, MPH Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas Ilmu Kedokteran Pencegahan Program Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana 11 - 17 Desember 2017

25


LENSA

Gunung Agung Sejumlah wisatawan melihat keindahan Gunung Agung yang sedang mengalami peningkatan aktivitas dari Pura Penataran Luhur Lempuyang. Momen meningkatnya aktivitas Gunung Agung diabadikan para wisatawan asing ini saat berkunjung ke lokasi tersebut.

MBP/wan

26

11 - 17 Desember 2017


OLAHRAGA

J

elang digelarnya pengundian peserta Piala Dunia 2018 di Rusia , FIFA merilis poster untuk event empat tahunan itu. Badan dunia untuk sepak bola itu memilih legenda kiper Rusia Lev Yashin untuk poster itu. Poster dengan gaya r e t r o i t u m e m p e r l i h a tkan Yashin tengah beraksi melompat untuk menjangkau bola yang terbentuk dari perpaduan bola dunia dan bola sepak dalam format klasik. Bola dunia berupa gambaran peta negara Rusia yang terlihat dari luar angkasa. Tak lupa pelindung lutut dan topi yang menjadi kekhasan Yashin. Cahaya yang memancar dari bola dan lingkaran hijau di tengah poster mewakili 12 stadion yang dipersiapkan untuk lokasi pertandingan putaran final turnamen itu, laporan FIFA. “Dengan bangga, kami merilis tengara indah ini yang memperlihatkan ikon penting dan merayakan datangnya turnamen di negeri Rusia,� kata Sekretaris Jendral FIFA Fatma Samoura dalam penjelasannya kepada Reuters. Kiper legendaris Yashin tampil di Piala Dunia 1958, 1962, 1966 dan 1970. Pemain yang meninggal pada 1990 dalam usia 60 tahun, menjadi satu-satunya kiper yang berhasil merebut penghargaan Ballon d’Or. Russi yang menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun

Poster Retro depan, telah menyiapkan 12 stadion termasuk yang di Moskow, St Petersburg

dan Sochi. Event yang dimeriahkan 32 negara itu, akan berlangsung 14 Juni

hingga 15 Juli 2018. l Yudi Winanto

MBP/net

Poster Piala Dunia 2018.

11 - 17 Desember 2017

27


OLAHRAGA

MBP/afp

Petenis Italia Roberta Vinci saat bertanding di turnamen WTA Open di Foro Italico, Roma.

Gantung Raket MANTAN finalis AS Terbuka Roberta Vinci akan mengakhiri kariernya tahun depan tepatnya pada Mei. Petenis berusia 34 tahun itu akan gantung raket setelah menyelesaikan turnamen WTA Roma Terbuka. Karena itu ia mengajak fans untuk datang pada turnamen di Roma tahun depan. Laga pamungkas itu ingin dirayakan sebagai sebuah pesta yang menggembirakan. Vinci menikmati puncak permainannya saat mencapai babak akhir Grand Slam AS Terbuka 2015. Kala itu ia berhasil melewati hadangan petenis nomor satu dunia Serena Williams di babak semifinal. Sayangnya, lawan yang harus dihadapi

28

11 - 17 Desember 2017

di partai puncak adalah rekan senegaranya Flavia Pennetta dan berujung dengan kakalahan. “Saya memutuskan untuk melanjutkan dan kembali lagi bermain di lapangan tapi tidak seluruhannya sepanjang musim,” jelas Vinci kepada Gazzetta Dello Sport. “Saya akan mengakhiri karier di Foro Italico. Di pertengahan musim itu, saya akan mengucapkan selamat tinggal pada dunia tenis. Perpisahan ini telah saya pertimbangkan sejak lama.” “Saya memutuskan untuk tampil terakhir kali di depan publik Italia ini adalah cara saya untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan mereka selama ini,”

tambah petenis yang kini menempati peringkat 117 dunia. Kendati gagal di nomor tunggal, kariernya tidak berrti gagal sama sekali. Ia justru mencatat kesuksesan di nomor ganda. Bersama Sara Errani ia berhasil menggondol 5 trofi Grand Slam. Bahkan di Australia ia tercatat dua kali menjadi juara dan masing-masing satu di Prancis Terbuka, Wimbledon dan AS terbuka. Peringkat tertingginya terjadi tahun lalu tepatnya pada bulan Mei dengan menduduki posisi ke-7. Total 10 trofi WTA berhasil dikoleksi dengan kemenangan pertama di Bogota 2007 dan terakhir kali pada Saint Petersburg 2016. Sementara gelar ganda 25 kali dan mencapai posisi nomor 1 dunia pada 2012, laporan AFP. l Yudi Winanto


Menjaga Popularitas MESKI musim ini berjalan tidak seperti yang diinginkan, Cristiano Ronaldo masih bisa menikmati popularitasnya. Pemain yang merumput di Real Madrid itu menempati posisi kedua bintang yang paling banyak followernya di Instagram. Hanya Selena Gomes, bintang pop yang tak bisa dikalahkan dan betengger di puncak. Ronaldo oleh majalah bisnis Forbes dinobatkan sebagai pesepak bola yang paling banyak mendapat pemasukan yakni 93 juta dolar AS tahun ini. Sementara di Instagram, namanya berada di posisi kedua dengan jumlah pengikut mencapai 116 juta, naik dari 82,6 juta. Musim lalu, namanya berada di peringkat ke-6. Sementara Gomez, penyanyi dan bintang layar perak AS, tak tergoyahkan di puncak selebriti paling banyak pengikutnya yang mencapai 130 juta. Tahun lalu, aktris yang memulai kariernya di serial televisi Barney & Friends, diikuti 103 follower. Ronaldo mengunggah berbagai foto dan video di Instagram tahun ini baik dari lapangan maupun di luar lapangan. Rata-rata ia mendapat tiga dari 10 bintang dari masing-masing unggahan yang paling disukai. Hampir keseluruhan unggahan itu mendokumentasikan perjalanan hidup dirinya dan keluarganya. Tahun ini pula, ia menjadi bapak atas kelahiran anak laki-lakinya pada Juni lalu. Tak kurang 8,2 juta menyukai foto yang diunggah saat merayakan suka cita itu. Puncaknya terjadi pada November lalu saat mengunggah seluruh anggota keluarganya termasuk bersama pasangannya, Georgina Rodriguez plus dua bayi kembar perempuan, yang mendapat 11 juta ‘likes.’ Instragram yang dimiliki Facebook Inc, memiliki 500 juta anggota akti setiap hari dan 800 juta perbulan. Platform ini memungkinkan pengguna mengunggah video atau foto. Tahun ini diperkenalkan produk instan ‘stories,’ dimana unggahan video atau foto itu berumur 24 jam dan bisa terhapus setelah itu. Instagram juga mengumumkan penyanyi Ariana Grande dan Beyonce menempati peringkat ketiga dan keempat dengan jumlah follower 115 dan 108 juta. Sementara reality star Kim Kardashian West di posisi kelima dengan 104 juta. Februari lalu Beyonce memajang foto saat dirinya sedang hamil tua. Foto tersebut disukai 11,1 juta. Penyanyi country Taylor Swift melorot dari posisi No. 2 ke No. 6 setelah menghilang dari jejering sosial awal tahun itu. Itu terjadi setelah dirinya pisah dengan DJ Calvin Harris dan bentrok dengan Katy Perry, Kim Kardashian dan Kanye West. Namun Agustus lalu ia kembali dan mempromosikan album terbarunya. Data Instagram yang dikumpulkan sejak 1 Januari hingga 17 November menyebutkan bahwa ‘hashtag’ yang paling kerap dipakai adalah #love. Kota yang sering diunggah adalah New York, laporan reuters. l Yudi Winanto

MBP/rtr

Pesepak bola Portugal dan penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo. 11 - 17 Desember 2017

29


OLAHRAGA

I Ketut Tirtanadi Wardana

Diajak Teman Seleksi ke Persela INGIN berkiprah di kancah sepak bola profesional Liga 1 Indonesia. Inilah angan-angan I Ketut Tirtanadi Wardana. Setelah berkiprah di Liga 2 bersama PS Badung yang akhirnya degradasi ke Liga 3, ia bertekad merasakan kerasnya kompetisi sepak bola paling elite di Tanah Air. Bak gayung bersambut, Tirtanadi bakal mengikuti seleksi di Persela Lamongan. ‘’Saya diajak teman ikut seleksi ke Persela,’’ jelas pesepak bola kelahiran Banjar Kedua, Desa Baha, Mengwi, 30 Juli 1993 ini di Denpasar pekan lalu. Tirtanadi tak pernah mencicipi SSB. Ia langsung bergabung tim di desanya Bhara Putra, Baha, sejak duduk di bangku SDN 2 Baha. Pemain ini juga tak pernah terpilih masuk skuad Badung baik tim U-15 maupun tim U-17 (Soeratin). Putra keempat pasangan Wayan Sini dan Ni Wayan Suati ini baru dipanggil mengikuti seleksi pembentukan tim Badung pada Porprov Bali XI/2013 di Denpasar. Tirtanadi ikut andil mengantarkan tim Porprov Badung meraih medali perak baik pada Porprov Bali XI/2013 di Denpasar maupun XII/2015 di Buleleng. PS Badung dibelanya mulai dari divisi II, promosi ke divisi I, divisi utama yang kini berubah menjadi Liga 2. Saat istirahat kompetisi nasional, Tirtanadi mengusung bendera klub desanya Bhara Putra, Baha, pada turnamen Piala Bupati Badung II/2017. Menyandang ban kapten, ia sukses membawa Bhara Putra finis sebagai juara III di bawah Putra Perkanthi dan Daruda Dalung. Sebelumnya, Tirtanadi ikut mengantarkan Perseden Denpasar juara Liga Nusantara (Linus) 2016. ‘’Sejak kecil, hobi saya memang sepak bola,’’ terang pemain yang bisa menempati posisi striker, sayap dan second striker ini. Menurut pelatih Bhara Putra, Eka Putra, pembinaan sepak bola di Baha berjalan baik dan berjenjang. Latihan digelar di Lapangan Umum Desa Baha tiga kali dalam sepekan tiap Rabu, Jumat dan Minggu. Pembinaan ini meloloskan dua pemain, Made Bobby Mahendra dan Kadek Budi Kusumayasa, masuk tim Soeratin Badung U-17 tahun lalu. ‘’Bibit pemain di Desa Baha cukup potensial. Saya ingin mencetak regenerasi pesepak bola di bawah Tirtanadi,’’ tuturnya. MBP/nel

I Ketut Tirtanadi Wardana

30

11 - 17 Desember 2017

l Fajry


Piala Bupati Badung

Putra Perkanthi Pertahankan Dominasi KLUB Putra Perkanthi Jimbaran tidak asing lagi bagi pencinta sepak bola di Kabupaten Badung, bahkan Bali. Tim ini menghiasi sepak bola Pulau Dewata sejak Badung belum berpisah dengan Kota Denpasar. Putra Perkanthi termasuk kesebelasan papan atas di kompetisi Perseden dan banyak menyumbangkan pemain untuk tim Laskar Catur Muka. Seiring berpisahnya Badung dengan Denpasar dan Badung kemudian memutar kompetisi sendiri, Perkanthi tetap digjaya. Klub ini acap menjuarai kompetisi intern Badung dan turnamen bersaing dengan Pesanku Kuta. Perkanthi juga pernah menjadi juara Bali sehingga berhak tampil di ajang antarklub nasional. Terakhir, mereka berjaya dalam kejuaraan memperebutkan piala bergilir Bupati Bagung II/2017 setelah menundukkan Garuda Dalung dengan skor 5-0 (3-0) pada final di Lapangan Samudra, Kuta, 26 November lalu. Ini merupakan gelar kedua Perkanthi dalam turnamen Piala Bupati Badung. Kejuaraan pertama tahun lalu juga dimenang-

kan oleh klub ini. Prestasi kali ini menambah panjang daftar trofi yang direbut oleh Gede Jeno Wilyantara dan kawan-kawan dalam turnamen yang diikuti. Kemenangan 5-0 di partai puncak juga mempertegas dominasi Perkanthi atas klub-klub lainnya di Badung. Menurut Asisten Pelatih Perkanthi Ari Nusa, kemampuan asuhannya dua tingkat di atas Garuda. Pelatih Garuda Maselan mengakui timnya kalah kelas dibandingkan Putra Perkanthi. Prestasi Perkanthi termasuk konsisten. Klub ini tidak hanya kuat di tingkat senior, tetapi juga tim-tim di bawahnya. Tim Sekolah Sepak Bola (SSB), remaja dan juniornya juga disegani lawan. Ini berkat pembinaan rutin dan berjenjang yang dilakukan pengurus Perkanthi. Memiliki lapangan sendiri merupakan keuntungan lain klub ini. Fasilitas ini memungkinkan pemainnya dari segala tingkatan berlatih rutin di lapangan setempat. Perkanthi juga sering didatangi klub-klub dari luar Badung dan luar Bali untuk berlatih tanding, sehingga pemainnya mendapat banyak

pengalaman bertanding. Semua itu membuat Perkanthi mudah melahirkan pemain-pemain berkualitas. Mereka antara lain Nyoman Sujata (pelatih Perkanthi saat ini bersama Nyoman Karton Sukadana), Wayan Arsana (eks pemain PSSI Baretti) dan Gede Jeno Wilyantara (masih aktif). Perkanthi rutin menyumbangkan pemain untuk Persekaba, PS Badung, tim Porprov Badung dan tim PON Bali. Perkanthi lolos ke final usai mengatasi perlawanan Bhara Putra Baha 5-4 lewat adu penalti, sedangkan Garuda menundukkan Purnama Putra Seminyak 3-1 di semifinal. Bhara Putra akhirnya bercokol di tempat ketiga setelah mengalahkan Purnama Putra 5-1. Kejuaraan ditutup Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika. Katua Panpel Ida Bagus Wisnu Wardana menurunkan tim pemandu bakat untuk menyeleksi pemain-pemain terbaik guna memperkuat tim Porprov Badung dan Persekaba. l Mawa

MBP/ist

Pemain Putra Perkanthi (tengah) sukses merebut gelar juara Piala Bupati Badung II/2017. 11 - 17 Desember 2017

31


PENDIDIKAN

Siswa Pengungsi Gunung Agung Ikuti UAS

U

jian Akhir Sekolah (UAS) terpadu tingkat SMP di Kota Denpasar, belum lama ini, berjalan lancar dan tertib. Menariknya, dari 39.595 siswa SMP negeri dan swasta di Denpasar, terdapat 25 siswa pengungsi Gunung Agung yang mengikuti UAS. Dari informasi yang dihimpun di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, siswa SMP pengungsi Gunung Agung yang mengikuti UAS di Denpasar tersebar di sejumlah SMP negeri dan swasta. Salah satunya di SMPN 2 Denpasar. Menurut Kepala SMPN 2 Denpasar Mercy Victoria Gigir, siswa pengungsi Gunung Agung yang mengikuti UAS di SMPN 2 Denpasar hanya dua orang. Keduanya sudah mengikuti proses belajar mengajar di SMPN 2 Denpasar sejak ada peningkatan aktivitas Gunung Agung pada Oktober lalu. Kedua siswa pengungsi tersebut,

menurut Mercy, mengerjakan soal UAS yang didistribusikan oleh Disdikpora Kabupaten Karangasem. Keduanya pun mengerjakan soal UAS dalam satu kelas bersama siswa SMPN 2 Denpasar. ‘’Kami tidak membedakan antara siswa SMPN 2 Denpasar dengan siswa pengungsi. Siswa pengungsi kami layani seperti anak didik kami sendiri,’’ ujar Mercy. Salah satu siswa pengungsi, Ni Luh Putu Meliyani yang duduk di kelas IX, mengaku senang mendapat kesempatan belajar di SMPN 2 Denpasar. Siswa asal SMPN 1 Kubu ini mengaku tidak ada masalah dalam pergaulan. Bahkan, sudah banyak memiliki teman selama mengikuti proses belajar di SMPN 2 Denpasar. Yang ia khawatirkan saat ini adalah pelaksanaan ujian nasional (UN), mengingat masa pengungsian yang belum diketahui rentang waktunya sampai kapan. Ia berharap bisa mengikuti UN di Denpasar. ‘’Was-was juga jika tidak bisa mengikuti

UN. Mudah-mudahan, pemerintah mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan UN bagi siswa pengungsi seperti kami ini,’’ katanya. Dihubungi terpisah, Kadisdikpora Kota Denpasar Wayan Gunawan mengapresiasi sekolah yang telah memfasilitasi pendidikan siswa pengungsi Gunung Agung. Ini bertujuan supaya tidak sampai selama masa pengungsian yang belum diketahui rentang waktunya sampai kapan, mereka sampai terputus proses belajarnya. Gunawan juga menekankan sekolah yang menerima kehadiran siswa pengungsi agar memberi pelayanan dengan baik. Ini bertujuan agar proses belajar mengajar berjalan normal tanpa rasa canggung. ‘’Kita sudah sampaikan kalau kita semua saudara. Termasuk tempat duduk mereka juga kita tidak biarkan berkelompok. Kita minta mereka bisa berbaur,’’ ujarnya. l Putra Sasmitha

MBP/putra sasmitha

Kepala SMPN 2 Denpasar Mercy Gigir saat mengecek salah satu siswa pengungsi Gunung Agung (depan kanan) yang mengikuti UAS di SMPN 2 Denpasar.

32

11 - 17 Desember 2017


MBP/sosiawan

Siswa asal Karangasem yang mengungsi di Balai Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan tengah menjawab soal Ujian Akhir Sekolah.

Tak Ingin Ketinggalan Pendidikan

Ikuti UAS di Pengungsian KEINGINAN siswa Karangasem yang mengungsi ke Kabupaten Klungkung untuk bisa mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) terkabulkan. Namun, UAS itu tidak berlangsung di sekolah tapi langsung dilaksanakan di pengungsian. Seperti halnya di Balai Banjar Jelantk Kuribatu, Desa Tojan, Klungkung, belum lama ini. Dari luar, suasana balai banjar yang berlokasi di Jalan Semarapura-Klotok ini nampak sepi. Saat ditengok di belakangan, nampak sejumlah anak-anak yang tengah membungkuk. Ada pula yang tengah meraut pensil. Beberapa di antaranya sedang membolak-balikkan kertas tipis yang berisi puluhan soal dan lembar jawaban yang masih kosong. Itulah suasana pelaskanaan UAS. Siswa yang masih berusia belia ini terkesan tak memperdulikan suasana di sekitarnya. Berbagai barang menumpuk. Sejumlah orangtua juga tengah tertidur lelap. Ada pula yang tengah bercengkrama berbagi cerita. “Ini

sedang jawab soal untuk akhir semester,” ungkap Komang Hendra Supanca, siswa kelas II SDN 1 Duda, Kecamatan Selat, Karangasem. Soal-soal dengan berbagai mata pelajaran itu didapatkan langsung di sekolahnya. Diambil dua hari lalu sebelum mengungsi. Nantinya, soal-soal beserta jawaban itu harus dikumpulkan lagi ke sekolahnya. Diperiksa oleh sang guru sebelum mengisi nilai raport. “Ini mengerjakan dari pagi. Kadang istirahat, lanjut lagi. Sekarang tinggal lagi satu pelajaran,” tuturnya. Menjawab soal pada tempat yang belum pernah dirasakan sebelumnya tak dipungkiri merupakan pilihan yang sulit. Namun, semua itu sirna terbakar oleh semangatnya untuk bisa menggapai pendidikan setinggi-tingginya. Di tempat ini pula, ia bisa berbagi pengetahuan dengan anak lain. Orangtuanya juga bisa memberikan perhatian. “Kalau belajar juga ada yang memberi tahu,” kata Komang

Hendra Supanca. Semangat untuk mengenyam pendidikan juga ditunjukkan siswa SMPN 3 Selat, Kadek Devi Cahyati. Ia rajin belajar di pengungsian, tempat yang jauh dari tanah kelahirannya. Itu sebagai persiapan untuk mengahadapi UAS. “Nanti ujiannya di SMPN 2 Sidemen,” cetusnya. Tinggal di tempat baru sudah pasti membuatnya terganggu saat belajar. Namun, itu diakali dengan menepi, mencari tempat sepi. “Agak susah belajarnya. Sedikit terganggu,” imbuh anak yang bercita-cita jadi dokter ini. Salah satu orangtua siswa, Nyoman Menuh merasa lega anaknya bisa mengikuti ujian, meski sekolah sementaranya cukup jauh dari pengungsian. Namun, itu tak menjadi persoalan. Sang anak akan diantar, demi bisa menggapai mimpi yang diinginkan. “Untung bisa ujian. Jadi, tak putus pendidikannya,” tandasnya. l Sosiawan 11 - 17 Desember 2017

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

DPRD DENPASAR - Sidang paripurna masa persidangan III tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar berlangsung, Jumat (24/11). Sidang ini dipimpin langsung Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede di Ruang Sidang Kantor DPRD Denpasar. Agenda sidang penyampaian penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun 2018 oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, para Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Forkominda, Sekda AAN Rai Iswara serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota .

MBP/ist

STIKI INDONESIA - Ada hal menarik bertepatan dengan perayaan Hari Guru pada 25 November lalu. Saat itu mahasiswa dan dosen STIKI Indonesia (STMIK Stikom Indonesia) berhasil merebut juara di dua kompetisi skala regional dan nasional. Prestasi tingkat regional dipersembahkan oleh duet mahasiswa Program Studi Sistem Komputer atas nama Putu Daniawan dan Komang Kertayasa dalam lomba Overclocking. Keduanya memperkuat tim STIKI Indonesia dalam kompetisi bergengsi tersebut. Tak disangka, duet kompak mereka keluar sebagai juara I. Prestasi ini membuat Daniawan dan Kertayasa mendapat kesempatan mewakili Bali di ajang lomba Overcloking tingkat nasional yang akan diselenggarakan 20 Desember 2017 di Yogyakarta.

MBP/ist

MBP/ist

BPBD TABANAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan menggelar apel siaga dan bersih-bersih sungai, Sabtu (25/11) di Lapangan Wagimin Tabanan. Bertindak sebagai Pembina Upacara Sekda Kabupaten Tabanan, I Nyoman Wirna Ariwangsa. Digelarnya apel siaga dan bersih-bersih sungai bertujuan untuk mengetahui kesiapan personel untuk melaksanakan aksi bersih-bersih sungai dan saluran drainase serta untuk menumbuhkan jiwa gotong royong dan kepedulian semua pihak terhadap kebersihan sungai sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga.

34

11 - 17 Desember 2017

PEMKAB TABANAN - Pemerintah Kabupaten Tabanan menyambut kedatangan Wali Kota Toyama Jepang, Mr. Masashi Mori di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai Bali, Minggu (26/11) kemarin. Kedatangan Masashi Mori bersama tiga pegawai pemerintah Kota Toyama Divisi Lingkungan, ke Bali utamanya menghadiri peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Jatiluwih, Tabanan. Peresmiannya dilaksanakan Senin (28/11) hari ini. Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro ini merupakan proyek kerja sama antara Pemkot Toyama dengan Pemkab Tabanan. Hadir Sekda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa, Asisten II Sekkab Wayan Miarsana serta OPD Tabanan terkait.


MBP/ist

MBP/ist

INDONESIA POWER - PT Indonesia Power Unit Pembangkit Bali peduli dengan nasib pertanian di Bali dan kesehatan krama Pulau Dewata. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni pengembangan pertanian organik terintegrasi di Subak Anggabaya, Denpasar Timur (Dentim). Panen perdana padi organik di subak tersebut secara simbolis dilakukan oleh Direktur Pengembangan dan Niaga PT Indonesia Power Adi Supriono, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar Ir. Gde Ambara Putra, serta General Manager Indonesia Power Pembangkit Bali I GAN Subawa Putra, Jumat (24/11).

DPRD BADUNG - Rancangan Peraturan daerah (Ranperda) Kabupaten Badung tentang APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2018 telah disahkan dalam sidang paripurna DPRD Badung di gedung dewan, Jumat (24/11). Disepakati pendapatan daerah sebesar Rp 6,5 triliun lebih dan APBD menjadi Rp 7,2 triliun lebih. APBD tersebut telah dirancang pro rakyat dengan 75 persen dialokasikan untuk belanja publik dan hanya 24 persen lebih untuk belanja aparatur. Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi dua wakilnya, I Nyoman Karyana dan I Made Sunartha. Hadir dalam sidang tersebut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa beserta jajaran.

MBP/ist

FT UNHI - Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (HMPWK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Esai ke-7 di Unhi, Denpasar, Jumat (24/11). Lomba yang mengambil tema ‘’Remaja Meremajakan Kota’’ ini diikuti sejumlah SMA/SMK dan SMP se-Bali. Lomba yang dilangsungkan mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai ini dibuka Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Unhi I Komang Gede Santhyasa, S.T., M.T. menjelaskan, tujuan lomba ini untuk membangun jiwa kritis pelajar dan peduli terhadap kotanya serta sebagai upaya memperkenalkan Prodi PWK pada masyarakat umum khususnya pelajar.

MBP/ist

UNUD - Universitas Udayana (Unud) melakukan penandatanganan kerja sama dengan Zhejiang Yuexiu University, Cina, di Gedung Rektorat Unud, Bukit Jimbaran, Badung, Senin (27/11). Kerja sama ini diinisiasi Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unud serta Fakultas Bahasa dan Budaya Oriental Zhejiang Yuexiu University of Foreign Languages. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) menyampaikan, kerja sama ini khusus dalam pengembangan bahasa Mandarin dan budayanya, seperti pertukaran mahasiswa, exchange profesor, visiting, pengembangan bahasa dan budaya, riset serta double degree.

11 - 17 Desember 2017

35


AKTIVITAS MADE URIP - Anggota MPR-RI yang juga anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. Kembali turun ke tengah masyarakat hingga ke pelosok desa terpencil di Kabupaten Tabanan. Ketua DPP PDI-P ini secara maraton memberikan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diawali di Balai Desa Manikyang, Selemadeg, Jumat (24/11). Kedatangan DPR-RI empat periode itu disambut sangat semarak oleh Ketua PAC PDI-P Selemadeg Wisnawa, krama desa, ibu PKK dan anggota STT di Desa Manikyang bersama ribuan masyarakat dengan tabuh baleganjur. IIK BALI - Sebagai suatu bentuk kepedulian kepada masyarakat pengungsi Gunung Agung, Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali (IIK Bali) memberikan bantuan langsung kepada warga yang mengungsi di Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Sabtu (25/11). Masyarakat yang mengungsi merupakan warga dari Desa Selat, Dusun Yeha yang termasuk salah satu dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) II di Posko pengungsian Sangkan Gunung, Sidemen terdapat 70 Kepala Keluarga (KK), terdiri dari 269 orang pengungsi yang sudah mengungsi sejak Oktober 2017.

MBP/ist

MBP/ist

DPRD BADUNG - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta yang dipimpin H.Abraham Lunggana, Jumat (24/11) berkunjung ke kantor DPRD Badung. Kunjungan diterima langsung Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata di ruangannya. H. Abraham Lunggana pun mengapresiasi program pro rakyat Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta. Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata usai menerima kunjungan mengatakan, kunjungan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta beserta rombongan tersebut bertujuan untuk melakukan audiensi terkait beberapa kebijakan Kabupaten Badung.

36

11 - 17 Desember 2017

UNHI - Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi)Denpasar melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ke salah satu posko pengungsi erupsi Gunung Agung di Desa Sukahat, Sidemen Karangasem, Minggu (26/11). Pengabdian masyarakat dalam rangka pelaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi kali ini dikaitkan dengan HUT ke-15 Pascasarjana Unhi yang puncak perayaannya jatuh pada 30 November 2017 mendatang. Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, WR I Prof. Dr. Ketut Suda, Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel, guru besar Unhi Prof. Dr. IBG Yudha Triguna, Prof. Wayan Suka Yasa, Asdir I Dr. Wayan Budi Utama, Asdir II Dr. I Gusti Ayu Wimba, Kaprodi Ilmu Agama dan Kebudayaan Dr. I Nyoman Raka dan Kaprodi Pendidikan Agama Hindu Dr. Wayan Paramartha, S.H., M.Pd., para dosen, pegawai dan alumi.


11 - 17 Desember 2017

37


PARIWISATA

38

11 - 17 Desember 2017


Demi Citra Pariwisata P encitraan menjadi salah satu komponen penting pembangunan industri pariwisata, selain pembangunan infrastruktur dan regulasi yang suportif. Dengan image (pencintraan) yang baik suatu daerah wisata bisa membangkitkan minat dan antusiasme wisatawan untuk berkunjung. Upaya itu, tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung di tengah bencana erupsi Gunung Agung. Demi citra pariwisata yang positif kabupaten yang mengandalkan pendapatan dari pariwisata ini berencana mengeluarkan kebijakan menanggung seluruh biaya wisatawan yang terjebak akibat penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Bahkan, mengharapkan Gubernur Bali segera menetapkan eruspi Gunung Agung sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Dengan penetapan status darurat ini pihaknya

dapat leluasa menservice wisatawan yang terjebak di Pulau Dewata. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, mengatakan erupsi Gunung Agung mengakibatkan penutupan bandara,setidaknya Sekitar 430 penerbangan yang terdampak, dengan rincian internasional 195 dan domestik 235 penerbangan. “Kalau lebih dari sehari dan kalau ada surat (KLB) dari provinsi, kita akan lakukan tindakan, kita akan sewakan hotel dan kita akan beri makan,” katanya. Dengan menanggung biaya akomodasi selama penerbangan ditutup, Giri Prasta berharap wisatawan merasa mendapatkan perhatian lebih, sekaligus sebagai upaya promosi pariwisata di mata wisatawan asing. “Kalau mereka senang di Bali, apalagi diperlakukan dengan sangat baik oleh pemerintah, saya yakin ini akan jadi pencitraan yang positif untuk pariwisata Bali,” ujarnya.

Namun demikian, Giri Prasta mengaku saat ini hanya dapat mengimbau seluruh hotel agar memberikan pelayanan menginap gratis selama sehari kepada tamunya. Pihaknya, juga telah meminta pihak bandara memberikan pelayanan kepada wisatawan. “Untuk saat ini kami sudah berkoordinasi dengan PHRI dan Bandara. PHRI sudah siap memberikan one day free di hotel kepada wisatawan yang cancel. Sedangkan yang tinggal di bandara, pihak bandara sudah menyediakan makanan dan tempat yang baik,” tegasnya. Kadis Pariwisata Badung I Made Badra pun tak bisa berbuat banyak, karena bencana tidak bisa diprediksi. Meski demikian, pihaknya tetap memberikan informasi ke travel agen, jika Bali masih aman untuk dikunjungi. “Cuman kan karena ngangkut ke sini yang tidak bisa, karena bandara ditutup,” katanya. Dikatakan, penanganan pembatalan penerbangan, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan bandara untuk memberikan service mengantar ke terminal Mengwi menuju Surabaya. Sementara dari PHRI memberikan memberikan service one night free. Sementara itu, Ketua PHRI Badung IGN Rai Suryawijaya tak berani memastikan apakah service yang dimaksud diberikan oleh pihak managemen hotel. “Namanya imbauan, tapi harusnya wajib,” singkatnya diselsa-sela acara Pelantikan Pengurus Kadin Badung di Puspem Badung. Dari data yang dihimpun, kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) priode Januari hingga Oktober tercatat 4.878.478 Wisman dari target 2017 sebesar 5.850.000 Wisman. Artinya masih terdapat 971.522 wisatawan harus masuk ke Bali. Jika berkaca dari jumlah kunjungan dua bulan di tahun 2018 sulit kiranya untuk mencapai target itu. Kunjungan Nopember sebanyak 309.601 wisman dan Desember 411.177 wisman. “Kalkulasi kunjungan hingga Nopember, kekurangnya sekitar 600 ribu. Mudahan satu minggu ini bisa clear dan kita pemulihan kembali, dan kita lihat perkembanganya,” pungkasnya. l Parwata Erupsi Gunung Agung telah membuat ribuan wisatawan memperpanjang liburan di Bali. Mereka berupaya menikmati bencana alam yang terjadi meskipun dari kejauhan. 11 - 17 Desember 2017

39


PROPERTI

Dampak Erupsi Gunung Agung

Properti Terancam Terpuruk

G

unung Agung kini telah meletus. Meski masih bersifat efusif magmatik, namun akan berdampak signifikan terhadap perkembangan bisnis properti di Bali. Hal ini akibat harga material akan kembali melambung seperti saat Gunung Agung berstatus awas dan belum mengeluarkan abu. Kini, abu sudah keluar. Semua aktivitas galian C di kawasan rawan bencana dipastikan tidak beroperasi lagi. Dampaknya, material akan sulit untuk dicari. Dari pemantauan di sejumlah toko bangunan di Denpasar, Selasa (28/11) menunjukan keberadaan pasir sudah mulai menipis. Pedagang masih memiliki stok pasir, karena didatangkan sebelum Gunung Agung erupsi. “Kini kami mulai kesulitan order pasir. Semua pengepil kami bila tutup,� ujar Sari, pemilik Toko Bangunan Mekar di Denpasar. Sebelumnya, harga material pasir dan produk jadi lainnya harganya naik dua kali lipat saat erupsi Gunung Agung belum keluar. Saat itu sejumlah pengembang mengandalkan pasokan dari daerah Bangli, sebagian pengembang juga mengandalkan pasokan dari Banyuwangi, Jawa Timur. Menyikapi hal ini pengembang dituntut makin selektif mengembangkan proyek agar tak merugi. Owner Kharisma Properti, Bagio Utomo, beberapa waktu lalu mengungkapkan harga pasir pasca-Gunung Agung eropsi menjadi naik dua kali lipat yang semula per truk Rp 1.5 juta sekrang menjadi Rp 3 juta termasuk juga harga batu mengikuti kenaikan. Jadi kalau pengembang membangun pada saat harga material naik otomatis hanya bisa menunda pembangunan atau bisa juga membangun dengan risiko mengurangi keuntungan bagi pengembang. Pengembang asal Semarang ini juga memgatakan, kalau ke depan masih menunggu Gunung Agung aman dan menunggu tidak erupsi kondisi yang berkembang akan semakin lama berpengaruh pada pelaksanaan pembangunan sehingga untuk sementara waktu melakukann penundaan pembangunan sedangkan bagi nasabah yang sudah membayar uang muka atau KPR yang sudah di acc bank mau tidak mau harus dibangun sesuai dengan perjanjian antara user dan pengembang yang pasti jika dibangun dengan keadaan material naik bisa dipastikan pengembang bisa – bisa tidak beruntung atau untung sedikit. Di sisi lain, dalam pandangan BI. tahun 2017, bisnis properti di Pulau Bali diperkirakan akan membaik seiring keluarnya sejumlah kebijakan pusat seperti kelonggaran Loan To Value (LTV) dan penurunan suku bunga acuan (BI Rate). Namun, akibat bencana erupsi Gunung Agung, bisnis properti tidak akan mengalami peningkatan. Buktinya, sejak status Gunung Agung awas (level IV), kebutuhan akan material sudah tidak bisa dipenuhi. Pengembang maupun pemilik proyek fisik banyak yang harus rela mencari pasir di Jawa. Seperti yang dilakukan penggarap proyek Pasar Badung. Mereka harus rela mencari pasir di Lumajang. Gunawan/Asmara

40

11 - 17 Desember 2017


A KT I V I TA S

MBP/ist

KABUPATEN BULELENG - Seperti tidak ada habisnya penghargaan yang diterima oleh Kabupaten Buleleng. Melalui berbagai prestasi, kabupaten di Bali Utara ini banyak merebut penghargaan tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Di pengujung tahun ini, Buleleng yang dikenal dengan julukan ‘’Gumi Den Bukti’’ kembali meraih penghargaan bertaraf nasional. Prestasi ini diraih setelah event Buleleng Festival (Bulfest) merebut juara tiga kategori Festival Pariwisata Terpopuler (FPT). Penghargaan ini diserahkan pada acara Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, Sabtu (25/11).

MBP/ist

SMA 1 TABANAN - Ada yang berbeda saat perayaan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional di SMAN 1 Tabanan 2017. Berbeda, karena seluruh perangkat upacara bendera yang digelar Sabtu (25/11), seluruhnya para guru sekolah setempat. Bahkan peringatan kali ini juga dirangkaikan pelantikan pengurus OSIS serta Majelis Perwakilan Kelas Smasta (MPK) masa bakti 2017-2018. Tidak hanya itu, tepat di Hari Guru Nasional, dua orang guru SMAN 1 Tabanan memberikan kado prestasi istimewa. Mereka berhasil menorehkan prestasi nasional. Kedua guru itu yakni I Gede Arum Gunawan, S.Ag., dan Luh De Julia Artayani, S.Pd. Gede Arum Gunawan berhasil meraih juara 1 Nasional Utsawa Darma Gita dan juara tiga Happy Acting Competition tingkat provinsi. Dan Luh De Julia Artayani, S.Pd., peserta KMD putri terbaik tingkat Nasional. 11 - 17 Desember 2017

41


HIBURAN

Rossa Menangis

Baca Lirik Lagu

P

enyanyi kenamaan, Rossa, tak kuasa menahan haru saat membaca lirik lagu “Bulan Dikekang Malam” yang jadi soundtrack film “Ayat-Ayat Cinta 2”. “Terus terang saat baca lirik dan dengar demo lagu demo, saya nangis sampai ‘huu huu huu’ (tersedu-sedu),” ujarnya dalam konferensi pers konser Ayat-Ayat Cinta di Jakarta, belum lama ini. Lagu tersebut mewakili karakter Sabina yang mencintai seseorang yang dekat dengannya tapi tidak bisa memiliki secara seutuhnya. Rossa dan Melly Goeslaw kembali bekerja sama untuk menggarap soundtrack film arahan sutradara Guntur Soehardjanto ini menyusul kesuksesan lagu dari film 2008 silam. Rossa menambahkan mereka tak punya target melampaui kesuksesan lagu sebelumnya. “Karena tiap lagu punya karakter berbeda meski dinyanyikan dan diciptakan orang yang sama,” katanya. Untuk meredakan kerinduan

42

11 - 17 Desember 2017

atas film pertama, Melly memasukkan potongan instrumental lagu “Ayat-Ayat Cinta” ke dalam interlude “Bulan Dikekang Malam”. Rossa akan berbagi panggung dengan Krisdayanti, Raisa dan Isyana Sarasvati dalam konser orkestra “Ayat Ayat Cinta in Concert with Live Orchestra The Colours of Love” pada 20 Desember 2017 di Plenary Hall Jakarta Convention Center, sehari sebelum penayangan perdana film “Ayat Ayat Cinta 2”. l Kmb


Mike Lewis

Suka Buat Pasta

RUPANYA artis peran Mike Lewis suka memasak. Bahkan, ia mengakui lebih suka memasak dibandingkan membuat kue karena memerlukan ketelitian. Memasak berbeda dengan bikin kue karena harus lebih teliti. ‘’Seperti ilmu sains, salah sedikit mungkin akan hancurin resep,’’ ujar Mike di Jakarta, belum lama ini. Hal itu berbeda dengan memasak, lanjut dia, kalau memasak makanan salah sedikit masih bisa diperbaiki dengan menambahkan bahan lainnya. Kalau buat kue atau roti sudah ada takarannya. Tidak boleh melenceng, katanya. Pemilik sejumlah restoran itu mengatakan bahwa dirinya senang membuat pasta dan steak, terutama untuk Kenzo, anaknya. Sebelumnya, dalam kegiatan SIAL InterFOOD 2017, Mike ditantang untuk membuat kue bersama dengan koki dari Bungasari. Kehadiran Mike sangat cocok dengan target pasar yang juga kalangan wanita dari berbagai komunitas, kata Direktur PT Bungasari Flour Mills Grant Lutz. Lutz mengatakan bahwa generasi muda antusias dengan industri olahan pangan dan menghasikan kue, roti, martabak, atau jenis makanan lainnya. l Kmb

11 - 17 Desember 2017

43


TRADISI

Di Bayung Gede

Plasenta Digantung di Setra Ari-ari

B

angli selain terkenal dengan tradisi penguburan jenazah di Desa Trunyan, juga memiliki tradisi unik mengenai ari-ari atau plasenta bayi. Jika umumnya ari-ari yang menyertai bayi saat lahir dikubur di areal pekarangan rumah, berbeda halnya di Desa Bayung Gede, Kintamani. Di desa ini warga akan memperlakukan ari-ari si bayi dengan menggantungnya pada sebuah pohon di areal khusus yang dinamakan Setra Ari-ari. Klian Banjar Dinas Peludu Desa Bayung Gede Made Ramayana belum lama ini mengungkapkan, menggantung ari-ari di pohon ini merupakan tradisi warisan leluhur yang masih terus dilaksanakan masyarakat hingga saat ini. ‘’Kalau secara tertulis, kami tidak tahu sejak kapan. Tapi kami yakini tradisi ini sudah ada sejak Desa Bayung Gede berdiri,’’ terangnya. Menurut Ramayana, tradisi unik ini masih diteruskan oleh warga dengan tujuan untuk menjaga lingkungan Desa Bayung Gede tetap bersih dan suci. Sesuai kepercayaan masyarakat, ari-ari yang dikubur di areal pekarangan rumah warga akan menyebabkan pekarangan leteh. Sementara para peduluan adat sangat pantang menginjak atau berada di areal karang yang leteh. Dijelaskannya, untuk menggantung ari-ari di setra ari-ari, ada serangkaian proses yang harus dilalui. Sebelum dibawa ke setra, ari-ari yang telah dicuci bersih dimasukkan ke dalam batok kelapa. Ari-ari kemudian diisi

44

11 - 17 Desember 2017

beberapa rempah-rempah yang oleh warga setempat diistilahkan dengan anget-anget. Selain itu, ari-ari juga diberikan ngad atau sejenis pisau berbahan bambu. Dikatakan Ramayana, tidak ada waktu khusus untuk menggantung ari-ari. Jika si ibu melahirkan malam hari misalnya, maka keesokan paginya ari-ari bisa dibawa ke Setra Ari-ari. ‘’Digantungnya di sebuah pohon yang dinamakan pohon bukak,’’ ujarnya. Sesuai kepercayaan masyarakat setempat, ari-ari yang digantung dalam satu pohon bersama ari-ari lainnya akan membuat si anak kelak memiliki banyak teman. Lebih lanjut dituturkan Ramayana, setelah menggantung ari-ari, ayah si anak yang hendak pulang, terlebih dahulu harus mencari daun pakis untuk kemudian dipasang di depan pintu pekarangan rumah. Tujuannya sebagai pertanda bahwa di dalam rumah tersebut sedang ada bayi dan sedang mengalami kacuntakaan. Karena tradisi ini sudah dilaksanakan sejak lama, maka sudah tidak terhitung lagi berapa jumlah ari-ari yang digantung di setra seluas sekitar 70 are tersebut. Biasanya, ari-ari yang digantung akan bertahan di pohon sekitar tiga bulanan karena talinya yang terbuat dari bambu sudah rapuh. Karena unik dan tidak bisa dijumpai di desa lainnya, Setra Ariari di Desa Bayung Gede menjadi salah satu daya tarik wisatawan. l Dayu Swasrina


11 - 17 Desember 2017

45


EKONOMI

Terancam Lumpuh

MELETUSNYA Gunung Agung diawali dengan letusan freatik sejak beberapa hari lalu telah mengguncang ekonomi Bali. Ditambah dengan penutupan bandara pada Senin (27/11) pukul 07.00 hingga Rabu (29/11) siang makin membuat ekonomi Bali yang ditopang pariwisata terpuruk. Jika kondisi ini terjadi dalam waktu lama, ekonomi Bali diprediksi akan lumpuh. Bahkan untuk akhir tahun ini saja, ekonomi diperkirakan tumbuh melambat yaitu di sekitar 5,2 persen sampai 5,6 persen. Asisten Direktur Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali, Teguh Setiadi menuturkan, berdasarkan asumsi 3 bulan sejak status awas, pihaknya memprediksi pertumbuhan ekonomi Bali hanya 4,8 persen. Namun setelah letusan ini, diprediksi pertumbuhan ekonomi Bali di kisaran 5,2 persen – 5,6 persen. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yaitu tahun 2016 ekonomi Bali tumbuh mencapai 6,24 persen dan tahun 2015 mencapai 6,04 persen. Dari tanggal 1-31 Oktober 2017 saja, pendapatan pelaku usaha yang hilang karena pembatalan kunjungan ke Bali mencapai Rp 11,6 miliar. Berdasarkan pengalaman tahun 2015,terjadinya erupsi Gunung Barujari dan Gunung Raung juga mempengaruhi Bali dengan ditutupnya Bandara I Gusti Ngurah Rai. Pendapatan bandara yang hilang dengan penutupan selama 14 hari itu membuat Angkasa Pura I kehilangan pendapatan mencapai Rp 19 miliar. Selain itu, pendapatan pelaku usaha karena penutupan Bandara Ngurah Rai saat itu mencapai Rp 79, 96 miliar. Bank Indonesia KPw Bali sendiri telah melakukan mitigasi risiko pelambatan ekonomi Bali yang kemungkinan terjadi karena erupsi Gunung Agung.

46

11 - 17 Desember 2017

“Pak Iman sudah ngumpulin perbankan terkait dengan kredit-kredit yang potensial terganggu,” ungkapnya. Pengelolaan debitur yang diberlakukan secara khusus harus jelas dan terpusat. “Artinya, harus disepakati debitur-debitur yang memang betulbetul terdampak langsung dari Gunung Agung. Perbankan diminta nge-list nasabah-nasabah yang terdampak,” ujarnya. Perlakuan khusus tersebut bisa berupa restrukturisasi, rescheduling atau jika memang terlalu parah bisa sampai hapus buku. Ia memprediksikan, jika situasi seperti ini sampai Desember, pertumbuhan ekonomi Bali akan lebih rendah dari 5,2 persen. Karena peak season yang biasanya dimanfaatkan untuk menggenjot pendapatan di akhir tahun, dengan adanya erupsi Gunung Agung, tidak bisa lagi menutupi target yang diinginkan. Yang bisa dilakukan saat ini dalam jangka waktu dekat bisa dengan mencari alternative baru keluar masuk Bali, seperti lewat laut. Sehingga penyebrangan Gilimanuk dan Padangbai harus dimaksimalkan. Meskipun sebagian besar ekonomi Bali lumpuh terutama di Karangasem dan daerah dekat Karangasem, namun daerah lain seperti Denpasar masih beraktivitas seperti biasa. Dari sisi pengelola pariwisata, Wakil Ketua DPP IHGMA, I Made Ramia Adnyana mengatakan, memang saat ini kondisi hotel dan pariwisata sedikit menurun, seiring dengan ditutupnya Bandara International I Gusti Ngurah Rai Bali. Hal itu menyebabkan banyak terjadi pembatalan kedatangan dan keberangkatan dari dan menuju Bali. Mengantisipasi terjadinya penurunan ini, pihak hotel sementara membantu para wisatawan baik internation-

al maupun domestik dengan pelayanan informasi tentang bandara, maskapai serta status terkini dari Gunung Agung sendiri. “Kita menyiapkan hospitality desk khusus untuk ini,” ujarnya.


Di lain pihak sebagai hotel yang lokasinya dekat bandara, pihaknya juga menyediakan akomodasi untuk tamutamu yang akan berangkat sesuai imbauan dari Gubernur, PHRI dan Bali Tourism

Board (BTB). Di internal perusahaan, pihaknya melakukan pengetatan pengeluaran (saving) dan menunda pembelian hal hal yang berkaitan dengan Capex sampai kondisi lebih baik. “Kondisinya memang

unpredictable sekali. Sehingga agak susah melakukan forecast (perkiraan) ke depan dengan situasi yang nggak pasti ini,� imbuhnya. l Citta Maya 11 - 17 Desember 2017

47


A KT I V I TA S

MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 di Kota Denpasar dipusatkan di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Jumat (24/11). Peringatan HKN telah dilaksanakan mulai Juli hingga Desember mendatang, diawali safari kesehatan di 11 lokasi, pemeriksaan kebugaran, lomba PSN dan kebersihan tingkat Kota Denpasar, serta lomba Jumantik dan Koordinator Jumantik berprestasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. mengatakan, puncak peringatan HKN utamanya diisi pencanangan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) dan Damakesmas (Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat) menuju Universal Health Coverage (UHC) 2019.

MBP/ist

WABUP BANGLI - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan rasa bangganya atas kreativitas warga Desa Adat Sala, Susut yang mampu mengemas potensi alam yang ada menjadi destinasi wisata spiritual seperti Penglukatan Pura Taman Campuhan Sala. Sedana Arta berharap, potensi yang kini tengah dikembangkan Banjar Sala bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Bangli untuk menggali potensi wisata yang ada di wilayah masing-masing. Harapan itu diungkapkan Sedana Arta saat menghadiri prosesi peletakan jatu di tempat Penglukatan Pura Taman Campuhan Sala, Minggu (26/11).

MBP/ist

MBP/ist

PB PGRI - Jajaran PD PGRI Kota Denpasar, Jumat (24/11) mengadakan seminar serangkaian Hari Guru Nasional (HGN) 2017 dan HUT ke-72 PGRI. Seminar menampilkan motivator Okta Stika Badai Nirmala dan Ketua Umum PB PGRI Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. Serangkaian HUT PGRI juga digelar jalan bersih, seminar dan Malam Kebangkitan Budaya (MKB). Seminar dibuka Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Wali Kota sekaligus me-launching layanan belajar online berbasis smartphone yang digagas Disdikpora Denpasar bekerja sama dengan Ruang Guru.

DHARMA WANITA - Dalam rangka Hari Bakti PU ke-72, digelar kegiatan penanaman pohon di bendungan Palasari, Desa Ekasari, Melaya, Selasa (28/11). Kegiatan ini merupakan rangkaian Gerakan Peduli Mitigasi Bencana tahun 2017 yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Hadir dalam penanaman tersebut, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Ir. Rido Matori Ichwan MCP, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VIII, Dinas PU Provinsi dan warga sekitar Bendungan Palasari.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

48

11 - 17 Desember 2017


MBP/ist

MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Dinas Pariwisata Kota Denpasar menggelar sosialisasi tingkat kota tentang ulasan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (28/11) kemarin. Pertemuan ini untuk mengulas RIPPDA dengan mengakomodir aspirasi masyarakat Kota Denpasar tentang pemanfaatan dan pengolahan sumber daya yang ada guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kadis Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani menyatakan, pihaknya telah mengadakan RIPPDA pada 2013 yang kembali ditindaklanjuti tahun ini lewat sosialisasi tingkat kota.

COCA-COLA - Coca-cola Amatil mengadakan Kunjungan Investor dan Presentasi Manajemen untuk memberikan perkembangan strategi grup dan bisnis di Indonesia. Managing Director Coca-Cola Amatil Group Alison Watkins mengungkapkan, kegiatan kali ini diadakan di Jakarta sebagai salah satu pasar Coca-Cola Amatil yang paling berkembang. Lokasi kegiatan Investor Day tahun ini menunjukkan peran penting Indonesia dalam rencana pertumbuhan Coca-Cola Amatil. Seluruh tim Coca-Cola Amatil di Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam kolaborasi dengan The Coca-Cola Company untuk menjalankan prioritas strategi Tentunya hal ini menempatkan dalam posisi yang sangat baik untuk mendorong pertumbuhan bisnis Demikian dikatakan Ibu Alison Watkins.

MBP/ist

MBP/ist

UNUD - Universitas Udayana (Unud) menjalin kerja sama dengan Wali Kota Toyama, Jepang. Ini dikarenakan Kota Toyama merupakan kota ramah lingkungan yang telah menerapkan teknologi dalam penggunaan limbah. Kerja sama ini diharapkan menjadikan Indonesia khususnya Bali sebagai kota ramah lingkungan dengan mengadopsi teknologi di Toyama. Hal itu disampaikan Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K), pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Gedung Rektorat Unud, Bukit Jimbaran, Badung, Selasa (28/11).

MKB KOTA DENPASAR - Malam Kebangkitan Budaya (MKB) digelar meriah namun dalam suasana penuh keprihatinan, Senin (27/11). MKB ke-9 Kota Denpasar melibatkan 200 seniman dari kalangan siswa dan guru di bawah naungan YPLP Kota PGRI Denpasar. MKB dibuka Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. MKB tahun ini dirangkaikan dengan acara resepsi HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional 2017. MKB jauh dari kesan glamor dan tak diisi pameran kuliner. Hal ini menurut Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., karena krama Bali dalam kondisi memprihatinkan akibat erupsi magmatik Gunung Agung yang membuat banyak warga mengungsi. Semua atraksi budaya diisi siswa dan guru sekolah PGRI.

11 - 17 Desember 2017

49


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

INDONESIA POWER - PT Indonesia Power Unit Pembangkit Bali melakukan penghijauan dengan penanaman 1.000 bibit pohon kelapa Wulung di Pemelisan Suwung Kauh, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Sabtu (25/11). Penghijauan ini dilakukan sebagai bentuk implementasi kepedulian PT Indonesia Power Unit Pembangkit Bali terhadap kelestarian lingkungan untuk keberlangsungan hidup makhluk hidup. Kegiatan ini dibuka oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Ketut Wisada yang dihadiri oleh Camat Denpasar Selatan, Perbekel Desa Pemogan dan masyarakat desa Setempat.

WHYO - Untuk kesebelas kalinya komponen Generasi Muda Hindu Internasional atau World Hindu Youth Organization (WHYO) menyelenggarakan acara 11th International Deepawali Festival 2017 di salah satu danau sakral di Bali, yakni Danau Tamblingan. Tahun lalu, kegiatan yang sama diadakan di Danau Buyan, setelah sebelumnya dilaksanakan di Danau Beratan, Bedugul. Pemilihan lokasi Danau Tamblingan tahun ini sangat bermakna strategis, yakni menjadikan danau-danau di Bali termasuk Danau Tamblingan sebagai pusat spiritual Hindu Bali. Demikian diungkapkan Ketua Panitia Acara Deepawali Festival Luh Cristianawati di sela-sela acara yang melibatkan beberapa tokoh Hindu Internasional.

MBP/ist

BPIW - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memprakarsai gerakan Peduli Mitigasi Bencana Alam dalam rangka Perlindungan dan Optimalisasi Fungsi Situ, Danau, Waduk Embung dan Sumber Air Permukaan lainnya. Kegiatan ini serentak dilakukan di 34 provinsi di Indonesia yang dipusatkan di Kota Kupang. Di Bali sendiri acara itu dilakukan di Desa Bantas, Kecamatan Seltim, Tabanan, Senin (27/11). Kegiatan itu juga dirangkaikan peresmian TPS 3R Bantas Lestari. Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Ir. Rido Matari Ichwan, MCP. mengatakan, kegiatan penanganan sampah dan penghijauan itu sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Bakti PU ke-72.

50

11 - 17 Desember 2017

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Dua masalah yang menjadi viral di media sosial yang terjadi di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, akhirnya dirapatkan oleh Komite III DPD-RI Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Desa Canggu menjadi perhatian akibat adanya perdebatan antara oknum sopir taksi online dan komunitas transportasi konvensional di Canggu. Hal ini mengingat Desa Canggu sudah memiliki aturan berbasis adat terkait pelarangan taksi online beroperasi di areal Desa Canggu. Sementara kasus di Desa Dalung terkait masalah yang melibatkan oknum warga pendatang (tamiu) asal Sumba, NTT, dengan warga adat Dalung.


212 | 11 - 17 Desember 2017

Program Sejahterakan Rakyat

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 212 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu