Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 207 | Balipost.com

Page 1

207 | 6 - 12 November 2017

Puluhan Ribu Warga di Pengungsian

Keberlanjutan SDM Jadi PR Bersama

RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lMenyelamatkan Pariwisata Bali dari Erupsi 6 BALI SEPEKAN lPohon Tumbang Timpa Pura Subak 7

LENSA l Vaksin 26

LAPORAN UTAMA l Puluhan Ribu Warga di Pengungsian Keberlanjutan SDM Jadi PR Bersama 8 l Pendekatan Personal 9 l Sekolah Bersaudara 10 POLITIK l Perppu Ormas Disahkan Jadi UU 16 KIPRAH l I Made Manipuspaka

“Nyuling” di Korea Selatan 18

MANCANEGARA l Tangis Warnai Kremasi Raja Thailand 20 DAERAH l Di Belakang Terminal Ubung

OLAHRAGA l Baca Buku 28 PENDIDIKAN l Tanamkan Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini 32

Dicurigai, Ada Oknum Manfaatkan sebagai Penitipan Kendaraan 22

KESEHATAN lTomcat, si Kecil Penolong Petani tapi Kadang Menimbulkan Kepanikan 24

6 - 12 November 2017

3


DARI PEMBACA

Libur Dipawali N

ggak sekolah Dik? “Tidak pak, ibu guru yang menyuruh besok libur,” jawab sang anak SD polos. Ternyata benar jawaban sang anak setelah saya membaca berita BP, Rabu 16/10. Judul beritanya, “Rayakan Dipawali, PNS dan Sekolah Diliburkan.” Saya dan juga orang lain memang agak terkejut kok tiba-tiba ada perayaan Dipawali yang sebelumnya tidak pernah terdengar di Bali. Sebagai orang Hindu yang mengetahui ada tiga kerangka Agama Hindu (Tatwa, Etika, dan Upakara) dan hal itu sudah terbiasa diimplementasikan di bumi Bali, muncul pertanyaan terutama pada kerangka yang terakhir “Upakara” bagaimana nanti bentuk upakaranya, sesajen apa yang cocok untuk dipersembahkan kepada para Dewa (Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa)? Sementara ini, konon, di negeri India, dalam pelaksanaan perayaan Dipawali yang pokok dan utama adalah perayaan cahaya terang yang bahan utamanya adalah lilin. Barangkali inilah yang menjadi fokus utama para “penglingsir,” tokoh, lembaga umat semisal PHDI, dan Kementerian Agama untuk merumuskan langkah kebijakan beserta teknis pelaksanaannya di dalam ikut serta merayakan Dipawali untuk tahun depan (Oktober atau November 2018). Kalau hal ini tidak sampai diperhatikan, kemungkinan besar umat kita akan tetap “kileng-kileng” apa yang mesti diperbuat seperti yang terjadi belum lama ini. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Gaji Besar Bukan Solusi S

ejumlah departemen kini ingin agar gaji karyawannya dinaikkan. Demikian juga institusi Polri. Gaji polisi dinaikkan dengan tujuan mencegah terjadinya praktik suap dan sebagainya. Kita lihat saja bagaimana upaya pemerintah menaikkan gaji hakim dan jaksa, namun toh praktik mafia peradilan masih tetap ada. Bagi saya, untuk memperbaiki mental aparat menaikkan gaji bukan solusi utama. Buktinya, gaji besar, selama ada pelung korupsi, juga dijalani. Lihat saja perilaku sejumlah oknum polisi saat ini. Sejak ada tim Saber Pungli, saya melihat banyak membawa dampak positif. Dengan Saber Pungli sempat arena perjudian tajen di sejumlah kawasan di Denpasar, dan Gianyar sepi didatangi oknum aparat. Namun sekarang kembali menjamur di arena yang semestinya diberantas oleh aparat. Nah, apakah menaikkan gaji polisi kita bisa jamin praktik semacam ini akan hilang, siapapun belum bisa menjamin. Caranya adalah perkuat mental dan komitmennya sebagai abdi negara. Nang Eca Denpasar Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

6 - 12 November 2017

4


Optimalkan Pencegahan Korupsi PEMBENTUKAN Densus Tipikor yang digagas Kepolisian Republik Indonesia kini menimbulkan polemik. Pro kontra bergulir. Suara penolakan dan dukungan nyaris seimbang dengan logika yang beda. Untuk mencermati gagasan pembentukan Densus Tipikor ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat dengan mengajukan kuisioner dan wawancara via telepon. Narasumber dipilih secara acak dengan materi pertanyaan yang sama. Responden ketika disodori pertanyaan “setujukah anda jika pemerintah melalui kepolisian membentu Densus Tipikor? Sebanyak 47,05 persen responden menyatakan tak setuju. Pembentukan lembaga baru dalam penindakan korupsi belum tentu akan efektif. Selama ini, kepolisian sudah memiliki Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) yang memiliki kewenangan menindak penyalahgunaan keuangan negara. Mestinya lembaga ini dioptimalkan. Dari sisi pemerintahan, lembaga baru dalam penindakan korupsi juga berpotensi mengambat kinerja birokrasi. Ini

dimungkinakan karena banyak pejabat akan takut melakukan tugasnya di tengah tidak jelasnya rujukan hukum. Besar potensi terjadi pelambatan kinerja pemerintahan dalam merealisasikan anggaran jika potensi mereka masuk penjara sangat terbuka. Responden lainnya melogikakan, saat ini sudah ada banyak lembaga yang bisa mengawasi potensi terjadinya korupsi. Mestinya bukan menindak korupsi yang dioptimalkan melainkan upaya mencegah terjadinya korupsi. Dalam konteks ini penting untuk melakukan evaluasi dan kajian terhadap penanganan kasus–kasus korupsi yang sempat ditangani kepolisian. Kasus korupsi yang berkahir dengan SP3 juga layak dievaluasi. Selain itu, jika lembaga pemberantasan korupsi menjadi bagian dalam satu satu lembaga negara, independensi diragukan dan potensi terjadinya intervensi sangat tinggi. Selebihnya, 1,74 persen responden belum bersedia memberikan jawaban pasti antara setuju atau tidak setuju. Selain program kerja Densus Tipikor

belum disosialisasikan, personil yang dilinatkan juga belum jelas. Responden berharap sebaiknya publik menunggu penjelasan pemerintah terlebih sebelumnya menyikapi wacana ini. Sementara itu, terdapat 51,21 persen responden menyatakan setuju. Alasannya, untuk mengimbangi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terkesan overload dalam penanganan korupsi. Sejumlah kasus yang diungkap secara Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK tingkat penuntasannya terlalu lama. Sebagai elemen bangsa, kata responden, dukungan terhadap pemberantasan korupsi tentu harus dilakukan secara optimal. Trelebih tingkap kkorupsi dan potensi terjadinya korupsi sangat terbuka. Namun, kata responden lembaga pemberantasan tak akan efektif jika mentalitas petugas di dalamnya tak memadai. Yang lebih penting dari sekadar pembentukan lembaga pemberantasan korupsi justru mentalitas, taranparasi dan kepastian penindakan terhadap kasus-kasus yang ditangani. l Dira Arsana 6 - 12 November 2017

5

5


OPINI

Menyelamatkan Pariwisata Bali dari Erupsi

T

elah sebulan lamanya terjadi aktivitas vulkanis Gunung Agung di Bali pada level Awas. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebagaimana kita ketahui telah menaikkan status Gunung Agung menjadi level IV atau awas pada 23 September 2017. Zona merah diperluas menjadi radius 9 Km dan zona sektoral ke arah utara, timur laut, tenggara, selatan dan barat daya sejauh 12 Km. Aktivitas Gunung Agung memberikan dampak bagi ekonomi sektor pariwisata meskipun tidak langsung. Bali merupakan destinasi utama wisata internasional Indonesia. Wajar jika terjadi kewaspadaan wisatawan dan negara-negara asalnya. Pemerintah penting merancang mitigasi pariwisata tanggap bencana. Apresiasi patut diberikan kepada pemerintah yang langsung mengosongkan daerah bahaya. Status awas Gunung Agung memberikan dampak ke sektor pariwisata, salah satunya kawasan pariwisata Ubud, Gianyar. Dampak yang terlihat jelas diantaranya aktivitas lalu lintas menjadi sepi, sejumlah wisatawan diduga memilih pulang lebih awal ke negaranya, tingkat kunjungan ke tempat hiburan di Kuta menurun, serta tempat belanja di Kawasan Legian mengalami penurunan omzet. Peningkatan status awas Gunung Agung menyebabkan lima negara mengeluarkan imbauan resmi (travel advices). Kelimanya adalah Singapura, Inggris, Australia, Amerika Serikat, dan New Zealand. Travel advice semuanya berpesan agar hati-hati dan tidak melakukan aktivitas di radius 9-12 kilometer dari Gunung Agung. Wisatawan dihimbau untuk terus memantau dampak terhadap penerbagan dengan intens menghubungi maskapai. Selanjutnya juga diminta

6

Oleh Ribut Lupiyanto

memantau laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk informasi terbaru tentang status Gunung Agung. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sendiri telah menyatakan Bali masih aman untuk wisatawan. Hingga kini tidak ada penutupan bandara dan objek wisata masih aman dikunjungi. Daerah yang bahaya hanya ada wisata Pura Besakih dan pendakian Gunung Agung. Jaminan lain bahwa abu pekat tidak akan sampai ke Denpasar jika Gunung Agung meletus. Sebaran abu vulkanik letusan Gunung Agung akan sangat tergantung arah angin. Untuk akhir September sampai Oktober, angin cenderung ke arah barat daya. Arah ke sekitar Jawa Timur. Sedangkan NovemberDesember-Januari angin dominan ke arah timur yakni NTB. Mitigasi Kepariwisataan Jaminan ketenangan, keamanan, dan kenyamanan penting diberikan kepada wisatawan. Hal ini untuk menghindari adanya penurunan wisatawan akibat status Gunung Agung. Hal ini menjadi ujian dan tantangan bagi Bali untuk menyiapkan mitigasi kebencanaan sekaligus mengamankan sektor kepariwisataan. Beberapa upaya mitigasi penting disiapkan dan dilakukan pemerintah khusus untuk sektor pariwisata. Pertama adalah menyediakan informasi update dan terjangkau terkait kondisi Gunung Agung. Pusat-pusat informasi wisata wajib menyediakan informasi ini. Setiap lokasi wisata juga mesti menyediakannya. Wisatawan penting diberitahukan terkait nomor telpon penting, laman info update, dan

lainnya. Kedua, penting diidentifikasi daerah destinasi wisata yang memiliki kerawanan bahaya di ring 2, 3, dan seterusnya. Rambu-rambu apa yang harus dilakukan, kondisi apa yang menentukan bahaya, hingga SOP evakuasi dan kedaruratan lain mesti disajikan sejak dini. Ketiga, menyiapkan tempat, peralatan, perlengkapan, dan skenario evakuasi wisatawan. Setiap lokasi wisata wajib menyediakan peralatan dan perlengkapan darurat, seperti masker, obat-obatan, dan lainnya. Selain itu disiagakan kendaraan untuk antisipasi jika diperlukan evakuasi. Lokasi tujuan evakuasi juga mesti ditetapkan sejak awal. Jalur yang digunakan dipersiapkan yang aman dan terhindar dari keruwetan transportasi. Keempat, skenario teringan hingga terburuk mesti disiapkan di setiap lokasi wisata. Perencanaan pembatasan pengungung hingga penutupan lokasi harus matang. Parameter, data, dan konsekuensinya menjadi tanggung jawab otoritas setempat. Kelima, aktifitas mitigasi bencana erupsi berpotensi menjadi destinasi wisata baru. Semangatnya bukan untuk menjual derita kemanusiaan, namun memberikan pelajaran terkait kearifan lokal dan kebijakan pemerintah. Upaya evakuasi hingga segala dinamika di pengungsian dapat menarik bagi peneliti maupun wisatawan umum. Jika kondisi baik dikabarkan ke mancanegara, maka akan menjadi poin positif bagi pariwisata Bali. Efek donasi kemanusiaan juga berpotensi akan berdatangan. *Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)

6 - 12 November 2017

6


BALI SEPEKAN

Seribu Lebih Pengungsi Pulang

MBP/ina

Pohon Tumbang Timpa Pura Subak POHON tua berusia ratusan tahun yang tumbuh di belakang areal Pura Subak Abian Antugan, Desa Jehem, Tembuku, tumbang saat hujan melanda wilayah setempat, Selasa (24/10) dini hari. Akibat kejadian itu, dua bangunan pawaregan yang berada di dekat pohon hancur lantaran tertimpa batang pohon yang tumbang. Berdasarkan pantauan, batang pohon berdiameter cukup besar itu menindih dua bangunan pawaregan yang telah hancur. Tak hanya menimpa dua bangunan pawaregan, batang pohon yang tumbang juga menimpa atap belakang bangunan bale pasandekan yang lokasinya berada di areal utama mandala pura. Bendesa Pakraman Antugan Wayan

Sudirga didampingi pemangku pura setempat memperkirakan tumbangnya pohon berjenis nyali itu terjadi sekitar pukul 03.00 wita. Saat kejadian, wilayah Antugan dilanda hujan deras disertai angin sejak Senin (23/10) malam lalu. Menurut Sudirga, tumbangnya pohon tua tersebut disebabkan kondisi batang bagian bawahnya sudah lapuk, sehingga tidak kuat menahan guyuran hujan dan angin kencang. Selain mengakibatkan dua bangunan pawaregan hancur, batang pohon yang ukurannya cukup besar itu juga mengakibatkan kerusakan ringan pada atap bangunan bale pasandekan. Diperkirakan, total kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian itu mencapai Rp 60 juta. l Swasrina

TERCATAT 1.349 jiwa pengungsi Gunung Agung yang sebelumnya mengungsi di Buleleng telah meninggalkan lokasi pengungsian. Pengungsi yang kembali ke Karangasem itu kebanyakan warga yang tinggal di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) I, II, dan III. Sedangkan, sebagian kecil pengungsi yang tempat tinggalnya masuk KRB belakangan juga pulang ke kampung asalnya. Pulangnya ribuan pengungsi ini terkait dengan hari Galungan dan Kuningan awal November 2017 ini. Selain itu, juga karena kondisi Gunung Agung dianggap biasa-biasa saja dan belum menunjukkan aktivitas yang mengarah pada erupsi. Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Pengungsi Gunung Agung Made Arya Sukerta mengatakan, data pengungsi yang telah meninggalkan tempat pengungsian diketahui dari hasil pemutakhiran data pengungsi yang dilakukan anggota satgas bersama aparat desa, kecamatan, dan relawan. Semula data pengungsi terhitung tanggal 10 Oktober 2017 tercatat 22.235 jiwa. Data ini kemudian berkurang sebanyak 1.349 jiwa, sehingga sekarang jumlahnya tercatat 20.886 jiwa. Pengungsi ini tersebar di sembilan kecamatan dan terpadat berada di Kecamatan Tejakula. l Mudiarta

Senderan Restoran Kembali Ambrol SENDERAN tebing di sebelah restoran di Banjar Penestanan Kelod, Desa Sayan, Ubud, kembali ambrol, Selasa (24/10). Padahal menurut informasi, pemilik lahan sudah berencana memperbaiki senderan tersebut. Bencana ini diduga kembali terjadi lantaran hujan deras yang terus mengguyur

sejak beberapa hari lalu. Kepala BPBD Kabupaten Gianyar A.A. Oka Digjaya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. Petugas BPBD Gianyar sudah diterjunkan guna membersihkan material senderan restoran milik Kadek Aris itu. Terkait tanah long-

sor yang sudah terjadi berturut-turut ini, pihaknya mengaku hanya bisa sebatas membantu membersihkan material. Lebih dari itu, Pemkab Gianyar tidak bisa melakukan perbaikan. ‘’Karena itu milik pribadi, apalagi itu kan milik pengusaha restoran,’’ katanya. l Manik 6 - 12 November 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Puluhan Ribu Warga di Pengungsian

Keberlanjutan SDM Jadi PR Bersama

B

ali saat ini sedang menghadapi ujian berat. Tanda-tanda keaktifan Gunung Agung mengusik masyarakat Bali. Kondisi ini tak hanya menimbulkan masalah ekonomi, tapi juga sosial dan kejiwaan. Puluhan ribu warga di pengungsian tentu akan mempengaruhi keberlanjutan SDM Bali di masa mendatang. Ini menjadi PR yang harus dipikirkan bersama, tak hanya pemerintah namun semua komponen. Pengungsi yang saat ini telah menyebar di sembilan kabupaten/kota dengan ratusan ribu pengungsi, disadari pasti akan sangat berat meninggalkan rumah. Apalagi penantian ketidakpastian kapan meletus dan sampai kapan berakhir menyebabkan para pengungsi tertekan kejiwaannya. Selain itu tentu berdampak pada penghidupan dan kehidupan mereka. “Kalau sekarang ini kita bisa cermati bahwa penantian ini akan membuat tantangan psikologis kepada masyarakat yang terdampak,” kata Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., pengamat pendidikan Universitas Udayana (Unud), Selasa (24/10). Dari sisi pendidikan, diperkirakan sebanyak 25.000 anak berada dalam usia sekolah yang membutuhkan tempat pendidikan dari jenjang TK, SD, SMP, SMA/SMK. Persoalan pendidikan pun telah mendapatkan solusi yaitu menampung anak-pengungsi di sekolah-sekolah yang jauh dari lokasi rawan bencana. “Tapi kita belum ketahui, 25.000 anak ini apakah sudah mendapatkan atau tidak. Jika tidak, memang harus ada temanteman relawan yang dikoordinasikan dengan dinas pendidikan untuk mengadakan tatap muka pada anak-anak di tempat pengungsian,” ujarnya. Meski solusi pendidikan telah diberikan pemerintah, Rumawan memikirkan konsep belajar model UT (universitas terbuka). “Kenapa kita engga coba paket model UT, coba diadopsi,” ungkapnya. Sementara di Denpasar sudah ada Damamaya sebagai sebuah komponen yang mendukung smart city. Sehingga bisa

8

MBP/dok

Putu Rumawan Salain

MBP/may

AA Alit Wiraputra

dikerjasamakan untuk bisa mencerdaskan anak pengungsi itu. Dari sisi pekerjaan, selama mereka ditampung di pengungsian, para pengungsi yang mempunyai pekerjaan sebagai petani, peternak tentu tidak dapat bekerja. Sehingga pemerintah semestinya sudah memikirkan semua cara yang manusiawi, yang mampu melindungi kepentingan mereka bekerja. “Karena bukan soal uang yang didapat tapi soal keaktifan, kejiwaan mereka, memikirkan pekerjaan yang lain. Mereka ditengok, dimanjakan, dikasih bantuan kesannya kurang sehat menurut saya. Oleh karena itu saya mengapresiasi di beberapa kota/kabupaten ada yang mengajarkan penduduknya untuk membuat anyaman, ada yang mengukir, dll yang dijual agar bisa mendapatkan hasil,” bebernya. Ekonomi Terpuruk Sementara itu, Ketum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, AA. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, belum tiga bulan saja ekonomi Karangasem sudah terpuruk dengan tanda keaktifan Gunung Agung ini. “Belum tiga bulan saja ekonomi sudah sulit, 80 persen ekonomi di Karangasem mati,” ujarnya. Ia berharap situasi ini tidak berlangsung lama. Meski demikian, yang terjadi saat ini perlu dipikirkan. Ia memandang perlu kebijakan signifikan untuk mengatasi pen-

MBP/may

Tjokorda Oka Sukawati

gangguran yang tercipta akibat aktivitas Gunung Agung. Mereka harus diberikan pelatihan keterampilan, misalnya untuk menjadi perajin, dan untuk jangka panjang mencarikan pekerjaan. Kadin sendiri memiliki ide bahwa hotel di Bali selatan agar menerima para pengungsi untuk bekerja sebagai tukang kebun atau pekerjaan lain dengan sistemnya kontrak tapi dibayar UMR. Berdasarkan data yang ia terima, ada sekitar 2.000-an tenaga kerja dari pengungsian warga sekitar Gunung Agung ini. Sementara anak-anak kelas 3 SMA/SMK dari 26 sekolah yang akan menamatkan diri juga harus dipikirkan. Tamatan ini cukup memiliki skill sehingga dapat dipekerjakan di restauran, kafe atau mall, supermarket. Karangasem khususnya di kawasan Gunung Agung sendiri terkenal dengan keahliannya di bidang peternakan, pertanian dan perajin. Sehingga diharapkan keahlian tersebut difasilitasi dan produk yang diproduksi dapat diserap oleh pasar. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan, yang perlu dipikirkan jangka panjang adalah SDM-nya. Dalam waktu jangka panjang, pihaknya menawarkan untuk generasi muda agar dicarikan orang tua angkat. l Citta Maya

6 - 12 November 2017

8


Pendekatan Personal PENINGKATAN aktivitas Gunung Agung membuat warga yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) harus mengungsi. Bagi warga Karangasem yang mengungsi, baik tua maupun muda, otomatis tak bisa beraktivitas normal. Kondisi ini tentunya berdampak pada penghasilan mereka. Tak hanya itu, mengungsi juga menyebabkan aktivitas belajar anak-anak menjadi terganggu. Mereka yang mengungsi, tak bisa konsentrasi dalam belajar. Padahal pendidikan merupakan hal yang penting untuk menunjang kehidupan anak-anak ini di masa mendatang. Contoh kasusnya adalah Ketut Reni. Reni yang harus tinggal di Posko Pengungsian sejak Gunung Agung dinyatakan berstatus awas adalah siswi kelas 3 SMP. Ia ternyata tidak ingin bersekolah di pengungsian, dirinya ingin kembali bersekolah di sekolah lamanya. Bahkan, ia mengatakan jika terlalu lama berada di pengungsian, bekerja merupakan pilihan yang lebih masuk akal dibandingkan melanjutkan pendidikannya. “Saya tidak mau sekolah. Mau cari kerja saja,” ujarnya mantap. Reni bukan satu-satunya yang berpikir demikian. Buktinya, Dinas Pendidikan Provinsi dan kabupaten/kota se-Bali sampai bekerjasama dengan Dinas P3A, kepala sekolah dan guru pada sekolah terdekat dengan pengungsian, LSM serta organisasi yang bergerak di bidang perlindungan anak

untuk melakukan pendekatan. Tentunya pada siswa maupun orangtua siswa yang belum mau bersekolah di sekolah terdekat dengan pengungsian. “Berkaitan dengan adanya siswa yang masih belum mau sekolah, disebabkan oleh beberapa alasan. Seperti, ketakutan penyesuaian dengan sekolah baru, tidak adanya teman, dan faktor psikologis lainnya,” ujar Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Pastika mengaku telah berupaya agar seluruh siswa jenjang SD, SMP, SMA dan SMK tidak sampai putus pembelajaran. Proses pembelajaran siswa, difasilitasi di sekolah terdekat dengan tempat mengungsi sebagai siswa sementara. Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali, I Wayan Serinah menegaskan, pihaknya akan selalu berupaya dan bekerjasama dengan pihak terkait seperti perbekel, organisasi yang peduli terhadap anak dan pihak lain untuk melakukan pendekatan kepada orang tua dan anak tersebut agar mau bersekolah. Sayangnya, Disdik sampai saat ini belum mengantongi data pasti terkait jumlah anak yang tidak mau bersekolah itu. “Kami masih terus melakukan pendataan sandingan untuk mengetahui anak-anak yang belum sekolah dan keberadaan sekolahnya belum diketahui. Mudah-mudahan secepatnya data tersebut dapat diselesaikan,” jelasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Bali, I Gede Suamba mendesak Dinas Pendidikan agar segera menyelesaikan data tersebut. Dengan demikian, dewan bisa cepat mencari anak bersangkutan untuk didekati secara personal. Sebab, pihaknya menyadari kondisi pengungsian dapat membuat mental anak menjadi down. “Perlu ada pendekatan khusus secara personal. Baik itu kepada orangtuanya, maupun anak itu sendiri,” ujar Politisi PDIP asal Tabanan ini. Terlepas dari masalah itu, lanjut Suamba, siswa maupun guru yang mengungsi tetap bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah terdekat. Pihaknya mengapresiasi seluruh sekolah yang sudah responsif dan siap menerima siswa dari pengungsian. Disisi lain, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga bisa tetap berjalan sesuai hasil konsultasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. “Penerima, pengelola, dan penanggung jawab dana BOS tetap pada satuan pendidikan asal untuk selanjutnya dimanfaatkan sesuai keadaan darurat,” ujarnya. Suamba menambahkan, guru-guru yang sekolahnya tutup juga tetap mendapatkan tunjangan asalkan mengajar di tempat pengungsian. Namun, mereka tidak diharuskan memenuhi ketentuan 24 jam mengajar ditengah kondisi darurat. l Rindra Devita 6 - 12 November 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Sekolah Bersaudara

M

asa depan anak-anak yang tinggal di pengungsian memang harus dipikirkan. Salah satu terobosan untuk mengakomodir anak-anak ini mengenyam pendidikan melalui sekolah yang dikhususkan untuk pengungsi. Pemkab Klungkung telah menerapkan sekolah khusus itu untuk mempermudah penyaluran bantuan operasional sekolah (BOS). Sekolahnya diberi nama Sekolah Bersaudara. Kepala Dinas Pendidikan Klungkung Dewa Gde Darmawan didampingi Sekdisdik I Ketut Sujana menjelaskan berdasarkan data terakhir, siswa pengungsi yang menempuh pendidikan di bumi serombotan mencapai 3.071 orang. Rinciannya, 319 TK, 1661 SD, 599 SMP, 379 SMA dan 113 SMK. Pada Desember mendatang, mereka akan menghadapi UAS. Dalam pelaksanaannya, memerlukan dana BOS, salah satunya untuk pencetakan soal. Mengingat itu masih dikelola Pemkab Karangasem, maka penyalurannya memerlukan regulasi yang jelas. Seluruh siswa akan dibuatkan sekolah khusus. “Ini untuk mempermudah pencairan bantuan dari Karangsem. Sekolahnya diberi nama sekolah bersaudara. Karena proses belajar-mengajar memanfaatkan sekolah yang sudah ada,” bebernya, belum lama ini. Tenaga pendidiknya pun, kata Darmawan, langsung dari Karangasem yang sebelumnya bertugas di sekolah yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) erupsi Gunung Agung. Beberapa diantaranya juga harus mengajar di dua sekolah. Disampaikan lebih lanjut, sesuai rencana, Pemkab Klungkung akan menyiapkan tiga SMP dan 11 SD. Sebelum sistem ini diterapkan, pihaknya terlebih dahulu mengkomunikasikan dengan keluarga siswa. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari adanya keluhan dikemudian hari. “Pemilihan sekolah disesuaikan dengan jumlah siswa. Memang gampang diiakses. Selain itu kondisi bangunan juga jadi pertimbangan,” katanya. Sekolah yang demikian salah satunya telah berjalan di SMPN 3 Semarapura yang lokasi di Desa Gelgel, tepatnya di depan GOR Swecapura yang menjadi posko pengungsian terbesar di bumi serombotan. Di sekolah itu, tercacat ada 189 siswa dari kelas VII sampai IX yang mengikuti proses belajar-mengajar. Mereka seluruhnya berasal dari KRB erupsi Gunung Agung.

10

Tenaga pendidiknya juga datang langsung dari Karangasem yang sejatinya bertugas di SMPN 1 Selat. Nyoman Budiana salah satunya. Ia menuturkan sistem ini sudah berjalan sejak, Senin (23/10). “Sesuai intruksi dari dinas pendidikan, dari Senin lalu kami bisa memberi pelajaran untuk anak-anak pengungsi di Klungkung,” ucapnya. Disampaikan lebih lanjut, siswa yang mengungsi di sejumlah lokasi itu mulai belajar pukul 12.30 dan berakhir pukul 18.00 Wita. Ini pun tak dijadikan persoalan. Kesiapan mengajar sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan. “Saya juga ikut mengungsi. Saya mengajar karena kasihan dengan pendidikan anak-anak. Kasihan kalau terputus. Apalagi untuk anak kelas IX sudah mau ujian,” kata guru pengajar kelas IX asal Desa Muncan yang juga mengungsi ke Klungkung ini. Guru lain, Ketut Sudiarta menyatakan di tengah situasi yang membingungkan, dirinya tak hanya mengajar di SMPN 3 Semarapura. Namun juga untuk siswa yang menumpang sementara di SD 6 Muncan yang lokasinya di luar KRB. “Saya dua mengajar. Sekarang disini, besok disana. Ini ada jadwalnya,” katanya. Hal itu oleh guru asal Desa Selat Duda yang kost di Lingkungan Kemoning, Semarapura Klod ini ini diakui cukup melelahkan. Namun itu harus dijalani sebagai tanggung jawab. “Sejak sebulan lalu saya juga pindah tinggal,” terangnya. Meski harus belajar di sekolah lain ditambah dengan statusnya sebagai pengungsi, antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran cukup baik. Namun, untuk mengantisipasi rasa jenuh, pemberian pekerjaan rumah lebih diperhitungkan. “Kami tidak saklek. Untuk PR, menyesuaikan dengan situasi,” imbuhnya. Salah satu siswa, Kadek Arini menyatakan sebelum adanya perubahan sistem, sekolahnya berlangsung mulai pagi. Ia bersama temantemannya tergabung dengan menjadi satu ruangan dengan siswa SMPN 3 Semarapura. “Sekolahnya sangat senang. Teman-teman disini juga baik,” tuturnya. Penerapan pendidikan serupa juga ada di SMPN 1 Semarapura dan SMPN 2 Semarapura. Sementara itu, berdasarkan data terakhir, siswa pengungsi, untuk jenjang TK mencapai 323 orang, SD 1.644 orang, SMP 599 orang dan SMA/K 492 orang. l Sosiawan

6 - 12 November 2017

10


MBP/sos

Siswa pengungsi Gunung Agung mengikuti proses belajar-mengajar di SMPN 3 Semarapura, Rabu (25/10). 6 - 12 November 2017

11


AKTIVITAS WABUP BADUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan hibah dana upacara dan pembangunan palinggih untuk Banjar Tegalsaat Delodan, serta gong barung untuk Pura Purwani, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, senilai Rp 900 juta. Penyerahan hibah bertepatan dengan Pujawali Nutug Karya di Palinggih Begawan Penyarikan Banjar Tegalsaat Delodan, Rabu (18/10). Acara tersebut dihadiri Camat Mengwi I Gusti Ngurah Jaya Saputra beserta Tripika Kecamatan Mengwi, Lurah Kapal Nyoman Sudiarta, Bendesa Adat Kapal Ketut Darsana, klian adat se-Desa Adat Kapal dan tokoh masyarakat.

GSS - Setelah dua tahun berturut–turut mengadakan acara Festival Ikan Mujair Nyat-nyat di Kintamani, Bangli, kini Gerakan Sukla Satyagraha (GSS) menggelar acara bertajuk ‘’Festival Holy Fish (Ikan Suci) III’’ di luar Kintamani, yakni di Kota Semarapura, Klungkung. Acara festival ikan mujair nyat–nyat ini sengaja di-branding sebagai ulam suci atau ikan suci yang berasal dari Danau Batur, Kintamani. Dalam acara yang diserbu oleh ribuan masyarakat Klungkung sejak pagi hingga sore itu, dibuka sejumlah stan aneka hidangan kuliner ikan mujair nyat-nyat baik yang digoreng, dikukus maupun dipanggang dengan berbagai varian olahan yang mengundang selera.

BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, didampingi Kepala Dinas Pertanian I Wayan Supandi serta Kepala OPD terkait meninjau pos pengungsi di Balai Masyarakat Padangbai, Minggu (15/10). Jumlah warga masyarakat pengungsi di sana yang mayoritas dari Desa Jungutan, Bebandem sebanyak 519 jiwa. Mereka mengungsi ke Desa Badangbai sejak aktivitas vulkanik Gunung Agung ditetapkan status awas sejak 22 September 2017.

IAI BALI - Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX di Hotel Werdhapura, Sanur, Sabtu (14/10). Musda IX yang dibuka Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali ini salah satunya mengagendakan pengukuhan ketua baru. Pascamelaporkan pertanggung jawaban pengurus tahun 2014-2017, I Kadek Pranajaya, S.T., M.T., IAI., A.A., secara aklamasi kembali terpilih untuk memimpin IAI Bali periode 2017-2020. Demikian dikatakan Ketua Panitia Musda IX IAI Bali I Gusti Lanang Ngurah Wiantara, S.T., IAI., A.A.

12

6 - 12 November 2017


ISI DENPASAR - Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. melantik enam pejabat struktural di lingkungan ISI Denpasar periode 2017-2021 di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa (17/10). Prosesi pelantikan diawali upacara majaya-jaya sebagai simbol sumpah dan janji ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk bertanggung jawab dalam mengemban tugas dan jabatan baru. Acara dilanjutkan penyumpahan, penandatanganan berita acara dan serah terima jabatan disaksikan seluruh dosen dan pegawai civitas akademika ISI Denpasar.

UNHI - Dalam rangka melepas 369 orang calon wisudawan yang terdiri atas 319 sarjana S-1, 45 sarjana S-2 dan 5 sarjana S-3 (doktor), Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar upacara majaya-jaya di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar, Jumat (13/10). Upacara majaya-jaya di-puput oleh Ida Pedanda Istri Raka dari Geria Gede Kesiut Kawan Kerambitan, Tabanan, diikuti seluruh civitas akademika Unhi Denpasar dan seluruh calon wisudawan/ wisudawati. Wisuda digelar di Hotel Westin, Nusa Dua, Sabtu (14/10).

MBP/ist

JOB FAIR - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar kembali menggelar job fair di Parkir Utara Lapangan Lumintang. Job fair berlangsung tiga hari, 19-21 Oktober 2017, melibatkan 25 perusahaan yang membuka 1.596 lowongan kerja. Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar juga menggandeng Wira Usaha Mandiri (WMD). Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar Anom Rai Suradi mengatakan, job fair ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan tahun 2017. Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar berkolaborasi dengan WMD sebanyak 20 stan. Ia berharap dengan kolaborasi ini, generasi muda atau pencari kerja mendapatkan pengetahuan tentang kewirausahaan.

MBP/ist

IAD GIANYAR - Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Gianyar, Kamis (19/10) mengadakan kegiatan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test), krayo therapy, sadanis dan mamografi. Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan wanita Indonesia bebas kanker serviks dan payudara di Kejaksaan Negeri Gianyar. Ketua IAD Daerah Kabupaten Gianyar Ny. Puteri Bayu A. Arianto, mengatakan kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian dan kepekaan perkumpulan IAD yang melihat banyaknya kasus kanker serviks dan kanker payudara yang menyerang wanita Indonesia. 6 - 12 November 2017

13


A KT I V I TA S BPR - Dalam kurun waktu sembilan bulan, BPR Lestari mencatat kinerja laba memuaskan. BPR yang baru saja dianugerahi penghargaan bergengsi sebagai ‘’BPR Dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus’’ dari Majalah Infobank ini, berhasil membukukan laba Rp 140 miliar per September 2017. Realisasi ini tercatat tumbuh 8,15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp 130 miliar. Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR terbesar kedua di Indonesia ini, mengatakan kenaikan laba ini didorong oleh kinerja beberapa indikator keuangan yang solid dalam sembilan bulan.

MBP/ist

MBP/ist

WABUP BANGLI - Usaha Kesehatan sekolah (UKS) merupakan wahana yang tepat untuk meningkatkan kemampuan hidup bersih dan sehat bagi peserta didik di sekolah. Oleh karenanya, pembinaan dan pengembangan UKS harus dilaksanakan secara terpadu, terarah dan terencana untuk meningkatan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dalam suasana lingkungan yang sehat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menghadiri penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan TK tingkat Provinsi Bali tahun 2017 di SDN 2 Pengelumbaran dan TK Negeri Pembina, Kecamatan Susut Bangli, Kamis (12/10).

MBP/ist

MBP/ist

14

6 - 12 November 2017

LITBANG - Setelah meninjau pengembangan dan budi daya kepiting bakau di Kampung Kepiting beberapa hari yang lalu, Kepala Badan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara mengundang Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Udayana (Unud) Kamis (12/10), untuk mendiskusikan temuan inovatif yang bersumber dari habitat kawasan mangrove. Dalam diskusi tersebut, I Wayan Suambara mendorong dan mengajak para mahasiswa untuk melakukan penelitian tentang kandungan biji mangrove serta olahan yang dapat dihasilkan.

BUPATI KLUNGKUNG - Belasan siswa SDN 1 Semarapura Kangin, Klungkung ditunjuk mewakili Bali dalam lomba Penggalang Ceria tingkat nasional di Bogor setelah mendapat penilaian tahap I dari tim pusat. Selain itu, lomba yang berlangsung dari 17 hingga 21 Oktober juga diikuti seorang guru untuk kategori Gugus Depan Unggul. Hal itu disampaikan Ketua Kwartir Cabang Klungkung yang juga Wakil Bupati Klungkung Made Kasta kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam acara pelepasan dan pamitan di ruang rapat Bupati Klungkung, Senin (16/10).


LSS - Taman Kanak-kanak Widya Kumara Desa Dawan Klod dan SDN 4 Kusamba Kecamatan Dawan mewakili Kabupaten Klungkung dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Bali 2017. Penilaiannya dilaksanakan di masing-masing sekolah, Jumat (13/10). Hadir dalam acara tersebut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gde Darmawan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni, Tim Pendamping Kabupaten dan undangan terkait. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta selaku Ketua Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang sambutannya dibacakan Nyoman Sunia selaku Tim Penilai, menyampaikan UKS merupakan wahana untuk mengembangkan kepedulian sesama dan lingkungan sejak dini.

MBP/ist

MBP/ist

HISWANA MIGAS - Hiswana Migas DPC Bali menggelar sosialisasi bisnis BBM Ritel (G-Lite) untuk para calon penyalur, Kamis (19/10). Pada hari itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama tentang penggunaan produk dan layanan jasa perbankan dengan PT BNI (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Bali Nusra. Ketua DPC Hiswana Migas Bali I.B. Rai mengatakan, G-Lite merupakan SPBU mini untuk dijual ke masyarakat secara resmi, namun tidak memakai logo Pertamina. SPBU mini G-Lite dikelola oleh PT Garuda Mas Energi.

MPOIN PEDULI - Bencana Gunung Agung sudah menarik banyak pihak bergandengan tangan memberikan bantuan. Salah satunya perusahaan besar yang memproduksi barang berbahan plastik, Mpoin yang turut serta menunjukkan kepeduliannya terhadap para pengungsi melalui program Mpoin Peduli. Wujud kepedulian ini ditunjukkan dengan memberikan sumbangan tempat penyimpanan air bersih untuk para pengungsi. Air di dalam tangki dijamin kebersihannya karena menggunakan bahan anti lumut dan mickoba. Demikian dikatakan Elisa Purnomo, Branch Supervisor Mpoin Senin (16/10).

MBP/ist

MBP/ist

BRI KLUNGKUNG - Panen Hadiah Simpedes kembali diselenggarakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Semarapura, Jumat (13/10). Program rutinitas setiap semester ini memanjakan nasabah dengan berbagai hadiah total nilai mencapai ratusan juta rupiah. Program ini sebagai salah satu upaya menumbuhkan animo masyarakat untuk menambung. Acara yang berlangsung pukul 09.00 Wita ini dihadiri sejumlah nasabah yang berasal dari sembilan unit yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. 6 - 12 November 2017

15


POLITIK

Perppu Ormas Disahkan Jadi UU

R

apat paripurna DPR menyetujui RUU tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan menjadi undang-undang, Selasa (24/10). Rapat paripurna dihadiri tiga menteri yang mewakili pemerintah yaitu Menteri Dalam Negeri (Mendagri ) Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly dan Menteri Informasi dan Komunikasi (Menkominfo) Rudiantara. Pengesahan disepakati melalui mekanisme pemungutan suara (voting) setelah upaya musyawarah mufakat tidak tercapai. Rapat Paripurna dihadiri 445 anggota saat diputuskan. Sebanyak tujuh fraksi menyetujui Perppu Ormas disahkan menjadi Undang-undang yaitu Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PKB, Fraksi PPP, Fraksi Partai Nasdem dan Fraksi Partai Hanura. Sementara tiga fraksi menolak Perppu Ormas yaitu Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PAN dan Fraksi PKS dengan komposisi sebanyak 314 setuju dan sebanyak 131 menolak. “Dari hasil voting terbuka, sebanyak 314 anggota dari tujuh fraksi menyatakan setuju dan sebanyak 131 anggota dari tiga fraksi menyatakan tidak setuju. Anggota yang hadir seluruhnya sebanyak 445 anggota,” kata Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon saat memimpin rapat paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta. Mendagri Tjahjo Kumolo menegaskan pemerintah menyadari adanya desakan untuk merevisi UU Nomor 17/2013 tentang Ormas. Menurut Tjahjo, suara-suara ini sudah ditangkap pemerintah sejak pembahasan di tingkat rapat Komisi II dan kemudian berlanjut di paripurna. “Mencermati pandangan-pandangan fraksi, baik yang dimulai dari Komisi II, pada rapat paripurna, pemerintah pada prinsipnya terbuka untuk koreksi, untuk penyempurnaan terbatas,” ujar Tjahjo saat menyampaikan pidato di rapat paripurna. Penyempurnaan atau koreksi secara terbuka itu, menurutnya asalkan tidak bertentangan dengan prinsip serta ideologi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika yang termaktub di dalam UUD 1945. “Dalam

16

MBP/ant

Petugas mencatat perolehan suara per fraksi saat pengesahan RUU tentang Perppu Ormas menjadi undang-undang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10).

arti harus tetap sesuai dengan urusan ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Soal yang lain, pemerintah terbuka atas koreksi,” ujarnya. Sejumlah poin yang diminta untuk direvisi adalah pertama, tidak adanya proses pengadilan bagi ormas yang dibubarkan. Artinya, pembubaran ormas bisa dilakukan secara sepihak tanpa melewati mekanisme peradilan. Kedua, pemerintah bisa menafsirkan sendiri secara sepihak apakah ormas tersebut dianggap bertentangan dengan ideologi Pancasila, tanpa melewati proses seperti pembelaan atau klarifikasi ormas di pengadilan. Poin ketiga, yaitu terdapat hukuman pidana bagi anggota dan pengurus ormas yang dinilai bertentangan dengan ideologi Pancasila dengan sanksi pidana penjara seumur hidup, pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Mekanisme pembubaran ormas merupakan tahapan dari sanksi yang akan dijatuhkan pemerintah kepada ormas yang melanggar. Sebelum pembubaran dilakukan, pemerintah melalui menteri terkait akan memberikan peringatan tertulis hingga penghentian kegiatan.

Jika sanksi penghentian kegiatan tak digubris, pemerintah baru akan menjatuhkan sanksi pencabutan surat keterangan terdaftar atau pencabutan status badan hukum alias pembubaran. Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali dalam laporannya menjelaskan dari tujuh fraksi yang setuju, empat diantaranya yaitu F-PDI Perjuangan, F-PG, F-Nasdem, dan F-Hanura menerima Perppu Ormas secaa bulat. Tiga fraksi lainnya juga setuju Perppu Ormas namun disertai dengan catatan yaitu F-PD, F-PPP, dan F-PKB. Sedangkan tiga fraksi lagi yaitu F-PKS, F-Gerindra, dan F-PAN menolak disetujui dan disahkannya Perppu Ormas. Sementara itu, di luar gedung DPR, ribuan massa masih berdemonstrasi menolak Perppu Ormas yang ternyata disahkan menjadi UU. Hadir dalam demonstrasi itu Amien Rais, Jubir HTI Ismail Yusanto, dan beberapa aktivis lain. Alasan penolakan mulai dari Perppu yang tidak memenuhi syarat kegentingan yang memaksa, hingga kencenderungan pemerintah akan otoriter karena bisa membubarkan Ormas tanpa proses peradilan. l Hardianto

6 - 12 November 2017

16


17


KIPRAH

MEMAINKAN alat musik tradisional seperti suling Bali memang membutuhkan keahlian dan jiwa seni yang tinggi. Apalagi, memainkan suling Bali yang dikolaborasikan dengan lagu-lagu rohani, seperti lagu rohani Kristiani di hadapan ratusan orang dan beberapa pastur. Hal inilah yang dialami oleh pemain suling Bali I Made Manipustaka. Dek Mani, demikian sapaan akrabnya, baru-baru ini dipercaya menjadi duta SD Imanuel Dalung, tempat ia menuntut ilmu untuk melakukan studi banding ke SD Pengtak, berkunjung ke Soongsil University Sungsil dan Gereja Myon Dong Seoul Gangnam, Korea Selatan. Sebagai salah satu persyaratannya dengan menampilkan kesenian. Bocah kelahiran Denpasar, 18 Juli 2016 ini mengaku tampil tanpa beban di hadapan ratusan orang asing tersebut. Bahkan, hal tersebut menjadi tantangan baru di usianya yang masih anak-anak. “Saya sangat bersyukur, bisa tampil dengan baik. Jujur, saya mempersiapkan diri dengan matang jauh sebelum berangkat. Malu dong, tampil di negeri orang dengan memainkan suling asal-asalan,” ujarnya dengan wajah sumringah. Saat itu, ia membawakan lagu berjudul “Gembala Baik Bersuling Nan Merdu” dalam acara Ibadah Minggu di Gereja Myon Dong Seoul Korea. Ia memainkan suling Bali yang bernada pentatonik untuk mengiringi lagu dengan nada diatonik. Dek Mani merasa deg-degan. Sebab, ia harus tampil di hadapan sekitar 600 orang dan beberapa pastur. “Pada awalnya memakai gamelan gender wayang, namun alatnya besar. Sempat mencoba rebab, terlalu panjang untuk dibawa. Lalu, menggunakan suling,” cerita murid kelas VI ini kalem. Bocah yang bercita-cita menjadi arsitek itu mengatakan, orang-orang di Korea sangat mengagumi kesenian Bali. Bahkan, ketika usai memainkan suling mereka langsung menyerbu untuk dapat bersalaman dan ada beberapa menepuk pundaknya dan ada pula mencubit-cubit pipinya. Bahkan, ada yang menanyakan kondisi Gunung Agung pascaditetapkan berstatus awas. “Saya bilang, sekolah kami itu jauh dari lokasi Gunung Agung itu,” ujar anak peraih Juara Harapan Lomba Gender Wayang PKB 2016 ini. Pada kegiatan studi banding selama lima hari itu, bocah pemeran “Tonya” dalam film The Seen and Unseen karya Kamila Andini itu mengatakan hanya ditemani gurunya, Ferdinandus Apri. Ia sempat mengikuti permainan dan pelajaran menggambar di Dongtajungang Public School. Saat itu, ia menggambar harimau. “Untuk memperlihatkan karya gambar hanya menggunakan alat kecil seperti handphone, lalu muncul di layar. Kita tidak perlu nengok kanan dan kiri kalau ingin melihat karya teman, cukup duduk dan melihat ke layar,” pungkas salah satu pemain Teater Dongeng Tantri yang sempat pentas di Museum Indonesia Kaya Jakarta itu. l Winata

18

6 - 12 November 2017


MBP/ist

HARI INI GEMA SAMUDERA - Puluhan siswa SMKN 2 Negara, Jembrana, mendapatkan kesempatan belajar tentang kapal ikan di Kapal Shofuku Maru 18, Kamis (12/10). Bertempat di Pelabuhan Benoa, Denpasar, mereka mendapat kesempatan belajar tentang alat-alat yang ada di kapal dari Jepang berkapasitas 439 ton tersebut. Ini diperoleh tak lepas dari peran PT Harini Gema Samudera sebagai agen penyalur tenaga kerja di kapal-kapal ikan. Pemilik sekaligus Presiden PT Usufuku Honten, Sotaro Usui, menyampaikan kunjungan oleh siswa ini bertujuan meningkatkan hubungan persahabatan antara Indoneaia dan Jepang. Sebelumnya, program serupa dilaksanakan, bahkan mengundang juga siswa SD.

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Tim Pembina Kabupaten Kota Sehat (KKS) pusat berkunjung ke Kabupaten Klungkung, Rabu (18/10). Kehadirannya yang dipimpin Direktorat Kesehatan Lingkungan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonensia Eko Budi Yunihasto ini dalam rangka pembinaan. Ini pun disambut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah I Gede Putu Winastra dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni dan undangan terkait lainnya di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan.

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Kegembiraan terpancar dari raut wajah Senator DPD RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menghadiri acara pelantikan I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, S.E, M.BA sebagai Konsul Kehormatan Hungaria untuk Bali di Kuta. Disambut oleh H.E. Mrs. Judith Nemeth-Pach ( Duta Besar Hungaria ) untuk Indonesia, Senator Arya Wedakarna sebagai bukti hadirnya lembaga negara DPD RI dalam kancah pergaulan politik internasional. Tampak hadir Wakil Bupati Badung, Ketua DPRD Badung, Ketua PHRI Bali, Ketua GIPI Bali, para Konsul Jendral dan Konsul Kehormatan negara sahabat di Bali dan sejumlah atase kedutaan besar negara serta praktisi pariwisata Bali.

MBP/ist

FH UNMAS - Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati (FH Unmas) Denpasar terus memberi penguatan akademik, pengalaman dan praktik hukum kepada lulusannya guna menghasilkan SDM berdaya saing tinggi. Jumat (13/10), FH Unmas bekerja sama dengan Ombudsman RI menggelar kuliah umum bertema ‘’Pengawasan Masyarakat dan Pelayanan Publik yang Berkeadilan’’. Kuliah umum menghadirkan anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu, S.H., M.S. dan Ketua Ombudsman Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhattab, dimoderatori Wayan Wiasta, S.H., M.H. 6 - 12 November 2017 19


MANCANEGARA

Tangis Warnai Kremasi Raja Thailand

20

6 - 12 November 2017

D

i tengah pukulan genderang, tiupan seruling kuno dan penghormatan artileri, Thailand memulai upacara rumit yang mahal guna mengawali ritual kremasi kuno mewah untuk mendiang Raja Bhumibol Adulyadej pada Kamis. Ratusan ribu pelayat berbaris di jalanan Bangkok untuk menyaksikan prosesi pemakaman itu, dengan bangunan-bangunan di jalur pemakaman berhias bunga marigold kuning pada malam perabuannya. Para pelayat, yang berpakaian hitam, bermalam di terpal tipis di trotoar dekat Istana Raja Bangkok agar dapat melihat pemakaman dengan baik. “Ini ucapan selamat tinggal terakhir. Saya sangat mencintai dan merindukannya. Sangat sulit menjelaskannya,” kata Pimsupak Suthin sambil menangis. Ia melakukan perjalanan ke Bangkok dari provinsi utara, Nan, untuk melihat pemakaman itu. “Saya di sini sekarang karena ini adalah hari yang penting,” kata Yanisa Sonjai di sela prosesi. “Kami ingin berada sedekat mungkin dengan beliau untuk mengantarkannya kembali ke surga. Saya yakin semua orang tidak menginginkan hari ini, tapi kami harus menerima bahwa ini adalah waktunya raja kami kembali ke surga. Ia telah mendedikasikan hidupnya untuk bekerja keras demi kami. Ia masih ada di hati kami,”imbuhnya. Para pejabat yang berpakaian biru dan oranye mengeluarkan guci emas simbolis dari balai tahta Dusit Maha Prasart pada awal upacara tersebut. Jasad raja itu, yang terbaring di istana sejak kematiannya setahun lalu, dipindahkan ke tempat perabuan pada tengah pekan lalu. Raja baru Maha Vajiralongkorn, putra tunggal Raja Bhumibol, tiba di Istana Raja mengenakan seragam merah beserta kedua putri dan anak laki-lakinya. Dia memimpin nyanyian rohani saat guci itu dilepas oleh tentara dan dimasukkan ke kereta emas. Anggota penting lain dari keluarga kerajaan Thailand berjalan di belakang guci tersebut.


Semua stasiun televisi di Thailand menyiarkan upacara yang membangkitkan citra kolosal Siam, nama Thailand terdahulu. Pejabat yang bertanggung jawab atas upacara tersebut mengatakan bahwa sekitar 110.000 anggota warga berkumpul di dekat tempat kremasi dan 200.000 lagi berada di daerah berdekatan di pusat sejarah kota tersebut. Pada saat berpulang di usianya yang ke-88 tahun pada 13 Oktober 2016, Raja Bhumibol yang juga dikenal sebagai Rama IX merupakan raja terlama di dunia yang pernah memimpin. Selama tujuh dasawarsa berkuasa, Raja Bhumibol membantu membimbing Thailand yang rentan terhadap kudeta dan kekerasan berlatar politik. Kremasi Raja Bhumibol yang akan dimulai pukul 10 malam di Bangkok, dianggap sebagai bab penutup dalam sebuah perjalanan yang akan memulangkan raja ke Gunung Meru, pusat alam semesta dalam kosmologi Hindu dan Buddha. Tandu kerajaan dan sebuah kereta emas telah dipersiapkan untuk upacara kremasi yang berlangsung selama lima hari. Pada Jumat 27 Oktober 2017, abu kremasi Raja Thailand dibawa ke Grand Palace dan Kuli Wat Phra Kaew. Upacara pemakaman secara besar-besaran itu ditaksir menghabiskan dana US$ 90 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. Bank dan toko-toko tutup di seluruh penjuru negeri dan sekitar 230 ribu pasukan polisi dikerahkan untuk mengamankan. Upacara juga akan dihadiri oleh para pemimpin dunia dari 42 negara. Duta Besar Republik Indonesia untuk Thailand, Ahmad Rusdi menyatakan bahwa Indonesia diwakili oleh Megawati Soekarno Putri dan anaknya Puan Maharani. “Dari 42 tamu

yang hadir, saya merasakan penerimaan dan pengaturan kerajaan dan pemerintah Thailand kepada Ibu Megawati, sebagai Presiden RI ke-5, luar biasa. Disinilah penghormatan kepada tamu-tamu negara,� kata Rusdi. Beberapa Raja dan Ratu dan Wakil Kerajaan asing yang akan hadir diantaranya, H.M. King Letsie III dan H.M. Queen Masenate Mohato Seeiso dari Lesotho, H.M. King Jigme Khaesar Namgyel Wangchuck dan H.M. Queen Ashi Jetsun Pema Wangchuck dari Bhutan, H.M. King Tupou VI dan H.M Queen Nanasipau’u dari Tonga, H.M Queen Silvia dari Swedia, H.M Sofia dari Spanyol, H.M. Maxima dari Netherland, H.M. Mathilde dari Belgia, HRH Sheikh Khalifa bin Salman Al Khalifa dari Bahrain, HRH the Sultan of Perak Darul Ridzuan Sultan Nazrin Muizzuddin Shah ibni Almarhum Sultan Azlan Muhibbuddin Shah Al Maghfur-Lah dan Tuanku Zara Salim, Putra Mahkota Frederik dari Denmark, dan lainnya. Rangkaian upacara kremasi berlangsung selama lima hari dan ditetapkan sebagai libur nasional itu. Bahkan Grand Palace ditutup selama sebulan. Sementara Ananta Samakhom Throne Hall dan VImanmek Teak Mansion bahkan tutup hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Semua restoran dan tempat publik juga tutup untuk memberi kesempatan kepada stafnya menonton prosesi melalui televisi Sejak Raja Bhumibol wafat, jutaan orang Thailand membatasi warna pakaian mereka, yakni dengan hanya mengenakan hitam dan putih. Sejumlah situs web dan stasiun televisi juga menghilangkan warna-warna cerah dari konten dan program mereka

menjelang upacara kremasi Raja Bhumibol. Potret Raja Bhumibol dipasang di sebagian besar ruang publik dan rumah pribadi. Pusat perbelanjaan pun memainkan komposisi jazz yang dibuat oleh raja, seorang pemain saksofon yang andal. Upacara kremasi besar terakhir kali digelar di Thailand pada 1950, yakni saat kakak laki-laki Raja Bhumibol, Ananda Mahidol, tewas setelah ditembak di istana. l Gugiek Savindra

6 - 12 November 2017

21


DAERAH

Di Belakang Terminal Ubung

Dicurigai, Ada Oknum Manfaatkan sebagai Penitipan Kendaraan

T

im gabungan kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar menggelar operasi gabungan di Terminal Ubung, Denpasar, Senin (23/10). Saat melakukan penyisiran ke belakang terminal, petugas berang karena puluhan sepeda motor dan mobil parkir di areal belakang terminal. Ada oknum yang dicurigai memanfaatkan fasilitas terminal untuk menerima penitipan kendaraan. Pada operasi tersebut, salah seorang petugas langsung menelepon pemilik kios yang diduga nyambi menerima penitipan sepeda motor. “Langsung angkut saja. Ini sudah tidak benar dan tidak sesuai peruntukan,” tegas anggota Polantas Polresta Denpasar tersebut. Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena juga mengaku sangat menyayangkan adanya oknum yang menyewakan fasilitas terminal untuk kepentingan di luar peruntukannya. “Ini yang kami tidak mengerti. Kok di terminal menerima penitipan sepeda motor dan mobil. Apakah mobil-mobil ini dititipkan atau disewakan, sedang kami telusuri,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Operasional LLAJ Dishub Kota Denpasar Ketut Sriawan mengungkapkan, keberadaan motor dan mobil tersebut dititipkan karena pemiliknya pulang ke Jawa. “Padahal kami sudah terus tertibkan. Tapi, mereka membandel. Kalau terus membandel akan kami angkut berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI,” ujarnya. Selain itu, petugas juga menertibkan angkot yang masih membandel. “Kalau terus begini, akan kami tindak tegas. Pokoknya saya berharap hari ini terminal bersih. Kalau besok tidak diambil akan saya gembosi,” kata Sriawan kepada pemilik penitipan kendaraan. Peringatan keras dilontarkan Sriawan terkait adanya oknum-oknum yang memanfaatkan areal Terminal Ubung untuk kepentingan pribadi. Seperti oknum yang menerima titipan mobil dan sepeda motor, jika mereka membandel akan ditindak tegas. Oknum yang menerima penitipan sepeda motor diberikan waktu satu jam untuk memindahkan puluhan sepeda mo-

22

6 - 12 November 2017

tor dan mobil. Namun setelah disidak petugas, puluhan mobil yang awalnya parkir rapi di sisi barat terminal, satu per satu langsung dibawa keluar. “Kami bersama tim melakukan penataan agar semua fasilitas yang ada di terminal sesuai peruntukannya. Kalau ditemukan tidak sesuai peruntukan, kami akan koordinasi dengan tim baik kepolisian dan instansi terkait untuk menggeser kendaraan tersebut. Tujuannya, agar jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan fasilitas di terminal untuk kepentingan pribadi,” tegas Sriawan. Sriawan menambahkan, pihaknya akan bersinergi dengan instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan pemantauan. Pihaknya juga akan memanggil pemilik mobil. “Jika mereka bandel, akan kami gembosi ban mobilnya,” katanya lagi. Mulai Senin (23/10) tim gabungan melakukan penindakan terhadap bus yang membandel masuk ke Terminal Ubung. Bahkan pihak kepolisian membuat posko dan menyiagakan kendaraan taktis (rantis) di dalam terminal yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto, Denpasar tersebut. “Sosialisasi kan sudah, sekarang dimulai penindakan. Saya punya prinsip dan berpesan tidak ada istilah hangat-hangat tahi ayam, tapi berkelanjutan,” tegas Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol Nyoman Gantra.

Gatra menambahkan, Polantas sudah menyiapkan tilang apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh bus. Sedangkan soal pidananya, tim tertutup akan melakukan penyelidikan. Namun, penindakan pelangaran yang dikedepankan terlebih dahulu. “Targetnya adalah terminal dan moda transportasi di sini tertata dengan baik sehingga masyarakat aman dan nyaman. Tidak ada awu-awu lagi di sini, tidak ada isu polisi begini, Dishub begitu di sini. Kita sekarang bersingeri. Siapapun pimpinan PO-nya harus mendukung karena keputusan ini harga mati. Kalau ada PO yang masih bandel, trayeknya akan dicabut,” kata mantan Kapolsek Kawasan Laut Benoa ini. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail mengungkapkan, sejak Senin malam Terminal Ubung harus steril dari bus AKAP. Dikatakan, pihaknya menempatkan personelnya di dalam, depan dan belakang terminal. Termasuk sudah dibangun posko untuk kepentingan tersebut. “Jadi, penumpang yang turun di Terminal Mengwi tidak usah khawatir karena sudah disiapkan banyak akomodasi dan sesuai isi kantongnya. Ada angkot, taksi dan lainnya,” ujarnya. l Ngurah Kertanegara


MBP/san

Sawah di Gianyar yang siap ditanami padi. Di saat masa tanam, petani di tiga kecamatan mengalami kesulitan mendapatkan pupuk NPK bersubsidi.

Kuota Dikurangi

Tiga Kecamatan Kehabisan Stok NPK Bersubsidi PEMERINTAH pusat mengurangi kouta pupuk subsidi di Bali. Pengurangan kuota mengakibatkan tiga kecamatan di Kabupaten Gianyar yaitu Kecamatan Sukawati, Kecamatan Blahbatuh dan Kecamatan Gianyar mengalami kekosongan stok pupuk NPK bersubsidi. Kepala Bidang Subak Dinas Pertanian Gianyar I Nyoman Tri Budi Artanto, Senin (23/10) mengatakan pupuk NPK adalah pupuk yang dibutuhkan saat usia tanaman padi memasuki umur 15 hari, serta saat memasuki umur 35 hingga 45 hari. Sementara periode masa tanam di Gianyar adalah Oktober hingga Maret dan April hingga September. Itu berarti pupuk NPK sangat diperlukan petani. ‘’Bulan Oktober ini memasuki musim tanam. Kebutuhan pupuk Urea dan NPK sedang tinggi-tingginya di bulan-bulan ini,’’ ujar Budi Artanto. Dijelaskannya, pemotongan kouta pupuk dari Pemerintah Pusat menyebabkan tiga kecamatan di Gianyar kehabisan stok pupuk NPK bersubsidi. Dinas Pertanian pun telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat untuk mengatasi hal ini. Namun hingga kini belum ada jalan keluar.

Dari data kebutuhan pupuk NPK bersubsidi, terjadi penurunan sekitar 15 persen dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2016, kuota pupuk NPK bersubsidi sebanyak 2.991 ton. Rinciannya, untuk Kecamatan Gianyar (355 ton), Blahbatuh (516 ton), Sukawati (608 ton), Ubud (541 ton), Payangan (480 ton), Tegallalang (290 ton) dan Tampaksiring (201 ton). Sementara tahun 2017, kouta pupuk NPK bersubsidi menjadi 2.550 ton dengan rincian Kecamatan Gianyar sebanyak 309 ton, Blahbatuh (465 ton), Sukawati (557 ton), Ubud (459 ton), Payangan (363 ton), Tegallalang (273 ton) dan Tampaksiring sebanyak 124 ton. Lebih lanjut Budi Artanto menjelaskan, penurunan kouta pupuk bersubsidi tidak hanya pada pupuk NPK saja, tetapi pupuk lain seperti Urea, ZA dan Sp36. Meski terjadi pengurangan, hanya NPK yang mengalami penipisan stok bahkan habis di tiga kecamatan. ‘’Kalau serapan pupuk SP36 di Gianyar memang kecil, karena tidak banyak tanaman perkebunan. Paling banyak itu pupuk NPK dan Urea. Untuk Urea masih aman hingga akhir tahun,’’ jelasnya. Karena belum mendapatkan jalan keluar untuk memenuhi kebutuhan pu-

puk NPK bersubsidi, petani yang sudah menanam disarankan memakai Urea. Jika membeli pupuk non-subsidi, diakui Budi Artanto sangat memberatkan petani. Sebab harga NPK non subsidi sekitar Rp 495 ribu per 50 kilogram. Sementara jika pupuk bersubsidi, petani hanya membayar Rp 115 ribu per 50 kilogram. Anggaran pupuk bersubsidi tahun 2018 akan turun pada Desember mendatang, sehingga kebutuhan pupuk akan kembali normal di Januari 2018. ‘’Jadi, sampai akhir tahun 2017 nanti petani ada yang tidak dapat pupuk NPK subsidi. Disarankan memakai Urea dulu,’’ ujarnya. Pengurangan kouta pupuk diduga akibat Pemerintah Pusat menilai serapan pupuk di Bali tidak memenuhi target atau kouta yang diajukan. Karenanya, agar persoalan ini tidak terulang, Dinas Pertanian Gianyar mendorong petani untuk melakukan penanaman secara signifikan dan membuat pengajuan pupuk lebih tinggi dari tahun 2016 sehingga saat terjadi pemotongan kouta dari pusat, akan memenuhi kebutuhan pupuk hingga akhir tahun. l Wira Sanjiwani 6 - 12 November 2017

23


K E S E H ATA N

T

Tomcat, si Kecil Penolong Petani, tapi Beracun untuk Kulit

omcat di sini bukanlah sebuah permainan atau aplikasi online yang sering digunakan oleh anak-anak menggunakan gadget mereka. Tomcat (Paederus littoralis) merupakan serangga yang sering dikatakan menjadi penyebab kelainan kulit. Serangga ini kembali menjadi populer setelah beberapa pengungsi dari status Awas Gunung Agung mengalami gangguan kulit. Serangga ini juga kerap disebut kumbang rove atau semut kayap atau charlie atau rove bettle. Nama “tomcat� diperkirakan diambil dari nama pesawat tempur Amerika Serikat atau nama racun/ pembasmi serangga di luar negeri (masih kemungkinan)

24

6 - 12 November 2017

Karakteristik Tomcat Serangga ini sekilas seperti semut yang badannya agak panjang, kurang lebih 1,5 cm. Bagian ekornya mirip kalajengking yang dapat naik bila berada dalam situasi yang terancam. Tomcat masuk ke dalam ordo coleoptera (kelompok kumbang), dia memiliki sepasang sayap namun tersembunyi. Badannya berwarna oranye namun bagian perut dan kepala berwarna gelap. Terdapat beberapa spesies tomcat yang tersebar di seluruh dunia, namun yang menyebabkan iritasi kulit di Indonesia adalah spesies Paederus peregrines. Serangga ini mulai keluar menjelang malam hari dan sangat suka dengan cahaya (ruangan yang terang karena cahaya

lampu). Mereka hidup di areal persawahan. Mereka sebenarnya adalah penolong petani yang merupakan predator alami wereng yang merusak tanaman padi petani. Hal ini membuat serangga ini sering juga disebut dengan semut semai. Selain melindungi padi dari hama wereng, tomcat ini juga sebagai pelindung pertanaman kedelai karena merupakan predator alami ulat yang menyerang tanaman kedelai. Biasanya habitat mereka adalah tanaman padi dan kedelai yang cukup lembab, namun jika tidak ada lagi tanaman ini, mereka memilih untuk tinggal di tempat yang terang dan hangat. Tomcat memang merupakan kelompok serangga pertanian, namun beberapa tahun terakhir menjadi perhatian karena menim-


bulkan masalah kesehatan masyarakat serta kepanikan pada warga. Pada tahun 2008, sekitar 260 orang di kawasan kebun tebu Tulungagung mengalami gejala dermatitis kontak iritan akibat tomcat. Kemudian pada tahun 2009 tercatat 50 orang di Kota Gresik mengalami gatal-gatal. Di lanjutkan dengan pada tahun 2010, 20 orang warga Kenjeran, Surabaya juga mengalami hal yang serupa. Pada tahun 2012, di Jawa Timur dilaporkan adanya serangan tomcat pada beberapa tempat yang mencapai 100 orang. Pada tahun 2015 juga diberitakan adanya serangan tomcat di Kabupaten Jembrana pada puluhan orang dewasa hingga lebih ke 50 kepala keluarga dan sejumlah anak mengalami dermatitis. Serangga ini juga pernah dilaporkan menimbulkan wabah dermatitis pada beberapa negara seperti: Australia, Cina, Malaysia, Nigeria, Srilanka, Kenya, Iran, Perancis, Afrika Tengah serta India. Di negara-negara tersebut dilaporkan adanya dermatitis kontak iritan yang diakibatkan oleh racun paederin (C25H45O9N) yang terdapat di tubuh tomcat. Serta pada tahun 2017 ini, sejumlah pengungsi status Awas Gunung Agung mengalami gejala dermatitis kontak iritan yang serupa. Sebenarnya serangga ini tidak menggigit atau menyengat. Hanya saja mereka akan mengeluarkan cairan secara otomatis bila bersentuhan dengan kulit. Selain itu, cairan juga akan keluar jika bersentuhan dengan benda-benda rumah seperti handuk dan pakaian. Jika kemudian kita menggunakan handuk dan pakaian tersebut, kita juga otomatis akan mengalami iritasi kulit yang serupa. Cairan ini mengandung racun yang bersifat iritatif atau menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit (dermatitis venenata) yang dapat berupa kemerahan menyerupai alergi kulit pada bagian tertentu, rasa gatal, rasa panas, menggelembung atau melepuh atau pada kasus dimana kulit seseorang sangat sensitive dapat terjadi bula (kulit mengelembung dan berisi cairan, melepuh dan bernanah). Secara kronologis biasanya setelah bersentuhan dengan racun paederin baik secara langsung ataupun tidak langsung melalui pakaian atau handuk, setelah 2-4 hari akan munvul gelembung di kulit yang berwarna kemerahan seperti lesi akibat luka bakar atau tersiram air panas namun tidak ada riwayat terkena bahan kimia atau luka bakar. Lesi pada mata akan menyebabkan konjungtivitis (mata merah) yang dikenal dengan “Naerobi’s Eye. Bagaimana mencegah agar tidak terjadi iritasi/ peradangan kulit akibat tomcat?

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari terjadinya iritasi akibat racun tomcat. P Anda dapat menutup pintu dan jendela serta mematikan lampu/ penerangan yang tidak perlu pada malam hari, karena “tomcat” menyenangi tempat yang terang dan hangat. P Sebaiknya jendela dipasang kawat atau kasa untuk mencegah “tomcat” masuk ke dalam rumah. P Hindari memakai pakaian terbuka agar tidak terjadi sentuhan langsung dengan”tomcat” P Tidur menggunakan kelambu juga salah satu cara mencegah “tomcat” bersentuhan langsung dengan kulit khususnya di daerah sedang banyak kasus dermatitis akibat “tomcat”. P Lakukan inspeksi dinding dan langit-langit dekat lampu, apabila melihat adanya “tomcat” dapat segera disingkirkan denganhati-hati tanpa bersentuhan langsung dengannya. P Perhatikan anak-anak yang suka bermain di dekat tanaman, jauhkan tanaman yang tidak terurus karena bisa menjadi sarang “tomcat” P Jika tidak sengaja menemukan tomcat di tempat tinggal Anda atau tiba-tiba hinggap di kulit, jangan sekali-kali memperlakukan mereka seperti nyamuk yakni memukul atau membunuhnya, karena hal ini membuat racun/ cairan di tubuhnya akan mengenai kulit atau menetap di tempat tinggal Anda untuk beberapa lama. Hal yang dapat dilakukan adalah mengambil plastik/kain dan mengambilnya serta melepaskannya di tempat yang aman, diluar tempat tinggal Anda atau bisa ditiup dengan hati-hati jika hinggap di kulit Anda. Ingat juga untuk mencuci tangan Anda dengan sabun setelah membuang serangga tersebut. Sebisa mungkin jangan menggosok kulit atau mengucek mata jikacuriga adanya racun tomcat. P Anda juga bisa menyemprot mereka dengan racun serangga dan menyingkirkannya tanpa harus menyentuhnya secara langsung. P Selain penyemprotan dengan racun serangga, penyemprotan menggunakan bahan alami yaitu campuran sari biji pohon mahoni, laos, dan serai dapat menjadi cara alternatif yang lebih aman untuk keluarga. Bagaimana mengobati bila sudah terjadi iritasi/peradangan kulit akibat tomcat? Gejala iritasi akibat terkena racun tomcat adalah kulit akan kemerahan, biasanya sangat gatal serta bisa terjadi kulit me-

lepuh, mirip seperti herpes. Bila Anda atau keluarga Anda mengalami iritasi akibat cairan/racun yang dikeluarkan oleh tomcat, beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya: R Cucilah bagian kulit yang terkena racun dengan air mengalir dan sabun tanpa menggosoknya. R Jangan sekali-kali menggunakan bahan-bahan lain seperti pasta gigi, minyak kayu putih, minyak tawon, balsam, atau bedak karena akan memperparah keadaan. R Jangan menggaruk lesi karena dapat menyebarkan racun paederin ke permukaan kulit lainnya dan memperparah keadaan. R Iritasi dan radang yang terjadi bisa diredakan dengan mengkompres kulit yang terkena racun dengan air dingin. R Apabila menimbulkan luka (melepuh) hindari sinar matahari langsung karena dapat meninggalkan bekas luka yang sulit hilang. R Petugas kesehatan akan memberikan salep kulit hidrokortison dan antibiotik untuk meredakan iritasi dan peradangan yang terjadi. R Petugas dapat juga memberikan obat antihistamin dan antibiotic oral (minum) sebagai tambahan (tergantung gejala yang ada). Perlu ditekankan di sini bahwa tomcat hanya mengeluarkan racunnya sebagai pertahanan dirinya dari ancaman musuh/ luar. Tomcat bukanlah musuh manusia, yang harus dibasmi secara besar-besaran. Di samping karena racunnya yang tidak mematikan, juga karena serangga ini membantu para petani untuk membasmi wereng pada padi, bahkan hama-hama lainnya karena merupaka predator alamiah dari hama tersebut. Jika masuk ke pemukiman penduduk, mereka cukup diusir saja agar kembali ke habitatnya. Sebagian pengungsi status Awas Gunung Agung mengalami dermatitis akibat tomcat ini diperkirakan karena letak tempat pengungsian yang dekat dengan areal persawahan/perkebunan, tidur di ruangan terbuka dan cukup terang yang merupakan tempat yang nyaman untuk “tomcat”. Warga diharapkan tidak panik akibat serangan ini karena serangan racun tomcat dapat dicegah dengan melakukan tindakan pencegahan dan pengobatan seperti yang telah disebutkan di atas. l Dr. Ni Wayan Septarini, MPH Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana 6 - 12 November 2017

25


LENSA

VAKSIN

Serangkaian peringatan hari rabies sedunia, salah seorang warga memegang anjing peliharaannya agar memudahkan petugas menyuntikkan vaksin rabies di Sanur, Denpasar. Pemberian vaksin ini dilakukan untuk mencegah peliharaan warga tertular rabies.

MBP/eka

26

6 - 12 November 2017


A KT I V I TA S BUPATI TABANAN - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) setempat menggelar Aksi dan Green Festival Kota Hijau dengan Tema “Hijau Kotaku, Lestari Desaku�, dirangkai dengan Puputan Melawan Korupsi bersama KPK, Sabtu (21/10). Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi dan Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, membuka Aksi dan Green Festival Kota Hijau serta Puputan Melawan Korupsi, ditandai dengan pembacaan Deklarasi Anti Korupsi dari Anticorruption Messengers Bali 2017.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI JEMBRANA - Melihat warganya yang tertimpa musibah membuat Bupati Jembrana I Putu Artha mengunjungi langsung warganya yang menjadi korban tanah longsor di Banjar Mekarsari Desa Manistutu, Melaya bersama Ketua BPBD Jembrana Eko Susila, Camat Melaya I Wayan Andi Suka Anjasmara beserta jajaran OPD terkait di Jembrana, Jumat (20/10). Seperti diketahui hujan deras yang mengguyur Jembrana hari minggu lalu membuat tanah longsor di Banjar Mekarsari, Desa Manistutu. Kejadian tersebut mengakibatkan satu rumah jebol dihantam tanah longsor.

DPRD BALI - Keberpihakan pemerintah terhadap petani masih menjadi harapan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Tidak terkecuali petani yang berada di daerah perkotaan seperti Denpasar. Setidaknya, aspirasi inilah yang mencuat dalam kegiatan reses anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana di Desa Peguyangan Kaja, khususnya Banjar Dualang dan Paang Tebel. Demikian dikatakan Anggota Dewan dari Dapil Kota Denpasar itu, dikonfirmasi, Minggu (22/10).

MBP/ist

MBP/ist

WALI KOTA DENPASAR - Dukungan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra terhadap kegiatan wirausaha Denpasar tidak ada habisnya. Rai Mantra yang tidak segan-segan untuk berbagi pengalamannya kepada generasi muda yang ingin berwirausaha tampak hadir saat melantik pengurus baru Wirausaha Muda Denpasar (WMD) serta pengurus baru Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Denpasar dan Hipmi Perguruan Tinggi (HPT) Kota Denpasar di Youth Park Taman Kota Lumintang, Sabtu (21/10). Rai Mantra memberikan apresiasi dan motivasi kepada para pengusaha muda yang hadir dalam acara tersebut. 6 - 12 November 2017

27


OLAHRAGA

Baca Buku

LIGA ITALIA memasuki fase unik setelah pemain, wasit dan pejabat pertandingan membaca novel Anne Frank beramai-ramai jelang pertandingan Serie A. Aksi itu bagian dari kampanye mengeliminir isu anti Semitis yang lagi marak di Italia. Aksi ini juga diikuti hening cipta selama satu menit untuk mengenang bocah Yahuni Anne Frank yang bertahan hidup sepanjang pendudukan Nazi pada Perang Dunia II sebelum dikirim ke kamp konsentrasi. Usai hening cipta dilakukan pembacaan buku tersebut lewat pengeras suara. Ini semua bermula saat ditemukan stiker Anne Frank yang mengenakan seragam AS Roma tertempel di dinding dan kamar mandi di stadion Olimpico. Diyakini itu dilakukan oleh pendukung rival Roma yakni Lazio yang biasa menggunakan areal tersebut. Kelompok garis keras Lazio “Ultras” diketahui menggelar kampanye anti Roma dengan slogan-slogan anti Semitis seperti “Pendukung Roma adalah Yahudi.” Insiden itu memicu kritik pedas dari politisi dan media Italia, laporan AFP. Presiden Italia Sergio Mattarella menyebut perbuatan itu sebagau “tidak manusiawi dan peringatan bagi negaranya.” l Yudi Winanto

28

6 - 12 November 2017

MBP/rtr

Gelandang AS Roma Radja Nainggolan membaca buku harian Anne Frank sebelum pertandingan melawan Crotone pada Liga Serie A Italia.


Ketiga dan yang Terakhir PETENIS Swiss Martina Hingis memutuskan untuk pensiun. Atlet berusia 37 itu telah memikirkannya masak-masak dan kali ini sudah tidak bisa ditawar lagi bahwa dia harus gantung raket. Persoalan sekarang berbeda dengan pada 2002 dan 2007 dimana waktu itu dia di bawah tekanan. Akibatnya, ia pun tergerak kembali hatinya untuk bermain tenis dengan sederet penghargaan berhasil disabet. Mantan petenis nomor satu dunia itu yakin keputusannya kali ini tidak salah. Setelah malang melintang di arena ini selama dua puluh tahun, pensiun kali ini sudah tepat. “Kali ini sudah pasti. Ini berbeda dengan sebelumbnya dimana saat saya pensiun selalu terfikir “kapan akan kembali,’” ujar petenis berdarah Slovakia itu. Pada kali pertama yaknni 2002, ia memutuskan pansiun setelah mengalami cedera engkel dan memaksanya absen di sejumlah turnamen. Ia perlu jeda sejenak untuk memulihkan fisik dan mentalnya. Lima tahun kemudian ia dinyatakan gagal tes obat terlarang setelah ditemukan kokain dalam sampel darahnya. Untuk kedua kalinya ia memutuskan pensiun namun ditegaskan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan obat terlarang untuk meningkatkan performanya. Sementara yang ketiga dilakukan setelah berhasil mencapai babak semifinal nomor ganda di turnamen WTA Finals di Singapura usai mengalahkan pasangan Anna-Lena Groenefeld dan Kveta Peschke. Bersama pasangannya Chan Yung-Jan dari Taiwan peruntungannya meningkat musim ini. “Setelah menjalani musim seperti ini, saya kira ini kesempatan yang sempurna (untuk mengambil keputusan). Perlu dikatahui, anda perlu berhenti saat berada di puncak dan jangan lakukan itu bila kau dalam kondisi mundur.” “Saya tidak menginginkan yang lebih baik lagi dibandingkan itu,” tegas Hingis. Rekan senegaranya Roger Federer memberi pujian istimewa pada keputusan yang dibuat Hingis itu. Tanpa sadar Hingis telah mewariskan sikap patriotisme olahraga dan nilai-nilai sportifitas. “Martina sedikitnya telah memberi contoh kepada saya bagaimana semua ini berjalan,” jelas Federer yang mengoleksi 19 trofi Grand Slam. Petenis berusia 36 tahun itu mengaku negaranya pantas bersyukur memiliki warga yang mempunyai kaliber seperti Hingis. “Jadi saya tidak sedih menyaksikan dia pensiun, dia telah menjalani pertandingan begitu banyak dan lama. Dia kelihatan begitu damai dengan keputusannya. Itu luar biasa. Saya menjadi penggemarnya dan hingga selamanya,” jelas Federer. Hingis menjadi sorotan internasional saat ia mampu mengoleksi tiga gelar grand Slam dalam satu musim : Autsralia Terbuka, Wimbleon dan AS Terbuka pada 1997. Melengkapi sukses itu, Hingis mapu bertengger di puncak daftar petenis WTA selama 209 pekan sebagai petenis nomor satu dunia. Prestasi itu memukau Federer yang usianya setahun lebih muda. Sederet petenis muda Swiss pun berusaha mengikuti jejak Hingis seperti Stan Wawrinka dan Belinda Bencic menuju pentas dunia. Dilatih ibunya sendiri Melanie Molitor, Hingis mengoleksi lima trofi grand slam dari nomor tunggal putri. Kariernya tersen-

dat pada 2003 saat usianya baru 22 tahun. Bahkan saat kembali dari pensiun sementara, ia kembali berurusan dengan badan anti doping internasional akibat ditemukannya zat terlarang dalam sampel darahnya pada 2007. Usai menjalani pensiun kedua, Hingis kembali menapaki jalan sukses di nomor ganda. Tak kurang 20 trofi dikoleksi dari nomor ganda campuran atau putri, laporan afp. l Yudi Winanto

MBP/rtr

Petenis Swiss Martina Hingis (kiri) dan mitranya di ganda putrid, Chan Yung-Jan dari Taiwan (kanan), saat menjuarai turnamen Tiongkok Terbuka.

6 - 12 November 2017

29


OLAHRAGA

Porprov Bali 2017

Badung Juara Tanpa Emas Sepak Bola KONTINGEN Kabupaten Badung sudah tujuh kali berturut-turut keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali. Gelar terakhir direbut daerah Keris ini pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar pada September lalu. Namun, keberhasilan Badung menjadi juara umum tanpa medali emas cabang olahraga (cabor) paling populer sepak bola. Badung gagal merebut medali emas sepak bola setelah ditundukkan tuan rumah Gianyar dengan skor 0-1 pada final di Stadion Kapten Wayan Dipta. Gelar juara sepak bola Porprov memang lebih banyak direbut kontingen tuan rumah. Ini terjadi pada Porprov Bali 2009 di Badung, Porprov X/2011 di Jembrana, Porprov XI/2013 di Denpasar dan Porprov XIII/2017 di Gianyar. Hanya pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng, medali emas dicuri oleh Denpasar berkat kemenangan atas Badung di partai puncak. Medali emas sepak bola sangat penting buat Badung untuk melengkapi gelar juara umum. Sudah menjadi tradisi di ajang multievent mana pun hingga yang

tertinggi Olimpiade, menjadi juara umum tanpa medali emas sepak rasanya tidak lengkap. Karena itulah Badung begitu ngotot menjadi juara sepak bola walau akhirnya gagal diwujudkan. Jika saja kesebelasan Badung merebut medali emas di Porprov Bali 2017, para pemainnya akan mendapat bonus besar. Bupati Nyoman Giri Prasta ketika membuka turnamen sepak bola Bupati Badung Cup (BBC) I/2016 di Lapangan Samudra, Kuta, berjanji mengangkat seluruh pemain menjadi karyawan honorer daerah di lingkungan Pemkab Badung. Dilihat dari materi pemain dan permainan, tim Badung layak menjadi juara. Akan tetapi fakta di lapangan hijau berkata lain. Alhasil, tim Gianyar yang dilatih Kadek Swartama berhak memboyong emas Porprov. ‘’Kami menguasai permainan sepanjang pertandingan, tetapi kalah faktor nasib,’’ kilah pelatih tim Porprov Badung Nyoman Oka Triana. Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana menyatakan, juara umum Porprov tanpa emas sepak bola ibarat sayur tanpa garam. Karena itu, upaya membidik emas sepak bola

terus digelorakan menyongsong Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. Pihaknya akan menyiapkan tim Porprov sedini mungkin. Skuad PS Badung U-17 yang melaju ke babak delapan besar Piala Soeratin akan proyeksikan untuk tim Porprov. Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika saat membuka turnamen Bupati Badung Cup II/2017 di Lapangan Samudra, Kuta, Minggu (22/10) lalu, mengutarakan tekad yang sama. Badung ingin menjadi barometer pembinaan sepak bola di Bali. Oleh karena itu, medali emas Porprov Bali XIV/2019 merupakan harga mati yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Menurut Ketua Umum KONI Badung Si Putu Raka Arnaya, sepak bola sulit diprediksi. Tim Porprov Badung senantiasa mencatat kemenangan sejak babak penyisihan sampai semifinal, justru kalah di laga pamungkas ‘’Kami akan evaluasi terus bersama Askab PSSI Badung. Mudah-mudahan melalui penyelenggaraan kejuaraan Bupati Badung Cup plus prestasi PS Badung U-17 di nasional, muncul bibitbibit pemain berbakat,’’ ujarnya. l Daniel Fajry

MBP/wan

Salah satu pertandingan sepak bola Porprov Bali 2017 di Gianyar.

30

6 - 12 November 2017


A KT I V I TA S PEMKAB BANGLI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli memperoleh penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah. Piagam penghargaan diserahkan Kementerian Keuangan RI melalui Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bali Drs. Dedi Sopandi kepada Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. di ruang rapat kantor Bupati Bangli, Senin (23/10).

MBP/ist

MBP/ist

WABUP BADUNG - Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam peningkatan rumah sehat yang layak huni, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan rumah layak huni sebanyak 625 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan besaran dana bantuan sebesar Rp 55 juta per RTS tahun 2017. Bantuan ini diserahkan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman A.A. Ngurah Bayu Kumara Putra di Ruang Giri Gosana, Kantor Camat Petang, Senin (23/10). Turut Hadir Camat Petang I.B. Nata Manuaba, Kepala Bank Pembangunan Daerah Bali Cabang Mangupura dan klian dinas se-Kecamatan Petang.

UNUD - Universitas Udayana (Unud) melalui Center for International Programs (CIP) menggelar seminar internasional ‘’Penelitian Bersama antara Indonesia dan Filipina Dalam Bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Bisnis’’, Selasa (24/10). Bertempat di Gedung Institute for Peace and Democracy (IPD) Unud, seminar dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. I Made Sudarma, M.S. Turut hadir Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Manila Dr. Lili Nurlaili, M.Ed. Seminar diikuti 40 peserta dari sejumlah universitas di Indoneaia dan 17 peserta asal Filipina.

MBP/ist

MBP/ist

EF BALI - English First (EF) Bali kembali mengadakan kompetisi mengeja kosakata bahasa Inggris, Spelling Bee Competition 2017, Minggu (22/10) di Gedung Bhumiku, Jalan Gunung Soputan, Denpasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya EF selaku lembaga pendidikan bahasa Inggris berskala internasional untuk menumbuhkan dan mendorong kepercayaan diri anak-anak Indonesia dalam penguasaan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi internasional. Ketua Panitia EF Spelling Bee 2017 Rizal Firmansyah mengatakan, kompetisi ini ditujukan untuk pelajar tingkat dasar dan menengah pertama di Indonesia. 6 - 12 November 2017

31


PENDIDIKAN

P

Tanamkan Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini

endidikan antikorupsi harus sudah ditanamkan sejak dini pada anak-anak. Cara menanamkannya tidak mesti diberi penjelasan tentang pengertian korupsi melainkan dengan cara mengenalkan dan menjelaskannya melalui nilai-nilai yang berkembang di masyarakat. Hal itu dikatakan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI Sujanarko usai acara Anti Corruption Messenger di Bangli, belum lama ini. Menurut Sujanarko, pendidikan antikorupsi bisa mulai diinternalisasi pada anak-anak mulai usia 3,5 tahun. Misalnya, dengan cara mengenalkan barangbarang mainan yang menjadi hak milik. Selain itu, anak-anak sekolah mulai kelas I sampai kelas V juga bisa diajarkan tentang lingkungan seperti tidak buang sampah sembarangan, membantu teman kalau kesulitan, menghormati guru dan orangtua. ‘’Kalau anak-anak daya analisisnya kuat, baru pelan-pelan dikenalkan

terminologi korupsi. Jadi, pendidikan antikorupsi tidak harus dijelasin apa itu korupsi. Tapi, dijelaskan melalui nilainilai yang berkembang di masyarakat,’’ terangnya. Sujanarko menambahkan, mengingat kesehariannya anak-anak 60 persen di bawah penguasaan orangtua, maka tanggung jawab untuk membentuk karakter anak bukan di sekolah, melainkan di orang tua. ‘’Hasil research KPK, yang dikehendaki oleh anak-anak, karakter banyak diwarnai bapaknya bukan ibunya. Sayangnya, di Indonesia karakter bapaknya tidak terlalu mewarnai. Bapaknya istilahnya hanya sibuk mencari duit saja,’’ jelasnya. Menurut Sujanarko, masyarakat Bali dari sisi kultur sudah sangat maju dibandingkan di daerah lain. Keunggulan budaya seharusnya tidak dimasuki anasir jahat yang disebut korupsi. Dia juga mengaku tidak setuju jika korupsi disebut sebagai budaya. Karena budaya sifatnya mem-

bangun bukan menghancurkan. ‘’Kalau terkait nilai antikorupsi, masyarakat Bali punya nilai domestik yang jauh lebih bagus dibanding nilai yang dikembangkan di Jakarta atau internasional. Silakan masyarakat Bali duduk bareng bersama-sama menentukan atau membuat konsensus nilai-nilai Bali yang terkait antikorupsi itu apa. Kami dari KPK akan mendampingi kalau itu sudah jadi untuk melakukan sosialisasi, membangun substansi, supaya nilai-nilai yang dibangun teman-teman di Bali bisa diimplementasikan di masyarakat,’’ ujarnya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengungkapkan, mencegah korupsi lebih baik dari pada mengobati. ‘’Kalau kegiatan pendidikan antikorupsi ini bisa terus dilaksanakan, maka ke depannya korupsi bisa dientaskan di Indonesia dan citra Bangsa Indonesia di dunia bisa meningkat,’’ tegasnya. l Swasrina

BPM/ina

Bupati, Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD berfoto usai pembacaan maklumat antikorupsi bersama KPK dan rombongan organisasi sepeda di Bangli.

32

6 - 12 November 2017


Buleleng Miliki 2.400 Warga Buta Aksara JUMLAH warga yang mengalami buta aksara di Buleleng tercatat 2.400 orang. Ribuan warga ini tersebar di sembilan kecamatan di Buleleng. Setiap tahun, pemerintah daerah menangani masalah buta aksara itu sebanyak 500 jiwa. Dengan demikian, dalam lima tahun ke depan Buleleng ditargetkan bebas dari warga yang menyandang buta aksara. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa menegaskan hal itu di sela-sela puncak peringatan Hari Aksara Internasional dan Pameran Pendidikan se-Provinsi Bali di eks Pelabuhan Buleleng, belum lama ini. Suyasa mengatakan, program penanganan buta aksara di daerahnya dilakukan melalui Sangar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di masing-masing kecamatan. Dari penanganan yang sudah dilakukan, penyandang buta aksara telah berhasil diturunkan berkat kebijakan pemerintah daerah. Hanya saja, program pembelajarannya tidak bisa masuk pada jenjang Kejar Paket A. Hal ini karena dari segi jumlah tidak memenuhi, sehingga program lanjutan yang ada hanya Kejar Paket B dan Paket C. Selain itu, kata Suyasa, pola pembelajaran yang dilakukan nonformal dilakukan oleh tokoh masyarakat dan para penggiat pendidikan di desa. Bahkan, waktu pembelajaranya tidak menentu terkadang malam hari, hingga pembelajaran dilakukan setiap tiga minggu sekali. “Pola yang sudah kita lakukan adalah merekrut pengajar (tutor) dan kalau rutin kita siapkan anggaran operasionalnya. Penanganannya tidak bisa berlanjut ke Kejar Paket A karena memang jumlah pesertanya tidak memenuhi. Kalau program keaksaraan mandiri, materi pembelajarannya ditambah dengan program keterampilan khusus,” katanya. Menurut Suyasa, dalam lima tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati sekarang, Disdikpora menargetkan untuk menuntaskan sisa penderita buta aksara di Buleleng sebanyak 2.400 orang. Ribuan warga penderita buta aksara ini ditargetkan bisa membaca, menulis dan menghitung (calistungred) setiap tahun sebanyak 500 orang. Dalam memerangi buta aksara, pihaknya masih mengalami sejumlah kendala. Terutama dalam merekrut peserta pembelajaran yang sangat sulit. Ini karena warga yang akan dibebaskan dari buta aksara adalah mereka yang berusia di atas 44 tahun. Guna meningkatkan partisipasi warga untuk mengikuti program pembrantasan buta aksara, tokoh masyarakat di desa dan penggiat pendidikan diharapkan berpartisipasi agar warga sadar dan mau mengikuti pendidikan walau hanya menguasai pengetahuan calistung saja. Dengan demikian, pemerintah lebih cepat bisa menuntaskan angka penderita buta aksara di daerah. “Kita tangani setiap tahun sebanyak 500 orang dan selama periode kepemimpinan daerah yang sekarang sisa penderita buta aksara dapat ditangani. Apalagi, kalau bisa kita tingkatkan anggaran untuk

MBP/mudiarta

Gede Suyasa

1.000 orang per tahun, maka Buleleng secepatnya bebas dari penyandang buta aksara,” jelasnya. Sementara itu, Asisten Tata Pemerintahan Setda Buleleng Made Arya Sukerta mengatakan, pembrantasan buta aksara di daerahnya ditergetkan tuntas pada tahun 2020 mendatang. Tahun 2012 lalu, angka buta aksara tercatat 3. 800 orang dan hingga tahun 2017 ini masih menyisakan 2. 400 orang. Dnegan hasil itu, dalam lima tahun pemerintah telah menuntaskan lebih dari 1.000 orangm warga yang mengalami buta aksara. Untuk itu, penanganan buta aksara terus digalakkan, sehingga target akhir adalah seluruh warga Buleleng bisa melek aksara. “Kita mengajak seluruhnya yang belum mau bergabung untuk mengenal aksara, mereka yang putus sekolah bahkan yang sama sekali tidak pernah mengenal sekolah mampu mengenal aksara dan mempunyai semangat membaca,” tegasnya. l Mudiarta

6 - 12 November 2017

33


A KT I V I TA S BUPATI JEMBRANA - Sedikitnya 1.305 nelayan se-Jembrana, Jumat (13/10) menerima mesin tempel bantuan Kementrian ESDM di GOR Krsna Jvara Negara. Penyerahan bantuan mesin tempel tersebut dilakukan Bupati Jembrana I Putu Artha disaksikan Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan, Sekda Jembrana Made Sudiada, sejumlah kepala OPD dan ribuan nelayan se-Jembrana. Di sela-sela penyerahan, Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan I Made Dwi Maharimbawa menyebutkan bantuan tersebut dari usulan Pemkab Jembrana ke Kementrian ESDM yang awalnya diusulkan 2.266 paket. “Setelah diadakan verifikasi, yang layak mendapat bantuan sebanyak 1.305 nelayan.

MBP/ist

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Di sela-sela menghadiri upacara di Pura Silayukti, Padangbai, Karangasem, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengadakan inspeksi mendadak di dermaga atau pelabuhan rakyat setempat. Raut kekecewaan tampak jelas di wajah senator termuda dari Bali ini ketika melihat kondisi dermaga dan fasilitas umum khususnya di dermaga penyeberangan Padangbai-Gili. Ditemani sejumlah staf ahli DPD-RI bidang pariwisata, ekonomi kreatif dan kesra, Senator Wedakarna mendengar langsung curahan aspirasi masyarakat Padangbai dan wisatawan yang hendak menyeberang ke Gili Island atau sebaliknya yang baru datang dari Gili ke Bali.

MBP/ist

MBP/ist

34

6 - 12 November 2017

PNB - Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali (PNB) kembali menggelar kegiatan Open House 2017. Mengambil tema ‘’Creativity in the Development of Science and Technology’’, kegiatan ini dilaksanakan mulai Senin (9/10) hingga Jumat (13/10). Menurut Ketua Jurusan Teknik Sipil PNB Ir. I Wayan Arya, M.T. didampingi Ketua Panitia Open House Dr. I Ketut Sutapa, S.ST., M.T., tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan sistem pendidikan vokasi yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Sipil PNB dan mensinergikan semua kegiatan kemahasiswaan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Sipil.

BRI GATSU - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Denpasar Gatsu menggelar Penarikan Undian Panen Hadiah Simpedes Periode I Tahun 2017 di Hotel Nikki, Denpasar, Jumat (13/10) kemarin. Delapan jenis hadiah diundi untuk nasabah yang beruntung, termasuk grand prize satu buah mobil Suzuki Ertiga GL M/T. Hadiah grand prize ini diraih I Gede Widhartha, nasabah dari Unit Mengwi. Hadiah lainnya yang diundi pada periode semester I (Maret 2017 - Agustus 2017) masingmasing 5 buah LED TV Samsung 32 inch, 5 buah kulkas satu pintu LG, 5 buah mesin cuci 7,5 kg LG, 5 buah sepeda motor Honda Beat F1 Sporty CW, 7 buah sepeda motor Honda Revo 110, 5 buah sepeda motor Honda New Vario ESP dan 3 buah sepeda motor Honda Scoopy ESP.


WALI KOTA DENPASAR - Sebanyak 153 pejabat strukrutal di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar resmi dilantik Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (12/10). Bertempat di Gedung Sewaka Dharma Denpasar, acara pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas ini berlangsung dengan khidmat. Wali Kota Rai Mantra percaya bahwa aparatur yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya.

MBP/ist

MBP/ist

PEMKAB JEMBRANA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana bekerja sama dengan Bank BNI meluncurkan Rumah Kreatif BUMN Jembrana (RKB), Senin (16/10). RKB bertujuan untuk menjadi wadah bagi kalangan UMKM dalam mempromosikan produknya. Para mitra binaan yang aktif di RKB akan mendapatkan pembinaan guna peningkatan kapasitas dan kapabilitas untuk mengembangkan peluang usaha yang mereka miliki melalui pasar digital atau e-commerce. Peresmian RKB Jembrana dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Senin (16/10) oleh Bupati Jembrana I Putu Artha bersama wakilnya I Made Kembang Hartawan.

BPD BALI - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Kantor Cabang Negara bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jembrana menyelenggarakan sosialisasi transaksi non-tunai di Aula Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Jumat (20/10). Sosialisasi diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Jembrana ini dibuka Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, I Dewa Gede Kusuma Antara serta dihadiri Kepala BPD Bali Cabang Jembrana, I Gusti Ngurah Bagus Artawan dan unsur pimpinan OPD, Pejabat Penatausahaan keuangan (PPK) serta para pengelola keuangan.

MBP/ist

MBP/ist

BPR LESTARI - Sebagai komitmen BPR Lestari terhadap penyelamatan lingkungan Bali dari penggunaan sampah plastik, Kamis (19/10), BPR Lestari membagikan 2.000 Lestari Green Bag kepada pelanggan Pepito Cafe dan Supermarket. Di bawah kampanye “Save Bali From Plastic Bag� ini, merupakan bentuk pelaksanaan misi perusahaannya yaitu #MakeanImpact, bahwa bisnis itu harus memiliki dampak yang postifi terhadap lingkungan. DEmikian dikatakan Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari. 6 - 12 November 2017

35


AKTIVITAS WAYAN KOSTER - Anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. mengapresiasi kebijakan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang mengalokasikan sebagian pendapatan yang bersumber dari penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) secara langsung untuk kabupaten lainnya. Hal ini ditegaskan Koster yang lebih dikenal dengan KBS (KBS) saat menghadiri penyerahan hibah dari Bupati Badung kepada Panitia Pembangunan Pura Dalem Segara, Desa Pakraman Batubulan Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar, Minggu (15/10).

GITA JAYANTI - Dalam rangka merayakan disabdakannya Bhagavad-Gita ke dunia ini, panitia Gita Jayanti Nasional 2017 dari Perkumpulan ISKCON yang didukung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan bekerja sama dengan organisasi-organisasi Hindu Nasional, mengadakan acara pendidikan karakter kepemimpinan bagi pemuda-pemudi Hindu berdasarkan Kitab Bhagavad-Gita yang dinamakan ‘’Gita Camp on Leadership’’ di Buperta, Cibubur, 7–8 Oktober.

MBP/ist

NUSA DUA FIESTA - Setelah resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya, Rabu (11/10), kegiatan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Badung, Bali, mulai terbuka dan gratis untuk pengunjung. Berkat dukungan Kementerian Pariwisata dan Bank Mandiri, seluruh wisatawan baik lokal maupun mancanegara bebas memasuki area festival yang akan menghadirkan artis nasional dan lokal seperti Nidji, Andra and The Backbone, Rendy Pandugo, Balawan, dan DJ Iris, hingga demo masak oleh Chef Farah Quinn.

36

6 - 12 November 2017

MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Meningkatkan kunjungan pariwisata, Pemerintah Kota Denpasar menggunakan dokar hias sebagai alat transportasi di objek Denpasar Heritage City Tour. Dokar hias “Denpasar Heritage City Tour” resmi dibuka Wakil Wali Kota Denpasar I.G.N Jaya Negara, ditandai dengan penyerahan pecut kepada kusir dokar di Kantor Tourist Information Centre (TIC), Jumat (13/10). Dilanjutkan dengan mengajak para wisatawan mancanegara dan domistik yang hadir saat acara tersebut mengelilingi Heritage City Tour Kota Denpasar.


6 - 12 November 2017

37


AKTIVITAS

MBP/ist MBP/ist

BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri didampingi Staf Ahli Bupati dr. Priagung Duarsa dan Kepala OPD terkait mengunjungi Posko Pengungsi Peduli Gunung Agung di Dusun Kembang Merta, Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Posko Peduli Kembang Merta merupakan salah satu dari lima posko pengungsian yang berada di Tabanan. Tempat lainnya di Marga, Samsam Kerambitan, Penebel serta Kota Tabanan. Kelima tempat itu sebagai posko pengungsian bagi warga pengungsi Tanggap Bencana Erupsi Gunung Agung asal Karangasem sejak 23 September 2017 lalu.

BUPATI TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti sepertinya tidak pernah berhenti jadi sumber inspirasi sejumlah pihak. Di tengah padatnya aktivitas memimpin Tabanan, bupati perempuan pertama di Bali ini selalu menyiapkan dan menyempatkan diri agar bisa berbagi kepada sesama. Karena itu, muncul kemudian tagline Investasi Hati. Sebuah tagline yang kemudian menjadi judul buku biografinya. Hal itu sudah beberapa kali diulas dalam bedah buku, baik dari kalangan umum maupun akademisi.

MBP/ist

BUPATI BANGLI - Bupati Bangli I Made Gianyar bersama anggota DPR RI Wayan Koster meresmikan bale budaya dan bale pesanekan di Desa Pengotan, Bangli Sabtu (21/10). Peresmian bale budaya dan bale pesanekan yang digelar bertepatan dengan karya agung melaspas, balik sumpah, meras dan ngenteg linggih di Pura Penataran Agung Desa Pakraman Pengotan itu ditandai dengan penandatanganan prasasti. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta beserta Nyonya, Anggota DPRD Bali, Ketua DPRD Kabupaten Bangli, pimpinan OPD Bangli, perbekel se-Kabupaten Bangli, Bendesa Adat serta masyarakat Desa Adat Pengotan.

38

6 - 12 November 2017

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Diperkirakan ada pendekatan psikologi berbeda yang dialami masyarakat Bali saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018, yakni semakin sensitifnya isu klan (pasemetonan) dari trah tertentu dan isu pendekatan calon kandidat dari utara dan selatan. Apalagi di zaman teknologi media sosial saat ini, jika tidak cerdas mengemas isu penjaringan kandidat, partai pengusung akan kehilangan dukungan dalam sekejap. Untuk itulah sejumlah nasihat diberikan oleh tokoh politisi muda Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mencermati fenomena Pilgub 2018 mendatang.


MBP/ist

UNMAS - Rektor Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Jumat (20/10) mewisuda 368 Sarjana S-1 dan S-2. Hingga wisuda kali ini Unmas telah mencetak 26.890 sarjana sejak berdiri tahun 1982. Rektor Made Sukamerta didampingi Wakil Rektor Prof. I G.N. Alit Wiswasta, M.P., WR II Drs. I Wayan Suandhi, M.Pd., WR III Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. dan WR IV Dr. Ir. I Ketut Arnawa M.P. juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik. Lulusan terbaik masing-masing I Putu Mandala Ardha Kusuma (PPS, 3,78), Nida Zulkhaira (FE, 3,72), Ni Komang Dina Suciari (FKIP, 3,96), Kemas Tasnim Firdaus (FT, 3,46), Ni Made Aristayanti (FP, 3,73), Ni Putu Sukanti Septianggreni (FH, 3,89) dan I Gusti Ayu Mas Narasita Pramiswari (FKG, 3,10).

MBP/ist

PEMKAB BANGLI - Sebagai wujud komitmen membangun Bangli dari desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli melaksanakan program Gerakan Membangun Desa dengan Sistem Gotong Royong (Gerbangdesigot) di Desa Penglumbaran, Susut, Jumat (20/10). Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan bantuan dana senilai Rp 1 miliar. Kegiatan tersebut juga diisi Pemkab Bangli dengan menggelar berbagai kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan Bangli, pelayanan akta kependudukan oleh Disdukcapil Bangli, pelayanan KB oleh Dinas Pengendalian Penduduk Bangli serta penyerahan bantuan bedah rumah, bantuan sembako dan pembinaan lansia oleh Dinas Sosial Bangli.

MBP/ist

PNB - Dalam rangka memperingati 30 tahun Politeknik Negeri Bali (PNB), Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Lab Bahasa Pusat PNB menggelar Seminar Nasional Riset Linguistik dan Pengajaran Bahasa (Senarilip) 2017 dengan tema ‘’Meningkatkan SDM Melalui Riset Linguistik dan Pengajaran Bahasa’’ di Hotel Nirmala, Jalan Mahendradata 81, Denpasar. Seminar yang berlangsung selama dua hari, 20-21 Oktober, ini dibuka Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. ditandai pemukulan gong, Jumat (20/10).

MBP/ist

WABUP BANGLI - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri acara Tes IVA dan Sadanis/Mamografi di Rumah Sakit Bangli Medical Shanti, Jumat (20/10). Acara yang digelar Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bali tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan kaum perempuan Indonesia dan juga untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya dari penyakit kanker serviks dan payudara yang selama ini telah banyak merenggut nyawa kaum perempuan.

6 - 12 November 2017

39


AKTIVITAS

MBP/ist

MANGUPURA - Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Ibu Kota Mangupura yang ke-8 sudah menggaung di manamana, kendati puncak HUT jatuh pada 16 November 2017 mendatang. Setelah digelar di Kecamatan Petang dan Kecamatan Mengwi, kini peringatan HUT Mangupura juga dilaksanakan di Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (21/10). Peringatan ini digelar di Lapangan Purna Krida Kerobokan, Kuta Utara. HUT ke-8 Mangupura di Kecamatan Kuta Utara yang dikemas dalam sebuah pesta rakyat dibuka secara resmi oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang hadir langsung bersama Nyonya Seni Asih Giri Prasta.

MBP/ist

DITJEN PAUD - Ditjen PAUD serta Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Kemendikbud RI melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, meluncurkan Program Pendidikan Berkelanjutan 2017 di Desa Bresela Kecamatan Payangan. Kegiatan itu dibuka secara resmi Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Gianyar I Wayan Suardana, S.Sos., MAP., didampingi Direktur Keaksaraan dan Kesetaraan Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud Dr. Samto selaku narasumber sarasehan dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Sadra, S.H., M.H., di Desa Bresela Kecamatan Payangan, Selasa (24/10).

MBP/ist MBP/ist

DPRD BALI - Masyarakat di Kabupaten Tabanan secara umum mengeluhkan pelayanan BPJS Kesehatan, terutama menyangkut obat-obat paten yang rupanya banyak tidak terdaftar dalam katalog. Akibatnya, masyarakat harus merogoh biaya sendiri yang tidak sedikit. Demikian aspirasi yang diterima anggota DPRD Bali Dapil Tabanan I Nyoman Wirya pada masa reses pimpinan dan anggota DPRD Bali, 16-23 Oktober 2017. DEmikian dikatakan Wirya yang juga anggota Komisi IV ini saat dikonfirmasi, Jumat (20/10).

40

6 - 12 November 2017

BLUE BIRD - PT Blue Bird Tbk. meluncurkan moda transportasi baru, yaitu taksi reguler jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) di Pool Blue Bird, Jimbaran, Badung, Jumat (20/10). Peluncuran moda baru ini ditandai pemecahan kendi oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. Usai simbolis tersebut, Wagub dan Kepala BI KPw Bali langsung mencoba kenyamanan taksi MPV. Menurut Direktur PT Blue Bird Tbk. Andre Djokosoetono, program ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Bali atau pelanggan yang berkunjung ke Bali, baik untuk tujuan wisata maupun keperluan bisnis.


MBP/ist

PDAM BADUNG - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Badung sukses meningkatkan pendapatan. Pendapatan pada Agustus lalu tercatat naik hingga Rp 1 miliar dari Rp 18 miliar menjadi Rp 19 miliar. Capaian ini tidak terlepas dari pelayanan prima yang terus ditingkatkan. Hal itu diungkapkan Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung Ketut Golak saat ditemui usai peringatan HUT ke-41 PDAM Tirta Mangutama Badung di kantornya, bilangan Jalan Bedahulu, Denpasar, Sabtu (21/10).

MBP/ist

DPRD KARANGASEM - Gerak cepat ditempuh DPRD Karangasem dalam menyikapi situasi dampak adanya aktivitas vulkanik Gunung Agung. Agenda terdepan yang kini menjadi fokus perhatian para wakil rakyat di Bumi Tanah Aron adalah pembahasan APBD Perubahan yang materinya diserahkan secara resmi oleh Wabup Wayan Artha Dipa dalam sidang paripurna, Jumat (20/10). Dewan siap mengebut pembahasannya sehingga program penangangan kebencanaan yang disusun bisa segera dilaksanakan. Demikian dikatakan Ketua Dewan I Nengah Sumardi usai memimpin sidang paripurna.

MBP/ist MBP/ist

SMP NASIONAL DENPASAR - SMP Nasional Denpasar kedatangan tamu spesial mengawali rangkaian HUT ke-43 sekolah pada 2 Desember mendatang. Tamu yang dimaksud adalah Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait. Dalam kunjungannya, Selasa (24/10), Arist juga menandatangani Prasasti ‘’Kampanye Sekolah Ramah Anak’’, yakni mendeklarasikan GTS untuk memutus mata rantai bullying di SMP Nasional. Arist yang tiba sekitar pukul 09.30 Wita disambut dengan meriahnya gamelan baleganjur yang dibawakan siswa.

SMK PGRI 4 - SMK PGRI 4 Denpasar ikut membantu Pemkot Denpasar dalam memberdayakan masyarakat desa khususnya pengungsi ancaman erupsi Gunung Agung untuk menjadi insan mandiri. Minggu (22/10), siswa dan guru SMK PGRI 4 Denpasar memberi pelatihan membuat nasi jinggo dan jajan Bali bagi 102 pengungsi Gunung Agung di pos pengungsian Desa Pemecutan Kaja. Acara dihadiri Panglingir Puri Agung Jrokuta yang juga Ketua BPD Pemecutan Kaja A.A. Ngurah Jaka Pratidnya alias Turah Joko, Perbekel Desa Pemecutan Kaja A.A. Ngurah Arwatha dan Ketua PGRI Kota Denpasar Nyoman Winata. 6 - 12 November 2017

41


AKTIVITAS

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Senator RI Perwakilan Bali Komite III yang membidangi Pemuda Dr. Arya Wedakarna hadiri HUT Karang Taruna Semara Jaya Tarumenyan Desa Terunyan di Wantilan Desa Terunyan, Kabupaten Bangli. Disambut langsung I Wayan Arjana (Kepala Desa), Nengah Parma (Klian Banjar Terunyan), Nengah Astana (Ketua Karang Taruna) dan Nengah Anto (Ketua Panitia) kehadiran Senator muda ini sangat dinantikan warga masyarakat Terunyan. Pada kesempatan tersebut Dr. Arya Wedakarna memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa dirinya bangga dengan Desa Terunyan, sebagai suku asli Bali yaitu Bali Mule/Bali Aga walau dengan lokasi desa yang jauh dari hirukpikuk kehidupan Kota, tetapi memiliki anak muda yang kreatif, yang memiliki semangat tinggi demi kemajuan desa.

MBP/ist

WAYAN KANTOR - Puncak karya pitra yadnya I Wayan Kantor yang ditandai dengan prosesi palebon, digelar Senin (23/10), di Desa Pakraman Calo Kecamatan Tegallalang. Rangkaian pitra yadnya perintis UC Silver ini diikuti ribuan orang. Prosesi berjalan lancar dan khidmat. Krama desa pakraman setempat tampak antusias ketika bade tumpang pitu dan lembu setinggi sekitar 8 meter mulai diusung dari kediaman almarhum menuju setra untuk kemudian dibakar. Pihak keluarga melaksanakan upacara pitra yadnya ini dalam tingkatan utama.

MBP/ist

GEMAR MEMBACA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar menyerahkan hadiah lomba pengembangan minat dan budaya baca pada Senin (23/10). Lomba ini diadakan dalam rangka memeriahkan bulan gemar membaca dan hari kunjung perpustakaan tahun 2017. Adapun juara lomba I perpustakaan tingkat SD diraih perpustakaan SD Santo Yoseph 2, juara I bercerita diraih Ni Luh Dewi Antila Dewi (SD Saraswati 2 Denpasar), dan juara I baca cepat diraih Aurelia Andia Calluella (SD Santo Yoseph 1). Sedangkan juara I membaca teks berita tingkat SMP diraih Luh Putu Wisnovara Dhivani dari SMP Dwijendra Denpasar, dan juara I menulis cerpen diraih Putu Nesya Kanti Widhisari (SMPN 9 Denpasar). Untuk juara I meresume buku tingkat remaja/umum diraih Rikma Dahnia, dan juara I membaca puisi diraih Cantika Triadnyani.

42

6 - 12 November 2017

MBP/ist

KEJATI BALI - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Dr. Jaya Kesuma, S.H., Senin (23/10) meninjau proyek pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Badung yang berlokasi di sebelah timur Terminal Mengwi di Desa Mengwitani. Saat peninjauan Kajati Bali didampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Badung IB Surya Suamba, serta Kabag Humas Setda Badung I Putu Thomas Yuniarta. Dalam peninjauan Kajati Bali Jaya Kusama mengajak serta Kajari Denpasar, Kajari Tabanan, Kajari Gianyar serta Kajari Karangasem.


MBP/ist

IKIP SARASWATI TABANAN - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di kabupaten Tabanan, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Saraswati Tabanan terus berupaya mengembangkan kiprahnya agar senantiasa bisa menghasilkan lulusan guru yang profesional dan mampu bersaing di era global saat ini. Terbukti, tahun ini IKIP Saraswati Tabanan kembali memiliki guru besar dibidang sastra atas nama Prof.Dr.Dra. Ni Nyoman Karmini, M.Hum, dengan orasi imiah berjudul ‘Makna Karya Sastra Bali Tradisional Untuk Pembentukan karakter Diri’. Upacara pengukuhan guru besar dilaksanakan Senin (23/10) di aula kampus setempat dalam agenda sidang senat terbuka.

MBP/ist

UNDIKNAS - Ratusan anak SMA/SMK se-Bali, Senin (23/10) menyerbu kampus Undiknas University di Jalan Bedugul, Sidakarya. Mereka mengikuti berbagai kompetisi serangkaian Undiknas Edu Fair 2017. Ajang ini dibuka Rektor Undiknas diwakili Direktur Kerjasama Internasional, Agus Fredy Maradona, S.E., Ak.MSA., CA., Ph.D., didampingi Direktur Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ida Bagus Teddy Prianthara, S.E., M.Si.C.A. serta para dekan. Undiknas Edu Fair 2017 diadakan Directorate of Internastional and Enterprise Undiknas adalah ajang kompetisi kreatif bagi anak- anak SMA dan SMK se-Bali.

MBP/ist

MBP/ist

REI BALI - Badan Diklat DPP Realestat Indonesia (REI) dan PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menggelar Short Course pembangunan perumahan layak huni di Kantor DPD REI Bali, Rabu (25/10). Short Course diikuti 44 peserta yang seluruhnya merupakan anggota DPD REI Bali. Berbeda dengan diklat sebelumnya, Short Course kali ini sudah berbasis kompetensi. Perlu diketahui, DPP REI sekarang sudah mempunyai LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). Di mana dalam waktu dekat, semua anggota akan disertifikasi. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini kita memulai Short Course berbasis kompetensi. Demikian kata Ketua Badan Diklat DPP REI, MR. Priyanto.

ARYA WEDAKARNA - Setelah berhasil memediasi dan menyelesaikan masalah penolakan pembanguan Wihara di Kabupaten Buleleng oleh warga adat, kini Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali membantu umat terkait dengan penolakan oleh Balai Wilayah Sungai Bali Penida terkait pembangunan Pelinggih Parantenan Kong Co Zao Jun Gong yang berada di Tanah Kilap Denpasar. Dari proses audiensi pengempon di Kantor DPD RI, sampai pada rapat dengar pendapat (RD ) yang digelar resmi dan dihadiri Ketut Jayada (Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida), I Md Jendra (Kanwil Kemenag Bali), Eka Juana (Perwakilan Dinas PUPR Prov. Bali), Mertawan (Dinas PTSP Prov. Bali), Ida Ayu Surasmika (Dinas PTSP Kota Denpasar), Komang Wiweka (Dinas PUPR Kota Denpasar), I B Windu (Kemenag Kota Denpasar), I Made Dawa (Kantor Camat Densel) dan lainnya. 6 - 12 November 2017

43


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

UNDIKNAS - Undiknas University patut berbangga karena satu diantara 10 PTN dan PTS di Indonesia yang dijadikan responden untuk menjaring kritik dan saran demi perbaikan kinerja BAN PT di Tanah Air. Untuk itu anggota majelis akdreditasi BAN PT masing-masing Prof. Bambang Suryotmono dan Prof. H. Mansyur Ramli melakukan tatap muka dengan dosen, kajur dan pimpinan Undiknas, Rabu (25/10) kemarin. Tamu BAN PT ini langsung diterima Rektor Undiknas, Prof. Gede Sri Darma, D.B.A., bersama wakil rektor, para direktur, dekan dan kaprodi di Oditorium Dwi Tunggal Undiknas.

MBP/ist

YPLP - Jajaran YPLP Kota PGRI Denpasar sangat konsisten menjaga dan meningkatkan mutu persekolahan PGRI di Kota Denpasar. Senin (23/10 ) kemarin para pegawai tata usaha, bendahara dana BOS , administrasi danl pengelola perpustkaan dikumuplkan untuk mengikuti workshop. Sebanyak 300 peserta terlibat dalam wokrhop yang bertema ‘’ Tata kelola keungan, perpusatkaan dan administrasi di lingkungan sekolah PGRI di Denpasar’’. Workshop dibuka Wali Kota diwakili Kadiskpora Kota Denpasar, Wayan Gunawan.

44

6 - 12 November 2017

BUPATI KLUNGKUNG - Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam) Klungkung dan Gala Desa 2017 telah berlangsung. Pembukaannya dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampngi Ayu Suwirta, dan Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga I Gusti Ngurah Bagus Sucitra di Lapangan GOR Swecapura, Gelgel, Minggu (22/10). Melalui program tahunan ini didorong munculnya olahragawan potensial untuk meningkatkan prestasi baik nasional, regional dan internasional. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Klungkung, I Nyoman Mudarta menyatakan Gala Desa menjadi salah satu program Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mendukung gerakan masyarakat sehat (GERMAS) melalui program ayo olahraga.

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Program 10 destinasi utama Bali Baru yang digulirkan Pemerintah Presiden Joko Widodo mendapatkan dukungan dari Senator DPD RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Bagaimana tidak, guna mencapai target 20 juta wisatawan pada 2019, seluruh usaha dikerahkan oleh pemerintah pusat, termasuk perbaikan infrastruktur kepariwisataan di sejumlah provinsi, khususnya luar Jawa dan Bali. Disamping adanya skala prioritas pemerintah untuk mendirikan 10 destinasi utama yakni Bali Baru diantaranya Danau Toba, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Wakatobi, Labuan Bajo dan Pulau Morotai.


MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Guna meningkatkan kegemaran membaca serta memperluas wawasan dan pengetahuan anak didik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar menyerahkan bantuan buku dan rak kepada 12 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar di Ruang Studio Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Rabu (25/10). Ke-12 SDN yang mendapatkan bantuan belanja awal supervisi tersebut, diantaranya SDN 5 Sanur, SDN 4 Sumerta, SDN 5 Ubung, SDN 18 Pemecutan, SDN 8 Padangsambian, SDN 2 Pemecutan, SDN 5 Sumerta, SDN 11 Dauh Puri, SDN 8 Sumerta, SDN 10 Pemecutan, SDN 2 Dauh Puri, dan SDN 15 Dangin Puri.

MBP/ist

DPRD BALI - Bicara pembangunan Bali secara keseluruhan, bisa dikatakan cukup bagus. Kendati sebetulnya, pembangunan yang dilakukan masih menyisakan adanya kekurangan (minus) selain kelebihan (plus). Terutama terkait dengan ketimpangan Bali selatan dan Bali lainnya. Masalah ini pun mencuat dalam kegiatan reses yang dilakukan pimpinan dan anggota DPRD Bali. Ketimpangan Bali utara dan Bali selatan misalnya, kan masih tetap sampai sekarang, masih kelihatan. Ini diharapkan oleh masyarakat harus ada kebijakan-kebijakan yang punya keberpihakan dari pemerintah sehingga lambat laun akan bisa dipersempit. Demikian kata Anggota DPRD Bali Dapil Buleleng, Gede Kusuma Putra saat dikonfirmasi mengenai hasil resesnya, Senin (23/10).

MBP/ist

UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali menggelar workshop, Rabu (25/10) di Aula Undhira Bali. Workshop pengembangan kurikulum pembelajaran karakter berbasis bela negara dan ketahanan budaya setingkat universitas di wilayah kopertis VIII, ini diikuti sekitar 250 orang peserta. Dalam workshop tersebut ditampilkan tiga pembicara yakni Direktur Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Ocky Karna Radjasa, Ph.D menjelaskan pentingnya riset dalam pendidikan. Kemudian Danrem 163/ Wirasatya Kolonel Arh I Gede Widiyana, S.H., M.Tr. (Han) memaparkan terkait Wawasan Nusantara dalam Rangka Ketahanan Nasional.

MBP/ist

FH UNDIKNAS - Fakultas Hukum (FH) Undiknas University me-launching buku karya empat srikandi fakultas tersebut di Auditorium Dwi Tunggal, kampus setempat, Senin (23/10). Masing-masing, buku berjudul “Hukum Perlindungan Anak Korban Pedofilia” karya Dr. AAA. Ngr. Tini Rusmini Gorda, SH.,MH, buku “WRDDHI GRHIYAD Prinsip Perjanjian Kredit Menurut Hindu” karya Dr. AAA. Ngr. Sri Rahayu Gorda, SH.,MH, buku “Menyoal Sanksi Pidana Anak yang Berkonflik dengan Hukum” karya Dr. Ni Nyoman Juwita Arsawati, S.H., M.H., dan buku “Sanksi Perkawinan Terlarang di Bali Dulu dan Kini” karya Dr. Ida Ayu Sadnyini, S.H., M.H. 6 - 12 November 2017

45


A KT I V I TA S

MBP/ist

MADE URIP - Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digalakan oleh Drs. I Made Urip, M.Si selaku salah satu Anggota MPR RI kali ini menyasar generasi muda dan masyarakat di Desa Dajan Peken yang kebetulan menyambut HUT ke-31 Karang Taruna Eka Genta Dharma Bakti. Sosialisasi dengan tema “Penguatan Demokrasi Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika” ini, dihadiri Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan DPD PDIP Bali, Ni Made Rahayuni dan Wakil Sekretaris DPD PDIP Bali, Made Supartha, Camat Tabanan, Kepala Desa, Ketua LPM, Kelian Adat dan Kelian Dinas, Ketua PKK dan ratusan anggota Karang Taruna seDesa Dajan Peken yang dipusatkan di Bale Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Tabanan, Minggu (22/10).

MBP/ist

ISBI - Institut Senidan Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua, pada 6 Oktober 2017 menggelar Dies Natalis III dengan tema “Seni, Spritualitas, dan Pariwisata”. Sesuai dengan tema tersebut, maka pada Rabu, 4 Oktober 2017 telah diadakan discouse (diskursus) bertempat di kampus ISBI Tanah Papua. Menurut Rektor ISBI Tanah Papua Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A. tujuan mengangkat tema tersebut adalah melihat seni-seni tradisi di Papua yang selain memiliki bentuk juga terdapat jiwa dan spirit.

MBP/ist

MBP/ist

PEMKAB JEMBRANA - Pemanfaatan dana desa di Kabupaten Jembrana mendapat apresiasi dari Presiden Jokowi. Kabupaten ujung barat pulau Bali itu mampu membangun jalan desa sepanjang 129 km, 8 meter jembatan, dan 4 unit pasar desa sehingga dinobatkan sebagai peringkat kedua terbaik nasional dalam pemanfaatan dana desa. Apresiasi tersebut disampaikan di depan jajaran menteri, panglima TNI, Gubernur serta 514 kabupaten/kota seIndonesia, di Istana Negara, (24/10). “Infrastruktur ini dikerjakan dalam tiga tahun setelah dana desa diadakan. Karena kita tahu sudah tiga tahun ini dana yang kita gelontorkan Rp127 triliun, Hal-hal seperti ini yang kita inginkan agar dana itu betul-betul termanfaatkan dengan baik,”puji Jokowi.

PEMKAB BADUNG - Pemkab Badung bersama DPRD Badung melaksanakan Sidang Paripurna dengan agenda penjelasan Bupati Badung terhadap 9 (sembilan) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Senin (23/10) di Ruang Sidang Uttama Gosana, Gedung DPRD Badung, Puspem Badung. Salah satunya Ranperda APBD 2018. Pada Ranperda APBD 2018, Belanja Publik Dirancang 75,91 persen, Belanja Aparatur 24,09 persen. Sidang Paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Sidang diikuti Wakil Ketua DPRD bersama anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Badung dan Pimpinan Perangkat Daerah dilingkungan Pemkab Badung.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

46

6 - 12 November 2017


MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Tim Gabungan Bapenda, Dukcapil dan DPM-PTSP mengakhiri turnamen lebih awal setelah hanya meraih empat poin di penyisihan Grup A dalam turnamen futsal antarkaryawan Pemkab Badung, serangkaian menyambut HUT ke-46 Korpri dan HUT ke-8 Mangupura di Lapangan Simpang Abianbase, Selasa (24/10). Turnamen dibuka dengan pertandingan antara pimpinan perangkat daerah yang dipimpin langsung Kepala Bapenda sekaligus Ketua Bapor Korpri Badung I Made Sutama, S.H., melawan para wartawan yang ngepos di Pemkab Badung dengan skor akhir 4-6 untuk kemenangan tim wartawan.

MBP/ist

SETDA BADUNG - Tim Sekretariat Daerah (Setda) Badung siap mengikuti turnamen antarkaryawan Pemkab Badung dalam rangka memeriahkan HUT ke-46 Korpri dan HUT ke-8 Mangupura. Hal ini disampaikan manajer tim futsal Setda Badung I.B. Wisnawa Kesuma, S.E., M.M., di sela-sela pertandingan persahabatan melawan tim gabungan BPKAD, Perikanan dan Pertanian, Kamis (19/10). Pria yang akrab dipanggil Guswis itu menambahkan, walaupun tim Setda Badung sempat vakum beberapa bulan karena tidak ada turnamen futsal dan beberapa pemain telah mutasi ke instansi lain, pemain yang masih ada selalu menjaga kondisi dengan melakukan latihan secara individu ditambah pemain baru yang masih muda mutasi ke lingkungan setda.

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Kasus korupsi telah menjadi persoalan serius di negeri ini. Sejumlah pejabat daerah telah terseret ke ranah hukum. Bahkan sudah ada yang dibui. Kasus demikian menjadi perhatian Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, untuk diantisipasi. Untuk mengantisipasi ini harus mampu mengendalikan diri. Demikian dikatakan Bupati Suwirta dalam kegiatan Sepeda Anti Korupsi Festival Komunitas tahun 2017 di depan Monumen Puputan Klungkung, Sabtu (21/10).

MBP/ist

BRI - BRI Kantor Cabang (Kanca) Negara, Selasa (24/10) menyerahkan hadiah Panen Simpedes I/2017 di Kantor Cabang Negara. Puluhan nasabah tabungan Simpedes Kanca Negara yang beruntung, menerima hadiah mulai dari TV, sepeda motor hingga hadiah utama satu unit mobil. Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Kepala Cabang BRI Negara Yerri Candra didampingi para Kepala Unit di bawah BRI Kanca Negara.

6 - 12 November 2017

47


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Bertepatan dengan tilem sasih kapat, Pemkab Klungkung melaksanakan upacara Pemahayu Jagat Kertaning Bumi di Pamedal Agung yang satu lingkungan dengan Kertha Gosa dan Kantor Bupati, Jumat (20/10). Upacara yang pertama kali berlangsung ini untuk penyucian alam sekala dan niskala. Upacara ini dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ayu Suwirta, Sekda Gde Putu Winastra serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Panitia pelaksana upacara, Dewa Ketut Soma menyampaikan upacara ini masuk sebagai salah satu program kerja Pemkab.

WABUP GIANYAR - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra membuka Porsenides II Desa Singapadu Tengah di halaman SDN 2 Singapadu Tengah, Jumat (20/10). Hadir dalam acara itu anggota DPRD Bali Nyoman Parta, Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta, Camat Sukawati Anak Agung Putrawan, Kepala Desa se-Kecamatan Sukawati dan perangkat Desa Pakraman se–Desa Singapadu Tengah. Lima banjar se-Singapadu Tengah turut menyukseskan kegiatan seni itu di antaranya Banjar Belaluan, Abasan, Grya Kutri, Negari dan Kutri. Tak ketinggalan para wisatawan menyaksikan pagelaran seni baleganjur masing-masing banjar yang apik unjuk kebolehan menampilkan hasil karyanya.

MBP/ist

MBP/ist

PEMKAB KLUNGKUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung memperoleh penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan 2016 dengan capaian standar tertinggi. Hal ini secara otomatis menambah deretan penghargaan yang telah diraih sebelumnya pada bidang yang berbeda.Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diraih Kabupaten Klungkung secara berturut-turut.

48

6 - 12 November 2017

WABUP KLUNGKUNG - Peringatan Hari Kanker Internasional diselenggarakan Ikatan Adhyakasa Dharmakarini Daerah Klungkung di Kantor Kejaksaan Negeri Klungkung Selasa (24/10). Melalui acara tahunan ini, kesadaran kaum perempuan untuk melakukan deteksi dini kanker serviks dan payudara didorong semakin meningkat. Langkah itu sangat penting untuk mengantisipasi munculnya kasus kelak. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Klungkung Made Kasta, Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru, Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Klungkung Ayu Suwirta.


MBP/ist

BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri upacara atma wedana mamukur/nyekah bersama dan masangih, mapetik, matelubulanan gratis di Wantilan Pura Dalem, Desa Adat Mengwi. Bupati didampingi Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Jaya Saputra, Tripika Kecamatan Mengwi, Penglingsir Puri Ageng Mengwi Anak Agung Gde Agung, PHDI Kabupaten Badung, Perbekel Mengwi Ketut Umbara, Bendesa Adat Mengwi Ida Bagus Anom dan tokoh masyarakat, Kamis (19/10). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan dana hibah Rp 600 juta yang diterima Bendesa Adat Mengwi Ida Bagus Anom selaku Ketua Panitia.

MBP/ist

STIKI - I Dewa Putu Wahyu Cahyadi, demikian nama lengkap salah satu alumni STIKI Indonesia (STMIK Stikom Indonesia), yang beberapa minggu lalu dinobatkan sebagai 2nd Runer-up Socio Digi Leaders 2017 bersama dua rekannya. Socio Digi Leaders adalah sebuah kompetisi ide dalam bentuk aplikasi digital yang bermanfaat sebesar-besarnya untuk lingkungan sosial. Pria lulusan STIKI Indonesia pada tahun 2015 ini mengaku bangga atas prestasi tersebut.

MBP/ist

MBP/ist

YKI BALI - Tim Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Bali menilai Kota Denpasar dalam Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP), Selasa (24/10). Lomba melibatkan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, TP PKK Kota Denpasar, YKI Kota Denpasar, K3S Kota Denpasar, Camat se-Kota Denpasar, Kepala Puskesmas se-Kota Denpasar, SDN 2 Tonja dan SMP PGRI 8 Denpasar.Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya menyampaikan sangat mendukung dan menyambut baik penyelenggaraan lomba PKTP ini.

STIKES ADVAITA - Stikes Advaita Medika Tabanan menggelar Sidang Senat Terbuka terkait pengukuhan dan wisuda program profesi Ners dan D-3 Kebidanan di Grand Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, Sabtu (21/10). Acara ini diikuti 12 wisudawan D-3 Kebidanan dan 22 wisudawan profesi Ners. Para lulusan diharapkan berkontribusi positif, baik langsung maupun tidak langsung terhadap peningkatan kualitas SDM kesehatan di Bali maupun Indonesia. Demikian dikatakan Ketua Stikes Advaita Medika Tabanan, I Wayan Surka, SSi.T., M.Kes., saat membacakan laporan pendidikan. 6 - 12 November 2017

49


A KT I V I TA S

MBP/ist

BRI TABANAN - Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan BRI kepada nasabahnya dalam hal ini nasabah Simpedes, BRI Cabang Tabanan menggelar penarikan undian Tabungan Simpedes Periode I/2017, Jumat (20/10). Pemenang hadiah Grand Prize Mobil Suzuki Ertiga 1.4 MC DX MT itu adalah I Ketut Bagus Wirasu, dari nasabah BRI Unit Kediri. Untuk Hadiah Utama I berupa sepeda motor Honda New CB150R direbut Sri Ayu Sura Wati dari unit Kediri dan I Gede Putu Suryadi dari unit kerja Tabanan. Dua pemenang hadiah utama II berupa sepeda motor Honda New Vario 125 CBS disabet Nengah Suwela dari unit Baturiti dan Ni Ketut Rediawati dari unit Baturiti.

MBP/ist

DPRD BALI - Wakil Ketua DPRD Bali I Gusti Bagus Alit Putra, melaksanakan kegiatan reses di Pura Gunung Agung, Banjar Angkeb, Gulingan, Mengwi, Badung, Jumat (20/10). Politisi Partai Demokrat ini diterima oleh Bendesa Adat I Nyoman Yasa, Kepala Dusun I Wayan Wardana, Klian Adat, Pande Made Yasa, serta masyarakat setempat. Dalam reses itu, Prajuru Adat Banjar Angkeb Canging memohon bantuan untuk melanjutkan pembangunan Pura Gunung Agung.

MBP/ist

MBP/ist

WABUP GIANYAR - Kedatangan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra disambut antusias ratusan warga Desa Singapadu Kaler Kecamatan Sukawati, Rabu (25/10). Kedatangan mantan Ketua DPRD Gianyar dua periode ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat untuk meresmikan kantor Perbekel Desa yang kini lebih megah dan representatif. Selain meresmikan kantor desa, pada kesempatan itu, Mahayastra juga menyerahkan bantuan satu unit truk pengangkut sampah untuk Desa Singapadu Kaler.

50

6 - 12 November 2017

FT UNWAR - Fakultas Teknik Universitas Warmadewa (FT Unwar) Denpasar terus memberi penguatan kompetensi internasional bagi calon lulusannya. Berbagai seminar digelar untuk meningkatkan iklim akademik di kampus ini. Jumat (20/10), FT Unwar menggelar seminar internasional bertajuk ‘’Sustainability, Design and Culture’’. Seminar dibuka Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Gede Widjana. Ketua Panitia Seminar Putu Ariestana, S.T., M.Eng., M.Si. menjelaskan, seminar internasional aristektur dan teknik sipil ini diikuti 600 peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, pelaku arsitektur bangunan dan sipil serta transportasi.


207 | 6 - 12 November 2017

Puluhan Ribu Warga di Pengungsian

Keberlanjutan SDM Jadi PR Bersama

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 207 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu