Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 206 | Balipost.com

Page 1

206 | 30 Oktober - 5 November 2017

Hidup di Pengungsian Galungan dengan Sederhana

RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lKontroversi Bencana Sebagai Paket Wisata 6 BALI SEPEKAN lLongsor di Manistutu Sejumlah Rumah Rusak 7

LAPORAN UTAMA l Hidup di Pengungsian Galungan dengan Sederhana 8 l Logistik Mulai Menipis 9 l Ekonomi Kreatif Tetap Hidup 10 POLITIK l PHDI Dukung Perppu Ormas 16 l Menunggu Hasil Verifikasi Parpol 17 KIPRAH l Gus Teja

Suara Suling yang Indah 18

MANCANEGARA l Pidato Panjang Xi Jinping 20

LENSA l Gumitir 26

OLAHRAGA l Memimpikan Musim Kemenangan 27 TAKSU l Wayan Koplog

Komit Lestarikan Karawitan Angklung 31

PARIWISATA l Mengejar ”Spending Money”

Negeri Beruang Putih 38

KESEHATAN lMasalah Global Resistensi Antibiotik 24

TALENTA l Happy Mayundari Ketagihan Berkarya 39 PROPERTI l Arsitektur Bali Bergeser ke Desain Minimalis 40

30 Oktober - 5 November 2017

3


DARI PEMBACA

Memastikan Layanan Kesehatan Pengungsi P

embayaran biaya rumah sakit bagi para pengungsi menjadi kendala. Saya yakin ini tentu buklan jumlah uangnya jadi masalah, melainkan risikonya jika dibayar. Pos anggaran aman yang bisa dialokasikan? Masalahnya pendekatan hukum juga sangat ketat. Yang jelas Ini tentu harus segera diselesaikan pihak terkait. Bagaimanapun juga pemerintah harus bisa memfasilitasi atau setidaknya menanggulangi biaya pengobatan bagi para pengungsi. Kalaupun kini anggaran bencana belum bisa dikeluarkan karena berbagai berbagai kendala teknis, pemerintah di Bali kami harapkan bisa memfasilitasi agar pemerintah pusat bisa menalanginya. Bagi kami masyarakat kecil, kami sangat berharap saudara-saudara kami yang kini ada di tempat pengungsian bisa juga terjamin tak hanya dari segi kebutuhan makanan dan minuman tetapi juga dari sisi kesehatan. Semoga bisa diatasi dengan baik. Saya juga juga sudah mendengar jika pemerintah kabupaten/kota telah menugaskan tenaga medis dan paramedisnya untuk bergiliran berjaga di posko pengungsian. Ini tentu bentuk kepedulian yang patut diapresiasi. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada para tenaga kerja yang mengabdi di bidang kesehatan. Semoga semuanya berjalan baik-baik saja dan kita bisa hidup damai di tanah Bali. I Nyoman Sumadana Gianyar, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

30 Oktober - 5 November 2017

4


Memfasilitasi Hak Pemilih PILKADA serentak di Bali akan digulirkan sekitar pertengahan tahun 2018. Tahapan Pialkada yang dibayangi oleh peningkatan aktivitas Gunung Agung ini tentu harus diantisipasi secara maksimal. Tak hanya dari sisi keamanan , sosial, budaya dan ekonomi, potensi terjadi bencana yang bisa menghambat Pilkada serentak juga layak diantisipasi. Mencermati potensi terjadinya ancaman terhadap pelaksanaan Pilkada Bali 2018, Pusat Daa Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan setuju atau tidaknya masyarakat Bali jika Pilkada serentak ditunda jika Gunung Agung benar -benar meletus. Jajak dilakukan selama sepekan terakhir dengan tujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat Bali terkait dengan Pilkada serentak 2018. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 52,78 responden mengatakan tidak setuju dilakukan penundaan pilkada. Pilkada untuk regenerasi kepemimpin Bali dan di kabupaten Gianyar dan Klungkung harus tetap dijalankan. Caranya lakukan pemetaan masalah lebih dini sebagai antisipasi jika Gunung Agung meletus. Untuk itu, KPU Bali dan kabupaten/kota harus lebih awal melakukan pendataan pemilih dengan berkoordinasi dengan kepala dusun setempat. Sebaran pengungsi harus didata secara valid. Penduduk Karangasem yang kini tersebar dimana-mana bukanlah alasan untuk menunda Pilkada. Pilkada serentak tetap bisa dijalankan, sepanjang

ada koordinasi dan upaya antisipasi secara cermat. Penempatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) bisa saja disesuaikan dengan posko pengungsi. Untuk kepentingan pencoblosan, masyarakat pemilih dari satu zona agar difasilitasi berada dalam satu lokasi pengungsian. Untuk itulah posko pengungsian harus terkoordinasikan secara baik. Responden juga beralasan, penundaan Pilkada hanya akan menghambat upaya-upaya pemulihan jika terjadi bencana karena tak adanya gubenur yang definitif atau bupati definitif. Selain itu, kata responden saat ini data pengungsi sudah sangat jelas, sehingga kemungkinan terjadinya kekacauan data pemilih sangat kecil. Sementara itu, 43,29 responden setuju atau mendukung dilakukan penundaan Pilkada jika terjadi bencana. Mereka umumnya berharap jika bencana terjadi anggaran politik bisa dialihkan untuk recovery Bali. Dampak letusan Gunung Agung bagi Bali sangat memungkinkan terjad hambatan ekonomi, sosial dan tata ruang. Ini tentu akan berdampak serius terhadap kelancaran Pilkada serentak terutama dengan validasi pemilih. Tak hanya, itu, Pilkada serentak dalam kondisi prihatin, besar kemungkinan partisipasi pemilihnya rendah. Ini jelas akan berdampak pada tingkat dukungan kepada pejabat terpilih nantinya. Selain itu, Undang–Undang juga memungkinkan penundaan pilkada serentak jika terjadi bencana.

Sementara 3,93 responden mengatakan tak mau berandai-andai. Mereak justru berharap Bali bisa tetap aman dan bisa melakukan berbagai agenda politiki termasuk program-program penguatan ekonomi. Mereka juga tak tahu dampak bencana yang terjadi jika Gunung Agung meletus. Responde justru berharap selama kondisi masih normal, semua tahapan Pilkada dijalankan saja. Evaluasi bisa dilakukan kapan saja tergantung pada perkembangan aktivitas Gunung Agung. l Dira Arsana Setujukah Anda jika Gunung Agung meletus, pilkada serentak di Bali ditunda? 52,78% 43,29% Responden : 640

3,93% Setuju

Tidak Tidak Setuju Tahu grafis: tomik cahya

30 Oktober - 5 November 2017

5

5


OPINI

G

Kontroversi Bencana Sebagai Paket Wisata

unung Agung meletus merupakan fenomena alam yang dalam konteks kealaman merupakan gejala biasa. Seperti juga gunung-gunung lain di dunia, letusan Gunung Agung mempunyai efek ganda. Di satu sisi mengakibatkan kerusakan pada alam dan perumahan penduduk pada awalnya akan tetapi dalam jangka panjang akan memberikan rahmat melimpah kepada alam dan manusia. Sebagai sebuah peristiwa alam, letusannya mengerikan bagi manusia yang berada dekat dengan lingkungan kejadian. Akan tetapi dari sudut seni, justru memberikan pemandangan menakjubkan apabila difoto, apalagi jika letusan berapi itu dilihat di malam hari dari jarak jauh. Berbagai letusan gunung api aktif di belahan penjuru dunia selalu menjadi tontonan dan foto indah menakjubkan. Foto dan pemandangan tersebut, di samping memberikan nuansa keindahan bagi manusia juga memberikan perenungan mendalam: betapa kecilnya manusia dibanding dengan alam, apalagi kekuatannya. Dengan pemahaman ini, justru foto dan pemandangan itu memberikaan kesadaran agar manusia tersebut semakin arif dan bijaksana. Kesadaran itu akan muncul karena ada keindahan tersebut. Dengan keindahan itu kita akan mampu menatap dan berfikir lebih lama. Baru-baru ini ada kontroversi tentang jualan pariwisata soal letusan Gunung Agung sebagai sebuah paket wisata. Mendadak sontak kemudian ada silang pendapat dengan keinginan menjual letusan tersebut sebagai atraksi pariwisata. Seperti biasa ada yang setuju dan ada juga yang tidak setuju. Gunung Agung belum meletus, tetapi disinyalir sudah ada yang mau menjual letusannya sebagai objek wisata. Apabila dilihat dari sudut etika, kepariwisataan itu mengandung sudut kontroversinya terutama apabila dinilai dari sisi keunikan yang menjadi objek kunjungannya. Pariwisata, terutama dalam pengertian mencari pengalaman baru (dari pandangan mata), sering menimbulkan ketersinggungan. Apapun objek yang dipandang baru, akan menarik bagi seseorang. Dari cara

6

Oleh I Nyoman Dartawan

pandang ini maka kemiskinan, cara orang bersembahyang, tingkah laku mandi sampai dengan cara bercocok tanam akan menjadi tontonan menarik. Dari sisi kehidupan sosial cara orang sembahyang, cara menjalankan ritual, cara bercocok tanam atau cara orang mandi, itu adalah perilaku budaya, normative, mempunyai pakem, dipercaya dan dihormati oleh penganutnya. Jika kemudian itu menjadi objek tontonan, dapat dan mampu membuat orang atau masyarakat pemeluknya tersinggung. Untuk apa orang ditonton jika sedang sembahyang, apalagi kemudian cara sembahyang itu didiskusikan? Dalam satu kesempatan, petani yang sedang bercocok tanam di sawah, mengusir wisatawan yang sedang memotretnya. Mungkin mereka tersinggung karena mata pencaharian mereka, cara hidup petani tersebut, juga budaya mereka tiba-tiba dipotret dan bukan tidak mungkin dijual di negara lain. Jangan-jangan kemudian ada yang menertawai. Di sinilah posisi ketidaketisan itu. Beberapa cara yang dipakai untuk mengingatkan adalah adanya larangan untuk memotret, seleksi memotret, atau pembatasan geografis untuk itu. Bahkan ada larangan untuk berkunjung ke wilayah tertentu karena dianggap sakral. Cara lain untuk mengurangi pelanggaran etika itu adalah dengan memberikan timbal balik, baik secara umum maupun khusus. Misalnya, memberikan modal untuk objek wisata tersebut berdasarkan hasil kunjungan kepariwisataan dengan tujuan untuk membantu kehidupan sosial masyarakat yang ada di lingkungan tersebut. Bahkan beberapa waktu lalu terungkap bahwa petani sawah di sebuah tempat di Ubud, mendapatkan konsesi pembayaran sebagai akibat dari sawahnya dipakai sebagai objek pariwisata. Dengaan demikian, industri pariwisata sesungguhnya merupakan insutri yang kontroversial, dan ini telah lama dirasakan. Bagaimana jika kemudian bencana alam dipakai sebagai objek pariwisata? Sebagai sebuah fenomena, jelas ini merupakan kejadian alam dan terbuka untuk siapa saja

untuk melihat. Ketika di Aceh terjadi tsunami tahun 2004 dengan korbannya sampai ratusan ribu itu, ada suara yang menentang berfoto di samping tumpukan mayat. Ini tentu saja sangat tidak etis. Mereka berupaya selfie di tengah penderitaan, yang jelas-jelas menyayat hati. Disini, manusia dituntut untuk mempunyai empati terhadap korban. Empati itu adalah perasaan yang bukaan sekedar merasa senasib atau kasihan kepada korban, tetapi langsung merasakan, merasuk ke dalam hati, ke dalam jiwa penderitaan yang terjadi kepada mereka. Dengan dasar empati itulah kemudian manusia harus mampu menahan diri untuk tidak berbuat macam-macam: benar-benar menolong tanpa harus melakukan tindakan lain yang menguntungkan diri sendiri. Termasuk juga berswafoto di tengah tumpukan mayat. Gunung Agung memang fenomena yang berbeda. Ketika Gunung Merapi meletus, tidak ada suara-suara yang mencoba menjualnya menjadi atraksi pariwisata. Tetapi dimungkinkan ditonton dari jarak jauh di malam hari. Sebagai fenomena alam, siapapun boleh menonton itu dari jarak yang aman. Fenomena letusan Gunung Merapi itu kemudian dijadikan objek pariwisata, justru setelah letusan itu terjadi. Dan yang mengemas pariwisatanya adalah orangorang yang ada di lingkungan tersebut. Artinya masyarakat setempat yang mencoba melakukannya. Ini boleh dikatakan sebagai berkah awal dari letusan, disamping pasir dan kelak kesuburan tanah sebagai akibat dari letusan gunung. Pada konteks itulah harus diletakkan posisi fenomena Gunung Agung saat ini. Di saat gunug ini belum meletus, di saat orang menderita sebagai pengungsi yang jumlahnya ratusan ribu, jika ada minat untuk menjual fenomena ini sebagai atraksi pariwisata, sungguh tidak etis. Jadi, tidaklah elok dan tidak boleh memikirkan untuk menjual letusan Gunung Agung sebagai objek pariwisata, apalagi kemudian mewacanakan. Demikian juga halnya dengan pengungsian yang ada sekarang. Penderitaan orang tidakk etis dan tidak boleh dieksploatasi untuk kepentingan bisnis apalagi kepentingan sendiri.

30 Oktober - 5 November 2017

6


BALI SEPEKAN

Puluhan Desa Rawan Longsor INTENSITAS hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung belakangan ini semakin meningkat. Sejalan dengan itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pemetaan daerah rawan bencana, salah satunya longsor. Tercatat, itu berpotensi terjadi di 23 desa/kelurahan yang tersebar di empat kecamatan. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung I Putu Widiada menjelaskan untuk Kecamatan Klungkung, bencana tersebut berpotensi terjadi di Desa Selisihan, Manduang, Selat, Akah, Tangkas, Kelurahan Semarapura Kangin, dan Kelurahan Semarapura Kelod Kangin. Kecamatan Banjarangkan, berpotensi di Desa Tohpati, Bungbungan, Nyalian, Tusan, Getakan, Aan, dan Nyanggekan. Sementara untuk Kecamatan Dawan, berpotensi di Desa Paksebali, Gunaksa, Besan, dan Pikat. Kecamatan Nusa Penida, ada di Desa Kutampi, Batu Kandik, Bungamekar, Suana dan Pejukutan. “Daerah ini kondisi geografisnya berbukit. Berpotensi terjadinya longsor,” ungkapnya, Senin (16/10). Selain itu, bumi serombotan juga berpotensi terkepung angin kencang, terutama pada desa yang berada di kawasan pesisir. Demikian juga dengan tsunami. Bencana banjir juga berpotensi melanda. Hanya itu lebih banyak dii kawasan perkotaan. “Untuk banjir lebih banyak pada jalan. Itu berada di sekitar kota. Untuk pohon tumbang juga berpotensi,” bebernya. l Sosiawan

MBP/olo

Longsor di Manistutu

Sejumlah Rumah Rusak

TANAH longsor yang terjadi di wilayah Banjar Mekarsari, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Minggu (15/10) mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak dan jalan putus karena tertimbun material. Putusnya jalan itu membuat sembilan Kepala Keluarga (KK) terisolir. Material longsor juga mengakibatkan tembok rumah milik Komang Wiranayasa (36) jebol. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pihak kecamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, Senin (16/10) turun ke lokasi untuk penanganan. Dari keterangan saksi, kejadian tanah longsor ini diperkirakan terjadi pukul 22.30 Wita. Saat itu hujan sudah berlangsung sejak siang dan

semakin lebat menjelang sore. Wiranayasa mengaku sejatinya ia hendak keluar rumah mengirim hasil kebun ke Gianyar. Namun, belum sempat mengeluarkan mobilnya, ia mendengar suara gemuruh dari tebing dan terlihat sejumlah pohon bergerak. Seketika itu, Wiranayasa berteriak memanggil istri dan anaknya untuk keluar rumah. Anak dan istrinya saat itu sedang tidur di dalam kamar. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila AP mengatakan petugas bersama Tagana berupaya melakukan pembersihan areal dari material longsor. Diduga, longsor ini terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan tanah tebing bergerak. l Suryadarma

Angkot di Terminal Ubung Ditertibkan PENETAPAN Terminal Ubung menjadi tipe C sejak September 2016, hingga saat ini belum diterapkan dan banyak bus AKAP masih beroperasi di sana. Untuk itu, Sat. Lantas Polresta Denpasar, Dishub Denpasar dan Polsek Denpasar Barat (Denbar) melakukan sosialisasi keputusan penurunan tipe tersebut, Senin (16/10) lalu. Selain itu, petugas juga menertibkan

angkot yang mangkal di depan terminal. Sebelumnya, polisi juga merazia calo tiket. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail mengatakan, kegiatan itu dilakukan atas perintah Kapolresta Denpasar untuk melakukan imbauan dan penertiban di Terminal Ubung. “Keputusan Dirjen Perhubungan Darat menetapkan Terminal Mengwi Tipe A.

Sedangkan Terminal Ubung turun jadi tipe C,” tegasnya. Semestinya tidak ada lagi bus AKAP yang menaikkan dan menurunkan penumpang di sana. Dengan demikian, bus tersebut sebenarnya tidak boleh masuk ke terminal di Jalan Cokroaminoto, Denpasar ini. l Ngurah Kertanegara 30 Oktober - 5 November 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Hidup di Pengungsian

Galungan dengan Sederhana

R

ibuan warga Karangasem di kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Agung masih mengungsi. Menatap hari depan yang tak pasti, sementara Galungan tinggal menghitung hari, mereka pun mulai bersiap untuk melakukan perayaan secara sederhana. Galungan, memang dirayakan dengan meriah di Bali. Meski datang setiap 210 hari sekali atau 6 bulan, perayaan yang melambangkan kemenangan Dharma melawan Adharma ini selalu dipersiapkan jauh-jauh hari. Umat Hindu akan mencari bambu untuk penjor. Ada pula yang sibuk membuat sampean maupun hiasan lainnya. Tak hanya itu, kaum perempuan juga disibukkan dengan membuat berbagai sarana upakara. Mulai dari canang hingga jajan. Dari jauh-jauh hari pula, para belantih berseliweran hingga masuk ke desa-desa. Membeli babi milik warga untuk disembelih. Aktivitas ini menjadi pemandangan rutin setiap enam bulan. Namun, tak demikian dengan para pengungsi KRB Gunung Agung. Mereka yang menghabiskan waktu di balai banjar maupun GOR Swecapura merasakan hidupnya terasa semakin berat di tengah ketidakpastian. Pengungsi asal Desa Selat Duda, Kecamatan Selat, Made Raka (35), mengatakan urusan penghasilan dari pekerjaannya sebagai pemecah batu tak lagi mengalir. Semuanya nihil. Di tengah situasi itu, anaknya, Kadek Nawiarta (10), dan Nyoman Santika Sari (5), sering merengek-rengek ingin berbelanja. Ia pun bingung harus berbuat apa. “Di sini memang dapat makan. Tapi anakanak kan tidak tahu seperti apa harusnya di pengungsian. Masih tetap seperti di rumah. Pengeluaran lain juga tetap ada. Satu sisi tak bekerja lagi. Dimana dapat uang,” keluhnya. Untungnya, istrinya masih berpikir kreatif, mengais rezeki dengan membuat anyaman ata yang telah digeluti sejak masih tinggal di rumah. Aktivitas ini berlangsung sejak pagi hingga petang. “Itu (anyaman ata-red) diambil pengepul. Untungnya tak seberapa. Bahan juga harganya mahal,” ucap pria berperawakan sedang ini. Kondisi sama juga dirasakan pengungsi I Wayan Sumantra. Ia yang sebelumnya berprofesi sebagai tukang ukir batu merasa

8

MBP/sos

Warga yang ada di pengungsian majejaitan untuk persiapan Galungan. Mereka yang hidup di pengungsian memutuskan merayakan Galungan dengan sederhana.

beban hidupnya semakin besar. Membuatnya tak pernah tidur lelap. “Kalau seperti ini, tidur tak pernah enak. Memikirkan beban hidup,” tuturnya. Perayaan Galungan bagi mereka tak lagi terpikir. Keinginan untuk membuat sarana upakara, dikubur dalam-dalam di hati mereka. “Kalau seperti enam bulan lalu, sebulan sebelum Galungan sudah ada persiapan. Buat sampean penjor. Buat katik sate. Sekarang tinggal di sini, tidak buat apaapa,” tutur pengungsi di GOR Swecapura asal Desa Karang Sari Kaja, Kecamatan Selat, I Nengah Purni (55). Tak jauh berbeda dengan yang diutarakan Ni Wayan Sulatri (60). Warga Banjar Griana Kangin, Desa Duda Utara, Selat yang mengungsi di Balai Banjar Lebah, Semarapura Kangin. Situasi Gunung Agung tak bersahabat membuatnya merencanakan pada Galungan nanti, hanya melakukan persembahyangan layaknya piodalan. Tradisi mapatung, seperti sebelumnya tak lagi menjadi pemanis. “Karena situasi seperti ini, Galungan sekarang tak bisa seperti dulu. Tapi kami tetap melakukan persembahyangan. Itu kewajiban,” katanya. Perlengkapan, seperti canang dibuat di pengungsian. Gotong royong bersama keluarga. Urusan bahan, ia membelinya di pasar terdekat.

Hanya Bisa Pasrah Perasaan hanya bisa pasrah dan tidak memikirkan akan melakukan persiapan menyambut Galungan menghantui hampir semua pengungsi. keluarga Made Anggit (60) asal Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Karangasem pun demikian. Anggit bersama anaknya Ketut Sunarta (35) dan Luh Sukring (33) mengungsi di rumah kerabatnya Ketut Parwa warga Dusun Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Selain Anggit, Made Adri (40) dan anaknya Gede Abdi (24) juga mengungsi di Desa Panji. Sejak tinggal di rumah kerabatnya, Anggit yang sudah lanjut usia (lansia) tidak banyak melakukan kegiatan keseharian. Dia hanya diam sambil sesekali menceritakan kondisi di desanya. Apalagi, kedua anaknya yang sejak kecil mengalami gangguan mental. Anggit yang sudah ditinggal oleh suaminya mengaku belum terpikirkan kapan bisa pulang ke desanya. “Tidak tahu ini apakah berani pulang atau tidak. Lihat situasi saja dulu nanti kalau banyak yang sudah pulang ingin juga pulang. Tapi, kalau tetap harus mengungsi ngegalung-nya di rumah saudara saja (tempatnya mengungsi, red),” katanya. l Sosiawan, Mudiarta

30 Oktober - 5 November 2017

8


Logistik Mulai Menipis SEBULAN lebih warga Karangasem yang ada di zona kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Agung mengungsi. Logistik permakanan pun mulai menipis. Terutama beras. Pasalnya, bantuan logistik dari para dermawan belakangan ini mulai mengalami penurunan. Kondisi ini salah satunya terjadi di Klungkung. Jumlah pengungsi di Klungkung yang mencapai 18.400 jiwa membuat pemkab harus cermat dalam menangani mereka, terutama kebutuhan makan seharihari. Saat ini yang mengalami penipisan stok adalah beras. Untungnya, Pemkab Klungkung bisa memanfaatkan beras CBP sebanyak 37 ton. Ini pun tinggal mengamprah ke Badan Usaha Logistik. “Untuk bantuan memang mulai menipis. Tapi itu sudah ditutupi dengan beras CBP,” jelas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana. Menipisnya ketersediaan juga terjadi pada mie instan. Namun, ini dnilai tidak akan menjadi persoalan. Sebab, konsumsinya tergolong sedikit dan tidak berlangsung setiap hari. “Untuk pengungsi, tidak setiap hari makan mie,” katanya. Selain beras, stok elpiji pada posko pengungsian warga Gunung Agung di luar GOR Swecapura juga demikian. Salah satunya pada posko Lapangan Tembak, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan. Pemenuhannya hanya mengandalkan uluran tangan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Salah seorang petugas Tagana, Sugirianto menyampaikan dalam sehari, posko yang menampung ratusan warga Karangasem ini menghabiskan 7 gas 3 kilogram. Itu lebih banyak untuk memasak air. “Di sini ada tandon. Air itu yang dimasak,” ucapnya. Perbekel Paksebali I Putu Ariadi mengatakan gas yang didistribusikan dari BUMDes berupa donasi. Tidak ada tuntutan kepada pengungsi untuk membayar. Bahkan ditegaskan bantuan berupa air minum juga diberikan. “Itu tidak bayar. Memang dido-

MBP/ist

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengecek kondisi pengungsi Gunung Agung di Posko Pengungsi Lapangan Ulakan, Desa Manggis, Karangasem, Selasa (17/10). Selain mengecek ketersediaan logistik, Pastika juga memperhatikan kebutuhan makanan bagi pengungsi.

nasikan. Ada juga dari warga,” tegasnya. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada membenarkan sampai saat ini belum ada pasokan elpiji ke pokso di luar GOR. “Yang jelas dari posko GOR belum pernah kirim gas ke pos pengungsian yang ada di luar,” terangnya. Pejabat asal Tabanan ini menyatakan khusus di GOR, pemenuhan elpiji dipasok langsung oleh Pertamina. Ini direncanakan diperluas ke posko lain. “Rencana Pertamina akan menghitung. Tapi tidak seluruh kebutuhan ditanggung,” tandasnya. Kartu Pengungsi Di tengah situasi tak pasti dan tingginya jumlah pengungsi, untuk memudahkan pendataan, pemerintah provinsi (Pemprov) Bali membuat kartu khusus pengungsi. Fungsinya untuk melakukan pendataan dan mendistribusikan kebutuhan logistik dengan tepat. Tak hanya itu, data mengenai pengungsi menjadi lebih detail terkait jumlah pengungsi dewasa, anak-anak, maupun bayi dan balita. Termasuk data jumlah pelajar untuk memudahkan layanan pendidikan bagi mereka. “Para pengungsi yang sakit dan tidak punya BPJS, juga bisa menggunakan kartu tersebut di rumah sakit pemerintah dan akan dibiayai oleh pemprov,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Terkait data pengungsi, Pastika sebelumnya sempat merasa kecewa. Lantaran data yang beredar selama ini ternyata kurang valid. Disebutkan bila ada 70 ribu lebih masyarakat dari 28 desa yang berada dalam zona merah dan harus mengungsi. Padahal setelah dilakukan verifikasi langsung, sebetulnya ada 54.788 kk atau sekitar 185.865 pengungsi. “Jadi selama ini ada sekitar 150 ribu pengungsi memang tidak melebihi, bahkan ada

kekurangan. Saya perkirakan sekitar 30 ribu lebih itu mengungsi ke rumah saudaranya. Nah, fungsi kartu pengungsi itu juga untuk mendata itu, mencari kekurangannya,” jelasnya. Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun mengatakan, memang ada kendala yang dihadapi selama hampir satu bulan menangani pengungsi. Terutama menyangkut zona berbahaya 9 sampai 12 km, karena ada masyarakat yang sebetulnya berada di luar zona itu justru ikut mengungsi. Dalam hal ini, pihaknya tidak bisa memaksakan masyarakat agar kembali ke rumahnya. Namun hanya bisa menyarankan agar aktivitas sehari-hari termasuk perekonomian tidak lumpuh. “Tergantung yang bersangkutan, kembali ya bagus, tidak juga tidak apa-apa,” jelasnya. Anggota Fraksi Golkar DPRD Bali, Tjokorda Raka Kerthyasa mengatakan, pihaknya mengapresiasi kebijakan Pemprov Bali menerbitkan Kartu Pengungsi. Apalagi kartu pengungsi juga dapat dipakai untuk berobat gratis di semua rumah sakit pemerintah. Anggota Fraksi Panca Bayu DPRD Bali, I Ketut Jengiskan melontarkan apresiasi tidak saja untuk Pemprov Bali, tapi juga bupati dan walikota se-Bali. Pasalnya, mereka telah membantu meringankan beban pengungsi dengan menyediakan tempat, bantuan obat-obatan, bahkan ikut membantu menyediakan kandang untuk ternak milik pengungsi. Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali, I Komang Nova Sewi Putra menyarankan Pemprov Bali agar mengalokasikan dana yang cukup dalam APBD Provinsi Bali untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya erupsi Gunung Agung. Termasuk menyiapkan anggaran pula untuk pascaerupsi. l Sosiawan, Rindra Devita 30 Oktober - 5 November 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Ekonomi Kreatif Tetap Hidup

K

eharusan warga Karangasem untuk mengungsi ke Kabupaten Klungkung sejalan dengan peningkatan aktivitas Gunung Agung memang pilihan yang sangat berat. Banyak yang beban hidupnya meningkat. Untuk menyikapinya, kreatifitas warga pun bermunculan. Intinya ekonomi kreatif tetap hidup meski berada di pengungsian. Seperti halnya pengungsi di Banjar Griya Cucukan, Desa Selat, Klungkung. Warga asal Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem ini membuat anyaman bambu berupa lumpian yang biasanya dipakai untuk tempat sesajen. Dalam sehari, mereka mampu memproduksi paling sedikit sepuluh buah. Penjualannya langsung melalui pengepul. “Permintaan datang tiap dua hari. Bisa minta empat puluh buah,” tutur seorang pengungsi, Desak Ayu Sugiantini. Harga kerajinan yang telah ditekuni sejak bertahun-tahun ini tergolong murah, hanya Rp 5.000 per buah. Penjualannya yang cukup banyak, secara otomatis mendatangkan hasil yang menggiurkan dan mampu dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup di pengungsian. “Ya lumayan ada pemasukan. Ada dipakai untuk beli lauk-pauk,” ucapnya. Pekerjaan ini dilakoni bersama suaminya, Dewa Komang Suda Pertama. Untuk bahan, dibawa langsung dari desanya. “Untung masih ada tempat untuk bekerja,” katanya. Perempuan dua anak ini menambahkan juga membuat porosan. Ini juga cukup laku terjual. Selain itu, pengungsi juga ada yang mengukir kayu. Salah satunya Nyoman Nadiarta. Ia merampungkan pesananan dari warga Desa Manikaji, Bangli. Ini pun dikerjakan bersama beberapa warga lainnya. “Untuk kayu semua dibawa dari desa. Sekarang dikerjakan. Biar tidak suntuk,” tandasnya. Para pengungsi lain juga tak kalah kreatif. Mereka menganyam, menenun hingga membuat sarana upacara agar bisa dijual. Seperti yang dilakoni warga Desa Peringsari, Kecamatan Selat, yang men-

10

gungsi ke Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen. Mereka tiap hari membuat sok, lumpia hingga besek (tempat salak) dari anyaman bambu. Mereka melakoni itu, agar tetap punya penghasilan untuk sekadar membeli lauk untuk makan. Beruntung, keterampilan membuat kerajinan tangan seperti ini sudah biasa dilakoni sejak masih tinggal di Peringsari. Ini sudah menjadi keterampilan turun temurun warga di Desa Peringsari, sehingga mereka tak kesulitan harus berbuat apa saat berada di pengungsian. Salah satu warga Desak Ayu Ariani, Minggu (15/10), mengatakan dalam sehari dia bisa menghasilkan lima sok ukuran sedang hingga kecil isian 5 kg. Satu sok dijual seharga Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu. “Untuk bahan baku bambunya kita beli disini. Kita garap dari pagi sampai malam sambil ngurus anak-anak,” kata Desak, warga Banjar Taman Dharma, Desa Peringsari ini. Kerajinan ini dibuat keroyokan. Satu kelompok warga bisa terdiri dari lima sampai delapan orang. Ada yang khusus memotong bambunya, kemudian membelahnya hingga membagi-baginya tipistipis, agar bisa diolah. Sebelum diolah, potongan bambu dihaluskan agar hasil anyamannya lebih bagus. Warga cukup antusias membuat kerajinan ini. Sebab, para pengepul juga terus memburunya karena harganya murah. Tiap hari pengepul bergiliran datang untuk mengangkut hasil kerajinan ini, untuk selanjutnya dijual ke pasar-pasar tradisional di Klungkung, Bangli dan Gianyar. Setelah terjual, hasil penjualannya baru dibagi rata dengan ibu-ibu yang diajak menggarap anyaman ini. Warga menyadari membuat kerajinan ini hasil tidak terlalu banyak. Tetapi, membuat anyaman bambu ini orientasinya tidak semata-mata pada hasil. Setidaknya warga tetap ada aktivitas agar tidak jenuh dan stres di tempat pengungsian. Warga lainnya, Dayu Putu Arti, mengatakan dengan hasil membuat anyaman ini, setidaknya warga bisa membeli lauk sendiri selama hidup di pengungsian.

Sebab, logistik dari pemerintah daerah maupun dari donatur hanya menyediakan beras dan mie instan. “Dari hasil membuat anyaman ini kita pakai beli lauk untuk makan sehari-hari,” katanya. Kementerian Koperasi dan UKM RI melihat ini sebagai cara bertahan hidup warga Bali yang positif. Bila hasil karya anyaman bambu ini sudah menjadi buruan pengepul, yang perlu dilakukan sekarang adalah mengasah kemampuan warga di pengungsian, agar hasil produksinya-

30 Oktober - 5 November 2017

10


MBP/gik

Istri Menteri Koperasi dan UKM RI Bintang Puspayoga melihat hasil kerajinan warga di pengungsian saat menyerahkan bantuan di Pos Pengungsian Pasar Sinduwati, Sidemen.

lebih memiliki kualitas. Sehingga nilai jual hasil karya mereka juga bisa dihargai lebih tinggi. “Bagaimana sekarang mengarahkan mereka agar lebih profesional. Sehingga, hasil jual anyaman ini lebih bernilai meski warga berada di pengungsian. Beberapa lembaga pemerintah bisa melakukan pembinaan, seperti Dekranasda,” kata

istri Menteri Koperasi dan UKM RI Bintang Puspayoga, saat menyerahkan bantuan kepada para pengungsi di Pos Pengungsian Pasar Sinduwati, Kecamatan Sidemen, Minggu (15/10). Camat Sidemen, A.A. Surya Jaya, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah itu. Kegiatan dalam bentuk pelatihan-pelatihan sedang dirancang.

Sambil pengungsi beraktivitas, saat ini yang paling mendesak bagaimana hasil kerja mereka bisa diserap pasar. “Kami sedang merencanakan itu. Bahkan, kita siapkan rencana mengajarkan warga membuat bentuk kerajinan lain dengan bahan yang sama agar lebih variatif,” katanya. l Sosiawan, Bagiarta 30 Oktober - 5 November 2017

11


AKTIVITAS BPJS KETENAGAKERJAAN - Serangkaian peresmian Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Gianyar yang berlokasi di jalan By-pass Dharma Giri, Gianyar, Kamis (19/10), petinggi BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan 128 kartu peserta BPJS ketenagakerjaan kepada pekerja seni di Kabupaten Gianyar. Pekerja seni yang mendapat kartu tersebut diwakili oleh lima seniman kondang, yakni Prof. Dr. I Made Bandem (seniman tari), Prof. Dr. I Wayan Dibia (seniman karawitan), I Made Jimat (seniman topeng), I Made Sija (seniman wayang), Ni Nyoman Tjandri (seni drama tradisional arja).

BRI NEGARA - Dalam rangka mengedukasi masyarakat Jembrana tentang Dana Pensiun Sosialisasi Lembaga Keuangan (DPLK), BRI Kantor Cabang (Kanca) Negara menggelar Sosialisasi DPLK BRI di Wantilan Pura Jagatnata, Jumat (13/10). Selama ini belum banyak yang mengetahui bahwa pensiun tidak hanya diperoleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja. Sejatinya seluruh lapisan masyarakat bisa memiliki tabungan pensiun, lewat DPLK BRI. Baik petani, pedagang maupun karyawan perusahaan swasta bisa mendapatkan pensiunan melalui DPLK BRI.

CELUK JEWELRY - Serangkaian kegiatan Celuk Jewelry Festival, panitia mengadakan seminar yang bertajuk strategi pemasaran online untuk Usaha Kecil Menengah (UKM). Seminar menghadirkan pembicara Billy Boen dari PT Generasi Digital International (GDI Lab) yang bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, anggota DPR-RI Rieke Diah Pitaloka dan I Wayan Dipta di wantilan Pura Desa Celuk, Jumat (13/10). Seminar dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Bali dan Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar yang sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar Ny.Surya Adnyani Mahayastra dan para pengusaha.

PT UNI-CHARM - PT Uni-Charm Indonesia merupakan anak perusahaan Unicharm Corporation Jepang. Perusahaan ini didirikan tahun 1997. Tahun ini, merupakan tahun ke20 pendiriannya di Indonesia. Adapun visi PT Uni-Charm Indonesia adalah berkomitmen untuk terus-menerus memberikan dukungan kepada seluruh masyarakat Indonesia dari bayi hingga usia lanjut. Tujuannya agar bisa hidup lebih sehat nyaman dan bahagia, melalui produk-produknya yang berkualitas Jepang seperti MamyPoko popok sekali pakai, pembalut wanita Charm, Lifree popok untuk orang dewasa.

12

30 Oktober - 5 November 2017


SOSIALISASI - Seluruh komponen masyarakat Karangasem turun tangan menyosialisasikan bahaya dan upaya mitigasi potensi erupsi Gunung Agung. Tidak ketinggalan, para wakil rakyat di Bumi Tanah Aron, itu mendatangi langsung pos-pos pengungsian. Seperti Senin (16/10), Ketua Dewan I Nengah Sumardi bersama anggota I Wayan Sudira mengadakan sosialisasi di tiga pos pengungsi di wilayah Desa Sibetan, Bebandem. Ketiga pos pengungsian yang dikunjungi yakni pos Balai Masyarakat Banjar Pengawan, Balai Masyarakat Banjar Dukuh, dan Balai Masyarakat Banjar Kalanganyar. Desa Sibetan sendiri termasuk daerah awas. WHYO - World Hindu Youth Organization (WHYO) bekerja sama dengan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Provinsi Bali kembali menggelar pelatihan jurnalistik untuk siswa Hindu seluruh Bali. Event bergengsi di Pulau Dewata ini sudah digelar untuk ke–12 kalinya. Ajang yang berperan penting dalam peningkatan minat siswa dalam menekuni dan mengenal dunia jurnalistik di Bali ini, mendapat respons yang sangat positif dari seluruh sekolah SMP/SMA/SMK favorit di seluruh Bali. Terbukti acara ini telah mendapatkan dukungan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Provinsi Bali khususnya Bidang Pendidikan.

MBP/ist

MBP/ist

DPRD BADUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, Senin (16/10) menerima Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018. Rancangan yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) setempat diterima oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata, didampingi Wakil Ketua Nyoman Karyana beserta jajaran. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, penyerahan RAPBD 2018 merupakan amanah dari Permendagri Nomor 33 Tahun 2007. Aturan tetang pedoman penyusunan APBD ini mewajibkan pemerintah menyerahkan RAPBD kepada DPRD.

ARYA WEDAKARNA - Lembaga negara DPD-RI khususnya anggota Komite III Bidang Agama utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III sangat mendukung keputusan Kementerian Agama RI. Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu yang telah mengeluarkan keputusan surat nomor : B-4240/DJ/VI/BA.03.1/10/2017 Tanggal 4 Oktober 2017 tentang Libur Fakultatif Hari Raya Dipawali yang diperingati oleh sebagian umat Hindu Indonesia pada tanggal 18 dan 19 Oktober 2017. Hal ini semakin memperkuat peran dari umat Hindu Indonesia dalam mengisi pembangunan bangsa, sehingga diharapkan apa pun latar belakang umat Hindu Indonesia akan mendapatkan pengayoman. Demikian diungkapkan Senator RI Dr. Arya Wedakarna (AWK) di sela-sela pertemuan dengan sejumlah komponen Hindu. 30 Oktober - 5 November 2017

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

LITBANG BADUNG - Setelah meninjau pengembangan dan budi daya kepiting bakau di Kampung Kepiting beberapa hari yang lalu, Kepala Badan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara mengundang Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Udayana (Unud) Kamis (12/10), untuk mendiskusikan temuan inovatif yang bersumber dari habitat kawasan mangrove. Dalam diskusi tersebut, I Wayan Suambara mendorong dan mengajak para mahasiswa untuk melakukan penelitian tentang kandungan biji mangrove serta olahan yang dapat dihasilkan.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Belasan siswa SDN 1 Semarapura Kangin, Klungkung ditunjuk mewakili Bali dalam lomba Penggalang Ceria tingkat nasional di Bogor setelah mendapat penilaian tahap I dari tim pusat. Selain itu, lomba yang berlangsung dari 17 hingga 21 Oktober juga diikuti seorang guru untuk kategori Gugus Depan Unggul. Hal itu disampaikan Ketua Kwartir Cabang Klungkung yang juga Wakil Bupati Klungkung Made Kasta kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam acara pelepasan dan pamitan di ruang rapat Bupati Klungkung, Senin (16/10).

14

30 Oktober - 5 November 2017

BPR - Dalam kurun waktu sembilan bulan, BPR Lestari mencatat kinerja laba memuaskan. BPR yang baru saja dianugerahi penghargaan bergengsi sebagai ‘’BPR Dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus’’ dari Majalah Infobank ini, berhasil membukukan laba Rp 140 miliar per September 2017. Realisasi ini tercatat tumbuh 8,15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp 130 miliar. Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR terbesar kedua di Indonesia ini, mengatakan kenaikan laba ini didorong oleh kinerja beberapa indikator keuangan yang solid dalam sembilan bulan.

WABUP BANGLI - Usaha Kesehatan sekolah (UKS) merupakan wahana yang tepat untuk meningkatkan kemampuan hidup bersih dan sehat bagi peserta didik di sekolah. Oleh karenanya, pembinaan dan pengembangan UKS harus dilaksanakan secara terpadu, terarah dan terencana untuk meningkatan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dalam suasana lingkungan yang sehat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menghadiri penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan TK tingkat Provinsi Bali tahun 2017 di SDN 2 Pengelumbaran dan TK Negeri Pembina, Kecamatan Susut Bangli, Kamis (12/10).

MBP/ist


MBP/ist

PNB - Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali (PNB) kembali menggelar kegiatan Open House 2017. Mengambil tema ‘’Creativity in the Development of Science and Technology’’, kegiatan ini dilaksanakan mulai Senin (9/10) hingga Jumat (13/10). Menurut Ketua Jurusan Teknik Sipil PNB Ir. I Wayan Arya, M.T. didampingi Ketua Panitia Open House Dr. I Ketut Sutapa, S.ST., M.T., tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan sistem pendidikan vokasi yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Sipil PNB dan mensinergikan semua kegiatan kemahasiswaan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Sipil.

MBP/ist

MBP/ist

BRI GATSU - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Denpasar Gatsu menggelar Penarikan Undian Panen Hadiah Simpedes Periode I Tahun 2017 di Hotel Nikki, Denpasar, Jumat (13/10) kemarin. Delapan jenis hadiah diundi untuk nasabah yang beruntung, termasuk grand prize satu buah mobil Suzuki Ertiga GL M/T. Hadiah grand prize ini diraih I Gede Widhartha, nasabah dari Unit Mengwi. Hadiah lainnya yang diundi pada periode semester I (Maret 2017 - Agustus 2017) masingmasing 5 buah LED TV Samsung 32 inch, 5 buah kulkas satu pintu LG, 5 buah mesin cuci 7,5 kg LG, 5 buah sepeda motor Honda Beat F1 Sporty CW, 7 buah sepeda motor Honda Revo 110, 5 buah sepeda motor Honda New Vario ESP dan 3 buah sepeda motor Honda Scoopy ESP.

BUPATI JEMBRANA - Sedikitnya 1.305 nelayan se-Jembrana, Jumat (13/10) menerima mesin tempel bantuan Kementrian ESDM di GOR Krsna Jvara Negara. Penyerahan bantuan mesin tempel tersebut dilakukan Bupati Jembrana I Putu Artha disaksikan Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan, Sekda Jembrana Made Sudiada, sejumlah kepala OPD dan ribuan nelayan se-Jembrana. Di sela-sela penyerahan, Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan I Made Dwi Maharimbawa menyebutkan bantuan tersebut dari usulan Pemkab Jembrana ke Kementrian ESDM yang awalnya diusulkan 2.266 paket. “Setelah diadakan verifikasi, yang layak mendapat bantuan sebanyak 1.305 nelayan.

SENATOR WEDAKARNA - Di sela-sela menghadiri upacara di Pura Silayukti, Padangbai, Karangasem, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengadakan inspeksi mendadak di dermaga atau pelabuhan rakyat setempat. Raut kekecewaan tampak jelas di wajah senator termuda dari Bali ini ketika melihat kondisi dermaga dan fasilitas umum khususnya di dermaga penyeberangan Padangbai-Gili. Ditemani sejumlah staf ahli DPD-RI bidang pariwisata, ekonomi kreatif dan kesra, Senator Wedakarna mendengar langsung curahan aspirasi masyarakat Padangbai dan wisatawan yang hendak menyeberang ke Gili Island atau sebaliknya yang baru datang dari Gili ke Bali.

MBP/ist

30 Oktober - 5 November 2017

15


POLITIK

PHDI Dukung Perppu Ormas POLEMIK Perppu Ormas mestinya segera disikapi. Pemerintah dan DPR RI hendaknya berada dalam satu pemikiran dalama mengawal NKRI dari ancaman Ormas yang tak sejalan dengan pancasila. Dukungan dari berbagai komponen termasuk dari kalangan umat hendaknya diakomodasi sebagai dasar mengambil putusan. Langkah ke arah itu, pun sudah dijabarkan Komisi II DPR –RI. Mereka mengundang sejumlah unsur masyarakat untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran dan masukannya kepada DPR mengenai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan di ruang Komisi II DPR, Komplek Parlemen, Jakarta. Hadir antara lain perwakilan dari seluruh organisasi keagamaaan di Indonesia, sejumlah ormas agama, pakar hukum, Ormas Pemuda Pancasila (PP) serta Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/ Polri Indonesia (FKPPI). Dari sejumlah pandangan yang disampaikan mayoritas pembicara tidak merasa keberatan terkait isi perppu yang menghapus kewenangan pengadilan memutus boleh tidaknya pemerintah membubarkan suatu organisasi masyarakat yang dinilai bertentangan dengan Pancasila. Ada semangat untuk memangkas panjangnya birokrasi sehingga pemerintah bisa langsung memutuskan pembubaran sebuah ormas. Hanya sebagian ormas Islam yang menyatakan penolakannya atas terbitnya Perppu Ormas tersebut. Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat diwakili Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) PHDIP Pusat, Yanto Jaya didampingi Sekretaris Ketua Bidang Hukum dan HAM PHDI Pusat, Nengah Darmawan. Dalam paparannya, Yanto Jaya menyatakan bahwa PHDI Pusat sangat mendukung terbitnya Perppu ini. “Prinsipnya PHDI mendukung perppu ini menjadi UndangUndang,’’ katanya. Menurutnya, apa yang dilakukan pemerintah dengan menerbitkan Perppu Ormas merupakan langkah dan keputusan sangat baik. Sehingga diharapkan bisa memberi ruang bagi pemerintah untuk mengatur ormas. “Namun, pada intinya juga tidak menghalangi demokrasi tetapi memberikan

16

MBP/Hardianto

Ketua Bidang Hukum dan HAM PHDI Pusat Yanto Jaya (paling kiri) didampingi Sekretaris Bidang Hukum dan HAM PHDI Pusat Nengah Darmawan saat memaparkan pokok-pokok pikiran dan masukan PHDI Pusat tentang Perppu Ormas dalam rapat dengan Komisi II DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta.

batasan-batasan supaya tidak bebas lepas begitu saja. Jadi kami mendukung sekali untuk bisa menjadi Undang-Undang,” kata Yanto Jaya. Pendapat senada disampaikan perwakilan dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi), serta Majelis Tinggi Agama Khunghucu Indonesia (Matakin). Sekretaris Eksekutif Bidang Sosial dan Politik KWI, Rm G. Suprapto mengatakan pendapat yang mendasari dukungan dari KWi antara lain pertama, karena kuatnya gerakan dan politik identitas yang tidak sejalan dengan iklim demokrasi. Pakar Hukum Tata Negara Profesor Azyumardi Azra menyatakan bahwa Perppu Nomor 2 Tahun 2017 sangat diperlukan. “Perppu ini memang diperlukan, Undangundang ini diperlukan. Ini menyangkut persoalan eksistensial bagi negara dan bangsa Indonesia,” kata Azyumardi.

Sedangkan Pakar Hukum Tata Negara Prof. Yusril Ihza Mahendra menyarankan sebaiknya upaya memangkas kewenangan pengadilan memutus pembubaran sebuah ormas tidak melalui perppu tetapi melalui revisi Undang-Undang. l Hardianto

Apa yang dilakukan pemerintah dengan menerbitkan Perppu Ormas merupakan langkah dan keputusan sangat baik. Sehingga diharapkan bisa memberi ruang bagi pemerintah untuk mengatur ormas.

30 Oktober - 5 November 2017

16


Bali Post/ant

Komisioner KPU Hasyim Asy’ari (tengah) memberikan keterangan mengenai penutupan pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2019, Selasa (17/10). Hingga pendaftaran ditutup sebanyak 27 parpol dinyatakan resmi telah mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019.

Menunggu Hasil Verifikasi Parpol TERCATAT 27 partai politik dari 31 partai dinyatakan resmi telah mendaftar sebagai calon peserta Pemilu Serentak 2019. Ke 27 partai yang telah mendaftar itu Partai Perindo, PSI, PDI Perjuangan,Partai Hanura, Partai Nasdem, PAN, PKS, Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP, Partai Berkarya, Partai Republik, Partai Garuda, Partai Bhinneka Indonesia, Partai Demokrat, PKB, Partai Rakyat, Partai Pemersatu Bangsa, Partai Idaman, PKPI, PIKA, PBB, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Parsindo, PNI Marhaenis, Partai Reformasi dan Partai Republikan. Ketua KPU Pusat Arief Budiman menjelaskan, setelah proses pendaftaran selesai, selanjutnya KPU akan mengumumkan partai mana saja yang dinyatakan diterima pendaftarannya untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Proses ini akan memakan waktu 30 hari. “Setelah dilakukan penelitian administratif, parpol juga diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan, dan hasil perbaikan tersebut dilakukan penelitian kembali. Bagi yang lolos dan memenuhi persyaratan administratif, akan dilanjutkan dengan dilakukan verifikasi faktual,”

kata Arief Budiman pada konferensi pers terkait pendaftaran parpol, diKkantor KPU, Jakarta. Hadir seluruh anggota KPU antara lain Hasyim Asy’ari, Viryan Azis, Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, dan Evi Novida Ginting Manik. Penelitian administratif bagi parpol yang telah dinyatakan mendaftar dengan dokumen lengkap dan diberikan tanda terima. Penelitian administratif ini juga dilakukan oleh KPU/KIP kabupaten/kota. Tahapan pendaftaran nanti akan mengambil kesimpulan untuk menentukan partai mana saja yang dinyatakan diterima pendaftarannya. “Kemudian dilanjutkan ke tahap penelitian administrasi kuranglebih berlangsung 30 hari,” kata Arief. Hasil proses administrasi selanjutnya diumumkan untuk memberikan kesempatan kepada parpol melakukan perbaikan. Setelah dilakukan perbaikan oleh partai, KPU melanjutkan ke tahapan berikutnya yaitu proses verifikasi faktual. “Kemudian, partai dipersilakan melakukan perbaikan kalau memang ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Selanjutnya KPU akan melakukan pemeriksaan atas perbaikan tersebut dan kemudian akan dilanjutkan

dengan verifikasi faktual,” terangnya. Pemeriksaan atau verifikasi faktual dilakukan untuk mencocokan berkas administrasi kepengurusan partai dengan fakta yang ada di lapangan. Salah satu syarat untuk mendaftar sebagai peserta pemilu adalah memiliki 100 persen kepengurusan di tingkat provinsi, 75 persen di tingkat kabupaten/kota, dan 50 persen di tiap kecamatan. Proses terakhir dari tahapan ini adalah pengumuman penetapan, partai politik mana saja yang resmi mengikuti Pemilu 2019. Yaitu pada 17 Februari 2018. “Sampai pada bagian terakhir dari tahap ini pada bulan Februari, kami akan menetapkan siapa saja partai politik yang sudah bisa mengikuti pemilu tahun 2019,” kata Arief. Komisioner KPU, Pramono Ubaid Thantowi menambahkan dari 27 partai tersebut, KPU menyatakan baru 10 yang telah dinyatakan memiliki kelengkapan berkas. Sisanya, sebanyak 17 partai diberi kesempatan untuk melengkapi berkas-berkas persyaratannya sesuai ketentuan perundangan dalam tempo satu hari atau 1x24 jam. l Hardianto 30 Oktober - 5 November 2017

17

17


KIPRAH MBP/kmb

B

agi pecinta musik, pasti mengenal alunan suling Gus Teja. Pria bernama lengkap Agus Teja Sentosa ini berhasil membawa alat musik tiup ini naik ke level tinggi. Bersama Gus Teja World Music, mereka sudah melanglang buana memperdengarkan alunan suling yang dipadukan dengan alat music modern dan tradisional. Gus Teja juga aktif mengeluarkan album. Album “Rhythm of Paradise” dirilis tahun 2009, disusul “Flutes for Love” tahun 2011, dan “Ulah Egar” tahun 2015. Kini, album “Sundara” siap menghibur penikmat musik. Album ini diluncurkan Kamis (5/10) di Kumulilir, Tegallalang, Gianyar. “Sundara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya cantik, indah. Melalui album ini saya mendefinisikan Sundara sebagai suara suling yang indah yang

18

30 Oktober - 5 November 2017

membawa kedamaian dan ketenangan bagi jiwa. Selain itu, Sundara ini saya persembahkan untuk istri saya Agung Endang Yuliati yang selalu mendukung saya,” ujar Gus Teja dalam acara yang dipandu Ayu Saraswati dan Mark Harrison ini. Album Sundara terdiri dari 10 lagu, “Awan Putih, Sandikala, Danu Suci, Kidung Giri, Sundara, Journey, Janger, Nagaraja, Saraswati, dan Langit Biru”. “Satu hal yang membedakan album Sundara dengan album terdahulu adalah, ini album solo ini untuk merakit memori jadi koleksi pribadi. Cara komposisinya beda dengan tiga album sebelumnya. Album terdahulu dibantu gamelan. Sekarang hanya suling dan dibantu gitar. Suling harus bisa tunjukkan jati dirinya sendiri, tanpa dibantu gamelan lain,” tegas putra dari I Nyoman Kadjil dan Ni Wayan

Darpini ini. Ia menambahkan dalam berkarya selalu mencari tantangan dan mencoba sesuatu yang baru. Album pertama, ia hanya memakai suling Bali. Album kedua menggunakan alat tiup berbagai negara. Album ketiga musik up beat. Album keempat hadir dengan suling spesial yang panjangnya satu meter. Nanti di album kelima yang sedang dipersiapkan, Gus Teja kembali bersama Gus Teja World Musik dan tampil full band. “Semoga lagu-lagu di album Sundara ini bisa ikut memberi sumbangsih dalam menyebarkan energi positif. Kepada para pengungsi Gunung Agung, semoga semua pengungsi tegar dan kita semua berharap cobaan ini cepat berlalu,” katanya. l Kmb


30 Oktober - 5 November 2017 19


MANCANEGARA

Pidato Panjang Xi Jinping

20

30 Oktober - 5 November 2017


P

residen Cina, Xi Jinping, berpidato selama nyaris 3,5 jam dalam kongres Partai Komunis Cina ke-19 yang dimulai tengah pekan lalu. Yang lebih menarik, seluruh rakyat Cina, bahkan yang sedang ada di tengah jalan, mendengarkan dengan serius pidato pemimpin mereka itu. Dalam pidatonya yang disimak jutaan orang, Xi menjabarkan visi penuh keyakinan untuk Cina yang lebih makmur dan lebih berperan di dunia. Tak lupa Xi menekankan pentingnya pemberantasan korupsi, yang selalu digaungkannya sejak awal. Presiden berusia 64 tahun ini juga menegaskan perlunya pengurangan overkapasitas industri, mengatasi ketimpangan pendapatan dan polusi yang beberapa waktu terakhir menjadi persoalan serius di Cina. Pidato Xi yang membuka kongres paling penting di Cina ini juga berisi janji untuk membangun ‘negara sosialis modern’ bagi ‘era baru’, yang disebutnya akan dikuasai Cina dan Partai Komunis, namun terbuka untuk dunia. Namun Reuters menyebut pidato Xi tidak menawarkan rencana baru untuk reformasi politik. Xi menyebut kata ‘era baru’ sebanyak 36 kali pidato berdurasi nyaris 3,5 jam ini. “Dengan kerja keras selama beberapa dekade, sosialisme dengan karakteristik Cina telah membawa permulaan menuju era baru,” sebut Xi dalam pidatonya. Berbicara selama 3,5 jam tentu melelahkan, tampak sesekali Xi menyeruput teh dari cangkir keramik putih yang ada di mimbar. Sebanyak 2.300 delegasi yang nyaris semuanya laki-laki menyimak dengan serius, sambil membaca transkrip pidato Xi yang telah didapat seluruh delegasi. Kongres ini digelar di dalam Great Hall of the People di ibu kota Beijing dan akan berlangsung selama seminggu ke depan. Mantan Presiden Cina, Jiang Zemin (91) yang hadir dalam kongres ini terlihat menggunakan kaca pembesar untuk membaca transkrip pidato Xi. Tampak beberapa kali dia memeriksa jam tangannya. Saat Xi mengakhiri pidatonya, para delegasi memberikan tepuk tangan sangat meriah. Pidato selama 3,5 jam ini tercatat dua kali lipat lebih lama dari pidato yang disampaikan mantan Presiden Hu Jintao tahun 2012 lalu. “Ya Tuhan, 3,5 jam, sungguh kerja keras,” ucap salah satu warga Cina yang berkomentar via Weibo, media sosial khas Cina. Selama Xi berpidato, media sosial Cina dibanjiri foto-foto acara nonton bareng dari berbagai wilayah. Tidak hanya warga dewasa, anak-anak sekolah juga ikut menyimak dengan tertib pidato Xi

yang ditayangkan televisi di dalam ruang kelas mereka. “Pidatonya luar biasa bagus. Bagian paling penting adalah gagasan soal era baru, dengan semuanya lebih baik dan maju ke depan,” ucap salah satu delegasi dari Provinsi Henan. Delegasi ini menolak disebut namanya. “Saya rasa pemikiran Xi harus dimasukkan ke dalam konstitusi,” jawab delegasi ini saat ditanya apakah nama Presiden Xi harus diabadikan. Memasukkan nama Xi ke dalam konstitusi partai akan menempatkannya dalam klub eksklusif bersama pendiri Partai Komunis Cina, Mao Zedong dan perancang reformasi ekonomi Deng Xiaoping. Berikut beberapa poin penting pidato sang presiden. 1. Kekuatan Cina Dalam pidatonya, Xi membuat sejumlah “pernyataan tajam” yang ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dengan mencela kebijakan isolasionisme dan mengagungkan kerja sama antar bangsa, Xi menempatkan posisinya pada barisan mereka yang anti-Trump. “Tidak ada negara yang mengucilkan diri, kita hidup dan berbagi takdir bersama,” ujar Xi yang dikabarkan secara tidak langsung merujuk pada kebijakan AS untuk hengkang dari Kesepakatan Iklim Paris 2015. Xi yang merupakan anak dari mantan Wakil Perdana Xi Zhongxun juga memetakan masa depan jangka panjang bagi kebangkitan Cina di panggung global. Ia memperkirakan bahwa pada 2050, Tiongkok akan berdiri dengan bangga di antara bangsa-bangsa di dunia dan menjadi kekuatan global terkemuka. Bagian dari upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah membangun kekuatan militer kelas dunia. 2. Korupsi dan Partai Xi memperingatkan, Partai Komunis menghadapi berbagai tantangan, terutama korupsi. Berikutnya, ia tegaskan bahwa Cina tidak akan pernah bisa menyalin sistem politik di negara lain. Pernyataan keduanya dianggap merupakan sinyal yang jelas bahwa pemimpin Cina tidak tertarik dengan gagasan demokrasi Barat. Dalam lima tahun terakhir, sosok Xi menjelma sebagai “orang kuat” dan ia tidak berusaha menghindar dari reputasi tersebut. Xi mengatakan Partai Komunis akan meresap ke seluruh aspek kehidupan di Cina, mulai dari undang-undang hingga inovasi teknologi. Tentang korupsi, Xi menjanjikan undangundang baru untuk mengatasi masalah tersebut mengingat kasus korupsi saat ini ditangani oleh proses internal partai.

3. Kedaulatan Sebagian besar pernyataan Xi terkait kedaulatan ditujukan ke Taiwan, namun di lain sisi dinilai juga berlaku bagi Hong Kong. “Kita tidak akan menoleransi siapa pun dengan cara apa pun, dan kapan pun untuk memisahkan satu inci tanah dari Cina. Darah lebih kental dari air,” tutur Xi. Krisis ketidakpercayaan terhadap Cina telah berkembang di Taiwan dan Hong Kong. Dan dalam pidatonya, Xi mendorong daerah tersebut untuk “memperkuat jajaran patriot yang mencintai Cina”. 4. Ekonomi Xi menenangkan kekhawatiran akan meningkatnya harga rumah yang memukul rakyat biasa. Sementara itu, di Cina di mana sistem keuangan dinilai tak bisa dipercaya, real estate merupakan investasi pilihan.”Rumah untuk dihuni, bukan untuk spekulasi,” ujarnya dan digadang-gadang pernyataannya tersebut akan menjadi sebuah slogan.Xi juga berjanji untuk mengubah Cina menjadi “negara inovator” dengan fokus pada angkasa luar, dunia maya dan transportasi. Dia berjanji untuk meningkatkan akses pasar bagi perusahaan asing dan menaikkan peran pasar dalam sistem keuangan dan nilai tukar. 5. Membangun Cina yang Indah Sebagai bagian dari membuat negaranya jauh lebih hebat, Xi disebut menghabiskan banyak waktu untuk memecahkan persoalan lingkungan. Dia berjanji untuk membangun “Cina yang indah” dengan lingkungan yang bersih, perusahaan berteknologi tinggi dan pemerintahan yang responsif. “Partai Komunis harus memenuhi tuntutan masyarakat akan lingkungan yang indah. Rakyat Cina akan menikmati kebahagiaan dan kesejahteraan yang lebih besar,” tutur Xi. Suami dari Peng Liyuan itu mengakui bahwa kebahagiaan lebih dari sekadar materi. Dan ia berjanji, partai yang dipimpinnya akan memperbaiki tingkat polusi, air dan tanah yang tercemar selama bertahuntahun. Pidato yang sebenarnya memang jauh lebih panjang. l Gugiek Savindra 30 Oktober - 5 November 2017

21


AKTIVITAS UNUD - Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). melantik delapan pejabat di lingkungan Unud, yang terdiri dari kepala bagian (eselon IIIa) dan Kepala Subbagian (eselon IVa) di Gedung Agrokompleks lantai empat kampus Unud Sudirman, Rabu (18/10). Prosesi pelantikan diawali dengan upacara Majaya-jaya sebagai simbol sumpah dan janji ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk bertanggung jawab dalam mengemban tugas dan jabatan baru. Kemudian acara dilanjutkan dengan acara penyumpahan, penandatanganan berita acara, serta serah terima jabatan yang disaksikan rohaniwan dan seluruh civitas akademika Unud. FH UNDWI - Dekan Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar Dr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H., Jumat (13/10) melepas 40 sarjana S-1 Ilmu Hukum dan dua Magister Ilmu Hukum (S-2). Saat itu Dekan FH Undwi didampingi Wakil Dekan Krishna Satrya Nugraha Taira, S.H., M.Kn., dan Kaprodi Made Gede Artadana, S.H., M.H. menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik masingmasing MIH diraih Aditya Surya Iswara Taira (3,86), I Wayan Ery Pande Setiawan (3,80), sedangkan S-1 dicapai Putu Isna Dianti Ratnasari (3,51), Ayu Laksmi Dewi (3,48), Made Desy Adelia (3,44) dan Putu Adi Kartika Putra (3,34).

MBP/ist

MBP/ist

NUSA DUA FIESTA - Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 secara resmi ditutup, Minggu (15/10). Event yang juga dipersembahkan untuk memperingati ulang tahun ke-19 Bank Mandiri ini, menampilkan keunikan yang membuat Nusa Dua Fiesta 2017 berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Jatmiko K. Santosa menyampaikan selama pelaksanaan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017, jumlah pengunjung sampai Sabtu (14/10) lebih dari 40 ribu orang.

22

30 Oktober - 5 November 2017

FKG UNMAS - Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar terus memperkuat dan menjalin kerja sama internasional dengan perguruan tinggi (PT) asing. Setelah dengan sejumlah PT di Jepang, kini FKG Unmas menjalin kerja sama dengan Coorg Insitute of Dental Sciences di Provonsi Coord, India. Naskah kerja sama diteken di Jakarta oleh Dekan FKG Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. dan Dekan Coorg Prof. Dr. Sunil Muddaiah pada 15 Oktober lalu. Dekan FKG Unmas Dewa Made Wedagama, Kamis (19/10), menjelaskan Coorg Institute of Dental Sciences ingin menjalin kerja sama di dunia termasuk dengan sejumlah PT di Indonesia.


MBP/ist

PAUD KLUNGKUNG - Ratusan anak meramaikan berbagai perlombaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Klungkung 2017 yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya dan Lapangan Puputan Klungkung, Selasa (17/10). Kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas dan membentuk generasi yang berkarakter. Raut ceria nampak di wajah anak-anak. Mereka antusias mengikuti berbagai lomba, seperti jepit bola, memindahkan dan menyusun balok kayu, pingerfainting, melipat kertas, lomba permainan anak ciptaan guru dan jalan sehat ceria.

MBP/ist

MBP/ist

GENTA MAHARDIKA - Berbekal persiapan matang, Marching Band (MB) Genta Mahardika Saraswati 3 Denpasar akan mengikuti Kejurnas MB Terbuka Piala Raja Hamengku Buwono di Yogyakarta. Menjelang ke kejurnas, MB Genta Mahardika SD Saraswati 3 Denpasar melakukan geladi bersih sekaligus dilepas Kadisdikpora Kota Denpasar diwakili Kabid Olahraga A.A. Ngurah Wijaya bersama Sekretaris Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Dewa Sukanada, B.A. dan Ketua Pembina Yayasan I G.B. Yudhara, Kamis (19/10).

BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 2 miliar untuk mendukung pembangunan Balai Banjar Batulumbang, Desa Adat Gerana, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Senin (16/10). Kehadiran Bupati yang didampingi anggota DPRD Badung I.B. Sunartha dan Wakil Ketua DPC PDI-P Badung I Bagus Alit Sucipta, disambut ratusan krama Banjar Batulumbang yang diiringi tabuh baleganjur. Bupati Giri Prasta menyampaikan, bahwa penyerahan bantuan hibah ini sebagai wujud dari upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian dan mempertahankan simbul-simbul budaya yang di dalamnya mencakup balai banjar sebagai tempat beraktivitas dan berkreativitas dari krama banjar yang bertalian dengan agama, seni, adat dan budaya. 30 Oktober - 5 November 2017

23


K E S E H ATA N

Masalah Global Resistensi Antibiotik

A

ntibiotik merupakan sekelompok molekul aktif yang mempunyai efek menghentikan proses biokimia dari suatu bakteri (bersifat bakterisida/membunuh bakteri) atau menghambat proses perkembangan dari bakteri (bersifat bakteriostatik). Berdasarkan kemampuan tersebut, antibiotik sering diresepkan oleh dokter untuk mengobati infeksi bakteri pathogen. Penemuan pertama antibiotic Penicilline oleh Alexander Flemming di tahun 1928 merupakan sebuah lompatan besar di dunia kedokteran. Sejak saat itu, angka kematian akibat penyakit infeksi menurun secara substansial. Sekitar 548 juta infeksi bakteri setiap tahunnya telah berhasil ditangani dengan adanya antibiotik. Penyakit yang sebelumnya dianggap sangat mematikan dapat diobati. Antibiotik merupakan salah satu faktor yang berkontribusi signifikan dalam meningkatkan status kesehatan umat manusia secara global. Antibiotik merupakan obat yang diketahui banyak orang memiliki efek samping, dipergunakan secara luas dan sering

24

30 Oktober - 5 November 2017

digunakan tidak sesuai dengan indikasi. Namun, kondisi ini justru memicu munculnya resistensi bakteri terhadap antibiotik. Kemunculan kasus-kasus yang menunjukkan resistennya bakteri terhadap antibiotik di seluruh dunia semakin tinggi. Pada tahun 2013, Badan Kesehatan dunia (World Health Organization) melaporkan bahwa di seluruh dunia terdapat 480.000 kasus baru multidrug-resistent tuberculosis (MDR-TB). Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk lebih kurang 258 juta orang, merupakan negara dengan jumlah populasi terbesar ke-4 di dunia dan termasuk dalam kategori lower middle income country. Meski tidak ada estimasi nasional secara formal mengenai resistensi antibiotik, tetapi Indonesia diduga mengalami kejadian resistensi antibiotik yang tinggi. Seperti yang dikutip dalam sebuah kajian mengenai perkembangan komitment dan penangulangan resistensi antibiotik di Indonesia oleh Parathon dan kolega, pada tahun 1990-an telah ditemukan 21% dan 36% dari bak-

teri Streptococcus Pneumonia (salah satu penyebab infeksi paru) resisten terhadap Erythromycin dan non-suseptible terhadap Penicilline di Jakarta. Beberapa studi lain yang dilakukan pada tahun 2000 dan 2010 juga menunjukkan tingkat resistensi bakteri yang sama di beberapa daerah seperti Semarang dan Lombok. Bakteri penyebab kejadian diare E.coli juga telah resisten terhadap antibiotik ampicilline (73%), trimethropin-sulfatometoxazole (56%), dan ciprofloxacine (22%) seperti dibuktikan oleh studi di Surabaya oleh Severin dkk dengan uji hapusan rektal pada saat pasien keluar dari rumah sakit. Lebih jauh, laporan AMRIN Study yang merupakan penelitian kolaborasi Indonesia dan Belanda di RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan RSUP Dr. Kariadi Semarang pada tahun 2001-2005 menunjukkan adanya bakteri multi-resisten, seperti MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus aureus) dan bakteri penghasil ESBL (Extended Spectrum Beta Lactamases). Kemunculan berbagai bukti ilmiah di berbagai wilayah di Indo-


nesia menunjukkan bahwa krisis resistensi antibiotik sudah semakin di depan mata. Terjadinya Resistensi Antibiotik Resistensi antibiotik terjadi ketika bakteri secara perlahan berubah menjadi tahan terhadap paparan antibiotik, sehingga antibiotik menjadi tidak efektif dalam penanganan penyakit infeksi. Meskipun resistensi sebenarnya juga terjadi secara alami seiring berjalannya waktu, penggunaan yang salah dan berlebihan dari antibiotik baik pada manusia dan hewan ternak telah memicu percepatandari proses ini. Ancaman resistensi antibiotik dipicu oleh penggunaan antibiotik yang tidak tepat (tidak rasional) serta kurangnya penemuan antibiotik baru. Dalam hal penggunaan antibiotik yang tidak rasional, hal ini disebabkan oleh penggunaan yang berlebihan, swamedikasi atau penjualan antibiotik tanpa resep dokter, peresepan yang tidak tepat, ketidaktaatan terhadap regimen penggunaan antibiotik dan penggunaan yang luas di bidang peternakan. Meskipun para ahli telah memperingatkan bahaya dari fenomena penggunaan antibiotik yang tidak rasional, namun hal ini tetap terjadi. Kita dapat memperhatikan sendiri contoh nyata fenomena yang menunjukkan penggunaan antibiotik yang tidak rasional di masyarakat baik secara global maupun di Indonesia. Di Amerika Serikat terkait influenza, CDC melansir bahwa banyak dokter meresepkan antibiotik untuk flu yang secara jelas disebabkan oleh virus. Hampir setengah dari antibiotik yang diresepkan di Amerika Serikat ternyata tidak diperlukan. Hanya 27% dari dokter memberikan peresepan antibiotikyang benar. Hal ini juga sering kita jumpai di Indonesia, dimana cukup banyak pasien datang dengan gejala batuk pilek, sering diberikan antibiotik, padahal untuk meresepkan antibiotik diperlukan pemeriksaan lanjutan. Data dari lembaga peduli sehat Yayasan Orang Tua Peduli menyebutkan bahwa 86,4% pasien infeksi virus yang ditandai dengan demam diberi antibiotik, sementara 74,1% yang terkena diare juga diberi antibiotik. Padahal penyakit ini disebabkan oleh virus. Jika disebabkan oleh virus, kunci kesembuhannya adalah makan yang bergizi, vitamin C dan istirahat yang cukup. Jika sudah cukup istirahat, tubuh akan mengeluarkan daya tahannya sendiri untuk melawan virus penyakit tersebut. Lebih jauh, dari AMRIN study menemukan bahwa 20-53% terapi antibiotik dan 43-81% dari antibiotik profilaksis diberikan tanpa indikasi. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat

tidak selalu menjadi kesalahan dokter atau tim medis. Adanya antibiotik yang dijual bebas dan kecenderungan fenomena swamedikasi seperti masyarakat cukup bertanya obat untuk keluhannya kepada penjaga apotek turut merupakan faktor terjadinya resistensi antibiotik. Selain itu masyarakat juga ada yang menyimpan antibiotik cadangan di rumah dan meminta dokter untuk menuliskan resep antibiotik. Lebih jauh, penggunaan antibiotik pada hewan ternak untuk mendapatkan kualitas daging yang baik serta indikasi kandungan antibiotik pada pakan ternak berdampak pada manusia yang mengkonsumsi daging hewan tersebut. Semua permasalahan tersebut di atas salah satunya disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat dan klinisi tentang manfaat, penggunaan dan dampak dari penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Mengapa harus peduli? Pentingnya peran masyarakat untuk membantu melawan resistensi antibiotik. Resistensi antibiotik memiliki dampak yang luas di masyarakat. Sifat kebal terhadap antibiotik dapat menyebar dari bakteri ke bakteri, dan bakteri yang resisten terhadap antibiotik dapat menyebar dari satu orang ke orang lainnya. Hal ini menyebabkan resistensi antibiotik pada akhirnya berdampak di seluruh populasi. Resistensi antibiotik menyebabkan seseorang menderita sakit lebih lama, membutuhkan perawatan yang lebih intensif dan biaya yang lebih besar, risiko kehilangan produktivitas lebih tinggi bahkan saat tidak ada lagi antibiotik yang efektif, berdampak pada kematian. Bisa dibayangkan penyakit yang tadinya dapat dengan mudah ditanggulangi dengan antibiotik, justru menjadi penyebab kematian yang luas. Hal itu akan mempercepat kembali ke era sebelum antibiotik ditemukan. Lebih lanjut, selain penyakit-penyakit infeksi menjadi sulit ditangani, bidang lain seperti bidang bedah modern dan pengobatan kanker juga akan terpengaruh. Dalam tindakan pembedahan dibutuhkan pemberian antibiotik profikasis untuk mencegah terjadinya infeksi.Dan pada kasus kanker, antibiotik berperan dalam mengatasi penyakit infeksi oportunistik yang rentan terjadi pada penderita kanker akibat penurunan daya tahan tubuh. Hampir tidak ada bidang kedokteran yang luput dari dampak resistensi antibiotik. Luasnya dampak dari resistensi antibiotik patut menjadi perhatian masyarakat umum sebagai pihak yang juga berperan dalam terjadinya resistensi antibiotik, bersama-sama dengan petugas medis, pe-

merintah sebagai pemegang kebijakan dan industry farmasi. Apa yang bisa masyarakat lakukan? Tentu hal yang paling mendasar dalam pencegahan resistensi antibiotik adalah pencegahan infeksi itu sendiri. Upaya untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, higienitas pribadi dan lingkungan, penggunaan air bersih harus tetap dijaga dan ditingkatkan. Hal lain yang penting adalah masyarakat dalam hal ini pasien sebaiknya lebih bijak dalam mengkonsumsi antibiotik. Pasien sebaiknya wajib menggunakan antibiotik hanya jika diresepkan oleh dokter. Apabila sakit yang diderita disebabkan oleh virus, tentu antibiotik tidak bisa menyembuhkannya. Justru pasien harus mendapatkan istirahat yang cukup, makanan yang bergizi dan mendapatkan cairan yang cukup (air putih). Apabila mendapat antibiotik dari dokter maka, pasien juga wajib menyelesaikan dosis antibiotik sesuai petunjuk resep dokter meski kondisi sudah membaik. Masyarakat juga tidak sebaiknya berbagi antibiotikatau menggunakan antibiotik sisa dari pengobatan sebelumnya. Tentu keberhasilan penanggulangan resistensi antibiotik tidak hanya terletak di pundak masyarakat, namun perlu peran dan komitmen pemerintah, petugas kesehatan dan industri farmasi. Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah adalah dengan mengatur penggunaan antibiotik melalui Permenkes no. 2406/Menkes/Per/XII/201. Strategi-strategi yang lebih terpadumeliputi upaya untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi di masyarakat, system pengamatan berkesinambungan (surveilan), inovasi dan penelitian, edukasi dan peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan dan peternakan, peningkatan sistem control infeksi di fasilitas kesehatan perlu terus ditingkatkan tidak dengan berjalan sendiri-sendiri namun bersifat kolaboratif. Dengan membaiknya kesadaran dan perilaku masyarakat, disertai strategi terpadu lintas sectoral, maka ancaman krisis global resistensi antibiotik dapat kita cegah dengan lebih baik. l dr. Wayan Citra Wulan Sucipta Putri, MPH1 Dr. dr. Ni Nyoman Sri Budayanti, Sp. MK (K)2 Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas Ilmu Kedokteran Pencegahan (IKKIKP) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bagian Mikrobiologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

30 Oktober - 5 November 2017

25


LENSA

GUMITIR

Dua orang petani tengah memetik bunga gumitir di Belok Sidan, Badung. Nantinya bunga tersebut dijual ke sejumlah pasar di Badung dan Denpasar. Menjelang hari raya Galungan, kebutuhan bunga di pasar mengalami peningkatan.

MBP/eka

26

30 Oktober - 5 November 2017


OLAHRAGA

T

Memimpikan Musim Kemenangan

im Formula 1 McLaren memilih untuk mengganti mesin dibandingkan harus mencari pembalap baru. Tim Inggris itu memberi perpanjangan kontrak pada pembalap Fernando Alonso satu tahun lagi. “Fantastis bisa melanjutkan hubungan kerja sama dengan orang-orang di McLaren. Hatiku selalu menyatakan untuk tetap di sini dan saya memang merasa kerasan disini,� ujar pembalap yang dua kali menggenggam gelar juara dunia dua kali itu. Dengan keputusan ini, bisa dipastikan line-up McLaren musim 2018 berisikan namanya. Bersama pembalap Spanyol itu, McLaren itu tetap memancangkan tradisi juara meski dalam beberapa tahun terakhir diganggu dengan persoalan mesin sehingga mengakhiri kompetisi selalu dengan hasil buruk. McLaren memilih untuk menghentikan kerja sama dengan pemasok mesin Honda setelah berkali-kali Alonso mengeluhkan performa mobilnya yang tak kompetitif dan sering tak sampai garis akhir. Musim depan Renault yang akan memasok mesin mobil McLaren. Pabrik mesin Prancis itu sebelumnya mengantarkan Alonso juara dunia pada 2005 dan 2006. “McLaren memiliki kekuatan sumber daya teknik dan keuangan yang dengan cepat bisa memenangkan balapan dan juga kejuaraan F1,� lanjut pembalap berusia 36 yang musim depan kembali berpasangan dengan Stoffel Vandoorne (Belgia). Alonso tak melupakan hasil buruk yang dialami dalam beberapa balapan di beberapa musim terakhir. Namun ambisi juara McLaren tidak pernah hilang dengan kondisi tersebut dan diyakini musim kemenangan itu akan terwujud kembali di tahuntahun mendatang. Alonso memilih untuk melarikan diri berlomba di IndyCar sepanjang masa-masa sulit lalu. Ia komit dengan kontrak yang dia buat bersama McLaren tiga tahun lalu dibandingkan menerima tawaran dari tim-tim lain di F1 atau balapan lain. Target utama adalahnya menjadi pembalap kedua yang mampu meraih tiga mahkota juara GP Monaco, Le Mans dan Indy500. McLaren mengalami paceklik gelar sejak 2012. Sepanjang lima tahun terakhir tidak pernah sekali pun meraih gelar juara di setiap serinya termasuk musim ini. Terakhir kemenangan didapat pada 2012 saat Jenson Button menjuarai seri di Brazil, laporan AFP. l Yudi Winanto

MBP/afp

Pembalap Spanyol Fernando Alonso. 30 Oktober - 5 November 2017

27


OLAHRAGA

Lelang Properti Laga Pembuka KOMPETISI bola basker NBA dimulai pekan ketiga Oktober dengan memainkan dua laga yakni satu di Wilayah Timur dan lainnya di Wilayah Barat. Bila diBarat terjadi kejutan saat sang juara Golden State Warriors ditundukkan Houston Rockets, maka di Timur terdapat insiden lebih mengejutkan. Saat Cleveland Cavaliers berhadapan dengan Boston Celtics, kaos yang dikenakan LeBron James sobek hingga nomor punggungnya terbelah dadi dua. Insiden ini langsung jadi bahan penyelidikan pemasok kaos utama NBA Nike. Uniknya kaos itu langsung dipajang di situs lelang online dan penawarannya mencapai ribuan dolar AS. Insiden ini menjadi pukulan telak pabrik peralatan olahraga AS Nike yang

baru saja menggantikan Adidas sebagai pemasok utama kaos NBA. Nike memelajari bagaimana kaos itu bisa sobek saat pemain Celtics Jaylen Brown memegang kaos James saat terjadi perebutan bola. Kualitas kaos menjadi pertanyaan karena di awal musim saat kaos ini dipakai sejumlah pemain reguler dan bintang NBA, ada insiden serupa terjadi. Kala itu pemain Los Angeleks Lakers Tyler Ennis juga sobek kaosnya. Nike belum pernah memproduksi kaos untuk pebola basket NBA. Produk mereka sebelumnya yang berkaitan dengan bola basket adalah saat membuat seragam untuk timnas bola basket AS di Olimpiade dan tim College. NBA berinisiatif untuk melelang

properti yang dikenakan di laga pembuka termasuk kaos James yang sobek. Ternyata peminatnya tinggi dan hingga Jumat (20/10), penawaran tertingginya mencapai 10.040 dolar. Tak kurang 69 penawaran terjadi dan nantinya penjualan kaos itu akan didonasikan kepada lembaga sosial OneAmericaAppeal.org . Untuk musim ini NBA berinisiatif untuk menjual kaos-kaos yang dikenakan pemain-pemain dari Cavaliers, Celtics, Rockets dan Warriors di laga pembuka. Selain itu sepatu James yang bertuliskan ‘equality’ juga dilelang, laporan Daily Mail. l Yudi Winanto

MBP/afp

Bintang Cleveland Cavaliers LeBron James.

28

30 Oktober - 5 November 2017


A KT I V I TA S

MBP/ist

HISWANA MIGAS - Hiswana Migas DPC Bali menggelar sosialisasi bisnis BBM Ritel (G-Lite) untuk para calon penyalur, Kamis (19/10). Pada hari itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama tentang penggunaan produk dan layanan jasa perbankan dengan PT BNI (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Bali Nusra. Ketua DPC Hiswana Migas Bali I.B. Rai mengatakan, G-Lite merupakan SPBU mini untuk dijual ke masyarakat secara resmi, namun tidak memakai logo Pertamina. SPBU mini G-Lite dikelola oleh PT Garuda Mas Energi.

MBP/ist

MBP/ist

BRI KLUNGKUNG - Panen Hadiah Simpedes kembali diselenggarakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Semarapura, Jumat (13/10). Program rutinitas setiap semester ini memanjakan nasabah dengan berbagai hadiah total nilai mencapai ratusan juta rupiah. Program ini sebagai salah satu upaya menumbuhkan animo masyarakat untuk menambung. Acara yang berlangsung pukul 09.00 Wita ini dihadiri sejumlah nasabah yang berasal dari sembilan unit yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida.

CJF - Celuk Jewellery Festival (CJF) akan kembali digelar tahun ini. Event tahunan yang memasuki tahun keduanya ini, dikemas dengan berbagai rangkaian acara. Event ini ditargetkan mampu menyedot dua ribu pengunjung. Jumlah ini lebih besar dari pelaksanaan CJF pertama. Selain itu, pada saat pembukaan CJF yang akan dibuka Menteri Koperasi dan UKM A.A. Gede Ngurah Puspayoga Jumat, (13/10), sejumlah tokoh nasional pun direncanakan turut hadir, seperti Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri serta Rieke Diah Pitaloka.

MPOIN PEDULI - Bencana Gunung Agung sudah menarik banyak pihak bergandengan tangan memberikan bantuan. Salah satunya perusahaan besar yang memproduksi barang berbahan plastik, Mpoin yang turut serta menunjukkan kepeduliannya terhadap para pengungsi melalui program Mpoin Peduli. Wujud kepedulian ini ditunjukkan dengan memberikan sumbangan tempat penyimpanan air bersih untuk para pengungsi. Air di dalam tangki dijamin kebersihannya karena menggunakan bahan anti lumut dan mickoba. Demikian dikatakan Elisa Purnomo, Branch Supervisor Mpoin Senin (16/10).

MBP/ist

30 Oktober - 5 November 2017

29


OLAHRAGA

I Gusti Agung Satria Wiguna

Bertinju Sambil Berbisnis LEGENDA tinju Bali I Gusti Made Adi Swandana dikaruniai dua putra. Darah tinju sang ayah mengalir deras kepada putra keduanya I Gusti Agung Satria Wiguna. Petinju kelas welter (69 kg) yang akrab disapa Gung De ini sudah dua kali merebut medali emas untuk Kota Denpasar masing-masing pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng dan Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. Dalam dua kali babak final, Gung De mengalahkan Ahmad Roni (Gianyar). Petinju kelahiran Denpasar, 8 Mei 1997 yang kini mahasiswa semester V FH Unwar ini, tengah menyiapkan diri terjun pada Kejurnas Tinju 2017 di Bangka Belitung (Babel), 10-18 November. Ia berlatih rutin di bawah asuhan pelatih Yulianus Leo Bunga. Putra pasangan Gusti Made Adi Swandana dan Vera Ligow ini mulai menggeluti tinju ketika duduk di bangku kelas III SMP Nasional. ‘’Saat itu badan saya gemuk, mencapai 100 kg. Saya menguruskan badan dengan cara jogging,’’ kenangnya. Enam bulan kemudian barulah Gung De resmi menggeluti olahraga adu jotos. Ia turun pada kejuaraan tiga provinsi melibatkan Bali, NTB, NTT di Lombok dan merebut gelar juara. ‘’Target saya di kejurnas merebut emas, sebab ajang ini sekaligus seleknas pembentukan timnas Asian Games,’’ jelasnya. Setamat SMP Nasional, Gung De melanjutkan pendidikan ke sekolah pariwisata SMKN 5 Denpasar. Masuk sekolah jurusan

Tata Boga inilah yang menginspirasinya untuk mengembangkan bisnis kuliner. Ia mulai merintis usaha nasi jinggo Manado dengan menu babi rica, babi kecap dan ayam rica. Gung De tidak mau sekadar berdagang nasi jinggo, sebab menu serupa banyak berjejer di wilayah Panjer. Sang petinju membuka usaha di depan rumahnya menggunakan rombong dan meja kursi. Menjual nasi Rp 6.000 per bungkus, ia bisa menghabiskan 110 bungkus tiap hari. Gung De juga aktif mengelola bank sampah di Banjar Kaja, Panjer, dan mengembangkan bisnis budi daya lele dengan menyewa lahan di belakang rumahnya. Benih lele dipasok, hasil panen ditampung pengepul. ‘’Saya hanya memberi pakan, usia 2,5 sampai 3 bulan lele sudah dipanen. Permintaan lele di Bali sangat tinggi,’’ terangnya. Gung De kini mulai berpikir membuka usaha lain dan di lokasi lain. Banyuwangi menjadi sasarannya. ‘’Kalau bonus Porprov cair, saya akan menyewa lahan untuk merintis usaha kebun ditanami buah-buahan di Jajag, Banyuwangi,’’ sebutnya. Ini akan menambah jumlah dan jenis usahanya sambil kuliah dan bertinju karena ia juga menjual makanan franchise Ayam Taiwan di dekat sekolah Santo Yoseph Denpasar. l Daniel Fajry

MBP/nel

I Gusti Agung Satria Wiguna

30

30 Oktober - 5 November 2017


TA K S U

Wayan Koplog

A

Komit Lestarikan Karawitan Angklung

ngklung merupakan salah satu seni karawitan (gamelan) tradisional Bali yang kini mulai jarang dijumpai. Umumnya, karawitan ini dipakai mengiringi upacara pitra yadnya seperti saat penguburan jenazah, ngaben dan sejenisnya. Karenanya, tidak banyak pula yang menekuni ataupun mengajarkan kerawitan ini seperti halnya kerawitan lainnya. Kalaupun masih ada yang menekuni, biasanya secara otodidak karena diwariskan turun menurun. Salah satu seniman yang sampai kini masih tetap menekuni karawitan angklung ini, adalah Wayan Koplog asal Banjar Babakan Desa Blahbatuh, Gianyar. Meski usianya diperkirakan sudah seratus tahun lebih, semangatnya untuk ngayah dan mengabdi kepada karawitan angklung tidak pernah pudar. Wayan Koplog mengaku, kemampuan menguasai tabuhi angklung didapatnya secara otodidak. Bakat seni Wayan Koplog sendiri sudah muncul sejak ia masih kecil. Dengan melihat dan mendengar, ia telah bisa memainkan tabuh angklung. Menurut Wayan Koplog, ini semua bisa terjadi karena anugerah bakat dan ditambah keinginan kuat untuk bisa menabuh angklung. Setelah kemampuan dimiliki dirasa cukup, ia mulai mengajar sekehe angklung di Banjar Babakan dan berbagai tempat di Gianyar. Hal itu dilakoni dengan semangat ngayah. Baginya, menjadi kepuasan bathin ketika bisa melakoni dan terjun sebagai penabuh angklung sehingga tidak ada beban dalam benaknya. Di usia senjanya ini, Wayan Koplog hanya berharap agar kesenian angklung bisa tetap ajeg dan lestari ke depannya. Wayan Koplog menceritakan, pada zaman penjahahan Jepang di Indonesia, gambelan angklung sempat ditanam di dalam tanah agar tidak di rampas oleh penjajah Jepang. Sementara terbentuknya sekehe angklung di Banjar Babakan berawal dari sekehe semal (kelompok

pemburu tupai-red) pada zaman Belanda yang jumlah awalnya 17 orang. Uang yang terkumpul digunakan untuk membeli angklung yang terbatas. Lambat laun dengan semakin sering tampil ke berbagai tempat, gambelan angklung yang komplit dapat dibeli. Di mata anak anaknya, sosok Wayan Koplog dalam kesehariannya merupakan pribadi dan sosok sederhana dan polos sehingga menjadi panutan keluarga. Meski usianya diperkirakan sudah seratus

tahun lebih, Wayan Koplog tidak pernah mau berhenti dan beristirahat dalam berkesenian. “Berkesenian merupakan vitamin jiwa yang kenikmatannya luar biasa dan tidak bisa tergantikan dengan apapun,� jelasnya sembari mengatakan, selagi masih diberikan umur panjang, ia tetap komit akan berkesenian melestarikan seni angklung agar tetap ajeg sebagai warisan leluhur. l Yana/bali tv

MBP/bali tv

30 Oktober - 5 November 2017

31


Puluhan Ribu Siswa Karangasem Belajar di Pengungsian PENDIDIKAN

A

ncaman erupsi Gunung Agung cukup menganggu pelaksanaan pendidikan. Tercatat sebanyak 20.881 siswa Karangasem masih melaksanakan kegiatan belajar di pengungsian, tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali. Sesuai data Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem per 16 Oktober lalu, pengungsi terbanyak ada di Kabupaten Karangasem sebanyak 7.323 siswa, menyusul di Kabupaten Buleleng sebanyak 3.962 siswa dan Klungkung sebanyak 3.709 siswa. Selain itu, juga ada di Kota Denpasar sebanyak 1.651 siswa, di Gianyar 1.399 ada sebanyak 1.153 siswa, di Badung 984 siswa, di Tabanan 583 siswa dan Jembrana 117 orang siswa. “Data ini hasil rekap kami dari seluruh Bali. Datanya terus berkembang. Masih ada selisih 49 siswa dari siswa yang keluar mengungsi dengan data total pengungsi saat ini,” kata Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika, belum lama ini. Dari jumlah siswa pengungsi sebanyak 20.881 ini, jenjang SD diketahui sebanyak 9.703 siswa, SMP 4.958 siswa, SMA 2.359 siswa dan SMK 939 siswa. Sisanya adalah SLB 1 siswa, Madrasah 6 siswa dan TK 2.915 orang. Rinciannya, untuk SD di Kabupaten Karangasem sebanyak 2.512 siswa, di Klungkung 2.147 siswa, di Buleleng 1.956 siswa, di Kota Denpasar 756 siswa, di Bangli 679 siswa, di Gianyar 645 siswa, di Badung 556 siswa, Tabanan 379 siswa dan Jembrana 37 siswa. Sedangkan, untuk jenjang SMP, rinciannya di Kabupaten Karangasem 1.138 siswa, di Klungkung 1.071 siswa, di Buleleng 952 siswa, di Gianyar 573 siswa, di Kota Denpasar 475 siswa, di Badung 315 siswa, di Bangli 272 siswa, Tabanan 141 siswa dan Jembrana 21 siswa. Selanjutnya, untuk jenjang SMA, rinciannya di Kabupaten

Karangasem 918 siswa, di Buleleng 506 siswa, di Klungkung 378 siswa, di Kota Denpasar 315 siswa, di Gianyar 115 siswa, di Badung 43 siswa, di Tabanan 41 siswa, di Bangli 35 siswa dan di Jembrana 8 siswa. Untuk SMK, di Kabupaten Buleleng 482 siswa, di Klungkung 113 siswa, di Kota Denpasar 105 siswa, di Gianyar 65 siswa, di Badung 64 siswa, di Karangasem 60 siswa, di Bangli 29 siswa, di Tabanan 16 siswa dan Jembrana 5 siswa. “Ada juga SLB 1 orang mengungsi di Gianyar dan enam siswa Madrasah di Badung,” kata Kartika. Ada juga pengungsi TK, rinciannya di Kabupaten Karangasem 2.695 orang, di Bangli 138 orang, di Buleleng 66 orang dan di Jembrana 10 orang. Sebagaimana instruksi Disdikpora Provinsi Bali, seluruh siswa yang mengungsi diterima di sekolah baru tanpa syarat. Sehingga, mereka bisa belajar dengan tenang. Terkait persoalan tenaga pengajar, dijelaskan sudah dikoordinasikan dengan Disdikpora Provinsi Bali. Demikian juga terkait anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bagi sekolah yang ditinggalkan siswa dengan sekolah baru tempat siswa mengungsi. Disinggung soal berapa sekolah yang masuk zona awas sehingga aktivitas sekolah itu harus dihentikan, Gusti Ngurah Kartika mengaku baru saja berkoordinasi dengan BNPB karena masih simpang siur penentuan sekolah di zona awas ini akan ditentukan dengan menggunakan sistem ordinat. Dengan demikian, gambaran terhadap zona awas akan terlihat lebih detail. “Mudah-mudahan, hasilnya secepatnya sudah bisa turun. Ini penting untuk mengetahui jumlah sekolah yang harus nonaktif sementara dan langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya,” tegas Kartika. l Bagiarta

MBP/bagiarta

Siswa SD di Pos Pengungsian Pasar Sinduwati saat dihibur dengan bermain bersama oleh rombongan Kementerian Koperasi dan UKM.

32

30 Oktober - 5 November 2017


Fasilitasi UAS Siswa Pengungsi SISWA pengungsi Gunung Agung yang sekarang bersekolah sementara di beberapa sekolah di Kota Denpasar dipastikan bisa mengikuti ujian akhir semester (UAS) yang digelar November mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar I Wayan Gunawan menegaskan hal itu, belum lama ini. Menurut Gunawan, sejak pengungsi masuk ke Denpasar, tercatat jumlah siswa pengungsi yang bersekolah sementara sebanyak 1.231 siswa. Terdiri dari 475 siswa SMP yang tersebar di 35 SMP negeri dan swasta serta 756 siswa SD yang tersebar di 140 SD negeri dan swasta. ‘’Seribuan siswa itu belajar dengan status siswa titipan. Mereka keseluruhan terfasilitasi pembelajaran sejak masuk di Denpasar dan tidak boleh putus pembelajaran,’’ ujarnya. Gunawan mengatakan, November mendatang siswa pengungsi harus mengikuti UAS bersamaan dengan siswa di Denpasar. Dari hasil koordinasi dengan MKKS SMP Kota Denpasar dan Bidang Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar, Kota Denpasar siap memfasilitasi UAS siswa pengungsi tanpa ada pungutan biaya. ‘’Biaya itu misalnya untuk penyediaan soal, lembar jawaban, pengawasan dan sejumlah operasional penting lain kita akan fasilitasi. Termasuk siswa di Denpasar tidak ada pungutan biaya ujian,’’ katanya. Terkait dengan adanya perbedaan pelaksanaan kurikulum, kata Gunawan, hal ini yang akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Disdikpora Kabupaten Karangasem. Siswa pengungsi yang menggunakan Kurikulum 2013 dipastikan tidak masalah dalam pengadaan soal UAS. Sementara siswa pengungsi yang sekolah asalnya masih menggunakan KTSP akan dimohonkan pembuatan soalnya pada Disdikpora Kabupaten Karangasem. ‘’Jika tidak ada soal KTSP, pihak sekolah hanya bisa membuatkan soal dengan Kurikulum 2013. Ya, itu harus diikuti oleh siswa pengungsi,’’ katanya. Selain konsen terhadap pelaksanaan UAS siswa pengungsi, Disdikpora Kota Denpasar juga telah menginstruksikan sekolah yang menerima siswa pengungsi untuk mendata kebutuhan siswa. Ini sesuai dengan hasil rapat tindak lanjut pendidikan bagi siswa pengungsi di Dinas Pendidikan Provinsi Bali terkait donasi atau sumbangan diatur sesuai dengan kebutuhan mendesak siswa dan sekolah yang dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. ‘’Siswa pengungsi bersangkutan memerlukan apa, sekolah sudah kita minta mendata. Dengan demikian, bantuan yang kita berikan tidak salah arah,’’ tegasnya. l Putra Sasmitha

MPB/dok

Wayan Gunawan

A KT I V I TA S BUPATI BADUNG - Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri piodalan di Pura Antagana, Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kamis (5/10). Kehadiran orang nomor satu di Gumi Keris ini disambut krama Adat Tegal, Desa Darmasaba dengan dimeriahkan gong beleganjur disertai pengalungan bunga. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Surya Jaya, beserta Muspika Kecamatan Abiansemal, Wakil Ketua DPC PDI-P Badung Bagus Alit Sucipta, Perbekel Desa Darmasaba I Made Taram serta tokoh masyarakat setempat.

MBP/ist

30 Oktober - 5 November 2017

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

PEMKAB JEMBRANA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana bekerja sama dengan Bank BNI meluncurkan Rumah Kreatif BUMN Jembrana (RKB), Senin (16/10). RKB bertujuan untuk menjadi wadah bagi kalangan UMKM dalam mempromosikan produknya. Para mitra binaan yang aktif di RKB akan mendapatkan pembinaan guna peningkatan kapasitas dan kapabilitas untuk mengembangkan peluang usaha yang mereka miliki melalui pasar digital atau e-commerce. Peresmian RKB Jembrana dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Senin (16/10) oleh Bupati Jembrana I Putu Artha bersama wakilnya I Made Kembang Hartawan.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI BANGLI - Di tengah kesibukannya dalam menjalankan roda pemerintahan di Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar, Kamis (12/10), menyempatkan diri untuk mengajar para siswa di SDN Batukaang Kintamani. Tak hanya mengajar, dia juga membagikan kotak pensil pemberian Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Puspayoga ke sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan tentang empat pilar kebangsaan. Kegiatan Bupati Mengajar dilaksanakan Made Gianyar usai menghadiri acara Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Desa Batukaang.

34

30 Oktober - 5 November 2017

WALI KOTA DENPASAR - Sebanyak 153 pejabat strukrutal di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar resmi dilantik Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (12/10). Bertempat di Gedung Sewaka Dharma Denpasar, acara pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas ini berlangsung dengan khidmat. Wali Kota Rai Mantra percaya bahwa aparatur yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya.

UNDIKSHA - Trunyan merupakan Desa Bali Aga yang terkenal dengan prosesi penguburan mayat unik di kawasan geowisata Gunung Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli. Modalitas eksotik geografis pegunungan dan hamparan Danau Batur dengan variasi vegetasi yang ada berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata tracking, climbing, watering, kuliner, dan adventuring. Mewujudkan pengembangan potensi itu, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) membantu Desa Trunyan sebagai Desa Geowisata melalui program Ipteks bagi Desa Mitra (IbDM).

MBP/ist


MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Satu lagi masalah yang diperkirakan terjadi dan mengendap lebih dari setengah abad di Bali diselesaikan dengan gotong royong, yakni permasalahan antara keluarga besar Pura Tista, semeton krama Desa Kerasan, dengan Desa Adat Sukasada, Buleleng. Atas inisiatif dan mediasi Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, akhirnya muncul solusi untuk menyelesaikan masalah adat dengan bijaksana. Hal ini terekam dalam pertemuan di Balai Budaya Singaraja yang dihadiri I Gusti Putu Suarjana (Dinas Kebudayaan Provinsi Bali), Drs. Putu Tastra Wijaya, M.M. (Kadisbud Buleleng), Nyoman Gede Suryawan (Staf Ahli Bupati Buleleng), Dewa Putu Budharsa (Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Buleleng), unsur PHDI, Kementerian Agama RI, Camat Sukasada, Lurah Sukasada dan pejabat terkait.

MBP/ist

MBP/ist

PDAM BADUNG - Serangkaian Hari Ulang Tahun ke-41 PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Jumat (13/10) sejumlah pegawai PDAM melaksankan aksi penghijauan berupa penanaman 1.000 pohon di Desa Sembung. Kegiatan ini dilakukan untuk menambah ruang terbuka hijau khususnya di Desa Sembung. Hadir seluruh direksi PDAM Tirta Mangutama, badan pengawas dan ratusan pegawai. Direktur Utama PDAM Badung Ketut Golak didampingi Dirtek Wayan Suyasa mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah daerah resapan air di Kabupaten Badung.

BUPATI JEMBRANA - Sejak tahun 2014 Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana. Teranyar, WTP dari audit BPK RI tahun 2017, diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah, Ditjen Pembendaharaan Provinsi Bali Dedi Soepandi kepada Bupati Jembrana I Putu Artha bertempat di Ruang VIP Pemkab Jembrana, Rabu (11/10). Di sela-sela penyerahan itu, Kakanwil Ditjen Pembendaharaan Provinsi Bali Dedi Soepandi mengaku, kalau WTP yang diraih Pemkab Jembrana merupakan hasil audit BPK RI tahun 2017.

WABUP GIANYAR - Penilaian Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Tingkat Provinsi yang dilaksanakan di SD Negeri 5 Sebatu, selaku wakil dari Kabupaten Gianyar dipimpin oleh Wakil Ketua PKTP Provinsi Bali Cokorda Gede Dharmayuda. Tim penilai disambut Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra bersama Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Kepala SD Negeri 5 Sebatu beserta para siswa SD Negeri 5 Sebatu dan siswa SMP Negeri 2 Payangan, Kamis (12/10).

MBP/ist

30 Oktober - 5 November 2017

35


AKTIVITAS BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah Rp 1,5 miliar kepada masyarakat Muding Kaja, Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara di SMK Tiara Nirwana Banjar Muding Kaja, Minggu (15/10). Acara ini juga dilanjutkan dengan Deklarasi Muding Bersatu yang terdiri dari lima banjar, yakni Muding Kaja, Muding Tengah, Muding Kelod, Muding Mekar dan Banjar Petingan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, anggota DPRD Badung dapil Kuta Utara I Wayan Sandra dan AAN T. Nadiputra, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa, Bendesa Adat Kerobokan A.A. Putu Sutarja, Lurah Kerobokan Kaja I Made Adnyana, Penglisir Banjar Muding Kaja I Wayan Sudiarsa serta tokoh masyarakat Kerobokan.

ANGKASA PURA - Demi memajukan usaha UMKM kepada mitra binaan yang dibina oleh PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, manajemen mengadakan pelatihan selama tiga hari mulai Selasa (10/10) dan ditutup Kamis (12/10). Berlokasi di Quest Hotel Tuban, Badung, pelatihan ini diikuti 30 mitra binaan di bidang jasa, industri dan perdagangan periode 2015 hingga 2017. Selama tiga hari, peserta diberi pemahaman mengenai berbagai hal terkait strategi pemasaran, pengelolaan keuangan dan mental kewirausahaan.

MBP/ist

WABUP BANGLI - Wakil Bupati (WABUP) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta secara tegas meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangli yang malas, sering bolos atau tidak masuk kerja, supaya segera menghilangkan kebiasaan buruknya tersebut alias bertobat. Semua ASN diminta bertanggung jawab akan tugas pokok dan fungsinya. Jangan sampai ada ASN di Bangli yang diberhentikan dengan tidak hormat karena alasan disiplin. Penegasan ini disampaikan Wabup Sedana Arta saat menjadi pembina apel disiplin pegawai di lingkungan Pemkab Bangli yang dilangsungkan di lapangan Kapten Mudita, Bangli, Selasa (17/10).

36

30 Oktober - 5 November 2017

MBP/ist

FE UNWAR - Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) menggelar Kerja Bakti Sosial (Kerbaksos) Mahasiswa Baru Kelas Reguler B Tahun Akademik 2017/2018 di Pura Dalem Tanjung Sari, Desa Adat Tanjung Bungkak, Denpasar, Minggu (15/10). Kerbaksos yang mengangkat tema ‘’Melalui Dharma Pengabdian Kerbaksos Kita Implementasikan Semangat Tri Hita Karana’’ ini diawali persembahyangan bersama, selanjutnya bersih-bersih serta penyerahan bantuan berupa empat bak sampah dan 40 tanaman hias bunga pucuk arjuna dan puring.


MBP/ist

BUPATI BADUNG - Hari kedua acara Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung 2017, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berkunjung ke Kota Bandung, Kamis (12/10). Kunjungan Bupati Giri Prasta beserta rombongan diterima oleh Wakil Wali Kota Badung Oded M. Danial di Balai Kota. Bupati Giri Prasta saat kunjungan didampingi oleh Sekkab Wayan Adi Arnawa, Asisten I IBA Yoga Segara, Kadis Pariwisata Made Badra, Kepala Bappeda Made Wira Dharmajaya, Kabag Keuangan A.A. Gede Rahmadi, Kabag Perwat Wayan Puja dan Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta.

MBP/ist

PKK KB JEMBRANA - Pencanangan Kegiatan Kesatuan Gerak (KKG) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Keluarga Berencana (KB) Kesehatan (KES) dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dilaksanakan di Desa Candikusuma, Kamis (12/10). Pencanangan KKG KB KES dan BBGRM tersebut dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana Ny. Ari Sugianti Artha dengan penyerahan bibit simbolis, bantuan dan pemberian makanan tambahan kepada balita.

MBP/ist

BIOGREEN SCIENCE - Biogreen Science mengadakan acara terbesarnya yaitu Annual Celebration Event (ACE) di Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Minggu (15/10). ACE merupakan acara tahunan terbesar dari Biogreen Science. Dalam acara ini diberikan apresiasi tertinggi bagi anggota setia. Acara yang melibatkan sekitar tiga ribu anggota setia ini berlangsung sangat meriah. Para pembicara di antaranya International Sales Director Mibelle Biochemistry Prof. Dr. Sven Gohla, Ketua Umum Asosiasi Perdagangan Langsung Indonesia (APLI) Ir. Djoko H. Komara, Advokat dan Legal Konsultan APLI dan Biogreen Science Ina Rachman, S.H., M.H. dan CEO Biogreen Science Larry Widjaja.

MBP/ist

BNI - Mendorong siswa senantiasa melakukan aktivitas menabung, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Denpasar melaksanakan kegiatan Ayo Menabung dengan BNI Simpel. Gerakannya diikutsertaklan hampir 1.000 siswa SMP dan SMA di sejumlah kabupaten seperti di Tabanan, Bangli dan Klungkung. Acara yang berlangsung di SMPN 2 Tabanan, Kamis (19/10) itu juga dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Kepala OJK Bali, Kadisdik Tabanan, serta sejumlah perwakilan Kepala Sekolah. 30 Oktober - 5 November 2017

37


PARIWISATA

MBP/dok

Pasar pariwisata Rusia sangat potensial untuk dikembangkan. Ekonomi negara yang terus membaik ini mendorong warga negeri beruang putih ini berlibur ke Indonesia, khususnya Bali.

Mengejar ”Spending Money” Negeri Beruang Putih

W

isatawan Rusia merupakan pasar pariwisata yang harus digarap. Sebab, setelah terpuruk di tahun 2015-2016, tahun 2017 ekonomi Negeri Beruang Putih ini menunjukkan geliat. Pada 2016 wisatawan Rusia ke Indonesia sebanyak 80 514 orang, naik 22,54 persen dari tahun 2015. Tahun 2017 ditargetkan 108 ribu wisatawan Rusia ke Indonesia. Dengan melihat kecenderungan kenaikan saat ini, target tersebut tampaknya akan terlampaui. Terlebih, Indonesia menjadi salah satu tujuan wisata warga Rusia, khususnya Bali. Pada periode Januari-Juli 2017 wisatawan Rusia ke Indonesia naik 57,16 persen menjadi 66.074 orang, dibandingkan periode yang sama tahun 2016. Kenaikan itu merupakan yang tertinggi di antara negara-negara di dunia yang kemudian disusul Tiongkok sebesar 45,06 persen. Begitu juga wisatawan Rusia yang merupakan wisatawan elite bagi sejumlah kalangan, mengalami presentase pertumbuhan tertinggi 57 persen dibanding wisman lainnya. Selain itu spending money turis Rusia urutan ke-4 berdasarkan pasar di Bali bahkan ada yang mengatakan urutan ke-2. Sebelumnya, Ketum Kadin Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, kendala bahasa Rusia masih jadi soal. Begitu

38

30 Oktober - 5 November 2017

juga guide Rusia dikatakan masih sedikit. Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali I Nyoman Nuarta mengatakan, jumlah guide Rusia yang tergabung dalam HPI adalah lebih dari 100 orang. Sementara tamu Rusia mengalami penurunan. Hal itu karena di internal Rusia mengalami krisis ekonomi. Selain itu, penerbangan langsung dari Rusia ke Indonesia tidak ada. “Yang belajar bahasa Rusia banyak tetapi kebanyakan dari mereka adalah guide dari bahasa negara asing lainnya. Seperti dari guide Inggris belajar bahasa Rusia,” ujarnya. Menurutnya, wisatawan Rusia dulu sangat banyak datang ke Bali, dan kualitas tamu Rusia sangat bagus dalam hal spending money (pengeluaran) di Bali. Pihaknya tentu menginginkan peningkatan kunjungan wisatawan Rusia agar anggotanya dapat bekerja. Hanya saja saat ini, beberapa anggotanya sedang sepi tamu Rusia. “Nganggur sih tidak, karena kalau tidak ada tamu Rusia masih bisa mengambil tamu domestik. Masih ada pekerjaan kalau memang mau kerja,” katanya. Ketua Asita Bali I Ketut Ardana mengatakan memang ada beberapa market yang jumlah pramuwisatanya terbatas atau kurang. Di antaranya, Bahasa Mandarin, Bahasa Perancis, Jerman, Belanda,

Spanyol, termasuk Rusia. Karena itu setiap kunjungan wisatawan dari negara-negara tersebut meningkat akan selalu kekurangan pramuwisata. “Pemerintah, HPI dan Asita harus bersama-sama memikirkannya supaya tidak sampai kewalahan jika industri atau travel agent membutuhkan,” jelasnya. Berdasarkan data yang ada dari Januari-Agustus 2017 dibandingkan periode yang sama di tahun 2016 ada kenaikan tamu Rusia sebesar 39,28 persen. Ia memprediksi kunjungan tamu Rusia berpotensi naik ke depannya. “Hanya saja karena aktivitas Gunung Agung, bookingan untuk winter season dari bulan Oktober - Maret 2018 untuk sementara wait and see. Mereka masih melihat perkembangan Gunung Agung,” sebutnya. Karakter wisatawan Rusia, kata Ketut Ardana lebih memilih hotel yang memiliki pantai (beach front hotel), lebih memilih hotel berbintang dan jaringan Internasional, suka makan, minum dan spa di hotel. “Serta mereka sangat tertarik dengan sea sport seperti diving, sailing, cruise dan olah raga serupa lainnya,” bebernya. l Citta Maya


TALENTA

Happy Mayundari

Ketagihan Berkarya

S

empat sukses menarik perhatian pecinta musik Bali dengan mini album pertamanya yang bertajuk “Be Kadung Demen” (BKD), diam-diam penyanyi cantik asal Desa Kubutambahan, Buleleng, Happy Mayundari, mempersiapkan mini album keduanya. Istri dari Tjokorda Wisnu Wirawan ini bahkan sudah merilis single “Mantan Boya Pahlawan” untuk mengawali proses pembuatan mini album keduanya. PNS di lingkungan Pemprov Bali ini menyanyikan lagu yang diciptakan oleh penyanyi pop Bali kawakan, Ari Kencana, dan diaransemen oleh Dek Artha Hartapro. Happy Mayundari berkeinginannya terus berkarya di belantika musik Bali, karena kecintaannya terhadap lagu-lagu Bali. Bahkan, wanita yang tengah menempuh pendidikan S-2 Prodi Ilmu Administrasi di Universitas Ngurah Rai ini mengaku ketagihan untuk berkarya musik Bali. “Album mini pertama saya sudah setahun yang lalu. Awalnya hanya satu album, tetapi saya ketagihan untuk menciptakan mini album baru, untuk terus bernyanyi meramaikan belantika musik Bali,” ujarnya baru-baru ini. Rencananya, mini album kedua nanti terdapat 5 single termasuk single “Mantan Boya Pahlawan”. Secara konsep, mini album keduanya nanti hampir sama dengan konsep mini album sebelumnya. Kendati demikian, ia masih enggan membocorkan judul dari mini album keduanya itu. “Iya tunggu saja. Astungkara awal tahun depan akan saya rilis, sambil menunggu sampai selesai pembuatan video klip semua singlenya,” tandasnya. Terkait single “Mantan Boya Pahlawan”, Happy menceritakan single tersebut berkisah tentang seorang pria yang belum bisa move on terhadap mantannya. Bahkan, pria tersebut selalu membanding-bandingkan mantannya itu dengan pasangannya yang sekarang. Seakan-akan mantannya itu pernah menjadi pahlawan dalam hidupnya. Dengan singlenya ini, ia berharap bisa menghibur masyarakat. “Intinya saya hanya ingin menghibur dan meramaikan belantika musik di Bali dan karya saya bisa dipercaya dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat Bali,” pungkasnya. l Winata 30 Oktober - 5 November 2017

39


PROPERTI

Arsitektur Bali Bergeser ke Desain Minimalis

ARSITEKTUR khas Bali mulai bergeser ke desain minimalis, bukanlah isu yang baru. Kendati sudah ada berbagai perda yang mengatur masalah arsitektur Bali, nyatanya belum mampu membendung pergeseran itu. Belum juga tuntas masalah penegakan perda, tantangan baru pun kini muncul dengan hadirnya Undang-undang tentang Arsitektur dan Undang-undang tentang Jasa Konstruksi. “Sudah ada UU Arsitektur yang baru disahkan, kemudian ada UU Jasa Konstruksi juga baru. Sedangkan perda yang kita bikin kan memakai UU yang lama. Nanti mungkin bisa kita sesuaikan, entah

40

30 Oktober - 5 November 2017

merevisi perdanya sehingga komponenkomponen arsitektur Bali itu bisa lebih diawasi,� ujar Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali, I Nyoman Astawa Riadi, di Denpasar, Senin (16/10). Menurut Astawa Riadi, arsitek yang ada di Bali sebetulnya memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga arsitektur khas Bali. Hanya, masyarakat saat ini cenderung lebih menyukai desain minimalis untuk bangunannya. mengingat lahan yang tersedia saat ini cukup terbatas. Selain itu, pilihan minimalis juga membutuhkan biaya yang lebih sedikit. “Kalau bangunan Bali, biaya opera-

sional dan pemeliharaannya cukup tinggi. Tetapi itu agar tidak merupakan suatu kendala, pasti akan ada terobosan ke depan. Para arsitek itu kan (berpikir) ke depan dia sesuai dengan perkembangan,� imbuhnya. Dalam perda tentang bangunan gedung, lanjut Astawa Riadi, sebetulnya sudah mencakup persyaratan mengenai ketinggian bangunan hingga arsitektur. Baik itu perda bangunan gedung di kabupaten/kota maupun provinsi. Hanya, pemerintah provinsi sifatnya mengingatkan dan berkoordinasi dengan kabupaten/kota. Sebab, izin-izin seperti IMB dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten/kota.


AKTIVITAS

MPB/ist

KABUPATEN KARANGASEM - Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih Kabupaten Karangasem. Bahkan opini tertinggi ini diraih dua kali secara berturut-turut. Ini tentu menandakan komitmen dan kerja keras semua komponen di kabupaten ujung timur Pulau Bali ini untuk mewujudkan pembangunan yang transparan, akuntabel dan bermartabat. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan penghargaan atas keberhasilan Karangasem meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penilaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016.

“Semestinya betul-betul semuanya menaati aturanaturan yang ada,” jelasnya. Astawa Riadi berharap arsitek tetap berpedoman pada arsitektur khas Bali yang disebut asta kosala kosali. Kalaupun tidak bisa menampilkan secara utuh seperti bangunan-bangunan di perdesaan, paling tidak ada ornamen khas Bali yang dimunculkan. Di sisi lain, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali, I Kadek Pranajaya, S.T., M.T., IAI., AA, mengatakan, arsitektur khas Bali seharusnya selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman. Termasuk dari segi material yang digunakan harus selalu update, namun tetap diiringi aturan main berupa perda. Utamanya dalam mewujudkan suatu arsitektur Bali yang memadukan antara tradisional dan modern. “Contoh seperti bata, sekarang kan susah sekali nyari bata, itu merusak lingkungan dan sebagainya. Mungkin ada bahan material yang bisa kita gunakan seperti di bandara kan menggunakan GRC (Glassfibre Reinforced Cement, red),” ujarnya. Dalam hal ini, lanjut Pranajaya, perlu ada kerja sama yang dijalin antara para pakar material dengan pihak kampus untuk melakukan penelitian. Dengan tujuan untuk bisa memproduksi suatu bahan yang secara nuansa dan ragam hias, sesuai dengan arsitektur Bali. Tapi secara aturan tidak melanggar. l Rindra

MPB/ist

UNDIKSHA - Bali dikenal sebagai daerah seni dan tujuan wisata nasional maupun internasional memiliki beraneka ragam produk kerajinan seni. Salah satunya adalah kerajinan gong tradisional Bali di Desa Blahbatuh Gianyar. Universitas Pendidikan Ganseha (Undiksha) membantu pengembangan usaha tradisional ini melalui program Ipteks bagi Produk Ekspor (IbPE). Saat ini tim IbPE Undiksha mendampingi UKM Kerajinan Gamelan Sidha Karya dan UKM Gamelan Gong Bali. Kedua UKM mitra IbPE ini memproduksi gamelan Bali dari logam sebagai material bahan baku dasar.

30 Oktober - 5 November 2017

41


AKTIVITAS

MPB/ist

UNUD - Universitas Udayana (Unud) melepas 27 atlet dan 12 ofisial/pelatih yang akan mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, 14-21 Oktober 2017. Atlet dilepas Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). didampingi Wakil Rektor III Prof. Dr. Ir. I Made Sudarma, M.S. di Ruang Bangsa Rektorat Unud Bukit Jimbaran, Kamis (12/10). Kontingen Bali yang berlaga di Pomnas XV Makassar berjumlah 118 orang, terdiri atas 38 ofisial/pelatih dan 80 atlet.

42

MPB/ist

INDONESIA POWER - PT Indonesia Power menunjukkan kepeduliannya terhadap nestapa para pengungsi Gunung Agung di Karangasem. PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali yang dipimpin General Manager (GM) Igan Subawa Putra bersama jajaran manajemen, Persatuan Ibu, Persatuan Pegawai dan karyawan/karyawati, mengunjungi pengungsi Gunung Agung di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Jumat (13/10). Anak perusahaan PLN ini menyerahkan berbagai jenis bantuan yang sangat dibutuhkan pengungsi.

MPB/ist

MPB/ist

MOVENPICK RESORT - Sebagai bentuk kampanye global memperkenalkan makanan tradisional Prancis modern, Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali memperkenalkan Bistronomie, Rabu (11/10). Beberapa menu yang dihadirkan antara lain Salade Niçoise, Plateau de Fruits de Mer, Moules Marinières, Cabillaud à la Bordelaise, Pot au Feu à la Bourgeoise, dan Cordon-bleu au Comté. General Manager Mövenpick, Horst WaltherJones, mengatakan berbagai masakan klasik Prancis yang dihadirkan bisa dinikmati di Anarasa Restaurant hotel setempat mulai 20 Oktober mendatang.

PEMKAB BULELENG - Persiapan membuka Program Studi (Prodi) Pendidikan Kedokteran tidak saja mengandalkan dukungan dari Pemkab Buleleng. Hal yang sama dilakukan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dengan RSUD Mangusada, Kabupaten Badung. Jalinan kerja sama itu dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Undiksha dengan RSUD Mangusada. Nota kesepahaman kedua belah pihak itu ditandatangani oleh Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. dengan Direktur RSUD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta, M.P.H., Selasa (17/10) .

30 Oktober - 5 November 2017


MPB/ist

UNDIKNAS - Undiknas University kini menjadi kampus kebanggaan masyarakat Bali. Tahun ini, Undiknas membuka program studi (prodi) baru Teknologi Informasi (TI) yang berada di bawah Fakultas Teknik Undiknas. Hal itu diungkapkan Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. di sela-sela lokakarya tiga hari pengisian akreditasi bagi semua pejabat di Undiknas yang digelar di Auditorium Dwi Tunggal, Kamis (19/10). Mulai tahun ajaran baru ini, Prodi Teknologi Informasi sudah menerima calon mahasiswa baru.

MPB/ist

UNMAR - Setelah berhasil menjadi sorotan di hadapan Presiden RI dan Menristek RI saat ditunjuk menjadi Steering Committe (SC) Deklarasi Perguruan Tinggi Anti-Radikalisme yang melibatkan lebih dari 3.300 rektor PTN dan PTS se- Indonesia beberapa waktu lalu, kini Universitas Mahendradatta (Unmar) kembali menorehkan sejarah dengan menggelar Wisuda Sarjana dan Pascasarjana. Lebih dari 356 wisudawan S-1 dan S-2 hadir dengan didampingi lebih dari 1.200 keluarga wisudawan memenuhi GOR KONI Lila Bhuwana, Denpasar.

MPB/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Tingkat kehadiran sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkab Klungkung dalam rapat beberapa bulan terakhir semakin rendah. Jika hal tersebut terus berlanjut, ancaman yang menanti tak hanya berupa mutasi, namun pemberhentian dari jabatan. Demikian ditegaskan Bupati Suwirta saat memimpin rapat persiapan launching program, BPJS, Lomba Desa Terpadu dan Angkutan Siswa gratis, di ruang rapat Bupati Klungkung, Kamis (19/10). Pada rapat itu, orang nomor satu di Kabupaten Klungkung ini sangat jengkel.

MPB/ist

UNDWI - Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Selasa (17/10) mewisuda 303 Sarjana S-1 dan S-2. Yang menarik, untuk kali pertama Rektor Undwi menyerahkan kenang-kenangan berupa kitab suci kepada lulusannya. Rektor Putu Dyatmikawati didampingi WR I Dr. Putu Gde Putu Eri Suardana, M.Erg., WR II Dra. Ni Made Suarningsih, M.Si., WR III Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. menegaskan, hal ini dilakukan Undwi untuk memberi penguatan pendidikan karakter bagi lulusannya. Lulusan yang beragama Hindu diberikan Weda, Alquran bagi yang Islam, Alkitab untuk Kristen dan Tripitaka buat yang Buddha. 30 Oktober - 5 November 2017

43


AKTIVITAS

MPB/ist

MPB/ist

DPRD BALI - Pimpinan dan anggota DPRD Bali sejak Senin (16/10) hingga Senin (23/10) melaksanakan kegiatan reses. Artinya, para anggota dewan selama sepekan ini turun menjumpai konstituen di daerah pemilihannya. Hingga Rabu (18/10), sejumlah aspirasi telah berhasil diserap. Tidak hanya melulu soal usulan hibah atau bansos, tetapi juga menyangkut kebutuhan pengungsi Gunung Agung. Hasil reses kebanyakan aspirasinya terkait kendala masyarakat seperti perbaikan pura, bedah rumah, dan ada isu pengungsi yang banyak juga masukannya. Demikian diungkapkan anggota DPRD Bali Dapil Karangasem I Nyoman Oka Antara.

ASPIRASI - Sejumlah aspirasi masyarakat masih terus ditampung pimpinan dan anggota DPRD Bali di masa reses hingga Senin (23/10). Seperti anggota DPRD Bali Dapil Bangli I Wayan Gunawan yang masih berproses untuk menjangkau semua kecamatan di kabupaten tersebut. Beberapa aspirasi yang sudah muncul dari konstituennya, antara lain menyangkut masalah sampah, infrastruktur jalan dan pasar desa, serta perpustakaan keliling. Untuk masalah sampah, perlu semacam motor cikar untuk mengangkut sampah. Ada pengajuan di sejumlah tempat agar itu dikelola oleh desa atau desa pakraman, katanya, Kamis (19/10) kemarin.

MPB/ist

MPB/ist

BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem I G.A. Mas Sumatri meninjau tempat penampungan sapi milik warga pengungsi yang berasal dari Banjar Dinas Liligundi, Bebandem, dan Desa Buanagiri, Kecamatan Bebandem, di Banjar Dinas Samuh, Desa Bugbug, Senin (16/10) pukul 12.45 Wita.Sapi sebanyak 30 ekor itu diungsikan warga pengungsi tanggap siaga erupsi Gunung Agung yang mengungsi di Banjar Samuh. Sapi-sapi tersebut ditempatkan di penampungan di tegalan seluas satu hektar milik petani Kondra, warga desa setempat.

44

30 Oktober - 5 November 2017

WALI KOTA DENPASAR - Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia akan memberikan penghargaan kepemimpinan kepada kepala daerah, yakni 15 gubernur dan bupati serta tujuh wali kota di Indonesia. Sebelum penghargaan diberikan, Tim Penilai Kemendagri melakukan penilaian dengan cara menanyakan secara langsung kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Denpasar, perwakilan DPRD Kota Denpasar, kepolisian, TNI dan kejaksaan. Terkait dengan penilaian kepada Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, tim penilai melakukan pertemuan sekaligus wawancara dengan Wakapolresta Denpasar I Nyoman Artana, Perwira Panglima Kodim 1611 Badung Sugeng Timariyanto, Kasi Datum Kejari Denpasar Putu Sauca Arimbawa dan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Wandhira.


MPB/ist

MPB/ist

PEMKAB KLUNGKUNG - Perhatian Pemkab Klungkung terhadap infrastruktur tak hanya tertuju pada jalan yang mobilitasnya tinggi. Namun, juga pada jalan menuju tempat Sarkofagus yang berlokasi di Dusun Bajing, Desa Tegak Kecamatan Klungkung yang sudah masuk sebagai benda cagar budaya. Pengerjaan jalan ini telah dimulai. Peletakan batu pertamanya langsung dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Camat Klungkung Komang Gde Wisnuadi, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung Nyoman Mudarta serta tokoh masyarakat setempat, Kamis (12/10).

MPB/ist

BUPATI KARANGASEM - Pemerintah Kabupaten Karangasem menerima penghargaan dan hadiah Simantri di Gedung Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, Jalan WR Supratman Denpasar, Sabtu (14/10). Tercatat Gabungan Kelompok Tani Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) Mangku Kusuma Desa Menanga Kecamatan Rendang, Karangasem berhasil memperoleh juara pertama Lomba Simantri Berprestasi Provinsi Bali tahun 2017. Hadiah yang berasal dari Dana BKK Provinsi Bali itu diserahkan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang diterima Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri.

DPRD BALI - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mendampingi Ketua DPR RI Setya Novanto mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Jumat (13/10). Kunjungan ke pos pengungsi di kaki Gunung Agung itu diawali kunjungan serupa ke Posko Pengungsian di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng. ‘’Terima kasih atas perhatian pimpinan dan anggota DPR RI atas kondisi masyarakat Karangasem. Kami juga mohon DPR RI bisa menjembatani program-program untuk Karangasem ke depan,’’ ungkap Sumardi yang didampingi anggota DPRD Karangasem, I Nyoman Musna Antara.

MPB/ist

TEKNOLOGI - SLK Perkembangan teknologi yang menyertai dunia pendidikan menyebabkan keberadaan gadget pada kehidupan siswa dan guru tidak dapat dilepaskan. Pemanfaatan tepat guna gadget pada proses pembelajaran di sekolah dapat mendorong motivasi siswa dalam belajar, melatih kolaborasi antarsiswa dan mengembangkan karakter tanggung jawab. Pembelajaran pada abad ke-21 di kelas memang lebih memfokuskan pada siswa (student center) sebagai pusat belajar. Sekolah Lentera Kasih (SLK) sejak satu tahun lalu telah bekerja sama dengan G Suite for Education (salah satu produk dari Google yang berfokus pada dunia pendidikan) menggunakan sistem pembelajaran online ini. 30 Oktober - 5 November 2017

45


A KT I V I TA S

MPB/ist

MPB/ist

SMAN 2 NEGARA - Melalui adu penalti, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Negara keluar sebagai pemenang liga Pelajar KNPI dalam laga final melawan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Jembrana dengan Skor akhir 6-4 di Stadion Pecangakan Negara, Kamis (19/10). Pertandingan ini dalam rangka memperebutkan piala bergilir Bupati Cup Liga Pelajar KNPI Jembrana. Piala bergilir bupati diserahkan Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan kepada SMAN 2 Negara.

MPB/ist

SMKN 1 SUKAWATI - SMKN 1 Sukawati menggelar pameran hasil praktik industri seni rupa teknik dan informatika kerajinan, di gedung pameran Ibu Ni Made Kajeng, Senin (16/10). Pameran yang digelar selama seminggu ini menampilkan karya siswa kelas XII di sekolah yang sebelumnya bernama SMSR itu. Kegiatan yang berlangsung meriah itu dibuka mantan Kepala SMKN 1 Sukawati Drs. Nyoman Nikanaya. Acara di antaranya dihadiri Kepala UPT SMA/ SMK Kabupaten Gianyar I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi, serta sejumlah guru dan siswa sekolah tersebut.

PEMKOT DENPASAR - Program Smart City Denpasar dalam mempercepat proses pembangunan Kota Denpasar melalui pendekatan teknologi mendapat respons dari berbagai daerah di Bali hingga luar Bali. Damamaya Denpasar Cyber Monitor Gedung Sewaka Dharma Denpasar juga sempat dikunjungi beberapa menteri di Indonesia. Kamis (19/10), Pemerintah Kabupaten Tabanan juga hadir meninjau proses pelaksanaan Smart City di Damamaya Denpasar Cyber Monitor. Kunjungan ini dipimpin Kepala Bidang Sarana Prasarana Diskominfo Pemkab Tabanan Dewa Suwangsa, yang diterima Kadis Komunikasi dan Informatika Denpasar Dewa Made Agung beserta seluruh staf.

MPB/ist

STIKOM BALI - Pada 16 September lalu tiga mahasiswa Stikom Bali yang bergabung dalam Tim Airavata menorehkan prestasi gemilang menjadi juara II lomba Hacking Marathon (Hackathon) Online Nasional di IPB Bogor. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Ida Bagus Budantara, Dewa Mahendara Putra dan Ketut Pasek Asmara Jaya. Kini tiga mahasiswa Stikom Bali dari Tim Colony Labs yakni I Wayan Dharmana, I Made Suparsana dan Adithya Harun Tular mengukir prestasi lebih gemilang lagi.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

46

30 Oktober - 5 November 2017


MPB/ist MPB/ist

ABP-PTSI - Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Thomas Suyatno, mempercayakan kepengurusan asosiasi kepada beberapa putra Bali, salah satunya adalah Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, SH.,MH., Ketua Yayasan Handayani Denpasar (Badan Penyelenggara STIMI HANDAYANI Denpasar). Selain Radendra, ada juga beberapa Ketua Yayasan di Bali yang mendapat kehormatan tersebut, yaitu Dr. Anak Agung Sadiartha, Ketua Yayasan Widya Kerthi (Penyelenggara UNHI) juga dipercaya sebagai salah satu pengurus pusat.

MPB/ist

UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) mendorong mahasiswanya berprestasi di bidang akademik dan nonakademik, serta menjadi teladan di masyarakat dalam mengabdikan ilmu dan keterampilannya. Dosen-dosen Undhira yang berkualitas berupaya membina mahasiswa yang competent, confident dan competitive di tengah masyarakat. Seperti pengakuan yang berhasil diraih dan pengabdian yang secara reguler dilakukan oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Fisioterapi Undhira. Terbukti, mahasiswa Fisioterapi Undhira berhasil meraih juara II dalam Olimpiade Fisioterapi Nasional di Poltekkes Kemenkes Jakarta III pada 7 Oktober lalu.

UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) kembali mengaplikasikan pilar keilmuan pariwisata berkeselarasan dan kesehatan berkelanjutan melalui program pengabdian masyarakat multitahun di Desa Catur, Kintamani, Bangli. Program yang dimulai awal tahun 2017 ini fokus pada pengembangan Desa Catur sebagai desa wisata berbasis herbal. Di bulan Oktober ini, terlaksana dua kegiatan di Catur. Yaitu pelatihan pembuatan minyak dan lulur herbal dari tanaman rimpang dan daun-daunan lokal pada 9 Oktober, serta trekking dengan mahasiswa Program Internasional Undhira pada 11 Oktober lalu.

MPB/ist

UNDIKSHA - Keberadaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) sangat penting bagi sebuah perguruan tinggi. Pasalnya, produk LP2M yang dihasilkan para dosen maupun segenap civitas akademika harus terkelola dengan baik dan dimanfaatkan dengan baik oleh publik dan stakeholders lembaga perguruan tinggi itu sendiri. Untuk itu, LP2M dalam menjalankan perannya perlu dikelola secara profesional. Salah satunya pemilihan pejabatnya sendiri melalui proses benar mengacu regulasi.Hal itu diungkapkan Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. saat melantik Ketua LP2M Undiksha di ruang Ganesha III, Senin (16/10)

30 Oktober - 5 November 2017

47


A KT I V I TA S

MPB/ist

BUPATI TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Tabanan I Wayan Yatnanadi, menerima audiensi Perbekel terpilih Desa Kukuh, didampingi beberapa pemuda Kukuh, di Ruang Kerja bupati Setempat, Selasa (17/10). Dalam audiensi tersebut Bupati Eka membagi pengalamannya selama memimpin Tabanan. Banyak hal yang dibahas dalam dialog tersebut, yang intinya memberikan sebuah pengalaman sebagai seorang pemimpin kepada Perbekel terpilih Desa Kukuh yakni I Made Sugianto.

MPB/ist

UNDIKSHA - Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli berada di kawasan area kaldera Gunung Batur. Letak geografis yang vital dan strategis dalam peta kepariwisataan di Bali, desa ini masih dihadapkan dengan sejumlah masalah sosial, ekonomi, dan pendidikan. Kondisi faktual tersebut membuat, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja memilih Desa Songan untuk melaksanakan program Iptek bagi Wilayah (IbW). Dalam menggulirkan program ini, Undiksha menggandeng Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Buleleng dan Pemkab Bangli.

MPB/ist

MPB/ist

UNDWI - Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Selasa (17/10) mewisuda 303 Sarjana S-1 dan dua Magister Ilmu Hukum. Sarjana FT berjumlah 19 orang, FP 570, Fikom 20, FKIP 169, FH 38 dan Magister Ilmu Hukum dua orang. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati didampingi WR I Dr. Putu Gde Putu Eri Suardana, M.Erg., WR II Dra. Ni Made Suarningsih, M.Si., WR III Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. dan Ketua LPPM Undwi Ir. Ni Wayan Karyati, M.P. saat jumpa pers belum lama ini menegaskan, kini Undwi fokus menuju lembaga pendidikan berkualitas dunia atau world class university. Untuk itu, pihaknya menyiapkan fasilitas pembelajaran yang berkualitas dunia dan berbasiskan IT.

48

30 Oktober - 5 November 2017

UNHI - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali menggelar pelantikan wisudawan di Hotel Westin, Nusa Dua, Sabtu (14/10). Wisuda ini merupakan Wisuda Sarjana ke-52, Magister ke-24 dan Doktor ke-12, serta serangkaian Dies Natalis ke-54 Unhi. Lulusan yang mengikuti wisuda kali ini berjumlah 369 orang yang terdiri atas S-1 sebanyak 319 orang, S-2 berjumlah 45 orang dan S-3 (Doktor) 5 orang. Lulusan terbaik S-1 diraih Kadek Ayu Pradnya Sari, S.T. dari Fakultas Teknik Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota dengan IPK 3,81 dan predikat cumlaude, serta Ni Wayan Ayu Setya Dewi dengan IPK 3,81 (cumlaude) dari Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu.


MPB/ist

UNMAS - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar kembali mencetak human capital berkualitas bagi rakyat Bali. Jumat (20/10), Rektor Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. akan mewisuda 368 sarjana S-1 dan S-2. Dari jumah itu, 358 orang lulusan program S-1 dari 14 prodi dan sepuluh orang lulusan program magister. Dalam usia Unmas ke-35 tahun, Rektor Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. mampu mewujudkan visi dan misi Unmas Denpasar menjadi perguruan tinggi swasta yang mandiri, bermutu dan berbudaya.

MPB/ist

FH UNMAS - Fakultas Hukum (FH) Unmas Denpasar kembali menambah human capital bagi SDM Bali yang berkualitas. Senin (16/10), Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, S.H., M.H. meyudisium 66 sarjana. Hingga yudisium kemarin, FH Unmas sudah menamatkan 2.968 sarjana hukum. Menurut Nengah Susrama, mereka sukses bekerja di dalam negeri bahkan sebagian go international di segala sektor. Dari hasil pelacakan alumni tercatat lulusan FH Unmas berhasil menduduki posisi penting baik di pemerintahan maupun swasta.

MPB/ist

FT UNR - Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai (FT UNR) bekerja sama dengan PIP2B (Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bali menyelenggarakan Kampanye serta Edukasi Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) di Inna Sindhu Beach Hotel & Resort, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (13/10). Acara yang diwujudkan dalam seminar nasional bertema ‘’Optimalisasi Penataan Bangunan dan Lingkungan di Bali’’ ini dihadiri 120 peserta yang terdiri atas Rektor UNR dan jajarannya, Dekan FT UNR, Kadis PUPR Provinsi Bali, Kasatker Penataan Bangunan dan Lingkungan, mahasiswa, dosen dan asosiasi profesi.

MPB/ist

FORIKAN - FORIKAN (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional) Kota Denpasar mengajak masyarakat, khususnya anak-anak di Kota Denpasar untuk gemar makan ikan, dengan menyelenggarakan acara yang bertajuk “Gemarikan” (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan), yang bertempat di Wantilan Desa Pakraman Peguyangan, Denpasar, Kamis (19/10). Acara yang digagas oleh Ny. Selly Dharma Wijayamantra selaku Ketua Forikan Kota Denpasar ini dikemas dengan berbagai lomba, seperti lomba memasak ibu-ibu PKK dari perwakilan masing-masing kecamatan di Kota Denpasar, lomba ngelilit sate dan penebaran benih ikan yang diikuti oleh anak-anak SD di lingkungan Desa Peguyangan Denpasar dan keterlibatan kelompok pengolah dan pembudidaya ikan.

30 Oktober - 5 November 2017

49


A KT I V I TA S

MPB/ist

BUPATI BADUNG - Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IV. Acara Dibuka Ketua WHDI Provinsi Bali Ny. Bintang Puspayoga di Ruang Pertemuan Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (18/10). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang juga selaku pembina WHDI Kabupaten Badung, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seni Giri Prasta sekaligus selaku Penasihat WHDI Kabupaten Badung, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Ny. Ayu Suarthini Parwata, Ketua DWP Kabupaten Badung Ny. Nesya Yoga Segara, Ketua WHDI Kabupaten Badung Ny. I.A. Sri Sumiatini Sudikerta dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Badung.

MPB/ist

PEMKAB BULELENG - Pemkab Buleleng kembali meraih prestasi tingkat nasional dalam bidang pengelolaan keuangan. Untuk ketiga kalinya, pemkab di bawah kepemimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2016. Jika tahun sebelumnya penghargaan diserahkan di Jakarta, tetapi untuk tahun ini penghargaan langsung diserahkan kepada Pemkab Buleleng. Piagam WTP diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Bali Dedi Sopandi di Kantor BPK, Kamis (12/10).

50

30 Oktober - 5 November 2017

MPB/ist

SMP WISATA SANUR - Setelah absen pada tahun 20132014, kini SMP Wisata Sanur melalui ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) kembali meraih prestasi lomba tingkat nasional di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, melalui Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) yang diadakan Kemendikbud Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, 9-13 Oktober 2017. Siswa yang berprestasi di bidang akademis KIR adalah Kadek Januarta (IX A), anak dari pasangan I Wayan Dhana dan Ni Nyoman Sriwati, Adinda Saraswati Umbu Pati (IX A), anak pasangan Yulius Umbu Padi dan Ni Made Martini, serta Ni Wayan Dewi Lestari (IX A), anak pasangan I Nyoman Mancung dan Ni Nyoman Sri.

MPB/ist

BUPATI TABANAN - Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali meraih prestasi nasional. Sukses menggapai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak tiga kali berturut-turut. Capaian itu mengantarkan Pemkab Tabanan meraih penghargaan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani. Penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi itu diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali Dedi Sopandi kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di ruang kerjanya, Senin (16/10).


206 | 30 Oktober - 5 November 2017

Hidup di Pengungsian Galungan dengan Sederhana

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook