Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 203 | balipost.com

Page 1

203 | 9 - 15 Oktober 2017

RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lBayangan Editis Gunung Agung 1963 6 BALI SEPEKAN lPolisi Amankan Ratusan Liter ”Tuak” 7 LAPORAN UTAMA l Menyelaraskan Bakti pada Gunung Agung 8 l Terprovokasi Ikut Mengungsi 10

POLITIK l Rekam Ganda, Tanpa Retensi 16 l ’’Manyama Braya’’ Layani Pengungsi 17 KIPRAH l Paguyuban Reog Sardulo Mbalelo

Perkuat Tali Persaudaraan Melalui Kesenian 18

LENSA l Gunung Agung 26

OLAHRAGA l Pesan Lewat SMS 27 PARIWISATA l Menggali Investasi Pariwisata

di Bumi Serombotan 38

MANCANEGARA l Yingluck Shinawatra Divonis Lima Tahun 20 DAERAH l Gedung SD Rusak Belum Tertangani 22

HIBURAN l Raisa Wakil Asia Tenggara

di MTV Europe Music Award 2017 40

TALENTA l Persinggahan Mimpi Ayu Laksmi

Dari Nyanyi Rambah Dunia Film 42

KESEHATAN lStres Pascatrauma Kecelakaan Lalu Lintas Kenali dan Tangani Lebih Dini 24

PROPERTI l Properti Terancam

Pasokan Pasir dan Batu Turun Drastis 43

9 - 15 Oktober 2017

3


DARI PEMBACA

Menyelamatkan Anak Pengungsi P

ara pengungsi dari Karangasem terus merangsek ke daerah-daerah penerima pengungsi yang hampir melibatkan semua kabupaten/kota di Bali. Dalam pengungsian itu, anak-anak mereka biasanya diajak ikut-serta. Pada satu desa yang warganya ikut mengungsi, terdeteksi empat jenis pola hubungan (antara anak atau siswa dengan gurunya) seperti ini 1. Siswa ikut mengungsi, sementara gurunya tidak ikut, 2. Gurunya mengungsi sedangkan siswa tidak, 3. Kedua komponen, yaitu siswa maupun guru mengungsi pada daerah tujuan yang berbeda (siswa mengungsi ke daerah A, guru mengungsi ke daerah B) dan 4. Kedua komponen sama-sama mengungsi tapi daerah tujuan pengungsiannya sama, misalnya sama-sama menuju daerah A. Dari kenyataan di atas, penulis merasa prihatin dan memprediksi pendidikan mereka (anak-anak) akan tidak efektif. Ini disebabkan masih perlu penyesuaian diri dan sebagian masih mengalami tekanan psikis. Jangankan memikirkan sekolah, mengurus dirinya saja akan kelabakan ditambah lagi “label� anak pengungsi yang rawan dengan pembulian yang dilakukan teman-temannya di sekolah yang dituju. Atas dasar itu, pihak terkait (sekolah, UPP/UPT, dan Kepala Dinas Pendidikan) hendaknya benar-benar fokus untuk memikirkan dan menindaklanjuti pendidikan mereka. Ingat, anak-anak adalah aset bangsa yang kelak akan menjadi penerima estafet kepemimpinan. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

9 - 15 Oktober 2017

4


Mengapresiasi Sinergi Sigap Bencana AKTIVITAS Gunung Agung membuat semua pihak di Bali berkoordinasi untuk melakukan upaya penyelamatan penduduk. Langkah ini pun telah mengundang perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk hadir di Bali. Bahkan di Bali, pejabat publik, komponen masyarakat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan langkah cepat. Langkah ini pun memberikan harapan segar dan optimisme masyarakat terkait dengan kesigapan Bali mengatasi potensi bencana sebagai dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung. Mencermati hal ini, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait dengan kesiapan Bali menghadapi bencana. Jajak dilakukan untuk menjaring persepsi publik terkait dengan pengelolaan bencana di Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 63,87 persen mengaku optimis, Bali bisa melakukan upaya-upaya penyelamatan warga terdampak bencana. Koordinasi yang dilakukan lintas kabupaten dan koordinasi antara lembaga pemerintahan tergolong sangat efektif. Ini membuktikan Bali sigap mengatasi dampak bencana. Bahkan, dukungan dan antusias masyarakat

terhadap upaya-upaya penyelamatan korban, memberikan keyakinan bahwa korban dampak bencana dapat perlindungan dan penanganan yang memadai. Sedangkan 32,53 persen responden merasa was-was terhadap agenda strategis penyelamatan korban terdampak bencana. Selain jumlah warga yang terdampak sangat banyak dan tersebar di sejumlah wilayah, selama ini fasilitas BPBD di kabupaten/kota di Bali tergolong masih minim. Salah satunya alas tidur. Ke depan, responden berharap pengadaan fasiltas tanggap bencana hendaknya ditingkatkan. Bali harus belajar banyak dari sejumlah tragedi terkait penanganan dampak bencana. Selain itu, penanganan bencana akibat erupsi gunung berapi tak semata menyelamatkan nyawa melainkan sangat kompleks. Baik itu menyangkut pendidikan, ekonomi, budaya dan fasilitas publik. Jadi, perlu ada penguatan terhadap fasilitas-fasilitas BPBD termasuk mengedukasi masyarakat agar tanggap dan tabah menghadapi bencana. Sementara itu, ada 3,60 persen yang mengaku belum tahu betul kinerja BPBD dan kerjasama antara kabupaten dalam menggulangi dampak bencana berskala besar. Hal ini membuat mereka belum bisa memberikan penilaian atas

kinerja tim tanggap bencana di Bali. Responden kelompok ini hanya berharap ke depan dalam menghadapi bencana ada banyak hal yang perlu diperkuat. Tak hanya fasilitas, mentalitas dan komunikasi lintas departemen, lintas instansi termasuk lintas masyarakat juga harus tersistem. l Dira Arsana Yakinkah Anda, Tim Tanggap Bencana di Bali bisa mengatasi dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung? 32,53% Tidak Yakin 3,60% Tidak Tahu

63,87% Yakin

Responden : 764 grafis: tomik cahya

9 - 15 Oktober 2017

5

5


OPINI

L

Bayangan Editis Gunung Agung 1963

etusan Gunung Agung 163 kini menjadi rujukan. Letusan dahsyat saat itu menimbulkan nestapa di Bali. Secara subjektif, penulis bisa menceritakan kejadian 22 September malam itu , saat penulis berada di kampung salah satu desa di Karangasem. Walau baru beberapa jam sempat tidur atau tertidur, tiba-tiba sekitar pukul 11.00 malam terdengar suasana gemuruh di jalan raya sepertinya ada banyak orang yang lalu lalang menggunakan mobil dan sepeda motor disertai dengan suara mereka dengan nada tinggi. Setelah diperhatikan secara saksama dan mencari tahu kepada teman yang waktu itu belum tidur, diperoleh jawaban, “Itu pengungsi yang datang dari beberapa desa ingin mengungsi lantaran takut jika terus bertahan di tempat asalnya.� Benar sekali, keesokan harinya sudah didapat kabar bahwa ratusan pengungsi telah mendatangi Desa Bungaya (desa yang dimaksudkan kampung halaman penulis). Mereka pun lalu ditempatkan di sekolah (SD 1) dan di SMPN 4 Bebandem, yang ada di kedesaan Bungaya. Pagi 23 September pukul 05.15 wita, terjadilah gempa meski gempa itu tidak tergolong besar. Meski demikian, hal itu cukup membuat masyarakat tambah resah dan panik, mau ke mana, mengungsi atau bukan, dan masih banyak tanda tanya yang menyelimuti penduduk setempat. Hal itu pun sangat wajar mengingat 54 tahun lalu (1963), Karangasem sempat diporakporandakan oleh dahsyatnya letusan gunung berapi Gunung Agung, yakni gunung tertinggi di Bali. Berhubung penulis di kala itu sudah menginjak usia 12 tahun dan sudah duduk di SD kelas V, dalam hal-hal tertentu tentang peristiwa dan kejadian meletusnya Gunung Agung itu masih membekas di kepala dan di hati hingga sekarang. Bahkan, apa yang penulis lihat, dengar, dan saksikan dengan mata kepala sendiri itu masih tergambar sangat jelas mirip merupakan bayangan editis (bayangan menyerupai aslinya) tentang meletusnya Gunung Agung pada tahun 1963. Sebagai seorang anak yang merupakan transisi ke usia remaja awal, penulis sangat tertarik melihat sesuatu yang

6

Oleh Romi Sudhita

membuat perasaan menjadi puas. Tentu saja tanpa memikirkan sebab dan akibat dari apa yang dilihat. Saat gunung meletus, terutama di malam hari, penulis selalu melihat Gunung Agung mengeluarkan percikan api disertai dengan asap mengepul menjulang tinggi. Tempat nontonnya pun terkadang di atas tembok atau atap rumah. Bahkan kalau hanya sehari absen melihatnya bisa diibaratkan menonton serial Mahabarata yang tertinggal satu atau dua episode. Mudah-mudahan saja “tontonan� menarik tempo dulu tidak akan muncul pada jilid 2017 ini. Lain cerita menonton percikan api dan asap mengepul di malam hari, lain pula ceritanya ketika menyaksikan banjir lahar panas di seputaran Kota Karangasem (kini kota Amlapura). Siang atau sore hari sengaja datang ke kota (jaraknya sekitar 4 km) untuk menyaksikan lahar panas itu melintas di beberapa sungai sebelum sampai ke pusat kota. Pernah perjalanan terhenti beberapa jam lamanya garagara melihat lahar panas di sebuah sungai, namanya Tukad Kerekuk (kalau sekarang lokasi itu sangat dekat dengan sebuah toko modern), kelurahan Subagan. Rasa senang bertambah setelah menyaksikan Sekaa Beleganjur yang sedang menabuh bersemangat dengan maksud memohon keselamatan kepada Hyang Mahakuasa. Lanjut cerita, karena matahari sudah hampir tenggelam, lalu penulis bersama teman-teman meninggalkan lokasi tersebut menuju ke rumah masing-masing. Beberapa saat kemudian, terdengarlah kabar bahwa jembatan Tukad Kerekuk itu sudah putus diterjang lahar panas dan batu-batu besar yang seakan tidak mengenal ampun. Keesokan harinya terdengar pula sebuah langgar (masjid) yang ditenggelamkan oleh si lahar panas yang membuat semua isi masjid tewas. Morat-marit Di sektor pendidikan, waktu itu Karangasem benar-benar dalam keadaan morat-

marit. Siswa, terutama SD-nya, ada yang melanjutkan di daerah pengungsian, ada yang berdiam di rumah (tanpa mengungsi), malah terbanyak yang putus sekolah. Penulis waktu itu disuruh meneruskan pendidikan (SD) ke Denpasar kebetulan sang ayah punya kenalan di situ. Dasar tidak betah, hanya bertahan selama lima hari lalu pulang lagi ke kampung. Ayah yang tak mau melihat anaknya keleleran lalu menitipkan kepada famili yang waktu itu mengungsi ke daerah Labuhan Kecamatan Manggis. Lokasi yang disebut terakhir, sekarang ini juga digunakan untuk pengungsi 2017. Akhirnya, beberapa bulan lamanya dalam pengungsian, dititipkanlah penulis di SD Pertigaan Padangbai. Selama dalam pengungsian, penulis masih ingat betul bahwa konsumsi makanan sehari-hari sangat sederhana. Nasinya berupa nasi jagung tanpa beras, dan jagungnya pun besar-besar sebesar gigi orang dewasa. Orang bilang itu jagung bayung. Nasi yang terkadang diganti dengan nasi sela (ubi jalar) cukup ditemani ikan asin yang menjadi pasokan khusus untuk para pengungsi. Mencari bahan makanan tersebut lokasinya di Desa Angantelu (sekarang, Desa Antiga), cara mengambilnya dengan menunjukkan kupon. Secara berkala diberikan pula kain/ kamben batik yang corak dan motifnya seragam. Sekembali dari pengungsian karena keadaan dianggap sudah aman, namun kenyataannya pasukan tentara masih saja bertugas terkadang ronda dengan diangkut mobil terbuka bertuliskan KOGA (Komando Operasi Gunung Agung). Terhadap yang ini pun, kalau bisa jangan sampai muncul lagi KOGA-KOGA baru (sejarah berulang) di tahun 2017 ini. Mari kita memohon keselamatan kepada Tuhan YME agar Bali dan Karangasem khususnya tetap aman, damai, dan sejahtera. Tidak lagi melihat rumah sakit, asrama tentara, rumah penduduk, dan kantor-kantor yang dibenamkan oleh si dahsyat lahar panas. Penulis, pemerhati pendidikan dan pengamat pendidikan

9 - 15 Oktober 2017

6


BALI SEPEKAN

Polisi Amankan Ratusan Liter ”Tuak”

Pohon ”Kembar” di Goa Lawah Tumbang

JAJARAN Sat. Narkoba Polres Gianyar menggerebek lima warung minum di Kabupaten Gianyar, Selasa (26/9). Dari operasi ini polisi berhasil mengamankan 230 liter minuman beralkohol jenis tuak. Lima pelaku dikenakan tipiring. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Gusti Putu Dharmanatha, mengatakan di warung Wayan BL polisi berhasil mengamankan tiga jerigen besar miras jenis tuak dengan total 90 liter. Di warung I Made SU polisi berhasil mengamankan dua jerigen besar dan satu ember besar warna hitam tuak mencapai 120 liter. Di warung Ketut KJ di Banjar Gelumpang, Sukawati polisi mengamankan satu jerigen mikol jenis tuak. Sementara di warung Ni Nyoman SN di Sukawati polisi berhasil mengamankan satu gentong tuak. Sehari sebelumnya polisi juga menggerebek warung milik I Nyoman RU (41) yang berlokasi di Banjar Perangsada, Blahbatuh. Di warung tersebut diamankan tiga ember besar berisi tuak dengan jumlah 180 liter. Sehingga total tuak yang diamankan polisi mencapai total 230 liter. l Manik

POHON “kembar” di areal nista mandala Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Klungkung, roboh, Senin (25/9). Tak ada korban jiwa dalam kejadian tumbangnya pohon tersebut. Hanya sebuah bale pasandekan yang berada di dekatnya hancur tertimpa pohon. Berdasarkan pantauan di lokasi, pohon tersebut cukup besar, dengan diameter sekitar 50 cm dengan tinggi 30 meter. Pohon itu tumbang mengarah ke barat dan menimpa bale pasandekan hingga hancur. Hal itu sudah ditangani warga dan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung. Panitia pura, Putu Juliadi mengatakan sebelum tumbang, pohon itu tumbang padahal saat itu tidak ada angin kencang. Kemungkinan karena sudah rapuh. Usianya sudah ratusan tahun. Bangunan yang tertimpa hanya pada bale pasandekan. Akibat tumbangnya pohon tersebut, pangempon pura berencana menggelar upacara pacaruan. Namun, waktunya belum bisa dipastikan. l Sosiawan

MBP/nik

Pengungsi Kewalahan Cari Pakan Ternak TANGGAP bencana akibat meningkatnya status Gunung Agung, Karangasem ke level IV (awas) mengakibatkan arus gelombang pengungsi semakin banyak. Arus pengungsian kali ini bukan hanya warga semata. Namun tidak sedikit dari mereka memboyong ternak peliharaannya ke lokasi pengungsian. Terutama ternak sapi yang menjadi primadona untuk dipelihara warga Karangasem. Salah seorang pengungsi asal Banjar Pengalusan, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Ketut Siman mengaku membawa lima ekor sapinya ke lokasi penam-

pungan sementara. Mereka kini tinggal bersama ratusan warga Ban di posko pengungsian Jalan Danau Tempe, Sanur. “Lima sapi yang saya pelihara sudah dibawa ke sini (Sanur-red). Sebenarnya saya punya enam sapi, tapi sudah dijual satu,” kata Siman Selasa (26/9). Menurut Siman, pihaknya kini mulai kesulitan mendapatkan pakan ternak dan hanya mengandalkan meminta dari warga yang ada di sekitarnya. Terutama warga yang memiliki sawah. “Saya hanya minta pada warga yang sedang berada di sawah,” katanya. Sulitnya mencari pakan ternak juga

diakui Perbekel Sanur Kauh I Made Ada, saat rapat koordinasi penanganan pengungsi di Kantor Wali Kota. Pihaknya mengaku sudah banyak warga pengungsi yang membawa hewan ternaknya di pengungsian. Mereka menyiapkan lahan di belakang posko yang digunakan warga. Made Ada menyebutkan, pihaknya mulai kesulitan dengan pakan ternak yang harus dipenuhi untuk kebutuhan sekitar 40 ekor sapi. Ia berharap instansi terkait bisa membantu dalam penyediaan pakan ternak di pengungsian. l Asmara 9 - 15 Oktober 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Menyelaraskan Bakti pada Gunung Agung

E

rupsi Gunung Agung telah berulang kali terjadi. Derita akibat krisis bahan pangan dan minimnya fasilitas kesehatan menjadi hal berkesan selama letusan dan dampaknya dirasakan masyarakat. Erupsi adalah cara alam mencari keseimbangan baru. Dan kita harus memahami itu sebagai sebuah siklus untuk menuju peradaban baru. Kesadaran bahwa alam memiliki kuasa tersendiri atas kehendaknya, haruslah dipahami pula sebagai sebuah proses menuju keseimbangan. Kita hendaknya memahami

8

bahwa alam bukan semata tempat kita hidup melainkan tempat kita melakukan puja bhakti kepada Ida Hyang Widhi. Untuk itulah bhakti kita kepada Gunung Agung patut kita selaraskan dengan tetap menjaga kesuciannya. Kita hendaknya membangun kesadaran diri bahwa alam dengan berbagai bentuk perwujudannya dalam menyangga kehidupan manusia memiliki irama tersendiri merespons perilaku dan peradaban dari manusia itu sendiri. Guru Besar Ilmu Humaniora pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Air-

MBP/dok

I.B. Putera Manuaba

langga, Surabaya I.B. Putera Manuaba mengingatkan kita bahwa Gunung Agung merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia yang termasuk memiliki letusan yang amat dahsyat. Bagi umat Hindu, Gunung Agung ini merupakan kiblat, karena di kaki Gunung Agung itulah Pura Besakih sebagai pura terbesar di Bali itu dulu dibangun oleh Rsi Markandeya—penyebar agama Hindu di Bali. Kini, kata dia, ketika Gunung Agung kembali menunjukkan tanda-tanda akan meletus kita harus membangun kesadaran baru. Banyak orang menyebut meletusnya gunung berapi sebagai sebuah bencana alam. Itu tak salah, karena memang setiap gunung yang meletus itu, pastilah akan memakan korban (bisa manusia, binatang, tumbuhan, dan juga lainnya). Namun, kalau direnungkan, apa yang disebut bencana itu, sesungguhnya juga merupakan siklus alam. Ada saatnya gunung berapi tenang untuk beberapa lama, dan ada kalanya akan membara dan meletus. Jika panas bumi sudah memuncak, maka panas bumi itu akan keluar melalui gunung berapi. Kapan sebuah gunung meletus--dan khususnya juga kapan Gunung Agung meletus--tak seorang pun dapat memrediksinya secara tepat. Tapi gunung berapi itu meletus, merupakan suatu kepastian. Dan, mungkin hanya Tuhanlah yang tahu. Oleh karena, siklus alam itu adalah kuasa Tuhan. Tuhanlah Sang Arsitek Agung, yang mencipta alam yang salah satunya dalah gunung, dan menentukan kapan gunung meletus. Manusia hanya dapat menduga-duga dan mengira-ngira berdasarkan pengetahuannya yang sangat terbatas dan tak mampu menyamai kemahatahuan Tuhan. Sebagai manusia, kata guru besar ini, kita juga tak akan mungkin dan tak perlu melawan kehendak Tuhan sebagai Yang Maha Kuasa. Maka itu, kitalah sebagai manusia yang harus tahu diri dan menyesuaikan diri dengan apa yang merupakan keniscayaan

9 - 15 Oktober 2017

8


Tuhan selaku Yang Maha Kuasa. Kita hanya dapat memohon dan berdoa, agar semua makhluk di kawasan gunung bisa selamat, dan tak menjadi korban. Jika cukup tahu bahwa gunung itu adalah gunung berapi yang pasti akan meletus, maka penduduk mesti tinggal dalam jarak tempat (radius) yang direkomendasi oleh pihak-pihak yang mengetahui radius bahaya jika terjadi gunung meletus. Atau, paling tidak, ketika gunung mau meletus, kita harus berada dalam zona aman. Untuk Gunung Agung agar tinggal dalam radius lebih dari dua belas kilometer. Meletusnya gunung, sebagaimana yang dipahami banyak penduduk, juga dianggap sebagai sebuah siklus yang harus terjadi. Orang Tengger misalnya, termasuk orang-orang yang memiliki kepercayaan bahwa meletusnya gunung itu diyakini sebagai suatu anugerah. Oleh karena, jika gunung meletus maka akan ada abu vulkanik yang dapat menyuburkan tanah. Juga material seperti pasir dan batu yang melimpah, yang dibutuhkan oleh manusia. Seperti ketika Gunung Merapi Yogyakarta meletus, jutaan kubik pasir dan bebatuan dimuntahkan, selain abu vulkanik yang subur. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa meletusnya gunung itu—termasuk Gunung Agung dulu dan mungkin nanti—dapat dikatakan sebagai sebuah bencana alam yang membawa berkah. Hanya saja kita berharap semoga dalam prosesi meletusnya Gunung Agung tak sampai memakan korban manusia. Kalau korban harta benda, itu sudah pasti. l Tim MBP

9 - 15 Oktober 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

A

Terprovokasi Ikut Mengungsi

ktivitas Gunung Agung menimbulkan kepanikan di Bali. Ini terlihat dari tingginya aliran pengungsi dari kaki Gunung Agung. Bahkan, jumlah pengungsi yang tak rasional menimbulkan masalah tersendiri. Kuat kecenderungan telah terjadi ‘’provokasi’’ berlebihan sehingga banyak warga yang berada di zona nyaman juga ikut mengungsi. Data jumlah pengungsi terus meroket. Pascastatus Gunung Agung dinyatakan berstatus awas, jumlah pengungsi yang tercatat di Posko Komando Siaga Darurat Bencana Erupsi Gunung Agung 134.229 orang. Jumlah pengungsi ini jauh membengkak dari perkiraan BNPB sebanyak 64.000 orang. Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Wisnu Wijaya, menyebut jumlah pengungsi terbaru ini tidak masuk akal. Ini terungkap saat rapat evaluasi Satgas Siaga Darurat Bencana Erupsi Gunung Agung di Posko Komando, Gedung Pelabuhan Tanah Ampo, Kecamatan Manggis. Kenaikan jumlah pengungsi ini disebabkan pemahaman tentang bahaya bencana yang keliru, hingga membuat warga di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, II mampun I, ikut berbondong-bondong mengungsi. “Kalau jumlah pengungsi naik terus, ini bisa chaos (kekacauan). Perkembangan jumlah pengungsi ini sudah tidak masuk akal,” papar Wisnu Wijaya. Bila kenaikan jumlah pengungsi ini terus terjadi, pemerintah akan kesulitan menyediakan logistik bagi para pengungsi. Sehingga, menurutnya, ini perlu segera disikapi dengan sosialisasi ke pusat-pusat pengungsian, mengenai warga daerah mana yang seharusnya mengungsi dan daerah mana yang tidak. Ini harus segera dipertegas. Masyarakat yang berada di zona aman, seharusnya tidak perlu mengungsi. Dia menyarankan, warga di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) sebaiknya pulang ke rumah

masing-masing. Kalau daerahnya aman, menurut Wisnu Wijaya, warga sebaiknya tinggal di rumah sendiri saja, daripada tinggal di lokasi pengungsian. Masyarakat tidak perlu takut berlebihan. Tetapi, harus sama-sama memahami petunjuk pemerintah. Dia mengakui, ini terjadi karena proses sosialisasi kepada masyarakat ke desa-desa yang kurang. Untuk menyikapi membengkaknya jumlah pengungsi ini, Wakil Komandan Satgas Siaga Darurat Bencana Erupsi Gunung Agung, AKBP I Gede Ardana, mengatakan Satgas akan membentuk tim sosialisasi, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Karangasem. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho merilis data terbaru pengungsi sebanyak 134.229 jiwa tersebut, berada di Kabupaten Badung sebanyak 5.879 jiwa, Kabupaten Bangli (6.158 jiwa), Kabupaten Buleleng (16.901 jiwa), Kota Denpasar (11.036 jiwa), Kabupaten Gianyar (12.084 jiwa), Kabupaten Jembrana (420 jiwa), Kabupaten Karangasem (49.575 jiwa), Kabupaten Klungkung (27.395 jiwa) dan Kabupaten Tabanan sebanyak 4.851 jiwa. Pihaknya juga mengakui, membengkaknya jumlah pengungsi ini karena disebabkan masyarakat yang tinggal di luar radius berbahaya pun ikut mengungsi. Sebagai contoh, warga di Kota Amlapura. Sesungguhnya mereka tinggal di tempat yang aman. Namun karena sulitnya memahami dan mengetahui batas radius berbahaya di lapangan menyebabkan masyarakat di wilayah ini juga ikut mengungsi. Batas radius berbahaya yang ada di peta, tidak dipahami di lapangan. Masyarakat sulit mengetahui posisi sebenarnya. Meski jumlah pengungsi terus bertambah, pihaknya memastikan ketersediaan logistik masih mencukupi hingga satu bulan ke depan. l Bagiarta

Kalau jumlah pengungsi naik terus, ini bisa chaos (kekacauan). Perkembangan jumlah pengungsi ini sudah tidak masuk akal. Wisnu Wijaya Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB 10

9 - 15 Oktober 2017

10


MBP/dok

Presiden Joko Widodo mengujungi pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung, Bali. 9 - 15 Oktober 2017

11


AKTIVITAS BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan bantuan kepada pengungsi erupsi Gunung Agung Karangsem berupa uang tunai sebesar Rp 2,4 miliar lebih. Dana bantuan ini diberikan kepada pemerintah diterima Bupati Karangsem IGA Mas Sumatri. Bupati Giri Prasta saat meninjau pengungsi di Tanah Ampo, Karangsem, Selasa (26/9) mengatakan siap memberikan bantuan penuh kepada warga pengungsi erupsi Gunung Agung.

BUPATI BADUNG - Berpulangnya pendiri Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara I Bagus Alit Dira, Rabu (20/9), tidak saja mengundang duka di kalangan keluarganya, tapi juga sejumlah tokoh Bali yang mengenal sosok almarhum. Kamis (21/9) malam, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang juga Ketua Umum DPD Bakti Negara Bali mendatangi rumah duka almarhum untuk menyatakan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Saat itu Ketua DPD PDI Perjuangan Bali yang juga anggota DPR-RI I Wayan Konster juga datang memberikan ucapan serupa.

MBP/ist

MBP/ist

RUDANA - Pascastatus Gunung Agung level siaga, ribuan warga Karangasem telah mengungsi ke GOR Swecapura, Klungkung. Hal ini pun ditinjau langsung anggota DPR-RI Dapil Bali Putu Supadma Rudana, Sabtu (23/9). Politisi demokrat ini tak hanya untuk memastikan situasi dan kondisi, namun juga memberikan bantuan. Kedatangannya yang berlangsung pukul 08.00 Wita, diawali koordinasi dengan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

12

9 - 15 Oktober 2017

BIRO HUMAS - Aktivitas vulkanik Gunung Agung meningkat yang saat ini masih berada pada level siaga. Pada pukul 00.00– 12.00 Wita, Jumat (22/9) telah terjadi 58 gempa vulkanik dangkal, 318 kali gempa vulkanik dalam dan 44 kali gempa tektonik lokal. Masyarakat yang tinggal di dalam radius sesuai rekomendasi PVMBG sebagian telah mengungsi. Pemerintah dan pemerintah daerah dibantu berbagai pihak terus menyalurkan bantuan. Demikian dilansir Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra pada siaran persnya di Denpasar, Jumat (22/9).


MBP/ist

MBP/ist

BPD BALI - Dalam rangka mendukung kreativitas anak TK dan SD sekaligus melatih mental anak-anak agar mampu berkompetisi secara sportif, Bank BPD Bali mengadakan Lomba Mewarnai dengan tema ‘’Anak Cerdas Menabung Sejak Dini’’, Kamis (21/9). Selain bertujuan mendukung kreativitas anak dan menciptakan jiwa kompetisi secara sportif sejak dini, kegiatan ini juga sebagai wadah dalam menyosialisasikan dan memberikan edukasi kepada keluarga tentang betapa pentingnya perencanaan keuangan untuk anak-anak sejak dini.

YAYASAN TUNGGADEWI - Bantuan untuk warga Kabupaten Karangasem yang mengungsi di GOR Swecapura, Klungkung, terus mengalir. Tak hanya dari warga, namun juga Yayasan Tunggadewi yang didirikan Annisa Larasati Pohan, menantu Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, bekerja sama dengan Yayasan Seni Rudana, Gianyar. Bantuan kemanusiaan ini disalurkan langsung, Rabu (27/9). Istri Agus Harimurti Yudhoyono itu tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 Wita bersama Ketut Friska Laprina Rudana, adik Ketua Yayasan Seni Rudana Putu Supadma Rudana, diterima langsung Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PBPD) Klungkung I Putu Widiada.

MBP/ist

BANK BRI - Penetapan status awas atau level IV aktivitas Gunung Agung, mendapat perhatian serius dari Bank BRI. Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), telah terjadi gempa vulkanik dangkal sebanyak 109 kali, gempa vulkanik dalam 178 kali dan tektonik lokal 13 kali, dengan amplitudo dan durasi yang bervariasi. Sebagai bentuk antisipasi dampak bencana dari meletusnya Gunung Agung, Bank BRI mendirikan posko tanggap darurat bencana di dua lokasi di sekitar lereng Gunung Agung.

MBP/ist

STP BALI - Bertepatan dengan Hari Pariwisata Internasional, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali menggelar Launching CCBT (Center for Community Based Tourism) atau Pusat Kajian Pariwisata Berbasis Masyarakat, Rabu (27/9). Bertempat di kampus setempat, kegiatan ini dihadiri stakeholder pariwisata. Menurut Pembantu Ketua I STP Bali Dr. Ni Made Eka Mahadewi, M.Par., CHE., peluncuran CCBT juga diisi diseminasi penelitian pariwisata di lingkungan STP. 9 - 15 Oktober 2017

13


A KT I V I TA S WALI KOTA DENPASAR - Sejak status Gunung Agung dinyatakan naik ke level IV (awas), Pemerintah Kota Denpasar telah menyediakan posko pengungsian dan langsung menggelontor bantuan. Kawasan Jalan Danau Tempe, Lapangan Kompyang Sujana dan Desa Serangan menjadi kawasan posko pengungsian bagi warga Karangasem. Dari data yang dihimpun, secara keseluruhan tercatat 4.306 orang pengungsi berada di Kota Denpasar. Melihat kondisi ini, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra langsung meninjau posko-posko pengungsian yang ada di Denpasar.

MBP/ist

MBP/ist

AFS DENPASAR - Direktur Akademi Farmasi Saraswati (AFS) Denpasar Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed.Apt., Sabtu (23/9) mewisuda 182 lulusan Ahli Madya Farmasi. Hingga acara pelantikan dan wisuda ini, AFS sudah menamatkan 554 tenaga kesehatan Ahli Madya Farmasi. Saat itu Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa menyerahkan akreditasi BAN-PT yang diterima Direktur AFS Made Agus Sunadi Putra didampingi Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S.

MBP/ist

MBP/ist

14

9 - 15 Oktober 2017

WABUP BANGLI - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka Tembuku Kedui Adventure Trail (Tekat) 2017 di Jaba Pura Puseh, Desa Pakraman Kedui, Minggu (24/9). Pada kesempatan itu, Wabup Sedana Arta juga memimpin penggalangan dana peduli kemanusiaan untuk pengungsi Gunung Agung. Di sela-sela acara, Wabup Sedana Arta mengatakan, di tengah kebahagiaan bisa menyelenggarakan adventure trail ini, masyarakat Bangli juga merasakan kesedihan yang mendalam.

UNUD - Serangkaian Dies Natalis Universitas Udayana (Unud) ke-55, Jumat (22/9) dilaksanakan Seminar Bhakti Desa III 2017. Bertempat di Gedung Widya Sabha kampus setempat, seminar yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ini dihadiri Kepala Desa/Perbekel dan Bendesa Adat se-Bali. Mengambil tema ‘’Bersama Unud Membangun Desa Melalui Pemberdayaan Masyarakat untuk Kesejahteraan dan Keutuhan NKRI’’, seminar dibuka Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.


FKG UNMAS - Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unmas Denpasar semakin banyak mendapat tawaran kerja sama bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) dengan perguruan tinggi asing. Hal ini karena nama besar FKG Unmas sudah mengglobal. Belum lama ini FKG Unmas memperkuat kerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Jepang masingmasing Showa University Shool of Dentistry Tokyo, Kindai University Faculty of Medicine Osaka dan sedang menjajaki kerja sama dengan Tokushima University Tokushima.

MBP/ist

MBP/ist

KOTA DENPASAR - Tim Lomba Sekolah Sehat (LSS) Provinsi Bali menilai SDN 2 Tonja yang mewakili Kota Denpasar pada kategori SD, Senin (25/9). SDN 2 Tonja merupakan sekolah terbaik yang memenuhi kriteria sehat yang telah diseleksi secara ketat dan bertahap. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Ketua DPRD Kota Denpasar dan perwakilan Wali Kota Denpasar. Asisten Administrasi Umum Setda Kota Denpasar I G.N. Eddy Mulya menyampaikan sambutan Wali Kota menyatakan sektor pendidikan dan kesehatan perlu mendapat perhatian serius karena merupakan aset atau investasi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat dan berbudi luhur.

BUPATI BULELENG - Kesempatan menerima kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Buleleng membuat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) memanfaatkan kesempatan langka itu dengan baik. Salah satu poin yang disampaikan Bupati di hadapan Presiden Jokowi, Selasa (26/9), adalah kejelasan terkait rencana pemerintah pusat akan membangun Bandara Internasional Bali Utara. Saat membacakan pidato selamat datang kepada Presiden dan rombongan, Bupati dari Desa Banyuatis Kecamatan Banjar ini mengungkapkan, rencana pembangunan bandara di daerahnya hingga sekarang masih simpang-siur.

MBP/ist

MBP/ist

FH UNDWI - Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) diterjunkan ke Pura Dalem Karangasem, Kampung Kepiting, Jumat (22/9), guna melakukan bakti sosial (baksos) penanaman pohon mangrove. Baksos ini juga melibatkan mahasiswa baru FH Undwi yang sedang menjalani omaru di tingkat fakultas. Mahasiswa berbaur dengan dosen FH Undwi dan nelayan yang tergabung dalam Kelompok Wana Sari menanam 1.000 lebih pohon bakau di Kampung Kepiting. 9 - 15 Oktober 2017

15


POLITIK

Rekam Ganda, Tanpa Retensi

T

ahun politik 2018 segera dimulai. Setidaknya Pilkada serentak yang akan bergulir di tahun 2018 tahapannya dimulai Oktober ini. Namun, retensi berpotensi muncul mengingat saat ini ada 1,9 penduduk terdata ganda. Rekam ganda identitas kependudukan ini pun harus dievaluasi untuk meminimal konflik. Data kependudukan terbaru menunjukkan saat ini ada 1,9 juta perekaman ganda (duplicate record) pada pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (eKTP). Pemerintah pun telah mengambil kesimpulan awal bahwa hal ini tidak akan berdampak pada penyelenggaraan pilkada serentak gelombang ketiga yang diagendakan pada 27 Juni 2018. “Jadi bersama-sama KPU, kita membuat data yang valid. Sesuai undangundang kita menyediakan DAK2 (Data Agregat kependudukan per-Kecamatan) dan DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu). Setelah itu kita dampingi KPU untuk melakukan versifikasi data dari DP4 ke DPT (Daftar Pemilih Tetap),” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Sesditjen Dukcapil Kemendagri) I Gede Suratha di Kompleks Parlemen, Jakarta. Suratha hadir mewakili Dirjen Dukcapil Kemendagri bersama Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy sebagai pembicara diskusi bertema ‘Penataan Data Kependudukan Demi Pembangunan’. Khusus menghadapi pilkada serentak tahun 2018 dan pemilu 2019, Kemendagri akan mencetak blanko eKTP hingga sebanyak 25 juta blanko. Untuk mengurangi rekaman ganda sebesar 1,9 juta selain melapor ke Dinas Dukcapil, Suratha mengimbau Dinas Dukcapil di tiap daerah mengirimkan surat kepada Dukcapil Pusat untuk melakukan penyelesaian masalah duplicate record. “Dari situ akan diselesaikan satu per satu,” imbuhnya. Lebih jauh, Suratha menjelaskan lembaganya melakukan supervisi untuk Pilkada 2018 melalui program pem-

16

bangunan politik sesuai amanat UU. Yaitu melalui pembangunan di bidang pembangunan data yang valid. Ia mengakui pemutakhiran data kependudukan menjadi persoalan, misalnya ada seorang yang meninggal dunia tetapi tidak dilaporkan keluarga atau ahli warisnya. Ada juga anggota TNI yang sebelumnya tidak masuk dalam DPT karena masih aktif. Lalu tiba-tiba pensiun. “Kan persoalan juga. Nah ini harus dilaporkan. Persoalanpersoalan seperti ini yang akan terus kita dampingi,” katanya. Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy mengatakan data kependudukan melalui e-KTP harusnya bisa digunakan untuk berbagai macam hal, bukan hanya untuk pilkada tetapi juga untuk penyusunan postur RAPBN 2018. Hal

ini terkait dengan kredibilitas penyusunan program-program Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). “Sampai saat ini jumlah penduduk di kabupaten kabupaten/kota, datanya belum konkrit. Sehingga sulit menetapkan angka kemiskinan,” kata Lukman Edy. Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini menambahkan selama ini penyusunan RAPBN masih berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Sehingga dasarnya masih berdasarkan asumsi-asumsi saja, bukan data konkret. “Ini jelas mengganggu jalannya pembangunan, karena penyusunan RAPBN hanya berdasarkan asumsi,” tambahnya. l Hardianto

Ada juga anggota TNI yang sebelumnya tidak masuk dalam DPT karena masih aktif. Lalu tiba-tiba pensiun. Kan persoalan juga. Nah ini harus dilaporkan. Persoalanpersoalan seperti ini yang akan terus kita damping. I Gede Suratha Sesditjen Dukcapil Kemendagri

9 - 15 Oktober 2017

16


’’Manyama Braya’’ Layani Pengungsi GERAK cepat menjaga dan melayani pengungsi terbangun di Bali. Gerakan sporadis dan terkoordinir terjadi di belahan bumi Bali. Solidaritas yang kuat ini memberikan harapan baru bahwa dampak bencana kita bisa rasakan bersama dan kita urai bersama pula. Saat laporan ini ditulis, tercatat ada 134 ribu lebih pengungsi yang tersebar di 400 lebih titik lokasi pengungsian di kabupaten/kota. Jumlah itu, diyakininya masih akan terus bertambah karena up date data yang dilakukan BNPN dilakukan tiap 6 jam sekali. Angka ini tergolong di luar logika mengingat angka pengungsi di kawasan terdampak hanya sekitar 62.000 penduduk. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengapresiasi kemandirian masyarakat di Bali. Saat status Gunung Agung di level awas dana telah memicu aliran pengungsi. Rasa gotong royong, rasa kebersamaan di antara penduduk sangat tinggi. Karena pengungsi yang dari atas lereng gunung langsung diterima penduduk di bawah lereng dengan menyediakan ruangan, disediakan makanan, disediakan tempat ternak, bahkan disediakan handphone untuk komunikasi dengan kerabatnya. Menurutnya ada kearifan lokal masyarakat Bali dengan spirit manyama braya telah membuat elemen masyarakat Bali bergerak memaknai hidup bermasyarakat dan sistem nilai budaya serta adat istiadat untuk dapat hidup rukun. Terkait dengan pengelolaan bantuan pengungsi, Gubernur Pastika meminta agar lokasi pengungsian dijaga ketat. Barang yang masuk dan keluar harus terdata dengan baik, agar sumbangan logistik dari berbagai pihak itu dapat dipertanggungjawabkan. Penanganan logistik mulai sekarang harus tertib. Sebab bencana Gunung Agung ini akan berlangsung lama. Berkaca dari pengalaman bencana letusan tahun 1963, letusan terjadi Februari 1963 dan baru berakhir Januari 1964. “Perlu diingat, waktu itu habis Gunung Agung meletus, menyusul Gunung Batur meletus. Kan kedua gunung itu sejarahnya merupakan kakak-adik,” pungkasnya. l Bagiarta

Kearifan lokal masyarakat Bali dengan spirit manyama braya telah membuat elemen masyarakat Bali bergerak memaknai hidup bermasyarakat dan sistem nilai budaya serta adat istiadat untuk dapat hidup rukun.

MBP/dok

9 - 15 Oktober 2017

17

17


KIPRAH

MBP/Eka

Penampilan Paguyuban Reog Sardulo Mbalelo pada pergelaran drama kolosal “Pelangi di Negeri Kertharaharja, belum lama ini.

Paguyuban Reog Sardulo Mbalelo

Perkuat Tali Persaudaraan Melalui Kesenian

R

eog merupakan salah satu kesenian Jawa Timur yang sudah terkenal. Atraksi yang ditampilkan sangat memukau karena perlu keterampilan khusus untuk bisa menarikannya. Penampilan atraktif dan dinamis itu kesenian khas Jawa Timur itulah yang ditampilkan Paguyuban Reog Sardulo Mbalelo di acara Pesta Rakyat HUT ke-69 Bali Post di Panggung Ardha Candra Taman Budaya. Paguyuban ini merupakan komunitas warga Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Lumajang yang merantau ke Bali. Mereka merantau untuk bekerja tanpa melupakan tradisi leluhurnya, terutama reog. “Kami mulai komunitas reog ini Januari 2017. Tiap minggu sekali kumpul

18

9 - 15 Oktober 2017

untuk latihan bersama di sekretariat di Jalan Kusuma Bangsa, Denpasar. Sebelumnya, kami sudah pernah tampil di acara Nusantara Bangkit dan sosialisasi penanganan korban longsor,” ujar Imam Muarif yang dipercaya sebagai ketua reog dalam komunitas ini. Dalam drama kolosal “Pelangi di Negeri Bhinneka Kertaraharja”, komunitas seni ini menampilkan penari yang berperan sebagai Pujangga Anom, Raja Lono Suandono dan Warok. “Kami sangat bangga bisa ikut dalam kolaborasi ini bersama seniman-seniman Bali. Ke depan, semoga kami bisa lebih memperat tali persaudaraan melalui kesenian,” ujar Suyitno, Ketua Paguyuban. Mereka juga menegaskan kebang-

gannya bisa menjadi bagian dari warga perantauan yang eksis menjaga budaya dan tradisi. yang tak kalah pentingnya, mereka memanfaatkan kreativitas berkesenian ini sebagai media memperkuat tali persaudaraan di kalangan internal mereka sesama warga pendatang maupun memupuk persaudaraan dengan para seniman dan masyarakat Bali pada umumnya. “Melalui media kesenian, kami ingin menggelorakan rasa persaudaraan tersebut. Makanya, kami merasa sangat bersyukur dan berbangga hati dilibatkan dalam pergelaran kolosal yang mengusung semangat persatuan dan perdamaian ini,” tegas Suyitno. l Budi Paramartha


AKTIVITAS NYOMAN DHAMANTRA - Anggota DPR-RI Dapil Bali, I Nyoman Dhamantra, berkesempatan mengunjungi sejumlah posko pengungsian Gunung Agung, Jumat (22/9). Titik lokasi yang dikunjungi, di antaranya posko pengungsian di Balai Dusun Karanganyar Desa Sibetan, Balai Banjar Tengah Desa Rendang, Balai Banjar Rendang Kelod, Balai Banjar Pande Desa Nongan dan memantau langsung proses mengungsi warga Desa Geriana Kauh, Kecamatan Selat. FPAS UNHI - Fakultas Pendidikan Agama dan Seni (FPAS) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali meyudisium lulusan. Pada yudisium ke-9 kali ini, FPAS melepas 87 orang sarjana pendidikan dari empat program studi (prodi) yang dimiliki, di Hotel Nikki Denpasar, Selasa (26/9). Tema yang diangkat ‘’Melalui Yudisium ke-9 Kita Motivasi Prestasi Kelulusan Mahasiswa Masa Depan’’. Lulusan yang diyudisium meliputi 60 orang dari Prodi Pendidikan Agama Hindu, 12 orang dari Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu, 11 orang dari Prodi Seni Kerawitan Keagamaan Hindu dan 4 orang dari Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu.

MBP/ist

MBP/ist

INDONESIA POWER - Sebanyak 1.500 jenis bibit pohon ditanam di dua lokasi berbeda serangkaian HUT ke-22 PT Indonesia Power (IP) tahun 2017, Jumat (22/9). Penanaman ribuan bibit pohon itu sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kondisi lingkungan di wilayah kerjanya. Dari aksi sosial ini, PT IP berharap dapat mendukung program pemerintah dalam hal menjaga bumi tetap hijau. Penanaman bibit pohon kemarin, dipusatkan di wilayah kerja Unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gilimanuk, Jembrana menyasar kawasan Pura Rambut Siwi.

DPC DEMOKRAT - Ribuan warga Karangasem kini harus menjadi pengungsi. Mereka meninggalkan rumah dan harta benda serta hidup dengan fasilitas yang serba terbatas di tempat penampungan. Wajar bila simpati mengalir dalam berbagai bentuk. Salah satunya ditunjukkan Pande Istri Maharani Primadewi yang Minggu (24/9) mengunjungi GOR Swecapura di Klungkung. Bersama Ketua DPC Demokrat Gianyar Tjokorda Anom Asmara Putra Sukawati, mereka mengantarkan sejumlah bantuan seperti air mineral, mi instan dan berbagai kebutuhan lainnya. 9 - 15 Oktober 2017 19


MANCANEGARA

P

engadilan Tinggi Thailand menjatuhkan vonis lima tahun penjara bagi mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra. Yingluck yang dinyatakan terbukti melakukan kelalaian kriminal terkait kebijakan beras. Dia disidang tanpa kehadirannya (in absentia). Pemerintah Yingluck digulingkan melalui sebuah kudeta di tahun 2014. Sejak bulan lalu, Yingluck melarikan diri dari Thailand, dan kini menjadi buronan. “Pengadilan menemukan bahwa terdakwa bersalah. Pengadilan menjatuhkan vonis lima tahun penjara, dan hakim dengan suara bulat setuju bahwa hukuman tersebut tidak akan ditangguhkan.� Demikian pernyataan hakim.

20

9 - 15 Oktober 2017

Yingluck berada dalam kondisi sehat dan kabarnya bergabung dengan abang kandungnya mantan PM Thaksin Shinawatra yang saat ini hidup di pengasingan di Dubai. Namun, pejabat senior Kepolisian Thailand, Sriwara Rangsibhramakul menyebut, tidak ada bukti resmi di penjagaan imigrasi yang menunjukan Yingluck meninggalkan Thailand. Sangat mungkin politisi berusia 50 itu berhasil meloloskan diri melalui jalur darat yang penjagaannya jauh lebih longgar. Ada pun sumber lain menyebut Yingluck melarikan diri melalui perbatasan darat dengan Kamboja kemudian terbang ke Dubai melalui Singapura. Ia telah dilarang meninggalkan Thailand tanpa persetujuan pengadilan sejak tahun 2015, saat persidan-

gan dimulai. Pada 2016, Yingluck saat berbicara kepada media, mengatakan, ia akan taat mengikuti proses hukum dan tak pernah berpikir untuk pergi meninggalkan negaranya. Pemerintah Thailand membenarkan bahwa mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra telah kabur ke Dubai, negara tempat kakaknya juga bersembunyi. Kini Yingluck diburu setelah dia divonis lima tahun penjara atas skandal skema subsidi beras yang merugikan negara hingga miliaran dolar AS. Keberadaan Yingluck ini dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha. Dia mengatakan, pemerintah akan memburu Yingluck melalui jalur diplomatik dan kerja sama


polisi dengan Interpol. “Dia ada di Dubai. Polisi akan memprosesnya dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Interpol,” kata Prayuth. Komentarnya ini disampaikan sehari setelah pengadilan memvonis Yingluck secara in absentia lima tahun penjara. Diduga wanita 50 tahun itu telah kabur keluar negeri sejak pengadilan sebelumnya. Dubai adalah negara tempat kakaknya, Thaksin Shinawatra, diduga bersembunyi setelah divonis bersalah atas kasus korupsi pada 2008. Thaksin adalah mantan PM Thailand yang juga digulingkan oleh militer pada 2006. Sementara Yingluck digulingkan militer pimpinan Prayuth Chan-ocha pada 2014. Baik Yingluck dan Thaksin sama-sama membantah tuduhan atas mereka, mengatakan bahwa langkah itu bermuatan politis. Menteri Pertahanan Thailand Prawit Wongsuwan mengatakan mereka telah menghubungi pemerintah Uni Emirat Arab untuk memastikan Yingluck tidak berpolitik di Dubai. Pasalnya, kendati keluarga

Shinawatra telah hengkang dari Thailand, para pengikut mereka diduga masih banyak, terutama dari kalangan petani dan warga miskin. Kebijakan mereka dianggap populis demi memperoleh dukungan dalam pemilu. “Pemerintah UEA akan menjaga agar dia tidak terlibat dalam politik,” kata Wongsuwan. Sejak terpilihnya Thaksin pada 2001, Thailand telah terbelah antara kelompok miskin dan elite perkotaan. Sejak itu pula partai politik yang dipimpin atau didukung Shinawatra mendominasi politik di Thailand dan memenangkan setiap pemilihan umum. Perjalanan Shinawatra bersaudara dalam pementasan politik di Thailand bisa dibilang tak jauh berbeda. Saudara tuanya, Thaksin Shinawatra digulingkan kudeta militer pada 2006 setelah lima tahun menjabat sebagai Perdana Menteri. Kasus korupsi yang menimpanya membuat Thaksin takluk dan kemudian mengasingkan diri di Dubai. Yingluck yang terpilih menjadi Perdana Menteri pada 2011 awalnya diprediksi mampu meredamkan gejolak politik di Thailand. Selama dua tahun pertama menjabat, Yingluck aktif merangkul pihak-pihak yang masuk dalam pusaran konflik seperti militer dan lawan-lawan politiknya. Yingluck berusaha mewujudkan perdamaian di antara perpecahan politik yang pahit. Akan tetapi, semua berubah saat Yingluck meluncurkan skema pembiayaan beras. Skema tersebut berfokus pada tiga hal. Membeli beras dari petani dengan harga tinggi, menimbunnya untuk mengurangi pasokan sekaligus menaikkan harga global, lalu menjualnya lagi dengan harga tinggi guna menutup pengeluaran di awal. Sebuah analisis di The Diplomat menyebut langkah ini “tahapan yang sederhana tapi tidak realistis.”

Bukannya meraup untung, Thailand justru termakan kebijakannya sendiri. Program tersebut gagal. Posisi Thailand sebagai eksportir beras di dunia dengan menguasai 30 persen pasar digantikan negara lain seperti India dan Vietnam yang mengisi kekosongan Thailand antara 2011 sampai 2013. Kondisi dalam negeri tak kalah buruk. Petani gagal memperoleh pembayaran, aksi demonstrasi marak di jalanan, dan puncaknya terjadi kudeta militer yang dipimpin Jenderal Prayuth Chan-ocha. Pemerintahan Yingluck akhirnya tumbang oleh pemakzulan yang dilakukan parlemen dengan dukungan militer. Banyak yang beranggapan, jatuhnya Yingluck adalah tanda berakhirnya era Shinawatra. Setelah lama mendominasi kancah politik Thailand dengan mengeksploitasi dukungan kelompok pedesaan di utara dan berkali-kali terpilih dalam pemilihan umum, kekuasaan Shinawatra harus berakhir di tangan militer. Namun, sebagian analis menyebutkan era Shinawatra belum berakhir. Apabila Yingluck kembali ke Thailand dan kemudian dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, maka akan timbul gejolak politik. Para pendukungnya akan bergerak dan memungkinkan terjadinya perpecahan. Berbagai upaya dilakukan untuk membunuh pengaruh Shinawatra. Mulai dari larangan politik, kudeta militer, perampasan aset, sampai hukuman penjara. Alihalih membuat lemah posisi Shinawatra di mata publik, para pendukung Shinawatra justru memperoleh amunisi politiknya untuk menghimpun dukungan publik. Bagaimanakah sepak terjang klan Shinawatra selanjutnya? l Gugiek Savindra 9 - 15 Oktober 2017

21


DAERAH Plafon bangunan SD di Batuagung yang jebol hingga kini belum ada penanganan. Dua unit bangunan di sekolah ini rusak dan dijanjikan akan segera diperbaiki.

S

Gedung SD Rusak Belum Tertangani

ejumlah gedung Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jembrana hingga kini belum mendapat perbaikan. Salah satunya SDN 4 Batuagung, Kecamatan Jembrana. Gedung sekolah ini sampai saat ini belum mendapat penanganan perbaikan. Padahal belum lama ini konsultan sempat turun, namun kerusakan yang semakin parah itu belum tertangani. Para siswa terpaksa juga harus bergiliran masuk dengan shift pagi dan siang. Selain itu juga ada yang belajar sementara di ruangan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang sebenarnya bukan ruang kelas. Dari informasi yang dihimpun, Selasa (26/9) menyebutkan sejumlah gedung SD rusak dan rata-rata mengalami keropos karena dimakan usia dan faktor cuaca. Saat ini selain plafon ruangan yang ban-

22

9 - 15 Oktober 2017

yak jebol, sejumlah bagian tembok juga mulai keropos, bahkan besi-besi terlihat menyembul keluar. Dengan kondisi itu, para siswa harus waspada ketika melintas di ruangan yang plafonnya jebol. Untuk keamanan, para siswa juga belajar berdesak-desakan. Sebab di ruangan tersebut juga ditempatkan mebeler dan barang keperluan sekolah lainnya. Kini siswa SD tersebut berjumlah 112 orang. Siswa kelas 2 juga masuk bergiliran di kelas siang setelah murid kelas 1 selesai belajar. Ketua Komite, Ida Bagus Siwantara mengatakan dari dua bangunan di sekolah tersebut, dua gedung di sisi barat dan utara sudah sangat memprihatikan. Informasinya tahun ini baru satu gedung yang akan mendapatkan perbaikan. “Sebelumnya sudah sempat dicek konsultan.

Rencananya di sisi utara,� terangnya. Setelah konsultan turun, sempat dijanjikan perbaikan yang akan dilakukan saat liburan Juni lalu. Tetapi hingga menjelang tahun 2018, perbaikan itu dilakukan. “Kalaupun memang mendapat perbaikan, diharapkan segera. Kasihan juga anak-anak belajar berdesakan,� ucapnya. Apalagi saat ini beberapa bagian gedung sudah keropos dan masih ditempati murid. Sementara Kepala Sekolah Ida Ayu Komang Bintang mengaku sempat menanyakan terkait perbaikan sekolah ke Dinas. Diakui memang tahun ini akan diperbaiki, namun baru satu gedung yang diperbaiki. Tetapi kapan waktu pengerjaan belum ada informasi lanjut. l Surya Darma


Alih Fungsi Lahan Rambah DTW Jatiluwih BERDALIH penyediaan lahan parkir bagi wisatawan yang hendak melakukan wisata tracking di kawasan wisata DTW Jatiluwih. Salah seorang warga asli Banjar Gunung Sari, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel meratakan areal tegalannya, padahal lahan itu masuk kawasan jalur hijau. Sayangnya satpol PP tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka beralasan tidak ada aturan jelas, alias payung hukum untuk bisa dijadikan dasar bertindak. Mendapat informasi masyarakat terkait adanya kegiatan perataan lahan di areal jalur hijau seluas kurang lebih tiga are di kawasan penunjang DTW Jatiluwih. Jajaran Satpol PP Tabanan, Selasa (26/9) bergerak melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Dan benar saja, satu unit alat berat bego tengah beroperasi mengeruk tanah di kawasan itu. Seseorang mengakui sebagai pemilik lahan hijau tersebut. Dihadapan petugas, pemilik lahan itu berdalih lahan pribadi miliknya itu seluas kurang lebih tiga are. Lahan itu akan dijadikan tempat parkir. Khususnya untuk parkir para wisatawan yang hendak melakukan kegiatan tracking. “Ia mengaku akan menyediakan lahan parkir, ketimbang kendaraan parkir disepanjang pinggir jalan utama,” beber I Wayan Sarba, Kepala Satpol PP Tabanan saat dikonfirmasi. Pejabat asal Marga ini pun mengaku tidak bisa berbuat banyak. Pihaknya hanya bisa memerintahkan pemilik lahan tersebut untuk menghentikan kegiatan pengerukan tanah itu. “Mau berbuat apa lagi, saat kita datangi lahannya itu sudah rata. Tapi tetap kita imbau agar tidak sampai merembet ke lahan lainnya. Sebab itu termasuk kawasan lahan hijau di Jatiluwih,’’ ucapnya. Mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan ini juga berharap ke depan aturan tentang zonasi di kawasan jalur hijau itu bisa segera rampung. Hal itu sebagai dasar melakukan pembinaan dan penindakan terhadap berbagai hal yang memang melanggar perda. “Saya harap segera disusun atau ditetapkan zonasi, baik di kawasan WBD maupun di kawasan penunjang. Itu penting sebagai payung hukum dan dasar Satpol PP untuk bisa bergerak. Apa yang kita pakai dasar kalau aturannya tidak ada,” tegasnya. l Puspadewi Petugas Satpol PP saat menyambangi adanya kegiatan perataan tanah di jalur hijau Jatiluwih. 9 - 15 Oktober 2017

23


K E S E H ATA N

Stres Pascatrauma Kecelakaan Lalu Lintas

Kenali dan Tangani Lebih Dini

A

ngka kesakitan dan kematian akibat kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih belum dapat dituntaskan di seluruh dunia, terlebih lagi di negara berkembang. Menurut tulisan yang dipublikasikan oleh Galovski dan Veazey, di Amerika pun angka kejadian sakit terkait lalu lintas yang disebabkan oleh kecelakaan sepeda motor masih cukup tinggi. Di tahun 1998, kecelakaan sepeda motor dilaporkan menjadi penyebab utama kematian pada kelompok usia 6-27 tahun. Dari sisi ekonomi, kecelakaan lalu lintas diperkirakan menimbulkan kerugian sebesar $150 Miliar dolar per tahun. Tingginya mobilitas penduduk Indonesia, yang tidak disertai dengan ketersediaan sarana transportasi umum yang nyaman, aman

24

9 - 15 Oktober 2017

dan memadai membuat para pengguna jalan memilih menggunakan sarana transportasi pribadi, seperti mobil dan sepeda motor. Di mana pilihan transportasi ini cukup berisiko untuk terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dalam laporan Riskesdas 2013 dilaporkan bahwa prevalensi cedera umum secara nasional adalah sebesar 8.2% di mana 40.6% nya adalah cedera akibat kecelakaan sepeda motor. Proporsi terbanyak dari cedera yang disebabkan oleh kecelakaan sepeda motor paling adalah di Bengkulu (56.4%) dan terendah di Papua (19.4%). Sedangkan cedera akibat kecelakaan lalu lintas yang ditemukan di Bali adalah sebesar 43.3% di tahun 2013. Kejadian kecelakaan lalu lintas di Bali, masih cukup tinggi dengan angka kematian yang cukup mengkhawatirkan. Berdasarkan

laporan badan pusat statistik Provinsi Bali, kejadian kecelakaan lalu lintas masih tinggi pada tahun 2012, yaitu sekitar 2.730 kecelakaan dengan jumlah korban meninggal sebanyak 598 orang. Di tahun 2013, sekitar 2.166 kecelakaan dilaporkan dan sekitar 578 orang meninggal dalam kecelakaan tersebut. Kejadian terbanyak dilaporkan di Kota Denpasar, yang merupakan kota terpadat dari 9 kabupaten di Bali, dengan jumlah kecelakaan lalu lintas sekitar 565 yang melibatkan 122 kematian. Selama ini, korban kecelakaan lalu lintas yang dirawat di unit gawat darurat rumah sakit di Bali, lebih sering karena cedera fisik yang dialami. Misalnya luka lecet, luka robek, patah tulang, bahkan cedera kepala maupun cedera organ dalam yang memang seringkali mengancam nyawa korban. Para


petugas UGD klinik maupun rumah sakit, terbiasa menangani masalah cedera fisik ini. Ketika masalah cedera fisik teratasi, baik dengan ataupun tanpa perawatan lanjut, biasanya korban bisa pulang dari rumah sakit. Namun, hampir tidak pernah ada perhatian terhadap trauma psikologis yang dialami oleh korban maupun keluarganya. Hal ini sangat jauh berbeda dengan kondisi pelayanan kesehatan di Negara maju di mana dampak psikologis akibat kecelakaan lalu lintas bagi korbannya juga memperoleh perhatian. Menurut penelitian, korban kecelakaan sepeda motor diketahui sangat rentan mengalami stress. Terutama jika korban menjalani perawatan rumah sakit yang lebih lama, maka akan lebih rentan mengalami stress bahkan depresi. Post traumatic stress disorders (PTSD) akut merupakan gangguan mental yang cukup sering ditemukan pada korban kecelakaan lalu lintasdan kejadian traumatis lainnya. Biasanya gejala PTSD akut akan muncul dalam kurun waktu 1 tahun, sedangkan PTSD kronis dapat juga terjadi jika gejala trauma masih ditemukan setelah 3 bulan atau lebih. Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh Ehlers dan Clark di tahun 2000, PTSD akut ditemukan bervariasi pada beberapa kelompok masyarakat, di mana di antara korban kecelakaan lalu lintas ditemukan sebesar 23%. Angka kejadian PTSD yang dilaporkan terkait dengan kecelakaan lalu lintas, terutama kecelakaan sepeda motor, sangat bervariasi, tergantung dari metode yang digunakan dalam penelitian. Rata-rata kejadian PTSD yang ditemukanberkisar antara 25- 33%. Survey pada kelompok populasi remaja di Amerika menemukan bahwa kejadian PTSD berkisar antara 2.5 – 7 juta orang yang menunjukkan bahwa masalah PTSD terkait kecelakaan sepeda motor ini semakin menjadi masalah kesehatan secara signifikan. Selain PTSD, gejala psikiatri lain yang sering muncul pada korban kecelakaan sepeda motor adalah gangguan mood, di mana 53% pasien yang mengalami PTSD juga mengalami gangguan mood. Terkait kejadian trauma psikologis dan gangguan jiwa pada korban kecelakaan lalu lintas, sebuah penelitian di India mewawancarai 250 pasien pasca kecelakaan lalu lintas yang dirawat di bagian ortopedi rumah sakit. Penelitian di tahun 2015 ini melaporkan bahwa sekitar 18% pasien menunjukkan gejala gangguan cemas (anxietas), 23.2% gejala depresi, dan 38% gejala PTSD. Proporsi perempuan ditemukan lebih besar dibandingkan

laki-laki (52.6% perempuan berbanding 47.4% laki-laki), mayoritas pada usia muda (>50% pada usia 20-29 tahun) serta pada kelompok pasien dengan cedera yang lebih berat. Terbatasnya jumlah penelitian yang pernah dilakukan di RSUP Sanglah mengenai kecelakaan lalu lintas yang dikaitkan dengan trauma psikologis ini menyebabkan kurangnya data yang menggambarkan besaran masalah kesehatan mental pada korban kecelakaan lalu lintas. Prabandhari dkk, meneliti mengenai efektivitas terapi kognitif (CBT) pada penderita PTSD post kecelakaan lalu lintas dan melaporkan bahwa sebelum pemberian intervensi, terdapat 4 pasien yang mengalami gejala PTSD dari 10 Pasien yang diwawancara dengan menggunakan kuesioner. Dimana 3 orangnya adalah perempuan dan 1 orangnya adalah laki-laki. Akan tetapi, penelitian tersebut hanya melibatkan pasien dalam jumlah yang sangat sedikit (15 orang) sehingga kurang dapat menggambarkan kondisi pasien dalam lingkup komunitas yang lebih besar. Beberapa penyebab stres pascakejadian traumatis adalah: (1) berat ringannya kejadian trauma; (2) ketakutan yang dikondisikan yaitu ketakutan yang berkepanjangan dan sulit untuk dilupakan; (3) perbedaan interpretasi individu terhadap kejadian traumatis dan juga konsekuensinya; (4) Interpretasi yang salah terhadap kecelakaan yang dialami, di mana jika individu tersebut merasa menyebabkan cedera pada orang lain/korban lain. Orang yang bersangkutan akan terus merasa bersalah dan jika dibiarkan akan mengarah pada stress pasca trauma; (5) strategi coping (penerimaan) yang kurang baik, juga turut berperan. Beberapa orang mungkin berusaha menerima keadaan traumatis dengan cara paksa dengan menghindari mengingat kejadian atau hal-hal yang berhubungan dengan kecelakaan lalu lintas tersebut. Akan tetapi sebaliknya makin ditekan, alam bawah sadarnya akan sulit melupakannya. (6) Kurangnya dukungan sosial dari keluarga dan orang terdekat pasca kecelakaan dapat memberikan dampak perasaan kehilangan pada korban dan cenderung kesulitan untuk kembali ke hubungan sosialnya. (7) Riwayat gangguan cemas dalam keluarga, atau riwayat gangguan afektif; (8) Gender, dimana wanita lebih rentan mengalami PTSD; (9) orang dengan tingkat intelegensia yang lebih rendah; (10) faktor genetik. Penelitian lain melaporkan bahwa salah satu faktor yang dapat menimbulkan kejala PTSD adalah

melihat kejadian kematian mendadak yang diakibatkan oleh cedera atau kekerasan fisik lainnya termasuk KLL. Beberapa gejala khas PTSD dibedakan menjadi 3 kategori utama yaitu: (1) adanya fase mengalami kembali (re-experiencing) kembali kejadian yang sangat menakutkan yang dialami saat kejadian kecelakaan. Bentuk mengalami kembali ini bisa saja berupa gangguan sering mengalami mimpi buruk, flash-back, gambaran dan perasaan sensoris yang berulang-ulang terkait dengan keadaan saat kejadian traumatis berlangsung. (2) Korban menarik diri dari hal-hal yang berhubungan dengan kejadian traumatis, yang dalam hal ini kecelakaan lalu lintas. Misalnya, saja seseorang sampai menghindari menyetir atau berkendaraan, bahkan ada yang takut membicarakan kejadian kecelakaan lalu lintas, karena membuatnya teringat kembali. Terkadang korban merasa terisolasi karena perasaannya tidak dipahami oleh orang lain dan terkadang merasa bersalah. (3) Reaksi berlebihan terhadap kejadian trauma yang dialami, seperti perilaku mudah marah dan gelisah yang dikenal dengan gejala Hyperrarrousal dan Hypervigillance. Dampak kecelakaan lalu lintas tidak hanya terkait dengan cedera fisik, namun juga gangguan mental yang dapat menimbulkan gangguan fungsi social seseorang seumur hidupnya. Maka sangatlah penting untuk melakukan deteksi dini dan penanganan terhadap masalah kejiwaan ini lebih awal. Untuk itu, awareness tenaga kesehatan di pusat pelayanan kegawatdaruratan diperlukan terkait dengan adanya kemungkinan gangguan psikiatri yang dialami oleh korban kecelakaan. Dalam konteks lebih luas, diperlukan suatu perubahan kebijakan pemerintah dalam hal meningkatkan kemanan lalu lintas sehingga kejadian kecelakaan lalu lintas di Bali dapat diturunkan. Beberapa cara yang akan sangat efektif seperti yang dikembangkan di Negara maju adalah dengan peningkatan fasilitas transportasi umum, sarana jalan dan rambu-rambu lalu lintas yang memadai. Peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dalam berlalu lintas (safety riding) juga sangat penting sehingga tidak terjadi kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian pengendara maupun pengguna jalan. dr. Putu Aryani, M.I.H. Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas/ Ilmu Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana 9 - 15 Oktober 2017

25


LENSA

GUNUNG AGUNG Sejumlah warga mengamati Gunung Agung yang terlihat puncaknya dari pos pemantau di Rendang, Karangasem. Pasca-Gunung Agung ditetapkan status awas, banyak warga silih berganti datang ke pos ini untuk melihat Gunung Agung.

MBP/eka


OLAHRAGA

J

Pesan Lewat SMS

alan hidup seseorang terkadang bisa berubah dalam sekejab. Bahkan itu ditentukan oleh hal-hal yang di luar dugaan. Pembalap remaja Prancis Pierre Gasly mengalami hal itu saat hendak mengikuti kejuaraan Super Formula Championship di Malaysia. Kariernya mendadak meroket setelah menerima pesan singkat (SMS). Pembalap tim Mugen itu tiba-tiba mendapat pesan singkat saat tiba di Kuala Lumpur dari Tokyo. “Saya mungkin akan membalap di akhir pekan,” ujar pemuda berusia 21 tahun itu setelah menerima tawaran dari tim Formula 1 Toro Rosso. Perasaan suka cita itu membuatnya kesulitan tidur semalaman. Apalagi esok paginya ia diberitahu bahwa berita itu benar adanya dan membalap dengan mobil STR12 Toro Rosso. “Ini momen yang luar biasa besar bagi saya dan bersejarah. Saya seperti bermimpi,” ujar pembalap yang juara dunia F2 2016. Tim Toro Rosso memberinya kesempatan untuk mengisi posisi Daniil Kvyat di tim yang merupakan saudara Red Bull

itu. Setidaknya dalam dua balapan, Gasly bisa mewujudkan keinginannya berlaga di kompetisi paling prestisius Grand Prix Formula 1. Bila tidak aral melintang, Gasly pun berpeluang berlaga penuh pada musim kompetisi 2018 mengingat rekan setimnya Carlos Sainz Jr. dilaporkan akan pindah ke tim Renault. Tapi dia tak mau berpikir terlalu jauh. “Saya hanya fokus pada balapan di Malaysia, membalap dengan sebaik-baiknya, secepat-cepatnya,” ujarnya. Pengalaman mendampingi Carlos (Sainz) di Malaysia menjadi pelajaran berharga. Apalagi grafik penampilannya cenderung terus menanjak akhir-akhir ini. “Jadi lihat saja apa yang terjadi selanjutnya,” tambah Gasly. Tak lupa ia meminta maaf pada Kvyat yang nasibnya tidak begitu beruntung. Musim lalu pembalap Rusia itu ditendang dari tim Red Bull dan digantikan pembalap remaja Max Verstappen. Kini nasib sialnya berulang di Toro Rosso. “Tidak beruntung, itu biasa terjadi dalam dunia

olahraga,” tegasnya. Sainz sendiri yakin rekan barunya akan bekerja maksimal dan beradaptasi dengan cepat terutama dalam hal kecepatan. “Saya yakin, tidak mungkin Red Bull memilih pembalap yang tidak mampu memacu mobil dengan cepat,” tegas putra juara dunia reli Carlos Sainz itu,laporan AFP. l Yudi Winanto

MBP/afp

Pembalap Prancis Pierre Gasly dipayungi saat menuju paddock di sirkuit Sepang, Malaysia.

9 - 15 Oktober 2017

27


OLAHRAGA

Perlakuan Serupa TENIS putra memiliki kejuaraan baru Piala Laver yang mempertemukan tim Eropa vs Tim Dunia di Praha. Dan pemenang tahun ini adalah tim Eropa yang diperkuat dua jagoan utamanya Rafael Nadal dan Roger Federer. Otomatis para petenis putri pun ingin mendapat perlakuan serupa mempunyai turnamen beregu yang melibatkan petenis-petenis top dunia. Turnamen ini dirasa berbeda nuansanya dibandingkan WTA Finals yang mempertandingkan petenis-petenis top secara individual. “Saya senang menyaksikan orang-orang pergi ke stadion dan menyaksikan pertandingan tenis. Apalagi stadionnya hingga penuh. Yang lebih luar biasa lagi adalah bila ini melibatkan tim putri,” ujar petenis nomor satu dunia Garbine Muguruza setelah. Petenis berusia 23 tahun itu mengakui untuk menggelar turnamen beregu pasti akan sulit. Karena jadwal pertandingan musim ini amat padat ditambah lagi hanya melibatkan petenis-petenis top saja. “Apapun yang anda ingin masukan dalam jadwal kita itu, itu amat sulit,” tambah petenis yang menjuarai Prancis Terbuka 2016 dan Wimbledon 2017. Caroline Wozniacki juga mengingatkan bahwa turnamen piala Lavern putri sulit dalam urusan jadwal. “Jika rencana itu benar-benar ada, maka para petnis harus komit bertahan di turnamen itu dan tidak pergi kemana-mana di akhir pekan. Saya tidak yakin itu bisa terjadi,” lanjut mantan petenis nomor satu dunia itu. Contohnya adalah menjelang musim dingin ini. Para petenis top disibukan turnamen di benua Asia mulai di Tokyo, kemudian ke Wuhan, Beijing hingga akhirnya menuju WTA Finals di Singapura. Padatnya jadwal itu memungkinkan petenis mengalami cedera dan tak tampil maksimal. Contohnya terlihat pada turnamen di Wuhan dimana petenis unggulan Wozniacki, Simona Halep, Johanna Konta, Sloane Stephens dan Maidson Keys seluruhnya tersisih di babak awal. Stephens yang menjuarai AS Terbuka, mengakui padatnya jadwal pertandingan itu membuatnya tak sempat menyaksikan turnamen Piala Laver dan mengetahui formatnya. “Tapi apapun yang baik untuk putra, baik pula untuk putri,” tegasnya seperti dikutip AFP. Piala Laver yang digelar pertengahan September ini menggunakan format seperti turnamen golf Piala Ryder. Tim Eropa diperkuat Nadal, Federer, Alexander Zverev, Marin Cilic, Dominic Thiem dan Tomas Berdych. Sementara tim Dunia diwakili Sam Querrey, John Isner, Nick Kyrgios, Jack Sock, Denis Shapovalov dan Frances Tiafoe. l Yudi Winanto

MBP/afp

Petenis Spanyol Garbine Muguruza.

28

9 - 15 Oktober 2017

MBP/afp

Pembalap Italia Marco Pantani (kanan) bersaing dengan rivalnya dari Rumania Raimondas Rumsas (kiri) pada lomba balap sepeda Giro d’Italia 2003.

Kasus Kematian Pantani

MAHKAMAH Agung Italia memutuskan bahwa mantan bintang balap sepeda Marco Pantani meninggal bukan karena kasus pembunuhan. Pengadilan menguatkan putusan sebelumnya bahwa korban meninggal karena depresi dan obat terlarang. Pantani meninggal pada 14 Februari 2014 dan keluarga korban menaruh kecurigaan dalam berbagai hal yang kemudian dimintakan penyelidikan ulang pada 2014. Tapi pengadilan di kota Rimini itu memutuskan tidak ada indikasi adanya upaya pembunuhan terhadap pembalap berusia 34 tahun itu. Pengacara Antonio De Rensis yang mewakili keluarga Pantani, kemudian mengajukan banding namun kemudian ditolak Makamah Agung. Keluarga Pantani dalam tuntutannya, berkeyakinan ada pihak ketiga yang terlibat terhadap hilangnya nyawa pembalap terbaik Italia itu. Penyelidik berkeyakinan Pantani berada dalam kondisi terburuk sepanjang kariernya setelah dia didiskualifikasi pada lomba Giro d’Italia 1999. Mentalnya juga semakin rapuh setelah melewati masa-masa menggunakan obat terlarang. Pada masa jayanya Pantani menjuarai Tour de France dan Giro d’Italia 1998. Setahun kemudian ia memimpin klasemen sementara Giro d’Italia dan tinggal satu etape pegunungan saja untuk dilalui untuk menjadi juara sebelum datang pengumuman yang menyatakan dirinya gagal dalam tes obat terlarang. Ia mengalami depresi berat atas kejadian itu. Kondisi mentalnya tak pernah pulih dan fisiknya tak pernah mencapai level bugar untuk mengikuti lomba yang kompetitif. Pada 14 Februari 2004, polisi menemukan jenasahnya di seuah hotel di Rimini. Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa pembalap yang dimasa jayanya dijuluki Il Pirata, keracunan kokain, laporan AFP. l Yudi Winanto


A KT I V I TA S PEMPROV BALI - Peningkatan aktivitas Gunung Agung menyebabkan gelombang pengungsi dari wilayah yang ditetapkan sebagai Kawasan Rawan Bencana (KRB) ke daerah aman yang tersebar di berbagai kabupaten/ kota se-Bali. Di tengah upaya penanganan para pengungsi, Pemprov Bali melalui Dinas Pendidikan menaruh perhatian pada keberlanjutan pendidikan anak usia sekolah yang terpaksa ikut mengungsi dengan orangtuanya. Pemprov Bali telah melakukan sejumlah upaya antisipasi dan hingga saat ini terus melakukan konsolidasi guna memastikan tak ada anak pengungsi yang sampai putus sekolah.

MBP/ist

MBP/ist

STIKOM BALI - Setelah berkali-kali menjuarai lomba hacking tingkat nasional, kali ini Tim Airavata Stikom Bali yang terdiri atas Ida Bagus Budantara, Dewa Mahendara Putra dan Ketut Pasek Asmara Jaya keluar sebagai juara II dalam lomba hacking tingkat nasional yang digelar Departemen Ilmu Komputer Institut Pertanian Bogor (IPB), 16 September lalu. Ketua Tim Airavata Ida Bagus Budantara menjelaskan, lomba hacking bertajuk ‘’Hack to Day’’ ini diikuti tim-tim mahasiswa dan masyarakat umum dari seluruh Indonesia.

UNWAR - Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) menyeleksi calon mahasiswa magister gelombang II, Jumat (22/9). Seleksi ini berupa ujian tulis dan tes wawancara. Sebanyak 100 mahasiswa baru program magister mengikuti ujian tulis yang terdiri atas 20 orang Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan, 25 Ilmu Hukum, 24 Ilmu Linguistik, 21 Magister Manajemen dan 10 Administrasi Publik. Pada gelombang I telah diterima 85 mahasiswa baru pascasarjana.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI JEMBRANA - Rencana pemerintah pusat di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun sarana infrastruktur kelautan di Pengambengan disambut positif Bupati Jembrana I Putu Artha. Rencananya dua proyek strategis bernilai miliaran rupiah itu akan segera dibangun. Meliputi Pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara senilai Rp 48 miliar berupa pengerukan kolam labo, pembuatan turab, pembangunan cold storage, ice plate, TPI (Tempat Pelelangan Ikan) higienis serta pembangunan gedung perkuliahan Politeknik Kelautan Jembrana yakni gedung asrama mahasiswa, tempat praktik serta sarana perkuliahan lainnya senilai Rp 44 miliar. 9 - 15 Oktober 2017

29


OLAHRAGA

Porprov Bali 2017

Sidang Balap Sepeda Saat Penutupan PEKAN Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII/2017 yang dihelat di Gianyar sungguh melelahkan, menguruas energi dan menyita waktu. Sebab, ajang olahraga dua tahun terbesar di Pulau Dewata ini berlangsung lebih dari tiga pekan (24 hari) mulai 31 Agustus sampai 23 September. Menjelang Porprov ada sidang keabsahan untuk membahas sah atau tidaknya atlet membela daerahnya masing-masing. Saat Porprov berjalan, pihak yang tak puas bisa mengajukan gugatan kepada Komisi Hakim. Bahkan, sidang maraton cabang olahraga (cabor) balap sepeda di KONI Bali digelar bersamaan dengan penutupan Porprov, Sabtu (23/9) lalu. Sidang pertama menyangkut dua pembalap sepeda Gianyar, Chendy Septyan dan Chelly Aristya, yang asal Pengandaran, Jabar. Sidang kedua membahas trio pembalap Denpasar, yakni Nyoman Yoga Diputra, Kadek Arya Dwiputra dan Sayu Bella Sukma Dewi ketika turun di nomor team relay kategori dua putra dan satu putri. Mereka masuk finis pertama, namun didiskualifikasi karena dianggap keluar jalur lintasan.

Chendy Septyan dan Chelly Aristya diputuskan sah milik Gianyar. Chendy mendulang 1 medali emas di nomor kriterium serta dua perak di individual road-race dan di nomor individual time trial (ITT). Sementara Chelly meraih emas di nomor ITT 20 kilometer dan perak di ITT 60 kilometer. Ketua Komisi Hakim Fredrik Billy didampingi anggotanya I G.B. Arthanegara menolak permohonan pemohon peninjauan. Pemohon peninjauan I adalah Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, pemohon peninjauan II Ketua Umum Pengkab ISSI Jembrana Sahlan dan Ketua Umum Pengkab ISSI Buleleng Wayan Ariasa. Pihak termohon peninjauan I adalah Ketua Umum Pengkab ISSI Gianyar, termohon peninjauan II Ketua Umum Pengkab ISSI Gianyar, termohon peninjauan III Ketua Umum Pengprov ISSI Bali, termohon peninjauan IV Ketua Komisi Keabsahan Porprov Bali XIII/2017 serta termohon peninjauan V Ketua Panpel Cabor Balap Sepeda Porprov Bali XIII/2017. Dalam pengaduannya, ISSI Jembrana dan Buleleng merasa dirugikan karena kedua at-

let asal Jabar mutasi ke Gianyar tanpa adanya proses mutasi, sebab belum mengantongi izin pindah dari ISSI Pengandaran dan ISSI Jabar. Apalagi, keduanya berstatus sebagai pegawai tidak tetap Pemkab Pengandaran. Sidang berikutnya, pemohon peninjauan Made Setiawan, pelatih dan ofisial balap sepeda Denpasar, dengan termohon peninjauan I ketua panpel cabor balap sepeda Porprov Bali, termohon peninjauan II technical delegate, termohon peninjauan III Ketua Pengkab ISSI Badung, termohon peninjauan IV Ketua Umum KONI Badung dan termohon peninjauan V tiga atlet balap sepeda Denpasar. Setiawan merasa dirugikan, sebab atlet asuhannya batal mendapat medali emas. Hakim juga menolak gugatan pelatih dan ofisial balap sepeda Denpasar. Ketua Umum KONI Gianyar Ketut Jagrasunu sejak awal mengingatkan untuk jangan terlalu percaya terhadap pihak yang mengklaim atlet hanya lewat selembar surat. Karenanya, ia meyakinkan tidak ada pencabutan medali di Porprov Bali 2017. l Daniel Fajry

Kontingen Badung Belum Tergoyahkan KONTINGEN Kabupaten Badung mempertahankan dominasinya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali. Badung kembali menjadi juara dalam Porprov Bali XIII/2017 di Kabupaten Gianyar, 17-23 September lalu. Ini adalah gelar juara umum keenam berturut-turut bagi daerah berjuluk Keris ini pada ajang olahraga dua tahunan terbesar di Pulau Dewata. Badung memimpin setelah merebut 137 medali emas, 114 perak dan 108 perunggu. Badung dibayangi Kota Denpasar yang kembali harus puas bercokol di peringkat kedua lewat perolehan 128 emas, 116 perak dan 107 perunggu. Kedua daerah ini meninggalkan jauh tujuh kontingen lainnya dalam pengumpulan medali. Tuan rumah Gianyar yang diuntungkan oleh faktor dukungan penonton dan penguasaan arena pertandingan, mesti puas berada di posisi ketiga mendulang 53 emas, 37 perak dan 85 perunggu. Selanjutnya Buleleng di peringkat keempat membawa pulang 47 emas, 53 perak dan 87 perunggu. Ranking kelima diduduki Klungkung yang merebut 20 emas, 34 perak dan 46 perunggu. Bangli mengisi tempat keenam mengumpulkan 17 emas, 15 perak dan 42 perunggu. Setingkat di bawahnya bercokol Karangasem yang menyabet 12 emas, 18 perak dan 45 perunggu. Posisi ketujuh dihuni Jembrana berkat raihan 10 emas, 24 perak dan 61 perunggu. Kontingen Tabanan menempati peringkat kesembilan atau juru kunci lewat perolehan 10 emas, 23 perak dan 61 perunggu. Klungkung, Karangasem dan Gianyar mendapat tambahan

30

9 - 15 Oktober 2017

gelar lainnya. Klungkung ditetapkan sebagai kontingen favorit, Karangasem menyabet gelar atlet terbaik putra yang dikalungkan kepada Gusti Agung Lingga Yudistira (taekwondo) dan Gianyar merengkuh gelar terbaik putri yang dikantongi Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi (basket). Posisi Badung tidak bisa digoyahkan oleh delapan kontingen berkat keberhasilan atletnya keluar sebagai juara umum di sejumlah cabang olahraga (cabor). Di arena renang, Badung memanen 19 emas disusul Denpasar 11 emas. Tim panahan Badung mendulang 9 emas dibayangi Denpasar yang meraih emas sama. Badung juga mendominasi pencak silat berkat torehan 5 emas diikuti Gianyar (5), Bangli (5), Denpasar (2), Tabanan (2), Klungkung (1) dan Jembrana (1). Tambang emas Badung lainnya adalah panahan lewat raihan 9 emas diusul Denpasar yang juga kebagian 9 emas. Denpasar berjaya di kempo, wushu dan bulu tangkis. Kempo menyumbang 8 emas diikuti Gianyar yang mendapat 6 emas dan Badung memperoleh 5 emas. Dari wushu, Denpasar merebut 6 emas dibayangi Badung yang menyabet 2 emas dan Klungkung mencuri 1 emas. Sementara bulu tangkis menghasilkan 4 emas buat Denpasar. Klungkung unjuk kebolehan di tenis meja berkat raihan 3 emas, sedangkan Buleleng menguasai tenis lapangan dengan memborong 4 emas. l Mawa


A KT I V I TA S SENATOR WEDAKARNA - Ada hal menarik saat Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III hadir dalam acara Sand Breaking Benoa Tourism Port bersama Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan di Benoa, Denpasar, beberapa waktu lalu. Sebagai wakil rakyat Bali di Senayan, ia cukup sering mendapat laporan dari pusat bahwa banyak oknum pejabat di Bali yang diduga mempersulit hal–hal teknis terkait program pemerintah pusat khususnya dalam hal infrastruktur.

MBP/ist

MBP/ist

UNUD - Universitas Udayana (Unud) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rembuk Nasional 2017 di daerah, untuk topik Pembangunan Nasional Bidang Kesehatan di Era Revolusi Mental. Kegiatan yang bertajuk “Membangun Kesehatan dari Pinggiran dan Menyehatkan Masyarakat”, ini digelar di Ruang Teater, Fakultas Kedokteran, Kampus Unud Sudirman Sabtu (23/9). Salah satu poin rekomendasi yang muncul, Presiden Joko Widodo disarankan mensubsidi biaya pelayanan kesehatan memakai pendapatan dari cukai rokok.

9 - 15 Oktober 2017

31


PENDIDIKAN

M

Pulihkan Mental Anak dengan Membaca Buku

enjadi warga pengungsi memang tidak nyaman. Keseharian serba terbatas. Kondisi itulah yang dirasakan oleh semua warga pengungsi status awas bencana Gunung Agung, Karangasem. Meski demikian, khususnya pengungsi anak-anak mereka tak boleh putus mengeyam pendidikan. Untuk mengatasi kendala tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispustaka)

Karangasem menggelar layanan pendidikan nonformal dengan sarana Mobil Pintar (Mopin) dan Mobil Perpustakaan keliling (Puskling) untuk pengungsi di beberapa lokasi pengungsian pascaditetapkannya Gunung Agung status awas. Kepala Dispustaka Karangasem I Komang Daging mengatakan, pihaknya mengerahkan stafnya untuk melayani warga

pengungsi agar dapat terlayani membaca berbagai jenis buku khususnya buku bacaan anak-anak, mewarnai gambar dan aktivitas lainnya. “Jumlah buku yang tersedia ratusan buah koleksi. kami telah menjadwalkan rutin bergilir setiap hari mengunjungi kantong-kantong pengungsian di semua kecamatan,” kata Daging saat ditemui di Kota Amlapura, belum lama ini.

Guru KRB Diharapkan Mengajar Siswa di Pengungsian GURU-GURU dari Karangasem yang sekolahnya masuk kawasan rawan bencana (KRB) yang sudah tak melaksanakan aktivitas belajar mengajar diharapkan mengajar di tempat pengungsian atau di sekolah tempat anak didiknya belajar sementara. Dengan kehadiran guru-guru asal sekolah siswa di tempat mengungsi atau di sekolah tempat anak didiknya belajar sementara, diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dalam kondisi yang tetap baik. Selain dapat saling mengisi dengan guru-guru di sekolah tempat siswa pengungsi belajar sementara, kehadiran guru-guru asal sekolah siswa diharapkan dapat memotivasi dan memberi semangat. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali Wayan Sarinah, pengungsi dari Karangasem yang berstatus pelajar SD, SMP dan SMA/SMK, kini rata-rata sudah mendapatkan pendidikan yang layak di sekolah terdekat tempat mengungsi. Mereka tersebar hampir di seluruh kabupaten/kota di Bali. Ia memberi contoh, siswa SMAN 1 Kubu dan SMKN 1 Kubu, Karangasem, sebagian besar belajar sementara di SMAN 1 dan SMKN 1 Tejakula, Buleleng. Demikian juga siswa dari SMAN 1 Selat ada yang belajar sementara di SMAN 1 Sidemen. Demikian juga banyak siswa pengungsi

32

9 - 15 Oktober 2017

dari Karangasem yang belajar sementara di Denpasar. ‘’Para guru dari Kubu itu kami harapkan bisa ikut mengajar atau mendekatkan diri dengan siswanya yang belajar di Tejakula. Demikian juga dapat mendekatkan diri dengan siswanya yang belajar sementara di tempat pengungsian di tempat lain,’’ ujarnya. Sarinah menegaskan, Disdik Bali belum mengambil kebijakan lain terkait dengan aktivitas Gunung Agung. Jika kondisi ini sampai berlarut-larut, kata Sarinah, Disdik Bali baru akan mengambil kebijakan, terkait dengan keberadaan siswa dan guru. ‘’Kebijakan berikutnya memang harus diambil, tapi saat ini masih belum,’’ katanya. Sarinah menambahkan, Disdik Bali sudah menginstruksikan kepala sekolah pada kawasan rawan bencana (KRB) dan seluruh jajarannya agar mengambil keputusan dan kebijakan terbaik untuk menyikapi situasi pada lokasi sekolah dengan prinsip bahwa keselamatan peserta didik dan warga sekolah adalah utama. Selanjutnya, mendata peserta didik yang sudah mengungsi dan yang kemungkinan akan mengungsi termasuk di mana lokasi pengungsiannya atau lokasi pengungsian yang akan dipilih. Kepala sekolah wajib menetapkan dan menginformasikan media komunikasi resmi sekolah kepada

seluruh peserta didik dan orangtua siswa untuk memudahkan dan memastikan akses informasi tentang situasi sekolah. ‘’Sekolah yang masuk KRB juga kami minta menyelamatkan dan mengamankan dokumen penting dan aset sekolah,’’ ujarnya. l Putra Sasmitha

MBP/dok

Wayan Sarinah


Daging menambahkan, layanan penyediaan buku ini diharapkan sebagai pemulihan kejiwaan guna meminalisasi trauma anak-anak terhadap kondisi mereka di pengungsian. Sebagai contoh, Mobil Puskling melayani anak-anak di lokasi pengungsian Banjar Dinas Singarata, Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Rabu (27/9) lalu. Di lokasi itu, warga pengungsi khususnya anakanak sangat antusias memanfaatkan layanan membaca buku dan mewarnai gambar di atas kertas ini. Salah seorang anak, Made Aditya, mengaku buku bacaan menjadi salah satu kebutuhan di tempat mengungsi. Sebab, bila tak sambil beraktivitas membaca buku, dia mengaku terus dihantui kecemasan di tempat pengungsian. Bidang Pengolahan Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispustaka Karangasem memiliki dua unit Mopin dan satu unit Puskling. Sebelum terjadi status awas Gunung Agung, ketiga unit mobil layanan tersebut kesehariannya setiap Senin-Kamis mengunjungi SD yang ada di wilayah Kabupaten Karangasem. l Bagiarta

MBP/bagiarta

Anak-anak saat membaca buku dari mobil pintar dan perpustakaan keliling.

9 - 15 Oktober 2017

33


A KT I V I TA S TINJAU POSKO - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra kembali turun meninjau posko pengungsian warga Karangasem di Denpasar. Hal yang sama sebelumnya juga tampak dilakukan Wali Kota Rai Mantra meninjau posko pengungsian Pemkot Denpasar dan pengungsian mandiri dengan berbagai persiapannya. Rabu (27/9), Wali Kota Rai Mantra didampingi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar kembali meninjau posko pengungisan mandiri dan posko pengungsian Pemkot Denpasar di Lapangan Kompyang Sujana.

MBP/ist

MBP/ist

PERPUSTAKAAN BANGLI - Dalam rangka menumbuhkembangkan budaya membaca di masyarakat dan meningkatkan kualitas kepribadian Bangsa, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bangli, Selasa (26/9), menggelar peringatan Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan yang dirangkaikan dengan kegiatan Bangli Membaca Tahun 2017. Acara yang dipusatkan di depan Monumen Kapten Mudita itu di antaranya dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar beserta Ny. Erik Gianyar, Kabid Binwas Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali I.B. Yudi Dananjaya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, unsur Muspida, pimpinan OPD Kabupaten Bangli serta pelajar di Kecamatan Bangli.

MADE URIP - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. merasa sangat prihatin atas kondisi para petani ternak yang menjadi korban pengungsi Gunung Agung saat rapat koordinasi di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, Minggu (24/9). Mendengar laporan banyak ternak khususnya sapi dijual murah, Ketua DPP PDI-P itu ikut turun langsung menyelamatkan nasib petani agar bisa menjual ternak sewajarnya. Salah satunya membuat penampungan ternak di Banjar Besang Kawan, Desa Besang, Klungkung.

MBP/ist

MBP/ist

34

9 - 15 Oktober 2017

SENATOR WEDAKARNA - Naiknya level status Gunung Agung membawa pelajaran tersendiri bagi rakyat Bali dalam kehidupan manyama braya. Sikap Tat Twam Asi orang Bali diuji lewat penanganan proses evakuasi warga Karangasem yang kini tersebar di seluruh Bali. Pujian akan sigapnya gotong royong warga Bali khususnya sesama krama Hindu Bali disampaikan oleh Senator DPDRI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai turut mendampingi Presiden RI Joko Widodo di Karangasem dan Klungkung dalam rangka penyerahan bantuan negara senilai Rp 7,1 miliar.


ORGANISASI KEWANITAAN - Istri Bupati Badung Ny. Seniasih Giri Prasta dan Istri Wakil Bupati Badung Ny. Kristiani Suiasa bersama organisasi kewanitaan di Kabupaten Badung, seperti Gatriwara, Dharma Wanita Persatuan, WHDI, PKK, K3S Badung bekerja sama dengan Bank BPD Bali Cabang Mangupura, BPBD dan Damkar menaruh perhatian besar kepada pengungsi erupsi Gunung Agung dari Karangasem yang datang di wilayah Badung. Hal ini dibuktikan dengan turun langsung ke tempat-tempat pengungsian warga Karangasem yang berada di Kecamatan Kuta Selatan dan Abiansemal, dengan melibatkan Tim Krama Badung Sehat (KBS), Senin (25/9).

MBP/ist

MBP/ist

MADE URIP - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. selaku salah satu anggota MPR-RI kembali mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menyasar generasi muda dari Karang Taruna Widya Kusuma Desa Delod Peken, Tabanan, Sabtu (23/9). Sosialisasi dipusatkan di Balai Banjar Delod Rurung dihadiri anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan Putu Gede Desta Kumara, Perbekel Delod Peken Komang Gede Restan Wisnaya, Ketua Ranting dan Anak Ranting PDI-P, Klian Adat dan Dinas, pengurus PKK, pengurus pecalang, anggota dan pengurus STT se-Desa Dauh Peken.

DIKLAT ATC - Pelatihan dan Pendidikan Agric Training Camp (Diklat ATC) Petani Muda Wirausaha Bali diselenggarakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Hidayah Bali, Agro Wisata Strawberry Stop, Candikuning, Bedugul, Tabanan, 13–17 September 2017. Kegiatan ini bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Malang. ATC Petani Muda Wirausaha Bali diikuti 30 orang untuk angkatan I, di antaranya SMAN 1 Mengwi, SMAN 1 Tabanan, SMAN 1 Penebel, SMKN 1 Petang, SMA Candimas Pancasari, MA Al-Irsyad Candikuning, SMA Saraswati Tabanan dan SMA Katolik Denpasar.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI TABANAN - Untuk membantu warga pengungsi Karangasem serta juga meringankan beban warganya yang menampung pengungsi, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan bantuan secara pribadi, Minggu (24/9) di Posko Pengungsi yang berlokasi di Banjar Kembangmerta Desa Candi Kuning. Dalam acara pemberian bantuan tersebut Bupati Eka juga menghibur anak-anak pengungsi dengan mengajak menyanyi bersama. Ternyata acara spontan ini direspons antusias oleh anak-anak. Banyak dari mereka yang berani maju tetapi ada juga yang malu-malu. 9 - 15 Oktober 2017

35


AKTIVITAS BRI - Bank Indonesia (BI) menggandeng Bank Himbara, salah satunya BRI untuk melaksanakan kampanye gerakan nasional non-tunai (GNNT) dan soft launching 100 persen non-tunai Jalan Tol Bali Mandara, Minggu (24/9), di Lapangan Renon. Sebagai bank milik negara, BRI telah bersinergi dengan PT Jasamarga Bali Tol untuk pembayaran elektronik tol. Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis BRI Bali Nusa Tenggara Yoyok Mulawarman mengatakan, BRI telah menyiapkan transaksi nontunai di tol jauh hari sebelumnya.

LEVEL 21 MALL - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan Kementrian Pariwisata kembali menggelar Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival. Kali ini, Level 21 Mall terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan festival mulai 27 September hingga 6 Oktober mendatang. Para pengunjung Level 21 Mall akan dimanjakan dengan berbagai sajian kuliner lokal legendaris. Plus disajikan dengan nuansa budaya lokal tradisional berserta berbagai thematic exhibition menarik dan berbagai pertunjukan meriah.

MBP/ist

BUPATI JEMBRANA - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan melakukan pemantauan ke tempat-tempat pengungsian warga Karangasem yang terdampak meningkatnya status Gunung Agung. Minggu (24/9), Bupati Artha melakukan pemantauan sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga pengungsi di Balai Banjar Pasar Desa Gumbrih, Desa Asahduren serta Pasut, Desa Pengeragoan. Dari laporan Kepala BPBD I Ketut Eko Susila Artha Permana hingga (24/9), jumlah warga Karangasem yang mengungsi ke Jembrana mencapai 180 orang.

36

9 - 15 Oktober 2017

MBP/ist

PLN - General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP JBTB I Ir. Mayarudin beserta istri menyerahkan bantuan ke dua lokasi pengungsian bencana alam Gunung Agung pada Minggu (24/9), yakni di GOR Suwecapura, Desa Kamasan Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung, dan Lapangan Manggis, Desa Ulakan Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem. Penyerahan bantuan berjalan sangat simpatik.


MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Tidak ingin ada tercecer, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memantau sekaligus mendata jumlah pengungsi, Sabtu (23/9). Selain di GOR Swecapura sebagai posko utama, pengungsi beberapa tercatat ada di Balai Banjar di Klungkung. Seperti di Banjar Tangkas, Desa Gelgel, Banjar Lebah, Semarapura Kangin, Banjar Lekok, Desa Sampalan Klod, Lapangan dan Lapangan Tembak Paksebali. Selain mendata jumlah pengungsi, Bupati Suwirta juga mengajak para pengungsi khususnya perempuan produktif untuk bersama-sama memasak dan menyiapkan makanan bagi pengungsi lainnya.

MBP/ist

HARDYS - Hardyscorp & HardysRETAIL, perusahaan retail terbesar di Bali yang didirikan oleh putra Bali Gede Hardy, Founder Hardys, menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana alam Gunung Agung melalui Hardys Peduli, 25 September lalu. Bantuan diserahkan serentak di tiga lokasi, yaitu Desa Les dan Desa Tembok, Singaraja, Kabupaten Buleleng serta Posko Utama Satgas Siaga Darurat Tanah Ampo Dermaga Cruises, Desa Manggis, Kabupaten Karangasem.

MBP/ist

GUBERNUR BALI - Ditetapkannya status Gunung Agung menjadi status awas sejak Jumat (22/9), maka penduduk yang berada Kawasan Rawan Bencana (KRB) dengan radius 12 kilometer mulai meninggalkan rumah menuju tempat-tempat mengungsi yang aman. Hingga Sabtu (23/9), pukul 12.00 wita, jumlah pengungsi yang sudah terdata mencapai 15.124 jiwa yang tersebar di 126 titik di seluruh kabupaten/kota di Bali. Untuk mempermudah penyaluran logistik, pemberian bantuan kesehatan maupun kebutuhan lain, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengimbau kepada kelompok–kelompok pengungsi yang jumlahnya kurang dari 200 jiwa agar segera bergabung ke pos-pos pengungsian yang sudah ditentukan pemerintah, seperti Sueca Pura, Rendang, Sidemen, Ulakan, Les, dan Tembok.

MBP/ist

WABUP BANGLI - Kabupaten Bangli, Rabu (27/9) dikunjungi Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Pusat. Kunjungan tim verifikasi yang diketuai dr. Sapa Hutagalung tersebut diterima langsung Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli. Turut mendampingi Wabup, Kepala Dinas Kesehatan dr. Nengah Nadi, Camat Bangli Wayan Wardana dan Kepala Dinas PMD Bangli Dewa Agung Riana Putra.

9 - 15 Oktober 2017

37


PA R I W I S ATA

Menggali Investasi Pariwisata di Bumi Serombotan

O

bjek wisata Bali tersebar di seluruh wilayah kabupaten/ kota. Pesona Pulau Dewata ini memiliki ciri khas sendiri, dan masing-masing menyuguhkan sesuatu yang wajib dikunjungi. Seperti halnya Kabupaten Klungkung. Bumi serombotan ini terbagi menjadi dua wilayah, yakni Klungkung Daratan dan Klungkung Lautan memiliki sejumlah tempat menarik, walaupun tidak sebanyak Kabupaten Badung yang memiliki tempat indah seperti pantai Kuta, Nusa Dua, Pandawa dan Jimbaran ataupun Kabupaten Gianyar, namun demikian Kabupaten Klungkung memiliki sejumlah aset alam dan tempat rekreasi berbeda, sehingga bisa menjadi pelengkap daftar tempat wisata di pulau Bali. Potensi tersebut selama ini berstatus sebagai Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW). Namun Pemerintah setempat mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Bali menjadi Kawasan Pariwisata guna meningkatkan investasi. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, mengatakan potensi pariwisata di kawasan pesisir dari wilayah Desa Lepang, Kecamatan Banjarangkan hingga Deaa Pesinggahan, Kecamatan Dawan sangat besar. Namun, selama ini itu belum tergarap maksimal. Hanya berstatus sebagai ODTW. Itu menyebabkan imbas pada masyarakat maupun daerah sangat sedikit dan sifatnya musiman. Berangkat dari hal itu, pemkab mengambil langkah untuk

38

9 - 15 Oktober 2017

mengusulkan perubahan status menjadi Kawasan Pariwisata ke Pemrov Bali sejak setahun lalu. Hanya sampai kini belum mendapatkan tanggapan. “Itu sudah diusulkan tahun lalu. Kami ingin potensi itu bisa tergarap,” kata bupati asal Nusa Ceningan ini. Status kawasan pariwisata, sambung dia akan mampu memberikan peluang untuk peningkatan investasi di bumi serombotan. Berbeda dengan saat ini yang mayoritas masih berada di Kepulauan Nusa Penida. “Dengan status itu, akan ada tempat untuk menanamkan modal,” sebutnya. Pengembangan pariwisata itu juga dinilai akan mampu mempercepat penataan pantai maupun penanganan abrasi. Tak seperti sekarang, yang tertangani masih sangat sedikit. “Dengan membangun fasilitas pariwisata, kawasan pantai akan lebih tertata,” katanya. Sebelumnya, orang nomor satu di Klungkung ini menyatakan penataan juga direncanakan pemkab pada 2018. Sektor pariwisata akan diintegrasikan dengan pertanian garam yang potensinya masih besar. Usalan itu mendapat respons positif dari anggota DPRD Klungkung Nyoman Sukanada. Hanya, untuk merealisasikannya, pemkab diminta untuk mengejar jawaban dari Pemprov. “Itu sangat bagus. Bisa membuka lahan untuk penanaman modal. Tapi usulan ke Gubernur perlu dikejar terus,” tandasnya. l Sosiawan


Kawasan pesisir Klungkung Daratan yang kini berstatus sebagai ODTW, diusulkan jadi kawasan pariwisata.

9 - 15 Oktober 2017

39


HIBURAN

SETELAH sempat meraih nomine sebagai salah seorang wakil Asia Tenggara di ajang MTV Europe Music Award 2016, tahun ini Raisa Andriana kembali berkesempatan untuk berkompetisi di ajang bergengsi itu. Pada ajang MTV Europe Music Award 2017, penyanyi kelahiran Jakarta pada 9 Juni 1990 tersebut menjadi penerima Social Wildcard dari Indonesia. Penyanyi beraliran musik pop, jazz, blues, Rhythm and Blues (R&B) dan soul itu bersaing langsung dengan penerima Social Wildcard dari negara-negara tetangga. Pemilihan pemenang Social Wildcard akan dilakukan melalui cara voting di Twitter. Juni Records, satu cuitan lengkap dengan tanda pagar #MTVEMA dan #NOMINATERAISA dalam satu kiriman di Twitter dihitung sebagai satu voting. Periode voting berlangsung sejak 26 September hingga 2 Oktober 2017. l kmb

40

9 - 15 Oktober 2017


Rita Ora Jadi ”Host” MTV Music Awards Eropa

P

enyanyi pop Rita Ora yang tengah bersiap meluncurkan album baru akan kembali ke kota asalnya di London untuk menjadi pemandu acara MTV Europe Music Awards (EMA) di Wembley Arena pada 12 November 2017. Ora yang menyatakan dirinya sebagai penonton setia EMA, berjanji akan tampil dalam pertunjukan yang meriah. Seperti MTV Video Music Awards, EMA lebih menonjolkan budaya pop daripada mengedepankan para pemenang dalam acara itu. Penyanyi 26 tahun itu juga mengatakan kepada AFP bahwa dia akan membawakan lagu baru dari album yang telah selesai digarap dan berisi pengalaman pribadinya. Ora telah menduduki puncak tangga lagu Inggris dengan hits “How We Do (Party)”

yang diadaptasi dari sebuah lagu legenda rap yang terbunuh The Notorious B.I.G. Ia sempat terpuruk pada 2008 saat bergabung dengan label rekaman milik Jay’Z Roc Nation. Ora mengajukan tuntutan hukum dengan mengatakan Roc Nation tidak punya banyak waktu untuknya sementara kontrak tersebut membuat dirinya tidak bisa menghasilkan musiknya sendiri. Sedangkan album terbaru Ora akan diluncurkan melalui label New York Atlantic Records. “Saya harus banyak menulis,” kata Ora dilansir dari AFP. “Ada banyak frustrasi dan banyak kesedihan dan kebahagiaan karena saya tidak bisa mengeluarkan musik selama beberapa tahun terakhir,” katanya. “Ada saat-saat ketika saya benar-benar mencaci-maki dan ada saat saya benarbenar rapuh,” katanya. Ora mengaku

mengisi waktunya dengan menulis musik, walaupun ia juga disibukkan dengan acara kontes “The X Factor” dan serial “Fifty Shades of Grey.” Pada Mei, ia merilis lagu pertama dari album baru itu, berjudul “Your Song” dengan irama dance yang ditulis bersama Ed Sheeran. Ora akan menjadi host kedua berturut-turut dari garis keturunan Albania. Bebe Rexha, penyanyi pop kelahiran New York dengan orang tua orang Albania, merupakan host EMA tahun lalu di Rotterdam. “Saya cenderung benar-benar mewakili negara saya kemanapun saya pergi. Saya selalu sangat bangga dengan asal saya dan dari mana saya dilahirkan,” kata Ora yang lahir di Kosovo namun dibesarkan keluarganya di London sejak balita. l kmb 9 - 15 Oktober 2017

41


TA L E N TA

B

ulan September bisa jadi sebuah penobatan bagi seorang Ayu Laksmi. Pasalnya, tak hanya dikenal sebagai penyanyi, seniman asal Bali ini juga mulai diperhitungkan sebagai pemain film yang mumpuni. Melihat rekam jejaknya, tidak sulit bagi Ayu Laksmi untuk memasuki seni peran. Berkali-kali ia terlibat dalam produksi film, antara lain “Under the Tree” (Garin Nugroho), “Dokudrama I Gusti Ngurah Rai” (Dodid Wijanarko), dan “Soekarno” (Hanung Bramantyo). Tak hanya itu, dua film yang melibatkannya, “The Seen and Unseen” – “Sekala Niskala” (Kamila Andini) dan “Pengabdi Setan” (Joko Anwar), saat ini menjadi film yang diburu dan begitu diminati. Bahkan baru-baru ini, “The Seen and Unseen” terpilih sebagai finalis dalam ajang Toronto International Film Festival 2017. Gala premiere film tersebut telah berlangsung di Toronto, Canada pada 13 September lalu. “Saya hadir saat gala premiere di Toronto, bersama Gus Sena dan Thaly (aktor cilik) yang juga terlibat dalam film ini,” ungkap Ayu Laksmi saat dikonfirmasi, Kamis (28/9) lalu. Sementara itu, dikatakan bahwa pemutaran perdana film “Pengabdi Setan” tersebut telah dilakukan pada 20 September yang lalu di Epicentrum Jakarta yang dihadiri oleh banyak tokoh serta artis-artis perfilman Indonesia. “Sebenarnya saya sendiri masih merasa seperti mimpi, tibatiba saja film ini sudah bisa ditonton, main film horor lagi. Apalagi, prosesnya boleh dikatakan sangat cepat dari awal mendapatkan tawaran, terus proses casting, lalu dinyatakan lulus, kemudian shooting, film rampung terus nonton bareng,” tandasnya. Pengalaman sebagai penyanyi sangat membantu Ayu Laksmi mendalami perannya. Menurutnya, musik dan film adalah dunia yang dekat, sebagaimana audio dan visual diibaratkan sebagai saudara. Ketika menyanyi, ekspresi akan terbentuk untuk melengkapi penjiwaan lagu secara otomatis. Peran sutradara juga berpengaruh besar. Jika sutaradara telah mengatakan bagus, berarti apa yang dilakukan seorang aktor memang sudah bagus. “Joko Anwar adalah sutradara yang genius. Ia mampu mengkondisikan semua pemain dalam mood terbaik, sehingga kita begitu saja melebur dalam kisah film dan bersinergi dengan para pemain lainnya,” papar perempuan kelahiran Singaraja, 25 November 1967 yang kerap memerankan tokoh Ibu ini. Film “Pengabdi Setan” adalah film horor yang terkenal pada tahun 1981, kemudian di-remake oleh Joko Anwar. Bahkan saat ini, “Pengabdi Setan” yang tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 28 September ini menjadi film yang paling ditunggu oleh para pecinta film Indonesia, khususnya penggemar film bergenre horor. Selain Ayu Laksmi, “Pengabdi Setan” didukung oleh artis mumpuni lainnya seperti Tara Basro, Endy Arfian, Nasar Annuz, M. Adhiyat, Dimas Adhitya, dan Elly D Luthan. Tak hanya itu, film ini juga melibatkan aktor Malaysia, Bront Palarae. Nama-nama yang terlibat telah berhasil menyisihkan 40 kandidat pemain lainnya. l win

42

9 - 15 Oktober 2017


PROPERTI

MBP/sos

Pedagang pasir di Dusun Banda, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Sejak Gunung Agung siaga dan naik ke level awas, pasokan pasirnya turun drastis.

Properti Terancam

Pasokan Pasir dan Batu Turun Drastis

P

ascastatus Gunung Agung naik dari level siaga menjadi level IV (awas) menyebabkan sebagian besar aktivitas penggalian pasir terhenti. Hal tersebut berpengaruh pada pasokan pasir dan batu di Bali. Pasokan kedua material tersebut mengalami penurunan secara drastis. Tak pelak lonjakan harga material bangunan itu juga ikut naik. Dampak dari kejadian ini akan dirasakan para pengembang di bidang properti. Produsen batako asal Desa Bumbungan, Made Pageh Minggu (24/9) menuturkan sebelum gunung terbesar di Bali itu siaga hingga ke level awas, pasokan pasir berjalan normal. Demikian juga dengan harganya yang masih kisaran Rp 550 ribu per 4,7 kubik. Namun kini kondisinya berbeda. Pasokan turun drastis dan harganya telah mencapai Rp 750 ribu. “Pasokan jauh berkurang. Harga melonjak,” tuturnya. Situasi demikian menjadi ancaman untuk usahanya. Supaya tak merugi, harga batako terpaksa dia naikkan dari Rp 2.300 menjadi Rp 2.500 per biji. “Kalau tidak seperti itu, bisa merugi,” ucapnya. Hal serupa juga disampaikan kontraktor

I Nengah Sudiartana. Harga pasir yang sebelumnya Rp 1 juta menjadi Rp 2,5 juta per truk. Bahkan kini sangat sulit di dapatkan. Pihaknya telah mencari ke sejumlah daerah di Bali, namun belum mendapatkan hasil. “Paling sedikit diperlukan 30 truk. Tapi dapatnya baru dua truk. Itu saja menunggu dari kemarin. Saya juga sudah berusaha sampai mencari ke Jawa, tapi terkendala izin pengiriman. Harganya juga belipat-lipat dari di sini,” ungkapnya. Harga batu, sambung pria asal Desa Selisihan ini juga terjadi lonjakan dari Rp 1,8 juta menjadi Rp 3 juta per truk. Hal itu dikhawatirkan berdampak pada proyek yang kini masih dalam pengerjaan, salah satunya Pasar Semarapura. “Karena seperti ini, ada kekhawatiran terhadap proyek,” ucapnya. Atas hal itu, pihaknya mengusulkan adanya amandemen kontrak. Ini pun segera disampaikan secara tertulis. “Kami mengusulkan ke pemkab untuk amandemen kontrak. Berapa selesai, segitu dibayar. Tapi kami juga tetap berusaha cari material,” imbuhnya. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan

Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa menyatakan pembangunan Pasar Semarapura sudah dikoordinasikan dengan pelaksana. Namun untuk langkah yang ditempuh masih dibicarakan. “Itu sudah dikoordinasikan. Memang terjadi kesulitan bahan. Ini disampaikan ke Pak Bupati. Bagaimana baiknya,” ungkapnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung I Gusti Nyoman Supartana, mengaku sampai saat ini belum menerima laporan dari rekanan terkait dampak kesulitan pasir ini. Namun demikian, pihaknya segera berkoordinasi. “Sampai sekarang belum ada laporan. Tapi kalau material lancar, seluruh proyek optimis bisa tuntas tepat waktu,” tegasnya. Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra menegaskan, keinginan pelaksana proyek untuk melakukan amandemen kontrak tak bisa dilakukan begitu saja. Namun harus melalui serangkaian proses dan perlu dikoordinasikan dengan pemprov. “Ini harus mengacu pada aturan,” tandasnya. l Sosiawan 9 - 15 Oktober 2017

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI GIANYAR - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 yakni pembukaan jalan sepanjang 1,6 km dengan lebar 7 meter dan gorong-gorong di Tegallalang. Pembukaan TMMD dibuka secara resmi oleh Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata yang mewakili Gubernur Bali, disaksikan Kasdam IX/Udayana Brigjen Stephanus Tri Mulyono dan segenap jajarannya di Lapangan Banjar Calo, Desa Pupuan, Tegallalang, Rabu (27/9).

ARYA WEDAKARNA - Tidak lama setelah Presiden RI Joko Widodo bertemu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Long dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Singapura, kini giliran DPD-RI sebagai lembaga tinggi negara hadir di Singapura terkait sejumlah RUU yang menjadi bahasan dan inisiatif DPDRI salah satunya RUU Ketahanan Keluarga. Kehadiran Senator Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dalam kunjungan hampir satu minggu ini membawa misi khusus untuk Bali, terutama menyangkut keselamatan warga Bali yang kini bermukim di Singapura.

MBP/ist

FIB UNUD - Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 3 Denpasar, Sabtu (23/9. Kegiatan yang melibatkan komponen dosen, pegawai dan mahasiswa FIB Unud ini dilangsungkan selama satu hari. Kali ini kegiatan diikuti sekitar 862 siswa SMAN 3 Denpasar dari kelas X, XI dan XII. Prosesi pembukaan PkM dilakukan Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, MA.

44

9 - 15 Oktober 2017

MBP/ist

UNHI - Sudah menjadi tradisi, Yudisium Fakultas Kesehatan Program Studi Ayurweda Universitas Hindu Indonesia (Unhi) dilaksanakan di pura. Itu sebagai ungkapan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang telah memberikan rahmatnya berupa ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dipraktikkan dengan baik di masyarakat. Dekan Fakultas Kesehatan Unhi Dr. Ir. Nyoman Prastika, M.Si. meyudisium lulusan Prodi Ayurweda dalam acara yudisium ke-10 di Pura Tanah Lot, Tabanan, Sabtu (23/9).


MBP/ist

MBP/ist

FOURSMA - Siswa-siswi SMAN 4 Denpasar (Foursma) tak hanya berjaya dalam lomba debat bahasa Inggris dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Siswa sekolah di bawah kepemimpinan Dr. I Wayan Rika ini juga berprestasi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN). Pada OSN 2017 di Pekanbaru, Riau, Juli lalu, SMAN 4 Denpasar memperoleh tiga medali perunggu atas nama Raka Swastika (Kimia), Agus Arsana (Biologi), Kevin Cahyadi (Fisika) dan dua medali perak yang dipersembahkan Krisna Dwitama (Komputer) dan Jimmy Sardana (Matematika).

LPD - BKS LPD Provinsi Bali bersama LP-LPD Provinsi Bali melakukan pertemuan di LPD Sukahet, Sidemen, Karangasem, Senin (25/9). Pertemuan tersebut dihadiri 80 kepala LPD di seluruh Bali dan pakar Litbang. Dalam rapat tersebut, BKS LPD menekankan untuk terus berkoordinasi dan saling membantu, khususnya LPD yang ada di Karangasem mengingat adanya bencana Gunung Agung di Karangasem. Ketua BKS-LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si., mengatakan dalam pertemuan tersebut telah disepakati beberapa hal yang mendukung keberlangsungan LPD di daerah rawan bencana.

MBP/ist

UNDHIRA - Sebanyak 342 lulusan Universitas Dhyana Pura (Undhira) diwisuda di Hotel Inna Grand Bali Beach, Denpasar, Senin (25/9). Para lulusan tersebut dari mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Humaniora (FEH) serta Fakultas Kesehatan, Sains dan Teknologi (FIKST). Upacara sidang senat terbuka Wisuda ke-6 Undhira dibuka Ketua Senat Dhyana Pura yang sekaligus Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS. Selesai prosesi wisuda diserahkan tujuh buah kursi roda kepada penyandang disabilitas Yayasan Bunga Bali.

MBP/ist

RSU BROS - Memasuki tahun ke-7 operasionalnya, RSU Bali Royal (BROS) yang merupakan unit bisnis PT Putra Husada Jaya (PHJ), dipercaya mengelola RS Karya Dharma Husada (KDH) bekerja sama dengan PT Indo AlkesMart Indonesia. Kerja sama ini meliputi operasional (layanan medis dan nonmedis). Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur PT Putra Husada Jaya Ir. Ida Bagus Indrajaya dan pihak Indo AlkesMart Indonesia diwakili I Nengah Rukun, AMK., S.Sos.

9 - 15 Oktober 2017

45


A KT I V I TA S

MBP/ist

IHDN DENPASAR - Jurusan Komunikasi dan Penerangan Agama Fakultas Dharma Duta Institut Hindu Darma Negeri (IHDN) Denpasar menyelenggarakan workshop penyusunan pedoman penyuluhan selama dua hari, 25-26 September 2017. Mengangkat tema ‘’Tingkatkan Profesionalisme Melalui Penyusunan Pedoman Penyuluh Agama yang Adaptif Kekinian dan Berkarakter’’, diharapkan workshop ini dapat memberikan arah dan tujuan yang jelas bagi peserta didik IHDN nantinya dalam melakukan praktik penyuluhan.

MBP/ist

DPRD BADUNG - DPRD Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, mengunjungi DPRD Kabupaten Badung, Senin (25/9). Para tamu diterima anggota Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Gede Wiradana, I.B. Made Sunartha, dan Ketua Komisi II DPRD Badung I Wayan Luwir Wiana. Gede Wiradana mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan DPRD Wonogiri ke Kabupaten Badung.

MBP/ist

MBP/ist

FOURSMA - Tak hanya berprestasi pada ajang debat bahasa Inggris, siswa SMAN 4 Denpasar (Foursma) juga berjaya pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Belum lama ini siswa Foursma Ni Luh Gina Rahayu Angara Ningsih meraih juara I LKTI Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Kota Denpasar serta juara I LKTI Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Provinsi Bali. Kini, siswa sekolah di bawah kepemimpinan Dr. Wayan Rika itu akan berlaga pada ajang yang sama di tingkat nasional.

PT GIEB - PT Gieb Indonesia kini menjalin kerja sama dengan PT FIRMAN Indonesia. Perusahaan distribusi yang berdiri sejak tahun 1948 ini selanjutnya memasarkan produk dari PT FIRMAN di seluruh Bali, seperti alat-alat mesin pertanian, perkebunan, perikanan dan konstruksi. Selain display produk, PT GIEB juga melayani penjualan, spare part dan service. Demikian dikatakan Direktur PT GIEB Indonesia, Christyarsih, S.E., M.M., di sela-sela grand opening produk PT FIRMAN Indonesia di Kantor PT GIEB Denpasar, Selasa (26/9).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

46

9 - 15 Oktober 2017


MBP/ist

BUPATI BANGLI - Program andalan Pemkab Bangli yakni Gerakan Membangun Desa dengan Sistem Gotong Royong (Gerbangdesigot) terus berlanjut. Pada Senin (25/9), program Gerbangdesigot dilaksanakan di Desa Manikliyu Kecamatan Kintamani. Di acara yang dilaksanakan di balai desa setempat, Bupati Bangli Made Gianyar menyerahkan secara simbolis bantuan dana senilai Rp 1 miliar serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan balai desa Manikliyu.

MBP/ist

PNB - Acara Dies Natalis ke-30 Politeknik Negeri Bali (PNB), Senin (25/9), diisi peluncuran Pusat Unggulan Teknologi Green Tourism. Bertempat di kampus setempat, peluncuran ini dilakukan oleh Menristek Dikti Mohamad Nasir. Menristek Dikti pada kesempatan tersebut menyampaikan, dalam menyiapkan dosen-dosen vokasi, keberlangsungan green tourism diharapkan bisa lebih baik. Hal yang perlu dilakukan adalah meningkatkan akademik dosen.

MBP/ist

KABUPATEN BADUNG - Badung menyambut kedatangan patriot olahraga dalam ajang Pekan Olah Raga (Porprov) XIII Tahun 2017 di Jaba Pura Lingga Bhuwana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (23/9). Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Nyonya Kristiani Suiasa, para kepala perangkat daerah, Ketua Umum KONI Badung Si Putu Raka Arnaya, serta seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, serta masyarakat di seputaran Puspem Badung.

MBP/ist

BUPATI BANGLI - Bertempat di Bale Banjar Kawan Kelurahan Kawan, Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H. M.Hum. didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga I Nyoman Suteja, S.Pd., M.Pd. menyerahkan beasiswa berprestasi secara simbolis kepada siswa SMP se-Kabupaten Bangli dan SD se-Kelurahan Bangli Selasa (26/9). Beasiswa diserahkan dengan tujuan memberikan penghargaan dan motivasi atas prestasi yang diraih siswa yang memperoleh juara I, II dan III di setiap kelas pada setiap sekolah serta prestasi yang dicapai pada UN di tingkat SD dan SMP di Kabupaten Bangli.

9 - 15 Oktober 2017

47


A KT I V I TA S

MBP/ist

CHIS DENPASAR - Bekerja sama dengan Confucius Institute China dan Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta (BKPBM) Jakarta, Sekolah CHIS Denpasar mengadakan Seminar Pendidikan Sosialisasi Ujian Internet-Based HSK di Nusa Pujian Convention Center (NPCC), Nusa Dua, Sabtu (23/9) kemarin. Sosialisasi ini diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri atas pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK, STP, dan Stiba yang berasal dari beberapa sekolah di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

MBP/ist

GUBERNUR BALI - Menyikapi naiknya status Gunung Agung mencapai level 4 atau status awas sejak Jumat (22/9) lalu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengumpulkan jajarannya di rumah pribadi Gubernur di kawasan Perumahan Teras Ayung, Denpasar, Minggu (24/9). Dalam arahan singkatnya sebelum bertolak ke tempat pengungsian Tanah Ampo, Karangasem, Gubernur Pastika mengingatkan kembali kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tentang permasalahan pengungsi yang semakin kompleks.

MBP/ist

RESTO SING - Lagi-lagi resto keluarga dari Singapura yang satu ini bikin heboh. Menghadirkan banyak menu lezat mulai dari nasi goreng ayam, mie goreng ayam, bak kut teh goreng (fried ribs), salted egg pork ribs kekinian, bakso dengan kuah bak kut teh dan yang lain masih banyak lagi. Harga menu baru pun sangat bersabat, mulai dari Rp 35.000. Apalagi pada Senin–Jumat, Resto SING Bak Kut Teh memiliki paket-paket menarik seperti Rp 35 ribu sudah termasuk 1 nasi goreng ayam dan 1 minuman dingin (porsi nasi dan mie gorengnya lumayan besar, bisa untuk 1-2 orang).

48

9 - 15 Oktober 2017

MBP/ist

UNWAR - Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (Unwar) menyelenggarakan studium generale membahas tentang ‘’Australia-Indonesia Bilateral Relations Cultural and Academic Collaboration’’, Selasa (26/9). Studium generale diisi oleh Dr. Helena Studdert, Konjen Australia di Bali. Helena, seorang akademisi sekaligus budayawan, kerap memberikan ceramah ke perguruan tinggi di Indonesia.


MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati I Made Kasta dan Sekretaris Daerah Gede Putu Winastra beserta Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dan seluruh instansi terkait meninjau pengungsi yang terdapat di GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung, Jumat (22/9). Menurut laporan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung Putu Widiada, pengungsi yang masuk ke GOR sejak Kamis (21/9) sampai sore telah mencapai 269 KK.

MBP/ist

BUPATI BANGLI - Bupati Bangli I Made Gianyar menginginkan agar bantuan yang diberikan pemerintah ke desa-desa dapat digunakan secara transparan. Tidak boleh ada penggunaan dana bantuan secara diam-diam. Seluruh bantuan yang masuk harus melalui APBDes dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Demikian dikatakan Bupati Gianyar usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan bale pesamuan Pura Puseh di Desa Pakraman Cenigaan Desa Dausa Kecamatan Kintamani, Sabtu (23/9).

MBP/ist

PNB - Saat ini pendidikan tinggi diharuskan meninjau ulang kurikulum yang sudah dilaksanakan selama ini. Hal itu disesuaikan dengan Peraturan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), serta Permenristek Dikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Permenristek Dikti No. 44 tersebut mengharuskan standar lulusan masing-masing level pendidikan sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Untuk itu, sebagai langkah untuk mengembangkan kurikulum yang sudah dilakukan mulai pertengahan tahun 2016, Politeknik Negeri Bali (PNB), Rabu (27/9) menggelar Workshop Validasi Kurikulum.

MBP/ist

UNUD - Ribuan mahasiswa Universitas Udayana (Unud) yang terdiri atas 13 fakultas tumpah ruah mengikuti jalan sehat, senam bersama dan acara kekeluargaan lainnya dalam Dies Natalis ke-55 Unud di Kampus Bukit Jimbaran, Badung, Rabu (27/9). Acara dibuka langsung Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K). Kegiatan terkait dies natalis ini adalah untuk merefleksikan diri Universitas Udayana dalam usianya yang ke-55 tahun, serta keberhasilan apa yang sudah dicapai. Berdasarkan capaian itu diharapkan membuat tonggak di masa yang akan datang. Demikian harapan Prof. Raka Sudewi. 9 - 15 Oktober 2017

49


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

FIB UNUD - Dalam rangka merayakan HUT ke-59 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud), Badan Kekeluargaan (BK) FIB Unud ke-36 dan Dies Natalis Unud ke-55, FIB Unud menggelar jalan santai, donor darah dan pentas budaya Nusantara di kampus setempat, Jumat (22/9). Pembukaan jalan santai ditandai pengibasan bendera poleng oleh Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. didampingi wakil dekan dan seluruh ketua program studi di lingkungan FIB Unud.

FOURSMA - Sebuah kebanggaan bagi SMAN 4 Denpasar (Foursma) di bawah kepemimpinan kasek Dr. Wayan Rika. Siswanya Ngurah Gede Satria Aryawangsa, ikut bergabung dalam tim debat Indonesia dalam World School Debating Championship (WSDC) 2017. Pada NSDC (National School Debating Championship) 2017, Foursma meraih 10th best speker atas nama Thio Jesslyn Angelina. Saat ini Foursma terus menggenjot para team English Club untuk persiapan WSDC 2018 mendatang. Hal ini diungkapkan Pembina English Club Foursma, Putu Dewi Anjani Nopitasari, S.Pd. didampingi Wakasek Humas SMAN 4 Denpasar Dr. Nyoman Miarta dan siswa peraih juara, Senin (25/9).

MBP/ist

KARTU PROMOPTER - Di sela-sela pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM, Rakorbin PNS Polri dan Rakernis Bidang Propam Polda Bali, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menerima secara simbolis Kartu Promoter dari Dedi Sunardi selaku Pemimpin Wilayah BRI Bali Nusa Tenggara. Penyerahan kartu tersebut disaksikan Karo SDM Polda Bali Kombes Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H. dan Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. Benny Arjanto, S.IK.

50

9 - 15 Oktober 2017

MBP/ist

KABUPATEN GIANYAR - Setelah hampir satu bulan melaksanakan kegiatan lomba pengembangan minat dan budaya baca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar menyerahkan hadiah kepada para pemenang di Balai Budaya Kabupaten Gianyar, Selasa (26/9). Lomba yang diikuti ratusan pelajar dari seluruh sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Gianyar ini bertema, ‘’Melalui Pengembangan Minat dan Budaya Baca Tahun 2017 bagi Generasi Muda Kita Rawat Toleransi dalam Menjaga Keutuhan NKRI’’.


203 | 9 - 15 Oktober 2017

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook