200 | 18 - 24 September 2017
Diarahkan Pesiar
RP 20.000
D A F TA R I S I OPINI lParadigma Pendidikan yang Harus Dikritisi 6 BALI SEPEKAN lPasar Umum Kusamba Bocor 7 LAPORAN UTAMA l Diarahkan Pesiar 8 l Perdagangan dan Pariwisata Masih Mendominasi 10 l “Job Fair” Atasi Pengangguran 11 POLITIK l Stop Gusur Bendega 16
LENSA l Jaring Pembibitan 26
OLAHRAGA l Sejarah Baru Bundesliga 27 PENDIDIKAN l Perpres Penguatan Pendidikan Karakter
Mengasah Kecerdasan Sosial Siswa 32
l Mengoptimalkan Dana Desa 17 KIPRAH l Mirah Prayoga
PARIWISATA l Menjaring PHR
Pasang Ribuan CRO di Restoran dan Hotel 38
Tertarik Lagu Kritik Sosial 18
MANCANEGARA l Cerita di Balik Krisis Rohingya 20 DAERAH l Pencari Batu Pilah Tertimbun
Satu Tewas, Satu Luka Serius 22
TRADISI l ”Mamunjung” di Kuburan
Wujud Bakti kepada Leluhur 40
PROPERTI l Menjaga Kelestarian
Rumah Tradisional Penglipuran 42
HIBURAN l “STEPS”, Single Terbaru Tommy Pratomo 44 TAKSU l J-Jero Mangku Nyoman Majawan KESEHATAN lAir Susu Ibu Nutrisi Murah, tapi Tak Murahan 24
”Ngayah” Spiritual Menulis Buku 50
18 - 24 September 2017
3
DARI PEMBACA
Menunggu Komitmen Kandidat Gubernur K
ini perkembangan toko modern nyaris tak terkendali. Toko-toko ini bahkan sudah masuk desa dan menjadi ancaman serius bagi perekonomian masyarakat. Pedagang lokal dengan modal pas-pasa tersisih. Kondisi ini lambat laun hanya akan menjadikan kekuatan ekonomi dikuasai oleh koorporasi, bukan masyarakat lokal. Untuk itu, saya sangat berharap pejabat publik segera melakukan pembatasan dalam hal ini. Pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan investasi harus segera dikorelasikan dengan pembangunan ketahanan ekonomi kerakyatan. Kebijakan pemerintah daerah yang terkesan tutup mata dengan ekonomi masyarakatnya berbading terbalik dengan wacana yang dibangun. Membangun ekonomi kerakyatan yang selama ini diperdengarkan hanya sebagai wacana politik. Saya berharap dalam pemilihan Gubernur Bali dan bupati nanti, rakyat juga mendengar komitmen politik para kandidat terhadap toko modern ini. Jika mereka tak mengambil kebijakan strategis terhadap tumbuhnya toko modern di Bali, krama Bali sebagai pemilih harus berani bersikap. Yang jelas, kita rasakan saat ini ekonomi kerakyatan yang digaungkan pemerintah semakin jauh dari harapan. Buktinya, kini untuk dapat bertahan sebagai pedagang kecil-kecilan saja bagi orang Bali sudah kalah saing. Pedagang lokal makin terjepit. I Putu Sumantra Denpasar, Bali
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
18 - 24 September 2017
4
Transparasi Dana Parpol PEMERINTAH telah memutuskan menaikan dana parpol menjadi Rp 1.000 per suara sah dalam APBNP 2017. Peningkatan ini tergolong tinggi mengingat mencapai 10 kali lipat. Peningkatan dan politikpun diharapkan berkorelasi dengan kualitas demokrasi dan menurunnya praktik korupsi melibatkan politisi. Menyikapi kenaikan dana parpol ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan korelasi dana politik ini dengan kualitas demokrasi nasional. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuisioner dan wawancara via telepon selama sepekan terkahir ini. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, hanya 35,37 persen responden yang mengaku yakin terhadap efektivitas peningkatan dan parpol ini terhadap kualitas demokrasi di Indonesia. Responden mengatakan selama ini pengelolaan demokrasi cenderung menggunakan dana–dana taktis yang dikumpulkan dari kader, elite politik dan sumbangan pihak ketiga. Kini dengan tingginya dukungan anggaran dari pemerintah untuk operasional partai , beban demokrasi yang ditanggung kader mestinya berkurang. Kondisi ini akan membuat praktik korupsi untuk mendapatkan dana politik menurun. Bahkan, dengan adanya peningkatan anggaran ini, responden yakin fungsionaris
partai tidak akan menjadikan kadernya yang duduk di legislatif dan eksekutif sebagai sumber pendanaan sehingga bisa menekan korupsi melibatkan politisi. Di lain pihak, terdapat 62,11 persen tidak yakin peningkatan dana parpol akan menuju pada demokrasi murah dan berkualitas. Peningkatan ini diyakini tak berkorelasi langsung dengan kinerja politik dan kinerja politisinya. Dana politik ini justru berpotensi menimbulkan masalah baru jika salah kelola. Sebaliknya, dana parpol hanya akan membantu memudahkan penyiapan dana operasional di daerah. Responden mengatakan demokrasi murah dan berkualitas tak bisa diukur hanya dengan peningkatan dana politik. Nyaris tak ada korelasinya. Demokrasi murah, beretika dan bijak dominan berkaitan dengan kualitas politisi dalam parpol tersebut. Demokrasi itu berkorelasi dengan nalar dan kebijakan yang berhubungan dengan kemampuan membangun komunikasi politik. Peningkatan kualitas demokrasi bisa dibangun secara bersama-sama. Sementara itu, 2,52 persen responden mengaku tak tahu menahu soal pengelolaan dana parpol dan korelasinya dengan demokrasi. Selama ini mereka juga tak terlalu peduli dengan biaya politik. Responden kelompok ini hanya berharap
uang negara untuk dana politik ini agar dilaporkan secara transparan kepada publik. Pemerintah juga diminta melakukan kajian, jika dengan dana politik ini korupsi melibatkan politisi masih tinggi, dana parpol mestinya ditinjau. l Dira Arsana
DA N
Yakinkah Anda peningkatan dana parpol akan membuat demokrasi lebih beretika dan murah?
AP AR
62,11% Tidak Yakin
PO
L
35,37% Yakin
2,52% Tidak Tahu
Responden : 734 grafis: tomik cahya
18 - 24 September 2017
5
5
OPINI
P
Paradigma Pendidikan yang Harus Dikritisi
erkembangan pendidikan telah membentuk sejumlah paradigma di kalangan masyarakat. Terkadang sebuah paradigma telah mengakar sedemikian dalam sehingga sulit diubah sehingga menghambat permbaruan pendidikan. Tulisan ini membicarakan sejumlah paradigma pendidikan yang berkembang di masyarakat. Bagi keluarga yang memiliki anak-anak yang cerdas atau pintar dalam mata pelajaran di sekolah, tradisi ranking, sangat menguntungkan. Tetapi tidak semua keluarga melahirkan anak cerdas. Karena itu sistem ranking sebenarnya sarat dengan ketidakadilan. Namun demikian, sistem ini tetap bisa diterima oleh masyarakat dan telah menjadi sebuah paradigma bahwa sekolah tidak mungkin menghasilkan semua siswa ranking satu. Paradigma lain, yang masih ada kaitannya dengan ranking adalah sistem “kasta” di sekolah. Sekolah menyelenggarakan pendidikan pada dua kelompok siswa yang kontras yaitu kelas unggulan dan kelas bukan unggulan. Penamaan kelas ini sesungguhnya sangat negatif, terutama bagi kelas bukan unggulan. Tapi karena telah dijadikan paradigma oleh masyarakat, maka keadaan ini tetap berlaku. Masyarakat membiarkan tradisi ini berjalan dengan hanya melihat keuntungan bagi kelompok siswa di kelas unggulan dan tidak pernah memikirkan perasaan siswa di kelas-kelas bukan unggulan. Hal ini sebenarnya sangat aneh, mengapa sekolah memberi label negatif pada kelompok siswa, yaitu kelas “bukan unggulan”. Sistem “kasta” ini mempengaruhi semangat mengajar guru. Guru lebih bersemangat mengajar di kelas unggulan dan sinis atau mencibir terhadap siswa kelas-kelas bukan unggulan. Dalam kondisi apapun, sekolah atau guru di mata masyarakat dapat membuat anak cerdas atau pintar. Paradigma ini menjadi salah satu dorongan bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya. Sekolah dipandang sebagai lembaga yang dapat mencerdaskan anak-anak. Makna mendidik dalam hal ini memang sangat sempit, yaitu
6
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum.
sebatas mencerdaskan. Namun demikian, bagi masyarakat, makna cerdas tidak sangat luas, menyangkut juga sikap dan tindakan. Paradigma sekolah dapat mencerdaskan anak mengalami pendangkalan makna karena guru-guru mengajar lebih mengutamakan transfer pengetahaun dan mengabaikan pembentukan sikap atau karakter dan tindakan. Bahkan, kemampuan sekolah atau para guru dalam mencerdaskan anak mulai diragukan oleh kalangan orang tua siswa sehingga memaksa “membeli” jasa mencerdaskan anak lewat les privat atau bimbel. Walaupun sekolah tidak lagi dapat mencerdaskan siswa, adanya sistem ranking yang sebenarnya hanya menguntungkan kelompok siswa cerdas, dan sekolah justru memberi label negatif terhadap siswa bukan unggulan; namun masyarakat menganut paradigma bahwa sekolah tetap dipercayai dan memiliki wibawa. Paradigma ini membentuk sikap masyarakat yang cenderung menerima segala kebijakan sekolah. Di atas paradigma ini, sekolah melakukan hegemoni terhadap masyarakat (baca: orang tua siswa). Karena paradigma ini, orang tua siswa tidak memiliki ruang tawar-menawar terhadap berbagai kebijakan sekolah. Walaupun ada komite sekolah, nyatanya organ ini memihak sekolah ketimbang orang tua siswa. Sekolah sendiri tidak bisa memanfaatkan secara maksimal tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. Sebaliknya, sekolah menjadikan paradigma tingginya kepercayaan masyarakat sebagai legitimasi terhadap segala kebijakan pendidikan di sekolah. Sekolah memposisikan orang tua siswa sebatas penerima laporan penyelenggaraan pendidikan dan hal inipun tidak dipandang perlu oleh sekolah ketimbang laporan kepada pemerintah. Pemerintah telah melakukan berbagai inovasi pendidikan dengan mengubah beberapa paradigma, seperti digesernya sasaran pendidikan dari yang semula hanya menyasar kognitif menjadi apektif dan
psikomotor, namun masyarakat tetap menganut paradigma lama, bahwa tujuan atau sasaran pendidikan itu hanya ranah kognitif. Orang tua siswa memandang tujuan pendidikan timpang, hanya pada mencapai ranah kognitif. Motivasi bersekolah yang diberi orang tua kepada anak-anaknya terbatas pada motivasi yang mengarah kepada pengembangan ranah kognitif. Jarang sekali orang tua mengarahkan anak-anak mereka agar belajar secara nyata dalam kehidupan, menerapkan pengetahuan sekolah di masyarakat, dan mengembangkan sikap atau kecakapan hidup sehari-hari. Orang tua cenderung mengarahkan anak-anak mereka sukses mengikuti berbagai kompetisi berbasis kognitif dan sukses UN. Selain adanya “kasta” kelas unggulan dan bukan unggulan, di sekolah juga ada “kasta” lain, yaitu penjurusan. Jurusan IPA dipandang lebih bergengsi ketimbang IPS, bahasa, dan seni. Hal ini juga diterima sejak lama oleh masyarakat menjadi paradigma pendidikan. Masyarakat juga memandang bahwa mata pelajaran sekolah yang lebih bergengsi adalah yang ada dalam rumpun IPA. Mereka lupa jika semua ilmu pengetahuan itu berguna bagi hidup manusia. Paradigma ini membentuk sikap masyarakat yang diskriminatif terrhadap siswa yang memilih jurusan IPS, bahasa, atau seni. Siswa yang memilih jurusan IPA dipandang lebih terhormat dan cerdas karena IPA sangat sulit. Sementara siswa yang memilih jurusan IPS dipandang siswa “bodoh” karena hanya mampu menguasai mata pelajaran kelas dua. Paradigma kolonialistik juga membentuk pandangan masyarakat terhadap pendidikan, yang tampak dari sikap masyarakat lebih menghargai sekolah yang berlabel internasional dengan menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris. Karena itu, sekolah-sekolah yang berlabel sekolah internasional atau sekolah berbahasa asing atau sekolah dwibahasa atau bilingual lebih dihargai ketimbang sekolah yang berbahasa Indonesia. Penulis Dosen Undiksha Singaraja
18 - 24 September 2017
6
BALI SEPEKAN
Lupa Matikan Dupa, Rumah Terbakar
MBP/sos
Pasar Umum Kusamba Bocor PASAR Umum Kusamba, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan yang diresmikan Pemkab Klungkung tahun lalu, kini kondisinya sudah bocor. Hal tersebut menuai keluhan dari sejumlah pedagang lantaran menyebabkan air hujan merembes. Kondisi ini sejatinya sudah sempat dilaporkan ke pengelola, namun belum mendapat tanggapan yang serius. Salah seorang pedagang, Anak Agung Gede Ngurah, menuturkan kebocoran tersebut terjadi pada talang beton yang tepat berada di atas tempatnya berjualan. Hal tersebut sudah berlangsung sejak awal pasar difungsikan.
Kondisi demikian sangat mengganggu kenyamanan lantaran saat hujan, air merembes cukup banyak. “Supaya barang jualan tak basah, saya terpaksa pasang ember untuk menampung air rembesan,� tuturnya, Selasa (5/9). Koordinator Pasar I Ketut Widana tak menampik kondisi tersebut. Namun demikian, ditegaskan langkah perbaikan sudah sempat dilakukan. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa mengaku akan menindaklanjuti hal tersebut dengan memantau ke lokasi. lSosiawan
HATI-hati jika hendak meninggalkan rumah usai melakukan kegiatan persembahyangan. Jika perlu agar aman, cek kembali tempat menaruh dupa itu. Sebab, bila lalai maka fatal akibatnya. Seperti yang dialami I Nyoman Sartika (52). Warga Banjar Wongaya Kelod, Desa Wongaya Gede, Penebel, Selasa (5/9) rumahnya hangus terbakar lantaran pemilik rumah lupa mematikan dupa yang kemudian di tinggal untuk prosesi ngeregu saat ada upacara ngaben di desanya. Akibatnya, sejumlah barang berharga miliknya hangus. Salah satunya sertifikat tanahnya. Total kerugian mencapai Rp 30 juta. Dari sumber informasi yang diperoleh, kepulan asap pertama kali dilihat oleh saksi bernama I Ketut Suwetha (67). Menyaksikan muncul kepulan asap tidak wajar itu, saksi pun kemudian memanggil pemilik rumah dan menyampaikan rumahnya kebakaran. Mendapat informasi adanya kebakaran sejumlah warga pun langsung membantu memadamkan api dan secara cepat api dapat di padamkan. “Masyarakat cukup sigap memadamkan api itu. Namun tetap tak terhindarkan api melalap satu kamar beserta isinya,� ucap saksi. lPuspadewi
Air Sumur di Banyubiru Keruh dan Bau SEJUMLAH warga di sekitar pabrik di Dusun Air Anakan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara mengeluhkan air sumur yang kering. Mereka menduga air dari tanah itu terdampak dan tercemar dari aktivitas pabrik. Selain menyusut, air yang ada di sumur juga keruh dan berbau. Beberapa warga, Selasa (5/9) mengaku kondisi ini sudah mereka alami sejak
setahun terakhir. Salah seorang warga, Aisyah, mengaku air sumur di rumahnya kini sudah keruh dan berbau. Ketika digunakan untuk mandi misalnya, berdampak pada kulit hingga gatal-gatal. Diduga air sumur menjadi keruh dan berbau lantaran dampak dari limbah pabrik di desa setempat. Kepala Desa Banyubiru, Masturi, saat
dikonfirmasi membenarkan adanya keluhan warga terkait air sumur yang keruh dan bau. Warga menduga penyebabnya dari limbah pabrik sekitar. Tetapi pihak desa akan mengecek terlebih dahulu. Apabila memang benar, maka akan melakukan pemanggilan dan mediasi pengelola dengan warga. l Surya Darma 18 - 24 September 2017
7
7
LAPORAN UTAMA
Diarahkan Pesiar
B
ali saat ini tercatat mengantongi 2,6 juta angkatan kerja, yang 1,28 persennya merupakan pengangguran. Artinya, masih ada sekitar 33 ribu angkatan kerja yang belum memiliki pekerjaan. Untuk mengatasi hal ini, Pemprov Bali mengarahkan tenaga kerja (naker) untuk bekerja di kapal pesiar atau menjadi TKI. Alasannya, kerja di kapal pesiar dan TKI lebih diminati. Seperti apa peluangnya? Mulai tahun 2018, sebanyak 1.000 calon tenaga kerja di kapal pesiar akan diberangkatkan setiap tahunnya. Dalam hal ini, Pemprov Bali melalui Dinas Tenaga Kerja dan ESDM memberikan fasilitas berupa pelatihan, biaya pesiar, dan visa. “Kita baru programkan. Gubernur memang merencanakan seperti itu tapi untuk prosesnya sedang kami lakukan. Kajian sudah masuk ke pak gubernur nanti selanjutnya perlu penganggaran dan sebagainya,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi. Menurut Wiratmi, perkiraan anggaran yang dibutuhkan sebesar kurang lebih Rp 25 juta per orang, mulai dari proses pelatihan hingga pengiriman. Pihaknya memilih untuk memfasilitasi masyarakat agar bisa bekerja di kapal pesiar dan kepariwisataan pada umumnya lantaran memang banyak diminati masyarakat. Baik di dalam maupun di luar negeri. Itu sebabnya pada saat job fair dengan bidang pekerjaan beragam, hanya diminati 1.300 sampai 1.500 orang saja dari 3.400 lowongan yang disiapkan. “Faktor itu yang kita lihat, masyarakat kita banyak yang berminat untuk ke kapal pesiar. Dengan seperti itu masih banyak juga kendala-kendalanya. Masalah pelatihan, masalah biaya, peluang itu yang kita tangkap untuk mengeluarkan saudarasaudara kita yang miskin,” jelas mantan Kepala Bidang Bina Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali ini. Wiratmi menambahkan, program ini utamanya memang menyasar masyarakat miskin. Harapannya dengan diberikan pelatihan gratis, kemudian keberangkatan yang gratis pula, mereka bisa memperbaiki perekonomiannya. Mengingat, gaji
8
sebagai pekerja di kapal pesiar pastinya lebih tinggi dibandingkan hanya bekerja di tataran lokal. “Pak Gubernur menginginkan masyarakat kita bisa keluar dari kemiskinan supaya tingkat kemiskinan kita menjadi yang terkecil di Indonesia. Sekarang kan kita masih di posisi nomor 2 setelah Jakarta,” jelasnya. Untuk pelatihannya, lanjut Wiratmi, masih didesain apakah dilakukan di Balai Latihan Kerja (BLK), SMK, atau lembaga pelatihan swasta. Hal ini masih dikaji untuk bisa mendapatkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi. Selain itu, pihaknya juga masih fokus untuk turun ke kabupaten/kota guna melihat langsung kantong-kantong kemiskinan. “Kita sedang konsolidasi untuk mencari data yang benar,” tandasnya. Anggota Fraksi Demokrat DPRD Bali I Nengah Tamba justru meminta pemprov Bali agar menampung dan merekrut angkatan kerja miskin. Begitu juga pemerintah di kabupaten/kota agar melakukan hal yang sama. Dalam hal ini, menjadikan angkatan kerja miskin sebagai pegawai negeri atau pegawai kontrak. “Ini gerakan 72 tahun Indonesia merdeka. Ternyata masih ada generasi Bali yang tidak kerja dan miskin. Saatnya kita berdayakan mereka, beri mereka kesempatan, beri mereka ruang, beri mereka status,” ujar Ketua Komisi III ini. Tamba memberi contoh seperti dalam perekrutan siswa miskin di SMA dan SMK Bali Mandara. Angkatan kerja miskin yang dijadikan pegawai oleh pemerintah merupakan reward bagi mereka. Mengingat, kemiskinan terjadi karena tidak ada pemerataan ekonomi di Bali. Orang Bali selama ini tidak banyak yang menjadi pelaku usaha dengan skala besar. “Pengusaha besar itu
bukan orang Bali. Uang dari pariwisata hanya dititip disini, lalu dibawa ke luar. Orang Bali tidak banyak yang menikmati,” pungkas pria yang digadang-gadang maju ke DPR RI di Senayan ini. Tren Meningkat Soal bekerja di kapal pesiar, sejumlah kabupaten/kota di Bali juga gencar mempromosikannya. Seperti di Karangasem. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem, I Nyoman Suadnya mengatakan jumlah tenaga kerja yang terserap ke luar negeri tahun 2016 sebanyak 233 orang. Mayoritas terserap ke kapal pesiar. Ia mengatakan ini menjadi tren penyerapan tenaga kerja ke luar negeri yang belakangan meningkat. Ada juga di bidang peternakan,
I Nengah Tamba
18 - 24 September 2017
8
pertanian dan usaha Spa. Sementara untuk tahun 2017 serapannya nampak semakin meningkat. Data sampai bulan Juli tercatat sudah sebanyak 275 orang. Melihat serapan tenaga kerja di bidang pariwisata cukup besar, sejalan dengan program pemerintah pusat, Disnakertrans sudah memprogramkan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia dari angkatan kerja di Karangasem. Agar, bisa terserap di bidang pariwisata baik dalam maupun luar negeri. “Ini belum pernah dilakukan Disnakertrans, tahun ini kita baru mulai dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat,” tegasnya. Tak hanya Karangasem, Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng mencatat pertumbuhan angkatan kerja juga banyak diserap sektor pariwisata, khususnya kapal pesiar dan TKI. Dari jumlah angkatan kerja di 2016 yang lalu, Disnakertrans mencatat sebanyak 2.135 orang merupakan pencari kerja dilihat dari penerbitan kartu pencari kerja. Kepala Dinas Tenagakerjaan dan Trasmigrasi (Diankertrans) Buleleng Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan mengatakan, tingginya pertumbuhan angkatan kerja di daerahnya tidak berbanding dengan lowongan pekerjaan. Di tengah minimnya peluang kerja di daerah sendiri, belakangan mulai teratasi dengan tren calon naker yang tertarik menjadi TKI ke luar negeri. Bekerja di luar negeri ini mulai banyak diminati, terutama menjadi pekerja di kapal pesiar hingga pekerja di daratan. Tingginya minat menjadi TKI ini belakangan diimbangi dengan maraknya pihak yayasan atau lembaga tertentu untuk mencetak calon naker yang siap bersaing menjadi TKI ke luar negeri. “Belakangan situasi ini mulai teratasi dimana banyak lembaga atau yayasan untuk menyiapkan calon naker menjadi TKI. Kita juga sudah rutin melakukan pembinaan agar bagaimana calon naker ini menjadi TKI melalui lembaga resmi, sehingga menghindari munculnya kasus TKI di luar negeri,” imbuhnya. Pencari kerja di Kabupatten Bangli yang mencapai ratusan orang setiap tahunnya juga banyak yang memilih men-
gadu nasib ke luar negeri. Berdasarkan data Dinas Koperasi UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli selama beberapa tahun terakhir tercatat, warga Bangli yang bekerja ke luar negeri setiap tahunnya jumlahnya hampir setengah dari pencari kerja. Pada tahun 2015 misalnya, jumlah pencari kerja yang tercatat mencapai 967 orang. Sementara yang bekerja ke luar negeri sebagai 529 orang. Demikian juga pada tahun 2016, jumlah warga yang bekerja ke luar negeri sebanyak 258, sementara angka pencari kerja yang tercatat tahun itu sebanyak 377 orang. Pada tahun 2017, hingga bulan Agustus lalu jumlah pencari kerja di Bangli tercatat sebanyak 485 orang, sementara yang tercatat ke luar negeri mencapai 58 orang. Kepala Dinas Koperasi UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli Dewa Suparta mengakui bahwa masih terbatasnya peluang kerja di Bangli menjadi salah satu penyebab banyak warga Bangli memilih mengadu nasib ke luar negeri. Mereka yang selama ini berangkat ke luar negeri sebagian besar bekerja di kapal pesiar dan sebagian lainnya bekerja di darat sebagai spa therapis. “Data 58 orang yang bekerja ke luar negeri itu merupakan data yang mencari surat rekomendasi parpor dari dinas, sedangkan ada mereka yang berangkat tanpa rekomendasi dari dinas,” terang-
nya. Di Gianyar, majunya pariwisata tidak serta merta membuat masyarakat Gianyar betah di Gumi Seni ini. Terbukti minat untuk bekerja diluar negeri sebagai TKI masih tinggi. Bahkan berdasarkan rangkuman data laporan penempatan TKI di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar 2016, tarcatat 601 TKI. Dilihat dari jenis kelamin, TKI asal Gianyar laki-laki mencapai 353 orang dan perempuan 248 orang. Menurut asal Kecamatan di Kabupaten Gianyar sebagai TKI yakni paling banyak Kecamatan Ubud mencapai 220 orang, disusul Kecamatan Payangan mencapai 108 orang, Gianyar 91 orang, Blahbatuh 58 orang, Sukawati 56 orang, Tegallalang 36 orang dan Kecamatan Tampaksiring mencapai 32 orang. Kepala UPT Layanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerajaan Kabupaten Gianyar, A.A. Eka Dharma Kusumawati, S.H., mengakui tingginya peminat warga Gianyar untuk bekerja di luar negeri. “Jumlah TKI kita memang cukup tinggi,” ucapnya seizin Kadis Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar A.A. Dalem Jagatdhita. Sementara negara tujuan para TKI asal Gianyar itu mencapai 33 negara. Negara tujuan yang paling diminati para TKI yakni Negara Italia mencapai 265 orang, negara Turki mencapai 172 orang, Amerika Serikat 17 orang, Maldives mencapai 16 orang, India mencapai 12 orang , negara Denmark dan Dubai 11 orang, Rusia mencapai 10 orang, Cyprus sebanyak 9 orang dan Malaysia 7 orang dan sejumlah negara tujuan lainnya. l Tim MBP
Ni Made Dwi Priyanti 18 - 24 September 2017
9
9
LAPORAN UTAMA
Perdagangan dan Pariwisata Masih Mendominasi
P
erdagangan dan pariwisata, dua sektor ini masih mendominasi penyerapan tenaga kerja di Bali. Kedua sektor ini, terutama berkembang pesat di daerah perkotaan, yakni Denpasar dan Badung. Bahkan, penyerapan naker di dua sektor ini menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi dua wilayah itu. Di Denpasar, penyerapan tenaga kerja pada 2016 lalu menunjukkan lapangan usaha perdagangan mendominasi. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja mencapai 42,33 persen, jauh berada di atas sektor lainnya. Bahkan, sektor ini mampu menurunkan angka pengangguran dalam lima tahun terakhir. Sektor lain yang juga menyerap tenaga kerja cukup banyak, yakni jasa yang mencapai 22,75 persen dan industri 12,66 persen dan sektor lainnya 22,26 persen. Dalam sidang paripurna DPRD Denpasar, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara memaparkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) terjadi penurunan dibandingkan tahun 2010 lalu yang mencapai 6,57 persen dan 2015 mencapai 3,54 persen. Namun, ini masih berada di atas rata-rata provinsi yang hanya 1,99 persen. Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar memprediksi peluang kerja di 2017 ini akan dipegang sektor pariwisata. Sektor baru yang kini menjadi trend, seperti traner yoga juga cukup potensial menyerap tenaga kerja di tahun ini. Kepala Disnaker Denpasar, IGA Anom Suradi mengungkapkan, untuk program kerja yang akan digarap, fokus pada sertifikasi tenaga kerja yang ada di Denpasar. Bahkan, pihaknya berencana untuk membuat forum yang beranggotakan LPK di Denpasar. Selain itu, untuk kalangan para SMK, lulusannya wajib mengantongi sertifikat kompetensi sesuai keahlian yang didapatkan di bangku sekolah. Karena dengan cara ini, mereka akan siap terjun ke dunia kerja, sehingga akan mampu mengurangi angkatan kerja yang belum terserap di Denpasar. Tak hanya Denpasar yang mengandalkan perdagangan dan pariwisata untuk menyerap
10
MBP/wan
Wisatawan saat berjalan-jalan di Jl. Gajah Mada, Denpasar yang merupakan kawasan wisata kota. Perdagangan dan pariwisata, dua sektor ini masih mendominasi penyerapan tenaga kerja di Bali.
angkatan kerja. Di Tabanan pun, kedua sektor ini jadi andalan. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tabanan, jumlah angkatan kerja tahun 2016 adalah 268.754 jiwa. Dari jumlah tersebut yang bekerja 264.133 jiwa sementara pencari erja atau penganggur sebanyak 4.641 jiwa (1,73%). Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pencari kerja atau penganggur di Tabanan menurun dimana tahun lalu jumlahnya adalah 6.027 jiwa (2,35%). Kepala Disnakertrans Tabanan, Putu Santika, mengatakan untuk 2017, potensi kerja di Tabanan yang besar adalah bidang Pariwisata dan Perdagangan. Alasanya saat ini di Tabanan sedang didorong ekonomi kerakyatan melalui BUMDes maupun BUMD. Selain itu di Tabanan sudah mulai muncul pertokoan yang menunjukkan menggeliatnya potensi kerja di bidang perdagangan. Sementara untuk pariwisata selain memiliki daerah tarik wisata seperti Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan, perkembangan wisata Tabanan juga mulai merambah ke desa dengan dibentuknya desa wisata. “Bahkan untuk wisata kebutuhan tenaga kerjanya tidak hanya tenaga lokal tetapi juga luar negeri,� ujarnya.
Minimalkan Pengangguran Sementara itu, di Klungkung lain lagi strateginya dalam meminimalkan pengangguran dan membuka peluang kerja. Berdasarkan data angkatan kerja di Kabupaten Klungkung yang tercatat di BPS, terdapat 105 ribu orang pekerja. Angka tersebut berusia 15 sampai 59 tahun. Menurut Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung, I Wayan Darmanaba, dari jumlah itu, tak dipungkiri masih ada yang menyandang status sebagai pengangguran terbuka, dalam artian sama sekali tidak memiliki pekerjaan. Sesuai data BPS 2015, mencapai 1.998 orang. Hal tersebut menjadi sebuah persoalan. Sebab berdampak pada penurunan kesejahteraan, bahkan kemiskinan. Mengatasi itu, pemkab pun mencari langkah untuk pengentasan. Salah satunya dengan menggencarkan pemberdayaan melalui penciptaan wirausaha baru yang bergulir mulai tahun ini. “Ini salah satu cara pengentasan pengangguran,� jelasnya. Program tersebut, sambung dia juga menyasar lansia, penyandang disabilitas, wanita dan TKI bermasalah. Usaha yang diajarkan menyesuaikan dengan potensi yang ada di masing-masing desa. Langkah ini juga
18 - 24 September 2017
10
penting untuk mengurangi persaingan pencarian kerja pada satu sektor, disamping untuk memunculkan lapangan pekerjaan. “Program ini sudah berjalan. Kami ingin wirausaha baru ini bisa menjadi lapangan pekerjaan untuk pengangguran,” katanya. Soal tenaga kerja ini, Kepala Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Mudjiono mengatakan harus ada peningkatan kompetensi tenaga kerja. Mudjiono menegaskan, kompetensi tenaga kerja sangat diperlukan, agar tidak tersisih dengan kualitas SDM negara lain. Bali yang berkembang dengan sektor pariwisatanya, bisa fokus menggarap industri kreative, seperti teknologi informasi beserta bidang-bidang di dalammnya. “Apa yang ada di daerah itu, harus sesuai dengan keperluan dunia industrinya. Jangan sampai seperti di Karawang, Jawa Barat, yang di kawasan itu banyak berkembang industri otomotif, namun serapan tenaga kerja lokal, sangat rendah. Jumlah pengangguran di Karawang cukup tinggi. Jangan seperti itu,” katanya. Dikatakan Mudjiono, saat ini perkembangan industri telah memasuki generasi IV. Bila pada generasi I masih menggunakan alat manual, kemudian di generasi berikutnya sudah mulai masuk mesin-mesin, dan berlanjut dengan pengoperasian mesin otomatis pada generasi III. Generasi saat ini, sudah dilakukan secara online. Perkembangan ini harus diikuti, sehingga semua bisa berjalan dengan baik. Karena industri akan berkembang dengan baik, harus didukung tiga komponen, yakni investor, teknologi informasi, dan SDM yang berkompeten. Untuk mewujudkan SDM yang berkompeten, kata dia, banyak hal yang bisa dilakukan. Terutama Balai Diklat yang ada di masing-masing daerah. Langkah pertama, yakni memberikan pendidikan yang berbasis industri setempat. Ini dimaksudkan agar selesai belajar, bisa terserap dunia industri. Mewujudkan hal ini, pihaknya sudah mulai membangun sekolah di sejumlah daerah luar Jawa, yang kurikulumnya sesuai dengan industri yang ada di wilayah itu. Bila sekolah terkait belum ada, Balai Diklat bisa memberikan pelatihan kepada calon tenaga kerja yang ada. Namun, sebelum memberikan pelatihan, tutornya harus kompeten dulu. “Bila perlu sekolahkan mereka ke luar negeri dulu, untuk dapat menghasilkan kualitas lulusan yang baik nantinya,” katanya. l Tim BP
MBP/dok
Sejumlah pencari kerja sedang berada di sebuah acara Job Fair yang diselenggarakan pemerintah daerah.
“Job Fair” Atasi Pengangguran JOB Fair masih menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi angka pengangguran. Bahkan, kegiatan ini rutin dilakukan. Seperti di Denpasar. Bursa pameran kerja atau job fair rutin dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan penyedia kerja. Kegiatan rutin tahunan ini, juga diharapkan bisa membuka lapangan usaha bagi 10 ribu lebih pencari kerja di Denpasar. Kepala Disnaker Denpasar IGA Anom Suradi mengatakan, dari pengalaman selama ini, kegiatan job fair sangat efektif untuk mengurangi jumlah pengangguran di Denpasar. Karena setiap kali job fair, minimal 25 persen pencari kerja terserap. “Cukup efektif untuk mengurangi pengangguran di Denpasar,” katanya. Diakui Anom Suradi, dari 10 ribu angkatan kerja, belum sepenuhnya yang memiliki kartu kuning. “Baru 40% yang mencari kertu kuning. Padahal kartu ini amat penting ketika mau mencari kerja dan menjadi salah satu syarat melamar pekerjaan,” ujarnya. Di Buleleng juga sama. Kepala Dinas Tenagakerja dan Trasmigrasi (Diankertrans) Buleleng Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan mengatakan job fair menjadi alternatif dalam menyerap angkatan kerja. Hanya, tak seperti Denpasar, pelaksanaan job fair belum terlalu efektif. Ia mengutarakan minimnya calon naker yang terserap dalam bursa kerja di dalam daerah diprediksi karena kurangnya partisipasi pihak perusahaan dalam melaporkan calon naker yang telah diterima. Selain itu, calon naker sendiri belakangan ini juga terkesan kurang sadar melaporkan diri ke Disnakertrans setelah mendapatkan pekerjaan. Padahal, pelaporan ini sangat penting karena setelah calon naker diterima bekerja, maka Disnakertrans akan membersihkan data dari pencari kerja menjadi pekerja. Dengan demikian, data angkatan kerja den-
gan penyerapan calon naker menjadi valid. Terkait job fair, Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung, I Wayan Darmanaba, mengatakan penyelenggaraannya masih dijadikan senjata untuk mengurangi angka pengangguran. Program itu membuka lowongan pekerjaan hingga ribuan dengan berbagai jenis. Sesuai evaluasinya, ini masih diminati masyarakat. “Job fair juga masih jadi alternatif untuk mengurangi kemiskinan,” sebutnya. Terkait itu, Gianyar juga tak jauh beda. Kepala UPT Layanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerajaan Kabupaten Gianyar, A.A. Eka Dharma Kusumawati, S.H., mengatakan menambahkan untuk membantu masyarakat pencari kerja, Dinas Tenaga Kerja Gianyar membantu dengan berbagai terobosan diantaranya membantu dan bekerja sama dengan pengusaha atau penyedia lowongan pekerjaan. “Terhadap lowongan pekerjaan itu Disnaker Gianyar menyampaikan kepada pencari kerja melalui online dan media sosial yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar,” jelasnya. Disnaker Gianyar pun sudah menyediakan sejumlah tempat atau stand bagi perusahaan yang ingin menyediakan lowongan bagi pencari kerja. Dikatakan para pelamar bisa langsung datang ke UPT Layanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerjaan dan ketemu langsung para penyedia lowongan pekerjaan. Bahkan para penyedia lowongan langsung melakukan tes dan interviu kepada pelamar pekerjaan di UPT ini. “Kami di UPT Layanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerjaan menyediakan stand bagi penyedia lowongan pekerjaan. Bahkan kami menyediakan tempat bagi penyedia lowongan untuk melakukan tes langsung kepada pencari kerja,” jelas Agung Eka. l Tim MBP 18 - 24 September 2017
11
AKTIVITAS SEKDA DENPASAR - Untuk menjalin kerja sama yang lebih erat antara Pemerintah Kota Denpasar dan Universitas Tottori, Jepang, sudah direncanakan beberapa program yang diharapkan lebih menguntungkan kedua belah pihak. Demikian terangkum dalam pertemuan Pemkot Denpasar dengan empat mahasiswa Universitas Tottori di kediaman Sekda Kota Denpasar Drs. A.A. Ngurah Rai Iswara, Minggu (3/7). Keempat mahasiswa itu adalah Tsumogi Nishimura, Erika Yoneshiro dan Aoto Watanabe dari Fakultas Ilmu Sains serta Kazutaka Sato dari Fakultas Teknik.
AKBID - Sidang Senat Terbuka Akademi Kebidanan (Akbid) Bali Wisnu Dharma Denpasar dalam rangka Wisuda VIII Diploma III Kebidanan berlangsung di Inna The Grand Bali Beach, Sanur, Rabu (30/8). Sebanyak 21 orang lulusan bidan diwisuda. Direktur Akbid Bali Wisnu Dharma Denpasar Ida Ayu Putu Indra Suandewi, S.ST., M.Km. dalam sambutannya memaparkan bahwa dalam penyelenggaraan pendidikan ini didasarkan pada visi dan misi.
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Wantilan Pura Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung yang mengalami kerusakan mendapat perhatian dari pemkab Klungkung. Langkah perbaikan telah digulirkan dengan anggaran miliaran rupiah. Peletakan batu pertamanya dilakukan langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wabup I Made Kasta, Rabu (30/8). Di sela-sela acara tersebut, Bupati Suwirta mengungkapkan kondisi wantilan yang menjadi tempat pamedek ini sudah layak untuk mendapat perbaikan.
12
18 - 24 September 2017
MBP/ist
TELKOMSEL - Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia Telkomsel yang telah menggunakan Nada Sambung Pribadi (NSP) Telkomsel, khususnya yang mengaktifkan dengan cara meng-copy paste NSP rekannya, Rabu (6/9) kemarin, Telkomsel kembali menyerahkan apresiasi program Copy Paste NSP tersebut berupa satu unit sepeda motor Honda Beat kepada pelanggan setia Telkomsel di wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang memenangkan undian.
18 - 24 September 2017
13
A KT I V I TA S BUPATI BADUNG - Guna menyamakan persepsi antara pemerintah dengan para petani di Kabupaten Badung, para pakaseh se-Kabupaten Badung menggelar rapat pleno di Ruang Pertemuan Kertha Gosana Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Kamis (31/8). Kegiatan yang bertema “Melalui Rapat Pleno Pakaseh, Kita Ciptakan Energi Baru bagi Generasi Muda Berkiprah dalam Pembangunan Pertanian�, tersebut juga dihadiri oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta sekaligus membuka acara itu.
MBP/ist
MBP/ist
WABUP GIANYAR - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra memberikan apresiasi terhadap Belega Layanglayang Club (BALAC) yang menunjukkan konsistensinya menggelar festival layang-layang. Di tahun ke-5 penyelenggaraannya, ratusan peserta dari berbagai komunitas layangan di Bali memamerkan kebolehan nunjuk layang-layang di Pantai Masceti, Blahbatuh, Gianyar, Sabtu (2/9). Wabup Mahayastra mengaku salut atas semangat komunitas BALAC dalam menggelar festival layang-layang.
MBP/ist
MBP/ist
14
18 - 24 September 2017
STIKES BINA USADA - Ratusan siswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bina Usada Bali mengikuti acara penutupan Pengenalan Kehiduan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Banjar Tiyingan, Pelaga, Petang, Badung, Rabu (30/8) Penutupan ditandai penyerahan sejumlah bibit kelapa kepada masyarakat setempat. Kegiatan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri atas 141 orang mahasiswa reguler dan 158 nonreguler.
UT UPBJJ DENPASAR - Dies Natalis ke-33 Universitas Terbuka (UT) Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Denpasar Pokjar Jembrana dipusatkan di Lapangan Umum Negara, Minggu (3/9) kemarin. Kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti ribuan mahasiswa, alumni dan masyarakat dilepas langsung Kepala UPBJJ UT Denpasar, Dra. Hendrin Hariati Sawitri, M.Si. Peringatan Dies Natalies yang jatuh pada 4 September ini sengaja dipusatkan di Jembrana atas prakarsa mahasiswa, pengurus pokjar dan alumni.
BALIMED - Rumah Sakit BaliMed merupakan salah satu rumah sakit besar dan modern di Denpasar. Sesuai visi dan misinya, RS BaliMed senantiasa memberikan pelayanan yang bermutu. Untuk itu, RS BaliMed selalu meningkatkan pelayanan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Salah satu pelayanan yang cukup penting adalah konseling dan tes HIV untuk pasien dengan kondisi khusus yang kemungkinan terinfeksi HIV saat dirawat inap di rumah sakit atau bagi pasien yang datang dengan keinginan sendiri ke klinik VCT.
MBP/ist
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Bali adalah pulau yang umatnya sebagian besar penganut Hindu Siwaisme. Hal ini ditandai dengan betapa pentingnya ajaran–ajaran Siwa Mahadewa dalam keseharian umat Hindu di Bali. Cerita Lubdaka, penganut Siwa yang akhirnya menjadi cikal bakal hari Siwaratri di Bali. Begitu juga di sejumlah pura di Bali terdapat arca Nandini (Dewa Lebu/Sapi) yang menandai penghormatan terhadap hewan sapi. Teladan sebagai umat Hindu yang baik diberikan oleh pejabat publik Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna saat mapunia kepada masyarakat Bali dengan menghadirkan sembilan ekor lembu putih milik (duwe) Desa Adat Taro, Gianyar, dalam acara Kirab Lembu Nandini di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung (Puputan Badung), Denpasar, Jumat (1/9).
RSUD MANGUSABA – RSUD Mangusada menggelar bakti sosial (baksos) pelayanan kesehatan di Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung, Kamis (31/8). Baksos ini bertemakan ‘’Melalui HUT ke-15 RSUD Badung Mangusada, Kita Tingkatkan Kualitas Pelayanan Para Lansia’’. Baksos pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi adanya penyakit sehingga bisa menentukan tindak lanjutnya. Selain itu, ada pemeriksaan penyakit dalam seperti gula darah, tulang, mata dan THT serta senam lansia dan penyuluhan tentang narkoba ke SMKN 1 Petang.
MBP/ist
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Indikator pembangunan sebuah kota tidak terlepas dari indeks kebahagiaan masyarakatnya yang berpengaruh pada langkah mengambil kebijakan oleh pemerintah daerah. Kota Denpasar yang saat ini telah masuk dalam satu kawasan kota besar di Indonesia dengan indeks kebahagian masyarakat Denpasar mencapai 74,63. Angka ini menjadi angka kebahagiaan tertinggi untuk kabupaten/kota di Indonesia yang di-release Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Tahun 2017. Keberhasilan ini tidak terlepas dari program-program inovatif dan kreatif yang diluncurkan Wali Kota Rai Mantra bersama Wakil Wali Kota Jaya Negara dalam memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. 18 - 24 September 2017
15
POLITIK
Stop Gusur Bendega
I
nvestor ke depan tidak boleh lagi melarang bendega untuk menambatkan jukung (perahu) dan alat-alat menangkap ikan di wilayah pesisir. Utamanya di sempadan pantai dengan jarak hingga 100 meter lantaran termasuk sebagai ruang publik. Hal ini bahkan sudah tertuang dalam rancangan perda tentang bendega yang sebentar lagi diketok palu oleh DPRD Bali. “Sesuai dengan Perda RTRWP, wilayah sempadan pantai sampai jarak 100 meter itu adalah ruang umum, ruang milik publik, milik masyarakat. Jadi kan tidak boleh investor melarang bendega untuk menempatkan sarana prasarana penangkapan ikan seperti jukung, dan
alat-alat lain,” ujar Ketua Pansus Ranperda Bendega DPRD Bali, I Gusti Putu Budiartha usai mengikuti Rapat Paripurna Internal kepada Majalah Bali Post. Menurut Budiartha, nelayan di pesisir Jembrana khususnya Pengambengan selama ini banyak yang digusur oleh investor. Baik itu investor di bidang pariwisata maupun di bidang industri lainnya. Sementara bendega di pesisir Bali Selatan relatif lebih aman dari penggusuran karena sudah menata jukungnya dengan baik. Keberadaan ranperda bendega nantinya diharapkan bisa memberi perlindungan bagi bendega. Kendati sanksi bagi investor yang melanggar baru akan diatur secara lebih detail dalam Perda kabupaten/kota. “Cuma harapan kita para bendega supaya betul-betul memperhatikan estetika sempadan pantai biar kelihatan bahwa pantai itu asri. Tetap tidak boleh sembarangan juga dalam menempatkan alat-alat penangkapan ikan seperti jukung,” jelas Politisi PDIP ini. Budiartha menambahkan, bendega
nantinya juga diberi kebebasan untuk mengatur dirinya sendiri lewat aturan khusus berupa awig-awig. Pengaturan menyangkut struktur kepengurusan hingga tugas dan kewajiban bendega. Pada intinya, awig-awig bendega dibuat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memuat nilai-nilai kearifan lokal dan menyesuaikan dengan awig-awig desa pakraman. Budiartha melanjutkan, peraturan ini memang mengatur kedudukan kelembagaan bendega secara umum. Sebab, pihaknya ingin memposisikan bendega agar bisa selevel dengan subak. Mengingat bendega juga memiliki sistem atau menganut falsafah berdasarkan Tri Hita Karana. Setelah disahkan, pemerintah diminta melakukan pendataan terhadap bendega dan memberikan bantuan. Misalnya, dalam bentuk hibah. “Paling tidak tahapan dari pemberian bantuan harus sesuai kebutuhan bendega. Kita harapkan (bantuan) ada nanti karena menyangkut Krama Bali,” jelasnya. l Rindra
Sesuai dengan Perda RTRWP, wilayah sempadan pantai sampai jarak 100 meter itu adalah ruang umum, ruang milik publik, milik masyarakat. Jadi kan tidak boleh investor melarang bendega untuk menempatkan sarana prasarana penangkapan ikan seperti jukung, dan alat-alat lain.
16
18 - 24 September 2017
16
Mengoptimalkan Dana Desa KEMISKINAN di Bali kini berada di angka 4,25 persen atau meningkat dari sebelumnya 4,15 persen. Kendati upaya pengentasan kemiskinan terus dilakukan, namun angka kemiskinan dipastikan tetap selalu ada. “Tidak mungkin kemiskinan itu dihilangkan karena standarnya dinaikkan terus. Kalau umpama sekolah, dulu NEM 5 bisa dapat sekolah, sekarang dinaikkan 7 baru dapat. Itu model penanggulangan kemiskinan. Jadi, kemiskinan terus ada tapi kesejahteraannya terus dinaikkan,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana kepada Majalah Bali Post. Lihadnyana memastikan, tidak ada kabupaten ataupun desa di Bali yang termasuk dalam katagori tertinggal. Kendati angka kemiskinan meningkat menjadi 4,25 persen pada bulan Maret 2017 sesuai data Badan Pusat Statistik. Menurutnya, angka itu merupakan tingkat kemiskinan makro lantaran didapat dari survei lewat 1.441 sampel yang dianggap mewakili seluruh Bali. Sementara angka kemiskinan yang riil atau mikro mesti didasarkan pada sensus by name by address. “Data kemiskinan yang dirilis setiap 6 bulan oleh BPS kegunaannya adalah untuk mengukur apakah kebijakan pemerintah itu sudah tepat. Kalau data makro lebih didorong untuk kemampuan daya beli, kemampuan pengeluaran masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan, tingkat kemiskinan makro salah satunya ditekan dengan cara mengendalikan harga. Dalam hal ini menjadi jugas TPID untuk menjaga angka inflasi agar tidak meningkat. Kalau inflasi meningkat, maka harga-harga pun meningkat yang menyebabkan daya beli masyarakat turun. Selain itu, program Pemprov dan pemerintah pusat juga harus disinergikan. Khususnya terkait bantuan dana desa. “Sedapat mungkin dana desa itu tidak lari ke kota agar berputar di desa itu sehingga pemanfaatannya lebih banyak untuk padat karya. Kalau padat karya berarti yang bekerja kan masyarakat desa,” terangnya. Menurut Lihadnyana, keberadaan dana desa cukup efektif untuk mempersempit kesenjangan antar penduduk di
desa. Di sisi lain, sarana prasarana yang ada di desa lama kelamaan juga akan menyamai daerah kota. Imbasnya, lapangan pekerjaan akan lebih banyak tercipta di desa sehingga dapat mengurangi laju urbanisasi. Namun, dana desa juga harus dikelola untuk menghasilkan pendapatan asli desa. “Artinya, jangan nanti dana desa hanya dipakai membangun infrastruktur. Tapi gunakan untuk pemberdayaan ekonomi, UMKM, Bumdes, setelah itu berikan untuk bantuan modal. Misalnya kepada pedagang canang atau pedagang kue di desa,” tandasnya. Anggota Fraksi Golkar DPRD Bali, Ida Gd. Km. Kresna Budi mengatakan kemajuan pembangunan tidak ada artinya tanpa disertai dengan kemakmuran masyarakat. Kalaupun pemerintah berhasil melaksanakan banyak pembangunan tapi kemiskinan justru tidak berkurang, sama artinya dengan kegagalan. “Apapun alasannya, tujuan akhir dari pembangunan adalah untuk kemakmuran rakyat. Bukan kemajuan pembangunan sebagai tolok ukur. Tapi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Ang-
gota Komisi I ini. Kresna Budi melihat, angka kemiskinan di Bali utamanya didominasi oleh Kabupaten Buleleng. Disamping memiliki penduduk terbanyak, kondisi topografinya juga turut menjadi penyebab. Oleh karena itu, arah pembangunan Buleleng harus jelas. Lantaran tergolong daerah kering, maka pemerintah harus bisa menyediakan air sebagai skala prioritas program pembangunannya. l Rindra
Sedapat mungkin dana desa itu tidak lari ke kota agar berputar di desa itu sehingga pemanfaatannya lebih banyak untuk padat karya. Kalau padat karya berarti yang bekerja kan masyarakat desa.
18 - 24 September 2017
17
17
KIPRAH
Mirah Prayoga
“
Tertarik Lagu Kritik Sosial
Bali Tiang Mepamit”. Lagu itulah yang akan dinyanyikan Mirah Prayoga pada pergelaran kolosal bertajuk “Pelangi di Negeri Bhinneka Kertharaharja’’ serangkaian peringatan HUT ke-69 Bali Post di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Sabtu (9/9) mendatang. Lagu ciptaan I Komang Dharmayuda, S.Sn., M.Si. ini mengungkap kisah pilu kehidupan orang Bali yang makin banyak tergusur dari tanah kelahirannya. Bahkan, tidak sedikit yang memutuskan bertransmigrasi dengan harapan bisa mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Pemilik nama panjang Agung Mirah Prayoga ini mengaku sangat berkesan dengan lagu tersebut. Lagu ini sarat kritik sosial, mengajak orang Bali untuk selalu ngeh dengan tetap menjaga Bali. Tanah leluhur dengan adat, budaya dan tradisinya yang harus tetap dijaga. Jangan sampai orang Bali tergusur dan orang luar Bali yang justru menguasai Bali. “Jika keadaannya seperti itu, adat, seni dan budaya Bali yang akan jadi taruhan. Sebab, jika bukan orang Bali, siapa lagi yang akan menjaganya. Saya memang senang lagu-lagu bertema kritik sosial,” katanya saat ditemui di sela-sela latihan, Rabu (6/9) kemarin. “Walaupun tidak populer, saya senang lagu bertema kritik sosial,” imbuh kakak kesayangan I Kadek Bayu Satya Wiguna P, yang belum lama ini meraih juara dua lomba menyanyi Pekan Seni Remaja (PSR) Kota Denpasar. Pelajar kelas IX C SMPN 3 Denpasar ini tidak pernah menyangka jika akan berkiprah di seni vokal, termasuk punya lagu sendiri. Sebelumnya, Gek Mirah - begitu dia sering disapa - mengaku hanya sebagai penonton yang rajin menyaksikan lomba nyanyi. Ia sering ikut bapaknya yang sering jadi juri lomba nyanyi. Walaupun sering diajak ikut, Gek Mirah sama sekali tak pernah dipaksa jadi penyanyi. Sesekali disarankan, jika memang suka dan ada minat, tidak ada salahnya mencoba. Selalu terngiang pesan bapaknya yang selalu menasihati tidak ada ruginya memiliki keterampilan lebih dalam menjalani hidup ini. Termasuk punya kemampuan bernyanyi. Banyak orang yang suka menyanyi, namun tak banyak yang serius mempelajarinya. Bagi orang dewasa kebanyakan cukup
18
18 - 24 September 2017
menyanyi di kamar mandi. Bagi anak-anak, sangatlah beruntung jika menyanyi itu dilatih sejak dini. Mulai dari latihan vokal, pernapasan maupun musikalitas. Gek Mirah pun diingatkan jika modal utama orang sukses itu berawal dari senang melakukannya. Jika sudah senang, rajin berlatih, hasilnya tentu tidak akan mengecewakan. “Banyak orang sukses di berbagai profesi, justru semakin sukses setelah memiliki kelebihan menyanyi. Contohnya profesi dokter, pengusaha, guru, dosen, PNS dan sebagainya. Apalagi juga memiliki kemampuan sebagai MC,” ujar Gek Mirah yang belum lama ini meraih juara dua lomba menyanyi Pekan Seni Remaja (PSR) Kota Denpasar. Berawal dari ikut teman ke Sanggar Cressendo milik Komang Darmayuda di Sukawati, alumni SD Cipta Dharma Denpasar ini lamalama menjadi tertarik dan ikut bergabung. Ia pun rajin latihan setiap Minggu. Ketekunan dan keseriusannya berlatih membuahkan hasil yang menggembirakan. Gek Mirah sempat dinobatkan menjadi penyanyi anak-anak putri terbaik pada Lomba Lagu “Bungan Jepun” yang digelar Dinas Kebudayaan Badung. Prestasi ini pula yang mengantarkan sulung dua bersaudara ini tampil sebagai duta seni Badung pada Parade Lagu Pop Bali Pesta Kesenian Bali (PKB) selama dua tahun berturut-turut. Bahkan pada PKB 2016 lalu, Mirah Prayoga tampil menjadi penyanyi anak-anak putri lewat lagu “Yening Tiang Kelih”. Remaja kelahiran Denpasar 13 Juli 2003 ini juga pernah bergabung dengan duta seni Badung yang mewakili Provinsi Bali tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Meskipun sudah beberapa kali tampil, buah hati pasangan I Made Astra Prayoga-I.A.A. Ekasriadi ini mengaku bangga mendapat kesempatan tampil di ajang Pesta Rakyat HUT ke-69 Bali Post. Apalagi, ia bisa tampil sepanggung dengan penyanyi, grup band dan seniman terkenal lainnya. “Tentunya ini akan menjadi pengalaman baru yang sangat berharga. Apalagi, konsep pergelaran ini adalah kolaborasi antara dramatari, musik, komedi lawak dan juga kostum karnaval,” katanya dengan wajah sumringah. l Astra Prayoga
AKTIVITAS
MBP/ist MBP/ist
KEJARI BADUNG - Jaksa Agung Republik Indonesia H.M. Prasetyo meninjau pembangunan gedung Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung yang berlokasi di Mengwitani, Rabu (30/8). Hadir Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali Dr. Jaya Kesuma, S.H., M.H., Asdatun Kejati Bali Gembong Priyanto, S.H., M.H. dan Asbin Kejati Bali Anang Supriatna. Acara peninjauan didampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., Asisten II Setda Badung Dewa Apramana, Kepala Bappeda Made Wira Dharmaja, dan sejumlah perangkat daerah lainnya beserta staf.
WALI KOTA DENPASAR - Penghargaan pengelolaan keuangan daerah kembali diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, setelah sebelumnya berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan. Pada September 2017 ini, Pemkot Denpasar berhasil meraih penghargaan Indeks Keuangan Daerah Terbaik Pertama regional Bali, NTB dan NTT. Penghargaan ini juga diraih bersama dengan regional kota lainnya, seperti Kotamobagu, Sulawesi Utara dan Kota Makassar. Penghargaan ini diserahkan Prof. Abdul Halim yang diterima Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta, Kamis (7/9).
MBP/ist
MBP/ist
CHIBAGU CUP - Sang Nyoman Sedana Arta menutup Kejuaraan Bola Volly Chibagu Cup I di Banjar/Desa Belantih Kecamatan Kintamani, Rabu (6/9). Di acara tersebut, tokoh masyarakat yang juga Ketua DPC PDI-P Bangli itu mengapresisasi kejuaraan bola voli yang terselenggara dengan baik atas semangat pemuda desa setempat. Dalam menyongsong perhelatan pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 mendatang, Sedana Arta memohon warga Desa Belantih untuk sepenuhnya mendukung Koster Bali Satu (KBS).
BUPATI BANGLI – Bupati Bangli I Made Gianyar menghadiri perayaan Idul Adha di Masjid Al Muhajirin Kintamani, Jumat (1/9). Didampingi Kabag Protokol Setda Bangli Cok Gede Bagus Gaya Dirga, Bupati Made Gianyar menyerahkan hewan kurban berupa dua ekor sapi kepada warga Muslim yang diterima secara simbolis oleh Takmir Masjid H. Hasbulah. Di waktu yang sama, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan hewan kurban seekor sapi di Masjid Agung Bangli. 18 - 24 September 2017 19
MANCANEGARA
B
eberapa hari belakangan, berita tentang krisis di Myanmar mencuat. Ratusan ribu suku Rohingya mengungsi dan lainya dinyatakan tewas akibat kekerasan. Namun apakah Anda mengetahui bagaimana awal mula permasalahan etnis Rohingya dan latar belakang terjadinya konflik? Sejak lebih dari sepekan lalu, kekerasan terbaru meletus di negara bagian Rakhine, Myanmar, yang banyak dihuni Muslim Rohingya. Gelombang kekerasan baru ini menandai eskalasi dramatis sejak Oktober 2016 lalu ketika milisi Rohingya melakukan serangan dengan skala yang lebih kecil. Para pengungsi menuduh aparat keamanan Myanmar dan kelompok militan radikal Buddha membakar desa-desa mereka. Pemerintah Myanmar menyatakan pasukan keamanan mereka sekadar mengambil langkah balasan terhadap serangan bulan lalu terhadap lebih dari 20 pos polisi oleh milisi Rohingya. Bentrokan susulan sesudah itu membuat banyak warga sipil baik Islam maupun
20
18 - 24 September 2017
Buddha, lari menyelamatkan diri dari desadesa mereka. Setelah serangan milisi pada bulan Oktober 2016, militer melakukan operasi pembalasan yang keras dan banyak warga Rohingya menuduh bahwa dalam operasi itu pasukan keamanan melakukan pemerkosaan, pembunuhan, pembakaran desa dan penyiksaan. PBB sudah menyebut serangan balasan dari militer terhadap etnis Rohingya pada Oktober lalu sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Militer Myanmar mengatakan mereka sebisa mungkin akan menahan diri tapi juga menegaskan ‘punya hak untuk membela diri dari serangan-serangan teroris’. PBB mendefinisikan Rohingya sebagai minoritas agama dan bahasa dari Myanmar barat dan bahwa Rohingya adalah salah satu dari minoritas yang paling dipersekusi atau paling mendapat perlakuan buruk di dunia. Namun asal kata Rohingya dan bagaimana mereka muncul di Myanmar, menjadi isu kontroversial. Sebagian sejarawan mengatakan kelompok ini sudah berasal dari ratusan tahun lalu dan lainnya
mengatakan mereka baru muncul sebagai kekuatan identitas dalam seabad terakhir. Pemerintah Myanmar berkeras bahwa mereka adalah pendatang baru dari subkontinen India, sehingga konstitusi negara itu tidak memasukkan mereka dalam kelompok masyarakat adat yang berhak mendapat kewarganegaraan. Mereka tinggal di salah satu negara bagian termiskin di Myanmar. Gerakan dan akses mereka terhadap pekerjaan sangat dibatasi. Secara historis, mayoritas penduduk Rakhine membenci kehadiran Rohingya yang mereka pandang sebagai pemeluk Islam dari negara lain dan ada kebencian meluas terhadap Rohingya di Myanmar. Di sisi lain, penduduk Rohingya merasa bahwa mereka adalah bagian dari Myanmar dan mengklaim mengalami persekusi oleh negara. Negara tetangga Bangladesh sudah menerima ratusan ribu pengungsi dari Myanmar dan tak mampu lagi menampung mereka. Banyak warga Rohingya yang tinggal di kamp penampungan sementara setelah dipaksa keluar dari desa mereka oleh gelombang kekerasan komunal yang
menyapu Rakhine pada tahun 2012. TPF kasus Rohingya, yang dibentuk Dewan HAM PBB pada Maret 2017, sejauh ini belum mendapatkan izin melakukan tugasnya ke Myanmar, karena otoritas negara itu menolak keberadaan tim tersebut. Aung San Suu Kyi, sebagai pemimpin de facto Myanmar, telah banyak dikecam karena tidak mengeluarkan pernyataan atau mengakui krisis yang terjadi di Rakhine terhadap etnis minoritas Rohingya. Pelapor khusus PBB soal hak asasi manusia untuk Myanmar Yanghee Lee mengatakan bahwa Suu Kyi berada dalam posisi yang sulit namun tetap mengkritiknya karena tidak mengecam kekerasan. “Dia terperangkap antara batu dan tempat yang keras, namun saya kira saatnya baginya untuk ke luar dari sana sekarang,” kata Yanghee Lee. Tokoh lain yang mengecam Suu Kyi adalah peraih Nobel Perdamaian lain, Malala Yousafzai, yang mengatakan bahwa dia dan dunia menunggu pernyataan dari Suu Kyi. Suu Kyi mengatakan, pemerintanya telah melakukan yang terbaik untuk melindungi semua orang di negara bagian Rakhine yang dilanda bentrokan. Diperkirakan jumlah Muslim Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh melonjak 18 ribu dalam satu hari, menjadi 164 ribu. Suu Kyi tidak merujuk secara khusus kepada eksodus minoritas Rohingya, yang dipicu oleh serangan gerilyawan pada 25 Agustus dan serangan balik militer, namun mengatakan bahwa pemerintahannya berusaha semaksimal mungkin untuk mengurus semua warga negara.
Kritikus Barat telah menuduh Suu Kyi tidak berbicara untuk orang Rohingya. Sekitar 1,1 juta orang yang telah lama mengeluhkan penganiayaan dan dipandang oleh banyak orang di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha sebagai orang Bangladesh. Beberapa orang telah meminta Hadiah Nobel Perdamaian yang dimenangkannya pada tahun 1991 sebagai juara demokrasi untuk dicabut. “Kami harus mengurus warga kami, kami harus mengurus semua orang yang berada di negara kami, apakah mereka warga negara kami atau tidak,” kata Suu Kyi. “Tentu saja, sumber daya kami tidak sempurna dan memadai seperti yang kami inginkan, tapi kami tetap berusaha sebaik mungkin dan kami ingin memastikan bahwa setiap orang berhak mendapatkan perlindungan hukum,” katanya saat menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi di Yangon. Suu Kyi pada hari Selasa menyalahkan teroris karena “gunung es” kesalahan informasi yang sala” atas perselisihan di negara bagian Rakhine di barat laut. Namun ia tidak menyebutkan tentang etnis Rohingya yang telah melarikan diri. Dia mendapat tekanan dari negara-negara dengan populasi Muslim. Minggu ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Antonio Guterres memperingatkan bahwa ada risiko pembersihan etnis di Myanmar yang dapat mengganggu kestabilan kawasan ini. Myanmar telah mengatakan bahwa pihaknya sedang bernegosiasi dengan China dan Rusia untuk memastikan bahwa mereka memblokir setiap kecaman
Dewan Keamanan atas krisis tersebut. Suu Kyi mengatakan situasi di Rakhine telah sulit selama beberapa dekade dan oleh karena itu sedikit tidak beralasan untuk mengharapkan pemerintahannya, yang telah berkuasa hanya dalam waktu 18 bulan, untuk menyelesaikannya. Konflik antara pemerintah Myanmar dengan Rohingnya, apakah benar benar karena murni faktor agama atau karena faktor lainnya? Ada sisi agama dalam konflik ini, namun juga ada ketegangan antaretnis dan ekonomi. Komunitas Rakhine merasa terdiskriminasi secara budaya, dieksploitasi secara ekonomi dan terpinggirkan oleh pemerintah pusat yang didominasi oleh etnis Burma. Dalam situasi ini, etnis Rohingya, oleh orang Rakhine dianggap sebagai pesaing dalam perebutan sumber daya, sehingga menimbulkan ketegangan di negara bagian itu yang kemudian memicu konflik dari dua kelompok etnis tersebut. Myanmar juga memiliki sejarah panjang ketidakpercayaan antaretnis yang dibiarkan ada dan kadang dieksploitasi oleh militer. Meski sering disebut tidak ada hubungan langsung antara berbagai ketegangan kelompok masyarakat, namun rasa tidak percaya antar-etnis tersebut kini terbuka setelah ada kebebasan. Pengamat mengatakan bahwa pemerintah tidak cukup melakukan upaya mengatasi kekerasan dan karenanya memunculkan risiko konflik lanjutan. l Gugiek Savindra
18 - 24 September 2017
21
DAERAH
Pencari Batu Pilah Tertimbun Satu Tewas, Satu Luka Serius
S
uasana di lokasi penggalian batu pilah di Banjar Dinas Alas Sari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Minggu (3/9) mendadak heboh. Ini dipicu karena bongkahan batu pilah yang bisa diambil oleh warga tiba-tiba ambruk. Peristiwa ini
melarikan korban ke rumah sakit. Kapolsek Tejakula AKP Wayan Sartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya kemarin menyebutkan, dari laporan masyarakat menyebut ada tiga orang warga Banjar Dinas Alas Sari sedang mencari batu pilah. Ketiganya
MBP/ist
Satu dari tiga korban pencari batu pilah di Desa Pacung Kecamatan Tejakula meninggal dunia setelah terkena bongkahan batu pilah yang ambruk, Minggu (3/9) lalu.
terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Ketika itu ada tiga warga yang mengambil batu pilah. Namun satu orang langsung meninggal dunia karena tubuhnya terkena benturan batu pilah yang ambruk dari ketinggian sekitar dua meter. Seorang lagi mengalami luka serius hingga dirawat di IGD RSUD Buleleng. Korban selamat ini sebelumnya sempat terjebak di antara himpitan batu pilah yang ambruk. Beruntung, warga bersama polisi dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, korban berhasil dievakuasi dan langsung
22
18 - 24 September 2017
masing-masing Ketut Sutarsana, Komang Kardiasa, dan Nengah Bangkit. Satu dari ketiganya, yakni Ketut Sutarsana dilaporkan meninggal dunia setelah tubuhnya terkena benturan bongkahan batu pilah yang ambruk dari ketinggian sekitar dua meter. Sedangkan Komang Kardiasa terjebak di lokasi pengambilan batu pilah. Tubuhnya terjepit bongkahan batu pilah. Beruntung, dia masih bisa berkomunikasi dengan warga dan tetangga yang terus berusaha menolong. Sementara satu korban lagi Nengah Bangkit selamat dari maut. Saat kejadian
dia sedang memikul bongkahan batu pilah yang telah berhasil digali dari lokasi kejadian. Korban Komang Kardiasa akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi lukaluka, namun masih sadarkan diri. Dia berhasil dievakuasi oleh polisi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Karena luka yang dialami, korban Kardiasa dilarikan ke IGD RSUD Buleleng untuk mendapatkan perawatan medis. Saksi Nengah Bangkit menuturkan, dia bersama dua rekannya bekerja mengambil batu pilah di tanah milik Ketut Mandra yang sudah dikontrak oleh Komang Supariasa. Saksi dan dua korban bekerja mengambil batu pilah atas suruhan Supariasa. Sekitar pukul 12.00 Wita dia dan dua rekannya mulai bekerja mengambil patu pilah dengan kedalaman galian sekitar dua meter. Sudarsana dan Kardiasa menggali bongkahan patu pilah. Sementara saksi sendiri mengangkut bongkahan batu pilah dari lokasi galian. Sekitar pukul 15.00 Wita, tiba-tiba saksi melihat bongkahan batu tepat di atas lokasi rekannya menggali batu pilah ambruk. Belum sempat memberi tahu, bongkahan batu itu menimbun kedua rekannya. Karena benturan bongkahan batu di atasnya itu, korban Sutarsana meninggal dunia. Sementara Kardiasa saat kejadian tubuhnya terjepit bongkahan patu pilah. Saksi dan warga bersama aparat polisi kemudian berusaha menolong hingga sekitar pukul 18.30 Wita korban berhasil dievakuasi. ‘’Waktu itu korban di bawah memahat batu pilah. Saat itu tiba-tiba batu di atasnya itu ambruk dan mengenai teman kami dan langsung kami minta pertolongan,’’ katanya. Sebagian besar warga di Desa Pacung berprofesi sebagai pencari batu pilah. Lokasi pengambilan batu pilah ini dilakukan sejak bertahun-tahun silam. Sejak itu, warga mengambil batu pilah untuk penghasilan sehari-hari. Meski berisiko dan lokasinya jauh dari pusat desa, warga melakoni profesi ini karena tidak ada pekerjaan lain. l Mudiarta
Kawasan Hutan Kintamani Rawan Terbakar MASYARAKAT yang tinggal di dekat kawasan hutan di Kintamani diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran apapun terutama pembakaran lahan di dekat atau dalam hutan. Aktivitas tersebut sangat rentan memicu kebakaran hutan terlebih saat musim kemarau seperti sekarang. Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli Ketut Agus Sutapa, Minggu (3/9), mengatakan kawasan hutan di Kintamani selama ini rawan kebakaran. Hampir setiap musim kemarau, hutan di Kintamani dilanda kebakaran. Wilayah yang masuk kategori rawan kebakaran yakni di hutan yang ada di wilayah Suter, Buahan, Terunyan dan Pinggan. Sebagaimana pengalaman sebelumnya, kebakaran hutan yang melanda kawasan hutan di Kintamani dipicu akibat human error. Dari informasi yang diperoleh BPBD Bangli, selama ini kebakaran hutan diduga
banyak disebabkan aktivitas pembakaran lahan di dalam hutan oleh warga. Pembakaran lahan biasanya sengaja dilakukan saat musim kemarau agar saat musim hujan rumput dapat kembali tumbuh dengan baik. Selain itu, faktor lainnya karena adanya warga yang membuang puntung rokok di dekat kawasan hutan. ‘’Sangat kecil kemungkinan dipicu oleh gesekan-gesekan pohon. Karena pohon-pohon di Kintamani kan tidak terlalu besar dan tidak berhimpitan,’’ ujarnya. Agar peristiwa kebakaran hutan tidak lagi terulang saat musim kemarau tahun ini, pihaknya pun kembali mengimbau masyarakat untuk waspada dan ikut menjaga hutan dengan baik. Salah satu caranya, yakni dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan di dekat kawasan hutan. Terkait masyarakat yang tinggal di dekat
kawasan hutan terutama yang selama ini sering memanfaatkan lahan hutan untuk mencari pakan ternak, diharapkan tidak melakukan aktivitas pembakaran. ‘’Kami mohon untuk tidak melakukan aktivitas bakar-bakaran di hutan. Karena pola seperti ini sering ditengarai menyebabkan pohonpohon yang sudah kering jadi terpancing kebakaran,’’ katanya. Agus menambahkan, upaya lain terkait pencegahan kebakaran hutan yakni Kalak BPBD Bangli dalam waktu dekat ini akan melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi kehutanan terkait seperti KPH dan BKSDA selaku pengelola hutan di Kintamani. l Swasrina Kebakaran hutan di Kintamani yang terjadi tahun lalu.
18 - 24 September 2017
23
K E S E H ATA N
Air Susu Ibu
Nutrisi Murah, tapi Tak Murahan
P
ernahkah Anda mendengar bahwa air susu ibu (ASI) adalah makanan terbaik di dunia? ASI, air susu ibu, cairan putih yang keluar dari payudara ibu saat hamil atau setelah melahirkan. ASI diproduksi oleh kelenjar susu (mammae) pada payudara dengan bantuan hormone prolaktin dan oksitosin. Produksi ASI biasanya mulai sejak beberapa hari sebelum melahirkan serta diproduksi makin melimpah bila terdapat rangsangan isapan dari bayi. Bayi yang baru dilahirkan mempunyai ukuran lambung sangat kecil, hanya sebesar kelereng. Dia cukup diberikan beberapa tetes ASI saja. Jadi, Bunda jangan terlalu khawatir apabila produksi ASI Ibu masih sedikit saat melahirkan. Dengan isapan si kecil, akan menambah produksi ASI. Hal ini terjadi karena adanya Let-down Reflex, yang terjadi karena isapan si buah hati pada payudara bunda. Isapan ini merangsang saraf pada puting payudara yang akhirnya merangsang keluarnya hormon prolaktin dan oksitosin dilepaskan ke aliran darah bunda. Hormon prolaktin bereaksi pada jaringan penghasil ASI pada payudara, sedangkan hormon oksitosin mendorong otot kecil di sekitar penghasil ASI untuk berkontraksi. Kontraksi inilah yang menyebabkan payudara mendorong ASI keluar (let-down) Mengapa bunda harus memberikan ASI pada bayinya? Apakah kandungan ASI sebenarnya? Komponen ASI sangat kompleks. Berbagai nutrient/zat gizi terkandung di dalamnya, yang sampai saat ini tidak ada satupun yang dapat meniru kelengkapan dari zat gizi dalam ASI. Zat gizi utama dalam ASI, terutama yang keluar1-5 hari pertama setelah melahirkan, berwarna kekuningan, agak kental disebut Kolostrum. Kolostrum mengandung protein yang tinggi yang mampu melindungi si kecil dari serangan berbagai macam penyakit baik yang disebabkan oleh virus ataupun bakteri.
24
18 - 24 September 2017
Komponen selanjutnya adalah berbagai vitamin dan mineral. ASI eksklusif adalah bayi hanya diberikan ASI saja selama 6 bulan tanpa diberikan makanan ataupun minuman lainnya. Manfaat ASI eksklusif ini sudah terbukti luar biasa untuk kesehatan bayi dan ibu. Bagi bayi, mereka akan tumbuh sehat, kuat dan tahan terhadap penyakit dari luar. Mereka juga akan tumbuh cerdas karena kandungan omega 3 ASI. Bagi ibu, membantu ibu dalam mengembalikan bentuk fisik dan fungsi organ reproduksi dan tubuhnya. Menstabilkan hormon serta dapat sebagai alat kontrasepsi. ASI juga meningkatkan kedekatan dan kasih sayang antara bunda dan si kecil. Bagaimana bila bunda bekerja? Pekerjaan bukan halangan dalam memberikan ASI eksklusif. Sekarang telah banyak tersedia alat yang dapat membantu Bunda dalam memerah/ memompa ASI serta alat penyimpanan ASI yang dapat bertahansampai 3 bulan. Disamping itu, sembari bekerja Bunda juga tetap dapat memerah ASI karena imbauan pemerintah bahwa setiap kantor harus mempunyai ruang laktasi atau pojok ASI, dimana Bunda dapat memerah ASI dengan nyaman serta dapat menyimpannya sampai jam kerja berakhir. Apakah manfaat ASI hanya bertahan sampai 2 tahun? Jawabannya tentu tidak. Anjuran agar ASI diberikan pada buah
hati sampai berumur 2 tahun telah melalui proses penelitian yang panjang. Manfaat yang diperoleh dengan pemberian ASI tidak selesai dengan selesainya bayi diberikan ASI, namun akan berdampak pada kehidupan mereka selanjutnya saat remaja dan dewasa. Banyak penelitian membuktikan bahwa, mereka yang diberikan ASI, utamanya ASI eksklusif, mencegah mereka dari obesitas atau kelebihan berat badan yang merupakan salah satu contributor penyakit degenerative terbesar seperti diabetes dan penyakit jantung. l Dr. Ni Wayan Septarini, MPH Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Pembangunan dunia pendidikan sebagai upaya mewujudkan generasi muda yang cerdas dan berkualitas menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Klungkung. Mendukung itu, pembinaan tenaga pendidik, khususnya PAUD dan TK terus digulirkan. Seperti halnya yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Sabtu (2/9). Acara tersebut diisi langsung Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, didampingi Bunda PAUD, Ibu Ayu Suwirta.Â
CAHAYA MUTIARA - Kegembiraan menyelimuti warga Yayasan Cahaya Mutiara, Ubud, di Banjar Kawan Tengah, Tampaksiring, Gianyar, saat dikunjungi Pande Istri Maharani Primadewi, Minggu (3/9). Kehadiran politisi yang akrab disapa Geg Rani ini untuk menyerahkan bantuan terkait rencana yayasan memberdayakan penyandang disabilitas untuk mendirikan (membuka) restoran. Demikian dikatakan Geg Rani usai menyerahkan bantuan kepada Ketua Yayasan Cahaya Mutiara Ketut Budiarta.
MBP/ist
SUZUKI - PT Suzuki Indomobil Sales dan Sinta Marine meresmikan outlet outboard motor (OBM) di Jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai, Sanur, Denpasar. Menurut Owner Suzuki Sinta Marine I Made Sinta, Kamis (30/8), grand opening Suzuki Sinta Marine di By-pass Ngurah Rai, Sanur, sebagai Dealer Suzuki Marine yang kantor pusatnya di Kusamba, Klungkung. Yang menarik, saat grand opening yang juga dihadiri Presiden Direktur Suzuki Shuji Oishi dan Leo Wijaya selaku Ass. To Departemen Head OBM, Made Sinta langsung menawarkan program khusus yang berlaku hingga 15 September, yaitu spesial harga atau diskon 15%.
MBP/ist
STIKI - Dalam rangka menentukan kelulusan dan nilai kelulusan program studi (prodi) di STMIK Stikom Indonesia (STIKI), Kamis (31/8) diselenggarakan kegiatan Yudisium Sarjana Komputer (S.Kom.) ke-14 bertempat di Auditorium Kampus STIKI, Jalan Tukad Pakerisan Nomor 97, Panjer, Denpasar. I Gusti Made Ngurah Desnanjaya, M.T. selaku Ketua Panitia Yudisium menyampaikan peserta yudisium ke-14 berjumlah 188 orang terdiri atas 8 orang Prodi Sistem Komputer (SK) dan 180 orang Prodi Teknik Informatika (TI) dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi 3,78.
18 - 24 September 2017
25
LENSA
JARING PEMBIBITAN
Seorang petani tengah memperbaiki jaring pelindung tempat pembibitan padi di Tibubeneng, Badung. Pemasangan jaring tersebut bertujuan untuk menjaga proses pembenihan bibit padi dari gangguan hewan.
MBP/eka
26
18 - 24 September 2017
OLAHRAGA
Sejarah Baru Bundesliga S
epak bola Jerman mencatat sejarah baru di kompetisi Divisi I. Kompetisi Liga Jerman itu memiliki perempuan pengadil lapangan hijau yang bernama Bibiana Steinhaus. Ini menjadi yang pertama sejak 1999, pertandingan kompetisi Bundesliga itu dipimpin perempuan wasit. Bibiana yang telah dikenal sebagai wasit sejak 1999, memimpin pertandingan antara kesebelasan Hertha Berlin yang menjamu Werder Bremen. Perempuan berusia 38 tahun itu kini melengkapi skuad wasit yang berjumlah 24 orang. Bibiana yang seorang polisi, sebelumnya lebih sering memimpin pertandingan yang melibatkan tim-tim putri profesional setelah mendapat lisensi pada untuk memimpin kompetisi ini pada 2007. Dia juga ditunjuk sebagai wasit pada final cabor sepak bola putri pada Olimpiade 2012 London “Dia layak memdapat penghormatan untuk memimpin pertandingan karena performanya,” puji pelatih Bremen Alexander Nouri. Sementara pelatih Hoffenheim Julian Nagelsmann menambahi bahwa pihaknya pun gembira Bundsliga membuat sejarah baru. Namun yang terpenting dari semua itu adalah keputusankeputusan yang dibuat korp wasit itu dalam memimpin pertandingan. “Tak ada masalah bagi saya apakah laki-laki atau perempuan dalam memimpin pertandingan. Pada pokoknya adalah bagaimana mereka melaksanakan tugas ini dengan baik,” tegas Nagelsmann. Sebelumnya ini, Bibiana menjadi wasit di kompetisi DIvisi II selama satu dekade. Sesekali ia diundang untuk memimpin pertandingan di turnamen Piala Jerman. Salah satu insiden menarik terjadi pada Agustus lalu saat Bayern Munich bertandang ke kandang Chemnitzer. Gelandang Franck Ribery membuat keisengan yang ditanggapi dengan Bibiana dengan tenang. Saat hendak melakukan tendangan bebas, Ribery menunduk pura-pura membetulkan tali sepatunya di dekat Bibiana yang
tengah memberikan instruksi pada pemain pemain Chemnitzer. Pemain Prancis itu malah mengulurkan tangan dan mengendurkan tali sepatu Bibiana. Sang wasit menanggapi ulah Ribery itu dengan ‘tinju’ di lengannya. Namun muncul perdebatan di publik apakah Ribery berani melakukan hal serupa padawasit-wasit lain yang laki-laki. Bibiana yang menurunkan darah wasit dari bapaknya, mendapat sertifikat perwasitan dari FIFA pada 2005, memimpin sejumlah pertandingan Piala Dunia dan Piala Eropa serta final sabor sepak bola putri antara AS vs Jepang di Olimpiade London. Juni lalu UEFA mempercayakan final Liga Champions putri antara Lyon vs Paris Saint-Germain juga padanya. Sejumlah pemain putra memuji kehadiran Bibiana di lapangan. Namun, sejumlah insiden baik sengaja maupun tidak terjadi di lapangan. Pada sebuah pertandingan bek Hertha Berlin Peter Niemeyer berniat hendak menepuk pundak Bibiana pada laga 2010. Pada saat bersamaan Bibiana berbalik sehingga tangan Niemeyer malah mendarat di dadanya. Sementara pada 2015, Bibiana melayangkan kartu merah pada Kerem Demirbay. Gelandang klub Fortuna Duesseldorf tidak terima dan melontarkan kalimat,” Tak ada tempat bagi perempuan wasit di sepak bola laki-laki.” Ucapan itu memicu perdebatan namun Demirbay yang akhirnya mendapat kritik pedas dari publik. Komisi Displin mengganjarnya dengan larangan tampil di tiga pertandingan. “Saya gembira dia menerima permintaan maaf saya,” kata Demirbay setelah meminta maaf pada Bibiana dan publik. Jika Bundesliga terus memberi tugas Bibiana untuk memimpin pertandingan musim ini, bukan tak mungkin dia bertemu lagi dengan Demirbay karena dia pindah klub ke Divisi I Hoffenheim, laporan DailyMail. l Yudi Winanto
MBP/afp
Bibiana Steinhaus cetak sejarah di Liga Jerman menjadi perempuan pertama yang memimpin pertandingan Bundesliga. 18 - 24 September 2017
27
OLAHRAGA
MBP/rtr
Pembalap Andreas Mikkelsen dan navigator Anders Jaeger menyelesaikan etape pada Reli Dunia (WRC) Jerman di Bostalsee.
Pindah Tim Jelang Usai Musim SERI Reli Dunia (WRC) menyisakan tiga seri dari total 11 yang dilombakan musim ini. Tim-tim yang berlaga mulai menyiapkan strategi menghadapi musim depan termasuk dengan merekrut pembalap baru. Namun ada pula yang lebih dini melakukan perubahan. Pembalap Andreas Mikkelsen adalah salah satunya. Pembalap Norwegia itu meninggalkan pabrikan Citroen dan pindah Hyundai untuk sisa balapan musim ini yakni seri Catalunya, Inggris dan Australia. Prestasi naik turun setelah tim utamanya Volkswagen mundur dari ajang ini di akhir 2016. Di tim Citroen ia pun mulai kehilangan tempat setelah tim Prancis itu berencana merekrut juara duania empat kali Sebastien Ogier untuk balapan musim 2018. “Sebastien Ogier jelas menjadi target utama kami,” ungkap Direktur Balap Citroen Yves Matton. Keterbatasan dana menyebabkan Citroen berhati-hati menggunakan anggarannya termasuk didalamnya memperpanjang kontrak Mikkelsen. Karena pada saat bersama tim tersebut telah lama ingin mendatangkan pembalap Prancis Ogier. “Pembicaraan dengan Ogier terus berjalan namun hingga
28
18 - 24 September 2017
kini belum ada keputusan yang diambil. Masih terlalu dini,” tambah Matton yang juga membuka kemungkinan untuk mendatangkan juara dunia embilan kali Sebastien Loeb untuk 2-3 seri musim depan. Mikkelsen yang menempati peringkat kedua pada Seri Jerman pada awal Agustus, akan melengkapi skuad Hyundai pada balapan di Spanyol bulan depan bersama Thierry Neuville dan Dani Sordo. Pada Rally of Catalunya, itu Hyundai berencana tidak menurunkan Hayden Paddon. Mikkelsen yang menguji mobil Hyundai pada awal musim ini, mengungkapkan penilaian positifnya dan keinginannya untuk bergabung dengan tim tersebut. “Target saya adalah berusaha sekeras mungkin untuk membantu sebuah tim mencapai targetnya di klasemen konstruktor kejuaraan,” ujar Mikkelsen kepada AFP. Sejauh ini tim Ford Fiestas of M-Sport masih memimpin klasemen dengan 325 poin. Sedangkan Hyundai berada di posisi kedua dengan 261 poin. l Yudi Winanto
A KT I V I TA S UNDIKSHA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja periode 2017 ini menamatkan 1.741 lulusan. Dari periode sebelumnya hingga sekarang, perguruan tinggi yang dikenal dengan sebutan Kampus Seribu Jendela ini telah meluluskan lebih dari lima ribu orang. Satu-satunya perguruan tinggi (PT) negeri di Bali Utara ini selalu mengutamakan lulusannya unggul dalam penguasaan ilmu dan kualitas pengajaran oleh tenaga dosen serta layanan administrasi perkuliahan.
MBP/ist
MBP/ist
UNMAS - Kawasan Pura Ulun Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng dijadikan lokasi bakti sosial (baksos) mahasiswa baru Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Kamis (31/8). Sebanyak 1.340 mahasiswa baru dari enam fakultas dan 12 program studi (prodi) tersebut mempraktikkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. Selain mengikuti persembahyangan bersama, mahasiswa antusias melakukan kegiatan bersih-bersih sampah plastik, penghijauan dan menyerahkan bantuan perlengkapan upakara kepada Pemangku Pura Ulun Danau Buyan.
RS BALIMED - Rumah Sakit (RS) BaliMed menyelenggarakan Seminar Kesehatan ‘’Penanganan Kegawatdaruratan pada Bayi Baru Lahir’’, Sabtu (2/9). Seminar diikuti 100 peserta, yaitu dokter umum di puskesmas, klinik dan faskes (fasilitas kesehatan) primer. Sebagai pembicara adalah dr. A.A. Tri Yuliantini, M.Sc., Sp.A., dokter spesialis anak RS BaliMed. Tri Yuliantini menjelaskan tentang perjalanan bayi ke dunia mulai dari lahir hingga beradaptasi dengan dunia di luar kandungan.
MBP/ist
MBP/ist
SATYA BHAKTI - Memaknai hari jadinya yang ke-18 tahun (sejak 1999), Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Satya Bhakti, Banjar Mambal Kajanan, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Badung menggelar syukuran HUT ke-18 di Kantor KSP Satya Bhakti, Jumat (1/9). Berbagai macam hadiah menarik diundi untuk para anggotanya, seperti kulkas, kompor gas, kipas angin, magic jar, dispenser, blander dan hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor Honda Scoopy. 18 - 24 September 2017
29
OLAHRAGA
MBP/nel
Para termohon dalam kasus permohonan peninjauan yang diajukan Pengkot TI Kota Denpasar tidak boleh memasuki ruangan saat pertemuan teknik Porprov Bali XIII di SMAN 1 Gianyar.
Porprov Bali 2017 di Gianyar
Denpasar Tanpa Atlet Taekwondo KONTINGEN Kota Denpasar sungguh merana pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII di Gianyar yang digelar 17-23 September 2017. Denpasar tidak bisa menurunkan atletnya pada dua cabang olahraga (cabor) unggulan, yaitu senam dan taekwondo. Senam tidak dipertandingkan, sedangkan atlet taekwondo Denpasar mendapat skorsing dari Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali. Di cabor taekwondo, 13 atlet (7 putra dan 6 putri) Denpasar tak bisa tampil di Gianyar. Mereka adalah Putu Oka Mahendra, Wayan Divayana Ranendra P., Julianto Putu Oka Saputra, I Gusti Lanang Agung Suputra, Gede Ngurah Joy Indra Perkasa, Putu Wahyu Setiadi, Putu Bayu Satria Mahottama (putra), Riski Rahayu, K. Mira Adelia P., Ni Putu Putri Ayu Kumala, Marcella Nadya Putri Okta Vionita, Putri Wilantari, dan Donna Eunike Berliana Lusi (putri). Mereka didaftarkan saat pertemuan teknik Porprov di gedung SMAN 1 Gianyar, 20 Agustus lalu, namun para pendaftar dari TI Denpasar tidak dibolehkan memasuki ruangan. Tentu saja mereka tidak terima, sehingga mengajukan permohonan peninjauan kepada Komisi
30
18 - 24 September 2017
Hakim Porprov Bali. Komisi Hakim menyidangkan perkara ini di Denpasar, Senin (4/9) lalu. Dalam sidang yang dipimpin Ketua Komisi Hakim Fredrik Billy didampingi I G.B. Arthanegara dan Gede Narayana, Pengkot TI Denpasar selaku pemohon melakukan aksi walk-out alias meninggalkan ruang sidang di KONI Bali. Pemohon terdiri atas Gusti Lanang Gede Sudiana, Kornelis Ratu, Handoko, dan Tody Irawan, sedangkan termohon I Pengprov TI Bali, termohon II Tim Keabsahan dan termohon III Panpel Porprov cabor taekwondo. Bidang Hukum dan Etika KONI Denpasar Made Suardana lebih dulu melakukan aksi walk-out dengan alasan sudah mengetahui isi keputusan sidang, walaupun belum divonis. Ia menyesalkan KONI Denpasar tidak dilibatkan dalam persidangan. ‘‘Kami menganggap KONI Bali tak bisa menjembatani sengketa antara TI Denpasar dan Pengprov TI Bali,’’ ujarnya. Ketua Pengprov TI Bali Lan Ananda selaku termohon I kepada majelis hakim minta agar pemohon mempunyai iktikad yang baik dalam sidang. Apalagi pihaknya telah membekukan TI Denpasar yang di-
nakhodai A.A. Putu Suryawan Wiranata sejak Desember 2016 lalu. ‘’Masa kepengurusan yang bersangkutan berakhir 3 Agustus, jadi legal standing-nya sudah tak berlaku lagi,’’ tegasnya. Tim Keabsahan A.A. Ardana menegaskan, berdadasarkan Pokok-pokok Pelaksanaan Porprov Bali XIII, Pasal (18) Ayat (1), Porprov hanya bisa diikuti oleh atlet yang tidak terkena sanksi. Sementara Panpel Cabor Taekwondo Agung Raka menegaskan, Pengprov TI Bali hanya mengakui Pengkot TI yang sah dipimpin Komarudin Bukhori. Walaupun tanpa pemohon, sidang tetap jalan terus. Komisi Hakim menolak permohonan peninjauan dan menghukum pemohon peninjauan membayar biaya perkara Rp 1 juta. Dasar pertimbangannya, Pengkot TI yang dibekukan tidak mempunyai kewenangan dan jika terjadi segala tindakannya dianggap cacat hukum. Pengprov TI mempunyai kewenangan untuk memberikan sanksi kepada anggota atau pengurusnya. Karena itu, Pengprov TI tak memberikan rekomendasi KTA kepada atlet yang terkena skorsing. l Daniel Fajry
A KT I V I TA S STIMI HANDAYANI - Melepas 166 mahasiswa yang terdiri atas 159 orang program S-1 Manajemen Bisnis dan 4 orang D-3 Kesekretariatan, Sekolah Tinggi Manajemen Indonesia (STIMI) Handayani Denpasar menggelar Wisuda XXXIV di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, Kamis (31/8). Acara wisuda yang dirangkaikan dengan Dies Natalis XXXVIII ini dihadiri Ketua Yayasan STIMI Handayani, Ketua STIMI Handayani, Ikatan Alumni STIMI Handayani (Ikamida), Kabid Kademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra A.A. Gede Agung Sukayana dan seluruh civitas akademika STIMI Handayani.
MBP/ist
MBP/ist
STPBI - Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) memiliki prestasi gemilang dalam bidang penelitian ilmiah. Setelah berhasil dengan peringkat Harapan I pada Green Scientific Competition di Semarang, kali ini Tim Research STPBI kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) yang merupakan ajang ilmiah paling bergengsi se-Indonesia berhasil mengantarkan satu tim mahasiswa STPBI ke acara puncak yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas).
UNDHIRA - Sebanyak 543 mahasiswa baru Universitas Dhyana Pura (Undhira) mengikuti program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2017 di Kampus Undhira, Selasa (5/9). PKKMB diselenggarakan selama empat hari dan mulai tahun ini semua kegiatan ditangani manajemen universitas. Ketua Panitia PKKMB Sidhi Bayu Turker, S.H., M.Par. menerangkan, kali ini Undhira lebih banyak menggunakan sumber daya sendiri dalam memberikan informasi terkait proses pendidikan, termasuk mata kuliah umum seperti Pancasila, Kewarganegaraan dan materi yang menekankan tentang keragaman.
MBP/ist
MBP/ist
SENATOR – Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III benar– benar menjadi bintang pada setiap acara kampus di Bali. Kemampuan berpidato dan berbicara yang dimiliki oleh doktor termuda di Indonesia ini memang belum ada yang bisa menandingi, apalagi saat menjelaskan sebuah tema seminar yang sesungguhnya masih awam bagi masyarakat kebanyakan. Hal itu tampak saat Arya Wedakarna hadir di Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha (FE Undiksha) Singaraja dalam seminar dengan tema ‘’Solidaritas Keunggulan Orange Party#5’’. 18 - 24 September 2017
31
PENDIDIKAN
Perpres Penguatan Pendidikan Karakter
Mengasah Kecerdasan Sosial Siswa B
ali menyambut positif terbitnya Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Terlebih, tidak ada kewajiban bagi sekolah untuk melaksanakan sekolah lima hari atau full day school. Namun yang terpenting sekarang, bagaimana sekolah mampu mengasah kecerdasan sosial siswa. “Kalau Perpres itu kan memberikan keleluasaan bagi satuan pendidikan. Artinya, tidak harus lima hari, tapi diberikan juga pilihan enam hari. Jadi, tergantung dari kesiapan sekolah, sehingga kalau di Bali tetap kita kembalikan pada satuan pendidikan apakah dia siap dengan lima hari atau tetap dengan enam hari,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, belum lama ini. Menurut Kusuma Wardhani, penguatan pendidikan karakter di sekolah nantinya melibatkan pula keterlibatan masyarakat lokal. Sebagai contoh, pihak sekolah bisa mengajak siswa mendatangi kediaman tokoh-tokoh masyarakat yang berada di dekat sekolah. Lantaran Bali sangat kental dengan seni budaya, maka tokoh masyarakat yang dikunjungi paling tidak berkaitan dengan kearifan lokal itu. Dengan demikian, siswa bisa mendapatkan gambaran nyata tentang hakikat menjadi seniman melalui karyanya. Ataupun mengenal seni budaya Bali langsung dari senimannya. “Kalau mau belajar menari, ternyata di dekat sekolah ada. Bisa anak itu kesana. Atau di dekat sekolah ada maestro lukis, bisa juga diajak ke sana. Intinya, pendidikan karakter bagaimana menekankan anak-anak kita pada lingkungan. Artinya, mengasah dari sisi kecerdasan sosialnya, tidak dari sisi intelektualnya saja,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta mengaku sangat mengapresiasi keberadaan Perpres tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Pasalnya, full day school tidak bisa dijadikan role model karena kondisi geografis dan sosial dari setiap daerah berbeda. Full day school lebih cocok untuk karakteristik masyarakat kota yang sibuk dan individual. Namun, tidak bisa digeneralisasi sampai ke daerah-daerah pelosok di Indonesia. Di samping itu, muncul sederet pertanyaan lain bila memang benar full day school akan dilaksanakan. “Pertanyaannya, apakah tenaga guru memadai? Apakah sarana dan infrastruktur sekolah sudah tersedia? Seperti tempat olahraga, kantin, tempat tidur siang atau istirahat. Terus bagaimana dengan gurunya, apakah akan kerja lembur? Gajinya darimana, dari DAU (Dana Alokasi Umum, red) apa dari APBD. Terus, kalau ada guru perempuan punya anak kecil apa dibawa ke sekolah? Semua itu harus dipikirkan,” ujarnya. Menurut Parta, untuk Bali lebih baik tetap melaksanakan enam hari sekolah. Mengingat, siswa juga sudah terbiasa pulang dari sekolah pukul 13.30 wita. Penekanannya sekarang, pendidikan karakter yang harus lebih banyak dipraktikkan di sekolah. Dikatakan, kecerdasan sosial siswa akan tumbuh jika sekolah mengajarkan sikap empati, peduli dan toleran. “Anak-anak harus diajarkan sikap berbagi dan diajak melakukan kegiatan yang mampu membangkitkan sifat peduli, toleran, jujur dan jengah,” pungkas Politisi PDI-P asal Guwang, Gianyar ini. l Rindra
MPB/ian
Penguatan pendidikan karakter siswa bisa ditempuh melalui pengenalan seni budaya yang memiliki unsure-unsur kearifan lokal sejak usia dini.
32
18 - 24 September 2017
A KT I V I TA S ARYA WEDAKARNA - Bertepatan dengan kelahiran Dewa Ganesha (Ganesha Caturthi), sembilan lembu putih dari Desa Adat Taro, Gianyar akan dikirab mengelilingi Patung Brahma Catur Muka di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar (Puputan Badung). Kirab rencananya dilepas di depan Pura Jagatnatha, Jumat (1/9). Acara ini dilakukan untuk menghormati keagungan sapi yang membantu membersihkan jagat Bali dan Nusantara. Acara yang digagas oleh World Hindu Youth Organization (WHYO) ini didukung oleh anggota DPD-RI Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III.
MBP/ist
MBP/ist
UNUD - Pelantikan dan serah terima jabatan Wakil Rektor Universitas Udayana (Unud) periode 2017-2021 digelar di Gedung Auditorium Widya Sabha, Kampus Bukit Jimbaran, Kamis (31/8). Sebelumnya, Selasa (22/8), Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir melantik Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) sebagai Rektor Unud periode 2017-2021 di Auditorium Gedung D Kemenristek Dikti, Jakarta.
KMHDI - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) XIII Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) ditutup Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa di Gedung Kerta Gosana, Puspem Badung, Minggu (3/9). Rakornas yang digelar sejak Kamis (31/8) lalu mengagendakan penguatan program internal Pimpinan Pusat (PP) KMHDI pada sisa satu tahun kepengurusan, termasuk menentukan Yogyakarta sebagai lokasi Kongres KMHDI yang akan diadakan 2018 mendatang.
MBP/ist
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Para astrologers (ahli perbintangan) dari sembilan negara yakni India, Nepal, Malaysia, Bangladesh, Dubai, Mauritius, Singapura, Myanmar dan Thailand berkumpul memberikan penghargaan kepada Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kerja Arya Wedakarna sebagai tokoh Hindu yang menginspirasi. Penghargaan diserahkan oleh Dr. Satya Biswas (President ASEAN Astrologers India) dan Dr. Lokraj Poudel (President World Astra Federation Nepal) di sela-sela pembukaan 18th International Astrology Vastu Conference 2017 di Kuta, Badung. 18 - 24 September 2017
33
A KT I V I TA S GANESHA GLOBAL - Sebagai institusi baru, Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha, yang memiliki bidang ilmu khusus farmasi, mulai mematangkan dan memantapkan kurikulum pembelajaran. Sebelum memasuki masa perkuliahan tahun akademik 2017/2018, kurikulum ini harus siap dulu. Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Ganesha Global Kadek Duwi Cahyadi, S.Farm., M.Si., Apt., penyiapan kurikulum ini dilakukan melalui kegiatan workshop yang digelar 30-31 Agustus untuk me-review yang expert di bidang kurikulum. Workshop ini diberikan oleh tim kurikulum dari Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI).
MBP/ist
MBP/ist
UNWAR - Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di GOR Lila Bhuana, Jalan Melati, Denpasar, Senin (4/9). PKKMB tahun ini istimewa karena menghadirkan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP., M.Sc. menjadi salah satu narasumber untuk memicu dan memacu semangat juang 2.600 orang lebih mahasiswa baru, sehingga muncul rasa nasionalisme dan bela negara.
MBP/ist
PANDBTK - Dalam sejarah Bali, 9 September 2009 (999) merupakan tanggal sakral bagi pratisentana Ida Batara Dalem Tegeh Kori, yakni diselenggarakannya Mahasabha I Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) di Kertha Gosa, Klungkung. Pada mahasabha tersebut, terbit bhisama yang menegaskan bahwa leluhur I Gusti Tegeh Kori (Dewa Pemayun) adalah Putra Mahkota dari Raja Bali Sri Aji Kresna Kepakisan. Namun, akibat kecelakaan sejarah, akhirnya diasuh (kadharmaputra) Ida Batara Arya Kenceng di Tabanan.
34
18 - 24 September 2017
MBP/ist
PLN - Peringatan Hari Pelanggan Nasional 4 September 2017 cukup mendapatkan perhatian dari PLN. Ya, PLN Area Bali Utara menggelar serangkaian kegiatan itu untuk apresiasi pelanggan atas kesetiaan dan loyalitas menjadi pelanggan PLN. Momen penting ini dimanfaatkan untuk menggenjot target penambahan pelanggan baru khususnya di Kabupaten Buleleng. Kebijakan ini sekaligus mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam mengembangkan investasi di Bali Utara.
BUPATI KARANGSEM - Tepat pada Purnamaning Sasih Katiga, Selasa (5/9), dilaksanakan puncak piodalan di Pura Jagatnatha Karangasem. Puncak piodalan yang dimulai sejak pukul 10.00 Wita di-puput oleh Ida Pedanda Gede Ketut Pinatih Pasuruan dari Geria Tengah Sibetan, Bebandem, Ida Pedanda Gede Putra Tianyar dari Geria Sindhu Amlapura dan Ida Pedanda Gede Jelantik dari Geria Subagan, Amlapura. Piodalan dihadiri Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Sekdakab I Gede Adnya Mulyadi, para asisten, staf ahli, para Kepala OPD dan staf di lingkungan Pemkab Kabupaten Karangasem.
MBP/ist
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima audiensi Konsul Jenderal (Konjen) Australia Dr. Helena Studdert di Istana Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar. Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana Indonesia–Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA–CEPA) yang telah disepakati oleh kedua negara dan akan ditandatangani akhir tahun 2017. Kesepakatan ini diharapkan menguntungkan kedua belah pihak, baik Bali maupun Australia.
WABUP GIANYAR - Pembukaan Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) V, Desa Sidan, Gianyar, ditandai pemukulan kentongan oleh Wakil Bupati (Wabup) Gianyar Made Mahayastra, didampingi Perbekel Sidan Made Sukra Suyasa dan para undangan di open stage Sidan, Selasa (5/9). Pembukaan Porsenides Sidan berlangsung semarak dan semangat dengan penampilan tari rejang renteng dan marcing band dari Universitas Warmadewa.
MBP/ist
MBP/ist
ORARI BALI - Guna memilih dan membentuk kepengurusan baru periode 2017-2022, Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Daerah Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX 2017 di Hotel Nikki, Denpasar, Minggu (3/9). Musda IX Orari Daerah Bali 2017 ini merupakan perwujudan dari pelaksanaan ketentuan dalam berorganisasi yang telah diatur dalam AD-ART Orari yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali dengan tujuan meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan kepada anggota dengan membentuk kepengurusan baru. 18 - 24 September 2017
35
AKTIVITAS KLUNGKUNG - Penciptaan Wirausaha Baru Tenaga Kerja Mandiri Melalui Pola Pendampingan terus bergulir di Kabupaten Klungkung. Setelah lansia, program tersebut lanjut menyasar puluhan penyandang disabilitas. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan taraf hidup. Pembukaannya dilakukan Wabup Klungkung I Made Kasta di Graha Purwaka Pangi, Kecamatan Dawan, Senin (4/9/).
BUPATI BANGLI - Bupati Bangli I Made Gianyar, Selasa (5/9) bersama sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Bangli melakukan kunjungan kerja ke Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kunjungan kerja yang dilakukan, adalah dalam rangka meningkatkan pengetahuan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Rombongan yang berjumlah puluhan itu diterima oleh Plt. Sekda Kota Bima, Dr. Ir. Syamsudin, MS., di kantor Walikota Bima, NTB.
MBP/ist
EMAS - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Minggu (3/9) hingga Rabu (6/9). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 karat dengan harga promo Rp 1,999 juta. Hal ini diungkapkan Sales Felice Jewellery Bazari, Sabtu (2/9).
36
18 - 24 September 2017
WABUP JEMBRANA - Rangkaian pelaksanaan Festival Jembrana II dalam memperingati HUT ke-122 Kota Negara akhirnya resmi ditutup. Setelah hampir dua bulan masyarakat Jembrana disuguhi berbagai hiburan, kesenian, pagelaran budaya maupun kegiatan olahraga yang terangkum dalam 55 jenis kegiatan, event tahunan tersebut diakhiri dengan pelaksanaan pawai budaya serta malamnya ditutup dengan pesta kembang api. Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada segenap lapisan masyarakat, baik yang terlibat langsung maupun tidak sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan sukses, lancar tanpa kendala berarti.
18 - 24 September 2017
37
PA R I W I S ATA
MBP/wan
Wisatawan hendak bermain kano di perairan Nusa Dua. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pasedehan Agung Kabupaten Badung, telah melengkapi setiap usaha yang masih menggunakan sistem manual dengan cash register online (CRO).
Menjaring PHR
Pasang Ribuan CRO di Restoran dan Hotel
E
ra teknologi ternyata belum sepenuhnya diterapkan oleh kalangan pengusaha, termasuk di sektor pariwisata. Tak sedikit, pengusaha yang masih menggunakan sistem manual, sehingga menyulitkan dalam menghitung nilai pajak transaksi yang harus dibayarkan. Guna mensiasati hal itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pasedehan Agung Kabupaten Badung, telah melengkapi setiap usaha yang masih menggunakan sistem manual dengan cash register online (CRO). Sistem ini telah dipasang di 1008 wajib pajak di Gumi Keris. “Kami telah memasang 1140 CRO di 1008 wajib pajak. Sistem ini khusus diperuntukan bagi wajib pajak yang belum memiliki sistem atau manual,” ujar Kepala Bapenda dan Pasedehan Agung Kabupaten Badung, Made Sutama. Selain CRO, birokrat sal Pecatu ini juga telah menerapkan Tapping Box dan Web Service. Fungsi kedua sistem ini tak jauh berbeda dengan CRO, hanya saja diperuntukan bagi perusahaan yang sudah memiliki sistem. “Kalau tapping box lebih banyak dipasang di restoran, sedangkan web service lebih banyak dipasang di hotel, karena sudah memiliki sistem dan server. Namun, fungsi inti dari semua sistem itu sama, yakni untuk mencatat transaksi secara akurat,’ jelasnya.
38
18 - 24 September 2017
Menurutnya, tapping box telah dipasang di 268 wajib pajak, sedangkan web service telah dipasang di 530 wajib pajak. “Dengan sistem yang kami terapkan sangat berpengaruh terhadap penerimaan pajak dari hotel dan restoran sekitar 10 hingga 20 persen,” ungkapnya. Dikatakan, pihaknya telah melakukan upaya ekstensifikasi dan intensifikasi. Ekstensifikasi yang telah dilakukan adalah pemutahiran data subjek dan objek pajak dan penggalian potensi pajak. Seperti, pendataan usaha hotel, vila, hiburan, restoran, parkir, pajak air tanah yang belum terdaftar sebagai wajib pajak. Sedangkan, Intensifikasi pajak adalah peningkatan intesitas pemungutan terhadap subjek dan objek pajak. “Kami juga menindaklanjuti potensi pajak daerah yang dilaporkan oleh aparatur desa melalui aplikasi sistem informasi pengaduan pajak. Kami juga telah menerapkan tiga sistem online untuk memonitoring wajib pajak, sehingga pendapatan Badung dari sisi pajak dapat ditingkatkan,” pungkasnya. Seperti diketahui, pada tahun 2016 APBD Badung hanya sebesar Rp 4,1 triliun dan tahun 2017 ini meningkat menjadi Rp 5,4 triliun. Meningkatnya APBD ini tidak terlepas dari PAD yang sebagain besar bersumber dari pajak hotel dan restoran. Peingkatan APBD tersebut
guna memberdayakan masyarakat desa, pendidikan dan kesehatan. “Tim di internal harus solid. Jika tim kompak di perangkat daerah yang kita pimpin maka, target yang ingin dicapai astungkara bisa diwujudkan,” ujar Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Disebutkan, peningkatan APBD tersebut guna memberdayakan masyarakat desa, pendidikan dan kesehatan. Setiap desa di Badung dibantu melalui dana penyisihan 10 persen PHR, di mana per desa bisa mendapat dana hingga Rp 14 miliar. Untuk Pendidikan pemerintah menggelontor anggaran hingga Rp 1 triliun lebih begitu juga dengan sektor kesehatan juga mengglontor anggaran nyaris sama dengan sektor pendidikan. “Saya minta Bapeda untuk menyiapkan tenaga pengawas wajib pajak. Kita tidak boleh hanya mengandalkan alat saja, perlu adanya tenaga pengawas,”sebutnya. Tenaga pengawas yang ditugaskan, kata pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini akan mengawasi seluruh wajib pajak di wilayahnya. Bahkan, bupati menginginkan tidak ada wajib pajak yang terlepas dari pengawasan. “Jumlah wajib pajak dibagi jumlah pengawas, jadi mereka tidak main-main, dan harus dicek setiap saat,” pungkasnya. l Parwata
A KT I V I TA S
MBP/ist
FH UNWAR - Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar), Selasa (5/9) menggelar pelatihan penelitian hukum klinik proposal di Hotel Puri Ayu, Denpasar. Sejumlah pembicara andal dihadirkan, yakni Prof. Dr. Abdul Rachmad Budiono, S.H., M.H. (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya), Prof. Dr. M. Mella Ismelia FR, S.H., M.Hum. (guru besar yang ahli dalam bidang penulisan proposal hibah dikti), Prof. Dr. I Made Suwitra, S.H., M.H. (guru besar yang membawakan metode penelitian hukum empiris), dan Dr. Anthon F. Susanto, S.H., M.Hum. yang membawakan materi fondasi dan aflikasi penelitian hukum mixed method.
MBP/ist
IKIP PGRI BALI - IKIP PGRI Bali sebagai LPTK swasta favorit di Bali tetap mendapat kepercayaan masyarakat. Ini dibuktikan jumlah mahasiswa baru IKIP PGI Bali tetap konstan melebihi angka 500 orang yang menandakan minat generasi muda Bali menjadi guru masih tinggi. Sejak Kamis (7/9), 505 mahasiswa baru IKIP PGRI Bali mengikuti Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) hingga 9 September. Ospek IKIP PGRI Bali dibuka Rektor Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. bersama Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. I G.B. Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. dan Sekretaris Ngurah Oka beserta wakil rektor.
MBP/ist
MBP/ist
WAYAN KOSTER - Perjuangan anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. untuk memajukan dunia pendidikan nasional dan khususnya di Bali tidak pernah surut. Politisi PDI Perjuangan yang kini akrab dipanggil KBS (Koster Bali Satu) kali ini menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk menyosialisasikan program beasiswa bagi mahasiswa, dosen dan masyarakat umum yang ingin melanjutkan pendidikan pada jenjang pendidikan S-2 dan S-3 di dalam maupun luar negeri.
MM UNWAR - Program Studi Magister Manajemen Universitas Warmadewa (MM Unwar) sebagai salah satu dari lima program studi di lingkungan Program Pascasarjana Unwar memiliki daya saing yang sudah tidak diragukan lagi. Pendidikan di MM Unwar dirancang agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam jangka waktu dua tahun dengan menonjolkan keunggulan, yaitu menghasilkan lulusan MM berjiwa entrepreneur dan berdaya saing internasional. Ketua Prodi MM Unwar Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E., M.Si. memaparkan, spirit entrepreneurship ditonjolkan karena bersifat universal.
18 - 24 September 2017
39
TRADISI
”Mamunjung” di Kuburan
Wujud Bakti kepada Leluhur
P
erayaan hari raya Pagerwesi di Bali Utara sedikit istimewa dibandingkan dengan daerah lainnya. Satu tradisi yang mewarnai keistimewaan perayaan Pagerwesi di Buleleng adalah persembahyangan umat Hindu di kuburan (setra). Kebiasaan turun-temurun ini tetap lestari karena diyakini sebagai wujud bakti kepada leluhur yang belum diaben. Suasana Kota Singaraja pada perayaan Pagerwesi, Rabu (23/8) lalu tampak diramaikan aktivitas persembahyangan. Sejak pagi umat tampak lalu-lalang menuju pura-pura umum, merajan, dadia, atau parahyangan di instansi pemerintah. Selain itu, suasana cukup ramai tampak di kawasan setra milik Desa Pakraman Buleleng. Umat dari beberapa banjar adat di lingkungan Desa Pakraman Buleleng menggelar persembahyangan di setra di jantung Kota Singaraja ini. Selain setra, hal yang sama juga dilakukan oleh para keluarga veteran pejuang yang menggelar persembahyangan di Tamam Makam Pahlawan (TMP) Curastana, Singaraja. Sama dengan perayaan Pagerwesi
tahun-tahun sebelumnya. Umat yang datang itu membawa sarana upakara berupa punjung atau di daerah lain dikenal dengan banten soda. Setelah terlebih dahulu membersihkan bekas kuburan sanak keluarga, umat kemudian memulai melaksanakan ritual persembahyangan dengan dipimpin anggota keluarga yang dituakan. Dengan banten punjung mereka memohon tuntunan secara niskala kepada leluhur. Selain itu, umat meyakini persembahyangan di setra untuk menunjukkan rasa kebersamaan merayakan hari raya kendatipun leluhur mereka masih belum diaben. Sebagai ungkapan suka dalam menyambut hari raya, banten punjung atau soda yang sudah dihaturkan kemudian disantap bersama-sama di setra. Tak hanya itu, momen ini dimanfaatkan oleh umat untuk bersilaturahmi dengan sesama umat, sehingga jalinan kebersamaan terjaga dengan baik. Kelian Desa Pakraman Buleleng Jro Nyoman Sutrisna, M.M. ditemui di selasela persembahyangan Pagerwesi mengatakan, kebiasaan kramanya menggelar persembahyangan di setra menjadi unik
dan tidak dimiliki daerah lain. Untuk itu, dirinya bertekad untuk tetap melestarikan tradisi munjung di hari Pagerwesi atau saat Galungan dan Kuningan. Kendati krama yang menggelar persembahyangan di setra mulai berkurang, tetapi kebiasaan ini tetap digelar. Berkurangnya persembahyangan di setra, karena upacara pengabenan sudah semakin sering digelar dan juga adanya program ngaben masal. Bahkan, setiap ada kematian, sanak keluarganya sudah langsung bisa menggelar upacara ngaben dengan tingkatan upacara disesuaikan dengan kemampuan. Menyusul kondisi itu, tidak banyak lagi krama yang masih memiliki tetaneman (sanak keluarga yang belum diaben-red). “Saya amanti memang mulai sedikit yang datang ke setra bersembahyang, karena begitu sering umat menggelar upacara pengabenan. Tradisi memunjung ini hanya untuk leluhur yang meninggal dan belum diaben atau istilahnya memiliki tetaneman. Walau mulai berkurang, kami tetap jalankan tradisi ini,” jelasnya. l Mudiarta
MBP/mud
Sembahyang di setra dan di Taman Makam Pahlawan menjadi kebiasaan warga di Buleleng pada saat perayaan hari Pagerwesi.
40
18 - 24 September 2017
A KT I V I TA S
MBP/ist
STIKOM BALI - Setelah meraih peringkat ketiga terbaik nasional kategori perguruan tinggi IT dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun 2016, tahun 2017 ini Stikom Bali dinobatkan sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik di Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) versi webomatrics yang dikeluarkan oleh Laboratorium Cybermetric milik The Consejo Superior de Investigaciones Cientificas (CSIC) Spanyol. CSIC adalah lembaga penelitian terbesar di Spanyol yang melakukan pemeringkatan lebih dari 20.000 perguruan tinggi di dunia menggunakan perangkat webomatrics.
MBP/ist
BRI - BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar menyerahkan bantuan Bina Lingkungan bagi masyarakat Jembrana. Tahun 2017 ini, bantuan Bina Lingkungan diberikan untuk pembangunan Palinggih Pepelik Pura Dalem Gede, Desa Pakraman Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo. Penyerahan secara simbolis senilai Rp 100 juta dilakukan di balai banjar setempat, Senin (4/9).
MBP/ist
MBP/ist
UNMAR - Selain mampu menyelenggarakan kegiatan berskala internasional, kali ini Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tertua di Bali dan Nusa Tenggara sejak 1963, Universitas Mahendradatta (Unmar) dipercaya kembali menjadi Ketua Steering Committe (SC) dalam acara Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Lawan Radikalisme yang akan diselenggarakan pada September depan di Pulau Bali. Diawali Focus Group Disscusion (FGD) pada tanggal 19 Juli 2017 di Sector mengundang pimpinan PTN/PTS di Bali.
PEMKAB BADUNG - Meningkatkan pengetahuan tentang Kehumasan dan Keprotokolan, Pemerintah Kabupaten Badung melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia, Senin (4/9). Sementara Selasa (5/9), dilanjutkan dengan kunjungan kerja ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kunjungan tersebut dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Badung IBA Yoga Segara, didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik I Ketut Marta, Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Kabag Umun Setda Badung I Nyoman Suardana, Kasubag di Bagian Humas serta staf Humas dan staf Bagian Umum setda Badung.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan. 18 - 24 September 2017
41
PROPERTI
Menjaga Kelestarian Rumah Tradisional Penglipuran
D
esa Adat Penglipuran memberikan subsidi perbaikan bangunan warga sekitar agar tetap menggunakan atap bambu. Langkah itu dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian adat dan budaya khususnya rumah tradisional. Bendesa Adat Penglipuran I Wayan Supat, Minggu (3/9) mengatakan, pemberian subsidi bagi warga yang tinggal di karang kitri itu merupakan kesepakatan dalam paruman belum lama ini. Subsidi diberikan untuk pembuatan atap berbahan sirap bambu bagi bangunan angkul-angkul, dapur dan bale saka nem. Warga pangarep yang tinggal di karang kitri sebanyak 76 kepala keluarga semuanya mendapatkan subsidi. Itu untuk menghindarkan kecemburuan antarwarga. ‘’Ada beberapa warga memang sudah melakukan renovasi bangunannya dan ada juga yang belum. Untuk perbaikannya mengunakan skala prioritas. Artinya, jika dilihat atap bangunan sudah rusak dan membahayakan, bisa langsung dilakukan perbaikan. Jadi, tiga bangunan yang disubsidi memang diwajibkan atapnya menggunakan sirap bambu,’’ ungkap Supat. Supat menjelaskan, subsidi yang diberikan itu untuk menjaga kelestarian rumah tradisional. Sebab, ada beberapa bangunan angkul-angkul, bale saka nem dan dapur warga yang menggunakan sirap bambu mulai rusak. ‘’Atap bangunan rusak akibat termakan usia,’’ katanya. Warga setempat, I Wayan Arcana, mengungkapkan, sudah ada sebagian warga yang merenovasi bangunannya. Soal subsidi, warga terlebih dahulu merenovasi, baru kemudian subsidi akan diberikan. ‘’Akan diberikan subsidi Rp 5 juta. Kalau belum direnovasi, tidak diberikan. Karena jika uangnya diberikan lebih awal, bisa-bisa habis untuk k e g i a t a n lain,’’ katanya. Untuk bangunan miliknya, belum perlu direnovasi. Sebab, kondisi bangunan khususnya bagian atap belum rusak parah. Di samping itu, kondisi seka-
42
18 - 24 September 2017
rang sangat diapresiasi pengunjung lantaran kesan tradisionalnya masih sangat kuat. ‘’Kalau direnovasi, kesan tradisionalnya bisa berkurang karena baru. Kalau sekarang kan masih alami,’’ jelas Arcana. l Eka Parananda
Bangunan tradisional di Desa Penglipuran.
18 - 24 September 2017
43
HIBURAN
M
usisi instrumental Tommy Pratomo yang kerap tampil bersama HiVi!, Marcell, Raisa hingga Barasuara tidak asing lagi di telinga pencinta musik pop jazz Indonesia. Di luar keahliannya bermain saxophone, Tommy Pratomo kembali masuk studio rekaman guna melanjutkan perjalanan musiknya di bidang tarik suara. Setelah merilis album perdananya pada 2015 lalu, musisi kelahiran 1 Juli 1988 ini akhirnya fokus untuk menyuguhkan karya lainnya yang menjadi cerminan musikalitas dirinya. “Ada sisi perjalanan musik saya pribadi yang ingin saya bagikan ke pendengar di single ‘Step’ ini termasuk saya yang bernyanyi. Sejujurnya bernyanyi bukan hal yang baru karena di awal dulu, saya memulai kehidupan bermusik sebagai penyanyi acara pernikahan dan di beragam acara,” ujar Tommy dalam siaran pers. Sebuah lagu berjudul ‘Step’ didaulat menjadi single pembuka dari album ked-
44
18 - 24 September 2017
uanya. Sebuah single yang bercerita tentang fase pendekatan atau PDKT seorang cowok ini dibalut dalam aransemen RnB sebagai pondasi dan diperkaya dengan sentuhan elektronik, funk dan urban jazz. Untuk memaksimalkan kemampuan dasar bernyanyi yang sudah ada, Tommy Pratomo mengolah vokalnya. Gaya bernyanyi dari Sisco, KC & Jojo, Drake, Brian McKnight, Chance The Rapper hingga Luther Vandross diadopsinya dan dikombinasikan dengan sesi brainstorming bersama teman-teman vokalis seperti Adyuta abandhika, Joshua Kunze, Bakhes Igirisa, Matthew Sayerz dan Kevin Widaya (JIVVA). Sejumlah musisi profesional turun tangan berbagi kemampuan untuk menjadikan single ini menjadi sebuah suguhan yang bisa dinikmati pendengarnya. Lagu yang ditulis oleh Tommy Pratomo ini didukung oleh Ade Avery (gitar), Adrian “Kitut” Rahmat (keyboard, synth, bass), Rio Exo, kemudian diolah oleh Marco Steffiano sebagai produser
dan proses mixing digarap oleh Rayendra Sunito. Ketika sudang matang, single “Step” ini kemudian menjalani proses mastering di Master Sage Audio, Amerika Serikat. “Saya mencoba untuk memaksimalkan semua sisi termasuk sisi produksi ini. Dengan lirik dan aransemen yang sudah dibayangkan sebelumnya hingga singleini jadi, ada harapan untuk mereka yang mendengarkan bisa merasakan suatu karya yang dalam dan fresh dari saya yang memiliki label pemain saxophone,” ujarnya. Selain “Step”, Tommy Pratomo terus merampungkan proses album keduanya yang direncanakan rilis pada beberapa bulan ke depan. Single “Step” sudah rilis dan bisa dinikmati secara digital di beragam layanan musik streaming seperti JOOX, Tidal, Apple Music, Spotify dan Deezer serta bisa dimiliki lewat iTunes. l kmb
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
PEMKAB GIANYAR - Dalam mengejar target 100-0100 (seratus-nol-seratus), Pemerintah Kabupaten Gianyar berupaya mewujudkan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun 2017. Pelaksanaan program Kotaku adalah upaya mewujudkan lingkungan permukiman di perkotaan yang layak huni dengan mencapai 100 persen akses air minum, mengurangi kawasan kumuh hingga 0 persen dan 100 persen akses sanitasi untuk masyarakat sampai akhir tahun 2019. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra pada pembukaan pelatihan relawan program Kotaku Kabupaten Gianyar, di Ruang Sidang Utama kantor Bupati Gianyar Kamis (7/9).
BPPTD BALI - Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) Bali, Program Studi (Prodi) Diploma II (D2) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) mewisuda 56 tarunanya di Sanur, Denpasar, Sabtu (2/9). Kepala BPPTD Bali sekaligus Ketua Prodi D2 PKB, Bambang Wijanarko, menerangkan BPPTD merupakan bagian dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Dalam kesempatan tersebut juga digelar orasi ilmiah tentang pentingnya keselamatan berkendaraan bermotor.
MBP/ist
CHIS - Memperingati HUT ke-17 pada 2 September hari ini, sekolah CHIS Denpasar yang meliputi jenjang pendidikan PG/TK, SD, SMP dan SMA, melaksanakan MBP/ist
BRI - Dalam rangka menyambut Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap tanggal 4 September, Bank BRI menyapa para nasabahnya dengan penuh kehangatan. Hal tersebut dilakukan oleh unit kerja BRI di seluruh Indonesia, termasuk Kantor Wilayah BRI Denpasar yang membawahi Provinsi Bali, NTB dan NTT, Senin (4/9). Mengenakan pakaian khas daerah setempat, para teller dan customer service BRI terlihat hangat dan ramah melayani para nasabah yang memenuhi banking hall.
berbagai kegiatan rutin berupa Fun Fair dan CHIS Cup mulai 30 Agustus lalu. Menurut Kepala SMP CHIS Dra. Maria Hari Suryawati, M.Pd., saat ditemui di sela penutupan kegiatan pertukaran budaya, Rabu (30/8), kegiatan Fun Fair yang dilaksanakan 30-31 Agustus dimeriahkan berbagai stan permainan yang dibuat oleh guru dan siswa.
18 - 24 September 2017
45
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
FAKSAS UNWAR - Sebanyak 49 mahasiswa mancanegara mengikuti kelas internasional gelombang II Fakultas Sastra (Faksas) Universitas Warmadewa (Unwar). Kelas ini dilangsungkan selama satu semester, mulai 4 September hingga 22 Desember 2017. Para mahasiswa berasal dari Prancis, Finlandia, Jerman, Belanda, Amerika Serikat, Belgia dan Swedia. Itu diterangkan Dekan Faksas Unwar Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. pada pembukaan Orientation Day International Students Batch 2 di ruang sidang Kesari Warmadewa, Denpasar, Senin (4/9).
BUPATI BADUNG - Guna mendukung pembangunan di Banjar Gangga Sari, Desa Adat Kepal, Kecamatan Mengwi, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyerahkan hibah sebesar Rp 900 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan balai serbaguna dan panyengker di balai banjar setempat. Penyerahan hibah yang dilaksanakan, Sabtu (2/9) petang itu di Balai Banjar Gangga Sari itu juga dihadiri Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi IGN Jaya Saputra, Lurah Kapal serta tokoh adat Desa Adat Kapal.
MBP/ist MBP/ist
WABUP KARANGASEM - Guna meningkatkan progres kualitas dan kuantitas pekerjaan setiap proyek yang sedang berjalan di Kabupaten Karangasem, Wakil Bupati Artha Dipa melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Peninjauan di sejumlah proyek infrastruktur jalan dan itu dilakukan Rabu (6/9). Peninjauan pertama menuju ke Kecamatan Sidemen. Di sana, terdapat sejumlah proyek seperti penggantian Jembatan Tukad Unda, perbaikan satu ruas jalan Sangkan Gunung Sidemen, peningkatan ruas jalan Luah Bukit Buluh Kecamatan Sidemen serta pembangunan ruas jalan lingkar Pakel.
46
18 - 24 September 2017
TOYA DEVASYA – Toya Devasya Natural Hot Spring dan Ayurvedic Spa melaksanakan upacara Malik Sumpah Agung, Bakti Pakelem ring Danau Batur, Gunung Batur, Melasapas, Ngenteg Linggih dan Mupuk Pedagingan, Selasa (5/9). Upacara yang diselenggarakan sebagai ungkapan syukur atas anugerah sekaligus memohon keselamatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa tersebut di-puput lima sulinggih. Owner Toya Devasya, I Ketut Mardjana, Selasa (5/9) kemarin, menungkapkan, upacara yang dilakukan ini dalam rangka mendoakan jagat Bali khususnya Kintamani agar tetap ajeg, damai, tenteram, dan sejahtera.
MBP/ist
UNDIKSHA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) MBP/ist
BUPATI BANGLI - Moment hari kemerdekaan jangan hanya dijadikan seremonial belaka, tapi harus diisi dan dimaknai dengan komitmen bersama dalam menjaga kemandirian daerah, bangsa dan negara. Demikian disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum.
Singaraja semakin gencar menggulirkan program pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, perguruan tinggi berjuluk Kampus Seribu Jendela ini melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) pada bidang Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Undiksha
dalam sambutannya pada malam resepsi perayaan HUT
menerapkan penelitian Smart School di SMAN 4 Singaraja
ke-72 Kemerdekaan RI di panggung terbuka Lapangan
dan SMAN 1 Kuta. Mengawali P2M ini diisi dengan presen-
Kapten Mudita Bangli, Kamis (31/8).
tasi terkait Smart School System akhir pekan lalu.
MBP/ist
UNHI - Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali mencetak doktor dalam bidang ilmu agama dan kebudayaan. Kali ini doktor yang dilahirkan adalah Ir. I Nyoman Prastika, M.Si. Dekan Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi ini tercatat sebagai doktor ke-40 lulusan Pascasarjana Unhi. Dalam sidang senat terbatas dengan agenda ujian terbuka promosi doktor di aula Gedung Rektorat Unhi, Rabu (30/8), Prastika mempertahankan disertasi berjudul ‘’Yoga Sastra: Laku Mistik Balian Usada di Bali’’ dan lulus dengan predikat cumlaude.
MBP/ist
UNMAS - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati (FKIP Unmas) Denpasar membuka Gema Acara Penerimaan Eksekutif Muda (Ganesa) 2017 di aula Kopertis Wilayah VIII, Sabtu (2/9). Ganesa FKIP Unmas Denpasar 2017 yang diikuti 269 mahasiswa baru diisi dengan bakti sosial, serta penyampaian materi. Antara lain disampaikan oleh Dekan, Wakil Dekan, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Kegiatan ini utamanya bertujuan untuk memperkenalkan dan menumbuhkan rasa kecintaan terhadap almamater.
18 - 24 September 2017
47
A KT I V I TA S
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Pada awal tahun 2018 nanti, Pemkab Badung sudah siap menerapkan sistem aplikasi ekinerja. Dengan e-kinerja diharapkan dapat meningkatkan disiplin dan kinerja pegawai Pemkab Badung, sehingga pelayanan kepada masyarakat terlaksana dengan optimal. Dengan sistem ini juga sangat menentukan dari besaran tunjangan kinerja yang akan diterima pegawai. Hal tersebut terungkap saat paparan hasil kajian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Badung di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (6/9).
MBP/ist
UNMAS - Acara terakhir Ganesa Maba Universitas Mahasaraswati (Unmas) adalah malam keakraban yang dilaksanakan Senin (4/9). Malam keakraban adalah acara hiburan bagi mahasiswa baru (maba) setelah delapan hari mengikuti Ganesa Maba, baik di tingkat universitas maupun fakultas. Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. mengatakan, malam keakraban merupakan puncak acara dari rangkaian Ganesa Unmas Maba yang dimulai minggu lalu.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Peningkatan program teknologi di semua bidang terus dilakukan Pemkot Denpasar. Menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi langkah percepatan program menuju masyarakat Denpasar yang cerdas, sehat dan berkualitas. Senin (4/9) lalu, Wali Kota I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi melakukan kesepakatan kerja sama lewat penandatanganan memorandum of understanding (MoU).
48
18 - 24 September 2017
BRI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (Kanca) Singaraja sukses membantu pemerintah pusat menyalurkan dana untuk Program Keluarga Harapan (PKH) kepada warga miskin di Kabupaten Buleleng. Sejak di-launching 22 Juni 2017 lalu, BRI Kanca Singaraja yang mengerahkan pelayanan di 15 BRI Unit di Bali Utara telah menyelesaikan penyaluran dana PKH 99,49 persen atau total lebih dari Rp 6,1 miliar. Peluncuran penyaluran dana PKH di Bali Utara dihadiri langsung Bupati Putu Agus Suradnyana bersama Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Buleleng Gede Komang.
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Pemkab Klungkung tak hanya berhasil meraih penghargaan dari pemerintah pusat atas program yang telah digulirkan. Hal serupa juga datang dari MBP/ist
SMKN 5 DENPASAR - Lomba Sekolah Sehat yang digelar pemerintah daerah telah memasuki tahap penilaian tingkat provinsi. Senin (4/9), Tim Penilai Sekolah Sehat tingkat Provinsi Bali melakukan penilaian di SMKN 5 Denpasar. Sekolah ini mewakili Kota Denpasar dalam lomba sekolah sehat tingkat Bali. Tim penilai terdiri atas berbagai unsur, meliputi pembina UKS, Kanwil Agama, Dinas Kesehatan, PMI, tim penggerak PKK serta instansi terkait lainnya.
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta atas komitmen kepala daerah dalam mewujudkan transparansi sistem pengelolaan keuangan yang baik. Penghargaan bergengsi ini diserahkan pada Seminar Nasional dan Peluncuran Indeks Keuangan Daerah dengan tema Pengelolaan Keuangan Daerah Dari WTP Menuju Pengelolaan Keuangan yang Sehat dan Transparan di Gedung Graha Sabha Pramana, UGM, Kamis (7/9).
MBP/ist
ATRO BALI - Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Bali menggelar Wisuda VII Program Diploma 3 (D-3) Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi di Sanur Paradise Plaza Hotel, Denpasar, Selasa (5/9). Wisuda diikuti 80 orang mahasiswa angkatan ketujuh yang disaring lewat Sipensimaru Tahun 2014/2015 yang terdiri atas mahasiswa Timor Leste dan reguler. Lulusan terbaik diraih Topan Krisna Aditya (IPK 3,95), Wahyu Krisna Pratama, Lucy Herda Yunita (IPK 3,89) dan Ni Putu Rika Widhyasari (IPK 3,88).
MBP/ist
FE UNWAR - Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) menggelar Yudisium dan Lepas Pesan Calon Wisudawan ke-56 di Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Senin (4/9). Acara diikuti 373 Sarjana Ekonomi yang terdiri atas 9 orang dari Prodi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP), 173 orang dari Prodi Manajemen dan 190 orang dari Prodi Akuntansi. Dari jumlah itu, 93 orang atau 25 persen lulus dengan pujian (cumlaude).
18 - 24 September 2017
49
TA K S U
Jero Mangku Nyoman Majawan
�Ngayah� Spiritual Menulis Buku
L
ahir di keluarga pemangku, tidaklah membedakan Nyoman Majawan dengan anak lain pada umumnya. Pria kelahiran 9 Februari 1955 ini mengawali pendidikannya di SD No. 1 Renon dan tamat tahun 1968. Ia kemudian meneruskan pendidikan di SMP Dwijendra Denpasar tahun 1971, hingga akhirnya meneruskan ke Sekolah Pendidikan Guru (SPGg) dan tamat tahun 1974. Setamat SPG, Nyoman Majawan bekerja sebagai guru honorer selama dua tahun di SD No. 1 Renon tahun 1975. Ia kemudian diangkat menjadi PNS di SD No.3 Padangkerta, Karangasem. Tahun 1982 ia dimutasi ke SD Nomor 5 Sanur. Selain menjadi guru, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya saat itu, Nyoman Majawan juga bekerja sebagai pemandu wisata (guide) freelance berbahasa Inggris. Tahun 1995 ia kemudian diangkat menjadi kepala sekolah di SD 5 Sesetan hingga tahun 2000. Cobaan hidup mulai dihadapinya tahun 2006, saat ia diusulkan menjadi Kepala Kantor Kecamatan. Sebab, pada saat bersamaan ia menjadi pemangku di Pura Dalem Mengening, Renon. Di tengah ujian hidup yang semakin keras, akhirnya Nyoman Majawan mengambil keputusan untuk menyucikan diri menjadi pemangku, jan banggul di Pura Dalem Mengening, Renon. Keputusan ini diambil berdasarkan silsilah dari pendahulunya. Kondisi pura yang tidak terawat mulai diperbaiki secara bertahap. Dananya sebagian besar didapat dari punia umat. Profesi sebagai pemangku ini dijalaninya dengan senang dan ikhlas. Di sela-sela kesibukannya menjadi pemangku, Nyoman Majawan mulai menulis tentang memaknai hidup dan pelaksanaan upacara. Hobi menulis ini didapat semasih mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Buku yang pertama ditulis, yakni pengalaman niskala-nya sebagai jan banggul dan tuntunan nganteb upakara manusia yadnya. Buku ini sekaligus memberikan pencerahan perjalanan jan banggul saat menjalani hidup
50
18 - 24 September 2017
dan pengalaman yang dilaluinya. Ia berharap pengalamannya menjadi pengetahuan dan inspirasi bagi orang lain. Buku lain yang ditulis yakni tentang upakara yang didasarkan atas semakin mahalnya pelaksanaan upacara saat ini, sehingga umat kadang kala takut untuk menggelar upacara keagamaan. “Pandangan ini tentunya harus diubah sehingga ke depan agama Hindu tidak ditinggalkan,� jelasnya. Sumber penulisan menjadi hal penting dilakukan, agar isi dari buku yang ditulis menjadi padat dan dapat dipertanggungjawabkan. Begitulah konsep yang dilakukan Nyoman Majawan dalam menulis beberapa buku, yang mengambil beberapa sumber dari buku maupun perorangan yang bisa dipertanggungjawabkan. Ia tidak mau nanti buku yang ditulis justru menimbulkan persoalan maupun masalah baru serta berdampak pada kesalahpahaman dalam menafsirkan isi buku tersbeut. Setelah menulis beberapa buah
buku, Nyoman Majawan pun mulai memikirkan bagaimana cara membiayai cetak buku yang nantinya dibagikan kepada umat. Akhirnya, ia mulai menggalang dana dengan mengajukan proposal maupun bantuan dari beberapa lembaga yang pernah dinaunginya. Dana punia untuk penerbitan juga diperoleh dari pamedek yang tangkil ke pura. Setelah dana terkumpul, ia pun mencetak bukubuku tentang agama. Beberapa buku yang ditulisnya kini telah banyak beredar. Ia tidak serta merta berhenti mencari literatur hingga akhirnya dia mendirikan yayasan. Yayasan ini dimaksudkan untuk menampung segala masukan dari pamedek yang tangkil terhadap berbagai persoalan untuk dipecahkan bersama. Bukunya sebagian membahas tentang bagaimana kaidah pelaksanaan yadnya. Dengan usia yang semakin senja, Nyoman Majawan memiliki suatu impian ingin menjadi seorang sulinggih. Mewujudkan hal tersebut, ia pun saat ini memiliki seorang guru atau nabe yang dijadikan pedoman dalam mengemban dan melaksanakan rangkaian upacara. Keinginan ini bukanlah dari diri sendiri semata, namun lebih pada tanggung jawab dari leluhur yang diembannya. l Trimaja/bali tv
200 | 18 - 24 September 2017
Diarahkan Pesiar
RP 20.000