199 | 11 - 17 September 2017
Dana Parpol Vs Demokrasi Murah
RP 20.000
D A F TA R I S I OPINI lMencari Solusi Atasi Masalah Kebangsaan 6 BALI SEPEKAN lRibuan Sapi Diekspor Keluar Bali 7
LAPORAN UTAMA l Dana Parpol Vs Demokrasi Murah 8 l Tak Jamin Cegah Korupsi 10 l Hindari Upaya KKN 11 POLITIK l Mewaspadai Jeratan Investor 16 l Jokowi Kecewa 17
LENSA l BUDAYA 26
OLAHRAGA l Perang Mode di Lapangan Keras 27 PENDIDIKAN l Pendidikan Karakter Bukan Jargon Semata 32 PARIWISATA l Atraksi Tanpa Asap di Desa Wisata Kuwun 38
KIPRAH l Cok Istri Agung Sanistya Rani
Tak Pernah Berpuas Diri 18
MANCANEGARA l Sosok Dibalik Rudal Korut 20 DAERAH l Ratusan Atlet Datangi
Gedung DPRD Gianyar 22
TRADISI l Nyepi Wali di Pakraman Sanih
Menyucikan Sumber Mata Air Serangkaian Pujawali 40
EKONOMI l Pertemuan IMF-WB
Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 41
PROPERTI l Rumah MBR Terkendala Harga Tanah 42 HIBURAN l Yessy Diana
Luncurkan Single ”Pada Ngelahang” 44
KESEHATAN lApakah Anda Terinfeksi Virus Influenza? 24
PROPERTI l Jero Mangku Dewa Mustika
Mendalang adalah Panggilan Jiwa 50
11 - 17 September 2017
3
DARI PEMBACA
Politisi Jangan Lagi Berkonflik K
enaikan dana Parpol telah diumumkan secara terbuka kepada rakyat negeri ini. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengatakan pemerintah telah memutuskan menaikkan dana bantuan untuk partai politik (parpol) dari Rp 108 menjadi Rp 1.000 per suara sah. Alokasi APBN untuk parpol ini mengalami kenaikan hampir 10 kali lipat dari bantuan anggaran negara untuk parpol sebelumnya. Mencermati hal ini, saya sebagai warga negara berharap agar kenaikan dana parpol ini membuat partai politik dan politisinya lebih bijak dalam mengelola persoalan kebangsaan. Selama ini yang saya lihat politisi cenderung debat dan berkonflik untuk kepentingan –kepentingan yang tidak efektif untuk pembangunan bangsa. Dengan kenaikan dana parpol ini politisi mestinya lebih banyak mencari solusi mengatasi masalah kebangsaan, bukan sebaliknya justru bersikap terbalik dengan publik. Politisi yang tidak bisa memerankan diri sebagai negarawan bahkan cenderung membela kepentingan partai dan kepentingan pribadinya secara arogan sebaiknya meninggalkan profesinya. Yang jelas, negara ini membutuhkan politisi yang bijak dalam upaya mengatasi masalah kebangsaan. I Wayan Suarsana, S.Pd. Gianyar, Bali
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
11 - 17 September 2017
4
Membudayakan Transaksi Non-tunai PEMERINTAH sedang menggalakkan perubahan pola transaksi publik dari uang tunai ke traksaksi nontunai. Cara ini pun telah dijabarkan perbankan. Walaupun pilihan transaksi non-tunai sudah banyak tersedia di Indonesia, namun uang tunai masih menjadi pilihan pertama sebagai alat transaksi. Kebanyakan orang masih memilih uang tunai karena bisa digunakan secara langsung tanpa bantuan alat apapun. Mencermati fakta ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan pemahaman publik terhadap transaksi non-tunai. Tujuannya untuk memahami tingkat pengetahuan dan pemahaman publik atas terobosan pemerintah dalam bidang ini. Jajak yang dilakukan dengan melakukan wawancara via telepon ini dilakukan secara acak di seluruh Bali dalam sepekan terakhir ini. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, ketika disodori pertanyaan Menurut Anda, apakah informasi tentang program transaksi non-tunai sudah digarap secara optimal? Ternyata hanya sebagian kecil responden yang mengakui pemerintah telah melakukan upaya ke arah itu. Ada sekitar 38,97 persen responden mengaku sudah memahami hal ini bahkan sudah melakukan program ini. Mereka juga mengaku memiliki hampir dua kartu kredit untuk kepentingan transaksi mereka. Responden lain juga mengaku mendukung program ini namun belum melakukan langkah nyata. Mereka hanya mengaku gerakan transaksi non-tunai sudah biasa mereka dengar
dan mereka pahami maksudnya. Namun, mereka tetap berharap sosialisasi terkait transaksi non-tunai digencarkan lagi. Responden berpandangan pada era digital seperti sekarang ini, dan dengan menjamurnya bisnis e-commerce di Indonesia, banyak transaksi tidak dapat lagi dilakukan secara tunai. Metode pembayaran seperti kartu debit, kartu kredit, e-money, pembayaran online maupun kredit online diyakini akan menjadi pilihan. Sementara itu, 57,41 persen mengaku meskipun program ini tergolong praktis dan sejalan dengan era teknologi, namun di Indonesia program ini belum disosialisasikan secara intensif. Responden mengaku belum memiliki pemahaman yang utuh terkait program ini. Mereka juga belum tahu layanan yang bisa dilakukan dengan cara ini. Responden mengatakan pemahaman terhadap program transaksi non-tunai ini baru sebatas dipahami oleh kalangan kelas ekonomi mapan dan terkait dengan bidang profesinya. Ini terlihat dari masih tingginya orang atau warga yang menggunakan uang tunai untuk sarana transaksi. Bahkan, peredaran uang tunai di Indonesia masih tergolong tinggi. Responden kelompok ini berharap ada target-target yang lebih riil dalam menjabarkan kebijakan ini. Perbankan harus lebih intensif melakukan edukasi terkait hal ini. Responden kelompok ini justru sangat yakin, transaksi non tunai akan menjadi pilihan publik pada era digital saat ini.
Sedangkan 3,62 persen malah mengaku tak mau tahu dengan kebijakan ini. Selain pemahaman mereka tak jelas soal ini, mereka juga mengaku masih sangat awam dengan dunia perbankan. Mereka juga mengaku tak tahu prosedur pengurusan kartu kredit dan hal lain yang berakaitan dengan transaksi non tunai. Mereka mengaku pernah mendengar program ini namun tidak begitu tertarik untuk mendalaminya. l Dira Arsana
11 - 17 September 2017
5
5
OPINI
D
Mencari Solusi Atasi Masalah Kebangsaan
ahulu merah putih dibuat dan dikibarkan dengan darah dan air mata oleh para pendahulu kita tanpa memikirkan latar belakang yang berbeda. Mereka bersatu padu mendirikan negara ini, merebutnya dari tangan penjajah dan menjaganya dari segala model ancaman yang ingin menguasainya kembali. Kalau saja para pejuang kemerdekaan masih hidup, pasti mereka akan sangat sedih menyaksikan sekelompok orang berteriak-teriak mengatasnamakan agama, memaksakan kehendaknya dan mencoba mengabaikan semangat persatuan yang selama ini dibangun. Bicara merah putih tidak akan pernah lepas dari Pancasila sebagai pemersatunya. Dan kita tidak boleh menutup mata akan fenomena yang sekarang sedang terjadi. Bahwa ada keinginan dari oknum/ sekelompok orang yang mencoba-coba untuk mengutak-atik Pancasila, ada upaya untuk mengaburkan sejarah sehingga bertendensi menimbulkan keraguan rakyat terhadap Pancasila. Pertanyaannya kemudian, masih perlukah ada yang meragukan ke lima sila yang disepakati bersama sebagai dasar negara kita? Bukankah setelah tujuh puluh dua tahun Indonesia merdeka Pancasila telah menunjukkan kesaktiannya. Mestinya, era tinggal landas yang diimpikan bangsa ini sudah melesat bersama Burung Garuda dengan Pancasila sebagai pengikat persatuan di antara kita yang berbeda ragam suku, agama dan adat istiadat. Bukan sebaliknya, cita-cita negara ini menjadi terhambat hanya karena reformasi yang kebablasan, yang tanpa sengaja telah memberikan ruang gerak bagi orangorang yang ingin mengganti ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pancasila sudah final, tidak ada lagi celah bagi mereka yang ingin menggantinya dengan ideologi lain.Tidak ada gunanya lagi buang-buang waktu kembali ke titik nol karena pintu diskusi tentang perlu tidaknya ideologi ini dipertahankan sudah
6
Oleh I Made Mulyawan Subawa
tertutup. Ironisnya, saat negara melalui pemerintah hadir memberikan solusi atas permasalahan kebangsaan yang sedang terjadi, ada saja pihak-pihak dari oknum elite politik yang tidak mendukung alias berseberangan dengan upaya pemerintah. Dalam negara demokrasi, perbedaan pandangan dengan pemerintah atau berada pada kubu oposisi bukanlah sesuatu yang tabu. Tetapi untuk hal-hal yang sudah final memerlukan rambu yang tegas bahwa hal ini pantang untuk didiskusikan lagi. Jangan sampai pihak yang kontra Pancasila dimanfaatkan oleh oknum elit politik untuk meraup dukungan suara pemilu tanpa memikirkan efek jangka panjang bagi kelangsungan persatuan bangsa. Saat ini diperlukan kesepahaman di antara para pemimpin partai politik maupun tokoh-tokoh lintas agama. Perlu pikiran yang jernih dan kesediaan untuk menurunkan tensi perbedaan arah politik, khusus mengenai kesatuan dan persatuan bangsa. Para elit politik yang dan keuntungan politik sesaat yang akhirnya justru memperumit masalah. Kalau yang dipertentangkan bukan masalah ideologi tentu masih ada tempat bagi pemikiran yang pro dan kontra. Pancasila sebelum diterima sebagai dasar negara dari NKRI memang mengalami perjalanan yang panjang dan diskusi alot dari beberapa tokoh. Harus diakui bahwa tokoh yang paling menonjol ketika itu adalah Ir. Soekarno. Sangat sensitif bila perbedaan pendapat dalam prosesperumusan Pancasila itu ungkit-ungkit kembali. Yang perlu dicatat adalah apa yang dihasilkan merupakan wujud dari kesepahaman yangberdasarkanperundingan melalui musyawarah dalam mencapai kata mufakat. Akan berbeda halnya apabilakesepakatan itu dihasilkan dari proses voting, dimana yang tidak setuju akan tetap pada pendapatnya dan terpaksa harus sepaham hanya karena kalah jumlah.Proses voting tidak menjelaskan sampai paham kepada
yang tidak sepaham sehingga ketika keluar dari tempat perundingan mereka masih mempunyai pemikiran yang tidak sepaham. Sejarah telah membuktikan dan akan terus membuktikan, saat perbedaan pendapat mengenai ideologi bangsa ini semakin memuncak dan tak terbendung, saat perahu besar bernama Indonesia ini mulai retak dan nyaris tenggelam maka Pancasila akan hadir sebagai jawabannya, sebagai metode berfikir kolektif, sebagai penurun ego setiap anak bangsa ini, sebagai pilar pemersatu yang tak akan lekang oleh waktu. Kuncinya adalah, semua tetap mempertahankan komitmen yang telah dibangun pendahulu negeri ini, mempertahankan kesepakatan bersama yang merupakan perjanjian luhur tersebut sampai kapan pun. Pertanyaannya sekarang, siapa yang berkewajiban memahami dan mengetok tularkannya?Apakah hanya di pundak generasi muda sebagai penerima ekstafet pembangunan atau para orang tuanya yang harus dengan arif dan bijaksana mengakui bahwa di antara mereka sendiripun belum mengamalkan dengan baik sila-sila dari Pancasila tersebut? Intinya semua kalangan baik kaum muda maupun kaum tua harus selalu mengamalkannya, menanamkan nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan dan gotong royong. Demi merah putih yang akan terus berkibar, sekali lagi harus ditegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi NKRI yang sudah final, merupakan hasil kesepakatan bersama para Pendiri Bangsa yang kemudian sering disebut sebagai sebuah “Perjanjian Luhur� bangsa Indonesia. Dan bagi kaum muda penerima ekstafet kemerdekaan perlu diberikan penjelasan yang konperhensif mengenai pentingnya mengutamakan persatuan dan kesatuan di atas kepentingan kelompok atau golongan. Penulis, praktisi hukum dan pengajar di FH Unmar Denpasar
11 - 17 September 2017
6
BALI SEPEKAN
Empat Ton Daging Olahan Diamankan
MBP/eka
Ribuan Sapi Diekspor Keluar Bali PERMINTAAN sapi sebagai hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah, meningkat tajam. Perusahaan Daerah (PD) Pasar Badung mencatat ribuan ekor sapi diekspor antarpulau menjelang perayaan tersebut. Dirut PD Pasar Badung I Made Sutarma mengatakan, terjadi lonjakan penjualan sapi hingga 100 persen di Pasar Hewan Beringkit. Lonjakan ini terjadi Minggu (27/8) lalu, yakni mencapai 2.500 ekor sapi. “Ya, terjadi lonjakan sampai 100 persen dari ratarata seribu ekor menjadi 2.500 ekor saat pasaran (Rabu-Minggu),� ujar
Made Sutarma Senin (28/8). Menurut Sutarma, ribuan sapi yang laku terjual dibawa keluar daerah, seperti Jakarta, Surabaya, Kalimantan, Jogjakarta dan daerah-daerah lainnya di Pulau Jawa. Sapi yang dapat dijual keluar Bali ini harus memenuhi ketentuan, yakni berat minimal 350 kilogram dan lolos pemeriksaan kesehatan hewan. Selain dari peternak di Badung, kata Sutarma sapi yang dipasarkan lewat Pasar Hewan Bringkit dominan berasal dari Nusa Penida, Klungkung, Singaraja, Bangli dan Karangasem. l Parwata
JAJARAN Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Senin (28/8) berhasil menggagalkan aksi penyelundupan daging olahan tanpa dokumen. Penyelundupan daging ilegal itu diamankan berkat ketelitian anggota jaga yang tergabung dalam Unit Kecil Lengkap (UKL) di pintu masuk Bali. Daging olahan yang berhasil digagalkan itu sebanyak empat ton. Daging itu diangkut dengan menggunakan mobil boks warna kuning dengan nopol B 9652 SCC. Pengemudi mobil, Dedy Mulianto, asal Pacitan, Jawa Timur mengatakan sosis dan nagget tersebut dibawa dari Surabaya dengan tujuan Denpasar. Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi didampingi Perwira Pengendali Ipda Putu Darma Santika dan Ipda I Gusti Ketut Juniadi mengatakan daging olahan tersebut ditaruh bersama di dalam satu mobil boks dan sudah dikemas. Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin dari anggota jaga yang bertugas di pintu masuk Bali maupun di pintu keluar Bali. l Surya Darma
Warga Desa Tukadmungga Kesulitan Air Bersih WARGA Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng sejak sebelas hari mengalami kesulitan air bersih. Ini terjadi karena jaringan air bersih di desa tersebut mati total. Kesulitan air itu bukan karena debit air kecil akibat kemarau panjang, tetapi karena mesin pompa untuk mengalirkan air dari sumber mata air mengalami kerusakan. Warga terpaksa mengambil air bersih dari sumber mata air di areal milik warga. Sementara untuk keperluan memasak, warga terpaksa meminta air dari
warga yang berlangganan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng. Pantauan menunjukan, salah satu sumber mata air ramai didatangi warga. Sumber mata air di Banjar Dinas Dharma Yadnya itu dijadikan lokasi warga menampung air menggunakan jeriken. Warga mulai antre mengambil air bersih di tempat ini pada pagi dan sore hari. Kebanyakan warga terpaksa menunda bekerja demi mendapatkan air bersih
untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK -red). Kadek Astawa (25), warga Banjar Dinas Dharma Semadi di sela-sela antre mengambil air menceritakan, lebih dari sebelas hari aliran air bersih di rumahnya mati total. Sejak itu, dirinya menunda waktu bekerja sebagai buruh serabutan karena harus mendahulukan mengambil air untuk mengisi bak penampungan di rumahnya. l Mudiarta 11 - 17 September 2017
7
7
LAPORAN UTAMA
Dana Parpol Vs Demokrasi Murah
T
iap suara rakyat sah pada Pemilu 2019 akan dikorelasikan dengan uang Rp 1.000. Angka ini lolos setelah dilakukan berbagai kajian termasuk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peningkatan dana tunai untuk satu suara sah ini meningkat 10 kali lipat. Namun, keraguan terhadap kinerja partai politik tetap tinggi. Transparasi dan komitmen politisi mewujudkan demokrasi murah dan berkualitas tetap diragukan. Menuju demokrasi murah dan berkualitas tak berkorelasi langsung dengan dana parpol. Dana politik ini justru berpotensi menimbulkan masalah baru jika salah kelola. Sebaliknya, dana parpol hanya akan membantu memudahkan penyiapan dana operasional di daerah. “Dana parpol tak akan berkorelasi dengan prilaku politik dan kualitas demokrasi,” tegas Dekan Fisip Universitas Udayana Dr. Drs. I Gusti Putu Bagus Suka Arjawa, M.Si. kepada Majalah Bali Post. Ia mengatakan demokrasi murah dan berkualitas tak bisa diukur hanya dengan peningkatan dana politik. Nyaris tak ada korelasinya. Demokrasi murah, beretika dan bijak dominan berkaitan dengan kualitas politisi dalam parpol tersebut. Demokrasi itu berkorelasi dengan nalar dan kebijakan yang berhubungan dengan kemampuan membangun komunikasi politik. “Sepanjang mental politisi ingin mendapatkan keuntungan dari proses politik, maka peningkatan dana parpol tak akan berkorelasi dengan kualitas demokrasi,” tegasnya. Ia menegaskan peningkatan kualitas demokrasi bisa dibangun secara bersama-sama. Artinya ada peran bijak rakyat sebagai pemilih dan politisi di pihak lain. Pengawasan atas pengelolaan anggaran politik juga perlu diintensifkan agar parpol menjabarkan demokrasi berkualitas dan murah. “Regulasi ha-
8
MBP/dok
MBP/dok
Suka Arjawa
Adi Wiryatama
rus mengarah pada proses demokrasi murah dan beretika,” ujarnya. Di Bali tercatat ada 8 partai politik yang mendapatkan bantuan keuangan dari Pemprov. Yakni, Partai Nasdem, PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, Hanura, dan PKPI. Besaran bantuan ditentukan oleh perolehan suara hasil pemilu 2014, dengan nilai per suara Rp 633. Nilai per suara didapat dari pembagian jumlah bantuan keuangan kepada partai politik dari APBD Provinsi tahun anggaran 2013 dengan jumlah perolehan suara parpol yang mendapatkan kursi di DPRD Provinsi Hasil Pemilu 2009. Sementara, wa-
cana kenaikan nilai per suara menjadi Rp 1.000 dikatakan masih menunggu pemerintah pusat. “Belum, nanti pusat itu. Daerah tidak bisa sampai Rp 1.000, apalagi kabupaten, dimana mencari dana? Yang paling parah Bangli, Jembrana, itu kabupaten dengan PAD kecil. Lalu Klungkung, Tabanan, Karangasem, Buleleng,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali I Gede Putu Jaya Suartama. Jaya mengatakan, partai politik setiap tahunnya selalu dialokasikan anggaran oleh pemprov juga bergantung pagu yang didapatkan dari pusat.
11 - 17 September 2017
8
Dalam hal ini, parpol mengajukan anggaran kepada pemerintah lalu diverifikasi apakah sudah sesuai dengan Undang-undang Pemilu dan Undangundang Parpol. Nantinya, anggaran yang didapat 60 persennya harus dialokasikan untuk pendidikan politik. Sisanya, baru dipakai untuk operasional partai. “Ada tim yang verifikasi. Tergantung sekarang jumlah kursi di DPRD, jumlah suara berapa, ada rumusnya itu,” ujarnya. Jaya menambahkan, untuk tahun ini memang masih belum ada parpol yang mendapatkan anggaran. Pasalnya, baru ada beberapa partai yang mengajukan dari total 8 parpol. Pencairan juga berdasarkan hasil audit BPK RI. Kalau tidak ada rekomendasi dari BPK, maka pencairan tidak dapat dilakukan.
“Kalau BPK merekomendasikan nanti, baru dicairkan karena itu kan harus diaudit dulu. Tahun 2016 itu harus diaudit, sudah bener nggak penggunaan tahun lalu. Kalau sudah benar, baru kita keluarkan (alokasi tahun ini, red). Itupun kita verifikasi lagi,” jelasnya. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama menyambut positif anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk parpol. Hal ini akan memunculkan rasa keadilan, khususnya bagi partaipartai kecil. Di sisi lain, pemerintah juga ikut mengontrol partai politik agar bertindak sesuai dengan aturan. “Kalau ada peran serta pemerintah dalam membina perdemokrasian karena kita juga sadari demokrasi itu pilarnya adalah partai politik. Partai politik itu harus betul-betul diberikan pembinaan yang setara. Selama ini kan yang kecil
tetap kecil, yang besar tetap besar,” ujar Politisi PDI Perjuangan ini. Wiryatama menambahkan, parpol dulu kerap berlomba-lomba memasang spanduk dimana saja dan tidak sesuai aturan. Ketika sekarang diatur pemerintah, termasuk pada sistem pemilu, tentu akan membawa dampak positif pula bagi parpol. Mengingat, sosialisasi kepada masyarakat juga diambil alih oleh pemerintah. “Sekarang apalagi dananya dinaikkan. Khususnya bagi PDIP, saya senang sekali juga karena partai besar, dihitung dengan jumlah kursi, perolehan suara. Kalau dulu kan tolak ukurnya berbeda, sekarang ini saya kira bagus. Saya apresiasi,” tandas Mantan Bupati Tabanan ini. l Dira Arsana, Rindra Devita
11 - 17 September 2017
9
9
LAPORAN UTAMA
Tak Jamin Cegah Korupsi
M
enteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengatakan pemerintah telah memutuskan menaikkan dana bantuan untuk partai politik (parpol) dari Rp 108 menjadi Rp 1.000 per suara sah. Alokasi APBN untuk parpol ini mengalami kenaikan hampir 10 kali lipat dari bantuan anggaran negara untuk parpol sebelumnya. Mengenai pertanggungjawaban uang negara tersebut, Tjahjo menjelaskan tidak ada keharusan anggaran negara tersebut digunakan untuk kegiatan tertentu oleh partai, karena nantinya terserah digunakan untuk kegiatan apapun oleh parpol. Namun, dia memastikan ada pertanggungjawaban oleh parpol atas penggunaan anggaran negara tersebut. “Bisa dipakai rutin bisa dipakai untuk kaderisasi atau apa-apa yang saya kira pertanggungjawabannya ada,” kata Tjahjo Kumolo di Jakarta belum lama ini.
Menurutnya, bantuan kepada parpol dari negara merupakan bagian dari konsolidasi demokrasi. Oleh karenanya, setiap tahun pemerintah akan mengevaluasi alokasi dana untuk parpol ini. “Tiap tahun akan dievaluasi apakah naik atau tidak. Tapi ini sekadar bantuan, karena kebutuhan parpol bersumber dari iuran anggota, bantuan pihak ketiga yang tak mengikat,” ujarnya. Pemerintah menyerahkan penggunaan dana tersebut sebaik mungkin kepada tiap parpol asalkan untuk keperluan partai. Untuk tahun ini, bantuan ini disetujui karena pemerintah menganggap perekonomian negara sudah relatif stabil. “Karena saat 2015, 2016 nggak memungkinkan. Baru Bu Sri Mulyani pertumbuhan stabil kembalikan Rp 108 ke Rp 1.000,” kata Tjahjo. Mengenai salah satu pertimbangan dari kenaikan dana parpol ini untuk mencegah praktik korupsi para politisi, Tjahjo
mengaku tidak bisa menjamin kenaikan dana parpol akan mampu menutup celah terjadinya praktek korupsi di Indonesia. Dari sejumlah diskusi yang dilakukan oleh berbagai pihak seperti ICW, KPK, BPK dan BPKP, Tjahjo mengungkap kenaikan dana parpol tidak menjamin korupsi para politisi parpol bisa dicegah. “Korupsi tergantung pada masingmasing individu, sekarang meningkat korupsinya, OTT semakin ketat mulai dari Rp 500.000, Rp 5 juta sampai Rp 20 miliar ketangkap semua, toh meningkat, aparatur penegak hukum kena juga, itu kembali kepada diri kita,” ujarnya. Makanya, kata dia, revolusi mental jangka panjang yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, menurut Tjahjo diharapkan akan mengubah mental masyarakat indonesia, mental semua pejabat di semua lingkup. l Hardianto
MBP/dok
Tjahjo Kumolo
10
11 - 17 September 2017
10
Hindari Upaya KKN KENAIKAN dana parpol menjadi 10 kali lipat merupakan hal yang wajar. Sokongan dana memadai ini, menurut pengamat politik Dr. Gede Made Metra, M.Si. diyakini menghindari munculnya upaya mengumpulkan dana dengan cara yang tidak benar, hingga munculnya praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Lebih jauh mantan Rektor Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja ini mengatakan, alasan mengapa parpol perlu didanai oleh negara karena parpol itu sendiri memiliki fungsi dalam kehidupan demokrasi di tanah air. Parpol juga memiliki tiga fungsi yakni melakukan pendidikan politik. Fungsi ini menyasar internal pengurus atau kader dimana parpol wajib memberikan pendidikan politik kepada pengurus maupun kadernya. Dengan pendidikan yang memadai ini, kader parpol itu akan memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai politkus yang akan memangku jabatan baik legislative maupun eksekutif. Selain itu parpol juga berfungsi mensosialsiasikan programnya sendiri kepada masyaraat, sehingga masyarakat mengetahui apa yang sudah dilakukan oleh parpol itu sendiri. Sedangkan fungsi ketiga adalah parpol berfungsi melakukan rekrutmen kader yang akan menduduki jabatan legislatif dan eksekutif, serta parpol berfungsi melakukan akselerisasi kepentingan masyarakat yang menjadi konstituennya, sehingga kader parpol itu sendiri dapat memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat itu sendiri. “Untuk mendukung fungsi parpol itu saya kira wajar negara memberikan dana yang memadai untuk parpol di negara kita,” katanya. Menurut Metra, tambahan dana parpol ini dapat menghindari terjadinya praktik pencarian dana parpol dengan cara-cara yang tidak benar hingga mengarah indikasi KKN. Hal ini penting karena sekarang ini banyak praktik pencarian dana parpol dengan cara yang macam-macam. Selain itu, karena dana yang kurang memadai itu, parpol pun belum maksimal dalam melaksanakan fungsi yang sejatinya. Dia mencontohkan, banyak parpol mencalonkan seseorang yang tidak memiliki pengetahuan sebagai poltikus. Bahkan, ada seseorang yang tidak terlibat dalam kepengurusan tiba-tiba langsung menjadi calon legislativ atau eksekutif. Untuk itu, jika pemerintah mampu mem-
Gede Made Metra
MBP/mud
berikan dana parpol yang memadai itu, parpol itu sendiri dituntut melaksanakan fungsinya dengan baik. Sedangkan negara sebagai pemberi dana wajib menuntut parpol mempertanggungjawabkan pemanfaatan dana tersebut. Tidak saja melalui dokumen administrasi keuangan, tetapi pertanggungjawaban dengan realisasi program dan pelaksanaan fungsi parpol itu sendiri wajib dipertunjukkan kepada publik. “Pertanggungjawaban ini harus dilakukan dan yang terpenting bagaimana pertanggungjawaban parpol dalam melaksanakan fungsinya itu sendiri,” jelasnya. Hal sama juga dikemukakan Dr. IB Radendra Suastama, S.H., M.H. Ia menilai rencana peningkatan dana bantuan kepada partai politik (parpol) dari pemerintah yang sangat signifikan, bahkan sampai sekitar 10 kali lipat mestinya membuat partai politik menjadi lebih baik. Namun, akan menjadi persoalan jika mentalitas partai politik tidak berubah. Sebab, persoalan pokoknya ada pada apa sesungguhnya fungsi dan tugas partai politik dalam kehidupan berbangsa bernegara. Ia menilai identifikasi masalah mengenai partai politik juga harus dipetakan dengan jelas terlebih dahulu untuk bisa mengambil langkah yang tepat terkait penggelontoran dana kepada partai politik. Radendra mengatakan, ada beberapa hal yang bisa dipersoalkan terkait kenaikan dana parpol, diantaranya apakah peningkatan dana parpol akan otomatis meningkatkan kualitas kinerja
MBP/dok
IB Radendra Suastama
partai politik dalam mengartikulasi kepentingan masyarakat luas? apakah peningkatan dana parpol akan otomatis meningkatkan kualitas dan integritas moral anggota dan kader partai politik?, dan apakah peningkatan dana parpol akan otomatis meningkatkan responsivitas dan sensitivitas terhadap persoalan masyarakat yang membutuhkan penanganan dan penyelesaian segera? Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan apakah peningkatan dana parpol akan otomatis meningkatkan kualitas politisi yang dihasilkan dan diajukan untuk kontestasi dalam pemilu legislatif maupun pemilihan kepala daerah dan apakah penggunaan dana parpol tidak akan dikorupsi oleh kader atau pengurus Partai? “Tidak ada jaminan bahwa kita dapat menjawab semua persoalan tersebut dengan lugas dan pasti dengan kata iya. Karena itu yang paling penting adalah kesadaran parpol untuk memperbaiki diri dan citra negatif parpol selama ini melalui peningkatan kualitas hal-hal dalam identifikasi masalah tersebut di atas,” tandas Radendra. Oleh karena itu, sangat diperlukan revolusi cara pandang dan sikap mental dari pemerintah agar penggelontoran dana kepada parpol bukan sekadar menjadi penghamburan dana secara sia-sia, sehingga menjadi ladang korupsi bagi para kadernya. Sebab, pembenahan parpol bukan hanya secara kosmetis tetapi harus secara paradigmatik. l Mudiarta, Winatha 11 - 17 September 2017
11
AKTIVITAS DLHK BADUNG - Para pengunjung antusias mengerumuni stan Gotik (Gojek Sampah Plastik) milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung di Pameran Kerja Nyata Revolusi Mental di Stadion Manahan Solo, Minggu (27/8). Acara yang dibuka langsung oleh Menko Puan Maharani ini menampilkan berbagai inovasi nasional. Salah satunya Gotik Badung sebagai inovasi terbaik nasional 2017 menampilkan sosok transformer. PNB - Mengawali tahun ajaran Baru, Politeknik Negeri Bali (PNB), Sabtu (26/8) menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (Lankka) XXVIII/2017 di lapangan kampus setempat. Kegiatan ini dibuka Pembantu Direktur 1 PNB I Putu Mertha Astawa, S.E., M.M. ditandai pelepasan balon dan burung merpati. Menurut Mertha Astawa, Lankka dimaksudkan untuk lebih mengenalkan kehidupan kampus kususnya Politeknik Negeri Bali, termasuk mempersiapkan mahasiswa baru dalam hal mengikuti proses belajar mengajar di PNB. BUPATI BADUNG - Badung I Nyoman Giri Prasta melepas kontingen Porprov Kabupaten Badung yang akan tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII/2017 yang digelar di Gianyar di Lapangan Puspem Badung, Senin (28/8). Acara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Badung I Putu Parwata beserta anggota dan Kepala Perangkat Daerah di Kabupaten Badung. UNUD - Universitas Udayana (Unud) melalui Center for International Programs, Senin (28/8) menggelar orientasi Udayana International Study Program in Physiotherapy and Personal Trainer. Bertempat di kampus Unud Jimbaran, kegiatan ini melibatkan 119 siswa dari Norwegia yang akan mengikuti program selama 16 minggu. Menurut Direktur Center for International Programs Unud Ni Putu Sri Harta Mimba, Ph.D., M.Si., S.E., Ak., CA., kegiatan ini merupakan salah satu kerja sama internasional yang dimiliki Unud.
12
11 - 17 September 2017
11 - 17 September 2017
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
PLN - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali I (UIP JBTB I) menyerahkan hewan kurban ke dua masjid di Jembrana, Minggu (27/8). Hewan kurban berupa dua ekor sapi itu diserahkan langsung di Masjid Al Ikhlas, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara dan Masjid Nurut Taqwa, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo. Bantuan diserahkan langsung General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP JBTB I, Mayarudin dan jajaran. Penyerahan hewan kurban ini merupakan kegiatan rutin PLN menyambut Hari Raya Idul Adha.
UNDIKSHA - Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Senin (29/8), menggelar acara pelepasan calon wisudawan periode Agustus 2017. Acara yang dipusatkan di halaman Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FTK ini, dihadiri calon wisudawan, Dekan, Senat Mahasiswa FTK, Ketua HMJ, Kaprodi dan Sekprodi, staf dosen di lingkungan FTK dan orangtua calon wisuda. MBP/ist
MBP/ist
BUPATI GIANYAR – Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, S.H. dan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra melaksanakan upacara peletakan batu pendem pada Senin (28/8), di Pura Melanting dan Balai Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Pakraman Lebih, Gianyar. Upacara ini disaksikan pinandita dan masyarakat Lebih. Menurut Klian Banjar Adat Lebih Beten Kelod Dewa Gde Piayadnya didampingi Klian Dinas Wayan Wirta Saputra. S.Pd., pembangunan Balai Banjar Lebih Beten Kelod yang berlantai dua itu dipersiapkan sejak setahun lalu.
14
11 - 17 September 2017
BUPATI KARANGASEM - “Selamat jalan putra terbaik Karangasem. Selamat jalan Mantan Wakil Bupati Karangasem periode 2005-2010 Bapak Drs. I Gusti Lanang Rai tokoh panutan Karangasem. Semoga karyanya dikenang masyarakat Karangasem dan amalnya diterima Tuhan YME. Amor ring Acintya,” ujar Bupati Mas Sumatri dengan sendu saat ditemui usai melayat ke rumah duka di Banjar Dinas Duda, Desa Duda, Selat, Sabtu (26/8). Bupati dan Wakil Bupati Karangasem beserta Jajaran Birokrasi dalam pemerintahan Kabupaten Karangasem menyampaikan turut berduka cita dan kehilangan tokoh panutan yang merupakan teladan.
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - “Melalui tagline Karangasem the Spirit of Bali saya mengajak seluruh lapisan masyarakat Karangasem agar dapat bersama-sama membangun Karangasem, sehingga nantinya kita dapat mewujudkan visi Kabupaten Karangasem, yaitu Mewujudkan Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat Berlandaskan Tri Hita Karana�. Demikian disampaikan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam sambutannya saat Resepsi HUT ke-72 Kemerdekaan RI dan Penutupan Pameran Industri dan Dagang Kabupaten Karangasem tahun 2017, Minggu malam (27/8) di Stadion Padangkerta, Amlapura.
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Puluhan lansia produktif di Kabupaten Klungkung yang mempunyai keahlian khusus diberdayakan pemkab. Mereka diikutsertakan dalam kegiatan Penciptaan Wirausaha Baru Tenaga Kerja Mandiri. Pembukaanya dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Graha Purwaka, Desa Pangi, Kecamatan Dawan, Senin (28/8). Hadir pula Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Drs. Nurahman, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung I Gede Kusumajaya, Kadis sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ida Bagus Anom Adnyana serta sejumlah perbekel.
PEMKOT DENPASAR - Pelaksanaan pelayanan publik terpadu satu pintu Pemkot Denpasar di Graha Sewaka Dharma Lumintang terus mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Bahkan di tingkat internasional prosesi pelayanan publik Denpasar juga mendapatkan apresiasi dengan kehadiran Chairman of the State Agency of Public Service and Social Innovations under the President of the Republic of Azerbaijan, Inam Karimov beberapa waktu lalu. Senin (28/8) kemarin Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengunjungi Graha Sewaka Dharma Lumintang.
WALI KOTA DENPASAR - Berbicara tentang leadership atau kepemimpinan, hendaknya seorang pemimpin tidak takut untuk dikritik dan perlu kritikan yang positif sehingga mampu memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat. Seorang pemimpin hendaknya memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan inovasi dalam roda pemerintahannya. Selain itu, seorang pemimpin harus bisa menggerakkan spirit kemanusiaan dan bukan hanya logika saja yang harus dijalankan, tapi juga ada rasa yang bisa juga disebut dengan taksu. Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menjadi pembicara pada kegiatan Orange Party yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja di Gedung IMACO, Jumat (25/8).
MBP/ist
11 - 17 September 2017
15
POLITIK
Mewaspadai Jeratan Investor
SUHU Pilgub Bali 2018 makin panas. Lambatnya rekomendasi dari partai politik membuat peta persaingan kandidat lintas parpol termasuk independen tak kunjung pasti. Di Balik itu, persoalan dana kampanye seringkali dianggap sebagai masalah bagi calon kepala daerah. Pasalnya, tidak ada sumbangan yang gratis. Balas jasa penyumbang menjadi kendala bagi pemenang pilkada. Jertaan investor ini layak diwaspadai. Untuk itulah ke depan publik harus tahu betul siapa yang mendanai perjuangan politik para kandidat. Masalahnya, sering kali investasi politik berkorelasi dengan perizinan investasi. “Bila ada calon yang dibiayai investor, patut diduga calon tersebut pun akan terikat jasa pada investor. Sehingga tidak bisa bebas membuat kebijakan semata-mata untuk masyarakat Bali,” kata Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Komunikasi Publik PHDI Pusat KS Arsana di Jakarta kepada Majalah Bali Post. Penegasan disampaikan Arsana menanggapi persoalan dana kampanye calon pemimpin dalam pemilihan gubernur Bali yang berasal dari para investor yang menanamkan modalnya di Pulau Seribu Pura ini. Dia menegaskan secara kelembagaan, PHDI tidak boleh berpihak kepada pasangan calon gubernur tertentu, termasuk dirinya yang harus memosisikan diri berada pada semua kepentingan umat bukan kepentingan tim sukses, apalagi calon gubernur tertentu. “Jadi, menurut saya secara pribadi, siapa saja calon gubernur-wakil gubernur Bali berhak dibiayai oleh siapapun. Masyarakat Bali yang harus cerdas memilih,” tegasnya. Ketua KPU Provinsi Bali Gede Raka Sandi menjelaskan sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 1 Tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2018, KPU telah menetapkan hari H pemungutan suara Pilkada Serentak 2018 dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Sementara mengenai pengaturan dana kampanye calon kepala daerah, KPU telah menetapkan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, serta PKPU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Dana Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota. Menurut Raka Sandi, dalam peraturan yang dibuat KPU tersebut sudah dijelaskan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pendanaan kampanye calon kepala daerah, termasuk audit dana kampanye. Tiap pasangan calon diharuskan memiliki rekening dan laporan keuangan yang di dalamnya terdapat sumbangan baik dari peorangan maupun sumbangan yang berasal dari perusahaan. l Hardianto
Bila ada calon yang dibiayai investor, patut diduga calon tersebut pun akan terikat jasa pada investor. Sehingga tidak bisa bebas membuat kebijakan sematamata untuk masyarakat Bali. KS Arsana Pengurus PHDI Pusat 16
11 - 17 September 2017
16
Jokowi Kecewa OPERASI Tangkap Tangan (OTT) tak pernah berhenti. Efek jera yang diharapkan pun tak terjadi. Nyaris setiap bulan ada saja birokrat kema OTT. Ini membuktikan bahwa birokrat harus banyak berbenah. Pungli harus dihentikan. Tingginya praktik suap dan pungli ini pun membuat presiden Joko Widodo kecewa. Kekcewaan Presiden Joko Widodo dilontarkan karena banyaknya aparatur sipil negara (ASN) terlibat suap dan korupsi. “Ya sangat mengecewakan dan ini perlu saya ingatkan kepada seluruh pejabat, agar tidak melakukan itu lagi,” tegas Presiden. Menurut Presiden, telah berulang kali menyampaikan kepada seluruh menteri di Kabinet Kerja untuk memperbaiki sistem kerja dalam memberantas potensi tindak kriminal korupsi. Selain itu, Presiden juga mengingatkan korupsi dapat terjadi akibat kurangnya integritas maupun moralitas sejumlah pejabat kementerian atau lembaga negara. “Coba, sudah berapa yang sudah ditangkap baik OTT oleh KPK atau pun saber pungli. Kan sudah bukan puluhan, sudah ratusan atau mungkin bahkan ribuan,” kata Presiden. Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto meminta Aparatur Sipil Negara menjadi agen perubahan melalui Gerakan Indonesia Tertib. “Dalam rembuk nasional ini saudarasaudara ditunjuk untuk menjadi agen perubahan bagi gerakan nasional revolusi mental yang menjadi motor atau pionir yang akan mengajak masyarakat menjadi agen perubahan yang bekerjasama dengan unsur pemerintah,” kata Menkopolhukam Wiranto. Hal itu disampaikan Wiranto dalam acara rembug nasional Gerakan Indonesia Tertib yang merupakan rangkaian kegiatan Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jateng, Jumat (25/8) hingga Minggu. Dia mengatakan Gerakan Revolusi Mental yang digagas Presiden Joko Widodo meliputi lima gerakan perubahan, yaitu gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, dan Gerakan Indonesia bersatu. Gerakan Revoluai Mental dimaksudkan untuk mengatasi berbagai persoalan mentalitas, karakter dan kepribadian bangsa Indonesia. “Untuk itu, diperlukan satu kelompok tertentu yang dapat menjadi konseptor, pendorong dan mengajak untuk melakukan perubahan. ASN adalah motivator, ekslakator percepatan dan konseptornya,” kata Wiranto. l Hardianto
Coba, sudah berapa yang sudah ditangkap baik OTT oleh KPK atau pun saber pungli. Kan sudah bukan puluhan, sudah ratusan atau mungkin bahkan ribuan.
11 - 17 September 2017
17
17
KIPRAH
Cok Istri Agung Sanistya Rani
Tak Pernah Berpuas Diri
P
restasi gemilang berhasil ditorehkan atlet karate asal Klungkung, Cok Istri Agung Sanistya Rani dalam ajang SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Perempuan empat bersaudara ini berhasil menyabet medali emas. Tentunya, hal itu menjadi sebuah kebanggaan. Tidak hanya buat dirinya, tapi juga keluarga, masyarakat Klungkung dan Bali serta negara. “Pastinya sangat bangga bisa tampil di ajang prestisius seperti SEA Games. Apalagi, pada even itu saya bisa mendapat medali,” ujar Cok Istri saat bertemu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, belum lama ini. Menurut Cok Istri, prestasi emas di SEA Games 2017 itu tidak serta membuatnya berpuas diri dan menjadikan langkahnya terhenti untuk berkompetisi di ajang serupa. Justru, prestasi tersebut dijadikannya sebagai sebuah cambuk untuk semakin bersemangat dalam mempersiapkan diri untuk menjadi atlet profesional. “Saya tak pernah puas dengan apa yang didapat sekarang. Saya terus ingin tampil. Setelah berhasil meraih hasil sesuai target di SEA Games, sekarang saya sudah harus mempersipkan diri untuk ASEAN Games,” tuturnya sembari tersenyum. Menurut Cok Istri, meraih prestasi di sebuah kompetisi yang sangat ketat mengharuskan dirinya untuk berlatih ekstrakeras dan disiplin. Namun, semua itu tidak menjadi beban untuknya dan akan dijalaninya dengan penuh semangat. Sebab, sejumlah pertandingan sudah sempat dijajal, baik yang terselenggara di tingkat kabupaten hingga Porprov Bali. Saat itu, juara pun berhasil digenggam. “Sebelumnya, saya sudah sering ikut kejuaraan. Kalau untuk karate sudah ditekuni sejak SD. Jadi, sudah terbiasa ditempa dengan berbagai jenis latihan yang berat dan melelahkan. Namun, saya menjalani semua itu dengan senang hati,” tegasnya. l Sosiawan
18
11 - 17 September 2017
AKTIVITAS
MBP/ist
DPRD GIANYAR - Sempat tertunda karena adanya usulan dan saran dari anggota DPRD, Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Perubahan Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2017 akhirnya disetujui, Senin (28/8). Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun 2017 DPRD Kabupaten Gianyar dimpimpin Ketua DPRD I Wayan Tagel Winarta, dihadiri Bupati Gianyar A.A Gde Agung Bharata dan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra.
MBP/ist
PLTS - SD Negeri 5 Pedungan kini memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan keran air siap minum. Kedua fasilitas yang merupakan program Pertamina Eco School berbasis energi terbarukan ini diluncurkan di sekolah setempat oleh Sekretaris Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Rai Iswara, Minggu (27/8). Peluncuran pembangkit listrik tenaga surya dan keran air siap minum dilakukan oleh Sekkot Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara mewakili Wali Kota Denpasar.
MBP/ist
BUPATI BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta membuka acara Tuba (Tukad Bangkung) Adventure Trail di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Minggu (27/8). Pembukaan acara ditandai pelepasan peserta oleh Bupati. Kegiatan yang melibatkan pencinta trail tersebut juga dihadiri Dandim 1611/Badung Letkol Arh. Ahmad Sumarna dan Camat Petang I.B. Nata Manuaba.
MBP/ist
AKPAR - Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar melaksanakan Kuliah Kerja Sosial (KKS) di Desa Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung. KKS dilaksanakan selama tiga hari, 2628 Agustus 2017. Ketua Panitia Wayan Sonder menyatakan KKS merupakan salah satu dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan salah satu di antaranya adalah pengabdian pada masyarakat. Akpar Denpasar melaksanakan KKS mengambil tema ‘’Meningkatkan Sumber Daya Manusia’’. 11 - 17 September 2017 19
MANCANEGARA
S
etelah uji tembak rudal balistik Korea Utara berjalan sukses, diktator muda Kim Jong-un bertukar senyum dan berbagi pelukan dengan tiga pria di sampingnya. Ketiga pria yang dipantau intelijen Barat itulah trio ilmuwan sekaligus sosok sentral di balik program rudal Korut yang maju pesat. Trio ilmuwan itu adalah Ri Pyong Chol; mantan jendral angkatan udara, Kim Jong Sik; seorang ilmuwan roket, dan Jang Chang Ha, kepala pusat pengembangan dan pengadaan senjata. Foto-foto dan cuplikan tayangan televisi menunjukkan bahwa ketiganya merupakan para ilmuwan favorit Kim Jong-un. Perilaku mereka dengan Kim sangat berbeda dengan perilaku para pembantu senior Kim lainnya, di mana kebanyakan mereka membungkuk. Selain itu, para pembantu senior Kim ratarata memegang tangan mereka di atas mulut saat berbicara dengan pemimpin muda Pyongyang itu. Tidak seperti kebanyakan pejabat Korut, dua dari tiga ilmuwan Korut ini telah terbang dengan Kim dengan pesawat pribadi, Goshawk-1. Nama pesawat ini sesuai dengan nama burung nasional Korea Utara. Trio ilmuwan itu jadi andalan rezim Kim Jong-un di bawah mandat militer dan sains yang diracang Partai Buruh, partai berkuasa di Korut. Mereka ikut andil dalam kusuksesan Korut melakukan dua kali uji coba nuklir dan peluncuran rudal balistik sejak awal tahun lalu. Semua manuver senjata berbahaya itu dinyatakan melanggar resolusi
20
11 - 17 September 2017
Dewan Keaman PBB. ”Alih-alih bertindak melalui jalur birokrat, Kim Jong-un justru menjaga mereka berada di sisinya, sehingga dia bisa menghubungi mereka secara langsung dan mendesak mereka untuk bergerak cepat. Ini mencerminkan urgensinya tentang pengembangan rudal,” kata An Chan-il, seorang mantan perwira militer Korea Utara yang telah membelot ke Korea Selatan dan menjalankan sebuah think tank di Seoul. Kim Jong Sik dan Jang Chang Ha tidak berasal dari keluarga elite seperti kebanyakan tokoh senior rezim Pyongyang pada umumnya. Sedangkan Ri Pyong Chol, mantan komandan angkatan udara, yang merupakan salah satu lulusan terbaik di sebuah sekolah di Korut. ”Kim Jong-un membesarkan generasi baru orang-orang yang terpisah dari pembantu utama ayahnya,” kata seorang pejabat Korea Selatan yang mengetahui masalah ini. Kim Jong-un menggantikan ayahnya, Kim Jong Il, yang meninggal pada akhir 2011. Dari trio ilmuwan Korut itu, Ri Pyong Chol merupakan sosok yang paling menonjol. Dia kerap muncul dengan pose tersenyum di foto-foto kegiatan militer Korut. Menurut pemerintah Korea Selatan dan Departemen Keuangan Amerika Serikat, Ri saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Departemen Industri Munisi Partai Buruh. Tugasnya mengawasi pengembangan program rudal balistik Korut. Departemen tersebut masuk daftar hitam atau yang terkena sanksi dari Departemen Keuangan AS pada tahun 2010. Ri dijuluki sebagai “big
potato” oleh para ahli yang melakukan riset kepemimpinan Korut. ”Kentang besar dalam trio ini adalah Ri Pyong Chol. Dia sudah ada sebelum Kim Jong-un, dia bahkan dibicarakan dengan serius,”kata Michael Madden, seorang pakar kepemimpinan Korea Utara. Lahir pada tahun 1948, Ri dididik sebagian di Rusia dan dipromosikan saat Kim Jong-un mulai bangkit dari barisan kepemimpinan Korut di akhir tahun 2000-an. Ri pernah berkunjung ke Cina sekali dan Rusia dua kali. Dia bertemu dengan Menteri Pertahanan Cina pada tahun 2008 sebagai komandan angkatan udara dan menemani Kim Jong Il dalam sebuah kunjungan ke sebuah pabrik jet tempur Rusia pada tahun 2011. ”Ri terlihat seperti orang partai dalam program rudal,” kata Kim Jin-moo, seorang pakar analis pemangku kepentingan Korea Utara dan mantan analis pemikir pemerintah Seoul. Upaya terbaru Korea Utara difokuskan untuk membangun rudal jarak jauh handal, yang berpotensi untuk menjangkau daratan Amerika Serikat. Pada tanggal 4 Juli 2017, Pyongyang mengatakan mereka berhasil melakukan uji coba pertama sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM). Dikatakan rudal jenis Hwasong-14 bisa menghantam ‘bagian dunia mana pun,’ namun awalnya AS memperkirakan jangkauan rudal tersebut lebih pendek dari yang disebutkan. Pada tanggal 28 Juli 2017, Korea Utara melakukan uji ICBM kedua dan terbaru,
dengan rudal yang mencapai ketinggian sekitar 3.000 km dan mendarat di lepas laut Jepang. Dalam berbagai parade militer sejak 2012, Pyongyang juga menampilkan dua jenis ICBM, yang dikenal sebagai KN-08 dan KN14. Diangkut dan diluncurkan dari belakang sebuah truk yang dimodifikasi, rudal KN-08 tiga tingkat diyakini memiliki jangkauan sekitar 11.500km. Rudal KN-14 tampaknya merupakan rudal dua tahap, dengan jarak tempuh sekitar 10.000 km. Keduanya belum ada yang diuji coba, dan kaitan antara keduanya serta Hwasong-14 belum jelas. Rudal balistik antarbenua dipandang sebagai isyarat terakhir dalam proyeksi kekuatan karena memungkinkan sebuah negara melancarkan serangan berat terhadap musuhnya yang berada di sisi lain Bumi ini. Satu-satunya alasan nyata untuk menghabiskan uang, waktu dan usaha untuk membangun ICBM adalah memiliki kemampuan untuk menembakkan senjata nuklir. Selama Perang Dingin, Rusia dan Amerika Serikat mencari cara yang berbeda untuk melindungi dan mengangkut rudal mereka: tersembunyi di ruang bawah tanah, digandeng dengan truk besar atau dibawa dengan kapal selam. Semua ICBM dirancang dengan prinsip yang sama. Semuanya adalah roket multitahap yang bertenaga bahan bakar padat atau cair, dan membawa muatan senjata keluar dari atmosfer ke luar angkasa. Muatan senjata -biasanya sebuah bom termonuklirkemudian dilesatkan lagi ke atmosfir dan diledakkan di atas atau langsung pada sasarannya. Beberapa nuklir ICBM bisa memuat beberapa hulu ledak atau Mirv. Mirv menampung banyak hulu ledak dan umpan jebakan, yang memungkinkannya menyerang bebrapa sasaran dan mengacau-
kan sistem pertahanan rudal lawan. Pada periode Perang Dingin, jangkauan dan potensi ancaman ICBM dipandang sebagai kunci konsep ‘kepastian kehancuran bersama,’ Mutual Assured Destruction atau MAD. MAD diandaikan bisa menjaga perdamaian karena tidak akan ada pihak yang bisa ‘menang’ tanpa menderita kerusakan yang tak terkira. Tapi mengapa Korea Utara menjadi masalah dunia begitu dan mengapa tidak kunjung ditemukan solusinya? Sudah terjadi berbagai perundingan, terdiri dari beberapa putaran. Yang terbaru, melibatkan Cina, Korea Selatan, Jepang, Rusia dan AS, awalnya tampak menjanjikan. Pyongyang awalnya setuju untuk menghentikan program nuklirnya sebagai imbalan atas konsesi bantuan dan politik. Kesepakatan itu mencakup diledakkannya menara pendingin di fasilitas produksi plutonium di Yongbyon. Selain itu sanksi ekonomi juga sudah diberlakukan namun tidak kunjung
membuahkan hasil. Kunci pendekatan ini adalah koordinasi antara AS, Cina, Korea Selatan dan Jepang. Tapi ada masalah. Setelah sempat tampak hangat, hubungan antara pemerintahan Trump dan Beijing nampaknya mendingin. Bulan uni lalu Presiden Donald Trump mencit bahwa pendekatan Cina ke Korea Utara ‘tidak membuahkan hasil.’Hubungan antara Jepang, dengan Korea Selatan dan Cina tetap rapuh terkait isu-isu sejarah. Beijing juga menentang keras pemasagan sistem pertahanan rudal Thaad di Korea Selatan. Di Seoul, presiden baru berhaluan liberal Moon Jae-in harus menempuh garis keras untuk menyeimbangkan kepentingan para pemilihnya, sekutu militer terbesar dan negara tetangga yang kuat. Jadi ada berbagai kepeningan yang bisa dieksploitasi. Mudahmudahan perang tidak terjadi. l Gugiek Savindra
11 - 17 September 2017
21
DAERAH
Ratusan Atlet Datangi Gedung DPRD Gianyar
R
atusan atlet Gianyar mendatangi Gedung DPRD Gianyar, Senin (28/8). Kedatangan mereka menuntut pengembalian anggaran untuk Porprov 2017 pada APBD Perubahan sebesar Rp 13 miliar, yang rencananya jumlah tersebut dipotong oleh kalangan dewan sekitar Rp 6 miliar. Awalnya ratusan atlet Gianyar ini menghadiri agenda pelepasan atlet di Balai Budaya Gianyar. Namun di tengah suasana itu, meletup riak-riak bahwa sejumlah anggota DPRD akan kembali menyatakan pemotongan anggaran untuk Koni Gianyar, melalui Sidang Paripurna APBD Perubahan 2017. Mendapat informasi itu, ratusan atlet ini lantas berjalan kaki manggerudug ke Gedung DPRD Gianyar. “Sebenarnya semua sudah terinci. Tinggal anggota dewan menyetujui, sekarang ada indikasi penolakan lagi. Makanya kami ke sini,“ ucap Ketua Koni Gianyar Ketut Jagrasunu. Setiba di ruang sidang, mereka langsung menduduki kursi yang biasa ditempati anggota DPRD Gianyar. Ratusan atlet yang dikawal aparat kepolisian ini dengan lantang meneriakan kekecewaan mereka terhadap sejumlah fraksi di DPRD Gianyar. Dalam kesempatan itu, Jagrasunu juga mengaku ingin menyaksikan jalannya Sidang Paripurna di DPRD Gianyar, untuk mengetahui para anggota DPRD yang mengusulkan pemotongan anggaran untuk Koni Gianyar. “Makanya kami ingin menyaksikan siapa saja yang
22
11 - 17 September 2017
MBP/nik
Ratusan atlet memenuhi Gedung DPRD Gianyar untuk memastikan tidak adanya pemotongan anggaran Koni Gianyar untuk pelaksanaan Porprov tahun ini.
menghendaki pemotongan itu, karena kita sudah berjuang untuk Gianyar. Kenapa anggota dewan sebagai wakil rakyat malah menghambat,” keluhnya. Jagrasunu menjabarkan, awalnya Koni Gianyar menerima anggaran sebesar 13 miliar pada APBD induk 2017. Anggaran ini sudah berjalan untuk berbagai persiapan Porprov. Pada APBD Perubahan 2017 pihaknya mengajukan Rp 14,9 miliar, namun setelah diverifikasi dan kena rasionalisasi di Dinas Pemuda dan Olahraga, jumlah tersebut menjadi Rp 13 miliar. Kini setelah diajukan di DPRD Gianyar, sejumlah fraksi kembali mengusulkan pemotongan yang cukup signifikan sebesar Rp 6 miliar. “Kita tidak menerima opsi penundaan lagi. Bila paripurna tidak memberikan kepastian anggaran, biar mereka (anggota dewan) yang menjalankan Porprov,” tegasnya. Ketua Harian Koni Gianyar Pande Parwata, menuding ada beberapa oknum di DPRD Gianyar yang sengaja melakukan hal ini. Padahal pihaknya sudah melakukan mekanisme sesuai ketentuan. “Saya jadi ketua harian Koni Gianyar dari 10 tahun. Bukan sekarang saja. Tidak pernah ada kejadian seperti ini. Kenapa sekarang bisa seperti ini, nak ade ape ne?,” ucapnya dengan suara lantang. Ia pun meminta urusan politik jelang pilkada 2018 agar tidak disangkut-pautkan dengan olahraga. “Kami di Koni Gianyar hanya fokus mengelola keolahragaan. Tidak ada yang lain, jangan dicampurkan
dengan politik. Kami juga dilindungi undang-undang sama dengan para anggota dewan,” katanya kembali. Beberapa menit kemudian sejumlah anggota DPRD dari Fraksi PDI-P dan Golkar Gianyar memasuki ruang sidang. Mereka sepakat untuk menyetujui permohonan dana yang diajukan Koni Gianyar. “Saya pimpinan Fraksi PDI Perjuangan menyatakan sejak awal tegas tidak sepakat memotong anggaran Koni, dan kami setuju menjalankan anggaran untuk Koni. Kami siap berada di antara para atlet sekalian,” ucap Ketua Fraksi PDI-P Gianyar Ketut Sumadi. Ketua Fraksi Golkar DPRD Gianyar Kadek Era Sukadana juga menyatakan akan menyetujui anggaran yang diajukan Koni Gianyar. Ditegaskan Gianyar selaku tuan rumah harus mensukseskan pelaksanaan Porprov 2017. “Dengan catatan nanti ada peningkatan prestasi. Tunjukan jati diri bahwa Gianyar bisa tampil gemilang,” ucapnya. Sementara itu, saat persidangan dimulai dan dibuka Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta didampingi Wakil Ketua Ketut Jata, ada 24 anggota DPRD Gianyar yang hadir, 16 lainnya tidak menghadiri persidangan. Di tengah persidangan tersebut juga dihadiri Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dan Wakil Bupati Made Mahayastra. l Manik Astajaya
Puluhan Anggota BPD Berstatus PNS Di-PAW PULUHAN anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di-PAW (pergantian antar waktu), Senin (28/8). PAW anggota BPD tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari terbitnya instruksi Bupati Bangli Nomor 5 Tahun 2016 tentang Izin Pegawai Negeri Sipil di lingkungan pemerintah Kabupaten Bangli menjadi pengurus atau anggota sebuah lembaga. Dengan adanya PAW, PNS yang sebelumnya menjabat sebagai anggota BPD diharapkan kini bisa lebih fokus dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayanan masyarakat. Sebagaimana data yang dihimpun di lingkungan Pemkab Bangli, jumlah anggota BPD berstatus PNS yang di-PAW di Gedung BMB sebanyak 72 orang dari 28 desa. Informasinya tidak semua anggota BPD berstatus PNS menjalani PAW. Menurut beberapa sumber, masih ada sejumlah anggota BPD berstatus PNS yang enggan melepas posisinya sebagai anggota BPD di desa, karena menganggap masih mampu merangkap tugas tersebut. Terlebih menjabat sebagai anggota BPD juga mendapat gaji setiap bulannya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangli I Dewa Bagus Riana Putra saat acara PAW mengatakan, selama ini posisi BPD di hampir semua desa di Bangli diisi oleh PNS. Hal itu sangat lumrah karena berkembang opini di masyarakat bahwa orang yang menjadi PNS memiliki kelebihan dalam pengetahuan. Sehingga diharapkan dapat membawa lembaga BPD untuk berperan dalam pemerintahan desa. Di sisi lain dengan terbitnya intruksi Bupati Bangli Nomor 5 Tahun 2016 tentang izin PNS di lingkungan pemerintah kabupaten Bangli menjadi pengurus atau anggota sebuah lembaga adalah bertujuan untuk membentuk ASN daerah yang profesional. Diharapkan fokus PNS tidak terbagi dalam banyak pekerjaan. Dengan demikian harapan pimpinan daerah untuk membentuk pemerintahan yang profesional dapat terwujud.
MBP/ina
Pemberhentian dan pelantikan pengganti antar waktu (PAW) anggota BPD di Gedung BMB Pemkab Bangli, Senin (28/8).
“Berdasarkan hal tersebut, maka banyak PNS yang menjabat sebagai anggota BPD mengundurkan diri untuk dapat lebih maksimal dalam bekerja. Dan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110/2016 tentang BPD, maka diadakan pengganti antar waktu (PAW) untuk melanjutkan periode yang tersisa,” terangnya. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan, ada tiga fungsi yang dimiliki BPD sesuai dengan amanah Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang desa. Yakni sebagai penyerapan aspirasi masyarakat, menyepakati rancangan peraturan desa dan mengawasi kinerja perbekel. Sebagai lembaga penyerap aspirasi masyarakat, BPD yang diberikan kesempatan untuk terlibat dalam penyusunan arah kebijakan perencanaan di desa diharapkan bisa mengamankan kebutuhan dasar yang menjadi skala prioritas masyarakat. Jangan sampai pemerintah desa membuat sebuah perencanaan yang hanya didasari atas kemauan ataupun keinginan pihak tertentu, tetapi perencanaan harus berdasarkan pada sebuah aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat. ”Kita ingin anggota BPD tidak lagi berpikir apa yang bisa saya dapatkan atau apa yang bisa kita dapatkan. kita ingin BPD berpikir apa yang saya atau kita berikan melalui lembaga BPD untuk kemajuan desa dan kepentingan masyarakat” tandas Sedana Arta. Fungsi lainnya ikut merancang dan menyepakati peraturan desa. BPD diharapkan memiliki pengetahuan yang luas sehingga mampu memberikan masukan ketika terlibat dalam penyusunan peraturan desa. Jangan sampai ada peraturan desa yang terbit dan disahkan, tetapi ke-
mudian materi ataupun sistematikannya bertentangan dengan peraturan yang ada di atasnya. Peraturan desa adalah produk hukum tertinggi yang dibuat oleh desa. Sehingga harus memiliki nilai kepatutan dan kepastian karena akan mengikat pemerintah desa ataupun masyarakat di desa tersebut. “Oleh karenanya, terbitnya sebuah peraturan desa haruslah melalui sebuah mekanisme yang benar dan memberi nilai manfaat bagi masyarakat dan di sini BPD harus memainkan fungsinya dengan baik,” jelasnya. Sedangkan untuk fungsi ketiga yakni pengawasan terhadap perbekel, dalam hal ini tentunya harus mampu diterjemahkan dengan baik oleh BPD ataupun permerintah desa. Karena ada standar-standar yang harus terpenuhi ketika BPD masuk dalam pengawasan kinerja Perbekel. Oleh karenanya pihaknya ingin antara dua lembanga ini, baik BPD mamupun pemerintah desa mampu membangun sebuah komunikasi dengan baik. “Jangan ada overlaping kewenangan. Jangan ada kecemburuan ataupun pemaksaan sebuah kehendak dalam menjalankan roda pemerintahan. BPD dan pemerintah desa harus bersinergi dengan baik untuk mewujudkan desa yang maju dan masyarakat yang lebih sejahtera,” harapnya. Mengingat besarnya anggaran yang masuk ke desa, Sedana Arta juga mewanti-wanti agar jangan sampai dana yang besar menjadikan aparat desa terlibat dalam hal-hal yang tidak baik, apalagi sampai tersangkut kasus hukum. Pengalaman beberapa daerah harus menjadi sebuah pelajaran bagi semua dalam menjalankan roda pemerintahan. l Swasrina 11 - 17 September 2017
23
K E S E H ATA N
Apakah Anda Terinfeksi Virus Influenza?
B
erapa kalikah Anda mengabaikan pilek sebagai “hanya batuk pilek�, membiarkan gejala tersebut dengan asumsi bahwa gejala tersebut akan sembuh dengan sendirinya atau sembuh dengan terapi alternatif seperti minum air hangat, air seduhan jahe dan sejenisnya?Influenza atau yang sering diistilahkan dengan “flu� merupakan infeksi yang berbeda. Batuk pilek biasa yang selanjutnya penulis sebut dengan common cold biasanya akan mereda dengan sendirinya, namun infeksi influenza berpotensi mematikan jika Anda tidak mengenali gejala-gejalanya. Mengenal Virus Influenza Lebih Dekat Menurut Badan Pengendalian dan Penyegahan Penyakit Amerika Serikat, berdasarkan komposisi proteinnya, terdapat 4 jenis virus influenza yakni tipe A, B dan C, dimana influenza A menyebabkan gejala sakit sedang sampai berat, menyerang semua umur, dan dapat menginfeksi manusia dan hewan. Influenza B gejalanya lebih ringan dan biasanya menyerang anakanak. Influenza C menyebab gejala ringan dari infeksi saluran pernapasan sementara influenza D belum pernah dilaporkan menginfeksi manusia. Jenis virus yang sering menyebabkan beban penyakit yang besar pada manusia adalah influenza A. Di seluruh dunia, setiap tahunnya terjadi
24
11 - 17 September 2017
1 milyar kasus akibat influenza, 3-5 juta kasus berat dan 300,000-500,000 kematian akibat komplikasi influenza musiman. Di negara maju dengan iklim sub tropic seperti di Amerika Serikat, hampir 30% dari seluruh populasinya terinfeksi influenza setiap dengan lebih kurang 200,000 kejadian masuk rumah sakit (MRS) dan 36,000 kematian akibat komplikasi dari influenza. Di tahun 2017, beberapa negara di Asia juga mengalami kenaikan kasus Influenza. Seperti misalnya di Myanmar dimana sejak Juli hingga Agustus 2017 sudah terdapat 13 kasus kematian akibat virus influenza tipe A (H1N1). Di Hongkong, sejak Mei-Juli 2017, telah terjadi serangan influenza dimana 88% serangan disebabkan oleh virus influenza tipe B (H3N2) dan 6.5% disebabkan oleh virus influenza tipe A (H1N1). Jumlah kasus akibat influenza di Hongkong mencapai 14,000 ribu dengan angka kematian akibat Influenza A (H3N2) sebanyak 300-an kasus. Indonesia sendiri perlu waspada akan penyebaran virus ini karena influenza merupakan salah satu negara lintas perdagangan dengan industri pariwisata yang berkembang. Tingginya arus mobilisasi manusia antarnegara memungkinkan untuk masuknya virus influenza ke Indonesia. Cara Penularan Virus Influenza Virus influenza biasanya menular dari
manusia ke manusia melalui droplet yang besar (partikel berdiameter lebih dari 5 mikron) yang dihasilkan oleh seseorang yang terinfeksi ketika ia batuk, bersin, bahkan berbicara dan seorang yang ditularkan berjarang lebih kurang 3 kaki darinya. Penularan juga dapat terjadi melalui sentuhan ke permukaan yang terkontaminasi kuman influenza dan kemudian menyentuh hidung, mulut atau mata. Penularan melalui kontak langsung biasanya terjadi apabila seseorang tidak mencuci tangan dengan baik. Setelah tertular, virus akan masuk ke saluran pernapasan dan dalam 4-6 jam mulai berkembang di dalam tubuh. Virus membutuhkan waktu selama 1-4 hari (rata-rata 2 hari) sampai muncul gejala infeksi saluran napas. Periode ini disebut masa inkubasi. Seseorang berpotensi menularkan virus kepada orang lain pada saat 24 jam sebelum mengalami gejala sampai 1-2 minggu setelah gejala dimulai (infectious period). Anak-anak dan seorang yang system kekebalan tubuhna menurun akan memilik periode potensi penularan yang lebih lama. Influenza dan common cold sama-sama merupakan infeksi oleh virus saluran pernafasan. Gejala common cold cenderung dimulai perlahan-lahan, berupa meriang, hidung meler, hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Influenza gejalanya cenderung dimulai dengan cepat (mendadak), panas
tinggi, badan kesakitan, sakit kepala, lemah lesu, bersifat lebih berat, dapat menginfeksi paru (salah satu penyebab pneumonia) dan persendian. Pada anak-anak, influenza cenderung menyerang saluran pencernaan dengan gejala diare dan mual muntah. Influenza menyebar dengan cepat sehingga menyebabkan wabah dan berpotensi menyebabkan kematian. Sementara common cold gejalanya hanya bersifat mengganggu saja. Perbedaan juga dapat dikenali dari lama dan beratnya gejala. Common cold biasanya hilang dalam 7-10 hari sementara influenza bisa menyisakan gejala hingga 3-4 minggu. Bagaimana Penanganan dan Pengobatannya? Penanganan influenza dan common cold hampir sama. Influenza sendiri spesifik disebabkan oleh virus influenza sementara common cold disebabkan oleh adenovirus atau corona virus yang jenisnya sangat beragam. Keberagaman dari virus penyebabnya menyebabkan tidak ada pengobatan dan pencegahan yang spesifik untuk common cold, sementara untuk influenza umumnya bisa dicegah dengan vaksinasi. Pada dasarnya seorang yang terinfeksi harus mendapat cukup istirahat, cukup minum dan menjaga agar tubuh terhindar dari cuaca dingin. Untuk mengatasi gejala pilek, batuk atau demam, penderita juga dapat membeli obat Over The Counter atau obat bebas seperti dekongestan, paracetamol, ibuprofen, sepanjang tidak ada riwayat alergi terhadap obat tersebut. Studi menyarankan bawa apabila terjadi infeksi yang menyerang hidung atau sinus, maka dapat diobati dengan Saline Nasal Drip (tetes hidung yang mengandung air Salin – NaCl), dimana berguna untuk membilas saluran nafas hingga virus menjadi lemah. Kumur dengan air garam juga baik untuk mengurangi gejala. Suplemen Zink bermanfaat untukmeningkatkan kemampuan proteksi sel terhadap virus influenza. Obat seperti Tamiflu bermanfaat untuk menghambat perkembangan virus sehingga beratnya penyakit dapat dihindari. Namun hal ini harus dengan resep dokter serta sebaiknya diminum dalam waktu 48 jam setelah gejala sebelum virus menyelesaikan proses perkembangannya di tubuh. Sering sekali penyebab infeksi saluran napas sulit diketahui hanya dari gejala akibat kemiripan dari gejala-gejalanya. Studi menunjukkan bahwa infeksi saluran nafas akibat virus akan berangsur membaik setelah 3-5 hari dan akan
hilang setelah 7-10 hari. Apabila gejala menetap dan memburuk, pemberian antibiotik dapat menjadi pertimbangan dengan peresepan dari dokter. Kapan Seseorang perlu ke Dokter? Adapun pertimbangan untuk mengunjungi dokter adalah sebagai berikut: n Demam yang persisten lebih dari 3 hari n Nyeri tenggorokan yang berat. Dapat menjadi tanda infeksi bakteri Streptococcus yang membutuhkan pemeriksaan dokter. n Batuk yang terus menerus. Kalau batuk tidak hilang dalam 2-3 minggu, maka ini bisa menjadi tanda bronchitis n Hidung tersumbat dan sakit kepala yang terus menerus. Jika influenza atau common cold atau alergi menyumbat sinus, maka dapat mengakibatkan infeksi sinus (sinusitis). Pada kondisi tertentu, seseorang yang menderita gejala infeksi saluran napas sebaiknya mengetahui tanda-tanda kegawatdaruratan medis yang mengharuskan untuk segera dibawa untuk mencari pertolongan medis (IRD atau dokter terdekat). Pada orang dewasa gejala tersebut meliputi: nyeri dada yang hebat, nyeri kepala hebat, nyeri perut hebat, sesak nafas, pusing yang berat, tidak sadar/bingung, muntah yang terus menerus. Pada anak-anak gejala tersebut meliputi: sesak napas atau napas cepat, kulit pucat, kulit kebiruan, tidak cukup minum, lemas dan tidak ada interaksi, tanda-tanda distress (anak menjadi iritatis atau rewel), gejala yang tadinya membaik lalu mendadak memburuk, demam dengan bintik di kulit. Selain itu seseorang sebaiknya mengunjui tenaga medis apabila menderita penyakit kronis (asma, diabetes, jantung). Cara Mencegah Influenza Cara mencegah influenza atau common cold tidak berbeda. Mode pencegahan yang bisa dilakukan antara lain dengan disiplin cuci tangan (terutama sebelum atau sesudah menyentuh mulut dan hidung), tidak berbagi gelas minum atau sarana pribadi, dan hindari kontak langsung dengan penderita yang sedang batuk atau bersin. Rajin mencuci saringan air minum di rumah juga merupakan upaya untuk menghindari jamur yang menjadi sumber berkembanganya kuman. Sebaiknya penderita memakai masker dan seorang yang berisiko tertular menjaga jarang lebih kurang 1 meter dan juga memakai masker. Hal praktis lain yang dapat dilakukan antara lain menggunakan tissue saat batuk atau bersin dan buang tissue sejauh mungkin. Cara mencegah influenza lainnya adalah dengan pemberian vaksin. Berbeda dengan negara sub tropis dimana vaksin influenza direkomendasikan menjelang musim dingin, di dengara tropis seperti Indonesia vaksin influenza dapat dilakukan kapan saja (namun diutamakan bulan September Oktober dimana musim hujan dimulai). Vaksin diberikan satu kali tiap tahunnya. Vaksin disarankan untuk semua anak dan dewasa kecuali memiliki kontraindikasi, sedang menderita penyakit berat atau baru saja mendapatkan vaksinasi (1-2 minggu). Vaksinasi ini disarankan terutama pada kelompok berisiko tinggi seperti anak usia 6 bulan sampai 19 tahun, wanita hamil, penduduk usia lebih dari 50 tahun dan siapa saja dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun. Potensi cepatnya penyebaran influenza, besarnya beban penyakit akibat influenza dan kematian akibat influenza dan besarnya potensi ekonomi yang hilang akibat virus ini menyebabkan penting bagi masyarakat untuk dapat mengetahui lebih dekat gejala, cara penanganan dan pencegahan dari influenza. l dr. Wayan Citra Wulan Sucipta Putri, MPH Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana 11 - 17 September 2017
25
LENSA
BUDAYA
MBP/eka
26
11 - 17 September 2017
Puluhan generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bali Pembela Pancasila menggelar parade budaya di Denpasar. Menggunakan beberapa pakaian adat di Indonesia, para generasi muda dari berbagai organisasi, kepercayaan dan suku tersebut menggelar parade budaya sebagai upaya untuk mempererat kebinekaan dan menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa.
OLAHRAGA
Petenis Rusia Maria Sharapova.
MBP/rtr
Petenis Jerman Alexander Zverev.
MBP/afp
Perang Mode di Lapangan Keras
G
RAND SLAM AS Terbuka tidak semata-mata pertarungan petenis dengan mengandalkan skil, determinasi dan strategi. Dibalik itu, terdapat perang yang melibatkan raksasa produsen peralatan olahraga : Adidas vs Nike. Uniknya, persaingan itu juga merambah pada rancangan seragam yang dikenakan para petenisnya. Di putaran pertama turnamen yang digelar dilapangan keras itu, memperlihatkan sosok mantan petenis nomor satu dunia Maria Sharapova dan petenis muda yang mulai bersinar Alexander Zverev dari Jerman. Bila Sharapova yang mengoleksi lima trofi grand slam, mengenakan rok terusan warna hitam buatan Nike, maka Zverev tampil retro dengan kaos polo klasik itu buatan Adidas. “Dibalik baju hitam dengan hiasan kristal Swarovski, terdapat perempuan dengan banyak gertak dan pantang menyerah,” ujar Sharapova yang memenangkan putaran pertama dengan menyingkirkan unggulan kedua Simona Halep dari Rumania. Nike membuat rancangan baju itu hasil kerjasama dengan Riccardo Tisci asal Italia. “Saya bertemu secara pribadi dengan Riccardo. Ini pengalaman luar biasa karena saya dan dia duduk berdua di meja makan di rumah saya dan berbicara tentang rancangannya dan renda-renda,” jelas mantan petenis nomor satu dunia itu tentang tamunya yang bekerja di rumah mode Givenchy. “Saya berterimakasih pada semua kerjasama dengan Nike ini. Saya kira ini sangat spesial,” tambah petenis yang juga mengenakan seragam warna hitam saat menjuarai AS Terbuka 2006 itu. Majalah mode Vogue menyebut rok terusan itu diberi label harga 500 dolar AS. Bila satu paket dengan jaketnya maka
harganya mencapai 700 dolar. Adidas menurunkan gaya retro di grand slam kali ini. Tidak hanya Zverev yang mengenakan gaya tahun 70-an namun juga juara Wimbledon Garbine Muguruza dan juga petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga. Adidas menggandeng penyanyi hip hop Pharrell Williams untuk menghadirkan kaos dengan motif bergaris dan spektrum warna. Zverev melengkapi penampilannya dengan ikat kepala yang mencegah rambutnya yang panjang menutupi wajah. Petenis dengan tinggi badan 1,91m itu juga mengenakan kaos kaki panjang yang menutupi seluruh tulang keringnya. “Dia (Pharrell Williams) yang merancang semua ini. Dia muncul sambil membawa kaos kaki panjang yang sebenarnya tidak saya sukai. Tapi saya tidak ingin mengecewakan dia dan memakainya apalagi dia juga menonton pertandingan ini,” jelas Zverev usai mengalahkan Darian King dari Barbados di putaran pertama. “Jadi beginilah, jadinya.” Sebaliknya Garbine Muguruza, seperti diungkapkan majalah Vogue, menyukai rancangan tersebut. Kaos dan kaos kaki warnawarni itu menjadikan dirinya feminim dan bersinar di lapangan. “Saya jadi keren,” tambah juara Prancis Terbuka 2016 itu. Pemunculan Sharapova, Zverev dan Muguruza dengan dandanan terkini itu akan berlanjut dengan penjualan apa yang mereka kenakan di toko-toko olahraga seluruh dunia. Bahkan kedua produsen peralatan olahraga itu telah merilis beberapa diantaranya sebelum turnamen ini dimulai, laporan afp. l Yudi Winanto 11 - 17 September 2017
27
OLAHRAGA
Pergi dengan Kepala Tegak
PERUBAHAN bisa terjadi dalam sekejap mata. Gareth Bale merasakan kondisi tersebut di Real Madrid saat kariernya mulai meredup dengan diganggu cedera selama beberapa musim terakhir dan persaingan memperebutkan posisi sebagai pemain inti di klub ibu kota. Gelandang asal Wales itu menjaringkan gol saat Real memulai kompetisi Liga Spanyol dengan menggulung Deportivo La Coruna 3-0. Namun tujuh hari kemudian klub juara Eropa susah payah meraih kemenangan melawan tamunya, Valencia. Bah kan Bale dicemooh pendukungnya sendiri di stadion Santiago Bernabeu. Pelatih Zinedine Zidane pun menggantikan Bale yang dinilai tampil kurang maksimal. Apalagi penonton mulai memperlihatkan kekecewaannya setelah menyaksikan dia gagal menyundul bola yang sebenarnya potensial menghasilkan gol. Los Blancos kesulitan memperlihatkan dominasinya kendati pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Pada saat bersamaan, publik di Bernabeu menemukan pahlawan sejatinya : Marco Asensio. Anak muda berusia 21 tahun tampil cemerlang hingga Real selamat dari kekalahan di awal kompetisi ini. Zidane membela posisi Bale dari kecaman pendukung dan media. Real memerlukan kon-
28
11 - 17 September 2017
tribusi pemain berusia 28 tahun yang pernah menjadi pemain termahal di dunia itu. “Dia sosok penting di skuad ini,” ujar pelatih asal Prancis itu setelah koran Marca membuat tulisan berjudul “Lima hari menjual Bale.” Bale berulangkali menyatakan keinginannya untuk tetap di Madrid dan membela klub hingga menghasilkan banyak gelar. “Ya, saya tidak ingin pindah. Tak ada lagi yang bisa saya katakan,” ujarnya seperti dikutip AFP. Namun bila klub membuat keputusan lain, mau tidak mau dia harus menurut. Apalagi klub-klub Liga Inggris mulai mengincar pemain yang memiliki kecepatan tinggi saat menggiring bola itu. Dengan kondisi Asensio mulai mendapatkan tempat di hati pendukung Real, maka posisi Bale menjadi tidak penting lagi. di Bernabeu. Kondisi genting ini terjadi hanya empat tahun setelah kedatangannya. Mantan pemain Tottenham Hotspur membantu Real merebut gelar La Liga untuk pertama kalinya dalam lima tahun, pada musim lalu. Dia juga turut mengantarkan Real mempertahankan gelar juara Liga Champions. Real juga menghasilkan Piala Raja, Piala Super Spanyol dan Eropa dan Piala Dunia antar Klub bersama Bale. Setidaknya bila meninggalkan Real, ia telah mempersembahkan tiga gelar Eropa dan menuju pintu keluar Bernabeu dengan kepala tegak. l Yudi Winanto
MBP/rtr
Stadion Luzhniki di Moskow yang akan digunakan untuk pergelaran Piala Dunia 2018.
Usai Renovasi RENOVASI stadion Luzhniki telah rampung. Stadion di ibu kota Moskow itu siap digunakan untuk pergelaran Piala Dunia 2018. Walikota Sergei Sobyanin menambahkan stadion itu kini di serahkan kepada para ahlinya untuk menjadi tuan rumah turnamen empat tahunan itu. Total diperlukan dana 24 milyar rubel (410 juta dolar AS) untuk meningkatkan daya tampung stadion itu menjadi 81 ribu penonton. Nantinya pertandingan pembuka dan final Piala Dunia akan digelar di stadion ini, laporan AFP. Luzhniki tergolong stadion ikonik di Rusia. Gedung ini dibangun pertama kali pada 1956 dan dipakai sebagai tuan rumah Olimpiade 1980. FIFA mengumumkan laga antara Rusia vs Argentina pada 20 November nanti dipakai sebagai ujicoba
stadion ini. Namun pelatih timnas Rusia Stanislav Cherchesov menyatakan persetujuan laga persahabatan itu belum tercapai setelah kedua petinggi federasi itu bertemu. Stadion Luzhniki juga dipakai sebagai taun rumah final Piala UEFA 1999 dan final Liga Champions 2008. Kejuaraan Dunia Atletik IAAF 2013 dan Rugby Sevens World Cup juga dilangsungkan di tempat ini. Untuk Piala Dunia 2018, Rusia menyiapkan 12 stadion yang tersebar di 11 kota-kota besar di Rusia termasuk Moskow, St. Petersburg, Kazan dan Sochi. Kota wisata Sochi lebih dulu sukses digunakan untuk Piala Konfederasi Juni lalu. l Yudi Winanto 11 - 17 September 2017
29
OLAHRAGA
MBP/nel
I Made Gede Antara
Pelatih Ketut Gede Widiana (kiri) bersama Made Gede Antara.
Dari Voli ke Loncat Tinggi ATLET bola voli sukses meniti karier di loncat tinggi. Inilah kisah perjalanan I Made Gede Antara. Atlet Kabupaten Badung ini berhasil merebut medali emas pada Kejurnas Atletik Jateng Terbuka di Stadion Sriwedari, Solo, 20-23 Agutus lalu. Antara mampu melompat setinggi 201 centimeter untuk mengalahkan lawan-lawannya termasuk atlet tuan rumah Jateng Lentera Adi yang menyabet perak dengan prestasi 196 centimeter. Antara dikenal sebagai pemain voli di sekolahnya sejak duduk di bangku SMPN 2 Mengwi. Sehari-harinya ia bermain sebagai tukang smes (open spiker) di klub Maker, Lingkungan Banjar Kangkang, Desa Pererenan, Mengwi. Maker merupakan klub banjar milik ST Dharma Kerthi. Prestasi Maker antara lain juara Piala Maker 2012 dan juara Piala ESCD di Tumbak Bayuh. Antara ikut andil mengantarkan tim voli SMAN 2 Mengwi menjadi juara Porjar Bali serta kejuaraan antarkabupaten dan kota se-Bali. Ketua ST Dharma Kerthi ini kemudian disarankan guru olahraganya agar menggeluti loncat tinggi, sebab ketika melakukan smash jump lompatannya lumayan tinggi. ‘’Saya mencoba beralih ke lompat jauh, namun baru berlatih sekali langsung cedera,’’ kenang atlet setinggi 180 centimeter yang lahir 19 Desember 1996 ini. Ia resmi menekuni lompat tinggi sejak 2015. Putra kedua pasangan Ketut Sutarja dan Si Luh Ketut Suryanti ini awalnya turun di Jatim Terbuka dan langsung mendulang emas dengan loncatan setinggi 195 centimeter. Ia kemudian merebut perak pada Porprov Bali XII di Buleleng dan juara II pada Kejurnas Laskar Pelangi di Belitung (196 cm) di bawah prestasi Rizky Ghusafa asal DKI Jakarta.
30
11 - 17 September 2017
Antara mempunyai obsesi menaklukkan Rizky. Saat Jateng Terbuka, Rizky mengusung bendera Merah Putih di ajang SEA Games Malaysia, sedangkan ketika Jatim Terbuka atlet DKI berlaga di Singapura. ‘’Target saya mengalahkan Rizky dan masuk timnas,’’ terang mahasiswa Semester V FOK Undiksha Singaraja ini. Pelatih lompat tinggi Badung Ketut Gede Widiana bangga atlet asuhannya mampu melompat di atas 2 meter. ‘’Saya bangga sebab bisa mencetak atlet yang mampu melompat di atas 200 cm,’’ tuturnya. Antara merupakan atlet pelompat tinggi Bali kedua yang mampu melompat di atas 200 centimeter setelah Widiana. Widiana mampu melompat setinggi 204 cm guna mendulang emas pada PON 1985 di Jakarta. Ia memecahkan rekornas atas nama Suwignyo (Jatim), sedangkan Suwignyo memecahkan rekornas yang sebelumnya dipegang atlet Bali I G.N. Oka Mona. ‘’Setelah 32 tahun baru muncul pelompat Bali yang mampu melompat di atas 200 cm. Saya harap ke depan muncul pelompat tinggi nasional dari Bali,’’ ujarnya. Widiana melatih Antara sejak dua setengah tahun lalu. Ia mengharapkan asuhannya menyabet emas untuk Badung pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar dan mengusulkan diproyeksikan berlaga pada PON XX/2020 di Papua. ‘’Saya kira Antara layak masuk atlet Pelatda Bali, sebab peraih perak pada PON XIX/2016 di Jabar lompatanya 200 cm,’’ jelasnya. l Daniel Fajry
Liga 1 Indonesia
Bali United Ukir Rekor BALI United menjadi tim paling produktif mencetak gol pada paruh musim kompetisi sepak bola Liga 1 Indonesia 2017. Predikat ini dilengkapi keberhasilan menduduki posisi kedua klasemen sementara di bawah sang juara Madura United yang pemimpin hingga pertandingan ke-17. Akan tetapi Bali United langsung mendapat tamparan di Stadion Mandala, Jayapura, menyusul kekalahan 1-4 dari tuan rumah Persipura pada pekan ke-18 atau laga pertama putaran kedua. Seakan terlecut oleh hasil buruk itu, Bali United membalasnya di Padang berkat kemenangan 3-1 atas Semen Padang. Tim tamu sempat ketinggalan satu gol lebih dulu sebelum mampu membalikkan keadaan berkat gol-gol dari Sylvano Comvalius dan Irfan Bachdim. Raihan poin penuh di Padang itu berlanjut di kandang sendiri pada pekan ke-21. Bali United mencukur Mitra Kukar dengan skor 6-1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, pada 27 Agustus lalu. Keenam gol diborong duet pemain asal Belanda, Comvalius dan Nick van der Valden. Comvalius mencetak lima gol, sedangkan Valden membuat satu gol dari tendangan penalti tipuan. Tambahan tiga angka mengantarkan Bali United kembali ke puncak klasemen sementara berkat raihan 41 poin dengan selisih gol memasukkan dan kemasukan 21. Bhayangkara United di ranking kedua mendulang nilai 40, disusul Persipura (39, PSM (38, Madura United (36) dan Persija Jakarta (36) di posisi keenam. Duel Bali United kontra Mitra Kukar melahirkan sejumlah rekor buat klub dan pemain di Liga Indonesia. Inilah kemenangan terbesar yang dipetik sebuah klub pada putaran kedua Liga 1. Ini pula menjadi kemenangan terbesar Bali United di Liga 1.
Rekor untuk pemain dibukukan Comvalius. Striker asal Belanda ini menjadi top skor dengan mengoleksi 23 gol. Ia meninggalkan jauh para pesaingnya. Peter Odemwingie (Madura United) dan Marclei Santos (Mitra Kukar) yang bercokol di peringkat kedua sama-sama membukukan 13 gol. Alberto Goncalves (Sriwijaya FC) di posisi ketiga mengumpulkan 12 gol. Reinaldo Eliars (PSM Makassar) dan Addison Alves (Persipura) di tempat keempat masing-masing menghasilkan 11 gol. Comvalius juga menorehkan rekor lainnya. Pria bertubuh tinggi besar dan berjenggot ini tercatat sebagai pemain pertama yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan di Liga 1, pemain pertama yang mampu mencetak lebih dari 20 gol serta penyerang pertama yang selalu menghasilkan gol dalam 10 pertandingan beruntun. Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, tetap merendah menyambut kemenangan telak pasukannya atas Mitra Kukar. Menurutnya, hasil ini diraih berkat dukungan pencinta Bali United yang memenuhi Stadion Dipta. Dukungan fans memacu semangat para pemain sehingga mampu mencetak banyak gol ke gawang lawan. Ia juga mengapresiasi kerja keras anak asuhnya sepanjang laga. Pesta gol Bali United ke jala Mitra Kukar cukup mengejutkan. Masalahnya, tim tuan rumah turun tanpa sejumlah pilar khususnya di lini belakang. Tidak ada nama Ahn Byung Keon dan Abdul Rahman di tengah, serta Andhika Wijaya dan Ricky Fajrin di sayap. Namun, semua itu bisa ditutupi oleh Agus Nova dan Ngurah Nanak serta pemain lainnya. l Mawa
MBP/wan
Bali United dan Sylvano Comvalius (kiri) mengukir sejumlah rekor ketika menjamu Mitra Kukar di Stadion I Wayan Dipta Gianyar pada 27 Agustus lalu. 11 - 17 September 2017
31
PENDIDIKAN
Pendidikan Karakter Bukan Jargon Semata
P
endidikan karakter yang saat ini mulai digalakkan di sekolah bukanlah sekadar jargon semata. Penguatan pendidikan karakter harus dipraktikkan dan diamalkan di sekolah. ‘’Membangun karakter budaya bangsa sangat penting terus dikembangkan. Apalagi pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam Kurikulum 2013 (K-13). Dalam K-13 pengembangan sikap menjadi hal penting untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas,’’ ujar Ketua PGRI Kota Denpasar Nyoman Winata, belum lama ini. Winata menegaskan, pendidikan karakter erat kaitannya dengan budaya bangsa. Guru, kata dia, memegang peranan penting untu masa depan bangsa. Dengan pendidikan karakter, SDM masa depan kita makin baik dan makin kecil tindak korupsinya. Hanya saja dia tekankan sebelum ke pendidikan karakter, sistem pendidikan kita harus diarahkan ke sana terlebih dahulu. ‘’Pendidikan bukan hanya urusan sekolah. Untuk membangun pendidikan karakter kita bisa menonton cerita kesuksesan orang lain. Jokowi bisa dijadikan contoh bahwa orang desa itu bisa menjadi presiden,’’ ujarnya. Winata mengungkapkan, bangsa yang besar adalah bangsa yang warganya paling banyak kena visus need for achievment atau keinginan berprestasi. Prestasi itu tak hanya meraih juara, namun bisa berupa karakter suka menolong, disiplin serta menghargai orang lain. Ia menambahkan, materi koran bisa dimanfaatkan sebagai pendidikan karakter di kelas bisa berupa foto atau lewat berita. Guru bisa menggunakan media koran untuk mentransformasikan nilai-nilai pendidikan karakter seperti tanggung jawab, disiplin diri dan sebagainya. Sementara itu, Kadisdikpora Kota Denpasar I Wayan Gunawan menegaskan, pendidikan karakter harus dilaksanakan sejak usia dini, karena usia dini merupakan periode perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. “Pendidikan karakter tidak hanya membuat anak itu menjadi cerdas intelektual, juga cerdas
32
11 - 17 September 2017
Wayan Gunawan
MBP/dok
hati nurani (emosional) dan sosial serta tak mengesampingkan spritual. Dengan begitu, tugas lembaga pendidikan mampu melahirkan anak yang cerdas tapi tidak sombong,” tegas Gunawan. Pendidikan karakter, jelas Wayan Gunawan, tidak akan berhasil kalau orang-orang yang diamanatkan untuk mendidik bukanlah yang berkarakter. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus dimulai dari guru yang berkarakter dan profesional. ‘’Pendidikan pendidikan karakter berkaitan erat dengan persoalan hati manusia, bukan persoalan otak (akal) semata. Karena itu tidak dapat diukur dengan angka-angka, seperti selama ini dilakukan. Pendidikan karakter membutuhkan figur yang dapat dijadikan rujukan untuk dicontoh. Ketiadaan figur yang seperti ini membuat pendidikan karakter semakin abstrak,’’ ungkapnya. Menurut Gunawan, membentuk karakter bukanlah sekadar mengajarkan kepribadian. Sebab, kepribadian tidaklah sama dengan karakter. Strategi pendidikan karakter yang paling sederhana adalah melalui figur. Strategi pendidikan karakter lainnya yaitu
Nyoman Winata
MBP/dok
melalui keteladanan, pendidikan yang berkesinambungan, kegiatan intrakurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler. Semua hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh guru yang berkarakter dan profesional. Gunawan menegaskan, pembentukan pendidikan karakter tak hanya bisa dilimpahkan pada lembaga pendidikan. Diperlukan sinergi antarsekolah, keluarga dan masyarakat. Ketiga unsur tersebut harus saling mendukung untuk peningkatan pembentukan karakter peserta didik. ‘’Jika tidak ada ketidaksinergisan ini, pembentukan karakter peserta didik menjadi parsial dan tidak holistik. Akibatnya, muncul gejala anak yang bersikap baik di sekolah tetapi di luar sekolah berperilaku kurang baik,’’ katanya. Atau sebaliknya, di rumah dalam lingkungan keluarga menunjukkan sikap yang baik tetapi di luar rumah terlibat geng motor, narkoba dan senang tawuran. Sikap inkonsistensi para peserta didik ini salah satunya diakibatkan kurang sinerginya antara pendidikan sekolah dan keluarga serta masyarakat. l Putra Sasmitha
Penerapan Kurikulum 2013
Peran Guru BK Sangat Penting DALAM penerapan Kurikulum 2013 (K-13), peranan guru Bimbingan Konseling (BK) semakin tinggi. Tantangan yang harus segera diluruskan adalah seharusnya guru BK di sekolah merupakan konselor yang mendidik, bukan dianggap sebagai “polisi sekolah” atau momok yang ditakuti oleh siswa. Wakil Sekretaris Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) Provinsi Bali Drs. Wayan Dhania, M.Pd. mengatakan hal itu, belum lama ini. Dhania menyebutkan, peran guru BK dalam implemetasi K-13 semakin penting, pasalnya di tingkat SMA sederajat penjurusan ditiadakan, diganti dengan kelompok peminatan. Dengan diberlakukannya kelompok peminatan, maka guru BK memiliki tugas untuk memberikan pendampingan secara intensif kepada siswa. Diharapkan, siswa dapat memilih sesuai dengan kemampuan, bakat, serta minatnya. “Dengan adanya program kelompok peminatan, maka peran dan tugas guru BK semakin besar. Karena sejak awal masuk, siswa harus diarahkan sesuai dengan bakat, minat, dan kecenderungan pilihannya,” ujar Dhania yang juga menjabat Ketua ABKIN Kota Denpasar ini. Dhania menegaskan, ke depan, peran dan tanggung jawab guru BK terhadap siswa SMP juga harus lebih nyata. Guru BK harus mulai mengamati dan mendampingi anak sejak kelas satu. “Harus dilihat dan dampingi, anak tersebut senang dan minat pada mapel apa. Untuk mengarahkan studi lanjutannya, ke SMA atau SMK,” katanya. Dhania yang juga Kepala SMPN 4 Denpasar ini menambahkan, peran guru BK untuk memberikan pendampingan kepada siswa yang mengalami krisis sangat diperlukan. Guru BK diharapkan mampu membaca situasi dimana siswa yang sebelumnya berperilaku kompeten dan efisien tiba tiba menjadi tidak teratur, depresi, hiperaktif, bingung, atau histeris. Oleh karena itu guru BK diharapkan mampu mendukung guru, orangtua, dan anak-anak sendiri selama periode krisis. Dhania menambahkan, peran guru BK juga sangat penting dalam melakukan pembentukan karakter pada siswa. Setidaknya, guru BK-lah yang jauh lebih bisa memahami siswa lebih dari guru-guru yang lainnya, dan mampu melakukan pendekatan lebih ke arah emosional dan psikologi. Upaya membumikan nilai-nilai pendidikan karakter, kata Dhania, memang membutuhkan peran dan tanggung jawab semua stakeholders, mulai dari pemerintah, orang tua siswa, pemerhati pendidikan, tokoh masyarakat maupun tokoh agama. Namun, tidak berlebihan jika melalui K-13 peran guru lebih diutamakan. ‘’Mengingat, guru menjadi aktor utama dalam mengimplementasikan K-13 melalui pendidikan formal di sekolah (kelas), sehingga sosok guru sangat dibutuhkan dan begitu penting dalam mengejahwantahkan nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam tiga domain atau ranah pendidikan, yakni kognitif (pengetahuan), afektif (sikap, perilaku), dan psikomotor (keahlian atau ketrampilan) dari output belajar siswa,’’ pungkasnya. l Putra Sasmitha 11 - 17 September 2017
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
SMKN 3 DENPASAR - SMKN 3 Denpasar yang mendapat pendampingan dari Universitas Negeri Malang, merupakan satu-satunya sekolah kelompok pariwisata di Bali sebagai sekolah rujukan yang diperkuat dengan program revitalisasi. SMK negeri favorit dengan empat kompetensi keahlian tersebut, menurut Dra. Hapsari Kusumawardani, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang, optimis menuju sekolah mandiri. Hal itu disampaikannya di sela-sela kunjungan ke SMKN 3 Denpasar, Jumat (25/8).
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB JEMBRANA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana tengah menyiapkan pembangunan terminal baru yang berlokasi di Desa Baluk, Kecamatan Negara. Rencananya terminal yang lokasinya di sebelah timur Jembatan akan menggantikan fungsi terminal Pasar Umum Negara yang akan disulap menjadi lokasi parkir. Setelah pembebasan lahan seluas 1 ha 10 are, saat ini tengah dikerjakan pada tahap pertama pengurukan lahan terminal serta pembangunan tembok panyengker dengan anggaran Rp 5.041.000.000 yang dimenangkan kontraktor asal Jembrana PT Cahaya Bali Bangun Persada dari total pagu anggaran sebesar Rp 6.750.540.000.
34
11 - 17 September 2017
UNMAS - Universitas Mahasaraswati (Unmas) menyelenggarakan Gema Acara Penerimaan Eksekutif Muda (Ganesa) 2017 pada 27-31 Agustus. Tema Ganesa Unmas kali ini ‘’Membentuk Karakter Mahasiswa Berlandaskan Nilai Budaya Bangsa yang Mencerminkan Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme’’. Ganesa diikuti 2.526 mahasiswa baru. Tahun ini Unmas hanya bisa menerima 2.526 mahasiswa dari 4.226 orang yang mendaftar. Demikian dikatakan Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. saat pembukaan Ganesa di Desa Kertalangu, Selasa (29/8).
SCI - Guna memilih dan membentuk kepengurusan baru, Shrimp Club Indonesia (SCI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV dengan tema ‘’Sukses Budi Daya, Rakyat Sejahtera, Devisa Meningkat’’ di The Anvaya Beach Resort, Kuta, Badung, Bali. Munas yang diselenggarakan bertepatan dengan kegiatan 10th Disease In Asian Aquaculture (DAA10) yang merupakan event internasional ini, bertujuan memilih ketua umum SCI dan membentuk pengurus SCI daerah yang sudah terbentuk dan yang tengah dipersiapkan untuk periode 2017-2022.
MBP/ist
B U DAYA
K
Hidup Karena Budaya
rama Bali harus bangga karena dikenal di seluruh dunia dan itu dikarenakan mewarisi budaya yang luar biasa. Di tengah terpaan era globalisasi dan beragam ancaman, mestinya masyarakat yang tinggal di Pulau Dewata ini berjuang melestarikan dan memperkuat budaya tersebut. “Kita tahu bahwa Bali ini sejak masuk sekolah sampai sekarang selalu bicara tentang budaya, pariwiaata berbasis budaya. Tentunya sebagai warga negara Indonesia, khususnya anak bangsa kelahiran Bali tentu tidak akan meninggalkan apa yang diwariskan pendahulu kita yaitu Bali hidup dari pariwisata. Pariwisata bisa hidup karena adanya budaya seperti ini. Bali jadi hebat dan terkenal di seluruh dunia,” kata mantan Kapoltabes Denpasar (sekarang Polresta) Brigjen Pol.(purn) Dewa Bagus Made Suharya. Justru saat ini, lanjut Suharya, melihat ada kepincangan. Di daerah penghasil dolar tapi masih ada warga miskin, tidak bisa berobat dan tidak tamat sekolah dasar (SD). “Itu yang kami peroleh setelah masuk ke 618 dari 716 desa di Bali. Kenapa bisa seperti ini?” ujar Suharya yang mencalonkan diri sebagai Gubernur Bali ini. Tentunya kondisi tersebut jadi bahan pemikiran yang sangat mendasar bagi siapapun yang memimpin Bali nanti. Terutama kepincangan pembangunan dan infrastruktur di Bali. Walaupun banyak yang menyuarakan keseimbangan pembangunan tapi faktanya belum ada. “Ini saya coba selesaikan. Jangan sampai ada seniman disuruh pentas di hotel naik mobil pick-up atau truk. Kita ngomomg budaya tapi penari kita naik truk? Masal enggak bisa beri fasilitasi lebih layak untuk mereka?” tegasnya. Ia juga menyoroti ada kecenderungan pelaku pariwisata merekrut tenaga kerja bukan orang Bali. Mantan Kapolres Tabanan ini melihat itu dan mestinya tidak boleh
terjadi. Alasannya karyawan asal Bali banyak izin. “Mestinya diatur dong. Sebagai pimpinan suatu perusahaan kita yang mengatur, jangan menyisihkan terus (orang Bali) dengan alasan-alasan seprti itu,” ujarnya. Apapun alasannya karena ini di Bali, warga setempat yang diutamakan. Di daerah lain pun melakukan seperti itu. Namun tetap dalam bingkai NKRI dan menjunjung Bhinneka Tunggal Ika. Pelaku pariwisata khususnya pemilik atau pengelolanya harus berpartisipasi menyejahterakan di wilayahnya masingmasing. Tentunya tidak melanggar aturan dan mau berpikir untuk ikut mensejahterakan masyarakat. Untuk itu masyarakat Bali harus mau intropeksi diri, menyiapkan diri dan mampu bersaing dengan serbuan tenaga kerja luar Pulau Seribu Pura ini yang tidak mengenal atau berbudaya Bali. Bukan berarti tidak boleh merekrut naker luar Bali, tapi warta setempat yang diprioritaskan. “Harus diproteksi ini. Kalau minimal 60 persen saja warga Bali di sekitar hotel atau akomodasi wisata lain, kan bagus?” tandasnya. Kalau situasi ini tidak disikapi secepatnya terutama terkait budaya, Suharya khawatir turis akan pergi dari Bali dan cenderung ke wilayah lain. Paling mendengar nama Bali saja mereka datang, tapi menginapnya mencari kamar murah satu hari dan langsung pergi ke daerah lain di Indonesia yang juga memiliki tempat wisata alam serta budaya yang kalah dengan Bali. “Harapan kita mari samasama menjaga Bali ini, mari sama-sama kita siapkan diri. Mari sama-sama ngayah agar Bali tetap bertahan sebagai Bali yang Bali, berbudaya Bali dan berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika serta bingkainya tetap NKRI,” tandas Suharya. l Kerta Negara 11 - 17 September 2017
35
AKTIVITAS PAKELEM - Upacara pakelem dan nuasain proyek pembangunan bandara internasional di Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan berlangsung Senin (28/8) berlangsung khusyuk. Upacara ini digelar oleh PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti selaku pemrakarsa proyek bandara menggandeng AKC Kanada dipusatkan di kawasan Pura Penegil Dharma, Kubutambahan. Upacara di-puput Ida Peranda Wayan Demung dari Griya Buda Keling Tianyar dan Ida Peranda Gede Manuaba dari Griya Kubutambahan. WABUP BANGLI - Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta melepas atlet kontingen Bangli yang bakal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIII di Gianyar. Dalam acara pelepasan kontingen yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Bangli, Senin (28/8), dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kepala OPD terkait, pelatih dan atlet yang akan belaga di ajang multieven dua tahunan antar daerah itu.
MBP/ist
FELICE JEWELLERY - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Selasa (29/8) hingga Jumat (1/9). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 karat dengan harga promo Rp 1,999 juta. Demikian dikatakan Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Senin (28/8).
36
11 - 17 September 2017
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Peningkatan kualitas desa menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Klungkung. Caranya, tak hanya melalui penggelontoran bantuan berupa fisik maupun pemberdayaan secara berkelanjutan. Yang terbaru juga dilakukan melalui penyelenggaran Lomba Desa Terpadu. Pada lomba ini, berbagai aspek akan menjadi sasaran penilaian. Penyusunan pedomannya pun telah dirapatkan di Ruang Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung pada Jumat (25/8).
11 - 17 September 2017
37
PA R I W I S ATA
K
Atraksi Tanpa Asap di Desa Wisata Kuwun
einginan pemerintah memajukan setiap daerahnya lewat sektor pariwisata terus dilakukan dengan mendirikan desa wisata. Seperti halnya desa wisata Kuwum yang baru didirikan. Desa Kuwum, Mengwi merupakan salah satu desa yang terletak di ujung utara Kecamatan Mengwi. Desa ini berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga, yakni Desa Luwus, Tabanan. Alternatif pariwisata tersebut bertujuan menjadikan Desa Kuwum sebagai desa yang mandiri, yakni dengan menjadi masyarakatnya sebagai pelaku dan pemilik langsung desa wisata ini. Hebatnya, destinasi yang mengandalkan keindahan alam dirancang menjadi kawasan tanpa asap. Di areal 100 hektar itu tidak akan ada atraksi dengan mesin dan knalpot, Konsep wisata yang dinamai Alam Dedari akan mengangkat sejumlah potensi unggulan di desa Kuwum. Meliputi wisata permainan air, wisata agro, spiritual dan wisata alam. Saat ini sedikitnya sudah ada 100 hektar lahan yang nota bena milik masyarakat telah disiapkan untuk disulap menjadi objek wisata. Lahan ratusan hektar ini akan dilengkapi berbagai atraksi dan wahana dengan dibatasi jalan lingkar sepanjang 7 kilometer. Beberapa wahana permainan yang akan disajikan di antaranya, ayunan tradisional, tracking, wisata sepeda, selfi berkuda, perosotprosotan, dan outbound. Atraksi itu juga akan ditunjang wahana permainan air dalam terowongan sepanjang 4 km, rafting di Tukad Yeh Sunggi, serta wisata spiritual dengan tempat melukat di pancoran (air terjun) dedarinya. I Wayan Sudarma selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kuwum didampingi Perbekel Desa Kuwum I Nyoman Sumber menjelaskan, secara geografi alam wisata Dedari sangat strategis. Karena
38
11 - 17 September 2017
berada di tengah-tengah jalur utama Denpasar-Bedugul. Kalau Bedugul macet, maka salah satu pilihan yang paling tepat adalah objek wisata ini. Peluang dan kondisi inilah yang menyemangati masyarakatnya bertekad membangun desa wisata ini. “Kami yakin kalau ini jadi, alam wisata Dedari akan menjadi wisata alternatif di Badung. Kalau Sabtu Minggu Bedugul macet, otomatis pilihannya adalah Kuwum,” ujarnya. Sebagai daya tarik wisata, Wayan Sudarma, mengaku pemerintah dan masyarakat tengah menggeber penataan dan pembuatan infrastruktur. “Untuk pembebasan lahan sudah beres. Badan jalan lingkar juga sudah terbentuk. Jadi sekarang tinggal penataan dan pembuatan wahana saja,” katanya. Menurut prediksi total investasi yang akan tertanam untuk pembuatan objek ini mencapai ratusan miliar. Untuk jalan lingkar saja diprediksi menelan dana Rp 20 miliar lebih, belum lagi biaya untuk sarana prasarana dan pembuatan wahana wisata. Beragam pilihan atraksi akan ada disini, sehingga pengunjung tinggal memilih. “Sebagai wisata unggulan kami menyiapkan permainan air dalam terowongan sepanjang 400 meter. Selain itu juga ada pancoran dedari sebagai ikon utama di Tukad Yeh Sunggi. Pokoknya kami rancang objek wisata ini menjadi kawasan tanpa asap. Di areal 100 hektar itu tidak akan ada atraksi dengan mesin dan knalpot,” paparnya. Sementara Bendesa Adat Kuwum I Wayan Regep menambahkan, alam wisata Dedari ini sudah menjadi skala prioritas Pemkab Badung. Pembangunan desa wisata baru ini juga telah mengacu PPNSB Kabupaten Badung. Dimana salah satu tujuannya adalah untuk menjadikan Desa Kuwum sebagai desa yang mandiri. Yakni, dengan menjadi masyarakatnya sebagai pelaku dan pemilik langsung desa wisata ini.
“Kami semangat ingin membangun alam wisata dedari ini karena selain dapat dukungan penuh dari pemerintah, potensi alam disini juga sangat luar biasa. Kami optimis kalau ini jadi, obyek ini akan jadi pilihan. Sehingga pariwisata bergerak, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kuwum bisa terangkat,” katanya. Regep yang anggota DPRD Badung ini juga menyatakan, sumber dana pembangunan wisata baru ini berasal dari APBD Badung dan APBDes Kuwum. Masyarakat akan menyiapkan lahan, sedangkan biayanya pembangunan dari pemerintah. “Rencananya, kalau lancar tahun 2018 penataan lahan, 2019 pembuatan atraksi dan 2020 beroperasi,” pungkasnya. Penambahan jumlah desa wisata di Kabupaten Badung yang dicanangkan pemerintah mendapat respon positif dari kalangan dewan Badung. Adapun Desa yang akan dicanangkan menjadi Desa wisata baru di Kabupaten Badung adalah enam Desa Kuwum, Penarungan, Dauh Yeh Cani, Sobangan, Cemagi, dan Bongkasa Pertiwi. Namun ada sejumlah cacatan jika desa wisata tersebut sudah ditetapkan, salah satunya keberlangsungan desa wisata tersebut akan tetap hidup dan pengelolaanya lebih baik dari desa wisata sebelumnya. Anggota Komisi II DPRD Badung, Nyoman Suka, mengatakan bentuk konkrit desa yang akan di jadikan desa wisata nanti seperti apa. “Program membangun desa wisata saya rasa sangat baik untuk menata kawasan desa menjadi lebih baik , tapi konsep desa wisata yang dibangun ini seperti apa, apakah nanti desa-desa yang dijadikan desa wisata baru memiliki keunggulan berbeda dengan desa wisata yang telah ada saat ini. Jika sama hal ini kami yakini tidak akan berkembang kedepannya karena satu desa dengan desa yang lain sama, “ujar Politisi Golkar
tersebut. Lebih lanjut politisi asal Desa Carangsari ini mencontohkan seperti penetapan sejumlah desa di Kecamatan Petang sebagai desa wisata dengan ikon wisata spiritual, tapi penjabaraan konkiret hal ini seperti apa, pihakanya masih belum mengetahui, begutu juga kedepannya akankah bisa berlangsung selamanya atau malah mati ditengah jalan. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) I Made Badra menegaskan program pemerintah pusat untuk membangun 20 ribu home stay baru tersebut berlaku secara nasional. Sementara di Bali hanya mendapat jatah 600 home stay. “Untuk di Bali sendiri hanya dapat jatah 600. Sekarang kami masih menunggu petunjuk dari Dispar Provinsi Bali berapa kuota masing-
masing kabupaten/kota,� ujarnya. Pejabat asal Kuta itu menambahkan, apabila sudah ditentukan berapa home stay yang boleh dibangun di desa wisata di kabupaten/kota, maka Dispar Badung selanjutnya akan mengklaster desa wisata mana saja yang akan dijadikan pilot projek pengembangan ini. Seperti diketahui, desa wisawa yang ada saat ini berada di klaster Kecamatan Petang, Abianemal, dan Mengwi. Di Kecamatan Petang khususnya telah ada lima yakni Desa Kerta, Petang, Pangsan, Belok Sidan, dan Carangsari. Desa wisata juga tersebar di Kecamatan Mengwi, seperti di Desa Baha yang memiliki potensi produk kerajinan, seperti patung ukir, anyaman yang semua merupakan industri rumahan. Kemudian di Desa Munggu, Mengwi, dan Kapal, yang memiliki
potensi seni dan budayanya. Sementara untuk Di Kecamatan Abiansemal yakni ada dua desa wisata, Desa Sangeh dan Bongkasa Pertiwi yang masing-masing memiliki potensi obyek wisata alam.“Nanti akan ada tambahan lagi enam desa wisata. Yakni di Kuwum, Penarungan, Dauh Yeh Cani, Sobangan, Cemagi, dan Bongkasa Pertiwi. Tinggal menunggu Perbup saja,� beber mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Badung ini. Selain berencana kembali menetapkan 6 desa wisata baru untuk melengkapi 11 desa wisata di Badung, pemerintah tahun 2018 juga menyiapkan anggaran khusus untuk membangun sarana dan prasarana pendukung desa wisata. l Parwata
MBP/ist
Desa Kuwum, Mengwi merupakan salah satu desa yang terletak di ujung utara Kecamatan Mengwi. Desa ini bertekad akan mengemas potensi desa sebagai daya tarik pariwisata. 11 - 17 September 2017
39
TRADISI
Nyepi Wali di Pakraman Sanih
Menyucikan Sumber Mata Air Serangkaian Pujawali
S
ekitar 500 kepala keluarga (KK) Krama Desa Pakraman Sanih, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng melaksanakan ritual Nyepi Wali Selasa (22/8) lalu. Nyepi setiap dua tahun sekali ini merupakan tradisi turun-temurun sejak 200 tahun silam serangkaian pujawali di sepuluh pura khayangan tiga dan khayangan desa di lingkungan Desa Pakraman Sanih. Selain itu, Nyepi ini untuk menyucikan sumber mata air yang disakralkan sekaligus akan dijadikan sarana utama selama pujawali yang akan dilangsungkan krama desa. Sumber air suci ini berada tepat di objek wisata permandian Air Sanih. Prosesi panyepian ini tidak jauh beda dengan Hari Raya Nyepi tahun baru Saka. Diawali dengan upacara pecaruan di pusat desa kemudian dilanjutkan dengan ritual pangrupukan. Selasa (22/8) pagi, semua krama melaksanakan prosesi sipeng mulai pukul 06.00 wita dan berakhir pada Rabu (23/8) pagi pukul
06.00 wita. Selama prosesi sipeng ini, krama wajib menjalankan tapa brata panyepian seperti amati geni, amati karya, amati lelungan, dan amati lelanguan. Selain itu, selama prosesi sipeng, krama tidak diizinkan menerima tamu hingga aktivitas objek wisata. Lingkungan desa pakraman ditutup sehari penuh. Jika ditemukan pelanggaran, krama desa akan dikenakan sanksi berupa menghaturkan guru piduka di seluruh pura yang ada. Jika dari meterial, sanksi tersebut tidaklah seberapa, tetapi sanksi ini terasa berat secara moral, sehingga tidak ada krama yang berani melanggarnya. Bahkan, jika krama terikat pekerjaan atau karena sakit, maka wajib untuk mencari surat dispensasi untuk tidak mengikuti tapa brata panyepian yang dikeluarkan oleh pihak Desa Pakraman Sanih. Klian Desa Pakraman Sanih Jro Made Sukresna atau yang akrab dipanggil Jro Cilik mengatakan, Nyepi Wali yang sudah diwarisi itu digelar karena desa pakraman
melangsungkan pujawali di seluruh pura khayangan tiga dan pura khayangan desa di lingkungan Desa Pakraman Sanih. Sesuai dresta Nyepi Wali digelar tepat pada Tilem Sasih Karo. Setelah panyepian ini, krama melangsungkan pujawali di semua pura khayangan tiga dan khayangan desa. Tercatat sekitar 10 pura di antaranya Pura Dalem, Pura Segara, dan Pura Khayangan Desa akan menggelar pujawali setelah panyepian ini. Uniknya, panyepian ini sangat penting karena dipercaya untuk menyucikan areal sumber mata air (patirtaan). Sumber air suci inilah akan dijadikan sarana utama pada pujawali yang digelar. “Selain karena kami melangsungkan pujawali, panyepian ini untuk menyucikan petirtaan yang ada di Kolam Pemandian Air Sanih ini yang digunakan dalam prosesi pujawali di seluruh pura khayangan tiga dan khayangan desa, sehingga selama panyepian ini sumber air suci itu kami sterilkan,� jelasnya. l Mudiarta
MBP/mud
Krama Desa Pakraman Sanih, Kecamatan Kubutambahan melangsungkan Nyepi Wali bertepatan dengan Tilem Sasih Karo, Selasa (22/8) lalu.
40
11 - 17 September 2017
EKONOMI
MBP/wan
Seorang wisatawan melintas di salah satu kawasan di Nusa Dua. International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB) akan menggelar pertemuan di Bali pada 2018.
Pertemuan IMF-WB
Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
I
nternational Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB) akan menggelar pertemuan di Bali. Pertemuan yang akan berlangsung 9-14 Oktober 2018 itu diyakini mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Pada event ekonomi terbesar di dunia itu akan terdapat 2.000 pertemuan, baik pertemuan kecil maupun besar. Annual meeting tersebut akan dihadiri 189 negara anggota IMF-WB dengan 15.000 peserta dari seluruh negara. Ketua Bali Tourism Board (BTB), Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan, IMF-WB ini merupakan promosi gratis bagi Bali. Dengan adanya IMF-WB diperkirakan dana yang beredar di Bali hanya untuk kamar hotel saja adalah sekitar Rp 1,8 triliun. Kamar yang akan digunakan adalah 13.500 dengan biaya USD 600 per malam dengan lama tinggal 10 malam
di wilayah Nusa Dua, Jimbaran, Sawangan, Tanjung Benoa, dan Uluwatu. Dari dana untuk kamar saja sudah cukup besar. Ia berharap, Bali yang menyumbang pendapatan yang cukup besar bagi Indonesia, mendapatkan dana perimbangan yang lebih untuk Bali. Executive Director of INFID, Sugeng Bahagijo memaparkan ada tiga manfaat yang diperoleh dari IMFWB. Yaitu, Indonesia bisa menjadi role model. “Disitulah Indonesia bisa menampilkan prestasi sekaligus sarana promosi dan investasi. Menjadi wadah saling membahas isu sosial yang menjadi kepentingan bersama,” jelasnya. Indonesia diharapkan bisa mempengaruhi agenda pembangunan di tingkat internasional sesuai dengan kemajuan, perkembangan dan kelemahan. Krisis yang dialamai Indonesia tahun 1998 telah menjadi tonggak bersejarah bagi perkem-
bangan ekonomi Indonesia. Hingga akhirnya Indonesia mampu bangkit dan kini tidak memiliki pinjaman di IMF. Sehingga profil Indonesia cukup baik untuk dibagikan ke peserta IMF-WB. Indonesia menempati urutan ke-4 dari prospek investasi berdarkan data UNCTAD. Dengan IMF-WB, diharapkan dapat menggairahkan iklim investasi di Indonesia. Sementara Ekonom Joshua Pardede mengatakan, dengan adanya event ini akan terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga pertumbuhan tercepat setelah Cina. “Saat ini investasi swasta belum optimal, masih wait and see,” ujarnya pada Diskusi Media “Memanfaatkan IMF-WB Annual Meetings 2018 untuk Mendorong Perekonomian Nasional” pada Kamis (24/8). l Citta Maya 11 - 17 September 2017
41
PROPERTI
Rumah MBR Terkendala Harga Tanah
J
umlah penduduk terus bertambah sejalan dengan kebutuhan tempat tinggal. Sedangkan di Bali harga tanah terus naik sehingga masyarakat menengah ke bawah sulit memiliki rumah. Untuk itu pemerintah menggulirkan rumah subsidi khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Oleh karena itu masyarakat Bali yang ingin membeli rumah subsidi terus mengalami kenaikan. Pande Agus Permana Widura selaku Ketua DPD REI Bali, Minggu (20/8) mengatakan, penjualan rumah untuk masyarakat menengah ke atas kondisinya masih lambat. Pasalnya harga lahan naik dan tanpa subsidi. Sedangkan kebutuhan rumah untuk masyarakat menengah ke bawah mengalami kenaikan. Oleh karena itu, anggota DPD REI Bali berupaya mem-
42
11 - 17 September 2017
bangun rumah bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan MBR tersebut. “Kami juga peduli dengan MBR di Denpasar dan Badung. Saat ini kami masih mencarikan solusi dengan berkoordinasi dengan instansi terkait,� ungkapnya. Kalau dulu, lanjut Agus, investor berlomba-lomba investasi di Bali sehingga penjualan rumah terus meningkat. Namun sekarang Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan Loan to Value (LTV) secara tidak langsung mempengaruhi investor. LTV itu maksudnya batasan maksimal untuk uang muka. Beberapa tahun lalu memiliki rumah pertama sampai ketiga uang mukanya sama yaitu sekitar 30 persen. Tapi sekarang rumah pertama uang mukanya antara 10-30 persen, rumah kedua 40 persen dan rumah ketiga 50 persen. “Saat ini dominan masyarakat ingin
memiliki rumah pertama karena kebutuhan. Memang banyak kendala untuk membuat rumah MBR terutama soal harga tanah cukup tinggi. Strategi yang kami lakukan atau solusinya memperkecil unit, maksudnya kalau dulu bikin 10 meter persegi tapi sekarang membuat 36 atau 45 meter persegi. Beberapa komponen yang bisa mengurangi harga itu dilakukan pengurangan. Biasanya paling dasar mempengaruhi harga adalah luas bangunan. Keinginan kami membuat rumah MBR bisa terwujud jika pemerintah daerah ikut andil, ini kan untuk masyarakat mereka,� ungkap Agus. Rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hingga saat ini masih menjadi permasalahan di Bali. Apalagi harga lahan terus naik sehingga bagi masyarakat menengah ke bawah memiliki rumah masih jadi impian.
A KT I V I TA S
MBP/ist
UNDIKNAS - Undiknas kembali mencetak dosen bergelar doktor. I Nyoman Rasmen Adi, M.S. sukses meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Program Doktor Prodi Ilmu Ekonomi PPS FEB Unud, Selasa (29/8). Ia mampu meraih gelar doktor dalam waktu empat tahun dengan predikat sangat memuaskan (3,90). Dr. I Nyoman Rasmen Adi lahir di Klungkung tahun 1958, putra ketiga pasangan I Wayan Rasti (alm) dan Ni Wayan Semen.
REI Bali sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menciptakan hunian untuk MBR terus berupaya mewujudkannya meskipun banyak kendala yang dihadapi. Salah satu upaya dilakukan yaitu melakukan audensi ke DPRD Badung dan diterima Ketua Putu Parwata, Rabu (16/8) lalu. Dalam pertemuan tersebut Putu Parwata sepakat dengan keinginan pengurus DPD REI Bali yaitu memenuhi kebutuhan MBR akan hunian yang layak. “Kami terima Bapak Ketua DPRD Badung didampingi Sekwan. Tujuan audensi selain menjaga hubungan baik dan memperkenalkan pengurus DPD REI yang baru. Beliau juga senior kami di DPD REI Bali,” kata Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana Widura, Minggu (20/8) kemarin. Pada kesempatan baik tersebut, Agus Widura Saya diskusi dengan Putu Parwata terkait solusi penyediaan perumahan bagi MBR tanpa tanpa merusak sektor partanian dan pariwisata. Apalagi Bali sangat bertumpu pada sektor pariwisata yang menonjolkan keindahan alam dan budaya. “Dari pertemuan itu
MBP/ist
BUPATI BANGLI – Bupati Bangli I Made Gianyar menegaskan, di periode kedua jabatannya, pihaknya masih konsisten dengan pembangunan Bangli melalui desa maupun kelurahan. Jika Bangli ingin berkembang dengan baik, maka desa-desa maupun kelurahan di Bangli harus dimajukan terlebih dulu. Pembangunan dilakukan dari bawah ibarat filosofi menanam pohon, agar bisa tumbuh subur dan besar, akarnya harus dirawat dengan baik. Bupati Made Gianyar saat melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan wantilan Desa Pakraman Tingkad Batu, Desa Jehem, Tembuku, Selasa (29/8).
kita harapkan ada solusinya. Kita tahu masyarakat Badung tidak mau tinggal di luar Badung. Bapak Putu Parwata menyampaikan saat ini pihaknya sedang disusun Raperda tentang pemukiman dan kami diminta memberikan masukan,” ujar Agus Widura, didampingi Sekjen Wayan Suananta Wijaya. Dalam pertemuan tersebut terungkap jangankan MBR, 2 ribu PNS di Badung belum memiliki rumah. Apalagi UMRnya sekitar Rp 2.100.000 sehingga sulit memiliki rumah tanpa subsidi. Oleh karena itu kalau ingin membuat hunian subsidi horizontal jelas sulit dipenuhi karena harga tanah mahal dan banyak menghabiskan lahan. DPD REI Bali mengusulkan dibuat hunian vertikal misalnya rumah susun atau apartemen dengan persyaratan khusus. “Agar tidak mengganggu lahan pertanian atau pariwisata, silakan tentukan zonanya di mana. Dari pengamatan kami yang cocok itu di wilayah Kuta Utara dan Mengwi. Kami tidak ingin sektor pertanian terus dikikis. Perlu kami informasikan bahwa developer yang suka melabrak jalur hijau atau pertanian
bukan anggota REI. Meskipun akibat ulah mereka, kami juga kena getahnya,” ungkap Owner PT Gema Indah Abadi ini. Menurut Agus Widura, Ketua Dewan Putu Parwata mengapresiasi ide rumah susun tersebut. Namun REI diminta mengajukan pokok-pokok pikiran berdasarkan pertimbangan sektur agama, budaya dan lainnya. Setelah itu baru diserahkan ke DPRD Badung untuk dibuatkan kajian. “Tentu secepatnya kami menindaklanjuti petunjuk Bapak Parwata tersebut dengan melakukan koordinasi dengan para pemuka agama, budayawan dan IAI Bali. Sebelumnya kami sudah melakukannya dan akan perdalam lagi,” ujarnya. Bila rumah susun tersebut bisa diwujudkan maka harganya bisa dijangkau oleh MBR. Dengan demikian ikut menyukseskan program Presiden RI Joko Widodo yaitu membuat sejuta rumah untuk MBR. Selain itu alih fungsi lahan bisa ditekan sehingga kelestarian Subak di Bali bisa dijaga sehingga bisa dinikmati cucu kita. l Ngurah Kertanegara 11 - 17 September 2017
43
HIBURAN
Yessy Diana
Luncurkan Single ”Pada Ngelahang”
C
inta terhadap musik pop Bali tidak cukup menjadi penggemar lagu-lagu pop Bali saja. Namun, harus lebih dari itu. Untuk mencintai dan ikut melestarikan seni musik di Bali, terjun langsung ke dalamnya merupakan wujud nyata keseriusan seseorang terhadap kelestarian lagu-lagu Bali. Hal inilah yang dilakukan dara cantik asal Nusa Penida, Yessi Diana. Mengawali kariernya menjadi foto model, lalu terlibat langsung dalam beberapa video klip musik Bali dan sempat berduet dengan Gus Yudha, akhirnya pemilik nama lengkap Dewa Ayu Yessy Diananingsih ini memutuskan menjadi penyanyi solo. Sebagai perkenalan awalnya di belantika musik Bali, Yessy Diana akhirnya memperkenalkan single pertamanya yang diberi judul “Pada Ngelahang”. Single perdannya ini di-launching lengkap dengan video klipnya, di salah satu kafe di Denpasar. “Awalnya saya iseng-iseng nyanyi karena saya suka banget lagu-lagu Bali dan
44
11 - 17 September 2017
saya upload di sosial media untuk melihat respons orang lain dan para penggemar saya. Eh, ternyata banyak yang suka dan menginginkan saya untuk membuat sebuah lagu. Ya sebagai wujud kecintaan saya terhadap seni musik dan budaya Bali, saya meminta Budi Rajapala untuk membuatkan saya satu single, dan ternyata lagu ini (Pada Ngelahang-red) pas banget dengan karakter suara saya,” ujar Dara kelahiran Batununggul, 20 Desember 1993 tersebut di sela-sela launching video klipnya. Single “Pada Ngelahang” ini diciptakan oleh Budi Rajapala dan diaransemen oleh Beny. Lokasi pembuatan video klipnya dilakukan di sekitar Sanur dengan mengambil lokasi cafe-cafe tempat tongkrongan anak muda. Single ini menceritakan tentang kisah saling suka dan cinta antara pasangan, namun mereka sendiri sudah memiliki pasangan masing-masing. Alur video klipnya pun disesuaikan dengan alur cerita lagu, di mana Yessy Diana terlibat langsung di dalamnya dan Gus Yuda menjadi
model pendukung video klipnya. Single ini memberi pesan kepada semua pasangan agar mengikhlaskan apa yang tidak sepantasnya untuk dimiliki, meskipun rasa saling mencitai itu ada. Lewat single perdananya ini, Yessy Diana berharap agar karyanya bisa diterima oleh masyarakat luas dan terus disupport, sehingga ia terus bisa berkarya untuk meramaikan belantika musik Bali dan bisa melestarikan lagu-lagu Pop Bali. Bahkan, bulan depan rencananya ia juga akan mengeluarkan single keduanya yang diciptakan Budi Rajapala. “Sebagai pemula saya sangat mengharapkan dukungan dari semua masyarakat pecinta musik Bali agar saya terus bisa berkarya, dan bulan depan saya akan mengeluarkan single kedua berjudul “Jomblo Sejati,” pungkas jebolan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) IKIP PGRI Bali ini. l Winata
Hanung Bramantyo
Siap Filmkan Sultan Agung SUTRADARA Hanung Bramantyo siap mengangkat kisah hidup dan perjuangan raja pertama Kerajaan Mataram Sultan Agung ke dalam film layar lebar. Dengan mengambil judul “Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta” film yang diproduseri B.R.A. Mooyati Sudibyo itu menggaet aktor Aryo Bayu yang memerankan Sultan Agung dan Anindya Kusuma Putri sebagai Ratu Batang, permaisuri Sultan Agung. “Saya sangat kaget ketika Ibu Mooryati yang bukan orang film berniat membuat film yang bukan film horor, komedi, atau cinta. Namun, film yang belum pernah disentuh oleh orang film sekalipun,” ujar Hanung Bramantyo ketika menyampaikan rencana produksi film tersebut di Jakarta, belum lama ini. Ia menegaskan bahwa Sultan Agung merupakan sosok yang pernah ada di Tanah Air, bukan legenda. Akan tetapi, tidak banyak industri maupun pekerja film yang berminat mengangkatnya ke dalam karya layar perak, s e hingga dirinya tertarik membantu Mooryati Sudibyo untuk mewu-
judkan impiannya memfilmkan tokoh tersebut. Menurut Mooryati Sudibyo, dipilihnya sebagian kisah hidup Sultan Agung untuk diangkat ke dalam film tersebut karena Raja Mataram itu memiliki semangat untuk mempersatukan kembali Nusantara yang kala itu sedang terpecah belah karena perebutan kekuasaan. Selain itu, juga dikuasai oleh penjajah Belanda dengan kedok perdagangan rempah di bawah VOC (Perusahaan Dagang Hindia Timur). “Film ini saya persembahkan kepada bangsa dan negara untuk menghidupkan kembali semangat persatuan dan kesatuan. Film ini juga ditujukan bagi generasi penerus agar mengenal dan menghargai perjuangan pahlawan kita, salah satunya Sultan Agung,” kata pemilik Mooryati Sudibyo Cinema itu. Oleh karena itu, lanjut dia, dalam film itu nantinya bagian kehidupan Sultan Agung yang akan diangkat menjadi tema utama, yakni tentang pengorbanan dan cinta tanah air. Sutradara yang dua kali meraih piala FFI itu menyatakan bahwa penggarapan film itu akan melibatkan sejumlah sejarawan yang memahami kepahlawanan Sultan Agung maupun Kerajaan Mataram untuk penyusunan naskah cerita. Film yang direncanakan kolosal itu akan melibatkan pasukan berkuda serta bergajah untuk menggambarkan saat Sultan Agung menyerbu Batavia. Dalam film ini didukung 500 pemain. Terkait dengan realisasi produksi, Hanung mengatakan bahwa saat ini masih dalam taraf pencarian pemain untuk mengisi peran-peran yang lain. “Yang bisa dipetik dari kepemimpinan Sultan Agung adalah tanah ini milik kita dan harus digunakan sebesar-besarnya untuk (kemakmuran) kita,” ujar Hanung. Sementara itu, pemeran Sultan Agung, Aryo Bayu, mengaku sangat bersyukur bisa ikut dalam film yang mengangkat tokoh besar dan bersejarah tersebut. “Ketika bermain dalam film Soekarno, saya merasa masuk ke dalam lorong waktu pada masa perjuangan, dan kini seperti masuk dalam lorong waktu yang lebih dalam lagi,” kata pemeran Presiden RI Soekarno dalam film “Soekarno Indonesia Merdeka”. l kmb
11 - 17 September 2017
45
A KT I V I TA S
MBP/ist
AFS DENPASAR - Mahasiswa baru Akademi Farmasi Saraswati (AFS) Denpasar sejak Senin (28/8) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan dipusatkan di Auditorium Saraswati diikuti 187 mahasiswa baru. PKKMB Akademi Farmasi Saraswati Denpasar dibuka Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa didampingi Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. dan Direktur Akademi Farmasi Saraswati Denpasar Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., Apt. Pembukaan ditandai penyematan atribut peserta.
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Pariwisata di Kabuaten Klungkung semakin menggeliat. Sejalan dengan itu, sejumlah terobosan pun terus dimunculkan, baik oleh Pemkab maupun pengelola. Salah satunya dengan mendorong adanya kombinasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Untuk mewujudkan itu, pelatihan terhadap sumber daya manusia (SDM) pun digulirkan. Seperti yang berlangsung di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan yang menggandeng Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI), Jumat (25/8).
MBP/ist
CAR - PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR), perusahaan asuransi jiwa, menggelar acara Business of Opportunity Presentation (BOP), Jumat (25/8). BOP ini adalah bagian dari cara CAR untuk memasarkan produk asuransi yang dijual secara individu melalui agency/keagenan 3i-Networks. Acara rutin yang dilakukan setiap minggu itu diadakan di berbagai tempat di Indonesia, termasuk Bali. Tampak peserta sangat antusias untuk mengikuti BOP tersebut. Terlihat dari jumlah peserta yang membludak hingga memenuhi ruangan.
MBP/ist
BUPATI BULELENG - Putu Agus Suradnyana (PAS) dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buleleng terpilih periode 2017-2022 resmi dilantik oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Pelantikan dipusatkan di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Minggu (27/8). Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelatikan Nyonya Aries Suradnyana sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Buleleng oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Ayu Pastika.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
46
11 - 17 September 2017
MBP/ist
MBP/ist
DILANTIK - Bupati dan Wakil Bupati terpilih Putu
SMAN 6 DENPASAR - Dana sekolah minim bukan menjadi alasan bagi SMAN 6 Denpasar untuk berprestasi di ajang internasional. Prestasi teranyar yang dicetak siswa SMAN 6 Denpasar, yakni meraih medali perak pada ajang World Invention Creativity Contest (WICC) di Korea Selatan (Korsel). Prestasi itu dipersembahkan Komang Melinda Sulistyawati yang kini duduk di kelas XII MIA-5 SMAN 6 Denpasar. Ia berkompetensi di Korsel bersama puluhan duta negara lainnya di ajang yang diadakan Korea Unversity Invention Association.
Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. resmi dilantik pada Minggu (27/8) lalu di Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali. Pascapelantikan itu, duet PAS-Sutjidra ini diberikan kesempatan untuk membacakan sambutannya dalam sidang paripurna istimewa yang digelar, Selasa (29/8), di gedung DPRD Buleleng.
MBP/ist
FT UNR - Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai (FT UNR) mengadakan acara Pelepasan Sarjana Teknik di MBP/ist
STIKES - Stikes Bina Usada Bali melaksanakan Pengenalan Kehiduan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). PKKMB berlangsung selama tiga hari, 28-30 Agustus, bertemakan ‘’Semangat Bersama Langkah Awal Solidaritas’’. Stikes Bina Usada Bali tahun ini memperoleh 300 mahasiswa baru yang terdiri atas 138 mahasiswa baru dari program reguler, sedangkan sisanya mahasiswa yang sudah bekerja di puskesmas, rumah sakit dan praktik bidan.
Ruang Intan Hotel Nikki, Jalan Gatot Subroto IV/18, Denpasar, Sabtu (26/8). Acara tersebut dihadiri para pejabat di lingkungan Yayasan Jagadhita Denpasar, Rektor UNR Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tenaya, M.Si., para pejabat dan dosen dari masing-masing fakultas di lingkungan UNR, perwakilan alumni FT UNR, pengurus senat mahasiswa FT UNR, serta keluarga calon wisudawan FT UNR.
11 - 17 September 2017
47
A KT I V I TA S
MBP/ist
WABUP BADUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mendorong Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkab Badung agar mempercepat eksekusi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017. Pihaknya dorong perangkat daerah MBP/ist
BPR - Penarikan Undian Tabungan Berhadiah Dahsyat PT Sri Partha Group yang terdiri atas BPR Sri Partha, BPR Antenk, BPR Ashi, BPR Pusaka, BPR Tish, Money Canger Partha Sedana, Boby’76, Omadream dan Koperasi Mustiska, diselenggarakan Sabtu (26/8) diawali gerak jalan dahsyat yang dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharma Wijaya Mantra di sebelah barat Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar.
betul-betul dan bersungguh-sungguh percepat eksekusi dari APBD. Dengan percepatan ini akan mampu meningkatkan perekonomian dan menekan inflasi daerah. Begitu penegasan Wabup Suiasa pada rapat evaluasi APBD Tahun Anggaran (TA) 2017 periode Agustus di ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Jumat (25/8).
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Komitmen bukti sebagai garda terdepan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan adat kembali dilakukan Bupati Nyoman Giri Prasta di Kuta, Senin (28/8). Bantuan hibah senilai Rp 1.200.750.000 digelontorkan kepada Desa Adat Kuta untuk pembangunan candi bentar dan tembok panyengker di Pura Dalam Kahyangan Kuta. Ikut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Badung dapil Kuta I Gusti Anom Gumanti, Camat Kuta Gede Rai Wijaya, Lurah Kuta Wayan Daryana, Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa bersama prajuru dan tokoh masyarakat lainnya.
48
11 - 17 September 2017
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Jelang peringatan Idul Adha yang akan dirayakan oleh umat Islam di Indonesia, tokoh Hindu Indonesia Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengingatkan agar kehidupan toleransi di Bali dijaga, sehingga tidak ada gesekan di masyarakat yang dapat mencederai kehidupan berbangsa dan bernegara. Komitmen untuk menjaga kesucian Pulau Bali yang menjadi tempat damai bagi seluruh umat terus digelorakan oleh Ratu Ngurah Wedakarna, terutama kaitannya dengan pelaksanaan Idul Adha.
MBP/ist MBP/ist
STIMI HANDAYANI - Ketua Yayasan HANDAYANI (Penyelenggara STIMI HANDAYANI Denpasar) Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. dan 15 orang pimpinan perguruan tinggi (PT) lainnya dari berbagai daerah di seluruh Indonesia diterima Presiden Joko Widodo, Jumat (25/8) di Istana Presiden, Jakarta. Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. bersama para pimpinan perguruan tinggi tersebut menghadap Presiden Jokowi dalam rangka memohon restu terkait kesepakatan 155 pimpinan perguruan tinggi untuk mengadakan Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme yang rencananya akan diadakan di Bali bulan depan.
ARYA WEDAKARNA - Ada yang istimewa dalam Karya Sugeng Wiyosan Tinggalan Dalem Kaping 37 di Istana Mancawarna Tampaksiring, yakni penyerahan prasasti lempengan tembaga untuk dua pura, yaitu Pura Teratai Bang dan Pura Luhur Ulun Siwi Tabanan. Prasasti diserahkan langsung oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di hadapan ratusan undangan yang hadir. Dalam sejarahnya Shri Gusti Wedakarna memang secara rutin mapunia purana lempengan tembaga kepada sejumlah pura di Bali.
MBP/ist
MBP/ist
KABUPATEN BADUNG - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN- RB) RI Dr. H. Asman Abnur, M.Si. akan menyiapkan Kabupaten Badung menjadi percontohan di dalam penerapan mall pelayanan publik. ‘’Kami mengapresiasi inisiasi dan inovasi Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan pelayanan publik. Untuk itu, kami inginkan Badung sebagai salah satu percontohan penerapan mal pelayanan publik di Indonesia,’’ kata Menteri PAN-RB Asman Abnur saat mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Puspem Badung, Senin (28/8).
SENATOR WEDAKARNA - Dalam rangka merayakan Hari Pramuka ke-56 tahun 2017 yang bertepatan dengan penyelenggaraan Pameran Pembangunan Provinsi Bali di Art Center, Denpasar, Kwartir Daerah Pramuka Provinsi Bali mengadakan acara ‘’Jumpa Tokoh’’ di Kalangan Angsoka Art Center yang dipandu oleh Silvia, salah satu pembawa acara TV nasional. Setelah sebelumnya beberapa tokoh diundang pada acara tersebut, kini giliran Senator DPD-RI perwakilan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir di hadapan para pengurus dan anggota Pramuka SMP dan SMA se-Denpasar. Hadir mendampingi Ketua Pramuka Kwarda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Wakil Ketua Pramuka Peduli Bali Bagus Parta Wijaya, S.H., M.H. 11 - 17 September 2017
49
TA K S U
Jero Mangku Dewa Mustika
Mendalang adalah Panggilan Jiwa
K
abupaten Gianyar sudah dikenal luas banyak melahirkan seniman kawakan. Salah satunya seniman dalang wayang tradisi, Jero Mangku Dewa Nyoman Mustika asal Desa Manukaya Anyar. Eksistensi Jero Mangku Dewa Nyoman Mustika sebagai dalang tidak perlu diragukan lagi, karena ia telah mendalang telah sejak puluhan tahun. Seniman ramah dan bersahaja ini terjun sebagai dalang wayang karena pengaruh lingkungan dan dukungan keluarga yang besar kepada dirinya. Hidup sebagai seniman dalang merupakan panggilan jiwa untuk berbakti dan ngayah serta mengabdi kepada dunia seni. Di dalam benaknya yang terdalam, Jero Mangku Dewa Nyoman Mustika menyatakan sepanjang hayatnya akan terus mengabdi demi ajegnya seni dan budaya lewat media seni dalang wayang tradisi Bali. Terjun sebagai dalang wayang dia awali ketika Desa Manukaya Anyar ditunjuk sebagai duta mewakili Kabupaten Gianyar dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali tahun 1934 lalu. Salah satu syarat atau ketentuan untuk menjadi wakil Kabupaten Gianyar, masing-masing
50
11 - 17 September 2017
desa harus memiliki awig-awig serta menampilkan seni pewayangan. Ketika itu pihak desa bingung mencari dalang wayang. Akhirnya Jero Mangku Dewa Nyoman Mustika dipilih oleh tokoh dan penglisir desa menjadi dalang wayang. Padahal dirinya bukan keturunan seorang dalang wayang, melainkan merupakan keturunan pemangku. Namun, karena permintaan pihak desa, Jero Mangku Dewa Nyoman Mustika pun akhirnya menjadi seorang dalang. Berbeda dengan dalang wayang lainnya, Jero Mangku Dewa Nyoman Mustika tidak belajar mendalang langsung dari sang guru. Melainkan, secara otodidak dengan cara melihat pementasan wayang yang dilakukan beberapa dalang kawakan seperti Bape Sija dan Bape Ganjreng. Setelah kemampuannya dirasakan cukup, Jero Mangku Dewa Nyoman Mustika berhasil tampil mendalang dengan baik saat lomba desa. Sukses mendalang ketika lomba desa, saat lomba desa tampil kembali di Pura Puseh Desa Manukaya Anyar. Untuk pertama kali ia tampil ngewayang dengan memakai kelir, dengan membawakan tema pewayangan Kresna Wisnu Murti yang merupakan tutur
dari almarhum Gusti Ngurah Bagus asal Blahbatuh. Jero Mangku Dewa Nyoman Mustika akhirnya kembali sukses mendalang di hadapan ratusan masyarakat. Sejak saat pementasan itu, ia merasa ada kekuatan taksu dalam diri dan akhirnya meneguhkan diri sebagai seorang dalang wayang. Sesuai keyakinandan sastra agama, ia kemudian menjalani proses pawintenan sebagai pembersihan diri agar setiap pementasan wayang berjalan sukses. Permintaan masyarakat untuk mendalang pun terus berdatangan. Ia lakoni mendalang hingga ke berbagai daerah di Gianyar, bahkan hingga ke Kabupaten Bangli. �Lewat seni pewayangan ini saya semata-mata ingin ngayah dan mengabdi kepada Tuhan dan masyarakat. Mendalang merupakan bagian untuk ikut melestarikan warisan budaya yang adi luhung,� ungkapnya seraya mengatakan, wayang banyak mengandung pesan dan nilai untuk kehidupan. Di dalam wayang terkandung nilai filsafat atau tatwa agama yang sangat bermanfaat bagi kehidupan. l Gus Arta
199 | 11 - 17 September 2017
Dana Parpol Vs Demokrasi Murah
RP 20.000