Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 187 | balipost.com

Page 1

187 | 5 - 11 Juni 2017

Kopi Bali Terancam Alih Komoditi RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lTerkungkung ’’Pintar Ngandong Belog’’ 6 BALI SEPEKAN lDisbud Temukan Puluhan Lontar Rusak 7

LAPORAN UTAMA l Kopi Bali Terancam Alih Komoditi 8 l Cuaca Ekstrem Petani Sulit Penuhi Kuota Ekspor Robusta 9 l Bahan Baku Jadi Pertimbangan Penting 10 l Kopi Bali Berkualitas Premium dan Diakui Internasional 11 POLITIK l 19 Isu Krusial Dinegosiasikan 16 l Bersinergi Mengawal Bali 17 KIPRAH l ”Negeri Domba”

LENSA l Pasar 26

OLAHRAGA l Langgengkan Hubungan 27 PENDIDIKAN l Tingkatkan Minat Baca Siswa

dengan Taman Baca 32

PARIWISATA l Desa Wisata Kurang Menarik Minat 38

Kegelisahan The Rolic terhadap Persatuan NKRI 18

KESEHATAN l BAGAIMANA VAKSINASI

MELINDUNGI ANAK KITA? 24

TRADISI l ’’Togog Pemaon’’ di Munduk Bestala

Simbol Lingga Yoni, Penolak Bala 40

PROPERTI l Tingginya Harga Tanah, REI Bali

Berencana Membangun Rumah Vertikal 42 5 - 11 Juni 2017

3


DARI PEMBACA

Pohon Perindang Mengganggu K

egiatan menanam pohon perindang di pinggir jalan dari pemerintah daerah yang ditugaskan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) memang diacungkan jempol. Artinya masyarakat menyetujui karena udara dibuat sejuk atau mengubah udara CO2 menjadi O2. Sebutan DKP kini adalah BLHK yaitu Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Memang penghijauan tersebut positif tapi menurut saya ada negatifnya. Mengapa? di beberapa lokasi pada areal objek wisata seperti Desa Wisata Penglipuran– Bangli. Dulu sebelum adanya pohon perindang seperti bunga jepun dan pohon lain yang tumbuhnya tinggi, maka pemandangan atau kori-kori (pintu gerbang) penduduk nampak jelas tidak dihalangi oleh pohon-pohon tersebut. Namun kini tak jelas karena ditutupi oleh pohon tersebut kecuali kita lihat dari dekat. Apabila kita lihat dan ingin memotret dari kejauhan pemandangan tak elok hanya pohon yang nampak, seperti Desa Penglipuran yang dimuat koran Bali Post Minggu, 21 Mei lalu. Saya sarankan jangan tanam pohon yang tumbuhnya tinggi, lebih tinggi dari korikori itu. Pohon bunga jepun dan lainnya kadung sudah ditanam, lebih baik dipangkas saja agar lebih pendek. Contoh yang lain seperti pohon-pohon di depan Pura Goa Lawah–Kusamba-Klungkung. Bangunan suci seperti candi bentar, candi kurung, meru, dll. jika dilihat dari kejauhan maka bangunan suci yang ukirannya indah tersebut secara utuh tidak akan Nampak, sebab juga pohon itu terlalu tinggi. Apabila wisatawan ingin memotret maka hasilnya hanya pohon yang nampak di kameranya. Saya tahu memang pura bukan untuk wisatawan tapi alangkah eloknya jika pohon perindang tersebut tidak menghalangi pemandangan. Memang para wisatawan yang non-Hindu datang ke Bali bukan untuk sembahyang di pura, namun ingin menyaksikkan dan memotret panorama yang indah seperti alam pegunungan, pantai, persawahan, rumah-rumah penduduk yang khas Bali dan termasuk banyak pura. Tambahan pula masalah pohon perindang yang ditanam di atas trotoar sepanjang pinggir jalan antara Desa Lukluk dan Desa Sempidi (Badung) trotoarnya sebagian besar sudah mulai retak-retak karena akar pohon berkembang. Apabila tidak segera ditiadakan pohon itu maka kehancuran akan bertambah parah. Jika tak percaya, boleh saksikan ke sana. Sejak mulai ditanamnya pohon perindang itu beberapa tahun lalu saya sudah meramalkan trotoar akan hancur. Ramalan ini pernah saya tulis di surat pembaca Bali Post. Akan tetapi ada orang tak percaya. Sekarang telah terbukti. Rambu-rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan juga ada yang ditutupi cabang dari pohon perindang itu. Ini perlu dipangkas. I Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

5 - 11 Juni 2017

4


Gebuk Anti-Pancasila Jangan Hanya Wacana WACANA penindakan terhadap ormas anti-Pancasila dan radikalisme berulang kali disuarakan Presiden RI Joko Widodo. Langkah tegas dalam tataran wacana ini tentu memberikan inspirasi bagi banyak kalangan untuk berbuat. Wacana penindakan ini hendaknya dijabarkan secara lebih riil, mengingat ancaman terhadap stabilitas kebangsaan dan NKRI menguat. Tak hanya ormas, mereka yang anti-Pancasila juga harus ditindak. Tak hanya itu, pemerintah juga diminta segera mengatasi potensi pelemahan ekonomi rakyat. Jika ini gagal diatasi provokasi terhadap rakyat akan mudah dikondisikan. Pandangan ini mengemuka ketika Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon dengan sejumlah responden di Bali. Jajak terkait dengan nasionalisme dan penindakan radikalisme ini dilakukan di seluruh Bali dalam sepekan terakhir ini. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 81,23 persen responden menyatakan mendukung wacana pemerintah menggebuk ormas anti-Pancasila. Isyarat Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan ini pun diharapkan dijabarkan secara tegas. TNI dan Polri harus berbuat menjaga stabilitas bangsa ini. Jika perlu tak hanya ormas yang ditindak, tokoh-tokoh yang selama ini getol menyebarkan kebencian dan antikeragaman juga harus ditindak. Tokoh-tokoh yang berpotensi menyuburkan

intoleransi hendaknya ditindak pemerintah. Hal ini penting karena selain berpotensi mengganggu stabilitas kebangsaan juga akan menimbulkan hambatan dalam sosial ekonomi kemasyarakatan. Di lain pihak, ada 14,57 persen responden mengaku merasa tak yakin langkah tegas pemerintah menindak ormas anti-Pancasila dan ormas radikal bisa segera dilakukan. Selama ini budaya kompromi yang sering dilakukan untuk menjaga stabilitas kebangsaan akan membuat langkah tegas tak akan menjadi pilihan utama. Dalam konteks ini, responden juga mengatakan sistem pemilu langsung sering kali ada kompromi politik yang dilakukan mengingat ormas radikal dan anti-Pancasila juga memiliki massa pendukung. Ini akan menjadi hambatan serius dalam menindak ormas radikal dan anti-Pancasila jika konteksnya dukungan saat pemilu. Responden berharap pemerintah tak berhenti pada tataran wacana dalam mengatasi masalah kebangsaan. Selain itu, pemerintah juga diingatkan membangun ketahanan ekonomi dan mengatasi masalah-masalah kerakyatan terkait dengan investasi yang ditolak rakyat. Sementara itu, 4,20 persen responden mengaku tak ingin terjebak pada wacana ini setuju atau yakin. Mereka mengatakan radikalisme dan gerakan massa yang terjadi belakangan ini juga dimungkinkan akibat daya tahan ekonomi yang lemah. Ekonomi biaya tinggi dan sulit mencari lapangan pe-

kerjaan belakangan ini telah menimbulkan dampak-dampak instabilitas. Kemiskinan membuat masyarakat mudah terprovokasi, sehingga dalam menjaga stabilitas tak cukup hanya bertindak tegas namun harus diimbangi dengan perbaikan di sektor ekonomi. Tanpa ada penguatan ekonomi, rakyat akan mudah digerakkan untuk hal-hal yang mengganggu stabilitas. l Dira Arsana

Yakinkah anda, dengan bersikap tegas terhadap ormas anti Pancasila dan radikalisme, pemerintah bisa atasi gangguan stablitas kebangsaan ?

81,23 % Yakin

N.750

14,57% Tidak yakin

4,20% Tidak tahu grafis: tomikcahya

5 - 11 Juni 2017

5

5


OPINI

Terkungkung ’’Pintar Ngandong Belog’’

T

idak terbayangkan sebelumnya bisa bertemu orang–orang Bali yang hebat di luar Bali. Namun demikian agaknya kurang percaya kalau-kalau orang Bali Hindu yang terpelajar, memiliki pendidikan tinggi, punya karier cemerlang kok bisa berpindah keyakinan agama? Adakah dia hanya hebat dengan agamanya sebatas kemeriahan ritual upakara selama di Bali? Adakah dia menjadi labil karena ritual upakara tidak serta merta melekat bisa diimplementasikan secara konsisten dalam beragama di negeri orang? Adakah kita kurang perhatian untuk membekali generasi muda dengan kitab suci sehingga dia menjadi bingung mengimplementasikan agamanya manakala di negeri orang tiada sarana untuk menggelar ritual bebantenan? Kita tidak bisa menyalahkan generasi muda sedemikian rupa manakala ada yang berpindah keyakinan, karena kita terkesan hanya mewarisi tradisi ‘’pintar ngandong belog’’, mula keto, dan tidak pernah mengevaluasi tradisi–tradisi kental yang sesungguhnya menyulitkan generasi muda kita ke depan. Pernahkah kita dengar generasi muda yang jujur mengungkapkan pemikirannya, kalau–kalau ritual agama sering dipandang semakin ribet dan mahal. Di sisi lain anak muda terasa kurang memiliki acuan kitab suci yang dijadikan pegangan hidup, apalagi dominasi adat sering mengesankan dampak seperti ‘’tidak memanusiakan manusia’’. Walaupun masa kini ada karena masa lalu, tetapi dalam hal mewarisi tradisi–tradisi masa lalu bukan berarti

6

Oleh IGN Bagus Suryawan, S.T., S.Ag., M.M.

harus menelannya mentah–mentah. Begitu juga dalam mewarisi ajaran agama bagi masyarakat Bali, hendaknya tradisi agama jangan ditelan begitu rupa, apalagi generasi kini sudah jauh melek sastra dengan tingkat pendidikan yang semakin tinngi. Umat Hindu janganlah hanya terkesan puas dan patuh pada keputusan–keputusan masa lalu, terus tertidur dan tidak mau memahami dengan lebih baik hakikat dari tradisi–tradisi yang diwariskan. Beragama di Bali nampaknya umat merasa diuntungkan, dan bagaimanapun umat tidak perlu susah–susah harus mencari referensi kitab suci yang dijadikan dasar untuk melakukan praktik agama, apakah agama itu didasari oleh tradisi keluarga (kula drsta), tradisi kuno (kuna drsta), tradisi desa (desa drsta), tradisi wilayah (loka drsta), tradisi nunasica (jro tapakan drsta), ataupun tradisi sastra Weda? Hal demikian itu sepertinya tidak terlalu dianggap penting untuk diketahui, dan terkesan apatis dan menerima saja bahwa keputusan pemuka agama demikian itu bersumber dari Weda. Benarkah konsep kepuasan diri dalam beragama dengan menerima kesepakatan akan keputusan yang diambil pemuka agama demikian itu, membuat masyarakat merasa atmanastuti, merasa puas diri dalam beragama? Adakah akhirnya masyarakat menganggap spesialisasi belajar agama atau ritual–ritual demikian itu hanya menjadi kewajiban bagi para pemuka agama dan tukang banten? Kita tahu bahwa belajar agama tidak

boleh labil, sebab agama mengandung pengertian kekekalan atau keabadian. Setiap yang labil dan mudah berubah bukanlah kebenaran. Kebenaran itu satu dan harus tetap sama dan tidak berubah sepanjang masa. Bila pelaksanaan agama kemudian menimbulkan perasaan labil, polanya mudah berubah, dan hal ini bukanlah ciri beragama yang baik. Praktik agama harus dapat memelihara pengertian yang kekal, yang abadi sepanjang hidup untuk menyadari jiwa yang kekal. Bila kita meyakini praktik agama dengan segenap ritual dapat membuat kita sadar jiwa, maka praktik ritual bebantenan tidak boleh mandek, dan harus berlanjut di mana pun kita hidup. Permasalahan yang timbul kemudian adalah, mungkinkah kita bisa konsisten menggelar ritual bebantenan di wilayah asing, di luar Bali yang kondisinya tidak bersahabat dengan ritual bebantenan? Bila penghayatan agama diselaraskan dengan pegangan kitab suci Weda yang mantap, dan tidak didominasi dengan hanya ritual upakara, tentu agama selalu tumbuh di mana pun kita berada, dan inilah yang dikatakan sebagai penghayatan Weda yang abadi, sanatana dharma ataupun waidika dharma. Mari sadari warisan agama yang kita anut, dan jangan hanya berpangku pada ritual, mari selaraskan dengan kekinian, perdalam kitab suci kita, dan jangan selamanya mewarisi ‘’pintar ngandong belog’’ sehingga keyakinan itu tumbuh menjadi lebih universal dan dapat tumbuh di mana pun kita tinggal. Penulis, Mantan Ketua Umum Suka Duka Binroh Hindu Telkom Bali

5 - 11 Juni 2017

6


BALI SEPEKAN

Lima Unit Bus untuk Angkutan Umum

Disbud Temukan Puluhan Lontar Rusak DINAS Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung menelusuri keberadaan lontar kuna yang tersebar di masyarakat. Dari kegiatan tersebut, ditemukan 302 lontar kuna. Namun, 63 naskah lontar dalam kondisi rusak. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan hal itu, Minggu (21/5). Menurut Anom Bhasma, pelestarian naskah kuna ini telah dilakukan sejak April hingga Mei 2017. Pelestarian naskah kuna ini menyasar lontar-lontar yang ada di beberapa desa di Kabupaten Badung. Seperti Desa

MBP/ist

Angantaka, Desa Blahkiuh, Desa Carangsari, Desa Kerobokan, Kelurahan Kedonganan dan Kelurahan Tuban. ‘’Kami menemukan berbagai jenis lotar di rumah penduduk, seperti wariga, usada, tutur, geguritan, kekawin dan masih banyak lagi lontar yang telah ditemukan,’’ katanya. Guna melacak keberadaan lontar kuna tersebut, Anom Bhasma mengaku pihaknya bekerja sama dengan para penyuluh bahasa Bali. Mereka melakukan identifikasi lontar atau pendataan lontar di desa-desa tempat penyuluh bertugas. l Parwata

PEMKAB Bangli mendapat bantuan lima unit bus dari pemerintah pusat. Kelima unit bus yang dilengkapi AC itu rencananya akan segera dioperasikan sebagai angkutan umum dengan dua rute atau trayek. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Gede Arta, Minggu (21/5), mengatakan lima unit bus bantuan pusat tersebut sudah tiba di Bangli pada Kamis (18/5) lalu. Bus yang pengelolaannya dilakukan langsung oleh pemerintah pusat bekerja sama dengan pihak ketiga, yakni PT Damri ini akan mulai beroperasi dalam waktu dekat. Sejak Sabtu (20/5), kelima bus tersebut sudah mulai disosialisasikan sekaligus diujicobakan langsung di dua trayek yang direncanakan, yakni Bangli-Penelokan-Songan serta Bangli-Dausa-Madenan. ‘’Kedua rute tersebut dipilih karena selama ini tidak terlayani angkutan umum,’’ ungkapnya. Dikatakannya, sesuai rencana, dalam sehari bus-bus tersebut nantinya akan beroperasi melayani penumpang hingga dua kali untuk masing-masing rute. Hanya mengenai jadwal pastinya, Arta mengaku belum bisa menyampaikannya karena masih belum ditentukan. l Swasrina

Puluhan Ribu Anak Belum Kantongi Akta Kelahiran PULUHAN ribu anak di Kabupaten Buleleng usia 0 hingga 17 tahun belum mengantongi akta kelahiran. Hal tersebut salah satunya dipicu pemahaman orangtua yang masih rendah. Atas kondisi tersebut, pemkab terus melakukan upaya percepatan penerbitan melalui sistem jemput bola. Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah anak usia 0 sampai 17 tahun per 15 Mei mencapai 230.074 orang. Jumlah yang sudah mengantongi akta kelahiran baru 188.313 orang atau sekitar 78 persen.

Sementara yang belum memiliki sebanyak 41 ribu orang lebih yang tersebar di sembilan kecamatan. ‘’Yang sudah punya akta kelahiran sekitar 78 persen,’’ jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni, Minggu (21/5). Khusus yang belum mengantongi, sambungnya, karena terkendala pemahaman orangtua yang masih tergolong rendah, dalam artian pengurusannya baru dilakukan saat anaknya menjelang masuk Taman Kanak-kanak atau PAUD.

‘’Itu (akta kelahiran - red) belum diurus karena belum PAUD atau TK. Itu yang jadi kendala,’’ ungkapnya. Menangani hal itu, pemkab terus melakukan upaya percepatan melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk ikut menyosialisasikan kepada anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. ‘’Kami dengan Dinas Pendidikan tengah gencar menyampaikan ini supaya cepat mengurus,’’ sebut mantan Camat Banjar ini. l Sosiawan 5 - 11 Juni 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Kopi Bali Terancam Alih Komoditi

K

opi Bali sudah diakui kualitas dan rasanya oleh dunia internasional. Bahkan kopi Bali yang pusat penanamannya ada di sejumlah kabupaten, seperti Bangli, Tabanan, dan Buleleng, sudah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kemenkum HAM sejak 2008. Sampai saat ini, produksi kopi setiap tahunnya mencapai rata-rata 3.500 hingga 4.000 ton. Namun, kopi tersebut merupakan kopi kering yang sudah dikupas. Berdasarkan data 2014 dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali, lahan kopi di Bali mencapai sekitar 35 ribu hektar. Rinciannya, 12 ribu hektar untuk lahan kopi arabica dan 13 hektar untuk kopi robusta. Potensi area untuk kopi arabika sebanyak 22.974 hektar dengan luas areal di 2012 seluas 12.934 hektar. Sedangkan kopi robusta potensi area 31.017 hektar dengan luas areal di 2012 seluas 23.613 hektar. Kopi arabica memiliki ciri khas citarasa yang sedikit kecut. Kopi tersebut diekspor ke berbagai negara seperti Amerika, Eropa, Australia dan Jepang. Sementara untuk kopi robusta masih belum banyak keluar. Untuk areal produksi kopi arabika luasnya mencapai 11.324 hektar dan produksinya sebesar 4.199 ton. Sedangkan kopi robusta arealnya 23.629 hektar dengan produksi 14.679 ton per tahun. Sayangnya dalam dua tahun belakangan, produksi kopi Bali mengalami penurunan dalam hal kuantitas. Luasan tanam kopi Bali kini terancam karena petani kopi mulai beralih komoditi. Penyusutan lahan kopi ini misalnya terjadi di Bangli dan Buleleng. Di Bangli, luas areal kebun kopi arabika sempat mengalami penyusutan yang cukup signifikan pada 2012. Kondisi itu terjadi akibat banyaknya alih komoditi yang dilakukan petani kopi ke tanaman jeruk. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli Wayan Sukartana mengatakan kopi arabika Kintamani sudah mulai dibudidayakan masyarakat sejak 1942. Luas lahan budi daya kopi di Kitamani kala itu mencapai 11 ribu hektar. Sejumlah petani kopi kemudian membabat tanaman kopinya secara perlahan dan menggantinya dengan komoditas jenis lainnya yakni jeruk. Sukartana didampingi Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

8

MBP/mud

KUALITAS - Kopi Bali sudah diakui kualitas dan rasanya oleh dunia internasional. Bahkan kopi Bali yang pusat penanamannya ada di sejumlah kabupaten, seperti Bangli, Tabanan, dan Buleleng, sudah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis (IG).

Wayan Tagel Sujana dan Kabid Sarpras dan Pemasaran Dewa Sugiarta, Rabu (24/5) mengatakan pada 2012 tercatat luas areal kebun kopi di Bangli hanya 5.606 hektar. Namun setahun kemudian atau pada 2013, luas areal bertambah menjadi 6.600 hektar. Tak jauh berbeda dengan di Buleleng. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, produksi kopi arabica dan robusta mengalami fluktuasi. Selain karena maraknya petani melakukan alih komoditi, juga karena cuaca yang tidak mendukung. Data dikumpulkan di Dinas Pertanian (Distan) Buleleng menyebutkan, produksi kopi di Buleleng mengalami fluktuasi tinggi. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman Swatantra, Kamis (25/5), mengakui produksi kopi di daerahnya tidak menentu. Dia mengatakan, fluktuasi produksi kopi merupakan situasi yang tidak bisa dihindari. Selain faktor alam, lanjut Swatantra, pengalihan komoditi yang ditanam juga memicu produktivitas kopi yang tak menentu. Alih jenis tanaman paling parah terjadi di wilayah Desa Gitgit, Wanagiri, Kecamatan Sukasada, dan di beberapa desa lain. Beberapa tahun terakhir, petani di daerah ini mengganti pohon kopi dengan tanaman lain seperti jeruk, sayuran, dan bunga pecah seribu. Pergantian pohon kopi dengan menanam tanaman semusim marak dilakukan

karena memberikan penghasilan lebih cepat. Bahkan lebih menguntungkan dibandingkan memelihara kopi. Pasar Ekspor Meski produksi berfluktuasi, kopi Buleleng diakuinya sudah menembus pasar ekspor. Hal ini berkat bantuan dan program pemerintah provinsi dan pemkab, dalam hal meningkatkan kualitas kopi agar bisa tembus ke pasar asing. Hingga tahun ini lahan kebun kopi untuk memenuhi pasar ekspor baru mencapai 200 hektar. Dari luas lahan itu, pengembangan usahanya dilakukan dengan sistem Kopi Olah Basah. Melalui sistem ini, kopi dipetik dalam kondisi seratus persen merah. Buahnya kemudian diolah dengan mengupas kulit paling luar. Biji kopi yang masih terbungkus lapisan tengah, kemudian dijemur menggunakan para-para. Produksi kopi yang telah diolah dengan cara yang satu ini harga jualnya jauh lebih mahal dibandingkan pengolahan kopi pada umumnya. Tak beda jauh dengan yang ada di Bangli. Kopi asal Bangli pun sudah diekspor karena telah memiliki sertifikat IG. Kopi Kintamani selama ini sudah banyak diekspor ke berbagai negara, seperti Jepang, Korea, Australia dan Eropa. l Dayu Swasrina/Mudiarta

5 - 11 Juni 2017

8


Cuaca Ekstrem

Petani Sulit Penuhi Kuota Ekspor Robusta KOPI robusta Pupuan kini cukup diminati di pasar global. Namun sayangnya perubahan cuaca yang ekstrem dalam dua tahun terakhir, membuat produksi kopi robusta Pupuan mengalami penurunan produksi. Hal yang sama diperkirakan terjadi juga di 2017. Hujan berintensitas tinggi dan terus berlangsung di Pupuan menyebabkan produksi bunga pada pohon kopi tidak maksimal yang berimbas pada penurunan pembentukan buah. Dengan berkurangnya produksi buah kopi, dikhawatirkan pihak petani agak sulit memenuhi permintaan ekspor kopi. Padahal tahun ini permintaan ekspor kopi robusta Pupuan, Tabanan mencapai tiga kontainer. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Tabanan Dewa Ketut Budidana Susila mengatakan, pada tahun 2016 kondisi cuaca ekstrem juga terjadi di mana kemarau sangat panjang. Pada tahun tersebut, permintaan ekspor mencapai dua kontainer. Namun petani hanya mampu memenuhi satu kontainer. ‘’Pada tahun 2017 ini permintaan meningkat menjadi tiga kontainer. Tetapi melihat kondisi cuaca yang berimbas pada produksi buah pohon kopi, ditakutkan permintaan ini sulit terpenuhi,’’ ujarnya. Mengingat potensi ekspor kopi robusta Pupuan besar sementara hasilnya tidak stabil dari tahun ke tahun, pihak Pemkab Tabanan melalui Dinas Pertanian mengambil beberapa langkah untuk meningkatkan kualitas dan kestabilan produksi. Salah satunya adalah mendorong petani kopi robusta di Pupuan yang terdiri dari 39 subak abian mengikuti sertifikasi MPIG (Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis) Kopi Robusta Pupuan Bali. Penilaian ini sudah berlangsung pada 14 dan 15 Mei 2017 dan sedang menunggu hasilnya. Menurut Dewa Budi, persiapan dalam menjalani sertifikasi MPIG ini sudah disiapkan sejak 2015 lalu. Dengan mendapatkan sertifikat maka komitmen

MBP/edi

DIJEMUR - Biji kopi yang masih terbungkus lapisan tengah sedang dijemur untuk selanjutnya diolah lagi hingga menjadi serbuk kopi yang siap dikonsumsi.

petani serta perlindungan produksi kopinya akan terjaga. ‘’Dalam sertifikasi juga dimuat di dalamnya tidak boleh ada pengalihan fungsi lahan. Jadi tanaman kopi harus dipertahankan sehingga menjaga produksi ke depan,’’ jelas Dewa Budi. Setelah mendapatkan sertifikat MPIG, pihak Dinas Pertanian akan melakukan pelatihan tenaga penjaga mutu, sehingga mutu kopi robusta yang diekspor bisa dinilai dan dijaga kualitasnya sehingga aman dan bisa dipertanggungjawabkan saat diekspor ke depan. Selain langkah sertifikasi, pihak pemkab juga memberikan bantuan berupa intensifikasi lahan kopi di mana tahun 2017 ini mendapatkan bantuan seluas 200 hektar. Adapun bantuan intensifikasi ini berupa bantuan alat gunting untuk perompesan tanaman dan bantuan pupuk. Untuk di Pupuan hingga akhir tahun 2016 tercatat 9.568,31 hektar tanaman kopi robusta dengan produksi mencapai 6.101,61 ton. Pada tahun tersebut terjadi pengurangan luas lahan sebesar 7,58 hektar. Menurut Dewa Budi, pengurangan ini bukan karena alih fungsi tetapi karena tanaman kopi ada yang sudah tua dan mati, sehingga terjadi pengurangan luas lahan. Langkah untuk mengganti tanaman

yang tua ini, menurutnya, pihak Dinas Pertanian mendorong petani untuk melakukan peremajaan. Pada tahun 2016 telah dilalukan peremajaan seluas 181,95 hektar. Untuk tahun 2017 sendiri rencananya akan dilakukan peremajaan seluas 50 hektar dengan banyak tanaman sekitar 52 ribu pohon. Dalam melakukan peningkatan produksi tanaman kopi, dikatakan Dewa Budi, memang hanya bisa dilakukan peremajaan dan tidak bisa dilakukan perluasan lahan di Pupuan agar bisa melakukan penambahan jumlah tanaman. Penambahan tanaman bisa dilakukan jika petani mau mengganti tanaman kebunnya yang tidak produktif dengan kopi. Menurutnya, satu hektar jika murni ditanami kopi bisa terisi 1.000 hingga 1.200 pohon kopi. Tapi sistem penanaman di Pupuan adalah tumpang sari. Jadi satu hektar itu tidak murni kopi dan ada jenis tanaman lain seperti salak, kelapa dan manggis. ‘’Bisa dikatakan satu hektar isinya bisa hanya 500 sampai 600 pohon kopi. Tetapi jika tanaman kebun lainnya dianggap tidak produktif biasanya petani menggantinya dengan kopi. Dengan ini akan ada penambahan tanaman,’’ jelas Dewa Budi. l Wira Sanjiwani 5 - 11 Juni 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Bahan Baku Jadi Pertimbangan Penting

K

opi Bali tak hanya dikonsumsi lokal. Banyak juga produsen kopi dari yang sudah mengekspor ke mancanegara. Salah satunya kopi cap Kupu-kupu Bola Dunia. Produsen kopi yang bisnisnya kini sudah dikelola generasi ketiga itu, mampu mempertahankan kualitas kopinya dan menjadi salah satu merek kopi unggulan di Bali. Sejak berdiri pada 1935, perusahaan ini mampu berkembang meskipun berawal dari industri rumah tangga yang pengolahannya dan pemilihan bahannya masih manual. Kopi cap Kupu-kupu Bola Dunia bermula dari toko Bhineka Jaya di Jalan Gajah Mada, Denpasar. Logo yang sekarang digunakan yaitu logo kupu-kupu, awalnya hanya kopi cap kupu-kupu saja. Namun cita-cita besar pemilik yang ingin kopinya dikenal seluruh dunia kemudian menambahkan logo ‘’bola dunia’’. Kopi yang diolah di pabrik kopi ini merupakan kopi hasil dari pengepul seluruh Indonesia, baik Bali, Sulawesi, Sumatera, dan Jawa. Di Bali khususnya bahan baku kopi diambil dari Kintamani, Singaraja dan hampir seluruh Bali. Dengan pemilihan bahan baku yang bagus serta pengolahan yang baik, kualitas kopi yang dihasilkan akan berkualitas. Seleksi terhadap bahan baku menjadi pertimbangan penting dalam penentuan kualitas kopi. Selain itu cara pengolahan dan pengemasan juga memengaruhi. Pengemasan juga tidak sembarang mengemas. Pastikan kopi ditutup dengan sempurna, tidak ada kontaminasi dengan udara sehingga aromanya pun tetap kuat dan kualitasnya menjadi baik. Pengemasan yang bagus akan membuat kopi bertahan hingga dua tahun. Pada umumnya jenis kopi yang dipakai ada dua yaitu robusta dan arabica. Namun respons positif terhadap kopi robusta lebih besar datang dari masyarakat lokal Bali. Kopi robusta yang memiliki kadar kafein yang tinggi menjadi alternatif minuman penahan kantuk ketika seseorang begadang untuk upacara. Sementara kopi jenis arabica lebih banyak diminati tamu-tamu, orang asing. Rasanya yang agak asam, wangi serta kadar kafein yang rendah membuat kopi ini digemari para bule. Namun tidak mutlak jenis kopi memengaruhi selera seseorang, karena kembali lagi ke selera masing-masing orang. Ada yang suka kopi robusta dan ada pula yang suka kopi arabica. Saat ini kopi Bali Cap Kupu-kupu Bola Dunia pemasarannya telah merambah mancanegara, baik itu ke Belgia, Jepang, Amerika, Singapura, dll. l Citta Maya

10

5 - 11 Juni 2017

10


Kopi Bali

Berkualitas Premium dan Diakui Internasional MUTU kopi yang dihasilkan perkebunan di Bali mendapat pengakuan dunia internasional. Bahkan dalam sebuah kesempatan, peneliti senior Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Surip Mawardi, mengatakan mutu kopi Bali memiliki citarasa melebihi kopi di negara lain. Di Bali perkebunan kopi robusta ada di Busungbiu, Buleleng dan Pupuan, Tabanan. Jumlahnya mencapai belasan ribu hektar. Sedangkan kopi arabica ada di Kintamani, Bangli, Kabupaten Badung dan Buleleng seluas ribuan hektar. Surip menyebutkan, saat ini kemampuan rata-rata Bali memproduksi kopi arabica sebanyak 4 ribu ton. Jumlah tersebut, menurutnya, mampu untuk memenuhi permintaan ekspor dan konsumsi dalam negeri. Ia mengatakan kopi akan dihargai tinggi jika mutunya bagus. Kunci dalam memproduksi kopi adalah pada mutu. Asosiasi Kopi Specialty Indonesia, Edi Susmadi, mengatakan Indonesia merupakan negara ketiga produsen kopi terbesar di dunia setelah Brazil dan Vietnam. ‘’Mengenai citarasa yang enak ya… kopi arabica dan harganya juga lebih mahal daripada kopi robusta,’’ katanya. Dia menuturkan, rasa enak kopi arabica dikarenakan kandungan kafeinnya lebih rendah daripada robusta. Selain itu, arabica juga memiliki karakteristik dengan citarasa berbeda di masing-masing daerah. ‘’Kalau

arabica kan ada karakteristik rasa caramel, spicy dan buah-buahan. Kopi Flores karakteristiknya berbeda dengan kopi Bali. Memang varietasnya sama tapi tempat ditanamnya kan berbeda ada yang ditanam di pegunungan,’’ jelasnya. Meski kopi digemari untuk dikonsumsi bukan berarti tidak ada kendala dalam proses produksinya. ‘’Kendala produksi kopi di Indonesia kita banyak opsi jadi ketika orang mulai bertani kopi harganya tiba-tiba turun, sehingga banyak yang berpindah ke tanaman lainnya,’’ imbuhnya. Selaku produsen kopi pihaknya mengakui membutuhkan bantuan dan dukungan pemerintah terkait edukasi budi daya dan pascapanen serta cara untuk meningkatkan kualitas. ‘’Dari dulu kita berharap bantuan intens dari pemerintah,’’ ucapnya. Edi meyakini harga kopi yang dihasilkan petani Indonesia tetap tinggi di angka Rp 75 ribu ke atas. ‘’Kami yakin harganya masih tinggi kalau arabica harganya di atas New York. Kita masih punya nama untuk kualitas arabica walau produksinya enggak banyak hanya di angka 100 ribu ton,’’ paparnya. Saat ini konsumen arabica di Indonesia mengalami peningkatan yakni tembus di angka satu kilogram per kapita per tahun. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan

tahun sebelumnya yang hanya sebanyak setengah kilogram per kapita per tahun. Edi mengatakan tren kenaikan jumlah konsumsi kopi di Indonesia terjadi pada kaum muda. ‘’Untuk kualitas dan mutu spesial taste kopi arabica minimum skornya 80 lebih. Special taste kopi Indonesia skornya 85 yakni masuk ke kriteria premium dan bisa mencapai skor 87. Kalau di Indonesia saat ini yang masih disukai adalah robusta. Produksi terbesar untuk robusta ada di Bengkulu, Sulawesi dan Sumatera Selatan yang disebut segitiga emas penghasil kopi,’’ sebutnya. l Parwata

KOPI LUWAK - Luwak sedang memakan biji kopi untuk menghasilkan kopi Luwak yang memiliki citarasa dan harga jual yang lebih tinggi.

MBP/wan

5 - 11 Juni 2017

11


AKTIVITAS COCO MART - Coco Mart melaksanakan pengundian gebyar kupon berhadiah yang ke-12 pada Sabtu (21/5) di sebelah barat Bajra Sandhi, Lapangan Renon Denpasar. Sebelum pengundian kupon, Coco Mart merayakan HUT yang ke-17. Gebyar kupon berhadiah merupakan acara tahunan yang kali ini dirangkaikan dengan perayaan HUT Coco Mart. Gebyar kupon berhadiah merupakan program tahunan khusus untuk pelanggan dengan menyediakan satu unit mobil Agya sebagai hadiah utama disertai puluhan hadiah menarik lainnya. POLTEK BALI - Sebagai rangkaian kegiatan WP4 Capacity Development untuk Proyek Green Chiller NAM, Politeknik Negeri Bali atau Poltek Bali, Senin (22/5) menerima bantuan perangkat Green Chiller. Bertempat di ruang laboratorium Refrigerasi Dasar PS TPTU Jurusan Teknik Mesin Politek Bali, perangkat ini diserahkan langsung oleh Direktur Konservasi Energi, DJEBTKE-KESDM, Farida Zed kepada Direktur Politek Bali Ir. Made Mudhina, M.T. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kai Berndt selakuTeam Leader Proyek Green Chillers NAMA, GIZ dan Iwan Chandra dari PT AICOOL.

PEMKAB BULELENG - Mewujudkan Pengembangan dan pemanfaatan data dan informasi Geospasial di Kabupaten Buleleng, Pemkab Buleleng dan Badan Informasi Geospasial (BIG) menandatangani naskah perjanjian kerja sama tentang Pembangunan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional di ruang rapat Gedung S Kantor BIG Cibinong, Bogor, Selasa (23/5). Simpul Jaringan yang dimaksud adalah jaringan institusi yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan, pengumpulan, pemeliharaan, pemutakhiran, pertukaran dan penyebarluasan data spasial tertentu. MOU - Pemerintah Timor Leste menandatangani MoU dengan sekolah tinggi dan sekolah kejuruan di Bali pada Senin (22/5). Sekolah tersebut yaitu STIE Triatma Mulya, SMK Penerbangan Cakra Nusantara, dan Kelompok Tani Ternak Tulus. Konsulat Timor Leste, Teresa Maria de Carvalho mengatakan banyak warga negara Timor Leste sekolah di Indonesia khususnya di Bali. Mahasiswa Timor Leste saat ini saja kurang lebih 600 mahasiswa dan anak sekolah dasar, SMP, SMA di Bali.

12

5 - 11 Juni 2017


MBP/ist

MBP/ist

KABUPATEN BADUNG - Konsep membangun kota pintar yang intensif dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung membuahkan hasil. Pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI memilih Kabupaten Badung dalam 25 Kota Smart City percontohan dari 500 lebih kabupaten/kota di Indonesia. Terpilihnya Kabupaten Badung sebagai Gerakan Menuju 100 Smart City yang diprogramkan oleh Kementerian Kominfo RI melalui penilaian yang sangat selektif.

LEVEL 21 MALL - Level 21 Mall Denpasar menggelar seremonial Grand Opening Level 21 Mall, Sabtu (21/5). Rangkaian grand opening Level 21 Mall diisi dengan “Denpasar Culture Festival” dengan tema “Where Traditional Culture Meets Modern Art” yang diselenggarakan dari tanggal 17-20 Mei. Denpasar Culture Festival mengangkat kebudayaan Bali dengan berbagai kegiatan seperti Lomba Endek Cultural Fashion Show dan Creation Competition, Parade Kostum Karnaval Bali, penampilan teatrikal dan penampilan special dari Balawan.

MBP/ist

PEMKAB BULELENG - Bagian Humas dan Protokol Pemkab Buleleng tahun ini menggelar Orientasi Kehumasan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tenggerang Selatan (Tangsel). Tahun ini materi yang diangkat terkait masalah perlindungan anak. Hal ini karena Buleleng sedang mempersiapkan diri untuk merebut predikat Kota Layak Anak yang menjadi program pemerintah pusat. Rombongan orientasi kehumasan dipimpin Asisten Bidang Adminsitrasi Umum Ketut Asta Semadi didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dr. Made Sukarmini dan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Made Supartawan.

MBP/ist

BUPATI TABANAN - Untuk kedua kalinya dalam bulan ini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memperoleh penghargaan di bidang pertanian. Kalau sebelumnya meraih penghargaan dalam bentuk tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan Bidang Ketahanan Pangan dan Pertanian dari Presiden Ir. Joko Widodo, kini Bupati Eka dinobatkan sebagai Tokoh Pengembang Program Pertanian. 5 - 11 Juni 2017

13


A KT I V I TA S FH UNDWI - Setelah mengunjungi dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Fakultas Hukum (FH) Universitas Pasundan (Unpas), Bandung, Sabtu lalu, Senin (22/5) mahasiswa dan dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Dwijendra (Undwi) mengunjungi Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta. Program kunjungan ke MK Jakarta diikuti 137 mahasiswa dan 10 dosen pembimbing.

MBP/ist

MBP/ist

STIKI - Dalam rangka membangun iklim yang kondusif untuk tumbuh dan berkembangnya perusahaan pemula berbasis teknologi, serta dalam upaya mendukung komersialisasi hasil penelitian dan pengembangan Perguruan Tinggi di Indonesia, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengeluarkan program pendanaan ‘’Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Perguruan Tinggi (PPBT-PT) Tahun 2017’’. Untuk menyambut kebijakan tersebut, STMIK Stikom Indonesia (STIKI Indonesia) melalui Inkubator Bisnis (Inbis) STIKI Indonesia ikut mendukung dan berpartisipasi dalam program PPBT-PT Kemenristekdikti 2017.

MBP/ist

MBP/ist

14 5 - 11 Juni 2017

STIKES WIRA MEDIKA - Stikes Wira Medika PPNI Bali bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPPPM) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) memberikan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) selama lima hari di Kampus Stikes Wira Medika PPNI Bali. Pelatihan diikuti 40 dosen Stikes Wira Medika PPNI Bali dari Program Studi D-3 Analis Kesehatan, D-3 Perekam dan Informasi Kesehatan, S-1 Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners.

UNDWI - Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. kembali membuat gebrakan dengan terus menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi asing. Hal ini dilakukan untuk terus memperkuat kualitas dan daya saing lulusannya. Dalam kunjungan dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) Undwi di Chulalongkorn University, Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati langsung memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan penjajakan kerja sama dengan Chulalongkorn University, Thailand, Jumat (19/5).


BEKRAF - Ekonomi kreatif dipahami sebagai ekonomi yang digerakkan oleh kreativitas yang berasal dari pengetahuan dan ide yang dimiliki oleh SDM untuk mencari solusi inovatif terhadap permasalahan riil. Ekonomi kreatif menyimpan potensi besar menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi nasional, yang dapat mewujudkan Indonesia yang mandiri, maju dan makmur sesuai misi pembangunan Indonesia 2025. Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik Bekraf RI Mariaman Purba mengatakan, Bekraf adalah lembaga baru. Mahasiwa merupakan generasi muda, dan ekonomi kreatif banyak dikuasai oleh anak muda.

MBP/ist

MBP/ist

STIKES BALI - Sebanyak 187 mahasiswa semester akhir Program Profesi Ners Stikes Bali sejak Senin (22/5) diterjunkan mengikuti PKL di Kelurahan Pedungan. PKL ditandai penyerahan mahasiswa oleh Ketua Stikes Bali diwakili Pembantu Ketua III Stikes Bali Ns. I Ketut Alit Adianta, S.Pd., S.Kep., M.Ns. kepada Sekretaris Diskes Kota Denpasar dr. I G.A. Mas Widiastuti diteruskan kepada Sekretaris Lurah Pedungan I Ketut Rekayasa.

ISI DENPASAR - Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni (S-2) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar seminar lokal bertema ‘’Narasi Simbolik Cipta Seni di Bali’’ di Gedung Citta Kalangen ISI Denpasar, Senin (22/5). Seminar yang dibuka Ketua Program S-3 ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. ini menghadirkan tiga pembicara yakni A.A. Gede Rai (praktisi dan pengusaha seni), Ni Putu Putri Suastini (teater) dan Hady Nyonyo Esha (film maker). Sebagai moderator Dr. I Made Marajaya, S.SP., M.Si.

MBP/ist

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Tidak banyak yang tahu bahwa sesungguhnya negara telah memberikan keistimewaan pada Provinsi Bali terkait dengan ekonomi mikro, yakni dengan adanya UU No.1 Tahun 2013 terkait LKM. Bali dikecualikan dengan Sumbar menjadi titik balik dari kebangkitan ekonomi asli Nusantara. Namun, yang mengejutkan aset LPD yang sebagian besar berasal dari 1.400-an desa adat di Bali, ternyata melebihi aset perbankan, khususnya BPR. Harapan agar ke depan LPD lebih hebat dari bank konvensional disampaikan Senator DPD-RI utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai menghadiri peresmian Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Bali, NTB dan NTT. 5 - 11 Juni 2017

15


POLITIK

19 Isu Krusial Dinegosiasikan

M

Tjahjo Kumolo

16

enteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan pemerintah ingin tetap ada pembatasan syarat pengajuan calon presiden dan wakil presiden. Pemerintah menginginkan ambang batas pengajuan calon presiden (presidential threshold) dibatasi sekitar 20 persen. Ketentuan tersebut menjadi salah satu poin krusial dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu. ‘’Mencalonkan presiden masak nol persen, kan harus dibuktikan dulu partai ini dapat suara atau tidak. Jadi kami sepakat tetap 20 persen,’’ kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di sela-sela pembekalan kepala daerah terpilih di Kantor BPSDM Kemendagri. Pemerintah, menurut Tjahjo, juga ingin ada tetap pembatasan bagi partai politik untuk bisa memiliki kursi di DPR yaitu agar parliamentary threshold tetap di angka 3,5 atau kalaupun naik maka tidak lebih dari 4,5 persen. Mengenai usulan pansus DPR agar ada penambahan kursi DPR sebanyak 19 kursi, sejauh ini berdasarkan hasil kajian di internal pemerintah jumlah kursi hanya bisa ditambah sebanyak 5 kursi. Mengenai sistem pemilu, pemerintah tetap seperti usulan pemerintah yaitu menggunakan sistem pemilu setengah terbuka. Ketua Pansus RUU Penyelenggaraan Pemilu Lukman Edy mengatakan pemerintah bersama DPR menyatakan kesiapannya untuk mengambil keputusan isu-isu krusial dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu. ‘’Ada 19 total yang pending, 5 isu krusial dan 14 isu subordinat yang menurut saya 14 ini segera diputuskan,’’ kata Lukman Edy. Pansus RUU Penyelenggaraan Pemilu DPR pun mengundang Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkum HAM Yasonna Laoly, dan Menkeu Sri Mulyani untuk duduk bareng membahas dan mengambil keputusan atas sejumlah pasal yang masih belum disepakati. Apabila tidak dapat diambil kesepakatan secara aklamasi oleh fraksi-fraksi di internal pansus DPR maka akan ditempuh melalui mekanisme pemungutan suara (voting). ‘’Kalau pengambilan keputusan 14 ini selesai, tinggal merapikan saja karena tim perumus ada dua opsi, maka ada dua redaksi. Kalau sudah bisa diputus, draf RUU-nya sudah rapi,’’ kata Lukman. Ia tidak merinci 14 isu turunan yang akan diambil keputusannya di tingkat pansus. ‘’Saya enggak hafal, banyak. Misalnya dana saksi, tambahan kursi DPR, Bawaslu ad hoc atau permanen, misalnya jumlah KPU dan Bawaslu tambah atau enggak, misalnya penghitungan di desa, di kecamatan, atau langsung di kabupaten,’’ ujarnya. Sementara untuk lima isu krusial yang akan diambil keputusannya di tingkat paripurna yaitu mengenai ambang batas partai masuk parlemen (parliamentary threshold), ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), sistem pemilu pencalonan anggota legislatif melalui daftar terbuka atau tertutup, konversi suara ke kursi, dan penambahan kursi DPR. l Hardianto

5 - 11 Juni 2017

16


Bersinergi Mengawal Bali

I Gede Ari Astina

RAKYAT Bali jangan pernah menyerah menghadapi dinamika zaman dan pergerakan kebangsaan. Perjuangan menjaga dan mengawal peradaban Bali harus terus digemakan jika Bali tak ingin tenggelam. Bali juga berpotensi menjadi korban kebijakan ekonomi dan kebijakan politis ketika tokoh Bali dan pemimpin Bali tak berpihak pada aspirasi rakyat Bali. Pandangan ini dilontarkan I Gede Ari Astina atau akrab disapa Jerinx. Personel Supermen is Dead (SID) ini dalam perbincangannya dengan Bali Post mengingatkan rakyat Bali jangan sampai putus asa menuntut hak-hak adatnya. Bali harus melakukan terobosan nyata untuk mengawal wilayah ini. Tanpa pendekatan khusus dan berpihak pada kepentingan Bali, maka Bali berpotensi menjadi kenangan. ‘’Rakyat Bali jangan pernah menyerah. Pemerintah pusat harus mendengar perjuangan rakyat Bali menjaga lingkungan dan budayanya. Pengingkaran terhadap hal ini hanya akan menjadikan riak perjuangan makin meluas. Dan dapat dipastikan rakyat Bali akan terus bergerak,’’ tegasnya. Dalam konteks menjaga Bali dari pengembangan investasi yang cenderung berpotensi merusak Bali, Jerinx sepakat dengan langkah moratorium di sektor

pariwisata. Moratorium adalah pilihan cerdas, ketika banyak investasi yang dialihkan ke Bali menyasar kawasan–kawasan suci dan berpotensi merusak ekosistem alam Bali. Dalam konteks ini, pemimpin Bali, tokoh Bali, jangan diam. Mereka harus berbuat dan melakukan perjuangan bersama-sama rakyat Bali. ‘’Jangan biarkan rakyat Bali berjuang menjaga ruang budaya, ruang ritual dan ruang hidup mereka secara tersendiri,’’ tegasnya. Tokoh Bali harus mengambil peran yang lebih nyata, bukan malah ikut menjadi bagian yang membuat Bali mengalami kolonialisme baru, baik dari kebijakan politik maupun pendekatan ekonomi. ‘’Bali jangan pernah berhenti berjuang,’’ tegasnya lagi. Terkait dengan pendekatan dan sikap pemerintah pusat dalam merespons penolakan reklamasi Teluk Benoa, ia berharap pemerintah memahami tuntutan krama Bali. Dalam konteks menguatnya ancaman radikalisme dan intoleransi, ia memahami jika aspek ini tak disikapi segera oleh Presiden RI. ‘’Kami mengapresiasi pemerintah pusat yang memprioritaskan urusan stabilitas kebangsaan dalam menyikapi berbagai tuntutan publik belakangan ini. Stabilitas kebangsaan harus kita jaga bersama, sebelum

kita melakukan perjuangan di sektor lain, termasuk dalam mengawal lingkungan. Jerinx mengingatkan kesalahan pemerintah memosisikan Bali termasuk dalam kesalahan pengelolaan investasi terhadap Bali, hanya akan mempercepat kehancuran Bali. Bali sebagai cermin Indonesia berpotensi tenggelam jika pejabat publik di Bali termasuk pemerintah pusat tak bersikap arif dalam mengelola tuntutan rakyat Bali. Intinya, katanya, pemerintah pusat harus berpihak kepada kepentingan rakyat Bali. Keberpihakan bisa djabarkan dalam mengambil kebikjakan ekonomi dan kebijakan politik. Kesalahan penjabaran dalam dua hal strategis ini dampaknya akan sangat fatal bagi Bali. l Dira Arsana

’’Pemerintah pusat harus mendengar perjuangan rakyat Bali menjaga lingkungan dan budayanya. Pengingkaran terhadap hal ini hanya akan menjadikan riak perjuangan makin meluas. Dan dapat dipastikan rakyat Bali akan terus bergerak.’’ 5 - 11 Juni 2017

17

17


KIPRAH

”Negeri Domba”

Kegelisahan The Rolic terhadap Persatuan NKRI

A

khir -akhir ini, Indonesia seringkali diguncang dengan hasutan-hasutan yang ingin memecah-belah persatuan NKRI karena memperebutkan kekuasaan. Melihat fenomena itu, The Rolic Band yang mengusung genre Melodictz Pop Punk menciptakan sebuah karya musik yang menggambarkan situasi tersebut, sekaligus peduli terhadap persatuan NKRI. April 2017 lalu, The Rolic merealisasikan kepedualian mereka dengan merilis sebuah single baru “Negeri Domba” yang dikemas dengan nuansa yang cukup berbeda dari lagulagu sebelumnya. Biasanya, lagu-lagu yang mereka ciptakan diiringi dengan alunan diorsi, namun kini dalam single barunya di balut dengan iringan gitar akustik dan tabuhan drum yang kalem. “Lagu ini kami tulis karena adanya kegelisahan akan peristiwa-peristiwa yang bertentangan dengan nurani yang cukup membuat kita semua geregetan akhir-akhir ini,” ujar ARO sang vokalis,

18

5 - 11 Juni 2017

belum lama ini. ARO memaparkan, lagu “Negeri Domba” ini menceritakan tentang sebuah negeri yang selalu gonjangganjing di saat terjadi “pesta” perebutan kekuasaan. Hal itu selalu terjadi dan terus berulang-ulang sampai saat ini. Negeri yang terkenal dengan keberagamannya ini diuji oleh hasutan-hasutan yang berpotensi memecah belah persatuan NKRI. “Hal tersebut harus dilawan dengan akal sehat, nurani serta kesadaran untuk tetap bersatu dalam keberagaman,” jelasnya. The Rolic yang diperkuat oleh ARO (Vocal/guitar), Dollar (Vokal/bas), dan ADP (drum) ini terbentuk sejak Desember 2016 lalu. Pada awalnya, nama The Rolic adalah Romantic Holic. Namun karena dianggap ribet, lalu diganti dengan The Rolic yang dalam bahasa

Indonesia berarti penggila hal yang romantis. “Dalam perjalanan bermusik band kami ini sempat mengalami pergantian personel. Seiring berjalannya waktu dan perjalanan yang panjang mengisi berbagai macam Gigs, hingga saat ini Band ini mantap dengan format yang ada sekarang,” ujarnya. Dalam hal lagu, band ini mengemasnya dengan sederhana dan apa adanya dengan lirik yang nakal dan menyentil serta dipadukan dengan beat yang energik yang secara tidak langsung menjadi identitas mereka. Selama karirnya, berbagai prestasi sudah pernah diraihnya, di antaranya juara harapan I Kuta Carnival 2009, juara I regional Bali Cocacola, Soundburst 2010, juara III Video Coketunes Cocacola 2011, Juara I IMS regional Bali 2012, 10 Besar LA meet the Labels 2013 dan Juara II Goes to Soundrenaline 2015 Regional Bali. l Winatha


AKTIVITAS DPRD JEMBRANA - DPRD Jembrana menerima audensi dari siswi SMAN 1 Pekutatan, Ni Kadek Natalia Maharani, yang lolos terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2017. Dalam pertemuan dengan unsur pimpinan DPRD dan Komisi A DPRD Jembrana tersebut, Dewan memberikan dukungan moral kepada siswi asal Banjar Arca, Desa Pulukan tersebut yang berhasil meraih prestasi hingga tingkat nasional.

BUPATI KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Ida Ayu Made Gayatri menghadiri acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Klungkung. Acara ini diselenggarakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Jumat (19/5). Kepala Dinas Pendidikan Dewa Gde Darmawan dalam laporannya menyatakan LCC ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya.

BRI - BRI Kantor Cabang Semarapura memberikan hadiah grandprize satu unit mobil keluarga pada penarikan undian Panen Hadiah Simpedes Periode II untuk September 2016 hingga Februari 2017. Selain mobil, delapan unit sepeda motor juga dibagikan kepada nasabah yang beruntung di Kabupaten Klungkung. Pada pengundian yang dilaksanakan Jumat (19/5), nasabah Unit Selat atas nama I Nyoman Sujana keluar sebagai pemenang hadiah grandprize satu unit mobil keluarga.

DESA VISESA - Ubud merupakan salah satu destinasi yang semakin berkembang pada zaman sekarang ini. Selain karena tradisi dan barang-barang kerajinannya, Ubud juga mulai banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara karena sawahnya yang indah dan kebudayaannya yang masih kental. Desa Visesa Ubud adalah salah satu destinasi baru yang dikelilingi sawah. Untuk membangkitkan kembali tradisi dan kebudayaan masa lalu yang mulai terlupakan, diadakan kegiatan jalan bersama menikmati alam Ubud di pagi hari yang masih fresh dan belum berpolusi (Road Less Traveled 4K Family Fun Walk).

5 - 11 Juni 2017

19


MANCANEGARA

T

eror bom terjadi di kota Manchester, Inggris dan menewaskan 22 orang. Polisi menetapkan Salman Ramadan Abedi (22) sebagai orang yang diduga melakukan serangan bunuh diri di Manchester Arena pada pekan lalu. Abedi lahir di Manchester pada malam tahun baru 1994 dari sebuah keluarga yang diyakini berasal dari Libya. Orangtuanya masuk ke Inggris setelah melarikan diri dari negerinya sebagai pengungsi. Diperkirakan dia memiliki setidaknya tiga saudara kandung: seorang kakak lakilaki kelahiran London, dan seorang adik laki-laki dan seorang perempuan yang lahir di Manchester. Ia masuk sekolah lokal, menjadi pendukung tim sepak bola Manchester United dan bekerja di toko roti. Keluarga

20

5 - 11 Juni 2017

Abedi memiliki tempat tinggal di sejumlah alamat di Manchester, antara lain sebuah properti di Jalan Elsmore di daerah Fallowfield yang digerebek oleh polisi. Petugas juga melakukan penggeledahan di sebuah bangunan di Whalley Range. Manchester merupakan salah satu pusat komunitas Libya terbesar di Inggris. Para tetangga Ebadi mengatakan bahwa keluarga itu mengibarkan bendera Libya di rumah mereka pada waktu-waktu tertentu setiap tahunnya. Editor dalam negeri BBC Mark Easton mengatakan, daerah yang digerebek itu diketahui merupakan hunian sejumlah ekstremis Islam dalam beberapa tahun terakhir; sebagian yang terkait dengan Suriah dan Libya; sebagian masih hidup dan beberapa


sudah meninggal dunia. Universitas Salford membenarkan bahwa Abedi pernah menjadi mahasiswa di sana dan mengatakan bahwa mereka membantu polisi yang melakukan penyelidikan. Seorang pengurus Pusat Islam Manchester Fawaz Haffar mengatakan bahwa besar kemungkinan Abedi pernah mengunjungi tempat yang juga dikenal sebagai Masjid Didsbury itu. Fawaz Haffar mengatakan bahwa ayah Abedi biasa menjadi muazin di masjid itu, dan salah seorang saudara lakilakinya menjadi sukarelawan di sana. Ia menekankan bahwa masjid tersebut adalah masjid yang moderat, modern, dan liberal, dan Haffar sendiri adalah anggota Independent Advisory Group, sebuah organisasi yang berhubungan dengan polisi. Kepala Polisi Manchester Ian Hopkins mengatakan bahwa Abedi belum secara resmi diidentifikasi oleh petugas pemeriksa mayat. Dia mengatakan prioritas polisi adalah untuk menentukan apakah Abedi bertindak sendiri atau bekerja sebagai bagian dari jaringan yang lebih luas ketika dia menyalakan perangkat peledaknya di pengujung konser penyanyi AS Ariana Grande, yang menewaskan 22 orang. Namun, tak seorang pun yang menduga adalah Abedi yang lahir dan besar di Inggris, yang digambarkan sebagai sosok yang menghormati orangtua sebagai pelaku kekerasan ini. ‘’Salman Abedi? Saya sangat terkejut mendengarnya?’’ kata salah seorang warga komunitas Libya di Manchester. ‘’Dia anak pendiam, selalu menghormati orang yang lebih tua. Saudaranya, Ismail, jauh lebih terbuka, tetapi Salman sangat pendiam. Tak ada yang menduga dia pelakunya,’’ kata pria itu. Salman dan saudara laki-lakinya, Is-

mail, kerap menjalankan ibadah di Masjid Didsbury tempat ayah mereka Abu Ismail menjadi seorang tokoh yang amat dihargai. Namun, beberapa orang lain memiliki ingatan berbeda soal Salman Abedi. Mohammed Saeed, tokoh senior masjid Didsbury, mengatakan Salman pernah mencarinya dengan penuh amarah. ‘’Itu dilakukannya setelah dalam ceramah saya mengkritik ISIS dan Ansar al-Sharia di Libya,’’ kata Saeed. Saeed memang dikenal selalu memberi ceramah yang menentang terorisme. Dia mengklaim 2.000 umat masjid itu mendukungnya dan hanya beberapa yang menentang dia. Menurut sumber dari media Inggris, ada seorang teman dekat Salman Abedi di Burnage Media Arts College. Dia ingat bahwa pada liburan sekolah Salman Abedi pergi ke Libya dan bergabung dengan pasukan melawan Kolonel Gaddafi. ‘’Salman membenci pria itu. Salman pernah mengatakan kepada saya bagaimana dia ingin membunuhnya dengan

tangan kosongnya sendiri,’’ ujar teman dekat Salman itu. Dulu dia teringat ketika Salman mengunggah foto diri sambil membawa senjata di Facebook. Dan dia mengungkapkan bahwa Salman Abedi adalah pengguna ganja yang berat. Teman dekatnya ini mengatakan bahwa Salman Abed termasuk salah satu dari empat atau lima pelajar di sekolah yang merokok ganja setiap hari. Seorang pria berusia 23 tahun telah pula ditangkap terkait penyelidikan tersebut. Kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) mengeluarkan pernyataan lewat media sosial bahwa serangan di Manchester tersebut dilakukan oleh salah satu simpatisan mereka. Kepolisian Inggris dilaporkan telah menangkap tujuh orang yang diduga terkait dengan serangan itu. Saat ini, penyelidikan terhadap kemungkinan adanya jaringan di balik peristiwa itu juga sedang dilakukan. Penahanan dilakukan terhadap orangorang yang terkait dengan Abedi. Di antaranya adalah sang ayah dan adik lakilakinya yang berada di Libya. Kemudian kakak laki-laki pelaku yang bernama Ismail ditangkap di Chorlton, wilayah selatan Manchester. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Kepolisian Inggris menangkap seorang pria yang berada di Wigan. Pria itu disebut memiliki peran dalam serangan karena ketika kejadian berlangsung, dia diyakini membawa sebuah paket mencurigakan. Inggris melakukan pengamanan ketat menyusul kemungkinan aksi teror berlangsung kembali. Personel militer saat ini dikerahkan untuk melakulan penjagaan di sejumlah tempat yang dinilai rawan. Semoga teror semacam ini tidak terjadi lagi. l Gugiek Savindra 5 - 11 Juni 2017

21


DAERAH

MBP/gik

Rabies Masih Mengancam

Warga Diminta Waspadai Gigitan Anjing

S

tok SAR (Serum Anti-Rabies) sedang kosong. Kekosongan terjadi di seluruh Bali. Menyikapi persoalan ini, Dinas Kesehatan Karangasem hingga petugas puskesmas meminta masyarakat agar benar-benar mewaspadai gigitan anjing. Sebab, jika sampai tergigit, korban dipastikan tidak akan dapat SAR. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Partama, Minggu (21/5) membenarkan situasi ini. Perihal kekosongan SAR ini sudah disampaikan melalui surat kepada Dinas Kesehatan Provinsi Bali dari PT Aventis Pharma yang kemudian diteruskan kepada seluruh Dinas Kesehatan di kabupaten/kota di Bali. Saat ini SAR dengan merek dagang Favirab, ketersediaannya untuk tahun 2017 sedang kosong.

22

5 - 11 Juni 2017

Alasannya, terjadi kesalahan teknis yang memerlukan waktu lama untuk mengatasinya. Untuk itu, rencana pengadaan SAR di Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan seluruh dinas kesehatan kota/kabupaten untuk tahun anggaran 2017 belum bisa terpenuhi. Gara-gara ini situasinya menjadi cukup genting di Bali. Mengingat gigitan anjing bisa memakan korban kapan saja, terlepas apakah anjing itu terjangkit rabies atau tidak. General Manager Vaccine PT Aventis Pharma Joko Murdianto dalam surat tersebut hanya menegaskan pihaknya baru akan memberikan informasi lanjutan apabila produknya sudah siap kembali di pasaran. Artinya, belum bisa dipastikan, sampai kapan kekosongan SAR ini akan terjadi di Bali.

Kepala Puskesmas Karangasem I drg. Ni Luh Panca Parwitasari juga sudah menindaklanjuti informasi kekosongan SAR itu dengan menyebarkan imbauan kepada masyarakat di sekitar lingkup penanganan Puskesmas Karangasem I. Agar dengan situasi kekosongan SAR ini, masyarakat bisa lebih meningkatkan kewaspadaan di setiap lingkungan masingmasing. ‘’Mohon kepada masyarakat agar lebih waspada. Jangan sampai terkena gigitan anjing. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,’’ tegasnya. Pihaknya berharap seluruh pihak terkait di setiap desa juga ikut mengingatkan warganya. Demikian juga bagi warga yang memelihara anjing, agar benar-benar merawat anjingnya dengan baik. l Bagiarta


MBP/olo

Sejumlah petugas TNBB menimbang sampah yang dipungut oleh 60 penyelam di dalam laut di perairan Pulau Menjangan.

Selama Tiga Bulan

Sampah Kiriman di TNBB Capai Lima Ton KAWASAN pantai dan perairan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) belum aman dari serbuan sampah. Permasalahan sampah juga dialami di kawasan konservasi berbagai flora dan fauna ini. Bahkan selama kurang lebih tiga bulan, sampah yang terkumpul dari clean-up yang dilakukan mencapai lima ton lebih. ‘’Itu baru sampah di permukaan (pantai dan perairan), belum lagi yang berada di dasar laut. Karena itu kita rutin lakukan clean-up, antisipasi agar tetap terjaga,’’ kata Plt. Kepala Balai TNBB, Suharyono di sela-sela clean up underwater Menjangan, Minggu (21/5) lalu. Sampah ini bukan dari TNBB, melainkan kiriman lewat laut dan terdampar di TNBB. Suharono didampingi Kasubag TU Wiryawan mengatakan diving for conservation and underwater clean-up yang dilakukan, selain membersihkan kawasan perairan laut TNBB terutama di Pulau Menjangan juga untuk memperkenalkan kegiatan-kegiatan konservasi dalam pengelolaan potensi perairan. TNBB memiliki potensi dan sumber daya yang cukup banyak. ‘’Giat ini juga sebagai salah satu kegiatan yang mendukung peringatan Hari

Konservasi Alam Nasional (HKAN) dalam program Road to HKAN,’’ ujar Suharyono yang juga Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali ini. Lebih dari 60 penyelam di antaranya para operator wisata, dive guide, instansi pemerintah, Pol Air dan TNI-AL turut serta dalam bersih-bersih dasar laut ini. Puluhan penyelam ini membersihkan sampah khususnya sampah plastik yang terdapat di sekitar perairan Pulau Menjangan. Menyelam dan mengelilingi Pulau Menjangan, sambil membawa karung sampah. Selama dua jam, total diperoleh 128,5 kg atau 13 karung sampah yang dikumpulkan. Kemudian, sampah ini diangkut dan dibawa ke TPS terdekat. Sampah ini biasanya terbawa oleh arus laut, dan kemudian bersandar di Pulau Menjangan. Pulau Menjangan yang termasuk di dalam kawasan konservasi TNBB memiliki potensi terutama bagi para pecinta olahraga air, seperti menyelam dan snorkeling. Pulau ini memiliki tutupan karang yang luas dan tersusun menyerupai terasering dan menempel di dinding hingga kedalaman 50 meter. Mulai dari karang keras hingga karang lunak yang memiliki berbagai bentuk.

Jenis ikan karangnya pun demikian, sangat beragam. Dari jenis ikan badut saja, setidaknya terdapat lima spesies yang menghuni perairan pulau yang memiliki luasan 175 hektar ini. Sebagai salah satu destinasi pariwisata yang terdapat di Pulau Bali, potensi TNBB juga digunakan untuk tujuan penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budi daya, pariwisata, dan rekreasi. Potensi Taman Nasional Bali Barat meliputi berbagai flora dan fauna yang berstatus langka, dilindungi maupun yang keberadaannya melimpah, habitat dan letak geomorfologinya serta keindahan alamnya yang masih dalam keadaan utuh. TNBB merupakan satu-satunya taman nasional di Pulau Bali yang juga merupakan kawasan pelestarian alam dengan ekosistem asli dan merupakan habitat terakhir bagi burung curik Bali. Taman nasional ini memiliki keanekaragaman hayati laut berupa terumbu karang dan biota laut lainnya, memiliki vegetasi mulai dari hutan mangrove, hutan pantai, savana, hutan musim serta hutan hujan dataran rendah. l Surya Darma 5 - 11 Juni 2017

23


K E S E H ATA N

T

BAGAIMANA VAKSINASI MELINDUNGI ANAK KITA?

entu kita semua pernah mendengar tentang vaksinasi atau malah lebih sering mendengar kata imunisasi. Sering juga didengungkan tentang Pekan Imunisasi Nasioanl (PIN) atau Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Vaksinasi mencegah setidaknya 10 juta kematian di dunia sejak 2010 sampai 2015. Vaksinasi mencegah 2-3 juta kematian anak setiap tahunnya. Jika terjadi peningkatan cakupan vaksinasi di dunia, maka 1,5 juta kematian lagi akan dapat dicegah. Badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan sekitar 19,4 bayi di dunia masih tidak memperoleh imunisasi dasar. Vaksinasi adalah upaya menyuntikkan kuman penyakit yang mati atau dilemahkan agar terbentuk antibodi yang merupakan zat kekebalan dalam tubuh terhadap penyakit tertentu, sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut. Sedangkan imunisasi adalah proses kekebalan terhadap suatu penyakit yang dapat terjadi akibat terkena penyakit itu sendiri atau dengan

24

5 - 11 Juni 2017

melakukan vaksinasi. Sebagai ilustrasi, jika anak kita menderita cacar air (varicella), maka setelah dia sembuh, maka dia akan kebal terhadap cacar air, artinya kemungkinan besar dia tidak akan terkena cacar air kembali selama hidupnya. Itu artinya anak kita sudah terimunisasi. Lain lagi apabila kita datang ke puskesmas, saat anak berumur 1 bulan, untuk mendapatkan vaksin polio, maka kemungkinan besar anak kita juga kebal/ tidak akan terkena polio. Terdapat 5 jenis vaksin berdasarkan isinya, yaitu: (1). Live, attenuated vaccines yaitu vaksin yang berisikan virus yang dilemahkan, sehingga tidak menimbulkan penyakit yang serius pada mereka yang memiliki sistem imun sehat. Karena mengandung virus hidup, maka jenis vaksin ini mirip dengan bila terkena infeksi (namun tidak parah), sehingga perlindungan yang dihasilkan sangat baik. Contoh vaksin ini adalah vaksin MMR (measles, mumps, rubella), vaksin varicella/cacar air. Walaupun vaksin

ini sangat efektif, tidak semua anak dapat diberikan vaksin ini. Anak yang memiliki sistem imunitas yang lemah seperti mereka yang sedang menjalankan kemotherapi kanker tidak dapat diberikan vaksin ini. (2). Inactivated vaccines, terbuat dari virus yang sudah mati. Contohnya adalah vaksin polio. Karena menggunakan virus yang mati, sehingga perlu diberikan dalam beberapa kali dosis untuk mendapatkan imunitas yang diinginkan. (3). Toxoid vaccines, vaksin ini mencegah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang memproduksi toksin/racun dalam tubuh. Vaksin ini dibuat dengan melemahkan toksin yang dihasilkan oleh bakteri yang disebut toxoid, yang tidak dapat menyebabkan penyakit. Dengan diberikan toksoid, tubuh belajar untuk melawan toxin alami yang menyerang tubuh di kemudian hari. Contoh vaksin ini adalah vaksin DTaP (DTP) yang mengandung toksoid difteri dan tetanus. (4). Subunit vaccines, vaksin ini mengandung hanya bagian kecil dari virus atau bakteri yang mengandung antigen. Hal


ini dilakukan agar efek samping vaksin dari bagian lain bakteri/virus dapat diminimalisir. Contohnya adalah komponen pertussis pada vaksin DTaP (DTP) untuk mencegah penyakit batuk rejan (batuk 100 hari). (5). Conjugate vaccines, vaksin ini melawan beberapa jenis bakteria berbeda. Contohnya adalah vaksin Hib untuk mencegah infeksi oleh bakteri Hemophilus influenza tipe B. Pemberian vaksin dapat dilakukan dengan dua cara, dengan cara disuntikkan ataupun diminum. Contoh penyakit yang dapat dicegah dengan menggunakan vaksin secara disuntikkan adalah penyakit TBC (vaksin BCG), penyakit difteri, pertussis dan tetanus dengan memberikan vaksin DTP, penyakit campak (vaksin campak), penyakit hati/sering disebut hepatitis/penyakit kuning (vaksin hepatitis A dan B), bahkan penyakit flu dan demam berdarah dangue saja sekarang telah juga tersedia vaksinnya. Vaksin MMR dapat mencegah penyakit gendongan, morbili, dan rubella. Penyakit kanker leher rahim dapat dicegah dengan vaksin HPV, human papilloma virus yang merupakan salah satu penyebab terjadinya kanker leher rahim (serviks). Sedangkan contoh penyakit yang dapat dicegah dengan memberikan vaksin secara oral/diminum adalah penyakit polio. Bagaimanapun metode pemberiannya, cara kerja vaksin kurang lebih sama.

Mengapa kadang anak harus diberikan vaksin beberapa kali? Ada beberapa hal yang menyebabkan hal tersebut harus dilakukan: (1). Untuk beberapa vaksin, dosis pertama tidak mampu memberikan kekebalan yang cukup untuk mencegah penyakit sehingga harus diberikan beberapa kali. Contohnya pada pemberian vaksin Hib. (2). Kasus yang lain, contohnya vaksin DTaP (DTP) yang mencegah penyakit difteri, pertussis dan tetanus. Empat suntikan pertama pada saat bayi membantu tubuh anak membentuk kekebalan. Setelah beberapa lama, kekebalan itu menyusut sehingga diperlukan tambahan/booster, agar kekebalan tubuhnya kembali maksimal untuk mencegah penyakit. Biasanya booster diberikan ketika berumur 4-6 tahun dan 11 atau 12 tahun yang sering disebut vaksin Tdap (TD). (3). Penelitian menunjukkan, untuk menimbulkan kekebalan yang maksimal, beberapa vaksin yang mengandung virus hidup yang dilemahkan perlu diberikan lebih dari 1 dosis. Contohnya pada vaksin MMR. Setelah pemberian 1 dosis, sebagian anak terkadang tidak membentuk antibodi yang cukup untuk mencegah infeksi. Dengan pemberian dosis yang kedua, dapat dipastikan hampir semua akan terproteksi. (4). Untuk vaksin flu, beberapa dosis, bahkan setiap tahun diperlukan suntikan (1 dosis) mengingat virus penyebab flu dapat berubah dari tahun ke tahun. Jadi, vaksin yang diberi-

kan untuk mencegah flu yang disebabkan oleh virus penyebab yang diperkirakan pada tahun tersebut. Hal ini biasanya terjadi di negara 4 musim. Mengapa terkadang setelah di vaksin anak menjadi sakit? Setelah anak divaksin (contohnya vaksin DTP, untuk mencegah penyakit difteri, pertussis dan tetanus) terkadang akan muncul beberapa gejala seperti flu yaitu demam, pilek, batuk, disertai rewel dan berkurangnya nafsu makan. Hal tersebut menandakan respons tubuh terhadap benda asing (vaksin) yang masuk. Anak akan mengalaminya selama beberapa hari, namun akan segera pulih kembali dengan imunitas yang kuat untuk mencegah penyakit yang sebenarnya (difteri, pertussis dan tetanus). Pada saat akan divaksin, harus pula dipastikan bahwa anak dalam keadaan sehat/normal dan tidak sedang sakit. Jika anak sedang sakit, berarti tubuhnya sedang melawan infeksi yang menyerang, jadi biarkanlah sistem imunitas tubuhnya bekerja untuk melawan penyakit tersebut dengan optimal dulu. Jangan diberikan vaksin dulu, karena memberikan vaksin berarti memberikan tubuh benda asing tambahan yang harus dilawan oleh sistem kekebalan tubuhnya. Tunggulah sampai anak sembuh dulu, baru kemudian diberikan vaksin, sehingga kekebalan tubuhnya berfungsi maksimal. Beberapa pendapat mengemukakan bahwa mendapatkan kekebalan akibat terkena penyakit itu sendiri secara alami akan lebih baik daripada memberikan vaksin. Namun yang ditakutkan adalah kadang kala infeksi yang terjadi secara alami dapat serius dan bahkan mengancam nyawa/mematikan. Bahkan infeksi ringan seperti cacar air kadang dapat membuat seorang anak harus dirawat di rumah sakit. Vaksin memang kadang memberikan efek samping, namun dibandingkan dengan penyakit yang dapat dicegahnya yang bersifat mematikan, kebanyakan efek samping bersifat ringan. Bukankah kita tentu akan memilih anak hanya sedikit demam setelah vaksinasi dibandingkan dengan kalau mereka harus rawat inap atau terserang penyakit yang lebih ganas? Jadi marilah kita vaksinasi anak kita karena vaksinasi adalah cara terbaik kita melindungi anak-anak kita dari penyakit serius dan mematikan. l dr. Ni Wayan Septarini, MPH. Staf Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana 5 - 11 Juni 2017

25


LENSA

PASAR 26 5 - 11 Juni 2017

Salah seorang pedagang melayani pembeli di pasar dadakan di Wana Sari, Denpasar. Berbagai jenis makanan dijual para pedagang di pasar yang hanya digelar tiap bulan puasa. BPM/eka


OLAHRAGA

Medali Olimpiade Rio Berkarat

MBP/ap

Pembalap sepeda AS Lance Armstrong dengan pacarnya Anna Hansen.

Langgengkan Hubungan

P

embalap sepada AS Lance Armstrong akhirnya memutuskan bertunangan dengan pacarnya, Anna Hansen. Keduanya meresmikan hubungan itu setelah hampir sepuluh tahun hidup bersama. Armstrong berniat melanggengkan hubungan itu saat keduanya berperahu di Danau Austin. Di perkawinan sebelumnya, Armstrong mendapatkan tiga anak dari istri pertamanya, Kristin Richard. Namun bahtera keluarganya kandas di tengah jalan. Mantan pembalap sepeda top AS itu juga pernah berpacaran dengan penyanyi Sheryl Crow namun juga tak berlanjut. Hingga akhirnya ia bertemu Hansen dan bertahan hingga sekarang. Armstrong dikenal sebagai juara lomba balap sepeda ternama Tour de France. Ia mendominasi balapan itu hingga tujuh kali menjadi juara pada 1999-2005. Namun seluruh gelar yang diraih itu kemudian dilucuti setelah ia ketahuan menggunakan obat terlarang, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

PEGULAT Kyle Snyder mencatat sejarah di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu. Ia menjadi atlet termuda pertama AS yang memenangkan medali emas. Ironinya ia juga akan tercatat dalam sejarah yang medalinya harus diganti. Tak hanya Snyder, tak kurang 80 atlet lain dari AS juga memaketkan kembali medali yang mereka raih di Brazil itu ke Komite Olimpiade AS (USOC) yang selanjutnya dikirim kembali ke ke panitia Olimpiade. Mereka mengeluhkan medali yang mereka terima itu kini mengelupas, muncul bercak hitam dan rusak. Total 100 atlet seluruh dunia mengungkapkan medali Olimpiade Rio rusak. Atlet voli pantai AS Kerri Walsh Jennings mengakui medali perunggunya mulai berkarat. Juru bicara tim renang AS Scott Leightman menerima laporan jika medali renang atlet AS kondisinya juga rusak. USOC mulai menerima laporan tersebut pada Desember dan mendiskusikan masalah itu dengan seluruh federasi olahraga AS. Juru bicara Olimpiade Rio, Mario Andrada, menyatakan pihaknya menerima laporan kerusakan medali yang mencapai 6-7 persen dari total yang diserahkan kepada atlet. Tak lazim jika medali diberikan kepada atlet pemenang setelah Olimpiade usai. Apalagi ini terjadi pada ratusan atlet. ‘’Mereka menawarkan penggantian. Saya tidak yakin mau menukarnya. Ini terlalu sentimental,’’ jelas Walsh Jennings yang meraih tiga medali emas di Olimpiade sebelumnya. Kasus tersbeut tak sepenuhnya kesalahan panitia. Sejumlah atlet mengakui mereka mengadakan pesta usai kesuksesan di Rio dan mereka membawa medali untuk dipertontonkan kepada rekan-rekannya. Snyder kemudian mendapati goresan di bagian belakang medalinya. Olimpiade Rio menghabiskan biaya 12 miliar dolar AS. Namun event empat tahun ini diwarnai kasus penyuapan dan korupsi. Hanya sembilan bulan setelah acara itu, sejumlah fasilitas tak terurus. Melengkapi persoalan itu, panitia lokal berutang hingga 30 juta dolar pada kreditor, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

MBP/ap

Atlet bola voli pantai Kerri Walsh Jennings memperlihatkan medali perunggu yang diraih di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. 5 - 11 Juni 2017

27


OLAHRAGA

Memutuskan Rencana Masa Depan

SEIRING dengan berakhirnya kompetisi, sejumlah pesepak bola senior Eropa memilih gantung sepatu seperti Xabi Alonso (Bayern Munich) dan Francesco Totti (AS Roma). Namun tak sedikit dari mereka yang mulai beranjak tua, untuk dipaksa memilih klub baru yang tak terkenal demi melanjutkan kariernya. Salah satunya adalah Wayne Rooney. Mantan kapten Manchester United itu tidak masuk dalam skema pelatih Jose Mourinho, sehingga lebih sering menghuni bangku cadangan selama musim ini. Zlatan Ibrahimovic, Marcus Rashford hingga Anthony Martial malah lebih sering dimainkan ketimbang dirinya. Di final Liga Eropa lalu di Stockholm, Rooney juga menduduki bangku cadangan. Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-90 setelah Mourinho menarik keluar Juan Mata. Ini sepertinya menjadi akhir penampilan Rooney di MU. Setelah 13 tahun berkiprah di MU, publik tak lagi memperhitungkan dirinya. Mungkin nama yang lebih menarik adalah Rashford, Paul Pogba atau Henrikh Mkhitaryan. Pemain yang lebih muda Ander Herrera bahkan dinobatkan sebagai Man of the Match final itu. Sedangkan gelandang Mkhitaryan yang menyumbang satu gol jadi favorit penonton. Kondisi ini memaksa Rooney untuk segera mengambil keputusan setelah kontraknya di Old Trfford tersisa dua tahun. Beberapa rekannya menyarankan untuk segera mencari klub lain dibandingkan bertahan di MU. Pada saat bersamaan muncul tawaran bermain di kompetisi Liga AS (MLS) dan Liga Tiongkok yang konon berani memberi gaji hingga 50 juta dolar AS. Namun pemain berusia 31 tahun itu tak bisa meninggalkan Inggris. Ia lebih memilih untuk kembali ke mantan klubnya, Everton. Rooney menjalani masa remajanya dengan tim muda Everton dari 1996 hingga 2002. Ia kemudian memperkuat tim senior Everton selama dua musim sebelum digaet Sir Alex Ferguson pada 2004 untuk pindah ke MU. Kabar terakhir, MU ingin merekrut gelandang Real Madrid James Rodriguez. Spekulasi itu kian menutup ruang gerak Rooney di tim inti. Bahkan Mourinho pun telah memberikan sinyal pada Rooney untuk segera bersikap. Pada pertandingan melawan Crystal Palace, sejumlah pemain inti diistirahatkan karena difokuskan tampil di Liga Eropa. Rooney tampil penuh dan baru digantikan menjelang akhir pertandingan. Mourinho menggantikan Rooney dengan Angel Gomes. Gelandang serang berusia 16 tahun itu menjadi pemain termuda yang bermain di Liga Utama Inggris. Posisinya tak berbeda dengan Rooney. Rooney berjalan keluar lapangan diiringi gemuruh tepuk tangan pendukungnya di Old Trafford. Ia menyatakan selamat tinggal pada stadion yang menyambutnya pada 2004. Kala itu usianya baru 18 tahun dan debutnya menghasilkan tiga gol di Liga Champions melawan Fenerbahce. Sejak itu, ia menjadi ujung tombak utama MU dengan total menghasilkan 253 gol. Ia melewati catatan legenda MU Bobby Charlton di klub dan juga di pentas internasional dengan 53 gol. Sepanjang mengenakan seragam merah, Rooney menghasilkan lima gelar juara Liga Utama dan masing-masing satu Piala

28 5 - 11 Juni 2017

FA, Piala Liga dan Liga Champions. Trofi terakhir didapat pada 2008 saat MU memiliki trio ujung tombak Cristiano Ronaldo, Carlos Tevez dan dia sendiri, laporan Associated Press. Sebenarnya Rooney tak ingin meninggalkan MU. Demikian juga dengan Mourinho yang tak ingin menjual Rooney ke klub lain. Maka keputusan kini kembali ke tangan Rooney sendiri untuk memutuskan masa depannya. l Yudi Winanto

MBP/ap

Pemain Manchester United Wayne Rooney.


A KT I V I TA S DPD REI BALI - Pengurus DPD REI Bali di bawah pimpinan Pande Agus Permana Widura, S.H., MBA. terus berjuang menyediakan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Bali. Berbagai kesempatan dimanfaatkan untuk diskusi mencari solusi terkait kendala yang menghambat pembanguan rumah MBR. Kamis (18/5), DPD REI Bali mengundang Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Eko D. Heripoerwanto dalam acara Rakor Rebottlenecking Pasar Perumahan Provinsi Bali yang dihadiri Dinas PU-Pera seluruh Bali, BPN dan instansi terkait di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar Selatan.

MBP/ist

MBP/ist

HARKITNAS DI GIANYAR - Semangat kebangkitan nasional tidak pernah memudar melainkan justru semakin menunjukkan urgensinya bagi kehidupan berbangsa belakangan ini. Sejak tercetus 109 tahun lalu yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, hingga sekarang tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati gerak bangsa ini. Demikian pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara yang dibacakan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra yang menjadi inspektur upacara pada upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-109 di Lapangan Astina Gianyar, Senin (22/5).

COCA-COLA - Coke Kicks kembali mengunjungi 10 kota di Indonesia tahun 2017, membawa program pelatihan sepak bola untuk seluruh pelosok Nusantara. Menjadi lokasi ketiga setelah Lampung dan Medan, Coke Kicks Mataram dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Kebangkitan Nasional yang dibuka Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin, S.H., M.Si. Memasuki tahun ke-6, program yang dijalankan secara kolaboratif oleh Coca-Cola Amatil Indonesia dan Asia Soccer Academy (ASA) tersebut memberikan fokus lebih besar kepada pengembangan pelatih.

MBP/ist

MBP/ist

DHARMA DUTA - Berbagai upaya dilakukan kampus atau universitas dalam memerangi berita bohong atau hoax di media sosial. Pasalnya, hoax dapat memicu perpecahan bahkan menimbulkan isu SARA. Salah satu yang dilakukan di IHDN Denpasar yang diprakarsai Fakultas Dharma Duta Jurusan Hukum adalah melakukan Focus Group Discussion (FGD). FGD Jurusan Hukum Fakultas Dharma Duta, Kamis (18/5) mengambil tema ‘’Penegakan Hukum terhadap Hoax’’. 5 - 11 Juni 2017

29


OLAHRAGA

Kejurnas IRS di Sentul

Yaasiin Ungguli Pembalap Nasional MASIH pemula, namun mampu mengalahkan dua pembalap nasional. Inilah kiprah Yaasiin Somma pada Kejurnas Indospeed Race Serie (IRS) Seri II di Sirkuit Sentul, Minggu (21/5). Pembalap Bali ini keluar sebagai juara kelas 150 cc open. Hebatnya lagi, Yaasiin berhasil mengungguli dua pembalap senior yakni Sigit Purnoharjono yang menduduki posisi kedua dan Wawan Hermawan di urutan ketiga. Padahal pada sesi kualifikasi, Yaasiin yang mengusung bendera Ultra Speed Racing Jakarta bercokol di urutan kedua. Pole position ditempati Wawan Hermawan, peringkat ketiga M. Adenata dan urutan keempat Sigit Purnoharjono. Sejak melesat dari garis start, Yaasiin, Sigit dan Wawan saling berkejaran meninggalkan pembalap lainnya. Yaasiin yang menunggang Honda CBR 150 cc akhirnya finis terdepan di antara 27 pembalap kelas 150 cc open yang turun. Yaasiin dan pembalap Honda lainnya absen pada Seri I IRS karena jadwalnya berbenturan dengan event Honda Asia. ‘’Dia bakal melahap sisa empat seri lagi. IRS Seri III digelar di Sirkuit Sentul, 23 Juli,’’ sebut sang ayah Pigi Somma dihubungi di

Kerobokan, Badung, pekan lalu. Saat ini Yaasiin menjalani libur puasa sampai Lebaran, namun tetap berlatih di Golde Racing Team, Subang, Jabar. Yaasiin sejak kecil menggeluti motocross. Dia tercatat tiga kali keluar sebagai juara Kejurnas Motocross. Kelas 65 cc dijuarainya sekali, sedangkan kelas 85 cc dua kali. Yaasiin merasa sulit mengembangkan kariernya di motocross, apalagi jika ingin berkiprah di kancah internasional. Oleh karena itu, ia memutuskan beralih profesi ke balap motor jalan raya (road-race). Tidak sulit baginya menekuni balap motor, sebab lebih ringan karena medannya jalan raya. Alhasil, prestasinya langsung melejit sejak digembleng di Golden Racing Team Subang pada 2015. Terbukti ia mampu berkiprah di kancah Asian Dream Cup. Berlaga pada event one make race Honda ini, Yaassin tercatat tiga kali naik podium berkat prestasi juara satu dan peringkat ketiga di Thailand, serta juara dua di India. l Daniel Fajry

MBP/ist

Yaasiin Somma (tengah) keluar sebagai juara dalam Indospeed Race Serie (IRS) Seri II di Sirkuit Sentul. Posisi dua direbut Sigit Purnoharjono (kiri) dan peringkat tiga disabet Wawan Hermawan.

30 5 - 11 Juni 2017


MBP/kmb

Pemain PS Badung ketika tampil di Stadion Samudra, Kuta. Tim ini membutuhkan dukungan dari semua pihak di Kabupaten Badung agar terhindar dari degradasi.

Liga 2 Indonesia

PS Badung Perlu Dukungan PERJALANAN Persatuan Sepak Bola (PS) Badung di kompetisi Liga 2 Indonesia tidak berjalan mulus. Kesebelasan berjuluk Tim Keris ini harus berkutat di papan bawah klasemen Grup VII yang dihuni tujuh tim, sehingga dipastikan gagal lolos ke babak berikutnya. Menjalani lima pertandingan hingga minggu ketiga Mei, PS Badung baru mengumpulkan poin 4 hasil sekali menang, sekali seri dan tiga kali kalah. Tim Keris hanya mencetak dua gol dan gawangnya kebobolan tujuh kali. Hasil ini menempatkan PS Badung di posisi keenam klasemen sementara, setingkat di atas Persekab yang menghuni juru kunci dengan nilai sama, namun baru memainkan tiga laga. Penguasa sementara Grup VII adalah Madura FC (lima kali main mengoleksi nilai 8) disusul Celebest (4:7), Persekam (4:6), Persigo (3:4) dan Sumbawa Barat (4:4). Target realistis PS Badung sekarang adalah bertahan di Liga 2 atau tidak sampai terdegradasi ke Liga Nusantara (Liga 3) musim depan. Kans tim asuhan Syahrial Effendy ini terbuka, asalkan mampu menyapu bersih semua laga kandang dan berhasil mencuri poin di laga tandang tersisa. Karenanya, sisa waktu yang ada akan dimanfaatkan oleh pelatih PS Badung untuk menggenjot fisik pemain dan mematangkan strategi terbaik. Selain itu, pemain inti yang cedera diharapkan segera sembuh.

Syahrial Effendy tidak lupa meminta dukungan dari semua pihak yang terlibat di PS Badung khususnya pengurus dan manajemen tim. Semua komponen harus sama-sama bekerja keras, bukan hanya pemain di lapangan dan pelatih di bangku cadangan. Kalau semua unsur kompak mendukung dan memotivasi pemain, ia yakin PS Badung bisa bertahan di Liga 2 tahun depan. Sementara itu, Perseden Denpasar yang akan berlaga di kompetisi Liga Nusantara, masih sibuk berburu pemain. Senin (22/5) lalu, Pelatih Kepala Nyoman Ambara mencoret dua pemain asal Surabaya, yakni striker Oki dan stoper Syaifullah. Sebagai gantinya, Tim Laskar Catur Muka mendatangkan bek Asep Triwahono. Pencoretan dan pemanggilan pemain ini merupakan hasil evaluasi pelatih ketika Perseden beruji coba melawan Timnas U-19 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, 19 Mei lalu. Permainan Oki dan Syaifullah dinilai tidak sesuai harapan. Di sisi lain, pihaknya memerlukan tenaga stoper dan pilihan jatuh kepada Asep Triwahono. Perseden juga masih membutuhkan pemain tengah yang dibidik dari Sawangan, Bogor, untuk melengkapi jumlah 25 pemain. l Mawa 5 - 11 Juni 2017

31


PENDIDIKAN

Tingkatkan Minat Baca Siswa dengan Taman Baca

G

una meningkatkan minat baca siswa, sebuah sekolah tidak cukup hanya mengandalkan perpustakaan yang berada di sekolah saja. Ke depan, pihak sekolah diharapkan melakukan ivonasi dengan membuat pojok baca dan taman baca di sekolah. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bangli I Nyoman Suteja mengatakan, untuk menumbuhkan minat baca siswa, sekolah wajib berinovasi dengan membuat pojok baca dan taman baca. Tidak kalah pentingnya, fasilitas tersebut juga perlu dilengkapi dengan internet. ‘’Kalau perpustakaan hanya terpaku pada buku-buku cetakan dan hanya terpaku pada satu ruangan, tentunya ini akan kurang diminati oleh siswa. Jika sekolah sudah mampu membuat pojok baca dan taman baca, kita yakin kesadaran pelajar untuk membaca pasti meningkat,’’ kata Suteja, belum lama ini. Apabila pojok baca dan taman baca itu dilengkapi internet, Suteja mengaku optimis akan menarik minat siswa untuk datang dan mengakses berbagai informasi. Baik melalui bacaan cetakan maupun elektronik. Namun, ia mengingatkan, keberadaan internet yang memiliki jangkauan tidak terbatas tentu akan memberi dampak positif dan negatif bagi siswa. Ditegaskan, internet akan menjadi posotif kalau dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan. Begitu juga sebaliknya, internet bisa menjadi negatif kalau dimanfaatkan siswa untuk mengakses hal-hal yang tidak bermanfaat. ‘’Inovasi perpustakaan untuk meningkatkan minat baca dengan penggunaan internet memang diperlukan, namun harus diimbangi oleh keberadaan petugas perpustakaan yang profesional untuk melakukan pengawasan. Pasalnya, kita ingin siswa datang ke perpustakaan atau membaca bukan karena terpaksa, tetapi mereka membaca karena keinginan sendiri. Sehingga inovasi wajib dilakukan untuk meningkatkan minat baca siswa,’’ tegas Suteja. l Eka Prananda

MBP/dok

Sekolah harus inovatif untuk meningkatkan minat baca siswa. Salah satunya, membuat pojok baca dan taman baca yang dilengkapi fasilitas internet.

A KT I V I TA S SMAN 1 KEDIRI - Prestasi demi prestasi diraih siswa-siswi SMAN 1 Kediri. Belum lama ini puluhan anak-anak SMAN 1 Kediri merebut gelar juara di tiap-tiap cabang olahraga pada Porsenijar Kabupaten Tabanan/2017. Selain itu, tiga siswa terbaiknya lolos mewakili Tabanan menjadi pasukan pengibar bendera (Paskibra- red) Provinsi Bali. Ketiga siswa itu, yakni Ni Kadek Ayu Gita Lokananta, Made Priagung Adityawarman, dan I Kadek Rinda Arika.

32 5 - 11 Juni 2017

MBP/ist


Empat Jalur PPDB SMA/SMK DINAS Pendidikan Provinsi Bali telah menyusun pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khususnya untuk SMA/SMK yang menjadi kewenangan provinsi. Pada tahun ajaran 2017/2018 mendatang, ada empat jalur PPDB yang bisa ditempuh calon siswa. Sedangkan daya tampung maksimal untuk SMA/SMK diatur 36 siswa dalam satu kelas. ‘’Kami mengacu pada Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017. Rombongan belajar (rombel), artinya kelas di satu sekolah itu, daya tampung per kelasnya sudah diatur. Untuk SMA paling sedikit 20 siswa per kelas, paling banyak 36 siswa. Untuk SMK, paling sedikit 15 siswa per kelas dan paling banyak 36 siswa. Sedangkan untuk SMA Luar Biasa maksimal delapan orang siswa,’’ kata Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Wayan Serinah, belum lama ini. Menurut Serinah, daya tampung per kelas itu dikatakan sudah melalui proses analisis oleh pemerintah pusat. Utamanya terkait dengan penerapan Kurikulum 2013 yang mengharuskan adanya penilaian individu. ‘’Kalau siswanya banyak, guru tidak sanggup untuk menilai secara keseharian. Oleh karena itu dibatasi,’’ jelasnya. Serinah mengaku sudah menetapkan zona kabupaten/kota sebagai rayon. Dalam hal ini, minimal 95 persen siswa yang diterima sekolah harus berasal dari kabupaten/kota sekolah itu berada. Calon siswa yang berasal dari luar kabupaten/kota tersebut hanya dijatah 5 persen dari kuota sekolah. Ada empat jalur yang dibuka khususnya untuk SMA/SMK negeri. Yakni, jalur lingkungan lokal, jalur prestasi, jalur keluarga miskin, inklusi

dan kesetaraan serta jalur reguler. ‘’Yang menarik mungkin lingkungan lokal, baru kita munculkan dan itu mengacu juga pada zonasi. Zonasi ini diatur agar jangan sampai anak-anak di lingkungan sekolah itu sampai tidak dapat sekolah. Daya tampung jalur ini dibatasi maksimal 10 persen dari total daya tampung sekolah,’’ imbuhnya. Jika daya tampung tidak terpenuhi, lanjut Serinah, sisa daya tampung yang ada akan dialihkan pada jalur reguler. Untuk jalur prestasi, daya tampungnya dibatasi maksimal 20 persen dari total kuota. Pembatasan 20 persen berlaku pula pada jalur keluarga miskin, inklusi dan kesetaraan. Sementara untuk jalur reguler, daya tampungnya dengan penambahan dari sisa daya tampung tidak terpenuhi di jalur sebelumnya. ‘’Khusus jalur reguler, calon siswa SMA dapat melakukan pilihan maksimal tiga sekolah dalam kabupaten/kota atau lintas kabupaten/kota di Bali. SMK juga boleh memilih maksimal tiga sekolah dengan maksimal enam kompetensi keahlian. Namun, SMK tidak dibatasi zona karena merupakan program keahlian. Misalnya, program keahlian pedalangan kan hanya ada di Gianyar,’’ terangnya. Serinah menambahkan, pendaftaran jalur lingkungan lokal dan jalur prestasi dibuka 19-21 Juni 2017, jalur keluarga miskin, inklusi dan kesetaraan pada 15-17 Juni 2017 serta jalur reguler mulai 21-24 Juni 2017. Mekanisme PPDB akan dilakukan secara online untuk menghindari praktik percaloan maupun pungutan liar. l Rindra

MBP/dok

Suasana pendaftaran PPDB pada tahun pelajaran lalu di salah satu SMA di Denpasar. Tahun pelajaran 2017/2017 mendatang, PPDB SMA/SMK akan menerapkan empat jalur. 5 - 11 Juni 2017

33


A KT I V I TA S ARYA WEDAKARNA - Pandangan kritis dan kritik tajam kepada kalangan berpunya di Bali yang dianggap tidak peduli terhadap yadnya punia terhadap sesama manusia khususnya menolong orang yang tidak mampu, dilontarkan Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Ia berpandangan banyak orang kaya di Bali (the have) yang justru lebih loyal berpunia terhadap pura dibanding melayani Sang Hyang Widhi yang ada dalam diri manusia. Hal ini menjadikan komposisi dana punia di Bali menjadi tidak seimbang sehingga ketimpangan semakin hari semakin melebar.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menggelar sosialisasi Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona tahun 2017. Sosialisasi dibuka Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di lapangan Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung, Kamis (18/5). Pembukaan sosialisasi ini dihadiri anggota DPR-RI Komisi X Ida Bagus Putu Sukarta, Kepala Subbidang Sadar Wisata Kementrian Pariwisata Arum Damarintyas, Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru, Perbekel Desa Kamasan Ida Bagus Ketut Danendra serta masyarakat setempat.

MBP/ist

MBP/ist

34 5 - 11 Juni 2017

SMP PGRI 5 DENPASAR - Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr. I Wayan Wirasa, M.M., M.Si., Rabu (17/5) melepas 689 siswa kelas IX. Acara pelepasan dilakukan di objek wisata Bedugul, Tabanan, guna memberi nuansa edukasi lingkungan. Pelepasan yang ditandai pengalungan medali dihadiri Wakil Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar Drs. I GN Wirata, M.M. dan Pembina yang juga Plt. Kepala SMPN 2 Denpasar Putu Sudika. Kasek Wayan Wirasa menekankan pentingnya menjaga disiplin ketika lulusannya menempuh pendidikan di SMA dan SMK baru.

FH UNMAS - Kiprah mahasiswa dan dosen Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati (FH Unmas) Denpasar patut ditiru dalam pembinaan hukum di kalangan masyarakat pedesaan dan perkotaan. Sebanyak 625 mahasiswa dan 25 dosen FH Unmas melakukan pengabdian di Kelurahan Sanur, Denpasar, Jumat (19/5). Pengabdian masyarakat FH Unmas tahun ini mengambil tema ‘’Sinergisitas Partisipasi Masyarakat, Perguruan Tinggi dan Penegak Hukum dalam Pencegahan dan Penanggulangan Permasalahan Sosial di Wilayah Sanur’’.


PEMKAB BADUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-109 yang jatuh setiap 20 Mei, dalam apel peringatan di Lapangan Puspem Badung, Senin (22/5). Selaku Inspektur Upacara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta serta diikuti Ketua dan anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, Sekda Badung, Kepala Perangkat Daerah, LVRI Badung, ASN Badung serta para pelajar.

MBP/ist

MBP/ist

KAMPUS EMERALD - Kampus Emerald Informatika hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menjawab semua tuntutan pesatnya perkembangan dunia teknologi dan informasi, melalui kurikulum yang tepat dan selalu disempurnakan, pengajar yang profesional serta sarana belajar yang lengkap dan terkini. Kampus Emerald Informatika siap mengantarkan mahasiswa untuk bekerja sama dan berkompetisi dalam mengisi peluang kerja dan berwirausaha.

GEDE WIADNYA - Rwa bhineda adalah dua hal yang datang silih berganti, yang tak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Priawanita, baik-buruk, bahagia-derita. Demikian halnya sehat dan sakit. Tak seorang pun dapat luput dari kondisi tersebut. Mengantisipasi perkembangan penyakit yang kian beragam, belakangan berkembang berbagai macam metode penyembuhan. Salah satunya dikembangkan oleh I Gusti Ngurah Gede Wiadnya, seorang therapist dan owner Pengobatan Tradisional Jepun Sudamala, yang disebut dengan penyembuhan Jepun Sudamala dan Piramida.

MBP/ist

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Siapa yang tidak kenal Ratu Jodha, permaisuri Raja India Jalaluddin Akbar dari kerajaan Islam Moghul yang dikenal sebagai Ratu Hindu yang sangat berpengaruh di India. Saat itu, sebelum kolonial Inggris masuk India, Kerajaan Moghul menguasai tanah Bharata yang mayoritas beragama Hindu. Ketokohan Ratu Jodha kini menjadi teladan bagi hampir 1,1 miliar Hindu dunia. Banyak peneliti menyatakan bahwa kepemimpinan Ratu Jodha adalah bagian terpenting dari kesetaraan gender di dunia ketika itu. Demikian sebagian isi materi yang dibawakan oleh President The Hindu Center Of Indonesia Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di Kampus Pascasarjana (S-2) Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar. 5 - 11 Juni 2017

35


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

IHDN DENPASAR - Jurusan Pariwisata Budaya Fakultas Dharma Duta IHDN Denpasar kembali menyelenggarakan studium general di auditorium kampus, Jalan Ratna, Denpasar Timur, Jumat (19/5). Studium general kali ini mengusung tema ‘’Pengelolaan Bali sebagai Destinasi Pariwisata Situs Hindu Dunia’’ dengan menghadirkan narasumber kompeten yaitu Prof. Dr. I Wayan Ardika, M.A. Kegiatan diikuti ratusan mahasiswa dan dosen.

MBP/ist

PEMKAB BANGLI - Kepedulian masyarakat untuk membantu korban bencana alam tanah longsor di Kintamani sangat tinggi. Hal itu terbukti dari banyaknya bantuan berupa barang dan uang tunai yang mengalir ke posko tanggap darurat bencana. Hingga 18 Mei lalu, bantuan dalam bentuk sumbangan uang yang terkumpul untuk korban bencana mencapai Rp 2,2 miliar. Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu meringankan beban para korban bencana alam.

36

5 - 11 Juni 2017

BUPATI BADUNG - Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara pisah-sambut Komandan Kodim (Dandim) 1611/Badung di Makodim 1611/Badung, Denpasar, Kamis (18/5). Dalam pisah-sambut tersebut, Dandim Letkol CZI M. Leo Pola Ardiansa S, S.H. digantikan oleh Dandim 1611/ Badung yang baru Letkol ARH. Achmad Sumarna, M.Bus. Bupati Giri Prasta menyampaikan terima kasih kepada Letkol CZI M. Leo Pola Ardiansa atas kerja samanya selama ini yang sudah terjalin dengan baik dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

MBP/ist

CAKRA NUSANTARA - SMK Penerbangan Cakra Nusantara adalah SMK yang berkomitmen untuk menciptakan atau mencetak generasi dirgantara yang unggul, tangguh dan mandiri. Dalam rangka itu, terus dilakukan berbagai implementasi di mana selain SMK Penerbangan Cakra Nusantara menerapkan Kurikulum 2013 revisi yang sangat mengedepankan pendidikan karakter dan kompetensi terkini yang lengkap, juga terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna melakukan percepatan dan menjaga kualitas mutu proses pendidikan dan lulusannya.


5 - 11 Juni 2017

37


PA R I W I S ATA

Desa Wisata Kurang Menarik Minat

A

ngan-angan pemerintah daerah di Bali memeratakan distribusi pariwisata melalui pengembangan desa perlu digiatkan. Sebab, dari jumlah total wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung hanya 15 persen yang tertarik menikmati suasana pedesaan, terutama wisatawan asal Eropa. Hal itu mendorong Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung menggenjot perbaikan desa-desa wisata yang selama ini tidak berjalan alias hidup segan mati tak mau. Ketua BPPD Badung IGN Rai Suryawijaya mengatakan, sesuai hasil riset yang dilakukan BPPD, dari 11 desa wisata di Kabupaten Badung, saat ini hanya tiga desa wisata dalam kondisi aktif menerima kunjungan wisatawan. ‘’Sisanya tidak berjalan maksimal. Ini dikarenakan beberapa faktor, yaitu produk, sumber daya manusianya (SDM) dan fasilitas wisata,’’ ujarnya. Menurutnya, pemerintah setempat kini mulai menyusun perencanaan dengan membuat tiga klaster pembangunan desa wisata Kabupaten Badung. Perbaikan terhadap desa wisata yang tidak aktif tersebut perlu segera dilakukan, misalkan dengan meningkatkan kualitas produk, SDM dan aksesibilitas. ‘’Tahun ini kami akan lebih fokus untuk mempromosikan potensi desa wisata di Badung ke beberapa negara. Sekarang 11 desa wisata itu belum siap untuk dikunjungi, belum layak dijual. Makanya kita akan pakai klaster nantinya. Klaster ini untuk memperpanjang waktu kunjungan wisatawan di desa wisata,’’ terangnya. Dijelaskannya, beberapa klaster tersebut yaitu, pertama, Kecamatan Mengwi yaitu desa wisata Munggu, desa wisata Kapal, desa wisata Baha. Klaster kedua, Kecamatan Abiansemal di antaranya desa wisata Bongkasa, desa wisata Sangeh. Sedangkan klaster ketiga, Kecamatan Petang yakni desa wisata Carangsari, desa wisata Pangsan, desa wisata Kertha, desa wisata Plaga dan desa wisata Bilok Sidan. ‘’Kami tetap mempromosikan, dan perbaikan di dalam terus ada. Jadi tanpa promosi orang tidak akan kenal ada destinasi desa wisata di Bali,’’ katanya. Potensi market desa wisata, dikatakannya, sudah ada. Bahkan promosi desa wisata ini dilakukan diseluruh dunia setiap tahun dan setiap bulan. Dari jumlah total wisman ke Bali tahun ini, pihaknya berharap sebanyak 20 persennya bisa melakukan aktivitas di desa wisata, sehingga ekonomi yang tumbuh lebih berkualitas. Seperti diketahui, Bali mengalami pertumbuhan ekonomi satu persen di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, pertumbuhan ekonomi Bali oleh beberapa kalangan dianggap tidak berkualitas lantaran

38 5 -11 Juni 2017

pertumbuhan itu tidak diiringi dengan produktivitas yang tinggi. Bahan baku banyak didatangkan dari luar, bahkan tenaga kerja pun dari luar Bali. Guru Besar Ilmu Manajemen Undiknas Denpasar Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M. mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas adalah pertumbuhan ekonomi yang memiliki tolok ukur yang jelas dalam mengurangi masalah dalam perekonomian. Ia menilai pertumbuhan ekonomi yang tidak berkualitas disebabkan ketimpangan pembangunan Bali Utara dan Selatan. ‘’Perekonomian Bali saat ini lebih banyak bertumpu pada sektor pariwisata saja. Sementara wisatawan yang datang banyak yang kurang berkualitas, ditambah lagi dengan persaingan yang tidak sehat antarpelaku pariwisata,’’ ujarnya. Alih fungsi lahan yang tinggi berdampak mengurangi lahan pertanian, ditambah perilaku masyarakat yang tak mau menekuni dengan serius UMKM. Kendala lain yaitu crowded akibat banyaknya kendaraan bermotor, suku bunga bank yang masih cukup tinggi, tingkat konsumsi masyarakat rendah untuk produk lokal, tenaga kerja yang berlebihan, pengeluaran pemerintah/belanja pemerintah yang tersendat, volume ekspor mengalami penurunan (faktor global). Maka solusinya adalah mengatasi ketimpangan antara Bali Utara dan Selatan dengan memperbaiki infrastruktur menuju Bali Utara, moratorium pembangunan hotel di Bali Selatan, realisasi bandara di Bali Utara, investasi diarahkan ke timur dan ke utara. Sementara itu, masalah alih fungsi lahan agar desa adat didorong untuk membuat awig-awig yang dapat menekan alih fungsi lahan, membangun jiwa entrepreneurship pada generasi muda agar tumbuh pelaku-pelaku UMKM baru. Suku bunga yang tinggi diatasi dengan memperkuat sinergitas antarlembaga keuangan, penyaluran skim kredit berbunga rendah digencarkan. Untuk meningkatkan konsumsi terhadap produk lokal dapat dilakukan dengan menggencarkan pemakaian produk lokal seperti yang dilakukan beberapa pemda dalam penggunaan busana endek dan snack jaja Bali. l Yudi/Maya

DESA WISATA - Keberadaan desa wisata di Bali perlu mendapatkan perhatian lebih pemerintah. Sebab, potensi memeratakan pertumbuhan pariwisata ini belum sepenuhnya mampu menarik minat wisatawan yang berlibur ke Pulau Dewata.


5 -11 Juni 2017

39


TRADISI

LINGGA YONI - Togog Pemaon rutin ada saat pujawali di Pura Dalem Desa Pakraman Munduk Bestala, Buleleng. Togog itu simbol lingga yoni.

’’Togog Pemaon’’ di Munduk Bestala

Simbol Lingga Yoni, Penolak Bala

S

etiap pujawali di Pura Dalem Desa Pakraman Munduk Bestala Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng ada sesuatu yang unik, tak ditemukan di daerah lain. Krama setempat membuat togog pemaon di dapur. Apa maknanya? Di samping sebagai simbol Lingga Yoni, togog itu diyakini memiliki fungsi penolak bala. Tempat upacara di pura ini dari luar nampak biasa saja. Tetaring beratap seng dengan rangka bambu berdiri kokoh di jaba pura. Sebagai pemanis, juga diisi hiasan daun enau. Namun, saat memasuki tempat ini, suasana akan terlihat sedikit berbeda. Di tengah krama sibuk mempersiapkan upacara, mata dihadapkan dengan adanya dua patung laki perempuan di sudut bangunan dapur. Oleh krama setempat itu disebut Togog Pemaon. Togog ini sangat sederhana. Hanya terbuat dari tanah. Tidak ada ukiran layaknya togog yang lumrah terpasang pada bangunan pura. Posisi dua togog ini duduk berdampingan.

40 5 -11 Juni 2017

Sekilas itu tak memiliki makna apa-apa. Bagi orang awam, kemungkinan hanya dianggap sebagai ungkapan seni, bahkan mengarah pada kesan porno. Ida Bawati Putu Nata menyampaikan, sebagai penganut Hindu Siwa Sidanta yang mengagungkan Siwa, togog ini merupakan simbolis Lingga dan Yoni. Akan tetapi, dalam masyarakat, simbol itu dibiaskan menjadi sebuah seni dan budaya. ‘’Kemungkinan zaman dulu tidak ada pura. Pemujaan hanya dengan lingga yoni. Dalam masyarakat, itu dibiaskan sebagai sebuah seni yang ditunjukkan dengan togog ini,’’ jelasnya, belum lama ini. Meskipun memperlihatkan kesan porno, masyarakat meyakini togog yang dibuat spontan oleh sejumlah krama itu sebagai penolak bala. Karena erat kaitannya dengan upacara, itu juga di-pelaspas dan di-pralina. ‘’Kalau misalnya ada krama yang marah, saat disuruh melihat itu, tidak jadi marah dan justru tertawa. Bisa dikatakan itu juga sebagai

penghibur,’’ ungkapnya. Togog itu, sambung Ida Bawati, selalu ada dalam pujawali di pura lingkungan desa maupun saat upacara besar yang diselenggarakan warga, salah satunya otonan lengkap dengan guling bebangkit. ‘’Kalau upacara nista dan madya tidak ada,’’ katanya. Upacara pujawali di desa yang berlokasi di dataran tinggi ini juga memiliki keunikan lain. Dalam pura juga terpasang balingbaling. Itu bukanlah untuk tontonan. Tetapi sebagai simbolis pemikiran pemimpin sejalan dengan krama. ‘’Kalau baling-baling kan kepalanya berputar. Ekornya mengikuti. Kalau pemimpin harus satu komando dengan warganya,’’ tegasnya. Selain itu, ada juga bunyi sunari yang sangat halus. Melambangkan suara alam yang memberikan wahyu pada pelaksanaan upacara. ‘’Di pangkal sunari juga ada togog monyet yang melambangkan kembali ke Dewa Bayu,’’ tandasnya. l Sosiawan


HIBURAN

Galuh Bilen

Ingin Punya ’’Brand’’

G

aluh Bilen, penyanyi pop Bali, telah banyak menghibur masyarakat dengan suara khasnya. Sempat booming dengan single berjudul ‘’Pelet Bali’’, tidak serta-merta membuat dirinya puas mengabdi pada masyarakat Bali. Baginya, selain masyarakat Bali membutuhkan hiburan, juga sesuatu berupa treatment untuk relaksasi dan kecantikan. Melihat kondisi itu, wanita kelahiran Bangli, 25 Oktober 1975 ini memanfaatkan peluang tersebut dengan membuka usaha salon yang diberi nama ‘’Galuh Bilen Kuafor’’. Ditemui di sela-sela kesibukannya belum lama ini, Galuh Bilen mengatakan dibukanya salon itu bukan semata untuk mengejar profit. Nama Kuafor diambil dari bahasa Turki yang artinya salon. Salon itu dia desain dengan konsep yang glamor dengan background warna kesukaannya, yaitu warna merah. Ide usahanya ini muncul dari keinginannya untuk bisa menciptakan riasan atau brand sendiri untuk mendukung penampilannya saat di panggung. ‘’Nah dari sanalah saya mempunyai ide untuk membuka salon sendiri. Apalagi, setiap saya tampil banyak yang nanya penampilan saya ini dirias dari salon mana. Untuk itulah saya ingin mempunyai brand sendiri, sehingga nanti fans saya datang untuk perawatan ke salon saya ini. Dan sampai saat ini mereka sudah banyak yang datang,’’ ungkap Galuh Bilen. Kendati disibukkan dengan usaha salonnya ini, bukan berarti ia lupa untuk menciptakan sebuah karya musik untuk menyapa para penggemarnya. Saat ini, ia tengah mempersiapkan album terbarunya ‘’Move On’’ yang akan segera dirilis bulan depan. Di album ketiganya ini akan banyak melibatkan penyanyi Bali ternama sebagai pencipta lagunya, seperti Raka Sidan, Rai Peni, Tunick ‘’Motifora’’, dan Nanoe Biroe, serta video klipnya melibatkan para model seperti Guruji Greget dan Ary Kakul. Dalam albumnya ini akan terdapat delapan single, di antaranya ‘’Move On’’, ‘’Ampurayang’’, ‘’Takut-takut Kangen’’, ‘’Kunang-kunang’’, ‘’DJML’’, ‘’Pegat Nyambung’’, ‘’Suka Duka Tetap Bersama’’ feat. Nanoe Biroe, dan ‘’Power Bank’’ yang akan dibawakan oleh Gek Cantik. ‘’Saat ini sudah rampung 90%, tinggal menunggu pembuatan video klip single ‘Suka Duka Tetap Bersama’ duet bareng Nanoe Biroe yang akan kami kerjakan 14 Mei ini. Astungkara bulan depan album Move On sudah rilis,’’ pungkasnya. l Winata

5 -11 Juni 2017

41


PROPERTI

Tingginya Harga Tanah, REI Bali Berencana Membangun Rumah Vertikal

G

una memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat di Pulau Dewata, REI (Real Estate Indonesia) Bali berencana membangun rumah vertikal atau sejenis apartemen. Hal tersebut guna mengatasi tidak terkontrolnya kenaikan harga tanah di Pulau Dewata akibat besarnya permintaan dari investor serta kebutuhan residensial. ‘’Kami menyadarai kebutuhan perumahan atau tempat tinggal untuk masyarakat Bali sangat tinggi. Namun, saat ini untuk memiliki rumah tentu membutuhkan dana yang cukup besar terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Karena harga tanah di beberapa kabupaten/kota di Bali cukup mahal. Nah, untuk itu kami berencana membangun proyek rumah vertikal ini,’’ ujar Ketua REI Bali Pande Agus Permana Widura, belum lama ini.

42 5 -11 Juni 2017


Dikatakan, dengan pengembangan rumah vertikal ini diharapkan masyarakat Bali bisa memiliki rumah (bagi yang belum memiliki tempat tinggal). Disebutkan, untuk rencanan pembangunan proyek tersebut pihaknya tidak akan meninggalkan ciri khas budaya Bali dan peraturan daerah. Dimana, rumah vertikal yang diangan-angankan tersebut tidak melebihi 15 meter atau sekitar empat lantai. ‘’Di Bali Kondotel sudah boleh, saya rasa apartemen hunian juga bisa. Hanya hal ini memang membutuhkan pembicaraan dengan ahli budaya, agama, pemerintah serta masyarakat setempat supaya tidak keluar dari Tri Hita Karana,’’ katanya sembari mengatakan Tri Hita Karana merupakan filosofi masyarakat Bali yang berlandaskan tiga hubungan harmonis manusia dengan Tuhan, alam atau lingkungan dan sesama manusia. Apabila hal tersebut nanti bisa terwujud, maka pemasaran utamanya atau diutamakan untuk masyarakat Bali. karena diketahui masih banyak masyarakat Bali membutuhkan tempat

tinggal karena terbentur harga lahan. ‘’Kalau nanti ini terwujud pembelinya kami akan utamakan orang Bali dulu. Takutnya kalau orang luar yang beli duluan harganya nanti bersaing lagi. Kami akan membuat formula bagaimana caranya mendahulukan orang lokal,’’ tegasnya. Begitu juga apabila ada pengembang yang ingin membangun hunian di Bali, Agus mengharapkan agar menggandeng developer lokal agar dapat mengawal sesuai dengan aturan dan budaya yang ada di Pulau Dewata. ‘’Karena kami memahami ada pembatasan di Bali, artinya di mana yang bisa membangun atau tidak. Jadi ini yang ingin kami kawal kalau ada developer dari luar agar nantinya tidak menimbulkan kesenjangan sosial, polemik bahkan protes,’’ jelasnya. Terkait harga, Sekretaris DPD REI Bali Tino Wijaya mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu, sehingga harga hunian vertikal bisa lebih murah dengan rumah biasa. Lanjut dia, hunian vertikal diperkirakan dijual dengan harga Rp 300 juta

hingga Rp 400 juta per unit dengan tipe studio. Sedangkan ukuran bangunan sekitar 36 meter persegi dengan tiga kamar tidur. ‘’Sedangkan untuk rumah biasa misalnya di wilayah Denpasar bisa dijual dengan haga Rp 600 juta – Rp 700 juta,’’ katanya. Untuk rencana tersebut, pihaknya mengaku akan melakukan pendekatan ke masing-masing kepala daerah. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan solusi dalam pemenuhan rumah bagi masyarakat di wilayahnya. ‘’Saya paham, Bali ada faktor budaya, pertanian dan pariwisata yang harus dijaga, akan tetapi tidak kalah penting permukiman harus tetap disediakan karena ini menjadi kebutuhan pokok masyarakat,’’ tambahnya. lDesi/kmb

5 -11 Juni 2017

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

BUPATI JEMBRANA - Sebagai bentuk kepedulian serta upaya meringankan beban warga yang kurang beruntung, Pemkab Jembrana menyerahkan bantuan beras kepada sejumlah penyandang cacat, warga lanjut usia miskin dan anak panti asuhan. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Putu Artha bertempat di halaman Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat (19/5) seusai mengikuti kegiatan olahraga pagi.

MBP/ist

PUSPAYAOGA - Kementerian Koperasi dan UKM terus melaksanakan program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dengan melibatkan seluruh stakeholder, baik di pusat maupun daerah. Demikian dikatakan Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga dalam acara ‘’Peningkatan Kapasitas SDM KUKM dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Universitas Warmadewa, di Denpasar, Bali, Jumat (19/5).

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, bersama Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Pusat, Lisa di Puspem Badung, Kamis (18/5). Ikut mendampingi Bupati, Asisten III bidang Administrasi Umum Cok Raka Darmawan dan Inspektur Badung Ni Luh Suryanithi. Menurut Lisa, kunjungan ke Kabupaten Badung dalam rangka menilai kinerja Ketua Ombudsman Perwakilan Bali, karena akan memperpanjang tugasnya.

PEMKOT DENPASAR - Perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar berdampak pada perubahan pertanggungjawaban urusan dan program-program pembangunan. Perubahan ini berimbas pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2016-2021 yang ditetapkan dalam Perda Nomor 5 Tahun 2016. Melihat hal tersebut, Pemkot Denpasar melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sebagai dasar perubahan RPJMD yang dibuka resmi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara ditandai pemukulan gong di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota, Jumat (19/5).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

44 5 -11 Juni 2017


MBP/ist

HARDYS - Hardyscorp & HardysRETAIL, perusahaan retail terbesar yang didirikan oleh putra Bali Gede Hardy yang juga Ketua HardysFOUNDATION, mengacu pada Pelaksanaan 9 Pilar Perusahaan Hardys Poin 6, Program Go Green Hardys, dan Poin 9, CSR Hardys (Corporate Sosial Responsibility) yang dijalankan melalui HardysFOUNDATION, melaksanakan Public Area Clean Up yang bertema ‘’Dengan Lingkungan Bersih, Maka Semesta pun akan Membantu Kita Semua’’, Minggu (21/5) di area Lapangan Bajra Sandi Renon.

MBP/ist

DPRD KLUNGKUNG - Proyek pengaspalan jalan melingkar di Pasar Semarapura, Klungkung mendapat perhatian dari Komisi II DPRD Klungkung. Pada Jumat (19/5), Ketua Komisi II Komang Suantara bersama tiga anggotanya, yakni Wayan Buda Parwata, AA Sayang Saputra dan Gde Artison Andarawata turun melakukan sidak terhadap proyek tersebut di Pasar Semarapura. Dalam sidak tersebut, Komisi II menyoroti penggunaan aspal coldmix dalam proyek tersebut karena dinilai sudah tidak relevan lagi untuk dipakai.

MBP/ist

MBP/ist

PEMPROV BALI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan melaksanakan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dalam rangka mengisi lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang lowong di Lingkungan Pemprov Bali. Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Jumat (19/5).

DPRD KARANGASEM - Semua fraksi di DPRD Karangasem menyetujui rancangan eksekutif atas revisi empat peraturan daerah (perda). Pernyataan persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang berlangsung Jumat (19/5). Selanjutnya, dewan akan menggelar rapat paripurna lanjutan untuk pengesahan dan penetapan keempat ranperda itu menjadi perda. Keempat ranperda yang disetujui untuk disahkan yakni revisi Perda No. 10 tahun 2010 tentang Pajak Mineral Bukan Logam, Perda 10 tahun 2011 tentang Pajak Hiburan, Perdak 11 tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Sampah dan Kebersihan dan Perda No. 1 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). 5 -11 Juni 2017

45


A KT I V I TA S

MBP/ist

SEKAA TERUNA - Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Sabtu (20/5), Sekaa Teruna (ST) Widia Dharma Banjar Tengah Pecatu merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Camat Kuta Selatan I Wayan Wirya, Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Pecatu. Ketua Panitia HUT dan juga sebagai Klian Sekaa Teruna terpilih mengatakan dalam menyambut HUT Sekaa Teruna ini telah dilaksanakan pemilihan pengurus dan berbagai kegiatan lomba.

MBP/ist

WABUP JEMBRANA - Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan menghadiri dan mengikuti pendidikan dan pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri tahun 2017 periode kedua. Acara dibuka oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo didampingi Mendagri Tjahjo Kumolo, Senin (22/5). Selama lima hari ke depan, Wabup Kembang akan mengikuti acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

MBP/ist

FE UNMAS - Tercatat 22 mahasiswa dan seorang dosen MBP/ist

KEMENTRIAN PUPR - Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, pemerintah Indonesia diamanatkan memenuhi target akses universial tahun 2019. Target tersebut, yakni pencapaian 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak. Terkait hal itu, pada 2017 ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan program Sanimas di 126 lokasi dan pembangunan tempat pengolahan sampah dengan pola reduce, reuse, recycle (TPS-3R) di 75 lokasi yang tersebar di 31 provinsi di Indonesia.

46 5 -11 Juni 2017

Fakultas Akuntansi dan Manajemen Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Malaysia, Senin (22/5) melakukan kunjungan sekaligus diskusi di Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati (FE Unmas) Denpasar. Rombongan UTAR Malaysia yang dipimpin Farah Waheeda Jalaludin diterima langsung Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Wakil Rektor (WR) IV Dr. Ir. Ketut Arnawa dan Dekan Dr. Putu Kepramareni, S.E., M.M.


MBP/ist MBP/ist

DINAS PERPUSTAKAAN - Guna meningkatkan minat dan budaya baca di kalangan pelajar, remaja dan masyarakat, Pemkab Gianyar menggelar Gerakan Gianyar Membaca. Kegiatan yang dimulai sejak tahun 2014 memiliki tema ‘’Melalui Gerakan Gianyar Membaca Kita Tingkatkan Minat Serta Budaya Baca Anak, Remaja, dan Masyarakat Untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa’’. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar I Dewa Gede Putra Amarta pada acara pengundian doorprize Gerakan Gianyar Membaca di Balai Budaya Gianyar, Kamis (18/5).

MBP/ist

KOTA AMLAPURA - Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Amlapura yang ke-377, Dinas Pariwisata Karangasem menggelar lomba bertajuk ‘’Photo hunting competition’’. Pada kejuaraan perdana bekerja sama dengan DPD KNPI itu, setiap peserta diwajibkan mengambil

OLIMPIADE BAHASA - Universitas Mahendradatta bekerja sama dengan Indonesia-India Language Center (IILC) kembali menghadirkan pergelaran Olimpiade Bahasa Inggris V Tahun 2017 tingkat SMP/SMA/SMK di sembilan kabupaten/kota se-Bali. Tidak tanggung–tanggung, pergelaran yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini didukung oleh Pemerintah Pusat dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) khususnya Komite III Bidang Pendidikan dan Pariwisata Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III.

MBP/ist

PORPROV - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengajak seluruh komponen turut serta menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan berlangsung di Kabupaten Gianyar tahun ini. Hal ini disampaikan saat me-launching burung kokokan sebagai

foto di 15 objek daya tarik wisata (ODTW) yang ada di Ka-

maskot Porprov Bali 2017 dalam acara yang dihadiri

rangasem. Selain itu, juga saat pawai budaya pembukaan

jajaran pengurus KONI se-Bali di Taman Bali Safari dan

HUT Kota 14 Juni mendatang.

Marine Park Gianyar, Sabtu (20/5).

5 -11 Juni 2017

47


A KT I V I TA S

MBP/ist MBP/ist

STIKES WIRA MEDIKA - Mahasiswa Stikes Wira Medika PPNI Bali kembali meraih prestasi membanggakan dengan meraih juara dalam lomba memperingati International Nurse Day (IND) dan Olimpiade Nasional Teknologi Laboratorium Medik di dua tempat yang berbeda. Dalam rangka memperingati International Nurse Day (IDN), ILMIKI Wilayah V (Jawa Timur, Bali, NTT dan NTB) mengadakan kegiatan sosial masyarakat (sosmas) yang dikemas dalam bentuk lomba pembuatan video pendek dan foto yang harus diunggah ke YouTube.

BUPATI TABANAN - Berbagai prestasi yang telah diraih Kabupaten Tabanan rupanya menjadi daya tarik untuk tempat belajar bagi kabupaten lain. Salah satu prestasi terakhir yang diraih adalah peringkat pertama dalam Anugerah Pangripta Nusantara (APN) 2017, untuk kategori penyusunan perencanaan terbaik. Prestasi tersebut rupanya membuat Kabupaten Minahasa Tenggara melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Tabanan. Rombongan Pemkab Minahasa Tenggara ini diterima oleh Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Jumat (19/5) di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan.

MBP/ist

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Kantor DPD-RI Provinsi Bali mendukung penuh inisiatif warga Bali dan warga Jerman untuk menyempurnakan Pura Tri Hita Karana yang dibangun di Kota Berlin, Jerman. Hal ini dikemukakan Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat bertemu dengan Panitia Peresmian Pura Tri Hita Karana Jerman di Istana Mancawarna Tampaksiring. Dalam penyampaiannya, Gusti Wedakarna memuji peran aktif warga Eropa pencinta Bali untuk ikut bahu-membahu untuk mewujudkan simbol Bali.

48 5 -11 Juni 2017

BUPATI KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terbaik se-Provinsi Banten, Jawa Barat, di Desa Pagedangan, Tangerang, Banten, Senin (22/5). Disambut Kepala Desa Pagedangan Ahmad Anwar, Bupati Suwirta bersama rombongan melihat BUMDes dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu. Kedatangannya untuk melihat dan belajar bagaimana BUMDes di kampung itu. Belajar bagaimana perangkat desa bisa memajukan desa yang kabarnya jadi desa terbaik se-Provinsi Banten dan nomor delapan di Indonesia.


MBP/ist

GERMAS - Dinas Kesehatan Provinsi Bali menggencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Berbagai pertemuan dengan para stakeholder dilakukan. Kali ini Dinas Kesehatan Bali menyasar lintas sektor, lintas program, organisasi massa/LSM/akademisi. Pertemuan Forum Diskusi Germas dilaksanakan 18-20 Mei di Mega Boutique Hotel dan Spa, Kuta, Badung. Kegiatan yang dikoordinatori oleh Bappeda ini membahas hal-hal strategis terkait upaya Germas.

MBP/ist

FH UNDWI - Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar terus memberi penguatan akademik bagi calon lulusannya. Mahasiswa FH Undwi selain dipadatkan dengan praktik peradilan semu sebagai ciri khas konten konsentrasi advokasi, mahasiswa juga secara rutin diajak melihat kemajuan fakultas sejenis yang lebih maju. Sabtu (20/5) lalu sebanyak 137 mahasiswa dibimbing 10 dosen melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama sehari di Fakultas Hukum Universitas Pasundan, Bandung.

MBP/ist

MBP/ist

UNDIKSHA - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyelenggarakan Workshop ‘’Penyusunan Proposal Pengabdian kepada Masyarakat’’ di ruang Ganesha III Gedung Rektorat Undiksha, Selasa (23/5). Program rutin ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas proposal pengabdian kepada masyarakat yang dihasilkan dosen.

STIBA SARASWATI - Setiap tahun Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) Saraswati Denpasar menggelar Festival Budaya Jepang yang diberi nama Bunkasai. Festival Budaya Jepang ke-5 berlangsung sejak Sabtu (20/5) hingga Minggu (21/5). Bunkasai dibuka oleh Konsul Jepang di Denpasar Mr. Hirohisa Chiba didampingi Ketua STIBA Saraswati I Komang Sulatra, S.S., M.Hum. Hadir pada acara itu Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., Rektor Unmas Dr. I Made Sukamerta, Ketua Japan Club Mr. Michiya Mizukoshi, Yayasan Jipa Bali, perwakilan dari Pesemetonan Denpasar Fukuoka dan dari Monogatari Corporation. 5 -11 Juni 2017

49


A KT I V I TA S

MBP/ist

KENGO KUMA - Arsitek terbaik di Jepang dan pembuat stadion olahraga nasional Jepang untuk pembukaan Olimpiade 2020, Kengo Kuma (63), akan ke Indonesia menemui para arsitek dan para perancang serta pengusaha properti Indonesia pada 17 Juni mendatang di Sanur, Denpasar, Bali. Nama Kengo Kuma sudah sangat terkenal di Jepang, karena dia berhasil terpilih membuat desain stadion olahraga Jepang untuk pembukaan Olimpiade 2020 mendatang. Demikian kata Richard Susilo, panitia Seminar Kengo Kuma yang juga Komisaris Pandan College, Minggu (21/5).

MBP/ist

BKRAF - Badan Kreatif (Bkraf) Denpasar menggelar workshop Pelatihan Kepemimpinan dan Pengelolaan Sektor Kreatif di Hotel Inna Bali Denpasar, Senin (22/5). Insan kreatif hingga perwakilan sekaa teruna di Kota Denpasar terlibat dalam kegiatan ini, yang juga tampak dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Mira Tayyiba.

MBP/ist MBP/ist

BSP - Reuni Semeton Bank Sri Partha (BSP) dilangsungkan Sabtu (20/5) bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional di RM Ongan, Tonja, Denpasar Timur. Reuni itu dikoordinasikan oleh I Ketut Supamuda, S.E., Ngurah Dwipamandala, S.E. dkk. Reuni Semeton BSP ini diawali dengan pertemuan-pertemuan kecil yang dirintis sejak tiga bulan lalu. Selanjutnya saling bertemu kangen lewat WA, sehingga terbentuk panitia kecil untuk membagi tugas-tugas menghubungi antarpara semeton BSP.

50 5 -11 Juni 2017

BUS PERINTIS - Bupati Bangli I Made Gianyar bersama Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Senin (22/5), me-’’launching’’ enam armada bus perintis Perum Damri dengan rute Kota Bangli-Desa Kedisan-Desa Songan dan Kota Bangli-Desa Bantang-Desa Satra Kintamani-Madenan-Tejakula, Kabupaten Buleleng. Tak hanya me-launching, Bupati Made Gianyar bersama Wabup Sedana Arta juga melakukan pengecekan fasilitas dan uji coba langsung dengan mengendarai Bus Damri berkeliling Kota Bangli.


187 | 5 - 11 Juni 2017

Kopi Bali Terancam Alih Komoditi RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 187 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu