182 | 1 - 7 Mei - 2017
Guru Bukan Robot Besi RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI lGempa Bali, Berakhirnya Periode Senyap Seismik 6 BALI SEPEKAN lWarga Minta Perbaikan Jalan 7
LAPORAN UTAMA l Guru Bukan Robot Besi 8 l Pintar Bukan Jaminan Pekerjaan Bagus 9 l Mengawal Nasib Guru Kontrak 10 l Berdayakan Komite Sekolah 11 PENDIDIKAN l UNHI Lahirkan Lulusan Kompeten dan Berdaya Saing 18 LENSA l NYURAT 26
OLAHRAGA l Demi Olahraga 27
PARIWISATA l Ambisi Badung Gaet Pasar MICE 38 TRADISI l ’’Ngusabha Bukakak’’
Simbol Pemujaan Nandi Garuda 39
PROPERTI l Ingin Miliki Rumah Subsidi
Pilih Kredit Jangka Panjang 40
TAKSU l Jero Mangku Ketut Sena
Perajin Sekaligus Pelestari Barong Landung 50 1- 7 Mei 2017
3
DARI PEMBACA
Pilkada yang Damai S
etelah menyaksikan pilkada yang panas di DKI Jakarta, kita kini menunggu proses pilkada serentak 2018. Rencananya pilkada serentak ini bergulir sekitar Juni atau Juli. Pilkada yang panas di Jakarta mestinya menjadi pelajaran bersama bahwa pilihan politik tak selamanya berdasarkan nurani. Ada tekanan yang bisa membuat pemilih harus melakukan pilihan di luar nuraninya. Namun, patut juga diapresiasi siap Ahok –Djarot yang menerima kekalahan ini secara terpuji. Yang penting sekarang adalah bagaimana pilkada di Bali bisa berjalan damai. Ini penting dipersiapkan secara lebih matang terlebih ada dua kabupaten, yakni Ginyar dan Klungkung serta Provinsi Bali yang akan menggelar pilkada. Sejak dini masyarakat calon pemilih perlu diingatkan agar tak begitu larut dengan propaganda politik yang berpotensi menjadi ajakan–ajakan provokatif. Saatnya kita cerdas mengelola pesta demokrasi karena kita akan memilih pemimpin kita sendiri. Untuk itu saya juga berharap agar partai politik melakukan pendekatan yang lebih demokratis dengan masyarakat. Jangan lakukan pendekatan yang berpotensi menyulut konflik kepentingan terutama yang bersingggungan dengan agama dan kepercayaan. Parpol hendaknya menyiapkan calonnya sejak dini dengan mendengar aspirasi yang berkembang di masyarakat. Jangan lagi ada upaya-upaya pemaksaan dari elite partai agar pilihan pribadinya dijagokan. Harus ada pendekatan awal yang komunikatif dengan calon pemilih dalam hal ini masyarakat Bali. Drs. Putu Sudara Denpasar, Bali
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
1 - 7 Mei - 2017
4
Pariwisata Budaya Potensial Tergusur PENGELOLAAN pariwisata Bali ke depan diyakini akan mengalami pergeseran. Konsep pariwisata budaya yang kini masih menjadi ikon terus mendapat tantangan. Pendekatan komersialisasi yang dominan membuat aspek budaya tak lagi menjadi indikator dominan. Keberagaman objek bahkan masuknya sejumlah paham pengelolaan wisata — di antaranya wisata syariah - juga akan berdampak terhadap perkembangan pariwisata Bali. Tak hanya itu, pendekatan bisnis yang kuat ditambah dengan tidak tegasnya pemerintah dalam menindak pelanggaran tata ruang menjadi ancaman serius pariwisata Bali. Demikian terungkap saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait dengan nasib pariwisata budaya Bali ke depan. Pada jajak yang dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon ini, 78,51 persen responden meyakini jika Bali tak segera melakukan reorientasi kebijakan pengelolaan pariwisata, maka ikon pariwisata budaya akan tergusur. Pendekatan pariwisata yang mengedepankan bisnis, uang dan kuantitas akan mempercepat kehancuran destinasi pariwisata Bali. Kecenderungan menguatnya praktik kanibalisme dalam pengelolaan bisnis pariwisata juga
akan menjadi indentitas pariwisata Bali. Responden meminta pemerintah segera melakukan pembatasan investasi dengan target membangun kualitas pengelolaan destinasi pariwisata. Sementara itu, 20,46 persen responden tak yakin pariwisata budaya Bali akan tergusur. Responden meyakini selama manusia Bali dan peradabannya masih kuat, pariwisata budaya Bali akan tetap bertahan. Selain itu, jika pemerintah daerah bisa membuat perda yang berpihak pada penguatan pariwisata budaya, maka posisi Bali sebagai destinasi pariwisata dengan identitas budaya akan tetap kuat. Saat ini memang ada kesan Bali mulai mengadopsi keragaman destinasi dalam pengembangan pariwisata, namun hal itu belum mengaburkan pariwisata budaya. Kalaupun ada kekhawatiran mulai hancurnya tata ruang Bali akibat keserakahan dalam menerima investasi, hal ini bisa segera dikendalikan. Dalam konteks ini, pelaku pariwisata dan kalangan profesional di sektor ini harus banyak bicara. Di pihak lain, 2,25 persen responden tak memberikan jawaban pasti terkait dengan prediksi akan tergusurnya pariwisata budaya Bali. Kelompok responden ini umumnya berharap Bali melakukan
kajian investasi dan membuat pemetaan pengelolaan investasi. Masalah prediksi itu hanya suara kekhawatiran ketika praktisi melihat ada kebijakan yang tak berpihak pada alam dan budaya Bali dalam pengelolaan pariwisata. l Dira Arsana
1 - 7 Mei - 2017
5
5
opini
Gempa Bali, Berakhirnya Periode Senyap Seismik
M
asyarakat Bali Selatan belakangan ini, semakin sering merasakan getaran gempa bumi, dengan intensitas yang bervariasi.Terakhir gempa bumi dengan kekuatan 3,5 SR yang dirasakan walau tidak cukup keras adalah: 1)gempa bumi Sabtu (8/4) dini hari, pukul 02 32 00 WITA. Dengan posisi pusat gempa pada 9,46 LS – 117,23 BT pada kedalaman 25 km, posisi sekitar 69 km tenggara Sumbawa Barat. Dua gempa sebelumnya adalah Gempa bumi a 22 Maret 2017, pukul 07 10 27 WITA, dengan kekuatan M = 6,4 SR pusat gempa pada : 8,88 LS – 115,24 BT, sekitar 23 km tenggara Denpasar. Pada kedalaman 117 km. Getaran gempa ini terasakan dari Lombok, Bali Selatan sampai Malang, padakisaran III – IV Skala MMI;3).Pada 6 April 2017, ppukul 13 44 12 WITA. Gempa dengan kekuatan M=4,4 SR dengan pusat gempa bumi pada 9,26 LS – 115,49 BT pada kedalaman 76 km. Posisi ini sekitaran 59 km barat daya Klungkung. Dirasakan II – III Skala MMI. Bila kita perhatikan ketiga gempa itu merupakan gempa bumi yang berpusat di laut selatan Bali. Ini menunjukkan bahwa daerah Bali yang masieksis sebagai daerah yang rawan terhadap ancaman gempa bumi, dari daerah sumber gempa yang kita kenal sebagai zone subdaksi pertemuan antara lempeng tektonik Indo-Australia yang menyusup sebagai lempeng samudera, kebawah lempeng tektonik Eurasia sebagai lempeng kontinen. Kejadian ini sangat menarik bila dilihat dari perkembangan seismisitas daerah sepanjang selatan Jatim – Sumbawa. Apakah kondisi ini membahayakan ataukah menguntungkan Bali dari segi dampak gempa bumi yang mungkin terjadi di daerah ini, mengingat di sepanjang daerah ini mempunyai sejarah kegempaan yang unik, pernah terjadi gempa besar dan juga pernah
6
Oleh I Putu Pudja
terjadi gempa disertai tsunami: gempa Sumbawa dan Gempa Banyuwangi. Para seismolog sudah sejak lama memperhatikan daerah aktip gempa bumi sepanjang selatanJawaTimur – Sumbawa. Karena didaerah ini sudah cukup lama lebih dari 25 tahun setelah gempa dan tsunami Banyuwangi belum pernah terjadi gempa bumi besar, sehingga daerah ini ditandai dengan daerah ‘seismic gap’ atau daerah senyap seismic. Beberapa teori menengarai untuk daerah yang demikian terjadi penumpukan energi gempa di daerah tersebut yang akan siap dilepas di kemudian hari. Semakin lama senyap seismic ini secara teoritis akan semakin lama menumpuk energi sehingga energi gempa yang diperkirakan akan terjadi akan semakin besar. Daerah yang demikian bisa kita lihat pada peta seismisitas merupakan daerah yang kosong dengan pusatgempa. Dengan seringnya terjadi gempa bumi khususnya pada segmen selatan Bali, dari teoria kumulasi energi sangat menguntungkan. Karena energi yang terkumpul dilepaskan secara perlahan, waktu demi waktu yang menjadikan akumulasi energinya tidak mencapai tinggi sekali. Sehingga daerah Bali sebenarnya diuntungkan dengan seringnyagempa yang terasakan masyarakat, yang menunjukkan daerah senyap seismic telah menunjukkan aktifitasnya, dan melepas energi dengan mencicil. Bila memperhatikan kekuatan gempa yang terjadiantara 2,5=<M=< 6,4 Skala Richter menunjukkan bahwa akibat penumpukan energi di daerah pusat gempa telah terjadi retakan-retakan batuan kulit bumi. Semakin banyak retakannya akan semakin sering melepas energi dengan energi yang sangat variatif. Konversi energi ini kita kenal dalam
informasi gempa bumi sebagai kekuatan atau magnitude gempa yang diberisatuanSkala Richter. Demikian juga kedalaman gempa bumi yang terjadi terlihat bervariasi antara 25km =<h=<117 km menunjukkan bahwa akumulasi energi terjadi tidak pada suatu volum batuan yang fokus, tetapi terjadipada volum yang sangat luas, sehingga energi yang terakumulasi dapat dikatakan tidaklah terpusat pada satu volum yang focus sehingga akumulasi yang tinggi energi gempa itu terhindari terjadi. Kejadian ini memberikan indikator kepada kita bahwa penumpukan energi terjadi secara menyebar sehingga gempa bumi yang dikhawatirkan para pakar dapat terjadi antara M = 7 – 8 SR semakinkecil kemungkinan terjadinya. Mungkin banyak dari siding pembaca yang mempertanyakan kenapa gempa yang ke 2 di atas dapat mengguncangkan daerah yang sangatluas, dari Lombok hingga Malang dan sepanjang pantai selatan Bali, sama dengan pertanyaan beberapa teman penulis. Hal ini terjadi karena pusat gempa dari gempa yang kedua relatif lebih dalam, masuk kategori gempa dengan kedalaman menengah. Getaran gelombang gempa yang biasa disebut dengan gelombang seismik mempunyai sifat semakin dalam pusat kejadiannya, dia akan memiliki sifat penetrasi yang lebih luas, dan energk gelombang badannya menjadi lebih besar dibadingkan dengan gempa dangkal. Ingat gempa bumi yang terjadi di pantai utara Indramayu dengan kedalaman lebih dari 600 km, walau kekuatannya sepert igempa yang kedaua diatas, getarannya dirasakan sampai kota-kota : sepanjang pantura Jawa, Batam, Singapura dan Kualalumpur di barat dan sampai dirasakan di Denpasar dan Mataram di sebelah timur. Penulis Dosen Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Tanggerang Selatan
1 - 7 Mei - 2017
6
BALI SEPEKAN
Pantai Teluk Gilimanuk Dipenuhi Sampah
MPB/ina
Warga Minta Perbaikan Jalan PERBAIKAN jalan hotmik di Dusun Alengkong Desa Songan Kintamani yang rencananya dikerjakan tahun 2016 gagal terlaksana. Penyebabnya, kondisi medan yang sulit sehingga tidak ada rekanan yang berani mengambil proyek tersebut. Apabila tahun ini rencana hotmik jalan kembali gagal terealisasi, warga setempat berharap pemerintah melakukan perbaikan jalan tersebut dengan rabat beton. Kepala Dusun Alengkong, Nengah Mandiasa, belum lama ini mengungkapkan jalan rusak di wilayah dusunnya mencapai tiga hingga empat titik. Kerusakan sudah cukup parah bahkan
jalan nyaris tidak bisa dilalui kendaraan. Tak hanya aspalnya yang mengelupas, hampir seluruh batu geladak yang ada di jalan tersebut sudah lepas dan berhamburan. ‘’Kerusakannya sudah sejak empat tahunan terakhir,’’ ungkapnya. Mandiasa mengatakan, sebagai dampak dari kerusakan jalan tersebut warga selama ini cukup kesulitan untuk menjual hasil pertaniannya. Sebagian besar petani selama ini terpaksa menjual murah hasil pertaniannya karena hanya sedikit pengepul yang mau membeli hasil pertanian langsung ke Alengkong. l Swasrina
PANTAI di Teluk Gilimanuk menjadi salah satu tempat kunjungan bagi masyarakat. Bukan saja di Jembrana, melainkan juga dari daerahdaerah tetangga di Jawa Timur. Pemandangan alam dipadu dengan penataan Taman Patung Siwa mengundang daya tarik wisatawan. Sayangnya, permasalahan sampah di pantai Teluk Gilimanuk masih menjadi pekerjaan rumah. Dari pengamatan, masyarakat yang berkunjung di taman pintu masuk Bali itu sangat ramai. Bukan saja warga yang melintas dari Jawa, namun warga Jembrana yang sengaja berkunjung untuk berekreasi. Penataan dan kebersihan di areal taman masih terjaga, tetapi tidak dengan kondisi Teluk Gilimanuk. Sampah kiriman terlihat menumpuk di pinggir pantai, terutama sampah plastik. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jembrana I Nengah Alit saat dikonfirmasi, Minggu (16/4) lalu tidak menampik kondisi tersebut. Menurutnya, pemerintah sudah berupaya melakukan penataan atau revitalisasi di sejumlah wisata alam yang memiliki potensi, termasuk di Gilimanuk. Namun, untuk masalah sampah, pemicunya adalah kesadaran masyarakat sendiri. Dari tiga potensi MNC yang diperlukan untuk bersama-sama, yakni man (orang), nature (alam) dan culture (kebudayaan), tinggal satu yang perlu dibenahi, yakni kesadaran individu. l Surya Darma
Bus Terperosok, Belasan Penumpang Luka-luka SEBANYAK 15 orang penumpang terpaksa dilarikan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Buleleng, Sabtu (15/4) malam lalu, karena bus yang ditumpangi terperosok di Gitgit. Dua di antaranya mengalami luka berat, sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Belasan penumpang itu terluka setelah bus PO Vertikal dengan nomor polisi AA 1728 DD yang mereka tumpangi untuk mengikuti study tour ke beberapa daerah
di Bali mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sekitar pukul 20.00 Wita. Dugaan sementara, bus yang dikendarai oleh Suwandi Hariono (33) asal Kediri, Jawa Timur (Jatim) tersebut mengalami rem blong saat melintas di kilometer (km) 7-8 wilayah Banjar Dinas Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Bus ini mengangkut rombongan siswa study tour akan pulang ke Kediri melalui Buleleng. Tercatat ada 54 penumpang
yang merupakan siswa SMK Bakti Mulya Kabupaten Kediri dan tiga orang guru pendamping. Nahas, ketika melintas di lokasi kejadian, bus terperosok ke dalam parit sekitar dua meter di sisi jalan. Kasat Lantas AKP Adi Sulitiyo Utomo, seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya mengatakan, dari penyelidikan awal pengemudi tidak bisa mengendalikan bus karena rem blong. l Mudiarta 1 - 7 Mei - 2017
7
7
LAPORAN UTAMA
Guru Bukan Robot Besi
D
unia pendidikan saat ini mendapat tantangan yang sangat berat di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi. Ke depan perlu ada langkah-langkah yang strategis semua stakeholder dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Menurut praktisi pendidikan dari Undiksha, Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd., salah satu penyakit dunia pendidikan yang belum bisa dientaskan secara utuh dan menyeluruh selama ini adalah “komitmen kinerja dan profesionalisme serta tolak ukurnya”. Hal ini terjadi karena semenjak bidang pendidikan diserahkan kewenangan tata kelolanya kepada pemerintah daerah kabupaten/kota, dunia pendidikan tidak bisa steril dari pewarnaan politik yang tumbuh subur di era otonomi. Dan hal ini telah memicu semakin semrawutnya praktikpraktik pendidikan serta berdampak pada bangunan komitmen serta profesionalisme para pekerja pendidikan di lapangan. Di sisi lain, lanjutnya, kebijakan pembangunan pendidikan nasional serta tantangan serta tuntutan masyarakat global, menagih dunia pendidikan untuk selalu berbenah dan meningkatkan capaian mutunya secara gradual. Maka yang terjadi adalah lahirnya berbagai kebijakan inovasi pendidikan dengan biaya triliunan rupiah. Namun, hal itu bukannya menyelesaikan atau mengurai masalah pendidikan di lapangan, justru melahirkan problematika baru bagi praktekpraktek pendidikan. Hal ini, sebutnya, berimplikasi langsung terhadap capaian mutu pendidikan itu sendiri. “Salah satu masalah utama para pekerja pendidikan di lapangan yang sulit diurai adalah tagihan beban kinerja minimal 24 jam tatap muka sesuai dengan UU guru dan dosen. Hal ini secara praktis ”Salah satu masalah utama para pekerja pendidikan di lapangan yang sulit diurai adalah tagihan beban kinerja minimal 24 jam tatap muka sesuai dengan UU guru dan dosen. Hal ini secara praktis telah memasung dan menjadikan para guru layaknya robot besi tanpa ruang kreativitas yang memadai.”
8
telah memasung dan menjadikan para guru layaknya robot besi tanpa ruang kreativitas yang memadai,” ujarnya. Ia mengatakan karena hampir semua waktunya digunakan untuk mengejar capaian 24 jam tatap muka, para dosen pada umumnya agak sedikit abai dalam merencanakan dan menindaklanjuti hasil tatap muka yang dilakukannya. Padahal proses pendidikan bukan semata ditentukan oleh bagaimana pendidikan itu dilakukan di depan kelas semata, namun juga sangat ditentukan oleh bagaimana proses itu direncanakan dan ditindaklanjuti setelah tatap muka itu terlaksana. “Karena telah menjadi UU, dan di sinilah kepekaan para legislator (DPRD, DPR, dan DPD) dipertaruhkan jika kita memang ingin secara sungguh-sungguh menjadikan pendidikan di Indonesia ini bermutu dan mampu bersaing
dalam konstelasi global,” katanya. Terkait perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan, ia menilai secara umum telah cukup baik dan terencana. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana alokasi dana pendidikan itu secara tegas ditetapkan dalam APBN minimal 20 %, serta upaya peningkatan kesejahteraan guru melalui program sertifikasi, alokasi peningkatan sarana dan prasarana, dana BOS, program hibah akademik maupun non akademik, serta penatakelolaan SMA/SMK ke pemerintah provinsi serta kebijakan lainnya, meninjukkan bahwa secara standar lembaga pendidikan telah memperoleh perhatian yang serius. Persoalannya adalah keberpihakan pemerintah pusat (Jakarta) dengan berbagai inovasi kebijakan terkait dengan mutu itu belum serta merta diikuti dengan konsisten oleh pemerintah daerah kabupaten/kota sebagai punggawa tata kelola di lapangan. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya adalah sebaran tenaga-tenga manajer dan administrator pendidikan yang tidak merata, implikasi politik otonomi, goodwill pemerintah daerah terhadap pendidikan, serta sistem penjaminan mutu yang terkesan sporadis walau telah dikemas secara administrative system. “Ke depan diperlukan adanya “bahasa yang sama” dan “komitmen kebangsaan” dalam pembangunan pendidikan, manakala kita ingin menjadikan lembaga pendidikan sebagai lembaga bangsa yang nantinya mampu melahirkan manusia-manusia Indonesia yang cerdas dan berpotensi untuk membawa bangsa dan negara ini bersejajar dengan bangsa maju di dunia,” ujarnya. l Mudiarta
Prof Lasmawan
1 - 7 Mei - 2017
8
Pintar Bukan Jaminan Pekerjaan Bagus Ke depan, orang yang pintar tidak dijamin mendapatkan pekerjaan yang semestinya. Hal itu karena pandangan masyarakat berubah tentang pendidikan. Pandangan masyarakat seperti itu, maka sekolah pun asal-asalan. Yaitu mencari sekolah yang cepat, murah, mudah, lalu ijazah pun keluar. “Yang penting saya dapat gelar sarjana atau magister. Hanya status sosial, sebagai syarat sebagai melamar pekerjaan,” kata Prof. Gede Sri Darma, D.B.A, Rektor Undiknas, Kamis (20/4). Dalam dunia industri atau dunia kerja, “boss” tidak hanya mencari orang yang pintar. Tapi juga orang yang cakap, sopan, ramah, disiplin. “Pintar dalam softskill yang utama sekarang, bukan pintar hardskill,” cetusnya. Sementara kampus atau sekolah selama ini memberikan porsi pengembangan softskill lebih sedikit daripada hardskill. “Diajarkan matematika, ilmu pengetahuan tapi sopan santun tidak
diajarkan, tidak diberikan contoh oleh guru. Guru sendiri tidak sopan santun, berkata kasar, guru atau dosen pun tidak pernah memberikan contoh dispilin waktu,” bebernya. Maka dari itu, siswa/mahasiwa belajar sendiri di lingkungan. Sekolah harus lebih banyak memberikan porsi pengembangan softskill agar seimbang dengan hardskill. Kemampuan softskill, yaitu kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, kejujuran, sopan santun. Segala pengetahuan yang tidak terukur harus diberikan porsi seimbang dengan kemapuan matemika, bahasa Inggris, IPA, IPS. Karena tidak ada keseimbangan antara hardskill dan softskill itulah, orang berbondong-bondong hanya menari gelar semata. Dengan sudut pan-
dang masyarakat seperti itu, maka sekolah atau pengelola pendidikan pun memiliki sudut pandang memberikan pendidikan murah. “Toh juga dia tidak ingin belajar, ingin cepat tamat, ya sudahlah kampus yang tidak melakukan proses, berikan sajalah yang murah,” selorohnya. Akibatnya tidak ada kelas dan perkuliahan sehingga ada kampus yang mengabaikan proses pembelajaran. Hanya ikut ujian padahal kualitasnya jauh dari harapan. Jika demikian, kedua pihak pun salah. Kedua belah pihak baik masyarakat maupun pengelola pendidikan harus memulai untuk melakukan perubahan. “Kampus harus tegas pada masyarakat yang hanya mencari pendidikan murah, cepat, mudah, jangan luluskan mahasiswa itu. Kalau tidak ada niat untuk sekolah, jangan sekolah,” tegasnya. Begitu juga pada pengguna lulusan/pemerintah/industri juga harus merubah pandangan. “Jangan hanya mencari paper. Mestinya harus diukur kemampuan dia secara langsung,” tukasnya. l Citta Maya
1 - 7 Mei - 2017
9
9
LAPORAN UTAMA
Mengawal Nasib Guru Kontrak
A
ngka pencairan gaji guru SMA/SMK non-PNS atau kontrak kini memang sudah terus bergerak. Pasalnya, usulan pencairan gaji mulai banyak masuk ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali. Namun, di balik berita gembira itu, ada satu fakta pahit yang tidak bisa ditutupi. Di mana, gaji guru non PNS sempat menunggak atau belum dibayarkan hingga tiga bulan. “Sepanjang belum ada usulan dari satuan pendidikan atau dari masingmasing sekolah di mana guru-guru tersebut mengabdi, Dinas Pendidikan tidak mungkin bisa memproses,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani di Denpasar, belum lama ini. Kusuma Wardhani menambahkan, guru kontrak harus bekerja terlebih dahulu sebelum menerima gaji. Itupun harus disertai dengan SK dari gubernur dan ada usulan gaji yang diajukan sekolah ke Dinas Pendidikan. Sebab, sekolah yang paling paham mengenai jam mengajar guru kontrak tersebut. Guru yang mengajar di atas 24 jam seminggu akan dibayar sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP). Sedangkan di bawah ketentuan itu, dibayar Rp 50.000 per jam. “Sebelum ada pengusulan, kami tidak mungkin mencairkan gaji guru kontrak tersebut. Yang paling tahu guru ngajar 10 jam, 24 jam dan seterusnya, ya pihak sekolah,” tegasnya. Anggota Komisi IV DPRD Bali I Gusti Putu Budiartha menilai Dinas Pendidikan kurang tanggap menyikapi lambatnya pencairan gaji guru kontrak. Sebab dari pantauannya di lapangan, baik guru maupun kepala sekolah masih banyak yang belum memahami administrasi. Inilah yang kemudian menyebabkan gaji guru belum dibayar hingga tiga bulan. “Itu kendala yang pertama sehingga terjadi salah tafsir dalam rangka mencairkan gaji guru. Tapi, itu kan masih bisa diperbaiki,”
10
ujar politisi PDI Perjuangan dari Pedungan, Denpasar, ini. Menurut Budiartha, Dinas Pendidikan semestinya memberikan pengarahan agar para guru dan kepala sekolah memiliki pemahaman tentang administrasi pengusulan gaji. Dengan demikian, proses itu bisa diselesaikan dengan cepat. Kepala Dinas Pendidikan juga harus melakukan jemput bola. Bukan malah membiarkan masalah keterlambatan gaji menjadi berlarut-larut. “Menurut saya memang tanggapan dari kadis seolah-olah tidak serius. Padahal, kalau para guru dan kepala sekolah sudah diberikan bimbingan teknis, mereka sudah siap,” imbuhnya. Uang dalam APBD, kata dia juga sudah siap untuk dicairkan. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan harus segera memberikan bimbingan secara teknis. Kalau perlu secara rutin dan berkala memanggil kepala sekolah untuk diberikan bimbingan teknis sehingga mereka memiliki pemahaman secara administrasi terkait pencairan gaji guru kontrak tersebut. l Rindra
TIA Kusuma Wardhani
1 - 7 Mei - 2017
10
Berdayakan Komite Sekolah MAJU tidaknya sebuah sekolah tidak hanya ditentukan pemerintah daerah semata. Namun, juga kerap ditentukan oleh inisiatif komite sekolah dalam membantu merealisasikan programprogram sekolah. Untuk membantu membangun pendidikan, komite sekolah wajib diberdayakan. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Karangasem Gusti Ngurah Kartika, belum lama ini. Setelah naik dari jadi pengawas sekolah menjadi Kepala Dinas, kartika mengaku ingin sekali membangkitkan peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memajukan sekolahnya. “Komite sekolah harus lebih diberdayakan. Jangan lagi ada kesan komite sekolah hanya jadi tukang stempel. Bertugas hanya saat dibutuhkan saja,� tegasnya. Dia ingin sekali komite sekolah punya inisiatif untuk dalam terus meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar di sekolahnya masing-masing hingga meningkatkan fasilitas dan infrakstrukturnya yang bermuara pada peningkatan prestasi siswa dan sekolah. Seperti diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI sudah menerbitkan Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Pemberlakuan peraturan itu guna meningkatkan mutu sekolah. Dalam Permendikbud tersebut diatur mengenai revitalisasi peran dan fungsi komite sekolah. Salah satu yang diatur dalam permen itu adalah partisipasi komite sekolah untuk memberikan sumbangan dan bantuan bagi sekolah. Dengan adanya Permendikbud tersebut, kata Kartika, posisi komite sekolah tidak lagi di bawah kepala sekolah, melainkan sebagai penyeimbang pihak sekolah. Dalam praktiknya, komite sekolah bisa mengupayakan untuk merealisasikan aspirasi orangtua siswa. Tujuan dari Permendikbud ini, agar sekolah lebih mandiri dan tidak hanya bergantung kepada Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Melalui Permendikbud ini, permintaan sumbangan tidak hanya dititikberatkan dari orangtua siswa, tetapi bisa dari alumni, pihak perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau orang-orang yang peduli terhadap pendidikan. l Bagiarta
MBP/bagiarta
Gusti Ngurah Kartika 1 - 7 Mei - 2017
11
PENDIDIKAN
P
UNHI Lahirkan Lulusan
eran Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui dunia pendidikan, cukup strategis. Unhi telah banyak menghasilkan SDM yang memiliki kompetensi di bidang ilmu agama dan kebudayaan, ekonomi, biologi, kesehatan Ayurweda, teknik dan pendidikan agama dan seni. Tak hanya SDM di Bali, Unhi telah pula banyak meluluskan sarjana dan pascasarja dari luar Bali. ‘’Melalui kompetensi yang dimiliki, lulusan yang dihasilkan tentu memiliki peran strategis dalam pembangunan Bali atau pembangunan nasional,’’ ujar Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi (Badan Penyelenggara Unhi) Dr. AA Ngurah Gede Sadiartha, S.E., M.M. dan Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A., kepada Majalah Bali Post. Lanjut AA Sadiartha dan IB Dharmika, Unhi yang berlokasi di Jalan Sangalangit, Tembau, Penatih-Denpasar, saat ini memiliki enam Fakultas yaitu Fakultas Pendidikan Agama dan Seni (F-PAS), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas MIPA (F-MIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Kesehatan (F-Kes) dan Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan (FIAK).
12
1- 7 Mei 2017
‘’Dengan kompetensi yang dimiliki, mempunyai ketangguhan mental, dan memiliki jiwa kewirausahaan, lulusan Unhi akan memiliki kreativitas dan mampu membangun usaha untuk dirinya sendiri, atau bahkan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Ini amat sejalan dengan harapan Menristek Dikti dan Kopertis Wilayah VIII.’’ Dr. AA Ngurah Gede Sadiartha, S.E., M.M.
FPAS memiliki empat program studi (prodi) yaitu Prodi Pendidikan Agama Hindu, Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu, Prodi Pendidikan Seni Kerawitan Keagamaan Hindu, dan Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu. FE memiliki dua Prodi, yaitu Prodi Akuntansi dan Prodi Manajemen, F-MIA dengan Prodi Biologi, FT dua Prodi yaitu Teknik Sipil dan Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi), F-Kes memiliki satu Prodi, yaitu Kesehatan Ayurweda, dan FIAK dengan dua prodi, yaitu Prodi Ilmu Filsafat Hindu dan Prodi Hukum Agama Hindu. ‘’Kini ketika dihadapkan pada kondisi global, lulusan perguruan tinggi, termasuk Unhi, diharapkan memiliki daya saing yang
tinggi, di samping memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. Dalam konteks itu Unhi telah melakukan berbagai terobosan yang ditajamkan melalui kurikulum KKNI dan dimatangkan melalui kegitan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM),’’ ujar Sadiartha. Dikatakan, Unhi memiliki 14 UKM untuk mengembangkan bakat dan minat mahasiswa. Pengembangan potensi melalui UKM ini sesungguhnya dalam upaya meningkatkan dedikasi, disiplin, loyalitas, kerja sama tim, kemampuan manajemen dan ketangguhan mental mahasiswa. Jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) mahasiswa juga dikembangkan, sehingga lulusan Unhi juga tak hanya menjadi pencari kerja (job seekers) tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri (job creator). ‘’Dengan kompetensi yang dimiliki, mempunyai ketangguhan mental, dan memiliki jiwa kewirausahaan, lulusan Unhi akan memiliki kreativitas dan mampu membangun usaha untuk dirinya sendiri, atau bahkan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Ini amat sejalan dengan harapan Menristek Dikti dan Kopertis Wilayah VIII,’’ ujar AA Sadiartha. Dalam menghasilkan lulusan yang demikian, Yayasan Widya Kerthi mendorong para dosen untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan ke jenjang S-3 dan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. Saat ini Unhi telah memiliki 40 doktor dan 12 profesor. Ke depan diharapkan semakin banyak dosen Unhi bergelar doktor. Dengan demikian Unhi mampu menghasilkan SDM yang semakin berkualitas dan mampu menghadapi tantangan yang semakin berat ke depan. Unhi juga akan memperkuat prodi yang telah menjadi ikon seperti Ayurweda dengan meningkatkan kualitas para dosen. Di samping mendorong para dosen meningkatkan dan mengembangkan budaya penelitian. Hasil penelitian itu kemudian dipublikasikan dalam jurnal nasional maupun internasional, sehingga bermanfaat bagi masyarakat. Demikian strategisnya peran Unhi dalam pembangunan SDM, pihaknya berharap masyarakat yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikannya pada jenjang strata 1
Kompeten dan Berdaya Saing (S-1), program magister (S-2) dan program S-3, dipersilakan bergabung dengan Unhi. Khusus untuk pendidikan jenjang S1, pendaftaran calon mahasiswa baru sudah dibuka mulai 13 Maret hingga 4 Agustus 2017. Rekrutmen calon mahasiswa baru Unhi melalui dua jalur yaitu jalur prestasi dan jalur reguler atau umum. Melalui jalur reguler pendaftaran melalui tiga gelombang. Pendaftaran gelombang I mulai 13 Maret hingga 12 Mei, gelombang II mulai 15 Mei-14 Juli dan gelombang III mulai 17 Juli hingga 4 Agustus 2017. Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A. menambahkan, Unhi terus berupaya meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi, salah satunya penelitian. ‘’Kami
akan makin memantapkan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, salah satunya penelitian. Para dosen kami dorong untuk meningkatkan kegiatan penelitian dan hasilnya dipublikasikan baik pada jurnal nasional, bahkan internasional. Dosen juga didorong untuk membuat buku. Upaya ke arah itu kami rangsang atau support melalui anggaran. Kemudian hasil penelitian itu diharapkan dapat berguna bagi kepentingan masyarakat. Dengan demikian Unhi bisa menjadi menara air, bukan menara gading,’’ ujarnya. Dalam konteks menjalankan tri dharma perguruan tinggi, Unhi telah menjalin kerjasama akademik dengan beberapa institusi pendidikan tinggi baik di dalam,
maupun di luar negeri. Dengan institusi pendidikan tinggi luar negeri dan luar Bali, Unhi bekerja sama dengan PRIF HSPK Frankfrut Jerman, Sri Chandrasekharendra Saraswati Viswa Mahavidyalaya (SCSVM) Chenai India, Dev Sanskrit Viswavidyalaya (DSVV)Haridwar India, International Centre for Culture Studies (ICCS), Naresuan University Thailand dan ISI Yogyakarta. Dengan upaya dan terobosan yang dilakukan, Unhi diharapkan dapat menjalankan visinya menjadi universitas unggulan di Indonesia dan pusat pengkajian dan pengembangan agama dan budaya Hindu terbaik di kawasan regional. l Subrata
1- 7 Mei 2017
13
Hadapi Pendidikan Masa Depan
Undiknas Bervisi Global, Smart, Digital
14
1- 7 Mei 2017
U
ndiknas ingin terbang ke era globalisasi. Bali merupakan daerah tujuan wisata. Orang ingin datang ke Bali baik belajar budaya, bahasa dan perilaku masyarakat Indonesia khususnya Bali untuk sebuah misi khusus. “Mereka ingin belajar karena ingin melemparkan produk-produk yang mereka produksi. Barang yang mereka buat ingin diketahui, dilempar ke Bali, seperti apa sih perilaku konsumennya,” tutur Prof. Gede Sri Darma, D.B.A., Rektor Undiknas, Kamis (20/4). Oleh karena itu, Bali menjadi tumpuan orang asing untuk belajar bisnis, konsumen dan budayanya. Karena menjadi tumpuan, 2 Perguruan Tinggi (PT) di Australia ingin bekerjasama dengan Undiknas. Undiknas dipilih karena bersifat nasional. “Mereka ingin belajar berbagai hal di Undiknas. Dan itu akan diwujudkan semester depan,” katanya. Ia mengatakan mereka sadar Bali akan menjadi incaran banyak orang, karena sembari belajar dapat berwisata atau sebaliknya. Maka dari itu, hal ini menjadi tujuan utama Undiknas di masa depan. Undiknas memiliki tagline global, smart,
digital. Semua civitas di Undiknas harus berpikir global. Karena nantinya Undiknas tidak hanya menerima mahasiswa lokal tapi juga asing. “Target kami se-Asia Tenggara datang ke sini satu kelas. Dari Thailand, Malaysia, Cina, dll,” cetusnya. Konsep global dipilih karena bumi tidak lagi bulat tapi sudah datar. Semua orang bisa bepergian dan belajar di mana-mana melalui online, smartphone. Oleh karena itu, untuk tempat (fisik), mereka akan memilih Bali karena alamnya indah. Konsep smart dipilih karena Undiknas ingin mencetak lulusan yang mampu berdaya saing. Tidak hanya bersaing dengan suku bangsa yang ada di Indonesia tapi suku bangsa dari negara lain. Konsep digital dipilih karena di era modern, smartphone dimiliki semua orang. Layanan digital sekarang berkembang dimanfaatkan oleh masyarakat. Seperti gojek, grab, uber.dll. Mestinya pendidikan berbasis digital. Kuliah tidak perlu bertatap muka tapi cukup dengan dosen merekam kuliahnya. Kemudian diupload di Youtube atau media sosial. Sehingga mahasiswa tidak ketinggalan pelajaran ketika tidak hadir mengikuti
kuliah. Digital merupakan alat. Alat yang menjadikan cepat, mudah, efektif, efisien. Namun banyak yang menyalahgunakan alat tersebut. Alat yang dapat digunakan untuk mengembangkan diri. Namun untuk dapat menggunakan alat tersebut agar bermanfaat, diperlukan kesadaran diri setiap mahasiswa dalam pemanfaatan alat tersebut. Sementara dosen hanya mediator ilmu pengetahuan. “Mahasiswa gurunya adalah ‘Mr Yahoo’ dan ‘Mr. Google’. Maka cara pengajarannya pun tidak seperti dulu,” tandasnya. Diskusi diperbanyak sehingga pemahaman mahasiswa menjadi lebih baik. Dengan konsep tersebut, Undiknas masuk pada peringkat 73 tahun dari 3.320 PT di Indonesia versi Kemenristek Dikti tahun 2016. Hal ini menunjukkan Undiknas berada pada 100 besar di Indonesia. Ke depan ia yakin, Undiknas masuk 50 besar di Indonesia. Bahkan targetnya 500 besar tingkat Asia. Dengan prestasi tersebut, kualitas pendidikan di Indonesia tidak perlu diragukan. l Citta Maya
1- 7 Mei 2017
15
Jaga Eksistensi Pendidikan
Undiksha Bergerak, Tingkatkan Pengelolaan Manajemen Lembaga
U
niversitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Buleleng yang mulai dikenal tidak saja di Bali tetapi mulai dikenal di luar daerah. Universitas yang dikenal dengan sebutan “Kampus Seribu Jendela� sejauh ini telah melakukan berbagai perbaikan seperti meningkatkan sarana prasana, teknologi pendidikan, hingga menggenjot kinerja sumber daya manusia (SDM) tenaga dosen. Kerja keras yang dilakukan ini tidak lepas karena persaingan bidang pendidikan tinggi yang semakin ketat. Bahkan, memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean
16
1- 7 Mei 2017
(MEA), Undiksha sendiri mulai bergarak maju agar tidak tersisih di era MEA tersebut. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. di ruang kerjanya Kamis (20/4), mengatakan sejak lembaga ini menyandang predikat universitas telah menjalankan perannya sebagai lembaga pendidik pencetak tenaga guru. Perannya ini terbukti dari ribuan lulusan telah dicetak dan telah terserap dalam di dunia kerja, baik sebagai pendidik maupun non kependidikan. Bahkan lulusannya telah menjadi wirausaha mandiri yang menciptakan lapangan pekerjaan. Dalam menjalankan perannya itu, Undiksha tetap konsiten
menjaga eksistensi pendidikan terutama SD, SMP, dan SMA/SMK. Ini dilakukan sesuai tuntutan pemerintah pusat dimana Undiksha harus bisa menambah program (Prodi) studi baru. Pembukaan prodi baru untuk memenuhi tuntutan pemerintah pusat itu dilakukan dimana setiap tahun Undiksha membuka prodi baru. “Untuk menjaga eksistensi pendidikan di Bali secara umum kami sudah melakukan upaya dimana setiap tahun program studi baru kita buka. Kalau dari jenisnya mengikuti tuntutan pusat memang terbatas pada desan teknologi, enjenering, dan matematika dan di laur itu sudah kita penuhi, sehingga tugas kami menjaga eksistensi pendidikan bsia diwujudkan,” katanya. Menurut Jampel, upaya lain yang juga dilakukan dalam menjaga eksistensi pendidikan itu Undiksha juga berkomitmen merealsiasikan visi dan misi yang telah dirancang sebelumnya. Visi dan misi itu tuntas direalsiasikan tahun 2045 mendatang. Akan tetapi pihaknya menggenjot pencapaian visi dan misi itu dapat diwujudkan 2019 mendatang. Percepatan pencapaian visi dan misi itu bersamaan dengan era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Untuk menggapai target tersebut, sejauh ini Undiksha sudah melakukan upaya mulai peningkatan akreditasi untuk mendapat pengakuan masyarakat luas, kuwalitas SDM, melengkapi sarana dan prasarana pendidikan, dan penerapan menejemen lembaga berbais teknologi informasi komputer (TIKred). “Kami dorong bagaimana dosen kami dari jenjang terbawah sampai atas untuk meningkatkan kualifikasi pendidikanya. Sisi TIK juga kami garap dengan apliaksi menejemen lembaga semua berbasis online dan tidak ketinggalan perbaikan sarana ruang kuliah, laboratorium (LAB) kami keluarkan dana besar, sehingga sekarang semua ruang kuliah nyaman, sehingga pembelajaran dan hasilnya bisa dijamin,” katanya. Sementara itu, khusus menyongsong MEA, Jampel menyatakan mulai tahun ini pihaknya merancang pelaksanaan praktek pengenalan lapangan (PPL-red) bagi mahasiswanya di luar negeri. Tahun pertama pihaknya mentargetkan ada 25 orang mahasiswa di tujuh fakultas yang ada difasilitasi untuk melaksanakan PPL di luar negeri minimal di Asia. Hanya saja, program PPL di luar negeri ini masih menentukan pola karena antara
program studi yang ada di Undiksha tidak seluruhnya ada di kampus di luar negeri. Meski demikian, pihaknya mantargetkan minimal ada empat mahasiswa dari tujuh fakultas yang dibuka oleh Undiksha saat ini. Mengapa merancang PPL di luar negeri? Jampel menyatakan sasaran program ini murni untuk meningkatkan mutu lulusan. Apalagi menginjak pada MEA dimana persaingan itu bisa saja lulusan perguruan tinggi asing mengajar di Indonesia. Agar tidak saja dosen asing datang ke tanah air, sehingga dosen dalam negeri juga harus berani mengajar di luar negeri. Untuk membekali kemampuan itu, mahasiswa bisa meningkatkan kemampuan intelektualitasnya melalui program PPL di luar negeri tersebut. “Kita tidak ingin “dijajah” dan lulusan luar negeri mengajar di daerah kita. PPL di laur negeri dan kita siapkan biayanya yang kita rancang Rp 25 juta per orang atau lebih nanti bisa kita sharing dengan mahasiswa, sehingga wawasan bertambah dan berani bersaing dengan mengajar di luar negeri,” imbuh Jampel. l Mudiarta
1- 7 Mei 2017
17
Maknai Hardiknas
Perguruan Tinggi Ditantang untuk Meningkatkan Riset
P
erguruan tinggi sejatinya menjadi tumpuan terbesar dalam mencetak kelas menengah. Artinya, orangorang yang nanti akan mampu berjuang membawa bangsa ini ke depan adalah mereka yang mempunyai pendidikan cukup. Kendati, pendidikan di perguruan tinggi bukanlah satu-satunya jalan untuk mencapai hal itu. “Tapi boleh dikatakan, perguruan tinggi adalah salah satu cara untuk mempercepat
18
1- 7 Mei 2017
manusia mempunyai kualitas dan kompetensi yang memadai untuk bersaing,� ujar Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.,KEMD saat diwawancara mengenai makna peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei bagi perguruan tinggi, di Denpasar, Jumat (21/4). Suastika menambahkan, perguruan tinggi paling tidak memiliki modal staf atau sumber daya manusia, membangun fasilitas, serta memiliki sistem pembelajaran
dan sistem tata kelola. SDM pendidik atau dosen utamanya harus mulai memikirkan kompetensi hingga tingkat global. Sedangkan untuk anak didik dijaring melalui tes untuk mendapatkan mahasiswa dengan kemampuan bagus. “Lebih penting sekarang kerja institusinya untuk mendidik mereka yang memang secara kualifikasi sudah memadai sebagai mahasiswa,� jelasnya. Unud secara institusi, lanjut Suastika,
saat ini memang sudah memiliki sejumlah prestasi. Di antaranya, masuk dalam peringkat 20 besar universitas di Indonesia dari sebelumnya peringkat 57 di tahun 2013. Meraih 3 bintang atas penilaian QS Stars, bersama segelintir perguruan tinggi. Kemudian, peringkat 9 versi Webometric yang sudah diakui dunia, serta mendapat predikat terbaik dalam tata kelola keuangan sebagai Badan Layanan Umum dari KPPN Denpasar. Penghargaan terakhir mencerminkan bila universitas yang sudah terakreditasi A secara institusi ini tidak hanya fokus di pendidikan dan riset, tapi juga memiliki tata kelola keuangan yang baik. Tahun 2017 dan 2018, Unud juga menargetkan beberapa prodi di Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ekonomi akan terakreditasi internasional. Paling tidak pengakuan dari Asean University Networking. Kendati demikian, Suastika mengakui masih banyak hal yang harus diperjuangkan dan ditingkatkan. Pertama, kualifikasi dosen harus ditingkatkan melalui persyaratan minimal pendidikan S-3. Selain itu, dosen haruslah seorang yang tangguh, tidak
hanya mengajar, tapi juga melakukan riset. Inilah yang masih menjadi tantangan utama, walaupun dana riset sudah ditingkatkan dari 5% lalu 10% dan kini 15% dari penghasilan kampus. “Ke depan riset ini sangat penting. Satu untuk bahan pembelajaran, kedua tentu mensupport pemerintah dalam pengembangan berbagai hal. Termasuk juga perkembangan ekonomi karena dari riset itu akan menghasilkan temuan-temuan yang kira-kira bisa membawa satu negara untuk penetrasi dalam bidang apapun,” terangnya. Suastika melihat negara-negara maju karena riset dan developmentnya kuat sekali dan terkait dengan industri. Namun, di Indonesia dan Bali khususnya, riset bisa dikatakan lemah. Kerja sama riset dengan pengembang-pengembang industri saat ini masih kecil jumlahnya. Baik dari segi jumlah uang, maupun kerja samanya masih relatif rendah. Antara pengembang industri dan perguruan tinggi masih berjalan sendirisendiri. Padahal, Unud misalnya memiliki potensi besar untuk menyumbang hasil riset pada bidang industri pariwisata dan pertanian yang menjadi keunggulan Bali.
“SDM Udayana lumayan, cuma kalau tidak dipicu, kadang-kadang orang diam. Kendala selalu klasik, dana, tapi tidak semata-mata itu. Jangan keterbatasan dana yang ada di dalam itu dijadikan alasan, karena dari pemda, kemudian dari luar negeri, dari pemerintah pusat, banyak dana riset kalau mau kita berinovasi,” jelasnya. Suastika berharap, momentum Hardiknas 2 Mei tidak sekadar diisi dengan upacara bendera. Para pemimpin universitas seperti rektor, wakil rektor, guru besar mestinya tidak berhenti untuk berpikir dan berinovasi. Dari segi aspek pendidikannya sendiri, bagaimana mengembangkan strategi-strategi pendidikan yang lebih baik sehingga menghasilkan SDM yang lebih baik, dan inovatif. “Kita sendiri sebagai dosennya juga harus memberikan contoh bagi anak-anak didik. Contoh dalam kaitan apakah itu wawasan pengetahuannya, kemudian juga kinerjanya, tekad bekerja supaya bisa menjadi model mereka. Kalau ngomong saja siapa yang percaya,” pungkasnya. l Rindra
1- 7 Mei 2017
19
AKTIVITAS BUPATI KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dewa Gede Darmawan menghadiri kegiatan bimtek mengenai pendidikan keluarga dan karakter di satuan pendidikan di Graha Purwaka Pangi Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Senin (17/4). Bimtek ini bertujuan untuk mempercepat proses pencapaian visi misi Presiden Republik Indonesia yakni terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.
MBP/ist
WAKIL GUBERNUR - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menghadiri puncak Pujawali Utama Padudusan Agung Pura Desa, Desa Adat Sumerta, Denpasar, Jumat (7/4). Kehadiran Wagub Sudikerta disambut antusias oleh krama yang memadati pura, bahkan sebagian ber-selfie dengan mantan Wakil Bupati Badung ini. Dalam sambutan yang dibacakan Wagub Sudikerta, Gubernur Bali memberikan apresiasi kepada krama adat Sumerta yang sudah melaksanakan upacara padudusan agung.
MBP/ist
MBP/ist
PNB - UPT Lab Bahasa Politeknik Negeri Bali (PNB) yang dibentuk sejak lama sudah menjalankan berbagai program. Program-program tersebut dilaksanakan dengan tujuan mencapai visi misi menjadi lembaga pendidikan vokasi yang berdaya saing internasional dan mengabdi kepada masyarakat umum. Ketua Unit Lab Bahasa Pusat PNB I Wayan Dana Ardika, S.S., M.Pd. saat ditemui, Rabu (12/4) mengatakan sebelumnya sudah dilaksanakan workshop pengembangan kurikulum, seminar nasional kebahasaan, studi banding di kampung bahasa Inggris di Pare, Kediri, Jawa Timur, serta banyak kegiatan kebahasaan.
20
1- 7 Mei 2017
BPR - BPR Group Sri Partha Bali terdiri atas BPR Sri Partha, BPR Pusaka, BPR Antenk, BPR Ashi, BPR Tish, Toko Boby 76, Money Changer Parta Sedana, KSP Mustika dan Omadream setiap saat melaksanakan kegiatan spiritual di sejumlah Pura Kahyangan Jagat di Bali. Kegiatan spiritual dilakukan Sabtu (8/4) dalam wujud ngaturang bhakti bersama sambil menghaturkan sekadar punia di Pura Agung Besakih (Karangasem) dan Pura Ulun Danu Batur, Kintamani (Bangli) terkait pelaksanaan puncak Karya Agung bertepatan hari Purnamaning Kedasa, Selasa (11/4).
LEVEL 21 MALL - Level 21 Mall terus menunjukkan konsistensinya dalam memfasilitasi serta menjembatani kegiatan dan usaha kreatif sekaligus memasarkan kearifan lokal dalam acara-acara yang diselenggarakan. Kali ini Level 21 Mall bekerja sama dengan DPD Perwira (Perkumpulan Perempuan Wirausaha) Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan ‘’Pesta Batik & Craft’’ yang digarap Event Organizer Panca Kurnia. Istri Gubernur Bali Nyonya Ayu Pastika selaku Ketua Dekranasda dan Penggerak PKK Provinsi Bali membuka resmi acara ini di Main Atrium Level 21 Mall, Senin (10/4).
WABUP JEMBRANA - Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan dan istri beserta jajaran OPD di lingkup Pemkab Jembrana melakukan persembahyangan bersama bertepatan dengan piodalan di Pura Luhur Batukaru, Desa Wangaya Gede Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (8/4). Piodalan jatuh pada Kamis Umanis Dungulan (6/4) atau sehari setelah hari raya Galungan. Kedatangan Wabup Kembang disambut panitia setempat yang mengantar rombongan bersembahyang di Pura Beji serta Pura Luhur Batukaru.
MBP/ist
MBP/ist
BRI - BRI Cabang Denpasar Gajah Mada menyerahkan CSR berupa mobil ambulans kepada Satuan Brimob Polda Bali, Rabu (12/4). Bantuan CSR ini merupakan bentuk implementasi tagline ‘’BRI Peduli Bangga Ber-Indonesia’’. Komandan Satuan Brimob Polda Bali Komisaris Besar Polisi Laksana, S.IK. mengapresiasi bantuan CSR dari BRI Denpasar ini. Ambulans sangat penting untuk memenuhi kebutuhan latihan utamanya bagi anggota Brimob, mengingat latihan yang dilakukan berat sehingga membutuhkan ambulans yang siaga.
MBP/ist
FELICE JEWELLERY - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar Felice Jewellery mulai Selasa (11/4) hingga Jumat (14/4). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. Black Diamond Solitaire dengan harga promo Rp 1,999 juta. Demikian dikatakan Sales Felice Jewellery Bazari, Senin (10/4). 1- 7 Mei 2017
21
BUPATI JEMBRANA Bupati Jembrana I Putu Artha ngaturang bhakti panganyar di Pura Agung Blambangan, Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi, Minggu (16/4). Didampingi istri, Ibu Ari Sugianti Artha, serta para pimpinan OPD Pemkab Jembrana. Pura Agung Blambangan terletak di Desa Tembok Rejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. CAFE LAVENDER - Berpengalaman di luar negeri, remaja putri asal Penebel, Tabanan ini memilih terjun ke dunia usaha, ketimbang menjadi pegawai. Meski usianya 22 tahun, Kadek Putri Medianthari merintis usaha Cafe & Eatery Lavender di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar Timur. Rabu (12/4) digelar soft opening yang dihadiri puluhan undangan.
MBP/ist MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meresmikan Pasar Dawan, Kecamatan Dawan yang baru selesai dibangun, Selasa (11/4). Peresmian ini sekaligus digelar upacara melaspas bertepatan dengan Anggara Umanis Wuku Kuningan Purnamaning Sasih Kadasa. Bupati Suwirta didampingi Plt. Kepala Dinas Perdagangan Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedana, Camat Dawan Anak Agung Gede Putra Wedana serta FKPC Kecamatan Dawan hadir pada peresmian pasar tersebut.
22
1- 7 Mei 2017
kicau mania - Ratusan kicau mania berkumpul di Lapangan Puputan Klungkung, Minggu (16/4). Para pecinta burung ini peserta lomba dan pameran burung berkicau bertajuk “Klungkung Kicau CUP 2017�. Acara ini dibuka langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan dihadiri Wakil Bupati Made Kasta, Wakil Ketua DPRD Klungkung Nengah Ariyanta dan Ketua KNPI Klungkung A.A Gde Anom.
1- 7 Mei 2017
23
AKTIVITAS
RASA DUKA - Musibah yang dialami Rendi Rizaldi (13) saat minum air otomatis di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. Rasa duka juga disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra atas musibah ini yang mendatangi langsung keluarga Rendi di Kamar Jenazah RSUP Sanglah, Jumat (14/4). Pada kesempatan yang sama, Rai Mantra juga menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban Komang Aditya (9) yang terseret arus aliran Sungai Badung di sekitar Perumahan Binoh Permai, Desa Ubung Kaja Denpasar Utara.
MBP/ist
PEGAWAI KONTRAK - Terkait dengan kurangnya tenaga pengajar di Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengambil suatu kebijakan dengan mengangkat tenaga pengabdian menjadi pengawai kontrak. Sedikitnya, 243 tenaga pengabdian di sekolah negeri diangkat jadi pegawai kontrak. Penyerahan SK secara simbolis ini pun dilakukan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (13/4).
REKOMENDASI LKPJ - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, Kamis (13/4), akhirnya memberikan rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung untuk tahun 2016. Bahkan, pengesahan rekomendasi tersebut dilangsungkan dalam Sidang paripurna di kantor DPRD Badung dengan ditandatanganinya dokumen rekomendasi tersebut antara Bupati Badung dengan pimpinan DPRD Badung. Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata.
MBP/ist
NGENTEG LINGGIH - Badung Giri Prasta menghadiri upacara Ngenteg Linggih di Pura Dalem Panglan, Desa Kapal Kecamatan Mengwi, Selasa (11/4). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Mengwi I Gusti Ngurah Jaya Saputra serta tokoh masyarakat setempat. Giri Prasta dalam kesempatan tersebut menyambut baik dan memberikan apresiasi pada pangempon pura yang sudah bergotong royong dalam melaksanakan pembangunan pura dan dilanjutkan dengan upacara Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan lan Mapedudusan Agung.
MBP/ist
24
1 - 7 Mei - 2017
24
MBP/ist
MBP/ist
PADIKSAN - Upacara Rsi Yadnya Padiksan dilakukan Ida Bagus Pangdjaya beserta istri, Ida Ayu Made Udayani di Geria Upapathi Kelurahan Liligundi, Buleleng, Selasa (11/4). Selain keluarga besar, upacara tersebut juga disaksikan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Buleleng dan perwakilan Pemkab Buleleng. Saat ditemui, Pangdjaya menjelaskan keinginannya untuk madiksa tak lain hanya ingin melaksanakan ajaran agama di masyarakat.
UJUNG TOMBAK - Keberadaan Puskesmas di Kota Denpasar telah menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat yang tak terlepas dari perhatian Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini juga tak terlepas dari keberadaan puskesmas masih menjadi pilihan pertama masyarakat dalam memeriksakan kesehatannya. Tidak saja melayani pemeriksanaan umum, namun juga di beberapa puskesmas telah mampu melayani persalinan, rawat inap 24 jam hingga instalasi gawat darurat.
MBP/ist
UNUD - Tahun ajaran 2017/2018, Universitas Udayana tidak lagi menerima mahasiswa baru dari jalur mandiri. Secara umum ada 3 sistem penerimaan mahasiswa baru yaitu SNMPTN, SBMPTN dan jalur mandiri. Jalur SNMPTN, sistem penerimaan tanpa tes. Penilaian dinilai dari aspek prestasi anak didik dan dari rekam jejak sekolah. Kuotanya minimal 30 persen. Sedangkan jalur SBMPTN harus mengikuti ujian tulis sehingga hasilnya berdasarkan ujian tulis. Kuotanya minimal 30 persen dari total daya tampung.
PEMKAB TABANAN - Program Trans Serasi yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan sejak 2014 semakin menuai apresiasi positif dari berbagai kalangan. Selain menjadi contoh penerapan bagi sejumlah daerah lainnya serta Kementerian Perhubungan RI, program di bawah kendali Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabanan ini juga beberapa kali membuahkan prestasi. Terakhir, program ini diganjar penghargaan Government Award 2017 untuk Bidang Pengelolaan Transportasi Publik dari Sindo Weekly setelah beberapa waktu sebelumnya meraih Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan RI. MBP/ist
1 - 7 Mei - 2017
25
25
LENSA
NYURAT
Siswa SD sederajat se-Kota Denpasar tengah menulis aksara Bali dalam gebyar nyurat aksara Bali di depan Pura Jagad Natha, Denpasar. Kegiatan yang diikuti sekitar 1.033 anak tersebut bertujuan untuk membangkitkan minat tulis anak akan aksara Bali.
26 1 - 7 Mei 2017
Bali Post/eka
OLAHRAGA
Demi Olahraga
S
omalia menjadi negeri tempat kelahirannya, sementara Inggris menjadi tempat tinggalnya dan meraih mimpi: menjadi pelari. Zamzam Farah menjalani kehidupan yang unik dan penuh tantangan. Olimpiade London 2012 menjadi oase bagi Farah dibandingkan Mogadishu yang tidak aman bagi dirinya. Ia bertekad tampil di nomor lari 400m di namun diluar dugaan muncul ancaman di jejaring sosial. Ancaman dari kelompok militan itu tidak main-main karena olahraga bukan hal yang normal bagi perempuan. “Saya tidak ingin kehilangan kamu, tapi kamu harus aman. Tak peduli seberapa jauh jarak memisahkan kita semua,” kata Farah mengenang telepon dari ibunya setelah muncul ancaman pembunuhan terhadap putrinya. Insiden yang terjadi lima tahun lalu itu tetap dikenangnya. Fokusnya kini menata hidup baru di Inggris setelah pemerintah memberinya suaka. Bahkan ia diizinkan mengikuti lomba London Marathon. Sebelumnya ia menerima status “Permanent resident” pada 28 Februari 1913 atau enam bulan setelah pelaksanaan Olimpiade. “Saat saya menerima surat tersebut itu sungguh luar biasa. Saya meloncat-loncat kegirangan. Saya sungguh tidak percaya,” katanya. Ia mengakui memulai hidup baru di London bukanlah pilihan tapi sebuah kebutuhan. Ia tidak ingin menikmati begitu saja fasilitas yang diberikan oleh negara. Namun ini persoalan hidup mati dirinya. “Ini hidup yang kelam. Tak boleh pulang (ke Somalia). Tidak mempunyai kebebasan seperti orang-orang lain di dunia. Ini benar-benar menyedihkan,” ujarnya yang bersykur masih bisa hidup aman dan bisa mewujudkan mimpinya. Suatu hari, dia ingin kembali ke kampung halamannya dan menggunakan pendidikan yang diperoleh di Inggris untuk dibagikan ke perempuan-perempuan Somalia lainnya. “Saya bisa menjadi panutan bagi mereka yang tidak memiliki kekuatan untuk mewujudkan apa yang mereka inginkan. “Setiap orang pasti akan mati, tapi anda tidak akan tahu kapan waktunya. Hanya saja jangan mati sebelum anda melakukan apa yang anda inginkan,” kata Farah yang untuk pertama kali mengikuti lari jarak jauh London Marathon sebagai batu loncatan menuju Olimpiade Tokyo 2020. “Saya ingin kembali. Olimpiade mendatang 2020,” janjinya meski tidak tahu akan membela negara mana Somalia atau Inggris, Associated Press. l Yudi Winanto
MBP/ap
Atlet Somalia Zamzam Farah berlatih di stadion Olimpiade London.
1 - 7 Mei 2017
27
OLAHRAGA
Cedera Fatal
MBP/net
Pembalap Inggris Billy Monger.
MBP/ist
WAKIL KETUA DPRD - Wacana Bupati Badung Nyoman Giri Prasta untuk meningkatkan APBD Kabupaten Badung hingga Rp 6 triliun tahun 2018, mendapat apresiasi positif legislator Badung. Pimpinan DPRD Badung juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Badung. Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta, Jumat (7/4), mengatakan wacana untuk meningkatkan pendapatan dan APBD Badung hingga Rp 6 triliun tahun 2018 bukanlah hal yang mustahil.
28 1 - 7 Mei 2017
KECELAKAAN fatal terjadi pada lomba Formula 4 British Championship. Pembalap remaja Billy Monger terpaksa diamputasi kedua kakinya setelah mobil yang dikemudikannya menabrak bagian belakang mobil peserta lain pada lomba di sirkuit Donington Park, Inggris. Pembalap berusia 17 tahun asal Charlwood, Surrey itu sempat terjebak di dalam mobilnya selama 90 menit sebelum diterbangkan ke rumah sakit dengan helikopter. “Akibat cedera yang dialami dan setelah seluruh upaya dilakukan, Billy harus kehilangan kedua kakinya,” laporan badan otomotif dunia FIA dalam pernyataannya. Simpati pun berdatangan dari berbagai penjuru termasuk dari pembalap Formula 1 Inggris Lewis Hamilton. Penggalangan dana pun dilakukan untuk biaya operasi dan pemulihan mental Monger. Website Just Giving yang menargetkan bantuan dana sebesar 260.000 pounds (332.000 dolar AS) telah mencapai 315.000 dalam satu hari saja. “Hidup memang kejam,” ujar mantan pembalap F1 Johnny Herbert usai menyaksikan video rekaman kecelakaan itu. “Ayo berikan bantuan untuk anak muda ini,” kata Herbert yang juga mendapat kecelakaan yang menghancurkan kakinya pada balapan Brands Hatch 1988, laporan Associated Press. Formula 4 British Championship merupakan seri balapan yang mempertemukan pembalap-pembalap muda yang ingin meniti karier lebih tinggi setelah berkecimpung di gokart. Lomba yang menggantikan British Formula Ford Championship 2015 itu, menghasilkan pembalap-pembalap top seperti juara dunia F1 Ayrton Senna dan Jenson Button. l Yudi Winanto
A KT I V I TA S
MBP/ist
MELASTI - Ritual melasti dalam rangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Besakih, Minggu (9/4), diikuti ribuan umat dari seluruh Bali. Selain pralingga Ida Batara empat Pura Catur Lawa dan 18 pura pengider lainnya, pralingga Ida Batara dari 13 Pura Pedarman juga kairing dalam ritual penyucian di Toya Sah itu. Di antara ribuan pamedek yang hadir juga ada Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi dan kakaknya I Wayan Geredeg.
BRI - Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan BRI kepada nasabahnya, dalam kaitan ini nasabah Simpedes. BRI Cabang Tabanan menggelar penarikan undian Tabungan Simpedes Periode II 2016 Selasa (11/4). Penarikan hadiah itu dilaksanakan di Balai Banjar Bunut Puhun Desa Bantas, Selemadeg Timur Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Tabanan, Farida Budi Wijayanti memaparkan undian Simpedes periode II tahun 2016, ini diundi mengikutsertakan 21.791.696 kupon periode 1 September 2016 sampai 28 Februari 2017, dengan kelipatan Rp 100.000. Total hadiahnya sebesar Rp 476.547.000.
MBP/ist
MBP/ist
COK ACE - Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan dilantik sebagai Konsul Kehormatan Malaysia di Provinsi Bali. Pelantikan ini dilakukan langsung Duta Besar Malaysia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim di Puri Saren Ubud, Kamis (13/4). Pelantikan yang berlangsung meriah di Puri Saren Ubud ini dihadiri Kadisparda Bali, praktisi pariwisata, pejabat dari Kedutaan Malaysia serta keluarga besar Puri Ubud.
BALIMED JEMBRANA Rumah Sakit Umum BaliMed Jembrana resmi dibuka untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat Jembrana. Grand opening BaliMed Jembrana dilakukan, Selasa (11/4), ditandai dengan penadatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan.
MBP/ist
1 - 7 Mei 2017
29
OLAHRAGA
Satria Andrew Tan
Borong 10 Emas di Kejurnas Antarklub
MBP/nel
PERENANG Satria Andrew Tan tampil pada Kejurnas Renang Antarklub memperebutkan Piala Petro VIII/2017 di Kolam Renang Tri Dharma Petrokimia Gresik, 1-2 April lalu. Ia mengukir prestasi mencengangkan dengan memborong 10 keping medali emas bagi klubnya Takahide Swimming Centre (TSC) Klungkung. TSC yang berkekuatan 14 perenang total membawa pulang 14 emas untuk bercokol di peringkat ketiga. Tuan rumah Petro yang menerjunkan 126 atlet keluar sebagai juara umum disusul Hiu Surabaya yang mengirim 42 perenang. Total 48 klub renang se-Indonesia berlaga di Piala Petro 2017. Andrew menyabet emas di nomor 100 dan 200 meter gaya kupu-kupu, punggung, dada, nomor 50, 100 dan 200 meter bebas serta 200 meter gaya ganti. Ia juga dinobatkan menjadi perenang terbaik sehingga kebagian Rp 1 juta serta mendapat penghargaan perenang terbanyak mendulang medali emas untuk berhak menerima piala bergilir dan Rp 1,5 juta. Pesaingnya pada kategori kelahiran 2004 hanya menyabet 8 emas. Andrew total membawa pulang Rp 7,5 juta, sebab satu keping emas dihargai Rp 500 ribu. ‘’Uangnya sebagian saya serahkan kepada orangtua,’’ jelas putra pertama pasangan Tommi Soegiono dan Putu Indah Setiawati ini. Siswa kelas I SMPN 2 Kuta Utara ini mulai belajar renang saat duduk di bangku kelas IV SD Imanuel. Ia pertama kali turun pada event Piala Nirmala dengan meraih 2 perunggu di nomor 50 meter punggung dan kupu. Selang setahun persisnya ketika duduk di bangku kelas V SD, prestasi perenang kelahiran Denpasar, Juni 2004, ini mulai mengkilap. Ia mewakili Bali pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Makassar, Sulsel. Andrew mendulang 2 emas di nomor 5 dan 100 meter dada serta perak di 50 meter kupu. ‘’Meskipun menyabet emas di ajang O2SN, saya tidak dikirim mengikuti kejuaraan renang kelompok umur ke luar negeri,’’ katanya. Andrew bersiap mengikuti Porjar Badung pada akhir April dan Porprov Bali XIII di Gianyar, September mendatang. Ia mengusung bendera Kota Denpasar di Porprov Bali dan tak berani mematok target, sebab lawannya semua senior. Meski begitu, ia tak menyerah begitu saja, melainkan tetap berupaya menyumbang medali utamanya di gaya dada. Idolanya adalah perenang AS, Michael Phelps (AS), yang merajai semua nomor di Olimpiade. ‘’Saya senang gaya berenang Phelps khususnya di gaya kupu-kupu. Kaki dan tangannya mampu mengayuh mengalahkan lawan-lawannya,’’ ungkap Andrew yang bercita-cita menjadi perenang nasional. l Daniel Fajry
30 1 - 7 Mei 2017
A KT I V I TA S
MBP/ist
FISIP UNR - Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Ngurah Rai (UNR) bekerja sama dengan STIE BIITM Sahid Bali menggelar Seminar Internasional “Popular Culture and Culture Values from the Perspective of Public Policy” di auditorium kampus setempat, Sabtu (8/4). Acara ini menghadirkan pembicara Prof. David Reeve dari The University of New South Wales, Sydney, Australia, dan Dr. Diane Butler, Ph.D., dari University of Colorado USA, serta dua presenter pendamping Dr. Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP, dari Fisip UNR dan Dr. I Ngurah Suryawan, S.Sos., M.Si., dari Universitas Negeri Papua Manokwari.
UNDIKSHA - Tahun ajaran 2017/2018, Undiksha menerima calon mahasiswa baru lewat program nasional, baik Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Masuk perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), di samping lewat Seleksi Mahasiswa Baru Jalur Mandiri (SMBJM). Rektor Undiksha, Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., menjelaskan untuk SNMPTN, kini sedang proses seleksi yang batasnya sampai 15 April 2017 dan hasilnya akan diumumkan 26 April 2017.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB KARANGASEM - Sebagai wujud motivasi kepada masyarakat dalam beraktivitas serta berkreativitas yang berdampak positif, Pemkab Karangasem melalui DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karangasem menggelar kegiatan Pagelaran Unjuk Ruang Wawasan Aktivitas Seniman (Purwa’s) 2017 untuk anak sekolah yang dipusatkan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura. Tujuan Purwa’s ini utamanya untuk membangkitkan kembali gairah masyarakat dalam rangka penggalian, pelestarian dan pengembangan seni.
LEVEL 21 MALL - Gelar Pesta Batik dan Craft Denpasar di Level 21 Mall, 10-19 April 2017, diisi acara ‘’Seminar Kesehatan Wanita bersama BaliMed’’, Rabu (12/4). Seminar menghadirkan narasumber Prof. Dr. dr. Ketut Suwiyoga, Sp.OG.(K) yang membahas tentang kanker serviks dan pencegahannya. Peserta seminar merupakan anggota Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) yang menyelenggarakan Pesta Batik dan Craft, khususnya Perwira Bali serta masyarakat umum dan anggota organisasi perempuan lainnya.
MBP/ist
1 - 7 Mei 2017
31
A KT I V I TA S
MBP/ist
BUPATI GIANYAR - Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-6 tahun 2017 Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Balai Budaya Gianyar, Senin (17/4). Rakernas diikuti 58 kabupaten/kota se-Indonesia yang menjadi anggota JKPI. Rakernas diselenggarakan pada 15-20 April di Kabupaten Gianyar. Rakernas diisi dengan pemaparan dari Ketua Pembina BPPI Hashim Djojohadikusumo.
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Demi mewujudkan Kabupaten Klungkung sebagai kabupaten layak anak, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta yang didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana menggelar rapat di Kantor Bupati Klungkung, Rabu (12/4). Rapat ini juga dihadiri Komisi Penyelenggaran Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali Anak Agung Sg. Anie Asmoro, Kabid Perlindungan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Bali Ida Ayu Nyoman Candra Wati.
32 1 - 7 Mei 2017
FELICE JEWELLERY - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar Felice Jewellery mulai Jumat (7/4) hingga Senin (10/4). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. Dapatkan Black Diamond Solitaire dengan harga promo Rp 1,999 juta. Hal ini dikatakan Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Kamis (6/4).
DPRD KLUNGKUNG - Rapat Kerja Badan Pembentukan Perda, Senin (10/4) bersama eksekutif menyepakati membahas 19 Perda dituntaskan di Tahun 2017 ini. Sebanyak 16 Perda dibahas oleh eksekutif dan 3 Perda atas usulan dari legislatif. Rapat kerja kemarin dipimpin Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru, Ketua Badan Pembentukan Perda, Gde Artison Andarawata dan dari eksekutif dihadiri Sekda Klungkung Gede Putu Winastra dan jajaran OPD.
MBP/ist
MBP/ist
RYLA - Rotary Youth Leadership Awards (RYLA) merupakan bentuk konkret kepedulian Rotary terhadap generasi muda di daerahnya masing-masing. Melalui program tahunan ini, Rotary memberikan penghargaan kepada generasi muda dalam bentuk pelatihan untuk meningkatkan kualitas diri serta keahlian kepemimpinan masing-masing individu. Demikian diungkapkan Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Immediate Past President (IPP) Agung Adnyana di selasela acara pembukaan RYLA yang dilaksanakan di Outbound Camp Bali Countryside Sidemen, Karangasem, Jumat (7/4).
KLINIK SADA JIWA - Klinik Sada Jiwa mendapat kunjungan lima terapis dari Belanda. Kunjungan ini dalam rangka melihat dan memberikan pelatihan kepada pasien di Klinik Sada Jiwa. Mereka adalah Renske Huijs (okupasional terapi), Anne Krabben Borg (fisioterapi), Tanita Hofmans (fisioterapi), Celina Boogaard (okupasional terapi) dan Carli Zegers (okupasional terapi). Klinik Sada Jiwa juga sebagai laboratorium untuk menggodok perkembangan terbaru khususnya ilmu rehabilitasi.
MBP/ist
MBP/ist
WABUP BADUNG - Luar biasa. Potensi wisata Kabupaten Badung serta performing art yang dipertunjukkan saat sales mission di Hohot Inner Mongolia, Cina, benar benar mampu menyihir warga setempat. Undangan yang disebar sebenarnya hanya 80 untuk whole seller dan travel agent. Tetapi yang datang lebih dari 120 orang. Ini belum lagi ditambah dengan masyarakat lain yang tidak bisa masuk karena tempat memang terbatas. Demikian diungkapkan Wakil Bupati Badung Drs. Ketut Suiasa.
GUBERNUR BALI - Guna memenuhi pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya di wilayah yang terpencil atau yang jauh dari tempat pelayanan kesehatan, Pemprov Bali menggelar safari kesehatan keliling setiap Jumat. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat mengunjungi kegiatan safari kesehatan yang dilaksanakan di Banjar Wates Kaja, Desa Duda Timur, dan Banjar Kalanganyar, Desa Sidemen, Kabupaten Karangasem, Jumat (7/4).
MBP/ist
1 - 7 Mei 2017
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
SATPOL PP BADUNG - Sehubungan dengan berlalunya Nyepi, Galungan dan Kuningan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung mengimbau baliho dan spanduk ucapan hari raya agar segera diturunkan. Aparat penegak perda ini memberikan batas waktu kepada para pemilik hingga Kamis (20/4). Satpol PP mengancam akan menurunkan paksa baliho dan spanduk yang ada bila pemilik tidak mengindahkan imbauan tersebut.
MBP/ist
MBP/ist
STIKES BALI – Untuk kesekian kalinya tim debat bahasa Inggris Stikes Bali meraih juara nasional. Belum lama ini tim debat Stikes Bali sukses merebut juara I nasional di Nursing Debate Competition 2017 di Unair. Tim Stikes Bali diperkuat Kadek Ayu Ristianti, Ni Putu Wisma Ekawati dan I Gusti Ayu Utari Harmoni berhasil mengalahkan 30 tim terbaik di Indonesia. Kompetisi kali ini khusus soal materi keperawatan yang dibagi dalam tiga babak.
34 1 - 7 Mei 2017
LANTANG BEJUH - Krama Banjar Lantang Bejuh, Sesetan, Denpasar sebagai pangemong Pura Dalem Gunung Sari melaksanakan upacara ngatep, pamelaspasan, pasupati dan majaya-jaya pelawatan, Sabtu (15/4). Pelawatan terdiri atas enam barong, yaitu Ida Ratu Gede Maraga Putus, Ida Jero Luh, Ida Ratu Ayu (Rangda) dan tiga barong alit. Rangkaian upacara diawali 14 Februari lalu.
SENATOR WEDAKARNA - Sejarah tercipta di Kantor DPD-RI Provinsi Bali saat digelar pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Bangli dan jajaran Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar yang dimediasi anggota DPDRI Utusan Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Sempat terkatung–katung selama beberapa waktu, kini semua pihak merasa jengah untuk mewujudkan ambisi berdirinya sebuah kampus agama Hindu terbesar di Asia bahkan dunia, yakni Universitas Hindu Negeri Jaya Pangus di Bangli.
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti telah berhasil menjadi tokoh inspiratif bagi para perempuan di Indonesia. Keberhasilannya dalam memimpin Kabupaten Tabanan, menjadikannya terpilih sebagai salah satu tokoh perempuan yang membacakan surat Kartini di acara Istimewa Sosial Kerakyatan bertajuk ‘’Pentas Panggung Para Perempuan Kartini’’ yang diselenggarakan Bank Indonesia dan media Tempo, Selasa (11/4) di Museum Bank Indonesia, kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat.
MBP/ist
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Ribut-ribut masalah adanya syarat TKI wajib memiliki Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) yang berimbas pada batalnya sejumlah TKI asal Bali ke luar negeri, akhirnya dituntaskan oleh pemerintah pusat melalui Surat B.29/KA/IV/2017 Tanggal 13 April 2017 tentang Klarifikasi Pemberlakuan KTKLN yang dikeluarkan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. Pihak DPD-RI Utusan Bali khususnya anggota Komite III DPD-RI Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, meminta kepada semua pihak yang berkepentingan baik Otoritas Bandara, Imigrasi, BNP2TKI dan BP3TKI agar mematuhi aturan yag ditetapkan negara.
NGENTEG LINGGIH Bertepatan dengan Hari Raya Galungan, Rabu (5/4), Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri Karya Ngenteg Linggih, Mapedudusan Alit di Pura Dalem Alit Br. Belang, Desa Sembung, Kecamatan Mengwi. Turut hadir anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra beserta Muspika Kecamatan Mengwi dan tokoh masyarakat setempat.
WEDAKARNA - Ada pepatah bijaksana leluhur orang Bali untuk mengingatkan pentingnya swadharma sebagai pemimpin masyarakat, yakni selesaikan dulu masalah rumah tangga, masalah domestik dan masalah keluarga, sebelum berani memimpin orang lain, apalagi memimpin masyarakat. Filosofi ini sangat relevan dengan kondisi saat ini di Bali, bahwa nilai–nilai kepemimpinan leluhur harus senantiasa diamalkan untuk menjadi teladan bagi warih-nya. Sebagaimana yang dilakoni leluhur Ida Batara Dalem Benculuk Tegeh Kori bahwa kemandirian dan sifat berdikari itu adalah mutlak. Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK), Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III.
MBP/ist
1 - 7 Mei 2017
35
A KT I V I TA S
MBP/ist
RANPERDA LPD - Setelah sekian kali membahas penyusunan Ranperda LPD, Senin (3/4), Majelis Desa Pakraman (MDP) diundang DPRD Bali. Menurut Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet yang hadir dalam kapasitasnya sebagai prajuru MUDP Bali, saat proses penyusunan Undang-undang Lembaga Keuangan Mikro (UULKM) telah terjadi kekhawatiran yang amat sangat di kalangan krama Bali akan nasib LPD yang beraset sekitar Rp 15,6 triliun akan berada di bawah UU LKM. Sebab, bakal sepenuhnya berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengikuti semua prosedur LKM dan tentunya harus membayar pajak, karena LPD memang termasuk usaha LKM.
ARYA WEDAKARNA - Sebagai wujud dukungan lembaga negara DPD-RI terhadap eksistensi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali, anggota DPD-RI utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III hadir dalam acara Lokasabha PHDI untuk memilih pengurus periode 2017–2022. Terpilih sebagai Ketua PHDI Bali periode 2017–2022 Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana. Kehadiran Senator Indonesia ini sebagai wujud bersatunya energi para tokoh Hindu Bali untuk mendukung PHDI secara sah.
MBP/ist
MBP/ist
PPLP DHYANA PURA - Puncak perayaan HUT ke-30 PPLP Dhyana Pura berlangsung Rabu (12/4). Perayaan HUT tahun ini mengusung tema ‘’Tuhan adalah Gembalaku, Takkan Kekurangan Aku’’ dan subtema ‘’Bersama Tuhan PPLP Dhyana Pura Mewujudkan Harapan Menjadi LPK Unggulan’’. HUT PPLP Dhyana Pura tepatnya pada tanggal 11 April, namun perayaan dilakukan sehari setelahnya dalam bentuk Ibadah Syukur.
36 1 - 7 Mei 2017
PHRI BANGLI - Dr. I Ketut Mardjana kini resmi menjabat Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pengurus Cabang (BPC) Bangli periode 2017-2022 menggantikan Ketua PHRI periode sebelumnya, I Ketut Putranata. Pergantian jabatan Ketua PHRI BPC Bangli ditandai dengan acara pengukuhan pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pengurus Cabang (BPC) oleh Ketua PHRI BPD Bali Cokorda Arta Ardana Sukawati di Toya Devasya, Kintamani, Minggu (17/4).
MBP/ist
1 - 7 Mei 2017
37
PARIWISATA
Ambisi Badung Gaet Pasar MICE
W
isata Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Bali terutama Kabupaten Badung dalam rangka mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta orang sampai tahun 2019. Kabupaten ini memiliki daya tarik yang berpotensi sangat besar untuk merajai wisata MICE. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan terus berupaya menggenjot potensi wisata MICE. Ambisi menggaet lebih banyak wisata MICE diwujudkan melalui upaya pengembangan paket wisata. Paket pariwista yang ditawarkan agar wisatawan melakukan aktifitasnya di Pulau Dewata dengan memperkenalkan wisata alam yang dimiliki Badung dan memperkenalkan adat budaya yang unik di daerah ini. “Kami bekerja sama dengan pelaku pariwisata untuk memperkenalkan produk atau paket wisata yang kita miliki. Ini untuk mendongkrak kunjungan wisatawan MICE ini ke Badung khususnya dan Bali umumnya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparda) Badung, Made Badra. Selain itu, produk wisata lainnya yang ingin dioptimalkan adalah dengan mem-
perkenalkan wisata pertanianya, olahraga air, wisata religi dan social tourism maupun healt tourism. Upaya lain untuk mendongkrak kunjungan wisatawan MICE ke Badung, lanjut Badra, dengan melakukan promosi wisata kesejumlah negara, yakni Eropa, Timur Tengah, Australia, Jerman, Tiongkok Korea Selatan dan Jepang. ”Paket wisata ini sangat prospektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan MICE atau wisatawan yang sedang melaksanakan tujuan rapat, insentif, konvensi dan pameran di BNDCC Nusa Dua,” katanya. Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, mengatakan akan tetap mengacu pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010, di mana untuk memperkenalkan keunggulan destinasi wisata di Badung telah dibentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah. “Kami akan melakukan langkahlangkah memklasifikasi potensi wisata di Pulau Dewata dengan menggaet artis asal negara tersebut untuk dibuatkan film yang memperkenalkan keunikan Bali. Film yang dibuat itu, kata dia, akan disiarkan di negara arti itu berada yang ditayangkan di layar televisi negara setempat selama tiga bulan,” ucapnya. Selain itu, pihaknya juga telah mengemas potensi pariwisata di Badung men-
jadi tiga kawasan yakni untuk di Badung Utara dibuat Festival Budaya Pertanian. Kemudian, di Badung Tengah dibuat Festival Seni yang juga diwujudkan dalam panggung pemuda Graha Mangumandala yang sedang dikonsep Pemkab Badung dengan DPRD setempat. Sedangkan, di Badung selatan akan mengemas potensi pariwisata Bahari. 40 Persen Wisman Masuk Bali Sekretaris Kementerian Pariwisata (Sesmenpar) Ukus Kuswara, mengatakan Bali memang sangat istimewa di mata dunia. Bahkan, TripAdvisor menempatkan Bali sebagai destinasi terbaik dunia. Bali juga sebagai contoh destinasi yang paling lengkap dengan 3 A yakni atraksi, akses dan amenitasnya. Kemenpar juga akan memperkuat komunikasi dan kedekatan dengan stakeholder pentahelix di Pulau Dewata. Selain itu juga program pemerintah dalam pembangunan lima tahun ke depan akan fokus pada sektor Infrastruktur, maritim, energi, pangan dan pariwisata. Penetapan kelima sektor ini dengan pertimbangan signifikan perannya dalam jangka pendek, menengah mau pun panjang terhadap pembangunan nasional. Dari lima sektor tersebut pariwisata ditetapkan sebagai leading sector karena dalam jangka pendek, menengah, dan panjang pertumbuhannya positif. “Pertumbuhan pariwisata dunia tersebut memberikan dampak positif terhadap pariwisata Indonesia. Oleh karena itu, Bapak Preisden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan pariwisata nasional dua kali lipat pada tahun 2019,” sebutnya. Dijelaskan, target devisa yang dihasilkan Rp 280 triliun, menciptakan lapangan pekerjaan pariwisata sebanyak 13 juta orang, jumlah kunjungan wisman 20 juta dan pergerakan wisnus 275 juta serta indeks daya saing pariwisata Indonesia berada di ranking 30 dunia. “Untuk mencapai target pariwisata 2019, Kemenpar menerapkan kebijakan dan program prioritas yang dilaksanakan tahun ini yakni digital tourism, homestay, dan aksesibilitas udara sebagai top 3 pogram,” pungkasnya. l Parwata
38 1 - 7 Mei 2017
TRADISI
MBP/sos
Prosesi Ngusabha Bukakak yang digelar krama Desa Pakraman Sangsit Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Sawan.
’’Ngusabha Bukakak’’
Simbol Pemujaan Nandi Garuda
NGUSABHA Desa dan Nini yang dikenal dengan sebutan Ngusabha Bukakak, kembali digelar krama Desa Pakraman Sangsit Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Rabu (12/4) lalu. Tradisi warisan leluhur ini digelar sebagai wujud syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi Sri yang senantiasa memberikan kemakmuran yang berlimpah-ruah. Menyambut tradisi ini, ribuan warga berduyun-duyun menuju Pura Subak Sangsit Dangin Yeh. Dengan semangat mayadnya, mereka tak mempedulikan teriknya sinar matahari. Kakinya tetap melangkah cepat menuju pura untuk menyaksikan Sarad Bukakak yang hanya boleh dibuat oleh krama Dadia Pasek Bedulu. Saat itu terlihat pemandangan yang sangat menarik. Beberapa krama dewasa dan anak-anak menghias wajahnya dengan cat hitam. Itu diyakini sebagai simbol kebahagiaan. Sekitar pukul 13.00 Wita, para pengogong (pengusung) Sarad Bukakak yang berjumlah ratusan orang itu, mengikuti prosesi ritual majaya-jaya di Pura Pancoran Mas dan Pura Gunung Sekar. Usai melakukan persembahyangan nunas
bija kuning di tempat itu, para pengogong yang didominasi anak muda ini langsung berhamburan dan berlari kencang menuju Pura Subak menjemput Sarad Bukakak yang berhiaskan daun enau untuk diajak malancaran ke Pura Sakti Desa Pakraman Sawan yang jaraknya sekitar lima kilometer dari Pura Subak Sangsit Dangin Yeh. Hal itu dilakukan dengan berjalan kaki. Sarad tersebut nantinya akan kembali dibawa ke Pura Subak. Prosesi ini pun mampu menarik perhatian ribuan warga lainnya. Klian Subak Sangsit Dangin Yeh Ketut Sukrana menyampaikan, tradisi tersebut sudah menjadi warisan secara turun-temurun yang dijalankan setiap dua tahun sekali. Berdasarkan informasi yang ada, itu telah dijalankan saat zaman Kerajaan Daha Panjalu yang saat itu di bawah kepemimpinan Raja Sri Aji Jaya Pangus sekitar 1181 M - 1193 M. Menurut cerita, kala itu Raja Jaya Pangus adalah penganut sekta Wisnu. Kekuasaannya didukung mayoritas wangsa Siwa Shambu yang tak lain adalah masyarakat Desa Pakraman Sangsit Dangin Yeh. Lalu, Raja Jaya Pangus mengadakan penyebaran ajaran
memakai konsep Dwi Tunggal menyatukan sekta Wisnu dan sekta Siwa dengan simbol pemujaan Nandi Garuda yang dalam bahasa Bali Kuno disebut Bukakak. Wisnu kemudian disimbolkan sebagai burung Garuda yang dibuat dari beberapa daun enau layaknya sedang mengepakkan sayap. Sementara yang menungganginya dipakai seekor babi hitam mulus yang diproses menjadi dua warna yakni hitam (warna bulu asli) melambangkan Dewa Wisnu, separuh lagi warna putih (bulu dibersihkan) melambangkan Dewa Siwa. Babi itu sendiri adalah simbol Dewa Sambu. ‘’Sampai sekarang, tradisi ini diyakini sebagai lambang kesejahteraan dan kemakmuran,’’ ujar Sukrana. Sementara itu, Perbekel Giri Emas Wayan Sunarsa mengatakan, guna mempertahankan tradisi ini, pihaknya pun berencana akan menjalankannya setiap setahun sekali. Hal ini pun akan diatur melalui peraturan desa. ‘’Sebenarnya ini dilaksanakan setiap tahun. Tetapi karena adanya pembangunan pura di desa, jadinya kadang dilaksanakan dua tahun sekali,’’ tandasnya. l Sosiawan 1 - 7 Mei 2017
39
PROPERTI
Ingin Miliki Rumah Subsidi
P
Pilih Kredit Jangka Panjang
rogram sejuta rumah yang diadakan sejak 2015 bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah tinggal yang layak dan nyaman. Namun, tak sedikit MBR yang ingin memilikinya terbentur persyaratan kredit pemilikan rumah (KPR). Apa saja persyaratan tersebut? KPR merupakan solusi kredit jangka panjang yang disediakan perbankan. Hal ini memberi keuntungan bagi MBR untuk memiliki rumah yang layak dan nyaman. Namun tak sedikit MBR terbentur syarat KPR karena cukup ketat. Salah satunya memiliki pendapatan tak lebih dari Rp 4 juta, arus rekening koran yang baik, dan syarat
40 1 - 7 Mei 2017
administrasi lainnya yang cukup ketat. Apa saja syaratnya? Pertama, pemohon rumah bersubsidi adalah warga negara Indonesia (WNI) yang belum memiliki rumah pribadi. Diharapkan, tidak ada masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke atas yang membidik rumah KPR subsidi untuk kebutuhan investasi. Masyarakat yang belum memiliki hunian pribadi dan belum pernah menerima subsidi kepemilikan rumah merupakan target utama dalam program sejuta rumah ini. Ini karena pemerataan kesejahteraan sedang diupayakan untuk seluruh masyarakat Indonesia agar bisa memiliki
hunian pribadi. Syarat lainnya, pekerjaan dan penghasilan. Jika hendak memiliki rumah KPR subsidi, pemohon harus telah bekerja pada satu perusahaan minimal selama setahun. Syarat pendapatan untuk memperoleh KPR subsidi adalah maksimal Rp 4 juta untuk pengaju KPR subsidi rumah tapak, serta maksimal Rp 7 juta untuk pengaju KPR rumah susun. Pengaju KPR subsidi juga minimal harus berusia 21 tahun a t a u sudah menikah.
Kemudian kelengkapan dokumen pribadi. Kelengkapan dokumen pribadi tentu sangat penting untuk menunjang kelancaran pengajuan KPR. Jenis dokumen pribadi yang patut dipersiapkan adalah fotokopi KTP dan KK pemohon, slip gaji terakhir, fotokopi NPWP dan SPT tahunan, fotokopi rekening koran selama tiga bulan terakhir, surat pernyataan belum memiliki rumah, serta surat pernyataan belum pernah menerima subsidi rumah. Jika kelengkapan dokuman tersebut sudah lengkap, pemohon harus sudah siap menjelang pengajuan KPR subsidi, niscaya proses pengajuan KPR akan berlangsung secara cepat dan lancar. Tak kalah menjadi catatan yakni, rekam jejak bank yang baik. Pengaju KPR akan kesulitan memperoleh
persetujuan KPR jika memiliki rekam jejak transaksi bank yang kurang baik. Orang-orang yang pernah mengalami black list karena tidak membayar kartu kredit sering terlambat dalam melunasi angsuran hingga sejumlah catatan buruk lainnya, akan berpengaruh terhadap pengajuan KPR. Pemohon sebaiknya mulai mempertimbangkan hal-hal kecil terkait transaksi bank sejak dini. Rekam jejak yang baik akan memudahkan pemohon mendapatkan rumah KPR subsidi. Program perumahan murah yang digagas pemerintah diharapkan berjalan lancar. Program tersebut membuat kebutuhan MBR dapat diwujudkan. Bank kini dapat mengakomodasi angsuran rumah untuk para pekerja informal. Hal ini tentu membantu MBR yang belum memiliki hunian pribadi. Jika pemohon berencana membeli rumah, tak ada salahnya mempertimbangkan perumahan murah. Berikut beberapa keuntungan membeli rumah bersubsidi. Down payment (DP/uang muka) rumah murah cenderung lebih terjangkau. Konsumen bisa mendapatkan rumah dengan DP antara 1-10 persen. Pemerintah juga bisa memberikan bantuan DP Rp 4 juta bagi MBR yang benar-benar membutuhkan. Tak ada lagi kendala memiliki rumah karena DP besar yang sulit dicapai. Angsuran tidak memberatkan. Pemerintah juga bekerja sama dengan bank untuk membuat besaran angsuran yang tidak memberatkan. Banyak hunian murah yang kini angsurannya hanya Rp 800.000 per bulan selama 15 tahun. Kondisi finansial konsumen tak akan terganggu bila sudah mendapatkan persetujuan kredit pemilikan rumah. Kebutuhan dan permintaan rumah murah yang tinggi kian mendorong pengembang yang reputasinya baik untuk berpartisipasi. Saat ini sudah cukup banyak pengembang properti besar yang mulai menghadirkan konsep perumahan murah. Tak hanya menguntungkan bagi MBR, pengadaan hunian murah juga baik bagi pengembang properti. Perputaran modal akan berlangsung lancar jika masyarakat tidak kesulitan membeli rumah. Kualitas bangunan di perumahan murah juga baik. Harga murah tidak membuat pengembang properti mengabaikan kualitas bangunan. Untuk
memudahkan masyarakat yang ingin membeli rumah, pihak pengembang properti biasanya menyiapkan rumah contoh. Konsumen bisa mengamati kualitas bangunan dan desain rumah contoh sebelum memutuskan untuk membeli. Banyak pengembang properti yang sudah menyiapkan lahan besar di lokasi strategis. Lahan besar tersebut kemudian digunakan untuk membangun perumahan murah yang jumlah permintaannya kian meningkat. Pembangunan unit-unit hunian murah juga didukung akses jalan raya memadai dan tidak terlalu jauh dari pusat kota. Konsumen bisa memilih rumah yang lokasinya berdekatan dengan tempat kerja atau rumah anggota keluarga lain. Keunggulan-keunggulan ini tentu membuat konsumen makin termotivasi untuk memiliki hunian di perumahan murah. Pengembang rumah bersubsidi Bagio Utomo menyampaikan, minat konsumen tinggi membelinya. Namun sejumlah bersyaratan tak bisa dipenuhi. Ini tentu dilema selain kadang lokasi yang agak jauh dari kota. Dengan kemudahan diharapkan MBR bisa dibantu diringankan sehingga bisa mengakses program sejuta rumah tersebut. Dia mengembangkan rumah murah di Negara, Jembrana. Peminat cukup tinggi namun serapan tak maksimal karena syarat KPR yang ketat. Menurutnya, bank memperketat syarat KPR agar program rumah murah ini terserap oleh mereka yang betul-betul memerlukan bukan mereka yang merupakan kalangan atas untuk investasi. Sebelumnya pengembang rumah bersubsidi, Agus Sudiana, menyampaikan kemudahan persyaratan KPR bagi MBR penting agar serapan rumah bersubsidi optimal. Demikian kepada pengembang agar bisa mendapat kemudahan baik perizinan maupun pajak sehingga pasokan jadi lancar. Praktisi bisnis properti, Dr. Dewa Putu Selawa, menyampaikan rumah murah baik untuk MBR. Namun tetap perlu dukungan infrastruktur memadai agar program ini betul-betul menyentuh MBR, terutama syarat KPR yang dimudahkan juga perizinan dan pajak bagi pengembang. l Gunawan
Rumah bersubsidi amat diperlukan MBR. Karena itu perlu kemudahan dari pemerintah. 1 - 7 Mei 2017
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
PROGRAM TMMD - Dalam rangka mendukung salah satu program Nawacita, yaitu membangun desa dari pinggiran, Pemerintah Provinsi Bali selalu mendukung setiap program yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam rangka mewujudkan percepatan pembangunan desa. Salah satunya adalah program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dinilai berkontribusi positif dalam menggerakkan berbagai sektor kehidupan masyarakat dan mengatasi berbagai persoalan di pedesaan. Demikian terungkap dalam sambutan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang dibacakan Wakil Gubernur Ketut Sudikerta saat menjadi irup pada Upacara Pembukaan TMMD ke-98 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2017 di Lapangan SMPN 1 Kubu, Kecamatan Kubu, Karangasem, Rabu (12/4).
MBP/ist
WABUP BADUNG - Setelah sukses dalam melaksanakan sales mission pada dua kota di negara Tiongkok yakni di Tianjin dan Hohhot, tim promosi pariwisata Kabupaten Badung yang dipimpin Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar RI di Tiongkok, Jumat (14/4). Dalam Kunjungan ke Kedubes RI yang berlokasi di Beijing, rombongan diterima langsung di kantornya oleh Dubes RI di Beijing, Soegeng Rahardja.
MBP/ist
FAPET UNUD - Mencuatnya kasus Meningitis Streptococcus suis (MSS) di Bali beberapa waktu lalu, berdampak signifikan terhadap usaha peternakan babi secara umum. Selain peternak babi, usaha kuliner dengan bahan utama babi, seperti nasi babi guling, lawar babi dan sejenisnya, juga merasakan dampaknya. Menyikapi fenomena ini, Fakultas Peternakan Universitas Udayana (Fapet Unud), Rabu (12/4) menggelar kegiatan makan daging babi guling bersama, sebagai wujud kepedulian dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak takut makan daging babi.
MBP/ist
FE UNHI - Bertepatan dengan Anggara Umanis Wuku Kuningan, Purnamaning sasih Kadasa, Selasa (11/4), Fakultas Ekonomi Universitas Hindu Indonesia (FE Unhi) menggelar acara yudisium di Hotel Sanur Paradise, Sanur, Denpasar. Sebanyak 221 lulusan sarjana dilepas dalam acara yang dihadiri Wakil Rektor I Unhi Prof. Dr. Ketut Suda, WR III Prof. E. Dewi Yuliana, Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerti Ida Kade Suarioka, Direktur Program Pascasarjana Prof. Putu Gelgel dan para dekan di lingkungan Unhi.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
42 1 - 7 Mei 2017
MBP/ist
MBP/ist
FISIPOL UNWAR - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Warmadewa (Fisipol Unwar) menyelenggarakan Yudisium Sarjana ke-55 di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Unwar, Selasa (11/4). Acara dihadiri Dekan, Wakil Dekan I dan II Fisipol Unwar, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan Ilmu Administrasi dan Ilmu Pemerintahan, Ketua BPM, Ketua LAB Fisipol Unwar, para dosen dan staf di lingkungan Fisipol Unwar, Ketua Alumni Fisipol Unwar, BEM dan DPM Fisipol Unwar, para yudisiawan dan yudisiawati Fisipol Unwar serta pihak keluarga.
FK UNWAR - Tahun ini Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa (FK Unwar) melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru gelombang I mulai Februari hingga April. Tahap ujian/testing dilaksanakan 7-8 April. Tahun ini ada yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu ujian/ testing menggunakan sistem CBT (computer based testing). Rektor Unwar Prof. Dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.,Sp. Park. mengatakan, pada gelombang pertama ini, dari 200an pendaftar yang diterima 60-70 orang. Mahasiswa baru FK Unwar juga harus mengikuti tahapan seleksi mulai dari ujian akademik.
MBP/ist
MBP/ist
FPAS UNHI - Fakultas Pendidikan Agama dan Seni (FPAS) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kembali meyudisium para lulusan. Pada yudisium ke-8, Selasa (11/4), FPAS Unhi melepas 48 orang sarjana dari empat program studi (prodi) yang dimiliki. Para lulusan tersebut berasal dari Prodi Pendidikan Agama Hindu sebanyak 33 orang, Prodi Pendidikan Seni Tari 7 orang, Prodi Seni Kerawitan 6 orang serta Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu 2 orang. Lulusan terbaik tercatat atas nama Ni Wayan Widyaningsih dengan IPK 3,73 dari Prodi Pendidikan Agama Hindu.
WALI KOTA DENPASAR - Konsep melayani sudah tertanam dan dikembangkan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kota Denpasar bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Denpasar. Pelayan birokrasi harus menjadi hal yang penting dalam pemerintahan yang tujuannya melakukan perubahan-perubahan yang ada di masyarakat. Dengan motto Sewaka Dharma yang artinya melayani adalah kewajiban dan ini merupakan hal yang patut diperhatikan oleh setiap ASN Pemkot Denpasar dalam memberikan pelayanan yang nantinya dapat lebih memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Demikian diungkapkan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam acara Gema Talk Show yang diselenggarakan oleh Universitas Dhyana Pura (Undhira) Dalung, Kabupaten Badung di kampus setempat, Rabu (12/4).
1 - 7 Mei 2017
43
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
TELKOMSEL - Tingkat penetrasi jaringan Telkomsel 4G di Bali sudah menjangkau semua ibu kota kabupaten/kota. Akan tetapi penetrasi penggunaan layanan ini di kalangan pelanggan Telkomsel masih relatif kecil. Untuk meningkatkan penggunaan layanan ini, Telkomsel menggandeng Cellular World meluncurkan program Digital Fest (GIFT). Dalam acara peluncuran program di Cellular World Gatot Subroto, Denpasar, Rabu (12/4), GM Sales Telkomsel Regional Bali Nusra Anandoz Bangsawan mengatakan potensi penjualan handset 3G dan 4G di Bali masih sangat besar. Kondisi ini yang menyebabkan Telkomsel menggelar program GIFT untuk mengambil potensi itu.
PEMKAB BADUNG - Pemkab Badung tak mau setengahsetengah dalam memajukan petani dan sektor pertanian. Terobosan-terobosan baru pun dilakukan. Yang terbaru, Badung segera merancang pertanian kontemporer. Hal tersebut diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. saat membuka Pekan Informasi Pembangunan (PIP) di Gedung Kriya Gosana Puspem Badung, Rabu (12/4). Selain Bupati, pembukaan PIP tersebut juga dihadiri Sekkab Wayan Adi Arnawa, Kadis Pertanian IGAK Sudaratmaja, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemerintahan Desa (BPMD PD) Putu Sridana, Kabag Humas Nyoman Sujendra, sejumlah kepada desa dan wartawan dari sejumlah media.
MBP/ist
BNN BALI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Kamis (13/4) menggelar pengukuhan dan pembekalan kepada relawan Antinarkoba Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung. Bertempat di Wantilan Pura Gunung Payung, Desa Kutuh, pengukuhan dilakukan langsung oleh Kepala BNN Republik Indonesia Komjen Pol. Budi Waseso didampingi Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa beserta jajaran. Menurut Bendesa Adat Kutuh Made Wena, pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang dilakukan 22 April 2016.
44 1 - 7 Mei 2017
MBP/ist
IDB - Wakil Presiden Republik Indonesia H.M. Jusuf Kalla membuka The 3rd Islamic Development Bank (IDB) Member Countries Sovereign Investments Forum di The Westin Resort, Nusa Dua, Badung, Senin (10/4). Kepercayaan terhadap Bali yang menjadi penyelenggara event akbar menjadi bahan Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk mengajak investor dari negara-negara anggota IDB menanamkan modalnya di Provinsi Bali. Saat memberikan sambutan, Gubernur Pastika mengatakan Provinsi Bali saat ini sedang tumbuh pesat khususnya di bidang pariwisata yang ditunjang oleh kekayaan alam, budaya dan adat yang dipengaruhi agama Hindu.
MBP/ist
STPBI - Jepang adalah sebuah negara kepulauan di Asia MBP/ist
ISI DENPASAR - Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar periode tahun 2017-2021 kembali dijabat Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. yang dilantik dan disumpah 22 Maret 2017 lalu di Kemenristekdikti, Jakarta. Dalam kepemimpinannya pada periode kedua ini, Prof. Arya mengatakan akan fokus untuk mencapai visi ISI Denpasar sebagai pusat seni dan budaya yang dicanangkan sejak tahun 2000.
CEGAH DBD - Saat ini kewaspadaan terhadap nyamuk penular penyakit demam berdarah dengue (aedes aegypti) harus senantiasa ditingkatkan. Cuaca yang tak menentu yang sebentar panas dan sebentar hujan akan menyebabkan banyaknya genangan air seperti pada kontainer, selokan, wadah-wadah plastik, kaleng, kulit buah-buahan dan lubang batu. Ini tentunya menjadi tempat yang sangat potensial bagi nyamuk aedes aegypti untuk bersarang dan berkembang biak yang berakibat pada meningkatnya penularan penyakit DBD. Demikian diungkapkan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si. didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes.
Timur yang menarik 8,3 juta pengunjung asing tahun 2008. Selain memiliki empat musim yang menawan, di bidang pariwisata Jepang juga menawarkan harmoni antara budaya tradisional dan kecanggihan teknologi, sehingga memberikan pengalaman yang berbeda dengan yang lain. Untuk itu, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) membuka program training di Jepang guna memberikan bekal pengalaman internasional kepada mahasiswa.
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Dalam konsep kepemimpinan Hindu dikenal sebuah ajaran perlunya ada proses pralina dalam mencari pemimpin baru. Proses ini dimaksudkan untuk melebur kekuatan adharma untuk memunculkan era baru kepemimpinan. Hal ini terjadi pada zaman Mahabharata. Analogi itu digunakan Senator DPD-RI termuda asal Bali. Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III terkait dinamika yang terjadi di tubuh lembaga negara DPD-RI sehubungan kepemimpinan baru.
1 - 7 Mei 2017
45
A KT I V I TA S
MBP/ist
FE UNMAS - Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati
MBP/ist
(FE Unmas) Denpasar konsisten menjalankan Tri Dharma
BNNP BALI - Sempat lama kosong karena pejabat
Perguruan Tinggi (PT) yang berkualitas. Sabtu (8/4),
sebelumnya pensiun, Kepala Bidang Pencegahan dan
sebanyak 400 mahasiswa dan dosen diterjunkan mengikuti
Pemberdayaan Masyarakat (Kabid P2M) BNNP Bali sejak
program pengabdian masyarakat terpadu di Desa Kutuh,
Selasa (11/4) kembali terisi. Pejabat baru itu adalah AKBP
Kuta Selatan, Badung. Mahasiswa dan dosen yang melaku-
I Ketut Suandika, S.H. yang sebelumnya bertugas sebagai
kan pengabdian masyarakat dilepas Rektor Unmas Dr. Drs.
penyidik madya bidang pemberantasan. Acara pelantikan
I Made Sukamerta, M.Pd. Pembukaan ditandai penyerahan
dipimpin Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede
busana kepada pemangku Pura Gunung Payung.
Suastawa, S.H.
MBP/ist
FE UNWAR - Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P., Sabtu (8/4) meyudisium 212 sarjana. Dari jumlah itu, enam orang dari Jurusan IESP, 96 dari Jurusan Manajemen Reguler A, 21 dari Manajemen Reguler B, 54 dari Jurusan Akuntansi Reguler A dan 35 dari Jurusan Akuntansi Reguler B. Saat itu Dekan Made Sara menandatangani kerja sama dengan IAI Bali, IKPI Bali, Perbarindo Bali dan Asephi Bali.
46 1 - 7 Mei 2017
MBP/ist
SERAHKAN LKPJ - Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2016 pada Sidang Paripurna Ke-2 Masa Persidangan I di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (17/4). Agenda sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede ini diawali dengan pidato pengantar Wali Kota dibacakan Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara dan dilanjutkan dengan pembacaan rekomendasi DPRD Kota Denpasar yang disampaikan I.B. Kompyang Wiranata.
MBP/ist
TANGKAP LELE - Teriakan histeris pelajar SD saat berusaha menangkap licinnya ikan lele, riuh terdengar memenuhi areal lomba menangkap ikan lele di Lapangan Astina Gianyar, Minggu (9/4). Sekitar 70 siswa dari 35 SD se-Kecamatan Gianyar terlibat dalam kegiatan yang berlangsung semarak dan penuh canda ini. Lomba menangkap ikan lele diselenggarakan sebagai rangkaian HUT ke246 Kota Gianyar.
MBP/ist
BUKA LOMBA - Ada berbagai cerita unik di balik Lomba Masatua Bali bagi Penyandang Disabilitas se-Bali yang digelar di Balai Budaya Gianyar, Rabu (12/4). Salah satunya seperti yang dialami salah satu peserta lomba, Komang Gede Darmawan (11). Dia mengaku mudah untuk bercerita. Namun di sisi lain, dia takut jika tiba-tiba ia lupa jalan ceritanya. Ucapan Komang Gede Darmawan yang mengaku tiba-tiba lupa akan cerita yang dibawakan saat
MBP/ist
BANK MANTAP - Rapat Umum Pemegang Saham tahunan (RUPST) Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) memutuskan untuk menetapkan Josephus K. Triprakoso sebagai Direktur Utama (Dirut) menggantikan Nixon L.P. Napitupulu. RUPST juga mengangkat Muhamad Gumilang sebagai Direktur Perseroan. Penetapan tersebut dilakukan menyusul diangkatnya Nixon L.P. Napitupulu sebagai direktur pada salah satu bank BUMN serta Ihwan Sutardiyanta bertugas kembali ke PT Pos Indonesia (Persero).
MBP/ist
PROMOSI - Tim promosi Pemkab Badung terus melakukan ekspansi promosi pariwisata di sejumlah negara. Kali ini, negara yang disasar adalah Tiongkok. Rombongan yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa tersebut melaksanakan promosi sales mission di Tiongkong mulai dari 9 hingga 15 April 2017. Sales mission kali ini dilakukan bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Badung, Asita Bali dan sejumlah industri pariwisata.
lomba, akan terasa wajar jika dikaitkan dengan kondisinya.
1 - 7 Mei 2017
47
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
TANPA UTANG - ‘’Terima kasih Pak Cipto, saya Octavia, ibu rumah tangga, sekarang sudah bisa mengembangkan kompleks perumahan di Banyumanik, Jateng, tanpa utang. Kapan utang lunas? Jangan hanya jago sibuk, jadi contoh yang jelek untuk anak, yaitu hidup penuh utang. Jangan masuk akhirat bawa utang. Ikuti Mentoring Gratis + Konsumsi; ‘’Dalam 30 Hari Utang Bisa Lunas dan Nambah Rumah’’ bersama Cipto Junaedy, Pengajar Pola Hidup Tanpa Utang kepada berbagai kalangan (koran Investor Daily).
LKPJ - Sidang Paripurna DPRD yang mengagendakan Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jembrana Tahun 2016 dan Penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah berlangsung di Ruang Utama DPRD, Senin (17/4). Sidang yang dibuka secara resmi Ketua DPRD I Ketut Sugiasa, Wakil Ketua DPRD I Ketut Wardana dan Wabup I Made Kembang Hartawan, dalam LKPJ Bupati Jembrana I Putu Artha terungkap kalau dari sisi pendapatan, semua pos pendapatan daerah dapat terealisasi secara maksimal.
MBP/ist
MBP/ist
RAPAR KOORDINASI - Sejumlah kasus pelecehan hari raya di Bali termasuk Nyepi dibahas dalam rapat koordinasi anggota DPD-RI utusan Provinsi Bali yang dipimpin Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Salah satu yang menonjol adalah adanya dua kasus pemukulan pecalang di Denpasar. Keprihatinan mendalam disampaikan Senator Gusti Wedakarna menanggapi hal tersebut. Tahun 2016 Bali dikecewakan dengan sejumlah kasus Nyepi di Bedugul dan adanya pelecehan lewat media sosial. Kini selain adanya pelecehan pecalang oleh oknum pengurus front pembela agama, juga terjadi aksi yang lebih brutal lagi, yakni pemukulan pecalang.
48 1 - 7 Mei 2017
PACTO AWARD - Pacto Ltd. Indonesia kembali memberikan penghargaan kepada hotel-hotel yang telah melakukan kerja sama selama tahun 2016. Pemberian penghargaan yang dikemas dalam acara bertajuk ‘’Pacto Award Night & Pacto Billionaire Club Launching’’ menjadi salah satu momen mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kerja sama yang selama ini telah terjalin baik antara Pacto dan kalangan hotel. Penghargaan diserahkan bersamaan dengan acara HUT ke-50 Pacto dan launching catalog tahunan Indonesia’s Finest Villas & Resorts 2017 di Movenpick Resort and Spa Jimbaran, 22 Maret lalu.
MBP/ist
SERAHKAN DANA - Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H., menyerahkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk mendukung pelaksanaan karya mamungkah, ngenteg MBP/ist
YUDISIUM UNWAR - Program Pascasarjana Universitas Warmadewa melaksanakan Yudisium ke-8 di Gedung Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Senin (10/4). Yudisium kali ini memiliki arti tersendiri karena ada peningkatan lulusan yang sangat signifikan, yaitu lebih dari 50 persen daripada yudisium ke-7. Mahasiswa yang diyudisium berjumlah 82 orang.
linggih, padudusan agung, tawur agung, ngusaba desa lan ngusada nini di pura desa lan puseh, desa adat Pererenan, Jumat (7/4). Wabup Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra, Muspika Kec. Mengwi, Majelis Madya Kab. Badung I Gst Ngr Wiadnyana dan lainnya.
MBP/ist
LEPAS KONTINGEN - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi melepas secara resmi Kontingen Pekan Nasional (Penas) XV Petani-Nelayan Kabupaten Karangasem Tahun 2017, Senin (17/4). Pelepasan dilangsungkan di Wantilan Kantor Bupati Karangasem. Pelepasan ditandai pemasangan syal secara simbolis oleh Bupati Mas Sumatri kepada para peserta Penas yang disaksikan Kadis Pertanian Karangasem I Wayan Supandhi dan Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karangasem I Wayan Sumatra beserta para anggota KTNA lainnya.
1 - 7 Mei 2017
49
TA K S U
Jero Mangku Ketut Sena
Perajin Sekaligus Pelestari Barong Landung
S
erangkaian hari raya Galungan dan Kuningan, di desa-desa masyarakat sering dihibur dengan acara ngelawang (pementasan barong dari desa ke desa) oleh kelompok kesenian tertentu. Dulu yang biasa ngelawang adalah Barong Ket, Barong Bangkung/Bangkal, Barong Landung (mirip Ondel-ondel Betawi) dan Nong Nong Kling atau Wayang Wong. Namun kini yang dominan adalah Barong Bangkung dan Wayang Wong. Sementara Barong Ket dan Barong Landung sudah sangat jarang. Mungkin karena lebih banyak yang disakralkan sehingga tidak boleh lagi ngelawang. Berbicara Barong Landung, tentu saja tidak bisa dilepaskan dari latar sejarahnya yang konon merupakan perwujudan dari raja Bali, yakni raja Jaya Pangus yang memperistrikan seorang putri C i n a b e rn a ma Kang C i n g W e i . R a j a J a y a Pangus dalam Barong Landung diwujudkan boneka besar hitam, sedangk a n
50 1 - 7 Mei 2017
putri Kang Cing Wei ditokohkan dengan boneka cantik tinggi dan langsing bermata sipit dan selalu tersenyum sebagai roman muka seorang Cina. Salah satu seniman Bali yang mengabdikan dirinya dalam seni pahat kayu khususnya pembuatan Barong Landung ini adalah Jero Mangku Ketut Sena. Kecintaan Jero Mangku Ketut Sena terhadap Barong Landung sudah dimulai sejak tahun 70-an. Pria kelahiran tahun 1954 ini memperdalam teknik membuat Barong Landung pada seorang sulinggih yang waktu itu memiliki kemampuan yang luar biasa di bidang spiritual maupun seni. Meski telah berlatih dan memiliki guru, namun dalam mengerjakan Tapakan Barong Landung, Jero Mangku Ketut Sena tidaklah tanpa hambatan. Banyak hambatan sekala dan niskala yang dihadapi. Namun secara perlahan hal itu membuat Jero Mangku Ketut Sena belajar dan mengevaluasi sehingga ke depan tidak membuat kesalahan serupa. Hal-hal aneh ini juga dirasakan anak dan beberapa temannya, sehingga semua menjadi percaya Jero Mangku Ketut Sena bukan saja membuat Tapakan Barong Landung, namun juga nyungsung Tapakan Ida Batara. Ada beberapa hal yang menjadi pedoman bagi Jero Mangku Ketut Sena mengurangi kesalahan dalam mengerjakan Tapakan Barong Landung, yakni menentukan hari baik untuk memulai atau dalam agama budaya (Hindu) Bali disebut ala ayuning dewasa. Menurut Jero Mangku Ketut Sena, Tapakan Barong Landung ada dua, yakni Tapakan Ida Batara dari Dalem Ped (Nusa Penida) dan Tapakan Ida Batara dari Pura Balingkang (Kitamani). Begitu juga dalam ngelawang, memiliki arti dan makna tersendiri. Di sejumlah daerah, saat ngelawang, Tapakan Barong Landung sering masuk ke rumah warga yang memiliki makna untuk membersihkan secara niskala segala kekotoran
yang ada di rumah tersebut. Pintar membagi waktu antara sebagai kepala keluarga serta menjadi pemangku di Pura Pemaksan keluarga besarnya, membuat Jero Mangku Ketut Sena menjadi panutan di keluarga. Hal ini juga dirasakan kedua anaknya dalam mengajarkan disiplin dan memberikan apresiasi dan kebebasan dalam memilih hobi atau minat yang ingin dikembangkan. Hal ini terlihat dari salah satu anaknya, yakni Made Sudiatmika yang mewarisi darah seni ayahnya. Meski tidak bisa meneruskan keahliannya ayahnya seratus persen, namun hal tersebut tidak dipaksakan karena ada beberapa hal yang tidak bisa hanya dipelajari, namun harus mendapat restu dari sesuhunan yang akan dipahat. Terlebih seringkali keanehan yang dialami ayahnya, membuat dia takut. Namun setelah mendapat wejangan dan nasihat, membuat dia sedikit tenang. Sebagai bagian dari seni, Jero Mangku Ketut Sena sangat menyayangkan ada beberapa pihak yang terlalu mensakralkan Barong Landung serta tidak bisa memisahkan antara Barong Landung untuk menunjang kesenian maupun untuk disakralkan sebagai Sesuhunan Ida Betara. Hal ini tentunya akan berdampak pada perkembangan seni itu sendiri, dimana akan semakin ditinggalkan. Generasi muda tidak akan berani belajar ataupun menekuni karena ada rasa takut jika menekuninya. “Karena ada rasa takut jika menekuninya,� jelasnya. Di usianya yang sudah senja ini, Jero Mangku Ketut Sena berharap apa yang ditekuninya ini bisa diteruskan oleh generasi muda sehingga nantinya tidah punah. “Sesuai dengan sejarah Barong Landung yang merupakan bagian dari peninggalan pendahulu yang mesti dijaga, sudah sepatutnya kita semua bisa menjaganya sehingga agama dan budaya Bali tetap ada,� tutupnya. l Trimaja/BaliTV
182 | 1 - 7 Mei - 2017
Guru Bukan Robot Besi RP 20.000