Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 178 | balipost.com

Page 1

178 |27 Maret - 2 April 2017

MSS Serang Babi di Bali RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI lSkandal E-KTP, Problem Moral Pejabat Publik 6 BALI SEPEKAN lWisata ATV di Bayad Beroperasi Tanpa Izin 7 LAPORAN UTAMA l MSS Serang Babi di Bali 8

l Bisa Timbulkan Kelumpuhan 10 l Pertama Teridentifikasi 1994 11 POLITIK lOptimalisasi Peran HKTI 16 lTegakkan “Tri Kaya Parisuda” 17 KIPRAH lMengenang Perjuangan Ibu 18 MANCANEGARA l Konflik Turki Versus Belanda Memanas 20 KESEHATAN l Demam Berdarah Dengue,

LENSA l ”MELASTI” 26

OLAHRAGA l Membangkitkan Kembali Fukushima 27 LINGKUNGAN l Pemprov Bali Dukung Reklamasi Teluk Benoa 36 PARIWISATA l Bali Hanya Jadi ”Hub” Pariwisata 38

Membunuh Tanpa Pandang Bulu 24

TRADISI l Leko, Tari Klasik yang Ada Unsur Pelegongan 46 TAKSU l Komang Darmayuda

Ajarkan Budi Pekerti Lewat Lagu 50

27 Maret - 2 April 2017

3


DARI PEMBACA

Kasihan Patung GWK

P

atung Garuda Wisnu Kencana (GWK) sudah cukup lama dirancang bangun oleh penggagasnya, yaitu Nyoman Nuarta, asal Tabanan namun menetap dan berkarya seni di Bandung (Jawa Barat). Walaupun patung GWK belum selesai sepenuhnya yakni antara Patung Wisnu dan Patung Garuda belum menyatu dipasang (masih terpisah), tetapi tetap menjadi daya tarik para wisatawan baik domestik maupun dari luar negeri. Sejak lama hingga kini banyak tamu yang berkunjung ke GWK yang ada di wilayah Desa Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Mengapa pembangunannya tersendat-sendat? Saya pikir kemungkinan kurangnya dana untuk melanjutkan. Secara komersial meskipun belum rampung 100% tetapi cukup banyak pemasukan dari pengunjung ke objek wisata patung GWK tersebut. Apalagi jika sudah selesai. Sebenarnya juga menguntungkan buat Pemda Provinsi Bali dan Kabupaten Badung. Nantinya juga akan banyak tenaga kerja di Badung akan diserap oleh GWK. Proses pembangunan GWK saya kurang tahu apakah Pemda Provinsi Bali atau Pemda Badung pernah membantu dana. Kasihan patung GWK. Untuk cepatnya selesai GWK sebenarnya Pemda Badung bisa menyisihkan APBD-nya yang sangat besar itu. Mengapa Badung kaya, banyak orang sudah tahu. Karena banyaknya sarana pariwisata di Bali dan Badung khususnya seperti hotel, vila, restoran, tempat untuk belanja termasuk destinasi wisata patung GWK dan lainlain. Oleh karena itu, alangkah eloknya apabila pemerintah Badung bisa membantu demi melanjutkan pembangunan objek wisata Patung Garuda Wisnu Kencana yang telah kesohor di mancanegara. Bahkan, rombongan Raja Arab Saudi katanya sempat mengunjungi GWK. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

27 Maret- 2 April 2017

4


Berkomitmen Jaga Alam Bali SYARAT pemimpin Bali ke depan mulai dibedah satu per satu. Tolok ukur kualitas dan komitmen pemimpin Bali terhadap wilayah yang akan dipimpinnya juga harus jelas. Ke depan pemimpin Bali selain bersih dan memiliki track record yang teruji, sosok pemimpin Bali juga diharapkan memiliki komitmen yang jelas dalam pengelolaan alam Bali. Ini penting agar alam Bali tak diposisikan sebagai aset yang selalu dikorelasikan dengan nilai-nilai ekonomis dan keuntungan finansial. Pandangan itu mengemuka saat Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan konsistensi dan komitmen Bali dalam menjaga alam Bali. Ketika responden disodori pertanyaan, setujukah anda, pemimpin Bali ke depan wajib menjabarkan komitmennya dalam mengawal alam Bali? Pada jajak yang dilakukan di seluruh kabupaten/kota dengan wawancara dan kuesioner ini, dominan responden menyatakan dukungannya. Ada 91,27 persen responden yang menyatakan setuju agar pemimpin Bali ke depan wajib mendeklarasikan diri sebagai figur yang akan mengawal alam Bali. Deklarasi ini tak sebatas wacana, tetapi harus dalam bentuk komitmen tertulis. Keberpihakan terhadap alam Bali

ini dinilai sangat penting menjadi syarat utama, mengingat intensitas bencana yang terjadi di Bali makin meningkat. Potensi banjir dan tanah longsor bagi Bali harus diantisipasi sejak awal. Responden juga berharap sejak dini rakyat Bali melakukan koreksi terhadap kandidat yang lalai dalam membangun keberpihakan terhadap alam Bali. Sementara itu, 7,02 persen responden mengatakan keberpihakan terhadap alam Bali penting menjadi kriteria namun bukan hal utama. Keberpihakan terhadap alam bisa dibangun sepanjang figur yang dipilih aspiratif. Pemimpin yang aspiratif jelas memiliki kepekaan tersendiri atas kehendak warganya. Walaupun seorang pemimpin memiliki komitmen menjaga alam, namun cara pandangnya terhadap pengelolaan Bali berbeda dengan rakyat juga berpotensi menimbulkan masalah. Artinya, kata responden, seorang pemimpin, syarat utamanya adalah aspiratif dan berpihak pada rakyat. Ini artinya kebijakan dalam pengelolaan alam Bali akan sejalan dengan warganya. Sementara 1,71 persen responden tak memberikan jawaban terkait hal ini. Mereka mengaku bukan orang politik dan tak tertarik bicara pemimpin Bali. Mereka mengatakan selama ini kehadiran

pemimpin bagi kehidupan mereka sangat kecil. Itu artinya hidup dan pengelolaan alam Bali tak bisa ditentukan oleh pemimpin saja. l Dira Arsana

Setujukah anda, figur pemimpin Bali ke depan wajib menjabarkan komitmen menjaga alam Bali? 91,27%

Calon Pemimpin

7,02%

N=730

1,71% Setuju

Tidak Tidak setuju tahu grafis: tomik cahya

27 Maret- 2 April 2017

5

5


opini

Skandal E-KTP, Problem Moral Pejabat Publik

D

ugaan adanya bancakan duit yang melibatkan pihak legislatif (DPR) dan pihak eksekutif (pemerintah) terkait dengan proyek KTP elektronik, yang sekarang kasusnya sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kian menebalkan keyakinan publik negeri ini ihwal betapa bobroknya moral sebagian politisi dan pejabat publik kita. Sebagaimana ramai diwartakan media dan menjadi bahan perbincangan publik luas, banyak pihak dari kalangan legislatif maupun eksekutif yang diduga menikmati duit korupsi super jumbo dari proyek KTP elektronik. KPK menyatakan bahwa dalam proyek KTP elektronik itu telah terjadi penggelembungan dana sebesar Rp 2,55 triliun. Penggelembungan inilah yang diduga kuat menjadi sumber bancakan para politisi dan pejabat publik kita yang terlibat dalam pengelolaan proyek KTP elektronik. Konon, uang yang menjadi bancakan bervariasi nilainya, mulai dari miliaran rupiah, puluhan miliar rupiah, ratusan ribu dolar AS, hingga ada yang menerima jutaan dolar AS. United Nation Development Program (UNDP) mendefinisikan korupsi sebagai penyalahgunaan kekuasaan atau wewenang publik untuk kepentingan pribadi melalui cara-cara penyuapan, pemerasan, kolusi, nepotisme, penipuan dan penggelapan. Sejatinya, praktik korupsi di negeri ini merupakan masalah yang kompleks. Ia bersifat multidimensional, baik menyangkut sebab dan akibatnya. Secara demikian, korupsi bukan hanya bisa dilihat sebagai masalah struktur politik dan kekuasaan semata, tetapi juga bisa dilihat sebagai masalah struktur ekonomi, budaya, sosial atau pun moral kelompok dan moral perseorangan. Suka atau tidak, negara kita sejauh ini termasuk salah satu negara paling korup di dunia. Virus korupsi merajalela menyusup ke berbagai sendi kehidupan di negeri ini. Praktik korupsi pun telah benar-benar menjadi budaya dan bagian yang tidak terpisahkan dari perilaku bangsa ini,

6

Oleh Djoko Subinarto

dalam level apa pun. Selain menurunkan tingkat pertumbuhan ekonomi, korupsi juga merongrong fondasi tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Inti dari tata kelola pemerintahan yang baik adalah adanya layanan publik yang andal dan terpercaya. Praktik korupsi meniadakan keduanya. Sudah barang tentu, berbagai laku korup yang dipraktikkan oleh sebagain politisi dan pejabat publik kita kita sama sekali jauh dari semangat nasionalisme untuk menegakkan Indonesia Raya sekaligus mengharumkan bangsa dan negara ini. Dalam konteks penyelenggaraan kehidupan bernegara di negeri ini, jangan heran pula kalau sebagian kalangan kini lebih suka memelesetkan konsep trias politika yang kita anut menjadi trias koruptika lantaran kinerja buruk yang ditampilkan oleh ketiga cabang kekuasaan negara yaitu legislatif, eksekutif dan yudikatif. Sesungguhnya, reformasi yang menelan ongkos yang tidak kecil diujung tahun 1990-an lalu membawa harapan besar akan hadirnya para politisi dan pejabat publik yang bersih, jujur dan amanah, yang setiap langkah dan setiap lakunya bersandar pada hati nurani yang bening, dan bukan bersandar pada kepentingan-kepentingan sempit pragmatis jangka pendek yang mengedepankan kalkulasi keuntungan pribadi maupun kelompok. Akan tetapi, harapan seperti itu ternyata masih jauh panggang dari api. Kita semua menyaksikan betapa reformasi yang gegap gembita itu hanya membawa perubahan kosmetik superfisial pada kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Faktanya, laku korup dan khianat dari para para politisi dan pejabat publik kita semakin kentara. Kalau akhirnya ada sementara kalangan yang menilai bahwa para politisi dan pejabat publik kita dewasa ini sedang mengalami krisis moral sangat serius,

maka itu benar adanya dan bukan igauan mengada-ngada. Menilik asal usul katanya, ‘moral’ berasal dari bahasa Latin yaitu ‘moralis’. Kata ini kemudian diserap ke dalam bahasa Prancis dan Inggris menjadi ‘moral’. Merriam-Webster Dictionary mendefinisikan ‘moral’ antara lain sebagai “segala sesuatu yang terkait dengan prinsip-prinsip benar dan salah dalam berperilaku”. Sementara itu, Online Etymology Dictionary memberi batasan kata ‘moral’ sebagai “perilaku yang pantas dilakukan oleh seseorang dalam masyarakat”. Krisis moral politisi dan pejabat publik kita boleh jadi bersumber dari lemahnya tekad mereka dalam menjunjung prinsip-prinsip benar dan salah. Padahal, mereka ini adalah panutan yang harus tampil paling depan dalam menunjukkan ketegasan dalam menegakkan prinsip-prinsip benar dan salah. Persoalan utamanya agaknya terletak pada landasan yang dijadikan acuan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab mereka. Sejauh ini, para politisi dan pejabat publik kita lebih banyak bersandar pada prinsip kepentingan pribadi serta kepentingan kelompok dan cenderung mengabaikan prinsip apa yang benar dan apa yang tidak benar. Akibatnya, dalam konteks kenegaraan, penyelenggaraan negara berjalan sebatas apa yang dirasa bakal menguntungkan mereka serta lingkaran di sekitar mereka. Dengan demikian, persoalan benar atau tidak benar bukan lagi hal yang menjadi acuan utama dalam hal ini. Buntutnya, sebagian besar politisi dan pejabat publik kita cuma sibuk mengkreasi hal-hal kecil dan jangka pendek, sebatas bagaimana meraih dan mempertahankan jabatan, misalnya, serta mengeruk keuntungan-keuntungan finansial sekaligus menyelamatkan kepentingan-kepentingan personal dan kelompok dalam lingkaran mereka. Penulis adalah kolumnis, alumnus Universitas Padjadjaran, Bandung

27 Maret- 2 April 2017

6


BALI SEPEKAN

Wisata ATV di Bayad Beroperasi Tanpa Izin

AKOMODASI wisata ATV (All Terrain Vehicle) Kuber Bali Adventure di Banjar Bayad Desa Melinggih Kelod Kecamatan Payangan beroperasi tanpa izin. Pemkab Gianyar pun segera mengambil tindakan. Menurut rencana, tim dari Pemkab Gianyar akan melakukan pengecekan ke tempat usaha tersebut pada Jumat (17/3) mendatang. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gianyar I Ketut Mudana, Senin (13/3) kemarin, mengatakan wisata ATV di Banjar Bayad itu baru mengantongi Izin Prinsip. Sementara IMB dan Surat Izin Tempat Usaha belum diterbitkan oleh pemerintah. ‘’Baru Izin Prinsip saja yang dikeluarkan untuk wisata ini,’’ tegasnya. Lantaran akomodasi wisata

ini sudah beroperasi, pihaknya pun mengangendakan pengecekan bersama Satpol PP Gianyar ke lokasi tersebut. ‘’Kita akan cek dulu. Walaupun sudah diketahui izinnya belum lengkap, kita belum bisa langsung menertibkan karena ada mekanisme dan tahap yang harus dilalui terlebih dahulu. Paling cepat kita bisa menjatuhkan SP 1,’’ terangnya. Terkait nekatnya pihak pengelola wisata ATV ini beroperasi tanpa izin, Mudana menyebut hal itu bisa terjadi jika oknum tertentu yang memberikan jaminan atau melindungi. ‘’Biasanya ya begitu. Feeling kami, ada tokoh yang berikan angin segar. Kalau investor luar, biasanya tidak berani tanpa izin. Ini karena ada tokoh yang memberikan link,’’ ucapnya. l Manik Astajaya

Galian C Kelating Bukan Zona Pertambangan PROYEK galian C di Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan kembali bergulir. Pasalnya, sejak ditutup sementara jajaran Satpol PP Provinsi Bali, rupanya tidak diindahkan sejumlah buruh di sana. Terbukti dari hasil penelusuran masih ada aktivitas galian batu paras di lokasi. Lebih lebih galian C di sana kerap memakan korban jiwa. Hal itu sontak membuat Bupati Tabanan, Eka geram. Kemudian, Bupati secara tegas mengatakan agar lokasi itu ditutup. Selain merusak lingkungan, galian C , itu juga sering memakan korban. “Apalagi galian C itu illegal dan sudah berumur 15 tahun. Malah kerap

MBP/dok

Kuber Bali Adventure di Banjar Bayad Desa Melinggih Kelod Kecamatan Payangan. Pemkab Gianyar menyebut wisata ATV ini beroperasi tanpa izin.

KLHK Genjot Penanaman Buah Lokal

memakan korban, karena itu galian C itu harus ditutup, “sergah Bupati, usai pengambilan sumpah jabatan sejumlah PNS di Gedung I Ketut Maria Tabanan, Rabu (15/3). Pihaknya akan menggelar rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta instansi terkait. Rapat itu dalam upaya menindaklanjuti galian C di Desa Kelating. Perlu ada langkah langkah mengembalikan pada kondisi sebelumnya. Apalagi untuk merecovery lahan yang sudah dipenuhi galian C itu diakuinya cukup sulit. Lebih lebih kedalamannya bervariasi, dengan lubang terdalam 30 meter.

PEMERINTAH pusat menggenjot rehabilitasi hutan dan lahan di seluruh wilayah di Indonesia dengan menaman pohon dan beberapa jenis tanaman buah lokal. Selain melestarikan fungsi hutan, pola ini memberikan dampak positif bagi warga dari buah yang dihasilkan. Pemerintah pusat mulai tahun ini akan mengoptimalkan penyedian bibit buah khas di berbagai daerah melalui penangkaran bibit, baik melalui kebun bibit rakyat dan penangkaran milik perorangan. Demikian diungkapkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar saat mengunjungi usaha penangkaran bibit buah lokal Bali di Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Minggu (12/3) kemarin. Menteri LHK Nurbaya didampingi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) A.A. Puspayoga, Bupati Putu Agus Suradnyana, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.O.G, dan Kepala Dinas Pertanian Buleleng Nyoman Swatantra. Rombongan Menteri LHK secara khusus meninjau usaha pembibitan di lahan seluas dua hektar milik Gede Sukra Suarnaya. Penangkaran ini menghasilkan bibit durian unggul, mangga golek, rambutan dan kini mencoba membudidayakan bibit mangga tikus.

l Dewi Puspa

l Mudiarta 27 Maret- 2 April 2017

7

7


LAPORAN UTAMA Pencegahan MSS harus dilakukan sejak awal, yakni mulai dari pemeliharaan ternak babi. Selanjutnya, pada pemotongan, pengolahan hingga pada konsumsi daging babi.

MSS Serang Babi di Bali

M

asyarakat terutama di Bali yang banyak mengkonsumsi olahan kuliner daging babi, kini harus mulai ekstra hati-hati. Jika sebelumsebelumnya diberitakan daging babi banyak mengandung telur/cacing pita, kini ditemukan adanya bakteri Meningitis Streptococcus suis (MSS). Ini terlihat dari empat orang warga Tabanan yang menderita panas berhari-hari disertai gejala kaku pada tengkuk dan ada yang tidak bisa mendengar. Dari ciri-ciri ini, empat warga ini dinyatakan suspect MSS. Kepala Bidang P2MPL Dinas Kesehatan Tabanan, dr. Ketut Nariana, M.Kes., menduga penularan terjadi saat empat korban ini menikmati komoh di Banjar Pengayehan Desa Gubug, Ta-

8

banan. Adanya penemuan suspect MSS, membuat tim yang terdiri dari Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan, turun ke lokasi. Selain melakukan sosialisasi mengenai Streptococcus suis, juga dilakukan pemberian obat pada babi yang masih hidup di lingkungan tersebut. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabanan, drh. I Made Arya Putra mengatakan, ada lima ekor babi yang diberikan pengobatan. Kelima babi tersebut memiliki riwayat satu kandang dengan babi yang diduga menularkan MSS. Bakteri Streptococcus suis menular antara babi lewat liur dan kotoran babi yang terinfeksi bakteri. Apabila termakan oleh babi lainnya maka bisa menginfeksi. Untuk itu sangat penting melakukan pemeliharan intensif pada babi terutama keber-

MBP/dok

sihan dan sanitasi yang baik serta rutin melakukan penyemprotan disinfektan setidaknya seminggu sekali. Sementara penularan dari babi ke manusia adalah lewat konsumsi olahan babi yang tidak matang. Sehingga agar aman mengkonsumsi olahan babi, ada baiknya memasak dengan suhu di atas 56 derajat celsius selama 30 menit. Selain itu selalu cuci tangan saat membersihkan kandang, memberikan makan ataupun menyentuh daging babi dengan sabun adalah kunci penting. MSS juga diduga menjangkiti warga Sibang, Abiansemal, Badung. Sebelumnya, MSS juga telah menjangkit warga Kubutambahan, Buleleng akhir Desember lalu. Menyikapi hal ini, Pemkab Badung menyiapkan pendamping untuk mengantisipasi merebaknya MSS.

27 Maret- 2 April 2017

8


Tim pendamping yang tersebar di enam kecamatan ini bertugas memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait penanggulangan bakteri tersebut. Kabid Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Drh. I Gede Asrama mengatakan, enam tim yang terdiri dari sembilan orang ini merupakan tenaga kesehatan yang keseharianya bertugas di UPT dan Puskeswan yang ada di setiap kecamatan. “Ini dilakukan agar masyarakat tidak resah. Kami akan memberi pemahaman bagaimana memilih dan mengolah daging babi yang baik,” kata Asrama. Menurut Asrama, sosialisasi tentang bahaya MSS penting dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga tidak terjadi penyimpangan informasi. “Kami juga sudah menyurati perbekel dan lurah agar

memberikan pemahaman yang benar soal bakteri tersebut. Jangan sampai salah informasi, sehingga masyarakat tidak berani mengkonsumsi daging babi,” ujarnya. Asrama berharap, merebaknya penyakit MSS ini tidak mengurangi tingkat konsumsi daging babi di masyarakat, khususnya di Kabupaten Badung. Karena itu, tim penyuluh yang diterjunkan akan bekerja maksimal untuk memberikan informasi yang benar. “Daging babi aman dikonsumsi, asalkan bersumber dari babi yang sehat dan diolah dengan baik,” tegasnya. Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. Gede Putra Suteja juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengolah daging babi dengan baik sebelum dikonsumsi, sehingga tidak terjangkit bakteri Streptococcus suis. “Saya tegas-

kan tidak ada larangan mengkonsumsi daging babi, asalkan diolah dengan baik dan sumbernya juga dari babi yang sehat,” ujarnya. Pejabat asal Mengwitani ini menjelaskan cara mencegah penularan bakteri MSS, yakni dengan membeli daging babi di tempat yang resmi, sehingga dapat dipastikan babi yang dipotong sehat. Saat mengolah daging babi juga pastikan tangan tidak luka atau tutup luka dengan baik bila mengolah daging. “Bila di sekitar kita ada peternak babi yang memiliki babi yang sakit, mohon diinfokan jangan dijual ke pengepul daging babi untuk mencegah penularannya. Pastikan masakan dari babi yang kita makan benar-benar matang,” katanya mengingatkan. l Maya/Parwata

27 Maret- 2 April 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

MBP/dok

Untuk mencegah MSS, pengolahan daging babi harus dilakukan secara benar dan sehat.

Bisa Timbulkan Kelumpuhan MSS bisa menyerang segala usia. Namun kelompok umur yang berpotensi besar terinfeksi MSS adalah kelompok usia dewasa. Karena orang dewasa sudah mulai makan daging babi dan lawar. Secara umum anak-anak usia di bawah 5 tahun rawan terkena meningitis tetapi MSS jarang karena penularannya melalui daging babi. Hal ini kemungkinan disebabkan karena pada usia di bawah 5 tahun pada umumnya anak lebih jarang makan babi apalagi lawar. Menurut Dokter Spesialis Anak Konsultan Saraf Anak RSUP Sanglah, Dr. dr. I Gusti Ngurah Made Suwarba, Sp.A (K)., kasus meningitis Streptococcus suis (MSS) sebelumnya telah ada. Kasusnya bersifat sporadis, artinya kasusnya sekalisekali ada. Tapi tidak sampai menimbulkan outbreak. “Di RSUP Sanglah kasusnya sporadis, sekali -sekali ada. Tapi MSS pada anak belum ditemukan sampai saat ini,” katanya.

10

Ia menjelaskan, meningitis adalah radang selaput otak. Sedangkan jika otak yang terinfeksi disebut dengan encephalitis. Meningitis penyebabnya beragam. Salah satunya bakteri. “Kalau penyebabnya bakteri disebut meningitis bakteri. Kalau penyebabnya virus disebut meningitis virus,” jelasnya. Streptococcua suis adalah bakteri yang komensal ada di babi. Artinya bakteri tersebut memang ada di babi, namun tidak selalu menyebabkan babi sakit. Namun, bakteri tersebut dapat membuat babi sakit jika kondisi ketahanan tubuh babi kurang baik. Sampai saat ini tidak ada bukti yang mendukung adanya vektor pembawa bakteri Streptococcus suis. Makanya penularan bakteri tersebut dipercaya melalui bagian dari babi terutama babi yang tidak matang. Lalu termakan oleh manusia. “Kalau JE (japanese ensefalitis) vektornya jelas diketahui yakni nyamuk culex, nyamuk menggigit babi yang

terinfeksi virus JE. Kemudian nyamuk tersebut membawa virus JE di tubuhnya dan menggigit manusia,” pungkasnya. Ia yakin jika babi diolah dengan matang, digoreng dengan matang, bakteri yang terkandung pada babi tersebut akan mati. “Yang mencurigakan itu lawar yang menggunakan darah mentah,” tandasnya. Sedangkan jika dibekukan, ia juga tidak yakin bakterinya mati. Karena jika dibekukan, beberapa bakteri dapat berubah bentuk untuk mempertahanan diri. Ia juga tidak meyakini bumbu pedas Bali (basa gede) dapat membunuh bakteri tersebut. Karena yang dapat membunuh bakteri adalah suhu yang panas, bukan rasa pedas yang membuat rasa panas di mulut atau bibir. Gejala sisa dari meningitis bisa terjadi kecacatan bahkan kelumpuhan. Pada awalnya bakteri tersebut menyerang selaput otak. l Maya

27 Maret- 2 April 2017

10


Pertama Teridentifikasi 1994 KASUS Meningitis Streptococcus suis (MSS) di beberapa daerah mulai dirasakan dampaknya oleh pedagang daging babi. Di Pasar Kidul, Bangli misalnya, penjualan daging babi di pasar ini mengalami penurunan signifikan. Terkait hal ini, pedagang pun meminta pemerintah melakukan sosialisasi sekaligus uji laboratorium terhadap daging babi di Pasar Kidul guna melindungi konsumen. Pedagang daging babi di Pasar Kidul, Ida Ayu Nyoman Muliawati mengatakan, penurunan penjualan daging babi terjadi pascaditemukannya kasus MSS di Badung dan Tabanan. Kata Muliwati, penurunan tidak tanggung-tanggung yakni hingga 80 persen. Dengan kondisi ini, pihaknya sangat berharap kepada dinas terkait agar memberikan pemahaman maupun sosialisasi ke seluruh masyarakat untuk mengantisipasi kasus ini terjadi di Bangli. Pihaknya juga berharap pemerintah melakukan uji laboratorium terhadap daging babi

yang akan dijual ke konsumen. Kasus MSS pada babi pertama teridentifikasi tahun 1994 oleh BBVET Denpasar. Sampai saat ini streptococcosis bersifat endemi pada babi. Artinya kasus sering muncul dalam jumlah relatif kecil dengan morbiditas (angka kesakitan) hampir 70 persen dan mortalitas (angka kematian) 30 persen. Demikian penegasan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali, drh. IKG Nata Kesuma, MMA. Ia mengungkapkan, belum ada vaksin untuk babi mencegah penyakit streptococcosis. Maka dari itu, warga yang mencurigai babinya terkena penyakit streptococcosis agar cepat melaporkan kepada dokter hewan terdekat untuk dilakukan pengobatan. “Untuk para jagal atau tukang potong babi diminta agar tidak memotong babi sakit karena dapat menyebarkan penyakit zoonosis,” tegasnya. Penularannya, dari babi ke babi

melalui penularan langsung kontak dengan hewan sakit atau melalui melalui makanan yang terkontaminasi bakteri. Sedangkan dari babi ke manusia melalui makanan yang tercemar ekskreta yang mengandung bakteri streptococcus. “Dapat melalui pernafasan atau inhalasi pada babi dalam satu kandang. Streptococcus dapat juga menginfeksi hewan kuda namun tidak begitu rentan,” imbuhnya. Babi juga dapat menularkan penyakit lain yang mirip dengan streptococcosis seperti Hog Cholera yang disebabkab oleh virus, Septichaemia Epizootika yang disebabkan oleh Pasteurella dengan gelaja ngoroknya. Bakteri S. Suis akan mati pada suhu 56 derajat celcius dalam waktu 30 menit. “Dan dapat hidup beberapa bulan dalam ruangan kotor. Bakteri S. suis hanya mati jika dibersihkan dengan desinfectan dan suhu diatas 56 derajat,” imbuhnya. l Eka prananda/Maya

Dengan ditemukannya kasus MSS pada babi, maka pemotongan babi di masyarakat harus diawasi ketat. Terlebih, saat Penampahan Galungan yang akan datang, biasanya kelompokkelompok masyarakat melaksanakan tradisi mapatung (memotong babi dengan urunan).

MBP/dok

27 Maret- 2 April 2017

11


AKTIVITAS BRSUD TABANAN - Kasus trauma dan penyakit jantung dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Penanganan yang cepat dan sedini mungkin terhadap dua kasus ini oleh petugas medis dan paramedis sangat penting karena akan sangat mempengaruhi kondisi pasien selanjutnya. Karenanya kesiapan tim medis dan paramedis mutlak diperlukan. Untuk itu dalam rangka menyiapkan SDM yang kompeten, BRSUD Tabanan sebagai pusat layanan di Tabanan menyiapkan stafnya melalui pelatihan-pelatihan. Salah satunya yang rutin adalah pelatihan BTCLS (Basci Trauma and Cardiac Life Suport) atau pelatihan penanganan awal pasien trauma dan pasien jantung. WAYAN KOSTER - Setelah Desa Pakraman Melaya, Desa Pakraman Banyubiru dan Desa Pakraman Berangbang menyatakan kebulatan tekad mendukung Anggota Komisi X DPR RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. sebagai Gubernur Bali tahun 2018, giliran tiga Desa Pakraman lainnya mendeklarasikan hal yang sama. Desa Pakraman tersebut adalah, Desa Pakraman Sangkaragung Kecamatan Jembrana, Desa Pakraman Yehembang Kauh Kecamatan Mendoyo dan Desa Pakraman Medewi Kecamatan Pekutatan. Deklarasi kebulatan tekad ini diterima KBS (Koster Bali Satu) saat melakukan kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2016-2017, di ketiga Desa Pakraman tersebut.

MBP/ist

MBP/ist

STIKES BULELENG - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Buleleng meraih akreditas institusi/lembaga dengan peringkat B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) terhitung sejak 31 Januari 2017. Hal tersebut sebagai kado manis bagi civitas akademika menyambut Dies Natalis ke-2. Ketua Stikes Buleleng Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., M.Si. mengungkapkan, penetapan akreditasi itu tertuang dalam SKNomor: 0508/SK/BAN-PT/ Akred/PT/I/2017.

12

27 Maret - 2 April 2017

ABEST21 - Pesatnya arus globalisasi dunia pendidikan harus disikapi oleh perguruan tinggi dengan strategi menuju universitas bertaraf internasional. Misalnya, melalui proses akreditasi di tingkat internasional maupun kerja sama antar universitas di berbagai negara. Hal ini terungkap dalam pertemuan anggota lembaga akreditasi internasional ABEST21 (The Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow, a 21st century organisation) yang dihadiri oleh Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) dari tanggal 7–9 Maret 2017 di Sony University, Tokyo, Jepang.


MBP/ist

ISI DENPASAR - Workshop Komposisi Musik Tingkat Nasional 2017 digelar Prodi Musik Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISI Denpasar guna memperingati Hari Musik Nasional, di Gedung Candra Metu, Kamis (9/3). Workshop yang diikuti mahasiswa lintas jurusan di FSP ini menghadirkan narasumber Dr. Royke Bobby Koapaha, M.Sn. dari ISI Yogyakarta. Pascamengikuti workshop, mahasiswa Prodi Musik langsung menampilkan kebolehan bermusik dalam pentas bertajuk ‘’First Impression’’.

MBP/ist

LP2MPP - Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) ISI Denpasar menggelar Workshop Penyusunan Buku Ajar dan Modul Praktikum Ber-ISBN, di Gedung Citta Kelangen, 9-10 Maret 2017. Acara yang diikuti 70 dosen dari Fakultas Seni Pertunjukan serta Fakultas Seni Rupa dan Desain ini dibuka Wakil Rektor I, Kamis (9/3). Dua narasumber dihadirkan dari Undiksha Singaraja yakni Dra. Luh Putu Artini, M.A., Ph.D. dan Made Hery Santosa, M.Pd., Ph.D.

MBP/ist

MBP/ist

FIB UNUD - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) melepas 77 calon wisudawan, Kamis (9/3). Pada pelepasan calon wisudawan ke-120 itu dilepas 59 orang dari program S-1 dan 18 dari program S-2. S-2 linguistik sebanyak 14 orang, S-2 Kajian Budaya 4 orang, Sastra Bali 4 orang, Sastra Jawa Kuna 4 orang, Sastra Inggris 33 orang, Arkeologi 8 orang, Sejarah 2 orang, Antropologi 4 orang, Sastra Jepang 4 orang. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan mahasiswa peraih IP tertinggi atau lulusan terbaik.

BUPATI BADUNG - Pendidikan kepramukaan merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang mengambil peran dalam pembangunan kepemudaan. Pendidikan kepramukaan ini merupakan kegiatan mendidik dan membina kaum muda Indonesia sehingga menjadi generasi muda berkarakter, berwatak, berkepribadian, berakhlak mulia dan memiliki keterampilan hidup, sebagai calon pemimpin bangsa untuk menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta patuh kepada NKRI. Demikian diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat mengukuhkan pengurus Kwartir Cabang Badung Masa Bakti Tahun 2017-2022 di Ruang Pertemuan Kerta Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (9/3). 27 Maret - 2 April 2017

13


A KT I V I TA S UNDIKNAS - Undiknas University dikenal sebagai kampus yang penuh dengan atmosfer akademik yang tinggi. Kampus ini secara kontinu memberi penguatan tumbuhnya iklim akademik bagi civitas akademika Undiknas. Jumat (10/3), Undiknas menggelar seminar nasional ‘’Riset Multidisiplin Pengurangan Risiko Bencana‘’ bekerja sama dengan ICIAR LIPI di Aula Dwi Tunggal.

SD SARASWATI 2 - Semangat siswa dan guru SD Saraswati 2 Denpasar patut diacungi jempol dalam meraih prestasi. Semangat kebersamaan itu kini diwujudkan Marching Band (MB) Putra Ganesa SD Saraswati 2 Denpasar untuk meraih kembali predikat juara umum dalam lomba Delta Marching Open Festival tingkat nasional di Sidoarjo, Jatim pada 19 Maret mendatang. MB Putra Ganesa SD Saraswati 2 Denpasar, Minggu (12/3), menggelar display indoor di Gedung Yowana Mandala Tembau.

DPRD BADUNG - Pansus Sistem Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) yang dibentuk DPRD Badung, Jumat (10/3) menggelar rapat serap aspirasi. Acara yang diikuti kepala UPT Disdikpora kecamatan se-Badung, para kepala sekolah, serta kalangan guru tersebut berlangsung di lantai tiga gedung DPRD Badung. Rapat serap aspirasi dibuka Wakil Ketua I DPRD Badung Nyoman Karyana didampingi Ketua Pansus Nyoman Gede Wiradana. Hadir sejumlah anggota pansus seperti Nyoman Mesir, Luh Gede Mediastuti, I.B. Sunartha, Nyoman Sentana, Made Retha, I.B. Alit Argapatra dan Oka Widianta.

UNUD - Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD., KEMD. melepas 1.119 wisudawan yang terdiri atas 1 orang D-3, 20 D-4, 766 sarjana, 9 profesi akuntan, 7 dokter hewan, 34 dokter, 51 dokter spesialis-1, 190 magister dan 41 doktor pada wisuda ke-120 di Auditorium Widya Sabha, Bukit, Jimbaran, Sabtu (11/3). Sampai saat ini wisudawan Unud berjumlah 79.694 orang. Lulusan tiga terbaik diraih Dr. Denok Lestari, S.S., M.Hum. (IPK 4.00), drh. Annisa Putri Cahyani, S.KH., M.P. (IPK 4.00) dan Putu Ayu Nisma Apsari, S.S. (IPK 3.96).

14 27 Maret - 2 April 2017


SENATOR WEDAKARNA - Siapa menyangka bahwa selain sebagai seorang politisi dan presiden proklamator Indonesia, ternyata Dr. Ir. Soekarno juga seorang diplomat unggul yang dimiliki Asia Afrika. Bung Karno adalah teladan bagi setiap diplomat asal Indonesia yang bertugas membawa misi bangsa ke luar negeri dan selalu menjadi kunci kesuksesan diplomasi bangsa. Oleh karena itu, Senator RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III minta kepada SDM Bali khususnya menguasai ilmu diplomasi, ilmu komunikasi dan memperluas wawasan internasional.

BMPS BALI - Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Pusat Drs. Ki Suparwanto, MBA. didampingi Sekjen Drs. Jerry Rudolf Sirait, Selasa (14/3) mengukuhkan dan melantik pengurus BMPS Provinsi Bali periode 2017-2022. Pengurus baru BMPS Bali dipimpin Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., Sekretaris Blasius, Bendahara I Ketut Jelantik dan Pengawas Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. serta dilengkapi sejumlah bidang.

PERSAGI BALI - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persagi Bali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar menggelar acara Seminar Nasional ‘’Peningkatan Konsumsi Sayur dan Buah sebagai Upaya Pencegahan dan Penanganan Penyakit dalam Mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat’’, Selasa (14/3). Pada hari itu juga dilakukan pelantikan pengurus DPD Persagi masa bakti 2017-2021.

PEMKAB BADUNG - Guna memantapkan penyaluran bantuan dana penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Badung secara langsung kepada enam kabupaten di Bali, Bupati Badung kembali mengundang para bupati dari enam kabupaten untuk diajak berkoordinasi di Puspem Badung, Senin (13/3). Rapat Koordinasi dipimpin langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Bupati didampingi Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, serta pimpinan perangkat daerah terkait. 27 Maret - 2 April 2017

15


POLITIK

Optimalisasi Peran HKTI

P

ermasalahan Bali tak hanya soal investasi dan pewarisan budaya. Bali sebagai destinasi pariwisata juga memiliki tantangan berat dalam mengawal daya saing penduduk dan pertanian. Kendala terbesar yang dihadapi petani Bali saat ini adalah persoalan pemasaran. Jika saja ada pasar induk yang mampu menampung produksi pertanian Bali, para petani tak akan dipusingkan lagi soal anjloknya harga jual saat musim panen tiba. Hal itu disampaikan Ketua DPD HKTI Bali Periode 2016-2021, Prof. Dr. Nyoman Suparta. Menurutnya terdapat tiga hal yang menjadi fokus perjuangan HKTI Bali terkait kesejahteraan petani. Salah satunya, membuka akses pasar untuk pemasaran produk pertanian lewat pasar induk. Keberadaan pasar induk ini akan meningkatkan kesejahteraan dan percaya diri petani Bali. “Keberadaan pasar induk ini akan membuat petani lebih tenang berproduksi, karena mereka sudah mengetahui bahwa ada yang membeli produk mereka dengan harga yang sesuai pasar,” ujarnya. Sementara itu, perjuangan lain yang

16

Petani yang menjadi hulu dari sektor pariwisata cenderung kurang mendapat perhatian. Kami akan memperjuangkan adanya dana alokasi dari pariwisata untuk pertanian, sehingga ada perbaikan infrastruktur pertanian yang membantu meningkatkan kesejahteraan petani.” Prof.Dr. Nyoman Suparta disuarakan HKTI Bali adalah kepemilikan lahan bagi petani minimal satu hektare. Suparta menilai, kepemilikan lahan minimal satu hektare ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Sedangkan perjuangan lain yang juga menjadi fokus HKTI Bali adalah soal kepastian alokasi dana dari sektor pariwisata untuk pertanian. Alokasi dana ini nantinya diperuntukkan bagi

MBP/dok

perbaikan infrastruktur pertanian yang merupakan penunjang sektor pariwisata Bali. “Petani yang menjadi hulu dari sektor pariwisata cenderung kurang mendapat perhatian. Kami akan memperjuangkan adanya dana alokasi dari pariwisata untuk pertanian, sehingga ada perbaikan infrastruktur pertanian yang membantu meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Suparta. Pada kesempatan itu, Suparta yang sudah ketiga kalinya terpilih sebagai Ketua HKTI Bali didampingi jajarannya pengurus HKTI 2016-2021. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Bidang Penyuluhan, Diklat dan Kerja sama Antar Lembaga Dr. Ir. I Dewa Putu Oka Suardi, M.Si., Wakil Ketua Bidang Permodalan, Perbankan, Investasi, Koperasi, UMKM dan Pemasaran Dewa Ketut Nuradja Nasa, S.E., M.M., Wakil Ketua Bidang Wanita dan Pemuda Tani Indonesia Tutik Kusuma Wardhani, S.E., M.M., M.Kes, Sekretaris Dr. Ir. Dewa Nyoman Sudita dan Wakil Sekretaris Dewa Putu Semara Yana, S.P. l Diah Dewi

27 Maret- 2 April 2017

16


Tegakkan “Tri Kaya Parisuda” MENJADI kapten penerbang merupakan kebanggaan kebanyakan orang. Apalagi bagi mereka yang dulunya biasa ngarit atau menyabit rumput, kini bisa menduduki jabatan strategis, yakni menjadi Kepala Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) TNI AU di Bandara Ngurah Rai. Sosok pria cerdas itu terpampang pada diri Kolonel Penerbang Wayan Superman. Pria kelahiran Busungbiu, Buleleng ini tidak pernah menyangka dirinya akan menduduki jabatan strategis tersebut. Apalagi, jika mengingat masa kecil hingga remaja, kerjaannya ngarit sepulang dari sekolah. Ia mengaku, semua kesuksesan itu dia raih bersama temannya di Buleleng tak lepas dari peran Bali Post. Mengapa? “Bali Post memang berjasa. Selulus saya SMA tahun 1989, persis di halaman 3 saya baca pengumuman. Dan seketika itu, saya klik dengan pengangkatan TNI Angkatan Udara dan saya akhirnya lulus Akabri,” ujar anak seorang guru SD ini. Menurut suami dari Erika Dewi Hindaraini ini, sejak lulus di SMAN 1 Singaraja, kunci dari kesuksesannya itu adalah menegakkan konsep Tri Kaya Parisuda dan Tat Twam Asi. “Artinya, kita harus bisa berbicara, berpikir dan bertindak yang baik. Ini yang mengantar kita. Karena semua masalah, semuanya berasal dari diri kita,” tegasnya, saat ditemui seusai masimakrama dengan Pimpinan Kelompok Media Bali Post. Untuk menjadi seorang perwira yang handal, kata dia, juga tak lepas dari dunia pendidikan. Makanya, ia berharap generasi muda Bali harus bertekad kuat jika ingin meraih kesuksesan. “Fisik ini dibina oleh alam. Media itu banyak, ada fitnes, berlari dan lainnya. Namun, bukan lari saja yang menentukan, tapi juga didukung oleh akademis. Makanya, giat-giatlah belajar,” tegasnya. Lantas, apakah ada rahasia atau kunci untuk meraih kesuksesan? “Kita harus percaya dengan karma. Jujur, keluarga saya tidak ada di TNI. Sehingga dengan demikian, rahasianya adalah persiapan yang ekstra. Apalagi persaingan saat ini sangat ketat,” tegas alumni Akabri 1992 ini. l Miasa 27 Maret- 2 April 2017

17

17


KIPRAH

Mengenang Perjuangan Ibu

B

uah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah itu tampaknya sangat tepat ditujukan kepada Gus D. De, penyanyi pop Bali pendatang baru yang kini hadir dengan single perdana berjudul “Ibu”. Putra dari Ida Bagus Ketut Indra Darmawan alias Gus Meneer ini siap meramaikan belantika musik pop Bali dengan single perdananya yang didedikasikan kepada almarhum ibundanya. Pria yang memiliki hobi menari, menabuh dan fotografi ini menyatakan keinginannya untuk meramaikan belantika musik pop Bali tak lepas dari peran sang ayah yaitu Gus Meneer yang sukses di musik pop Bali dan juga sebagai director video klip. Selain itu, lagu yang dibawakan pun menjadi spesial baginya, karena mengisahkan rasa kangennya terhadap sosok ibu yang telah lama meninggalkannya untuk selama-lamanya. “Saya sangat senang bisa ikut meramaikan belantika musik pop Bali. Ini juga berkat dukungan ayah dan juga keluarga. Untuk lagu pertama ini, saya sangat pas dan sesuai dengan perasaan, karena telah lama saya kangen ibu saya yang telah meninggalkan saya untuk selamanya. Jadi, lagu ini saya dedikasikan kepada almarhum ibu saya,” ujar Gus D. De, belum lama ini. Gus D. De yang lahir pada 23 Juni 1997 silam ini mengaku dirinya begitu merindukan sosok sang ibu yang telah merawatnya sejak kecil. Meskipun kini berada di dunia yang berbeda, Gus D. De tetap mengenang perjuangan ibunya semasa hidupnya. “Sosok ibu itu, saya rasa tidak akan bisa saya lupakan. Sebegitu besar perjuangannya, itu akan tetap menjadi kenangan yang begitu berarti buat saya,” imbuh pemilik nama lengkap I.B. Gede Ocky Agastya Putra tersebut. Lagu “Ibu” sendiri diciptakan dan diaransemen oleh Gus Enen yang diproduksi oleh Meneer Studio. Sebagai pendatang baru, Gus D. De tentunya berharap karyanya mampu menghibur masyarakat dan juga pencinta musik pop Bali. “Saya harap lagu ini bisa menginspirasi banyak orang. Bisa lebih menghargai orangtua semasih hibup agar tidak menyesal di kemuadian hari. Saya juga berharap lagu ini bisa diterima semua kalangan,” harapnya. l Winatha

18

27 Maret - 2 April 2017


AKTIVITAS UNWAR - Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Warmadewa (Unwar) Dr. I Nyoman Putu Budiarta, S.H., M.H., Kamis (9/3) melepas 139 sarjana. Pada acara yudisium ke-56 tersebut, 73 orang meraih predikat cumlaude dan 750 persen meraih IPK di atas 2,75. Dalam acara itu, Dekan Nyoman Putu Budiarta didampingi Wakil Dekan (WD) I IA Putu Widiati, S.H., M.Hum., WD II A.A. Laksmi Dewi, S.H., M.H. dan WD III I Ketut Sukadana, S.H., M.H. menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik yang diraih Nyoman Bella Putri Pratiwi (3,92). Hingga kini FH Unwar telah menamatkan 4.604 sarjana.

BUPATI KLUNGKUNG - Sangat tidak benar anggapan dari sebagian besar masyarakat bahwa bekerja di pemerintahan lebih baik ketimbang di swasta ataupun wirausaha. Seorang yang bekerja di swasta maupun yang berani memulai suatu usaha baru akan memiliki kesempatan yang besar dalam menemukan keberhasilan dan kesuksesan. Demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika membuka Pameran Kesempatan Kerja (Job Fair) Mini Tahun 2017, Kamis (9/3). BPPD BADUNG - Akhir dari perjalanan sales mission Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung adalah Berlin, Ibu Kota Jerman. Di sini, 77 peserta dari Bali, dari total 123 peserta asal Indonesia yang menempati Booth Wonderful Indonesia, memasarkan potensi wisata mereka kepada buyers yang datang dari seluruh dunia. Event Internationale Torismus Borse (ITB) Berlin merupakan bursa wisata terbesar di dunia yang diadakan Maret setiap tahunnya. Menurut Ketua BPPD Badung I Gusti Ngurah Agung Rai Suryawijaya, S.E., MBA., potensi wisata yang dimiliki Badung disambut luar biasa.

UNDWI DENPASAR - Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar terus memberi penguatan akademik kepada civitas akademikanya. Undwi sangat serius menggarap penelitian dosen dengan mendatangkan Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SD Iptek dan Dikti) Kemenristek Dikti Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Kehadiran Dirjen SD Iptek dan Dikti itu, Kamis (9/3), guna memberi kuliah umum kepada para dosen Undwi didampingi Koordinator Kopertis VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa. Ia memaparkan ‘’Kebijakan Pengembangan Karier dan Jabatan Akademik Dosen’’.

27 Maret - 2 April 2017

19


MANCANEGARA

Konflik

Turki Versus Belanda Memanas

20

27 Maret - 2 April 2017


P

erseteruan diplomatik yang memanas antara Turki dan Belanda diwarnai dengan tindakan aneh, di mana Ankara “mendeportasi” 40 sapi asal Belanda ke negara asalnya. Pengiriman 40 ekor sapi itu sebagai solidaritas terhadap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Pengiriman kembali 40 ekor sapi ke Belanda dilakukan oleh Turkey’s Association of Red Meat Producers. Produsen ini tidak ingin menerima sapi-sapi Belanda dari Holstein selama pertikaian diplomatik kedua negara masih berlangsung. Dalam beberapa hari ini, Turki dan Belanda terlibat perang kata-kata setelah Belanda melarang para menteri Turki berkampanye referendum konstitusi di hadapan warga Turki di Rotterdam. Para menteri Turki juga dilarang memasuki kantor Konsulat di Belanda. Referendum kontitusi yang akan digelar 16 April mendatang untuk memperluas kewenangan Presiden Erdogan. Para warga Turki yang tinggal di Belanda diharapkan mendukung referendum tersebut. Namun, para politisi Belanda keberatan jika negara mereka dijadikan lokasi kampanye oleh negara asing. ”Sapi Holstein Belanda telah menjadi sangat umum di negara kita, tetapi jenis (sapi) ini mulai menyebabkan masalah serius. Di masa depan, kita tidak ingin produk hewan dari Belanda,” kata Kepala Turkey’s Association of Red Meat Producers, Bulent Tunc. ”Gelombang pertama (sapi-sapi) Holstein telah dimuat dan kami akan mengirim mereka kembali,” ujarnya. Eskalasi ketegangan Turki dan Belanda tak menunjukkan tandatanda akan berakhir. Memanasnya hubungan Turki-Belanda sebenarnya diawali dengan satu hal yang merembet ke mana-mana. Hal tersebut adalah pelarangan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu ke Rotterdam untuk memberikan kampanye referendum Turki di sana. Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dilarang mendarat di Belanda pada Sabtu 11 Maret, sementara tentangan meningkat terhadap kampanye Turki di seluruh Uni Eropa.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam keras larangan tersebut, dengan menyebut mitranya dalam NATO itu “sisa Nazi”. “Itu tentu saja ucapan yang gila. Saya memahami mereka marah, tetapi ucapan tersebut sangat keterlaluan,” kata Perdana Menteri Belanda Mark Rutte kepada para wartawan. Banyak negara Uni Eropa menentang kunjungan para menteri Turki untuk berkampanye menjelang referendum mengubah UUD Turki. Ankara ingin menggalang dukungan dari jutaan warga Turki yang tinggal di Eropa agar memberi kekuasaan yang lebih besar kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan memungkinkannya dapat terus berkuasa sampai 2029. Ketegangan telah terus meningkat selama beberapa hari, sementara pihak berwenang di Austria dan Jerman menghambat kehadiran para menteri Turki dalam kampanye menggalang para pendukung di Eropa. Menlu Turki Cavusoglu mengundang para pendukung ke pekarangan konsulat di Hamburg, setelah ia dilarang menggunakan gedung lain di kota Jerman itu. Berlin menyebut ucapan Erdogan sebelumnya yang menyamakan tindakan Jerman itu dengan tindakan Nazi “tidak dapat dibenarkan.” Pemimpin ekstrem kanan Belanda, Geert Wilders ikut serta dalam perde-

batan tersebut pekan ini, sebelum rencana kampanye di Den Haag. “Kita di sini di Negeri Belanda, bukan di Turki, dan seorang menteri Turki tidak boleh melobi orang di sini untuk mendukung Erdogan, seorang diktator,” kata Wilders. Sebagai pembalasan larangan masuk pejabat Turki ke Belanda, Ankara langsung menangguhkan seluruh hubungan diplomatik tingkat tinggi dengan pemerintah Den Haag. Selain menangguhkan hubungan diplomatik, pemerintah Turki juga mengumumkan larangan masuk kepada para diplomat Belanda, termasuk duta besar, ke negara mereka. Saat ini dubes Belanda tengah pulang ke negaranya. Kementerian Luar Negeri Turki dalam pernyataannya mengatakan mereka melarang dubes Belanda kembali ke Turki. Pemerintah Turki juga menutup rumah dubes, kuasa usaha dan konsulat jenderal Belanda dengan alasan keamanan. “Kami melakukan persis seperti yang mereka lakukan kepada kami. Kami tidak akan membiarkan pesawat yang membawa para diplomat Belanda mendarat di Turki atau masuk ke wilayah udara kami. Mereka yang menciptakan krisis bertanggung jawab untuk memperbaikinya,” kata Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus. Bagaimanakah akhir dari konflik ini? l Gugiek Savindra 27 Maret - 2 April 2017

21


A KT I V I TA S

MBP/ist

UNWAR - Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan Universitas Warmadewa (Unwar), bahkan mampu mengundang petinggi Dikti yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Ia dihadirkan sebagai narasumber tunggal dalam acara ceramah umum yang mengusung tema ‘’Penguatan Kelembagaan dan Peningkatan Kinerja Dosen Menuju Sumber Daya Manusia yang Profesional’’ di Auditorium Widya Sabha Unwar, Denpasar.

MBP/ist

BUPATI JEMBRANA - Serangkaian piodalan di Pura Manik Mas Desa Pakraman Besakih, Karangasem, Pemkab Jembrana ngaturang bhakti panganyar pada Sabtu (11/3). Rombongan dipimpin langsung Bupati Jembrana I Putu Artha yang hadir ngaturang bhakti didampingi Nyonya Ari Sugianti Artha serta pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana. Ia menjelaskan, kegiatan ngaturang bhakti panganyar merupakan rangkaian dari kewajiban Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam memperkokoh spiritual umat.

MBP/ist

DPRD BADUNG - Ketua DPRD Badung Dr. I Putu Parwata, Senin (13/3) menerima Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Bambu Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udaya (Unud) Dr. Pande Ketut Diah Kencana. Dalam pertemuan tersebut, pimpinan dewan tersebut membahas mengenai pelestarian dan pemanfaatan bambu untuk konservasi dan peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ayung.

22

27 Maret - 2 April 2017

MBP/ist

TELKOMSEL - Sosialisasi terkait luasnya jaringan 4G LTE Telkomsel terus dilakukan. Setelah sukses menggelar sosialisasi di sejumlah wilayah, giliran Gianyar dan sekitarnya yang disambangi Telkomsel, Minggu (12/3). Kegiatan ini dihadiri GM Sales Regional Bali Nusra Telkomsel Ihsan, perwakilan Bupati Gianyar Made Wisnu Wijaya dan Kapolres Gianyar AKBP Waluya. Ihsan membuka acara jalan sehat di Taman Kota Gianyar.


BRI SEMARAPURA - BRI Kantor Cabang (Kanca) Semarapura menyerahkan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa dua unit kendaraan roda tiga kepada Kodim 1610/Klungkung, Senin (13/3). Bantuan ini akan dimanfaatkan Kodim 1610/Klungkung sebagai perpustakaan keliling dan sosialisasi penanggulangan bencana. Rombongan BRI Kanca Semarapura diterima Dandim 1610/ Klungkung Letkol Kav. Jacob Janes Patty beserta jajaran.

BUPATI BADUNG - Bupati Badung Giri Prasta menerima kunjungan panitia pelaksana pameran kedirgantaraan bertaraf international, Aero Indonesia International Air Show, Kolonel Udara Haryanto Arif di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (8/3) lalu. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Danlanud I Gusti Ngurah Rai, I Wayan Superman serta Kabag Humas Nyoman Sujendra. Dalam Kesempatan tersebut, Panitia Pelaksana Aero Indonesia International Air Show, Kolonel Udara Haryanto Arif menyampaikan bahwa Bali akan menjadi tuan rumah pameran kedirgantaraan bertaraf internasional yakni Aero Indonesia International Air Show.

ROLE FOUNDATION - Kedutaan Besar (Kedubes) Kerajaan Denmark di Jakarta bermitra dengan ROLE Foundation sejak awal Februari lalu melakukan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang besarnya masalah sampah yang dihadapi Pulau Bali. Sebab, banyak penduduknya secara ilegal membuang 5.000 meter kubik sampah per hari di seluruh bagian pulau atau sekitar 1.800.000 meter kubik per tahun. Pada musim hujan, sampah padat seperti plastik, lapisan metal, karet, styrofoam dan masih banyak lagi, mengalir ke sungai dan ke sistem perairan sawah subak, lalu mengalir lagi ke pantai-pantai di Bali, laut dan terumbu karang di sekitarnya.

WABUP BADUNG - Menindaklanjuti wacana perubahan status Kelurahan menjadi Desa, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menggelar tatap muka dengan seluruh Kepala Lingkungan (Kaling) se-Badung di Ruang Kerta Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Selasa (14/3). Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Sridana, Inspektur Kabupaten Badung Suryaniti, Sekretaris Bappeda Agus Aryawan, camat se-Badung, lurah se-Badung dan kaling se-Badung. 27 Maret - 2 April 2017

23


K E S E H ATA N

Demam Berdarah Dengue, Membunuh Tanpa Pandang Bulu

M

emasuki musim penghujan berbagai penyakit infeksi biasanya mengalami peningkatan, salah satunya adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD adalah salah satu penyakit infeksi yang disebabkan oleh Virus Dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan beberapa spesies nyamuk lain yang lebih jarang seperti Aedes albopictus. DBD menyumbang kesakitan dan kematian yang cukup besar di Indonesia. Virus dengue tidak menular dari orang melalui kontak langsung, namun ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Sp. Betina. Saat nyamuk betina menggigit seseorang yang sedang dalam fase viremia akut, maka virus tersebut akan ikut masuk ke dalam tubuh nyamuk betina dan berkembang biak di dalam tubuh nyamuk tersebut. Fase viremia

24

27 Maret - 2 April 2017

bagi penderita DBD yaitu pada saat 2 hari sebelum demam hingga 5 hari setelah demam menghilang. Kemudian virus di dalam tubuh nyamuk memerlukan waktu 8-12 hari untuk menjadi infektif. Saat nyamuk betina yang mengandung virus infektif menggigit seseorang yang sehat, maka virus dengue tersebut akan keluar dari kelenjar ludah nyamuk dan memasuki aliran darah orang yang digigit. Selanjutnya jika kekebalan tubuh seseorang yang digigit lemah dan jumlah virus yang masuk cukup banyak, maka akan timbul gejala penyakit DBD dalam 4-5 hari setelah gigitan nyamuk. Demam berdarah dengue bisa menginfeksi siapa saja, tidak mengenal usia, jenis kelamin dan juga status sosial ekonomi seseorang. Penderita yang memiliki penurunan kekebalan tubuh cenderung lebih rentan menderita DBD jika terkena

gigitan nyamuk dan gejala yang timbul biasanya lebih berat dari seseorang yang kekebalan tubuhnya lebih baik. Secara umum, anak-anak dengan usia lebih muda dan belum pernah terinfeksi DBD sebelumnya akan mengalami gejala yang lebih ringan dibandingkan dengan kelompok usia yang lebih tua dan sudah pernah terinfeksi DBD. Saat ini DBD dinyatakan merupakan salah satu penyakit endemik di sekitar 100 negara di dunia. Sekitar 2.5 miliar penduduk, atau 40% dari populasi dunia tinggal di daerah yang berisiko tinggi tertular Dengue. Sekitar 50-100 juta infeksi diperkirakan terjadi setiap tahunnya (dengan 500.000 kejadian DBD dan 22.000 kematian yang sebagian besar pada anak-anak). Di Indonesia, terdapat peningkatan kasus DBD dilaporkan masih cukup tinggi, di mana


data dari Kementrian Kesehatan RI menyebutkan bahwa kejadian Luar Biasa (KLB) DBD terjadi di 12 provinsi termasuk Bali, di mana jumlah kasus terbanyak ditemukan di Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar. Jumlah kasus DBD pada bulan Januari-Februari 2016 sebanyak 8.487 orang penderita DBD, di mana yang meninggal sekitar 108 orang, dengan proporsi pada rentang usia 5-14 tahun mencapai 43,44% dan usia 1544 tahun mencapai 33,25%. Gejala utama DBD adalah demam yang sangat tinggi dan mendadak yang disertai setidaknya 2 dari keluhan berikut ini, yaitu: sakit kepala yang sangat berat, sakit pada bagian belakang mata, nyeri sendi, nyeri otot hingga tulang, munculnya tanda kemerahan pada kulit lengan, adanya pendarahan ringan pada hidung, gusi, atau di bawah kulit atau gejala lain ketika diperiksa akan tampak jumlah sel darah putih yang rendah. Gejala penurunan trombosit atau sel pembekuan darah akan tampak setelah hari ke-3 sampai hari ke-5 dan akan meningkat kembali di hari ke-6 atau 7. Meskipun saat penurunan trombosit ini, demam penderita terkadang sudah tidak muncul lagi, yang seringkali membuat penderita merasa sudah sembuh. Padahal sebenarnya masa kritisnya adalah pada hari ke-3 sampai ke-6 atau 7. Untuk itu diperlukan kewaspadaan saat menemukan gejala berikut ini, meskipun sudah tidak mengalami demam. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter atau unit gawat darurat rumah sakit atau klinik apabila Anda menemukan beberapa gejala berikut ini: (1) kram atau sakit perut yang berat disertai mual dan muntah yang hebat, (2) adanya perdarahan berupa bintik kemerahan di bawah kulit,(3) pendarahan dari hidung dan gusi, atau muntah darah, (4) perhatikan juga bila saat buang air besar, warna tinja agak kehitaman atau mengandung darah, (5) adanya penurunan kesadaran, wajah pucat serta kulit teraba dingin dan (6) gejala sesak napas yang berat. Bagaimana cara mencegah DBD? Karena penyakit DBD disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti, maka mengenali karakter nyamuk ini sangatlah penting. Nyamuk dewasa betina bertelur pada air bersih yang tergenang, baik dalam kontainer yang terbuka di dalam dan di luar rumah, maupun pada kolam yang tidak ada ikan atau binatang air lainnya. Telur ini akan menetas menjadi larva dan kemudian menjadi pupa yang selanjutnya berubah menjadi nyamuk dewasa. Nyamuk dewasa akan menggigit di pagi hari sekitar 2 jam setelah matahari terbit dan

beberapa jam sebelum matahari terbenam. Akan tetapi di tempat yang sangat terang, nyamuk ini juga bisa ditemukan. Nyamuk Aedes menggigit dari bagian belakang tubuh terutama mengincar bagian sekitar siku dan mata kaki, sehingga sangat jarang disadari. Mengingat penularannya yang melalui nyamuk Aedes, maka kegiatan mengontrol vektor ini akan lebih efektif. Beberapa cara mengontrol vektor nyamuk di antaranya dengan: P Membunuh telur dan larva nyamuk sehingga tidak akan menetas dan berkembang menjadi nyamuk dewasa. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan kegiatan 3M Plus yaitu: Menutup tempat penampungan air bersih sehingga terhindar dari nyamuk yang bertelur. Menguras penampungan air seperti bak mandi atau ember di kamar mandi atau dapur, maupun tempat penampungan air lain seperti kolam dan juga vas bunga. Kemudian Mengubur barang bekas dan penampungan air yang tidak terpakai lagi, termasuk kayu atau potongan bambu yang dapat menampung air. Kemudian untuk mencegah perkembangan telur dapat juga dilakukan dengan menaburkan bubuk abate pada bak mandi, kolam maupun penampungan air lainnya. Bubuk abate dapat diperoleh di apotek atau puskesmas terdekat. P Membunuh nyamuk dewasa, salah satunya dengan menggunakan zat pembunuh nyamuk seperti spray atau obat nyamuk elektrik di dalam rumah. Selain itu saat ini banyak juga tersedia pembunuh nyamuk elektrik yang bisa diletakkan di dalam ruangan, alat ini biasanya memancarkan cahaya yang warnanya menarik bagi nyamuk, sehingga ketika nyamuk mendekat alat ini akan menyengat nyamuk dengan aliran listrik. Cara yang lebih masif bisa dengan melakukan fogging. Akan tetapi, fogging

tidak dapat dilakukan dengan sembarangan dan hanya diperlukan apabila terdapat kejadian DBD yang dianggap KLB sesuai dengan analisa tim kesehatan lingkungan di puskesmas setempat. P Menghindari gigitan nyamuk dengan cara menggunakan kelambu saat tidur di malam hari atau memasang jaring pada ventilasi kamar dapat mengurangi jumlah nyamuk yang masuk ke dalam rumah. Saat ini tersedia juga jarring nyamuk yang mengandung insektisida, sehingga nyamuk akan mati saat menempel pada kelambu atau jarring tersebut. P Pakailah pakaian yang menutup sebagian besar tubuh, seperti celana panjang atau baju lengan panjang, untuk mencegah gigitan nyamuk. Penggunaan repellent yang mengandung DEET atau minyak yang mengandung ekstrak lemon dan eucalyptus, dapat digunakan sebagai perlindungan diri ketika sedang beraktivitas di luar rumah ataupun ke daerah yang endemis DBD. Akan tetapi penggunaan repellent hendaknya tidak berlebihan karena dapat membuat kulit menjadi kering. Pastikan pemakaian repellent yang aman untuk anakanak, dan ingatlah mencuci tangan sebelum mengambil makanan jika tangan kita baru saja kontak dengan repellent. Mencegah DBD diawali dari dalam rumah sendiri dengan menjaga kebersihan rumah dari pembiakan nyamuk. Lakukan 3M plus secara serentak bersama keluarga dan lingkungan sekitar, maka kita bisa terhindar dari gigitan nyamuk penular DBD. Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama. l dr. Putu Aryani, MIH Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas/ Ilmu Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana 27 Maret - 2 April 2017

25


LENSA

�MELASTI� Umat Hindu dari sejumlah desa adat melaksanakan ritual melasti di Pantai Petitenget, Badung. Ritual melasti merupakan rangkaian dari pelaksanaan hari raya Nyepi yang dirayakan satu tahun sekali. MBP/eka

26 27 Maret - 2 April 2017


OLAHRAGA

MBP/ap

Atlet Jepang Nobuhiro Matsuda melepaskan pukulan di inning ke-6 pada pertandingan baseball melawan Israel pada turnamen World Baseball Classic di Tokyo Dome Tokyo.

P

Membangkitkan Kembali Fukushima

refektur Fukushima mendapatkan penghormatan untuk menggelar pertandingan cabang olahraga baseball dan softball pada Olimpiade musim panas 2020. Presiden Olimpiade Tokyo 2020 Yoshiro Mori mengungkapkan laga tersebut nantinya akan digelar di Fukushima Stadium atau Azuma Baseball Stadium. Wilayah Fukushima porak poranda dilanda bencana gempa bumi yang kemudian menimbulkan tsunami pada Maret 2011. Kejadian itu memicu bencana lainnya yang lebih buruk dibandingkan Chernobil 1986 yakni bocornya reaktor nuklir di wilayah tersebut. Cabor baseball kembali dipertandingkan di Olimpiade mulai 2020 mendatang di Tokyo. Panitia menjadwalkan pertandingan itu di Fukushima untuk membangkitkan kembali wilayah itu setelah bencana delapan tahun lalu. Dalam pidatonya di pertemuan internal Dewan Eksekutif

Komite Olimpiade di Pyeongchang, Korea Selatan, Mori menegaskan bahwa tak ada jalan yang lebih bagus untuk membangkitkan kembali Jepang setelah bencana nasional itu, melalui olahraga. “Ini Olimpiade Tokyo, tapi satu pertandingan, mungkin laga pembuka, akan digelar di Fukushima Stadium,� katanya sambil menambahkan bahwa Azuma juga sedikitnya akan menggelar satu pertandingan softball . Olimpiade Tokyo 2020, dipandang sebagai cara Jepang membangkitkan diri dan membangunkan kembali dirinya setelah bencana Maret 2011. Riccardo Fraccari, Presiden World Baseball Softball Confederation, pun menyambut baik inisiatif itu yakni menggunakan cabor baseball sebagai kendaraan untuk menginspirasi harapan dan regenarasi di Fukushima, laporan Associated Press. l Yudi Winanto 27 Maret - 2 April 2017

27


OLAHRAGA

Tak Mau Gagal Lagi TIM Formula 1 McLaren tak mau gagal terus menerus menghadapi balapan jet darat ini. Tim Inggris itu mulai mempertimbangkan kembali kerja samanya dengan Honda selaku pemasok mesin. Bahkan potensi untuk balik ke Mercedes sangat besar di musim-musim mendatang. Saluran berita BBC melaporkan Direktur Olaharaga bermotor Mercedes Toto Wolff mengungkapkan pihaknya tetap membuka diri untuk menyalurkan mesin ke tim lainnya meski Mercedes memiliki tim tersendiri di balapan F1. “Lagi pula McLaren tidak berkeinginan untuk memikirkan yang lain,�

tambahnya seperti dikutip website motorsport.com. Mercedes belum mengeluarkan komentar seputar kesusahan McLaren mendapatkan mesin yang layak untuk mobilnya. McLaren juga tidak mau mengomentari spekulasi tentang penggunaan mesin Merncedes setelah menjalani uji coba pra musim dengan buruk setelah mobil Fernando Alonso sering menghadapi gangguan teknis ketimbang mencapai kecepatan maksimal. Sebelumnya, McLaren tercatat sebagai juara dunia konstruktor pada musim 1988 hingga 1992 dengan menggunakan mesin Honda. Kerjasama itu diulangi lagi musim 2015 namun hasilnya

buruk dan McLaren tak pernah sekali pun meraih kemenangan sejak 2012. Bahkan McLaren hanya menempati peringkat ke-9 pada musim 2015 dan ke-6 musim lalu. Mercedes pernah menyuplai mesin ke McLaren pada musim 1995 hingg 2015. Tim tersebut mendominasi balapan ini dengan mesin turbo hybrid yang menggantikan V8 pada 2014 lewat penampilan Lewis Hamilton dan Nico Rosberg. Kedua pembalap itu menghasilkan 51 kemenangan dalam 59 balapan dalam tiga musim terakhir, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

MBP/ap

Tim mekanik McLaren mendorong mobil Fernando Alonso masuk ke garasi tim di sirkuit Catalunya, Montmelo, Barcelona usai menjalani sesi uji coba pra musim.

28 27 Maret - 2 April 2017


Keluhan Sang Pelatih MANCHESTER United tidak siap untuk menjadi tim yang memiliki kekuatan dominan dan memborong sederet gelar seperti pada era Alex Ferguson. Ironinya kalimat itu muncul dari pelatih yang pernah menyebut dirinya sebagai the Special One: Jose Mourinho. MU menuntaskan musim dengan menempati peringkat 7, 4 dan 5 di klasemen Liga Utama Inggris sepeninggal Ferguson. Pria Skotlandia itu menjadi manajer di Old Trafford selama 27 tahun dan meninggalkan MU pada 2013. Ia menghasilkan dua liga Champions, 13 Liga Utama Inggris dan 5 Piala FA. Mourinho telah mengoleksi Piala Liga di musim pertamanya sebagai manajer. Ia mengklaim timnya masih jauh dari kata siap untuk berkompetisi di turnamen-turnamen utama dan tampil dengan permainan yang konsisten. “Kami belum siap untuk menjadi kekuatan dominan. Kami belum siap untuk mencoba dan memenang turnamen,” kata pelatih Portugal itu setelah mengantarkan timnya menuju babak perempatfinal Liga Eropa dengan menyingkirkan Rostov, Rusia. Kondisi tersebut dikarenakan kondisi klub dan dirinya sendiri yang belum siap menghadapi semua pertandingan dan menghasilkan poin. Ada jarak yang begitu lebar antara ambisi klub dan realitas. Mourinho menjadi manajer ketiga setelah kepergian Ferguson. Sebelumnya terdapat David Moyes dan Louis van Gaal. Mourinho yang memenangkan tiga gelar liga saat menangani Chelsea, mengkritik keputusan pelatih sebelumnya, van Gaal, yang menjual pemainpemain top seperti penyerang Danny Welbeck dan Javier Hernandez serta gelandang Angel Di Maria. “Saya tak akan menjual pemain sekaliber Di Maria, Chicharito (Hernandez), Danny Welbeck, tidak akan pernah,” tegas Mourinho seperti dilaporkan Associated Press. “Manchester United menjual pemain yang tak akan pernah saya jual, membeli pemain yang tak pernah saya inginkan beli,” tambahnya. Di awal musim ini Mourinho merekrut Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, Henrikh Mkhitaryan dan Eric Bailly di awal musim. Namun ia mengizinkan Memphis Depay dan Morgan Schneiderlin meninggalkan klub Januari lalu. Namun pernyataan ini langsung ditanggapi legenda MU Roy Keane. Mantan gelandang itu mengklaim MU terlalu besar bagi Mourinho dan pria Portugal itu tidak siap menangani the Red Devils.“Dia manajer Manchester United, salah satu klub terbesar di planet ini. Dia memiliki pemain dan skuad tapi dia terus saja mengeluhkan jadwal pertandingan dan kelelahan,” ujar Keane yang tak mempercayai keluhan Mourinho setelah MU memainkan tiga pertandingan selama sepekan. Pada pertandingan melawan Rostov itu, Mourinho sempat memberikan pisang pada bek Marcos Rojo untuk memulihkan energinya. Namun MU akhirnya kehilangan gelandang Paul Pogba dan bek Daley Blind akibat cedera. Mourinho mengaku pemain-pemainnya kelelahan menghadapi jadwal yang padat. Salah satunya terjadi pada pekan ketiga Maret ini. Di awal pekan MU harus menghadapi Chelsea di Piala FA, dilanjutkan mengahadapi Rostov dan di akhir pekan ditantang Middlesbrough di kompetisi liga. Menurut Keane, keluhan Mourinho itu sampah dan tidak patut untuk didengar. “Mungkin klub ini terlalu besar bagi dia. Dia tak bisa menghadapi banyak tuntutan pada banyak pertandingan,” ujar Keane. “Tim cadangan MU bisa memenangkan pertandingan (melawan Rostov),” tambah Keane yang jengkel dengan penampilan mantan timnya, laporan Daily Mail. l Yudi Winanto Jose Mourinho

MBP/ap

27 Maret - 2 April 2017

29


OLAHRAGA

Eva Lilian van Leenen

Ukir Sejarah Renang Bali SEPANJANG kontingen Bali mengikuti PON dari I sampai XVIII di Riau tahun 2012, cabang olahraga (cabor) renang belum pernah menyumbang medali emas. Medali emas perdana dari cabor akuatik akhirnya dipecahkan perenang Eva Lilian van Leenen di Kolam Renang FPOK UPI Bandung pada PON XIX/2016 di Jabar. Eva mendulang emas di nomor gaya dada 50 meter dengan catatan waktu 33,33 detik. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi memberikan apresiasi dengan mengundang Eva Lilian berikut trio pelatih Wayan Wiarta, Kadek Sudiyasa dan Gede Mega Wira Pradtama naik panggung pada pelantikan Ketua Umum Pengprov PRSI Nyoman Agus Aryadi di Mengwitani yang dihadiri Ketua Umum PB PRSI Anindya Novyan Bakrie. ‘’Saya bangga renang bisa memecahkan telur dan mencatat sejarah mendulang emas. Kami harap tradisi emas dipertahankan pada PON XX di Papua tahun 2020 mendatang,’’ ujarnya. Eva Lilian mulai belajar berenang sejak kelas V SD Karya Singaraja. Pada ajang Porjar Buleleng, ia meraih perunggu. Selanjutnya pada Porjar SMP mewakili SMPN 1 Singaraja, merebut perak dan perunggu. Medali emas pada nomor 200 meter dada disabetnya dalam Porjar SMA. Pada penampilan pertamanya di Porprov Bali VIII/2007, Eva mendapat perunggu. Prestasinya meningkat menjadi 2 emas dari nomor 100 dan 200 meter dada pada Porprov Bali IX/2009 di Badung. Pada Porprov Bali X/2011 di Jembrana hanya memperoleh 2 perunggu dan pada Porprov Bali XI/2013 di Denpasar mengantongi 1 perunggu. Eva melejit pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng dengan mendulang 2

emas di nomor 5 dan 100 meter untuk kontingen tuan rumah. Sejak itu namanya makin berkibar hingga masuk tim Bali yang tampil pada PON 2016. Perenang yang akrab disapa Lili ini mengawali kiprahnya di PON Jabar Dengan merebut perak di nomor 100 meter dada. Pada hari kedua babak penyisihan 50 meter dada, ia menyodok ke urutan kedua. Di babak final melibatkan delapan perenang, Lili finis terdepan. ‘’Saya tak percaya dan sampai menangis kegirangan. Saya langsung telepon papa dan mama di Singaraja,’’ terang putri tunggal pasangan Gerrit van Leenen dan Luh Lita ini. Gadis kelahiran Rotterdam, Belanda, 8 Maret 1995, ini menerima bonus Rp 165 juta atas keberhasilannya di Jabar. ‘’Sebagian saya tabung dan berikan orangtua,’’ kata mahasiswa Stikom Denpasar, Jurusan Sistem Informasi (SI) Semester VIII ini. Lili bertekad masuk skuad tim nasional Indonesia di SEA Games Malaysia, Agustus mendatang. Catatan waktunya akan dipantau pada Kejurnas di Palembang (April) dan Malaysia Terbuka (Mei). Selain persiapan kejuaraan, Lili juga sedang menyusun skripsi berjudul ‘’Pemetaan Klub Renang di Provinsi Bali Berbasis Android’’. ‘’Saya harus kebut garap skripsi karena ingin bekerja dan pulang ke Buleleng. Saya akan menggeluti kerja yang ada hubungannya dengan renang dan sistem informasi,’’ paparnya. l Daniel Fajry

MBP/ist

30 27 Maret - 2 April 2017


MBP/ant

Pertandingan Arema FC Malang (biru) melawan Pusamania Borneo FC pada final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Sepak Bola

Arema-PBFC, Final Antiklimaks TURNAMEN sepak bola memperebutkan Piala Presiden 2017 berakhir 12 Maret lalu. Kejuaraan ditutup laga Arema FC Malang kontra Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jabar, yang berkesudahan 5-1. Arema menjadi juara disusul PBFC sebagai runner-up, Persib Bandung di posisi ketiga dan Semen Padang di peringkat keempat. Melihat skor akhir, pertandingan final yang disaksikan Presiden Joko Widodo ini bisa disebut antiklimaks, khususnya buat PBFC. Skuad PBFC yang begitu perkasa di babak semifinal untuk menyingkirkan Persib Bandung, gagal menampilkan permainan terbaiknya. Mereka berusaha menekan, namun pertahanannya begitu mudah ditembus sehingga Arema mampu unggul 3-0 di babak pertama. Ketiga gol tim Singo Edan lahir dalam waktu sembilan menit yang berturut-turut dihasilkan Hanif jahbandi pada menit ke-30, bunuh diri Michael Orah (37) dan Cristian Gonzales (42). Di babak kedua PBFC bermain lebih baik, tetapi lini belakangnya tetap menjadi titik lemah. Situasi ini membuat Gonzales sukses menciptakan hattrick lewat dua gol tambahan ke gawang Wawan Hendrawan pada menit ke-54 dan 64. PBFC yang dilatih Ricky Nelson hanya mendapat satu gol hiburan ke jala Arema yang dikawal Kurnia Meiga pada menit ke-69 lewat sundulan Firli Apriansyah. Laga ini makin menguatkan predikat Gonzales sebagai mesin gol Arema dan striker tersubur di Tanah Air. Tambahan tiga gol mengantarnya menjadi top skor turnamen dengan koleksi 11 gol dalam tujuh pertandingan. Pemain naturalisasi

berusia 40 tahun ini mengalahkan penyerang lokal dan asing yang jauh lebih muda dan gesit. Meski sudah berusia senja, penampilan Gonzales masih akan menghiasi blantika sepak bola nasional. Seperti janjinya, ia menyatakan siap berlaga di kompetisi Liga 1 Indonesia yang akan diputar mulai 15 April mendatang. Arema total merebut tiga gelar. Selain juara dan top skor, tim Singo Edan juga menyabet gelar pemain terbaik yang diraih gelandang Adam Alis. Raihan tiga trofi merupakan modal penting buat Arema menyongsong Liga 1. Pasukan Aji Santoso optimis menghadapi kompetisi nanti dengan misi merebut tiket ke Liga Champions Asia. Ini artinya tim Singo Edan harus menjadi juara Liga 1. Persib yang sangat terpukul akibat kekalahan dari PBFC di semifinal, cukup terhibur karena mendapat dua gelar. Febri Haryadi ditetapkan sebagai pemain muda terbaik, sedangkan fansnya memperoleh titel suporter terbaik. Sementara Madura United terpilih sebagai tim fair play dan Mustofa Umarella dinobatkan selaku wasit terbaik. Persib bergerak cepat menyusul kegagalan lolos ke final Piala Presiden 2017. Manajemen tim Pangeran Biru menggebrak dengan mengontrak mantan gelandang Chelsea, Michael Essien. Kehadiran pemain asal Ghana yang pernah merumput di Lyon, Real Madrid, Bastia dan Panathinaikos ini untuk memperkuat lini tengah. Pelatih Djajang Nurjaman memerlukan tenaga pemain sekelas Essien agar timnya bisa bersaing di Liga 1. l Mawa 27 Maret - 2 April 2017

31


PENDIDIKAN

Fokus Validasi Data Buta Aksara

P

emkab Bangli terus berupaya memberantas buta aksara di masyarakat. Melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Pemkab Bangli menargetkan persoalan buta aksara tuntas pada tahun 2021 mendatang. Untuk mengetahui angka jumlah warga yang masih menyandang status buta aksara, Disdikpora saat ini fokus melakukan pendataan ke seluruh kecamatan. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mengatakan, sesuai data yang terkini Disdikpora, sampai saat ini lama rata-rata belajar masyarakat Bangli masih berada di angka 86,22 persen. Artinya, masih banyak masyarakat di Bangli yang enggan bersekolah termasuk masih buta aksara. Untuk mengetahui data pasti berapa angka warga yang masih buta aksara, kata Suteja, pihaknya kini sedang fokus melakukan validasi data buta aksara. Validasi data melibatkan semua pihak mulai camat, perbekel hingga kepala dusun. Dimulai dari kecamatan Kintamani, kegiatan validasi sekaligus sosialisasi pendidikan masyarakat paket A, B dan C dilanjutkan ke Kecamatan Susut, Tembuku dan Bangli. Dengan validasi tersebut, pemerintah akan bisa mengetahui secara pasti angka sekaligus

mempersiapkan upaya untuk memberikan pelayanan baik melalui program Pendidikan Kelopok Belajar Masyarakat (PKBM) atau kejar paket serta program keaksaraan dasar. “Program ini bertujuan untuk meningkatkan rata-rata lama belajar masyarakat Bangli,” terangnya. Suteja menambahkan, untuk PKBM atau program kejar paket pihaknya menyasar warga usia sekolah. Nantinya, proses pembelajarannya menyesuaikan dengan usia. Misalnya, Paket A (setara SD) untuk warga berusia 6-14 tahun, Paket B (setingkat SMP) umur 14-18 tahun dan Paket C (setingkat SMA/SMK) warga berumur 18-45 tahun. Sementara program keaksaraan dasar bisa diikuti semua usia. “Dalam program keaksaraan dasar ini masyarakat diajar untuk bisa calistung (membaca, menulis dan berhitung-red),” jelasnya. Pejabat asal Desa Sidembunut ini menegaskan, untuk program keaksaraan dasar, pihaknya akan mendrop tenaga pendidiknya termasuk pengawas. Setelah mengikuti program keaksaraan dasar, warga tersebut akan memperoleh sertiifikat/surat keterangan melek aksara. “Sesuai program kerja kita di Disdikpora, buta aksara ini akan tuntas hingga 2021,” ujarnya. l Swasrina

A KT I V I TA S

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Tahun 2016 silam, DPD-RI Provinsi Bali memulai program penataan kawasan zona ekonomi Pura Besakih. Penataan ini bekerja sama dengan sejumlah BUMN, kampus, sekolah, instansi dan komunitas Hindu di Bali. Sejarah pun mencatat bahwa tahun 2016 penataan zona kawasan Besakih telah dimulai berkat inisiatif DPD-RI Utusan Provinsi Bali bersinergi dengan Pemkab Karangasem, desa adat dan instansi terkait sembari terus mendorong terbentuknya Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Besakih yang diharapkan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Karangasem pada umumnya. Hal ini diungkapkan Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di sela–sela masa reses parlemen.

32 27 Maret - 2 April 2017

MBP/swasrina

Nyoman Suteja


A KT I V I TA S DPRD KLUNGKUNG - Rapat kerja Komisi II DPRD Klungkung berlangsung memanas, Senin (13/3). Rapat yang membahas tentang Dermaga Gunaksa ini tidak menghasilkan solusi berarti, mengingat eksekutif belum siap untuk membeberkan teknis kendala dan apa yang sudah diusahakan. Hingga tahun 2017, Dermaga Gunaksa yang mulai dikerjakan sejak tahun 2008 tersebut belum juga dapat dioperasikan. Kondisi ini pun membuat Komisi II memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada rapat kerja yang diselenggarakan di kantor DPRD Klungkung.

WABUP BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Badung menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung Tahun 2018 di Ruang Kriya Gosana Pusat Pemerintah Kabupaten Badung, Senin (13/3). Hadir Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Nyonya Kristiana Suiasa, Plt. Bappeda Badung I Wayan Suambara, unsur DPRD Kabupaten Badung, unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, unsur perguruan tinggi, unsur perusahaan daerah/BUMN, unsur lembaga kemasyarakatan dan asosiasi profesi.

PEMKOT DENPASAR - Pemkot Denpasar sangat konsisten mendukung keberadaan penyandang disabilitas (penyandang cacat) di Kota Denpasar dengan terus menerus memberikan ruang kreativitas kepada para penyandang disabilitas. Penyerahan bantuan menjadi beberapa bagian kegiatan rutin yang juga tak terlepas dalam memberikan ruang dan akses peningkatan kreativitas kepada penyandang disabilitas. Kali ini, kegiatan Bali Deaf Community bekerja sama dengan DPC Gerkatin Denpasar dan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar akan menggelar Workshop “Memahami Dasar Hukum dan Hak Tuli Melalui UU Nomor 8 Tahun 2016� yang didukung langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra.

WABUP JEMBRANA - Adanya fobia atau ketakutan masyarakat di Bali akan bahaya menikmati daging babi seiring dengan munculnya kasus bakteri Meningitis Streptococcus suis (MSS), mendapat perhatian Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Wabup mengimbau kepada warga masyarakat, khususnya di Kabupaten Jembrana agar beraktivitas secara normal dan tidak perlu dilanda ketakutan secara berlebihan. Masyarakat tidak usah takut mengonsumsi daging babi selama proses memasaknya dilakukan secara benar.

27 Maret - 2 April 2017

33


A KT I V I TA S SENATOR WEDAKARNA - Senator RI asal Bali, Dr. Gusti Ngurah Arya Wedakarna, menyampaikan sikapnya terhadap maraknya isu tentang virus bakteri meningitis yang menjadi viral di media sosial utamanya usai menelan korban di sebuah desa di Badung. Senator Wedakarna memastikan bahwa hal itu tidak memiliki pengaruh di Bali secara signifikan karena kejadiannya terjadi secara domestik. Demikian disampaikan Senator Wedakarna di sela-sela masa reses di Gianyar.

Pemkab Badung - Guna mematangkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Badung, Pemkab Badung melalui Bappeda Badung melakukan konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan RPJPD Kabupaten Badung Tahun 2005-2025, dan Rancangan Awal Perubahan RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung Tahun 2016-2021. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, didampingi oleh Wabup Ketut Suiasa dan Plt. Kepala Bappeda Wayan Suambara di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Kamis (9/3).

UNDIKNAS - Undiknas University Denpasar, Minggu (12/3) ‘’diserbu’’ seribu lebih siswa SMA dan SMK di Bali. Mereka ke kampus Undiknas untuk mengikuti try out Ujian Nasional (UN) yang digelar Undiknas guna mempersiapkan diri mengikuti UN sebenarnya pada April mendatang. Ketua Panitia I Made Shindu, S.E., MBA. mencatat 1.000 siswa SMA dan SMK seBali mengikuti try out mandiri Undiknas. Selain dipakai ajang untuk mematangkan diri mengikuti UN, try out Undiknas University juga digunakan untuk merekrut calon mahasiswa baru.

KEBUN RAYA – Wabup Kembang Kelanjutan pembangunan Kebun Raya Jagatnatha Jembrana terus diupayakan. Setelah sebelumnya pemerintah pusat melalui kementerian PU Pemerintahan rakyat bersedia mengucurkan bantuan fisik senilai Rp 10,6 miliar, kali ini pihak LIPI (Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia) akan segera membangun kebun bibit tanaman untuk melengkapi fasilitas kebun raya yang mengusung tema Usadha serta Upakara tersebut. Anggaran yang disiapkan dari LIPI sebesar Rp 500 juta. Hal itu terungkap dalam pertemuan antara pihak LIPI dengan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bertempat di RM Jepun Jembrana, Selasa (14/3).

34 27 Maret - 2 April 2017


BUPATI KARANGASEM - Memperkenalkan berbagai potensi wisata kepada dunia, Kabupaten Karangasem melalui Dinas Pariwisata mengikuti Table Top Nusa Penida Travel Mart 2017, Jumat (10/3) di Museum I AM Bali, Monumen Bajra Sandi, Denpasar. Menariknya, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dalam kesempatan tersebut mempresentasikan langsung seluruh potensi pariwisata, seni dan budaya dengan keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Karangasem dengan tagline ‘’Karangasem the Spirit of Bali’’.

SPB-STPBI - Untuk kesekian kalinya The Setai Hotel yang berlokasi di South Beach Miami FL kembali melakukan perekrutan mahasiswa perhotelan di kampus SPB-STPBI untuk melaksanakan internship di hotel mereka. Hotel-hotel yang sebelumnya melaksanakan kunjungan ke Kampus SPB-STPBI adalah Hyatt Regency Jacksoneville, East Hotel Miami dan Faena Hotel Miami, tiga hotel besar yang berlokasi di Florida.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI TABANAN - Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti kembali menekankan pentingnya penerapan sistem informasi dan teknologi (IT), serta pengembangan inovasi dalam perencanaan dan pelaksaan pembangunan di Tabanan. Itu disampaikan Bupati Eka saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana (RPJMDSB) 2016-2021, Senin (13/3) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati. Kegiatan ini juga diselaraskan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2018.

STIKOM BALI - Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti, yayasan yang menaungi STMIK Stikom Bali, Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak. menegaskan, sejak STMIK Stikom Bali berdiri pada tahun 2002 hingga saat ini tidak memiliki perguruan tinggi sejenis jenjang strata 1 (S-1) di Bali yang merupakan ‘‘anak kandung atau adik kandung’’ dari STMIK Stikom Bali. Oleh karena itu, Ida Bagus Dharmadiaksa meminta para orangtua terutama para calon mahasiswa baru untuk selalu hati-hati dalam memilih perguruan tinggi yang mengaku sebagai ‘‘anak kandung atau adik kandung’’ STMIK Stikom Bali. 27 Maret - 2 April 2017

35


LINGKUNGAN

L

Pemprov Bali Dukung Reklamasi Teluk Benoa

ama ditunggu-tunggu akhirnya tersingkap sikap Pemprov Bali terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. Sikap itu terkuak dalam pertemuan Komisi VII DPR-RI dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan beserta jajarannya, SKK Migas dan LNG Pelindo di Dermaga Selatan Pelabuhan Benoa, pekan lalu. Acara ini dihadiri pula oleh Pemprov Bali yang diwakili para Kabid di Dinas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup. Perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Bali Wayan Darma secara gamblang menyebut Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendukung rencana menguruk Teluk Benoa seluas 700 hektar itu. ‘’Pemprov Bali dalam hal ini Bapak Gubernur memang mendukung reklamasi ini, sebetulnya telah menempuh berbagai cara. Artinya menempuh semua regulasi yang ada. Mendorong pemrakarsa untuk menempuh semua regulasi yang ada,’’ ujarnya didampingi Kabid dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Yupi Wahyundari. Dukungan Gubernur terhadap reklamasi, lanjut Darma, telah disampaikan pula dalam rapat yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Termasuk

yang terakhir rapat dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Gubernur bahkan sudah tiga kali bersurat ke pemerintah pusat, khususnya KLHK untuk meminta ketegasan apakah Amdal reklamasi ditolak atau diterima. Sebab, sampai saat ini belum ada izin lingkungan yang dikeluarkan KLHK terkait pembahasan amdal tersebut. ‘’Intinya karena lama mengambang, Bapak Gubernur meminta ketegasan apakah ditolak atau diterima izin Amdal itu. Kalau lama, ini bisa menjadi preseden buruk untuk pembangunan yang lain. Ada rencana bandara juga isi reklamasi, bisa ribut lagi,’’ jelasnya. Ketua Rombongan Komisi VII DPR-RI Satya Widya Yudha mengaku terkejut saat mengetahui Gubernur Bali ternyata mendukung reklamasi Teluk Benoa. Namun, pihaknya mempertanyakan apa yang menjadi dasar dari dukungan itu. Mengingat, izin lingkungan atau amdal sampai saat ini belum dikeluarkan oleh KLHK. Kalau Gubernur sudah mendukung, mestinya relatif lebih mudah. Sedangkan KLHK baru akan menyetujui amdal jika masalah lokal khususnya aspek sosio kultural sudah selesai. ‘’Dasar Gubernur setuju harus menjadi pa-

tokan. Dasarnya apa? Sudah melalui konsultasi publik apa tidak, dalam rangka mendukung amdal yang akan disetujui oleh kementerian. Kalau level di desa naik ke kecamatan, terus ke provinsi sudah oke, itu menjadi dasar untuk persetujuan amdal dari pusat. Di Jakarta tidak melalui mekanisme seperti ini. Kita tidak ingin di Bali terjadi hal yang sama,’’ ujarnya. Sementara itu Anggota Komisi VII DPRRI Kurtubi mengatakan, bupati di Lombok Barat dan Lombok Timur juga sudah setuju dilakukan pengerukan pasir di wilayah NTB untuk keperluan reklamasi Teluk Benoa. Namun, rakyat di Lombok Barat dan Lombok Timur tegas menolak karena dinilai akan merusak lingkungan dan menghilangkan tempat mencari nafkah nelayan. l Rindra Ratusan orang menceburkan diri ke laut saat air pasang di Teluk Benoa. Selain sebagai wujud penolakan reklamasi, hal itu juga dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa pasang-surut air di Teluk Benoa adalah alami. Bukan terus-terusan kering seperti yang diisukan selama ini.


Tolak Reklamasi dengan Naik Perahu Terik matahari yang menyinari perairan Teluk Benoa tak menyurutkan aksi damai menolak rencana reklamasi Teluk Benoa yang kembali digelar Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) dan Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa, pekan lalu. Massa bertolak menaiki perahu, masing-masing dari Sanur, Kepaon, Pemogan, Kelan, Kedonganan, Jimbaran, Bualu, dan Tanjung Benoa. Mereka akhirnya bertemu di perairan Teluk Benoa yang akan direklamasi. Sesampai di Teluk Benoa, sebagian massa menceburkan diri dan menyanyikan lagu ‘’Bali Tolak Reklamasi’’. Tidak lupa mereka mengepalkan tangan kiri sebagai simbol perlawanan terhadap investor rakus. Bendera ForBALI dan Pasubayan dikibarkan untuk lebih menegaskan bahwa sebagian besar masyarakat Bali menolak rencana menguruk Teluk Benoa seluas 700 hektar. Puluhan perahu yang mengangkut massa kemudian merapat ke muntig Pan Rasmin. Orasi penolakan lantas dilakukan di atas muntig tersebut. Koordinator Divisi Kampanye Politik ForBALI Suriadi Darmoko mengatakan, aksi di perairan Teluk Benoa ini adalah respons cepat terhadap kedatangan Komisi VII DPR-RI ke Bali. Agenda dari Komisi yang membidangi lingkungan hidup ini salah satunya diketahui membahas reklamasi Teluk Benoa. Namun, tanpa melibatkan masyarakat, khususnya di desa adat yang terdampak dan sudah menyatakan menolak. ‘’Kami memandang Komisi VII sebagai perwakilan rakyat seharusnya bertemu dengan rakyat. Ada desa adat yang berhadapan langsung dengan Teluk Benoa yang sikapnya jelas menolak reklamasi. Kalau tidak menemui rakyat, lalu mereka menemui siapa,’’ ujarnya. Suriadi kembali menegaskan, penolakan reklamasi tidak hanya dilakukan oleh desa adat yang berhadapan langsung dengan Teluk Benoa. Penolakan juga dilakukan desa adat yang tidak secara langsung berhadapan dengan Teluk Benoa karena melihat dampak negatif yang ditimbulkan. Baik dari sisi lingkungan hidup maupun sosial budaya. Sebagai anggota DPR, Komisi VII mestinya mengutamakan aspirasi rakyat. Bukan malah sebaliknya, seolah-olah tidak mengetahui penolakan masyarakat adat terhadap reklamasi Teluk Benoa. ‘’Kami juga sengaja melakukan aksi saat Teluk Benoa pasang untuk menunjukkan bahwa Teluk Benoa memiliki fase pasang-surut yang alamiah. Karena yang selama ini dikampanyekan adalah kondisi Teluk Benoa saat surut, yang hanya tanah,’’ imbuh pria yang juga Direktur Eksekutif Walhi Bali ini. Wakil Bendesa Adat Kelan Nyoman Parta mengatakan, pembangunan fisik di wilayah Badung khususnya Badung Selatan sudah terlalu masif.

Konsep kepariwisataan yang berbasis budaya, kearifan lokal, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan bahkan terkesan sudah ‘’jauh panggang dari api’’. Apalagi bila rencana reklamasi Teluk Benoa tetap dipaksakan, Parta mengaku sulit mencari alasan untuk setuju. ‘’Kalau luasan laut diuruk 700 hektar, seluas itulah biota laut diuruk dan akan menimbulkan perubahan arus laut. Seluas itu pula tidak ada akses bagi masyarakat luas untuk mencari nafkah di laut,’’ ujarnya. Parta menambahkan, reklamasi juga bukanlah solusi atas pendangkalan yang terjadi di Teluk Benoa akibat proses sedimentasi. Sebab, akar masalah sedimentasi sebetulnya terletak di daerah hulu. Bagaimana sekarang pemerintah mengajak masyarakat di hulu, khususnya di daerah aliran sungai agar menjaga sampah atau kotoran di sana tidak sampai mengalir ke sungai yang bermuara di Teluk Benoa. ‘’Kemudian Teluk Benoa sebagai kawasan suci, harusnya dikonservasi. Kawasan suci ini menyangkut metafisik. Kemampuan manusia terbatas untuk melihat hal-hal seperti itu. Tapi kalau kita ramah kepada alam dan memahami kecerdasannya, alam akan memberikan berkah melimpah,’’ imbuhnya. Sebaliknya, lanjut Parta, upaya destruktif terhadap alam karena ambisi dan keuntungan ekonomi semata hanya akan mengundang terjadinya bencana. Mengingat, tidak ada manusia sakti yang bisa mengalahkan kekuatan alam. Ketua Rombongan Kunjungan Kerja Komisi VII DPR-RI Satya Widya Yudha mengatakan, pemerintah harus melaksanakan proses amdal dengan baik. Dalam hal ini, proses amdal harus dilakukan melalui pendekatan konsultasi publik mulai dari daerah yang ada di bawah (desa - red) sampai dengan bagaimana reklamasi bisa diakui secara nasional. Dengan demikian, arah dari kebijakan pembangunan itu juga menyerap aspirasi masyarakat. ‘’Apabila itu sudah diputuskan dan melalui penjenjangan hingga sampai ke pusat, maka apa pun keputusannya terhadap Teluk Benoa ini, maka reklamasi tersebut harus bisa dijalankan dengan baik,’’ ujarnya. Satya menambahkan, konsultasi publik merupakan bagian yang tidak terpisahkan di dalam penentuan dokumen amdal. Analisis itulah yang belum dilakukan pemerintah pusat sampai ke bawah, sehingga KLHK sampai sekarang belum pada posisi menyetujui atau menolak amdal reklamasi. Dikatakan, konsultasi publik juga bisa dipakai untuk mengetahui berapa persen masyarakat yang melakukan penolakan, dan berapa persen yang menerima reklamasi Teluk Benoa. ‘’Penolakan itu apakah mewakili sebagian besar masyarakat, kan kita tidak pernah tahu. Apakah misalkan menyetujui itu juga mewakili sebagian besar daripada masyarakat. Maka kita meminta Kementerian Lingkungan Hidup untuk segera melakukan konsultasi publik. Dari situ baru kita tahu sebetulnya berapa persen yang melakukan penolakan, dan berapa persen yang menerima. Kan tidak bisa parsial,’’ pungkasnya.

l Rindra


PARIWISATA

Bali Hanya Jadi ”Hub” Pariwisata

B

rand Pulau Bali sudah populer di luar negeri. Bahkan, sebagian besar wisatawan mancanegara (wisman) yang berwisata ke Indonesia masuk lewat pintu salah satu pulau terindah di dunia itu. Tak heran, jika Bali menjadi ikon bagi objek wisata lainnya di Tanah Air. Namun, di balik capaian ini Bali hanya menjadi hub pariwisata. Rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara (length of stay) benar-benar mengejutkan Pansus LKPJ DPRD Bali. Pasalnya, gubernur melaporkan length of stay terealisasi rata-rata 10,08 hari dari target 8 hari dengan 4,9 juta kunjungan wisatawan. Sementara hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) dan pantauan PHRI Bali mendapatkan length of stay hanya ada pada kisaran 3,11 hari. “Kunjungan 4,9 juta wisatawan mancanegara dengan length of stay 10 hari serta 6 juta wisatawan domestik dengan length of stay 3 hari, dibandingkan dengan jumlah

Bali menjadi daya tarik pariwisata Indonesia. Sebagian besar wisatawan mancanegara yang berwisata ke Indonesia masuk lewat pintu salah satu pulau terindah di dunia itu.

38 27 Maret - 2 April 2017

kamar akomodasi di Bali 120.000 dengan 365 room night serta diperhitungkan 1 kamar diisi 2 orang akan menunjukkan okupansi hotel di Bali ada pada kisaran 77,5 persen,” ujar Ketua Pansus LKPJ DPRD Bali, A.A. Ngurah Adhi Ardhana. Namun nyatanya, lanjut Adhi Ardhana, daya beli masyarakat justru menurun ditandai dengan stagnannya pendapatan asli daerah dan lesunya bisnis properti. Kemudian, okupansi hotel hanya tercapai 61 persen pada hotel berbintang dan 33% pada hotel non bintang. Fakta ini lebih selaras dengan hasil perhitungan BPS dan PHRI Bali yang menyebut length of stay pada kisaran 3,11 hari. Demi mendapat kejelasan mengenai sumber data yang dipakai dalam LKPJ Gubernur, politisi PDI Perjuangan ini mengaku telah berdiskusi dengan Kepala Dinas Pariwisata Bali dan Ketua PHRI Bali. “Ternyata dijelaskan bahwa yang dipergunakan gubernur adalah perhitungan

Kementrian Pariwisata yang menggunakan metode survei dengan sampling responden wisatawan, sehingga tidak mencerminkan realitas yang terjadi dengan situasi serta kenyataan perekonomian saat ini di Bali,” imbuhnya. Adhi Ardhana menambahkan, perhitungan itu menunjukkan Bali masih menjadi hub pariwisata. Namun, berarti pula Bali masih gagal menangkap peluang wisatawan agar mau tinggal lebih lama lagi di pulau dewata. Kondisi seperti ini dikhawatirkan dapat menghancurkan Bali secara destinasi karena hanya menjadi tempat transit. “Kita tidak apa-apa menjadi hub, tapi sayang tidak menangkap peluangnya. Bahwa ada peluang tamu datang ke sini yang seharusnya bisa kita rayu, dari tadinya 3 hari di sini bisa menjadi 5 hari. Dirayu lewat destinasi, apa yang membuat mereka tertarik dan tidak mau ke Lombok, kan begitu,” jelasnya.


Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan, length of stay wisatawan mancanegara ke Bali sekarang memang cenderung lebih pendek dengan rata-rata 3,11 hari. Secara eksternal, karena sekarang banyak berkembang objekobjek baru di luar Bali yang mendapat perhatian penuh dari pusat seperti Mandalika, Labuan Bajo, atau Raja Ampat. “Kemudian faktor internal kita di Bali, peningkatan kualitas destinasi kita, objek-objek di Bali nyaris tidak ada bahkan cenderung menurun. Kedua, faktor aksesibilitas, jalan ke objek-objek itu. Orang mau jalan-jalan ke Besakih atau ke Kintamani takut macet. Daripada ke Kintamani, lebih baik dia ke luar Bali saja sekalian, misalnya ke Lombok,” jelas pria yang akrab disapa Cok Ace ini. Menurut Cok Ace, harus segera ada perbaikan objek yang ada di bawah kabupaten dan swasta termasuk masyarakat seperti di Tirta Empul. Tidak kalah penting adalah jalan-jalan menuju objek tersebut, agar mendapat perhatian sesuai kewenangannya. Misalnya, jalan kabupaten agar diatensi oleh Pemerintah Kabupaten, begitu pun jalan provinsi agar diperhatikan Pemerintah Provinsi. “Ya…ini kita bagaimana memperbaiki objek-objek ini, artinya memberikan informasi yang lebih lengkap, kebersihannya, toiletnya, juga yang tidak kalah penting jalan-jalan yang menuju objek tersebut,” tandas Mantan Bupati Gianyar ini. Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan Bali tetap akan menjadi tumpuan utama pemerintah mendongkrak 20 juta wisman hingga 2020, serta akan menjadikan daerah ini sebagai tourism hub Indonesia. Seperti Hongkong, Dubai, dan

Singapura sukses menjadi hub country. Namun, ketiganya tidak fokus menjadi country tourism hub, tetapi lebih ke perdagangan dan investasi. “Jangan khawatir, karena Bali akan jadi tourism hub. Kota hub di dunia selalu punya pendapatan tinggi,” ucapnya. Adapun Bali sebagai country tourism hub akan memiliki keuntungan, karena sebagai tourism hub akan berimbas terhadap majunya investasi dan perdagangan. l Rindra

27 Maret - 2 April 2017

39


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

PEMKAB KARANGASEM - Dalam meningkatkan grafik kunjungan wisatawan, Pemkab Karangasem terus menjajaki kerja sama dengan para pelaku pariwisata. Setelah dengan Asita (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies), kali ini pemerintah kabupaten ujung timur Bali itu mencoba menjual potensi pariwisata melalui kegiatan travel mart. Ajang mempertemukan seller (penjual) dengan buyer (pembeli) itu rencananya dilaksanakan Mei mendatang.

MBP/ist

PT GARUDA INDONESIA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. bekerja sama dengan PT Khrisna Multi Lintas Cemerlang dalam hal Warehouse, Regulated Agent dan Cargo Agent. Kerja sama ini dituangkan dalam bentuk MoU yang ditandatangani Jumat (10/3) pada Opening Garuda Travel Fair Tahun 2017 di Lippo Mall. Garuda dan PT Khrisna menyepakati dan berkomitmen memberikan pelayanan prima untuk meningkatkan pengiriman internasional sebanyak 1.500 ton pada periode 2017.

RESMIKAN GEDUNG - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta resmikan Gedung Serbaguna Banjar Bhineka Nusa Kauh, Desa Dalung yang ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti, Sabtu (11/3). Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata, Camat Kuta Utara A.A. Yuyun Hanura Eny, Perbekel Dalung Putu Arif Wiratya, Klian Banjar Bhineka Nusa Kauh Ida Bagus Ngurah, klian se-Dalung, lurah dan perbekel se-Kuta Utara, Danramil Kuta, Kanit Binmas Polsek Kuta, Bhabinsa Desa Dalung serta masyarakat Banjar Bhineka Nusa Kauh.

MBP/ist

UNHI - Resimen Mahasiswa Ugracena Bali Satuan D-903 Pasunggrigis Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar dalam program kerja tahunan melaksanakan kegiatan Coin for School yang ketiga dengan tema ‘’Mengembangkan Rasa Kepedulian Sesama dengan Satu Langkah Kecil Memberi Manfaat yang Besar’’. Acara selama dua hari, 10-11 Maret 2017 ini, dipusatkan di SDN 1 Alasangker, Buleleng. Kegiatan Coin for School dihadiri Kepala Desa Alasangker, Kepala Dusun Banjar Dinas Pendem dan lainnya.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

40 27 Maret - 2 April 2017


MBP/ist

PHR - Menindaklanjuti pertemuan dengan enam bupati penerima dana penyisihan PHR dari Badung, Bupati BaMBP/ist

MUSRENBANG KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Bappeda Litbang Provinsi Bali Ida Bagus Anom, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung I Wayan Baru, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menghadiri acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Kabupaten Klungkung dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018, bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala, Selasa (14/3).

MBP/ist

WALI KOTA DENPASAR - Merebaknya penyakit bakteri meningitis Streptococcus suis (MSS) yang berasal dari babi cukup meresahkan semua pihak. Kondisi ini telah diantisipasi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dengan segera menginstruksikan jajarannya untuk bertindak sigap menanggapi meluasnya keresahan masyarakat. Dinas Pertanian Kota Denpasar telah melakukan disinfeksi dengan disinfektan di beberapa kandang babi di wilayah Denpasar serta Dinas Kesehatan melakukan edukasi kepada masyarakat dan warung babi guling. ‘’Masyarakat tak usah khawatir terhadap isu bakteri MSS,’’ ujar Wali Kota Rai Mantra, Rabu (15/3).

dung I Nyoman Giri Prasta bersama enam bupati penerima PHR melakukan audiensi dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan diterima di Ruang Tamu Gubernur Bali, Selasa (14/3). Pertemuan ini guna memantapkan keinginan Badung untuk memberikan PHR secara langsung kepada enam kabupaten di Bali (Karangasem, Bangli, Klungkung, Buleleng, Tabanan dan Jembrana).

MBP/ist

SEKOLAH CHCCS - Launching Bali Buddies Program Sekolah Harapan dengan sekolah Coffs Harbour Christian Community (CHCCS) di New South Wales, Australia digelar di SMPK 3 Melaya, Kabupaten Jembrana, Rabu (15/3). Hadir dalam launching tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jembrana, I Putu Eka Swarnama, Deputi Council sekolah CHCCS serta Ketua Yayasan Perguruan Kristen Harapan, Pdt. Wayan Sudiarta, MTh, Pembina Yayasan, Pdt I Nengah Suama, M.Th. dan Sekretaris Umum Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB), Pdt. I Nyoman Agustinus, M.Th. dan Kepala SMPK 3 Harapan Melaya, Ketut Suarninghati. 27 Maret - 2 April 2017

41


A KT I V I TA S

MBP/ist

BRI BANGLI - BRI Cabang Bangli, Selasa (14/3), menyalurkan sumbangan masyarakat untuk korban bencana alam di Kintamani yang terkumpul melalui rekening BRI Peduli Bencana Kintamani. Total sumbangan yang disalurkan nilainya Rp 46.398.049 dan diserahkan kepada delapan kepala keluarga (KK) korban bencana alam di empat desa, yakni Desa Songan B, Sukawana, Awan dan Subaya. Sumbangan disalurkan langsung oleh Pemimpin BRI Cabang Bangli, Radiany Catharina, kepada beberapa korban bencana alam di Kantor Desa Songan B, Kintamani. Penyerahan sumbangan disaksikan Perbekel Desa Songan B, Jero Lanang.

MBP/ist

BANTUAN BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan bantuan dana desa, Alokasi Dana Desa (ADD) dan dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah kepada desa se-Badung di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (13/3). Besaran dana yang diserahkan untuk tahun anggaran 2017 ini senilai Rp 426 miliar lebih. Bupati menyampaikan penyerahan dana desa, ADD dan dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah kepada desa di Kabupaten Badung tahun anggaran 2017 ini, sejalan dengan program dari Bapak Presiden RI Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari pinggiran atau dari desa.

42 27 Maret - 2 April 2017

MBP/ist

ARJUNA GAGAPAN BALI - Pusat Oleh-oleh Khas Bali Arjuna Gagapan Bali yang berlokasi di Jalan Raya Batubulan, Gianyar, ikut menyambut kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud dan rombongan selama di Bali. Pusat oleh-oleh dengan harga supermurah ini menjadi pilihan wisata belanja kru pengemudi rombongan Raja Arab Saudi. Menurut pemilik Arjuna Gagapan Bali, Pande Yudi Nyoman Sutrisna, menjelang kunjungan Raja Arab ke Bali, pihak event organizer telah melakukan survei ke Pusat Oleh-oleh Arjuna Gagapan Bali.

MBP/ist

FH UNWAR - Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) bekerja sama dengan Pusat Studi Hukum Ekonomi dan Pembangunan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) menggelar Focus Group Discussion (FGD), Jumat (10/3). FGD membahas tentang Pembaruan Undang-undang Migas untuk Melaksanakan Amanah UUD 1945. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H., mengatakan, FGD membahas tentang pembaruan UU No. 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.


MBP/ist

KSP GOPALA – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Gopala MBP/ist

BPR SRI PARTHA - BPR Sri Partha melakukan pamelaspasan sekaligus meresmikan gedung baru di Jalan Moh. Yamin, Renon, Denpasar, Minggu (12/3). Dalam acara tersebut Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menandatangani prasasti. Hadir pula tim arsitek pembangunan gedung baru BPR Sri Partha. Karya pamelaspasan di-puput Ida Pedanda Gede Ngurah dari Geria Ujung Kesiman dan Ida Rsi Kajeng dari Geria Alangkajeng, Denpasar. Ketua Panitia Nyoman Dhasmiyarta, MBA. menjelaskan, bangunan terdiri atas tiga lantai.

Mandiri Sejahtera menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pra-koperasi, Minggu (12/3). RAT ini juga sebagai bentuk edukasi kepada ratusan anggota koperasi yang baru berdiri setahun lalu. RAT yang dilaksanakan di belakang kantor KSP Gopala Mandiri Sejahtera dihadiri ratusan anggota koperasi, Manajer Gopala Dady Hariadi, Drs. I Wayan Sutama (Ketua Koperasi Gopala), Ngurah Citra Gotra S.E. (Sekretaris Koperasi Gopala) dan lainnya.

MBP/ist MBP/ist

UNWAR - Universitas Warmadewa (Unwar) menjadi penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) XIX Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI) di Inna Grand Bali Beach, Sanur, 10-12 Maret 2017. Ini menyusul ditunjuknya Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unwar sebagai ketua panitia dalam Munas yang mengangkat tema “The New Emerging Medical Education System and Academic Hospital Services in all Indonesia Privat Medical Faculty”. Tercatat 34 FK yang hadir dari 40 anggota AFKSI dalam munas yang dibuka Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya.

BUPATI BADUNG - Setelah menghadiri acara penyerahan hibah rumah dinas Kapolres Badung di Blahkiuh, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mendampingi Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, berkunjung ke Puri Ageng Mengwi, Rabu (15/3). Kehadiran Bupati Badung bersama Kapolda Bali serta Kapolres Badung dan Kapolresta Denpasar di Puri Ageng Mengwi mendapat sambutan hangat dari Penglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung bersama istri serta perbekel dan klian seDesa Mengwi. Di sana, Kapolda bersama Bupati Badung langsung dijamu makan siang bersama.

27 Maret - 2 April 2017

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

UNUD - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud), Jumat (10/3) menggelar Training of Trainer (TOT) di aula Program Pascasarjana Unud. TOT dilakukan untuk penyegaran reviewer LPPM, dengan pola tata cara penilaian dan output proposal penelitian dan pengabdian menurut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 106 Tahun 2006.

MBP/ist

UNDIKSHA - LPTK Cup 2017 kembali digulirkan dengan tuan rumah penyelenggara Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dalam laga tahun ini, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) telah mempersiapkan tim LPTK terbaiknya. Dari seluruh kekuatan tim dari Kampus Seribu Jendela ini, bertekad akan merebut juara umum. Sebelum bertolak ke UNY, Jumat (10/3), Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. melepas tim LPTK Cup Tahun 2017.

MBP/ist

KNPI - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gianyar berupaya menyukseskan pembangunan dan mewujudkan pemuda yang berkualitas. Hal itu diungkapkan Panitia Pelaksana Pelantikan Pengurus DPD KNPI Kabupaten Gianyar masa bakti 2016-2019 Anak Agung Ngurah Agung di ruang Sidang Utama Bupati Gianyar, Minggu (12/3).

44 27 Maret - 2 April 2017

MBP/ist

KSP MULIA SEJAHTERA - Memasuki usia ke-15 tahun, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mulia Sejahtera sudah mampu menunjukkan kiprahnya menjadi salah satu lembaga keuangan yang mumpuni di Tabanan. Terbukti hingga tahun 2017 ini, jumlah aset terus mengalami peningkatan. Bahkan kini sudah tembus angka Rp 60 miliar. Begitu pula jumlah anggota hingga Desember 2016 lalu mencapai 6.350 orang.


MBP/ist

BAKTI SOSIAL - Sebagai bagian dari rangkaian perayaan 14 tahun SLK-LLP Bali berkiprah di dunia pendidikan Bali, para orangtua siswa Sekolah Lentera Kasih (SLK) dan Lollypop (LLP) Bali mengadakan

MBP/ist

PEMKAB BULELENG - Guna mempercepat pembangunan terutama penataan lintas daerah, Pemkab Buleleng dan Pemkot Bandung, Jawa Barat (Jabar) membangun kerja sama. Penandatanganan Memorandum of Under-

Kegiatan Bakti Sosial 2017 dengan tema ‘’Karena Kita

standing (MoU) kerja sama itu dihadiri Bupati Buleleng

Peduli’’. Kegiatan ini sudah rutin dilakukan orangtua

Putu Agus Suradnyana bersama Wali Kota Bandung

siswa SLK-LLP yang tergabung dalam PSG (Komite

Mochamad Ridwan Kamil di Gedung Kusumo Wicitro Jl.

Orangtua Siswa).

Soedanco Supriyadi Kota Blitar Rabu (8/3).

MBP/ist

MBP/ist

SMP DARMA WIWEKA - Prestasi siswa SMP Dharma Wiweka makin melejit dan tidak kalah dengan sekolah pavorit di Denpasar. Berbagai juara diraih, bahkan tim bola voli putri SMP Dharma Wiweka mampu mengalahkan juara bertahan saat kejuaraan Wali Kota Cup beberapa waktu lalu. Kesuksesan tersebut merupakan hasil kerja keras dan ikhlas para guru, pembina serta stakeholder sekolah yang berlandaskan moto ‘’Disiplin Kunci Keberhasilan’’.

BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana bantuan kepada 534 Sekaa Teruna (ST) seluruh Badung di Puspem Badung, Jumat (10/3). Bantuan ini guna mendukung kreativitas ST dalam pembuatan ogoh-ogoh menjelang hari Pangerupukan dan Nyepi Tahun Çaka 1939. Bupati Giri Prasta menekankan, saat Brata Panyepian, sekaa teruna agar ikut menjaga keamanan desa masing-masing. Penyerahan bantuan ST juga dihadiri Wabup I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, tim juri lomba kreativitas ST Badung, serta ratusan pengurus ST se-Badung. 27 Maret - 2 April 2017

45


TRADISI

D

Leko, Tari Klasik yang Ada Unsur Pelegongan

esa Tunjuk, Tabanan, memiliki tari klasik yang hampir punah. Tari pergaulan tersebut dikenal dengan Leko. Agar tarian ini tidak tinggal nama, upaya rekonstruksi pun dilakukan. Selanjutnya, Tari Leko Desa Tunjuk akan dipentaskan dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 Juni mendatang. Tari Leko berkembang sejak tahun 1919 sampai 1933. Perkembangannya cukup baik, sehingga tarian ini sempat digelar keliling desa sebagai seni hiburan atau balih-balihan. ‘’Biasanya tarian ini digelar untuk kegiatan upacara manusa yadnya,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan, Gusti Supanji, belum lama ini. Dikatakannya, Tari Leko Tunjuk mengalami pasang surut karena situasi zaman. Sejak tahun 1957 mulai dibangkitkan dan dibangun oleh seniman tari dan tabuh Desa Tunjuk Kelod. Kini keberadaannya masih ada sampai sekarang. “Kami ingin kembali memunculkan kesenian ini di tengah masyarakat agar keberadaannya tidak punah,” ujarnya. Tari Leko digolongkan sebagai seni balih-balihan. Tarian ini lebih banyak berfungsi sebagai seni hiburan. Tari Leko dipentaskan untuk hiburan masyarakat, baik dalam upacara manusa yadnya maupun upacara keagamaan di pura-pura. Tari ini juga dipentaskan dalam ritual naur sesangi atau atau bayar kaul, tiga bulanan bayi, upacara potong gigi dan lain sebagainya. Walaupun tarian ini banyak berfungsi sebagai seni hiburan, dalam aktivitasnya tetap berkaitan erat dengan nilainilai keagamaan. Misalnya, sebelum pementasan, selalu didahului dengan upacara ritual--persembahan sesajen. Upacara ini dilakukan pada tempat pementasan, pada perangkat gamelan dan perlengkapan pakaian, termasuk

46 27 Maret - 2 April 2017

gelungan. Ada beberapa gelungan yang dikeramatkan. Ditambahkannya, Tari Leko adalah Tari Legong yang berkembang sebagai tarian rakyat. Tarian ini diiringi instrumen bambu. Dalam pertunjukannya terdapat paibing–ibingan. Pada Tari Leko terdapat unsur–unsur pelegongan dalam gerak tarinya, tata busana, gending-gending pengiring, maupun cerita-cerita yang dipakai dalam suatu pementasan--yang semula adalah instrumen bambu diganti dengan instrumen besi (Pelegongan). Terkait dengan pementasannya dalam ajang PKB, Supanji mengatakan sekaa yang akan tampil di ajang kesenian tahunan ini sengaja digilir di masingmasing wilayah. Hal ini dilakukan sejalan dengan tekad Dinas Kebudayaan membangkitkan kesenian yang ada di masing-masing kecamatan. Bahkan rencananya untuk pelaksanaan PKB tahun 2018, seniman yang akan dikirim merupakan hasil perlombaan yang akan dilakukan di tahun 2017. “Kami sudah bersurat ke kecamatan terkait rencana itu, jadi nantinya kita nilai melalui ajang lomba di kabupaten barulah yang terbaik kita kirim ke provinsi untuk persiapan PKB 2018. Tahun ini sudah mulai digarap,” ujarnya, Namun, diakuinya memang untuk bisa memberikan penampilan seni yang prima, Tabanan sampai saat ini masih terkendala masalah klasik yakni keterbatasan anggaran. Pasalnya untuk biaya pembinaan dan latihan sekaa serta hal-hal pendukung lainnya untuk tampil tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit. Padahal potensi seni luar biasa di Tabanan. Namun, kendala tersebut tidaklah menyurutkan niat para seniman Tabanan untuk bisa memberikan pagelaran yang baik. l Dewi Puspawati


Tari Leko Desa Tunjuk Tabanan yang keberadaannya hampir punah, kini direkonstruksi. Tarian ini akan dipentaskan di Pesta Kesenian Bali, Juni mendatang.

27 Maret - 2 April 2017

47


HIBURAN

Tantri Adel

Belajar Bahasa Bali Lewat Lagu

T

idak fasih berbahasa Bali tak membuat Tantri Adel, penyanyi pop Bali asal Singaraja ini menyerah terjun ke belantika pop Bali. Justru, dengan terjun sebagai penyanyi pop Bali, ia ingin belajar banyak tentang bagaimana cara berbahasa Bali yang baik dan benar. Mengawali karier sejak tahun 2012, beberapa single telah dirilisnya seperti “Mekuli Sambil Metunangan”, “Beli Bengkung”, “Taen Taenang”, “Bitra Kesiman” dan “Kadung Tuman”. Kini, setelah sekian lama berkarier, baginya banyak mendapat pembelajaran seperti kosa kata bahasa Bali yang benar. Istilah-istilah menjadi mudah diingat. Selain belajar bahasa, dengan terjun di belantika musik pop Bali, ia ikut andil dalam melestarikan budaya. “Sebenarnya saya tidak begitu fasih

berbahasa Bali. Tetapi karena saya ingin belajar, saya coba lewat lagu yang tentunya metode belajar bahasa yang tidak membosankan karena saya kebetulan suka nyanyi. Kini saya sudah bisa merasakan bagaimana berbahasa Bali setelah cukup lama terjun di belantika musik pop Bali,” ungkap Tantri Adel beberapa waktu lalu. Di tahun 2017 ini Tantri Adel telah mempersiapkan single terbarunya yang berjudul “Loloh”. Single tersebut diciptakan serta diaransemen Dek Artha. Walaupun proses recording single “Loloh” telah rampung, belum dirilis secara resmi karena masih harus menunggu izin sang produser. “Untuk lagu ini sudah rampung semua, tinggal di-launching aja,” imbuh perempuan yang juga sedang aktif sebagai penyiar radio ini. Menanggapi perkembangan musik

pop Bali belakangan ini, perempuan kelahiran 1 November 1981 ini menginginkan para musisi Bali untuk terus berkarya variatif, serta tidak sebatas hanya bertemakan tentang asmara, tetapi perlu juga mengangkat pesan sosial di masyarakat. Sehingga ke depan musik pop Bali semakin diminati bahkan hingga keluar Pulau Bali. Dalam kesempatan yang sama Tantri Adel juga berharap masyarakat dan juga penggemar musik pop Bali selalu mendukung seniman Bali dalam berkarya. Dengan begitu, seniman Bali tetap mampu bersaing serta bisa memberikan edukasi dan tetap melestarikan seni budaya Bali dalam bentuk karya musik. Sehingga, Bahasa Bali benar-benar menjadi bahasa Ibu di Pulau Bali. l Winata

Norman Kamaru Berperan Antagonis MBP/ant

Norman Kamaru

48 27 Maret - 2 April 2017


MBP/win

Tantri Adel

MANTAN anggota Brimob yang kini menjadi artis, Norman Kamaru akan mendapatkan peran antagonis dalam film kolosal asal Sulawesi Selatan berjudul ‘’Pamanca The Movie.’’ Peran Norman Kamaru di film garapan Rapindo Galesong Films ini, menurut juru bicara Pamanca The Movie, Andi Iwan di Makassar, belum lama ini, cukup kontras dengan kehidupan kesehariannnya yang dikenal menghibur, melankolis, lucu dan identik dengan seni India. Norman mengakui peran yang akan dilakoninya memang sesuatu yang baru dan memberi tantangan tersendiri baginya. “Saya diminta oleh sutradara untuk memerankan tokoh antagonis. Karena selama ini saya dikenal sebagai pemeran melodramatik. Jadi dalam film ini saya harus dibenci,” kata Norman. Keterlibatannya dalam film laga ini, kata dia, dimulai sejak awal sebelum

praproduksi film yang kabarnya akan melibatkan aktor laga Asia Jackie Chan dan Jet Li tersebut. Dia sendiri menjadi salah satu pengisi hiburan dalam open casting di Parepare, Bone, Bulukumba dan Makassar bersama eks finalis kompetisi X Factor 2013, Gede Bagus. Andi Iwan menyatakan Norman dan kawan-kawan memang sengaja dihadirkan demi membuat pelaksanaan ajang audisi pemeran semakin meriah dan ketat. Dia juga telah berkomitmen hanya mengakomodasi sosok yang dinilai paling potensial untuk memerankan tokoh utama. Untuk agenda casting itu kata dia, Rapindo Galesong Film telah siap menggelar casting pemain di Makassar, Bulukumba, Bone dan Parepare. Ia menjelaskan jadwal casting ini akan dimulai di kota Parepare, bertem-

pat di Hotel Parewisita, Jl. Sulawesi No. 8 Ujung Sabbang, Ujung, Parepare, 14 Maret 2017. Kemudian dilanjutkan di Kabupaten Bone pada 16 Maret 2017. Lokasi casting bertempat di Hotel Wisata Watampone tepatnya di jalan Jenderal Sudirman No 14 Watampone, Manurunge Tanete Riattang, Bone. Casting berikutnya di Kabupaten Bulukumba, pada tanggal 18 Maret 2017 di Hotel AGRI, Jalan R Suprapto No 18, Tanah Kongkong, Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, dilanjutkan di Kota Makassar. Di sini casting akan dibuka di Hotel Clarion pada tanggal 20 dan 21 Maret 2017. Dia juga menyampaikan jika casting di tiap-tiap daerah dibuka satu hari penuh. Mulai pukul 07.30 Wita hingga sore pukul 17.00 Wita. lKmb

27 Maret - 2 April 2017

49


TA K S U

Komang Darmayuda

Ajarkan Budi Pekerti Lewat Lagu

D

arah seni musik mengalir dalam diri Komang Darmayuda dari kedua orang tuanya. Ayahnya sebagai pemusik di tahun 60-an, masuk dalam sanggar seni musik keroncong Sandiwara Puspa Kencana Banjar Tameng, Sukawati, Gianyar. Ayahnya sebagai pemain biola dan ibunya sebagai penyanyi. Berawal dari masuk di Sekolah Menengah Musik (SMM) Negeri Denpasar sebagai angkatan pertama di sekolah tersebut, pria kelahiran 28 April 1970 ini mulai menekuni bidang musik. Meski, awal keputusan sekolah di SMM ini karena tidak lolos masuk sekolah negeri, namun Komang Darmayuda tidak patah semangat. Di bawah bimbingan sejumlah guru seperti almarhum Gusti Ngurah Bagus Ardjana, almarhum Anak Agung Made Cakra, almarhum Usadi Wiryatnaya, dia mulai menekuni seni musik. Berbagai keterampilan mulai diberikan seperti gitar, piano, vokal grup dan paduan suara. Setelah tamat menekuni musik di SMM Negeri Denpasar, tahun 1990 Komang Darmayuda melanjutkan kuliahnya di ISI Yogyakarta dengan mengambil jurusan musik di Fakultas Seni Pertunjukan. Di sana ia mulai mematangkan segala pelajaran yang didapat sewaktu duduk di SMM Negeri Denpasar. Setelah tamat ISI Yogyakarta tahun 1996, suami Ni Luh Siartini ini kembali ke Bali dan membina sejumlah grup paduan suara dan vokal group, baik di sekolah maupun instansi pemerintah. Saat itu ia mulai menciptakan lagu Mars Kabupaten Gianyar dan Mars Sma Dharma Praja. Kepiawaiannnya dalam mencipatakan sejumlah lagu mars dan vokal group ini, tidak lepas dari apa yang diberikan oleh sejumlah gurunya sehingga berhasil menciptakan sebuah karya yang bagus. Hingga saat ini puluhan lagu telah diciptakan. Ada beberapa karyanya mendapatkan juara di berbagai perlombaan. Dalam menciptakan sebuah lagu, ia mengambil topik pada realita kehidupan yang terjadi di masyarakat. Seperti halnya kehidupan anak miskin di Munti Gunung, Karangasem saat itu, yang menghasilkan lagu yang berjudul “Muda Lara.� Lagu ini mengisahkan seorang anak kecil yang kesehariannya mengemis di jalan dengan berbagai persoalan yang

50 27 Maret - 2 April 2017

dihadapinya. Keberhasilannya menciptakan lagu dan menjadi pembina vokal grup di sejumlah tempat, bukanlah tanpa rintangan. Seringkali grup yang dibinanya tidak mendapat juara. Namun hal teresebut tidak membuatnya patah semangat, justru mengkoreksi diri dan mencari dimana persoalannya sehingga ke depan tidak terulang kembali. Meski sebagian besar karyanya saat ini pesanan dari berbagai kalangan, namun ayah dari tiga anak ini juga banyak menciptakan lagu anak-anak yang isinya menuturkan tentang etika dan budi pakerti. Baginya, lewat lagu yang diciptakan diharapkan moralitas generasi muda khususnya anak-anak tidak tergerus begitu saja bahkan sampai merusak moral. Untuk mengembangkan dan menularkan bakat seni yang dimiliki, tanggal 10 Februari 2008 ia mendirikan sanggar dengan nama Griya Musika Sukawati Cressendo, yang membuka kelas bina musika dan bina vokalia. Nama Cressendo ini diambil dari nama nada yang tinggi dengan harapan yang mau belajar di sanggar ini memiliki kemauan keras atau tinggi untuk maju. Impian Komang Darmayuda pun terwujud,

sanggar ini mampu mencetak grup vokal dan bina vokal yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasiona. Komang Darmayuda sangat menyayangkan, beberapa pencipta lagu yang liriknya masih memiliki konotasi yang kadangkala bermakna negative. Selain itu, ada beberapa lagu Bali yang dinilai keluar dari pakem, hanya mengdepankan tuntutan zaman sehingga lagu tersebut tidak memiliki jati diri. “Meski komersial menjadi sebuah tuntutan, namun bukan berarti pencipta lagu bebas lepas keluar dari pakem. Kalau bukan kita sebagai seniman Bali yang tidak mau menjaga pakem dalam bekarya, maka kultur budaya akan hancur,� jelasnya. Satu yang menjadi kunci keberhasilan seorang seniman dalam bekarya, menurutnya, yakni bekarya sepenuh hati tanpa berharap ada imbalan. Sebab, karya yang besar akan lahir dari sebuah pemikiran yang tidak terobsesi akan sesuatu, namun bekerja sepenuh hati. Hal inilah yang menjadi pedoman bagi Komang Darmayuda dalam menelurkan bakat seni kedua orang tuanya. l Trimaja/bali tv


178 |27 Maret - 2 April 2017

MSS Serang Babi di Bali RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook