Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 175 | balipost.com

Page 1

175 |6 - 12 Maret 2017

Sampah Ancam Bali

RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI lMenunggu Kinerja Pemimpin Pascapilkada 6 BALI SEPEKAN lTembok Pengaman Pantai Ambruk 7

LAPORAN UTAMA l Sampah Ancam Bali 8 l Merusak Citra Pariwisata 9 l Jadi Bom Waktu 10 l Dari “Tembakau Gorilla” Sampai “Blue Safire” 11 POLITIK lPancasila Harus Dibumikan untuk Perkokoh NKRI 16 lMengawal Generasi Bali 17 KIPRAH REMAJA lBurung Liar, ”Terbang” dari Kampus ke Kampus 18 MANCANEGARA l Kelaparan Ancam Dunia 20 DAERAH l Satpol PP Tertibkan

LENSA l Pura Gunung Kawi 26

OLAHRAGA l Reformasi Organisasi 27 PENDIDIKAN l Ketua HPI Pusat Nakhodai Percasi Bali 32 SOSIAL l Anak-anak Korban Longsor Dihibur Badut 36 PARIWISATA l Pariwisata Bali Bocor 38

Pelanggar Fasum dan Fasos 22

TRADISI l ‘’Nyepi ring Carik’’

Mengistirahatkan Sawah dari Kegiatan Pengolahan 46

HIBURAN l “Kilangan Kedis”

Gung Gek Vita Makin Mantap 48

TAKSU l Agung Gede Agung Rahma Putra

Duta Seni ke Berbagai Negara 50

6 - 12 Maret 2017

3


DARI PEMBACA

Jalan ’’Shock Therapy’’ Keluhan berganti keluhan telah terlontar dari banyak orang untuk jalan di sebelah barat Banjar Silayukti, Kerobokan sampai di simpang empat Pipitan Canggu, Kuta Utara, Badung. Keluhan tersebut setiap hari terlontar dari bibir pengendara sepeda motor maupun pengemudi kendaraan roda empat yang melintasi jalan tersebut. Hal ini sudah berlangsung tahunan. Jalan tersebut setelah dibongkar untuk penanaman pipa jumbo saluran air diaspal kembali seadanya. Dengan kata lain, aspalnya sangat tidak berkualitas. Kini, jalan tersebut berlubang-lubang alias tidak rata. Oleh karena itu, jalan tersebut lebih tepat disebut jalan shock therapy. Jalan shock therapy tersebut sudah berulang tahun. Jalan shock therapy tersebut berada di wilayah Pemkab Badung. Lebih banyak warga Badung yang menikmati indahnya ‘’berayun-ayun’’ berkendara jika melewati jalan tersebut. Salah-salah bisa terjatuh atau bertabrakan dengan kendaraan berlawanan arah karena semua mencari jalan yang rata atau yang lebih layak untuk dilalui si roda kendaraan. Pemkab Badung pernah beralasan jalan tersebut adalah jalan provinsi. Maka, yang bertanggung jawab adalah pihak provinsi. Saya mohon rasa simpati eksekutif dan legislatif atas keluhan warganya. Mohon layani masyarakat lebih baik agar kepercayaan masyarakat terhadap wakilnya tidak luntur. Kami masyarakat mohon penjelasan dan mohon tangani jalan yang rusak ini. Ketut Werta Babakan, Canggu, Kuta Utara

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

6 - 12 Maret 2017

4


Sigap Tangani Bencana GERAKAN tanggap bencana di Bali mulai dirasakan penting. Terlebih Bali merupakan pulau kecil dengan sejumlah wilayah dataran tingginya yang tergolong labil. Banjir juga menjadi ancaman bagi warga Bali. Dengan kondisi geografis semacam ini, program penanggulangan bencana ke depan diharapkan lebih cepat, profesional dan didukung anggaran yang memadai. Tak hanya antisipasi terhadap berbagai kepentingan fasilitas umum, fasilitas tanggap bencana juga diharapkan lebih mengantisipasi kebutuhan di lapangan. Menyikapi makin strategisnya keberadaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, terdapat 62,23 persen responden yang menyatakan puas dengan kinerja jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di seluruh Bali dalam melakukan penanggulangan terhadap bencana. Langkah cepat untuk mengevakuasi korban dan koordinasi dengan instansi terkait sudah dilakukan secara intensif. Responden berharap keberadaan BPBD lebih disosialisasikan

agar masyarakat memiliki semacam kontak cepat jika terkena musibah. Dukungan anggaran untuk BPBD juga diharapkan mendapat perhatian lebih, terutama untuk pengadaan fasilitas pendukung, jaminan keselamatan petugasnya termasuk posko tentatif juga harus menginap di lokasi bencana. Selebihnya, 34,35 persen responden mengaku belum begitu puas dengan penanganan bencana di Bali. Secara personel, langkah cepat dan dedikasi membantu korban sudah memadai. Namun dalam sejumlah insiden sering kali BPBD terkendala fasilitas. Dukungan fasilitas yang minim membuat evakuasi korban sering terkendala. Untuk itu, ke depan petugas BPBD harus dilatih dan dijadikan tenaga profesional dengan dukungan fasilitas yang memadai. BPBD juga belum mengantisipasi kebutuhan warga yang mengungsi, baik itu fasilitas MCK atau fasilitas dapur umum. Sementara 3,42 persen responden tak memberikan respons terkait memuaskan atau belum memuaskannya kinerja personel BPPD. Mereka mengatakan kehadiran BPBD bagi Bali sangat mendukung dan membantu warga dalam mengatasi bencana. Terkait dengan memuaskan atau tidaknya kinerja BPBD itu tergantung

lokasi dan waktu terjadinya bencana. Jadi, menurut responden, penilaian kinerja terhadap BPBD sulit diukur dari tingkat kepuasan. l Dira Arsana

6 - 12 Maret 2017

5

5


opini

P

Menunggu Kinerja Pemimpin Pascapilkada

EMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak dilaksanakan di Indonesia, diikuti 101 daerah dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Rinciannya, terdiri atas tujuh provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota, termasuk di Bali. Pilkada dilaksanakan bertujuan untuk memilih pemimpin yang berkualitas, memiliki visi dan misi jelas, mampu bertanggung jawab, berpihak pada masyarakat kecil, transparan, anti korupsi, paham permasalahan dan mampu menyelesaikan masalah yang ada di daerah tersebut, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Pilkada merupakan cara demokratis untuk memilih dan melahirkan pemimpin yang diinginkan oleh masyarakat. Sebab, jika masyarakat salah memilih pemimpinnya masyarakat juga yang akan menerimanya. Demokrasi merupakan pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat jadi masyarakatlah yang menentukan pemimpinnya, maka dari itu bijaklah dalam memilih pemimpin ke depan. Bali merupakan salah satu provinsi yang sangat berpotensi mengangkat nama Indonesia di kancah dunia internasional. Bali dikenal sebagai tempat surganya dunia bagi para turis domestik maupun mancanegara. Wajar jika Bali disejajarkan dengan pulau-pulau di dunia yang banyak menyimpan objek pariwisata salah satu yang terbaik di dunia. Berbagai macam predikat yang disandang Bali terus disematkan oleh dunia internasional. Jika hal ini tidak dapat dipertahankan oleh pemimpin Bali yang akan datang, akan berdampak buruk bagi perekonomian Bali, khususnya dalam bidang pariwisata. Maka dari itu, Bali ke depan harus memiliki pemimpin yang visi dan misinya dapat memajukan dan mensejahterakan masyarakat Bali tanpa meninggalkan adat istiadat budaya Bali itu sendiri. Dimana Bali terkenal akan memegang teguh budaya adat istiadat yang kental, yang tidak dapat dipisahkan dan dilepaskan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Bali. Pemimpin Bali ke depan diharapkan mampu membawa Bali pada perubahan yang sangat mendasar dengan terus berinovasi untuk meningkatkan perekonomian Bali, kemudian pemimpin Bali nantinya diharap-

6

Oleh Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M.

kan mampu bersaing dan berkontribusi membawa Bali dalam kancah persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang telah berlangsung saat ini. Dino Patti Djalal, mantan wakil menteri luar negeri Indonesia menyatakan bawah Bali masih tergolong rendah partisipasinya di dalam melakukan kegiatan ekspor ke ASEAN. Hal ini disebabkan masih belum merakyatnya ASEAN, khususnya MEA bagi Bali sendiri. Melihat kondisi tersebut, pemimpin Bali kedepannya sudah seharusnya tidak hanya berfokus pada pariwisata, akan tetapi melebarkan sayapnya untuk melirik pasar ekspor yang lebih besar guna bersaing dalam MEA, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha untuk terlibat langsung dalam menghadapi persaiang MEA dengan negara-negara anggota ASEAN yang lainnya. Kemudian, untuk menunjang perekonomian Bali ke depan, pemimpin Bali dituntut untuk memiliki terobosan baru dalam hal transportasi umum, mengatasi kemacetan yang saat ini sudah melanda Bali. Dengan menyediakan sarana transfortasi umum, terutama sebagai penyambung dari satu kabupaten ke kabupaten lainnnya dapat meningkatkan dan menumbuh kembangkan daerah-daerah yang belum tersentuh oleh transfortasi umum. Hal ini bertujuan untuk menningkatkan perekonomian diseluruh kabupaten yang tersebar di Bali. Hingga saat ini masih terjadinya ketimpangan ekonomi disebabkan karena daerah lain belum memiliki transfortasi umum yang baik, sehingga dapat menghambat perekonomian dimasing-masing daerah dan menghilangkan stigma pemimpin Bali hanya fokus pada pembangunan di bagian selatan saja, sedangkan bagian utara dan lainnya belum tersentuh sama sekali. Di samping itu, pemimpin Bali harus mampu memberikan pelayanan publik dalam hal pendidikan yang baik, sehingga mampu menciptakan sumber daya manusia Bali yang unggul, serta membentuk masyarakat Bali yang cerdas dan tidak keterbelakangan. Masih banyak semeton Bali yang belum

bisa merasakan pendidikan yang layak dan berkualitas, sehingga diperlukan keberpihakkan para pemimpin Bali mendatang di dalam mewujudkan pendidikan yang merakyat bagi masyarakat Bali, yang seperti diamanatkan dalam konstitusi negara ini. Pelayanan kesehatan patut untuk dicarikan solusinya oleh pemimpin ke depan, dimana masih banyak masyarakat miskin di daerah Bali yang belum tersentuh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang murah dan meringankan beban mereka. Pemimpin Bali ke depan harus memiliki jiwa dan komitmen untuk terus memberantas dan memerangi korupsi yang terjadi di semua lini pemerintahan. Bali diharapkan mampu memberikan contoh yang baik di seluruh Indonesia untuk terus berkomitmen untuk menggaungkan anti korupsi. Jika kita bercermin dari kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, data dari tahun 1999 hingga 2016 terdapat 357 kasus kepala daerah dan wakil kepala daerah yang tersangkut masalah hokum, kebanyakan terjaring kasus korupsi. Masih segar diingatan kita pada pengujung akhir tahun 2016, Indonesia kembali diwarnai aksi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Klaten. Tentu ini pukulan berat bagi insan masyarakat Indonesia. Sebab sebelum tertangkap yang bersangkutan telah meneken fakta integritas dihadapan KPK, yang artinya berkomitmen pada diri sendiri serta menolak korupsi dalam bentuk apapun dan membangun serta memupuk jiwa anti korupsi kepada para pemimpin daerah, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Dimana program ini atas inisiasi Gubernur Jawa Tengah pada saat itu. Jika bercermin pada kasus di atas, fakta integritas bukan merupakan suatu garansi bagi pemimpin untuk tidak melakukan korupsi. Di sinilah masyarakat diminta untuk lebih cerdas memilih pemimpin ke depannya. Pelajari betul sosok yang akan menjadi calon pemimpin daerah tersebut, pastikan mereka memiliki rekam jejak yang baik dan bebas akan praktek-praktek korupsi. Penulis, Kandidat Doktor Ilmu Hukum FH UGM, Dosen Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Undiksha Singaraja.

6 - 12 Maret 2017

6


BALI SEPEKAN

Tembok Pengaman Pantai Ambruk TEMBOK pengaman pantai (revetment) di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan ambruk setelah digerus gelombang pasang belum lama ini. Ambruknya revetment itu membuat kolam permandian Air Sanih terancam terkena hempasan ombak. Hal ini tidak bisa dihindari karena kolam renang yang menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) andalan Buleleng itu berada di dekat pantai. Pengaman pantai itu ambruk dengan panjang hingga sepuluh meter. Batu kali yang dipasang untuk menghalangi

gelombang laut terlepas. Tak pelak, beton yang semula berdiri kokoh dari timur ke barat sekarang tampak putus tepat di dekat kolam permandian Air Sanih. Pada saat gelombang laut membesar, air laut sempat masuk ke dalam kolam permandian. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Nyoman Sutrisna, M.M. ketika dihubungi Selasa (21/2) mengatakan, kerusakan itu sudah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. l Mudiarta

Angkutan Pariwisata Terjaring Razia KENDARAAN angkut pariwisata yang mengantongi izin angkutan pariwisata masih minim. Hal ini salah satunya terbukti dari hasil razia gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali dan Sat Lantas Polres Gianyar yang digelar di Jalan By-pass I.B. Mantra, Simpang Masceti, Gianyar, Selasa (21/2). Petugas menemukan belasan kendaraan pariwisata tak berizin alias ilegal. Petugas pun langsung menilang para pengendara.

Kasat Lantas Polres Gianyar AKP I Gede Eka Putra Astawa mengatakan, dalam operasi gabungan ini pihaknya membagi tugas dengan Dishub Provinsi Bali. Tim gabungan berhasil menjaring puluhan pelanggar, berupa pengendara tanpa SIM 5 orang, tanpa STNK 1 orang, dan tanpa helm 2 orang. Sementara petugas Dishub Provinsi Bali menjaring 13 kendaraan tanpa izin pariwisata dan 4 kendaraan uji kir kedaluwarsa. l Manik Astajaya

MBP/mud

94 Hektar Padi Alami Puso

TINGGINYA intensitas hujan pada satu sisi berdampak positif, terkait menyediakan kebutuhan air bagi petani. Tetapi di sisi lain, berimbas negatif. Pasalnya, tanaman padi petani diserang organisme pengganggu tanaman (OPT). Akibatnya, sejumlah sentra pertanian padi di Kabupaten Tabanan mengalami kerusakan ringan hingga puso (gagal panen). Kabid Pengembangan Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir. I Wayan Suandra, Selasa (21/2) mengungkapkan, dampak curah hujan tinggi memacu berkembangnya OPT seperti penggerek batang, tikus, tungro, dan wereng coklat. Pada periode 2016-2017 ini, tingkat serangan OPT pada tanaman padi sangat luar biasa, sehingga di sejumlah sentra pertanian padi di Kabupaten Tabanan mengalami gagal panen. Puso penggerek batang terjadi di wilayah Kecamatan Selemadeg Timur seluas lima hektare dan Kecamatan Kerambitan enam hektar. Sedangkan puso karena serangan tungro terjadi di Kecamatan Selemadeg mencapai 40 hektar, Kecamatan Baturiti lima hektar, dan Kecamatan Penebel seluas 38 hektar. Sehingga total terjadinya puso mencapai 94 hektar. l Wira Sanjiwani 6 - 12 Maret 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Sampah Ancam Bali

M

asalah sampah di Bali terus mengemuka, namun tak kunjung menemukan solusi memadai. Bahkan tumpukan sampah di Bali yang kian hari terus meningkat, dapat mengancam daerah ini sebagai destinasi wisata terkenal dunia. Mengingat, saat ini tumpukan sampah tak hanya terlihat di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Suwung, Denpasar Selatan, melainkan juga melebar ke sejumlah ruang kosong di sejulah kawasan. Sampah bahkan berpotensi menjadi masalah lingkungan bagi Bali. Pola pengelolaan sampah yang rencananya dikerjasamakan dengan pihak swasta, juga macet. Sampai saat ini, puluhan investor yang sempat mengajukan diri sebagai agen dan relasi pengelolaan sampah, tak kunjung melanjutkan kerja samanya. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Gede Suarjana, ada 40 investor yang tertarik untuk mengelola sampah di TPA Suwung. Namun, sampai saat ini belum ada kemajuan berarti karena tidak ada satu pun yang membuat feasibility study. Para investor hanya sebatas mempresentasikan pra-feasibility study yang mereka lakukan. ‘’Belum ada tindak lanjutnya. Alasannya, yang pertama itu tapping fee. Kemudian yang kedua, perusahaan itu punya uang atau tidak. Itu kan investasinya Rp 1,3 triliun, dan katanya memerlukan waktu lama untuk penelitian karena harus mempelajari jenis sampah di Bali, komposisinya bagaimana, berapa bisa menjadi listrik,’’ ujarnya. Dampaknya, TPA Suwung sekarang tetap menjadi open dumping atau sampah hanya dibuang begitu saja di sana. Kendati, untuk sampah cair sudah dibuatkan pengolahan tersendiri dan sebagian sampah ada yang dipungut oleh pemulung. Namun tumpukan sampah tetap tidak bisa dibendung dan akan semakin tinggi. ‘’Tumpukan yang besar akan menghasilkan metana yang besar, ini sangat berpengaruh terhadap kualitas udara. Salah satunya memicu terjadinya efek rumah kaca,’’ jelas Suarjana. Dalam sehari, sampah yang masuk ke

8

MBP/dok

Tumpukan sampah di TPA Suwung, Denpasar Selatan.

TPA Suwung mencapai 1.000 – 1.200 ton. Saat hari-hari raya besar, sampah yang masuk bahkan bisa mencapai 1.500 ton. Solusi untuk mengatasi tumpukan sampah, memang harus ada pihak yang mengelola sampah di TPA Suwung. Sementara di sisi lain, perkembangan baru pembahasan Ranperda tentang Retribusi Jasa Umum memunculkan kemungkinan baru. Yakni, retribusi untuk persampahan ini bisa saja dibatalkan karena tanah TPA Suwung bukanlah aset Pemprov Bali. Melainkan, tanah hak guna pakai dari Kementerian Kehutanan. ‘’Retribusi sampah itu dari pengambilan di rumah tangga, bak-bak sampah terus dibawa ke TPS, dari TPS ke TPA itu satu paket. Di ranperda ini kan di TPA saja kita ambil. Boleh ngambil di TPA apabila tanah itu tanah aset Pemprov dan ada Badan Pengelola di sana (di TPA Suwung - red). Sedangkan di sana bukanlah aset provinsi, tetapi Kementerian Kehutanan,’’ ujar Ketua Pansus Ranperda Retribusi Jasa Umum

DPRD Bali, I Ketut Suwandhi. Alasan itulah, lanjut Suwandhi, yang membuat penarikan retribusi persampahan di TPA Suwung menjadi tidak dibenarkan. Ini juga sesuai dengan hasil konsultasi Pansus ke Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Kecuali, bila sudah ada Badan Pengelola di sana. Mengingat, PT NOEI yang sebelumnya mengelola sampah di TPA Suwung sudah diputus kerja samanya oleh Pemerintah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan) karena wanprestasi. Sementara ini, TPA Suwung dikelola Kota Denpasar dan UPT Sampah di bawah Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali. ‘’Alternatif satu, retribusi persampahan dibatalkan. Alternatif dua, boleh memungut retribusi tapi tidak boleh mengenakan untuk kabupaten/kota Sarbagita. Hanya boleh dikenakan pada pihak swasta, yang buang sampah ke sana. Entah hotel, entah kelompok, itu kan kecil jadinya,’’ jelasnya. l Rindra

6 - 12 Maret 2017

8


Merusak Citra Pariwisata KELUHAN terhadap sampah di Bali terutama di objek wisata, terus terjadi. Tidak hanya di objek wisata di wilayah Kuta, tapi hampir di seluruh objek wisata pantai di Kabupaten Badung. Jika di pantai-pantai di wilayah Badung sampah dominan berupa ranting pohon dan sampah plastik yang terbawa arus, di objek wisata lain di Bali dominan sampah plastik. Yang disebutkan terakhir ini, dominan karena budaya masyarakat yang masih membuang sampah seenaknya. Alhasil, sejumlah wisatawan mengeluhkan kondisi objek wisata yang terkesan kotor dan dipenuhi sampah plastik tersebut. Sampah plastik tidak hanya berserakan di sepanjang garis pantai akibat terhempas ombak ke daratan. Kondisi ini dibenarkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung Putu Eka Merthawan. Mantan Kadis DKP Badung ini mengatakan, bulan Februari menjadi puncak cuaca ekstrem yang diprediksi oleh BMKG, sehingga lonjakan volume sampah tak terelakan. “Sempat hilang (sampah plastik-red), tapi kini muncul lagi dan justru melebar hingga ke Pantai Kedonganan,” ujarnya. Selain itu, sampah reguler juga makin

meningkat 25 ton sampah organik maupun plastik per hari. Biasanya per hari total sampah di Badung volumenya mencapai 248 ton. Hal ini juga disebabkan curah hujan yang semakin tinggi sehingga total sampah, baik sampah di pantai dan reguler volume mencapai 275 ton sampah per hari di Badung. Sementara banyaknya sampah yang dibuang sembarangan di sepanjang jalur pariwisata menuju Desa Terunyan, Kintamani, Bangli, membuat kawasan tersebut terkesan kumuh. Hal ini dikhawatirkan merusak citra pariwisata kawasan setempat bahkan Bali pada umumnya. Tumpukan sampah menjejali sepanjang jalur mulai Desa Buahan, Abang Batudinding hingga Terunyan. Sampah-sampah tersebut dibuang dan dibiarkan membusuk di pinggir jalan. Bahkan sejumlah pedagang juga sengaja membuang limbahnya di jalur pariwisata tersebut. Tak hanya di jalur menuju Terunyan, sampah juga dibuang ke Danau Batur. Sampah menggunung dibiarkan meluber. Perbekel Desa Abang Batudinding, Made Diksa, mengakui sepanjang jalur tersebut jadi pembuangan sampah. ‘’Wilayah kami di perbatasan dengan Desa Buahan juga dipenuhi sampah.

Tempat pembuangan sampah memang lahan pribadi, namun cukup mengganggu karena jalur pariwisata,’’ ujarnya. Camat Kintamani, Wayan Dirgayusa juga tidak menampik pemandangan kumuh di jalur wisata menuju Desa Terunyan. Sejauh ini untuk penanganan masalah sampah, pihaknya masih mengandalkan swadaya masyarakat. Ke depan dia meminta pihak desa lebih aktif untuk menangani masalah sampah terlebih Dana Desa yang digelontorkan pemerintah sudah sangat tinggi. ‘’Untuk penanganan sampah, kami sudah sering melakukan pendekatan ke desa. Sampah agar dikelola, tidak dibuang sembarangan,’’ katanya. Dia membeberkan, sampah sempat dipilah dengan baik. Hanya saja, baru beberapa bulan berjalan, program tersebut sudah mandek. Kendalanya karena tidak semua desa memiliki kendaraan pengangkut sampah ke TPA. ‘’Penanganan sampah secara spesifik di jalur tersebut belum dilakukan. Hanya harapan kami masyarakat jangan membuang sampah di jalur pariwisata karena akan berdampak pada kunjungan wisatawan,’’ tandasnya. l Parwata/Swasrina

MBP/dok

Sampah tampak meluber di jalan desa wisata menuju Danau Batur, Kintamani, Bangli. 6 - 12 Maret 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Jadi Bom Waktu

K

emacetan dan sampah sudah menjadi momok. Sampah bahkan bisa menjadi bom waktu yang mematikan pariwisata. Belum lagi masalah air, energi, limbah, hingga persoalan keamanan dan kenyamanan wisatawan. Hal itu ditegaskan Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra Wakil Ketua I Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Chapter I Made Ramia Adnyana mengatakan, ada tiga permasalahan penting yang dihadapi pariwisata Bali. Pertama, masalah kemacetan yang telah dibicarakan sejak 30 tahun lalu namun belum juga ada aksi dan solusi yang cepat. Kedua, masalah sampah khususnya di TPA Suwung yang sudah seperti Gunung Agung kedua di Bali. ‘’Baunya itu cukup mengganggu, apalagi wisatawan yang melihat pemandangan itu, tentu tidak enak. Masalah ini akan mengganggu pariwisata secara keseluruhan. Dulu Jepang pernah mengultimatum Bali, kalau masalah sampah plastik tidak tertangani dengan baik, mereka tidak akan mengirim wisatawannya ke Bali,’’ ujarnya. Di sisi lain, Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali Gusti Kade Sutawa mengatakan, Bali sampai saat ini tidak memiliki blue print atau master plan kepariwisataan. Tiba-tiba saja ada proyek besar yang dikerjakan atau direncanakan. Bali perlu belajar dari Malaysia, yang menata pariwisatanya dengan baik. ‘’Dua puluh tahun lagi Malaysia seperti apa, itu sudah ada gambarnya di master plan, dan celakanya yang bikin itu orang Indonesia. Kita enggak ada, amburadul semua, sporadis, yang tertata hanya BTDC,’’ ujarnya. Sutawa menambahkan, target kunjungan wisatawan selalu dibuat meningkat setiap tahunnya. Namun, infrastruktur seperti runway bandara hanya ada satu. Sampah dan limbah tidak saja menjadi momok di daratan ataupun sungai. Akan tetapi, keberadaannya juga turut membebani laut di Bali.

10

Ini terjadi karena sungai-sungai yang ada, mengalirkan sampah dan limbah hingga ke laut. Sampah yang mengalir dari sungai ke laut rata-rata mencapai 4 hingga 8 meter kubik per harinya. “Bahkan, sebelas persen di antaranya adalah sampah plastik. Sampah yang masuk ke laut dan liquid (limbah cair) yang masuk ke laut, akan menyebabkan terjadi pencemaran air laut dan penurunan kualitas air laut,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Gede Suarjana. Di perairan kawasan Pelabuhan Benoa misalnya, juga sering tampak lapisan minyak. Hal itu dapat memengaruhi cahaya matahari yang masuk ke air laut. Akibatnya, fotosintesis dari terumbu karang di dalamnya menjadi terhambat. Inilah kemudian yang membuat terumbu karang mati. Di Bali secara umum, kerusakan terumbu karang sudah mencapai 12,3%. “Kita hanya memiliki 7.765 hektar terumbu karang. Jadi, kerusakannya juga sudah hampir 12,3%. Seperti yang terjadi di Tulamben, kemudian ada di Nusa Penida, dan juga di Buleleng,” jelasnya. Suarjana melanjutkan, sampah dan limbah turut berdampak negatif bagi vegetasi mangrove. Sampah khususnya sampah plastik yang menutupi akar mangrove dapat membuat mangrove mati. “Kita memiliki mangrove 2.489,1 hektar, dari jumlah itu hampir 19,2% sudah mengalami kerusakan. Ini yang di Pelabuhan Benoa contohnya, akibat dari lapisan minyak, kemudian adanya akar ditutupi plastik,” terangnya. Menurut Suarjana, laut yang menjadi muara sungai memunculkan pula sedimentasi yang cukup tinggi. Bersamaan dengan masalah-masalah itu, pantai-pantai di Bali juga sedang menghadapi ancaman abrasi yang sangat serius. Abrasi pantai hampir terjadi di seluruh kawasan pariwisata, dengan tingkat abrasi sudah hampir 87,1 km dari panjang pantai 430 km. Sementara pantai yang terindikasi abrasi sudah hampir 181,7 km. l Rindra

6 - 12 Maret 2017

10


Sampah yang menumpuk dan tidak ada solusi pemecahannya bisa menjadi bom waktu mematikan pariwisata Bali. 6 - 12 Maret 2017

11


AKTIVITAS STMIK STIKOM BALI - STMIK Stikom Bali menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban bencana tanah longsor dan banjir bandang yang menerjang tiga desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, yakni Songan, Yeh Mampeh dan Sukawana. Rabu (22/2), sedikitnya 30 mahasiswa dan dosen Stikom Bali mengunjungi para korban di Desa Songan dan Yeh Mampeh sekaligus menyerahkan bantuan uang Rp 33 juta lebih, beras, pakaian, mi instan dan teh kotak. Bantuan diserahkan Dandy Pramana Hostiadi, Kabag Kemahasiswaan pada PK III Stikom Bali.

FISIF UNR - Wujud implementasi Tri Hita Karana yang merupakan slogan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ngurah Rai (FisipUNR), khususnya hubungan manusia dengan manusia, civitas akademika Fisip-UNR pada Rabu (15/2) mengunjungi dan melihat langsung ke lokasi tanah longsor Desa Songan, Kintamani, Bangli. Dekan dan sejumlah mahasiswa menyerahkan bantuan kepada korban.

MBP/ist

MBP/ist

SING BAK KUT - Sing Bak Kut The telah hadir di Bali dan untuk Grand Opening kali ini, tidak tanggung-tanggung, para pelanggan akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan undian berhadiah cash Rp 5 juta, Rp 3 juta dan dan Rp 2 juta. Total hadiahnya Rp 10 juta. Event ini hanya berlangsung mulai 20 Februari 2017 hingga 31 Maret 2017. Undian akan dilakukan pada 1 April 2017 dan hasilnya akan diumumkan secara langsung.

12

6 - 12 Maret 2017

SEKDA BADUNG - Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Rabu (22/2) mengumumkan seleksi akhir Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekda/Eselon II.a). Adalah I Wayan Adi Arnawa (Kepala Badan Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung Badung), I Made Wira Dharmaja (Sekretaris DPRD Badung) dan I Made Sutama (Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Badung) calon yang dinyatakan lolos dan akan diusulkan untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.


MBP/ist

SEMEN GRESIK - Wujud kepedulian terhadap warga yang menjadi korban bencana alam di Kintamani ditunjukkan Distributor Semen Gresik Bali dengan menyerahkan sejumlah bantuan berupa sembako dan sumbangan tunai Kamis (16/2). Bantuan diserahkan langsung ke Posko Tanggap Darurat Bencana yang bertempat di Kantor Camat Kintamani. Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut yakni Direktur Utama PT Graha Surya Darma Abadi Suryati, General Manager PT Suticon Buana Perkasa Hartono dan lainnya.

MBP/ist

MUPEL - Ketua DPRD Badung Putu Parwata mendapatkan kehormatan untuk membuka acara Sidang Tahunan Musyawarah Pelayanan (Mupel) Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) di Quest Hotel Denpasar, Jumat (17/2). Pada acara tersebut, Parwata menyampaikan berbagai program yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Badung melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB).

MBP/ist

DPRD BADUNG - Wakil rakyat di DPRD Badung mengapresiasi kinerja Panitia Seleksi (Pansel) yang telah menyelesaikan tahapan pemilihan Sekretaris Daerah Kabupaten Badung dengan baik. Ketua DPRD Badung Putu Parwata berharap, kandidat yang akan diusulkan untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Siapa pun natinya yang mengisi kursi Sekda harus betul-betul mampu bekerja tim untuk mewujudkan setiap program bupati, sehingga dapat dinikmati masyarakat Badung.

OLGA BERSAMA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Ny. Ayu Suwirta didampingi Camat Nusa Penida dan seluruh SKPD dan FKPC Kecamatan Nusa Penida mengelar kegiatan olahraga bersama dan mimbar merah putih di Kecamatan Nusa Penida. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat, spirit dan memotivasi masyarakat untuk membiasakan diri meluangkan waktunya berolahraga bersama menuju hidup yang sehat.

6 - 12 Maret 2017

13


A KT I V I TA S BPR KANTI - Dalam rangka merayakan Hari Kasih Sayang, BPR Kanti bekerja sama dengan Lady Lawyer Bali (LLB) menyelenggarakan Seminar ‘’Emansipasi Wanita Kekinian, KDRT, dan Kedudukan Wanita Bali Dalam Pewarisan’’ di Gedung Diklat BPR Kanti, Sabtu (18/2). Seminar yang diikuti masyarakat umum, PKK dan karyawan BPR Kanti ini, mengundang lima pembicara yaitu CIA Pemayun, S.H., M.H., Prof. Dr. I Wayan P. Windia, S.H., M.Si., Kadek Ary Pramayanty, S.H., Febry Asmarani, S.H. dan Ida Ayu Putriyasa, S.H.

MBP/ist

MBP/ist

UNMAR - Empat Fakultas di Universitas Mahendradatta (Unmar) secara kompak mengadakan penelitian atau kerja sosial (kersos) di Pulau Nusa Lembongan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Penelitian dalam rangka syarat tugas akhir mahasiswa menjelang dijalankannya proses skripsi ini menyasar langsung berbagai wilayah di Pulau Lembongan. Hadir Rektor Unmar Dr. Putri Anggraeni, S.E., M.Pd., Ketua Panitia Kersos I Made Agus Mahendra, S.T., M.Sc. serta sejumlah dekan dan dosen Unmar.

PDIP - Pengurus anak ranting memiliki fungsi dan peranan yang sangat penting bagi PDI Perjuangan. Fungsi dan peranan penting tersebut adalah ketika membaca dan mendengar kebutuhan rakyat. Jadi, pengurus anak ranting ibaratnya mata dan telinga bagi PDI-P. Demikian diungkapkan Ketua DPC PDI-P Tabanan I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. pada kegiatan Pendidikan Kader dan Konsolidasi Partai, Minggu (19/2).

MBP/ist

MBP/ist

14 6 - 12 Maret 2017

UNDHIRA - Kopertis Wilayah VIII Bali, NTB, NTT merayakan HUT ke-35, Minggu (19/2) . Acara puncak perayaan mengambil tempat di Kantor Kopertis VIII, Jalan Trengguli, Denpasar, diisi upacara bendera yang dipimpin Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. Acara dikoordinir Universitas Dhyana Pura (Undhira) dan menampilkan Marching Band Universitas Warmadewa.


KOTA DENPASAR - Ratusan penghobi mancing (mancing mania) terlihat sangat antusias mengikuti lomba mancing yang diselenggarakan serangkaian memperingati HUT ke-229 Kota Denpasar. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar I.G.N Jaya Negara, didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar A.A. Bayu Brahmasta dan Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan, yang ditandai dengan pemukulan kulkul di Kolam Pancing Mina Kual Fishing Club, Minggu (19/2).

MBP/ist

MBP/ist

RSUD WANGAYA - Tim Penilai Lomba Pengelolaan Kearsipan Pemerintah Kota Denpasar mendatangi RSUD Wangaya untuk dievaluasi, Kamis (16/2). RSUD Wangaya merupakan satu dari 28 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Denpasar yang mengikuti penilaian dalam lomba pengelolaan kearsipan serangkaian HUT Ke-229 ibu kota Provinsi Bali ini. Kendati sebetulnya ada 35 OPD, namun 7 OPD tidak dinilai akibat merger (penggabungan OPD), terpisah, maupun baru terbentuk.

IAP BALI - Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Provinsi Bali menggelar Kongres ke-3 dengan tema ‘’Era Baru Bersama IAP Menuju Bali Jagadhita’’ di Hotel Werdhapura, Sanur, Jumat (17/2). Acara yang berlangsung selama dua hari ini dirangkaian dengan pemberian pembekalan dasar sertifikasi ahli perencanaan wilayah dan kota kepada peserta kongres, Sabtu (18/2).

MBP/ist

MBP/ist

IKIP PGRI BALI - IKIP PGRI Bali bekerja sama dengan Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Sabtu (18/2) melakukan pengabdian masyarakat dengan cara memberikan coaching kepada siswa SMA dan SMK se-Bali, guna mempersiapkan diri menghadapi UN dan mengatasi kecemasan. Acara ini juga dipakai IKIP PGRI Bali untuk mensosialisasikan keberadaan IKIP PGRI Bali yang tahun ini mulai menerima calon mahasiswa baru.

6 - 12 Maret 2017

15


POLITIK

Pancasila Harus Dibumikan untuk Perkokoh NKRI

A

ncaman-ancaman menganti Pancasila sebagai idiologi berbangsa dan bernegara semakin terbuka. Kelompok-kelompok yang ingin mengganti dasar negara yang digali oleh Proklamator Ir. Soekarno juga semakin jelas. Memperkokoh dan membumikan Pancasila sebagai Ideologi Berbangsa dan Bernegara, adalah salah satu upaya menangkal ancaman disintegrasi bangsa. Hal inilah yang dilakukan Anggota Komisi X DPR RI Ir. Wayan Koster, M.M., yang tak pernah lelah mensosialisasikan empat Pilar Berbangsa dan Bernegara. Bertempat di Balai Budaya Kabupaten Gianyar, KBS (Koster Bali Satu) panggilan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini, berbicara tentang konsensus nasional Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Tak kurang 500 generasi muda, yang terdiri dari pelajar SMA/SMK, serta organisasi kepemudaan (OKP). Kegiatan yang bekerja sama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Gianyar ini juga menghadirkan pembicara Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali I Nyoman Partha dan sebagai moderator Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Bali IGN Kesuma Kelakan. KBS menyatakan pilar Berbangsa dan Bernegara yang kini sudah menjadi 4 (empat) komitmen Kebangsaan, adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Keempat-empatnya tercermin dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Pancasila dirumuskan oleh Bapak Bangsa Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945, yang kemudian oleh Presiden Jokowi ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila. Bung Karno menggali Pancasila dari kekayaan budaya seluruh Indonesia. Dalam perjalananya upaya untuk mengganti Idiologi Pancasila tak pernah berhenti, terus menerus terjadi baik melalui gerakan terbuka maupun tertutup. “Kita menolak dengan tegas segala upaya dari kelompok manapun yang in-

16

gin mengganti Pancasila sebagai idiologi berbangsa dan bernegara,” tegas KBS. Persoalan-persoalan inilah yang membuat Bangsa Indonesia sulit mengalami kemajuan. Menurut KBS, tak ada satu negara pun di dunia akan mengalami kemajuan kalau terus mempermasalahkan idiologi. Untuk itulah, KBS mengajak seluruh warga Negara Indonesia tidak boleh mundur, dan menghadapi pihak-pihak yang berupaya mengganti Pancasila. “Kita harus hadapi, tidak boleh mundur. Cita-cita bapak pendiri Bangsa Soekarno dan Hatta harus kita pertahankan. Kalau sampai kita mundur risiko besar akan kita hadapi. Terus mengelorakan Pancasila sebagai idiologi Berbangsa dan Bernegara. Jangan pernah lelah untuk membumikan Pancasila sebagai konsensus dan komitmen nasional,” tegas KBS.

Kita menolak dengan tegas segala upaya dari kelompok manapun yang ingin mengganti Pancasila sebagai idiologi berbangsa dan bernegara. Persoalan-persoalan inilah yang membuat Bangsa Indonesia sulit mengalami kemajuan.

l Manik Astajaya/kmb

6 - 12 Maret 2017

16


Mengawal Generasi Bali BALI harus dikawal dan dijaga oleh semua komponen. Bali tentu tak bisa dipercayakan pengelolaannya hanya kepada orang per orang tanpa konsep dan strategi yang jelas. Ke depan, menjaga Bali dan membangun Bali harus dilakukan secara bersinergi melibatkan generasi yang cerdas dan tetap memiliki karakter budaya yang adiluhung. Pandangan itu dilontarkan Wakil Ketua Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Bali Brigjen Pol. (Purn) Dewa Bagus Made Suharya, Senin (20/2) kemarin. Mantan Kapoltabes Denpasar ini mengatakan, generasi yang cerdas dan akomodatif terhadap teknologi merupakan salah satu pilar yang bisa menjadi harapan. Ini tentu harus dipersiapkan oleh pemimpin Bali dan semua komponen yang ada di Bali, termasuk pemerintah pusat. ‘’Sinergi dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong merupakan salah satu kekuatan untuk melahirkan kekuatan menjaga Bali. Untuk itulah pemimpin juga harus tahu realitas dan kondisi warganya,’’ ujar mantan Direskrim Polda Bali ini. Sosok yang mengaku sudah menjelajahi 562 desa untuk kepentingan simakrama dengan masyarakat Bali ini mengatakan, tanpa kecerdasan dan tanggap teknologi akan sangat sulit bagi generasi Bali menjaga Bali. Kecerdasan ini juga harus ditopang oleh mentalitas positif, termasuk tetap mengadaptasi kearifan budaya lokal. ‘’Cerdas dan berbudaya adiluhung harus menjadi identitas generasi Bali ke depan. Pemimpin Bali harus terobsesi untuk mewujudkan hal tersebut,’’ tegas Ketua Ikatan Pencak Silat (IPSI) Bali ini. Dewa Bagus Made (DBM) Suharya yang

meraih pangkat jenderal bintang satu saat bertugas di Sarpras Polri sebagai Karo Perbekalan Umum ini mengatakan, selain membentengi generasi muda, pengelolaan Bali ke depan juga harus berbasis pada pemeliharaan alam, budaya dan tradisinya. Budaya Bali yang tak bisa lepas dari sektor pertanian harus dikelola dengan pendekatan yang lebih jelas. ‘’Pertanian Bali harus tetap diproteksi. Selain menjadi kekuatan dalam menjaga cadangan pangan, pertanian Bali juga merupakan sumber peradaban Bali. Ini harus tetap kita jaga,’’ ujar salah satu kandidat Gubernur Bali yang akan maju lewat jalur independen ini. Ia mengesakan, ke depan pertumbuhan parwisata hendaknya memiliki korelasi yang jelas terhadap pembangunan pariwisata. Selebihnya, terkait dengan strategi mengatasi masalah Bali dan berbagai persoalan globalisasi ke depan, ia mengaku telah memiliki strategi dan konsep yang jelas. Dalam urusan stabilitas Bali, misalnya, pihaknya mengaku akan tetap mengedepankan sinergisitas antara jajaran Polri, TNI dan masyarakat dan komponen lainnya. Profesionalisme dalam menjaga stabilitas Bali tentu harus dilakukan oleh institusi yang bertugas dalam hal ini. Selebihnya, profesionlisme juga harus didukung dengan pendekatan teknologi. ‘’Adaptasi teknologi dalam menjaga stabilitas Bali harus sudah menjadi pilihan strategis. Ini harus menjadi pilihan strategis di tengah makin canggihnya modus operandi kejahatan,’’ ujar mantan Kapolwiltabes Pekalongan ini. l Dira Arsana

Pertanian Bali harus tetap diproteksi. Selain menjadi kekuatan dalam menjaga cadangan pangan, pertanian Bali juga merupakan sumber peradaban Bali. Ini harus tetap kita jaga.

DBM Suharya 6 - 12 Maret 2017

17

17


KIPRAH

Burung Liar

”Terbang” dari Kampus ke Kampus

B

urung Liar merupakan sebuah band yang terbentuk pada tahun 2012 lalu di sebuah perguruan tinggi di daerah Jimbaran, Badung. Proses pembentukan sangat sederhana, diawali dari pertemuan lima orang mahasiswa yang kebetulan memiliki selera musik yang sama dan bernaung di sebuah organisasi yang sama. Setelah saling mengakrabkan diri satu sama lain, mereka sepakat mengasah talenta bermusik secara lebih serius dengan mengusung “Burung Liar” sebagai nama komunitas mereka. Mengawali kiprah bermusiknya, Burung Liar mencoba memantapkan eksistensinya dengan “terbang” dari satu kampus ke kampus lain sebagai penyemarak eventevent kampus seperti seminar seminar, dies natalis dan event lainnya. “Sebagai grup band baru, kami memang perlu memantapkan diri dengan menambah jam terbang sebanyak-banyaknya. Kami memilih event-event kampus sebagai media untuk memperkenalkan eksistensi Burung Liar kepada pecinta musik di Bali. Awalnya, kami

membawakan lagu-lagu musisi lain atau cover version. Syukurlah, kiprah berkesenian kami mendapat apresiasi yang positif dari warga kampus yang kami singgahi,” ujar Yogi, salah satu personel Burung Liar kepada Bali Post, belum lama ini. Seiring berjalannya waktu, kata Yogi, Burung Liar sempat melewati proses pergantian personel beberapa kali hingga terbentuklah formasi Burung Liar seperti saat ini. Yakni, Bobby (gitar dan vokal), Yogi (gitar dan vokal), Nadia (vokal) dan Mexy (bass). Sempat terjadi kebingungan dalam memilih genre yang akan diusung mengingat Burung Liar sejatinya tumbuh dari beragam genre seperti Pop, Rock, Rock and Roll, Folk, Blues, R and B, era 90-an hingga musik underground. “Menyadari Burung Liar tumbuh dan berkembang dari beragam aliran, akhirnya kami sepakat menetapkan aliran yang cenderung bisa membuat musik yang bebas alias tidak terkotak di satu genre saja. Burung Liar menetapkan Alternative Acoustic sebagai genre bermusiknya. Kami ingin mengekspresikan musikalitas

yang kami miliki secara lepas,” kata Yogi yang juga hobi memelihara satwa-satwa eksotik seperti iguana, landak mini, leopard gecko dan sejenisnya. Berbekal pengalaman manggung dari kampus ke kampus yang cukup banyak, Burung Liar akhirnya memberanikan diri untuk menciptakan lagu sendiri alias tidak lagi menggantungkan diri dari karya-karya musisi lain. Pada tanggal 23 November 2016, Burung Liar merilis dua lagu dengan judul “Malu Tapi Mau” dan “HOVE” dengan lirik berbahasa Inggris . “Burung liar mempromosikan kedua lagu ini dengan membagikannya melalui media sosial dari Burung Liar sendiri. Hal serupa juga dilakukan setiap personel melalui account media sosial masingmasing sehingga karya-karya Burung Liar bisa dinikmati oleh pecinta musik secara luas. Kami bersyukur, karya-karya kami mendapat respons yang cukup positif sehingga makin memantik semangat kami untuk terus berkarya,” tegas Yogi. l Wayan Sumatika

MBP/ist

18

6 - 12 Maret 2017


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

GERINDRA - Membantu meringankan para korban bencana tanah longsor di Songan, Bangli, jajaran pengurus DPD Partai Gerindra Bali kembali menyerahkan bantuan dan turun langsung meninjau lokasi longsor. Selain itu, bakti sosial ini juga merupakan bagian dari perayaan HUT ke-9 Partai Gerindra pada 12 Februari lalu yang telah dirayakan dengan sederhana. Demikian dikatakan Ketua DPD Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta.

BUPATI KLUNGKUNG - Hari Valentine yang jatuh pada Selasa (14/2) merupakan hari kasih sayang terhadap sesama. Di Nusa Penida, ternyata tidak hanya kasih sayang dengan sesama, tetapi juga dilakukan aksi peduli alam dan lingkungan dengan menggelar kegiatan bersih pantai yang ada di Nusa Penida. Aksi bersih pantai ini disebut dengan Nusa Penida Beach Clean-Up. Hal ini disampaikan Kepala KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan yang juga Koordinator Nusa Penida Beach Clean-up, Jumat (17/2). Hadir juga dalam kegiatan itu yakni Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Ny. Ayu Suwirta.

BAKTI SOSIAL - Mewujudkan komitmen pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, hadir untuk negeri dengan memberikan bantuan terhadap korban bencana banjir dan longsor yang menimpa wilayah Kabupaten Bangli. Kegiatan bakti sosial dalam membantu korban longsor Songan, Kintamani, Kamis (16/2) itu merupakan kegiatan gabungan antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Wira Medika PPNI Bali dengan Tim Unit Kegiatan Mahasiswa KSR Kusuma Mandala dan tim relawan dari Stikes Wira Medika Bali yang dipimpin Wakil Ketua III M. Adreng Pamungkas, S.Pd., M.M. juga bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bangli. WABUP KLUNGKUNG - Dilihat dari sisi pelayanan sekarang ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung telah menujukan kinerja cukup bagus. Sayangnya, blangko eKTP hingga saat ini belum ada. Begitu juga belum singkronnya pihak Disdukcapil dengan bank yang ada di Kabupaten Klungkung. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat meninjau Kantor Pelayanan Disdukcapil, Senin (20/2).

6 - 12 Maret 2017

19


MANCANEGARA

Kelaparan Ancam Dunia


H

ampir 1,4 juta anak berisiko mati kelaparan di Nigeria, Somalia, Sudan Selatan, dan Yaman. Badan Anak- Anak, Perserikatan Bangsa- Bangsa— UNICEF, memperingatkan risiko itu dapat terjadi dalam waktu dekat. Saat ini banyak orang telah mati kelaparan di empat negara tersebut. Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan lebih dari 20 juta jiwa berisiko mati kelaparan dalam enam bulan mendatang. �Waktu semakin habis bagi lebih dari satu juta anak,� papar Direktur Eksekutif UNICEF Anthony Lake. Lake menambahkan, �Kita masih dapat menyelamatkan banyak nyawa. Krisis nutrisi dan kelaparan itu sebagian besar merupakan dampak aktivitas manusia. Kemanusiaan kita menuntut aksi lebih cepat. Kita tidak boleh mengulang tragedi kelaparan di Afrika pada 2011.� Krisis kelaparan secara resmi dideklarasikan pada awal pekan ini di beberapa wilayah Sudan Selatan yang mengalami perang sipil sejak 2013. Konflik itu meningkatkan perpecahan etnik di negara tersebut. PBB pun telah memperingatkan potensi genosida di negara itu. UNICEF menyatakan 270.000 anak di Sudan Selatan mengalami kekurangan nutrisi parah. Save the Children memaparkan lebih dari satu juta anak di Sudan Selatan berisiko kelaparan. Sudan Selatan juga mengalami kekeringan, seperti di negara Afrika Timur lainnya. Saat ini Somalia juga kembali menuju krisis kelaparan, enam tahun setelah 260.000 orang mati kelaparan pada 2011. UNICEF memaparkan 185.000 anak diperkirakan mengalami malnutrisi parah di Somalia tahun ini. Meski demikian, data itu akan meningkat menjadi 270.000 anak dalam beberapa bulan mendatang. Sebanyak 462.000 anak lainnya menderita malnutrisi parah di Yaman yang mengalami perang selama dua tahun. Bencana yang sedang mengintai Sudan Selatan ditengarai buatan manusia. Penyebabnya adalah aktivitas pertanian dan peternakan yang terhenti sejak berkecamuknya perang saudara antara Presiden Salva Kiir dan bekas wakilnya, Riek Machar, Desember 2013 silam. Akibatnya puluhan ribu tewas dan sekitar 3,4 juta penduduk mengungsikan diri, termasuk 1,5 juta yang mencari sua-

ka ke luar negeri. Perang saudara selama tiga tahun tidak hanya melumpuhkan sektor pertanian dan peternakan, tetapi juga melambungkan inflasi menjadi 800% yang menihilkan daya beli penduduk. Menurut laporan yang dipublikasikan ketiga lembaga PBB dan pemerintah Sudan Selatan, sebanyak 4,9 juta penduduk atau lebih dari 40% populasi negeri membutuhkan pasokan pangan dalam waktu dekat. Selain itu mereka juga harus mendapat bantuan pertanian agar bisa kembali bercocok tanam. Jika tidak, jumlah penduduk yang terancam kelaparan akan meningkat menjadi 5,5 juta orang pada musim kemarau di bulan Juli. UNICEF mewanti-wanti, lebih dari satu juta anak-anak mengalami malnutrisi, termasuk lebih dari 250.000 yang telah menderita kekurangan gizi akut. Perang saudara selama tiga tahun tidak hanya melumpuhkan produksi pangan di seluruh negeri, tetapi juga melambungkan inflasi hingga 800% sehingga memangkas daya beli penduduk. PBB mengatakan, dana US$4,4 miliar dibutuhkan menjelang akhir Maret, hanya empat minggu lagi. Untuk tahun ini, dibutuhkan lebih dari $5,6 miliar untuk empat negara tersebut. PBB siap untuk menanganinya, tetapi membutuhkan dana untuk melakukannya. Selama ini ada dua cara utama untuk membantu korban kelaparan. Yang pertama, disebut bantuan kelaparan, menyediakan bantuan makanan dan perawatan kesehatan. Hal ini biasanya melibatkan pemerintah daerah dan lembaga interna-

sional, seperti PBB, Oxfam, Save the Children, dan lain-lain, yang mendistribusikan sejumlah besar makanan, obat-obatan, benih, dan alat untuk korban kelaparan. Barang-barang ini dikirim melalui udara, truk, dan kereta api. Meskipun bantuan kelaparan membantu orang secara langsung, biasanya ini tidak menyelesaikan efek jangka panjang dari kelaparan atau penyebab yang mendasarinya. Metode kedua untuk membantu korban kelaparan disebut dukungan mata pencaharian. Ini adalah solusi jangka panjang berupa penyaluran dana, pekerjaan, dan langkah-langkah lain untuk membantu mereka mencari nafkah. Namun, cara terbaik untuk membantu korban kelaparan tentu saja adalah menghindari kelaparan, yang dapat dicegah dengan menghentikan perang dan meningkatkan pendapatan serta ketersediaan pangan bagi masyarakat miskin. Untungnya, makanan kini semakin banyak tersedia karena tanaman pengembangan teknik pertanian memungkinkan petani untuk meningkatkan produksi. Proyek rekayasa seperti High Dam di Sungai Nil juga meningkatkan produksi pangan dengan menampung air dari musim hujan untuk musim kemarau, kemudian didistribusikan melalui irigasi. Proyek ilmiah lainnya ditujukan untuk mencari sumber makanan baru. Selain itu, metode transportasi dan distribusi yang lebih baik juga dapat mengurangi kekurangan pangan. l Gugiek Savindra


DAERAH

MBP/par

Tim gabungan Satpol PP Badung menertibkan pengusaha yang memanfaatkan fasilitas umum untuk mengelar usahanya.

Satpol PP Tertibkan Pelanggar Fasum dan Fasos

S

atuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung, menertibkan pelanggaran terhadap fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di wilayahnya. Tim Satpol PP menyisir jalan utama Jimbaran arah Nusa Dua. Alhasil, tim yang melibatkan personel dari Satpol PP Bali berhasil menertibkan belasan pelanggaran. Selain menyalahi aturan ketertiban umum, juga tidak sesuai tempatnya karena menggelar dagangan di area trotoar. Melalui upaya penertiban, Satpol PP bermaksud menjaga wilayah Badung tetap indah dan tertata. Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Badung Made Astawa, mengatakan pelanggaran tersebut dapat mengurangi aspek keindahan, kebersihan dan ketertiban. “Ini upaya penegakan Perda Nomor 7 Tahun 2016

22

6 - 12 Maret 2017

tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Poin terpenting dalam perda itu adalah penggunakan fasum dan fasos yang bukan peruntukannya dan memasang banner dan sejenisnya di trotoar,” ungkap Astawa, Senin (20/2). Jenis pelanggaran yang dilakukan pengusaha, kata Astawa banyak pengusaha yang memanfaatkan trotoar sebagai tempat jualan, menaruh banner atau sejenisnya di trotoar dan di atas trotoar, emper warung melewati trotoar, parkir kendaraan di atas trotoar, bengkel sepeda motor memanfaatkan trotoar dan juga dealer yang memanfaatkan trotoar. “Ada 16 pelanggaran yang kami temukan. Mereka diberikan peringatan dan pembinaan secara lisan untuk segera memindahkan barangnya yang ada di trotoar atau membersihkan maupun memotong emper ban-

gunan kalau melewati trotoar,” ujarnya. Pengusaha yang terjaring, jelas Astawa di antaranya pengusaha mebel yang memajang barang di atas trotoar, banner nama usaha dan gerobak pedagang kaki lima (PKL) dan truk pengangkut kendaraan milik daeler yang parkir di atas trotoar. “Kegiatan ini akan kami lakukan secara berkala untuk memberikan rasa nyaman bagi pengguna jalan,” tegasnya. Dikatakan, sinergitas antara Satpol PP Provinsi Bali, Satpol PP Kabupaten Badung dan Satpol PP Kecamatan Kuta Selatan dilaksanakan guna menghidari kesalahpahaman dalam upaya bersamasama untuk menciptakan situasi yang tertib, aman dan kondusif sebagai daerah tujuan wisata Bali. l Parwata


6 - 12 Maret 2017

23


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

STPBI–SPB - Bencana alam yang terjadi di beberapa daerah di Bali, menggugah rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial masyarakat, termasuk Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional dan Sekolah Perhotelan Bali (STPBI–SPB). STPBI–SPB semakin gencar dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyumbangkan dana, pakaian layak pakai, sembako dan obat–obatan kepada korban bencana tanah longsor di Desa Songan, Kintamani, Rabu (15/2).

UNDIKSHA - Sikap menjunjung kebinekaan belakangan ini terkoyak. Berbagai aksi yang terindikasi menunjukkan perpecahan cukup sering terjadi. Hal tersebut salah satunya akibat ekonomi masyarakat yang belum baik. Supaya hal itu tak terus berlanjut, Fakultas Ekonomi (FE) Undiksha mendorong generasi muda untuk terjun ke dunia wirausaha. Hal tersebut disampaikan dalam dialog kebangsaan “Memantapkan Peran dan Partisipasi Pemuda dalam Merawat Kebhinekaan” yang diselenggarakan GP Ansor Kecamatan Gerokgak, Minggu (19/2).

Diklatpim IV - Demi meningkatkan kompetensi kepemimpinan kepada pejabat struktural eselon IV yang mengikuti Diklatpim IV angkatan XXV, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memberikan materi tentang isu strategis dalam perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Klungkung. Diklat ini digelar di Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Bali, Selasa (21/2).

F-KES UNHI - Prodi Kesehatan Ayurweda Fakultas Kesehatan Universitas Hindu Indonesia (F-Kes Unhi) kembali menggelar pengabdian masyarakat. Kali ini F-Kes Unhi melakukan pengabdian masyarakat di Dusun Ampel Sari, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, 7 Februari 2017. Jumlah umat Hindu di desa tersebut 26 KK. Kedatangan rombongan F-Kes Unhi disambut baik Ketua Parisada Dusun Ampel Sari, Sonimen.

24

6 - 12 Maret 2017


APEL BERSAMA - Apel bersama merupakan media komunikasi yang sangat penting untuk memperkokoh sinergi dan konsolidasi internal untuk menyatukan visi dalam tugas. Apel bersama yang dilaksanakan pada tanggal 17 setiap bulan merupakan media yang efektif untuk membangun kebersamaan dan jiwa korsa yang merupakan revolusi mental yang harus dilakukan oleh segenap karyawan dan karyawati Pemerintah Kabupaten Badung. Demikian dikatakan Bupati Badung Giri Prasta, Jumat (17/2).

WALI KOTA DENPASAR Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Jonovan kembali berkunjung ke kantor Wali Kota Denpasar. Ia diterima Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Joseph R. Jonovan membahas berbagai program pemerintahan yang meliputi pelayanan publik hingga penanganan sampah serta pelestarian lingkungan. Joseph mengakui kunjungannya ke Denpasar sudah ketiga kalinya.

PADIKSAN - I.B. Gde Kartika Manuaba dan Ni Putu Respini (Jro Arsa) dari Geria Simpangan Manuaba, Banjar Sedahan, Desa Gulingan, Mengwi, melakukan upakara Padiksan. Upacara Padiksan dengan Nabe Ida Pedanda dari Geria Sideman Gulingan ini, dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa, Kadis Kebudayaan IB Anom Bhasma, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra, Sekretaris PHDI I Wayan Sukarya, dari Kementerian Agama Kabupaten Badung, Pangelingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Perbekel Gulingan I Wayan Dharmaja dan Pasemetonan Geria serta tokoh masyarakat setempat, Kamis (16/2).

WABUP GIANYAR - Pangempon Pura Melanting Pasar Yadnya, Desa Pakraman Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh melaksanakan upacara melaspas, mendem padagingan lan ngeresi gana pada Soma Manis Tolu, Senin (20/2). Upacara di-puput Ida Pedanda Istri Geria Purnawati Blahbatuh. Prosesi dihadiri antara lain Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, Camat Blahbatuh Ketut Nariana, Perbekel Blahbatuh Agung Udayana serta para klian adat dan dinas se-Desa Blahbatuh.

6 - 12 Maret 2017

25


LENSA

PURA GUNUNG KAWI

Dua orang wisatawan domestik menikmati keindahan peninggalan sejarah di Pura Gunung Kawi, Gianyar. Selain kawasan Ubud, Pura Gunung Kawi yang terletak di daerah Tampaksiring tersebut menjadi salah satu objek wisata alam yang banyak dikunjungi wisatawan.

MBP/eka

26 6 - 12 Maret 2017


OLAHRAGA

M

Reformasi Organisasi

antan atlet bola basket Yao Ming melanjutkan kariernya sebagai Presiden Federasi Bolabasket Tiongkok. Mimpinya: pemainpemain Tiongkok bermain di kompetisi inetrnasional. Ia ditunjuk Federasi untuk melakukan reformasi di tubuh organisasi yang sering diisi birokrat pemerintah itu. Diharapkan dengan hadirnya seorang profesional, bisa memperbaiki proses rekruitmen pemainpemain baru dan mendorong mereka bisa berlaga di negaranegara lain dengan membela klub-klub luar negeri. Yao Ming, usai penunjukan, menjelaskan pihaknya akan memperkenalkan metode pelatihan yang terintegrasi dengan ilmu pengetahun, memperbaiki pendidikan taktis pertandingan pemain dan mendorong kerjasama klub lokal dengan tim-tim di liga-liga di AS, Eropa dan lain-lainnya. “Reformasi ini mencakup sleuruh aspek pertandingan di Tiongkok, dari tim nasional hingga program pengembangan pemuda,� kata sosok yang masuk Hall of Fame itu. Yao Ming yang kini berusia 36 tahun, menjadi salah satu pemain Tiongkok yang meraih sukses di kompetisi NBA. Ia membela klub Houston Rockets pada 2002. Pemain center ebrtinggi 2,29m itu bermain selama delapan musim di NBA sebelum pensiun pada 2011 akibat cedera yang tak kunjung sembuh. Pria kelahiran Shanghai itu, dua kali memperkuat timnas berlaga di Olimpiade. Dia membeli klub yang pernah dibela saat remaja Shanghai Sharks, pada 2009, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

MBP/ap

Mantan center klub NBA Houston Rockets Yao Ming.

6 - 12 Maret 2017

27


OLAHRAGA

MBP/ap

Pembalap NASCAR Danica Patrick.

Gegar Otak TAK banyak perempuan yang menekuni olahraga balap mobil, apalagi selevel NASCAR yang akrab dengan kecelakaan dan insiden mematikan. Salah satunya adalah Danica Patrick yang mengaku berulang kali mengalami benturan di kepala. Perempuan berusia 34 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya akan pensiun jika dokter memintanya apalagi bila alasannya menyangkut gegar otak yang bisa menyebabkan resiko jangka

28 6 - 12 Maret 2017

panjang. Masalah gegar otak ini mengemuka saat dilakukannya pertemuan dengan wartawan jelang lomba Daytona 500 di Daytona International Speedway setelah pembalap Dale Earnhardt Jr. absen selama setengah musim pada 2016 lalu akibat menderita gejala tersebut. Patrick memuji kembalinya Earnhardt yang mengikuti balapan Daytona 500 itu. Kondisi tersebut memberi pelajaran bagi pembalap lain. “Ini tentang hidup kami. “Ini pelajaran yang bagus untuk semua orang,” kata Patrick kepada ESPN.com. Patrick memasuki musim kelima di

balapan NASCAR. Ia sempat sekali mencapai pole dalam 154 balapan setelah tujuh musim berlaga IndiCar. Dia mengaku tidak tahu jika setiap benturan yang dia dapatkan pada setiap kecelakaan sama fatalnya dengan yang dialami pemain sepak bola atau atlet lainnya yang mendapat kecelakaan serupa. “Saya pernah gegar otak. Setiap kali anda mengalami kecelakaan, anda mengalami gegar otak dalam berbagai tingkatan,” ungkap Patrick yang berjanji akan lebih berhati-hati dan mendengar nasihat tim medik. l Yudi Winanto


Ultah dan Kontrak Baru TAHUN LALU Gianluigi Donnarumma harus merogoh kantong dalam-dalam saat hendak membeli sebuah video game. Sekarang, saat merayakan ulang tahun ke-18, ia bisa membeli apa saja bahkan yang harganya empat kali lipat dari video games itu. Enam belas bulan memang terasa lama di sepak bola untuk mencapai level seperti sekarang ini. Saat dia tampil pertama kali pada laga 25 Oktober 2015, tak banyak orang yang tahu tentang dirinya. Kala itu usianya baru 16 tahun 8 bulan dan penunjukan dari pelatih Sinisa Mihajlovic dibayar tuntas dengan kemenangan Milan atas Sassuolo 2-1. “Malam sebelum pertandinga MilanSassuolo kami berada di lokasi latihan dan Mihajlovic bertanya pada saya ‘apakah saya siap’,” jelas Donnarumma. “Saya tak bisa bicara, saya tak menyangka akan tawaran itu tapi dia benarbenar tahu bahwa dia amat percaya padaku.” Selanjutnya tak kurang puluhan laga dijalani bersama Milan dan 2 kali bersama timnas Italia di pertandingan internasional. Pada Minggu (26/2) atau sehari setelah ulang tahunnya ke-18, kiper Milan itu merayakan penampilan ke-60 dan kebetulan harus menghadapi Sassuolo di kompetisi Serie A Liga Italia. Donnarumma hampir selalu diperbandingkan dengan kiper veteran Juventus dan kapten timnas Italia Gianluigi Buffon. Dia diklaim sebagai kiper termuda yang menggantikan Buffon saat jeda pertandingan melawan Prancis 1 September lalu. Ia kemasukan satu gol saat Italia kalah 1-3. Tapi pada penampilan keduanya bersama timnas, gawangnya aman dari kebobolan. Kala itu Italia melawan Jerman dan menggantikan Buffon di tengah pertandingan. “Buffon sosok yang istimewa. Saya perlu tahu orang-orang hebat di timnas dan dia amat membantu saya,” tambahnya yang ingin memiliki karier seperti Buffon. Mimpinya adalah menjadi kapten Rossoneri setidaknya 10 tahun ke depan. “Tapi untuk saat ini ada banyak pemain yang layak menyandang status itu,” tambahnya. Muncul isu Juventus menginginkan dia untuk menjadi penerus Buffon di Turin.

Tapi Donnarumma telah menegaskan dirinya sebagai fans Milan dan loyal pada klub itu meski menjalani masa kecil di Naples. “Saya selalu tampil di tim inti yang saya dukung sepenuh hati. Tak ada yang lebih baik dari pada itu,” kata Donnarumma. Saudaranya Antonio yang juga penjaga gawang, juga yakin adiknya tidak akan meninggalkan Milan. Kontrak Donnarumma berakhir pada 2018. Saat usianya menginjak 18 tahun,

ia bisa menandatangani kontrak berdurasi lima tahun, tidak tiga tahun seperti pemain remaja. Agennya Mino Raiola telah menyiapkan proses itu terutama. Kontrak baru dari Milan akan meningkatkan gajinya dari 200 ribu euro menjadi 5 juta euro per tahun. “Hidup berubah total. Saya gembira akan hal itu,” katanya kepada Associated Press. “Banyak hal telah saya korbankan karena saya ingin menjadi yang terbaik. Saya belum mencapai level itu, saya belum melakukan sesuatu. Setiap latihan adalah kesempatan untuk berubah.” l Yudi Winanto

MBP/ap

Kiper AC Milan Gianluigi Donnarumma yang baru berusia 18 tahun. 6 - 12 Maret 2017

29


OLAHRAGA

Ketua HPI Pusat Nakhodai Percasi Bali PENGURUS Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Bali kini mempunyai ketua umum baru. Adalah Sang Putu Subaya terpilih secara aklamasi menakhodai induk organisasi olahraga asah otak ini dalam Musprov Percasi di Gedung KONI Bali, Denpasar, Sabtu (18/2) lalu. Sang Putu Subaya menggantikan Komang Gede Sutrisna (alm). Sang Putu Subaya yang juga Ketua Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPP-HPI) bersedia memimpin Percasi Bali sebab hobi bermain catur, bahkan bisa berjam-jam. ‘’Saya biasa bermain catur semalam suntuk, sampai pagi dini hari,’’ tutur pria kelahiran Bangli, 23 Maret 1955 ini. Selaku Ketua Umum DPP HPI, ia mengaku lebih mempunyai waktu di Pulau Dewata. Meski DPP HPI memiliki 30 DPD HPI se-Indonesia, untuk urusan pusat tinggal koordinasi dengan Sekjen HPI dan Kementerian Pariwisata, sedangkan di provinsi bisa menjalin komunikasi dengan Dinas Pariwisata setempat. Suami I G.A. Ambar ini mempunyai program jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk jangka pendek, Subaya memprogramkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII/2017 di Gianyar, 17-23 September mendatang, harus bersih dari pecatur impor. ‘’Porprov Bali di Gianyar tidak boleh dijadikan gengsi daerah sesaat, dengan meraih prestasi instan dengan cara mendatangkan pecatur luar Bali,’’ katanya. Ia menyatakan bangga jika Bali mampu mencetak pecatur sendiri hingga mampu berkiprah di kancah nasional dan internasional hasil murni pembinaan Percasi. Karenanya, pihaknya ingin menggandeng unsur pariwisata dalam menggelar turnamen catur misalnya memperebutkan Piala Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) atau Piala HPI. Dari ajang ini diharapkan muncul bibit-bibit pecatur yang siap mengharumkam nama Bali. Di sisi lain, ia minta jajaran pengurus Percasi Bali tidak mengharapkan imbalan, melainkan murni mengabdi (ngayah). Wakil Ketua I Pengprov Percasi Bali Wayan Suanda menambahkan, pihaknya harus mampu menggali potensi dan memberdayakan segala potensi pecatur hasil binaan murni Percasi Bali. ‘’Untuk apa mengejar prestasi juara, tetapi dengan cara instan dan tak terpuji dengan mendatangkan pecatur luar Bali,’’ tegasnya. Hal senada disampaikan Wakil Ketua II Pengprov Percasi Bali Dewa Putu Adnyana Putra. ‘’Saya sudah sering mendengungdengungkan agar Percasi kabupaten dan kota tidak mengimpor pecatur. Kehadiran pecatur luar Bali di ajang Porprov dikhawatirkan membuat daerah lain yang menurunkan atlet hasil binaannya akan memboikot bahkan tidak mengirimkan pecaturnya ke Gianyar,’’ jelasnya. l Daniel Fajry

30 6 - 12 Maret 2017

MBP/nel

Sang Putu Subaya


A KT I V I TA S WABUP BADUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Senin (21/2) menerima kehadiran Wakil Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Bidang Pembangunan Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Pemerintah Jepang, Mr. Masafumi Mori, Ph.D., di Patrajasa Hotel, Tuban, Kecamatan Kuta. Hadir mendampingi Wabup Suiasa pada kesempatan tersebut perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung IB Surya Suamba dan Sekcam Kuta Ketut Gede Arta.

MBP/ist

MBP/ist

UNDWI DENPASAR - Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar dikenal sangat konsisten dan teruji komitmennya meningkatkan iklim akademik bagi para dosennya. Dosen di kampus ini dikenal banyak melahirkan proposal penelitian yang memenangkan dana hibah penelitian Dikti. Meski demikian, Undwi terus memberi pelatihan penelitian kepada para dosen muda dan seniornya untuk semakin banyak lagi menghasilkan proposal penelitian.

BUPATI JEMBRANA - Setelah dilakukan upacara pamelaspas pada Minggu (12/10), pembangunan gedung Interna yang menelan anggaran sebesar Rp 3,4 miliar lebih, kini mulai dioperasikan. Gedung yang berlantai empat dengan kapasitas 64 tempat tidur (TT), Jumat (17/2) diresmikan Bupati Jembrana I Putu Artha.

MBP/ist

MBP/ist

UNWAR - Satu lagi dosen Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar menyandang gelar doktor. I Made Suniastha Amerta, S.S., M.Par. berhasil meraih gelar doktor di Prodi Doktor (S-3) Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Unud, Jumat (17/2). Dia sukses menyelesaikan studi doktor selama enam tahun dan meraih predikat kelulusan sangat baik.

6 - 12 Maret 2017

31


PENDIDIKAN

MBP/ist

Awal Maret 2017, Dishub Buleleng mengoperasikan dua bus sekolah untuk melayani siswa di seputaran Kota Singaraja.

Bus Sekolah Tak Matikan Angkot

B

eroperasinya dua unit bus sekolah oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng dikhawatirkan menyulitkan angkutan kota (angkot) mendapatkan muatan dari kalangan pelajar. Atas kondisi itu, pihak Dishub memastikan bus sekolah tidak akan menyaingi maupun “mematikan” angkot. Sebaliknya, bus sekolah bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI tersebut akan mengatasi gangguan arus lalu lintas (lalin) di sejumlah jalan yang berbatasan dengan sekolah di Kota Singaraja dan sekitarnya. Kepala Dishub Buleleng Gede Gunawan Adnyana Putra menegaskan, bus sekolah mulai beroperasi awal Maret 2017 ini. Dishub bersama Satuan

32 6 - 12 Maret 2017

Lalulinas (Satlanas) Polres dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng telah menyusun rute bus skeolah yang melayani pelajar di Kota Singaraja dan sekitarnya. Dua bus ini melayani pelajar mulai jam sekolah dan pulang sekolah. Bus berangkat dari Terminal Sangket (Kecamatan Sukasada) melewati Jalan Jelantik Gelangsir, Mayor Metra, Veteran, Ngurah Rai, Letkol Wisnu, Gajah Mada, Dr. Sutomo, Diponegoro, Erlangga, WR Supratman dan berhenti di Terminal Penarukan (Kecamatan Bulleng). Kedua bus ini akan melayani jalur tersebut pulang pergi. Alasan rute ini dipilih karena di ruas jalan ini kerap terjadi kemacetan parah pada jam berangkat sekolah dan pulang sekolah.

Gangguan lalulintas juga diperparah dengan kendaraan orangtua siswa yang parkir di bahu jalan ketika saat antar jemput anak-anaknya. “Rute telah kami tetapkan bersama dan memang dalam rute ini arus lalulintas krodit, sehingga dengan pengoperasian layanan bus skeolah ini gangguan lalulintas di jalan ini akan bisa diatasi,” katanya. Dishub Buleleng mendapatkan bantuan dua bus dari Kemenhub RI sebagai penghargaan atas prestasi pemerintah daerah dalam merebut Tropi Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori Mantap. Bus yang memiliki berkapasitas 30 tempat duduk ini melayani angkutan siswa secara cuma-cuma. l Mudiarta


A KT I V I TA S SMK FARMASI - SUDAH menjadi tradisi SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar tiap tahun sukses mengantarkan siswanya meraih juara I pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) se-Bali. Kali ini siswa SMK Farmasi Saraswati kembali meraih juara I LKS Farmasi se-Bali 2017. Prestasi itu diukir Ni Putu Sinthya Devi Widyarini (XI-3). Anak binaan Rr. Asih Juanita, S.Farm., Apt. ini akan menjadi duta Bali di LKS Nasional di Solo, 14-20 Mei 2017.

MBP/ist

MBP/ist

Dies Natalis - Setelah merayakan Dies Natalis ke-48, Undiknas University bekerja sama dengan Pusat Pengkajian dan Pengembangan K ebijakan Kawasan Amerika dan Eropa, Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK), Kementerian Luar Negeri, menggelar seminar nasional, Sabtu (18/2). Seminar mengambil tajuk ‘’Dinamika Ekonomi-Politik Global dan Proyeksi Polugri Indonesia 2017’’.

FIB UNUD - Civitas Akademika Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dibuka di Aula SMA Negeri 3 Denpasar, Sabtu (18/2). Ada berbagai kegiatan dalam PkM yang menyasar Kelurahan Sumerta dan SMAN 3 Denpasar ini, selain dirangkaikan pula dengan sosialisasi Program Studi FIB kepada siswa kelas XII SMAN 3 Denpasar oleh Dekan FIB.

MBP/ist

MBP/ist

KOPERASI MAPAN - Patut disyukuri atas pencapaian pembangunan yang telah dapat diwujudkan oleh seluruh stakeholder negeri ini, baik oleh pemerintah maupun swadaya masyarakat. Namun tidak dapat dimungkiri di beberapa wilayah di negeri ini masih ada rakyat yang belum beruntung yang belum merasakan nikmatnya kue pembangunan. Melihat kenyataan seperti ini, Koperasi Mapan beralamat di Jalan Nangka Selatan No. 184 Denpasar terpanggil mengulurkan tangan berbuat sesuatu, ikut meringankan beban masyarakat Baha yang nasibnya belum beruntung.

6 - 12 Maret 2017

33


A KT I V I TA S PT INDOFOOD - Terinspirasi dari semakin meningkatnya kesukaan masyarakat terhadap makanan pedas, Indomie meluncurkan varian terbarunya yakni Indomie Goreng Sambal Matah, sambal khas Bali yang pedas dan menggugah selera. Peluncuran produk ini bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT ke-229 Kota Denpasar, yang bertempat di Lapangan Lumintang, Denpasar. Acara ini dihadiri Wali Kota Denpasar dan jajarannya, manajemen PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk., dan ribuan masyarakat Bali.

MBP/ist

MBP/ist

UKK - Sebanyak 667 siswa SMK PGRI 3 Denpasar sejak Selasa (21/2) mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Dari jumlah itu, 181 dari Program Keahlian Tata Boga, sisanya dari Akomodasi Perhotelan (AP). Yang menarik, hasil UKK siswa SMK PGRI 3 Denpasar langsung dinikmati para stokeholder dari unsur pengawas SMK, masyarakat beserta pejabat di Disdikpora Provinsi Bali. Sukini mengapresiasi UKK SMK PGRI 3 Denpasar sebagai wujud menyiapkan naker siap kerja.

MBP/ist

MBP/ist

34 6 - 12 Maret 2017

ANGKASA PURA I - Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai kini memiliki tari maskot sendiri. Tarian berjudul ‘’Sekar Angkasa Pura I’’ itu digarap melibatkan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Tema pelayanan prima diterjemahkan dengan baik oleh Komposer I Nyoman Winda dan Koreografer Tjokorda Istri Putra Padmini. Demikian disampaikan General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Yanus Suprayogi di sela-sela Pentas Tari Kreasi Baru Maskot Bandara I Gusti Ngurah Rai di Gedung Natya Mandala, ISI Denpasar, Senin (20/2).

FT UNR - Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai (FT-UNR) berkomitmen untuk bisa menghasilkan lulusan yang kompeten di bidangnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, kurikulum menjadi pondasi penting dalam mencetak lulusan yang berkualitas. Untuk itu FT-UNR menggelar workshop pengembangan kurikulum yang bertajuk ‘’Workshop Pengembangan Kurikulum Mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur FT-UNR’’, Kamis (16/2) di ruang rapat Rektorat UNR yang dibuka oleh Rektor UNR Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si.


LPD - Panitia Khusus Lembaga Perkreditan Desa (LPD) DPRD Provinsi Bali menyerap aspirasi masing-masing LPD di Badung dalam upaya penyusunan peraturan daerah terkait penyaluran bantuan sesuai ketentuan aturan yang berlaku. Sebelum dibuatkan perda baru ini, tentunya ingin menyerap aspirasi yang diinginkan LPD di masingmasing daerah. Demikian dikatakan Ketua Pansus LPD DPRD Provinsi Bali Nyoman Partha saat Sosialisasi Raperda LPD di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Selasa (21/2).

MBP/ist

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Beberapa bulan lalu, usai mengunjungi upacara salah satu warga di Takmung, Klungkung, secara tidak sengaja Senator DPD-RI utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III melihat sebuah bangunan balai banjar yang masih kuno yang dibuat dari kayu-kayu langka di Desa Adat Sidayu Nyuhaya. Senator muda itu merasa terkesima dengan keaslian bangunan klasik yang diperkirakan dibangun pada tahun 1947 atau hampir seusia Republik Indonesia. Wedakarna segera mengirim tim survei ke lokasi dan akhirnya mengganjar kelestarian bangunan kuno ini dengan penghargaan atas nama DPD-RI Provinsi Bali khususnya Komite III Bidang Budaya.

BUPATI TABANAN - Kepedulian kepada para korban musibah longsor di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli hingga kini terus mengalir. Berbagai pihak berupaya menggalang bantuan bagi para korban yang kehilangan rumah dan sanak saudara. Salah satunya dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Tabanan. Abdi masyarakat itu secara sukarela menghimpun dana untuk membantu para korban yang tertimpa musibah. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (20/2) di Wantilan Desa Songan B Kecamatan Kintamani.

MBP/ist

MBP/ist

BALI KIDDY - Untuk merayakan hari kasih sayang yang jatuh di bulan Februari, Sekolah Bali Kiddy mengadakan acara bakti sosial yang bertajuk “Bali Kiddy Cares”. Bali Kiddy Cares merupakan suatu kegiatan bakti sosial yang bertujuan untuk membangkitkan dan menumbuhkan rasa cinta kasih, serta kepedulian warga Sekolah Bali Kiddy, khususnya anak-anak Bali Kiddy untuk peduli dan berbagi dengan saudara-saudara kita yang berada dalam kondisi yang memprihatinkan melalui kegiatan pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam kegiatan ”Anak Bali Kiddy Berbagi”. 6 - 12 Maret 2017

35


sosial

Anak-anak di Desa Songan antusias mengikuti kegiatan trauma healing yang digelar Polres Bangli.

Anak-anak Korban Longsor Dihibur Badut

B

encana alam tanah longsor yang terjadi di Banjar Bantas Desa Songan, Kintamani Jumat (10/2) lalu masih menyisakan trauma mendalam bagi warga terutama anak-anak. Untuk memulihkan kondisi psikologisnya, Polres Bangli, pekan lalu, memberikan trauma healing dengan mendatangkan badut-badut lucu. Anak-anak korban bencana alam yang hadir dalam kegiatan kemarin pun cukup terhibur oleh game serta atraksi badut yang dibawakan sejumlah anggota Polres Bangli. Kegiatan pemberian trauma healing oleh Polres Bangli dipusatkan di SD 3 Songan. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan anak korban bencana tanah longsor di seputaran Desa Songan. Ketua Bhayangkari Cabang Bangli Ny. Uli Danang Beny K. saat membuka kegiatan kemarin menyampaikan, program trauma healing ini sangatlah penting melihat ban-

36

6 - 12 Maret 2017

yak dari korban bencana alam mengalami trauma dan ketakutan yang berlebih ketika mendengar suara-suara—yang menyerupai gaung, getaran atau semacamnya. Trauma healing sendiri diutamakan pada anak-anak dan lansia, yang biasanya mengalami trauma paling kuat baik stres maupun depresi. Dalam kegiatan dalam trauma healing diisi hiburan berupa game, bernyanyi dan diselingi dengan pemberian bingkisan kepada anak-anak korban bencana alam. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak bisa terhibur dan melupakan kejadian yang telah dialaminya. Hal yang sama juga disampaikan Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. Di sela-sela kegiatan dia mengatakan, trauma healing ini dilaksanakan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak di Desa Songan yang menjadi korban bencana alam. Sejak musibah terjadi, bantuan

MBP/dok

yang datang untuk korban bencana cukup banyak baik berupa sembako dan obat-obatan. ‘’Yang sedikit terlupakan ini anak-anak. Sehingga sekarang kita laksanakan kegiatan ini untuk memulihkan mental mereka supaya normal kembali,’’ jelasnya. Kapolres mengatakan, rencananya kegiatan trauma healing ini dilaksanakan tak hanya sekali. Pihaknya mengaku akan menggelar kegiatan serupa kembali, tergantung situasi. ‘’Harapannya dengan permainan dan hiburan ini mereka bisa melupakan sejenak bencana yang terjadi. Lagian di sini mereka jarang mendapat hiburan seperti ini,’’ kata Kapolres. Sementara itu, sejumlah anak –anak saat ditemui kemarin mengaku sangat terhibur dengan kegiatan yang digelar Polres Bangli. Mereka berharap kegiatan serupa bisa digelar kembali. l Dayu Rina


Seragam Rista, Pemberian Posko Ni Nyoman Rista Sari (12), satu korban selamat bencana tanah longsor di Banjar Bantas, Songan. Setelah sempat dirawat seminggu di RSU Bangli, mulai Senin lalu, Rista sekolah. Rista memang tak bisa melupakan kejadian Jumat dini hari lalu. Apalagi peristiwa itu merenggut jiwa kedua orangtua dan saudaranya. Raut wajah sedih sering tampak. Apalagi ketika ia bercerita tentang kasih sayang yang diberikan orangtuanya selama ini. ‘’Saya sangat sedih ketika diberitahu bahwa orangtua dan kakak saya meninggal,’’ceritanya dengan air mata berlinang. Ia mengakui, seragam merah putih yang dipakai untuk masuk sekolah di hari pertama didapatnya dari posko pengungsian di Balai Banjar, Desa Songan yang tepatnya berada di depan sekolah tempat dirinya menimba ilmu. “Saya tidak memiliki seragam sekolah karena semuanya sudah tertimbun longsor. Serangam ini saya dapat di Balai Banjar tadi pagi. Katanya seragam sekolah ini merupakan bantuan dari masyarakat,” ucap Rista sambil memegang hadiah yang diberikan saat ikut lomba bergoyang. Rista mengakui, kalau sekarang ini dirinya sudah mengetahui jika kedua orang tua dan saudaranya telah meninggal. Ia diberitahu oleh keluarganya ketika pulang dari rumah sakit RSU Bangli sekitar tiga hari lalu. Rista mengatakan sangat kehilangan sosok kedua orang tuanya yang selama ini mengasuh dan mengasihinya. “Saya sudah tahu kalau ibu dan bapak serta kakak sudah meninggal. Saya sangat sedih. Saya sempat menangis saat melihat kuburan ibu dan bapak serta kakak,” ucap Rista sambil berulangkali menyeka air matanya. Kini Rista sudah kembali ke sekolah. Ia kembali menimba ilmu di sekolahnya di SDN 3 Songan, Kintamani. Rista yang diketahui sebagai anak yatim piatu lantaran kedua orang tuanya yakni Gede Sentana (45) dan Ni Ketut Bunga (43) dan saudaranya Ni Kadek Sudiani (15) telah meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Jumat (10/2) lalu. Sekarang ia hanya berdua dengan kakaknya, I Wayan Budiana (17). Mereka tinggal di rumah pamannya. Rista yang merupakan siswa kelas VI ini, kemarin, mengikuti kegiatan program pemulihan trauma bagi anak-anak pascabencana tanah longsor yang diselenggarakan Polres Bangli dan PC Bhayangkari cabang Bangli. Sesekali Rista ikut tertawa ketika temannya bergoyang dangdut. Ia juga ikut goyang dumang dengan teman-temannya. Sekilas ia berusaha melupakan kesedihannya. Rista pun berusaha menikmati dan larut dalam acara tersebut. Teman-temannya pun memberikan suport terhadap remaja yang berkulit putih itu. Harapannya tentu agar Rista cepat melupakan kejadian yang memenyebabkan tiga orang anggota keluarganya pergi untuk selama-lamanya. l Eka Prananda

Areal Hutan, Usulan Tempat Relokasi Status Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Bangli sudah berakhir Kamis (16/2) lalu. Namun beberapa hari lalu, sejumlah warga masih menenpati tenda pengungsian. Kepala BPBD Kabupaten Bangli Wayan Karmawan mengatakan, sejak bencana alam terjadi bantuan untuk korban bencana terus berdatangan dari berbagai pihak ke Posko Tanggap Darurat. Selain berupa sembako dan obat-obatan, juga uang. Karmawan mengatakan bantuanbantuan yang diterimanya tersebut, terutama sembako dan obat-obatan rutin didistribusikan setiap hari kepada pengungsi, keluarga korban yang meninggal serta warga yang terisolasi akibat bencana. Pendistribusian dilakukan BPBD bersama Tagana, Dinas Sosial, relawan dan TNI/Polri. Sementara itu mengenai bantuan berupa uang tunai yang masuk hingga Senin (20/2), Karmawan menyebutkan mencapai Rp 2,2 miliar lebih. Karmawan mengatakan sejauh ini bantuan berupa uang tersebut masih disimpan di rekening Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Bangli. “Nanti masalah penggunaannya, itu akan dibicarakan lebih lanjut. Apakah untuk pembuatan rumah untuk korban bencana atau lainnya,” jelasnya. Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Bangli sedang mengupayakan untuk menyiapkan lahan untuk merelokasi korban bencana. Sebagaimana yang direncanakan, lahan yang disiapkan untuk merelokasi yakni lahan hutan. “Tapi masih dalam proses. Kita masih lakukan pembicaraan dulu,” imbuhnya. l Dayu Rina

6 - 12 Maret 2017

37


PARIWISATA

Pariwisata Bali Bocor 38 6 - 12 Maret 2017

A

ngka kunjungan wisatawan ke Bali tahun 2016 memang telah memenuhi target. Pulau Dewata juga masih menjadi tujuan utama pariwisata di Indonesia Timur. Namun, ternyata telah terjadi kebocoran dalam angka kunjungan wisatawan itu. “Tatkala peak season (musim ramai kunjungan), setiap hari itu tidak kurang dari 200 boat yang nyeberang dari Bali ke Pulau Gili Air, Gili Trawangan. Itu saja sudah mengurangi length of stay tamu,� ujar Praktisi Pariwisata, Bagus Sudibya. Bagus menambahkan, wisatawan domestik kini bahkan tidak lagi menjadikan Bali sebagai destinasi utama. Mereka terlebih dahulu su-

dah mengunjungi Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, atau Malang, baru akhirnya ke Bali. Tadinya memiliki length of stay atau lama tinggal 3 sampai 4 malam di Bali, kini turun menjadi 2 atau 3 malam saja. “Mereka sudah mempelajari semua seluk beluk kita, dengan demikian kadang-kadang mereka sudah melewati Bali untuk hal-hal tertentu. Ini sangat penting untuk kita sadari, sehingga kita tidak terlalu merasa puas diri,� jelasnya. Menurut Bagus, jumlah kamar yang ada di Bali sekarang sudah sekitar 120.000. Bila length of stay tamu semakin menurun, maka rata-rata tingkat hunian atau okupansi rate juga berkurang. Kalau dibiarkan seperti ini, yang dikorbankan adalah


Bali jangan berpuas diri terhadap capaian Bali selama ini, karena sesungguhnya sudah terjadi kebocoran kunjungan wisatawan asing dan domestik yang ke Pulau Dewata.

kualitas. “Berarti quality tourism makin jauh dari kita,” ucapnya. Sementara itu, Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace mengatakan, pemerintah harus menyelesaikan persoalan zonasi yang kini sangat kacau. Bagaimana mungkin hotel bintang 5 plus, bertetangga dengan hotel bintang 1 dan 2. Hotel yang luas lahannya 10 hektar dengan kamar 100 atau 150 akhirnya bersaing dengan hotel seluas 40 are tapi memiliki 200 kamar. “Sangat tidak adil, sama saja kita membuka showroom yang menjual mobil-mobil mewah, sekonyong-konyong disampingnya ada mobil-mobil yang murah. Orang akan malas melihat showroom kita, bukan maksud eksklusif. Andaikata

zonasi itu memang eksklusif, mari kita buat wisatawan itu bangga tinggal di sana,” ujarnya. Dari aspek atraksi, Cok Ace melihat ada kecenderungan pelaku pariwisata untuk selalu memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini menurutnya bahaya, kendati saat berbicara budaya sebagai daya tarik Bali sebetulnya ada persoalan dengan kualitas destinasi atau objek-objek wisata. “Kita bisa lihat Kintamani, Ubud dengan kemacetannya. Dari airport, dari Nusa Dua orang ke Ubud butuh waktu 2 jam. Ke Lombok hanya perlu 30 menit. Mereka mendingan ke Labuan Bajo atau ke Gili. Ini persoalan-persoalan, jadi wisatawan lebih senang untuk putarputar di daerah Badung dan Denpasar saja, sehingga lama tinggal 3,5 hari dari

data BPS turun ke 3,1 hari,” jelasnya. Cok Ace menambahkan, lebih bahaya lagi bila Bali hanya berkonsentrasi pada satu pasar saja. Apalagi pasar yang dimaksud adalah wisatawan Tiongkok. Mengingat, dari 22,5 persen peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali, 36 persennya adalah wisatawan dari negeri tirai bambu. Sementara wisatawan Tiongkok memiliki karakteristik sangat taat dengan instruksi pemerintahnya. “Manakala ada instruksi dari pemerintahannya jangan ke Bali, maka habislah kita. Jadi kita perlu menjaga hubungan baik dengan Tiongkok, baik hubungan antarnegara maupun hubungan baik melalui budaya,” imbuhnya. l Rindra 6 - 12 Maret 2017

39


AKTIVITAS

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Serangkaian rampungnya pembangunan palingih di Pura Purna Beji Kayangan Tiga Desa Adat Mengwi, Kecamatan Mengwi, Rabu (15/2) dilaksanakan karya tugtug bulan pitung dina serangkaian Mamungkah, Ngenteg Lingih, Mapedudusan Agung Caru Balik Sumpah. Karya ini di-puput Ida Peranda Gria Timbul Mengwi dan dihadiri oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua Komisi III Nyoman Satria, Camat Mengwi IGN Gede Jaya Saputra dan lainnya.

MBP/ist

majaya-jaya - Bertepatan rahine Redite Keliwon Kaulu, Minggu 19 Februari 2017, Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) terpilih periode kepengurusan 2016-2021 I Wayan Artha Dipa, yang juga selaku Wakil Bupati Karangasem beserta prajurunya melakukan upacara majaya-jaya dan pawintenan di Pura Jagatnatha Amlapura. Prosesi itu disaksikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, didampingi Sekkab Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, perwakilan Forkopimda, Kepala OPD terkait dilingkungan Pemkab Karangasem serta Prajuru MMDP, Minggu (19/2).

MBP/ist

stt Kumara Canthi - Sekaa Teruna (ST) Kumara Canthi Banjar Petang Kelod memperingati HUT ke-17 dengan tema ‘’Melalui ST Kumara Canthi, Kita Bangun Generasi Muda yang Sehat, Kreatif dan Taat Agama’’. Acara ini dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi anggota DPRD Badung Ida Bagus Made Sunarta, Camat Petang Ida Bagus Natha Manuaba, Perbekel Petang I Wayan Suryantara dan tokoh masyarakat di Balai Banjar Petang Kelod, Sabtu (18/2).

MBP/ist

PEMKAB GIANYAR - Sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya khususnya yang dilaksanakan generasi muda, Pemkab Gianyar bersama Sanggar Widya Buana Aga menggelar Gebyar Tari Bali ke-10 di Balai Budaya Gianyar, Minggu (19/2). Lomba diikuti 318 peserta dengan tiga kategori. Ketua panitia Gebyar Tari Bali ke-10 Komang Elen Juniadi, mengatakan, event ke-10 ini diselenggarakan dengan tema ‘’Karma Tanpa Pala Aku Palania’’.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

40 6 - 12 Maret 2017


MBP/ist

BUPATI TABANAN - Meski telah masuk dalam program prioritas manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, penerapan e-ticketing atau tiket elektronik, hingga kini masih belum terealisasi. Beberapa hal menjadi penyebabnya, seperti terjadinya perubahan sistem dan lokasi yang ideal agar tidak menghambat keluar masuknya wisatawan yang berkunjung. Terkait itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti selaku Ketua Umum Badan Pengelola DTW Tanah Lot kembali menegaskan dan mendesak agar penerapan e-ticketing segera direalisasikan.

MBP/ist

BUPATI GIANYAR - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata memberikan bantuan kepada anak sebatang kara di Payangan. Bupati Agung Bharata bersama Ketua TPPKK Kabupaten Gianyar dan SKPD terkait menyerahkan bantuan pada anak tersebut di Banjar Lebah Desa Bukian Kecamatan Payangan, Rabu (22/2).

MBP/ist

BPJS KESEHATAN - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan siap menjalin sinergi dengan National Health Insurance Service (NHIS) selaku lembaga pengelola jaminan sosial kesehatan di Korea Selatan. Sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BPJS Kesehatan dan National Health Insurance Service of South Korea.

MBP/ist

KERJA SAMA - Lembaga Karya Pokphand (LKP) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dan Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Udayana (Unud) dalam bentuk pemberian bantuan beasiswa, Jumat (17/2). Sebelumnya, kerja sama LKP dengan Unud berupa pemberian bantuan beasiswa dalam bentuk bantuan dana untuk tugas akhir. Hal ini diungkapkan General Manager Charoen Pokphand Indonesia Ray Tumundo, S.E., MBA.

6 - 12 Maret 2017

41


A KT I V I TA S

MBP/ist

RAPAT GUBERNUR - Gubernur Bali Made Mangku Pastika beserta jajarannya menggelar rapat dengan Bupati Bangli dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bangli untuk membuat rencana hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka pemulihan situasi daerah yang terkena bencana alam di Bangli. Rapat yang digelar di Ruang Rapat Gubernur Bali, Jumat (17/2), dihadiri instansi terkait kebencanaan serta perangkat desa yang terkena bencana.

TP PKK BALI - Ketua Tim Penggerak Peningkatan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika, menyerahkan bantuan bagi korban tanah longsor di Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sabtu (18/2). Bantuan berupa 107 paket sembako, layanan kesehatan dan hiburan ini merupakan sinergi TP PKK Provinsi Bali dengan Tim Program Bali Santhi yang diketuai I Ketut Rochineng, S.H., M.H.

FISIP UNR - Guna meningkatkan pengetahuan dan minat baca mahasiswa di era digital seperti saat ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ngurah Rai (UNR) menggelar sosialisasi perpustakaan elektronik (e-perpustakaan) di Aula Kampus Universitas Ngurah Rai, Sabtu (18/2). Prof. Dr. Gill Joseph, Guru Besar Harvard University Amerika, menjadi pembicara dalam kegiatan sosialisasi ini.

TINJAU IPA - Masih terganggunya pelayanan air bersih PDAM Kota Denpasar kepada masyarakat, membuat Wali kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengambil langkah cepat. Meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung di Kecamatan Denpasar Utara dilakukan Wali kota Rai Mantra, Kamis (16/2). Rai Mantra melihat langsung kondisi di IPA Belusung dengan kondisi air baku masih keruh dan banyak material lumpur, pasir, hingga sampah gelondongan kayu yang masuk ke instalasi, sehingga membuat saluran intake air bersih menjadi terganggu.

42 6 - 12 Maret 2017


MBP/ist

WABUP JEMBRANA - Kesuksesan seorang anak sangat ditentukan bagaimana didikan serta dukungan yang diberikan kedua orangtuanya. Orangtua merupakan daya dukung utama keberhasilan seorang anak, menciptakan lingkungan yang kondusif yang kelak bisa memancing potensi maupun kecerdasan anaknya. Hal ini diungkap Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menerima Anggi Dewi Hidayah (14), atlet tenis lapangan yang terpilih mewakili Indonesia dalam turnamen tenis tingkat internasional, World Junior Tenis Competition (WJTC) di Thailand.

MBP/ist

BUPATI KARANGSEM - Setahun pemerintahan Bupati IGA Mas Sumatri bersama Wabup I Wayan Artha Dipa diperingati cukup meriah di Gedung UKM Center Amlapura, Jumat (17/2). Layaknya sebuah acara peringatan, kegiatan ini dihadiri utusan dari Kementerian Pariwisata dan sejumlah politisi Bali, maupun nasional itu ditandai pemotongan tumpeng. Menariknya, Bupati Mas Sumatri menyerahkan potongan tumpeng pertama dan satu-satunya kepada Sekda Gede Adnya Mulyadi.

MBP/ist

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Di sela-sela tugas negara di Provinsi Jawa Timur, Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III berkesempatan mengunjungi sebuah desa terpencil di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yakni Desa Wonokitri. Desa tua ini memiliki kaitan terkait keberadaan sejarah Kerajaan Hindu Majapahit di masa lalu dan kunjungan resmi Gusti Wedakarna ini disambut sukacita oleh ratusan masyarakat Wonokitri.

BUPATI BADUNG - Munculnya aspirasi masyarakat kelurahan di Badung yang rencananya ingin mengubah status kelurahan menjadi desa, disikapi dengan baik oleh Pemkab Badung. Menyikapi aspirasi masyarakat ini, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menggelar rapat dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat di kelurahan yang menjadi tim fasilitasi perubahan kelurahan menjadi desa, termasuk kepala perangkat daerah, camat serta lurah di Puspem Badung, Rabu (22/2).

6 - 12 Maret 2017

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Pembangunan sebuah kota tak terlepas dari tingkat urbanisasi yang berpengaruh pada tingkat keamanan, ketertiban dan kebersihan. Tak terkecuali di Kota Denpasar. Dengan tingginya tingkat urbanisasi, membuat Pemkot Denpasar mengambil langkah cepat sinkronisasi program pemerintah pusat lewat penanganan dari tingkat lingkungan meliputi dusun, desa/lurah hingga kecamatan. Hal ini disampaikan Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Raker di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar, Senin (20/2).

MBP/ist

SEKOLAH PASAR - Pasar tradisional di Kota Denpasar menjadi gerbang pertama dalam upaya mengajak masyarakat meningkatkan ekonomi kerakyatan. Tidak hanya melakukan penataan fisik pasar dan pengelolaan pasar tradisional bertaraf modern, namun juga saat ini Pemerintah Kota Denpasar terus melakukan berbagai program inovasi untuk meningkatkan peran pasar tradisional. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar melaksanakan sekolah pasar yang dipusatkan di Pasar Agung Desa Peninjauan, Selasa (21/2).

MBP/ist

SDN 3 KUTA - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Kuta menggandeng Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI) dalam hal pengembangan Perpustakaan Ramah Anak. Untuk memulai program tersebut, Kamis (16/2) dilakukan pembukaan dan peresmian Perpustakaan Ramah Anak Widya Smerti. Bertempat di sekolah setempat, pembukaan ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Badung I Ketut Widya Astika.

44 6 - 12 Maret 2017

MBP/ist

SMA TP 45 - Baru berusia dua tahun, SMA TP 45 Denpasar sukses mendulang prestasi. Selain dikenal sebagai sekolah swasta favorit paling terjangkau di Denpasar, kini SMA yang berada di Jalan Gadung 32 Denpasar menjadi sekolah unggulan dalam bidang budaya dan pariwisata. Prestasi siswanya juga banyak di bidang budaya. Ini semua berkat kepemimpinan kepala sekolah Hj. Ayu Astuti Dama, S.E.


MBP/ist

UNDIKNAS - Undiknas University Denpasar mencatat sejarah baru. Untuk kali pertama Undiknas University menggelar acara wisuda di kampus sendiri setelah memiliki Aula Dwi Tunggal di Kampus Jalan Bedugul, Denpasar. Jumat (17/2), Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. didampingi Associate Dean Research School of Business and Law Edith Cowan University (ECU) Prof. Hedrian G. Djajadhirta mewisuda 319 sarjana S-1 dan S-2.

MBP/ist

PERDIKNAS - Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar telah menapaki usia ke-48 tahun pada 17 Februari lalu. Namun, puncak perayaan HUT Ke-48 Perdiknas digelar bersamaan dengan HUT Ke-48 Undiknas University di Kampus Undiknas, Jalan Bedugul, Denpasar, Minggu (19/2). Perayaan puncak diisi dengan kegiatan jalan sehat, senam bersama, serta penyerahan penghargaan bagi karyawan dan dosen.

Sia Kok Siang - Sia Kok Siang (tengah) bersama pasiennya. Pengobatan alternatif Sia Kok Siang telah terkenal di berbagai kalangan. Pengobatan dengan mendeteksi aura pasien tersebut terbukti telah mampu menyembuhkan ribuan pasien, mulai dari masyarakat menengah ke bawah, pemuka agama hingga pejabat tinggi sekalipun. Ditemui beberapa waktu lalu di tempat praktiknya di Jl. Intan LC II Gg. VI No. 2 Gatsu Timur Denpasar, Hp: 081805316186, Sia Kok Siang menuturkan bahwa keinginan membantu masyarakat yang mendorongnya untuk menunjukkan diri bahwa ia mampu mengobati pasiennya dengan instan.

6 - 12 Maret 2017

45


TRADISI

‘’Nyepi ring Carik’’

Mengistirahatkan Sawah dari Kegiatan Pengolahan SELAIN merayakan Hari Raya Nyepi dalam rangka pergantian Tahun Baru Çaka, umat Hindu di Bali mengenal juga nyepi jenis lain, seperti nyepi segara di perairan Nusa PenidaKlungkung, nyepi desa di Desa Adat Banyuning Buleleng dan nyepi ring carik (nyepi di sawah) di sejumlah subak di Bali. Nyepi ring carik merupakan pelaksanaan nyepi di wilayah subak tertentu yang bertujuan untuk mengistirahatkan sawah dari segala aktivitas bertani. Tradisi ini diperkirakan sudah ada sejak zaman agraris di Bali dan hingga kini tetap dilestarikan. Hal itu dibenarkan Pekaseh Subak Cangi Kuwum, I Wayan Tapa, bahwa tradisi nyepi ring carik ini sudah dilaksanakan sejak dulu dan diwarisi secara turun-menurun dari generasi ke generasi. Pelaksanaan penyepian itu memakai uger-uger atau peraturan yang berlaku di masing-masing munduk atau wilayah subak. ‘’Pelaksanaannya dimulai tanpa ada tepakan kulkul. Biasanya dimulai pada pukul 06.00 wita hingga pukul 18.00 wita,’’ ujarnya belum lama ini. Namun, panyepian yang dilakukan tersebut bukanlah melakukan sepi sipeng atau sunyi seperti saat Nyepi wanti warsa Çaka yang datangnya tiap tahun sekali. Melainkan, hanya tidak melakukan segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan mengolah tanah atau lahan, selama satu hari penuh. “Sesuai dengan yang diwarisi secara turun-temurun, tujuan pelaksanaan nyepi ring carik ini secara filosofis adalah untuk mengistirahatkan tanah atau lahan di persawahan. Atau dengan kata lain untuk mengistirahatkan tanah sawah dari segala kegiatan pengolahan lahan. Dengan harapan agar Ida Hyang Widi Wasa—Tuhan Yang maha Kuasa berkenan memberi anugerah berupa panen yang berlimpah,” ujarnya. Kegiatan-kegiatan yang tidak bisa dilakukan saat nyepi ring carik terse-

46 6 - 12 Maret 2017

but, kata Wayan Tapa, menyangkut kegiatan pengolahan dan pemeliharaan tanaman. Di antaranya majukut (membersihkan tanaman pengganggu pada padi), matekap (membajak), mamula (menanam padi) dan sebagainya. Sedangkan kegiatan menyabit rumput untuk pakan ternak atau mencari daun pisang, tetap bisa dilakukan. Hal senada disampaikan Pekaseh Subak Balangan, Desa Adat Balangan, Kuwum I Ketut Arsana. Pada saat nyepi ring carik, sehari penuh tidak boleh melakukan kegiatan pengolahan tanah. Bahkan menanam, memetik atau ngebet ubi pun tidak diperbolehkan, karena kegiatan tersebut termasuk pengolahan tanah. Sedangkan suasana yang ada di sawah saat nyepi tersebut tidaklah sepi seperti halnya Nyepi Tahun Baru Çaka. Suasananya tetap seperti biasa, hanya tanpa ada kegiatan pengolahan sawah. Pelaksanaan nyepi ring carik, lanjut Ketut Arsana, tidak didasarkan atas sasih tertentu, melainkan mengikuti kondisi musim tanam padi di areal

subak. Karena itulah bisa dikatakan bahwa pelaksanaan nyepi di carik tersebut dipengaruhi oleh kondisi di sawah, musim tanam serta kondisi air yang mengairinya. Jikalau air mencukupi dan lancar maka menanam padi akan jadi lancar, sehingga menanam padi bisa hingga tiga kali dalam setahun. Dengan demikian pelaksanaan nyepi ring carik ini juga bisa terlaksana tiga kali. Namun, proses pelaksanaan nyepi ring carik tersebut tidaklah sama alias berbeda-beda, sebab awig-awig di masing-masing munduk dan subak pun berbeda. “Sepengetahuan saya, tidak ada petani yang akan melanggar ketentuan seperti yang sudah disiarkan atau disampaikan oleh juru arah atau sinoman. Akan tetapi, untuk di wilayah subak kami, mereka yang dengan sengaja melakukan kegiatan pengolahan tanah saat nyepi ring carik, akan dikenai denda berupa beras apikul,” pungkasnya. l Wayan Agus Suryawan

MPB/was

Umat Hindu di Bali menyelenggarakan nyepi ring carik, memohon ke hadapan Ida Hyang Widi Wasa agar dianugerahkan keberhasilan dalam bidang pertanian, khususnya padi.


A KT I V I TA S

MBP/ist

HUT ke-229 DENPASAR - Pemilihan Teruna Teruni Denpasar merupakan agenda tahunan yang secara rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar. Acara ini juga merupakan rangkaian HUT ke-229 Kota Denpasar. Pada pemilihan Teruna Teruni Denpasar 2017 ini, para juri memilih Kadek Agus Sathya Narayana sebagai Teruna Denpasar dan Ida Ayu Trisna Wulandari sebagai Teruni Denpasar 2017 setelah menyisihkan 110 perserta lainnya, Sabtu (19/2) di Aston Hotel Denpasar.

MBP/ist

FKLJK BALI - Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali, Rabu (22/2), menyerahkan bantuan berupa uang tunai untuk korban bencana alam di Kintamani, Bangli. Bantuan diserahkan langsung Ketua Umum FKLJK Bali Zulmi dan diterima Bupati Bangli I Made Gianyar di Posko Tanggap Darurat Bencana di Kantor Camat Kintamani.

MBP/ist

WABUP JEMBRANA - Minimnya minat kalangan muda untuk menjadi wirausaha menjadi perhatian khusus Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan. Untuk memotivasi dan memacu pertumbuhan, Wabup Kembang mengumpulkan wirausaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) cabang Jembrana di Warung Jepun Negara, Selasa (21/2). Hadir pada pertemuan tersebut pengurus HIPMI Jembrana dan anggota DPRD Jembrana.

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Kekuatan nasionalis Indonesia saat ini sedang diuji oleh dua kelompok besar yang diduga akan menggerogoti ideologi Pancasila, yakni kekuatan gerakan PKI dan gerakan radikalisme Islam yang memanfaatkan momentum Islamic State (ISIS). Anehnya, selama ini masyarakat Indonesia seakan diarahkan pada kewaspadaan terhadap PKI semata. Hal ini disampaikan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, President The Sukarno Center usai kunjungan kerja ke Korea.

6 - 12 Maret 2017

47


HIBURAN

“Kilangan Kedis”

Gung Gek Vita Makin Mantap

M

emiliki hobi menyanyi sejak kecil, membuat A.A. Ayu Advaita Jelantik atau yang dikenal dengan Gung Gek Vita, kian serius menekuni dunia tarik suara, khususnya musik pop Bali. Apalagi dukungan sang suami, I Gusti Ngurah Agung Satria Wibawa, sangatlah besar, membuat Gung Gek Vita semakin percaya diri dan yakin untuk berkarier di dunia seni ini. Mengawali kariernya dengan merilis single perdana berjudul “Desah Rayuan” tahun 2016, Gung Gek Vita kala itu menggandeng musisi kawakan A.A. Raka Sidan sebagai pencipta lagunya serta musiknya digarap Gung Dea. Single pertama yang begitu mengena

48 6 - 12 Maret 2017

dengan kisah pribadinya itu, seakan menambah kepercayaan Gung Gek Vita terjun pada dunia tarik suara. Sebagai pembuktian kesiapannya untuk meramaikan belantika musik pop Bali, di awal tahun 2017 ini Gung Gek Vita merilis single keduanya yang berjudul “Kilangan Kedis”. Single keduanya ini diciptakan De Or dan diaransemen Gung Dea serta dimixing oleh Brerong Studio. “Astungkara tahun ini saya bisa kembali merilis single kedua. Ini sebagai tanda jika saya ingin serius menekuni dunia tarik suara khususnya lagu pop Bali,” ujar perempuan yang mengidolakan penyanyi pop Bali Dek Ulik. Bagi Gung Gek Vita, bisa berkarier

seperti sekarang tak lepas dari bimbingan A.A. Raka Sidan yang selalu mengajarkan banyak hal, hingga bisa masuk dapur rekaman. Saat ditanya apakah merasa tersaingi dengan banyaknya pendatang baru? Gung Gek Vita mengatakan jika pendatang baru di belantika musik pop Bali sebagai penyemangat untuk dirinya berkarya bukan menganggapnya sebagai saingan. “Karena bagi saya sendiri kehadiran pendatang baru itu merupakan rasa penyemangat bagi kita untuk berkarya. Apalagi kita sama-sama satu tujuan untuk mengajegkan lagu pop Bali,” ungkapnya. l Winata


PROPERTI

Bisnis Properti Lesu

Pengembang Sasar Rumah Elite PEMASARAN produk properti mulai tiga tahun lalu mengalami penurunan yang cukup tajam. Namun pemasaran rumah elite yang berlokasi di kota diakui saat ini masih terbilang prospektif. Marketing perusahaan broker properti, Sri Ningsih, Senin (20/2) lalu menyampaikan, pasar produk properti memang lagi sepi, namun masih banyak perusahan pemasaran properti membuat jenis produk properti yang diminati pembeli. Salah satunya properti jenis rumah elite yang berlokasi di dalam kota serta dilengkapi fasilitas rumah yang serba mewah. Hanya saja sasaran pasarnya juga berbeda, yakni bermain di kelas ekonomi menengah ke atas. Sebutnya saat ini secara umum kondisi bisnis properti ada di titik bawah. Berbeda dengan sebelum tahun 2014. Bisnis properti masih cukup cerah. Namun demikian, sebagai pelaku jasa penjualan produk properti tetap berusaha untuk mencari pasar yang prosfektif. Saat ini bisnis properti memang lagi lesu. Ada dua hal yang masih dijalani. Satu, mencari pasar tersendiri kelas ekonomi menengah ke atas. Biasanya calon konsumen berduit ini jika ada

rencana investasi, pasti sampai transaksi. Kedua kelas ekonomi bawah. Karena masyarakat di bawah masih banyak yang benar-benar belum punya tempat tinggal. Sehingga perumahan properti dapat menyediakan rumah sesuai kebutuhan dan keinginan pasar tersebut. Tambah Ningsih lebih suka segmen atas. Dia juga memiliki daftar nama investor yang kelas ekonominya menengah ke atas. Harga jual rumah elite yang ditawarkan di kota berkisar Rp 2 miliar ke atas. Rumah seharga tersebut sudah dapat di Kota Denpasar. Rumah minimalis minimal lantai 2 dan ada fasilitas kolam. ‘’Sebelum menyediakan rumah mewah, kami biasanya melakukan survei pasar dengan para investor,” akunya. Hal tersebut katanya bertujuan memberikan pelayanan memuaskan bagi konsumen. Harga yang ditawarkan saat ini biasanya menyesuaikan kebutuhan dan keinginan konsumen. Kalau konsumen mau harga lebih murah, maka kami akan koordinasikan sama perumahan properti. Saat ini banyak harga la-

han yang miring, jadi harga jual rumah pun bisa turun. Hal senada diakui merketing bisnis jual-beli rumah mewah, Bagus Udiyana, SE. Pemasaran saat ini memang lesu. Namun sebagai tenaga pemasaran merupakan tantangan dan justru dijadikan pecut untuk tetap mampu menjual properti. Dalam memasarkan rumah, lanjut Udiyana juga perlu inovasi. ‘’Saya lebih memilih memasarkan rumah elite. Karena pasarnya bagi orang yang berduit dan selama ini terbuki pasar rumah elite masih prosfektif. Rumah elite tidak mesti di atas lahan luas, tapi fasilitasnya memadai. ‘’Harga yang bisa saya tawarkan saat ekonomi masih lesu ini mulai Rp 1,5 miliar ke atas,’’ infonya. l Suasta

6 - 12 Maret 2017

49


TA K S U

Agung Gede Agung Rahma Putra

Duta Seni ke Berbagai Negara

T

erlahir dari keluarga seniman dan figur masyarakat, membuat Anak Agung Gede Agung Rahma Putra yang sering dipanggil Gung De Rahma tidak berpangku tangan dalam upaya pelestarian seni budaya, baik di lingkungan tempat tinggalnya sampai ke tingkat internasional. Ini terbukti dengan usaha dan kreativitas seni yang Gung De Rahma geluti mulai dari bangku sekolah dasar (SD) hingga sekarang. Perjalanan seninya mulai dari tidak bisa menari hingga mahir menarikan sejumlah tarian seperti saat ini, bukanlah hal yang gampang. Untuk meraih semua ini, Gung De Rahma harus menjalani berbagai rintangan dan proses pembelajaran dari keluarga maupun guru tarinya. Namun, semua itu dilalui pria putra kelahiran 26 april 1988 ini dan manfaatnya pun dapat dirasakannya saat ini. Dalam perkembangan kedewasaannya sampai saat in, Gung De Rahma selalu mengemban berbagai macam kegiatan yang berhubungan dengan seni. Baik yang berhubungan dengan kegiatan ngayah di pura, pembina tari hingga ditugaskan sebagai duta seni ke berbagai negara. Semua kegiatan ini dilakukan dengan penuh rasa pengabdian dan tanggung jawab terhadap kelangsungan seni dan budaya yang dimiliki. Dari situ putra dari pasangan A.A. Bagus Sudarma dan I Gusti Agung Ayu Rahayu Ningsih ini pada tahun 2012

50 6 - 12 Maret 2017

mendirikan komunitas seni kotemporer Pancer Langit tahun 2012. Dalam memberikan pelajaran dan didikan kepada murid-muridnya di Sanggar Tari Pancer Langit, Gung De Rahma dikenal sosok yang sederhana, mudah bergaul dan disiplin akan waktu. Begitu pula dalam menciptakan sebuah karya, meski dia menjadi guru, namun jika ada masukan dari murid-murdinya, diterima. Karena baginya, tiada manusia yang sempurna, begitu pula dalam sebuah karya. Sebab, baginya keberhasilan yang didapat dalam lomba maupun menciptakan sebuah karya seni tidak lepas dari dukungan dari orang tua, istri serta sanggar tari yang didirikannya. Hal ini menjadi penyemangat dalam hidupnya untuk tetap berkarya. Meski sudah dianggap sebagai seniman senior, namun tidak jarang dalam sebuah kompetisi tari yang diikutinya tidak berhasil meraih juara seperti yang diinginkan. Namun hal tersebut tidak menjadikan ia patah semangat. Justru hal itu dijadikan sebagai bahan untuk evaluasi diri ke depannya. Selain dikenal dengan penari

dan koreografer tari, Gung De Rahma juga dikenal sebagai desain pakaian bagi penari. Karya-karyanya juga telah banyak mendapat penghargaan dan dipakai banyak pihak. Sebagai seorang tokoh seni, Gung De Rahma sangat menyayangkan jika ada beberapa seniman yang menyalahgunakan seni hanya sebagai pencapaian kebutuhan hidup. “Seorang seniman harus bisa membedakan mana seni untuk ngayah dan mana seni untuk mabayah. Selain itu, seiring dengan perkembangan zaman seorang seniman juga dituntut untuk bisa mengembangkan kreativitasnya tanpa harus keluar dari pakem,� jelasnya. Sepanjang kariernya, Gung De Rahma tidak pernah berpikir jika apa yang dilakukannya saat ini harus mendapatkan imbalan dari pemerintah maupun pihak lainnya. “Prinsipnya bukan apa yang pemerintah bisa berikan kepada kita, namun apa yang kita bisa berikan kepada pemerintah dalam melestarikan seni dan budaya Bali. Dalam persaingan global, seorang seniman kreatif akan memiliki peluang yang banyak menghadapi pasar global. Namun, hal ini tidak menjadikan seni lepas dari norma yang ada dan harus tetap dijaga. Karena bagaimana pun, dalam seni dan budaya inilah sumber dari norma-norma yang harus dijalani dalam kehidupan manusia,� papar Gung De Rahma menutup perbincangan. l Trimaja Bali TV


175 |6 - 12 Maret 2017

Sampah Ancam Bali

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 175 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu