Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 174 | balipost.com

Page 1

174 |27 Februari - 5 Maret 2017

Bali Dilanda Bencana

RP 20.000


MBP/tim BP

Bantuan dari pembaca yang dititipkan di Bali Post, Rabu lalu diserahkan di Yeh Mampeh. Sebelumnya bantuan tersebut diregistrasi di Posko Songan untuk selanjutnya dibawa langsung ke Posko di Yeh Mampeh. Untuk video liputan bencana, bisa disaksikan di Youtube Bali TV.

Sumbangan Pembaca “Bali Post� Diserahkan di Yeh Mampeh BANTUAN krama Bali yang dititipkan melalui Bali Post, Rabu (15/2) diserahkan di Posko korban longsor di Yeh Mampeh, Kintamani. Sumbangan yang diserahkan khusus berupa barang, di antaranya beras, mi instan, air mineral, dan minyak. Sementara titipan pembaca berupa uang akan diserahkan kemudian dan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, petugas lapangan serta aparat desa. Penyerahan sumbangan diwakili oleh Pemimpin Redaksi Bali Post Nyoman Wirata beserta jajarannya. Bantuan merupakan sumbangan yang dititipkan lewat Bali Post sejak 12 Februari hingga 15 Februari. Sumbangan berikutnya akan diserahkan secara bertahap. Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Bangli memastikan bantuan-bantuan yang datang akan disalurkan tepat sasaran. Komandan Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung, Kamis (16/2), mengatakan, penyaluran bantuan tidak hanya bagi warga di tenda pengungsian namun juga untuk korban yang sudah kembali ke rumah masingmasing. Tim BP


DAFTAR ISI OPINI l”One Island Management” untuk Bali, Mungkinkah? 6 BALI SEPEKAN lWanita Hamil Tewas Tertimbun Longsor 7 LAPORAN UTAMA l Bali Dilanda Bencana 8

l Masyarakat Diminta Pindah 9 l Ratusan Hektar Lahan Pertanian Rusak Parah 10 l Tujuh Korban Dikuburkan di “Setra Salah Pati’’ 11 POLITIK lJangan Lelah Ungkap Kebenaran 16 lPendekatan Khusus Mengawal Ekologi Bali 17 KIPRAH REMAJA lDewi Dhanan Penyanyi yang Jago ”Dharma Wacana” 18 MANCANEGARA l Siti Aishah

LENSA l Amblas 26

OLAHRAGA l Tinggalkan Liga Inggris 27 PENDIDIKAN l Jangan Mematikan Sekolah Swasta 32 sosial l Merajut Kebinekaan di Negeri Para Raja 36 PARIWISATA l Bebas Visa Vs Kriminalitas Wisatawan 38

Terlibat Konspirasi Pembunuhan 20

KESEHATAN l Deteksi Dini

Kanker Mulut Rahim 24

PROPERTI l Ekonomi Lesu, Harga Lahan

Banyak yang ”Miring” 46

TRADISI l Baris Cina, Tarian Sakral

Diiringi Gamelan Gong Beri 47

TAKSU l Anak Agung Rai Astiti

Mengabdikan Diri dengan Tari 50 27 Februari - 5 Maret 2017

3


DARI PEMBACA

Bercermin dari Pasokan Air PDAM K

eluhan terhadap pasokan air PDAM yang ngadat belakangan ini hendaknya tidak dianggap sebagai hambatan pelayanan saja. Ini mengindikasikan bahwa Bali juga memasuki fase krisis air bersih. Banyaknya air permukaan yang tak serap ke tanah telah menimbulkan bencana di mana-mana. Banjir yang menggerus aliran sungai juga bentuk dari kesalahan kita mengelola alam. Akibatnya air sungai keruh dan sedimientasi terus terjadi. Untuk itu, saya berharap agar pihak-pihak yang menjadikan air sebagai barang ekonomis hendaknya berkontribusi menjaga sumber mata air. Jangan hanya mengandalkan air permukaan dan air kawasan hulu. Harus ada tanggung jawab moral menjaga kawasan DAS dan kawasan hutan. Jangan karena merasa aman dan pasokan lancar, pemeliharaan terhadap kantong-kantong sumber air diabaikan. Kini ketika PDAM berhari-hari tak bisa melayani konsumennya, air keruh menjadi limpahan kesalahan. Mestinya, jika sepanjang tahun ke depan potensi hujan dan longsor mengancam kawasan DAS, perlu ada gerakan yang jelas untuk menjaga kawasan hulu. Pemerintah dalam hal ini, menurut saya juga harus tegas dan memiliki komitemen. Stop dulu investasi di kawasan hulu. Harus berani menolak. Jangan karena kedekatan dengan pemilik modalnya, pejabat ragu-ragu menyikapi hal ini. Ingat bencana itu korbannya masyarakat bukan para perusak alam dan penikmat keuntungan dari investasinya. Wayan Arsana Gianyar, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

27 Februari - 5 Maret 2017

4


Rendah, Kepedulian Menjaga Mata Air KELUHAN kekurangan air bersih dan seringnya layanan PDAM ngadat makin sering terdengar. Kondisi ini diprediksi akan makin sering terjadi seiring dengan makin rusaknya kawasan hulu. Tak hanya krisis air, bencana banjir dan tanah longsor juga diyakini akan meningkat intensitasnya. Kerusakan infrastruktur akibat banjir dan tanah longsor juga menimbulkan kerugian yang tinggi. Menyikapi fakta ini, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner. Fokus pertanyaan terkait dengan korelasi tata kelola kawasan hulu dengan ketersediaan air bersih. Jajak dilakukan di Gianyar, Badung, Tabanan dan Denpasar, Terkait dengan hal ini, 69,51 persen mengakui bahwa kesalahan mengelola kawasan hulu telah menimbulkan dampak ikutan yang fatal bagi penduduk Bali. Selain krisis air akan menguat, bencana juga akan meningkat. Responden juga mengaku belum melihat adanya kebijakan strategis dan terukur dalam pengelolaan kawasan hulu dan hutan di Bali. Pengelolaan kawasan hulu untuk kepentingan ekonomis justru menguat. Di lain pihak kepedulian untuk menjaga sumber mata air justru tergolong rendah.

Hal ini ditandai dengan masih maraknya perambahan hutan untuk kepentingan ekonomis. Responden meyakini kesalahan tata kelola kawasan hulu menjadi pemicu utama krisis air bersih dan kotornya air permukaan yang menjadi sumber air baku PDAM. Kondisi ini membuat layanan air bersih tergangggu. Di lain pihak, 26,70 persen responden menilai terganggunya layanan air bersih PDAM bukan semata karena kerusakan kawasan hulu. Debit air tetap saja tinggi namun penyerapannya tak terkelola dengan baik. Responden mengatakan jika PDAM profesional tentu harus memiliki cadangan air yang memadai untuk disalurkan ke pelanggan. Jika hanya mengandalkan pasokan air hulu, maka PDAM sama saja tak melakukan optimalisasi pelayanan ke pelanggan. Terganggunya kawasan hulu tak harus dibebankan kepada pelanggan PDAM. Mestinya PDAM-lah yang proaktif menjaga kawasan hulu dan alur sungai agar air baku tetap bersih. Sementara 3,79 persen responden tak memberikan respons terkait hal ini. Responden mengatakan semua pihak harus menjaga kawasan hulu. Di lain pihak PDAM juga harus proaktif. Jangan bicara perlindungan kawasan hulu saat ada bencana saja. Artinya kebijakan pengawasan

dan pengelolaan kawasan hulu harus jelas dan perusahaan yang menjadikan air sebagai komoditi ekonomis harus menyisihkan keuntungannya untuk menjaga sumber–sumber mata air. l Dira Arsana

27 Februari - 5 Maret 2017

5

5


opini

�One Island Management� untuk Bali, Mungkinkah?

Dari sisi idealisme, wacana OIM ini sangatlah bagus, sebab jika pimpinan daerahnya (yang dalam hal ini Gubernur Bali) merupakan seorang chief executive officer (CEO) yang baik dengan kepemilikan visi yang jelas dan terukur untuk menjadikan masyarakat Bali lebih sejahtera, maka OIM adalah sesuatu konsep yang patut didukung oleh semua pihak.

P

rovinsi Bali adalah provinsi yang cukup kecil dari sisi luas daerah yaitu 5 636.66 Km2 dengan jumlah penduduk sekitar 4,125 juta jiwa. Meskipun kecil dari sisi luas, namun dengan dimilikinya 9 kabupaten/ kota dalam manajemen pemerintahan, menjadikan kesulitan bagi seorang kepala daerah untuk mengelola Bali secara terintegrasi, sehingga mengakibatkan ketimpangan (gap) yang cukup besar antara satu daerah dengan daerah lainnya, yang kita kenal dengan ketimpangan pembangunan antara Bali Selatan dengan Bali Utara selama ini. Bukan saja ketimpangan itu terlihat dari porsi pendapatan daerah dan meratanya pembangunan, namun juga terlihat dari sisi kebijakan pengelolaan tata ruang, kebijakan investasi, program kesejahteraan masyarakat dan lain sebagainya. Akibat sulitnya mengatur manajemen pemerintahan di 9 kabupaten/kota yang ada di Bali itu, munculah ide one island management (OIM) untuk Provinsi Bali. Wacana OIM ini sudah cukup lama, diawali OIM untuk pengelolaan pariwisata, namun belakangan diusulkan untuk manajemen pemerintahan yang lebih luas dengan tujuan agar terjadinya efektivitas dan efisiensi dalam pemerintahan. Dari sisi idealisme, wacana OIM ini sangatlah bagus, sebab jika pimpinan daerahnya (yang dalam hal ini Gubernur Bali) merupakan seorang chief executive

6

Oleh Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M.

officer (CEO) yang baik dengan kepemilikan visi yang jelas dan terukur untuk menjadikan masyarakat Bali lebih sejahtera, maka OIM adalah sesuatu konsep yang patut didukung oleh semua pihak. Dengan penerapan OIM, perencanaan (planning), penggorganisasian (organizing), penggerakan (actuating) dan pengaturan (directing) serta pengawasan (controlling) jalannya pembangunan menjadi lebih mudah, karena berada di dalam satu kendali manajemen di tingkat provinsi. Pertanyaanya sekarang adalah, apakah OIM untuk Bali bisa terwujud? Kendala yang akan dihadapi adalah dari sisi politis dan hukum. Dari sisi politis, sejak dimulainya era reformasi yang terjadi di Indonesia, telah membawa perubahan tata pemerintahan. Tuntutan rakyat berupa reformasi kekuasaan yang monolitik merasuk ke berbagai tingkatan, termasuk juga ke pemerintahan daerah, yakni telah tergesernya pendulum sentralisasi ke desentralisasi di tingkat kabupaten/kota, sehingga menjadikan peran Bupati/Walikota sangatlah besar. Padahal awalnya tujuan dari otonomi daerah di tingkat kabupaten/kota adalah untuk peningkatan efektivitas fungsi-fungsi pelayanan eksekutif melalui pembenahan organisasi sesuai dengan ruang lingkup kewenangannya, sehingga diharapkan adanya pelayanan kepada masyarakat lebih mudah, murah dan cepat (more easier, better and faster). Semuanya itu merupakan tujuan yang mulia, karena dengan adanya peningkatan terhadap pelayanan masyarakat, maka kesejahteraan masyarakat akan terwujud. Dalam perjalanannya, kekuasaan yang besar untuk mensejahterakan masyarakat itu banyak melenceng kepada kekuasaan yang lain, terutama pemanfaatan kekuasaan untuk mensejahterakan diri sendiri, keluarga dan kelompok, terutama dari pemanfaatan dari sisi materi. Nah, dengan adanya OIM, maka peran besar para Bupati/Wali Kota tentu akan ‘terkebiri’ secara cukup

signifikan. Apakah akan rela? Persoalan berikutnya adalah dari sisi hukum dikarenakan payung hukumnya belum ada, apa dasar pelaksanan OIM? Apakah melalui penerapan Otonomi Khusus? Memang beberapa waktu lalu beberapa komponen di Bali sudah pernah mencoba mengajukan Bali menjadi daerah otonomi khusus dengan dasar pemikiran antara lain bahwa Propinsi Bali secara geografis relatif kecil, sehingga dengan adanya otonomi daerah seperti saat ini, seolah-olah memberikan kewenangan yang besar pada kabupaten/ kota untuk memecah belah keutuhan Bali sebagai satu-kesatuan geografis. Padahal masyarakat di Provinsi Bali merupakan komunitas yang memiliki latar belakang budaya, agama, dan tradisi yang sama sehingga merupakan modal dasar yang memudahkan pembangunan Provinsi Bali secara utuh dalam satu-kesatuan komunitas dalam satu kendali manajemen. Pada waktu itu, otonomi khusus yang diminta adalah kewenangan menyangkut urusan pemerintahan yang meliputi urusan pariwisata, tata Ruang, dan kebudayaan. Ide Bali menjadi daerah yang memiliki otonomi khusus itu bergulir dimulai sekitar tahun 2001. Kemudian pada tahun 2005 DPRD Bali membentuk Panitia Khusus yang mencoba memperjuangkannya. Dalam perjalananya, panitia yang dibentuk ini belum berhasil sampai menggoalkan tujuan Bali sebagai daerah yang memiliki Otsus, demikian juga perjuangan yang dilakukan oleh tokohtokoh politik berikutnya, seperti Nyoman Damantra (lewat DPR), Wayan Sudirta, Arya Wedakarna dan yang lainnya (lewat DPD). Semuanya boleh dikatakan gagal mejadikan Bali sebagai daerah yang bisa mengatur dirinya secara khusus. Nah, padahal jika Otsus ini terwujud, tentu ide implementasi OIM lebih mudah terealisir. Kalau tidak, maka ide OIM hanyalah sebuah wacana saja. Penulis adalah Guru Besar pada Fakultas Ekonomi & Bisnis Undiknas Denpasar

27 Februari - 5 Maret 2017

6


BALI SEPEKAN

Wanita Hamil Tewas Tertimbun Longsor SENDERAN sebuah pura di Buleleng, Minggu (12/2), longsor. Tebing setinggi lima meter itu menimpa bedeng yang dihuni pasutri asal Jember, Jatim, Aini (25) dan Abdul Rohman (28). Aini yang tengah hamil lima bulan tewas dalam perjalanan ke RSUD Buleleng. Sementara suaminya, Abdul Rohman, kritis dan menjalani perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar. Dari informasi di TKP, pasutri ini sejak sebulan lalu bekerja sebagai buruh bangunan di areal salah satu kampus swasta di Lingkungan Bantang Banua, Kelurahan Sukasada. Pasutri ini membuat bedeng tepat di bawah senderan pura, di sebelah barat gedung kampus. Sebelum kejadian, hujan kembali mengguyur wilayah Buleleng dan sekitarnya. Saat korban sedang beristirahat di dalam bedeng, tiba-tiba senderan pura longsor. Bongkahan beton dan tanah langsung menimbun seluruh bedeng. Kontan saja, pejaga kampus dan warga di sekitar lokasi kejadian berhamburan keluar rumah untuk membantu korban. Aini berhasil dievakuasi kemudian dilarikan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Buleleng. Selang beberapa menit kemudian, giliran suaminya berhasil dievakuasi oleh penjaga kampus dan warga. Ia juga langsung dilarikan ke IRD. Namun, nyawa Aini tak dapat diselamatkan karena mengalami luka serius. l Mudiarta

MBP/mud

“Panyengker� Tim Saber Pungli Tangkap Anggota Ormas Pura Segara Rangkan Roboh

TIM Saber Pungli Polda Bali dan Kejati Bali, menangkap anggota ormas berinisial WS (30) di Jalan Buluh Indah, Denpasar, Kamis (9/2) lalu. Barang bukti yang diamankan uang Rp 900 ribu dan kuitansi pelunasan pungli berisi logo ormas tersebut. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini mengatakan, penyelidikan kasus itu sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya. Selanjutnya, Tim Dit. Reskrimum Polda dan Kejati Bali melakukan pengintaian. Pada Kamis (9/2) pukul 13.00 Wita, petugas meringkus WS saat sedang melakukan pemungutan bulanan di tempat

rongsokan di Jalan Buluh Indah, Denpasar. Petugas menangkap pelaku asal Klungkung dan tinggal di Jalan Kunti, Denpasar. Tim juga menyita uang Rp 900 ribu, terdiri dari pecahan 100 ribu delapan lembar dan pecahan 50 ribu sebanyak dua lembar. Selain itu, bukti pelunasan (kuitansi) pungutan ditanda tangani koordinator wilayah (korwil) ormas tersebut. Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus pungli itu. l Kerta Negara

PURA Segara Rangkan di Desa Ketewel Kecamatan Sukawati rusak parah setelah diterjang gelombang pasang. Panyengker pura roboh serta bangunan lain seperti candi kurung dan bale piyasan bagian bawahnya mulai amblas. Gelombang pasang juga dikhawatirkan menggerus Pura Dalem Rangkan yang lokasinya berada tepat di sebelah barat Pura Segara Rangkan. Bendesa Pakraman Rangkan I.B. Made Weda, Minggu (12/2), mengatakan gelombang pasang memang terus menerjang bibir Pantai Rangkan dalam beberapa pekan terakhir. Ombak menggerus bagian depan dasar bangunan pura tersebut hingga merobohkan panyengker pura. l Manik Astajaya 27 Februari - 5 Maret 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

MBP/tim

Bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa titik wilayah Bali, pertengahan Februari lalu.

Bali Dilanda Bencana

K

ekhawatiran Bali dilanda bencana sebagai dampak Lanina selama musim hujan Desember hingga Februari 2017, menjadi kenyataan. Jumat (10/2) sebagian besar daerah di Bali mengalami bencana alam, banjir, dan tanah longsor. Ini semua akibat alam Bali yang sudah bopeng semakin rusak dari hulu ke hilir. Mulai dari Buleleng, Tabanan, Badung, Bangli dan Karangasem terjadi bencana. Kintamani tahun ini mengalami bencana alam terparah sepanjang 20 tahun ini. Bencana tanah longsor melanda tiga titik di Kecamatan Kintamani yakni di Banjar Bantas Desa Songan, Desa Awan dan Desa Sukawana, Jumat (10/2) dini hari. Tercatat 12 orang warga tewas akibat tertimbun longsor. Bukit Bubung Pegat longsor, sehingga dinding penahan tanah (DPT) yang ambrol menimpa lima rumah di banjar tersebut. Dari lima rumah yang tertimpa longsor, dua di antaranya kondisinya rata dengan tanah, sementara tiga lainnya mengalami rusak berat. Sementara di Desa Awan, Kintamani, bencana tanah longsor menimpa sebuah rumah milik I Gede Kembar Suparsa (30) sekitar pukul 01.00 Wita. Akibat kejadian tersebut, empat orang meninggal tertimbun longsor. Di Desa Sukawana, bencana tanah longsor menimpa sebuah rumah semipermanen. Kejadian itu menyebabkan seorang meninggal.

8

Kawasan Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng diterjang banjir. Akibatnya, jalur Bedugul-Singaraja dipadati pasir dan lumpur hingga mengakibatkan lalu lintas macet. Tak hanya itu, jalur Denpasar-Singaraja pun terpaksa dialihkan lewat Pupuan. Banjir juga melanda Dusun Dasong. Kondisinya pun sama, yakni bangunan sebagian tertimbun tanah dan pertanian sayur luluh-lantak. Banjir menimpa Kebun Eka Karya Bedugul. Akibatnya, objek wisata ini ditutup. Hal ini dikarenakan beberapa titik di Kebun Eka Karya Bedugul tertutup lumpur serta dua jembatan putus. Salah satunya menuju Pura Batu Meringit. Jembatan sepanjang lima meter ini amblas tergerus air sungai. Tidak hanya Kebun Eka Karya Bedugul, DTW Ulundanu Beratan juga tidak lepas dari efek banjir dan longsor yang terjadi. Sebagian tempat parkir tertutup lumpur setinggi 40 cm. Restoran juga tertutup lumpur setinggi 50 cm. Di Badung, bencana tanah longsor terjadi di Banjar Semanik, Desa Belok Sidan, Petang. Tanah longsor menimpa rumah Wayan Dadi mengakibatkan empat palinggih pura hanyut ke jurang. Tanah longsor juga terjadi di Jalan Semanik, Kecamatan Petang. Lumpur menutupi seluruh badan jalan. Hujan deras dan angin kencang juga menyebabkan longsor di Banjar Bantas Kaja, Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal.

Bencana ini menyebabkan akses jalan dari desa tersebut tertutup. Di Bali Timur, bencana paling parah terjadi di Desa Tianyar, baik Tianyar Timur, Tianyar Tengah dan Tianyar Barat, Kecamatan Kubu. Bencana banjir bandang meluluhlantakkan fasilitas umum, menyapu rumah dan menghanyutkan beberapa sepeda motor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. l Tim BP

27 Februari - 5 Maret 2017

8


Masyarakat Diminta Pindah TIM dari Badan Geologi telah turun ke lokasi bencana untuk mengecek kondisi tanah di Banjar Bantas Desa Songan Kintamani, Sabtu (11/2). Sebagaimana hasil pengecekan, tim menyatakan wilayah Banjar Bantas yang berada di tengah bukit tersebut kini dalam kondisi rawan. Tim pun meminta masyarakat agar tetap waspada karena wilayah tersebut masih berpotensi longsor. Tim turun ke lokasi bencana longsor di Banjar Bantas bersama Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Perbekel Songan B, Kadus Alengkong serta sejumlah warga lainnya. Di sana tim melakukan pengecekan kondisi tanah dengan sejumlah peralatan. Tak hanya itu, tim juga mengambil gambar lokasi secara detail dari udara. Kepala Sub-Bidang Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Timur dari Badan Geologi Agus Solihin mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan kajian terkait kondisi tanah di Banjar Bantas. Dia menyebutkan wilayah Banjar Bantas termasuk rawan bencana karena kondisi tanah yang gembur dan mudah longsor. Terlebih saat ini kondisi cuaca

dengan curah hujan tinggi masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan sebagaimana prediksi BMKG. Untuk menghindari kejadian susulan, Wabup Sedana Arta menghimbau kepada seluruh warganya yang masih tinggal di lokasi rawan bencana untuk segera pindah ke wilayah yang lebih aman. Warga yang masih tinggal di pondokan diharapkan untuk segera pindah ke rumah asal atau rumah kerabat yang lokasinya jauh dari daerah rawan bencana. Bahkan, Bupati Bangli I Made Gianyar berkeinginan merelokasi warganya yang tinggal di kawasan zona merah bencana. Hanya saja mengenai tempat relokasi, dia belum bisa memastikannya. Made Gianyar mengaku akan menentukan tempat jika sudah ada kesepakatan dengan warga yang akan direlokasi. ‘’Yang penting pertama sepakat dulu mereka direlokasi. Setelah sepakat, baru akan dicarikan tempat yang memungkinkan untuk direlokasi,’’ terangnya. l Tim BP

MBP/tim

Letak geografis Desa Songan utamanya Banjar Bantas memang rawan bencana longsor. 27 Februari - 5 Maret 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

MBP/tim BP

Lahan pertanian yang rusak diterjang banjir dan longsor.

Ratusan Hektar Lahan Pertanian Rusak Parah

A

kibat longsor dan banjir bandang di Banjar Yeh Mampeh Desa Batur dan Desa Songan, Kecamatan Kintamani, sekitar 350 hektar lahan pertanian di kawasan tersebut rusak parah. Estimasi kerugian mencapai miliaran rupiah. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, Wayan Sukartana, Kamis (16/2). Berdasarkan laporan yang diterimanya, lahan pertanian di Banjar Yeh Mampeh yang rusak parah mencapai 200 hektar dari total 350 hektar lahan pertanian di kawasan tersebut. Sedangkan untuk wilayah Desa Songan, lahan pertanian produktif yang rusak parah sekitar 150 hektar dari total luas lahan 300 hektar. Sementara di Desa Subaya, sejauh ini pihaknya belum diterima laporan pasti berapa total kerusakan lahan pertanian di kawasan tersebut. Untuk penanganan pascabencana pihaknya akan meminta luas lahan garapan petani dihitung kembali. Hal ini sangat penting untuk menentukan potensi ter-

10

jadinya bencana. Pendataan lahan yang rusak juga penting dalam proses pemulihan termasuk agar bantuan tidak salah sasaran. Lahan pertanian yang dirusak banjir bandang memerlukan waktu rehabilitasi selama satu musim atau enam bulan. Sementara di Desa Kedisan, Kintamani, Sabtu (11/2) dini hari, tebing setinggi 50 meter menerjang Pura Dalem Prajapati yang ada di bawahnya hingga rata dengan tanah. Perbekel Desa Kedisan, I Nyoman Gamayana mengatakan, sebelum peristiwa tanah longsor wilayah Desa Kedisan memang dilanda hujan lebat sejak dua hari. Melihat situasi tersebut, pihaknya meminta kepada salah seorang warga untuk mengecek seluruh pura yang ada di wilayah Kedisan. Langkah itu dilakukan, mengingat pihaknya tidak tahu kapan akan terjadi bencana. “Dan setelah dicek ternyata Pura Dalem Prajapati saja yang tertimpa longsoran. Sementara pura yang lainnya masih aman,� katanya. l Tim BP

27 Februari - 5 Maret 2017

10


Tujuh Korban Dikuburkan di “Setra Salah Pati’’ PENGUBURAN tujuh korban bencana tanah longsor di Banjar Bantas, Desa Songan, Kintamani, Bangli dilakukan Senin (13/2) di setra (kuburan) desa adat setempat. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga mendatangi tenda tempat disemayamkannya jenazah korban. Mensos menyatakan duka cita atas peristiwa tanah longsor yang mengakibatkan tujuh korban meninggal dunia. Warga setempat, Wayan Sarda, mengatakan, pemakaman untuk warga yang meninggal ulah pati dan salah pati (mati yang tidak wajar) dilakukan di tempat berbeda. Di Desa Songan ada tiga kuburan yakni kuburan khusus orang meninggal ulah pati dan salah pati, kuburan biasa dan kuburan rare. ‘’Kalau warga yang meninggal tertimpa longsor seperti ini dikubur di setra ulah pati dan salah pati. Kalau orang yang meninggalnya wajar karena sakit itu di kubur di setra biasa,’’ ungkapnya. l Swasrina

Mensos saat berada di tengah-tengah masyarakat korban bencana longsor di Kintamani. Sementara, warga korban bencana ditampung di tenda-tenda pengungsiandan balai banjar setempat.

27 Februari - 5 Maret 2017

11


AKTIVITAS TP PKK BADUNG - Serangkaian Jambore PKK tingkat Provinsi Bali, Kabupaten Badung ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Bahkan, penampilan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung memukau penonton dalam lomba kor atau paduan suara di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar, Selasa (14/2). BRI BANGLI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bangli, Senin (13/2) menyerahkan bantuan corporate social responsibility (CSR) senilai Rp 50 juta kepada Taman Kanak-Kanak (TK) Santo Yusup untuk perenovasian tiga ruangan kelas yang ada di sekolah tersebut. Di hari yang sama, BRI juga memberikan ratusan paket sembako untuk masyarakat yang terkena musibah bencana alam di Kintamani.

MBP/ist

DPRD BADUNG - Membangun toleransi dan kerukanan umat beragama agar Kabupaten Badung tetap aman kembali disampaikan Ketua DPRD Badung, Putu Parwata dalam road show –nya di sejumlah gereja di Kabupaten Badung. Pada Minggu (12/2), Parwata mengunjungi Gereja Kristen Protestan Jemaat Marga Pakerti Banjar Padang Tawang, Desa Canggu, Kuta Utara. Ia saat itu didampingi tokoh masyarakat Desa Canggu, Nyoman Sunarta.

12

27 Februari - 5 Maret 2017

MBP/ist

BUPATI BULELENG - Setelah pemasangan alat kesehatan (alkes) dan memasuki masa uji coba, Instalasi Gawat Rawat Darurat (IGD) RSUD diresmikan oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS), Senin (13/2). IGD ini dibangun dengan dana APBD Buleleng sebesar Rp 80 miliar. IGD di jalan Ngurah Rai Singaraja ini dilengkapi alat kesehatan (alkes) dan fasilitas pendukung yang lengkap.


MBP/ist

KABUPATEN BADUNG - Pelaksanaan Hari Peduli Sampah Tahun 2017 di Kabupaten Badung dirayakan tanpa seremonial, namun langsung diadakan pembersihan terhadap empat pantai yang ada di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan. Yaitu start di Pantai Kedonganan, Kelan, Jimbaran sampai dengan Pantai Muaya, Rabu (15/2). Pada hari tersebut, 70 ton sampah pantai berupa plastik dan rumput laut terangkut dengan mengerahkan dua wheel loader, sepuluh truk pengangkut dan 700 personel dari empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) di antaranya UPT Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara dan Kuta.

MBP/ist

BUPATI TABANAN - Bencana Banjir dan Longsor yang baru-baru ini melanda Kecamatan Baturiti, Tabanan tepatnya di Banjar Kembang Merta, Desa Candikuning mengakibatkan kerusakan di berbagai sektor. BPBD Kabupaten Tabanan menyebut hujan berintensitas tinggi dan berdurasi panjang dan tingginya tingkat kerentanan menjadi penyebab. Hal inilah yang menyebabkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti merasa jengah untuk memutar otak demi mendapat solusi terbaik.

MBP/ist MBP/ist

KABUPATEN TABANAN - Persoalan sampah yang ditengarai sebagai salah satu penyebab banjir bandang di kawasan Bedugul, mendapat respons dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Tabanan. Melalui pimpinannya A.A. Raka Icwara, dinas ini siap memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan layanan sampah di Desa Candi Kuning. Terutama TPS (Tempat Penampungan Sementara) untuk mengumpulkan sementara sampah di lingkungan sekitar.

TP PKK KLUNGKUNG - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Klungkung ikut berpartisipasi dalam lomba Jambore PKK Provinsi Bali tahun 2017. Jambore PKK Provinsi Bali ini diselenggarakan, Selasa (14/2). Jambore PKK Provinsi Bali tahun 2017 ini mengadakan tujuh jenis perlombaan. Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta mengatakan bahwa TP PKK Kabupaten Klungkung telah mempersiapkan diri dalam lomba ini.

27 Februari - 5 Maret 2017

13


A KT I V I TA S FELICE JEWELLERY – Felice Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Senin (13/2) ini hingga Kamis (16/2). Pameran dilaksanakan di Business Center Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Setelah sukses dalam pameran sebelumnya, kali ini kembali ada promo untuk pembelian cincin Black Diamond Solitaire 1 karat. Demikian dikatakan Sales Felice Jewellery, Bazari, saat diminta konfirmasinya, Minggu (12/2).

MBP/ist

MBP/ist

UNWAR - UniversitasS Warmadewa (Unwar) mendapat kunjungan dari Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si., Selasa (14/2). Pembekalan dilakukan untuk meningkatkan kinerja para dosen dalam rangka penguatan kelembagaan dan budaya akademik di Unwar. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengatakan, Unwar sedang difasilitasi oleh Kopertis Wilayah VIII untuk diupayakan dan ditingkatkan kualitasnya guna mencapai akreditasi A tahun 2019-2020.

MBP/ist

MBP/ist

14 27 Februari - 5 Maret 2017

BPBD KARANGASEM Sebagai wujud simpati dan perhatian kepada korban banjir bandang beberapa waktu lalu, pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem menyerahkan bantuan logistik dan peralatan penanggulangan bencana kepada para korban bencana banjir bandang di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Selasa (14/2).

PEMKAB KARANGASEM Sebagai bagian dari program pembinaan panti asuhan, Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Sosial melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak tidak mampu yang tinggal di tiga panti asuhan/Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang berada di Kecamatan Karangasem, Selasa (14/2).


ROTASI - Rotasi alat kelengkapan DPRD Klungkung menghasilkan dua pimpinan komisi dari Fraksi Gerindra. Rotasi yang dilaksanakan pada setengah periode jabatan wakil rakyat tersebut membuat posisi ketua komisi berpindah tangan. Dari tiga ketua komisi sebelumnya, hanya I Komang Suantara alias Otal yang tetap menjadi ketua komisi. Rotasi alat kelengkapan DPRD Klungkung ditetapkan lewat rapat paripurna di Gedung DPRD Klungkung, Senin (13/2).

MBP/ist

MBP/ist

KARYA MAMUNGKAH Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menghadiri Karya Mamungkah, Mendem Padagingan, Ngenteg Linggih Panca Rupa Wraspati Khalpa Agung di Pura Linggih Ida Ratu Gede Sakti, Banjar Kawan Sebunibus, Desa Pakraman Sebunibus, Sabtu (11/2). Kehadiran Bupati asal Nusa Ceningan ini disambut hangat para prajuru adat, tokoh masyarakat dan para pangempon.

HMPI - Salah satu organisasi mahasiswa nasional wilayah Bali Nusra yaitu Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) Dewan Pimpinan Daerah V kembali menggelar aksi sosial berupa penggalangan dana untuk korban tanah longsor di daerah Kintamani, Bangli, Minggu (12/2). Lima kampus yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia seperti Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI), Akpar Denpasar, STIE, STIPAR dan Politeknik Negeri Bali mengadakan kegiatan sosial yang berpusat di Lapangan Niti Mandala, Renon dan Lapangan Puputan Badung.

MBP/ist

MBP/ist

BENCANA BULELENG - Ditinggal cuti kampanye pilkada, sederat bencana melanda Kabupaten Buleleng. Selain mengakibatkan kerusakan fasilitas umum (fasum), bencana alam di Bali Utara menyebabkan jaringan air bersih, sekolah, dan beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Begitu kembali melanjutkan jabatannya, Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Nyoman Sutjidra berbagai tugas mengkoordinasikan penanganan bencana yang terjadi di wilayahnya. Agus Suradnyana langsung memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan bencana di ruang rapat Kantor Bupati Buleleng, Jumat (10/2).

27 Februari - 5 Maret 2017

15


POLITIK

Jangan Lelah Ungkap Kebenaran

M

edia jangan lelah untuk mengungkapkan kebenaran. Jangan pula lelah melakukan pendalaman tanpa mengesampingkan keberimbangan. Sebab di sanalah roh dari media massa dalam membangun bangsa. Itu pula senjata melawan media sosial yang sering menimbulkan kegaduhan. Penegasan itu disampaikan Presiden Jokowi pada puncak peringatan hari pers nasional ke-72 di Ambon, Kamis lalu. Kata Jokowi, media sosial menjadi kegandrungam masyarakat. Semuanya, tak terkecuali para pejabat dari bupati sampai presiden. “Ada yang hanya melihat-lihat dan ada yang sering men-twit,” kata Presiden dis-

ambut tepuk tangan undangan. Oleh karena itu media arus utama harus kreatif. Baik itu media cetak maupun media elektronik harus terus melakukan inovasi. Kalau tidak akan gugur. Harus diakui ada kecenderungan masyarakat berkurang membaca koran. apalagi generasi muda. Mereka semakin banyak mengakses informasi melalui media sosial. Ini tak hanya terjadi di Indonesia. Tapi di seluruh dunia. Presiden juga mengakui media sosial sering menjadi pengganggu pemerintah. “Itu yang dilaporkan oleh sejumlah menteri,” katanya. Ini tidak terlepas karena media sosial lebih mengedepankan kecepatan. Mereka sangat abai akan keberimbangan. Media sosial yang sering menimbulkan kegaduhan merupakan cobaan yang harus dihadapi. Hal ini harus menjadikan kita akan kuat menghadapi hambatan-hambatan selanjutnya. “Sulit menghentikannya. Kita harus mulai sadarkan masyarakat agar kritis menerima informasi yang tidak jelas. Itu yang harus dilakukan,” tegas presiden.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Praseteyo. Katanya, media sosial tidak hanya menyebar hoak, juga ada tendensi untuk saling menyalahkan dan ujaran kebencian. Oleh karena itu dewan pers mengambil sikap untuk menangkal pengaruh tersebut. Salah satunya dengan melakukan verifikasi terhadap media arus utama. Ini pula yang menjadi amanat dari undang undang dan piagam palembang yang ditandatangani 15 perusahaan media. Dengan verifikasi ini masyarakat akan tahu mana media yang dikelola secara profesional yang mengacu pada Undang Undang No. 40 tahun 1999. Pada peringatan ke-72 HPN di Ambon juga digelar berbagai kegiatan. Salah satunya konvensi media yang menghadirkan sejumlah menteri dan tokoh pers. Demikian pula tampil sebagai pembicara petinggi TNI dan Polri. Semuanya sepakat informasi hoak harus dilawan dengan informasi yang mengacu pada fakta dan data. Demikian pula informasi yang tersaji harus mengacu pada kaedah jurnalistik serta mendorong upaya untuk perbaikan negeri. l Wirata

Oleh karena itu media arus utama harus kreatif. Baik itu media cetak maupun media elektronik harus terus melakukan inovasi. Kalau tidak akan gugur. Harus diakui ada kecenderungan masyarakat berkurang membaca koran. Presiden Jokowi

16

27 Februari - 5 Maret 2017

16


Pendekatan Khusus Mengawal Ekologi Bali Gagasan one island management terhadap Bali direspons banyak kalangan. Terobosan dan pemikiran ini layak dipertimbangkan jika ingin mengawal keberlangsungan Bali. Tak hanya dari sisi kearifan lokal dan budaya, penerapan one island management juga diharapkan memberikan ruang yang lebih jelas dalam menjaga ekologi Bali termasuk pemertahanan dari sisi ekonomi dan politik. Jika dicermati, Bali dilihat dari rujukan UU No 27/2007 tentang pengelolaan pulau-pulau kecil memang tak termasuk dalam rujukan UU tersebut. Namun, Bali secara ekologi patut diposisikan sebagai pulau kecil. Ini karena keterbatasan daya dukung ekologi dalam memfasilitasi kehidupan manusia di Bali. Penduduk yang padat membutuhkan beragam kebutuhan hidup dan sumber hayati. Ironisnya tidak semua kabupaten yang bisa mandiri dari sisi ekologi untuk menopang kehidupan warganya. ‘’Sebagai bagian dari masyarakat Bali, saya sangat mendukung pemikiran ini. Tentu kajiannya harus dilakukan secara jelas dan membutuhkan komitmen politis,’’ ujar Iwan Dewantama, Kandidat Doktor Ilmu Lingkungan Univesitas Udayana ini. Iwan yang juga aktif di Conservation International Indonesia ini mengatakan secara ekologi, khusus dari sisi ketersediaan air, Bali tak bisa dikelola secara terpisah-pisah. Bali harus dikelola den-

gan pendekatan komprehensif terpadu. Kabupaten Badung misalnya yang tak memiliki sumber mata air yang memadai mestinya melakukan koordinasi dengan Tabanan, Buleleng dan Karangasem sebagai wilayah yang masih memiliki kawasan hulu dan hutan. ‘’Kita bicara air saja, Bali sudah tak bisa dipisahkan. Secara manajemen Bali memang harus dikelola dengan pendekatan ekologi yang utuh,’’ sarannya. Ia mengatakan dilihat dari peta Cekungan Air Tanah (CAT) Bali hanya memiliki tiga sampai empat CAT. Jumlah ini sangat terbatas jika diarahkan untuk memberikan layanan air bersih untuk jutaan penduduk Bali. Apalagi penduduk Bali yang terus bertambah akibat pertumbuhan penduduk alami termasuk pertambahan kependudukan karena lonjakan investasi. ‘’Secara kajian ekologi, one island management terhadap Bali layak dijadikan bahan kajian ke depan,’’ ujarnya. Selain itu, dari sisi politik dan ekonomi dengan pendekatan one island management juga memungkinkan Bali mendapat perhatian lebih dari pusat. Posisi ini dimungkinan karena Bali merupakan pulau yang memiliki kontribusi yang besar dari sisi devisa. Dan secara stabilitas politik Bali menjadi barometer stabilitas nasional. l Dira Arsana

Dilihat dari peta Cekungan Air Tanah (CAT) Bali hanya memiliki tiga sampai empat CAT. Jumlah ini sangat terbatas jika diarahkan untuk memberikan layanan air bersih untuk jutaan penduduk Bali. Apalagi penduduk Bali yang terus bertambah akibat pertumbuhan penduduk alami termasuk pertambahan kependudukan karena lonjakan investasi. Iwan Dewantama 27 Februari - 5 Maret 2017

17

17


KIPRAH REMAJA

Dewi Dhanan

Penyanyi yang Jago ”Dharma Wacana”

B

elantika musik pop Bali kembali diramaikan oleh penyanyi-penyanyi muda berbakat yang memiliki ciri khas yang kuat. Salah satunya, Dewi Dhanan yang baru saja merilis single keduanya yang berjudul “Tresna Tanpa Wates”. Selain berbakat di bidang seni tarik suara, kakak dari penyanyi cilik Cintya LD ini juga memiliki segudang prestasi yang diraihnya dari berbagai ajang lomba. Salah satu kategori lomba yang pernah ia juarai adalah Lomba Dharma Wacana Bahasa Inggris. Dewi Dhanan sukses meraih juara I dan dipercaya untuk mewakili Bali ke tingkat nasional di Palembang pada bulan September 2017 mendatang. Putri dari I Wayan Ada ini tentunya masih memiliki segudang prestasi lainya. Terkait single terbarunya “Tresna Tanpa Wates”, Dewi Dhanan mengatakan single tersebut merupakan ciptaan Komang Raka dan diaransemen oleh Dek Artha. Cerita dari lagu tersebut tentang sebuah kisah cinta orangtua terhadap anaknya yang tidak ada batasnya seperti sinar matahari. Lewat lagu tersebut, Dewi Dhanan ingin mengajak generasi mudah untuk lebih menghormati orangtua karena cinta yang diberikan orangtua tanpa ada batasnya. “Saya suka sekali lagu ini. Pesan yang disampaikan dari lagu ini saya rasa patut untuk diterapkan dalam kehidupan kita. Kita sendiri tahu jika kasih sayang orangtua itu tidak pernah ada batasnya,” ujarnya. Dewi Dhanan berharap single “Tresna Tanpa Wates” ini bisa memberikan pengaruh positif bagi generasi muda untuk lebih peduli dan cinta terhadap orangtua mereka. “Lagu ini saya dedikasikn untuk generasi muda agar lebih cinta terhadap orangtua. Kasih sayang beliu tidak pernah ada batas seperti sang surya menyinari bumi ini. Saya juga berharap single ini bisa diterima dengan baik oleh semua penggemar musik pop Bali dan semua lapisan masyarakat,” tegasnya. * l Winata

18

27 Februari - 5 Maret 2017


AKTIVITAS

MBP/ist

SEKDA BADUNG - Tim seleksi calon Sekretaris Daerah Badung, Jumat (10/2) memutuskan enam aparatur sipil negara calon sekda lolos seleksi administrasi. Enam calon yang lolos seleksi administrasi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda Kabupaten Badung itu, berhak mengikuti tahap selanjutnya. Keenam pelamar tersebut, yakni Made Sutama, Wayan Suambara, Made Badra, Gede Putra Suteja, Wayan Adi Arnawa dan Made Wira Darmajaya.

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Bupati Klungkung Nyoman Suwirta turun langsung melakukan evaluasi program city tour, Kamis (9/2). Didampingi Kasi Promosi Dinas Pariwisata Ketut Wikan Wiantara Dinas Pariwisata Klungkung, Bupati Suwirta mengecek sejumlah kekurangan dan kendala yang terjadi dalam program city tour yang sudah berjalan.

WABUP BANGLI - Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri piodalan di Pura Puseh Desa Pakraman Bebalang, Rabu (9/2). Kehadiran Sedana Arta disambut peduluan Banjar Adat Bebalang. Selain ikut bersembahyang bersama masyarakat, dalam kesempatan tersebut Wabup Sedana Arta juga menghaturkan punia. Wabup Sedana Arta saat menghadiri piodalan di Pura Puseh Desa Pakraman Bebalang mengaku sangat mengapresiasi umat dalam melaksanakan yadnya.

BAPPEDA BADUNG - Jajaran SKPD dalam Penetrasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Munsrenbang) harus kritis dalam penyerapan sesuai kebutuhan di kecamatan masing-masing. Musrenbang jangan hanya sebagai tradisi tahunan belaka. Penegasan itu diungkapkan Kepala Badan penelitian dan Pengembangan yang juga Plt. Bappeda Badung I Wayan Suambara saat membuka Munsrenbang Kecamatan Kuta, Jumat (10/2).

27 Februari - 5 Maret 2017

19


MANCANEGARA

Siti Aishah Terlibat Konspirasi Pembunuhan 20

27 Februari - 5 Maret 2017


S

ungguh tidak disangka, seorang warga negara Indonesia terlibat dalam aksi pembunuhan di Malaysia. Terlebih lagi, yang dibunuh adalah kakak tiri Pemimpin Besar Korea Utara (Korut) Kim Jong-un. Kementerian Luar Negeri Indonesia menkonfirmasi terduga pelaku pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri Kim Jong-un adalah warga negara Indonesia (WNI) bernama Siti Aishah. Kepastian ini didapat setelah Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia mencocokan data di paspor pelaku dengan data yang ada di sistem KBRI. “KBRI sudah melakukan verifikasi dan berdasarkan data sementara yang ada di KBRI, wanita tersebut berstatus WNI,” kata Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI), Lalu Muhammad Iqbal. Iqbal kembali menyatakan, KBRI Kuala Lumpur telah meminta akses kekonsuleran kepada otoritas Malaysia, agar bisa bertemu dengan WNI terduga pelaku pembunuhan. Saat ini, papar Iqbal, tim dari KBRI Kuala Lumpur telah bertolak menuju Selangor untuk bertemu dengan WNI itu. KBRI juga sudah menunjuk pengacara yang akan mendampingi terduga pelaku. Aishah ditahan pada Kamis dini hari. Menurut Abu Bakar, Kepala Polisi Diraja Malaysia Inspektur Jenderal Polisi Khalid Abu Bakar mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa wanita dengan paspor Indonesia itu telah ditangkap atas dugaan terlibat pembunuhan kakak tiri Kim Jong-un. Menurut kepolisian, wanita tersebut sedang sendirian ketika ditangkap.

Aishah adalah wanita yang tertangkap kamera CCTV di bandara Kuala Lumpur usai Jong Nam mengaku sakit. Paspor yang dipegang wanita tersebut dikeluarkan imigrasi Serang, Banten. Tertulis pula, wanita itu lahir pada 11 Februari 1992, di Serang, Indonesia. Dalam rekaman CCTV terlihat bahwa aksi pembunuhan tersebut telah direncanakan dengan baik. Seorang wanita diyakini menyemprotkan racun ke Kim Jong-Nam lewat sebuah pulpen yang telah dimodifikasi khusus. Sementara wanita lain, membekap wajah Kim Jong-Nam dengan sapu tangan selama 10 detik. Diyakini, kedua wanita itu kabur menumpang taksi setelah membunuh Kim Jong-Nam. Meski demikian, modus pembunuhan juga belum jelas. Ada teori lain yang menyebut Kim Jong-Nam dibunuh dengan jarum beracun. Kim Jong-Nam sendiri berada di Bandara Kuala Lumpur saat hendak terbang menuju ke Macau. Ketua Polisi Sepang, Asisten Komisioner Abdul Aziz Ali mengatakan, korban sempat dibawa ke rumah sakit, tapi kemudian tewas dalam perjalanan. Menurut laporan Kepala Kepolisian Selangor, Datuk Mat Abdul Samah, Kim Jong Nam mengalami iritasi hebat di mata saat dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, pimpinan kantor berita ABC News di Seoul, Korea Selatan, Joohee Cho, menyebut pihaknya menerima informasi bila pelaku pembunuhan ditemukan tewas oleh polisi. Sejumlah kantor berita di Korsel menyebut desas-desus dua wanita cantik itu adalah agen rahasia dari Korea Utara. Sebelumnya, memang berhembus spekulasi Kim Jong-Nam sudah lama menjadi target dari kakaknya sendiri, Kim Jong-Un.

Kim Jong -Un dan Kim Jong-Nam adalah saudara tiri. Mereka satu ayah dari Kim Jong-Il, tapi berbeda ibu. Ibu Kim JongNam adalah Song Hye-rim, artis Korut yang menjadi istri muda Kim Jong Il. Sejak pamannya, Jang Song-thaek, dibunuh oleh rezim Kim Jong-Un pada 2014, Kim Jong-Nam diduga kabur bersembunyi di Malaysia. Kim Jong-Nam dikenal sebagai playboy dan sering berfoya-foya di negara-negara Asia Tenggara dan sekitarnya. Bahkan, menurut The Sun, pada 2014, Kim Jong-nam pernah terlihat makan di sebuah restoran Italia di Jakarta! Pemerhati krisis Korea di Washington, Mark Tokola, memang sudah lama mengetahui bahwa Kim Jong-Nam dan Kim Jong-Il tak pernah akur. Kim Jong-Nam bahkan diyakini sudah mempersiapkan rencana untuk menggulingkan Kim Jong-Un dari tampuk kekuasaanya. Mark Tokola mengaku akan terkejut bila pelaku pembunuhan Kim Jong Nam bukanlah atas perintah Kim Jong-Un. Ini mengingat Jong-Un, beberapa kali dilaporkan berencana membunuh adik tirinya itu. Bahkan, sudah jadi rahasia umum, bila Kim Jong-Un sangat paranoid terhadap orangorang yang berencana menggulingkannya. Pemerintah Korea Utara hingga saat ini belum memberikan pernyataan publik terkait kasus pembunuhan itu. Kedutaan Korut di Malaysia pun tak bersedia memberikan keterangan. Kendati demikian, sebuah sumber di Beijing, Cina, yang memiliki kedekatan baik dengan Korut maupun Pemerintah Cina, memastikan Korut tak terlibat dalam pembunuhan ini. Sumber itu memastikan Korut tak memiliki motif untuk menghabisi nyawa Nam. “Kim Jong Nam tidak melakukan hal apa pun kepada Korea Utara,” ungkap sumber itu. “Tidak ada alasan bagi Korut untuk membunuh dia,” sambung dia. Lebih jauh, ketika ditanya mengapa tak ada bantahan Korut yang dipublikasikan, sumber itu mengatakan, Korut pun sedang melakukan investigasi. Dia kembali menegaskan, Korut menghendaki jasad Nam dikembalikan ke Korut untuk penyelidikan tersebut. Namun, jika benar sang kakak menginginkan kematian adik tirinya tersebut maka tentunya ada skenario tertentu di belakangnya. Belum lagi keterlibatan seorang WNI dalam pembunuhan tersebut. Akankah misteri ini segera terkuak? l Gugiek Savindra 27 Februari - 5 Maret 2017

21


D AA K ET R I VAIHT A S WALI KOTA DENPASAR - Forum konsultasi publik memiliki peran yang sangat strategis, guna menampung aspirasi masyarakat yang berkembang dari pembangunan yang akan diselenggarakan. Tentunya aspirasi masyarakat dapat dimasukkan dalam rencana kerja pemerintah daerah dan rencana kerja perangkat daerah itu sendiri. Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, saat membuka Forum Konsultasi Publik yang dilaksanakan di Gedung Sewaka Dharma, Jumat (10/2).

MBP/ist

MBP/ist

TURNAMEN VOLI - Di tengah guyuran hujan gerimis, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta berkesempatan menghadiri sekaligus membuka turnamen Bola Voli Topan Cup I tahun 2017 di lapangan Banjar Penarukan, Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan, Senin (13/2). Acara pembukaan ini ditandai dengan penyerahan bola voli kepada Ketua Panitia Penyelenggara, Sang Putu Lina. Pada kesempatan tersebut Bupati Suwirta didampingi Camat Banjarangkan Ida Bagus Ketut Mas Ananda, Ketua Koni Klungkung I Wayan Subamia dan FKPC Kecamatan Banjarangkan.

LAPANGAN TEMBAK – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mendampingi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen Pol. Petrus Golose, Sabtu (11/2) menjajal lapangan tembak milik Pemkab Badung di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menyatakan mendukung penuh langkah-langkah Kapolda beserta jajarannya menjaga keamanan wilayah Pulau Bali. Bupati Giri Prasta yang hadir bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa dan Sekda Kompyang R. Swandika sempat diberikan pelajaran singkat dan berkesempatan latihan menembak bersama Kapolda dan jajarannya.

MBP/ist

MBP/ist

22

27 Februari - 5 Maret 2017

PKK KLUNGKUNG - Tim Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Klungkung keluar sebagai juara umum pada ajang Lomba Jambore PKK serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 Tahun 2017 di Gedung Ksiarnawa Art Center, Denpasar, Selasa (14/2). Hasil ini diraih setelah TP PKK Klungkung yang dipimpin Nyonya Ayu Suwirta memenangi lima dari total tujuh perlombaan yang digelar Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali. Seluruh peserta lomba berasal dari sembilan Tim Penggerak PKK kabupaten/ kota se-Bali.


WABUP BANGLI - Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri acara bakti sosial (baksos) dan reuni angkatan 81 SMPN 1 Denpasar, di Banjar Guliang Kangin, Desa Taman Bali, Bangli, Jumat (10/2). Dalam kesempatan tersebut Wabup Sedana Arta menyerahkan secara simbolis bantuan bedah rumah kepada Bendesa Adat Guliang Kanging Ngakan Putu Suarsana, yang selanjutnya akan diserahkan kepada Ketut Gede Putra untuk rehab rumah dan kepada Dewa Ketut Raka untuk bedah rumah.

MBP/ist

MBP/ist

STIKOM BALI – Memasuki usia ke-15 pada 10 Agustus 2017 mendatang, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STMIK) Bali atau beken dikenal dengan sebutan Stikom Bali melaksanakan Wisuda ke-19 di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (2/2). Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan menerangkan, sebanyak 276 mahasiswa yang diwisuda terdiri atas program sarjana atau S-1 Program Studi (Prodi) Sistem Komputer 162 orang, Prodi Sistem Informasi (SI) 102 orang dan program Diploma 3 (D-3) Prodi Manajemen Informatika 12 orang.

POLTEK BALI - Untuk meningkatkan kinerja terhadap pengendalian anggaran, Politeknik Negeri Bali atau Poltek Bali melakukan penandatanganan kontrak kinerja dengan seluruh pimpinan seperti ketua jurusan, ketua unit dan ketua bagian di lingkungan Poltek Bali, beberapa waktu lalu. Menurut Pembantu Direktur II Poltek Bali I Nyoman Abdi, S.E., M.e.Com., penandatanganan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kontrak kinerja Poltek Bali dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

MBP/ist

MBP/ist

MB UNWAR - Marching Band (MB) Laskar Sri Ksari Warmadewa merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22, Selasa (14/2). MB Laskar Sri Ksari Warmadewa terdiri atas 147 anggota dari berbagai semester, merayakan HUT dengan pemotongan tumpeng. Wakil Rektor III Universitas Warmadewa (Unmar) Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T. mengatakan menghargai antusias kelompok MB karena beberapa kali menjuarai ajang tingkat internasional.

27 Februari - 5 Maret 2017

23


K E S E H ATA N

A

Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim

stuti, perempuan muda asal Gianyar, mengunjungi dokter puskesmas dengan keluhan keputihan sejak dua bulan yang lalu. Ia juga mengeluh sakit saat berhubungan intim dengan suaminya. Kadang-kadang ia juga mengeluhkan keluar darah seperti flek-flek dari kemaluannya. Pada saat datang bulan, ia seringkali mengeluh nyeri di sekitar perut bagian bawah. Ia menikah di usia muda dan sudah memiliki tiga orang anak di usia 26 tahun. Ia diantar oleh suaminya, seorang pegawai swasta di bidang pariwisata. Astuti takut kalau ia mengalami sesuatu yang serius dan ia tampak mengalami kecemasan. Oleh dokter puskesmas, Astuti disarankan untuk melakukan pemeriksaan asam cuka

24

27 Februari - 5 Maret 2017

dan ia dirujuk untuk melakukan pemeriksaan skrining pap ke rumah sakit daerah. Astuti bukan satu-satunya perempuan muda yang mengeluhkan gangguan kesehatan tersebut. Ada banyak, ribuan bahkan jutaan perempuan yang mengeluhkan permasalahan serupa. Lebih dari 52 juta perempuan Indonesia terancam untuk mengalami kanker serviks. Kanker mulut rahim atau dikenal pula dengan kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Kejadian kanker serviks terus mengalami peningkatan dan menimbulkan kematian yang cukup tinggi. Di dunia sekitar 500.000 kasus baru kanker serviks dilaporkan set-

iap tahun dan sebanyak 250.000 kematian akibat kanker serviks terjadi setiap tahun. Sedangkan di Indonesia, sebanyak 40.000 kasus baru dilaporkan setiap tahun. Kanker serviks masih menjadi kasus kanker terbanyak pada wanita di Indonesia. Mengapa seorang perempuan dapat terkena kanker serviks? Kanker ini disebabkan karena infeksi Human Papilloma Virus (HPV), khususnya tipe 16 dan 18, sehingga memicu perubahan pertumbuhan pada sel-sel permukaan mulut rahim. Beberapa faktor telah dilaporkan dapat meningkatkan risiko seorang perempuan untuk mengalami kanker serviks adalah (1) melakukan hubungan seksual pada usia muda (<18 tahun); (2) berganti-ganti pasangan sek-


sual atau hubungan seksual yang dilakukan dengan lebih dari satu pasangan; (3) kehamilan pada usia muda; (4) jumlah anak yang cukup banyak (>2) di usia muda; (5) riwayat infeksi menular seksual misalnya infeksi jamur, bakteri atau virus; (6) riwayat kanker serviks di keluarga dan (7) paparan asap rokok, baik paparan aktif ataupun sebagai perokok pasif. Beberapa hal masih diperdebatkan hubungannya dengan kanker serviks yaitu penggunaan kontrasepsi pil, defisiensi asam folat karena pola diet yang salah, serta hambatan sosial ekonomi yang berkaitan dengan terbatasnya akses pada fasilitas pelayanan kesehatan. Walaupun kematian akibat kanker serviks di banyak negara maju terus mengalami penurunan, di Indonesia justru masih terus mengalami peningkatan. Data menunjukkan bahwa 80% kematian akibat kanker serviks terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Di banyak negara maju, kesehatan reproduksi tidak lagi dilihat dalam perspektif moral, sehingga masyarakat lebih pro-aktif dalam mengakses layanan-layanan kesehatan reproduksi, termasuk layanan untuk deteksi dini kanker serviks. Akibatnya, banyak kasus kanker serviks di negara maju ditemukan dalam fase pra-invasif. Dorongan kultural tersebut juga dibarengi dengan penyediaan layanan deteksi dini yang dapat diakses oleh masyarakat. Kasus kanker serviks ditemukan lebih dini melalui program skrining yang efektif sehingga hampir semua kasus kanker fase pre-invasif dapat disembuhkan melalui pengobatan yang tepat dan angka kematian dapat terus diturunkan. Situasi ini berbeda dengan Indonesia, sekitar 66% kasus kanker serviks justru ditemukan pada stadium lanjut sehingga mempersulit pengobatan. Pada stadium lanjut seringkali sudah disertai dengan penjalaran sel-sel kanker ke organ tubuh lain melalui aliran darah sehingga lebih sulit untuk disembuhkan. Selain keterlambatan diagnosis, terbatasnya akses untuk pengobatan dan layanan skrining juga berkontribusi pada peningkatan kasus kematian akibat kanker serviks. Kematian akibat kanker serviks sebetulnya dapat dicegah melalui deteksi dini, misalnya dengan melakukan skrining pap (pap smear). Sekitar 40% kanker serviks invasif dapat dicegah dengan melakukan skrining pap secara teratur. Rekomendasi dari WHO adalah melakukan skrining pada setiap wanita yang sudah aktif secara seksual setiap tiga tahun sekali. Namun sampai

saat ini cakupan skrining pap di Indonesia masih sangat rendah. Selain harga yang relatif mahal bagi masyarakat golongan ekonomi lemah, tes ini juga tidak tersedia di fasilitas-fasilitas layanan primer seperti puskesmas. Layanan skrining pap hanya tersedia di fasilitas kesehatan sekunder/tersier atau di beberapa laboratorium swasta. Selain itu, terbatasnya jumlah ahli patologi dan teknisi sitologi membuat skrining pap tidak dapat dilakukan secara massal. Alternatifnya adalah skrining asam cuka atau tes IVA (Inspeksi Visual Asetat). Layanan ini tersedia hampir di semua layanan kesehatan primer termasuk puskesmas pembantu dan bidan praktek swasta. Tes IVA adalah tes visual menggunakan larutan asam cuka dan pewarnaan lugol. Tes IVA dikatakan positif apabila terdapat area berwarna putih dengan permukaan yang meninggi dengan batas yang jelas. Hasil ini menunjukkan terjadinya â&#x20AC;&#x2DC;displasiaâ&#x20AC;&#x2122; atau peningkatan jumlah pertumbuhan sel. Walaupun tidak spesifik berarti kanker serviks, hasil IVA yang positif dapat dijadikan sebagai penjaringan awal sehingga pasien dengan hasil IVA positif dapat dirujuk untuk melakukan skrining pap. Tes IVA adalah uji penapisan kanker serviks yang cukup ideal dan dapat disediakan secara massal kepada masyarakat yang membutuhkan. Terlepas dari ketersediaannya, cakupan tes IVA di Indonesia sampai saat ini masih cukup rendah. Faktor emosional sangat berkaitan dengan kesediaan seorang perempuan untuk melakukan tes IVA. Misalnya, berkaitan dengan perasaan malu dan takut untuk melakukan tes karena tidak paham akan prosedur tes. Atau perasaan takut dan tertekan terhadap hasil tes sehingga memilih untuk tidak melakukannya. Alasan lain adalah kurangnya pengetahuan tentang tes IVA, khususnya berkaitan dengan siapa yang perlu melakukan tes dan mengapa harus melakukan tes. Ada pula hambatan-hambatan akses, baik hambatan sosial budaya ataupun hambatan jarak, yang akhirnya berdampak pada rendahnya cakupan tes IVA. Bidan praktik swasta atau dokter spesialis kandungan dituntut lebih proaktif untuk mendorong ibu-ibu usia reproduktif untuk melakukan tes IVA. Hambatan-hambatan di atas barangkali berakar pada pandangan masyarakat yang masih melihat isu kesehatan reproduksi sebagai bagian dari moralitas. Sehingga masalah kesehatan reproduksi tidak pernah dibicarakan secara terbuka. Termasuk dalam hal akses terhadap berbagai layanan kesehatan reproduksi

juga ditabukan oleh pandangan tersebut. Berbagai determinan sosial perlu mendapat perhatian dalam upaya penanganan kanker serviks misalnya infrastruktur pelayanan kesehatan, sosial ekonomi masyarakat, kemiskinan dan pemerataan pendidikan. Selain mengatasi berbagai hambatan untuk melakukan skrining, upaya pencegahan kanker serviks juga perlu diimbangi dengan berbagai aktivitas pencegahan primer lainnya. Pencegahan yang utama adalah dengan melakukan perilaku seksual yang aman untuk menghindari infeksi HPV. Misalnya, tidak berganti-ganti pasangan, menunda hubungan seksual pertama sampai usia diatas 18 tahun atau penggunaan kondom untuk menghindari penularan IMS dan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Akses terhadap kondom, khususnya bagi kalangan remaja, juga masih perlu ditingkatkan. Faktor-faktor risiko yang dapat meningkatkan peluang terjadinya kanker serviks juga perlu untuk dikelola dengan baik. Misalnya, menghindari paparan rokok, pola diet yang baik sehingga kebutuhan vitamin dan mineral, khususnya asam folat, dapat terpenuhi, serta melakukan upaya-upaya untuk menjaga daya tahan tubuh. Vaksin HPV dapat pula menjadi alternatif pencegahan primer, namun kemampuan masyarakat untuk mengakses vaksin HPV masih terbatas karena hambatan ekonomi. Dengan melakukan skrining kanker serviks secara teratur, baik tes IVA ataupun skrining pap, kanker serviks dapat ditemukan lebih dini yaitu pada fase pra-invasif sehingga dapat disembuhkan dengan optimal. Keterlambatan diagnosis adalah faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kematian akibat kanker serviks. Semakin awal dikenali, semakin cepat dapat diobati. Astuti diantar oleh suaminya ke rumah sakit daerah dengan membawa rujukan dari puskesmas dan hasil pemeriksaan tes IVA positif. Dia melakukan pemeriksaan skrining pap. Dua minggu kemudian dia kembali mendatangi rumah sakit dan diinformasikan bahwa ia mengalami kanker serviks, namun beruntung masih dalam fase pra-invasif. Ia menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter. Sampai sekarang, Astuti tidak lagi mengalami keluhan tersebut, dan ia melakukan skrining IVA secara teratur setiap tahun di puskesmas. dr. I Nyoman Sutarsa, MPH Dosen Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas dan Pencegahan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. 27 Februari - 5 Maret 2017

25


LENSA

AMBLAS

Sebuah kendaraan melintas dengan ekstra hati-hati di jalan yang amblas di kawasan Kedisan, Kintamani, Bangli. Hujan deras menyebabkan bencana tanah longsor dan banjir bandang yang menelan korban jiwa.

MBP/tim BP

26 27 Februari - 5 Maret 2017


OLAHRAGA

Tinggalkan Liga Inggris

W

asit Mark Clattenburg yang memimpin sejumlah pertandingan top dunia 2016, memutuskan untuk meninggalkan Liga Inggris dan pindah kerja ke Arab Saudi. Clattenburg akan menggantikan posisi Howard Webb sebagai Kepala Wasit di kompetisi sepak bola Arab Saudi. Webb, wasit final Piala Dunia 2010, direkrut Major League Soccer untuk memimpin program pengembangan pejabat kompetisi itu yang mulai menggunakan teknologi video untuk mendukung pertandingan. “Kami memutuskan merekrut wasit terbaik di dunia,” kata Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi Adel Ezzat. “Tugasnya adalah mengevaluasi wasit tetapi pada saat bersamaan dia juga akan memimpin pertandingan, antara tiga hingga empat pertandingan sebulan.” Clattenburg akan memimpin pertandingan Liga Champions antara Barcelona vs Paris Saint Germain bulan depan. Namun hingga kini, belum ada kejlasan tentang posisinya dalam daftar wasit UEFA dan FIFA. Dia juga dinominasikan untuk wasit Piala Dunia 2018 di Rusia. Clattenburg yang belum mengumumkan keluar dari Liga Inggris, sebelumnya telah menyatakan keinginannya untuk kerja di luar negeri. “Uang belum pernah menjadi pengendali wasit,” kata Clattenburg kepada AP Desember lalu. “Tapi uang membantu dalam cara yang berbeda seperti rekruitmen. Seperti yang dilakukan Howard Webb di Arab Saudi dimana Anda bisa membantu negara lain dalam mengembangkan perwasitan,” ujarnya seperti dikutip Associated Press. Clattenburg memimpin final Liga Eropa, Liga Champions dan Piala FA musim lalu. Pria ini menjadi wasit FIFA sejak 2006 dan ditunjuk sebagai pemimpin pertandingan di final cabor sepak bola di Olimpidae London 2012. l Yudi Winanto

MBP/ap

Mantan wasit Inggris Mark Clattenburg.

27 Februari - 5 Maret 2017

27


OLAHRAGA

MBP/ap

Pemegang sabuk kelas berat IBF Anthony Joshua (kiri) dan lawannya, Vladimir Klitschko, saat promosi pertarungan mereka di Madison Square Garden, New York.

Karakter Olahraga Tinju Setelah 17 bulan terkatung-katung tak bisa naik ring, mantan juara dunia kelas berat Vladimir Klitschko akhirnya memperoleh kepastian akan masa depannya. Petinju Ukraina berusia 40 tahun itu akan menghadapi juara dunia Anthony Joshua dari Inggris. Klitschko yang menguasai kelas berat selama lebih dari satu dekade, kehilangan sabuk WBA, IBF dan WBO saat ditundukkan Tyson Fury di Duesseldorf pada November 2015. Namun, upayanya meraih kembali gelar lewat tarung ulang tak pernah terwujud setelah petinju Inggris menghadapi banyak masalah pribadi. Sementara Joshua yang 13 tahun lebih muda, berusaha menghentikan comeback Klitschko pada pertarungan di London 29

28 27 Februari - 5 Maret 2017

April mendatang. Kemenangan di stadion Wembley itu akan memaksa Klitschko pensiun permanen. “Saya belum pernah bertinju disaksikan 90 ribu penonton,” jelas Joshuo pemilik sabuk kelas berat IBF yang ingin menaklukan seniornya itu. Pertarungan nanti juga memperebutkan sabuk WBA yang ditinggalkan Fury. Joshu memenangkan 18 pertarungannya dengan KO setelah pindah ke jalur pro usai meraih medali di Olimpoiade London 2012. Pertarungan terakhirnya terjadi Desember lalu. Eric Molina dipukul KO pada ronde ke-3 pada pertarungan di Manchester. Klitschko juga pemenang Olimpiade dengan merebut emas di Atlanta 1996. Ia memuji Joshua yang langsung mening-

galkan dunia amatir dan masuk pro demi pertarungan melawan dirinya. “Lengan dan pukulannya sama. Dia nyaris seperti saya namun yang membedakan adalah pengalamannya,” ujar Klitschko yang memiliki rekor bertarung 64-4 dan 53 KO. Ia juga memuji Joshua yang tidak banyak mengumbar omongan atau caci maki dalam konferensi pers seperti yang dilakukan petinju-petinju lainnya. “Pythagoras, Plato, Jack London, dan Nelson Mandela menunjukan bahwa karakter olah raga tinju adalah respek dan kecerdasan bukan caci maki,” ujar Klitschko seperti dilaporkan Associated Press. l Yudi Winanto


Medali Daur Ulang WARGA Kota Tokyo bisa mendonasikan ponselnya yang sudah tak terpakai. Ponsel-ponsel itu akan didaur ulang dan dipakai untuk membuat medali Olimpiade dan Paralimpik 2020. Proyek berkelanjutan itu digagas Pemerintah Kota Metropolitan Tokyo sebagai bentuk kepedulian mereka pada penyelamatan lingkungan. Saat proyek itu diluncurkan tak kurang 100 orang antri dan memasukan ponsel-ponsel itu di kotak yang diberi display jumlah donaturnya. â&#x20AC;&#x153;Saya kira ini ide luar biasa bahwa

ponsel lama saya nantinya menjadi medali Olimpiade 2020,â&#x20AC;? ujar Hiromi Sakushima, warga Kota Kawasaki, sekitar Tokyo. Proyek ini menjadi salah satu program penghematan yang dilancarkan panitia Olimpiade setelah anggaran mereka membengkak hingga 3 triliun yen atau 26,5 miliar dolar AS. Panitia memperkirakan proyek penghematan itu diperkirakan mengurangi beban mereka hingga 16,8 miliar dolar. Panitia berharap bisa mendapatkan 8 ton logam dari ponsel-ponsel terse-

but. Dari ekstraksi benda elektronik itu bisa pula didapatkan emas, perak dan perunggu yang nantinya dipakai untuk pembuatan 5 ribu medali untuk Olimpiade dan Paralimpik. April nanti, kotak-kotak itu akan dipasang di kantor pemerintah daerah dan toko perusahan telekomunikasi NTT DoCoMo Inc. Perusahaan tersebut bekerjasama dengan Pusat Sanitasi Lingkungan Jepang untuk mengerjakan proyek ini, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

MBP/rtr

Staf Pemerintah kota Metropolitan Tokyo menyiapkan kotak untuk ponsel yang sudah tak dipakai. Nantinya ponsel tersebut akan didaur ulang untuk materi pembuat medali Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020. 27 Februari - 5 Maret 2017

29


OLAHRAGA

Pemprov dan KONI Bali

Diusulkan Tangani Tuan Rumah Porprov TUAN rumah Gianyar tidak mempertandingkan cabang olahraga (cabor) senam pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII/2017. Keputusan ini tidak diterima Ketua Umum Pengprov Persatuan Senam Indonesia (Persani) Bali Made Raka. Pasalnya, cabor senam resmi dipertandingkan sejak Porprov Bali di Karangasem, Badung 2009, Jembrana 2011, Denpasar 2013 hingga Buleleng 2015. Raka menilai langkah Gianyar itu merupakan kemunduran bagi dunia senam di Bali. Sebab, pembinaan dan kompetisi antarkabupaten dan kota se-Bali yang rutin digulirkan tiap dua tahun kini terhenti. ‘’Kasihan atlet senam, mereka getol berlatih tetapi tak bisa berlaga di Porprov,’’ kilahnya. Keputusan itu tentu sangat merugikan pesenam Bali Anak Agung Istri Candra Savitri yang merebut medali perunggu nomor senam lantai pada PON XVIII/2012 di Riau dan bercokol di posisi keempat pada PON XIX/2016 di Jabar. ‘’Beginilah jadinya kalau penyelenggaraan Porprov tergantung tuan rumah. Jumlah cabor yang dipertandingkan juga ditentukan tuan rumah, jadi tidak independen lagi,’’ katanya. Untuk itu, Raka mengusulkan supaya tiap penyelenggaraan Porprov ditangani Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bekerja sama dengan KONI Bali. Pemprov yang menentukan bantuannya, dikucurkan kepada seluruh kabupaten dan kota. Penyelenggaraannya juga semua daerah, sedangkan pelaksana upacara pembukaan dan penutupan ditunjuk salah satu kabupaten atau kota. Ia juga minta penyelenggaraan Porprov disebar ke semua daerah agar semua kabupaten/kota di Bali mempunyai venue. Tetapi yang menentukan jumlah cabor dipertandingkan bukan lagi kabupaten dan kota, melainkan KONI Bali. ‘’Bagaimana pun acuan cabor yang dipertandingkan di Porprov adalah PON. Cabor yang dihelat pada hajatan multievent antarprovinsi empat tahunan se-Tanah Air itulah yang dipakai tolok ukur cabor Porprov,’’ tukasnya. KONI Gianyar mempunyai alasan tidak mempertandingkan senam di Porprov. Ketua Umum setempat Ketut Jagrasunu menegaskan, daerahnya belum pernah mengirimkan atlet senam sejak Porprov 2007 sampai 2015. Selain itu, Pengkab Persani Gianyar baru terbentuk sebulan dan belum memiliki atlet. Ia menyayangkan sikap Pengprov Persani Bali yang tidak getol membentuk Pengkab di Gianyar. ‘’Kalau Pengprov Persani ingin gencar melakukan sosialisasi atau mengembangkan sayapnya ke kabupaten, mengapa tidak sejak dulu didirikan Persani di Gianyar,’’ ungkapnya. Pencoretan senam membuat KONI Gianyar hanya mempertandingkan 30 cabor di Porprov. Akan tetapi jumlah ini bukan harga mati, sebab bisa saja bertambah yang diambil dari cabor ekshibisi pada Porprov Buleleng 2015. ‘’Sejauh ini kami masih koordinasi dengan KONI Bali terkait jumlah cabor yang dipertandingkan termasuk ekshibisi,’’ tuturnya. MBP/dok

Anak Agung Istri Candra Savitri, atlet senam Bali.

30 27 Februari - 5 Maret 2017

l Daniel Fajry


Piala Wali Kota Denpasar

Ajang Pemantauan Pemain Linus dan Porprov ASOSIASI Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Denpasar sudah menuntaskan turnamen pertama yang diselenggarakannya tahun ini. Kejuaraan memperebutkan Piala Wali Kota yang digelar di Stadion Kompyang Sujana berakhir 12 Februari lalu. Klub Pespa Padangsambian yang diperkuat sejumlah pemain Perseden tampil sebagai juara setelah menundukkan Putra Tresna dengan skor 4-1 (1-0) pada laga penutup. Putra Tresna otomatis menduduki posisi kedua disusul Kundalini di peringkat ketiga. Kejuaraan melibatkan enam kesebelasan yang berlaga menggunakan sistem setengah kompetisi. Pespa menjadi juara setelah mengumpulkan poin sempurna 15 hasil lima kali bertanding. Putra Tresna dan Kundalini sama-sama mendulang nilai 9, disusul Putra Kesiman (4), Peka FC (4) dan Wistra FC (1). Pespa juga merebut gelar pemain tersubur melalui Ketut Tirtanadi Wardana yang men-

goleksi delapan gol. Menurut Ketua Askot PSSI Denpasar Eko Supriadi, dari turnamen Piala Wali Kota telah dipantau beberapa pemain yang akan memperkuat Perseden di kompetisi Liga Nusantara (Linus) dan membela Denpasar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2017 di Gianyar. Meskipun begitu, pelatih yang ditunjuk memoles kedua tim itu akan menyeleksi kembali pemain yang layak masuk tim Perseden dan Porprov. PSSI Denpasar mesti serius mempersiapkan tim karena berstatus sebagai juara bertahan dalam kedua ajang tersebut. Perseden menjadi juara Linus Bali dan Linus Nasional 2016 di bawah pelatih Nyoman Ambara. Sementara kesebelasan Denpasar U-23 merebut medali emas pada Porprov Bali 2015 di Buleleng. Sebagai barometer sepak bola di Bali, PSSI Denpasar sudah tentu ingin meneruskan tradisi juara ini. Askot PSSI Denpasar juga menggelar

kejuaraan futsal tingkat SMP memperebutkan Piala Wali Kota di Lapangan Tanjung Sari, Kesiman, 25-26 Februari. Sekretaris Panitia Anom Prenatha menyebarkan undangan untuk 64 SMP se-Kota Denpasar. Lewat ajang ini, PSSI Denpasar ingin mencari bibit-bibit pemain futsal pemula. Sementara itu di Kabupaten Badung diputar kejuaraan sepak bola Piala Pesanku Kuta U-16. Turnamen dilaksanakan di Stadion Samudra mulai 17 Februari hingga 5 Maret. Menurut Ketua Panitia Nyoman Merta, ajang ini khusus buat pemain kelahiran Badung baik dari kalangan pelajar maupun umum. Delapan tim yang ambil bagian masing-masing tuan rumah Pesanku, Putra Tresna Sobangan, Susila Putra, Mumbul FC (Grup A), Putra Angkasa, RSM Blahkiuh, Putra Perkanthi dan SMPN 4 Kuta Selatan. l Mawa

MBP/wan

Pemain Pespa Padangsambian merayakan gelar juara yang direbutnya dalam turnamen Piala Wali Kota Denpasar. 27 Februari - 5 Maret 2017

31


PENDIDIKAN

Jangan Mematikan Sekolah Swasta

B

adan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Bali terus berjuang untuk menjaga komitmen pemerintah memberdayakan sekolah swasta. Pelaksanaan program sekolah gratis bagi SMP negeri dan sekolah murah bagi SMA/SMK negeri di Bali dikhawatirkan mengancam nasib sekolah swasta. Ketua BMPS Bali Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. menegaskan, sekolah gratis dan sekolah murah tak boleh mematikan sekolah swasta. Caranya, pemkab/pemkot dan Pemprov Bali harus tetap menerapkan pembatasan kuota bagi sekolah negeri. Jika dibiarkan seperti tahun-tahun sebelumnya, dia yakin akan semakin banyak sekolah swasta di daerah yang mati. Padahal, kata dia, sekolah swasta justru paling banyak menampung siswa dari keluarga dengan strata ekonomi menengah ke bawah dan mencerdaskan anak bangsa. Chandra Jaya mengakui, saat ini sudah banyak sekolah swasta yang “kering” siswa lantaran semua lulusan SD dan SMP ditampung di sekolah negeri dengan alasan untuk pendidikan gratis. Tidak tertutup kemungkinan, hal ini akan terjadi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2017/2018 mendatang dengan motivasi sekolah negeri mendapat siswa lebih banyak untuk mendapatkan dana BOS yang lebih banyak lagi. Makanya, jangan heran sekolah swasta di Gianyar, Badung, Karangasem, Klungkung, Bangli, Singaraja, Tabanan dan Jembrana semakin banyak yang gulung tikar. Padahal dalam perjuangannya, mereka lahir dari idealisme untuk memberi ruang pendidikan bagi warga sekitarnya. “Harus diakui, sekolah swasta hidup dari siswa. Makanya, semua penyiapan SDM guru, sarana prasarana pendidikan hingga gaji ditanggung secara mandiri. Sedangkan sekolah negeri semuanya sudah mendapat berkah dari pemerintah,” ujar Chandra Jaya, belum lama ini. Chandra Jaya yang juga Ketua Yayasan Dwijendra

32 27 Februari - 5 Maret 2017

MBP/sueca

Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum.

Pusat Denpasar ini menambahkan, Pemkot Denpasar selama ini dikenal memiliki regulasi yang bagus dalam PPDB. Kuota untuk sekolah negeri ditentukan sebelum PPDB, sehingga sekolah swasta juga kebanjiran calon siswa baru. Justru di Denpasar, kebijakan sekolah gratis dan sekolah murah akan menguntungkan sekolah swasta karena trend masyarakat perkotaan mengejar pendidikan berkualitas bukan dengan pola pelayanan minimal. Sedangkan di luar Denpasar, kata dia, masyarakat masih negeri minded sehingga mereka berusaha mengejar sekolah negeri agar dapat gratis semuanya. Hal senada juga dilontarkan pengamat pendidikan yang juga Ketua Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. mengakui banyak sekolah swasta termasuk Saraswati di luar Denpasar yang menyusut jumlah siswanya karena tak adanya kebijakan pembatasan kuota sekolah negeri. Kondisi ini, kata dia, justru membahayakan dunia pendidikan secara umum. Makanya, dia setuju semua sekolah swasta diberdayakan, bukan malah dimatikan. Ibarat sebuah taman, banyak bunga warna-warni akan membuat taman itu semakin indah. Dia juga mengkritisi kebijakan sekolah gratis dan sekolah murah di negeri sangat tidak adil. Artinya, mereka yang datang dari keluarga kaya atau anak pejabat juga mendapat pelayanan gratis. Padahal sistem dana komite sebelumnya sudah efektif untuk melakukan subsidi silang guna kemajuan lembaga. ‘’Sekarang sepertinya mundur ke belakang, anak orang kaya juga menikmati pendidikan gratis,’’ katanya mengkritisi. Bagus Ketut Lodji juga memotivasi sekolah swasta di daerah harus tahan banting dan menjukkkan keunggulan masing-masing. Jangan saling sikut antarsekolah swasta melainkan saling rangkul dan memperhatikan kualitas pendidikan, kualitas pelayanan dan kulitas lulusan. l Sueca


A KT I V I TA S SIWA MURTI - Ada banyak cara untuk mengabdikan diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, salah satunya dengan jalan Karma Marga. Hal inilah yang dijadikan konsep berkarma dan peduli terhadap sesama didasari tulus cinta kasih oleh tokoh spiritual Jro Mangku Made Subagia, S.H., M.Fil.H. Keberhasilannya memimpin Perguruan Siwa Murti Bali dengan lima program utama, yaitu Bali Yadnya, Bali Sehat, Bali Cerdas, Bali Asri dan Bali Sejahtera menunjukkan konsistensinya dalam membangun Bali.

MBP/ist

MBP/ist

SMAN 1 TABANAN - Siswa SMAN 1 Tabanan kembali mendulang prestasi membanggakan. Bahkan dalam lima bulan terakhir ini, sejak September 2016 hingga Januari 2017 berhasil meraih juara di tiga event sekaligus bertaraf Internasional. Adapun tiga prestasi tersebut adalah juara I Debat Bahasa Inggris atas nama Nadiya Yasmin Dicky. Debat ini dilangsungkan di Amerika Serikat, Juara III IMC (International Mathematic Competition) di Singapura atas nama Made Favian Budi Gunawan dan juara I musik dan video oleh Teater Jineng di perlombaan â&#x20AC;&#x153;Song Line Australiaâ&#x20AC;?.

WABUP GIANYAR - Wakil Bupati (Wabup) Gianyar Made Mahayastra memacu semangat ribuan pesilat muda Gianyar untuk meraih prestasi. Hal ini terungkap saat pembukaan ujian kenaikan tingkat (Danur Dara) Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara Kabupaten Gianyar yang digelar di Lapangan Astina, Gianyar, Minggu (12/2). Wabup Mahayastra yang juga anggota Dewan Penasihat DPD PSPS Bakti Negara Provinsi Bali ini mengatakan, Perguruan Bakti Negara sudah membumi di Gianyar.

MBP/ist

MBP/ist

WABUP BANGLI - Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri resepsi puncak peringatan HUT ke-5 RS Bangli Medika Canti (RS BMC), Jumat (10/2). Dalam kesempatan tersebut Sedana Arta meminta RS BMC sebagai satu-satunya rumah sakit swasta di Kabupaten Bangli untuk dapat membantu mengangkat derajat kesehatan masyarakat Bangli. Untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, hendaknya RS BMC tidak alergi terhadap kritik dari masyarakat.

27 Februari - 5 Maret 2017

33


A KT I V I TA S SMK TI GLOBAL - Hari Valentine, 14 Februari, dimaknai SMK TI Bali Global Denpasar dan SMK TI Bali Global Badung sebagai momentum istimewa membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB). Pembukaan PPDB tahun pelajaran 2017/2018, Selasa (14/2), ditandai pembagian 1.000 bunga mawar dan brosur PPDB oleh siswa SMK TI Bali Global Denpasar dan SMK TI Bali Global Badung di Denpasar, Badung, Tabanan dan beberapa daerah di Gianyar.

MBP/ist

MBP/ist

BPR NUSAMBA - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Nusantara Ampera Bhakti (Nusamba) telah menjadi pilihan masyarakat Bali maupun luar. Kini bank yang berdiri tahun 1990 ini pun sudah bersiap memasuki usia ke-27. Serangkaian HUT-nya, BPR Nusamba, Tegallalang menyelenggarakan kegiatan pengobatan gratis dan donor darah di Balai Banjar Kaja Kauh Kelurahan Abianbase, Gianyar, Sabtu (11/2). Sementara pada puncak HUT yang akan digelar 18 Februari mendatang, BPR Nusamba menyiapkan undian dengan hadiah utama Toyota Innova.

WABUP JEMBRANA - Musibah banjir yang terjadi di beberapa desa di Jembrana mengundang keprihatinan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Senin, (13/2) pagi, didampingi Kadis Sosial I Wayan Gorim, Kepala BPBD Eko Permana, serta Kepala Pol PP I Gusti Ngurah Rai Budi, Wabup melihat langsung kondisi warga yang terkena dampak paling parah di enam lokasi. Di antaranya, di Dusun Samblong Kelurahan Sangkar Agung, Desa Air Kuning, Dusun Munduk Poh Santen, Pangkung Jangu dan Sebual. MBP/ist

MBP/ist

34 27 Februari - 5 Maret 2017

UNMAR - Kampus swasta tertua di Bali, Universitas Mahendradatta (Unmar), kembali mempertegas keberadaannya sebagai kampus negarawan. Bagaimana tidak, silih berganti para pejabat nasional dan internasional hadir di universitas yang didirikan pada tahun 1962 atas gagasan Bung Karno ini. Salah satunya Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa dalam acara Dies Natalis ke-54 Unmar. Mensos disambut Ketua Umum Yayasan Mahendradatta, Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa, S.Sos., S.H., M.H., pejabat rektorat serta para dekan dari seluruh fakultas S-1 dan program S-2 yang ada di Unmar.


INDONESIA POWER - PT Indonesia Power Unit Pembangkitan (UP) Bali dalam rangka penutupan Bulan K3 Nasional yang berlangsung mulai 12 Januari sampai 12 Februari 2017, menyelenggarakan jalan santai di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, dengan tema ‘’Melalui Jalan Santai dan Clean-up Pantai, Kita Wujudkan Badan Sehat dan Lingkungan Bersih’’.

MBP/ist

MBP/ist

LEVEL 21 MALL - Menyambut Februari dan Hari Valentine, Level 21 Mall bekerja sama dengan Rheto dan Pink Ribbon Community mengadakan workshop womens talk yang mengangkat tema ‘’Healthy Lingerie is Healthy You’’. Workshop diadakan di Main Atrium Level 21 Mall dalam rangkaian acara chinese cultural festival yang diselenggarakan Level 21 Mall dan Mave Magazine. Acara ini dimaksudkan mengedukasi warga Denpasar, terutama wanita mengenai bahaya kanker payudara dan betapa pentingnya penggunaan bra dan pakaian dalam bagi wanita untuk pencegahan awal kanker.

PEMKAB BADUNG - Guna menyamakan persepsi dan gerak langkah tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Bali, Satgas Saber Pungli Provinsi Bali melaksanakan koordinasi atau inisiasi pungutan liar di Pemerintah Kabupaten Badung di ruang pertemuan Inspektorat Badung, Puspem Badung, Selasa (14/2). Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua Saber Pungli Provinsi Bali I Ketut Teneng, bersama Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Saber Pungli Provinsi Bali dan lainnya.

MBP/ist

MBP/ist

WALI KOTA DENPASAR - Hujan lebat yang mengguyur Bali sepekan terakhir mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah tempat. Sekitar Danau Batur Kintamani, Bangli menjadi lokasi paling parah dan di tiga desa di Kintamani dalam musibah tanah longsor mengakibatkan korban tewas dan luka berat, serta luka ringan. Bencana tanah longsor menjadi luka mendalam bagi seluruh masyarakat Bali. Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, menyampaikan rasa duka mendalam terkait musibah longsor yang melanda Desa Songan B, Desa Awan dan Desa Sukawan, Kintamani. 27 Februari - 5 Maret 2017

35


SOSIAL

Teluk Ambon berlatar belakang jembatan merah putih.

Merajut Kebinekaan MALUKU pernah dirundung konflik. Banyak yang menyebut berlatar belakang agama. Itu terjadi hampir lima tahun sejak 1999. Kini masyarakat Maluku telah bangkit. Bangkit merajut kembali kebinekaan dan memperkokoh nilai-nilai persatuan. Masyarakat di negeri para raja (sebutan untuk Maluku) itu tak lagi mau mengingat masa lalu. Bahkan sebagian besar sudah melupakannya. Komitmen menjadikan Maluku sebagai daerah yang menjunjung kebinekaan telah mereka pancangkan. Jembatan Merah Putih dan Gong Perdamaian, dua ikon yang menjadi wujud komitmen tersebut.

36

27 Februari - 5 Maret 2017

N

amanya jembatan merah putih. Menyeberangi Teluk Ambon sepanjang 1.140 meter. Tak ada ikon daerah pada jembatan tersebut. Hanya cat merah dan putih pada tali penggantung (cable stayed) pada dua sisinya. Ini mencerminkan ke-Indonesiaan yang sangat kental dengan meluruhkan ikon-ikon yang menimbulkan perbedaan. Jembatan Merah Putih dibangun tahun 2011. Selain jalannya naik turun, jembatan itu juga berkelok. Ini menggambarkan betapa jalan terjal yang berliku harus dilalui menuju Maluku yang damai dan kondusif. Jembatan dua arah selebar lima meter ini dirancang sangat artistik. Kapal laut ukuran sedang juga bisa lewat di bawah

jembatan. Namun â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;sayangâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;, tidak ada fasilitas untuk menikmati Teluk Ambon dari atas jembatan. Tidak pula ada trotoar, sehingga sangat menyulitkan apabila pelancong ingin berfoto di atas jembatan yang monumental. Jembatan ini diresmikan Presiden Jokowi 4 Mei 2013. Keberadaannya, tidak sekadar sebagai akses utama yang mempercepat arus transportasi antara wilayah barat dan timur yang sebenarnya ada dalam satu pulau; Ambon. Bukan! Ada yang lebih penting dari itu. Jembatan Merah Putih menjadi ikon pemersatu dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Itu makna yang lebih ditonjolkan.


mbon ’’Berhias’’ ngkot dan Becak Di tengah gerusan kendaraan pribadi, banyak angkutan kota (angkot) mati suri. Termasuk di Bali. Ternyata itu tak berlaku di Ambon. Angkot masih laku di negeri para raja (sebutan Maluku). Tak hanya pekerja, pelajar juga masih doyan naik angkot. Lalu apa keistimewaan angkot di Ambon? Tidak ada. Sama dengan di Bali; berdebu dan pengap. Di Ambon, ibu kota Maluku, tidak susah mencari angkot. Tidak seperti di Bali. Jumlahnya sangat minim. Di Ambon jumlah angkot sebanding dengan kendaraan pribadi yang melintas setiap harinya. Penumpang tak perlu menunggu. Demikian pula angkotnya, tak ada menunggu penumpang. Mereka terus melaju. Sopir baru akan menghentikan angkotnya ketika menurunkan penumpang. Demikian pula ketika ada yang menyetop. Jadi sangat nyaman. Tidak perlu takut terlambat sampai di kantor atau sekolah. Ongkosnya? Sangat murah. Hanya Rp 2.000 untuk anak sekolah. Sementara penumpang umum Rp 3.000. Selain angkot, di Ambon juga ada sarana angkutan lain. Becak salah satunya. Ternyata, becak juga hidup. Sama dengan di Yogya, becak menjadi langganan ibu-ibu yang ke pasar. Pengayuhnya banyak penduduk lokal. Ada pula dari Makassar, Bugis dan Jawa. Ada perbedaan antara becak Yogya dengan Ambon. Di ambon tidak ada aksesoris yang memperindah tampilan becak.

Biasanya mereka mngkal di ujung pasar atau jalan kecil. Tak ada batasan mereka masuk kota. Memang ada beberapa ruas jalan yang bebas becak. Namun tak menjadi masalah. Karena semua jalan di Kota Ambon terhubung secara kenektif. Sehingga becak menjadi sarana alternatif bagi pelajar termasuk pelancong domestik. Pelancong biasanya memanfaatkan becak bila ingin melihat pasar tradisional. Atau mencari tempat kuliner. Kedua tempat tersebut memiliki daya tarik. Tempat kuliner misalnya. Di Ambon banyak tersebar dagang kaki lima. Tak hanya malam, siang pun mereka tetap buka. Sebagian besar menunya ikan bakar atau ayam bakar. Sangat sedikit bahkan hampir tidak ada ditemui pedagang yang menawarkan makanan khas Malaku. Seperti pusat kuliner di Jalan Samratulangi. Tepatnya di ujung jalan menuju Taman Pelita, lokasi Gong Perdamaian Dunia. Belasan pedagang yang ada di tempat itu, tak ada yang menawarkan makanan khas Ambon. semuanya menyuguhkan menu ikan bakar dan lalapan ayam. Namun demikian, pedagang yang mengambil tempat di emper toko dan sebagian badan jalan selalu ramai pengunjung. Sebab cita rasa lalapan yang ditawarkan beda cita rasanya dengan di Bali. Rasa rempah sangat dominan utamanya untuk menu ikan bakar. l Ira

di Negeri Para Raja Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff, Kamis (9/2), mengakui bahwa Maluku pernah dirusak provokator. Kini Maluku telah bangkit. Bangkit dari ketertinggalan akibat konflik yang berkepanjangan. Generasi mudanya telah mengobarkan semangat dengan mempromosikan keindahan dan kekayaan alam Maluku. ‘’Ini sangat luar biasa. Semua komponen berupaya membangun kemajuan Maluku,’’ kata Siad Assagaff pada puncak HPN di Ambon. Tak hanya jembatan Merah Putih, Maluku juga punya ikon untuk mewujudkan perdamaian dunia. Gong perdamaian dunia telah dipancangkan sejak 2009. Lokasinya tepat di nol kilometer Kota “Ambon Manise’’. Diresmikan Presiden Yudhoyono pada 25 November 2009. Gong Perdamaian

Dunia di Ambon merupakan yang ke-35 di dunia. Selain di Ambon Gong Perdamaian juga dipancangkan di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya di Denpasar, Bali. Berlokasi di Taman Pelita, yang sebelumnya merupakan terminal Kota Ambon. Tepat di seberang kantor Gubernur Maluku. Hanya dibatasi jalan selebar 15 meter. Luasnya juga tak lebih dari setengah lapangan sepak bola. Posisi gong tiga meter letih tinggi dari areal taman. Untuk menuju gong, bisa mencapai dari empat arah. Semuanya harus melalui anak tangga. Gong disangga dua tiang besar. Ada ornamen ukiran lokal pada dua sisinya. Sementara sisi luarnya juga ada tiang penyangga. Bentuknya melengkung. Keempat ujung atasnya bertemu dalam sebuah lingkaran. Sementara

setiap sudut tiang juga ada ornamen khas Maluku. Sederhana namun sangat mengesankan. Di areal Taman Pelita juga ditanami aneka bunga dan tanaman khas Maluku. Tak lupa pula sejumlah tempat berteduh dibangun di pojok taman. Tiangnya dari besi beratap seng. Tak ada kesan kedaerahannya. Bangku panjang juga terbuat dari besi. Sangat pas untuk duduk-duduk setelah jalan-jalan di Kota ‘’Ambon Manise’’ yang panas. Sementara belasan lampu yang menerangi taman dibuat temaram. Pada malam hari taman kelihatan sangat memukau dengan lampu sorot menuju ke satu titik; Gong Perdamaian Dunia. l Ira 27 Februari - 5 Maret 2017

37


PARIWISATA

Bebas Visa Vs Kriminalitas Wisatawan

K

ebijakan bebas visa yang diberlakukan kepada 169 negara memberikan dampak positif maupun negatif terhadap perkembangan pariwisata Indonesia, termasuk di Kabupaten Badung. Kabupaten yang bertumpu dari sektor jasa pariwisata ini merasakan dampak positif dari peningkatan kunjungan wisatawan. Namun, di sisi lain juga memberikan dampak negatif. Sehingga kebijakan bebas visa juga perlu dievaluasi kembali. Kepala Dinas Pariwisata Badung, Cokorda Raka Dharmawan, juga memandang perlu dilakukan evaluasi kebijakan pemerintah pusat tentang pembebasan visa bagi 169 negara yang tujuannya untuk berwisata. “Di Bali dan khususnya di Badung setelah ada kebijakan bebas visa memberikan dampak positif dari tingkat kunjungan wisatawan mancanegara. Bahkan di Badung selama tahun 2016 ada sekitar 4,6 juta kunjungan wisatawan dan ini meningkat 20 persen dibandingkan tahun 2015 lalu yang mencapai 4 juta kunjungan wisatawan,” katanya. Hanya saja di sisi lain, kata dia dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, belakangan sering ada kejadian aneh terhadap

wisatawan mancanegara. Seperti ada tindak kriminal dilakukan wisatawan, penipuan hingga mengemis. Hal ini pun sejatinya fenomena yang jarang terjadi sebelum adannya kebijakan bebas visa. Sehingga dapat memberikan citra negatif terhadap pariwisata di Badung. “Plus minus pasti ada, kita memang harus menyikapi hal itu, agar bisa meminalisir dampak negatif. Oleh karena itu, bebas visa perlu dilakukan evaluasi untuk menjaga hal seperti itu (hal negatif -red),” jelasnya. Pejabat asal Ubud, Gianyar ini mengakui, bebas visa sepenuhnya kebijakan dari Pusat, sehingga di daerah hanya menjalankan kebijakan tersebut. Kendati begitu, adanya bebas visa dan tidak, di Badung sendiri sebagai daerah tujuan wisatawa faktor keamanan juga menjadi prioritas utama diperhatikan dan tidak boleh diganggu gugat. “Jangan sampai ada kesan, baru tidak bebas visa kita abai terhadap keamanan. Melainkan, bebas dan tidaknya visa keamanan harus betul-betul terjaga,” tegasnya. Ketua Umum Asita (Association of Indonesian Tours and Travel Agencies) Pusat, H. Asnawi Bahar, juga meminta kepada pemerintah agar program bebas visa dievaluasi. Evaluasi yang dimaksud adalah wisatawan

asal negara mana yang tidak meningkat jumlah wisatawannya, itulah yang dievaluasi. “Kalau jumlah wisatawannya naik, bukan dievaluasi, tapi bagaimana kinerja diperbaiki, pengawasan dilakukan sehingga maksud kita ini bisa berjalan dengan baik,” terangnya. Mengingat target kunjungan wisman 15 juta tahun 2017, maka perlu dibangun pasarpasar baru, karena pekerjaan mendatangkan wisman 15 juta menurutnya tidak mudah. Selain itu, pengawasan terhadap program bebas visa masih lemah, sehingga harus dimaksimalkan. “Jika sektor tersebut tidak bekerja maksimal, maka bebas visa akan menjadi persoalan-persoalan yang terus menerus,” katanya. Dia mengakui, wisman yang masuk ke Indonesia, masuk menggunakan biro perjalanan ilegal. Mereka menggunakan birobiro, entah darimana, mungkin juga asing, tanpa mentaati aturan yang ada di dalam negeri. Seharusnya biro perjalanan yang datang dari luar negeri ketika masuk ke Indonesia harus bekerjasama dengan biro perjalanan lokal, karena ketika biro perjalanan Indonesia membawa tamu ke luar negeri, diharuskan menggunakan minimal guide lokal. l Parwata

MBP/dok

Kebijakan bebas visa bak dua sisi mata uang. Di satu sisi membawa dampak positif, di balik lonjakan pariwisata angka kriminalitas pun meningkat sebagai. Dampak negatif dari kebijakan tersebut.

38 27 Februari - 5 Maret 2017


AKTIVITAS

MBP/ist

UNMAR - Kampus swasta tertua di Bali, Universitas Mahendradatta (Unmar), kembali mempertegas keberadaannya sebagai kampus negarawan. Bagaimana tidak, silih berganti para pejabat nasional dan internasional hadir di universitas yang didirikan pada tahun 1962 atas gagasan Bung Karno ini. Salah satunya Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa dalam acara Dies Natalis ke-54 Unmar yang disambut Ketua Umum Yayasan Mahendradatta, Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa, S.Sos., S.H., M.H., pejabat rektorat dan para dekan dari seluruh fakultas S-1 dan program S-2 yang ada di Unmar.

27 Februari - 5 Maret 2017

39


AKTIVITAS

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mendapat kehormatan menghadiri langsung acara pitra yadnya massal yang digelar semeton di Desa Pakraman Pedawa, Banjar, Buleleng. Dalam upacara yang digelar serempak ini, Gusti Wedakarna juga mendapatkan kesempatan menyaksikan langsung prosesi pengangkatan roh/atma di Tukad Pengangkidan, sebuah kolam kuno dengan latar belakang hutan yang menakjubkan yang merupakan bagian dari tradisi kuno masyarakat Bali Aga di Pedawa.

MBP/ist

FSP ISI - Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar meyudisium 25 calon wisudawan semester ganjil 2016/2017 yang terdiri atas satu mahasiswa Prodi Tari dan 24 mahasiswa Prodi Sendratasik di Gedung Natya Mandala, Selasa (14/2). Calon wisudawan ini akan diwisuda pada 28 Februari 2017 mendatang di Gedung Citta Kelangen, Kampus ISI Denpasar. Lulusan tiga terbaik diraih I Putu Rahayu Devita Sari (IPK 3,96), Ni Luh Ade Cahyadi (IPK 3,96) dan Kadek Paramitha Hariswari (IPK 3,96).

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI BULELENG - Setelah dikerjakan selama 180 hari, proyek Monumen Perang Puputan Jagaraga akhirnya diresmikan. Monumen Perang Jagaraga yang terletak di Desa Jagaraga Kecamatan Sawan ini diresmikan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Senin (13/2). Bupati didampingi Wakil Bupati Nyoman Sutjidra, Ketua DPRD Gede Supriatna, dan Kepala Dinas Sosial Gede Komang. Pembangunan monumen ini dikerjakan sejak 31 Juni hingga 26 Desember 2016 lalu.

LPPM UNUD - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Udayana (LPPM Unud) melepas 487 mahasiswa KKN-PPM periode XIV/2017 yang bertajuk ‘’Tematik Infrastruktur Permukiman’’ di Auditorium Widya Sabha, Bukit Jimbaran, Badung, Jumat (10/2). Mahasiswa peserta KKN-PPM berasal dari 13 fakultas di Unud yang dibagi ke dalam 32 desa yang tersebar di delapan kabupaten di Bali. Lama KKN dibagi dua, yaitu reguler selama 37 hari (12 Februari-20 Maret) dan non-reguler selama 60 hari (12 Februari-13 April).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

40 27 Februari - 5 Maret 2017


MBP/ist

FOOD TRUCK - Kreativitas anak muda Denpasar saat ini terus menunjukkan potensi di segala bidang. Tak terkecuali di bidang kuliner. Mengemas beragam gaya tongkrongan santai sembari bersantap kuliner semakin digandrungi dan dikelola anak-anak muda Denpasar. Salah satu tempat tongkrongan baru kuliner yang nyaman dan asyik berada di sisi selatan pusat Kota Denpasar yakni Taki-Taki â&#x20AC;&#x153;Food Truckâ&#x20AC;&#x2122;s Shelterâ&#x20AC;?, tepatnya di kawasan Jalan Raya Sesetan, Desa Dauh Puri Kelod.

MBP/ist

PEMILIHAN TTD - Ajang pemilihan Teruna Teruni Denpasar (TTD) 2017 yang diprakarsai Dinas Pariwisata Kota Denpasar sudah memasuki tahap karantina. Sepuluh pasangan yang lolos seleksi mengikuti karantina sejak Rabu (15/2) hingga Senin (20/2) mendatang di Hotel Pop Harris Cokroaminoto, Denpasar.

MBP/ist

UNUD - Universitas Udayana (Unud), Kamis (9/2) menerima Sertifikat AIPT untuk capaian peringkat A. Bertempat di Gedung Widya Sabha Kampus Unud Jimbaran, sertifikat diserahkan Kabid Penilaian Kinerja Perguruan Tinggi Kemenristekdikti Muh. Dian Indra, S.H., M.H. Selain itu dilakukan sosialisasi terkait Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017 tentang tunjangan profesi dosen dan tunjangan kehormatan profesor.

MBP/ist

WHDI - Dalam rangka memperingati HUT ke-29 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) tahun 2017, WHDI mengadakan kegiatan lomba. Lomba diikuti peserta dari sembilan perwakilan WHDI kabupaten/kota se-Bali yang pelaksanaannya dipusatkan di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Selasa (14/2). Lomba diawali penampilan Sekaa Gong Dewi Laksmi yang memainkan tabuh tari Legong Tri Sakti. 27 Februari - 5 Maret 2017

41


A KT I V I TA S YKKPB - Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Warmadewa College yang berada di bawah Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) kini membuka delapan program baru 1 dan 2 tahun setara diploma bagi masyarakat umum. Program baru di-launching Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Senin (13/2).

MUSRENBANG - Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018, dilaksanakan di ruang pertemuan Kecamatan Kuta Utara. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Bappeda yang juga Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kabupaten Badung I Wayan Suambara. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta anggota dan lainnya, Kamis (9/2).

MBP/ist

UNMAR - Founding Father Indonesia Dr. Ir Soekarno kerap memberi pesan pada anak bangsa bahwa mustahil di dunia modern ini pemimpin lahir tanpa dari rahim organisasi. Organisasi adalah sebuah kawah candradimuka yang akan membentuk mental mahasiswa menjadi calon pemimpin bangsa. Hal inilah yang terus dilanjutkan oleh Universitas Mahendradatta (Unmar) sebagai perguruan tinggi swasta tertua di Bali yang selalu aktif dalam membina mahasiswanya agar tidak saja cerdas di kelas (akademik) tetapi juga aktif di dunia aktivis (pengabdian).

42 27 Februari - 5 Maret 2017

MBP/ist

PURI BUNDA - Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Bunda menggelar acara talkshow ‘’Mendapatkan Buah Hati’’ di Harris Hotel, Jalan Cokroaminoto, Minggu (12/2). Seminar yang dimoderatori dr. Made Suyasa Jaya, Sp.OG. (K) ini menghadirkan narasumber dr. AAN Anantasika, Sp.OG.(K), konsultan fertilitas endokrinologi reproduksi dr. Yukhi Kurniawan, Sp.And. dan dr. Jacqueline Sudirman, Ph.D. Peserta yang hadir memenuhi ruangan tidak saja dari Kota Denpasar dan Badung, tetapi juga asal kabupaten lain seperti Bangli dan Karangasem.


PPS UNWAR - Baru berusia setahun, Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn) Program Pascasarjana (PPS) Universitas Warmadewa (Unwar) selain memperkuat iklim akademik juga melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) secara seimbang dan berkualitas. Minggu (12/2), Prodi MKn Unwar melakukan pengabdian masyarakat di Desa Pakraman Sesetan, Denpasar.

PEMKAB TABANAN - Jalinan kerja sama antara Pemkab Tabanan dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dalam mengangkat taraf hidup masyarakat terus terjaga dengan baik. Bertepatan dengan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang, Selasa (14/2), diserahkan bantuan bedah rumah dan celengan kepedulian dari 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan.

SPB-STPBI - Pada awal tahun 2017, kampus SPB-STPBI untuk kedua kalinya dikunjungi employer Big Cedar Lodge yang berlokasi di Missouri, Amerika Serikat, untuk melakukan perekrutan mahasiswa perhotelan guna melaksanakan internship di hotel mereka. Pada 16 Januari lalu, Big Cedar Lodge melaksanakan perekrutan kedua kalinya di kampus SPBSTPBI Denpasar.

BPR SRI PARTA - Bencana alam tanah longsor di Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Minggu lalu, mengundang rasa keprihatinan umat beragama di Bali karena membawa korban jiwa puluhan orang. Oleh karena itu, BPR Sri Parha Group yang peduli terhadap kemanusiaan menyerahkan bantuan sosial, Rabu (15/2). Group Sri Partha yang terdiri atas BPR Sri Partha, BPR Pusaka, BPR Antenk, BPR ASHI, BPR TISH, Toko Boby 76, Money Changer Parta Sedana, KSP Mustika dan Omadream, menaruh kepedulian sosial kepada anggota masyarakat tertimpa musibah di Songan berupa satu truk sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) yang isinya antara lain 135 sak beras, berdus-dus mie dan pop mie.

27 Februari - 5 Maret 2017

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Kurang hadirnya negara dalam memberikan sosialisasi dan solusi terhadap pentingnya sertifikasi pekerja khususnya bagi lulusan SMK dan Perguruan Tinggi jurusan khusus, disoroti oleh Komite III Bidang Tenaga Kerja (Naker) DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Hal ini disampaikan Senator Wedakarna di sela-sela pertemuan membahas ketenagakerjaan dengan sejumlah stakeholder nasional dan internasional di Jakarta.

MBP/ist

ADITYA PRADNYANA - Anak muda yang satu ini patut diacungi jempol. Pada usia yang masih terbilang muda, yaitu 26 tahun, Anak Agung Ngurah Aditya Pradnyana Sunu telah menjalankan beberapa usaha skala nasional dan internasional, yaitu Khrisna Group. Gung Adit, sapaan akrabnya, memiliki usaha yang bergerak di bidang pergudangan, cargo forwader, logistik, media dan periklanan, IT, travel, money changer dan kontraktor.

BUPATI BADUNG - Pada acara HUT ke-3 Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, di areal parkir DTW Jatiluwih, Minggu (12/2), Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang hadir sebagai undangan diberikan kehormatan menyampaikan konsep pariwisata berbasis ekowisata. Di hadapan undangan yang terdiri atas Wakil Bupati Tabanan Komang Sanjaya, Sekda Tabanan, Dandim Tabanan dan jajaran pejabat perangkat daerah Tabanan, Bupati Giri Prasta menyatakan merupakan sebuah kehormatan didaulat oleh Wabup Tabanan untuk menyampaikan beberapa hal tentang konsep pariwisata.

PEMKAB BADUNG - Putaran terakhir Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung untuk Kecamatan Kuta Selatan dilaksanakan di Ruang Kantor Camat Kuta Selatan, Senin (13/2). Musrenbang ini dibuka Plt. Kepala Bappeda Badung I Wayan Suambara. Turut hadir Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, didampingi Wakil DPRD Badung Nyoman Kariana dan anggota DPRD lainnya Dapil Kuta Selatan. Hadir pula Wakil Ketua TP. PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa, Rektor Udayana beserta Muspika Kecamatan, Perbekel, Lurah dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

44 27 Februari - 5 Maret 2017


MBP/ist

IIK BALI - Bencana alam yang terjadi di beberapa daerah di Bali menggugah rasa kemanusiaan masyarakat, termasuk Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali (IIK Bali). Salah satu bencana longsor yang terjadi di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Kamis (9/2), menyebabkan empat rumah rusak dan tujuh orang dinyatakan meninggal dunia karena tertimbun. Melalui Wakil Rektor, Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia beserta staf IIK Medika Persada Bali, Sabtu (11/2), Rektor IIK Medika Persada Bali menetapkan untuk memberikan sumbangan kepada keluarga korban bencana longsor di Desa Songan bertempat di Kantor Desa Songan B, Minggu (12/2).

MBP/ist

PEMKAB BULELENG - Pemkab Buleleng di bawah kendali Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra, nampaknya tidak ingin membuang-buang waktu dalam menangani dampak bencana alam yang melanda wilayahnya. Sederat bencana alam yang terjadi mulai dicarikan jalan keluar untuk penanganan. Sebelum menjalankan strategi penanganan dampak bencana alam, Bupati PAS didampingi Wakil Bupati Sutjidra dan Ketua DPRD Gede Supriatna menggelar rapat kerja di kantor Bupati, Minggu (12/2). Rapat ini dihadiri seluruh pimpinan instansi di Pemkab Buleleng.

MBP/ist

PANCA YAJNA - Pada masa sekarang pelaksanaan Panca Yajna termasuk ngaben membutuhkan biaya semakin besar, mengingat komponen pendukung upacara seperti bahan banten dan perlengkapannya terus meningkat. Sementara di lain pihak umat Hindu memiliki sraddha yang kuat bahwa upacara ngaben harus dilaksanakan sebagai bentuk keyakinan keagamaan. Demikian dinyatakan Ida Pedanda Gede Nabe Bang Buruan Manuaba di Geria Bang Swarga, Manuaba, Muding, Kerobokan, Kabupaten Badung, Rabu (15/2).

MBP/ist

TP PKK BALI - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali Nyonya Ayu Pastika menandatangani nota kesepahaman (MoU) Kerja Sama Pendampingan Teknologi Pertanian antara TP PKK Provinsi Bali dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali) dalam rangka Gerakan Menanam Cabai Nasional, pada acara pembukaan Lomba Jambore serangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2017 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Selasa (14/2). 27 Februari - 5 Maret 2017

45


PROPERTI

Ekonomi Lesu, Harga Lahan Banyak yang ”Miring”

K

ondisi ekonomi masih lesu. Terbukti bisnis properti juga belum pulih sehingga pengembang umumnya masih menunggu ekonomi pulih untuk menggencarkan pemasaran produk properti mereka. Di sisi lain kini banyak lahan dijual miring alias di bawah harga pasar. Salah seorang jasa perantara jual-beli tanah, I Wayan Puger, belum lama ini menerangkan sudah sejak tahun 2014 lalu transaksi jual-beli properti melesu. Itu seiring terjadinya pelesuan ekonomi. Kemudian 2015 ekonomi makin tertekan, terbukti tidak ada investor yang berinvestasi di Bali. Saat itu banyak investasi para investor di Bali dipakai barang bukti pencucian uang. Maka transaksi jual - beli tanah stagnan. ‘’Belum lagi aturan pemerintah sangat ketat dalam keuangan sehingga orang berduit juga tidak berani atau enggan melakukan investasi,’’ kata Puger sambil

menyebutkan memiliki beberapa orang penutup tanah, karena aturan ketat maka para buyer tersebut memilih tidak mengeluarkan uangnya untuk investasi tanah. Perantara lainnya, I Nyoman Kasub juga mengakui hal sama. Beberapa pebisnis yang sudah biasa menjadi partner-nya juga belum berani membeli lahan. Padahal sekarang ini banyak sekali lahan yang harganya miring alias murah. Misalkan di seputaran Batubulan yang harga pasar per are mulai Rp 300 juta - Rp 400 juta, harga sekarang hanya Rp 200 juta - Rp 300 juta. ‘’Yang banyak lahan miring, lahan sudah siap bangun. Luasanya mulai 1 are sampai dengan 4 are. Pemilik lahan biasanya lagi ada masalah keuangan. Dalam ekonomi lesu banyak masyarakat terjebak hutang. Sehingga tanah miliknya dijual untuk membayar hutang,’’ tegasnya sambil mengakui banyak pegawai bank yang menyuruh menjualkan tanah agunan dengan harga miring. Namun sangat sulit

menjual, karena ekonomi lagi lesu. Gede Reditya, perantara lainya menjelaskan banyak punya relasi pengembang. Namun semuanya belum berani membeli lahan. Karena ekonomi global lesu, kemudian regulasi sangat ketat dan faktor lainnya menyebabkan pengembang sulit memasarkan produk. Untuk itu, lanjut Reditya pengembang masih menunggu pulihnya ekonomi. Karena jika dipaksakan membeli lahan, walaupun dapat harga murah tapi tidak dapat dijual kembali dengan cepat. Itu artinya sama halnya tidak melakukan apa - apa. Justru modal akan diam tanpa hasil. ‘’Pebisnis biasanya memilih perputaran uang dibanding investasi diam. Maka saat ini relasi saya belum berani bertransaksi tanah, walaupun ada banyak penawaran dengan harga jauh di bawah harga pasar,’’ tandasnya. l Suasta

MBP/olo

46 27 Februari - 5 Maret 2017


TRADISI

Tari Baris Cina

Baris Cina, Tarian Sakral Diiringi Gamelan Gong Beri

B

ali sangat kaya dengan tarian. Salah satunya Tari Baris. Di tanah dewata ini, kita mengenal Tari Baris Tunggal, Tari Baris Gede dan sebagainya. Tari Baris Gede biasanya dipentaskan saat ada upacara di pura. Keberadaannya hampir tersebar di seluruh daerah di Bali. Tari Baris Gede termasuk tari sakral yang menurut beberapa sumber, diperkirakan telah ada sejak abad ke-8. Tari Baris Gede termasuk jenis baris massal yang dapat dipentaskan dalam berbagai versi. Tarian sakral ini ditarikan secara berkelompok. Ada yang satu kelompok terdiri atas delapan penari, sembilan penari dan sebagainya. Senjata yang dipakai juga beragam, ada tombak, cakra atau tamiang (tameng). Tari Baris Gede menggambarkan widiadara atau pengawal yang mengiringi para dewa atau menyambut kedatangan para dewa. Namun di sisi lain Baris Gede ini juga diartikan sebagai tarian prajurit perang. Bahkan, di Denpasar tepatnya di Br. Kelod, Renon, terdapat Tari Baris Cina. Tarian itu sangat erat kaitannya dengan keberadaan Pura Baris Cina lan Gong Beri di desa tersebut. Pemangku pura setempat, Jero Mangku Wayan Daniawan, belum lama ini sempat mengatakan, Pura Baris Cina merupakan sthana atau palinggih Ida Ratu Tuan. Tarian tersebut merupakan sesolahan dari Ida Ratu Tuan yang

diiringi dengan gambelan Gong Beri. Gong Beri itu terdiri atas kendang besar atau yang disebut bebedug, tetawa, bir, bende, bung, bor-ber atau yang disebut beri dan ditambah dengan sungu atau terompet kerang. Ditambahkannya, penari Baris Cina berjumlah 18 orang. Mereka berpakaian seragam seperti tentara Cina kuno, bertopi dan membawa kelewang. Saat menari mereka membagi diri menjadi dua kelompok yaitu 8 orang prajurit berpakaian serba hitam dengan satu komandannya yang berpakaian jas hitam, celana dan topi merah dengan jenggot yang berwarna hitam. Kemudian kelompok satunya lagi yaitu 8 orang penari prajurit berpakaian serba putih dan satu komandannya berpakaian mirip dengan prajuritnya hanya saja memakai selendang dan selempod poleng serta rerawis putih. Gerak tarian itu berupa pencak silat dengan memakai kelewang atau pedang. Ini yang membedakan dengan tari baris pada umumnya. â&#x20AC;&#x153;Keunikan lainnya adalah saat panyungsung Ida Ratu Tuan kerauhan, maka beliau akan berbicara dengan sesamanya dalam bahasa Cina yang sama sekali tidak dimengerti oleh masyarakat, pemangku bahkan panyungsungnya sendiri. Akan tetapi ketika Ida Ratu Tuan menyampaikan sesuatu atau mangandika kepada masyarakat yang ngiring maka tetap akan memakai bahasa Bali,â&#x20AC;? ujarnya belum lama ini.

Pementasan tarian yang sering disebut dengan Ida Ratu Tuan kaaturang mapajar ini biasanya dilakukan saat ada masyarakat Desa Pakraman Renon membayar sesangi atau kaul. Saat itulah Baris Cina akan kasolahang oleh krama pamaksan. Akan tetapi, justru saat pujawali di Pura Baris Cina lan Gong Beri yakni pada Buda Umanis Wuku Prangbakat, Baris Cina sama sekali tidak boleh kasolahang. Sebab, diyakini Ida Batara sedang melaksanakan upacara. Karena itu tidak diperbolehkan mementaskannya termasuk untuk membayar kaul. Selain itu secara rutin Ida Ratu Tuan kaaturang lunga dan mapajar saat Kuningan di Pura Dalem Desa Renon, kemudian pada Umanis Kuningan paginya di Dalem Sakenan, kemudian sore atau malamnya di Pura Puseh Renon. Selanjutnya pada Paing Kuningan Ida Ratu Tuan kaaturang mapajar di Pura Blanjong, Sanur. Selain itu Ida juga kaaturang lunga ke pura lainnya yaitu ke Dalem Sakenan, Mertasari, Dalem Petitenget, Rambutsiwi, Maspahit termasuk ke Besakih. Jero Mangku mengatakan, prosesi tarian tersebut diawali dengan pasukan baju hitam serta komandannya masolah. Setelah itu dilanjutkan dengan pasukan putih beserta dengan komandannya. l Agus Suryawan

27 Februari - 5 Maret 2017

47


HIBURAN

MBP/win

Joni Agung & 2T dan The Bodhi

Konsisten dengan Reggae Bali

M

usik reggae kembali bangkit di tanah Dewata dengan nuansa Bali. Sabtu (11/2) lalu, Pregina Art & Showbiz Bali meluncurkan dua paket album band, yaitu Joni Agung & 2T dan The Bodhi dalam bentuk rekaman audio video yang dipaket dalam dua keping CD & DVD. Joni Agung & 2T adalah Band Reggae yang sejak tahun 2004 telah eksis dan menjajal panggung di Bali, bahkan di Indonesia dan telah mengeluarkan 4 album sejak 2004. Di awal tahun 2017 ini mereka lagi-lagi hadir dengan mengeluarkan album ke-5 yang bertajuk “Persaudaraan Tanpa Batas”. “Komitmen untuk tetap berada di jalur reggae adalah sebuah mufakat kreativitas bersama kami untuk lebih dalam mengeksplore musik Afrika ini dalam balutan nuansa Bali khususnya dari segi balutan nada pentatonic yang ringan dan lirik yang dalam,” ujar Agung Joni vokalis Joni Agung & 2T. Band Reggae yang diperkuat Agung

48 27 Februari - 5 Maret 2017

Joni (vokal), Alit (gitar), Tilem (bass), Rodi (drum) dan Mayun (keyboard) tetap konsisten mengangkat isu realita dalam kehidupan masyarakat di Bali pada album barunya ini. Dan, selalu memberi pesan penting untuk bangga menjadi orang Bali kepada generasi muda. Dalam album ini terdapat 10 lagu, di antaranya Hancurkan, Berdansa, Manis Manesin, Aktivasi Cinta, Persaudaraan Tanpa Batas, Ngalih Liang, Sesuka Hati, Don’t Setting My Life, Pembantu, dan NKRI. “Melalui album yang bertajuk Persaudaraan Tanpa Batas ini, kami mencoba menginspirasi anak muda di Bali bagaimana kita hidup mencari kebahagiaan dengan jalan yang baik,” imbuhnya. Sementara itu, The Bodhi merupakan kumpulan dari 4 seniman musik, yaitu Bobi Dinar (vokal), Cetu (drum), Acik (bass) dan Gus Kobar( Gitar) yang sudah cukup senior di industri musik reggae di Bali. Mereka sejak tahun 1990-an sudah menjajal musik di berbagai ajang scene musik di Bali dan di Indonesia. Bahkan, mereka sempat tergabung dalam Legend

Band, Double T Band, Rokavatar, serta pernah memperkuat posisi beberapa band di Bali. Namun, tiga tahun terakhir ini, mereka berkomitmen untuk berkumpul menyatu dan membuat hasil karya, dan menghasilkan album “Morning Of The World” yang spesial dipersembahkan untuk Sanur. “Pada album kami ini terdapat enam lagu dalam bentuk CD Audio dan 6 lagu dalam bentuk DVD dengan mengambil pakem reggae roots sebagai akar dalam balutan fusion music yang menggabungkan berbagai unsur musik,” ungkap Bobi Dinar. Produser Pregina Art & Showbiz Bali, Agung Bagus Mantra berharap dengan bundling package kemasan album yang berisikan rekaman audio dalam bentuk CD audio dan video dalam bentuk DVD, dapat membantu memperkenalkan lebih luas kepada masyarakat dunia tentang portfolio band, serta memberikan penawaran yang menarik untuk penggemar musik reggae dan lagu Bali. l Winata


Film Terbaru

Morgan Oey Jadi Penderita Alzheimer AKTOR muda berbakat Morgan Oey berperan sebagai David dalam film terbarunya “Moon Cake Story”. Morgan Oey menjadi penderita Alzheimer. “Ini menjadi tantangan sendiri bagi saya, karena berperan sebagai penderita alzheimer dan juga lawan main saya, Bunga Citra Lestari,” ujar Morgan di Jakarta, belum lama ini. Film tersebut merupakan film bertema sosial yang diproduksi oleh Tahir Foundation dan MVP Pictures. Dalam film tersebut, Morgan mengaku harus mengeluarkan usaha lebih karena berperan sebagai David yang secara usia lebih tua darinya. “Ini merupakan film spesial bagi saya, karena harus mengeluarkan usaha lebih dibandingkan film lain.” Meski demikian, ia mengaku tak kesulitan dalam menjalankan perannya sebagai David. Morgan berperan sebagai sosok David yang memaknai kehidupan dengan tetap mensyukuri nikmat yang ada meskipun diterpa badai kehidupan. Belum usai musibah kematian istrinya, David divonis dokter telah terjangkit penyakit alzheimer. Penyakit yang berujung kematian, didahului dengan hilangnya ingatan. Sebagai orang yang dikaruniai dengan kekayaan berlimpah ruah sejak lama, David pun mencoba memaknai kehidupan di sisa usianya dengan

semakin banyak berbagi dengan umat manusia yang membutuhkan pertolongan. Sementara, Bunga Citra Lestari yang berperan sebagai Asih yang bekerja serabutan sebagai buruh cuci, merupakan sosok yang sangat memegang teguh prinsip kehidupan yang bermartabat walaupun harus hidup miskin di tengah gemerlap Kota Jakarta. Meskipun berparas wajah sangat cantik, ia lebih memilih jalan yang sulit dengan bekerja keras dan membanting tulang demi menghidupi anak dan adiknya. “Film ini tidak semata film hiburan, tapi, mengajak penontonnya untuk gemar berbagi kepada sesamanya,” kata pendiri Tahir Foundation, Sri Dato Prof. Tahir. Film yang disutradarai

oleh Garin Nugroho ini juga didukung juga didukung bintang film lainnya Deddy Sutomo, Melati Zein, Jaja Miharja, dan Dominique Diyose, dan akan mulai rilis mulai 23 Maret 2017. l Kmb

27 Februari - 5 Maret 2017

49


TA K S U

Anak Agung Rai Astiti

Mengabdikan Diri dengan Tari

E

ra tahun 80-an, nama Anak Agung Rai Astiti tentunya sudah tidak asing lagi. Seniman tari asal Desa Kapal, Badung ini mengabdikan dirinya melalui seni khususnya seni tari. Kegigihan ini pula yang menjadikan dia pada tahun 2016 mendapatkan Penghargaan Seni Kerti Budaya dari pemerintah. Anak Agung Rai Astiti merupakan satu dari sekian tokoh seni Bali yang namnya hingga kini masih dikenang jasanya dalam mengabdikan diri untuk seni. Sikap ini berbeda jauh dengan sekarang, dimana generasi muda minim mau menekuni seni dengan berbagai alasan. Awal kecintaan Rai Astiti terhadap seni khsusunya seni tari, terlihat sejak kecil, tepatnya saat kelas 3 sekolah dasar (SD). Tari yang digelutinyapun bukannya jenis tari yang umumnya dibawakan kaum perempuan seperti oleg, namun tari baris yang biasanya dibawakan oleh laki laki. Bakat ini dilihat oleh orang tuanya yang mendukung penuh bakat yang dimiliki, bahkan mencarikannya guru untuk berlatih tari baris. Menjalani proses belajar menari hingga menjadi seorang penari terkenal, bukanlah tanpa halangan. Berbagai tari mulai dipelajarinya dengan tekun hingga akhirnya dapat dikuasainya. Mulai dari proses penguasaan dasar gerak maupun perpaduan gerak, yang

50 27 Februari - 5 Maret 2017

dilakukan penuh disiplin. Meski kadang terasa menyakitkan, namun tetap dijalani. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk terus belajar tari. Keuletannya ini membuahkan hasil hingga saat duduk di bangku SMP dia dipercaya oleh gurunya untuk melatih teman-temanya di sekolah. Sejumlah prestasi dan penghargaan didapatnya di bangku SMP, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Hal ini tidak lepas dari bakat seni yang dimiliki dan terus dikembangkan. Hingga akhirnya, setelah tamat sekolah dia memutuskan untuk bekerja di SMP Negeri 1 Mengwi di Bagian Tata Usaha (TU). Karena diketahui bisa merias dan menguasai berbagai tari, pihak sekolah akhirnya juga memberikan tanggung jawab untuk melatih tari dan rias di sekolah tersebut . Meski hidup memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan, namun Anak Agung Rai Astiti tidak lantas melepas pakem dari seni itu sendiri hanya demi memenuhi kebutuhan hidup. Baginya upah adalah hal yang nomer dua, yang penting dapat mengabdi dan me-yadnya lewat seni. Kepuasan bathin untuk bisa ngayah menjadi dasar di dalam dirinya. Di mata adiknya, Anak Agung Bagus Sudarma, sosok Anak Agung Rai Astiti adalah sosok yang sangat tegas dan bertanggung jawab dalam keluarga. Begitu pula dalam melatih murid- muridnya me-

nari. Sikap tegas inilah yang menjadikan semua mantan muridnya mampu menjadi seorang penari dan tata rias yang handal. Hal ini pula yang membuat suaminya, Anak Agung Ngurah Alit sangat bangga dan mendukung penuh keputusan yang diambil. Selain terkenal akan keahliannya menari, Anak Agung Rai Astiti juga terkenal akan kemampuannya merias, khususnya dengan motif zaman dahulu yang mungkin minim bisa dikuasai anak-anak zaman sekarang. Karena dari konsep maupun bahan yang dipergunakan dan tata riasnya, lebih sedikit. Meski ketiga anak anaknya di awal senang menekuni seni, namun seiring dengan kesibukan akan tugas, ketiga anaknya saat ini tidak begitu dalam menekuni seni. Hal ini tidak lantas menjadikan Anak Agung Rai Astiti kecewa, Karena baginya , seni tidak bisa dipaksakan, namun akan mengalir begitu saja seiring dengan keinginan dan kecintaanya terhadap seni. Di usianya yang semakin senja, Anak Agung Rai Astiti masih memiliki keinginan untuk membagikan ilmu dan pengalaman kepada generasi muda sheingga nantinya kesenian Bali tidak punah. Begitu pula pemerintah diharapkan lebih banyak memperhatikan dan mencari jalan keluar agar ada regenrasi terhadap seni. l Bali TV/Sugiarta


MBP/tim BP

Bantuan dari pembaca yang dititipkan di Bali Post, Rabu lalu diserahkan di Yeh Mampeh. Sebelumnya bantuan tersebut diregistrasi di Posko Songan untuk selanjutnya dibawa langsung ke Posko di Yeh Mampeh. Untuk video liputan bencana, bisa disaksikan di Youtube Bali TV.

Sumbangan Pembaca â&#x20AC;&#x153;Bali Postâ&#x20AC;? Diserahkan di Yeh Mampeh BANTUAN krama Bali yang dititipkan melalui Bali Post, Rabu (15/2) diserahkan di Posko korban longsor di Yeh Mampeh, Kintamani. Sumbangan yang diserahkan khusus berupa barang, di antaranya beras, mi instan, air mineral, dan minyak. Sementara titipan pembaca berupa uang akan diserahkan kemudian dan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, petugas lapangan serta aparat desa. Penyerahan sumbangan diwakili oleh Pemimpin Redaksi Bali Post Nyoman Wirata beserta jajarannya. Bantuan merupakan sumbangan yang dititipkan lewat Bali Post sejak 12 Februari hingga 15 Februari. Sumbangan berikutnya akan diserahkan secara bertahap. Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Bangli memastikan bantuan-bantuan yang datang akan disalurkan tepat sasaran. Komandan Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung, Kamis (16/2), mengatakan, penyaluran bantuan tidak hanya bagi warga di tenda pengungsian namun juga untuk korban yang sudah kembali ke rumah masingmasing. Tim BP


174 |27 Februari - 5 Maret 2017

Bali Dilanda Bencana

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook