Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 168

Page 1

168 |16 - 22 Januari 2017

Rakyat Bali Harus Dicerdaskan

RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI lDelegitimasi Publik Terhadap Pembangunan 6 BALI SEPEKAN lSatpol PP Tutup Toko Berjaringan 7

LAPORAN UTAMA l Anugerah Pers K. Nadha Nugraha 2017 Rakyat Bali Harus Dicerdaskan 8 l Generasi Muda Bali Mesti Berperan Secara Luar Biasa 9 l Anugerah Pers K. Nadha Nugraha 2017 Dari Ide ’’Mabasa Bali’’ Sampai Mencetak Petani 10 POLITIK lMengurai Angka Pengangguran Intelek 16 lBali Harus Jadi Model 17 KIPRAH REMAJA lPande Putu Nugrahita Prameswari Belajar Otodidak, Tak Surutkan Tekad Berprestasi 18 MANCANEGARA l Kerry Sampaikan Solusi

LENSA l Jaring Padi 26

OLAHRAGA l Antara Uang dan Nyawa 27 PENDIDIKAN l Sekolah Gratis Perlu Payung Hukum 34 KETENAGAKERJAAN l Tekan Pengangguran

Perlu Peningkatan Kualitas SDM 36

PARIWISATA l Simsalabim PHR Badung

di Tangan Kabupaten 40

Perdamaian Israel Palestina 20

DAERAH l Longsor di Desa Bukit

Pura Diterjang Banjir Bandang, Jalan Putus 22

PROPERTI l 2017, Properti Diharapkan Membaik 45 TRADISI l Usaba Muhu-muhu

”Nyomia Bhuta Kala” 48

16 - 22 Januari 2016

3


DARI PEMBACA

Bersama Tangani Terorisme P

enangkapan teroris terjadi di sejumlh wilayah di negeri ini. Ini tentu menjadi promosi buruk bagi Indonesia, termasuk Bali sebagai daerah destinasi pariwisata. Teror yang menimbulkan ketakutan dan potensi gangguan stabililitas ini setidaknya membuat banyak orang takut bepergian. Bahkan sejumlah negara telah mengeluarkna travel warning. Ini tentu menjadi masalah bagi Bali. Untuk itu, saya berharap ke depan penanganan terorisme dan radikalisme harus dilakukan terpadu. Jangan hanya membebankan masalah ini kepada Kepolisian yang telah disibukan dengan berbagai aksi kriminalitas dan penindakan terhadap pelanggar hukum. Saya pun sangat mengapresiasi jika negara ini ke depan memberikan ruang yang lebih terbuka kepada semua elemen bangsa untuk ikut melakukan langkah-langkah pengendalian terorisme. Bahkan, ketika saya mendengar pernyataan di salah satu stasiun TV, bahwa negara telah hadir dalam penindakan dan penyelamatan warga dari ancaman teroris, saya bisa memahami dan mengapresiasinya. Faktanya negara lewat kepolisian memang terbukti melakukan langkah cepat mencegah ancaman terorisme di Indonesia. Namun demikian, sebagai warga Negara, saya tetap berharap agar negara lebih agresif dan tegas dalam melakukan penindakan terhadap ancaman teror dan radikalisme. Kami sebagai rakyat sangat berharap bisa hidup nyaman dan aman di negeri ini. Untuk itulah sebagai warga negara saya mengapresiasi kinerja Densus 88 Antiteror melakukan penindakan terhadap terorisme. Drs. I Putu Subamia Denpasar, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

16 - 22 Januari 2017

4


Optimisme Menguat di Tahun Ayam Api TAHUN ayam api 2017 mulai bergulir. Sejumlah prediksi dari berbagai kalangan memosisikan 2017 sebagai tahun penuh harapan. Setidaknya peluang terjadinya perbaikan di sejumlah sektor sangat terbuka. Konsistensi pemerintah melakukan langkah terobosan di sektor ekonomi dan profesionalnya aparat negara melakukan penindakan terhadap pelaku teror diyakini akan membawa dampak positif. Masyarakat sebagai objek dan juga pelaku dan pergerakan ekonomi di tahun 2017 ini-- berdasarkan tabulasi atas hasil jajak pendapat yang dilakukan Pusat Data Bali Post dominan mengaku optimis bisa melakukan perubahan di tahun 2017 ini. Namun, kelompokkelompok pesimis juga masih tetap tinggi. Hal ini dikarenakan menguatnya ancaman dan gangguan stabilitas. Indikatornya adalah ditangkapnya sejumlah pelaku teror di Indonesia. Travel warning sejumlah negara juga membuat banyak pihak belum begitu yakin triwulan pertama 2017 terjadi perbaikan secara signifikan. Merujuk hasil tabulasi jajak penda-

pat terkait optimisme menghadapi tahun 2017, terdapat 63,22 persen responden menyatakan optimis menghadapi tahun 2017. Pada jajak yang dilakukan di seluruh Bali dengan mengajukan kuesioner dan wawancara ini, optimisme responden didasari pada daya tahan ekonomi yang mulai membaik menjelang akhir 2016. Terobosan pemerintah dalam mengambil kebijakan ekonomi dan terkendalinya stabilitas politik nasional menjadi salah satu penentu. Responden yang optimis juga meyakini APBN dan APBD yang telah ditetapkan akan menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi. Syaratnya proyek-proyek yang didanai pemerintah bisa bergulir tepat waktu. Responden yang optimis juga menjadikan gerakan rekonsiliasi nasional akan menjadi kekuatan dalam membangun daya tahan ekonomi. Sedangkan, 34,47 persen responden mengaku belum bisa optimis di tiga bulan pertama tahun 2017. Responden menilai tiga bulan pertama masih akan setara kondisinya dengan tahun 2016. Lonjakan harga barang yang di luar

logika konsumen belakangan ini juga akan membuat daya beli tetap rendah. Tidak tumbuhnya sektor produksi dan tidak tersalurkannya anggaran pada triwulan I tahun 2017 akan membuat peredaran uang tetap ketat. Ini akan membuat sejumlah pelaku usaha kesulitan melakukan investasi. Sementara kelompok konsumen, mahalnya harga barang akan membuat mereka menunda melakukan transaksi. Ini juga akan memperlambat peredaran uang dari sektor konsumtif. Bahkan, sejumlah responden kelompok ini masih meragukan stabilitas politik di tahun 2017. Sedangkan 2,31 persen responden tak memberi jawaban terkait apakah Anda optimis menghadapi tahun 2017. Mereka mengaku tak tahu menahu pergerakan ekonomi termasuk korelasi politik dengan ekonomi. Mereka hanya berharap pemerintah bisa mengendalikan harga kebutuhan pokok pada tahun 2017. Umumnya mereka berharap agar pemerintah juga mengendalikan gangguan keamanan yang membuat sejumlah pihak resah. l Dira Arsana 16 - 22 Januari 2017

5

5


opini

P

Delegitimasi Publik Terhadap Pembangunan

embangunan menjadi salah satu sektor yang diprioritaskan oleh dua rezim terakhir baik di era SBY dan Jokowi. Untuk mempercepat pembangunan di Indonesia pemerintahan era SBY menerbitkan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Mulai tahun 2011 hingga 2014 terdapat 352 penyebaran proyek baik dalam sektor riil maupun infrastruktur yang semuanya dinaungi dalam MP3EI (Kemensesneg, 2014). Pada era Jokowi meskipun sempat terjadi pro-kontra tentang keberlanjutan MP3EI, namun seluruh proyek di bawah MP3EI tetap dijalankan. Untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan, pemerintah membuat peraturan tentang penataan tata ruang yang memberikan wilayah bagi proyek-proyek pembangunan dan secara tidak langsung untuk menarik investor agar menanamkan modalnya dalam pembangunan. UU No. 26 tahun 2007 menjadi acuan dalam penataan ruang mulai dari lingkup RTWN (PP No. 26/2008) sampai Perda RTRW Kabupaten/Kota. Fungsi dari penataan ruang adalah sebagai pedoman tentang kawasan yang nantinya difungsikan sebagai wilayah lindung maupun wilayah yang digunakan untuk pemberdayaan ekonomi. Pada lingkup operasionalnya peraturan tentang tata ruang harus dikaitkan dengan produk kebijakan pembangunan di berbagai tingkatan sehingga menghasilkan output yang riil. Jika menengok beberapa kasus pembangunan beberapa waktu terakhir, hadirnya perubahan tata ruang berupa pembangunan infrastruktur, reklamasi dan pembangunan kawasan industri menghadirkan konflik antara pemerintah dengan masyarakat ataupun swasta dengan masyarakat. Kasus Reklamasi Jakarta dan Teluk Benoa menjadi salah satu sampel ketika perubahan struktur tata ruang mendapatkan pertentangan dari masyarakat. Pada kasus reklamasi Teluk Jakarta, nelayan dan pegiat lingkungan menolak pembangunan reklamasi karena aspek lingkungan dan risiko hilangnya mata pencaharian nelayan di sekitar teluk akibat dampak pembangunan. Penolakan juga terjadi

6

Oleh Bagus Nuari Harmawan

pada kasus reklamasi Teluk Benoa ketika masyarakat yang tergabung dalam ForBALI, Desa Adat, dan Walhi memprotes reklamasi Teluk Benoa yang akan berdampak pada kondisi usaha wisata skala kecil di sekitar Benoa, rusaknya lingkungan dan pertentanganya dengan kosmologi masyarakat Bali. Di Jawa Tengah, proyek pembangunan pabrik pengolahan semen oleh PT Semen Indonesia menuai protes dari masyarakat. Melalui Bantuan Walhi, masyarakat Kendeng mengajukan tuntutan ke MA untuk membatalkan izin pembangunan pabrik. Putusan MA pada 5 Oktober 2016 lalu memenangkan gugatan PK yang diajukan petani Rembang dan Yayasan Wahana lingkungan hidup (Walhi) terhadap PT Semen Gresik. Untuk mengawal putusan MA, pada tanggal 5 Desember 2016 sekitar 300 warga Rembang dan Pati yang tergabung dalam JMPKK melakukan jalan kaki sejauh 150 Km dari Rembang ke Semarang untuk menuntut Gubernur Jawa Tengah membatalkan izin lingkungan. Pada 17 November yang lalu, pembangunan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka yang menjadi prioritas MP3EI juga menuai konflik. Terjadi perlawanan dari warga sekitar Kertajati ketika pemerintah menurunkan aparat untuk mengukur tanah seluas 735 hektar dari total 1800 hektar yang akan dibangun. Perlawanan oleh warga dilakukan karena menganggap bahwa belum terjadi kesepakatan yang jelas antara pemilik tanah dengan pemerintah tentang penggunaan lahan untuk pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat. Efek dari pertentangan ini, beberapa warga ditangkap oleh pihak keamanan karena dituduh melakukan kerusuhan. Pertentangan antara pemerintah dengan masyarakat dalam beberapa proyek pembangunan di atas memperlihatkan adanya sikap delegitimasi dari masyarakat kepada pemerintah maupun investor yang memegang hak tender. Memang konflik yang terjadi dilandasi motif yang beragam, mulai isu lingkungan, adat hingga masalah lahan. Hadirnya konflik menunjukan sinyalemen

bahwa pemerintah gagal dalam membaca kondisi lingkungan pada tahap implementasi kebijakan. Padahal penentuan suksesnya implementasi kebijakan pembangunan tidak terlepas dari aspek eksternal yang terdiri atas dukungan masyarakat, civil society maupun kelompok kepentingan (Calista, 1994). Gambaran pembangunan infrastruktur maupun kawasan industri seperti yang telah dideskripsikan di atas memperlihatkan sikap dominan negara terhadap pelaksanaan pembangunan dan memberikan kesempatan yang luas kepada pihak swasta untuk menjalankan tender. Pola pelaksanaan pembangunan seperti itu, memberikan ruang yang minim kepada masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya terhadap pelaksanaan pembangunan. Tidak jarang tuntutan penolakan dari masyarakat berujung pada penangkapan oleh aparat keamanan seperti yang terjadi terhadap aktifis ForBALI karena diduga tidak menghormati bendera merah putih saat longmarch turun jalan untuk memprotes reklamasi Teluk Benoa dan beberapa masyarakat Kertajati yang dianggap melawan saat mempersoalkan pengukuran tanah sepihak oleh pemerintah dalam rencana pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat. Tindakan represif dari negara dan munculnya dominasi swasta dalam kasus pembangunan membuat masyarakat maupun civil society membentuk sebuah sikap oposisi. Gerakan perlawanan itu dimanifestasikan dalam wujud kelompok-kelompok adat, kelompok masyarakat asli hingga komunitas berbasis agama ketika ruang aspiratifnya semakin minim. Sikap opisisi dilakukan untuk membuka ruang dialog, kontrol kebijakan hingga upaya untuk mendapatkan legitimasi dari pemerintah ketika putusan hukumnya memenangkan masyarakat. Pertentangan antara masyarakat dengan negara dan swasta memperlihatkan perlunya evaluasi pelaksanaan kebijakan tata ruang ketika berdampak negatif terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya. Penulis, alumnus FISIP Universitas Jember, Pengurus Presidium HMI Cabang Jember

16 - 22 Januari 2017

6


BALI SEPEKAN

Penataan Danau Buyan Jangan Sekadar Wacana PENATAAN Danau Buyan oleh pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Buleleng yang direncanakan bergulir tahun ini mendapat respons positif anggota DPRD asal Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Wayan Indrawan. Demikian juga pemerintah desa setempat. Hanya, rencana tersebut diharapkan tak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi mampu direalisasikan. Penataan dinilai sangat penting dalam rangka menciptakan objek wisata baru

yang berkelanjutan. Dikatakan Indrawan, Selasa (3/1), keindahan alam yang dimiliki Danau Buyan luar biasa. Keberadaannya juga didukung dengan kondisi lingkungan yang masih tergolong baik. Penataan danau yang menyandang status sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) ini sudah dilakukan pemerintah kabupaten. Hanya, itu dinilai belum berjalan secara maksimal. Program yang digelontorkan baru terbatas pada pembersihan eceng

gondok. “Sekarang baru ada pembersihan eceng gondok saja. Sementara penataan yang lain belum kelihatan,” ujarnya. Bergulirnya rencana penataan pada tahun ini, menurutnya itu hal yang sangat baik. Namun diharapkan itu tak berhenti pada tataran wacana. Jangkauannya pun harus lebih luas daripada sebelumnya, dalam artian tidak hanya terfokus pada gulma, tetapi juga mengarah pada infrastruktur lain, salah satunya jalan. l Sosiawan

Arus Pendek, Kamar Terbakar

MBP/dwa

Satpol PP Tutup Toko Berjaringan BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta dengan tegas menolak keberadaan toko berjaringan di wilayahnya. Meski begitu, cabang Indomaret di Dusun Koripan Tengah Desa Banjarangkan Kecamatan Banjarangkan ternyata dibuka lagi. Beroperasinya kembali usaha itu membuat Kasatpol PP Klungkung turun tangan menyetopnya. Menurut penuturan warga sekitar, usaha tersebut mulai beroperasi menjelang tahun baru lalu. Petugas Satpol PP yang dipimpin I Nyoman Sucitra datang menggunakan dua unit mobil dan langsung mengumpulkan karyawan tempat usaha setempat untuk menggali informasi.

Para karyawan mengatakan minimarket tersebut masih dalam proses perizinan. Mereka berdalih tempat usaha ini bukan toko modern berjaringan milik Indomaret, namun sudah menjadi usaha pribadi. Petugas tidak langsung percaya dan meminta izin usahanya, tetapi karyawan minimarket itu tidak bisa membuktikan ucapannya. Tidak mau membuang waktu, petugas meminta agar usaha tersebut ditutup kembali. Pasalnya, hingga saat ini belum ada niat baik dari pemilik usaha untuk mengurus izin usahanya. Bahkan, pemilik kembali membuka usahanya tanpa memiliki izin. l Dewa Farendra

SATU dari enam kamar milik Dewa Ketut Suasana (48), warga Banjar Sembung Kumpi, Desa Sembung Gede, Kerambitan, ludes dilalap api, Selasa (3/1). Kebakaran ini diduga dipicu oleh arus pendek. Beruntung tidak ada korban jiwa, tetapi pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Dari informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut juga menghanguskan uang tunai Rp 1 juta dan sejumlah barang elektronik. Awalnya kepulan asap dilihat oleh seorang warga yang saat itu berada di utara rumah korban. Ia langsung berteriak meminta tolong kepada warga lainnya agar membantu memadamkan api. Saat kejadian, rumah korban sepi. Hanya sang ayah Dewa Putu Pegeg (85) tengah di kamar mandi. ‘’Saya sedang di sawah dan anakanak sekolah. Beruntung sertifikat rumah bisa diselamatkan dari dalam lemari kayu,’’ kata Suasana. Sejumlah warga berusaha memadamkan api dengan alat manual sebelum datangnya tiga unit mobil Damkar Pemkab Tabanan. ‘’Warga dan petugas tidak kesulitan memadamkan api. Hanya perlu waktu 30 menit api sudah bisa dipadamkan,’’ ungkap Kapolsek Kerambitan AKP I Wayan Suana yang turun ke lokasi kejadian. l Puspa Dewi 16 - 22 Januari 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Anugerah Pers K. Nadha Nugraha 2017

Rakyat Bali Harus Dicerdaskan

B

ali tidak boleh diam. Harus bergerak. Bergerak mewujudkan kehidupan yang lebih baik tanpa tercerabut dari budaya Bali. Mewujudkan generasi emas adalah solusinya. Untuk mencapainya, tentu bukan perkara mudah. Perlu kerja keras dan sinergitas semua komponen. Tahun 2017 merupakan momentum berharga bagi Bali untuk lebih serius mewujudkan generasi emas yang melanjutkan perjuangan mewujudkan cita-cita Proklamasi 1945. Demikian saripati diskusi ‘’Strategi Mewujudkan Generasi Emas Bali 2018-2023’’. Diskusi ini mengawali rangkaian acara Penganugerahan Anugerah Pers K. Nadha Nugraha di Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Kamis (5/1). Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika mengatakan, generasi emas pertama kali dicetuskan oleh mantan Menteri Pendidikan RI M. Nuh pada tahun 2012. Harapannya, generasi emas adalah generasi yang akan mampu bersaing di dunia global, mempunyai kompetensi dan kemampuan. Baik itu hard skill atau ilmunya sendiri maupun soft skill seperti bersifat produktif, inovatif, kreatif, dan memiliki nilai spiritual. ‘’Sekarang pertanyaannya, kapan generasi emas ini dicapai oleh Indonesia? Indonesia mempunyai penduduk yang luar biasa besar. Pada tahun 2045 pada saat Indonesia diharapkan mencapai generasi emasnya, maka di sana ada populasi SDM kita yang luar biasa yang sering sebut dengan bonus demografi,’’ ujarnya. Suastika melihat persentase masyarakat produktif akan mencapai hampir 60% pada 20 tahun mendatang. Populasi yang besar ini bisa saja menguntungkan, atau sebaliknya malah merugikan. Oleh karena itu, kata kunci yang paling penting di dalam membangun bangsa ini adalah pendidikan. ‘’Tidak ada jalan lain. Pendidikan bukan berarti hanya formal, tetapi pendidikan juga meliputi pendidikan-pendidikan yang informal. Kedua, pendidikan harus dimulai dengan baik dari usia dini,’’ jelasnya. Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, anak-anak pada masa brahmacari atau

8

Tahun 2017 merupakan momentum berharga bagi Bali untuk lebih serius mewujudkan generasi emas yang melanjutkan perjuangan mewujudkan cita-cita Proklamasi 1945.

menuntut ilmu perlu diisi dengan 10 komponen pendidikan. Pertama-tama ada penelusuran yang kalau perlu melibatkan psikolog. Tujuannya untuk mengetahui bakat anak sejak kecil. ‘’Hobinya apa, mengarahnya dengan jelas. Ini penting untuk menyiapkan mereka dari PAUD sampai dengan S-3 nanti. Kemudian bagaimana kita menyiapkan guru-gurunya, jadi tenaga pendidiknya. Kompetensinya harus jelas dari TK, SD, SMP, SMA, dsb,’’ ujarnya. Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengatakan, dunia pendidikan di Bali perlu ditingkatkan kualitasnya supaya mampu bersaing di tingkat nasional yang saat ini menempati peringkat ke-5. Bali ke depan harus mampu berada di posisi I. Untuk mencapai hal itu, ada penyiapan strategi yang harus dilakukan. ‘’Salah satunya menyiapkan anggaran yang memadai, yang mencukupi agar kita bisa mengelola program-program yang kita mau create untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,’’ ujarnya. Sudikerta menambahkan, pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kuali-

tas SDM. Dengan demikian, SDM Bali siap untuk menghadapi persaingan di era globalisasi ini. ‘’Kebijakan strategis selanjutnya adalah bagaimana guru diperhatikan kualitasnya. Kemudian, tahun 2018 kami akan membangun SMA gratis di sembilan kabupaten/kota,’’ imbuhnya. Anggota DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengatakan, Bali tidak memiliki kekayaan sumber daya alam. Tetapi Bali mempunyai manusia dan budaya. Oleh karena itu, ke depan Bali menjadi sangat tergantung dengan pendidikan. Rakyat Bali harus dicerdaskan. Wakil Ketua DPRD Bali Dr. I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, generasi emas merupakan akronim dari energik, multitalenta, aktif, dan spiritualis. ‘’Ciri-cirinya adalah cerdas secara spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan sehat,’’ ujarnya. Sugawa Korry menambahkan, anggaran pendidikan harus berani ditetapkan minimal 30% dari APBD untuk mencapai hal itu. Kemudian, entrepreneur mesti diciptakan minimal 2% dan berani melakukan seperti restorasi Meiji di Jepang. l Rindra

16 - 22 Januari 2017

8


Generasi Muda Bali Mesti Berperan Secara Luar Biasa GENERASI muda Bali memiliki peluang untuk berperan secara luar biasa. Bali tidak boleh hanya diam menjadi penonton, tetapi harus menjadi motor penggerak. Ke depan Bali juga perlu pemimpin yang betul-betul serius. Pemimpin yang tidak hanya bisa mewujudkan anggaran pendidikan yang lebih tinggi hingga mencapai 30 persen dari total APBD, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi emas Bali yang lebih kokoh lagi. Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha menyatakan hal itu saat penganugerahan Anugerah Pers K. Nadha Nugraha, Kamis (5/1). Acara penganugerahan yang dilaksanakan di Gedung Pers Bali Ketut Nadha itu dihadiri Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Rektor Unud Prof. Ketut Suastika, Ketua Umum Kadin Bali Ngurah Wiraputra, para ketua yayasan pendidikan di Bali dan undangan lainnya. Satria Naradha menegaskan, tahun 2017 merupakan momentum berharga bagi Bali untuk lebih serius lagi memikirkan generasi muda selaku generasi penerus untuk menjadi generasi emas yang akan melanjutkan perjuangan dalam rangka mewujudkan cita-cita Proklamasi 1945. ‘’Pers khususnya Kelompok Media Bali Post dan krama kita juga melihat bahwa generasi emas Bali harus terdepan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ ujarnya. Meskipun masih memiliki kelemahankelemahan di sejumlah aspek, kata Satria Naradha, generasi muda Bali memiliki peluang berperan secara luar biasa ke depannya untuk berkiprah dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, Bali mulai hari ini sudah harus mengambil langkah terdepan untuk mempersiapkan diri. ‘’Dalam beberapa bulan ini, Bali juga akan mempersiapkan calon-calon pemimpinnya. Pada diskusi tadi, para narasumber sudah memaparkan strategi-strategi yang perlu dilakukan dalam mewujudkan generasi emas Bali dan generasi emas Indonesia. Ini adalah langkah awal untuk mengajak pemimpin-pemimpin kita yang akan kita beri kepercayaan untuk membawa Bali ini mewujudkan kehidupan yang lebih baik,’’ tegasnya. Satria Naradha berharap momentum

Para generasi muda inilah yang kelak menentukan masa depan bangsa termasuk tanah Bali ini. Mereka harus berperan luar biasa bagi bangsa dan negaranya ini.

hari ini merupakan kulkul bulus yang ditepak dan dipukul untuk mengingatkan kita semua bahwa Bali memerlukan pemimpin-pemimpin yang betul-betul serius. Pemimpin yang tidak hanya bisa mewujudkan anggaran pendidikan yang lebih tinggi hingga mencapai 30 persen dari total APBD semata, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi emas Bali yang lebih kokoh lagi. Satria Naradha juga berharap momentum Anugerah Pers Ketut Nadha Nugraha ke-16 ini menjadi tonggak bagi segenap komponen masyarakat Bali untuk bersinergi mewujudkan generasi emas Bali pada khususnya dan generasi emas Indonesia pada umumnya. Generasi emas yang mampu mengatasi segala tantangan dan persoalan yang dihadapi Bali dan bangsa Indonesia. ‘’Generasi muda Bali memiliki peluang lebih maju karena memiliki peluang untuk bersinergi langsung di segala lini. Untuk itu, peluang ini jangan disia-siakan. Selamat berjuang dan mari kita rapatkan barisan untuk menghadapi situasi yang semakin berat. Bali secara tersirat dan tersurat memang harus berada terdepan. Kita tidak boleh hanya diam

menjadi penonton, tetapi harus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kondisi Bali dan bangsa Indonesia yang lebih baik,’’ tegasnya. Ada 13 penerima Anugerah Pers K. Nadha Nugraha 2017 yang kali ini memasuki tahun ke-16. Lembaga yang memperoleh anugerah itu adalah; Universitas Dwijendra, Universitas Mahasaraswati, SMAN 4 Denpasar, SMAN 7 Denpasar, SMKN 1 Pertanian Petang, SMAN Bali Mandara, SMK PGRI 3 Denpasar, SMP PGRI 2 Denpasar, Yayasan Universitas Mahendradatta, Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, YPLP Kota PGRI Denpasar, dan Yayasan Penyelenggaraan Pendidikan Latihan dan Pelayanan Kesehatan Bali (YPPLPK Bali). Acara ini juga dimeriahkan dengan hiburan tari Pendet dari siswa SD PGRI YPLP Kota Denpasar sebagai kader generasi emas Bali, tari Janger dari Ikatan Wanita Warmadewa sebagai pengganti peran pendidikan informal, serta Sekaa Seni Titiapi Pejeng yang mengiringi tetabuhan sebagai cerminan pelestarian budaya. l Sumatika/Rindra 16 - 22 Januari 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

MBP/eka

Para penerima Anugerah Pers K. Nadha Nugraha 2017 foto bersama Pemimpin Kelompok Media Bali Post Satria Naradha.

Dari Ide ’’Mabasa Bali’’ Sampai Mencetak Petani

P

enganugerahan Anugerah Pers K. Nadha Nugraha memasuki tahun ke-16. Anugerah ini telah diberikan kepada tokoh nasional, daerah, veteran, sulinggih, dan kepada mereka yang juga peduli pada Bali. Anugerah ini, merupakan wujud apresiasi Kelompok Media Bali Post kepada figur-figur panutan yang telah mengabdi demi kejayaan bangsa dan negara. Tak hanya pahlawan, pemimpin, para petani pun tercatat menerima penghargaan yang pertama kalinya diserahkan pada 5 Januari 2002. Untuk tahun ini, Anugerah

10

diberikan kepada perguruan tinggi, sekolah dan yayasan pendidikan yang berperan melahirkan generasi emas. Di samping itu, anugerah kali ini juga untuk mengingatkan bahwa pendidikan menjadi hal yang sangat penting pada era persaingan bebas ini. Adapun sekolah dan yayasan yang menerima anugerah ini; Universitas Dwijendra (Undwi) Lembaga ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap penggalian hukum adat Bali dan pele-

starian lontar dengan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali. Undwi juga terdepan dalam penyelamatan pertanian dan subak. Kini, Undwi berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu. Tingginya minat generasi muda mengikuti pendidikan di Universitas Dwijendra membuktikan lembaga ini profesional dalam kelahiran SDM berkualitas dan berbudaya. Universitas Mahasaraswati (Unmas) Unmas yang berada di bawah yayasan perguruan rakyat Saraswati-

16 - 22 Januari 2017

10


ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap penelitian dan pertanian di Bali. Langkah Universitas Mahasaraswati Denpasar ini telah banyak memberi inspirasi bagi krama Bali untuk selalu menjaga kedekatan lewat konsep Tri Hita Karana. Unmas Denpasar concern dalam bidang penelitian pembangunan pedesaan (rural development). Salah satu terbosannya, kampus Unmas sudah dipasangi alat berupa Remote Microscope Networking (RMN). Alat ini digunakan untuk mendeteksi hama dan penyakit tanaman jarak jauh sehingga mempermudah petani atau peneliti Unmas untuk mendeteksi hama-hama yang ada pada tanaman petani. Kedua, langkah Unmas ini juga bagian dari pembinaan dan pendidikan agar anak muda Bali mencintai pertanian alias tidak meninggalkan pertanian. SMA Negeri 4 Denpasar Kiprah Foursma dalam dunia pendidikan di Bali patut diapresiasi. Lembaga ini dikenal memiliki siswa berprestasi akademis dan non-akademis hingga tingkat dunia. Prestasi ini telah mengangkat citra pendidikan Bali di tingkat nasional dan internasional. SMA Negeri 7 Denpasar Sekolah ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap budaya literasi, pendidikan karakter serta pelestarian budaya Bali. Sebelum siswa belajar dan guru mengajar, mereka wajib membaca bahan bacaan apa saja selama sepuluh menit. Langkah ini patut diapresiasi di tengah rendahnya minat baca di kalangan siswa. SMK Negeri 1 Pertanian Petang Kekhususan yang diemban SMK Pertanian Petang, Badung dalam dunia pendidikan di Bali patut diacungi jempol. Lembaga ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pertanian, pendidikan karakter, serta pelestarian budaya Bali. Lembaga pendidikan ini dikenal intens mencetak petani muda. Prestasi siswanya dalam bidang akademis dan non-akademis hingga tingkat nasional dengan pelayanan berkualitas.

SMA Negeri Bali Mandara Pembangunan SMAN Bali Mandara merupakan terobosan dalam dunia pendidikan di Bali. Lembaga ini secara konsisten membangun SDMÂ Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pendidikan karakter serta pelestarian budaya Bali. Lembaga pendidikan ini dikenal menampung siswa miskin namun berprestasi. Prestasi siswanya di akademis dan non-akademis hingga tingkat dunia. Bahkan banyak di antara siswanya mendapat beasiswa dari luar negeri. SMK PGRI 3 Denpasar Kiprah SMK PGRI 3 Denpasar dalam dunia pendidikan di Bali patut diperhitungkan. Lembaga ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam dunia pariwisata, kepedulian terhadap pendidikan karakter serta pelestarian budaya Bali. Lembaga pendidikan ini dikenal memiliki siswa terbanyak di Bali dengan pelayanan berkualitas. Pertama meraih ISO 9001-2008 dan tiap tahun meraih sekolah favorit tingkat nasional dan manajemen terbaik tingkat nasional. SMP PGRI 2 Denpasar Sekolah ini lebih dikenal dengan Grisda. Grisda secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pendidikan karakter serta pelestarian budaya Bali. Lembaga pendidikan ini dikenal memiliki siswa berprestasi. Tak hanya di Bali juga nasional, Grisda memelopori gebyar budaya di Denpasar. Yayasan Universitas Mahendradatta Lembaga pendidikan ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pelestarian dan pengembangan ajeg Bali. Lembaga ini terus berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu. Tingginya minat generasi muda mengikuti pendidikan di Yayasan Universitas Mahendradatta Denpasar membuktikan lembaga ini profesional dalam kelahiran SDM Hindu berkualitas dan berbudaya.

Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Yayasan ini secara ajeg dan fokus membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pelestarian dan pembangunan Bali berwawasan lingkungan. Lembaga yang memiliki Universitas Hindu ini terus berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu untuk mencetak pemimpin yang berkarakter Hindu. Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) Membangun SDM Bali yang punya daya saing dan tidak melupakan akar budaya, salah satu visinya. Membangun SDM yang peduli terhadap pelestarian dan pembangunan Bali berwawasan lingkungan adalah cita-citanya. Lembaga yang memiliki Universitas Warmadewa, Warmadewa College dan Rumah Sakit ini terus berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu. Tingginya minat generasi muda mengikuti pendidikan di unit Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali membuktikan lembaga ini profesional dalam kelahiran SDM Bali berkualitas dan berbudaya. YPLP Kota PGRI Denpasar Lembaga yang memiliki 22 unit sekolah mulai dari play group, TK, SMP, hingga SMA dan SMK. YPLP Kota PGRI Denpasar menjadi pionir dalam menerapkan hari Rabu mabasa Bali dan sabtu berbahasa Inggris. Yayasan ini juga terdepan dalam upaya meningkatkan minat baca para siswa. YPPLPK Bali Yayasan Penyelenggaraan Pendidikan Latihan dan Pelayanan Kesehatan (YPPLPK) Bali, bertekad membangun SDMÂ Bali yang profesional di bidang kesehatan. Lembaga pendidikan ini dikenal memiliki siswa berprestasi. Lembaga ini berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu. Tingginya minat generasi muda mengikuti pendidikan di YPPLPK Bali membuktikan lembaga ini profesional dalam kelahiran SDM Bali berkualitas dan berbudaya. l Sueca 16 - 22 Januari 2017

11


AKTIVITAS RANPERDA - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal pada Perusahaan Daerah (PD) Pasar telah disahkan pada sidang paripurna DPRD Kota Denpasar, Kamis (29/12). Sidang paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede didampingi seluruh Wakil Ketua DPRD, diikuti Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara.

REI BALI - Tahun 2016 telah berlalu dengan suka duka bisnis properti yang lesu. Kini, para developer yang tergabung dalam DPD REI Bali menyongsong 2017 dengan optimis tinggi bisnis properti akan bangkit seiring dengan adanya dukungan penuh dari Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Denpasar. Bahkan, REI Bali menargetkan membangun 5 ribu rumah sederhana tapak (RST) khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Raja Yadnya Di sela-sela upacara sakral Raja Yadnya Tinggalan Dalem Ngadeg Ratu yang diselenggarakan Istana Mancawarna Tampaksiring, 31 Desember 2016, ada satu momen yang unik. Yakni, saat pertemuan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dengan keluarga Kadek Parwata, seorang sopir taksi Airport Ngurah Rai asal Tianyar, Kubu, Karangasem.

12

16 - 22 Januari 2017

MBP/ist

RS KASIH IBU - Untuk kesekian kalinya, Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Denpasar meraih penghargaan dari lembaga yang berfokus pada mutu layanan dan kepuasan pasien. Di penghujung 2016, RS Kasih Ibu Denpasar berhasil menyabet “Silver Champion of Indonesia WOW Service Excellence Award� kategori RS tipe C Region Bali-Kalimantan dari Markplus


MBP/ist

MBP/ist

UNUD - Universitas Udayana (Unud) menggelar acara menyongsong tahun 2017 berupa evaluasi pencapaian, Jumat (30/12). Acara tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut B. Pandjaitan dan segenap civitas akademika Unud. Rektor Unud Prof. Dr. dr. I Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD memaparkan, selama 3,5 tahun kepemimpinannya berhasil membawa Unud mencapai beberapa prestasi.

MADE URIP - Komitmen Anggota Komisi IV DPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si., untuk memperkuat sektor pertanian di seluruh Bali terus berlanjut. Kali ini Gerakan Peduli Alam Ketua DPP PDI Perjuangan itu berlanjut di Kabupaten Bangli dengan menggelar tatap muka sekaligus panen kedelai edamame dan tanam bibit cabai bersama Bupati Bangli diwakili Asisten III Drs. Wayan Warta Megantara, Anggota DPRD Provinsi Bali Nyoman Budi Utama dan lainnya, Kamis (29/12).

MBP/ist

MBP/ist

BKFH UNWAR - Mengakhiri tahun 2016 dan menyambut tahun baru 2017, Badan Kekeluargaan Fakultas Hukum (BKFH) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar sosialisasi visi, misi, temu alumni dan ramah tamah di Ruang Sri Ksari, Jumat (30/12). Kegiatan ini bertujuan untuk mengkondisikan sinergisitas alumni dan meningkatkan kualitas institusi FH Unwar.

MAHINDRA PUTRA - Pulau Bali selain memiliki keanekaragaman, keunikan budaya dan adat serta tradisi, juga menyimpan potensi sumber daya yang melimpah. Sayangnya potensi itu kurang mendapat perhatian karena tenggelam oleh gemerlapnya daya tarik wisata di Bali selatan. Namun di mata salah satu wakil rakyat Bali di tingkat pusat yang kini menjabat Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra, M.H., kesan tersebut mulai berubah. 16 - 22 Januari 2017

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

JRO SUTIAWATI - Mengawali tahun 2017, Jro Sutiawati memberikan kejutan pengobatan. Tepatnya tanggal 6 Januari nanti, Jro Sutiawati akan memberikan pengobatan gratis baik penyakit medis maupun nonmedis. Tidak hanya pengobatan, Jro Sutiawati juga membuka untuk berkonsultasi masalah karier, keuangan ataupun jodoh. Pengobatan gratis diberikan sebagai bentuk dedikasinya kepada masyarakat Bali.

MBP/ist

MBP/ist

PLASPAS - Setelah selesai melakukan renovasi Pasar Banjar Suwung Batan Kendal, Sesetan, Senin (2/1), diplaspas. Upacara melaspas dan macaru panca sanak madurga tersebut di-puput Ida Pedanda Gede Putra Bajing dari Griya Tegal Jinga. Upacara ini juga dihadiri Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan sekaligus menandatangani prasasti pamlaspasan dan macaru serta prasasti peresmian Koperasi Serba Usaha (KSU) Sedana Buana.

14 16 - 22 Januari 2017

ISBI TAHAN PAPUA Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A. kembali dipercaya mengemban tugas mulia sebagai Rektor Institut Seni dan Budaya (ISBI) Tanah Papua. Penugasan ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 126/M/KPT. KP/2006 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Rektor ISBI Tanah Papua.

TELKOMSEL - Telkomsel Regional Bali dan Nusa Tenggara sukses mengawal dan melayani kebutuhan komunikasi pelanggan selama malam pergantian tahun baru 2016-2017 hingga awal tahun 2017. Seperti yang telah diperkirakan sebelumnya, trafik layanan data dan SMS mengalami kenaikan paling signifikan secara regional dibandingkan hari normal di tahun 2016.

MBP/ist


MBP/ist

DENFEST - Acara tutup tahun 2016 di acara Denpasar Festival (Denfest) salah satu kegiatannya dimeriahkan oleh berbagai tim Marching Band (MB) dari seluruh Bali. Di akhir acara, ditampilkan tim Marcing Band Laskar Sri Kesari Warmadewa dari Universitas Warmadewa Denpasar. Penampilan tim Sri Kesari Warmadewa yang diasuh oleh Yuda dan Indra sungguh sangat memukau penonton yang hadir di lapangan Puputan Badung.

MBP/ist

MBP/ist

HINDU MUDA AWARD - Dalam sistem ajaran agama Hindu dikenal sebuah nilai nilai Guru Parampara, yang berarti bahwa ajaran Sanathana Dharma sebaiknya diturunkan dari sosok Brahmana Guru ke para Walaka Sisya. Sistem ini dalam filosofi Majapahit Hindu dikenal dengan sistem “Manunggaling Brahmana Gusti” dan juga “Raja Resi” yang berarti penghormatan kepada Sang Dwijati. Hal ini disampaikan Gusti Wedakarna saat memberi sambutan dihadapan ratusan undangan jelang penyerahan Hindu Muda Award ke-14.

BPR LESTARI - Ada yang berbeda di pagi hari pada pengujung tahun 2016 lalu. Beberapa pegawai dan manajemen BPR Lestari “menghadang” para petugas lingkungan di sekitar kantor untuk membagikan ratusan paket sembako, Rabu (28/12) hingga Jumat (30/12). Beberapa orang berpakaian putih pagi itu sedang melakukan “sweeping” di bilangan pusat Kota Denpasar.

PEMKAB JEMBRANA Pemkab Jembrana menggelar hiburan rakyat dalam menyambut pergantian tahun baru 2017 yang dipusatkan di halaman Gedung Kesenian Bung Karno, Sabtu (31/12) malam. Pada perayaan ini, Bupati Jembrana I Putu Artha ingin acara pergantian tahun sebagai momen evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program yang dilaksanakan tahun 2016.

MBP/ist

16 - 22 Januari 2017

15


POLITIK

Mengurai Angka Pengangguran Intelek

A

ngka pengangguran di Bali sampai bulan Agustus 2016 didominasi lulusan perguruan tinggi. Adapun lulusan Diploma 206.389 orang dan lulusan Perguruan Tinggi (PT) 202.205 orang. Hal ini diakibatkan kompetensi mereka yang tidak sesuai dengan pasar kerja. “Saya kira perguruan tinggi perlu melakukan suatu revitalisasi atau penyesuaian untuk membuka jurusanjurusan yang memang dibutuhkan oleh lapangan kerja. Jangan membuka jurusan yang tidak terserap,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali I Ketut Wija kepada Majalah Bali Post, Senin (2/1). Dilihat dari perkembangan perekonomian Bali, lanjut Wija, lapangan usaha yang banyak menyerap tenaga kerja adalah akomodasi, makan minum (perhotelan, restauran) sebesar 23%, pertanian 15%, transportasi 10%, perdagangan 9%, dan konstruksi 9%. “Jadi lapangan pekerjaan juga di sekitar itu. Mereka yang tidak bekerja (pengangguran, red) memang tidak mengarah pada kebutuhan lapangan pekerjaan,” jelasnya. Menurut Wija, di Bursa Kerja Online sebetulnya ada 5.000-an lebih peluang kerja. Paling tinggi masih tetap pariwisata, disusul perdagangan dan konstruksi. Termasuk di dalamnya adalah peluang bekerja di kapal pesiar, salah satunya Royal Caribean yang tahun ini saja akan merekrut 1.500 tenaga kerja. “Belum lagi kapal pesiar yang lain. Jadi sebetulnya peluang kapal pesiar untuk anak-anak Bali itu masih sangat menjanjikan,” jelasnya. Secara keseluruhan, Wija mengatakan jumlah pengangguran di Bali sebanyak 1,89% per Agustus 2016. Se-

lain lulusan perguruan tinggi, ada pula tamatan SD sebanyak 13.945 orang, lulusan SMP 30.215 orang, lulusan SMA 100.870 orang, dan lulusan SMK 184.077 orang. “Dari data ini kita melihat tren yang menganggur usia SMP ke bawah itu semakin sedikit, tapi yang menganggur SMA/SMK dan perguruan tinggi semakin meningkat. Ini perlu dilihat, di SMK khususnya, perlu melakukan penyesuaian kurikulum agar tamatannya betul-betul sesuai dengan dunia kerja,” paparnya. Wi j a m e n a m b a h kan, lulusan SMA atau sekolah umum biasanya dipersiapkan untuk ke perguruan tinggi. Bila ada yang menganggur lantaran tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, mereka mestinya masuk ke SMK. Oleh karena itu, jumlah SMK bisa diperbanyak lagi. l Rindra Jumlah angkatan kerja di Bali Agustus 2016 2.463.039 orang Februari 2016 2.382.466 orang Jumlah penduduk yang bekerja di Bali Agustus 2016 2.416.555 orang Februari 2016 2.332.064 orang Pengangguran Terbuka (TPT) di Bali Agustus 2016 1,89 persen Februari 2016 2,12 persen Sumber: BPS Bali

I Ketut Wija

16

16 - 22 Januari 2017

16


Bali Harus Jadi Model “Bali merupakan simbol kebersamaan yang harus dipelihara. Bali itu unik, ke manapun kita berjalan akan memberikan rasa kedamaian, dan ini harus kita jaga”. Demikian dilontarkan Luhut Binsar Panjaitan pada wartawan Bali Post dan Bali TV, Selasa (3/1). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu, mengatakan kerukunan yang tercipta di Pulau Dewata ini harus ditiru oleh provinsi lain, termasuk Ibu Kota Jakarta. “Bali ini harus jadi model kok bisa rukun, Jakarta pun kita bikin rukun. Jangan kita buat cerita yang jadi masalah. Kalaupun bermasalah ya... kita hukum. Jangan proses hukum dipolitisasi, itu berbahaya,” tegasnya. Ia yang mantan Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini menyatakan saat ini Indonesia menghadapi tantangan domestik, sehingga menganggu kondusivitas dan berdampak pada ekonomi nasional. “Habis tenaga kita berbicara agama, politik dan lainnya. Masalah ini jangan sampai menganggu perjalanan bangsa ini. Kita harus betul-betul bisa jernih menilai hal itu, jadi tokoh-tokoh intelektual harus

bisa menahan diri,” harapnya. Pria kelahiran Sumatera Utara ini mengingatkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara kepulauan dengan beragam suku dan ras, sehingga tidak serta merta dapat dibandingkan satu pulau dengan pulau yang lainnya. “Ingat Negara Indonesia adalah negara kepulauan, setiap pulau itu punya mayoritas dan minoritas. Tidak bisa serta merta apa yang terjadi di Jakarta akan terjadi di Bali dan daerah lainnya. Ini kadang-kadang banyak intelektual kita yang lupa. Jadi jangan berlebihan, harus profesional,” ungkapnya. Menurutnya, Indonesia kini memasuki era baru yang tidak dapat dibanding-bandingkan dengan kondisi terdahulu. Terlebih, gejolak global saat ini berpengaruh terhadap kondisi nasional. “Gejolak ekonomi global yang terjadi sekarang memang berpengaruh terhadap Indonesia, tapi kita masih survive (bertahan). Di tengah ekonomi yang sulit Indonesia masih bisa tumbuh,” jelasnya. Kendati terjadi pertumbuhan di tengah ge-

jolak ekonomi global, namun target kepemimpinan Jokowi ini lebih mengacu pada pemerataan. “Ekonomi Indonesia sudah mulai turun sejak 2012, namun 2015 kita bisa tumbuh di 2016 juga, namun pak presiden lebih mengutamakan pemerataan ekonomi dan pembangunan,” katanya. Pemerataan yang terjadi dapat dilihat dari Koefisien Gini (indikator tingkat ketimpangan) Indonesia, di mana terus terjadi penurunan dari 0,41 persen, 0,39 persen, dan tahun ini diharapkan dapat mencapai 0,38 persen. “Kalau kondisi ini bisa dijaga dengan baik pasti terjadi pemerataan ke depanya,” optimisnya. Lantas bagaimana dengan Bali? Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia ini mengatakan Bali yang mengandalkan sektor pariwisata harus tetap mempertahankan adat dan budaya yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Karenanya pembangunan harus direncanakan secara baik. ‘’Saya ingatkan hati-hati jangan sampai merusak kultur Bali, karena kultur ini yang menjadi daya tarik Bali,” tegasnya. l Kadek Parwata

Habis tenaga kita berbicara agama, politik dan lainnya. Masalah ini jangan sampai menganggu perjalanan bangsa ini. Kita harus betul-betul bisa jernih menilai hal itu, jadi tokoh-tokoh intelektual harus bisa menahan diri Luhut Binsar Panjaitan

16 - 22 Januari 2017

17

17


KIPRAH REMAJA

Pande Putu Nugrahita Prameswari

Belajar Otodidak, Tak Surutkan Tekad Berprestasi

R

ONA ceria dan bersahaja selalu menghiasi wajah dara cantik kelahiran Denpasar, 23 Agustus 2002 ini. Namanya cukup panjang, Pande Putu Nugrahita Prameswari. Dia akrab dipanggil Tata. Saking suka bergaul dan bicaranya yang ceplas-ceplos, dia sering dianggap tomboy di antara teman-temannya. Di balik gayanya yang santai itu, ternyata Tata memiliki segudang prestasi yang dikumpulkannya sejak masih di bangku TK sampai sekarang dia menginjak kelas 9 di SMPN PGRI 2 Denpasar. “Saya mulai ikut-ikutan lomba dari lomba mewarnai dan menggambar. Saya merasa masa kecil saya dipenuhi dunia berkesenian. Mewarnai, menggambar, puisi sampai mesatua Bali hingga dolanan anak-anak saya pernah lakoni. Senang saja, semua itu membuat saya tidak merasa bosan. Malah terus ingin berkarya,” kata Tata. Saat kelas 1 di SDN 1 Sumerta, Tata sempat beraih Juara Walikota Denpasar menggambar dan mewarnai. Kemudian dia lakoni seni lukis ini sampai kelas 3 SD hingga sempat meraih juara I saat perayaan HUT Kota Denpasar saat itu. Tata ternyata ingin mengembangkan dunia berkeseniannya, mulai menapaki dunia puisi anak-anak sampai mesatua Bali. Dia mulai mewakili sekolahnya dalam berbagai lomba puisi anak dari membuat sampai membacakannya, hingga mencapai prestasi sebagai sebagai Juara I tingkat SD se-Bali yang dilaksanakan Sanggar Rare saat duduk di bangku kelas 5 SD. Di bidang masatua Bali, Tata mewakili sekolahnya untuk mengikuti Pekan Seni Pelajar (PSR) yang dilaksanakan Disdikpora. Dia pun akhirnya mampu meraih juara III PSR tahun 2012 tersebut. Kesenangannya akan dunia seni peran mengantarkannya untuk ikut pasraman di Pura Dalem Sumerta. Pasraman Yayasan Yasa Pakerti ini mengajaknya untuk ikut berbagai kegiatan berkesenian di antaranya dolanan anak-anak, pidato berba-

18

16 - 22 Januari 2017

hasa Bali dan berbagai kegiatan berkesenian Bali, mawirama sampai makakawin. Hingga berkali-kali tampil mewakili pasraman dalam kegiatan-kegiatan kesenian di Kota Denpasar. Dengan berbagai prestasi yang disandangnya, Tata yang sempat ditolak diterima di SMP Negeri karena alasan tak jelas, tetap tak menyerah dan memantapkan diri untuk tetap menunjukkan prestasi di SMP PGRI 2 Denpasar. Prestasi yang pertama diraihnya adalah lomba pidato berbahasa Inggris tahun 2015 dalam Porsenijar PGRI Kota Denpasar dengan meraih juara III. Di tahun 2015, Tata yang mulai senang menulis dengan ikut lomba mading mewakili sekolah dalam Book Fair 2015 berhasil meraih juara khusus dari Disperindag Kota Denpasar. Kekompakannya dengan rekan-rekan jurnalistik dan OSIS-nya, akhirnya melahirkan tim video edukasi yang ikut lomba video edukasi Disdikpora Kota Denpasar. Tim dan Tata sebagai sutradara dan editing berhasil meraih juara II Kota Denpasar. Tata pun mulai ikut melakukan penelitian dengan ikut lomba Karya Ilmiah Remaja Disdikpora Kota Denpasar 2015 yang akhirnya menobatkan dirinya sebagai Juara I tingkat Kota Denpasar. Dunia karya ilmiah pun terus menggelitiknya. Saat Disdikpora menggelar lomba KIR dalam rangka Denpasar Festival 2016, Tata tampil dengan penelitiannya yang sederhana berjudul Predator Alat Penetralisir Asap Rokok. Tata akhirnya berhasil meraih juara III. Di pengujung tahun 2016, Tata diandalkan kembali ikut Porsenijar PGRI Kota Denpasar dalam pidato berbahasa Inggris. Dalam lomba ini, Tata yang belajar otodidak akhirnya berhasil meraih juara I. “Saya bersyukur, saya punya semangat. Punya teman-teman dan orangtua yang selalu memotivasi saya. Lebih banyak saya belajar otodidak, berdiskusi dan berkarya bersama. Saya merasa apapun yang saya raih adalah kerja keras saya bersama orang-orang terdekat saya,” tandas Tata. l Komang Sutrisna

Pande Putu Nugrahita Prameswari MBP/komang sutrisna


AKTIVITAS

MBP/ist MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Senator DPD-RI Utusan Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima audiensi pengurus DPP Gerakan Pemuda Ansor dan jajarannya di The Sukarno Center Tampaksiring. Dalam kunjungan awal tahun 2017 ini, rombongan dipimpin oleh Senator RI asal Sulawesi Utara, Benny Ramdhani (Wakil Ketua Umum DPP GP Ansor), Amron Sudarmanto (Ketua GP Ansor Bali) dan Suraji (Banser NU) dan lainnya.

SIWA MURTI - Menutup tahun 2016, Perguruan Siwa Murti Bali yang bernaung di bawah Yayasan Siwa Agung Jagadhita Provinsi Bali, tanggal 30/10/2016 kembali melaksanakan upacara Sapuh Leger dan mabayuh Oton missal secara gratis. Yayasan ini terbentuk dengan ijin Keputusan Menteri Kehakiman Nomor: AHU-4139. AH.01.02 Tahun 2008 dengan tujuan meningkatkan sradha bhakti masyarakat, umat Hindu pada khususnya dan Bali pada umumnya.

MBP/ist

MUFIDA YUSUF KALLA - Awal tahun 2017 pasar seni Semarapura kedatangan pembeli spesial. Dia adalah Mufidah Yusuf Kalla, istri Wakil Presiden Republik Indonesia ke-7, H. Muhammad Yusuf Kalla yang sedang menghabiskan liburan bersama keluarganya di Bali. Kedatangan istri Wakil Presiden ke pasar pusat kain endek ini disambut langsung Bupati Klungkung Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta di pintu masuk sebelah barat pasar seni Semarapura, Senin (2/1).

MBP/ist

KABUPATEN KLUNGKUNG - Mengawali tahun 2017, Dekopinda Kabupaten Klungkung akhirnya resmi memiliki kantor sekertariat sendiri. Gedung baru yang terletak di jalan Subali Semarapura Klod Kangin ini telah selesai pengerjaannya dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kepada Ketua Dekopinda Ngakan Made Nata, Selasa (3/1). 16 - 22 Januari 2017

19


MANCANEGARA

Kerry Sampaikan Solusi Perdamaian Israel Palestina

M

enteri Luar Negeri AS, John Kerry memperingatkan Israel soal kesepakatan damai dengan Palestina. Dalam pidatonya pekan lalu, Kerry mengatakan prospek kesepakatan damai berdasar solusi dua negara dalam bahaya serius. Kerry bersikeras solusi dua negara adalah satusatunya cara untuk mencapai perdamaian. Menurutnya, ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan masa depan Israel sebagai negara Yahudi dan demokrasi.

20

16 - 22 Januari 2017

“Masa depan itu sekarang dalam bahaya,� kata Kerry. Ia menambahkan langkah PM Benjamin Netanyahu dihalangi koalisi. Menurutnya Netanyahu setuju dengan solusi tersebut namun koalisinya tidak. Koalisi paling kanan Israel telah menjadi pihak paling ekstrem dalam sejarah. Semua kebijakan Israel telah mengarah pada solusi satu negara. Kerry menyebutkan ada beberapa negara yang menilai bahwa menjadi rekan berarti AS harus

menerima apapun kebijakan mereka, meskipun harus melupakan nilai, ucapan, serta prinsip yang Amerika pegang selama ini. Israel memang mengecam AS yang mereka nilai mendorong Resolusi 2334 tersebut. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam pidato Kerry itu. Pemimpin Israel itu menyebut pidato Kerry bias dan melawan Israel. Netanyahu menilai pidato Kerry tak jauh beda dengan isi resolusi Dewan Keamanan PBB yang memerintahkan


penghentian seluruh proyek permukiman di tanah Palestina yang diduduki Israel. Bahkan Israel dengan tegas tidak akan mematuhi resolusi itu. Mereka bahkan bermaksud untuk tetap meneruskan pembangunan pemukiman warga Yahudi di lahan Palestina. Netanyahu menuduh pidato Kerry “obsesif menangani permukiman” yang sangat ditentang AS. Sebaliknya, menurut Kerry, suara di PBB adalah untuk menjaga solusi dua negara. “Ini yang kami bela: Masa depan Israel sebagai negara Yahudi dan demokratis serta mampu hidup berdampingan dalam damai dan aman dengan para tetangganya. Ini yang hendak kami jaga bagi AS dan untuk kepentingan Israel sendiri,” pungkasnya. “Saya ingin menjelaskan, tidak ada pemerintahan AS yang memberikan lebih banyak dibandingkan pemerintahan Barack Obama khususnya di bida pertahanan. Hal ini bahkan diakui sendiri oleh Perdana Menteri Israel,” tutur Kerry. Mulai dari kerja sama intelijen, hingga latihan militer yang maju, telah diberikan AS kepada Israel. Selain itu, bantuan AS terhadap sistem keamanan rudal Iron Dome, sudah menyelamatkan banyak warga Israel. Bahkan menurut Kerry, di tengah krisis

keuangan yang dihadapi AS, Israel terus mendapatkan bantuan dana. Kerry menambahkan, lebih dari setengah anggaran militer luar negeri AS disediakan untuk Israel. Israel sebelumnya pada musim gugur lalu bersama AS sepakat atas dana bantuan paket militer sebesar 38 miliar dolar. Kerry kemudian menjelaskan komitmennya atas keamanan Israel yang menjadi sangat pribadi untuknya. Kerry menyebutkan banyak anak kecil Israel di Sderot yang tempat bermainnya hancur karena roket dari Gaza. Selain itu dia juga sudah melihat kehancuran akibat perang di Gaza. Kerry pun menuturkan agar tidak hilang harapan atas perdamaian. Sekarang terserah kepada Palestina dan Israel yang mengambil keputusan sulit

demi perdamaian, tetapi Kerry menegaskan bahwa Amerika Serikat bisa membantu demi generasi masa depan di Palestina maupun Israel. l Gugiek Savindra

16 - 22 Januari 2017

21


DAERAH

Lokasi longsor di dekat embung Bukit, Desa Bukit Cukup parah. Longsor itu diakibatkan banjir bandang yang mengalir melalui sungai-sungai mati di bawahnya.

22

16 - 22 Januari 2017


Longsor di Desa Bukit

Pura Diterjang Banjir Bandang, Jalan Putus

B

encana akibat hujan masih saja terjadi. Setelah sebelumnya Tabanan, Badung dan Denpasar mengalami bencana banjir, kini giliran Karangasem mengalami musibah longsor. Peristiwa ini terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur daerah ini, dalam beberapa hari terakhir. Bencana longsor cukup parah terjadi di Desa Bukit, tepat di sebelah barat Embung Bukit, Karangasem, Selasa (3/1) lalu. Longsor terjadi karena bronjong penahan gundukan tanah dari pembangunan embung itu tak kuasa menahan debit air saat terjadi hujan. Akibatnya, air hujan bercampur lumpur menerjang wilayah di bawahnya. Banjir bandang, itu pun menerjang pura hingga hancur, sedangkan akses jalan JumenangKalanganyar terputus akibat tertutup material lumpur. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan sebelum terjadi peristiwa mengerikan itu, turun hujan lebat sejak Senin (2/1) sore. Longsor pertama terjadi sekitar pukul 16.00 wita. Disusul longsor lebih besar sekitar pukul 16.30 wita. Satu jam kemudian terjadi longsor lebih besar lagi, hingga membuat bronjong yang dibangun setinggi sekitar 30 meter amblas bersama gundukan tanah itu. Longsor yang ketiga itu menimbulkan getaran cukup besar, hingga warga sekitar mengira ada gempa bumi. Di tengah hujan lebat, longsoran tanah bercampur air hu-

jan itu mengalir ke bawah seperti banjir bandang. Banjir lumpur ini mengalir deras ke sungai-sungai mati di sekitarnya, hingga penuh lumpur sangat tebal. Aliran banjir bandang ini menerjang sebuah pura di bawahnya. Pura Manik Pancoran yang menjadi tempat pasucian warga Kalanganyar, hancur diterjang banjir lumpur ini. Tidak hanya itu, sebuah bale pasamuan juga rusak. Banjir lumpur ini juga menimbun bak air berukuran sekitar 3 m x 4 m. Sebuah pipa air yang menghubungkan Dusun Jumenang dengan Dusun Kalanganyar juga terputus diterjang banjir lumpur. “Akibat banjir lumpur ini, akses jalan dari Jumenang menuju Seraya Barat juga terputus, karen akses jalannya tertutup lumpur setebal sekitar satu meter, sepanjang sekitar 20 meter,” kata Arimbawa. Mengantisipasi kemungkinan terburuk, empat KK yang terdiri dari 18 jiwa di lokasi yang rentan terdampak banjir bandang, itu diminta mengungsi ke tempat lain. Sebab, kondisi tanah di hulu masih sangat labil, sehingga dikhawatirkan terjadi longsor susulan dan banjir bandang lebih besar lagi. Selain itu, sebagai langkah-langkah penanganan bencana, BPBD Karangasem sudah berkoordinasi untuk mendatangkan alat berat, guna membersihkan lumpur dari akses jalan. Tetapi, hingga sore kemarin, alat berat yang dimaksud, kata Arimbawa, belum bisa bekerja. Alasannya, masih terjadi pergerakan

tanah. Kalau dipaksakan ditangani di tengah situasi seperti itu, dikhawatirkan dampak bahayanya sangat tinggi. “Gara-gara akses jalan tertutup, proses belajar mengajar di SDN 4 Seraya tak bisa dilaksanakan. Banyak guru dari Jumenang tak bisa lewat,” kata Arimbawa. Longsor ini sudah membuat panik warga sekitarnya sejak Senin malam. Tetapi, tim BPBD Karangasem memutuskan tak turun saat itu, karena sangat berisiko. Arimbawa menegaskan, saat itu pihaknya hanya memastikan apakah ada korban jiwa atau tidak. Karena tidak ada korban, maka penanganan baru dilakukan Selasa pagi. Pihaknya berharap tak terjadi longsor susulan. Jika itu terjadi, maka posisi embung yang hanya berjarak belasan meter dari titik longsor sebelumnya, bisa saja terdampak. Bahkan, kalau embung sampai terdampak, terjadi kebocoran dan airnya menerjang ke bawah, maka masalah ini bisa terjadi seperti kasus longsor yang menimbulkan banjir bandang, seperti kasus Situ Gintung, di Tangerang, Banten, tahun 2009 silam. “Terakhir, saya pantau dampak banjir lumpur ini baru sampai di Kalanganyar. Kita berdoa bersamasama, semoga tidak terjadi longsor susulan,” harap Arimbawa seraya mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Bali Penida, untuk mengecek kondisi terakhir embung Bukit itu. l Bagiarta 16 - 22 Januari 2017

23


DAERAH

Di Bangli

Senderan Pura Puseh dan Bale Agung Selat Ambrol KABUPATEN Bangli juga tak luput dari bencana. Kali ini menimpa senderan Pura Puseh-Bale Agung Desa Pakraman Selat Kecamatan Susut. Senderan itu ambrol, Selasa (3/1). Ambrolnya senderan yang

24

16 - 22 Januari 2017

dibangun sekitar tiga tahun lalu itu diduga terjadi akibat rekatan semen senderan tak kuat menahan beban tanah saat hujan mengguyur wilayah Susut, Senin (2/1). Berdasarkan pantauan, senderan yang

ambrol berada di sisi timur. Tinggi senderan kurang lebih 8 meter dengan panjang sekitar 15 meter. Senderan itu ambrol ke arah sungai yang ada di sebelahnya hingga menyebabkan bebatuan dan tanah bersera-


kan. Akibat ambrolnya senderan, beberapa dasar bangunan yang ada di areal pura kini rawan tergerus longsor. Penyarikan Desa Gede Selat I Ketut Pradnya menyebutkan, ambrolnya senderan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 wita. Sebelum longsor, wilayah Selat dan sekitarnya sempat diguyur hujan selama beberapa jam. Dijelaskan Pradnya, senderan tersebut dibangun sekitar tahun 2013. Hanya saja

dirinya mengaku tidak tahu persis berapa dan dari mana sumber dana pembangunan. Sebab saat pembangunan berlangsung dia belum menjabat penyarikan. ‘’Informasinya itu bantuan pemerintah kabupaten,’’ terangnya. Pradnya mengatakan, sesuai rencana krama desa, di atas senderan itu rencananya bakal dibangun wantilan, WC dan bangunan penunjang lainnya. Akan tetapi, sebelum pembangunan dilakukan, senderan yang ada di sekitarnya sudah keburu jebol.

Diungkapkannya, ambrolnya senderan itu menambah beban warga. Pasalnya, selain harus melakukan perbaikan, warga juga harus melakukan upacara atas musibah itu. Pihaknya pun berharap musibah ini mendapat perhatian pemerintah. ‘’Kalau aturan memperbolehkan, kita harap pemerintah membantu warga kami sehingga beban bisa lebih ringan,’’ harapnya. l Swasrina

Senderan Pura Puseh dan Bale Agung yang mengalami ambrol.

16 - 22 Januari 2017

25


LENSA

JARING PADI Seorang petani tengah memasang jaring di atas tanaman padinya di Renon, Denpasar. Pemasangan jaring pada padi merupakan salah satu upaya para petani untuk mengantisipasi serangan burung.

MBP/eka

26 16 - 22 Januari 2017


OLAHRAGA

Antara Uang dan Nyawa

J

eda kompetisi bola basket putri AS WNBA tidak diisi dengan liburan. Sejumlah pemain memilih berlaga di kompetisi lain seperti di Turki misalnya. Guard New York Liberty, Sugar Rodgers, telah menjalani program ini selama beberapa waktu. Ia bergabung dengan klub Osmaniye yang bermarkas di sebuah kota, 2 jam dari perbatasan Suriah. Namun, sejumlah kasus pemboman dan penembakan yang dilakukan oleh kelompok radikal, membuat pemain WNBA berpikir ulang, tentang kontrak yang dibuat atau nyawa yang menjadi taruhan. “Saya dengar ada pemboman yang menewaskan 17 orang. Lokasinya tak jauh dari sini hanya dua jam saja. Saya tidak ingin tinggal disini,� kata Rodgers yang mempertimbangkan lagi untuk bermain bola basket di Turki. “Pemerintah memutuskan semua jaringan komunikasi, jadi saya tidak bisa menggunakan Twitter, Facebook dan WhatsApp. Mengerikan tidak bisa komunikasi dengan orang lain,� ujar Rodgers seperti dikutip Associated Press. Rodgers merupakan salah satu dari dua lusin pemain WNBA yang bermain di liga Turki selama musim dingin ini. Program magang ini telah berjalan bertahun-tahun dan 14 klub Turki memberi gaji dan bonus ratusan ribu dolar AS pada mereka. Liga-liga di Eropa memang memiliki pandangan berbeda dengan WNBA. Pemilik klub rela kehilangan ratusan dolar demi mendapatkan kejuaraan baik di dalam negeri maupun Eropa. Namun, dengan kasus pemboman dan penyerang sebuah klub di Istanbul dimana sejumlah pemain WNBA berada tak jauh dari lokasi kejadian, membuat mereka berpikir ulang. Tak sedikit di antara mereka yang ingin segera kembali ke AS. Namun, mereka masih terikat kontrak sehingga memilih tak ingin dipublikasikan namanya karena itu akan memicu masalah baru. Ada pula yang tetap ingin bertahan seperti pemain San Antonio Stars Danielle Robinson yang bermain di klub Mersin. l Yudi Winanto

MBP/ap

Pemain klub WNBA New York Liberty Sugar Rodgers. 16 - 22 Januari 2017

27


OLAHRAGA

Mobil Baru FORCE INDIA menjadi tim pertama Formula 1 yang memperkenalkan mobilnya untuk balapan musim 2017. Rencananya

28 16 - 22 Januari 2017

mobil tersebut akan dirilis pada 22 Februari mendatang di Silverstone. Tim yang menggunakan mesin Mercedes itu, akan diperkuat pembalap Prancis berusia 20 tahun Esteban Ocon dan Sergio Perez (Meksiko). Sementara Nico Hulkenberg yang tampil baik musim lalu, pindah. Musim lalu, Force India merilis mobilnya di Barcelona. Ironinya, bosnya Vijay Mallya kemudian dicabut paspor diplomatiknya


MBP/ap

Tim Force India memperkenalkan mobilnya di sirkuit Catalunya, Barcelona musim 2016.

dan pengadilan Mumbai mengeluarkan surat penahanan untuk dirinya. Pengadilan perlu mengetahui keuangan perusahaan Kingfisher Airlines yang ambruk. Mallya diketahui terbang ke Inggris sebulan sebelumnya. Sejak itu, Mallya tak pernah mendampingi timnya selama balapan musim 2016 kecuali di Silverstone saja. Ia menyaksikan sisanya di suatu tempat.

Sementara itu tim juara dunia Mercedes merilis mobilnya pada 23 Februari di Silverstone dan Ferrari pada 24 di Italia. Tim-tim Formula 1 akan menjalani sesi uji coba di Barcelona pada 27 Februari. Di sesi ini sjeumlah tim juga akan memperkenalkan mobilnya di sirkuit Catalunya, laporan Associated Press. l Yudi Winanto 16 - 22 Januari 2017

29


OLAHRAGA

Menanti Rousey Kembali KEKALAHAN atas juara kelas bantam Amanda Nunez, membuat publik bertanya apakah Ronda Rousey akan kembali berlaga di arena bela diri campuran UFC. Apalagi kekalahan tersebut terjadi dalam waktu singkat dan seperti tanpa perlawanan sama sekali. UFC 207 mempertemukan Nunez vs Rousey yang mantan juara. Sayangnya comeback Rosey, berakhir tragis setelah ia dihujani pukulan telak dan membuatnya tersungkur dalam waktu 48 detik saja. Rousey yang memiliki rekor bertarung 12-2, dulunya dikenal sebagai petarung tangguh dan mendominasi namun kini menelan dua kekalahan beruntun dengan kondisi yang nyaris serupa yakni melawan Holly Holm dan Nunes. Ironinya kekalahan itu terjadi dalam rentang waktu 13 bulan. Nunes setelah mempertahankan sabuk kelas bantam, meminta Rousey untuk move on. “Ini baik untuk dia,” ujar perempuan asal Brazil kelahiran 28 tahun lalu itu. “Lebih baik dia pensiun. Dia tidak bisa bersaing lagi. Jika dia menginginkan tarung ulang, saya akan melakukan hal yang sama lagi. Dia tidak bisa membalas pukulan saya,” tambah Nunes yang meminta maaf karena telah mendaratkan 27 pukulan. Ia yakin akumulasi tekanan akibat kekalahan pertama, kesibukan di dunia perfilman serta aktivitas di luar arena, menambah tekanan Rousey. “Saya bilang padanya “Kamu telah berbuat banyak untuk olahraga ini,” ujar Nunes. “Terima kasih. Sekarang, lebih baik istirahat saja dan ambil profesi lain.” “Untuk apa tetap melanjutkan pekerjaan ini. Dia hanya menyakiti dirinya sendiri. Lagi pula dia sudah menjadi milyuner.” Usai pertarungan itu, Rosey langsung berlalu dari arena. Ia menolak mempromosikan tarung

30 16 - 22 Januari 2017

ulangnya bahkan soal kekalahannya atas Nunes pun ia tak ingin mendiskusikannya. “Kembali bertarung itu bukan perkara duel saja, tapi harus menang. Itu fokus saya selama tahun lalu,” katanya dalam pernyataan kepada ESPN. “Namun terkadang meski Anda telah menyiapkan segalanya begitu baik dan amat menginginkan sesuatu itu tidak berjalan tidak seperti yang Anda inginkan.” Jon Jones, mantan juara kelas ringan, tidak sepakat dengan ucapan Nunes. Seharusnya Rousey bangkit kembali karena peluang untuk bertarung lagi belum tertutup. Tak berbeda dengan Nunes, Jones juga menyoroti strategi yang dipersiapkan pelatih Rousey, Edmond Tarverdyan yang terbukti tidak efektif dalam dua laga terakhir. Bahkan ibu Rousey, AnnMaria De Mars, pun sepakat soal Tarverdyan, namun putrinya masih loyal pada pelatihnya. “Jadi, dia perlu bergabung dengan tim-tim besar MMA lainnya. Dia perlu berlatih dengan atlet-atlet handal dan secara terus menerus berbagi pengalaman dengan yang lain. Itu akan memperbaiki ketekunan Anda,” tutur Jones. Rousey yang akan berulang tahun ke-30 pada Februari mendatang, masih memiliki waktu untuk memperbaiki diri di usia produktifnya. Setelah tampil di tiga film layar lebar, ia kini tampaknya tidak disibukan dengan jadwal pengambilan gambar. “Dia (Rousey) sangat peduli dengan kemenangan untuk memperpanjang apa yang tak yakin bisa dicapai orang biasa,” kata De Mars yang membawa Rousey keluar dari T-Mobile Arena usai kekalahan atas Nunes. “Saya bangga dengan putri saya,” kata De Mars dalam tulisannya di blog. l Yudi Winanto


MBP/ap

Atlet bela diri campuran Ronda Rousey. 16 - 22 Januari 2017

31


OLAHRAGA

Pande Made Iron Digjaya

Pecahkan Dua Rekornas DUA rekor nasional (rekornas) dipecahkan perenang andalan Bali, Pande Made Iron Digjaya, saat terjun dalam Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) XXXVIII di Kolam Renang KONI Jatim, Jalan Kertajaya, Surabaya, 19-23 Desember 2016 lalu. Iron yang mengusung bendera klub Bali Pari Badung memecahkan rekornas yang dibuat Ilham Ahmad dari DKI Jakarta dan dirinya sendiri pada kelompok umur (KU) 2. Iron mempertajam rekor Ilham di nomor gaya dada 200 meter yang tercatat 02.24.37 detik pada 2013 menjadi 02.22.81 detik. Selanjutnya ia mempertajam rekornas atas namanya sendiri di nomor 200 meter dada pada SEA Age 2016 di Thailand menjadi 02.23.39 detik. Prestasi itu membawa Iron dinobatkan menjadi perenang terbaik pada KRAPSI 2016 dan Bali Pari menduduki peringkat lima nasional di bawah Millenium Jakarta, Petromikia Gresik, Hiu Surabaya dan Elite Bandung. Bali Pari menyabet 14 medali emas, 7 perak, dan 14 perunggu. Iron mulai berkecimpung di cabang olahraga renang tepatnya di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh, Badung, sejak duduk di bangku TK, mengikuti sang ayah yang bertugas di kolam tersebut. ‘’Pelatih pertama saya juga ayah,’’ sebut putra kedua pasangan Putu Bagus Suputra Wijaya dan Ni Kadek Ariyani ini. Sejak duduk di bangku kelas V SDN IV Blahkiuh, Iron mulai bergabung dengan klub Bali Pari dilatih Kadek Sudiyasa. Siswa kelas X SMAN 1 Abiansemal (Smanab) ini bercita-cita menjadi perenang nasional atau masuk Akmil. Untuk merealisasikan itu, remaja kelahiran Blahkiuh, 11 Maret 2001 ini hampir tiap hari berlatih renang. Sekum Bali Pari Putu Sukertiya menjelaskan, penentuan juara KRAPSI dihitung dari poin, bukan perolehan medali. KRAPSI melibatkan 173 klub atau perkumpulan dengan menampilkan 1.164 perenang sebagai ajang pembinaan. Perenang yang menduduki peringkat 16 besar mendapat 1 poin, urutan ke-15 diberi 2 poin dan seterusnya, sedangkan juara perorangan memperoleh 18 poin dan juara estafet 32 poin. Petrokimia Gresik mengerahkan atlet yang diangkut dua bus. Kuartet pelatih Millenium, yakni trio bersaudara Albert C. Soetanto, Felix C. Soetanto, Hendry C. Soetanto, serta Denny Wae turun menjadi atlet di kelompok senior. Mereka berlaga di nomor estafet 100 m x 4 dan 200 m x 4 gaya bebas dan 100 m x 4 gaya ganti. Kubu Bali Pari tidak diperkuat Ni Nyoman Sintya Agniswari (bebas 50, 100 dan 200 meter), Made Wahyu Adi Putrawan (dada 50, 100, 200 meter) dan Putu Krisna Putra Perdana (bebas 50, 100, 200, 400 meter). Mereka absen karena berbagai kesibukan seperti kuliah yang dijalani Sintya di FK. ‘’Kalau mereka turun berpeluang menyumbang medali, sehingga Bali Pari bisa tembus empat besar,’’ tutur Sukertiya. l Daniel Fajry

32 16 - 22 Januari 2017

MBP/ist

Pande Made Iron Digjaya

Hasil KRAPSI 2016 1. Millenium DKI 2. Petrokimia Gresik 3. Hiu Surabaya 4. Elite Bandung 5. Bali Pari

17 8 14 17 14

25 6 13 12 7

14 12 9 14 14

2.699 1.864 1.566 1.476 1.319

A KT I V I TA S

MBP/ist

TAHUN BARU - Perayaan Tahun Baru 2017 di Toya Devasya Natural Hot Spring, Kintamani, Bangli, Sabtu (31/12), berlangsung dengan meriah. Acara tersebut tidak hanya diramaikan oleh tamu camping dan vila, tetapi tidak sedikit juga tamu yang datang tanpa menginap. Demikian dikatakan Direktur Utama Toya Devasya Natural Hot Spring Ayu Saraswati.


Sepak Bola Nasional

Persipura Kembali Bertahta KOMPETISI Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 berakhir Desember 2016. Ajang untuk mengisi kevakuman sepak bola di Tanah Air ini dimenangkan Persipura Jayapura setelah mengalahkan tamunya PSM Makassar dengan skor 4-2 dalam laga pamungkas di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua. Tampil sebagai juara berarti Persipura kembali ke tahta tertinggi setelah gagal dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) terakhir dan sejumlah turnamen yang berlangsung sejak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dibekukan oleh Menpora Imam Nahrawi dan kemudian mendapat sanksi dari FIFA. Tim Mutiara Hitam memimpin klasemen akhir TSC setelah mengumpulkan 68 poin hasil 20 kali menang, delapan kali imbang dan enam kali kalah. Arema Cronus Malang berada di posisi kedua. Persipura berjaya setelah tampil kurang baik di awal kompetisi. Manajemen tim sampai memecat pelatih Jafri Sastra beberapa hari usai Persipura menuai kekalahan 0-2 dari tuan rumah Persepam Madura United. Angel Alvredo Vera asal Argentina yang pernah memoles Persegres Gresik United kemudian ditunjuk sebagai pelatih kepala. Perjalanan skuad merah hitam menuju tangga juara TSC 2016 terbilang sulit. Di laga-laga awal pembuka sempat bermain imbang, lalu kalah dari Semen Padang pada laga tandang, hingga bertengger posisi ketujuh klasemen sementara. Persipura juga dirundung cedera sejumlah pemain kunci seperti Imanuel Wanggai, Ian Louis Kabes, Ruben Sanadi dan kapten tim Boaz Solossa. Masuknya pelatih Alvredo memberikan warna tersendiri di skuad yang telah empat kali menjuarai Liga Indonesia itu, salah satunya merekrut pemain tengah asal Brazil, Ricardo Da Silva. Permainan Persipura semakin meningkat dalam tiap laga ditambah pulihnya sejumlah pemain kunci dari cedera. Sejak ditangani Alvredo pada awal Agustus 2016, tim yang memiliki nama pendukung Persipuramania ini perlahan tapi pasti selalu memenangi laga kandang dan tandang. Menurut Alvredo, keberhasilan timnya menjadi juara tidak terlepas dari kerja keras tim. Para pemain mau mendengarkan instruksinya dan manajemen Persipura memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk melatih. Ia memuji timnya sebagai luar biasa dan bermain penuh semangat. Ini membuktikan mereka layak menjadi juara. Pujian untuk Persipura dilontarkan pelatih Kepala PSM Robert Rene Alberts. Ia menilai Persipura layak menjadi juara. Tim Mutiara Hitam begitu percaya diri dan penuh motivasi. Motivasi juara yang dimiliki Persipura semakin mendorong pemainnya tampil lebih agresif. l Mawa

MBP/ant

Pertandingan Persipura (merah hitam) melawan Persegres Gesik United di Stadion Petrokimia Gresik, Jawa Timur. Persipura menjadi juara Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. 16 - 22 Januari 2017

33


PENDIDIKAN

Bali Post/dok

Wacana program sekolah gratis wajib ditindaklanjuti dengan pembuatan payung hukum agar bisa dilaksanakan dengan baik.

Sekolah Gratis Perlu Payung Hukum

K

alangan wakil rakyat di DPRD Badung mendukung semangat eksekutif menggratiskan biaya Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri. Hanya saja, dewan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung membuat payung hukum (Perbup). “Kami sepenuhnya mendukung program itu, tapi kami harapkan ada regulasi untuk mengaturnya. Agar tidak dikatakan sebagai wacana politis wajib ditindaklanjuti dengan surat edaran dan Perbup sebagai pedoman dalam menjalankan program pemerintah itu,” ujar Ketua DPRD Badung Putu Parwata, belum lama ini. Menurut Parwata, pihaknya sangat mendukung langkahlangkah bupati untuk mensejahterakan masyarakat. Hanya saja, agar program pemerintah ini berjalan dan benar-benar dilaksankan oleh pihak sekolah di Kabupaten Badung, Bupati Badung harus membuat Perbup atau paling tidak surat edaran untuk mempertegas statemen tersebut. “Kajian yuridis harus dilakukan agar bisa diterapkan oleh sekolah-sekolah negeri di Kabupaten Badung,” tegasnya. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung Ketut Widia Astika yang dihubungi terpisah juga sepakat jika program tersebut dibuatkan regulasi. “Idealnya memang harus ada Perbup, itu lebih bagus. Kami akan lakukan kajian terhadap hal itu. Saat ini, kami telah melakukan pengara-

34 16 - 22 Januari 2017

han ke seluruh kepala sekolah negeri di Kabupaten Badung dan semua kepala sekolah sudah tahu kebijakan itu,” jelasnya. Di sisi lain, wacana sekolah gratis akan terbentur regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat. Sebab, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Mujahir Effendy berencana merombak aturan yang melarang sekolah menarik pungutan. Bahkan, upaya tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Menteri (Permen) terkait pungutan di tiap-tiap sekolah, di mana nantinya pungutan tersebut nantinya akan bersifat resmi sesuai yang tertuang dalam Permen. Namun, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tetap optimis program tersebut dapat terlaksana dengan baik. Seperti diketahui, Pemkab Badung bakal merancang pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan sejumlah 103 unit Gedung Sekolah (SD dan SMP), pengadaan 17.632 unit laptop untuk siswa kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar dengan total anggaran Rp. 114.764.000.000. Selain itu akan mendesain program pendidikan anak usia dini dengan berbagai bentuk kegiatan. Total mengalokasikan dana urusan pendidikan sebesar Rp. 1.002.486.919.919 atau sebensar 20, 21 pesen dari total Belanja Daerah yang dirancang pada KUA/PPAS tahun anggaran 2017 sebesar 4.960.523.583.567,29. l Parwata


Tamatan PT Terjebak pada Zona Nyaman PENGANGGURAN yang didominasi lulusan perguruan tinggi (PT) mengundang keprihatinan. Komisi IV DPRD Bali bahkan segera menjadwalkan pertemuan dengan Dinas Tenaga Kerja dan perguruan tinggi se-Bali untuk membahas masalah ini. Mengingat, kampus semestinya melahirkan diploma dan sarjana inovatif. “Ada beberapa penyebabnya, pertama karena kurikulum PT yang memang sangat rigid, penuh teori dan tidak akomodatif terhadap pasar kerja. Terutama kampus umum,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta, belum lama ini. Parta menambahkan, PT harus berbenah dan menjadi kawah candradimuka untuk melahirkan diploma dan sarjana inovatif. Sesungguhnya, mereka beruntung karena Bali menjadi destinasi wisata dunia. Industri pariwisata sangat tergantung dengan industri kreatif, sehingga inovasi menjadi sangat penting. “Tapi, tamatan PT banyak pula yang terjebak dengan zona nyaman. Mereka tidak mau berpeluh, dan justru lebih banyak berebut menjadi tenaga kontrak,” i m b u h Politisi

PDI-P ini. Menurut Parta, k a m p u s s e h a rusnya dijadikan ajang berlatih untuk siap menghadapi persaingan dalam dunia kerja nyata. Namun, bukan berarti hanya mencetak mahasiswa yang siap bekerja saja. PT mestinya mencetak mahasiswa yang siap untuk berwirausaha. “Jadi jika tidak ada perusahaan yang mencari tenaga, maka mereka otomatis menjadi pengangguran. Lain halnya jika PT mencetak mahasiswa siap berwirausaha, mereka tidak akan tergantung kepada perusahaan karena mereka sudah bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Pemerintah agak lambat dalam melakukan intervensi kebijakan. Khususnya memperbanyak pendidikan vokasi yang terampil dan relevan dengan pasar kerja,” paparnya. Diwawancara terpisah, Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.,KEMD berpendapat, lulusan diploma mestinya tidak boleh menganggur. Mereka umumnya sudah siap diambil oleh lapangan kerja. Namun dari data Dinas Tenaga Kerja, lulusan Diploma justru tercatat yang paling banyak menganggur. “Mungkin mereka belum mamp u m e n g - c re a t e pekerjaan sendiri,” ujarnya. Sementara untuk sarjana yang menganggur, Suastika melihat dari segi keterampilan memang

masih lemah dan belum memadai. Misalnya, seperti sarjana pertanian, peternakan, hukum, atau ekonomi (non akuntansi). Berbeda dengan sarjana yang sudah menempuh pendidikan profesi seperti dokter, apoteker dan perawat. “Memang lulusan universitas sebagian masih belum mempunyai keterampilan sesuai dengan profesi yang dituntut oleh masyarakat. Perlu ada tambahan pendidikan lagi satu tahun, misalnya untuk menjadi tenaga profesi. Jadi, tidak mengandalkan mencari pekerjaan, dia bisa menciptakan kerja sendiri,” jelasnya. Menurut Suastika, tambahan pendidikan profesi saat ini memang sedang mau digarap. Diharapkan, lulusan PT nantinya tidak lagi “tanggung” yang membuat mereka sulit diterima pasar kerja. Begitu juga dapat mengubah mainset mereka agar tidak lagi berebut menjadi tenaga kontrak ataupun PNS. Sebelumnya diberitakan, angka pengangguran di Bali sampai bulan Agustus 2016 didominasi lulusan perguruan tinggi. Yakni, lulusan diploma sebanyak 206.389 orang dan universitas (Sarjana, red) 202.205 orang. Lulusan PT banyak menganggur, utamanya akibat kompetensi mereka yang tidak sesuai dengan pasar kerja. l Rindra

16 - 22 Januari 2017

35


ketenagakerjaan

Tekan Pengangguran

Perlu Peningkatan Kualitas SDM

A

ngka pengangguran di Kabupaten Buleleng berdasarkan data BPS masih berada di atas tujuh ribu orang. Hal tersebut muncul, salah satunya akibat sempitnya lapangan pekerjaan. Di tengah persoalan demikian, program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) juga digulirkan oleh pemerintah pusat. Warga negara asing memiliki peluang lebih besar untuk bekerja di Indonesia, khususnya Bali, dan lebih mengkhusus lagi Kabupaten Buleleng. Jika melihat kondisi yang terjadi saat ini, tenaga asing di wilayah Bali Utara ini salah satunya sudah ada di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang, Kecamatan Grokgak. Peluang warga pribumi untuk masuk ke perusahaan besar itu masih relatif kecil. Persoalannya karena minim pengetahuan, baik dari sisi bahasa maupun berkaitan dengan teknis. Hal semacam itu menjadi sebuah ironi. Sekilas, masyarakat Buleleng seperti tikus mati di lumbung padi. Namun, jika ditarik garis lebih jauh, pemerintah khususnya kabupaten sudah bergerak menyikapi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan MEA maupun

36

16 - 22 Januari 2017

PLTU Celukan Bawang, Kecamatan Grokgak. Peluang warga lokal untuk masuk ke perusahaan besar itu masih relatif kecil.

pengentasan kemiskinan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Buleleng, Ni Made Dwi Priyanti mengungkapkan, berdasarkan data BPS 2015, jumlah masyarakat yang menyandang status setengah pengangguran mencapai 2.485 orang dan pengangguran terbuka/Kritis, 7.184 orang. Angka tersebut didominasi masyarakat usia muda dan berpendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Ini mayoritas terdapat di daerah perdesaan. Guna meminimalisir angka itu, pihaknya memiliki salah satu alternatif berupa bembinaan melalui Lembaga Loka Karya. Masyarakat yang selama ini tidak bekerja, diberikan keterampilan, baik yang sesuai dengan potensi yang ada di daerah, maupun yang lain. Namun, yang belakangan getol diberikan lebih banyak berkaitan dengan infrastruktur. “Meskipun upah yang diterima warga itu saat bekerja lebih sedikit dari biasanya, tetapi cukup efektif untuk mengurangi pengangguran,” ucapnya, belum lama ini. Perkembangan sektor pariwisata belakangan juga semakin pesat. Kebutuhan akan tenaga kerja, salah satunya spa juga semakin meningkat. Hal ini pun dilirik oleh pemkab sebagai jalan pengentasan

pengangguran. Masyarakat, khususnya yang usianya masih produktif diberikan keterampilan berkaitan dengan hal itu. “Untuk keterampilan spa, itu dikerja samakan dg lembaga swasta. Kebutuhan tenaga untuk kepal pesiar juga masih beaat. Yang minat juga banyak. Setiap bulan yang berangkat bisa ratusan,” terangnya. Pengentasan pengangguran, menurut pejabat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini juga dilakukan dengan penambahan informasi lapangan pekerjaan, salah satunya melalui job fair yang rutin digelar setiap tahun. “Yang mencari lowongan disana, terserap dalam dunia kerja bisa 70 sampai 80 persen,” katanya. Sementara khusus menghadapi MEA, guna bisa bersaing dengan asing, naker lokal juga diberikan keterampilan, minimal dalam hal berbahasa. Hal ini pun bekerja sama dengan perusahaan asing yang ada di Buleleng. “Pada dasarnya untuk menghadapi itu, kami sudah menjalankan program sesuai yang diperlukan. Ini dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya. l Sosiawan


Naker Karangasem Andalkan ke Kapal Pesiar KARANGASEM tampaknya mengalamai kondisi sulit dalam perluasan lapangan kerja. Sampai kini, pengangguran tercatat sekitar 6.000 orang. Karangasem mengandalkan sektor pertanian dalam arti luas guna menampung tenaga kerjanya. Selain itu, Karangasem mengandalkan lapangan kerja di luar negeri. Menjadi tenaga kerja asing, seperti ke kapal pesiar, atau di sektor pariwisata, seperti bekerja di hotel di luar negeri. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karangasem I Gusti Nyoman Arya Sulang, belum lama ini di Karangasem mengatakan, bursa kerja untuk 2017, sektor pariwisata dan ke kapal pesiar masih menjanjikan. Diakui, anak-anak muda selama ini mengidamkan bisa bekerja di kapal pesiar. Sampai kini diperkirakan 900 orang warga dari kalangan muda di Karangasem bekerja di luar negeri, terutama di kapal pesiar. Kebanyakan dari mereka, berangkat lewat kabupaten/kota lain di Bali, seperti Denpasar atau Badung. Soalnya, di dua kabupaten/kota itu banyak ada perusahaan penyalur tenaga kerja ke luar negeri. Di Karangasem memang ada penyalur tenaga kerja ke luar negeri, dan mereka juga membuka lembaga pelatihan kerja. Arya Sulang yang asli Tabanan itu mengakui, warga Karangasem selama ini, sebagian besar atau lebih dari 68 persen penduduknya bekerja di sektor pertanian dalam arti luas. Diakui pula kian tahun, pekerja di sektor pertanian ada kecenderungan menurun. Penyumbang pendapatan domestik brutto (PDRB) juga di sektor ini paling tinggi, meski memang terus menurun. Serapan tenaga kerja kedua setelah pertanian yakni di sektor jasa, di antaranya sektor pariwisata itu. Pihaknya di Disnakertrans masih tetap memprogramkan pelatihan tenaga kerja. Namun, jumlahnya yang bisa dilatih selama enam bulan dalam berbagai keterampilan, masih terbatas. Hal itu karena keterbatasan anggaran yang tersedia. Mereka dilatih dalam beberapa gelombang atau paket. Tiap tahun anggaran ada 27 sampai 30 paket pelatihan. Pesertanya per paket belasan orang. Membatasi jumlah peserta guna, pelatihan itu berlangsung efektif. ‘’ Per tahun hanya sekitar 480 orang calon tenaga kerja yang kita bisa latih di Disnakertrans.

Kami harapkan dan mendorong pihak swasta lebih banyak memberi dan membuka pelatihan keterampilan kerja,’’ paparnya. Guna mengurangi angka pengangguran, tambahnya, memang di Karangasem masih perlu digenjot perluasan lapangan kerja. Terlebih kini, dengan ditutupnya usaha galian C bodong, ratusan tenaga kerja tukang kosek (yang meratakan pasir di bak truk) kehilangan pekerjaan. Ini mesti dicarikan lapangan kerja baru, misalnya agar mereka kembali bertani atau beternak seperti ketika sektor galian C belum berkembang. Ditambahkan, memang ada tenaga kerja magang ke Jepang. Tahun lalu, setelah dilatih, diberangkatkan lagi delapan orang peserta magang ke Jepang. Sampai kini yang masih terikat kontrak kerja magang di Jepang, diperkirakan 300 orang. Soalnya, sudah banyak yang masa kontraknya sudah habis dan pulang. Mereka diharapkan menerapkan pengalaman kerjanya yang diperoleh di Negeri Matahari Terbit itu, misalnya setelah pulang membuka usaha, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi warga di sekitarnya. ‘’Kalau mau bekerja di luar negeri, prospeknya besar. Pendapatan lumayan dan peluang masih sangat luas. Yang penting memiliki keterampilan, siap merantau jauh dan siap bekerja keras, karena di luar negeri tentu sistemnya jauh lebih ketat dari kita. Penting pula bisa berhemat dan menabung, tentu bekerja di luar negeri akan sangat menjanjikan. Sudah banyak yang sukses bekerja di luar negeri, dan mereka akhirnya membangun rumah tangga atau membangun desa dari

perantauan,’’ paparnya. Arya Sulang mengatakan, terkait tenaga kerja asing, pengawasannya ada di tingkat Pemprov Bali. Jumlah pekerja asing di Karangasem tak begitu banyak. Selama ini tercatat 12 orang dan jumlahnya fluktuatif. Mereka umumnya bekerja sebagai manajer atau top manajer pengelola hotel milik orang asing atau dari penanaman modal asing yang ada di Karangasem. ‘’Ke depan tenaga kerja kita harus bekerja keras, dan mampu menguasai keterampilan yang lebih baik, terutama dalam kemampuan berbahasa asing. Hal itu guna mampu bersaing dengan naker dari negara lainnya, dalam rangka perdagangan bebas Asia. Tanpa usaha yang keras dalam menguasai keterampilan, jelas kita bisa kalah bersaing,’’ katanya. l Budana

16 - 22 Januari 2017

37


KETENAGAKERJAAN

Sektor Pariwisata Terbuka Diserbu Naker Asing

TENAGA kerja (naker) asing di Tabanan berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tabanan, tercatat enam orang. Semuanya terjun ke dalam bidang pariwisata. Dari enam tenaga kerja tersebut, menurut Kepala Disnakertrans Tabanan, Putu Santika tidak ada yang dari Tiongkok. Santika memaparkan awalnya tenaga kerja asing yang izin kerjanya di Tabanan berjumlah 8 orang. Namun, saat ini tinggal 6 orang dimana yang dua orang kontrak kerjanya telah habis. Ia melanjutkan, tenaga kerja asing jumlahnya bisa melebihi enam orang karena ada tenaga kerja asing yang bekerja lintas kabupaten dan tidak menetap di Tabanan hingga datanya tidak masuk ke Disnaker Tabanan. “Untuk yang izin kerjanya lintas kabupaten, perpanjangan izinnya dikeluarkan provinsi dan untuk lintas provinsi dikeluarkan pusat,” ujar Santika. Untuk memantau keberadaan tenaga kerja asing ini menurut Santika ada tim yang disebut Tim Pora yang diketuai oleh Imigrasi Denpasar. Dalam tim Pora ini selain imigrasi juga terdiri dari Disnaker, Kepolisian, TNI, Disdukcapil dan Departemen Agama dan lainnya. “Tenaga kerja asing ini wajib memperpanjang izin kerjanya setiap tahun,” ujarnya. Meski dikatakan masih sedikit, tetapi memasuki MEA, masuknya tenaga kerja asing di Tabanan masih terbuka terutama di bidang pariwisata. Untuk itu, diperlukan penyiapan SDM untuk bisa bersaing nantinya. Salah satu langkahnya adalah mendorong tenaga kerja sektor pariwisata untuk mengikuti uji kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi sehinggga nantinya tenaga kerja di bidang pariwisata memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui oleh semua negara Asean. Terlebih, di tahun tahun 2017, potensi kerja di Tabanan yang besar adalah bidang pariwisata. Alasanya, selain memiliki daerah tarik wisata seperti Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan, perkembangan wisata Tabanan juga mulai merambah ke desa dengan dibentuknya desa wisata. ‘’Bahkan untuk wisata kebutuhan tenaga kerjanya tidak hanya tenaga lokal tetapi juga luar negeri,’’ ujarnya. Sementara untuk mempersiapkan SDM di Tabanan agar bisa bersaing terutama bagi masyarakat terutama yang perpendidikan mengenah ke bawah, Disnakertrans menggelar berbagai paket pelatihan antara lain pelatihan satpam dan processing hasil pertanian ‘Tahun 2016 lewat dana APBD telah digelar 20 paket pelatihan,’’ ujar Santika. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tabanan, jumlah angkatan kerja tahun 2016 adalah 268.754 jiwa. Dari jumlah tersebut yang bekerja 264.133 jiwa sementara pancari kerja/penganggur sebanyak 4.641 jiwa (1,73%). Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pencari kerja atau penganggur di Tabanan menurun dimana tahun lalu jumlahnya adalah 6.027 jiwa (2,35%). l Wira Sanjiwani

38 16 - 22 Januari 2016


Di Jembrana

Ribuan Nelayan Terima Asuransi ASURANSI nelayan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para nelayan. Meski tidak langsung dapat dinikmati dalam kaitan produksi, paling tidak adanya asuransi ini memberi jaminan dan ketenangan nelayan dalam menggeluti pekerjaannya di laut yang penuh risiko. Baik risiko kecelakaan saat menangkap ikan, bahkan juga risiko kematian. Ribuan nelayan di Kabupaten Jembrana mendapatkan asuransi nelayan. Dari kuota yang diberikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebanyak lima ribu kartu tahun 2016 ini, sudah 4.901 kartu yang diterima nelayan di Jembrana. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa, mengatakan total nelayan di Jembrana yang terdata ada 10 ribu lebih. Baik itu nelayan selerek (kapal tangkap tradisional) dan nelayan jukung. Separuh dari total jumlah nelayan itu, akhir tahun ini menerima asuransi nelayan. “Kita mendapatkan lima ribu kartu asuransi nelayan, secara bertahap tahun depan diharapkan seluruhnya bisa terpenuhi,” ujar Maharimbawa. Seluruh penerima asuransi itu merupakan nelayan dan sebelumnya telah memiliki kartu nelayan. Jaminan keselamatan bagi para nelayan ini ditanggung PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) yang bekerjasama dengan KKP. Sebelumnya beberapa bulan lalu dari 5.000 kuota kartu yang diberikan, baru sekitar 1.500-an nelayan yang mendaftar. Namun, dari upaya jemput bola yang dilakukan Dinas, hampir lima ribu nelayan bisa terpenuhi. Sejak awal, pemerintah melakukan sosialiasi di kantong-kantong nelayan seperti di TPI dan permukiman nelayan. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana, I Made Widanayasa mengatakan awalnya memang kesadaran nelayan untuk mendaftarkan asuransi ini agak rendah. Namun, setelah mengetahui bahwa persyaratan mudah dengan manfaat yang cukup besar, para nelayan mau melakukannya. Asuransi ini gratis dengan premi ditanggung oleh pemerintah senilai Rp 175 ribu per orang. Manfaatnya, jaminan keselamatan nelayan ketika terjadi kecelakaan di laut. Pun ketika nelayan mengalami kecelakaan di darat (tidak bekerja) pun mendapat santunan. Dari nilai premi itu, nelayan menerima santunan sebesar Rp 200 juta terjadi kematian, cacat tetap (maksimal) Rp 100 juta dan biaya pengobatan (maksimal) Rp 20 juta. Sedangkan untuk santunan kecelakaan diluar penangkapan ikan, kecelakaan mengakibatkan kematian, Rp 160 juta, Cacat Tetap Rp 100 juta (maksimal) dan biaya pengobatan Rp 20 juta (maksimal). Kartu asuransi ini berlaku selama setahun hingga 2017 dan akan diperpanjang. “Manfaatnya banyak, setiap nelayan yang memiliki kartu nelayan, maka otomatis akan mendapatkan asuransi ini. Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap nelayan,” ujar Maharimbawa. l Surya Dharma Made Dwi Maharimbawa

16 - 22 Januari 2016

39


PARIWISATA

Simsalabim PHR Badung di Tangan Kabupaten

B

agi-bagi bantuan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Kabupaten Badung untuk enam kabupaten lain di Bali, termasuk Pemprov Bali, kini diambil alih Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta. Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Sebab, semangat awal Badung berbagi kue dari pariwisata ini sesungguhnya berputar dari pertimbangan ingin membangun industri pariwisata di Bali secara terintegrasi tidak terealisasi maksimal. Padahal, untuk pemerataan kunjungan wisatawan itulah, sebagian dari PHR yang didulang Badung dibagikan secara proporsional agar digunakan sesuai komitmen awal, yakni pembangunan infrastruktur objek wisata. Bupati Giri Prasta mengatakan bantuan penyisihan PHR Kabupaten Badung akan diserahkan secara langsung kepada enam Kabupaten di Bali mencapai Rp 342 miliar lebih. Bantuan diberikan dalam bentuk Bantuan keuangan khusus (BKK) dan pembagiannya dilakukan secara merata dan proporsional. “Dari Rp 342 miliar tersebut, kami bagi Rp 50 miliar secara merata dan sisanya lagi Rp 42 miliar kami bagi secara proporsional,� tegasnya. Pembagian PHR ini dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara Pemkab Badung dengan enam Kabupaten penerima. Bahkan, sejumlah bupati penerima, seperti Bupati Jembrana Putu Artha, Wakil Bupati

40 16 - 22 Januari 2016

Bangli Sedana Arta beserta perwakilan dari Kabupaten Karangasem, Klungkung, Tabanan dan Buleleng yang masing-masing didampingi pejabat Bappeda hadir pada rapat membahas kebijakan tersebut. Bupati Giri Prasta mempunyai pemikiran bahwa pemberian PHR Badung secara langsung ke enam Kabupaten ini untuk mewujudkan One Island Management di Bali serta terwujudnya One Stop Destination. Pembagian secara langsung ini juga telah dibenarkan dari segi aturan yuridis. Lebih lanjut dijelaskan, Aspek Yuridis yang dipakai dasar pembagian PHR ini meliputi UU No. 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, UU No. 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan, UU No. 23 tahun 2014 tenang Pemerintah Daerah dan Permendagri No. 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. Selain itu Pemkab Badung juga telah bersurat kepada Gubernur yang dilanjutkan dengan Bupati Badung bersama Bupati kabupaten penerima telah menghadap kepada Gubernur. Menurutnya Bapak Gubernur intinya tidak mempermasalahkan dan diminta pembagiannya secara proporsional,


dimana Kabupaten yang memiliki RTM terbanyak yang diprioritaskan serta Sekda Bali diminta membuat kajian normatif. selain itu dari DPRD Badung juga telah memberikan rekomendasi, termasuk meminta legal opinion dari Kejaksaan. “Dari tahun 2009-2016 PHR Badung yang telah diserahkan sudah mencapai Rp 1,6 triliun, namun kami melihat belum termanfaatkan dengan baik. Melalui PHR langsung ke Kabupaten ini kami ingin membangun Bali dengan kenyataan dan komitmen kami demi kemajuan pariwisata Bali,” tegasnya. Pemkab Badung mentargetkan 2 tahun ke depan, kabupaten penerima mampu menata infrastruktur dan menciptakan destinasi baru. “Kami ingin bersama-sama membangun Bali dan mensejahterakan masyarakat Bali” terangnya. Ditambahkan, bantuan PHR ini akan diberikan melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Untuk itu, kabupaten penerima melalui Bappedanya agar segera membuat proposal rencana pembangunan yang menjadi skala prioritas. Dan diharapkan dana ini dapat dipertanggungjawabkan secara nyata serta adanya laporan pertanggungjawaban pemakaian dana kepada Bupati Badung yang akan dipertanggungjawabkan kepada DPRD Badung pada anggaran perubahan tahun 2017. “Bantuan ini dalam bentuk BKK dan akan menjadi hak dari Kabupaten dan masyarakat Kabupaten penerima, namun dalam pemanfaatnya harus ada wujud nyata demi kemajuan

pariwisata Bali,” tambahnya seraya memastikan hal ini tidak ada kepentingan politik dan bila dikemudian hari terjadi permasalahan hukum, itu menjadi tanggung jawab dari Pemkab Badung. Bupati Jembrana Putu Arta menyambut baik dan mengapresiasi langkah Pemkab Badung untuk memberikan pembagian PHR secara langsung. Bantuan PHR dari Badung ini akan sangat bermanfaat dalam menunjang pembangunan objek dan infrastruktur pariwisata di Jembrana khususnya. “Kami Pemkab dan masyarakat Jembrana sangat mendukung pembagian PHR Badung secara langsung,” ucapnya. Kepala Bappelitbangda Karangasem I Ketut Sedana Merta menegaskan, pada prinsipnya sependapat dengan yang disampaikan Bupati Jembrana. “Ibu Bupati kami secara prinsip menyambut baik keinginan Badung. Kami telah membaca aspek yuridisnya dan memang memungkinkan dengan proses tersebut, termasuk aspek yuridis sudah ditempuh oleh Badung. Legal opinion dari Kejari Denpasar membuatnya semakin jelas,” jelasnya. Senada juga disampaikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Menurutnya langkah Bupati Badung ini merupakan motivator dan kerja nyata serta mengutamakan konsep menyama braya dalam membangun Bali. Melalui pembagian PHR Badung ini, salah satu rencana yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bangli yakni membangun kawasan Geopark Batur Kaldera yang sudah diakui UNESCO. l Parwata

Pembagian bantuan PHR secara langsung oleh Pemkab Badung, diharapkan mampu menjaga eksistensi pariwisata Bali. Seperti halnya Pemkab Bangli yang akan memanfaatkan bantuan tersebut untuk membangun kawasan Geopark Batur Kaldera yang sudah diakui UNESCO. 16 - 22 Januari 2016

41


A K TT II VVIITTAASS

MBP/ist

BNI - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membangun 1 unit sumur bor di Banjar Pilan Desa

NGADEG RATU - Pada 31 Desember 2016 (Saniscara Kli-

Kerta Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar beserta

won Wuku Wayang, Iรงaka Warsa 1938) adalah tahun ketu-

sarana kelengkapannya untuk membantu masyarakat

juh peringatan Ngadeg Ratu (Tinggalan Dalem) Abhiseka

dalam penyediaan sumber air bersih. Kegiatan tersebut

Sri Wilatitka Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX. Peringatan

merupakan salah satu komitmen BNI dalam program

dimeriahkan dengan tarian Bedoyo. Para putri Hindu

bina lingkungan terutama di bidang sarana dan prasarana umum.

Bali menarikan tarian sakral Bedoyo Segara Kidul ciptaan Gusti Wedakarna

MBP/ist

MBP/ist

BNI - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membangun satu unit sumur bor beserta sarana kelengkapannya di area Pura Dalem Desa Pakraman Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan. Selain untuk mendukung aktivitas keagamaan, pembangunan sumur bor di area Pura Dalem ini juga dimaksudkan memfasilitasi kebutuhan air bersih warga setempat.

DENFES - Event Denpasar Festival (Denfest) yang kali ini memasuki tahun ke-9 yang diadakan Pemkot Denpasar sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat umum, khususnya warga Denpasar. Di mana berbagai macam pergelaran budaya, seni, kuliner, ekonomi kreatif bercampur menjadi satu di kawasan Catur Muka Denpasar. Tidak luput lomba-lomba beserta pameran juga ikut meramaikan kegiatan Denfest ke-9 tahun 2016 ini.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

42 16 - 22 Januari 2016


MBP/ist

FE UNMAS - Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati (FE Unmas) kembali memberi penguatan akademis bagi calon lulusannya. Kamis (29/12), FE Unmas menggelar Seminar Nasional ‘’Strategi Meraih Sukses di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN’’ dengan narasumber dosen FEB Universitas Brawijaya Prof. Dr. Made Sudarma, S.E., M.M., Ak., CA.

MBP/ist

BIFFEST - Tidak terasa, 14 tahun sudah pelaksanaan Bali International Film Festival (BIFFest) yang digagas oleh komunitas pecinta film di Bali. Tahun 2016 ini, 14th Royal BIFFest 2016 diikuti oleh enam Negara, yakni Indonesia, Hungari, India, Switzerland, Singapore dan Bangladesh. Pujian atas acara BIFFest ini disampaikan oleh Marrie Lee, Daryl Lee, Vanessa Aguirre Tan yang merupakan movie maker asal Singapura.

MBP/ist

FKUB BADUNG - Pergantian tahun 2016 ke 2017

MBP/ist

dijadikan momentum untuk introspeksi diri. Berkenaan

BPR LESTARI - Di pengujung tahun 2016 ini, BPR

dengan hal tersebut, Sabtu (31/12) Forum Kerukunan

Lestari kembali mabanjar dengan Banjar Gunung, Desa

Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung melakukan malam perenungan refleksi akhir tahun. Rencana tersebut disampaikan Ketua FKUB Badung Kompyang R. Swandika saat rapat bersama seluruh pengurus FKUB di ruang rapat Sekda Badung, Kamis (29/12).

Peguyangan Kaja, Denpasar Utara melalui program Lestari Mebanjar, dengan mengadakan dharma wacana yang membahas pelaksanaan yadnya sebagai media pendidikan. Acara yang menjadi salah satu rangkaian Odalan yang bertepatan dengan Tumpek Wayang ini diselenggarakan, Kamis (29/12).

16 - 22 Januari 2016

43


A KT I V I TA S

MBP/ist MBP/ist

PEMKAB JEMBRANA - Langkah Pemkab Jembrana untuk segera memiliki kebun raya di Jembrana mulai

UNWAR - Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar terus meningkatkan iklim akademik lewat berbagai

mendapat titik terang. Pembangunan yang digadang-gadang

seminar internasional. Kamis (29/12), Fakultas Perta-

menjadi kebun raya pertama yang dimiliki pemda di Bali

nian (FP) Unwar mengundang dosen senior penelitian

ini akan segera terealisasi setelah pemerintah pusat melalui

dari Villanova University AS Justinus A. Satrio, Ph.D.

Kementerian PU dan Perumahan Rakyat bersedia mengucurkan bantuan fisik senilai Rp 10,6 miliar.

memberikan kuliah umum soal pertanian.

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Komite III DPD-RI Bidang Tenaga Kerja kembali mendapatkan laporan dari masyarakat terkait dengan dugaan kekerasan verbal yang dilakukan oleh oknum atasan di salah satu mall di Denpasar terhadap sejumlah karyawan wanita. Dalam laporan yang masuk ke parlemen, pihak pengadu menyampaikan adanya keluhan staf dan karyawan, khususnya karyawati Hindu Bali yang dirugikan dengan sejumlah kebijakan perusahaan. Maka dari itu, sesuai amanat konstitusi bahwa DPDRI adalah pengawas UU, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III melakukan kunjungan kerja dan inspeksi ke mall tersebut.

44 16 - 22 Januari 2016

MBP/ist

YPLP DENPASAR - Keluarga besar YPLP Kota PGRI Denpasar, Kamis (29/12) larut dalam suasana gembira di acara ‘’Melepas Tahun 2016 dan Menyambut Tahun 2017’’. Acara diisi dengan hiburan serta penyerahan cenderamata. Acara juga dihadiri Ketua Provinsi PGRI Bali Dr. Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., Ketua Kota PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. dan lainnya.


PROPERTI

2017, Properti Diharapkan Membaik

BISNIS properti 2017 diharapkan membaik oleh sejumlah pengusaha properti. Terutama lancarnya penjualan produk rumah menengah bawah yang memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Salah seorang pebisnis properti, Agustinus, belum lama ini menyampaikan, penurunan suku bunga KPR di sejumlah bank diharapkan bisa menarik simpati konsumen. ‘’Itu karena sebagian konsumen menjadikan rumah sebagai kebutuhan mendesak sehingga mau tak mau akan berusaha membeli,’’ ujarnya. Lanjutnya, konsumen mesti mendapatkan layanan berkualitas sehingga motivasi mereka untuk meningkatkan pendapatan makin tinggi. ‘’Itu karena

menempuh KPR tantangannya cukup berat,’’ katanya. Katanya, konsumen harus menyiapkan uang muka yang cukup besar, yakni 30 persen dari harga rumah. Tak hanya itu biaya admistrasi juga tak sedikit. Dia berharap 2017 penjualan membaik sehingga mampu memberi dampak positif terhadap perekonomian, karena berkembangnya bisnis properti tak hanya berpengaruh pada bisnis material bangunan tetapi juga bidang jasa lainnya. Bidang jasa tersebut antara lain, jasa konstruksi, arsitek, dan lainnya. Dengan harapan kemudahan-kemudahan juga ada di tahun baru ini seperti pajak, dan lainnya. ‘’Perkembangan bisnis properti perlu keberpihakan pihak-

pihak terkait karena dampaknya sangat luas bagi perekonomian,’’ jelasnya. Salah seorang spekulan produk properti, Made Ardika menyampaikan, 2017 mestinya ada motivasi baru bagi pebisnis menggeliatkan pasar. Hal itu bisa dilakukan dengan meningkatkan kualitas produk. Tak hanya menyangkut peningkatan keragaman desain perumahan, tetapi juga harga yang kompetitif murah. Diharapkan bisnis properti bisa berkembang lebih baik tahun ini, walaupun berbagai hambatan masih menghantui pebisnis properti. ‘’Misalnya maraknya pungutan liar (pungli), perizinan, dan lainnya,’’ tandasnya. l Gunawan 16 - 22 Januari 2016

45


HIBURAN

Hijrah ke Malaysia

Iszur Muchtar Dukung Istri Tempuh S-3

K

omedian Iszur Muchtar (50) ternyata hijrah ke Malaysia. Itu membuat ia lama tidak terdengar di pentas hiburan tanah air. Komedian ini hijrah ke negeri jiran untuk mendukung istrinya, Niekla Survia Andiesta, menempuh pendidikan S-3 di negara tersebut. “Kalau tinggal di Kuala Lumpur mulai 2011. Di Malaysia mulai 2009. Dari 2009 kami sekeluarga dari Bandung pindah ke Kedah di Sungai Petani karena istri saya diterima jadi dosen di sebuah universitas di sana,” kata Iszur saat memandu acara HUT Dharma Wanita Persatuan di KBRI Kuala Lumpur, Rabu lalu. Setelah dua tahun tinggal di Kedah sementara anak-anaknya sudah mulai mahasiswa, sementara pilihan tempat kuliah di negara bagian tersebut tidak banyak akhirnya ia mencoba pindah ke Kuala Lumpur. “Karena banyak pilihan universitas. Tahun 2011 istri mencoba melamar di IMU (International Medical University). Alhamdulillah diterima sampai sekarang. Anak-ana juga kuliah di sini sekarang,” kata pendiri P Project tersebut. Pria kelahiran 22 Maret ini mengakui aktivitasnya di dunia hiburan mulai berkurang sejak pindah ke Malaysia. “Mau nggak mau berkurang. Pertama-tama satu tahun full saya ndak ke mana-mana di Malaysia. Lamalama juga bosan. Nggak ada kerjaan. Akhirnya tahun kedua coba nyambi. Kebetulan dapat tawaran stripping setiap hari akhirnya empat sampai lima bulan tidak pulang. Bang Thoyib dicari anak-istri. Akhirnya istri bilang nggak kuat kalau begitu,” katanya. Akhirnya pria asal Bandung ini harus memilih, kalau karir artis makin tua makin menurun kalau dosen makin tua makin tua makin laku, akhirnya dirinya

46 16 - 22 Januari 2016

serius untuk masa depan yakni biarlah giliran istrinya yang berkarier. Ketika ditanya mengapa tidak serius mencoba dunia hiburan di Malaysia, dia mengaku seleranya berbeda. “Pertama saya belum dapat link, yang kedua budayanya beda. Seleranya beda. Kalau di Indonesia siklusnya tiap hari atau cuma sehari syuting, di sini kan nggak bisa. Cara kerjanya beda. Seleranya agak beda. Beda dengan nyanyi. Kalau hiburan nggak gampang,” katanya. Kendati demikian dia hingga sekarang masih menerima tawaran syuting dari tanah air. “Dari Indonesia masih. Saya barusan pulang dari Indonesia. Ambil yang syutingnya pendek. Satu Minggu dua Minggu. Kalau yang reguler ndak bisa,” katanya. Untuk rencana 2017 ini pihaknya masih di Kuala Lumpur untuk membantu istrinya. “Harus bantu istri S-3 program doktoral. Kalau sekolah ndak ada bantuin m o r i l susah. Sebent a r lagi

anak-anak beres kuliah. Terserah mereka mau kemana. Tugas suami mendampingi,” katanya. Iszur Muchtar adalah pelawak, pemeran, presenter dan pencipta lagu Indonesia. Dia dikenal luas lewat P Project melalui album rekaman keluaran Musica Studio tahun 1993. lKmb


Luna Maya

Gabung di Sekuel “Filosofi Kopi” LUNA MAYA bergabung dalam jajaran pemain di sekuel “Filosofi Kopi: Ben & Jody”. Luna Maya berperan sebagai Tarra dalam film yang disutradarai Angga Dwimas Sasongko. Sekuel ini dibintangi oleh Chicco Jerikho, Rio Dewanto, juga Nadine Alexandra. “Filosofi Kopi: Ben & Jody” adalah sekuel dari film Pemenang Kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik dan

Penyunting Gambar Terbaik FFI 2015, “Filosofi Kopi The Movie” (2015). “Filosofi Kopi The Movie” diadaptasi dari cerita pendek dengan judul sama karya Dewi Lestari. Film itu berkisah mengenai Jody (Rio Dewanto) dan Ben (Chicco Jerikho), yang sejak kecil bersahabat, sama-sama ingin memajukan kedai Filosofi Kopi milik mereka dengan menemukan racikan

kopi yang sempurna. Film itu diputar juga di Taipei Golden Horse Film Festival 2015, Bucheon International Fantastic Film Festival di Korea, Silk Road International Film Festival di Cina dan mendapatkan penghargaan Best Ensemble Cast di World Premiere Film Festival di Manila. l Kmb 16 - 22 Januari 2016

47


TRADISI

Usaba Muhu-muhu

”Nyomia Bhuta Kala”

U

saba Muhu-muhu di Desa Adat Timbrah, Pertima, Karangasem, sebuah ritual yang memiliki makna filosofi yang mendalam. Ritual Usaba Muhu-muhu yang dilaksanakan dalam bentuk caru desa itu bertujuan untuk nyomia bhuta kala menjadi bhuta hita. Sehingga warga setempat senantiasa hidup harmonis dengan sesama dan alam semesta. Pelaksanaan tradisi ini diawali dari ritual nyaga. Tiga hari sebelum Usaba Muhu-muhu, warga melaksanakan ritual ini untuk nyomia bhuta kala dalam tingkatan yang lebih kecil agar tidak mengganggu pekarangan warga. Ritual ini juga disebut dengan matuun buah. Pada saat Usaba Muhu-muhu, ritual nyomia dilakukan dalam tingkatan yang lebih tinggi oleh desa adat, dengan sarana caru seekor sapi. Prosesi undagi saat menyembelih sapi sebagai sarana caru ini selalu menyedot perhatian warga sekitar. Sapi yang diikat di sebuah tiang beton, ketika disembelih undagi berlangsung menegangkan. Sapi yang meronta-ronta saat disembelih membuat warga sekitar tegang. Namun, prosesi ini lebih aman ketimbang ritual serupa di Desa Asak, di mana sapinya dilepas lantas dihujani pedang, golok dan sajam lainnya saat Usaba Kaulu di desa itu. Tokoh masyarakat setempat, Nengah Sukada, belum lama ini menyampaikan tradisi ini dilaksanakan setiap tahun sekali, tepatnya setiap Tilem Sasih Kapitu. Krama empat banjar pangarep dan dua banjar sesabu desa tedun ke desa melaksanakan tugas ayah-ayahan banjar masing-masing untuk mempersiapkan sarana ritual Usaba Muhu-muhu ini. Mulai dari mebat, ngarah, ngikih hingga murak sapi. Selain krama, desa adat juga menunjuk saya dan malun saya, tukang banten, tukang base dan undagi untuk menuntaskan beberapa tugas adat guna mempersiapkan sarana ritual ini. Jadi, sebelum sapi sarana caru disembelih, juga ada ritual khusus. Mulai dari nganteb banten di Pura Dalem Tengah (matur piuning), nganteb banten

48 16 - 22 Januari 2016

di depan sapi itu, kembali ke Pura Bale Agung untuk melengkapi daging klakat, nanding banten kemulan, hingga norek

sapi tepat di dahinya. ‘’Setelah seluruh ritual ini dilaksanakan, barulah sapinya katebekin (ditusuk),’’ tegasnya.


Tokoh masyarakat lainnya, Nengah Supartha, menambahkan setelah prosesi ini selesai, masyarakat melaksanakan persembahyangan di Pura Dalem Tengah. Ritual di pura ini kapuput Buyut dan Dahyang. Buyut muput banten kemulan di atas tepas, sedangkan Dahyang nganteb banten kemulan di bawah tepas. Uniknya, setelah proses persembahyangan bersama, krama setempat mulai dari orang tua hingga

anak-anak magibung bersama, dari olahan daging sapi sisa setelah dipakai sarana ritual. Warga duduk bersama di tempat-tempat yang sudah disediakan desa adat, seperti Bale Pauman, Bale Lantang hingga di Bale Sekaa Gong. Selain bermakna ngalungsur merta Ida Batara, magibung ini menjadi sarana untuk merekatkan tali persaudaraan di antara krama desa. Sebab, saat itu seluruh krama yang ting-

gal di desa maupun warga perantauan ikut duduk bersama dalam tradisi khas Karangasem ini. ‘’Tapi, perlu diingat, tujuan utama ritual ini bukan untuk magibung, tetapi adalah caru desa untuk nyomia bhuta kala,’’ kata Supartha yang pernah menjadi Klian Desa Adat Timbrah tahun 2002 sampai 2007 ini. Dari beberapa sumber lain di desa setempat, tradisi aci Usaba Muhumuhu ini juga dipandang sebagai penerapan dari Kitab Shiva Purana, yaitu ketika Dhurgha melawan raksasa Mahisasura berwujud sapi atau kerbau. ‘’Pada zaman terkini diperingati sebagai bentuk pengendalian diri agar manusia terhindar dari sifat hewani,’’ ujar salah satu warga setempat. Untuk tahun ini, ritual ini kembali digelar, Jumat (27/1). Prajuru setempat sudah menyiapkan sapi khusus untuk sarana caru ini. Sapi yang dipakai tak boleh sembarangan, sehingga pemilihannya dilakukan dengan teliti ke tempat-tempat para peternak kerbau di desa setempat, hingga ke desa-desa tetangga. Salah satu yang menjadi syarat adalah sapi itu tak boleh cacat. Bhuta kala selalu dibayangkan sebagai suatu makhluk berwajah seram. Imajinasi oleh para seniman dan rohaniwan seperti itu memang dianggap wajar karena bila manusia tidak harmonis dengan bhuta kala, maka sosok maupun peristiwa menyeramkan seperti di atas bisa menjadi nyata. Namun, perlu diluruskan bahwa bhuta pada intinya dibangun dari lima elemen yang disebut Panca Maha Bhuta, yaitu tanah, air, api, udara dan ether. Kelima unsur inilah yang membangun alam semesta (bhuana agung). Bahkan, jasmani manusia juga disebut alam kecil atau bhuana alit. Sehingga dalam istilah macaru untuk nyomia bhuta kala, tujuan utamanya adalah mengubah bhuta kala menjadi bersifat lembut sehingga tak mengganggu kehidupan manusia. Demikian juga manusianya, untuk terus belajar mengendalikan diri dan mengembangkan perbuatan baik, sehingga terwujudlah keharmonisan. l Bagiarta Sebelum sapi disembelih menjadi sarana caru, desa adat setempat melakukan ritual khusus. Ini prosesi yang dilakukan pada pelaksanaan Usaba Muhu-muhu sebelumnya.

16 - 22 Januari 2016

49


TRADISI

MBP/ina

Warga Banjar Jelekungkang menggelar tradisi unik yaitu memasang penangkalan pada Tilem kanem. Pemasangan pamangkalan ini dipercaya dapat menolak kekuatan jahat dan wabah penyakit.

Penangkalan

Tolak Kekuatan Jahat dan Wabah Penyakit

T

ilem Sasih Kanem bagi warga Banjar Jelekungkang, Desa Tamanbali, Bangli, merupakan rerahinan yang digunakan untuk menggelar tradisi unik yaitu memasang penangkalan, yang dipasang di setiap batas wilayah banjar. Penangkalan adalah sebilah bambu yang berisi bambu runcing dan kelangsah yang dipasang di pinggir jalan. Bagi warga setempat, penangkalan dipercaya dapat menolak kekuatan jahat serta wabah penyakit. Bendesa Jelekungkang Wayan Wirya, menjelaskan penangkalan dibuat dengan cara menyisipi sebilah bambu dengan bambu runcing (sungga) di sepanjang ruasnya. Penangkalan dipasang dengan cara disusun dengan dua buah bambu

50 16 - 22 Januari 2016

panjang sebagai tiang dan dibentangkan di atas jalan. Pada bagian tiang dipasangi juga kelangsah (daun kelapa muda yang dianyam). ‘’Dibuatnya langsung di lokasi tempat pemasangannya. Biasanya dipasang saat pagi hari,’’ terangnya. Sesuai namanya, penangkalan dipasang untuk tujuan menangkal atau menolak kekuatan negatif. Warga juga mempercayai pemasangan penangkalan dapat menangkal wabah penyakit dan serangan gaib. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa penangkalan dipasang di setiap batas wilayah banjar. ‘’Dipasangnya di tanggun desa. Kita pakai batas rumah warga yang paling ujung. Hal ini sudah dilaksanakan turun temurun sejak lama,’’ terangnya. Lanjut dikatakan Wirya, setelah me-

masang penangkalan, warga pada sore harinya melaksanakan persembahyangan ke Pura Dalem. Masing-masing kepala keluarga wajib membawa uang kepeng sejumlah anggota keluarganya. Uang kepeng tersebut kemudian disetor ke prajuru untuk kemudian dihitung. Dari uang kepeng yang terkumpul ini akan diketahui berapa total keseluruhan jumlah warga yang ada Banjar Jelekungkang. ‘’Tahun 2015 lalu, jumlah warga terhitung 1.123 jiwa,’’ terangnya. Usai dipakai menghitung jumlah warga, uang kepeng tersebut kemudian disimpan untuk dipergunakan sewaktuwaktu dalam upacara keagamaan. l Dayu Swasrina


168 |16 - 22 Januari 2017

Rakyat Bali Harus Dicerdaskan

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 168 by e-Paper KMB - Issuu