Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 166 | balipost.com

Page 1

166 |26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

Kasus Narkoba Melonjak

RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI lMencermati Perekonomian Bali 2017 6 BALI SEPEKAN l’’Pamedek’’ Meninggal Mendadak di Pura Lempuyang 7 LAPORAN UTAMA l Kasus Narkoba Melonjak 8 l Curanmor Menurun 9

l Siaga di Darat dan Laut 10 l Cegah Masuknya Teroris 11 POLITIK lMerumuskan Strategi Memangkas Kesenjangan 16 lBadung Menjabarkan Tri Sakti 17 MANCANEGARA l Derita Pekerja Paksa di Korea Utara 20 DAERAH l Empat Desa di Mengwi Diterjang Banjir 22

LENSA l Sampah Kiriman 26

OLAHRAGA l Salah Perkirakan Lawan 27 PENDIDIKAN l Gianyar Mulai Kembangkan PAUD Hindu 32 LINGKUNGAN l Kawasan Pesisir Banyak Ancaman 36 PARIWISATA l Keindahan Pantai di Bali Terkikis Abrasi 38

PROPERTI l RSH Non-subsidi Masih Primadona Pasar 46 TRADISI l Budaya Membaca Lontar

Lestarikan Tradisi Leluhur 48

HIBURAN l Tatjana Saphira

Pernah Krisis Percaya Diri 46 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

3


DARI PEMBACA

Tinjau Sistem Perekaman e-KTP M

engurus e-KTP ternyata tak sederhana yang kita bayangkan. Datang, foto lalu menunggu terbitnya identitas diri. Belakangan ini, saya sering membaca bahwa proses e-KTP juga tergantung hasil tender. Ke depan, mestinya sistem pengadaan e-KTP diserahkan ke kabupaten. Pusat sebaiknya hanya membenahi sistemnya agar lebih praktis. Usulan ini saya sampaikan, agar ketika gagal tender di Jakarta, tak semua daerah di Indonesia sulit mengurus e-KTP. Padahal urusan KTP mestinya bisa ditangani di tingkat kabupaten kota jika sistemnya dibenahi. Saya khawatir apa yang terjadi di Denpasar, juga terjadi di Kabupaten Gianyar. Pemohon e-KTP tetap tinggi, sedangkan blangko yang diterima dari pusat tidak pernah memadai. Akibatnya, atrean untuk mendapatkan e-KTP semakin lama. Ironisnya sebelumnya, Disdukcapil juga tak bisa berbuat banyak dengan keterbatasan blangko ini. Karena harus menunggu dari pusat. Karena itu, Disdukcapil juga telah memasang spanduk permakluman yang di pasang di tempat-tempat umum. Drs. Nyoman Murda Gianyar, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

4


Mengawal Sinergi Pariwisata Bali Sektor pariwisata bertahun– tahun menjadi andalan ekonomi Bali. Investasi di sektor pariwisata juga telah membuat terbukanya lapangan kerja dan memacu pertumbuhan ekonomi Bali. Namun, ketergantungan Bali terhadap pariwisata dikhawatirkan akan membuat Bali berada dalam zona rawan dalam menjaga ketahanan ekonomi. Sektor pariwisata diyakini sangat labil mengingat tantangan terkoreksi jika terjadi gangguan stabilitas dan keterpurukan ekonomi. Hal ini pun membuat banyak kalangan meragukan sektor pariwisata bisa membuat Bali bisa bertahan dari ancaman keterpurukan ekonomi. Hal itu terungkap saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali terkait dengan daya dukung pariwisata terhadap ketahanan ekonomi Bali. Pada jajak yang dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon ini, 34,01 persen responden mengaku yakin

bahwa Bali bisa mengandalkan pariwisata dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Responden berpandangan Bali hanya perlu melakukan proteksi dan membatasi investasi yang merusak alam Bali. Jika hal ini bisa dilakukan Bali akan tetap bisa bertumpu pada sektor pariwisata. Terjaganya alam Bali serta budaya Bali makan membuat Bali memiliki identitas parwisata yang jelas. Selain itu, sektor pariwisata juga merupakan lokomotif ekonomi global yang dijadikan andalan sejumlah negara. Sedangkan 64,35 persen responden mengaku tidak yakin Bali bisa terus bertumpu pada sektor pariwisata. Responden menilai mulai rusaknya alam Bali dan melemahnya ekonomi global akan membuat sektor parwisata ikut terkoreksi. Terlebih, belakangan ini identitas pariwisata Bali sudah bergeser. Sektor pariwisata yang sudah membias dari pariwisataakan membuat Bali tidak

lagi menjadi primadona wisatawan mancanegara. Bali yang sudah memfasilitasi berkembangnya pariwisata berbasis alam, binatang dan hiburan malam akan kalah saing. Ini akan memicu keterpurukan ekonomi. Selain itu, rapuhnya sektor pariwisata dari ancaman stabilitas dan pelemahan ekonomi, akan membuat Bali sulit menjaga pertumbuhan ekonomi jika tak memiliki kekuatan ekonomi alternatif. Responden justru berpandangan, Bali akan tetap memiliki daya tahan ekonomi jika sektor pariwisata diimbangi dengan pertumbuhan sektor pertanian. Sedangkan 1,64 persen responden tak memberikan respons terkait hal ini. Mereka berharap Bali segera membangun sektor pertanian jika ingin daya tahan ekonomi bertahan. Responden juga berharap Bali membatasi investasi yang merusak alam Bali. l Dira Arsana 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

5

5


opini

Mencermati Perekonomian Bali 2017

E

konomi Bali Tahun 2017 diprediksi tumbuh pada kisaran 6,23 – 6,63 persen. Angka ini memang masih ada di kisaran prediksi capaian tahun 2016, yang pada triwulan pertama tumbuh hanya 6,05 persen, kemudian triwulan kedua meningkat menjadi 6,53 persen, lalu pada triwulan ketiga mampu tumbuh 6,82 persen. Angka inflasi Tahun 2017 diprediksi ada pada kisaran 4 + 1 persen, yang bila dibandingkan dengan capaian tahun ini tidak jauh berbeda. Hingga bulan November 2016 inflasi Bali hanya 3,14 persen. Prediksi ini memang tidak lepas dari proyeksi ekonomi nasional dan global yang masih menuju kearah perbaikan. Proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang episentrumnya ada di Amerika, belum dapat dipastikan karena kebijakan ekonomi presiden barunya, belum tentu sama dengan janji-janjinya saat masa kampanye. Keberadaan Gubernur Bank Sentral di negara itu yang terkenal sangat independen, akan besar pengaruhnya terhadap perekonomian negaranya. Proyeksi ekonomi nasional tahun 2017 dipatok dengan angka pertumbuhan 5,2 persen atau pada APBN hanya 5,1 persen dengan inflasi 4,35 persen. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika dipatok 13.300, sementara harga minyak mentah diasumsikan sebesar US $ 45 per barel dengan lifting 815 ribu barel. Proyeksi itu, juga tidak terlalu jauh berbeda dengan target capaian pertumbuhan tahun 2016 sebesar 5,1 persen. Optimisme pertumbuhan ekonomi Bali akan ada pada angka yang maksimal pada tahun 2017 dilandasi oleh beberapa kondisi, seperti kekayaan alam imaterial yang melimpah di sektor pariwisata, pertanian, industri kreatif dan kelautan. Bali sudah terkenal di mancanegara dan juga sebagai daerah tujuan investasi nasional dan internasional. Di samping itu, keamanan Bali belakangan relatif terjaga, dan juga memiliki berbagai keunggulan komparatif yang jelas jika dibandingkan dengan daerah maupun negara lain. Investasi pada sektor riil diharap meningkat pascaamnesti pajak yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Ease of Doing Business (EODB) atau tingkat kemudahan berinvestasi Indonesia yang membaik, dari peringkat 109 pada Tahun 2015 menjadi peringkat 91 Tahun 2016 diharapkan juga berpengaruh signifikan bagi pertumbuhan investasi as-

6

Oleh I Wayan Ramantha

ing di Bali. Kondisi tidak normal dengan pertumbuhan di bawah rata-rata, seperti pertumbuhan Real Estate yang hanya 5,66 persen dan Industri Pengolahan 3,39 persen Tahun 2016, diprediksi tidak akan terjadi lagi Tahun 2017 seiring dengan membaiknya daya beli masyarakat. Pesimisme pertumbuhan ekonomi Bali disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti adanya beberapa degradasi budaya yang berubah tanpa terasa sebagai dampak negatif pariwisata. Padahal, budaya merupakan modal dasar pariwisata. Sinergitas sektor pertanian dengan sektor pariwisata terus menjadi wacana, entah kapan akan terealisasi. Dan, keseimbangan pembangunan antara Bali Utara dengan Bali Selatan masih di tataran berfikir dan berbicara, belum banyak terwujud. Sementara pada pembangunan akomodasi pariwisata, terjadi mismatch pasar dengan jumlah hotel yang dibangun. Aturan moratorium pembangunan hotel di Bali Selatan yang pernah dibuat oleh Provinsi, hanya berlaku di atas kertas, karena dikalahkan oleh aturan otonomi daerah Kabupaten/ Kota. Akibatnya, setelah “perang� tarif, ratarata Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Tahun 2016 hanya 58,56 persen di musim rame, rata-rata lama tinggal hanya 3,5 hari. Hotel non bintang TPK nya lebih parah lagi, hanya 30,45 persen dengan lama tinggal 2,81 hari. Dukungan Infrastruktur Dalam teori ekonomi, pembangunan infrastruktur selalu menjadi kata kunci guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah atau wilayah. Teori ini tidak hanya disadari oleh para ekonom dan elit pemerintahan, tapi oleh hampir seluruh lapisan masyarakat, karena mereka telah banyak melihat secara empirik. Ambillah contoh setelah dibangun jalan tol dan under pass di wilayah Benoa dan Kuta, pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung saat itu ada di kisaran 7 persen. Pemerintah pusat, tentu yang paling paham tentang dampak dukungan infrastruktur terhadap pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. Dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia

(MP3EI) 2011-2025 yang dirancang Tahun 2010 oleh rezim pemerintahan pusat saat itu, Bali diposisikan sebagai pintu gerbang pariwisata nasional dengan rencana pembangunan beberapa proyek infrastruktur. Namun dalam realisasinya, sangat sedikit proyek itu didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tahun 2016 pun, pembangunan infrastruktur oleh pemerintah pusat untuk Bali dapat dikatakan paling kecil jika dibandingkan dengan daerah lain. Seperti diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, bahwa pembangunan infrastruktur tahun ini telah digenjot di berbagai proyek seperti jalan, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik, dan infrastruktur lainnya. Di Bali dan Nusa Tenggara telah dirancang sebanyak 16 proyek senilai Rp 0,91 triliun. Sementara di Pulau Jawa terdapat 89 proyek dengan nilai Rp 77,8 triliun. Di Sumatera sebanyak 46 proyek dengan nilai Rp 31,1 triliun. Kalimantan memiliki 24 proyek senilai Rp 38 triliun. Di Sulawesi terdapat 28 proyek dengan nilai sebesar Rp 14,3 triliun. Bahkan di Maluku dan Papua terdapat hanya 13 proyek, tetapi nilainya jauh melebihi apa yang dianggarkan untuk Bali dan Nusa Tenggara, karena angkanya mencapai Rp 4,81 triliun. Bali memang tidak boleh iri dengan daerah lain, apalagi dengki dengan pemerintah pusat. Kesantunan Bali yang telah membudaya dan sangat diakui di tingkat nasional dan gobal, harus tetap dipertahankan. Yang lebih penting adalah eksekutif dan legislatif Bali lebih focus lagi untuk secara cermat melakukan lobi- lobi ke pusat, agar kebagian pembangunan infrastruktur yang lebih merata dari APBN. Kebiasaan konsultasi dan studi banding, sudah saatnya ditambah dengan lobi-lobi positif, guna mendukung target pertumbuhan ekonomi 6,63 persen dengan pemerataan Bali Selatan dan Bali Utara. Rencana pemerintah Provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota yang kerap berbeda, sudah sepatutnya disinkrunkan sebelum minta dukungan pusat. Ego sektoral yang kadang berkumandang, seharusnya cepat memperoleh kesepakatan agar tidak kontra produktif bagi pembangunan Bali secara keseluruhan. Penulis, Guru Besar FEB-Unud

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

6


BALI SEPEKAN

Pascabanjir

Sejumlah Batang Pohon Dievakuasi MBP/gik

’’Pamedek’’ Meninggal Mendadak di Pura Lempuyang SEORANG pamedek, I Wayan Ginten (58), meninggal mendadak usai melaksanakan persembahyangan di Pura Lempuyang Luhur, Karangasem, Minggu (11/12). Meninggalnya pamedek asal Banjar Semaon Desa Puhu, Payangan, Gianyar itu diduga karena sakit jantungnya kambuh. Jenazahnya langsung diturunkan dengan tandu, menyusuri anak tangga menuju halaman parkir Telaga Mas, sebelum diangkut menuju RS BaliMed Karangasem. Peristiwa di tengah umat Hindu melaksanakan persembahyangan ini, sempat mengagetkan pamedek lainnya. Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugitayasa, mengatakan hasil keterangan yang dihimpun dari keluarganya, Ginten yang berprofesi sebagai PNS ini, mengajak keluarganya sembahyang

ke Pura Lempuyang. Mereka berangkat dari rumah di Payangan menuju ke Pura Lempuyang untuk sembahyang dengan mengambil rute Pura Lempuyang Madya menuju Lempuyang Luhur. Rombongan ini sampai di Pura Lempuyang Luhur sekitar pukul 11.00 wita, dan lanjut melaksanakan persembahyangan. Setelah selesai sembahyang, sekitar pukul 12.00 wita, Ginten bersama yang lainnya berteduh di Bale Pawedaan, karena diguyur hujan. Saat akan naik tangga ke Bale Pawedaan, dia sempat dipapah oleh I Ketut Rudita. Dalam perjalanan ke Bale Pawedaan, dia meludah dan ludahnya bercampur darah. “Selanjutnya korban mengeluarkan darah dari hidung dan mulut kemudian korban langsung kaku,” kata Sugitayasa. l Bagiarta

SEJUMLAH batang pohon yang hanyut saat banjir di Sungai (Tukadred) Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, menghalangi aliran air di kawasan tersebut. Khawatir memicu air sungai meluap saat hujan, batang pohon tersebut dievakuasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Upaya ini didukung aparat setempat bersama warga. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Made Subur, Senin (12/12), mengatakan, batang pohon yang dievakuasi itu diameternya rata-rata 80 sentimeter hingga satu meter. Jika hal itu dibiarkan, dikhawatirkan akan menghalangi aliran air saat hujan dan bisa saja memicu air sungai meluap. “Setelah kita pantau pascabanjir, rupanya sungai itu dipenuhi batang pohon gelondongan dan ini bisa saja akan memicu meluapnya air karena tertahan oleh batang pohon besar,” katanya. Menurut Subur, BPBD menerjunkan sejumlah personel posko siaga bencana alam untuk mengevakuasi batang pohon tersebut. Dengan menggunakan chain saw, batang pohon itu dipotong berukuran pendek. Setelah berhasil dipotong, kayu itu kemudian ditumpuk di pinggir sungai. l Mudiarta

Jalan di Pintu Masuk Desa Kedisan Rusak Parah JALAN paving di pintu masuk Desa Kedisan, Kintamani yang menjadi jalur utama menuju ke kawasan geopark rusak parah. Kondisi yang sudah berlangsung setahun lebih itu mengakibatkan pengendara yang melintas terganggu. Pemerintah pusat pun diminta segera melakukan perbaikan. Berdasarkan pantauan Minggu (11/12), jalan yang rusak tepat berada di persimpangan Toya Bungkah-Terunyan. Paving yang sebelumnya terpasang rapi,

sebagian besar lepas sehingga menimbulkan lubang cukup besar dan menjadi tempat genangan air hujan. Bahkan sekilas jalan tersebut mirip kolam. Dihadapkan dengan kondisi demikian, pengendara harus ekstra hati-hati. Beberapa pengendara roda dua juga ada yang memilih melintas di trotoar. Perbekel Kedisan I Nyoman Gamayana mengatakan kerusakan itu sudah berlangsung sejak setahun lebih. Diakuinya, hal itu cukup mengganggu lalu lintas

masyarakat maupun wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan geopark. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli I Putu Wida Gunawan tak menampik kondisi jalan tersebut. Menyikapi itu, usulan perbaikan ke pemerintah pusat yang difasilitasi Dinas PU Provinsi Bali sudah disampaikan sekitar setahun lalu. Namun sayang sampai saat ini belum mendapatkan tanggapan. l Sosiawan 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Kasus Narkoba Melonjak

P

ergantian tahun menjadi momen yang tidak pernah disia-siakan penduduk dunia. Berbagai acara dan pesta digelar untuk menyambut tahun baru. Tak terkecuali Bali yang menjadi daerah tujuan pariwisata internasional. Turis domestik dan asing akan berduyun-duyun datang ke Bali. Tiga minggu sebelum hari H, hotel-hotel terutama di Kuta sudah full booking. Bagaimana dengan keamanannya? Polresta Denpasar saat momen seperti ini menanggung beban sangat berat dibandingkan polres lain. Hal ini disebabkan Polresta mewilayahi Denpasar, Kuta dan Kuta Selatan yang notabene jadi pusat kota serta tujuan

utama turis. Apalagi Polresta jadi acuan atau barometer keamanan Bali. “Personel yang kami kerahkan selama Nataru (Natal dan Tahun Baru) seluruhnya 1.300 orang. Mereka disebar untuk melakukan pengamanan terutama di tempat-tempat dinilai rawan,” ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo. Sementara evaluasi laporan kasus yang diterima selama 2016, mengalami kenaikan dibandingkan 2015. Kenaikan itu disebabkan salah satunya karena keaktifan anggota kepolisian khususnya dalam pengungkapan kasus narkotika dan penyakit masyarakat. Dari Januari – Desember 2016, kata Kapolresta didampingi Kasat

Resnarkoba Kompol Ganefo, berhasil mengungkap 351 kasus dengan 379 orang tersangka. Jumlah keseluruhan barang bukti, sabu-sabu (SS) 2.516,26 gram, ekstasi 990,5 butir, ganja 9.967,24 gram dan hasish 17.41 gram. Bila dirupiahkan, nilai keseluruhan Rp 5.108.790.000. Untuk Desember sampai dengan minggu kedua, Sat.Resnarkoba berhasil mengungkap 11 kasus dengan 11 tersangka. Tangkapan teranyar dan terbesar tahun ini yaitu dibekuknya BDA (35) di rumah kosnya di Jalan Tukad Batanghari VII, Panjer, Denpasar Selatan, dengan barang bukti ganja 8.198,06 gram dan 18 butir ekstasi. l Kerta Negara

Data kasus narkoba 2015 Kasus : 351 Tersangka : 379 Barang Bukti : SS : 2.516,26 gram Ekstasi : 990,5 butir Ganja : 9.967,24 gram Hasish : 17.41 gram Nilai (Rp) : 5.108.790.000

Pengungkapan narkoba oleh Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai Jenis Jumlah Prekusor marijuana 83,01 gram SS 29,78 gram MDMA 5,63 gram LSD 0,04 gram Erimin five 160 tablet Hasish 2.999,15 gram.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo. MBP/rah

8

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

8


Data Kasus Curat dan Curanmor Tahun Curat Terungkap Curanmor Terungkap 2015 163 84 243 56 2016 136 46 202 80 Barang bukti sepeda motor hasil curian yang berhasil diamankan polisi.

MBP/dok

Curanmor Menurun SEBAGAI kota metropolitan, maka kepadatan penduduk sudah menjadi cirinya. Termasuk, kepadatan jumlah kendaraan bermotornya. Kondisi ini juga diikuti banyaknya kasus pencurian, baik pencurian dengan kekerasan (curas) maupun dengan pemberatan (curat). Juga, dalam berkendaraan (kecelakaan lalu lintas/lakalantas) maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Namun, sejalan gencarnya patroli yang digelar petugas ditunjang meningkatnya kewaspadaan masyarakat, kasus curanmor ini berhasil ditekan. Kasus curanmor dan pencurian tahun 2016 ini mengalami penurunan, meskipun pengungkapan meningkat dibandingkan 2015. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard mengungkapkan, upaya yang dilakukan untuk menekan kasus itu adalah pemetaan jaringan tersangka kasus curat(pencurian dengan pemberatan) di wilayah hukum (wilkum) Denpasar. Selain itu, mengaktifkan dan meningkatkan pelaksanaan kring serse. Melaksanakan pencegahan dan penindakan secara komperehensif, baik Polresta maupun polsek jajaran di wilkum Polresta Denpasar. Sedangkan kendala yang dihadapi selama ini, kelompok jaringan pelaku disinyalir banyak dari luar Bali. Dalam aksinya, para pelaku lebih profesional dalam menghapus

jejak kejahatannya maupun menghilangkan barang bukti. Di sisi lain, kurangnya keterpaduan antara masyarakat sekitar TKP, baik dalam lingkungan maupun hubungan dengan aparat dalam memerangi kejahatan curat dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Masih banyaknya angka kejadian curat dan curanmor disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat memasang kunci ganda sepeda motor, minimnya upaya pencegahan bersifat swakarsa antara lain pemasangan CCTV ke arah jalan, pemasangan alarm, pelaksanaan siskamling dan bentuk pam swakarsa lainnya. Kapolresta berharap agar masyarakat tetap waspada karena pengamanan bukan tanggung jawab Polri saja, tapi tanggung jawab diri sendiri dan lingkungan. “Beberapa hari lalu kami mengungkap kasus pencurian rumah kosong karena keanyakan orang teledor dan merasa aman,” tegas mantan Kapolres Gianyar ini. Mestinya jika bepergian jauh atau pulang kampung, Hadi mengimbau pemilik rumah koordinasi dengan tetangga, aparat banjar bila perlu ke polisi. Polresta akan siap mengamankannya. Pihaknya juga sudah melakukan berbagai persiapan pengamanan menyambut tahun baru 2017. Sudah dilakukan rapatkan koordinasi mengamanan Nataru dngan TNI, Pol PP dan instansi terkait. Bagaimana dengan ancaman teroris?

“Sudah kami antisipasi. Pertama bekerja sama dengan instansi terkait, khususnya di tempat-tempat diduga ada kelompok radikalisme,” ungkapnya. Pihaknya sudah mengerahkan anggota ke tempat tersebut. Bali memang sebagai target teroris, oleh karena itu perlu waspada di pintu-pintu masuk, baik itu di Gilimanuk dan Padangbai serta Bandara Ngurah Rai. “Di wilayah Polresta ada 90 lebih gereja, yang diwaspadai ada 10 gereja. Kami sudah koordinasi pihak gereja dan melaksakan pospam khusus gereja,” kata mantan Koorspripim Kapolda Bali ini. Hal serupa disampaikan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Ngurah Rai Ngurah Rai, Budi Harjanto. Pihaknya sejak awal memprediksi akhir tahun ada peningkatakan penyelundupan narkoba. Terbukti dengan digagalkannya penyelundupan hasish seberat 2.999,15 gram yang dibawa warga negara Rusia, Roman Kalashnikov (29). “Kewaspadaan harus tingkatkan. Seperti biasa perayaan malam tahun baru akan ada pesta-pesta oleh wisatawan. Ini (narkotika) sebagai penyedapnya untuk memeriahkan pesta,” tegasnya. Selama ini, sinergitas Bea Cukai Bandara dengan instansi terkait sangat baik. Tujuannya untuk melindungi Bali dari narkoba. l Kerta Negara 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Siaga di Darat dan Laut

K

arangasem menjadi pintu masuk di wilayah Bali timur. Sejak menjelang Natal hingga Tahun Baru, jajaran kepolisian mulai fokus mempersiapkan pengamanan. Pengamanan serius tak hanya dilakukan di darat, tetapi juga fokus di wilayah laut dengan memaksimalkan fungsi Sat. Polair Polres Karangasem. Dengan demikian, perayaan Natal dan Tahun Baru tahun ini bisa dilalui dengan aman. Untuk mematangkan proses pengamanan ini, Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso mengatakan, sudah melakukan rapat koordinasi dengan para kapolsek, kasat, perwira jajaran Polres Karangasem. Selain itu, juga dengan instansi terkait, seperti Pasi Intel Kodim 1623/Karangasem, Kesbang Pol Linmas, Sat Pol PP, Dishub Karangasem, Basarnas Karangasem, BPBD Karangasem, Bakamla Karangasem, OPP Padang Bai, Senkom, Orari, Rapi, Jasa Raharja, FKUB, Walubi, Dinas Kesehatan serta perwakilan Pecalang yang hadir seluruhnya sekitar 55 orang. Kapolres menegaskan, sejak 10 Desember lalu jajarannya sudah melakukan Operasi Cipta Kondisi. Pelaksanaannya berlangsungnya sampai 21 Desember. Langkah itu dilanjutkan dengan Operasi Pekat guna meminimalisir terjadinya penyakit masyarakat dalam meningkatkan situasi kamtibmas menjelang perayaan Natal dan tahun baru. Pelibatan kekuatan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Sebab, untuk perayaan Natal, dari hasil perencanaannya nanti hanya ada lima gereja yang akan mengadakan kebaktian di Karangasem. Sementara untuk perayaan Tahun Baru, kekuatan yang dilibatkan diploting di jalan-jalan, di lapangan yang menjadi tempat kumpul masyarakat, objek wisata dan lainnya. Jumlah personel sementara akan diterjunkan 2/3 kekuatan untuk pengamanan Natal dan tahun baru, didukung TNI serta instansi terkait. Selain pengamanan di darat, wilayah laut juga jadi fokus pengamanan. Patroli laut terus ditingkatkan, mengingat

10

MBP/gik

Kasat Polair AKP I Made Wartama (kiri) saat memeriksa situasi perairan dari dalam boat bersama personil lainnya.

posisi vital Karangasem sebagai pintu masuk Bali Timur. Menjelang Nataru ini, wisatawan lokal maupun asing diperkirakan berbondong-bondong datang ke Bali. Demikian juga aktivitas para turis juga akan meningkat melakukan penyeberangan melalui Pelabuhan Rakyat Padangbai. “Saya ingin seluruh jajaran selalu siap. Tidak hanya (pengamanan) di darat, tetapi juga di laut,” tegasnya. Proses patroli laut, sudah dilakukan rutin dari wilayah Pelabuhan Padangbai, menyusuri garis pantai ke timur wilayah Karangasem, dari perairan Kecamatan Manggis, Desa Seraya, hingga Jemeluk Kecamatan Abang. Situasi perairan Karangasem, masih nampak aman. Tidak ditemukan adanya pencurian ikan, penangkapan ikan dengan bahan berbahaya, kapal-kapal mencurigakan, atau kegiatan lain di tengah laut yang dinilai berbahaya bagi Bali. Sepanjang garis pantai ini, hanya ditemukan dampak abrasi yang cukup parah, mengerus sebagian besar daratan, khususnya di wilayah Seraya. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama, mengatakan patroli

seperti itu, rutin dilakukan petugas Sat Polair. Bila ditemukan kapal-kapal yang mencurigakan, maka petugas akan langsung mendekatkan kapal patroli ke kapal itu, kemudian melakukan pemeriksaan kondisi kapal dan kelengkapan berbagai dokumen. Proses ini sudah sering membuahkan hasil, sehingga belakangan mereka jarang melintasi wilayah perairan Karangasem. Selain itu, kapal-kapal boat juga tak luput dari objek pemeriksaan, sekaligus barang bawaan penumpang. Seperti boat dari Gili Trawangan ke Padangbai, maupun dari Nusa Penida. “Ini kami lakukan untuk menjaga keamanan laut. Kami tidak ingin kecolongan,” tegasnya. Selain patroli, petugas Sat Polair juga aktif turun ke garis pantai di sepanjang 80 kilometer, untuk memantau keberadaan nelayan dan keamanan di sekitarnya. Selain bekerja sama dalam pengamanan garis pantai, personil Sat Polair juga sering memberikan himbauan atau peringatan, jika cuaca dalam keadaan buruk, agar sementara mengurungkan diri melaut. l Bagiarta

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

10


Pengamanan di pintu masuk Gilimanuk diperketat. Menyusul, adanya penangkapan terduga teroris di Jawa Tengah dan di Jawa Timur.

Cegah Masuknya Teroris SALAH satu pintu masuk Bali lewat jalur laut adalah Pelabuhan Gilimanuk. Pengamanan di pintu masuk Bali satu ini sering mendapat sorotan, akibat lemahnya pengawasan. Bahkan, kasus pungli dan suap sempat mewarnai penjagaan di pintu masuk Bali ini. Namun, pascapenangkapan sejumlah terduga teroris di Jawa Tengah dan Jawa Timur, pengamanan pintu masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk diperketat. Pemeriksaan dilakukan terhadap orang, barang maupun kendaraan yang masuk dilakukan ekstra ketat. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo memerintahkan seluruh anggotanya untuk waspada, mengingat wilayah Jembrana merupakan jalur perbatasan. Terutama, kawasan Gilimanuk yang merupakan pintu masuk Bali. Selain peningkatan pengawasan dan pemeriksaan, juga dilakukan penebalan personel. Pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk selain melibatkan Polsek Kawasan Gilimanuk, Polres Jembrana serta personel Brimob juga TNI. Penebalan personel dikerahkan dari Dalmas Jembrana. Kapolres Djoni mengatakan, upaya ini dilakukan guna mengantisipasi masuknya

jaringan teroris serta pelaku kejahatan lainnya pascapenangkapan. Protap pemeriksaan yang dilakukan selama ini tetap diterapkan dengan semakin memperketat. Bukan hanya di pintu masuk Bali, pintu keluar Bali juga ditingkatkan pengawasan. Hal ini guna mengantisipasi pelaku kejahatan yang kabur keluar Bali, seperti curanmor. Selain di pelabuhan besar, pengawasan juga diterapkan di pelabuhanpelabuhan rakyat melibatkan petugas dan masyarakat melalui patroli. Pengamanan di Mako baik Polsek maupun Polres juga tidak dilupakan. Termasuk pos-pos polisi lalu lintas yang tersebar di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk. Di samping pengamanan secara langsung, juga dilakukan giat sambang desa dan kunjungan dialogis oleh Babinkamtibmas. Hal ini merupakan antisipasi keamanan di tingkat terkecil yakni desa dan dusun. Pos KTP Dipindah Sementara itu, Pos Pemeriksaan KTP bagi setiap penduduk yang masuk ke Bali, dipindahkan ke Terminal Gilimanuk, Jembrana. ‘’Dengan adanya pos yang

baru ini, harus diimbangi oleh kinerja petugas yang menjaganya. Jangan menerima sogokan dari orang yang identitas kependudukannya sudah tidak berlaku, atau bahkan tidak membawanya,’’ kata Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meresmikan beroperasinya Pos Pemeriksaan KTP tersebut. Ia mengatakan, Pos Pemeriksaan KTP di pintu masuk Bali tersebut sangat penting untuk membantu aparat keamanan dalam menjaga ketertiban. Selain untuk lokasi pemeriksaan KTP, menurut Kembang Hartawan, pos tersebut dibangun juga untuk menata kawasan Gilimanuk, yang diarahkan menjadi kawasan wisata terpadu. Kepada petugas, ia mengingatkan, di Kabupaten Jembrana sudah terbentuk tim sapu bersih pungutan liar dipimpin Wakapolres Jembrana, dan tidak segan-segan memberikan tindakan bagi yang melanggar. Kembang Hartawan memerintahkan petugas untuk tegas bagi warga yang akan masuk ke Bali, dengan tidak melakukan tawar-menawar, apalagi dengan imbalan sejumlah uang. l Suryadarma 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

11


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

PDAM GIANYAR - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gianyar menandatangani perjanjian kerja sama atau MoU dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, Kamis (8/12). Kedua belah pihak sepakat melakukan kerja sama terkait penegakan hukum, bantuan hukum dan pertimbangan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. PANSUS II - Panitia Khusus (Pansus) II yang bertugas membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Bantuan Hukum bagi Warga Miskin, sudah kian sepakat dengan tim hukum eksekutif. Guna mematangkan, dan bagaimana kabupaten/kota lain melaksanakan ranperda itu, Pansus II akan melakukan studi banding ke Tangerang. Hal itu disampaikan Ketua Pansus II Kadek Sujanayasa, S.H. di Karangasem, Rabu (14/12).

BUPATI KARANGASEM - Untuk kesekian kalinya, Pemerintah Kabupaten Karangasem mengukir perestasi pada tingkat nasional. Kali ini, menerima penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) 2016 dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly kepada Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/12).

MBP/ist

BUPATI GIANYAR - Bupati Gianyar Anak Agung Gede Agung Bharata menyampaikan pengantar RAPBD Kabupaten Gianyar Tahun 2017 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten masa persidangan III tahun 2016 yang digelar di Gedung DPRD Gianyar, Selasa (6/12). Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Gianyar I Ketut Jata.

12

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017


AKBID KARTINI - Setelah divisitasi oleh asesor LAM-PTKes, akhirnya hasil yang dinanti-nantikan oleh segenap civitas akademika dan tenaga kependidikan Akademi Kebidanan (Akbid) Kartini Bali dan Yayasan Kartini Bali datang juga. Berdasarkan SK Pengurus Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (Perkumpulan LAM-PTKes) memutuskan bahwa Akreditasi Program Studi Diploma 3 Kebidanan Akademi Kebidanan Kartini Bali dengan Status Terakreditasi, Nilai 335, Peringkat B (Baik).

MBP/ist

BNI - Bank Negara Indonesia (BNI) memandang selama 2016 pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perbaikan. Pemerintah bersama bank sentral dan otoritas keuangan sejak September 2015 telah mengeluarkan 14 paket kebijakan ekonomi untuk memperbaiki kondisi perekonomian serta mendukung pertumbuhan investasi di Indonesia.

MBP/ist

BPJS KESEHATAN - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan menjadi anggota BPJS Kesehatan, masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan di faskes yang menjadi provider BPJS Kesehatan tanpa dipungut biaya tambahan.

MBP/ist

BPJS KESEHATAN - Dalam mendukung program Indonesia Sehat, BPJS Kesehatan betul-betul membuktikannya dengan kerja nyata. Melalui Klub Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) di puskesmas maupun di FKTP swasta lainnya seperti klinik pratama dan dokter praktik perorangan, BPJS Kesehatan mendukung upaya promotif preventif untuk mewujudkan pilar paradigma sehat. 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

RSUD BADUNG - Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, rumah sakit wajib dilakukan akreditasi secara berkala tiga tahun sekali. Untuk pelaksanaan Survei Akreditasi, RSUD Kabupaten Badung Mangusada sebelumnya sudah dilaksanakan Survei Akreditasi pada tahun 2013 dengan hasil RSUD Kabupaten Badung Mangusada telah lulus Akreditasi Versi 2012 di tingkat Paripurna.

FE UNMAS - Civitas akademika FE Unmas, Sabtu (10/12) mengundang presenter sukses Feni Rose untuk memberikan penguatan bidang softskill lulusan. Feni Rose tampil dalam talkshow ‘’Public Speaking Menuju Presenter Sukses’’. Talkshow diikuti 700 mahasiswa.

MBP/ist

MBP/ist

PEMBEBASAN - Drs. Ida Bagus Gaga Adisaputra, M.Si. dibebaskan sementara dari jabatan sekda per 9 Desember 2016. Surat Keputusan (SK) pembebasan nomor 821.2/1728/ BKD tanggal 8 Desember 2016 diterima I.B. Gaga Adi Saputra Jumat (9/12), di Kantor Bupati Gianyar. Pembebasan dari tugas ini diduga karena pejabat yang akrab disapa Gus Gaga itu melakukan sejumlah pelanggaran disiplin.

14 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

MBP/ist

STIMI - Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar sebagai Badan Penyelenggara STIMI Handayani Denpasar tetap berkomitmen meningkatkan mutu diri, baik sebagai Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) maupun kualitas dari satuan pendidikan/perguruan tinggi yang diselenggarakannya yaitu STIMI Handayani Denpasar.


MBP/ist

KULINER - Pemerintah menjadikan sektor pariwisata sebagai tujuan pariwisata dunia, dengan target pada tahun 2019 dapat mendatangkan wisatawan mancanegara 20 juta orang. Salah satu strategi yang dilaksanakan, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia membentuk Tim Percepatan Kuliner, dengan menetapkan strategi Gastro-Diplomacy. Strategi ini adalah dengan membangun pariwisata Indonesia dengan mempromosikan salah satu makanan nasional. Tagline-nya adalah menjadikan ‘’Pangan Nasional sebagai Lokomotif Kuliner Indonesia’’.

KABUPATEN TABANAN Mendekati pengujung tahun 2016, Kabupaten Tabanan kembali memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bersama sepuluh daerah lainnya, Tabanan berhasil meraih penghargaan PUPR 2016. Penghargaan PUPR tahun ini merupakan ketiga kalinya diterima oleh Kabupaten Tabanan.

MBP/ist

MBP/ist

ARYA KENCENG Pratisentana Bhatara Sira Arya Kenceng tersebar luas ke seluruh Nusantara, salah satunya ada di Lombok. Tidak kurang dari 1.000 kepala keluarga Pratisentana Arya Kenceng berada di Lombok, dengan berbagai macam pekerjaan serta tingkat kesejahteraan.

UNDIKSHA SINGARAJA - Undiksha Singaraja melaksanakan tahapan akreditasi melibatkan asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Selasa (13/12). Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. menyambut baik pelaksanaan akreditasi yang bertujuan meningkatkan kualitas kampus menjadi lebih baik di masa depan.

MBP/ist

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

15


POLITIK

Merumuskan Strategi Memangkas Kesenjangan

K

eseimbangan (pembangunan) Badung Utara dan Selatan, menjadi wacana yang kerap terlontar. Sinergi sektor pariwisata dan pertanian, konon menjadi jawaban untuk mewujudkan hal tersebut. Sayang, upaya itu hanya menjadi angan-angan, belum membuahkan hasil maksimal. Untuk menyeimbangkan Badung Selatan dan Badung Utara ini, perlu dibangun shortcut. Yakni sebuah ‘’jembatan’’ kebijakan atau regulasi, baik itu berupa peraturan daerah (perda) maupun peraturan bupati (perbup). Badung merupakan kabupaten terkaya di Bali. Hal ini tak lepas dari sektor pariwisata yang menjadi andalan Gumi Keris ini. Ini juga terlihat dari banyaknya akomodasi pariwisata di daerah ini, dibandingkan daerah lainnya di Bali (lihat tabel). Akomodasi wisata ini dominan bahkan boleh dikatakan numplek berada di Badung Selatan. Lantas, bagaimana dengan Badung Utara? Sejumlah pihak menilai kon-

sep pembangunan khususnya sektor pariwisata Badung Utara belum jelas. Pemerintah sepertinya fokus mengelola dan bertumpu pada pariwisata di Badung Selatan. Badung Utara dengan sektor utama yakni pertanian dalam arti luas, sebenarnya memiliki potensi pengembangan pariwisata berbasis lingkungan dan masyarakat. Tetapi, potensi tersebut belum maksimal digarap. Peran pemerintah masih belum signifikan. Anggota Fraksi Golkar DPRD Badung I Nyoman Mesir berpendapat, sektor pertanian sebenarnya mampu bersinergi dengan pariwisata. Namun dengan catatan, sektor pertanian itu punya daya tarik yang bisa dijual sebagai atraksi wisata. ‘’Bagaimana mensinergikan pertanian dengan pariwisata, ini yang penting,’’ katanya. Kabag Humas dan Protokol Setda Badung A.A. Gede Raka Yuda menegaskan, pemerintah daerah telah berupaya mengangkat Badung Utara. Bahkan, berbagai terobosan telah dilaksanakan. ‘’Ke depan,

sinergi sektor pariwisata dan pertanian akan lebih digencarkan. Hal semacam ini tidak bisa diwujudkan dalam waktu singkat. Butuh proses,’’ jelasnya. Praktisi pariwisata yang juga mantan anggota DPRD Badung I Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si. berpendapat, secara ekonomi Badung Utara dengan Badung Selatan memang tidak bisa disamakan. Sebab, tipologi dan tofografi daerahnya memang berbeda. Badung Selatan lebih pada akomodasi dan atraksi wisata, Badung Utara lebih pada konservasi. Karena itu, Badung Utara lebih cocok dikembangkan agrikultural. Kalaupun mau mengembangkan pariwisata di Badung Utara, maka cenderung ke agrowisata atau ekowisata. Untuk mensinergikan dan me-linkkan Badung Utara dari sektor agro (agrikultural/perkebunan) dengan Badung Selatan harus dibuat regulasi/ kebijakan. l Parwata

Akomodasi Wisata di Badung Tahun 2015 Jenis Jumlah Kondotel 44 Rumah Sewa 40 Pondok Wisata 685 Hotel Melati 458 Hotel Berbintang 155 Sumber: BPS Kabupaten Badung

16

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

16


MBP/eka

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didampingi Bupati Badung Giri Prasta saat peluncuran implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB).

Badung Menjabarkan Tri Sakti Badung meluncurkan implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Implementasi ini mendapat apresiasi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Usai peluncuran, presiden ke-5 RI itu mengatakan, sangat mendukung program yang digulirkan pasangan Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa. Putri Presiden RI Soekarno ini juga mengatakan, apa yang dilakukan Badung bagian dari ajaran Tri Sakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi, berkepribadian dalam bidang budaya. ”Ini sifatnya positif dan membantu rakyat. Saya sangat mendukung karena hal yang sangat baik,” tegas Megawati. Megawati juga memberikan apresiasi atas pemberian laptop kepada siswa kelas VI SD termasuk para guru. Laptop adalah sarana untuk mengali dan menambah ilmu pengetahuan. Sebab sumber ilmu pengetahuan tidak hanya diperoleh dari guru saja. ”Apa yang dilakukan Bupati Badung untuk mendambah ilmu pengetahuan anak-anak dengan memberikan laptop, akan mempercepat dan mempermudah penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan. Sebab, pengetahuan itu tidak hanya melalui guru saja,” tegasnya.

Kendati demikian, Megawati mengatakan guru tetap perlu, karena melalui gurulah belajar budaya, sopan santun dan disiplin. “Laptop tidak bisa memberikan itu. Tapi ilmu pengatahuan tambahan bisa datang dari laptop,” katanya. Megawati pun memberikan apresiasi terhadap kerja sama Badung dengan kebupaten lainnya di Bali. Salah satunya dari ketersediaan pangan, beras. Bilamana kebutuhan Badung tak terpenuhi maka bisa disuplai dari kabupaten penghasil beras lainya, seperti Kabupaten Tabanan dan Buleleng. Ini juga sebagai wujud implementasi PPNSB, sinergi dan saling mengisi. Sementara itu, peluncuran implementasi PPNSB ini dilakukan oleh Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri dengan didampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Anggota Komisi IX DPR RI I Wayan Koster, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata, dan Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta, Sekkab Badung Kompyang R. Swandika. Turut hadir pada kesempatan tersebut Nyonya Bintang Puspayoga, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Nyonya Kristiani Suiasa, Pengelinsir Puri Agung Mengwi, AA Gde Agung. Selain itu hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Badung,

dan segenap tokoh masyarakat se-Kabupaten Badung. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyatakan, peluncuran/implementasi PPNSB semata-mata untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di Kabupaten Badung. Menurutnya, bila kebutuhan dasar dapat terpenuhi, tingkat kebahagian dari masyarakat Badung akan tercapai. kebutuhan dasar yang dimaksud bupati terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Dalam sambutannya Ketua Panitia Peluncuran Implementasi PPNSB Kabupaten Badung yang juga Kepala Bappeda Litbang I Wayan Suambara menyatakan PPNSB yang diluncurkan ini berdasarkan atas Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 15 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 10 Tahun 2016 tentang APBD Tahun Anggaran 2016. “Maksud dan tujuan diselenggarakannya acara peluncuran implementasi program PPNSB ini adalah untuk menunjukkan adanya komitmen yang amat kuat dari pemerintah Kabupaten Badung dalam mengimplementasikan PPNSB. Sehingga betul-betul dapat dirasakan lansung oleh masyarakat Kabupaten Badung,” katanya. l Parwata 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

17

17


KIPRAH REMAJA

Dewa Sugama

Motivasi Generasi Muda Hindu

S

elain sebagai musisi yang akhir-akhir ini mencuri perhatian kalangan muda dan kerap tampil pada eventevent di berbagai kampus di Denpasar, Dewa Sugama juga sering diundang sebagai pembicara untuk memotivasi generasi muda Hindu. Belum lama ini, misalnya, Dewa Sugama diundang khusus untuk pada event “Closing Ceremony 11th Hindu For Generation (HFG)”. Acara tersebut diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Indonesia (KMHD UI) dengan tema “Karmany, Langkah Kecil untuk Perubahan Besar”. Pada kesempatan tersebut, di hadapan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia AAGN Puspayoga, Dewa Sugama memberikan motivasi kepada generasi muda Hindu yang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia (UI) untuk selalu menggali potensi dan bakat. Selain itu, ia juga mengingatkan generasi muda Hindu untuk selalu memegang teguh toleransi

antaragama dan bisa menunjukkan kemampuan untuk bersaing dengan dunia luar, baik dari segi pendidikan maupun adat, seni dan budaya. Sebagai pembicara pada talkshow yang mengangkat tema “Will of Fire : Menumbuhkan Semangat Bekerja dalam Menginisiasi Perubahan”, pria kelahiran Denpasar, 12 Maret 1988 silam ini menceritakan perjalanan kariernya sebagai musisi. Ia juga memotivasi generasi muda untuk selalu optimis dalam mencapai cita-citanya sesuai dengan passion yang dimiliki. Pada kesempatan yang bersejarah baginya tersebut, tidak lupa ia menghibur generasi muda Hindu dengan suara khasnya. “Sebagai generasi muda, kita harus tunjukan bahwa kita mampu menjadi generasi yang berguna dan membanggakan Nusa dan Bangsa,” tegas Dewa Sugama. l Winatha

Dewa Sugama (tengah) bersama Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga seusai memberikan motivasi kepada generasi muda Hindu di UI.

18

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

BALI CONVEX - Setelah sukses dengan kelima kali penyelenggaraan BBB-BICSA tahun 2015 lalu, Bali Convex Nusa Dua bekerja sama dengan The ASEAN Entrepreneur Center Bali menggelar kembali acara Bali Best Brand and Bali Internasional Customers Satisfaction Awards untuk keenam kalinya di tahun 2016 ini.

PEMKAB TABANAN - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati I Komang Gede Sanjaya dalam memupuk dan membina toleransi antarumat beragama dan pluralism, mendapat apresiasi yang baik di level nasional maupun internasional. Hal tersebut setidaknya bisa dilihat dari pilihan Komite Bali Democracy Forum (BDF) IX yang menjadikan Kabupaten Tabanan untuk dikunjungi.

SMAN 6 DENPASAR - Menjelang akhir 2016, SMAN 6 Denpasar makin memperkokoh dirinya sebagai sekolah berwawasan lingkungan dan budaya. Belum lama ini, SMAN 6 Denpasar menyabet tiga pedikat. Salah satunya, juara I Sekolah Hemat Energi tingkat Nasional. Penghargaan dan piala itu diberikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

PR SARASWATI - Perguruan Rakyat (PR) Saraswati Pusat Denpasar sebagai perguruan tertua di Bali menggelar puncak HUT ke-70 secara samarak, Kamis (8/12). Puncak HUT diawali dengan apel bendera dengan Pembina Upacara Pejabat Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S.

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

19


MANCANEGARA

Derita Pekerja Paksa di Korea Utara

20

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017


S

ejumlah foto dan video yang dirilis media Inggris, Daily Mirror, menunjukkan bocah-bocah cilik di Korea Utara (Korut) dipaksa kerja siang hari layaknya budak. Mereka dipaksa kerja keras 10 jam sehari untuk memperbaiki rel kereta api dengan palu. Foto dan video yang dirilis tersebut kontra dengan kondisi pemimpin Korut Kim Jong-un yang menikmati kehidupan mewah. Menurut laporan media Inggris itu, bocah yang dipaksa kerja di siang hari itu yang paling kecil berusia lima tahun. “Rekaman yang diperoleh oleh Mirror adalah dokumentasi mengejutkan dari salah satu pelanggaran terburuk Korut, yang memunculkan pekerja anak,” kata Michael Glendinning, dari Aliansi Hak Asasi Manusia Eropa di Korut. Dokumen itu diperoleh dari jaringan informan pemberani yang menggunakan kamera tersembunyi untuk diam-diam merekam apa yang terjadi di Korut selama tahun ini. Dalam salah satu video yang diambil dari wilayah timur laut Provinsi Ryanggang menunjukkan anak berusia sekitar delapan atau Sembilan tahun tampak menyedihkan. Dia mengenakan kaus tim sepak bola Inggris, diperintahkan untuk memecah batu di tebing. Ada juga dua gadis berjuang untuk mengangkat beban berat. Selain itu, tampak juga anak lekaki meringis kelelahan akibat tekanan dari pekerjaannya. Aktivis HAM tersebut memperingatkan bahwa di negara dengan populasi lebih dari 24 juta jiwa itu, ada jutaan anak yang digunakan sebagai tenaga kerja budak setiap hari. Anak-anak yang dipaksa bekerja tersebut berasal dari keluarga miskin yang belum pernah mengenyam pendidikan di sekolah.

Duta Inggris untuk PBB Matthew Rycroft menjelaskan bahwa kerja paksa di Korut merupakan “perbudakan modern”. Pemerintah Korut hingga kini belum mengonfirmasi bocornya video anak-anak kecil yang dipaksa bekerja layaknya budak untuk memperbaiki rel kereta api tersebut. Namun bukan hanya anak-anak saja yang terancam kerja paksa disana. Banyak tahanan juga harus merasakan penderitaan yang sama. Kenneth Bae menghabiskan nyaris dua tahun bekerja paksa di penjara Korea Utara. Lantas, ia terancam 10 tahun penjara lagi. Untungnya, ia akhirnya dibebaskan oleh rezim Kim Jong-un pada akhir 2014 lalu. Setelah dua tahun, Bae akhirnya bersaksi mengenai hari-hari yang ia habiskan di dalam penjara di negeri paling mengisolasi diri di muka Bumi itu. “Saya merasa sangat beruntung tiap harinya dan berterima kasih dengan banyak orang yang telah berusaha mengembalikan saya pulang,” kata Bae. Bae adalah warga AS yang paling lama ditahan Korut semenjak Perang Korea. Pada 2013, Bae divonis 15 tahun kerja paksa karena dianggap telah melakukan perbuatan tak menyenangkan terhadap negara itu “Aku bekerja dari pukul 8.00 hingga 18.00, di ladang, mengangkut batu dan mencangkul batu bara,” kenang Bae. Selain tubuhnya yang sakit, ia juga kerap dihina oleh petugas Korut. Ia ingat, salah seorang petugas tiap saat mengatakan,”’Tak ada orang yang bakal ingat denganmu. Kamu sudah dilupakan orang-orang dan pemerintahmu. Kamu tak akan pulang... kamu akan mendekam 15 tahun di sini. Kalau beruntung, kamu berusia 60 tahun saat pulang nanti,’” kata Bae. Namun, Bae tetap punya harapan. “Saya

tetap berharap ketika berada di Korut... bahwa pada suatu hari, saya akan pulang dan merayakannya dengan keluarga beserta teman yang telah mendoakan saya bebas,” lanjutnya. Permohonannya terkabul pada November 2014 setelah perwira tinggi AS membawa surat dari Presiden Barack Obama tiba di Pyongyang. Tak lama kemudian, pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un membebaskannya. Bea lahir di Korsel dan menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia pindah ke China pada 2005 dan membuat perusahaan wisata khusus ke Korut. Ia tengah memimpin grup wisata saat ditahan pada November 2012. Ia divonis pada April 2013 atas perbuatan yang merugikan negara. Tak jelas mengapa Bae sampai ditahan. Namun, sebuah pernyataan Korut menuliskan, pria itu telah membuat kesalahan fatal dengan membawa hard drive yang berisi materi anti-Korut secara tak sengaja. Selain itu, Bae adalah seorang Nasrani dan beberapa orang berspekulasi ia ditahan karena dianggap menyebarkan agama. Padahal Korut secara resmi ateis. Apapun tuduhannya, kepercayaan Bae bahwa suatu hari akan pulang membuatnya seakan kebal terhadap segala siksaan fisik dan verbal. “Bersamaan dengan hinaan dan siksaan, saya bisa tahan dengan penjara Korea karena bergantung dengan Tuhan,” lanjutnya. “Dan saya yakin pemerintah AS akan melakukan sesuatu untuk membebaskan saya,” tambah Bae lagi. Selama ditahan, Bae kehilangan bobot tubuhnya sebesar 27 kg. Kisah Bae hanyalah salah satu dari sekian banyak kisah pilu dari Korea Utara. l Gugiek Savindra 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

21


DAERAH

Empat Desa di Mengwi Diterjang

H

ujan lebat disertai angin kencang, Sabtu (10/12) mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Mengwi, Badung, diterjang banjir. Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Badung menyebutkan, lima desa yang terkena bencana tersebut di antaranya Desa Buduk, Desa Abianbase, Desa Tangeb, dan Desa Tumbakbayuh. Banjir terparah terjadi di Desa Buduk, air meluap hingga akses jalur utama jalan desa tersebut tepatnya di Banjar Tampak Kerep, tidak bisa dilalui kendaraan. Dua rumah warga juga tergenangi air yang meluap. Luapan air menerjang Banjar Bernasi. Air meluap menutupi akses jalan ke banjar tersebut sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Beberapa rumah tergenang air sungai yang meluap dan peralatan rumah tangga hanyut. Tak hanya itu, panyengker rumah roboh akibat derasnya air. Kondisi serupa juga terjadi di Banjar

22

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

Sengguan. Air meluap hingga menutupi akses jalan di Jembatan Buduk. Rumah warga yang berada di bawah jembatan tergenang air sungai yang meluap. Bahkan Pura Taman Beji yang berada di wilayah tersebut, tertutup air yang meluap dengan ketinggian kurang lebih 5 meter. Tangga menuju pura pun rusak total. Senderan irigasi roboh, serta jalan raya retak digerus oleh luapan air. Pura Pitra Beji yang berada di Banjar Pasekan juga tertutup air yang meluap dengan ketinggian kurang lebih 5 meter. Akses menuju Taman Umadewi Residence terputus akibat derasnya luapan air sungai yang mencapai tinggi kurang lebih 3 meter. Sama halnya terjadi di Banjar Tengah, meluapnya air sungai menutupi akses jalan di timur Kantor Perbekel Desa Buduk dan 11 rumah warga tergenangi air. Kabid Pengairan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Badung Anak Agung

Dalem mengatakan, banjir yang terjadi di wilayah Desa Buduk Kecamatan Mengwi murni akibat hujan lebat yang turun sepekan terakhir. Sebab, berdasarkan pengamatannya, irigasi yang ada di lokasi banjir masih berfungsi normal. ‘’Kami kaget juga, tumben ada banjir di sana (Buduk–red). Kami tidak ada mengubah saluran irigasi di sana. Kebetulan di sana sedang ada proyek trotoarisasi, sehingga sampah-sampah yang dibuang sepertinya tidak bisa langsung hanyut ke hilir, jadi nyangkut,’’ ungkap Gung Dalem saat diminati konfirmasi, Senin (12/12). Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Badung Sang Nyoman Oka Permana yang dikonfirmasi terpisah menyatakan, untuk perbaikan jalan dan senderan yang jebol, masih menjadi tanggung jawab rekanan. ‘’Jadi, rekanan sepenuhnya punya tanggung jawab. Kejadian ini juga bencana alam dan tidak bisa kita duga,’’ jelasnya.


MBP/ist

Tembok pura yang roboh menimpa Gedung SMK Nasional di Banjar Dukuh Prabu, Desa Delod Peken, Tabanan.

Dampak Banjir

Ruas Jalan di Desa Kaba-Kaba Rusak Parah Suasana banjir yang melanda Desa Buduk, Sabtu (10/12) lalu. MBP/ist

Banjir Dugaan adanya material proyek jalan, drainase, dan trotoar yang hanyut ke sungai sehingga terjadi pendangkalan, Oka Permana berdalih disebabkan juga oleh sampah kiriman dari utara dan kondisi sawah di utara juga labil. Mengingat, pembangunan di utara seperti di Abianbase dan Buduk mengalami perkembangan yang pesat. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa sempat turun ke lapangan meninjau bencana banjir dan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Bina Marga dan Pengairan serta BPBD Badung dibantu pihak desa/kelurahan untuk menangani titik-titik banjir. Wabup Suiasa menyampaikan, musibah banjir ini akan menjadi prioritas penanganan. Untuk itu, instansi terkait diminta segera melakukan penanganan melalui bantuan kebencanaan. l Parwata

HUJAN yang mengguyur wilayah Kabupaten Tabanan sepanjang, Sabtu (10/12) lalu menyebabkan banjir besar di Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri. Aliran air hingga setinggi paha orang dewasa membuat sejumlah titik ruas jalan rusak parah. Ini akibat drainase di sepanjang jalan tersebut tidak kuat menampung derasnya air hujan. Salah satu warga Banjar Sengguan, Desa Kaba-Kaba I Made Domi (22) mengatakan, ruas jalan yang paling rusak terjadi di jalur dari Banjar Sengguan menuju Banjar Dangin Panggung hingga tembus ke Desa Cepaka. ‘’Padahal sebelum banjir, kondisi jalan tersebut bagus,’’ ujarnya ditemui, Senin (12/12). Air yang meluap ke jalan cukup lama membuat ruas jalan tinggal menyisakan tanah dasarnya. Parahnya kerusakan dan lubang-lubang yang begitu dalam, membuat warga setempat memperingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati melewati ruas jalan tersebut. Apalagi sejumlah pengendara motor terjatuh di lokasi itu. Perbekel Desa Kaba-Kaba Anak Agung Ngurah Whidiadnyana, mengatakan kerusakan jalan terjadi di enam titik, satu jalur dari Banjar Sengguan menuju Desa Cepaka. Titik-titik yang paling parah ada di Banjar Sengguan dan Banjar Dangin Pangkung, karena dasar jalan sampai kelihatan sehingga sulit dilalui pengendara. Ia menduga banjir yang baru pertama kali terjadi di daerahnya karena luapan air dari Subak Kekeran wilayah Badung yang berada di wilayah timur Desa Kaba-Kaba. Air dengan debit besar ini tidak bisa ditampug oleh

drainase sehingga meluber ke jalan. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tabanan I Gusti Ngurah Anom Anthara, pihaknya telah melakukan penanganan berupa pemasangan batu kapur. Perbaikan jalan rusak tersebut akan dianggarkan tahun 2017. Selain jalan rusak, dampak hujan deras yang melanda wilayah Tabanan, juga merobohkan tembok penyengker Pura Panti dan Pura Siwa menimpa gedung SMK Nasional di Banjar Dukuh Prabu, Desa Delod Peken. Sejumlah kaca pecah, ruangan kepala sekolah, guru, perpustakaan dan koperasi di bagian barat retak, sedangkan keramik lepas dari tembok akibat kerasnya getaran. Dari informasi yang dihimpun, robohnya tembok panyengker terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu wilayah Tabanan sedang diguyur hujan lebat. “Lokasi kedua pura memang berdampingan. Saat hujan deras tibatiba tembok roboh,” beber I Ketut Suasana (60), Sekretaris Pura Panti. Menurutnya, panjang tembok yang ambrol mencapai 25 meter dengan ketinggian 3 meter dari dasar tembok. Satu unit kendaraan jenis vespa milik salah seorang guru tidak luput dari kerusakan. Bagian stang patah, serta bagian bagasi dan bodi vespa penyok. BPBD Tabanan sudah meninjau lokasi kejadian. Pihaknya diminta segera membuat proposal dan disetor ke BPBD. “Kami diminta membuat proposal agar secepatnya memperoleh penangan,” jelas Suarsana. l Wira/Puspa 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

23


K E S E H ATA N

Minuman Oplosan Masih Jadi Momok

M

inuman oplosan (campuran metanol) masih menjadi momok generasi muda. Hingga kini masih saja ditemukan kasus keracunan minuman oplosan bahkan setiap bulan masih saja ada. Drh. I Made Subrata, M.Erg., dosen Kesehatan Masyarakat Unud mengatakan, kandungan metanol bisa didapat dari produksi etanol (alkohol) yang salah. “Ada kesalahan dalam proses produksi misalnya pada saat pemanasannya yang kurang sehingga produksi yang banyak tapi yang keluar metanol,” jelasnya. Kemungkinan kedua, alkohol (etanol) menjadi berbahaya karena dicampur/dioplos dengan cairan metanol mengingat ada yang menjual cairan metanol. “Alkohol (etanol) bisa saja menjadi metanol kalau prosesnya salah tapi kita sudah mengecek ke tempat produksinya di Karangasem, ternyata tidak ada masalah, tidak ada yang mengandung metanol,” tandasnya. Maka dari itu pihaknya beranggapan alkohol menjadi minuman beracun bisa saja dicampur dengan metanol saat dalam perjalanan. Semua lini diharapkan ngeh terhadap fenomena minuman oplosan ini agar dapat melakukan upaya pencegahan. “Kita berharap ada sebuah kebijakan, sebulan yang lalu kita sudah ada petisi di bidang pendidikan tentang minuman oplosan ini, diharapkan nanti ada satgas dalam penanggulangan minuman oplosan yang mempunyai jiwa humanis,” ujarnya. dr. Gede Wira Sunetra, Kabid P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Bali menjelaskan, sebelum tahun 1995 penyakit menular mendominasi, 59 persen penyebab kematian, kemudian seiring berjalannya waktu 60 persen kini penyebab kematian adalah penyakit tidak menular (PTM). PTM ini pencetusnya salah satunya adalah rokok dan alkohol. Umbi (singkong), madu, gula, sari buah (anggur), aren, tuak merupkan contoh alkohol (etanol). Alkohol terdiri dari

24

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

beberapa golongan yaitu miras golongan A dengan kadar alkohol 1-5 persen, golongan B dengan kadar alkohol 5-20 persen misalnya Anggur Malaga, alkohol golongan C dengan kadar alkohol 20-50 persen misalnya brandy, wisky, vodka, alkohol. Di Amerika Serikat, 75 persen populasi orang dewasa minum minuman beralkohol, 10 persen di antaranya tidak dapat membatasi konsumsi alkohol tersebut. Metanol yang masih menjadi momok merupakan metil alkohol, bentuk alkohol yang paling sederhana. Dengan sifatsifat metanol tidak berwarna, mudah terbakar, beracun, mudah menguap, cairan ringan. Apabila terkonsumsi akan mudah terserap dalam tubuh, menyebabkan ketergantungan, hilang kesadaran, hingga kebutaan permanen. Perilaku anak muda di masyarakat kerap tidak terkontrol. Perilaku tersebut ada yang bersifat merusak seperti alkoholik dan pecandu narkoba. Menurut Dr. dr I Made Jawi, M.S., Wakil Dekan

III FK Unud mengatakan, penyebab utama gangguan perilaku tersebut adalah pengaruh lingkungan di rumah tangga (RT). “Ada kesalahan pendidikan di RT sehingga anak-anak sekarang mengalami kecacatan perilaku karena kurangnya pendidikan di RT,” ujarnya saat membuka workshop “Generasi Muda Bebas dari Minuman Oplosan untuk Meningkatkan Kualitas SDM”. Peran lingkungan desa pakraman sangat penting dalam memperbaiki perilaku para orang tua di rumah. Sehingga dapat memberikan pendidikan yang benar kepada anaknya. Faktor kedua yang mempengaruhi adalah lingkungan. Pada lingkungan telah terjadi degradasi sehingga banyak anak-anak mengalami gangguan perilaku. Sosialisasi pun telah dilakukan dengan sasaran utama adalah RT dan lingkungan sosial karena hal itu yang akan membentuk perilaku anak-anak muda. l Citta Maya


A KT I V I TA S

MBP/ist

AWK - Tim Relawan 41 yang dikenal sebagai basis pendukung Arya Wedakarna (AWK) memonitor acara Dialog Sarasehan Kandidat Calon Gubernur 2018 yang digelar Partai Hanura beberapa waktu lalu di Kuta. Dalam debat empat kandidat yang diundang, yakni AWK, Wisnu Bawa Tenaya, Wayan Koster dan Ketut Sudikerta, dari pengamatan Tim Relawan 41, antusiasme kader Partai Hanura cukup tinggi kepada AWK.

MBP/ist

PMHD UNWAR - Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma (PMHD) Unwar, Sabtu (10/12) menggelar Seminar Nasional ‘’Yang Muda yang Berkarya (Menjadi Pemimpin Hindu yang Ideal)’’. Seminar dibuka Rektor Unwar diwakili Pembina PMHD Unwar I Made Pulawan. Seminar menghadirkan pembicara Wagub Bali Drs. Ketut Sudikerta, Widiarsana (Ketua Peradah NTB) dan Dr. Ketut Sumadi, M.Par.

MBP/ist

FELICE – Felice Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Jumat (9/12) hingga Senin (12/12). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Setelah sukses dengan promo sebelumnya, kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 karat.

MBP/ist

IAI BALI - Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Bali (sejak berdiri pada 2 Februari 1986 dan kini beranggota sebanyak 700-an orang) akan menyelenggarakan IAI Bali Award 2016. Kegiatan yang mengambil tempat di Agung Room-Inna Bali Beach Hotel ini akan berlangsung pada 17 Desember 2016. 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

25


LENSA

Sejumlah pantai di Badung dan Denpasar mulai banyak ditemui sampah kiriman, seperti yang terjadi di Pantai Pulau Serangan, Denpasar. Serbuan sampah kiriman hampir tiap tahun terjadi, khususnya pada musim penghujan dan angin barat.

MBP/wan MBP/eka

26 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017


OLAHRAGA

D

Salah Perkirakan Lawan

emikian yang disesali Ana Guevara, mantan atlet Olimpiade yang kini menjadi anggota Senat. Lantaran emosional, ia malah menjadi bulan-bulanan pria tak dikenal yang membuatnya lebam dan menderita banyak luka. Insiden itu terjadi di jalanan pinggiran Mexico City. Ia sedang mengendari sepeda motor dan tiba-tiba ditabrak dari belakang sebuah mobil. Tanpa pikir panjang, ia langsung berteriak lantang agar pengemudinya berhenti dan turun. Ia tak mengetahui siapa yang berada di dalam mobil itu hingga keempat pintu mobil itu terbuka dan munculah empat laki-laki berbadan kekar. Mereka menghampiri mantan atlet lari Meksiko itu dan menghujaninya dengan pukulan dan tendangan. Akibatnya perempuan menderita memar di sekujur wajah. Akibat tindakan itu, ia melaporkan kasus tabrakan dan penganiayaan terhadap dirinya pada polisi. Pelaku menyelidikan kasus tersebut dan mengejar pelakunya. Guevara cukup memiliki nama di Meksiko. Ia merebut medali perak nomor lari 400m Olimpiade Athena 2004. Ia pensiun dari dunia olahraga pada 2008 dan terpelih sebagai anggota Senat pada 2012. Ia merupakan anggota partai oposisi Buruh, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

Corak VR46

MBP/ap

Pelari Meksiko Ana Guevara saat mengikuti Pan American Games in Rio de Janeiro, Brazil.

itu finish di posisi runner up dan itu tak mengurangi pujian fans pada dirinya. Musim 2017 timnya SKY Racing Team VR46 akan ambil bagian di katagori Moto3 dan Moto2. Corak motor tim VR46 ini diperkenalkan dengan lewat acara di sebuah acara pencarian bakat di X Fac-

tor Italia. Tim ini mengandalkan dua pembalap Italia Nicolo Bulega dan Andrea Migno di Moto3. Keduanya ambil bagian dalam sesi perkenalan itu bersama Francesco Bagnaia dan Stefano Manzi yang turun di Moto2. Tim yang menggunakan motor KTM, juga disponsori Oakley. Musim lalu rookie Bulega dua kali naik podium dan sekali menjadi juara seri. Ia mengakhiri musim dengan menduduki peringkat ke-7. Migno menyelesaikan musim keduanya di Moto3 dengan sekali menjadi juara dari dua kali naik podium. Peringkatnya 17 di akhir musim. ‘Pecco’ Bagnaia kembali ke skuad VR46 squad dan naik ke katagori Moto2 setelah dua musim bersama Mahindra. Tim dari India itu dibawa meraih gelar juara pada balapan di Assen dan Sepang. Setelah membela San Carlo Team di Moto3 pada 2015, Manzi hanya tiga kali berlaga musim ini bersama Mahindra di Moto2 dengan menempati posisi ke-4 di Silverstone.

Tim Moto3 VR46 yang digagas legenda MotoGP Valentino Rossi.

l Yudi Winanto

DUA musim terakhir Valentino Rossi menjadi fenomena di balapan MototGP dengan keberhasilannya menjadi kandidat juara di katagori utama. Pembalap Italia

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

27


OLAHRAGA

MBP/ap

Petinju kelas berat Inggris Anthony Joshua (kiri) berpose dengan calon lawannya dari Ukraina Vladimir Klitschko. Kedua petinju akan naik ring untuk duel penyatuan gelar kelas berat IBF, IBO dan WBA pada 29 April 2017.

Kembalikan Reputasi KETIDAKPASTIAN petinju kelas berat Ukraina Vladimir Klitschko akhirnya berakhir setelah dia mendapat tiket menghadapi Anthony Joshua pada 29 April 2017. Pertarungan tersebut menyelesaikan 18 bulan penantiannya yang tak menentu. Maklum setelah dihajar Tyson Fury pada November 2015, dirinya terlecut ingin kembali menjadi juara dunia. Kekalahan mengejutkan itu menyebabkan dirinya harus menyerahkan sabuk kelas berat IBF, WBA and WBO kepada lawannya dari Inggris. Upaya untuk mendapatkan kembali sabuk tersebut dua kali mengalami kegagalan. Yang pertama Fury mengalami cedera saat latihan. Dan fatalnya pembatalan yang kedua berkaitan dengan depresi yang dialami Fury sehingga pertarungan itu batal sepenuhnya. Klitschko yang kini telah berusia 40 tahun, tak ingin penantiannya sia-sia dan ingin mengembalikan reputasinya sebagai juara dunia kelas berat seperti yang

28 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

pernah ia dapatkan selama satu dekade sebelumnya. “Saya tidak berdiam diri selama ini. Saya berlatih dan menyiapkan diri menghadapi pertarungan yang tidak pernah terwujud,” sesal Klitschko atas rencana duel ulangnya melawan Fury yang batal. “Saya kira pertarungan melawan Joshua kali ini ini memberikan kepastian setelah 26 tahun saya aktif di sunia olahraga ini. Jeda sejenak memang ada perlunya,” katanya kepada Associated Press Ia mengaku kini kondisinya lebih segar dan motivasinya setinggi langit setelah mendapat kepastikan akan naik ring lagi. Gelar juara dunia kelas berat memang menjadi terkatung-katung setelah Klitschko keok dan Fury menghadapi persoalan pribadi. Beruntung Joshua muncul diberi predikat petinju masa depan di divisi ini. Joshua tampil spektakuler usai meraih medali emas di Olimpiade London 2012.

Ia memenangkan 18 pertarungan berturutturut. Kemenangan terakhirnya adalah saat meng-KO Eric Molina pada ronde ketiga. Kemenangan itu pula yang memberi jaminan untuk bertemu dengan petinju legendaris Klitschko. Duel top itu akan digelar di stadion Wembley dan kemungkinan disaksikan 90 ribu penonton. Pada laga itu Joshua akan mempertaruhkan sabuk IBF. Sabuk kelas berat super WBA yang seharusnya menjadi milik Fury juga diperebutkan pada laga itu. “Kemenangan akan mengubah seorang juara menjadi legenda,” demikian kata Joshua. Klitschko menyebut duel itu imbang dan tak bisa diprediksi apakah akan laga seperti itu dikemudian hari. “Umur hanyalah angka. Kami akan berkompetisi dalam pertarungan yang kompetitif, dua petinju dengan kualitas sepadan,” tegasnya. l Yudi Winanto


A KT I V I TA S

MBP/ist

TLCI - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4, Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter Bali mengadakan acara kumpul bareng di Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur dari Minggu (11/12) sampai Senin (12/12). Kegiatan dengan tema “History The Legend� tersebut diikuti oleh ratusan kendaraan dari 350 anggota dan 600 lebih simpatisan pemilik Toyota Land Cruiser yang dikenal dengan Hard Top ini.

MBP/ist

UNR DENPASAR - Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar, Jumat (9/12) kemarin, menggelar kuliah umum dengan mendatangkan pakar sekaligus guru besar Amerika Serikat, Profesor Peter Suwarno, Ph.D. Menurut Ketua Yayasan Jagadhita Dr. Drs. Anak Agung Gede Raka, M.Si., Profesor Peter diundang untuk memberi kuliah umum tentang budaya organisasi.

MBP/ist

PENGHARGAAN - Buleleng berturut-turut meraih prestasi di tingkat Nasional bidang lingkungan hidup. Setelah meraih penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim), kali ini Buleleng meraih penghargaan Sekolah Adi Wiyata tingkat Nasional tahun 2016 melalui dutanya, SMA Negeri 2 Singaraja. Penghargaan diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc.

MADE URIP - Ratusan warga dari lima banjar se-Desa Mundeh Kauh yang lokasinya berdekatan dengan Pura Luhur Pucak Bukit Rangda, di tengah gerimisnya hujan tetap setia menanti kedatangan Anggota MPR-RI Dapil Bali Drs. I Made Urip, M.Si., di Wantilan Desa Pakraman Mundeh Kauh, Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat (9/12). Kehadiran Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu untuk mensosialisasikan empat Pilar Kebangsaan.

MBP/ist

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

29


OLAHRAGA

I Putu Dian Ananta

Pemain Terbaik di Usia 34 Tahun KIPER Perseden Denpasar I Putu Dian Ananta dipilih sebagai pemain terbaik pada Liga Nusantara (Linus) 2016. Ia meraih gelar ini karena sukses mengantarkan Perseden menjadi juara Linus usai menaklukkan PSN Ngada 2-0 di Stadion Manahan, Solo, Jateng, 11 Desember lalu. Secara keseluruhan, Dian memang tampil piawai di bawah mistar. Ia tercatat enam kali membendung bola-bola sulit yang dilepaskan pemain PSN Ngada. Puncaknya, Dian menjadi penyelamat Perseden dengan memblok tendangan algojo PSN Ngada, Oktavianus, dari titik putih. ‘’Penalti itu paling krusial. Jika PSN Ngada mampu menyamakan menjadi 1-1, otomatis motivasi dan semangat juang mereka berlipat ganda,’’ sebut penjaga gawang kelahiran Denpasar, 4 April 1982 ini. Di usianya yang tidak muda lagi, Dian justru menerima penghargaan sebagai pemain terbaik sehingga berhak mendapatkan uang Rp 20 juta. ‘’Saya juga heran, selama berkarier malah dinobatkan menjadi terbaik saat umur mencapai 34 tahun,’’ ucap putra pertama pasangan pelatih kepala Perseden Nyoman Ambara dan Ni Putu Srikandi ini. Ia tidak mempermasalahkan penghargaan pemain terbaik disabetnya menjelang gantung sepatu. Suami Ni Putu Juherni ini akan menjadikan penghargaan itu menjadi kenangan manis di akhir kariernya. Dian mempunyai kisah yang unik sebelum menjadi penjaga gawang. Tatkala masih dalam kandungan, sang ibu sering men-

gumpankan bola kepada sang ayah yang masih menjadi pemain Perseden. Bola lambung kemudian disundul oleh ayahnya. ‘’Kejadian itu di rumah saya,’’ kenang Dian yang dikarunia dua putra. Usai dinobatkan menjadi pemain terbaik, Dian didekati beberapa agen pemain untuk bergabung dengan tim divisi utama dan ISL. Akan tetapi Dian berkomitmen setia membela Tim Laskar Catur Muka. Ia ingin tetap di Perseden, sebab sudah lama merantau meninggalkan keluarga. Dian tetap bersikap profesional dan tidak mau KKN meskipun sang ayah menjadi pelatihnya. Menurutnya, kalau di rumah sosok Ambara adalah ayahnya, sedangkan di lapangan sebagai pelatihnya. Ia berlatih keras sehingga terus menjadi starter. Posisinya tidak tergantikan oleh Gede Bambang Arimbawa dan Rizal asal Malang selama melakoni putaran nasional Linus dengan hanya kebobolan dua butir gol. Dian memulai belajar menendang bola di SSB Perseden dilatih sang ayah Ambara. Ia selanjutnya masuk skuad Perseden di Piala Djamiat Dalhar U-12, Perseden Piala Haornas U-16, Perseden Piala Soeratin U-17, Persekaba Badung, Perseden senior, PSMP Mojokerto Putra, Persid Jember, Persikab Kabupaten Bandung, Persiram Raja Ampat dan Persidafon Dafonsoro empat musim. l Daniel Fajry

MBP/ist

I Putu Dian Ananta

30 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

ALAMANDA - PT Alamanda Investama melakukan soft launching Perumahan Alamanda Dalung Regency pada Minggu (11/12) di Santika Hotel, Seminyak. Ada 21 kavling tanah yang terdapat di Alamanda Dalung Regency tersebut, dimana 8 diantaranya dalam waktu satu bulan telah dipesan.

STAI - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar-Bali menggelar Wisuda Sarjana IV di Hotel Harris Cokroaminoto, Denpasar, Sabtu (10/12). Wisuda diikuti 57 orang, yakni 34 orang dari Prodi Kependidikan Islam dan 23 orang dari Prodi Ekonomi Syariah. Sedangkan satu Prodi lagi, yakni Prodi Pendidikan Agama Islam belum meluluskan mahasiswa pada wisuda yang bertepatan dengan 10 Rabiul Awal 1438 H ini.

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

31


PENDIDIKAN

Gianyar Mulai Kembangkan

P

emkab Gianyar mulai mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berbasis Agama Hindu. Saat ini sudah dibentuk tiga PAUD Hindu di tiga zone wilayah Kabupaten Gianyar. Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, tiga PAUD Hindu yang sudah dibentuk

32 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

meliputi zona utara (Payangan, Tegallalang dan Tampaksiring), zona tengah (Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh) dan zona selatan (Sukawati dan Ubud). Pembentukan PAUD berbasis agama Hindu merupakan program pemerintah pusat. Pada PAUD Hindu, kata dia, metode pembelajaran sama seperti PAUD biasa. Dalam artian tetap mengedepankan belajar

sambil bermain. Bedanya adalah dalam permainan diselipkan permainan tradisional Bali. ‘’Jadi, nanti permainannya merupakan permainan tradisional yang merupakan kearifan lokal di Bali. Inilah nilai plusnya di mana dalam permainan tradisional itu mengandung konsep-konsep agama dan budaya Hindu,’’ kata Surya Adnyani, belum lama ini.


PAUD Hindu Surya Adnyani menambahkan, Pemkab Gianyar telah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya diwujudkan melalui perhatian pemerintah terhadap pengembangan potensi anak sejak dini melalui PAUD Hindu tersebut. Pihaknya berharap PAUD Hindu bisa berkembang dengan baik. ‘’Ke depan, Pemkab Gianyar mampu mewujudkan 14 PAUD Hindu untuk tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar,’’ ujarnya. l Dedy Sumantara

Bupati Karangasem Mas Sumatri

Tradisi “Nyastra” Jangan Sampai Putus

Permainan tradisional yang merupakan kearifan lokal di Bali adalah salah satu materi yang diselipikan pada penyelenggaraan PAUD berbasis Agama Hindu.

KARANGASEM dikenal dengan tradisi nyastra, terutama di kalangan geria. Karena itu, tradisi adiluhung itu jangan sampai putus atau punah. Hal itu ditegaskan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, belum lama ini. Menurut Mas Sumatri, tradisi nyastra begitu kental di Karangasem. Di kalangan geria terkenal seperti di Desa Budakeling, Culik, Sidemen, termasuk di wilayah Kota Amlapura dan sekitarnya. Tradisi nyastra bahkan tak hanya berpusat di geria, tetapi kelompok itu ada di desa-desa lainnya, seperti di Desa Jasri, Perasi. Di tengah kian membanjirnya dampak dari kemajuan teknologi dan globalisasi, dibarengi dengan makin terkikisnya jumlah generasi muda Bali yang menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa pergaulan atau komunikasi sehari-hari, tradisi nyastra wajib terus ditumbuhkembangkan. Dengan begitu, tradisi nyastra yang di dalamnya terkandung nilai-nilai positif dari sastra-sastra agama tidak sampai terputus atau punah. “Ilmu pengetahuan sumbernya dari sastra itu sendiri. Jadi, tradisi nyastra ini jangan sampai terputus, apalagi sampai punah,’’ kata Mas Sumatri saat membuka Festival Nyastra Bali di Amlapura, belum lama ini. Mas Sumatri meminta Dinas Pendidikan, pihak sekolah, lembaga swadaya masyarakat dan kelompok masyarakat lainnya yang peduli dengan perkembangan bahasa dan kebudayaan Bali, lebih banyak menggelar kegiatan yang sifatnya mengajegkan sastra dan Bahasa Bali tersebut. Kegiatan bisa dalam bentuk lomba nyastra, menulis, menyalin aksara latin ke aksara Bali, lomba macepat, menyanyi lagu Bali atau yang lainnya. “Siraman rohani juga perlu diintensifkan sampai ke desa-desa,” katanya mengingatkan. l Budana 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

33


A KT I V I TA S MADE URIP - Roadshow Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si selaku Anggota MPR RI untuk menggelar Empat Pilar Kebangsaan terus berlanjut. Kali ini Ketua DPP PDI Perjuangan itu menyambangi Desa Bajera untuk menyosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang disambut prebekel bersama pengurus PAC PDIP Selemadeg yang dihadiri para kelian adat dan dinas, ibu PKK dan anggota STT se-Desa Bajera yang dipusatkan di Wantilan Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan, Senin (5/12).

MBP/ist

MBP/ist

PNB - Kegiatan English Camp diikuti oleh 39 mahasiswa, perwakilan dari Jurusan Pariwisata, Administrasi Niaga, Akuntansi, Teknik Sipil, Teknik Elektro dan Teknik Mesin. Sedangkan 12 mahasiswa asing PNB yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai negara dan 34 orang dosen Bahasa PNB. English Camp dilaksanakan selama dua hari yaitu dari 19-20 November bertempat di The Sila’s Agro Tourism Bedugul.

MBP/ist

CCAI - Terus upayakan kebersihan dan kelestarian lingkungan, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) donasikan 100 tempat sampah dan 200 tanaman parigata untuk didistribusikan di berbagai titik di Kota Denpasar, Senin (5/12). MBP/ist

BPJS KETENAGAKERJAAN - BPJS Ketenagakerjaan mendapat dukungan dari pihak perbankan terkait perlindungan bagi Tenaga Kerja Bukan Penerima Upah (BPU). Dalam hal ini melalui program Gerakan Nasional LINGKARAN (Peduli Perlindungan Pekerja Rentan) “Bersama BPJS Ketenagakerjaan Masa Depan Kami Lebih Pasti”.

34 26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

Tempat sampah dan tanaman parigata ini secara simbolis diserahkan oleh Indah Triyanti, Public Affairs & Communications untuk Indonesia Timur selaku perwakilan CCAI, dan diterima langsung oleh Wali Kota Denpasar, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Kantor Wali Kota Denpasar.


MBP/ist

DESTINASI WISATA - Saat ini, pemerintah pusat di bawah kendali Presiden RI Joko Widodo menargetkan 20 juta wisatawan di tahun 2020. Salah satu caranya menggenjot 10 destinasi wisata baru yang akan menyaingi Pulau Bali di masa depan. Adapun 10 daerah yang disebut-sebut sebagai “Bali Baru” itu adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-TenggerSemeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai.

UNDIKNAS - Undiknas University terus memberi penguatan atmosfir akademik civitas akademikanya. Selasa (6/12), Undiknas mengadakan seminar internasional dengan pembicara Dr. Stephen Grainger, dosen senior di bidang International Busisness and National dari Edith Cowan University, Australia.

MBP/ist

MBP/ist

FH UNWAR - Fakultas Hukum (FH) Universitas Warmadewa (Unwar) terus melakukan inovasi dan terobosan untuk mencetak lulusan berkualitas dan kompeten. Berbagai program diluncurkan guna menopang lulusannya saat terjun di masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Salah satunya, program pelatihan mediator. Selasa (6/12) dilaksanakan Pelatihan Mediator X di Hotel Puri Ayu di Jalan PB Sudirman, Denpasar.

STPBI - D-IV Manajemen Kepariwisataan (MKP) Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) menggelar seminar hasil penelitian “Strategi Pengembangan Desa Wisata Jehem di Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli” di kampus STPBI, Jalan Kecak, Denpasar, Selasa (6/12). Seminar ini merupakan hasil penelitian mahasiswa semester VI STPBI yang mana kegiatan penelitian merupakan salah satu kurikulum wajib program D-IV MKP. MBP/ist

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

35


LINGKUNGAN

Hutan mangrove yang secara alami menjadi benteng menjaga kawasan pesisir.

36

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017


Kawasan Pesisir Banyak Ancaman

P

esisir Bali kini terancam abrasi. Utamanya pesisir Bali bagian selatan yang berhadapan dengan samudera Hindia. Tak hanya Bali, sebagian besar pesisir di (Indonesia menghadapi hal serupa. Hal itu diakui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya. Ia mengatakan banyak ancaman pada kawasan pesisir yang harus diatasi pada saat ini. “Terutama sebagai dampak atau implikasi terhadap pola pemanfaatan sumber daya alam dan tekanan lingkungan di wilayah pesisir dan laut,� ujar Siti, Senin. Menteri Siti memberi contoh DKI Jakarta yang memiliki 13 sungai yang semuanya bermuara di Teluk Jakarta. Belasan sungai tersebut harusnya mengalihkan air dari kawasan tinggi di sebelah Selatan Jakarta. Namun kenyataannya, sungai-sungai juga difungsikan sebagai bak sampah. Sungai pun berubah menjadi “conveyor belt� raksasa, yang mengantarkan sampah hingga ke teluk. Untuk itu KLHK telah membuat beberapa strategi dan kebijakan, agar kawasan pesisir memperkuat fungsinya sebagai pertahanan negara. Gangguan terhadap pesisir menyebabkan hilangnya cadangan ketahanan pangan nasional dan mundurnya garis pantai sebagai batas negara. Di antaranya berasal dari ancaman buangan limbah dan ancaman illegal fishing di jalur strategis pelayaran internasional. l Hardianto

26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

37


pa r i w i s ata

Keindahan Pantai di Bali Terkikis Abrasi

H

amparan pasir pantai di Pulau Dewata semakin menipis. Seiring waktu berjalan keindahan pantai pun mulai meredup, karena hamparan pasir semakin menipis terkikis air laut. Objek wisata pantai yang menjadi tujuan favorit wisatawan karena memiliki keindahan alam laut tak lagi menggoda bagi wisatawan daerah maupun mancanegara. Abrasi masih akan menjadi ancaman bagi Bali ke depan. Terlebih bila pembangunan khususnya di daerah pesisir

Destinasi wisata pantai di Bali kian terkikis abrasi. Objek yang menjadi tujuan utama wisatawan ini pun terancam ditinggalkan wisatawan jika tidak segera ditangani.

38

26 Desember - 1 Januari 2016

terus dilakukan hingga melampaui daya dukung pulau dewata. Kesadaran terhadap abrasi menjadi sangat penting, sebelum ombak membuat luas wilayah Bali menjadi berkurang. Abrasi air laut kan kuat sekali, jadi nanti pantai itu terkikis terus kan pelanpelan ini berkurang luasan wilayahnya dan itu di Jawa juga sudah terjadi. Sudah nyata di Pantai Utara, kemudian Jawa Timur, desa-desa sudah ada yang hilang,� ujar Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Kementrian

Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Nur Masripatin. Bali lumayan rentan terhadap abrasi akibat masifnya kegiatan ekonomi dalam sektor pariwisata. Dalam beberapa hal, pembangunan yang dilakukan sebetulnya melampaui daya dukung. Karena itu, harus ada kegiatan adaptasi dan mitigasi yang dilakukan. Upaya pembuatan tanggul atau sea wall, hanyalah satu cara saja. Lebih penting adalah mengkonsep wilayah pantai atau habitat alamnya.


“Kalau sudah rusak, ya kita merestorasi. Misalnya, daerah yang memang dulunya berupa mangrove dan sekarang masih ada mangrove-nya, ya itu harus dijaga jangan sampai rusak. Kemudian kalau itu sudah rusak, ya harus direhabilitasi karena itu yang mengurangi terjadinya abrasi,” jelasnya. Dosen Pertanian dan Klimatologi Universitas Udayana, Dr. Ni Luh Kartini, juga berpendapat pembangunan terus saja dilakukan di Bali tanpa memperhatikan daya tampung dan daya dukung. Tak sedikit, pembangunan dilakukan dengan melanggar hukum dan sudah sangat jauh dari kearifan lokal yang ada. “Siapapun menjadi pemimpin di Bali itu seharusnya memelihara, tapi sekarang kita bangun dengan tidak memikirkan daya dukung dan daya tampung. Misalnya, masalah reklamasi, geothermal. Pembangunan-pembangunan ini tidak

mau mengadopsi kearifan-kearifan lokal, inilah yang menyebabkan kita mengalami masalah yang sangat besar sekarang ini,” ujarnya. Bukan hanya abrasi, lanjut Kartini, pembangunan yang tidak terkendali juga mengancam ketersediaan air. Saat ini, tiga dari empat danau sudah mengalami pencemaran dan pendangkalan atau sedimentasi. Hanya danau Tamblingan saja yang bisa dikatakan aman karena dilindungi kearifan lokal yakni catur desa. Sama dengan pesisir, danau juga terancam dengan semakin banyak pembangunan di pinggir danau yang sebetulnya menyalahi aturan. “Sekarang semarak membangun di pinggir danau, itu jalan saja terus bahkan ada di atas danau juga, jalan saja terus. Ini kemana penegakan hukum? Itu pertanyaan besar. Kalau tidak ada aksi dan penegakan hukum, mungkin kita

akan tidak selamat nanti. Kalau 3 dari 4 danau ini hilang, berarti pariwisata juga akan hilang di Bali,” pungkasnya. Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, mencatat abrasi pantai di Bali cukup signifikan, di mana dari luas total pantai sekitar 430 Kilo Meter telah mengalami abrasi sebesar 181, 7 Kilo Meter. Tak hanya itu kerusakan terumbu karang pun perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Sebab, dari 774 000 hektar terumbu karang telah mengalami kerusakan sebesar 15-20 persen. Begitu pula dengan lahan mangrove, dari lahan mangrove seluas 2 421 hektar sebanyak 12,5 persen telah mengalami kerusakan serta luasan dari Padang Lamun sebesar 1360 hektar sebanyak 13 persen telah mengalami kerusakan. l Rindra

26 Desember - 1 Januari 2016

39


AKTIVITAS

MBP/ist

KABUPATEN BADUNG - Menjelang pengujung tahun 2016, Kabupaten Badung terus meraih prestasi gemilang. Kali ini Kabupaten Badung meraih penghargaan indeks kepariwisataan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Kabupaten Badung dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan mengelola objek wisata serta mengembangkan sektor pariwisata di wilayahnya.

MBP/ist

KNPI JEMBRANA - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Daerah Jembrana menggelar dialog pemuda di Aula Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat (9/12). Dialog bertemakan ‘’Komitmen KNPI dalam kebangsaan bersama seluruh pemuda’’, dibuka Bupati Jembrana I Putu Artha.

MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Di pengujung akhir tahun 2016 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terus menunjukkan eksistensinya dengan kembali memperoleh penghargaan tingkat nasional. Sebelumnya, Denpasar telah berhasil meraih Predikat Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik yang diberikan Ombudsman RI dan Penghargaan Indeks Pariwisata Tertinggi (IPI) dari Meteri Pariwisata.

MBP/ist

SMP PGRI 2 DENPASAR - Selama semester ganjil Agustus-Desember ini, siswa dan guru SMP PGRI 2 Denpasar banyak mengukir prestasi. Ini pas dengan misi sekolah ini yakni ‘’Berpacu dalam Prestasi’’. Prestasi itu tak hanya diukir siswanya, juga guru, kasek dan lembaga itu sendiri.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

40 26 Desember - 1 Januari 2016


SMAN 2 KUTA - Tahun 2016 menjadi tahun prestasi bagi SMAN 2 Kuta. Ini dibuktikan siswa SMAN 2 Kuta alias Smanduta di kawasan Kedonganan banyak meraih juara nasional dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Yang teranyar, tim SMAN 2 Kuta sukses meraih juara I tingkat Nasional dalam LKTI di UGM, belum lama ini.

LPPM UNUD - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) menggelar Seminar Nasional Sains dan teknologi (Senastek) III tahun 2016. Seminar tahunan yang memasuki tahun ketiga ini dibuka, Kamis (15/12), di Hotel Patra Jasa. Untuk tahun ini, tema yang diangkat adalah “Inovasi Humaniora, Sains dan Teknologi untuk pembangunan Berkelanjutan�.

MBP/ist

DPRD KARANGASEM - Panitia Khusus (Pansus) I di DPRD Karangasem, Selasa (13/12), menggelar rapat kerja dengan eksekutif. Pansus yang dipimpin Komang Sudanta dan Wayan Dikep itu bertugas membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Maskot Kabupaten Karangasem.

MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Selasa (13/12) meluncurkan implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Tahun 2016-2021. Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara menjelaskan, komitmen Pemkab Badung di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa melaksanakan program kebijakan pro-rakyat dalam 5 bidang prioritas dalam PPNSB.

26 Desember - 1 Januari 2016

41


A KT I V I TA S

MBP/ist

PT NIRMALA - PT Nirmala Group melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove dan 200 pohon parigata di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Rabu (7/12). Acara penanaman pohon ditandai dengan penyerahan pohon secara simbolis oleh Presiden Direktur Nirmala Group Made Sujana disaksikan Komisaris Nyoman Sudiasih kepada Perbekel Sanur Kauh Made Ada.

MBP/ist

Raker - Suara wakil rakyat Bali kembali bergema di Senayan, Jakarta. Walau minim secara kuantitas, tetapi perjuangan Provinsi Bali selalu mendapat perhatian lebih di nasional. Sebagaimana dalam Raker Komite III Bidang Agama dan Budaya bersama Kementerian Agama RI tentang RUU Perlindungan Umat Beragama (PUB) yang didukung oleh kamar DPD-RI di Senayan. Hal ini disampaikan Senator Arya Wedakarna (AWK).

42 26 Desember - 1 Januari 2016

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Komite III DPD-RI Bidang Agama, Budaya dan Pendidikan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengapresiasi langkah aparat keamanan, khususnya TNI dan juga inisiatif Pemkab Tabanan terkait dengan hampir lolosnya salah satu agenda BDF yang dianggap bisa menjadi isu SARA yakni rencana ditampilkannya Tari Bali bernuansa syariah.

MBP/ist

PEMKAB GIANYAR - Sebagai wujud terima kasih kepada para wajib pajak yang telah melaksanakan kewajiban dengan baik serta ucapan terima kasih kepada para petugas penagih yang telah bekerja keras dalam melaksanakan tugas untuk merealisasikan target PAD yang telah ditetapkan khususnya yang menjadi tanggung jawabnya, Pemkab Gianyar menggelar acara Pemberian Penghargaan Kepada Wajib Pajak dan Petugas Penagih Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan dan Pajak Air Tanah tahun 2016.


MBP/ist

PEMKAB TABANAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan tidak mau setengah hati memerangi masalah sosial di daerahnya. Tidak tanggung-tanggung, tahun 2017 mendatang Pemkab Tabanan berencana membangun panti jompo yang akan dikelola Dinas Sosial berbentuk UPTD. Hal tersebut diungkapkan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, Selasa (6/12).

MBP/ist

STIKES BALI - Bali sangat berbangga memiliki Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali. Kini, Stikes Bali membuka program baru yang langka dan satu-satunya di Indonesia. Program baru itu adalah Prodi D-IV Keperawatan Anastesiologi. Program ini dilaunching Stikes Bali, Selasa (6/12).

MBP/ist

JRO SUTIAWATI - Kini Jro Sutiawati mulai memijat pasien lumpuh dengan tangannya sendiri. Pada awalnya, pengobatan pasien hanya dilakukan dengan peneropongan dan pawisik dari sasuhunan-nya. Namun kini, ia mulai berani menyentuh pasiennya lantaran ilmu pengobatannya telah berkembang.

26 Desember - 1 Januari 2016

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

UNWAR - Rektor Universitas Warmadewa (Unwar) Prof. Dewa Putu Widjana mengaku iklim penelitian di tingkat mahasiswa dan dosen di Unwar masih kurang. Untuk itu, mulai 2017 Unwar memotivasi mahasiswa

MBP/ist

PNB - Politeknik Negeri Bali (PNB) yang merupakan salah satu politeknik milik pemerintah di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia kini siap bersaing secara global. Ini dibuktikan dengan dipilihnya PNB sebagai satu-satunya per-

dan dosen memenangkan dana Program Kreativitas

guruan tinggi di Indonesia untuk menggandeng Hilton

Mahasiswa (PKM).

Worldwide dalam hal pengembangan pembelajaran.

FK UNUD - Divisi Tropik dan Infeksi Bagian/SMF Ilmu Penyakit Dalam FK Unud/RSUP Sanglah bekerja sama dengan Program Studi S-3 Unud menggelar Bali Infectious Disease Symposium (BIDs)-8 dan Seminar National of Infectious Disease di Gedung Pascasarjana Unud, Sabtu (10/12). Seminar tersebut dihadiri kalangan akademisi dan praktisi di bidang kedokteran dengan mengundang pembicara dari dalam maupun luar lingkungan Unud/RSUP Sanglah. RADIO PEMKOT - Kepadatan lalu lintas pada jam-jam tertentu tidak dapat dihindarkan. Jika Anda sedang berkendara dan tidak ingin terjebak kemacetan lalu lintas di seputaran Kota Denpasar sambil mendengarkan hiburan lagu dan mendapatkan informasi lalu lintas terkini, ter-update dan terpercaya langsung dari sumber terpercaya, hanya di 92.6 FM Radio Publik Kota Denpasar.

44 26 Desember - 1 Januari 2016


MBP/ist MBP/ist

KABUPATEN JEMBRANA - Setelah melalui proses yang cukup melelahkan akhirnya empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) berhasil ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Disetujuinya penetapan Ranperda menjadi Perda Kabupaten Jembrana ini terlihat saat Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, I Ketut Sugiasa, meminta penegasan dari seluruh anggota DPRD yang hadir saat sidang Paripurna VIII masa sidang I tahun sidang 2016/2017, bertempat di ruang sidang DPRD, Rabu (14/12).

RAPIMNAS - Gerbong Partai Kawitan Indonesia, PNI Marhaenisme di bawah komando Sukmawati Soekarno kembali bergerak. Hal ini dibuktikan dengan solidnya seluruh DPD PNI Marhaenisme di Indonesia saat mengadakan Rapimnas dan Sidang Badan Pekerja PNI-M di Jakarta. Dalam kesempatan itu, DPP PNI Marhaenisme juga mengenalkan kepengurusan DPP PNI-M yang baru, yang sebagian besar adalah tokoh- tokoh muda dari berbagai latar belakang dan profesional.

MBP/ist MBP/ist

BPJS KESEHATAN - Menjelang tahun ketiga beroperasi, BPJS Kesehatan resmi bersinergi dengan Pemkab Badung dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas kepada penduduk setempat. Sebanyak 253.908 jiwa yang terdaftar dalam Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bernama Krama Badung Sehat (KBS) itu resmi menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

BUPATI BADUNG - Komunitas Perjuangan memperingati HUT ke-1 dengan tema ‘’Melalui Peringatan HUT ke-1, Komunitas Perjuangan siap mendukung dan mengawal kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung yang sejahtera, kuat, damai dan aman’’. Acara dikaitkan dengan pengukuhan pengurus Mangupura Riders. Acara dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Muspika Kecamatan Abiansemal, Perbekel se-Kecamatan Abiansemal dan lainnya.

26 Desember - 1 Januari 2016

45


PROPERTI

RSH Non-subsidi Masih Primadona Pasar

P

roduk rumah sehat sederhana (RSH) nonsubsidi hingga di pengujung 2016 ini, masih menjadi primadona pasar. Itu karena model rumah yang ditawarkan cukup beragam, serta prospek investasi yang tak kalah cerah dengan perumahan elite.

46 26 Desember - 1 Januari 2016

Demikian diungkapkan bagian marketing perusahaan properti, Ayu Andini, Selasa (13/12). Dikatakan, dipilihnya RSH Nonsubsidi, karena tipe atau unitnya beragam, yakni mulai dari 36/100 m2, 45/115 m2, maupun 54/150 m2. ‘’Model rumah ini di desain dalam berba-

gai ruang kebutuhan rumah tangga, sehingga cocok untuk hunian keluarga yang privasi dan elegan,’’ katanya. Penataan ala minimalis modern, lanjutnya, menambah prospek investasinya ke depan yang menjanjikan.


Di samping itu, berada di lingkungan strategis radius kota dengan fasilitas sosial atau umum (fasos dan fasum) yang memadai, dan menyediakan berbagai kemudahan bagi para penghuninya semakin menjadi nilai tambah. ‘’Itulah kenapa model RSH Nonsubsidi hingga kini primadona,’’ jelasnya. Dari sisi harga, lanjutnya, memang cukup mahal. Kisarannya mulai Rp 350 juta - Rp 550 juta per unit. ‘’Bagi sebagian konsumen mapan memiliki rumah idaman yang bukan saja nyaman ditempati tapi juga memiliki prospek investasi menjanjikan merupakan kebanggaan tersendiri,’’

katanya. Dia menilai kemudahan transaksi rumah saat ini lewat kredit pemilikan rumah (KPR) memberi jangka waktu panjang bagi konsumen mencicilnya, sehingga mereka juga makin termotivasi meningkatkan diri dalam berbagai usaha. ‘’Ini bagian dari perjuangan ekonomi bagi masyarakat di satu sisi kebutuhan hidup mereka tetap terkaper di sisi lain biaya cicilan rumah tetap bisa dipenuhi dengan baik. Perencanaan yang matang sangat menentukan keberhasilan konsumen menempuh KPR seiring nilai investasi rumah makin meningkat,’’

tandasnya. Sebelumnya pebisnis RSH Nonsubsidi, Bagio Utomo menyampaikan, bisnis perumahan makin berkembang seiring permintaan pasar yang pesat. Dengan menjaga kualitas produk diharapkan kepercayaan pasar dapat digaet. Terkait primadonanya pasar RSH Nonsubsidi itu, lanjutnya, karena model rumah ini bisa lebih disesuaikan dengan kebutuhan konsumen berbeda dengan model rumah beesubsidi yang harganya relatif murah namun modelnya cenderung menoton. l Gunawan

Perlu Selektif Berinvestasi Properti RUMAH atau tanah merupakan investasi jangka panjang yang memerlukan kejelian saat membelinya. Itu karena saat ingin menjualnya tak menjamin bisa langsung laku berbeda dibandingkan produk investasi lain seperti emas. Demikian diungkapkan salah seorang spekulan produk properti, Agung Susila, belum lama ini, di Tabanan. Katanya, memilih produk properti untuk investasi selain perlu memperhatikan lokasi, juga faktor lainnya agar konsumen tertarik membelinya. ‘’Hal tak kalah penting adalah mendapatkan harga relatif murah tapi dari sisi kualitas tetap terjamin, sehingga memberi peluang untuk meraih untung yang optimal,’’ katanya. Tambahnya, faktor lain seperti legalitas juga sangat penting agar konsumen merasa nyaman dan aman baik untuk ditempati sendiri maupun dilempar alias dijual kembali. Mengingat menjual produk properti perlu proses yang tak tentu waktunya maka kemampuan marketing sangat penting. ‘’Tak hanya meningkatkan chanel pemasaran atau memanfaatkan jasa agen pemasaran properti, juga pasang iklan,’’ jelasnya. Menurutnya, lesunya penjualan produk properti sejak 2015 merupakan tantangan bagi investor menjual. Kualitas produk dan harga kompetitif akan menentukan keberhasilan menjual. Itu karena sekarang ini marak harga rumah dan tanah murah. Saat ini juga dinilai tepat untuk membeli. Itu karena 2017 dan tahuntahun mendatang merupakan peluang menjualnya kembali dengan harga tinggi. Hal senada diungkapkan salah seorang spekulan properti, Agustinus. Katanya, berinvestasi produk properti, terutama rumah perlu operasional tinggi. Sebab jika lama tak laku akan terjadi penyusutan nilai bangunan. ‘’Karena itu perlu biaya renovasi padahal belum tentu bisa dijual dalam waktu cepat,’’ katanya. Dia menilai, investasi produk properti umumnya perlu waktu 10 - 15 tahun untuk mencapai nilai keuntungan maksimal. Tapi indikator daya beli tetap menjadi barometer sukses berbisnis properti. l Gunawan 26 Desember - 1 Januari 2016

47


TRADISI Tradisi membaca lontar perlu digeliatkan agar paham isinya.

48 26 Desember - 1 Januari 2016


Budaya Membaca Lontar

Lestarikan Tradisi Leluhur Pemberdayaan bahasa dan aksara Bali gencar dilaksanakan masyarakat, terutama para pencinta bahasa Bali belakangan ini. Itu dilakukan atas dasar alasan yang kuat dan jelas. Keberadaan bahasa dan aksara Bali semakin ditinggalkan masyarakat Bali yang notabene pewaris sah salah satu unsur penting kebudayaan Bali tersebut. Tidak hanya itu, budaya yang dihasilkan dari bahasa dan aksara Bali pun semakin sulit dikenali generasi muda, seperti budaya membaca lontar. Akan tetapi, hal itu tak semata-mata diakibatkan oleh tidak adanya keinginan masyarakat terutama generasi muda dalam membaca lontar, namun paradigma yang berkembang juga menyebabkan hal tersebut terjadi. Lontar pada dasarnya tidak berbeda dengan buku. Lontar menggunakan media tulis berupa daun lontar yang kemudian diolah sedemikian rupa. Ketua Aliansi Peduli Bahasa Bali, I Nyoman Suka Ardiyasa, M.Pd., M.Fil.H. belum lama ini mengatakan, secara umum lontar dapat diklasifikasikan dalam berbagai bentuk. Di antaranya Mantra Stawa atau Mantra/ Puja/Weda, Nitisastra atau

etnik, Wariga atau Astronomi dan Astrologi maupun Tutur atau lontar petuah. Selain itu terdapat pula lontar Usadha atau pengobatan tradisional, lontar Geguritan atau Kidung, Babad Pamancangah atau Sejarah, Satua atau cerita rakyat dan bahkan lontar tentang Kadiatmikan atau pangiwa-panengen. Tidak hanya itu, banyak naskah lontar bidang kesenian yang isinya masih sangat relevan dengan kehidupan di Bali saat ini. “Berdasarkan hasil temuan penyuluh bahasa Bali, yang paling banyak dimiliki oleh masyarakat Bali adalah lontar Geguritan, Tutur. Beberapa Jero Mangku juga memiliki lontar Mantra Stawa serta sebagian lagi memiliki lontar kadiatmikan,� ujarnya. Suka Ardiyasa menambahkan, tidak sedikit masyarakat Bali yang meyakini bahwa lontar tersebut merupakan pusaka dan kemudian muncul istilah aja wera yaitu suatu ajaran yang sangat dirahasiakan sehingga tidak boleh sembarangan mengambil atau membacanya. Munculnya istilah ajewera itu sendiri kemungkian adalah tindakan yang dilakukan oleh para tetua agar masyarakat tidak sembarangan membaca lontar, seperti lontar kediatmikan yang memang tidak bisa sembarangan dibaca dan perlu dituntun oleh seorang guru. Sedangkan jika lontar tersebut hanya merupakan lontar geguritan, babad, atau yang tidak bersifat sakral, maka bisa dibaca di mana pun kapan pun. Agar paradigma aja wera bisa sedikit dikikis maka penting untuk mengetahui terlebih dahulu seperti apa isi lontarnya. Jikalau memang berbahaya bagi pembacanya maka lontar tersebut harus diprivatisasi. Sedangkan jika memang hanya lontar biasa tentu setiap orang boleh membacanya namun tetap sesuai dengan sesana dan etika. Suka Ardiyasa menegaskan lontar tersebut wajib dibaca dan diketahui jika isinya penting dan bermanfaat untuk menunjang kehidupan kekinian. Misalnya, lontar Usadha yang akan bermanfaat bagi kehidupan manusia khususnya pengobatan tradisonal tentu harus dipelajari dengan baik. Hal serupa disampaikan Ida Bagus Putu Sujapa, S.S. yakni pragina dari Gria Anyar Manuaba Baha, Mengwi. Dia mengatakan bahwa sebagai sebuah peninggalan sejarah, lontar yang menjadi warisan di gria, bersifat sakral miwah suci sehingga tidak boleh diperlakukan sembarangan dan harus penuh etika. Namun, dia meyakini bahwa isinya sangat penting untuk diketahui secara umum. “Menurut saya sangat perlu sekali isi lontar terutama yang ada di gria tersebut untuk disampaikan di masyarakat, tujuannya tentu saja agar masyarakat bisa tahu dan memahami apa saja isi yang ada di lontar tersebut terutama yang memang berguna bagi kehidupan masyarakat tersebut,� ujar Ida Bagus Putu Sujapa. l Agus Suryawan 26 Desember - 1 Januari 2016

49


HIBURAN

MBP/ant

Tatjana Saphira (kiri) bersama ibunda, Ade Hartmann.

Tatjana Saphira

Pernah Krisis Percaya Diri

A

ktris muda, Tatjana Saphira (19), mengaku sempat mengalami krisis percaya diri saat memulai kariernya di dunia entertainment. “Dulu waktu baru memulai karier usia 13-14 tahun di masa itu banyak sekali drama di sekolah. Aku sendiri juga mengalami krisis percaya diri,” katanya usai acara “Wardah: Ibu Inspirasi Duniaku” di Jakarta, belum lama ini. Bintang film “Negeri Van Oranje” itu mengaku bukan tipe orang yang tough, sebaliknya dia menyebut dirinya orang yang sensitif. “Dulu suka diledekin sok artis, sombong, mungkin maksudnya bercanda, tapi aku terlalu serius me-

50 26 Desember - 1 Januari 2016

nanggapinya, tapi ada juga yang sengaja ngomong seperti itu untuk menyakiti hatiku,” ujar Tatjana. “Alhamdulillah aku punya support system,” sambung dia. Support system yang dimaksud Tatjana tak lain adalah ibunya, Ade Hartmann. Ibu Tatjana selalu mendukung Tatjana untuk sukses dalam pendidikan dan karier. “Pulang sekolah nangis diledekin, saya bilang enggak usah kecil hati, lupakan saja,” kenang Ade. “Saya bilang kamu harus bisa membuktikan ke teman-temanmu. Kamu bisa duaduanya, sekolah dan karier juga. Alhamdulillah di sekolah juga berprestasi,”

lanjut dia. Tatjana menurut Ade merupakan tipe anak yang tidak langsung mengungkapkan perasaannya, namun cenderung menyimpanya. “Dia memang memerlukan waktu untuk mengungkapkan perasaannya, mungkin anak lain ada kejadian langsung cerita, dia disimpan dulu,” kata Ade. “Dia biasanya menyimpan dulu (perasaannya) seminggu, baru kalau sudah siap dia ngomomg. Kalau enggak ngomong sama saya, dia ngomong ke ayahnya,” tambah dia. l Kmb


166 |26 Desember 2016 - 1 Januari 2017

Kasus Narkoba Melonjak

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 166 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu