163 |28 November - 4 Desember 2016
Ekspor Turun, Nelayan Menjerit
RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI lWisata Budaya Menuju Industri Pariwisata 6 BALI SEPEKAN lGudang Oplos Elpiji Digerebek 7 LAPORAN UTAMA l Ekspor Lobster Turun, Nelayan Menjerit 8
l Nasib Minapolitan di Tangan Pemprov Bali 9 l Minim, Perhatian pada Nelayan 10 l Berharap Harga Ikan Stabil 11 POLITIK lTak Tersandera Status Tersangka 16 lDoa untuk Keutuhan NKRI 17 KIPRAH REMAJA l Raih Juara Nasional Berkat
LENSA l Buah Lokal 26
OLAHRAGA l Penghargaan untuk Sikap Disiplin 27 PENDIDIKAN l Verifikasi Terakhir Guru Non-PNS Berkurang 32 SOSIAL BUDAYA l Badung Jangan Hanya
Berpikir untuk Badung 36
PARIWISATA l Menjadikan Bali ”Destination of the Future” 38
”Serombotan Kangkung” 18
MANCANEGARA l Skandal Presiden Korea DAERAH l Bencana di Musim Hujan
Selatan 20
Di Bangli Banjir, Karangasem Longsor 22
TRADISI l ”Aci Purnama Kalima”
di Pura Penataran Kebon Agung Haturkan ”Dangsil”, Mohon Keselamatan 46
PROPERTI l Konsumen Makin Selektif Tempuh KPR 50
28 November - 4 Desember 2016
3
DARI PEMBACA
Konsisten Mengawal NKRI
B
ercermin pada aksi yang terjadi Jumat (4/11) ada banyak hal yang patut direnungkan kembali. Berkaitan dengan ini, kita mestinya menghindari terjadinya konflik dan penguatan doktrin-doktrin yang tidak baik terhadap tumbuhnya kesadaran menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di kalangan anak-anak bangsa. Penguatan komitmen kebangsaan harus terus dilakukan terutama di kalangan anak-anak dan pelajar agar mereka memiliki jiwa nasionalis yang mengarah pada pengawalan NKRI. Kita semua harus menyadari betul dan berpikir matang-matang bahwa Indonesia ini sudah dirancang oleh para leluhur kita berbhineka. NKRI terdiri atas banyak pulau, suku, ras dan agama. Ini adalah penguatan kebhinekaan. Oleh karena itu, kita bersyukur ada Pancasila. Untuk ini harapan kita kalau beragama beragamalah dengan baik. Agama jangan dipakai sebagai alat politik. Kita harus bersaudara dan berpikir arif mengelola keragaman. Untuk itu, Departemen Pendidikan dan Departemen Agama harus menghindari masuknya doktrin-doktrin yang mempropokasi sejak dini dari anak-anak untuk menganggap orang lain atau agama lain jelek bahkan membencinya. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan serta Departemen Agama harus bergerak. Misalnya, mengajarkan toleransi dan mengawal keragaman sebagai kekuatan NKRI. Untuk menghindari doktrin-doktrin yang tidak baik yang mengarah pada fanatisme berlebihan-- yang dapat memunculkan egoisme, membenci agama lain--, Dinas Pendidikan dan Departemen Agama harus mengecek ajaran agama ke lembaga pendidikan. Apapun agamanya dan materimateri apa yang diajarkan pada anak-anak harus sesuai dengan Pancasila dan budaya kita. Jika menyimpang harus diluruskan. Sekolah harus menjadi pusat penyebaran nilai-nilai persatuan dan persaudaraan. Pemerintah juga harus terus melakukan safari ketahanan NKRI. Ketut Sumarna Tinggal di Jl. Gunung Guntur, Br. Minggir, Padangsambian
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
28 November - 4 Desember 2016
4
Krisis Air Membayangi Bali KRISIS air kini menjadi isu internasional. Penyelamatan sumber mata air bahkan menjadi perhatian serius Presiden Jokowi selain cadangan pangan. Bagi Bali, ancaman krisis cadangan air terkesan belum mendapat perhatian serius. Tidak adanya komitmen serius menjaga kawasan hulu membuat Bali makin nyata menuju krisis air. Ancaman krisis air juga terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota. Rusaknya hutan vegetasi dan ekosistem kawasan hulu juga akan membuat Bali berada pada zona rawan air bersih. Menyikapi hal ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan kekhawatiran penduduk Bali terhadap cadangan air bersih, termasuk air untuk sektor pertanian dan pariwisata. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 68,55 persen meyakini ancaman krisis akan menjadi masalah serius bagi Bali. Kondisi ini akan makin parah jika Bali tak segera melakukan pemetaan sumber mata air dan menyelamatkan kawasan hulu. Kepedulian terhadap danau sebagai pusat cadangan air Bali juga harus dibudayakan. Kecenderungan Bali terus membuka investasi dan tak melakukan pengendalian penduduk secara optimal akan membuat Bali makin sulit mengatasi krisis air bersih.
Di lain pihak 29,24 persen responden berpendapat, Bali belum berada pada zona krisis air. Kebutuhan air bersih bagi penduduk Bali, pertanian dan pariwisata sampai saat ini masih tergolong aman. Indikatornya belum ada wilayah yang sampai memasuki kondisi darurat air saat kamarau. Di sejumlah daerah kering di wilayah Karangasem, krisis air memang perlu diantisipasi. Ini perlu pendekatan manajemen pengelolaan air. Mengingat di wilayah lain di Karangasem cadangan air masih melimpah. Artinya, kata responden, masalah krisis air belum begitu mengkhawatirkan saat ini. Tetapi ke depan, pemerintah dan penduduk Bali perlu segera melakukan langkah antisipasi untuk mengatasi potensi krisis air. Regulasi pengelolaan air mestinya segera dibuat untuk menghindari terjadi eksploitasi air bawah tanah dan cadangan air bersih. Di lain pihak, 2,21 persen responden mengaku tak tahu-menahu soal kebijakan dan ancaman krisis air. Namun, mereka tetap berharap ada pengawasan yang jelas dalam pengelolaan air bersih. Mereka juga mengaku kekhawatiran terhadap cadangan air bersih yang menjadi perhatian dunia tetap harus dijabarkan di Bali. Responden hanya berharap pengelolaan air di Bali dilakukan secara transparan didasari regulasi yang jelas. l Dira Arsana 28 November - 4 Desember 2016
5
5
opini
Wisata Budaya Menuju Industri Pariwisata
B
ali merupakan atau toleransi yang sanOleh salah satu destigat tinggi terhadap keperPutu Gede Hendrawan nasi untuk kuncayaan keagamaan lain jungan wisatawan yang masuk ke Bali. Bedunia yang sangat di idam idamkan untuk selalu berapa hal tersebut yang terlihat nyata dalam di kunjungi. Perkembangan pariwisata Bali di kehidupan keseharian hidup masyarakat Bali era 80-an, 90- an dan era modern tekhnologi tersebut menjadi daya tarik wisatawan mandan online ini sedikit demi sedikit mengalami canegara untuk datang ke pulau Bali selain pergeseran sesuai dengan perkembangan jaman keindahan alamnya sehingga pada era tahun dan kemajuan technologi informasi. Kondisi 80-an kunjungan wisatawan ke Bali merupakan ini membuat perkembangan pariwisata dunia kunjungan yang penuh dengan daya tarik alam, dan Bali khususnya berkembang dengan pesat. budaya dan adat istiadatnya. Dampaknya paradigma baru muncul untuk di Di era modernisasi ini dengan perkembangan Bali khususnya dari wisata budaya mengalami pembangunan ekonomi infrstruktur dan investasi pergeseran jargon menjadi industri pariwisata. yang sangat pesat terjadi di pulau Bali ini khususPariwisata Bali terbentuk dari daya tarik nya Bali Selatan mengakibatkan pergeseran alam, budaya dan adat istiadatnya yang dila- paradigma wisata budaya tersebut menjadi inkoni oleh masyarakat Bali itu sendiri. Kualitas dustri pariwisata, ditambah dengan meningkatsebuah budaya dan adat istiadatnya menunjukan nya pertumbuhan penduduk terutama penduduk identitas dan kualitas dari masyarakatnya itu pendatang sehingga sedikit mengaburkan wisata sendiri. Pulau Bali yang dikenal dengan pulau Budaya ini menjadi wisata yang lebih berorientasi seribu puranya menjadi daya tarik untuk kun- kepada kegiatan pariwisata modernisasi ditambah jungan wisatawan karena seni budaya dan adat dengan seni kesenian modern yang berbaur di istiadatnya menandakan sebuah kualitas yang tengah tengah kegiatan pariwisata di Bali ini. patut untuk di kunjungi selain dari alamnya. Wisata budaya seperti di kutip di dalam Budaya seni dan adat istiadat masyarakat- kamus berarti perjalanan sekelompok orang nya itu juga yang membentengi sebuah agama atau bersama sama untuk mengenali hasil keHindu. Di Bali agama mayoritas pemeluknya budayaan daerah setempat. Hasil kebudayaan adalah masyarakat Bali. Hal ini dapat diiba- daerah setempat yang di maksud adalah baik ratkan dalam philosophi sebuah telur, kulitnya kesenian, kerajinan atau adat istiadat merupaadalah NKRI, putihnya budaya Bali dan kun- kan salah satu bentuk dari hasil Budaya yang ing nya adalah agama Hindu. Ini menjadi satu di dukung oleh kelestarian alam dan religius kesatuan yang di dalam teknis kesehariannya penduduknya yang penuh dengan toleransi. Hal dilakukan di dalam sebuah kelompok yang ini mengakibatkan kunjungan wisatawan ke di sebut desa pekraman. Pengelompokan ini Bali yang terus meningkat setiap Tahunnya. dalam sub kelompok masyarakat yang di sebut dengan banjar. Penulis Ketua Bali Villa Masyarakat Bali juga memiliki tepo seliro Association Chapter Badung
6
28 November - 4 Desember 2016
6
BALI SEPEKAN
Pohon Tumbang Picu Kemacetan di Ubud BENCANA pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Andong, Ubud tepat di depan Mapolsek Ubud, Selasa (15/11). Bencana ini pun membuat geger warga sekitar karena terjadi saat lalu lintas padat dan hujan lebat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya, lalu lintas sempat terganggu selama proses pembersihan batang pohon. Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa jam sebelum kejadian di seputaran Ubud terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Sekitar 17.30 wita, pohon perindang di sebelah timur depan Mapolsek Ubud itu tumbang hingga menutupi badan jalan. Kerasnya suara dari pohon tumbang itu pun mengejutkan sejumlah warga. Apalagi saat kejadian merupakan jam pulang kerja sehingga arus lalu lintas terbilang cukup padat. Warga khawatir ada yang menjadi korban dari peristiwa itu. Untungnya tidak ada yang tertimpa pohon. Aparat Polsek Ubud bersama jajaran BPBD Gianyar langsung melakukan pembersihan. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. ‘’Anggota BPBD yang stand by di Ubud sudah langsung bergerak,’’ katanya. l Manik Astajaya
MBP/nik
Gudang Oplos Elpiji Digerebek
Jalan Gilimanuk-Denpasar Banyak Bergelombang
DIDUGA dipakai tempat mengoplos elpiji, anggota Reskrim Polresta Denpasar menggerebek gudang di Jalan Narakusuma, Denpasar Timur, Sabtu (5/11) lalu. Petugas mengamanan ratusan tabung gas dan alat pengoplos. Selain itu diamankan AN dan KP saat beraksi di gudang tersebut. Sumber di Polresta Denpasar, Selasa (15/11) mengatakan, petugas mendapatkan informasi dari warga ada yang aneh di gudang tersebut dan diduga dipakai mengoplos elpiji. Berdasarkan informasi dan penyelidikan, polisi menggerebek gudang tersebut. AN dan KP tertangkap tangan sedang memindahkan isi tabung epliji 3 kilogram ke tabung 12 kilogram. Terkait kasus itu, polisi mengamankan 56 tabung 12 kilogram, 35 tabung gas 12 kilogram kosong, 185 tabung gas 3 kilogram serta 145 tabung gas 3 kilogram kosong. Selain itu, juga disita 35 pipa besi, 1 kantong segel plastik, 2 kantong karet valep, 2 paku untuk mencongkel karet, dan kantong plastik bekas es. Dua mobil pick-up disita sebagai barang bukti. Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, membenarkan pengungkapan kasus itu. Mantan Kapolsek Kuta Utara ini menambahkan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. l Kerta Negara
RUAS jalan nasional Gilimanuk-Denpasar di pengujung tahun kondisinya mulai membahayakan. Perbaikan jalan berlubang yang dilakukan hampir setiap tahun tak menjamin kondisi jalan bertahan lama. Faktanya, di sepanjang jalur jalan dari Negara hingga Pekutatan aspal sudah mulai bergelombang. Diduga, penyebab utama adalah kendaraan barang dari Jawa yang melebihi tonase. Dari pengamatan, di beberapa titik ruas jalan, khususnya arah ke Denpasar mulai bergelombang. Seperti di sepanjang jalan Sudirman, Mendoyo, Yehembang dan Pekutatan. Sebagian besar yang mengalami kerusakan hanya lajur jalan dari Gilimanuk menuju Denpasar. “Padahal ini baru beberapa bulan diaspal, sudah bergelombang begini. Dasaran aspal meluber, mungkin ini karena beban kendaraan
yang melintas melebihi ukuran jalan,” terang Abdi Harun (28), pengendara motor asal Pasuruan. Abdi yang sering pulang-pergi Denpasar-Pasuruan ini mengaku sampai hapal titik-titik yang sudah bergelombang. Kondisi yang paling parah terlihat di Desa Yehembang. Jalan yang sebelumnya mulus kini bergelombang dan membahayakan utamanya pengendara sepeda motor. Sedikitnya ada lima titik yang aspalnya bergelombang. Menurut warga sekitar, banyak kendaraan yang berusaha menghindari namun justru berbahaya. Lantaran kendaraan masuk ke jalur berlawanan terutama truk-truk besar. “Sering ada yang terperosok, sebenarnya ini baru diaspal. Mungkin belum keras sudah dilalui truk bermuatan yang berat,” tandas salah seorang warga. l Surya Darma
28 November - 4 Desember 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Ekspor Lobster Turun, Nelayan Menjerit
S
ektor perikanan terutama perikanan laut di Bali, menjadi penyumbang devisa selain pariwisata dan aneka kerajinan serta garmen. Namun, berbagai kendala menghambat sektor yang banyak digeluti masyarakat pesisir tersebut belakangan ini. Yang sudah biasa, cuaca yang kurang bersahabat. Namun, di tengah tak menentunya iklim ini, regulasi atau kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sekarang dirasakan ikut menghambat terutama untuk ekspor. Salah satunya, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 01/KP/2015 yang terbukti berpengaruh signifikan pada produksi dan ekspor lobster dari Bali. Data Dinas Perikanan dan Kelautan Bali, tahun 2015 produksi lobster turun 17,3 persen menjadi 135 ton dibanding tahun 2014 yang mencapai 163,3 ton. Produksi tahun 2015 setara dengan Rp 39,8 miliar lebih atau turun 8,3 persen dibanding tahun 2014 Rp 43,4 miliar lebih. Setali tiga uang, ekspor lobster juga menurun dari 105,84 ton tahun 2014 menjadi 91,59 ton tahun 2015. Nilai ekspor tahun 2014 sebesar 2,49 juta dolar AS lebih, sedangkan tahun 2015 turun 3,1 persen menjadi 2,41 juta AS dolar lebih. Sementara tahun 2016 ini, penurunan volume ekspor sudah mulai terlihat sejak semester I mencapai 59,81% menjadi 18,29 ton. Total dari awal tahun hingga September 2016, volume ekspor hanya 21,44 ton dengan nilai 123.975 dolar AS. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bali I Made Gunaja mengakui, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan itu cukup merugikan bagi ekspor lobster Pulau Dewata. Pasalnya, hanya lobster yang berukuran di atas 200 gram yang bisa dipasarkan. Sementara 87 persen potensi lobster di Bali adalah yang berukuran 100-200 gram. Lobster berukuran 100 gram bahkan sudah ada yang bertelur. Pihaknya sudah meminta Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP untuk mengkaji ulang Peraturan Menteri No. 01/
8
MBP/edi
Nelayan tradisional di Kedonganan, Kuta Selatan, sedang bersiap melaut menggunakan jukung (perahu tradisional) bertenaga mesin tempel.
KP/2015. Sayangnya, permintaan dinas sampai saat ini belum direspons oleh menteri. “Memang kebijakan menteri untuk menjaga kelestarian dan harapannya akan terjadi peningkatan kualitas. Besarannya itu (di atas 200 gram-red) dengan harapan sebelum ditangkap sudah bertelur. Padahal lobster Bali yakni lobster pasir, 100 gram sudah bertelur,” jelasnya. Ketua Paguyuban Nelayan Bali, Ketut Arsana Yasa, mengatakan, nelayan lobster di Bali sudah dua tahun ini “mati” karena tidak bisa mengekspor lobster. Bila ditelusuri ke Balai Karantina, lobster yang diekspor lewat Bandara Internasional Ngurah Rai ternyata bukan dari Bali. Melainkan, dari NTB, NTT, bahkan Papua yang kemudian diberangkatkan ke negara tujuan ekspor. “Hasil tangkapan nelayan yang memenuhi size pemasaran itu dikumpulkan di Jakarta, dari sana baru dikirim ke negara tujuan. Jadi, sebenarnya lobster asli Bali itu tidak ada yang diekspor ke luar dari Bandara Ngurah Rai semenjak Permen KP ini berlaku 2
tahun lalu. Itu bukti bahwa nelayan kita sudah mati,” jelasnya. Arsana berharap DPRD Bali menindaklanjuti ke Gubernur maupun ke Kementrian Kelautan dan Perikanan agar lobster pasir yang tidak bisa diekspor dapat dipasarkan di pasar lokal Bali. Terlebih, lobster pasir sangat dibutuhkan oleh sektor pariwisata. Di samping meminta pula agar Permen KP No. 01/ KP/2015 direvisi. Di sisi lain, pihaknya meminta agar Kapolda Bali tidak melakukan penangkapan atau proses hukum terhadap nelayan lobster dan nelayan kepiting. “Di Tabanan kemarin semua gudang penyimpanan lobster didatangi dan diperiksa aparat keamanan, Pol Air, termasuk nelayan dan pengepul lobster sehingga menimbulkan rasa takut. Berikanlah kenyamanan kami bermasyarakat dan kami semua berkelakuan baik, memiliki identitas nelayan, jadi bukan illegal fishing,” tandasnya. l Rindra
28 November - 4 Desember 2016
8
Nasib Minapolitan di Tangan Pemprov Bali
MBP/edi
Deretan perahu tradisional milik nelayan di Kedonganan, Kuta Selatan. Kawasan Kedongana dirancang dikembangkan menjadi Minapolitan, namun kini penataannya diambil alih pemerintah provinsi.
CITA-cita pemerintah pusat mensinergikan aktivitas masyarakat nelayan di Bali dengan sektor pariwisata lewat Minapolitan, kini sepunuhnya diambil alih Pemerintah Provinsi Bali. Pemerintah Kabupaten Badung sebagai pemilik wilayah Minapolitan pun tak bisa berbuat banyak lantaran telah diatur dalam Undang-Undang. Padahal jika dilihat kondisi Minapolitan yang berada di wilayah Pantai Kedonganan, masih perlu setuhan pemerintah setempat. Kesan kumuh dan semrawut masih juga terlihat di sana. Kepala Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan (Disnakanlut) Badung I Made Badra mengatakan, pengambilalihan wewenang terhadap penataan laut dan pantai ini telah diatur dalam Undang-Undang 23 Tahun 2014. “Sejak undang-undang itu turun, urusan kewenangan untuk laut ada di provinsi. Jadi kami di kabupaten tidak bisa berbuat banyak supaya tidak menyalahi aturan,” ungkapnya. Nasib sama dialami Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit, Buleleng, juga diambil alih pemerintah provinsi. Padahal, Pemkab Buleleng baru saja mengembangkan areal Pelabuhan Rakyat (Pelrared), Buleleng yang memiliki PPI di Dusun Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan tersebut. PPI yang dibangun secara bertahap dari tahun 2004 hingga 2008 itu akan diambilalih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Data dihimpun di Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng menyebutkan, PPI ini dibangun di atas lahan kurang dari satu hektar. Di atas lahan ini selain dibangun dermaga untuk sandar kapal pengangkut ikan, juga dibangun fasilitas penunjang seperti cool storage, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Stasiun Pengisian Disel Nelayan (SPDN), dan fasilitas penunjang lain. Seluruh fasilitas ini dibangun secara bertahap selama
lima tahun itu menelan anggaran senilai Rp 8,1 miliar. Selain membantuk sarana fisik, pemerintah sudah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk mengurusi PPI. Setelah resmi beroperasi, rupanya PPI belum berfungsi seperti tujuan pembangunan PPI. Ini terbukti dari kedatangan kapal ikan hingga sekarang didominasi kapal pengangkut ikan dari Madura, Jawa Timur (Jatim). Selain itu, pada musim-musim panen ikan tertentu kapal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi juga sering bersandar di dermaga PPI Sangsit. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Ni Made Arnika didampingi Kabid Perikanan Tangkap Herunimus Hure mengakui kalau pengelolaan PPI di daerahnya masih belum optimal. Dia mengatakan, sejak beroperasi kapal dari Madura dan beberapa kapal dari daerah lain memang hanya melakukan bongkar muat di PPI kemudian muatannya dikirim melalui jalur darat menuju beberapa daerah di Bali. Sejauh ini tidak ada pelelangan ikan di TPI yang sudah disiapkan. Hal ini karena kemampuan produksi ikan dari nelayan lokal di Buleleng masih terbatas. Arnika mengatakan, persoalan lain kini tengah dihadapi yakni rencana Pemprov Bali mengambil alih aset PPI tersebut. Selain menyangkut aset, pengalihan ini mulai memunculkan persoalan menyangkut nasib belasan pegawai di UPTD PPI Sangsit. Pasalnya, Pemprov Bali menyebut pegawai UPTD PPI Sangsit itu tidak akan ditanggung, sehingga nasib mereka kini terancam akan diberhentikan. Selain itu, masalah penyediaan anggaran tahun 2017 juga kini belum disusun. Pasalnya, mulai 2017 mendatang, Buleleng tidak lagi menganggarkan dana untuk operasional pengelolaan PPI Sangsit. l Parwata/Mudiarta 28 November - 4 Desember 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
Minim, Perhatian pada Nelayan
K
abupaten Klungkung sangat terkenal dengan suplai hasil pemindangan yang telah didistribusikan hingga ke berbagai daerah. Selain itu, Klungkung yang memiliki daerah kepulauan, banyak memiliki masyarakat yang masih berprofesi sebagai nelayan. Sayangnya, perhatian Pemkab Klungkung terhadap nelayan masih sangat minim, baik itu berupa bantuan modal maupun pengadaan sarana prasarana. Nasib para nelayan ini menjadi perhatian anggota dewan dari Fraksi Demokrat, I Made Jana. Menurut Jana, potensi perikanan terutama hasil laut sangat besar di Kabupaten Klungkung. Ini terlihat dari jumlah lelang ikan yang mencapai 12,5 ton sehari. Sementara pasokan dari para nelayan lokal baru mampu memenuhi 2 ton sehari. Yang sangat disayangkan, tingginya permintaan ikan berbanding terbalik terhadap kondisi para nelayan. Meski permintaan amat tinggi, tidak sedikit nelayan yang harus mengambil profesi lain karena sepinya jumlah tangkapan ikan. Akibatnya, permintaan ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Pantai Segara, Desa Kusamba dipenuhi oleh hasil laut dari Karangasem, ikan beku dari Benoa, Denpasar. Melihat rendahnya kemampuan nelayan lokal bersaing dengan nelayan dari kabupaten lainnya, Fraksi Demokrat mendorong Pemkab Klungkung memberikan perhatian kepada para nelayan lokal. Menurut Jana, hasil laut dari nelayan lokal dapat ditingkatkan dengan merubah pola nelayan tradisional dengan meningkatkan kapasitas kapal dan pemberian pelatihan. “Persiapkan prasarana untuk memajukan hal ini,” tutur Jana. Minimnya perhatian Pemkab Klungkung terhadap nelayan ini sebenarnya sudah diungkapkan oleh kelompok nelayan di Pantai Tegal Besar. Tidak adanya perhatian pemerintah membuat para nelayan di Pantai Tegal Besar menjerit. “Ibaratnya kami sekarang tidak ada naungan sekaligus mati suri,” jelas Ketua nelayan I Made Sudira. Minimnya perhatian Pemkab Klungkung pada nelayan dapat terlihat dari anggaran yang dikucurkan. Pada tahun 2016 ini, Pemkab Klungkung hanya mengucurkan anggaran Rp 50 juta saja untuk membantu nelayan yang jumlahnya
10
MBP/dwa
Nelayan lokal minim mendapatkan perhatian pemerintah. Mereka pun harus berjuang sendiri bersama kelompoknya.
mencapai 1.296 jiwa. Minimnya alokasi anggaran ini pun hanya dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan pembinaan saja. Para nelayan pun mau tidak mau harus berjuang sendiri untuk dapat merubah nasibnya yang terus terpuruk. Kabid Perikanan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (PPK) Kabupaten Klungkung I Made Gunadnya mengakui, tahun anggaran 2016 alokasi untuk seksi penangkapan bidang perikanan hanya dialokasikan Rp 50 juta. Besaran anggaran tersebut tidak terlepas dari keterbatasan besaran APBD Klungkung. Selain itu, ada sejumlah program skala prioritas yang patut dianggarkan. Menurut Gunadnya, anggaran Rp 50 juta tersebut hanya mampu dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan kepada nelayan. Sementara terkait bantuan lainnya, seperti jaring dan alat menangkap ikan lainnya, telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Para nelayan Tegal Besar telah mendapatkan bantuan jaring pada tahun 2013. Untuk tahun 2016 ini, pihaknya mengaku tidak mampu berbuat banyak akibat keterbatasan anggaran yang ada. “Bila anggaran memungkinkan, kami akan alokasikan bantuan kepada nelayan,”
sebutnya. Di Kabupaten Klungkung terdapat 79 kelompok nelayan dengan jumlah total nelayan mencapai 1.296 orang dari 11 desa. Jumlah nelayan tertinggi berada di Kecamatan Nusa Penida yang terdiri 59 kelompok dari sembilan desa dengan jumlah nelayan mencapai 973 orang. Saat ini nelayan yang masih efektif melaut berada di Desa Kusamba dan di Kecamatan Nusa Penida. Sementara nelayan yang berada di sepanjang pantai dari Tegal Besar hingga Jumpai, mengalami kendala ombak besar. Kebanyakan nelayan yang berada di pantai Tegal Besar hingga Jumpai menangkap ikan menggunakan ban dalam truk dibantu alat tangkap jaring. Para nelayan tidak dapat lagi menggunakan perahu karena kondisi ombak yang ganas sehingga sangat sulit untuk mendaratkan perahu. Untuk tahun 2016, bantuan yang sangat dirasakan para nelayan lokal hanya berupa asuransi nelayan yang diberikan pemerintah pusat secara gratis. Hanya saja, asuransi ini baru dapat dimanfaatkan bila para nelayan meninggal saat melaut dengan besaran santunan hingga Rp 100 juta. l Dewa Farendra
28 November - 4 Desember 2016
10
Berharap Harga Ikan Stabil PARA nelayan di Jembrana mengharapkan harga jual ikan hasil tangkap mereka di pasaran stabil. Selama ini, hasil tangkap ikan bergantung dari pasar di pabrik ikan yang nilainya sering naik turun. Mereka berharap terealisasinya janji, beroperasinya badan usaha pemerintah yang menampung hasil tangkap mereka. Adalah Perum Perikanan Indonesia (Perindo) dan PT Perikanan Nusantara yang sebelumnya diperintahkan oleh Menteri Kelautan dan Kelautan (KKP) RI, Susi Pudjiastuti agar dapat beroperasi di Pengambengan, saat kunjungannya beberapa bulan lalu. Fungsinya, untuk menjaga harga ikan tangkapan nelayan supaya tetap stabil bahkan lebih tinggi. Dalam pertemuan dengan nelayan, Menteri KKP memerintahkan dua badan usaha itu bisa membeli ikan nelayan dengan harga paling rendah Rp 6 ribu per kilogram. Nelayan pun menyambut baik upaya tersebut. Terhadap hal tersebut, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa, mengatakan, informasi terakhir diperoleh sudah ada perwakilan dari Perum Perindo mengecek lokasi di Pengambengan. Lokasi itu nantinya untuk tempat penampungan ikan dan keperluan operasional lainnya. Dinas juga sempat menawarkan bangunan cold stor-
age dan pabrik es milik Pemkab Jembrana untuk dikelola dan pendukung operasional. Sehingga, perusahaan itu tidak perlu lagi membangun cold storage. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut lagi. Karena tidak adanya kabar itulah, maka Dinas menurutnya akan segera menanyakan hal tersebut ke KKP RI. Menurutnya, ikan jenis lemuru yang paling dominan ditangkap nelayan di Pengambengan dan Perancak, harganya anjlok. Terutama, ketika nelayan panen tangkapan ikan, harga berkisar Rp 4 ribu per kilogram, jauh dibandingkan pelabuhan perikanan lain di Jawa. Madek, salah seorang nelayan di Pengambengan, mengaku bersemangat ketika memang harga ikan lemuru itu naik. Sebagai anak buah kapal Selerek, dirinya sering mengalami pendapatan yang tidak menentu karena penghasilannya bergantung harga ikan. Yang paling terasa, justru saat panen tangkapan lemuru, karena harga ikan saat itu anjlok. Pihaknya bersama nelayan lainnya berharap agar harga ikan stabil dan minimal Rp 6 ribu, sehingga kehidupan nelayan lebih sejahtera. Harga ikan hasil tangkap para nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara
(PPN) Pengambengan masih kecil. Seperti ikan jenis lemuru yang dominan hasil tangkap, dijual berkisar Rp 4.000 hingga Rp 5.000 per kilogram. Harga tersebut masih tergolong rendah dibanding di daerah lain. Sebelumnya harga ikan lemuru sangat tinggi, karena saat itu ikan tersebut sulit ditemui. Bahkan saat itu harga jual ikan lemuru hingga Rp 8 ribu per kilogram atau lebih. Namun kini, ketika tangkapan melimpah, harga turun. Ikan jenis ini merupakan komoditi utama yang bisa dijual dan dibutuhkan pabrik-pabrik ikan. Pada bulan April lalu, dari data yang dihimpun di Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di PPN Pengambengan tercatat hasil tangkap ikan jenis layur itu sangat melimpah. Tercatat 1.300 ton ikan hasil tangkap nelayan dengan total nilai Rp 6,5 miliar. Hasil tangkap bulan April itu lebih banyak dibandingkan bulan sebelumnya. Bulan sebelumnya sebesar1.309 ton, didominasi jenis ikan lemuru dengan total nilai Rp 6,2 miliar. Saat ini jumlah kapal yang beroperasi di PPN Pengambengan sebanyak 146 unit, terdiri dari 40 unit kapal berukuran 5-10 GT, 32 unit kapal 10-20 GT dan 74 unit kapal berukuran 20-30 GT. l Surya Dharma
MBP/dok
Pasar ikan di Kedonganan, Badung 28 November - 4 Desember 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist
WITHOUT BORDERS - Iwan Sunito, CEO & Founder Crown Group Holdings, salah satu perusahaan pengembang swasta terbesar di Australia, hadir di Denpasar, Bali untuk menjadi salah satu pembicara kunci di acara konferensi global ‘’Without Borders’’. Iwan Sunito hadir bersama-sama dengan Founder Cooke Pictures and Co-Founder TWC Film Phil Cooke, CoFounder Gloria Jeans Coffee Peter Irvine, CEO NET Wisnuhutama, mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal serta Miss Indonesia 2005 Imelda Fransisca yang juga ikut berpartisipasi dalam konferensi tersebut.
MBP/ist
ANGKASA PURA - PT Angkasa Pura I (Persero) (AP I) Bandara I Gusti Ngurah Rai akan merenovasi Pura Jagat Tirtha yang berlokasi di komplek peribadatan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sejak dibangun tahun 1971, ini untuk yang kedua kalinya Pura Jagat Tirtha direnovasi. Renovasi kali ini dilakukan secara menyeluruh, meliputi pemugaran palinggih pura, area pura hingga tembok panyengker. WHDI DENPASAR - Zaman sekarang di mana teknologi semakin maju dan budaya semakin berkembang, generasi muda atau anak-anak di Bali khususnya Denpasar sangat haus tentang pendidikan agama, budi pekerti, dan sosial budaya. Apalagi Denpasar merupakan kota yang berwawasan budaya, diharapkan anak-anak sedini mungkin sudah diberikan pendidikan agama dan budi pekerti serta pengenalan bahasa Bali (bahasa ibu) yang merupakan jati diri mereka. Hal itu disampaikan Wakil Ketua WHDI Kota Denpasar Komang Sri Marheni saat audiensi dengan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Kantor Wali Kota Denpasar, MBP/ist beberapa waktu lalu.
UNUD - Universitas Udayana (Unud) melalui International Office menerima perwakilan dari sembilan universitas unggulan di Swedia di Kampus Unud, Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis (10/11). Selain dihadiri oleh perwakilan dari sembilan universitas ternama di Swedia, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dari Abessy Sweden di Indonesia. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan workshop yang bertujuan untuk memperkenalan keberadaan dari universitas di Swedia dan penyampaian program beasiswa dari pemerintah Swedia.
12
28 November - 4 Desember 2016
A kt i v i ta s SMP PGRI 1 DENPASAR - Warga SMP PGRI 1 Denpasar alias Grissa merayakan HUT ke-31, Sabtu (12/11) lalu. Puncak HUT dilakukan secara meriah ditandai dengan pemotongan kue oleh Kasek Dr. I Nengah Sukama, S.Pd., M.M., bersama Sekretaris YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. IGB Wiadnyana, M.M., M.Pd. dan pendiri Dra. Ni Made Naderi. MBP/ist
DPRD BADUNG - Fraksi Demokrat DPRD Badung banyak menyoroti persoalan pelayanan kesehatan yang menjadi program Pemkab Badung. Sorotan ini tercetus dalam pemandangan umum (PU) terhadap enam ranperda pada rapat paripurna DPRD Badung, Jumat (11/11) .
SD SARASWATI 4 - Marching Band (MB) Gema Kencana SD Saraswati 4 Denpasar sukses meraih juara umum di ajang Bandung Marching Band Championship (BMBC) 2016 di Bandung. Tim MB SD Saraswati 4 Denpasar meraih juara umum divisi junior dan mengalahkan 17 peserta lainnya. Dengan meraih juara umum, tim MB Gema Kencana SD Saraswati 4 Denpasar juga berhak atas piala bergilir Wali Kota Bandung.
WALI KOTA DENPASAR Puskesmas menjadi pelayanan pertama kesehatan di lingkungan masyarakat desa/kelurahan. Di Kota Denpasar, peran puskesmas dalam memberikan pelayanan awal kepada masyarakat terus ditingkatkan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar.
28 November - 4 Desember 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
PNB BALI - Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Bali (PNB), Jumat (11/11) menggelar kegiatan open house di gedung Widya Padma kampus setempat. Dengan mengambil tema “Your Partner for Sustaining Your Business�, open house ini dihadiri pihak industri pariwisata dan yayasan alumni PNB. Open house ini dibuka secara resmi oleh Direktur PNB Ir. I Made Mudhina, S.T., M.T.
DWIJENDRA - Jika bicara soal pendidikan karakter, Dwijendra adalah gudangnya. Para siswa Dwjendra benar-benar disiapkan menjadi SDM Bali yang andal dan berkarakter. Lihat saja, akhir-akhir ini suasana Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar di Jl. Kamboja Denpasar tampil sumringah dan semarak. Puluhan penjor berdiri megah di sepanjang Kampus Dwijendra. Semua penjor tersebut merupakan hasil karya siswa SMP, SMA dan SMK Dwijendra.
MBP/ist
MBP/ist
JAGABAYA BALI - Sebuah lembaga yang akan concern terhadap eksistensi Hindu Bali khususnya dalam bidang pertahanan tradisonal telah lahir, yakni The Jagabaya Bali Institute. Lembaga ini dipimpin oleh Brigjen Polisi (Purn) Drs. Dewa Parsana, M.Si. yang merupakan putra Bali yang pernah memimpin Polda Sulawesi Tengah, sebuah wilayah yang tercatat dalam sejarah sebagai wilayah rawan konflik SARA seperti kasus Poso.
14 28 November - 4 Desember 2016
MBP/ist
UNHI - Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar pengabdian masyarakat serangkaian HUT-nya ke-14, Senin (14/11). Pengabdian masyarakat itu berupa anjangsana ke salah satu siswa kurang mampu di Desa Tejakula, Buleleng.
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Setelah menerapkan program three in one pelayanan santunan kematian dan setiap kelahiran langsung bisa mengurus akta, kali ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali melakukan terobosan untuk masyarakatnya. Yakni, memberikan santuan sosial bagi penunggu pasien. Rencana tersebut diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat sidang paripurna terkait jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksifraksi di DPRD Badung, Rabu (16/11).
MBP/ist
PARIPURNA - Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Badung mengapresiasi kerja cerdas dan inovatif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam mengelola anggaran. Kerja cerdas dan inovatif ini terlihat dari alokasi anggaran belanja langsung yang diarahkan untuk membiayai program dan kegiatan prioritas daearah. Hal itu terungkap dalam Pemandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Jumat (11/11).
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Guna memeriahkan hiburan rakyat dalam rangka HUT ke-7 Kota Mangupura, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mengajak seluruh masyarakat Bali khususnya masyarakat Kabupaten Badung untuk turut berpartisipasi dalam memajukan Badung .
B TRUST - Komitmen tinggi yang ditunjukkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam meningkatkan pelayanan publik khususnya menangani pengaduan masyarakat yang langsung direspons cepat dan segera ditindaklanjuti, mendapat atensi dari Bandung Trust Advisory Group (B Trust). Pimpinan B Trust Advisory Group mewakili European Union dan Ombudsman RI Ir. Siswanda memberikan buku panduan yang diterima Sekkab Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa di Hotel Sotis, Kupang, NTT, Rabu (16/11). 28 November - 4 Desember 2016
15
POLITIK
MBP/dok
Calon petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), bersama calon wakilnya, Djarot Saiful Hidayat, dan juru bicara Ruhut Sitompul pada salah satu kegiatan kampanye di Jakarta.
Tak Tersandera Status Tersangka
P
ilkada DKI diwarnai dengan penetapan status tersangka kepada Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) dalam kasus penistaan agama. Calon petahana yang didukung koalisi parpol besar ini pun tetap melaju. Bahkan, tim sukses pasangan Ahok Djarot tetap konsisten berjuang tanpa tersandera status tersangka. Tim pemenangan Ahok-Djarot ini bahkan merasa tertantang untuk bekerja lebih efektif dengan target yang lebih realistis. Status tersangka adalah tantangan bagi kami untuk bekerja lebih serius dan solid. Bahkan saat pertemuan Partai koalisi pendukung Ahok - Djarot, kompak dan soliditas tim menjadi pembicaraan khusus. ‘’Kesepakatan untuk terus mendukung Ahok-Djarot dirumuskan pada rapat konsolidasi tertutup yang digelar
16
di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Ada tiga hal yang perlu kami sampaikan dari hasil rapat, pertama bahwa partai politik pengusung yang terdiri atas empat partai politik yaitu PDI Perjuangan, Golkar, NasDem dan Hanura tetap kompak dan solid mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat,” kata Ace Hasan Syadzily, Sekretaris tim pemenangan Ahok-Djarot di Jakarta. Para partai pendukung bahkan tidak akan menyimpan keraguan kepada Ahok kendati telah dikenakan status tersangka menyusul kasus penistaan agama di Kepulauan Seribu. ‘’Ahok adalah pribadi yang sangat menghormati proses hukum ditetapkan kepolisian sehingga tim sukses yakin Ahok akan siap menjalani pemeriksaan penyidik kepolisian,’’ ujarnya. Status tersangka ini bahkan menjadi
pemicu bahwa tim pemenangan Ahok akan bekerja lebih keras. “Ditetapkannya Ahok sebagai tersangka tidak akan menyurutkan kami untuk melakukan strategi pemenangan, bahkan lebih semangat untuk menunjukkan karena memang Ahok-Djarot adalah pasangan terbaik yang diinginkan warga,” pungkas Ace Hasan. Tak hanya di Jakarta, di Bali dukungan terhadap Ahok pun disuarakan pentolan partai pendukungnya. DPD PDI-P Bali bahkan melakukan persembahyangan bersama untuk mendoakan agar kasus ini tak merongrong nasionalisme. Bagi PDI-P, nasionalisme haruslah menjadi perekat keutuhan NKRI, sehingga semua elemen bangsa harus bersikap lebih arif dan bijak menyikapi masalah ini. l Hardianto
28 November - 4 Desember 2016
16
ADVErTORIAL
Doa untuk Keutuhan NKRI Mengawal nasionalisme dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi kepedulian banyak kalangan. Bahkan, menjelang gelaran Pilkada serentak 2017, ancaman terhadap stabilitas politik nasional menguat. Selain menguatkan solidaritas dan toleransi, doa juga harus menjadi bagian yang terus dilakukan demi terjaganya NKRI. Kondisi ini pun tampaknya disikapi DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Mereka menggelar kegiatan persembahyangan bersama di Pura Pengubengan, Besakih, Karangasem. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dan Pengurus DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Bali, serta kader partai yang ditugaskan di eksekutif dan legislatif se-Bali. Persembahyangan ini dilakukan dalam rangka menjalankan Perintah Harian Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tertanggal 5 November 2016. Dalam perintah harian tersebut Megawati Soekarnoputri mencermati kondisi sosial politik nasional beberapa hari terakhir ini. Khususnya menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah di seluruh Indonesia pada tahun 2017. Beberapa daerah di antaranya telah menyedot perhatian semua kalangan dari aksi-aksi pihak yang mencoba menggunakan isu
SARA, intimidasi, dan cara-cara yang tidak patut dan menjadi kurang pantas dilakukan sebagai Bangsa Indonesia. “Mereka yang mengganggu kebhinekaan, semoga mata batinnya segera terbuka,� kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster. Hasto menegaskan, Ketua Umum menekankan bahwa sesungguhnya 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sudah final dan bukan hanya sekadar slogan. Tetapi harus dijiwai dan dijalankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pelaksanaan pemilihan kepala daerah tidak boleh dikotori oleh aksi-aksi yang bertentangan dengan jiwa dan semangat berdirinya Negara Republik Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seluruh kader partai, anggota, maupun simpatisan PDI Perjuangan diharapkan untuk selalu menjaga keamanan, kerukunan dan ketentraman, serta tetap waspada dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Maka dari itu, kegiatan persembahyangan bersama ini dilaksanakan untuk mendoakan Bangsa Indonesia tetap dalam keadaan aman dan damai dengan semangat persatuan dan kesatuan, serta
membangun kembali rasa persaudaraan sesuai dengan nilai Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bali sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah teruji kesetiaannya merawat dan memelihara toleransi dalam keberagaman yang dibingkai dengan semangat Bhineka Tunggal Ika, agar selalu diberikan keamanan, kenyamanan dan kedamaian. Wayan Koster mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Bali, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Agar tidak mudah terprovokasi dan terhasut oleh-oleh isu-isu atau ajakan yang bisa memecah belah kerukunan masyarakat Bali. Sesungguhnya 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sudah final dan bukan hanya sekadar slogan. Ini harus dijiwai dan dijalankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hasto Kristianto Sekjen PDI Perjuangan
Para Pengurus PDI Perjuangan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali saat melakukan persembahyangan di Pura Pengubengan, Besakih. 28 November - 4 Desember 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
MBP/wiadnyana
Dua siswa SDN 1 Semarapura Kangin, Putu Jyotiar Prema Putri (11) dan Luh Panca Chaira Prasetya (11), berfoto bersama dengan Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, setelah meraih prestasi di tingkat nasional.
Raih Juara Nasional Berkat ”Serombotan Kangkung”
D
unia pendidikan di Klungkung kembali menorehkan prestasi membanggakan. Hal ini menyusul prestasi yang diraih dua siswa SDN 1 Semarapura Kangin, Putu Jyotiar Prema Putri (11) dan Luh Panca Chaira Prasetya (11). Kedua siswi SD kelas VI ini berhasil memboyong medali di tingkat nasional setelah mengikuti lomba Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar Tahun 2016 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan di Bogor, belum lama ini. Putu Jyotor Prema Putri dalam lomba tersebut berhasil meraih juara III dalam lomba menulis cerpen pemula dengan judul “Serombotan Kangkung”. Sedangkan temannya, Luh Panca Chaira Prasetya (11) memperoleh juara hara-
18
28 November - 4 Desember 2016
pan I dalam lomba Cipta Syair dengan judul “Ciptakan Wadah Cinta Sesama”. “Dua siswa tersebut berhasil meraih juara setelah bersaing melawan 1.670 peserta lomba se-Indonesia di tingkat nasional,” ujar Kadisdikpora Klungkung Nyoman Mudarta. Menurut Mudarta, sebenarnya Klungkung mengirim tujuh orang siswa untuk mengikuti lomba tersebut. Namun, dari tujuh siswa yang dikirim, baru dua orang siswa yang berhasil mendapat juara. Dengan keberhasilan tersebut, maka pihaknya mengajak kedua siswa SD tersebut untuk menghadap Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. “Kita sudah audensi dengan Bapak Bupati. Tentunya, beliau bangga dengan prestasi yang diraih siswa kita
ini,” ujar Mudarta. Bupati Suwirta mengaku bangga dengan prestasi yang diraih kedua siswa tersebut. Apalagi dalam lomba yang diselenggarakan pemerintah pusat tersebut, Kabupaten Klungkung berhasil memperoleh juara. Bahkan, Klungkung merupakan kabupaten satusatunya di Bali yang memperoleh juara. Kendati begitu, dia tetap berpesan kepada siswa yang memperoleh juara untuk bisa menjadi contoh dan bisa memberikan yang terbaik kepada siswa yang lainnya. “Saya juga berharap agar siswa yang berprestasi selalu menanamkan rasa rendah diri maupun rendah hati,” ujar Suwirta. l Wiadnyana
AKTIVITAS
MBP/ist
PARTAI NASDEM - Menyambut hari jadi Partai NasDem yang ke-5, NasDem Bali akan melaksanakan bulan refleksi kader. Acara yang dikemas dalam bentuk parade kader dengan melibatkan seluruh struktur partai di Provinsi Bali akan digelar dua hari berturut-turut, pada 12-13 November 2016. Kirab Persada Indonesia ini akan diisi dengan kegiatan persembahyangan secara maraton di beberapa pura besar di Bali serta melakukan renungan bersama di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana.
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra terus menggalang kerja sama dengan berbagai kota, baik di dalam maupun di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk lebih mengangkat kemajuan Kota Denpasar. Belum lama ini dalam lawatannya ke Korea Selatan, Wali Kota Rai Mantra menandatangani Letter of Intent (LoI) terkait bidang ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan, teknologi dan bidang lainnya dengan Wali Kota Gyeongju, Korea Selatan, Yang Sik.
WAYAN KOSTER - Anggota Komisi X DPRRI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., Minggu (13/11) mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh muslim Bali. Pertemuan yang mengambil tempat di sebuah rumah makan di bilangan Kelurahan Tuban, Kuta itu, sebagai bentuk silaturahmi untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan hubungan antara umat beragama di Bali, yang selama ini sudah terjalin sangat baik. Sejumlah tokoh muslim Bali hadir pada pertemuan tersebut. KHC - Krisna Holding Company (KHC) tidak hentihentinya mengembangkan usahanya di sektor pariwisata di Kabupaten Buleleng. Untuk menggaet pasar wisatawan domestik, KHC resmi membuka Krisna Funtastic Land yang merupakan wahana rekreasi pertama di Bali Utara. Wahana ini tidak saja menjadi pusat permainan, namun menjadi sarana edukasi tentang pesawat terbang Krisna Air.
28 November - 4 Desember 2016
19
MANCANEGARA
Presiden
M
asyarakat Korea Selatan dikejutkan oleh skandal sang Presiden, Park Geun-hye. Pemimpin Negeri Ginseng itu kini nasibnya tengah di ujung tanduk. Presiden Korea Selatan yang terjerumus dalam skandal karena tuduhan dia mengizinkan temannya memperoleh akses dan memberi masukan dalam masalah kenegaraan yang
20
28 November - 4 Desember 2016
penting. Persoalannya berpusat pada kedekatannya dengan Choi Soon-sil yang dicurigai memiliki pengaruh politik terhadap kepresidenan Park Geun-hye. Choi Soon-sil telah bersahabat dengan Park Geun-hye selama 40 tahun. Pada Oktober lalu Park Geun-hye mengakui bahwa dirinya memberi akses
kepada Choi Soon-sil untuk mengedit pidato-pidato kenegaraannya padahal Choi tidak memiliki jabatan resmi untuk melakukan itu. Park juga diduga melakukan penyelewengan kekuasaan dengan membiarkan sahabatnya tersebut ikut campur dalam urusan pemerintah, termasuk memilih pejabat dan membentuk kebijakan.
Parahnya, Park juga diduga memaksa konglomerat-konglomerat Korea Selatan untuk memberi sejumlah uang kepada yayasan milik Choi yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Menurut tuduhan, Choi menerima total uang hingga 70 juta dolar Amerika, salah satunya dari Samsung. Choi adalah anak dari seorang pemimpin persekutuan Kristen Korea Selatan yang bernama Church of Eternal Life. Dikutip dari The Guardian, Choi Soon-sil selama ini mempengaruhi kebijakan presiden Park Geun-hye dari balik layar. Pengaruh Choi diduga dimulai dari kebijakan ekonomi, luar negeri, hingga pertahanan. Menurut media setempat, Choi bahkan juga berperan sebagai guru spiritual Park sejak ayah Park wafat 40 tahun lalu. Sejak terungkapnya skandal ini, semakin banyak jumlah warga Korea Selatan yang tumpah ruah ke jalan menuntut presiden Park Geun-hye untuk mengundurkan diri. Protes masih berjalan damai. Namun, itu merupakan demonstrasi terbesar dalam sejarah Korea Selatan. Rating popularitas Park juga menurun sebesar 10 persen. Ini adalah rating terendah semenjak dirinya menjabat. Tidak hanya berhenti soal itu, masyarakat Negeri Ginseng dikejutkan dengan ulah Park Geun-hye yang ternyata diam-diam pernah mendapatkan perawatan di klinik perawatan eksklusif secara gratis. Dia ketahuan mendapat perawatan secara gratis di klinik Chaum, Anti-Aging Life Center di daerah Seoul sejak tahun
2011, bahkan sebelum menjadi presiden. Klinik tersebut ternyata juga terkait dengan Choi Soon-Sil. Menurut laporan JTBC, yang paling mengejutkan lagi, alih-alih pakai nama Park Geun-hye, Presiden ke-11 tersebut malah menggunakan samaran dengan memakai nama karakter drama populer, Gil Ra-im. Fans K-Drama tentu nggak asing kan dengan nama itu? Gil Ra-im adalah karakter wanita dalam
K-Drama Secret Garden yang ngehits beberapa tahun yang lalu. Ra-im adalah gadis tangguh dan bekerja sebagai stuntwoman. Ia juga digambarkan sebagai wanita yang jujur dan penyayang. Masyarakat pun makin geram tahu fakta itu. Adapun yang menghubungkan hal tersebut dengan Hyunbin, pemeran pria dalam drama Secret Garden. “Mungkin presiden kami fansnya Hyunbin, tapi sayang mungkin Hyun-bin sekarang benci sama kamu (Park Geun-hye), bodoh sekali kamu pakai nama alias itu, bahkan anjingku aja ketawa kayaknya,� ungkap netizen lainnya. Chaum Clinic sendiri memang termasuk klinik yang eksklusif. Klinik tersebut melayani anti-aging, detox, terapi makanan dan juga spa. Harganya pun fantastis lho, yaitu sebesar USD 130.000 atau Rp 1 miliar lebih. Wow, gimana nggak geram tuh rakyatnya? Setelah skandal itu menyeruak, Park berusaha melakukan pengalihan isu dengan mengganti sejumlah pejabat penting dalam kabinetnya. Ia juga menunjuk perdana menteri baru sebagai usaha untuk menyelematkan posisinya. Selain itu, Park sempat melakukan permintaan maaf di hadapan publik. Sayangnya, usaha itu tidak meredakan kemarahan masyarakat. Bagaimanakah nasib sang presiden ke depan? l Gugiek Savindra
28 November - 4 Desember 2016
21
DAERAH
Bencana di Musim Hujan
Di Bangli Banjir, Karangasem
B
encana masih terus menghantui warga. Kali ini menimpa warga di Bangli dan Karangasem. Di Bangli, sedikitnya empat rumah warga terendam banjir. Sementara di Karangasem terjadi bencana longsor. Kondisi ini akibat hujan lebat yang mengguyur kedua wilayah itu sejak beberapa hari belakangan ini. Seperti yang terjadi, Selasa (15/11) sore lalu. Hujan yang cukup lebat itu mengakibatkan sejumlah bangunan di Kelurahan Kawan, tepatnya di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli terendam banjir. Penghuni panik lantaran seluruh barangnya turut terendam. Berdasarkan pantauan, bangunan yang terendam mencapai empat unit yang terdiri dari satu kantor notaris dan tiga bangunan kos-kosan. Satu di antaranya hanya terlihat atapnya. Seluruh bangunan tersebut lokasinya lebih rendah dari jalan raya. Sekilas seperti berada di lembah. Di tengah ketinggian air, beberapa penghuni kos berusaha
22
28 November - 4 Desember 2016
memindahkan barang-barangnya yang turut menjadi korban. Beberapa juga ada yang pindah ke tempat aman. Salah seorang penghuni kos, Rusim, menuturkan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita bertepatan dengan hujan deras. Air berasal dari saluran drainase di sekitarnya yang tersumbat sampah. ‘’Awalnya saya tidur sambil menonton televisi. Setelah ditengok, ternyata air sudah merendam bangunan di selatan. Tak lama langsung meluas sampai ke kamar saya,’’ tuturnya. Pria yang berprofesi sebagai loper koran ini menyebutkan air tersebut merendam seluruh isi 15 unit kamar kos dan empat unit sepeda motor. Di tengah kondisi yang demikian, ia mengaku bingung untuk tinggal di mana. ‘’Barang-barang ada yang bisa diselamatkan. Tapi sudah basah. Saya bingung tinggal di mana ini,’’ ujarnya. Lokasi tersebut sebelumnya sudah diterjang banjir dua kali, hanya saja tidak parah. Ketinggian air hanya kisaran 30 cm dan
surut dalam waktu singkat. ‘’Ini yang paling parah. Hujannya sangat deras,’’ imbuh warga asal Bandung ini. Selain hanya menonton genangan air, warga juga ada yang menangis menyaksikan kejadian itu. Salah satunya Ocok Dewi. Ia bingung untuk mencari tempat peristirahatan bersama sang suami dan anaknya yang masih duduk di bangku SD. ‘’Buku sekolah semuanya terendam. Pakaian juga begitu,’’ imbuhnya. Sampai menjelang petang, kejadian itu masih menjadi tontonan puluhan warga yang melintas. Penanganan dari instansi terkait juga belum nampak. Rumah Nyaris Roboh Sementara itu, bencana tanah longsor menghantam sebuah rumah warga di Banjar Lebu Gede Desa Lokasari Kecamatan Sidemen, Karangasem. Akibatnya, satu unit bangunan utama rumah warga itu nyaris roboh. Proses penanganan untuk mengevakuasi batu besar itu sulit dilakukan. Masalahnya material longsor cukup
MBP/bit
Sejumlah pelanggar yang terjaring operasi penertiban di jalur wisata Bedugul didata untuk selanjutnya mengikuti sidang di tempat.
Bangunan kos-kosan di Kelurahan Kawan yang kebanjiran, Selasa (15/11). Sejumlah penghuni terlihat menyelamatkan barang-barangnya yang terendam air.
Operasi Penertiban Jaring 52 Pelanggar
banyak. Sebab, longsor di lokasi itu tidak hanya berupa tanah, tetapi juga batu-batu besar. Karena itu, penanganannya tidak bisa dengan cara manual harus memakai alat berat. Kepala BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan peristiwa longsor tersebut sudah terjadi cukup lama, namun kejadiannya baru dilaporkan ke BPBD Karangasem oleh perbekel setempat. Petugas BPBD langsung menuju lokasi untuk mengecek kepastian kondisi riilnya di lapangan. Tim TRC BPBD Karangasem mengarahkan satu unit armada double cabin dan personel BPBD Karangasem untuk meninjau lokasi terdampak dan sekitarnya. Material longsoran, kata Ida Bagus Ketut Arimbawa, berupa tergerusnya batu kemudian menghantam tembok rumah milik warga setempat I Komang Swita (26). Tinggi tembok rumah sekitar 3,5 meter sedangkan tebing sekitar empat meter. Besarnya material longsor itu membuat tembok bangunan tak kuat lagi menahannya. Sehingga menjadi retak-retak dan rawan roboh. Penghuni rumahnya pun jadi waswas untuk menempati rumah tersebut.
TIM Yustisi Pemkab Tabanan gencar melakukan penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2010 tentang Administrasi Kependudukan sebagai bentuk pembinaan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu melengkapi diri dengan kartu identitas jika bepergian. Jika sebelumnya digelar di Terminal Pesiapan, Tabanan dan Abiantuwung, Kediri, Selasa (15/11) tim yustisi bergeser ke jalur wisata Bedugul, Desa Candikuning, Baturiti, tepatnya di jalur utama Singaraja-Denpasar. Dalam waktu dua jam pelaksanaan operasi penertiban, petugas berhasil menjaring 52 pelanggar. Sebanyak 28 pengendara melintas tanpa KTP dan 24 lainnya tidak membawa kelengkapan surat kendaraan (SIM dan STNK). Tim yustidi menggandeng pihak kepolisian terkait pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan. ‘’Pelanggar yang terjaring baik itu yang tidak membawa KTP maupun SIM dan STNK langsung sidang di tempat oleh pihak Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Tabanan,’’ beber Kasi Penindakan dan PPNS Satpol PP Tabanan I Wayan Kinten. Petugas juga menjaring dua pedagang kaki lima yang kedapatan melanggar Perda Nomor 12 Tahun 2002 tentang Ketertiban Umum. ‘’Dua PKL ini berjualan di lokasi yang dilarang. Jadi, mereka juga dikenakan sanksi dan sidang di tempat,’’ ucapnya. Menurut Kasatpol PP Tabanan I Wayan Sarba, penertiban kartu identitas akan dilaksanakan rutin dengan menyasar sejumlah lokasi lainnya. Sebab, dalam setiap kegiatan penertiban masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak membawa kartu identitas diri. Bahkan, hanya dalam waktu dua jam operasi, puluhan pelanggar berhasil dijaring. ‘’Ini membuktikan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kartu identitas saat bepergian masih sangat kurang. Operasi ini sebagai bentuk pembinaan dan upaya meningkatkan kesadaran mereka,’’ katanya. Kartu identitas, bagi mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan ini, sangat penting dibawa oleh masyarakat. Kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya bisa menghubungi sanak saudara bersangkutan atau proses lainnya. Selama 2016, tim Yustisi Pemkab Tabanan telah empat kali melakukan penertiban dengan sidang di tempat. Sementara tahun 2017 dirancang tujuh kali operasi yustisi.
l Sosiawan/Bagiarta
l Puspadewi
MBP/sos
Longsor
28 November - 4 Desember 2016
23
A KT I V I TA S SLUA SARASWATI - Sebagai duta Kota Denpasar, SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar tampil all out ketika dinilai tim lomba KSPAN se-Bali, Rabu (16/11) kemarin. Begitu tim tiba di kampus SMA Saraswati langsung disambut yel-yel KSPAN dan GenRe. Tim juga disambut MB Gema Ganesa SMA Saraswati Denpasar. Yang menarik, karena bertepatan dengan hari Rabu sebagai rahina mabasa Bali di Kota Denpasar semua pihak yang terlibat dalam lomba kemarin menggunakan bahasa Bali.
DPRD BADUNG - Fraksi Partai Golkar DPRD Badung mendorong pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bagi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di wilayah Badung. Hal ini terungkap dalam pemandangan umum (PU) fraksi berlambang pohon beringin tersebut terhadap enam ranperda dalam rapat paripurna DPRD Badung, Jumat (11/11).
MBP/ist
MBP/ist
DESA UNGGULAN - Desa Mengwi berhasil meraih anugerah sebagai Desa Unggulan pilihan Tempo tahun 2016. Pada ajang Desa Unggulan Award bertema ‘’Membangun desa untuk masa depan Indonesia’’ itu, Desa Mengwi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung berhasil meraih sebagai nominasi desa unggulan yang diterima Sekda Badung Kompyang R. Swandika mewakili Bupati Badung, di Bidakara Hotel Jakarta, Selasa (15/11).
24
28 November - 4 Desember 2016
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Sengketa Pura Dalem di Desa Babakan, Kediri beberapa waktu lalu memasuki babak baru. Setelah muncul surat penolakan dari Desa Pakraman Babakan terkait sejumlah poin permintaan kelompok Pradewa, akhirnya membuat Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III turun tangan langsung ke lapangan untuk memeriksa fisik pura yang disengketakan tersebut.
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Karya Piodalan Madudus Agung, Mapeselang, Madasar Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Penataran Agung Pucak Mangu Tinggan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, memasuki acara puncak pada Selasa (15/11). Karya tersebut dihadiri oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wabup Ketut Suiasa, seluruh pimpinan dan anggota DPRD Badung serta sejumlah pangempon dan pangemong Pura Pucak Mangu.
Menristekdikti - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, meminta semua perguruan tinggi di Indonesia menciptakan wirausaha muda dengan mengembangkan inkubasi bisnis teknologi. “Saya mendorong semua perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk menciptakan wirausaha muda dengan mengembangkan inkubasi bisnis teknologi (IBT) di kampus masing-masing,� kata Muhamad Nasir saat bertatap muka dengan rektor/pimpinan penguruan tinggi di Bali di STMIK Primakara Denpasar, Jumat (11/11) .
MBP/ist
MBP/ist
ITDC - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tahun ini dengan bangga menggelar event Nusa Dua Fiesta (NDF) 2016. Acara ini merupakan yang ke-20 kalinya dilaksanakan sejak tahun 1996 dan menjadi salah satu kegiatan tahunan yang banyak ditunggu oleh publik di Bali.
FKPD - Untuk mempererat kerukunan, persaudaraan dan persatuan komponen masyarakat Jembrana yang heterogen, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Jembrana, Selasa (15/11), menggelar Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai di Lapangan Umum Negara, Kecamatan Negara, Jembrana.
28 November - 4 Desember 2016
25
LENSA
Buah Lokal
Pembeli tengah memilih buah mangga di Pasar Agung, penatih, Denpasar. Pemerintah daerah terus mengkampanyekan konsumsi buah lokal. Hal tersebut bertujuan untuk mendorong peningkatan sektor pertanian buah dan mendongkrak pendapatan petani.
26 28 November - 4 Desember 2016
Bali Post/eka
OLAHRAGA
MBP/rtr
Gelandang Manchester United Bastian Schweinsteiger.
T
Penghargaan untuk Sikap Disiplin
ahun 2016 bukanlah musim yang menyenangkan bagi pesepak bola Jerman Bastian Schwensteiger. Pemain yang merumput di Manchester United tersia-siakan nasibnya setelah tidak mendapat tempat di skuad utama arahan pelatih Jose Mourinho. Pemain yang turut membawa Jerman meraih juara Piala Dunia 2014 itu, tetap dipandang sosok yang ideal untuk menerima trofi Bambi untuk katagori ‘Special Jury’ oleh media Jerman. “Namanya menjadi simbol ambisi berolahraga dan kompetisi yang fair. Dia memancarkan baik seman-
gat bertarung dan pribadi yang menyenangkan,” isi pernyataan juri Bambi. Suami petenis Ana Ivanovic itu dikenal sebagai pemain yang disiplin dan memiliki skill luar biasa. Sebagai pemain sepak bola profesional dia amat dikenal di Jerman atau di MU sekarang ini atau sebelum di Bayern Munich yang dibela selama 14 tahun. Pemain berusia 32 tahun itu menitikan air mata saat menerima trofi Bambi. Ia mengaku bangga bisa membela Die Mannschaft, julukan timnas Jerman. Tidak hanya Schweinsteiger, pelatih timnas Jerman Joachim Loew juag men-
erima trofi Bambi untuk katagori ‘Integration’. Loew dianggap sebagai duta persatuan Jerman. Bagaimana tidak, dari 23 pemain Jerman yang merebut Piala Dunia 2014, 10 di antaranya memiliki orang tua berkewarganegaraan asing. “Pemain-pemain Joachim Loew mewakili berbagai kultur, kosmopolitan, Jerman yang modern dan sinyal kuat integrasi yang menguntungkan bagi siapa saja,” kata juri Bambi, laporan Associated Press. l Yudi Winanto 28 November - 4 Desember 2016
27
OLAHRAGA
Akhir Masa Pengabdian
MBP/ap
Pesepakbola Irlandia Robbie Keane.
ENAM musim Robbie Keane membela klub MLS LA Galaxy. Tiga trofi juara dinilai sudah cukup bagi pengabdiannya dan pemain Irlandia berusia 36 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan klub tersebut. Galaxy mengumumkan proses pengunduran diri itu dan Keane dipuji sebagai salah satu proses transplantasi pemain Eropa paling sukses di kompetisi MLS. Keane sebenarnya ingin kariernya berlanjut namun tidak di Galaxy lagi. Sementara klub baru belum ia putuskan. “Saya yakin inilah saat tepat untuk tantangan baru, saya pun ingin bab baru dalam karier bermain saya,” kata Keane dalam pernyataannya. Ia mengaku masih cukup bugar dan tajam seperti layaknya pemain-pemain muda lainnya. Semangat bermainnya juga masih cukup tinggi dan memerlukan petualangan baru. Dia siap untuk memfokuskan seluruh perhatiannya untuk tantangan yang lebih besar sebelum mengumukan langkah berikutnya,. Keane dipandang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah direkrut Galaxy. Ia meraih gelar MVP pada 2014 dan membawa Galaxy
menjadi juara pada 2011, 2012 dan 2014. Ia menjabat sebagai kapten tim. Bersama pahlawan lain Galaxy seperti Landon Donovan dan David Beckham, ia berhasil melambungkan kompetisi ini ke dunia internasional. Keane bergabung dengan Galaxy pada 2011 setelah malang melintang di kompetisi Eropa termasuk dengan menghasilkan 80 gol bersama Tottenham Hotspur di periode pertama. Sementara pada periode kedua dia menghasilkan 41 gol. Tak berbeda dengan Steven Gerrard yang juga mengundurkan diri musim ini, ia cukup nyaman tinggal di Kalifornia bersama istri dan anaknya. Ia tinggal di sebuah kondominium dan menunjuklan gaya hidup sehat serta etos kerja yang atletis kepada rekan-rekan setimnya yang masih muda. “Dia pemain terbaik di liga ini selama beberapa tahun,” puji Donovan, laporan Associated Press. Namun musim ini, Keane kehilangan tempat di skuad utama karena cedera yang dialamui. Galaxy lebih sering dipimpin duet ujung tombak Giovani Dos Santos dan Gyasi Zardes. Namun sepanjang kehadirannya, Keane mampu mencetak 83 gol dalam 125 pertandingan. l Yudi Winanto
Akhir yang Menyedihkan MIMPI Felipe Massa mengakhiri kariernya di Formula 1 selama 14 tahun, berakhir tragis di seri Interlagos, Sao Paulo. Pembalap berusia 35 gagal mengakhiri lomba setelah mobilnya Williams melintir dan menghajar tembok pembatas. Massa yang 14 tahun berkarier di F1, keluar dari kokpit mobil dan melambaikan tangan kepada pendukungnya. Ia kembali ke pit sambil mengibarkan bendera Brazil di tengah sorak-sorai pendukung setianya. Harapan Massa meraih prestasi dibalapan ke-250 sepanjang kariernya tak berakhir sempurna. Dua kali, ia meraih kemenangan di sirkuit Interlagos ini bersama Ferrari dan harapan serupa terjadi musim ini. Tapi mimpi itu musnah seketika, menghadapi sirkuit yang licin akibat hujan deras dan kecelakaan yang tak terhindarkan. “Menyedihkan,” katanya sambil bercucuran air mata memasuki garasi tim Williams. Kru dari semua tim memberi tepuk tangan meriah, menyaksikan kedatangan salah satu olahragawan terhebat di
28 28 November - 4 Desember 2016
F1 datang berjalan kaki ke garasi tim. Sementara di luar, balapan terus berlangsung dalam pimpinan safety car. “Saya tidak ingin mengakhiri lomba dengan cara begini,” katanya disambut kru dan istrinya. Terakhir kali Massa meraih kemenangan terjadi di sirkuit ini pada 2008 bersama tim Ferrari. Kala itu ia gagal menjadi juara dunia dari Lewis Hamilton dengan selisih 1 poin saja. “Saya ingin mengakhiri lomba dengan hasil yang baik untuk fans, Brazil, timku juga untuk diriku sendiri. Sayangnya, itu tidak terwujud,” tutur Massa yang usai balapan di Abu Dhabi ia langsung pensiun. Tapi ia masih menyimpan sedikit kebanggaan karena ribuan pendukungnya masih menghargai dirinya meski berjalan kaki menuju pit, tidak mengendarai mobil balap yang membesarkan namanya, Associated Press. l Yudi Winanto
A KT I V I TA S
MBP/ist
MEMPERTEMUKAN - Setelah menerima perwakilan taksi resmi (konvensional) dan taksi online di Istana Mancawarna Tampaksiring secara terpisah, Komite III DPD-RI Bidang Tenaga Kerja dan Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, memenuhi janjinya untuk mempertemukan dua kubu yang selama ini selalu berseberangan terkait kontroversi taksi online. Sikap negarawan sosok Dr. Arya Wedakarna akhirnya diuji dalam sidang publik (hearing) atau RDP di Kantor Gubernur Bali.
MBP/ist
PETUGAS KESEHATAN - Berbekal kantong plastik merah, senter dan abate, para petugas kesehatan di Kabupaten Badung berpencar memasuki rumah-rumah warga di Banjar Babakan Kangin, Desa Gulingan, Mengwi, Jumat (11/11). Mereka dengan teliti memeriksa segala sesuatu yang berpotensi menjadi tempat genangan air, seperti akuarium, tempat air minum burung, tempat air suci (tirta) yang terbuka, bak mandi, hingga pot-pot hiasan rumah.
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Secara geografis dan demografis, Denpasar merupakan daerah rawan bencana, baik yang diakibatkan alam, nonalam, dan ulah manusia. Karenanya, Pemkot Denpasar memiliki peran dalam melakukan upaya melindungi warga masyarakatnya dari dampak bencana melalui penyelenggaraan penanggulangan bencana yang meliputi pra-bencana, saat bencana dan pascabencana.
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Masing-masing fraksi di DPRD Kabupaten Klungkung menyampaikan pandangannya terkait nota pengantar rancangan APBD 2017 yang langsung dijawab Bupati I Nyoman Suwirta. DPRD dan eksekutif melaksanakan rapat gabungan guna mensinkronkan program pembangunan pada 2017, Selasa (15/11). 28 November - 4 Desember 2016
29
OLAHRAGA
Disdikpora Tak Punya Dana
Bali Tak Kirim Atlet ke Popwil PARA atlet yang menjadi juara di ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2016 harus gigit jari. Pasalnya, mereka tidak diberangkatkan ke Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) III yang meliputi Bali, DIY, Jateng, Banten, Kalsel dan Kalteng. Atlet pelajar Bali dari beberapa cabang olahraga (cabor) memang harus mengikuti Popwil sebelum meraih tiket ke Popnas, yaitu sepak bola, bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja, bola basket, sepak takraw, pencak silat dan bola voli. Sementara atlet renang, atletik, judo, taekwondo dan senam lolos langsung ke Popnas. Guru olahraga SMPN 2 Denpasar, Farid Ahmad, sampai menghadap ke Disdikpora Bali untuk memastikan nasib atletnya. Ia bahkan siap memberangkatkan atlet sepak takraw putra, sebab optimis lolos ke Popnas. ‘’Saya usulkan pakai biaya sendiri, yang penting Disdikpora mau merekomendasikan, namun tetap ditolak,’’ katanya di Denpasar pekan lalu. Farid merasa kasihan terhadap orangtua atlet yang sampai mengirim anaknya berlatih ke luar negeri, namun tidak dapat berlaga di Popwil yang otomatis absen di Popnas. Salah satu atlet itu adalah Deva Prasetya dari cabor tenis meja. Siswa SMPN 2 yang menjadi juara Porjar Bali 2016 ini siap berlaga di Popwil dan Popnas demi target menembus ajang ASEAN School. ‘’Orangtuanya sangat peduli. Deva dikirim berlatih ke Tiongkok dengan kocek pribadi, tetapi batal turun di Popwil,’’ ujar Farid. Koordinator bola voli Made Darta juga kecewa tim putra Bali tidak berlaga di Popwil. Menurutnya, tim voli putra Bali langganan lolos ke Popnas, jadi seharusnya diberangkatkan ke Popwil. Kalau tidak, para pemain akan kecewa yang dapat berimbas pada prestasinya mendatang. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Bali TIA Kusumawardhani beralasan tidak mempunyai dana untuk mengirim atlet ke Popwil. Kondisi ini sudah diberitahukan kepada pelatih jauh-jauh hari. Disdikpora Bali tidak memiliki dana gara-gara pe-
30 28 November - 4 Desember 2016
mangkasan kucuran anggaran dari pusat Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta menyesalkan peritiwa ini. ‘’Ini langkah mundur, saya prihatin,’’ ujarnya. Menurutnya, pemangkasan dana dari pusat terjadi secara nasional dan menimpa semua provinsi, tetapi mengapa hanya Bali yang tidak bisa mengirimkan atletnya ke Popwil, sedangkan provinsi lain mampu. Padahal, tatanannya sudah jelas. Diawali Porjar di kabupaten dan kota, para juara kemudian mewakili daerahnya pada Porjar Bali. Selanjutnya, juara Porjar Bali berhak turun Popwil dan yang lolos
di Popwil berlaga di Popnas. Ppara juara Popnas berhak mewakli timnas MerahPutih pada hajatan multievent pelajar Asia Tenggara, yakni ASEAN School . Anggota Komisi IV DPRD Bali Gede Suamba ikut menyayangkan Pulau Dewata tidak menurunkan atletnya ke Popwil. Mereka yang juara di Porjar Bali seyogianya bangga mewakili daerahnya di Popwil. ‘’Saya kasihan terhadap nasib mereka, semestinya diberikan motivasi,’’ ungkap Suamba. l Daniel Fajry
MBP/nel
TIA Kusumawardhani
A KT I V I TA S
MBP/ist
YAYASAN DWIJENDRA - Kita patut meniru model praktik upacara piodalan di Yayasan Dwijendra. Semua rangkaian upacara dilakoni oleh warga Dwijendra. Hal itu tampak pada puncak piodalan Pura Maha Widya Dwijasrama Dwijendranenra pada purnama kalima, Senin (14/11). Upacara piodalan tingkatan madya di-puput Ida Pedanda Oka Pemaron Sidemen.
MBP/ist
SPB STPBI - Untuk kesekian kalinya, The St. Regis Resort yang berlokasi di Bal Harbour, Miami FL kembali melakukan perekrutan mahasiswa perhotelan di kampus SPBSTPBI. Selain itu, Grand Hotel America Resort dan Omni Interlocken juga menyusul kedatangan St. Regis untuk melaksanakan internship program di hotel mereka.
MBP/ist
PROGRAM KBS - Dalam rangka merealisasikan program Krama Badung Sehat (KBS) milik Pemkab Badung di bawah kepemimpinan Bupati Giri Prasta, STMIK Stikom Indonesia (STIKI) mengerahkan 600 mahasiswanya untuk mendata seluruh warga Kabupaten Badung. Program pendataan ini dikelola sepenuhnya oleh CV Sambe Dewata serta dalam rangka melakukan pengumpulan atau pengolahan data 464.622 orang warga Badung meliputi perekaman data foto, biometrik wajah dan sidik jari, pihak Sambe Dewata menggandeng STIKI sebagai salah satu Perguruan Tinggi IT di Provinsi Bali.
MBP/ist
STIMI HANDAYANI - Seluruh komponen organisasi kemahasiswaan di lingkungan STIMI Handayani, Jumat (11/11) menggelar Musyawarah Kerja Mahasiswa di aula Kampus STIMI Handayani Denpasar. Musyawarah tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua II, mewakili Pimpinan STIMI Handayani. Selain dihadiri oleh Ketua Yayasan sebagai penyelenggara Pendidikan STIMI Handayani Denpasar Dr. IB Radendra Suastama, S.H., M.H., juga dihadiri oleh para dosen pembina kemahasiswaan. 28 November - 4 Desember 2016
31
PENDIDIKAN
Verifikasi Terakhir
Guru Non-PNS Berkurang
D
ata terakhir Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bali justru menunjukkan adanya pengurangan jumlah tenaga guru non-PNS SMA/SMK negeri. Dari semula tercatat 2.505 guru, kini hanya tersisa 2401 guru non PNS. Dari jumlah itu, sebanyak 678 guru memenuhi syarat untuk diangkat menjadi tenaga kontrak provinsi dan digaji sesuai UMR Rp 2.442.868. Sedangkan sisanya sebanyak 1723 guru digaji Rp 50 ribu per jam. “Kalau yang non-PNS, memang kalau mereka mengajar 24 jam per minggu ke atas mereka diberikan setara dengan UMR. Tapi kalau yang mengajar di bawah 24 jam per minggu, tetap difasilitasi penuh oleh provinsi hanya dibayarkan sejumlah jam mengajar,” ujar Kadisdikpora Bali, TIA Kusuma Wardhani di Denpasar, belum lama ini. Menurut TIA, perubahan jumlah guru non PNS sesuai dengan hasil verifikasi terakhir per 12 November 2016. Gaji mereka dibedakan sesuai jam mengajar dan mengajar linier. Pihaknya tidak ingin ada guru yang sudah ber-SK namun tidak mengajar dan tidak pernah datang ke sekolah, justru mendapat gaji sama dengan guru yang betul-betul bekerja. “Ini kan tidak adil dan ini nanti bibit-bibit untuk menjadi masalah sehingga pemerintah provinsi dengan alokasi dana yang ada kita bisa memberikan rasa adil kepada para guru,” imbuhnya. Selain 24 jam mengajar, lanjut TIA, syarat mengajar linier juga penting agar guru mengajar sesuai dengan bidang ilmunya. “Siapa mengajar apa, jelas. Sehingga ketika nanti ada pemeriksaan, kita tetap meminta tanggung jawab dari para kepala sekolah karena kepala sekolah paling paham guru itu mengajar berapa jam. Kalau seandainya nanti ada temuan, yang tanggung jawab kepala sekolah karena mereka sudah kami minta untuk menandatangani pakta integritas,” paparnya. Sementara terkait guru PNS, TIA mengatakan mereka akan mendapatkan tunjangan profesi, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan uang makan selain gaji. Harapannya, para guru PNS benar-benar mengajar 24 jam kecuali
32 28 November - 4 Desember 2016
kepala sekolah 6 jam. Kendati sebetulnya, kepastian guru PNS mendapat TPP khususnya, masih menunggu ketok palu DPRD Bali. Data terakhir, guru PNS SMA/SMK negeri berjumlah 6.485. “Kecuali guru yang pensiun karena kalau guru yang pensiun di 1 Oktober sampai
31 Oktober, dia ter-delete karena BKN sudah mengatur sistemnya. Walaupun dia diserahkan 27 September, kalau pensiun sekarang kan masih usulan kabupaten/ kota,” imbuhnya. l Rindra
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Tingkatkan Kualitas Guru PEMERATAAN fasilitas, kualitas pendidikan dan SDM pendidik. Inilah masukan yang mencuat terkait alih kewenangan SMA/SMK ke provinsi dalam Rapat Koordinasi Kepala SMA/SMK se-Bali di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Bali, belum lama
ini. Pasalnya, pendidikan di Bali selama ini belum merata, hanya terkesan maju di kota-kota besar. Sementara di daerah-daerah pelosok, masih ada yang tertinggal dari segi infrastruktur serta kekurangan tenaga guru PNS. Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta, langsung menginstruksikan Disdikpora Bali untuk memenuhi infrastruktur, termasuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan tiap sekolah. Pihaknya meyakini pembenahan infrastruktur pendidikan ini bisa memberikan dampak positif bagi pembentukan SDM yang berkualitas. “Dengan infrastruktur yang memadai dan sarana prasarana yang lengkap, maka guru dan murid akan lebih fokus melaksanakan kegiatan belajar-mengajar. Tidak usah lagi memikirkan yang lain, yang terpenting fokus,” imbuhnya. Sudikerta menambahkan, pemerataan tenaga pendidik khususnya guru PNS juga akan segera diwujudkan. Terutama pada sekolah-sekolah yang memang belum memenuhi kuota guru PNS. Dengan harapan, para kepala sekolah dapat meningkatkan kualitas sekolahnya dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. “Di sanalah harus kita perhatikan, yang tidak memiliki guru PNS kita beri guru PNS. Yang lebih memiliki guru, kita pindahkan untuk diberikan kepada sekolah yang masih kekurangan,” imbuhnya. Tak hanya itu, lanjut Sudikerta, kualitas pendidikan para guru turut akan ditingkatkan. Caranya, dengan memberikan beasiswa bagi guru untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi. Misalnya, guru non sarjana, diberikan beasiswa untuk menjadi sarjana. Begitu juga beasiswa untuk guru sarjana S-1 melanjutkan ke S-2 bahkan S-3. “Kemudian, kita harus menyiapkan dukungan pembiayaan agar bisa membuat kemajuan terhadap dunia pendidikan kita. Terakhir, kita ingin menata penerimaan siswa baru pada sekolah itu supaya tidak lagi ribut seperti yang terjadi kemarin. Kedepan agar terkelola dengan baik, kalau
kekuatannya 200, cukup itu, jangan lagi menerima,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Disdikpora Bali, TIA Kusuma Wardhani, mengatakan, alih kewenangan SMA/SMK ke provinsi saat ini masih dalam masa transisi. Salah satu amanat Undang-undang No. 23 Tahun 2014 ini baru efektif per 1 Januari 2017. Setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan berita acara serah terima kewenangan oleh Bupati/Wali Kota se-Bali kepada Gubernur Bali, 27 September lalu. Total ada 129 SMA/SMK (termasuk SMA dan SMK Bali Mandara), selain SLB yang menjadi kewenangan provinsi. “Pekerjaan besar yang harus dilakukan Dinas Pendidikan, yang pertama terkait dengan pendataan kan sudah. Kemudian terkait dengan pemetaan, artinya pemetaan atas kondisi sekolah dan pemetaan atas kondisi guru. Itu pun ada yang guru PNS dan guru non-PNS karena kita bicara kebutuhan,” ujarnya. Artinya, lanjut Kusuma Wardhani, masa ini adalah masa di mana pihaknya memberikan pertanggungjawaban secara akurat atas data riil di lapangan. Selain itu, pada bulan Maret 2017 juga sudah mulai dirumuskan apa yang akan dilakukan pada Januari 2018. Mengingat, tuntutan saat ini adalah seluruh pengelolaan keuangan baik yang bersumber dari APBN, APBD maupun sumbangan orangtua siswa harus benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. “Tiga sumber ini peruntukannya harus sama, harus jelas. Jadi, jangan sampai umpamanya biaya administrasi di dana BOS-nya (APBN-red) ngambil, kemudian di APBD-nya ngambil. Harus satu, sehingga sekarang bagaimana kita mempertanggungjawabkan semua sumber itu secara akuntabel,” paparnya. Kusuma Wardhani mengimbau semua sekolah agar ekstra hati-hati. Sebab, dana yang dikeluarkan untuk kegiatan di luar rancangan akan “mengundang” kedatangan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungli. l Rindra
Disdikpora Bali diinstruksikan memenuhi infrastruktur, termasuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan tiap sekolah guna peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
28 November - 4 Desember 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
FK UNUD - Kepergian Prof. dr. I Ketut Suata, DTM&H., Sp.MK., Ph.D. tidak hanya meninggalkan rasa duka yang mendalam bagi keluarga besarnya. Namun, juga merupakan kehilangan besar bagi segenap civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud). Betapa tidak, mantan Dekan FK Unud selama dua periode (1996-2004) ini juga dikenal sebagai salah satu motor penggerak kemajuan fakultas favorit di lembaga pendidikan tinggi negeri tertua dan terbesar di Bali tersebut.
FE UNHI - Fakutas Ekonomi Universitas Hindu Indonesia (FE Unhi) Denpasar menggelar seminar nasional bertema ‘’Desain Riset Eksperimen Bidang Bisnis dan Akuntansi’’ di Aula Gedung Rektorat Unhi, Jumat (11/11). Seminar tersebut dibuka Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A. Seminar ini menghadirkan narasumber Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak.CA., CMA., QIA. (dosen Prodi Akuntansi FEB UKSW Salatiga) dan Prof. Dr. Wayan Suartana, S.E., M.Si., Ak.CA. (Guru Besar FEB Unud) dan dipandu Ni Putu Sri Harta Mimba, S.E., M.Si., Ph.D., Ak.CA. (dosen FEB Unud).
MBP/ist
UNMAS DENPASAR - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menjadi tuan rumah Bilateral Plant Busisecurity Initiative (BPBI) antara Australia-Indonesia. Pertemuan diikuti empat perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Plant Biosecurity Cooperative Research Centre (PB-CRC). Pertemuan BPBI dibuka Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Kamis (10/11).
34 28 November - 4 Desember 2016
28 November - 4 Desember 2016
35
Sosial Budaya
Badung Jangan Hanya Berpikir untuk Badung
B
adung, kabupaten terkaya di Bali. Namun, jangan salah, kekayaan itu juga berkat kontribusi bagi kabupaten/kota lainnya di Bali. Banyak wisatawan yang hanya nginap dan makan di Badung. Selebihnya dia menikmati objek wisata di Jembrana, Tabanan dan bahkan Karangasem. Jadi wajar Badung juga memikirkan nasib masyarakat di daerah itu. Sebab secara tidak langsung mereka juga berkontribusi untuk Badung. Jadi, Badung jangan hanya memikirkan Badung. Para pejabat di bumi keris itu sudah sewajarnya memikirkan bahkan berbuat untuk masyarakat di daerah lain. Salah satunya adalah membantu sektor pertanian. Dengan kekayaan Badung yang melimpah, tidak ada salahnya BUMD di Badung menyerap sektor pertanian di luar Badung. Produk tersebut disalurkan ke hotel di wilayah Badung. Sehingga mereka merasakan imbas dari kemajuan pariwisata. Jangan sampai dengan kekayaan yang luar biasa, jangan sampai penggunaannya sekadar habis atau sekadar pencitraan para pejabat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana Badung memberi santuan maksimal Rp 5 juta untuk penunggu pasien. Pada interaktif di Radio Global, sejumlah warga menyoroti rencana tersebut. Sebagai warga Badung, Ketut Dawi di Abiansemal, Ayu di Petang, Wayan Agus di Nusa Dua, menilai program baru ini memang bagus tapi butuh kajian yang lebih teliti lagi. Demikian pula harus disosialisasikan agar program tepat sasaran, terutama untuk masyarakat kecil. Namun, harus ada pengecualian bagi masyarakat
36
28 November - 4 Desember 2016
yang ekonominya sudah bagus, tidak perlu diberikan santunan penunggu pasien. Sementara Gung Derah di Denpasar melihat bahwa program ini sarat dengan pencitraan dan dinilai terlalu berlebihan. Meskipun Badung tergolong kabupaten terkaya di Bali, ia melihat masih banyak yang harus dilakukan terutama program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil. Untuk itu santunan bagi penunggu pasien, baginya, bukan merupakan skala prioritas. Made Olan di Denpasar juga menyuarakan hal serupa. Santunan bagi penunggu pasien 5 juta per orang sebaiknya dikaji lebih dalam lagi. Meskipun dia mengapresiasi program ini baik namun ada hal yang lebih mendesak harus dikerjakan dan mendapat perhatian Pemkab Badung. Misalnya, pendidikan dan kesehatan warga miskin. Meskipun Badung kaya tapi masih banyak warga miskin yang butuh bantuan. Selain itu harga sembako murah untuk warga miskin rasanya lebih tepat dilakukan. Made Bukit di Jimbaran setuju dengan pemberian santunan bagi penunggu pasien ini. Tapi ia lebih setuju jika perbaikan fasilitas kesehatan yang lebih memadai jangan sampai pasien tidur di loronglorong RS. Demikian pula, santunan penunggung pasien 5 juta rupiah per orang ini dinilai akan rawan disalahgunakan (pemanfaatannya). Program pemberian santunan bagi penunggu pasien ini kurang tepat, jika pemkab peduli akan kesehatan masyarakat sebaiknya bantu masyarakat agar mendapat pelayanan kesehatan yang murah tapi berkualitas.
Seperti diketahui, setelah santuan kematian dan setiap kelahiran langsung bisa mengurus akta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali melakukan terobosan untuk masyarakatnya. Yakni, memberikan santuan sosial bagi penunggu pasien. Rencana tersebut diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat sidang paripurna terkait jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksifraksi di DPRD Badung, pekan lalu. Giri Prasta menjelaskan, program ini masih dikaji bagaimana regulasinya untuk membantu para penunggu pasien bisa diberikan santunan sosial yang maksimal bisa dibantu Rp 5 juta per orang. “Tercetusnya program ini, awalnya kami berpikir keberlangsungan ekonomi para pasien dan penunggu pasien. Contoh, seorang pedagang, suaminya sedang sakit dan tidak bisa berjualan karena ia harus menunggui suaminya opname. Bagaimana keberlangsungan ekonomi mereka, siapa yang akan membiaya anak mereka ketika mereka tinggal di rumah sakit? Untuk itu, perlu ada santunan bagi para penunggu pasien,� paparnya. Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa juga mengatakan, untuk jumlah besarannya, pemerintah akan melakukan kajian lebih mendalam lagi. “Ya, maksimal Rp 5 juta, tidak boleh lebih dari itu. Tapi tidak semua penunggu nantinya dapat segitu, kami masih hitung indeks. Kami juga tidak menghitung lama pasien opname. Sejak pasien ditetapkan opname oleh dokter, mereka berhak mendapat santuan tersebut,� ujarnya. l Pusat Data
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
BANTUAN HIBAH - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kembali menyerahkan bantuan dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2016. Kali ini Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan hibah total Rp 1.270.000.000 untuk Desa Sobangan Kecamatan Mengwi, bertempat di Wantilan Banjar Adat Tegal Narungan, Minggu (13/11).
SENATOR WEDAKARNA - Istana Mancawarna Tampaksiring semakin menjadi simbol persahabatan Bali di dunia diplomasi internasional. Silih berganti para duta besar asing, menteri negara sahabat dan para kepala pemerintahan asing hadir menemui tokoh muda Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga Senator DPD RI termuda dalam sejarah Bali. Hal ini terekam kembali saat kehadiran H.E. Laszlo Szabo (Wakil Menteri Luar Negeri dan Perdagangan) dari Hungaria.
MBP/ist
DISDUKCAPIL KLUNGKUNG - Setelah sebelumnya mengeluarkan program Gema Santi Bela Nanda dan Caling MBP/ist
SMP 1 DENPASAR - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2015 memang telah berlalu, namun menjadi suatu kegembiraan dan keistimewaan tersendiri bagi SMPN 1 Denpasar. Pasalnya, SMPN 1 Denpasar yang kini menjadi Sekolah Rujukan Nasional meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) atas indeks integritas penyelenggaraan UN yang tinggi.
Tanduk, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung kembali meluncurkan program inovatif terbaru yang diberi nama Kawi Smara. Program ini di-launcing di rumah pasangan pengantin I Putu Adhaksana Ariatika dan Gusti Ayu Eka Jayanti di Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Banjarangkan, Rabu (9/11). 28 November - 4 Desember 2016
37
pa r i w i s ata
Menjadikan Bali �Destination of the Future�
Pariwisata Bali dikenal hingga ke mancanegara. Keberadaan pulau kecil ini harus dijaga, sehingga dapat dinikmati hingga masa mendatang.
3 8 28 November- 4 Desember 2016
K
omitmen dan keseriusan untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan sangat diharapkan dari pemerintah kabupaten/kota bersama provinsi di Bali. Begitu juga kesepahaman antarpemerintah, sehingga penerapan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan benar-benar dikelola lebih baik. Baik itu menyangkut keseimbangan alam, lingkungan, maupun budaya, sehingga Bali menjadi destination of the future. Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata, KementErian Pariwisata RI, Frans Teguh, menilai Bali sudah mempunyai modal sosial capital, yakni Tri Hita Karana. “Dikelola lebih baik, lebih memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat tapi sekaligus juga lingkungannya terjaga. Kita berharap Bali itu harus menjadi destination of the future, menjadi destinasi masa depan. Berarti destinasi yang memang hidup dengan terus mengembangkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan,” ujarnya. Ditambah lagi dengan berbagai keunggulan kearifan lokal. Pasalnya, prinsip pembangunan berkelanjutan sebetulnya berangkat dari kearifan lokal untuk menjaga lingkungan, melestarikan, merawat sekaligus mendapatkan manfaat dari sana. Disaat yang bersamaan, ada nilai ekonomis yang didapat dan secara budaya tetap terjaga. “Semakin kita konservasi, menjaga lingkungan menjadi lebih bersih, menjadi lebih baik, itu sebetulnya bisa mendatangkan orang sebanyak-banyaknya untuk menikmati Bali ini. Jadi sebenarnya, prinsipnya sederhana. Semakin kita melestarikan, semakin sejahtera antara ekonomi, sosial, budaya dan ekologi, itu bisa dikembangkan secara bersama-sama,” jelasnya. Frans menambahkan, pemerintah yang menargetkan 20 juta wisatawan tahun 2019 sebetulnya mengharapkan pariwisata yang berkualitas pula. Dalam hal ini, lama tinggal
wisatawan yang datang harus lebih lama dari sebelumnya. Sementara saat ini, lama tinggal wisatawan di Bali cenderung menurun sehingga menjadi sebuah “early warning” bagi pulau dewata. “Ini tantangan, early warning, ada apa kalau sampai terjadi penurunan lama tinggal. Ada hal-hal yang perlu dibenahi, baik strategi promosi maupun produknya. Saya lihat produk di sini harus mulai lebih kental, lebih kuat terkait isu-isu lingkungan, masyarakat harus diajak untuk menjaga,” katanya. Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Bali, I Komang Nova Sewi Putra, mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara dari tahun 2014 sampai saat ini terus meningkat sesuai penjelasan gubernur. Namun, peningkatan itu tidak dibarengi dengan tingkat hunian kamar baik hotel berbintang maupun hotel non-bintang. Termasuk, tidak diikuti pula dengan rata-rata lama menginap. “Kenapa hal ini bisa terjadi, di mana akar permasalahannya. Apakah jumlah kamar hotel yang terlalu banyak, padahal kita tahu bersama bahwa ada Peraturan Gubernur tentang Moratorium Pembangunan Hotel untuk Bali Selatan,” ujarnya. Nova juga mempertanyakan, apakah ada korelasi dengan banyaknya vila yang beroperasi tanpa izin milik ataupun dikelola oleh orang-orang asing. Akibatnya, sebagian wisatawan mancanegara yang datang ke Bali lebih memilih untuk menginap di vila-vila tersebut. Menanggapi hal itu, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, mengaku akan mengkaji dan menindaklanjutinya. “Terkait tingkat penghunian kamar hotel yang tidak signifikan, dan rata-rata menginap yang tidak sesuai dengan jumlah kunjungan wisatawan, akan saya kaji dan tindak lanjuti berkoordinasi dengan bupati/wali kota,” jelasnya. l Rindra
28 November- 4 Desember 2016
39
AKTIVITAS
MBP/ist
WEDAKARNA - Pendiri bangsa Indonesia Bung Karno senantiasa berkata Jas Merah alias Jangan Sesekali Meninggalkan Sejarah. Bali sebagai daerah mayoritas Hindu di Indonesia pernah berkali-kali menjadi sasaran kebiadaban terorisme yang mengatasnamakan agama tertentu dengan aksi Bom Bali I tahun 2002 dan Bom Bali II 2005. Jas Merah ini terus digelorakan oleh Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna M Wedastera Putra Suyasa III di setiap sesi acara internasional.
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Hari Pahlawan 10 November, di Karangasem, Kamis (10/11) diperingati dengan apel bendera di Lapangan Tanah Aron, Amlapura. Usai apel dilanjutkan tabur bunga di dermaga kapal Pesiar Tanah Ampo, Manggis, Karangasem. Sementara apel bendera dihadiri veteran pejuang kemerdekaan RI dari wilayah Karangasem. Saat itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri didampingi Wabup Wayan Artha Dipa, menyerahkan bingkisan kepada para veteran pejuang yang sudah sepuh.
MBP/ist
PTOB - Moda transportasi online sangat dibutuhkan masyarakat apalagi wisatawan yang sudah terlebih dahulu tahu tentang aplikasi online. Sehingga tidak ada alasan masyarakat menolak menggunakan transportasi online, mengingat juga saat ini telah menginjak era digital dan teknologi. Keberadaan transportasi online pun diperkuat adanya Permenhub 32 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek. Hal ini diungkapkan Suata, Ketua Paguyuban Transportasi Online Bali (PTOB).
MBP/ist
PERTAMINA - PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Manggis, Jumat (11/11) lalu di Hutan Pekan Penghijauan Nasional (PPN) Wanawisata Purasana, Desa Nawakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, menyerahkan Corporate Sosial Responsibility (CSR) untuk kegiatan konservasi populasi rusa di Purasana. Bentuk kepedulian Pertamina itu diserahkan perwakilan, yakni Spv. Planning and Maintenance Service PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Manggis, IGN Yamatika.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40 28 November- 4 Desember 2016
MBP/ist
pujawali - Bertepatan pujawali purnama kalima, dilakMBP/ist
IKIP BALI - Sebagai salah satu asosiasi profesi yang lingkup kerjanya selalu berkaitan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Bali menyatakan mendukung upaya pemerintah menyukseskan program amnesti pajak. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan pakta integritas dan kerja sama serta pengembangan profesi berkelanjutan yang rutin mengangkat isu-isu permasalahan amnesti pajak di masyarakat.
MBP/ist
CINTA DAMAI - Apel besar Kebhinekaan Cinta Damai dilaksanakan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Selasa (15/11). Bertindak sebagai inspektur upacara (irup) Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Saat itu, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, S.E., M.Si. juga mengikuti apel bersama anggota Muspida lainnya.
sanakan puncak Karya Mamungkah, Nubung Padagingan, dan Ngenteg Linggih, di Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar, Kenusut, Karangasem, Senin (14/11). Selain Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dan Wabup Wayan Artha Dipa, juga Ketua DPRD Nengah Sumardi ikut prosesi nubung atau mendem padagingan.
MBP/ist
BVF - Bali Vila Properties (BVP) merayakan HUT ke-10 dan Alpha Hotel Management (AHM) HUT ke-5 pada Jumat (11/11). Berbagai riak dan dinamika pariwisata Bali sudah dilalui dengan baik bersama tim manajemen dan karyawan dalam mencapai visi misi perusahaan. Beragam kegiatan diselenggarakan dalam rangkaian perayaan kebahagiaan ini.
28 November- 4 Desember 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
selamat - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. didampingi Wakil Bupati (Wabup) Badung Drs. Ketut Suiasa, S.H., Selasa (15/11) secara khusus mengucapkan selamat hari ulang tahun (HUT) ke-7 Mangupura, Ibu Kota Kabupaten Badung. Peringatan HUT yang mengambil topik ‘’Kita Wujudkan Ajaran Tri Sakti Menuju Kabupaten Badung yang Mandiri’’ ini, kata Bupati, akan menjadi ajang untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Badung.
PEMKAB JEMBRANA - Memperingati Hari Pahlawan, Kamis (10/11) Pemkab Jembrana menggelar sejumlah kegiatan. Diantaranya melaksanakan apel di Stadion Pecangakan dan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesatria Kusuma Mandala. Bupati Artha bertindak sebagai inspektur upacara yang dihadiri Muspida, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, veteran, PNS Pemkab Jembrana, anggota TNI, Polri dan siswa-siswi SMP/SMA.
BNI - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) dan Kodam IX/Udayana meyepakati kerja sama terkait penyediaan layanan perbankan. Kerja sama ini ditandai penandatanganan kerja sama oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. dengan Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali, NTB & NTT AG Agung Dharmawan di Makodam Udayana, Kamis (10/11).
BALI CONVEX - Untuk kelima kalinya, Bali Convex Nusa Dua yang bekerja sama dengan The ASEAN Entrepreneur Center Bali dan Indra Bekti Management Jakarta menyelenggarakan event Bali Best Brand (BBB) dan Bali International Customers Satisfaction Awards (BICSA). Acara penganugerahan kepada merek-merek terkenal di Bali ini akan menggelar kegiatan press conference, Kamis (17/11), di Krisna Gallery and Resto Diponegoro.
42 28 November- 4 Desember 2016
MBP/ist
GANESHA CHOIR - Ganesha Choir Festival 2016, dengan tema alunan nada untuk negeri dilangsungkan di auditorium kampus Undiksha Singaraja, Minggu (13/11). Kegiatan itu diikuti siswa-siswi SMA/SMK se-Bali. UKM Paduan Suara Bahana Suara Ganesha menggelar lomba ini setiap tahunnya guna merangsang kreativitas pelajar di Bali dalam bernyanyi.
MBP/ist
FELICE JEWELLERY - Felice Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Senin (14/11) hingga Kamis (17/11). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston di Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Setelah sukses dengan promo sebelumnya, kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 karat.
MBP/ist
CSBI - Sebagai wujud rasa terima kasih pada para pelanggan, PT Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) meng-
MBP/ist
gelar gathering dan anniversary ke-40, Sabtu (12/11) di
PLN - Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan lingkun-
main dealer Hino Bali di Jalan HOS Cokroaminoto 470
gan terhadap daerah yang dilintasi pembangunan jalur
Denpasar. Tujuannya agar ke depan hari tetap dapat
transmisi dan gardu induk di Wilayah Bali, Kamis (10/11)
memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan.
PT PLN (Persero) UPP Ring JBTB 3 yang merupakan unit
Dari ratusan undangan yang datang, hadir pula Presiden
dari PT PLN (Persero) UIP JBTB 1 mengadakan program
Direktur PT Hino Motors Sales Indonesia Mr. Kayanoki
bertema “Sehat Bersama PLN�. Program kali ini ditujukan
dan Ketua Organda Tabanan.
kepada masyarakat yang berada di Kecamatan Kediri.
28 November- 4 Desember 2016
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
BNI - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menunjukkan komitmennya untuk mendukung program layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai) sebagai konsep branchless banking yang digagas Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama ‘’Sejahtera Lestari’’ di Kecamatan Susut, Bangli yang menjadi agen Laku Pandai, BNI kini memperluas layanan perbankannya ke perdesaan secara lebih lengkap.
MBP/ist
BUPATI GIANYAR - Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini, Bupati Agung Bharata meraih Penghargaan PerpuSeru. Penghargaan ini diberikan kepada Bupati Agung Bharata atas berbagai kebijakannya dalam upaya melakukan perubahan di sektor inovasi layanan perpustakaan daerah yang dapat memberikan kontribusi pada pengembangan sumber daya manusia.
MBP/ist
WABUP GIANYAR - Semangat kepahlawanan adalah semangat persatuan yang bulat-mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Semangat kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara. Demikian ditegaskan Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra, saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Astina Gianyar, Kamis (10/11) .
44 28 November- 4 Desember 2016
MBP/ist
DPRD BALI - Belum maksimalnya pelayanan kesehatan kerap kali dikeluhkan masyarakat. Tak terkecuali jaminan kesehatan yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Melalui reses yang berlangsung di Jaba Pura Dalem Bitera, Kamis (10/11), masyarakat pun berharap Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mencari solusi terkait persoalan ini.
MBP/ist
DPRD KLUNGKUNG - DPRD Klungkung sangat mengapresiasi kinerja Pemkab Klungkung yang pro rakyat. Hal ini terlihat dari tujuh program unggulan untuk mengatasi permasalahan masyarakat Kabupaten Klungkung. Meski dinilai telah pro rakyat, DPRD akan tetap memantau dan mengawasi agar anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan dan membantu masyarakat tidak disimpangkan. Pemkab Klungkung juga didorong menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi memajukan pembangunan di Klungkung.
MBP/ist
paripurna - Sejumlah saran dan masukan membangun kepada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta disampaikan fraksi-fraksi di DPRD Badung dalam Sidang Paripurna DPRD Badung, Jumat (11/11). Sidang paripurna dengan agenda Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi itu dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Wakilnya I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta, juga dihadiri Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa.
MBP/ist MBP/ist
BIODIESEL - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama anggota Komisi X DPR-RI I Wayan Koster meresmikan stasiun pengisian biodiesel di Green School, Desa Sibangkaja, Abiansemal, Jumat (11/11). Biodiesel sebagai energi terbarukan merupakan hasil inovasi dari siswa Green School di bawah naungan Yayasan Kulkul bekerja sama dengan Yayasan Lengis Hijau yang mampu mengolah minyak jelantah menjadi Biodiesel B100 yang ramah lingkungan.
MENDEM DASAR - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa dan Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria melakukan peletakan batu pertama (mendem dasar) pembangunan Balai Banjar Sedahan, Desa Gulingan, Mengwi, Selasa (15/11). Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa menyerahkan bantuan dana hibah Rp 950 juta yang diterima Klian Adat Banjar Sedahan, I Made Siranatha, dan bantuan Rp 90 juta untuk Sekaa Shanti Banjar Sedahan disaksikan seluruh krama Banjar Sedahan.
28 November- 4 Desember 2016
45
TRADISI
”Aci Purnama Kalima” di Pura Penataran Kebon Agung
Haturkan ”Dangsil”, Mohon Keselamatan
S
aat Aci Purnama kalima di Pura Penataran Kebon Agung, Banjar Kebon, Kertha Mandala, Abang, Karangasem, umat umumnya menghaturkan dangsil. Pada Aci Purnama Kalima, Senin (14/11) lalu, sepuluh dangsil dihaturkan kepada Sang Pencipta. Sembilan dangsil merupakan haturan pribadi dan satu dangsil merupakan dangsil banjar. Dari semua dangsil yang dihaturkan, dangsil banjarlah yang terbesar dan tertinggi yakni bertumpang sembilan. Sedangkan dangsil haturan krama bertumpang lima. Pada intinya dangsil itu sebagai sarana upacara untuk memohon keselamatan agar segenap warga terhindar dari marabahaya. Hal itu dibenarkan Klian Banjar Pakraman Kebon, Ketut Dayuh Ardana, didampingi pamangku Pura Penataran Kebon Agung Jero Mangku Nyoman Pica. Prosesi lainnya saat pujawali di pura itu yakni mendak tirta di mata air yang besar. Harapan warga, air dari mata air yang berisi kolam ditumbuhi bunga lotus itu tetap mengalir lancar dan besar sepanjang tahun untuk mengairi sawah-sawah. Melalui upacara ini warga mohon kepada Sang Hyang Shiwa Giri Natha di Pura Penataran itu agar debit air tetap besar sepanjang tahun. Memang di pura itu ada stana Siwa berupa candi bertingkat sembilan. Candi itu merupakan palinggih Hyang Shiwa Giri Natha. ‘’Di jeroan, selain palinggih Padmasana, di sana ada palinggih utama berupa candi sebagai palinggih Sang Hyang Siwa Giri Natha, selain bale pasamuan. Kenapa kami percaya di pura ini di-sungsung Hyang Siwa Giri Natha. Karena Ida Pamangku saat masehe-–mengucapkan mantra suci ala tradisi Bali, selalu didahulu Om Giri Murti. Candi sesungguhnya adalah lambang atau miniatur gunung. Gunung disucikan sebagai palinggah Ida Batara Lingsir, yakni Ida Batara Siwa,’’ ujar Jero Mangku Nyoman Pica, pamangku pamucuk di pura itu. Dangsil persembahan krama itu kata Jero Mangku Pica, dibuat menyerupai candi. Kerangka dangsil terbuat dari kayu atau bambu. Pada rangka itu, di-tanding (dirangkai) berbagai jenis jajan produk dari sawah. Dangsil dihias
46 28 November- 4 Desember 2016
dengan janur, daun, dan bunga sehingga tampak indah. Dangsil banjar dibuat secara bergotong royong oleh krama banjar yang ditugasi untuk itu. ‘’Pada aci kali ini ada sembilan krama yang ngaturang dangsil. Umumnya krama yang ngaturang dangsil, karena sudah mendapatkan anugerah atas permohonannya kepada-Shiva Giri Nata,’’ ujar Jero Mangku Nyoman Pica. Dangsil itu di-pundut dari banjar ke simpang tiga di depan Pasar Desa Culik. Kemudian dangsil itu diusung ke pura dan berikutnya ke persawahan warga di wilayah desa hingga ke tempat mata air yang mengairi sawah di seluruh Desa Kebon Agung. Prosesi arak-arakan dangsil juga diiringi seluruh arca alias pratima Ida Batara di wilayah desa itu. Istilah di banjar setempat, prosesi seperti itu disebut Ida Batara ngelanglang buana. Krama percaya di mana dangsil serta pratima Ida Batara melintas di areal persawahan, di sana sawah akan subur nantinya dengan hasil melimpah. ‘’Yang tidak habis pikir, tanaman di sawah yang semula rebah karena terinjak pamundut dangsil dan pratima Ida Batara, keesokan harinya tidak ada bekas sama sekali. Bahkan sudah berdiri tegak seakan tidak ada sesuatu sebelumnya,’’ ujar seorang krama pamundut dangsil, Nengah Aryana. Jero Mangku Pica mengatakan, aci di Pura Penataran setempat digelar rutin tiap tiga tahun sekali. Hari baiknya pada purnama kalima. Pura Penataran merupakan pura utama di Desa Kertha Mandala, Abang ini. Di sebelahnya, ada Pura Subak Abian, Pura Puri Tengah dengan palinggih utama yang khas berupa candi. Di sebelah Pura Puri Tengah, ada Pura Subak Carik (bangket). Usai ngiring Ida Batara maider ngelanglang buana, Selasa (15/11), krama ngaturang dandanan disertai babi guling. l Budana Krama Banjar Kebon membuat dangsil untuk dihaturkan pada saat Aci Purnama Kalima di Pura Penataran Kebon Agung.
HIBURAN
Eva Celia
Buat Album Berbahasa Inggris Eva Celia resmi merilis “And So It Begins”, album debutnya yang berisi delapan lagu yang semuanya berbahasa Inggris. Putri pasangan musisi Indra Lesmana dan Sophia Latjuba itu mengatakan awalnya ingin menulis dalam bahasa Indonesia, namun dia merasa kemampuan sastra Indonesia kurang baik. “Waktu kecil saya sering sekali mendengarkan album mama sama ayah. Di situ liriknya banyak diambil dari puisi Mathias Muchus dan Mira Lesmana, pengennya nulis seperti itu tapi ternyata bahasa Indonesia tidak semudah itu,” kata Eva dalam temu media peluncuran “And So It Begins” di Jakarta, barubaru ini. “Saya merasa harus belajar sastra Indonesia, tapi pada saat bersamaan saya tidak mau menunda album ini,” sambung dia. Eva mengaku minder dan takut dalam menulis lirik. “Rasa takut itu tidak pernah hilang, tapi keinginan saya untuk menelurkan karya akhirnya jauh lebih besar dari ketakutan itu,” ujar dia.
48 28 November- 4 Desember 2016
Ditemani gitar, Eva kemudian menciptakan melodi untuk dijodohkan dengan lirik yang telah dia tulis. “Saya menulis lagu kadang berawal dari tema, kemudian membayangkan melodi di kepala, lalu buat progresinya,” kata Eva. “Dari dulu saya suka main piano atau gitar mencari progresi akord, di aitu saya baru mulai melodi. Tapi seringnya melodi dan lirik datang bersamaan,” sambung dia. Dalam album debut “And So It Begins”, tak hanya menggandeng musisi Tanah Air, Eva juga berkolaborasi dengan sejumlah musisi dari luar negeri di antaranya Justin Stanton dan Mark Letteri. “Itu sesuatu yang tidak pernah disangka juga. Ketika mereka datang di Java Jazz saya selalu datang di setiap show mereka. Saya kagum mereka anak muda yang sukses menjalani idealisme mereka sendiri,” ujar Eva. “Hanya melalui email, segampang itu (prosesnya) dengan dibantu teknologi, semua dilakukan secara online. Prosesnya simpel,” tambah dia. Kmb
Koes Plus
Gelar Konser Akhir Tahun
K
ous Plus, band legendaris Indonesia akan menggelar konser “Andaikan Koes Plus Datang Kembali” pada 9 Desember mendatang di Balai Sarbini, Jakarta Pusat. “Sudah lama sounding untuk membuat konser Koes Plus, tapi waktu dulu Om Yon masih sakit. Setelah ada lampu hijau, akhirnya kesampaian membuat acara di Jakarta,” kata Ari, CEO JR Production, dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini. Ari juga berencana menggelar konser yang sama di sejumlah kota di Indonesia pada tahun depan. “Ini sebagai awal, selanjutnya ada beberapa kota yang rencananya akan digelar pada Februari hingga Maret,” kata dia. Meski konser tersebut tidak menghadirkan Yok Koeswoyo, sang vokalis Yon Koeswoyo yang sempat dirawat di rumah sakit selama sebulan pada Juni hingga Juli lalu, mengaku sangat bersemangat dengan konser tersebut. “Saya kalau tidak menyanyi malah lemes di rumah. Setelah sakit saya Vokalis Koes Plus Yon Koeswoyo bersama promotor JR Production Ari (kiri) serta Iwan dan Ipul dari The Rain (kanan) menjelaskan persiapan konser “Andaikan Koes Plus Datang Kembali” dalam temu media di Jakarta, belum lama ini.
mulai bernyanyi satu dua lagu, mencoba bernyanyi sambil bawa gitar kuat atau enggak selama tiga bulan terakhir,” ujar Yon Koeswoyo. “Tuhan masih memberi petunjuk tetap hidup, untuk dapat menghibur masyarakat Indonesia. Ini show pertama di muka umum setelah sakit, mudah-mudahan mendapat sambutan yang bagus,” sambung dia. Dalam konser tersebut Koes Plus akan membawakan lebih dari 15 lagu hits di antaranya “Andaikan Kau Datang Kembali”, “Bis Sekolah”, “Buat Apa Susah” dan “Why Do You Love Me?”. Lagu-lagu tersebut akan dibawakan dengan aransemen asli. “Yang saya amati orang-orang ingin yang orisinil, karena aransemen lagu yang sudah melekat di hati mereka,” kata Yon. Selain penampilan Koes Plus, konser tersebut juga akan menampilkan The Rain yang akan menyanyikan beberapa lagu Koes Plus sebagai pembuka konser. “Koes Plus, menurut The Rain adalah grup band paling konsisten sepanjang masa. Bermain dengan the legend Koes Plus adalah salah satu impian terbesar The Rain,” ujar Ipul Bahri bassist The Rain. l kmb
Eva Celia dalam peluncuran album debutnya “And So It Begins” di Jakarta, belum lama ini.
28 November- 4 Desember 2016
49
PROPERTI
Konsumen Makin Selektif Tempuh KPR
L
esunya perekonomian berdampak pada daya beli pasar properti secara umum tak terkecuali pasar kredit pemilikan rumah (KPR). Praktisi bisnis properti, Adi Nugraha, belum lama ini, di Tabanan menyampaikan, dalam kondisi sekarang ini konsumen makin selektif menggunakan dana mereka untuk membeli produk properti. ‘’KPR yang kian ketat dengan suku bunga yang relatif tinggi. Konsumen mengharapkan berbagai kemudahan transaksi menggunakan KPR dengan risiko yang sekecil mungkin,’’ katanya. Lanjutnya, namun hal ini sulit diwujudkan bank, karena masing-masing bank punya kebijakan sendiri dalam menentukan aturan main terkait. ‘’Ketatnya persyaratan dan ketentuan KPR oleh bank memiliki tujuan mencegah risiko gagal bayar,’’ jelasnya. Sebelumnya, salah seorang pengembang, Titin Muslich menyampaikan, KPR selama ini solusi bagi konsumen memiliki rumah. Selain jangka waktu kredit panjang tentu saja persyaratan tetap harus ditaati. Konsumen yang fokus diyakini tak masalah dengan KPR. ‘’Namun, saat ini memang daya beli sedang lesu. Ini yang mempengaruhi penjualan produk properti terutama pasar KPR,’’ jelasnya. Data Bank Indonesia (BI) fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) tetap menjadi pilihan utama pembiayaan konsumen untuk semua tipe rumah. Untuk tipe rumah kecil
50 28 November- 4 Desember 2016
sampai dengan tipe 36, prosentase konsumen yang menggunakan fasilitas KPR mencapai 74,50 persen. Tipe rumah menengah (tipe >36 -70) 72,45 persen dan tipe rumah besar (Tipe > 70) mencapai 79,88 persen. Perkembangan penyaluran kredit perbankan untuk kepemilikan rumah tinggal untuk semua tipe rumah menunjukkan pertumbuhan yang melambat pada triwulan II 2016 dibanding triwulan sebelumnya. Pertumbuhan penyaluran KPR untuk tipe kecil di triwulan II 2016 tumbuh sebesar 5,53 persen (yoy), lebih rendah dibanding pertumbuhan triwulan sebelumnya yang sebesar 3,92 persen (yoy). Sementara itu, penyaluran KPR untuk rumah tipe menengah tumbuh sebesar 6,91 persen (yoy) di triwulan II-2016, jauh lebih rendah dibanding triwulan I-2016 yang sebesar 10,22 persen (yoy). Hal yang sama juga terjadi untuk tipe rumah besar yang juga menunjukkan perlambatan penyaluran KPR, tercermin dengan pertumbuhan sebesar 7,10 persen (yoy) di triwulan II-2016 lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 8,38 persen (yoy). Harga Tinggi Sementara di sisi lain, harga lahan di perkotaan makin menggila. Ini menyebabkan daya beli konsumen makin tertinggal. Bagi pengapling ini juga masalah karena modal investasi mereka sulit dan lambat diputar. Demikian diungkapkan salah seorang pe-
bisnis tanah kapling, Agustinus. Dikatakan, menjual tanah kapling di kota perlu bidikan pasar yang jelas. Itu juga harus didukung performa produk yang dijual, baik menyangkut lokasi, serta fasos - fasum yang tersedia. ‘’Logikanya konsumen takkan membeli lahan senilai Rp 500 juta ke atas per are hanya untuk tempat tinggal,’’ katanya. Lanjutnya, di pinggiran kota dengan uang sekian mereka sudah bisa membeli satu unit rumah. ‘’Kecuali spekulan yang memang telah punya pasar khusus dan dijamin siap beli,’’ jelasnya. Menurutnya, pasar menengah bawah potensial untuk pemasaran tanah kapling. Karena itu harga jualnya pun harus dipermak terjangkau sehingga cepat laku. Namun kenyataannya kini harga tanah kapling seakan menggila. Karena dinilai harganya tak wajar konsumen pun tak sudi membelinya. Pebisnis tanah kapling lainnya, Fransiskus menambahkan, tak sedikit tanah kapling akhirnya dibangun unit perumahan agar cepat laku. ‘’Ini akan menjadi strategi untuk. menggaet pasar menengah atas,’’ jelasnya. Tantangan lain, lanjutnya, adalah membuat rancangan desain perumahan yang menarik sehingga konsumen tertarik membelinya. Dia berharap kemudahan regulasi dan perizinan bisa mengurangi beban operasional pengapling sehingga harga produk juga bisa lebih terjangkau bagi konsumen. l Gunawan
163 |28 November - 4 Desember 2016
Ekspor Turun, Nelayan Menjerit
RP 20.000