162 |21 - 27 November 2016
Nasib Tenaga Kontrak RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI lQuo Vadis Uang Pungutan Sekolah 6 BALI SEPEKAN lJalan Subak Mertasari Nyaris Putus 7
LAPORAN UTAMA l Rekrutmen Tenaga Kontrak Terbentur PP 48 Tahun 2005, Ada Indikasi Balas Jasa 8 l Diisi Ribuan Tenaga Kontrak Jembrana Masih Kurang 740 Pegawai 9 l Gaji di Bawah UMK 10 l Di Tabanan, Meningkat Tiap tahun 11 POLITIK lDamai Berakhir Rusuh 16 lBersinergi Ungkap Jaringan Terorisme 17 KIPRAH REMAJA l Jaga Lingkungan
LENSA l Sampan 26
OLAHRAGA l Belajar dari Sang Juara 27 PENDIDIKAN l ”Rahina Mabasa” Bali
Media Penanaman Budi Pekerti 32
KESEHATAN l Air Kelapa Muda Banyak Manfaat 36 PARIWISATA l Genjot PAD, Kejar Naker Asing 38
SSJB Daur Ulang Sampah Plastik 18
MANCANEGARA l Dunia Pascakemenangan Trump 20 DAERAH l Air Danau Buyan Menyusut 22
TRADISI l Kesulitan Regenerasi Wayang Wong
Desa Ban Direkonstruksi 46
PROPERTI l Properti Murah Marak,
Konsumen harus Selektif 50 21 - 27 November 2016
3
DARI PEMBACA
“Kerauhan” atau Setengah Stres M
embaca Harian Bali Post tanggal 1 November 2016 di berita daerah Tabanan menyebutkan “Lagi, Siswa SMA 1 Pupuan Kerauhan”, maka kita sebagai orang tua atau pendidik perlu menyikapi bersama minimal mengurangi intensitas “kerauhan” anak-anak kita, khususnya yang sudah menginjak dewasa. Karena ini juga mengganggu kegiatan belajar-mengajar. Menurut tokoh-tokoh spiritual bukan saja di Bali, tetapi hampir di seluruh Indonesia konon ada “makhluk” astral (makhluk yang tidak dapat dilihat dengan mata fisik) memasuki jiwa anak-anak yang kerauhan/kesurupan. Betulkah demikian, bukankah dunia pendidikan mengedepankan logika yang rasional tanpa mengurangi kearipan lokal yang begitu diyakini secara turun temurun? Baiklah sebagai contoh, saya Pengurus Panti Asuhan Dharma Laksana di Mataram mengasuh anak-anak Hindu dari pelosok NTB bahkan ada dari Lampung sebanyak 40 orang dari jenjang pendidikan tingkat SMP dan SMA yang kebetulan yatim piatu, keadaan ekonomi serta kurangnya akses dari tempat tinggalnya ke sekolah. Khusus anak panti putri memang sering “kerauhan” pada malam hari, dengan segala cara kita lakukan baik secara spiritual dari berbagai agama sudah kita lakukan namun tidak membuahkan hasil. Maka naluri manusia yaitu jengkel sudah mulai muncul dengan pengurus serta pendidikan lain. Jalan pintas yang kami ambil minta tolong dari kepolisian saat anak-anak keadaan normal dikasi pengarahan dengan tegas oleh kepolisian dan guru-guru, bahwa: “Apabila nanti ada anak-anak yang kerauhan akan kami borgol bagi yang putra dan bagi anak-anak yang putri akan kami buka bajunya sekalian branya biar kelihatan ditonton sama yang lain”. Baru begitu komentar polisi dan guru-guru anak-anak sudah keder dengan komentar: aduh serem banget, saya nggak mau kesurupan lagi. Sudah setahun berlalu berkat “terapi yang mujarab” anak-anak di panti asuhan tidak ada lagi yang “berani” kesurupan alias kerauhan atau mungkin saja makhluk astral takut sama borgol polisi. Setelah kami pelajari bersama dengan para pendidik lainnya bahwa kerauhan/kesurupan ini adalah akibat guncangan phisikis antara angan-angan, harapannya tidak sesuai realita yang dihadapi sehingga menjadi setengah stres, untuk itu jangan “menyalahkan” makhluk astral gentayangan, selamat mencoba dengan tetap mengedepankan hak-hak atas anak serta norma-norma sebagai seorang pendidik. Wayan Melo Jl. Kapuas Raya No. 45, Tanjung Karang Permai, Mataram 83115
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
21 - 27 November 2016
4
Medsos dan Jeratan UU ITE Medsos (media sosial) menjadi gaya hidup di era teknologi ini. Cepatnya akses dan kayanya ragam pilihan menu dalam dunia ini membuat penggemar dan penikmat medsos terus meningkat. Namun, lemahnya pengawasan terhadap media sosial membuat penyalahgunaan medsos sering berdampak fatal. Tak hanya kriminalitas meningkat, transaksi seksual, provokatif dan hal-hal berbau SARA juga bertebaran lewat media sosial. Revisi atas Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang diharapkan menjadi alat kontrol, ternyata belum menjawab masalah dan dampak sosial budaya dari penggunaan media sosial. Desakan untuk melakukan pengawasan yang lebih serius terhadap penggunaan media sosial pun mulai bergulir. Menyikapi hal ini Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan pengawasan penggunaan media sosial. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 52,35 persen responden menyatakan mendukung adanya upaya-upaya yang lebih terukur dalam mengawasi penggunaan media sosial. Setidaknya, pengguna media sosial yang menyebarkan pesan kebencian, SARA, radikalisme, provokatif harus ditindak tegas. Penyegelan konten porno dan situs-situs radikal yang selama ini dilakukan pemerintah perlu dioptimalkan. Responden juga berharap agar penyempurnaan UU ITE terus dilakukan agar teknologi informasi tidak menjadi bencana bagi hubungan kekeraba-
tan dan mengancam nasionalisme. Di lain pihak, 42,32 persen responden mengaku pengawasan memang perlu dilakukan namun tak setuju dilakukan secara sepihak hanya oleh pemerintah. Kontrol secara khusus belum mendesak dilakukan. Masalahanya, Negara ini lewat DPR baru saja merampungkan Revisi UU ITE dan ditetapkan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat hari ini, Kamis, 27 Oktober 2016. Responden berharap penerapan UU ini dulu dioptimalkan. Versi responden aturan dan pengawasan tak menjamin tidak terjadinya penyalahgunaan media sosial. Bahkan, jika terlalu diawasi, maka pemerintah terkesan membatasi dan membungkam sikap kritis masyarakat. Terlebih, pembahasan aturan dan sistem pengawasan tak pernah mengakomodir aspirasi masyarakat. Yang perlu dikembangkan saat ini adalah budaya arif dan bijak mengunakan teknologi komunikasi. Pemerintah harus hadir di sini. Setidaknya harus ada upaya-upaya penyadaran kepada publik agar media sosial dikelola dengan kearifan dan etika demi tetap kokohnya nasionalisme dan toleransi. Responden menilai makin banyak aturan yang arahnya hanya membatasi hak-hak publik justru akan mencederai kebebasan dalam alam demokrasi. Sementara itu, 5,33 persen responden mengatakan belum bisa bersikap terkait pengeloaan dan pengawasan media social. Kelompok responden ini umumnya berharap ada ruang pemahaman yang didasari
etika dan kesadaran . Penyalahgunaan media sosial sepanjang tak menimbulkan efek sosial dan ekonomi yang dahsyat tentu bisa diklarifikasi dengan segera. Intinya, tak hanya pengguna media sosial yang harus beretika, penguasa juga harus arif dan bijak menykapi keluhan dalam media madia sosial. l Dira Arsana
21 - 27 November 2016
5
5
opini
Quo Vadis Uang Pungutan Sekolah
M
emajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan didirikannya negara Indonesia. Untuk itu, konstitusi menjamin bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi oleh pemerintah, baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat. Untuk percepatan tercapainya kewajiban tersebut, Pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan pengalihan pengelolaan SMA dan SMK dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi .Keputusan tersebut rencananya akan dilaksanakan mulai 1 Januari 2017.Menyambut aturan tersebut, Bupati/Walikota se Bali Selasa 27 September 2016 sudah melakukan penandatanganan berita acara serah terima personil, sarana prasana, pendanaan dan dokumen kepada Gubernur Bali. Pengalihan wewenang pengelolaan sekolah menengah dari Kabupaten/Kota ke Provinsi merupakan momentum yang baik untuk memulai transparansi dan akuntabilitas keuangan SMA dan SMK. Pada masa sebelumnya, pendanaan SMA/SMK bersumber dari beberapa pihak yaitu Pemerintah Pusat melalui dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), Pemerintah Kabupaten/ Kota berupa dana APBD dan sumber lain yang sah. Pengelolaan dana BOS dan dana APBD selama ini relatif cukup baik, karena instrumen peraturan perundang-undangan yang menjadi panduan dalam mengelola dana tersebut telah diterbitkan. Namun untuk pengelolaan dana dari sumber lain yang sah ini, sangat sedikit ketentuan yang mengatur tata kelolanya, sehingga dana ini cenderung tidak jelas standar transparansi dan akuntabilitasnya. Dana dari sumber lain yang sah biasanya berupa sumbangan dari komite sekolah (Dana Komite). Dana komite sekolah tersebut bersumber dari sumbangan dari orang tua siswa di sekolah tersebut. Pengumpulan dana komite sekolah bertujuan untuk menutupi kekurangan pendanaan satuan pendidikan dalam memenuhi standar nasional pendidikan. Karena sampai saat ini dana yang dialokasikan oleh pemerintah belum cukup
6
Oleh Gede Nova Wijaya dan Khibran Muhammad
untuk memenuhi standar yang ditetapkan. Permasalahan yang muncul adalah, berapa besar seharusnya sumbangan yang diberikan oleh orang tua siswa untuk mencapai standar pendidikan yang diinginkan. Contohnya, sumbangan orang tua siswa SMA/SMK Negeri di Kota Denpasarcenderung lebih besar daripada di kabupaten lain di Bali. Hal ini akan menimbulkan pertanyaan, apakah standar pendidikan masing-masing sekolah itu berbeda. Selain itu terdapat permasalahan transparansi pengelolaan dana komite sekolah, karena sekolah tidak membuat laporan keuangan yang mencakup seluruh sumber pendanaan yang diterima. Melalui PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, pemerintah memberikan lampau hijau atas sumber pendanaan selain dari pemerintah. Dalam Permendikbud Nomor 80 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggunjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah disebutkan bahwa program BOS SMA dan SMK bertujuan untuk membantu biaya operasional sekolah non-personalia. Jangkauan dana BOS SMA/ SMK ini sangat berbeda dengan BOS SDSMP yang bertujuan untuk membebaskan pungutan bagi seluruh peserta didik SD/ SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SD-SMP Satap/SMPT negeri terhadap biaya operasi satuan pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa memang masih diperlukan adanya sumber pendanaan lain untuk mencapai standar pendidikan SMA/SMK yang sesuai standar pendidikan nasional. Di sinilah peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan sangatlah penting. Komite sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tukang stempel atas kebijakan yang ditetapkan sekolah, terutama mengenai uang pungutansekolah.Seyogyanya komite sekolah berfungsi untuk memberikan pertimbangan serta pengawasan atas pengelolaan pendidikandi sekolah.Susunan anggota Komite Sekolah juga harus sesuai dengan PP 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, dimana kompisisinya terdiri atas orang tua/ wali peserta didik, tokoh masyarakat dan pakar pendidikan yang relevan.
Mau Dibawa ke Mana? Peraturan perundang-undangan memang memperbolehkan adanya sumber pendanaan lain untuk pelaksanaan pendidikan SMA/SMK. Akan tetapi pengelolaan dana tersebut harus bertujuan untuk peningkatan mutu pelayanan pendidikan sehingga kecerdasan kehidupan bangsa sebagaimana dijamin konstitusi dapat segeradicapai.Untuk itu terdapatbeberapa hal yang harus dilakukan stakeholder pendidikan di Provinsi, di antaranya adalah; Pertama, pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi harus mengambil peran sebagai regulator, karena selama ini belum ada ketentuan yang jelas yang mengatur mengenai sumber pendanaan yang tidak berasal dari pemerintah (dana komite sekolah). Dinas Pendidikan Provinsi diharapkan dapat menyusun mekanisme yang mengatur ketentuan penatausahaan dana komite sekolah. Mekanisme tersebut tentunya harus memperhatikan kebutuhan dana pendidikan, standar pendidikan dan ketersediaan pendanaan dari pemerintah. Ketiadaan mekanisme yang jelas dapat mengakibatkan pemerintah provinsi tidak memperoleh informasi yang utuh tentang dana pendidikan di luar sumber dana pemerintah di Sekolah. Tidak adanya informasi yang utuh atas pendanaan pendidikan akan mengakibatkan kebijakan yang akandiambil oleh pemerintah provinsi menjadi tidak tepat. Selain itu, tidak adanya ketentuan yang jelas mengenai dana komite sekolah akan mengakibatkan adanya perbedaan standar pendidikan di tiap sekolah dan terbukanya peluang penyalahgunaan pengelolaandana komite sekolah. Kedua, Sekolah sebagai pihak yang mengelola dana pendidikan harus memperhatikan aturan-aturan yang berlaku. Kepala sekolah dan komite sekolahharus mempedomani ketentuan tentang mekanisme penatausahaan sumberdana di luar dana pemerintah. PP 48 2008 mengamanatkan dana pendidikan dikelola berdasarkanprinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Penulis Auditor BPK Perwakilan Provinsi Bali
21 - 27 November 2016
6
BALI SEPEKAN
Tim Gabungan Patroli Malam INSTRUKSI Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra untuk membentuk tim reaksi cepat di masing-masing desa/lurah dalam mengantisipasi ulah geng motor, mendapat respons positif. Sebagai langkah awal upaya untuk melakukan pemantauan geng motor di lapangan, tim gabungan Pemkot Denpasar, Sabtu (6/11) malam melakukan patroli. Kegiatan ini menyasar tempat-tempat yang diduga sering menjadi lokasi kumpul-kumpul anak muda dan geng motor. Alhasil, tiga remaja diduga anggota geng motor diamankan di wilayah Pemogan, Denpasar Selatan. Kepala Satuan Pol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana yang ditemui di selasela patroli mengatakan, para remaja yang diamankan tersebut diberikan pembinaan dan selanjutnya diserahkan kepada orangtuanya. Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Kepolisian, TNI, aparat desa/ lurah, Linmas, pecalang, ormas serta komponen masyarakat dan pihak terkait lainnya, melaksanakan patroli serentak di desa/kelurahan se-Kota Denpasar. Pada patroli tersebut, di wilayah Subak Pakel Desa Ubung Kaja, tim mengamankan tujuh remaja yang terdiri dari 5 perempuan dan 2 laki-laki yang diduga akan menggelar pesta miras (minuman keras). Di Desa Pemogan, Denpasar Selatan, 3 remaja tanggung yang diduga anggota geng motor diamankan oleh Bankamdes setempat. l Asmara
MBP/olo
Sejumlah warga menunjukkan jalan Subak Mertasari yang berada di pinggir alur sungai Ijogading yang jebol dan nyaris putus.
Jalan Subak Mertasari Nyaris Putus WARGA di Lingkungan Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana beberapa tahun terakhir dihantui kekhawatiran. Sebab, di wilayah ini kerap terjadi banjir karena dampak luapan sungai Ijogading. Tanah warga perlahan lenyap akibat erosi. Bahkan, bencana banjir yang terjadi akhir pekan lalu menyebabkan jalan Subak Mertasari nyaris putus. “Setiap air sungai meluap terjadi banjir. Banjir itu merendam hampir lima hektar sawah di sini. Termasuk rumah-rumah warga,” ujar Gede Weken
(52), salah satu warga, Rabu (9/11). Puncaknya pada Sabtu malam lalu, air meluap hingga menggenangi rumah warga setinggi betis. Akibat kejadian itu, tanggul jalan subak jebol dan menyebabkan jalan nyaris putus. Jalan tersebut merupakan akses para petani membawa hasil panen mereka. Tetapi, kini jalan tanah tersebut tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Yang paling dikhawatirkan, lahan produktif mereka ikut lenyap karena erosi itu. l Surya Darma
Pohon Tumbang, Arus Lalin Terganggu BENCANA pohon tumbang kembali terjadi di Kabupaten Gianyar, Senin (7/11). Kali ini, bencana tersebut terjadi di Banjar Tatag Desa Taro Kecamatan Tegallalang. Pohon canging yang tumbang melintang di badan jalan hingga mengganggu arus lalu lintas (lalin). Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini. Informasi yang dihimpun, pohon tumbang di Banjar Tatag ini terjadi pukul 13.45 wita. Pohon canging tersebut
tumbang setelah diterpa angin kencang. ‘’Dari laporan ini kami sudah mengerahkan satu unit mobil pick up dengan alat dan personel lengkap untuk terjun ke lokasi melakukan evakuasi,’’ ucap Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. Dikatakannya, arus lalin sempat terganggu cukup lama akibat batang pohon menutupi jalan. Petugas pun langsung melakukan evakuasi pohon tersebut. ‘’Meski pohon
tumbang membentang jalan, untungnya tidak ada korban jiwa dari bencana ini,’’ ungkapnya. Meski demikian, Oka Digjaya kembali mengimbau agar warga waspada di tengah cuaca yang tidak menentu. Terlebih dalam beberapa hari terakhir sudah turun hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang. l Manik Astajaya 21 - 27 November 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Rekrutmen Tenaga Kontrak
Terbentur PP 48 Tahun 2005, Ada Indikasi Balas Jasa
M
enjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), saat ini masih menjadi harapan mayoritas pencari kerja, hampir semua lulusan mulai tingkat SMP, SMA bahkan sarjana. Maklum, sampai saat ini di masyarakat masih ada stigma dengan bekerja sebagai PNS akan menjamin kelangsungan karier maupun hari tua. Berbagai cara pun dilakukan agar bisa bergabung di instansi pemerintahan. Salah satunya dengan mengabdi menjadi pegawai kontrak/honorer. Hal tersebut digadang-gadang untuk menutupi kekurangan pegawai. Meski cuma pegawai kontrak dengan gaji ala kadarnya, segala cara bahkan dengan menghalalkan segala cara dilakukan agar bisa diterima sebagai pegawai kontrak. Mulai titip-menitip oknum pejabat sebagai balas jasa sampai suap-menyuap dan tombok-menombok pun kerap mewarnai perekrutan pegawai kontrak ini. Maka, tak jarang mencuat kasus hukum terkait rekrutmen tenaga kontrak ini karena tidak sesuai dengan apa yang pernah dijanjikan dan diharapkan. Keberadaan pegawai kontrak atau sejenis tenaga honor di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan bagian di lingkungan Pemkot Denpasar, misalnya, cukuplah banyak. Bahkan, dalam setahun terakhir ini rekrutmen pegawai seperti ini masih tetap berlangsung. Padahal sesuai dengan PP No 48 tahun 2005, pemerintah tidak diperkenankan lagi untuk mengangkat pegawai honor atau sejenisnya. Anggota DPRD Denpasar I Made Sukarmana, S.H. didampingi I.B.Ketut Kiana,S.H. mengakui, tenaga kontrak di lingkungan Pemkot Denpasar cukup banyak. Bahkan, kedua wakil rakyat ini melihat ada indikasi balas jasa oleh oknum tertentu dalam rekrutmen tenaga kontrak ini karena tidak pernah dilakukan secara terbuka. “Saya melihat ada indikasi balas jasa,” katanya.
8
Fenomena rekrutmen tenaga kontrak ini juga sempat mengemuka dalam rapat kerja antara Komisi I DPRD Denapasar dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan Badan Pusat Statistik BPS) Denpasar, beberapa waktu lalu. Saat itu mengemuka legalitas pegawai kontrak yang direkrut setelah tahun 2005. Karena sesuai PP 48/2005, pemerintah tidak diperkenankan lagi merekrut pegawai seperti itu. Namun faktanya, setiap saat selalu ada pegawai baru yang masuk. “Bila seperti ini kondisinya, apakah mereka legal atau ilegal,” tanya Sukarmana. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) per 27 Januari 2016 telah mengeluarkan surat dengan No. B/501/M.PAN.RB/01/2016 tentang sanggahan atas informasi rekrutmen CPNS pada 2016 ini. Menpan RB dalam surat tersebut menyatakan, pemerintah pada 2016 ini belum menjadwalkan ulang penerimaan CPNS. Terlebih, sejak 2014 lalu pemerintah dalam merekrut CPNS telah menggunakan sistem CAT (computer assisted test). Artinya, setiap orang yang berminat menjadi CPNS harus melalui tes.
Bangli Gunakan PTT Hal berbeda dilakukan Pemkab Bangli. Pemkab bangle tidak lagi merekrut tenaga kontrak, karena adanya larangan dari pemerintah pusat yang tertuang dalam PP 48 tahun 2005. Pemenuhan kekurangan tenaga dilakukan melalui pengadaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang seleksinya terakhir kali pada 2005. Kepala (BKD Bangli, Ni Putu Koesalireni mengatakan, berdasarkan data terakhir, jumlah PTT yang ada di bumi Bhukti Mukti Bhakti mencapai 1.656 orang. Jumlah ini tersebar di seluruh SKPD. Proses perekrutannya melalui seleksi layaknya CPNS. “Itu terakhir ada seleksi pada 2005 lalu. Setelah
MBP/dok
Anggota DPRD Denpasar I Made Sukarmana
itu, tidak ada lagi. Kontrak juga tidak ada,” tegasnya. PTT itu, kata dia, berbasis pengabdian. Statusnya yang demikian, menyebabkan gajinya tidak terlalu besar, yakni masih di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Meskipun demikian, pemerintah daerah menjanjikan untuk memperjuangkan supaya diangkat menjadi PNS oleh pemerintah pusat. Selain PTT, Pemkab Bangli juga menyiasati kekurangan tenaga pendidik melalui perekrutan Guru Tidak Tetap (GTT). Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, I Nyoman Sedana menyampaikan, sejak dimulai perekrutan pada 2005 sampai 2015, jumlah GTT mencapai 844 orang. “Ini melalui proses seleksi, salah satunya tes pengetahuan umum,” teragnya. Gaji yang diterima GTT masih dibawah UMR, yakni hanya Rp 900.000 per bulan. l Asmara Putra/ Sosiawan
21 - 27 November 2016
8
MBP/dok
Bisa diterima sebagai PNS masih menjadi harapan sebagian besar angkatan kerja. Demi harapan tersebut, mereka pun rela menjadi tenaga kontrak bahkan dengan gaji di bawah UMK .
Diisi Ribuan Tenaga Kontrak
Jembrana Masih Kurang 740 Pegawai TAHUN ini Kabupaten Jembrana masih kekurangan 740 pegawai. Kekurangan tersebut sejatinya sudah disuplai dengan pegawai non-PNS (kontrak). Akan tetapi, berdasarkan analisa beban kerja, jumlah pegawai dirasa masih kurang. Rincian kekurangan pegawai PNS di Jembrana, di antaranya tenaga guru 54 orang, kesehatan 188 orang dan tenaga teknis lainnya 498 orang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jembrana, I Made Budiasa, mengatakan berdasarkan Analisa Jabatan dan Analisa Beban Kerja tahun 2016, Kabupaten Jembrana membutuhkan 7.182 orang pegawai. Sementara jumlah PNS sampai akhir bulan Mei 2016, baru 4.360 orang sehingga masih kekurangan 2.822 orang PNS. Dari kekurangan itu, untuk kelancaran pelayanan, direkrut tenaga kontrak sebanyak 2.102 orang. Terdiri dari tenaga
guru non-PNS 620 orang, tenaga kesehatan non-PNS 257 orang dan tenaga teknis lainnya non-PNS sebanyak 1.225 orang. Tenaga tersebut di antaranya merupakan tenaga kontrak lepas yang setiap tahun diperbarui kontraknya. Dalam rekrutmen, dilakukan berdasarkan kebutuhan SKPD yang membutuhkan. Termasuk, kebutuhan tenaga kontrak guru di sekolah-sekolah. Di SMA dan SMK, terdapat ratusan tenaga kontrak baik tenaga pengajar maupun tata usaha (TU). Adanya pengambil lahan pengelolaan SMA/SMK ke provinsi membuat tenaga kontrak yang ada di SMA/SMK juga was-was akan nasib mereka. Muncul desas-desus, bahwa status kontrak mereka tidak akan dilanjutkan Pemprov Bali. Kegusaran para tenaga kontrak SMA/SMK ini juga diakui Wakil Bupati (Wabup) Jembrana, Made Kembang Hartawan.
Menurut Wabup, banyak tenaga kontrak yang menanyakan nasib mereka langsung kepadanya saat berkunjung ke sekolahsekolah. Wabup Kembang didampingi Kadis Dikporaparbud Jembrana I Nengah Alit mengatakan, dari hasil koordinasi dan bertemu langsung dengan Kepala Disdikpora Bali, TIA Kusuma Wardhani, dipastikan terkait nasib seluruh tenaga kontrak SMA/ SMK di Jembrana diakomodir Pemprov Bali. Menurutnya, Pemprov memastikan tetap mengakomodir seluruh tenaga kontrak SMA/SMK itu. Tetapi, untuk sistem penggajian berbeda. Khusus tenaga kontrak dibayar sesuai jam mengajar. Selain itu, para tenaga kontrak teknis lainnya mengikuti pola rekrutmen tahunan. Artinya, setiap tahun mereka membuat lamaran dan akan diperbarui. Surya Dharma 21 - 27 November 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
Gaji di Bawah UMK
H
arapan besar nantinya bisa diangkat menjadi PNS, membuat pegawai kontrak seperti tidak begitu mempedulikan gaji mereka yang terima tiap bulan. Dalih yang dipakai untuk menghibur diri, menjadi pegawai kontrak sebagai tenaga pengabdian. Seperti di Karangasem, jumlah pegawai kontraknya sekitar 3.000 orang. Sampai kini, gaji mereka masih di bawah upah minimum kabupaten (UMK) Karangasem Rp 1,7 juta. Gaji pegawai kontrak di Bumi Lahar hanya berkisar Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribu per bulan. Terkait jumlah pegawai kontrak di jajaran SKPD Pemkab Karangasem mencapai 3.000 orang lebih, Kepala BKD Karangasem Drs. Nyoman Tari mengatakan pihaknya tak tahu pasti. Soalnya, catatan pegawai kontrak atau pun pengabdi itu ada di masing-masing SKPD. Soal gaji pegawai kontrak yang di bawah UMK itu, memang sering dikeluhkan. Keluhan dan aspirasi untuk menaikkan gaji pegawai kontrak itu diserap DPRD Karangasem Nyoman Musna Antara serta Gede Dana. Pada sidang beberapa pekan lalu di DPRD Karangasem, Musna Antara asal Penginyahan, Kubu, Karangasem itu meminta Bupati Karangasem membuat kebijakan menaikkan gaji pegawai kontrak itu. ‘’Dalam sidang membahas APBD-P 2016, banyak aspirasi dari Dewan agar gaji pegawai kontrak itu dinaikkan. Sekda dan Bupati Karangasem akhirnya menyepakati akan ada kenaikan. Namun tak bisa pada APBD tahun ini, melainkan mulai tahun depan. Artinya, sudah ada kesepakatan bahwa gaji pegawai kontrak akan dinaikkan tahun depan. Kami harapkan para pegawai kontrak baik di jajaran SKPD sampai ke guru kontrak SD dan SMP agar bersabar dulu, sampai pengesahan APBD 2017,’’ papar Musna. Tujuannya, guna menghargai para pegawai kontrak yang jumlahnya ribuan itu. Soalnya, mereka ada yang ke tempat kerjanya jauh, perlu transport. Kalau hanya gaji Rp 800 ribu dipotong pajak Rp 50 ribu, tinggal Rp 750
10
MBP/dok
MBP/dok
Gede Dana
Bupati Mas Sumatri
ribu. Sisa gaji sebesar itu hanya cukup untuk transport pulang pergi ke kantor. Belum makan, apalagi yang sudah berumah tangga memiliki suami/istri dan anak. ‘’Rasanya kurang manusiawi, menggaji pegawai kontrak di bawah UMK. Padahal, UMK itu ditetapkan Bupati Karangasem berdasarkan Perbup Bupati. Jangan sampai pemerintah memberi contoh, melanggar ketentuan UMK yang ditetapkannya,’’ kata Musna Antara. Menurut Musna, memang tak perlu serta merta menaikkan gaji pegawai kontrak itu sesuai UMK menjadi Rp 1,7 juta. Tentunya, bisa bertahap. Yang penting, ada penghargaan dari pihak Pemkab terhadap pegawai kontrak itu. ‘’Naikkan Rp 200 ribu menjadi Rp 1 juta sudah lumayan, ada niat memperhatikan pegawai kontrak itu,’’ katanya. Hal sama disampaikan Gede Dana, kinerja pegawai kontrak itu juga banyak yang bagus. Bahkan, ada pegawai
kontrak yang menjadi andalan atasannya mengerjakan pekerjaan teknis, seperti IT. ‘’Selama ini dari informasi kalangan pimpinan SKPD itu, tenaga kontrak diperlukan membantu staf. Soalnya, staf juga kian berkurang karena banyak yang pensiun atau menjelang pensiun, sementara sudah lama tak ada pengangkatan aparatur sipil negara (ASN) yang baru,’’ kata mantan Ketua DPRD Karangasem itu. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menyampaikan, pihaknya akan memperhatikan para pegawai kontrak itu. Mulai tahun 2017, gajinya bakal dinaikkan. Namun berapa kenaikannya, nantinya akan dikaji dengan melihat kemampuan APBD. ‘’Soal apakah akan menerima pegawai kontrak lagi, tentunya melihat keperluan di SKPD atau nanti menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) tahun 2017,’’ tandasnya. l Budana
21 - 27 November 2016
10
Di Tabanan, Meningkat Tiap tahun JUMLAH pegawai kontrak di lingkungan Pemkab Tabanan setiap tahunnya cenderung mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang diperoleh di BKD Tabanan, tahun 2011 tercatat 339 orang tenaga kontrak yang ada di SKPD Tabanan. Tahun 2012, mengalami peningkatan yang cukup drastis menjadi 1.213 orang. Tahun 2013, naik menjadi 1.871 orang tenaga kontrak, dan kembali meningkat tahun 2014 menjadi 2.248 tenaga kontrak. Jumlah ini kembali naik tahun 2015 menjadi 2.796 tenaga kontrak, dan terakhir tahun 2016 naik menjadi 3.358 orang. Dari data tersebut, tercatat lima instansi dengan jumlah tenaga kontrak terbanyak. Di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga tercatat 1.592 orang, disusul Dinas Kesehatan 386 orang, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi 133 orang, bagian Umum Setda 131 orang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah 111 orang. Kepala BKD Tabanan, Made Yasa mengatakan, tenaga kontrak selama ini sangat membantu dalam mengisi pekerjaan yang kosong seperti posisi guru dan tenaga kesehatan. Apalagi, tenaga guru di Tabanan masih sangat kurang khususnya guru SD. Di satu sisi, formasi CPNS hampir tidak ada untuk posisi tersebut. “Pendidikan harus terus jalan. Sementara di satu sisi, jumlah guru yang pensiun selalu bertambah. Ini yang membuat SKPD terkait memfungsikan tenaga kontrak dan guru abdi,” ujarnya. Untuk perekrutan tenaga kontrak tersebut, tentu saja harus disesuaikan dengan keperluan posisi jabatan yang kosong dan kesiapan anggaran di SKPD terkait untuk membayar gaji. “Rata-rata tenaga kontrak dibayar Rp 1,1 juta per bulan. Namun ada juga yang dibayar lebih, tergantung beban kerja dan kemampuan anggaran SKPD terkait selaku pengguna tenaga kontrak. Misalnya, petugas kesehatan, dokter dan petugas pemadam kebakaran,” jelasnya. Adanya perbedaan gaji bagi para tenaga kontrak, dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Tabanan, dr. Suratmika. Dikatakannya, jika pegawai administrasi kontrak dibayar sesuai dengan UMK Rp 1,1 juta, tapi untuk bidan dan perawat mendapatkan gaji Rp 1,4 juta per bulan
dan dokter daerah biasa sebesar Rp 2,5 juta. “Untuk dokter yang bertugas di Pupuan, Baturiti dan Selemadeg Barat memang diberi lebih karena mereka bertugas di daerah terpencil. Cari dokter yang mau tugas di sana susah,” ucapnya. Sementara itu, Dinas Pendidikan yang mendominasi tingginya jumlah tenaga kontrak, dalam satu bulan mengeluarkan anggaran lebih dari Rp 1 miliar. Kebanyakan para tenaga kontrak di instansi pendidikan ini adalah guru SD dan pegawai. “Tabanan masih kekurangan guru, dan untuk mengisi kekosongan tersebut kami rekrut tenaga kontrak dan dibantu oleh guru abdi yang direkrut oleh komite sekolah. Guru abdi ini justru hanya digaji sesuai anggaran kemampuan sekolah, ada yang hanya dibayar Rp 100 – 200 ribu sebulan,” ucapnya. Terkait rencana pengelolaan dan tanggung jawab administrasi tenaga kontrak ke masing-masing SKPD, Kepala BKD Made Yasa mengatakan, upaya ini dianggap akan lebih efektif karena kebutuhan dan anggaran yang ada hanya diketahui oleh para SKPD. “Kami sifatnya hanya tembusan dari data SKPD, nantinya untuk perekrutan dan perpanjangan kontrak ada di masing-masing SKPD, ”jelasnya. Tidak hanya itu saja, ke depan untuk perekrutan tenaga kontrak juga akan melewati sistem penjaringan layaknya perekrutan PNS. “Para pelamar akan mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT), dengan harapan akan didapat tenaga kontrak sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang diperlukan, ”ujarnya. Disinggung apakah dalam proses seleksi tenaga kontrak selama ini ada indikasi jual beli posisi pekerjaan, Made Yasa mengatakan, dirinya tidak tahu akan hal itu. Yang jelas, selama ini ia tidak mengetahui yang mana saja orang-orang yang termasuk tenaga kontrak. “Saya tidak tahu yang mana saja, tapi dengan adanya kebijakan penggunaan seragam atas putih bawah hitam bagi para tenaga kerja kontrak, tentunya akan lebih terlihat mana yang pegawai tetap mana yang tenaga kontrak,” pungkasnya.
MBP/dok
Kepala BKD Tabanan Made Yasa
Pegawai Kontrak di Kabupaten Tabanan Tahun Jumlah 2011 339 orang 2012 1.213 orang 2013 1.871 orang 2014 2.248 orang 2015 2.796 orang 2016 3.358 orang sumber: BKD Tabanan
Lima Instansi dengan Jumlah Tenaga Kontrak Terbanyak Nama SKPD Jumlah Tenaga Kontrak
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga 1.592 orang Dinas Kesehatan 386 orang Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi 133 orang Bagian Umum Setda 131 orang Badan Penanggulangan Bencana Daerah 111 orang
l Dewi Puspa 21 - 27 November 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist MBP/ist
UNDIKSHA - Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. berkomitmen meningkatkan internasionalisasi Undiksha dengan menggandeng International Centre for English Excellence (ICEE), sebuah lembaga Pelatihan Bahasa Inggris yang berpusat di Amerika (USA). Kerja sama dengan ICEE ini yang difasilitasi Prof. Yohannes Sardjono dari Badan Teknologi Nuklir Nasional (BATAN), dilaksanakan dalam upaya peningkatan kemampuan berbahasa Inggris dosen dan mahasiswa Undiksha. SD SARASWATI - Dengan persiapan yang matang, Marching Band (MB) Ganeca SD Saraswati 5 Denpasar kembali mengikuti Grand Prix Junior Band (GPJB) XV. Lomba akan digelar di POPKI Cibubur, Jakarta. Untuk memantapkan persiapan menuju GPJB, MB Ganeca SD Saraswati 5 Denpasar melakukan geladi bersih sekaligus dilepas Wagub Bali diwakili Sekdis Disidkpora Bali Wayan Serinah didampingi Plh. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. dan Dewa Sukanada, Sabtu (5/11).
KNSP - Paradigma membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan berkualitas dan siap memenuhi tuntutan dunia pendidikan. Gelaran Final Kompetisi Nasional Smart Primagama (KNSP) 2016 yang bersifat online sebagai salah satu bukti bahwa Primagama juga siap menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer. Kompetisi rutin tahunan ini diikuti siswa SD/MI dan SMP/ MTs dari seluruh Indonesia.
MBP/ist
BUPATI TABANAN - Sejumlah prestasi tingkat nasional telah diukir Kabupaten Tabanan di bawah pimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti. Kini, sebuah prestasi datang bukan melalui penghargaan, piagam atau lewat ajang perlombaan. Prestasi ini hadir berkat kerukunan antarumat beragama yang dijalankan dan diperlihatkan dengan begitu harmonis di Tabanan.
12
21 - 27 November 2016
PNB - Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bali (PNB) bekerja sama dengan American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers (ASHRAE) menggelar seminar nasional, Rabu (9/11). Bertempat di Gedung Widya Padma, seminar ini bertujuan untuk mendesiminasikan hasilhasil penelitian dan mentransfer ilmu pengetahuan serta informasi. MBP/ist
MBP/ist
NDF - NUSA Dua Fiesta (NDF) 2016, kembali akan digelar di kawasan wisata Nusa Dua pada 12-20 November mendatang. Event tahunan ini akan berlangsung selama sepekan penuh sebagai ajang penampilan atraksi seni budaya, kuliner, olahraga dan hiburan. Ketua Umum NDF ke-20, Ngurah Wirawan, Kamis (3/11) mengatakan, NDF ini mengambil tema ‘’Bring The World To Bali’’.
MADE URIP - Komitmen untuk menjaga kedaulatan dan ketahanan pangan di Bali kembali diwujudkan dengan menyerahkan bantuan di sektor pertanian kepada para kelompok tani di Kabupaten Bangli secara simbolis oleh Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., di Banjar Yeh Mapeh, Kintamani, Bangli, Minggu (6/11). Penyerahan bantuan alat pertanian dan bibit pohon senilai total Rp 1,355 miliar tersebut disaksikan Jro Gede Batur Alitan dan sejumlah pejabat lainnya.
KOTA TABANAN - Momen peringatan HUT ke-523 Kota Tabanan tahun ini berbeda dibandingan tahun sebelumnya, karena Pemkab Tabanan menggandeng Yayasan Siwa Murti menggelar acara sosial berbalut spiritual, yakni matatah massal dan pawintenan Saraswati yang diselenggarakan secara gratis. 21 - 27 November 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
XL - Menginisiasi program 1.000 Sekolah Broadband, XL melakukan CSR pemberian fasilitas Mobile Broadband (MBB) kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan. Pada Selasa (8/11), XL melakukan penyerahan fasilitas MBB itu kepada SMK Pariwisata Dalung. Menurut GM Sales Operation Bali Nusra XL Hiasinta H. Paembonan, MBB merupakan salah satu solusi terbaik bagi masyarakat Indonesia agar bisa mengadopsi dan memanfaatkan layanan internet cepat.
MBP/ist
BROS - Bali Royal Hospital (BROS) bekerja sama dengan Beacon Hospital dan Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) kembali mengadakan seminar kesehatan, harapan baru penyembuhan berbagai penyakit pada Sabtu (5/11) di Imperium Hall BROS, Jalan Letda Tantular No.6, Denpasar. Seminar dengan tema “Share Your Love, Spread Your Hope” itu dimoderatori oleh Dr.dr. RA Tuty Kuswardhani Suastika, Sp.PD-KGer, FINASIM, M.Kes.
MBP/ist
PPS UNWAR - Program Studi (Prodi) Magister Kenotaritan (MKn) Pascasarjana Universitas Waramdewa (PPS Unwar) terus memberi penguatan bidang akdemik bagi mahasiswa. Sabtu (5/11), Prodi MKn Unwar menggelar stadium general menghadirkan Prof. Dr. Moch. Isnaeni, S.H., M.S. dari Unair. Saat itu, Moch. Isnaeni memaparkan ‘’Implikasi Penuangan Kontrak sebagai Bingkai Bisnis ke dalam Akta Notariil’’.
14 21 - 27 November 2016
PURI BUNDA - Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Bunda menggelar Seminar Ilmiah serangkaian HUT XIII di Quest Hotel, Sabtu (5/11). Seminar ilmiah membahas materi “Nutrisi pada Bayi Prematur dan Permasalahannya”, serta “Deteksi Dini Penyakit Jantung pada Bayi Baru Lahir”.
MBP/ist
MBP/ist
MBP/ist
LESTARI GROUP – Lestari Group sebagai salah satu perusahaan lokal Bali di tahun ini (2016) memulai ambisinya untuk hadir di pentas nasional. Ambisi ini memang sejalan dengan visinya yaitu hadir secara nasional (National Presence) dan nantinya menjadi juara di masing-masing regional (Local Champions).
MBP/ist
PT ISUZU – PT Isuzu Astra Motor Indonesia secara resmi memperkenalkan Isuzu ELF 6 ban generasi baru yakni Isuzu ELF NMR 71, dalam acara gathering yang digelar di sebuah restoran di Kintamani, Jumat (4/11). Di acara yang dihadiri puluhan customer tersebut, Isuzu juga membuktikan secara langsung ketangguhan produk terbaru ini dengan melakukan test drive.
SMKN 3 DENPASAR - Keunggulan dan nilai plus yang dimiliki SMKN 3 Denpasar mengantarkan SMK negeri favorit di Kota Denpasar tersebut lolos sebagai nominasi SMK Rujukan binaan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Bisnis dan Pariwisata (P4TK Bisbar) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2016 dan berpeluang besar menjadi SMK Rujukan.
MBP/ist
MONARCH BALI - Lembaga pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha melaksanakan kegiatan Dies Natalis VII di masing-masing cabang Monarch Bali yang berada di lima kabupaten yaitu Monarch Negara, Monarch Dalung, Monarch Gianyar, Monarch Candidasa dan Monarch Singaraja. 21 - 27 November 2016
15
POLITIK
Damai Berakhir Rusuh
A
ksi damai yang digelar puluhan ribuan massa hanya bertahan hingga pukul 18.30 WIB. Setelah itu situasi memulai panas dan memicu kerusuhan. Berawal di depan Istana Merdeka. Ribuan massa bentrok dengan aparat. Aparat keamanan pun menembakkan gas air mata ke arah ratusan demonstran yang bertahan di depan Istana Merdeka, pada pukul 19.35 WIB, Jumat malam. Demo damai elemen masyarakat yang dilakukan 4 Nopember lalu itu memang menjadi hal penting untuk diingat. Selain karena jumlah massa yang hadir, juga karena isu yang mencuat beragam. Selain tuntutan hukum terkait penistaan agama, aroma politis juga tak bisa dihindarkan. Bahkan, demo ini berkembang ke ranah politik dengan akan didalaminya orasi politisi Fahri Hamzah. Terkait dengan kerusuhan yang terjadi menjelang malam itu, hingga saat ini belum diketahui apa pemicu aparat meletuskan gas air mata. Tetapi sebelum gas air mata diletuskan, tampak aparat mengamankan seorang yang diduga provokator. Massa yang terkena gas air mata pun bubar, bahkan efek gas air mata sempat dirasakan hingga jarak ratusan meter. Di Jalan Abdul Muis, para demonstran menjauh ke arah kawasan Harmoni setelah ditembak gas air mata oleh aparat kepolisian. Polisi juga membentuk barikade di Jalan Merdeka Barat. Aksi demonstrasi yang mendesak proses penegakan hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus dugaan penistaan agama berakhir ricuh. Sejumlah peserta aksi menendangi berikade polisi yang berjaga-jaga. Mereka menendangi tameng polisi yang ingin merangsek masuk ke dalam istana. Polisi pun sempat melepaskan tembakan gas air mata. Namun, situasi masih terus memanas. Massa yang sempat mundur, tetap maju kembali. Aksi kemudian semakin liar. Sejumlah mobil milik polisi dibakar. Aksi bakar-bakar malah semakin
16
MBP/dok
Aksi damai ribuan umat muslim, Jumat 4 November 2016 menuntut penenggakan hukum kasus dugaan penistaan agama yang awalnya damai berakhir ricuh. Sejumlah kendaraan polisi dibakar dan belasan personel mengalami luka.
bertambah. Massa juga membakar sampah dan ban yang ada di sekitar lokasi. Pemicu kericuhan diawali dengan pengumuman perwakilan bahwa perwakilan tidak bisa menemui Presiden Jokowi, sehingga perwakilan hanya diterima oleh Wapres Jusuf Kalla. Pengumuman kedua, disampaikan bahwa proses hukum terhadap Ahok akan ditangani Polri dalam kurun waktu dua minggu. Namun, tiba-tiba suasana di Jalan Medan Merdeka Barat memanas. Massa pendemo terlibat aksi dorong-mendorong dengan polisi yang berjaga-jaga di depan Istana Merdeka. Tameng berikade polisi ditendangi. Karena terus berupaya merangsek masuk Istana Merdeka, polisinya akhirnya berupaya membubarakan dengan menembakkan gas air mata. Kericuhan semakin liar setelah mobil Dalmas milik Polri dibakar massa. Terhitung ada tiga kendaraan yang dibakar dalam kericuhan tersebut. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Carnavian melalui pengeras suara menyerukan kepada pendemo maupun polisi di kawasan Istana Merdeka, Jakarta agar tenang. “Harap tenang. Kepolisian juga tenang. Kita bersama umat Muslim membuat tenang. Kapolri akan sampaikan perintah,” kata Panglima TNIdi lokasi kejadian, Jumat
malam, melalui pengeras suara. Kemudian, Kapolri menegaskan melalui pengeras suara, “Saya Kapolri Jendral Tito Karnavian minta seluruh anggota Polri hentikan tembakan gas air mata.” Menko Polhukkam Wiranto mengaku terkejut dengan kerusuhan yang terjadi. Sebab kericuhan justru terjadi setelah adanya kesepakatan antara pemerintah dengan perwakilan pengunjuk rasa. Ia juga mengaku heran kericuhan terjadi setelah sebagian besar kerumuman massa yang terpusat di kawasan Monumen Nasional Monas) berangsur-angsur membubarkan diri. “Jam 6 kan sudah bubar. Tapi kok malah menyerang petugas. Ada petugas yang digebukin sampai tergeletak. Kalau sampai begitu namanya… (mempertanyakan dengan senyuman,” kata Wiranto usai menemui pengunjuk rasa di lokasi bentrok. Wiranto mengatakan dirinya berupaya menenangkan massa yang tengah dibakar marah karena sudah terpancing emosinya. “Saya tetap berupaya masuk wilayah mereka. Masuk ke kerumunan kelompok mereka. Tapi saya nggak mungkin masuk ke wilayah yang telah disemprotkan gas air mata oleh petugas,” kata mantan Panglima TNI ini. l Hardianto
21 - 27 November 2016
16
MBP /eka
Suasana pembukaan Sidang Umum Interpol ke-85 di BNDCC, Kuta Selatan, Badung
Bersinergi Ungkap Jaringan Terorisme Terorisme menjadi salah satu masalah dunia yang harus diperangi bersama-sama. Berkenaan penanggulangan terorisme, Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla, merupakan kejahatan luar biasa. Peningkatkan kerja sama bidang intelijen antara Negara pun dinilai sebagai langkah strategis. “Saya berterima kasih kepada negaranegara yang sudah menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam berbagi ilmu pengetahuan, pengalaman dan transfer teknologi modern guna mendeteksi jaringan terorisme. Kepolisian Indonesia telah mendapat pengakuan banyak negara di dunia atas keberhasilan dalam mengatasi terorisme, kendatipun belum secara keseluruhan tindakan terorisme, radikalisme dan ekstimisme dapat dicegah,� tegas Wapres Jusuf Kalla, saat membuka dan memberi sambutan Sidang Umum Interpol ke-85 di BNDCC, Kuta Selatan, Badung. Perkembangan informasi dan teknologi komunikasi serta akses yang mudah terhadap internet, kata Wapres, membuat penyebaran dan propaganda paham radikalisme dan ekstrimisme serta kekerasan menjadi lebih cepat. Di masa lalu penyalahgunaan internet oleh teroris dimanfaatkan untuk komunikasi antarmereka dan digunakan sebagai sarana membuat bom dengan
target objek vital tertentu. Sedangkan saat ini penyalahgunaan internet oleh terorisme sangat terkait penyebaran idealisme keliru, termasuk propaganda dan penyebaran radikalisme dan ekstrimisme. Wapres menengaskan Pemerintah Indonesia telah dan terus menerapkan program pencegahan aksi terorisme dan radikalisasi. Upaya ini memerlukan integrasi data dan informasi serta identitas pelaku terorisme dan para pendukungnya. Pencegahan terorisme dan radikalisasi, pendmapingan mantan narapidana dan pemblokiran situssitus propaganda kelompok radikal. Kejahatan lain yang perlu ditangani diantaranya perdagangan narkoba, perdagangan manusia, perjudian, perdagangan gelap senjata, korupsi, perbankan dan pencucian uang serta kejahatan lingkungan. Peran interpol dalam mengkoordinasikan polisi dunia menjadi lebih penting, dari sebelumnya. Tindakan kejahatan sudah melampui batas-batas negara dan berkembang secara signifikan. Sementara teknologi dan peralatan kepolisian masih relatif terbatas untuk beberapa negara tertentu. Sedangkan teknologi informasi dan komunikasi saat ini mengalami perkembangan sangat pesat. Hal itu memicu berkembangnya kejahatan dunia maya atau cyber crime. Oleh karena itu, sudah saatnya memerangi
kejahatan cyber crime lebih intens karena memerlukan penanganan secara global. Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam sambutannya mengaku sangat bangga bisa berada saat pembukaan Pembukaan Sidang Interpol. “Ini merupakan pertama kali Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan akbar seperti Sidang Interpol. Ini sangat penting dan bersejarah. Selamat datang kami ucapkan kepada 165 perwakilan negara yang hadir,� tegas Kapolri. Tito menegaskan, hari ini dilaksanakan Sidang Interpol untuk membahas atau merespons isu-isu global yang semakin kompleks. Apalagi saat ini terorisme tidak kenal batas. l Ngurah Kertanegara Perkembangan informasi dan teknologi komunikasi serta akses yang mudah terhadap internet, kata Wapres, membuat penyebaran dan propaganda paham radikalisme dan ekstrimisme serta kekerasan menjadi lebih cepat. Jusuf Kalla, Wapres Republik Indonesia 21 - 27 November 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
MBP/ist
Stand terbuat dari sampah plastik hasil kreasi siswa SDN 1 Mambang.
Jaga Lingkungan
SSJB Daur Ulang Sampah Plastik
A
jang Parade Budaya dan Pesta Rakyat yang pelaksanaannya disebar di masing-masing kecamatan seakan menjadi etalase berbagai potensi terpendam di Tabanan. Mulai dari sektor UMKM, ekonomi kreatif, serta inovasi lainnya. Semisal yang dilakukan anak-anak dari Sanggar Seni Jegeg Bagus (SSJB) di SDN 1 Mambang. Begitu pula saat digelar di Kecamatan Selemadeg Timur, belum lama ini. Siapa sangka dengan usia yang masih sangat muda, para siswa SD yang tergabung dalam SSJB ini telah mampu berbuat nyata untuk menjaga lingkungan dari sampah plastik. Pasalnya, sampai saat ini sampah plastik masih menjadi tantangan
18
21 - 27 November 2016
bagi pencemaran lingkungan. Berkat asuhan guru mereka, I Wayan Budi Susila, anak-anak SSJB ini dibangun kesadarannya akan bahaya sampah bagi lingkungan. Terutama sampah plastik. Karena itu, Budi Susila kemudian mengajak siswanya peduli lingkungan dengan mengumpulkan sampah di lingkungan dan mendaur ulangnya menjadi berbagai model kerajinan. Simpelnya, anak-anak SSJB diajak melakukan recycle. Tak heran, singgah ke stan SSJB para pengunjung dibuat takjub. Karena stan mereka dibangun dari sampah plastik yang dirakit anak-anak langsung. Properti pendukung stan itu juga berbagai kerajinan hasil daur ulang. Mulai tas,
tirai, sapu, bingkai, sampai dengan kolam buatan. Hasil karya anak-anak tersebut tentu mendapatkan pujian dari Bupati Eka saat singgah ke stan tersebut. Bahkan, dalam sambutannya di atas panggung, Bupati Eka menilai apa yang dilakukan anak-anak SSJB itu layak ditiru. Bahkan, untuk sekelas bank sampah yang selama ini diharapkan bisa mengatasi problem sampah selain TPA atau tempat pembuangan akhir. “Hasilnya tidak memalukan. Bagus. Kalau orang lihat, mungkin dibelinya bukan di sini (Selemadeg Timur). Kualitasnyapun layak. Ayo bantu promosi,� pungkasnya. l Dewi Puspawati
AKTIVITAS
MBP/ist
BUPATI BANGLI - Bupati Bangli menunjukkan kualitas ketaatan pemerintah kabupaten terhadap UU melalui dukungannya menyukseskan Program Jaminan Sosial Nasional yang diselenggarakan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab Bangli, BPJS Kesehatan Cabang Klungkung dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar menandatangani kesepakatan mengenai Optimalisasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial di Kabupaten Bangli.
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Seorang profesor dari Amerika Serikat (AS) Paul Connet, Ph.D. mengapresiasi komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Denpasar. Hal tersebut disampaikannya pemaparan pola penanganan sampah dengan zero waste (bebas sampah) di hadapan Wali Kota Denpasar, Jumat (4/11).
PEMKAB BADUNG - Tri kerukunan antarumat beragama yang terdiri dari kerukunan intern umat bergama, kerukunan antarumat beragama dan kerukunan antarumat beragama dengan pemerintah, di Kabupaten Badung saat ini masih terjaga dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari komitmen dan dukungan Pemkab Badung terhadap Forum Komunikasi Antarumat Beragama (FKUB) di Badung dengan mengedepankan konsep Tri Hita Karana dan rasa manyama braya.
PESTA RAKYAT - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka Pesta Rakyat Kecamatan Mengwi serangkaian HUT ke-7 Mangupura, yang ditandai dengan menyentuh Tab sebagai wujud kesiapan Kecamatan Mengwi dan Kabupaten Badung menuju Badung Smart City. Pesta Rakyat Mengwi yang dipusatkan di Bencingah Puri Ageng Mengwi, Minggu (6/11) malam, berlangsung meriah dengan pergelaran berbagai jenis hiburan rakyat dan kegiatan perlombaan.
21 - 27 November 2016
19
MANCANEGARA
Dunia
Pascakemenangan
Trump
20
21 - 27 November 2016
D
onald John Trump menjadi Presiden Amerika Serikat yang ke-45. Dalam perhitungan suara, Trump mengungguli pesaingnya, Hillary Diane Rodham Clinton, Kandidat dari Partai Demokrat, dalam pengumpulan electoral college, sebanyak 289 berbanding 218. Dunia pun bereaksi atas pilihan mayoritas masyarakat AS tersebut. Meskipun pimpinan pemerintah beberapa negara mengeluarkan pernyataan publik yang bersifat netral, para pakar dan analis, serta suara masyarakat di media sosial cenderung khawatir atas terpilihnya Trump. Warga AS menyambut kemenangan sang taipan properti dengan demo, membakar tong sampah dan blokade jalan. Meski hal ini tidak akan mengubah hasil pemilu yang sudah diadakan. Beberapa warga lainya bahkan mengambil langkah yang lebih ektrim yakni akan keluar dari AS. Negara-negara yang menjadi pilihan utama adalah Kanada dan Selandia Baru. Laman utama imigrasi Kanada tampak tidak bisa diakses beberapa kali di saat Trump memimpin perolehan suara di beberapa negara bagian utama dan prospeknya untuk memenangkan pemilihan presiden AS semakin besar. Di Selandia Baru, para pejabat imigrasi mengatakan kepada kantor berita Reuters pada malam pemilihan bahwa laman New Zealand Now, yang berurusan dengan tempat tinggal dan visa pelajar/mahasiswa, telah menerima 1.593 pendaftaran dari warga Amerika Serikat sejak 1 November -- lebih dari 50 persen jumlah pendaftaran biasanya dalam satu bulan, hanya dalam tujuh hari. Kunjungan ke laman New Zealand Now dari Amerika Serikat naik hampir 80 persen
menjadi 41.000 dari 7 Oktober sampai 7 November, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Rod Drury, kepala eksekutif Xero, perusahaan peranti lunak akuntansi global yang berbasis di Selandia Baru, mengatakan bahwa statistik tersebut cocok dengan apa yang perusahaan tersebut telah lihat selama ini dari orang-orang Amerika yang khawatir Trump menang. Drury mengatakan apa yang awalnya merupakan lelucon telah menjadi kenyataan. “Saya mendapat banyak pesan, menanyakan lowongan pekerjaan di Selandia Baru, dan kami mengatakan ‘ya, anda bisa’,” Drury mengatakan. “Akan menarik melihat apakah hal ini akan menjadi tindakan nyata,” imbuhnya. Para pejabat imigrasi Selandia Baru menolak berkomentar. Namun, kekhawatiran atas kemenangan Trump tak hanya dirasakan warga negaranya sendiri. Sehari sebelum pemungutan suara berlangsung, Wakil Presiden Jusuf Kalla bahkan meragukan Donald Trump akan mampu menjaga kedamaian jika terpilih jadi presiden. “Ya kalau Trump, wah kelihatannya susah itu, dunia nanti juga jadi susah. Tentu orang mengharapkan banyak kepada Hillary. Tapi nanti kita tunggu saja besok,” ujar JK. Meski begitu, JK menilai dari sisi ekonomi tidak terlalu memiliki dampak besar. Hanya saja, memang Trump lebih protektif terhadap negaranya. Sementara, Presiden Jokowi memilih menahan diri untuk berkomentar. “Ya perdagangan biasa saja, walaupun kelihatannya dari pidatonya, Trump itu lebih protektif nasionalnya sendiri-sendiri,” ucap dia. Pendapat senada juga disampai-
“Bagi mereka yang telah memilih untuk tidak mendukung saya...Saya merangkul Anda untuk bimbingan dan bantuan Anda, sehingga kita bisa bekerja sama untuk menyatukan negara besar kita. Bekerja bersamasama, kita akan memulai tugas mendesak untuk membangun kembali bangsa kita.”
kan Chief Economist Bank Mandiri Anton Gunawan. Ia memandang Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Trump akan memberikan perubahan yang cukup signifikan. Jika Trump benar-benar menjalankan berbagai kebijakan seperti yang disampaikan selama kampanye, AS akan menjadi negara yang lebih tertutup dari dunia internasional. Hal itulah yang akan menimbulkan ketidakpastian. “Dan konflik ekonomi akan muncul di beberapa tempat karena approach-nya orangnya itu lebih konfrontatif orangnya,” kata dia. Secara keseluruhan, Anton mengatakan akan membutuhkan lebih banyak waktu bagi Trump ?untuk menjalankan seluruh kebijakan tersebut mengingat latar belakangnya bukan dari kalangan pemerintahan. “Jadi masih meraba-raba. Jadi uncertainty masih tinggi. Jadi, volatilitas di pasar keuangan agak lebih besar, harus berjaga-jaga baik naik atau turun,” jelas dia. Nah, bagaimanakah kondisi dunia pasca terpilihnya pria yang terkenal dengan katakatanya “you are fired” dalam sebuah reality show tersebut? l Gugiek Savindra 21 - 27 November 2016
21
DAERAH Kondisi air Danau Buyan yang mengalami penyusutan di musim hujan.
Air Danau Buyan Menyusut
B
ali terancam krisis air perlu menjadi perhatian semua pihak. Kebutuhan akan air bersih semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk. Di sisi lain, ketersediaan air semakin berkurang. Air permukaan semakin banyak menyusut. Bahkan, tidak jarang sungai tak lagi dialiri air. Sungai kering semakin banyak bisa ditemui di beberapa daerah. Fenomena lainnya, yakni air danau banyak yang menyusut. Seperti yang terjadi di Danau Buyan. Danau yang berada di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada ini, kini mengalami penyusutan. Sejak enam bulan terakhir, permukaan airnya menyusut sekitar satu meter. Menariknya, penyusutan terjadi saat memasuki musim hujan. Pantauan Bali Post di lapangan Senin (7/11), penyusutan danau tampak terlihat jelas. Jika sebelumnya permukaan air berada dekat dengan tanggul di sebelah selatan, seka-
22
21 - 27 November 2016
rang tampak menyusut. Permukaan danau mulai ditumbuhi semak dan rumput liar. Sekitar tahun 2015, air danau yang berada di Dusun Dasong ini sempat meluap hingga merendam rumah penduduk, sekolah, dan jalan di wilayah ini. Meluapnya air danau ini dipercaya warga sebagai fenomena alam. Setelah sempat meluap, memasuki musim penghujan, air danau ini kembali menyusut. Klian Dusun Dasong, Wayan Artawan, menyampaikan, permukaan air danau menyusut terjadi mulai enam bulan lalu. Penurunan permukaan air danau di wilayahnya itu tidak diketahui dengan pasti. Namun, dia memperkirakan penurunan permukaan air sekitar satu meter. Ini terbukti pasca-air danau meluap pada tahun 2005, permukaan air danau berada dekat dengan tanggul di sebelah selatan danau. Namun sekarang, airnya sudah menyusut jauh dari batas tanggul. “Kalau kepercayaan kami, kalau ada
gempa biasanya air danau akan menyusut. Tapi ini tidak ada firasat itu dan sekarang sudah menginjak musim hujan namun airnya tetap saja menyusut,� tuturnya. Menurut Artawan, penyusutan atau penambahan ketinggian permukaan air danau sudah menjadi hal yang wajar. Bahkan, dua fenomena alam ini sama-sama memunculkan dampak yang kurang baik terhadap kelestarian lingkungan danau. Dia mencontohkan, pada saat air danau menyusut memunculkan pendangkalan hingga menambah luas daratan danau. Sedangkan sebaliknya, ketika banyak aliran air hujan dari hutan atau rembesan dari lahan pertanian di sekitar danau, juga menimbulkan sedimentasi yang membuat danau menjadi dangkal. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah mengambil langkah serius untuk menjaga kelestarian Danau Buyan. Sementara itu, Direktur Pengendalian Kerusukan Perairan Darat, Kemente-
Perahu Terbalik di Perairan Serangan
MBP/mud
rian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI Hermono Sigit mengatakan, penyusutan atau penambahan volume air Danau Buyan sudah menjadi siklus tahunan. Hanya, pihaknya melihat pendangkalan akibat endapan sedimentasi bisa ditangkal dengan penanganan di sektor hulu danau. Artinya, lahan pertanian atau kawasan hutan di sekitar danau ini perlu dilakukan penangkalan jangan sampai terjadi erosi yang tergolong parah. Ini bisa saja dilakukan dengan kegiatan penanaman pohon atau pengendalian alih fungsi lahan di sekitar danau. “Fluktuasi permukaan air danau yang tergolong tertutup seperti di Danau Buyan ini wajar saja terjadi. Pendangkalan dari sedimentasi ini mencegah jangan sampai erosi di hulu menghayutkan lumpur atau pasir tanah ke dalam danau,” jelasnya. l Mudiarta
KASUS perahu (glass bottom) terbalik kembali terjadi. Kali ini menimpa perahu yang dinakhodai Febrianto (24) di peraian Serangan. Perahu tersebut terbalik setelah dihantam gelombang, Senin (7/11) lalu. Perahu itu mengangkut empat turis Jepang dan Erni Yuliana Ines (21), istri Febrianto. Akibat kejadian itu, Febrianto dan istrinya serta Nakazawa (71) asal Jepang tewas. Sementara penumpang lainnya selamat. Menurut Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta, kejadiannya sekitar pukul 10.30 Wita. Korban meninggal Nakazawa menginap di Legian, sementara Febrianto dan istrinya tinggal di Serangan. Awalnya, lanjut Suparta, perahu itu mengangkut empat turis Jepang yaitu Nakazawa, Ito Hirokazu, Kobhakashi dan Mizuno Haruo. Mereka sebenarnya sudah sempat melihat-lihat ikan dari atas perahu di TKP. Diduga belum puas, perahu tersebut pindah lokasi dan tiba-tiba dihantam gelombang. ‘’Akibatnya perahu oleng dan korban (Nakasawa) langsung jatuh ke air. Kejadian itu membuat penumpang lain panik dan berusaha menolong. Namun perahu itu kembali dihantam gelombang,’’ ujarnya. Perahu itu langsung terbalik dan semua penumpang jatuh ke laut. Karyawan water sport ketika itu naik jet sky langsung melolong korban. Ito Hirokazu, Kobhakashi dan Mizuno Haruo berhasil diselamatkan. Sementara tiga korban awalnya sempat menghilang, tetapi beberapa menit kemudian berhasil ditemukan. ‘’Mungkin ketiga korban waktu itu tenggelam dan beberapa menit kemudian muncul di permukaan laut. Mereka sudah meninggal,’’ kata mantan Wakasat Resnarkoba Polresta Denpasar ini. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUP
Sanglah. Sementara Ito dibawa ke BIMC Kuta karena shock berat. Terkait kejadian itu, saksi yaitu karyawan water spot dan Kobhakashi serta Mizuno Haruo sudah dimintai keterangan oleh penyidik Sat. Polair Polresta. Mati Lemas Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah memeriksa tiga jenazah korban perahu yang tenggelam di Serangan. Tiga korban meninggal tersebut yaitu Erni Yuliana Ines (21), warga asal Kupang, NTT, Febianto Lau (24), warga asal Kupang, NTT dan Nakazawa, warga negara Jepang. Kepala Bagian/SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Ida Bagus Putu Alit, Sp.F., DFM., mengatakan, hasil pemeriksaan Erni yang dilakukan pukul 12.40 Wita, ditemukan luka lecet dan memar di wajah. Terkait dugaan hamil, pihaknya belum bisa mengetahui karena hanya melakukan pemeriksaan luar (PL). Dari hasil PL itu pun tidak terlihat bagian perut/rahim membesar. Sementara hasil pemeriksaan Febrianto (24), juga tidak ditemukan luka. Sedangkan Nakazawa baru diperiksa pukul 15.30 Wita, karena jenazah korban baru ditemukan pukul 15.00 Wita. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan luka memar di dada. ‘’Khusus untuk Nagazawa, keluar darah dari rongga hidung, bisa karena gerak napas yang meningkat menyebabkan pembuluh darah yang kecil-kecil pecah,’’ jelasnya. Ketiga korban tewas diduga mati lemas karena tenggelam. Dibuktikan dengan keluarnya busa halus dari hidung dan mulut serta tanda-tanda mati lemas berupa kebiruan pada bibir korban. l Kerta Negara/Maya
MBP/ist
Sebuah perahu yang sempat terbalik akibat dihantam gelombang di perairan Serangan, berhasil dievakuasi oleh sejumlah warga dan ditempatkan di pantai. 21 - 27 November 2016
23
A KT I V I TA S MEDIASI - Komite III Bidang Agama dan Budaya DPD-RI bersama Pemkab Buleleng melakukan mediasi terkait aspirasi adat Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng tentang keluhan akan keberadaan pengeras suara di masjid yang ada di kompleks TNI Raider Banyuasri. Dalam mediasi itu, dihadiri Kesbanglinmaspol Kabupaten Buleleng, Camat Buleleng, Lurah Banyuasri, Polres Buleleng, Kapolsek Buleleng, Bendesa Adat Banyuasri, Pejabat Raider TNI Kodam IX/Udayana, pengurus masjid dan sejumlah wakil tokoh adat serta masyarakat yang keberatan.
WABUP JEMBRANA - Biji cokelat fermentasi Jembrana kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Tidak hanya diminati pasar nasional, namun juga hingga menembus pasar Eropa. Hal tersebut terungkap saat pertemuan antara Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan dengan perwakilan Cokelat Valrhona, Thomas Pellegrini dan Marco Le Moullec dan sejumlah pejabat lainnya, Sabtu (5/11).
MBP/ist
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Setelah menerima komponen taksi konvensional dalam audiensi beberapa waktu lalu, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima permintaan audiensi dari Paguyuban Transportasi Online Bali (PTOB) yang merupakan wadah mengayomi Gojek, Uber dan Grab Taksi di Istana Mancawarna Tampaksiring. Dalam audiensi yang diikuti oleh pengurus PTOB disampaikan sejumlah masalah.
24
21 - 27 November 2016
MBP/ist
DPRD BADUNG - Pansus DPRD Badung telah melakukan finalisasi draf Rancangan Perda (Ranperda) tentang Menara Telekomunikasi. Rapat finalisasi, Kamis (3/11), dipimpin Ketua Pansus I Wayan Suyasa, S.H. juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Badung I Wayan Weda Darmaja dan Kabag Hukum Setda Badung Komang Budi Argawa.
MBP/ist
FKES UNHI - Fakultas Kesehatan Ayurweda Universitas Hindu Indonesia (FKes Unhi) menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumen Akreditasi di Hotel Puri Nusa Indah Denpasar, Kamis (3/11). Workshop tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr. dr. Suryani As’ad Armyn, Sp.GK.(K) (Guru Besar Universitas Hasanudin Makassar) dan Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum.
TRISMA - Sudah menjadi langganan setiap lomba Inovasi Award Denfest, guru dan siswa SMAN 3 Denpasar (Trisma) selalu mencetak prestasi. Di ajang Inovasi Award serangkaian Denfest 2016 ini, guru Trisma meraih dua juara dan siswanya meraih tujuh juara di LKTI.
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Bupati Jembrana, I Putu Artha, Selasa (8/11), melakukan peninjauan ke pasar pagi Banjar Tengah, Kecamatan Negara yang saat ini sedang direvitalisasi. Artha hadir didampingi Plt. Kadis Disperindagkop, Made Sudantra, Kadis PU Jembrana, I Gusti Putu Merthadana, serta Dirut Perusda, I GK Kusuma Wijaya.
DPRD BADUNG – DPRD adung menggelar rapat paripurna intern di kantor DPRD Badung, Senin (7/11). Dalam paripurna intern yang dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata itu, disepakati tiga ranperda dijadikan perda setelah nantinya dibahas melalui Sidang Paripurna DPRD Badung.
21 - 27 November 2016
25
LENSA
SAMPAN
Warga Songan mendayung sampannya di sekitar keramba di Danau Batur, Bangli. Banyak warga setempat masih menggunakan sampan tradisional untuk transportasi penyeberangan dan beraktivitas di Danau Batur. MBP/eka
OLAHRAGA
MBP/ap
Presiden AS Barack Obama menerima kaos tim juara kompetisi NBA Cleveland Cavaliers di Gedung Putih, Washington.
Belajar dari Sang Juara
O
rang belajar dari kekalahan untuk meraih kemenangan. Demikian diucapkan Presiden AS Barack Obama di harihari terakhirnya di Gedung Putih sebelum menyerahkan tampuk kekuasaan pada penggantinya Donald Trump. Namun, yang dimaksud Obama bukanlah tentang hasil pemilu AS yang dimenangkan Partai Republik. Namun, epos kesuksesan Cleveland Cavaliers menjadi juara NBA musim 2015/2016 sekaligus mengakhiri paceklik gelar bidang olahraga kota tersebut sejak 1964. Obama menyambut LeBron James dkk di South Lawn, Gedung Putih dalam pertemuan penuh keakraban pada pekan kedua November. Dimatanya, gelar juara dunia dan Cleveland tak berbeda jauh. “Untuk pertama kalinya tim berjuang keras keluar dari kegagalan dan berhasil. Comeback-nya luar biasa dan Anda bisa belajar dari orang-orang saat menderita kekalahan,” kata Obama dalam pidato penyambutannya. Ini merujuk pada kisah sukses Cavs saat menjalani grandfinal kompetisi NBA. Mereka sempat tertinggal 1-3 melawan juara bertahan Golden State Warriors dan mampu berbalik untuk memenangkan gelar juara dalam final dengan format the best of seven games. Final ini tercatat sebagai yang terbaik dalam sejarah kompetisi ini. Secara khusus Obama memberikan pujian pada James yang
meraih trofi Pemain Terbaik di Final (MVP Final). James tidak hanya hebat secara individual lewat keunggulan kekuatan fisik dan kecepatannya. Namun pribadinya nyang tak egois dan mengutamakan kerja sama tim, membuat tidak hanya dirinya yang pantas mendapat gelar juara namun juga tim. “Anda bisa menyaksikan sendiri pada penampilannya di tiga Game terakhir,” tegas Obama. Cavs juga membuat perbedaan dengan memberikan kesempatan pada para pemain terbaiknya untuk menjadi panutan dan menginspirasi generasi muda. Kevin Love aktif dalam kerja sosial memerangi kekerasan seksual dan James pun aktif mengkampanyekan kegiatan yang berkaitan dengan pengurangan kekerasan bersenjata. “Ini bagian dari tanggung jawab di luar kompetisi yakni membangun masyarakat yang lebih kuat di negara ini termasuk di dalamnya menciptakan komunikasi yang terbuka sehingga kami bisa menjembantani perbedaan-perbedaan itu,” lanjut Obama seperti dikutip Associated Press. Sehari sebelum pertemuan di Gedung Putih itu, Cavs bertemu dengan Jaksa Agung Loretta Lynch dan penasihat senior Valerie Jarrett untuk mendiskusikan langkah-langkah yang bisa diambil Cavs dalam membangun hubungan yang lebnih baik antara penegak hukum dan masyarakat Cleveland. l Yudi Winanto 21 - 27 November 2016
27
OLAHRAGA
Pertandingan di Bekas Lokasi Bencana
MBP/net
Logo Olimpiade 2020 Tokyo.
28 21 - 27 November 2016
PANITIA Olimpiade 2020 Tokyo sepakat membuat kejutan dengan menggelar sejumlah pertandingan baseball dan softball di Fukushima, wilayah yang pada 2011 diporakporandakan oleh gempa bumi, tsunami dan bencana akibat bocornya reaktor pembangkit tenaga nuklir di wilayah itu. Dengan menggelar pertandingan Olimpiade di lokasi bekas bencana akan mengirim pesan positif dan konstruktif. “Kami akan bekerja sama dengan panitia untuk memutuskan lokasi pertandingan dan melakukan segala sesuatu untuk kesuksesan event ini di Prefektur Fukushima,� ungkap Gubernur Masao Uchibori. Ide tersebut telah dibicarakan pada pertemuan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dengan PM Jepang Shinzo Abe. Bahkan keduanya pun sepakat untuk menggelar sejumlah event di kawasan yang dulu pernah rusak karena bencana. Sementara Presiden Konfederasi Softball dan Baseball Dunia Riccardo Fraccari, dijadwalkan akan mengunjungi Fukushima bulan depan untuk melakukan inspeksi. Namun, keputusan atas rencana itu kembali ke IOC. Juru bicara panitia pengarah Olimpiade Tokyo Hikariko Ono menyatakan pertemuan anggota Dewan Ekskutif IOC pada 6-8 Desember akan memutuskan lokasi pertandingan di Prefektur Fukushima itu. Uniknya, cabang olahraga baseball dan softball sebenarnya dicoret dari daftar setelah Olimpiade Beijing 2008. Namun cabor yang populer di Jepang itu, masuk dalam program yang dipromosikan di Olimpiade Tokyo bersama empat cabor lainnya, laporan Associated Press. l Yudi Winanto
21 - 27 November 2016
29
OLAHRAGA
Lemkari Bali
Dari Kalsel ke Lila Bhuana KARATEKA Lemkari Bali baru saja mengukir sejarah dengan keluar sebagai juara umum dalam Kejurnas Lemkari di GOR Rudy Rusnawan, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan (Kalsel), 4-6 November lalu. Hebatnya lagi, tim Lemkari Bali hanya berkekuatan 20 karateka, sedangkan tuan rumah Kalsel yang menurunkan 200 atlet harus puas bercokol di posisi kedua. Tim Lemkari Bali mendulang 20 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu, sedangkan Kalsel mengoleksi 16 emas, 22 perak dan 27 perunggu. Sejumlah atlet Bali turun di tiga nomor sekaligus, yaitu kata perorangan, kata beregu dan kumite. Misalnya, Cristina Candra Dewi yang ternyata sukses menyabet tiga emas dari kata perorangan, kata beregu dan kumite kategori kadet. Tim Bali menurunkan karateka berkelas lainnya, Ni Putu Rismayanti (junior), peraih medali emas di Swiss, dan Komang ‘‘Lolak’’ Sastrawan (prapemula), perebut dua medali emas di Jerman. Keduanya didukung atlet yang menjadi juara di Kejurnas Lemkari, seperti Kadek Tegar Suanda (usia dini) dan Ni Komang Yasri (pemula).
Hasil Kejurnas Lemkari di Kalsel menunjukkan peta kekuatan daerah mulai berubah. Sulsel yang terkenal tangguh posisinya melorot, sedangkan Maluku yang membawa 30 atlet bertengger di urutan keempat. ‘’Ini dikarenakan minimnya kejuaraan Lemkari berskala nasional. Kejurnas Lemkari sangat jarang dihelat,’’ sebut Wayan Ardika, Manajer Tim yang juga Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Lemkari Bali, di Denpasar pekan lalu. Oleh karena itu, ketika dirinya memberitahukan peserta Kejurnas Lemkari di Kalsel bahwa Bali bakal menggelar ajang bertajuk Turnamen I Gusti Ngurah Rai Terbuka IX/2017, sejumlah daerah langsung menyatakan berpartisipasi. Lemkari NTB, NTT, Maluku dan semua provinsi di Jawa sangat antusias berlaga di Pulau Dewata. Kejuaraan I Gusti Ngurah Rai IX akan dilangsungkan di GOR Lila Bhuana, Denpasar, 23-29 Januari. Hajatan nanti diselingi latihan bersama (gashuku) dan ujian kenaikan DAN nasional. Presiden Karate dari Kota Kibaraki, Jepang, Shihang Kawakami (pemegang DAN VII karate), dipastikan hadir. Bali yang langganan juara I Gusti Ngurah Rai Terbuka, mempersilakan ranting dan masing-masing dojo mengirimkan atlet terbaiknya. l Daniel Fajry
MBP/ist
Karateka Bali menyumbang medali emas di nomor kata beregu putri junior pada Kejurnas Lemkari di Kalsel, 4-6 November.
MBP/ist
Ni Putu Rismayanti tampil pada Kejurnas Lemkari di Kalsel, 4-6 November.
30 21 - 27 November 2016
Liga Nusantara
Perseden Berlaga di Pekalongan HAMPIR dua bulan sudah Perseden Denpasar merebut gelar juara kompetisi Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali 2016 di Stadion Dipta, Gianyar. Para pemain Perseden tidak mendapat waktu lama untuk merayakan keberhasilan itu, sebab duet pelatih Nyoman Ambara dan Anak Agung Ketut Bramastra langsung menggenjot mereka dalam latihan keras menyongsong babak 32 besar nasional. Ambara dan Bramastra juga merekrut sejumlah pemain untuk memperkuat posisi atau lini yang dinilainya masih lemah saat berlaga di Linus Bali lalu. Ini dilakukannya karena pasukannya menghadapi lawan-lawan lebih tangguh di babak 32 besar. Ia harus mempunyai banyak pilihan di timnya karena kompetisi berjalan panjang, sehingga rawan cedera dan terkena hukuman tidak boleh tampil. Pemain Perseden makin bersemangat mengikuti latihan setelah mengetahui hasil pengundian babak 32 besar yang dilakukan di Jakarta, 3 November lalu. Kesebelasan Perseden Denpasar dipastikan menghuni Grup A bersaing melawan Blitar United (Jawa Timur), Kodam II/Sriwijaya (Sumatera Selatan) dan PS POP Asahan (Sumatera Utara). Blitar United menjadi lawan perdana tim berjuluk Laskar Catur Muka itu di Stadion Hoegen, Pekalongan (Jawa Tengah) pada 19 November. Sekretaris Umum Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak
Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Denpasar Komang Merta yang mengikuti pertemuan teknik mengatakan peserta babak 32 besar dibagi menjadi delapan grup atau tiap-tiap pul berisi empat kontestan. Hanya dua tim terbaik, yaitu juara dan runner-up grup, yang berhak berlaga di babak 16 besar. Babak perdelapanfinal ini menggunakan sistem gugur. Jika pertandingan berakhir imbang hingga 90 menit, tidak ada tambahan waktu melainkan langsung dilakukan adu tendangan penalti. Tiap tim boleh mendaftarkan maksimal 20 pemain. Sementara itu, juara Piala Soeratin Rayon Bali, Putra Tresna, juga tampil di tingkat nasional. Hasil pengundian pada hari yang sama menempatkan klub asal Denpasar ini di Grup A bersama Persida Sidoarjo (Jatim), PS Aku Timur (Sumsel) dan PSDS Deli Serdang (Sumut). Pada partai pertama, Putra Tresna menantang Persida Sidoarjo di Stadion Hoegen pada 20 November. Pemilik Putra Tresna, I Gusti Agung Ngurah Anom Jaksa, cukup optimis melakoni kompetisi ini karena pasukannya lebih kuat dibandingkan ketika menjuarai Piala Soeratin Rayon Bali. Pelatih Dede Mahatma Darma menambahkan dua pemain baru ke dalam skuadnya agar mampu bersaing di tingkat nasional. l Mawa
MBP/wan
Pemain Perseden berlatih di Stadion Kompyang Sujana sebagai persiapan menghadapi babak 32 besar Liga Nusantara. 21 - 27 November 2016
31
PENDIDIKAN
”Rahina Mabasa” Bali
Media Penanaman Budi Pekerti
A
danya hari berbahasa Bali atau rahina mabasa Bali dinilai sangat penting. Seperti yang sudah dilakukan Kota Denpasar, melalui Surat Edaran Wali Kota tentang Rahina Mabasa Bali. Dalam SE tersebut, wali kota mewajibkan semua kantor, instansi, lembaga baik pemerintah maupun swasta untuk menggunakan Bahasa Bali setiap hari Rabu, Purnama dan Tilem. “Sebagai bangsa berbudaya, tentu bahasa itu merupakan sesuatu yang harus kita jaga kelestariannya. Kalau seperti Denpasar sudah mendeklarasikan bahwa setiap hari Rabu menggunakan Bahasa Bali, itu sesuatu yang baik,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, TIA Kusumawardhani, belum lama ini. TIA melihat, tidak saja di kota, terkadang anak-anak di desa pun sudah jarang menggunakan bahasa Bali dalam kesehariannya. Padahal, bahasa daerah atau bahasa ibu ini sejatinya turut berperan dalam penanaman budi pekerti. Penanaman pendidikan budi pekerti akan terasah dari bagaimana ketrampilan anak-anak menggunakan bahasa daerahnya. Apalagi bahasa Bali, yang memiliki tingkatan atau sor singgih bahasa.
“Secara tidak langsung kalau dengan menggunakan bahasa ibu seperti bahasa Bali, itu kan sudah ada penanaman karakter, penanaman budi pekerti. Karena kalau kita melihat bahasa Indonesia, itu kan bahasa yang menunjukkan kesetaraan. Tetapi kalau dalam bahasa Bali, itu kan ada jenjang artinya orangtua harus dihormati, bahasanya berbeda,” jelasnya. TIA menambahkan, bahasa Bali merupakan kearifan lokal yang harus dijaga. Komitmen Kota Denpasar tentang rahina mabasa Bali tentu sangat positif dalam upaya pelestarian sekaligus penguatan bahasa Bali. Mengingat, ibukota provinsi ini tidak saja dihuni oleh anak-anak yang memang terlahir di Denpasar. Tapi juga anak-anak dari sembilan kabupaten/kota di Bali, bahkan luar Bali. “Ini menunjukkan bagaimana kita memberdayakan apa yang kita punya terutama bahasa ibu. Siapa lagi kalau tidak kita yang menggunakan Bahasa Bali. Saya rasa kabupaten lain juga sudah ada hari untuk berbahasa Bali, cuma masih berlanjut atau tidak, karena ini dari dulu sebetulnya sudah ada tinggal dikuatkan lagi,” tegasnya. l Rindra
MBP/ian
Selain mengajarkan keterampilan majejahitan, program Rahina Mabasa Bali juga dinilai efektif sebagai media penanaman budi pekerti.
32 21 - 27 November 2016
Hapus Pungutan Sekolah
Wali Kota-Kasek Harus Bertemu KOMITMEN untuk membebaskan segala bentuk pungutan pada jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) di Kota Denpasar yang ditarget mulai 2017, harus segera dibuatkan regulasi yang jelas dan disosialisasikan. Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dan kepala sekolah (Kasek) harus bertemu membicarakan secara detail soal peniadaan pungutan sekolah dalam bentuk apapun tersebut. Penegasan itu disampaikan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Denpasar Drs. Nyoman Winata, M.Hum., belum lama ini. Selama ini, kata Winata, Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra belum pernah membicarakan soal regulasi yang berkaitan dengan kebijakannya itu, sehingga diperlukan pertemuan antara Pemkot Denpasar dengan seluruh kepala SD-SMP di Kota Denpasar. Pertemuan tersebut sangat penting untuk memaksimalkan komitmen Wali Kota Denpasar membebaskan segala bentuk pungutan di sekolah. “Penghapusan pungutan sekolah dalam bentuk apapun harus dipaparkan secara baik kepada seluruh kepala SD dan SMP. Kumpulkan seluruh kepala sekolah dan wali kota memaparkan kebijakannya tersebut beserta regulasinya. Dan kepala sekolah bisa meminta penjelasan. Jika semuanya sudah jelas, maka kebijakan ini akan mudah dilaksanakan,” katanya.
Dikatakan Winata, dalam pertemuan tersebut, Wali Kota dapat menggali keinginan kepala sekolah dan kondisi sekolah yang dipimpinnya. Sebaliknya, kepala sekolah dapat menyampaikan kondisi riil sekolahnya terhadap komitmen penghapusan pungutan sekolah tersebut. “Di sinilah peran Kadisdikpora dan kepala sekolah sebagai pemikir harus jeli menanggapi komitmen Wali Kota tersebut, bagaimana ketika event-event pendidikan yang bisa memacu prestasi siswa tidak bisa diikuti karena terbentur dana. Karena hal itu akan berimbas pada perkembangan siswa,” katanya. Winata mengatakan kebijakan yang didasarkan dengan aturan atau regulasi yang jelas maka dapat terlaksana dengan baik. “Dalam UU Guru dan Dosen, pendidikan itu didanai dari anggaran pemerintah pusat, pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat,” jelasnya. Selain itu, kata Winata, kepala sekolah juga harus transparan terhadap pemanfaatan anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang dikeluarkan pemerintah pusat dan daerah. “Kepala Sekolah harus transparan kepada masyarakat dan juga pemerintah terkait pemanfaatan dana BOS ini,” katanya. l Putra Sasmitha
21 - 27 November 2016
33
A KT I V I TA S IHDN DENPASAR Institut Hindu Dharma Indonesia (IHDN) Denpasar merayakan puncak perayaan Dies Natalis XII, Selasa (8/11). Sebelumnya IHDN Denpasar telah melakukan berbagai acara dalam serangkaian Dies Natalis seperti bedah buku, seminar nasional, seminar internasional, festival yoga, olahraga dan donor darah.
DKP BADUNG - Menyambut hari ulang tahun Ibu Kota Mangupura yang ke-7, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung mempersembahkan kado istimewa berupa peluncuran 11 inovasi pengelolaan sampah. Dalam 11 inovasi tersebut, semuanya berbasis partisipasi masyarakat. Kepala DKP Badung Putu Eka Merthawan menyampaikan hal itu, Selasa (8/11).
DWIJENDRA - Pola pendidikan siswa di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar sedikit berbeda dengan sekolah lain. Dwijendra yang berlandaskan agama Hindu dan budaya Bali, siswanya mendapat penguatan pendidikan karakter lewat nilai-nilai budaya Bali. Hal itu diungkapkan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Dr. Drs M.S. Chandra Jaya, M.Hum. pada jumpa pers terkait model pembinaan generasi muda mencegah kenakalan remaja, Selasa (8/11).
KABUPATEN BADUNG - Tim Evaluasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI melaksanakan verifikasi evaluasi terhadap pelaksanaan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Kabupaten Badung, Kamis (3/11) , di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung. Evaluasi ini dilakukan karena Badung masuk nominasi untuk meraih kembali anugerah Parahita Eka Praya Tingkat Utama.
34 21 - 27 November 2016
MBP/ist
MBP/ist
MBP/ist
MBP/ist
21 - 27 November 2016
35
KESEHATAN
Air Kelapa Muda Banyak Manfaat
B
ali khususnya di Denpasar, kelapa muda dijual di warung-warung. Selain untuk sarana upakara, kelapa muda banyak dikonsumsi masyarakat. Tak ada campuran gula atau zat berasa lainnya. Bahkan tak jarang, mereka langsung mengkonsumsinya di tempat penjualannya. Air kelapa diperoleh dari dalam buah kelapa muda. Sebenarnya air tersebut adalah cikal bakal isi kelapa yang berwarna putih. Selain enak dikonsumsi pada cuaca sedang panas atau sedang berkeringat, air kelapa juga bisa dikonsumsi saat seseorang sedang kehilangan banyak cairan akibat diare. Air kelapa bisa menjadi alternatif dari air putih untuk menghidrasi tubuh kembali. Menurut penelitian, manfaat air kelapa dapat menggantikan cairan tubuh dengan cepat. Selain itu terbukti memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan air biasa atau minuman sehabis olahraga. Lalu berapa banyak sebaiknya mengonsumsi air kelapa? Air kelapa sebagai minuman sehari-hari dapat dianggap sebagai jus buah. Sebaiknya konsumsi cukup sekitar satu gelas per hari. Meski tergolong sehat, satu hal yang perlu diingat adalah air kelapa tetap mengandung kalori. Jika konsumsi air kelapa Anda tiap hari sekitar 236 ml per hari, maka Anda harus menghitung tambahan 45-60 kalori. Jika kemudian, kalori tambahan dari air kelapa itu tidak digunakan oleh tubuh, maka dapat meningkatkan berat badan meningkat. Manfaat air kelapa muda akan lebih meningkatkan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh kita sehingga pencernaan akan menjadi lebih lancar. Bagi Anda yang memiliki permasalahan seputar usus dan pencernaan, disarankan untuk meminum air kelapa muda setiap hari untuk membantu melancarkan kembali proses metabolisme yang sempat kacau. Air kelapa muda mengandung kalori, dan gula. Lemak yang ada di dalam air kelapa muda juga sangat rendah sehingga cocok juga jika dijadikan minuman untuk menu diet Anda yang ingin menurunkan berat badan. l Pusat Data
36
21 - 27 November 2016
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
PUCAK MANGU - Karya Piodalan Madudus Agung, Mapeselang Madasar Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Penataran Agung Pucak Mangu Tinggan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang Kabupaten Badung akan dilaksanakan pada Anggara Wage Matal, 15 November 2016. Hal tersebut disampaikan Pangerajeg Karya yang juga Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Minggu (6/11). PKTP - SMP PGRI 8 Denpasar kembali menunjukkan prestasi yang gemilang dan membuktikan diri mampu bersaing dengan sekolah negeri dan swasta lainnya di Kota Denpasar. Sekolah yang populer disebut ‘’Griasta’’ ini unjuk kebolehan sebagai duta Kecamatan Denpasar Utara, berhasil meraih juara I Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP), sehingga akan mewakili Kota Denpasar ke Lomba PKTP Tingkat Provinsi Bali.
SENATOR WEDAKARNA - Terkait dengan insiden dimatikannya alunan Puja Tri Sandhya oleh oknum karyawan Toko Kue Puri Mas pada saat sandyakalaning yang akhirnya menjadi viral di media sosial, akhirnya membuat manajemennya langsung mengklarifikasi dan meminta maaf atas tindakan yang terjadi. Hal itu disampaikan manajemen Puri Mas saat bertemu langsung dengan Komite III DPD-RI Bidang Agama, Budaya dan Tenaga Kerja, Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di Kantor DPD-RI Jalan Cok Agung Tresna Renon Denpasar.
MBP/ist
MADE URIP - Usai menggelontorkan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) tahun 2016 berupa alat pertanian dan bibit pohon senilai Rp 1,355 miliar di Desa Yeh Mampeh, Kintamani, Bangli pada Minggu (6/11) lalu, kini giliran Kabupaten Gianyar disalurkan bantuan serupa yang diserahkan langsung oleh anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. di Wantilan Pura Dalem Desa Sanding, Tampaksiring, Gianyar, Senin (7/11).
21 - 27 November 2016
37
pa r i w i s ata
Genjot PAD, Kejar Naker Asing
K
eberadaan tenaga kerja (naker) asing di Kabupaten Badung, menjadi bidikan untuk menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Gumi Keris. Tenaga kerja asing ini pun dikenakan retribusi dan juga pengawasan oleh pemkab setempat. Berdasarkan data Disosnaker Badung, jumlah tenaga kerja asing setiap tahun mengalami peningkatan tenaga kerja asing. Yakni pada tahun 2014 berjumlah 281 orang, tahun 2015 berjumlah 487 orang, dan hingga bulan Oktober tahun 2016 tenaga kerja asing di Badung sudah mencapai 412 orang. Pemkab melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) akan menggenjot secara maksimal realisasi PAD dari keberadaan tenaga kerja asing yang bekerja di Badung, terutama di sektor pariwisata. Bahkan, instansi ini mengharuskan naker asing di Gumi Keris agar terdaftar dan mengantongi izin mempekerjakan tenaga kerja asing (Imta). Kepala Disosnaker Badung, IB Oka Dirga, mengatakan perusahaan yang memakai jasa orang asing cukup banyak di Badung. Biasanya mereka bergerak dibidang pariwisata seperti hotel dan restoran. “Semua perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja orang asing wajib memiliki izin, yaitu berupa izin mempekerjakan tenaga kerja asing alias IMTA. Kalau tidak artinya mereka memakai tenaga kerja ilegal,” tegasnya. Menurutnya, keberadaan naker asing ini, kebanyakan menduduki posisi strategis di sebuah perusahaan, semisal general menager dan sebagainya. Posisi naker asing ini bahkan kerap diatas naker lokal. “Memang tenaga kerja asing pasti pegang posisi bagus. Makanya kami imbau perusahaan agar tenaga kerja asing didampingi oleh orang lokal. Jangan sampai kita diaturatur sepenuhnya oleh orang luas,” ungkapnya. Lebih jauh diterangkan, Pemkab Badung tahun 2015 mentargetkan 300 naker asing yang bekerja di perusahaan di Badung. Target tersebut diyakini terealisasi. Sebab, per bulan Agustus lalu jumlah naker asing yang terdata mengantongi Imta telah mencapai 235 orang. “Target kita 300 tenaga kerja asing di Badung. Apalagi, melihat jumlah sekarang (naker asing terdaftar –red) kemungkinan bisa lebih dari itu,” optimisnya. Kendati demikian, Oka Dirga mengakui, jika pemerintah tidak dapat melarang warga asing bekerja di Badung, terlebih menjelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Asalkan yang bersangkutan bekerja secara legal. “IMTA diterbitkan oleh pemerintah pusat, kami di daerah sifatnya hanya memberi perpanjangan saja,” ucapnya seraya menyebutkan, retrebusi naker asing kepada pemerintah daerah melalui perpanjangan IMTA wajib bayar 100 dollar per bulan. Terkait dugaan adanya naker asing ilegal di Badung, pejabat asal Abiansemal menegaskan, semua perusahaan yang mepekerjakan tenaga kerja asing wajib terdaftar. “Dan kami juga imbau mereka agar mendaftarkan kalau mepekerjakan orang asing,” katanya. Sayangnya, adanya perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, struktur pengawasan tenaga kerja asing di
38 21 - 27 November 2016
2017 akan ditarik ke pusat, dan diperbantukan ke Provinsi Bali. IB Oka Dirga, mengatakan sudah berupaya maksimal sekali dengan pengawasan tenaga kerja asing. “Buktinya setiap tahun retribusi kita itu meningkat, kita sudah maksimal berupaya untuk mengawasi tenaga asing di perusahaan atau orang yang asing yang menjadi pekerja, bukan orang asing liar ya,” ujarnya. Kendati demikian, pihaknya tetap menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku yakni berdasarkan Peraturan Bupati (Perbub) nomor 20 tahun 2013 tentang retribusi perpanjangan izin mempekerjakan tenaga kerja asing. Namun, sebelum perusahaan mempekerjakan orang asing mesti melakukan koordinasi, ketika disetujui dan melapor Kementerian Ketenagakerjaan baru keluar rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA). Setelah itu baru bisa dipekerjakan di perusahaan yang membutuhkan. Sementara, antar-kabupaten/kota perusahaannya atau mis-
Kabupaten Badung tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tak sedikit dari wisatawan yang mengadu nasib di Badung dengan bekerja di sektor pariwisata.
alnya perusahaan ada Badung dan juga ada perusahaan di kabupaten lain, sehingga perusahaan memperpanjang Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing yang selanjutnya disebut Perpanjangan IMTA itu di provinsi, karena bekerja di lintas kabupaten. “Kalau dia mutlak bekerja di Kabupaten Badung baru memperpanjang IMTA di Disosnaker Badung. Izin itu dalam kurun lima tahun masa kerjanya dan per tahun mesti di perpanjang. Setelah lebih lima tahun dia juga harus memperpanjang di Kementerian Tenaga Kerja atau di pusat. Itu mekanismenya, ” terangnya. Kedatangan wisatawan tak hanya menguntungkan bagi masyarakat Bali. Tak sedikit di antara mereka yang berkunjung ke Pulau Dewata hanya untuk mencari kerja. Terbukti, banyak wisatawan yang tertangkap sebagai pramuwisata, pekerja kontruksi, bahkan jual beli properti. Di sisi lain, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
Bali, A.A. Ngurah Alit Wiraputra, berharap para pengusaha di Bali lebih mengutamakan tenaga kerja lokal, di mana kualitasnya tak kalah dengan naker asing. “Kita harus mengutamakan tenaga lokal, jadi berikan kesempatan kepada masyarakat lokal untuk peluang-peluang itu,” tegasnya. Dia juga berharap, pihak terkait, terutama Imigrasi dan dinas tenaga kerja tidak tutup mata melihat kondisi tersebut. Kehadiran mereka yang tidak mengantongi izin harus ditertibkan dengan mendatangi agen-agen yang memberikan rekomendasi warga asing tinggal di Bali. “Mereka sudah menjadi parasit bagi pengusaha dan tenaga kerja lokal. Bahkan, sebagaian besar vila, hotel dan restoran di Bali telah dimiliki orang asing degan kedok mansyarakat lokal. Disinyalir 80 persen akomodasi itu dimiliki orang asing,” sebutnya. l Parwata 21 - 27 November 2016
39
AKTIVITAS FOURSMA - Siswa SMAN 4 Denpasar (Foursma) tak pernah sepi prestasi. Dalam berbagai ajang lomba siswa sekolah di bawah kepemimpinan Dr. I Wayan Rika, M.Pd. tersebut kerapkali meraih prestasi membanggakan. Belum lama ini, berbagai juara diraih siswa MBP/ist
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kembali menggelontor dana hibah kepada masyarakat. Kali ini Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan hibah Tahun Anggaran 2016 kepada masyarakat di Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Minggu (6/11), di depan Pura Desa lan Puseh Desa Adat Mengwitani. Besarnya bantuan yang diserahkan mencapai Rp 2.845.000.000.
Foursma.
FEB UNUD - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unud menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang ‘’Memperkuat Peran LPD dalam Pembangunan Desa Adat Melalui Perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2002’’ di Gedung MM Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Udayana, Kamis (3/11). Dalam FGD yang dipandu Prof. Dr. I Wayan Ramantha tersebut, hadir pula Ketua Pansus Revisi Perda LPD, Dekan FEB, Dirut BPD Bali, mantan Kepala BI Bali Viraguna Bagoes Oka dan para pengelola LPD.
MBP/ist
MBP/ist
FOURSMA - SMA Negeri 4 Denpasar (Foursma) memiliki berbagai program unggulan yang berhasil mengantarkan sekolah ini bisa meraih berbagai prestasi. Di samping itu, sekolah rujukan Kota Denpasar ini menerapkan berbagai literasi. Ada tujuh literasi yang diterapkan sekolah di bawah kepemimpinan Dr. I Wayan Rika, M.Pd., tersebut yaitu literasi penghargaan, literasi sains, literasi peduli sosial, literasi kebersihan lingkungan, literasi media kehadiran peserta didik, literasi perpustakaan dan literasi teknologi pembelajaran.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40 21 - 27 November 2016
MBP/ist MBP/ist
FIMHD - Acara bergengsi kembali digelar untuk ke–15 kalinya oleh Forum Intelektual Muda Hindu Dharma (FIMHD) bekerja sama dengan Badan Dana Punia Hindu Nasional (BDPHN) serta Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Provinsi Bali menyelenggarakan Festival Anak Hindu Indonesia ke-15 Tahun 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 8 – 12 Nopember 2016 di Aula Kantor DPD-RI, Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar.
ISI DENPASAR - Berpedoman pada Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur pada Perguruan Tinggi Negeri dan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/ Ketua/Direktur, Jumat (4/11), Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar pemilihan rektor untuk masa jabatan periode 2017-2021 di Ruang Sidang ISI Denpasar.
MBP/ist
SMK TI BALI – SMK TI Bali Global Denpasar, Kamis (10/11) berusia 10 tahun. Serangkaian peringatan satu dekade SMK TI Bali Global Denpasar digelar berbagai lomba, baik intern dan ekstern. Selasa (8/11) digelar lomba Word, Exel dan Power Point (WEP) Competition 2016. Istimewanya, WEP Competition diikuti 101 peserta melibatkan siswa SMP se-Bali.
FISIP UNMAR - Untuk ke–10 kalinya, Bali Convention Event Exhibition Nusa Dua yang bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Mahendradatta (FISIP Unmar) melaksanakan kembali program kepada generasi Hindu muda Indonesia. Yakni diadakannya program pelatihan presenter Hindu tingkat SMP, SMA/ SMK se–Bali yang akan dilaksakan, Sabtu (5/11) besok bertempat di Kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Bali (LPMP Bali).
MBP/ist
21 - 27 November 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
PEMKAB JEMBRANA – Pemkab Jembrana berencana membangun pasar pedagang kaki lima. Pasar tersebut dibangun di atas lahan milik daerah, tepatnya di Jalan Udayana di samping kantor Polsek Negara. Rencananya pasar tersebut akan digunakan untuk mengakomodir seluruh makelar atau pedagang perantara se-Jembrana, khususnya yang bergerak pada jual beli motor dan mobil bekas.
NDF - Nusa Dua Fiesta (NDF) 2016, secara resmi akan dibuka pada 16 November 2016 oleh Menteri Pariwisata Arif Yahya, yang dipusatkan di Pulau Peninsula, Kawasan ITDC Nusa Dua. Event yang mengambil tema “Bring The World To Bali” ini akan berlangsung 16-20 November 2016, yang akan diisi dengan atraksi seni budaya, kuliner, olahraga dan hiburan.
MBP/ist
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Sebagai wujud dukungan atas inisiatif Aliansi Tokoh Masyarakat Bali (ATMB) dan Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali terkait maraknya joged porno (selanjutya disebut joged jaruh), Komite III DPD-RI Bidang Agama, Budaya, Pendidikan dan Kesra Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III siap memperkuat penandatanganan dan deklarasi di Monumen Bajra Shandi pada 1 November 2016 lalu dengan mengeluarkan Rekomendasi Penolakan Joged Jaruh yang kini sedang marak di Bali, baik secara online maupun di desa-desa.
42 21 - 27 November 2016
MBP/ist
PKTP - Dalam rangka lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP), tim penilai PKTP menilai SDN 29 Pemecutan, SMP Wisata Sanur dan SMKN 2 Denpasar di SMP Wisata Sanur, Jumat (4/11). Ketua YKI Kota Denpasar IA Selly Mantra mengatakan, sesuai dengan tujuan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), YKI Kota Denpasar mengupayakan penanggulangan kanker dengan menyelenggarakan kegiatan di bidang promotif, proventif dan supportif.
MBP/ist
PIODALAN - Di setiap kehadirannya, rakyat Bali makin terhipnotis dengan pidato dan orasi dari sosok pemimpin muda asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang kini menjadi wakil rakyat Bali dan umat Hindu di DPD-RI. Di setiap kehadiran Gusti Wedakarna di pelosok desa yang kehadirannya selalu ditunggu oleh warga desa, sebagaimana yang terjadi saat piodalan di Pura Khayangan Desa Lemukih.
MBP/ist
DPRD KARANGASEM - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, S.E., M.Si., Selasa (8/11), di ruang kerjanya, meminta pihak eksekutif di Karangasem melakukan evaluasi menyeluruh soal strategi dan kinerjanya yang optimal. Masalahnya, setelah APBD angkanya turun akibat DAU dipangkas, menyebabkan serapan anggaran lambat. Demikian juga pengerjaan proyek-proyek juga lambat.
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Setelah melalui proses pembahasan, Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun 2017 akhirnya ditandatangani Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama unsur pimpinan DPRD, Jumat (4/11). Sidang paripurna yang dibuka Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru ini dihadiri 25 anggota Dewan, Forkompimda dan Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung.
MBP/ist
SMA 2 AMLAPURA - Kadek Ayu Candra Dewi, salah satu dari 14 siswa SMPN 2 Amlapura yang tampil sebagai juara mata pelajaran pada lomba yang digelar SMAN 2 Amlapura di sekolah tersebut beberapa hari lalu. Candra Dewi siswi kelas IX/I itu merebut gelar juara pertama pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Akan tetapi, dia malah bercita-cita menjadi dokter. 21 - 27 November 2016
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
SMANDAPURA - Puncak HUT ke-33 SMAN 2 Amlapura (Smandapura) dilangsungkan secara meriah, di aula sekolah itu di Paye, Amlapura, Rabu (9/11). Istimewanya, 890 siswa setempat, puluhan siswa SMP penerima hadiah lomba, pengurus komite dan pejabat Disdikpora Karangasem hadir.
WABUP BADUNG - Hujan deras yang mengguyur kawasan Jimbaran, Sabtu (5/11) tengah malam, membuat kawasan Jalan Wanagiri utamanya di sepanjang depan SMPN 1 Kuta Selatan (Kutsel) tergenang banjir setinggi kurang lebih 50 cm. Alhasil, beberapa kendaraan utamanya kendaraan roda dua yang mencoba menerobos genangan tersebut sempat mati. Mendapatkan laporan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa, Minggu (6/11) langsung turun meninjau lokasi kejadian.
MBP/ist
ASITA BALI – Bekerja sama dengan Bali Marine Walk dan Equator Beach Club, Jumat (4/11) pengurus DPD Asita Bali menyerahkan sumbangan sosial bagian dari program Asita Care kepada keluarga korban jembatan Kuning Lembongan – Ceningan, 16 Oktober lalu. Hal ini diungkapkan Ketua Asita Bali Ketut Ardana.
44 21 - 27 November 2016
MATATAH MASSAL - Untuk pertama kalinya Desa Adat Kapal, Mengwi melaksanakan Karya Atma Wedana lan Manusa Yadnya (matatah dan mapetik) secara massal pada Buda Pon Medangkungan, Rabu (9/11) di Wantilan Desa Adat Kapal. Puncak karya tersebut dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama anggota Komisi X DPR-RI I Wayan Koster dan lainnya.
MBP/ist
PARIPURNA - Pendapatan daerah Kabupaten Badung pada RAPBD TA 2017 dirancang Rp 4.514.209.138.237,83, meningkat Rp 680.728.586.584,37 atau 17,78% dari APBD Induk TA 2016 yang sebesar Rp 3.833.480.551.653,46. Hal itu disampaikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada rapat paripurna DPRD MBP/ist
Badung, Selasa (8/11).
BNI - Sebagai bentuk apresiasi kepada para nasabahnya yang setia dan aktif bertransaksi, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk. kembali memenuhi janjinya dengan hadiah-hadiah yang disiapkan dalam program Rejeki BNI Taplus (RBT) periode 25 Juli 2016 hingga 31 Januari 2017. Nasabah BNI yang beruntung mendapatkan hadiah pada periode pengundian pertama adalah nasabah dari 9 kantor cabang BNI yang berada di Provinsi Bali, NTB dan NTT.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB GIANYAR Komitmen Pemkab Gianyar dalam memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Gianyar tak hanya dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah. Komitmen tersebut juga didukung dengan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di luar sekolah salah satunya pada Perpustakaan Umum Kabupaten Gianyar.
BVP - Bali Vila Properties (BVP) sebuah operator vila di Bali berkedudukan di Seminyak melakukan kunjungan sosial di Banjar Munduk, Desa Kaliakah, Kabupaten Jembrana, Jumat (4/11). Kunjungan sosial sekaligus diisi dengan pemberian santunan ini diikuti Vice Presiden, Ketut Sumerta dan CEO, Ketut Kanten dan lainnya.
MBP/ist
21 - 27 November 2016
45
TRADISI
Kesulitan Regenerasi
Wayang Wong Desa Ban Direkonstruksi
W
ayang Wong merupakan tarian klasik yang pada zaman dulu berkembang di sejumlah di daerah di Bali. Jejak-jejak kejayaan tarian ini masih bisa ditemui hingga kini. Di Buleleng misalnya, Wayang Wong Tejakula masih lestari. Bahkan tarian yang dijadikan ikon Buleleng itu telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Tak hanya di Buleleng, di sejumlah desa di Kabupaten Karangasem juga dulunya berkembang tarian ini. Salah satunya di Desa Ban, Kecamatan Kubu. Wayang Wong di desa ini sering dipentaskan sebagai tari wali untuk mendukung berbagai ritual sakral di Desa Ban, seperti di Pura Puseh maupun di pura-pura lainnya di Desa Ban. Namun kini regenerasi sulit ditemukan, lantaran sebagian besar generasi muda warga setempat merantau keluar desa untuk bekerja. Selain Desa Ban, sejumlah desa di kecamatan lain juga masih berupaya melestarikan seni Wayang Wong. Seperti di wilayah Wates, Kecamatan Selat, di Desa Selumbung Kecamatan Manggis, maupun di Desa Pempatan Kecamatan Rendang. Topeng-topeng dan perlengkapannya masih tersimpan dan terawat dengan baik. Bahkan, seperti Wayang Wong yang di Kecamatan Selat, sudah sering mewakili Karangasem untuk pentas pada ajang PKB (Pesta Kesenian Bali). Guna tetap lestarinya tarian ini di Karangasem, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karangasem, merekonstruksi tari wali Wayang Wong di Desa Ban, Kecamatan Kubu. Rekonstruksi diperlukan, karena warisan seni tari yang amat disakralkan warga setempat ini, nyaris punah. Penyebabnya, warga setempat kesulitan mencari regenerasi penari baru untuk melestarikan kesenian Wayang Wong ini. Kabid Seni Budaya Disbudpar Karangasem, I Gede Sukasari, S.S.T, belum
46 21 - 27 November 2016
lama ini mengatakan proses rekonstruksi ini melibatkan ISI Denpasar. Prosesnya sudah dilakukan dengan melibatkan sekitar enam instruktur penari dan tabuh. Dimulai dengan mengecek perlengkapan berbagai topeng dan lainnya. Kondisi berbagai jenis topeng dan perlengkapan lainnya sangat memprihatinkan. Lantaran lama Wayang Wong tak lagi dipentaskan, sejumlah topeng tak terawat dan nyaris hancur. Beruntung, saat proses rekonstruksi ini, benda-benda bersejarah itu masih bisa diperbaiki dan diselamatkan. Saat ini, proses rekonstruksi selanjutnya adalah pelatihan-pelatihan. Sayangnya, minimnya penari lama, membuat prosesnya sempat tersendatsendat. Sebabnya, sisa penari yang sudah berusia lanjut. Akhirnya, Disbudpar bersama ISI Denpasar mengawalinya dengan menggali kembali cerita-cerita tokoh pewayangan yang sering digunakan sebagai dasar cerita Wayang Wong disana. Akhirnya didapat beberapa judul, seperti “Karebut Kumbakarna” maupun “Kumbakarna Lina”. “Dari dasar cerita itulah, ISI mempolakan ceritanya, menyesuaikan penokohannya dan diciptakan gerak tarinya. Ini sebagai bagian dari tugas kami, baik sebagai penggalian, pelestarian maupun pengembangan,” kata Sukasari. Proses pelatihan, kata Sukasari sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Setelah menyepakati satu ide cerita, ada sekitar 20 penari generasi baru dari warga setempat yang berhasil dilibatkan dalam penggarapan. Warga setempat sangat antusias menyambut upaya proses rekonstruksi Wayang Wong ini. Sebab, sejak dulu warga ingin sekali ada regenerasi baru yang bisa menghidupkan dan melanjutkan kembali warisan seni tradisi tari wali ini, untuk mendukung berbagai ritual sakral desa setempat. l Bagiarta
MBP/gik
Tapel atau topeng yang terbengkalai lantaran seni tari Wayang Wong bertahun-tahun tak dipentaskan lagi.
21 - 27 November 2016
47
HIBURAN
MBP/ant
Kunto Aji bersama isteri dan anak pertamanya.
Kunto Aji Jadi Ayah
K
abar bahagia datang dari solois Kunto Aji. Tepat hari Rabu (9/11) lalu, sekitar pukul 09.05 WIB, Kunto Aji dikaruniai putra pertama dari pasangan Dewi Syariati. Dengan proses persalinan normal di usia kehamilan 40 minggu, lewat sehari dari hari perkiraan lahir, sang bayi yang lahir dengan panjang 50 cm dan berat 3,2 kg itu dibantu persalinannya oleh dokter Riyana Kadarsari di Rumah Sakit Umum Hermina, Ciputat, Tangerang Selatan.
48 21 - 27 November 2016
“Berjuang selama 4 jam di ruang bersalin, sempat tidak menyangka akan normal, karena detak jantung bayi mencapai 190, 30 point di atas normal. Sangat tinggi,” kata Aji dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara, Rabu lalu. “Karena istri saya cukup panik selama 3 jam hanya mendapatkan bukaan 4, sempat ingin menyerah ternyata di satu jam terakhir detak jantung bayi berangsur normal dan langsung menuju ke bukaan 10,” sambung dia.
Kunto Aji mengatakan bahwa ini adalah pengalaman yang luar biasa untuknya. Menurut Aji, keputusannya untuk meliburkan diri dan memilih mendampingi istri adalah jalan yang tepat di tengah momen berharga dan bahagia. “Karena saya sudah meliburkan diri, akhirnya saya bisa menemani dari awal kelahiran anak saya. Mulai dari mengadzani, qomat, sampai memotong tali pusat saya lakukan sendiri,” ujar Kunto Aji. l kmb
Sutradara Film “Silariang” Bangga Gunakan Potensi Daerah SUTRADARA sekaligus kurator film “Silariang” Syahrir Arsyad Dini mengaku bangga menggunakan potensi pemain film daerah yang diangkat ke tingkat nasional. “Kami merasa bangga menggunakan pemain asal daerah ini untuk melakonkan tokoh-tokoh dalam cerita yang diangkat dari budaya Bugis-Makassar,” kata Syahrir pada sosialisasi trailer film “Silariang” di Makassar, baru-baru ini. Menurut dia, meskipun tidak menggunakan tokoh utama artis nasional dan sudah lazim dikenal banyak orang, namun pihaknya optimistis film garapannya akan
menjadi pilihan perdana untuk ditonton. Hal itu menjawab pertanyaan yang muncul pada saat media confrence. Syahrir yang akrab disapa Rere ini mengatakan, hadirnya film berjudul serupa ini tidak menyiutkan nyalinya untuk merampungkan film “Silariang” hingga sejak 24 September hingga 3 November 2016. Sementara itu, Ika KDI yang berprofesi sebagai penyanyi namun terpilih menjadi pemeran “emak” mengaku turut bangga dan meyakini para pemain di film Silariang ini, optimal memainkan peran masing-masing.
“Dengan pemain asal daerah ini, tentu lebih mudah memahami dan melakonkan karakter tokoh-tokoh di dalamnya,” ujarnya. Untuk pendalaman materi cerita terkait dengan sosial budaya di Sulsel ini, Rere membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Sementara total kru yang terlibat dalam pembuatan film ini sekitar 80 orang mulai dari penata musik, penata cahaya hingga para pemain yang semuanya berasal dari Sulsel. l kmb
MPB/ant
Sutradara film Dumba-Dumba (Deg-Degan) Syahrir Arsyad (kedua kiri) bersama para pemeran film garapannya memberikan keterangan pers di Makassar, Sulawesi Selatan, belum lama ini. 21 - 27 November 2016
49
PROPERTI
Properti Murah Marak, Konsumen harus Selektif
S
aat ini tak sedikit produk properti (tanah dan rumah) murah di pasaran. Hal tersebut terkait kondisi bisnis yang lesu. Namun demikian konsumen mesti tetap selektif membeli, baik untuk tempat tinggal maupun spekulasi. Demikian diungkapkan salah seorang spekulan properti, Agustinus beberapa waktu lalu. Dikatakan, selektivitas diperlukan terutama menyangkut kualitas rumah atau tanah yang dijual murah tersebut. ‘’Kalau rumah jelas harus memenuhi ketentuan teknis pembangunan umum (PU), sedangkan tanah sama - sama sebisa mungkin berada di lokasi strategis, serta memiliki fasilitas sosial atau umum (fasos -fasum) yang memadai,’’ katanya. Lanjutnya, dengan selektif memilih, diharapkan konsumen lebih mudah untuk menjadikan sarana investasi mereka bisa dijual lebih mahal. Menurutnya, secara teori sekarang ini saatnya untuk membeli karena marak produk properti dijual murah. Sebab ke depan harga properti dipastikan naik sehingga akan menjadi momen tepat menjual investasi guna memperoleh untung yang optimal. Hal senada diungkapkan spekulan lainnya, Agud Ariasta. Katanya, bermain di bisnis properti tak gampang. ‘’Perlu strategi dan sumber daya yang memadai
guna menyikapi situasi tertentu,’’ katanya. Terutama ketika ekonomi lesu minimal investasi rumah atau tanah itu bisa disewakan dan tetap mendatangkan uang. Sementara itu, di mata negara lain, Bali dinilai masih menjanjikan mengembangkan bisnis properti. Seperti yang dilakukan Korea Selatan. Negara ini sangat tertarik menanamkan investasinya di Indonesia. Mereka menilai potensi pasar properti yang cukup menjanjikan membuat investor dari kawasan regional melirik Indonesia. Menyusul investor dari Singapura, Cina, dan Hongkong, kini Korea Selatan (Korsel) juga tertarik mengembangkan proyek properti di Indonesia. Seperti dilansir dari Housing-Estate.co, kawasan yang diincar Tangerang dan Bali. Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, investastor Korsel akan mengembangkan proyek residensial dan retail complex seperti shopping mall, duty free shop, retail mall, dan bioskop. “Ini impact-nya akan sangat besar untuk perekonomian Indonesia. Pemerintah akan mengarahkan investasi asing ini untuk mengembangkan perekonomian setempat, sektor pariwisata akan lebih didorong untuk pengembangan hotel dan resor. Kebetulan Banten dan Bali menjadi
bagian dari 10 destinasi wisata prioritas pemerintah,” ujarnya saat bicara di ajang Indonesia Investment Promotion Center di Seol, Korsel, akhir pekan lalu. Berdasarkan data investasi asing Januari-September 2016 Korsel menduduki peringkat ke-8 dengan nilai investasi 743 juta dolar AS yang mencakup 1.944 proyek. Investasi asal Korsel ini menyumbang 3,5 persen dari total realisasi investasi asing pada periode tersebut. Investasi negeri ginseng itu menunjukkan tren kenaikan, periode sama 2015 nilai investasinya Rp453,4 triliun, naik sebesar 13,4 persen. Tenaga kerja yang terserap sebanyak 960.041 orang. Thomas menyatakan sektor pariwisata sangat potensial untuk mendongkrak perekomian nasional. Ia memberi wisatawan Tiongkok yang datang ke Manado naik dari 12 ribu orang per tahun menjadi 12 ribu orang per bulan setelah dibuka penerbangan low cost Manado-Tiongkok. “Ini meningkatkan kebutuhan hotel, resort, leisure, entertainment, dan sektor properti lainnya. Makanya pemerintah menggenjot pembangunan dan mengembangkan kota-kota metropolitan baru sebagai karpet merah untuk investasi asing,” pungkasnya. l Gunawan/kmb
MBP/dok
50 21 - 27 November 2016
162 |21 - 27 November 2016
Nasib Tenaga Kontrak RP 20.000