160 |7 - 13 November 2016
Belasan Jembatan Rawan Dilintasi
RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI l’’Reborn Teacher’’, Sebuah Terobosan Dalam Pendidikan Guru 6 BALI SEPEKAN lPohon Tumbang Timpa Mobil Dinas 7
LAPORAN UTAMA l Bali Miliki 117 Jembatan Anggaran Perbaikan Diformat Tahun 2017 8 l Kelebihan Beban Belasan Jembatan Rawan Dilintasi 9 l Badung akan Bangun Jembatan di Belok/Sidan 10 l Tragedi Robohnya Jembatan Kuning Bupati Suwirta Serahkan Dana Duka kepada Keluarga Korban Meninggal 11 POLITIK lPolitisasi Pendidikan Harus Dihapus 16 lPengusaha Bali Harus Tetap Waspada 17 KIPRAH REMAJA l Ni Made Wikandina Putri
Menggali Potensi Diri 18
LENSA l Bongkar Tower 26
OLAHRAGA l Menang Lebih Penting 27 PENDIDIKAN l Penetapan Tenaga Kontrak, Masa Pengabdian
Diharapkan Jadi Pertimbangan 32
EKONOMI l Pertumbuhan Lebih Merata 36 PARIWISATA l Air Terjun Bunutin
Tawarkan Keindahan Alam yang Alami 38
MANCANEGARA l Abe Berpeluang Jadi PM Terlama 20 DAERAH l Puting Beliung Hantam Empat
Banjar di Desa Tibubiyu 22
TRADISI l ’’Maboros’’ di Busungbiu
Gunakan Kijang Sebagai Sarana Upakara 46
PROPERTI l Arsitektur adalah Cermin Budaya 50
7 - 13 November 2016
3
DARI PEMBACA
Menunggu Penanganan Terminal Ubung? M
enteri Perhubungan, Budi Karya melihat dari dekat (sidak) ke Terminal Tipe A Mengwi 23 Oktober lalu. Budi Karya melihat Terminal Mengwi tidak berfungsi dengan baik, karena bus-bus yang dulunya menurunkan penumpang di Terminal Ubung tidak mau berpindah atau menurunkan penumpang di Terminal Mengwi. Terminal Mengwi adalah salah satu terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Untuk mengembalikan fungsi Terminal Mengwi, Menteri Perhubungan (Menhub) mengimbau pemerintah Provinsi Bali untuk melakukan penegakan hukum. “Kami minta Gubernur melakukan law enforcement. Apa yang ada di Ubung itu harus dipindahkan ke Mengwi tegasnya. Penegasan Menhub ini saya baca di koran Bali Post yang terbit 24 Oktober lalu. Menhub juga mengharapkan Pemkot Denpasar berjiwa besar untuk melepas transportasi yang ada di Terminal Ubung. Saya pribadi yang sering sebagai penumpang bus AKAP Denpasar-Yogyakarta berpendapat sementara rasanya Gubernur Bali apalagi Wali Kota Denpasar sulit melakukan apa yang diharapkan oleh Menhub. Maafkan saya bukan bermaksud memprofokasinya. Nah sekarang kesimpulannya beranikah Gubernur Bali Mangku Made Pastika melaksanakan ketegasan atau secara kasarnya membubarkan Terminal Ubung dan semuanya yang ada di Terminal Ubung dipindahkan ke Terminal Mengwi? Ini suatu dilema bagi Gubernur semasih bus-bus AKAP menuju ke Denpasar karena gudangnya atau pemiliknya ada di Denpasar maka rasanya Terminal Ubung sulit dibubarkan. Seandainya Terminal Ubung tidak difungsikan lagi dan semua dagang pindah ke Terminal Mengwi, pasti ada yang dirugikan. Siapa lagi, kalau bukan Pemkot Kota Denpasar. Pendapatan Kota Denpasar akan berkurang. Badung yang sudah katanya kaya maka akan bertambah kaya lagi. Pulau Bali kecil, setiap jengkal tak perlu ada terminal. Usul saya alangkah eloknya apabila Terminal Mengwi disulap jadi Taman Kota Badung dan dijadikan arena gedung kesenian seperti Taman Budaya atau Art Center Denpasar. Apalagi di sekitarnya sudah ada sarana penunjang seperti patung Rama Sita dan patung-patung lainnya. Begitu juga untuk memudahkan akses bagi para wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata seperti Taman Ayun, Tanah Lot, dll. Arena untuk pawai kesenian pun juga memungkin seperti pawai pembukaan PKB, dan untuk melengkapi perlu juga dibangun galeri dan gedung museum seni budaya untuk memajang hasil karya para seniman Badung. Belanja ke pasar Bringkit juga dekat. Menurut rencana Pemkab Badung akan membangun gedung serba guna atau arena pentas seni budaya di dekat Puspem Badung di Sempidi. Kalau jadi, saya khawatir Puspem akan rawan kejahatan. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
7 - 13 November 2016
4
Menggugat Komersialisasi dan Politisasi Dunia Pendidikan Tim sapu bersih pungli terbentuk. Ketuanya pun tak tanggung-tanggung, Menko Polhukam Wiranto. Gerakan ini diberi mandat menyapu bersih pungli di lembaga-lembaga pemerintahan, termasuk lembaga penegak hukum. Tak hanya itu, lembaga pendidikan yang selama ini menjadi salah satu pusat pungli juga dibidik. Gerakan sapu bersih pungli ini pun direspons positif banyak pihak, namun banyak juga yang meragukan efektivitasnya. Mencermati gerakan sapu bersih pungli ini, Pusat Data Bali Post secara khusus menggelar jajak pendapat terkait dengan sapu bersih pungli di sektor pendidikan. Pilihan topik ini dilakukan mengingat belakangan ini banyaknya keluhan dan protes orang tua siswa atas pungutan yang dilakukan sekolah. Dalihnya pun beragam. Ada sumbangan bangku, beli pelajaran, pakian seragam dan biaya yang direstui ‘’komite’’ yang jumlahnya diseragamkan. Jajak terkait hal ini dilakukan dengan kuesioner dan wawancara via telepon. Beradasarkan tabulasi atas jawaban responden, umumnya responden yakin gerakan pungli ini akan efektif. Syaratnya sanksi bagi pelanggar jelas dan petugas saber pungli bersih. Terkait dengan sapu bersih pungli di dunia pendidikan, 54,26 persen responden yakin akan efektif. Setidaknya gerakan ini bisa menekan praktik pungli di dunia pendidikan. Responden mengatakan selama ini pungli membuat pendidikan tetap mahal, walaupan Negara telah mengalokasikan banyak dana untuk sektor ini. Mestinya dengan alokasi 20 persen APBD/APBN untuk pendidikan, dunia pendidikan bisa murah dan tetap berkualitas. Selama ini dengan dalih untuk mengejar kualitas lulusan sekolah melakukan beragam kegiatan yang biayanya ditanggung orang tua siswa. Dengan acuan yang jelas dan pengawasan yang tegas, responden yakin saber pungli ini akan bisa menekan praktik komersialisme di dunia pendidikan. Sedangkan 43,51 persen responden ragu-ragu pungli di dunia pendidikan bisa ditekan hanya menggunakan pendekatan saber pungli. Selama ini, pungli di lembaga pendidikan dilakukan dan dibudayakan karena banyaknya kepentingan. Kerap pungli itu dipahami orang tua siswa karena memiliki kepentingan dengan lembaga pendidikan. Orang tua siswa umumnya berharap anaknya dapat pendidikan yang berkualitas. Orang tua akhirnya memaksakan anaknya masuk di sekolah favorit sehingga rela mengeluarkan dana tambahan. Dalam konteks ini, pungli di dunia pendidikan tumbuh subur karena pendidikan memang menjadi lembaga bisnis dan memiliki ruang kompromi. Kondisi ini makin subur ketika politisasi di dunia pendidikan menguat. Responden mengatakan, selama ini pungli tumbuh subur karena orang tua siswa takut melaporkan praktik pungli yang dilakukan sekolah. Pengaruh psikologis yakni nasib anak di sekolah jika orang tua banyak protes tetap menjadi pertimbangan utama. Artinya, kata responden kalau hanya sebatas menekan pungli tanpa memberikan penyadaran kepada orang tua siswa pungli di sektor pendidikan sulit dihapus. Terlebih, dari ribuan orang tua siswa yang biasa protes
terhadap kebijakan sekolah hanya satu dua saja. Itupun tak tersuarakan secara terbuka. Sedangkan, 2,23 persen responden mengaku belum bisa memberikan penilaian atas efektivitas Saber Pungli di sektor pendidikan. Selama ini pungli yang terjadi di sekolah menjadi budaya karena ada kecenderungan saling menguntungkan. Namun, responden kelompok ini mendukung penuh jika Saber Pungli menyasar dunia pendidikan. Saber Pungli ini harus membuat sekolah memiliki program pengelolaan keuangan yang jelas, sehingga mudah diawasi. Dana-dana komite yang dipungut berdasarkan kesepakatan yang dipaksakan tetap harus menjadi dana legal yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka. Selama ini dana-dana yang dipungut sekolah hanya dipertanggungjawabkan kepada segelintir orang yakni ketua komite saja. Ini membuat celah terjadinya kompromi dan kolusi. l Dira Arsana
7 - 13 November 2016
5
5
opini
’’Reborn Teacher’’, Sebuah Terobosan Dalam Pendidikan Guru
Kemajuan sebuah bangsa dapat dilihat dari kemajuan pendidikannya. Finlandia yang awalnya negara miskin menjadi negara peringkat tertinggi di dunia melalui pendidikan. Saat ini Indonesia sedang belajar dari Finlandia dalam usaha meningkatkan mutu pendidikannya. Akankah kita bisa seperti Finlandia? Ada berbagai faktor yang harus dipertimbangkan dalam usaha mencapai tujuan tersebut. Salah satunya adalah guru.
M
enurut Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat membuka Konaspi VIII di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta tanggal 12-15 Oktober 2016, tugas guru adalah mencerdaskan kehidupan bangsa untuk mencapai masyarakat adil dan makmur. Agar bisa mencerdaskan bangsa maka guru harus cerdas. Untuk menjadi cerdas guru harus dinamis, yaitu dengan terus semangat belajar, berinovasi dan produktif. Guru adalah garda terdepan kemajuan sebuah pendidikan. Disebut demikian, karena guru merupakan faktor kunci keberhasilan sebuah pendidikan. Mutu pendidikan tergantung pada mutu guru. Peran guru sangat vital karena guru menjadi determinan pada mutu proses pembelajaran di kelas dan pencapaian hasil belajar (learning output) dan dampak belajar (learning outcome). Sebuah pembelajaran akan bermakna apabila guru mampu memfasilitasi peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajarannya, yakni memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai yang kemudian dapat dimanfaatkan dalam kehidupan mereka (life skills). Menurut Undang-undang Guru dan Dosen No. 14 Tahun 2005, guru adalah pendidik profesional yang harus memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan personal. Kompetensi pedagogik berhubungan dengan kemampuan guru menyelenggarakan pembelajaran yang didukung oleh kemampuan memahami peserta didik dan pengetahuan terkait dengan metode, strategi, media, serta asesmen pembelajaran, kompetensi profesional merujuk pada ke-
6
Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
mampuan dalam bidang studi yang diampu, kompetensi sosial terkait dengan kemampuan menempatkan diri dalam pergaulan dengan sesama, khususnya peserta didik dan rekan kerja. Dan kompetensi personal yaitu kemampuan individu yang merepresentasikan karakteristik seorang yang menjadi fondasi sikap seorang guru yang ideal. Mmeski demikian, masih terdapat berbagai permasalahan yang terkait dengan guru, yaitu pendidikan guru yang masih belum maksimal, distribusi guru yang belum merata, kualitas (kompetensi) guru yang masih rendah, dan berbagai masalah lainnya. Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru adalah melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), yaitu sebuah program pelatihan guru dalam jabatan (in-service training) yang membantu guru meningkatkan profesionalismenya baik itu dalam content knowledge, yaitu pengetahuan terkait dengan bidang studi yang diampu dan pedagogical knowledge, pengetahuan yang berhubungan dengan kemampuan memahami peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dan inovatif. Meski demikian, meskipun guru telah mengikuti PLPG dan telah bersertifikat pendidik, hasil beberapa penelitian membuktikan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan dari sertifikasi pendidik terhadap peningkatan mutu pendidikan. Sertifikasi pendidik dikatakan baru bisa meningkatkan kesejahteraan guru saja. Oleh karena itu, menjadi pemikiran kita semua khususnya pemerintah melalui LPTK, bagaimanakah caranya meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih maksimal? Dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) VIII tersebut, yang menjadi wahana bagi para pendidik Indonesia ikut berpartisipasi memberikan sumbangsih pemikiran bagi pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, dibahas 8 subtema arah kebijakan pendidikan guru di Indonesia, salah satu dari 8 subtema tersebut adalah Sistem Pendidikan Guru Berasrama dan Berikatan Dinas. Pendidikan berasrama ini sesungguhnya
telah ada sejak lama di Indonesia, terutama dalam pendidikan agama, seperti pesantren, padepokan atau pasraman. Di tempattempat tersebut, peserta didik bukan hanya dikembangkan intelektualitasnya, tetapi juga pemahaman, penghayatan dan aplikasi nilai-nilai keagamaan yang melandasi moralitas, etika dan etiket. Oleh karena itu, peserta didik jebolan tempat-tempat tersebut biasanya menjadi pribadi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga santun dan beretika. Mengadaptasi dari sistem pendidikan berasrama dalam pendidikan agama tersebut, pendidikan di lembaga formal khususnya guru perlu segera direalisasikan, yaitu melalui sistem pembelajaran di mana peserta didik tinggal di sebuah asrama, di mana terdapat dua kegiatan pokok, yaitu akademik dan nonakademik. Kegiatan akademik berhubungan dengan peningkatan kompetensi dan keterampilan dalam bidang studi yang diampu dan kompetensi pedagogik (hard skills), sedangkan nonakademik berhubungan dengan peningkatan kompetensi tekait dengan kompetensi sosial dan personal (soft skills) yang mendukung pencapaian hard skills. Kebijakan pengembangan sekolah berasrama ini oleh para pemangku kebijakan di LPTK dianggap mendesak dalam rangka melahirkan para guru profesional yang memiliki karakter, moralitas, dan integritas yang kuat. Selain itu, melalui pendidikan berasrama para calon guru dapat berdiskusi dalam usaha mengasah intelektualitas dan kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan berbagai masalah serta mampu berkreasi dalam usaha meningkatkan mutu pembelajaran. Selain itu, pendidikan berasrama juga dapat menjadi ajang melatih keterampilan mengajar dan melakukan inovasi pembelajaran melalui berdiskusi dengan teman sejawat, baik di dalam kelas maupun di luar kelas selama berasrama. Pendidikan berikatan dinas memiliki konotasi bahwa pemerintah akan memberikan jaminan kepada calon guru untuk diangkat dan ditempatkan di wilayah Indonesia setelah mereka menyelesaikan pendidikannya. Penulis, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha
7 - 13 November 2016
6
BALI SEPEKAN
Dua Nelayan Digulung Ombak
Pohon Tumbang Timpa Mobil Dinas HUJAN deras yang mengguyur wilayah Bangli, Selasa (25/10) mengakibatkan sebatang pohon berukuran besar yang tumbuh di areal parkir kantor Dinas Tata Kota Bangli tumbang. Pohon tumbang menimpa satu unit mobil dinas dan dua unit sepeda motor yang ada di sekitarnya. Akibat kejadian itu, mobil dinas yang merupakan kendaraan operasional Sekretaris Dinas Tata Kota itu mengalami kerusakan cukup parah pada bagian belakang. Salah seorang pegawai yang ditemui di lokasi menuturkan, tumbangnya pohon tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 wita.
MBP/ina
Saat pohon tumbang, hujan deras sedang mengguyur Bangli. ‘’Kejadiannya saat hujan deras. Tidak ada angin kencang tapi tiba-tiba pohon tumbang,’’ terangnya. Batang pohon yang tumbang lantas menimpa satu unit mobil dan dua unit sepeda motor yang tepat berada di sampingnya. Besarnya ukuran batang pohon yang tumbang mengakibatkan mobil dinas jenis Kijang bernopol DK 1870 P tersebut rusak pada bagian atap dan kaca belakang. Sedangkan dua unit sepeda motor yang terkena pohon tumbang kerusakannya tidak terlalu parah. l Swasrina
GARA-gara kipas mesin terlilit tali pelampung bubu, dua orang nelayan asal Yeh Gangga, Tabanan, Sabtu (22/10), digulung ombak dengan kondisi perahu terbalik. Meski sempat terombang-ambing selama 30 menit, keduanya berhasil selamat. Hanya, mesin jukung rusak dan alat tangkap hilang. Dua nelayan dari kelompok nelayan Dharma Murti Yeh Gangga tersebut, yakni I Made Ariasta (31) dan ayah kandungnya, I Ketut Laci (51). Keduanya tergulung ombak saat melaut di seputaran Pantai Pasut yang berlokasi di Banjar Tegal Temu Desa Tibubiu, Kerambitan. Dari informasi yang dihimpun, sebelum kejadian ayah dan anak ini hendak memasang bubu sekaligus mengambil hasil tangkapan lobster di tengah laut dengan jarak sekitar 200 meter dari bibir pantai. Saat hendak mengambil hasil tangkapan tersebut tiba-tiba ombak besar datang. Keduanya pun berniat menjauh dari ombak namun sayangnya ketika hendak memacu gas dari jukung yang dibawa, kipas mesin terlilit jaring bubu dan menyebabkan perahu terbalik hingga keduanya tercebur dan terombangambing di laut. Beruntung keduanya bisa berenang. l Puspadewi
Truk Pengangkut Air Mineral Masuk Jurang TRUK dengan nomor polisi DK 9889 VU mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) di jalan Singaraja - Bedugul, tepatnya di kilometer 5-6, wilayah Banjar Dinas Prabakula di Desa Padangbulia Kecamatan Sukasada Sabtu (22/10). Truk yang mengangkut delapan ton muatan air mineral dalam kemasan ini terjun ke jurang. Kejadian ini dipicu karena mesin tiba-tiba mati hingga rem tidak berfungsi
maksimal. Pantauan di lokasi kejadian menyebutkan, sebelum kejadian truk yang dikemudikan Sutejo (41) asal Sitobondo, Jawa Timur (Jatim) dan menetap di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng, datang dari Perean menuju Singaraja. Saat kejadian, hujan deras dan dalam perjalanan, kendaraan berfungsi dengan baik. Memasuki di lokasi keja-
dian, tiba-tiba mesin truk mati. Akibatnya, rem dan peralatan tidak berfungsi, hingga truk tidak bisa dihentikan. Truk akhirnya terjun ke jurang yang cukup dalam. Di dasar jurang posisi truk terbalik dan muatannya tertindih di bawah. Meski truk mengalami rusak berat, namun beruntung Sutejo dan kerneknya, Ali (20), selamat dan hanya mengalami luka ringan. l Mudiarta 7 - 13 November 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Bali Miliki 117 Jembatan
Anggaran Perbaikan Diformat Tahun 2017
T
ahun 2016 ini, beberapa insiden kerusakan jembatan terjadi di Bali. Diawali dengan ambrolnya jembatan Dangin Tukadaya Jembrana pada awal tahun yang memutus jalur kendaraan dari dan ke Gilimanuk. Teranyar, jembatan Tukad Penatih di Jl. Gatot Subroto (Gatsu) Timur, Denpasar yang ditemukan retak dan tiga bautnya lepas. Terparah, runtuhnya Jembatan Kuning yang menghubungkan Pulau Nusa Ceningan dan Lembongan di Klungkung dengan menelan delapan korban jiwa, puluhan orang luka-luka dan belasan sepeda motor nyemplung ke laut. Perbaikan jembatan Dangin Tukadaya dan jembatan Tukad Penatih, dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VIII. Demikian pula untuk perbaikan Jembatan Kuning, rencananya juga akan dibiayai oleh Balai yang kini berkantor pusat di Surabaya itu. Sementara Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam laporannya kepada Gubernur Bali mengatakan, Jembatan Kuning akan dibangun kembali sepanjang 140 meter dan lebar 1,6 meter. Mempertimbangkan keberadaannya selama ini sebagai ikon pariwisata di Kecamatan Nusa Penida, pembangunan jembatan ini akan dilakukan di lokasi yang sama. Terkait konstruksi jembatan, Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta agar jembatan yang akan dibangun harus dipastikan tidak bisa dilewati kendaraan. Terutama mobil, jangan sampai bisa lewat melintasi jembatan tersebut. Pihaknya juga menekankan pentingnya pengawasan dari aparat terhadap masyarakat pengguna sehingga bencana serupa tidak terulang lagi. “Kalau ada masalah dalam pembiayaan pembangunan dari pemerintah pusat, saya minta segera koordinasikan dengan Provinsi sehingga ikon Nusa Lembongan tidak hilang,” ujarnya kepada Bupati Klungkung. Pemprov, menurut Pastika, akan tetap membangun jembatan yang lebih kokoh dan aman serta bersifat permanen sesuai perencanaan tahun 2017. Mengingat,
8
MBP/edy
Sejumlah pekerja sedang melakukan perbaikan jembatan di kawasan Kuta Selatan. Tahun 2016 ini, sejumlah jembatan di Bali mengalami kerusakan bahkan ada yang runtuh dan menelan korban jiwa.
jembatan yang menghubungkan Lembongan-Ceningan, sangat menunjang mobilitas masyarakat setempat yang cukup tinggi. Terlepas dari jembatan yang ditangani Balai Jalan Nasional, Bali sendiri memiliki 117 jembatan dengan panjang 1.513,5 meter yang tersebar di 9 kabupaten/kota dan ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi. Kepala Dinas PU Bali, I Nyoman Astawa Riadi mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan jembatan-jembatan itu. Kalaupun ada kerusakan, secara umum hanya kerusakan railing. “Jadi, bukan kerusakan konstruksi, semuanya masih bisa ditangani. Artinya tidak ada yang kritis,” ujarnya. Menyangkut anggaran khusus untuk jembatan, Astawa Riadi mengatakan, saat ini belum ada karena baru akan diformat tahun depan. Artinya, anggaran sejauh ini masih difokuskan untuk jalan saja. “Anggarannya (untuk jembatan-red) belum ada. Jembatan itu kan jadi satu dengan jalan, tahun depan itu kita format ada untuk jembatan,” jelasnya.
Sementara itu, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VIII Surabaya (Jawa Timur dan Bali) rupanya sudah memiliki desain untuk mengganti tiga jembatan dengan konstruksi baja di Jl. Gatot Subroto, Denpasar dengan beton. Kepala BBPJN Wilayah VIII, Ketut Darmawahana memaparkan, tiga jembatan Gatsu saat ini masih menggunakan konstruksi baja yakni jembatan Tukad Penatih, jembatan Tukad Ayung, dan jembatan Tukad Bindu. Setiap jembatan memiliki panjang 50 meter dengan lebar 7 meter. Biaya pembangunan konstruksi beton dalam 1 meter panjang jembatan dengan lebar 7 meter kurang lebih Rp 350 juta. Bila dikalikan dengan panjang jembatan, kirakira membutuhkan dana Rp 17 miliar untuk satu jembatan saja. “Untuk tahun 2017, belum (ada dana-red). Tahun 2018, kami juga belum bisa jamin. Tapi kami sudah punya desain beton untuk ketiga-tiganya. Jadi begitu dana ada, kita sikat. Pokoknya secepatnya,” ujarnya. l Rindra
7 - 13 November 2016
8
Kelebihan Beban
Belasan Jembatan Rawan Dilintasi KONDISI jembatan di jalan nasional Denpasar-Gilimanuk banyak yang mengkhawatirkan. Di Jembrana, dari Gilimanuk hingga Pengeragoan, ada empat yang rawan ambruk. Salah satu penyebab jembatan rusak adalah tonase kendaraan yang melintas melebihi dari yang ditentukan. Di samping, kondisi jembatan yang sudah uzur terutama di bangunan bagian bawah (abutment). Seperti yang terjadi di jembatan Dangintukadaya, awal tahun 2016 lalu. Jembatan yang berumur lebih dari 40 tahun tersebut ambrol di bagian tengah saat air sungai meluap. Selain bagian abutment tepatnya tiang penyangga yang sudah keropos, juga dipicu getaran akibat beban kendaraan yang melintas. Kondisi jalur lalu lintas Jawa-BaliLombok sempat lumpuh selama beberapa hari akibat kejadian tersebut. Kini jembatan yang sempat diperlebar beberapa tahun lalu itu, hanya menyisakan bagian pinggiran dan digunakan sebagai jembatan darurat. Selain Dangintukadaya yang saat ini sedang dikerjakan, jembatan lain yang dikelola Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII yang diketahui kondisinya rawan adalah di Medewi (PulukanMedewi), Tukadaya (Banyubiru-Tukadaya), Biluk Poh (Penyaringan-Tegalcangkring) dan Tuwed (Tuwed-Melaya). Kerusakan ada pada bagian atas jembatan terutama di bagian aspal. Bahkan di jembatan Medewi, terbentuk lubang yang cukup menganga sehingga membahayakan pengguna jalan. Lubang tersebut berada di jalur arah Gilimanuk-Denpasar yang sering dilalui kendaraan barang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jembrana, I Gusti Putu Mertadana mengatakan, dari data yang dimiliki, di jalan nasional terdapat 28 jembatan di wilayah Jembrana. Dari pengecekan berkala, diketahui sejumlah jembatan yang rawan rusak. “Kalau perbaikannya ada di Pusat, termasuk di Medewi itu kemarin sudah ditambal sementara,� terang Mertadana. Dinas, menurutnya selalu berkoordinasi langsung dengan BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional) karena wewenangnya di sana. Dari empat jembatan yang terdata rusak itu, sejatinya tahun ini akan dilakukan perbaikan untuk jembatan Biluk Poh (Tegalcangkring-Penyaringan) dan Tukadaya,
MBP/olo
Kondisi jembatan Medewi yang berlubang dan hilang besinya. Disinyalir, beban kendaraan yang melintas terlalu berat sehingga aspal di jembatan cepat rusak.
Melaya. Di dua jembatan ini juga rawan kecelakaan karena situasi jalan menuju jembatan yang menikung tajam. Rencana awal, jembatan akan dibuat kembar (dua lintasan). Namun karena jembatan di Dangintukadaya lebih dahulu jebol, maka perbaikan difokuskan ke jembatan tersebut. Dinas menurutnya sebatas melaporkan kondisi jembatan yang melintasi jalan nasional. Untuk yang Jembatan kewenangan Pemkab Jembrana, dari pendataan ada 13 unit di antaranya dalam kondisi rawan dilintasi. Dari belasan jembatan kabupaten yang diketahui mengalami kerusakan, baru tiga jembatan yang diperbaiki tahun ini. Tiga belas unit jembatan penghubung antardesa dan antarbanjar yang rawan itu, kerusakan rata-rata berada pada bagian abutment jembatan. Kerusakan itu diakibatkan gerusan air sungai (erosi). Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum Jembrana, I Wayan Sudiarta menambahkan, perbaikan tiga jembatan sudah dianggarkan tahun ini dalam APBD Perubahan. Ketiga jembatan itu, MelayaBlimbingsari sepanjang 25 meter, jembatan Pangkung Tanah-Anyarsari sepanjang
delapan meter dan jembatan Persil-Segah (Pekutatan) sepanjang 18 meter. “Rata-rata kerusakan ada pada abutment karena erosi, ada juga yang rusak di bagian sayap jembatan,� ujar Sudiarta. Fakta di lapangan, banyak truk-truk yang bermuatan melebihi tonase dari Jawa melewati jalan Denpasar-Gilimanuk. Hal itu tidak dapat dihidari karena penerapan tonase yang berbeda antara Jawa dan Bali. Sebab, tipe jalan yang juga berbeda dimana di Bali lebih kecil. Sepanjang jalur darat SumateraJawa-Bali-NTB, Bali menjadi ekor sehingga filter kendaraan barang di Jembatan Timbang memegang peranan penting. Namun faktanya, banyak kendaraan barang melebihi tonase yang melintas. Dampaknya, selain kemacetan juga kerusakan infrastruktur baik jalan maupun jembatan. Padahal sejatinya, sudah ada penertiban dan ketegasan ketika pada awal tahun lalu saat jembatan jebol di Dangintukadaya. Saat itu, kendaraan barang yang melintas di jembatan darurat dibatasi tonasenya berdasarkan sumbu dengan kesepakatan bersama antara Dishub Provinsi Bali, BPJN Wilayah VIII dan Kepolisian. l Surya Dharma 7 - 13 November 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
Badung akan Bangun Jembatan di Belok/Sidan
K
esenjangan antara Badung Utara dengan Badung Selatan yang penuh gemerlap pariwisata, perlahan mulai berupaya diatasi pemerintah daerah setempat. Salah satunya, dengan menggeliatkan pariwisata di Badung Utara. Tentu saja pengembangan yang dilakukan tidak sama dengan yang di Badung Selatan. Mengingat, karakteristik dan topografi Badung Utara yang jelas sangat berbeda dengan Badung Selatan. Untuk Badung Utara, pemerintah setempat berusaha menggeliatkan agrowisata. Tercatat, beberapa usaha agrowisata mulai tumbuh dan berkembang di daerah ini. Salah satu yang dilakukan Pemkab Badung, yakni dengan membangun berbagai infrastruktur yang diperlukan. Salah satunya, pembangunan jalan dan jembatan untuk mengatasi meningkatkan distribusi dan pergerakan ekonomi daerah satu dengan daerah lainnya. Termasuk, menghilangkan isolasi yang selama ini cukup menghambat perkembangan daerah-daerah tersebut. Salah satu yang dinilai cukup berhasil, yakni pembangunan Jembatan Tukad Bangkung di daerah Plaga. Bahkan, jembatan yang diresmikan pada 19 Desember 2006 silam ini diklaim sebagai jembatan tertinggi di Asia Tenggara, dengan pilar tertinggi mencapai 71,14 meter dengan panjang 360 meter dan lebar 9,6 meter. Jembatan Tukad Bangkung ini menghubungkan tiga kabupaten yakni Badung, Buleleng, dan Bangli. Keberadaan jembatan ini bahkan mampu menjadi ikon baru pariwisata di Badung Utara. Bahkan, Pemkab Badung menggelar berbagai event untuk terus mempromosikan ikon baru pariwisata Badung Utara ini. Salah satunya, dengan terus menggelar Festival Budaya Pertanian di Jembatan Tukad Bangkung. Sukses dengan pembangunan Jembatan Tukad Bangkung, Kabupaten Badung yang mempunyai PAD tertinggi di Bali, rencananya akan membangun
10
MBP/dok
Jembatan Tukad Bangkung di Plaga yang menghubungkan Badung, Bangli dan Buleleng telah menjadi ikon baru pariwisata Badung Utara.
jembatan di Belok/Sidan dengan biaya yang dianggarkan mencapai puluhan miliar rupiah. Pembangunan jembatan tersebut rencananya akan dimulai pada tahun 2017 dan diperkirakan selasai 2018. Ketua DPRD Badung, Putu Parwata mengatakan, jembatan yang akan dibangun di Belok/Sidan ini bertujuan untuk menumbuhkan kelancaran lalu lintas perdagangan masyarakat setempat dan untuk mengembangkan periwisata desa serta mempercepat pertumbuhan ekonomi tingkat desa. “Pembangunan infrastruktur seperti jembatan akan memudahkan lalu lintas perdagangan di tingkat desa. Sehingga, nantinya dapat meningkatkan tafaf hidup masyarakat setempat, khusunya
di Badung Utara,� tandas Putu Parwata, Kamis (27/10). Seperti halnya Jembatan Bangkung, rencana pembangunan jembatan di Belok/Sidan juga akan difungsikan untuk menarik wisatawan dengan menampilkan pameran hasil pertanian desa setiap tahunnya (agrotourism). Di samping juga menampilkan kesenian dan budaya masyarakat desa setempat. Akankah jembatan Belok/Sidan mampu menandingi Jembatan Tukad Bangkung? Paling tidak, keberadaan jembatan baru ini diharapkan kian memacu adrenalin pengembangan pariwisata di Badung Utara sehingga pemerataan yang diharapkan bisa segera terwujud. l Winata
7 - 13 November 2016
10
ADVErTORIAL
Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyerahkan dana duka kepada keluarga korban meninggal tragedi robohnya Jembatan Kuning di Kecamatan Nusa Penida.
Tragedi Robohnya Jembatan Kuning
Bupati Suwirta Serahkan Dana Duka kepada Keluarga Korban Meninggal JEMBATAN Kuning penghubung Nusa Ceningan dan Lembongan, roboh pada Minggu (16/10). Robohnya jembatan yang juga mendapat julukan Jembatan Cinta ini, telah menelan korban jiwa sebanyak delapan orang. Korban jiwa berasal dari Desa Lembongan, Desa Jungutbatu dan Desa Kutampi. Selain korban jiwa, peristiwa ini juga mengakibatkan puluhan orang luka-luka dan belasan sepeda motor tercebur ke laut. Atas tragedi tersebut, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyerahkan dana duka kepada keluarga korban meninggal tragedi robohnya Jembatan Kuning di
Kecamatan Nusa Penida. Bupati Suwirta didampingi Wakil Bupati Made Kasta, Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru dan SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung. Dana duka diserahkan kepada keluarga korban meninggal pada robohnya jembatan yang menghubungkan Pulau Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Penyerahan dilakukan di masingmasing rumah korban di Desa Lembongan dan Desa Jungutbatu. Dana duka juga akan diserahkan kepada keluarga korban meninggal asal Desa Kutampi, Nusa Penida. Bupati Suwirta mengajak keluarga korban untuk selalu berdoa dan
mengikhlaskan kepergian korban. Bupati juga berharap, dana yang diserahkan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga korban. “Gunakan dana ini dengan baik,� ujar Suwirta didampingi Camat Nusa Penida, I Gusti Agung Putra Mahajaya, Minggu (23/10). Selain dana duka, Bupati juga menyerahkan Kartu Keluarga (KK) baru kepada keluarga korban. Dalam KK tersebut, sudah tidak lagi mencantumkan nama korban. Selain KK, juga diserahkan Akta Kematian korban yang diterima masingmasing keluarga korban. l Dewa Farendra 7 - 13 November 2016
11
BALI BRAND
Digemari Empat Presiden RI
Bebek Tepi Sawah Mendunia
S
MBP/nik KULINER - Nyoman Sumerta bersama artis Syahrini usai menikmati kuliner bebek di Bebek Tepi Sawah Resto, beberapa waktu lalu.
Nyoman Sumerta bersama artis Syahrini usai menikmati kuliner bebek di Bebek Tepi Sawah Resto, beberapa waktu lalu.
12
7 - 13 November 2016
ebagai daerah pariwisata internasional terkenal, aneka kuliner seantero jagat memang bisa ditemukan di Bali. Namun itu bukan berarti kuliner khas daerah ini tidak pula dikenal di manca Negara. Bahkan, beberapa kuliner khas/tradisional Bali telah mengukir nama di kancah internasional. Salah satunya, Bebek Tepi Sawah Resto yang merupakan salah satu tempat makan tradisional Bali yang bertaraf internasional. Tidak hanya digemari wisatawan domestik dan mancanegara, resto yang beralamat di Jalan Raya Teges, Desa Peliatan, Ubud ini sudah berulang kali dikunjungi empat Presiden RI. Bahkan, sejumlah artis Hollywood juga ketagihan mencicipi kuliner di tempat ini. Nyoman Sumerta merupakan pria asal Desa Peliatan yang sukses menjadi owner Bebek Tepi Sawah ini. Namun, siapa yang menduga, di massa mudanya pria dengan enam saudara ini adalah guide yang rajin mengantar wisatawan berkeliling Ubud. ‘’Kala itu, saya mengantar turis keliling dengan sepeda motor pinjaman,’’ kenangnya saat ditemui, Kamis (27/10). Seiring berjalannya waktu, suami dari Ni Nyoman Sulasih ini memberanikan diri membuka galeri lukisan di rumahnya sendiri di Banjar Kalah, Desa Peliatan. Dari sana, ia mulai menyelenggarakan sejumlah pameran lukisan di sejumlah lokasi di Bali hingga Jakarta. ‘’Selama perjalanan itu, saya mendapat banyak teman yang membantu. Bahkan salah satu pameran saya di Jakarta, dibuka oleh mantan Presiden Soeharto (almarhum-red),’’ katanya. Sekitar tahun 1989, Nyoman Sumerta kemudian membangun galeri di tempat yang kemudian menjadi Resto Bebek Tepi Sawah ini. Namun sebelum mendunia, di lokasi tersebut ternyata juga di bangun kafe yang kala itu bernama Afternoon Tea. ‘’Barulah sekitar 1999, di sini saya membangun restoran dengan kuliner bebek. Kala itu kapasitasnya hanya 25 orang,’’ ujarnya. Di awal perkembangannya, Nyoman Sumerta yang lama menjadi guide ini pun berhasil menarik puluhan wisatawan untuk mencoba kuliner bebek olahannya. Beberapa tahun kemudian, kuliner ini terus mengalami pertumbuhan. ‘’Hingga kini, saya punya 20 cabang di Indonesia dan satu cabang di Singapura. Ke depan, target saya membuka cabang di Malaysia dan Cina,’’ katanya. Tidak hanya dikagumi setiap wisatawan, bahkan empat presiden RI beserta keluarga sudah berulang kali datang ke restoran yang menawarkan view persawahan itu. Seperti mantan Presiden Habibie, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. ‘’Kalau Pak Jokowi, sejak jadi Bupati Solo, Gubernur DKI hingga kini jadi presiden, sudah berulang kali berkunjung ke sini,’’ bebernya. l Manik Astajaya
A kt i v i ta s TELKOMSEL - Apresiasi pelanggan setianya, Telkomsel bersama Smile Selular menggelar Program “Petasan� (Pesta Kejutan Akhir Tahun Smile Bersama Telkomsel) 2016. Yaitu, sebuah program berhadiah dengan konsep bundling device dengan paket data Telkomsel. Selain itu, setiap pembelian layanan paket data Telkomsel Explore 2GB pelanggan juga akan mendapatkan kupon undian.
MBP/ist
MBP/ist
STIKES BALI - Pada Oktober 2016 menjadi bulan prestasi bagi Stikes Bali. Sejumlah prestasi nasional dan regional diraih mahasiswanya. Mahasiswa Stikes Bali meraih the best ten di LKTI dan Lomba Cerdas Tangkas (LCT) tingkat nasional di Universitas Brawijaya, Malang. Bahkan, Stikes Bali menjadi tim satu-satunya Stikes di Indonesia yang masuk 10 besar.
MBP/ist
BPR LESTARI - Indikator ekonomi Indonesia secara makro menunjukkan perbaikan. Terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan ke-2 tahun 2016 yang berhasil mencapai angka 5,18%, membaik dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yang hanya 4,91%. Meskipun demikian, BPR Lestari masih mampu membukukan laba sebesar Rp 129 miliar per September 2016, atau naik sebesar 11% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp 116 miliar. Demikian dikatakan Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari.
MBP/ist
STKIP SUAR BANGLI - Melepas 32 orang wisudawan yang terdiri prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan prodi Bahasa Inggris, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Suar Bangli menggelar wisuda III di Grand Inna Bali Beach Hotel, Rabu (26/10). Acara ini dihadiri oleh Kadisdikpora Bangli (mewakili Bupati Bangli), Ketua DPRD Bangli, Koordinator Kopertis Wiayah VIII Bali-Nusra, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Sc. 7 - 13 November 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
FKES UNHI - Fakultas Kesehatan Prodi Ayurweda UniverMBP/ist
FT UNWAR - Banyak orang berpikir sangat sulit menghubungkan bakat teknik dan seni. Namun, mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Unwar yang tergabung dalam BEM FT Unwar membuktikan bahwa kedua bakat itu menyatu. Mereka memiliki agenda tetap yang disebut Pentas Seni dan Kreasi Teknik (Panatik). Sabtu (22/10) malam, Panatik sudah memasuki tahun kelima. Saat itu dipentaskan grup-grup band unggulan di tingkat lokal dan nasional.
sitas Hindu Indonesia (F-Kes Unhi) menggelar Workshop Pengkajian dan Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi Agama Hindu Berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia), Jumat (21/10), di Hotel Puri Nusa Indah Denpasar. Workshop tersebut menghadirkan narasumber Dr. Ida Bagus Made Astawa, M.Si., dosen Undiksha Singaraja.
MBP/ist
BUPATI TABANAN - Ada hal menarik ketika Bupati MBP/ist
WABUP BADUNG - Mahasiswa dan dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendra (Fikom Undwi), Sabtu (22/10) melakukan pengabdian masyarakat di Kabupaten Badung. Program pengabdian masyarakat bernuansa mencerdaskan anak bangsa yakni dengan menggelar literasi media bagi siswa SMA dan SMK di Kabupaten Badung. Pengabdian masyarakat dibuka Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa didampingi WR III Undwi Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. dan Sekretaris Yayasan Dwijendra Ir. Wayan Abdinegara, M.Si.
14 7 - 13 November 2016
Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ngayah nyangging di Karangasem, karena seorang peserta matatah massal adalah seorang nenek berusia 80 tahun. Hal itu terjadi ketika Bupati Tabanan menghadiri sekaligus menjadi sangging dalam acara mapetik dan matatah massal di Wantilan Banjar Palak, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Minggu (23/10).
MBP/ist
UNWAR - Oktober adalah bulan prestasi bagi unit kegiatan kemahasiswaan (UKM) di Universitas Warmadewa (Unwar). Setelah MB Warmadewa mempertahankan juara umum lomba MB tingkat internasional di Jember dan UKM karate berprestasi di Universitas Brawijaya, kini Tim Basket Unwar menorehkan prestasi di Bali. Tim basket Unwar menjadi juara I pada kejuaraan basket Equilibrium Basketball League (EBL) yang diadakan BEM FEB Unud belum lama ini.
MBP/ist
PEMKAB GIANYAR - Kemiripan budaya dan persamaan mayoritas agama yang dipeluk masyarakat Bali dan India yaitu Hindu, menguatkan ikatan emosional antara India dan Bali, khususnya Kabupaten Gianyar. Atas kesamaan itu, Kabupaten Gianyar dan India akan lebih meningkatkan berbagai kerja sama terutama di bidang pendidikan, seni, budaya, dan teknologi. Hal itu terungkap pada kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) India di Bali R.O. Sunil Babu, ke Gianyar.
MBP/ist
BUPATI GIANYAR - Atlet basket putri asal Kabupaten Gianyar, Kadek Sanis Jisanceghi (17), mendapat kesempatan MBP/ist
PALEBON - Pada rahina Sukra, Umanis, Merakih atau 28 Oktober mendatang akan diselenggarakan upacara palebon untuk Ida Dalem Istri Dharmapatni dari Puri Tulikup, Desa Tulikup, Gianyar. Berbagai kelengkapan upacara pun kini tengah dipersiapkan. Pedanda Lanang, Ida Dalem Manggis Dharmakerti yang ditemui di Puri Tulikup, Jumat (21/10), menjelaskan rangkaian karya pitra yadnya tersebut.
istimewa menjadi salah satu wakil Provinsi Bali dalam DBL All Stars yang mengikuti pelatihan di Amerika Serikat. Jisan didampingi pelatih basket Gianyar, dr. Made Purwita, berpamitan dan mohon doa restu kepada Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra di kantor Bupati Gianyar, Senin (24/10). 7 - 13 November 2016
15
POLITIK
Politisasi Pendidikan Harus Dihapus
P
ungutan liar (pungli) di dunia pendidikan menempati peringkat strategis, nomor dua setelah penengakan hukum. Fakta ini ironis, mengingat lembaga pendidikan ditargetkan membentuk generasi berbudaya, cerdas, beretika dan inovatif. Target ini tentu akan sulit tercapai ketika dunia pendidikan dicemari praktik pungli, komersialisasi dan menjadi ruang politik. Menyikapi hal ini, Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar Prof. Rumawan Salain dan pengamat Pendidikan Universitas Hindu Indonesia Dr. I Wayan Budi Utama, M.Si memandang perlu dilakukan pembenahan sistem pendidikan secara totalitas. Bahkan, dipandang perlu dan mendesak dilakukan tindakan hukum bagi pelaku pungli di dunia pendidikan. Langkah ini harus ditempuh untuk membangun kualitas dan dedikasi insane pendidikan. ‘’Jika dunia pendidikan tercemar, ke mana lagi generasi bangsa harus dipercayakan,’’ ujar Prof. Rumawan Salain. Mantan PR III Universitas Udayana ini berharap harus ada terobosan nyata untuk membenahi dunia pendidikan. Pemerintah harus betul-betul hadir dalam pengelolaan pendidikan, sehingga ada kontrol yang jelas. ‘’Jika dengan membayar seseorang bisa lolos di manapun dia mau, maka ini akan menjadi pendidikan buruk bagi generasi bangsa. Ini juga tak akan membuat mereka tak mau belajar untuk berprestasi,’’ ujarnya. Ia juga mengingatkan agar pemerintah jangan ragu memberikan penghargaan kepada pelaku pendidikan dan pengelola pendidikan berprestasi. Artinya, jangan hanya menyoroti sisi negatifnya, tetapi harus ada contoh yang layak ditiru. Baik Prof. Rumawan Salain dan Dr. Budi Utama juga sependapat jika selain sistem, pengelolaan pendidikan baik itu dari sisi kurikulum, dikotomi sekolah dan rekrutmen siswa baru juga harus dibenahi. ‘’Saya memahami tudingan itu, jika dunia pendidikan masuk katagori lembaga yang
16
MBP/dok
Siswa menuju bus dinas yang mengangkutnya seusai mengikuti kegiatan di luar sekolah.
sarat pungli. Sistem pendidikan memungkinkan hal itu terjadi,’’ ujar Budi Utama kepada majalah Bali Post. Budi Utama mengatakan, sistem pendidikan nasional tak pernah memiliki rujukan yang baku. Terus bergeser dan berganti. Ini juga celah munculnya ketidakpastian yang akhirnya menjadikan lembaga pendidikan lembaga bisnis. Dalam konteks lain, terkait dengan pungli, ia menyoroti potensi ini memang sangat terbuka. Ada banyak celah yang bisa dimanfaatkan oleh oknum. Pertama adalah dikotomi sekolah favorit dan non-favorit. Sekolah-sekolah yang dikatagorikan berkualitas akan menjadi bidikan orang tua siswa. Ambisi orang tua ini akhirnya melahirkan sistem baru dalam rekrutmen. ‘’Lumrah terdengar jalur belakang, pakai nota dan koneksi. Ini adalah potensi yang membuat pendidikan menjadi lahan’ kompromi yang akhirnya melahirkan pungli,’’ ujarnya. Ia mengingatkan, pola pengajaran adalah sistem berkelanjutan dan melibatkan banyak elemen. Untuk itulah semua komponen pendidikan harus mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas. Da-
lam kasus pungli, bebanya tak bisa hanya dilimpahkan kepada pengelola sekolah dalam hal ini guru dan manajemennya. Ada campur tangan politisi, penguasa dan orang tua yang membuat pungli subur. ‘’Orang tua, mestinya sadar potensi anaknya. Jangan memaksakan diri,’’ ujarnya. Istilahnya, kata dia akan sangat sulit mengajar kuda memanjat pohon. Ia mengingatkan kalau potensi anak lemah jangan dipaksakan masuk sekolah berkualitas. Dalam konteks ini pula, dikotomi sekolah juga telah melahirkan peluang pungli. Komponen pendidikan lainnya yang perlu dikritisi adalah peran komite sekolah. Selama ini rekrutmen anggota komite tak berdasarkan kepentingan peningkatan mutu pembelajaran. Rekrutmen komite cenderung berdasarkan kekuasaan politis, status ekonomi dan sosial. Padahal untuk jabatan pengabdian berupa komite, sekolah harus memprioritaskan orang yang memiliki kompetensi di bidangnya. ‘’Jabatan komite cenderung menyuburkan politisasi dunia pendidikan,‘’ ujarnya. l Dira Arsana
7 - 13 November 2016
16
Pengusaha Bali Harus Tetap Waspada Penetapan target pertumbuhan ekonomi 5,1 persen secara nasional diyakini berimbas terhadap Bali. Namun, pengusaha Bali tak serta merta bisa melakukan investasi tanpa melakukan kajian matang. Masa transisi pertumbuhan ekonomi tetap harus diwaspadai pengusaha Bali. Dampak penguatan ekonomi nasional ini juga masih berpotensi terkoreksi oleh pengaruh ekonomi global. Permasalahan yang menimpa Bundesch Bank di Jerman dan perang ekonomi Amerika – Eropa bisa menjadi anacaman pertumbuhan ekonomi. Pandangan ini dilontarkan pengamat ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud Prof. Wayan Suartana dan Praktisi Perbankan Dr. I Made Gede Sadguna, S.E., MBA., Kamis (27/10) kemarin. Kedua pengamat ini menilai perkembangan ekonomi nasional yang membaik pasti akan memberikan dampak positif bagi ekonomi Bali. Namun, hal ini harus tetap dikelola dengan kepekaan dan kajian matang oleh pengusaha agar tak salah langkah. “Saya meyakini target pertumbuhan ekonomi 5,1 persen secara nasional telah memperhatikan potensi risiko yang ada. Target ini memungkinkan dicapai sepanjang ada upaya maksimal untuk melakukan pengawasan dan inovasi pengelolaan pemberdayaan ekonomi,’’ ujar Prof. Wayan Suartana. Namun, ia mengingatkan agar pengusaha Bali cerdas membaca pergerakan ekonomi nasional dan global. Ini perlu dicermati mengingat hingga awal 2017 pertubuhan ekonomi sangat labil dan bersifat transisi. ‘’Kewasapadan layak dilakukan pengusaha untuk mencermati pergerakan ekonomi nasional,’’ ujarnya. Prof. Wayan Suartana mengatakan target pertumbuhan ekonomi nasional dimungkinkan oleh keberhasilan program tax amnesty dan terjadinya perbaikan harga-harga komoditas. Terobosan pemerintah melakukan proteksi kemandirian ekonomi nasional secara tak langsung akan menguatkan daya beli dan menggerakan berbagai sektor ekonomi. Khusus bagi Bali, ia mengatakan walaupun Bali memiliki daya tahan relatif bagus namun hingga awal triwulan I 2017 Bali masih akan sangat tergantung dengan pertumbuhan sektor pariwisata. Jika sektor unggulan ini tak bertumbuh sesuai target, Bali tetap berpotensi mengalami pelambatan dan pelemahan daya tahan ekonomi. ‘’Khusus sektor properti hinga
triwulan I 2017 saya lihat belum memiliki prosfek yang begitu bagus. Sepanjang bunga kredit bank belum turun dan daya beli tak menguat, pasar properti tak akan tumbuh maksimal,’’ ujarnya. Di lain pihak, Dr. Gede Made Sadguna mengatakan pertumbuhan yang membaik serta melihat indikasi kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan pariwisata di Bali tidak terlalu berlebihan kalau kita berharap pertumbuhan ekonomi Bali juga akan membaik tahun 2017. Artinya, kata dia, Bali bisa lebih optimis untuk berharap pertumbuhan ekonomi lebih tinggi tahun 2017 dibanding th 2016. Namun, kata dia, ada satu hal yang harus diwaspadai baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di Bali, yaitu kemungkinan dampak negatif dari permasalahan yang menimpa Bundesch Bank di Jerman. Masalah ini bisa menjalar keseluruh dunia. ‘’Bila hal ini terjadi maka optimisme tadi pasti harus dikoreksi lagi,’’ ujarnya. Ia mengatakan, perang ekonomi global antara Amerika dan Eropa ini berpotensi menimbulkan masalah bagi Indonesia, mengingat Tiongkok memiliki dana besar di Bundesch Bank di Jerman. Bank ini kini dikenai finalti yang sangat besar oleh Amerika. Jika bank ini kolaps, maka resikonya adalah neraca perdagangan dengan sejumlah negara akan terkoreksi juga. ‘’Intinya harapan pertumbuhan ekonomi nasional masih tetap dibayangi perang ekonomi global. Inilah pentingan pengusaha Bali lebih waspada,’’ sarannya. Terkait dengan pertumbuhan ekonomi Bali, Sadguna meyakini hal itu akan terjadi. Masalahnya ada banyak indikator yang mencerminkan hal itu. Selain tingkat hunian hotel membaik, kini aliran orang dari Jakarta dan kota-keta besar lain masuk Bali meningkat tajam. ‘’ Inilah yang harus dikelola pengusah Bali dengan pendekatan tetap harus waspada. Saran saya kelola peluang secara cermat dan inovatif,’’ ujarnya. Ditegaskannya mengingat ketergantunagan Indonesai dengan ekonomi Global, maka ke depan cara terbaik untuk dilakukan adalah membangun kemandirian ekonomi nasional. Bali bisa melakukan hal tersebut dengan memberdayakan potensi yang ada. ‘’Saya meyakini pertumbuhan ekonomi tak serta merta bisa dirasakan. Ini masih berproses,’’ tegasnya.
Dr. Sadguna
Prof. Wayan Suartana
l Dira Arsana 7 - 13 November 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
Ni Made Wikandina Putri
Menggali Potensi Diri
T
ertarik ikut lomba sejak kelas IV SD, membuat Ni Made Wikandina Putri sudah berpengalaman ikut lomba. Menariknya, lomba yang diikuti Wikan (begitu dia akrab disapa-red) adalah lomba yang menggunakan Bahasa Sanskerta. Lomba yang mungkin tidak banyak remaja seusianya yang tertarik menggeluti. Namun, tak demikian halnya dengan siswi kelas XI MIPA 1 SMAN 3 Denpasar. ABG kelahiran Klungkung, 2 Oktober 2000 ini ingat betul dengan pesan salah seorang gurunya jika ingin dikenal dan terkenal berprestasilah. Namun, untuk menggapai prestasi tidak mudah. Salah satunya dengan banyaknya saingan. Namun, ada satu tips yang juga disampaikan gurunya itu, galilah potensi diri yang tidak dimiliki orang lain. Jika hal itu berhasil diwujudkan, yang namanya prestasi sudah di depan mata. ‘’Saya selalu teringat kata-kata guru saya itu. Pilihan saya jatuh pada bidang keagamaan. Salah satunya utsawa dharma gita, termasuk melafalkan doa sehari-hari yang banyak menggunakan Bahasa Sanskerta,’’ katanya. Prestasi terbaik pun berhasil diraih. Wikandina Putri sukses meraih juara pertama tingkat nasional untuk katagori lomba pelafalan doa sehari-hari, pada ajang bergengsi Jambore Pasraman nasional (Jampasnas) keempat yang diadakan di Kota Yogyakarta belum lama ini. Banyak pengalaman berharga yang didapatnya. Terutama setelah berhasil menyisihkan duta dari Provinsi NTB dan Jawa Tengah. Wikan pun dikenal senang berbagi cerita maupun pengalaman. Termasuk pengalamannya sampai menjadi juara tingkat nasional. Untuk mendapatkannya diakui tidak mudah. Untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional, ada sederet tahapan lomba yang harus diikuti. Mulai dari lomba tingkat kecamatan, kabupaten kota hingga provinsi, yang semuanya dilalui dengan baik oleh Wikandina Putri. Putri kedua dari tiga bersaudara ini menceritakan, dia harus menghafalkan tujuh doa dalam Bahasa Sanskerta. Doa yang dimaksud yakni doa setelah bangun pagi, doa saat mandi, doa sebelum makan, doa selesai makan, doa belajar, doa sebelum tidur, doa saat mengunjungi orang sakit dan doa ketika melayat orang meninggal. Walaupun awalnya Bahasa Sanskerta tersebut terasa asing, namun tekad yang kuat untuk mengetahuinya membuat Wikan menjadi tertantang untuk belajar. Targetnya dia ingin menguasai semuanya. Apalagi hal itu sangat penting dan wajib dilakukan setiap umat Hindu. Jika dibandingkan dengan mempelajari Bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya, belajar Bahasa Sanskerta itu susah-susah gampang. Bahasa Sanskerta memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Prestasi yang telah diraih Wikan saat ini berkat dukungan orang-orang terdekatnya, terutama kedua orangtua, para guru, dan teman-temannya. Bagi Wikan sesungguhnya berdoa itu menjadi kewajiban setiap umat. Pengenalan Bahasa Sanskerta harus dilakukan sejak kecil, sehingga anak-anak menjadi terbiasa dengan Bahasa Sanskerta. Bagaimana pun doa itu sangat penting, sebagai pelengkap dari usaha dan kesungguhan dalam melakukan sesuatu hal. l Astra Prayoga
18
7 - 13 November 2016
AKTIVITAS BUPATI BADUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Badung melakukan kerja sama terkait dengan pencegahan korupsi yang dikenal dengan sebutan Integrity Assessment 2016. Pelaksanaan integrity assessment ini merupakan penilaian efektivitas program pencegahan korupsi yang dilaksanakan kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah. Hal tersebut terungkap saat Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima dua orang dari Deputi Pencegahan Direktorat Penelitian dan Pengembangan KPK RI Wiwit Rf. Rahman dan Aidah di Puspem Badung, Rabu (26/10).
TOYOTA - Kompetisi lingkungan hidup tingkat sekolah lanjutan atas (SLTA) Toyota Eco Youth (TEY) semakin menarik perhatian siswa SMK dan SMA di seluruh Indonesia. Dilandasi semangat Toyota Let’s Go Beyond, pelaksanaan TEY ke-10 mengambil tema Ecosociopreneurship. Tema ini diharapkan akan menstimulus peserta bersaing menampilkan proyek lingkungan yang didukung oleh kegiatan yang menghasilkan dana untuk membiayai keberlangsungan operasional proyek secara mandiri, agar bisa mencapai manfaat yang lebih besar dan melebihi ekspektasi masyarakat di lingkungan sekitarnya.
SIWA MURTI - Setelah sukses melaksanakan kegiatan 1.500 peserta Sapuh leger masal di Padangsambian Kaja Denpasar, Perguruan Siwa Murti Bali kini menancapkan bendera di Kabupaten Karangasem. Hingga saat ini, Perguruan Siwa Murti Bali telah hadir di seluruh Kabupaten di Bali. Tepatnya, Minggu (23/10) dilantik Pengurus Perguruan Cabang Karangasem bertempat di Banjar Palak, Desa Besakih, Karangasem.
PEMBUKAAN TURNAMEN– Bupati Badung Giri Prasta membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Badung Cup I di Lapangan Samudera Kuta, Minggu (23/10). Kegiatan ini diawali dengan pertunjukan marching band dari SMA 1 Kuta dan SMA 2 Kuta. Turut Hadir anggota DPRD Badung I Gst. Ngurah Saskara, I Gst. Sudiharsa, Kepala Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olahraga Widia Astika, Camat Kuta, Lurah Se kecamatan Kuta, LPM Kuta, Ketua Umum Asprov PSSI Bali, Ketua Askab PSSI Badung I Nyoman Graha Wicaksana.
7 - 13 November 2016
19
MANCANEGARA
Abe Berpeluang Jadi PM Terlama
P
erdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe berpeluang memimpin Negeri Matahari Terbit hingga 2020 setelah Partai Liberal Demokrat (PLD) yang berkuasa memutuskan untuk memperbolehkan presidennya menjabat selama tiga masa bakti. Jika kembali terpilih, Abe akan menjadi pemimpin yang paling lama memerintah di Jepang.
20
7 - 13 November 2016
Perubahan peraturan ini dilakukan untuk memberikan Abe peluang yang lebih besar untuk mewujudkan tujuannya merevisi undang-undang (UU) Jepang pascaperang. Oleh sebagian warga Jepang, UU tersebut merupakan pertanda demokrasi di Jepang. Namun oleh kalangan konservatif, konstitusi itu adalah sebuah bentuk penghinaan. Abe saat ini tengah menjalani masa bakti keduanya sebagai Presiden PLD yang akan berakhir pada September 2018. Sebelum peraturan diubah, masa kepemimpinan presiden PLD dibatasi hanya dua masa jabatan yang masingmasing berjalan selama tiga tahun. PM Jepang dipilih oleh anggota majelis rendah parlemen sehingga kandidat yang terpilih berasal dari anggota partai dengan kursi terbanyak atau koalisi yang berkuasa. Karenanya, jika Abe memenangkan pemilihan presiden LDP mendatang dan partainya kembali berkuasa, dia dapat memegang jabatan PM Jepang sampai 2021. Jika dihitung dari masa jabatannya pada 2006-2007, Abe akan menjadi pemimpin Jepang yang paling lama berada di puncak kekuasaan. Jika hal itu terjadi, Abe akan berkuasa lebih lama dibandingkan PM Jepang yang menjabat di awal abad ke-20, Taro Katsura. Katsura menjabat sebagai PM selama sekitar delapan setengah tahun. Abe juga akan mengalahkan paman buyutnya Eisaku Sato yang saat ini merupakan PM di masa pascaperang
dengan masa jabatan paling lama. Sato memimpin Jepang pada tiga masa jabatan dari 1964 sampai 1972. Salah satu kebijakan kontroversial Abe adalah menambah pekerja asing. Jumlah tenaga kerja asing di Jepang terus bertambah hampir dua kali lipat selama delapan tahun terakhir. Pemerintah Jepang mencatat, jumlah tenaga kerja asing di Jepang bertambah dari 486.000 orang pada tahun 2008 menjadi 908.000 orang pada 2015. Lalu, ada sekitar 190.000 pekerja yang masih di bawah program pelatihan. Jepang memang tidak menyebut pendatang baru tersebut sebagai imigran. Sebab Jepang hanya membutuhkan tenaga kerja tersebut untuk sementara waktu. Bahkan ke depan, Jepang diperkirakan membutuhkan lebih banyak pekerja terampil. “Di Jepang, kata imigran tidak digunakan dalam pembuatan kebijakan,� kata mantan Menteri Ekonomi Jepang Heizo Takenaka. Perdana Menteri Jepang lebih suka menyebutkan sebagai pekerja tamu. Masahiko Shibayama, anggota Parlemen dan Penasihat Abe mengatakan, kebijakan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jumlah pekerja di saat populasi yang terus menyusut. Abe akan memberikan visa lima tahun untuk pekerja tamu di sektor yang kekurangan tenaga kerja. Shibayama mencatat booming pariwisata yang terjadi baru-baru ini menimbulkan per-
tanyaan tentang kebutuhan tenaga kerja di negara ini. “Namun, dalam kasus Jepang, benar-benar berbeda dari jumlah pengungsi yang pergi ke Eropa, jadi saya tidak berpikir opini publik akan dibagi tentang masalah ini,� ujar dia. Di Jepang, menambah pekerja asing memberi solusi yang jelas dalam menjawab tantangan demografi dan ekonomi. Pemerintah Jepang memproyeksikan, penduduk Jepang akan menyusut sebesar 19 juta orang pada 2040. Gubernur Bank Sentral Jepang Haruhiko Kuroda dalam pidato pekan lalu di Tokyo mengatakan, tenaga kerja asing sangat penting bagi Jepang untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Jepang membutuhkan bantuan cukup banyak. Sebuah Survei Tenaga Kerja 2015 menyebut, 83% dari manajer SDM Jepang mengalami kesulitan mengisi posisi kosong dalam pekerjaan. Angka ini cukup tinggi dibandingkan dengan rata-rata global 38%. Abe berjanji akan menyediakan akses pekerja asing untuk tinggal permanen di Jepang. Saat ini, seseorang layak tinggal permanen setelah tinggal di Jepang selama 10 tahun berturut-turut. Ini artinya jumlah tenaga kerja asing bakal bertambah sejalan dengan kebutuhan tenaga kerja. Apakah negara kita juga membutuhkan tenaga kerja asing dalam jumlah besar? l Gugiek Savindra 7 - 13 November 2016
21
DAERAH
Puting Beliung Hantam Empat Banjar di Desa Tibubiyu MBP/sos
B
Pohon beringin di jaba Pura Penataran Agung Siladan, Desa Tamanbali tumbang dan menimpa wantilan hingga rusak parah.
encana masih menghantui sejumlah tempat di Bali. Seperti yang terjadi di Tabanan. Sejumlah wilayah di kabupaten ini sejumlah bencana terjadi. Setelah pohon tumbang di Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti dan di Desa Surodadi, Kecamatan Pupuan, Sabtu (22/10) giliran Desa Tibubiyu, Kecamatan Kerambitan, diguyur hujan deras disertai puting beliung. Meski tidak ada korban jiwa, angin puting beliung tersebut setidaknya merusak 11 titik di empat banjar di desa setempat. Empat titik di Banjar Pasut, lima di Banjar Tibubiyu Kelod serta masing-masing satu lokasi di Banjar Tibubiyu Kaja dan Banjar Tegal Temu. Sejumlah palinggih milik warga rusak, gudang rumah warga tertimpa pohon tumbang dan genteng berterbangan. I Wayan Yudana (67) asal Banjar Tibubiu Kelod menceritakan, saat terjadi angin
22
7 - 13 November 2016
puting beliung dirinya sedang berada di rumah. Ia ketakutan karena disertai hujan lebat. Akibat terjangan angin, palinggih di merajan roboh. “Saya ngeri lihat hujan dan angin keras. Tanaman di rumah sampai tercabut,” ujarnya. Hal serupa dirasakan Ni Nyoman Suarni (40), warga Banjar Pasut. Genteng rumahnya beterbangan akibat angin kencang. Genteng dapur milik Kepala Desa Tibubiyu, I Made Ardena, tidak luput dari bencana angin puting beliung. “Kerusakan yang ditimbulkan diperkirakan ratusan juta rupiah,” ungkapnya. Beringin Tumbang Sementara itu, hujan lebat disertai angin kencang, Minggu (23/10) di Bangli menimbulkan pohon tumbang di sejumlah lokasi. Di Jaba Pura Penataran Agung Siladan, Desa Tamanbali, Bangli terjangan angin menyebabkan pohon beringin tumbang
dan menimpa wantilan pura hingga hancur, nyaris rata dengan tanah. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu, hanya kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Klian Pura Penataran Agung Siladan Dewa Ketut Rai menuturkan, pohon berukuran besar itu tumbang saat terjadi hujan lebat disertai angin ngelinus sekitar pukul 18.00 wita. Awalnya, ia yang sedang menghadiri upacara di rumah salah satu warga dekat pura terlebih dahulu mendengar suara gemuruh cukup keras. ‘’Baru saya lihat, ternyata pohon beringin di pura ini tumbang. Padahal tidak lapuk. Mungkin karena anginnya yang kencang, makanya tumbang,’’ tuturnya. Pohon itu menghancurkan bangunan wantilan, dapur dan toilet di pura. Tak hanya itu, atap dapur warga yang berada di sebelah pura juga turut menjadi sasaran. Hanya saja kerusakannya tak begitu parah. ‘’Di Wantilan ada angklung. Untung itu
Permohonan IMB Ditolak
Proyek Tempat Yoga Dihentikan
tidak hancur,’’ katanya. Kerugian yang ditimbulkan kejadian itu mencapai ratusan juta rupiah. Selain di Desa Tamanbali, musibah serupa juga terjadi di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Susut. Padmasana dan meru tumpang dua di Pura Pucak Candri Manik dan sejumlah palinggih di Pura Pucak Sari mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon yang tumbang. ‘’Angin kencang merusak beberapa bangunan pura,’’ ujar Bendesa adat setempat, I Dewa Gede Oka. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa mengaku telah langsung melakukan penanganan kejadian tersebut. Hanya saja penanganan diprioritaskan untuk jalur umum. ‘’Kami sudah turun melakukan penanganan. Jalur umum dulu disasar. Setelah itu baru ke pribadi,’’ jelasnya. l Puspadewi/Sosiawan
KELUHAN masyarakat terkait keberadaan bangunan di wilayah Banjar Seseh, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, akhirnya direspons Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Pejabat asal Desa Plaga, Petang ini bersama SKPD terkait, Selasa (25/10) sidak ke lokasi dan meminta investor menghetikan proyek tersebut. Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Badung juga telah menolak permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) proyek bangunan yang konon akan digunakan untuk tempat yoga. ‘’Permohonan IMB sudah ditolak pada bulan April 2016. Jadi, seharusnya tidak boleh membangun sebelum adanya IMB. Ini sudah melanggar,’’ tegas Bupati Giri Prasta. Politisi PDI-P Badung yang didampingi Kepala BPPT I Made Sutama dan Kasat Pol PP I Ketut Martha juga meminta pemilik segera mengurus izin dan mengikuti semua peraturan yang berlaku. ‘’Saya minta pemilik menghentikan semua aktivitas pembangunan sebelum semua perizinan dan permasalahan dengan warga tuntas,’’ ungkapnya. Apabila tetap membandel, Bupati Giri Prasta meminta tim yustitusi menindak, bahkan membongkar proyek tersebut. ‘’Kan kasihan bangunan sudah terbangun seperti ini, jadi segera selesaikan perizinan. Ikuti semua aturan,’’ ucapnya. Tokoh masyarakat Seseh Wayan Bawa yang turut ke lokasi mengakui sudah ada kesepakatan antara warga dengan pemilik
agar membongkar bangunan lantai I. Sebab, bangunan tersebut dinilai terlalu tinggi dan dekat dengan pura. ‘’Warga juga meminta ornamen bangunan dan tembok mengadopsi arsitektur Bali,’’ ujarnya. Kepala BPPT I Made Sutama menjelaskan, pemilik bangunan atas nama IGAA Mas Budawati sudah mengantongi Persetujuan Prinsip Nomor: 2946/BPPT/Pusat Kebugaran (Yoga)/v/2015 tertanggal 12 Mei 2015, Rekomendasi UKL/UPL dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Badung Nomor : 660.41/443/LH tanggal 28 September 2015. Selanjutnya, yang bersangkutan mengajukan permohonan IMB dengan surat permohonan tanggal 6 Oktober 2015 dan tanda terima permohonan konsultasi 57/BPPT/Konsul/ MW-2016. ‘’Kami tidak bisa memproses IMB karena bangunan yang dikerjakan berdiri di atas alas hak yang dimohonkan. Ada perbedaan luas lahan yang dimohonkan dengan kenyataan di lapangan,’’ jelasnya. Bangunan yang dimohonkan IMB, tidak sesuai dengan gambar yang dimohonkan. Permohonan pengajuan IMB ini sendiri telah dikembalikan tanggal 26 April 2016, yang diterima kuasa hukum, Nina Jullyanie A. ‘’Selain perbedaan gambar dengan bangunan, warga sekitar juga menolak pembangunan lantai I yang lokasinya dekat dengan pura keramat Batu Bolong, Seseh,’’ pungkasnya. l Parwata
MBP/ist
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat melakukan sidak terkait keberadaan bangunan di wilayah Banjar Seseh, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi. 7 - 13 November 2016
23
A KT I V I TA S
MBP/ist
SD SARASWATI - Setiap tahun, siswa SD Saraswati 3 Denpasar selalu mempersembahkan prestasi bagi Bali di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Tahun ini, tercatat tujuh siswanya mewakili Bali di ajang bergengsi tersebut di Manado. Menariknya, semuanya meraih juara. Siswa SD Saraswati 3 Denpasar Putu Cening Chaya Kalpika Samahitha Wijaya sukses meraih juara III nasional di FLS2N di Manado belum lama ini.
MBP/ist
FAIR 2016 - Dalam rangka menampilkan dan memasarkan produk-produk unggulan khas Bali, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan pameran Mitra Binaan Fair 2016, Rabu (26/10) di area publik Terminal Domestik. Kegiatan yang diikuti oleh sejumlah mitra binaan ini dibuka oleh Yanus suprayogi selaku General Manager Bandar Udara Gusti Ngurah Rai.
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Menanggapi aspirasi masyarakat yang masuk ke DPD-RI khususnya dari unsur supplier catering makanan untuk karyawan ke Patra Jasa Hotel yang mana mewajibkan supplier (vendor) harus menyediakan makanan berbasis halal, ditindaklanjuti oleh Komite III DPD-RI Bidang Agama, Budaya, Tenaga Kerja dan Kesra Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Kehadiran DPD-RI ke Hotel Patra Jasa merupakan tindaklanjut untuk mencari informasi, mendengarkan penjelasan manajemen hotel serta memberikan rekomendasi untuk menyelesaikan masalah yang muncul.
24
7 - 13 November 2016
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Serangkaian Karya Panca Wali Krama di Pura Ulundanu Batur di Songan, Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta bersama ketua Tim penggerak PKK kabupaten Badung, Ny. Seniasih Giri Prasta dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Kompyang Swandika, Sabtu (22/10) melakukan persembahyangan di pura tersebut. Dalam persembahyangan yang dilakukan pada hari itu, juga di hadiri oleh Bupati Tabanan, Putu Eka Wiryastuti, Bupati Bangli, Made Gianyar.
MBP/ist
UNUD - Guna meningkatkan akreditasi, Universitas Udayana (Unud) menggelar Visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi, Senin (24/10). Proses reakreditasi ini diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 23-25 Oktober bertempat di Kampus Bukit Jimbaran. Adapun asesor yang melakukan proses akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
JAKET KOMANDO - Kepeloporan yang ditunjukkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam upaya mewujudkan masyarakat Badung yang aman dan sejahtera, dengan membangun sinergi yang terpadu dan serasi dengan aparat keamanan baik personel TNI dan Polri mendapat apresiasi dari pemangku kepentingan pembangunan di Kabupaten Badung. Termasuk pelibatan Detasemen Brimob secara spontan mendapatkan simpati dan apresiasi secara langsung oleh Komandan Detasemen B Pelopor Satuan Brimob Polda Bali AKBP I Made Suragama dengan menyematkan jaket komando Detasemen B Pelopor Satuan Brimob, Rabu (26/10).
MBP/ist
MADE URIP - Salah satu anggota MPR-RI asal Bali Drs. I Made Urip, M.Si. road show sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan ke sejumlah daerah di Bali. Salah satunya bertatap muka dengan ratusan anggota Sekaa Teruna Teruni (STT) dari 10 banjar di Desa Marga, Desa Marga Dajan Puri dan Desa Marga Dauh Puri yang dipusatkan di Balai Desa Marga, Tabanan, Sabtu (22/10).
UNDIKSHA - Industri kerajinan berbahan kayu belakangan ini mengalami hambatan serius. Selain karena kayu yang semakin langka, kini ditambah regulasi yang mengharuskan produk kerajinan berbahan kayu wajib Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Di tengah situasi itu, ditemukan bahan pengganti kayu berupa kayu sintetik dari jerami dan sekam padi. Kayu sintetik ini ditemukan tim Peneliti dan Penelitian Unggulan Nasional (PUSNAS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja.
7 - 13 November 2016
25
LENSA
BONGKAR TOWER Sejumlah pekerja sibuk melakukan pembongkaran tower operator seluler di areal Pasar Badung, Kamis (27/10). Pembongkaran tiang tower seluler tersebut dinilai terlambat lantaran sempat menghambat pekerja melakukan pembongkaran gedung bangunan Pasar Badung yang mengalami kebakaran itu dengan menggunakan alat berat Breaker.
MBP/wan
26 7 - 13 November 2016
OLAHRAGA
Mena
K
ng Le
bih Pe
ejutan bola terjadi d b langs asket NB i laga pe mbuk u A. F ng m tarka n tim sayangnya encetak orward An a kompet pertan skor isi nya N thony itu b Davis 102-1 dingan se ew Orlea elum cukutertinggi 5 Davis t lapan 07. Davis elah dikal ns Pelica p untuk m 0 poin, keempat d yang beru Pema i klub in sia 23 t penamgan dan 16 memasuk ahkan Dns memen enganahun in ber i a d a A n p n e a l l i r m g 1 l , mem i tin . St k 7 1 v 16 reb an spe asuki ktaku 7 lemparan dari 34 te e r N u g g e an dilua ar. Ia men ggi 2,11m ound, g r m l itu ter musim akui p hukum perki 4 blok ernya, bakan t s di “Anth r c e n a a D a n an da i. “Ta ony D serta dari tat tig n. Me ampil avis j meng n 7 k a l a u e a h t n k n s g a n m ya al p g a men p u lone. asilkan 5 vis berha teal. ghasi kapi di i kami me dah. Kam ris dihanc erdananya i tampil di awal lkan u mber mu i r lebih “Tapi Den0 poin,” p k mendap m k a uj pen Press pertand i merek empunya n Nugge sim ini a ver N . ingan t i ban a lebi ugget i pelatih D t pujian k Tak b ting.” yak p s sejak ,” uja h ban arena s pem enver “Aka begitu anyak p e r y e D K a n n k a a n a lebih vis ke rl Ma ngnya kesem luang angka lain y tinggi di emain ya m p n . a em Itu ya p da As patan n Cham ang juga sulaga pemb g bisa me socia ng s a y a b i s a e r t a n d i n g a u a s k a n b u ted 50 pe bisa n. Tap ila ka Mich berlain, E kses sepe ka kompe nghasilka m r i m s e e d i m n a n rti Da ael Jo p lgin B r t j b i i p u e a s erika penam ada s ga m rtarun ngka i NBA vis rdan. aylor n serta adalah leg . Pemain memen gan hing etiap pert kontribu pilan ters eme g a a ikon e s e Chica nda Wilt penting, ngkan per a kami me ndingan t i tidak h but, anya t ” a go B m a p m n t p i e d e u g i s rebut n n a e ulls meda s p e m a i n gan. Saya yai peluan panjang li em r g unt y a a s n a g it as di Olim m e m e l a u yang leb uk Tim piade A S ih 2012 Lond dan on. l Yu di W inant o
nting
MBP/ap
Forward New Orleans Pelicans Anthony Davis (23). 7 - 13 November 2016
27
OLAHRAGA
Tak Lagi Menarik SAAT negara-negara lain berupaya menjadi tuan rumah balapan Formula 1, Malaysia justru berancang-ancang untuk berhenti menggelar event ini. Sejak beberapa tahun terakhir, jumlah kunjungan penonton menurun drastis dan panitia merugi tidak sedikit. Kontrak dengan Sepang International Circuit (SIC) berakhir 2018 dan tak ada indikasi perpanjangan. Sebaliknya sinyal untuk menghentikan balapan jet darat itu semakin menguat tidak hanya dari panitia lomba, namun juga pemerintah. “Produk (F1) ini tidak lagi menarik. Terlalu didominasi oleh satu tim,” ujar Razlan Razali, ketua ekskutif SIC. Ironinya tim yang dimaksud saat ini itu tim Mercedes yang disponsori perusahaan minyak Malaysia Petronas. Perusahaan ini pula yang mendukung balapan di sirkuit Sepang.
28 7 - 13 November 2016
Mercedes memimpin klasemen tidak hanya di konstruktor namun juga pembalap dalam tiga musim ini. Bahkan gelar juara konstruktor telah resmi di rebut tim ini jauh sebelum balapan usai. Sementara gelar juara pembalap dibidik Lewis Hamilton dan Nico Rosberg yang keduanya juga pembalap Mercedes. “Ada baiknya Malaysia jeda dahulu sejenak,” kata Razali seperti dikutip media Malaysia Menteri Olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin pun sepakat dengan usulan SIC. “Ongkosnya terlalu tinggi dan pemasukkan terlalu rendah,” katanya dalam pesan yang diunggah di jejearing sosial. Jamaluddin menambahkan Malaysia saat pertama kali menggelar balapan ini dipandang sebagai event yang luar biasa besar. Pertama di Asia, diluar Jepang. Tak banyak sirkuit di wilayah ini.
MBP/afp
Pembalap Mercedes Nico Rosberg tengah memacu mobilnya di sirkuit Sepang, Malaysia.
Politik dan Tinju POLITIK tak bisa disandingkan dengan latihan tinju. Karena itu Manny Pacquiao memutuskan untuk rehat sejenak dari dunia politik dan konsentrasi ke ring untuk pertarungan melawan Jesse Vargas pada 5 November. “Kerja di Senat tidak mudah bila Anda juga berlatih. Anda harus benar-benar mengurus waktu anda. Oleh karena itu saya fokus melakukan latihan demi pertarungan ini,” tegas Pacquaiao. Petinju berusia 37 tahun itu tidak mengharapkan dua tugas pelik digarap bersamaan. Karena itu dia memilih untuk menggelar pertarungan mempertahankan sabuk kelas welter WBO melawan Vargas pada saat sesi reses di Senat. “Saya senang bekerja keras di Senat dan berkarier sebagai petinju profesional.Saya menikmati kedua pekerjaan ini,” ujar Pacquiao yang dilatih Freddie Roach. Sebelum ini Pacquiao dan koleganya di Senat tengah membahas kemungkinan memberlakukan lagi hukuman mati yang telah dihapus dari negeri itu sejak 30 tahun lalu. Pacquiao yang telah 21 tahun meniti karier di atas ring, akan menghadapi lawan yang 10 tahun lebih muda. Dengan rekor 58-6-2, 38 KO, Pacquiao lebih diunggulkan dibandingan lawannya yang asal AS. Vargas baru 28 kali bertarung dengan rekor 27-1-0 10 KO. “Saya kira ini akan menjadi pertarungan yang kompetitif,” kata promotor Bob Arum, laporan Associated Press. l Yudi Winanto
Tapi kini penjualan tiket menurun drastis, penonton TV turun, penonton dari luar juga anjlok terutama dengan adanya pesaing seperti Singapura, Tiongkok dan Timur Tengah. Di tengah pemasukan yang tak kunjung naik, balapan ini, seperti seri-seri lainnya, sebagian dibiayai pemerintah. Ini yang menyebabkan pemerintah pun mempertimbangkan untuk menghentikan event ini karena tak bisa terus menerus menanggung pembiayaannya. Sirkuit Sepang juga menggelar event MotoGP. Bila di F1 jumlah penontonnya turun, balapan roda dua MotoGP cenderung konsisten dan naik. Karena itu Jamaluddin menyebut kontrak MotoGP seharusnya diperpanjang. Jika perlu balapan-balapan lain yang tidak memerlukan biaya tinggi seperti F1 ini, bisa pula diselenggarakan di sirkuit ini. Seri Malaysia menjadi agenda tetap balapan F1 sejak 1999. Bahkan untuk musim 2017, masih dimasukan kendati dengan status dalam pertimbangan, laporan Associated Press.
MBP/ap
Petinju veteran Filipina Manny Pacquiao.
l Yudi Winanto 7 - 13 November 2016
29
OLAHRAGA
I Nyoman Andika ‘’Edo’’ Permana
Ingin Jadi Polisi MASIH ingat nama I Made Manalika? Dialah bomber haus gol yang memperkuat klub Caprina Bali pada kompetisi Liga Sepak Bola Utama (Galatama) tahun 1980-an. Manalika dikaruniai dua putri dan seorang putra I Nyoman Andika Permana yang kini mewarisi bakatnya. ‘’Saya ini suka sepak bola, sebab sejak kecil sering diajak ayah nonton bola,’’ sebut Andika Permana yang akrab disapa Edo. Ia mulai belajar menendang bola sejak duduk di bangku kelas II SDN 2 Kapal, Badung, lewat Sekolah Sepak Bola (SSB) Guntur, Denpasar. Aksinya saat berlatih atau bertanding senantiasa disaksikan sang ayah dari tepi lapangan sambil memberikan instruksi. Sebagai mantan penyerang, Manalika memberikan masukan kepada anaknya agar berani menukik ke jantung pertahanan lawan, berusaha mencari posisi yang tepat dan memanfaatkan setiap peluang semaksimal mungkin menjadi gol. Edo yang lahir di Banjar Muncan, Kapal, Badung, 24 Maret 2001, tampil pada O2SN ketika baru naik kelas V SD dan berlaga pada Piala Danone U-12 di Jakarta. Ia kemudian hengkang ke SSB Mandala United (MU) ketika duduk di kelas II SMPN 2 Mengwi. Edo ikut andil membawa MU menjadi juara tiga Turnamen East Java di Surabaya. Siswa kelas 1 SMAN 1 Mengwi ini kini bergabung dengan klub Putra Tresna Denpasar yang baru saja menjuarai Piala Soeratin U-17 Bali usai menundukkan Bali United (BU) 3-0 pada laga final di Stadion Dipta, Gianyar. ‘’Saya kecewa tidak bisa membela Putra Tresna, sebab masuk siang,’’ ungkap putra ketiga pasangan Manalika dan Ni Putu Erawati ini. Edo memiliki multifungsi di timnya. Ia bisa menempati striker, gelandang serang, gelandang bertahan, sayap, stoper dan libero. Kelebihan itu membuatnya dipercaya mengusung klub desanya Putra Angkasa Kapal (Pusaka) pada turnamen Piala Bupati Badung I/2016 untuk menjaring skuad Porprov U-21. Kendati piawai mengolah bola, Edo tetap mengutamakan sekolah. Ia ingin mandiri sekaligus membalas jasa orangtuanya. ‘’Setamat SMA, saya ingin jadi polisi,’’ katanya. Manalika mendukung putranya menomorsatukan pendidikan. ‘’Saya harap dia mengikuti jejak dua kakaknya yang tamatan IKIP serta kuliah di Poltekkes Denpasar,’’ ujarnya. MBP/nel
30 7 - 13 November 2016
l Daniel Fajry
Piala Bupati Badung
Ajang Penjaringan Pemain Porprov PEKAN Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Gianyar baru akan berlangsung September 2017. Meski masih jauh, Kabupaten Badung sudah bersiap menyongsong hajatan dua tahunan terbesar di Pulau Dewata itu. Pemkab melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung menggelar turnamen sepak bola memperebutkan Piala Bupati I/2016 yang dibuka Bupati Nyoman Giri Prasta di Stadion Samudra, Kuta, 23 Oktober lalu. Kejuaraan tersebut dijadikan ajang penjaringan pemain U-21 yang akan ditampilkan pada Porprov Bali 2017. Sebagai langganan juara umum Porprov, kontingen Badung merasa belum lengkap tanpa merebut medali emas cabang olahraga (cabor) sepak bola. Oleh karena itulah persiapan awal dilakukan demi menggapai medali emas dari cabor paling bergengsi. Turnamen melibatkan 25 klub yang dibagi menjadi dua zona. Zona Badung Utara diikuti 12 tim yang bertanding di Lapangan Mengwi dan Lapangan Tjokorda Tresna, Desa Sobangan, sedangkan Badung Selatan diisi 13 klub yang berlaga di Stadion Samudera Kuta dan Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Babak penyisihan menggunakan sistem setengan kompetisi dan mulai babak delapan besar memakai sistem gugur. Badung sangat berambisi menjuarai sepak bola setelah gagal pada Porprov Bali 2011 di Jembrana, 2013 di Den-
pasar dan 2015 di Buleleng. Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Badung yang kini dipimpin I Nyoman Graha Wicaksana bertekad mengulang prestasi emas yang dicapai pada Porprov Bali di kandang sendiri pada 2009. Apalagi tim Persatuan Sepak Bola (PS) Badung merupakan satu-satunya kesebelasan perserikatan di Bali yang bercokol Divisi Utama Liga Indonesia. Giri Prasta memotivasi tim Porprov yang akan dibentuk usai penyelenggaraan Piala Bupati. Kalau mampu meraih medali emas pada Porprov Bali 2017, ke-22 pemainnya bakal diterima menjadi pegawai pemkab. Peluang ini juga berlaku bagi atlet dari cabor lainnya. Untuk mencari bibit pemain, sepak bola menjadi pelajaran ekstrakulikuler wajib di SD. Siswa SD dan SMP yang mengikuti ekskul sepak bola tidak boleh dipungut bayaran. Sebaliknya, mereka diberikan sepatu, kaos dan baju. Menurut bupati, turnamen ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk menggerakkan sepak bola yang sempat vakum. Bila berjalan sukses, anggaran untuk turnamen tahun depan akan disiapkan dari APBD. Untuk itu, semua peserta diminta menunjukkan sportivitas, sedangkan wasit harus netral memimpin pertandingan.
Peserta Piala Bupati Badung Grup A Pesanku Kuta Uluwatu Putra Mumbul FC Birlian Legian Jala Putra Sawangan FC Putra Kedongan Grup B Putra Perkanthi Porkan Penyarikan Putra Alaska PS Ungasan Putra Kelana Grup C Perssib Blahkiuh Putra Tresna Garuda Dalung Personi Mengwitani Cani Putra Bala Yudha Petang Grup D Putra Mengwi Bhara Putra Baha Wanaraduta Sangeh Putra Angkasa Kapal Susila Putra Sibang Putra Mambal
l Mawa
Salah satu pertandingan Piala Bupati Badung I/2016 yang berlangsung di Stadion Samudra, Kuta. MBP/wan
7 - 13 November 2016
31
PENDIDIKAN
Penetapan Tenaga Kontrak
Masa Pengabdian Diharapkan Jadi Pertimbangan
S
yarat penetapan guru non PNS menjadi tenaga kontrak provinsi di SMA/SMK salah satunya harus memenuhi minimal 24 jam tatap muka dan mengajar linier. Namun, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali meminta agar masa pengabdian guru non PNS juga dijadikan pertimbangan. Kalau tidak, tenaga pendidik non PNS seperti guru bahasa Bali, guru agama dan guru BK kemungkinan besar tidak bisa diangkat menjadi guru kontrak. “Pemprov Bali khususnya gubernur agar memperhatikan tenaga-tenaga yang sudah lama mengabdi di sekolah. Seperti guru bahasa Bali, guru agama dan guru BK ini kan tidak mung-
32 7 - 13 November 2016
kin dapat 24 jam mengajar. Bagaimana cara kita menyikapi agar ini bisa diangkat sebagai tenaga kontrak provinsi,” ujar Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali I Ketut Mandia, belum lama ini. Kendati hanya tenaga guru non PNS, lanjut Mandia, mereka tetap ikut berjasa dalam memajukan dunia pendidikan di Bali. Jangan sampai mereka diabaikan dan hanya diberikan gaji sebagai guru honor sebesar Rp 50 ribu per jam. Apalagi guru yang sudah memiliki pengabdian minimal tiga tahun di SMA/SMK. “Kalau dia mendapat jam mengajar 10 jam dalam satu bulan, berarti kan dia cuma dapat Rp 500 ribu,” imbuhnya.
Tingkatkan Pengawasan Penyaluran Anggaran Pendidikan
MBP/dok
Sejumlah pelamar guru kontrak yang dinyatakan lolos seleksi di Disdik Kabupaten Buleleng, belum lama ini.
Mandia melihat, syarat 24 jam mengajar tanpa melihat masa pengabdian juga rentan manipulasi. Bisa saja kepala sekolah atau wakil kepala sekolah memasukkan orang baru, lalu memberinya 24 jam mengajar. Sehingga, guru baru inilah yang justru diangkat menjadi tenaga kontrak. Hal ini tentu bertentangan dengan asas keadilan, terutama bagi guru yang sudah lebih lama mengabdi. “Lagipula, 24 jam mengajar itu kan syarat sertifikasi. Kalau guru kontrak provinsi, kan tidak perlu syarat sertifikasi,” jelasnya seraya mengatakan ada 667 tenaga non PNS (guru, administrasi, worker) yang perlu dipertimbangkan untuk diangkat menjadi tenaga kontrak provinsi. Anggota Fraksi Golkar DPRD Bali Made Suardana menyarankan Pemprov Bali agar memberikan upah sesuai UMP untuk guru kontrak SMA/SMK yang kini ditangani provinsi. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku akan memperhatikan tenaga pendidik dan kependidikan non PNS. Pada intinya, tidak boleh ada yang terabaikan. Apalagi, mereka selama ini sudah mengabdi cukup lama dan berharap banyak untuk diangkat menjadi PNS. Namun tidak kunjung diangkat menjadi PNS. “Tapi tentu saja harus dihitung, misalnya beban kerjanya. Ada guru cuma ngajar sekali seminggu karena diperlukannya cuma sekali seminggu. Apakah itu juga pendapatannya sama dengan yang penuh? Makanya, ini harus dikaji kembali, pasti akan ditampung,” jelasnya. l Rindra
LEGISLATIF akan meningkatkan intensitas pengawasan penyaluran anggaran APBD untuk Dinas Pendidikan. Hal ini penting dilakukan guna memastikan pembangunan gedung serta infrastruktur sekolah di Kabupaten Gianyar. Sehingga tidak ada lagi pungutan untuk orangtua siswa, dengan dalih biaya pembangunan. Hal ini diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Gianyar Wayan Sudiartana, belum lama ini. Sudiartana mengatakan, 30 persen dari APBD Gianyar yang ditalangkan untuk Dinas Pendidikan, tentu menjadi bukti besarnya perhatian pemerintah memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Gianyar. Dari jumlah itu, seharusnya bisa dipastikan tidak ada lagi sekolah yang kekurangan biaya untuk membangun infrastruktur, terlebih yang ditangani oleh Disdikpora Gianyar saat ini hanya sekolah pada tingakat SD dan SMP. “Anggaran pendidikan ini semestinya sudah mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan kita di Gianyar sekarang,” ujar wakil rakyat dari Fraksi PDI-P ini. Sudiartana menambahkan, pihaknya dan anggota DPRD lainya juga akan lebih intens melakukan pengawasan, sehingga bisa dipastikan penyaluran anggaran tersebut tepat sasaran. “Tentu ini akan kami kawal terus, sehingga pemenuhan kebutuhan infrastruktur tepat sasaran dan tidak ada lagi sekolah atau komite yang meminta pungutan uang gedung kepada orang tuasiswa,” terangnya. Sudiartana mengaku sangat menyayangkan bila masih ditemukan pungli di tengah besarnya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di Gianyar. Ia juga mendesak eksekutif terjun langsung ke setiap sekolah, guna memastikan seluruh sekolah di Gianyar bersih dari pungutan. “Eksekutif harus memantau sekolah yang masih memungut uang gedung atau pungutan lainya,” tandasnya. l Manik Astajaya
MBP/manik astajaya
Wayan Sudiartana 7 - 13 November 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
FE UNWAR - Keluarga besar Fakultas Ekonomi (FE) Unwar, Kamis (20/10) menggelar Gema Kreativitas Keluarga Besar (GKKB) FE Unwar di halaman kampus setempat. GKKB yang dikomandani BEM FE Unwar diawali dengan jalan santai yang dilepas Wakil Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Ketut Sugihantara bersama Rektor Prof. Dewa Putu Widjana dan Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P.
MBP/ist
PEMKAB JEMBRANA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana ngaturang bhakti panganyar (nganyarin) di Pura Hulundanu Batur, Desa Pakraman Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sabtu (22/10). Bhakti panganyar ini serangkaian Karya Panca Wali Krama di pura tersebut. Rombongan Pemkab Jembrana ini dipimpin langsung Bupati Jembrana I Putu Artha bersama wakilnya, I Made Kembang Hartawan.
MBP/ist
PNB - Setelah resmi terbentuk Unit Lab Bahasa Pusat, Politeknik Negeri Bali (PNB) mulai memperkenalkan programprogram unggulannya. Program-program unggulan yang ditawarkan pun tidak kalah dengan universitas lain. Sebagai pusat penelitian pembelajaran bahasa pada pendidikan vokasi, tentunya Unit Lab Bahasa Pusat PNB ini akan menerapkan sistem pembelajaran yang berbeda dibandingkan dengan pusat pembelajaran yang lain. Demikian dikatakan Ketua Lab Bahasa Pusat PNB I Wayan Dana Ardika, S.S., M.Pd. saat ditemui, Selasa (25/10).
34 7 - 13 November 2016
MBP/ist
AUDENSI - ‘’Selamat Datang di Bandara Internasional Ngurah Rai di Denpasar, Bali’’, demikian pengumunan yang biasa disampaikan petugas kabin pesawat menjelang mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai. Ternyata, kalimat dan kata-kata pada pengumuman ini mendapat perhatian serius Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menerima General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Ngurah Rai, Yunus Suprayogi, di ruang tamu Bupati Badung, Senin (24/10).
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Jembrana meminta seluruh pihak mewaspadai upaya mengeksploitasi dan memperalat anak dalam segala bentuk. “Belakangan ini saya pernah mendengar di suatu daerah ada anak yang dimanfaatkan menjadi kurir narkoba dan lain sebagainya. Hal ini sangat memprihatinkan sekaligus perlu mendapat kewaspadaan kita bersama,“ kata Bupati Jembrana I Putu Artha saat menerima kunjungan Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali di ruangan VIV Pemkab Jembrana, Rabu (19/10).
MBP/ist
BPD DENPASAR - Dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, BPD Cabang Denpasar menggelar kegiatan inklusi keuangan di Lapangan Lumintang, Minggu (23/10). Diawali senam aerobic pagi hari kemudian dilanjutkan edukasi keuangan serta undian hadiah kepada para pesera aerobic. Undian hadiah dipandu Cedil cs. sekaligus melempar pertanyaan kepada para peserta seputar perbankan dan produk Bank BPD Bali.
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri Selasa (25/10), berkunjung ke SMAN 1 Amlapura, ke SDN 3 Seraya Barat, dan ke SMAN 3 Amlapura di Seraya. Saat itu, Bupati menjawab surat curahan hati siswa, yang sudah dikirim beberapa bulan sebelumnya. Bupati Mas Sumatri mengatakan, pihaknya menerima lebih dari sepuluh ribu surat.
MBP/ist
PURI BUNDA - Dalam rangka HUT XIII yang jatuh pada 15 November, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Bunda menggelar see and treat, pemeriksaan IVA dan terapi Cryo gratis, Minggu (23/10) di RSIA Puri Bunda, Jalan Gatot Subroto VI No.19 Denpasar. Pemeriksaan IVA dan terapi Cryo merupakan rangkaian kegiatan HUT, di mana sebelumnya RSIA Puri Bunda telah melaksanakan kegiatan tirtayatra. 7 - 13 November 2016
35
ekonomi
Pertumbuhan Lebih Merata
P
emerintah telah menetapkan pertumbuhan ekonomi 5,1 persen pada 2017. Target ini tentu tak jauh berbeda dengan capaian pada 2016. Walaupun demikian, banyak yang pesimis terhadap realisasinya. Alasannya, ekonomi Indonesia belum mempunyai basis dan kemandirian yang kuat. Sangat rentan terpengaruh ekonomi global. Demikian pula selama ini, pertumbuhan tinggi belum mampu menciptakan kesejahteraan yang berkeadilan. Buktinya, tingkat kesenjangan antarpenduduk masih tetap tinggi. Ini diasumsikan sebagai sebuah kegagalan pemerintah menciptakan pemerataan pendapatan di balik pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Pesimistis tersebut rupanya telah dipikirkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Mewakili pemerintah pada rapat kerja dengan DPR, pekan lalu, ia mengatakan, Rancangan Undang-Undang APBN 2017 didesain agar lebih seimbang dan mencerminkan kondisi perekonomian domestik. “Jadi kita membuat kebijakan APBN yang lebih seimbang, antara kebijakan penerimaannya, kebijakan belanjanya, dan juga kebijakan defisitnya,” ujar Sri Mulyani. Ia menuturkan, pada prinsipnya, mulai dari postur hingga asumsi makro dalam RUU APBN 2017, telah mencerminkan kondisi perekonomian nasional maupun tantangan yang dihadapi dari perekonomian global. Sehingga, lanjutnya, paling tidak hal tersebut telah memberikan suatu proyeksi yang dianggap realistis dan tidak menimbulkan spekulasi dari postur RUU APBN 2017. “Itu suatu langkah kemajuan yang baik,” ujarnya. Dari sisi postur belanja, Sri Mulyani menilai memang masih dilakukan banyak program-program yang ditujukan untuk menjaga momentum ekonomi terutama pada saat kondisi perekonomian global, khususnya perdagangan internasional, masih sangat lemah. Sehingga, pemerintah memang mendesain belanja negara digunakan untuk mengurangi tekanan yang berasal dari luar dan pada saat yang sama memperbaiki fondasi perekonomian Indonesia, baik itu dari sisi pertumbuhan perekonomian yang berasal dari sektor-sektor yang tidak terkena imbas dari perdagangan global, juga dalam rangka untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. “Oleh karena itu, berbagai macam kebijakan belanja itu baik dari sisi kementerian/lembaga atau transfer daerah itu semua ditujukan agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih merata, fondasinya bisa lebih kuat dan tidak mengalami imbas pelemahan dari luar negeri,” ujarnya. Ia juga mengakui, di tengah pelambatan ekonomi, jangan sampai melemahkan daya saing industri Indonesia. Ia pun menyebutkan, kebijakan fiskal ke depan akan difokuskan untuk menjaga Indonesia dari perlambatan ekonomi global, optimalisasi penerimaan pajak, pengelolaan belanja, dan pengelolaan pembiayaan. Ia menyebutkan dalam kondisi perlambatan ekonomi global tidak mungkin Indonesia mengharapkan perdagangan internasional atau ekspor sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi sehingga investasi dan konsumsi menjadi harapan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Sri Mulyani
36
7 - 13 November 2016
l Hardianto
Pasar seni Kuta kini sepi pembeli walaupun kunjungan wisatawan ke kampung internasional itu terus meningkat.
Kondisi Ekonomi yang Realistik DPR telah menyetujui RUU APBN 2017 disahkan menjadi undang-undang. Dalam APBN itu mencakup pendapatan negara Rp 1.750,2 triliun dan belanja negara Rp 2.080,4 triliun. Adapun besaran indikator makro tahun 2017 antara lain pertumbuhan ekonomi 5,1 persen, tingkat inflasi 4,0 persen, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS Rp 13.300 dan tingkat suku bunga SPN 3 bulan 5,3 persen. Selain itu, harga minyak mentah Indonesia (ICP) 45 dolar AS per barel, lifting minyak bumi 815 ribu barel per hari dan lifting gas bumi 1.150 ribu barel setara minyak per hari. Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, penetapan proyeksi indikator ekonomi makro tersebut telah mencerminkan kondisi ekonomi yang realistik saat ini, dengan perkiraan tantangan kondisi ekonomi global dan situasi nasional pada 2017. “Untuk mencapai sasaran indikator ekonomi makro tersebut, pemerintah akan konsisten mendorong sumber pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya. Dengan basis asumsi dasar ekonomi makro dan berbagai langkah kebijakan yang akan ditempuh maka postur Pendapatan Negara ditetapkan menjadi Rp 1.750,3 triliun yang terdiri atas penerimaan perpajakan Rp 1.498,8 triliun dan
PNBP Rp 250 triliun. Selain itu, rasio perpajakan (tax rasio) pada 2017 ditetapkan sebesar 11,52 persen sudah termasuk SDA Migas dan Pertambangan atau 10,93 persen dalam arti yang lebih sempit. Penetapan target pertumbuhan ekonomi 5,1 persen secara nasional diyakini berimbas terhadap Bali. Namun, pengusaha Bali tak serta merta bisa melakukan investasi tanpa melakukan kajian matang. Masa transisi pertumbuhan ekonomi tetap harus diwaspadai. Dampak penguatan ekonomi nasional ini juga masih berpotensi terkoreksi oleh pengaruh ekonomi global. Pengamat ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud Prof. Wayan Suartana menilai, perkembangan ekonomi nasional yang membaik pasti akan memberikan dampak positif bagi ekonomi Bali. Namun, hal ini harus tetap dikelola dengan kepekaan dan kajian matang oleh pengusaha agar tak salah langkah. ‘’Saya meyakini target pertumbuhan ekonomi 5,1 persen secara nasional telah memperhatikan potensi risiko yang ada. Target ini memungkinkan dicapai sepanjang ada upaya maksimal untuk melakukan pengawasan dan inovasi pengelolaan pemberdayaan ekonomi,’’ ujar Prof. Wayan Suartana. Namun, ia mengingatkan agar pengusaha Bali
cerdas membaca pergerakan ekonomi nasional dan global. Ini perlu dicermati mengingat hingga akhir 2017 pertubuhan ekonomi sangat labil dan bersifat transisi.‘’Kewaspadaan layak dilakukan pengusaha untuk mencermati pergerakan ekonomi nasional,’’ ujarnya. Ia juga mengatakan, target pertumbuhan ekonomi nasional dimungkinkan oleh keberhasilan program tax amnesty dan terjadinya perbaikan harga-harga komoditas. Terobosan pemerintah melakukan proteksi kemandirian ekonomi nasional secara tak langsung akan menguatkan daya beli dan menggerakan berbagai sektor ekonomi. Khusus bagi Bali, ia mengatakan walaupun Bali memiliki daya tahan relatif bagus namun hingga awal triwulan I 2017 Bali masih akan sangat tergantung dengan pertumbuhan sektor pariwisata. Jika sektor unggulan ini tak bertumbuh sesuai target, Bali tetap berpotensi mengalami pelambatan dan pelemahan daya tahan ekonomi. ‘’Khusus sektor properti hinga triwulan I 2017 saya yakin belum memiliki prosfek yang begitu bagus. Sepanjang bunga kredit bank belum turun dan daya beli tak menguat, pasar properti tak akan tumbuh maksimal,’’ ujarnya. l Hardianto/Dira Arsana 7 - 13 November 2016
37
pa r i w i s ata
Air Terjun Bunutin
Tawarkan Keindahan Alam yang Alami
B
angli memiliki banyak air terjun yang menawan. Selain air terjun Kuning di Desa Taman Bali dan air terjun Tukad Cepung di Desa Tembuku, ternyata masih banyak lagi air terjun menawan lainnya yang cukup menarik untuk dikunjungi. Salah satunya air terjun Bunutin. Sesuai namanya, air terjun Bunutin berlokasi di Desa Bunutin, Kintamani. Untuk mengunjungi air terjun ini, lokasinya tidak terlalu sulit untuk dicari. Sebab di pinggir jalan raya di Desa Bunutin sudah terpampang sebuah papan petunjuk yang menunjukan lokasi air terjun ini. Hanya saja untuk bisa mencapai lokasi air terjun Bunutin, pengunjung harus menyiapkan tenaga yang cukup. Karena belum ada akses jalan setapak memadai yang bisa dilalui, pengunjung harus melewati perkebunan jeruk warga dan lahan tegalan yang berjarak sekitar 300 meter. Namun, setibanya di lokasi, semua rasa lelah pengunjung akan terbayarkan oleh indahnya pemandangan air terjun yang masih sangat alami. Airnya yang sangat jernih dan hijaunya tanaman di sekeliling air terjun membuat siapa pun yang berkunjung akan betah dan nyaman berlama-lama di air terjun ini. Akan tetapi, bagi pengunjung yang ingin berendam di sekitar air terjun harus sedikit berhati-hati. Sebab, menurut informasi di sekitar lokasi air terjun terdapat pasir hisap yang cukup berbahaya jika diinjak. Perbekel Desa Bunutin Made Subrata mengatakan, air terjun Bunutin selama ini sudah cukup banyak didatangi pengunjung. Hanya saja karena belum dikelola, diakuinya hingga saat ini jalan untuk menuju lokasi air terjun belum memadai untuk dilalui. “Jalannya masih agak terjal dan belum tertata,� ujarnya. Terkait hal itu, Subrata memiliki rencana untuk melakukan penataan terhadap lokasi air terjun tersebut. Pihaknya berharap nantinya setelah dilakukan penataan dan promosi dengan didukung instansi terkait, keberadaan air terjun di desanya itu semakin banyak didatangi pengunjung dan berdampak pada kesejahteraan warganya. l Swasrina
38 7 - 13 November 2016
A KT I V I TA S
MBP/ist
SMK PGRI 2 BADUNG – SMK PGRI 2 Badung alias Serdadu terus bergeliat untuk memperkuat jiwa dan pendidikan karakter. Sebanyak 669 peserta Pramuka Siaga, Penggalang dan Penegak berkumpul mengikuti aneka lomba Serdadu Scout Championship I, Minggu (23/10). Jadilah SMK PGRI 2 Badung di Jalan I Gusti Ngurah Rai No. 2A Banjar Delod Bale Agung, Mengwi penuh nuansa ceria, gembira, dan sarat dengan pendidikan karakter.
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA – Komite III DPD-RI Bidang Pemuda dan Olahraga Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memenuhi undangan Gobolabali Foundation dalam acara sosialisasi pengenalan program sepak bola grassroot di Kantor Camat Bangli. Air terjun Bunutin Kintamani
Acara itu dihadiri Camat Bangli, KONI, cabor sepak bola dan juga guru–guru pendidikan jasmani se-Bali. 7 - 13 November 2016
39
destinasi
Warga asing penggemar yoga mengadakan workshop sekala niskala di Desa Bindu.
WNA ”Workshop Sekala Niskala” di Tanah Hyang Banjar Bindu
D
ua puluh orang asing yang tergabung dalam Unsettled Group, penggemar spiritual melaksanakan workshop di Tanah Hyang, Banjar Bindu, Desa Mekar Bhuana, Kecamatan Abiansemal, Badung, belum lama ini. Dalam pertemuan itu mereka membahas kehidupan sekala (alam nyata) dan niskala (alam tak nyata). “Kami ingin mengetahui alam niskala yang dipercaya masyarakat Hindu di Bali,” kata Joana Lemos yang memandu kegiatan workshop tersebut. Sebagai peserta adalah orang-orang spiritual dari berbagai negara di dunia. Mereka bukan wisatawan, tetapi sengaja datang untuk merasakan aura Pulau Dewata yang khas itu. Mereka ingin merasakan alam niskala, karena hal tersebut tak pernah terpikirkan oleh mereka di rumahnya. Kegiatan yang mereka lakukan adalah menulis dan menggambar sesuatu (seperti simbol-simbol) yang dapat membangkitkan aura spiritual dalam diri mereka.
40 7 - 13 November 2016
Di kawasan persawahan itu, mereka juga menyempatkan diri jalan-jalan di areal persawahan, sekadar duduk-duduk di alam bebas dan ada yang meresakan aura sungai yang ada di bawah. Sambil berkenalan satu sama lainnya, maklum karena mereka semula tak saling kenal namun sepakat bertemu di Bali. Menurut Joana, daerah Tanah Hyang dan Desa Bindu merupakan tempat spiritual yang bagus. Getaran aura dari alam sekitarnya sangat terasa. Karena itu ia percaya kalau Bali itu adalah tempat spiritual, sehingga menjadi tempat wisata yang memiliki karakter tersendiri. Mereka juga mencoba menjajal gulungan ombak Padang-padang dan Canggu lewat permainan surfing. Dan untuk memudahan dalam pemusatan pikiran, mereka diberikan penjelasan tentang alam niskala oleh I Gusti Nyoman Suastawa, pemilik Tanah Hyang itu. Sementara Jonathan warga California yang sebagai koordinator mengatakan, peserta workshop ini adalah orang-
orang yang memiliki pekerjaan dari berbagai usaha sengaja datang karena ingin mengubah refleksinya. Mereka ingin keluar dari rutinitasnya sehariharinya, menghilangkan kejenuhan sehingga mencari kehidupan alternatif di tempat yang memeilki aura positif ini. “Mereka ingin merefleksikan kehidupan dengan belajar tentang kehidupan niskala,” ucapnya. Mereka datang dari berbagai negara, di antaranya dari Eropa, Amerika, Dubai, Jerman, Perancis, Portugis, dan Kanada. Di antara mereka memang tidak saling kenal, namun berjanji dan saling bercaya untuk bertemu di Bali. Mereka tinggal bersama-sama di sebuah rumah di Desa Nyuh Kuning Ubud. “Kami ke Bali bukan untuk berwisata, tetapi untuk merasakan aura spiritual Bali. Karena Bali itu sesungguhnya baik untuk kegiatan spiritual,” ungkap Jonathan. l BTN/015
AKTIVITAS
MBP/ist
IHDN - Program Pascasarjana Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menggelar ujian terbuka promosi doktor Ilmu Agama Dra. Ni Nyoman Perni, M.Pd., Jumat (21/10) di Aula Pascasarjana IHDN Denpasar. Ni Nyoman Perni merupakan doktor yang ke-23 di program Pascasarjana IHDN Denpasar. Ujian terbuka promosi doktor ini dibuka langsung oleh ketua sidang sekaligus promotor Prof. Dr. Nengah Bawa Atmaja, M.A. didampingi Kopromotor I Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si., Kopromotor II Dr. Drs. Ketut Sumadi, M.Par. dan 6 anggota penyanggah ujian lainnya.
MBP/ist
ASPIRASI SOPIR - Puluhan sopir taksi konvensional yang didominasi putra asli Bali hadir di The Sukarno Center Tampaksiring menemui Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Sejumlah aspirasi disampaikan di antaranya walau sudah ada keputusan dari DPRD Bali dan Pemprov, tapi mereka menilai tidak ada tindakan tegas dari jajaran pemerintah daerah. Selain itu mereka meminta nasihat terkait dengan rencana pendirian Koperasi Transportasi dan eksistensi paguyuban United Bali Driver (UBD) yang sudah diresmikan beberapa waktu lalu.
KRISNA - Krisna Oleh Oleh khas Bali milik pengusaha sukses, Gusti Ngurah Anom yang berlokasi Samasta Village, Jimbaran, Selasa (25/10) resmi dibuka. Krisan Oleh Oleh yang berada di Samasta ini merupakan outlet yang ke-6 di Bali dengan konsep premium. Menurut Ngurah Anom, Krisna Oleh Oleh merupakan toko yang menawarkan berbagai produk ciri khas Bali yang menarik. Produk tersebut berupa beranekaragam bentuk design TShirt kartun tentang Bali yang diproduksi sendiri, unik, lucu dan menarik yang tidak ada di tempat lain.
MBP/ist
STIKOM BALI - Serangkaian memeriahkan Hari Sumpah Pemuda pada Jumat, 28 Oktober 2016, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Stikom Bali akan menggelar sebuah acara untuk melestarikan nilai-nilai budaya Bali yang dikemas bertajuk Malam Pelestarian Budaya. Hal itu dikatakan Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan dalam jumpa pers tentang acara ini di kampusnya, Renon, Denpasar, Rabu (26/10). MBP/ist
7 - 13 November 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
PEKSIMINAS - Peksiminas (Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Nasional) merupakan puncak kegiatan kemahasiswaan di bidang pengembangan bakat dan minat mahasiswa dalam bidang seni. Peksiminas diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti dengan menunjuk salah satu pengurus BPSMI (Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia) sebagai panitia penyelenggara kegiatan.
UPACARA NGERATEP - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Selasa (25/10) menghadiri upacara ngeratep, melaspas lan mapasupati Ida Batara Petapakan di Pura Dalem Paruman, Desa Adat Sembung-Karangjung, Mengwi. Bupati Giri Prasta pada kesempatan itu ngunggahang sekar pada Petapakan yang disucikan. Hadir mendampingi Bupati yakni anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gusti Nurah Jaya Saputra beserta Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Sembung Made Kariana, Panglingsir Puri Ageng Mengwi, Panglingsir Puri Sembung, Bendesa Adat Pacung, Apuan, Lodtunduh, Tegeh, Angsri, serta tokoh masyarakat setempat.
MBP/ist
MBP/ist
FISIP - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unwar, Jumat (21/10) menggelar dialog kebangsaan. Dialog kebangsaan dibuka Dekan FISIP Unwar Drs. I Wayan Mirta, M.Si., menghadirkan narasumber Nyoman Gede Antaguna, S.H., S.E., M.H. (Ketua KNPI Bali), Kasi Pengembangan Kepemimpinan Disdikpora Bali Drs. Ida Bagus Oka Windu Sara, M.Si. dan akdemisi yang juga Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Dialog dipandu Putu Eka Mahardika.
PIP – Salah satu prestasi membanggakan yang ditorehkan Desa Majasari Kabupaten Indramayu adalah mampu menjual daging sapi seharga Rp 80.000 per kilogram saat harga daging sapi melonjak. Desa ini pun memperoleh apresiasi dari Presiden Joko Widodo karena mampu menjual daging sesuai harapan Presiden. Kades atau Kuwuk Majasari Wartono, S.Pd., M.Si. saat menerima kunjungan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Badung yang dipimpin Bupati Nyoman Giri Prasta menyatakan, berawal dari penanggulangan masalah sosial karena suami ditinggal para istri menjadi TKI.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
42 7 - 13 November 2016
MBP/ist MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Pemberantasan dan stop pungutan liar (pungli) di seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, dengan tegas diinstruksikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) seluruh pimpinan SKPD di jajaran Pemkot Denpasar, Senin (24/10), di ruang Praja Utama Kantor Wali Kota. Penegasan ini menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo.
MBP/ist
FH UNDWI - Untuk kedua kalinya Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar membuka Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bekerja sama dengan DPN Peradi Pusat. Kuliah perdana PKPA FH Undwi angkatan kedua dibuka Dekan FH Undwi Dr. A.A. Sagung N. Indradewi, S.H., M.H., didampingi Ketua Bidang PKPA dan Sertifikasi Advokat DPN Peradi H. Shalih Mangara Sitompul, S.H., M.H., Jumat (21/10).
INDONESIA POWER - PT Indonesia Power Unit Pembangkitan (UP) Bali bersama ratusan siswa dan pramuka di Gilimanuk melakukan penanaman ribuan pohon sawo kecik di Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Selasa (25/10). Acara yang dipusatkan di Balai Lingkungan Arum itu dihadiri Camat Melaya, I Putu Eka Suarnama, Lurah Gilimanuk, perwakilan Polsek Kawasan Laut, Brimob, LHKP, ASDP, TNBB, PLN, Pramuka Kwarcab Jembrana dan Kwaran Melaya.
MBP/ist
MOU - Setelah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang smart city dengan Kota Tangerang, Kamis (20/10) kemarin rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) yang dipimpin Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos., lanjut ke Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Tujuannya hanya satu, menggali kiat sukses Desa Majasari yang mampu tampil sebagai juara I lomba desa tingkat Nasional. Termasuk, manfaat yang diraih warga desa setelah menjadi juara nasional. 7 - 13 November 2016
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
PHRI - Musyawarah Cabang (Muscab) II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Cabang Kota Denpasar telah digelar di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Jumat (21/10). Acara yang digelar untuk menentukan Ketua dan Pengurus PHRI BPC Kota Denpasar periode 2016-2021 ini, secara aklamasi kembali memilih Ida Bagus Gede Sidharta Putra sebagai Ketua PHRI BPC Kota Denpasar.
PHRI - Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) II Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pengurus Cabang (BPC) Kota Denpasar pada Jumat (21/10) dibuka secara resmi oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua PHRI BPC Kota Denpasar I.B. Sidharta Putra ditandai dengan pemukulan gong bertempat di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar. Muscab kali ini juga dihadiri Ketua PHRI BPD Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Kadis Pariwisata Kota Denpasar Wayan Gunawan, para pelaku pariwisata, dan akademisi.
MBP/ist
DPRD KARANGASEM – DPRD Karangasem pada sidang paripurna dipimpin Ketua Nengah Sumardi, S.E., M.Si. Jumat (21/10), mengesahkan Ranperda APBD-P menjadi APBD-P 2016. Dari nota keuangan, kata anggota dewan Gede Bendesa Muliawan, yang membacakan laporan rapat gabungan komisi di dewan, pendapatan APBD-P tahun ini turun Rp 312 miliar lebih. Sementara belanja turun Rp 242 miliar.
44 7 - 13 November 2016
MBP/ist
PNB - Untuk mempersiapkan lulusan, tidak hanya sebagai pencari kerja atau job seeker pada bidang administrasi bisnis dan perdagangan internasional atau bisnis internasional, Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bali (PNB), Kamis (20/10)menggelar Business Expo 2016. Dengan tema ‘’Explore Your Business Potential’’ kegiatan ini digelar di Gedung Widya Padma kampus setempat.
MBP/ist
MBP/ist
STIKES - Kampus Stikes Wira Medika PPNI Bali, Jumat (21/10) lalu kembali mewisuda ratusan mahasiswanya di Inna Grand Bali Beach, Sanur. Dalam acara Wisuda VII ini sekaligus diambil sumpah para lulusan untuk menjaga almamater, serta menjaga rahasia tim medis (kecuali diminta pengadilan), baik yang diploma maupun yang sarjana.
SENATOR WEDAKARNA - Gerak cepat dan responsif, itulah citra dari sosok Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat mendapatkan aspirasi masyarakat. Jiwa muda wakil rakyat yang baru berusia 36 tahun ini seakan sangat cocok dengan kondisi kompleksitas Bali saat ini yang sarat masalah dan tantangan.
MBP/ist
MBP/ist
PERGUNU - Kekerasan terhadap guru yang belakangan
BPAN - Aktivitas menangkap ikan merupakan kesehar-
kerap terjadi, mengundang keprihatinan anggota Komisi
ian yang berisiko tinggi bagi nelayan, dan tidak menutup
X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. Berbicara pada
kemungkinan terjadinya kecelakaan. Untuk meningkat-
seminar nasional bertajuk ‘’Perlindungan Hukum bagi Guru’’ yang diselenggarakan Persatuan Guru Nahdatul Ulama (Pergunu) Provinsi Bali, Sabtu (22/10), Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menegaskan,
kan pemberdayaan nelayan dengan skala kecil serta peningkatan perlindungan terhadap nelayan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui Dinas Peternakan,
dalam melaksanakan tugasnya guru dilindungi dengan
Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar memberikan
undang-undang.
program Bantuan Premi Asuransi bagi Nelayan (BPAN).
7 - 13 November 2016
45
TRADISI
’’Maboros’’ di Busungbiu
Gunakan Kijang Sebagai Sarana Upakara
B
MBP/dgk
Pelaksanaan pujawali alit di Desa Pakraman Busungbiu diawali tradisi maboros kijang.
46 7 - 13 November 2016
erburu (maboros) hewan untuk kepentingan ritual keagamaan masih dilaksanakan masyarakat Desa Pakraman Busungbiu, Buleleng. Hewan yang diburu untuk dipakai sarana upakara adalah kijang. Hewan itu masih ada di hutan sekitar wilayah desa. Tradisi ini dilaksanakan serangkaian pujawali alit parahyangan desa pakraman setempat. Rabu (12/10) lalu, kegiatan maboros kembali dilakukan warga, sebab akan berlangsung pujawali alit di desa pakraman tersebut. Lokasi maboros kijang dipilih dekat perkebunan Pangkungbiu, Desa Titab, Busungbiu. Tradisi yang merupakan warisan leluhur ini digelar melibatkan 1.000 lebih krama Desa Pakraman Busungbiu. Warga mengawalinya dengan berkumpul di Pura Desa untuk memohon keselamatan. Sehari sebelumnya warga sudah mensurvei lokasi, bertujuan mempermudah perburuan kijang. Warga mengenakan pakaian adat ringan dan memakai mukih atau udeng terbuat dari pelepah pohon pinang. Di tempat perburuan, warga bersorak-sorai agar kijang keluar dari persembunyiannya. “Ketika itu kijang tampak keluar, kemudian warga memburunya. Seekor kijang berhasil ditangkap dan diusung beramai-ramai ke Desa Pakraman Busungbiu.
Di wilayah perbatasan desa, rombongan pengarak kijang disambut dengan gamelan baleganjur,” ujar Klian Desa Pakraman Busungbiu, I Nyoman Dekter, belum lama ini. Sebelum disembelih untuk bukakak, kijang tersebut diupacarai terlebih dahulu. Dikatakannya, kegiatan maboros dengan pujawali diberi tenggat waktu tiga hari. Sebab warga tidak mudah menangkap kijang di hutan. Syukurnya warga memperoleh kijang di hari pertama. Pujawali di Desa Busungbiu umumnya dilakukan dua kali dalam lima tahun. Jarak waktu antara pujawali agung dengan pujawali alit, dua tahun. Selanjutnya dari pujawali alit ke pujawali agung, tiga tahun. Pujawali akan diundur jika warga tidak memperoleh kijang. Kijang digunakan sebagai sarana upakara. Fungsi kijang dalam pujawali sangat penting. Pujawali alit dilangsungkan Sabtu (15/10) lalu. Ditambahkan, populasi kijang kian menurun. Warga tentu tidak mudah mendapatkan kijang untuk upacara. Salah satu penyebabnya luas hutan di Busungbiu makin berkurang dan berubah menjadi perkebunan. “Kijang sekarang sulit didapat. Di sisi lain, pujawali tetap harus memakai kijang sebagai sarana upakara,” tandasnya. l Dewa Kusuma
MBP/dok
Suasana laut di kawasan Nusa Penida.
”Nyepi Segara”
Menjaga Keseimbangan di Laut UMAT Hindu di Bali selain merayakan hari raya Nyepi menyambut Tahun Baru Çaka setiap tahunnya, juga mengenal Nyepi Segara yang rutin digelar oleh warga di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Tahun ini umat Hindu di Nusa Penida kembali menggelar Nyepi Segara, Minggu (16/10) lalu. Tradisi untuk menjaga keseimbangan di laut ini digelar serangkaian upacara ngusaba di Pura Batumedau yang jatuh pada Buda Kliwon Pahang, Rabu (12/10) lalu. Pura Batumedau di-empon 20 desa pakraman yang merupakan wilayah dangin bantas (wilayan Nusa Penida bagian timur). Tradisi Nyepi Segara mengakibatkan semua aktivitas di perairan Nusa Penida sepi selama 24 jam. Tidak hanya nelayan yang tidak boleh melaut, namun semua penyeberangan menuju Nusa Penida ditutup sehari. Panitia Ngusaba, Jero Mangku Nyoman Dunia, mengatakan Nyepi Segara di Nusa Penida sangat berkaitan dengan ngusaba di Pura Batumedau. Upacara ngusaba merupakan rangkaian pembersihan bhuana alit dan bhuana agung khususnya di segara. Upacara ngusaba
digelar setiap tahun sekali saat Purnama Kapat dilaksanakan secara bergilir di Pura Penataran Ped dan Pura Batumedau. “Tahun ini digelar di Pura Batumedau,” katanya. Upacara ngusaba diawali Batara Turun Kabeh, dilanjutkan upacara memasar, mapepade, puncak ngusaba, dan pakelem di segara. Setelah itu baru dilaksanakan Nyepi Segara. Tradisi ini ditandai dengan tidak adanya aktivitas sehari penuh di perairan Nusa Penida. “Tidak hanya nelayan, aktivitas penyeberangan menuju Nusa Penida juga ditutup selama 24 jam termasuk wisata bahari,” ujar Nyoman Dunia. Serangkaian Nyepi Segara, kegiatan di sejumlah pelabuhan penyeberangan lumpuh total. Kondisi ini terlihat di Pelabuhan Desa Kusamba, Dawan, Klungkung. Tiga pelabuhan yang ada di sini, yakni Pelabuhan Tribuana, Banjar Bias dan Kampung Kusamba, sangat sepi. Akvivitas lengang sejak pukul 06.00 wita. Akibatnya, barang-barang dagangan banyak menumpuk di sekitar pelabuhan. Penumpukan barang paling banyak terlihat di Pelabuhan Banjar Bias, Kusamba. Tidak hanya material bangunan berupa
pasir, semen, batako, besi dan kayu, namun juga galon air dan tabung gas. Sebagian buruh angkut barang mengisi waktu dengan memasukkan pasir ke dalam karung agar mendapatkan upah. “Selama satu hari semua aktivitas penyebarangan dihentikan serangkaian Nyepi Segara,’’ jelas pengelola Gangga Express, I Nyoman Landep. Hal senada dikatakan Unit Pelayanan Teknis Penyeberangan Nusa Penida, I Dewa Gede Agus Swarmahendra. Pihaknya menerima surat edaran dari panitia terkait adanya Nyepi Segara. Menindaklanjuti surat edaran tersebut, trip penyeberangan menuju Nusa Penida dihentikan selama 24 jam. Kegiatan wisata bahari di perairan Nusa Penida juga terhenti selama Nyepi Segara. Semua armada wisata bahari yang mengangkut wisatawan tidak diperkenankan menyeberang ke Nusa Penida. “Selama Nyepi Segara segala bentuk aktivitas wisata bahari diistirahatkan,“ sebut I Wayan Bagiayasa, salah seorang karyawan Word Diving Lembongan. l Sri Wiadnyana 7 - 13 November 2016
47
HIBURAN
Film Indonesia Tayang di Tokyo dan Puerto Rico
F
ilm thriller “Midnight Show” Tayang di 2 Festival Film Internasional berturut-turut, yakni di Puerto Rico Horror Film Festival pada 20-26 Oktober 2016 dan Tokyo Scream Queen Festival mulai 2228 Oktober 2016. Film yang dibintangi oleh Acha Septriasa, Ganindra Bimo, Ratu Felisha dan Gandhi Fernando ini diproduksi oleh Renee Pictures dan disutradarai oleh Ginanti Rona. Gandi Fernando selaku produser mengungkapkan rasa bangga bisa mengikuti dua festival film internasional tersebut. “Suatu kehormatan Midnight Show masih dapat ditayangkan di beberapa festival film dunia. Umur film bukan hanya untuk di bioskop saja. Meskipun sulit untuk ditayangkan di TV nasional. Tapi film ini umurnya panjang di festival-festival. Peminat thriller-slasher besar sekali secara internasional,” ucap Gandhi yang berperan sebagai Juna dalam keterangan pers, belum lama ini.
48 7 - 13 November 2016
MBP/ant
Film “Midnight Show” sudah ditayangkan di bioskop pada Januari 2015. Usahanya mengenalkan filmnya lebih luas tidak hanya berhenti di sini. Dalam waktu dekat, film ini akan hadir juga di festival film di negeri paman Sam. “Setelah dua festival ini, rencananya Midnight Show akan ke Winter Film Awards di New York. Karena Tuyul Part 1 menang film horor terbaik awal tahun ini. Maka dari itu produksi Renee diundang lagi untuk berpartisipasi,” ungkapnya. Lebih lanjut, aktor yang mengambil jurusan akting dan film making di Amerika ini menegaskan pentingnya sebuah festival untuk kemajuan perfilman Tanah Air. “Festival itu penting sekali untuk kemajuan perfilman Indonesia ke depannya. Selain bisa membantu memberi expose film Indonesia di negara luar, juga memberi expose pariwisata di Indonesia. Lewat genre apa pun itu, meskipun horor dan thriller.” Tokyo Scream Queen Film Festival
adalah festival film di Jepang yang fokus pada genre horor, thriller dan fantasy dan terutama untuk film yang disutradarai oleh perempuan. Sedangkan Puerto Rico Horror Film Festival adalah festival film terbesar di Amerika Latin yang dikhususkan untuk genre horor, thriller, fantasy dan sci-fi. “Midnight Show” berkisah tentang bioskop Podium yang tengah dilanda kebangkrutan dan mencoba bangkit dengan memutar sebuah film kontroversial yang sempat ditarik dari peredaran berjudul “Bocah”. Di malam disertai hujan deras, Naya, beserta tiga pegawai lainnya harus memutarkan film tentang Bagas, seorang anak yang membantai keluarganya sendiri 15 tahun silam. Di tengah pemutaran tersebut, seorang penonton terbunuh. Kemudian, pembunuh tersebut mengurung, serta membantai karyawan dan penonton yang selamat di dalam bioskop. l Kmb
NOAH Berbagi Cerita Proyek ”Second Chance” GRUP musik NOAH berbagi cerita mengenai rencana proyek album “Second Chance” berikutnya. “Dari tahun 2013 sudah direncanakan. Tapi, pelaksanannya terlambat,” kata Ariel kepada wartawan di Jakarta, belum lama ini. “Second Chance” merupakan aransemen ulang lagu-lagu saat mereka masih menggunakan nama Peterpan.
Album ini akan terdiri dari empat bagian, yang pertama telah dirilis pada 2014 lalu. Dua set terbaru, “Taman Langit” dan “Bintang di Surga” dikeluarkan berbarengan dengan peluncuran SPC Mobile #NOAHSOUND pada Senin (24/10). Ariel, Uki, Lukman dan David belum memberi tahu kapan bagian tera-
khir dari tetralogi “Second Chance”, berjudul “Hari yang Cerah” akan keluar. Total lagu yang terdapat dalam album ini berjumlah 41. Ariel menyatakan tidak ada masalah dengan hak cipta dan royalti dalam lagu-lagu yang mereka bawakan. l Kmb
MBP/ant
7 - 13 November 2016
49
PROPERTI
B
Arsitektur adalah Cermin Budaya
elum maksimalnya penggunaan arsitektur Bali pada beberapa bangunan di jalan utama, menimbulkan kekhawatiran banyak kalangan. Padahal, sebuah arsitektur bangunan bisa menjadi ikon bagi daerah bersangkutan. Para praktisi arsitektur di Bali juga merasa khawatir dengan diabaikannya prinsipprinsip arsitektur Bali pada bangunan. Guru besar arsitektur Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. mengungkapkan yang dimaksud dengan arsitektur non tradisional Bali yang mencerminkan gaya arsitektur tradisional Bali dengan menerapkan prinsip-prinsip arsitektur tradisional Bali yang selaras, seimbang dan terpadu dengan lingkungan setempat. Prinsip-prinsip dimaksud adalah, bentuk bangunan terjadi dari: kedudukan dan susunan proporsional bagian-bagian bangunan, prinsip Tri Angga (kepala merupakan bagian atap dengan bentuk atap kampiah, limasan, dan model jineng, badan merupakakan dinding dan rangka bangunan,serta kaki merupakan bataran dari bangunan). Prinsip bentuk struktur yang terjadi karena bentuk masa, sifat struktur dan sistem struktur. Untuk sistem struktur ditetapkan empat yaitu struktur massif, rangka, dinding geser, dan gabungan di antaranya. Prinsip ketiga yang disampaikan Rumawan, yakni prinsip utilitas dan ergonomi menyangkut sistem utilitas serta ergonomi. Selanjutnya prinsip ornamen dan bahan dimaksudkan mengutamakan ornamen khas Bali termasuk yang sudah dianggap milik Bali, serta mengutamakan bahan-bahan lokal yang ada di sekitarnya. Jika oleh karena ada bangunan gedung yang memilki fungsi khusus yang karena kekhususannya tidak mungkin menerapkan prinsip-prinsip arsitektur tradisional Bali, dapat menampilkan gaya arsitektur lain dengan persetujuan gubernur setelah mendapat rekomendasi DPRD. Di samping itu tertulis pula bahwa bagi bangunan dengan masa majemuk wajib ditata membentuk suatu halaman utama sebagai pusat orientasi masa bangunan, dalam istilah lokal dikenal sebagai natah, dan ditata sesuai struktur nilai pembagian tapak atau mandalanya. Hal lain
50 7 - 13 November 2016
adalah desain pagar dan gerbang pekarangan di sepanjang jalan raya dan jalan lingkungan harus menaati prinsip-prinsip arsitektur tradisional Bali. Demikian pula soal ketinggian bangunan tidak boleh melampaui ketinggian 15 meter terhitung dari tanah asal sampai dengan ring balok pemikul atap. Beberapa catatan pelanggaran terhadap ketentuan–ketentuan tersebut di atas pernah ditindaklanjuti dengan pembongkaran oleh Pemerintah Provinsi Bali ketika itu adalah Bangunan Hotel Hilton di Nusa Dua yang mengadopsi bangunan suci meru untuk lobi, Hotel Sol Elite Paradiso di Kuta yang melanggar ketinggian bangunan, bangunan di dekat istana Tampaksiring yang melanggar tata ruang, serta pertokoan di ujung timur Jalan Teuku Umar Denpasar Junction yang melanggar ketinggian bangunan, dan lainnya. Walaupun menyakitkan bagi pemilik bangunan, namun tindakan tegas dari pemerintah seperti yang dilakukan terhadap keempat objek di atas sangat dirindukan dan dinantikan oleh masyarakat Bali dan komunitas arsitek Bali pada khususnya. Diperlukan kejujuran, keterbukaan dan keberanian untuk melayani hingga mengawal proses desain, konstruksi, sampai dengan kebenaran fungsi dari suatu karya
arsitektur bangunan gedung. Keberadaan TABG (Tim Akhli Bangunan Gedung) di masing-masing kota/ kabupaten adalah wajib hukumnya sesuai dengan Undang-Undang. Terdengar kabar bahwa hanya Kota Denpasar yang hingga kini masih memiliki dan melangsungkan peran TABG. Ada beberapa alasan penting dalam mempertahankan gaya arsitektur tradisional Bali di seluruh wilayah Pulau Bali tanpa terkecuali. Bahkan di kawasan-kawasan yang dipadati oleh fungsi pariwisata seharusnya citra ketradisian lebih kental, membumi, dan informatif. Bukankah wujud arsitektur adalah juga sebuah tanda, penanda, dan juga simbol yang menjadi duta identitas di tengah maraknya perkembangan media sosial. Dalam sekejap citra arsitektur Bali yang telah mendunia terpublikasikan di seluruh pelosok dunia. Berubahnya arsitektur di Bali juga merupakan berubahnya eksotisme Bali. Contoh yang dengan ketat, serius, dan terencana untuk sebuah kawasan pariwisata yang mengedepankan citra arsitektur Bali adalah yang ada di kawasan ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) dahulu dikenal dengan BTDC di Nusa Dua. l Asmara Putera
MBP/ara
Renovasi bangunan Denpasar Junction yang dilakukan investor, sempat ditinjau jajaran DPRD setempat. Kini, bangunan tersebut sudah mengadopsi prinsip arsitektur Bali.
160 |7 - 13 November 2016
Belasan Jembatan Rawan Dilintasi
RP 20.000