157 |17 - 23 Oktober 2016
Kembalikan Kejayaan Pasar Agro
RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI zReklamasi dan Pariwisata Sebagai ’’Core Business’’ Negara 6 BALI SEPEKAN zPengurukan Lahan Bakau di Budeng Dihentikan 7 LAPORAN UTAMA z Bangkitkan Pertanian Kembalikan Kejayaan Pasar Agro 8
z Perlu Sinergi Lintas Komponen 9 z Jadi Ikon Daerah 10 POLITIK zMembenahi Manajemen Pertanian Bali 16 zBertani, Tak Selalu Berkubang Lumpur 17 KIPRAH REMAJA z Dosman Borong Prestasi Tingkat Nasional 18 MANCANEGARA z This Means War 20 DAERAH z Abrasi di Jembrana Meluas, Tembok
”Panyengker” Pura dan Satu ”Palinggih” Ambrol 22
LENSA z Pupuk Organik 26
OLAHRAGA z Menyatukan Dua Hasrat 27 PENDIDIKAN z Perbaikan Sekolah Rusak Tak Merata 32 LINGKUNGAN z Tahura Ngurah Rai
Potret Persoalan Alih Fungsi Lahan 36
PARIWISATA z Benteng Pariwisata Bali Rapuh 38 PROPERTI z Pembiayaan Properti Mekanisme Inden
Lindungi Konsumen KPR 47
TRADISI z ’’Usaba Gumang’’
Dipadati Umat, Persembahkan Babi Guling 48
17 - 23 Oktober 2016
3
DARI PEMBACA
Cara Mandi yang Benar K
ita sering mendengar banyak orang jatuh dan kena stroke saat di dalam kamar mandi lalu pertanyaannya kenapa? Seorang teman baru-baru ini memberikan informasi yang didapat dari seorang profesor di Universitas Malaysia yang terlibat juga dalam kegiatan olahraga negara menasihatkan supaya pada waktu mandi jangan basahkan kepala dulu, basahkan bagian badan karena apabila kepala basah dan dingin maka darah semua akan mengalir ke kepala untuk memanaskan kepala, logika “warm blooded human� dan jika ada saluran darah sempit, maka dapat terjadi kondisi saluran darah pecah. Dan ini kerapkali terjadi di kamar mandi. Berikut cara mandi yang benar sesuai anjuran Profesor tersebut pertama siramkan air di telapak kaki kemudian dilanjutkan dengan segayung di betis, berikutnya segayung di paha, segayung di perut, segayung di bahu dan berhentilah sejenak 5 - 10 detik. Maka kita akan merasakan seperti uap angin yang keluar dari ubun-ubun bahkan meremang, setelah itu lanjutkan dengan mandi seperti biasa. Hikmahnya, suhu tubuh kita cenderung panas dan air itu dingin, maka yang terjadi jika kita mandi langsung menyiram pada kepala atau badan, angin yang seharusnya keluar jadi terperangkap dan dapat membawa maut karena pecahnya pembuluh darah. Cara mandi seperti ini dianjurkan sekali terutama bagi yang mempunyai masalah degan diabetes, darah tinggi, kolesterol dan migrain/sakit kepala sebelah. IB Rai Djendra Gianyar, Bali
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
17 - 23 Oktober 2016
4
Rendah, Kesadaran Menjaga Danau Ancaman krisis air bersih kini menjadi isu global. Indonesia, termasuk Bali juga berhadapan dengan isu strategis ini. Ancaman krisis air ini bahkan cenderung menguat mengingat kepedulian terhadap keseimbangan ekosistem alam sangat lemah. Kuatnya dorongan melakukan perubahan kualitas hidup dengan mengedepankan pendekatan ekonomi membuat banyak kawasan hulu jadi lahan investasi. Dalam kaitan ini Bali yang memiliki empat danau sebagai sumber mata air juga memasuki ambang krisis air bersih. Kekhawatiran terhadap makin parahnya sidementasi, makin menyempitnya ruang tangkapan air dan beralihnya pola bertanam di daerah kawasan tangkapan air membuat danau-danau di Bali mengalami ancaman serius. Penurunan permukaan air danau bahkan menjadi keprihatinan. Pestisida, limbah dan kotoran dari bisnis pariwisata yang menjadikan danau sebagai daya tarik membuat air danau tercemar. Menyikapi fakta lapangan terkait kepedulian dalam mengawal empat danau -–Batur, Tamblingan, Buyan dan danau Beratan -- sebagai reservoir kehidupan manusia Bali, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuisioner dan wawancara via telepon dalam sepakan terakhir ini. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, terkait dengan kepedulian dalam menjaga danau di Bali, dominan responden menilai kepedulian
dan tingkat kesadaran menjaga danau di Bali sangat rendah. Tercatat 77,33 persen responden menilai Bali belum punya agenda yang jelas dalam mengelola danau. Dorongan untuk menjadikan danau sebagai kawasan investasi justru menguat. Pemanfaatan danau sebagai ruang ekonomi mengalahkan upaya-upaya untuk menjaga danau sebagai sumber kehidupan. Pengawalan danau dengan pendekatan lingkungan juga lemah. Pemerintah daerah juga dituding belum melakukan proteksi dan pemeliharaan terhadap sumber air danau secara jelas. Responden menilai gerakan penyelamatan danau di Bali belum terbangun, sehingga berdampak pada menguatnya kehancuran vegetasi danau sebagai sumber kehidupan. Di lain pihak, sekitar 21, 46 persen responden mengatakan upaya-upaya penyelamatan danau di Bali sudah dilakukan. Banyaknya penelitian tentang kualitas air danau dan upaya-upaya pembatasan terhadap pencaplokan ruang tangakapan air membuktikan ada upaya ke arah penyelamatan danau. Meskipun upaya ini belum optimal, responden menilai saat ini gekaran penyelamatan danau sedang dibangun. Untuk itu, responden berharap pemerintah daerah dan akademisi melakukan langkah terpadu dalam menyelamatkan air danau. Sementara 1,21 persen responden lainnya mengaku tak tahu menahu soal kebijakan pengelolaan danau. Responden kelompok ini bahkan mengaku tak tahu
menahu soal permasalahan empat danau di Bali. Responden hanya berharap Bali jangan sampai krisis air bersih karena gagal mengelola keseimbangan alam. Krama Bali juga diharapkan jangan ikutikutan serakah mengelola alam hanya untuk nmengejar pertumbuhan ekonomi. z Dira Arsana
grafis:asdBP
17 - 23 Oktober 2016
5
5
OPINI
Reklamasi dan Pariwisata Sebagai ’’Core Business’’ Negara
S
angat menarik pernyataan Presiden Joko Widodo yang dikutip oleh Deputi Menteri Bidang Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, saat menyampaikan orasi ilmiah pada perayaan Dies Natalis Universitas Udayana ke-54 baru-baru ini di kampus Bukit Jimbaran. Menurut Presiden, “core business” Negara ini adalah pariwisata. Pada kesempatan itu, dijelaskan juga bahwa ketetapan untuk menjadikan pariwisata sebagai core business didasarkan pada beberapa sifat positif dari industri pariwisata. Satu di antara tujuh sifat positif yang diuraikan adalah bahwa dari aspek keberlanjutan atau sustainability, pariwisata merupakan salah satu sektor yang ramah dengan lingkungan, jauh lebih ramah dibandingkan sektor-sektor lainnya yang mengeksploitasi alam. Dalam pariwisata, berlaku aksioma “Semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan” Kalau bisa dipertahankan, memang pariwisata merupakan industri yang growing, yang bisa dilihat dari senantiasa meningkatnya jumlah wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke Bali. Artinya, peluang pasar, apalagi pasar pariwisata Bali memang selalu bertumbuh, tidak terkecuali saat terjadi krisis ekonomi, baik yang bersifat global maupun nasional. Dibandingkan dengan sector lainnya, pariwisata yang merupakan kelompok sector tersier, memang merupakan sektor yang paling cepat dan mudah menciptakan lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, maupun dalam mendatangkan devisa. World Economic Forum (WBF) dalam menilai indeks pariwisata Indonesia, selalu memberikan nilai tinggi karena Indonesia memiliki Bali dengan aneka ragam budaya yang telah memperoleh pengakuan United Nation Education Science and Culture Organization (UNESCO) seperti Tari Bali Tahun 2015 dan Sistem Subak yang merupakan PDQLIHVWDVL GDUL ¿ORVR¿ 7UL +LWD .DUDQD \DQJ bahkan telah diperoleh sejak tahun 2012. Dalam beberapa kali pertemuan para pemimpin negara tingkat dunia yang diadakan di Bali, Presiden RI selalu menyampaikan bahwa Tri +LWD .DUDQD PHUXSDNDQ ¿ORVR¿ \DQJ VDQJDW
6
Oleh I Wayan Ramantha
implemented di Pulau Dewata ini. Di tingkat lokal, Tri Hita Karana sebagai sistem kebudayaan masyarakat Bali telah GLNXNXKNDQ VHEDJDL ODQGDVDQ ¿ORVR¿ GDUL Rencana Strategik (Renstra) Provinsi Bali Nomor 3 tahun 1991, Nomor 4 Tahun 1996, Nomor 16 Tahun 2002 dan terus dipakai dalam renstra-renstra berikutnya hingga renstra \DQJ EHUODNX VDDW LQL 7UL +LWD .DUDQD MXJD GLJXQDNDQ VHEDJDL ODQGDVDQ ¿ORVR¿V GDODP banyak rencana pengembangan sektor-sektor ekonomi, seperti pengembangan pariwisata, baik oleh pemerintah mapun suwasta. Implementasi konsep keselarasan hidup yang dituangkan dalam Tri Hita Karana yang menekankan konsep orientasi hidup masyarakat, saat ini sedang mendapat ujian, terutama dalam menjaga hubungan antarmanusia dan kelestarian lingkuangan alam. Paradoks penerapan nilai-nilai kearifan lokal yang diformulasikan melalui berbagai pendekatan kreatif berbasis budaya unggul ini, belum diterjemahkan secara gamblang, sehingga implementasinya oleh heterogenitas masyarakat luas, terutama yang tertarik akan “sexy”-nya Bali, sangat tidak nampak. Bahkan untuk banyak hal cenderung berlawanan, seperti proyek reklamasi Teluk Benoa yang kini menuai kontroversi. Proyek dengan landasan hukum Perpres No. 51 Tahun 2014 yang mengubah status kawasan dari wilayah konservasi menjadi wilayah “revitalisasi” itu ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum meninggalkan jabatannya. Padahal, SBY MXJD \DQJ SDOLQJ UDMLQ PHQMHODVNDQ ¿ORVR¿ Tri Hita Karana kepada ratusan pemimpin dunia saat pertemuan-pertemuan internasional yang diadakan di Nusa Dua yang sangat mepet dengan Teluk Benoa. Logika merevitalisasi Teluk Benoa dengan menghilangkan fungsi dan peruntukannya sebagai kawasan konservasi, lalu mereklamasi guna pembuatan pulau-pulau baru, dikatakan oleh para ahli lingkungan sebagai logika sesat. Jika revitalisasi mengandung arti menghidupkan fungsi konservasi Teluk Benoa, maka mereklamasi guna kepentingan
non konservasi sama dengan mendegradasi kawasan perairan Teluk Benoa. Dan, itu juga sama dengan mengganggu hubungan manusia dengan alam dan lingkungannya yang EHUDUWL VDQJDW PHQ\LPSDQJ GDUL ¿ORVR¿ Tri Hita Karana. Pariwisata Budaya Bali sejak dulu telah terkenal di mancanegara, bahkan mendahului Indonesia berkat keunikan dan kekayaan budayanya. Kebudayaan yang hidup dan berkembang di Bali, menjadi pemicu minat orang-orang berkunjung ke daerah ini yang juga dijuluki sebagai pulau seribu pura. Kecenderungan ini merupakan konsekuensi logis dari pemanfaatan aspek-aspek kebudayaan, EDLN \DQJ EHUVLIDW ¿VLN Wangible), maupun QRQ ¿VLN intangible) sebagai modal dasar pariwisata. Peranan pariwisata Bali dalam pembangunan pariwisata nasional pun sangatlah jelas. Dalam master plan pembangunan ekonomi Indonesia yang dikenal dengan MP3EI rancangan pemerintah rezim sebelumnya, Bali ditetapkan sebagai pintu gerbang pariwisata nasional. Bahkan belakangan ini, pemerintah pusat ingin membangun sepuluh “Bali” lagi di daerah lain senusantara. Semua itu dirancang, karena Presiden Jokowi telah menetapkan pariwisata sebagai “core business” negara. Dalam strategi induk pembangunan pariwisata nasional, sudah ditetapkan bahwa strategi arahan yang dianut adalah Sustainable Competitive Growth (Pitana, 2016). Sustainable atau keberlanjutan merupakan suatu keharusan, baik keberlanjutan alam, budaya, maupun lingkungan. Dalam era persaingan pariwisata global yang semakin ketat, kita harus perkuat alam, budaya, dan lingkungan yang merupakan keunggulan komparatif untuk mempertahankan daya saing atau competitiveness. Dengan tetap mempertahankan kelestarian alam, budaya dan lingkungan, sebetulnya kita telah melakukan sebagian besar dari langkah penting untuk mencapai growth atau pertumbuhan. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Unud
17 - 23 Oktober 2016
6
BALI SEPEKAN
Pengurukan Lahan Bakau di Budeng Dihentikan PENGURUKAN areal hutan bakau di dekat jembatan Perancak yang awalnya digunakan untuk akses jalan umum menuju pura, kini dihentikan. Sebab, hingga sekarang belum mengantongi izin. Sementara, sejumlah pejabat desa yakni Perbekel Budeng dan pengelola tambak dimintai keterangan di Polres Jembrana, Senin (3/10) lalu. Perbekel Budeng, Putu Libra Setiawan usai pemeriksaan mengatakan terkait pembuatan jalan dengan menguruk lahan bakau sejatinya akan digunakan sebagai akses jalan ke tanah pelaba Pura Gede Budeng. Di sana juga terdapat Pura Kembar yang berada di tengah hutan bakau. Pengurukan itu terlihat dari pinggir jalan dan berdekatan dengan Kantor Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) milik Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tetapi, dalam pembangunan akses jalan itu, diakuinya ada warga yang membangun di sekitar lokasi jalan tersebut. Pihak desa sebelumnya hanya memfasili-
tasi permohonan pangempon pura terkait akses jalan ini dan secara lisan diizinkan pihak BPOL. Pihaknya baru mengetahui bahwa harus ada izin tertulis. Untuk itu, pihaknya menghentikan sementara pembangunan akses jalan itu dan mengurus izin lebih dulu. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP
Warga Keluhkan Tower di Areal Polsek Tampaksiring SEBUAH tower pemancar yang berdiri di areal Polsek Tampaksiring mendapat banyak keluhan warga. Pasalnya, warga yang ada di sekitar tower setinggi 40 meter lebih tersebut belum mendapatkan sosialisasi ataupun dimintai permohonan izin penyanding. Informasi yang dihimpun menyebutkan, tower yang berada di areal Polsek Tampaksiring itu sudah hampir sebulan berdiri. Warga Banjar Saraseda Desa Tampaksiring pun terkejut dan resah dengan keberadaan tower tersebut. Sebab selama ini belum pernah dilakukan sosialisasi pembangunan tower baik kepada prajuru desa ataupun warga yang ada di sekitar areal tersebut. Bendesa Pakraman Saraseda Nyoman Weda yang dikonÂżUPDVL 6HODVD ODOX PHQJDWDNDQ VHFDUD SULEDGL EHOXP ada warga yang datang langsung kepadanya mengeluhkan keberadaan tower setinggi lebih dari 40 meter tersebut. Plt. Kepala BPPT Gianyar Wayan Sudamia yang GLNRQÂżUPDVL KDO LQL PHQJDWDNDQ SLKDNQ\D DNDQ PHODNXkan pengecekan ke lapangan terkait keberadaan tower tersebut. z Manik Astajaya
I Gusti Made Sudharma Putra, membenarkan pihaknya meminta keterangan kepada sejumlah pihak terkait pengurukan kawasan bakau itu. Menurutnya, Perbekel Budeng dan pengelola tambak hanya diminta untuk mengklarifikasi terkait aktivitas di wilayah tersebut. z Surya Darma
Kos-kosan Di-’’sweeping’’ MENJELANG akhir tahun 2016, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali gencar menggelar sweeping untuk mengantisipasi tingginya pasokan narkoba di Bali. Selasa (4/10) lalu, petugas menyisir kos-kosan di Jalan Pulau Kawe Gang I dan Jalan Pulau Adi, Denpasar. Alhasil, diamankan delapan orang karena positif mengonsumsi narkoba.Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa mengatakan, operasi kos-kosan tersebut dipimpin Kabid Berantas AKBP Ketut Arta dan dimulai pukul 10.00 hingga 13.00 Wita. Disasarnya wilayah itu karena hasil penyelidikan dan informasi masyarakat, rawan peredaran narkoba. Selain menggeledah kamar kos di Jalan Pulau Kawe Gang I, petugas juga melakukan tes urine terhadap penghuni kos. Di sana, 12 penghuni rumah kos dites urine dan 5 orang positif memakai ekstasi dan sabu-sabu (SS). Kelima orang itu terdiri dari tiga wanita pemandu lagu di tempat hiburan malam, dua waria yang biasa mangkal di Renon dan satu laki-laki. Di kamar mereka juga ditemukan plastik klip, pipet dan pipet kaca di tempat tidurnya. z Kerta Negara 17 - 23 Oktober 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Bangkitkan Pertanian
Kembalikan Kejayaan Pasar Agro PEREKONOMIAN Bali harus diakui memang ditopang sektor pariwisata. Sementara pariwisata yang dikembangkan adalah pariwisata budaya berlandaskan ajaran Hindu yang lekat dengan budaya agraris. Sektor penyumbang terbesar PDRB Bali itu, masih menjadikan pertanian (alam) sebagai daya tarik wisata. Pemerintah daerah pun mulai menyadari, tanpa pertanian maka pariwisata Bali akan ditinggalkan wisatawan. Mereka mulai merancang membangkitkan kembali pertanian Bali. Salah satu pemerintah daerah yang mulai gencar mengembangkan sektor pertanian terutama agrikultural adalah Pemkab Badung. Di antaranya dengan mengadakan Festival Pertanian Badung di Jembatan Tukad Bangkung, Pelaga. Tak hanya itu, juga mengembangkan wisata agro di daerah Petang dan Badung Utara lainnya. Untuk menunjang semua ini, Pemkab Badung juga akan menghidupkan kembali Pasar Kertha Sari yang lebih dikenal dengan sebutan Pasar Latu dan pernah berjaya sebagai pasar agro di Abiansemal. Lama mati suri akibat ditinggalkan pembeli dan pedagang, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Badung pun berencana mengembalikan kejayaan Pasar Kertha Sari. Program ini akan melibatkan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) dan Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan (Diskoperindag) dan UMKM Kabupaten Badung, serta pelaku pariwisata di sektor perhotelan. ‘’Pedagang yang masih hidup di Pasar Latu adalah pedagang buah dan sayur. Dulu kalau masyarakat Mengwi merayakan hari raya keagamaan atau piodalan mereka membeli buah di pasar ini, karena lebih murah dari pasar lainnya,’’ ungkap Dirut PD Pasar Badung, Made Sutarma. Menurutnya, jajaran direksi telah sepakat akan mengembalikan masa keemasan Pasar Latu dengan menjadikan pasar ini sebagai pasar agro. Pihaknya akan melakukan revitalisasi agar tata letak bangunan lebih representatif sebelum mengubah segmentasi menjadi pasar khusus. ‘’Revitalisasi dan perubahan segmen dikarenkan sekarang Pasar Latu sepi, kalah saing dengan Pasar Mambal, kalah ramai, kalah letak, dan kalah strategis. Existing
8
MBP/dok
Pemkab Badung kini rutin menggelar Festival Pertanian di Jembatan Tukad Bangkung untuk mengangkat sektor pertanian di wilayah ini.
pasar yang sekarang membelakangi jalan, tidak menghadap ke jalan,’’ ujarnya. Berdasarkan pertimbangan tersebut, pria asal Gulingan, Mengwi ini memandang perlu menata kembali keberadaan Pasar Latu dengan mengemas menjadi pasar agro. ‘’Kami juga sudah konsultasi dengan Distanbunhut Badung sepakat merancang pemberdayaan hasil pertanian di Badung Utara,’’ ucapnya. Selama ini, hasil pertanian di Badung Utara, dijual ke Pasar Baturiti, Tabanan. Dengan diubahnya Pasar Latu menjadi Pasar Agro, Distanbunhut sepakat untuk menggiring para petani di Badung Utara menjual hasil ladangnya di pasar tersebut. Demikian pula konsumen yang selama ini memenuhi kebutuhannya akan buah-buahan lokal dan sayur-mayur ke Pasar Baturiti akan dialihkan ke Pasar Kertha Sari, bekerja sama dengan Diskoperindag dan UMKM Badung. ‘’Kami sudah memiliki pedagang, tinggal mengarahkan pembeli dan pengelola hotel untuk mencari kebutuhannya di Pasar Kertha Sari,’’ paparnya. Tak hanya Badung, Bangli pun berancang-ancang mengelola pasar agro. Sebab, selama ini komoditas pertanian dan perkebunan di Bangli dijual ke kabupaten lain seperti Tabanan dan Pasar Badung. Bupati Bangli I Made Gianyar tak menampik kon-
disi tersebut. Diakui Bupati, hasil pertanian di Bangli banyak dijual keluar kabupaten seperti ke Denpasar, Baturiti Tabanan dan Klungkung. Hal ini disebabkan karena di Kabupaten Bangli belum terdapat pasar khusus yang menampung hasil pertanian dan perkebunan masyarakatnya. Atas kondisi itu, Made Gianyar berkeinginan untuk membangun sebuah pasar agro di Bangli. ‘’Kalau Bangli punya pasar agro tentunya kita tidak perlu membawa hasil pertanian ke luar kabupaten. Dengan adanya pasar agro, justru nantinya pembeli dari luar yang akan ke Bangli untuk berbelanja,’’ terangnya. Untuk mewujudkan pasar agro tersebut, Bupati asal Desa Bunutin Kintamani ini mengaku tidak akan membangun pasar yang baru, melainkan akan mengoptimalkan Pasar Yangapi di Tembuku. Made Gianyar berencana akan mengalihstatuskan Pasar Yangapi yang selama ini mati suri menjadi pasar agro sehingga lebih bermanfaat. Selain dijadikan sebagai tempat transaksi produk hasil pertanian, di dalam pasar agro tersebut nantinya Bupati juga berencana akan membuatkan cold storage untuk menyimpan sisa hasil pertanian yang tidak habis terjual/ overproduksi. Direncanakannya pasar agro tersebut akan direalisasikan tahun 2017. z Parwata/Swasrina
17 - 23 Oktober 2016
8
Perlu Sinergi Lintas Komponen BEBERAPA daerah di Bali kini mulai ingin membangkitkan sektor pertanian yang banyak digeluti masyarakatnya. Di antaranya, dengan membenahi berbagai pendukungnya. Salah satunya, dengan membangkitkan kembali pasar agro. Namun yang lebih penting sebenarnya sebelum merintis pasar agro, perlunya regenerasi SDM pertanian. Mengingat, saat ini generasi muda Bali yang mau menekuni sektor pertanian makin sedikit. Perlu SDM pertanian muda yang dibekali berbagai aplikasi di bidang pertanian serta manajemen pengelolaan pertanian modern tanpa meninggalkan kearifan lokal yang ada. “Membangkitkan pertanian Bali perlu komitemen dan kesabaran. Membangun pertanian Bali perlu waktu. Ini perlu langkah sinergi dan pendampingan,’’ ujar Ketua Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali Ir. AAN Bagus Kamandalu, M.Si. Sinergi lintas komponen, baik Dinas Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) serta kalangan kampus, kata dia, wajib dilakukan. Dengan sinergi inilah akan terbangun satu model dan manajemen yang jelas dalam mengelola pertanian Bali. ‘’Jangan hanya bicara, mari lakukan langkah nyata. Kampus yang memiliki banyak peneliti pertanian harus turun ke lapangan. Dinas Pertanian kabupaten/kota juga harus bergerak. Jangan melakukan pendekatan wacana dalam mengelola pertanian,’’ sarannya didampingi pengusaha Jeffry Budiman. Dalam konteks pasar agro di Bali, menurut Agung Kamandalu, ada banyak terobosan yang bisa dilakukan. Namun hal utama yang harus dilakukan adalah pembenahan manajemen pertanian. Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemetaan, adaptasi teknologi dan pemilihan bibit yang tepat. Demikian pula komitmen pemimpin atau akademisi dalam mendampingi petani, juga harus jelas. Selain itu, antara pembeli dan pelaku pasar harus teritegrasi. Dalam hal ini, kehadiran Dinas Perdagangan dan Kadin Bali mutlak diperlukan. Sementara dari sisi terobosan pasar,
MBP/dok
Salah satu aktivitas pemasaran hasil produksi sayur-sayuran di pasar agro.
katanya, salah satunya bisa dilakukan dengan membuat kontes agro dengan menampilkan produk buah lokal. Kontes ini bisa menjadi event rutin yang bisa dikelola oleh Kadin Bali selaku organisator yang nantinya bisa membuat standardisasi. ‘’Dengan menggelar kontes agro secara bergilir di kabupaten, maka Bali bisa melakukan seleksi terhadap kualitas produk agro atau pertanian. Ini bersentuhan dengan kualitas produk dan mutu. Dengan langkah ini pula Bali bisa melakukan standardisasi kualitas produk,’’ ujarnya. Dalam konteks membangun pasar agro, ia juga mengingatkan agar birokrat memikirkan dulu produk yang akan dipasarkan. Tak bisa hanya menyediakan pasar, namun kualitas dan kesinambungan produk tak terjamin. Selain itu,
kepastian kerja sama dengan pihak pembeli dalam hal ini kalangan hotel dan industri harus terbangun. ‘’Intinya, Bali selain memberdayakan petani lokal juga harus bergerak mendatangkan investor pertanian dalam arti luas,’’ sarannya. Sementara Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. dari Undhiksa juga mengingatkan agar gerakan bangkitnya pertanian ini dilakukan secara sinergis. Pelaku usaha dan birokrat di Bali termasuk akademisi harus turun ke desadesa untuk membuat denplot percontohan. Pertanian itu perlu aplikasi dan contoh. Jika memungkinkan, katanya, Bali harus merumuskan rencana yang jelas dalam membangun pertaniannya. ‘’Ini perlu sinergi dan daya inovasi,’’ sarannya. z Dira Arsana 17 - 23 Oktober 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
Jadi Ikon Daerah
H
ampir tiap daerah di Bali memiliki produk agrikultural khas sebagai ikon daerah tersebut. Karangasem misalnya, lekat dengan buah salak Sibetannya. Bangli, identik dengan jeruk Kintamaninya. Gianyar, sebenarnya punya hasil melon dan tembakaunya. Buleleng, terkenal dengan buah anggur dan duriannya. Sementara Tabanan, lekat dengan produk aneka sayur-mayurnya. Namun, Badung pun kini tak kalah dengan asparagus, tomat dan bunga gumitirnya. Berbagai produk hortikultura tersebut banyak dipasarkan di Denpasar, baik untuk konsumen lokal maupun kalangan perhotelan. Tak jarang bagian pengadaan di hotel dan restoran yang kebanyakan berlokasi di Badung dan Denpasar memang mengambil berbagai keperluan buah dan sayur-mayurnya di Pasar Badung (kini untuk sementara dipindah di eks Tiara Grosir). Umumnya, mereka mengambil dari para pedagang bermobil agar mendapatkan harga lebih murah. Namun, untuk mendapatkan harga lebih murah lagi, tak jarang merak datang langsung ke Pasar Baturiti, Tabanan. Di Baturiti ini bertemu pengepul, pedagang bermobil, suplier untuk hotel dan restoran. Pasar ini buka mulai pukul 04.00 Wita dan baru tutup pukul 17.00 Wita. Para pengepul sayur tak hanya datang dari Baturiti, juga Bangli dan Banyuwangi. Sementara para pembeli yang sering disebut pedagang bermobil akan memasok pedagang di Badung, Denpasar dan Gianyar. Kecamatan Baturiti, Marga dan Penebel adalah sentra produksi sayur. Dari data Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, luas kawasan peruntukan hortikultura seperti buah-buahan, sayur-mayur dan bunga, mencapai 5.879 hektar, 7 persen dari wilayah Tabanan. Dalam pemasaran hasil-hasil pertaniannya, Kabupaten Tabanan juga memiliki empat pasar besar dalam perdagangan sayur dan produk lainnya, yakni pasar Baturiti, Pasar Angseri, Pasar Dauh Pala dan Pasar Pesiapan. Keempat pasar itu mempunyai karakter berbeda. Pasar Angseri dan Baturiti beroperasi mulai subuh hingga sore. Sementara Pasar
10
MBP/dok
Aktivitas pedagang di Pasar Induk Baturiti, Tabanan.
Dauh Pala dan Pesiapan beroperasi mulai sore hingga pagi hari. Barang yang ditawarkan pun beragam. Namun untuk sayur-mayur, Tabanan memiliki pasar induk di Kecamatan Baturiti. Tidak hanya sayur-mayur lokal, juga sayur impor maupun yang didatangkan dari Jawa seperti wortel, kentang dan ketela. Setiap hari sayur-sayuran segar yang dijual di tempat ini akan masuk ke hotel, supermarket ataupun dijual kembali di sejumlah pasar tradisional. Made Murjana, warga asal Desa Bangli, Baturiti mengaku sudah sejak tahun 1996 berjualan di Pasar Agung Denpasar. Untuk mendapatkan pasokan sayur-mayur yang akan dijual, ia mencari di pasar induk Baturiti. Sebagai pedagang bermobil, ia tidak menerima barang langsung dari petani, tetapi dari pengepul. Hal senada juga dikatakan Made Sueda (51), warga asal Banjar Pemuteran, Desa Candi Kuning, Baturiti. Pria paruh baya ini selain berprofesi sebagai pengepul, juga pensuplai sayur-mayur ke supermarket dan hotel. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan hotel khususnya
komoditi sayur dengan jenis langka seperti rosmary, basil, ricola, ia pun mengolah satu hektar lahannya untuk memproduksi komoditi tersebut. ‘’Saya tanam sendiri komoditi langka tersebut agar permintaan selalu bisa terpenuhi, bahkan saya juga kontrak lahan seluas dua hektar dibantu kurang lebih 12 buruh tani,’’ ujarnya. Kepala Pasar Induk Sayur Baturiti Drs. I Ketut Sujana mengatakan, awal pembangunan pasar induk sayur ini bertujuan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di Pasar Baturiti. Di lokasi ini, pedagang berjualan di los beratapkan asbes. Pasar yang menjual jenis sayur seperti kol, sawi, kentang, wortel, bawang, lombok dan sayur lainnya ini tidak mentransaksikan barang dagangan secara eceran namun secara grosir. Kepala Dinas Pendapatan dan Pasedahan Tabanan I Nyoman Sudarma mengatakan, Pasar Baturiti perlu direvitalisasi. Pemasukan pasar ini ke PAD Tabanan, cukup besar mencapai Rp 13,2 juta dan dalam setahun mencapai Rp 91 juta lebih. z Dewi Puspa
17 - 23 Oktober 2016
10
17 - 23 Oktober 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist
DPRD KARANGASEM - Gadis cacat kedua tangannya Ni Wayan Biket (30), masih dirawat di RSUD Karangasem karena tangan kirinya yang kecil masih bengkak akibat terjatuh. Atas penderitaan yang dialami gadis asal Banjar Bau Kauhan, Desa Nawakerti, Kecamatan Abang, Karangasem itu, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, S.E., M.Si., didampingi Ketua Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Nyonya Nengah Sumardi, Sabtu (1/10) memberi bantuan di ruang perawatan di sal Cempaka RSUD Karangasem.
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Peraih medali perunggu angkat berat paralymic Rio De Janairo, Brazil, Ni Nengah Widiasih (23), Kamis (29/9), bertemu Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Bupati spontan memberikan hadiah alias bonus Rp 10 juta, serta nantinya diusulkan bisa menjadi CPNS. Widiasih merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan suami-istri Gede Gambar - Ni Nengah Bingin.
KESAKTIAN PANCASILA - Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata memimpin apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor Bupati Gianyar, Senin (3/10). Apel diikuti oleh para pejabat dan seluruh PNS di lingkungan Pemkab Gianyar. Usai kegiatan tersebut, Agung Bharata menegaskan, Pancasila merupakan dasar negara, pedoman dan pandangan hidup dalam berbangsa dan bernegara. MBP/ist
BDF - Perhelatan Bali Democracy Forum (BDF) tahun 2016 ini merupakan pelaksanaan yang ke-9 akan digelar kembali di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua Kabupaten Badung pada 8 hingga 9 Desember 2016 mendatang. Kepastian pelaksanaan kegiatan BDF yang menjadi ikon Kemenlu RI tersebut terungkap saat kunjungan dan ramah tamah jajaran Kemenlu yang dipimpin Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri Siti Sopia Sudarma, Kamis (29/9) kemarin, diterima Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. MBP/ist
12
17 - 23 Oktober 2016
IHDN DENPASAR - Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar kembali menamatkan 484 mahasiswa, baik dari program S-1, S-2 maupun S-3. Wisudawan dilepas Rektor IHDN Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. di Inna The Grand Bali Beach, Sanur, Kamis (29/9). Rektor dan para dosen berharap mereka yang telah diwisuda mampu menjaga nama baik almamater dan menjadi sarjana yang sujana, rendah hati serta mengamalkan ilmu yang didapat.
MBP/ist
MBP/ist
WABUP TABANAN Sebanyak 46 pecalang yang berasal dari 23 Desa Pakraman Se-Kota Tabanan mendapat pelatihan. Acara dibuka Wakil Bupati (Wabup) Tabanan Komang Gede Sanjaya di Lapangan Alit Saputra, Minggu (2/10). Pelatihan melibatkan unsur TNI/Polri, Damkar dan Dalmas. Hadir pula Camat Tabanan I G. A. Supartiwi dan para bendesa.
MBP/ist
BNI - Komitmen BNI untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat terus dilakukan. Untuk memperkuat layanan dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan kepada nasabah khususnya di Kabupaten Tabanan dan sekitarnya, BNI membuka outletnya yang ketiga di pusat perdagangan Jalan Ngurah Rai, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Kantor BNI Bajera diresmikan Bupati Tabanan yang diwakili Sekda I Nyoman Wirna Ariwangsa, Senin (3/10).
WALI KOTA DENPASAR - Dengan menelusuri gang kawasan perumahan Banjar Bhuwana Santhi Kelurahan Padangsambian Kecamatan Denpasar Barat, Jumat (30/9) Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Camat Denpasar Barat I.B. Joni Ariwibawa dan Kepala Bagian Program Pembangunan Setda Kota Denpasar A.A. Airawata mengunjungi kediaman penyandang difabel I Putu Suardinata Angga Prawita (24). 17 - 23 Oktober 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
PON - Para petarung Bali menunjukkan kedigjayaannya, dengan menyabet 2 keping emas, 1 perak, dan 1 perunggu pada PON XIX di Jabar 2016. Dua emas dipersembahkan Adip Gandadi Putra (70-75 kg), Made Milantara (49-52 kg), 1 perak dipersembahkan Nengah Kubik Sudika (64-67 kg) serta perunggu diperoleh melalui petarung Nyoman Mardiana (67-70 kg).
MBP/ist
WABUP JEMBRANA - Wakil Bupati (Wabup) Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Senin (3/10) melakukan peninjauan pembangunan Puskesmas Rawat Inap Mendoyo. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh pembangunan penunjang kesehatan di Kecamatan Mendoyo itu bisa terselesaikan sesuai rencana.
MBP/ist
KUNJUNGAN TNI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., Senin (3/10) menerima kunjungan Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. bersama Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiyasa, Dandim 1611/Badung Letkol (Czi) Muhammad Leo Pola Ardiansa Siregar, S.H. dan Asisten Teritorial (Aster) Kodam IX/Udayana Kolonel Inf. Heri Susanto, serta Wakapendam Letkol Inf. Amarsuki di Puspem Badung. Kunjungan ini sebagai bentuk sinergitas antara Pemkab Badung dengan jajaran TNI dalam upaya tetap menjaga kondusivitas keamanan.
14 17 - 23 Oktober 2016
MBP/ist
TROFI - Kota Singaraja Buleleng kembali memperoleh SUHVWDVL WLQJNDW QDVLRQDO EHUXSD 7URÂż :DKDQD 7DWD 1XJUDKD +DO LQL VSHVLDO NDUHQD WURÂż \DQJ GLWHULPD JDEXQJDQ DQWDUD WURÂż NDWHJRUL ODOX OLQWDV GDQ DQJNXWDQ 6LQJDUDMD satu-satunya kategori kota sedang di Bali yang berhasil PHUDLK WURÂż WHUVHEXW
MBP/ist
TIRTAYATRA - LM3 Desa Pakraman Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan, tahun ini kembali melakukan MBP/ist
UNHI DENPASAR - Fakultas Pendidikan Agama dan Seni (FPAS) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar workshop di aula Gedung Pascasarjana Unhi, Kamis (29/9). Workshop tersebut bertema ‘’Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumen Akreditasi Prodi Pendidikan Agama Hindu, Prodi Pendidikan Seni Kerawitan Keagamaan Hindu dan Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu’’.
studi banding sekaligus tirtayatra ke Jawa Timur (Jatim), di antaranya daerah Lumajang, Batu, Malang dan Blitar selama tiga hari. Kegiatan ini terkesan istimewa karena difasilitasi dan didampingi langsung anggota Komisi IV DPRRI dari Fraksi PDI-P Drs. I Made Urip, M.Si. bersama istri Ny. Ni Made Usmantari dan Sekretaris PAC PDI-P Marga.
MBP/ist
MBP/ist
SANTO YOSEPH - Suasana di SMA Katolik (SMAK) Santo Yoseph Denpasar sejak pukul 08.00 Wita, Kamis (29/9), tampak kesibukan yang berbeda dari hari biasanya. Maklum saja, sekolah ini sedang melaksanakan kegiatan pameran pendidikan yang bertajuk Sanjose Education Fair dari tanggal 29-30 September 2016.
LOMBA BALITA - Dinas Kesehatan Kota Denpasar menggelar Lomba Balita Indonesia Tingkat Kota Denpasar di Gedung Sewaka Dharma, Kamis (29/9). Acara yang dibuka Wali Kota Denpasar ini diikuti 24 peserta dari 4 kecamatan untuk dua katagori umur. Yakni balita umur 6 bulan sampai 24 bulan dan umur 2 tahun sampai 5 tahun. Kegiatan ini merupakan upaya bersama membangun gizi masyarakat di Kota Denpasar, dengan mewujudkan bangsa sehat dan berprestasi. 17 - 23 Oktober 2016
15
PERTANIAN
Membenahi Manajemen Pertanian Bali Bali harus melakukan pemetaan ulang dalam mengelola pertanian. Pendekatan wacana, anggaran dan kebijakan publik harus terjabarkan dalam rencana aksi. Tak hanya itu, manajemen pengelolaan pertanian harus dibenahi.
B
agi Bali menata sektor pertanian di tengah stagnasi ekonomi mungkin merupakan pilihan cerdas. Langkah ini hanya akan mendorong bangkitnya ekonomi pedesaan tetapi membangun kembali kekuatan budaya Bali. Setidaknya menurut Ketua Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali Ir. AAN Bagus Kamandalu, M.Si, membangkitkan pertanian Bali harus menjadi program strategis. ‘’Bali perlu komitmen dan kesabaran. Membangun pertanian Bali perlu waktu. Ini perlu langkah sinergi dan pendampingan,’’ ujarnya. Ia mengatakan sinergi di atas komponen baik Dinas Pertanian, Balai Pengkajian teknologi Pertanian (BPTP) serta kalangan kampus wajib dilakukan. Dengan sinergi inilah akan terbangun satu model dan manajemen yang jelas dalam mengelola pertanian Bali. ‘’Jangan hanya bicara, mari lakukan langkah nyata. Kampus yang memiliki banyak peneliti pertanian harus turun ke lapangan. Dinas pertanian kabupaten/ kota juga harus bergerak. Jangan melakukan pendekatan wacana dalam mengelola pertanian,’’ sarannya. Agung Kamandalu yang didampingi pengusaha Jeffry Budiman mengatakan, dalam konteks pasar agro di Bali, ada banyak terobosan yang bisa dilakukan. Namun hal utama yang harus dilakukan adalah pembenahan manajemen pertanian. Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemetaan, adaptasi teknologi dan pemilihan bibit yang tepat. Demikian pula komitmen pemimpin atau akademisi dalam mendampingi petani juga harus jelas. Selain itu, antara pembeli dan pelaku pasar harus terintegrasi. Dalam hal ini, kehadiran Dinas Perdagangan dan Kadin Bali mutlak diperlukan. Sementara dari sisi terobosan pasar, kata dia, salah satunya bisa dilakukan dengan membuat kontes agro dengan menampilkan produk buah lokal. Kontes ini bisa menjadi event rutin yang bisa dikelola oleh Kadin Bali selaku organisator yang nantinya bisa membuat standardisasi.
16
‘’Dengan menggelar kontes agro secara bergilir di kabupaten, maka Bali bisa melakukan seleksi terhadap kualitas produk agro atau pertanian. Ini bersentuhan dengan kualitas produk dan mutu. Dengan langkah ini pula Bali bisa melakukan standardisasi kualitas produk,’’ ujarnya. Dalam konteks membangun pasar agro ia juga mengingatkan agar birokrat memikirkan dulu produk yang akan dipasarkan. Tak bisa hanya menyediakan pasar, namun kualitas dan kesinambungan produk tak terjamin. Selain itu, kepastian kerja sama dengan pihak pembeli dalam hal ini kalangan hotel dan industri harus terbangun. ‘’Intinya, Bali selain memberdayakan petani lokal juga harus bergerak mendatangkan investor pertanian dalam arti luas,’’ sarannya. Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. dari Undhiksa juga mengingatkan agar gerakan bangkitnya pertanian ini dilakukan secara sinergis. Pelaku usaha dan birokrat di Bali termasuk akademisi harus turun ke desa-desa untuk membuat denplot percontohan. Pertanian itu, perlu aplikasi dan contoh. Jika memungkinkan, kata dia, Bali harus merumuskan rencana yang jelas dalam membangun pertaniannya. ‘’Ini perlu sinergi dan daya inovasi,’’ sarannya. z Dira Arsana
17 - 23 Oktober 2016
16
Bertani, Tak Selalu Berkubang Lumpur MENEKUNI dunia pertanian harus dilakukan dengan rasa dan kecintaan. Setidaknya, bagi generasi muda Buleleng, kegiatan bertani jangan selalu dikonotasikan dengan lumpur. Bertani bisa dilakukan dengan pendekatan teknologi dan melakukan penataan manajemen pertanian. Pandangan itu dipaparkan Wakil Rektor II Undiksha Singaraja, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., saat workshop “Mengelola Peluang Agro di Bali Utara”. Mantan Dekan Fakultas Ekonomi Undhiksa ini menuturkan, pengalaman hidupnya dilahirkan dan dibesarkan orangtua sebagai petani. Ia bahkan kini mengembangkan dua hektar kebun jeruk siem dan beberapa jenis jeruk keprok di Kintamani. Menjadi petani dinilai bukan harus berkaitan atau berkecimpung dengan lumpur. “Saya libatkan pekerja khusus untuk memberi pupuk dan menggemburkan tanah. Kami sediakan pupuk organik dan pupuk kandang, sehingga jeruk mampu tumbuh subur. Hasil bertani jeruk lebih tinggi ketimbang
tunjangan saya di Undiksha,” tuturrnya. Lasmawan menambahkan, menjadi petani muda atau petani tua bukan persoalan pelik. Semuanya tergantung seberapa besar petani mampu dan berani mengubah inovasi dalam dirinya. Dia menilai penyuluhan terhadap petani dari orang-orang yang mengerti pemerintah masih minim di Buleleng, dan pascapanen belum maksimal. Petani menjadi malas bahkan beralih profesi lain. Infrastruktur pertanian perlu diimbangi kebijakan penguasa mendukung potensi pertanian. Dia menilai potensi pertanian Buleleng sangat luar biasa, tapi banyak petani tidak mapan hidupnya. Hasil penelitian menemukan, petani cenderung bersifat ragu-ragu, misalnya mau beli bibit takut mahal. Mau pinjam uang modal angunan gak, ada. Lalu bagaimana mau berinovasi kalau tidak punya uang, tambahnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T., (PAS) menilai diskusi melibatkan Kelompok Media Bali Post, Pemkab Buleleng, Undiksha dan kelompok subak di Buleleng, merupakan momentum awal mengenjot sektor pertanian di Buleleng. Beragam potensi pertanian dipacu meningkatkan taraf kehidupan petani menjadi lebih baik. Seperti salah satu didengungkan dalam Nawacita Presiden Joko Widodo adalah bertujuan meningkatkan kedaulatan pangan. Selain pertanian padi akan
dikembangkan bibit kelapa daksina. Selama kurun tiga tahun mendatang bibit kelapa daksina mampu tumbuh cepat dan berbuah. Artinya masyarakat Buleleng atau Bali secara umum tidak perlu mendatangkan bibit dari Pulau Jawa. “Maka pilot project pertanian tahun depan akan dicoba di satu kecamatan. Kami sekaligus mendekatkan sektor pertanian sebagai pilihan pekerjaan generasi muda. Sekarang tidak banyak anak muda menggeluti pertanian,” ucapnya. Pertanian di Buleleng bukan hanya persoalan menumbuhkan semangat bertani, infrastruktur penunjang distribusi hasil pertanian perlu dipikiran. Bahkan pemerintah Buleleng mengintensifkan pembenahan jalan melalui hotmik di pedesaan. Apabila infrastruktur sudah baik, pertanian semacam jeruk Tejakula, beras merah, kelapa daksina, kopi, coklat dan jenis lain mudah dijual cepat ke perkotaan. “Sebelum memacu pertanian, kami di Buleleng tengah meningkatkan infrastruktur dan kesehatan sebagai pelayanan dasar kebutuhan masyarakat. Kami harap 2017 ke depan infrastruktur jalan mampu tuntas di seluruh pedesaan. Ini sekaligus meningkatkan percepatan distribusi produk pertanian ke pasar di masyarakat,” tandasnya. z Dewa Kesuma
Prof. Lasmawan Agus Suradnyana
17 - 23 Oktober 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
MBP/manik astajaya
Kepala SMAN 1 Gianyar Made Sudama bersama sejumlah siswa berprestasi yang telah meraih juara di tingkat nasional.
Dosman Borong Prestasi Tingkat Nasional
S
ejak awal berdiri, SMAN 1 Gianyar atau yang populer disebut Dosman memang sering mengukir prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Dosman Remaja Ilmiah (Doremi) menyabet juara II lomba Karya Tulis Ilmiah pada Gebyar Sains Nasional ke-5 yang digelar oleh Science School Center (SSC) Sekolah Pembangunan Jaya, Bontaro, Tanggerang Selatan. Prestasi membanggakan ini diraih tim Doremi yang terdiri dari Sang Ayu Made Sri Tandewi, Ni Made Atika Saraswati dan I Putu Angga Abi Yoga. Pada event ini, mereka membawakan karya tulis dengan judul “Revitalisasi Pakaian Adat Remaja Putri di Bali Melalui Gerakan di Media Sosial #savebalinesecultur_sbc #Ajeg Bali Untuk Mengurangi Kejahatan Seksual”. Karya tulis ini dibuat dalam kurun waktu dua bulan, dengan
18
17 - 23 Oktober 2016
didampingi guru Pembina SMAN 1 Gianyar Nyoman Ari Cahyani Damawati, S.Pd., M.Pd. Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang menjadi program rutin SSC Sekolah Pembangunan Jaya ini meliputi dua tahap VHOHNVL \DNQL SHQ\LVLKDQ GDQ ¿QDO 'DUL proses seleksi tersebut, Dosman yang merupakan salah satu sekolah terfavorit di Bali ini berhasil meraih juara II, mengalahkan SMAN 1 Kendari yang berada di posisi ke III. Sementara juara I diraih SMAN 1 Yogyakarta. Sebelumnya, tim KIR Dosman juga meraih perigkat 25 besar dalam Toyota Eco Youth 10. Saat lomba tersebut, tim yang diisi Sang Ayu Made Sri Tandewi dan Ni Kaek Putri Wahyuni ini menyisihkan lima ribu lebih peserta dari berbagai Provinsi se-Indonesia. Sang Ayu Made Sri Tandewi mewakili
rekan-rekannya mengaku sangat bersyukur dia dan rekan satu timnya bisa mengukir prestasi di tingkat nasional. Tentunya, prestasi membanggakan ini berkat kerja keras tim dan juga bimbingan para guru. “Tradisi meneliti memang tengah digencarkan di sekolah kami. Apalagi, ada wadah khusus, yakni Doremi yang secara khusus menghimpun dan membina siswa-siswa yang punya minat di bidang penelitian,” ujarnya. Kepala SMAN 1 Gianyar Made Sudama menyampaikan apresiasi atas deretan prestasi yang diraih oleh siswanya. Semua ini tidak luput dari kerja keras dan ketekunan para siswa serta guru pembina. Ia berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan dan ditorehkan oleh seluruh siswa Dosman. z Manik Astajaya
AKTIVITAS BUPATI BANGLI - Guna menyelesaikan persoalan tentang tata kelola keuangan dan aset daerah, Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. bersama sejumlah pimpinan SKPD, Rabu (28/9) lalu melakukan kunjungan ke Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Bali Nusa Tenggara di Denpasar. Di sana Bupati belajar banyak hal tentang tata kelola keuangan dan aset daerah dengan tujuan meningkatkan opini BPK dari predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
MBP/ist
ISI DENPASAR - Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menyelenggarakan pembukaan pameran di objek wisata Mandala Suci Wanara Wana, Ubud, Selasa (4/10). Pameran bertema ‘’Retrospektif Koleksi Karya Tugas Akhir Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar’’ ini dibuka Inspektur Jenderal Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Jamal Wiwoho.
BANK PASAR BANGLI Dalam rangka meningkatkan kepercayaan dan loyalitas nasabah, PD BPR Bank Pasar Bangli menggelar Undian Tali Asih berupa doorprize untuk nasabah tabungan dan deposito periode 2015, Jumat (30/9) lalu. Acara yang menginjak tahun kelima ini menyuguhkan hadiah utama berupa sepeda motor Honda Scoopy dan grand prize satu unit Daihatsu Ayla.
MBP/ist
SDN 1 BLAHBATUH - Dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru, SDN 1 Blahbatuh menyelenggarakan seminar Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Jumat (30/9). Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gianyar Made Suradnya ini diikuti 60 peserta.
17 - 23 Oktober 2016
19
MANCANEGARA
This Means War
20
17 - 23 Oktober 2016
C
alon Presiden Amerika Serikat Partai Demokrat Hillary Clinton menjauhi rivalnya dari Partai Republik Donald Trump dalam perolehan di sejumlah survei, pasca debat pertama capres awal pekan lalu. Penampilan meyakinkan Hillary dalam ajang itu dipercaya mendatangkap efek positif yang mempengaruhi hasil survei. Survei sebelum debat menunjukkan persaingan ketat di mana mantan Menteri Luar Negeri AS itu hanya memimpin 1-2 poin, nyaris berimbang dengan Trump. Salah satu contoh, survei CBS News sebelum debat, kedua capres mendapat raihan poin berimbang, 42 persen. Setelah debat, Hillary unggul empat poin dengan 45 persen berbanding 41 persen. $QJND \DQJ SDOLQJ VLJQL¿NDQ WHUOLKDW GDUL survei CNN sebelum dan sesudah debat. Sebelum debat, Trump sempat memimpin dua poin dengan raihan 45 persen melawan 43 persen. Sesudah debat, Hillary berbalik meninggalkan taipan real estate itu dengan 47 persen berbanding 42 persen. Bisa dikatakan debat presiden pertama telah menolong Hillary memulihkan kembali keunggulan VLJQL¿NDQQ\D VHWHODK .RQYHQVL 1DVLRQDO Partai Demokrat. .HXQJJXODQ LQL VHPSDW KLODQJ DNLEDW tuduhan ketidaktransparan Yayasan Clinton dan riwayat kesehatan Hillary akibat gangguan pneumonia yang menjangkitinya. Debat sendiri berlangsung panas. Hillary menuding pesaingnya Donald Trump sebagai sosok yang rasis, seksis, dan pengemplang pajak. Trump, kandidat presiden dari Partai Republik, mengejek Clinton sebagai pejabat yang menunjukkan pengalaman yang buruk dengan karya yang minim. Trump bahkan menyebut penyangkalan Clinton dalam persetujuan perdagangan dengan negaranegara Asia sebagai bentuk bermuka dua.
Debat semakin memanas ketika kedua kandidat saling serang dengan kontroversi pernyataan Trump selama ini mengenai Presiden Barack Obama tidak lahir di Amerika. Hingga akhirnya, Presiden Obama merilis akte kelahirannya pada 2011 yang menyebutkan Presiden Obama lahir di Hawaii. Setelah akte kelahiran ditunjukkan, barulah bulan ini Trump mempercayai bahwa Obama kelahiran Amerika. Atas dasar pernyataan kontroversi ini, Clinton menuding Trump sebagai sosok rasis. “Dia telah mengawali aktivitas politiknya berdasarkan pada kebohongan rasis terhadap presiden kulit hitam pertama kita bahwa dia bukan warga Amerika. Tidak ada bukti untuk itu, tapi dia bersikeras. Dia bersikeras dari tahun ke tahun,” kata Clinton. Istri Bill Clinton ini juga menyatakan bahwa Trump adalah seorang pengemplang pajak. Menanggapi hal itu, Trump menyatakan bahwa ia adalah seorang yang “brilian” karena bisa menyikapi aturan pajak yang kompleks. “Saya memahami hukum pajak lebih baik dari hampir semua orang. Sebagai pengembang hotel dan pengusaha, saya secara hukum menggunakan undang-
undang pajak untuk keuntungan saya dan untuk kepentingan perusahaan saya,” katanya. Namun, Hillary menyebutnya seEDJDL VHRUDQJ \DQJ PXQD¿N NDUHQD 7UXPS merepresentasikan dirinya sebagai calon perubahan yang akan mereformasi sistem yang memberikan sokongan kepada para pekerja. “Sementara jutaan keluarga Amerika, termasuk saya dan Anda, bekerja keras untuk membayar pajak secara adil, namun ia (Trump) tampaknya tidak memberika kontribusi apa-apa. Trump merupakan lambang dari sistem yang curang yang coba ia rubah,” kata Hillary. Para pemilih keturunan Afrika-Amerika mendukung sepenuhnya Clinton. Namun, Trump beberapa pekan terakhir mengatakan dia percaya agenda kebijakannya akan memberi manfaat kepada warga Afrika-Amerika. Trump sesumber mengatakan kebijakan Obama maupun Clinton telah gagal membantu warga kulit hitam Amerika. “Saat Anda berusaha bertindak lebih suci dibanding dia, ini tidak akan bekerja,” kata Trump. Di akhir debat, Clinton yang berpakaian warna merah dan Trump mengenakan jas warna hitam dan dasi warna biru, Trump mengatakan Clinton tidak memiliki stamina. untuk dapat menjadi presiden. “Dia kelihatan tidak memilikinya, dia tidak memiliki stamina,” kata Trump. Sangat menrik untuk menanti siapa yang akan memimpin negara adi daya itu nantinya. z Gugiek Savindra 17 - 23 Oktober 2016
21
DAERAH
Salah satu pura di Pantai Delodberawah hancur terkena dampak abrasi.
MBP/olo
Abrasi di Jembrana Meluas
Tembok ”Panyengker” Pura dan Satu ”Palinggih” Ambrol
A
brasi di pesisir Jembrana terus meluas. Bila sebelumnya hanya mengancam kawasan Pengambengan, kali ini, terjadi di Pantai Delodberawah. Salah satu bangunan pura yang berdiri di pinggir pantai itu terkena dampak. Bahkan, tembok panyengker dan satu palinggih di pura tersebut ambrol karena tergerus ombak. Setiap pasang, areal pura (merajan) tersebut tergenangi air laut. Tidak hanya di pura tersebut, genangan air juga hingga ke jalan dan setra (kuburan) yang berada di sisi utara. Kondisi ini membuat warga sekitar was-was karena gempuran ombak terus terjadi. Dari pantauan, Selasa (4/10), kondisi bangunan pura tersebut terlihat hancur berantakan. Tembok panyengker yang mengelilingi pura hanya tersisa separuh. Bahkan, sebuah palinggih juga hancur karena gempuran ombak. Puing-puing bangunan tampak berserakan di pantai. Menurut warga, gempuran ombak terjadi sejak beberapa minggu belakangan. Sebelum luluh-lantah, kondisi bangunan
22
17 - 23 Oktober 2016
pura sempat terlihat menggantung. Karena bagian bawahnya terus tergerus ombak. Akhirnya, sejak beberapa waktu lalu bangunan sudah ambrol akibat gelombang pasang. Ketut Budi, salah seorang warga mengatakan ketika gelombang pasang, air laut tumpah hingga ke jalan. Ia menjelaskan bila hal ini tidak segera ditangani, maka tanah milik desa itu terancam ikut terus tergerus. Bahkan, bisa berdampak hingga ke setra yang berada di utara jalan. Sementara itu, Bendesa Delod Berawah, I Nyoman Narya, menerangkan pura yang ambrol itu bukan milik desa pakraman setempat. Beberapa puluh tahun yang lalu, pura itu dibangun secara swadaya. Sepengetahuannya, pura itu belakangan ini terkena dampak abrasi hingga menyebabkan tembok panyengker dan satu palinggih ambruk. Menurutnya, dampak abrasi yang paling parah terjadi di sisi timur pantai. Di sana terdapat kolam renang dan tempat melasti. Sebelumnya, abrasi juga terjadi di pesisir Pantai Ketapang Lampu, Desa
Pengambengan, Negara. Sejumlah nelayan merasa was-was dengan cuaca belakangan ini. Pasalnya, akibat diterjang ombak besar, abrasi mengancam pemukiman mereka. Sejumlah nelayan pun sudah mengungsi dan membongkar rumahnya yang kena abrasi. Salah satu keluarga yang menjadi korban abrasi, yaitu Ahmad Dewasa (63). Nelayan yang sudah puluhan tahun tinggal di sana ini terpaksa mengungsi karena rumahnya tergerus abrasi. “Posisi rumah saya memang paling dekat dengan air laut. Saya mengungsi paling awal. Tapi tidak lama lagi, warga yang lainnya juga pindah,” kata Ahmad saat itu. Ahmad mengaku sudah dua kali menjadi korban abrasi dalam tiga tahun belakangan. Pertama, rumahnya juga tergerus abrasi. Saat itu, Pemkab Jembrana memberikan tanah, namun ia lebih memilih menyewa di tempat sekarang karena jaraknya lebih dekat. Ia tidak menyangka abrasi akan sampai rumahnya. z Surya Darma
Longsor Tutup Akses Jalan Pesangkan - Ketug HUJAN lebat selama tiga jam kembali mengakibatkan bencana longsor. Kali ini titik longsor terjadi di sebuah tebing sisi timur Pesangkan menuju Ketug, di Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Timur Kecamatan Selat, Minggu (2/10). Longsor tak hanya menutup total akses jalan ini, tetapi juga memaksa tiga kepala keluarga di bawahnya harus mengungsi untuk mengantisipasi adanya longsor susulan. Salah satu warga sekitar, Wayan Merta (45), Senin (3/10), mengatakan suara gemuruh saat longsor terdengar cukup keras. Saat itu, hujan begitu lebat disertai angin kencang. Dia mengaku kaget dan baru sadar ada longsor, kala beberapa batu besar menggelinding mendekati rumahnya yang berada di bawahnya. Kawasan ini memang dikenal rawan longsor. Sudah beberapa kali, kata Merta, terjadi longsor di sepanjang jalur tersebut. Pada sisi timur akses jalan ini ada tebing dengan ketinggian sekitar 30 meter. Ketika hujan cukup deras dari atas bukit, membuat lereng yang memang labil langsung ambles. Longsoran kerap menimbun badan jalan di bawah tebing. Parahnya lagi di sisi kanan banyak rumah penduduk di pinggiran jurang. Mereka tinggal di sana sambil berkebun salak dan yang lainnya. Sementara longsor yang terjadi hari Minggu malam tersebut cukup parah.
Petugas saat melakukan penanganan secara manual, namun belum bisa sampai tuntas karena terkendala hujan.
Seluruh badan jalan tertimbun material longsoran sepanjang 30 meter. Sementara tebing yang longsor ketinggiannya mencapai 20 meter. Tebing longsor lengkap dengan tanaman warga seperti kelapa, manggis dan durian serta tanaman lainnya. Ada sekitar 20 pohon cengkeh warga tertimbun. Begitu juga ada sepuluh pohon manggis dan 30 pohon kelapa juga tertimbun material longsor. Perbekel Desa Duda Timur, I Gede Pawana, mengakui kalau longsor kerap terjadi ketika hujan. Longsor terparah terjadi tiga tahun lalu. Nyaris saat itu menimbun tiga rumah warga. Untuk mengantisipasi longsor susulan, tiga kepala keluarga sementara diungsikan dari rumahnya dari sembilan kepala keluarga di sekitar titik longsor. Mereka masing-masing keluarga I Wayan Merta (65), I Made Gelgel (51), dan I Wayan Sueca (70). “Mereka diungsikan sementara ke rumah kerabatnya,� kata Pawana. KWH Warga Hilang Selain menutup akses jalan, longsor ini juga membuat sebuah pos monyet yang berisi meteran listrik atau kWh warga, hilang. KWH tersebut adalah milik Nyoman Suweca. Pihaknya berharap agar Pemkab Karangasem bisa membantu pengadaan meteran baru. Akibatnya,
beberapa kepala keluarga di dekat longsoran kini harus gelap-gelapan. KWH itu tertimbun bersama seluruh kabelnya. Warga di sana memang menggunakan rumah monyet atau pos monyet sebagai tempat kWh atau meteran listrik. Pihak PLN tidak mau memasang sambungan kWh itu sampai ke rumah warga di bawah tebing. Ini karena jaraknya cukup jauh. Solusinya warga membuat rumah monyet untuk tempat kWh. Jalan Pesangkan-Ketug ini panjangnya 10 km. Sebagian besar rawan longsor dari Juwuk Legi, Desa Duda Timur, Selat sampai Ketug, Desa Gegelang, Manggis. Jalan ini merupakan jalur alternatif dari Kecamatan Selat menuju Kecamatan Manggis, seperti menuju Padangbai dan Desa Antiga. Di sisi lain, besarnya titik longsor kali ini tak bisa ditangani secara manual oleh petugas. Penanganan butuh alat berat. Selain itu, di lokasi masih terjadi hujan lebat yang menghambat petugas melakukan penanganan. Dalam situasi seperti itu, sangat berisiko. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan sebuah alat berat sudah dikerahkan. Bahkan alat berat itu sudah berada di lokasi. z Bagiarta
MBP/gik
17 - 23 Oktober 2016
23
A KT I V I TA S
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Terkait dengan revitalisasi Pelabuhan Benoa menjadi pelabuhan dengan standar internasional sebagai bagian dari implementasi Tri Sakti Bung Karno, yakni berdikari di bidang ekonomi terus dikawal anggota DPD-RI Bidang Ekonomi Kreatif dan Kesra Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dalam acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor Pelindo III Benoa, DPDRI meminta siapa pun tidak boleh menghalangi pengembangan Pelabuhan Benoa demi menyukseskan program Indonesia sebagai pusat maritim dunia sebagaimana yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.
MBP/ist
DPRD BADUNG - Wakil rakyat di DPRD Badung, Oktober 2016 bakal disibukkan dengan sejumlah agenda yang harus diselesaikan dengan segera. Ranperda Menara Telekomunikasi, Utilitas Terpadu dan Ripda menjadi agenda penting yang akan dikebut penyelesaiannya Oktober ini. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna intern DPRD Badung, Kamis (29/9).
MBP/ist MBP/ist
BUPATI TABANAN - Kemiskinan merupakan masalah vital yang hampir dihadapi sebagian besar pimpinan daerah, tidak terkecuali di Kabupaten Tabanan. Oleh karena itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berkomitmen memerangi kemiskinan yang dihadapi rakyatnya dengan mengajak semua komponen masyarakat termasuk kalangan SKPD beserta jajarannya.
24
17 - 23 Oktober 2016
KONFERENSI - Konferensi internasional tentang Keanekaragaman Hayati, Ekowisata dan Ekonomi Kreatif Papua berlangsung di Jayapura pada tanggal 7-10 September 2016. Konferensi ini bertujuan menginformasikan potensi keanekaragaman hayati serta ekowisata di Papua sekaligus sebagai media untuk mempromosikan ekosistem dan budaya sebagai aset ekowisata Papua dan mendorong inisiatif ekonomi berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua.
MBP/ist
MALAM LUSTRUM - Civitas akademika Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unmas Denpasar, Sabtu (1/10) malam menggelar Malam Lustrum ke-6 secara meriah di kampus setempat. Malam Lustrum diisi dengan pemberian penghargaan bagi dosen yang sudah mengabdi selama 25 tahun, pembagian doorprize dan berbagai jenis hiburan dari Band FKG dengan guest star Kerispathi. Dekan FKG Unmas PA Mahendri Kusumawati mengungkapkan, hingga usia ke-30 FKG Unmas sudah mampu mencetak 1.065 dokter gigi.
GUSTI WEDAKARNA - Ribuan masyarakat Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, menyambut kehadiran Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat karya Padudusan Agung, Malaspas, Mupuk Pedagingan, Ngenteg Linggih lan Odalan di Pura Dalem Nongan, Desa Pakraman Nongan, Kecamatan Rendang Karangasem. Kehadiran sosok muda Bali ini seperti biasa memberi nuansa berbeda di setiap acara. Kajian kritis terhadap eksistensi Bali di bidang agama disampaikan oleh Gusti Wedakarna.
MBP/ist
RSUD MANGUSADA - Berbagai kegiatan sudah dilakukan dalam menyambut HUT ke-14 RSUD Mangusada Badung yang puncaknya dilangsungkan Minggu (2/10). Pada usia ke-14 ini, Direktur RSUD Mangusada dr. Agus Bintang Suryadhi, M.Kes. berharap dan mengajak seluruh stafnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan demi tercapainya pembangunan semesta berencana. MBP/ist
FKG UNMAS - Serangkaian HUT ke-30 (Lustrum ke-6) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unmas Denpasar, Jumat (30/9) hingga Sabtu (1/10) hari ini, digelar seminar dan pameran bertajuk “Bali Dental Sience and Exhibition (Bali Dence) 2016�. Bali Dence 2016 dibuka Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Jumat (30/9). Di acara itu Pejabat Ketua Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., beserta pengurus juga membuka pameran alat kesehatan.
17 - 23 Oktober 2016
25
LENSA
PUPUK ORGANIK Salah seorang petani menaburkan pupuk organik sebelum menanam bibit padi pada lahan pertaniannya di Subak Teba, Abian Base. Para petani di kawasan ini mulai menggunakan pupuk organik dalam bercocok tanam. Selain itu juga kesulitan dalam memperoleh pupuk kima menjadi faktor pendorong para petani mencoba penggunaan bahan organik untuk pertaniannya.
MBP/eka
OLAHRAGA
MBP/ap
Pelukis dan petinju Italia Omar Hassan.
Menyatukan Dua Hasrat lahraga dan seni bisa disatukan. Omar Hassan membuktikan lewat karya seninya berupa lukisan yang tidak dibuat dengan kuas namun dengan sarung tinju. Pemuda berusia 29 tahun mengkombinasikan dua hasrat dalam dirinya menjadi satu karya yang membuat dirinya mendapatkan nama belakangan ini. Pemuda kelahiran Milan memiliki ibu dari Italia dan bapak Mesir. Ia menyalurkan hasrat seninya melalui media sarung tinju yang telah dilumuri cat sebelum dipukulkan ke kanvas kosong. Ia lebih dahulu menempatkan kanvas tersebut di sebuah papan agar kainnya tidak rusak selama proses kreatif tersebut. Sejumlah karya seninya telah dipamerkan di London dan Miami dengan tajuk “Breaking Through.� Sepanjang awal Oktober, lukisan tersebut juga dipamerkan di museum seni M.A.C Milan sebelum pindah ke New York pada November. Hassan tidak main-main dalam mematok harga serial lukisannya yang dipandang sebagai “sebuah kepuasan terbesar meski bukan tujuan.� Lukisan tersebut dijual antara 8.900 hingga 44.500 dolar AS per bijinya.
O
Hassan semula bermimpi menjadi seniman. Ia mengembangNDQ WDOHQWDQ\D GHQJDQ PHQMDGL SHOXNLV JUDÂżWL GDQ MDODQDQ PHQjadi arena perwujudan hasratnya. Untuk memperdalam ilmunya ia belajar hingga menjadi sarjana di Akademi Brera. 3DGD VDDW EHUVDPDDQ LD PHODWLK ÂżVLNQ\D GHQJDQ RODKUDJD tinju. Namun hasrat menjadi petinju profesional tidak kesampaian, bahkan ia tidak pernah mengikuti kompetisi karena dirinya ternyata sakit diabetes. ,D PHQJDNXL RODKUDJD WLQMX PHPEHQWXN NHPDPSXDQ ÂżVLNQ\D PHQMDGL OHELK WDQJJXK 'HQJDQ NRQGLVL ÂżVLN \DQJ SULPD LWX mempengaruhi gaya serta hasil lukisannya. “Dalam menjalani hidup anda sebenarnya sendirian, anda harus berjuang sendirian, anda hanya memiliki waktu sejenak untuk menarik napas namun kemudian harus bertarung kembali,â€? ujarnya seperti dikutip Associated Press. “Jika Anda terMDWXK $QGD KDUXV VHJHUD EDQJNLW NHPEDOL LWXODK ÂżORVRÂż KLGXS Kita semua sebenarnya petinju.â€?
Kembalikan Medali
IOC mengumpulkan sampel-sampel para atlet sepanjang 10 tahun terakhir dan memungkinkan lembaga itu untuk meneliti ulang sampel tersebut. Dengan metode terbaru tersebut zat-zat terlarang yang sebelumnya tak terungkap akhirnya bisa diketahui. Ini terbukti setelah IOC berhasil mengungkap 98 kasus positif doping dengan melakukan penelitian ulang terhadap lebih seribu lebih sampel yang diambil dari atlet yang berlaga di Olimpiade Beijing dan London. Atlet lain Rusia, Yelena Slesarenko, menempati peringkat keempat di nomor lompat tinggi di Beijing. Dia seharusnya berhak menerima medali perunggu yang direbut Chicherova jika IOC memutuskan untuk menyerahkan medali tersebut ke dia, laporan Associated Press.
DELAPAN tahun setelah meraih medali perunggu di Olimpiade Beijing, atlet lompat tinggi Anna Chicherova harus merelakan prestasinya dicoret. Atlet Rusia itu dilucuti medalinya karena kasus penggunaan obat terlarang. Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengumumkan Chicherova yang juga merebut emas di Olimpiade London 2012, terbukti menggunakan doping setelah dilakukan penyelidikan ulang atas sampel urinenya. Atlet berusia 34 tahun itu melalui Komite Olimpiade Rusia diminta untuk segera menyerahkan medali perunggu itu secepatnya. Hasil penyelidikan menunjukan urinnya mengandung zat terlarang jenis turinabol.
z Yudi Winanto
z Yudi Winanto 17 - 23 Oktober 2016
27
OLAHRAGA
Raih Medali Perak
Kornelis Tetap Petinju Terbaik di Kelasnya DIANDALKAN menyabet medali emas, Kornelis Kwangu Langu yang turun di kelas layang (49 kg) harus puas pulang membawa perak pada PON XIX/2016 di Jawa Barat yang berlangsung 17-29 September lalu. Petinju andalan Bali ini dikalahkan atlet tuan rumah Ferdinand Kase pada laga pamungkas. Kornelis sangat kecewa atas kegagalannya itu. Ini bisa dimaklumi karena dia sering membela tim nasional Indonesia di ajang internasional. Untungnya pria asal Waingapu, Sumba Timur, NTT, 3 Agustus 1990 ini tetap mendapat pujian dari seorang Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PB Pertina) saat pengalungan medali. ‘’Orang pusat itu membisiki bahwa saya masih petinju terbaik di kelas layang nasional,’’ ucapnya di Denpasar pekan lalu. Kornelis sendiri masih terheran-heran DWDV NHNDODKDQQ\D GL ÂżQDO 0DVDODKQ\D
Ferdinand lolos otomatis atau tanpa melaOXL NXDOLÂżNDVL XQWXN EHUODJD GL 321 2OHK karena itu, Kornelis diunggulkan merebut emas bersama petinju pelatnas lainnya 0DULR .DOL DVDO 177 1DPXQ SUHGLNVL ini melesat karena baik Kornelis maupun 0DULR VDPD VDPD WDNOXN GL WDQJDQ SHWLQMX tuan rumah. Kornelis menilai pertandingan tinju di PON Jabar kurang fair-play. Akibatnya terjadi kericuhan sejak awal penyisihan hingga babak final seperti pemukulan wasit dan komputer sebagai wujud protes dari petinju provinsi lain ‘’Pada pertandingan di luar negeri, petinju tangguh juaranya, tetapi di PON tidak. Saya tetap kecewa walaupun bakal dipanggil masuk pelatnas,’’ keluh sarjana olahraga alumnus FPOK IKIP PGRI Bali ini. Usai berlaga di PON, Kornelis memutuskan pulang kampung guna menggelar ritual marapu. Upacara ini bertujuan
memohon keselamatan tinggal di perantauan. Doa yang dipimpin kepala adat marapu dilakukan di rumah dan makam keluarga, dengan sarana seperti sirih pinang dan ayam. Petinju Bali lainnya Valentinus Nahak yang turun di kelas layang ringan (46 kg) yang digadang-gadang mendulang emas, juga kebagian perak. Valentinus harus mengakui ketangguhan Kacky Rezeki 0DQDOX 5LDX GL SDUDWL SXQFDN .HNDODhan ini membuatnya tinggal unggul 3-2 DWDV 0DQDOX GDODP OLPD NDOL SHUWHPXDQ Valentinus tidak puas karena lawannya yang lebih banyak berlari mengitari ring dan merangkul justru dimenangkan oleh hakim pertandingan. ‘’Semestinya wasit mengurangi poinnya,’’ ungkap pria NHODKLUDQ 0DODND 177 )HEUXDUL 1996 ini. z Daniel Fajry
Piala Soeratin Bali
7DQSD 3HUVHGHQ GL 6HPLÂżQDO TIM Perseden Denpasar berjaya dalam kompetisi Liga Nusantara Rayon Bali 2016 yang berakhir September lalu. Perseden menjadi juara dengan predikat sempurna setelah memenangkan seluruh pertandingan sejak babak penyisihan KLQJJD ÂżQDO /HELK PHQDNMXENDQ ODJL kesebelasan asuhan Nyoman Ambara ini tidak kemasukan gol sama sekali. Usai Liga Nusantara, Pengprov PSSI Bali menggelar Piala Soeratin mulai akhir September hingga pertengahan Oktober. Kompetisi untuk pemain sepak bola berusia 17 tahun ke bawah ini melibatkan 10 kesebelasan, yaitu Bali United, Persibu Buleleng, Perseden Denpasar, Persada Jembrana, PS Gianyar (Grup A), Putra Tresna, PS Badung, Perst Tabanan, Pro Kundalini GDQ 7XQDV 0XGD 8EXG *UXS % Kompetisi ini ternyata tidak berjodoh dengan Perseden yang memiliki jenjang pembinaan terbaik di Bali. Anak-anak muda Denpasar gagal melaju ke babak VHPLILQDO 0HUHND KDQ\D PHQGXGXNL posisi ketiga klasemen akhir Grup A di
28 17 - 23 Oktober 2016
bawah Bali United dan Persibu yang melaju ke babak empat besar. Perseden mengumpulkan poin 7, sedangkan Bali United dan Persibu sama-sama mengemas nilai 8 hasil empat kali turun. Dalam empat laga penyisihan grup, Perseden memetik dua kemenangan, sekali imbang dan sekali kalah. Semifinalis lainnya adalah Putra Tresna dan PS Badung mewakili Grup B. Tiga tim mencetak hasil sempurna di babak penyisihan, yakni Bali United, Persibu dan Putra Tresna. Ketiganya tidak terkalahkan dalam empat pertandingan. Putra Tresna paling produktif dengan mencetak 24 gol, sedangkan Bali United memiliki lini pertahanan terbaik karena hanya kebobolan satu gol. Sebanyak 18 gol Putra Tresna diceSORVNDQ NH JDZDQJ 7XQDV 0XGD ,QL merupakan rekor kemenangan di Piala Soeratin Bali 2016. Sebaliknya, Tunas 0XGD PHQFDWDW NHNDODKDQ WHUEDQ\DN GL antara 10 kontestan. Secara keseluruhan MDOD 7XQDV 0XGD NHERERODQ NDOL WDQSD
mampu mencetak satu gol pun ke gawang lawan-lawannya. Tim ini menjadi satusatunya kesebelasan yang tidak mampu membuat gol selama penyisihan. 0HVNL PHQMDGL WLP \DQJ SDOLQJ UDNXV membikin gol, Putra Tresna bukan berarti WDQSD NHOHPDKDQ 0HQXUXW PDQDMHU WLP Nengah Lele Astrawan, asuhannya masih perlu meningkatkan penyelesaian akhir, kekompakan dan organisasi permainan untuk bisa melewati hadangan lawan di VHPLÂżQDO GDQ ÂżQDO .XEX 7XQDV 0XGD PHPLOLNL DODVDQ kenapa skuadnya hancur lebur di Piala 6RHUDWLQ %DOL WDKXQ LQL 0DQDMHU WLP I Gusti Ngurah Ari Susila menyebut pemainnya kalah segala-galanya dari lawan karena jarang berlatih bersama. Akibatnya, pasukannya tidak kompak dan kehabisan stamina. Bahkan, saat melawan PS Badung terpaksa WO karena hingga menjelang pertandingan hanya bisa mengumpulkan enam pemain. z Mawa
A KT I V I TA S
MBP/ist
FE UNMAS - Sebanyak 422 mahasiswa dan dosen Prodi Manajemen FE Unmas Denpasar melakukan studi aplikasi ke sejumlah perusahaan menengah dan besar di kawasan Yogyakarta dan Semarang. Tim FE Unmas langsung dipimpin Kaprodi Manajemen yang juga Cooperative Education FE Unmas, Drs. I Ketut Setia Sapta, S.E., M.Si. Para peserta studi banding dilepas Dekan FE Unmas Dr. Drs. I Wayan Sujana, M.M., Kamis (29/9).
MBP/ist
NERS - Perawat (ners) menjadi salah satu dari delapan profesi tenaga kesehatan yang bakal terdampak pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang terkena kebijakan pasar bebas. Hal ini tertuang dalam mutual recognition arrangement (MRA). Masing-masing profesi telah menetapkan standart dan kompetensi yang diperlukan dikancah ASEAN. Untuk itu, STIKes Wira Medika PPNI Bali menyiapkan lulusannya menghadapi persaingan dengan tenaga kerja asing.
MBP/ist MBP/ist
ATRO BALI - Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Bali menggelar Wisuda VI Program Diploma III Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Bali di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Rabu (5/10). Wisuda diikuti 64 orang mahasiswa angkatan keenam dan 2 mahasiswa angkatan kelima.
MENTERI KOPERASI - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyebut batik terbukti mampu menjadi alat pemersatu bangsa dan mempererat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Batik di nusantara telah menjadi pemersatu bangsa,� kata Menteri Puspayoga di Pekalongan, Selasa, dalam acara rangkaian Hari Batik Nasional ke-7. 17 - 23 Oktober 2016
29
OKL TAIH A V RI TAAGSA
MBP/ist
BANSOS - Munculnya dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah wilayah telah lama menjadi temuan DPD RI. Bagaimana tidak, di sejumlah tempat dana BOS yang seharusnya untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar banyak diselewengkan untuk kepentingan kepala sekolah dan jajarannya. Atas hal itu, DPD RI berteriak lantang agar mekanisme penyaluran dana BOS agar segera disalurkan ke siswa dan tidak melalui sekolah.
MBP/ist
BEDAH BUKU - Serangkaian dies natalisnya yang ke-53, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar acara bedah buku karya Drs. Ida Bagus Putu Suamba, M.A., Ph.D. berjudul ‘’Javanese Saivism: A Philosophical Studi of Tattva Texts’’ di kampus setempat, Senin (3/10). Kegiatan itu dibuka Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A., dihadiri para sulinggih, walaka, dosen dan mahasiswa.
MBP/ist
MBP/ist
TATAP MUKA - Sebanyak 46 Perbekel se-Kabupaten Badung, Rabu (5/10) melakukan tatap muka dengan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Kegiatan ini dilakukan untuk menyelaraskan program-program pemerintah sekaligus melakukan koordinasi mengenai penggunaan dana desa tahun 2016. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata.
JEGOG - Perkembangan jumlah Sekaa Jegog sebagai kesenian khas Jembrana belakangan ini mengalami peningkatan. Dari sisi penabuh diyakini jumlahnya semakin meningkat. Pasalnya penabuh gambelan jegog sudah bisa dilakukan mulai dari anak-anak, remaja termasuk dewasa. Sehingga dari penabuh itu menjadi salah faktor tetap lestarinya kesenian jegog di Jembrana.
30 17 - 23 Oktober 2016
MBP/ist
RANPERDA - Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru bersama Bupati Klungkung Nyoman Suwirta sepakat mengesahkan tujuh Ranperda menjadi Perda melalui sidang paripurna, Rabu (5/10). Ketujuh Ranperda itu meliputi Ranperda tentang retribusi tempat pelelangan, Ranperda tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi, Ranperda tentang penyertaan modal, pembangunan dan penataan menara telekomunikasi bersama, Ranperda tentang urusan pemerintah daerah, pembentukan dan susunan perangkat daerah dan Ranperda bangunan gedung.
MBP/ist
KPAD GIANYAR - Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kabupaten Gianyar berinisiatif menggandakan atau memperbanyak buku berjudul ‘’Citra Kabupaten Gianyar Dalam Arsip’’ yang berisi foto dan arsip Gianyar tempo dulu khususnya semasa perjuangan kemerdekaan. Bukti foto dan arsip ini diperoleh dari hasil penelusuran di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Hal ini diungkapkan Kepala KPAD Gianyar Hery Nurhancoko, Rabu (5/10).
MBP/ist
MBP/ist
RS BALIMED - Rumah Sakit (RS) BaliMed menggelar seminar “Persalinan dan Penanganan Perdarahan Pasca Salin Terkini” yang melibatkan 250 tenaga kesehatan di kabupten/kota se-Bali di Aula Dewandaru, RS BaliMed, Minggu (2/10) lalu. Seminar menghadirkan tiga narasumber yaitu dr. Made Bagus Dwi Aryana, SpOG (K) (Pemaparan Kasus dan Partograf WHO), dr. Made Darmayasa, SpOG (K) (Mekanisme Persalinan Normal) dan dr. Kadek Sugiharta, SpOG (K) (Perdarahan Pasca Salin).
STIKES - Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Bina Usada Bali menggelar wisuda ke-7 untuk Jurusan Ahli Madya, Sarjana Keperawatan dan angkat sumpah Profesi Ners, di Hotel Puri Saron, Seminyak, Rabu (5/10). Acara yang dipimpin langsung Ketua Stikes Bina Usada Bali, Dr. Ir. I Putu Santika, MM., dihadiri perwakikan Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan lainnya.
17 - 23 Oktober 2016
31
PENDIDIKAN
Perbaikan Sekolah Rusak Tak Merata P
erbaikan sejumlah sekolah yang rusak di Jembrana dinilai tidak adil dan belum merata. Dari data, masih ada puluhan sekolah yang rusak belum tersentuh perbaikan. Di sisi lain, dari tahun ke tahun ada beberapa sekolah mendapatkan bantuan perbaikan, tapi ada sekolah lainnya yang sama sekali belum tersentuh. Bahkan ketika ada bangunan sekolah yang rusak, justru di sekolah lain gencar membangun pagar yang cukup mentereng. Wakil Ketua Komisi B DPRD Jembrana I Putu Dwita tidak menampik, perbaikan infrastruktur pendidikan SD/SMP di Jembrana memang terkesan belum memenuhi azas pemerataan dan keadilan. Karena itu, pihaknya akan meminta data sekolah yang rusak dan yang dalam perbaikan. Sehingga bisa menjadi acuan ketika Dewan membahas anggaran. Apakah alokasi anggaran itu sudah memenuhi untuk perbaikan sekolah yang rusak. “Tentunya, kami berharap sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat diprioritaskan untuk diperbaiki,â€? tegasnya. Dari data di Dinas Dikporaparbud, dari 25 SMP dan 165 SD masih ada 56 unit sekolah yang mengalami kerusakan. Di antaranya, sembilan SD mengalami kerusakan berat, sisanya perbiakan atau rehab. Tahun ini, baru satu sekolah yang mengalami rusak berat bisa diperbaiki. 6DDW GLNRQÂżUPDVL EHOXP ODPD LQL .DELG 'LNPHQ 'LQDV 'LNporaparbud Nyoman Wenten mengatakan, sekolah yang rusak itu di Kecamatan Melaya, SDN 1 Gilimanuk, SDN 4 Melaya, SDN 2 Tuwed dan SDN 4 Manistutu. Di Kecamatan Negara dan SDN 3 Tegal Badeng Barat. Kecamatan Jembrana SDN 1 Dangin Tukadaya dan SDN 1 Loloan Timur. Di Kecamatan Mendoyo, SDN 2 Mendoyo Dauh Tukad dan SDN 4 Pohsanten. Menurutnya, sudah ada satu yang diperbaiki, sedangkan sisanya diupayakan diperbaiki tahun 2017. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jembrana I Nengah Alit mengatakan, anggaran renovasi atau perbaikan sejumlah sekolah yang rusak itu bersumber dari APBN, APBD Provinsi dan juga dari APBD Kabupaten Jembrana. Mengingat keterbatasan anggaran, perbaikan sekolah-sekolah rusak itu tentu saja tidak bisa dilakukan dalam satu tahun anggara tapi harus dilakukan secara bertahap. z Surya Dharma
32 17 - 23 Oktober 2016
MBP/dok
'LVGLNSRUD %DOL DNDQ PHQYHULÂżNDVL GDWD XQWXN WHQDJD QRQ 316 SDVFDVHUDK WHULPD NHZHQDQJDQ SHQJHORODDQ 60$ 60. GDUL NDEXSDWHQ NRWD NH SURYLQVL 7DPSDN VHMXPODK VLVZD GL VDODK VDWX 60$ WHQJDK PHQJLNXWL SURVHV EHODMDU PHQJDMDU GL NHODV
'DWD 7HQDJD 1RQ 316 'LYHULÂżNDVL KEPALA Sekolah SMA/SMK seBali menyerahkan data tenaga non PNS di sekolah masing-masing kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bali, beberapa waktu lalu. Hal itu terkait dengan verifikasi data untuk tenaga non PNS pascaserah terima personel, sarana/prasarana dan dokumen SMA/SMK dari kabupaten/kota ke SURYLQVL 'DUL YHULÂżNDVL DZDO DGD tenaga kontrak dengan berbagai status dan sumber pembayaran. “Ada yang statusnya tenaga kontrak, tenaga abdi, dan tenaga honor. Begitu juga dengan Surat Keputusan (SK) pengangkatannya, ada SK bupati/
wali kota, kepala dinas, kepala sekolah, komite. Sekarang dari jenis SK-SK itu, NLWD FHN GDQ YHUL¿NDVL NHEHQDUDQQ\D ´ ujar Sekretaris Disdikpora Bali I Wayan Serinah. Serinah menambahkan, pihaknya juga meminta bukti pembayaran gaji tenaga non-PNS baik yang digaji dari APBD, NRPLWH PDXSXQ VXPEHU ODLQQ\D 9HUL¿NDVL ini dilakukan karena Disdikpora Bali belum memiliki data yang valid mengenai kebutuhan tenaga kerja di SMA/SMK. Proses verifikasi ditargetkan rampung 2017 mendatang untuk menentukan tenaga non PNS yang akan ditarik ke provinsi. Sementara ini, skema pembayaran gaji
tenaga non PNS akan disamakan dengan tahun-tahun sebelumnya. “Jadi yang dari APBD akan diambil dari APBD, yang dari NRPLWH WHWDS GDUL NRPLWH ´ MHODVQ\D Menurut Serinah, tenaga non PNS yang kompeten dan memang dibutuhkan pasti akan direkrut oleh provinsi. Namun demikian, pihaknya tidak dapat memastikan jika tenaga non PNS khususnya yang ber-SK bupati/walikota akan lolos. Berbeda dengan tenaga non PNS yang selama ini sudah masuk database dan tercatat sebagai Katagori II (K2) akan menjadi prioritas untuk direkrut. z Rindra 17 - 23 Oktober 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
SMP 10 DENPASAR - SMPN 10 Denpasar pantas meMBP/ist
BRI GIANYAR - Untuk lebih mewujudkan rasa terimakasih
nyandang sekolah berkualitas. Siswa, guru dan kaseknya berprestasi. Tahun ini siswa SMPN 10 Denpasar sukses
dan apresiasi yang tinggi kepada nasabah BRI yang telah menyimpan dananya di Bank BRI Cabang Gianyar, Rabu (5/10), dilakukan Panen Hadiah Simpedes (PHS) Periode I tahun 2016. Hadiah utama berupa mobil Xenia, kali ini
meraih medali perak Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) 2016 di Jakarta. Dari dua tim yang dikirim, satu tim meraih medali perak yang dipersembahkan Pande Nyoman
jatuh kepada nasabah atas nama I Nyoman Sutirta dari BRI
Dimas Pratistha (IX-c), Metta Deviani Putri Wardana (IX-c)
Unit Batubulan.
dan Kadek Diva Juliantara (VIII-e).
MBP/ist
MBP/ist
DPRD BADUNG - Setelah diagendakan pada Oktober 2016 ini, Pansus Penataan Pembangunan dan Pengoperasian Menara Telekomunikasi Terpadu bentukan DPRD Badung bergerak cepat. Pada Rabu (5/10), pansus yang dikomando Wayan Suyasa, S.H. tersebut langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat perdana.
PNB - Sebagai bagian dari kegiatan akademik pada setiap perguruan tinggi, Politeknik Negeri Bali (PNB) melaksanakan Wisuda ke-28, Selasa (4/10) dan Rabu (5/10). Wisuda dengan total wisudawan 904 orang, kali ini digelar sebanyak 2 kali yaitu untuk Selasa (4/10) sebanyak 454 wisudawan dan Rabu (5/10) sebanyak 450 wisudawan.
34 17 - 23 Oktober 2016
MBP/ist
JALAN SANTAI - Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahunnya yang ke-21, PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali menggelar jalan santai bersama masyarakat di sekitar pembangkit, Minggu (2/10) lalu. Tepat pukul 07.00 Wita, bendera start secara bersama-sama dikibarkan General Manager Unit Pembangkitan Bali IGAN Subawa Putra didampingi Camat Denpasar Selatan Anak Agung Gede Risnawan, Kapolsek KP3 Benoa Kompol I Nyoman Gatra dan Lurah Pedungan Anak Agung Gede Oka.
MBP/ist
RANPERDA - DPRD Gianyar menyetujui 4 Raperda Kabupaten Gianyar menjadi Perda Kabupaten Gianyar. Adapun 4 Raperda tersebut ialah Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kab Gianyar, Raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, Raperda tentang Analisis Dampak Lalulintas, dan Raperda tentang pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Gianyar, I Ketut Jata saat pembacaan pendapat akhir DPRD Gianyar.
MBP/ist
SIWA AGUNG - Perkembangan sistem perekonomian dan masyarakat global tentunya menuntut sumber daya manusia yang berkualitas dan didasari dengan konsep ke-Tuhanan yang kokoh. Yayasan Siwa Agung Jagadhita dari awal berdiri hingga saat ini telah menunjukkan komitmen dan eksistensinya dalam menyejahterakan masyarakat Bali secara menyeluruh.
MBP/ist
RSUD WANGAYA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Kota Denpasar terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai moto Sewaka Dharma (melayani adalah kewajiban). Jajaran RSUD Wangaya berkomitmen selalu meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. 17 - 23 Oktober 2016
35
LINGKUNGAN
Tahura Ngurah Rai
Potret Persoalan Alih Fungsi Lahan
B
adan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan dugaan pelanggaraan pemanfaatan lahan di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Bali. Lembaga auditor negara tersebut menemukan adanya penggunaan lahan Tahura Ngurah Rai yang tidak sesuai peruntukannya. ‘’Dari pemeriksaan itu, BPK menemukan adanya lahan atau kawasan yang ditempati pihak-pihak yang tidak sepenuhnya mengacu pada perundang-undangan,’’ kata anggota IV BPK Rizal Djalil, pekan lalu. Berdasarkan temuan BPK, pihak pemerintah atau instansi yang memanfaatkan lahan Tahura di antaranya: Kementerian PU, Pemerintah Provinsi Bali, BMKG, PT PLN, PT Indonesia Tower, PT Pertamina dan PT International Tourism Dev Corp dengan total sebanyak 14 fasilitas publik yang ada di lahan tersebut. Dari total 1.373,50 hektar luas lahan Tahura Ngurah Rai, sekitar 187,58 hektar digunakan instansi tersebut. Sedangkan di pihak swasta dan perorangan seluas 0,04 hektar. Untuk itu, BPK mendorong pemerintah secepatnya menyelesaikan persoalan proses pinjam pakai lahan di Tahura. Pemerintah juga diminta melakukan koordinasi pada level pusat dan daerah terkait pengembalian pemanfaatan lahan Tahura sesuai zona peruntukannya (konservasi). Menurutnya, indikasi dugaan pelanggarannya sudah jelas karena lahan tersebut sebenarnya diperuntukkan sebagai Taman Hutan Rakyat (Tahura). Atas temuan itu, Menteri LHK Siti Nurbaya menegaskan akan menindaklanjuti rekomendasi dari BPK. Sementara itu, Bupati Badung Giri Prasta mengatakan pemerintahannya siap membantu penyelesaian masalah ini. “Jangan sampai pemerintah kalah oleh pihak swasta atau kepentingan yang tidak benar,” katanya. Menurut Siti, pelanggaran Tahura Ngurah Rai merupakan permasalahan kompleks yang merupakan potret persoalan alih fungsi lahan di Indonesia. Langkah penegakan hukum merupakan pilihan terakhir dalam proses penyelesaian. “Intinya kami mau lakukan penertiban. Kalau bisa dengan pembinaan dan mediasi. Kalau tidak, baru kami lakukan penegakan hukum,” katanya. Fokus penyelesaian permasalahan penyalahgunaan lahan di Tahura adalah pada pengembalian fungsi ekologisnya. Bobot ekologis menjadi hal utama penyelesaian masalah agraria di Provinsi Bali karena terkait dengan sektor wisata di Bali juga pariwisata Indonesia. Dia berharap penyelesaian Tahura Ngurah Rai akan menjadi model penyelesaian permasalahan pemanfaatan lahan konservasi lainnya di Indonesia. Sehingga penyelesaiannya bisa dilakukan secara komprehensif. “Untuk Bali, Tahura Ngurah Rai bisa jadi model melangkah selanjutnya. Pendekatan yang cocok mana apakah mediasi, penertiban, sampai penegakan hukum,” kata Siti. Kepala Dinas Kehutanan Bali, IGN Wiranatha menyatakan menunggu koordinasi di tingkat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta BPN untuk menindaklanjuti temuan BPK. Selain masalah penyerobotan lahan, sebelumnya pernah ada rencana pengusahaan pariwisata alam pada Blok Pemanfaatan Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Provinsi Bali seluas 102,22 Ha oleh PT Tirta Rahmat Bahari (TRB). SK Gubernur Bali yang mengizinkan hal itu juga sempat digugat Walhi Bali. Walau akhirnya dimenangkan oleh gubernur di tingkat banding dan kasasi. Wiranatha mengatakan, ada beberapa tahapan yang masih harus dilalui TRB pascakemenangan gubernur menghadapi gugatan Walhi Bali. Salah satunya, melakukan pendekatan dan sosialisasi ulang pada masyarakat setempat. . z Hardianto/Rindra
36
17 - 23 Oktober 2016
17 - 23 Oktober 2016
37
PA R I W I S ATA
BENTENG PARIWISATA BALI RAPUH
B
ali yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai penunjang ekonomi tidak terlepas dari kesepakatan yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Kendati kebijakan tersebut membuka peluang bagi masyarakat melakukan ekspasi ke luar negeri, namun tidak sedikit yang berangapan masyarakat Bali akan tersisih dengan adanya kebijakan tersebut. Terlepas dari pro dan kontra itu, perlu diingat Pulau Dewata yang mengandalkan sektor pariwisata belum memiliki benteng yang kuat, bahkan cenderung rapuh. Betapa tidak, dalam menghadapi kesepakatan para kepala negara ASEAN dalam KTT ke-2 di Kuala Lumpur, 15 Desember 1997 ini Bali hanya berbekal sertifikasi kompetensi yang selama ini hanya dikantongi segelintir orang. Berdasarkan data terakhir terdapat 9.000 orang yang menjadi anggota federasi serikat pekerja pariwisata SPSI Badung dari 41 perusahaan pariwisata. Dari 9.000 pekerja tersebut, 85 persen telah memiliki sertifikat Uji Kompetensi (UK). Sementara pekerja pariwisata di Badung berjumlah 50.000 dari 5.000 perusahaan swasta. Ketua PC FSP Par SPSI Badung, Putu Satyawira Marhaendra, mengatakan pencapaian 85 persen anggotanya yang telah memiliki sertifikat UK, melalui dana APBD Badung juga dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) pariwisata baik LSP Parindo, LSP Pariwisata Bali Mediteranian. “Dan kami mendapatkan program uji kompetensi yang didanai APBD Badung atas persetujuan Bupati Badung baik AA Gede Agung maupun Giri Prasta,” tandasnya. UK tersebut tidak dipungut biaya alias gratis karena dibiayai oleh Pem-
38 17 - 23 Oktober 2016
kab Badung yang pelaksanaannya 2 kali periode yaitu bulan Juni lalu dan periode kedua di bulan Oktober nanti melalui APBD perubahan. “Mudahmudahan tidak ada perubahan,” harapnya. Awalnya UK dengan APBD tersebut hanya sekali, karena permintaan serikat pekerja pariwisata Badung saat pertemuan stakeholder pariwisata. “Bapak Giri Prasta menyadari PAD Badung yang besarnya 85 persen dari PHR, juga dialokasikan untuk mendanai UK para pekerja pariwisatanya agar mampu memenangkan persaingan SDM di era MEA,” tegasnya. Anggota dari serikat pekerja pun antusias mengikuti UK hanya saja diakui mereka terkendala jadwal kerja. Meskipun sudah terjadwal untuk UK, ketika mendadak hotel ramai maka mereka mngatur ulang jadwal UK nya karena memberikan service kapada tamu menjadi nomor satu. “Yang penting semangat mereka melaksanakan UK bisa kita terima, kita bisa lanjutkan dan kita bisa berikan ruang untuk mereka,” tegasnya. Di tahun 2004, masa berlaku sertifikat UK diperpanjang setelah 2 tahun namun tahun 2005, sertifikat UK diperpanjang setiap 3 tahun. “ kami ingin supaya seperti KTP, kita minta seumur hidup dengan ketentuan mereka ikut UK kalau naik jabatan, kan kasihan pekerja itu harus UK setiap 3 tahun, keluar biaya, karena 1 materi unit UK kalau kita di pariwisata nilainya Rp 350.000 per 1 unit kompetensi,” bebernya. Setelah dinyatakan berkompeten dengan sertifikat UK, kendala lain juga, ketika para pekerja minta gaji, pengusaha tidak mau mengakui. Padahal dalam PP 78, salah satu indikator kenaikan upah ada 4 hal yaitu masa kerja, pendidikan, kompetensi, dan jabatan.
Kepala Disosnaker Badung IB Oka Dirga, juga mengakui jumlah tenaga kerja di Kabupaten Badung cukup gemuk. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) membukukukan total tenaga kerja mencapai 324.000 orang. Meski begitu hanya sekitar 39.000 ribu lebih yang mengantongi sertifikasi profesi. Itu pun dominan pada sektor pariwisata. “Kami akui sekarang baru sekitar 39.000 pekerja yang memiliki sertifikasi profesi. Tapi kami sudah berupaya bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan para stakeholder memfasilitasi pelaksanaan uji kompetensi,” katanya. Tahun 2016 saja, jelas Mantan Kabag Umum Setda Badung itu, pemerintah menyasar 1.600 pekerja agar dapat mengikuti uji kompetensi. Dimana sebanyak 800 orang diantaranya menggunakan anggaran pada APBD perubahan dengan anggaran kira-kira mencapai Rp 979 juta lebih. “Sebetulnya program sertifikasi profesi bukan kewajiban pemerintah. Melainkan mutlak tanggung jawab pekerja dan perusahaan. Hanya karena pemerintah juga berkepentingan sehingga turut memfasilitasi, dimana anggaranya pun dari pemerintah,” jelasnya. Sebanyak 1.600 pekerja yang disasar rata-rata pada sektor pariwisata. Menurut Oka Dirga, pertimbangannya mengingat pendapatan asli daerah (PAD) terbesar di Gumi Keris mengalir dari sektor ini. Adapun profesi yang diutamakan adalah pekerja bidang hotel dan restoran, spa, dan lain-lain. “Kalau dihitung sejak tahun 2011 sampai 2016 sudah ada 3.060 pekerja memperoleh sertifikasi profesi. Ini yang murni dari pemerintah,” terang pejabat asal Desa Taman, Kecamatan Abiansemal itu.
Apakah 3.060 termasuk jumlah total tenaga kerja di Badung yang mengangotingi sertifikasi profesi? “Iya itu sudah termasuk. Bisa jadi angkanya sudah melebihi dari itu (39.000). Sebab setiap saat ada data terbaru,” terangnya Oka Dirga. Lebih lanjut dikatakan, program seritifikasi profesi pemerintah galakkan semata-mata agar para pekerja pada sektor pariwisata tidak kalah dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Tentunya melalui kegiatan ini kita berharap kualitas sektor pariwisata akan terus meningkat, dan pekerja lokal memiliki daya saing yang kompetitif,” tegasnya. Hal senada juga Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Cokorda Raka Darmawan sampaikan. Secara terpisah, pejabat berkacama ini menyatakan dalam menghadapi MEA mau tidak mau segala lini dipersipakan dengan matang. Begitu juga untuk urusan menyiapkan tenaga kerja handal dan terampil. “Dengan uji kompetensi, pekerja tentunya akan mendapat banyak keuntungan, terutama dalam menghadapi MEA. Bila tidak demikian, bisa jadi pekerja lokal kalah bersaing,” tutur pejabat asal Gianyar itu. Maka dari itu menurutnya lintas SKPD sangat inten berkomunikasi dan berkoordinasi demi memfasilitasi pelaksanaan uji kompetensi. Sehingga diharap semakin banyak lagi pekerja di Badung memiliki sertifikasi profesi. z Maya
Sektor pariwisata menjadi tumpuan perekonomian Bali. Sayangnya, tenaga kerja yang bergerak di sektor ini belum sepenuhnya mengantongi sertifikasi. Padahal, sertifikasi layaknya SIM dalam menghadapi persaingan pasar bebas MEA.
17 - 23 Oktober 2016
39
A KT I V I TA S
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus berupaya mengambil kebijakan penanggulanMBP/ist
PARTAI GERINDRA - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), salah satu partai politik yang memiliki misi menggerakkan perekonomian kerakyatan di tanah air. Wujud misi ini, partai besutan Prabowo Subianto ini telah membentuk kader penggerak Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN). Untuk menguatkan pergerakannya, jajaran Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerindra, Sabtu (1/10) lalu menggelar pendidikan politik di Wisma Nangun Kerti, Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.
gan masalah sampah mulai dari hulu hingga ke hilir. Jumat (30/9), Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Kompyang R. Swandika menerima perwakilan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI membahas rencana hibah Pengolahan Listrik Tenaga Sampah dari pemerintah Korea Selatan (Korsel).
MBP/ist
STPNB - Sungguh beruntung dan berbangga para MBP/ist
ISI DENPASAR - Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar Workshop Pengelolaan Keuangan dan Kuliah Umum yang menghadirkan Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., Selasa (4/10) di Gedung Citta Kelangen Kampus ISI Denpasar. Workshop dan kuliah umum yang dihadiri Rektor ISI Denpasar, mahasiswa dan seluruh civitas akademika ISI Denpasar.
40 17 - 23 Oktober 2016
wisudawan XXII Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali (STPNB). Pasalnya, 603 wisudawan dilepas langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. di Gedung Joop Ave STPNB, Kamis (29/9). Selain itu, Menpar menyerahkan buket bunga kepada salah satu wisudawan berprestasi.
MBP/ist
BPR LESTARI - Minggu (2/10), BPR Lestari memberikan 1.500 go green bag kepada pengurus Vihara Buddha Sakyamuni. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Alex P. Chandra, Chairman Lestari Group. Penyerahan dilakukan di vihara yang terletak di Jalan Padang Udayana, Denpasar. Program ini merupakan bagian dari misi perusahaan yaitu Make an Impact.
MBP/ist
PEMKAB JEMBRANA - Program Pemkab Jembrana membangun jalur alternatif lintas utara mendekati rampung. Jalur lintas utara ini digadang-gadang untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalan nasional DenpasarGilimanuk. Pemkab Jembrana memastikan tahun 2017 jalur ini rampung dan lintasan dari Melaya hingga Pekutatan terhubung. Hal ini terungkap ketika Bupati Jembrana I Putu Artha, Jumat (29/9).
MBP/ist
PNB - Program Pendidikan Manajemen Bisnis International, Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri MBP/ist
LISTIBIYA - Pembangunan adat dan budaya menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Badung. Salah satu kebijakan yang diambil oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam upaya pelestarian adat dan budaya yang bernapaskan agama Hindu di Kabupaten Badung, dengan menghidupkan kembali Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibiya).
Bali (PNB) menggelar Seminar Nasional Perdagangan International (Senpi) & Call For Papers, Kamis (29/9). Bertempat di Gedung Widya Guna kampus setempat, seminar ini mengambil tema ‘’Membangun Potensi Maritim dalam Perdagangan Internasional untuk Menunjang Daya Saing Bangsa’’.
17 - 23 Oktober 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
KONSISTEN - Komitmen dan konsistensi sikap dari Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III terhadap perlindungan kelompok minoritas di Indonesia yakni Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa disampaikan saat bertemu dengan generasi muda penghayat dalam acara yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ia menyatakan bahwa salah satu kunci dari eksistensi agama asli Nusantara adalah kepercayaan diri yang tinggi di antara warganya, selain memperhatikan pakem organisasi penghayat untuk bisa menjadi wadah yang diterima masyarakat.
MBP/ist
PT PKK - Selain sibuk mengurus Tim Penggerak (TP) PKK, Ny. Aries Suradnyana serius memerhatikan proses pendidikan anak usia dini (PAUD). Program yang sukses dijalankan selain mengalihkan PAUD swasta menjadi negeri, perempuan murah senyum ini juga gencar meningkatkan kinerja para pendidiknya, sehingga menghasilkan proses pendidikan dengan kualitas baik.
MBP/ist
MBP/ist
IIK BALI - Walau usianya baru setahun, Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali (IIK Bali) mampu melewati masa-masa sangat kritis. PTS yang kampus sementaranya di Jalan Tantular Barat Nomor 9, Renon, Denpasar Timur ini, Minggu (2/10) menggelar Dies Natalis I dan dihadiri banyak undangan dari instansi terkait.
PGRI KOTA DENPASAR - Sebanyak 200 peserta dari jajaran PGRI Kota Denpasar, Jumat (30/9) mengikuti Konferensi Kota (Konkot) PGRI Denpasar. Konkot PGRI Denpasar dibuka Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Ketua Panitia Konkot Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., mengungkapkan Konkot membahas pertanggungjawaban pengurus demisioner, menyusun program lima tahun ke depan dan pemilihan pengurus baru.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
42 17 - 23 Oktober 2016
BUPATI BADUNG - Pegawai negeri sipil (PNS) merupakan garda terdepan terwujudnya fungsi pemerintahan di daerah, terutama dalam mewujudkan pelayanan publik berkualitas, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah. Karena itu, segenap pegawai diminta mampu menunjukkan kinerja yang baik. Demikian ditegaskan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Daerah dari tenaga honorer kategori 2 (K2) Tahun Anggaran 2013 dan 2014.
MADE URIP - Salah satu kader senior PDI-P yang menjabat anggota Komisi IV DPR-RI Drs. I Made Urip yang juga selaku Anggota MPR-RI, secara konsisten dan berkelanjutan menggalakkan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Senin (1/10) lalu mendatangkan para pecalang bersama bendesa adat dan pengurus desa adat se-Kota Tabanan.
MBP/ist MBP/ist
POKTAN - Jerih payah Kelompok Tani (Poktan) Setia Makmur di Banjar Mayungan Anyar, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, bersama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali agar bisa memecahkan persoalan air pada musim kemarau, mendapat perhatian dari pemerintah pusat khususnya Biro Perencanaan Kementerian Pertanian RI. Selama beberapa tahun terakhir poktan ini berhasil mengatasi persoalan sulitnya air selama musim kemarau lewat teknologi pompa hidran.
INDONESIA POWER - Sebagai bentuk komitmen dan dukungan kepada lingkungan di sekitar pembangkit, PT Indonesia Power (IP) Unit Pembangkitan dan Jasa Pembangkitan (UPJP) Bali menyerahkan bantuan Community Development (comdev) tahun 2016 kepada Desa Pemaron Kecamatan Buleleng. Desa yang menjadi lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) ini Selasa (4/10) menerima bantuan comdev sebesar Rp 80 juta.
17 - 23 Oktober 2016
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
ANGKASA PURA - Dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), PT Angkasa Pura I (AP I) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai kembali memberikan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM, Selasa (4/10). Bantuan modal ini merupakan penyaluran tahap III tahun 2016. Penyaluran secara simbolis diserahkan langsung General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi.
MBP/ist
RUU KEBUDAYAAN - Panitia Kerja (Panja) penyusun Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Kebudayaan Komisi X DPR-RI mengunjungi ISI Denpasar, Jumat (30/9). Kedatangan wakil rakyat ini untuk mencari masukan dalam penyusunan RUU inisiatif DPR-RI tersebut. RUU Kebudayaan diharapkan rampung tahun ini karena sudah cukup lama dirancang dan telah menjadi suatu kebutuhan.
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Komite III DPD-RI Bidang Kesehatan menyambut baik ditunjuknya dr. I Wayan Sudana, M.Kes. sebagai Direktur Utama (Dirut) RSUP Sanglah yang baru. Hal ini sesuai rekomendasi DPD-RI yang diberikan pada rapat kerja di Senayan awal tahun terkait dengan revitalisasi RSUP Sanglah sebagai RS milik pemerintah pusat. Sebagai wujud keseriusan dan dukungan moral akan ditunjukkan Dirut RSUP Sanglah yang baru, Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III langsung menyambangi RS Sanglah.
44 17 - 23 Oktober 2016
MBP/ist
JEJAK SEJARAH - Sejarah selalu meninggalkan jejak. Jejak-jejak itu makin lama makin pudar seiring dengan perjalanan waktu. ‘’Inilah yang mau kita ‘baca’ kembali. Kita mempunyai sejarah yang agung di masa lampau dan itu harus diselamatkan,’’ ujar Ngurah Paramartha, penggiat pariwisata, budaya dan sejarah.
MBP/ist
PPS UNWAR - Program Pascasarjana (PPS) Unwar MBP/ist
SLUB SARASWATI - SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar tampil luar biasa di Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) 2016. Dengan demikian, SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar menjadi satu-satunya sekolah yang secara berturut-turut lima kali meraih medali emas di ajang bergengsi ini. Dulu event ini disebut Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) tingkat Nasional, namun mulai 2016 diubah menjadi LPSN.
memberi penguatan iklim akademis bagi mahasiswa baru. Kamis (29/9), PPS Unwar mendatangkan Staf Ahli Kementerian Koperasi dan UKM RI Dr. Ir. Muhamad 7DX¿T 0 6F \DQJ PHPEHUL NXOLDK SHUGDQD VRDO ¾œ3HUDQDQ Koperasi dan UKM Berbasis Kearifan Lokal Menghadapi *OREDOLVDVLœœ
MBP/ist MBP/ist
STIKI - Dalam rangka pengukuhan kelulusan mahasiswa yang telah menempuh masa belajar pada Program Strata Satu (S-1) di STMIK Stikom Indonesia (STIKI), diselenggarakan kegiatan Wisuda ke-8 di Agung Room Grand Inna Bali Beach, Sanur, Selasa (4/10). Jumlah wisudawan tercatat 171 orang, yang terdiri dari 153 orang dari Program Studi Teknik Informatika dan 18 orang Program Studi Sistem Komputer.
STIMI HANDAYANI - Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Handayani berusaha membangkitkan nilai-nilai pancasila, khususnya untuk anak muda dan mahasiswa. Jumat (30/9) kemarin STIMI Handayani menggelar seminar dengan menghadirkan pembicara Mayjen (Pur) TNI Wisnu Bawa Tenaya, S.IP., Ketua Umum KNPI Bali I Nyoman Gede Antaguna, Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., dan juga dihadiri oleh Ketua STIMI Handayani Dr. Ida Bagus Gede Udiyana, S.E., M.Si.
17 - 23 Oktober 2016
45
A KT I V I TA S BNNK BADUNG - Peredaran narkoba tidak mengenal orang dan tempat, atlet pun tidak menutup kemungkinan bisa kena. Oleh karena itu, BNNK Badung bekerja sama dengan BNNP Bali melaksanakan kampanye Stop Narkoba melalui media tatap muka dengan 300 atlet Gojukai di GOR Mengwi, Badung, Sabtu (1/10) lalu. Kebetulan saat itu digelar Kejurda dan kenaikan tingkat Gojukai Cabang Badung.
AMBARA SWARI - Perayaan HUT ke-5 Paguyuban Dirgahayu Ambara Swari berlangsung di halaman parkir Pura Ulun Danu Bulian, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (2/10). Ratusan peserta memadati kegiatan HUT sejak pukul 09.00 Wita. Kegiatan tersebut dihadiri staf ahli Bidang Pembangunan Setda Buleleng Drs. Putu Tastra Wijaya, M.M., mewakili Bupati Buleleng, Forum Koordinasi Kecamatan Sukasada, Perbekel Pancasari, Klian Desa Pakraman Pancasari beserta ratusan anggota Paguyuban Dirgahayu Ambara Swari se-Provinsi Bali.
MBP/ist
WABUP BADUNG - Wakil Bupati (Wabup) Badung I
MBP/ist
Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyo-
DPRD BADUNG - Anggaran yang besar yang dikucur-
man Suka dan Kadispenda I Wayan Adi Arnawa membuka
kan untuk menata Desa Taman, Kecamatan Abiansemal
Lomba Subak dan Subak Abian se-Kabupaten Badung ta-
dikawal ketat oleh jajaran Komisi II DPRD Badung.
hun 2016 di Bale Subak Abian Sedana Winangun Banjar
Bahkan untuk memastikan semua berjalan sesuai ren-
Sidan Desa Belok Sidan yang merupakan duta Kecamatan
cana, Selasa (4/10) komisi yang membidangi pembangu-
Petang, Senin (3/10).
nan ini langsung meninjau lokasi.
46 17 - 23 Oktober 2016
PROPERTI
MPB/may
Pembiayaan Properti Mekanisme Inden
Lindungi Konsumen KPR
K
redit atau pembiayaan properti dengan mekanisme inden dapat melindungi konsumen. Kredit/pembiayaan properti secara inden diperkenankan sampai dengan fasilitas kredit kedua dengan mekanisme pencairan bertahap. Hal itu disampaikan Ita Rulina, Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial, Divisi Asesment Korporasi dan Rumah Tangga, Bank Indonesia (BI), dalam kegiatan temu wartawan daerah di Jakarta, belum lama ini. Menurutnya isu-isu di sektor ekonomi tidak bisa sendirian. Dalam menyusun kajian kelonggaran LTV, pihaknya mengaku belajar dari semua pihak tentang kondisi di pasar properti. Namun yang menjadi salah satu guiding principal dalam mengeluarkan kebijakan kelonggaran LTV adalah pihaknya melakukan kelonggaran LTV yang terukur, dengan prinsip kehati-hatian dan yang kedua perlindungan konsumen yang lebih diutamakan. “Isu perlindungan konsumen yang muncul, pertama rumahnya enggak jadi. Kedua, rumahnya jadi tapi suratnya bodong,” bebernya. Setelah dilihat, ternyata yang paling krusial adalah rumah tidak jadi dan kadang-kadang baru jadi setelah lima tahun. Itu bisa terjadi,
disebabkan kemungkinan besar developernya mengalami kesulitan likuiditas. Namun, developernya sudah menerima uang dulu. Nah.. uang yang diterimanya itu bukan dipergunakan membangun rumahnya, tetapi digunakan menutupi likuiditas. “Praktik seperti itu yang kita tidak inginkan,” tandasnya. Karena itu pihaknya menyadari semua bisnis mempunyai kompleksitas dan kesulitan masing-masing. Maka dari itu BI mengatur pada saat bank mencairkan pinjaman pembiayaan ke developer. Dengan ketentuan, jika developer ingin meminjam uang dari bank maksimal pencairan 40 persen dari plafon, maka developernya harus menyelesaikan fondasi. Jika ingin dicairkan hingga maksimal 80 persen, maka tutup atap harus sudah selesai. “Kalau dulu enggak begitu. Dengan aturan itu, artinya bank memastikan bahwa masyarakat yang telah membeli inden dari developer itu dipastikan uangnya itu membangun sesuai progres yang dijanjikan,” jelasnya. Dalam transaksi jual beli properti ada tiga pihak yang terlibat yaitu bank, masyarakat, dan developer. “Kita (masyarakat) akan beruntung kalau dapat bank yang prudent. Artinya dia tidak mau berbanking dengan developer yang abal-
abal. Memang semua bisnis tidak bisa begitu, semua bank ada perkembangannya,” jelasnya. Setiap bank memiliki manajemen risiko yang baik, sehingga bank tahu mana developer yang baik dan kurang baik. Mengatasi hal itu, dibuatlah rating developernya. Jika ratingnya bagus, maka setiap masyarakat yang membeli rumah di developer tersebut, maka terkadang diberikan suku bunga yang murah. Bukan tidak mungkin developernya diberikan pencairan pinjaman hingga 40 persen. “Tapi kalau masyarakat membeli rumah pada developer yang ratingnya kurang bagus. Bank sering minta ditambahin sedikit perjanjian. Surat itu sasaranya untuk masyarakat yang sebenarnya. Bank melindungi kita juga dan juga meminta kita lebih ketat perjanjiannya dengan developer,” terangnya. Maka dari itu, ketika developer ingin berbanking dengan suatu bank, maka harus ada surat perjanjian kerja sama (PKS). Artinya, jika masyarakat ingin berbelanja di developer dan memakai kredit suatu bank, maka bank tersebut harus tahu tentang track record developer tersebut, sehingga bisa membuat perjanjian yang melindungi masyarakat. z Maya 17 - 23 Oktober 2016
47
TRADISI
Ribuan warga naik ke Pura Bukit Gumang dengan berjalan kaki sekitar lima kilometer dengan membawa berbagai persembahan.
48 17 - 23 Oktober 2016
’’USABA GUMANG’’
DIPADATI UMAT, PERSEMBAHKAN BABI GULING
T
ahun ini krama Desa Adat Bugbug, Karangasem, kembali menggelar Usaba Gumang. Pelaksanaan ritual Usaba Gumang ini tergolong unik dibandingkan pelaksanaan usaba di desa-desa tua lainnya di Karangasem. Pelaksanaan Usaba Gumang untuk tahun genap, selalu melibatkan tiga desa adat lainnya, yakni Desa Adat Jasri, Ngis dan Bebandem. Usaba Gumang ini jatuhnya pada setiap sasih kapat. Manakala tahun ganjil, hanya Desa Bugbug saja yang terlibat langsung. Seperti Usaba Gumang yang digelar mulai 13 Oktober sampai 15 Oktober 2016. Klian Desa Adat Bugbug, Jero Wayan Mas Suyasa, belum lama ini mnyampaikan, menyongsong Usaba Gumang, panitia usaba ngendek Ida Batara di Desa Bebandem, Jasri dan Ngis mulai Selasa (4/10). Kemudian, dilanjutkan 7 Oktober matenung (munggah sekar) di Pura Bale Agung Desa Adat Bugbug. Pada 11 Oktober tahap mangun panggungan. Sore harinya Ida Batara tedun ke Pura Penyarikan. Sehari sebelum puncak ritual, 12 Oktober, Truna Desa mabahin dan mangun panggungan di Pura Gumang. Pada 13 Oktober, barulah Ida Batara dari Desa Jasri, Desa Ngis dan Desa Bebandem, mamargi ke Pura Gumang yang berlokasi di atas puncak bukit. Pralingga Ida Batara Desa Adat Bebandem memargi lebih dulu, disusul Desa Ngis dan Desa Jasri. Sedangkan, dari Desa Adat Bugbug, patedunan ke Pura Bale Agung sejak pagi. Sore hari baru mendak Ida Batara di Gumang, Kaler Kangin, Sanghyang Ambu, Kelod Kangin, dilanjutkan mabiasa di Pura Gumang. Malam harinya dilanjutkan ngelarang saikan. Setelah itu, baru krama maturan atau mapinton, ngaturang saud sosot dan pananjung batu. Sehari berikutnya, 14 Oktober, pralingga Ida Batara dari Bebandem, Ngis, Jasri dan Bugbug tedun dari Pura Gu-
mang menuju Desa Bugbug. Warga Desa Adat Bugbug lainnya mendak Ida Batara di Pemapagan Kayeh Kelod, Ida Batara di Segara, dilanjutkan dengan proses mabiasa, tatebahan, ngunggahan aturan desa, nyaik, maturan pamaos dan abwang. Selama pelaksanaan Usaba Gumang, kata Mas Suyasa, warga dilarang menjual makanan berbahan baku daging sapi. Selain itu, para pamedek diminta berbusana sopan. Babi Guling Setiap Usaba, Pura Gumang di Desa Adat Bugbug, Karangasem, dipadati umat Hindu. Mayoritas umat naik ke puncak bukit tempat berdiri Pura Gumang dengan membawa persembahan babi guling. Rupanya, tiap kelahiran warga, khususnya di Desa Adat Bugbug, memang harus menyertakan persembahan babi guling. Persembahan babi guling ini tidak harus dilakukan saat sang anak baru lahir, tetapi bisa juga dipenuhi setelah sang anak dewasa. Mencapai lokasi Pura Gumang memang tidak mudah. Harus berjalan kaki sejauh sekitar tiga kilometer dengan medan jalan menanjak. Apalagi tidak hanya membawa diri, tetapi juga harus membawa persembahan banten maupun babi guling. Menurut Klian Desa Adat Bugbug Jero Wayan Mas Suyasa, persembahan babi guling ini mengandung makna persembahan yang tulus ikhlas dari warga setempat kepada Ida Batara. ‘’Persembahan babi guling sebagai wujud bakti. Selain maturan setiap kelahiran, banyak juga ngaturang babi guling karena saud sosot, setelah keberhasilan secara ekonomi maupun kesembuhan dari penyakit,’’ katanya. Melihat banyaknya persembahan guling, total jumlahnya bisa mencapai ribuan. Sebab, persembahan babi guling tak hanya dari warga Desa Adat Bugbug,
tetapi juga dari warga desa-desa lain di Bali. Demikian juga krama perantauan asal Bugbug yang mayoritas tinggal di Buleleng. Warga Bugbug yang sudah menikah ke luar desa juga sering ikut ngaturang guling. Karena batin mereka masih ingat dengan Ida Sesuhunan di tempat kelahirannya. ‘’Persembahan guling setiap kelahiran, tak harus dilakukan saat bayi baru lahir. Agar persembahan tak menjadi beban, persembahan ini bisa dilakukan kapan pun saat warga itu siap. Bahkan, hingga sang anak sudah dewasa,’’ kata Mas Suyasa, belum lama ini. Tradisi ini berlangsung turun-temurun. Tiap kali pelaksanaan Usaba Gumang, diyakini oleh semua krama Bugbug sebagai kesempatan memperoleh berkah keselamatan dan kerahayuan terhadap pratisentana. Krama Bugbug yakin terhadap keselamatan anaknya yang sudah mapinton. Jika anak laki, maka aturan gulingnya juga dari babi jantan. Sedangkan jika anaknya perempuan persembahan gulingnya dari babi betina. Mapinton tidak hanya melibatkan krama di Desa Bugbug, tetapi diyakini krama Bugbug yang sudah kawin keluar tidak berani tidak melakukan mapinton terhadap semua anaknya yang ditaati hingga kini. Dalam prosesi upacara Usaba Gumang sejak sekitar pukul 13.00 Wita, ribuan krama yang akan mapinton ke Pura Gumang sudah mulai memenuhi jalanan menuju pura di Puncak Bukit Gumang sambil membawa guling, tumpeng dan banten lainnya. Usaba Gumang bagi warga Bugbug dan desa lainnya selalu disambut antusias oleh warga di desa terpadat di Karangasem, dengan jumlah kepala keluarga sekitar 3.000 kepala keluarga. Ini tidak terlepas dari kesadaran ngayah dan beryadnya dari masyarakat setempat yang cukup tinggi, karena sudah ditanamkan sejak dini oleh para tetua mereka. z Bagiarta 17 - 23 Oktober 2016
49
HIBURAN
VELOVE VEXIA
CEGAH RAMBUT KERING USAI “DIVING”
A
ktris Velove Vexia memiliki strategi tersendiri agar rambutnya tak kering dan rusak seusai menjalani diving. “Saat diving air garam bisa bikin rambut kering, keras dan rusak. Ngakalinnya, sebelumnya (diving), aku pakai conditioner, maskerin rambut lalu bersihkan. Setelah diving dimaskerin (rambut),” ujar dia dalam sebuah acara soal perawatan rambut di Jakarta, belum lama ini. Ketika ditanya, lokasi diving yang menjadi favoritnya, Velove mantap menjawab Raja Ampat, Papua. Menurut dia, semakin jauh lokasi diving semakin bagus. “Paling sering ke Raja Ampat. Di sana the best spot of diving. Sebenarnya kalau ada waktu saya berangkat ke sana,” kata perempuan yang sudah mendapatkan lisensi untuk diving itu. “Lebih seru itu kan yang jauh-jauh. Ke Raja Ampat sudah tiga kali,” imbuh dia yang kini menjadi brand ambassador sebuah produk rambut di Indonesia itu. z kmb