Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 153 | balipost.com

Page 1

153 |19 - 25 September 2016

Wisata Bahari

Terganjal Regulasi, Terancam Reklamasi

RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI lMembuka Kotak Hitam Pariwisata ASEAN 6 BALI SEPEKAN lBBPOM Sidak Jajanan di Pasar Badung 7 LAPORAN UTAMA l Wisata Bahari Terganjal Regulasi, Terancam Reklamasi 8

l Nusa Penida Terganjal Akses Jalan 10 l Dermaga Tanah Ampo Tak Bisa Diperpanjang 11 POLITIK lMengkaji Metode Pengadaan Lahan 16 lPemerintah Mesti Jujur Ungkap Data 17 KIPRAH REMAJA l Putri Pramesti

”Wonderfull” Nusa Penida 18

LENSA l Penjor 26

OLAHRAGA l Berburu Lisensi PS Badung 27 PENDIDIKAN l Mentahkan Data Buta Aksara BPS 32 PERTANIAN l Harus Bersatu Padu

Majukan Pertanian Bali 36

PARIWISATA l Perilaku Buruk Wisatawan di Pulau Surga 38

MANCANEGARA l Pencurian Organ Ancam Imigran 20 DAERAH l Pesisir Jembrana Terancam Abrasi 22

PROPERTI l Mewujudkan Kamar Tidur yang Nyaman 47 TRADISI l Usaba Dangsil ” Dangsil Dalem”

Tertinggi dan Terberat 48

HIBURAN l Vino Bastian Bangun ”Chemistry”

dengan Keluarga Warkop 50

19 - 25 September 2016

3


DARI PEMBACA

Ancaman Pangan Hasil Rekayasa Genetika Belakangan informasi sungguh mengerikan dan menyebar di dunia maya. Amerika Serikat akhirnya secara resmi mengumumkan pangan rekayasa genetika (GMF: Genetically Modified Foods) adalah sejenis makanan yang sangat beracun. Sebagian besar penyakit tumor ada kaitannya degan GMF. Untuk itu perlu disebarluaskan agar masyarakat berhati-hati dalam memilih bahan makanan dan tidak peduli makanan apa saja asalkan pengolahaannya secara genetika disarankan agar dihindari apalagi dimakan. Sebagus apapun alasan para ahli dalam mempromosikan makanan genetika dan mengklaim bahwa makanan tersebut tidak membahayakan tapi kita harus tahu bahwa Orang Amerika tidak makan. Uni Eropa melarang dan juga dilarang keras oleh Sistem Pangan Khusus Tiongkok. Larangan juga dikeluarkan oleh Expo Dunia, Asian Games juga melarang keras. Orang Afrika bahkan rela mati kelaparan daripada mengkonsumsi GMF. Produk pangan ini juga dilarang keras Universiade dan Rusia. Ini membuktikan bahwa GMF dapat membuat hewan punah dalam 3 generasi. Hindarilah konsumsi makanan-makanan beracun seperti tomat sapi genetika berwarna merah mengandung racun kalajengking, jagung manis rekayasa genetika ubi jalar warna ungu adalah hasil modifikasi genetika. Jagung manis yang selama ini kita konsumsi adalah makanan yang dimodifikasi secara genetika oleh Amerika sebagai makanan binatang. Namun selama bertahun-tahun karena kekurangtahuan sebagian dari kita masih saja mengkonsumsinya. Disebutkan juga bahwa ada sari jeruk mengandung pestisida “carbendazim� dilarang oleh Amerika Serikat karena dapat melumpuhkan otak dan menyebabkan kanker hati. Demi menjaga dan melindungi masyarakat terutama generasi muda kita dari ancaman penyakit yang mengerikan di kemudian hari, kiranya diperlukan tindakan koordinatif pihak instansi terkait degan segera khususnya dari Dinas Kesehatan, BPOM dan Pertanian. IB Rai Djendra Gianyar, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

19 - 25 September 2016

4


Merancang Zona Pertanian Abadi PENDEKATAN ekonomis dalam pengelolaan Bali menimbulkan dampak lingkungan yang parah. Kehancuran bentangan tanah Bali membuat abrasi mengganas di mana-mana. Rapuhnya komitmen membangun pertanian beritegritas juga membuat Bali menjauh dari upaya-upaya pelestarian budaya. Bali bahkan tumbuh liar dengan menguatnya dominasi asing di tanah Bali. Kondisi ini diperparah makin rapuhnya mentalitas untuk membentengi Bali dengan membangun kembali kejayaan sektor pertanian. Bahkan, Bali terancam gagal memenuhi kebutuhan bahan pangan penduduk Bali. Kondisi ini tak hanya dampak tingginya alih fungsi lahan dan kekeringan. Hal ini juga dipicu tidak jelasnya zona pertanian abadi. Kini di tengah menguatnya kepedulian terhadap pertanian, Bali mestinya segera memetakan dan merancang zona pertanian abadi. Proteksi terhadap sawah dan penguatan infrastruktur pedesaan diharapkan menjadi prioritas pembangunan. Pandangan itu terungkap ketika Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait korelasi pembentukan zona pertanian abadi dengan pembatasan alih fungsi lahan. Pada jajak yang dilakukan di seluruh Bali, tercatat 77,21 persen responden meyakini pembentukan zona pertanian abadi bisa membatasi alih fungsi lahan dan mampu mengawal target-target menjadikan Bali

mendiri dalam hal ketahanan pangan. Responden berpandangan ketika perda jalur hijau tak lagi afektif melindungi lahan pertanian, perda sawah abadi diharapkan bisa menjadi solusi. Untuk itu, kabupaten/ kota diharapkan segera menetapkan zona sawah abadi. Jika hal ini lambat diwujudkan, responden berkeyakinan pertanian Bali akan makin termarginalkan dan pertanian Bali akan gagal menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat desa. Sementara 21,26 persen responden mengaku tidak yakin penetapan zona pertanian abadi bisa membatasi alih fungsi lahan. Potensi ini terbuka lebar mengingat pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran perda sangat lemah. Masih kuatnya budaya kolusi dan mahalnya harga lahan tetap akan membuat pemilik lahan tergiur. Selain itu, alih fungsi juga akan tetap terbuka ketika pemilik lahan tergencet pajak. Responden berpandangan, rendahnya keberpihakan pemerintah terhadap pertanian akan membuat profesi sebagai petani tak dilirik. Kondisi ini pada gilirannya akan membuat petani berpikir pragmatis menjual lahannya. Selain itu, kegagalan pemerintah melakukan moratorium dalam pembangunan investasi pariwisata tetap memosisikan sektor pertanian sebagai pihak yang dikorbankan. Sementara itu, 1,53 persen responden tak memberikan jawaban terkait hal ini.

Responden berharap Bali segera menjabarkan amanat UU dengan menentapkan zona pertanian abadi. Untuk mengatasi potensi kegagalan menyediakan kebutuhan bahan pangan bagi penduduk Bali, kaum urban dan wisatawan, pemerintah harus melakukan terobosan dalam mengelola pertanian. l Dira Arsana

19 - 25 September 2016

5

5


opini

Membuka Kotak Hitam Pariwisata ASEAN

P

ariwisata ASEAN memasuki babak baru sejak dikeluarkannya kebijakan ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016-2025. Dokumen kebijakan ATSP 2016-2025 tersebut menarik untuk dianalisis karena memuat konstruksikonstruksi terkini dalam perencanaan dan pengembangan pariwisata di kawasan Asia Tenggara. Dokumen ini juga memuat tantangan yang dihadapi negara-negara ASEAN dalam upaya pengejaran sumber devisa negara (wealth). Dengan kekuatan motif yang dominan ke arah ekonomi, ATSP 2016-2025 menjadi karya intelektual yang menggemakan koordinasi pasar pariwisata internasional dan konsep pembangunan berkelanjutan. Hal ini terlihat dalam dokumen yang menitikberatkan pada dua fokus utama pembangunan pariwisata ASEAN yaitu indeks persaingan pariwisata dan model pariwisata berkelanjutan yang inklusif. Pertama, indeks persaingan pariwisata. Dengan nada dasar bahwa peningkatan indeks persaingan pariwisata merupakan tuntutan dari implementasi ASEAN Economic Community maka negara anggota dituntut untuk meningkatkan indeks pariwisatanya. Terdapat tujuh indikator yang dijadikan metode pengukuran: intensitas pemasaran pariwisata, diversifikasi produk, arus investasi, kapasitas sumber daya manusia, standarisasi fasilitas jasa wisata, konektivitas dan infrastuktur serta penyediaan operator perjalanan bagi wisatwan intra-extra ASEAN. Kedua, model pariwisata berkelanjutan yang inklusif. Signifikansi model ini diukur dari tiga indikator yaitu kolaborasi stakeholder, keamanan dan tata kelola warisan budaya serta respon terhadap perlindungan lingkungan dan perubahan iklim. Kolaborasi stakeholder merupakan “kompromi” antara masyarakat lokal sebagai civil society dengan sektor publik, dan sektor privat. Masyarakat lokal harus menunjukan partisipasi politisnya untuk menjadi pemain bukan hanya penonton dari kepemilikan sumber daya pariwisata: keindahan alam dan budaya. Permsalahan kemanan adalah memberikan jaminan keamanan dan keramah-tamahan di semua destinasi wisata di ASEAN terutama dalam tata kelola situs warisan budaya dunia. Sedangkan, aspek lingkungan berkaitan dengan mekanisme adaptasi untuk menyediakan mitigasi, sertifikasi, dan daya dukung

6

Oleh Adhitia Pahlawan Putra

lingkungan. Berdasarkan dua konsturksi di atas, maka ATSP 2016-2025 mengalunkan resonansi bagaikan pukulan gamelan progresif yang berada di antara tuntutan pemenuhan kuantitas dan kualitas. Artinya, materi muatan konstruksi pertama sebagai alunan pemenuhan kuantitas transaksi jasa wisata, sedangkan kualitas destinasi wisata adalah konstuksi yang kedua. Rekaman statistik pangakalan data ASEAN tahun 2015 menunjukan bahwa Malaysia dengan 27 juta wisatawan merupakan negara yang paling banyak mendapatkan kunjungan disusul Thailand (24 juta), Singapura (15 juta), Indonesia (9 juta), Vietnam (7 juta), Filipina (4,8 juta), Kamboja (4,5 juta), Laos (4,1 juta), Brunei Darrusalam (3,8 juta), dan Myanmar (3 juta). Posisi peringkat tiga teratas tidak berubah selama kurun waktu lima tahun terkahir bahkan untuk saling overlapping. Dengan total jumlah 105 juta kunjungan, ASEAN kemudian mengeluarkan komitmen jangka panjang: “By 2025, ASEAN will be a quality tourism destination offering a unique, diverse ASEAN experience, and will be committed to responsible, sustainable, inclusive and balanced tourism development, so as to contribute significantly to the socioeconomic well-being of ASEAN people.” Inilah visi ASEAN yang menjadi kewajiban negara (state of duty) untuk terus menerus (persistence) memberikan kualitas pelayanan di seluruh destinasi wisata. Implikasinya, negara anggota kemudian mempunyai misi untuk menawarkan keunikan atraksi, pengalaman yang berbeda, dan tanggung jawab sosial agar memenuhi inklusivitas keberlanjutan pariwisata. Namun, persoalan utama dalam rencana strategis ASEAN yang “dibuat” oleh Kementerian Pariwisata Filipina bekerj sama dengan konsultan lembaga bantuan luar negeri AS (USAID) terletak pada aspek analisis konteks bilamana dibenturkan dengan kepentingan nasional pariwisata Indonesia di masa depan. Analisis konteks tertuju pada materi muatan berkenan dengan proses pembuatan dokumen rencana strategis. Jaringan pariwisata sungai Mekong (Thailand, Vietnam, Laos

dan Kamboja) plus Filipina dan Malaysia nyatanya disebutkan secara eksplisit dalam ATSP 2016-2025. Sementara Indonesia bahkan Bali yang menjadi kekuatan matra pariwisata di Asia Pasifik tidak tampak pada kebijakan ATSP yang dipublikasikan akhir tahun 2015 tersebut. Perimbangan persaingan kekuatan pariwisata (balance of tourism) nyatanya telah digaungkan dalam kerangka kerja sama multilateral regionalisme Asia Tenggara. Perimbangan persaingan ini merupakan bentuk kompetisi sesama negara anggota dalam upaya pengejaran sumber devisa negara (makro) dan pendapatan asli daerah (mikro). Faktanya, sejak Pemerintahan revolusi mental naik ke tampuk kekuasaan tahun 2014, pariwisata adalah sektor unggulan yang mendapatkan perhatian khusus selain kemaritiman, energi, dan kedaulatan pangan. Sebagai bukti, Presiden Jokowi menikmati gelombang perjalanan tour de Indonesia: merayakan tahun baru di Raja Ampat, tour de Java yang dihiasi kunjungan ke Hambalang, menghadiri Pesta Kesenian Bali (PKB), membentuk Mandalika menjadi replika Nusa Dua di NTB, Festival Danau Toba di Sumatera Utara, dan destinasi wisata lainnya di wilayah nusantara. Inilah safari kebangsaan untuk merajut kebhinekaan yang dilakukan oleh Presiden kita. Pertanyaannya kemudian adalah belum mengigitkah diplomasi pariwisata Indonesia di ASEAN atau terjadi aliansi atas nama konektivitas untuk melawan transformasi dan gebrakan Indonesia di sektor pariwisata? Wadah supra nasional lainnya UNWTO (United Nations on World Tourism Organization) mencatat bahwa pergerakan transaksi jasa wisata telah mencapai lebih dari satu juta per tahun. Dengan jumlah pergerakan wisatawan tersebut, ternyata Indonesia dipandang masih menghadapi tantangan terkait dengan keselamatan dan kemanan wisatawan, termasuk permasalahan lingkungan (Travel & Tourism Competitive Index, 2015). Penulis mahasiswa Pascasarjana Kajian Pariwisata Univeristas Udayana. Alumnus Ilmu Hubungan Internasional Universitas Brawijaya. Awardee BPI LPDP – Kementrian Keuangan

19 - 25 September 2016

6


BALI SEPEKAN

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Terbakar

pada 1 sampel jajan abug, 1 sampel jajan bendu kering, 1 sampel gipang merah, 2 sampel jajan uli (juadah), 2 sampel begina (rengginang). Kepala BBPOM di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt. mengatakan, pihaknya mengambil semua jenis makanan yang diperkirakan akan digunakan untuk hari raya, karena disinyalir masih ada jajan tradisional yang mengandung bahan berbahaya. ‘’Pengawasan kita berdasarkan skala prioritas, jadi tidak semuanya diambil,’’ tandasnya.

RUMAH di Jalan Nangka Selatan Gang Nuri 7B, Denpasar Timur, dilalap si jago merah, belum lama ini. Rumah tersebut ditempati enam kepala keluarga, salah satunya Wayan Dadi (72). Akibat kejadian itu, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Informasi yang diperoleh di Polresta Denpasar, api pertama kali muncul dari atas plafon gudang yang bersebelahan dengan dapur. Dugaan sementara penyebab kebakaran itu karena korsleting listrik. Dari keterangan Anita Puji (28), waktu itu ia berada di dalam rumah. Tiba-tiba ia melihat kobaran api di atas plafon kamar pojok belakang. “Saksi (Anita -red) langsung menyelamatkan tiga anaknya yang masih kecil ke luar rumah. Dia juga minta bantuan warga sekitar,” tegas petugas Polresta. Api dengan cepat membesar dan melalap kamar yang ada di rumah tersebut. Alhasil sebagian besar barang-barang berharga ludes dilalap api. Hal sama juga dilakukan penghuni rumah lainnya. Mereka membangunkan keluarganya yang masih di kamar. Warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun api sulit dikendalikan dan kobarannya semakin besar. Empat mobil pemadam kebakaran Denpasar dikerahkan ke lokasi kejadian. Dengan sigap, petugas BPBD berjibaku selama satu jam menjinakkan api, walau petugas kesulitan karena akses jalan menuju TKP sempit. “Pukul 08.50 wita, api berhasil dipadamkan,” ucap petugas yang enggan disebut identitasnya ini.

l Maya

l Kerta Negara

MBP/edi

BBPOM Sidak Jajanan di Pasar Badung BALAI Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar melakukan intensifikasi pengawasan pangan jajan tradisional di Pasar Badung di eks Tiara Grosir, Jl. Cokroaminoto, Denpasar, Rabu (31/8). Dalam sidak tersebut, diperoleh 50 sampel di antaranya jajan tradisional, ayam, daging babi, kerupuk, ikan, ikan teri, dll. Hasil uji cepat/pendahuluan, 7 sampel positif mengandung rhodamin B, 5 sampel positif mengandung formalin. Formalin ditemukan pada kolang-kaling, tahu, ikan sudang, teri medan, ikan peda. Sedangkan rhodamin B terdapat

Eks Kantor Kehutanan Tak Terurus KONDISI eks Kantor Kehutanan di Yehembang kini terlihat ditumbuhi semak belukar. Lantaran tak terurus sejak tidak digunakan, kondisi kantor tersebut seperti hutan. Bahkan, atapnya sudah rusak. Di sekitar bangunan banyak ditumbuhi gulma dan pepohonan lainnya. Sejumlah warga yang ditemui, menyebutkan sebelumnya bangunan itu dimanfaatkan sebagai Kantor Kehu-

tanan. Namun, sudah beberapa tahun belakangan ini tidak pernah digunakan, sehingga kondisinya seperti yang terlihat saat ini. Warga tidak mengetahui pasti sejak kapan kantor itu tidak dipergunakan. Bahkan, mereka tidak mengetahui apakah kantor pindah tempat atau bagaimana. Yang pasti, di bangunan itu sama sekali tidak pernah ada aktivitas. Perbekel Yehembang I Made Semadi dikonfirmasi membenarkan bangunan di

wilayah desanya itu memang dulunya merupakan kantor kehutanan. Namun, sudah lama tidak lagi digunakan sehingga terlihat terbengkalai. Pihaknya juga tidak mengetahui persis apakah kantor ini sudah dipindah ke tempat lain. Kendati di desanya tidak ada pemberitahuan, kemungkinan memang dijadikan satu dengan di Mendoyo. l Surya Darma 19 - 25 September 2016

7

7


LAPORAN UTAMA

Wisata Bahari

Terganjal Regulasi, Terancam Reklamasi

B

eberapa hari lagi, tepatnya tanggal 23 September ini diperingati sebagai Hari Bahari. Sementara Bali sendiri, sebagai daerah pariwisata terkenal seantero jagat, kini banyak mengembangkan wisata bahari. Bahkan di beberapa lokasi, wisata bahari ini berkembang demikian pesat sejak lama. Salah satunya, di kawasan Tanjung Benoa, Kuta Selatan. Sementara wilayah Denpasar, kini wisata bahari menggeliat di wilayah Sanur. Khusus di wilayah Bali Selatan utamanya Tanjung Benoa dan sekitarnya, wisata bahari yang ada sekarang ini sudah tergolong krodit. Hal ini juga tidak lepas dari membludaknya minat wisatawan yang ingin menikmati water sport di tempat ini. Akibatnya, tidak saja kerap terjadi kecelakaan menimpa wisatawan yang menikmati wisata bahari di tempat ini, perairan di Tanjung Benoa ini juga ditengarai telah tercemar bahan bakar peralatan water sport. Tak hanya itu, kini wisata bahari di kawasan ini juga terancam rencana reklamasi Teluk Benoa. Karena itu pula, masyarakat di daerah ini menolak keras rencana reklamasi Teluk Benoa. Salah satu dasar penolakan reklamasi Teluk Benoa tersebut, berdasarkan kajian pakar Hidrologi dari Universitas Udayana, I Nyoman Sunarta, reklamasi Teluk Benoa tentu akan menimbulkan bencana ekologis. Alasannya, jika reklamasi tetap dilaksanakan maka akan terjadi perubahan arus air laut di sekitar perairan tersebut. Dampak paling nyata yang dapat dirasakan adalah semakin memperparah terjadinya abrasi di sejumlah pantai di sekitar Teluk Benoa. Indonesia Maritime Institute (IMI) menegaskan, reklamasi di Teluk Benoa berpotensi merusak ekosistem terumbu karang yang selain sebagai penopang kehidupan jutaan biota laut, juga menjadi andalan wisata bahari di Pulau Bali. Jika reklamasi dilakukan maka tentu sedimentasi yang ditimbulkan akan mematikan terumbu karang dan biota lainnya. Sementara Teluk Benoa dikelilingi oleh daratan Tanjung Benoa dan Pulau Serangan.

8

Jika kondisi itu menimpa wisata bahari di Bali Selatan, lain lagi yang dirasakan wisata bahari di Bali Utara (Buleleng). Pariwisata bahari di Kabupaten Buleleng sendiri mulai dikenal sejak beberapa tahun lalu. Satu objek wisata bahari yang dikenal saat itu adalah atraksi dolphin yang banyak ditemukan di pesisir Bali Utara. Sejalan dengan objek itu, pekerja wisata dan nelayan di daerah ini mulai serius mengelola potensi ini dan sekaligus melakukan pengembangan objek lain yakni dive dan snorkeling. Objek ini juga didukung dengan keindahan alam bawah laut di sejumlah desa yang berbatasan dengan pesisir pantai. Di balik potensi itu, penggelut wisata di daerah ini belum mampu pengelola potensi itu dengan optimal. Ini terjadi karena terganjal regulasi yang mendasari hak pengelolaan dan dukungan sarana infrasetruktur yang belum memadai. Data yang berhasil dikumpulkan di lapangan menyebutkan, untuk atraksi dolphin banyak ditemukan di Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Pemaron, Baktiseraga (Kecamtan Buleleng), dan Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Wisata dolphin ini dikelola dengan cara menjual jasa antar wisatawan asing

maupun domestik dengan moda angkutan perahu tradisional. Nelayan yang menjadi pemandunya cukup mengantarkan rombongan wisatawan ke tengah laut lepas untuk melihat atraksi beberapa jenis dolphin di habitat aslinya. Sementara untuk objek dive dan snorkeling pengembanganya lebih banyak ke pesisir di Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Gerokgak. Spot diving dan snorkeling yang sudah dikenal berlokasi di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Selain itu, baru-baru ini juga mulai dikembangkan spot diving baru hasil pengembangan oleh salah satu pelaku wisata dengan mengembangkan taman karang menggunakan teknik biorock. Lokasi objek ini terletak di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Taman karang buatan ini pun sempat mendapat penghargaan berkelas dunia. Salah satu penggelut wisata bahari, Nyoman Sandi belum lama ini menuturkan, potensi wisata bahari di daerahnya memiliki potensi besar. Potensi ini pun memiliki daya jual tinggi terutama untuk pangsa pasar wisatawan asing dan

19 - 25 September 2016

8


MBP/mudiarta

Wisata bahari di kawasan Pulau Menjangan cukup diminati wisatawan mancanegara. Sayang, potensi wisata ini belum maksimal dikelola karena dihadapkan pada persoalan mulai regulasi pengelolaan dan dukungan sarana infrasetruktur.

wisatawan domestik. Potensi besar ini selama ini belum dikelola dengan optimal. Ini terjadi karena persoalan mulai dari regulasi yang melandasi warga untuk mengelola objek itu sendiri dan dukungan infrasetruktur dari pemerintah daerah. Dari pengalamannya mengelola objek diving dan snorkeling, dominan pengunjung berasal dari Autralia, Francis, Amerika, dan beberapa negara lainnya. Pengunjung ini begitu menyukai taman karang yang yang berada di kawasan TNBB mulai dari Pos I (satu) dan Pos dua (2). Di lokasi ini pun didukung dengan kawasan Pura Giri Menjengan yang kini juga dikembangkan untuk objek tracking. “Saya kira potensi wisata bahari belum optimal dikelola. Ini karena peraoalan yang maih mengganjal. Dari pengembangan yang sudah dilakukan hasilnya cukup baik dimana pengunjung hampir tidak pernah sepi,” katanya. Menurut Ketua Kelompok Nelayan (KN) Banyu Mandi Desa Pejarakan ini, kendala regulasi yang saat ini dialami adalah kewenangan pengelolaan yang masih dipegang oleh pemerintah pusat dan beberapa di antaranya pemerintah provinsi

(pemprov) Bali. Dia mencontohan, taman karang di kawasan Giri Menjangan berada dalam kewenangan TNBB. Kendala yang muncul saat ini adalah pembatasan perahu atau kapal yang mengantarkan wisatawan untuk menikmati alam bawah laut. Alasan pembatasan ini karena kawasan itu masuk menjadi areal konservasi yang tidak bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata secara penuh. Atas pembatasan itu, Sandi mengaku tidak bisa berbuat banyak dan tidak berani melawan. Namun demikian, pihaknya mengharapkan kapal yang masih diizinkan masuk itu tetap dipertahankan, sehingga warga lokal tetap bisa menerima manfaat untuk kesejahtraan keluarga. Sebagai timbal balik, pengelola ini rutin menjaga kelestarian lingkungan dengan swadaya. Paling tidak dengan cara ini terumbu karang atau lingkungan pantai di objek ini tetap terjaga kebersihannya terjaga, sehingga mencegah terjadinya pencemaran. “Pembatasan kapal yang masuk ke sana (Kawasan Giri Menjanganred) mulai dilakukan dan kami tidak bisa melawan itu karena kewenangan itu ada pada TNBB,” tegasnya.

Selain regulasi, lanjut Sandi dukungan infrasetruktur di objek wisata bahari di Buleleng barat itu terkesan kurang mendapat perhatian pemerintah. Salah satunya adalah dermaga untuk penyembarangan menuju Giri Menjangan sejak lama dibiarkan rusak. Kondisi ini menyulitkan kapal nelayan besandar ketika mengantarkan rombongan wisatawan. Dermaga ini dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Kerusakan ini tidak saja menyulitkan wisatawan, namun ketika ada upacara yadnya di Pura Giri Menjangan juga menyulitkan umat yang menyeberang ke pura tersebut. Kerusakan dermaga itu sudah sering dilaporkan kepada pemerintah daerah, namun hingga kini belum juga ditindaklanjuti. “Harapan kami Pemprov Bali memperbaiki kerusakan dermaga itu karena fasilitas itu bukan saja untuk kepentingan pengembangan wisata bahari saja, namun juga dimanfaatkan untuk umat Hindu di Bali dan daerah lain yang akan melakukan persemabhayangan di Pura Giri Menjangan,” imbuh Sandi. l Mudiarta 19 - 25 September 2016

9

9


LAPORAN UTAMA

MBP/winata

Pantai Crystal Bay yang merupakan salah satu objek wisata bahari di Nusa Penida. Crystal Bay kerap dijadikan tempat untuk melakukan sport diving dan snorkling oleh wisatawan lokal dan mancanegara.

Nusa Penida Terganjal Akses Jalan

K

ecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, memiliki keanekaragaman hayati laut yang tinggi. Wilayah ini termasuk dalam segitiga terumbu karang dunia (the global coral triangle) yang saat ini menjadi prioritas dunia untuk dilestarikan. Kawasan Nusa Penida memiliki 576 jenis ikan, 5 di antaranya jenis ikan baru. Kekayaan hayati laut Nusa Penida tersebut telah membawa manfaat ekonomi dan jasa lingkungan bagi Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung dan Provinsi Bali. Terumbu karang (coral reef), hutan bakau (mangrove), ikan pari manta (manta ray), ikan mola-mola (sunfish), penyu (sea turtle), lumba-lumba (dolphin), Hiu (shark) dan Paus (whale) merupakan atraksi menarik bagi wisata bahari di kawasan ini. “Terdapat lebih dari 20 titik lokasi penyelaman di perai-

10

ran Nusa Penida dengan beberapa lokasi penyelaman favorit seperti Crystal Bay, Manta Point, Ceningan Wall, Blue Corner, SD-Sental, Mangrove-Sakenan, Gemat Bay, dan Batu Abah. Selain itu, juga terdapat 3 cruises besar di Nusa Penida yang masing-masing memiliki ponton seperti Bali Hai, Bounty dan Quick-Silver yang rata-rata membawa turis 200 orang per hari,” terang Kepala KKP Nusa Penida, I Nyoman Karyawan, S.E. Selain itu, dikatakannya, Wisata Bahari lainnya seperti surfing, snorkeling, sailing, fishing, flying fish, Para-Sailing, kayaking dan sea-walker dengan enam penyelam operator base di Nusa Lembongan dan Nusa Gede juga dapat dinikmati di Nusa Penida. Bahkan diperkirakan sekitar 200.000 turis yang datang berkunjung ke Nusa Penida setiap tahunnya. “Puncak jumlah kunjungan paling ramai di Nusa Penida

(peak-season) adalah bulan Agustus sampai September, sementara bulan paling sepi (low-season) bulan Januari sampai Februari,” lanjutnya. Selain aktivitas wisata bahari, pulau Nusa Penida juga terkenal akan tempat wisata eksotis dan unik terutama tempat wisata pantai pasir putih yang sangat indah, namun masih jarang dikunjungi wisatawan. Sebab, akses jalan menuju ke pantai belum sepenuhnya memadai. Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Klungkung saat ini sedang melakukan perbaikan dan penambhan jalan menuju tempat wisata tersebut. Bahkan untuk memperkenalkan keindahan wisata bahari, alam dan budaya Nusa Penida, pada bulan Oktober mendatang akan di gelar Nusa Penida Festival yang kedua, tepatnya pada 7-9 Oktober 2016. l Winata

19 - 25 September 2016

10


Dermaga Tanah Ampo Tak Bisa Diperpanjang DAERAH ujung timur Pulau Bali, Karangasem merupakan daerah yang wisata baharinya cukup diminati wisatawan terutama wisatawan mancanegara. Sama seperti tetangganya, Klungkung, yang memiliki kawasan Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan, Karangasem memiliki Pantai Jemeluk, Amed dan yang lainnya dengan atraksi wsiata bahari bawah lautnya. Karena itu, Pemkab Karangasem pun terus membenahi beberapa objek wisata bahari di daerah tersebut. Salah satunya, membangun dermaga kapal pesiar Tanah Ampo. Namun sayang, belum apa-apa proyek proyek pembangunan Pelabuhan Tanah Ampo ini sudah tertimpa “musibah” dugaan penyalahgunaan anggaran. Dugaan ini makin kuat terendus, menyusul hasil konsultasi Komisi III DPRD Bali ke Kementerian Perhubungan yang memunculkan fakta baru. Bahwasanya panjang dermaga yang kini 150 meter, sudah tidak mungkin untuk ditambah lagi. “Ternyata tidak mungkin bisa diperpanjang lagi karena di ujung dermaganya itu sudah terlalu dalam. Kedalamannya sampai 17 meter sehingga isu penambahan panjang dermaga lagi 150 meter itu sudah tidak mungkin,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali I Ketut Kariyasa Adnyana menyampaikan hasil konsultasinya dengan Kabid Lalu Lintas Laut Direktorat Kepelabuhan Kemenhub RI. Kariyasa menambahkan, kondisi dermaga saat ini hanya bisa untuk menambatkan kapal dengan panjang maksimal 120 meter. Sedangkan kapal cruise paling kecil memiliki panjang 300 meter. Namun di sisi lain, pemerintah pusat sudah merencanakan pembangunan break water atau pemecah gelombang pada 2017. Pembangunan break water sepanjang 100 meter itu untuk mengatasi gelombang besar yang selama ini juga menjadi kendala pengoperasian pelabuhan Tanah Ampo. Kariyasa menilai aneh ketika mengetahui dermaga tidak bisa diperpanjang lagi dan juga ada gelombang besar, sementara pelabuhan yang rampung dibangun tahun 2012 itu, dari awal dirancang bisa untuk kapal cruise. Dan sekarang, dermaga yang menelan dana Rp 100 miliar itu tidak bisa dimanfaatkan. “Ini sudah menjadi temuan BPK RI, bagaimana uang yang sudah diin-

Bali Post/dok

Dermaga Pelabuhan Tanah Ampo yang rencana awalnya untuk pelabuhan kapal pesiar (cruise), kini tidak bisa diperpanjang.

vestasikan itu harus dapat bermanfaat, baik yang dikeluarkan oleh APBD kabupaten, provinsi maupun APBN. Kalau itu tidak dimanfaatkan berarti kan ada penyalahgunaan anggaran, merugikan keuangan negara,” jelasnya. Anggota Komisi III Kadek Nuartana melihat ada kesan bila feasibility studi dan DED dulu dipaksakan. Akibatnya, dermaga Tanah Ampo belum mempunyai asas manfaat sampai sekarang. “Pelabuhan harus berfungsi sesuai rencana awal. Bagaimana caranya mempertanggungjawabkan anggaran itu, karena apa yang dibuat harus mempunyai asas manfaat. Uji coba agar segera dilakukan untuk menemukan titik lemahnya yang riil,” ujarnya. Ketua Komisi III Nengah Tamba sepakat, pemerintah harus segera melakukan uji coba dermaga Tanah Ampo, sekalipun hanya bisa untuk kapal dengan panjang maksimal 120 meter. Menurutnya, sudah ada usulan untuk melakukan uji coba pada bulan September ini. Setelah ada uji coba, barulah dilanjutkan dengan pembangunan break water. Selain Pelabuhan Tanah Ampo, pelabuhan rakyat di Padangbai, Karangasem, juga sampai kini belum dikelola. Meski potensinya besar karena Wisman ramai menyeberang menggunakan pelabuhan rakyat itu, tetapi Pemkab Karangasem belum mendapatkan pemasukan dari pelabuhan itu. Penyebabnya, Pemkab Karangasem belum mampu mengelolanya. Soal kenapa Pemkab belum mampu mengelola, karena regulasinya belum dipegang. Terkesan juga saling lempar. Pihak Pemkab Karangasem mengatakan,

pihaknya belum memiliki kewenangan dalam menelola pelabuhan itu. Pemkab belum memiliki regulasi. Pemkab Karangasem juga mengatakan, sampai kini asset pelabuhan itu, di mana anggarannya dibantu pusat dan Pemprov Bali, asetnya juga belum diserahkan ke Pemkab Karangasem. Soal pengelolaan pelabuhan rakyat di utara pelabuhan Padangbai itu, sempat beberapa kali dibahas dalam rapat di DPRD Karangasem. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengatakan, pihak di Desa Padangbai itu saja dengan memungut parkir, per bulan mendapatkan pemasukan sampai sekitar Rp 2 miliar. Soalnya, rata-rata sehari 800 orang wisatawan menyeberang dari Bali ke Gili Terawangan naik kapal cepat menggunakan dermaga rakyat itu. Dia menyayangkan sampai kini Pemkab hanya menjadi penonton, belum mendapatkan hasil dari keberadaan dermaga rakyat itu. Sumardi mengatakan, tiga tahun lalu Pemkab Karangasem sempat mengajukan Ranperda PT. Karangasem Sejahtera. Perusahaan BUMD itu digagas mengelola berbagai potensi di Karangasem termasuk dermaga rakyat, dermaga kapal cruise serta dermaga di Jemeluk atau Amed. Soalnya, di Jemeluk selama ini ada juga sejumlah kapal cepat yang bongkar muat penumpang wisman yang juga menyebrang ke Gili Terawangan. Sumardi meyakini, kalau potensi pelabuhan rakyat itu bisa dikelola, Karangasem diyakini bisa mendapatkan pemasukan PAD sekitar Rp 8 miliar per tahun. l Rindra/budana 19 - 25 September 2016

11


AKTIVITAS

MBP/ist

LBF - Event tahunan Legian Beach Festival (LBF) ke-9 telah dibuka, Jumat (26/8). Melalui bentangan busur panah, pembukaan dilakukan Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Drs. Putu Ngurah, M.M. Sesaat setelah itu, Putu Ngurah sempat memastikan bahwa pihaknya di Kementerian Pariwisata memiliki komitmen tinggi untuk senantiasa memberikan dukungan.

MBP/ist

UNMAS - Jumlah mahasiswa baru Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar tahun ini kembali yang tertinggi di Bali. Sejak dipimpin Rektor Unmas Denpasar Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. jumlah mahasiswa baru Unmas di atas angka 2.500. Tahun ini, Unmas Denpasar menerima 2.719 mahasiswa baru tersebar di semua fakultas.

PPLP DHYANA PURA - Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura menggelar Wisuda ke-31 di Agung Room Inna Grand Bali Beach, Sanur, Rabu (31/8). Pada acara tersebut, sebanyak 369 lulusan diwisuda. Mereka berasal dari program 1 tahun sebanyak 157 orang, program 2 tahun 181 orang dan program 3 tahun sebanyak 31 orang.

UNHI - Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali mencetak doktor, Selasa (30/8). Doktor ke-36 yang dilahirkan Pascasarjana Unhi yakni Putu Suta Sadnyana, S.H., M.H., seorang advokat dan pengobat tradisional. Suta Sadnyana juga tercatat sebagai dosen luar biasa pada Fakultas Hukum Warmadewa dan dosen luar biasa Fakultas Kesehatan Prodi Ayurweda Unhi. MBP/ist

12

19 - 25 September 2016


MBP/ist

MBP/ist

SIWA MURTI - Perguruan Siwa Murti kembali menggelar kegiatan bakti sosial berupa pengobatan niskala secara gratis di Kabupaten Tabanan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pengobatan medis oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Tabanan ini berlangsung di Wantilan Pura Luhur Puncak Tinggah, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Minggu (28/8).

OSPEK - Pelaksanaan ospek atau yang lebih dikenal dengan nama pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (menurut Peraturan Menteri Pendidikan RI Nomor:25/ DIKTI/Kep/2014) di Bali pada tahun 2016 ini dipastikan akan lebih ketat. Mengingat lembaga negara sekelas DPDRI akan mengawasi pelaksanaan ospek mahasiswa, baik di PTN maupun PTS di Bali. Hal itu dikemukakan Komite III DPD-RI bidang pendidikan tinggi Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di sela–sela meninjau pelaksanaan ospek di Universitas Warmadewa Denpasar.

MBP/ist

MBP/ist

NGURAH RAI - Setelah sebelumnya Pascasarjana Universitas Ngurah Rai mengkaji berbagai permasalahan guna menyukseskan program pemerintah di bidang ketahanan pangan, bakti sosial yang dilaksanakan Sabtu (27/8) adalah menanam padi di Desa Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan. Penanaman padi ini dilakukan di tanah milik masyarakat dengan luas lahan 30 are dan bibit disediakan oleh petani setempat.

JEMBRANA FESTIVAL - Kegiatan Jembrana Festival yang merupakan rangkaian dari Peringatan HUT ke-121 Kota Negara, resmi ditutup. Kegiatan yang memakan waktu kurang lebih selama dua bulan dan diisi dengan 44 jenis kegiatan itu diakhiri dengan parade budaya, Minggu (28/8). Dalam parade budaya kali ini mengambil rute sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, di mana peserta parade dilepas Bupati Jembrana I Putu Artha beserta Wakilnya I Made Kembang Hartawan. 19 - 25 September 2016

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

MADE URIP - Selaku anggota DPR-RI sekaligus menjadi anggota MPR-RI, Drs. I Made Urip, M.Si. makin gencar turun ke bawah (turba) untuk melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan, salah satunya dipusatkan di Banjar Jemberana, Desa Serampingan, Selemadeg, Tabanan, Sabtu (27/8).

UNWAR - Mahasiswa baru Universitas Warmadewa (Unwar) terus mengalami peningkatan. Tahun 2016, Unwar menerima 2.597 mahasiswa baru. Mulai Senin (29/8) mereka mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). PKKMB dibuka Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana di GOR Purna Krida, Badung yang ditandai dengan pemukulan gong dan penyematan atribut PKKMB.

MBP/ist

MBP/ist

MBP/ist

STIKES BINUSA - Stikes Bina Usaha Bali (Binusa) menggelar Pengenalan Program Studi (PPS) Mahasiswa Baru Angkatan X Tahun 2016 di Aula STIE Triatma Jaya, Senin (29/8). PPS diikuti hampir 200 orang mahasiswa baru dari Program Studi S-1 Keperawatan dan D-3 Kebidanan. Acara ini dibuka Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali Nusra yang diwakili Kepala Bagian Umum sekaligus memberikan pembekalan bagi mahasiswa baru.

14 19 - 25 September 2016

AKSOS - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Minggu (28/8) kemarin membuka Aksi Sosial (Aksos) Mahasiswa Baru Ganesa Universitas Mahasaraswati (Unmas) tahun 2016-2017 di Wantilan Pura Taman Ayun, Mengwi. Kegiatan tersebut juga dihadiri Rektor Dr. I Made Sukamerta, M.Pd., Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra, Perbekel Mengwi I Ketut Umbara, para dekan, BEM serta sekitar 2.200 mahasiswa baru Unmas.


MBP/ist

PEMKAB TABANAN - Berbagai program telah digulirMBP/ist

RSUD WANGAYA - Suasana di RSUD Wangaya sekitar pukul 09.00 Wita tampak tenang sampai ketika tiba-tiba salah seorang penunggu pasien melihat kobaran api dari salah satu kamar di lantai satu gedung C RSUD Wangaya. Sontak keadaan berubah mencekam. Pasien dan para penunggu pasien tampak panik. Penunggu pasien yang melihat kobaran api langsung melaporkan kejadian tersebut kepada perawat yang saat itu bertugas di lantai satu.

kan Pemkab Tabanan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Bedah warung merupakan salah satu program untuk meningkatkan perekonomian warga. Program ini didukung bantuan CSR dari PT Astidama Adhi Mukti, BPD Kabupaten Tabanan dan Kodim 1619/Tabanan.

MBP/ist

UNDWI - Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Selasa (30/8) mewisuda 364 sarjana S-1 dan enam Magister Ilmu Hukum. Dari jumlah itu, masing-masing FT (9), FP (19), Fikom (46), FKIP (133) dan FH (151) serta Magister Ilmu Hukum (6). Wanita rektor satu-satunya di Kopertis Wilayah VIII ini mengaku bangga karena pada wisuda sarjana kali ini 70 persen lulusannya meraih predikat pujian dan sisanya lulus dengan predikat sangat memuaskan.

MBP/ist

XL AXIATA - Keberadaan layanan 4G LTE terbukti telah mampu meningkatkan kualitas layanan internet PT XL Axiata, Tbk (XL). Terdapat dua proyek yang digunakan XL untuk mendongkrak migrasi pengguna layanan data bermigrasi ke layanan LTE. Menurut Vice President XL East Region Desy Sari Dewi, sejak layanan internet 4G LTE hadir di Indonesia tuntutan pasar juga berubah. 19 - 25 September 2016

15


POLITIK

Mengkaji Metode Pengadaan Lahan

K

etahanan pangan jadi masalah serius. Pemerintah pun melakukan berbagai terobosan termasuk mengkaji metode pengadaan lahan agar pemanfaatan tanah dapat lebih efektif untuk sarana permukiman dan pertanian. Langkah Presiden Jokowi untuk menuju ketahanan pangan nasional terus bergerak. Kini, semua elemen bergerak untuk menuju target tersebut. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku, kini pemerintah sedang melakukan kajian terhadap metode, pendekatan atau parameter untuk menghitung ketahanan pangan tersebut. ‘’Bisa dengan menghitung kebutuhan menurut komoditas, bisa juga dengan menghitung kebutuhan per 1.000 penduduk,’’ kata Darmin Nasution. Ia menjelaskan, perencanaan dan kebijakan mengenai lahan ini penting karena pemerintah ingin setiap tanah memiliki status yang jelas dan dimanfaatkan secara maksimal. Ia juga

16

memastikan kegiatan perencanaan ini dilakukan karena pemerintah ingin menjamin ketersediaan pangan dengan penyediaan lahan yang memadai. Dengan penambahan lahan ini, maka diharapkan investor dapat makin berminat untuk menanamkan modal dalam bidang pangan, sehingga target produksi jagung, gula maupun sapi bisa tercapai. Di Bali, Prof. I Made Supartha Utama, akademisi Unud mengingatkan pertanian Bali harus mandiri. Sektor lain tidak bisa didorong-dorong untuk belas kasihan kepada sektor pertanian. Sektor pertanian harus menunjukkan kualitas hasilnya. ‘’Kalau itu sudah bisa dilakukan, tanpa diminta pun pasar akan menyerap, termasuk sektor pariwisata,’’ tegas Direktur UCDP ini. Karena itu, perlu sinergi antara petani dengan akademisi dan pemerintah. Sasarannya adalah menciptakan produk-produk pertanian yang diminati pasar dan secara kualitas bisa bersaing di pasaran. Hal serupa juga dinyatakan

Sektor pertanian kini digerakan lagi. Isu nasional tentang pertanian menguat seiring dengan bangkitnya kesadaran untuk mengembalikan kejayaan pertanian Bali.

praktisi pertanian Wayan Supadno. Ia mengatakan, Bali jangan sampai keluar dari ikon pertanian. Sebab, peradaban orang Bali lahir dari sektor pertanian. ‘’Petani Bali harus tetap berbuat dan melakukan inovasi untuk melawan penghancuran lahan pertanian,’’ ujarnya. Guna menciptakan paradigma baru pertanian, ia meminta pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya, bisa bersinergi mencetak pengusaha muda pertanian sebanyak-banyaknya. Sebab, saat ini pengusaha muda di Bali baru 1,6 persen. Dengan cara ini, sudut pandang generasi muda melihat pertanian akan berubah, karena akan menjadi lebih menguntungkan. Tak hanya Bali, wilayah lain ternyata juga mengeluhkan akan mundurnya sektor pertanian. Sejumlah tokoh nasional pun meminta agar pemerintah peduli pada pertanian. l Hardianto/nik

19 - 25 September 2016

16


Dari komunitas beras memandang ada potensi besar yang bisa diperoleh bagi petani tetapi potensi itu tidak dimanfaatkan secara optimal. Jadi mari jujur mengapa pengelolaannya bisa karut-marut seperti ini? Karena pemerintahnya tidak jujur dengan data. Lily Puspitasari, Komisioner Ombudsman

Pemerintah Mesti Jujur Ungkap Data PEMERINTAH mesti jujur dan transparan dalam menyampaikan data kepada masyarakat di bidang pertanian. Pasalnya, ketidakjujuran dalam penyampaian data oleh pemerintah selama ini telah membuat karut-marut pengelolaan pertanian. Akibatnya sektor pertanian tidak mengalami perbaikan dan kemajuan. Demikian persoalan yang mengemukan dalam Bincang-bincang Agribisnis bertajuk ‘’Merebut Kembali Kemerdekaan Pertanian Indonesia’’. Acara itu diadakan Forum Orasi Kemerdekaan Pertanian Indonesia (FOKPI) di Jakarta. Hadir sejumlah tokoh di antaranya Komisioner Ombudsman Lily Puspitasari, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko, mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen (Purn) Susno Duadji, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM Mochammad Maksum Machfoedz, motivator masalah pertanian Wayan Supadno dan pegiat masalah pertanian lainnya. Komisioner Ombudsman Lily Puspitasari mengatakan, Ombudsman sebagai lembaga negara yang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik lembaga negara maupun badan swasta, merasa prihatin dengan kondisi pengelolaan pertanian saat ini. ‘’Apa yang dilihat Ombudsman di bidang pertanian hari ini adalah bahwa kedaulatan pangan khususnya petani belum terwujud,’’ kata Lely.

Dalam komunitas beras, misalnya, pernah suatu waktu Menteri Pertanian harus meminta audit ulang kepada jajarannya karena ternyata data yang disampaikan pemerintah berbeda dengan kenyataan yang ada di masyarakat. Audit dilakukan setelah ada desakan dari sejumlah eleman masyarakat atas ketidakjujuran data yang disampaikan pemerintah. ‘’Dari komunitas beras memandang ada potensi besar yang bisa diperoleh bagi petani tetapi potensi itu tidak dimanfaatkan secara optimal. Jadi mari jujur mengapa pengelolaannya bisa karut-marut seperti ini? Karena pemerintahnya tidak jujur dengan data,’’ kata Lily. Lily juga menyentil kebijakan impor pangan yang dengan mudahnya diambil pemerintah. ‘’Impor itu memang halal, tetapi merugikan. Seperti cerai, itu perbuatan halal yang dibenci. Hanya bisa dilakukan ketika sudah tidak ada lagi pilihan lain. Kondisinya benar-benar darurat,’’ tegasnya. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko bercerita tentang pengalamannya setelah tidak lagi memimpin TNI. Dia mengaku aktivitas saat ini banyak dibagi untuk pemberdayaan usaha-usaha pertanian. Dia mengatakan banyak melakukan perbaikan dari sisi sistem pertanian di berbagai daerah. ‘’Yaitu mengubah mindset petani dari pertanian tradisional ke

nontradisional, pertanian modern. Itu bisa diperbaiki dengan teknologi,’’ katanya. Dari pengalamannya dia mengamati banyak petani yang menjalankan profesinya hanya berbekal ilmu turun-temurun dari nenek moyangnya. Padahal, dari sisi pengairan, kandungan Ph di wilayahnya tidak bagus sehingga hasil yang diperoleh selalu tidak maksimal. ‘’Lalu saya edukasi dengan menyewa satu lahan, saya tanam padi dengan teknologi. Air Ph-nya saya perhatikan betul tidak boleh kurang dari 7. Hasilnya padi saya tingginya hampir setinggi saya. Baru para petani mau mengikuti cara bertani saya,’’ bebernya. Jadi, katanya, petani itu tidak bisa diedukasi hanya dengan imbauan. ‘’Mau pake megaphone sebesar apa pun enggak akan mempan. Tapi kita harus turun langsung, berikan contoh bagaimana memberikan solusi masalah yang ada dengan teknik pengelolaan pertanian modern,’’ katanya. Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Susno Duadji juga bercerita tentang pengalamannya menjadi petani sungguhan setelah pensiun dari Korps Bayangkara. Susno mengaku pulang ke kampung halamannya di Pagar Alam, Sumatera Barat mengelola lahan pertanian miliknya. l Hardianto 19 - 25 September 2016

17

17


KIPRAH REMAJA

Putri Pramesti

”Wonderfull” Nusa Penida

P

utri Pramesti merupakan salah satu finalis Jegeg Bagus Klungkung pada tahun 2013 lalu. Gadis kelahiran Semarapura, 11 Desember 1995 ini bahkan dinobatkan sebagai Jegeg Terfavorit kala itu yang mengalahkan para pesaingnya. Saat ini, Pupuw (pangilan akrabnya) masih aktif sebagai Humas Paguyuban Duta Wisata Jegeg Bagus Klungkung 2016 hingga 2018. Berbagai prestasi sudah pernah diraihnya, di antaranya Freelance Master of Ceremony (MC) 2009 hingga sekarang, juara I Dharma Wacana PORSENI Provinsi Bali 2013, juara II Dharma Wacana PORSENI Provinsi Bali 2012, juara II Pidarta Bahasa Bali IHDN tingkat Provinsi Bali 2010, juara I Dharma Wacana PORSENI Kabupaten Klungkung 2013, juara I Dharma Wacana PORSENI Kabupaten Klungkung 2012, juara I Pidarta Bahasa Bali PORSENI Kabupaten Klungkung 2010, juara II Pidarta Bahasa Bali PORSENI Kabupaten Klungkung 2009 dan juara II LKBB JAMPELA tingkat Provinsi Bali 2012. Saat ditemui menjadi MC di salah acara di Nusa Penida, beberapa waktu lalu, Putri mengatakan saat ini masih menempuh studi Ilmu Komunikasi di Universitas Udayana dan sering menjadi MC pada even-even di Denpasar. Ia pun bangga bisa diberi kesempatan untuk mengisi acara di Pulau Nusa Penida. Sebab, dikatakan selain keramahtamahan warga, Nusa Penida diakuinya menyimpan banyak destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya wisata spiritualnya, tapi juga keindahan panorama alamnya sudah bisa dinikmati oleh para wisatawan, seperti pantai dan bukit. Selama dua hari di Nusa Penida, ia mengakui tidak ingin meninggalkan Nusa Penida. ”Nusa Penida has so many beautiful places. Seperti tempat wisata yang telah saya kunjungi selama dua hari di sana, yakni Angel Billabong, Broken Beach, Crystal Bay, Pura Goa Giri Putri dan Pulau Seribu serta Pantai Atuh. Tempat-tempat tersebut benar-benar membuat saya tak ingin meninggalkan Nusa Penida. Walaupun akses untuk sampai ke tempat tersebut sangat menantang dan tidak mudah, tapi semua itu telah terbayarkan setelah melihat indahnya tempat-tempat tersebut. Wonderful Nusa Penida pokoknya. Benar-benar ciptaan Tuhan yang sangat sempurna. Tak sanggup untuk pulang,” ujar pemilik nama lengkap Luh Komang Putri Pramesti ini. Ia berharap, masyarakat Nusa Penida khususnya para remaja menjaga dan meletarikan keindahan destinasi alam Nusa Penida agar bebas dari pencemaran lingkungan seperti sampah. Dengan begitu, wisatawan lokal maupun mancanegara tetap antusias mengunjungi objek wisata yang ada di Pulau Nusa Penida. l Winatha

18

19 - 25 September 2016


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menerima secara simbolis bantuan stimulan bedah rumah dari perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Bali. Selanjutnya, bantuan itu oleh Bupati Mas Sumatri langsung diserahkan kepada para penerima yang acaranya dipusatkan di Balai Masyarakat Abang, Jumat (26/8).

PNB - Mengawali tahun ajaran baru, Politeknik Negeri Bali (PNB), Senin (29/8) menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (Lankka) XXVII tahun 2016 di lapangan kampus setempat. Dengan mengambil tema “Mewujudkan Mahasiswa Berkarakter Tangguh yang Beretika untuk Menghadapi Persaingan Global�, kegiatan ini dibuka Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T., yang ditandai dengan pelepasan balon dan burung merpati.

MBP/ist

TASPEN - Bank Mandiri Taspen Pos yang dikenal dengan istilah Bank Mantap, Selasa (30/8) melakukan undian gratis berhadiah di Gedung Persatuan Wredatama Republik Indonesua (PWRI) di Jalan Kemuning, Denpasar. Acara pengundian hadiah yang dihadiri 200 nasabah pensiunan dan pejabat instansi pemerintah itu, diikuti oleh 7.951 pemegang kupon undian dari nasabah yang telah pensiun, yang tersebar di seluruh nusantara.

MBP/ist

PROPAN - Sektor usaha properti dan kerajinan di Kabupaten Buleleng mulai dilirik oleh perusahaan pemasok bahan cat di Tanah Air. Salah satunya PT Propan Raya I.C.C yang sejak beberapa tahun terakhir mulai merambah Buleleng dalam memasarkan produk andalannya. Kerja sama ini pun sudah terjalin bersama Asosiasi Pengerajin Industri Kecil (APIK) Kabupaten Buleleng. 19 - 25 September 2016

19


MANCANEGARA

Pencurian Organ Ancam Imigran

P

ara pedagang organ manusia telah menggunakan jasa pekerja seks untuk menggoda para imigran agar menjual organ tubuh mereka di Mesir. Rumah sakit yang membantu praktik pedagang organ tubuh manusia itu mencoba menutupi bocoran laporan ini. Para pedagang organ manusia menargetkan para imigran Afrika yang tidak memiliki dokumen dan juga tidak memiliki uang. ”Satu germo menggunakan jasa pekerja seks sebagai pembujuk saat bernegosiasi biaya, baik dengan penjual dan pembeli,” bunyi laporan yang disusun Sean Columb, dosen hukum di Universitas Liverpool, Inggris yang menghabiskan beberapa minggu di Mesir. “Sebuah malam dengan seorang pekerja seks yang menawar dengan bujukan ekstra agar menjual organ tubuh,” lanjut laporan Columb.

20

19 - 25 September 2016

Dalam menyusun laporannya, dosen itu telah berbicara dengan broker dan donor. Legislasi mengenai transplantasi organ tidak jelas di Mesir. Pembelian ginjal adalah ilegal, tetapi membayar untuk prosedur transplantasi ada dalam aturan di negara itu. Menurut laporan Columb, beberapa orang telah membayar hingga 100 ribu dolar untuk organ baru, dengan penawaran yang dibuat di tempat-tempat umum seperti kafe. Columb menyatakan bahwa ambivalensi dari undang-undang di Mesir ditunjukkan oleh fakta bahwa pelanggaran hukum soal jual beli organ manusia jarang dilaporkan. “Transplantasi oleh profesional (ahli bedah), di mana organ telah disumbangkan secara ilegal tidak ada kewajiban hukum untuk melaporkan hal ini kepada pihak yang berwenang,” kata salah satu broker yang diwawancarai Columb. ”Para dokter tidak ingin tahu apa-apa. Mereka mengambil uang tanpa membuat pertanyaan,” katanya lagi. Sudah ada beberapa korban yang menjadi bukti. Pada April lalu, gambar mayat imigran Somalia di pantai Mesir viral di media sosial. Tubuhnya memperlihatkan bekas-bekas pencurian organ. Kemudian pada Juli, seorang imigran Afrika dibunuh untuk diambil organnya. Dan insiden ini lagi-lagi terjadi di Mesir.

“Penyelundup di Mesir bisa mengeluarkan organnya dan memindahkannya dengan kantung tertutup,” kata seorang penyelundup yang ditahan, Nouredin Atta,Salah satu donor mengatakan kepada Columb bahwa dia ditahan di sebuah ruang operasi ketika ginjalnya telah diambil. Operasi itu membuatnya sakit perut. Polisi mengungkap organ ginjal memiliki nilai jual paling tinggi di pasaran dibandingkan dengan organ tubuh lainnya. Ginjal bisa mencapai harga Rp3 miliar. “Di pasaran luar negeri, ginjal harganya paling mahal karena ginjal bisa diambil dari orang hidup,” kata Kepala Subdit III Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Surya Fana. Dia menjelaskan organ tubuh selain ginjal hanya bisa diambil dari orang yang telah meninggal dunia. “Ginjal paling mahal karena diambil dari orang yang masih hidup, kalau organ yang lain, diambil dari yang sudah meninggal,” ucap dia. Mesir terletak di persimpangan jalan antara Timur Tengah, Afrika utara dan Mediterania, sehingga menjadikannya pusat transit utama bagi ribuan migran dan pengungsi yang ingin masuk ke Eropa. Bulan lalu, agensi perbatasan Uni Eropa mengkhawatirkan bertambahnya gelombang imigran yang mengubah tujuannya dari Eropa ke Mesir. “Mesir telah mencari negara tujuan,” kata kepala Frontex, Fabrice Leggeri. Beberapa pelabuhan di Afrika Utara, termasuk Libya, perlahan menjadi titik tujuan populer, namun Italia masih menjadi salah satu destinasi utama. Sebagian besar imigran berasal dengan negara yang dilanda konflik seperti Suriah. l Gugiek Savindra


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Ada yang unik di sela-sela kehadiran tokoh muda Bali yang juga anggota DPD-RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Keunikan itu yakni pesan pada pasangan muda Bali untuk melestarikan program KB Bali 4 Anak. Kehadiran Gusti Wedakarna didampingi Cokorda Nindia (Panglingsir Puri Peliatan) dan disambut langsung kedua mempelai Cokorda Gde Cahaya Putra Trisnu, S.E. dan Komang Sri Utari Ningsih, A.Md.Keb.

SEKOLAH TAMAN RAMA - Dalam rangka memperingati HUT ke-147 Mahatma Gandhi dan Hari Anti Kekerasan 2 Oktober 2016, Sekolah Taman Rama dari TK, SD, SMP, SMA, CP & Cambridge yang bernaung di bawah Yayasan Taman Mahatma Gandhi, baik yang berada di Ubung maupun di Jimbaran dan Asian Intercultural School di bawah AHIMSA Foundation, kembali melaksanakan kegiatan sosial yakni berbagi kasih dengan siswa-siswi SDN 1 Ban, Kubu, Karangasem.

MBP/ist

WISATA RELIGI - Padatnya jadwal kunjungan dan kegiatan sebagai pemimpin daerah tidak membuat Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti lupa menyempatan diri mengucap rasa syukur dan terima kasih ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Syukur dan terima kasih tersebut diwujudkannya melalui wisata religi sekaligus melakukan persembahyangan ke enam tempat suci di Bali, Senin (29/8).

MBP/ist

PPTI - Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosa Indonesia (PPTI) Bali menyelenggarakan Konferensi Wilayah IX dengan tema ‘’Dengan Konferensi Wilayah IX PPTI Bali Kita Wujudkan Gerakan Keluarga Menuju Bali Bebas TB Melalui Temukan TB, Obati Sampai Sembuh (TOSS TB)’’. Konferensi yang berlangsung selama dua hari, mulai 30-31 Agustus itu diikuti 50-an peserta dari pengurus PPTI Pusat, PPTI wilayah Bali, PPTI cabang pengurus kabupaten/kota, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dinas Sosial Provinsi Bali dan lainnya. 19 - 25 September 2016

21


DAERAH

Jalan di Gang III Lingkungan Jineng Agung, Gilimanuk yang putus akibat abrasi.

Pesisir Jembrana Terancam Abrasi

A

ncaman abrasi di kawasan pesisir Jembrana semakin mengkhawatirkan. Sejumlah lokasi, seperti di Pengambengan, Gilimanuk, serta kawasan pesisir lainnya kini mulai tergerus ganasnya ombak laut. Seperti yang terjadi di Lingkungan Jineng Agung, Gilimanuk. Ombak besar yang terjadi di pesisir Gilimanuk membuat sejumlah warga di Lingkungan Jineng Agung cemas. Hampir setiap hari, ombak menerjang permukiman warga di Gang III tersebut. Bahkan, jalan aspal yang tembus ke Pasar Gilimanuk kini putus dan tak bisa dilintasi kendaraan dan pejalan kaki. Beberapa rumah warga juga nyaris ambruk lantaran tergerus ombak. Seperti rumah milik Made Suparsa (35), warga yang tinggal paling ujung di gang tersebut. Suparsa yang sehari-hari bekerja di Terminal Gilimanuk ini hanya bisa pasrah ketika rumahnya dihantam ombak. “Sudah lima kali Galungan, dua kali ganti Kaling. Belum ada penanganan, kamar mandi sudah tiga kali diperbaiki,”

22

19 - 25 September 2016

terangnya belum lama ini. Sejatinya, sudah ada petugas mengukur dan beberapa kali menjanjikan ada bantuan buis. Namun hingga saat ini belum terealisasi. Saat mulai hujan seperti sekarang ini, menurutnya, ombak terus menerjang hampir tiap hari. “Hampir setiap hari, ombak menggempur rumah saya. Saya sangat cemas,” terangnya. Selain Suparsa, banyak warga lainnya yang juga sudah kehilangan kandang babi lantaran diterjang ombak. Beberapa warga juga terpaksa mencari pinjaman uang untuk membuat fondasi penghalang ombak. Buis yang dipasang beberapa tahun lalu sudah tidak dapat menahan gempuran ombak. Nyoman Wandra (65), warga lain, juga membenarkan kondisi tersebut. Dampak abrasi itu sudah menghilangkan sebagian jalan aspal yang dilintasi warga seharihari. Jalan penghubung gang ke Pasar Gilimanuk itu kini sudah putus. Bahkan, saat air laut pasang, air meluap hingga memenuhi lubang jalan yang putus terse-

but. “Sudah hampir setahun ini. Sekarang sudah putus tidak bisa dilewati,” katanya. Warga yang sudah puluhan tahun tinggal di Jineng Agung ini berharap agar ada penanganan. Paling tidak ada upaya sementara untuk menghalangi gempuran ombak. Warga sempat dijanjikan akan ada pembangunan senderan batu seperti yang sudah dilakukan di Lingkungan Samiana beberapa waktu lalu. Menurut mereka, senderan itu akan nyambung hingga ke permukiman warga di Jineng Agung yang kena dampak abrasi. Apalagi permukiman itu juga dekat dengan kawasan kabel bawah laut PLN. Sementara, pos pantau yang nyaris ambruk tergerus abrasi itu kini justru sudah lebih dulu dibangun senderan. Menurut warga, pembangunan senderan batu amor itu hanya melindungi kawasan tempat kabel bawah laut itu. Sedangkan di permukiman warga masih tetap tergerus ombak setiap saat. l Surya Darma


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

STPBI - Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) selalu ingin menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik. Kampus yang bergerak di bidang hospitality ini memiliki visi “Menjadi lembaga pendidikan tinggi dibidang perhotelan dan kepariwisataan yang unggul, mandiri dan mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional pada tahun 2018�.

SAYEMBARA - Saat ini terjadi di seluruh dunia tanpa terkecuali. Yang membedakan hanyalah kecepatan perubahan-perubahan yang terjadi pada elemen dan norma-norma lokal dan hasilan dari pengaruhnya. Berbekalkan semangat membantu pergerakan arsitektur Bali menjadi kekinian, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali bersama PT Jimbaran Hijau sebagai pengembang kawasan berinisiatif untuk mengadakan sayembara gagasan kawasan pusat seni dan budaya di Jimbaran yang akan mewadahi berbagai fungsi.

MBP/ist

MBP/ist

YKKPB - Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) bekerja sama dengan BPD Bali secara kontinu membantu pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan melalui bedah rumah KK miskin. Hingga saat ini, puluhan rumah KK miskin di Bali menjadi sasaran bedah rumah. Tahun ini, YKKPB membedah rumah dua warga Sidan masing-masing I Gusti Made Bisma di Banjar Jageperang dan I Dewa Ketut Alit Nirjana di Banjar Bukitsari.

PEMKAB BADUNG - Dalam upaya menyejahterakan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung memprioritaskan pembangunan pada lima sektor unggulan. Sektor tersebut mencakup pangan sandang dan papan, pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan tenaga kerja, agama adat seni dan budaya, serta pariwisata. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sidang paripurna jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Badung di gedung dewan, Jumat (26/8) menegaskan sektor tersebut merupakan lima bidang yang dijadikan prioritas unggulan yang harus dilakukan di Badung. 19 - 25 September 2016

23


A KT I V I TA S GELAR DOKTOR - Dosen IHDN Denpasar I Wayan Sugita meraih gelar doktor di Universitas Hindu Indonesia (Unhi), Sabtu (27/8). Pemeran Patih Agung dalam seni pertunjukan drama gong itu mempertahankan disertasi berjudul ‘’Dinamika Seni Pertunjukan Drama Gong di Kabupaten Gianyar’’. Ia dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan pada Program Doktor Prodi Ilmu Agama dan Kebudayaan Pascasarjana Unhi.

MBP/ist

KETUT SUDARTA - Jro Mangku Ketut Sudarta, ayahanda dari I Nyoman Sumerta, owner Bebek Tepi Sawah (BTS), tutup usia pada 26 Juli 2016. Upacara palebon selesai dilaksanakan pada 20 Agustus lalu. Jro Mangku Ketut Sudarta lahir pada tahun 1925 dan meninggal di usia 91 tahun.

UNHI - Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali melahirkan doktor. Doktor baru tersebut yakni A.A. Ngurah Agung Wira Bima Wikrama yang sehari-hari sebagai wiraswasta. Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar (periode 2009-2014) tersebut mempertahankan disertasi berjudul “Adaptasi Puri Agung Denpasar Terhadap Modernitas di Kota Denpasar.” A.A Wira Bima Wikrama dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

MBP/ist

24

19 - 25 September 2016

REUNI SMANSA - Alumni SMAN 1 Denpasar (Smansa) Angkatan 86 menggelar reuni ke-30 selama dua hari, Sabtu (27/8) dan Minggu (28/8). Menariknya, hari pertama reuni diisi dengan Workshop ‘’Memuliakan Profesi Guru’’ yang diikuti siswa dan utamanya guru di Aula Smansa. Panitia reuni menghadirkan Dr. Ir. I Ketut Suarnaya, M.T. sebagai pembicara dalam workshop terkait pengembangan keprofesian berkelanjutan (guru pembelajar).


MBP/ist

UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) meyudisium 232 orang lulusan dari 13 program studi (prodi) yang dimiliki, Jumat (26/8). Ketiga belas prodi itu sudah terakreditasi BAN-PT. Acara yudisium di aula kampus hijau Undhira ini dihadiri Wakil Rektor 1 Undhira Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, S.E., M.MA., M.A., Wakil Rektor 2 Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E., dan lainnya.

MBP/ist

UNDWI - Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Selasa (30/8), mewisuda 370 sarjana masing-masing 364 sarjana S-1 dan enam magister Ilmu Hukum. Dari jumlah itu, masing-masing FT (9) FP (19), Fikom (46), FKIP (133) dan FH (151) dan Magister Ilmu Hukum (6).

MBP/ist

MBP/ist

SMK FARMASI - SMK Farmasi Bintang Persada kembali sebagai juara dalam olimpiade farmasi Pharmaceutical Olympiad of Jember University (Polymer) yang diselenggarakan Universitas Jember (UNEJ), pada 21 Agustus 2016 di kota Jember. Dua tahun lalu sekolah ini juga sukses meraih dua juara, yakni 1 dan 3 di universitas yang sama.

DOKTOR UNHI - Bertambah dosen Universitas Hindu Indonesia (Unhi) bergelar doktor, baik yang menyelesaikan pendidikan S3-nya di perguruan tinggi di luar Bali maupun di perguruan tinggi negeri di Bali. Kali ini dosen Fakultas MIPA Unhi Drs. I Made Sumarya, M.Si. meraih gelar doktor pada Program Doktor Ilmu Kedokteran Program Pascasarjana Unud, Senin (29/8). 19 - 25 September 2016

25


LENSA

PENJOR

Berbagai kreasi penjor menghiasi sepanjang Jalan Canggu, Badung. Perayaan Galungan tidak pernah lepas dari penjor yang dipasang krama Bali. Bahkan di beberapa wilayah, warga terkesan jor-joran menampilkan penjor hasil kreasinya. Untuk pembuatan sebuah penjor tersebut, beberapa masyarakat tak segan-segan merogoh kocek hingga jutaan rupiah. Bahanbahan keperluan pembuatan penjor kini dipasarkan di berbagai ruas jalan strategis dan mulai marak beberapa hari menjelang Galungan.

Bali Post/eka


OLAHRAGA

Berburu Lisensi PS Badung

T

im Persatuan Sepak Bola (PS) Badung promosi dari divisi I ke divisi utama Liga Indonesia dua tahun lalu. Di kasta divisi utama, pengelolaan klub semiprofesional menuntut dana segar untuk pembiayaan melakoni kompetisi. Karena itulah PS Badung kemudian membentuk PT Sepak Bola Badung (SBB). Manajemen PT SBB mempunyai bidang usaha yang jelas termasuk sokongan dana sehingga berhak mengelola lisensi PS Badung. Ini diawali penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara pihak manajemen PT SBB dan pemilik lisensi. Namun, dalam perjalanannya kompetisi divisi utama batal digulirkan menyusul dibekukannya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) oleh Menpora Imam Nahrawi. Menjelang diputarnya kembali kompetisi divisi utama, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Badung Nyoman Graha Wicaksana berupaya menarik lagi lisensi PS Badung. Ia sendiri tidak tahu isi perjanjian berikut klausul pengelolaan lisensi PS Badung dengan pihak manajemen PT SBB. Setahunya PS Badung menghabiskan biaya besar saat merangkak dari tim amatir sampai divisi utama. ‘’Semua itu diambilkan dari APBD Kabupaten Badung,’’ terangnya di Kuta pekan lalu. Pria yang akrab disapa Koming ini mengajak pihak yang berkompeten bersikap transparan terkait apa saja isi klausul pengelolaan lisensi tersebut. ‘’Kami ingin isi perjanjian dibuka secara terang-benderang kepada masyarakat, supaya publik atau insan bola di Badung mengetahui semua,’’ tuturnya. Koming masih teringat pengalaman sebelumnya saat lisensi

tim Persatuan Sepak Bola Kabupaten Badung (Persekaba) Badung dilego ke Yahukimo, Papua, beberapa tahun lalu. Ia tidak ingin lisensi PS Badung di divisi utama kembali dijual ke tim lain, sebab perjuangan untuk merebutnya sangat panjang, melelahkan dan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Apalagi setahunya beberapa pihak telah merogoh koceknya di PT SBB, seperti mantan Wakil Bupati Badung Made Sudiana dan tokoh tinju nasional Zaenal Tayeb. Akan tetapi belum jelas dana yang dikucurkan alokasinya untuk apa saja. ‘’Kami akan ngotot mengamankan lisensi PS Badung. Suara PS Badung perlu diaspirasikan pada Kongres Luar Biasa (KLB), Oktober mendatang,’’ ungkap Koming seraya memohon Asprov PSSI Bali turun tangan ikut membantu menuntaskan pengembalian lisensi PS Badung. Wakil Ketua Asprov PSSI Bali Ketut Suardana menyatakan belum tahu isi MoU berikut klausul yang tertera dalam perjanjian. Kendati demikian, pihaknya siap turun tangan menyelesaikan penyerahan lisensi PS Badung. ‘’Kami akan memfasilitasi dengan duduk bersama Askab PSSI Badung dan manajemen PT SBB,’’ jelasnya. Menurut Ketua Umum Asprov PSSI Bali I G.G. Putra Wirasana, Askab PSSI Badung merupakan bagian dari Asprov PSSI Bali. Oleh sebab itu, pihaknya siap menjembatani proses pengembalian lisensi PS Badung. ‘’Kami memang tak tahu isi perjanjian, tetapi kami ingin mencarikan solusinya dengan melibatkan pihak terkait,’’ tandasnya.

Pemain PS Badung (biru).

l Daniel Fajry

MBP/wan

19 - 25 September 2016

27


A KT I V I TA S

MBP/ist

FELICE - Felice Jewellery menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Jumat (26/8) hingga Minggu (28/8). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Hadiah istimewa berupa handphone android diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin black diamond 1 karat dan cincin solitaire.

MBP/ist

NARASUMBER - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menjadi pembicara dan narasumber ‘’Student Day Iustitia’’ yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud), Selasa (30/8). Di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Unud, Wali Kota Rai Mantra memaparkan mengenai cara membangkitkan nasionalisme dan peran strategis pemuda dalam perspektif pendidikan karakter mahasiswa, dikarenakan pemuda merupakan kunci utama dalam semua perubahan.

28 19 - 25 September 2016

MBP/ist

DAU - Di tengah tertundanya pencairan dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat yang mencapai Rp 60 miliar lebih, alokasi urusan wajib terutama sektor pendidikan dan kesehatan sama sekali tak berkurang. Karena itulah Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi dua wakilnya yakni Nyoman Karyana dan Made Sunarta memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Badung.


19 - 25 September 2016

29


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

BATC - Kampus Penerbangan Bali (BATC) menggelar Wisuda IX di Agung Room Inna Grand Bali Beach, Senin (22/8) lalu. Tahun ini, Kampus Penerbangan Bali menamatkan 163 wisudawan Program Airport Handling Management Angkatan XXXI dan XXXII tahun ajaran 2015/2016. Acara wisuda dihadiri para relasi airlines dan undangan, salah satunya Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar Drs. IGA Rai Anom Suradi, M.M.

syarat administratif - Selama ini dokumen lingkungan hanya dijadikan syarat administratif untuk mengurus izin. Karena itu, pelanggaran lingkungan, baik berupa pencemaran udara, suara bising yang dihasilkan hiburan malam, limbah industri maupun peternakan pun marak di Badung. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Badung Ketut Sudarsana didampingi Kabid Pengawasan dan Pengendalian Nengah Sukarta, Rabu (31/8).

MBP/ist

FIB UNUD - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) melepas calon sarjana periode ke-118 sebanyak 49 mahasiswa yang terdiri dari 2 mahasiswa Sastra Bali, 43 mahasiswa Sastra Inggris dan 4 mahasiswa Sastra Jepang di Aula Widya Sabha Mandala Prof. Dr. I.B Mantra, Kamis (25/8). Jumlah alumni FIB Unud hingga periode Agustus 2016 adalah 7.541 orang.

30 19 - 25 September 2016

MBP/ist

IKIP PGRI BALI - Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., Kamis (25/8) mewisuda 653 sarjana baru. Yang istimewa pada wisuda dan puncak Dies Natalis ke-33 tersebut, Plt. Ketua Umum PB PGRI yang juga Ketua BPLP PGRI Pusat Dr. Unifah Rosydi, M.Pd. me-launching buku ‘’33 Tahun IKIP PGRI Bali’’.


MBP/ist

SVF - Parade Budaya yang diikuti sekitar 1.000 peserta mengawali rangkaian upacara penutupan di hari terakhir Sanur Village Festival (SVF) XI/2016, Minggu (28/8). Marching Band Gita Merdangga dari SMP Wisata Sanur mengawali parade yang mengambil start di sekitar Shankara Resto menuju lokasi S?VF. Kemudian pawai ini diikuti peserta parade yang terbagi dalam 9 kelompok dengan masing-masing 100 orang.

MBP/ist

AKPAR DENPASAR - Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar menggelar Bhakti Sosial di Desa Bayunggede, Kintamani, Jumat (26/8). Kegiatan yang rutin berlangsung setiap tahun ini diikuti ratusan mahasiswa dari tiga program studi dan puluhan dosen. Hal ini merupakan salah satu wujud penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

MBP/ist

UNMAS - Ribuan Ganesha Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar berkumpul di Pura Taman Ayun, Mengwi, Badung, Minggu (28/8). Kehadiran maba dari berbagai jurusan ini dalam rangka Aksi Sosial (Aksos) 2016 terkait penutupan masa orienMBP/ist

PASAR MURAH - Cuplikan pemikiran Ir. Soekarno dalam buku legendarisnya, ‘’Sarinah’’ diimplementasikan oleh Perempuan Sarinah DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung. Minggu (28/9), Ketua Perempuan Sarinah DPC PDI Perjuangan Badung Ny. Seniasih Giri Prasta memimpin kegiatan sosial berupa pasar murah di areal Jembatan Tukad Bangkung, Desa Plaga, Kecamatan Petang.

tasi tingkat universitas. Kegiatan tersebut dibuka Rektor Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. dan dihadiri Panglingsir Puri Mengwi Anak Agung Gde Agung dan Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa. 19 - 25 September 2016

31


Mentahkan Data Buta Aksara BPS

PENDIDIKAN

K

eraguan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, terhadap data buta aksara Badan Pusat Statistik (BPS) akhirnya terjawab. Melalui pendataan manual Disdikpora atau sensus pendidikan melibatkan seluruh Klian Banjar Dinas, didapat angka riil buta aksara 14.498 atau 3,37 persen dari total jumlah penduduk. Data ini jauh lebih rendah dari data buta aksara yang dikeluarkan BPS sebelumnya yang mencapai 21 persen. Kepala Disdikpora Karangasem I Gede Ariyasa menegaskan hal itu setelah menerima hasil resmi pendataan angka buta aksara by name by addres dari seluruh desa se-Karangasem, belum lama ini. Ariyasa mengaku lega, setelah kecurigaannya selama ini terbukti. Sejak awal, dia mengaku yakin bahwa angka buta aksara di Karangasem tak mungkin mencapai 21 persen. Proses pendataan secara riil ini sudah dilakukan sejak Desember tahun lalu, meliputi desa-desa di Kecamatan Kubu, Abang, Bebandem, Selat, Rendang dan Karangasem. Sedangkan tahun ini, tepatnya Februari lalu, dilanjutkan dengan Kecamatan Sidemen dan Manggis. �Data ini memperlihatkan keraguan kami terbukti. Sekarang data riil sudah kami pegang. Sasarannya jelas, tinggal kerja saja,� katanya. Melihat data tersebut, angka buta aksara tertinggi terdapat di Kecamatan Kubu, mencapai 5.046 orang, Karangasem 2.677 orang, Abang 2.449 orang, Selat 1.417 orang, Rendang 921 orang, Bebandem 808 orang, Sidemen 800 orang dan Manggis 380 orang. Persentase tertinggi penyandang buta aksara terjadi pada kelompok usia 45 tahun sampai 59 tahun, mencapai 57,59 persen. Sedangkan kelompok usia 25 tahun sampai 44 tahun mencapai 36,22 persen dan kelompok usia 15 tahun sampai 24 tahun 6,19 persen. Setelah mengantongi data ini, Disdikpora Karangasem langsung bergerak cepat melaku-

32 19 - 25 September 2016

kan penanganan awal pengentasan buta aksara. Tahun ini difokuskan di Desa Seraya dengan sasaran sebanyak 500 orang. Kemudian tahun depan ditarget bisa tertangani lagi sebanyak 5.000 orang. Sisanya baru akan digarap lagi pada tahun ketiga. �Tahun ketiga, kami targetkan penanganan buta aksara bisa tuntas,� tegasnya. Setelah memperoleh data lengkap angka buta aksara ini, Ariyasa mengaku akan segera menyampaikannya kepada Bupati Karangasem untuk membicarakan persoalan anggaran. Ada beberapa hal yang tentunya membutuhkan pembiayaan, seperti untuk pelatihan tutor, modul, buku saku, ATK, honor dan kebutuhan lainnya. Ia yakin, Bupati akan mendukung penuh. Sebab, penuntasan angka buta aksara ini menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah yang harus tuntas dalam waktu lima tahun. Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah daerah juga menggandeng perguruan tinggi. Sebanyak sepuluh perguruan tinggi memastikan diri bersedia menjalin kerjasama dengan Pemkab Karangasem dalam penanganan angka buta aksara. l Bagiarta


MBP/sos

Sejumlah siswa dan guru menghadiri pemberian reward merangkum buku oleh Pemkab Bangli di Desa Peninjoan, Tembuku, belum lama ini.

Rangsang Minat Baca, Siswa Diminta Rangkum Buku MINAT baca siswa di Kabupaten Bangli masih tergolong rendah. Hal itu mengakibatkan pengetahuan akan perkembangan sebuah informasi menjadi sempit. Menyikapi hal ini, dalam merangsang minat baca, siswa diminta untuk merangkum buku yang nantinya akan diberikan reward. Kepala Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Bangli Dewa Ayu Widiasih mengungkapkan, minat baca siswa saat ini masih terbilang rendah. Jauh berada di bawah negara-negara maju di dunia. Hal ini secara otomatis akan berdampak pada pengetahuannya terhadap sesuatu hal yang cenderung sangat sedikit. Supaya ini tak terus berlanjut, pihaknya menerapkan program yang bekerjasama dengan sekolah untuk meminta siswa merangkum buku pelajaran. ”Dengan merangkum, secara otomatis mereka (siswa-red) akan membaca,” ujar Widiasih, belum lama ini.

Selain mengumpulkan rangkuman buku, kata Widiasih, siswa juga diberikan reward. Salah satunya, berupa peralatan sekolah. Hal ini dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan. Merangsang minat baca juga tak bisa dilepaskan dari peran serta orangtua. ”Rumah itu jadi tempat belajar pertama. Jadi, orangtua punya kewajiban merangsang anaknya untuk membaca,” tegas alumni Magister Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung ini. Sementara itu, Asisten I Sekda Bangli I Wayan Lawe mengungkapkan, guna menumbuhkan minat baca siswa di sekolah, pengelolaan perpusatakaan harus dilakukan secara professional dan ditata dengan cantik sehingga memunculkan rasa nyaman. ”Kualitas perpustakaan harus baik. Itu yang penting,” tegasnya. l Sosiawan 19 - 25 September 2016

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

UNWAR - Jumlah penderita sumbing bibir dan sumbing MBP/ist

WALI KOTA - Saat ini kanker serviks dan kanker payudara menjadi ancaman bagi para perempuan. Untuk menangani ancaman tersebut, diperlukan penanganan secara menyeluruh dan terpadu. Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat melantik pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Denpasar periode 2016-2021 dan seminar sehari tentang Strategi Pencegahan Kanker Serviks pada Perempuan Dewasa dan Anak-anak, Senin (29/8).

langit-langit di Bali dipastikan terus bertambah. Untuk membantu masyarakat mengatasi kedua masalah ini, Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar operasi gratis anak penderita sumbing bibir dan sumbing langit-langit dalam program “Berbagi Senyuman Unwar�.

MBP/ist

MBP/ist

DIKLATPIM - Peserta Diklatpim tingkat IV Kejaksaan Republik Indonesia mengunjungi Kabupaten Badung yang dipimpin Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Kejaksaan Republik Indonesia Mangihut Sinaga diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika didampingi para Pimpinan SKPD.

34 19 - 25 September 2016

UNDHIKSA - Sebanyak 1.915 orang mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) diwisuda Rektor Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. Wisudawan terdiri dari atas 284 Magister, 1.494 sarjana dan 137 ahli madya. Undiksha sebagai kampus negeri terbesar di Bali utara, tercatat sudah meluluskan 50.357 wisudawan terhitung semenjak belum bernama Undiksha. Peningkatan lulusan diiringi prestasi diraih dan dibekali disiplin ilmu kependidikan dalam dunia kerja.


MBP/ist

SMP PGRI 8 – SMP PGRI 8 Denpasar dinilai tim lomba penanggulangan kanker terpadu paripurna (PKTP) kota Denpasar Kamis (25/8) lalu. Dalam ajang itu, SMP PGRI 8 Denpasar yang dikenal dengan GRIASTA sebagai perwakilan kecamatan Denpasar Utara, menampilkan berbagai kreativitas dalam upaya penanggulangan kanker bagi remaja sejak dini dengan sangat apik.

MBP/ist

STIKOM BALI - Setelah sebelumnya memenangkan berbagai hibah penelitian dan menjadi perguruan tinggi IT ranking III nasional, kini Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) RI menempatkan Stikom Bali sebagai ranking kedua (II) di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat kategori sekolah tinggi IT.

MBP/ist

MBP/ist

BEDAH RUMAH - Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar Dr. Putu Dyamikawati, S.H., M.Hum. tak pernah kering dengan ide kreatif yang prorakyat. Serangkaian wisuda sarjana, Undwi kembali membuat program baru yang memperkuat jati dirinya sebagai PTS unggul milik masyarakat Bali. Minggu (28/8) kemarin melakukan bedah rumah untuk karyawannya I Wayan Suartana di Banjar Negari, Desa Sading, Badung.

STIKES BALI - Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M., Sabtu (27/8), mewisuda 143 lulusan ahli madya kebidanan dan keperawatan dan seorang S-1 Keperawatan. Yang membanggakan, dari 108 ahli madya Kebidanan yang diwisuda, sebanyak 23 orang (21 persen) lulus dengan predikat pujian, sisanya lulus dengan sangat memuaskan. Sedangkan dari 35 ahli madya Keperawatan yang diwisuda, 21 persen juga lulus dengan pujian, sisanya sangat memuaskan. 19 - 25 September 2016

35


PERTANIAN

Harus Bersatu Padu Majukan Pertanian Bali Selama ini, banyak tokoh meminta agar komponen pariwisata membantu majukan pertanian Bali. Bertahun-tahun permintaan itu digaungkan. Selama itu pula permintaan itu tak terpenuhi. Buktinya, pariwisata Bali makin melesat, pertanian Bali makin tertinggal. Kini paradigma itu harus ditinggalkan. Sinergitas perguruan tinggi, pemerintah dan petani adalah jawabannya. Ketiganya harus punya komitmen yang sama memajukan sektor pertanian.

P

rof. I Made Supartha Utama, akademisi Unud menyatakan, pertanian Bali harus mandiri. Sektor lain tidak bisa didorong-dorong untuk belas kasihan kepada sektor pertanian. Sektor pertanian harus menunjukkan kualitas hasilnya. ‘’Kalau itu sudah bisa dilakukan, tanpa diminta pun pasar akan menyerap, termasuk sektor pariwisata,’’ tegas Supartha Utama yang juga Direktur UCDP. Karenanya, perlu sinergi antara petani dengan akademisi dan pemerintah. Sasarannya adalah meciptakan produk-produk pertanian yang diminati pasar dan secara kualitas bisa bersaing di pasaran. Hal serupa juga dinyatakan Praktisi pertanian Wayan Supadno. Ia mengatakan, Bali jangan sampai keluar dari ikon pertanian. Sebab, peradaban orang Bali lahir dari sektor pertanian. ‘’Petani Bali harus tetap berbuat dan melakukan inovasi untuk melawan penghancuran lahan pertanian,’’ ujarnya. Guna menciptakan paradigma baru pertanian, ia meminta pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya, bisa bersinergi mencetak pengusaha muda pertanian sebanyak-banyaknya. Sebab, saat ini pengusaha muda di Bali baru 1,6 persen. Dengan cara ini, sudut pandang generasi muda melihat pertanian akan berubah, karena akan menjadi lebih menguntungkan. Tak hanya Bali, wilayah lain ternyata juga mengeluhkan akan mundurnya sektor pertanian. Sejumlah tokoh nasional pun meminta agar pemerintah peduli pada pertanian. Mantan Panglima TNI Jenderal Purn. Moeldoko bercerita tentang pengalamannya setelah tidak lagi memimpin TNI. Dia mengatakan banyak melakukan perbaikan dari sisi sistem pertanian di berbagai daerah. “Yaitu mengubah mindset petani dari pertanian tradisional ke nontradisional, pertanian modern. Itu bisa diperbaiki dengan teknologi,” katanya. l Manik

36

19 - 25 September 2016

Banyak subak di Bali kini terancam punah dengan hadirnya perumahan.


Wujudkan Ketahanan Pangan Pertanian, ‘’mata air’’ budaya Bali. Budaya yang berbasis pertanian itulah yang menjadi cikal-bakal pariwisata Bali. Bertahun-tahun sinergi itu berjalan seiring. Namun kini tak lagi dilirik. Bahkan sektor pariwisata ‘’mencaplok’’ sektor pertanian. Tak hanya di Bali, pemerintah pusat pun galau dengan menurunnya peran sektor pertanian. Negara yang mencap dirinya agraris, telah ‘’ternoda’’ dengan mengalirnya impor produk pertanian. Karenanya tak salah pemeritah pusat telah mencari berbagai bentuk untuk menjamin kedaulatan pangan. Salah satunya, pemerintah sedang menyiapkan metode pengadaan lahan agar pemanfaatan tanah dapat lebih efektif dalam mewujudkan ketahanan pangan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, pekan lalu, mengatakan, kebijakan mengenai lahan ini penting karena pemerintah ingin setiap tanah memiliki status yang jelas dan dimanfaatkan secara maksimal. Ia juga memastikan kegiatan perencanaan ini dilakukan karena pemerintah ingin menjamin ketersediaan pangan dengan penyediaan lahan yang memadai. Dengan penambahan lahan ini, maka diharapkan investor dapat makin berminat untuk menanamkan modal dalam bidang pangan sehingga target produksi pertanian seperti jagung, gula maupun sapi bisa tercapai. Sementara di Bali, bukan metode itu yang diperlukan. Tetapi pembagian yang jelas antara pariwisata dan pertanian. Anggota Komisi II DPRD Bali, A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, sektor pariwisata jangan sampai mengangkangi pertanian Bali. Itu sebabnya, pemerintah harus bisa mempertahankan pariwisata budaya agar tidak beralih menjadi pariwisata massal. Salah satunya dengan mengalokasikan Pajak Hotel dan Restauran (PHR) untuk kelangsungan pertanian. “Jangan pernah berpikir untuk mengubah pariwisata budaya menjadi pariwisata massal. Kita harus tetap konsisten dengan pariwisata budaya. Melalui pendapatan dari PHR inilah seharusnya pemerintah memiliki komitmen yang jelas tentang pariwisata budaya. Salah satunya memajukan sektor pertanian,” jelasnya. Adhi Ardhana juga meminta pelaku pariwisata untuk menyerap lebih banyak lagi hasil-hasil pertanian lokal. Pertanian harus disadari sebagai bagian dari ‘’circle of life’’ masyarakat Bali yang menjadi dasar pariwisata budaya. Dengan demikian, kelestarian sektor pertanian dapat terus terjaga ditengah perkembangan sektor pariwisata. Mantan Dekan Fakultas Pariwisata Unud I Putu Anom mengatakan sektor pertanian di Bali harus menjadi prioritas. Pasalnya, budaya Bali yang adiluhung dengan roh nilai-nilai luhur agama Hindu berawal dari budaya agraris atau pertanian. Budaya itulah yang kemudian menjadi daya tarik atau magnet pariwisata Bali. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata Prof. Dr.I Gde Pitana mengatakan, pariwisata budaya di Indonesia diminati 60% wisatawan. Jauh lebih tinggi bila dibandingkan pariwisata alam sebanyak 35% dan pariwisata buatan 5%. “Untuk Bali, data terakhir kebudayaan itu sekitar 63%. Jadi pariwisata budaya itu menjadi tujuan utama, daya tarik utama, dan persepsi utama. Bahwa setelah sampai di Bali dia (wisatawan) juga melaksanakan di luar budaya, itu tidak masalah karena dalam pariwisata tidak ada single motivation,” ujarnya. l Rindra Kawasan pertanian Jati Luwih, Penebel, masih menjadi unggulan pengembangan sektor pariwisata berbasis pertanian. 19 - 25 September 2016

37


pa r i w i s ata

Perilaku Buruk WisatawAn di Pulau Surga

S

eringkali yang diberitakan oleh media asing selama ini, lebih banyak mengenai orang asing yang menjadi korban tindak kejahatan selama berada di Bali. Ironisnya, jarang diketahui oleh publik mereka juga kerap menjadi pelaku kejahatan. Berdasarkan data Polda Bali mencatat, Warga Negara Asing (WNA) terlibat kasus selama berlibur di Bali tahun 2014 mencapai 40 orang pelaku. Angka ini melonjak di 2015 mencapai 237 orang pelaku. Ini menunjukan kejahatan yang dilakukan orang asing di Bali semakin meningkat. Pelaku pariwisata Drs. I Made Ardana

38 19 - 25

September 2016

Putra, M.Si., mengatakan, Bali sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia, dipastikan banyak wisatawan datang dari berbagai belahan dunia ini. Mereka kebanyakan datang dan tinggal beberapa waktu untuk menikmati keindahan panorama, keunikan budaya dan seni masyarakat serta mencari keunikan lain yang ditawarkan oleh pebisnis pariwisata. “Budaya masyarakat dan hasil karya seni, keramahan, keindahan alam merupakan modal pokok pariwisata Bali, selain sarana dan prasarana yang begitu memadai yang dimiliki seperti akomodasi, transport,� ujarnya.

Menurutnya, kehadiran pariwisata sejatinya memberikan dampak yang sangat positif bagi perekonomian. Bahkan tanpa pariwisata sebagai andalan dan tumpuan masyarakat, maka Bali tidak ada apa-apanya. Kasus bom yang terjadi tahun 2002 lalu, benar-benar menjadi kenyataan yang telah melumpuhkan ekonomi masyarakat. Kesuksesan promosi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah dan yang intensif dilakukan para pebisnis dari industri wisata seperti hotel, travel, objek wisata dengan media cetak, elektronik on line ini berhasil mendatangkan jutaan wisatawan dari berbagai penjuru dunia setiap tahun.


Kedatangan ribuan wisatawan, baik asing maupun domestik ke Bali menunjukan Pulau Dewata masih menjadi primadona.

Dari ribuan orang asing yang datang ke Bali, kebanyakan dari mereka adalah murni wisatawan yang ingin menikmati keindahan dan budaya dari masyarakat di pulau seribu pura ini. Sebagian kecil lagi, ada berlaku sebagai wisatawan yang melakukan bisnis tersembunyi di balik visa wisatawan, ada yang memiliki usaha legal, bekerja secara gelap di beberapa industri pariwisata, membuat pabrik sabu-sabu, bahkan sering tertangkap basah membawa barang terlarang. Termasuk, kriminalitas di Tibu Beneng Kuta Utara oleh warga Perancis, Amokrane beberapa bulan lalu dan kejadian dua minggu lalu di Pantai Kuta dimana seorang Polantas, Wayan Sudarsa dibunuh sepasang kekasih, Sara Connor asal Australia dan David James Taylor asal Inggris. Kasus ini semakin memperkuat dugaan, bahwa kuantitas dan kualitas kejahatan yang dilakukan orang asing di Bali semakin meningkat,” tegas dosen Politeknik Negeri Bali ini.

Berkaca dari berbagai kasus terungkap yang melibatkan warga asing ini, maka semua elemen masyarakat harus sama-sama lebih waspada dan saling kontrol karena keamanan satu daerah adalah menjadi pertimbangan pokok seseorang untuk berlibur, selain faktor fasilitas dan daya tarik wisata. Bali yang sekarang mengundang wisatawan dari semua kelas, harusnya mulai berpikir untuk mendatangkan quality tourist (turis berkelas) yang memang memiliki kualitas diri dan finansial sehingga mereka datang untuk liburan saja. “Selama ini, target jangka pendek hanya mengejar kuantitas semata atau mass tourist. Asal hotel terisi tamu, asal transport jalan, harga destinasi dibanting, kontrak kerja di ambang batas. Semua itu memicu dan mengundang wisatawan yang tidak berkelas, bahkan ada pengangguran yang bisa datang. Itu karena Bali dijual murah sebagai penyebab,” ujar mantan Manager Bakungsari Cottages Kuta ini. Ardana menegaskan, sesungguhnya dengan modal yang dimiliki resources of tourism yang sangat komprehensif yakni faktor man made (karya seni kerajinan dan lukis), human made (keramahtamahan atau persahabatannya) dan environment resources (lingkungan yang masih alami) adalah modal dasar yang kuat sebagai bahan promosi untuk meraup pelancong berkelas, walaupun tidak sebanyak wisatawan saat ini. Akademisi Prof. Dr. Rai Setiabudhi, S.H., M.H., mengungkapkan Bali memang dikunjungi WNA, secara umum sebagai wisatawan. Namun, ada sebagian orang asing yang datang memiliki tujuan lain, yaitu cari untung. Celakanya tidak semua yang mau cari untung secara legal, tapi dengan cara-cara ilegal seperti kejahatan narkotika, penipuan, melakukan kejahatan seksual terhadap anak (phidopilia) dan lainnya. “Artinya tidak semua tamu datang berhati baik dan mulia, tapi tidak sedikit yang berhati buruk dan jahat. Dan yang paling memprihatinkan adalah kejahatan dengan kekerasan apalagi yang menjadi korban adalah seorang polisi. Saya yakin seorang polisi akan penuh perhitungan bilamana akan membalas sama-sama melakukan kekerasan (ada SOP apalagi sedang bertugas dan sangat berperasaan),” ungkapnya. Sementara yang dihadapinya adalah orang yang keras dan tidak berperasaan. Dalam ilmu kriminologi, lanjutnyan diistilahkan dengan irrational violence. Biasanya orang semacam ini akan melakukan kekerasan dengan apa saja untuk mewujudkan tujuannya. Sering kali tanpa ada provokasi terlebih dahulu dan pada umumnya korban tidak dikenal oleh pelakunya. “Secara teori biasanya kejahatan kekerasan dibedakan antara kejahatan kekerasan primer dan sekunder. Kekerasan primer, pelakunya baru pertama kali melakukan kejahatan. Sedangkan kejahatan kekerasan sekunder pelaku sudah sering melakukan kejahatan. Inilah perlu diselusuri terkait dengan peran pelaku pada saat kejadian dan terkait kesalahan pelaku serta masalah maksimum sanksi pidananya,” tegasnya. Sehubungan dengan kejadian tersebut, ke depan perlu, polisi hati-hati dalam melaksanakan tugas malam hari. Sebaiknya tugas dilakukan secara berkelompok, paling tidak berdua. Lantas siapa punya peran utama mengawasi WNA di Bali? “Yang paling berperan adalah Imigrasi. Mereka yang mengecek syarat-syarat kelengkapan surat-suratnya serta mengawasi sepak terjangnya, apakah sesuai dengan izin tinggalnya atau tidak,” katanya. Di lain pihak, pengawasan oleh masyarakat di mana turis tersebut tinggal. Bila ada hal-hal yang mencurigakan segera dilaporkan. Kepolisian secara umum juga punya peran untuk mewujudkan ketertiban dan keamanan. Terutama polisi yang ditugaskan mengamankan pariwisata. l Kertanegara 19 - 25 September 2016

39


A KT I V I TA S

MBP/ist

PAKET SEMBAKO - Bupati Karangasem IGA Mas MBP/ist

RANPERDA - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Denpasar tentang Pembentukan dan Penyusunan Perangkat Daerah Kota Denpasar disetujui seluruh fraksi DPRD Kota Denpasar pada Sidang Paripurna ke-14, Jumat (26/8) di Graha Sewaka Dharma, Lumintang.

Sumatri menyerahkan paket sembako kepada petugas kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karangasem di GOR Gunung Agung, Selasa (30/8). Paket sembako juga diberikan untuk petugas Badan Lingkungan Hidup (BLH).

HARGA PROMO - Felice Jewellery masih menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Senin (29/8) hingga Kamis (1/9). ‘’Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar,’’ ujar Sales Felice Jewellery Ahmad Bazari saat dikonfirmasi, Minggu (28/8). Menurut Ahmad, pihaknya juga memberikan harga promo untuk ladies ring best buy flower Rp 3,999 juta dan man’s ring Rp 15 juta.

MBP/ist

AFS DENPASAR - Direktur Akademi Farmasi Saraswati (AFS) Denpasar Drs. I Gede Made Saskara Edi, M.Psi, Apt., Senin (29/8) mewisuda 152 orang ahli madya tenaga teknis kefarmasian. Hingga kini alumni AFS mencapai 395 orang. Setelah diwisuda, Kepala Dinas Kesehatan Bali diwakili Kabid Kajian dan Pengembangan I Made Suwitra, SKM., mewakili Menteri Kesehatan mengambil sumpah dan melantik lulusan AFS Denpasar.

MBP/ist

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

40 19 - 25

September 2016


MBP/ist MBP/ist

FE UNHI - Fakultas Ekonomi Universitas Hindu Indonesia (FE Unhi) Denpasar meyudisium 131 orang lulusan sarjana di Sanur, Selasa (30/8). Para lulusan itu berasal dari S-1 Prodi Manajemen sebanyak 63 orang dan dari lulusan S-1 Prodi Akuntansi 68 orang. Pada yudisium periode II tahun 2016 itu, lulusan terbaik Prodi Manajemen diraih Muh Suryani dengan IPK 3,69 (cumlaude), sedangkan dari Prodi Akuntasi atas nama Dewa Ayu Erawati dengan IPK 3,63 (cumlaude).

FISIPOL UNWAR - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Warmadewa (Unwar) yang didirikan tahun 1984 terus menambah alumninya. Selain itu, Fisipol Unwar yang memiliki dua prodi yaitu Prodi Ilmu Administrasi Negara/Publik dan Prodi Ilmu Pemerintahan serta memiliki Program Pascasarjana (S-2) Magister Administrasi Publik (MAP) makin diminati masyarakat. Hal itu diungkapkan Dekan Fisipol Unwar Drs. I Made Mirta, M.Si. pada acara yudisium sarjana, Senin (29/8) lalu.

MBP/ist MBP/ist

FPAS UNHI - Fakultas Pendidikan Agama dan Seni

FKIP UNMAS - Dekan FKIP Unmas Denpasar Prof. Dr.

(FPAS) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali

I Wayan Maba, M.Pd., Rabu (31/8) meyudisium 181 sarja-

meyudisium para lulusannya. Pada yudisium ke-7 kali

na baru. Dari jumlah itu, 84 orang dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, 30 orang Pendidikan Bahasa Indonesia, 45 orang dari Pendidikan Matematika, 13 dari Pendidikan Biologi dan 9 orang dari Pendidikan Sejarah.

ini, FPAS Unhi melepas 80 orang yudisiawan/yudisiawati dari empat program studi (prodi) yang dimiliki fakultas ini di Hotel Nikki Denpasar, Jumat (26/8).

19 - 25 September 2016

41


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

FT UNWAR - Dekan Fakultas Teknik (FT) Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T., Rabu (31/8) meyudisium 52 sarjana teknik. Dari jumlah itu, 25 orang dari Prodi Arsitektur dan 27 orang dari Prodi Teknik Sipil. Jumlah ini meningkat 117 persen dibandingkan yudisium April lalu.

UNHI DENPASAR - Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kembali meyudisium lulusan S-1, Senin (29/8) di kampus setempat. Pada yudisium periode II tahun 2016 itu, Fakultas Teknik Unhi melepas 5 orang lulusan dari dua program studi (prodi) yang dimiliki. Lulusan dari prodi Teknik Sipil yaitu I Ketut Gede Dwija Astawa, I Kadek Adiawan dan Kadek Raka Okta Wisnawa. Sedangkan dari prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) yaitu Ni Putu Herrin Herdiana Jayanty dan Ni Nyoman Ayu Trisnowulan Rayadi Putri.

MBP/ist

MBP/ist

FKIP UNMAS - Gema Acara Penerimaan Eksekutif Muda (Ganesa) FKIP Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar digelar di Aula Kopertis Wilayah VIII, Denpasar Timur, Senin (29/8). Tahun ini FKIP Unmas menerima 364 mahasiswa baru, sementara yang mengikuti Ganesa tersebut sebanyak 270 orang dan acara tersebut dibuka Dekan FKIP Unmas Prof. Dr. Wayan Maba ditandai dengan penyematan topi serta nama peserta.

42 19 - 25

September 2016

SENATOR WEDAKARNA - Banyak proyek bangunan di Tabanan tidak memakai atau memberdayakan produk lokal seperti genteng Pejaten. Hal ini mengemuka dalam kunjungan kerja anggota DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ke sentra industri genteng dan gerabah Pejaten. Diharapkan semakin banyak orang Bali yang mengetahui dan memberdayakan produksi genteng Pejaten ini disuarakan Senator Wedakarna saat bertemu dengan Camat Kediri, Perbekel Pejaten, para Klian Dinas dan pelaku industri genteng dan gerabah, termasuk pemilik Museum Keramik Tanteri di Desa Pejaten.


MBP/ist

TEBANG PILIH - Selama ini kasus korupsi yang melibatkan oknum pejabat di Bali masih dirasa kurang gebrakan dan terkesan tebang pilih. Termasuk penanganan proses hukum, baik di kepolisian maupun kejaksaan. Apalagi pascadiberlakukannya UU Desa Tahun 2014, diperkirakan pusara korupsi akan melebar hingga ke tingkatan desa dan dusun. Hal ini disampaikan oleh Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Polres Buleleng.

PEMKAB KLUNGKUNG - Objek wisata Kertha Gosa termasuk dalam paket program City Tour yang diluncurkan Pemkab Klungkung beberapa bulan lalu. Pengelolaan objek wisata ini dibahas di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Rabu (31/8). Pertemuan dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Wakil Bupati Made Kasta dan Sekda Gede Putu Winastra dan dinas terkait.

MBP/ist

MBP/ist

SMAPAN - SMAN 8 Denpasar (Smapan) dibidani 10 tahun yang lalu oleh SMAN 1 Denpasar untuk menjadi sekolah mandiri. Tepat 8 Agustus 2006, sekolah ini resmi berdiri di kawasan Peguyangan. Jumat (26/8) malam, warga sekolah menggelar puncak HUT ke-10 secara meriah di Desa Budaya Kertalangu. Puncak HUT dihadiri para kepala SMP dan SMA di Kota Denpasar, Ketua Komite A.A. Ngurah Gede Widiada beserta pengurus, seluruh siswa dan guru.

UNWAR - Selama tiga hari, mahasiswa baru Universitas Warmadewa (Unwar) sukses mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di tingkat universitas. PKKMB, Rabu (31/8) ditutup oleh Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana di Kampus Unwar. MBP/ist

19 - 25 September 2016

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

ISBI - Pada 6 Oktober 2016 ini, Institut Seni dan Budaya

PEMKOT DENPASAR – Pemkot Denpasar melalui Dinas Koperasi dan UKM dalam menindaklanjuti percepatan dan fokus pengembangan Smart City (Kota Cerdas) khususnya dalam smart ekonomi, dengan mendorong dan memotivasi gerakan koperasi yang selalu berorientasi pada perubahan. Tindak lanjut ini dilakukan dalam meningkatkan dan memotivasi seluruh anggota gerakan koperasi Denpasar dengan menggelar talk show yang menghadirkan motivator James Gwee dengan moderator Prof. Ramantha.

(ISBI) Tanah Papua akan berusia 2 tahun. Menurut Rektor ISBI Tanah Papua Prof. Dr. I Wayan Rai S.,M.A, di samping bertugas membangun kelembagaan, dirinya juga sekaligus mengembangkan promosi ISBI Tanah Papua. Guna mencapai tujuan tersebut langkah nyata yang dilakukan adalah menjalin koneksitas sebanyak-banyaknya agar ISBI lebih cepat dikenal.

MBP/ist MBP/ist

BPR LESTARI - Ibu Yeniwati dan suaminya dikagetkan dengan kedatangan rombongan konvoi undian Tabungan Jumbo dari BPR Lestari berupa mobil Honda HR-V. Setelah melewati rute konvoi, mulai dari Kantor Pusat BPR Lestari Teuku Umar –Pasar Badung – Tohpati – By-pass Sanur hingga akhirnya tiba di kediaman sekaligus toko Yeniwati di daerah Sidakarya, Denpasar.

44 19 - 25

September 2016

PAD - Komisi II dan IV DPRD Karangasem menggelar rapat kerja dengan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) dan jajarannya, Kamis (25/8). Pihak dewan mengatakan, di tengah ancaman jebloknya pendapatan asli daerah (PAD) akibat penutupan galian C bodong, eksekutif diminta mencari alternatif penghasil PAD dari sektor lain.


MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Demi suksesnya Klungkung Kite’s Festival yang diselenggarakan 3-4 September 2016, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau kesiapan lokasi di Pantai Sidayu-Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (26/8). Bupati didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Klungkung I Wayan Sujana, Camat Banjarangkan Ida Bagus Mas Ananda, Perbekel Desa Takmung I Nyoman Mudita serta prajuru adat dan dinas setempat.

MBP/ist

UNDIKHSA SINGARAJA - Rektor Undiksha Singaraja, Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. memastikan 84 orang peserta Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (SM3T) gelombang VI berangkat menuju Papua di Kabupaten Teluk Wondama dan Raja Ampat. Kesempatan memperoleh pengalaman di lapangan itu dimanfaatkan peserta secara optimal. Selama satu tahun ke depan mereka akan memberi pendidikan terhadap siswa di daerah tersebut.

MBP/ist MBP/ist

BAG - Ajang kontes otomotif yang dibalut Buleleng Auto Garage (BAG) 2016 yang berlangsung sejak, Sabtu (27/8) dan berakhir Minggu (28/8) ditutup dengan ditandai touring keliling Kota Singaraja oleh seluruh peserta BAG dari komunitas motor tua hingga Harley Davidson (HD) dan pengumuman pemenang kontes modifikasi motor dan car audio.

UNMAS DENPASAR - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar seminar nasional (semnas) 2016, “Inovasi IPTEKS Perguruan Tinggi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”. Semnas itu berlangsung selama dua hari dari tanggal 29-30, dengan narasumber selaku keynote speaker Prof. Ocky Karma Radjasa, Ph.D (Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek Dikti), Prof. Dr. Ir. Luqman Hakim, M.S., Prof. Dr. Sundani NS, dan Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si. 19 - 25 September 2016

45


A KT I V I TA S

MBP/ist MBP/ist

ULP BULELENG - Pengadaan barang dan jasa saat ini semuanya berbasis teknologi informasi (TI). Prosedur seperti itu menuntut setiap instansi yang membidangi masalah ini, wajib meningkatkan kinerjanya secara optimal. Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemkab Buleleng melakukan kunjungan kerja (kunker) menyasar UPT P2BJ Provinsi Jawa Timur (Jatim) Selasa (30/8).

BUPATI TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menggelar syukuran bersama ratusan petugas kebersihan Kabupaten Tabanan di lapangan tenis Dangin Carik, Rabu (31/8). Hadir pula Wakil Ketua DPRD Tabanan I Wayan Gindra, unsur Muspida Kabupaten Tabanan, seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan unsur terkait.

MBP/ist

MBP/ist

UNDWI DENPASAR - Universitas Dwijendra (Undwi) terus memberi penguatan bidang kewirausahaan bagi lulusan yang berkualitas dan job creator. Serangkaian wisuda sarjana, mahasiswa dan alumni Undwi Denpasar menggelar seminar bertajuk ‘’Menjadi Wirausaha untuk Kesejahteraan Hidup’’, Sabtu (27/8).

46 19 - 25

September 2016

POLITEKTIK BALI - Program study di luar domisili (PDD) Politeknik Negeri Bali rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Jembrana menggelar wisuda II, Kamis (25/8) di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana. Sebanyak 166 mahasiswa diploma I diwisuda Direktur Politeknik Negeri Bali Made Mudhina disaksikan jajaran Politeknik Negeri Bali, termasuk Bupati Jembrana I Putu Artha, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana I Ketut Sugiasa dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Jembrana.


PROPERTI

Salah satu desain kamar tidur yang ditampilkan di sebuah situs internet yang bisa menjadi inspirasi menata kamar sendiri.

Mewujudkan Kamar Tidur yang Nyaman

K

amar tidur memiliki fungsi yang sangat vital pada sebuah rumah. Mengingat, sebagian besar waktu di rumah akan dihabiskan di kamar tidur. Karena itu, tidak salah bila pemilik rumah wajib menjadikan ruangan ini senyaman mungkin. Banyak hal yang mesti dilakukan dalam mewujudkan sebuah kamar tidur yang mampu menjadikan kamar tersebut nyaman ditempati. Salah seorang arsitektur Dian Prawira menyebutkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menata sebuah kamar tidur. Selain bisa mencari informasi di internet, cara mudah menata kamar tidur bisa dilakukan sendiri. Yang perlu mendapat perhatian, yakni sesuaikan dengan selera sendiri, meskipun menggunakan tenaga lain dalam melakukan penataan. “Buat kamar tidur itu agar lebih nyaman dari ruangan-ruangan lainnya,� ujar alumnus Univ. Warmadewa ini. Berbagai cara yang bisa dilakukan, di antaranya ciptakan kesan kamar yang

lapang. Mengutip artikel di sebuah laman, desainrumahnya.com menyebutkan, kamar tidur jangan dibuat sempit akibat menaruh barang yang tidak penting. Jangan memasukan semua barang ke kamar tidur. Tempatkan barang yang hanya menjadi kesukaan saja. Karena bila kesan kamar itu sempit, maka bisa menjadi sumber masalah. Mengingat kebanyakan orang merasa lebih nyaman jika tinggal di dalam kamar yang luas, sehingga kita tidak akan merasa sesak atau kita bisa bebas menaruh semua barang atau furniture yang kita butuhkan di dalam kamar. Masalahnya, tidak semua orang seberuntung itu tinggal di rumah yang besar, plus mendapatkan kamar tidur yang luas. Kamar tidur yang nyaman itu tidak harus selalu memiliki space yang besar. Memang kamar yang luas akan memudahkan untuk menaruh semua barang tanpa perlu repot atau kebingungan, namun bukan berarti kamar yang kecil tidak bisa menjadi lebih nyaman. Disebutkan, menata barang yang salah, ternyata ada beberapa kesalahan

lain yang membuat kamar tidur sempit menjadi tidak nyaman. Beberapa di antaranya, yakni hindari membeli satu set perabotan bagi kamar tidur Anda. Satu set tempat tidur, nighstand, lemari, kaca, dan sofa di ruang tidur akan membentuk keseragaman. Hal ini bukannya menjaga konsistensi di kamar tidur, justru membosankan. Perhatikan juga soal pencahayaan. Kamar tidur yang tidak mendapat pencahayaan yang cukup, akan menimbulkan kesan pengap. Namun, perlu diingat, kamar tidur jangan pula terlalu kelebihan pencahayaan. Terkait dengan warna kamar, sebaiknya hindari yang mencolok. Kesalahan lain dalam menata kamar tidur, yakni memasukkan semua hiburan elektronik ke dalam kamar. Televisi, permainan (game), telepon genggam, tab, komputer, komputer jinjing, dan berbagai alat lainnya hanya akan menstimulasi otak Anda. “Sebaiknya barang-barang itu ditempatkan di ruangan lain,� ujarnya. lAsmara Putera 19 - 25 September 2016

47


TRADISI

Usaba Dangsil

” Dangsil Dalem” Tertinggi dan Terberat

48 19 - 25

September 2016


D

ua puluh ribu warga terlibat dalam prosesi Usaba Dangsil di Desa Adat Bungaya, Karangasem, belum lama ini. Mereka memadati sudut-sudut desa dan ngaturang ayah mengusung satu per satu dangsil menuju ke Pura Penataran. Usaba Dangsil yang diyakini sangat sakral, seketika mengubah situasi di Desa Adat Bungaya, Karangasem menjadi lautan manusia. Puncak Usaba Dangsil diawali dengan ritual mapepada. Setelah itu, Ida Batara Kabeh masucian ke Pura Penataran, kemudian malinggih di Pura Bale Agung. Ida Batara Bagus Selonding kapundut oleh Truna menuju Pura Penataran. Suasana magis mulai terasa, tatkala Ida Batara Bagus Selonding mamargi melalui kain kasa putih dari Pura Bale Agung menuju Pura Penataran sekitar 300 meter. Kemudian itu, tujuh dangsil diarak menuju Pura Panataran secara bergiliran sekitar pukul 11.00 wita. Mulai dari Dangsil Nungnungan oleh krama Desa Kastala. Dangsil Desa oleh krama Desa Tenganan Dauh Tukad. Dangsil ini dinaiki oleh keturunan Puri Agung Karangasem, A.A. Mudita dan A.A. Bagus Candraningrat. Dangsil Desa ini saat diarak sempat mengalami masalah sebelum sampai di Pura Penataran. Bahkan, dua orang yang sebelumnya menaiki Dangsil Desa ini terpaksa harus diturunkan demi keamanan. Setelah mendapat penanganan secara sekala dan niskala oleh De Kubayan Wayan (pemegang segala keputusan ritual desa adat), Dangsil Desa ini akhirnya bisa napak di Pura Penataran. Selanjutnya, Dangsil Dalem saat diarak ke tempat yang sama juga tak kalah menegangkan. Dangsil Dalem menjadi yang tertinggi

dan memiliki bobot terberat, mencapai lebih dari 6 ton. Warga Desa Adat Timbrah yang mendapat tugas mengaraknya tidak mengalami kendala. Di tengah cuaca panas dan angin kencang, sambil berteriak “Surak Suhu” (penghormatan kepada Ida Batara Bagus Pejenengan), Dangsil Dalem dengan mudah terangkut ke Pura Penataran. Dangsil Dalem ini sejak awal memang menjadi pusat perhatian. Sebab, saat diarak, ujung dangsil ini harus benar-benar dijaga agar tidak patah. Ini menjadi tugas warga yang memegang tali agar keseimbangannya tetap terjaga. Ida Dalem Semaraputra yang naik di atas Dangsil Dalem pun merasa aman ketika dangsil diarak ke Pura Penataran, meski sedikit harap-harap cemas. Dangsil lainnya seperti Dangsil Sana Kauh dan Puseh yang diarak oleh krama Desa Bebandem, Macang, Kayu Putih, Tihingan tidak mengalami kendala. Begitu juga dengan Dangsil Pengguhung dan Susuan yang diarak oleh krama Desa Adat Bugbug. “Setelah semua dangsil napak, baru Ida Batara Kabeh kapundut Truna Desa Bungaya, Desa Asak, Desa Batudawa ke Pura Penataran,” ujar Manggala Prawartaka Usaba Dangsil 2016, Ida Bagus Wayan Jungutan. Sebelum semua dangsil napak di Pura Penataran diadakan prosesi Ngempet atau katambakin Ida Batara Kabeh yang dilaksanakan oleh krama banjar di Desa Bungaya dengan menggunakan Dangsil Taksu 40 buah. Setelah Ida Batara Kabeh malinggih di Pura Penataran, barulah desa, Daha Truna dan seluruh banjar dan krama Desa Adat Bungaya menghaturkan banten yang sudah disiapkan. l Bagiarta

MBP/gik

Krama saat mengusung Dangsil Dalem. 19 - 25 September 2016

49


HIBURAN

Vino Bastian Bangun ”Chemistry” dengan Keluarga Warkop

P

emeran Kasino dalam film Warkop DKI Reborn, Vino G Bastian membangun chemistry dengan keluarga Dono dan Kasino untuk mendapatkan totalitas saat memerankan karakter tokoh itu. “Untuk membangun chemistry sebagai pemain itu bukan hanya dengan pemainnya tetapi juga dengan karakter yang akan dimainkan, juga dengan keluarganya,” kata Vino G Bastian di Bandung, barubaru ini. Setelah menggelar gala premier di Jakarta dan Surabaya, gala premier film “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1” digelar di Bandung Indah Plaza, Bandung. Hal itu menurut dia

perlu dilakukannya untuk memastikan bisa mendapatkan karakter tokoh yang diperankan secara maksimal. Sementara itu satu-satunya personel Warkop, Indro menyatakan kedekatan Vino dan Abimana dengan keluarga Kasino dan Dono sebenarnya sudah dibangun sebelum syuting film dimulai. “Mereka juga mendekatkan diri dan sering berkomunikasi dengan keluarga masing-masing sebelum syuting dimulai, Abimana dengan keluarga Dono dan Vino dengan keluarga Kasino. Jadi semacam ada kedekatan emosional,” katanya. Selain bertemu dan mengobrol dengan keluarga Dono dan Kasino almarhum, pemain Warkop DKI Reborn juga melaku-

kan ziarah ke makam kedua komedian fenomenal itu. “Dengan melakukan ziarah sangat membantu saya membangun chemistry, tidak hanya untuk pemain sekarang, tetapi juga chemitru pada almarhum Om Kasino yang saya perankan,” kata Vino. Ia mengatakan bila bisa menghargai karakter yang diperankan, maka otomatis spirit dari almarhum juga akan mendukungnya. Ia berharap Warkop DKI tidak berhenti di Warkop DKI Reborn, tetapi juga akan ada reborn-reborn selanjutnya. l Kmb

MBP/kmb

50 19 - 25

September 2016


153 |19 - 25 September 2016

Wisata Bahari

Terganjal Regulasi, Terancam Reklamasi

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 153 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu