152 |5 - 11 September 2016
Pengiriman Janur ke Bali Terancam Diperketat RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI zKemiskinan dan Desa Membangun 6 BALI SEPEKAN zPetani Tembakau Mengeluh 7 LAPORAN UTAMA z Pengiriman Janur ke Bali Terancam Diperketat 8 z Per Hari, 30 Ton Janur Masuk Bali 9 z Bali Tak Mampu Penuhi Kebutuhan Sendiri 10 z Buah Lokal Bersaing dengan Buah Luar Bali 11
POLITIK zPetani Bali Jadi Komoditas Politik 16 zMenunggu Hasil Amandemen UUD 1945 17 KIPRAH REMAJA z Adi Dharmawan, Berawal dari Hobi,
LENSA z Barong 26
OLAHRAGA z Efek Skandal Obat Terlarang 27 PENDIDIKAN z Bahasa Daerah Terdesak dan Terancam Punah 32 KEMISKINAN z Rantai Kemiskinan Masih ’’Kokoh’’ 36 PARIWISATA z Ada LRT di Kampung Turis 38
Raih Berbagai Prestasi Bergensi 18
MANCANEGARA z Hutan Wisata Bernuansa Seram 20 DAERAH z Merayakan HUT Kota Negara
Tarian Erotis Menuai Kecaman 22
PROPERTI z Menata Ruang Tamu
Menjadi Lebih Familiar 47
HIBURAN z Vidi Aldiano
Wujudkan Mimpi 48 5 - 11 September 2016
3
DARI PEMBACA
Subak Sembung S
ebagai krama Subak Sembung kami sangat bangga karena dipilih oleh Pemkot Denpasar sebagai ekowisata Kota Denpasar. Itu menandai bahwa Wali Kota Denpasar dan jajarannya sangat perhatian terhadap sektor pertanian, bahkan bantuan pun terus mengalir seperti bantuan traktor, bibit, dll. Subak Sembung setiap hari selalu ramai digunakan masyarakat untuk bersantai, olahraga bahkan acara seremonial, namun di lain pihak krama Munduk Taman Subak Sembung justru bersedih dengan dibuatkan senderan baru justru air tidak bisa mengalir karena bocor di mana–mana. Krama sudah sering memperbaiki dengan swadaya sendiri tetap tidak berhasil. Kami mohon kepada instansi terkait minta solusinya agar tanah sawah berfungsi kembali. Mohon dicek sekali lagi suksma. K. Sudama Denpasar, Bali
Selamatkan Saluran Irigasi B
elakangan ini saya baca wacana tentang kembali pada sektor pertanian. Ini wacana bagus di tengah ancaman krisis pangan. Bangkitnya kepedulian terhadap pertanian juga perlu diperhatikan oleh pejabat daerah. Saya mohon wacana ini dijabarkan dengan kerja nyata jangan hanya dijadikan komoditas politik. Untuk itu, saya mengusulkan langkah strategis yang bisa dilakukan adalah dengan menyelamatkan saluran irigasi. Belakangan ini banyak saluran irigasi putus akibat banyaknya pengembang menguasai lahan pertanian. Dampak dari hancurnya irigasi teknis inilah yang membuat lahan pertanian banyak krisis air. Saya berharap ada langkah nyata untuk mengawal pertanian Bali. Made Jata Gianyar, Bali
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
5 - 11 September 2016
4
Menggugat Kebijakan Sektor Pertanian BALI menghadapi masa krisis dan suram di sektor pertanian. Selain menyusutnya lahan pertanian, Bali juga mulai berhadapan dengan krisis generasi pertani. Maraknya investasi dan tingginya jumlah penduduk membuat Bali kesulitan melakukan swasembada pangan. Lemahnya keberpihakan terhadap sektor pertanian diyakini akan mempercepat kehancuran sektor pertanian. Tidak berdayanya petani selama ini membuat sektor pertanian Bali hanya jadi komuditas politik. Kondisi ini makin menguat mengingat hampir 80 persen petani Bali hanya memiliki lahan garapan yang terbatas. Menyikapi nasib pertanian Bali ke depan, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait hal ini. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuisioner dan wawancara dengan tujuan untuk mencari strategi yang efektif dalam membangkitkan kejayaan pertanian Bali. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, dominan menyarankan agar pemerintah Propinsi Bali dan kabupaten/kota menyamakan persepsi dalam menjaga sektor pertanian. Tercatat 31,24 persen responden mengingatkan agar segera dilakukan reorientasi kebijakan untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian. Pelaporan hasil produk pertanian hendaknya sesuai realita jangan data semu. Bali harus melakukan pendataan yang jelas terhadap lahan pertanian dan membuat perlindungan terhadap jaringan irigasi. Anggaran untuk pertanian juga harus efektif untuk pemberdayaan pertanian bukan untuk kepentingan pencitraan saat pilkada. Selebihnya, 20,31 persen menyarankan agar investasi di Bali tidak lagi menyasar
lahan pertanian. Alih fungsi lahan pertanian dengan dalih apapun harus dihentikan. Pemberian izin untuk pengembang dan investasi daya dukung pariwisata harus benar-benar selektif. Pengembang atau pemodal harus diwajibkan menjaga jaringan irigasi bukan malah sebaliknya menyegel saluran irigasi teknis demi kepentingan ekonomis. Kelompok lainnya melihat pemberdayaan teknologi serapan bagi pertanian sudah mendesak dilakukan. Pertanian tradisional dengan penggunaan alat-alat manual sebaiknya mulai diimbangi dengan penggunaan teknologi terapan. Penggunaan bibit dan penerapan pola tanam berdasarkan kajian yang benar juga layak dibudayakan. Tercatat ada 13,15 persen responden menyatakan adopsi teknologi terapan dalam pertanian Bali mendesak dilakukan. Sedangkan 16,22 persen responden menilai krisis pertanian Bali akan bermuara pada hilangnya generasi petani Bali. Untuk itu, pemerintah harus mengalokasikan dana untuk melakukan kaderisasi generasi petani Bali. Langkah ini bisa dilkukan dengan membentuk kelompok tani muda di setiap wilayah. Pemerintah juga harus memberikan jaminan bahwa profesi petani bisa menjadi pilihan profesi yang strategis untuk mengatasi beban hidup. Pandangan lain yang dinilai bisa mendongkrak kebangkitan sektor pertanian adalah menaikan harga jual produk pertanian. Ada 17,37 persen responden yang menilai rendahnya daya jual produk peretanian membuat petani tak bisa bersaing. Alih fprofesi di kalangan petani juga dimungkinkan oleh rendahnya penghasilan petani dibandingkan tingkat kebutuhan hidup. Kondisi ini makin parah
ketika kepemilikan lahan terbatas sehingga hasil bertani tak mampu menopang kehidupan. Sedangkan 1,71 persen responden lainnya menyarankan agar Bali segera melakukan langkah-langkah yang lebih kongrit menjaga pertanian Bali. Diantaranya menghidupkan koperasi tani termasuk mengefektifkan bantuan-bantuan kepada petani. Subsidi sektor pertanian yang digulirkan pemerintah harus dievaluasi. Bantuan diharapkan tepat sasaran dan bisa digunakan untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian. z Dira Arsana
5 - 11 September 2016
5
5
OPINI
Kemiskinan dan Desa Membangun
B
adan Pusat Statistik (BPS) dalam lamannya menunjukkan angka kemiskinan pada September 2015 mencapai 28,5 juta jiwa, terdiri atas warga desa 17,9 juta dan penduduk miskin kota 10,6 juta. Indeks Keparahan kemiskinan naik tipis pada Maret 2016 senilai 0,52 dibanding September 2015 sebesar 0,51 (BP, 22/8/2016). Mengatasi kemiskinan tidak semudah yang diwacanakan. Beberapa program penanggulangan kemiskinan di tingkat nasional seperti program KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) patut diapresiasi positif. KUR misalnya, saat ini berjalan lancar, tetapi pengelolaan risikonya perlu juga mendapat perhatian agar bisa mengedukasi masyarakat untuk lebih produktif dan memahami dana itu bukan gratisan. JKN dalam bentuk BPJS sebagai jaring pengaman kemiskinan perlu terus diperbaiki dari sisi skema penganggaran maupun aspek pelayanannya. Mengatasi persoalan kemiskinan dengan mengandalkan kebijakan-kebijakan populis bisa jadi hanya berdampak pada kondisi penting tetapi belum cukup dalam kerangka jangka panjang. Oleh karena itu, berbagai program penanggulangan kemiskinan seharusnya dirancang dengan akurat, berbasis data yang kridibel dan peta jalan yang jelas menyentuh akar masalah yang dihadapi. Mengutip pendapatnya Ellwod seorang Guru Besar Ekonomi Harvard Kennedy School, terdapat empat dimensi penanggulangan kemiskinan. Keempat dimensi tersebut adalah ekonomi yang stabil, keunggulan komparatif jangka panjang, tata kelola pemerintahan yang kuat dan efektif serta program bagi kaum miskin yang dirancang dengan cermat. Ekonomi yang stabil dalam era interdependensi ekonomi saaat ini sangat sulit dikendalikan, karena banyak faktor yang menjadi ikutan seperti masalah keamanan dan radikalisme. Keunggulan jangka panjang terbentuk manakala pandangan strategik berbasis pengetahuan dapat dikelola dengan baik. Tata kelola pemerintahan akan mendukung penyaluran skema penanggulangan kemiskinan
6
Oleh I Wayan Suartana
tepat sasaran dan terbebas dari manipulasi. Korupsi yang sistemik dan kronik akan berdampak langsung terhadap kemiskinan, karena yang berhak menjadi tidak berhak menyentuh rasa keadilan masyarakat. Aspek keempat berkaitan dengan cakupan program penanggulangan kemiskinan tidak hanya menyangkut besarnya gelontoran uang yang diberikan kepada obyek sasaran namun juga aspek pembelajaran mengenai betapa pentingnya akuntabilitas dan pertanggungjawaban dana. Desa Menjadi Pusat Pertumbuhan Desa menjadi “titik gravitasi” dalam penanggulangan kemiskinan, karena angka kemiskinan yang lebih besar dari daerah perkotaan. Disamping itu, menelisik angka kemiskinan di kota yang cukup tinggi salah satu penyebabnya adalah tingkat urbanisasi yang masif dari desa karena mereka berharap mendapat penghidupan yang lebih layak. Tetapi, karena tingkat pendidikan yang relatif rendah, mereka akhirnya mengalami keterpinggiran dan kalah bersaing. Dengan terbitnya Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa, Desa bertransformasi menjadi entitas yang memiliki ruang kreativitas mengeksekusi kesejahteraan masyarakatnya. Konsekeunsi logisnya, pemimpin-pemimpin di desa seyogianya mempunyai visi dan strategi bagaimana dana yang diperolehnya mampu menjadi bagian dan aktor penting dalam menanggulangi kemiskinan. Paradigma baru yang dikembangkan untuk meminimalisir gonjang-ganjing kelesuan ekonomi (dicirikan dengan jatuhnya harga komoditas) yang berdampak pada daya beli masyarakat yaitu dengan menggeser pusat pertumbuhan ekonomi ke desa, karena mayoritas penduduk kita bertempat tinggal di desa. Desa diberikan kewenangan dan ruang untuk berinovasi memberdayakan masyarakatnya menuju kesejahteraan secara berkelanjutan. Ada gelontoran dana desa yang rata-rata mencapai nominal lebih dari 500 juta rupiah setiap desa per tahunnya untuk lebih dari 72.000 desa di seluruh
Indonesia. Gelontoran dana desa dalam RAPBN 2017 pun dipasang lebih tinggi dari tahun 2016 ini. Paradigma ini sejalan dengan membangun Indonesia dari pinggiran dan desa yang dibalut dengan istilah ”desa membangun”. Cara pandang lama yaitu ”membangun desa” ditinggalkan karena cenderung sentralistik dan kurang partisipatif serta seringkali mengabaikan prioritas dan kebutuhan yang ada pada desa yang bersangkutan. ”Desa membangun” menjadikan desa tidak hanya objek pembangunan tetapi desa menjadi subyek pembangunan dengan mobilisasi energi prakarsa, inisiatif dan kearifan lokal yang dimiliki. Desa membangun sebagai pusat pertumbuhan mempunyai peran dalam memperkuat perekonomian nasional sekaligus dalam penanggulangan kemiskinan.Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang tidak hanya berasal dari dana desa di suatu desa malah ada yang mencapai rata-rata lebih dari 2 milyar tiap tahunnya. Kalau APBDes ini terserap dengan baik maka perekonomian nasional akan banyak tertolong. Katakanlah setiap desa rata-rata memiliki APBDes 1 miliar rupiah maka akan ada dana sekitar 73 triliun rupiah yang bisa mengangat perputaran ekonomi sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Namun demikian, membangun desa dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan bermakna apa-apa manakala kesenjangan ekonomi dan sosial tak teratasi, karena itu diperlukan tata kelola agar dana desa ataupun APBDes tepat sasaran dan tidak dikorupsi. Dana desa secara bertahap bisa menurunkan angka kesenjangan ekonomi dan sosial, dengan catatan dana tersebut digunakan sebagai stimulus pembangunan ekonomi, infrastruktur, peningkatan investasi ekonomi desa dan aspek-aspek pemberdayaan lainnya. Berdasarkan peraturan Menteri desa Nomor 21 tahun 2015, dana desa juga pro pelestarian lingkungan hidup, pengelolaan hutan/pantai dan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat untuk energi terbarukan. Penulis Guru Besar FEB UNUD
5 - 11 September 2016
6
BALI SEPEKAN
Tower Bodong Belum Dibongkar
MBP/sos
Petani Tembakau Mengeluh PETANI tembakau di Dusun Kubusuih, Desa Yangapi, Tembuku mengeluhkan harga hasil panen yang dipermainkan pengepul. Hal itu mengakibatkan penghasilan petani tidak menentu. Pemerintah pun diharapkan bisa memberikan perlindungan. Salah seorang petani, I Made Kritikayasa, menuturkan animo masyarakat membudidayakan tembakau cenderung meningkat. Hal tersebut ditunjukkan dengan bertambahnya luas lahan perkebunan yang sebelumnya hanya 10 hektar menjadi 15 hektar. Kualitas panen pun tergolong
cukup baik. Namun sayangnya, sampai sekarang ternyata petani masih dihadapkan dengan persoalan permainan harga dari tengkulak. ‘’Harga tembakau di tingkat petani sangat rendah yakni Rp 40 ribu per kilogram. Idealnya sekitar Rp 75 ribu,’’ keluhnya, Selasa (23/8). Adanya permainan harga ini mengakibatkan penghasilan petani tidak menentu. Oleh sebab itu, pemerintah diharapkan bisa memberikan perlindungan berupa standardisasi harga. z Sosiawan
SEJUMLAH Tower tak berizin alias bodong milik PT Tower Bersama (TB) belum dibongkar dan masih berdiri kokoh di taman median jalan. Tower tersebut masing-masing di Jalan By-pass Ngurah Rai, wilayah Kelan, dan di Jalan Sunset Road persimpangan Jalan Dewi Sri, Legian. Padahal, pemilik tower tersebut berjanji akan membongkar keseluruhan tower hingga batas waktu yang telah disepakati yakni Senin (22/8). Nyatanya, hingga batas akhir deadline, hanya satu yang dibongkar yakni yang di Jalan By-pass Ngurah Rai. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung I Putu Eka Marthawan pun mengaku geram melihat kondisi tersebut. Dia mengancam akan mengeksekusi sendiri tower-tower tersebut. Pihaknya akan memberikan teguran keras kepada PT TB yang setengah hati menepati janjinya. Menurutnya, sikap PT TB yang tidak menepati janji merupakan pelecehan terhadap pemerintah yang berniat memberikan pembinaan agar mereka taat terhadap aturan yang berlaku di Badung. ‘’Ini namanya pelecehan terhadap pemerintah,’’ ucapnya. z Parwata
Rumah Makan Manalagi Terbakar RUMAH Makan Manalagi ludes terbakar Minggu (21/8) lalu. Kebakaran yang diduga karena korsleting itu menyebabkan RM di Jalan Teleng No. 9 di wilayah Kota Singaraja mengepulkan asap tebal. Tidak pelak peristiwa itu membuat masyarakat di sekitar panik. Api yang sekitar satu jam baru bisa dikendalikan itu menyebabkan bangunan rumah makan itu ludes jadi arang.
Diduga, titik api yang muncul itu karena korsleting. Saksi Adi Supianto alias Diping (34) yang merupakan pekerja di rumah makan itu mengatakan kobaran api menyala pukul 23.00 wita. Api yang tiba-tiba sudah membesar itu membuat dia terkejut bersama beberapa rekan kerja lainnya. Dia pun mencoba mematikan titik api di meeting room, tetapi tidak memberi hasil memadai. Petugas
PMK langsung menyemprotkan air pada bangunan berukuran 20 x 7 meter, tetapi api baru bisa padam hampir selama satu jam. Pemilik warung Mohammad Saleh (56) mengatakan kebakaran ini membuat perabotan warung beserta isinya ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta. z Dewa Kusuma 5 - 11 September 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
MBP/udi
Polisi memeriksa kendaraan pengangkut janur di Pelabuhan Ketapang.
Pengiriman Janur ke Bali Terancam Diperketat
J
anur menjadi salah satu komoditi primadona Banyuwangi. Setiap hari, sekitar 30 ton janur dikirim dari Banyuwangi ke Bali. Jumlah ini, belum termasuk janur dari sejumlah daerah di Jawa, seperti Lumajang, Jember dan Malang. Permintaan janur biasanya melonjak saat mendekati hari keagamaan di Bali. Salah satunya, Galungan. Sayang, tingginya pengiriman janur ke Bali ini belum memberikan kontribusi besar bagi Banyuwangi. Apalagi, Perda yang mengaturnya dinilai kedaluwarsa. Sebab, sanksinya relatif ringan. DPRD Banyuwangi berencana merevisi sejumlah Perda yang kedaluwarsa. Salah satunya Perda Janur. Pertimbangannya, meningkatkan pendapatan asli daerah dan melindungi pertanian kelapa di Banyuwangi. “Ada banyak Perda yang kita nilai kedaluwarsa. Kita invetarisir, jika perlu direvisi akan kita revisi. Bila perlu dibuatkan Perda lagi,� kata Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara. Khusus Perda Janur, kata politisi PDIP ini, pihaknya akan melakukan kajian mendalam. Sebab, hal ini berkaitan dengan perlidungan tanaman kelapa di Banyuwangi, termasuk memperhatikan sektor ekonomi yang berkaitan dengan Bali. Selama ini, kata dia, banyak daun janur dipasok ke Bali setiap hari. Namun, belum
8
ada aturan jelas retribusinya. Termasuk, sanksi yang diberikan jika ditemukan pelanggaran. Nantinya, kata Made, Perda Janur ini harus memikirkan kelangsungan pertanian kelapa di Banyuwangi. “Bisa jadi, implementasinya, pengiriman janur ke Bali lebih diperketat. Tapi, tetap kita perhatikan kondisi riil di lapangan,â€? jelasnya. Menurut Made, hubungan ekonomi Banyuwangi dengan Bali tak bisa dianggap enteng. Sebab, sudah menjadi penopang kehidupan warga dari dua pulau tersebut. Namun, kata dia, Banyuwangi juga wajib memikirkan pemasukan restribusi dari penjualan janur ke Bali, sekaligus memikirkan kelangsungan pertanian kelapa. “Jadi, harus memikirkan potensi pendapatan asli daerah. Selama ini, sepertinya belum DGD VLJQLÂżNDQ ´ WHJDVQ\D Pihaknya berharap, nantinya jika Perda Janur benar-benar direvisi, Pemkab tegas mengawalnya. Sehingga, ada efek jera. Lalu, ada kepastian bagi pelaku usaha ini dalam menjalankan usahanya. Petani kelapa juga bisa memanen janur sesuai kebutuhan pasar dengan aman. z Budi Wiryanto/ Bisnis Banyuwangi
MBP/budi
Made Cahyana Negara
5 - 11 September 2016
8
Per Hari, 30 Ton Janur Masuk Bali TUMPUKAN janur terlihat rapi di salah satu rumah warga di Perumahan Kalipuro, Banyuwangi, Selasa (23/8). Seorang pria sibuk menata janur yang menguning bersih. Tangannya cekatan menghitung lembaran janur. Lalu, dinaikkan ke pick-up. Ini adalah aktivitas rutin Nur Huda (50), salah satu pengepul janur asal Desa Papring, Kalipuro. Dia mengaku mulai menekuni usaha ini sejak tahun 1995. Alasan awalnya sederhana. Ingin menyambung hidup. Gayung bersambut, pria ini mendapat kepercayaan seorang distributor janur asal Desa Pesucin, Kecamatan Giri, Banyuwangi. “Dulu hanya sedikit yang mau menjadi pengepul dan distributor janur. Sekarang, puluhan orang,” kata Nur Huda kepada Majalah Bali Post. Menurutnya, bisnis janur ke Bali sangat menggiurkan. Apalagi, usaha ini nyaris tak ada matinya. Berapa pun permintaan bisa ludes terjual. Hal ini kata dia yang membuat banyak orang tertarik terjun ke usaha ini. Karena kebutuhan janur selalu meningkat, harga janur juga cenderung naik. Meski, terkadang turun. Di tingkat petani hingga pengepul kata dia harga janur ditetapkan per ikat. Pekan lalu, dari pengepul ke distributor harga janur tembus Rp 13.000 per ikat. Sedangkan janur hijau lebih murah, hanya Rp 2.500 per ikat. “ Jadi, kita ambil ke petani. Harganya Rp 9.000 per ikat. Belum ongkos panjat, Rp 2.000 per ikat,” jelas Nur Huda. Jika dihitung, dia hanya mendapat untung Rp 2.000 per ikat. Agar untungnya lebih banyak, tak jarang pria ini memanjat janur sendiri. Dalam sehari, dia bisa mendapatkan rata-rata 100 ikat per hari. Jumlah ini akan berkurang ketika musim kemarau. Sebab, pasokan janur akan berkurang tajam. Pemicunya, banyak petani yang enggan menjual janurnya. Alasannya, pertumbuhan batang janur kurang lebat saat kemarau. Biasanya, dalam satu pohon, bisa panen maksimal 3 lonjor janur. Namun, saat kemarau, hanya bisa dua lonjor, bahkan hanya satu lonjor. Setiap lonjor ini hanya bisa mendapatkan beberapa ikat janur isi 50 lembar, beratnya sekitar 1,5 kilogram. Dari pengepul, janur disetorkan langsung ke distributor yang akan mengirimnya ke Bali. Biasanya, pengepul harus tiba ke rumah distributor maksimal pukul 20.00 WIB. Sebab, janur harus segera ditata ke pick-up dan menyeberang ke Bali. Dalam satu pick-
MBP/udi
Pengepul janur di Kalipuro, Banyuwangi menata lembaran janur untuk dikirim ke Bali.
up kata Nur Huda bisa mengangkut hingga 1.300 ikat. Jika ditotal, beratnya sekitar 1,9 ton. Bahkan, bisa lebih. Dari pengamatannya, para distributor janur mencapai belasan orang, ditaksir sekitar 15 pick-up per hari menyeberanng ke Bali. Jika dijumlah, setiap harinya ada sekitar 30 ton janur segar yang masuk Bali. “Ini masih hitungan kasar dari pedagang Banyuwangi. Belum yang dari daerah lain,” jelasnya. Menurut Nur Huda, saking larisnya janur, banyak petani yang rela berutang ke pengepul. Biasanya, mereka meminta kas bon dengan nilai beragam, tergantung jumlah pohon kelapa yang dimiliki. “Ada yang Rp 1 juta, ada juga yang hanya Rp 200.000,” tuturnya. Uang kas bon ini nantinya diganti dengan panen janur setiap empat bulan sekali. Meski setiap hari mengirim janur ke Bali, kata Nur Huda, pihaknya tak khawatir akan kehabisan pasokan. Sebab, pohon kelapa sangat melimpah di wilayahnya. Justru yang dikhawatirkan adalah ketatnya persaingan akibat banyaknya pedagang janur. Di Banyuwangi, kata dia, ada dua lokasi pusat pengepul janur. Di kawasan Desa Sukojati, Kecamatan Kabat dan Desa Pesucen, Kecamatan Giri. Dua daerah ini adalah penghasil pohon kelapa yang melimpah. Sehingga, pasokan janur selalu tersedia. Ditambahkan, usaha janur ini bisa mem-
buka lapangan kerja bagi warga. Sebab, banyak tenaga kerja yang terserap. Terkait aturan, pihaknya melihat pengiriman janur dari Banyuwangi ke Bali selalu lancar. Bahkan, setiap hari, banyak pick-up yang masuk Ketapang membawa tumpukan janur, begitu seterusnya. “ Kalau pengiriman itu ditangani distributor. Tapi, setiap hari terlihat lancar,” jelasnya. Menurut Nur Huda, membuka bisnis janur ini diperlukan modal besar, utamanya para distributor. Mereka harus berani mengeluarkan uang terlebih dahulu untuk menggaet para petani kelapa. Jika tidak, dipastikan petani tak mau menjual janurnya. Janur Banyuwangi, kata Nur Huda cukup laris di Bali. Sebab, kualitasnya lebih tahan lama, daun janurnya cenderung lebar. Selain janur, komoditi lain andalan Banyuwangi adalah buah pisang. Hanya saja, buah ini tak bisa dilakukan pengiriman setiap hari. Sebab, pasokan pisang lebih sulit disbanding janur. Komoditi pisang banyak dihasilkan di wilayah Songgon, sekitar 30 kilometer arah barat daya Banyuwangi. Jeruk dan buah naga hasil petani Bangorejo, Banyuwangi juga ikut membanjiri Bali. Namun, buah ini tetap tergantung musim. z Budi Wiryanto/ Bisnis Banyuwangi 5 - 11 September 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
Bali Tak Mampu Penuhi Kebutuhan Sendiri SEBAGIAN besar bahan baku upacara menjelang hari raya Galungan, didatangkan dari luar Bali seperti Jawa Timur dan Nusa Tenggara. Bahan baku upacara tersebut misalnya buah-buahan, pisang, janur, daun ental (lontar). Tak hanya pemenuhan bahan baku, pembuatan upakara pun kini mulai diambil masyarakat luar Bali. Kepala Bagian Pengawasan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Denpasar A.A. Ngurah Yuliartha, S.H. mengatakan, suplai produk Pasar Anyar Sari, di samping dari kabupaten di Bali, juga dari provinsi lain seperti Jawa Timur, Ambon, Lombok, Jawa Barat. “Kalau janur kebanyakan dari Jawa Timur, buah seperti jeruk dari Jawa Timur lebih diminati karena lebih manis, kalau salak, salak lokal dari Karangasem lebih diminati. Pisang dari Sulawesi dan Ambon juga ada. Kebanyakan dari luar, stok pisang lokal kewalahan mungkin karena stok terbatas sedangkan kebutuhan banyak, Suplai dari petani kurang sehingga datangnya dari luar,” bebernya. Kepala Pasar Anyar Sari, I Nyoman Sujiana mengatakan, saat ini kondisi pasar masih sepi. Tidak seperti Galungan sebelumnya, yang 2 minggu sebelum Galungan pasar sudah mulai ramai. Tidak hanya sepi pembeli, barang yang datang pun sepi. “Biasanya jelang Galungan sehari barang yang datang sampai 7 truk, tapi sekarang paling 5 truk. Apalagi janur, saat ini biasanya sudah mulai ramai,” bebernya. Harga bahan baku upakaranya terbilang stabil, belum ada lonjakan harga mengingat belum banyaknya permintaan. Ibu Tomy (48), pemilik kios Sumber Rejeki di Pasar Anyar Sari, mengaku awalnya berjualan buah kini beralih menjual janur, sampian penjor, dan daun ental. Ia mengungkapkan bahwa janur didatangkan dari Malang. Ia menerima janur langsung dari distributor di Malang, mengingat Pasar Anyar Sari merupakan pasar pertama yang mendapat suplai bahan baku dari luar Bali. Sementara daun
10
MBP/eka
Salah seorang pedagang tengah menaikkan pisang ke atas mobil pick-up di pasar buah di Jalan Cargo, Denpasar. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi, banyak pedagang mendatangkan buah pisang dari luar Pulau Bali.
ental, diakui didapat dari Madura dan Sumba. Sementara untuk merangkainya menjadi sampian, dilakukan pengerajin baik warga lokal maupun warga luar Bali. “Kalau orang luar Bali, kita kasih contoh saja dia bisa buat,” tandasnya. Bau menyengat dari daun ental kemungkinan menyebabkan tidak banyak orang Bali yang mengambil pekerjaan merangkai sampian. Hampir setengah pengerajinnya merupakan orang luar Bali. “Kalau dulu kebanyakan orang Bali buat, kira-kira sejak tahun 2010 orang luar Bali mulai buat,” tuturnya. Ia pun mengungkapkan, saat ini harga janur masih stabil di kisaran Rp 16.000/ satu gabung janur. Sampian ental berisi 25 pcs seharga Rp 340.000. Mangga arum manis per kilogram Rp 20.000, mangga lali jiwo Rp 17.000/kg, jeruk yang ukuran besar Rp 15.000/kg, jeruk ukuran tanggung Rp 12.000/kg, salak Bali Rp 25.000/kg, salak pondoh yang notabene dari Sleman, Jogjakarta Rp 12.000/kg.
H-4 atau H-3 Galungan, diprediksi mulai ada peningkatan permintaan dan kenaikan harga barang. “Naiknya tergantung ketersediaan stok. Kalau barangnya sedikit, bisa naik harganya. Nanti jelang Galungan paling naiknya Rp 1.000-Rp 2.000,” imbuhnya. Eko Sulistyono (34), pedagang pisang di pasar Batukandik juga mengungkapkan, memang saat ini belum ada lonjakan permintaan dan harga. Karena, bahanbahan baku tersebut seperti pisang dan buah tidak langsung dikirim ke Bali, namun di-pending di Jawa Timur. “Dipending dulu, engga disebar. H-4 atau H-3 baru mulai disebar,” ungkapnya. Ia yang dulunya bekerja mengirim pisang dari Jawa ke Bali mengaku, suplai pisangnya dari Banyuwangi, Malang, Flores dan Jember. “Kalau Sulawesi barangnya tidak tahan, nanti rusak. Kalau dari Jawa Tengah, suplainya ke barat seperti Jakarta,” imbuhnya. z Citta Maya
5 - 11 September 2016
10
Buah Lokal Bersaing dengan Buah Luar Bali RASIO perbandingan pasokan buah lokal dengan buah luar Bali pada saat menjelang hari raya seperti hari raya GaOXQJDQ GDQ .XQLQJDQ VDQJDW VLJQL¿NDQ Hal ini diakui oleh salah satu pedagang buah di Pasar Ketapean, Jalan Katrangan, 'HQSDVDU 6XJLRQR 'DUL SHQJDODPDQQ\D selama berjualan buah di Pasar Ketapean, setiap menjelang hari raya pasokan buah lebih banyak didatangkan dari luar Bali, VHSHUWL .DOLPDQWDQ GDQ -DZD 7LPXU %DKkan hampir 80 persen buah dagangannya EHUDVDO GDUL OXDU %DOL Ia mengatakan, dari berbagai jenis varian buah yang dijual, hanya pepaya dan salak yang bisa dipasok dari Bali, itupun tidak VHWLDS KDUL 3DGDKDO SLKDNQ\D VDQJDW EHUharap petani Bali bisa memenuhi kebutuhan pasokannya setiap hari dan menjelang hari UD\D EHVDU GL %DOL 'L VDPSLQJ DNDQ OHELK murah karena tidak mengeluarkan biaya transportasi, juga kualitas buahnya masih VHJDU ³-DQJDQNDQ PHQMHODQJ KDUL UD\D hari-hari biasa saja saya memasok buah GDJDQJDQ GDUL OXDU %DOL ´ WHUDQJQ\D Hal senada diungkapkan oleh Yoseph selaku Manager Pemasaran Fresh Food %XDK GDQ 6D\XU 7LDUD 'HZDWD ,D PHQgatakan, persaingan buah lokal dengan buah luar Bali di Tiara Dewata rasionya VDQJDW WLQJJL 6HEDE SHWDQL EXDK ORNDO GL Bali tidak mampu menyediakan pasokan buah yang diinginkan setiap saat, apalagi PHQMHODQJ KDUL UD\D EHVDU 6HODLQ NDUHQD buah lokal di Bali berbuah secara musiman, diakuinya petani Bali juga belum semuanya bisa memanfaatkan teknologi untuk bisa PHQJHPEDQJNDQ KDVLO SHUWDQLDQ EXDKQ\D Oleh karena itu, pihaknya mengakui pada saat hari raya lebih banyak mendatangkan buah dari luar untuk memenuhi kebutuhan NRQVXPHQ $SDODJL PRWWR GDUL 7LDUD 'HZata adalah menyediakan produk yang lengNDS GDQ WHUEDUX XQWXN SHODQJJDQQ\D ³-LND petani buah di Bali mampu men-suplay produknya kepada kami setiap sepanjang hari, kami siap menjadi agen pemasaran KDVLO SHWDQL WHUVHEXW $SDODJL 7LDUD 'HZDWD sangat konsisten untuk memasarkan hasil SHUWDQLDQ ORNDO GL %DOL ´ WDQGDV <RVHSK $NDGHPLVL 3HUWDQLDQ 8QLYHUVLWDV 8GD\DQD 3URI 6XFLSWD PHQLODL EXDK lokal di Bali secara kualitas sebenarnya
MBP/eka
Seorang pedagang buah sedang melayani konsumen. Harga buah-buahan melonjak naik menjelang hari raya seperti Galungan dan Kuningan ini akibat meningkatnya permintaan.
PDPSX EHUVDLQJ GHQJDQ EXDK OXDU %DOL Hanya saja, buah lokal di Bali kebanyakan berbuah secara musiman sehingga tidak DGD VHSDQMDQJ KDUL 6HGDQJNDQ EXDK OXDU Bali, bisa diproduksi sepanjang musim karena mendapat sentuhan teknologi SHUWDQLDQ 6HSHUWL GLEHULNDQ ]DW PHQJDWXU tumbuh untuk mengatur pembuahan, sehingga produksi buah bisa sepanjang WDKXQ 6HPHQWDUD GL %DOL SHWDQL EXDK belum biasa dengan teknologi mengatur SHPEXDKDQ VHSHUWL LWX ³+DO LQLODK \DQJ menyebabkan pasokan buah lokal di Bali NDODK EHUVDLQJ GHQJDQ EXDK GDUL OXDU %DOL $SDODJL SDGD VDDW PHQMHODQJ KDUL UD\D *DOXQJDQ GDQ .XQLQJDQ ´ MHODVQ\D
Oleh karena itu, agar buah lokal Bali mampu bersaing secara kualitas maupun kuantitas, organoleptiknya perlu ditingkatkan seperti warna, bentuk, dan SHQDPSLODQQ\D :DUQD NXQLQJ EXDK MHUXN dengan degrening, dan bentuk buah jeruk dari bulat bisa di bentuk menjadi segi emSDW ³3ROD SLNLU PDV\DUDNDW %DOL WHQWDQJ pemanfaatan buah lokal perlu diubah sehingga buah lokal Bali akan menjadi WXDQ GLUXPDKQ\D VHQGLUL $SDODJL SDV menjelang hari raya besar di Bali yang semuanya membutuhkan buah untuk sarana XSDNDUD ´ SXQJNDV 3URI 6XFLSWD z Winata 5 - 11 September 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist
COI STIKES - Sebanyak 415 mahasiswa baru mengikuti Campus Orientation and Inauguration (COI) di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali. Pembukaan COI Stikes Bali ditandai dengan pelantikan mahasiswa baru oleh Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud, M.M., dan pelepasan balon oleh Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si., didampingi dan Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka, Senin (22/8).
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Denpasar Smart City tidak hanya menjadi wacana Pemkot Denpasar dalam menyelesaikan berbagai permasalahan perkotaan. Melalui semiloka yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 12 hingga 14 Agustus lalu di Bali Handara Resort, Desa Pancasari, Buleleng, melibatkan pakar Smart City dari ITB dan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Lewat penajaman dan komitmen bersama aparatur Pemkot Denpasar, akan membentuk Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Smart City dan UPT Kemiskinan.
PPS UNUD - Program Pascasarjana (PPS) Universitas Udayana (Unud) melepas 174 calon wisudawan ke83, Selasa (23/8). PPS periode III tahun 2016 ini melepas 13 orang dari Program Doktor dan 161 orang dari Program Magister.Ketua Panitia Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A. mengatakan, prestasi akademik yang dicapai para calon wisudawan pada periode ketiga ini mulai Program Magister sebanyak 41 orang (25,47 persen) dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude.
MBP/ist
PGRI BALI - PGRI Bali tak pernah absen mengikuti Porseni PGRI tingkat nasional. Tahun ini, Pengurus Provinsi PGRI Bali mengirim 20 atlet dan VHQLPDQQ\D VHUWD RÂżVLDO NH ajang Porseni ke-2 PGRI tingkat Nasional. Porseni PGRI tingkat Nasional 2016 dilaksanakan di Kabupaten Siak, Riau pada 21-25 Agustus. MBP/ist
12
5 - 11 September 2016
MBP/ist
INSPEKTUR UPACARA – Bupati Jembrana I Putu Artha MBP/ist
ATRO BALI - AkademiTeknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (Atro) Bali melaksanakan Pengenalan Program Studi (PPS) pada mahasiswa baru, Senin (22/8) hingga Rabu (24/8). PPS tersebut diisi dengan sosialisasi dan ceramah dari Dinas Kesehatan yang menyampaikan pengenalan awal tentang kesehatan, Kopertis Wilayah VIII tentang jalannya PPS, dan Direktur Atro Bali yang menyampaikan tentang SUR¿O $WUR %DOL
menjadi inspektur upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-71 di Stadion Pecangakan Kabupaten Jembrana, Rabu (17/8) pagi. Bupati Artha hadir bersama istrinya, Nyonya Ari Sugianti Artha didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Nyonya Ani Setiawarini Kembang.
MBP/ist
MBP/ist
APKASI - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersinergi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Selasa (23/8) melaksanakan Apkasi Procurement Network (APN) dengan tema ‘’Membangun Kemitraaan Pemerintah Daerah dengan Penyedia Barang dan Jasa’’ di Puri Agung Hall, Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta
BUPATI BADUNG - Dalam rancangan APBD Perubahan Badung 2016, pendapatan dirancang naik menjadi Rp 4,07 triliun. Kenaikannya Rp 237,3 miliar atau 6,19 persen dibanding APBD Induk 2016 yang nilainya Rp 3,83 triliun. Hal ini dikemukakan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. saat memberikan penjelasan terhadap 5 ranperda pada rapat paripurna DPRD Badung, Senin (22/8). 5 - 11 September 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
PENGOBATAN GRATIS - Sabtu pagi, 20 Agustus 2016 Rotary Club of Bali Denpasar mengadakan acara pembagian bantuan pendidikan yang dikemas dengan serangkaian acara pengobatan gratis di lapangan Serma Mudera desa Luwus sejak pukul 08.30 Wita. Kegiatan yang diselenggarakan secara rutin dan telah dirintis sejak 16 tahun silam oleh Rotary Club of Bali Denpasar bersama dengan para partnernya.
MBP/ist
MADE URIP - Komitmen anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. terus menggelorakan semangat kegiatan Lomba Mancing Mania di seluruh Bali. Khususnya di Tabanan, Ketua DPP PDI Perjuangan itu secara konsisten menunjukkan eksistensi dan kepeduliannya terhadap potensi sektor perikanan di masyarakat yang digerakkan oleh petani dan nelayan. Salah satunya dengan terus memberdayakan kelompok ikan sekaligus menggalakkan kegiatan Lomba Mancing Mania di Tabanan.
14 5 - 11 September 2016
MBP/ist
WABUP BADUNG - Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa didampingi Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung I Wayan Weda Dharmaja menerima Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) yang dipimpin Ahmad Yani, ATD., M.T. di Ruang Pertemuan Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung, Kamis (18/8). Acara ini juga dihadiri Ketua Komisi II DPRD Badung Nyoman Dirgayusa, Organda dan instansi terkait.
MBP/ist
UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) menandatangani MoU (nota kesepahaman) dengan Interisland Group di aula Kampus Hijau Universitas Dhyana Pura, Senin (22/8). Penandatanganan MoU ini dalam rangka membuka peluang bekerja ke luar negeri dan training bagi mahasiswa, calon lulusan dan alumni Undhira dengan mendapatkan fasilitas dan jaminan perlindungan dan rasa aman.
MBP/ist
UNHI - Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali melahirkan doktor. Doktor baru kali ini yakni Ni Made Sukrawati, S.Ag., M.Si., dosen Fakultas Pendidikan Agama dan Seni (FPAS) Unhi. Mempertahankan disertasi berjudul ‘’Proses Didaktis dalam Tradisi Ngayah Membuat Banten pada Pujawali Ngusabha Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli’’, Sukrawati dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.
MBP/ist
HARI LAHIR – Hari ini, Selasa (23/8) Anggara Kliwon, Wuku Julung WangiIsaka Warsa 1938 digelar upacara peringatan hari lahir Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedastera Putra Suyasa III, di Istana Mancawarna Tampak Siring. Dalam tradisi Majapahit ini disebut Sugeng Wiyosan Tinggalan Dalem atau peringatan hari ulang tahun untuk para penglingsir.
MBP/ist MBP/ist
STP NUSA DUA - Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara STP Nusa Dua Bali dengan Pemkab Klungkung.
STIMI - Memperbaiki kualitas dan kuantitas hasil penelitian, baik dosen maupun mahasiswa, STIMI Handayani Denpasar menggelar seminar nasional hasil penelitian dibukukan dalam bentuk prosiding di Auditorium STIMI Handayani, Kamis (18/8). Seminar ini dibuka Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra Prof. I Nengah Dasi Astawa. 5 - 11 September 2016
15
POLITIK
Petani Bali Jadi Komoditas Politik
B
ali mengalami proses pergesaran yang mengancam identitas karakter asli Bali baik masyarakat pertanian maupun lahan pertaniannya. Hal ini akibat Pemerintah Daerah menggiring masyarakat tanpa kontrol terhadap sektor pariwisata. Kondisi ini ditandai dengan sajian angka statistik. Berdasarkan Sensus Pertanian 2013 bahwa komposisi umur petani di atas 45 tahun 62 persen, antara 35 - 45 tahun hanya 26 persen dan petani di bawah 35 tahun hanya 12 persen. Wayan Supadno mengatakan Bali selama 10 tahun terakhir kehilangan petani akibat alih profesi 5,2 juta KK. Alih fungsi lahan pertanian intensif di Bali 500 ha/tahun. Hal ini berdampak pada pasar hasil-hasil pertanian di Bali banyak tergantung dari luar Bali. Dikatakannya hal ini terjadi akibat para pemimpinnya hanya menjadikan petani sebagai lahan politik. Menjelang ada pemilihan, calon pemimipin pura-pura peduli tapi setelah terpilih dilupakan. Ini juga merupakan bukti kurangnya jujur dan polos dalam berpihak terhadap pembangunan pertanian di Bali. Supadno mengatakan, solusi yang bisa diterapkan Bali untuk menjadikan pertanian berdaulat di Bali adalah secepatnya cetak pengusaha muda pertanian karena saat ini jumlah pengusaha di NKRI hanya 1.67 % padahal idealnya di atas 10%. Apalagi pengusaha pertanian di Bali tak akan mencapai 0,6%. Buatkan contoh-contoh nyata di lapangan terhadap usaha pertanian yang cepat bisa mensejahterakan petani. Di antaranya buatkan green house hortikultura, kebun buah, kebun lada, rumah lebah, dan usaha lainnya yang berpotensi menjadikan pertanian menjadi penyangga kekuatan ekonomi. Dalam konteks ini pemerintah harus lebih intensif mempertemukan simpul–simpul petani dengan para pemilik pasar. Hadirkan praktisi handal yang bisa memberi motivasi, inspirasi dan edukasi ke masyarakat. Cara lainnya adalah kerja sama dengan Balitbangtan selaku pemilik iptek inovasi pertanian yang bisa mendongkrak kesejahteraan petani agar membangun Taman Teknologi Pertanian di tiap kabupaten dan program ini ada tinggal jemput bola. ‘’Anggaran Kementan sangat besar buat ini,’’ ujar Supadno. Hal lain yang bisa diterapkan adalah bangun infrastruktur pertanian yg selama ini jadi beban berat variable cost produksi melekat jangka panjang petani hingga kalah bersaing dari luar Bali. Untuk bisa menjadi petani sukses, ia mengatakan kuasai diri untuk membangun karakter diri dan adaptif terhadap iptek inovasi terkini. Banyak belajar terhadap kegagalan petani selama ini. Ambil hikmahnya dan sadap kiat sukses para petani sukses. Rajin analisa pasar di BPS dan analisa estimasi FDVK ÀRZ tiap komoditas. ‘’Jika lahan sempit, pilihlah komoditas yang mampu beri omset minimal Rp 200 juta/ ha/tahun,’’ ujarnya.
Menjelang ada pemilihan, calon pemimpin pura-pura peduli tapi setelah terpilih dilupakan. Ini juga merupakan bukti kurang jujurnya dan polos dalam berpihak terhadap pembangunan pertanian di Bali. Wayan Supadno
z Dira Arsana
16
5 - 11 September 2016
16
Menunggu Hasil Amandemen UUD 1945 LIMA belas masalah yang akan dibahas sebelum melakukan amandemen UUD 1945 dimatangkan. Sebelum menuju amandemen, pembahasan lebih lanjut mengenai haluan Negara jadi prioritas. Gagasan amandemen dan perumusan haluan negara menjadi agenda nasional. “Mayoritas masyarakat mendukung gagasan reformasi sistem perencanaan pembangunan nasional model GBHN, Badan Pengkajian menilai dukungan masyarakat perlu dihargai tapi keputusan
politik tetap perlu diambil,� kata Ketua Badan Pengkajian MPR RI Bambang Sadono. Dipaparkan adapun lima belas masalah kebangsaan tersebut antara lain soal reformulasi tata negara semacam GarisGaris Besar Haluan Negara (GBHN), penguatan sistem presidensial, penguatan DPD RI, penataan lembaga negara seperti Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA), Komisi Yudisial (KY), ekonomi dan keuangan negara, dan sebagainya. Dalam rapat gabungan ini, Badan Pengkajian MPR menyampaikan hasil kajian dan pokok-pokok pemikiran diskusi dengan para narasumber dari berbagai kalangan. Beberapa pokok pikiran yang dibacakan Ketua Badan Pengkajian MPR RI Bambang Sadono, antara lain, ha-
luan negara sebagai pemandu arah pelaksanaan pembangunan nasional yang berkesinambungan. Kemudian haluan negara yang mampu mengintegrasikan pembangunan nasional dan daerah, perlunya sistem perencanaan pembangunan yang berbasis kepada kedaulatan rakyat dan aspek hukum terhadap pembangunan nasional. .HWXD 035 5, =XONLĂ€L +DVDQ PHQgatakan pimpinan MPR menyerahkan kepada masing-masing untuk membahas lebih jauh di internal fraksi terkait 15 masalah pembahasan amandemen konstitusi tersebut. “Lembaga Pengkajian MPR RI kini menyerahkan ke fraksifraksi MPR RI dan kelompok DPD RI untuk membahas kelima belas masalah kebangsaan tersebut. Dari lima belas masalah kebangsaan itu, nantinya akan diputuskan mana dan apa saja yang harus dibahas. Kita tunggu tanggal 20 SeptemEHU QDQWL ´ NDWD =XONLĂ€L +DVDQ z Hardianto
Lembaga Pengkajian MPR RI kini menyerahkan ke fraksi-fraksi MPR RI dan kelompok DPD RI untuk membahas kelima belas masalah kebangsaan tersebut. Dari lima belas masalah kebangsaan itu, nantinya akan diputuskan mana dan apa saja yang harus dibahas. Kita tunggu tanggal 20 September nanti. =XONLĂ€L +DVDQ .HWXD 035
5 - 11 September 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
Adi Dharmawan
Berawal dari Hobi, Raih Berbagai Prestasi Bergengsi
N
ama I Made Adi Dharmawan memang sudah tidak asing lagi GL MDJDW VHQL IRWRJUD¿ %DOL PDXSXQ ,QGRQHVLD %HWDSD WLGDN sejak menuntut ilmu di Jurusan Multimedia 60.1 'HQSDVDU SHPXGD NHODKLUDQ .XSDQJ 0HL LQL VXGDK PHQJROHNVL berbagai prestasi bergengsi di bidang foWRJUD¿ 'L DQWDUDQ\D MXDUD , /RPED )RWRJUD¿ -XUQDOLVWLN 7LQJNDW 60$ 0DKDVLVZD VH %DOL \DQJ GLODQMXWNDQ GHQJDQ MXDUD +DUDSDQ ,, GDQ QRPLQDWRU /RPED 3LDOD 3UHVLGHQ VHUWD MXDUD ,, /RPED )RWR 6XPSDK 3HPXGD .HPHQSRUD &DWDWDQ SUHVWDVL EHUJHQJVL LWX PDNLQ OHQJNDS NHWLND GLULQ\D GLQREDWNDQ VHEDJDL MXDUD , /RPED )RWR ,QGRQHVLD 3LDOD 3UHVLGHQ 'HUHWDQ SUHVWDVL LWX EHOXP WHUPDVXN SXOXKDQ SUHVWDVL ODLQQ\D GL WLQJNDW ORNDO %DOL PDXSXQ ORPED ORPED IRWRJUD¿ EHUVNDOD NHFLO ODLQQ\D ³6HMDN NHODV 60. VD\D PHPDQJ UDMLQ PHQJLNXWL ORPED ORPED IRWRJUD¿ EDLN WLQJNDW ORNDO %DOL PDXSXQ QDVLRQDO 6HPXDQ\D EHUDZDO GDUL KREL GDQ DMDQJ ORPED LWX KDQ\D XQWXN PHQJXNXU VHMDXK PDQD SHQFDSDLDQ VD\D GL ELGDQJ IRWRJUD¿ 7HUQ\DWD IRWR IRWR KDVLO MHSUHWDQ VD\D PHQGDSDW DSUHDVLDVL SRVLWLI GDUL SDUD MXUL VHKLQJJD VD\D PDNLQ termotivasi untuk memotret dan mengikuti EHUEDJDL ORPED IRWRJUD¿ ´ NDWD $GL 'KDUPDZDQ \DQJ MXJD VHPSDW PHUDK MXDUD , /RPED )RWR .RUDQ 7RNRK GDQ MXDUD , /RPED )RWR %DOL 3RVW LQL NHSDGD %DOL 3RVW EHOXP ODPD LQL 6DGDU GHQJDQ WDOHQWDQ\D \DQJ EHVDU GL ELGDQJ IRWRJUD¿ $GL 'KDUPDZDQ PHPXWXVNDQ XQWXN ³PHQJJXPXOL´ IRWRJUD¿ VHFDUD OHELK VHULXV $UWLQ\D WLGDN ODJL VHNDdar sebagai hobi tapi sudah memposisikan ELGDQJ IRWRJUD¿ VHEDJDL VDQGDUDQ PDVD GHSDQ DWDX SURIHVLQ\D NHODN 7DQSD UDJX UDJX setelah menamatkan pendidikan di SMKN 'HQSDVDU SDGD WDKXQ GLD ODQJVXQJ PHODQMXWNDQ SHQGLGLNDQ NH 3URJUDP 6WXGL )RWRJUD¿ ,6, 'HQSDVDU GDQ VXNVHV PHUDLK JHODU VDUMDQD 6 SDGD WDKXQ 7LGDN SXDV VDPSDL GL VLWX SXWUD EXQJVX GDUL
18
5 - 11 September 2016
MBP/ist
Adi Dharmawan berfoto di depan salah satu foto karya tugas akhir S-2-nya yang mengangkat satwa anjing sebagai inspirasi penciptaan.
SDVDQJDQ :D\DQ $UGDQD GDQ /XK 3XMLhati ini langsung melanjutkan pendidikan NH 3URJUDP 3DVFDVDUMDQD ,6, 'HQSDVDU 3HQFLSWDDQ GDQ EHUKDVLO PHQXQWDVNDQ SHQGLGLNDQ 6 Q\D DZDO $JXVWXV ODOX ³6HMDN WDPDW 60. ODOX VD\D PHPDQJ sudah menjatuhkan pilihan kepada bidang IRWRJUD¿ XQWXN EHUNDU\D PDXSXQ VHEDJDL WXPSXDQ PDVD GHSDQ VD\D :XMXGQ\D ELVD GHQJDQ EHNHUMD VHEDJDL SHQJDMDU IRWRJUD¿ GRVHQ VHSHQXKQ\D WHUMXQ VHEDJDL IRWRJUDIHU SURIHVLRQDO ´ NDWD SHFLQWD VDWZD DQMLQJ LQL dengan nada mantap. .HFLQWDDQQ\D SDGD VDWZD DQMLQJ LWX SXOD \DQJ PHPEXDW $GL 'KDUPDZDQ PHQJDQJkat satwa klangenan itu sebagai sumber LQVSLUDVL SHQFLSWDDQ NDU\D WXJDV DNKLUQ\D EDLN GL MHQMDQJ 6 PDXSXQ 6 8QWXN NDU\D WXJDV DNKLU 6 GLD PHQJDQJNDW MXGXO ³%DOL WKH ,VODQG RI 'RJV GDODP .DU\D &LSWD 'RNXPHQWHU´ \DQJ PHQJDQJNDW UHDOLWD NHEHUDGDDQ DQMLQJ GL 3XODX %DOL 'DUL NDU\D IRWRJUD¿ LWX GLD EHUXSD\D PHPEHULNDQ JDPEDUDQ VHFDUD Q\DWD PHQJHQDL UHDOLWD NHKLGXSDQ PDV\DUDNDW %DOL \DQJ tak terlepaskan dari keberadaan hewan
DQMLQJ 6HODQMXWQ\D PHODOXL NDU\D IRWRJUD¿ dokumenter ini diharapkan rasa peduli PDV\DUDNDW OXDV WHUKDGDS NHEHUDGDDQ DQMLQJ lebih kuat dan hubungan antara manusia dan DQMLQJ GL 3XODX %DOL WHWDS WHUMDJD 6HPHQWDUD XQWXN NDU\D WXJDV DNKLU 6 $GL 'KDUPDZDQ PHQDPSLONDQ NDU\D EHUMXGXO ³(NVLVWHQVL $QMLQJ %DOL 'HZDVD ,QL GDODP .DU\D &LSWD )RWRJUD¿ (NVSUHVL´ \DQJ PHQDPSLONDQ VLVL NHODP NHKLGXSDQ DQMLQJ %DOL VDDW LQL ³6HMDN NHFLO VD\D PHPDQJ FLQWD DQMLQJ GDQ VDPSDL VDDW LQLSXQ VD\D WHWDS PHPHOLKDUD EHEHUDSD HNRU DQMLQJ VHEDJDL VDWZD NODQJHQDQ %HJLWX VD\D PHPXODL KREL IRWRJUD¿ VHFDUD otomatis pula anjing-anjing peliharaan itu VHULQJNDOL VD\D MDGLNDQ REMHN DWDX PRGHO IRWR GDQ EHUODQMXW KLQJJD NDU\D WXJDV DNKLU 6 GDQ 6 .DUHQD NDU\D NDU\D IRWRJUD¿ VD\D VHULQJNDOL EHUVHQWXKDQ GHQJDQ DQMLQJ VHMXPODK WHPDQ WHPDQ IRWRJUDIHU GL %DOL GHQJDQ QDGD EHUFDQGD PHQMXOXNL VD\D VHEDJDL IRWRJUDIHU DQMLQJ ´ NDWDQ\D VDPELO WHUVHQ\XP VXPULQJDK z Sumatika
PROFIL
71 Tokoh Berpengaruh 2016
Puspayoga Masuk 10 Besar MAJALAH Men’s Obsession kembali merilis tokoh-tokoh yang memberi peran dalam mengisi hari kemerdekaan. Tahun ini, mereka menampilkan 71 Tokoh Berpengaruh 2016 yang dianggap memiliki prestasi dan inspiratif. Para tokoh tersebut berasal dari latar belakang berbeda dan dinilai memiliki peran dan pengaruh besar bagi khalayak luas. Baik karena aspek ketokohannya, penguasaan sumber daya ekonomi yang dimiliki, maupun karena predikat jabatan atau kedudukan yang diembannya.
M
ajalah Men’s Obsession memiliki tradisi merayakan HUT Kemerdekaan RI. Setiap tahun menjelang 17 Agustus, media yang dipimpin oleh Usamah Hisyam ini membuat edisi khusus dengan membuat daftar tokoh sesuai usia kemerdekaan RI. Kebijakan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap mereka yang telah berkontribusi besar untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Majalah Men’s Obsession edisi 8 Tahun 2016 menempatkan Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dalam jajaran 10 besar. Tokoh paling berpengaruh di urutan pertama adalah Presiden RI Joko Widodo, kedua Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, ketiga Presiden RI ke-3 BJ Habibie, keempat Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan kelima Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Menkop dan UKM dinilai sebagai sosok yang peduli membina koperasi dan UKM di Indonesia dan sebagai Menteri yang berhasil membuat kebijakan penataan kembali Koperasi dan UKM bersinergi dengan K/L dan Pemerintah Daerah. “Kementerian yang dia pimpin menyangkut hajat hidup orang banyak dan begitu luas pengaruhnya. Bayangkan berapa jumlah UKM yang dia bina (57 juta UKM), berapa pula anggotanya baik dari skala mikro maupun yang menengah. Setiap kebijakan yang dia buat
pastinya multiplier efeknya begitu luas,” ujar Direktur Media Obsession Media Group, Andi Nursaiful. Puspayoga sejak menjabat sebagai Menkop dan UKM pada 27 Oktober 2014 langsung membuat kebijakan penting yang berjalan sukses, yakni Reformasi Total Koperasi di Indonesia secara bertahap dan terukur. Pertama, rehabilitasi koperasi, yakni pemutakhiran data dan pembekuan/pembubaran koperasi. Kedua, reorientasi koperasi, yakni mengubah paradigma dari pendekatan kuantitas menjadi kualitas. Ketiga, pengembangan koperasi. Majalah tersebut menilai Menkop dan UKM ini mampu menunjukkan berbagai prestasi terutama penataan kembali data koperasi dan UMKM berbasis online system. Kemudian, Puspayoga membuat program pembebasan biaya pembuatan akta koperasi bekerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia. Di bawah komando mantan Wali Kota Denpasar, Kementerian juga mengeluarkan Sistem Badan Hukum Koperasi secara online, yang semula dilakukan prosesnya secara manual di setiap Dinas Kabupaten/Kota dan Provinsi dengan memakan waktu 90 hari. Dengan sistem online, maka pengesahan dapat dilakukan dalam waktu kurang lebih lima hari kerja. Sementara untuk menumbuhkan kewirausahaan di tanah air, Menteri Pus-
payoga juga membuat kebijakan dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk memberikan hak cipta secara gratis kepada pelaku UKM. Hal tersebut dalam rangka mendorong produktivitas usaha GDQ PHOLQGXQJL NUHDWL¿WDV 8.0 Terobosan sangat penting adalah terlibat dalam menurunkan bunga kredit usaha rakyat (KUR) dari 22% menjadi 9% pertahun dengan plafon kredit sampai dengan Rp 25 juta, tanpa agunan. Juga penurunan suku bunga dana bergulir LPDB-KUMKM untuk sektor rill menjadi 0,2 % perbulan atau (4,5 % pertahun) dan KSP 0,3 % perbulan atau (8 % per tahun). “Secara personal kami memilihnya sebagai salah satu orang berpengaruh karena dia tergolong orang yang bersih track recordnya bahkan sebelum menjabat menteri di Kabinet Kerja Jokowi, Puspayoga sudah aktif di pemerintahan daerah (Bali), yang membuat dia begitu dikenal melalui kebijakannya,” katanya. Majalah ini juga melihat hasil kerja Puspayoga diakui dan diapresiasi banyak kalangan, termasuk dunia internasional. Pada 15 Juni 2016, Puspayoga menerima penghargaan ICSB Presidential Award di markas PBB New York, AS atas dukungan pengembangan kewirausahaan sosial. z Humas Kemenkop
5 - 11 September 2016
19
MANCANEGARA
Hutan Wisata Bernuansa Seram
A
okigahara adalah hutan yang terletak di sebelah barat laut gunung Fuji di Jepang. Membentang dari kota Kawaguchiko sampai Desa Narizawa, Prefektur Yamanashi, membuat Aokigahara menjadi hutan lautan pohon. Angin yang berhembus di Aokigahara membuat pepohonan di sana mirip ombak lautan. Diperkirakan, Aokigahara sudah berusia 1.200 tahun yang membuatnya menyimpan banyak sejarah masyarakat Jepang. Meski tampak indah, Aokigahara memiliki banyak sekali rahasia mencekam sampai membuatnya dijuluki sebagai tempat bunuh diri terpopuler di Jepang. Kondisi hutan yang lebat, bahkan membuat Aokigahara tampak angker saat siang hari. Jika ditarik sejarah dan usianya, hutan Aokigahara tentu menjadi saksi bisu perubahan kehidupan masyarakat Jepang. Bahkan sejak zaman dulu, kisah mitos Jepang sudah menyebutkan bahwa Aokigahara dihuni Yurei (roh amarah). Memiliki luas 35 kilometer persegi, membuat Aokigaha tampak seperti tempat tinggal para hantu.
Aokigahara memang merupakan hutan yang sangat lebat. Letaknya di kaki gunung Fuji membuat kondisi Aokigahara selalu lembab dan berkabut. Bahkan saat siang hari, sinar matahari seolah-olah sulit menembus Aokigahara. Sungguh tempat yang menyeramkan Namun di era modern saat ini, keindahan hutan Aokigahara justru tertutup dengan julukan seramnya. Yap, status sebagai ‘hutan bunuh diri’, membuat banyak orang berpikir panjang untuk berkunjung ke Aokigahara. Gunung di sebelah barat laut gunung Fuji ini menjadi lokasi favorit banyak orang bunuh diri. Tercatat, hampir 100 orang setiap tahunnya memilih menghabisi nyawanya sendiri dalam kelebatan pepohonan Aokigahara yang gelap. Bahkan tradisi bunuh diri sudah ada sejak era keshogunan di Jepang. Meskipun mempunyai julukan mencekam, masih banyak saja orang yang ingin menikmati keindahan Aokigahara. Ya, letaknya di kaki gunung Fuji membuat Aokigahara PHQ\LPSDQ EHUEDJDL ÀRUD IDXQD PHQDNMXE-
kan yang membuat para pecinta alam ingin berpetualang ke sana. Untung itulah dibuat sebuah jalur pertanda bagi para pendaki gunung yang hendak menikmati Aokigahara. Sebuah larangan tegas disebutkan jika siapapun tak boleh melintas lebih dari jalur pendakian umum. Karena siapapun yang penasaran dan malah mencari jalur lain, maka kamu bakal sering melihat benda-benda peninggalan manusia sampai tulang tengkorak mayat bunuh diri. Meski bunuh diri di Aokigahara sudah ada sejak era keshogunan Jepang, dokumentasi resmi baru dimulai tahun 1998. Diperoleh hasil bahwa hampir 100 orang pertahun memilih bunuh diri di Aokigahara. Dan sampai saat ini tak ada yang tahu mengapa Aokigahara seolah jadi magnet bunuh diri di Jepang. Usut punya usut, sebuah spekulasi muncul dari novel Kuroi Jukai yang dirilis tahun 1960. Novel karya Seicho Matsumoto itu menceritakan mengenai pasangan yang bunuh diri bersama di Aokigahara. Kematian yang dipilih para korban di Aokigahara adalah gantung diri atau overdosis obat. Karena banyaknya orang bunuh diri, dipercaya ribuan arwah penasaran menghuni Aokigahara. Pada tahun 2005, ditemukan 105 mayat bunuh diri di Aokigahara. Hasil ini lebih banyak dari tahun 2002 yang ‘hanya’ 78 mayat. Kini dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Jepang memilih bungkam mengenai jumlah mayat yang ditemukan di Aokigahara. Namun, karena kondisi hutan yang begitu lebat dan bahkan tampak gelap di siang hari, dipercaya masih banyak sekali mayat yang tak ditemukan di Aokigahara. Apalagi ada kisah yang menyebutkan jika banyak keluarga zaman kuno yang memilih meninggalkan anggota keluarga mereka untuk mati perlahan di Aokigahara. z Gugiek Savindra
20
5 - 11 September 2016
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
R. TAGORE - R. Tagore adalah seorang pemikir dan pujangga besar India, penerima hadiah Nobel dalam bidang kesusastraan. Dia telah menulis lebih dari seribu puisi, lebih dari dua lusin drama, delapan novel, delapan kumpulan cerita pendek, dua ribu lagu dengan musik dan lirik yang diaransemen sendiri. Dia juga menulis sejumlah esai yang meliputi berbagai bidang bahasan seperti sastra, agama, sosial dan politik, berbagai kuliah di banyak negara di Asia, Eropa, dan Amerika.
PEMKAB BULELENG - Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) satu-satunya kabupaten yang berhasil mengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). Prestasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu diraih oleh kabupaten ini tahun 2010. Keberhasilan ini dimanfaatkan oleh Pemkab Buleleng untuk menambah wawasan dalam mengelola TPST. Hal ini terkait program Buleleng Bebas Sampah Plastik Tahun 2015 yang salah satunya melalui pengelolaan TPST.
MBP/ist
FE UNDIKSHA - FakultasEkonomi (FE) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, sukses menggelar orange party serangkaian agenda Orientasi Kehidupan Kampus (OKK). Kebanggaan tersendiri pada agenda seminar kepemimpinan dihadiri pembicara Putu Agus Suradnyana, S.T. sekaligus juga Bupati Buleleng. Dekan FE Undiksha, Dr. Naswan Suharsono, M.Pd., dalam sambutannya merasakan atmosfer berbeda di kalangan mahasiswa ketika menerima masukan dan motivasi Bupati PAS.
MBP/ist
HUMAS BULELENG - Humas dan Protokol Pemkab Buleleng melaksanakan program rutinitasnya dengan melakukan orientasi kehumasan ke luar daerah. Daerah yang disasar tahun ini adalah Bagian Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Selawesi Selatan. Dalam orientasi ini sejumlah program kegiatan sepertinya bisa ditiru untuk diimplementasikan di Buleleng. 5 - 11 September 2016
21
DAERAH
Merayakan HUT Kota Negara
Tarian Erotis Menuai Kecaman
3DQLWLD NRQWHV PRGLÂżNDVL PRELO GXGXN GLWHWDSNDQ WHUVDQJND ROHK SHQ\LGLN 3ROUHV -HPEUDQD GDQ GLMHUDW 88 3RUQRJUDÂż MBP/olo
K
einginan untuk menyuguhkan keramaian pada peringatan HUT ke-121 Kota Negara, Jembrana, akhirnya berujung kecaman. Mengingat, salah satu acara yang disuguhkan dalam perhelatan Jembrana )HVWLYDO \DNQL NRQWHV PRELO PRGLÂżNDVL Bukan kontes mobil ini yang dipersoalkan masyarakat. Namun, dalam kontes mobil PRGLÂżNDVL LWX VHPSDW PHQDPSLONDQ WDULDQ erotis yang diperagakan tiga gadis belia. Kontan saja, hiburan ini menuai kecaman dari warga. Buntutnya, sang ketua SDQLWLD NRQWHV PRELO PRGLÂżNDVL GLMDGLNDQ tersangka. Kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi daerah lain, ketika merayakan hari jadinya. Apa yang terjadi di Gedung Kesenian Bung Karno, Jembrana, Minggu (21/8) petang, diharapkan tidak terulang kembali. Buntut insiden tarian erotis oleh tiga penari, Polres Jembrana menetapkan ketua SDQLWLD NRQWHV PRGLÂżNDVL PRELO VHEDJDL tersangka. Komang AL (26) asal Dauhwaru dijerat dengan Undang-undang No. WDKXQ WHQWDQJ 3RUQRJUDÂż NDUHQD terbukti menyuruh ketiga penari membuka pakaian dan menari erotis untuk menarik minat pengunjung. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudarma Putra, seizin Kapolres Jembrana, Selasa (23/8) mengatakan tersangka yang bertindak sebagai ketua panitia dijerat pasal 36 yo pasal 10 dengan ancaman paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar. Tiga penari yang turut diamankan dan dimintai keterangan menjadi saksi. Mereka itu, yakni HI (26) asal Denpasar dan Ft (23) dari Banyuwangi diamankan seusai acara Minggu (21/8) malam, di Pekutatan, sedangkan DT (24) yang naik kendaraan lain diamankan di Singaraja. Usai pemeriksaan, ketiga penari dipulangkan. Dari keterangan mereka, para penari dibayar untuk tarian erotis itu senilai Rp 1,2 juta
22
5 - 11 September 2016
ditambah Rp 300 ribu biaya transport. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 3 pasang baju kaos merah dan kimono, tiga pasang pakaian dalam (bikini) hitam, serta uang tunai Rp 1,5 juta.
anak SD saat perpisahan, hingga sekarang ini tarian erotis di Gedung Kesenian. Dalam konteks pameran mobil, menurutnya juga tidak ada hubungannya dengan tarian tiga perempuan itu apalagi dilaksanakan dalam rangkaian HUT Kota dan HUT RI. Kenapa tidak anggaran ditonjolkan untuk Dikecam Aktivis Perempuan kearifan lokal di Jembrana, seperti pesta Suguhan tarian erotis saat kontes kesenian, penguatan budaya lokal, perjuanPRGLÂżNDVL PRELO LWX GLQLODL WLGDN WHSDW gan kemerdekaan dan lainnya. Karena itu dan bentuk ekspolitasi perempuan. Aktivis menurutnya pemerintah daerah juga harus Perempuan, Dewa Ayu Putu Sri Wiguna- selektif dalam menentukan acara. Pihaknya wati, mengecam keras adanya atraksi itu. juga menilai ada unsur kelalaian hingga Srikandi asal Yehembang ini menegaskan muncul tarian itu. Dari awal panitia harus permintaan maaf yang dilontarkan pani- menetapkan standar baku secara tertulis tia tidak otomatis menghentikan proses jangan secara lisan saja. Harus dibuat detail hukum. apa yang disuguhkan atau dipentaskan, bila Sri Wigunawati juga mengaku miris, perlu lakukan presentasi. Sehingga jelas, di tanah kelahirannya selalu dihebohkan mana yang boleh dan tidak. GHQJDQ NHMDGLDQ \DQJ EHUEDX SRUQRJUDÂż dan pornoaksi. Mulai dari joged bumbung z Surya Darma
Wabup Kembang Minta Maaf WAKIL Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan sangat menyesalkan tarian tidak etis itu dipertontonkan dalam pagelaran Jembrana Festival. Kendati merupakan tanggung jawab SDQLWLD WHNQLV DFDUD PRGLÂżNDVL QDPXQ Wabup Kembang meminta maaf kepada masyarakat Jembrana. “Saya sampai meminta ke panitia agar macaru (usai dihentikan). Nasihat kami agar pelaksanaan sopan, tidak digubris. Terlepas dari itu semua, kami selaku pribadi dan pemerintah daerah minta maaf. Atas kejadian ini kami mendapat hujatan masyarakat dan itu keteledoran kami. Kami minta maaf,â€? pinta Wabup. Wabup Kembang menilai GKBK Jembrana telah dikotori oleh tarian vulgar yang tidak etis dipertontonkan
I Made Kembang Hartawan
di tempat publik, apalagi disaksikan berbagai lapisan masyarakat. Untuk itu Kembang meminta pihak panitia teknis melakukan upacara pacaruan di lokasi acara. z Surya Darma
MBP/dok
Kubu Dilirik Jadi Sentral Galian C KECAMATAN Kubu, Karangasem dilirik sebagai sentral galian C. Hal ini mengemuka dalam jawaban gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur I Ketut Sudikerta pada Rapat Paripurna DPRD Bali, Senin (22/8). Kubu dinilai memiliki potensi yang cukup besar. Setelah dilakukan pertambangan, lahan di sana bisa direhabilitasi untuk pengembangan komoditas pertanian, khususnya hortikultura. “Dalam tata ruang Kabupaten Karangasem dan juga Provinsi Bali, sudah ditetapkan kawasan Kubu sebagai kawasan pertambangan,” ujar Sudikerta usai rapat paripurna dengan agenda jawaban Gubernur atas Pandangan Umum terhadap Raperda Perubahan atas Perda Provinsi Bali nomor 3 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha. Sudikerta meminta Pemkab Karangasem segera merevisi Perda RTRW-nya serta Perda Kabupaten Karangasem No.13 tahun 2012 tentang Pengelolaan Galian yang mencantumkan batas galian maksimal pada ketinggian 500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Pasalnya, perda tersebut tidak sesuai dengan peraturan di atasnya menyangkut batas ketinggian maksimal galian C. “Harus dilakukan perbaikan tata ruang Karangasem sehingga mereka (penambang, red) bisa melakukan penambangan.
Juga soal perda ketinggian, karena ada aturan di atasnya yang bisa dilakukan pertambangan di sana (di atas 500 mdpl, red). Ini kan ada kontradiksi peraturan di atas dan di bawahnya yang perlu diselaraskan,” jelasnya. Menurut Sudikerta, bila kegiatan pertambangan telah berlandaskan pada regulasi yang ada, ke depan tidak akan ada lagi pelanggaran yang dilakukan pengusaha galian C. Oleh karena itu, diperlukan komitmen antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota untuk bersamasama menjaga kawasan pertambangan yang ada di Bali. “Pertambangan ini juga penting dalam menopang program pembangunan di Bali sebagai penyedia material. Kalau material tidak ada, bagaimana kita bisa membangun? Karena itu ke depan harus kita tata dan kelola dengan bagus, dengan membenahi regulasi kita,” jelasnya. Anggota DPRD Bali Dapil Karangasem, I Gusti Putu Widjera, mengatakan, galian C tidak akan mungkin bisa ditutup. Namun, galian C harus dikelola dengan benar, taat aturan, serta ditentukan mana lokasi yang boleh digunakan menjadi galian C, mana yang tidak boleh. “Selama ini kan situasinya menjadi kacau, kemarin ada galian yang ditutup banyak yang teriak termasuk Gapensi
teriak. Kalau melihat daerah galian itu sangat mengerikan juga dari segi lingkungan, namanya pengusaha bagaimana mendapatkan keuntungan sebanyakbanyaknya. Artinya harus ada juga tanggung jawab kita untuk lingkungan,” ujar anggota Komisi I ini. Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) Bali, Wayan Adnyana, mengaku tidak masalah dengan penetapan Kubu sebagai pusat Galian C. Hanya, yang menjadi masalah, belum tentu semua orang paham dengan penetapan ini. “Sekarang paham tidak mereka, kalau misalnya galiannya dipindah ke daerah lain. Apakah kualitasnya masih sama dengan yang ditutup sekarang, kan belum tentu. Itu perlu kesadaran semua pihak, harus ada yang memberikan pendidikan kepada mereka, jangan nuntutnya seperti dulu lagi,” ujarnya. Terlebih lagi, lanjut Adnyana, petugaspetugas di proyek pemerintah hanya mau menerima pasir dengan kualitas bagus yakni berwarna hitam dan bersih dari lumpur. Kalau pasir ternyata berwarna kuning dan mengandung unsur tanah, sudah pasti akan ditolak. “Perlu dipermaklumkan kondisi material yang ditetapkan pemerintah, kualitasnya seperti apa harus semua paham itu,” jelasnya. z Rindra 5 - 11 September 2016
23
A KT I V I TA S STP NUSA DUA - Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali dipilih sebagai tempat International Trainning on Tourism oleh Kementerian Luar Negeri yang diikuti negara-negara partisipan se-Asia 3DVL¿N GL DQWDUDQ\D 6RORPRQ ,VODQGV 7RQJD 6DPRD )LML 3DSXD 1XJLQL 7LPRU /HVWH GDQ ,QGRQHVLD Pelatihan ini berlangsung selama sembilan hari dari 21 hingga 29 $JXVWXV PHQGDWDQJ MBP/ist
MBP/ist
BPR KITA CANTRADANA - BPR Kita Centradana menggelar customer gathering 2016 dengan tema ‘’Bersama .LWD 3HGXOL 'DODP 6DWX +DWL¶¶ 0LQJJX *DWKHULQJ LQL GLNDLWNDQ +87 NH .HPHUGHNDDQ 5, GDQ MXJD +87 %35 .LWD &HQWUDGDQD \DQJ MDWXK SDGD 6HSWHPEHU QDQWL 3DGD FXVWRPHU gathering ini sekaligus dilakukan literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat atau calon nasabah agar OHELK PHQJHWDKXL WHQWDQJ %35
SMPN 1 DENPASAR - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) 5, PHQHWDSNDQ 6031 'HQSDVDU VHEDJDL VHNRODK UXMXNDQ 'LWHWDSNDQ 6031 'HQSDVDU VHEDJDL VHNRODK UXMXNDQ VHWHODK GLODNXNDQ VXUYHL GDQ YHUL¿NDVL WHUKDGDS sekolah-sekolah yang telah memenuhi perV\DUDWDQ .HSDOD 6031 'HQSDVDU 'UV $$ *HGH $JXQJ 5LPE\D 7HPDMD 0 $J Senin (22/8) mengungkapkan rasa bangga GHQJDQ GLWHWDSNDQ 6031 'HQSDVDU VHEDJDL VHNRODK UXMXNDQ MBP/ist
MBP/ist
24
5 - 11 September 2016
SAR DENPASAR - Dalam rangka meningkatkan kegiatan rescue (peQ\HODPDWDQ GDUL DVSHN NHUMDVDPD GDQ VWUDWHJL GL ODSDQJDQ .DQWRU SAR Denpasar menggelar Bima 5HVFXH &KDOOHQJH -XPDW GL 3DQWDL 0XD\D -LPEDUDQ .HJLDWDQ LQL MXJD PHUXSDNDQ UDQJNDLDQ GDUL SHULQJDWDQ +87 NH .HPHUGHkaan RI yang mana selain sebagai DMDQJ NRPSHWLVL NHJLDWDQ LQL MXJD kesempatan bagi para rescuer untuk PHQGDSDW 6$5 $ZDUG
MBP/ist MBP/ist
PASCASARJANA UNUD - Pascasarjana Universitas Udayana menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi Akselerasi Pelestarian Lingkungan di Ekowisata Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, Jumat (19/8). Acara yang dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra ini diikuti dosen, mahasiswa, serta alumni 10 Program Studi Magister dan Doktor di Pascasarjana Unud.
DEWA YADNYA - Bertepatan dengan rangkaian upacara Dewa Yadnya di Pura Subak Pucak Banua Desa Adat Mayungan Desa Antapan Baturiti Tabanan, Senator DPDDr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS IIImenyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan desa adat Mayungan yang dalam sejarah hingga kini memiliki 28 Pura. “Mungkin di Bali, desa adat mayungan ini desa adat yang paling banyak memiliki Pura. Artinya setiap dua minggu sekali ada upacara,” kata Gusti Wedakarna.
MBP/ist MBP/ist
BALIK SUMPAH - Serangkaian upacara Tawur Balik Sumpah di Pura Ulun Danu Beratan, Kabupaten Tabanan, rombongan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung yang dipimpin Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Minggu (21/8) ikut melakukan persembahyangan bersama dalam upacara tersebut. Selain Bupati Giri Prasta, juga nampak hadir Panglisir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung dan Sekda Badung Kompyang R. Swandika.
SVF - Sanur Village Festival (SVF) XI Tahun 2016 yang mengusung tema “Tat Twan Asi” dibuka langsung Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya dengan memukul Beduk dan Rebana didampingi Wali Kota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, Staf Ahli Kementerian UKM dan Koperasi RI, Herman Kartajaya,Nyonya Bintang Puspayoga, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ketua PHRI Bali, Pengelingsir Puri Kesiman, Rabu (24/8) malam di Maissonette Area Inna Grand Bali Beach Sanur. 5 - 11 September 2016
25
LENSA
BARONG Pementasan tari Barong di Taman Ayun, Mengwi, Badung. Tari Barong merupakan salah satu dari 9 tarian Bali yang ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO. Bali Post/eka
26 5 - 11 September 2016
OLAHRAGA
Efek Skandal Obat Terlarang
S
kandal penggunaan obat terlarang (doping) benar-benar menghancurkan dunia olahraga Rusia, tidak hanya di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro tapi juga dalam kejuaraan atletik Diamond League di Lausanne. Satusatunya atlet Rusia yang lolos di Olimpiade di cabang olahraga atletik hanyalah Darya Klishina. Di juga lolos ke Dimond League. Atlet lompat jauh itu merebut medali perunggu dengan lompatan sejauh 6,50 m. Medali emas nomor ini direbut Ivana Spanovic (Serbia) dengan 6,83 m dan perak Lorraine Ugen (Inggris) dengan 6,71 m. Di Olimpiade Rio Spanovic menghasilkan medali perunggu. “Secara psikis, ini musim yang keras. Saya berharap situasi di Rusia segera terselesaikan dan kami atlet bisa memfokuskan diri pada perlombaan saja,â€? ujarnya kepada Associated Press. Klishina pula menjadi satu-satunya atlet Rusia di nomor atletik yang turun di Olimpiade Rio. Total 68 atlet Rusia tak boleh berlaga di Olimpiade. Sedangkan Klishina lolos dari sanksi itu karena melakukan pemusatan latihan di Florida (AS) dalam beberapa tahun terakhir. 'L EDEDN NXDOLÂżNDVL LD KDQ\D PDPSX PHORPSDW VHMDXK
P GDQ PHQHPSDWL SHULQJNDW NH 'L SXWDUDQ ÂżQDO SUHVWDVLQ\D menurun menjadi 6,63 dan melorot ke peringkat ke-9. Meski gagal menyumbang medali ia puas, terlebih karena mendapat dukungan dari rekan dan juga rival lain. z Yudi Winanto Atlet Rusia Darya Klishina.
MBP/ap
Lebih Berharga dari Perak POLANDIA menempati peringkat ke-33 dalam daftar klasemen peraih medali pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Negeri itu menghasilkan 2 medali emas, 3 perak dan 6 perunggu. Salah satu penyumbang medali itu adalah Piotr Malachowski. Atlet lempar cakram itu meraih medali perak setelah kalah dari Christoph Harting (Jerman) yang mampu melemparkan cakram sejauh 68,37 m. Sementara Malachowski kurang 1 meter di belakangnya atau 67,55m. Namun, kurang dari sepekan setelah pengalungan medali, Malachowski merasa ada yang lebih memerlukan medali itu dibandingkan dirinya. Maka medali itu dilelang via media sosial. Uang hasil lelang akan disumbangkan pada seorang anak berusia 3 tahun yang membutuhkan perawatan dari sakit kanker mata. Malachowski mengumumkan rencana pelelangan itu di akun Facebook-nya. Sebelumnya ia menerima surat dari seorang ibu yang menceritakan putranya Olek diserang kanker dalam dua tahun terakhir. Sayangnya pengobatan penyakit itu tidak murah dan gampang yakni di New York. “Saya berlomba demi meraih emas di Rio. Tapi sekarang saya menyerukan pada semua orang untuk bertarung yang jauh lebih berharga,� kata Malachowski seperti dikutip Associated Press. “Jika Anda membantu saya, medali perak ini mungkin bisa menjadi emas bagi Olek,� katanya yang disertai janji akan menggunakan seluruh uang penjualan itu untuk perawatan Olek. Hanya dalam hitungan jam, pengumuman di Facebook itu langsung mendapat jawaban dari seseorang. “Sukses,� tulis Malachowski setelah mendapatkan pembelinya. MBP/ap
Piotr Malachowski
z Yudi Winanto 5 - 11 September 2016
27
OLAHRAGA
Emas Pertama untuk Yordania OLIMPIADE 2016 Rio de Janeiro memberi suka cita tersendiri pada sebuah negara di Timur Tengah : Yordania. Negeri yang tak pernah emmiliki prestasi di bidang olahraga secara internasional itu tiba-tiba memunculkan seorang juara: Ahmad Abughaush. Pemuda berusia 20 tahun itu menjadi sorotan saat ia memenangkan kelas 68 kg. Medali emas pun mampir ke tangannya dan menjadi emas pertama bagi Negeri Yordania. Maka saat kembali ke tanah air, sambutan meriah pun menanti. Tak kurang dari tiga pengeran menanti kedatangannya di bandara internasional Ratu Alia di Aman. Tak lupa, kedua orang tua dan kerabatnya. “Saya ingin mempertegas gelar yang saya rebut tahun ini dan ingin mempertahankan di Olimpiade 2020,â€? ujar Abughaush mengungkapkan harapannya. Usai penyambutan di bandara, Abughaush pun diarak keliling kota. Pesta kecil pun digelar di tengah kota menyambut prestasi luar biasa anak negeri itu di pentas olahraga internasional. Sukses yang diraih pemuda kelahiran 1 Februari 1996 tidaklah gampang. Ia setiap hari mendiskusikan strategi pertandingan berbeda menghadapi lawan berbeda setiap harinya. Matras pertandingan yang telah diperbaiki kualitasnya juga menjadi sorotan karena dikhawatirkan bisa mengganggu pergerakannya. 3XQFDNQ\D WHUOLKDW SDGD ÂżQDO GLPDQD GLD KDUXV PHQJKDGDSL Alexey Denisenko dari Rusia. Laga ini cukup membuat penonton menahan napas di stadion Carioca Arena 3 menyaksikan kaki melayang-layang di udara menyasar kepala. Tercatat beberapa kali tendangan yang disertai lompatan ke udara Abughaush mendarat di kepala lawannya. Juri memberikan nilai 10 untuk Abughaush dan 6 bagi Denisenko. Itu tak salah karena Abugaush Denisenko akhirnya menerima
medali perak. Medali perunggu menjadi milik Joel Gonzalez Bonilla (Spanyol) dan Lee Dae-hoon (Korea Selatan). Pertandingan itu mendapat perhatian tersendiri dari keluarga NHUDMDDQ <RUGDQLD 7DN ODPD VHWHODK LD PHPHQDQJNDQ ODJD ÂżQDO ia mendapat telepon dari saudara Raja Yordania, Feisel al Hussein yang juga Presiden Komite Olimpiade Yordania. “Dia bilang, seluruh warga Yordania sangat bersuka cita dan menangis terharu atas suka cita ini,â€? kata Abughaush menyebut emasnya sebagai medali pertama yang diraih Yordania di pesta olahraga multievent empat tahunan itu. 6HKDUL VHEHOXP ODJD ÂżQDO LWX GLD PHPEXDW NHMXWDQ GHQJDQ menyingkirkan unggulan kedua Lee Dae-Hoon. Tidak hanya itu, Abughaush malah merontokan peraih medali emas kelas 58 kg di Olimiade London 2012 Bonilla. Kemenangan Abughaush memang layak. Bahkan Lee tak segan-segan mengangkat tangan Abughaush saat pengumuman pemenang yang memperlihatkan sikap sportif atlet Korsel itu mengakui kehebatan lawannya. 'HQLVHQNR PHQXMX ÂżQDO GHQJDQ PHQXQGXNDQ MXDUD EHUWDKDQ kelas 68kg Servet Tazegul dari Turki. Selanjutnya atlet unggulan lainnya Jaouad Achab (Belgia) dibuat takluk. Maka medali pertama Abughaush ini langsung menempatkan Yordania di peringkat 54 dari lebih dari 200 negara yang mengikuti Olimpiade ini. Total hanya 78 negara yang meraih medali. Yordania pertama kali mengikuti Olimpiade pada 1980 di Moskow. Negeri yang berpenduduk 7 juta jiwa, tidak pernah mengirim atletnya lebih dari 10 orang dalam setiap Olimpiade yang diikuti. Bahkan di Brazil ini hanya 8 orang termasuk Abughaush, laporan Associated Press. z Yudi Winanto
MBP/ap
$WOHW WDHNZRQGR GDUL <RUGDQLD $KPDG $EXJKDXVK NLUL PHODGHQL VHUDQJDQ $OH[H\ 'HQLVHQNR GDUL 5XVLD GL ÂżQDO NHODV NJ 2OLPSLDGH 5 GL 5LR GH -DQHLUR %UD]LO
28 5 - 11 September 2016
Atlet Tembak Bali
Peluru Terbatas Tak Hambat Prestasi BALI meloloskan 17 atlet tembak ke PON XIX/2016 di Bandung, Jawa Barat, yang berlangsung September. Khusus petembak yang turun di nomor FHQWUH ÂżUH menggunakan amunisi peluru. Harga sebutir peluru bervariasai mulai dari Rp 7.500 sampai Rp 15.000. Idealnya dalam sekali latihan, petembak bisa menghabiskan 25 butir sampai 50 butir. Oleh karena dana terbatas, petembak PON Bali dibatasi mengghabiskan lima hingga 10 butir tiap latihan. Dalam sepekan para atlet berlatih tiga kali. Amunisi yang terbatas sama sekali tidak menyurutkan ambisi petembak Bali untuk menorehkan prestasi pada PON 2016. Mereka tetap fokus dan tidak terbebani masalah atau persoalan apa pun yang bisa mengganjal. ‘’Faktor psikologi sangat mempengaruhi petembak dalam menggapai prestasi,’’ ungkap pelatih tim tembak PON Bali Isro Firdaus di Denpasar pekan lalu. Seandainya petembak dongkol terhadap keterbatasan peluru atau akibat faktor lainnya seperti lapangan kurang memenuhi syarat, dipastikan gagal meraih prestasi. ‘’Jadi, apa pun kondisinya harus diterima dan tak boleh menuntut,’’ imbuhnya. Petembak Bali potensial merebut medali di nomor api (ÂżUH) dan menggunakan peluru. Medali emas diharapkan datang dari trio Ketut Sudiana bersama sang putra Kadek
Diana Putra dan Budi Wahyono di nomor air pistol beregu serta Kadek Rico Vergian Dinata di nomor air pistol standar junior (U-21). ‘’Kami sudah lapor ke KONI Bali, target kami dua emas,’’ sebut Isro. Di luar dua nomor andalan itu, medali juga diharapkan dari QRPRU PHWHU ULĂ€H WLJD SRVLVL SXWUD EHUPDWHULNDQ 7KRPDV Leo, Kadek Bagiarta dan Putu Purwo Prayogo serta Dwi Krisna Wati di nomor 25 meter pistol. Akan tetapi, persiapan 'ZL .ULVQD NXUDQJ PDNVLPDO VHEDE EHUNDULHU GL 71, $' dan sibuk dengan pendidikan. Di sektor putri, Bali tidak lagi menurunkan dua petembak andalan Desak Putu Puspawati dan Yohanna Lawalatta. Regenerasi yang lambat membuat juniornya belum siap berlaga di level nasional. Bali praktis bertumpu pada Putu Ayu Putri Ade yang meraih perunggu nomor air pistol pada Kejurnas Antarpengprov Perbakin di Bandung. Sudiana sudah berhitung soal rivalnya di PON 2016. Ia menyebut tiga nama, yaitu Eko Puji, Supriyono (Jatim) dan Anang Yulianto (Jabar). Sudiana bersama Sumbarno dan Dwi Wahyono menyabet emas nomor air pistol beregu pada PON XVIII/2012 di Riau. Pertandingan tembak dihelat GL /DSDQJDQ 7HPEDN .21, &LVDQJNDQ %DQGXQJ September. z Daniel Fajry
MBP/nel
Isro Firdaus (kiri) dan Ketut Sudiana. 5 - 11 September 2016
29
OLAHRAGA
Liga Nusantara Bali
Perseden Lolos Sempurna GEBRAKAN Perseden Denpasar di Liga Nusantara Rayon Bali terus berlanjut. Memimpin klasemen sementara Grup B sejak pertandingan penyisihan pertama pada akhir Juli lalu, Tim Laskar Catur Muka akhirnya menjadi peserta pertama yang lolos NH EDEDN VHPLÂżQDO /HELK PHQDNMXENDQ ODJL 3HUVHGHQ WLGDN kebobolan dalam empat laga. Pada babak penyisihan terakhir atau keempat di Stadion Dipta, Gianyar, 22 Agustus lalu, Perseden mencukur Putra Tresna dengan skor 4-0 berkat gol-gol dari Mucin Antha Wijaya (dua gol), Heru dan Mega Adi Gunawan. Tambahan empat gol membawa Perseden mencetak 23 gol ke gawang empat lawannya. Gol-gol lainnya diberondongkan ke jala Perst Tabanan, Undiksha Singaraja, dan Putra Pemenang. Perseden pun menjadi juara Grup B dengan nilai sempurna 12. Perseden merupakan tim paling produktif di antara 10 kontestan, jauh meninggalkan lawan-lawannya. Ini menggambarkan kekuatan dan kesiapan pasukan asuhan pelatih Nyoman Ambara PHQJKDGDSL NRPSHWLVL LQL 0DVLK DGD SHUWDQGLQJDQ VHPLÂżQDO GDQ ÂżQDO \DQJ KDUXV GLKDGDSL QDPXQ WDPSDNQ\D VXOLW EDJL kesebelasan lainnya menghadang laju Tim Laskar Catur Muka melenggang ke tangga juara sekaligus menjadi wakil Bali di babak berikutnya. Pemain papan atas Bali yang berkumpul di skuad Perseden adalah jaminannya. Tunas Muda Ubud yang menjadi juara Grup A hanya menc-
30 5 - 11 September 2016
etak sembilan gol dan kemasukan sekali dalam tiga pertandingan. Juara bertahan Pro Kundalini membuat delapan gol dan gawangnya kemasukan enam kali. Tim kuat lainnya PS Gianyar mendulang sembilan gol dan kebobolan lima gol dari jumlah laga yang sama. Di sisi lain, Putra Pegok menjadi lumbung gol bagi lawan-lawannya di Grup A. Gawang Pegok kemasukan 17 gol yang hanya mampu dibalas lima kali. Hasil ini menempatkan anak-anak Pegol sebagai juru kunci klasemen akhir Grup A. Setali tiga uang dengan Putra Pegok adalah Putra Pemenang. Juru kunci klasemen Grup B ini tidak mampu mencetak gol dalam tiga laga, sedangkan gawangnya diborbardir lawan 14 kali. Pelatih Putra Pegok, I Gusti Lanang Rai, memiliki alasan mengapa pasukannya tidak pernah menang alias kalah terus dalam empat pertandingan. Menurutnya, pemainnya tidak pernah komplet karena disibukkan dengan kerja, KKN, opspek, upacara dan kuliah. Saat kalah 2-6 melawan PS Gianyar di laga terakhir, posisi kiper bahwa diserahkan kepada pemain tengah karena penjaga gawang terlambat datang ke lapangan. Kejadian ini menjadi bahan evaluasinya guna menghadapi kompetisi tahun depan. z Mawa
A KT I V I TA S
MBP/ist
STIMAN TP 45 - Sekolah Tinggi Manajemen Taman Pendidikan 45 (Stiman TP 45) Denpasar, Kamis 18/8), menggelar Wisuda Sarjana VIII di Inna Bali Hotel, Denpasar. Sebanyak 17 mahasiswa Program Studi Manajemen diwisuda. Menariknya, ke-17 wisudawan tersebut sudah terserap di pasar kerja.
MBP/ist
STIKI - Humanis, demokratis dan terbuka. Itulah yang dijadikan semangat bagi STMIK Stikom Indonesia (STIKI) dalam menyelanggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung dari Kamis (11/8) hingga Rabu (17/8) di Kampus STIKI.
MBP/ist
ILMIKI - Nersvaganza merupakan agenda tahunan Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia (ILMIKI) yang dilaksanakan setiap setahun sekali. Nersvaganza Wilayah V ILMIKI 2016 beranggotakan 69 peserta yang terbagi menjadi 23 tim dari wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. Tema Nersvaganza ILMIKI Wilayah V 2016 adalah ‘’Bersama Melangkah Mewujudkan Perawat yang Cerdas dan Profesional’’.
MBP/ist
STIE TRIATMA MULYA - Selama 17 tahun, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Triatma Mulya sudah berkiprah di dunia pendidikan. Berbagai bidang keilmuan sudah ditamatkan, bahkan alumni kampus yang beralamat di Jalan Kubu Gunung, Tegal Jaya, Dalung, Kuta Utara itu sudah mampu mencetak sejumlah pekerja di luar negeri. Bahkan, mampu menjadi pengusaha. 5 - 11 September 2016
31
PENDIDIKAN
Bahasa Daerah Terdesak dan Terancam Punah
E
ksistensi bahasa nusantara atau bahasa daerah makin terdesak di era globalisasi saat ini. Tak sedikit generasi muda yang mulai meninggalkan bahasa daerah, dengan lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan, beralih dengan mulai mempelajari bahasa asing. Padahal, Indonesia memiliki beragam bahasa daerah yang harus dilestarikan dengan jumlah mencapai lebih dari 700 bahasa. “Banyak penelitian yang mengatakan bahwa bahasa-bahasa daerah itu cenderung makin lama makin berkurang jumlahnya. Banyak yang tidak mempunyai penutur lagi, karena mereka beralih ke bahasa Indonesia dimana bahasa Indonesia itu dianggap sebagai bahasa yang egaliter,” ungkap Ketua Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) Dr. Katharina Endriati Sukamto di Denpasar, belum lama ini. Kondisi ini, kata Katharina, tidak lepas dari adanya tingkatan bahasa (semacam sor singgih-red) di banyak bahasa daerah. Selain itu, bahasa
Indonesia juga sudah dipakai secara meluas khususnya di bidang pendidikan. “Pendidikan di Indonesia harus menggunakan bahasa Indonesia. Jadi, anak-anak cenderung tidak lagi mau berkomunikasi dalam bahasa orangtuanya,” ujarnya. Wakil Rektor IV Universitas Udayana Prof. Drs. I Made Suastra, Ph.D tak menampik bila ada banyak kosakata dalam bahasa daerah yang hilang bahkan punah. Kendati dari segi jumlah memang belum bisa dipastikan, sebab harus melalui penelitian yang akurat. “Bagaimana pemertahanan bahasanya, apakah bahasa lokal masih dipakai, masih digunakan oleh penuturnya atau adakah media-media yang dipakai untuk pemertahanan bahasa itu? Penelitian itu yang sangat kita butuhkan kedepan untuk mengantisipasi keberadaan bahasabahasa nusantara,” ujarnya. Khusus bahasa Bali, kata Suastra, kondisinya terbilang lebih baik ketimbang bahasa daerah lain seperti misalnya bahasa Sasak. Pasalnya, ada
MBP/sumatika
banyak media yang bisa dikembangkan untuk mempertahankan bahasa Bali agar dipakai oleh penutur. Bahkan, bisa melalui televisi lokal dengan siaran berbahasa Bali dan juga media cetak lokal. “Walaupun ada pergeseran, tetapi kan sampai saat ini masih bisa kita menggunakan bahasa itu secara terus menerus walaupun tanda kutip kalau kita lihat sekarang pasangan pengantin muda, berapa persen sih mereka menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa ibunya,” imbuh pakar Sosiolinguistik ini. Menurut Suastra, kecenderungan itu harus dicermati kedepan. Bagaimana menumbuhkan kesadaran orang tua sebagai penutur bahasa Bali untuk mewarisi bahasa lokal itu kepada anakanak mereka. Ilmuwan Bahasa Dr. Sudaryanto mengatakan, Indonesia harus menghargai apa yang menjadi kekayaannya termasuk kekayaan berupa bahasa. Karena dari situlah akan ada semacam mekanisme pengamanan dari bangsa Indonesia terhadap bahasa daerahnya. “Orang sampai titik tertentu merasa terdesak, tapi sampai titik tertentu juga kemungkinan dia timbul kesadaran. Indonesia juga begitu karena dari sejarahnya yang sudah ribuan tahun, kita itu tidak pernah tenggelam betul-betul,” imbuh salah satu pendiri MLI ini. Pada titik tertentu, lanjut Sudaryanto, mungkin ada bahasa yang tenggelam karena tidak memiliki penutur lagi. Namun ketika sampai pada titik tertentu, pasti ada kelompok orang yang muncul harga dirinya kembali karena merasa selalu dikalahkan. Inilah yang kemudian bisa membangkitkan kembali bahasa daerah yang tenggelam itu. “Nah itu dimanamana nanti akan muncul begitu kan demikian ada satu kesadaran di daerah tertentu yang lain tahu, apalagi ini komunikasinya sudah semakin tergugah juga bisa muncul begitu, jadi saya tidak terlalu pesimistis, itu intinya,” tandasnya.
Ekstrakurikuler Nyurat Aksara Bali merupakan salah satu media untuk menanamkan kesadaran generasi muda untuk melestarikan bahasa daerah.
z Rindra Devita
32 5 - 11 September 2016
Perpustakaan Harus Penuhi Standar Nasional BUDAYA membaca buku perlahan-lahan memudar. Di era teknologi, segala informasi sangat mudah diakses melalui internet. Generasi muda pun lebih terbiasa mengakses informasi melalui internet ketimbang buku. Padahal, di balik kemudahan internet, tersimpan berbagai dampak negatif. Untuk membangkitkan minat baca buku di masyarakat khususnya generasi muda, Pemkab Gianyar melakukan berbagai upaya. Salah satunya memperkuat citra perpustakaan. Seluruh perpustakaan di Gianyar diharapkan memenuhi standar nasional perpustakaan. Hal itu diungkapkan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Gianyar Cokorda Gde Agusnawa pada sebuah workshop di kantor Bupati Gianyar, belum lama ini. Menurut Cokorda Agusnawa, membatasi masyarakat mencari informasi secara cepat lewat internet jelas tidak mungkin. Sebab, hal itu memang sudah menjadi kebutuhan masyarakat di zaman modern. Namun untuk membiasakan kembali masyarakat membaca buku tentu memerlukan kerja keras. Meski cukup sulit, namun Pemkab Gianyar terus mengupayakan budaya membaca buku di masyarakat. Salah satu program yang dilakukan adalah membangkitkan kembali citra perpustakaan. Dalam hal ini perpustakaan harus dikelola secara profesional dan wajib berpedoman pada standar nasional perpustakaan yang meliputi standar
koleksi buku, sarana prasarana, pelayanan perpustakaan, tenaga kerja serta standar penyelenggaraan dan pengelolaan keuangan. Sementara itu, Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah (KPAD) Gianyar Hery Nurhancoko mengungkapkan, saat ini di Kabupaten Gianyar terdapat 449 unit perpustakaan. Dari jumlah tersebut, yang terbanyak adalah perpustakaan SD sebanyak 292 unit, perpustakaan SMP 48 unit, perpustakaan SMA/SMK 29 unit, perpustakaan desa 70 unit dan masing-masing satu unit perpustakaan di LP Gianyar, DPRD, Denzipur, Istana Kepresidenan Tampaksiring dan Perpustakaan Daerah. Sedangkan untuk perpustakaan keliling tersedia tiga unit. ‘’Dari 449 unit perpustakan, koleksi buku yang tersedia sebanyak 685.429 judul. Sementara jumlah kunjungan mencapai 313.066 orang per bulan,’’ paparnya. Menurut Hery, untuk meningkatkan animo masyarakat ke perpustakaan dan membaca buku, SDM para pengelola perpustakaan masih perlu ditingkatkan. ‘’SDM-nya perlu terus kita tingkatkan kualitasnya sehingga nantinya masing-masing perpustakaan dikelola dengan standar nasional perpustakaan,’’ tegasnya. z Dedy Sumantara
MBP/dok
Untuk membangkitkan minat baca buku di kalangan generasi muda, citra perpustakaan harus diperkuat. 5 - 11 September 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
SATYAGRAHA - Dalam perjuangan ekonomi Satyagraha yang digagas Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bahwa perjuangan melalui platform ekonomi adalah yang harus diutamakan oleh krama Bali, hal ini sebagai wujud konkret dari ketahanan Bali, baik di bidang politik ekonomi dan kebudayaan. Demikian diungkapkan Gusti Wedakarna usai bertemu Menkeu RI Sri Mulyani di kompleks Parlemen RI.
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Bertempat di Gedung Merdeka dan berada di kawasan titik nol Kota Denpasar sebagai kawasan Heritage dan kawasan City Tour Kota Denpasar menjadi sebuah tempat strategis Denpasar Art Space yang diresmikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sabtu (20/8) malam.
MBP/ist
MBP/ist
SMPN 1 TABANAN - SMP Negeri 1 Tabanan selama ini merupakan salah satu sekolah unggulan dan favorit di Kabupaten Tabanan. Untuk memberikan daya dorong sebagai sekolah favorit, pemerintah pusat lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan kembali SMPN 1 Tabanan sebagai sekolah rujukan. Penetapan tersebut dikuatkan dengan Surat Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Nomor 1686/D3/KP/2016 Tanggal 21 Juni 2016.
SMART CITY - Upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam meningkatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembangunan daerahnya mendapat apresiasi dari PT Telkom Indonesia. Tabanan mendapatkan penghargaan “Smart City Nusantara�. Penghargaan ini diterima Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat Acara Resepsi HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2016, di lapangan tenis Alit Saputra, Dangin Carik, Rabu (17/8).
34 5 - 11 September 2016
MBP/ist
RANPERDA - Dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah Kabupaten/Kota yang terdiri atas Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas, Badan dan Kecamatan, Pemerintah Kota Denpasar mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Denpasar. Hal ini disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (23/8), di Gedung Sawaka Dharma, Lumintang.
MBP/ist
MKN UNWAR - Baru dibuka, Program Studi Magister Kenotariatan (MKn) Unwar dipadati peminat. Pada seleksi gelombang I sudah direkrut 35 mahasiswa baru. Sementara puluhan peserta, Jumat (19/8), mengikuti seleksi gelombang II.Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiarta, S.H., M.H. menegaskan, seleksi gelombang II untuk memperebutkan 35 kursi saja.
MBP/ist
DPRD BADUNG - Menyikapi pro dan kontra pemberlakuan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Perangkat Desa, Komisi I DPRD Badung menggelar hearing atau rapat dengar pendapat dengan Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) di ruangan Komisi I, Selasa (23/8). Hearing yang dipimpin Ketua Komisi I Wayan Suyasa, S.H. itu dihadiri sejumlah anggota komisi seperti Made Duama, Wayan Regep, Made Subawa dan Kepala Kantor BPMD Putu Gede Sridana.
MBP/ist
POLITEKNIK BALI - Serangkaian kegiatan Open House, Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali (PNB) tahun 2016, Senin (22/8) digelar kegiatan Civil Ready Mix (CRM) 2016. Dengan mengambil tema “Mengembangkan Keterampilan Mahasiswa dalam Menerapkan Ilmu Ketekniksipilan Guna Menghadapi Persaingan Ekonomi�, kegiatan ini diikuti 18 tim dari semester III, V dan VII. 5 - 11 September 2016
35
KEMISKINAN
Rantai Kemiskinan Masih ’’Kokoh’’
I
ndonesia genap sudah 71 tahun merdeka. Namun kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial belum terselesaikan dengan baik. Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya pekan lalu, mengatakan, sudah 71 tahun Indonesia merdeka, pemerintah belum mampu memutus rantai kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial. Ia mengakui, para pendahulunya sudah berupaya keras menyelesaikan persoalan itu, tetapi situasinya saat ini dinilai tak sama. “Perbedaannya, kita menghadapi tatanan dunia baru atau era kompetisi global yang tak lagi melibatkan antardaerah, melainkan antarnegara, bahkan antarkawasan. Sebuah era semua negara saling terhubung hingga masalah satu negara dapat menjadi problem bagi negara lain,” kata Jokowi. Badan Pusat Statistik dalam lamannya menunjukkan, angka kemiskinan pada September 2015 mencapai 28,5 juta jiwa, terdiri atas warga desa 17,9 juta dan penduduk kota 10,6 juta. Sementara itu, Indeks Kedalaman Kemiskinan pada Maret 2016 mencapai 1,94, meningkat dari September 2015 1,84. Begitu juga, Indeks Keparahan Kemiskinan ikut naik tipis pada Maret 2016 senilai 0,52 dibanding September 2015 sebesar 0,51. Indeks Kedalaman Kemiskinan merupakan ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis yang ditetapkan, sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan memberi gambaran penyebaran pengeluaran penduduk miskin. Besarnya nilai indeks menunjukkan ketimpangan yang makin tinggi antarpenduduk miskin. Dengan begitu, Presiden mengusulkan tiga langkah terobosan. Ia menyebutkan
36
5 - 11 September 2016
secara implisit peran kampus dalam solusi tersebut, utamanya terkait program penelitian. “Di tahun percepatan pembangunan, pemerintah fokus pada tiga langkah terobosan untuk mengentaskan kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial. Langkah yang dimaksud adalah percepatan pembangunan infrastruktur, penyiapan kapasitas produktif dan sumber daya manusia, terakhir, deregulasi dan debirokrasi,” kata presiden. Dalam konteks itu, peran kampus ada pada langkah kedua, yakni peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusia. Hal itu diyakini dapat dicapai dengan peningkatan program penelitian. “Pemerintah terus mendorong terwujudnya hilirisasi penelitian dengan memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri. Begitu juga sejumlah sentra teknologi dibangun untuk mendukung industrialisasi nasional,” kata Jokowi. Bicara kemiskinan, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengklaim angka kemiskinan di pulau dewata sudah menurun dari 5,25% menjadi 4,25%. Menurutnya, penurunan persentase kemiskinan hingga satu digit bukanlah pencapaian mudah. Oleh karena itu, Pemprov akan terus menyikapi dan menelaah lebih lanjut bila ada kriteria baru yang dipakai untuk menentukan kemiskinan secara menyeluruh di Indonesia. “Kita terus tingkatkan dari sisi kualitas dan kuantitasnya. Kalau dari sisi kualitasnya, yang sudah berjalan ini apa-apa yang menjadi kekurangan kita benahi lagi, sehingga menjadi bagus dan kenikmatan yang didapati masyarakat bisa terasa,” ujarnya. z Rindra
Masyarakat Miskin dan Rokok MASYARAKAT miskin di Bali rupanya banyak menyisihkan pendapatan mereka untuk membeli rokok. Pengeluaran untuk rokok nomor dua setelah pengeluaran untuk beras. Artinya, memang masih ada korelasi antara rokok dan angka kemiskinan. Meskipun di Bali, angka kemiskinan sudah turun dari 5,25% menjadi 4,25%. “Pengeluaran masyarakat miskin itu dibagi menjadi dua, makanan dan non-makanan. Untuk makanan, pengeluaran tertinggi pertama jelas beras. Nah, yang kedua itu rokok. Ini maksudnya pengeluaran orang miskin dalam sebulan yang dihitung BPS, jadi bukan yang menyebabkan miskin,â€? ujar Kepala Bappeda Bali , 3XWX $VWDZD GLNRQÂżUPDVL GL 'HQSDVDU SHNDQ ODOX Sesuai data BPS Bali per September 2015, lanjut Astawa, pengeluaran penGXGXN PLVNLQ GL SHUNRWDDQ XQWXN URNRN NUHWHN ÂżOWHU VHEDQ\DN GDUL SHQGDpatannya. Sedangkan penduduk miskin di perdesaan, persentase pengeluaran mereka untuk rokok sebesar 3,43%. Ironisnya, persentase untuk rokok ini jauh lebih besar dibandingkan pengeluaran mereka untuk pendidikan pada komoditas non makanan. “Pengeluaran penduduk miskin di perkotaan untuk pendidikan itu 2,14%. Sedangkan di perdesaan hanya 1,24%,â€? jelasnya. Ketua Komisi IV, Nyoman Parta, mengatakan rokok sangat berkorelasi dengan angka kemiskinan di Bali. “Iya jelas sekali, dia menghasilkan satu bulan Rp 1,5 juta tapi beli rokok Rp 1 juta. Justru biaya pendidikannya nomor 7, rokoknya nomor 2,â€? ujarnya. Parta menambahkan, hal ini tidak lepas dari murahnya harga rokok di Indonesia. Padahal di negara lain seperti Singapura, Thailand, bahkan Vietnam, harga rokok sudah jauh lebih mahal. Selain itu, rokok juga mudah didapat dan bisa dijual eceran. Saat ini memang sudah ada wacana dari pemerintah pusat untuk menaikkan harga rokok hingga dua kali lipat. Menurutnya, itu tidak akan berpengaruh mengurangi kemiskinan sepanjang rokok masih bisa dijual secara eceran. Menurut Parta, penjualan eceran ditambah murahnya harga rokok juga membuat perokok berusia dini antara 8-14 tahun jumlahnya terus meningkat setiap WDKXQ 3DGDKDO DQDN DQDN XVLD 6' 603 LWX EHOXP PHPLOLNL SHQJKDVLODQ VHQGLUL Sementara perokok merupakan tipe orang yang militan dan loyal pada merk rokok yang mereka pilih. Parta menambahkan, pemerintah bisa menyediakan lebih banyak ruang konsultasi untuk berhenti merokok. Selain itu, menyiapkan pula obat-obat herbal sebagai pengganti rokok. Biaya sosialisasi dan penyediaan obat herbal bisa diambil dari pendapatan pajak rokok dari Bea Cukai. Tahun 2016, Bali dialokasikan Rp 58.620.011.100 atau 30% dari pagu se Bali Rp 195.400.037.000. Nominal ini meningkat dari tahun 2015 yakni Rp 58.226.803.353 atau 30% dari realisasi se Bali Rp 194.089.344.510. “Sayangnya di Bali, oleh pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota seBali dana itu tidak dimanfaatkan untuk kepentingan sosialisasi, tidak dipakai untuk menyiapkan konsultan-konsultan berhenti merokok, dan tidak dipakai untuk menyiapkan bahan –bahan pengganti rokok. Malah dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan lain,â€? tandasnya. z Rindra 5 - 11 September 2016
37
PA R I W I S ATA
Ada LRT di Kampung Turis
K
epadatan lalu lintas menjadi persoalan yang tak kunjung usai setiap harinya di kota-kota besar Indonesia, salah satunya Bali. Beberapa kota besar mulai berbenah dengan meningkatkan pelayanan transportasi missal, yakni kereta api ringan atau dikenal sebagai Light Rail Transit (LRT). Kementerian Perhubungan juga tengah mengkaji beberapa kemungkinan kota lain untuk dibangun infrastruktur LRT. Kajian yang dilakukan mencakup tingkat kepadatan lalu lintas kota dan tingkat mobilitas warganya.
38 5 - 11
September 2016
Kuta di Bali menjadi daerah pertama yang disebutkan akan dibangun infrastruktur LRT. Kepadatan transportasi saat musim kunjungan wisatawan dan saat perayaan Lebaran serta Tahun Baru di Kuta menjadi permasalahan yang tak kunjung usai setiap tahunnya. Rencana Pemerintah Pusat membangun kereta api ringan di Kuta, dinilai Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bali Putu Alit Suthanaya, S.T., Meng.Sc., Ph.D., merupakan barang baru yang perlu dikaji lebih mendalam. “Belum ada kajian mengenai pem-
bangunan LRT di Bali. Program ini baru wacana saja dari pemerintah pusat. Kami juga belum pernah mengkaji. Program yang telah dibahas adalah Trans Sarbagita dan rencana induk kereta api Bali,� ungkapnya. Dia berpendapat, sistem kereta api penumpang yang beroperasi di kawasan perkotaan itu, hanya salah satu solusi mengatasi kemacetan di kawasan Kuta. Upaya mendesak yang harus dilakukan pemerintah setempat adalah tidak mengizinkan pembangunan hotel baru dan restoran baru di kawasan pariwisata tersebut.
“Memang sangat memungkinkan dibangun (LRT–red) di Kuta, tapi dengan catatan daerah ini diberikan dari kendaraan bermotor pribadi. Izin pembangunan hotel baru, retoran baru juga harus dihentikan, karena di sana sudah sangat padat, jadi pemencahan masalah kemacetan harus dilakukan dari dua sisi,” ujarnya. Dijelaskan, dalam masterplan Sarbagita 2004, telah disepakati bahwa daerah Kuta dibersihkan dari kendaraan bermotor pribadi. Kendaraan yang boleh beroperasi di kawasan itu adalah kendaraan bermotor yang berlisensi sesuai dengan daya tampung parkir setiap hotel. Sementara kendaraan lainya diarahkan untuk parkirnya di central parkir. “Sementara sirkulasi di kawasan itu
memanfaatkan angkutan umum. Angkutan umum ini bisa apa saja, termasuk LRT ini yang dikoneksikan langsung ke Bandara Ngurah Rai, karena pergerakan penumpang dari Kuta ke bandara sangat besar,” ujarnya. Akademisi Unud ini sependapat, mengurangi kepadatan penduduk menjadi solusi mengatasi kemacetan di Kuta. Untuk itu, rencana pembangunan LRT harus dibarengi dengan pembatasan pembangunan. “Artinya, hindari adanya penumpukan aktivitas dan kepadatan di wilayah Kuta dan sekitarnya. Jadi LRT itu dilakukan pembatasan pembangunan juga dilakukan berbarengan,” sarannya. Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, I Wayan Weda Dharmaja, menyatakan
belum mengetahui adanya rencana pembangunan LRT di Kuta oleh pemerintah pusat. “Ini baru sebatas wacana. Di Badung sendiri belum ada membahas kebijakan itu. Kami juga belum berani komentar, karena dari belum ada rancangan, dan kajian lapangan,” sebutnya. Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Badung telah merancang beberapa hal yang diharapkan mampu untuk mengurangi kemacetan di Kuta dan sekitarnya. Di antaranya untuk mengatasi terjadinya kemacetan di Patung Ngurah Rai akan dibangun Underpass, pembangunan Shortcut di atas Tukad Mati di wilayah Kuta serta dirancang pula pembangunan gedung parkir. z Parwata
Belum lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Kuta ketika berlibur ke Bali. Destinasi ini merupakan tujuan utama wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang berlibur ke Pulau Dewata, sehingga mengakibatkan kemacetan lalu lintas. 5 - 11 September 2016
39
A KT I V I TA S
MBP/ist
DPD KAI BALI - Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Bali, Sabtu (20/8), melaksanakan perayaan puncak hari ulang tahunnya yang ke-8 di Inna Bali Hotel, Jalan Veteran, Denpasar. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan berbagai kegiatan, baik di internal maupun eksternal. Hadir pada perayaan HUT itu perwakilan Pemprov Bali, DPRD Bali, Kapendam, Polda, Pengadilan, dekan fakultas hukum perguruan tinggi, serta jajaran pengurus dan anggota DPD KAI Bali.
MBP/ist
RS BALIMED - Rumah Sakit (RS) BaliMĂŠd Denpasar memiliki cara tersendiri untuk merayakan HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Tidak jauh-jauh dari dunia kesehatan, RS BaliMed menggelar pekan pemeriksaan kesehatan gratis sejak Minggu (14/8) menyasar masyarakat sekitar rumah sakit di Kelurahan Padangsambian, Denpasar.
MBP/ist
MBP/ist
SEKDA KLUNGKUNG - Delapan calon Dewan Pengawas PDAM Kabupaten Klungkung dinyatakan lolos seleksi administrasi. Seleksi administrasi dilaksanakan panitia seleksi pada Selasa (16/8) lalu, berdasarkan bukti-bukti yang diserahkan oleh pelamar. Hal ini disampaikan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, didampingi Kepala bagian Ekonomi Setda I Ketut Sukla saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (18/8).
ISI DENPASAR - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar pameran Keliaran Expresi “Fine Art Exhibition dalam Porm of Arts�, yang berlangsung di Museum Neka, 26 Juli hingga 26 Agustus. Keliaran ekspresi dimaknai sebagai ruang jelajah kreatif yang tiada henti bagi seorang seniman pada ruang estetik yang tak terbatas. Hal ini diungkapkan Dosen FSRD ISI Denpasar I Ketut Murdana, Senin (22/8).
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40 5 - 11
September 2016
MBP/ist
FK UNUD - Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana (Unud) melakukan pelantikan sekaligus pengambilan sumpah 77 mahasiswa ners yang terdiri dari 71 mahasiswa program A angkatan 2011 dan 6 mahasiswa program B angkatan 2012 dan 2013 di Ruang Theater Widya Sabha FK Unud, Jumat (19/8). Pelantikan ners yang ke-12 kalinya ini dilantik langsung di hadapan rohaniwan oleh Dekan FK Unud Prof. Dr. dr. Putu Astawa, Sp.OT(K)., M.Kes.
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menjalin kerja sama di bidang hukum perdata dan tata usaha negara (TUN) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Sebagai tindak lanjut dari kerja sama ini, Kamis (18/8) dilakukan penandatanganan naskah kerja sama (MoU) antara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dengan Kepala Kejari Denpasar (Kajari) Erna Normawati Widodo Putri di Puspem Badung.
MBP/ist MBP/ist
IHKA BALI - Pengurus dan anggota Indonesian Housekepper Association (IHKA) Provinsi Bali, Minggu (21/8) melakukan kunjungan sosial (kunsos). Dikoordinasi Ketua IHKA Bali Nyoman Sugiarta, mereka menyerahkan bantuan kepada sembilan KK miskin dan cacat.Pengurus dan anggota IHKA menyerahkan uang tunai secara spontanitas, beras, mie instan, kasur atau pun pakaian bekas layak pakai.
SENATOR WEDAKARNA - Adanya aspirasi yang disampaikan masyarakat trah Dalem Sagening terkait pura yang dianggap sebagai Pura Dalem Dadia Trah Dalem Sagening yang ada di Desa Pakraman Babakan, Kediri, Tabanan yang disampaikan pada DPD-RI, membuat Senator termuda RI asal Bali turun tangan. Hal ini terekam dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPD-RI di Kantor Camat Kediri, Tabanan.
5 - 11 September 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
UNWAR - Para pejabat stuktural di lingkungan Unwar, Sabtu (20/8), mendapat pelatihan kepemimpinan. Pelatihan dibuka Rektor Unwar diwakili WR II Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M.Di acara itu tampil sebagai narasumber Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Resa Rifanto, M.Psi., I Gusti Agung Ayu Yunita Utami, M.PSi., Komang Rahayu Indrawati, S.Psi., M.PSi. dari PT Piskologi Bali Potensia.
BPR LESTARI - Di bulan kemerdekaan ini, BPR Lestari kembali menggelar pengundian Tabungan Jumbo Wow Periode II Tahun 2016. Penarikan undian telah dilakukan, Jumat (19/ 8) lalu di BPR Lestari WR. Supratman. Pengundian ini dihadiri sekitar 50-an nasabah dan jajaran manajemen serta karyawan BPR Lestari. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, hadiah Tabungan Jumbo tahun ini lebih istimewa, karena grand prizenya adalah satu unit mobil Honda HRV.
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Selama seminggu lebih berada di bumi perkemahan Cibubur–Jakarta, Sabtu (20/8)
MBP/ist
GSI - PT Garuda Sertifikasi Indonesia (GSI) dan PT
malam Jambore Nasional (Jamnas) X Tahun 2016 resmi
QIS Certi Indonesia didukung oleh Kementerian Ling-
ditutup dengan pesta kembang api yang diisi dengan pe-
kungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (18/8) menggelar
mentasan seni budaya daerah-daerah. Bupati Jembrana
seminar lingkungan hidup di Nusa Dua. Seminar ini
yang juga Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Jem-
mengambil tema ‘’Peningkatan Kinerja Pengelolaan
brana I Putu Artha berkesempatan meninjau pasukan
Lingkungan Hidup Melalui Penerapan Sistem Manaje-
Jamnas Kontingen Cabang Jembrana di Bumi Perkema-
men Lingkungan dan Ekolabel di Bidang Pariwisata
han bersamaan dengan acara penutupan.
Khususnya Hotel, Vila dan Resort’’.
42 5 - 11
September 2016
MBP/ist MBP/ist
GMNI DENPASAR - Keberlangsungan pertanian di Bali selalu menjadi pembahasan yang menarik, tetapi tak berujung solusi. Dalam diskusi yang bertemakan ‘’Ketahanan Pangan dan Regenerasi Petani di Provinsi Bali’’ yang menjadi momok jatuhnya pertanian tidak hanya alih fungsi lahan, tetapi sumber daya manusia. Diskusi yang diselenggarakan oleh Organisasi Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Denpasar ini dilaksanakan di Yayasan Panti Marhaenis, Sabtu (20/8) lalu.
APBD BADUNG - Komposisi Rancangan APBD Perubahan Badung Tahun 2016 sebagian besar diarahkan untuk kepentingan masyarakat. Ini terlihat dari aspek penerima manfaat, di mana belanja publik yang manfaatnya diterima masyarakat dirancang 70,09 persen, jauh lebih besar daripada belanja aparatur yang hanya 29,03 persen. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada rapat paripurna DPRD Badung, Senin (22/8) lalu menjelaskan, peningkatan rancangan anggaran pendapatan dan belanja diprioritaskan untuk membiayai program/kegiatan unggulan daerah.
IKIP PGRI BALI - Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Bali Dr. Drs. I Wayan Adnyana, M.M., M.Erg., Jumat (19/8), melepas 201 sarjana Penjaskes. Tampil sebagai lulusan terbaik Putu Surya Pratama (IPK 3,86), Agus Santika Ardiana (3,72) dan Wayan Yoga Darana (3,70). Acara yudisium kemarin juga dihadiri KetuaYayasan PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Artanegara, S.H., M.H., M.Pd. serta para wakil rektor. MBP/ist
FIKOM UNDWI - Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendra (Fikom Undwi) Drs. I Wayan Kotaniartha, S.H., M.H., Minggu (21/8)melepas 46 sarjana ilmu komunikasi. Pelepasan sarjana baru juga dihadiri Pembina Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar dr. Karlota, Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. beserta pengurus lainnya dan Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Dekan I Wayan Kotaniartha didampingi Wakil Dekan Drs. A.A. Gede Bagus, M.Si. juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik. MBP/ist
5 - 11 September 2016
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
UNHI - Program Studi Hukum Agama Hindu Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan (FIAK) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar Workshop ‘’Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumentasi Akreditasi, Bantuan Kemenag RI Tahun 2016’’ di Sanur, Denpasar, Jumat (19/8).Workshop tersebut menghadirkan narasumber Guru Besar Fakultas Hukum Unud Prof. Dr. I Nyoman Sirtha, M.S. dan Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel, M.Hum.
MBP/ist
FH UNDWI - Dekan Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar Dr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H., Sabtu (20/8) melepas enam sarjana Magister Ilmu Hukum (S-2) dan 157 sarjana S-1. Saat itu Dekan didampingi WD I Dr. I Wayan Arka, S.H., M.H. dan WD III Drs. I Ketut Windia, S.H., M.H. menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik di MIH masing-masing Ni Putu Ferryanti (3,92), I Wayan Widiada (3,89) dan A.A. Ayu Trsina Dewi Wisna (3,84).
FEB UNUD - Sebanyak 534 mahasiswa baru mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Reguler Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud) di Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Bukit Jimbaran, Senin (22/8) kemarin. Mahasiswa baru diberikan pembekalan terkait bidang akademik, fasilitas yang dimiliki FEB, hingga profil program studi di fakultas tersebut. MBP/ist
LPCW - Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) Periode I Tahun Akademik 2016/2017 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud digelar di Hotel Nikki, Denpasar, Minggu (21/8). LPCW kali ini diikuti 254 orang dan mereka berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis reguler, non-reguler, Diploma 3 dan Profesi Akuntansi. MBP/ist
44 5 - 11
September 2016
MBP/ist
FEB UNUD - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Bali menggelar Seminar 1DVLRQDO µ¶3HQGLGLNDQ GDQ 6HUWL¿NDVL VHEDJDL (QWU\ 3RLQW Profesi Akuntansi di Indonesia’’, Jumat (19/8). Pembicara dalam seminar itu yakni Arie Wibowo, Arie Yuliarti, Aminah dari P3K Kementerian Keuangan. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua IAI Wilayah Bali.
MBP/ist
PEMKAB TABANAN - Tahun 2016, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mendapat 200 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). Bantuan diberikan untuk lima desa di Kecamatan Pupuan sesuai Keputusan Dirjen Direktorat Penyediaan Perumahan dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Eka di Balai Serbaguna Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Senin (22/8).
MBP/ist
SD SARASWATI - Setiap tahun siswa SD Saraswati 3 Denpasar selalu menjadi duta Bali di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Tahun ini tercatat tujuh siswanya mewakili Bali di ajang bergengsi tersebut di Manado. Salah satu dari tujuh siswa tersebut adalah I Putu Cening Chaya Kalpika Samahitha Wijaya yang meraih juara I di Bali.
MBP/ist
SMAN 1 BLAHBATUH - HUT ke-71 RI merupakan momen yang tak akan terlupakan bagi warga SMAN 1 Blahbatuh. Pasalnya, sekolah ini mendapat kado istimewa di mana utusan terbaik dari sekolah yang populer dengan sebutan Blasman ini mampu meraih juara hampir di semua cabang perlombaan dalam sebulan ini.Gelar juara yang berhasil diraih seperti juara I dan II gerak jalan indah putri tingkat SMA/SMK dan juara I gerak jalan joeang 17 km khusus putra tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar. 5 - 11 September 2016
45
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
KONGRES INTERNASIONAL - Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) bekerja sama dengan Program Magister dan Doktor Linguistik, Pascasarjana Universitas Udayana menggelar Kongres Internasional di Kampus Unud Sudirman, Denpasar, 24-27 Agustus 2016. Kongres Internasional MLI mengangkat tema “Menggali Kekayaan Bahasa Nusantara�. Pakar-pakar bahasa baik dari lokal Bali, nasional maupun mancanegara turut ambil bagian dalam kongres dua tahunan ini.
IHDN DENPASAR - Berlangsung selama dua bulan, dari 18 Juli hingga 24 Agustus, Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan XIII Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar yang diikuti oleh 401 mahasiswa di 26 Desa Adat wilayah Kecamatan Petang, Badung ditutup secara resmi oleh Bupati Badung dalam hal ini diwakili staf ahli bidang hukum dan politik didampingi Rektor IHDN Denpasar, Rabu (24/8) di Wantilan Pura Penataran Agung Pucak Mangu.
MBP/ist
IKIP PGRI BALI - Sebagai LPTK terbaik I di Bali, IKIP
MBP/ist
PGRI Bali setiap tahun melakukan inovasi agar lulusan-
UNMAS DENPASAR - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar terus memperkuat kerjasama internasionalnya. Tujuh dosen Unmas bisa dijadikan model karena menjadi pembicara di international conference pada Rural Research and Planning Group (RRPG) ke- 7 di Universiti Teknologi Malaysia (UTM) belum lama ini. Sebelum conference, Unmas menandatangani kerja sama dengan UTM.
nya berdaya saing dengan berbagai keunggulan. Hari ini, Kamis (25/8) bertepatan dengan Dies Natalis ke-33, Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., akan mewisuda 653 sarjana baru. Yang istimewa dies natalis akan dihadiri Plt. Ketua Umum PB PGRI yang juga Ketua BPLP PGRI Pusat, Dr. Unifah Rosydi, M.Pd.
46 5 - 11
September 2016
PROPERTI
Menata Ruang Tamu Menjadi Lebih Familiar
K
eberadaan ruang tamu di setiap rumah, menjadi bagian yang sangat penting. Ruang ini biasanya berada di areal paling depan dari sebuah bangunan rumah. Hanya, aksesoris yang digunakan tidak terlalu banyak. Karena aktivitas di ruang ini boleh dibilang tidak sebanyak di ruang keluarga atau ruang-ruang lainnya. Meski demikian, penataan ruang tamu harus menjadi perhatian agar ketika ada tamu yang berkunjung ke rumah, bisa lebih nyaman dan merasa lebih familiar. Salah seorang desain interior, Wayan Muliawan, mengungkapkan penataan ruang tamu harus menjadi prioritas dalam menata rumah secara keseluruhan. Ruang tamu bisa menjadi cerminan dari anggota keluarga bersangkutan. Karena itu, penataannya perlu dilakukan secara komprehensif. Hal ini untuk bisa menimbulkan kesan nyaman bagi tamu yang berkunjung. Dikatakan, ada beberapa tipe untuk menata ruang tamu. Tergantung keinginan dari pemilik rumah. Misalnya saja, ada yang ingin agar ruang tamunya terlihat lapang, namun terkesan simple. Ruang tamu yang minimalis tak sebatas ruangan kosong dan sedikit perabot. Ruangan tersebut justru terasa kosong dan sepi tanpa meninggalkan
ciri khas gaya. Identitas ruang tamu sangat tergantung dari menata ornamen yang ada di dalamnya. Misalnya saja, tata letak kursi, perabotan yang lain sebagai penunjang, termasuk hiasan di tembok. Seperti gambar atau foto. “Ini akan mempengaruhi penampilan sebuah ruangan. Tidak harus berbahan yang mewah,� katanya. Dikatakan, yang perlu juga menjadi perhatian dalam menata ruang tamu, yakni meja kopi. Barang ini kerap menjadi perabot utama di setiap ruang tamu. Ukurannya tergantung dari ruang tamu yang ada. Bisa dibuat besar, maupun kecil sesuai dengan luasan ruang itu sendiri. Karena terkadang di meja ini juga sebagai tempat meletakkan barang-barang seperti mangkuk dan vas bunga. Di tengah ruang tamu yang mengusung konsep minimalis, kehadiran perabot dengan ukuran ergonomis menjadi hal yang wajib. Untuk itu siapkan barang-barang seperti sofa dan meja yang senada dengan usianya. Terkait dengan warna, pilih warna netral seperti putih dan krem. Dalam sebuah artikel di rumah.com menyebutkan, pemilik rumah jangan takut bermain sedikit warna-warni dengan sentuhan warna terang. Asalkan Anda hanya memilih satu warna misalnya
merah atau ungu dan menghilangkan warna lain di ruangan. Karena Anda harus fokus pada satu skema warna dan gaya yang sudah dipilih. Bila memiliki ruang tamu kecil, itu bukan hal yang buruk. Bahkan, beberapa orang mengatakan ruang tamu mungil justru lebih nyaman. Kesulitan ruang tamu kecil adalah bagaimana memasukkan perabotan dan menatanya. Namun jangan khawatir, karena beberapa tips dari homedit.com ini bisa Anda lakukan. Salah satu pilihannya adalah dengan membuat pengaturan kursi menghadap ke satu fokus. Misalnya, kursi bisa dibuat menghadap rak buku, televisi, atau lukisan. Dengan begini, penataan kursi dalam bentuk apapun akan tetap membuat semua orang yang duduk di ruang tamu akan melihat objek fokus yang dituju. Cara lain adalah dengan menata kursi sehingga menjadi ruangan untuk mengobrol. Mengatur perabotan sehingga terdapat akses agar orang dapat lalu lalang dengan mudah dan agar setiap orang yang duduk dapat berhadapan satu sama lain. Anda bisa mengelompokkan kursi dan sofa di tempat yang membuat interaksi lebih mudah tercipta. z Asmara Putera 5 - 11 September 2016
47
HIBURAN
VIDI ALDIANO WUJUDKAN MIMPI S
etelah tujuh tahun malang melintang di industri musik tanah air, penyanyi Vidi Aldiano akhirnya mewujudkan impiannya, memiliki label musik sendiri, VA Records & Management. “Pertama kalinya pengerjaan album di my own company, punya label sendiri, buat musik sendiri. Mimpi saya dari dulu menjadi seorang enterpreneur. Punya label sendiri, bisnis sendiri. I have my own company,” ujarnya di Jakarta, belum lama ini. Vidi mengaku banyak belajar dari label musik tempatnya mengawali karier, mulai dari bisnis musik di Indonesia hingga variabel-variabel yang perlu diketahui untuk mendirikan sebuah label sendiri. “Awalnya (menyebut label musik) sebagai bussiness partner, enggak mau hanya sebagai artis. Saya mau tahu bisnis musik di Indonesia, variabel-variabel apa yang perlu saya tahu,” tutur Vidi. “Setelah lulus kuliah, selesai kontrak dengan mereka lalu kembali ke Indonesia menggunakan label musik sendiri,” imbuh dia. Tak tanggung-tanggung, untuk album ketiganya, “Parsona”, Vidi bahkan memutuskan me-master album di Abbey Road, London. “Mengapa harus Abbey Road? Itu sudah kayak naik haji. Untuk proses rekaman, pengerjaan semua di Indonesia. Untuk master memang di Abbey Road, karena kebanggaan buat diri saya. Akhirnya mimpi saya punya keluaran Abbey Road di album ketiga,” pungkas dia seraya tersenyum. z kmb
48 5 - 11
September 2016
MBP/ist
KEHIDUPAN BRITNEY SPEARS AKAN DIFILMKAN KEHIDUPAN Britney Spears akan diangkat menjadi film biografi televisi. Lifetime, sebuah jaringan Amerika Serikat yang menargetkan kalangan perempuan, barubaru ini mengatakan, mereka telah menyetujui pembuatan film berdurasi dua jam yang mengisahkan kehidupan Spears, yang akan ditayangkan tahun depan. Judul sementara film tersebut adalah “Britney”. Spears yang merupakan salah satu musisi paling diakui di generasinya, akan diperankan oleh Natasha Bassett seorang aktris dari Australia, kata perwakilan Lifetime. Basset, yang memulai kariernya saat masih anak-anak, muncul sebagai artis cilik era 1950-an dalam film karya Coen Brothers “Hail, Caesar!”. Lifetime mengatakan “Britney” akan mengisahkan kehidupan Spears (34) mulai dari masa kecilnya di Louisiana, tempat bakatnya ditemukan. Spears menjadi salah satu bintang paling sukses pada 1990-an, merajai puncak tangga lagu dengan lagu-lagu yang enak didengar. Namun, kariernya tenggelam dengan cepat di tengah kehidupan pribadinya yang berantakan, termasuk putusnya hubungan asmara dengan bintang Justin Timberlake, perpisahan dari dua pernikahan pada 2005 dan tertangkap kamera hampir menjatuhkan salah satu anaknya dari pangkuannya sambil menyetir. Spears mulai stabil sejak tampil pada pertunjukan di Las Vegas pada akhir 2013. Ia merilis album kesembilannya “Glory”, dan dua hari kemudian ditetapkan untuk tampil di MTV Video Music Awards, demikian dikutip dari AFP. z kmb
MBP/ist
5 - 11 September 2016
49
TRADISI
Menjadi ’’Truna Daha’’ di Desa Bungaya
Prosesnya Sakral, Puasa Saat ”Melasti” DESA Adat Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem memiliki keunikan dalam proses perekrutan truna daha. Proses menjadi truna daha di desa adat ini tidaklah mudah. Prosesnya melalui ritual sakral. Hanya dilakukan saat serangkaian Usaba Dangsil. Kesiapan pemuda-pemuda setempat menjadi truna daha harus diuji melalui puasa saat prosesi melasti ke Segara Kidul, Desa Bugbug. Proses menjadi truna daha yang sah di Desa Adat Bungaya telah menjadi ritual yang sangat sakral. Saking sakralnya, mereka yang akan menjadi truna daha disarankan meminta izin ke sekolah atau tempat kerjanya, setidaknya selama sepuluh hari. Apalagi, Usaba Dangsil tak bisa ditentukan, diselenggarakan berapa tahun sekali. Meski direncanakan selama sepuluh tahun sekali, kenyataannya apabila Ida Batara tak berkehendak, maka Usaba Dangsil tetap saja tak bisa dilaksanakan. Dalam tiga pelaksanaan Usaba Dangsil terakhir, rentang waktunya bervariasi. Seperti sejak tahun 1938, Usaba Dangsil baru bisa dilaksanakan 16 tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 1954. Setelah itu, dilaksanakan kembali 15 tahun berikutnya pada tahun 1968, 10 tahun kemudian lagi pada tahun 1978 dan terakhir dilaksanakan tahun 2002, setelah tak dilaksanakan lagi selama rentang waktu 24 tahun. Tahun ini, akhirnya baru dilaksanakan lagi, setelah dilaksanakan terakhir 14 tahun lalu. Ujian pertama adalah saat melasti Ida Batara Bagus Selonding dan Ida Batara Kabeh. Dengan mengenakan kain dan saput kuning, ratusan calon truna daha ini sudah berkumpul di Pura Bale Agung sejak pagi. Seperti biasa dalam tradisi desa tua, mereka tidak diperkenankan mengenakan baju alias telanjang dada. Jumlah terakhir calon truna daha ini tercatat mencapai 517 truna daha. Ketika berada di Pura Bale Agung, ritual pertama yang mereka jalani adalah mohon restu ke hadapan Ida Batara Bagus Selonding. Caranya juga cukup unik yakni dengan cara nyulubin jempana Ida Batara Bagus Selonding. Dalam kondisi sedang berpuasa, para calon truna daha ini menjadi barisan terdepan ngiring pralingga Ida Batara
50 5 - 11
September 2016
melasti ke segara, baru diikuti krama Desa Adat Bungaya dari 13 banjar adat, warga Gumang, Desa Asak dan Jungsri. Ini menjadi ujian awal yang cukup berat bagi truna daha. Sebab, prosesi melasti ini tidak mudah, dari Desa Adat Bungaya menuju Segara Kidul Desa Bugbug, jaraknya mencapai sekitar 8 kilometer. Akses jalannya juga naik turun. Meski cukup jauh, mayoritas truna daha tampak sangat siap menjalani ujian pertama ini. Meski dalam kondisi berpuasa, mereka bisa melalui proses melasti dengan baik. Bahkan, saat sampai di Segara Kidul, di tengah panas terik matahari, mereka dilarang keras jajan sembarangan. Pantangan harus tetap berpuasa masih berlaku sampai prosesi ini selesai. Para truna daha yang umurnya mulai dari tujuh tahun ke atas, tampak masih khusyuk menjalani prosesi melasti ini. Apalagi, saat kembali dari Segara Kidul ke Bale Agung Desa Adat Bungaya, jalan yang harus ditempuh cukup berat, dengan jalan lebih banyak menanjak sepanjang perjalanan di tengah cuaca menyengat sekitar pukul 12.00 Wita. Meski terlihat terseok-seok, mereka tetap tak boleh makan dan minum. Ini memang sebuah risiko pada ujian pertama, kalau sudah menyatakan diri bulat menjadi Truna dan Daha Desa Adat Bungaya berikutnya.
Penyarikan Utama Usaba Dangsil I Gede Krisna Adi Widana menegaskan, para calon truna daha ini diminta tetap PHQMDJD NHVHKDWDQ ¿VLN GDQ PHQWDO DJDU bisa mengikuti rangkaian ritual ini sampai tuntas. Sebab, tahapan sembilan hari ke depan akan jauh lebih sulit dan dibutuhkan keikhlasan, ketulusan dan astiti bakti. Sehingga semua prosesi upacara yang berlangsung siang dan malam bisa dilewati. “Selanjutnya, Sabtu, 20 Agustus nanti, mereka akan mengikuti prosesi geladi dan mendapat pengarahan dari panitia di Bale Agung agar lebih siap menjadi truna daha untuk ngayah di desa adat,” ujar salah satu panitia, Gede Panca Adriawan. Demi kelancaran prosesi menjadi truna daha ini, Klian Desa Adat Bungaya De Salah Sukata menyiapkan surat keterangan bagi truna daha yang masih bersekolah atau sudah bekerja. Dengan begitu, mereka bisa mengikuti prosesi ini selama 10 hari, terhitung mulai 26 Agustus sampai dengan 4 September. Pawintenan truna daha yang baru ini akan dilakukan 26 Agustus mendatang. Manggala Prawartaka Usaba Dangsil Ida Bagus Wayan Jungutan menegaskan, setelah proses pawintenan ini, barulah mereka sah menjadi truna daha untuk menjalankan seluruh ritual di desa adat. z Bagiarta
MBP/gik
Truna Daha saat berada di Pura Bale Agung usai prosesi melasti Ida Batara.