151 |29 Agustus - 4 September 2016
Pelabuhan Rakyat Belum Dikelola Maksimal
RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI lMembangun Pertanian Berbasis Subak 6 BALI SEPEKAN lPayal Jembatan Darurat Dangintukadaya Ambruk 7
LAPORAN UTAMA l Pelabuhan Rakyat Belum Dikelola Maksimal 8 l Kolam Labuh Dangkal, Minapolitan Terhambat 9 l Kelola Sampah Secara Mandiri Bank Sampah Takmung Sari Jadi Percontohan 10 l Semangat Gema Santi di Perayaan HUT Ke-71 RI Menginspirasi Langkah Masyarakat Klungkung 11 POLITIK lPangkas Anggaran Pilihan Strategis 16 lMenggagas Pulau Suaka Pajak 17 KIPRAH REMAJA l Memaknai Beratnya
LENSA l Balon 26
OLAHRAGA l Tak Harus Medali Emas 27 PENDIDIKAN l Inovasi Baru Masih Terkendala Biaya 32 PERTANIAN l Jangan Korbankan Kaum Marhaenis 36 PARIWISATA l Kemajuan MICE Terhalang Infrastruktur 38
Mempertahankan Kemerdekaan 18
MANCANEGARA l Serangkaian Bom Guncang Thailand 20 DAERAH l Kawasan Konservasi Berubah Fungsi 22
PROPERTI l Kolam Hias, Mempercantik
Penampilan Rumah 46
HIBURAN l Glenn Fredly
Tanggung Jawab Kolektif 48 29 Agustus - 4 September 2016
3
DARI PEMBACA
Pengaturan Lalu Lintas P
enggunaan jalan di pertigaan Pengosekan menuju Desa Peliatan termasuk menuju Ubud harus belajar sabar. Jalur ini nyaris setiap hari krodit dan macet. Keberadaan polisi lalu lintas di jalur ini juga tak banyak membantu mengingat volume kendaraan di jalur ini memang sangat tinggi dengan badan jalan sangat sempit. Saya berharap pemerintah melakukan kajian dan membuat jalur alternatif agar wilayah pariwisata ini tak macet. Bahkan jalur ini juga kerap dilintasi truk galian C, sehingga kemacetan parah sulit dihindarkan. Saya berharap polisi lalu lintas sabar dan bergantian mengatur lalu lintas di jalur ini. Jangan sampai pada jam-jam krodit tak ada polisi lalu lintas di jalur ini. Dewa Suantara Gianyar, Bali
Pengawasan Proyek Infrastruktur S
aat ini proyek jalan , trotoar dan pembangunan gedung sedang berjalan. Proyek-proyek pemerintah ini mestinya diawasi oleh kontraktor atau konsultan agar kualitasnya bisa dijamin. Belakangan ini, saya lihat cara pengerjaan proyek jalan juga kurang memperhatikan pengguna jalan. Material dibiarkan menumpuk di pinggir jalan. Bahkan proyek penggalian got seolah digarap sesuka hati. Material ditumpuk di pinggir jalan bermingu-minggu. Mestinya kontraktornya tanggap, begitu ada tumpukan material hasil galain segera diangkut dan dibuang. Saya mengingatkan agar pengawasan proyek dilakukan lebih serius. Jika nanti ada proyek yang kualitasnya buruk, saya berharap yang pertama diciduk adalah pengawas proyek. Jangan membiasakan diri melakukan pengawasan dengan cara kolutif atau sama-sama mengerti. Drs. Dewa Tenaya Gianyar-Bali
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
29 Agustus - 4 September 2016
4
Menentang Remisi Koruptor Revisi terhadap koruptor mulai menjadi wacana. Langkah ini pun mulai dilakukan pemerintah dengan membahas revisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012. PP ini mengatur tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan. Revisi mengakomodasi hak mendapatkan remisi bagi para koruptor. Silang pendapat terkait wacana ini menguat. Menteri Hukum dan HAM mengklaim wacana ini mendapat dukungan dari banyak pihak. Menghilangkan diskriminasi hak terpidana menjadi alasan kuat melakukan revisi. Namun, komunitas lain mententangnya. Bahkan Ketua DPR, Ketua MPR dan Ketua KPK menolak rencana ini. Menyikapi rencana ini pusat data Bali Post menggelar jajak Pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuisioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden terkait revisi yang memberika hak remisi kepada para koruptor, 72,34 persen responden menentangnya. Mereka menyatakan menolak jika koruptor diberikan pengampunan. Negara mestinya bertindak tegas kepada para koruptor. Pertimbangan agar tidak ada diskiriminasi hak para terpidana bukanlah alasan strat-
egis untuk memberikan ‘’kenyamanan’’ kepada para koruptor. Responden justru meminta Negara lebih tegas menindak kejahatan korupsi yang selama ini telah dikatagorikan kejahatan luar biasa. Jika pengampunan atau remisi kepada koruptor diberikan, negara justru menyakiti hati rakyat. Pemerintah jangan bertindak koperatif terhadap para koruptor. Dilain pihak, ada 25,37 persen responden menyatakan setuju. Responden mengatakan prinsip hukum harus memberikan kesetaraan hak kepada terpidana. Pengampunan kepada koruptor bisa saja dilakukan sepanjang terpidananya mengembalikan kerugian negara dan membayar denda. Koruptor harus dimiskinkan. Namun, pemerintah harus membedakan sistem pemberian remisi, mengingat setiap narapidana memiliki hak mendapatkan remisi. Untuk pidana luar biasa (extraordinary crime) harus dibedakan aturannya dengan narapidana biasa. Responden juga mengingatkan agar pemidanaan terhadap koruptor tidak didasari kepentingan politis. Sementara itu, 2,29 persen responden tidak memberikan respon terkait wacana ini. Responden hanya mengingatkan pemerintah harus bertindak tegas kepada
para koruptor. Selama ini, aparat juga masih melakukan perbedaan pelayanan terhadap koruptor di penjara. Responden mengingatkan pemerintah jangan memfasilitasi pelaku kejahatan hanya demi kesetaraan hak. l Dira Arsana
29 Agustus - 4 September 2016
5
5
opini
S
Membangun Pertanian Berbasis Subak
ecara umum dapat dikatakan bahwa pembangunan pertanian dan pedesaan yang dilaksanakan di Indonesia tampaknya kurang mendapat perhatian yang serius. Pembangunan pertanian lebih diarahkan sebagai “penunjang” dan “pendukung” pembangunan nasional dan bukan sebagai “andalan” atau “titik berat” pembangunan. Oleh karena itu, prioritas pembangunan pertanian harus ditekankan pada kesejahteraan petani dalam arti luas melalui upaya menumbuhkembangkan partisipasi mereka dan meningkatkan keadaan sosialekonominya dengan cara meningkatkan akses terhadap teknologi, modal, dan pasar. Pertanian harus dikembangkan dalam suatu sistem agribisnis pertanian mulai dari subsistem hulu (input dan prasarana produksi, subsistem on-farm (produksi), subsistem pengolahan, subsistem pemasaran dan subsistem penunjang agribisnis dalam suatu manajemen yang profesional. Pada kasus di Bali, pembangunan pertanian yang dilaksanakan selama ini kurang menekankan pada local institution endowment (berbasis pada kelembagaan lokal) yang telah ada. Kelembagaan petani cenderung hanya diposisikan sebagai alat untuk mengimplementasikan proyek belaka, belum sebagai upaya untuk pemberdayaan yang lebih mendasar di dalam pembangunan pertanian dan tidak dilakukan penguatan social capital masyarakat. Ketidakberdayaan dalam memfungsikan kelembagaan lokal seperti kelompok tani dan P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air), termasuk subak akan mengakibatkan ketidakberhasilan pengembangan agribisnis di perdesaan. Beberapa dampak dari kekeliruan ini adalah lembaga lokal petani di perdesaan belum berdaya dan mengakibatkan masih rendahnya tingkat pendapatan para petani, termasuk petani anggota subak-subak (organisasi petani pengelola air di lahan sawah) di Bali. Tantangan ke depan adalah terwujudnya kelembagaan subak dengan kearifan lokalnya mampu menjadi organisasi yang
6
Oleh Dr. Ir. I Gde Sedana, M.Sc., MMA
bersifat sosio-agraris-religius yang dapat beradaptasi dengan tuntutan ekonomis anggotanya seiring dengan programprogram pembangunan pertanian dan perdesaan. Orientasi ekonomis ini telah banyak digagas terutama di dalam menghadapi era kesejagatan sehingga para petani anggota subak dapat meningkatkan pendapatannya dan sekaligus mampu mengantsipasi terjadinya penyusutan lahan sawah yang tidak terkendali. Upaya mentransformasikan pertanian tradisional ke arah pertanian modern tidak semata-mata melalui perubahan struktur ekonomi pertanian, namun juga menyangkut perubahan struktur dan pola perilaku sosial masyarakat pedesaan. Salah satunya melalui pemberdayaan kelembagaan oleh masyarakat lokal, sehingga pembangunan pertanian dan pedesaan tidak menimbulkan kesenjangan yang akut (makin melebar) antar golongan masyarakat. Melalui pemberdayaan diharapkan dapat mengembangkan lembaga yang adop teknologi dan berorientasi pasar, serta bermanfaat sebagai wadah untuk menampung dan mengembangkan diri petani di pedesaan. Penguatan kelembagaan kelompok tani adalah merupakan kunci kesejahteraan petani. Penguatan kapasitas kelembagaan lokal seperti subak memerlukan adanya perumusan kebijakan pertanian untuk mendukung pengelolaan sistem subak berorientasi agribisnis dan berkelanjutan. Beberapa peraturan perundang-undangan yang perlu dipertimbangkan dan dibuat oleh pemerintah bersama-sama dengan legislatif adalah menyangkut keberlanjutan penyelenggaraan pembangunan pertanian khususnya di lahan sawah. Di antaranya adalah sebagai berikut: (i) pembentukan atau pengembangan perusahaan daerah untuk membeli produk-produk dari usahatani sawah; (ii) penyediaan jasa asuransi pertanian; (iii) penyediaan kredit pertanian; dan (iv) penetapan lahan sawah abadi. Pembentukan dan pengembangan
perusahaan daerah memiliki fungsi untuk membeli produk-produk pertanian khususnya produk pangan seperti beras mengingat salah satu sifat produksi pertanian adalah musiman dan mengalami periode panen raya dan paceklik yang sangat mempengaruhi fluktuasi harga. Kredit pertanian merupakan salah satu syarat pelancar dalam pembangunan pertanian yang harus disediakan dalam skema yang mudah dan murah (syarat-syarat kredit, besaran kredit, suku bunga, lama pinjaman, mekanisme pengembalian, dan lain sebagainya) bagi subak-subak. Asuransi pertanian sangat diperlukan guna mengatasi ketidakpastian dalam berproduksi dalam suatu usahatani, dan bertujuan untuk memberikan perlindungan atau kompensasi terhadap risiko kerugian yang ditimbulkan oleh gagal panen akibat serangan hama, penyakit, ataupun bencana alam. Penetapan lahan sawah abadi sangat penting untuk diambil oleh pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota sebagai upaya perlindungan lahan pertanian dan ketersediaan pangan berkelanjutan, dan meningkatkan kemakmuran serta kesejahteraan petani dan masyarakat, serta mewujudkan revitalisasi pertanian. Dalam kaitannya dengan lembaga subak, penetapan kebijakan di atas akan sangat menjamin keberlanjutan eksistensi subak di tengah-tengah meningkatkan permintaaan akan lahan (termasuk sawah) untuk pembangunan prasarana fisik. Kebijakan-kebijakan tersebut agar dapat dilaksanakan secara bersinergi sebagai satu kesatuan sehingga subak sebagai lembaga atau organisasi pengelola pertanian di lahan sawah akan dapat bertahan dan berkembang sesuai dengan tuntutan perkembangan ekonomi dan para petaninya memiliki insentif ekonomis untuk tetap bekerja di sektor pertanian secara keberlanjutan. Penulis Dekan Fakultas Pertanian, Univ. Dwijendra Wakil Ketua HKTI Provinsi Bali serta Wakil Ketua Perhepi, Bali 2
29 Agustus - 4 September 2016
6
BALI SEPEKAN
Payal Jembatan Darurat Dangintukadaya Ambruk SETELAH jembatan Dangintukadaya jebol beberapa bulan lalu, kini payal (besi pembatas jembatan) salah satu jembatan darurat juga ambruk. Jembolnya payal ini diduga akibat ditabrak kendaraan. Kondisi ini sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintasi jembatan darurat tersebut. Tak hanya itu, jembatan Dangintukadaya yang sudah jebol duluan pada awal tahun, hingga kini belum juga ada perbaikan. Jika hal ini tidak segera ditindaklanjuti, maka dikhawatirkan akan memperparah kondisi jembatan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa memakan korban. Berdasarkan pantauan Majalah Bali Post, Senin (15/8), salah satu besi pembatas tidak terlihat. Sebagai tanda peringatan bahaya, jembatan itu diberi bentangan tali diisi kertas dan plastik berwarna. Harapannya agar para pengguna jalan yang melintas bisa melihat dan tidak terperosok ke dasar sungai. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jembrana IGP Mertadana ketika dikonfirmasi menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satker Balai Balai Jalan Nasional VIII terkait ambruknya payal jembatan itu. Ia menjelaskan, payal itu ambruk bukan karena disengaja tetapi diduga akibat ditabrak kendaraan. l Surya Darma
MBP/olo
Cabai Diserang Penyakit, Petani Kelimpungan PETANI cabai di Karangasem belakangan ini kelimpungan. Masalahnya, tanaman mereka diserang penyakit menguning, sehingga produksinya jauh menurun. Hal itu disampaikan petani di Besakih, Karangasem, IGN Alit, Senin (15/8). IGN Alit yang juga Ketua Sub Terminal Agrobisnis di Besakih itu mengatakan, sampai kini petani belum
mengetahui jalan keluar atau menghindari penyakit itu. Gejala penyakit, daun cabai menguning tak sehat, sehingga tak mau berbunga. Kalaupun mau berbunga, tapi sedikit, sehingga produksi cabai juga anjlok bahkan ada yang gagal panen. Alit dan petani lainnya mengaku tak tahu penyebabnya, apakah disebabkan
jamur, virus, atau bakteri. Menurut Alit, ahli pertanian dari Fakultas Pertanian Unud juga sudah turun melakukan penelitian, namun belum ditemukan jalan keluar yang berarti dalam penanggulangan penyakit itu. “Kami tidak tahu, apakah dari bibitnya ada penyakitnya,” katanya. l Budana
Gara-gara Material Bekas Bangunan
Areal Parkir Kantor Bupati Kumuh
AREAL parkir timur kantor Bupati Gianyar kini terkesan kumuh. Kondisi ini terjadi lantaran tidak dibersihkannya material bekas pembangunan wantilan di lokasi tersebut. Sejak awal pengerjaan revitalisasi areal yang sebelumnya difungsikan untuk kantin itu memang banyak mengundang tanya. Pasalnya sejak awal pembongkaran tidak dicantumkan papan
pengumuman pengerjaan proyek di areal tersebut. Berdasarkan pantauan sejak beberapa waktu lalu, buruh bangunan tidak terlihat lagi bekerja di areal tersebut. Sejumlah alat berat yang sebelumnya digunakan juga sudah diangkut. Namun hingga Senin (15/8), material bekas proyek masih dibiarkan terbengkalai di areal parkir timur.
Kondisi ini pun memberi kesan kumuh pada lingkungan Pemkab Gianyar. Kabag Perwat Setda Gianyar Ketut Mudana belum mau menjawab. Ia mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan rekanan. ‘’Kalau itu saya hubungi dulu rekanan yang mengerjakan proyek ini,’’ ucapnya. l Manik Astajaya 29 Agustus - 4 September 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Pelabuhan Rakyat Belum Dikelola Maksimal
P
elabuhan rakyat Padangbai, Karangasem, sampai kini belum dikelola maksimal. Meski potensinya besar karena wisatawan mancanegara (wisman) ramai menyeberang menggunakan pelabuhan rakyat itu, tetapi Pemkab Karangasem belum mendapatkan pemasukan dari pelabuhan itu. Penyebabnya, Pemkab Karangasem belum mampu mengelolanya secara maksimal. Soal kenapa Pemkab belum mampu mengelola, karena regulasinya belum dipegang. Pemkab Karangasem mengatakan, pihaknya belum memiliki kewenangan dalam mengelola pelabuhan itu. Pemkab belum memiliki regulasi. Pemkab Karangasem juga mengatakan, sampai kini aset pelabuhan itu, di mana anggarannya dibantu pusat dan Pemprov Bali, belum diserahkan ke Pemkab Karangasem. Soal pengelolaan pelabuhan rakyat di utara pelabuhan Padangbai itu, sempat beberapa kali dibahas dalam rapat di DPRD Karangasem. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengatakan, pihak Desa Padangbai saja dengan memungut parkir, per bulan mendapatkan pemasukan sampai sekitar Rp 2 miliar. Soalnya, rata-rata sehari 800 orang wisatawan menyeberang dari Bali ke Gili Terawangan, Lombok, naik kapal cepat menggunakan dermaga rakyat itu. Dia menyayangkan, sampai kini pemkab hanya menjadi penonton, belum mendapatkan hasil dari keberadaan dermaga rakyat itu. Dari informasi, saat musim ramai wisman menyeberang ke Gili Terawangan, sehari 1.500 orang menyeberang dari dermaga Padangbai. Sumardi mengatakan, tiga tahun lalu Pemkab Karangasem sempat mengajukan Ranperda PT Karangasem Sejahtera. Perusahaan BUMD itu digagas mengelola berbagai potensi di Karangasem termasuk dermaga rakyat, dermaga kapal cruise serta dermaga di Jemeluk atau Amed. Soalnya, di Jemeluk selama ini ada juga sejumlah kapal cepat yang bongkar muat penumpang wisman yang juga menyeberang ke Gili Terawangan. Sumardi meyakini, kalau potensi pelabuhan rakyat itu bisa dikelola,
8
MBP/dok
Aktivitas nelayan di pelabuhan rakyat di Amed, Karangasem.
Karangasem bisa mendapatkan pemasukan PAD sekitar Rp 8 miliar per tahun. Anggota DPRD lainnya, seperti Nyoman Musna Antara dan Nyoman Sartika menambahkan, yang lebih penting lagi dengan adanya pengelolaan dermaga rakyat, pengawasan terhadap kapal cepat yang mengangkut penumpang wisatawan dari pantai di Karangasem ke Gili Terawangan atau lokasi lainnya, bisa diawasi baik izin maupun fasilitas keselamatan penumpangnya. Selama ini, kata kedua anggota DPRD itu, diduga daftar manifest dan keselamatan penumpang terabaikan. Pihaknya pernah mencoba menyeberang dengan kapal cepat itu, sengaja guna mengetahui fasilitas keselamatan penumpangnya. Ternyata benar dugaan mereka, penumpang sering kali tak tercatat. ‘’Pihak kapal cepat mengatakan fasilitas keselamatan seperti pelampung ada di bawah tempat duduk. Saya sampai jumprat-jumprit mengecek baju pelampung dan lainnya, ternyata tak ada. Kalau nanti ada masalah kecelakaan di laut, apalagi itu menyangkut wisman, bisa heboh dan citra buruknya Pemkab Karangasem yang kena,’’
tegas Sartika. Kepala Dinas Perhubungan Karangasem Wayan Sutapa mengatakan, kendala pemkab menjajaki pengelolaan dermaga rakyat itu, selain asetnya belum diserahkan pusat ke Pemkab Karangasem, juga Pemkab dengan UU yang baru tak memiliki kewenangan. Soalnya, penyeberangan dari dermaga rakyat Padangbai ke Gili Terawangan itu menyangkut lintas provinsi yakni Bali dengan NTB. Pihaknya di pemkab tak memiliki kewenangan. ‘’Kewenangan Pemkab terkait di laut, hanya penyeberangan lintas kecamatan,’’ tandas Sutapa. Dari catatan terkait keselamatan penyeberangan dari Pantai Amed ke Gili Terawangan, beberapa waktu sempat terjadi masalah. Di mana kapal cepat diduga bocor, akhirnya kapal terbalik. Masih terbilang beruntung, kapal yang masih tak terlalu jauh dengan daratan itu bisa diselamatkan seluruhnya. Sampai kini, proses hukum dalam kasus kecelakaan kapal itu belum ada kabarnya. l Budana
29 Agustus - 4 September 2016
8
Kolam Labuh Dangkal, Minapolitan Terhambat PELABUHAN tradisional Pengambengan, Jembrana, selama kurun waktu 15 tahun ini berkembang pesat dan menjadi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Dermaga tempat sandar kapal-kapal penangkap ikan diperbaiki dan dibentuk kolam labuh. Sekeliling kolam labuh itu dibuat break water (pemecah ombak). Namun, selama bertahun-tahun kondisi kolam labuh di PPN Pengambengan itu belum digunakan maksimal. Kapal-kapal penangkap ikan tidak bisa leluasa keluar masuk disebabkan kolam dangkal saat air laut surut. Bahkan, sengaja didatangkan kapal pengeruk pasir bernilai puluhan miliar rupiah untuk mengeruk kolam labuh tersebut. Saat air pasang itulah perahu harus bersandar di luar kolam yang dangkal tersebut. Para anak buah perahu terpaksa naik perahu-perahu pengumpan agar bisa sampai ke pinggir pelabuhan. Masalah pendangkalan kolam ini sejatinya sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Sempat dilakukan pengerukan kolam labuh itu dengan disedot. Namun, pasir laut tetap masuk ke kolam dan menjadikan kolam itu dangkal. Arus air laut
Sejumlah perahu tradisional (jukung) yang bersandar di sekitar break water kolam labuh PPN Pengambengan, Jembrana.
pecah, tetapi pasir tetap masuk melalui pintu masuk kolam labuh yang menghadap ke Samudra Hindia itu. Kondisi ini pernah disoroti Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti saat berkunjung ke Pengambengan. Menteri sempat pusing mendapati kapal bernilai puluhan miliar rupiah tidak bisa dioperasikan. Kondisi itulah yang menghambat PPN yang sempat diwacanakan menjadi Minapolitan itu terhambat. Kendati, dari tahun ke tahun produksi ikan di Pengambengan mengalami peningkatan. Saat normal, kedalaman kolam labuh memang masih minus 0.5 meter. Sementara idealnya semestinya minus tiga meter. Diharapkan, ke depan kapalkapal penangkap ikan dengan bobot di atas 30 GT bisa masuk ke PPN. Sejumlah nelayan belum lama ini mengaku batu pemecah ombak yang mengelilingi kolam labuh itu malah menyulitkan kapal sehingga perahu-perahu dan jukung yang hendak masuk ke PPN menunggu air pasang. “Saat bongkaran hasil tangkap tidak bisa masuk, kadang terpaksa (timbang) di luar pelabuhan,” terang Suyadi, salah seorang nelayan yang ditemui di PPN Pengambengan.
Perahu juga harus bersandar di luar kolam yang dangkal tersebut. Para anak buah perahu harus naik perahuperahu pengumpan agar bisa sampai ke pinggir pelabuhan. Sementara bagi para nelayan tradisional (jukung), mereka hanya bisa gigit jari. Harus menyingkir menambatkan perahu mereka jauh dari pelabuhan karena keterbatasan lahan. Perahu-perahu juga kesulitan melintas keluar masuk saat kolam dangkal. Apalagi di sekeliling bebatuan break water itu jukung dilarang bersandar. Mulut pelabuhan yang sempit membuat perahu nelayan harus antre masuk. Apalagi, jadwal melaut nelayan tradisional hampir bersamaan saat perahu-perahu besar keluar masuk ke pelabuhan. Dan ketika pulang melaut, mereka tidak bisa bersandar lantaran tempat habis untuk perahu-perahu selerek. Sementara kondisi kapal pengeruk pasir setelah diinstruksikan Menteri KKP, sudah mulai dioperasikan. Selama hampir dua tahun kapal hanya mengambang di kolam labuh depan SPBN Pengambengan. l Surya Dharma
MBP/olo
29 Agustus - 4 September 2016
9
9
ADVErTORIAL
Kelola Sampah Secara Mandiri
Bank Sampah Takmung Sari Jadi Percontohan Bank Sampah Takmung Sari milik Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, akan dijadikan proyek percontohan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) oleh Pemerintah Provinsi Bali. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Klungkung AA Kirana menyampaikan upaya Takmung dalam mengolah sampahnya sendiri melalui bank sampah menjadi contoh yang sangat baik bagi desa lainnya. Untuk itulah pihaknya memilih bank sampah di Desa Takmung sebagai proyek percontohan. Hal itu sejalan dengan program Pemkab Klungkung yang tengah berupaya mengurangi kiriman sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sente yang rencananya akan segera ditutup operasionalnya di tahun 2017. Menurut Agung Kirana, DKP juga akan terus melakukan sosialisasi pemilahan sampah ke desa-desa yang diikuti dengan pemberian bantuan insentif berupa bantuan pembangunan TPST bagi desa yang telah memiliki lahan. Pihaknya memastikan, akan mendukung keberadaan bank sampah ini dengan membantu mengangkut residu sisa-sisa sampah yang tidak mampu diolah bank sampah. Ketua Bank Sampah Takmung Sari yang sekaligus Kadus Sidayu Nyuh Aya I Nyoman Marsa menyatakan, secara umum masyarakat Desa Takmung menyambut baik program bank sampah yang sudah beroperasi khusus untuk warga Desa Takmung. “Delapan dari sembilan dusun di wilayah Desa Takmung telah diberikan sosialisasi. Secara umum warga setuju dan antusias menyambut program bank sampah ini,� ujar Nyoman Marsa. Bank sampah ini akan kedatangan bantuan mesin-mesin pengolah sampah dari Pemprov Bali dan pihak swasta dari Osaki Jepang. Mesin yang akan didatangkan yaitu pencacah plastik, pemeras minyak plastik, incenerator
10
Wabup Kasta kunjungi Bank Sampah Takmung Sari milik Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan.
serta mesin pengolah sampah lainnya. Namun, kedatangan mesin-mesin ini menimbulkan persoalan baru, mengingat Bank Sampah Takmung Sari tidak memiliki lahan untuk menempatkan mesin-mesin ini. Dikatakan Nyoman Marsa, bank sampah yang beroperasi sejak 1 November 2015 itu hanya memiliki luas 7-8 are, padahal atas permintaan pihak Osaki Jepang, sebuah TPST minimal memiliki luas area 20 are untuk menempatkan dan pengoperasian mesin-mesin ini. Terkait dengan itu, Nyoman Marsa berharap bantuan Pemkab Klungkung untuk melobi Pemprov Bali yang memiliki lahan seluas 20 are di sekitar Dusun Sidayu, sebagai lokasi penempatan dan pengoperasian mesin-mesin pengolahan sampah. Sementara itu Wakil Bupati Klung-
kung Made Kasta sangat mengapresiasi usaha Desa Takmung yang berinisiatif mengelola sampahnya sendiri, apalagi sampai bekerja sama dengan pihak Jepang. Wabup asal Desa Akah ini berharap desa-desa yang lain untuk mencontoh dan mengikuti jejak Desa Takmung dalam mengelola sampah. Ini dikarenakan sampah yang diolah, akan sangat bermanfaat dan bernilai ekonomis bagi anggota bank sampah itu sendiri. “Kami akan secepatnya berdiskusi dengan Bupati Klungkung, guna memohon kepada pihak Pemprov Bali supaya lahan seluas 20 are yang berada di di Dusun Sidayu Nyuh Aya bisa dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah,� ujar Wabup Kasta. l Dewa Farendra
29 Agustus - 4 September 2016
10
Foto bersama penutup rangkaian HUT ke-71 RI.
Semangat Gema Santi di Perayaan HUT Ke-71 RI
Menginspirasi Langkah Masyarakat Klungkung
Menutup rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-71 Republik Indonesia yang diselenggarakan di Panggung Terbuka Lapangan Puputan Klungkung, Rabu (17/8) malam. Hadir dalam acara tersebut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Gede Putu Winastra, FKPD serta SKPD di lingkungan Kabupaten Klungkung. Wakil Bupati I Made Kasta selaku Ketua Panitia HUT ke-71 RI dalam laporannya menyampaikan kegiatan yang dimulai dari 9 Mei 2016 dengan perekrutan peserta Paskibra sampai dengan 17 Agustus ditutup dengan ceremony. Wabup Kasta menyampaikan peringatan ini sebagai wujud rasa bakti kepada para pejuang dan juga menjadi inspirasi memperkuat ikatan emosional masyarakat. “Ini sebagai wujud kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan juga
penerus untuk melanjutkan pembangunan,” ujar Wabup Kasta. Wabup Kasta juga menyampaikan rasa bersyukur karena semua acara perlombaan yang diselenggarakan panitia HUT RI berjalan sukses. Seluruh masyarakat Klungkung sangat antusias berpartisipasi ke dalam acara demi acara yang diselenggarakan. Hal ini mengisyaratkan “Semangat Gema Santi telah Menginspirasi langkah Masyarakat Klungkung” ujar Made Kasta. Sebelum memberikan sambutan terlebih dahulu Bupati Suwirta didampingi Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Sekretaris Daerah Klungkung Gede Putu Winastra menyerahkan hadiah kepada para juara I, II, III perlombaan yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 Republik Indonesia. Dalam acara tersebut turut dimeriahkan oleh berberapa Band lokal, Artis Margi, serta Guest Star
Kiss Band. Dalam Sambutannya Bupati Suwirta meminta seluruh masyarakat Klungkung agar mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bersifat positif dan bekerja secara nyata, sesuai dengan tema Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-71. Pihaknya juga meminta agar masyarakat ikut serta dalam membangun daerah ini. Mengingat tanpa adanya dukungan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan positif, semua pembangunan tidak bisa berhasil. Bupati Suwirta pun berjanji pada Perayaan HUT Kemerdekaan RI di tahun depan akan diupayakan lebih meriah lagi bahkan perlombaan akan melibatkan Sekaa Teruna, Banjar. “Keterlibatan masyarakat dalam membangun Klungkung yang bisa terwujud,” pungkas Bupati Suwirta. l Dewa Farendra\ 29 Agustus - 4 September 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist
ATRAKSI - Guna memberikan pemahaman kepada masyarakat dan memperkenalkan wisata sapi Bali kepada wisatawan, mahasiswa KKN-PPM Periode XIII Universitas Udayana (Unud) 2016 di Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Badung menggelar Atraksi Wisata Edukasi Sapi Bali, Kamis (11/8). Kegiatan edukasi ini diarahkan kepada siswa SDN 1, 2 dan 3 Desa Sobangan, masyarakat setempat dan beberapa wisatawan mancanegara.
MBP/ist
UNDIKSHA - Keberadaan Undiksha memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kota Singaraja dan sekitarnya. Kampus Undiksha memiliki hampir 14.000 lebih mahasiswa-mahasiswi. Eksistensi Undiksha secara tidak langsung berkontribusi tinggi di bidang pendidikan dan bergeliat meningkatkan sektor ekonomi di Kabupaten Buleleng.
OKK - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja memantapkan langkah menuju world class university. Kampus terbesar di belahan Bali Utara ini selama lima hari ke depan ini melaksanakan kegiatan Orientasi Kehidupan Kampus (OKK). Mahasiswa-mahasiswi periode tahun 2016 dengan jumlah 2.612 orang ambil bagian pada OKK itu. MBP/ist MBP/ist
MBP/ist
12
29 Agustus - 4 September 2016
PELANTIKAN Pelantikan Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, resmi dilakukan Rektor Undiksha Singaraja, Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., Jumat (12/8) kemarin. Peningkatan kualitas di bidang pengajaran dan kependidikan di lingkungan FE menjadi penekanan khusus rektor.
MBP/ist
GELAR RAPAT - Terkait dengan rencana penataan aset di lingkungan Kabupaten Karangasem, dan adanya aspirasi dari DPC Pepabri Karangasem terkait status Kantor Pepabri ditindaklanjuti serius oleh Komite III DPD-RI Bidang Kesra Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, dengan menggelar rapat di Kabupaten Karangasem. Dalam pertemuan dengar pendapat yang menghadirkan Asisten I, SKPS terkait dan Kepala BPN serta pengurus Pepabri Karangasem, disampaikan sejumlah aspirasi pada Senator.
MBP/ist
STIMI HANDAYANI - STIMI Handayani Denpasar menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pantai Mertasari, Sanur, Jumat (12/8). Melalui kegiatan tersebut, STIMI Handayani Denpasar ikut berpartisipasi dan menyukseskan program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran dan peran serta civitas akademika melestarikan lingkungan.
MBP/ist
KEMAKMURAN - Walau mendapatkan undangan merayakan HUT ke-71 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta bersama Presiden RI, namun sosok Senator RI termuda dari Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III lebih memilih merayakannya bersama warga Desa Adat Songan, Kintamani dan tokoh Hindu. Bagaimana tidak, perayaan HUT Proklamasi kali ini memiliki nilai sakral bagi umat Hindu di Bali yakni bertepatan dengan purnama serta makna filosofi 7 (tujuan) dan 1 (satu) serta jika digabungkan akan membentuk angka 8 (kemakmuran).
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, memimpin apel dan melepas regu pelacakan rute perjuangan Pasukan Ciung Wanara pimpinan I Gusti Ngurah Rai di Lapangan Desa Pemuteran, Rendang, Senin (15/8). Dalam sambutannya, Mas Sumatri menyatakan sesuai prosedur administrasi, pihaknya bakal membantu bedah rumah untuk lima veteran yang rumahnya tak layak huni. 29 Agustus - 4 September 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
UNDWI DENPASAR - Dekan Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., MMA., Senin (1/8) malam meyudisium 20 sarjana pertanian. Mereka adalah calon pengusaha sektor pertanian yang andal dan tangguh, karena semua lulus dengan predikat sangat memuaskan.
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Untuk mendapatkan data yang akurat dan valid tentang kependudukan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menggelar sosialisasi kebijakan kependudukan dan catatan sipil tahun 2016. Acara sosialisasi yang diikuti para camat, perbekel dan lurah yang ada di Kabupaten Badung itu, dibuka Wakil Bupati (wabup) Badung I Ketut Suiasa, bertempat di ruang pertemuan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Pusat Pemerintahan Mangupraja Madala, Kamis (11/8).
14 29 Agustus - 4 September 2016
MBP/ist
PENGHARGAAN NASIONAL - Satu lagi penghargaan tingkat Nasional diraih Kota Denpasar. Setelah penghargaan Pakarti Utama I Bidang Lingkungan Bersih dan Sehat, kini giliran Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur berhasil menorehkan prestasi dalam Lomba Kelurahan Tingkat Nasional sebagai juara I. Penghargaan ini diserahkan Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo dan diterima Lurah Penatih Wayan Herman, Senin (15/8), di Hotel The Media Tower, Jakarta.
MBP/ist
SEMILOKA - Keseriusan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara dalam menyelesaiakan berbagai problema kota dan pelayanan kepada masyarakat, tidak pernah terhenti. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, Wali Kota menggagas program Denpasar Smart City. Untuk memantapkan program Denpasar Smart City tersebut, Pemkot Denpasar menggelar Semiloka ‘’Denpasar Menuju Smart City Berbasis Kearifan Lokal’’.
MBP/ist
SMART CITY - Denpasar menuju Smart City atau Kota Cerdas tak terlepas dari integrasi program antarperangkat daerah Pemkot Denpasar dengan melepaskan egoisme sektoral. Integrasi program mampu meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam smart government, sehingga nantinya dapat menyelesaikan permasalahan kota. Masalah mendasar yakni pendidikan, kesehatan, dan permasalahan sosial menjadi prioritas Pemkot Denpasar dalam inovasi program menuju Smart City, dengan integrasi program bersama perangkat daerah Pemkot Denpasar.
MBP/ist
BANTUAN VETERAN - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri langsung mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada veteran renta dan hidup sederhana, I Wayan Tegteg (86), di Banjar Pangleg, Jungutan, Karangasem, Senin (15/8). Kegiatan itu dilakukan setelah diketahui kondisi Tegteg dan terkait HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI.
MBP/ist
STIKOM BALI - Kejayaan yang bertanggung jawab adalah tema Dies Natalis XIV Stikom Bali kali ini, yang mengandung makna bahwa kehadiran Stikom Bali harus bermanfaat bagi masyarakat Bali, bangsa dan negara. Wujudnya adalah tanggung jawab secara akademik dan tanggung jawab sosial Stikom Bali terhadap perjalanan selama 14 tahun, sejak berdiri pada 10 Agustus 2002.
HUT KE-121 - Perayaan HUT ke-121 Kota Negara, Jembrana Festival dan HUT Kemerdekaan RI, dimeriahkan masyarakat dengan tumpah ruah ke jalan protokol, Senin (15/8). Selain masyarakat dan pelajar se-Kabupaten Jembrana, para pejabat turut ikut ambil bagian dan berbaur di tengah-tengah masyarakat berkeliling berjalan santai di jantung Kota Negara. MBP/ist
29 Agustus - 4 September 2016
15
POLITIK
Pangkas Anggaran Pilihan Strategis
P
emerintah kini kesulitan dana untuk membiayai pembangunan. Perekonomian nasional yang kurang menguntungkan membuat bergamam risiko berpotensi terjadi. Selain tax amnesty, berbagai terobosan digulirkan termasuk pemangkasan anggaran. Cara ini dinilai efektif untuk mengoptimalkan kinerja aparatur Negara termasuk menyelamatkan kinerja pemerintahan. Hal itu dilontarkan Menteri Keuangan
Sri Mulyani Indrawati saat melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang telah berjalan sekitar 7 tahun di Gedung DPR RI. Sri Mulyani menegaskan sikap pemerintah terkait dengan adanya pemangkasan APBN Perubahan 2016 yang besarnya mencapai Rp 133 triliun. Menurutnya pemotongan APBNP terpaksa dilakukan pemerintah sebagai dampak kondisi perekonomian dalam negeri yang kurang menguntungkan. Selain memangkas anggaran, pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty). Melalui kebijakan tersebut, diharapkan pemerintah mendapat penerimaan lebih besar agar bisa digunakan untuk merealisasikan program-program pembangunan. “Kita terus mengupayakan, salah satunya melalui upaya tax amnesty,” sambung Sri Mulyani. Meski ada pemangkasan, Sri Mulyani memastikan bahwa komponen gaji maupun tunjangan-tunjangan kinerja tidak akan dikurangi oleh pemerintah. “Tetap selektif, seperti gaji, tunjangan-tunjangan tidak dipotong. Kontrak yang sudah ada tidak dipotong. Anggaran pendidikan maupun kesehatan
tidak dipotong,” ujarnya. Ia mengingatkan harus ada berbagai penyesuaian baik dari perdagangan berskala nasional maupun internasional, juga impor dan ekspor yang semuanya berpengaruh kepada pendapatan negara. “Pendapatan negara diprediksi hanya Rp 218 triliun dari pajak, termasuk dari pengampunan pajak (tax amnesty). Itu tentu di bawah target, maka harus ada penyesuaian di kementerian negara maupun daerah,” ujarnya. Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan rapat konsultasi membahas perekonomian di tanah yang akhir-akhir menurun. “Ada tiga hal yang kami bahas, yaitu perkembangan ekonomi kita di tengah situasi ekonomi global yang melambat, kami juga singgung protap APBN, bagaimana, mengapa dan seterusnya. Juga mengenai tindak lanjut pelaksanaan tak amnesty,” kata Zulkifli. l Hardianto
Komponen gaji maupun tunjangan-tunjangan kinerja tidak akan dikurangi oleh pemerintah. Tetap selektif, seperti gaji, tunjangan-tunjangan tidak dipotong. Kontrak yang sudah ada tidak dipotong. Anggaran pendidikan maupun kesehatan tidak dipotong.
Sri Mulyani
16
29 Agustus - 4 September 2016
16
Menggagas Pulau Suaka Pajak INVESTASI diharapkan jadi penggerak ekonomi negeri ini. Langkah ini pun akan diwujudkan dengan berbagai strategi. Salah satunya mewujudkan Pulau Tax Haven atau Pulau Suaka Pajak di Indonesia. Cara ini dinilai dapat mempercepat masuknya investasi terutama investasi asing. Gagasan Presiden Jokowi ini pun didukung anggota Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun. “Ini ide positif untuk Indonesia. Fraksi Partai Golkar DPR RI siap membantu mewujudkan gagasan tersebut,” kata Mukhammad Misbakhun. Ide membuat Pulau Suaka Pajak sebenarnya sudah disuarakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat masih menjabat sebagai Menteri Keuangan. Bambang Brojonegoro ingin membentuk “offshore financial center” (OFC) yang diharapkan melalui OFC para investor asing dapat membuka perusahaan cangkang di Pulau Suaka Pajak. Misbakun menambahkan, pembentukan Pulau Suaka Pajak ini merupakan sesuatu yang lumrah. Negara tetangga seperti Malaysia, bahkan sudah lebih dahulu memiliki Pulau Suaka Pajak di Labuan. “Kalau Singapura malahan negaranya yang jadi suaka pajak, bukan cuma satu pulau,” ujarnya. Misbakhun mengatakan, pemerintah harus benar-benar cermat memilih lokasi yang tepat untuk dijadikan sebagai Pulau Suaka Pajak dengan membuat beberapa kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya, kata dia, pulau tersebut harus benar-benar dapat menjadi tempat investasi yang menarik seperti infrastrukturnya layak dan modern. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mendukung rencana Presiden Joko Widodo yang akan membentuk Batam sebagai wilayah Tax Heaven atau pulau suaka pajak. “Ya kenapa nggak kalau bisa dibentuk,” kata Darmin. Ia pun mengaku, tidak masalah jika nantinya akan banyak perusahaan shell company untuk mengamankan harta kekayaannya. Seperti diketahui, Jokowi berencana menjadikan Batam sebagai pulau suaka pajak atau tax amnesty. Hal ini bertujuan untuk mendongkrak perekonomian di dalam negeri. Jokowi mengatakan, pemerintah sedang mengkaji pengembangan salah satu pulau Indonesia sebagai tax haven seperti halnya Labuan yang ada di Malaysia. l Hardianto Presiden Joko Widodo 29 Agustus - 4 September 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
Memaknai Beratnya Mempertahankan Kemerdekaan
B
erat dan melelahkan. Begitulah kesan para siswa yang tergabung dalam regu pelacakan, usai menyusuri jejak rute perjuangan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai, beberapa waktu lalu. Medan berat harus mereka lalui dengan semangat dan kekompakan, layaknya seorang pejuang saat berusaha mempertahankan kemerdekaan. Napak tilas ini mengingatkan kembali generasi muda tentang kisah para pejuang betapa sulitnya mempertahankan kemederkaan Republik Indonesia. Kisah perjalanan pahlawan ini dimulai dari Banjar Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang menuju Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Setelah dari Desa Pemuteran, regu napak tilas atau biasa disebut pelacakan ini mulai menyusuri jejak-jejak para pahlawan hanya berbekal tongkat. Jejak-jejak mereka ditandai dengan gambar anak panah di jalan, di pohon, di tebing pada setiap jalur yang harus dilalui. Mulai dari jalan setapak, masuk ke tengah hutan, naik turun perbukitan, seolah menjadi hal biasa yang dilalui pahlawan ketika itu. “Ini pengalaman berharga buat kami. Tak disangka, medannya seberat ini. Sangat bersyukur sudah bisa melalui dua rute dengan selamat,” ujar salah satu komandan regu pelacakan dari SMA PGRI 1 Amlapura, I Made Perdiyoga, saat ditemui di tempat finish kedua di Wantilan Pura Laga, Kecamatan Abang. Dia bersama sembilan teman lainnya harus menjaga kekompakan, saling menjaga keselamatan dan semangat. Mereka tidak boleh tercecer, apalagi sampai meninggalkan teman. Sama dengan para pahlawanan dulu, seberat apapun perjuangan menghadapi penjajah, mereka harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Sambil berjalan cepat, seluruh tanda jejak itu harus dicatat dan dikumpulkan untuk memastikan alur yang dilalui benar. Mereka harus berjalan puluhan kilometer, dari pagi sampai sore pada setiap rute, untuk sampai di tempat finish pertama di Desa Sebudi. “Rute kedua lebih berat lagi. Kami lebih banyak melewati perbukitan,” kata anggota regu I Gede Jati Santika. Rute kedua memang lebih menantang. Setiap regu pelacakan ini lebih banyak naik turun bukit, dari Desa Sebudi menuju Pura Laga. Medannya begitu sulit karena naik turun bukit ini amat terjal. Untuk menjaga semangat, Perdiyoga mengaku mengajak rekan-rekannya selalu menyanyikan lagu-lagu nasional. Dalam situasi seperti ini, lagu nasional serasa benar-benar dialami ketika menyusuri jejak-jejak pahlawan. Meski sudah diberikan tanda jejak, ada juga beberapa regu yang kesasar. Selain itu, regu lainnya ada yang tidak bisa melanjutkan sehingga harus tiba di tempat finish kedua dengan anggota regu tak lengkap. Setelah dari Pura Laga, regu pelacakan akan melanjutkan perjalanan ke tempat finish ketiga di Yayasan Yasa Kerti, Amlapura. Selanjutnya, baru mengikuti upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura. Rute napak tilas ini benar-benar mengingatkan kita sepeganggal kisah perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
18
29 Agustus - 4 September 2016
MBP/bagiarta
Regu pelacakan putra SMA PGRI 1 Amlapura bersama guru pembinanya di tempat finish kedua di Pura Laga.
Sejarah mencatat, ketika momentum kemerdekaan tersiar ke Pulau Dewata oleh I Gusti Ketut Puja dari Jakarta, ini menjadi tonggak sejarah perjuangan di Bali. Khusus ujung timur pulau Bali, saat itu dibentuk Markas Besar Dewan Perjuangan Rakyat (MB DPRI) di bawah pimpinan I Gusti Lanang Rai (Pak Kolar). Komang Warsa, salah satu praktisi sejarah dari Yayasan Kebaktian Proklamasi (YKP) Karangasem menegaskan, saat itu MB DPRI ini membagi Karangasem menjadi markas barat, meliputi Kecamatan Rendang, Selat, Sidemen dan Manggis. Sedangkan, markas timur meliputi Kecamatqn Abang, Bebandem, Karangasem dan Kubu, di bawah pimpinan A.A Gede Suryaningrat (Pak Sur). Markas timur ini bergerak secara bergerilya ke pelosokpelosok desa, seperti di Banjar Pemuteran, Desa Pempatan. Pemuteran hingga saat ini menjadi saksi tonggak sejarah dan saksi bisu, bagaimana para pejuang di Karangasem mempertahankan setiap jengkal Tanah Air. Perjuangan dilakoni kala itu dengan berjalan kaki melewati Desa Suter, Pemuteran, Puragae sampai Tanah Aron (Abang). Inilah yang mengilhami, bagaimana pelaksana napak tilas atau pelacakan setiap peringatan HUT Kemerdekan RI. Pasukan Ciung Wanara di bawah komando Letkol I Gusti Ngurah Rai sempat tiba di Karangasem, tepatnya di Banjar Pemuteran itu. Bersama Pak Kolar dan Pak Sur, mereka bersama-sama bergerilya ke timur hingga ke Tanah Aron dan sempat terjadi kontak senjata dengan Tentara NICA. Setelah memenangkan pertempuran, Pasukan Ciung Wanara kembali melakukan perjalanan ke Tabanan. l Bagiarta
A KT I V I TA S
MBP/ist
UNR DENPASAR - Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar saat ini sedang berbangga. Pasalnya, universitas yang terletak di Jalan Padma, Penatih ini satu-satunya kampus yang dipilih dan melaksanakan program BIPA Critical Language Institute (CLI)-Arizona State University (ASU) yang berkerja sama dengan APBIPA Bali, Pusat Bahasa UNR dan Bagus Education Services Singaraja.
MBP/ist
HUT RI - Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-71 RI di Karangasem, Rabu (17/8) pukul 10.30 Wita digelar di Lapangan Tanah Aron, Amlapura. Upacara serupa juga digelar di lapangan tiap kecamatan, serta di sekolah-sekolah. Di Lapangan Tanah Aron, Bupati IGA Mas Sumatri bertindak sebagai inspektur upacara dengan komandan upacara Kapten (Inf.) I Wayan Suatma.
BROS - Dalam rangka memperingati HUT ke-71 Kemerdekaan RI, BROS melakukan kunjungan sosial ke Kantor LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) Provinsi Bali, Senin (15/8) lalu. Pada kesempatan tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi para veteran yang hadir, serta pemberian parcel kemerdekaan berupa obat-obatan dan vitamin. MBP/ist
BENDERA RAKSASA Senin(16/8) telah dilakukan pengibaran bendera Merah Putih raksasa yang berukuran 71x20 meter di tebing Pura Uluwatu, Pecatu, Kuta Selatan, Badung. Pengibaran tersebut sebagai penanda untuk membangkitkan semangat generasi serta untuk mengenang dan melanjutkan perjuangan para Pahlawan Kusuma Bangsa.
MBP/ist
29 Agustus - 4 September 2016
19
MANCANEGARA
Serangkaian Bom Guncang
Thailand
20
29 Agustus - 4 September 2016
D
emi mencari pelaku serangan bom dan pembakaran yang terjadi pada pekan lalu, Perdana Menteri (PM) Thailand, Prayut Chan-ocha akan meminta bantuan PM Malaysia Najib Razak. Hal ini disampaikan PM Thailand ketika mengunjungi Kuala Lumpur. Pertemuan tersebut diadakan untuk mendiskusikan ekonomi dan inovasi di antara negara-negara Polynesia, Asia Selatan, dan Afrika. Juru bicara pemerintahan Thailand, Mayor Jenderal Werachon Sukondhapatipak menuturkan, Prayut akan menyampaikan permintaan bantuan tersebut di tengah-tengah pertemuan bilateral 1st International Conference on Blue Ocean Strategy. Media di Malaysia sendiri sebelumnya pernah mewartakan bahwa otoritas keamanan Negeri Gajah Putih meminta bantuan Negeri Jiran untuk melacak sebuah ponsel yang diduga digunakan pada serangan bom di Phuket pekan lalu. Diduga, ponsel itu berasal dari Malaysia.
Sempat ada dugaan bahwa Barisan Revolusi Nasional di Negeri Jiran terlibat dalam serangan yang menewaskan empat orang dan melukai puluhan lainnya. Namun hal ini dibantah otoritas keamanan Thailand, mereka mengatakan serangan tersebut bermotif politik terkait dengan referendum yang diadakan di Negeri Gajah Putih itu. Sejumlah serangan bom terjadi di Thailand Selatan, beberapa jam setelah ledakan dua bom di kawasan wisata Hua Hin, yang menewaskan seorang perempuan dan melukai 19 orang termasuk sejumlah wisatawan asing. Sebuah bom juga meledak di Patong, kawasan wisata pantai lainnya yang juga populer, di pulau Phuket. Setidaknya tiga orang tewas dan puluhan luka-luka di Thailand dalam berbagai ledakan susulan. Ledakan terjadi saat rakyat Thai menikmati akhir pekan yang panjang untuk merayakan ulang tahun Ratu Sirikit. Serangan bom bertubi-tubi itu menyerang tujuh provinsi. Pihak otoritas setempat masih berdebat tentang kemungkinan adanya motif politik di balik serangan bom tersebut. Pihak pemerintah mengiyakan bahwa serangan tersebut terjadi di tujuh pusat keramaian di areal selatan Thailand yang dominan berpenduduk muslim. Meskipun begitu, tes DNA menunjukkan pelaku pemboman sangat cocok dengan identitas seorang pria berusia 35 tahun bernama Ahama Lenga yang tinggal di distrik Tak Bai di Natathiwat, Thailand. “Kami masih terus menyelidikinya namun masalah referendum masih menjadi fokus kami. Namun saya bisa pastikan ini tidak berhubungan dengan kasus pembo-
man Erawan Agustus lalu,� ujar Kepala Kepolisian Thailand, Chaktip Chaichinda. Meski kondisi keamanan masih belum kondusif, sejumlah acara tampaknya masih akan berlangsung di negara tersebut. Sekjen United Nations World Tourism Organisation (UNWTO) Taleb D. Rifai memastikan acara World Tourism Day 2016 di Bangkok, Thailand, bakal digelar sesuai rencana pada 27 September 2016. Demikian dikabarkan laman Thai Visa. Dalam keterangan yang disampaikan kepada Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Kobkarn Wattanavrangkul pasca aksi serang bom bertubi-tubi, Rifai menyebut Thailand sebagai salah satu destinasi penting bagi turis di seluruh penjuru dunia. Rifai yakin, Thailand tetap menjadi destinasi wisata yang bakal dikunjungi turis mancanegara. Sementara itu, Presiden dan CEO World Travel and Tourism
Council David Scowsill menyatakan sudah berdiskusi dengan Wattanavrangkul soal keamanan. Pemerintah Thailand sudah meningkatkan pengamanan pasca serangan bom, dan meyakini kondisi negerinya berangsur normal. Menurut Scowsill, peristiwa serupa juga terjadi pada Agustus tahun lalu, tapi laba pariwisata malah melonjak hingga 20 persen. Pada tahun lalu, tercatat lebih dari 30 juta turis menjejali Thailand. Lalu, pada semester pertama tahun ini, jumlahnya meningkat 25 persen. Ini menunjukkan banyak orang tidak gentar menjejakkan kakinya di Negeri Gajah Putih sekalipun dilanda tragedi berdarah. Wattanavrangkul menyatakan siap berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri soal pemberitahuan kepada Amerika Serikat, Inggris Raya, Australia, Selandia Baru, Kanada, Hong Kong mengenai situasi terkini dan peningkatan keamanan pasca serangan bom. Petinggi Tourism Authority of Thailand (TAT) Yutthasak Supasorn menyatakan pihaknya siap mengampanyekan dan mempromosikan pariwisata jangka pendek, karena pariwisata jangka panjang masih dipertimbangkan mengingat kondisi keamanan saat ini. Komandan polisi pariwisata Pol MajGen Surachet Hakparn menyatakan siap menempatkan 800 polisi pariwisata di sejumlah provinsi untuk memastikan keamanan yang lebih baik bagi para turis. Bisa jadi, jumlahnya ditambah menjadi 900 personel. Selain World Tourism Day, sebuah acara tahunan bertema jazz juga siap digelar di Hua Hin, pada tahun ini. Para expatriat bakal dilibatkan untuk mengampanyekan kondisi terkini Thailand kepada orangorang di negeri asalnya. l Gugiek Savindra 29 Agustus - 4 September 2016
21
DAERAH
MBP/sos
Kawasan konservasi di sekitar Gunung Batur yang beralih fungsi menjadi lahan pertanian.
Kawasan Konservasi Berubah Fungsi
A
lih fungsi lahan bukan hanya terjadi pada kawasan pertanian. Di Bangli, alih fungsi juga terjadi di kawasan konservasi di lereng Gunung Batur. Hanya, alih fungsi di kawasan ini bukan untuk perumahan, seperti yang lasim terjadi di kawasan perkotaan. Di kawasan itu, alih fungsi justru dijadikan lahan pertanian. Namun, akibat aturan tidak memungkinkan, maka fenomena ini juga menjadi masalah. Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Bali Sulistyo Widodo, Senin (15/8) lalu menjelaskan, luas kawasan konservasi di sekitar Gunung Batur kurang lebih mencapai 2.500 hektar. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan sekitar sepuluh persen kawasan tersebut dimanfaatkan sebagai lahan pertanian oleh masyarakat sekitar.
22
29 Agustus - 4 September 2016
Meskipun tak merusak lingkungan, hal tersebut dinilai telah melanggar aturan. ‘’Memang itu tak menebang pohon. Tapi kan sudah menghilangkan arti kawasan itu sebagai konservasi,’’ ujarnya. Disampaikannya, rendahnya kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan terberat dalam menjaga kawasan konservasi. Guna mengantisipasi adanya pelanggaran yang semakin marak, sosialisasi sudah digencarkan. Demikian juga dengan patroli petugas yang semakin diintensifkan. Tak hanya itu, penindakan bekerja sama dengan kepolisian sebagai cara untuk memberikan efek jera juga turut dilaksanakan. ‘’Sosialisasi terus diberikan kepada masyarakat. Itu lebih banyak terkait pencegahan,” tambahnya. Disinggung mengenai pembangunan permukiman di kawasan konservasi,
Widodo menegaskan itu tidak ada. Sementara untuk penggalian batu dan pasir yang sebelumnya sempat terjadi, diklaim sudah ada penertiban. Hal itu diharapkan tak lagi terulang. Lebih lanjut dijelaskannya, selain bidang perlindungan, pihaknya juga menangani pengawetan kawasan. Hal yang dilakukan yakni mengintensifkan kegiatan rehabilitasi. ‘’Pemanfaatan kawasan kami juga tangani. Pada dasarnya itu sepenuhnya mengacu pada aturan,’’ tandasnya. Berdasarkan pantauan, kawasan konservasi yang dijadikan lahan pertanian tersebar di sejumlah lokasi. Lahan tersebut ditanami berbagai jenis komoditas seperti tomat, cabai dan bawang. l Sosiawan
Soal Toko Modern Bodong
Eksekutif Dinilai Kurang Tegas KASUS toko modern sepertinya tidak pernah tuntas. Bukan saja di Denpasar, kasus munculnya toko modern bodong juga dialami di sejumlah kabupaten lainnya di Bali. Tidak terkecuali di Gianyar. Hal ini terlihat dari beberapa kali sidak toko modern berjaringan yang dilaksanakan instansi terkait, menemukan adanya toko modern bodong. Tindakan yang dilakukan pihak eksekutif ini mendapat apresiasi kalangan DPRD Gianyar. Namun, langkah yang hanya memberikan peringatan dan pembinaan pada pemilik usaha tak berizin alias bodong tersebut justru dinilai kurang tegas. Bahkan, hal ini dianggap bisa memberi peluang untuk meloloskan izin toko modern. ‘’Sikap seperti ini kan artinya kembali memberi mereka (pemilik toko modern berjaringan bodong -red) peluang mengurus izin. Kalau memang eksekutif mau menyetop toko modern berjejaring seperti yang diwacanakan, seharusnya instansi terkait langsung saja memberi surat penghentian operasional,’’ ucap Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara, Senin (15/8) lalu. Ia juga mengingatkan, rencana moratorium toko modern sampai saat ini masih diberlakukan di Gianyar. Oleh sebab itu, politisi asal Sukawati ini meminta eksekutif tidak lagi mengeluarkan izin toko modern berjaringan. Apalagi berdasarkan data di BPPT, jumlah toko modern berjaringan saat ini 116 unit atau sudah melebihi kuota. ‘’Kalau memang kuotanya 79, maka yang lainnya sudah jelas tidak mendapat izin. Sekarang yang tidak memiliki izin harus segera ditertibkan dan dihentikan,’’ tegasnya. Ia juga berharap agar Pemkab Gianyar bersurat ke perbekel/lurah dan desa adat agar tidak lagi memberikan rekomendasi pendirian toko modern, kecuali kepada
MBP/ara
Satpol PP Denpasar saat melakukan sidak toko modern beberapa waktu lalu.
penduduk lokal. Ditambahkan, melalui pelaksanaan moratorium toko modern, akan memberi kesempatan kepada penduduk lokal untuk menjalankan usaha kecil. ‘’Pengusaha lokal harus diberikan kesempatan berkembang. Dan pengusaha lokal juga mesti mendapat pembinaan agar usahanya berkembang,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Gianyar Nyoman Artawa Putra meminta eksekutif tidak hanya menyasar toko modern tetapi juga melakukan penertiban terhadap hotel atau penginapan yang belum memiliki izin. ‘’Sekalian saja melakukan penertiban, baik penertiban toko modern dan hotel atau vila yang tidak berizin,’’ terangnya. Apalagi disinyalemen ada pengusaha yang mengajukan izin usaha untuk rumah tinggal, namun kenyataannya aktivitasnya perhotelan atau vila. ‘’Ini banyak terjadi saya kira. Tim Yustisi dan perizinan sebaiknya bekerja keras memecahkan masalah ini,’’ harapnya. Ditegaskannya, penegakan aturan akan menciptakan iklim usaha yang sehat. Pengusaha yang sudah taat terhadap proses perizinan akan merasa nyaman dan tidak cemburu dengan mereka yang melanggar aturan namun dibiarkan.
Sementara itu, di Denpasar kasus toko modern juga cukup marak. Bahkan, Wali Kota Denpasar sudah mengeluarkan SK untuk menangani toko modern ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar memberikan kebijakan terkait keberadaanya toko modern yang belum mengantongi izin lengkap. Kebijakan tersebut diterjemahkan dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Denpasar No. 188.45/495/HK/2011, tertanggal 9 September 2011 tentang Penataan Toko Modern. Ada beberapa poin yang tertulis dalam SK tersebut, seperti pembatasan penjualan produk semua toko modern baik yang berjaringan maupun non berjaringan. Selain itu semua toko modern yang saat ini belum mengantongi izin lengkap, diberikan deadline waktu guna mengurus hingga 6 bulan sejak diterbitkanya SK Toko Modern tersebut. Jika tidak, maka izin beroperasinya hanya diperbolehkan selama lima tahun saja. Hanya saja, keluarnya SK Wali Kota itu, tidak mampu menghentikan berdirinya toko modern baru. Hal ini terlihat dari beberapa kali sidak yang dilakukan Satpol PP, menemukan adanya toko modern yang belum berizin beroperasi. l Manik/Asmara 29 Agustus - 4 September 2016
23
A KT I V I TA S DOSMAN - Sejak awal berdiri, SMAN 1 Gianyar atau yang populer disebut Dosman, kerap memborong prestasi di tingkat nasional. Kali ini Dosman Remaja Ilmiah (Doremi) menyabet juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) pada Gebyar Sains Nasional ke-5 diselenggarakan oleh Science School Center (SSC) Sekolah Pembangunan Jaya, Bintaro, Tangerang Selatan. MBP/ist
MBP/ist
MBP/ist
KABUPATEN BANGLI - Upacara bendera peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di Kabupaten Bangli, Rabu (17/8), berlangsung khidmat. Upacara yang telah menjadi rutinitas setiap tahun ini diharapkan bisa dijadikan momentum oleh seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja lebih nyata.
SMPN 2 SUKAWATI - Dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga pendidik, SMP Negeri 2 Sukawati menyelenggarakan Seminar Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Senin (15/8). Kegiatan yang dibuka Kepala Disdikpora Gianyar Made Suradnya ini diikuti puluhan guru se-Kabupaten Gianyar. MBP/ist
MBP/ist
24
29 Agustus - 4 September 2016
BRI BANGLI - Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke-71 RI, Rabu (17/8), Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bangli menyerahkan bantuan berupa satu unit mobil ambulans kepada Polres Bangli. Penyerahan mobil ambulans senilai Rp 193 juta tersebut dilakukan langsung Pemimpin Cabang BRI Bangli Radiany Catharina kepada Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. di halaman Mapolres Bangli.
MBP/ist
UNHI DENPASAR - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menerjunkan 671 mahasiswanya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bangli, mulai Kamis (11/8). Para mahasiswa yang menjadi peserta KKN direncanakan akan mengabdikan diri di 23 desa pakraman di Kecamatan Bangli selama dua bulan ke depan. Demikian terungkap dalam acara pembukaan KKN Unhi tahun 2016, yang diselenggarakan di Lapangan Kapten Mudita, Bangli.
MBP/ist
BUPATI TABANAN - Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tabanan berlangsung khidmat. Apel HUT ke-71 RI ini dipusatkan di Lapangan Dangin Carik, Rabu (17/8) mulai pukul 10.00 Wita. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bertindak selaku inspektur upacara.
MBP/ist
SETUJUI RPJMD - Seluruh Fraksi di DPRD Kota Denpasar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Kota Denpasar tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2016-2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal tersebut disampaikan masing-masing fraksi saat menyampaikan pandangan umum pendapat akhir pada sidang paripurna, Senin (15/8), di Gedung Sewaka Dharma.
MBP/ist
DHYANA PURA - Perbarindo DPK Badung bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura melakukan kegiatan edukasi dalam rangka meningkatkan literasi keuangan konsumen/masyarakat di Kampus PPLP Dhyana Pura, Kamis (11/8. Kegiatan tersebut diikuti 150 mahasiswa baru PPLP Dhyana Pura. 29 Agustus - 4 September 2016
25
LENSA
BALON
Salah seorang pedagang balon tengah menyiapkan pesanan balon di Denpasar. Pada umumnya para pedagang menjual balon tersebut dengan harga sekitar Rp 5.000 per balon. 26 29 Agustus - 4 September 2016
MBP/eka
OLAHRAGA
Tak Harus Medali Emas
B
intang bola basket Argentina Manu Ginobili menyadari dirinya telah tua untuk membawa timnya meraih medali emas. Namun, penggemarnya tetap tak peduli dan memuja penampilannya. “Ole, ole, ole, ole! Manuuuu! Manuuuuu!” teriak mereka saat Ginobili keluar lapangan setelah Argentina ditundukan Spanyol 73-92 pada penyisihan Grup B. Ginobili membalas seruan itu dengan bertepuk tangan dan melambaikan tangan pada mereka. Namun, itu belum cukup untuk menenangkan fansnya. Ia tak mampu berbuat banyak setelah timnya dikalahkan dengan selisih 19 poin pada laga melawan Pau Gasol dkk itu. Namun, ia telah memberikan yang terbaik meski tidak mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Pemain berusia 39 tahun itu pun setengah tak percaya menyaksikan pendukungnya tetap memujanya setelah empat kali tampil di Olimpiade dan masih belum bisa menyumbang medali emas. “Target saya hanyalah menikmati pengalaman ini,” kata Ginobili yang mengaku tampil hebat di tiga Olimpiade sebelumnya. “Sekarang saya telah tua. Jadi saya menilai segala sesuatu sedikit berbeda. Saya hadir disini berusaha bermain sebaik mungkin, membantu tim dan menikmati pengalaman berlaga di Olimpiade.” Bintang-bintang Olimpiade seperti Michael Phelps atau Usain Bolt dipuji karena penampilan terbaik mereka dengan kembali meraih medali emas di Rio ini. Koleksi medali mereka memenuhi lemari dengan sederet pemecahan rekor dan penghargaan lainnya. Olaf Tufte dan Kjetil Borch pun tak kalah melimpah pujian yang didapatkan dari publik Norwegia kendati yang didapat cuma medali perunggu saja di cabang dayung. Lifter Filipina Hidilyn Diaz mendapat ucapan selamat secara istimewa dari Presiden dan bonus hampir 53 ribu dolar AS setelah meraih medali perak. Hal serupa juga terjadi saat petinju Yuberjen Martinez meraih medali perak. Seluruh Kolombia larut dalam suka cita tersebut. Publik Singapura pun bergemuruh saat Joseph Schooling mengalahkan legenda
Olimpiade di renang 100m gaya kupu-kupu. Sukacita itu seperti Schooling meraih medali emas saja, padahal event itu baru babak penyisihan. Belakangan Schjooling memang menjadi juara nomor ini. Meski Andy Murray meraih medali emas untuk Inggris, lawannya Juan Martin del Potro pun tak perlu sedih. Publik Argentina mengelu-elukan prestasinya. “Saya mendapatkan medali perak, yang berarti emas bagi saya.” kata del Potro yang merebut perunggu di Olimpiade London 2012. “Saya tak percaya bisa membawa pulang medali lagi.”
Ginobili pun tahu bahwa peluang Argentina meraih medali emas di cabor bola basket ini amat kecil. Timnya pernah membuat kejutan saat menjadi juara dunia pada 2004. “Saya beruntung bisa tampil lagi di sini pada usia ke-39 tahun,” ujar Ginobili yang bersyukur bisa bertanding dan mendapat pujian dari pendukungnya. Tampil baik dan berjuang hingga akhir, itu saja yang harus dilakukan atlet seusianya, laporan Associated Press. l Yudi Winanto
MBP/AP
Timnas bola basket Argentina diperkuat bintang NBA Manu Ginobili (NO.5). 29 Agustus - 4 September 2016
27
OLAHRAGA
Semangat Persahabatan
MBP/ap
Pelari Selandia Baru Nikki Hamblin dan rivalnya Abbey D’Agostino (kiri) dari AS.
PERSAINGAN terkadang menghasilkan permusuhan. Pelari AS Abbey D’Agostino menunjukan hal berbeda saat ia mengembalikan semangat persahabatan di atas segalanya. D’Agostino membuat rivalnya dari Selandia Baru Nikki Hamblin terjatuh pada lomba lari 5.000m Olimiade 2016 di Rio de Janeiro. D’Agostino memilih untuk tidak terus berlari, namun kembali dan membantu Hamblin untuk bangkit dan menyelesaikan lomba. Ironinya di akhir lomba D’Agostino mengumumkan tidak bisa melanjutkan lomba akibat cedera otot lutut. Akibat bersinggungan dengan Hamblin dan terjatuh, D’Agostino mengalami cedera cukup serius. Usai lomba dia malah keluar trek dengan menggunakan kursi roda. Tim medik AS menemukan adanya cedera pada otot ACL dan MCL pada lutut kanannya. “Tak ada yang perlu disesalkan,” ungkap atlet berusia 24 tahun kelahiran Topsfield, Massachusetts. Ia mengakui apa yang dilakukan itu merupakan insting. Hal yang masuk akal adalah dirinya melakukan tindakan yakni membantu Hamblin bangkit, karena Tuhan menggerakkan hatinya, Associated Press. l Yudi Winanto
MBP/ist
TRANS SERASI - Program Trans Serasi yang diterapkan Pemkab Tabanan mendapat apresiasi dari tim penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) Kementerian Perhubungan MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-71, menjadi momen spesial Pemkot Denpasar bersama para veteran pejuang kemerdekaan RI Kota Denpasar. Selasa (16/8), Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bertempat di Kantor Wali Kota Denpasar berbagi kasih menyerahkan bantuan paket sembako dan alat bantu kesehatan kepada para Legiun Veteran Kota Denpasar.
28 29 Agustus - 4 September 2016
RI. Program unggulan tersebut menjadi percontohan bagi daerah lainnya, tidak hanya di Bali. Daerah luar Pulau Bali telah melakukan studi banding ke Kabupaten Tabanan. Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Penilai Kementerian Perhubungan RI Mohammad Malawat saat memaparkan hasil penilaian WTN Kabupaten Tabanan di Kantor Bupati Tabanan, Kamis (11/8).
29 Agustus - 4 September 2016
29
OLAHRAGA
Atlet Taekwondo Bali
Bersaing dengan Rekan Pelatnas di PON CUKUP banyak atlet Bali yang menghuni pemusatan latihan nasional (pelatnas) persiapan menghadapi SEA Games 2017 di Malaysia dan Asian Games 2018 di Indonesia. Dua di antaranya adalah atlet taekwondo, yaitu Argya Virangga Roring di nomor kyorugi (laga) kelas -63 kg dan Muhammad Abdurrahman Wahyu di nomor poomsae (kerapian jurus). Kesibukan di pelatnas membuat keduanya terlambat bergabung dalam TC sentralisasi sebelum berlaga pada PON 2016 di Bandung, Jawa Barat. Kendati demikian, mereka tidak khawatir karena sudah terbiasa menjalani latihan keras di pelatnas yang digelar di GOR Persahabatan Olahraga Pemuda Korea-Indonesia (POPKI) Cibubur, Jakarta Timur. Tiap hari mereka berlatih dua sampai tiga kali.
Di pelatnas, Argya bersaing dengan juniornya Chaerul (Kalimantan Utara) untuk memperebutkan satu tiket berlaga di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Akan tetapi taekwondoin kelahiran Jakarta, 13 Maret 1997, itu sudah menghuni pelatnas selama empat tahun, sedangkan Chaerul baru tiga bulan. Meskipun Chaerul atlet debutan, Argya tidak mau meremehkan rekan sparring-nya di pelatnas tersebut. ‘’Di kyorugi atlet dituntut mengetahui tipikal atau gaya bertarung lawan. Jadi, kemampuan saya sudah dipelajari lawan,’’ ungkapnya di Denpasar pekan lalu. Atlet Badung ini juga mewasdapai seniornya dan mantan atlet pelatnas Merry Wandra asal DKI Jakarta. Kendati demikian, Argya yang baru turun pertama kali di PON bertekad menyumbang emas. ‘’Saya harus mendulang emas, sebab berpengaruh pada pemanggilan pelatnas jangka panjang,’’ jelas Argya yag mendulang medali perak pada Indonesia Terbuka 2015 di Riau dan mewakili Bali di PON Jabar bersama sang kakak Kharisma Christian Roring (kelas -80 kg). Sementara Muhammad Abdurrahman Wa h y u lolos ke PON setelah meraih perak di PraPON di bawah atlet pelatnas Maulana Haidir (Jabar) yang sukses menyabet emas. Persaingan Wahyu dan Maulana dipastikan seru. Pada SEA Games 2015 di Singapura, Maulana mendapat perunggu di nomor perorangan, sedangkan Wahyu merebut perunggu di campuran bersama Mutiara Habibah (Jabar). Di nomor beregu, Timnas Merah-Putih menyumbang perak bermaterikan Maulana/Wahyu/ Faza (Jabar). Wahyu mempunyai keyakinan dan motivasi tinggi guna mengalahkan Maulana yang merupakan seniornya. ‘’Saya punya obsesi besar untuk menund u k k a n M a u l a n a , ’’ t a n d a s mahasiswa semester III FH Universitas Mahendradatta ini. Disinggung faktor nonteknis yang bakal memayungi atlet tuan rumah Jabar, Wahyu mengakui hal itulah yang membuatnya khawatir. Menurut pelatih tim PON Bali Ade M. Sujud, poomsae penilaiannya sangat subjektif. Apalagi wasit dan juri sudah mengenal nama Maulana. ‘’Saya hanya bisa memotivasi dan meningkatkan kepercayaan dirinya,’’ ucapnya. Sujud tidak mau membebani asuhannya dengan target muluk-muluk sebab takut tidak bisa tampil lepas. l Daniel Fajry
30 29 Agustus - 4 September 2016
Maria Natalia Londa
Dapat Pelajaran dari Olimpiade INDONESIA mengirim 28 atlet putra dan putri ke Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil. Dari jumlah kontingen itu hanya empat yang berhasil menyumbangkan medali bagi bangsa dan negara, yaitu satu medali emas dari cabang bulu tangkis nomor beregu campuran serta dua perak dari angkat besi putra dan putri. Sebanyak 24 atlet lainnya gagal menghasilkan medali. Dari yang belum beruntung itu termasuk atlet Bali, Maria Natalia Natalia, yang turun di nomor lompat jauh putri. Juara Asian Games 2014 dan SEA Games 2015 ini menduduki urutan ke-25 dari 38 peserta dalam babak kualifikasi yang berlangsung 17 Agustus lalu atau bertepatan dengan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, sehingga tidak mendapat tempat di putaran final. Hanya 12 atlet lompat jauh putri yang berhak tampil dalam perebutan medali. Maria Londa yang berada di kelompok kualifikasi Grup B membuat lompatan sejauh 6,29 meter saat bertanding di Olympic Stadium. Hasil ini di bawah prestasi terbaiknya pada SEA Games 2015, yaitu 6,70 meter, dan ketika merebut medali emas Asian Games 2014 sejauh 6,55 meter. Lompatan terjauh babak kualifikasi adalah 6,87 meter yang diukir atlet Serbia Ivana Spanovic. Itulah hasil yang mampu dipetik Maria di Olimpiade. Ia tetap mensyukuri pencapaiannya meskipun belum cukup untuk membawanya melaju ke putaran terakhir. Olimpiade adalah ajang yang sangat ditunggu-tunggunya. ‘’Saya mendapat pengalaman bertanding bersama atlet-atlet hebat dunia dan memetik pelajaran berharga dari Olimpiade. Saya harus bisa melakukan perbaikan lagi,’’ kata atlet kelahiran NTT milik Kabupaten Badung ini. Sepulang dari Rio, Maria langsung bersiap menghadapi PON XIX di Bandung, Jawa Barat, September 2016. Ia segera bergabung dengan atlet Bali lainnya dalam TC Sentralisasi di Hotel Batukaru, Ubung, Denpasar. Maria masih diunggulkan mempertahankan medali emas yang direbutnya pada PON 2012 di Riau baik di nomor lompat jauh maupun lompat jangkit. Dua medali emas tampaknya akan kembali disumbangkannya untuk Bali. Menurut Ketua Umum KONI Bali I
Ketut Suwandi, Maria merupakan atlet terbaik di Indonesia saat ini terutama di lompat jauh. Menjadi tugas tim pelatih PON Bali untuk mengembalikan penampilan dan mentalnya agar bisa mencapai lompatan terbaiknya di PON 2016. ‘’Semoga prestasinya kembali meningkat. Saya optimis,’’ katanya di Denpasar. Pelatih Atletik PON Bali Nyoman
Suteja sependapat bahwa di PON 2016 medali emas lompat jauh tetap menjadi milik Maria. Di tingkat nasional baru PNS yang bekerja di Disdikpora Bali ini yang bisa melewati angka enam meter. Atlet daerah lainnya masih sulit menembus lompatan sejauh itu. l Mawa
MBP/wan
Maria Natalia Londa 29 Agustus - 4 September 2016
31
PENDIDIKAN
T
Inovasi Baru Masih Terkendala Biaya
ahun 2016 telah dicanangkan sebagai Tahun Inovasi pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-21, beberapa hari lalu. Inovasi merupakan sebuah proses yang antara lain ditentukan oleh tingkat keberhasilan riset dan pendidikan tinggi. Pendidikan tinggi memegang peranan penting mempersiapkan generasi penerus menjadi inovator. Sementara institusi riset berperan dalam memberikan kesempatan kepada putra-putri bangsa melakukan karya cipta inovatif. “Ini kan proses, dalam artian pemerintah baru saja menuangkan dalam Renstra 2014-2019. Jadi paling tidak dalam jangka menengah ini, arah pembangunan SDM sudah begitu,” ujar Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD., KEMD menanggapi pencanangan Tahun Inovasi ketika ditemui di Kampus Unud Bukit Jimbaran, belum lama ini. Suastika menambahkan, riset memang merupakan salah satu jalan untuk bisa berinovasi. Riset dibagi antara riset yang berbau ilmu basic dan riset yang berbau ilmu terapan. Hasil riset ilmu terapan khususnya, agar segera langsung dimanfaatkan untuk masyarakat. Lebih jauh lagi, juga untuk daya saing bangsa ini ke depan. “Inovasi baru salah satu ukurannya adalah hak paten atau hak kekayaan intelektual. Indonesia ini masih kecil sekali, bahkan dibandingkan Singapura yang penduduknya cuma 3 juta. Mereka hak patennya jauh lebih banyak, padahal penduduk Indonesia itu sampai 250 juta,” jelasnya. Menurut Suastika, semakin banyak ada hak paten di Indonesia maka semakin banyak pula inovasi baru yang lahir di negeri ini. Oleh karena itu, penting sekali bagi Indonesia untuk mengejar hak paten melalui riset yang inovatif. Namun selama ini, masalah biaya paling sering menjadi kendala dalam pelaksanaan riset. “Memang kembali lagi, sebenarnya tidak selamanya seperti itu tapi orang pasti berpikir uangnya kurang. Kalau bilang kurang, selalu saja kurang, berapapun. Tapi yang penting kan atmosfernya, akademik atmosfer, riset atmosfer ini harus dikembangkan di institusi (perguruan tinggi, red),” imbuhnya.
32 29 Agustus - 4 September 2016
Di Unud sendiri, kata Suastika, pihaknya terus berupaya meningkatkan dana penelitian atau riset dari penghasilan Universitas. Dari hanya 5%, naik menjadi 10% dan akan naik lagi menjadi 15% pada tahun depan. Ini dilakukan untuk mendorong para dosen dan mahasiswa agar menghasilkan riset inovatif, khususnya pada bidang ilmu terapan. Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir mengatakan, pencanangan Tahun Inovasi diharapkan dapat segera mewujudkan ekonomi berbasis pengetahuan. Bangsa ini tidak dapat lagi bertumpu pada sumberdaya alam yang akan habis jika dikonsumsi secara terus menerus. Namun, harus dapat melakukan terobosan dimana teknologi dan inovasi menjadi motor penggerak pembangunan. “Jumlah dan kualitas peneliti dan inovator di perguruan tinggi maupun institusi riset perlu terus kita tingkatkan, di samping kualitas penelitian, publikasi ilmiah dan jumlah paten yang diperoleh serta inovasi yang diproduksi,” ujarnya dalam Pidato Tertulis pada Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-71. Menurut Nasir, komitmen pemerintah terhadap upaya peningkatan kinerja penelitian dan inovasi akan terus ditingkatkan. Terutama dalam peraturan dan regulasi, pendanaan dan peningkatan investasi, peningkatan kualitas dan peremajaan laboratorium serta beasiswa bagi peneliti. Pihaknya berharap, produk inovasi yang dihasilkan mampu memberikan jawaban terhadap beragam tantangan yang dihadapi bangsa ini. Misalnya seperti kebakaran hutan, kemacetan lalu lintas, perubahan iklim, reformasi birokrasi, pembangunan infrastruktur dan sebagainya. “Dalam era globalisasi saat ini, Indonesia dihadapkan pada tantangan munculnya persaingan bebas dalam perdagangan antarbangsa. Adanya persaingan bebas ini akan menyebabkan Indonesia diserbu berbagai macam produk dan teknologi baru dari negara lain. Dengan inovasi, Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, namun juga dapat memenuhi pasar negara lain,” tandasnya. l Rindra
MBP/sumatika
Tim Madya Padma SMAN 3 Denpasar sedang menuntaskan pembuatan majalah dinding. Saat ini, pengalihan kewenangan SMA/SMK dari pemkab/pemkot ke pemprov tinggal menunggu penyusunan struktur organisasi.
Pengalihan Kewenangan SMA/SMK
Tunggu Penyusunan Struktur Organisasi TERBITNYA PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Perangkat Daerah turut membawa angin segar bagi pengalihan kewenangan SMA/ SMK. Kendati PP 18 bukanlah PP sebagai jabaran untuk melaksanakan apa yang menjadi perintah Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah tersebut. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Tjokorda Istri Agung (TIA) Kusumawardhani mengatakan, PP 18 mengamanatkan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk menyusun struktur organisasi dan pengisiannya paling lambat 19 Desember 2016. Dalam PP tersebut, kewenangan SMA/SMK ada di struktur organisasi dan perangkat provinsi. Itu artinya, alih
kewenangan SMA/SMK dari kabupaten/ kota ke provinsi sudah bisa dilakukan pada 2017. “Kalau strukturnya sudah selesai, bisalah,” katanya kepada Majalah Bali Post, belum lama ini. Kusumawardhani menambahkan, anggaran untuk SMA/SMK sementara ini juga akan disiapkan untuk tahun 2017. Pasalnya, Pemprov sudah menuntaskan proses verifikasi dan serah terima personel, pendanaan, prasarana serta dokumen (P3D). “Artinya, data yang terkait dengan apa yang sebelumnya diinstruksikan Kemendagri, kita di Bali kan sudah final. Malah sudah divalidasi oleh BKN. Artinya, dari sisi data kita tidak masalah, karena dari segi P3D sudah dilaksanakan. Tinggal menyiapkan berita acara,” jelasnya.
Mengenai struktur organisasi, kata dia, akan ada perubahan di tubuh Disdikpora Bali. Lantaran tidak mengurusi lagi SD dan SMP, maka Bidang Pendidikan Dasar yang ada di provinsi akan dilebur atau hilang. Begitu juga Bidang PAUD, Pendidikan Non Formal dan Informal juga akan dilebur. Dengan demikian, nantinya hanya akan ada dua bidang di Disdikpora Bali. “Bidang PK-PLK (Pendidikan KhususPendidikan Layanan Khusus-red) karena provinsi tugasnya SLB, kemudian Bidang Pendidikan Menengah karena mengelola SMA/SMK. Itu saja tugas kewenangannya. Tapi nanti penuangan dalam struktur kan itu perlu duduk bersama, ini kan surat menteri juga baru turun,” tegasnya. l Rindra 29 Agustus - 4 September 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
PENUHI JANJI - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memenuhi janjinya untuk hadir di TK Hindu Yowana Widhya Mandala yang terletak di Kediri, Tabanan. Kehadiran Senator Wedakarna ini adalah untuk memberikan dukungan terhadap komunitas Hindu yang dinilai sudah kian terdesak dan terancam dengan lembaga-lembaga pendidikan non-Hindu yang makin masif di Bali.
MBP/ist
IMBAU SOPIR– Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengimbau sopir truk galian C tak melintasi jalur Amlapura-Manggis, Yeh Malet, Sabtu (13/8) siang sampai malam. Permintaan itu karena jalur itu dipakai jalur gerak jalan 45 Km dalam rangka memeriahkan HUT RI.Selain truk galian C, pengendara mobil juga diharapkan menghindari jalur itu saat ratusan regu peserta gerak jalan sudah dilepas.
MBP/ist
ULUNDANU CULTURE - Penyelenggaraan Ulundanu Culture and Art Festival yang berlangsung 5 Juni hingga 4 Agustus 2016 di DTW Ulundanu Beratan, Baturiti, Tabanan, sukses meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekitar 15 persen dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan Wayan Adnyana saat menutup Ulundanu Culture and Art Festival III di Wantilan Pura Ulundanu Beratan, Minggu (14/8).
34 29 Agustus - 4 September 2016
MBP/ist
UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali kembali melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2016. Kali ini ada sekitar 587 mahasiswa dari 13 program studi ikut dalam kegiatan PKKMB. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, yakni Pra PKKMB tanggal 8 Agustus 2016, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan PKKMB mulai, Senin (15/8) hingga Rabu (17/8) besok.
MBP/ist
MBP/ist
UNHI - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) melaksanakan upacara pawintenan pada Minggu (14/8). Upacara pawintenan ini diikuti 720 mahasiswa baru, dilanjutkan keesokan harinya dengan Mahasisya Upanayana atau PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru).
UNHI DENPASAR - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar upacara bendera peringatan HUT ke-71 RI, Rabu (17/8) pagi di kampus setempat. Upacara yang berlangsung khusyuk itu diikuti para dosen, pegawai dan organisasi kemahasiswaan seperti Menwa, BEM, Senat Fakultas, dan 720 orang mahasiswa baru Unhi.
MBP/ist
MBP/ist
UNR – Civitas Akademika Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Ngurah Rai (UNR) dalam rangka Yudisium dan Pelepasan Sarjana tahun 2016, yang dirangkai dengan kegiatan pengabdian pada masyarakat melaksanakan kegiatan selama dua hari berupa seminar nasional, pasar murah serta pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada masyrakat. Pada hari pertama, yaitu Sabtu (13/8) dilaksanakan seminar nasional dengan tema “Dampak Kebijakan Tax Amnesty terhadap Perekonomian Regional dan Nasional”.
PKKMB UNUD - Universitas Udayana (Unud) menggelar acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Bukit Jimbaran, Rabu (17/8). Sebelum memulai pelaksanaan PKKMB, seluruh mahasiswa baru mengikuti upacara bendera peringatan HUT ke-71 RI di Lapangan Rektorat. Ketua Panitia PKKMB Prof. Dr. I Made Damriyasa mengatakan, PKKMB dibagi dalam dua periode, yakni periode I untuk mahasiswa baru yang lulus dari jalur SNMPTN dan SBMPTN. 29 Agustus - 4 September 2016
35
PERTANIAN
Jangan Korbankan Kaum Marhaenis
S
ektor pertanian Bali dalam perkembangannya secara alamiah maupun regulatif justru mengalami penurunan yang sangat drastis. Hal ini ditandai dengan menurunnya jumlah lahan pertanian akibat alih fungsi lahan, yang setiap tahunnya menyusut sekitar 800 hektar. Selain itu, ditandai pula dengan menurunnya minat masyarakat untuk menggeluti sektor pertanian. Terutama generasi muda, yang setiap tahunnya diperkirakan turun 1%. Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, I Wayan Koster, pada diskusi pertanian, pekan lalu, mengatakan, indikator terakhir yang juga mendukung hal itu adalah kontribusi dari pertanian terhadap PDRB
I Wayan Koster
itu juga terus menurun dan saat ini tinggal 15%. Anggota Komisi X DPR RI ini juga mengatakan, alih fungsi lahan terjadi akibat desakan dari berbagai sektor terutama pariwisata, permukiman, dan juga properti. Hal ini berdampak pada penurunan kapasitas pertanian Bali, yang berkaitan pula dengan upaya kedaulatan pangan. Khususnya upaya untuk memenuhi kebutuhan beras. “Kondisi ini juga diperparah dengan adanya beban pajak yang harus ditanggung oleh masyarakat yang setiap tahun Bali karena merupakan daerah pariwisata, itu kenaikannya luar biasa dan itu sangat membebani para petani,” jelasnya. Padahal berbicara petani, lanjut Koster, menyangkut dua hal yakni dari sisi ekonomi dan budaya. Dari sisi ekonomi, petani adalah penopang utama. Kemudian dari sisi budaya, ada tradisi pertanian yang sangat kuat yakni subak yang juga setiap tahun mengalami penurunan. Sementara regulasi untuk sektor pertanian kurang nampak secara jelas. “Hal lain adalah, pertanian tidak lagi memberi harapan yang pasti bagi para petani. Kita sibuk dengan kebijakan di sektor hulu, tapi lalai di sektor hilir. Kita memberikan anggaran yang cukup besar dalam APBN untuk subsidi pupuk, benih, dan bibit yang jumlahnya tiap tahun itu mencapai puluhan triliun dalam APBN, terasa tidak begitu efektif,” imbuhnya. Buktinya, kata Koster, setiap ada panen jeruk, salak, atau manggis di Bali justru tidak menguntungkan bagi petani. Hal ini karena harganya anjlok, bahkan petani sampai tidak berani memetik buah atau hasil pertaniannya itu karena ongkosnya yang lebih mahal dari harga jual. Inilah yang kemudian membuat generasi muda enggan menekuni sektor pertanian. Oleh karena itu, Bali harus memiliki kebijakan yang betul-betul berpihak pada sektor pertanian dari hulu, tengah, sampai hilir. Kebijakan di sektor hulu saja, hanya akan menguntungkan mafia dan pada akhirnya mengorbankan kaum marhaenis seperti petani. “Petani harus menikmati hasil pada saat musim panen. Kalau dia tidak mendapatkan hasil di musim panen, maka dia tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk menikmati hasil pertanian dan kita sebagai pejabat, eksekutif maupun legislatif, maka anggaran yang kita alokasikan itu menjadi sia-sia,” tegasnya. Koster menambahkan, PDI Perjuangan sendiri menawarkan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang merupakan penjabaran dari ajaran Tri Sakti Bung Karno. Dengan dilaksanakannya PPNSB, pembangunan sektor pertanian di Bali akan menjadi terpola, terarah, terintegrasi, terpadu, terencana, dan tersistem. l Rindra Buah tomat yang dibiarkan busuk dibatang karena harganya di pasaran anjlok.
36
29 Agustus - 4 September 2016
Lahan tidur yang kini banyak ditemui di Bali.
Berpura-pura Bangun Pertanian Bali boleh bangga dengan pariwisata. Sektor yang selalu didewakan ini, selalu dijadikan tolok ukur kemajuan Bali. Namun, kemajuan sektor pariwisata tak pernah membanggakan bagi kalangan petani. Inilah Bali, dimana pertaniannya hanya dibangun dalam kepura-puraan. Praktisi pertanian, Wayan Supadno mengaku sedih melihat pertanian Bali. Belum banyak yang dapat memberikan contoh nyata, bagaimana menjadi petani yang sukses. Seluruh pihak terkait, kalangan pemimpin di Bali, menurutnya terlalu sibuk dengan urusan sendiri. Padahal, petani tak butuh hal-hal yang teoritik, dengan bahasa para pejabatnya yang setinggi langit. Melainkan petani Bali hanya butuh satu, yaitu bukti nyata, bukan kepura-puraan membangun pertanian. “Kalau terus pura-pura, maka hasilnya juga akan pura-pura. Mau begini terus?, tak perlu dengan bahasa yang setinggi langit bicara pertanian. Negara ini rusak karena pejabatnya tidak mau jujur,� kata Supadno dengan nada keras. Sebagai petani, dia mengaku sudah turun hampir ke seluruh wilayah Bali. Cukup banyak ada lahan tidur di Bali. Tetapi, petaninya justru terus berkurang. Petani dengan usia produktif di Bali, hanya 12 persen, sedangkan yang sudah usia lanjut mencapai 62 persen. Ini ancaman serius bagi masa depan pertanian di Bali. Sehingga, untuk mencegah ini semakin buruk, dia meminta makin banyak yang bisa memberikan contoh nyata kepada petani. “Saya tak terima kalau petani hanya jadi bahan
jualan suara saja. Banyak dari mereka tahu aturan main, tetapi aturan main itu kenapa dimain-mainkan, mau kalian apa?,� kata Purnawiraan TNI yang kini masih eksis menjadi petani ini. Guna menciptakan paradigma baru pertanian, dia meminta pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya, bisa bersinergi mencetak pengusaha muda pertanian sebanyak-banyaknya. Sebab, saat ini pengusaha muda di Bali diketahui baru 1,6 persen. Dengan cara ini, sudut pandang generasi muda melihat pertanian akan berubah, karena akan menjadi lebih menguntungkan. Dia sendiri mengaku sejak menjadi pengusaha petani, keuntungan yang di dapat cukup pantastis. Salah satunya, dia mengaku sempat mengembangkan investasinya di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Di antara areal perkebunan salak, dia membuka lahan dan menanam lada. Dalam satu hektar lahan, bisa menghasilkan 6 ton per tahun. Dengan harga Rp 160 ribu per kilogram hasilnya bisa mencapai hampir Rp 1 miliar. Ada juga buah naga, di areal lahan seluas 40 hektar di Kalimantan, setiap tahun hasilnya mencapai Rp 25 ton. Dengan harga dipasaran Rp 10 ribu per kilogram, maka sudah bisa menghasilkan Rp 250 juta. Hal-hal seperti inilah, yang seharusnya ditunjukkan kepada petani di Bali, khususnya generasi muda agar mereka tertarik bertani. Dia menyarankan, pemerintah daerah dan pihak terkait lebih banyak menciptakan
Wayan Supadno
demplot-demplot jenis tanaman yang dibutuhkan pasar dan bernilai lebih tinggi. Kalau sudah sukses, undang petani lainnya, kemudian tiru. Langkah berikutnya, tentukan cash flow-nya, berapa investasinya, berapa omsetnya. Ajaklah petani lainnya berinvestasi. Pengusaha-pengusaha muda pertanian yang bisa melakukan ini, akan menjadi orangorang yang mampu membangun kejayaan pertanian di Bali di masa depan. l Subagiarta 29 Agustus - 4 September 2016
37
pa r i w i s ata
Kemajuan MICE Terhalang Infrastruktur
P
asar MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) kini menjadi fokus beberapa negara di dunia, karena dinilai memiliki potensi yang tinggi meningkatkan kepariwisataan. Tiongkok dan Jepang merupakan dua negara yang kini sedang mengemas negara mereka sebagai tujuan MICE. Hanya saja, dalam mengembangkan pasar MICE, Indonesia, termasuk Bali masih terbentur dengan minimnya infrastruktur, sehingga potensi itu sulit berkembang. Bali sudah didukung den-
38 29 Agustus
- 4 September 2016
gan airport baru dan jalan baru khusus di Bali Selatan. Penambahan infrastruktur ini mesti tetap dilakukan di Bali sejalan dengan pertumbuhan kegiatan MICE. Inaugural President ICE Asia Pacific, Nigel Gaunt, mengatakan pemerintah Indoensia mesti mengundang pelaku MICE dunia untuk melihat potensi pariwisata yang baru yang dimiliki Bali dan kawasan Indonesia lainnya. Potensi ini bisa menjadi modal untuk mengembangkan wisata MICE. “Pengembangan potensi MICE ini juga tergantung upaya
penambahan infrastruktur di kawasan pariwisata di Indonesia,� tegasnya. Ketua Asosiasi Kongres dan Konvensi Indonesia (INCCA) Bali, IB. Surakusuma, juga menegaskan infrastruktur dan fasilitas di Indonesia perlu terus dikembangkan dalam menunjang kegiatan MICE. Pemerintah juga wajib memperhatikan kegiatan promosi MICE yang masih sangat kurang. Melalui kegaitan promosi bisa semakin mengenalkan potensi pariwisata dan MICE di Indonesia, terutama Bali.
“Pertemuan pelaku MICE dunia di Bali sangat baik untuk meningkatkan bisnis MICE di seluruh Indonesia. Pelaku MICE yang bertemu di Bali merupakan pemain MICE yang luar biasa. Seharusnya kegiatan pertemuan pelaku MICE dunia di Bali didukung sepenuhnya pihak pemerintah Bali dan pemerintah pusat,” katanya. Kontribusi pasar MICE terhadap kunjungan wisman sangat signifikan dan mendorong peningkatan perjalanan wisnus cukup besar. Bahkan, MICE masuk dalam lima teratas dalam mendatangkan wisman, selain wisata belanja dan kuliner, wisata heritage dan religi, wisata bahari, dan wisata olahraga. “Selain pertumbuhannya meningkat, daya saing MICE Indonesia di tingkat global juga harus meningkat dari kondisi saat ini,” kata Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah, Tazbir
Menurut data International Congress and Convention Association (ICCA), Indonesia berada di posisi 42 dunia dan berada di rangking 12 untuk kawasan Asia Pasifik (Aspas), meningkat delapan posisi di kawasan Aspas dengan jumlah event yag juga meningkat dari 76 event menjadi 150 event pada tahun 2019. Kontribusi MICE terhadap peningkatan kunjungan wisman dan pergerakan wisnus serta perolehan devisa juga akan meningkat signifikan, diproyeksikan devisa mencapai 2,5 miliar dolar AS. “Kondisi ini akan menjadikan sektor pariwisata layak sebagai penggerak perekonomian nasional,” imbuhnya. Wardawan, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Daerah Bali mengatakan, Bali memiliki potensi wisata MICE yang besar karena Bali memiliiki kelebihan yaitu keindahan alam, budaya dan fasilitas pariwisata. Sehingga kontribusinya terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pendapatan sangat signifikan yaitu sekitar 30-40 persen dari sisi pajak hotel dan restoran. Menurutnya, potensi MICE perlu dipertahankan karena spending orang yang berwisata MICE di Bali ternyata jauh lebih besar dengan wisatawan leisure. Di pihak lain perlu perhatikan kendala pariwisata MICE seperti kurangnya awareness akan pentingnya kegiatan MICE dan perlunya dilakukan promosi secara berkelanjutan ke mancanegara. Kendala kedua masih kurangnya database yang bersifat online dan komprehensif, kurangnya aksebilitas dalam hal ini direct flight, dan juga masih adanya kendala barang-barang souvenir yang diberikan pada peserta incentive, masih dikategorikan sebagai barang impor. Rata-rata per tahun, event internasional yang diselenggarakan di Bali antara 6-10 event baik event meeting, incentive. “Ini merupakan persoalan kita ke depan, karena kan peserta incentive ini memerlukan sebuah penghargaan, incentive berupa souvenir, ternyata souvenir yang dibawa dari Bali itu masih dikategorikan sebagai barang impor, sehingga tidak bisa,” jelasnya. Event-event yang tergolong dalam
wisata MICE yang melibatkan peserta dari mancanegara maupun dalam negeri kerap tidak terdata. Padahal, hal ini penting untuk pengembangan pariwisata khususnya MICE. Di sisi lain, pelaku industri MICE menghadapi tantangan berat di era pemerintahan Kabinet Kerja Jokowi-JK. Pasalnya, salah satu andalan pariwisata di Indonesia kini tidak lagi ditangani secara mengkhusus akibat adanya perombakan kabinet. Hal itu, dikatakan praktisi dari MICE Center, Christina Lipuringtyas mengisyarakan pemahaman pemeritah saat ini terhadap MICE mundur, dibandingkan kepemeritahan liha tahun yang lalu. “Mice menghadapi tantangan yang berat periode ini, karena kementerian pariwisata saat ini mengalami perubahan nomenklatur, sehingga terjadi perubahan struktur organisasai, di mana berdampak pada sektor-sektor di bawahnya termasuk MICE,” ungkapnya. Dia mengaku deg-degan, karena status kementerian yang baru statusnya turun dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi Kementrian Negara Pariwisata. Sehingga ada kekhawatiran MICE hanya masuk pada wisata buatan manusia. Seperti diketahuin, sektor pariwisata dibagi menjadi tiga golongan, yakni nature (alam), culture (budaya), man made (buatan manusia). “Ketika MICE dimasukan golongan pariwisata buatan manusia disamakan dengan rekreasi maka pemahaman pemerintah terhadap sektor ini mundur. Pemahaman terhadap MICE bukan bicara convention center yang notabena buatan manusia. Seperti taman rekreasi yang didatangi wisatwan domestik,” jelasnya. Dijelaskan, sebelum pemerintahan Jokowi-JK, MICE menjadi sektor pariwisata primer, karena memberikan multiplayer effect terhadap perekonomian, namun kini ketika pariwisata MICE dipahami sekedar transaksi, sektor yang sebelumnya menjadi fokus pemerintah berada diposisi sekunder. l Parwata
Bali memiliki potensi MICE yang luar biasa. Hanya saja, sektor ini tidak tumbuh merata, lantaran kurangnya infrastruktur pendukung. 29 Agustus - 4 September 2016
39
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
UNHI - Ratusan mahasiswa baru Universitas Hindu Indonesia (UNHI) mengikuti upacara pembukaan Mahasisya Upanayana atau yang lebih dikenal dengan nama PKKMB di lapangan UNHI, Senin (15/8). Upacara pembukaan ditandai dengan pengalungan tanda peserta PKKMB dan pelepasan balon. Mahasisya Upanayana dilaksanakan secara rutin setiap penerimaan mahasiswa baru.
GERAK JALAN - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri Sabtu (13/8) siang, melepas 168 regu gerak jalan 45 kilometer dari Yeh Malet, perbatasan Karangasem-Klungkung. Selama gerak jalan berlangsung, rute Amlapura-Yeh Malet bebas dari lintasan truk galian C. Truk galian C yang baru masuk Padangkerta, akhirnya parkir dan memenuhi satu sisi Jalan Veteran atau dikenal sebagai jalur 11.
MBP/ist MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didaulat menjadi pembicara dalam sarasehan yang diselenggarakan Harian Bali Post, Senin (15/8). Dalam kesempatan itu, Bupati Giri Prasta memaparkan strategi membangkitkan kejayaan pertanian di Badung lewat program pembangunan nasional semesta berencana.
STIMI HANDAYANI - Meningkatkan wawasan dan kesadaran akademik dosen dan mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS), STIMI Handayani Denpasar menggelar pelatihan tata cara penyususnan hibah penelitian pengabdian masyarakat, Selasa (16/8) di Auditorium Kampus STIMI Handayani Denpasar. Peserta pelatihan melibatkan mahasiswa dan para dosen PTS di lingkungan Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Tabanan.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40 29 Agustus
- 4 September 2016
HUT – Provinsi Bali tahun ini genap berusia 58 tahun. Peringatan di Karangasem digelar dalam apel bendera di Lapangan Tanah Aron, Minggu (14/8). Inspektur upacaranya Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Saat itu juga bersamaan diperingati HUT Gerakan Pramuka.
MBP/ist
IKIP PGRI BALI - Dekan Fakultas Pendidikan Matematika dan IPA (FPMIPA) IKIP PGRI Bali Dra. Ni Nyoman Parmithi, M.M. melepas 167 sarjana, Jumat (12/8). Sarjana yang dilepas masing-masing 113 orang dari Prodi Pendidikan Matematika dan 54 Prodi Pendidikan Biologi hingga kini alumni FPMIA mencapai 1.957 orang.
MBP/ist
MBP/ist
HOSPITAL GUANGZHOU - ST Stamford Modern MBP/ist
Cancer Hospital Guangzhou menyelenggarakan sharing
DWIJENDRA - Perayaan HUT ke-71 Proklamasi Ke-
pengetahuan teknologi pengobatan mutakhir dan pence-
merdekaan RI di lingkungan Yayasan Dwijendra Pusat
gahan kanker di Hotel Aston, Sabtu (13/8). Pembicara
Denpasar berlangsung khidmat, Rabu (17/8). Suasana
dalam acara tersebut yaitu Prof. Dr. dr. K. Sukardika,
Proklamasi Kemerdeakaan RI sangat kental di Yayasan
Sp.MK., Liu lvGuang, Prof. Ke LiQun. Acara tersebut
Dwijendra. Semua sudut bercirikan merah-putih. Di dind-
merupakan kerja sama dengan Perhimpunan Persahaba-
ing yayasan dipasang baliho besar berisi foto Bung Karno
tan Indonesia Tiongkok (PPIT) Provinsi Bali, Perkum-
dan Moh. Hatta lengkap dengan teks Proklamasi.
pulan Hakka Bali dan INTI Bali. 29 Agustus - 4 September 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
KIRAB NUSANTARA - Luar biasa. Itulah kesan masyarakat ketika menyaksikan Kirab Nusantara yang digelar Yayasan Dwijendra Denpasar, Minggu (14/8). SeMBP/ist
YAYASAN DWIJENDRA - Minggu (14/8), Yayasan Dwijendra Denpasar menggebrak Kota Denpasar dengan meggelar Kirab Nusantara. Kirab Nusantara dimulai pukul 07.30-14.00 melibatkan enam ribu seniman. Sebanyak 4.000 siswa dari TK sampai mahasiswa membawa bendera Merah Putih, dua ribu siswa lagi terlibat dalam tarian kolosal Nusantara.
banyak 6.000 bendera Merah Putih dikibarkan sepanjang enam kilometer.Yang istimewa, peserta Kirab Nusantara juga menampilkan tari dari Aceh, Papua, Kalteng dan Bali serta tari daerah lainnya.
UNUD - Salah satu terobosan baru KKN Universitas Udayana (Unud) Periode XIII 2016 adalah KKN PPM Tematik Revolusi Mental. KKN Revolusi Mental memiliki tema ‘’Memajukan Desa Demulih Melalui Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih dan Gerakan Indonesia Tertib’’, yang selaras dengan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. MBP/ist
LOMBA DESA - Sesuai Kepmendagri No. 410-6135 tahun 2016 tentang penetapan juara lomba desa dan kelurahan tingkat regional 2016 yang didasari Kepmendagri No. 81 tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan, Desa Mengwi Kecamatan Mengwi berhasil memperoleh juara IV untuk daerah regional II. Hal ini dikemukakan Kepala BPM PD Badung Putu Gede Sridana didampingi Kabid Pengembangan Desa A.A. Surya Negara dari Jakarta saat dihubungi melalui telepon, Rabu (17/8). MBP/ist
42 29 Agustus
- 4 September 2016
MBP/ist
PASKIBRA - Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, MBP/ist
mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)
LANJUT USIA - Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) yang berlangsung di Gedung Kesenian Bung Karno(GKB), Jumat (12/8) dihadiri ratusan lansia yang tersebar di setiap kecamatan di Kabupaten Jembrana. Puncak acara diisi dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati I Putu Artha dan Wabup I Made Kembang Hartawan yang diserahkan kepada dua orang lansia tertua.
Kabupaten Karangasem di Wantilan Kantor Bupati, Senin (15/8). Pengukuhan Paskibra ditandai dengan pemasangan Kendit secara simbolis oleh Bupati Mas Sumatri kepada dua perwakilan Paskibra I Gede Andi Tresna Wirawan dan Ni Kadek Aprilia Kusuma Dewi.
MBP/ist
SUSUN RPJMD - Prinsip kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan serta keselarasan perencanaan pembangunan antara pemerintah kabupaten dengan program pemerintah pusat dan provinsi dalam penyusunan RPJMD Semesta Berencana Tahun 20162021 di Kabupaten Badung, mendapat apresiasi positif Pemerintah Provinsi Bali. Hal ini diungkapkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima laporan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta terkait RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung di Ruang Rapat Gubernur Bali, Senin (15/8).
STIKES WIRA MEDIKA - Sejak Juni 2016, seluruh Program Studi Stikes Wira Medika PPNI Bali telah menyandang predikat Akreditasi B, sehingga momentum tersebut menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika dalam meningkatkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Demikian diungkapkan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stikes Wira Medika PPNI Bali Ns. Ni Wayan Suniyadewi, S.Kep., M.Kes. MBP/ist
29 Agustus - 4 September 2016
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
MAJAYA-JAYA - Puncak piodalan dirangkaikan dengan melaspas dan rsigana di Pura Padmasana Kantor Bupati Karangasem digelar pada purnama, Rabu (17/8) bertepatan HUT ke-71 RI. Piodalan rutin dilaksanaMBP/ist
REMISI – Sebelum upacara Peringatan HUT ke-71 RI, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri bersama Forkominda memimpin apel HUT RI di Lapas Karangasem. Bupati Mas sesuai Keppres atas nama Menkum dan Ham menyerahkan remisi kepada 94 napi di Lapas itu, Rabu (17/8).
kan tiap tahun pada Purnamaning Sasih Karo. Saat itu Bupati-Wabup dan Sekda didampingi suami/istri juga majaya-jaya, mohon kesuksesan menjalankan tugas menyejahterakan masyarakat Karangasem.
MBP/ist
NERS - Sabtu (13/8) dan Minggu (14/8), Program Studi S-1 Keperawatan dan Profesi Ners menyelenggarakan workshop peninjauan kurikulum yang mendatangkan narasumber dari Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI). Hadir dalam kesempatan ini Dr. Fitri Haryanti, S.Kep., M.Kes. sebagai narasumber utama yang turut mengevaluasi kurikulum yang selama ini dipakai oleh Program Studi S-1 Keperawatan dan Ners di Stikes Wira Medika PPNI Bali.
IKPI BALI – Dalam upaya penyebarluasan informasi perpajakan khususnya tentang amnesti pajak, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Bali menggelar seminar perpajakan dengan tema “Kupas Tuntas Implementasi dan Implikasi Amnesti Pajak”, di Agung Ballroom, Hotel Aston Gatsu, Denpasar, Kamis (11/8) lalu. Seminar ini dihadiri 500 lebih peserta dan dibuka Kepala Kantor Direktorat Jenderal Pajak Wilayah Bali, Drs. Nader Sitorus, MBA. MBP/ist
44 29 Agustus
- 4 September 2016
MBP/ist
MBP/ist
CIUNG WANARA - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Jumat (12/8) malam, membuka pameran hasil dan potensi pembangunan di Lapangan Stadion Padangkerta. Sementara, Senin (15/8), melepas regu pelacakan rute long march pasukan Ciung Wanara di Lapangan Desa Pemuteran, Rendang, Karangasem.
PASKIBRAKA - Anggota Paskibraka merupakan pemuda-pemudi terpilih yang mendapatkan kehormatan dan kepercayaan yang tinggi untuk mengemban amanah dan tugas yang mulia, yakni mengibarkan Bendera Negara Sang Saka Merah Putih pada peringatan Detik-detik Proklamasi tanggal 17 Agustus 2016. Oleh karenanya, diminta kepada segenap anggota Paskibraka untuk dapat mempertanggungjawabkan kepercayaan mengemban amanah mulia itu. Demikian ditegaskan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada saat pengukuhan Paskibraka Kabupaten Badung tahun 2016 di ruang Kerta Gosana, Minggu (14/8).
MBP/ist
PMI BADUNG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung memperingati HUT ke-54 PMI dengan sederhana di Markas PMI Badung, Abianbase, Mengwi, Jumat (12/8). Peringatan HUT PMI juga dirangkaikan dengan syukuran atas keberhasilan PMR/PMI Provinsi Bali menjadi juara I dalam Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Nasional tahun 2016 yang dilaksanakan di Pangkep, Sulawesi Selatan, Juli lalu.
DARURAT ENERGI – Tidak banyak yang tahu bahwa kondisi bangsa Indonesia saat ini sejujurnya sedang darurat energi. Di saat negara barat agresif menjadikan perang sebagai bagian dari strategi pengamanan energi (national security) dan di saat negara-Negara Arab sudah menyadari bahwa persediaan minyaknya akan habis dalam 30 tahun, tapi bangsa Indonesia belum juga menyadari bahwa tidak kurang dari setengah abad lagi, bangsa ini akan dihujam krisis hebat di bidang energi. Sebagai bukti bagaimana sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali terbengkalai sebagaimana pandangan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (anggota DPD-RI), usai meninjau PLTS Kayubihi di Bangli.
MBP/ist
29 Agustus - 4 September 2016
45
PROPERTI
Kolam Hias, Mempercantik Penampilan Rumah
M
enciptakan kenyamanan di rumah, banyak cara yang bisa dilakukan. Selain menata ornamen rumah yang tepat, juga bisa dilengkapi dengan kolam hias di sekitar rumah kita. Tidak perlu terlalu besar. Keberadaan kolam hias di rumah juga bisa mewujudkan kesejukan, karena air di kolam mampu menimbulkan kesan sejuk. Apalagi, bila kolam tersebut dilengkapi dengan air yang terus mengalir. Salah seorang praktisi landscape, Arya Karunia Putra mengungkapkan keberadaan kolam hias di suatu rumah bisa menjadikan suasana semakin sejuk. Gemercik air pada kolam akan menimbulkan kesan dama dan sejuk bagi penghuninya. Karena itu, tidak sedikit orang kini melengkapi rumahnya dengan kolam. Apalagi, saat ini sudah ada kolam-kolam buatan yang hanya tinggal menempatkan saja. Tidak perlu harus bersusah payah untuk membuatnya sendiri. Namun, untuk kolah seperti ini, perlu kecerdasan dalam memilih desain kolam hias. Perlu disesuaikan dengan letak kolam, sudut ruang, serta lingkungan di sekitarnya. Kolam hias buatan ini ada berbagai jenis, bentuk, serta besarannya. “Kita tinggal
46 29 Agustus
- 4 September 2016
memilih sesuai dengan kondisi di rumah. Apakah perlu yang besar, sedang atau yang kecil. Karena bisa juga ditempatkan di dalam ruangan atau di luar, seperti halaman,� katanya. Untuk mempercantik kolam hias, selain mengisi dengan ikan, juga perlu dilengkapi dengan tanaman hias. Bila ditambah dengan tanaman, kolam akan lebih cantik dan alami. Selain menambah kecantikan, tanaman hias kolam juga bisa berfungsi untuk menambah persediaan oksigen, menyerap kandungan racun di dalam air dan menjadi tempat bersembunyi ikan di dalam kolam. Dikatakan, untuk tanaman hias, ada beberapa jenis yang digemari oleh ikan hias. Tanaman hias tersebut adalah kana air, sagita, mata panah, antanan, pentol korek, water poppy, paku ekor kuda, teki air, cyperaceae, melati air, star grass dan seledri air. Beberapa jenis yang paling populer, di antaranya teratai, enceng gondok, lotus, serta yang lainnya. Sementara ada pula tanaman yang tenggelam (tumbuh di dasar kolam), seperti seroja dan teratai. Tanam-tanaman ini dikatakan tenggelam, karena akarnya tumbuh di dalam tanah di dasar kolam, namun daun
dan bunga mereka muncul di permukaan. Sedangkan untuk perawatan, perlu dilakukan beberapa cara. Seperti yang dilansir rumahcom.com menyebutkan, hal terpenting yang perlu diperhatikan dalam merawat taman air adalah menjaga kualitas dan kuantitas air. Salah satu persoalan yang kerap muncul adalah tumbuhnya alga. Jika banyak alga tumbuh dan berkembang biak di kolam hias, itu berarti pasokan oksigen dan sirkulasi airnya kurang baik. Untuk mengatasi permasalahan alga ini dengan beberapa cara. Salah satunya dengan menggunakan mesin penyaring atau penjernih air. Bisa juga dengan cara membangun air terjun buatan atau air mancur. Cara ini akan membuat air terus bergerak, sehingga kadar oksigennya cukup dan pertumbuhan alga pun dapat dihambat. Selain itu, air terjun buatan dan air mancur juga akan menambah pesona lanscape taman air Anda. Jangan lupa untuk membuang bunga-bunga yang telah layu dan daun-daun yang sudah menguning. Jika tanaman yang mengambang sudah terlalu banyak dan menutupi sebagian besar permukaan kolam, perlu dikurangi jumlahnya. l Asmara Putera
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
PROPAN WOOD - Bali terkenal dengan beragam kerajinannya, salah satunya kerajinan patung kayu dan kerajinan ukir. Memberikan sentuhan yang luar biasa pada hasil karyanya, Propan Wood Stain selama ini telah dipercaya sebagai sahabat para perajin. Khususnya para perajin pintu-jendela ukir Bali dan sanggah di Kecamatan Marga dan sekitarnya.
SMK TI JIMBARAN - Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71, pada 8 Agustus 2016 SMK TI Bali Global Jimbaran mendapatkan kehormatan untuk melaksanakan upacara bendera dengan Dandim 1611/Badung. Upacara itu dipimpin langsung Letkol Czl. M. Leo Pola Ardiansa S, S.H. Sebelum melakukan upacara bendera, pihak Kodim 1611/Badung menyempatkan diri turun tangan melatih siswa-siswi SMK TI Bali Global Jimbaran.
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2016-2021 telah disampikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pada Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar yang berlangsung, Jumat (12/8), di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar.
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Pemkab Klungkung bersama DPRD mulai mengebut menetapkan Perda Perubahan APBD Klungkung Tahun Anggaran 2016, Senin (15/8). Setelah Bupati I Nyoman Suwirta menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi DPRD, langsung digelar rapat gabungan antara eksekutif dan legislatif. Usai pendapat akhir fraksi, malam itu juga ditetapkan Perda Perubahan APBD di gedung DPRD. 29 Agustus - 4 September 2016
47
HIBURAN
Paul McCartney
Garap Album Baru Paul McCartney kembali ke studio untuk menggarap sebuah album baru, kata label barunya, Capitol Records, belum lama ini, saat mereka mengumumkan kontrak rekaman global dengan personel the Beatles itu. McCartney (74) menyebut kontrak baru tersebut, yang mencakup seluruh katalognya pascaera Beatles, “benar-benar menarik.” Capitol Records mengatakan sang ikon musik, yang masih menjadi salah satu musisi dengan penonton konser paling banyak di dunia. “Saat ini sedang menggarap sebuah album studio,” tanpa menjelaskan detail lebih lanjut.
48 29 Agustus
- 4 September 2016
“Kami sangat senang bahwa Paul akan menciptakan musik baru untuk tahun-tahun selanjutnya, dan Capitol akan membantu mempersembahkannya kepada dunia,” kata pemimpin sekaligus CEO Capitol Music Group Steve Barnett seperti dilansir AFP. Capitol, yang merupakan bagian dari Universal Music Group, mengatakan mereka sedang mengembangkan rencana untuk mengatur karya-karya McCartney sebelumnya, dan akan menjalankan rencananya mulai tahun depan. l (kmb)
Glenn Fredly
Tanggung Jawab Kolektif MUSISI Glenn Fredly melihat perayaan Agustusan merupakan waktunya untuk menjaga optimisme dalam memandang segala persoalan bangsa dan negara. “Ya, itu menjadi tanggung jawab kolektif untuk kita rawat bersama,” kata Glenn di Jakarta beberapa waktu lalu. Glenn menilai masalah terbesar di Tanah Air saat ini adalah korupsi padahal keadilan sosial dari Sabang hingga Merauke menjadi impian. Kinerja profesional pemerintah menjadi sangat penting untuk kemajuan bangsa, sambung Glenn. “Juga nggak lepas bagaimana masyarakat optimis melihat pemimpinnya.” Narkotika dan obat-obatan terlarang bagi
Glenn merupakan masalah terbesar nomor dua di Indonesia. Ia berharap tidak hanya bagaimana menyelesaikan permasalahan ini di masyarakat namun juga aparat hukum yang secara profesional menanganinya. “Perilaku penegak hukum juga jadi sorotan,” kata dia. Sementara itu, dalam dunia musik, ia berkeinginan musik tidak hanya menjadi suatu hiburan tapi juga alat untuk memberi perubahan yang konkret di masyarakat. l (kmb)
29 Agustus - 4 September 2016
49
TRADISI
MBP/gik
Prawayah Desa Adat Timbrah saat bersama-sama “Taksu, Pragaluh, Pengabih dan krama pamundut ngiringang Ida Batara tedun mabiaksa”, serangkaian Aci Usaba Sumbu, belum lama ini.
”Prawayah” di Desa Bali Aga
”Pamuput” Seluruh Ritual Keagamaan
D
alam struktur masyarakat di desa tua atau Bali Aga, prawayah begitu dikenal. Prawayah dalam tatanan desa Bali Aga memiliki kedudukan istimewa. Bahkan, prawayah mendapat kepercayaan penuh untuk muput atau menyelesaikan seluruh ritual keagamaan di desa adat. Salah satu desa yang masih bertahan dengan struktur kepemimpinan di desa adat seperti ini adalah Desa Adat Timbrah, Karangasem. Salah satu desa tua ini memiliki keunikan dalam menjalankan kegiatan adat yang bersifat ritual. Sebab, dalam pelaksanaannya, selain dipimpin klian desa dan prajuru lainnya, juga ada sosok prawayah dan didukung krama desa adat. Seperti saat Aci Usaba Sumbu, prawayah selalu terlibat dalam segala ritual. Prawayah memiliki kesakralan kekuasaan yang terungkap dalam perasaan-perasaan yang sangat mengikat, antara masyarakat dengan prawayah. Dalam sebuah penelitian oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, I Nengah Sudarsa, menyebutkan, seorang prawayah memiliki kekuatan gaib yang bersifat transendental sehingga mampu mengatasi gangguan dari kekuatan yang berada di luar diri manusia. Untuk mendapat kekuatan seperti itu, diperlukan kemurnian rohani lewat pelepasan materi, seperti melalui semedi, tapa brata dan ritual keagamaan yang sifatnya saling terkait. “Dalam perannya menyelesaikan segala ritual keagamaan, seorang
50 29 Agustus
- 4 September 2016
prawayah harus madwijati dan mendapat upacara pamelisan,” terang Sudarsa dalam hasil penelitiannya. Prawayah di desa ini terdiri dari prawayah lanang (laki-laki) dan prawayah istri (perempuan). Prawayah istri ini berperan sebagai pelaksana ritual keagamaan sesuai dengan emponan atau amongan masingmasing. Sedangkan, sisanya yang ngambil peran dalam melaksanakan upacara di desa adat dilakukan prawayah lanang sebagai pamuput jalannya setiap ritual. Sehingga, di desa tua ini, nyaris tak pernah ditemukan ada sulinggih lain, seperti Ida Pedanda muput ritual keagamaan. Prawayah di Desa Adat Timbrah ini terdiri atas berbagai posisi. Seperti Bapa Desa, sebagai pucuk pimpinan prawayah yang bertugas memimpin dan mengkoordinir segala aktivitas prawayah lainnya. Bapa Kubayan, sebagai wakil dari Bapa Desa. Penyarikan, mengurus administrasi prawayah. Sedahan sebagai bendahara prawayah. Para Buyut sebagai perencana dan pelaksana upacara yadnya adat dan agama di desa. Ada juga para pemangku yang bertugas membantu para Buyut, selain tugasnya di masing-masing Pamaksan. Para klian desa membantu Bapa Desa membagikan tugas-tugas upacara adat dan agama dan berkoordinasi dengan prajuru desa adat. Ada juga Dahyang sebagai juru sapuh di Pura Dalem dan bertanggung jawab penuh dalam setiap pelaksanaan ritual di Pura
Dalem. Selain itu, masih ada lagi Penglapuan yang bertugas menyusun jadwal upacara dan menyampaikannya kepada masyarakat melalui kentongan khusus. Sisanya, adalah Juru Tenung, penghubung aktivitas upacara yadnya masyarakat dengan Ida Sanghyang Widhi dalam penentuan suba dewasa. Juru Sapuh bertugas melaksanakan kebersihan dan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan sangkepan prawayah setiap sebulan sekali, tepat saat Purnama. Juru ider sebagai protokoler dalam setiap pelaksanaan upacara agama dan Juru Payas yang berkewajiban menghias pratima, palinggih dan perangkat upacara sebelum puncak upacara dimulai. Sudarsa menegaskan, kepemimpinan prawayah di bidang adat dan agama di desa adalah sebuah panutan. Melalui mereka, masyarakat setempat memperoleh keselamatan, petunjuk dan arahan karena kedudukannya yang istimewa sebagai orang yang disucikan di desa adat. Oleh karena itu, prawayah tak sekadar menjadi pamuput ritual, tapi bisa memberikan pembinaan dan bimbingan kepada masyarakat dalam meningkatkan pemahaman ajaran agama kepada masyarakat di desa. “Prawayah ini selalu menjadi suri teladan sehingga memiliki pengetahuan dan kedudukan yang sangat penting dalam kesejahteraan kehidupan masyarakat di sini,” tegasnya. l Bagiarta
151 |29 Agustus - 4 September 2016
Pelabuhan Rakyat Belum Dikelola Maksimal
RP 20.000