149 |15 - 21 Agustus 2016
Bela Negara Tak Harus Perang
RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI lMembangun Jati Diri Koperasi 6 BALI SEPEKAN lTower di Tegal Dikeluhkan Warga 7
LAPORAN UTAMA l Bela Negara Bukan Militerisasi 8 l Tak Harus Perang 9 l Pemimpin Harus Jadi Teladan Generasi Muda 10 l Tekankan Konsep Kebhinekaan 11 POLITIK lTekanan Ekonomi Menguat Bali Hadapi Ujian Berat 16 lBersatu Melawan Investor Rakus 17 KIPRAH REMAJA l Harumkan Nama Bangsa
Lewat Karya Musik 18
MANCANEGARA l Inggris Pasca-”Brexit” 20 DAERAH l Jalur Hijau Kian Menyusut
LENSA l Pertanian 26
OLAHRAGA l Bendera dari Ponsel 27 PENDIDIKAN l Guru Agama Hindu Kurang,
Pasraman Formal Perlu Dibentuk 32
TRAVELING l Berwisata ke Hua Hin
Tawarkan Sisi Lain Thailand 36
PARIWISATA l Pajak Akomodasi Pariwisata
di Badung Menguap 38
Berubah Menjadi Permukiman 22
PROPERTI l Mempercantik Rumah dengan Taman Kecil 50
15 - 21 Agustus 2016
3
DARI PEMBACA
Pembangunan Pura Sarimulya Raung D
alam rangka meningkatkan sradha dan bhakti umat Hindu yang ada di kawasan Raung, khususnya Pura Sarimulya Raung, Dusun Kampung Baru, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi berniat melakukan pembangunan pura. Warga kami memiliki umat 12 KK dan 45 jiwa serta satu tempat suci yang belum sempurna, dalam artian ada satu padmasana dan satu candi bentar. Untuk itu kami selaku sesepuh atau pangemong Pura Sarimulya diketahui Parisadha Hindu Indonesia Kecamatan Glenmoresta Seluruh dan umat panyungsung pura ini, memohon dana punia dari umat. Mengingat hal tersebut di atas maka kami berharap dengan sangat agar umat berkenan untuk memberikan dana punia. Atas kepedulian Bapak/Ibu dan sumbangsihnya, kami umat panyungsung Pura Sarimulya Raung mengucapkan terima kasih. Semoga Ida Sanghyang Widhi Wasa selalu memberikan tuntunan dan sinar SuciNya untuk menegakkan Dharma bagi kita semua. Legimin Ketua Panitia Pembangunan Pura
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
15 - 21 Agustus 2016
4
Menentang Gagasan ’’Bebaskan’’ Koruptor Koruptor diwacanakan tak dihukum dipenjara. Ini gagasan baru pemerintahan Jokowi - JK yang dilontarkan Luhut Panjaitan menjelang di-reshuffle dari jabatan Menkopulhukam. Usulan ini pun direaksi banyak pihak. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menolak usulan ini. Koruptor harus tetap dipenjarakan meskipun penjara penuh. Gagasan ini menuai penolakan dominan dari publik. Reaksi publik cenderung sejalan dengan KPK. Mereka tak setuju jika koruptor tidak dipenjara. Koruptor harus dipenjarakan terlebih termasuk kejahatan luar biasa. Publik berasumsi, korupsi adalah bentuk kejahatan yang harus mendapat ganjaran berat. Jika negara lain menembak mati koruptor, Indonesia mestinya juga melakukan hal itu. Syaratnya penegakan hukum harus benar-benar berdasarkan keadilan, jujur, independen dan tak bermuatan ‘‘bisnis’. Menyikapi wacana koruptor tak dipenjarakan, Pusat Data Bali Post pun menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dengan mengajukan pertanyaan via telepon ini menyasar responden yang dipilih secara acak. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 78,34 persen responden menyatakan usulan tersebut tak perlu dijabarkan dalam bentuk revisi aturan yang
ada. Penindakan pelaku kejahatan korupsi harus tegas dan menimbulkan efek jera. Memenjarakan koruptor tetap harus menjadi strategi selain hukuman memiskinan. Penengak hukum jangan sampai melakukan kompromi dengan koruptor. Usulan tidak memenjarakan koruptor juga berpotensi menguatkan gambling untuk melakukan korupsi. Jika dibidik aparat hukum, hasil kejahatan korupsi dikembalikan. Sebaliknya jika tak terdeteksi, koruptor akan nyaman. Koruptor juga akan mencari modus baru untuk mengkorup uang negara. Selebihnya, 19,45 persen responden malah setuju dengan koruptor tidak dipenjarakan. Langkah pemiskinan koruptor lebih efektif mengembalikan kerugian negara. Dalam hal ini, penengakan hukum harus benar-benar profesional . Penengak hukum harus jujur, bersih dan benarbenar merujuk fakta. Penindakan koruptor jangan sampai dijadikan ruang untuk melakukan ‘’pemerasan’’. Kini, kata responden, banyak pelaku kejahatan yang kasusnya terindikasi korupsi prosesnya tarik ulur dan tak kunjung tuntas. Ada sebagian pelaku dipenjara dan yang lainya malah bebas. Pilih kasih dalam penindakan korupsi membuat publik juga kecewa. Sedangkan 2,21 persen responden
tak memberikan respon pasti terkait hal ini. Mereka mengaku kasus korupsi di Indonesia akan tetap subur jika penengakan hukumnya tidak masif. Responden mengatakan koruptor di negeri ini sering dijadikan sapi perahan dan mendapat fasilitas walaupun sudah dipenjara. l Dira
15 - 21 Agustus 2016
5
5
opini
K
Membangun Jati Diri Koperasi
eberadaan koperasi sebagai badan usaha yang berbadan hukum dinyatakan oleh berbagai pihak sebagai lembaga yang mampu memajukan usaha anggota koperasi dan kesejahteraan rakyat. Di samping itu, bangun usaha koperasi mempunyai kedudukan yang demikian strategis dan sangat diperlukan untuk mendukung dan memperjuangkan pertumbuhan, pemerataan, dan stabilitas ekonomi Indonesia. Sejalan dengan itu keberadaan koperasi bukan saja merupakan suatu kewajiban konstitusional melainkan juga harus merupakan komitmen politik dan kebijakan dasar ekonomi Indonesia. Koperasi sebagai salah satu pelaku ekonomi yang secara jelas dan tegas tercantum dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan� dan bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah Koperasi. Sampai saat ini pembangunan koperasi belum banyak menunjukkan (memberikan) kontribusi terhadap produk domistik brutto (PDB) untuk pembangunan ekonomi Indonesia. Maka dari itu, peran koperasi harus dapat disejajarkan dengan pelaku ekonomi lainnya (badan usaha milik negara dan badan usaha milik swasta). Dengan demikian koperasi perlu lebih membangun dirinya dan dibangun menjadi kuat, tangguh, mandiri, dan modern berdasarkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi. Sejalan dengan itu Koperasi sebagai badan usaha harus meletakkan idiologi dan jatidiri koperasi sebagai fondasi dan pilar dalam membangun rumah ekonominya. Adapun yang dimaksud dengan idiologi koperasi adalah bentuk keyakinan-keyakinan yang dibangun
6
Oleh Bambang Gede Kiswardi
berdasarkan nilai-nilai dan prinsipprinsip koperasi, ini berarti idiologi memberikan keyakinan tentang masa depan yang dicita-citakan yang memberikan kebaikan dan kebahagiaan dalam kehidupan berkoperasi. Sedangkan jatidiri koperasi meliputi pengertian, nilai-nilai koperasi dan prinsip-prinsip koperasi seperti yang dikehendaki oleh anggota dan masyarakat kopreasi yang mencerminkan idiologi koperasi. Dengan demikian idiologi koperasi dan jatidiri koperasi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Idiologi koperasi merupakan sumber dari nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi yang tercermin pada jati diri koperasi dan jatidiri koperasi adalah “Pancaran� dari idiologi koperasi (Ibnoe Soedjono, 1997). Perkembangan koperasi di Indonesia telah memasuki sejarah yang panjang, dengan penuh pasang surut dalam perjuangannya mengemban amanat dan cita-cita Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 dan sampai saat ini gerakan koperasi di Indonesia telah genap berusia 69 tahun (Harkopnas ke-69). Adapun perkembangan koperasi di Indonesia sebanyak 209 ribu koperasi sedangkan koperasi yang aktif sebanyak 147 ribu koperasi (baru mencapai 70,34%) dan koperasi yang tidak aktif sebanyak 62 ribu koperasi (belum tercapai lagi 29,66%) (Balipost, Kamis, 21 Juli 2016). Terkait hal tersebut, dimana berdasarkan pengamatan dan kajian di lapangan hampir sebagian besar koperasi di Indonesia telah kehilangan idiologi dan jatidiri koperasi sehingga banyak koperasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat adalah kop-
erasi-koperasi yang tidak mengerti dan tidak memahami idiologi koperasi dan jatidiri koperasi. Bahkan ada koperasi yang dimiliki oleh perorangan (sistem kapitalistik) dan ada juga koperasi yang pelangnya koperasi (namanya koperasi) tetapi operasionalnya bukan koperasi (neolibealisme). Dengan demikian koperasi benar-benar kehilangan idiologi koperasi dan jati diri koperasi, benarkah demikian? Dengan keberadaan kondisi koperasi yang amburadul (tidak sesuai konstitusi) maka ke depan koperasi harus di “reformasi total� yaitu mereorientasikan koperasi melalui peningkatan kualitas koperasi dan pengembangan koperasi melalui identifikasi peraturan-peraturan yang menghambat koperasi serta mendorong pengembangan koperasi sektor riil yang tujuannya untuk mengembalikan fungsi dan peranan koperasi yang sesuai dengan amanat dan cita-cita konstitusi seperti membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya (koperasi sektor riil) untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial para anggota dan masyarakat, juga berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat (kualitas koperasi). Di samping itu koperasi dapat memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya, juga berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Penulis pemerhati koperasi dan Akademisi Universitas Warmadewa
15 - 21 Agustus 2016
6
BALI SEPEKAN
Tower di Tegal Dikeluhkan Warga PROYEK pembangunan menara telekomunikasi atau tower seluler di Lingkungan Tegal Kelurahan Bebalang, Bangli, dikeluhkan warga. Selain diduga belum mengantongi izin, tower tersebut juga dinilai mengancam keselamatan. Pemkab Bangli pun diminta segera turun tangan. Salah satu warga setempat, I Kadek Deliawan, Selasa (2/8) menuturkan, pihaknya keberatan atas pembangunan tersebut. Sebab,
tak ada sosialisasi sebelumnya dari investor. Di sisi lain, lokasi tower tersebut berada tepat di sebelah rumahnya. Hal ini pun dinilai membahayakan keselamatan dirinya dan keluarga, terlebih saat terjadi hujan disertai petir. ‘’Pembangunan ini sepertinya belum berizin. Kami khawatir suatu saat terjadi sesuatu,” ucapnya didampingi sejumlah anggota keluarga. l Sosiawan
Pemadaman Bergilir di Nusa Penida MAKIN berkembangnya pariwisata membuat Kecamatan Nusa Penida membutuhkan tambahan daya listrik. Akan tetapi, PLN Sub Unit Rayon Nusa Penida terkendala sejumlah pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang dioperasikan. Satu unit mesin dengan kapasitas 1,3 megawatt rusak pada bagian radiator. Akibatnya, PLN terpaksa harus melakukan pemadaman bergilir mulai 29 Juli hingga 4 Agustus pada beban puncak. Manajer PLN Rayon Klungkung Wayan Eka Susana mengakui pihaknya memberlakukan pemadaman bergilir pada beban puncak. PLN mesti melakukan pemadaman untuk menurunkan beban 400 KW. PLN memiliki tiga unit PLTD dengan
kapasitas satu unit mesin 500 KW dan dua unit mesin 750 KW, satu unit mesin ukuran 500 KW rusak dan materialnya sedang dipesan di Surabaya, serta empat mesin sewa dengan kapasitas masing-masing 1,3 megawatt, satu di antaranya mengalami gangguan. “Beban puncak Nusa Penida mencapai 5,3 megawatt. Sangat tipis sekali sehingga kami harus turunkan beban 400 KW,” tuturnya, Senin (1/8). Saat ini Nusa Penida membutuhkan daya listrik cukup besar, mengingat sejumlah bangunan besar mengamprah listrik dengan daya cukup tinggi salah satunya Rumah Sakit Pratama yang masih dalam proses penerjaan. l Dewa Farendra
Cabuli Anak Disabilitas, Oknum Guru Ditahan DIDUGA mencabuli bocah penyandang disabilitas, oknum guru SMP di Buleleng, SGW (45), diamankan polisi. Warga asal Kelurahan Kampung Baru itu kini meringkuk di sel tahanan Polres Buleleng. Polisi mengatakan, korban dari kebiadaban oknum guru ini adalah bocah berusia 12 tahun berinisial SDY berstatus pelajar kelas VI SLB tipe C. Korban disetubuhi di warung kecil milik tersangka. Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Buleleng Ipda Edi Sukaryawan, seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Senin (1/8) menerangkan, dalam melakukan aksinya, tersangka SGW memanfaatkan
kesempatan yang sepi untuk mencabuli SDY. Pasalnya korban sendiri masih tetangga tersangka. ‘’Hasil pemeriksaan saksi, tersangka terbukti mencabuli korban. Kini kami lakukan penahanan,” terang Edi. Menurut polisi, kasus ini terungkap berawal data korban merasakan kesakitan di bagian kelamin. Sakitnya itu kemudian disampaikan ke orangtuanya. Atas kondisi itu, orangtua korban menanyakan dan mencari tahu sebab musababnya. Karena curiga ada sesuatu dengan anaknya, orangtua korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Buleleng. l Dewa Kusuma
MBP/sos
15 - 21 Agustus 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Bela Negara Bukan Militerisasi
K
odam IX/Udayana terus menggaungkan bela negara. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari mengumpulkan pimpinan ormas, mengadakan latihan dan pembinaan serta menjadi narasumber seminar yang digelar ormas. Menurut mantan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra, S.H., organisasi masyarakat (ormas) sebagai subsistem dari sistem kenegaraan harus ikut bela negara. Termasuk, menjaga Bali supaya ajeg sehingga mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat. Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini berharap ormas memahani hal itu dan akan bekerja sebagai organisasi secara profesional dan tahu apa harus dilakukan untuk mengajegkan Bali. Out come akhirnya adalah menyejahterakan kehidupan masyarakat Bali. “Oleh karena itu, setiap individu dalam organisasi ini harus memahami apa fungsi dan tugasnya. Termasuk menyangkut namanya dia sebagai prajurit pilihan,” ujarnya. Jenderal bintang satu asal Karangasem ini mengapresiasi atas respons cepat Baladika Bali terhadap imbauan Kodam selama ini, terutama soal bela negara. Apalagi, sudah ada kesepakatan saat pertemuan pimpinan Baladika, Laskar Bali dan Pemuda Bali Bersatu (PBB) beberapa waktu lalu, yakni tetap dipertahankan organisasi ini untuk mengajegkan Bali dan memberi kontribusi pada masyarakat. “Kalau saya pribadi sangat berharap kegiatan semacam ini (seminar bela negara-red) ditiru ormas lain,” harap Sumantra didampingi Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa. Sumantra menegaskan, ormas harus membela Bali karena lahir, makan, besar dan mati di Bali. Sedangkan konflik yang terjadi selama ini merupakan dampak samping dari ketidakpahaman mereka sebagai alat bela negara di bidang profesi. Ia mengatakan, Ormas harus memahami dulu fungsinya sebagai subsistem dari sebuah sistem kenegaraan. Oleh karena itu, secara internal harus diberi pemahaman lebih mendalam, sudah seharusnya mereka
8
membela negara termasuk Bali. Sedangkan secara eksternal, karena ada pihak yang ingin merebut sumber daya di Indonesia. Agar tidak terjadi persaingan hingga menimbulkan anarkis berujung peperangan, maka harus siap menghadapi tantangan itu. Ia berharap bila ada imbauan atau ajakan dalam rangka bela negara, sebaiknya direspons. Pasalnya, pihaknya tidak bisa memaksa karena akan kontraproduktif. “Mari bersatu menjaga Bali dan bangsa ini. Pemahaman tentang bela negara dalam konteks tidak militerisasi harus terus dilakukan termasuk kepada anggota ormas,” kata Sumantra. Anggota DPR RI Nyoman Dhamantra mengungkapkan tiga pondasi bela negara yang harus jadi acuan. Tanpa adanya kekuatan itu, harapan rakyat ikut dalam upaya bela negara akan siasia. Dalam kondisi ini, negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Tiga pondasi itu, lanjut Dhamantra adalah infrastruktur bela negara yakni yang paling utama adalah pendidikan. Negara harus menjamin rakyat semua berpendidikan dan paham terhadap bela negara. Pendidikan yang dihadirkan adalah pendidikan yang memiliki daya saing tidak sekedar kualitas. Sehingga ketika diaplikasikan kemasyarakat dapat bermanfaat dan dapat menjadikan rakyat sejahtera. Yang kedua, kata Dhamantra, suprastruktur. Pemimpin itu harus mampu menjadi tauladan. Setiap kata atau imbauan serta perintahnya diikuti oleh rakyatnya. Dia harus jadi bapak untuk semua, bukan tebang pilih dan pilih kasih. Yang ketiga adalah struktur. Inilah yang disebut dengan aturan yang tidak bertentangan dengan konstitusi dan local genius. ‘’Dengan demikian, bela negara ini tak sekadar seremonial. Namun, menghadirkan partisipasi publik. Jadi mengena di hati masyarakat dan dapat berpartisipasi dalam bela negara secara baik,’’ tegasnya. Kaitannya dengan keberadaan Ormas, menurutnya saatnya mereka mengenal pemahaman tentang bela negara. Selama ini, mereka mengganggap tidak ada pemimpin dan tidak ada
aturan, karena mengganggap semuanya dapat diatur. Sehingga, pelanggaran itu sangat mudah dilakukan. Awalnya karena lemahnya penegakan hukum, akan memunculkan para pelanggar hukum. “Oleh karena itu, negara saat ini harus hadir di tengah-tengah rakyat. Adanya fenomena seperti munculnya berbagai ormas, negara bukan berperan untuk menyalahkan jika mereka melakukan perbuatan melawan hukum. Namun, hadir di tengah-tengahnya, menyelesaikan masalahanya, memberikan solusi dan menciptakan kesejahtrakan yang berkeadilan,’’ tegas Dhamantra. Menurutnya, tak ada rakyat yang bercita-cita menjadi preman. Karena kondisi dan keadaan sosial yang diakibatkan tiga pondasi bela negara yang tak tercapai dengan baik itulah, sehingga muncul hal-hal negatif dari nilai sosial yang berubah di masyarakat. Dengan adanya program tersebut, menjadi satu bentuk berbagi pemahaman bagi ormas. Jangan sampai ada anggapan, semua dapat diatur. Berkelahi, akhirnya bunuh orang, bisa diatur. Atau berbuat salah, bisa dibebaskan kemudian. ‘’Ada tatanan yang harus dipahami sehingga mereka tumbuh sebagai Ormas besar dengan wawasan kebangsaan dan bela negara yang baik,’’ ujarnya. Di Bali, menurut Dhamantra, inti persoalannya ada di pemimpin. Ada ormas yang berkembang, harusnya dilandasi sikap berkeadilan. Tidak tebang pilih dan memarginalkan satu ormas dan membela ormas lainnya. Hal ini dapat menimbulkan konflik. Keterlibatan TNI dalam seminar bela negara, yang melibatkan ormas, menurut Dhamantra, sebagai fenomena baru yang sangat disyukuri. Supremasi sipil yang sedang berlangsung harus mengevaluasi diri. Selama ini, negara memiliki TNI yang kuat dan disipilinnya. ‘’Inilah yang harusnya dijadikan tauladan jika supremasi sipil ingin mengembangkan dirinya untuk ikut bela negara. Bukan berkembang sendiri tanpa aturan. Ada nilai disiplin yang harus disadur dan disoritauladani dari TNI,’’ tandasnya. l Kerta Negara
15 - 21 Agustus 2016
8
Tak Harus Perang BELA negara bukan saja mencakup tindakan siap berperang melawan musuh negara. Tetapi yang lebih penting, justru bagaimana menjadikan diri dan bangsa ini menjadi bangsa yang unggul dalam persaingan internasional global. Oleh karena itu, generasi muda perlu membuktikan nasionalisme dengan cara menjadi anak muda berprestasi, yang pada gilirannya akan memberi manfaat bagi masyarakat dan negara. Salah satu caranya, dikatakan pengamat pendidikan Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., adalah menjadi orang yang tanggap terhadap ancaman dan tantangan yang ada dan bisa menjadi orang cerdas yang tidak mudah dikendalikan dan dibodohi oleh hal-hal yang dapat melemahkan daya saing dalam dunia global. Tetapi, justru memanfaatkannya untuk kemajuan dan kesejahteraan lingkungan. “Anak muda Indonesia harus jadi penguasa teknologi dan ilmu. Bukan sekadar jadi objek dan target pasar dari kapitalisme global,” ujarnya. Dikatakannya, semangat kemerdekaan adalah semangat meninggalkan zona nyaman, merdeka dari buaian yang membuat generasi muda terlena dan terbius oleh gadget dan teknologi yang melemahkan daya saing. Selain itu, semangat kemerdekaan adalah cinta kepada Indonesia, sehingga selalu ingin menjadi yang terbaik agar nama Indonesia berkibar dan diakui oleh masyarakat internasional. “Merdeka dari gerogotan korupsi, merdeka dari ancaman pengaruh narkoba, merdeka dari kebodohan dan keterbelakangan, dan tentu saja, sekali lagi merdeka dari penjajahan waktu kita oleh kegiatan tidak produktif di dunia maya yang melemahkan competitiveness kita dan akan membuat kita bisa jadi bangsa kuli dan bangsa pecundang,” tegasnya. Sayangnya, sekarang ini banyak generasi muda yang maalah terlena membuang-buang waktu dengan bermain gadget. Parahnya lagi, kemajuan media social tidak dimanfaatkan untuk hal-hal positif. Salah satu contoh, menyebarkan isu SARA, memprovokasi dan menye-
MBP/win
Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H.
barkan rasa kebencian. Yang terjadi, perpecahan pun mengancam bangsa ini. Salah satu contoh kasus teranyar, apa yang terjadi di Tanjung Balai. Selain karena adanya unsur provokasi di media social, menurut Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Bali Agustinus Nahak dan Sekjen FBN Bali Nengah Sukardika, kasus itu juga karena lambannya komunikasi Forum Komunikasi Kerukunan Umat beragama (FKUB). Di Bali sendiri, dia melihat bahwa FKUB sudah sangat berjalan bagus sehingga celah untuk menggerogoti persatuan dan kesatuan bangsa dapat dikendalikan. “Jika FKUB dimaksimalkan, saya yakin kericuhan tidak akan terjadi. Untuk itu, peran FKUB di seluruh Indonesia harus difungsikan. Karena bagaimanapun, setiap warga negara yang hidup di republik ini harus menghargai nilai-nilai kebangsaan, termasuk juga keberagaman,” sambung Nengah Sukardika. Jika sampai terjadi mis-komunikasi, khususnya dalam organisasi FKUB, akan berdampak negatif yang bisa memecah bangsa, karena berbicara agama, berbicara keyakinan itu sangat sensitif dan mudah terprovokasi. Selain KFUB, menurut
Agus Nahak, amat sangat penting pula perananan Kemkominfo. Dalam mengatasi persoalan ini, peran menkominfo sangat dibutuhkan. Terutama di media sosial (medsos). Sebenarnya persoalan kecil, namun ada provokasi di media sosial yang menimbulkan keresahan, karena ada masyarakat yang tidak tahu menahu, hanya sekedar membaca, tanpa melakukan cross check langsung menuju ke lokasi melakukan atau membuat kerusuhan. Jika ada medsos yang berbau SARA, tindakan tegas menkominfo harus dilakukan, mulai pemblokiran, jika perlu dilakukan penuntutan secara hukum untuk membuat efek jera bagi pelaku. Menurutnya, kerukunan beragama di Indonesia sejatinya cukup bagus. Kasus di Tanjung Balai diharapkan dijadikan pelajaran berharga, bahwa peran daripada tokoh-tokoh agama, tokoh adat, sangat dikedepankan, dan harus sering ada komunikasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Bali kondusif karena peranan lembaga ini dioptimakan. FKUB bekerja, medsos dipantau, dan polisi melakukan pencegahan,” tegasnya. l Winata/Miasa 15 - 21 Agustus 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
Pemimpin Harus Jadi Teladan Generasi Muda
P
rogram Bela Negara yang dicanangkan oleh pemerintah sangat dibutuhkan dalam mempertahankan kesatuan suatu negara, terutama bangsa Indonesia. Sebab, bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk (Bhinneka Tunggal Ika) yang terdiri dari beragam budaya, etnis, ras, bahasa, agama yang tidak dimiliki oleh bangsa lain di dunia ini. Di satu sisi hal tersebut patut disyukuri, karena keberagaman tersebut menjadi potensi dan daya tarik dengan keunikannya oleh bangsa lain. Selain itu, bangsa Indonesia juga disebut dengan bangsa komunal yang berbeda dengan bangsa barat yang bersifat individual. “Secara karakter, bangsa komunal jauh lebih baik dari bangsa individual. Sebab, bangsa komunal watak kebersamaan, gotong royong, persaudaraan, saling peduli dan cinta kasih lebih terlihat dibandingkan dengan bangsa individual. Namun, sisi negatif dari bangsa komunal salah satunya adalah ingin selalu mengelompok, sehingga terbentuk “kotak-kotak” tertentu dalam masyarakat sesuai dengan kepercayaan, ras dan suku masingmasing,” terang Ketua Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, mencermati ancaman perpecahan yang belakangan mulai muncul ke permukaan. Dengan demikian, dikatakannya, pengelompokan inilah yang menimbulkan kerawanan suatu konflik antarsuku bangsa. Apalagi dimotori oleh provokatorprovokator yang mempunyai tujuan-tujuan tertentu. Terlebih lagi, provokator tersebut dibiayai oleh orang asing. Oleh karena
10
itu, dibutuhkan suatu kekuatan persatuan dan kesatuan baik budaya, suku, ras, agamanya. “Dalam kerangka itulah bela Negara ini harus benar-benar terealisasi di masyarakat agar seluruh komponen masyarakat, terutama generasi muda memiliki rasa nasionalisme yang mendarah daging dalam jiwanya,” ujarnya. Pangelingsir Puri Den Bencingah ini mengartikan bela negara adalah sebuah sikap berpikir, berkata, dan bertindak yang mencerminkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air (patriotisme), dan jiwa nasionalisme. Oleh karena itu, generasi muda harus berpikir, berkata dan berbuat untuk negaranya. Namun pada era reformasi, jiwa nasionalisme generasi muda justru menurun. Bahkan pada awal tahun 2000, dikatakan sudah berada pada titik nadir. Sebab, pada tahun 2000 nilai Pancasila dan paham Bhinn e k a Tu n g g a l Ika sudah tidak t e r d e n g a r. H a l ini disebabkan, masyarakat Indonesia pada saat itu (awal 2000) sudah mengotak-ngotakan diri pada agama, suku dan
rasnya masing-masing. Melihat fenomena tersebut, saat ini di Indonesia sedang membangkitkan kembali jiwa nasionalisme dan persatuan dari perbedaan tersebut. Salah satunya adalah dibentuknya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang bertujuan untuk mengantisipasi perpecahan dan konflik dalam beragama. Sehingga, nilai-nilai agama yang selaras dengan nilai Pancasila (Bhinneka Tunggal Ika) mulai dibumikan dan terpatri dalam jiwa kepatriotisme pada generasi muda. Sebab, semua nilai agama yang ada di Indonesia mempunyai nilai luhur. “Oleh karena itu, para pemimpin harus menjadi contoh bagi generasi muda untuk membangkitkan rasa dan jiwa nasionalismenya untuk bela negara. Dan jika para pemimpin tidak peduli dengan hal tersebut, maka jangan salahkan generasi muda yang tidak mempunyai rasa dan jiwa bela negaranya terhadap kesatuan bangsa ke depannya. Sebab, generasi muda belum mengetahui bagaimana dan apa itu bela negara,” tandasnya. Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat Indonesia jangan terlalu mengotak-ngotakkan diri dalam satu keyakinan, budaya, ras, suku, tetapi harus bisa berbaur dengan agama, budaya, ras, suku yang lainnya dengan melupakan sejenak perbedaan-perbedaan yang ada. Sebab, Indonesia adalah satu kesatuan. “Pemimpin harus memberikan contoh seperti itu. Sehingga, generasi muda akan melihat dan meniru untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, perbedaan yang menjadi sekat daam perbedaan sudah mulai ditinggalkan dalam pergaulan di masyarakat. Dengan tujuan untuk membangkitkan satu kesatuan dalam jiwa bela negara,” jelasnya. l Winata Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet
15 - 21 Agustus 2016
10
Tekankan Konsep Kebhinekaan TETAPLAH berpedoman bahwa Pancasila sebagai ideologi negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pemersatu kita. Ketahanan nasional ada pada konsep Pancasila ini. Pandangan ini disampaikan Forum Bela Negara (FBN) Wilayah Bali pimpinan Agustinus Nahak, saat diminta pendapatnya soal potensi kericuhan berbau SARA yang bisa mengancam kedaultan NKRI. Ditemui usai bertemu dengan Menteri Pertahanan RI, Agus Nahak didampingi Sekjen FBN Wilayah Bali, Nengah Sukardika, memandang bahwa konsep menjaga kedaulatan NKRI adalah harga mati. Kericuhan akibat provokasi yang berbau SARA tidak boleh lagi ada di republik ini. Caranya? Belajar dari apa yang selama ini terjadi, dan begitu pula sebagai pemicunya. Untuk mencegah terjadinya reaksi intrik yang berbau SARA, banyak instansi pemerintah yang mesti terlibat. Selain aparat TNI/Polri, ada peranan sangat besar bagi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo). Lembaga inilah diharapkan berperan besar dalam mengantisifasi kericuhan yang bisa mengancam perpecahan di negara ini. Sedangkan yang harus bersentuhan langsung dengan pemuka agama untuk menghindari konflik horizontal, ada organisasi FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama). Komunikasi inilah yang dioptimalkan untuk menyatukan bangsa yang dilatarbelakangi dari berbagai suku, agama dan budaya yang berbeda. Sehingga, persatuan ini dijadikan sebagai wadah untuk membela negara, termasuk rongrongan dari dalam negeri sendiri. “Bela negara adalah membangun karakter bangsa, membangun sistem pertahanan dan menyukseskan pembangunan nasional. Ini adalah fungsi salah satu bela negara. Latar belakangnya, pertahanan keamanan membangun kesadaran berbangsa dan bernegara,” ucap Agus Nahak. Karenanya, dia mengajak elemen masayarat luas khususnya yang ada di Bali, untuk tetap menggelorakan cinta tanah air dan pancasila sebagai ideologi negara serta bhineka tunggal ika sebagai pemersatu bangsa. “Keragaman inilah yang menjadikan Bangsa Indonesia ini kuat,” katanya. Sehingga, wawasan kebangsaan dan juga
MBP/asa
Agustinus Nahak bersama Nengah Sukardika
kesadaran membangun bela negara ini mesti ditanamkan pada generasi penerus bangsa ini. Pun untuk mengantisipasi terjadinya perpecahan yang belakangan kembali mengemuka. Sehingga, FBN mengajak semua lapisan masyarakat untuk mengingat kembali landasan dan filosofi semangat nasionalisme, yakni pancasila sebagai landasan ideologi negara, bhineka tunggal ika dijadikan membangun karakter bangsa, sumber daya manusia dan hak asasi manusia
wajib bela negara dan cinta tanah air. Dengan konsep tersebut, musibah seperti yang terjadi di Tanjung Balai dapat terhindari. “Kami sangat menyayangkan kerusuhan yang berbau SARA terjadi di Tanjung Balai. Sebagai bangsa yang menganut kebhinekaan, seharusnya kerusuhan atau pemabakaran tempat ibadah itu tidak terjadi,” katanya. l Miasa 15 - 21 Agustus 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist
LPD KEPAON - Guna meringankan beban masyarakat (krama) dan menjalankan program Pawongan, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Kepaon membiayai seluruh biaya Karya Atiwa-tiwa, Matatah, dan Mamukur massal. Sedikitnya Rp 800 juta disediakan untuk menyukseskan upacara tersebut dari awal hingga akhir upacara.
MBP/ist
FORBES - FORBES Indonesia kembali menyelenggarakan ajang pemilihan 20 perusahaan Rising Global Star 2016. Forbes adalah majalah keuangan dan bisnis paling terkemuka di AS. Ajang bergengsi ini diselenggarakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
BPPD BALI - Angka kunjungan wisatawan Australia ke Bali yang tahun 2015 minus, kini pulih di tahun 2016 dengan meningkat sebanyak 9,6%. Australia masih memegang ranking tertinggi kunjungan wisatawan dan berperan penting dalam perputaran roda ekonomi masyarakat Bali. ‘’Sukses Badan Promosi Pariwisata Daerah atau akrab disebut BPPD Bali dikarenakan dukungan semua pihak,’’ begitu pengakuan Micky Irfandi, salah seorang dewan penentu kebijakan di Badan Promosi yang dinaungi Perpres No.10/2009 dan Pergub No.10/2012 tersebut.
MBP/ist
RPJMD - Enam fraksi di DPRD Karangasem menyatakan sepakat dan menyetujui membahas Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Karangasem pada sidang paripuna di DPRD Karangasem dipimpin Ketua DPRD Nengah Sumardi, Rabu (3/8). MBP/ist
12
15 - 21 Agustus 2016
MBP/ist
MBP/ist
ISI DENPASAR - Sebanyak 334 mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dilepas oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Pura Dalem Ped, Minggu (31/7) lalu. Mereka yang terdiri dari 119 orang dari FSB dan 215 orang dari FSRD akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama sebulan penuh dari 31 Juli hingga 31 Agustus.
HATHI - Indonesia membutuhkan ketahanan air untuk menjawab tantangan kebutuhan air sehari-hari yang terus meningkat. Mengingat dalam beberapa dekade terakhir, dunia mengalami pertumbuhan penduduk yang cepat dan urbanisasi yang tinggi. Itu sebabnya, Himpunan Ahli Teknik Hidraulika Indonesia (HATHI) menggelar seminar internasional ke-5 dengan tema ‘’Water Resilience in a Changing World’’ di Hotel Patra Jasa, 29-31 Juli 2016.
MBP/ist
MBP/ist
UNWAR - Satu lagi dosen Prodi Ilmu Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa (Unwar) meraih gelar doktor. Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti, M.P., Rabu (3/8), sukses mempertahankan disertasinya pada ujian terbuka program doktor Program Studi Ilmu Peternakan Program Pascasarjana Universitas Udayana.
ASN - Kedisiplinan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan bagi pelaksanaan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN). Kedisiplinan tidak hanya berbicara masalah absensi atau tingkat kehadiran seorang ASN, tetapi juga terkandung unsur ketaatan melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 15 - 21 Agustus 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
HADIAH - Felice Jewellery hadir lagi dalam pameran perhiasan emas dan berlian selama tiga hari. Terhitung mulai Jumat sampai dengan Minggu (31/7) di Business Center, Hotel Aston Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini Felice menyediakan hadiah istimewa bagi pelanggan setianya. Tidak tanggung-tanggung berupa sebuah handphone yang tentu sayang untuk dilewatkan.
MBP/ist
ETWC - Kegiatan Educational Technology World Conference (ETWC) 2016, dihadiri Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. Selain Undiksha, kegiatan tersebut juga diikuti Universitas Terbuka (UT), Universitas Mahendradata. Sedangkan Kopertis Wilayah VIII sebagai co-host ETWC dan Universitas Negeri Jakarta selaku host kegiatan.
MBP/ist
PR SARASWATI - Yayasan Perguruan Rakyat (PR) Saraswati Denpasar sangat concern dan peduli dengan peningkatan mutu guru. Setiap tahun yayasan secara mandiri mengadakan diklat soal K-13 dan peningkatan mutu guru seperti yang dilakukan, Sabtu (30/7). Sebanyak 363 guru dari PAUD, SD, SMP dan SMA-SMK di lingkungan Yayasan PR Saraswati dikumpulkan untuk mengikuti diklat satu hari.
14 15 - 21 Agustus 2016
TS UNUD - Jurusan Teknik Sipil (TS) Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Asosiasi Ahli Rekayasa Kegempaan Indonesia (AARGI) menggelar konferensi internasional mengenai Rekayasa Gempa dan Mitigasi Bencana, The 3rd International Conference on Earthquake Dngineering and Disaster Mitigation (3rd ICEEDM) di Ayodya Hotel Nusa Dua, Senin (1/8).
MBP/ist
MBP/ist
NGENTEG LINGGIH - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mendapat kehormatan untuk hadir dalam upacara ngenteg linggih di Pura Taman Kumuda Sari di tengah Perumahan Monang Maning, Denpasar. Rasa salut dan bahagia disampaikan Gusti Wedakarna saat mengetahui bahwa upacara berdasarkan wuku (tiap enam bulan sekali), kini diubah berdasarkan sasih (tiap satu tahun sekali).
MBP/ist
BULFEST - Buleleng Festival (Bulfest) ke-4 dibuka dengan sangat meriah. Sebanyak 15 sekaa joged tampil sebagai hiburan rakyat. Suka-cita penonton berbalut tawa menghiasi saat Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. dan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. beraksi menari bersama di antara kerumunan masyarakat.
MBP/ist
INSINYUR HEBAT - Rektor Undiknas University Prof. Gede Sri Darma, DBA., selain dikenal sebagai pakar manajemen juga seorang insinyur yang hebat. Dikatakan demikian, karena Gede Sri Darma mencatatkan diri sebagai orang pertama di Indonesia Timur yang meraih gelar Insinyur Profesional Utama (IPU).
STAH - Lembaga Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Gde Pudja Mataram tercatat mencetak 843 orang lulusan sejak wisuda pertama hingga wisuda ke-14. Seluruh tamatan perguruan tinggi yang satu ini diminta senantiasa menjaga nama baik almamater hingga seumur hidup. MBP/ist
15 - 21 Agustus 2016
15
POLITIK
Tekanan Ekonomi Menguat
Bali Hadapi Ujian Berat
P
emerintah memutuskan merevisi kembali APBN 2016. Salah satunya dikarenakan melambatnya penerimaan pajak. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, dalam dua tahun terakhir realisasi penerimaan perpajakan mengalami tekanan berat dengan jatuhnya harga komoditas migas, batu bara, kelapa sawit dan lainnya. Selain itu melemahnya kondisi perdagangan global menyebabkan ekonomi Indonesia juga mengalami kontraksi dari 2015 hingga 2016. “Dengan kondisi itu, Kemenkeu melaporkan penurunan potensi pajak tahun 2016 yang cukup besar karena basis penghitungan tahun 2016 masih tinggi,” katanya. Ia menyebutkan pada 2014 realisasi penerimaan pajak sekitar Rp 100 triliun di bawah target, tahun 2015 Rp 249 triliun lebih kecil dari rencana. “Kami laporkan bahwa kami perlu penyesuaian sehingga APBN kita menjadi kredibel, confidance dan trust, yang mencerminkan kondisi ekonomi kita,” katanya. Ia menyebutkan dengan kurangnya penerimaan pajak maka pihaknya mengusulkan penghematan belanja kementerian/lembaga sekitar Rp 65 triliun dan belanja ke daerah sekitar Rp 68 triliun. “Kami dengan Kemenko Perekonomian dan Bappenas akan menyisir belanja yang bisa dikurnagi tanpa ganggu belanja prioritas,” katanya. Keputusan untuk penghematan belanja daerah hingga Rp 68 triliun, tentu akan semakin dirasakan dampaknya. Apalagi
pengehematan yang dilakukan sebelumnya, telah menimbulkan keterpurukan di beberapa sektor. Properti salah satunya. Demikian pula sektor pariwisata. Kunjungan yang meningkat, tak diikuti dengan peningkatan pengeluaran wisatawan. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H., sebelumnya telah mengingatkan, bahwa telah terjadi pelambatan ekonomi dan penurunan kualitas pariwisata Bali. Keduanya saling memengaruhi sehingga terjadi krisis yang berdampak pada kemampuan dan daya beli masyarakat. Kalau tidak cepat ditangani, dikhawatirkan ekonomi Bali akan makin terpuruk. Untuk itu ia mengingatkan Bali harus segera mengambil langkah strategis untuk keluar dari kondisi saat ini. Kalau tidak, keterpurukan akan makin dalam. ‘’Jika masih melempem, Bali yang 70% mengandalkan pariwisata, tentu harus bersiap-siap menerima dampaknya. Misalnya, pelaku atau pengusaha pariwisata akan merumahkan karyawannya. Terus terang, Agustus sampai September akan menjadi ujian yang sangat berat,” jelasnya. Menyikapi hambatan ekonomi dan penurunan kualitas pari-
wisata Bali, ia berpendapat, itu harus disikapi bersama. Pemerintah daerah dan pemerintah pusat haruslah segera menggulirkan proyek infrastruktur, sehingga daya serap anggaran makin bertumbuh. Dia mencontohkan penyerapan anggaran untuk belanja infrastruktur masih sedikit. Hingga bulan Juli lalu, penyerapan anggaran maksimal 25%. “Bahkan ada yang masih di bawah 20%, terutama dalam sektor infrastruktur. Anggaran yang begitu besar, namun terserap baru 15%. Ini sangat rendah,” sebut Ngurah Alit Wiraputra. l Rindra/ Hardianto
Keputusan untuk penghematan belanja daerah hingga Rp 68 triliun, tentu akan semakin dirasakan dampaknya. Apalagi penghematan yang dilakukan sebelumnya, telah menimbulkan keterpurukan di beberapa sektor. Properti salah satunya.
Sri Mulyani
16
15 - 21 Agustus 2016
16
MBP /Edy
Ribuan massa turun ke jalan untuk deklarasi Desa Sumerta dan Tanjung Bungkak, Denpasar, terkait penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa, Minggu (31/7).
Bersatu Melawan Investor Rakus Aksi tolak reklamasi terus meluas di Bali. Demo di catus pata Desa Adat Sumerta, Minggu lalu merupakan momentum untuk mengingat peristiwa heroik 110 tahun lalu. Di tempat itu, tepatnya 17 September 1906, para tetua menjaga Puri Badung dari ancaman kolonialisme Belanda. Sementara saat ini, masyarakat khususnya di dua desa adat Tanjung Bungkak dan Sumerta berjuang menolak kehadiran investor rakus yang akan mengorbankan alam Bali. Dalam orasinya, Bendesa Pakraman Ketewel I Wayan Loci yang mengatakan reklamasi bertentangan dengan adat dan budaya Bali. Pihaknya juga kembali mengingatkan dampak reklamasi yang pernah dilakukan di Pulau Serangan. “Reklamasi 400 hektar di Serangan sudah menghabiskan satu pura kami, apalagi 700 hektar itu akan merusak semuanya,” ujarnya. Bendesa Adat Intaran Sanur A.A. Kompyang Raka mengatakan tidak akan pernah berhenti melawan investor rakus yang ingin merusak alam Bali. Seperti halnya di Ketewel, wilayahnya di Intaran Sanur juga sudah menjadi “korban” reklamasi Pulau Serangan. ‘’Kami di Intaran
juga tergerus dengan reklamasi di Serangan itu. Saya harapkan desa adat yang lain bangkit menolak reklamasi Teluk Benoa,” ujarnya. Koordinator Pasubayan Desa Adat/Pakraman I Wayan Swarsa menyebut deklarasi desa adat Sumerta dan desa adat Tanjung Bungkak di catus pata desa Sumerta sebagai momentum bersejarah. Pasalnya, 110 tahun yang lalu di tempat yang sama pada 17 September 1906, para tetua menjaga Puri Badung dari ancaman kolonialisme Belanda. Sementara saat ini, masyarakat khususnya di dua desa adat itu turut berjuang menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Swarsa juga membantah tegas bahwa ada pihak-pihak yang mendanai serta menunggangi setiap aksi massa tolak reklamasi. Entah itu yang dilakukan Pasubayan maupun ForBALI. Karena sejatinya, desa adat bergerak dengan hati nurani dan murni biaya sendiri untuk menyelamatkan alam Bali. Koordinator ForBALI Wayan “Gendo” Suardana menegaskan, gerakan desa adat menolak rencana reklamasi Teluk Benoa tidak akan pernah berhenti sampai rencana tersebut dibatalkan. Gelora perjuangan yang terus membara itu disimbolkan
pada penyalaan obor di tangan ogoh-ogoh sebelum massa bergerak menuju catus pata Desa Sumerta. Selain itu, di akhir deklarasi juga diisi dengan pembakaran ogoh-ogoh sebagai simbol melawan investor rakus. “Sebelum jalan kita tadi menyalakan obor. Itu sebagai simbol bahwa api perjuangan tidak akan pernah mati dan akan terus membara, semakin dia dipercik, semakin besar,” tegasnya di sela-sela deklarasi Desa Adat Sumerta dan Desa Adat Tanjung Bungkak menolak reklamasi Teluk Benoa. Gendo menambahkan, deklarasi diiringi aksi turun ke jalan yang hampir setiap minggu digelar merupakan pemberitahuan kepada publik bahwa suatu desa adat menolak reklamasi Teluk Benoa. Sampai akhirnya kini sudah ada 39 desa adat yang menolak pascadeklarasi Desa Adat Sumerta dan Desa Adat Tanjung Bungkak. “Jadi apapun keputusan pemerintah sepanjang intinya mengamini, menyetujui, memberikan ruang kepada investor untuk mereklamasi Teluk Benoa maka itu akan terus lawan kecuali dibatalkan. Batal baru berhenti bergerak,” tegasnya. l Rindra 15 - 21 Agustus 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
Harumkan Nama Bangsa Lewat Karya Musik
M
usik asli Indonesia, hasil karya anak bangsa patut diacungi jempol. V1MAST salah satunya. Pasalnya, Setelah mengikuti festival musik dan budaya tingkat internasional yang berlangsung di Bosnia & Herzegovina, 18-22 Juni lalu, V1MAST dengan bangga membawa nama Indonesia dan mendapatkan penghargaan tertinggi sebagai penampil terbaik yang dipilih dari 10 negara peserta yang berpartisipasi dalam festival yang bernama Dukat Fest. V1MAST adalah project yang berbentuk band dan dipelopori oleh Viza K. Mahasa (vokal & gitar). V1MAST resmi terbentuk pada 3 September 2015. Beranggotakan Viza K. Mahasa dan Vais Randi (drum), V1MAST boleh dikenal sebagai band baru di belantika musik tanah air dan sempat memberikan salam perkenalan melalui single “Dewasa Sejak Dini“ sebagai single jagoan yang diharapkan bisa menjadi “tamparan“ menyegarkan bagi industri musik Indonesia. Bahkan, V1MAST sudah melakukan kampanye #SaveOurChildren dan menggunakan lagu ini sebagai theme song. Kampanye tersebut sukses memikat perhatian masyarakat, pemerintah dan publik figur Indonesia. Kepedulian terhadap tidak adanya lagi lagu anak-anak, membuat V1MAST mengangkat kampanye ini. “Kami percaya, lagu kami bisa sampai ke hati para pendengar. Kami membuatnya dari hati dan harusnya bisa sampai ke hati lagi,” ujar Viza, belum lama ini. Nama V1MAST bermakna Viza Mahasa & Team, sekaligus (V1ctory MASyarakaT) yang berarti Viza mengedepankan kemenangan masyarakat. Banyak lagu lainnya dalam album yang sedang digarap V1MAST yang kaya akan pesan sosial, seperti single lainnya #Race4Survival yang menjadi theme song gerakan interna-
18
15 - 21 Agustus 2016
MBP/ist
sional milik Save The Children dan juga single Melek Indonesia, yang akan rilis di tahun 2016 ini. “Konsep V1MAST akan lebih baru dan seru. Genre musik pop rock, namun sekarang ditambahkan sedikit unsur etnik. Saya ingin selalu membawa budaya Indonesia di setiap karya saya. Seperti di beberapa lagu, saya menggunakan gamelan. Jika dilihat, logo V1MAST pun ada unsur batiknya,” jelas Viza. Lagu lainnya yang pernah ada dalam EP ”Pemanasan” seperti “Teman Terkadang Bercinta”, “Cinta Itu Bisa Hilang”, “Dewasa Sejak Dini”, “Manusia”, “Khilaf” dan lain-lain masih akan dipilih kembali untuk masuk ke dalam album pertama V1MAST. Mereka melibatkan beberapa musisi senior yang membantu mereka sebagai produser dalam album ini, adalah Deddy Kalis dan Pay Siburian, musisi yang tentu tidak perlu dijelaskan lagi kredibilitasnya di
industri musik lokal. Sebagai langkah awal, V1MAST sudah memberikan bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat dengan mendukung kampanye #Race4Survival yang diselenggarakan oleh organisasi Save The Children-Yayasan Sayangi Tunas Cilik. V1MAST mendukung kampanye Race for Survival ini dengan menciptakan dan mendedikasikan sebuah lagu dimana hasil yang didapatkan V1MAST, sepenuhnya akan diberikan kepada Save The Children untuk kepentingan anak-anak Indonesia. Lagu ini mengandung pesan : Tak seorang anakpun boleh ditinggalkan! “Saya ingin mengajak semua pendengar V1MAST, para pemerhati isu anak dan tentunya masyarakat untuk berjuang bersama dalam menghentikan kekerasan terhadap anak serta ikut andil dalam menjaga generasi penerus bangsa,” ajak Viza. l Winatha
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
BATU PERTAMA - Bupati Jembrana I Putu Artha menandai dimulainya pembangunan Kebun Raya Jagatnata dengan meletakkan batu pertama, Rabu (3/8) pagi di areal kawasan Pura Jagatnata Kabupaten Jembrana.
RAPAT PRA EVALUASI - Rapat Pra Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Karangasem 2016, dibuka Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Minggu (31/7). Kegiatan itu dihadiri Kepala Bidang Penyiapan Perumusan Kebijakan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Ananda Juarsa.
TNI - Untuk memperingati Hari Bakti Merah Putih sekaligus meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Tanah Air serta persatuan dan kesatuan, TNI menggelar Bali Merah Putih ke sekolah-sekolah, Senin (1/8). MBP/ist
MBP/ist
BANDARA NGURAH RAI PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Kamis (28/7) menyerahkan bantuan kepada dua pengelola kawasan wisata di Kabupaten Badung. Penyerahan kali ini dilakukan oleh Finance & IT Department Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, M. Faisal.
15 - 21 Agustus 2016
19
MANCANEGARA
I
Inggris Pasca-”Brexit”
nggris telah memilih keluar dari Uni Eropa. Kondisi yang disebut Brexit ini tentu menibulkan banyak dampak bagi negara Ratu Elisabeth itu. Di sisi ekonomi, banyak pihak yang mulai khawatir. Inggris memiliki kesempatan 50:50 untuk jatuh ke dalam resesi dalam kurun waktu 18 bulan ke depan. Begitu kata pakar ekonomi terkemuka dari Institut Nasional Ekonomi dan Sosial Penelitian (NIESR) Simon Kirby awal pekan ini. Ia menilai bahwa pasca-Brexit atau hasil referendum yang memutuskan agar Inggris hengkang dari uni Eropa menyebabkan perlambatan ekonomi yang ditandai tahun ini dan tahun berikutnya. Selain itu ia pun memprediksi bahwa akan terjadi peningkatan inflasi hingga 3 persen pada akhir tahun depan. “Ini adalah konsekuensi ekonomi jangka pendek untuk meninggalkan Uni Eropa,” kata Kirby. Secara keseluruhan ia memperkirakan
20
15 - 21 Agustus 2016
bahwa ekonomi Inggris mungkin akan tumbuh sebesar 1,7 persen pada tahun ini, namun tahun 2017 mendatang hanya akan mencapai 1 persen. Menurut Kirby referendum Juli kemarin telah menyebabkan ketidakpastian keuangan dan politik bagu Inggris. “Kami memprediksi Inggris mengalami perlambatan ekonomi ditandai pada paruh kedua tahun ini dan seluruh 2017,” tuturnya. Pelaku industri menyebutkan ketidakpastian terkait dengan Brexit yang membuat pelemahan berlanjut. Bloomberg mengatakan Purchasing Managers Index (PMI) untuk kegiatan konstruksi merosot menjadi 45,9 dari angka 46 pada bulan Juni. Angka itu merupakan yang terendah sejak Juni 2009, menunjukkan perekonomian berada pada risiko resesi. Ketiga sektor baik perumahan, teknik komersial dan sipil membukukan angka di bawah 50, yang menandakan konstraksi.
Survei diperoleh seiring pembuat kebijakan Bank of England (BoE) bertemu untuk membahas prospek dan mempertimbangkan stimulus yang mungkin mereka butuhkan untuk menopang perekonomian. Laporan menunjukkan data manufaktur merosot melebihi perkiraan pada bulan lalu. “Perusahaan sering menyebutkan ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung memiliki dampak negatif terhadap order mereka. Secara khusus, responden survei mencatatkan peningkatan risiko dan pengeluaran investasi yang lebih rendah di antara para klien,” kata Tim Moore, analis Bloomberg. Komite Kebijakan Moneter BOE akan segera mengumumkan keputusannya dan analis mengantisipasi pemotongan suku bunga bersama dengan beberapa langkahlangkah tambahan untuk mendukung permintaan. Posisi pounsterling Inggris atau GBP tetap rentan dan dapat semakin
merosot sebelum keputusan suku bunga BoE karena ketidakpastian Brexit mengganggu selera investor terhadap mata uang ini. Selain itu, angka kejahatan juga meningkat dibandingkan sebelum Brexit. Lembaga advokasi Yahudi Inggris (CST) mengatakan bahwa angka insiden anti-semit di Inggris meningkat hingga 11 persen pada semester pertama 2016. Mereka juga mengatakan bahwa telah terjadi 557 insiden kekerasan sejak bulan Januari hingga Juni 2016. Kekhawatiran soal meningkatnya angka kejahatan kebencian di Inggris dilaporkan meningkat setelah referendum Inggris yang memutuskan keluar dari Uni Eropa. Target terbesar kejahatan tersebut adalah umat Muslim dan warga yang merupakan keturunan ERopa Timur. CST juga menyatakan bahwa angka rata-rata per bulan insiden kebencian yang langsung menargetkan komunitas Yahudi saat ini hampir dua kali lipat dibanding tahun 2011-20133. Lebih lanjut, CST juga mengatakan bahwa media sosial adalah sarana utama bagi hampir seperempat dari total insiden. “Pesan ini harus sampai ke semua orang bahwa tidak akan membiarkan anti-Semitisme. Pelaku kejahatan kebencian terhadap Yahudi akan ditangkap dan diadili dan yang hanya menonton saja harus diedukasi,� pungkas anggota parlemen John Mann, kepala Kelompok Parlemen Semua Partai Melawan Anti-Semitisme. l Gugiek Savindra 15 - 21 Agustus 2016
21
DAERAH
Jalur Hijau Kian Menyusut
Berubah Menjadi Permukiman
K
eperluan ruang terbangun di Denpasar semakin besar. Kondisi ini tidak terlepas dari tingginya urbanisasi ke kota ini. Dampaknya, alih fungsi lahan pertanian menjadi ruang terbangun di kota ini cukup besar. Bahkan, tidak sedikit alih fungsi ini juga terjadi di kawasan jalur hijau. Hal ini terlihat dari banyaknya kasus pelanggaran di kawasan terbuka hijau. Seperti yang terjadi di sejumlah titik jalur hijau, salah satunya di Jalan Hangtuah, Sanur, Denpasar. Kawasan terbuka hijau tersebut kini makin menyempit, karena terdesak kebutuhan akan permukiman. Anggota DPRD Kota Denpasar asal Sanur Kaja, I.B. Ketut Kiana, S.H., mengakui jika kawasan tersebut masih berstatus ruang terbuka hijau dengan KDB 0 persen. Oleh sebab itu, idealnya di kawasan itu tidak boleh berdiri bangunan. Tapi kenyataannya kini sudah banyak berdiri bangunan di kawasan tersebut. Berkenaan dengan kondisi tersebut, pihaknya mendesak Pemkot Denpasar segera melakukan langkah antisipasi. ‘’Kami harap instansi terkait, khususnya Dinas Tata Ruang dan Perumahan segera turun melakukan pemantauan,’’ ujarnya. Menurut Kiana, jika alih fungsi lahan ini dibiarkan, maka ruang terbuka hijau di Kota Denpasar akan habis. Sementara itu, RTHK di Denpasar semakin terdesak oleh perkembangan permukiman. Terlebih, adanya pembukaan Land Consolidation (LC) di areal sawah produktif, menambah panjang daftar penyusutan RTHK. Bahkan, pada 2013 ini diperkirakan sekitar 100 hektar lahan sawah akan berubah menjadi LC. Kondisi ini juga secara otomatis akan mengubah fungsi RTHK menjadi kawasan permukiman. Seperti yang terjadi di Subak Margaya yang dalam RTRW telah berubah menjadi kawasan terbangun. Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Denpasar I Kadek Kusuma Diputra menyatakan, perubahan status itu tidak lepas dari peruntukan sawah yang sudah menjadi LC. Selain itu, jalur itu juga terkena program pembuatan jalan yang menghubungkan Jalan Mahendradatta dan tembus di Sunset Road,Kuta . Dalam Perda RTRW No 27 tahun 2011 tentang RTRW Denpasar tecantum ruang terbuka hijau (RTH) dikembangkan seluas kurang lebih 4.700 (empat ribu tujuh ratus) hektar atau 36 % (tiga puluh enam perseratus) dari luas wilayah kota, terdiri atas RTH publik dan RTH privat. RTH Publik dikembangkan seluas kurang lebih 2.480 (dua ribu empat ratus delapan puluh) hektar atau 20 % (dua puluh perseratus) dari luas wilayah kota berupa, taman-taman kota, taman rekreasi kota, lapangan olah raga, jalur hijau jalan, sempadan pantai, sempadan sungai, Tahura Ngurah Rai, hutan kota, setra, makam, estuary dam, serta areal persawahan ekowisata. RTH privat dikembangkan seluas kurang lebih 2.220 (dua ribu dua ratus dua puluh) hektar atau 16 % (enam belas perseratus) dari luas wilayah berupa areal persawahan, kebun campuran serta taman pekarangan rumah dan perkantoran. l Asmara Putera
22
15 - 21 Agustus 2016
Warga Juga Mengeluh
Keberadaan ruang terbuka hijau yang berada di Kota Denpasar kian terhimpit oleh laju pertumbuhan permukiman.
MPB/ara
KELUHAN terhadap pelanggaran jalur hijau kembali mengemuka. Kali ini dikeluhkan sejumlah warga Renon yang mengadu ke Fraksi Gerindra DPRD Denpasar, Senin (1/8). Made Suana selaku perwakilan warga Renon, mengaku khawatir jika kasus pelanggaran jalur hijau dibiarkan maka keberadaan lahan pertanian di kawasan Renon akan habis. ‘’Kami selaku petani merasa khawatir dengan makin maraknya bangunan permanen di kawasan jalur hijau. Bila ini terus dibiarkan, ruang terbuka hijau (RTH) di Renon akan habis. Padahal, Renon merupakan daerah pertanian yang sangat subur. Selain terkenal dengan padi Renon, juga penghasil semangka,’’ kata Suana. Selain itu, katanya, kawasan Renon merupakan daerah resapan air hujan. Untuk itu, pihaknya berharap agar kawasan terbuka hijau tetap dilestarikan. Terkait dengan pelanggaran jalur hijau ini, Suana mengaku sudah sempat mengadu ke instansi terkait di Pemkot Denpasar. Berdasarkan informasi yang diperoleh, disebutkan jika pelanggar sudah diberikan surat peringatan kedua (SP 2). Namun, hingga kini tidak ada tindak lanjutnya. ‘’Malah pelanggaran semakin marak. Bukan itu saja, di kawasan ini juga dibuka dua LC baru,’’ ujarnya. Menanggapi pengaduan tersebut, Ketua Fraksi Gerindra I Ketut Budiarta didampingi anggotanya, Mohammad Nuh, mengatakan apa yang disampaikan warga sebenarnya sudah sering disikapi. Termasuk, menyampaikannya pada pemandangan umum fraksi. ‘’Namun, hingga kini kami belum melihat ada tindak lanjut dari pihak eksekutif. Kami harap pengawasan diperketat sehingga tidak muncul pelanggaran lagi,’’ kata Budiarta. Budiarta yang juga warga Renon membenarkan jika daerahnya memang terkenal sebagai daerah pertanian dan resapan air. Karena itu, pihaknya berharap agar keberadaan kawasan ruang terbuka hijau tetap dipertahankan. Hal serupa disampaikan Mohammad Nuh. Menurutnya, perlu ada ketegasan aparat terkait maraknya pelanggaran jalur hijau. Karena jika ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk terhadap penegakan supremasi hukum. ‘’Kami harap dalam beberapa pekan ke depan ada tindakan tegas instansi terkait. Jika ini dibiarkan, kasus serupa akan terulang di tempat lain,’’ ujar politisi PKS itu seraya menambahkan, jika dalam sepekan belum ada tindakan pihaknya berencana mengundang Badan Pertanahan Nasional dan instansi terkait guna membahas hal ini. Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan Denpasar Made Kusuma Diputra mangakui sangat sulit untuk mengawasi pelanggaran. Masalah lainnya adalah kawasan jalur hijau lebih banyak milik hak perorangan, bukan pemerintah. l Asmara Putera 15 - 21 Agustus 2016
23
A KT I V I TA S CCAI - Bali merupakan gerbang bagi sebagian besar turis asing mengunjungi Indonesia, serta merupakan tujuan wisata populer bagi pariwisata lokal. Berangkat dari kepedulian atas permasalahan sampah di Bali, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Quiksilver Indonesia (QS) mengambil langkah nyata dalam membantu menjaga Bali agar tetap bersih dan hijau.
MBP/ist
MBP/ist
WABUP BANGLI - Sebagai wujud perhatian pemerintah dan interaksi dengan masyarakat serta kepedulian kepada umat sedharma dalam persiapan upacara pitra yadnya atau atiwa-tiwa pada Agustus mendatang, Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, S.E., Jumat (29/7) lalu menyempatkan diri untuk menghadiri sejumlah lokasi tempat dilaksanakannya upacara pitra yadnya yang digelar secara massal.
MBP/ist
MBP/ist
24
15 - 21 Agustus 2016
BATUR UNESCO - Revalidasi Batur UNESCO Global Geopark dimulai Senin (1/8). Acara yang dibuka di Museum Gunung Api Batur, Kintamani ini diharapkan bisa memberikan masukan yang sifatnya membangun sehingga status geopark yang disandang sejak 2012 bisa dipertahankan selamanya.
UNDWI - Puncak Dies Natalis ke-34 Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar digelar secara sederhana namun penuh makna, Kamis (28/7) malam. Peringatan hari jadi Undwi tak diisi dengan euforia berlebihan dan berhura-hura, melainkan melakukan introspeksi diri mengenai perjalanan Undwi.
MBP/ist
MBP/ist
FKIK UNWAR - Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar untuk ketiga kalinya melantik dokter baru. Pelantikan dan pengambilan sumpah 39 dokter baru dilakukan Dekan FKIK Unwar dr. Gst. Ngurah Anom Mhurdana, Sabtu (30/7).
SENATOR WEDAKARNA - Perjuangan tanpa lelah sosok Senator Termuda asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di panggung dunia akhirnya diganjar dengan gelar Ambassador of Peace (Duta Besar Misi Perdamaian) di Nepal. Lembaga yang memberikan gelarpun tidak main-main, yakni Universal Peace Federation (UPF)-PBB yang berbasis di New York.
MBP/ist
MBP/ist
BBEW - Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. sangat mendukung kegiatan Bali Big Eco Weekend (BBEW) 2016 yang digelar PT Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan pantai di Badung.
BPJS - Partisipasi masyarakat dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, khususnya perusahaan swasta dan badan usaha di Kabupaten Tabanan belum maksimal. Oleh karena itu, dibutuhkan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat agar benar-benar mengetahui manfaat program tersebut. 15 - 21 Agustus 2016
25
LENSA
PERTANIAN Seorang penggarap lahan menaburkan pupuk pada tanaman padinya di Canggu, Badung. Pendapatan sektor pariwisata yang lebih menggiurkan dibandingkan pertanian, membuat banyak terjadi alih fungsi lahan. Hampir tiap tahun lahan pertanian di wilayah tersebut beralih fungsi menjadi akomodasi pariwisata.
MBP/eka
26 15 - 21 Agustus 2016
OLAHRAGA
Bendera dari Ponsel
S
ebagai salah satu sponsor Olimpiade 2016, Samsung tidak ingin melewatkan momen spesial itu untuk menawarkan produknya. Produsen ponsel dari Korea Selatan itu menyiapkan edisi Galaxy S7 Edge sebanyak 12.500 unit untuk dibagikan kepada seluruh atlet peserta pesta olahraga multi event itu di Rio de Janeiro, Brazil ini. Ponsel ini dilengkapi dengan logo resmi Olimpiade yakni lima cincin serta berbagai tema walpaper yang seluruhnya tentang event ini. Sedangkan untuk publik, Samsung hanya menyiapkan 2.016 unit yang hanya akan dijual di AS, Brazil dan Korea Sealatan. Salah satu yang direncanakan Samsung saat Upacara Pembukaan pada 5 Agustus adalah ponsel yang dipegang atlet akan menampilkan bendera kebangsaan saat defile. “Jadi mereka bisa menggunakan seluruh layar S7 itu menjadi sebuah bendera negara,” jelas Pio Schunker, ketua bidang pemasaran dunia brand Samsung, laporan Associated Press. “Mereka bisa mengibarkan bendera nasional mereka masingmasing dengan menggunakan S7 ini.” l Yudi Winanto Ponsel cerdas Samsung Galaxy S7 Edge.
MBP/ap
Petenis Inggris Andy Murray
Pengalaman Tinggal Bersama SOLIDARITAS diusung petenis Inggris saat memperkuat tim Britania Raya di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Murray memilih untuk tinggal bersama rekan-rekan lain di Kampung Atlet dibandingkan di apartemen yang eksklusif di Ibu Kota Brazil itu. Murray memang mendapat jatah untuk tinggal di apartemen bersama anggota tim tenis Inggris. Namun, menurut ketua Federasi tenis Inggris David Haggerty, keputusan berbeda dilontarkan jelang keberangkatan ke Rio. Murray tidak ingin tampil eksklusif meski menghasilkan medali emas di Olimpiade 2012. “Saya berbicara dengan kapten tim Inggris Leon Smith. Pagi ini dan dia bilang bahwa Andy pindah ke kampung atlet,” tegas Haggerty. Nantinya Murray akan sekamar dengan Jamie, adiknya yang juga rekan bermain di nomor ganda putra. Di sisi lain, tyim tenis memang ingin bergabung dengan kontingen Inggris ecara keseluruhan. “Ini menunjukan pada dunia bahwa tentang pengalaman Olimpiade yakni hidup dan tinggal bersama atlet-atlet dari seluruh dunia,” lanjutnya. Mantan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal (Spanyol) juga memilih untuk tinggal bersama atletatlet lain dibandingkan menyendiri di apartemen. Sedangkan Novak Djokovic (Serbia) yang awalnya di Kampung Atlet, saat berlaga ia akan pindah ke apartemen. Petenis nomor satu dunia itu mengaku memerlukan konsentrasi dan privasi menghadapi setiap pertandingan. Jadi ia terpaksa meninggalkan suka cita bersama ribuan atlet lain yang telah ia nikmati sejak tiba di Rio dan menyepi demi memburu medali emas, laporan Associated Press. l Yudi Winanto
MBP/ap
15 - 21 Agustus 2016
27
OLAHRAGA
MBP/ap
Pembalap sepeda Inggris Chris Froome saat memimpin lomba Tour de France.
Gelar Ganda EMPAT tahun lalu Bradley Wiggins berjuang mati-matian di lomba balap sepeda Tour de France dan menghasilkan juara. Hanya dalam hitungan hari, ia melanjutkan kisah suksesnya dengan memenangkan medali emas nomor Time Trial di Olimpiade London 2012. Inggris kemudian memberi hadiah gelar Olahragawan Terbaik kepadanya. Kini peluang terbuka lebar pada diri Chris Froome. Pembalap Inggris kelahiran Kenya 31 tahun lalu, itu berpeluang mengikuti jejak Wiggins setelah menjuarai Tour de France 24 Juli lalu. Ia juga akan bersama kontingen Inggris saat berlaga di Olimpiade Rio de Janeiro. Optimismenya ditandai dengan fakta bahwa dalam empat tahun terakhir, ia tercatat tiga kali meraih Yellow Jersey di Tour de France itu. Prestasi itu jauh lebih baik dibandingkan dengan apa yang diraih Wiggins. Froome yang membela Team Sky, tetap rendah hati dengan peluang itu. Ia tidak larut dalam euforia kemenangan atau menjadi selebriti dadakan atas sukses tersebut. Ia condong sebagai pembalap karismatik. Di Olimpiade Rio, ia diunggulkan di nomor Time Trial. Namun favoritnya adalah Road Race yang berjarak 241,5 km dengan rute melintasi wilayah berbukit-bukit. Kondisi tersebut cocok untuk dirinya yang sering disebut sebagai pembalap pegunungan alias menyukai
28 15 - 21 Agustus 2016
rute-rute menanjak. Sejauh ini, dia dianggap sebagai best climber di dunia. Namun reputasinya bisa rontok dengan kehadiran lawan-lawan sepadan seperti Alejandro Valverde (Spanyol), Joaquim Rodriguez (Spanyol) atau Vincenzo Nibali (Italia) yang juga menginginkan medali emas. “Pembalap Kolombia tak bisa diremehkan. Valverde, Nibali dan pembalap lain juga,” kata Froome meski tim Kolombia itu tanpa diperkuat andalannya Nairo Quintana. Pembalap yang juga jago tanjakan termasuk Sergio Henao, Rigoberto Uran, Jarlinson Pantano dan Esteban Chaves. Tim Prancis menurunkan Romain Bardet, Alexis Vuillermoz, Julian Alaphilippe dan Warren Barguil yang memiliki reputasi tangguh di etape pegunungan. Rekan setim Froome Michal Kwiatkowski dipastikan membela tim Polandia. Juara Dunia 2014 meski cukup diperhitungkan di etape pegunungan namun tetap dikhawatirkan tak bisa sukses karena lomba di Brazil dilangsung saat cuaca mencapai 30 derajat Celcius. Portugal mengandalkan juara dunia 2013 Rui Costa, sedangkan Irlandia memiliki Dan Martin, juara lomba klasik Liege-Bastogne-Liege. Kalau pun Froome ingin meraih medali emas, ia harus berhadapan dengan Wiggins terlebih dahulu. Pembalap berusia 36 tahun itu ingin mempertahankan gelar di
penampilan kelimanya di Olimpiade. Ia juga mengoleksi medali emas di nomor team pursuit di Olimpiade 2004 Athena. Perang Kata
Di katagori putri, terjadi perang katakata di dunia maya antara dua juara dunia Lizzie Armitstead (Inggris) dan Pauline Ferrand-Prevot (Prancis) sesaat sebelum Olimpiade ini dibuka 5 Agustus. Itu bermula dengan diloloskannya Armitstead ke Rio oleh pengadilan Arbitrase Olahraga internasional setelah dia tidak tiga kali mengikuti tes obat terlarang. Armitstead semula tidak diloloskan oleh lembaga anti obat terlarang Inggris (UKAD). Namun pembalap berusia 27 tahun itu mengajukan banding dan menang. Inilah yang menjadi pemicu perang di dunia maya. “Saya tidak pernah bilang dia melakukan sesuatu atau menggunakan oibat terlarang. Tapi aturan harus ditegakan tapi ada yang bebas segala-galanya,” ujar Ferrand-Prevot yang menentang masuknya Amritstead di tim Inggris, laporan AFP. Sementara itu pembalap Belanda Marianne Vos juga diunggulkan untuk meraih emas. Namun dia justru memfavoritkan rekan setimnya Anna van der Breggen yang jago untuk rute tanjakan. l Yudi Winanto
Gusti Ngurah Arya Yuda
Bolak-balik Jakarta-Bali GUSTI Ngurah Arya Yuda ikut andil mengantarkan tim pencak silat Bali menjadi juara umum pada PON XVIII/2012 di Riau. Dari total enam keping medali emas yang direbut Bali, Arya menyumbang satu emas dari nomor seni tunggal putra. Arya yang alumnus Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, kini menempuh pendidikan pascasarjana (S-2) jurusan olahraga di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Saat Pra-PON Wilayah III di Gorontalo, ia sibuk menyelesaikan tesis, sehingga harus puas meraih perak. Pesilat kelahiran Gerokgak, Buleleng, 20 April 1989 ini telah melakoni ujian tesis, namun masih perlu revisi. Oleh karenanya, Arya harus bolak-balik Jakarta-Bali, meskipun saat ini atlet PON menghuni TC sentralisasi di hotel. ‘’Saya lakukan itu sebab ada yudisium disusul wisuda September nanti,’’ ungkap suami pesilat seni Ida Ayu Candra Murtiadi ini di Denpasar pekan lalu. Oleh sebab itu, persiapannya menghadapi PON 2016 di Bandung, Jawa Barat, September mendatang, kurang maksimal. Padahal kemungkinan besar ini merupakan penampilan terakhirnya di PON. ‘’Tetapi kalau tenaga saya masih diperlukan, saya siap membela Bali di PON 2010,’’ ujar ayah Gusti Ayu Ratih
Cadra Swari (5 bulan) ini. Arya merebut perak pada PON XVII/2008 di Kaltim dan menyabet emas pada 2012 di Riau. Pada PON 2016 di Jabar, dia memperhitungkan Sugianto (DKI), Linggar (Jateng), dan Nugraha (Jabar). Nomor tunggal diikuti 10 pesilat terbaik di Tanah Air. Sementara di event internasional, ia meraih emas pada Asian Beach Games (ABG) 2008, Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN 2008 di Malaysia, Kejuaraan Dunia 2012 di Thailand, dan SEA Games 2013 di Myanmar. Ngurah Arya bangga menjadi pesilat seni. Pesilat yang menggeluti nomor tunggal, ganda, dan regu (TGR), otomatis bisa turun di laga. Sebaliknya, pesilat laga susah jika dipaksa tampil di nomor seni. Dirinya sudah membuktikan ketika duduk di bangku SMA dan Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) di Bali. Pada Kejurnas Antar-PPLP di Lombok, ia merebut perak di nomor laga. Peraih emas pada enam kali Porprov Bali untuk Jembrana ini mulai belajar silat ketika duduk di kelas IV SD, diajari sang ayah Gusti Nyoman Partayasa yang juga guru di SDN 5 Pekutatan. Saat kelas I SMPN 1 Pekutatan, dia merebut perak pada Kejurnas Remaja di Padepokan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). l Daniel Fajry
MBP/nel
Gusti Ngurah Arya Yuda bersama istri Ida Ayu Candra Murtiadi dan putrinya, Gusti Ayu Ratih Candra Swari. 15 - 21 Agustus 2016
29
OLAHRAGA
Piala AFF 2016
Indonesia Dijepit Para Juara PERSATUAN Sepak Bola Indonesia (PSSI) belum me- harapan. Alfred Riedl memimpin langsung pemantauan pemain mutar kompetisi sejak dibekukan hingga SK pembekuannya untuk mendapatkan skuad terbaik demi meraih prestasi tertdicabut oleh Menpora Imam Nahrawi. Saat ini memang tengah inggi pada Piala AFF 2016. Ia harus bergerak cepat membentuk bergulir Indonesia Soccer Championship (ISC) A dan B, namun tim mengingat tugas yang diembannya tidak mudah. Pelatih tidak digelar PSSI melainkan oleh PT Gelora Trisula Semesta asal Austria ini bertekad membawa Tim Garuda masuk final. (GTS) selaku operator. Kompetisi ini tidak memberlakukan Pemusatan latihan nasional (pelatnas) dilakukan secara sistem promosi dan degradasi. bertahap, yaitu periode Agustus-September dan Oktober-NoMenyusul pencabutan SK pembekuan yang otomatis terbe- vember. Pelatnas tahap pertama dilaksanakan 8-12 Agustus dan basnya PSSI dari sanksi FIFA, sepak bola Indonesia kembali 15-19 Agustus. Setelah itu, timnas dijadwalkan mengadakan bisa berlaga di ajang sepak bola dunia. Dua tim nasional Merah pertandingan uji coba internasional melawan Malaysia pada 6 Putih, yaitu timnas U-19 dan timnas senior, sudah harus ber- September. Pelatnas tahap berikutnya digelar 19-30 Septemjuang di ajang internasional tahun ini. Keduanya sama-sama ber bersamaan dengan libur kompetisi ISC berkaitan dengan tampil dalam kejuaraan Asia Tenggara memperebutkan Piala pelaksanaan PON 2016 di Jawa Barat. Selanjutnya pelatnas AFF 2016. dilakukan 1-18 Oktober. Peserta Piala AFF (senior) sudah diundi oleh Federasi Sepak Di bagian lain, Eduard Tjong memanggil 40 pemain untuk Bola Asia Tenggara (AFF) di Yangon, Myanmar, 2 Agustus menjalani seleksi timnas U-19. Ke-40 pemain muda ini disarlalu. Hasilnya, timnas Indonesia berada di Grup A. Sialnya, ing di National Youth Training Center (NYTC), Bojongsari, Indonesia bergabung bersama tuan rumah Filipina, Thailand, Depok, Jawa Barat selama 10 hari. Pemain yang dipanggil dan Singapura. Tim Merah Putih yang dilatih Alfred Riedl merupakan hasil pantauan tim, rekomendasi dari pelatih Fakhri ibarat dijepit para juara karena ketiga lawan sudah pernah Husaini, dan masukan dari tim pelatih dari berbagai klub. menggondol Piala AFF ke negaranya masingTjong sudah memulangkan lima pemasing. main karena dinilai kalah bersaing dengan Pembagian Grup Piala AFF 2016 akan berlangsung mulai 19 rekan-rekannya. Dengan demikian total Piala AFF 2016 November hingga 17 Desember mendatang. 11 pemain yang harus tersingkir karena Grup A (di Filipina) Pertandingan akan dimulai dengan babak sebelumnya Tjong mendepak enam nama. 1. Filipina penyisihan Grup A di Filipina dan Grup B Setelah dua kali pencoretan, pemain yang 2. Thailand di Myanmar. Babak semifinal hingga final menjalani seleksi tinggal 30. Jumlah ini 3. Singapura menggunakan sistem kandang dan tandang. akan terus disusutkan hingga 23 pemain 4. Indonesia Sementara Piala AFF U-19 dihelat di Hanoi, dan selanjutnya diboyong ke Yogyakarta Vietnam, 11-24 September. Timnas Indonesia untuk menjalani latihan lanjutan dan dua Grup B (di Myanmar) U-19 yang ditukangi Eduard Tjong bergabung uji coba meladeni Filipina dan Singapura 1. Myanmar di Grup bersama tim kuat Australia, Thailand, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 18 2. Malaysia Myanmar, Laos, dan Kamboja. dan 20 Agustus. 3. Vietnam Saat ini manajemen timnas senior terus 4. Pemenang kualifikasi bergerilya mencari pemain yang sesuai dengan l Mawa
Pelatih Timnas U-19 Eduard Tjong (kiri) memberikan arahan kepada peserta seleksi di Lapangan National Youth Training Centre PSSI, Sawangan, Depok, Jawa Barat.
30 15 - 21 Agustus 2016
MBP/ant
ADVERTORIAL
S
STIMI Handayani Denpasar (d/h: Asmi Handayani) Terus Mantapkan Kualitas
ebagai sekolah tinggi ilmu manajemen dan sekretari pertama di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, STIMI Handayani Denpasar (Dahulu ASMI Handayani Denpasar) tak henti melakukan pemantapan kualitas dalam segala aspek dan dimensi. Berbagai aspek tersebut diidentifikasi dan dibenahi secara sistemik dan komprehensif. Semua itu pada gilirannya diarahkan dan bermuara pada pewujudnyataan Visi STIMI Handayani sebagai perguruan tinggi yang terpercaya. Adapun aktifitas pemantapan kualitas STIMI Handayani Denpasar tersebut, sebagaimana dijelaskan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar selaku Badan Penyelenggara STIMI Handayani Denpasar (Dr. Ida Bagus Radendra S., S.H., M.H.) antara lain meliputi hal-hal berikut ini. STIMI Handayani terus memperbaiki secara menyeluruh infrastruktur di lingkungan Kampus guna meningkatkan kenyamanan dalam proses belajar mengajar, utamanya bagi para mahasiswa-mahasiswi yang melaksanakan studi di STIMI Handayani Denpasar. Kemajuan teknologi yang demikian pesat dan menunjang efektifitas pembelajaran, disadari benar oleh penyelenggara STIMI Handayani Denpasar sehingga terus diikuti dan diupayakan agar bisa didayagunakan secara optimal guna meraih hasil terbaik dan memuaskan bagi semua pihak yang terkait dan terlibat, sejalan dengan ikhtiar untuk menjaga dan memelihara citra kampus STIMI sebagai perguruan tinggi yang terpercaya. STIMI Handayani Denpasar juga terus berupaya seoptimal mungkin untuk memenuhi, bahkan jika memungkinkan, mencapai lebih dari, standar minimal yang telah ditetapkan dalam regulasi pemerintah mengenai pendidikan tinggi dan standar pendidikan tinggi, dengan berusaha tetap menjaga tekad dan komitmen untuk meningkatkan mutu pengajar dan aspek pendukung lainnya sebagaimana telah dirintis oleh Pendiri dan Ketua Yayasan pertama dari Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar, Prof. Ida Bagus Suandha Wesnawa SH, yang bersama pendiri perintis
lainnya (a.l. Ibu Wahyudiarti Wesnawa, IB Rabindra, Drs. Made Muka, Drs. W. Kota Widana, Drs. AA Anom Utama, Drs. IB Wijaya Kusuma, dan Prof. IB Mantra) telah mendirikan Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar yang selanjutnya menyelenggarakan ASMI Handayani Denpasar / STIMI Handayani Denpasar, sekolah tinggi sekretari dan manajemen pertama di Bali dan Nusa Tenggara ini, hingga eksis sampai dengan hari ini. Sebagai badan penyelenggara perguruan tinggi, Yayasan Pendidikan Handayani tidak semata-mata bertujuan mengejar penerimaan finansial, namun memandang bahwa yang lebih penting dan bahkan terpenting dari tugas perguruan tinggi STIMI Handayani Denpasar adalah memelihara, menjaga, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat selama ini, dan menghaturkan terimakasih atas kepercayaan masyarakat tersebut dalam bentuk pemberian kualitas terbaik bagi masyarakat. Sampai saat ini pun Yayasan / STIMI Handayani, sebagai misal, masih tetap dan masih terus berkomitmen memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa/mahasiswi yatim piatu. Handayani berarti memberdayakan, nama ini menginspirasi Yayasan/STIMI Handayani untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat luas berdasarkan semboyan
Satyam Vidyam Jayate. Kebenaran Pengetahuan Akan Menang. Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar dan lembaga pendidikan yang diselenggarakannya, yakni STIMI Handayani Denpasar senantiasa berupaya menanamkan sikap menjunjung tinggi dan setia kepada negara dan bangsa, serta terhadap nilai budaya dan tradisi yang menjadi ciri dan watak khas kita sebagai bangsa Indonesia, khususnya dalam hal ini utamanya, Bali sebagai tempat kegiatan utama STIMI Handayani menyelenggarakan pendidikan tinggi. Sebagai wujud penghargaan dan kesetiaan kepada budaya dan tradisi Bali yang demikian luhur serta meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Hindu yang menjiwai budaya Bali tersebut, pada perayaan Hari Raya Saraswati yang baru lalu, STIMI Handayani mengadakan Lomba Penjor dan Lomba Gebogan yang diikuti seluruh Mahasiswa/ Mahasiswi STIMI Handayani yang terbagi menjadi puluhan kelas. Sungguh tidak disangka-sangka ternyata hasil karya yang dihasilkan para mahasiswa tersebut sangat indah, meskipun dalam pengerjaannya juga melibatkan para mahasiswa/i yang non Bali {Non Hindu} namun didorong kekompakan pada kelasnya masing-masing ikut bahu membahu membuat penjor dan gebogan. STIMI Handayani yang dahulu bernama ASMI Handayani memang bukan sekolah besar yang memiliki jumlah mahasiswa sampai ribuan apalagi puluhan ribu. Karena STIMI Handayani sejak dahulu memang fokus pada Ilmu Manajemen dan Kesekretariatan. Small is beautiful dan small but solid and the best menjadi beberapa asas yang mendasari penyelenggaraan perguruan tinggi yang merupakan Sekolah Tinggi Manajemen pertama di Bali dan Nusa Tenggara ini. Visi untuk menjadi perguruan tinggi yang terpercaya membuat kami tidak hanya berorientasi ekspansif dan sekadar membuka berbagai fakultas / jurusan tanpa fokus pada kualitas. Pendidikan adalah tugas mulia yang tidak hanya berdimensi bisnis namun lebih penting adalah menjaga kehormatan dan kepercayaan publik dalam bidang yang menjadi fokus dan keunggulan kita. 15 - 21 Agustus 2016
31
PENDIDIKAN
Guru Agama Hindu Kurang, Pasraman Formal Perlu Dibentuk
B
erdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 56 tahun 2014, memberikan peluang kepada umat Hindu untuk mendirikan pasraman formal, mengingat selama ini, pasraman yang ada adalah non formal. Pasraman formal itu dibagi menjadi pratama widya pasraman, adi widya pasraman, madyama widya pasraman, uttama widya pasraman dan maha widya pasraman. “Satuan pendidikan yang ada di Indonesia kebanyakan belum ada guru agamanya sehingga peserta didik yang sekolah di satuan pendidikan formal tidak mendapatkan pendidikan agama. Di dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, peserta didik dalam memperoleh pelajaran agama harus diberikan oleh guru agama yang seagama. Maka, solusinya adalah dengan mendirikan pasraman non formal. Di sana, peserta didik mendapat pendidikan agama, supaya mendapat nilai agama,” ujar Direktur Pendidikan Agama Hindu Kementerian Agama RI. Drs. IB Gede Subawa, belum lama ini. Menurut Subawa, pembentukan pasraman formal tersebut akan mengacu pada Kurikulum 2013 yang dibuat oleh Kementerian Agama dan diajarkan oleh guru Agama Hindu yang berstatus non PNS. Dia mengakui, guru Agama Hindu masih kurang di Indonesia. Di pasraman itu hampir tidak ada guru agama. “Ini masih sangat minim. Bahkan, di sekolah satuan pendidikan formal yang ada peserta didik beragama Hindu, masih banyak yang belum mendapat guru agama,” ungkapnya. Guru Agama Hindu, kata dia, memungkinkan untuk mengajar di sekolah formal karena banyak yang memiliki komitmen untuk mengabdikan dirinya kendatipun imbalannya tidak seberapa. Kekurangan guru Agama Hindu hampir merata di seluruh Indonesia karena guru Agama yang ada sudah banyak pension, sedangkan pengangkatannya masih minim. Ia berharap kepada pemerintah daerah jika ada formasi, agar diberikan formasi untuk pengangkatan guru Agama Hindu. Sementara itu, peneliti dan dosen IHDN Denpasar I Nyoman Yoga Segara mengatakan, sebelum adanya PMA No. 56 tahun 2014, pasraman belum terorganisasi dengan baik. Namun, sekarang dengan regulasi baru, diharapkan pasraman sudah terorganisasi dengan baik karena negara hadir untuk menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan sehingga pasraman yang sudah ada di seluruh Indonesia itu tidak akan terganggu apalagi ditutup. “Itu dibiarkan saja sebagai saluran untuk penguatan agama, pelestarian budaya dan sebagainya,” ujarnya. Namun, kata dia, pasraman formal ini membutuhkan waktu karena merupakan hal baru. Direktorat pun masih dalam sosialisasi dan mempersiapkan standar isi pendidikan. “Ini yang sebetulnya berat, mempersiapkan kurikulum, bahan ajar, metodologi pembelajaran seperti apa, infrastruktur seperti apa. Tapi saya senang, Direktorat Bimas Hindu itu sedang mempersiapkan pilot project pasraman dan itu bisa menjadi barometer bagaimana pasraman itu ke depan,” tegasnya.
32 15 - 21 Agustus 2016
l Citta Maya
MBP/citta maya
Drs. IB Gede Subawa
A KT I V I TA S
MBP/ist
SMK REKAYASA - Yayasan Pelayanan Pengembangan Kota Blaze Bali bekerja sama dengan Jon Pritikin, dan SMK Rekayasa mengadakan ceramah dan motivasi kampanye anti-bullying bagi siswa SMK Rekayasa, Selasa (2/8). Jon Pritikin adalah motivator internasional yang sudah mengunjungi sekolah-sekolah di seluruh dunia dan memberikan motivasi yang sama.
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Perhatian Bupati Jembrana I Putu Artha terhadap program Keluarga Berencana (KB) yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk ber-KB, meraih penghargaan tertinggi. Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty memberikan penghargaan Manggala Karya Kencana kepada Bupati Jembrana I Putu Artha, Kamis (28/7) malam.
15 - 21 Agustus 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
YKKPB - Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB), Sabtu (30/7), genap berusia 32 tahun. HUT ke-32 dirayakan secara sederhana namun terkesan mewah di Kantor YKKPB yang baru di Jalan Anyelir Denpasar. Kado HUT yayasan kali ini adalah lahirnya 39 dokter baru di Unwar.
MBP/ist
PKK DENPASAR - Keberhasilan PKK Kota Denpasar dalam melaksanakan sepuluh program pokok yang telah disinergikan dengan program pemerintah mengantarkan Kota Denpasar meraih prestasi tertinggi tingkat nasional, yakni Prakarti Utama I di bidang Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS).
MBP/ist
BUNG KARNO - Sejarah mengajarkan bahwa bangsa besar adalah bangsa yang tidak lupa dengan sejarah. Bung Karno (BK) sebagai seorang politisi akademisi juga mengusung hal itu. Tidak banyak yang tahu bahwa BK adalah sosok yang menggandrungi sejarah Majapahit, hampir dalam setiap pidato BK selalu ada pesan moral Jas Merah terutama bagaimana sejarah bangsa Indonesia terbentuk dari sejarah masa lalu.
34 15 - 21 Agustus 2016
MBP/ist
DPRD KARANGASEM - DPRD Karangasem pada sidang paripurna di Gedung DPRD setempat, Rabu (27/7), menyetujui laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) pelaksanaan APBD 2015. Namun, persetujuan dan pengesahan itu dengan sejumlah catatan.
MBP/ist
MBP/ist
FE UNWAR - Fakultas Ekonomi (FE) Unwar, Senin (1/8) melepas 486 mahasiswa untuk menjalani Program Magang Mahasiswa (PMM) di 183 perusahaan swasta dan instansi pemerintahan. Mahasiswa magang dilepas Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. Sebelum dilepas mahasiswa magang diberikan pembekalan, baik soal etika magang maupun teknik penulisan laporan.
WEDAKARNA - Sosok Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menjadi sosok diplomat Bali yang menjadi harapan rakyat Bali, agar membawa kepentingan Bali di panggung dunia. Agendanya bertandang dan diundang oleh petinggi-petinggi negeri di dunia seakan menjadi kegiatan rutin. Silih berganti presiden, perdana menteri, para menteri dan duta besar memberi apresiasi terhadap pemikiran sosok muda Bali ini.
MBP/ist
PITRA YADNYA - Wakil Bupati (Wabup) Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. menghadiri karya pitra yadnya nyekah masal di Banjar Juwet Desa Abiansemal, Selasa (2/8). Kehadirannya sebagai wujud dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kepada masyarakat yang melaksanakan yadnya. Hal ini juga sebagai salah satu komitmen Pemkab Badung dalam mewujudkan pembangunan yang berlandaskan budaya.
MBP/ist
KULIT - Psychoneuroimmunology in dermatology adalah interdisiplin ilmu dengan fokus komunikasi biokimia antara otak, perilaku dan sistem imun untuk menangani penderita penyakit kulit secara holistik. Banyak sekali penyakit kulit kronis yang menyebabkan penderita stres karena penyakit tidak sembuh. 15 - 21 Agustus 2016
35
traveling
Berwisata ke Hua Hin
Tawarkan Sisi Lain Thailand PATTAYA dan Pratunam. Dua tempat yang digemari turis Indonesia bila ke Bangkok. Pattaya salah satu wisata pantai yang terkenal di dunia. Ratusan ribu manusia mengunjungi kawasan itu selama 24 jam. Sementara Pratunam sama juga. Ribuan orang lalu-lalang di kawasan perbelanjaan di jantung Kota Bangkok. Dua kawasan ini menjadi idola turis Indo, sebutan untuk wisatawan asal Indonesia. Namun, Thailand tak hanya punya Pattaya dan Pratunam. Negeri gajah putih itu juga punya Hua Hin. Kawasan di selatan ini menawarkan sisi lain Thailand. Wartawan Bali Post Wirata selama dua hari berkunjung di kawasan yang juga dikenal dengan produk nenasnya. Kunjungan ini atas kerja sama dengan Thai Airways dan Tourism Authority of Thailand (TAT). Selain Hua Hin, juga diajak keluar-masuk objek di Kota Bangkok selama dua hari pula.
Berwisata ke Thailand memang murah. Tetapi tak murahan. Selain pantai dan pusat perbelanjaan, Thailand juga punya sisi lain yang sangat menarik dikunjungi. Provinsi Hua Hin, salah satunya. Di provinsi bagian selatan Thailand ini, wisatawan akan bisa melihat ‘’dunia’’. Sebab, berbagai atraksi yang terkenal di Eropa ada di sini. Santorini Park dan The Vanezia, dua di antaranya. Tak hanya wisata buatan, wisata spriritual; Wat Tham Khao Luang dan Wat Huay Mongkol juga patut dikunjungi. Keduanya memberikan vibrasi spiritual yang sangat kuat dan berbeda. Ada juga wisata kuliner. Cicada Naight Marker tempatnya. Di areal dua kali lapangan sepak bola ini ada ratusan pedagang makanan dan minuman. Menariknya, tidak ada yang menjual produk yang sama. Semuanya punya kekhasan. Dan pastinya semuanya enak. Pas dengan selera Indonesia, apalagi Bali. Komang Ayu Ratnadi, ASS. Director Sunari Bali, mengakui Hua Hin menawarkan konsep wisata yang berbeda. Cicada Market, menurutnya, jadi maskot Hua Hin. Selain wisata kuliner, wisata anak muda seperti Santorini Park dan The Vanezia juga merupakan keunggulannya. Hal serupa juga disampaikan Ni Nyoman Oka Sukartini. Direktur Bali Cemerlang Tour ini mengatakan, Hua Hin merupakan tempat bagi mereka yang sudah jenuh dengan suasana pantai. Berbagai objek wisata spiritual ada di sini. Arena permainan yang
36
15 - 21 Agustus 2016
ditawarkan ala Eropa juga menambah daya tarik Hua Hin. Apalagi bagi mereka yang mengajak anak-anak. Sementara itu, Barbara Maria Johanna Purwa, Sales & Marketing KCBJ Tours & Travel, menilai Provinsi Hua Hin menawarkan banyak hal yang sangat berbeda dengan Bangkok. Cicada Market adalah maskotnya. Ini sungguh luar biasa. Penataan pedagang, makanan yang ditawarkan, serta harga yang terjangkau sangat menjanjikan. Ni Nyoman Tripitasih, Markating Director Awi Tour, juga sependapat bahwa Hua Hin menawarkan sesuatu yang berbeda. Hua Hin merupakan tempat yang tak boleh dilewatkan apabila ke Thailand. Sebab, objek yang ditawarkan sangat beragam dan beda dengan Bangkok. Penilaian yang hampir sama juga disampaikan Alfert. General Manager Bali Duta Travel itu mengakui Thailand identik dengan wisata yang murah. Harga yang ditawarkan juga murah. Apalagi makanannya. Sangat pas dengan lidah Indonesia. Hua Hin sangat cocok untuk paket keluarga atau mereka yang beragama Buddha. Selain banyak objek yang punya kaitan dengan agama Buddha juga di tempat itu disediakan sarana sembahyang. Harganya sangat terjangkau. Hanya dengan 20 bath atau Rp 8.000, pengunjung sudah mendapat sarana upacara lengkap dengan dupa atau lilin. (*)
Thai Airways Memang Beda TEPAT waktu, bagasi sampai 30 kg, dan tempat duduk yang lapang, tiga keunggulan Thai Airways. Keunggulan lainnya adalah: varian makanan yang beragam dan jenis minuman yang banyak pilihan. Semuanya menambah kenyamanan terbang bersama Thai Airways. Menurut Intan Jayantari, Senior Sales Representative Thay Airways di Bali, maskapai negeri gajah putih itu melintasi langit Bali setiap hari sekali. Selain Bali, penerbangan juga lewat Jakarta. Seminggu ada 10 kali penerbangan. Pesawatnya yang lebar dengan teknologi terbaru menyebabkan penerbangan selama empat jam sepuluh menit itu tak membuat bosan. Apalagi layar yang ada di depan tempat duduk memberikan banyak pilihan yang memajakan mata dan telinga. Pada remote yang berada di depan kursi, penumpang bisa menyalakan lampu baca atau memanggil awak kabin. Semuanya serba mudah dan nyaman. Kenyamanan yang sama juga ditawarkan Thai Airways sebelum Anda berangkat ke negeri yang dikenal karena kelezatan buah-buahannya. Harga promo selalu ditawarkan dengan harga yang sangat melegakan. (*)
Mengunjungi Thailand
Dari Gua Sampai Atraksi Ala Eropa
Pemandangan yang biasa di bangkok para pengelola mall membuat tempat persembahyangan. Para mengunjung bebas melaksanakan persembahyangan. Cukup dengan kocek Rp 8.000 kita sudah bisa mendapat sarana persembahyangan.
Jacko di Madame Tussaude WNI pasti surprise ketika memasuki areal Madame Tussaude. Museum patung lilin di Kota Bangkok. Mengapa? Bung Karno akan ‘’menyapa’’ kita ketika menginjakkan kaki di tempat itu. Tempatnya persis setelah pintu masuk pertama. Dengan seragam kebesaran warna putih, Soekarno tampak ‘’tersenyum’’ pada setiap pengunjung. Selain Bung Karno, banyak tokoh dunia, para legendaris yang diabadikan dalam museum tersebut. Obama dan istri juga ada. Bahkan suasana tempat patung itu dipajang, bernuansa Gedung Putih. Lengkap dengan meja kerjanya. Demikian juga tokoh lainnya. Michael Jackson, misalnya. Jacko, demikian dia dipanggil, tampil dengan gayanya di panggung. Latar belakangnya Wartawan Bali Post foto bersama “Wayne pun suasana panggung hiburan. Rooney” di muLampu kerlap-kerlip dengan seum patung lilin di dentuman musik yang keras Bangkok. juga ada. Selain pemusik, pesepak bola juga ada. CR7 dan Wayne Rooney ada dalam satu lokasi. Di tempat itu ada layar lebar. Para pengunjung bisa ‘’menendang’’ bola ke arah gawang. Apabila bola tidak ‘’masuk’’ penjaga gawang akan loncat-loncat kegirangan. Apabila masuk, maka dia bertekuk lutut. Seru memang! (*)
Wat Phra Tham Luang, sangat unik. Mirip gua Giri Putri di Nusa Penida, Klungkung. Bedanya, Giri Putri tak punya ‘’jendela’’, tempat sinar matahari masuk ke gua. Sementara Tham Luang memiliki ‘’jendela’’. Lingkarannya sekitar satu meter. Apabila siang hari, sinar matahari masuk. Sinar itulah yang sering diburu pengunjung untuk diabadikan. Dalamnya gua sekitar 25 meter. Ada tangga untuk memudahkan pengunjung mencapai lokasi. Lebar tangga sekira satu meter. Di dalamnya ada empat blok. Pertama ada tanda jejak kaki Buddha. Kedua tempat Buddha bersemedi. Ada puluhan patung di tempat ini. Patung Buddha adalah ikonnya. Tingginya sekitar dua meter. Di tempat ini disediakan sarana persembahyangan. Cukup sederhana. Salah satu sarananya; bunga gemitir diikat dengan daun pandan harum dan lilin. Pengunjung cukup bayar 20 bath atau sekitar Rp 8.000. Memasuki blok ketiga hanya ada satu patung Buddha yang memanjang. Sering dinamakan patung Buddha tidur. Panjang sekitar 8 meter. Sementara untuk mencari blok keempat dan kelima, pengunjung harus menunduk. Ada dua pintu untuk menuju tempat tersebut. Tingginya tak lebih dari 1,5 meter. Semakin jauh, gua semakin menyempit. Di ujung gua ada anak tangga yang tembus ke luar. Namun rupanya jarang digunakan. Untuk menuju Tham Luang cukup lima menit perjalanan. Maklum pakai angkot yang telah disiapkan. Tak ada rebutan penumpang. Semuanya tertib. Tak ada tukang parkir yang berlebihan. Hanya dua orang. Itu pun untuk mengatur keluar-masuk mobil. Sangat tertib. Hal serupa ada di tempat menurunkan penumpang. Tak ada yang menawarkan foto-foto. Tidak ada yang menawarkan suvenir. Demikian pula tak banyak warung. Tempat jualan hanya ada di pintu masuk kawasan. Itu hanya satu. Termasuk yang menyewakan toilet. Sewanya 5 bath setara dengan Rp 2.000. Sama dengan di Bali. Di Provisni Hua Hin tak hanya gua Buddha tidur. Juga ada Wat Huay
Mongkol. Perlu sejam perjalanan dari kota Hua Hin untuk menuju Wat Huay Mongkol. Di tempat ini sangat ramai pengunjung. Wisatawan Indonesia juga banyak. Ada tiga ikon di objek itu. Dua patung gajah yang berada di kanan kiri pintu masuk. Objek yang utama ada patung biksu yang hidup 400 tahun lalu. Biksu yang bernama Luang Phor Thuad ini dikenal sangat mumpuni di bidang pengobatan. Karena kedigjayaannya itu pulalah beliu dibuatkan patung. Banyak pengunjung yang sembahyang di depan patung. Ada pula tradisi berjalan di sela-sela kaki gajah untuk memohon keselamatan. Menurut Yonkie Yanuar Adjie dari CCT Group, pemandu selama di Thailand, bahwa tempat ini dipercaya untuk mendapat jimat sebagai penjaga diri. Ala Eropa Tak hanya wisata spiritual, Thailand juga menawarkan wisata kuliner dan pasar buah, juga dijadikan unggulan. Bang Khuntien seafood dan pasar Or Tor Kor. Keduanya merupakan surga bagi yang suka makan dan buahbuahan. Dua-duanya menjanjikan kenikmatan. Tak hanya itu, Hua Hin juga mengemas objek wisata buatan. Santorini Park dan The Vanesia. Keduanya memberi suasana nyaman. Banyak permainan air dan kereta putar. Ada pula rumah hantu. Selain permainan, banyak toko yang memberi diskon hingga 70 persen. Namun yang paling mengesankan adalah konsep taman yang dikembangkan Santorini Park. Jalan setapak selebar empat meter sangat nyaman. Lantai yang dicat berbentuk batu dengan warna hitam putih menjadikan suasana romantis. Di beberpa sudut diisi kursi panjang atau meja budar yang dikelilingi empat kursi. Tanaman bunga kembang kertas setinggi dua meter juga menjadi penghias jalan yang berkelok. Tempat belanja suvenir, Plearm Wan juga tak bisa dilewatkan begitu saja. Lokasinya masih di Hua Hin. Hanya ada satu pintu masuk ke pasar mainan anak-anak. Kebanyakan buatan tangan (hand made). l Wirata 15 - 21 Agustus 2016
37
pa r i w i s ata
Pajak Akomodasi Pariwisata di Badung Menguap
K
abupaten Badung terkenal akan sektor pariwisatanya. Sektor ini sebagai tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Gumi Keris. Sayangnya, pendapatan dari sektor ini menguap lantaran banyak akomodasi pariwisata yang tidak mengantongi izin. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta gerah dengan banyaknya akomodasi bodong yang menyebabkan, Badung banyak kehilangan pendapatan dari pajak. Bupati menginstruksikan melakukan pendataan ulang seluruh akomodasi wisata yang ada. Kali ini pendataan melibatkan aparat pemerintahan terbawah yaitu perbekel dan lurah. Perintah bupati tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati Badung No. 1 Tahun 2016, tentang Pendataan Sarana Pariwisata di Ka-
38 15 - 21 Agustus 2016
bupaten Badung, yang ditandatangani Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tertanggal 18 Juli 2016. Instruksi yang ditujukan kepada perbekel dan lurah se-Kabupaten Badung tersebut diterbitkan, dalam rangka mendapatkan data yang valid terhadap perkembangan usaha kepariwisataan di Kabupaten Badung dan dalam upaya tertib perizinan. Kepala Dinas Pariwisata (Diparda) Badung Cok Raka Darmawan, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti instruksi bupati tersebut dengan melanjutkannya ke lurah dan perbekel se-Badung. “Dalam instruksi bupati itu sudah sangat jelas, perbekel dan lurah diminta mendata akomodasi wisata yang ada di wilayahnya masing-masing. Jangka waktu pendataan dan pelaporan juga sudah jelas,� terang Cok Darmawan.
Dalam instruksi tersebut, lurah dan perbekel wajib melakukan pendataan jumlah hotel bintang dan non bintang, kondotel, rumah sewa, vila, pondok wisata, restaurant/bar/rumah makan, spa, hiburan malam (karaoke, live music/diskotik) baik yang berizin maupun tak berizin yang berada diwilayah desa dan kelurahan masing-masing. Melaporkan hasil pendataan sebagai data dasar mulai tanggal 3 hingga 10 Oktober 2016. Terhitung setelah tanggal 10 Oktober 2016, lurah/perbekel harus melaporkan perkembangan baru dari usaha kepariwisataan di wilayahnya masing-masing per triwulan dan dimulai tanggal 10 Januari 2017. Instruksi ini mulai berlaku sejak 25 Juli 2016. Hasil pendataan lanjut Cok Darmawan, akan menjadi data riil, dimana saat ini sering terjadi perbedaan data antara SKPD terkait.
“Data ini nantinya akan kita laporkan ke bupati dan bisa digunakan oleh SKPD terkait, baik itu Dispenda, BPPT, Satpol PP termasuk Dinas Pariwisata sendiri,” ujarnya. Bagi akomodasi yang belum berizin juga dapat diketahui, karena selama ini ditenggarai banyak akomodasi wisata seperti vila yang belum mengantongi perizinan. Sementara itu data yang dipegang Diparda Badung hingga pertengahan tahun 2016, ada total 1.049 hotel yang terdiri dari 155 hotel bintang, 849 Hotel non bintang, 45 kondotel. Kemudian untuk pondok wisata berjumlah 1.127 buah, dan rumah sewa berjumlah 43 buah. Sementara Wakil rakyat di DPRD Badung mempertanyakan tindakan nyata (action) Pemerintah Kabupaten Pemkab Badung menertibkan akomodasi pariwisata tak berizin. Pasalnya, dalam rangka mendapatkan data yang valid dan tertib perizinan, yang diatur dalam instruksi Bupati Badung No. 1 Tahun 2016, tentang Pendataan Sarana Pariwisata di Kabupaten Badung. “Kami apresiasi langkah bupati menertibkan akomodasi pariwisata yang ada. Tapi kami mempertanyakan tindak lanjut dari pendataan
itu nanti,” ujar Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa didampingi anggotanya Made Ponda Wirawan. Komisi yang membidangi perizinan ini meminta kejelasan tindak lanjut dari pendataan tersebut. Sebab, disinyalir banyak akomodasi bodong atau tak berizin terlanjur beroperasi di Badung. “Harus ada tindak lanjut dan sulusi yang jelas bagi akomodasiakomodasi bermasalah ini,” katanya. Pihaknya menduga cukup banyak akomodasi mulai dari hotel, vila dan pondok wisata bermasalah di Badung. “Kami harap tindak lanjutnya jelas terutama solusi bagi yang bermasalah,” ujarnya. Dia menilai, akomodasi bodong paling banyak berada di wilayah pariwisata Badung selatan seperti Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan. “Yang banyak itu (bermasalah -red) vila-vila di kawasan pemukiman dan lahan basah. Dia beroperasi dipunguti pajak tapi tidak punya izin,” beber Sekretaris DPD II Partai Golkar Badung itu. Suyasa berharap Pemkab Badung mencarikan solusi terbaik guna menengahi maraknya akomodasi pariwisata tak berizin, sehingga sama-sama diuntungkan. “Menurut kami dari pada terus-terusan bodong
lebih baik disesuaikan dan berikan izin. Dengan catatan dia harus memenuhi segala kewajibannya. Ini juga untuk mencegah terjadinya losse pajak,” sebutnya. Anggota Komisi I, Made Ponda Wirawan menambahkan pemerintah sudah seharusnya memiliki data valid mengenai jumlah akomodasi wisata. Namun, yang masih menjadi sorotan adalah masalah “private house” di kawasan pariwisata. “Ini langkah cerdas dari Pak Bupati. Pendataan ini juga bagian dari upaya peningkatan PAD Badung,” sebutnya. Dia berpendapat, private house atau model kos-kosan ini sudah selayaknya dijerat pajak yang sama dengan vila. Pasalnya, dia kebanyakan memakai sistem kos namun menyiapkan fasilitas hotel. Private kos juga disewakan untuk wisatawan dengan hitungan kamar. “Kos-kosan yang disewakan ke turis asing kami harapkan pajaknya ditingkatkan. Vila yang difungsikan sebagai private house juga didata ulang, karena dia kan biasanya disewakan per kamar yang membuat pendapatan Badung ilang,” ungkapnya. l Parwata
15 - 21 Agustus 2016
39
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
PENMARU UNDIKNAS - Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) Undiknas University, Senin (1/8) lalu diikuti 537 peserta. Tes tulis dan wawancara langsung dilakukan selama sehari, sementara pengumumannya dilakukan, Selasa (2/8) dengan sistem online.
SAPTA PESONA - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri membuka kegiatan bersih-bersih dalam rangka Sapta Pesona Wisata di objek wisata Pantai Amed, Karangasem, Kamis (28/7). Bupati wanita pertama di Karangasem itu berharap, praktisi pariwisata ikut memotivasi masyarakat di sekitarnya, sehingga Sapta Pesona tercapai.
MBP/ist
FS UNWAR - Dekan Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (FS Unwar) Prof. Dr. Nyoman Kardana, M.Hum. melepas 121 mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris untuk terjun ke lapangan atau masyarakat melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Ia berharap mahasiswa untuk serius mengikuti PKL, sekaligus mengimplementasikan ilmu yang sudah diperoleh di bangku kuliah.
MBP/ist
SILAHTURAHMI - Sejak awal kepemimpinan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati (Wabup) I Ketut Suiasa telah berkomitmen membangun sinergitas dan kemitraan dengan segenap pemangku kepentingan pembangunan di Kabupaten Badung dan Provinsi Bali. Guna merealisasikan komitmen tersebut, Senin (1/8) Bupati Giri Prasta melakukan silaturahmi dan anjangsana dengan Kapolda Bali.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40 15 - 21 Agustus 2016
MBP/ist
WALI KOTA - Rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi MBP/ist
SERTIFIKAT - Kantor Pertanahan Kabupaten Tabanan tahun ini menyerahkan 5.000 sertifikat hak atas tanah legalisasi aset (prona, lintas sektor pertanian, dan UKM) yang ditarget rampung akhir September mendatang. Pada tahap pertama diserahkan 2.250 bidang sertifikat di Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur di Wantilan MBO Munduk Malang, Seltim, Selasa (2/8).
pelaksanaan program-program pembangunan di Kota Denpasar secara berkesinambungan dilaksanakan Pemkot Denpasar dalam menyukseskan pendekatan program pelayanan kepada masyarakat. Awal Agustus yakni Senin (1/8), Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra memimpin langsung pelaksanaan Rakor dan Evaluasi Triwulan II Pelaksanaan APBD Kota Denpasar di Graha Sewaka Dharma, Lumintang.
MBP/ist MBP/ist
PRAMUKA SBH - Anggota Pramuka Saka Bakti Husada (SBH) mengikuti Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) mulai 30-31 Juli di UPT BPKKTK Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Persami diikuti siswa kelas II SMA dan mahasiswa dari empat kabupaten yaitu Tabanan, Buleleng, Klungkung, Gianyar dengan total 20 anggota pramuka.
TUTUP OCA - Sekda Badung Kompyang R. Swandika selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Badung secara resmi menutup kegiatan Orientasi Calon (Oca) anggota, Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatdas) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Udayana, di Bumi Perkemahan Dukuh Blahkiuh, Minggu (31/7).
15 - 21 Agustus 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
UNMAS - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar kembali mengadakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Gelombang II sebelum Unud mengumumkan hasil seleksi jalur mandiri. Paradigma baru ini memberi citra positif bagi Unmas Denpasar yang dikejar karena kualitasnya.
MBP/ist
GOTONG ROYONG - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Jumat (29/7) lalu mengajak ratusan pegawai dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bergotong-royong bersih-bersih di Taman Soekasada Oejoeng (TSO), Karangasem. Kegiatan itu sekaligus mengecek lokasi pagelaran genjek massal yang rencananya digelar, Rabu (10/8) mendatang.
42 15 - 21 Agustus 2016
MBP/ist
MBSSMD - Marching Band Suara Smansa Manggala Dara (MBSSMD) SMAN 1 Denpasar (Smansa) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam event Langgam Indonesia XXIX Tahun 2016 yakni sebagai Juara Umum Devisi Utama. Tim yang dimotori I Made Andika Tresnananda Putra (Kelas XII-MIA.4) dan Tim Pelatih Staf Teknis IAM BAND ini mengusung tema ‘’High School Story’’.
MBP/ist
PENATIH - Setelah sebelumnya Kelurahan Penatih berhasil sebagai juara I Lomba Kelurahan Tingkat
MBP/ist
NGABEN MASSAL - Adat istiadat, budaya, agama, dan tradisi menyatukan perbedaan di antara masyarakat khususnya di Kabupaten Tabanan. Terbukti sangat sering masyarakat di desa-desa di Tabanan mengutamakan semangat kebersamaan dan gotong-royong dalam suatu kegiatan membangun desa. Rabu (3/8), Desa Pakraman Tista melaksanakan ngaben massal yang dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi unsur muspika terkait dan tokoh masyarakat setempat.
Provinsi Bali, kini Kelurahan Penatih menjadi duta Bali di tingkat Nasional. Kelurahan Penatih, Kamis (28/7) dinilai Tim Pusat Nasional karena sudah masuk nominasi empat besar evaluasi perkembangan Desa dan Kelurahan Regional II Jawa-Bali tahun 2016, di Wantilan Desa Pakraman Penatih.
MAV - Agung Toyota, Sabtu (30/7), secara simbolis menyerahkan produk pertama Multi Activity Vehicle (MAV) All New Sienta kepada para pelanggan di Bali. Penyerahan ini merupakan wujud penghargaan secara resmi Agung Toyota kepada pelanggan atas kesabaran menunggu sejak mobil ini diperkenalkan di Bali pada bulan Mei lalu. Hal tersebut disampaikan I Putu Rubika selaku Chief Operation Officer Agung Toyota di di sela-sela acara tersebut. MBP/ist
UNDHIRA BALI - Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali bekerja sama dengan Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar pelatihan penulisan artikel ilmiah nasional di Harris Hotel & Residence Sunset Road, 20 – 30 Juli 2016. MBP/ist
15 - 21 Agustus 2016
43
A KT I V I TA S DHYANA PURA - Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura merupakan sebuah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di bidang perhotelan. Lembaga ini sudah berdiri sejak tahun 1987 dengan beberapa program pelatihan seperti Front Office, Housekeeping, Food & Beverage Service, Kitchen, Akomodasi dan Manajemen F&B.
MBP/ist
FT UNHI - Fakultas Teknik (FT) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) bekerja sama dengan FT Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar seminar nasional bertema ‘’Tantangan Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Berwawasan Lingkungan’’ di Hotel Werdhapura, Sanur, Kamis (28/7). MBP/ist
MBP/ist
UNJ - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bekerja sama dengan Universitas Terbuka, Universitas Mahendradatta, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dan Kopertis Wilayah VIII menyelenggarakan konferensi tingkat dunia pertama di Indonesia dalam bidang teknologi pendidikan yang bertajuk ‘’Educational Technology World Conference’’ (ETWC) 2016.
44 15 - 21 Agustus 2016
MBP/ist
MADE URIP - Mengawali kegiatan reses anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. bertatap muka dengan kelompok tani dan krama subak yang dipusatkan di Balai Banjar Asah Tegeh, Desa Karyasari, Pupuan, Tabanan, Minggu (31/7).
P E R TA N I A N
Perlindungan Produk Pertanian Lokal Hanya Wacana
D
alam meningkatkan hasil pertanian, petani di Bali sudah mempunyai regulasi yang terintegrasi dalam bertani, baik dari segi pemilihan bibit, pemilihan jenis tanah, bahkan sampai jenis tanaman apa yang harus ditanam pada lahan tertentu. Kendati demikian, kendala pemasaran masih dialami oleh para petani. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya tempat pemasaran yang pasti untuk menjajakan hasil pertanian. Meskipun sudah ada beberapa tempat pemasaran seperti ritel atau pasar modern, namun sistem finance-nya masih belum ada yang memback-up. Sebab, ritel rata-rata membayarnya empat hari sampai sebulan. “Hal inilah yang menjadi kendala terbesar yang kami hadapi sebagai petani di Bali, bahkan di Indonesia,” ungkap Jro Putu Tesan, eksportir manggis dari SDA Sari Buah Tabanan. Ia pun berharap ada dukungan koperasi yang diimbangi oleh pihak perbankan yang mem-back up masalah finance tersebut. Sehingga, kendala yang dihadapi oleh petani dalam memasarkan produk buah lokal dapat dilindungi dan geliat-geliat para petani dalam hal meningkatkan kualitas hasil pertaniannya tinggi. Selain itu, peran pemerintah juga sangat diharapkan untuk melakukan perlindungan dalam pemasaran produk pertanian lokal berupa regulasi (perda). Selama ini regulasi tentang perlindungan produk lokal hanya sebatas wacana saja. Sementara itu, akademisi pertanian Unud, Prof. Sucipta mengatakan, buah lokal Bali jika dilihat secara fisik seperti warna dan bentuknya, ada yang kurang menarik. Tetapi dari segi khasiat, banyak buah lokal Bali mempunyai khasiat untuk kesehatan. Dari dua hal tersebut, perlu perlindungan dan pengembangan. Namun, kasus yang terjadi adalah banyak buah lokal hasil pertanian di Bali dikembangkan di luar negeri sehingga buah lokal tersebut selain khasiatnya, bentuknya berkembang di luar negeri. Misalnya, buah jeruk Bali (Citrus Maxima), buah Badung, buah Sentul dan buah lainnya. Untuk melindungi buah lokal Bali, selain regulasi perlu riset yang berkelanjutan terhadap pengembangan buah lokal Bali. Dari segi penampilannya seperti warna, bentuk, bisa diberi sentuhan teknologi tepat guna. “Pengembangan tersebut karena riset buah lokal Bali di luar sana bagus dan pemerintah di luar juga memberikan perhatian dan jaminan terhadap riset tersebut,” tandasnya. Wakil Kadin Bali bidang pertanian, Djaya Wirata mengatakan, selama ini perda tentang perlindungan buah lokal di Bali hanya sepotong kecil saja dan bisa menjadi pintu masuk untuk tujuan lebih besar dari produk luar. Sejatinya yang dibutuhkan petani dari pemerintah adalah grand desaign sehingga pemerintah mampu menempatkan petani pada posisi yang tidak boleh rugi. Seperti halnya subak, merupakan lembaga bussines yang ada SWOT/kekuatan/kelemahannya. Pemerintah bisa berperan sebagai stimulasi pada sisi lemahnya sehingga petani tidak ragu menjalani perannya. “Perlindungan seperti inilah yang diharapkan oleh petani sehingga pemasaran buah lokal dari hasil produk petani di Bali dapat mensejahterakan para petani. Dengan demikian, kesenjangan antara petani dengan pemerintah
tidak akan muncul,” ungkapnya. Ia menambahkan, kegalauan yang dirasakan petani selama ini juga disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya kebijakan pemerintah belum banyak berbicara ke sektor pertanian. Padahal, produk, regulasi, serta hal-hal teknis pertanian sudah sering digaungkan di masyarakat. Untuk itu, ia berharap pemerintah segera memberikan regulasi untuk melindungi hak-hak para petani. l Winata
MBP/dok
Manggis kini menjadi salah satu buah lokal yang diekspor ke beberapa negara di antaranya Taiwan. Sayangnya, peran pemerintah memberi pendampingan pengembangan buah ini dinilai baru sebatas wacana. 15 - 21 Agustus 2016
45
TRADISI
Truna adat dan pemuda lainnya saat melaksanakan tradisi Mabarang di Bale Patemon Desa Adat Timbrah.
46 15 - 21 Agustus 2016
�Mabarang� di Timbrah
Mohon Berkah Ida Batara, Pererat Tali Persaudaraan
D
esa Adat Timbrah, Pertima, Karangasem memiliki tradisi kuno yang masih lestari. Tradisi ini menjadi prosesi yang paling ditunggu-tunggu kalangan pemuda desa adat setempat. Tradisi adiluhung menyuguhkan khazanah budaya Bali kuno yang masih terpelihara dengan baik. Mabarang kini tak hanya menjadi ritual rutin tiap tahun, tapi mampu menjadi wadah kalangan pemuda untuk mempererat tali persaudaraan. Desa Adat Timbrah salah satu desa tua di Bali. Tradisi Mabarang dilaksanakan setelah Aci Usaba Sumbu Kaja, ketika Ida Batara tedun mabiaksa saat pangajengan, Minggu (31/7) lalu. Dalam proses mabiaksa ini, warga setempat menggelar tradisi Mabarang di bale patemon selama empat hari. Tradisi ini sebagai pertanda Ida Batara masolah serangkaian Aci Usaba Sumbu yang berlangsung selama sepekan. Namun, ada juga pandangan lain yang menyebut pelaksanaan tradisi Mabarang sebagai bentuk memohon berkah Ida Batara yang divisualisasikan melalui jempana. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Nengah Sudarsa menyampaikan saat Mabarang, seluruh pemuda ingin menyentuh jempana itu dan memperebutkannya. Mereka larut dalam sukacita. Dikatakan, tradisi Mabarang sarat dengan nilainilai luhur warga dengan Ida Batara, sebagai bentuk hubungan yang tidak bisa dipisahkan. Dalam tradisi Mabarang, Ida Batara makenak-kenakan bersama truna adat dengan masyarakat umum, khususnya kalangan pemuda. Ketika jempana itu diperebutkan antara truna adat dengan masyarakat umum, mereka maambuh-ambuhan (makedeng-kedengan) di Bale Patemon dengan jempana itu. Di Desa Adat Timbrah, ada 15 jempana dan empat arca yakni arca Batara Gunung, Sakenan, Guliang, dan Tunggujalan. Namun, tidak semua jempana diikutkan dalam tradisi Mabarang ini. Ke-15 jempana itu, antara lain jempana Ida Batara Muter Jagat, Ida Batara Muter Anom, Ida Batara Mahyun, Ida Batara Bagus Sakti, Ida Batara Gedong Baas, dan Ida Batara Nganten Tenganan. Kemudian, Ida Batara Gede Beten Bingin, Ida Batara Nganten Bungaya, Ida Batara Bukit, Ida Batara Maspahit, Ida Batara Nganten Saren. Sementara empat jempana lainnya, antara lain jempana Ida Batara Bagus Aeng,
Ida Batara Kelod Kangin, Ida Batara Ketut, dan Ida Batara Kusamba. Sebelum Ida Batara masolah, seluruh jempana dan arca itu kairing masucian ke Beji Kauh. Ida Batara kairing Prabagus, Pangabih, Pragaluh, Bapa Desa, Kubayan, Taksu, Prawayah dan krama panti dari tiga Pura Panti yang mundut jempana. Proses ini dilaksanakan sekitar pukul 15.30 wita. Setelah itu, iring-iringan ini kembali ke areal desa kemudian mamargi di areal desa sebanyak tiga kali. Di dalam ngiringan Ida mamargi, barulah satu per satu jempana itu diperebutkan di Bale Patemon. Mabarang dilakukan para truna adat bersama pemuda-pemuda di desa setempat. Mereka saat itu berkumpul di Bale Petemon atau juga biasa disebut Bale Lantang (panjang). Sementara itu, di sepanjang jalan berjejer daha Timbrah mengenakan pakaian adat Bali, tampil cantik menyambut Ida Batara mabiaksa maupun saat masolah. Dalam tradisi Mabarang, para pemuda yang tergabung di bagian timur Bale Lantang akan bertarung sengit saat maambuh-ambuhan dengan truna adat di bagian barat Bale Lantang. Saat iring–iringan yang sebelumnya melaksanakan masucian ke Beji Kauh tiba di areal desa, riuh pemuda makin memuncak, sebagai bentuk kebangkitan semangat mereka, seakan tidak sabar melaksanakan ritual ini. Suara gamelan dari sekaa gong di sebelah barat Bale Lantang pun makin keras bertalu-talu, pertanda Ida Batara sudah tedun ke areal desa. Suasananya yang tegang, namun sesekali diselingi canda dan jatuhnya sejumlah pemuda saat menarik dan memperebutkan jempana itu, menjadi daya tarik sendiri. Puluhan wisatawan lokal dan mancanegara terlihat sibuk mengabadikan setiap momen tersebut. Sejumlah pemuda yang sempat diwawancarai mengatakan senang melakukannya. Mereka mengaku ada rasa senang setelah lama merantau ke kota, kemudian pulang kampung dan ikut Mabarang bisa menyentuh jempana hingga memperebutkannya. Sementara jempana yang runtuh, disucikan kembali di-pundut dan malinggih kembali di masing–masing Pura Panti. l Bagiarta
MBP/gik
15 - 21 Agustus 2016
47
HIBURAN
Anggun, Tokoh Berpengaruh di ”Twitter” Prancis
A
nggun C Sasmi mengukuhkan popularitasnya di negara-negara berbahasa Prancis di Eropa dengan secara resmi menjadi tokoh paling berpengaruh ke-2 di Twitter Prancis selama Juli 2016. “Sejujurnya saya sangat terkejut melihat bahwa saya adalah pribadi paling berpengaruh ke-2 di Twitter di Prancis bulan Juli lalu. Saya bertemu dengan ribuan orang selama tour saya ini dan saya sangat senang berbagi beberapa bagian dari momen-momen unik tersebut dengan mereka melalui foto dan video. Keterikatan dengan fans saya di Perancis menjadi sangat kuat beberapa minggu ini, menyusul dengan kesuksesan lagu saya ‘Nos Vies Parallèles’ (kehidupan paralel kami) yang sangat sering didengarkan di radio,” tutur Anggun dalam siaran pers, belum lama ini. Saat ini Anggun tengah menjalani tur di Prancis dengan jumlah penonton sebanyak 8.000 hingga 10.000 orang. Anggun akan beristirahat sejenak untuk melakukan perjalanan ke Bangkok dalam rangka memperlihatkan patung lilin dirinya di Museum Madame Tussauds pada 1 September mendatang. “Saya sangat tersanjung untuk bergabung dengan begitu banyak selebriti bergengsi. Rupanya patung lilin saya akan diletakkan di sebelah Oprah Winfrey di museum Madame Tussauds di Bangkok. Saya sangat bersemangat untuk melihat patung lilin saya yang telah dibentuk secara rahasia selama 8 bulan terakhir di London”. Saat ini, Anggun juga tengah mengerjakan dua proyek besar berskala Internasional yang masih dirahasiakan sampai hari ini. “Salah satunya akan hadir sebelum akhir tahun. Tampaknya saya akan sangat sibuk. Saya masih mengatur bagaimana saya dapat menjalani semuanya. Saya tidak sabar untuk berbagi mengenai hal ini dengan fans saya”. Ia juga tengah merampungkan album berbahasa Inggris yang akan diluncurkan tahun depan. lKmb
48 15 - 21 Agustus 2016
A KT I V I TA S
MBP/ist
KOMISI IV - Percepatan komunikasi dan alih teknologi antara peneliti, penyuluh dan petani dalam hal percepatan inovasi teknologi juga menjadi per-
BritneySpears Segera Luncurkan ‘’Glory’’ Penyanyi Britney Spears, yang tenar sebagai penyanyi idola remaja sebelum pamornya turun, akan meluncurkan album kesembilan berjudul “Glory” pada 26 Agustus. “Album terbaru saya dan awal dari era baru,” tulis Spears di akun Twitter, belum lama ini. Spears bulan lalu merilis lagu pertama “Make Me...” yang dibuat dengan dukungan penyanyi rap G-Eazy. “Glory” akan menjadi album pertama Spears sejak “Britney Jean” (2013), yang sebagian besar menghadirkan musik pop andalannya dan merupakan albumnya yang berada di peringkat terendah di tangga musik. Mantan bintang cilik itu pernah menjadi salah satu penyanyi terlaris pada akhir 1990-an dengan lagu-lagu seperti “Baby One More Time”, dan “Oops! ... I Did It Again”. Kehidupan pribadinya yang berantakan kemudian menghalangi karier musiknya. Setelah berpisah dengan Justin Timberlake, dia menikah dua kali tahun 2005. Namun, penyanyi yang kini berusia 34 tahun itu mendapatkan stabilitas lebih dengan pertunjukan di Las Vegas yang dimulai akhir 2013, demikian menurut warta kantor berita AFP. l Kmb
hatian serius anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. selama ini.
MBP/ist
BUPATI CUP – Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri membuka kejuaraan voli Bupati Cup 2016, di GOR Gunung Agung, Amlapura, Sabtu (30/7) sore. Kejuaraan memperebutkan hadiah total Rp 48 juta itu diikuti 12 klub voli putra termuka di Karangasem dan lima klub putri. 15 - 21 Agustus 2016
49
PROPERTI
MBP/dok
Mempercantik Rumah dengan Taman Kecil
R
umah merupakan tempat beraktivitas kita sehari-hari bersama keluarga. Sebagian besar waktu kita berinteraksi dengan anggota keluarga lainnya, berada di rumah. Karena itu, rumah harus menjadi lebih nyaman dan berkesan untuk ditempati. Terlepas dari rumah milik sendiri maupun masih ngontrak. Keberadaan rumah yang kita tempati haruslah mampu menciptakan kenyamanan dan ketenangan bagi semua anggota keluarga yang menempatinya. Karena itu, menciptakan keindahan sebuah rumah, tidak harus berada di lahan yang luas. Lahan kecil pun bisa menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga, bila kita dapat menata rumah tersebut dengan baik. Salah satu pendukung yang sangat signifikan untuk mewujudkan kenyaman di rumah, yakni ketersiaan lahan untuk taman. Tidak perlu harus lahannya luas. Lahan sempit pun bisa dibuatkan taman, dengan tata letak dan bahan yang tepat. “Dalam membuat taman rumah, kita harus memperhatikan dulu luas lahan yang ada. Karena akan sangat mempengaruhi desain taman yang kita rancang,� ujar Gede Prawira, salah seorang landscape desain, belum lama ini. Keberadaan taman rumah, kata dia, tidak hanya sebagai alat untuk mempercantik rumah
50 15 - 21 Agustus 2016
saja melainkan dapat membuat suasana rumah terasa lebih segar dan asri. Dalam membuat taman yang asri, terutama di lahan sempit, pemilihan jenis tanaman dan media yang digunakan juga sangat penting. Tidak harus ditaman di tanah secara langsung. Karena saat ini banyak pilihan untuk membuat taman rumah yang minimalis. Misalnya saja, bisa digantung di tembok atau tempt lainnya, sehingga tidak harus ditanam di tanah secara langsung. Di sisi lain, desainrumahnya.com menuliskan, area yang sempit dan kontur tanah yang tidak beraturan terkadang membuat kita sulit dalam mendesain sebuah taman, namun dengan sedikit kreatifitas dan kemauan yang tinggi membuat kita menemukan ide ide yang segar dalam menciptakan hunian yang lebih asri, rumah minimalis yang mempunyai ciri yang sederhana namun fungsionalis akan terlihat lebih cantik dengan sentuhan area hijau yang di tanami dengan berbagai tanaman hias seperti bunga-bunga dan untuk menambahkan kesan alam terbuka anda juga bisa menambahkan sebuah kolam ikan dengan gemericik suara air mancur ataupun yang mengalir. Jika melihat dari jenis tanamnya sebuah taman dapat kita bagi menjadi
dua golongan yaitu taman yang biasa kita lihat dengan metode tanam horizontal atau taman yang metode tanamnya vertikal atau dalam istilah yang lebih kerennya vertical garden, taman juga mempunyai dua karakter yaitu taman basah dan taman kering. Hanya saja, setelah memiliki taman rumah, tidak cukup hanya melihat saja. Perawatan secara berkelanjutan sangat penting, agar jangan taman rumah kita menjadi gersang dan mati, karena tidak pernah disiram. Pola penyiraman yang baik, harus disesuaikan dengan kondisi iklim di rumah itu. Artinya, bial cendrung panas, bisa jadi harus melakukan penyiraman tiga hari sekali. “Yang penting media yang digunakan untuk menanam tanaman jangan sampai kering. Karena tanaman bisa layu dan akhirnya mati,� tambah Prawira. Dikatakan, bila memiliki lahan yang luas, sebaiknya halaman rumah jangan dipaving atau ditutup dengan beton seluruhnya. Sediakan lahan untuk menanam rumput di halaman, yang bisa digunakan untuk beraktivitas, terutama anak-anak bermain.Jangan biarkan halaman kosong tak terurus. Rumput ini berguna agar anak aman bermain di halaman tanpa alas kaki. l Asmara Putera
149 |15 - 21 Agustus 2016
Bela Negara Tak Harus Perang
RP 20.000