148 |8 - 14 Agustus 2016
Perda Buah Lokal Hanya Macan Kertas
DAFTAR ISI OPINI zPenguatan Kekuasaan Politik Jokowi 6 LAPORAN UTAMA z Perda Buah Lokal Hanya Macan Kertas 8
z Kopi Bangli Terancam Hilang 9 z Terbentur Kualitas dan Kontinuitas 10 z Sistem Konsinyasi “Cekik” Petani 11 POLITIK zReklamasi akan Ubah Kultur Bali 16 zPercepat Pertumbuhan Ekonomi 17 KIPRAH REMAJA z Mendorong Kemajuan Pariwisata 18 MANCANEGARA z Kontroversi Hukuman Mati 20 DAERAH z Tekan Kejahatan Seksual
LENSA z Ikan Tuna 26
OLAHRAGA z Makin Banyak Kegiatan 27 PENDIDIKAN z Anak Mulai Tinggalkan Kebiasaan
Membaca dan Menulis 32
LINGKUNGAN z Tolak Reklamasi Butuh
Perjuangan Lebih Keras Lagi 36
PARIWISATA z Bali Harus Kembangkan “Quality Tourism” 38
Program Binluh Diintensifkan 22
PROPERTI z Tanda-tanda Kebangkitan Bisnis Properti 46 SENI BUDAYA z Nyepi Desa di Kesimpar Pelanggar Kena Denda,
Diumumkan di ”Paruman” Desa 50
8 - 14 Agustus 2016
3
DARI PEMBACA
Reklamasi, Ruang Adu Domba S
udah lama bergulir rencana reklamasi Teluk Benoa oleh PT TWBI. Setelah terbit Perpres No. 51/2014 (SBY), kami merasa was-was, ajeg Bali hanya wacana di bibir saja. Kami masyarakat dari pesisir sampai gunung, yang mempertahankan alam Bali, menolak reklamasi Teluk Benoa dengan berbagai cara. Tapi pejabat eksekutif, legislatif dan tokoh organisasi Hindu di Bali sepi. Setiap Presiden Jokowi ke Bali, baliho tolak reklamasi Teluk Benoa dicabut. Pada pembukaan PKB ke-38, orang memakai baju tolak reklamasi Teluk Benoa dipukul. Di Bali demokrasi ke mana? Pakar Unud diminta menyusun Amdal, kesimpulannya Teluk Benoa tidak layak diuruk, karena banyak menimbulkan dampak merugikan masyarakat Bali. Investor tidak puas, maka cari pakar di luar Bali yang tak mengenal Bali dan masyarakatnya menyatakan pantas Teluk Benoa direklamasi. Beberapa kali tokoh tolak reklamasi Teluk Benoa menghadap ke pusat Jakarta, tapi rupanya pejabat di pemerintah pusat ragu membatalkan reklamasi Teluk Benoa. Saya perhatikan, sangat banyak orang luar Bali berusaha cari makan di Bali, rasanya mereka tidak peduli budaya adat Bali yang menyebabkan Bali terkenal. Sekarang Bali jadi pulau sampah. Bali dijejali pariwisata termasuk KSPN Besakih, sehingga berbondong-bondong orang luar ke Bali sampai yang kecil. Orang Bali suka KB (Keluarga Berencana) dan transmigrasi. Saya curiga, ada upaya adu domba orang Bali dengan rencana reklamasi Teluk Benoa. Setelah orang Bali pecah bentrok sesama orang Bali, Bali akan digenggam oleh orang luar. Tolong perhatikan aspirasi rakyat Bali, jangan memaksakan kehendak di tanah Bali. I Made Liang Padangsambian Kelod, Denpasat
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
8 - 14 Agustus 2016
4
Menyikapi Tawaran ’’Review’’ Perpres DESAKAN krama Bali agar Presiden Jokowi mencabut Perpres 51/2014 rupanya didengar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memang tak mengusulkan agar Perpres itu dicabut, tapi mengusulkan agar Perpres yang memayungi segala kegiatan di kawasan itu di-review. Menyikapi usulan ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat dengan mengajukan kuisioner dan wawancara via telepon. Responden dipilih secara acak di seluruh kabupaten/kota. Menyikapi usulan Kementerian Kelautan dan Perikanan ini, 43,27 persen responden menyatakan setuju. Responden menilai langkah peninjauan kembali terhadap Perpres produk SBY ini diharapkan berpihak pada kepentingan krama Bali. Ruang partisipasi komponen masyarakat Bali dalam proses pengkajian harus terbuka. Dukungan responden juga disuarakan sepanjang langkah revisi Perpres ini tidak mengarah pada penguatan atau pelonggaran ruang terbitnya izin investasi berupa reklamasi di Teluk Benoa. Ada juga responden yang menilai, langkah revisi merupakan bentuk etika pemerintahan untuk tidak menganulir produk pemerintahan sebelumnya. Sementara itu, 53,54 persen responden
menyatakan tak sejalan dengan usulan KKP jika ada konsistensi sikap krama Bali melakukan review. Responden umumnya menolak reklamasi Teluk Benoa. tetap berharap Perpres ini dicabut agar tak menimbulkan masalah baru di kemudian z Dira Arsana hari. Langkah revisi, menurut responden belum tentu mengarah pada kepentingan krama Bali, mengingat sistem ‘’transaksi‘’ dalam mengelola regulasi masih kuat. Krama Bali berharap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendedikasikan kewenangannya untuk mengayomi masyarakat Bali. Dalam hal ini, responden menegaskan pencabutan Perpres 51/2014 wajib dilakukan sesuai aspirasi krama Bali. Langkah ini juga diyakini akan menghentikan polemik reklamasi dan tidak berpotensi menimbulkan masalah baru dalam pengelolaan pesisir Teluk Benoa. Sedangkan 3,19 persen responden tidak memberikan jawaban pasti terkait revisi atau pencabutan Perpres 51/2014. Responden hanya berharap pemerintah mengakomodasi aspirasi yang terbangun, sebagai bentuk pemerintah mengayomi warganya. Penolakan rekalamsi Teluk Benoa, menurut responden, mestinya tak perlu berlarut-larut jika pemerintah daerah di Bali bersatu membela kepentingan warganya. Ada atau tidak perpres WDN DNDQ EHUGDPSDN VLJQL¿NDQ 8 - 14 Agustus 2016
5
5
OPINI
Penguatan Kekuasaan Politik Jokowi
P
residen Joko Widodo (Jokowi) akhirnya merombak kabinet untuk kedua kalinya. Beberapa menteri yang relative muda terdepak dari jajaran kabinet. Sebaliknya, tokoh-tokoh yang sudah banyak makan asam-garam, kembali masuk jajaran. Misalnya Sri Mulyani yang menjadi menteri keuangan serta Jenderal Wiranto yang menjabat Menkopolhukam. Patai Golkar memasukkan satu kadernya, yaitu Airlangga Hartarto. Sekretaris partai Golkar, Idrus Marham yang sebelumnya banyak dibicarakan menjadi salah satu menteri, justru tidak terpanggil. Terbentuknya kabinet baru ini tentu saja memberikan rasa penasaran bagi publik karena terkesan mendadak, meskipun sebelumnya telah berkali-kali disebutkan oleh media. Secara internal, mungkin pergantian kabinet ini telah berlangsung dengan proses yang cukup panjang di lingkungan politik negara. Proses tawar menawar dari berbagai kekuatan politik antara luar istana dengan dalam istana, pasti telah berlangsung. Akan tetapi, kemunculannya yang mendadak memberikan kesan bahwa pergantian kabinet tidak perlu harus menjadi persoalan yang serius dari masyarakat. Artinya masyarakat tidak perlu merasa khawatir tentang pergantian ini yang kemudian membuat krisis politik, apalagi krisis moneter karena pola demikian merupakan hal yang biasa dalam politik yang bertujuan memperbaiki kinerja pemerintah. Dikatakan mendadak karena kurang dari 24 jam sebelumnya, Presiden memanggil beberapa menteri ke Istana, termasuk juga memanggil wakil presiden ke Istana Presiden. Yang perlu dicatat juga adalah, begitu para menteri ini dipilih dan kemudian dilantik, hari itu juga ada sidang cabinet untuk menentukan kinerja yang mesti dilakukan. Cara dan tindakan presiden diatas, sesungguhnya mengandung pesan pent-
6
Oleh GPB Suka Arjawa
ing bahwa disamping masyarakat tidak perlu heboh dengan pergantian personal cabinet, juga yang ddipentingkan adalah bahwa kerja merupakan orientasi utama dari cabinet pemerintahan Joko Widodo. Jadi, ini merupakan langkah untuk bekerja, bukan sekedar langkah politis untuk memperbaiki keseimbangan peta politik di Indonesia. Problema yang ada di berbagai pemerintahan di dunia, hanya dapat dipecahkan dengan menunaikan pekerjaan, tugas dan fungsi dari pemerintahan. Jadi, inilah pesann pertama yang harus dilihat dari cara Presiden Joko Widodo ketika secara cepat melakukan perombakan kabinet dan kemudian secara cepat pula melakukan rapat untuk menentukan pola kinerja dari masing-masing menteri yang baru ditunjuk. Jelas, sebagai pemimpin pemerintahan, seorang presiden harus mampu menciptakan stabilitas politik. Di negara yang memakai sistem demokrasi, penopang utama pemerintahan adalah partai politik. Partai inii sebagai sebagai satu unsur yang dapat berpengaruh kemana-mana seperti ke parlemen, kebijakan dan membuat keputusan. Di Indonesia, identitas partai politik yang kelihatan lebih banyak condong kepada kekuasaan. Akan tetapi, stabilitas politik yang diinginkan tersebut, tetap mempunyai tujuan agar kinerja pemerintah dapat berlangsung dengan aman, tanpa gangguan. Karena, seperti yang sudah menjadi realitas sebelumnya, sedikit saja ada gangguan politik, yang terjadi adalah gaduh politik. Hampir sebagian partai politik akan mencari perhatian dan tokoh-tokohnya ribut dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Inilah kemudian yang memaksa Presiden Joko Widodo untuk membuat langkah keseimbangan. Dengan demikian, langkah yang di-
lakukan oleh Presiden Joko Widodo ini merupakan jalan tengah untuk mencari kestabilan tersebut. Inilah yang terlihat manakalla ia memberikan jatah “minimalis” kepada Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional masing-masing satu menteri di dalam kabinetnya yang baru. Dua partai ini adalah partai “ngeyel” yang sebelumnya, saat Joko Widodo menjadi presiden, bergabung dengan Koalisi Merah Putih. Memberikan jatah menteri, disamping memberikan apresiasi atas kesediannya bergabung dengan pemerintah, juga berupaya “mengikat” dua partai itu agar tidak bertingkah di masa mendatang. Bagaimanapun, potensi bertingkah ini akan tetap ada mengingkat keduanya mempunyai massa yang banyak dan anggota perlemen yang potensial. Dengan ikatan itulah kemudian stabilitas politik negara berupaya dicapai agar kinerja cabinet bisa berlangsung dengan maksimal. Bertingkahnya partai politik, akan membikin gaduhnya suasana sosial. Upaya menjaga stabilitas sosial, mencegah kegaduhan dan memelihara suasana kondusif dalam menjalankan pemerintahan, Joko Widodo juga memberhentikan menteri-menteri yang suka membuat pernyataan kontroversial, atau menteri-menteri yang suka “bertengkar’ sesama menteri. Kegaduhan yang dibuat oleh para menteri ini, membikin malu internal pemerintahan sendiri yang mencoreng citra kabinet. Dengan demikian, mengganti menteri-menteri yang berpotensial membikin malu kabinet, merupakan langkah positif agar citra tersebut mampu berubah positif. Harus pula dilihat bahwa pergantian menteri yang berkualifikasi seperti ini, menjadi pelajaran dan peringatan bagi menteri-menteri lain di kabinet agar lebih fokus bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing. Penulis adalah Staf Pengajar FISIP Universitas Udayana
8 - 14 Agustus 2016
6
7
LAPORAN UTAMA
MBP/dok
BUAH LOKAL - Buah lokal Bali kian langka. Logikanya semakin langka suatu benda harganya akan semakin mahal, namun kenyataannya buah lokal Bali malah dihargai sangat murah.
Perda Buah Lokal Hanya Macan Kertas
B
ali telah memiliki Perda No.3 Tahun 2013 tentang Perlindungan Buah Lokal. Namun nyatanya, petani buah lokal kerap kesulitan memasarkan komoditi pertaniannya itu. Kalaupun bisa masuk ke pasar modern seperti swalayan dan supermarket, harga yang diberikan terbilang murah. Sementara itu, ketika masuk ke hotel, petani justru baru dibayar tiga bulan kemudian. Perda perlindungan buah lokal pun akhirnya menjadi semacam macan kertas. “Harganya rendah banget, dibayarnya 3 bulan kemudian. Coba bayangkan, kan kasihan petaninya,” ujar Dosen Fakultas Pertanian Unud, Ni Wayan Sri Sutari yang pernah mengajak petani pisang ke hotel memasarkan produknya. Sri sendiri juga mempunyai pengalaman tidak menyenangkan saat hendak menjual hasil panen melon golden dari kebun Fakultas Pertanian. Beberapa supermarket yang disasarnya hanya meminta harga Rp 3.000 per kilogram. Sementara buah melonnya memiliki kualitas bagus karena ditanam secara organik. Padahal setelah disurvei, supermarket tersebut
8
menjual buah melon yang sama seharga Rp 20.000 per kilogram. “Berapa selisihnya? Akhirnya saya jualan sendiri, saya bawa pick-up dengan mahasiswa saya dan dua petani saya, berapa saya bisa jual? Rp 10.000 per kilogram. Hasilnya kemudian saya pakai untuk bibit,” imbuh wanita yang sangat anti dengan buah impor ini. Anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mendorong adanya kepantasan harga bagi petani atau pekebun. Kalau pemerintah daerah mau mendorong adanya kepantasan harga, sebetulnya sudah ada solusi untuk mengatasi anjloknya harga buah lokal saat panen raya. Dengan demikian, tidak perlu lagi ada kekhawatiran akan punahnya buah lokal karena tidak ada yang mau menanam lagi. Termasuk, menjawab permasalahan buah lokal yang kini disebut-sebut kalah bersaing dengan buah dari luar Bali maupun buah impor. “Sekarang panen kan jatuh harganya, tidak pantas lagi untuk dijual. Muncullah pembiaran-pembiaran tidak dipanen dan sebagainya, justru menimbulkan kerugian di masyarakat kita. Kembali lagi ngomong
MEA, segala macam. Dengan mudahnya barang masuk, makanya sekarang kita harus memberikan keberpihakan kepada buah lokal. Keunikan yang kita miliki ini sebenarnya keunggulan yang harus dipromosikan,” paparnya. Sementara itu, Mantan Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana I Putu Anom mengatakan produksi pertanian lokal seperti buah, sayur mayur hingga bunga kini sudah mulai diminati wisatawan. Di berbagai negara, produksi lokal bahkan diprioritaskan untuk disuguhkan kepada wisatawan. Hal ini karena wisatawan ingin menikmati sesuatu yang berbeda dari negara asalnya. “Pemerintah bisa mewajibkan industri pariwisata membeli produksi pertanian lokal untuk disuguhkan kepada wisatawan,” ujarnya. Anom menambahkan, kebijakan tersebut sekaligus dapat mengurangi ketergantungan impor sehingga bisa menghemat devisa. Di sisi lain, kalau pertanian berkembang maka akan banyak generasi muda menekuni pekerjaan sebagai petani. z Rindra
8 - 14 Agustus 2016
8
Kopi Bangli Terancam Hilang TANAMAN kopi menjadi salah satu komoditi yang dikembangkan masyarakat Kabupaten Bangli. Hal ini tak lepas dari kondisi lingkungan yang sangat mendukung. Demikian juga dengan kualitas panennya yang cukup baik. Akan tetapi, dalam penjualan hasil panen komoditi yang digadang-gadang sebagai unggulan bumi Bhukti Mukti Bhakti ini, harganya kerap anjlok. Kondisi ini mengakibatkan sejumlah petani beralih ke komoditi lain, salah satunya jeruk. Tanaman kopi yang tumbuh subur pun akhirnya dibabat. Jika pembatasan itu terus berjalan, secara lambat laun akan mengakibatkan ciri khas Kabupaten Bangli ini hilang. Demikian juga dengan kepercayaan pasar akan berpotensi semakin berkurang. Supaya gambaran itu tak berubah menjadi kenyataan, pemerintah daerah pun merancang sejumlah program. Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Ni Wayan Manik menjelaskan, berdasarkan data 2015, luas perkebunan kopi mencapai 5.880 hektar dengan hasil panen 3.181 ton. Jumlah itu didominasi kopi arabika. Supaya petani tak beralih ke komoditi lain, salah satunya jeruk di tengah harga kopi yang anjlok, pihaknya menegaskan tengah melakukan sejumlah upaya, yakni memaksimalkan operasi pabrik kopi yang ada di Desa Mengani, Kintamani yang kini dikelola Perusda Bhukti Mukti Bhakti. “Kadang harga anjlok, salah satunya karena ada permainan dari tengkulak. Sekarang sudah ada pabrik, itu yang mengambil hasil panennya. Harga belinya juga dipatok secara jelas. Subsidi untuk petani saat harga anjlok juga akan kami rancang. Begitu juga dengan perda perlindungan komoditi lokal,” ujarnya. Selain penguatan program dalam daerah, guna menggairahkan semangat petani, hal yang tak kalah penting dilakukan yakni kerja sama bidang pemasaran degan daerah lain juga akan diperluas. Saat ini, sejumlah petani memang sudah melakukan kerja sama dengan sejumlah perusahaan di daerah Jawa.
MBP/sosiawan
Komoditi kopi di Kabupaten Bangli. Mengantisipasi terjadinya harga anjlok, pemerintah melakukan sejumlah upaya, salah satunya memperluas kerja sama pemasaran.
Beberapa juga ada ekspor. Namun, peluang itu masih terbuka lebar di tengah kebutuhan kopi yang cenderung meningkat. “Dengan permintaan semakin banyak, sebanding dengan jumlah produksi, harga jualnya akan tetap stabil,” tegasnya. Terkait harga kopi musim panen ini, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli ini menyebutkan berada di kisaran Rp 7.800 per kilogram untuk yang petik merah. Harga ini tergolong cukup mahal jika dibandingkan dengan harga sebelumnya yang hanya Rp 6.000 per kilogramnya. Disebutkan, kondisi ini mengakibatkan minat petani untuk kembali mengembangkan kopi semakin meningkat. Hal itu ditunjukkan dengan bertambahnya permintaan bibit kepada pemerintah. “Kalau ada petani yang ingin mengembangkan, kami sangat mendukung, itu akan terus digenjot. Pemeliharaannya sangat mudah, serangan hama sangat kecil,” tandasnya. Adanya kabar gembira berupa lonjakan harga kopi ini, disambut baik sejumlah petani, salah satunya di Desa Belantih, Kintamani. Mereka yang sebelum-
nya konsen mengembangkan jeruk, kembali berniat untuk mengembangkan komoditi yang menjadi unggulan Kabupaten Bangli ini. Perbekel Belantih I Nengah Wardana menuturkan, sekitar 2014 lalu hampir 70 persen petani di daerahnya membatat kopi. Hal tersebut dipicu karena anjloknya harga jual, yakni kisaran Rp 3 sampai 4 ribu per kilogram untuk yang petik merah. Namun tahun ini, kondisinya berbeda, harga jual cenderung melonjak. Bahkan, telah bertengger di kisaran Rp 7.800 per kilogram. Lantaran cukup menggiurkan, sejumlah petani yang telah mengembangkan jeruk kembali beralih ke kopi. “Harga jeruk juga sekarang tak stabil, sering anjlok. Jadinya petani kembali beralih ke kopi yang harganya cukup stabil,” ujarnya. Menurutnya, yang menjadi penyebab membaiknya harga kopi juga tak lepas dari kehadiran Perusda pengolah kopi di Desa Mengani, di samping karena produksi di wilayah Kintamani yang sudah mulai berkurang. z Sosiawan 8 - 14 Agustus 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
Terbentur Kualitas dan Kontinuitas
B
ANYAK alasan yang dapat dipakai menjatuhkan produk buah agar tidak bisa menembus pasar perhotelan dan sawalan. Namun yang utama dan sering dipakai yakni alasan kualitas dan kontinuitas. Selama ini petani dinilai belum mampu membuat produk yang berkualitas sehingga kalah bersaing di pasaran. Namun, ketika masalah kualitas sudah mampu dipenuhi, tetap saja produk impor membanjiri pasaran. Selain masalah kualitas, yang menjadi kendala yakni kontinuitas. Beberapa produk buah dan sayur lokal selama ini banyak yang berdasarkan musiman, jadi tidak bisa menghasilkan terus menerus sepanjang tahun. Karena itu, saat panen raya tiba maka jatuhlah harga produk tersebut. Sementara pemerintah, tak hadir ketika panen raya tiba. Pemerintah hanya bisa membuat Perda Perlindungan buah lokal, sementara petani dibiarkan ‘’jatuh’’ tatkala harga komoditi sangat rendah. Akhirnya petani pun kapok, bahkan tak jarang menebang tanamannya yang telah menghasilkan. Contoh kasus ini terjadi pada cengkeh dan vanili. Ketika harga cengkeh dan vanili melambung, petani ramai-ramai menanam dua komoditi tersebut. Namun begitu harganya jatuh, semua pohon cengkeh dan vanili dibabat habis diratakan dengan tanah. Kondisi ini kembali terjadi pada komoditi kopi dan salak. Petani kopi di Kintamani membabat tanaman kopinya diganti dengan jeruk. Hal sama dilakukan petani Salak di daerah Sibetan, Karangasem. Bahkan, juga menimpa manggis yang telah menjadi salah satu komoditi ekspor. Jro Putu Tesan, pelaku ekspor manggis dari Tabanan mengatakan, Pupuan terkenal sebagai sentra buah manggis di Bali. Bahkan, kualitasnya tak kalah dengan manggis dari luar daerah. Namun akibat pasar yang kurang baik, banyak petani menebang
10
pohon manggis yang telah menghasilkan. ‘’Dulu sebelum ada terobosan untuk masuk pasar modern dan ekspor, manggis tak ada harganya di Pupuan. Banyak petani pasrah dan menebang pohon manggis untuk dijadikan bahan bangunan,’’ katanya pada acara Gathering Agrobisnis Petani Bali di Bale Banjar Bali Shankara, Sanur, Denpasar. Namun, sejak masuk ke pasar modern dan ekspor, budi daya manggis di Pupuan kembali menggeliat. Namun kendala pemasaran masih dialami petani. Sistem pembayaran ketika masuk hotel dan swalayan, sering menjadi keluhan.‘’Karenanya kami membutuhkan lembaga keuangan yang bisa mem-back-up. Sebab, para petani membutuhkan dana yang cepat untuk membiayai hidup dan menjaga kebunnya tetap berproduksi,’’ tegasnya. Hal senada juga dikatakan Ida Bagus Raka Wiryanata dari PT Bayu Jaya Kesuma Bali. Ia yang bergerak di bidang ekspor vanili mengatakan, saat ini petani membutuhkan pembinaan dan teknologi. Keduanya akan memberikan hasil dalam meningkatkan kualitas produk. Selama ini, pemerintah tidak pernah memberikan pendidikan teknologi kepada petani. Selain itu, pemerintah juga tidak pernah memberikan penyuluh yang andal dalam bidangnya. Petani hanya bergerak dan hidup sendiri, tanpa diberikan alat dan pengetahuan yang memadai. ‘’Saat ini petani sudah tidak ada yang menanam vanili, karena tidak ada penyuluhan saat petani vanili mengalami gagal tanam karena batangnya busuk,’’ terangnya. Ia pun berharap agar pemerintah segera memberikan pembinaan dan pendidikan teknologi yang andal kepada petani sehingga petani dapat meningkatkan kualitas hasil pertaniannya dari hulu hingga hilir. z Winata
8 - 14 Agustus 2016
10
Sistem Konsinyasi “Cekik” Petani PANJANG dan berbelit-belitnya lika-liku buah lokal agar bisa menembus pasar pariwisata dan supermarket atau swalayan, sudah lama menjadi rahasia umum. Untuk bisa masuk hotel misalnya, petani diharuskan melakukan pengemasan yang apik dan menarik. Jika hal ini sudah bisa dipenuhi petani, apakah produk mereka bisa langsung diterima? Belum tentu! Masih ada proses seleksi ekstra ketat dari pihak (pengadaan) di hotel. Di sini katanya “permainan” dimulai. Untuk bisa lolos bersaing dengan sekian banyak pemasok, tak jarang ada yang berlaku curang “main sogok” dengan oknum petugas pengadaan di hotel. Jika tidak berani melakukan itu, siap-siap produknya “didepak” tanpa sempat ditoleh sedikit pun. Lolos di sini bukan berarti petani bisa langsung kipas-kipas. Merak siap-siap menghadapi kontrak pembayaran dengan sistem konsinyasi. Artinya, pembayaran tunai baru bisa dinikmati petani tiga bulan kemudian dari saat produknya diterima pihak hotel atau swalayan. Sistem konsinyasi ini jelas menguntungkan pihak hotel atau swalayan karena sama saja mereka dimodali oleh petani, sementara petani sendiri merasa tercekik selam tiga bulan itu. “Sudah lumrah begitu Pak,” ujar salah satu pemasok sayur dan buah ke hotel di kawasan Kuta yang tidak bersedia namanya dimuat di majalah ini. Kondisi ini diakui Dosen Fakultas Pertanian Unud Ni Wayan Sri Sutari. Dia menilai, sinergitas antara petani, pemerintah dan swasta belum terwujud dan masih dalam tataran wacana. ‘’Saya membawa hasil panen petani dan mahasiswa ke supermarket, hotel, kendalanya di mana? Harus lewat distributor, enggak mau lewat petani langsung. Bagaimana petani saya, bagaimana mahasiswa saya tergugah, bagaimana tertarik untuk bertani dan berproduksi,’’ katanya saat Gathering Agrobisnis Petani Bali di Bale Banjar Bali Global Shankara, Sanur. Menurut Sri, potensi pertanian akan bisa dibangkitkan bila sinerginya jelas. Sejauh ini memang memungkinkan bagi petani untuk membawa komoditas pertaniannya ke hotel-hotel. Tetapi ternyata, hasil panen petani dihargai murah dan baru dibayar tiga bulan kemudian. Pernah juga ketika membawa melon golden hasil panen dari kebun organik milik fakultas ke supermarket, hanya dihargai Rp 3.000 per kg. Padahal ketika disurvei, supermarket itu rupanya menjual melon jenis yang sama seharga Rp 20.000 per kg. ‘’Beberapa supermarket minta harganya Rp 3.000, sakit hati tidak? Sedangkan saya survei ke supermarket itu, harganya Rp 20 ribu per kg, berapa selisihnya? Akhirnya saya jualan sendiri, saya bawa pick-up dengan mahasiswa saya dan dua petani saya. Berapa saya bisa jual? Rp 10 ribu per kg,’’ jelasnya. Menanggapi hal ini, Manajer Pemasaran Fresh Food Pasar Swalayan Tiara Dewata, Yoseph menyatakan tidak menginginkan adanya harga terlalu murah. Sebab, akan merugikan petani yang menyebabkan petani akan berhenti untuk menanam. Dalam bisnis, kata dia, yang diutamakan adalah win-win solution. Artinya, tidak hanya pelaku bisnis yang untung, tetapi petani juga harus mendapat keuntungan sehingga hubungan antara pelaku bisnis dan petani tetap berjalan dan langgeng. Selain itu, peran pemerintah juga sangat penting sebagai koneksi antara petani dan pelaku bisnis. ‘’Hal itulah yang harus ditanamkan di benak kita masing-masing. Kami sebagai pelaku bisnis sangat senang kalau pertanian di Bali maju,’’ tandas Yoseph. Dia malah mengaku merasa senang dan sangat terbantu jika petani di Bali mampu menyediakan kebutuhan buah dan sayur untuk dipasarkan di Tiara Dewata. Mengingat, buah dan sayur berkualitas bisa didapat dengan biaya transport yang lebih murah dibandingkan mendatangkan dari luar. MBP/dok
z Rindra/Winata 8 - 14 Agustus 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist MBP/ist
PARIPURNA - Lima fraksi di DPRD Karangasem pada rapat paripurna, Kamis (21/7), semuanya menyatakan setuju dan sepakat membahas Ranperda pencabutan beberapa Perda dan Ranperda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Karangasem tahun anggaran 2015.
STPBI - TheSecond Symposium on Hopitality and Tourism 2016 ‘’Embracing Diversity For Better Tourism Futures’’ yang berlangsung mulai 22-23 Juli resmi ditutup Director STPBI Denpasar IGM Sudjana, S.E., M.M.,CHT., CHA., Sabtu (23/7). Sebagai penyelenggara, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar menutup acara tersebut dengan menggelar gala dinner yang bertempat di Kecak Restaurant Kampus STPBI.
BNI - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, memperluas layanan perbankannya ke pedesaan secara lebih lengkap melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menjadi agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif). Hal ini disampaikan Pemimpin BNI Kantor Wilayah Denpasar A.A.G. Agung Dharmawan, Kamis (21/7). MBP/ist
BUMDES - Pemimpin BNI Kantor Wilayah Denpasar A.A.G. Agung Dharmawan bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Bali dan Nusra Zulmi hadir dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Pengelolaan Bisnis Keuangan dan Pendampingan Pembentukan BUMDes yang dilaksanakan di ruang sidang I Kantor Bupati Gianyar, Kamis (21/7). MBP/ist
12
8 - 14 Agustus 2016
MBP/ist
MBP/ist
BPJS KETENAGAKERJAAN - Sebagai upaya untuk melindungi para pekerja, baik di sektor formal maupun informal, BPJS Ketenagakerjaan secara berkesinambungan melakukan kerja sama dengan pemerintah dan berbagai asosiasi. Salah satu wujud kerja sama yang dilakukan adalah kerja sama dengan manajemen Gojek untuk mendaftarkan para pengemudinya pada program BPJS Ketenagakerjaan.
KABUPATEN GIANYAR - Dua penghargaan bidang lingkungan hidup, Adipura dan Adiwiyata Mandiri berhasil diraih Kabupaten Gianyar tahun ini. Penghargaan diserahkan Menteri Lingkungan dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, pada acara Penganugerahan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2016, di Lapangan Siak Beradah, Kabupaten Siak Provinsi Riau, Jumat (22/7) lalu.
MBP/ist
BPJS %HUGDVDUNDQ SUR\HNVL ERQXV GHPRJUDÂż (usia angkatan kerja) di Indonesia sudah dimulai sejak 2012. 0HQLQJNDWQ\D ERQXV GHPRJUDÂż GL ,QGRQHVLD KDUXV GLLULQJL dengan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan agar dapat terserap dalam pasar kerja yang kompeten.Untuk itu, GDODP UDQJND PHQJRSWLPDONDQ SRWHQVL ERQXV GHPRJUDÂż melalui sektor kesehatan, BPJS Kesehatan menggelar kegiatan ‘’BPJS Kesehatan Goes to School’’ secara serentak di 13 wilayah kerja Divisi Regional pada 21 Juli 2016.
MBP/ist
FPB BADUNG - Festival Budaya Pertanian (FBP) Badung 2016 akan kembali digelar. Festival yang telah memasuki tahun kelima ini akan digelar mulai 29 Juli hingga 1 Agustus 2016 mendatang. Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Badung I Gusti Agung Ketut Sudaratmaja saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah media di Bagus Agro Pelaga, Petang, Selasa (26/7). 8 - 14 Agustus 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
DPRD BADUNG - Jajaran fraksi di DPRD Badung menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa saat pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi dalam Sidang Paripurna DPRD Badung, Jumat (22/7). Sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Wakil Ketua DPRD Nyoman Karyana dan Made Sunartha, dihadiri Bupati Badung Nyoman Giri Prasta serta dikuti oleh anggota DPRD Badung.
MBP/ist
UNUD - Universitas Udayana (Unud) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode XIII. KKN kali ini diikuti 2.829 mahasiswa, dan akan disebar ke 159 desa di seluruh kabupaten di Bali. Upacara pelepasan mahasiswa peserta KKN PPM, Tematik Infrastruktur Permukiman dan Revolusi Mental Periode XIII Tahun 2016, dilakukan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Jumat (22/7).
HUT KOPERASI - Bupati Jembrana I Putu Artha meminta seluruh komponen gerakan koperasi tetap menjaga dan menegakkan jati dirinya yaitu dari, oleh, dan untuk anggota. Jati diri tersebut telah diamanatkan dalam undang-undang koperasi. Permintaan Bupati Artha itu terungkap dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Koperasi, Rabu (27/7) di Wantilan Pura Jagatnata Jembrana. MBP/ist
KUINLI - Program Studi Magister dan Doktor Linguistik Program Pascasarjana Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) menggelar Kuliah Internasional Linguistik (Kuinli) serangkaian dengan penyelenggaraan Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia (KIMLI) 2016 yang akan digelar pada 24-27 Agustus 2016. MBP/ist
14 8 - 14 Agustus 2016
MBP/ist
MBP/ist
YKI - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mempunyai tugas yang sangat mulia dan sosial seperti membantu pemerintah dalam upaya pencegahan kanker.Oleh karena itu, pengurus YKI Cabang Tabanan diharapkan terus memberikan inovasi dalam upaya menyukseskan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP).
BPR LESTARI - BPR Lestari kembali menghadirkan event Arisan Lestari untuk para wanita aktif dan mandiri di Bali. Mengambil tema ‘’Homemade Facial Masker for Rejuvenate Your Skin’’, arisan ini diikuti oleh lebih dari 200 anggota dan telah diselenggarakan Jumat (22/7) lalu di Sector Bar & Restaurant, Sanur.
PRESTASI KARANGASEM - Karangasem kembali menorehkan prestasinya dengan berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus di bidang OLQJNXQJDQ KLGXS GL DQWDUDQ\D 7URÂż $GLSXUD %XDQD 7URÂż $GLZL\DWD 0DQGLUL GDQ SHQJKDUJDDQ 6HUWLÂżNDW 1LUZDVLWD 7DQWUD MBP/ist
STIKOM BALI - Guna meningkatkan pemahaman mahasiswa Stikom Bali terhadap nilai-nilai hakiki dan luhur ajaran agama, adat istiadat dan seni budaya Bali, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Stikom Bali menggelar pemilihan Teruna Bagus Teruni Jegeg (TBTJ) Stikom Bali 2016. MBP/ist
8 - 14 Agustus 2016
15
POLITIK
Setelah ada banyak hotel, wisatawan menjadi enggan datang ke Antalya karena alamnya sudah berubah. Jangan membuat kesalahan yang sama seperti Antalya.
Prof. Dr. Orhan Kural
MBP/Diah
Reklamasi akan Ubah Kultur Bali
R
ENCANA reklamasi Teluk Benoa yang akan menguruk lautan sekitar 700 hektar, dinilai akan merusak budaya Bali. Terlebih, kini Bali sudah semakin sesak sehingga tidak perlu lagi menambah jumlah penduduk melalui adanya penambahan lahan baru dengan reklamasi. Demikian dikemukakan Presiden Turkish Travellers’ Club of Turkiye, Prof. Dr. Orhan Kural. Menurut Orhan yang banyak menulis dan mengagumi keunikan Bali, reklamasi mungkin bisa dilaksanakan di kota-kota besar. Namun, dia tidak setuju bila Bali juga melakukan hal yang sama. “Reklamasi akan merusak kultur dan keunikan Bali,” kata pria berusia 66 tahun ini. Tak hanya kultur dan keunikan Bali yang rusak, ekosistem yang ada di laut juga akan terancam dengan adanya upaya reklamasi ini. Pecinta lingkungan tersebut mengutarakan, saat ini Bali sudah semakin sesak karena ting-
16
ginya jumlah kunjungan wisatawan. Jika reklamasi dilakukan, tentunya tingkat kunjungan akan makin tinggi dan membuat Bali makin sesak. Ia mengaku khawatir jika Bali makin sesak dan kemacetan terus terjadi, Bali akan ditinggalkan wisatawan. “Saat ini Bali sudah semakin sesak dan macet. Jika direklamasi, tentu akan makin banyak persoalan yang harus dihadapi Bali,” sebut Orhan yang juga merupakan Kepala Departemen Pertambangan di Universitas Teknik Istambul. Orhan mencontohkan kasus yang terjadi di Antalya. Kota pariwisata di Turki yang mirip dengan Bali ini karena mengandalkan pantai dan keindahan alamnya, kini mulai ditinggalkan wisatawan. Pada masa kejayaannya, banyak hotel dibangun di Antalya. “Setelah ada banyak hotel, wisatawan menjadi enggan datang ke Antalya karena alamnya sudah berubah. Jangan membuat kesalahan yang sama seperti Antalya,” tegasnya.
Ia mengaku tertarik mengunjungi Bali karena kekayaan kultur dan kegiatan religius yang dilakukan umat Hindu. Bahkan karena cintanya pada Bali, pria yang sudah bepergian keliling dunia dan menjadi pembicara di 5.000 konferensi di seluruh dunia ini membuat klub perjalanan di Turki. Tak hanya itu, pria yang masih menjadi pemandu program televisi di negaranya itu juga berkeinginan membuat perubahan di dunia dengan melakukan perjalanan keliling dunia. Tulisan-tulisannya terkait perjalanannya ini bahkan sudah dibukukan dan diterjemahkan kedalam 11 bahasa. “Saya berkeinginan merubah dunia melalui upaya mendekatkan diri dan mempelajari kebudayaan masingmasing negara. Tidak akan ada perang jika semua manusia mau bepergian dan mempelajari kebudayaan negara lain,” tutupnya. z Diah Mandela
8 - 14 Agustus 2016
16
MBP/dok
3HODQWLNDQ DQJJRWD NDELQHW EDUX KDVLO UHVKXIĂ€H MLOLG ,, GL ,VWDQD 0HUGHND -DNDUWD 5DEX
Percepat Pertumbuhan Ekonomi PEROMBAKAN kabinet akhirnya bergulir. Isu yang menggantung sejak April 2016 akhirnya ‘’dieksekusi’’. Wajah baru bermunculan, pergeseran posisi hingga menteri terlempar dari jajaran kabinet menjadi fakta politik. Presiden Joko Widodo pun langsung memberi tugas kepada Menteri Keuangan yang baru dilantik, Sri Mulyani, untuk menyukseskan amnesti pajak dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. “Berkaitan dengan tax amnesty, saya ingin memberikan peringatan saja pada Dirjen Pajak, Menkeu, masih banyak komplain mengenai pelayanan di desk-desk yang ada,� kata Presiden Jokowi, saat memimpin Rapat Paripurna di Istana Merdeka Jakarta, 27 Juli lalu. Presiden menugasi Dirjen Pajak dan Menkeu untuk segera memperbaiki pelayanan, sehingga jika ada orang yang meminta penjelasan tentang amnesti pajak
bisa dilayani dengan baik. “Ada yang datang di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) petugas tidak ada. Ada datang ke KPP ada orang tapi tidak bisa menjelaskan secara detail. Dua hal ini perlu diperbaiki,� ungkap Presiden. Presiden juga mendapat laporan bahwa negara lain yang sudah gencar meminta agar pengusaha Indonesia tak memulangkan uangnya ke tanah air. “Ada laporan itu ada di dua kota besar, saya tidak sebutkan kota, mengajak agar uang tidak kembali, sehingga ini perlu diantisipasi. Siapa-siapa yang sudah berbicara di situ, nama-namanya ada di saya semuanya,� katanya. Sri Mulyani, merupakan satu-satunya tokoh yang kini ada di kabinet dengan dua presiden berbeda. Dia dua kali menjadi menteri keuangan dan sekali menjadi menteri/kepala Bappenas pada masa pemerintahan Presiden Susilo Yudhoyono.
Ada yang datang di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) petugas tidak ada. Ada datang ke KPP ada orang tapi tidak bisa menjelaskan secara detail. Dua hal ini perlu diperbaiki. Joko WidodoPresiden RI Sementara itu, Direktur Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Enny Hartati, menilai pemilihan Mulyani sebagai pengganti Bambang Brodjonegoro membuat kepercayaan pasar meningkat. “Kapabilitas dan juga rekam jejak Bu Sri Mulyani semua tidak ada yang meragukan. Akseptabilitas dari pasar dan kepercayaan sangat tinggi sekali pada Bu Sri Mulyani,â€? kata Hartati. Menurut dia, itu adalah modal besar dan modal kapital yang sangat kuat dalam kabinet pemerintahan Jokowi untuk menumbuhkan kepercayaan pasar kembali VHUWD EDJDLPDQD PHQJRQVROLGDVLNDQ ÂżVNDO sekaligus menjaga kepercayaan pasar. Akan semakin baik jika bisa diimbangi dengan transformasi struktural dan kelembagaan pemerintahan Indonesia. z Hardianto 8 - 14 Agustus 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
MBP/budana
Jegeg Bagus Karangasem saat membahas pembangunan pariwisata Karangasem di Radio SWiB, belum lama ini.
Mendorong Kemajuan Pariwisata
J
egeg Bagus Karangasem ternyata memiliki ide jitu dalam rangka memajukan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Karangasem. Mereka berpendapat, pariwisata Karangasem belum memiliki landmark (ciri khas daerah sebagai daya tarik). Ke depan agar wisatawan mau terus berkunjung ke Karangasem, mereka mesti memiliki atau mendapatkan kesan tersendiri yang menarik. Karangasem perlu memiliki landmark. Jegeg 2016 Karangasem Ni Komang Budi Ayu menyampaikan idenya itu saat tampil pada program “Anak Bangsa” Radio SWiB FM, belum lama ini. Menurut Budi Ayu yang tercatat sebagai siswi kelas XII SMAN 2 Amlapura itu, Karangasem kurang landmark, belum banyak memiliki daya tarik. Karena daya tarik terbatas dan terkesan itu-itu saja, dia mengaku khawatir daya tarik Karangasem perlahan akan hilang karena wisatawan tidak mendapatkan sesuatu yang baru yang membuat mereka berkesan sehingga
18
8 - 14 Agustus 2016
tetap mau atau ketagihan ke Karangasem. ”Kalau tak ada yang baru dan berkesan, datang berwisata satu kali saja, setelah itu tidak datang kembali. Wisatawan berkunjung ke Karangasem mesti pulang membawa kenangan atau kesan. Misalnya, setelah ke objek wisata, ada cenderamata yang menarik dan khas Karangasem bisa dibeli untuk dibawa pulang sebagai kenangan,” katanya dan menambahkan, pihak berkepentingan atau stakeholders pariwisata Karangasem mesti duduk bersama membangun ide, menyatukan dan kemudian bergerak bersama secara konsisten. Budi Ayu menegaskan, harus ada kesadaran dan gerakan bersama menjaga lingkungan tetap nyaman dan daya tarik alam mesti dijaga agar tetap lestari. ”Masih ada hamparan sawah yang indah berteras di Karangasem, seperti di timur Tirtagangga, di Muncan, di Kutabali Desa Sibetan dan tempat lain, seperti di Kecamatan Sidemen. Itu aset daya tarik wisata yang tak ternilai. Pemerintah perlu
membuat regulasi guna melindunginya,” katanya memaparkan. Bagus Karangasem 2016 Made Agus Mahendra juga melontarkan pendapat senada. Membangun daya tarik berkelanjutan dan meningkatkan kunjungan wisatawan demi meningkatkan PAD Karangasem, kata siswa kelas XII SMAN 2 Amlapura ini, tidak cukup hanya promosi. Promosi harus, tapi mesti dibarengi dengan penataan prasarana, jalan serta keindahan dan kelestarian objek daya tarik. Selama ini, selain faktor seni dan kebudayaan masyarakatnya, wisatawan masih mau ke Karangasem seperti dari Eropa karena menilai alam dan pantai Karangasem masih bersih dan alami. Namun ke depan dengan makin bertambahnya penduduk, air bersih sudah menjadi faktor pembatas, demikian juga sampah akan menjadi momok bagi dunia pariwisata. Ini juga perlu mendapat perhatian serius,” tegasnya. z Budana
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
IKIP SARASWATI - Tujuh dosen IKIP Sarawasti Tabanan meraih dana hibah Kemenristekdikti 2016. Dihubungi Rabu (27/7), Rektor IKIP Sarawasti Tabanan Dr. Drs. Dewa Nyoman Oka, M.Pd. mengatakan, dana hibah yang didapatkan antara lain dana hibah penelitian dan dana hibah pengabdian iptek bagi masyarakat (IBM).
HPT KESEHATAN - Ketua Umum Himpunan Perguruan Tinggi (HPT) Kesehatan Indonesia Dr. H.M. Budi Jatmiko, M.Si., M.M., Selasa (26/7) melantik pengurus HPT Kesehatan Bali di Kampus Stikes Bali. Pengurus HPT Kesehatan Bali diketuai Dr. dr. Made Nyandra. Usai pelantikan dilakukan seminar tentang peluang memenangkan persaingan tenaga kerja bidang kesehatan.
IIK MEDIKA - Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali kembali menyelenggarakan workshop kurikulum administrasi rumah sakit pada Sabtu (23/7). Pada workshop kurikulum administrasi RS akan dipetakan perkuliahan yang diberikan pada calon mahasiswa. “Karena kita ingin membentuk medium manager, kalau kepala rumah sakit kan biasanya S-2.Nah, kalau ini S-1 yang kita fokuskan,” ujar Rektor IIK Medika Persada Bali, Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD-KHOM. MBP/ist
MBP/ist
KOTA DENPASAR - Kerja keras seluruh stakeholder Kota Denpasar mulai dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Tahun ini Kota Denpasar kembali PHUDLK SHQJKDUJDDQ 7UR¿ Adipura untuk yang ketiga kalinya sehingga mendapat 7UR¿ $GLSXUD .LUDQD NDWegori kota besar. 8 - 14 Agustus 2016
19
MANCANEGARA
Kontroversi Hukuman Mati H ukuman mati memang kontroversial. Ada beberapa yang setuju dan ada pula yang menolak. Juni 2016 telah digelar Kongres Sedunia Menentang Hukuman Mati di kota Oslo, Norwegia. Pertemuan rutin setiap 3 tahun ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas gerakan abolisi hukuman mati sembari mendorong komitmen negara untuk menghapus tindakan tersebut dari tata hukum di tingkat domestik. Fakta-fakta global menyatakan bahwa
20
8 - 14 Agustus 2016
praktik eksekusi mati dan dapat dipastikan kecenderungan ini akan terus berlanjut. Jumlah orang yang dihukum mati di seluruh dunia tahun lalu mencapai angka tertinggi sejak 1989 lalu, kata lembaga Amnesty International. Melalui suatu tinjauan terhadap negara-negara yang menerapkan hukuman mati, lembaga hak asasi manusia itu mencatat terdapat sedikitnya 1.634 orang yang dieksekusi pada 2015 atau 50% lebih banyak ketimbang setahun sebelumnya. Dari jumlah itu, 89% di antaranya terjadi lebih dari 170 negara di dunia telah berkomiten untuk menghapus hukuman di Iran, Pakistan dan Arab Saudi. Namun, mati. Fakta ini diikuti dengan beberapa hukuman mati tidak dimasukkan ke dalam QDPD QHJDUD GL NDZDVDQ $VLD 3DVLÂżN $I- perhitungan tersebut mengingat catatan rika dan Amerika Latin seperti Madagaskar, resminya dirahasiakan. Kendati begitu, Amnesty menyebut Mongolia, Fiji, Nauru, Fiji, Republik Demokratik Kongo dan Suriname men- bahwa Cina tetap menjadi negara peringkat JXEDK DÂżOLDVL NHELMDNDQ KXNXPQ\D GHQJDQ satu dalam urusan eksekusi hukuman mati. terlibat sebagai negara abolisi hukuman Diperkirakan, ribuan orang dieksekusi di mati. Kecenderungan positif juga hadir di Cina dan ribuan lainnya mendapat vonis Amerika Serikat ketika 19 negara bagian hukuman mati pada 2015. Peringkat kedua ditempati Iran. Negara telah memutuskan untuk bergerak menjauhi
itu mengeksekusi setidaknya 977 orang pada 2015, sebagian besar berkaitan dengan kejahatan narkotika. Jumlah itu naik dari 743 orang pada 2014. Di antara narapidana yang dihukum mati, empat di antara mereka berusia 18 tahun ketika melakukan kejahatan yang dituduhkan. Hal ini, menurut Amnesty International, melanggar hukum internasional. Posisi selanjutnya diduduki Pakistan. Negara itu, sebagaimana disebutkan Amnesty International, menjalankan rangkaian pembunuhan yang dibenarkan negara begitu moratorium eksekusi terhadap warga sipil dicabut pada Desember 2014. Di luar lima besar dalam daftar negara-negara yang menjalankan hukuman mati, terdapat Indonesia pada peringkat sembilan. Pada 2015, Indonesia mengeksekusi 14 orang, semuanya terkait kejahatan narkotika. Amnesty mencatat ada kenaikan hukuman PDWL VHFDUD VLJQLÂżNDQ GL VHMXPODK QHJDUD termasuk Mesir dan Somalia. “Peningkatan jumlah eksekusi tahun lalu sangat mengganggu. Begitu banyak orang yang dihukum mati oleh negara-negara di dunia dalam 25 tahun terakhir. Pada 2015, pemerintah-pemerintah terus menghilangkan nyawa dengan anggapan salah bahwa hukuman mati akan membuat kita aman,â€? kata Sekretaris Jenderal Amnesty International, Salil Shetty. Shetty menyerukan “pembantaianâ€? tersebut diakhiri. Namun, menurut Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana mengatakan pemerintah tidak perlu khawatir menghadapi kritikan dan ‘imbauan’ dari negara lain tentang pelaksanaan hukuman mati.
“Ada lima alasan mengapa hukuman mati tersebut harus dilaksanakan,� kata Hikmahanto. Kelima alasan tersebut adalah pertama, negara yang mengimbau untuk tidak dilaksanakan adalah negara dari warga yang akan dieksekusi. Ini hal wajar karena setiap negara mempunyai kewajiban untuk melindungi warganya di luar negeri. Inipun yang sering dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap warganya yang menghadapi eksekusi hukuman mati. Kedua, lanjutnya, ada negara-negara di dunia yang hendak menyebarkan moral tertentu kepada negara lain. Salah satunya adalah negara-negara yang tergabung di
Uni Eropa. Mereka melakukan ‘lobby’ kepada banyak negara untuk menghapus hukuman mati karena tidak sesuai dengan moral yang mereka anut. Mereka akan mengkritik negara yang melaksanakan hukuman mati. Ketiga, penerapan hukuman mati masih dianut dibanyak negara, termasuk di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat. Penerapan hukuman mati sama sekali tidak terkait dengan tingkat peradaban suatu masyarakat di suatu negara. Keempat, adanya hukuman mati dan pelaksanaannya merupakan wujud dari kedaulatan dan penegakan hukum suatu negara. Tidak ada negara asing yang berhak untuk melakukan intervensi. Ini sepanjang due process of law dan dapat dipastikan tidak adanya proses hukum yang sesat. Sedangkan kelima Hikmahanto mengatakan meski terdapat kontroversi diterapkannya hukuman mati di Indonesia namun karena MK sebagai lembaga yang paling berwenang untuk menafsirkan Undang-Undang Dasar telah memutus bahwa hukuman mati tidak bertentangan dengan Konstitusi Indonesia maka jelaslah pandangan Rakyat Indonesia terhadap hukuman mati. Oleh karenanya pemerintah harus tetap konsisten dan tidak mengendur dalam melaksanakan hukuman mati mengingat ada sejumlah terpidana mati yang masih menunggu. Nah, bagaimanakah menurut Anda? z Gugiek Savindra 8 - 14 Agustus 2016
21
DAERAH
Tekan Kejahatan Seksual
Program Binluh Diintensifkan
M
araknya kasus kejahatan seksual terhadap anak-anak belakangan ini membuat pemerintah prihatin. Oleh karena itu, kasus tersebut harus dicegah hingga di pedesaan. Apalagi sejumlah kota di Bali mencanangkan kota layak anak. Seperti yang dilakukan Pemkab Buleleng. Sementara di Jembrana, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan juga mengalami peningkatan. Karena itu, langkah antisipasi yang bisa dilakukan, yakni memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) dengan maksimal. Menurut Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Buleleng dr. Ni Made Sukarmini, perlindungan anak di bawah umur perlu gencar disuarakan. Gerakan pelaku kejahatan seksual dapat dipersempit melalui peningkatan perhatian orangtua kepada anak-anaknya. “Perda tentang perlindungan anak dimiliki Buleleng, sebagai payung hukum melaksanakan program di tingkat masyarakat kota dan pedesaan,” tegasnya beberapa waktu lalu. Ia menilai pemerintah tidak bisa bergerak sendirian, diperlukan dukungan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan penggiat antikekerasan terhadap anak. Tahun 2015, tercatat 36 kasus kekerasan anak dan pertengahan 2016 ada 10 kasus. “Dibandingkan dengan Jembrana, angkanya tidak terlalu jauh. Tapi kami memiliki razio jumlah penduduk lebih besar,” imbuhnya. Sukarmini menambahkan, seluruh SKPD dapat terlibat membina kepedulian terhadap anak. Kolaborasi bersama Dinas Kesehatan Buleleng, misalnya lewat penerapan Puskesmas ramah anak. “Kolaborasi bisa juga melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kemudahan akses memberi akta kelahiran anak yang baru lahir. Sedangkan Dinas Pendidikan lewat mengedepankan wajib belajar 12 tahun,” ujar Sukarmini. Satgas PKPA Intensifkan Binluh Sementara itu, di Jembrana kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak makin marak. Dari awal tahun 2016 hingga
22
8 - 14 Agustus 2016
saat ini sudah terjadi kekerasan terhadap anak dan perempuan mencapai 15 kasus. Sementara dari tahun 2015 hingga Mei 2016 mencapai 74 kasus. Makin maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak–anak mengakibatkan kekhawatiran di masyarakat. Untuk mencegah dan meminimalisir tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, Polres Jembrana sudah mendeklarasikan Satgas Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Deklarasi dilaksanakan Selasa (24/5) lalu. Setelah dideklarasikan sejak Juni hingga Juli 2016 Satgas PKPA (pencegahan kekerasan perempuan dan anak) langsung mengintensifkan sosialisasi/bimbingan dan penyuluhan (binluh) ke masyarakat dan sekolah-sekolah. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo, mengatakan pihaknya sejak dua bulan ini mengintensifkan kegiatan binluh dan tatap muka. Beberapa sekolah yang sudah disasar di antaranya SDN 2 Kaliakah, Negara, TK Kumara Laksana dengan melibatkan orang tua murid dan guru sebanyak 185 orang. SMP Firdaus Desa Banyubiru Negara sebanyak 105 orang. SMAN 2 Negara sebanyak 320 orang, SMAN 1 Negara sebanyak 420 orang, SMPN 4 Melaya sebanyak 120 orang, SMKN 1 Negara sebanyak 210 orang, SMPN 2 Negara sebanyak 195 orang, SMA PGRI 2 Negara sebanyak 300 orang, SMPN 5 Negara sebanyak 170 orang, di lapangan umum Pekutatan yang diikuti peserta paskibraka 35 orang. Selain kegiatan binluh juga dipasang spanduk-spanduk himbauan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jembrana. “Ada delapan titik kami pasang spanduk terutama di tempat-tempat strategis,” jelas Kapolres Djoni Widodo. Kapolres mengatakan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi. Pihaknya juga berharap dengan memaksimalkan binluh dan pengawasan kasus ini bisa ditekan. Satgas yang dibentuk secara optimal bisa merespon permasalahan perempuan dan anak di Kabupaten Jembrana. z Dewa Kusuma/Witari
MPB/kmb
Bimbingan dan penyuluhan (binluh) yang dilaksanakan Satgas Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di beberapa sekolah di Jembrana.
MBP/dok
Tekan Penyusutan Lahan Pertanian
Awig-awig Subak Harus Diperkuat KEBERADAAN sawah kini mulai terancam. Alih fungsi lahan sawah sudah masif terjadi. Terlebih, di kawasan perkotaan, seperti Denpasar. Alih fungsi lahan sawah untuk permukiman sulit dibendung. Kondisi tersebut bukan saja terjadi di perkotaan. Sejumlah daerah telkah mengalami alih fungsi yang semakin banyak. Mempertahankan dan melestarikan pertanian Bali harus ada revolusi pertanian. Kalau tidak, lahan pertanian akan terus menyusut dan peminatnya semakin berkurang. Selain itu, harus dibuat awigawig subak dan diperkuat realisasinya guna menjaga kelestarian pertanian di Pulau Dewata ini. “Kami telah mengadakan sosialisasi tentang ketahanan pangan di jajaran Korem 163/Wira Satya. Yang hadir 150 dari jabatan Dandim sampai Babinsa serta gabungan kelompok tani. Awig-awig subak harus diperkuat guna menekan penyusutan lahan pertanian semakin banyak dan investor tidak berani melabraknya,” tegas Danrem 163 /Wira Satya, Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, usai membuka sosialisasi ketahanan pangan mengusung tema “Melalui Pembinaan Ketahanan Pangan Kita Wujudkan Katahanan Pangan Nasional Melalui Diversifikasi Berbasis Sumber Daya Lokal” di aula Makorem, Selasa (26/7).
Dikatakannya, laporan Dinas Pertanian Provinsi Bali, menyebutkan dari tahun 2014 hingga 2015 terjadi penyusutan lahan pertanin seribu hektar. “Bayangkan dari luasnya 81 ribu hektar menyusut menjadi 80 hektar,” ujarnya. Hal itu terjadi karena banyak faktor, di antaranya pembangunan hotel, restoran, dan perumahan. Selain itu, jumlah penduduk terus berkembang sehingga kebutuhan tempat tinggal semakin banyak. “Tapi harus direm atau dicarikan solusi yang tepat. Bagaimana caranya menahan laju penyusutan lahan pertanian tiap tahun. Kegiatan kami ini membicarakan itu,” ujar mantan Dansat 81/Gultor Kopassus ini. Kenapa TNI atensi terhadap pangan atau pertanian? Menurut Danrem masalah di dunia ada tiga yaitu energi, air, dan pangan. Energi dan air tidak bisa diciptakan. Sedangkan pangan bisa didesain pengembangannya. Misalnya tanah yang tidak produktif menjadi produktif. Biasanya panen hanya sekali setahun bisa tiga kali bahkan sepanjang tahun. “Ini yang saya sebut revolusi pertanian. Jangan hanya nanam di sawah atau kebun, di mana saja bisa, di rumah dan kantor semua bisa panen. Caranya disesuaian dengan tipologi area di situ. Banyak inovasi harus dilakukan pemimpin dalam rangka melakukan revolusi pertanian itu,” ujarnya. Di kompleks perumahan dan perkan-
toran bisa buatkan polibag. Selain bisa panen, dari segi keindahan dan kenyamanan lingkungan bisa tercipta. “Saya buktikan itu. Saat tugas di Kopassus di Batujajar, saya punya lahan cukup luas sekitar setengah hektar ditanami cabai dan tomat. Dengan modal Rp 20 juta hasilnya Rp 80 juta. Saya dan teman-teman berkebun saat siswa tidak ada. Pelatih saya diajak berkebun,” kata Danrem asal Singaraja ini. Ia berharap ke depan tidak terjadi lagi penyusutan tajam lahan pertanian. Oleh karena itu, upaya-upaya khusus dilakukan Panglima TNI bekerja sama dengan Menteri Pertanian, termasuk di Bali. Upaya khusus ini dilaksanakan dengan melakukan pembinaan, pelatihan, pembibitan, penanaman, pemupukan, panen, hingga menjual. Dengan demikian, targettarget dalam mengelola pertanian di Bali bisa tercapai. Oleh karena itu, generasi muda merupakan aset bangsa harus mampu menyelamatkan pertanian di Bali. Untuk menarik minat pemuda agar mau bertani yang harus dilakukan yaitu diberikan keteladanan dan fakta. Menurut peraih penghargaan Adhi Makayasa ini, anak muda sekarang tidak bisa hanya diberikan teori, tapi harus ada bukti. z Kerta Negara 8 - 14 Agustus 2016
23
K E S E H ATA N
Terapi Narkoba Banyak Ragam, Penyalah Guna Harus Direhab
P
emakaian heroin sudah mengalami penurunan karena kini banyak yang memakai sabu-sabu. Terlihat dari pasien metadon yang dirawat di Klinik PTRM Sandat RSUP Sanglah yaitu sebanyak 50-an pasien. Sebelumnya, terutama pada awal buka tahun 2003, klinik PTRM Sandat RSUP Sanglah, menerima hampir 500-an pasien. “Tapi sekarang pasien metadon stagnan, kalau dulu bisa sampai 70-80 an,” kata dr. Luh Nyoman Alit Arini, Sp.KJ., dokter spesialis kesehatan jiwa RSUP Sanglah, belum lama ini. RSUP Sanglah juga memiliki satelit pelayanan metadon yaitu di Puskesmas Kuta I, Puskesmas Ubud dan Puskesmas Tabanan. Pada awalnya terapi metadon bertujuan untuk mengurangi penularan penyakit akibat penggunaan jarum suntik yang berganti-ganti, mengingat pemakai heroin menggunakan jarum suntik untuk dapat memasukkan obat. “Tujuannya untuk mengurangi dampak buruk dari injeksi seperti tertular hepatitis, HIV/ AIDS,” jelasnya. Setelah berjalannya waktu, klinik metadon yang dibuka Kementerian Kesehatan tersebut menunjukkan hasil yaitu penurunan angka penularan HIV/AIDS. Terapi metadon ini adalah terapi substitusi yang menggantikan heroin dengan metadon berupa sirup, diberikan secara oral. Orang yang biasanya memakai heroin 4 jam sekali, secara perlahan mulai mengurangi kecanduan obat dengan metadon yang diminum 24 jam sekali. Dokter yang menangani pasien metadon secara perlahan akan menurunkan dosis pemakaian metadon, jadi tidak serta merta langsung menurunkan dosis. “Jadi orang itu bisa bekerja dan fungsi sosialnya dapat kembali, kualitas hidupnya juga lebih baik,” imbuhnya. Pada akhirnya diharapkan dengan terapi metadon, orang menjadi tidak memakai heroin atau metadon lagi. Metadon tidak dapat diberikan
24
8 - 14 Agustus 2016
Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H.
pada pemakai napza yang lain, mengingat metadon adalah derivat dari heroin. Meskipun metadon juga dapat menimbulkan ketergantungan sama halnya dengan heroin, namun ketergantungan yang ditimbulkan ringan karena dapat dipakai 24 jam. “Kalau ketergantungan heroin itu berat sehingga tidak boleh dikonsumsi,” jelasnya. Jika lebih dari sehari tidak mendapat metadon, pasien akan mengalami gejala putus zat (sakaw) karena merasakan sakit pada badan dan kepala, air mata dan air liur keluar. Dengan terapi metadon ini, tingkat keberhasilan mencapai 50 persen, pasien tidak lagi menggunakan heroin atau metadon lagi. Terapi ini membutuhkan waktu paling cepat 1 tahun. Tak jarang terapi ini dapat berlangsung hingga 5 tahun
dan lebih lama dari itu. “Tergantung dari orangnya, makanya terapi ini juga ada psikoterapi dan konselornya juga untuk memberikan konseling,” ujarnya. Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, pemakaian heroin/putaw di Bali hanya 1,5 persen. Sedangkan pemakaian tertinggi adalah shabu-sabu yaitu 80 persen. Sisanya kokain 1,5 persen, hasish 1,5 persen, ganja 6 persen, dan inex 8 persen. Kepala BNN Bali, Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., mengatakan, BNN sendiri cenderung melaksanakan terapheutic community, metode rehabilitasi berbasis Therapeutic Community (TC) terapi berbasis komunitas. Dalam menjalankan TC tersebut, BNN memiliki klinik pratama. Layanan yang diberikan di klinik pratama merupakan rehabilitasi rawat jalan, yang meliputi assesmen, konseling individu, bisa berupa cognitive behavior terapi dan motivational interviewing dan grup terapi. “Untuk rehabilitasi rawat inap BNN menggunakan menggunakan Therapeutic Community,” imbuhnya. TC adalah metode penyembuhan dengan meniadakan obat dalam perawatan. Perawatannya membutuhkan waktu lama, jangka panjang tetapi jaminan pemulihannya besar daripada jenis terapi lainnya. Beberapa jenis terapi yang bisa dilakukan untuk para pecandu narkoba yaitu, TC (therapeutic community), Pemulihan Adiksi Berbasis Masyarakat (PABM), metode terapi methadone yang dimiliki Kemenkes, metode medical, metode tradisonal. Metode PABM adalah metode terapi baru yang dibuat Kemenkes, umumnya dijalankan oleh yayasan. Metode medica dilakukan oleh rumah sakit dengan pendekatan medis. Sedangkan metode tradisional dengan meditasi, prana, dan herbal. z Citta Maya
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
JRO SUTIAWATI - Di tengah kelesuan ekonomi, Jro Sutiawati hadir, siap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, kegagalan usaha, usaha mandek, toko sepi, usaha bangkrut, bisnis mundur dan lain-lain. ‘’Akhirakhir ini, banyak juga masyarakat yang mengeluhkan tentang ekonominya,’’ kata Jro Sutiawati, Rabu (27/7).
SUKARNO CENTER - Militansi keluarga Puri Tegeh Kori, khususnya trah Shri Wedastera Suyasa, untuk membangun simbol Bung Karno patut diacungi jempol. Kehebatan leluhur Swargi Shri Wedastera Suyasa kini diikuti oleh warih-nya. Tidak tanggung-tanggung setelah meresmikan The Sukarno Center Tampaksiring, Patung Soekarno di Gianyar, Perpustakaan Agung di kawasan Niti Mandala Renon, President Sukarno Memorial Library di Jembrana, kini satu lagi simbol Bung Karno diresmikan di Denpasar yakni The Marhaenisne Institute.
MBP/ist MBP/ist
LESTARI FOR KIDS - Pada Hari Anak Nasional yang jatuh bulan ini, BPR Lestari kembali memberikan perhatiannya kepada anak-anak yang kurang beruntung yang harus tinggal di panti asuhan. Melalui program ‘’Lestari for Kids’’, BPR Lestari menyumbangkan 4 ton beras kepada 20 panti asuhan untuk memenuhi kebutuhan pangan anak-anak tersebut.
SERTIJAB BI - Causa Iman Karana kini resmi menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali. Acara serah terima jabatan (sertijab) dilakukan Jumat (22/7). Sertijab dari Dewi Setyowati ke Causa Iman Karana disaksikan oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dan Deputi Gubernur BI Hendar.Turut hadir dalam acara tersebut dari kalangan perbankan, BPR, LPD, koperasi dan pengusaha. 8 - 14 Agustus 2016
25
LENSA
IKAN TUNA Salah seorang petugas memandu penurunan ikan tuna dari kapal nelayan di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Ikan tuna hasil tangkapan nelayan maupun pengusaha menjadi penyumbang devisa paling besar di antara 11 jenis ikan ekspor Bali lainnya.
MBP/eka
OLAHRAGA
MBP/ap
Pelari Jamaika Usain Bolt.
Makin Banyak Kegiatan
P
ensiun tidak membuat aktivitas seseorang menurun. Sebaliknya bagi sosok seperti Usain Bolt, mundur dari olahraga atletik yang digelutinya, malah meningkatkan banyak kegiatan. Manusia Tercepat di Planet Bumi dilaporkan akan mengundurkan diri seiring dengan usianya yang telah 30 tahun pada 21 Agustus mendatang. Tapi pagi produsen peralatan olahraga Puma, berita tersebut justru menggembirakan. Karena dengan demikian, pemilik rekor dunia lari 100 m dengan waktu 9,58 detik, itu akan memiliki waktu lebih banyak lagi untuk mempromosikan produk-produknya. “Usain (Bolt) menjadi bagian dari keluarga Puma,” tegas Ketua Ekskutif Bjorn Gulden. ”Jika dia memutuskan untuk tidak lari lagi, berarti kami akan bekerja semakin lebih dekat lagi dengan dia.” Dengan tidak diikat dengan waktu latihan, atau program-program kompetisi, maka pelari Jamaika tersebut memiliki banyak waktu untuk pengembangan produk. Bahkan bukan tak mungkin ia akan mengambil bagian dalam komersialisasi Puma. Hal serupa juga dilakukan rival lain: Nike. Produsen peralatan olahraga AS itu memiliki tangkat penjualan tahunan mencapai2,8 milyar dolar AS setelah bekerja sama dengan mantan pembolabasket Michael Jordan. Sedangkan Adidas (Jerman) pun mmepromosikan produknya dengan menggunakan mantan gelandang Manchester United dan Real Madrid David Beckham. Rencana kerja sama Puma dan Bolt itu mengemuka setelah perusahaan tersebut diluar dugaan mengalami peningkatan pen-
jualan di kuartal pertama tahun ini. Hal ini disebabkan dengan penyelenggaraan turnamen Piala Eropa 2016 di Prancis yang baru saja usai. Perusahaan itu juga menggandeng penyanyi AS Rihana untuk merancang produk-produk yang berhubungan dengan perempuan. Penyanyi itu ditunjuk sebagai Direktur Kreatif sejak 2014. Dengan direkrutnya Bolt, pemilik enam medali emas Olimpiade, akan menguatkan cengkeram Puma di dunia olahraga bukan fashion. Klub Liga Utama Inggris Arsenal kini juga disokong oleh Puma untuk meningkatkan penjualan produknya terutama jersey, laporan Reuters. Bolt yang disponsori Puma sejak usia 15 tahun, mempromosikan sepatu lari “Ignite”. Tapi analis Bankhaus Lampe Peter Steiner menjelaskan olahraga atletik relatif kecil katagorinya sehingga pensiunnya Bolt tidak menimbulkan keterkejutan. Puma meraih keuntungan 1,6 juta euro (1,8 milyar dolar) di kuartal pertama sedangkan tahun lalu mencatat kerugian 3,3 juta sedangkan tingkat penjualan naik 7 persen dengan menghasilkan 827 juta euro. Penjualan Puma di Eropa, Afrika dan Timur Tengah meningkat 23,5 persen. Ini dibantu dengan penyelenggaraan Piala Eropa dimana 5 timnas disokong oleh Puma, laporan AFP. Gulden menambahkan kerja sama dengan Rihana serta selebriti Kylie Jenner diharapkan benar-benar bisa membantu memenangkan arena di pasar ritel. Apalagi pasar perempuan tumbuh lebih cepat dibandingkan laki-laki. z Yudi Winanto/dari berbagai sumber 8 - 14 Agustus 2016
27
OLAHRAGA
Keberuntungan di Olahraga OLIMPIADE 2008 Beijing dikenal bukan hanya upacara pembukaannya yang spektakuler. Pemerintah Tiongkok mengucurkan dana tak kurang dari 40 milyar dolar untuk menyukseskan pesta olahraga musim panas itu. Sukses di dunia olahraga akan menegaskan Negeri Tirai Bambu itu sebagai salah satu poros kekuatan olahraga di dunia. Niat itu terjawab setelah Beijing juga ditunjuk sebagai tuan rumah Olimpiade 2022. Kontestan lainnya berguguran dan banyak mengundurkan diri karena tak mampu menanggung biayanya yang kelewat besar. Beijing kini menjadi satu-satunya kota di dunia yang berhasil menggelar Olimpiade musim pabnas (2008) dan musim dingin (2022). Saat ini stadion kebanggaan warga ibu kota itu Bird’s Nest masih belum maksimal penggunaannya. Bird’s Nest yang kontroversial desainnya, menelan biaya 3,6 miliar yuan (486 juta dolar AS) dalam proses pembangunannya. Sementara Water Cibe yang digunakan untuk event akuatik, menghabiskan 1,3 miliar yuan, laporan AFP.
Untungnya, dengan keberhasilan Beijing menjadi tuan rumah Olimpiade 2022, maka kedua stadion tu dan sembilan lainnya yang dibangun untuk Olimpiade 2008, akan digunakan kembali. Olimpiade 2008 juga diramaikan dengan maskot yang berupa lima boneka. Mereka bernama Beibei, Jingjing, Huanhuan, Yingying dan Nini yang jika disingkat menjadi “Beijing huanying ni” yang artinya Beijing menyambut Anda. Bonek tersebut dirancang dengan berlandaskan lima elePHQ GDODP ¿ORVR¿ 7LRQJNRN 0HUHND GLZXMXGNDQ GDODP OLPD binatang yang popule. Bebei berwujud ikan, Jingjing panda, Yingying antelop Tibet dan Nini burung. Sementara Huanhuan serupa api dan anak, laporan http://csymbol.com. Hingga saat ini Beijing belum meluncurkan maskot Olimpiade 2022. Namun diyakini pemerintah Tiongkok berharap keberlimpahan, keberuntungan dalam kompetisi yang berlangsung cepat seperti dunia olahraga. z Yudi Winanto/dari berbagai sumber
MBP/net
Lima maskot Olimpiade 2008 Beijing (dari kiri ke kanan) Beibei, Beibei, Jingjing, Huanhuan, Yingying dan Nini.
28 8 - 14 Agustus 2016
Nengah Kubik Sudika
Kalah Kontroversial di Pra-PON SUKSES merebut medali emas, setelah itu harus puas mendapat perak. Inilah prestasi yang diukir Nengah Kubik Sudika di kelas 64 kg-67 kg pada PON XVIII/2012 di Riau dan Pra-PON di Bandung. Atlet tarung derajat plontos Bali ini tidak mampu PHODQMXWNDQ UDLKDQ MXDUDQ\D GL 5LDX VHWHODK GL ¿QDO GLWXQGXNkan lawan asal DIY. Kekalahan di Bandung membuat Kubik kecewa, sebab beberapa pelatih menilai dirinya menang. Kendati takluk secara kontroversial, ia tetap menjunjung tinggi sportivitas. ‘’Biarlah, itu keputusan dewan juri yang tak bisa diganggu gugat,’’ ujar petarung kelahiran Manggis, Karangasem, 5 Maret 1984, ini di Denpasar pekan lalu. Suami Ni Luh Juni Artini ini sudah melupakan hasil pada ¿QDO 3UD 321 ,D NLQL IRNXV PHQDWDS DMDQJ UHVPL 321 GL Bandung, Jawa Barat, September mendatang. Kubik menyimpan obsesi kembali bertemu lawan yang mengalahkannya itu. ‘’Saya menargetkan medali emas di Bandung. Itu penampilan terakhir saya di PON,’’ ungkapnya. Kubik mulai menekuni tarung derajat sejak 2010. Prestasinya langsung meroket dengan berhasil masuk tim Bali dan mendulang emas pada PON 2012 di Riau. Sebelumnya ia adalah atlet tinju yang menyumbang emas untuk Karangasem pada Porprov Bali 2005 di Buleleng dan 2007 di Jembrana serta menyabet
perak pada Porprov Bali 2009 di Badung. Putra ke-11 pasangan Nengah Liwat dan Ni Nengah Kari ini tidak merasa kesulitan menggeluti tarung derajat. Ia hanya membutuhkan waktu sebentar untuk beradaptasi dari tinju ke tarung derajat. Tinju hanya mengandalkan pukulan tangan, sedangkan tarung derajat mengkombinasikan pukulan dengan tendangan. Kubik belajar tinju berkat sepupunya Nyoman Mudiasa yang melatih di kampungnya di Manggis. Alumnus SMA PGRI Ulakan, Karangasem, ini bertinju sejak 2001 sampai 2009. Ia kemudian mendalami tarung derajat terkait tugasnya sebagai petugas keamanan di Hotel Grand Barong Resort. Sukses menyabet emas pada PON 2012 membuat Kubik mendapat kucuran bonus Rp 11 juta. Uang itu dibelikan tanah 2 are di kampung istrinya di Kubutambahan, Buleleng. Ia kembali mengincar medali emas di PON 2016 dengan harapan mendapat bonus lagi untuk membangun rumahnya di Manggis yang ditempati istri dan kedua putrinya, Putu Yichin (5) dan Kadek Jessy (3). Kubik sendiri lebih banyak tinggal Denpasar XQWXN PHQFDUL QDINDK z Daniel Fajry
MBP/ist
MBP/kmb
Nengah Kubik Sudika (kiri)
MUNAS - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Denpasar I Ketut Mister, Asisten Administrasi Umum I GN Eddy Mulya dan beberapa pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar menghadiri pembukaan Munas Apeksi (Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) yang ke-5 tahun 2016. 8 - 14 Agustus 2016
29
OLAHRAGA
Indonesia Soccer Championship
Beruntung di Tandang, Apes di Kandang HASIL pertandingan sepak bola memang sulit diduga. Tim lemah bisa mengalahkan kesebelasan unggulan. Tim tamu mampu menjungkalkan kubu rumah. Fenomena ini juga terjadi di Indonesia Soccer Championship (ISC) A yang tengah berlangsung di Tanah Air. Hasil tidak terduga menyertai sejumlah laga. Kejutan terbesar adalah kemenangan 2-0 yang dipetik Persib Bandung atas Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, pertengahan Juli lalu. Selain itu, Bali United sukses menundukkan tuan rumah Barito Putera 1-0 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Ini menjadi kemenangan tandang pertama Bali United di ISC 2016. Seperti yang sering diucapkan dan dipercaya oleh pelaku sepak bola, semasih bola itu bundar, apa pun bisa tersaji di lapangan hijau selama 90 menit. Ini pula yang dialami Bali United. Setelah membuat kejutan di Banjarmasin, klub asuhan Indra Sjafri itu gagal total di kandangnya sendiri, Stadion Wayan Dipta, Gianyar, dalam dua laga berikutnya. Pertama, ditahan Mitra Kukar 1-1, dan selanjutnya diimbangi PS TNI 2-2 seminggu kemudian. Tendangan keras Loundry Setiawan dari luar kotak penalti pada menit ke-90 yang membawa Bali United merebut poin penuh dari Barito Putera. Pelatih Indra Sjafri mengapresiasi anak asuhnya yang bermain bertahan dengan baik dan sekali-kali melakukan serangan balik. Meski begitu, ia tidak memungkiri pasukannya dinaungi Dewi Fortuna. Dalam sepak bola ada sisi keberuntungan yang bisa kita dapatkan. Mantan pelatih Timnas U-19 itu benar adanya. Di saat motivasi pemainnya sedang tinggi-tingginya, Bali United justru gagal di kandang sendiri. Dalam dua pertandingan yang mestinya menghasilkan
enam poin, tim Serdadu Tridatu justru hanya mampu memetik dua angka. Bali United bahkan sempat tertinggal dari lawannya sebelumnya bisa memaksakan skor imbang. Saat menjamu Mitra Kukar, gawang Bali United yang dikawal Rully Desrian dibobol oleh Bayu Pradana ketika pertarungan baru berjalan empat menit. Gol penyelamat tuan rumah dihasilkan Made Adi Wirahadi pada menit ke-71. Tuan rumah Bali United berhasil menahan imbang tim sepak bola PS TNI dengan skor 2-2 dalam ajang di Stadion Kapten I Wayan Diptha, Gianyar, Bali, Rabu malam. Sementara dalam duel kontra PS TNI, jala Bali United dijebol Erwin Ramdani pada menit ke-11 dan Manahati Lestusen menit ke-54. Gol balasan tuan rumah diciptakan Made Adi Wirahadi pada menit ke-62 dan Nemanja Vidakovic menit ke-80. Apesnya lagi, pemain tuan rumah Hendra Sandi Gunawan mendapat kartu merah pada menit ke-68 karena handball. Bermain ngotot menjadi kunci keberhasilan Bali United terhindar dari rasa malu di depan pendukung sendiri. Hingga pekan ke-12 ISC, Bali United bercokol di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan pon 17. Arema Cronus Malang menjadi penguasa berbekal nilai 27, disusul Madura United di posisi kedua mengoleksi poin sama. Ranking berikutnya ditempati Bhayangkara Surabaya United (23), Sriwijaya FC (22), Semen Padang (20), dan Persipura (19). z Mawa
REUNI SMANSA - Sekitar 200 orang lulusan SMA 1 (Smansa) Denpasar angkatan 1984 yang tersebar di Indonesia, bahkan di luar negeri, Sabtu (23/7) menggelar reuni akbar. Reuni akbar ini diisi dengan kegiatan sosial, seperti kunjungan ke sekolah, donor darah dan kunjungan ke rekan yang sakit. MBP/ist
SIWA MURTI - Setelah sukses melaksanakan kegiatan matatah massal pada 21 Juli, Perguruan Siwa Murti Bali kini menancapkan bendera di Kabupaten Klungkung. Hingga saat ini, Perguruan Siwa Murti Bali telah hadir di seluruh kabupaten di Bali.Tepatnya, pada Minggu (24/7) dilantik pengurus perguruan Cabang Klungkung bertempat di Puri Satria Kawan, Klungkung. MBP/ist
30 8 - 14 Agustus 2016
8 - 14 Agustus 2016
31
PENDIDIKAN Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat memilih surat yang ditulis siswa SD, SMP dan SMA/SMK untuk dibacakan serangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2016.
MBP/bagiarta
Anak Mulai Tinggalkan Kebiasaan Membaca dan Menulis eiring pesatnya perkembangan teknologi, kalangan orangtua kini dibuat makin gusar. Penyebabnya, anakanak kini mulai lebih akrab dengan gadget dan mulai meninggalkan kebiasaan membaca dan menulis. Kemerosotan minat baca dan menulis di kalangan anak ini harus disikapi serius untuk mencegah kemerosotan yang lebih parah pada mental dan llmu Pengetahuan. Sorotan itu disampaikan Ketua Yayasan Lentera Bakti Indonesia Ni Putu Suaryani setelah mengumpulkan 40 ribu surat dari seluruh siswa dari jenjang SD, SMP dan SMA sederajat serangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Karangasem, belum lama ini. Suaryani mengaku prihatin dengan makin rendahnya dua kebiasaan penting pada anak ini. Padahal, hanya dengan membaca dan menulis, anak bisa menyerap ilmu pengetahuan dengan benar. “Kemerosotan ini sudah kami buktikan. Bayangkan saja, siswa SMP banyak tulisannya masih berantakan (ejaannya tidak jelasred), saat kami minta menulis surat. Ini berbahaya,” katanya. Kemorosotan minat menulis juga dapat dilihat dari isi tulisannya. Dalam kegiatan ini, nampak kegiatan menulis seperti pekerjaan yang amat sulit dilakukan bagi anak-anak. Padahal, hanya menulis sepucuk surat yang isinya bebas mau menulis apa saja, terkait keperluan di sekolah. Oleh karena itu, pihaknya ingin melibatkan kembali anak-anak di Karangasem dalam banyak kegiatan menulis maupun membaca. Hal ini sejalan
S
32 8 - 14 Agustus 2016
dengan misi pemerintah daerah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Karangasem. Setelah lomba menulis surat, rencananya Yayasan Lentera Bakti Indonesia kembali bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mematangkan kegiatan Gerakan Karangasem Membaca. Ini dimaksudkan untuk terus menggairahkan minat membaca di kalangan siswa. Agenda mengkampanyekan giat membaca dan menulis ini disambut baik Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Menurutnya, membaca sudah menjadi roh pendidikan. Bahkan, bupati perempuan pertama di Karangasem ini menegaskan, sebuah negeri akan mati total bila generasinya meninggalkan kebiasaan membaca dan menulis. “Mudah-mudahan, dengan makin banyaknya kegiatan yang melibatkan siswa membaca, menjadi pertanda bahwa roh pendidikan kita, khususnya di Karangasem saat ini sudah kembali. Ini pertanda bagus,” katanya. Bupati Mas Sumatri mengutip salah satu “quote” populer Pramoedya Ananta Toer, bahwa bila tidak rajin membaca dan menulis, maka dia akan terhapus dari sejarah. Ini menandakan bahwa kerosotan minat baca dan menulis kalangan siswa bukan masalah biasa. Ini harus disikapi bersama seluruh elemen pendidikan untuk menggugah gairah membaca dan menulis di kalangan siswa. z Bagiarta
1.146 Lulusan SMP Belum Mendaftar ke SMA/SMK PELAKSANAAN Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah usai. Setiap sekolah sudah memastikan jumlah siswa yang akan menempuh pendidikan di sana. Disdikpora juga berhitung, menelusuri siswa yang belum mendaftar ke jenjang berikutnya. Tercatat, ada sebanyak 1.146 lulusan SMP yang belum mendaftarkan diri ke jenjang SMA/SMK. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karangasem I Gede Ariyasa mengatakan, tahun ini tercatat sebanyak 6.992 lulusan SMP di seluruh Karangasem. Namun, jumlah lulusan SMP yang melanjutkan ke jenjang SMA/SMK 5.846 siswa. Jadi, ada lagi 1.146 lulusan SMP yang belum mendaftar ke SMA/SMK atau 16,39 persen. Ariyasa menegaskan, Disdikpora belum berani memastikan 16,39 persen lulusan SMP ini telah putus sekolah. Dari jumlah itu, belum termasuk data lulusan SMP yang melanjutkan ke Paket C. “Sisanya ini kemungkinan besar akan masuk Paket C,” kata Ariyasa, belum lama ini. Dibandingkan lulusan SMP, lulusan SD yang belum mendaftar ke tingkat SMP jauh lebih sedikit. Tahun ini, jumlah lulusan SD di seluruh Karangasem mencapai 7.662. Sedangkan, yang sudah memastikan diri melanjutkan ke jenjang SMP diketahui sebanyak 7.367. Jadi, ada 295 lulusan SD atau 3,85 persen yang dipastikan belum mendaftar ke jenjang SMP. Mereka kemungkinan akan masuk ke Paket B atau SMP Terbuka. Pihaknya mensimulasikan, kalau memakai asumsi yang akan masuk tahun ini sama seperti siswa yang lulus tahun ini, maka
akan masuk lulusan SD ke Paket B 160 siswa dan Paket C 276 siswa. Dengan demikian, angka putus sekolah tingkat SD dapat dipastikan sebanyak 135 siswa atau 1,7 persen. Sedangkan, lulusan SMP yang diperkirakan tidak melanjutkan ke jenjang SMA/ SMK 870 orang atau 12,4 persen. “ Data yang masuk ke Paket B dan C sampai saat ini belum masuk. Setelah ada masuk, semoga yang tidak melanjutkan semuanya dibawah 10 persen. Kalaupun tidak, angka ini relatif tidak begitu besar,” kata Ariyasa. Meski demikian, Disdikpora Karangasem masih berupaya menekan angka ini sekecil mungkin. Beberapa langkah yang bisa dilakukan, seperti mengoptimalkan kembali gerakan Wajib Belajar, program beasiswa Karangasem Cerdas, pendampingan BOS, program bapak asuh, mengoptimalkan PKBM atau Kejar Paket di setiap desa dan kecamatan. Sekretaris Disdikpora Karangasem I Gede Basma menambahkan, lulusan SD dan SMP yang tidak melanjutkan sekolah akan ditelusuri keberadaannya. Mereka akan didata, kemudian dipetakan, sesuai wilayah dan persoalan yang dihadapi untuk menyiapkan langkah penanganan lebih serius. Dia mencontohkan salah satu di daerah asalnya di Banjar Beluhu Kangin, Desa Tulamben, siswa yang tidak melanjutkan pendidikan dasar (SD dan SMP) didominasi karena kesadaran yang masih kurang akan pentingnya arti pendidikan. z Bagiarta
MBP/bagiarta
Kepala Disdikpora Karangasem I Gede Ariyasa saat memantau siswa baru di SMAN 1 Amlapura, belum lama ini. 8 - 14 Agustus 2016
33
A KT I V I TA S MUSKAB - Musyawarah Kabupaten (Muskab) KNPI Karangasem yang digelar di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, dibuka Plt. Asisten II Sekda Karangasem, Made Sujana Erawan mewakili Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Sabtu (23/7). Saat itu I Gusti Putu Parwata, S.E., terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD KNPI Karangasem. MBP/ist
STIKES BALI - Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M., Rabu (27/7), mengangkat sumpah 187 profesi ners Stikes Bali. Pengangkatan sumpah profesi ners angkatan ke-7 ini disaksikan Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka. Tampil sebagai lulusan terbaik masing-masing I Putu Agus Andy Saputra (4,0), Ida Ayu Anom Rastiti (4,0) dan Ni Nyoman Manik Yulitasia (4,0). MBP/ist
MBP/ist MBP/ist
NGABEN - Kebersamaan dan semangat gotong-royong masih sangat kental dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Tabanan. Sangat sering kegiatan seperti ngaben dan penggalian dana untuk pembangunan desa dan lain sebagainya dilakukan bersama-sama. Kali ini Banjar Adat Poyan, Luwus, Baturiti, melaksanakan ngaben massal yang rangkaiannya mulai dikerjakan 6 Juni lalu, sedangkan palebon (puncak kegiatan) akan dilakukan 29 Juli lusa.
34 8 - 14 Agustus 2016
PKK - Cukup banyak prestasi yang diraih Kabupaten Badung, membuat sejumlah tamu banyak berkunjung dan belajar ke Kabupaten Badung. Kali ini rombongan yang datang adalah peserta Workshop Nasional Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari 34 propinsi di Indonesia. Mereka diterima oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung Ny. Seni Asih Giri Prasta dan Sekda Badung Kompyang R. Swandika di Puspem Badung, Jumat (22/7).
MBP/ist
MBP/ist
POKEMON GO - Demam gamevirtual berbasis global positioning system (GPS) di masyarakat hingga masuk di lingkungan kerja instasni pemerintahan, membuat setiap pemerintah daerah mengeluarkan larangan agar tidak bermain game tersebut. Bahkan di Kabupaten Badung, Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Minggu (24/7) kembali menegaskan pelarangan pegawai negeri sipil (PNS) yang ada di Badung untuk bermain game ‘’Pokemon Go’’ saat jam kantor.
PPM BALI - Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bali bersama PPM Kabupaten Tabanan melakukan audiensi kepada Pemkab Tabanan, yang diterima Wakil Bupati Tabanan Komang Sanjaya. Dalam pertemuan tersebut, Ketua PPM Provinsi Bali A.A. Ngurah Danil Yunanda Yudha menyampaikan rencana kegiatan PPM Provinsi beserta PPM kabupaten/kota seluruh Bali, yaitu kegiatan napak tilas memperingati perjuangan revolusi kemerdekaan Republik Indonesia Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai, yang akan diselenggarakan dari tanggal 10-20 November 2016.
MBP/ist
KUA PPAS - Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2017, dipastikan telah mengakomodir program strategis dan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Badung. KUA dan PPAS ini juga sangat linier dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2016-2021.
MBP/ist
PENGHARGAAN - Kabupaten Buleleng menunjukkan kelasnya dalam kompetisi tingkat Nasional bidang lingkungan hidup. Tiga penghargaan bidang lingkungan hidup diraih sekaligus oleh Bumi Panjisakti. Ini tentu sangat membanggakan.Sebab, belum pernah sekalipun menyabet penghargaan di bidang ini. 8 - 14 Agustus 2016
35
LINGKUNGAN Hasil reklmasi Teluk Jakarta
36
8 - 14 Agustus 2016
Tolak Reklamasi
Butuh Perjuangan Lebih Keras Lagi
P
residen Jokowi telah me-reshuffle jabatan Menteri Koordinator Kemaritiman. Pejabat lama Rizal Ramli diganti Luhut Binsar Panjaitan. Sebelumnya ia menjabat sebagai Menkopolhukkam. Masyarakat mengkhawatirkan masalah reklamasi yang selama ini menjadi fokus Rizal Ramli akan kembali ke titik awal. Gerak langkah Rizal Ramli menghentikan reklamasi salah satu pulau di Teluk Jakarta akan mentah lagi. Demikian pula rencana reklamasi Teluk Benoa. Masyarakat Bali harus kembali mengumpulkan ‘’amunisi’’ melawan rencana rakus memperkosa lingkungan dan budaya Bali. Lalu apa kata Luhut terkait reklamasi Teluk Benoa? Luhut Binsar Panjaitan menyatakan akan mempelajari masalah reklamasi Teluk Benoa. Namun, ia meminta publik untuk tidak terus berburuk sangka dan mengaitkannya dengan masalah politik lantaran keputusan reklamasi Teluk Benoa diputuskan saat era Presiden Susilo Yudhoyono. “Kami pelajari semua karena semua dibikin Pak SBY mengenai Keppres Teluk Benoa. Tentu ada alasannya, jadi saya mau lihat lagi. Jangan terus buruk sangka, jangan ada politik, kita lihat dulu dengan tenang apa untungnya buat rakyat,” katanya pekan lalu. Hal serupa juga dilakukan terkait dengan reklamasi Teluk Jakarta. “Saya mau pelajari dulu semua ini, kasih saya waktu dua minggu ini,” kata Pandjaitan, seusai acara serah terima jabatan, di Jakarta. Dia katakan, tidak ingin terburu-buru memutuskan untuk melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Pasalnya, selain mempelajari
masalah hukumnya, ia ingin mengunjungi Pulau G yang reklamasinya diputuskan berhenti Juni lalu. Ia juga mengaku ingin mengundang pihak yang membuat studi kelayakan tentang reklamasi Teluk Jakarta sebagai bahan evaluasi. Dia akan menentukan kelanjutan proyek reklamasi, demi manfaatnya bagi masyarakat dan peluang investasinya. “Minggu depan saya mungkin mau lihat ke sana (Pulau G). Saya tidak mau berandai-andai. Biarkan saya dengan tim lihat di lapangan, lihat hukumnya dan bagaimana kemaslahatannya bagi masyarakat. Juga kepercayaan investor. Jangan sampai kita bikin salah dan karena itu lantas investor dirugikan, tidak fair (adil),” tuturnya. Sebelumnya, Rizal Ramli (Menko sebelumnya) merekomendasikan pembatalan proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta lantaran dinilai melakukan pelanggaran berat karena membahayakan lingkungan hidup, lalu lintas laut dan proyek vital. Pengembang Pulau G, yang merupakan anak perusahaan Agung Podomoro Land, PT Muara Wisesa Samudera, dinilai melakukan pelanggaran berat karena membangun di atas jaringan kabel listrik milik PT PLN (Persero). Pulau itu juga dinilai mengganggu lalu lintas kapal nelayan yang seharusnya bisa dengan mudah berlabuh di Muara Angke. Dia menyebut, berdasarkan analisa Komite Gabungan, reklamasi Pulau G juga dibangun sembarangan secara teknis karena dampaknya yang merusak lingkungan hingga membunuh biota. z Hardianto Penolakan masyarakat Bali terhadap rencana reklmasi Teluk Benoa. Penolakan ini juga sudah disuarakan di Jakarta
8 - 14 Agustus 2016
37
PA R I W I S ATA
BALI HARUS KEMBANGKAN “QUALITY TOURISM� DALAM mewujudkan 20 juta kunjungan wisatawan ke Indonesia, Bali harus dikelola menjadi tujuan wisata yang ekslusif, bukan mass tourism. Sebab, Bali sebenarnya bukan mass tourism, tetapi quality tourism. “Sehingga, untuk mendatangkan 20 juta kunjungan wisatawan ke Indonesia, pemerintah tidak harus memusatkannya di Bali saja, tetapi di daerah lain di Indonesia. Sebab, kalau dipusatkan di Bali tentu akan menjadi bomerang
Wisatawan mancanegara sedang PHQLNPDWL NLWH VXUÂżQJ GL 3DQWDL Canggu, Badung.
38 8 - 14 Agustus 2016
atau paradoks bagi Bali, sehingga wisatawan tidak akan tertarik lagi untuk datang ke Bali,� ungkap Director STPBI Denpasar, I G M Sudjana, S.E., M.M., CHT.,CHA. Oleh karena itu, Sudjana mengataNDQ SHPHULQWDK KDUXV PXODL EHU¿NLU bahwa Bali harus dikembangkan sebagai Quality Tourism, baik itu dari sarana dan prasarana kepariwisataan dan infrastuktur yang mendukung kepariwisataan harus berkualitas.
Apalagi Bali sudah dijadikan sebagai lokomotif pariwisata nasional. Sehingga, Bali harus the best dan number one di Indonesia. Selain itu, lembaga pendidikan pariwisata di Bali juga harus the best, dan tidak boleh kalah dengan lembaga pendidikan pariwisata di luar Bali. “Dan saya akan membawa STPBI ini akan the best number one di Asia,� tegasnya. Selain itu, ia menjelaskan, bahwa tourism adalah world way. Jadi, gen-
erasi muda yang lulusan pariwisata dan perhotelan peluang kerjanya bukan hanya di Bali dan di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Sepanjang anak-anak mempunyai NRPSHWHQVL GDQ NXDOL¿NDVL LQWHUQDVLRQDO “Oleh karena itu, STPBI bekerja sama dengan Internasioanl Network di Amerika untuk mengirim mahasiswa STPBI untuk training di Amerika. Sehingga, mereka menjadi orang yang memang mempunyai ZDZDVDQ GDQ NXDOL¿NDVL LQWHUQDVLRQDO .DODX VXGDK PHPSXQ\DL NXDOL¿NDVL LQternasioan, mau bekerja di manapun di seluruh dunia akan bisa,”tutupnya. Sementara itu, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah diberlakukan pada Desember tahun lalu. Oleh karena itu, mau tidak mau dan siap tidak siap, SDM Bali harus mampu bersaing. Untuk memenangkan persaingan tersebut, kata kuncinya adalah harus meningkatkan kualitas. “Kami khusunya yang mendidik
calon-calon tenaga kerja di bidang pariwisata dan perhotelan sudah melatih dan merencanakannya di bidang kurikulum dengan menyesuaikan dengan kebutuhan industri, baik di dalam maupun di luar negeri. Kami juga sudah punya link-link di luar negeri. Bahkan, setiap tahun kami mengirim 200 mahasiswa untuk training di Amerika,” ungkap Ketua Yayasan Widya Dharma Ulangun, Drs. I Nyoman Gde Astina, M.Pd., CHT., CHA. Dengan pengalaman training di luar negeri, lanjutnya, calon tenaga kerja mempunyai sikap yang tangguh dan kemampuan yang berkualitas secara internasional. Oleh karena itu, tenaga kerja di Bali akan dan sudah siap untuk bersaing dalam dunia kerja dengan negara-negara se-Asia. Kendati demikian, pihaknya berpesan kepada calon tenaga kerja muda Bali untuk meningkatkan kualitasnya lagi di bidang bahasa
Inggris. Sebab, kemampuan berbahasa Inggris wajib dimiliki oleh tenaga kerja muda di Bali, selain juga meningkatkan skill-skill lain yang berkaitan dengan tourism dan hospitality. Astina mengakui, perkembangan pariwisata di dunia ini dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan. Sehingga, tourism hidup terus. Oleh karena itu, tidak hanya SDM yang berkualitas disiapkan di Bali, tetapi infrastruktur dan sarana pariwisata lainnya juga harus diperbaiki menuju quality tourism. “Tidak perlu banyak-banyak wisatawan yang datang, tetapi wisatawan yang berkualitas paling utama, yaitu masa tinggalnya lama. Sehingga, spending money-nya dapat meningkat. Tetapi, juga harus diimbangi dengan produk-produk kita yang berkualitas,” pungkasnya. z Winata
MBP/eka
8 - 14 Agustus 2016
39
A KT I V I TA S
MBP/ist
UNMAS - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar termasuk PTS yang konsisten menjalankan KKN ke desa dan KKN alternatIf. Kali ini Unmas menerjunkan 679 mahasiswa yang mengikuti KKN. Para peserta KKN Unmas secara resmi diserahkan oleh Rektor Unmas diwakili W II Drs. I Wayan Suwandhi, M.Pd., kepada Wali Kota Denpasar diwakili Kabid. Pemuda dan Olahraga Disdikpora Ketut Sudana, M.M., Senin (25/7).
MBP/ist
UNWAR - Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa (Unwar) mengadakan Bali Summer Course (BSC) dan seminar internasional, mulai 25 sampai 30 Juli. Pada seminar internasional itu membahas tentang sustainable food and energy security. Seminar internasional itu dihadiri oleh perguruan tinggi di Indonesia.
MBP/ist MBP/ist
PEMKAB TABANAN - Upaya keras disertai kegigihan untuk terus berbenah membuat target Pemkab Tabanan guna meraih penghargaan Adipura akhirnya tercapai. Di tahun ini, Kabupaten Tabanan berhasil memboyong penghargaan Adipura Buana atau kategori kota yang mampu membuat wilayahnya liveable atau layak huni setelah beberapa kali kesempatan gagal diraih.
ISI DENPASAR - Meningkatkan status dalam bidang seni, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar kegiatan Pembukaan Evaluasi Lapangan Usulan Penyelenggaraan Program Studi Seni (S-3), Sabtu (23/7) lalu di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar. Pembukaan dihadiri oleh Rektor ISI Denpasar beserta jajarannya, Calon Ketua Program Studi S-3 ISI Denpasar, Prof. I Wayan Dibia dan dihadiri Prof. Syamsul Rizal dan Prof. Salengke dari Kemenristekdikti, serta Rektor ISBI Papua, serta dosen-dosen ISI Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40 8 - 14 Agustus 2016
MBP/ist MBP/ist
RS BALIMED - RS BaliMed menyelenggarakan ajang kreativitas mewarnai dan fotogenik pada Minggu (24/7) yang bertempat di Aula Dewandaru RS Baliméd dengan jumlah peserta yang teregistrasi sebanyak 165 peserta. Tema kegiatan tersebut “Sehat Bersama BaliMed”.
PEMKAB BADUNG – Pemkab Badung segera melakukan penataan utilitas kabel yang membuat perwajahan kota khususnya di wilayah Kuta menjadi semrawut. Tahun anggaran 2016 ini, sedang digarap proyek jalan dan drainase yang terintegrasi dengan jaringan utilitas. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Kamis (21/7) melakukan peninjauan proyek yang menelan anggaran Rp 25 miliar tersebut.
MBP/ist
HUT SURYA HUSADA - Puncak perayaan HUT ke-29
MBP/ist
SMA Surya Wisata, Rabu (27/7) berlangsung meriah.
RS BALIMED - RS BaliMed menggelar pelatihan
Sesuai temanya, ‘’29 Tahun Gemilang SMA Surya
manajemen rekam medis (RM) ‘’Fokus Strategi Peng-
Wisata’’, perayaaan HUT dilakukan secara sederhana
gunaan ICD 10 dan ICD 9 CM dalam Klaim BPJS’’.
tetapi sarat akan prestasi dan kegiatan. Kepala SMA Surya Wisata Drs. I Wayan Sudirya memaparkan sebe-
Pelatihan diikuti 22 tenaga RM di rumah sakit di Bali,
lum acara puncak pihak sekolah merayakannya dengan
Yogya, Biak, Papua dan Mataram, berlangsung dari
menggelar berbagai kegiatan.
tanggal 20-22 Juli.
8 - 14 Agustus 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Atas undangan 17 pedagang pribumi di Pantai Belanjong, Sanur yang tergabung dalam Pedagang Nedauh Mercure, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III akhirnya turun ke lapangan menengok langsung pedagang yang ada. Melanjutkan audiensi yang sebelumnya dilaksanakan di Istana Mancawarna Tampaksiring, Senator Gusti Wedakarna menyatakan akan mengawal aspirasi dari masyarakat pedagang yang terancam tergusur dari lahan milik daerah (aset pemprov).
MBP/ist
PUJAWALI - Serangkaian piodalan Pujawali Krama di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Senduro, Lumajang, Jawa Timur yang puncaknya telah dilaksanakan pada purnama kasa, 19 Juli 2016 lalu, giliran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melaksanakan upacara bhakti panganyaran, Minggu (24/7). Rombongan panganyaran Pemkab Badung dipimpin langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta beserta istri, Ny. Seniasih Giri Prasta.
MBP/ist
YKKPB - Serangkaian HUT ke-32 Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB), segenap karyawan yayasan menggelar aksi kebersihan di lokasi RS Pendidikan Warmadewa di Desa Sidan, Gianyar, Sabtu (23/7). Aksi kebersihan dipimpin langsung Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si.
42 8 - 14 Agustus 2016
MBP/ist
STPBI-SPB - Sebanyak 1.200 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional dan Sekolah Perhotelan Bali (STPBI-SPB) mengikuti Pembinaan Sikap Dasar Profesi (PSDP), Selasa (26/7). Acara PSDP dibuka Director STPBI I GM Sudjana, S.E., M.M., SHT., CHA., dan dihadiri oleh seluruh civitas akademika STPBI-SPB Denpasar serta pembina PHQWDO GLVLSOLQ GDQ ÂżVLN GDUL %ULPRE 3ROGD %DOL
MBP/ist
STIKES BALI - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali dikejar calon mahasiswa baru. Pada penerimaaan calon mahasiswa baru Stikes Bali 2016, Selasa (26/7) diikuti 348 peserta. Bahkan peserta yang mengikuti testing jalur reguler ini datang dari seluruh Indonesia. Sekretaris Stikes Bali Drs. I Wayan Sandiyasa mengungkapkan, tes tulis Penmaru 2016 ini diikuti calon mahasiswa baru kelas reguler 275 peserta dan kelas konversi sebanyak 73 peserta sehingga total menjadi 348 peserta.
MBP/ist
STIKI - Sebagai usaha meningkatkan mutu pendidikan tinggi di STMIK Stikom Indonesia (STIKI), Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) STIKI menyelenggarakan Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang digelar pada 20 - 21 Juli 2016 di Aula STIKI. Hadir sebagai narasumber Prof. Dr. Nyoman Sadra Dharmawan dan Prof. Dr. I Nyoman Kardana. Kegiatan diikuti seluruh pejabat struktural dan dosen STIKI serta dihadiri pengurus Yayasan Wahana Widya Wisesa.
MBP/ist
FT UNHI - Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi) berkomitmen menjadi lembaga pendidikan tinggi yang berkualitas dan bersungguh-sungguh mengupayakan agar kualitas ideal tersebut dapat diraih. Kesungguhan tersebut dibuktikan dengan memperluas jaringan kerja sama antarperguruan tinggi. Baru-baru ini FT Unhi menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan tiga perguruan tinggi di Bali dan Jawa Timur.
MBP/ist
SPENSA - SMPN 1 Denpasar (Spensa) dikenal sebagai sekolah favorit dan juga gudangnya siswa berprestasi. Siswanya rutin mengikuti berbagai event lomba, baik di bidang akademik, nonakademik maupun bidang seni. Telah banyak pula kesuksesan yang ditorehkan, mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional hingga tingkat internasional.
8 - 14 Agustus 2016
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
PATUNG HINDU - Satu per satu alam semesta menunjukkan perannya dalam menghadirkan anak-anak bangsa yang berani. Setelah Jakarta memiliki Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berani melawan front pembela agama dan Bali melahirkan Senator Wedakarna yang tegas menolak desa syariah, kini di Purwakarta lahir Kang Dedi yang berani membela budaya Sunda dan gencar membangun patung pewayangan bernuansa Hindu.
MBP/ist
OWHC - Kota Denpasar menjadi salah satu kota di Indonesia yang masuk dalam jaringan Kota Pusaka Dunia yang memiliki Warisan Kota Pusaka. Tahun ini, Denpasar mendapatkan kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan strategic meeting Organitation World Heritage City (OWHC) pada Agustus mendatang.
MBP/ist MBP/ist
UNWAR - Kaprodi Magister Ilmu Linguistik (MIL) Universitas Warmadewa (Unwar) Dr. Dra. Ni Wayan Kasni, M.Hum. sukses mengantarkan MIL Unwar meraih akreditasi B. Nilainya tidak tanggung-tanggung yakni 327 atau nilai B gemuk. Acara syukuran dilakukan dengan penuh gembira, Jumat (22/7).
44 8 - 14 Agustus 2016
STPBI DENPASAR - Memberikankesempatan kepada peneliti untuk melakukan riset kepariwisataan, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar menggelar simposium internasional yang kedua dengan tema ‘’Embracing Diversity For Better Tourism Futures’’. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu dari 22-23 Juli 2016.
MBP/ist MBP/ist
ADIPURA - Karangasem menerima empat penghargaan di bidang kebersihan dan lingkungan. Pemkab menerima Adipura Buana di bidang kebersihan dan keteduhan kota kecil Amlapura. Sementara itu, tiga sekolah meraih piala Adi Wiyata Mandiri. Ketiga sekolah berprestasi nasional itu yakni SMAN 1 Sidemen, SMAN 1 Selat dan SDN 1 Duda Utara.
AKPOL - Komite III Bidang Pemuda DPD-RI utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima audiensi sejumlah taruna Akpol asal Bali di Istana Mancawarna Tampaksiring. Kehadiran taruna Akpol ini untuk menjalin silakrama sekaligus meminta sejumlah nasihat dari wakil rakyat Bali dan Hindu di pusat.
MBP/ist MBP/ist
YAPI - Perkembangan globalisasi menuntut masyarakat khususnya kalangan muda memacu ke-
KABUPATEN TABANAN - Serangkaian upacara Puja Wali Krama di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Senduro, yang berlangsung 18-30 Juli 2016, Pemerin-
mampuan diri. Peluang meningkatkan edukasi pen-
tah Kabupaten Tabanan melakukan bakti penganyar di
didikan terangkum di Yayasan Adhi Prima Indonesia
salah satu pura terbesar di Indonesia tersebut. Upacara
(YAPI) dalam semarak grand opening Lembaga Kursus
dilaksanakan Senin (25/7) dan diikuti seluruh jajaran
dan Pelatihan (LKP) Bagus Education Service (BES).
pimpinan SKPD.
8 - 14 Agustus 2016
45
PROPERTI
MBP/dok
Tanda-tanda Kebangkitan Bisnis Properti
P
rogram pengampunan yang diberikan pemerintah kepada wajib pajak (amnesti pajak) diharapkan membawa angin segar terhadap kebangkitkan kembali bisnis properti yang beberapa tahun terakhir lesu. Menurut Direktur PT Bumi Cempaka Asri (BCA) Land Gede Suardita akan banyak uang yang masuk ke Indonesia melalui bank. Salah satu penyalurannya adalah ke sektor properti. Adanya amnesti pajak tersebut, pemerintah akan memiliki cukup dana dalam rangka melakukan pengembangan infrastruktur, SBI terus turun, rupiah terus menguat, cadangan devisa meningkat dan IHSG terus menunjukkan prestasi yang luar biasa peningkatannya. Di saat ekonomi dunia melemah, Indonesia justru akan menunjukkan ekonominya mengarah positif. Hal senada disampaikan Direktur PT SKI Land Gede Semadi Putra. Menurutnya sentimen positif di pasar ekonomi mulai terasa. Oleh karena itu sudah waktunya menghilangkan persepsi ekonomi masih lesu dan investasi secepatnya dimulai mumpung harga masih terjangkau, terutama di sektor properti. Semadi meyakini itu setelah menghadiri
46 8 - 14 Agustus 2016
seminar nasional Pengampunan Pajak yang disampaikan langsung oleh Dirjen Pajak Ken Dwijugestiadi, bersama Suardita selaku Wakil Ketua DPD REI Bali Bidang Pembiayaan dan Perpajakan. “Sejak disahkan awal Juli ini, program tersebut sudah menunjukkan taringnya,” tegas Semadi. Semadi dan Suardita mengaku salut dengan Presiden Jokowi. Pasalnya baru kali ini seorang Presiden ikut turun tangan menyosialisasikan UU Pengampunan Pajak tersebut. Artinya Jokowi berharap semua lapisan masyarakat untuk ikut serta mendukung program ini. “Apalagi pemerintahan Jokowi pada dasarnya sudah tahu dan punya catatan lengkap siapa saja dan berapa nilai uang orang Indonesia yang nongkrong di luar dan dalam negeri. Dengan demikian pemerintah bisa memiliki dasar hitungan nilai repatriasi yang akan masuk ke Indonesia,” tegas Suardita. Saat ini, pemerintah memberikan kesempatan tidak hanya yang punya uang diluar negeri, tapi juga Wajib Pajak (WP) yang laporan SPT-nya belum benar. Jika masih ada yang disembunyikan atau laporan pajaknya tidak benar maka dendanya 200 persen. Berdasarkan Undang-undang No. 11 Tahun 2016, data perbaikan para WP akan dijaga
VHFDUD UDKDVLD GDQ YHU\ FRQ¿GHQWLDO VHKLQJJD data tersebut tidak akan diketahui publik. “Anda punya aset berapa dan. dimana saja itu, dijamin Dirjen Pajak tidak akan keluar karena sudah diatur dalam undang-undang tersebut. Barang siapa yang menyebarkannya akan dipenjara,” ungkap Semadi. Bahkan data tersebut, lanjut Semadi, tidak dapat digunakan sebagai dasar penyelidikan, penyidikan ataupun penuntutan pidana. Selain itu, yang membuatkan pengusaha properti mengapresiasi program itu karena di Pasal 12 Undang-undang No. 11/2016 menyebutkan dana repatriasi dari luar negeri boleh digunakan untuk berinvestasi di beberapa bidang, termasuk properti. Hanya saja mekanismenya disesuaikan, diantaranya terlebihdulu ditempatkan di Bank Persepsi yaitu bank yang ditunjuk melakukan pembayaran terkait transaksi-transaksi keuangan pemerintah. Setelah itu baru bisa digunakan untuk investasi properti. “Harus optimis bisnis properti bisa bangkit dengan program ini. Dengan demikian perekonomian Bali terus meningkat dan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) bisa memiliki rumah,” ungkapnya. z Kerta Negara
A KT I V I TA S
MBP/ist
HUT BNI - Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 BNI diisi dengan kegiatan ‘’BNI Day’’ diselenggarakan dengan sangat meriah, Minggu (24/7) bertempat MBP/ist
di Taman Kota Lumintang. Acara yang dikemas dalam bentuk olahraga, hiburan dan sosial tersebut, tidak hanya melibatkan keluarga besar BNI Group juga diikuti masyarakat umum dari Kota Denpasar dan sekitarnya.
UNWAR DENPASAR - Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar pantas menyandang predikat kampus favorit di Bali. Pada seleksi Penmaru Gelombang I, Unwar menerima 1.636 mahasiswa baru.Pada Penmaru Gelombang II Unwar juga dikejar calon mahasiswa baru.
MBP/ist
KABUPATEN BANGLI – Kabupaten Bangli untuk kesekian kalinya mencantumkan namanya sebagai peraih penghargaan di bidang lingkungan hidup. Bumi Bhukti Mukti Bhakti ini dinobatkan sebagai kota kecil yang nyaman dan layak huni sehingga berhak menyabet penghargaan Adipura Bhuana.
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM – Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengaku berbahagia dengan peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Karangasem. Menurutnya, ini adalah sejarah kali pertama di Bali digelarnya perlombaan menulis curahan hati (curhat) yang melibatkan anak-anak untuk berinteraksi dengan bupatinya.
8 - 14 Agustus 2016
47
HIBURAN
Konser Simple Plan di Bali dan Jakarta AKHIR-AKHIR ini penggemar Simple Plan dibuat harap-harap cemas soal kabar kehadiran Pierre Bouvier cs di Tanah Air. Ya, Simple Plan telah dijadwalkan akan kembali menggelar konser di Indonesia. Konser akan digelar pada tanggal 3 September di Bali. Selain itu di Jakarta pada tanggal 4 September mendatang yang semula akan dilangsungkan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Akan tetapi, lokasi konser terpaksa harus dipindahkan ke ECO Convention Center di Ancol karena sesuatu hal. Hal tersebut disampaikan oleh promotor konser, Original Production. Melalui Twitter, Original Production memposting foto surat pemberitahuan dari Kepala Unit IV/Stadion Tenis, Iis Haerudin. Pihak pengelola gedung menyebut jika lokasi yang diminta promotor untuk konser Simple Plan tengah dalam proses perbaikan untuk pelaksanaan Asian Games 2018. “Lokasi konser Simple Plan di Jakarta 4 September dipindahkan ke ECO Convention-Ancol karena ada renovasi untuk Asian Games 2018,� tulis promotor sebagai caption foto. z Pik
48 8 - 14 Agustus 2016
LINGUA RILIS ALBUM ’’MAMPU BERTAHAN’’
T
uwuhadijatesih Amaranggana (Amara), Francois Mohede (Frans), dan Arie Widiawan Riadi (Arie), yang tergabung dalam trio Lingua, mampu bertahan dan berkarya. Ketiganya vakum dari industri musik Tanah Air sekitar 16 tahun. Nah, pada 22 Juli 2016, Lingua kembali ke industri yang telah membesarkan namanya, dengan merilis single terbarunya yang diberi titel “Kau Tak di Sini”. Single tersebut bakal mengisi album teranyar Lingua, “Mampu Bertahan”, yang menurut rencana dikeluarkan pada September 2016. Lingua melibatkan sejumlah nama besar di industri musik Tanah Air untuk penggarapan album “Mampu Bertahan”. Maya Hasan, salah satu musikus harpa terbaik Indonesia, melalui petikan-petikan dawai harpanya, hadir
mengisi single “Kau Tak di Sini”. Begitu pula dengan Dodi Is (Kahitna) yang menjadi pengarah vokal bagi trio yang terbentuk pada tahun 1996 ini. Sementara Iwan Noorsaid ikut terlibat sebagai penata musik keseluruhan karya terbaru Lingua. “”Kau Tak di Sini” mulai digarap pada Maret 2016. Bersama Lingua, Iwan Noorsaid mencoba memberikan aksen aransemen elegan melalui alunan suara harpa, hasil petikan dawai-dawai oleh Maya Hasan. “Saya baru pertama kali bekerja sama dengan Lingua, dan saya langsung suka sama lagunya,” tutur harpais cantik ini. Frans mengakui, pengerjaan aransemen satu lagu saja terbilang cukup rumit. Pada intro lagu, Iwang memulainya dengan mengajak Maya Hasan, untuk bersama memainkan alat musik mereka
masing-masing dalam tempo bebas (rubato). Frans dan Arie membuka sejumlah penggalan lirik dari awal lagu “”Kau Tak di Sini”, yang kemudian dilanjutkan oleh Amara di bagian refrain pertama. Di tengah lagu, pengembangan aransemen terasa begitu mendalam dengan instrumen-instrumen yang dipilih oleh Iwang guna mewakili suasana lagu tersebut, dengan menyisipkan efek-efek suara yang memberikan warna modern. Di sisi aransemen vokal, Dody Is menggunakan ciri khas vokal Lingua sebagai daya tarik terdepan dari lagu “Kau Tak di Sini” dengan harmoni, kanon, dan aransemen yang menarik di telinga pendengar musik Indonesia --terutama para penggemar Lingua yang sudah belasan tahun menunggu kembalinya Lingua. z Pik
8 - 14 Agustus 2016
49
TRADISI
MBP/bud
Ribuan “krama ngiring pratima” Ida Batara mantuk ke Pura Banjar, sehari menjelang Nyepi Desa Kesimpar.
Nyepi Desa di Kesimpar
Pelanggar Kena Denda, Diumumkan di ”Paruman” Desa
S
ejumlah desa pakraman tua di Karangasem, memiliki tradisi nyepi desa. Pelaksanaan nyepi desa sama dengan hari raya Nyepi, yakni umat atau krama desa menggelar catur brata panyepian. Beberapa desa yang menggelar Nyepi desa, yaitu Datah, Bugbug, Ulakan, dan Desa Pakraman Ababi malah memiliki Nyepi desa bagi perempuan (Nyepi luh) dan Nyepi muani atau catur brata panyepian bagi kaum pria di desa itu. Salah satu desa pakraman yang memiliki tradisi panyepian desa tersendiri yakni Desa Pakraman Kesimpar, Kecamatan Abang, Karangasem. Nyepi desa selama 12 jam di desa itu, digelar Kamis (21/7) sehari usai panyineban Ngusaba Wai di desa itu. Satu hari setelah Ngusaba Wai di Pura Puseh Desa Pakraman Kesimpar, Kamis (21/7) lalu di Kesimpar. Ngusaba Wai (sehari) digelar pada Purnama Sasih Kasa Selasa (19/7). Usai pratima Ida Batara katuran mantuk (masineb), sehari kemudian digelar Nyepi. Sebelumnya, sehari menjelang ngusaba wai, seluruh pratima Ida Batara di pura banjar wilayah desa besar itu, tedun kabeh ke Pura Puseh. Pada ngusaba itu, krama dan anak-anak berbondong-bodong sembahyang ke Pura Puseh. Warga yang merantau pun pulang kampung agar sempat ngaturang
50 8 - 14 Agustus 2016
bakti. Seluruh pratima yang diiring dalam jempana dari 20 pura di 20 banjar pakraman, diiring krama mantuk (pulang ke) banjar masing-masing, usai kaaturan atau persembahyangan. Di pura itu, kata Bendesa Kesimpar Gede Sujana, belum lama ini mengatakan, Ida Batara kaaturan nyejer sehari di Pura Puseh. Dulu Ngusaba Wai lazim disebut ngusaba dodol, karena krama yang maturan pasti membuat dan menghaturkan jajan dodol. Namun kini jarang orang menghaturkan jajan dodol, karena itu warga ngusaba tersebut tak lumrah lagi disebut ngusaba dodol. Warga menyebut sebagai Ngusaba Wai. Sujana mengatakan, panyepian desa digelar selama 12 jam dimulai pukul 06.00 sampai pukul 18.00. Dikatakan Sujana, brata panyepian sama seperti Nyepi dalam rangka tahun baru Çaka, ada empat brata atau catur brata panyepian. Warga setempat tak boleh bekerja (amati karya), tak menyalakan api baik api sekala maupun api dalam diri, yakni antara lain meredam emosi (amati gni), tak bepergian (amati lelungaan) dan tak menikmati hiburan berlebihan atau tak berhura-hura (amati lelanguan). Saat panyepian desa setempat, arus lalu lintas umum di desa ditutup. Warga desa lain tak boleh masuk desa atau melintasi jalan
desa, tetapi mesti ke jalan lain. Seperti warga Datah tak boleh lewat wates ke Kesimpar, tetapi melewati jalan Desa Culik. Desa Pakraman Kesimpar termasuk desa besar dan tua. Wilayah desa pakraman itu kini sudah berkembang menjadi empat perbekelan, yakni Kesimpar, Pidpid, Nawakerti dan Abang. Terkait panyepian di desa itu, tambah Sujana, sudah tentu sebelumnya dikoordinasikan dengan pihak desa tetangganya, sehingga tak terjadi miskomunikasi. Soalnya, bagi siapa saja—-apalagi krama Desa Kesimpar-- yang melanggar atau ada misalnya krama dari desa lain masuk wilayah Desa Pakraman Kesimpar, tentu bakal kena sanksi, denda. Mereka yang kena sanksi diputuskan dalam paruman desa. Saat Nyepi desa, kendaraan yang melintasi jalan negara Amlapura-Singaraja itu, boleh lewat. Namun, semua aktivitas seperti pasar desa, toko dan kios, kantor pemerintahan dan sekolah tutup. Terkait panyepian di desa itu, sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait. ‘’Warga desa Kesimpar tak boleh pergi bebas dari pekarangan rumah. Bagi yang melanggar kena sanksi sesuai ketentuan di desa kami,’’ ujar salah seorang warga Wayan Sutir dari Abang. z Budana