147 |1 - 7 Agustus 2016
Narkoba Mengintai Sekolah
DAFTAR ISI OPINI zMenunggu Efektivitas ”Tax Amnesty” 6 BALI SEPEKAN zDigagalkan, Penyelundupan Ratusan Ekor Ayam Aduan 7 LAPORAN UTAMA z Narkoba Mengintai Sekolah 8
z Disdikpora akan Masukkan Materi Terintegrasi 9 POLITIK zMenuntut Hak Tradisional Adat 16 KIPRAH REMAJA z Rico Vergian Dinata
Persembahkan Perunggu untuk Merah Putih 18
MANCANEGARA z Kudeta Gagal di Turki 20 DAERAH z Dampak Hujan di Sejumlah Daerah
LENSA z Rumah Pohon 26
OLAHRAGA z Siap Hadapi Olimpiade Rio 27 PENDIDIKAN z Terbelit Ekonomi, Lulus SMP
Bantu Orangtua Cari Nafkah 32
PERTANIAN z Pertanian Bali Dari Aset Sampai God 36 PARIWISATA z Pariwisata Massal Timbulkan Kanibalisme 38
Karangasem Dikepung Longsor 22
PROPERTI z Harga Tanah Mahal
Pengembangan Properti di Tabanan Lesu 46
SENI BUDAYA z Tari Sakral di Desa Cempaga
Warga Tak Berani Langgar Waktu Pementasannya 50 1 - 7 Agustus 2016
3
DARI PEMBACA
Pembangunan Patung Wisnu Murti B
upati Tabanan Putu Eka Wiryastuti telah meresmikan Palinggih Hyang Catur Bhuana di Selemadeg Timur, Kamis 30 Juni lalu. Sebelum diresmikan oleh Bupati, bertepatan pada Rerainan Pagerwesi 29 Juni juga dilakukan upacara pamelaspasan mamakuh dan ngerapuh yang di-puput oleh Ida Peranda Geria Serampingan. Peresmian pelinggih ditandai penandatanganan prasasti oleh bupati Eka Wiryastuti didampingi Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi dan undangan lainnya. Karena adanya upacara pamelaspasan secara agama Hindu tentunya, maka boleh dikatakan palinggih Hyang Catur Bhuana disucikan dan disakralkan. Bupati mengatakan bahwa palinggih itu sudah pasti memberikan ilham dan inspirasi untuk masyarakat. Bupati juga mengungkapkan keinginannya untuk membangun pelinggih serupa di sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan. Bukan hanya dari sisi seni, tetapi juga spiritualnya. Harapan Bupati pada tahun 2017 semua kecamatan di Tabanan juga dapat membangun pelinggih yang sama. Menurut saya ini ide yang bagus. Demikian yang dapat saya kutip pada Bali Post yang terbit 1 Juli lalu. Beranjak dari berita yang saya baca tersebut saya teringat dengan patung Wisnu Murti yang pernah dipajang di Catuspata (Perempatan) Desa Kediri. Patung Wisnu Murti yang juga “dihormati� oleh warga terutama yang ada di sekitar perempatan Kediri itu telah dibongkar dan diganti dengan patung Bung Karno. Saya dengar dan baca di koran cukup banyak warga pro-kontranya dengan adanya patung Bung Karno dan malahan lebih banyak yang menghendaki agar patung Wisnu Murti dibangun kembali dan kembali dipajang di catuspata Desa Kediri-Tabanan. Sedangkan patung Bung Karno di pajang di taman kota yang lokasinya di sebelah timur gedung kesenian Ketut Mario. Saya pribadi berharap agar patung Wisnu Murti dibangun kembali dan pondasinya diperkecil. 1
2
Wayan Beratha Yasa Kapal,Badung
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto
3
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
1 - 7 Agustus 2016
4
Intervensi Politik Dalam Pendidikan SISTEM pendidikan nasional tak kunjung baku. Perubahan kurikulum kerap terjadi dan terindikasi menjadi kebijakan temporer. Ada kecenderungan kebijakan di sektor pendidikan sarat kepentingan politik. Indikatornya tenaga pendidik masih menjadi penggerak suara politik. Dalam penentuan jabatan dan penentuan bantuan sekolah praktik-praktik negosiasi masih terjadi. Bantuan tidak murni didasari kepentingan membangun kualitas dan mutu pendidikan melainkan ada yang didasari kolega politik. Kewenangan pengelolaan sistem pendidikan SMA/ SMK yang hingga kini masih diperdebatkan juga merupakan bentuk adanya kepentingan politik dalam pengelolaan dunia pendidikan. Pandangan itu mengemuka saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait sistem pendidikan nasional. Jajak dilakukan selama sepekan dengan menyasar semua kabupaten/kota di Bali. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, yang dipilih secara acak, dominan responden mengaku masih prihatin dengan model pengelolaan pendidikan nasional. Perubahan sistem pendidikan nasional dibayangi campur tangan politisi. Tercatat 67,67 persen responden menyatakan sistem pendidikan nasional belum mandiri dan profesional serta dikendalikan sepenuhnya oleh ahli di bidangnya. Perubahan sistem pendidikan nasional
masih tergantung kekuasaan politik. Bahkan, di tingkat propinsi dan kabupaten/ kota pengelolaan pendidikan termasuk dalam menentukan jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan tak murni berdasarkan profesionalisme. Jabatan kepala sekolah dan Kadisdik kerap menjadi kepentingan strategis para pemimpin dan kolega politiknya dengan tujuan memperkuat basis politik. Selebihnya, 31,02 persen responden mengatakan sistem pendidikan nasional sudah bergerak menuju profesionalisme dan mandiri. Hak dan kewenangan guru dalam menentukan nasib siswa sudah menjadi otoritas sekolah dan guru. Responden juga menilai pergantian atau revisi kurikulum bukan semata-mata kepentingan politik melainkan sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika jaman. Pemerintah juga mendorong dan memfasilitasi guru dan dosen termasuk lembaga pendidikan mengelola dunia pendidikan secara profesional. Larangan PNS berpolitik termasuk guru merupakan bentuk lain dari upaya menjaga independensi tenaga pendidik. Campur tangan politik sudah dikurangi . Indikasi bahwa ada politisasi dan ada pendekatan bisnis dalam dunia pendidikan, menurut responden mestinya kita hadapi bersama. Lembaga pendidikan yang melakukan praktik bisnis dalam prosesnya harus diaudit. Disinilah perlu peran regulator.
Selebihnya, 1, 31 persen responden tak memberikan respon terkait hal ini. Pada jajak yang dilakukan dengan kuisioner dan wawancara via telepon ini responden umumnya menilai semua sektor sudah menjadi ranah politik. Jadi, untuk menentukan apakah ada dominasi kepentingan politik dalam dunia pendidikan tergantung indikator dan tujuannya. z Dira Arsana
1 - 7 Agustus 2016
5
5
OPINI
Menunggu Efektivitas �Tax Amnesty�
D
alam minggu ini UU (Undang-Undang) Tax Amnesty atau pengampunan pajak efektif berlaku. Sosialisasi melalui road show telah dimulai dari kota Surabaya langsung oleh Presiden Jokowi. Banyak pengusaha yang hadir saat itu dan umumnya menyambut baik kebijakan pemerintah ini. Undang-Undang (UU) Pengampunan Pajak yang intinya member kesempatan kepada wajib pajak untuk melunasi kewajiban terutangnya terutama dana yang diparkir di luar negeri. Dana yang sering disebut dana abu-abu atau tidak jelas diharapkan bisa dibawa kembali ke Indonesia untuk memperkuat perekonomian, menumbuhkan daya beli masyarakat dan pertumbuhan wajib pajak baru, pada saat ekonomi belum begitu membaik. Tujuannya sangat mulia, yaitu mereduksi jangan sampai menjadi karpet merah bagi pengemplang pajak untuk leluasa menaruh dananya di luar negeri tanpa member dampak optimal bagi penerimaan negara. Ini semacam ujian nasionalisme wajib pajak pada negara, dalam pengertian dimana bumi dipijak disana langit dijunjung, apalagi pada tahun 2018 akan berlaku kewajiban keterbukaan informasi keuangan di seluruh dunia. Sehingga, pilihannya membayar pajak sekarang atau akan ketahuan belangnya pada tahun 2018. Kebijakan Tax Amnesty sesungguhnya bukan barang baru dalam sejarah perpajakan Indonesia. Pemerintah pernah memberlakukan Tax Amnesty pada 1964 dan 1984. Namun, penerapan keduanya dianggap gagal karena tidak berhasil mengoptimalkan penerimaan Negara sesuai dengan yang
6
Oleh I Wayan Suartana
ditargetkan. Kita harus banyak belajar dari kegagalan tersebut melalui metoda yang lebih mengena. Turun langsungnya Presiden Jokowi mudahmudahan memberikan motivasi intrinsic tersendiri bagi wajib pajak untuk memanfaatkan kesempatan ini. Respons positif pasar terhadap UU Tax Amnesty jangan sampai bersifat euphoria sementara, tetapi realiasasi penerimaan negara harus bisa diprediksi dalam kisaran yang wajar dari kebijakan ini, karena dalam dunia usaha ketidakpastian merupakan sebuah kendala. Hasil Tax Amnesty seyogianya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, suatu indikator yang diperhitungkan dalam mengambil keputusan. Sebaliknya, ketidakpastian akan menimbulkan risiko bersanding dengan hasil, dua sisi mata uang yang selalu hadir dalam setiap pengambilan keputusan. Dunia usaha biasanya akan melakukan tindakan tunggu dan lihat situasi yang berkembang, sembari berharap situasi tenang dan tidak ada kegaduhan baru terutama di pasar keuangan dan pasar modal yang mempengaruhi ekspektasi mereka. Dunia usaha akan memperhitungkan risiko yang harus ditanggungnya, karena ketidakpastian global juga membuat kemungkinan dana-dana di negara yang sedang bertumbuh ekonominya mengalami perubahan arah. Implementasi Tax Amnesty akan dilaksanakan dalam waktu tujuh bulan mulai sejak ditetapkan. Harapannya, dengan adanya Undang-Undang tersebut betul-betul efektif dapat menambah
pundi-pundi keuangan Negara untuk menambal deficit anggaran yang ada atau merevisi program-program yang tadinya dipangkas akhirnya jadi dieksekusi sehingga asumsi APBN-P 2016 terpenuhi. Menurut hitung-hitungan kasar, kalau potensi penghasilan kena pajak (PKP) adalah lebih dari 1.900 triliun rupiah, maka katakanlah tarif pajaknya rata-rata 10%, sehingga pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak sejumlah 190 triliun rupiah suatu jumlah yang cukup untuk ekonomi kita sesuai dengan skema yang dirancang pemerintah dalam pola penggunaan dana repatriasi. Ini lebih besar dari target pemerintah sebesar 165 trilun rupiah. Akan tetapi, target boleh tinggi tetapi harus realistis dengan disertai sosialisasi yang intensif dan berbagai insentif yang diberikan oleh pemerintah. Efektivitas Tax Amnesty tidak hanya tergantung dari komitmen wajib pajak tetapi juga upaya-upaya keras yang dilakukan di negara-negara tempat dana itu berlabuh untuk mempertahankan dana-dana orang Indonesia supaya tetap bertahan dengan berbagai insentif atau kebijakan ramah yang diberikan. Jadi, muncul �perang� insentif. Tindakan timbal balik ini bisa jadi akan menjadi kendala dalam implementasi Tax Amnesty, sehingga kesadaran wajib pajak sebagai warga negara diuji dalam konteks ini. Kendala lain yang muncul adalah adanya gugatan yang mempersepsikan seolah-olah UndangUndang ini memberikan hadiah bagi para pengemplang pajak yang menaruh uangnya di luar negeri. *Guru Besar FEB Unud
1 - 7 Agustus 2016
6
BALI SEPEKAN
16 Duktang Dipulangkan
MBP/olo
Digagalkan, Penyelundupan Ratusan Ekor Ayam Aduan JAJARAN Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Senin (18/7), berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ratusan ekor ayam aduan di pintu masuk Gilimanuk. Ayam aduan itu diselundupkan menggunakan truk yang ditutup terpal. Ayam tersebut diangkut dari Probolinggo dan rencananya dikirim ke Mengwi, Badung. Truk dengan nopol N 7653 UR yang dikemudikan Abu Hasan (57) ini diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Hasan mengaku ia datang ke Bali untuk mengambil barang rongsokan. Akan tetapi, saat berangkat dari Probolinggo ia mengangkut ratusan ayam jago yang
ditempatkan dalam kisa. Polisi mengamankan sekitar 87 kisa yang didalamnya berisi 136 ayam di dalam bak truk tersebut. Saat menjalani pemeriksaan di Pos 2 (pintu masuk Bali) sekitar pukul 02.00 dinihari, petugas menggeledah isi truknya. Hasilnya, ditemukan ratusan ekor ayam jago yang diseludupkan dari Probolinggo, Jatim. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Arka, seizin Kapolres Jembrana membenarkan adanya aksi penyelundupan ayam tersebut. z Surya darma
PENERTIBAN administrasi kependudukan yang dilakukan Pemkot Denpasar terus berlanjut. Setelah menyasar penumpang di Terminal Ubung, saat arus balik pascalebaran, berlanjut di masing-masing desa/kelurahan. Seperti yang dilakukan Desa Kesiman Petilan dan Kelurahan Ubung. Ratusan penduduk pendatang belum mengantongi KIPS (kartu identitas penduduk sementara). Mereka hanya membawa KTP asal. Selain itu, ada pula yang tanpa memiliki kartu identitas diri, terutama KTP. Sedikitnya terdapat 16 orang yang terjaring tanpa memiliki kartu identitas selama penertiban administrasi dilakukan. Selain tidak membawa kartu identitas, penjamin di Denpasar juga tidak ada. Karena itu, Senin, (18/7) lalu, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Denpasar memulangkan mereka ke tempat asalnya. “Proses pemulangan penduduk telantar di Kota Denpasar dari dua tempat telah dilakukan melalui proses dari Dinas Sosial Kota Denpasar kepada Dinas Sosial Provinsi Bali yang nantinya dilanjutkan pemulangan ke daerah asal masingmasing,” ujar Kadis Sosnaker Kota Denpasar IGA Rai Anom Suradi, Selasa (19/7) lalu. z Asmara
Diserang Tikus
90 Hektar Tanaman Alami Puso SEKITAR 90 hektar tanaman padi yang tersebar di wilayah Kabupaten Tabanan mengalami puso akibat diserang organisme pengganggu tanaman (OPT), salah satunya tikus. Serangan tertinggi terjadi di Kecamatan Penebel meliputi 71 hektar dan terbanyak di Subak Tingkih Kerep seluas 36 hektar. Menurut data Dinas Pertanian Tabanan, puso juga terjadi di Subak Baba-
kan Wanasari dan Subak Gunggungan, Desa Wanasari, masing-masing satu hektar, Subak Riang Tempek Sengkulung, Desa Riang Gede (Penebel) lima hektar, Subak Cepik (Penebel) 30 hektar, dan Subak Tuka (Baturiti) seluas 15 hektar. “Ini data periode Januari sampai Juni 2016,” papar Koordinator POPT Distan Tabanan Ir. I Nengah Durmita seizin Kepala Dinas Pertanian, Selasa
(19/7). Variasi serangan mulai dari ringan hingga puso. Di 10 kecamatan, dari 22.485 hektar realisasi tanam hingga Juni lalu sekitar 220 hektar mengalami serangan ringan, 32 hektar serangan sedang, sembilan hektar serangan berat, dan 90 hektar puso. z Puspadewi 1 - 7 Agustus 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Narkoba Mengintai Sekolah
B
eberapa waktu lalu, dunia pendidikan di Bali geger. Betapa tidak, lima pelajar dan mahasiswi di Mengwi, Badung diketahui positif narkoba. Kenyataan mencengangkan ini terkuak saat pihak Dinas Kesehatan Badung bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung, Dadan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Polresta Denpasar dan Polres Badung menggelar tes urine pada siswa dan mahasiswi di kabupaten terkaya di Bali tersebut. Kenyataan ini kian menguatkan Bali sebagai daerah pariwisata internasional terkenal memang menjadi tujuan kejahatan narkoba dan menjadi incaran jaringan narkoba internasional. Bahkan, tudingan bahwa narkoba sudah merambah semua kalangan dari berbagai profesi benar adanya. Lebih miris lagi, narkoba kini sudah mengintip dunia pendidikan di Bali. Sungguh menyesakkan dada, pelajar SMP dan mahasiswi kebidanan di Kecamatan Mengwi, Badung sudah menjadi pecandu narkoba. Jika generasi muda sudah seperti ini, bagaimana nasib bangsa ini ke depannya. Dominan mereka yang terjerumus dalam narkoba awalnya memang iseng dan cobacoba. Ini biasanya yang dominan menimpa para pelajar, coba-coba karena diajak teman. Lama-lama, mereka mulai kecanduan. Berhubung efek ketagihannya sangat tinggi dan penyalah guna narkoba mengganggur, otomatis mereka jadi pengedar untuk memenuhi ketagihan tersebut. Hal inilah yang diintip jaringan narkoba. Awalnya memberikan gratis, setelah kecanduan dipaksa membeli, lalu direkrut menjadi pengedar. Karena itu, Pengguna Narkoba Berdasarkan Profesi Tahun 2015 Profesi Swasta Wiraswasta Tidak bekerja Mahasiswa Pelajar Ibu rumah tangga PNS
Jumlah 641 orang 133 orang 94 orang 39 orang 14 orang 14 orang 10 orang
MBP/dok
Siswa menjalani tes urine untuk deteksi dini narkoba. Peredaran narkoba kini sudah merambah dunia pendidikan. Bahkan, ditemukan siswa SMP dan mahasiswi yang positif narkoba.
saat ini yang perlu dilindungi dan dibentengi adalah para remaja terutama berstatus pelajar dan mahasiswa. Mereka adalah generasi penerus dan aset bangsa. Jangan sampai Indonesia mengalami lose generasi. Untuk menyelamatkan pelajar dari bahaya narkoba, BNNP Bali bersinergi dengan Disdikpora Bali merealisasikan Kurikulum Terintegrasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) untuk SMP, SMA dan SMK. Materi narkoba untuk SMP akan disisipkan pada mata pelajaran Agama, PPKN, Bahasa Indonesia, IPS dan Penjaskes. Sedangkan n untuk un SMA dan SMK, disisipkan pada mata pelajaran Agama, PPKN, Bahasa Indonee sia, sia Sejarah dan Penjaskes. “Upaya ini cara kami melakukan pencegahan mulai dari k hulunya yaitu kurikulum pendidikan. Kami ingin melakukan pencegahan sejak dini dan supaya siswa paham bahaya narkoba,� ujar Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa. Penanganan narkoba di bagian hulunya segera dilakukan yaitu penerapan Kurikulum Terintegrasi yang dikomulasikan di lima mata pelajaran dan bisa benar-benar ditransfer ke anak didik serta menjadi salah
satu syarat kelulusan. Mengantisipasi menerima siswa baru pengguna narkoba, pihak sekolah sebaiknya melakukan tes urine. Selain menjaga citra sekolah, dari tes urine tersebutakan terdeteksi pelajar yang sudah memakai barang terlarang tersebut. Menurutnya, tes urine itu sangat penting sebagai data awal siswa masuk sekolah. Dari sana bisa tersaring siswa baru tersebut pengguna narkoba atau tidak. Jika pelaku narkoba, sebaiknya direhabilitasi dulu supaya tidak mempengaruhi teman-temannya. Untuk dosen atau pengajar, lanjut Suastawa, wajib tahu ciri-ciri orang pemakai narkoba yaitu awalnya riang jadi pendiam, sakit-sakitan, loyo, peragu, gampang putus asa, semangat kendor, boros, acuh dan suka mencuri serta sulit konsentrasi. Jika melihat ada orang seperti itu, ia berharap segera diinformasikan ke petugas BNNP atau BNNK supaya bisa cepat ditanggulangi. “Misi kami melakukan pecegahan dini yaitu rehabilitasi. Jika itu bisa dioptimalkan maka perkembangan jaringan narkoba ini bisa direm, kalau bisa distop,� tandas jenderal bintang satu asal Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Badung ini. z Ngurah Kertanegra
Sumber: BNNP Bali (berdasarkan perawatan)
8
1 - 7 Agustus 2016
8
Disdikpora akan Masukkan Materi Terintegrasi PEREDARAN narkotika saat ini sudah tidak mengenal kalangan dan sektor. Sebab, peredarannya tidak hanya di kalangan usia remaja dan tua di masyarakat, tetapi sudah merambah ke usia anak didik di sektor pendidikan. Tentu hal ini sangat memperihatinkan dan harus mendapat perhatian khusus dan serius dari semua kalangan. Mengingat, kaum pelajar merupakan aset generasi bangsa ke depannya. Oleh karena itu, sinergisitas peran antara orang tua, guru di sekolah dan masyarakat di sekitar sangat diharapkan untuk memperhatikan anak didik generasi bangsa ini. “Anak-anak usia pendidikan sejatinya adalah aset bangsa ke depannya, sehingga perhatian harus lebih difokuskan pada mereka. Karenanya, berbagai program untuk pencegahan dan sosialisasi bahaya narkoba juga harus dilakukan. Tidak hanya di kalangan pendidikan, tetapi juga instansi terkait,” ujar Sekretaris Disdikpora Bali, I Wayan Serinah, S.Sos., M.Si. Saat ini, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali sudah menjalin kerja sama dengan BNNP Bali untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar. Sosialisasi dan pencegahan bahaya narkoba sudah gencar dilakukan ke sekolah-sekolah. Bahkan, materi pelajaran terintegrasi tentang bahaya narkoba rencananya akan dimasukkan pada kurikulum. Namun, implemetasi masih dalam proses pengkajian oleh tim pengkaji kurikulum provinsi Bali. Dengan harapan, secara bertahap bahaya narkoba dapat dipahami oleh semua kalangan, baik anak didik, orang tua, dan masyarakat di sekitar. “Yang jelas, kerja sama pihak Disdikpora Bali dengan BNNP Bali sudah dilakukan. Rancangan kurikulumnya juga sudah ada. Tentu, dalam implementasi perlu penjabaran lebih lanjut untuk selanjutnya bisa berjalan dengan baik dan tidak mengganggu pelajaran lainnya. Dengan begitu, semua proses pembelajran dan prinsip pengenalan bahaya narkoba dan untuk mengantisipasi penyalahgunaannya dapat dilakukan sesuai dengan harapan,” tandasnya. Serinah mengatakan, sejatinya dalam kurikulum 2013 yang telah dilaksanakan, sudah banyak masuk pada tataran budi pekerti atau pendidikan karakter. Namun, permasalahan yang dihadapi selama ini adalah bagaimana kesiapan guru untuk mengimplementasikan materi tersebut sehingga setiap pembelajaran yang diberikan mencerminkan pendidikan karakter tersebut. “Teknis pembelajaran di sekolah tentu sudah diatur sedemikian rupa sesuai dengan kurikulum untuk memperkuat pendididkan karakter. Sehingga, semua proses yang dilakukan di sekolah dapat mencerminkan nilai budi pekerti. Dengan demikian, kita harapakan lambat laun penumbuhan budi pekerti terus berlangsung sehingga karakter bangsa yang baik tumbuh dan berkembang,” pungkasnya. z Winnata
MBP/winata
Sekretaris Disdikpora Bali, I Wayan Serinah, S.Sos., M.Si. 1 - 7 Agustus 2016
9
9
AKTIVITAS KLINIK JNANA MARGA Seks adalah sebuah aktivitas indah dan nikmat yang harus dilakukan dan dirasakan oleh pasangan sah. Seks dapat dilakukan oleh siapa saja. Untuk merasakan kebahagiaan dan kesempurnaan dalam hidup, tanpa memandang status sosial dan tingkat ekonomi. Tanpa seks, hidup manusia terasa hampa tak bernyawa. Menurut ahli seksual dan terapis Klinik Jnana Marga Nengah Edy Warsita, ada beberapa penyebabnya dan yang paling umum di antaranya ejakulasi dini. MBP/ist
MBP/ist
DEKOPINDA KLUNGKUNG - Bertepatan dengan HUT ke-69 Koperasi, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Klungkung akhirnya memiliki kantor sekretariat sendiri. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada lokasi proyek pembangunan gedung Dekopinda di Jalan Subali, Semarapura Klod Kangin, Rabu (13/7).
10
MBP/ist
IKIP - Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Saraswati Tabanan menggelar acara yudisium ke-31, Selasa (19/7). Untuk memastikan para alumninya terserap tenaga kerja, selain mengadakan acara pengerahan pengembangan karier yang akan digelar sebelum acara wisuda pada Kamis (28/7) mendatang, IKIP Saraswati juga telah memastikan kualitasnya dengan terakreditasi B secara institusi. JRO SUTIAWATI Sejak kecil Jro Sutiawati telah dibekali dengan indra keenam. Pada awalnya ia terlahir dengan kondisi keFDFDWDQ ÂżVLN SDGD kakinya (pincang). Saat masih remaja ia juga pernah mengalami sakit dan sempat dikira mengalami gangguan jiwa. Tak hanya itu, berbagai cobaan ia alami, seperti sakit dalam waktu lama. Dan semakin membuatnya heran hingga memutuskan menjadi paranormal adalah ketika ia mengalami mati suri saat masih remaja.
MBP/ist
1 - 7 Agustus 2016
10
MBP/ist
SMP PGRI 9 - Model pendidikan keluarga secara nyata diterapkan SMP PGRI 9 Denpasar. Sabtu (16/7), sekolah ini mengumpulkan orangtua siswa baru untuk menyosialisasi mengenai anak, serta penyampaian kebijakan untuk meningkatkan pengelolaan sekolah bermutu. Sosialisasi diikuti 237 orangtua siswa baru yang dibuka langsung Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. Acara juga dihadiri pembina yang juga Kepala SMPN 10 Denpasar Drs. Ketut Sukarta, M.Si.
MBP/ist
UNIVERSITAS NGURAH RAI - Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai menyelenggarakan seminar nasional (semnas) dengan tema “Regulasi Sanksi Kebiri bagi Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak�, pada Sabtu (16/7). Pada semnas tersebut, Arist Merdeka Sirait Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia diundang sebagai pembicara. Selain itu, dr. Lely Setiawati, Sp.KJ., Ketua P2TP2A Bali juga menjadi pembicara pada semnas tersebut.
MBP/ist
MBP/ist
POLTEKKES - Melepas 78 mahasiswa Jurusan Keperawatan, Program Studi (Prodi) D-3 Keperawatan Poltekkes Denpasar menggelar Yudisium, Jumat (15/7). Acara yudisum dan pelepasan tersebut dihadiri langsung Direktur Poltekkes Denpasar Anak Agung Ngurah Kusumajaya, S.P., MPH., Ketua Jurusan D-3 Keperawatan Poltekkes Denpasar NLP Yunianti SC., S.Kep., Ns., M.Pd., dan lainnya.
POLTEKKES DENPASAR - Peran Perguruan tinggi untuk ikut serta dalam pembangunan merupakan suatu kewajiban. Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Denpasar sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi kesehatan dalam salah satu perogram tri dharma perguruan tingginya secara aktif ikut serta dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pengabdian masayarakat (pengabmas), dengan tujuan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan, khususnya pada kelompok rentan seperti lanjut usia. 1 - 7 Agustus 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist MBP/ist
STAH - Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Gde Pudja Mataram menyelenggarakan seminar nasional bertajuk “Membangun Peradaban Bangsa Perspektif Pendidikan Agama -Agama” di Golden Palace, Senin (18/7). Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama (Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI) Prof. Dr. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., PhD., yang berperan sebagai keynote speaker menyatakan, pendidikan harus berbanding lurus dengan pembebasan.
PRAKTIK VALAS - Salah satu masalah krusial yang seakan tidak pernah selesai di dunia pariwisata adalah maraknya praktik valuta asing (valas) yang merugikan nama baik Bali di mata wisatawan. Praktik kecurangan yang dilakukan oleh oknum pengusaha ini sudah berlangsung puluhan tahun, dan belum ada langkah konkrit untuk menanganinya sampai adanya intervensi dari Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (DPDRI) dan Bank Indonesia (BI) Denpasar, di bawah pimpinan Dewi Setiowati untuk bersama–sama membantu Bali mengurai masalah ini.
THE PLATINUM - The Platinum Team The One Legian dan Hotel Villa Lumbung merayakan Anniversary ke-5 dengan beberapa kegiatan menarik pada Jumat (15/7). Sebelum puncak perayaan, The One Legian dan Hotel Villa Lumbung telah mulai merayakan anniversary dengan kompetisi futsal, bulu tangkis, gebug bantal, billiard, voli air, kompetisi memasak, video kreatif GLLNXWL VHO¿H GDQ JURX¿H EHUWHPDkan ‘’The Power of 5’’.
BALAI ARKEOLOGI - Balai Arkeologi Bali menggelar Lomba Rekonstruksi Gerabah diikuti puluhan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di areal Museum Purbakala Gilimanuk, Rabu (13/7). Kegiatan ini merupakan rangkaian ‘’Rumah Peradaban’’ di museum yang berada di Gilimanuk ini. Kepala Balai Arkeologi Bali (Bali-NTB-NTT) I Gusti Made Suarbawa mengatakan, dipilihnya gerabah untuk rekonstruksi karena merupakan salah satu hasil budaya leluhur dan dominan ditemukan di situs Gilimanuk ini.
12
1 - 7 Agustus 2016
MBP/ist
WABUP BADUNG - Guna mengantisipasi arus balik penumpang pasca-Lebaran, Wakil Bupati (Wabup) Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H., Sabtu (9/7) lalu meninjau kesiapan dari Terminal Tipe A Mengwi. Tak hanya memastikan kesiapan porsenel yang bertugas, Wabup asal Pecatu ini juga langsung melakukan sidak kelengkapan administrasi (KTP) para penumpang yang baru turun dari bus di Terminal Mengwi.
MBP/ist
BAKTI PANYINEBAN - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dan rombongan ngaturang bakti panyineban di Pura Luhur Giri Selaka Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, Sabtu (2/7) malam, terkait pujawali di pura itu. Selepas pamuspaan, Bupati Mas mengatakan persembahyangan itu sebagai wujud sradha bhakti umat Hindu.
MBP/ist
MIGRASI PENDATANG - Salah satu masalah klasik Bali pascalibur Lebaran adalah persoalan migrasi pendatang yang tidak terkontrol. Migrasi ini merupakan proses alami, mengingat Bali memiliki daya tarik ekonomi yang tinggi. Namun dalam pengalaman Bali selama sebagai bagian NKRI, tidak semua pendatang di Bali memiliki itikad baik untuk menjaga adat, seni dan budaya Bali yang dijiwai oleh nilai–nilai agama Hindu, sehingga rasa waspada dan curiga harus menjadi kultur baru dari masyarakat Bali. Demikian diungkapkan Gusti Wedakarna dalam Rapat Kerja (Raker) DPD-RI tentang penanganan arus balik di sejumlah pelabuhan di Bali.
MBP/ist
BEBEK GARING - Bebek Garing Restaurant kembali membuka outlet, berlokasi di Jalan Sunset Road, Kuta. Restoran yang merupakan bagian dari usaha Prada Group ini, kini membuka outlet yang keempat, Rabu (20/7). Menurut I Putu Arnawa, S.E. sebagai owner Bebek Garing Restaurant, target market yang ingin disasar adalah wisatawan domestik maupun mancanegara dan juga masyarakat lokal. 1 - 7 Agustus 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
KANTOR IMIGRASI - Atas laporan masyarakat yang disampaikan ke DPD-RI Bali terkait dengan adanya kebijakan sepihak dari Kantor Imigrasi Ngurah Rai tentang adanya peraturan baru tentang sejumlah tata cara berpakaian bagi pengguna jasa khususnya di Kantor Imigrasi, membuat Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III turun tangan. Yang menjadi keberatan masyarakat sebagaimana marak diperbincangkan di media sosial yakni adanya larangan tentang menggunakan sandal jepit, berpakaian minim dan berpelukan saat bertemu kawan di kantor Imigrasi.
MBP/ist
WAYAN PARNA - Penyampaian aspirasi masyarakat terus mendapat perhatian Pemkab Klungkung. Selain melalui acara temu wirasa dan bedah desa, kini penyampaian aspirasi oleh masyarakat dapat disalurkan melalui acara Mimbar Aspirasi Gema Santi (MAGS) yang diadakan di Lapangan Puputan Klungkung. Demikian disampaikan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Klungkung Drs. I Wayan Parna usai mengikuti rakortas terkait pelaksanaan acara tersebut di kantor bupati, Rabu (13/7).
MBP/ist
PAUD CENTRAL - Sebagai upaya untuk mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini, diperlukan sekolah yang memiliki visi dan misi dalam mendidik anak agar memiliki karakter yang bagus. Oleh karena itu, PAUD Central Bali yang berada di bawah yayasan Satu Cahaya, kini hadir di Bali yang beralamat di Jalan Tukad Badung XIV No. 7 Denpasar. PAUD Central Bali yang merupakan sekolah standar Jepang, Selasa (19/7) menggelar upacara pamelaspasan serta peresmian bertepatan dengan Purnama Kasa.
14 1 - 7 Agustus 2016
MBP/ist
RAKERCAB - Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng dibuka Rabu (13/7) di gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja Eks Pelabuhan Buleleng. Rakercab yang diikuti sekitar 1.498 undangan itu akan menjadi momentum penting menjabarkan kebijakan partai menyangkut kepentingan masyarakat khususnya di Buleleng.
MBP/ist MBP/ist
BPJS - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 300 pekerja disabilitas di wilayah Bali yang berada di bawah naungan Yayasan Bunga Bali, Yayasan Bakti Senang Hati dan Yayasan Mutiara Ubud. Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan diserahkan secara simbolis kepada empat orang perwakilan tenaga kerja disabilitas oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.
STIKES BALI - Sebanyak 187 mahasiswa Program Ners Stikes Bali yang diturunkan PKL sejak 6 Juni lalu di Desa Pemogan sukses mengemban tugasnya. PKL berakhir, Sabtu (16/7) lalu diawali dengan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) II yang dipusatkan di Banjar Sakah, Pemogan. Penutupan PKL ditandai dengan penyerahan mahasiswa oleh Kades Pemogan I Nyoman Gede Wiryanataha, S.E. kepada Ketua Stikes Bali diwakili Puket III I Ketut Suwarjana, SKM., MPH.
MBP/ist
FT UNWAR - Fakultas Teknik Universitas Warmadewa (FT Unwar) Denpasar dikenal sebagai fakultas yang konsisten dan kontinu menyelanggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara seimbang dan berkualitas. Program pengabdian masyarakatnya dikenal pro-rakyat atau menyentuh kepentingan rakyat banyak. Bahkan, program pengabdian masyarakat FT Unwar tak hanya di Bali melainkan juga di luar Bali.
MBP/ist
PERDIKNAS DENPASAR - Ada yang berbeda dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar, Senin (11/7). Ketua Perdiknas bersama para guru dan staf menyambut kehadiran siswa baru SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional, dua sekolah di bawah naungan Perdiknas. 1 - 7 Agustus 2016
15
POLITIK
Menuntut Hak Tradisional Adat
MBP/dok
Nyoman Dhamantra
B
ali harus memperkuat pondasi perjuangan terhadap pusat. Perjuangan Bali harus bersifat kolektif yang mengakomodasi perjuangan berbasis lingkungan dan adat. Ke depan Bali harus memperkuat daya tawar pada pemerintah pusat dengan memperkuatan tuntutan berbasis hak-hak tradisional adat. Setidaknya menurut anggota DPR RI, Nyoman Dhamantra, aspirasi krama Bali yang selama ini dikelola Pasubayan Desa Adat harus lebih fokus terhadap hak-hak otoritas tradisional adat. Fokus perjuangan Pasubayan Desa Adat ini jangan hanya fokus soal lingkungan yang selama ini menjadi perjuangan ForBali dan Walhi. “Isu lingkungan juga kerap dipatahkan dengan berbagai argumen. Dua tuntutan ini harus memiliki pengusung yang
16
jelas. Hak-hak adat dikelola pasubayan sedangkan lingkungan menjadi ranah Walhi,’’ sarannya. Ia pun mengingatkan agar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dikendalikan Susi Pujiastuti mengakomodir tuntutan krama Bali yang disurakan sekitar 40 desa adat di Bali. Ia mengaku telah melakukan anjang sana dengan melakukan simakrama di beberapa desa adat untuk lebih meyakinkan diri sebagai wakil rakyat, bahwa penolakan yang dilakukan desa adat itu bukanlah bentuk rekayasa. ‘’Pemerintah mestinya mengakomodir tuntutan otoritas adat di Bali. Keberpihakan pemerintah terhadap penyelamatan lingkungan harus sejalan dengan aspirasi yang berkembang yakni terakomodasinya hak-hak tradisional masyarakat adat di Bali,’’ sarannya.
Anggota Fraksi PDI-P DPR RI ini menegaskan, alasan penolakan lebih pada ketidakpuasan masyarakat adat terhadap perlakuan pembangunan selama ini yang mengabaikan hak tradisional masyarakat adat Bali. Hal ini dikhawatirkan dapat menghilangkan taksu Bali itu sendiri. Dari aspirasi yang berkembang itu, tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini telah bangkit kesadaran baru masyarakat adat di Bali untuk menuntut hak tradisionalnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan adat istiadat ataupun tradisinya sebaga umat Hindu. Kesadaran baru masyarakat adat di Bali atas hak tradisionalnya yang disampaikan secara masif melalui penolakan terhadap kebijakan investasi ini, merupakan fenomena baru yang wajib mendapat perhatian dan tindak lanjut yang konstruktif, khususnya dari pemerintah provinsi dengan mencabut rekomendasi gubernur yg merupakan janin ataupun cikal bakal lahirnya perpres 51/2014. Akademisi Universitas Ngurah Rai Dr. Supartha Djelantik mengingatkan agar pemerintah pusat tak hanya mengedepankan kepentingan investasi dalam mengelola Teluk Benoa. Pendekatan ekonomi dan regulasi yang membayangi rencana reklamasi ini mestinya dinyatakan gugur ketika otoritas adat di sekitar kawasan investasi menolaknya. ‘’Pasubayan Bendesa Pakraman telah menyatakan komitmennya akan berjuang terus menolak reklamasi Teluk Benoa. Usulan untuk mencabut Perpres 51/2014 yang memayungi ambisi menguruk Teluk Benoa mestinya segera dilakukan agar polemik ini tak menjadi beban pemerintahan. ‘’Pemimpin Bali jangan berlindung di balik ketentuan atau UU saja. Dengarkan rakyatamu protes dan suarakan tuntutan mereka ke pusat,” tegasnya. z Dira Arsana
1 - 7 Agustus 2016
16
AKTIVITAS
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Keberhasilan Pemkot Denpasar dalam memajukan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), mendapat apresiasi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Atas keberhasilan ini, Wali Kota Rai Mantra diudang menghadiri kerja sama antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan dan sekaligus diundang dalam konferensi pers peningkatan dan kerja sama UKM khususnya yang berkecimpung di bidang usaha kopi antara pelaku usaha kedua negara, Kamis (14/7).
MBP/ist
PURI TEGEH KORI - Puri Tegeh Kori sedang berbahagia atas kelahiran putra ketiga (purusa) dari Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa–Jro Melati Merry Dyanti. Kebahagiaan ini terasa lengkap dengan berkumpulnya keluarga besar dan kerabat Puri Tegeh Kori dalam upacara Manusa Yadnya khusus memperingati upacara enam bulanan purusa.
MBP/ist
ISKCON - Tahun 2016 ini, Perkumpulan Hare Krishna yang tergabung dalam Perkumpulan International Society for Krishna Consciousness (ISKCON) merayakan hari jadinya yang ke-50, dengan menyelenggarakan Bhakti Festival. Acara ini berlangsung tanggal 9 dan 10 Juli 2016, di Lapangan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar. Festival ini bertujuan berbagi kebahagiaan pengabdian suci bhakti dengan pengucapan nama suci Tuhan yang merupakan kegiatan utama pada jalan bhakti atau bhakti yoga dalam tradisi Hindu purba.
MBP/ist
PURWA DAKSINA - Ribuan umat Hindu tumpah ruah mengikuti prosesi purwa daksina, Minggu (10/7) di Puri Agung Jrokuta, Denpasar. Mereka mengikuti puncak Karya Mamukur Baligia Padudusan Agung di Puri Agung Jrokuta, Denpasar. Tercatat 199 puspa lingga yang terdiri dari 10 puspa lingga duwe puri dan 189 puspa lingga pangiring mengikuti prosesi purwa daksina. Upacara juga dihadiri panglingsir puri se-Bali. 1 - 7 Agustus 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
Rico Vergian Dinata
Persembahkan Perunggu untuk Merah Putih
S
alah satu petembak PON Bali I Kadek Rico Vergian Dinata yang memperkuat Timnas Perbakin Merah Putih mampu mempersembahkan medali perunggu dalam kejuaraan menembak yang bertajuk ”Yukutsk Children of Asia 6th Internasional Sports Games” di Rusia, belum lama ini. Sebiji medali perunggu yang direbut petembak yang masih berstatus siswa SMPN 1 Denpasar ini diraih di nomor air pistol 10 meter man. Sedangkan untuk medali emas direbut petembak Imankulov Eldar dari (Kazakhstan) dan perak direbut atlet tuan rumah Rusia Guriv Arsen. Dengan hasil ini, Indonesia hanya mampu membawa pulang satu medali saja lewat Rico Vergian Dinata dari Bali. Pasalnya, tiga petembak Indonesia lainnya yakni Fadilah di nomor arm putra, Melissa di nomor arm women dan Chesa di nomor 10 m women belum
mampu membawa pulang medali ke Tanah Air. Pelatih Timnas Perbakin Indonesia I Made Sugiantara mengatakan, dari empat petembak terbaik yang dikirim Indonesia, hanya satu petembak yang mampu membawa pulang medali perunggu lewat Rico. Meski hanya meraih perunggu, pihaknya menyambut positif raihan prestasi tersebut, mengingat hasil itu sudah maksimal melihat persaingan superketat. “Hasil sudah sangat lumayan bagus untuk menambah jam terbang bertanding Rico sebelum turun di PON. Ini pengalaman yang luar biasa, untuk merealisasikan medali emas di PON nanti. Apalagi, Rico menghuni grade I, otomatis atlet yang menghuni grade I diproyeksikan medali emas. Semoga kepercayaan itu bisa dijawab dengan prestasi terbaik di PON,” ungkap Sugiantara. Sugiantara menambahkan, lawan-lawan yang dihadapi Rico sangat berkualitas. Pasalnya, petembak dari negara lain rata-rata petembak yang sudah go international. “Bahkan, ada empat petembak dunia yang sering meraih juara mengikut kejuaraan ini. Sukses meraih perunggu saja sudah bersyukur. Artinya, Rico sudah mampu bersaing dengan petembak handal dunia,” tegas Sugiantara yang juga merupakan ayah dari Rico Atas prestasi ini, Rico mengaku bangga dan bersyukur dapat mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi itu dan berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia. Keberhasilan melenggang ke ajang internasional berkat motivasi tinggi dari sekolah serta pembinaan yang intensif dari pelatih. Prestasi Rico di tingkat internasional ini merupakan untuk ke dua kalinya. Sebelumnya, ia pernah menyabet medali emas di SEASA (South East Asia) Shooting Championship di Jakarta. Hasil medali perunggu di Rusia ini juga bagus bagi Rico yang kelahiran 14 April 2002 ini untuk persiapan ke depan, sebelum turun di arena PON XIX mendatang. Apalagi, Rico merupakan penghuni grade I di Pelatda PON Bali. z Eka Parananda
I Made Rico Vergian Dinatha
18
1 - 7 Agustus 2016
A KT I V I TA S
MBP/ist
KABUPATEN BADUNG - Belanja daerah Kabupaten Badung tahun 2017 dirancang nyaris menyentuh angka Rp 5 triliun, tepatnya Rp 4.960.523.583.567,29. Hal itu diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. dalam rapat paripurna DPRD Badung, Rabu (20/7). Rapat dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata, dihadiri Wabup Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Nyoman Karyana dan Made Sunartha serta anggota DPRD Badung.
MBP/ist
BROS - Bali Royal Hospital (BROS) melaksanakan symposium dan workshop Basic to Advance Laparoscopy (BALI) pada Jumat (15/7) lalu. Simposium membahas tentang Gynecologycal Endoscopy and Surgery an Overview and The Role of Operative Laparoscopy in Infertility, dibawakan oleh dr. Ida Bagus Putra Adnyana, Sp.OG (K-Fer).
HUT BROS - Bali Royal Hospital (BROS) merayakan HUT ke-6 pada Minggu (17/7) di Wantilan DPRD, Renon, dengan tema ‘’BROS in Harmony’’. Perayaan puncak HUT yang diisi lebih banyak kegiatan internal tersebut telah dimulai sejak Juni lalu, seperti kunjungan ke panti asuhan, tirta yatra, seminar bayi tabung, kunjungan ke panti sosial khusus lansia, donor darah, dan seminar BALI.
STIKES BALI - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali makin memperkuat kerja samanya dengan lembaga pendidikan tinggi sejenis di luar negeri. Makanya, kampus ini dikenal paling siap go ASEAN dan go international. Kampus Stikes Bali dikenal memiliki program go international yang dijalankan secara kontinu.
1 - 7 Agustus 2016
19
MANCANEGARA
Kudeta Gagal di Turki
P
residen Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan pihaknya memberlakukan keadaan darurat selama tiga bulan, menyusul kudeta militer yang gagal pekan lalu.Dalam pidato nasional yang disiarkan televisi [ekan lalu, Presiden Erdogan mengatakan keadaan darurat memungkinkan pemerintah mengejar orang-orang yang bertanggung jawab atas kudeta, yaitu pendukung ulama Turki di Amerika Serikat, Fethullah Gulen. Erdogan juga mengucapkan terima kasih kepada rakyat Turki atas keberanian mereka mengalahkan kudeta. Ia mengatakan kegagalan kudeta adalah titik balik sejarah Turki, hari ketika demokrasi tak bisa dikalahkan. Erdogan sebelumnya memperingatkan masih akan ada penangkatan dan pemberhentian ketika aparat keamanan menginterogasi puluhan ribu orang yang ditahan atau diskors. Mereka ini berasal dari jajaran militer, PNS, dan lingkungan pendidikan. Mereka yang ditahan termasuk 99 perwira tinggi militer yang sekarang secara resmi dikenai dakwaan.Hingga kini lebih dari 50.000 orang ditangkap, dipecat atau diberhentikan sementara. Pihak berwenang Turki juga melarang semua akademisi pergi ke luar negeri dalam rangka pembersihan pegawai negeri yang dicurigai terkait atas upaya kudeta tersebut. Upaya ‘pembersihan’ di Turki meluas sampai ke aparat sipil.Sedang para akademisi yang saat ini berada di luar negeri untuk bekerja atau belajar diminta untuk kembali ke Turki sesegera mungkin. Sejauh ini sekitar 1.577 dekan, 21.000 guru, dan 15.000 pejabat Kementerian Pendidikan sudah diminta mengundurkan diri.Mereka dicurigai terkait dengan Fethullah Gulen, yang dituduh sebagai otak di balik upaya kudeta. Kudeta Turki memang cukup mengagetkan. Turki adalah negara yang cukup penting di perbatasan Asia dan Eropa bukan hanya dilihat dari perspektif geografis, tetapi juga dalam perspektif budaya dan
20
1 - 7 Agustus 2016
demokrasi. Turki telah menempuh banyak jalan dan meskipun berbeda dengan budaya negara-negara tetangganya, namun perjalanan Turki untuk menjadi negara demokrasi tak kurang berlikunya. Beberapa kali Turki mengalami kudeta dan kudeta kali ini bagaimanapun sempat memberikan pesan yang tidak diharapkan bagi pembangunan demokrasi. Banyak pihak boleh mengatakan bahwa Erdogan sudah berubah menjadi penguasa yang otoriter atau bahkan menjurus menjadi diktator. Namun demikian junta militer jelas lebih buruk daripada rezim otoriter yang dalam beberapa hal masih mematuhi prinsip-prinsip demokrasi. Pengamat Politik Internasional Arya Sandhiyudha mengatakan, upaya kudeta ini cukup lemah meski pihak penkudeta telah mengendalikan transportasi dan infrastruktur utama. “Saya sendiri sejak awal menduga peluang gagal sangat tinggi karena beberapa hal,” kata Doktor Bidang Ilmu Politik dan Hubungan Internasional dari Universitas Fatih, Turki itu . Arya mengatakan, ada sejumlah hal yang membuat kudeta Turki gagal, diantaranya polarisasi faksi partai politik, dukungan masyarakat serta soliditas keamanan nasional. Terkait polarisasi faksi, Arya mangambil contoh, pada pemilu Turki tahun 2015, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) memenangkan 49,5 persen suara. Namun negara ini sangat terpolarisasi antara kaum Sekuler, Islamis, Kurdi dan Nasionalis. “Turki memiliki sejumlah oposisi terhadap Islam yang menentang agenda politik berhaluan neo-Ottoman dalam arah kebijakan luar negeri Erdogan, tapi di sisi lain mereka pendukung Presiden yang absah secara demokratis. Selain itu, ada banyak orang Turki yang anti-Erdogan belum tentu juga pro-kudeta, karena mengingat trauma ketidakstabilan ekonomi dan politik di masa lalu ketika kudeta terjadi di Turki. Upaya kudeta in jelas merupakan produk dari faksi elit dalam militer yang nampaknya
tidak sukses untuk menjalankan kudeta,” kata Arya. Sedangkan soal dukungan masyarakat, Arya mengungkapkan bahwa demokrasi telah menggariskan bahwa yang akan menentukan siapa yang keluar sebagai pemimpin di Turki adalah rakyat. Counter Coups mendukung Erdogan bergerak cepat dan massif dan mereka keluar rumah pada dini hari mengungkapkan dukungan untuk presiden dan partainya. “Militer dikerahkan untuk melakukan pendudukan dan pengamanan di tempattempat umum utama seperti Taksim Square, tapi kehadiran aksi balasan lebih luas dan kuat. Polisi anti huru hara juga telah bergabung dengan para demonstran aksi balasan, menembakkan senjata di udara dan meminta tentara untuk meninggalkan tempat. Meski militer menembaki demonstran di Jembatan Bosporus, mereka yang menghasut kudeta jelas malah makin kehilangan dukungan publik. Hal unik, Erdogan meskipun Presiden masih menjadi magnet gerakkan rakyat lawan kudeta di jalanan,”imbuhnya Kemudian terkait soliditas keamanan nasional, menurut Arya, sebuah kudeta yang sukses membutuhkan soliditas pasukan keamanan. Namun di Turki, tanda-tanda NRQÀLN GL DQWDUD EHUEDJDL ODSLVDQ PLOLWHU ternyata masih eksis. Kudeta ini sendiri terbilang memang cukup kontroversial. Pertama karena skalanya yang tidak cukup masif, hanya melibatkan segelintir tentara, dan kedua, Erdogan dengan cepat menuduh Fethullah Gulen, seorang ulama dan tokoh berpengaruh, sebagai dalang. Gulen sendiri berbalik menuduh Erdogan sebagai dalang atas “sandiwara” kudeta tersebut. Hal ini kemudian ditanggapi dengan cepatnya Erdogan melakukan “pembersihan dan pemecatan” terhadap kekuatan militer dan hakim yang dituduh menjadi pendukung Gulen.Bagaimana menurut anda? z Gugiek Savindra
A KT I V I TA S
MBP/ist
STIKES - Mengantisipasi persaingan antara pencari kerja di era globalisasi saat ini, sejumlah lembaga pencetak tenaga kerja terus berupaya mengembangkan terobosan-terobosan baru guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Wira Medika PPNI Bali yang memiliki tiga program studi, yakni Progam Profesi Ners, S-1 Ilmu Keperawatan dan D-3 Analis Kesehatan melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKES) telah terakreditasi B.
MBP/ist
CHIS DENPASAR - Dalam rangka mengisi kegiatan liburan awal tahun pelajaran 2016/2017, Gema INTI Bali bekerja sama dengan Yunan Overseas Cultural & Education Center menggelar Festival Budaya di Sekolah CHIS Denpasar. Festival Budaya yang digelar selama enam hari dari tanggal 1 - 7 Juli ini didukung oleh PINTI Bali, Gema INTI Bali, Konsulat Jenderal RRT (Republik Rakyat Tiongkok) dan Sekolah CHIS Denpasar.
MBP/ist
MBP/ist
DIKSA - Karya Diksa-Dwijati/Mapodgala Jero Mangku Gede Kondra, S.Ag., beserta istri Jero Mangku Istri Luh Gede Swindrawati, S.Ag., Grya Gede WidyabhawanasanaPedukuhan Pande Munggu, Banjar Dukuh Pandean, Desa Adat Pande Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, dilaksanakan bertepatan pada Purnama Kasa, Anggara Kliwon Kulantir, Selasa (19/7). Karya tersebut dihadiri para Sulinggih, Jero Pemangku, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan lainnya.
SMP DWIJENDRA BUALU - Berdiri sejak 1975 silam, SMP Dwijendra Bualu merupakan sekolah swasta yang bernuansa agama Hindu dan berkebudayaan Bali. Oleh karenanya, sekolah yang terletak di Jalan Raya I Gusti Ngurah Rai, Nusa Dua ini berkomitmen menjaga kebudayaan Bali. Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS saat kunjungan kerjanya sekaligus memantau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SMP Dwijendra Bualu, Selasa (12/7). 1 - 7 Agustus 2016
21
DAERAH Bencana longsor di Karangasem akibat hujan lebat.
Dampak Hujan di Sejumlah Daerah
Karangasem Dikepung Longsor MBP/gie
D
alam beberapa waktu terakhir, wilayah Bali diguyur hujan cukup lebat. Padahal, saat ini sejatinya sudah memasuki musim kemarau. Namun, intensitas hujan justru semakin meninggi. Bukan saja intensitas hujan yang tinggi, namun yang lebih parah adalah dampaknya. Bencana di sejumlah daerah terjadi akibat hujan yang cukup tinggi ini. Salah satunya, yakni Karangasem. Kabupaten ini terus diguyur hujan lebat. Intensitas hujan yang begitu tinggi membuat posisi tanah di sejumlah tempat tergerus. Seperti yang terjadi Senin (18/7) lalu. Akibatnya, longsor “mengepung� wilayah Karangasem, menutup akses jalan hingga menghancurkan palinggih di sebuah pura. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, laporan longsor pertama kali diterima petugas BPBD Karangasem, sekitar pukul 07.15 Wita. Longsor di empat titik terjadi di Jalur Nampo menuju Batu Ampin, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem. Dari empat titik longsor, satu di antaranya cukup parah. Bahkan, kedua wilayah itu sempat terisolir setengah hari. Petugas BPBD harus dibantu alat berat milik warga setempat untuk membuka kembali akses jalan tersebut. Penanganan dibantu Babinsa, Babinkamtibmas dan warga setempat. “Longsor terparah di titik ini menyebabkan dua banjar dinas itu
22
1 - 7 Agustus 2016
sempat terisolir,� kata Arimbawa. Namun, setelah penanganan beberapa jam dengan memindahkan longsoran di titik itu, akses jalan sudah kembali normal. Belum selesai penanganan di Nampo, bencana longsor dilaporkan kembali terjadi di Banjar Dinas Ampin, Desa Jungutan, sekitar pukul 08.30 Wita. Akibat longsor, dapur milik I Wayan Giur (35) mengalami kerusakan berat. Material longsor mengubur dapur berikut peralatan dapurnya. Namun, setelah penanganan, seluruh benda berharga di rumah itu dapat dievakuasi. Usai penanganan di Desa Jungutan, petugas BPBD Karangasem harus kembali melakukan penanganan longsor di sekitar BTN Jasri Blok L, Lingkungan Jasri Kaler. Senderan di salah satu bagian sungai itu jebol setelah diterjang air kiriman dari hulu, sekitar pukul 10.32 Wita. Senderan sungai di Tukad Krekuk ini memang sudah langganan longsor setiap terjadi hujan lebat. Hal itu disebabkan pondasi pembangunannya tak kuat menahan beban material dan besarnya air dari hulu. Namun, untuk penanganannya, BPBD Karangasem sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karangasem, khususnya Bidang Sumber Daya Air. Arimbawa menambahkan, sebelum terjadi longsor, BPBD Karangasem lebih dulu menerima laporan banjir di Banjar Papung
Desa Bungaya Kauh, Kecamatan Bebandem sekitar pukul 05.30 Wita. Banjir setelah hujan lebat sehari itu merendam rumah milik I Nengah Renis (65) dan I Komang Renbum (30). Penyebab banjir, akibat luapan air dari saluran irigasi yang meluap ke rumah tersebut. Bahkan, ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Beruntung tidak terjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kedua warga ini kehilangan tempat berteduh karena banjir menyebabkan rumahnya rusak berat. Bencana lainnya juga terjadi di Desa Telaga Tawang, Kecamatan Sidemen sekitar pukul. 15.00 Wita. Bedanya, hujan seharian mengakibatkan pohon tumbang. Parahnya, pohon tumbang ini menimpa panyengker Pura Taman Tirta Telaga Tawang beserta palinggih Padma, Bale Pawedaan, dan Bale Pasamuhan hingga hancur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Tim ESR langsung melakukan pendataan dan pengambilan dokumentasi di lokasi yang terdampak. Terhadap dampak bencana ini, Arimbawa meminta masyarakat Karangasem tetap waspada. Sebab, cuaca buruk ini nampaknya belum ada tanda-tanda akan berhenti. Hujan lebat diperkirakan masih akan berlansung hingga akhir bulan ini. z Bagiarta
A KT I V I TA S DKP - Fenomena sampah plastik di Badung yang mencapai 750 kg atau 0,58 % dari total sampah 210 ton per hari, perlu diadakan totalitas penanganan dengan inovasi. Kali ini inovasi yang disuguhkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung adalah Gotik (Gojek Sampah Plastik). Senin (18/7), Bupati Badung Nyoman Giri Prasta meresmikan inovasi tersebut di Wantilan Pura Perancak Desa Tibubeneng, Kuta Utara.
WABUD BADUNG - Menyikapi hadirnya kembali penduduk nonpermanen (penduduk pendatang/duktang) pasca-Lebaran, Wabup Badung I Ketut Suiasa terus melakukan langkah cepat guna tetap menciptakan kondisi wilayah Kabupaten Badung yang aman, nyaman dan kondusif. Selasa (12/7), Wabup Suiasa mengumpulkan para lurah, bendesa adat termasuk kepala lingkungan (kaling) se-Kecamatan Kuta untuk diberikan pengarahan guna mengantisipasi duktang di kampung turis Kuta.
MBP/ist
KONFERENSI OWHC - Ditunjuknya Denpasar sebagai tuan rumah penyelenggara Konferensi Organisation Word +HULWDJH &LW\ 2:+& WLQJNDW $VLD 3DVLÂżN PHQGDSDW dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI yang disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata RI Prof. Dr. Gde Pitana ketika menerima Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (19/7).
MBP/ist
SLUB SARASWATI - Sisiwa SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar tak pernah berhenti mencetak prestasi. Mengawali tahun ajaran baru ini, dua prestasi pemuncak diraih siswanya. Prestasi pertama, Putu Wira Widiantara (IX-bilingual) menjadi duta Bali dalam Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) PMI se-Indonesia. Jumbara diadakan di Sulawesi 24-30 Juli. 1 - 7 Agustus 2016
23
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
BALI GLOBAL - SMK TI Bali Global melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (11/7). Tema MPLS SMK TI Bali Global ‘’Melalui Pengenalan Lingkungan Sekolah yang Sejuk, Sehat dan Berbudaya, Kita Tumbuhkan Generasi Muda yang Berkarakter dan Peduli Lingkungan’’.
PENMARU UNWAR – Sabtu (16/7), hasil seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) Unwar gelombang I diumumkan. Sedangkan hasil seleksi gelombang II di FKIK Unwar diumumkan pada 20 Juli mendatang. Ketua Panitia Penmaru Dr. Ir. I Ketut Irianto, M.Si. mengungkapkan, dari 2.799 peserta Penmaru yang mengikuti tes, yang dinyatakan lulus 1.636 orang.
PDIP - Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke-I DPC PDI Perjuangan Jembrana digelar di Kantor DPC setempat, Selasa (12/7). Rakercab yang dibuka Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster ini mengusung tema Memilih “Jalan Trisakti” untuk kesejahteraan rakyat Jembrana melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB).
IHDN DENPASAR - IHDN Denpasar sukses memukau penonton Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 di Panggung Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Kamis (7/7) malam. Sekaa Gong Ratna Saraswati di kampus bernapaskan Hindu ini menjadi Duta Provinsi Bali dalam Parade Gong Kebyar Dewasa berhadapan dengan Sekaa Gong Kebyar Duta Kabupaten Bangli.
24
1 - 7 Agustus 2016
MBP/ist
MBP/ist MBP/ist
SMK DWIJENDRA – SMK Dwijendra Denpasar mulai tahun ajaran baru ini sudah menempati gedung baru. Gedung baru berlantai tiga di-pelaspas alit, Kamis (7/7), di-puput Jero Mangku Eri Suardana diikuti semua guru dan karyawan SMK Dwijendra Denpasar. Acara juga dihadiri Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar M.S. Chandra Jaya.
SIWA MURTI - Perguruan Siwa Murti kembali menggelar kegiatan bakti sosial dalam bentuk pengobatan niskala gratis di Kabupaten Tabanan. Acara yang dipaketkan dengan pengobatan medis atau sekala dari Dinas Kesehatan Tabanan ini digelar di Wantilan Monumen Markas Besar Oemoem (MBO) Munduk Malang, Desa Dalang, Selemadeg Timur, Sabtu (16/7).
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI TABANAN – Sebagai umat Hindu dan warga Bali yang cinta akan budaya dan warisan leluhur serta berharap Bali selalu ajeg dan santhi, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti melakukan persembahyangan di beberapa pura di daerah Bali Selatan, yakni Pura Geger Dalem Pemutih di Desa Adat Peminge, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dan Pura Luhur Uluwatu, Rabu (6/7) lalu.
YKKPB - Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) terus mengembangkan unit usaha. Untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, kini Gedung YKKPB berpindah tempat dari Jalan Merdeka IV No. 5 ke Jalan Anyelir No. 5 Denpasar. Upacara pamelaspas gedung baru dilakukan Selasa (19/7) di-puput Ida Pedanda Gede Alit dari Geria Tampakgangsul, Denpasar. 1 - 7 Agustus 2016
25
LENSA
RUMAH POHON Sejumlah wisatawan menikmati suasana alam di objek wisata rumah pohon di Kubu, Karangasem. Meski tergolong objek wisata baru, namun pada liburan banyak wisatawan yang sebagian besar domestik berkunjung melihat panorama pegunungan dan laut di tempat tersebut.
MBP/eka
OLAHRAGA
Siap Hadapi Olimpiade Rio
O
limpiade 2016 tinggal beberapa pekan lagi dan tim bola basket AS telah menemukan skuad terbaiknya untuk memburu medali emas. Uniknya, tim asuhan Mike Krzyzewski kali ini hanya diperkuat dua pemain yang menghasilkan emas pada Olimpiade London 2016. Carmelo Anthony kembali mengenakan seragam timnas untuk keempat kalinya setelah meraih perunggu pada Olimpiade 2004 dan emas di 2008 dan 2012. Sementara Kevin Durant ingin melengkapi koleksi emasnya setelah menjadi juara di London empat tahun lalu. Sementara 10 pemain tersisa yang akan mewakili AS di Rio de Janeiro nanti, merupakan wajah-wajah baru. Mereka tidak bisa dipandang sebelah mata karena beberapa diantaranya merupakan anggota tim yang memenangi Kejuaraan Dunia FIBA 2014. Jadi mereka telah faham yang menjadi target di Rio nanti. Krzyzewski diuntungkan dengan terbentuknya skuad timnas ini sejak Juni lalu. Dua bulan waktu tersisa digunakan untuk membuat eksperimen dan pemantapan strategi bermain. “Mereka kini sepenuhnya telah fokus menjadi satu tim,” tegas Krzyzewski setelah melakukan perampingan dari 16 pemain menjadi 12 pemain. Komitmen mereka pun pantas diacungi jempol. Anthony memimpin rekan-rekannya dengan semangat untuk mewujudkan tim ini menjadi yang terbaik. Demikian pula dengan Durant, Kyrie Irving dan DeMarcus Cousins, yang memiliki peran besar dalam membangun displin dan menjadi panutan sejak proses pemusatan pelatihan ini dilakukan. “Banyak pemain baru di tim ini, jadi saya memberikan kesempatan pada mereka untuk menjadi pemimpin. Mereka menikmati suasana seperti ini,” tambah Krzyzewski yang untuk pertama kali sejak 2005 menghadapi suasana seperti ini. Ia juga mengulang ritual yang selama ini dilakukan yakni dengan mengumpulkan pemain dan staf setiap akhir pekan untuk menyaksikan rekaman video pertandingan-pertandingan sebelumnya. Tak lupa, pidato-pidato penuh motivasi, diberikan pada setiap sesi tentang tujuan menjadi anggota
timnas. Sesi diskusi juga dilakukan tidak hanya membahas tentang pertandingan dan situasi internal. Persoalan nasional pun juga dibahas dalam perspektif yang lebih luas. “Setiap kali kita mendapat kesempatan menghadiri pertemuan itu dan memahami bahwa apa yang kita kerjakan saat ini jauh lebih besar dari yang selama ini kita pikirkan sebagai seorang pemain bola basket. Ini akan membuat anda menjadi tawar hati dan memandang sesuatu dari berbagai perspektif,” jelas DeMar DeRozan. “Di sisi lain, ini juga akan memudahkan anda menyelesaikan semua tugas, melaksanakan pekerjaan dengan senang hati untuk mewakili negara.” Bagi Krzyzewski sendiri ini merupakan babak baru sekaligus babak akhir dari pengabdiannya. Pria berusia 69 tahun itu membawa timnas meraih medali emas di Olimpiade 2008 dan 2012 serta Kejuaraan Dunia 2010 dan 2014. Pasukannya juga mendulang gelar pada Turnamen FIBA Americas 2007. Namun ia mengingatkan bahwa yang terpenting bukanlah pencapaian dirinnya, Anthony dan Durant. Sebaliknya tujuan utamanya adalah memastikan skuadnya siap menghadapi lagalaga di Olimpiade mendatang, laporan Associated Press. z Yudi Winanto
MBP/ap
Pelatih tim bola basket AS Mike Krzyzewski (kiri) berpose bersama tim asuhannya yang akan diturunkan di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil. 1 - 7 Agustus 2016
27
OLAHRAGA
Tenis Buleleng Paling Menggeliat TURNAMEN tenis junior Piala Bima Sakti IV/2016 di Denpasar, 11-15 Juli lalu, didominasi petenis Kabupaten Buleleng. Wakil Bali Utara ini menyabet delapan gelar juara dalam ajang yang mempertandingkan kelompok umur (KU)-10, 12, 14, dan 16 putra-putri serta tunggal ganda tersebut. Buleleng berjaya lewat Putu Aryael Wahyu dan Komang Gina Kusuma yang menjuarai tunggal putra dan putri KU-12, Putu Aryael Wahyu/Lucky Valencia (ganda U-12), Komang Gina Kusuma/Ni Made Sinta Junia, Dewa Ratu Rangga, Kadek Dewi Ratu/Komang Akda Wijaya (KU-14), Desak Meisa, serta Desak Meisa/Made Adnyani (KU-16). Bangli mendapat gelar dari Made Rama Putra Adrianta (KU-10) dan Made Rama Putra/Kadek Krisna Budi. Jembrana memperoleh juara KU-14 berkat perjuangan Anggi Dwi, sedangkan Denpasar dan Gianyar menyabet titel yang dihasilkan Ida Ayu Tirta/A.A. Istri Sri S. di nomor ganda KU-10. Piala lainnya direbut petenis luar Bali, yaitu Zoelfanka (tunggal/Malang), Patrick Mahune (Manado, Sulut), Patrikc Mahune/M. Rizki $QDQGD JDQGD .8 %RJRU GDQ 'HLV\D $OÂżQD 1L .HWX 'HYL (NTB/Jembrana) yang turun di ganda KU-14. Prestasi tenis Buleleng menonjol di Bali sejak dulu. Kabupaten ini sebelumnya melahirkan petenis andalan Bali seperti Candra Widiartra dan Nyoman Ardana. Mantan atlet ini mau
berbagi ilmu dan berlatih tanding dengan juniornya hingga sekarang. Tidak mengherankan kemudian muncul bibit-bibit unggul macam Kadek Agus Satria Winaya Putra alias Mbombom. Mbombom yang masuk tim Bali ke PON 2016 di Jawa Barat bahkan pernah diincar pelatih nasional Deddy Prasetyo. ‘’Tenis merupakan cabang olahraga paling memasyarakat di Buleleng,’’ NDWD &RNRUGD $JXQJ $ULEDZD :DNLO 6HNXP 3HQJSURY 3HOWL %DOL yang juga Ketua Panpel Piala Bima Sakti. Aribawa yakin tenis Buleleng akan makin menggeliat karena tidak pernah kehabisan stok pemain. Hanya, terkadang mereka terbentur dana guna mengikuti Turnamen Diakui Pelti (TDP) ke luar Bali untuk memperbaiki Peringkat Nasional Pelti (PNP) serta menjajal kekuatan petenis luar Bali. Piala Bima Sakti termasuk TDP dan juaranya otomatis menyodok PNP. Gereget pembinaan tenis kini tampak di Bangli, Gianyar, dan Klungkung. Pengurus Pelti di ketiga kabupaten ini meningkatkan pembinaan untuk mencetak atlet junior. Perkembangan petenis junior di ketiga daerah itu dan Bali umumnya semakin bergairah dengan digelarnya kejuaraan Piala Jimbarwana, Piala Bupati Bangli, Piala Bupati Gianyar, dan Piala Armada. Dukungan lainnya adalah piagam prestasi tenis bisa dipakai melanjutkan sekolah lewat jalur prestasi. Sederet petenis Bali diterima menjadi TNI-AL seperti Putu Nonik Armini, Bagas Krisnamurti (TNI-AD), Anastasia Jeany (Polwan), dan Kadek Ayu Sri Yulia Danawati sedang mengikuti tes Akmil AD. ‘’Kami harapkan Pengkot dan Pengkab Pelti punya turnamen rutin untuk ajang pembinaan,’’ ujar Sekum Pelti Bali I GAN Susrama. z Daniel Fajry
MBP/ist
Cokorda Agung Aribawa
28 1 - 7 Agustus 2016
A KT I V I TA S
MBP/ist
INDONESIA POWER - PT Indonesia Power UPJP memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat di sekitar PLTG Gilimanuk, Jumat (15/7). Penyerahan yang dilaksanakan di areal PLTG Gilimanuk MBP/ist
itu dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, jajaran PT Indonesia Power UPJP Bali dan PLTG Gilimanuk, Kapolsek Gilimanuk, Camat Melaya, Bendesa dan Kelurahan Gilimanuk. Ratusan warga sekitar pembangkit hadir dalam penyerahan bantuan ini.
SMK PRADA - SMK Pariwisata Dalung (Prada) dalam meningkatkan mutu pendidikan berpedoman pada visi yaitu mencetak anak didik berprestasi, bermutu dan berkompetitif, berwawasan global dengan berlandaskan pada link and match berdasarkan nilai-nilai luhur agama dan budaya. Oleh karena itu, saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) diisi berbagai kegiatan.
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI BULELENG - Sebagai salah satu bentuk kepedulian dan toleransi antar umat beragama, serta untuk menjalin tali silahturahmi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bekerja sama dengan Kemenag dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buleleng menggelar acara Buka Puasa Bersama di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Minggu (3/7).
DUKUH SULADRI - Pura Tamansari Banjar Dukuh, Desa Nyalian, Banjarangkan, Klungkung menjadi cikal bakal keberadaan warih Dukuh Suladri yang kini keturunannya tersebar di seluruh Bali. Pura yang menjadi tempat pasraman Ki Dukuh Suladri ini ditemukan oleh para keturunan Dukuh Suladri pada tahun 2000 dan akhirnya dibangun kembali. Setelah selesai dibangun dengan menghabiskan anggaran hingga Rp 1,5 miliar, akhirnya dilaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Tawur Agung dan Padudusan Manawa Ratna yang puncak acaranya jatuh pada Anggara Kliwon Kulantir nemu Purnama Kasa pada 19 Juli 2016. 1 - 7 Agustus 2016
29
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
TAMAN AYUN - Pariwisata tak hanya pemandangan dan cerita-cerita sejarah. Pariwisata pun membutuhkan lebih banyak atraksi sebagai pemanis, sehingga wisatawan lebih tertarik mengunjungi sebuah destinasi. Adalah A.A. Gde Agung, S.H., mantan Bupati Badung, merasa memiliki kewajiban moral untuk tetap mengajegkan pariwisata Bali khususnya Taman Ayun. Karena itu, Panglingsir Puri Ageng Mengwi ini tetap mengeluarkan inovasi-inovasi yang dinilai bermanfaat bagi sektor pariwisata.
RANPERDA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun 2016 setelah perubahan dirancang Rp 2,05 triliun lebih. Nilai ini mengalami peningkatan Rp 38,70 miliar lebih dibandingkan anggaran induk Rp 2,01 triliun lebih. Hal tersebut dikemukakan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menyampaikan pidato pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2016, Senin (18/7).
MBP/ist
REUNI PERAK - Persahabatan alumni SMA Negeri 1 (Smansa) Singaraja angkatan tahun 1991 terjalin kompak MBP/ist
sepanjang tahun. Keceriaan ditunjukkan usai para alumni itu mengikuti jalan sehat di seputaran Kota Singaraja. Acara itu dirangkaikan reuni perak ke-25 tahun. Seluruh alumni tumpah ruah memadati jalanan yang juga dimeriahkan iring-iringan marching band Smansa Singaraja.
30 1 - 7 Agustus 2016
BPJS BALI - Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Provinsi Bali menyerahkan santunan klaim kematian kepada Putu Raka selaku ahli waris alm. Ni Putu Wiratni, karyawan HardysMalls Tabanan yang meninggal karena mengalami kecelakaan saat perjalanan kerja. Penyerahan itu dilakukan Kepala Bidang Pemasaran PU Bali I Ziki Nihwanto bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tabanan Tjokorda Alit Juli, Jumat 3 Juni 2016 bertempat di HardysMalls Ngurah Rai Tabanan.
MBP/ist
MBP/ist
VAKSIN PALSU - Maraknya peredaran vaksin palsu, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kian waspada dan telah melakukan langkah-langkah antisipasi, baik di RSUD maupun di puskesmas. Meskipun telah melakukan penyelidikan dan hasilnya tidak ditemukan vaksin palsu di Badung, namun Sekda Badung Kompyang R. Swandika kembali menegaskan sekaligus menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan, RSUD maupun seluruh puskesmas di Badung untuk kembali melakukan audit dan investigasi terhadap peredaran vaksin palsu tersebut.
SIDAK - Memastikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Badung tidak berhenti saat cuti bersama, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Senin (4/7) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah Mangusada Badung. Dalam sidak tersebut, Wabup asal Pecatu, Kuta Selatan ini mengunjungi sejumlah ruangan emergency di rumah sakit tersebut. Ketika baru sampai di lobi rumah sakit, Suiasa diterima langsung oleh Dirut RSUD Mangusada Badung dr. Agus Bintang Suryadhi dan sejumlah pejabat di RSUD termegah di Badung tersebut.
MBP/ist
MBP/ist
SIDANG PARIPURNA - Eksekutif dan legislatif di Pemerintah Kabupaten Tabanan mempunyai komitmen yang sama dalam pembentukan produk hukum daerah berupa peraturan daerah (perda). Hal ini terbukti pada sidang paripurna terkait dengan rancangan perda (ranperda) yang diajukan atas inisiatif DPRD Tabanan di Gedung DPRD setempat, Selasa (19/7).
KESEPAKATAN - Dalam rangka perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional, Senin (18/7) dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, tentang Jaminan Kesehatan bagi mahasiswa di Ruang Sidang Kampus ISI Denpasar. Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani langsung oleh dr. Kiki Christmar Marbun, AAK., selaku Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Denpasar dan Dr. I Gede Arya Sugiartha, SS.Kar., M.Hum., selaku Rektor ISI Denpasar. 1 - 7 Agustus 2016
31
PENDIDIKAN
Terbelit Ekonomi, Lulus SMP Bantu Orangtua Cari Nafkah
M
eski masih berada di wilayah Kecamatan Kota Bangli, namun ternyata animo warga Desa Pengotan dan Landih untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi masih sangat rendah. Terbukti untuk tahun ini, dari 99 warga kedua desa yang menyelesaikan pendidikan jenjang SMP hanya 57 orang yang melanjutkan ke jenjang SMA/SMK. Sedangkan sisanya memilih membantu orang tua untuk mencari nafkah. “Data yang kami himpun menyebutkan dari 52 orang tamatan SMPN 4 Bangli yang memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan tersebut disebabkan oleh faktor ekonomi,” ungkap Kepala SMPN 4 Bangli Made Muliawan, S.Pd, M.Pd saat ditemui di sela-sela menerima kunjungan Ketua DPRD Bangli NM Kutha Parwata dan Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja di Bale Desa Pengotan, belum lama ini. Sementara itu, Ketua DPRD Bangli NM Kutha Parwata yang sengaja melakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat setempat berkaitan dengan masih rendahnya animo warga untuk menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi, juga mengaku miris dengan kondisi di Pengotan. “Terus terang, saya merasa miris dengan kondisi ini. Sebab Desa Pengotan dan Landih justru masih berada di wilayah Kecamatan Bangli yang notabene pusat pemerintahan, namun angka anak-anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK cukup tinggi,” tegas Kutha Parwata. Ssesungguhnya jika dilihat dari lokasi, kata Kutha Parwata, Desa Pengotan dan Landih berdekatan dengan lokasi berdirinya sekolah jenjang SMA/SMK Negeri seperti SMKN 2 Bangli yang jaraknya hanya sekitar 4 kilometer di Desa Kayubihi, begitu juga dengan SMAN 1 KIntamani yang berada di Desa Bayunggede. “Oleh sebab itu, kami ingin mengetahui penyebab kenapa anakanak tataman SMP enggan untuk melanjutkan pendidikan ke
MBP/ist
Suasana pertemuan Ketua DPRD Bangli dengan tokoh masyarakat Desa Pengotan membahas permasalahan pendidikan di desa setempat.
32 1 - 7 Agustus 2016
jenjang SMA/SMK,” tegasnya. Menurut Kutha Parwata, jika memang alasan lokasi sekolah yang dinilai jauh dari Pengotan dan Landih, maka pihaknya siap untuk menggandeng sekolah swasta yang ada di Bangli untuk membuka kelas di Pengotan. “Ada sekolah swasta yang ingin menampung anak-anak tersebut, dengan cara membuka kelas di Pengotan. Ini merupakan langkah awal untuk pelaksanaan Wajar 12 tahun,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Bangli Nyoman Suteja juga memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil para tokoh Desa Pengotan yang telah mengambil inisiatif untuk memotivasi lulusan SMP di sekolah ini agar mau melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK. ”Tentunya, ini sejalan dengan upaya kami di Disdikpora Bangli untuk meningkatkan lama rata-rata sekolah di Bangli. Oleh sebab itu, kami memberikan apresiasi dan sangat mendukung langkah ini,” tegasnya. z Agung Jelantik
Semua Komponen Harus Bersinergi DALAM menumbuhkan dan mengembangkan nilai budi pekerti pada anak didik, sejatinya dalam kurikulum 2013 sudah banyak dimasukkan materi yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Namun, permasalahan yang dihadapi selama ini adalah bagaimana kesiapan guru untuk mengimplementasikan materi tersebut, sehingga setiap pembelajaran yang diberikan mencerminkan pendidikan karakter tersebut. Dengan harapan nilai budi pekerti tersebut lambat laun tumbuh pada kepribadian anak, sehingga karakter anak bangsa tumbuh dan berkembang dengan baik. “Teknis pembelajaran di sekolah tentu sudah diatur sedemikian rupa sesuai dengan kurikulum untuk memperkuat pendididkan karakter. Sehingga, semua proses yang dilakukan di sekolah dapat mencerminkan nilai budi pekerti itu,” ujar Sekretaris Disdikpora Bali I Wayan Serinah, S.Sos., M.Si., belum lama ini. Kendati demikian, pendidikan karakter
pada anak, tidak hanya bisa tumbuh dari materi budi pekerti yang diberikan oleh guru di sekolah. Namun, peran orangtua di rumah dan masyarakat di sekitarnnya juga tidak dapat dipisahkan dalam menentukan nilai budi pekerti seorang anak. Sebab, proses penumbuhan budi pekerti dalam pendidikan karakter sangat penting oleh semua komponen secara terintegrasi dan terpadu. “Karena anak-anak saat di sekolah adalah murid, tapi di rumah adalah anak dan di masyarakat adalah warga masyarakat. Dengan demikian, secara keseluruhan semua komponen harus berperan dalam hal menentukan sikap dan karakter anak,” kata Serinah memaparkan. Oleh karena itu, kata Serinah, ke depan pihak Disdikpora Bali akan merencanakan memasukkan materi pelajaran terintegritas pada kurikulum yang berlaku. Dengan harapan, semua komponen baik orang tua, guru maupun masyarakat dapat saling bersinergi untuk meningkatkan nilai budi
pekerti anak didik. Sehingga, penumbuhan pendidikan karakter anak bangsa dapat diawasi oleh semua komponen. Tidak hanya saat belajar di sekolah, tapi juga di rumah dan di lingkungan masyarakat. “Dengan demikian, hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merusak karakter pribadi anak didik bisa diminimalisasikan serendah mungkin,” tegasnya. Serinah menambahkan, sebenarnya banyak sekali nilai-nilai kearifan lokal yang bisa disisipkan dalam materi pendidikan budi pekerti. Salah satunya, pengenalan cerita pewayangan karena dalam cerita itu akan dipaparkan secara gamblang bahwa mereka yang senantiasa mengembangkan sikap dan prilaku positif pasti menuai kemenangan dan keberhasilan. “Cerita pewayangan itu bisa dimanfaatkan sebagai salah satu media untuk menumbuhkan karakter positif pada anak didik,” ujarnya. z Ketut Winatha
MBP/sumatika
Pengenalan cerita pewayangan, salah satu media pendidikan budi pekerti yang efektif. 1 - 7 Agustus 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
BALAI ARKEOLOGI - Ratusan peserta mengikuti sosialisasi arkeologi Situs Gilimanuk di areal Museum Purbakala Gilimanuk, Kamis (14/7). Sosialisasi ini merupakan bagian dari Rumah Peradaban yang digelar oleh Balai Arkeologi Bali. Tiga narasumber di antaranya Kepala Balai Arkeologi Bali (Bali-NTB-NTT) I Gusti Made Suarbawa, dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Bali Komang Anik dan Sekretaris Dinas Dikporaparbud Jembrana I Putu Perianto memberikan materi terkait keberadaan situs Gilimanuk ini.
KERJA SAMA - Setelah merekomendasikan sejumlah nama tokoh Bali untuk posisi Konsul Kehormatan bagi sejumlah negara, kali ini giliran Republik Pakistan yang ingin menyatakan kerja sama secara khusus dengan Bali. Dengan mengundang tokoh kharismatik Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, pihak kedutaan besar Republik Pakistan menyatakan keinginannya agar hubungan antara Indonesia dan Pakistan, khususnya Bali bisa terjalin dengan lebih baik khususnya di bidang pariwisata, pluralism dan pendidikan.
MBP/ist
PANDBTK - Sedikit demi sedikit hubungan baik antarsoroh di Bali mencair pascaberada di bawah kepemimpinan generasi muda Hindunya. Hal ini dibuktikan dengan bangkitnya kepemimpinan kaum muda di organisasi pasemetonan di Bali sebagaimana dicontohkan oleh organisasi Pengurus Pusat Dharmaputra Mahottama Ki Anglurah Djelantik yang telah memilih pengurus baru dengan Ketua Umumnya I Gede Ngurah Wira Budiasa, sosok muda yang baru berusia 39 tahun. Dalam kunjungan simakrama ke Istana Mancawarna Tampaksiring, rombongan pengurus pusat diterima langsung oleh Panglingsir Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) yakni Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III.
34 1 - 7 Agustus 2016
MBP/ist
SMA SURYA WISATA – SMA Surya Wisata merupakan salah satu sekolah swasta di Tabanan yang membuktikan eksistensi dengan kualitas yang dimiliki. Buktinya, di tengah persaingan dengan banyaknya sekolah, SMA Surya Wisata pada tahun ajaran 2016/2017 ini mampu menarik siswa baru 365 orang. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Made Darsaka di sela-sela acara penerimaan Senator DPD RI, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Jumat (15/7), mengatakan dari 502 siswa yang mendaftar kembali mendaftar 365 yang dibagi menjadi sembilan kelas.
MBP/ist
MBP/ist
RANPERDA - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Denpasar tentang Perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2016 disetujui DPRD Kota Denpasar dalam sidang paripurna ke-9, Rabu (20/7) di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar. Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede dan dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota I G.N. Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan unsur Forum Pimpinan Daerah Kota Denpasar.
RENUNGAN - Kasus pelecehan hari raya Hindu Nyepi pada tahun 2016, yang dilakukan oleh sekelompok krama dauh tukad di Desa Bedugul beberapa bulan lalu diharapkan menjadi renungan bagi krama Hindu di Kecamatan Baturiti, Tabanan. Menjaga nilai–nilai adat dan budaya Hindu adalah sebuah hal mutlak. Salah satu syarat dari bertahannya Hindu adalah jika desa adat di Bali memiliki kedaulatan dan sikap yang berani dalam menghadapi tantangan, khususnya bagi krama tamiu atau dauh tukad (non-Hindu) untuk selalu diingatkan menjadi warga yang baik di lingkungan pakraman. Demikian yang disampaikan Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, saat hadir di perayaan HUT STT Bimasakti Baturiti, Tabanan.
MBP/ist MBP/ist
BANDARA NGURAH RAI - Masalah safety atau keselamatan penerbangan, saat ini terus menjadi perhatian serius pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dengan semakin meningkatnya safety yang sudah dilakukan saat ini, pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai menargetkan untuk bisa menjadi Airport Excellence in Safety.
KABUPATEN BADUNG – Kabupaten Badung tahun 2016 LQL JDJDO PHPSHUWDKDQNDQ 7UR¿ $GLSXUD XQWXN NDWHJRUL .RWD .HFLO 6HEHOXPQ\D 7UR¿ $GLSXUD VHPSDW EHEHUDSD kali diterima Kabupaten Badung, dan terakhir diterima tahun 2015 lalu. Salah satu penyebab Kabupaten Badung gagal mendapatkan Adipura karena tidak memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang menjadi salah satu poin penilaian. 1 - 7 Agustus 2016
35
PERTANIAN Baturan yang ada di tengah sawah, tempat berstananya Bhatara Sri.
Pertanian Bali
Dari Aset Sampai God
S
ektor pertanian di Bali kini menjerit. Padahal fungsinya sangat beragam. Guru Besar FEB Unud, I Wayan Ramantha merangkumnya dari A sampai G. Pertanian berfungsi sebagai aset (A) masyarakat Bali. Kalau tanah pertanian dijual, sama artinya orang Bali telah menjual asetnya kepada orang lain. Kemudian B, pertanian adalah bisnis, jangan diartikan hanya lumpur atau sekadar menanam padi, jeruk, dan sebagainya. “Tetapi yang kita tanam apakah itu padi, jeruk, merupakan komoditas bisnis. Dengan demikian disitu kita bicara quality dan seterusnya, sehingga gampang kemudian yang melakukan perdagangan di sektor pertanian itu,â€? ujarnya dalam diskusi pertanian serangkaian acara Gathering Agrobisnis Petani Bali di Bale Banjar Bali Global Shankara, Sanur, Denpasar, pekan lalu. Ramantha melanjutkan, fungsi pertanian selanjutnya adalah culture (C) dan GHPRJUDÂż ' 3DULZLVDWD %DOL DGDODK SDULZLVDWD EXGD\D 6HPHQWDUD EXGD\D Bali sebagian besar dari pertanian. Oleh karena itu, saat orang Bali berbicara KLGXS GDUL SDULZLVDWD PDND GDVDUQ\D adalah pertanian. Âł.HWLND NLWD LQJLQ SDULZLVDWD NLWD berkesinambungan, atau kalau pejabat NLWD PDLQVHWQ\D DGDODK SDULZLVDWD PDND modal dasarnya ini;pertanian mesti diraZDW GLOHVWDULNDQ GLPDMXNDQ VXSD\D GLD sustainable,â€? jelasnya. Ramantha menambahkan, pertanian juga berfungsi ekologi (E). SingkatQ\D ELOD ODKDQ SHUWDQLDQ VHSHUWL VDZDK dibeton, maka Bali ini akan banjir. Itu sebabnya, pertanian harus dijaga agar tidak timbul bencana seperti itu. Lalu ada fungsi F atau food, yakni semua makanan pasti berasal dari sektor pertanian. “Kemudian G atau God. Bhatara 6UL PHOLQJJLK GL VDZDK RUDQJ %DOL
36
1 - 7 Agustus 2016
harus mau bertani karena Bhatara Sri melindungi carik. Ketika saat ini misalnya penduduk pendatang kita suruh mengerjakan pertanian kita, Bhatara Sri ten kayun melinggih disana karena Mbak Sri sudah datang,� kelakarnya. Ramantha menegaskan, sedemikian banyak fungsi pertanian harus dilestarikan oleh semua pihak. Baik itu pejabat, pemerintah secara umum, maupun masyarakat. Undagi Layangan Internasional, Ida Bagus Ugrasena mengatakan, kejayaan Bali kaitannya dengan pertanian harus dikembalikan. Bila menengok ke belakang, teknologi pertanian sudah ada di Bali sejak jaman purba. Hal inipun didukung ribuan lontar yang ada di Pusdok Dinas Kebudayaan Bali, serta sastra-sastra yang datang dari India, Cina dan lainnya. “Jadi kejayaan Bali di pertanian itu di abad pertama sebenarnya, di masa kesuZDNDQ MDGL VXEDN \DQJ DVDO NDWDQ\D NHVXZDNDQ -DGL NLWD PHQJHQDO WHNQRORJL tradisonal yang sudah sangat maju di jaman itu dan saya keliling dunia untuk memperkenalkan teknologi itu melalui layang-layang,� ujarnya. Ugrasena menambahkan, Bali juga memiliki sunari, pindekan dan petakut untuk mengusir hama. Teknologi tradisional inipun sudah diterapkan pada 1 juta hektar lahan di India. Misi seperti ini terus diperkenalkannya ke seluruh dunia dengan harapan bisa menjadi ikon Bali. Selain itu, agar masa kejayaan Bali bisa kembali. “Orang India banyak belajar pertanian ke Tabanan sebagai ikon lumbung beras, dan sudah terbukti beras Bali saat ini ada di seluruh dunia, di kota-kota EHVDU 3DULV 1HZ <RUN EHUDV %DOL LWX pasti ada dan saya beli sepiring itu Rp 200 ribu, nasinya saja,� imbuhnya. z Rindra
MBP/dok
Wanita Juga Bertani TAK banyak wanita tertarik dengan sektor pertanian. Apalagi mereka yang berpendidikan. Bergelut dengan lumpur, salah satu alasannya. Namun tak demikian dengan tiga srikandi ini. Mereka adalah; Jero Jemiwi, Sri Sutari dan Diah Kencana. Ketiganya telah berkarya untuk memajukan pertanian Bali dengan segala terobosannya. Ketiganya juga tampil bersemangat pada acara gathering agrobisnis petani Bali di Bale Banjar Bali Global Shankara, Sanur, Denpasar, pekan lalu.
“Petani kita bukan tidak butuh uang, dia lebih membutuhkan teknologi, pengawalan untuk produknya bisa bertahan dan bersaing di pasaran.” Diah Kencana
Jemiwi dari Batur, Kintamani melihat bila generasi muda Bali punya poteni untuk pengembangan sektor pertanian. Karenanya, mereka sangat perlu untuk diinisiasi. ‘’Mereka memiliki energi yang luar biasa. Tentu saja mereka juga tidak akan “kemana-mana” dari Bali apabila mereka diberdayakan,’’ jelas wanita yang pernah bekerja di luar negeri tersebut. Terkait tanah kelahirannya yakni Batur, lanjut Jemiwi, salah satunya dikenal dengan komoditi jeruk. Namun dirinya telah mengembangkan komoditi lain yakni bambu. Dalam hal ini, bambu Bali yang ada di Batur disilangkan dengan bambu Cina atau bambu Jepang. Ini akan menjadi potensi yang bisa dikembangkan. Sementara itu Diah Kencana juga tertarik dalam pengembangan bambu. Ketertarikankan dengan bambu telah dimulai puluhan tahun lalu. Diah Kencana, Ketua HKTI
Gianyar ini, lebih tertarik pada pengembangan bambu tabah. Bukan menyilangkan bambu lokal dengan bambu luar. Diah juga merupakan peneliti bambu dan satu-satunya peneliti bambu di Indonesia. Menurutnya, bambu selama ini tidak pernah ada yang melirik. Padahal, bambu dari hulu ke hilir, dari lahir sampai mati dibutuhkan oleh manusia. “Pernahkah kita mengerti bahwa bambu desain alam itu luar biasa sekali untuk kesejahteraan alam. Bambu identik dengan air, menanam bambu sama dengan menanam air,” ujarnya. Selain itu bambu juga secara ekonomi sangat menjanjikan. Salah satu contoh yang dia sudah wujudkan adalah produksi rebung. Bahkan rebung tabah yang dikembangkan telah masuk pasar ekspor. Dulu rebung hanya bertahan tiga sampai lima hari. Kini dengan teknologi, rebung bisa bertahan sampai setahun. “Petani kita bukan tidak butuh uang, dia lebih membutuhkan teknologi, pengawalan untuk produknya bisa bertahan dan bersaing di pasaran,” tandasnya. Dosen Fakultas Pertanian Unud, Ni Wayan Sri Sutari juga mengungkapkan kegalauan petani Bali. Petani Bali membutuhkan permodalan, teknologi dan kesesuaian harga produk. Sri menekankan, wacana saja tidak dibutuhkan dalam menggeliatkan sektor pertanian dan menggerakkan generasi muda untuk menekuninya. Harus ada tindakan nyata yang dilakukan pihak pemerintah maupun swasta. Di antaranya, pemerintah harus menyediakan beasiswa khusus untuk mahasiswa yang mau berkuliah di Fakultas Pertanian. Lalu pihak swasta bisa membantu pemasaran produk pertanian yang dihasilkan petani maupun mahasiswa pertanian. Namun sinergitas antara petani, pemerintah dan swasta belum terwujud dan masih dalam tataran wacana. “Saya membawa hasil panen petani dan mahasiswa ke supermarket, hotel, kendalanya dimana? Harus lewat distributor, nggak mau lewat petani langsung. Bagaimana petani saya, bagaimana mahasiswa saya tergugah, bagaimana tertarik untuk bertani dan berproduksi,” cecarnya. Sri melanjutkan, potensi pertanian akan bisa dibangkitkan bila sinerginya jelas. Sejauh ini, memang memungkinkan bagi petani untuk membawa komoditas
‘’Mereka memiliki energi yang luar biasa. Tentu saja mereka juga tidak akan “kemana-mana” dari Bali apabila mereka diberdayakan.’’ Jero Jemiwi
pertaniannya ke hotel-hotel. Tapi ternyata, hasil panen petani dihargai murah dan baru dibayar tiga bulan kemudian. Pernah juga ketika membawa melon golden hasil panen dari kebun organik milik fakultas ke supermarket, hanya dihargai Rp 3.000 per kg. Padahal ketika disurveI, supermarket itu rupanya menjual melon jenis yang sama seharga Rp 20.000 per kg. “Beberapa supermarket minta harganya Rp 3.000, sakit hati tidak? Sedangkan saya survei ke supermarket itu, harganya Rp 20 ribu per kg, berapa selisihnya? Akhirnya saya jualan sendiri, saya bawa pick-up dengan mahasiswa saya dan dua petani saya. Berapa saya bisa jual? Rp 10 ribu per kg,” jelasnya. z Rindra
‘’Wacana saja tidak dibutuhkan dalam menggeliatkan sektor pertanian. Harus ada tindakan nyata yang dilakukan pihak pemerintah maupun swasta.’’ Sri Sutari 1 - 7 Agustus 2016
37
PA R I W I S ATA
Pariwisata Massal Timbulkan Kanibalisme
P
rediksi terhadap nasib pariwisata budaya Bali mulai dilontarkan banyak kalangan. Ada yang memprediksi nasib pariwisata budaya Bali hanya akan bertahan hingga hitungan 30 tahun ke depan. Prediksi ini diyakini akan menguat jika Bali tak segara melakukan reorientasi kebijakan pengelolaan pariwisata. Bahkan, pendekatan pariwisata yang mengedepankan bisnis, uang dan kuantitas akan mempercepat kehancuran destinasi pariwisata Bali. Kecenderungan menguatnya praktik kanibalisme dalam pengelolaan bisnis pariwisata akan mempercepat kehancuran. Bali pun diminta segera melakukan penyebaran dan pembatasan investasi dengan target membangun kualitas pengelolaan destinasi pariwisata. Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Wilayah Bali, Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par., mengatakan, Bali sudah menjadi icon dunia sebagai salah satu tujuan utama berwisata bukan karena keindahan alam dan budaya semata, namun Bali yang dianggap memiliki taksu. Namun, aura holistik dengan konsep Tri Hita Karana (THK) ini kini mulai terusik sebagai akibat dari pariwisata massal. Bahkan, kondisi itu kini menimbulkan bisnis pariwisata kanibalisme alias yang besar menyingkirkan yang kecil. Kini para pemimpin Bali harus diingatkan untuk menutup pulau ini sebagai mega proyek. Karena itu, kata dia Bali tidak cocok mengembangkan pariwisata secara masif melalui pembangunan hotel baru atau menambah jumlah kamar hotel yang sudah ada. Moratorium akomodasi pariwisata semestinya tidak sebatas wacana. Sayangnya, pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah tidak pernah tegas menegakkan kebijakan itu. “Bahkan justru sebaliknya, pemerintah terkesan berupaya dengan berbagai strategi kebijakan agar bisa memuluskan reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa walau sudah mendapat penolakana dari sebagian besar masyarakat Bali,” ungkapnya. Anggota BPPD Badung ini juga mengatakan, motivasi wisatawan ke Bali adalah mencari kesenangan dan ketenangan. Wisatawan juga terancam kehilangan daya tarik dari aktivitas budaya religi Hindu Bali yang unik. “Karena semakin masifnya pengembangan pariwisata juga akan membuat penduduk lokal Bali terutama umat Hindu kecewa. Mereka akan merasa terusik dan tidak nyaman lagi menjalankan upacara keagamaan,” ucapnya. Menurutnya, investor reklamasi tentu mengutamakan keuntungan ekonomi tanpa peduli akan kerusakan alam, lingkungan, serta sosial budaya masyarakat. Sebagai pendukung budaya Bali, masyarakat lokal akan semakin terpinggirkan. Ditambah lagi dari kehidupan ekonomi, dan sosial budaya masyarakat akan terdegradasi “Mega proyek reklamasi dengan konsep one stop tourism
38 1 - 7 Agustus 2016
38
dengan menyediakan ratusan ribu kamar hotel, apartemen, daya tarik wisata buatan, atraksi wisata, cenderamata, akan semakin memperketat persaingan usaha,” lanjut pria asal Desa Kapal-Mengwi tersebut. Dia mengakui, memang akan ada peningkatan lapangan pekerjaan hingga ratusan ribu tenaga kerja. Namun, yang akan menikmatinya adalah orang luar Bali. Mereka akan membutuhkan perumahan sebagai tempat tinggal sehingga alih fungsi lahan juga semakin meningkat. Disisi lain, perusahaan milik pengusaha lokal yang tidak kuat bersaing akan gulung tikar sehingga melahirkan pengangguran baru. “Bali Selatan akan semakin krodit oleh kemacetan lalu lintas, kondisi banjir, kriminalitas akan terjadi seperti di Jakarta yang tentunya tidak akan memberi keamanan dan kenyamanan wisatawan maupun penduduk Bali Selatan,” ucapnya. Pandangan ini juga didukung Ni Luh Redianis, Executive Assistant Manager Rama Garden. Ia berpandangan, keberpihakan pelaku pariwisata terhadap alam Bali harus menjadi komitmen. Tanpa adanya keberpihakan terhadap alam dan budaya Bali, pelaku pariwisata hanya akan menunggu hari kehancuran. “Kanibalisme pengelolaan pariwisata akan menguat dan Bali hanya menunggu waktu kehancuran sektor pariwisata. Pengelola hotel kecil hanya akan menjadi penonton orang makan,’’ prediksinya. Untuk itulah, pemerintah harus mulai melakukan pemetaan investasi yang berpihak pada kepentingan keberlanjutan pariwisata Bali. Selebihnya, Dr. Gusti Kade Sutawa, GM Puri Sharon mengapresiasi langkah-langkah yang kini menguat di kalangan komponen pariwisata. Kesadaran pelaku pariwisata terhadap pentingnya menjaga budaya dan alam Bali merupakan bentuk kepedulian terhadap Bali. “Kini makin banyak yang peduli terhadap Bali. Kondisi ini merupakan indikasi bangkitnya keberpihakan pada isuisu strategis yang digulirkan krama Bali,” ujarnya. z Parwata 1 - 7 Agustus 2016
39
39
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
SMKN 1 KUTSEL - Tahun pelajaran 2016/2017, SMKN 1 Kuta Selatan (Kutsel) menerima 613 orang siswa baru dari 707 pendaftar. Dari lima program yang ada di SMKN 1 Kuta Selatan, program Akomodasi Perhotelan yang paling diminati. Hal ini mendapat apresiasi dari Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS dalam kunjungan kerjanya, Selasa (12/7), sekaligus memantau kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SMKN 1 Kuta Selatan.
SMA TI BALI - Hari terakhir pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), siswa baru SMK Teknologi Informasi (TI) Bali Global Jimbaran (Stibajra) menggelar aksi sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada lansia di Banjar Buana Gubug, Jimbaran. Penyerahan sembako secara simbolis dilakukan oleh Kepala SMK TI Bali Global Jimbaran I Made Suarshana, yang diterima oleh kaling setempat.
LPD JEMBRANA – Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Jembrana makin menunjukkan eksistensinya. Sejumlah LPD telah memiliki kantor baru yang lebih representatif, tak terkecuali LPD Nusasari Kecamatan Melaya. Sabtu (9/7) lalu Bupati Jembrana, I Putu Artha, didampingi Wakilnya, I Made Kembang Hartawan, meresmikan kantor baru LPD Nusasari dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.
STIKES BALI - Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M. mewisuda 173 ahli madya keperawatan lulusan D-3 Keperawatan, Sabtu (9/7). Yang membanggakan, dari jumlah itu sebagian besar lulus dengan pujian dan sisanya dengan predikat sangat memuaskan. Saat itu, Ketua Stikes Bali Ketut Widia juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik.
MBP/ist
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40 1 - 7 Agustus 2016
40
MBP/ist
MURI - Museum Rekor Indonesia (Muri) memberikan penghargaan kepada ST Dhananjaya Banjar Dangin Peken Kelurahan Sanur Kecamatan Denpasar Selatan atas rekor Penyelenggara Pembuatan Layang-layang Tradisional Terbesar. Layang-layang yang meraih Rekor Muri tersebut yakni layanglayang Janggan ‘’Nagaraja’’ dengan bentang sayap 11,5 meter, bentang ekor 10,80 meter, panjang bodi 15,20 meter, panjang ekor 234,5 meter, dan total berat 770 kg.
MBP/ist
SMP PGRI 5 – SMP PGRI 5 Denpasar secara rutin dan konsisten memberi perhatian pada penguatan mutu guru. Bahkan sekolah ini tiap tahun menganggarkan Rp 100 juta untuk peningkatan mutu guru. Sabtu (16/7) lalu semua guru, pegawai dan karyawan diikutkan dalam workshop implementasi Kurikulum 2013 (K-13) dan revisi Kurikulum Sekolah.
MBP/ist
UNDHIRA BALI - Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali merayakan Dies Natalis ke-5, Rabu (20/7). Acara ibadah syukur Dies Natalis ke-5 Undhira itu dihadiri Bhisop GKPB, Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan Dhyana Pura, Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., Wakil Rektor I IGB Rai Utama, S.E., M.MA., M.A., Wakil Rektor II Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E., M.A., Dekan, Direktur PPLP Dhyana Pura, Kaprodi, dosen dan mahasiswa.
MBP/ist
UNHI DENPASAR - Fakultas Kesehatan Prodi Ayurweda Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menerima kunjungan mahasiswa dan dosen dari Central Collage Network I dan Boromarajonani College of Nursing (BCN) Trang, Thailand dan Stikes Bali, Senin (18/7). Kunjungan ke Fakultas Kesehatan Unhi itu dalam rangka students and faculty exchange antara Stikes Bali dengan Central Collage Network I dan BCN Trang Thailand.
1 - 7 Agustus 2016
41
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
FKIK UNWAR - Usaha dan kerja keras mahasiswa profesi dokter dan staf dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar) membuahkan hasil yang menggembirakan. Hasil Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) FKIK Unwar mencapai kelulusan 75 persen. Angka ini menurut Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Mhurdana, Sp.FK., Minggu (3/7), jauh melampaui rata-rata nasional yang hanya mencapai 55,15 persen. Bahkan, angka ini menjadi raihan terbaik di antara FK di Bali.
MBP/ist
FH UNWAR - Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar Workshop Penyusunan Visi, Misi, Kurikulum, Pedoman Pendidikan dan Penulisan Tesis Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn), Selasa (12/7). Dekan FH Unwar Dr. NP Budiartha, S.H., M.H. menjelaskan, workshop itu digelar dalam rangka memenuhi tuntutan dari Surat Keputusan Menristek Dikti.
MBP/ist
KUNDAPIL - Kunjungan Kerja Dapil (Kundapil) anggota MBP/ist
Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali bertatap muka dengan kelompok tani di Kabupaten Tabanan. Kali ini kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan itu didampingi anggota DPRD Tabanan Gede Purnawan melakukan serah terima bantuan kepada
PPLP MAPINDO - Melepas 441 orang wisudawan, yang terdiri dari 81 orang Tingkat Madya (D-2) dan 360 orang Tingkat Dasar (D-1). Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata Manajemen Pariwisata Indonesia (PPLP Mapindo) Dalung,
masyarakat, Subak Kendal Desa Padangan, Pupuan, Tabanan,
Tabanan, Singaraja dan SPA Teraphis menggelar wisuda XXIII
Jumat (1/7) lalu.
di Inna Grand Bali Beach, Selasa (19/7).
42 1 - 7 Agustus 2016
42
MBP/ist MBP/ist
SMP DHARMA WIWEKA - Senin (11/7) serentak dilaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di seluruh Indonesia, termasuk di SMP Dharma Wiweka. Antusias masyarakat sangat tinggi mendaftarkan anaknya di sekolah beralamat di Jalan Pulau Moyo I, Denpasar Selatan ini. Hingga 9 Juli lalu, tercatat 502 calon siswa baru mendaftar dan mendaftar kembali 350 orang.
PEMKOT DENPASAR - Berbagai pembangunan yang ditujukan pada masyarakat, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Salah satunya, pembangunan di bidang kesehatan masyarakat yang mendapat dukungan dari berbagai elemen termasuk PKK Kota Denpasar. Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, PKK Kota Denpasar telah menggelar Posyandu Paripurna secara rutin tiap tahun dengan menyasar 17 lokasi.
MBP/ist
CIVITAS UNUD - Civitas Akademika Universitas Udayana (Unud) melakukan audiensi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Rombongan dipimpin Rektor Unud Prof. I Ketut Swastika dan diterima Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa didampingi Sekda Badung Kompyang R. Swandika serta Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Wakil Ketua I Made Sunarta, di ruang Nayaka Gosana, Rabu (20/7).
UNDIKSHA SINGARAJA - Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., melepas enam mahasiswa Undiksha, yang mengikuti The Visit Prince of Songkla University, Surat Thani Campus Program, dengan berlangsung dari 13 -19 Juli 2016. Menurut Jampel, ia sangat bangga kerjasama dengan universitas di luar negeri. Pertukaran mahasiswa membuka cakrawala dan menjadi embrio motivasi mahasiswa-mahasiswi lainnya untuk belajar berbahasa Inggris.
MBP/ist
1 - 7 Agustus 2016
43
43
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
HUT BPJS - Dalam rangkaian HUT BPJS Kesehatan yang
FESTIVAL REGENERATION - Puri Ageng Mengwi melalui
ke-48, BPJS Kesehatan Divisi Regional XI menggelar bakti
Sangar Mangu Samcaya menggelar Taman Ayun Barong Fes-
sosial (baksos) di Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya
tival Regeneration 2016. Kamis (14/7), festival untuk pertama
Denpasar, Kamis (14/7). Baksos melibatkan seluruh karyawan
kalinya itu resmi dibuka Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa.
BPJS Kesehatan. Baksos tersebut berupa pemberian bingkisan,
Pembukaan festival yang digelar di Kori Agung Pura Taman
membersihkan lingkungan panti terutama tempat tidurnya,
Ayun sekitar pukul 16.30 Wita itu, ditandai dengan naktak
memberikan hiburan agar para lansia dapat bercanda tawa
bapang barong.
dan terhibur.
MBP/ist
PELAYANAN BERKUALITAS - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk menyuguhkan pelayanan publik yang berkualitas nampaknya tidak perlu diragukan lagi, setidaknya hal ini tercermin dari kebijakan pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Ketut Suiasa, dimana seluruh institusi Pelayanan Publik di Badung mesti mampu menyuguhkan pelayanan berkualitas termasuk disaat cuti bersama serangkaian Hari Raya Idul Fitri tahun 2016 ini.
MBP/ist
FE UNWAR - Program studi Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar kuliah tamu “Penyegaran Metodologi Penelitian�, Sabtu (2/7). Kuliah tamu itu diisi oleh Prof. Christantius Dwiatmadja, ME, Ph.D. dan dimoderatori oleh Ida Bagus Agung Dharmanegara.
44 1 - 7 Agustus 2016
44
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Seluruh sekolah di Bali mengMBP/ist
hadapi tahun ajaran baru 2016 dan sudah menjadi rutinitas siswa baru baik di SD, SMA, SMA/SMK akan disibukkan
TURUN TANGAN - Menindaklanjuti aspirasi sebagian staf security di RSUD Badung Mangupura terkait dengan masalah
dengan kegiatan masa orientasi sekolah (MOS). Peringatan
BPJS, masalah seragam, THR dan perlengkapan keamanan
terkait pelaksanaan MOS yang beradab dan jauh dari unsur
yang disampaikan ke Komite III DPD RI bidang tenaga kerja
bisnis disampaikan Komite III DPD RI Bidang Pendidikan
dan kesra, membuat Senator DPD RI Shri I Gusti Ngurah
Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat men-
Arya Wedakarna MWS III harus turun tangan. Kekecewaan
gumpulkan seluruh kepala sekolah se-Denpasar di Gedung
atas penanganan hal ini disampaikan oleh Senator Gusti
Sewaka Dharma.
Wedakarna.
MBP/ist
PMR BADUNG- Palang Merah Remaja (PMR) Duta Kabupaten Badung yang akan mengikuti Jumpa Bakti Remaja (Jumbara) Nasional di Kabupaten Pangkap, Sulawesi Selatan MBP/ist
STPBI-SPB - Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional– Sekolah Perhotelan Bali (STPBI-SPB) kembali membuktikan dirinya mampu mencetak lulusan yang unggul dan memiliki daya saing di bidang perhotelan internasional. Tiga orang alumni STPBI telah lolos program OberoiCentre of Learning and Development (OCLD) yang merupakan program dari The Oberoi Group seluruh dunia dalam rangka employee development di bidang perhotelan.
(Sulsel), Selasa (19/7) kemarin dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika di Puspem Badung. Rombongan berjumlah 13 orang terdiri dari pembina, tim inti dan tim pendamping
1 - 7 Agustus 2016
45
45
PROPERTI
Harga Tanah Mahal
Pengembangan Properti di Tabanan Lesu
S
ecara umum kondisi perekonomian mengalami pelemahan. Dampaknya mulai dirasakan berbagai sektor, tidak terkecuali bidang properti. Terlebih, harga tanah yang semakin melambung, semakin membuat bisnis ini semakin terpuruk. Kondisi ini juga bisa dilihat di Tabanan. Daerah lumbung beras ini sempat mengalami SHQLQJNDWDQ \DQJ VLJQLÂżNDQ GDODP VHNWRU pengembangan properti. Namun, kini bidang pengadaan perumahan ini justru mengalami SHQXUXQDQ \DQJ VLJQLÂżNDQ Bukan saja pihak swasta atau pengembang yang merasakan dampak ini, Pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat RI yang memiliki program rumah murah bersubsidi program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) juga terdampak. Buktinya, program rumah bersubsidi ini tidak bisa diterapkan di Kabupaten Tabanan. Hal itu dipaparkan Kepala BRI Cabang Tabanan Maidri Agung Cahyanto, beberapa waktu lalu. Tidak bisanya program rumah murah bersubsidi ini diterapkan di Tabanan karena harga tanah sudah mahal dan di luar tanggungan pemerintah. Untuk tanah hanya ditanggung puluhan juta rupiah, padahal harga tanah di Tabanan saat ini mencapai Rp 100 juta per are. ‘’Pengembang yang hendak mengambil program ini keuntungannya mepet bahkan bisa rugi. Di wilayah Bali mungkin masih bisa dikembangkan di Kabupaten Jembrana dan Karangasem,’’ katanya. Mengenai bisnis properti, berdasarkan
data dari BRI saat ini kredit yang masih ada pengajuannya adalah kredit di bawah Rp 500 juta. Kredit ini biasanya untuk rumah tipe 36 dan 40. ‘’Untuk kredit rumah di bawah Rp 500 juta umumnya untuk pemakaian pribadi, bukan investasi. Jenis ini yang meningkat PHVNL WLGDN VLJQLÂżNDQ œœ MHODV 0HLGUL Ada dua tipe penggunaan dalam pengajuan kredit rumah, yaitu untuk dipakai sendiri dan untuk investasi. Kredit rumah untuk dipakai sendiri mengalami penambahan jumlah setiap tahunnya, namun hal ini tidak berlaku untuk investasi. Permintaan kredit rumah untuk investasi sudah mulai berkurang tiga tahun terakhir seiring dengan semakin tingginya harga jual properti. Mulai sepinya investasi properti lanjut Meidri dikarenakan beberapa tahun sebelumnya bisnis properti meledak. Seperti bola salju, semakin lama harga jual bisnis properti semakin tinggi sehingga tidak banyak menjangkau kantong masyarakat. Sekitar lima tahun lalu masih banyak warga Tabanan yang meminjam kredit untuk melakukan investasi rumah di Denpasar. Namun, karena harga jualnya semakin tinggi, bisnis ini menjadi lesu, sebab tidak ada kepastian bisa dijual kembali dengan harga lebih tinggi. Sawah Terancam Sementara itu, kian menyusutnya lahan pertanian membuat publik khawatir sawah di Bali punah, termasuk subaknya. Kekhawatiran itu juga dirasakan developer asal Tabanan, I Gede Suardita, S.E. Menurut
Suardita, terjadinya kondisi merugikan Bali itu karena kurang optimalnya pemerintah daerah dalam menerapkan RTRW. “Timbul ketidakpastian zona mana untuk pertanian, perumahan dan kawasan industri. Akibatnya terjadi kesemrawutan tata ruang merembet ke alih fungsi pertanian untuk kawasan lain,� tegas Suardita. Filterisasi pengembang juga belum maksimal dilakukan oleh instansi terkait. Bahkan menjamur pengapling perorangan dan membangun tanpa pedoman sesuai aturan yang berlaku. Hal itu akan merusak tatanan pengembangan kawasan, bahkan cenderung terjadi pelanggaran tata ruang. “Seperti di Tabanan, banyak proyek perorangan mangkrak karena melabrak aturan. Selain masalah pendanaan, juga perizinan yang tidak kunjung keluar. Ujung-ujungnya konsumen yang kena getahnya, termasuk pengembang legal seperti kami,� ujar Direktur PT Bumi Cempaka Asri (BCA) ini. Ia berharap pertanian di Bali harus tetap dijaga dan dilestarikan demi anak cucu. Apalagi Presiden Jokowi menargetkan Indonesia swasembada beras, sehingga berbagai upaya dilakukan. “Kalau lahan pertanian terus menipis, kan sulit mewujudkan itu. Apalagi Bali ini kecil, jika dirongrong terus kan bisa habis lahan pertaniannya. Dalam menegakkan aturan jangan abu-abu,� tegasnya. z Wira/Ngurah
MBP/eka
Lahan persawahan yang mulai dikepung perumahan.
46 1 - 7 Agustus 2016
46
A KT I V I TA S
MBP/ist
TRI DATU - Atas laporan yang masuk ke DPD-RI Komite III Bidang Agama, Budaya dan Kesra terkait dengan adanya pengumuman perusahaan tentang pelarangan pemakaian Benang Tri Datu pada seluruh karyawan di Mc Donalds Jimbaran, membuat Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III turun tangan. Didampingi oleh I Wayan Wirya, S.E., M.Si (Camat Kuta Selatan), I Ketut Rimbawan, SSTP (Lurah Jimbaran), I Made Budiarta, S.H. (Bendesa Adat Jimbaran), I Made Kawiandi dan I Nyoman Sudiartha (Jimbaran Bersatu) dan saksi dari TNI dan Polri setempat, DPD-RI diterima oleh Sutji Lantika (Ass Director Of Communications), IB Putra (Ops Consultant Mc.Donalds).
SPB-STPBI - Untuk pertama kalinya Winter Park Resort yang berlokasi di Colorado, USA melakukan perekrutan mahasiswa perhotelan di Kampus SPB-STPBI untuk melaksanakan internship di hotel mereka. Hotel-hotel yang sebelumnya sudah melaksanakan kunjungan ke Kampus SPB-STPBI seperti Stratton Mountain Vermont dan Montage Hotel, South Carolina. MBP/ist
MBP/ist
RAKERCAB PDIP - Ribuan kader dan undangan antusias mengikuti rapat kerja cabang (Rakercab) DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Buleleng Rabu (13/7) di gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja Eks Pelabuhan Buleleng. Rakercab yang dibuka Ketua DPD PDI-Perjuangan Bali Wayan Koster ini secara khusus membahas terkait Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB).
MBP/ist
TELAGA WAJA - Guna meningkatkan animo wisatawan berkunjung ke Karangasem, khususnya berwisata rafting di Sungai Telaga Waja, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri memimpin pejabat menjajal rafting alur sungai Telaga Waja. Kegiatan ini diselenggarakan di objek wisata rafting Telaga Waja, Jumat (8/7).
1 - 7 Agustus 2016
47
47
HIBURAN
”Ini Kisah Tiga Dara”
Tara Basro Digembleng Habis-habisan
D
alam film musikal Ini Kisah Tiga Dara besutan sutradara Nia Dinata, akris Tara Basro mengaku digembleng habis-habisan untuk berlatih tarik suara dan menari demi peran. Sudah cukup lama layar-layar bioskop Indonesia tidak diisi dengan film musikal, apalagi film musikal buatan dalam negeri. “Jadi bagian Tiga Dara itu PR-nya banyak,” kata Tara, dalam konferensi pers, di Jakarta, belum lama ini. Format film musikal memaksanya untuk menguasai akting, menyanyi, dan menari pada waktu yang sama. Aktris dan aktornya harus berubah menjadi penyanyi, penari, dan pelakon sekaligus. “Menyanyi dan menari secara bersamaan itu sulit,” kata gadis yang dilatih Adella Fauzi agar bisa menampilkan koreografi dengan baik. Dalam konser mini soundtrack film Ini Kisah Tiga Dara, Tara memperlihatkan hasil latihannya lewat penampilannya membawakan beberapa lagu dalam formasi trio bersama Shanty Paredes dan Tatyana Akman. Ketiganya menyanyikan lagu-lagu yang akan hadir dalam film lengkap dengan koreografinya. Tak hanya itu, Tara juga menyanyi solo untuk lagu Nomor Dua yang liriknya diciptakan sutradara Nia Dinata. Ini Kisah Tiga Dara merupakan karya Nia yang diinspirasi dari film lawas fenomenal Tiga Dara besutan Usmar Ismail yang legendaris, pada 1956. Bisa dibilang, hampir semua gadis --terutama di kota besar-- jadi demam Tiga Dara, sibuk mematut diri agar serupa dengan pujaannya di film nasional itu. Nia membuat alur cerita yang berbeda namun tetap mengusung roh Tiga Dara, yakni hubungan antara nenek dan tiga cucu perempuannya yang kini diperankan Titiek Puspa, Shanty, Tara Basro, dan Tatyana Akman. Dari semuanya, cuma Eyang Titiek yang masih merasakan langsung aura demam Tiga Dara itu, karena dia sudah mentas di Semarang dan Jakarta, dan saat Tiga Dara diluncurkan, usianya 19 tahun. (kmb)
Tara Basro MBP/kmb
48 1 - 7 Agustus 2016
48
Hipmi Fashion Week 2016
Bali Jadi ’’Trendsetter’’ Dunia HIPMI Fashion Week 2016 secara resmi dihelat, Kamis (21/7) di Beachwalk Shoping Center, Kuta. Acara itu dibuka Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan, Sulistyawati. Event yang digagas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali ini berlangsung hingga 31 Juli. Pada pembukaan tersebut, juga ditampilkan desaindesain dari sejumlah desainer di Bali. Sulistyawati menyampaikan saat ini fashion merupakan subsektor kreatif yang banyak menyerap tenaga kerja. Bila dilihat dari tren ekspor, sektor fashion sangat positif. Menurutnya, transaksi fashion selama ini mencapai 15,39 miliar USD. ‘’Beberapa tujuan ekspor adalah Amerika, Swiss, Singapura, Hongkong, Jepang dan negaranegara lain,’’ katanya. Sementara untuk kerajinan dan perhiasan, Bali sangat tinggi. Tidak dimungkiri, Bali tidak kurang desainer yang kreatif. Bali merupakan trendsetter dunia. Apa pun yang ada di Bali yang sedang tren, pasti akan ditiru. Kadis Pariwisata Badung Cok Raka Darmawan yang mewakili Bupati Badung menyambut positif event ini. Selain untuk memberikan kesempatan kepada desainer-desainer dalam menampilkan karya-karyanya, event ini juga bisa menjadi ajang mengembangkan potensi fashion. Ketua Hipmi Bali IGAA Inda Trimafo Yudha didampingi Ketua Panitia Hipmi Fashion Week 2016 I Wayan Gede Ari Danangga juga mengatakan, fashion saat ini menjadi hal yang sangat potensial. Fashion juga menjadi industri yang sangat berkembang, baik di Bali maupun di tingkat nasional. Event ini bertujuan untuk mengakomodir desainer-desainer kreatif dan memperkenalkan fashion yang dipengaruhi oleh seni dan budaya lokal dalam penggunaan material atau rancangan. Dengan mengambil tema ‘’When Fashion Meets Culture’’ event ini diharapkan bisa mendatangkan pengunjung rata-rata 25-30.000/hari. ‘’Fashion Week ini pertama kalinya digelar Hipmi Bali dengan menyiapkan sekitar 53 stan pameran yang terdiri dari fashion industri seperti pakaian, sepatu termasuk aksosoris kecantikan lainnya, serta di sana juga akan dipamerkan hasil dari lomba fashion sketch,’’ katanya.
Ketua Hipmi Bali IGAA Inda Trimafo Yudha (kanan) berjalan bersama model pada pembukaan Hipmi Fashion Week 2016, Kamis (21/7) di Beachwalk Shoping Center, Kuta.
z Yudi Karnaedi
1 - 7 Agustus 2016
49
49
S E N I B U DAYA
Tari Sakral di Desa Cempaga
Warga Tak Berani Langgar Waktu Pementasannya
D
ikenal sebagai salah satu desa Bali Aga, Desa Cempaga, Kecamatan Banjar. Buleleng memiliki sejumlah tari sakral. Tidak mudah mencari waktu pementasan tari sakral di desa ini. Biasanya tari sakral dipentaskan pada saat desa akan melaksanakan pujawali di sejumlah pura di desa setempat. Warga mempercayai bahwa semua tari sakral memiliki arti tersendiri dan seperti mencirikan perilaku serta tradisi masyarakat Desa cempaga. Klian Desa Pakraman Cempaga Nyoman Dira belum lama ini mengatakan tarian sakral masih dilestarikan sampai saat ini. Warga juga tidak berani melanggar waktu pementasannya. Hanya saat ada pujawali, baru dipentaskan. Beberapa jenis tarian sakral ada di daerah ini seperti Tari Baris Jojor, Tari Jangkang, Tari Sanghyang dan Tari Pendet. Tarian sakral ini sebenarnya dipentaskan di beberapa pura di Desa Cempaga. Misalnya, Tari Jangkang, Tari Baris, Tari Pendet dan Tari Rejang ditampilkan saat piodalan atau Karya Agung Wayon, Galungan nadi dan Kuningan nadi. Ada juga Tari Sanghyang yang hanya dipentaskan saat upacara ngenteg linggih di Pura Desa maupun di merajanmerajan keluarga. Penari Tari Jangkang umumnya anak-anak umur enam hingga 12 tahun. Di Desa Sidatapa yang menjadi tetangga dari Desa Cempaga yang juga masuk kawasan Bali Aga juga mewarisi Tari Jangkang. Namun penarinya adalah orang-orang yang sudah dewasa atau tua. Sementara Tari Baris di Desa Cempaga ditarikan oleh orang-orang dewasa. Menurut Dira, makna Tari Jangkang adalah sebuah simbol prajurit wirayudha yang masih muda dan bertugas untuk memerangi adharma. Sementara Tari Baris Jojor atau nyawi mempunyai makna seorang prajurit yang sangat Wirosha perkasa melawan adharma. Ada juga Baris Dadap yang memiliki makna, prajurit bijaksana yang bisa mengamankan wilayah dan menyomia buta kala. “Kami mengetahui makna ini dari cerita
Tari Baris Dadap dan Tari Gandung hingga kini dijaga kelestariannya oleh warga Desa Cempaga.
dari orang tua. Tari Baris Jojor atau nyawi disimbolkan seorang prajurit yang sangat wisoha perkaasa melawan adharma. Baris Dadap disebut prajurit yang sudah bijaksana. Dia bisa mengamankan wilayahnya nyomia buta kala. Dalam tarian Baris Dadap ada suara ah ih eh oh em, itu berarti nyomia buta,” katanya. Dalam Tari Baris Dadap, juga diikuti penari tapel taksu banyol. Itu disimbolkan sebagai masyarakat yang tidak mampu melawan adharma dari wengkon Tumpek Pengarah hingga Buda Kliwon dungulan. Tapel ini menceritakan bahwa masyarakat tidak mampu melawan adharma. Sementara Tari Pendet merupakan tarian kemenangan melawan adharma di mana diceritakan prajurit yang sudah berhasil membawa kemenangan. “Tarian-tarian ini dipercayai sebagai permintaan Ida Sang Hyang widhi untuk menarikan tari sanghyang,” terang Dira. “Tabuh Rah” dan Gandrung Desa Cempaga juga memiliki warisan tarian yang dipercaya untuk melindungi lingkungan desa dari bahaya bencana. Tarian ini dikenal dengan nama Tari Gandrung. Karena kesakralan dan kepercayaan, setiap
tahun tarian untuk penakluk bencana ini rutin digelar pada purnamaning sasih karo. Setiap tahun, warga Desa Cempaga biasanya melaksanakan aci desa penangluk bencana. Dalam pelaksanannya, runtutan ritualnya yakni tabuh rah selama tiga hari berturut-turut. Malam harinya ditarikan Tari Gandrung selama lima belas hari. Bahkan setiap tahun Desa cempaga ini melaksanakan acidesa penangluk bencana. Dalam pelaksanannya runtutan tabuh rah tiga kali dan malamnya tari Gandrung selama lima belas hari. “Kalau itu tidak dilaksanakan lewat satu tahun, Desa Cempaga bisa ditimpa huru-hara, makanya di warga tidak berani meniadakan ritual ini,” katanya. Perbekel Desa Cempaga, Putu Suarjaya mengatakan sejauh ini berbagai upaya dilakukan oleh desa untuk melestarikan warisan tari-tarian sakral tersebut. Salah satu upaya membentengi agar warisan leluhurnya tidak punah, pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap anak-anak muda Desa Cempaga melalaui pasraman. Ke depan potensi kesenian sakral itu akan coba dikembangkan untuk menunjang pengembangan pariwisata budaya. z Mudiarta
50 1 - 7 Agustus 2016
50