142 |13 - 19 Juni 2016
Revitalisasi Pasar Tradisional
DAFTAR ISI OPINI zIroni Pendidikan di Indonesia 6 BALI SEPEKAN zProyek Perbaikan Jalan Dibatalkan 7 LAPORAN UTAMA z Bangun Gedung Pasar Badung Berstandar SNI, Perlu Dana Rp 250 Miliar 8
z Pendapatan PD Pasar Turun 35 Persen 9 z Pasar Latu Diharapkan Jadi Pasar Agro 10 z Pascaterbakar Empat Tahun Lalu Kondisi Pasar Kidul Belum Pulih 11 POLITIK zKesepakatan Politis 16 zMengapresiasi Langkah Pemerintah 17 KIPRAH REMAJA z Motor Berbahan Bakar Elpiji
Ramah Lingkungan 18
MANCANEGARA z Duterte, Sosok
LENSA z VAKSINASI 26
PENDIDIKAN z Saatnya, Bahaya Narkoba
Masuk Kurikulum Pendidikan 27
OLAHRAGA z Bintang Muda di Tanah Kebebasan 28 LINGKUNGAN z Soal Teluk Benoa Perjuangan Bali
Takkan Berhenti 36
Kontroversial Pemenang Pemilu 20
DAERAH z Tim KRT Sidak, Asbak pun Disembunyikan 22
PARIWISATA z Kemajuan Pariwisata-Pertanian
Tak Bergandengan 38
TRADISI z Kaum Perempuan di Terunyan
Pantang Memasuki ’’Sema Wayah’’ 42 13 - 19 Juni 2016
3
DARI PEMBACA
Penataan Infrastruktur Objek Wisata Ubud P
erkembangan Ubud, Gianyar sebagai destinasi wisata favorit di dunia sudah tak bisa diragukan lagi. Ubud selain berkembang dengan dunia pariwisatanya juga tetap kuat dalam melestarikan budaya. Perilaku dan sikap gotong royong umat Hindu dan komponen masyrakat lainnya di kawasan ini dalam mengelola kegiatan ritual juga masih sangat kental. Ini merupakan kekuatan Ubud sebagai destinasi pariwisata. Namun, dalam hal penataan infrastruktur Ubud sebagai kawasan pariwisata tampaknya ada banyak hal yang perlu dibenahi oleh Pemkab Gianyar. Hal kecil yang perlu diperhatikan adalah trotoar. Ketika saya sempat menghadiri Ubud Royal Weekend baru-baru ini, saya nyaris kesulitan tempat parkir dan harus menaruh kendaraan sekitar pura Gunung Lebah, Ubud. Namun, hal itu bukanlah masalah serius bagi saya. Namun, yang menjadi masalah adalah ketika saya menyusuri jalan setapak di jalur ini menuju Museum Puri Lukisan, Ubud. Trotoar yang menjadi jalan utama tamu lalu lalang ternyata banyak yang rusak. Kondisinya terkesan sangat tidak nyaman dilintasi terlebih jika malam hari. Selain itu, di jalur ini juga ada jalan becek karena rembesan air. Jalur ini menjadi rawan dilintasi karena tamu harus melintas di badan jalan. Ini sangat berbahaya dalam kondisi jalur Ubud yang padat dan macet. Mohon kiranya Pemda Gianyar memperhatikan infrastruktur dan kenyamanan pejalan kaki di objek wisata Ubud dengan menata dan membuat trotoar yang nyaman untuk dilintasi. Mohon dilakukan pengecekan terhadap kondisi jalan dan lintasan jalur wisatawan agar Ubud tetap nyaman dilintasi. Ini penting diperhatikan karena ketika pengunjung kesulitan parkir, setidaknya jalan menuju objek harus nyaman dilintasi. Wayan Arsana Tegallalang, Bali
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
13 - 19 Juni 2016
4
Pidana Kebiri Menyulut Pro-Kontra PIDANA kebiri dengan zat kimia mengundang pro-kontra. Meskipun Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk menambah hukuman kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak, namun efektivitas Perppu ini diragukan. Perppu No.1/2016 yang mengatur pemberatan pidana dan atau pidana tambahan serta tindakan lain bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan pencabulan dengan syarat-syarat tertentu ini belum jelas dari segi teknis penerapannya. Reaksi mendukung dan menentang penerapan pidana ini justru menguat seiring tetap maraknya kejahatan seksual dengan cara perkosaan. Ini sebuah ironi di tengah makin maraknya acara-acara pembinaan umat di media massa. Menyikapi pemberlakuan pidana kebiri dengan zat kimia ini, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Pada jajak yang dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon ini, dominan responden meragukan efektivitas pidana kebiri ini. Pidana kebiri ini oleh 54,31 persen responden diyakini tak akan efektif menekan perilaku kejahatan seksual sepanjang mentalitas anak tak dibenahi. Anak-anak tetap saja akan menjadi korban eksploitasi seksual ketika piranti teknologi memungkinkan anak mengakses video porno dan lingkungan memungkinkan terjadinya kejahatan seksual. Indikasinya, kata responden, ketika
Perppu ini diputuskan, kejahatan pemerkosaan tetap saja menjadi berita hangat di media sosial. Bahkan, prilaku kejahatan seksual makin sadis dan jauh dari logika kemanusiaan. Responden berharap pemerintah membenahi sistem pengajaran dalam konteks membangun mentalitas generasi muda bangsa. Peran orangtua, sekolah dan lingkungan harus disinergikan untuk meminimalkan potensi atau peluang terjadinya kejahatan seksual. Sedangkan 44,61 persen responden mengaku optimis pidana kebiri bisa menekan kejahatan seksual. Dengan pidana ini, orang akan berpikir melakukan kejahatan seksual. Namun, pidana ini harus disosialisasikan secara terbuka dan meluas agar masyarakat tahu betul bagaimana teknis pidana ini diterapkan. Responden mengatakan pidana kebiri tak akan efektif sepanjang tidak ada upaya pencegahan atau langkah-langkah edukasi untuk tidak terjebak kejahatan seksual. Responden mengatakan, saat ini kejahatan seksual pada anak tidak semata karena adanya pemerkosaan, melainkan ada juga jadi korban sindikat perdagangan manusia. Jadi, Perppu untuk mengendalikan kejahatan seksual pada anak harus komprehensif, bukan hanya menyasar pemerkosa. Di lain pihak, 1,08 persen responden tidak memberikan jawaban apakah pidana kebiri akan efektif untuk menekan kejahatan seksual. Sebagai produk hukum
baru untuk menekan kejahatan, Perppu ini tergolong baru dan belum pernah diterapkan. Dalam konteks menekan kejahatan seksual, yang perlu dilakukan adalah membentengi mentalitas anak dengan pendidikan budi pakerti dan etika. Harus ada yang dibenahi untuk menekan terjadinya kejahatan eksplitasi seksual terhadap anak. z Dira Arsana
13 - 19 Juni 2016
5
5
OPINI
Ironi Pendidikan di Indonesia
T
ujuan pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan oleh UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah: ‘’untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab’’. Jika mengacu pada tujuan pendidikan nasional tersebut, maka jelaslah arah pengembangan pendidikan di Indonesia ke depan adalah untuk membina anak-anak menuju tingkat kedewasaanya disertai dengan pembentukan akhlak mulia, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta bertanggung jawab atas diri, bangsa, dan negaranya. Ditambah lagi sejak tahun 1990, Indonesia telah meratifikasi Konvensi Hak Anak melalui Kepres No. 36 Tahun 1990, maka lengkaplah idealisme negara untuk melindungi dan mencerdaskan kehidupan anak bangsa negeri ini. Sebagai konsekuensi logis dari keluarnya Kepres ini, maka negara berkewajiban memenuhi hak anak yang melekat pada diri mereka. Adapun hak-ahak tersebut meliputi, hak kebebasan sipil, kesehatan, pendidikan, pengasuhan, dan perawatan alternatif atau lingkungan. Ketika hak-hak ini benarbenar diberikan, harus berlandaskan pada empat prinsip dasar hak anak, yakni: pertama, nondiskriminatif; kedua, kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child); ketiga, hak untuk hidup; dan keempat, adalah hak untuk mengemukakan pendapat (cild participation). Namun, dalam praktik sosialnya apa yang dituangkan dalam UU No.20/2003 dan dalam Konvensi Anak tersebut, belum dapat terlaksana secara optimal. Bahkan dalam berberapa kasus dapat dikatakan masih terlihat cukup ironis. Pasalnya, beberapa petinggi di negeri ini diduga tega mengkorup uang rakyat termasuk di lembaga penegak hukum. Hal ini menyusul tertangkapnya beberapa aparat penegak hukum oleh KPK, yakni
6
Oleh Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si.
Ketua Pengadilan Negeri Kapahiang, Hakim tindak pidana korupsi Janner Purba, dan dua rekannya, hakim ad hoc Pengadilan Negeri Bengkulu serta panitera Pengadilan Negeri Bengkulu terkait kasus korupsi (Bali Post, 26 Mei 2016:1). Sementara di sisi lain ada kasus siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Buleleng, yakni di Desa Ringdikit, harus menyeberangi sungai yang cukup lebar ketika mau berangkat ke sekolah karena tidak ada jembatan yang menghubungkan desa mereka dengan lokasi sekolah yang akan dituju. Saat musim kemarau ketinggian air sungai tersebut mencapai 30 cm, tetapi pada saat musim hujan airnya sangat dalam dan deras, sehingga banyak anak yang tidak bersekolah karena tidak berani menyeberangi sungai (Bali Post, 26 Maret 2016:7). Kasus anak sekolah menyebrangi sungai yang dapat mengancam keselamatan mereka di Kabupaten Buleleng, mungkin hanya merupakan secuil permasalahan, dari gunung es ironi pendidikan di negeri ini. Kasus-kasus seperti rusaknya medan yang harus dilalui oleh anak-anak untuk berangkat ke sekolah, ambruknya gedung sekolah, minimnya infrastruktur pembelajaran, dan lain-lain, merupakan ironi pendidikan yang kasat mata. Artinya, masyarakat awam pun bisa melihat persoalan tersebut sebagai persoalan praktik pendidikan. Akan tetapi, rendahnya kualitas pendidikan, proses pendidikan yang tidak memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengekspresikan potensi yang dimilikinya, serta adanya kaitan antara ideologi dan kekuasaan dalam mengintervensi kebijakan pendidikan, merupakan persoalan praktik pendidikan yang kurang dapat disentuh oleh pemahaman masyarakat awam. Dengan meminjam gagasan Susetyo (2005:12) dapat dipahami bahwa ironi pendidikan semacam ini bermula dari adanya warisan pemerintahan kolonial Belanda, yang pada era pemerintahan
Orde Baru, terus dipelihara dan didekatkan pada ideologi kapitalisme libral. Kemudian dengan sentuhan fasisme kolonialisme-Jepang, sistem pendidikan di Indonesia menjadi beraroma libralisfeodalis. Ditambah lagi paradigma ini dipayungi oleh paradigma ‘’kompetisi’’ yang lahir dari rahim globalisasi, membuat dunia pendidikan benar-benar kehilangan esensinya sebagai arena untuk melangsungkan sebuah proses pendidikan. Dengan kondisi demikian lembaga pendidikan pure dijadikan wahana untuk melakukan proses pengajaran semata. Sementara, tanggung jawab sekolah sebagai lembaga pendidikan hanya sebatas meningkatkan kecerdasan intelektual anak (kecerdasan IQ) saja sedangkan dua kecerdasan lainnya, yakni kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) cenderung diabaikan. Perkara anak didik tidak memiliki moralitas, etika, sopan santun dalam pergaulan, kini tampaknya sudah tidak lagi menjadi urusan sekolah. Dengan mencermati fakta sosial yang ada di dunia pendidikan saat ini, lagi-lagi penulis berasumsi bahwa telah terjadi ironi dalam praktik pendidikan di Indonesia. Pasalnya, di satu sisi lembaga pendidikan dituntut untuk meningkatNDQ NXDOLWDV SHQGLGLNDQ HÂżVLHQVL GDQ efektivitas pengelolaan pendidikan, dan menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia internasional. Sementara di sisi lain secara umum kebijakan penguasa dalam konteks pendidikan lebih mementingkan target dibandingkan proses. Berangkat dari gagasan tersebut, dapat dibangun sebuah pemahaman baru, bahwa paradigma pendidikan di Indonesia kini telah bergeser dari paradigma pencerahan ke paradigma instrumetalisme, yakni sekolah (lembaga pendidikan) dianggap tidak lebih dari sebuah instrumen untuk memperoleh pekerjaan bagi lulusan pendidikan itu sendiri. Penulis Guru Besar Bidang Sosiologi Pendidikan Program Pascasarjana, Universitas Hindu Indonesia, Denpasar
13 - 19 Juni 2016
6
BALI SEPEKAN
Padi Diserang Wereng PETANI di Subak Keduwa, Lelateng, kini dirundung rasa was-was. Pasalnya, baru sebulan menanam padi, namun sudah terserang hama wereng. Akibatnya, padi pun terlihat merangas. Khawatir padi akan rusak lebih parah, beberapa petani terpaksa menggantinya dengan bibit baru. Seperti yang dialami, Gede Ramika. Salah satu krama Subak Keduwa ini mengaku padinya terserang hama wereng. Padahal, baru sebulan lalu ditanam. Lahan seluas 70 are yang ditanami padi itu dikhawatirkan rusak. Tanda-tanda terkena hama, menurutnya, sudah terlihat sejak bibit mulai ditanam. Tanaman ini merupakan yang kedua (gadon) melihat ketersediaan air yang mencukupi. Dengan disertai hujan, menurutnya, padi rentan terserang hama. Seperti yang dialami tanamannya saat ini. Serangan hama cukup merata dan cepat meluas. Untuk itu, para petani merasa kewalahan dengan kondisi tersebut. Sejatinya mereka sudah berupaya keras untuk melakukan penanganan hama tersebut. Misalnya, dengan dengan menyemprot insektisida hingga enam kali. Bahkan, upaya pengurasan dan pengeringan sawah juga sudah dilakukan. Akan tetapi, tidak mempan. Justru padi tetap diserang hama. z Surya Darma
MBP/olo
Proyek Perbaikan Jalan Dibatalkan PROYEK perbaikan ruas jalan Landih-Mukus yang sudah melalui proses tender dan siap dikerjakan mulai Selasa (31/5) mendadak dibatalkan. Menurut informasi, batalnya pengerjaan proyek ruas jalan di Dusun Landih tersebut dikarenakan adanya kebijakan bupati yang menginginkan proyek perbaikan jalan tersebut dialihkan ke Dusun Buayang, desa setempat. Pengalihan proyek yang dilakukan secara mendadak tersebut sontak membuat warga Dusun Landih meradang. Kepala Dusun Landih Wayan Suarma didampingi Bendesa Adat Landih Nengah Carem dan sejumlah tokoh mengungkapkan, sebagaimana perencanaan Pemkab Bangli tahun ini, ruas jalan Landih-Mukus yang kondisinya sudah rusak berat akan diperbaiki bersamaan atau satu paket dengan tiga ruas jalan lainnya yakni Jalan Penulisan– Daup, Jalan Dausa - Ceningan, dan Jalan Belantih-Pengejaran. Satu
paket proyek jalan itu diangggarkan Rp 5,8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk mengerjakan proyek tersebut, sejak seminggu terakhir, sejumlah material berupa batu, kerikil, aspal dan alat berat untuk proyek perbaikan jalan Landih-Mukus sudah didatangkan pihak rekanan. Bahkan sejak tiga hari lalu pihak rekanan yang akan mengerjakan proyek tersebut juga sudah melakukan pembersihan jalan. ‘’Rencananya hari ini (Selasa-red) perbaikan jalan ini akan mulai dikerjakan. Tapi tiba-tiba batal,’’ terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangli Ida Bagus Wediatmika membantah adanya pembatalan pengerjaan proyek jalan di ruas jalan Landih-Mukus. Pihaknya mengatakan, ruas jalan Landih-Mukus tersebut akan tetap dikerjakan bersama tiga ruas jalan lainnya yang sudah menjadi satu paket. z Swasrina
Bus Wisata Padati Areal Monumen Puputan MENJELANG musim liburan sekolah, Kota Semarapura mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik utamanya kalangan pelajar. Kunjungan ke Monumen Puputan Klungkung dan objek wisata Kertha Gosa menyebabkan lalu lintas di Catus Patha krodit. Pasalnya, busbus yang membawa anak sekolah diparkir di dua sisi ruas jalan di depan monumen menyusul belum dioperasikannya subterminal sebagai tempat parkir pengunjung Wisata Kota (City Tour). Program Wisata Kota belum berjalan pascadiresmikan pada perayaan Hari Puputan Klungkung, April lalu. Meski begitu, jumlah kunjungan ke
Kota Semarapura terus meningkat. Seperti yang terlihat, Selasa (31/5), rombongan siswa datang menggunakan bus. Akan tetapi, mereka hanya dapat menikmati Monumen Puputan Klungkung dan Kertha Gosa, sedangkan Puri Agung Klungkung dan Lapangan Puputan Klungkung belum siap. Kabid Lalu Lintas Dishub Klungkung Komang Agus Putra Sanjaya mengakui ada sejumlah bus yang diparkir di depan Monumen Klungkung. Hal ini menyalahi aturan lalu lintas karena areal di depan Monumen Klungkung tidak diperuntukkan untuk tempat parkir bus pengunjung. z Dewa Farendra 13 - 19 Juni 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Bangun Gedung Pasar Badung
Berstandar SNI, Perlu Dana Rp 250 Miliar
R
encana pemerintah Kota Denpasar untuk membangun gedung Pasar Badung yang baru nampaknya akan mendapat kendala, terutama terkendala biaya. Sebab dalam membangun gedung baru dengan kapasitas 1.700 pedagang membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Bahkan untuk pembangunan ÂżVLN VDMD GLSHUNLUDNDQ DNDQ PHPEXWXKNDQ dana sebesar Rp 250 miliar. Sementara anggaran dalam APBD Pemkot Denpasar, tidak memungkinkan untuk menggelontor dana VHEHVDU LWX XQWXN VDWX MHQLV SUR\HN .DUHQD itu, diperlukan dana dari pihak ketiga atau bantuan pemerintah pusat. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar I Wayan Gatra belum lama ini mengatakan, XQWXN PHZXMXGNDQ SHPEDQJXQDQ WHUVHEXW pemerintah Kota Denpasar sudah melakukan EHUEDJDL XSD\D WHUPDVXN PHQJDMXNDQ SHUmohonan dana ke pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan. “Pemkot sudah melakukan pendekatan dengan pemerintah pusat. Karena dari APBD pasti tidak cukup karena anggaran terbatas,â€? katanya. Dikatakan, saat ini pihaknya masih menunggu respons dari pemerintah pusat. Saat ditanya alokasi dana dari pemerintah daerah, pihaknya tidak memberikan penMHODVDQ VHMDXK LWX Âł6RDO LWX QDQWL PHQMDGL kewenangan pimpinan kami,â€? katanya. -DMDUDQ '35' 'HQSDVDU MXJD EHUKDUDS
agar bangunan Pasar Badung yang selama ini dimanfaatkan, harus diganti secara keseluruhan. Terlebih, bangunan yang dibuat pada tahun 1977 tersebut sudah tiga kali mengalami kebakaran. “Kami sarankan agar bangunan ini untuk didesain ulang seFDUD NHVHOXUXKDQ ´ XMDU :DNLO .HWXD '35' Denpasar Wayan Mariyana Wandhira. Wandhira mengatakan, bangunan yang beberapa kali sudah terbakar, dipastikan akan berpengaruh terhadap kelayakan struktur dan MXJD LQVWDODVL 0( Q\D .DUHQD LWX VHEDLNQ\D harus dibangun ulang untuk mendapatkan bangunan yang ideal dan nyaman bagi semua SHGDJDQJ VHUWD SHQJXQMXQJ Di sisi lain, Dirut PD Pasar Denpasar Made Westra mengatakan, proses pembangunan Pasar Badung saat ini masih terus EHUMDODQ 7LGDN DGD LVWLODK PDQGHJ %DKNDQ untuk pembangunan ini pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan instansi terkait lainnya di Pemkot Denpasar sudah mencapai 8 kali pertemuan. Karena tidak ELVD GLODNXNDQ ROHK VDWX 6.3' VDMD $GD EDQ\DN 6.3' \DQJ WHUOLEDW PLVDOQ\D VDMD masalah desain, fasilitas yang ada, bentuk bangunan, serta yang lainnya. “ Bentuk bangunan harus berdasarkan pada standar nasional Indonesia (SNI) untuk bangunan pasar tradisional dan untuk saat ini sedang GDODP SURVHV SHPEHUVLKDQ XQWXN VHODQMXWnya pada akhir tahun ini bangunan yang ada tersebut
VXGDK DKUXV UDWD GHQJDQ WDQDK ´ XMDUQ\D Sementara itu, Wali Kota I.B. Rai 'KDUPDZLMD\D 0DQWUD PHQJDWDNDQ SHPbangunan gedung baru untuk Pasar Badung ditarget dalam waktu satu tahun sudah bisa terealisasi. Hanya, semua itu tergantung pula kesiapan dana yang ada. “Mudahmudahan segera bisa teratasi, 1 sampai 2 WDKXQ GDQ PXGDK PXGDKDQ 7XKDQ MXJD memberikan waktu kita lebih cepat dan EHUMDODQ GHQJDQ EDLN ´ XMDU 5DL 0DQWUD Seperti diketahui, akhir Pebruari lalu, Pasar Badung yang memiliki 1.698 tempat EHUMXDODQ GLWDPEDK SHGDJDQJ PDODP mengalami kebakaran hebat. Semua barang dagangan hangus terbakar, sehingga kini seluruh pedagang direlokasi ke eks.Tiara Grosir, Jalan Cokroaminoto. z Asmara Putera
Bekas Pasar Badung yang terbakar. Untuk membangun kembali pasar terbesar di Bali ini, haruslah berstandar SNI dan diperkirakan menelan dana Rp 250 miliar. MBP/eka
8
13 - 19 Juni 2016
8
MBP/eka
Para pedagang Pasar Badung yang kini telah direlokasi di eks Tiara Grosir tampak sibuk melayani pembeli. Akibat kebakaran yang melanda Pasar Badung di Jalan Gajah Mada, Denpasar, pendapatan PD Pasar anjlok 35 persen.
Pendapatan PD Pasar Turun 35 Persen MUSIBAH yang menimpa Pasar Badung berdampak cukup signifikan kepada perolehan keseluruhan pendapatan PD Pasar Denpasar. Mengingat, Pasar Badung merupakan objek retribusi yang terbesar di antara pasar-pasar yang dikelola PD Pasar. Saat ini PD Pasar Denpasar mengelola 16 pasar tradisional yang ada di Denpasar. Selain berdampak pada perolehan pendapatan PD Pasar, pihakpihak lain pun banyak yang merasakan dampaknya, seperti para suplayer, tenaga kerja, setoran pajak, serta yang lainnya. Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra yang ditemui di kantornya, belum lama ini mengungkapkan dampak dari musibah yang menimpa Pasar Badung cukup banyak. Karena Pasar Badung
menjadi sentral kegiatan ekonomi kerakyatan terbesar di Bali. Jumlah pedagang yang banyak, yakni mencapai 1.700 ÂąDQ DNDQ PHPEHULNDQ PXOWLĂ€D\HU HIHN yang luas terhadap perputaran keuangan dengan melibatkan banyak orang. Selain pemilik kios/los, juga da pegawainya, suplayer, tukang suun, juru parkir, serta pihak-pihak lainnya. Westra mengatakan, dilihat dari pendapatan PD Pasar Denpasar, paling besar terjadi di Pasar Badung. Karena per bulan mencapai Rp 730 juta. Pendapatan ini tentu terkoreksi akibat musibah yang menimpa Pasar Badung akhir Pebruari 2016 lalu. Pasar dengan ribuan kios/ los tersebut ludes dilalap sijago merah. Kalau pun sekarang pedagangnya su-
dah direlokasi, aktivitasnya tidak bisa kembali normal. “Ini tentu berpengaruh terhadap semua pendapatan di PD Pasar Denpasar,� jelasnya. Karena pendapatan terkoreksi, maka setoran PD Pasar ke PAD akan berkurang. Selama ini setoran ke PAD mencapai Rp 2,3 miliar. Setidaknya akan mengalami penurunan sekitar 35 persen. Bukan hanya itu, setoran pajak juga akan berpengaruh. Belum lagi setoran ke PD Parkir. Karena selama ini, parkir di areal Pasar Badung sudah tidak ada lagi. “Kondisi ini bisa pulih setelah pasar ini kembali beroperasi. Paling tidak dalam tiga tahun baru bisa dipulihkan lagi,� katanya. z Asmara Putera 13 - 19 Juni 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
Pasar Latu Diharapkan Jadi Pasar Agro
K
eberadaan Pasar Kertha Sari atau lebih dikenal sebagai Pasar Latu kian mengkhawatirkan. Pasar yang terletak di Kecamatan Abiansemal itu tak hanya ditinggalkan pembeli, juga disinyalir dijadikan tempat menjual minuman keras (miras) dan tempat mangkal pekerja seks komersial secara terselubung. Belum begitu lama aparat menertibkan hal itu, kini kondisi pasar yang sepi malah dijadikan sasaran maling. Sejumlah pedagang pun mulai mengeluhkan kios mereka dibobol pencuri. Seperti yang diungkapkan Nyoman Sumiati, salah seorang pedagang sembako di pasar tersebut, mengaku terkejut melihat kondisi rolling door kiosnya telah terbuka separuh. ‘’Saya baru datang ke pasar untuk membuka kios, ternyata rolling door-nya sudah terbuka separuh dan beberapa barang dagangan saya hilang,’’ ujar Sumiati. Disebutkannya, barang yang hilang di antaranya empat kotak rokok, satu kardus mi instan dan beberapa renceng kopi bubuk. ‘’Kehilangan barang ini tidak hanya terjadi pada saya saja, tetapi beberapa pedagang lain juga pernah kehilangan barang, bahkan uang,’’ tutur wanita paruh baya ini. Dirut PD Pasar Badung Made Sutarma mengakui jika sistem keamanan di pasar tersebut masih lemah lantaran sumber daya manusia yang terbatas. ‘’Untuk pengamanan, kami akui bahwa sumber daya manusia di pasar tersebut kurang. Penjagaan tidak bisa dilakukan selama 24 jam karena jumlah personel terbatas,’’ ucapnya. Kendati demikian, pihaknya telah memberikan imbauan kepada para pedagang untuk berhati-hati menyimpan barang dagangan mereka dan barangbarang berharga agar dibawa pulang. Guna mengoptimalkan keberadaan pasar tradisional itu, pihaknya mengaku akan segera melakuan revitalisasi. ‘’Kami rencanakan pada tahun 2017 bisa menjadi pasar agro seperti di Bedugul. Hasil panen
10
MBP/eka
Pasar tradisional Kertha Sari atau yang lebih dikenal sebagai Pasar Latu di Kecamatan Abiansemal, Badung, tampak sepi dari aktivitas transaksi jual beli.
para petani di Badung Utara bisa dijual di pasar tersebut,’’ sebutnya. Sebelumnya, Camat Abiansemal I Putu Ngurah Thomas Yuniarta sangat berharap wacana revitalisasi yang digagas PD Pasar dapat terwujud, sehingga paling tidak dapat mengubah perwajahan dan kesan kumuh di dalam pasar tersebut. Menurutnya, Pasar Latu akan direvitalisasi menjadi pasar tradisional dengan
segmentasi berbeda dari pasar tradisional pada umumnya. Dia pun mendukung rencana itu, sebab kalau sekadar direvitalisasi juga susah karena harus bersaing dengan Pasar Mambal yang jaraknya cukup dekat. ‘’Masalahnya kan dengan Pasar Mambal dekat jaraknya. Kecuali punya segmen sendiri, bisa berkembang,’’ pungkasnya. z Parwata
13 - 19 Juni 2016
10
MBP/sos
PASAR KIDUL - Kondisi Pasar Kidul, Bangli, pascakebakaran yang menimpa 4 tahun lalu. Kondisi pasar ini belum sepenuhnya pulih, puluhan pedagang masih tertampung di Terminal Loka Srana.
Pascaterbakar Empat Tahun Lalu
Kondisi Pasar Kidul Belum Pulih PASCADILANDA kebakaran tahun 2012 silam, kondisi Pasar Kidul, Bangli belum sepenuhnya pulih. Puluhan pedagang masih tertampung di Terminal Loka Srana. Demikian juga dengan sejumlah bangunan, belum seluruhnya mendapat program perbaikan. Saat memasuki pasar tersibuk di Kabupaten Bangli ini, puing-puing bangunan tampak masih menumpuk. Kondisi memprihatinkan terjadi saat musim hujan. Kesan kumuh tak dapat dihindarkan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli I Nengah Sudibia menjelaskan, berdasarkan data terakhir, pedagang yang berjualan di Pasar Kidul mencapai 1.412 orang. Akan tetapi, dari jumlah tersebut, puluhan pedagang belum bisa ditampung. Alhasil, mereka pun masih berjualan di Terminal Loka Srana. Tak ditampik pula, kondisi pasar masih memunculkan kesan semrawut. Meskipun
demikian, pihaknya menyatakan upaya revitalisasi sudah dilakukan, salah satunya dengan melakukan penataan tempat pedagang sesuai komoditi. Sementara untuk upaya revitalisasi bangunan pasar, direncanakan pada 2017 mendatang dan anggarannya sekitar Rp 5 miliar. Tahun ini juga direncanakan ada penataan lahan parkir dengan anggaran sekitar Rp 800 juta. “Sekarang rencana revitalisasi itu sudah masuk perencanaan,” jelasnya. Terkait dengan kapasitas pasar yang overload, Sudibia belum bisa menyebutkan solusi yang tepat menyikapi hal itu. Hanya saja, ditegaskan pemerintah sekarang memang berkomitmen dalam melakukan revitalisasi pasar. “Pada intinya pemerintah menginginkan seluruh pasar kondisinya baik,” ujarnya. Disinggung kapasitas Pasar Kayuambua, Susut dan Kintamani yang selama ini juga menjadi sumber PAD, pejabat
asal Penglipuran ini menyebutkan tidak overload. Meskipun demikian, rencana perbaikan sudah digulirkan dan prosesnya juga sudah masuk tahap perencanaan. “Perbaikan Pasar Kayuambua dan Kintamani sudah masuk perencanaan, mudah-mudahan bisa segera terwujud,” imbuhnya. Menanggapi kondisi Pasar Kidul, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengakui ada rencana pembangunan pasar baru di lokasi yang berbeda. Namun, hal tersebut tak bisa dilakukan dalam waktu cepat, melainkan harus bertahap. “Sekarang memaksimalkan Pasar Kidul, selanjutnya ke pasar lain. Lima tahun ke depan baru adakan lahan untuk relokasi Pasar Kidul sebagai pasar induk. Tentunya ini perlu kajian, baik dari anggaran maupun lokasi nantinya,” tandasnya. z Sosiawan 13 - 19 Juni 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist
FH UNMAS - Mahasiswa dan dosen Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati (FH Unmas) Denpasar, Sabtu (28/5), menggelar bakti sosial (baksos) terpadu di Desa Pempatan, Rendang, Karangasem. Peserta baksos dilepas Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. didampingi WR I Prof. IGN Alit Wiswasta, WR III Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg., WR IV Dr. Ir. Ketut Arnawa, M.P. dan Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, S.H., M.H.
MBP/ist
PKK DENPASAR - Menyambut pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 Kota Denpasar, PKK Kota Denpasar menggelar workshop merangkai bunga dan janur serta busana dan makanan. Sedangkan untuk materi workshop itu sendiri tentang busana ke pura yang dibawakan oleh AAN Anom Mayun Kota Tanaya dan membuat banten saiban serta daksina oleh I.B. Sudarsana.
WABUP GIANYAR - Rabu (1/6) lalu menjadi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia karena untuk pertama kalinya pemerintah daerah menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada kegiatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Gianyar, Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengingatkan pentingnya semangat patriotisme serta membangun karakter Pancasila di berbagai unsur baik pemerintah maupun masyarakat. MBP/ist
GRISDA - Setelah sukses menyelenggarakan Grisda Computer Competition (GCC) dan Gebyar Budaya, kini OSIS SMP PGRI 2 Denpasar (Grisda) menggelar Grisda Art Competition (GAC). GAC yang baru kali pertama digelar berupa lomba melukis antarsiswa SD se-Kota Denpasar, dibuka Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., Senin (30/5).
12
13 - 19 Juni 2016
MBP/ist
BUNG KARNO - Bulan Juni–Juli dikenal dalam sejarah sebagai Bulan Bung Karno. Ada empat peristiwa istimewa yang dihormati oleh kaum Sukarnois di Indonesia yakni Hari Lahir Pancasila (1 Juni), Hari Lahir Bung Karno (6 Juni), Hari Wafat Bung Karno (21 Juni) dan Hari Lahir Partai Nasional Indonesia PNI (4 Juli). Dorongan agar pemerintah pusat segera menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila terus digelorakan oleh The Sukarno Center Tampaksiring. Sebagaimana diungkap oleh Sukmawati Soekarno Putri (Ketua Dewan Pembina) didampingi Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III.
MBP/ist
KOTA DENPASAR - Kota Denpasar menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Komisariat Wilayah IV (Muskomwil) Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (Apeksi) 2016. Muskomwil IV Apeksi 2016 recananya akan dibuka Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Sumarsono, MDM. Pada 2 Juni 2016, yang sekaligus sebagai pembicara Rakor Apeksi. 1 Juni tampak hadir pimpinan wilayah yang terdiri dari wali kota wilayah empat Apeksi dan malamnya dilakukan penyambutan selamat datang dengan welcome dinner.
MBP/ist
MBP/ist
BALIMED- Memperingati Hari Lansia yang jatuh tanggal 29 Mei, RS BaliMéd kembali menggelar bakti sosial di Kelurahan Padangsambian, Minggu (29/5). Bakti sosial itu berupa pelayanan kesehatan seperti senam lansia, sosialisasi dan tanya jawab seputar kesehatan, medical check-up gratis meliputi cek gula darah, kolesterol, asam urat, tekanan darah dan konsultasi kesehatan dengan dokter umum. Sebelumnya, RS BaliMéd telah menyasar balita dan kini lansia, ke depannya pihaknya akan mengunjungi para remaja.
BUPATI TABANAN - Koordinasi dan komunikasi intensif yang dilakukan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membuahkan hasil. Untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Tabanan, Kemenkes memberikan bantuan 10 unit mobil ambulans. Ini bantuan untuk rakyat Tabanan sebagai penghargaan atas komitmen pimpinan daerah di bidang kesehatan,’’ kata Bupati Eka di sela-sela mengikuti Diklat Bupati Angkatan II di Jakarta, Jumat (27/5). 13 - 19 Juni 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, memerintahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karangasem (Disperindag) bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban para pedagang dan parkir di Pasar Amlapura Timur. Perintah itu disampaikan saat Bupati Mas Sumatri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Amlapura Timur, Rabu (1/6).
MBP/ist
SMKN 1 DENPASAR - Siswa SMKN 1 Denpasar berjaya dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Nasional yang digelar di Malang pada 22-28 Mei 2016. Dari sembilan siswa SMKN 1 Denpasar yang mengikuti lomba tersebut, empat siswa berhasil meraih juara. Satu orang meraih juara I, satu orang meraih juara II dan dua orang siswa meraih juara III.
MBP/ist
STIKES BALI - Mahasiswa dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali sukses menerapkan budaya berprestasi. Siswa dan dosen sama-sama berlomba melahirkan prestasi. Makanya ada kesan di kampus ini asal Stikes Bali ikut lomba pasti meraih juara. Prestasi teranyar diraih mahasiswa Stikes Bali dalam lomba Skill Competition yang diadakan Prodi S-1 Keperawatan Stikes Dharma Husada Bandung, 27-29 Mei lalu serangkaian Hari Perawat Sedunia. Di ajang bergengsi tersebut, Stikes Bali meraih juara Grup Tercepat Skill Competitian.
14 13 - 19 Juni 2016
MBP/ist
TASPEN - PT Bank Mandiri Taspen Pos atau yang dikenal dengan nama Bank Mantap menggelar acara perdana layanan pembayaran manfaat pensiun, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bekerja sama dengan Mandiri Inhealth di Bank Mandiri Taspen Pos Kantor Cabang Tabanan, Rabu (1/6). Lebih dari 100 orang pensiunan yang menerima pembayaran gaji pensiunan melalui Bank Mantap sebagai mitra bayar berkesempatan melakukan cek kesehatan dalam acara tersebut.
MBP/ist
MBP/ist
UNDHIRA BALI - Memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-56 tahun 2016 yang dirangkaikan dengan kegiatan Dies Natalis V, Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali menggelar gerak jalan sehat dan pemberdayaan sarapan pagi. Jalan sehat yang diikuti sekitar 2.000 peserta ini diselenggarakan Sabtu (28/5). Jalan sehat yang menempuh rute sekitar 6 kilometer itu dilepas Ketua DPRD Badung Dr. Putu Parwata, M.M.
DISKOP DAN UKM - Motivasi merupakan kekuatan yang mendorong dan mengarahkan tujuan organisasi koperasi. Pendekatan motivasi berprestasi adalah bagian pencapaian aktualisasi diri dari seorang pimpinan koperasi sehingga mampu menjadi sosok yang bertanggung jawab, toleran, menjadi mitra kerja yang baik dan sederet perubahan positif lainnya. Beranjak dari kekuatan motivasi tersebut, Kamis (26/5) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Kota Denpasar menggelar Pelatihan Achievement Motivation yang melibatkan pimpinan koperasi se-Kota Denpasar bertempat di Hotel Golden Tulip Denpasar.
FT UNR - Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai (FT-UNR) sebagai salah satu fakultas yang kedua prodinya telah terakreditasi “B” dari BAN-PT mempunyai komitmen untuk melakukan pengelolaan subak secara berkelanjutan. Hal ini diwujudkan dengan menyelenggarakan seminar nasional bertema ‘’Pengelolaan Subak Berkelanjutan’’, Sabtu (28/5) di Gedung Auditorium UNR. Seminar ini dibuka Rektor Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. MBP/ist
MBP/ist
WALI KOTA - Keterbatasan bukan menjadi halangan jika terus diasah lewat ruang kreativitas. Hal inilah menjadi support Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar Ny I.A. Selly Dharmawijaya Mantra dalam memfasilitasi dan men-support setiap kegiatan penyandang disabilitas di Kota Denpasar. Salah satunya, penyandang disabilitas tunarungu yang memiliki komunitas di Kota Denpasar, diberikan ruang khusus dalam meningkatkan talenta mereka di hadapan masyarakat.
13 - 19 Juni 2016
15
POLITIK
Kesepakatan Politis
R
evisi UU Pilkada memeasuki babak akhir. Pemerintah dan DPR menyepakati anggota DPR, DPD dan DPR wajib mundur dari jabatannya apabila maju sebagai calon kepala daerah dalam pilkada. Baik pemerintah maupun DPR satu suara, mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah memutuskan bahwa anggota DPR, DPD dan DPRD harus mundur dari jabatannya apabila maju sebagai calon kepala daerah dalam pilkada. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan semua pihak termasuk DPR tidak mungkin melanggar aturan yang sudah diputuskan MK karena putusan MK bersifat final dan mengikat. “Pemerintah masih berpegang kepada putusan MK. Di Polri, PNS ada UU harus mundur. Nah, DPR pegangannya juga putusan MK. Tidak mungkin DPR melanggar yang sudah diputuskan MK,� kata Tjahjo Kumolo. Sebelumnya, mayoritas fraksi di DPR menginginkan agar anggota DPR, DPD dan DPRD tidak perlu mundur jika maju sebagai calon kepala daerah. Oleh karena itu, dalam draf revisi yang dibuat, DPR membuka kembali peluang bagi anggotanya untuk bisa maju dalam pilkada meski tidak harus mengundurkan diri. Alasannya, ketentuan itu telah membatasi anggota DPR yang ingin maju untuk tampil dalam pilkada. Selain itu, ketentuan itu juga dinilai telah membuat pesta demokrasi di daerah itu menjadi sepi peminat. Sementara itu DPR dan pemerintah juga sepakat calon independen sesuai dengan perintah putusan MK yaitu harus mengumpulkan KTP 6-10 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilu sebelumnya. Sementara parpol atau gabungan parpol harus mendapatkan 20 persen suara atau 25 persen kursi DPRD untuk dapat mengusung pasangan calon kepala daerah. Tjahjo mengatakan dua butir
16
yang belum disepakati dan prosesnya tinggal menyerasikan dari dua poin tersebut. Yaitu pertama, mengenai belum diputuskan apakah calon petahana atau incumbent cukup cuti ketika kampanye atau diharuskan cuti sejak mendaftar sebagai peserta calon pilkada. Kedua mengenai rumusan sanksi bagi calon kepala daerah yang tertangkap tangan karena melakukan politik uang (money politic). “Kalau tertangkap tangan langsung didisNXDOLÂżNDVL ODOX NDODX WLP VXNVHVQ\D bagaimana? Dan ancaman hukumannya bagaimana,â€? ujarnya. Tak Mundur Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menegaskan pemerintah juga tetap mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi soal calon petahana. Dalam keputusan itu ditetapkan bahwa calon petahana tidak perlu mundur dari jabatannya jika maju di Pilkada. Penegasan Yasonna menanggapi keinginan DPR yang mengusulkan dalam revisi UU Pilkada agar calon petahana juga diharuskan mundur dari jabatannya ketika mencalonkan diri sebagai peserta pilkada. “Tadi sempat mengemuka, ada kemungkinan teman-teman DPR supaya petahana mundur. Arahan Presiden tetap sesuai putusan MK,â€? Menkum HAM Yasonna Laoly. Yasonna mengatakan, keinginan DPR agar calon petahana mundur agar semua mendapat keadilan yang sama karena anggota DPR, DPD dan DPRD juga diharuskan harus mundur jika maju dalam pilkada. ‘’Teman-teman DPR meminta, untuk fair-nya juga karena kita juga bisa, maka petahana juga harus mundur. Tapi karena sudah ada putusan MK yang sebelumnya mengenai ini tidak mundur, maka kami akan tetap taat pada putusan MK,â€? kata Yasonna. z Hardianto
MBP/dok
Mendagri Tjahjo Kumolo bersama Menkum HAM Yasonna Laoly serta Ketua DPR Ade Komaruddin menyalami anggota DPR usai Rapat Paripurna DPR bahas revisi Undang-Undang Pilkada.
13 - 19 Juni 2016
16
Mengapresiasi Langkah Pemerintah Justru dalam konteks itulah, masyarakat Indonesia harus mengakui manfaat luhur dari Pancasila. Justru dari kontroversi itulah, masyarakat harus memahami bahwa Pancasila itu merupakan karya agung dari masyarakat karena terbukti diperlukan, dibutuhkan.
TANGGAL 1 Juni akhirnya diakui pemerintah sebagai hari lahirnya Pancasila. 1 Juni juga ditetapkan sebagai hari libur nasional. Ini adalah sebuah perjalanan panjang untuk mengakui kelahiran Pancasila. Boleh dikatakan, kesulitan pengakuan kelahiran ini sebagai sesuatu yang lucu. Tanggal 1 Oktober diakui sebagai Hari Kesaktian Pancasila, akan tetapi kelahiran subjek yang sakti tersebut tidak diakui, diperdebatkan, bahkan sampai ke ranah ilmiah. Inilah salah satu politisisasi Pancasila, yang dalam hal ini mempunyai makna sebagai alat kekuasaan. Pemegang kuasa dapat saja memanfaatkan segmen positif dari Pancasila untuk mempertahankan kekuasaan dan mengeliminasi unsur lain yang merugikan, bahkan mungkin mencederai kekuasaan. Maka Kesaktian Pancasila diperlukan untuk pengakuan tetapi hari lahir dan penggalinya disembunyikan sebab berpotensi mengganggu kekuasaan. Justru dalam konteks itulah, masyarakat Indonesia harus mengakui manfaat luhur dari Pancasila. Justru dari kontroversi itulah, masyarakat harus memahami bahwa Pancasila itu merupakan karya agung dari masyarakat karena terbukti diperlukan, dibutuhkan. Saat ini, ketika reformasi menghasilkan efek samping kekerasan, maka kembali ideologi itu didengungdengungkan tentang kemanfaatannya bagi negara baik dari sisi politik, sosial, budaya, keamanan dan sebagainya. Ketika Orde Baru mengambil kekuasaan, yang sangat jelas kelihatan adalah sikap kontranya dengan Orde Lama. Tokoh dan titik sentral Orde Lama adalah Soekarno, tokoh yang kini dipandang sebagai penggali lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni 1945 saat sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Banyak
yang mengutarakan bahwa ada perbedaan arah politik (bahkan ideologis) antara Orde Baru dengan Soekarno. Dengan demikian, dalam konteks politik dan kekuasaan, mengakui kelahiran Pancasila bisa-bisa mencoreng Orde Baru yang memakai Pancasila sebagai ikon saktinya untuk mempertahankan kekuasaan politik dan pemerintahan. Menyebut kelahiran Pancasila pasti juga menyebut Soekarno, padahal Soekarno mempunyai cara pandang politik yang berbeda dengan Orde Baru. Maka itulah yang kemudian terjadi dalam sejarah perjalanan Indonesia, mengeliminir sang pencetus, mengeliminir angka kelahiran demi mampu memanfaatkan Pancasila itu sebagai legiminasi kekuasaan. Dalam konteks ini, apa boleh buat, politik benar-benar berjalan sesuai dengan tafsiran rezim. Yang penting kekuasaan dapat bertahan, tidak penting kemudian kapan lahirnya Pancasila, siapa yang melahirkannya dan bahkan siapa yang melahirkan negara! Apresiasi terhadap langkah ini pun telah banyak disuarakan. Presiden RI Joko Widodo telah mengumumkan tanggal 1 Juni sebagai hari libur nasional untuk memperingati hari lahir Pancasila. “Dengan mengucap syukur dan Bismillahirrahmanirrahim, dengan Keputusan Presiden, 1 Juni ditetapkan diliburkan dan diperingati sebagai hari lahir Pancasila,� kata Presiden di Gedung Merdeka, Bandung. Presiden menandatangani keputusan tentang penetapan 1 Juni sebagai hari libur nasional usai menyampaikan pidato pada peringatan Pidato Bung Karno. Presiden menghadiri acara peringatan Pidato Bung Karno yang digelar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bersama seluruh pimpinan MPR dan Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri.
MBP/dok
Joko Widodo
Usai acara mereka napak tilas ke penjara Banceuy. Presiden bersama para pemimpin MPR dan seluruh tamu undangan berjalan kaki dari Gedung Merdeka ke Penjara Banceuy, yang dibangun Belanda pada 1877. Jokowi bersama Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri melakukan napak tilas berjalan kaki dari Gedung Merdeka ke Penjara Banceuy di kawasan Jalan Asia Afrika Bandung yang berjarak sekitar 500 meter dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Presiden berbincang-bincang dengan para peserta napak tilas sepanjang jalan menuju lokasi penjara tempat Soekarno pernah disekap selama delapan bulan pada Desember 1929. Rombongan antara lain adalah para pimpinan MPR RI, DQWDUD ODLQ .HWXD 035 =XONLĂ€L +DVDQ sejumlah menteri Kabinet Kerja dan para petinggi partai politik. Ratusan masyarakat Bandung tampak antusias menyambut kedatangan rombongan presiden sepanjang jalan menuju lokasi. Beberapa dari mereka berusaha mengabadikan momen itu dengan menggunakan kamera ponsel. “Setelah ini, kita nanti, terutama juga dengan MPR akan merumuskan lagi cara-cara yang tepat agar implementasi pengamalan (Pancasila) dalam kehidupan keseharian kita bisa mengamalkan pancasila sebagai ideologi negara, sebagai dasar negara kita,â€? kata Presiden Jokowi usai melakukan napak tilas. z Hardianto 13 - 19 Juni 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
Motor Berbahan Bakar Elpiji Ramah Lingkungan Sepeda motor berbahan bakar elpiji hasil eksperimen siswa jurusan Teknik Sepeda Motor SMKN 3 Singaraja dipamerkan dalam ajang pameran pendidikan di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, belum lama ini.
A
jang pameran pendidikan serangkaian Buleleng Edukation Ekspo (BEE) Tahun 2016, belum lama ini, nampaknya dimanfaatkan oleh siswa jurusan Teknik Sepeda Motor SMKN 3 Singaraja untuk unjuk prestasi. Anak-anak jurusan ini memamerkan hasil eksperimennya berupa sepeda motor berbahan bakar gas elpiji (LPG). Tak pelak, materi pameran ini mengundang perhatian pengunjung termasuk Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) dan rombongan usai membuka pameran pendidikan di gedung kesenian Gde Manik Singaraja. Tidak hanya melihat hasil eksperimen, pengunjung diberikan kesempatan menghidupkan mesin sepeda motor berbahan bakar elpiji tersebut. Kadek Sukra Ardana salah satu siswa yang tergabung dalam tim eksperimen SMKN 3 Singaraja, ide awal untuk merubah bahan bakar sepeda motor dari premium menjadi elpiji ini muncul karena keinginan untuk menggunakan bahan bakar yang lebih hemat. Selain itu, pemakaian premium sebagai bahan bakar sepeda motor masih menjadi pemicu pencemaran atau polusi udara dari emisi gas buang. Dari pengalaman di lapangan itu, Sukra
18
13 - 19 Juni 2016
dan rekan-rekannya kemudian mencoba untuk mengganti premium dengan elpiji. “Ide awal cuma ingin menghemat bahan bakar dan menekan pencemaran udara dari emisi gas buang. Kami coba gunakan elpiji kemasan tiga kilogram untuk bahan bakar pengganti premium,” katanya. Menurut Sukra, dari merencanakan hingga memulai eksperimen dilakukan dalam jangka waktu tidak sampai sebulan. Langkah pertama dibuatkan tempat untuk menaruh tabung elpiji kemasan 3 kilogram di bagian belakang sepeda motor. Dari tabung itu kemudian dipasang selang elpiji yang dihubungkan langsung ke komponen karburator. Selain itu ditambahkan alat sebagai penunjuk gas elpiji habis atau terisi penuh. Dari rancangan eksperimen, elpiji yang sudah berbentuk gas cukup disalurkan ke komponen karburator yang masih orisinal bawaan sepeda motor. Dengan menggunakan elpiji, maka pengolahan bahan bakar dari berbentuk cair menjadi gas tidak lagi dilalui. Dengan begitu, elpiji lebih mudah dikonsumsi dan tidak menimbulkan pencemaran dari emisi gas buang. Selain itu, keunggulan menggunakan elpiji lebih irit 50 persen dibandingkan dengan bahan
bakar premium. Keunggulan lainnya adalah penggantian oli mesin atau busi lebih tahan lama karena pemakaian elpiji lebih sedikit menghasilkan emisi karbon. “Kalau menggunakan premium, terjadi perubahan bahan bakar menjadi gas, baru dikonsumsi oleh karbu. Namun bedanya elpiji tidak lagi melalui proses perubahan itu dan langsung dikonsumsi. Keunggulan lainnya lebih ramah lingkungan. Dan dari ujicoba kami ini LPG lebih hemat hingga 50 persne dibandingkan menggunakan premium,” jelas Sukra yang dibenarkan rekannya I Putu Adi Mahardika. Sukra mengakui, eksperimen ini masih perlu pengembangan karena kemampuan sepeda motor saat dikendarai menggunakan bahan bakar elpiji belum mampu menyamai pemakaian premium. Dia mencontohkan, sepeda motor berbahan bakar elpiji ini hanya mampu melaju di jalanan sekitar 20 hingga 30 kilometer per jam. Selain itu, Sukra dan rekan-rekannya masih memikirkan untuk penempatan tabung elpiji pada sepeda motor yang lebih simpel, sehingga tidak terlalu menganggu kenyamanan saat sepeda motor dikendarai. “Tenaganya yang belum sama dengan motor yang pakai premium. Ini masih kami kembangkan
Lestarikan Seni “Mawirama”
MBP/mudiarta
termasuk desain tabung elpiji ini akan kami rancang untuk lebih simpel sehingga hasil eksperimen kami ini bisa menjadi bahan baNDU DOWHUQDWLI GL WHQJDK ÀXNWXDVL KDUJD EDKDQ bakar belakangan ini,” jelasnya. Sementara itu, guru pembina Komang Agus Susanta mengatakan, pemakaian bahan bakar elpiji untuk sepeda motor atau kendaraan lain memang sudah banyak ditemukan. Meski demikian, kreativitas anak didiknya merupakan hasil eksperimen yang membanggakan. Dari segi keunggulan sudah sangat bagus yakni hemat bahan bakar dan lebih ramah lingkungan. Pihaknya berharap pemerintah daerah bisa memfasilitasi agar anak didiknya bisa mengembangkan eksperimennya. Target ke depan adalah bagaimana mengoptimalkan tenaga yang dihasilkan dari bahan bakar elpiji ini. “Kami dan anak-anak masih mempelajari karena kalau elpiji ini nilai oktannya lebih tinggi yakni 112 dibandingkan premium yang memiliki nilai oktan 88. Teorinya, makin tinggi nilai oktan maka energi yang dihasilkan akan makin besar. Namun dari eksperimen anak-anak ini belum bisa dicapai, sehingga memerlukan pembelajaran ke depannya,” paparnya. z Mudiarta
LOMBA Mawirama merupakan salah satu materi lomba yang senantiasa mewarnai perhelatan Pekan Seni Remaja (PSR) Kota Denpasar. Even ini merupakan ajang yang sangat strategis untuk melestarikan seni dan budaya Bali melalui generasi muda. Melalui ajang ini, seni mawirama diharapkan mampu mempertahankan eksistensinya dan melahirkan barisan panjang seniman-seniman muda berbakat. Kadek Shinta dan Jayanti yang merupakan duta SMAN 7 Denpasar menilai, PSR sejatinya bukanlah sekadar ajang untuk mencari siapa yang menjadi juara semata. Namun, yang utama adalah menunjukkan keberanian dan mengokohkan kesadaran untuk terlibat aktif dalan melestarikan budaya mawirama. Sebab, di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang makin canggih d ini, minat di kalangan truna-truni Bali untuk melestarikan seni dan budaya Mawirama sangat rendah. “Mawirama di kalangan anak muda sekarang ini dianggap sebagai kesenian yang kurang populer jika di bandingkan dengan seni tabuh, tari-tarian dan seni lainnya,” ujar Shintha. Padahal, menurut Shinta, seni mawirama bukan hanya sekadar matembang (bernyanyi). Namun, di dalam wirama tersebut tersirat sebuah cerita (tutur) yang mengandung makna dan filsafat yang
sangat dalam dan dapat menjadi cerminan manusia di dalam menjalankan kehidupan. “Mawirama adalah kesenian zaman dulu yang sarat dengan pesan-pesan moral yang menuntun kita menuju ke arah yang lebih baik. Meskipun merupakan kesenian lama, seni ini wajib dilestarikan eksistensinya karena nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya senantiasa kontekstual sampai kapanpun juga,” tegasnya. Sebagai generasi muda Bali, Shinta dan Jayanti berharap lomba seperti ini tetap digelar setiap tahunnya, agar generasi ke depan tetap bisa meningkatkan kemampuannya di dalam seni mawirama. Kedua gadis belia ini juga berharap seluruh sekolah di Bali dengan penuh kesadaran mau memfasilitasi dan membimbing siswa-siswanya agar tetap bisa melestarikan seni dan tradisi mawirama ini. “Saat ini, jumlah pelajar yang tertarik untuk menekuni seni mawirama ini memang sangat rendah. Ada baiknya, kesenian ini dimasukkan sebagai salah satu materi ajar dalam mata pelajaran muatan lokal. Dengan begitu, pelan tapi pasti, para pelajar mulai mengenali, mempelajari dan untuk selanjutnya mencintai kesenian warisan adiluhung lelulur Bali ini,” kata Jayanti menyarankan. z Ketut Winatha
MBP/ketut winatha
Penampilan Sintha dan Jayanti dalam salah satu lomba mawirama, belum lama ini. 13 - 19 Juni 2016
19
MANCANEGARA
Duterte, Sosok Kontroversial Pemenang Pemilu
W
ali Kota Davao, Rodrigo Duterte yang dikenal kontroversial, dipastikan memenangi pemilihan presiden Filipina. Pria berumur 71 tahun ini memang merupakan kandidat yang paling dijagokan publik. Duterte pun menyatakan siap menerima mandat rakyat ini. “Dengan kerendahan hati, kerendahan hati yang sangat besar, saya menerima ini, mandat rakyat,” tutur Duterte Menurut Duterte, platform hukum dan ketertibannya merupakan kunci keberhasilannya dalam pemilu ini. “Apa yang bisa saya janjikan adalah bahwa saya akan melakukan yang terbaik, bukan hanya di jam-jam saya terjaga, bahkan juga di dalam tidur saya,” kata Duterte. Rapat paripurna dewan perwakilan dan senat juga menyatakan Maria Leonor “Leni” Robredo sebagai wakil presiden.Keduanya dijadwalkan diambil sumpahnya pada tanggal 30 Juni dan akan bertugas selama enam tahun sebelum konstitusi mewajibkan mereka untuk turun. Duterte meraih 38,65 persen suara, sementara Roxas mendapat 23,16 persen dan Senator Grace Poe di tempat ketiga dengan 21,71 persen. Poe pun menyampaikan ucapan selamat kepada Duterte atas kemenangannya. “Sebagai pendukung kuat reformasi pemilihan, saya punya keyakinan kuat pada suara dan sentimen rakyat kita. Saya menghormati hasil pemilihan kita,” ujar Poe kepada para wartawan di Manila. “Saya mengucapkan selamat kepada Wali Kota Rodrigo Duterte dan menjanjikan
20
13 - 19 Juni 2016
dukungan saya dalam bekerja untuk memulihkan tanah air kita dan menyatukan rakyat kita menuju pembangunan berkelanjutan negara kita,” imbuhnya. Sosok Duterte yang menjadi favorit publik, dianggap mengkhawatirkan oleh pemerintahan Presiden Benigno Aquino. Retorika berapi-api dan sumpah Duterte untuk membunuh setiap pelaku kriminal, menuai kekhawatiran akan kepemimpinan bergaya otoriter. Pekan lalu, Presiden Aquino meminta kandidat lainnya untuk bersatu dan menghalangi Duterte memenangi pemilu. Namun hasil pemilu memperlihatkan hasil yang berbeda. Duterte pun menang dan akan menjadi Presiden. Segera setelah resmi menjadi presiden, Duterte pun lantas mengumumkan kabinetnya. Kontroversi berlanjut karena ada beberapa pilihan menarik dalam kabinetnya. Bertempat di Rumah Tamu Presiden yang dikenal sebagai Malcanang dari Selatan di Panaca, Davao City, Duterte membacakan ke 32 nama menteri dan pejabat setingkat menteri untuk membantu kerja pemerintahannya. Dari nama-nama yang dibacakan beberapa di antaranya datang dari kalangan akademisi dan profesional serta lainnya dari kalangan partai politik serta purnawirawan tentara dan polisi. Menurut Duterte, semua menteri dan pejabat setingkat menteri yang dipilihnya merupakan orang kepercayaannya sehingga akan memudahkannya menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. “Saya memastikan bahwa mereka semua yang saya
pilih adalah orang-orang yang memiliki integritas dan kejujuran,” kata Duterte. Dari 32 Kementerian dan Lembaga tersebut, terdapat beberapa lembaga dan kementerian yang dibentuk sesuai dengan janjinya pada masa kampanye, yakni untuk membasmi penjahat, narkoba, korupsi dan merangkul komunis. Misalnya, Kementerian Perdamaian (Untuk Komunis), Drug Enforcement Agency Filipina, Komisi Nasional Muslim Filipina, Komisi AntiKemiskinan Nasional, Biro Investigasi Nasional dan Penasihat Keamanan Nasional. Duterte juga menempatkan banyak orang militer di dalam kabinetnya. Ini sesuai janji dalam kampanyenya.Presiden berusia 71 tahun tersebut juga memasukan nama Nicanor Faeldon, yang memimpin upaya kudeta sekitar satu dekade lalu terhadap presiden Gloria Macapagal Arroyo, sebagai kepala biro bea cukai, lembaga pendapatan terbesar kedua di negara itu. Duterte juga mengatakan bahwa untuk menghormati kawanya Ferdinad Marcos Jr yang kalah dalam pemilihan wakil presiden, maka dia tidak akan menyertakan wakil presiden terpilih Leni Robredo untuk mengusulkan menteri. Selain itu pada kesempatan yang sama , pria yang oleh media barat dianggap sebagai Donald Trump dari Asia ini, mengatakan akan merekrut dua divisi tentara dan 3.000 polisi tambahan untuk membantu mengatasi keamanan nasional, narkoba dan kejahatan. Sepak terjang Presiden baru Filipina ini tentunya dinantikan oleh banyak pihak. z Gugiek Savindra
A KT I V I TA S WABUP BADUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa membuka Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Badung, Jumat (27/5) di Ruang Pertemuan Kriya Gosana, Puspem Badung. Penyelenggaraan Muscablub ini adalah untuk memilih ketua dan pengurus PSSI Badung periode tahun 2016-2020, serta sebagai media untuk mensosialisasikan program-program PSSI Badung dan penyeragaman statuta (AD/ART).
PLECING CREW - Pada Mei 2016 minggu ketiga, Komunitas Plecing Crew mewujudkan bukti kepeduliannya terhadap lingkungan dan sesama dengan mengadakan kegiatan bakti sosial. Sebuah komunitas yang terdiri dari anak-anak muda yang awalnya terbentuk dari sebuah komunitas kecil di Resman. Minggu (29/5), Komunitas Plecing Crew yang berdiri sejak tahun 2009, mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) yang diadakan di dua lokasi. Yakni di Panti Werda Wanasraya dan Yayasan Sayangi Bali.
MBP/ist MBP/ist
PEMKAB TABANAN - Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Tabanan 2016-2021 terus digaungkan. Jumat (27/5), RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Tabanan 20162021 dipaparkan lebih dalam lagi kepada jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. Pemaparan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
STIKI - Sebagai perguruan tinggi (PT) swasta di bawah naungan Kopertis Wilayah VIII, STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) terus-menerus melakukan pembenahan dan melengkapi struktur kelembagaan dengan tujuan terjaminnya pelaksanaan manajemen yang profesional serta secara substansi dapat mewujudkan tri dharma PT Keseriusan ini dibuktikan dengan dibentuknya Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kreativitas (LPIK) yang berfungsi untuk menghasilkan karya-karya inovasi dan kreatif di lingkungan STIKI. 13 - 19 Juni 2016
21
DAERAH
MBP/ara
Tim KRT Sidak, Asbak pun Disembunyikan
P
emberlakuan Perda No. 7 tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Denpasar disikapi beragam oleh masyarakat. Banyak yang sudah menaati aturan ini, namun tidak sedikit pula yang masih melanggar. Buktinya, dari beberapa kali dilakukan sidak di kawasan taman kota di Denpasar, banyak ditemukan orang yang melanggar kawasan KTR. Seperti yang pernah terlihat di Lapangan Puputan Badung, belum lama ini. Sejumlah orang harus ditipiringkan karena kedapatan merokok di kawasan KTR. Upaya untuk menegakan peraturan ini, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar telah melakukan berbagai upaya untuk menekan perokok aktif. Selain membentuk perda, Dinas Kesehatan Pemkot Denpasar juga telah membentuk Tim KTR Kota Denpasar. Tim ini sempat melakukan sidak ke sejumlah instansi pemerintah di lingkungan Pemkot Denpasar, Selasa (31/5) lalu. Tim Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kota Denpasar melaksanakan sidak di seluruh ruangan di lingkungan Sekretariat Kantor Wali Kota, Kantor DPRD Kota Denpasar, Gedung Sewaka Dharma, Lumintang dan juga menyasar tempat-tempat umum dan kantor lainnya.
22
13 - 19 Juni 2016
Menariknya, setelah diketahui ada tim KTR sidak, sejumlah pegawai kesekretariatan DPRD Denpasar langsung bergerak cepat. Mereka meminta kepada sejumlah anggota dewan yang sedang berada di ruang komisi untuk menyembunyikan asbak yang ada di meja. “Mohon sembunyikan asbaknya pak, ada sidak KTR,” pinta petugas secretariat dewan kepada sejumlah anggota dewa yang sedang berada di ruang komisi. Kondisi serupa juga terjadi di Sekretariat Kantor Wali Kota. Beberapa ruangan yang ada asbaknya juga disembunyikan. Asbak itu kembali dipajang setelah tim KTR usai melakukan pemantauan. Kepala Bidang Bina P2P Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr Ida Bagus Eka Putra mengatakan, selain menegakan Perda nomor 7 tahun 2013, sidak ini juga untuk menekan jumlah perokok aktif. ‘’Untuk itu kami harus melakukan sidak ini secara berlanjut hingga bulan September mendatang,’’ ujarnya. Dari hasil sidak yang dilakukan Eka Putra mengaku tidak ditemukan rokok, asbak maupun orang yang merokok dalam ruangan. Meskipun demikian pihaknya tetap memberikan pembinaan agar tidak ada yang merokok di dalam ruangan. Jika setelah pembinaan, ditemukan ada yang orang yang merokok dalam ruangan
maka akan ditindak lanjut oleh Satpol PP Kota Denpasar untuk di sidang tipiring. Dimana dalam perda telah ditentukan bagi yang merokok dalam ruangan akan dikenakan sanksi maksimal Rp 50 juta atau kurungan penjara selama 3 bulan. Eka Putra mengaku, pihaknya mengadakan sidak ini bukan melarang orang untuk merokok. Tapi membatasi orang untuk tidak merokok di tempat umum. Mengingat rokok sangat merusak bagi kesehatan. Sidak ini mendapat apresiasi dari Seketaris DPRD Kota Denpasar Gusti Rai Suta. Menurutnya dengan sidak ini dilakukan maka orang akan tidak berani merorok dalam ruangan. Ia juga mengaku setelah Perda KRT ini dikeluarkan pihaknya memberikan pembinaan kepada pegawai di Sekretariat DPRD Kota Denpasar agar tidak merokok dalam ruangan. Ia pun menyediakan tempat khusus merokok. Menghentikan orang merokok memang sangat sulit namun Perda harus diikuti. Selain itu rokok juga sangat mengganggu kesehatan tubuh. ‘’Saya juga perokok tapi setelah adanya KRT saya berusaha menekan diri tidak merokok di kantor,’’ ujarnya. z Asmara Putera
Rabies Masih Ancam Krama Bali KEINGINAN untuk mewujudkan Bali bebas rabies nampaknya sulit tercapai. Mengingat, sampai saat ini ancaman kasus rabies masih tetap tinggi. Sejumlah kabupaten di Bali belum mampu sepenuhnya meminimalisir kasus anjing rabies. Padahal, sejumlah upaya telah dilakukan untuk mengurangi munculnya kasus rabies baik pada hewan maupun yang terjangkit pada manusia. Beberapa waktu lalu, kasus rabies kembali mencuat ke permukaan, setelah di Tabanan, tepatnya di Desa Jatiluwih, Penebel, terdapat anjing rabies yang menggigit warga. Dalam rentang waktu 24 jam, seekor anjing menggigit 11 orang di desa wisata itu. Hasil pemeriksaan sampel menunjukkan anjing tersebut positif rabies. Dari 11 korban, empat mendapatkan Vaksin Anti-Rabies (VAR) dan Serum Anti-Rabies (SAR) karena mengalami gigitan dengan risiko tinggi, sedangkan yang lainnya diberikan VAR. Dari data Dinas Kesehatan Tabanan, ke11 orang korban adalah Ni Nengah Wastini (54), Ni Nengah Darmawanti (45), Ni Wayan Catur (64), Ni Wayan Manik (26), I Made Murdiana (32), I Made Tinggal (70), Ni Ketut Rakin (59), Ni Ayu Pujianta (43), I Made Budiastra (54), I Kadek Mardikayasa (50), dan Ni Made Suratni (69). Menurut cucunya, Ni Kadek Yuliantina (19), Tinggal digigit saat sedang duduk di teras depan hendak pergi ke kamar mandi. ‘’Tiba-tiba ada anjing berwarna cokelat kemerahan masuk pekarangan dan langsung menggigit kakek kami,’’ katanya, Selasa (31/5) lalu. Tinggal berteriak meminta tolong dan berusaha melepaskan diri dari gigitan anjing. Namun, karena sudah tua, ia tidak bisa melawan bahkan sampai diseret anjing hingga ke luar pekarangan. “Saya ada di rumah tetapi sedang sakit, sehingga tidak dengar teriakan kakek,” jelas Yuliantina. Beruntung ada warga yang mendengar suara minta tolong Tinggal dan langsung menolongnya. Anjing kemudian melepaskan korban dan kembali menggigit empat orang. Tinggal bersama tujuh warga lainnya digigit Senin (30/5), sedangkan tiga korban lagi digigit Minggu (29/5) lalu. Tinggal mengalami luka di kaki kanan, kedua tangan, dada, dan di bawah mata kanan. Setelah ditolong warga, ia langsung menerima perawatan luka dan VAR di Puskesmas Penebel I. Oleh karena menga-
lami gigitan risiko tinggi, Tinggal mendapatkan SAR bersama Ni Wayan Manik, Ni Ketut Raken, dan Ni Made Suratni di BRSUD Tabanan. Eliminasi Menurut anak Tinggal, Nengah Sumidrayasa (45), di Banjar Gunung Sari sudah pernah dilakukan vaksinasi massal. Namun, tidak semua warga mengikat atau mengandangkan anjingnya. “Ayah saya digigit
anjing liar karena tidak ada yang mengaku sebagai pemiliknya,” ujarnya. Setelah mendapatkan laporan mengenai adanya gigitan anjing positif rabies berisiko, Dinas Kesehatan Tabanan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi untuk meminta SAR. “Stok VAR kami punya, tetapi SAR disediakan provinsi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika. Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio menambahkan, anjing yang menggigit warga di Desa Jatiluwih adalah anjing liar yang diduga hidup di hutan dan kebun yang tidak terjangkau vaksinasi. Rabu (1/6), pihaknya menggelar eliminasi selektif di tiga banjar di Jatiluwih. “Kejadian gigitan ada di dua banjar, tetapi kami juga sisir banjar terdekat,” sebutnya. Hingga April 2016, warga Tabanan yang mendapatkan VAR tercatat 151 orang, sedangkan pada 2015 sebanyak 2.265 orang. Sementara itu, Dinas Perternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar bersinergi dengan Desa/Kelurahan diseluruh Denpasar mengadakan Vaksinasi Anti Rabies bagi hewan-hewan peliharaan yang ada di Denpasar
secara rutin setiap tahunya. Dimana pada tahun 2016 ini Desa Peguyangan Kaja, Denpasar Utara mendapatkan giliran pertama dalam vaksin antirabies yang dilaksanakan Pemkot Denpasar, Selasa (31/5) di Banjar Dualang, Desa Peguyangan Kaja. Plt. Kepala Desa Peguyangan Kaja I Wayan Suita mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Desa Peguyangan Kaja ini akan menyasar 11 Dusun/Banjar dengan perharinya di ambil 2 Banjar selama satu minggu yang di mulai hari
ini tanggal 31 Mei sampai 6 Juni 2016. Dimana para petugas akan mendatangi setiap rumah warga untuk memvaksin hewan peliharaan mereka selama seminggu kedepan dengan menyasar semua hewan peliharaan yang ada di Desa Peguyangan Kaja. Disebabkan penyakit Rabies ini merupakan penyakit menular yang akut dari susunan syaraf pusat yang dapat menyerang hewan berdarah panas dan manusia yang disebabkan oleh virus rabies. Bahaya rabies berupa kematian gangguan ketentraman hidup masyarakat. Hewan seperti anjing, kucing dan kera yang menderita rabies akan menjadi ganas dan biasanya cenderung menyerang atau menggigit manusia. Penderita rabies sekali gejala klinis timbul biasanya diakhiri dengan kematian. “Maka usaha pengendalian penyakit berupa pencegahan, pemberantasan dan penanggulangan melalui vaksin anti rabies sangat perlu dilaksanakan seintensif mungkin dan saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar karena sudah membantu dilalam pelaksanaan vasiknasi antirabies di Desa Peguyangan Kaja ini,” ungkap Wayan Suita. z Wira/Asmara 13 - 19 Juni 2016
23
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Pasta bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa meresmikan dibukanya empat layanan baru di RSUD Mangusada Badung, Rabu (1/6). Keempat layanan baru tersebut di antaranya layanan pemecah batu ginjal yang disebut ESWL (Elektrocorporeal Short Wave Liptotripsi), layanan MRI (Masnetic Resonance Imaging) untuk diagnostik, lebih canggih dari CT-Scan, HD (Hemodialisa) untuk cuci darah dan Cathlab (Cateterisasi Laboratorium) untuk layanan kateterisasi jantung dan pembuluh darah.
ONECOIN - Onecoin berdiri tahun 2014, bernaung di bawah International Marketing Service (IMS Ltd) yang berkantor pusat di Bulgaria, Eropa. Pendiri sekaligus CEO adalah Dr. Ruja Ignatova, seorang ekonom andal dan konsultan beberapa perusahaan cryptocurrency dunia. Sedangkan onecoin lahir terinspirasi kesuksesan cryptocurrency pendahulunya yaitu Bitcoin yang berdiri sejak 2009 dengan harga pembukaan $ 0,1 USD (Rp 1.000) tahun 2015 menembus harga $ 450 USD (Rp 6 juta) per Bitcoin, kenaikan yang spektakuler dalam enam tahun.
MBP/ist
BUKA PENDAFTARAN - Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Gianyar kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru. Pendaftaran berlangsung hingga 4 Juni 2016. Sampai saat ini, ratusan calon mahasisiwa baru sudah berbondongbondong mendaftarkan diri ke kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Ristekdikti) ini. Hal ini disampaikan Koordinator Akademi Komunitas Negeri Gianyar I Made Alus Dharma Negara, S.Pd, M.Pd., Minggu (29/5).
24
13 - 19 Juni 2016
MBP/ist
PEMKAB BANGLI - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Pemkab Bangli menggelar apel, Rabu (1/6). Hal ini dimaksudkan untuk mengenang dan membangkitkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Pada apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk membumikan ajaran Tri Sakti Bung Karno.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Pesatnya perkembangan Kota Denpasar dan terbukanya pintu demokrasi, membawa dampak semakin banyaknya tuntutan masyarakat akan pelayanan publik secara maksimal. Hal ini mengakibatkan adanya berbagai permasalahan hukum yang dihadapi aparatur pemerintahan, baik secara pidana, perdata maupun tata usaha negara. Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Bagian Hukum Setda Kota Denpasar memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Produk Hukum Daerah/Legal Drafting dan Permasalahan Hukum di Kota Denpasar.
BROS - Bali Royal Hospital (BROS) kembali menggelar seminar kesehatan mengenai diabetes, Sabtu (28/5), bekerja sama dengan Soyjoy. ‘’Seminar ini bukan yang pertama kalinya. Sudah tiga tahun berturut-turut kami mengadakan seminar rutin mengenai diabetes, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kami terhadap penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia dan Bali khususnya. Apalagi, diabetes ini tergolong sebagai silent killer,’’ ungkap Ida Ayu Oka Purnama Wati, S.S., M.M., Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis BROS, saat membuka acara seminar tersebut.
MBP/ist MBP/ist
PKB BADUNG - Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXVIII Kabupaten Badung, Jumat (27/5) malam secara resmi dibuka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di Jaba Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung. Dalam sambutannya, Bupati Badung Giri Prasta menegaskan kembali komitmennya untuk membangun Badung dengan budaya, membangun agama dilandasi dengan budaya serta membangun berbagai bentuk seni juga dengan budaya.
KEBUN BIBIT DESA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengajak masyarakat untuk membangkitkan program ‘’Kebun Bibit Desa’’. Program ini akan memberdayakan masyarakat dengan melibatkan masyarakat kurang mampu untuk dilatih dan dibina, sehingga mampu menghasilkan bibit-bibit tanaman hias maupun tanaman perkebunan. Demikian dikatakan Wabup Suiasa saat menghadiri Peringatan Hari Bumi dan Penutupan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII Desa Taman, Abiansemal, Minggu (29/5), di pelaba Pura Puseh Desa Taman. 13 - 19 Juni 2016
25
LENSA
VAKSINASI Seorang warga tengah memaksin anjing peliharaannya di Banjar Tengah, Renon, Denpasar. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Denpasar menggelar vaksinasi ke sejumlah desa di wilayahnya untuk mencegah penyebaran virus rabies.
MBP/eka
26 13 - 19 Juni 2016
PENDIDIKAN
Saatnya, Bahaya Narkoba Masuk Kurikulum Pendidikan
B
arisan pelajar yang tersangkut kasus narkoba terus bertambah. Tentunya, kondisi ini sangat mengkhawatirkan mengingat komponen anak bangsa inilah yang nantinya akan menjadi penentu masa depan bangsa. Menyikapi kondisi ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNPP) Bali akan lebih fokus menyelamatkan pelajar dari bahaya narkoba. Salah satu strategi yang wajib ditempuh adalah memasukkan materi bahaya narkoba ke dalam kurikulum pendidikan. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa menegaskan hal itu, belum lama ini. Suastawa berharap materi tersebut secepatnya bisa masuk kurikulum pendidikan sehingga upaya-upaya penyelamatan generasi muda khususnya di kalangan pelajar dari bahaya narkoba lebih fokus dan efektif. Ditegaskan, program itu sangat urgen karena kondisi remaja atau pelajar di Bali sangat rentan pengaruh narkoba. “Kalau kurikulum terintegrasi yang berisi materi tentang narkoba ini bisa terealisasi, maka upaya penyelamatan pelajar dari narkoba diharapkan lebih optimal. Saya sudah mengundang Kadisdikpora Bali yang diwakili Kabid Pendidikan Dasar Bapak Nyoman Subrata untuk membahas hal ini,” tegas jenderal bintang satu di pundak ini. Menurut Suastawa, di Surabaya program serupa sudah jalan dan pemerintah setempat sangat mendukung. Langkah
Kompol Gede Ganefo
ini dinilainya sangat strategis mengingat lembaga pendidikan merupakan ujung tombak pemberantasan narkoba jangka panjang. “Saya akan minta pertengahan Juni ini program itu bisa terealisasi. Materinya sudah kami siapkan,” ujarnya. Pendapat senada juga dilontarkan Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo. Jika BNN mengoptimalkan upaya pencegahan, pihak kepolisian terfokus pada upaya penangkapan pengedar dan pelaku penyalahgunaan narkoba. Sepanjang 2015 lalu, kata dia, Sat Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap 63 orang residivis narkoba dan pelaku pemula 317 orang. Sedangkan residivis yang ditangkap sepanjang 2014 sebanyak 34 orang dan pertengahan 2016 sebanyak 27 residivis. Sementara sejak pertengahan 2014 hingga Mei 2016, Sat Resnarkoba Polresta Denpasar mengklaim telah menyelamatkan 35.783 orang dari narkoba. Sedangkan tersangka yang ditangkap 847 orang. “Kami memang terfokus pada upaya penangkapan untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba ini. Saya heran karena tidak sedikit residivis yang kembali terlibat kasus narkoba. Tentunya, saya sangat berharap mantan napi narkoba itu sadar dan tidak lagi melakukan perbuatan melanggar hukum tersebut,” ujarnya. z Kerta Negara
Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa
13 - 19 Juni 2016
27
OLAHRAGA
MBP/ap
MBP/ap
Leroy Sane
Dele Alli
Bintang Muda di Tanah Kebebasan
P
iala Eropa 2016 yang digelar di 10 kota di Prancis, menghadirkan sejumlah bintang muda. Mereka diharapkan menjadi masa depan bagi negaranya di event empat tahunan di negeri yang dikenal dengan semboyan Liberte, Egalite, Fraternite. Sejumlah negara-negara unggulan masih mengandalkan pemain-pemain senior dan berpengalaman untuk diterjunkan di turnamen ini. Namun, tak sedikit pemain-pemain berpengalaman sadar dan memilih tidak ambil bagian dan memberikan jalan bagi pemain-pemain muda untuk menunjukan eksistensinya. Pelatih timnas Spanyol Vicente del Bosque memilih untuk meninggalkan penyerang veteran seperti Fernando Torres dan Diego Costa meskipun Torres menjadi penentu kesuksesan Prancis saat menjuarai turnamen ini 2008 dan 2012. Sebagai gantinya La Roja akan dibela pemain muda Lucas Vazquez. Di Jerman, pelatih Joachim Loew tidak tanggung-tanggung memanggil pemain-pemain muda untuk memperkuat lini tengahnya. Lini depan tim Panser akan semakin lincah dengan kehadiran Leroy Sane. Inggris dan Portugal pun tak mau ketinggalan. Pelatih Inggris Roy Hodgson menyaksikan sendiri kiprah Marcus Rashford dan Dele Alli. Sedangkan Portugal bangga dengan sosok Renato Sanchez yang baru saja dikontrak klub tangguh Bayern Munich, laporan Associated Press. Yudi Winanto Leroy Sane (Jerman) Jerman tak bisa lepas dari sosok gelandangnya dari Franz Beckenbauer hingga Lothar Matthaus. Namun kini fans die Mannschaft akan menyaksikan sosok Sane. Pengatur serangan dari klub Schalke itu mencuri perhatian saat mencetak gol ke gawang Real Madrid di kompetisi Liga Champions. Ia memiliki skill mumpuni dalam menggiring bola atau memainkan ritme serangan. Itu bisa difahami
karena dia putra dari Souleyman Sane mantan pemain timnas Senegal dan Regina Weber, pesenam peraih medali Olimpiade. Marcus Rashford dan Dele Alli (Inggris) Rashford namanya menjelit di afse akhir kompetisi Liga Utama Inggris. Ia mengoleksi 8 gol dalam 17 pertandingan. Ia mencetak gol di debutnya pada pertandingan Liga Utama Inggris dan Liga Eropa. Kehadiran penyerang berusia 18 tahun itu, akan memudahkan Roy Hodgson dalam mencipatakan serangan. Alli dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Utama Inggris 2015/2016. Pemai berumur 20 tahun itu memiliki insting menyerang dan sejauh ini telah menghasilkan 10 gol dan menciptakan 12 assist. Spurs mendapatkannnya dari klub Divisi II MK Dons. Namun Spurs pula yang kerepotan dalam mengendalikan emosi Alli yang masih labil. Ia terkena larangan bermain tiga kali seteah memukul lawannya. Namun, secara keseluruhan Hodgson puas dengan penampilan Alli itu. Dia bisa menjadi partner yang baik bagi Wayne Rooney dkk. Renato Sanchez (Portugal) Sanchez menjadi pemain termuda yang masuk timnas dan menjalani pemusatan latihan, Di usianya yang 18 tahun, ia akan bermain dan dipasangkan dengan pemain-pemain senior. Bahan diprediksi ia mampu mengungguli mesin pencetak gol Real Madrid Cristano Ronaldo. Pemain yang dididik di Akademi 6HSDN EROD %HQÂżFD GLEHOL %D\HUQ GHQJDQ KDUJD MXWD HXUR (40 juta dolar AS. Petinggi Bayern Karl-Heinz Rummenigge mengakui klubnya memantau Sanchez sejak lama. Pemain yang penampilannya dinamis itu memiliki talenta sebagai gelandang yang kehadirannya akan menambah kuat Bayern. z Yudi Winanto
MBP/ap
MBP/ap
Renato Sanchez
Marcus Rashford
Maskot Olimpiade
MBP/ap
Penyanyi AS John Legend
Membuka Laga Final FINAL kompetisi bola basket NBA yang mempertemukan juara Wilayah Barat Golden State Warriors melawan Cleveland Cavaliers dari Timur dikeman lebih meriah. Penyelenggara mengundang penyanyi kenamaan John Legend untuk melantukan lagu kebangsaan AS sebagai pembuka pertandingan di Oracle Arena, Oakland, California. Tak berbeda dengan di event-event besar lainnya, duel antara dua klub top Warriors dan Cavaliers diantisipasi dengan cara khusus. Penyanyi peraih Oscar Legend menyanyikan lagu the Star-Spangled Banner ini untuk mengawali duet antara dua klub yang diperkuat dua bintang top Stephen Curry dan LeBron James. Musim lalu kedua tim juga bertemu di Final namun Warriorlah yang keluar sebagai pemenangannya. Penyanyi berusia 37 tahun itu kerab menonton pertandingan NBA ditemani sang istri Chrissy Teigen. Ia meraih penghargaan Oscar dan Golden Globe lewat ODJX ³*ORU\´ SDGD ¿OP ³6HOPD ´ /HJHQG sebelumnya juga menyanyikan lagu paWULRWLN ³$PHULFD WKH %HDXWLIXO´ SDGD ¿QDO kompetisi American Football pada 2015 di Super Bowl, laporan Associated Press. z Yudi Winanto
KOREA Selatan akhirnya merilis maskot Olimpiade musim dingin 2018 di Pyeongchang. Maskot berupa macan putih itu diberi nama “Soohorang”. Sementara untuk event Paralimpik 2018, maskotnya berupa beruang hitam Asia yang dinamai “Bandabi.” “Soohorang” dijadikan maskot dikarenakan sejak lama Semenanjung Korea bentuknya serupa seekor macan yang dalam foklor binatang tersebut disebut sebagai pelindung. Sementara Bandabi dipilih untuk maskot Paralimpik untuk menunjukan sikap hidup tangguh dan berani, Beruang hitan hjuga dikenal sebagai binatang simbol di Provinsi Gangwon, salah satu wilayah yang masuk provinsi Pyeongchang Lee Hee-bom, Ketua Panitia Pelaksana Pyeongchang, mengungkapkan kedua maskot itu mencakup keinginan bersama dalam menyukseskan Korea sebagai tuan UXPDK 2OLPSLDGH GDQ 3DUDOLPSLN OHZDNW DNWL¿WDV NRPXQLNDVL GDQ SHPDVDUDQ Gunilla Lindberg, ketua komisi koordinasi IOC, pun mengakui bahwa harimau putih dijadikan maskot merupakan pemilihan yang tepat. Karena binatang tersebut cantik dan kuat berkaitan dengan kultur Korea. Sebelumnya, Korea menggunakan maskot harimau yang diberi nama “Hadori” pada Olimpiade Seoul 1988 di Seoul, laporan Associated Press. z Yudi Winanto
MBP/ap
Mantan atlet ski es Korsel Yuna Kim memegang maskot Olimpiade yang diberi nama Soohorang dan Paralimpik 2018 dengan nama Bandabi (kanan). 13 - 19 Juni 2016
29
OLAHRAGA
Tim Bola Voli PON Bali
Masih Perlu Pembenahan TIM bola voli putra Bali keluar sebagai juara dalam ajang bertajuk PON Mini yang melibatkan tim Kalteng, Papua, Sulut, dan Bali All Star di GOR Ngurah Rai, Denpasar, 24-29 Mei lalu. Meski sukses merebut hadiah Rp 15 juta, bukan berarti penampilan Nyoman Julianta dan kawan-kawan sempurna. Mereka masih
perlu banyak pembenahan sebelum tampil pada ajang resmi PON 2016 di Jawa Barat, September mendatang. Pelatih Tim PON Bali Wayan Acong Windu Segara mengevaluasi kekurangan paling mencolok asuhannya ada pada pengembalian bola pertama (recive) dan blok. Pemain Bali bisa mengantisi-
MBP/eka
Pemain bola voli PON Bali Ida Bagus Made Yuri Yumaneki melakukan smes pada ajang PON Mini di GOR Ngurah Rai, Denpasar.
30 13 - 19 Juni 2016
pasi bola lawan yang melakukan service sambil melompat (jump-smash) ‘’Justru yang sulit jika lawan melalukan service Ă€RW EROD GDWDU NDUHQD WHNDQDQQ\D NHUDV dan susah ditebak,’’ bebernya di Denpasar pekan lalu. Acong menyebut asuhannya perlu menambah jam terbang dengan melakukan latih tanding melawan tim berkualitas seperti Jatim, Jateng, DIY, dan Jabar. Ia mengagendakan try-out ke Yogyakarta, namun realisasinya sangat tergantung dari dana yang dimiliki Pengprov PBVSI Bali. Program terdekatnya adalah menggenjot ÂżVLN VDPELO EHUODWLK GL ÂżWQHV Di mata Manajer Tim PON Made Ngurah Sukrisna Jaya, tim voli Bali masih perlu diasah melakukan cover block, cover smash, dan passing. Dalam cover block seorang pebola voli dituntut cerdik membaca gerakan lawan yang bakal melakukan smes. Terkadang lawan memperagakan tipuan, seolah-olah pemain A yang bakal melakukan smes, namun ternyata muncul pemain B dari lini belakang. ‘’Bola yang berhasil diblok juga harus dibaca ke mana larinya. Kalau masih di daerah sendiri harus secepatnya diantisipasi,’’ ujar pria yang akrab disapa Kris ini. Cover smash untuk mengantisipasi smes menukik yang diperagakan tim apakah mampu diblok lawan atau balik ke daerah sendiri. Dalam posisi begini, pemain Bali harus tanggap dan berupaya mengembalikan bola dengan mengumpan kembali kepada open spiker untuk dismes. ‘’Akurasi passing harus tepat. Kinerja otak, tangan, dan kaki dituntut selaras,’’ katanya. Pemain PON Bali dominan menyemarakkan hajatan gala desa. Mereka lebih mementingkan smes keras dan lawan tidak bisa mengembalikan bola, sehingga mendapatkan sorak-sorai dari penonton. ‘‘Di level nasional, melakukan smes dan blok berarti energi terbuang sia-sia. Jadi, terapkan strategi gerakan tipuan dan mengarahkan bola pada areal yang lowong. Tanpa mengerahkan tenaga berlebihan juga dapat poin,’’ papar Kris. z Daniel Fajry
Sepak Bola
Tugas Berat Pelatih Tim Nasional DICABUTNYA sanksi pembekuan PSSI Menpora Imam Nahrawi membuat sepak bola Indonesia hidup kembali. Sebab, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) mengizinkan tim nasional (timnas) Indonesia berkiprah di ajang internasional. Angin segar ini mengharuskan PSSI menunjuk pelatih untuk menangani timnas berlaga di ajang yang akan diikuti. Dua kejuaraan terdekat yang akan melibatkan timnas Indonesia adalah Piala AFF U-19 di Vietnam yang diputar September dan Piala AFF Suzuki yang akan berlangsung November 2016 mendatang. Selanjutnya ada ajang besar lainnya, yaitu Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, yang wajib diikuti Timnas U-23. Ini event istimewa karena Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. PSSI memanggil lima pelatih untuk mempresentasikan rencananya programnya untuk timnas. Mereka adalah Rahmad Darmawan, Indra Sjafri, Nil Maizar, Ruly Nere, dan Sutan Harhara. Mereka dinilai oleh tim penelis yang beranggotakan empat, yaitu Emral Abus, Benny Dollo, Rudy Keltjes, dan Sekjen PSSI Azwan Karim. Rahmad Darmawan yang kini menukangi klub Liga Super Malaysia, T-Team, mendapat nilai tertinggi dibandingkan kandidat lainnya. Namun, apakah ia akan menukangi timnas senior? Semuanya tergantung hasil rapat sembilan anggota Komite Eksekutif PSSI pada Kamis (2/6) malam dan hasilnya diumumkan Jumat (3/6) lalu. Siapa pun yang dipilih memoles timnas senior, timnas U-23, dan timnas U-19 sama-sama mengemban tugas berat. Masalahnya, hampir satu tahun tidak ada kompetisi sepak bola di Tanah Air. Selama PSSI dibekukan, pemerintah hanya menggelar tiga turnamen, yaitu Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, dan Piala Bhayangkara plus Piala Gubernur Kaltim. Beruntung kemudian bisa digelar Indonesia Soccer Championship (ISC) A dan B yang tengah berlangsung saat ini. Meskipun tidak memberlakukan sistem promosi dan degradasi seperti pada kompetisi resmi, ISC adalah ajang satu-satunya buat para pelatih untuk memantau pemain yang akan dipanggil memperkuat timnas. Jadi, sangat berat tugas pelatih timnas dalam membentuk tim yang kuat apalagi jika PSSI memberikan target prestasi di Piala AFF 2016 dan Asian Games 2018. Indra Sjafri yang kini menukangi Bali United mengakui betapa sulitnya menjadi pelatih timnas saat kondisi persebakbolaan nasional belum stabil. Melatih timnas tanpa adanya kompetisi resmi yang bergulir dan baru saja selesai dibekukan disebutnya sangat berat. Pelatih yang membawa timnas U-19 menjuarai AFF ini menyatakan siapa pun yang menjadi pelatih timnas saat ini akan mendapatkan tantangan yang cukup besar. Untuk itu, ia berharap kepada masyarakat Indonesia bisa memahami apa pun hasilnya pada Piala AFF 2016 mengingat Indonesia baru saja lepas dari sanksi FIFA. Menurutnya, semuanya harus realistis. Nil Maizar juga bukan orang baru dalam menangani timnas. Pelatih klub Semen Padang itu pernah menangani Timnas Garuda saat turun di Piala AFF 2012. Saat itu, kondisinya hampir sama dengan saat ini karena sebelumnya terjadi pergolakan di
tubuh PSSI. Pria asal Payakumbuh, Sumatera Barat, ini dikenal sebagai pelatih bertangan dingin dan dikenal pula mampu mengorbitkan pemain. Sistem kepelatihannya juga sudah diakui karena sudah mampu membawa Semen Padang menjadi juara kompetisi IPL. Sementara itu, Rahmad Darmawan mengaku sudah siap melatih timnas Indonesia yang akan turun di Piala AFF 2016. Soal posisinya sebagai pelatih klub Liga Malaysia, mantan arsitek timnas SEA Games dua kali ini mohon bantuan federasi untuk membantu menyelesaikan jika dirinya terpilih menjadi pelatih timnas. z Mawa
MBP/kmb
Indra Sjafri 13 - 19 Juni 2016
31
A KT I V I TA S
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Kekuatan sebuah media sosial sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat masa kini dan ini terlihat bagaimana kekuatan medsos yang dimiliki oleh Senator DPD RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat tim humas DPD RI memposting status hasil audiensi Pemuda Batu Keprok yang merupakan kumpulan Pemuda yang berasal dari salah satu perumahan yang terletak di wilayah desa adat Banjar Batu Aji, Sukawati Gianyar. Karena postingan itulah, akhirnya menyebabkan adanya kesalahpahaman antar pemuda adat dengan pemuda pendatang (tamiu) dan astungkara bisa diselesaikan oleh aparat dan prajuru desa.
MBP/ist
XL AXIATA - Bekerja sama dengan Yonder Music, PT XL Axiata Tbk. meluncurkan sebuah layanan musik dalam komitmennya untuk terus melengkapi ekosistem layanan 4G LTE. Layanan Yonder Music ini menawarkan layanan hiburan musik untuk pelanggan XL dan AXIS secara eksklusif. GM Brand Communication and Activation XL Andi Djoewarsa memaparkan, Yonder menyediakan akses ke lebih dari 20 juta lagu dari jutaan musisi dari seluruh dunia, termasuk musisi lokal Indonesia.
AGUNG TOYOTA - Agung Toyota selaku founder dealer PT Toyota Astra Motor, menghadirkan produk terbarunya yaitu All New Toyota Sienta di Bali. Produk terbaru ini secara khusus akan di perkenalkan untuk masyarakat Bali selama dua hari dari tanggal 28-29 Mei di Mal Bali Galeria, dengan didukung dengan 5 outlet Agung Toyota di Bali. MBP/ist
WISMA PRASHANTI - Selain fasilitas berupa gedung dan peralatan, hal paling utama dalam layanan kesehatan adalah sumber daya manusia (SDM). Tanpa SDM yang bisa bersaing dan mampu melayani masyarakat dengan baik, layanan kesehatan tidak akan berjalan maksimal. Untuk itu, RSU Wisma Prashanti Tabanan selama tiga hari mulai Rabu (1/6) hingga Jumat (3/6) mengadakan pelatihan bagi SDM-nya berupa training service excellent. MBP/ist
32 13 - 19 Juni 2016
FELICE JEWELLERY - Felice Jewellery kembali menggelar pameran emas dan berlian di Business Center, Hotel Aston Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Pameran dimulai hari Sabtu (28/5) sampai Senin (30/5). Felice Jewellery menghadirkan perhiasan emas berlian fashion model terbaru. Mulai dari cincin, liontin, dan anting emas putih bertabur berlian.
MBP/ist
PEMKAB BULELENG - Pemkab Buleleng kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Setelah beberapa prestasi yang telah diraih sebelumnya di berbagai bidang, kali ini Buleleng meraih prestasi di bidang penataan birokrasi dan aparatur sipil Negara (ASN). Penghargaan bertajuk BKN Award diterima Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Buleleng, Ni Made Rousmini, S.Sos., sewaktu Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2016 yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI di Jakarta, Kamis (26/5). MBP/ist
CHIS DENPASAR - Tahun ini sekolah Cahaya Harapan Indonesia Sejahtera (CHIS) Denpasar mencatat sejumlah prestasi. Mulai dari SD CHIS yang berstatus sebagai sekolah Chambridge International School hingga kelulusan tiga siswi kelas XII SMA CHIS yang diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) dan ITB melalui jalur undangan SNMPTN. MBP/ist
BICCM - Kolaborasi antara SurabayaDenpasar-Malang (SuDeMa) Maternal Fetal Medicine Trigonum and Australia menyelenggarakan Bali International Combined Clinical Meeting (BICCM) VI di Sanur Paradise Plaza Hotel. BICCM yang berlangsung dari tanggal 26-28 Mei itu mengangkat topik Perinatal Medicine as Preventative Medicine. Kegiatan ini dibuka Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah dr. I Gusti Lanang Suartana Putra, M.M., MARS., Kamis (26/5). MBP/ist
13 - 19 Juni 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
UNDIKNAS - Program Pascasarjana (PPS) Undiknas selama setahun melakukan rekrutmen calon mahasiswa baru setiap empat bulan sekali. Untuk periode Mei-Agustus 2016, PPS Undiknas menerima 55 mahasiswa baru. Welcome student angkatan ke-45 MM dan angkatan ke-27 MAP dibuka Direktur PPS Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA, Kamis (26/5) malam. Penerimaan mahasiswa baru ditandai dengan pengenaan jas almamater Undiknas University.
MBP/ist
FS UNUD - Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Udayana kembali meluluskan 75 mahasiswa yang terdiri dari delapan program studi. Sebagai tanda kelulusan, mereka dilakukan yudisium atau pelepasan calon sarjana bertempat di Lantai VI Gedung Widya Sabha Mandala Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Kampus Fakultas Sastra dan Budaya du Jalan Pulau Nias, Denpasar.
MBP/ist MBP/ist
DISPERINDAG DENPASAR - Petinget Tumpek Landep ke-8 tahun 2016 yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar di depan Museum Bali, 31 Mei s.d. 3 Juni 2016, telah digelar. Dalam memantapkan kegiatan tersebut, Disperindag mengundang para peserta dalam pertemuan teknik di ruang rapat Disperindag gedung Sewaka Dharma Lumintang, Jumat (27/5).
34 13 - 19 Juni 2016
BPPT - Inovasi kreatif harus dilakukan semua sektor industri untuk bisa bersaing dan produknya bisa tembus pasar internasional. Oleh karena itu, berbagai upaya dan terbosan dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Teknologi Industri Kreatif Keramik (BTIKK) untuk mendorong dan mengembangkan industri keramik kreatif yang ada di Bali. Untuk itu, diselenggarakan Gema Budaya Keramik di Kantor BTIKK di Jalan By-pass Ngurah Rai, Tanah Kilap, Suwung Kauh, Denpasar, mulai Jumat (27/5) hingga Minggu (29/5).
MBP/ist
ISI DENPASAR - Pembukaan pembekalan KKN mahasiswa ISI Denpasar tahun ajaran 2016/2017 bertempat di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar digelar 26 Mei 2016. Pembukaan dihadiri oleh seluruh mahasiswa sebagai peserta KKN ISI Denpasar, para Wakil Rektor, Dekan FSP dan FSRD beserta jajarannya. Rektor ISI Denpasar, Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. menyampaikan pesan bahwa mahasiswa di desa nantinya agar tidak menjadi beban di masyarakat, melainkan dapat memberikan bantuan serta memecahkan masalah di desa, khsusnya bidang seni.
MBP/ist
SLUA SARASWATI - SMA (SLUA ) Saraswati 1 Denpasar bekerja sama dengan Pasraman 108 Bajra, Jumat (27/5) menggelar parade lagu-lagu perdamaian. Seluruh siswa di SMA Saraswati 1 Denpasar diajak menyanyikan lagu-lagu perdamaian diawali dengan berdoa bersama dipimpin Ida Pandita Mpu Jaya Reka Tenaya dari Griya Kapal, Badung.
MBP/ist
MBP/ist
UNDIKNAS - Undiknas University menjalin kerjasama dengan Southern Cross University, Australia. Naskah (MoU) diteken Rektor Undiknas, Prof. Gede Sri Darma,DBA., dan Rektor (Vice Chancellor) Southern Cross University, Australia, Prof. Chriss Patton, Jumat (27/5). Pertemuan kedua rektor ini berjalan penuh rasa kekeluargaan.
FARMASI SARASWATI - Akademi Farmasi Saraswati Denpasar mengadakan in house trainning Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). In house trainning SPMI dibuka pejabat Ketua Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Pusat Denpasar, Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. Direktur Akademi Farmasi Saraswati Denpasar, Drs. I Gede Made Saskara Edi, M.Psi.,Apt. mengungkapkan in house trainning SPMI diikuti semua dosen dan karyawan di lingkungan Akademi Farmasi Saraswati Denpasar. 13 - 19 Juni 2016
35
LINGKUNGAN
Soal Teluk Benoa
Perjuangan Bali Takkan Berhenti
P
emerintah pusat telah tegas meratorium reklamasi Teluk Jakarta. Bahkan PTUN Jakatra juga telah memutuskan agar reklamasi Teluk Jakarta khususnya Pulau G dihentikan. Keputusan ini memenangkan gugatan nelayan yang memohon pembatalan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Nomor 2.238 Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta kepada PT Muara Wisesa Samudra selaku pengembang reklamasi. Putusan tersebut juga memerintahkan agar Gubernur DKI mencabut SK terkait dengan reklamasi pulau G. Dalam putusannya, hakim juga mencantumkan sejumlah pertimbangan di antaranya; (1) pihak tergugat dalam proses penyusunan Amdal tidak partisipatif karena tidak melibatkan partisipasi nelayan. (2) Tidak sesuai dengan prinsip pengadaan lahan untuk kepentingan umum dalam pelaksanaan proses reklamasi yang dilakukan. (3) Majelis hakim menyatakan reklamasi telah menimbulkan kerusakan lingkungan dan berdampak kerugian bagi para penggugat yaitu nelayan. Tidak hanya itu, dalam pertimbangan hukumnya, majelis hakim juga menyatakan reklamasi menLPEXONDQ GDPSDN ÂżVLN ELRORJL VRVLDO ekonomi, dan infrastruktur. Keputusan tersebut tentu memberi ‘’semangat’’ bagi krama Bali untuk terus berjuang mengentikan proyek reklamasi teluk Benoa. PHDI misalnya. Lembaga tertinggi umat Hindu itu tersu menso-
36
13 - 19 Juni 2016
sialisaikan bahwa Teluk Benoa adalah kawasan suci. Artinya secara tidak langsung disosialisaikan juga bahwa reklamasi di Teluk Benoa juga bertentangan dengan konsdep kawasan yang disucikan. Hal itu terungkap ketika tim PHDI Pusat bersama aliansi tokoh dan masyarakat Bali masimakrama dengan Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto, pekan lalu. Mereka menyampaikan keputusan Pesamuhan Sabha Pandita tanggal 9 April 2016 terkait penetapan Kawasan Suci Teluk Benoa (KSTB). Diharapkan Kapolda bersama jajarannya untuk bersama-sama membantu secara tidak langsung menyosialisasikan keputusan itu. “Walau domainnya (Polda) bidang keamanan, tapi karena ada situasi ramai di masyarakat, ada pro dan kontra reklamasi di lapangan ditingkat praktisi, jangan sampai keputusan ini dianggap MDGL SHQ\HEDE NRQĂ€LN -XVWUX NHSXWXVDQ ini sebagai jalan menyatukan umat Hindu untuk menjaga kawasan suci itu dan polisi menjaga keamanan,â€? tegas Ketua Sabha Walaka PHDI Pusat Ir. Putu Wirata Dwikora, S.H., usai audensi. Ia mengatakan, kalau nanti ada keputusan versi lain, diharapkan Kapolda ada komunikasi dengan PHDI supaya tidak muncul masalah-masalah baru di lapangan. Memang tidak ada kata-kata pro dan kontra reklamasi dalam keputusan itu. Sekalipun ketika perdebatan, berbagai masukan tentang itu ada. Tapi setelah ada keputusan, bahwa Teluk Benoa adalah
kawasan suci yang harus dilestarikan dan diselamatkan. “Kapolda menyatakan tugas beliau atau domainnya keamanan. Kita apresiasi itu. Kami berikan masukan supaya polda melaksanakan tugasnya dengan baik. Beliau bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, netral tidak melihat pro dan kontra. Sama dengan Parisada, tugasnya membuat keputusan sesuai domainnya yaitu agama dan kesucian,� ucap Wirata. Selain itu, Parisda telah mengirim keputusan tersebut kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, termasuk menteri-menteri terkait. “Kami juga mohon waktu untuk audensi menjelaskan secara lebih lengkap konsep kawasan suci ini. Juga aspirasi umat Hindu ada didalamnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kami bisa audensi dengan Bapak Presiden dan menteri terkait,� tegasnya. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto mengatakan, ada beberapa hal disampaikan Kapolda, diantaranya kepolisian khususnya Polda Bali sama dengan PHDI dalam artian tidak memihak salah satu pihak, apakah pro atau kontra. Pasalnya itu bukan domain Kapolda. “Bapak Kapolda hanya menyampaikan bahwa apabila melakukan hal-hal atau kegiatan diharapkan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bali. Kita harus jaga Bali tetap damai,� ujarnya. z Hardianto/Ngurah
’’Tol Laut’’ Tak Direspons PEMERINTAH Jokowi telah memprogram tol laut, sebagai jembatan penghubung nusantara. Tak hanya angkut penumpang, juga barang. Alasannya, dengan penerapan tol laut, harga barang tidak mengalami disparitas yang tinggi antardaerah. Tol laut juga akan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Ketiga, tol laut akan mengurangi beban APBN maupun APBD dalam memelihara infrastruktur jalan. Lalu bagaimana dengan arus lalu-lintas barang melalui Bali. Masih tetap seperti dulu. Truk angkut barang dari Sumatera dan Jawa menuju NTB masih memanfaatkan jalur darat. Akibatnya lalu lintas Gilimanuk-Denpasar-Padangbai tetap krodit. Kalau saja pemerintah di Bali melakukan langkah-langkah untuk mendukung tol laut Jokowi, tentu kekroditan lalu lintas utamanya angkutan barang akan bisa diatasi. Selama ini, mengatasi kekroditan tersebut pemerintah daerah menerapkan aturan pembatasan tonase. Salah satunya dengan memfungsikan jembatan timbang Cekik. Truk dengan tonase yang melebihi kelas jalan, tentu akan ditolak untuk melanjutkan perjalanan. Akibatnya, antrean truk di sepanjang jalan ke Pelabuhan Gilimanuk menumpuk. Sejumlah sopir, yang ditemui mengaku sengaja menunggu sampai jembatan timbang ditutup. “Kalau lewat, ditilang dengan denda Rp 100 ribu per ton (kelebihan),’’ jelas sejumlah sopir. Mereka pun mengeluhkan perbedaan aturan antara di Jawa dengan Bali. “Di sini ditertibkan tapi di Jawa tidak. Ini kan aneh,” tandasnya. Rupanya kebijakan ‘’buka-tutup’’ jembatan timbang, dimanfaatkan oleh sejumlah oknum. Sejumlah oknum memunguti sopir dengan alasan untuk diberikan kepada petugas agar jembatan timbang ditutup. Peluang ini dimanfaatkan ketika kondisi krodit. Kepala UPT JT Cekik, Gilimanuk Ketut Suhartana tak menampik sejumlah indikasi pungli di luar JT itu terjadi. Namun, ia yakin oknum yang melakukan pungli itu bukan petugasnya (JT). Menurutnya, ada 16 petugas yang bertugas setiap shift (12 jam). Selain itu ada juga yang ditugaskan ‘’mobile’’ ke Pelabuhan untuk mengecek kondisi lapangan. Terkait adanya ‘’buka-tutup’’ JT, Suhartana tidak menampiknya. Tetapi itu merupakan diskresi dari pihak kepolisian. Ketika antrean truk yang parkir itu sampai pelabuhan, berdampak pada Kamtibmas dan mengganggu objek vital, maka harus dilancarkan. “Ada saran kepada kami dari Kepolisian, lewat diskresi itu,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Bali Ketut Artika mengaku masih mentolerir kendaraan yang kelebihan muat hingga 25 persen. Padahal melanggar lima persen saja seharusnya sudah ditilang. “Kalau memang dia lebih dari 25 persen, kita kembalikan dia ke perjalanan semula. Untuk dimaklumi bahwa kita ada beda kelas antara di Jawa dengan di Bali. Kalau di Jawa mereka kelas 1 jalannya, kalau kita kelas 2. Otomatis daya dukung jalannya beda,” ujarnya beralasan. z Surya Dharma/Rindra
MBP/olo
Truk berderet di sepanjang jalan sebelum jembatan timbang Cekik. Pemandangan ini terjadi setiap hari menunggu jembatan timbang tutup.
Bukan hanya Karena Petugas KEKRODITAN lalu lintas di Bali rupanya sudah disikapi DPRD Bali. Mereka merancang Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Rancangan itu tidak hanya mengatur soal pembatasan usia kendaraan, juga membahas soal jembatan timbang. Terlebih saat ini ada banyak temuan pelanggaran tonase kendaraan lantaran adanya pembiaran oleh petugas jembatan timbang. Tapi ternyata, persoalan ini tidak hanya muncul karena petugas. Melainkan ada faktor kelas jalan yang berbeda antara Jawa dan Bali, serta NTB. “Transportasi angkutan barang itu kan lintas provinsi, Jawa-BaliNTB. Pendistribusian ke arah timur kan semua lewat Bali, sebagaimana kita ketahui kelas jalan di Bali adalah kelas 2. Sedangkan di Jawa kelas 1,” ungkap Ketua Pansus LLAJ DPRD Bali, Ida Bagus Gede Udiyana di Ruang Komisi III DPRD Bali, pekan lalu. Udiyana menambahkan, perbedaan kelas jalan ini tentu membawa konsekuensi bagi Bali. Apalagi di Jawa, pemerintah setempat memberikan toleransi kelebihan muatan sampai 25%. Padahal tanpa ada toleransi pun, kendaraan itu tetap terhitung melebihi tonase ketika masuk Pulau Dewata. Udiyana melanjutkan, Pansus akan segera berkonsultasi ke Dirjen Otonomi Daerah terkait perbedaan tersebut. Kendati saat inipun sebetulnya sudah ada beberapa opsi yang mencuat walaupun masih bersifat prematur atau memerlukan penajaman berupa kajian. Opsi pertama, bila memang status jalan Bali kelas 2, maka perlu dibuatkan sistem bongkar muat ketika kendaraan yang melebihi tonase sampai di Gilimanuk. “Mungkin ada truk yang stand by di Gilimanuk kemudian mereka proses bongkar muat sesuai dengan tonase jalan kelas 2 di Bali,” terangnya. Namun opsi ini, lanjut Udiyana, dapat memunculkan konsekuensi lain yaitu kenaikan harga barang karena ada proses bongkar muat. Sementara opsi prematur lainnya adalah menaikkan kelas jalan menjadi kelas 1 seperti di Jawa. Tak jauh berbeda dengan opsi pertama, opsi ini juga memunculkan konsekuensi yakni perlu pembebasan lahan untuk memperlebar jalan. Pada intinya, pihaknya menggarisbawahi bahwa opsi yang dipilih nantinya tidak boleh memberatkan masyarakat. Anggota Pansus LLAJ, I Wayan Adnyana mengatakan, tonase kendaraan harus betul-betul diawasi agar anggaran pemerintah tidak hanya habis untuk perbaikan jalan. Baik di jembatan timbang, maupun melalui razia petugas di jalan. “Kalau lolos di jembatan timbang, harus ada operasi lagi di jalan-jalan. Kalau ada toleransi muatan, itu sama dengan bohong,” ujarnya. z Rindra 13 - 19 Juni 2016
37
PA R I W I S ATA
MBP/dok
Kemajuan Pariwisata-Pertanian Tak Bergandengan
K
emajuan sektor pariwisata dan pertanian Bali, terutama di Kabupaten Badung kian timpang. Justru sektor pangan kian tersisih oleh kemajuan pariwisata yang tidak terbendung. Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Badung mencatat, luas lahan pertanian di Badung pada 2011 mencapai 10.243 hektar, di mana mengalami penyusutan menjadi 10.195 hektar di 2012. Penyusutan juga terjadi di 2013, yakni sebesar 51 hektar, sehingga luas lahan yang tersisa mencapai 10.144 hektar, sedangkan di 2014 lahan pertanian di Gumi Keris tinggal 9.984 hektar. Sementara, jumlah akomodasi wisata tahunan sampai 31 Desember 2015 meliputi hotel berbintang sebanyak 155 unit, hotel non bintang 458 unit, pondok wisata 685 unit dan kondotel 44 unit. Angka ini mengalami SHQLQJNDWDQ \DQJ FXNXS VLJQL¿FDQW +LQJJD bulan Mei 2016, atau dalam kurun waktu hanya 5 bulan Diparda mendata peningkatan terjadi pada hotel non bintang menjadi 471 unit, pondok wisata 716 unit dan kondotel 47 unit, sedangkan hotel berbintang jumlahnya tetap 155 unit. Kepala Dishutbun Kabupaten Badung IGK Sudaratmaja, mengatakan alih fungsi lahan pertanian di Badung dominan terjadi di Kuta Utara. ratusan hektar lahan basah ini beralih fungsi menjadi akomodasi pariwisata. “Sebagian besar dampak dari pembangunan
38 13 - 19 Juni 2016
khususnya akomodasi wisata menjadi pemicu alih fungsi lahan, khususnya di wilayah Kuta Utara,” ungkap IGK Sudaratmaja. Selain pengaruh pesatnya pembangunan akomodasi wisata, IGK Sudaratmaja juga menyebut Pemkab Badung belum memiliki regulasi atau payung hukum yang tetap mengenai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) atau yang dikenal dengan lahan pertanian abadi. Konsep ini sejatinya telah masuk dalam rancangan RDTR yang saat ini sedang dalam pembahasan di DPRD Badung. “Kalau nanti RDTR Badung sudah disahkan, kita punya payung hukum untuk menjaga eksistensi lahan pertanian pangan dari alih fungsi lahan,” ujarnya. Di sisi lain, kata dia upaya mencetak VDZDK EDUX VHOXDV +D GL 6XEDN 3DQJsut Sari, Banjar Sidan, Desa Belok Sidan, Petang, belum bisa terealisasi. Sampai saat ini sawah yang berhasil dicetak hanya 25 hektar. “Petani disana tidak mau menggunakan alat berat untuk mencetak sawah. Prosesnya pelan-pelan dengan menggunakan cara-cara tradisional, dan masih berlangsung hingga saat ini,” katanya. Alih fungsi lahan pertanian akibat sektor pariwisata mengundang perhatian banyak SLKDN 7DN NHFXDOL PDQWDQ .HWXD '3& +LPSXQDQ .HUXNXQDQ 7DQL ,QGRQHVLD +.7, Badung, I Nyoman Sujastra. Menurutnya, beralih fungsinya puluhan hektar sawah menjadi akomodasi pariwisata dan peru-
mahan tidak terlepas dari sikap pemerintah yang tidak konsisten mempertahankan lahan pertanian. “Selain memang belum ada aturan jelas, alih fungsi lahan pertanian kan juga akibat pemerintah tidak konsisten. Misalnya, jalur hijau tidak boleh dibangun, tapi nyatanya banyak ada bangunan berdiri di sana,” ungkapnya. Tak hanya itu, oknum pemerintah juga mencari pemasukan tambahan dalam kepengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “IMB juga sering dimainkan, mungkin untuk mencari penghasilan tambahan. Lahan yang harusnya boleh dibangun 30 persen, bisa penuh bangunan. Ini banyak terjadi di Kuta Selatan,” katanya. Karena itu, dia berharap program Pemkab Badung dalam memproteksi sektor pertanian tidak hanya wacana semata, tanpa adanya aksi nyata. Termasuk, dalam mendata alih fungsi lahan yang terjadi di lapangan. ³+DUXVQ\D PHUHND PHOLEDWNDQ SHNDVHK dalam mencatat alih fungsi lahan pertanian yang terjadi, sehingga datanya valid. Kapan mereka turun, kami juga tidak pernah tahu,” sebutnya seraya menambahkan jika pihaknya sempat dilibatkan dalam rapat mengatasi permasalahan pertanian di Badung. “Dalam rapat banyak janji-janji yang disampaikan, tapi hanya sedikit yang terealisasi,” ucapnya. z Parwata
A KT I V I TA S
MBP/ist
SMPN 2 KUTUT - SMPN 2 Kuta Utara (Kutut), Selasa (31/5) merayakan puncak HUT ke-5 yang juga dirang-
MBP/ist
perlombaan, baik akademis maupun nonakademis.
IKA ITS - Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (Ika ITS), Sabtu (28/5) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Pembangunan Transportasi Berkelanjutan Menuju Bali yang Ajeg dan Shanti. FGD menghadirkan narasumber pakar transportasi yang juga alumni ITS Dr. Ir. I Wayan Suweda, MSP., M.Phil., Standly JE Suwandhi, ATD., M.T., Kabid Darat Dishub Bali, dan Dekan FEB Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa.
JRO SETIAWATI - Setelah sukses dengan ilmu pengobatannya, Jro Sutiawati kini juga siap untuk melayani buka cakra, ilmu kebatinan, cara belajar meditasi, menenangkan diri dan mengobati diri sendiri. “Kalau dulu memang tidak tiang jelaskan, karena memang tidak boleh. Tapi sekarang tiang siap,� tegasnya, Selasa (31/5).
MUSRENBANG BADUNG - Pemkab Badung melaksanakan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana (RPJMD SB) tahun 2016-2021, Kamis (26/5), di ruang Kertha Gosana Puspem Badung. Musrenbang RPJMD SB dibuka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta serta dihadiri Ketua DPRD I Putu Parwata, Wakil Ketua I Nyoman Karyana dan I Made Sunartha beserta anggota DPRD Badung, anggota DPRD Bali Daerah Pemilihan Badung, pimpinan partai politik, kepentingan pembangunan di Badung.
kaikan dengan upacara pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX tahun 2015/2016. Perayaan HUT kali ini digelar secara sederhana dalam kebersamaan. Serangkaian dengan perayaan tersebut, sebelumnya juga dilaksanakan berbagai
MBP/ist
MBP/ist
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan. 13 - 19 Juni 2016
39
LAPORAN KHUSUS
Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Badung
K
esehatan merupakan investasi untuk mendukung pembangunan ekonomi serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai suatu investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam pengukuran Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kesehatan adalah salah satu komponen utama selain pendidikan dan pendapatan. Tak salah jika Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya meningkatkan kesehatan masyarakat melalui sejumlah program. Pasangan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan wakilnya, Ketut Suiasa sudah bertekad membangun Badung dari desa. Nah, untuk mewujudkan itu, di bidang kesehatan Pemkab Badung selain menyediakan mobil ambulans siaga per desa juga akan melengkapi tiap-tiap kecamatan dengan satu unit mobil klinik keliling. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung dr. Gede Putra Suteja menjelaskan mobil klinik keliling ini akan dilengkapi ruang operasi dan peralatan operasi yang bisa digunakan untuk memberi pertolongan pertama seperti operasi darurat sebelum sampai ke rumah sakit. “Ini masih kami matangkan. Tiap kecamatan akan diberikan satu unit mobil klinik keliling,” ujarnya. Suteja juga menjelaskan mobil klinik keliling ini menyerupai bus yang dimodifikasi. Di dalamnya berisi kamar operasi, tempat operasi dan bisa langsung digunakan untuk melaksanakan operasi yang sifatnya urgent. “Mobil ini isinya lengkap. Tempat dan sarana prasarana operasi termasuk tenaga medisnya. Dan mobil ini sifatnya mobiling di wilayah kecamatan,” katanya.
40 13 - 19 Juni 2016
Pengadaan mobil klinik keliling ini akan dilakukan tahun 2017. Sumber dananya adalah APBD Badung. Hanya saja, Suteja belum bisa memastikan berapa per unit pembelian mobil jenis ini. Suteja mengatakan untuk pengadaan ambulans siaga per desa baru akan dilakukan di anggaran induk 2016 dengan memakai dana insentif daerah (DID). Karena memakai DID, maka esekutif segera akan meminta persetujuan legislatif untuk pemanfaatan dana tersebut. Total ada 62 unit ambulans yang akan dibeli. Dalam lima tahun ke depan, Bupati dan Wakil Bupati Badung telah merancang pembangunan sarana prasarana kesehatan guna lebih mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Wujud nyata dari komitmen tersebut, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Pimpinan Instansi terkait meninjau lahan rencana pembangunan RSUD dan Puskesmas di wilayah Kuta Selatan. Pada peninjaun itu, Wabup. Suiasa didampingi Kadis Cipta Karya Ni Luh Dessy Dharmayanti, Kadis Kesehatan dr. Gede Putra Suteja, Kabid Fisik dan Kabid Kesra Bappeda Litbang serta Camat Kuta Selatan. Lahan yang ditinjau Wabup. Suiasa yakni tanah milik desa adat Jimbaran yang rencananya akan dibangun RSUD di Kuta Selatan, lahan SD 3 di Kampial, Kelurahan Benoa yang tidak dimanfaatkan untuk relokasi pembangunan Puskesmas Induk dan rencana pembangunan Puskesmas Pembantu di Kelurahan Tanjung Benoa, Kuta Selatan. Di sela-sela peninjauan lapangan, Wabup Suiasa mengatakan, kunjungan ke lapangan ini dalam rangka menindaklanjuti aspirasi masyarakat dalam upaya penyiapan kebutuhan infrastuk-
tur kesehatan khususnya di Badung Selatan. Dijelaskan, sektor kesehatan di Badung untuk pemenuhan tempat tidur pasien saat ini masih kekurangan sekitar 300 tempat tidur. Karena demikian dengan adanya aspirasi dari masyarakat ini, Pemkab Badung akan mengupayakan pembangunan infrastruktur kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan daya saing masyarakat ke depan. Ditambahkan, direncanakan akan membangun sebuah RSUD di Jimbaran, Kuta Selatan dengan jumlah tempat tidur 150 buah sampai 200 buah. Selain itu, saat ini Kuta Selatan memiliki satu puskesmas induk yang kondisinya tidak refresentatif. Oleh karenanya dibutuhkan revitalisasi terhadap puskesmas induk. Untuk itu, puskesmas induk yang ada di Desa Peminge yang luas tanahnya hanya 4 are dan tidak refresentatif untuk pelayanan termasuk parkirnya, sekarang kita akan relokasi ke desa adat Kampial di bekas gedung SD 3 Benoa yang luasnya sekitar 10 are. “Puskesmas induk ini nantinya juga akan disiapkan sebanyak 20 sampai 25 ruang rawat inap, juga disiapkan operasional puskesmas 24 jam,” ucapnya. Selain itu kata Suiasa juga akan dibangun puskesmas induk di Tanjung Benoa dengan tempat yang refresentatif menggunakan lahan yang berdampingan dengan LPD. “Kami sudah tinjau lokasinya dan Desa Adat Tanjung Benoa tampaknya sudah menyiapkan tanah kurang lebih 3-4 are,” jelasnya. Dengan demikian diharapkan sarana prasarana kesehatan di Kabupaten Badung baik Puskesmas Pembantu, Puskesmas Induk maupun RSUD kedepan dapat mengatasi dan memenuhi kebutuhan infrastruktur pelayanan kesehatan di Badung.
Bupati Badung I Nyoman Giri Pasta bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa juga telah meresmikan dibukanya empat layanan baru di RSUD Mangusada Badung. Ke empat layanan baru tersebut diantaranya layanan pemecah batu ginjal yang disebut ESWL (Elektrocorporeal Short Wave Liptotripsi), layanan MRI (Masnetic Resonance Imaging) untuk diagnostik, lebih canggih dari CT-Scen, HD (Hemodialisa) untuk cuci darah dan Cathlab (Cateterisasi Laboratorium) untuk layanan kateterisasi jantung dan pembuluh darah. Peresmian layanan baru tersebut juga dihadiri Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Kadis Kesehatan dr. Gede Putra Suteja, Direktur RSUD Mangusada dr. Agus Bintang Suryadi beserta jajarannya.
Keempat layanan baru tersebut berada di tiga gedung di RSUD Mangusada. Untuk layanan pemecah batu ginjal ESWL dan MRI berada di gedung C, penambahan pelayanan Hemodialisa dengan penambahan mesin baru dengan kapasitas enam bed masih berada di gedung lama dan layanan Cathlab jantung berada di Gedung A. Di sela-sela peresmian Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa dibukanya layanan baru di RSUD Mangupura ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Badung terhadap bidang kesehatan. “Penambahan layanan kesehatan di RSUD Mangusada ini memang menjadi skala prioritas bagi kami, sehingga masyarakat Badung yang berobat di RSUD, mendapatkan
pelayanan yang, tepat, cepat, dan mudah,” terangnya. Dijelaskan, untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat Badung, ke depan Pemkab Badung telah merancang sebuah sistem IT dimana masyarakat yang akan berobat di RSUD Mangusada, cukup dengan scan wajah atau jempol saja segala bentuk penyakit sudah dapat terditeksi. “Berkenaan dengan tenaga medis agar betul-betul dilakukan evaluasi, sehingga masyarakat lebih cepat mendapat penanganan. Ke depan, tanpa membawa Kartu Badung Sehat, dengan jempol jari saja sudah bisa. Sehingga masyarakat tidak berpikir masalah urusan administrasinya,” pungkasnya. z Parwata
Pemerintah Kabupaten Badung komit dalam memajukan kesehatan masyarakat dengan berbagai program. Salah satunya, meningkatkan fasilitas kesehatan di RSUD Mangusada. Ini merupakan komitmen pasangan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan wakilnya, Ketut Suiasa dalam memimpin Badung.
13 - 19 Juni 2016
41
TRADISI
MBP/ina
Sema Wayah di Desa Terunyan, Kintamani Bangli
Kaum Perempuan di Terunyan Pantang Memasuki ’’Sema Wayah’’
T
erunyan salah satu desa di Kintamani Bangli yang sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara. Bagaimana tidak, Desa Bali Kuno yang terletak di pinggir Danau Batur ini menyimpan sejumlah tradisi unik yang sampai saat ini masih dilestarikan warga setempat. Salah satu tradisi yang paling dikenal adalah pemakaman jenazah yang tidak dilakukan dengan cara dikubur, melainkan hanya diletakkan di atas tanah. Menuju kuburan Desa Terunyan, satusatunya akses yang bisa ditempuh adalah dengan menggunakan sarana angkutan penyeberangan. Pengunjung bisa memilih menyeberang menggunakan kapal boat dari Dermaga Kedisan ataupun menggunakan boat/sampan dari pusat Desa Terunyan. Waktu yang ditempuh untuk mencapai lokasi itu pun relatif singkat yakni sekitar 25 menit dari Dermaga Kedisan, dan 10 menit dari pusat Desa Terunyan. Saking uniknya, banyak wisatawan domestik maupun mancanegara ingin melihat langsung lokasi pemakaman krama Desa Terunyan. Perbekel Desa Terunyan Wayan Arjana saat ditemui di desa setempat beberapa waktu lalu menjelaskan, kuburan di Desa Terunyan dibedakan menjadi tiga jenis yaitu Sema Wayah, Sema Nguda dan Sema Bantas. Sema Wayah digunakan khusus untuk memakamkan jenazah tokoh masyarakat dan
42 13 - 19 Juni 2016
masyarakat biasa, yang jazadnya utuh dan meninggal secara wajar. Sementara Sema Nguda digunakan untuk memakamkan bayi dan orang dewasa yang belum menikah. Sedangkan Sema Bantas khusus untuk memakamkan jenazah yang cacat dan meninggal karena tidak wajar (salah pati ataupun ulah pati). Tiga kuburan tersebut tidak berada dalam satu lokasi yang sama melainkan saling berjauhan. Arjana mengatakan dari ketiga kuburan tersebut, Sema Wayah yang terletak di pinggir danau kurang lebih setengah kilometer dari pusat desa, menjadi kuburan yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Di Sema Wayah, pengunjung bisa melihat jenazah diletakkan begitu saja di atas tanah dengan kedalaman lubang hanya sekitar 20 cm. Jenazah hanya ditutupi kain dan dibatasi dengan potongan bambu yang disebut dengan ancak saji. Proses Penguburan Ada sesuatu yang unik saat proses penguburan jenazah di Sema Wayah bagi kaum hawa. Saat proses penguburan berlangsung, warga perempuan pantang ikut masuk ke Sema Wayah. Sebab kalau sampai ikut, warga mempercayai akan terjadi musibah yang menimpa wanita tersebut. “Sehingga selama ini warga kami yang perempuan tidak pernah tahu kondisi setra di sini,” terangnya. Uniknya lagi di Sema Wayah ini hanya terdapat tujuh liang lahat yang letaknya
berjejer. Liang lahat yang ada di ujung timur, khusus untuk tokoh masyarakat (paduluan), sementara liang lahat sisanya untuk warga biasa. Liang lahat di Sema Wayah ini tidak pernah bertambah ataupun berkurang. Ini bisa terjadi lantaran di saat ada jenazah baru yang akan dikubur, jenazah yang lama akan diangkat. Liang lahatnya digantikan dengan jenazah yang baru. Kemudian tulang belulang dari jenazah yang lama akan diletakkan di suatu tempat tak jauh dari jejeran liang lahat. Mengingat tradisi pemakaman unik ini sudah dijalankan masyarakat setempat sejak dahulu kala, maka tak heran kalau jumlah tengkorak dan tulang yang ada di Sema Wayahan saat ini sangat banyak bahkan hingga menumpuk. Taru Menyan Uniknya lagi, mayat yang dikubur tersebut tidak menimbulkan bau. Terhadap hal ini, sumber lain menyebutkan, jenazah yang diletakkan dengan rapi di kuburan itu tak menimbulkan bau, karena di situ tumbuh pohon yang bisa mengeluarkan bau harum dan mampu menetralisir bau mayat, oleh warga setempat disebut taru menyan. Taru berarti pohon, sedangkan menyan berarti harum. Pohon itu hanya tumbuh di daerah ini. Taru menyan, kemudian dikenal sebaga Terunyan yang diyakini sebagai cikal bakal nama desa ini-- Terunyan. z Swasrina
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
DISPERINDAG DENPASAR - Mendalami secara holistik WHQWDQJ WDWD QLODL GDQ ¿ORVR¿ NHDJXQJDQ NHULV SXVDND ,QGRQHVLD GDQ ZDULVDQ EXGD\D WHUNDLW NHND\DDQ NHUDJDPDQ GDQ NHMHQLXVDQ NHULV 1XVDQWDUD 3HPHULQWDK .RWD 'HQSDVDU PHODOXL 'LVSHULQGDJ .RWD 'HQSDVDU PHQ\HOHQJJDUDNDQ ³3HWLQJHW 5DKLQD 7XPSHN /DQGHS´ GL GHSDQ *HGXQJ 0XVHXP %DOL 6HODVD
MBP/ist
PBB 'L WHQJDK VHEDJLDQ RUPDV \DQJ PHQMDGL VRURWDQ PDV\DUDNDW ODQWDUDQ NHUDS EHQWURN 2UJDQLVDVL 0DV\DUDNDW 2UPDV 3HPXGD %DOL %HUVDWX 3%% MXVWUX PHQHNDQNDQ NHSDGD VHOXUXK SHQJXUXV GDQ DQJJRWD DJDU PHQJKLQGDUL NHNHUDVDQ QDPXQ VHODOX FLQWD GDPDL GDQ EHUVDWX +DO LWX GLVDPSDLNDQ .HWXD +DULDQ 3%% 0DGH 0XO\DZDQ $U\D DWDX 'H *DMDK VHXVDL SHUD\DDQ EHUVDPDVHOXUXK SHQJXUXV EDLN GL SXVDW PDXSXQ ZLOD\DK
BUNDA PAUD 0HPEHQWXN JHQHUDVL PXGD FHUGDV GDQ EHUNXDOLWDV GLSHUOXNDQ EHEHUDSD KDO VHSHUWL NHVHMDKWHUDDQ ZDZDVDQ DVXKDQ ELPELQJDQ GDQ SHQGLGLNNDQ 8QWXN PHZXMXGNDQ KDUDSDQ WHUVHEXW 5DEX GLODNVDQDNDQ *HE\DU 3$8' GDQ 3HQJXNXKDQ %XQGD 3$8' .DEXSDWHQ 7DEDQDQ 7DKXQ GL *HGXQJ .HVHQLDQ , .HWXW 0DULD .HWXD 73 3.. .DEXSDWHQ 7DEDQDQ 1\RQ\D 5DL :DK\XQL 6DQMD\D GLNXNXKNDQ ROHK :DNLO %XSDWL , .RPDQJ *HGH 6DQMD\D VHEDJDL %XQGD 3$8'
MBP/ist
BERGOTONG ROYONG .HWXD '33 3', 3HUMXDQJDQ 'UV , 0DGH 8ULS 0 6L PHQXQMXNNDQ UDVD VHPDQJDWQ\D XQWXN PHPSHUNXDW MLZD JRWRQJ UR\RQJ ZDUJD GHVD WHUXWDPD \DQJ EHUDGD GL SHORVRN GHVD .DOL LQL DQJJRWD .RPLVL ,9 '35 5, LWX LNXW WXUXQ ODQJVXQJ EHUJRWRQJ UR\RQJ GHQJDQ ZDUJD GDUL WLJD EDQMDU \DQJ PHPEHWRQ MDODQ GL ZLOD\DK 'HVD 7LKLQJ *DGLQJ 6HOHPDGHJ %DUDW GDQ 7DEDQDQ 6DEWX ODOX
13 - 19 Juni 2016
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
PKB BULELENG - Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXVIII Kabupaten Buleleng merupakan event rutin setiap tahun menuju event yang sama tingkat Provinsi Bali. PKB kabupaten untuk menggali dan elaborasi kesenian sebagai wujud kelaborasi kreativitas kesenian di Buleleng. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) meninjau pameran dan stan UMKM sebelum membuka PKB XXXVIII di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng Jumat (27/5) malam lalu.
MBP/ist
FH UNWAR - Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Pasedahan, Kecamatan Manggis, Karangasem selama dua hari, dari 28-29 Mei 2016. Pelepasan peserta PKM yang terdiri dari mahasiswa semester II, IV, dan VI sebanyak 160 orang dan 40 dosen dilakukan pada Sabtu (28/5) di Kampus Unwar. Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Karangasem yang diwakili Asisten II Drs. I Made Sujana, S.H., M.Si.
MBP/ist
MBP/ist
PT INDONESIA POWER - PT Indonesia Power selaku perusahaan di bidang kelistrikan senantiasa menjaga hubungan yang baik dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini pula yang dilakukan PT Indonesia Power UPJP Bali yang berlokasi di Kelurahan Pedungan. Mewujudkan hubungan yang baik dengan lingkungan sekitarnya, PT Indonesia Power UPJP Bali, Selasa (31/5) menyerahkan bantuan Community Development kepada Banjar Ambengan, Kelurahan Pemogan, Denpasar Selatan.
SENATOR WEDAKARNA - Gerakan Satyagraha Bali makin melebar keseluruh penjuru Bali. Selain memperkuat basis ekonomi umat Hindu melalui gerakan sukla, kini Gerakan Satyagraha di bidang penyederhanaan upacara ritual Hindu mendapatkan respons dari kalangan pinandita (Jro Mangku) di Bali. Hampir di semua pertemuan, sebagaimana cita–cita tokoh muda Hindu Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, bahwa ke depan Bali harus memiliki konsep jelas akan ritual agama Hindu, yakni penyederhanaan upacara di tengah himpitan ekonomi umat saat ini.
44 13 - 19 Juni 2016
MBP/ist
MBP/ist
KUNJUNGI LAPAS - Keprihatinan akan dijebloskannya Panglingsir Puri Agung Denpasar, Raja Denpasar Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan IX, ke Lapas Kerobokan akibat kasus hukum membuat banyak pihak di Bali prihatin. Termasuk kedatangan petinggi Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Sekjen PANDBTK) mengunjungi Lapas Kerobokan.
LPSK - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menggelar Rapat Koordinasi Aparat Penegak Hukum (Rakor Apgakum), Rabu (1/6) hingga Jumat (3/6) di Hotel Kuta Paradiso, Badung. Rakor tersebut bertujuan menyamakan persepsi antaraparat penegak hukum dalam mengimplementasikan dan pemenuhan hak-hak saksi serta korban kejahatan.
DISKES BALI Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) dengan apel atau upacara bendera, Selasa (31/5). Apel diikuti MBP/ist
seluruh karyawan
PENGOLAHAN SAMPAH - Bupati Badung I Nyoman
Diskes Bali dan di-
Giri Prasta tertarik dengan metode pengolahan sampah
lakukan pelepasan
yang diterapkan PT Angkasa Pura (AP) I Bandara In-
balon secara
ternasional Ngurah Rai. Rabu (1/6), Bupati Giri Prasta didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Sekda Kompyang
simbolis oleh Sek-
R. Swandika serta Kepala Dinas Kebersihan dan Perta-
retaris Diskes Bali bersama seluruh
manan (DKP) I Putu Eka Merthawan meninjau incenerator pengolahan sampah ramah lingkungan.
MBP/ist
kepala bidang.
13 - 19 Juni 2016
45
PROPERTI
MBP/eka
PELONGGARAN ATURAN LTV DITUNGGU-TUNGGU
D
i tengah kondisi geliat pasar properti yang masih lambat saat ini, tentu berbagai ge b r a k a n d a n k e b i j a k a n pemerintah diharapkan sekali oleh para developer. Sementara di Bali harga tanah semakin meroket. Oleh karena itu, tanpa bantuan pemerintah walau pendapatan hingga Rp 7 juta, masyarakat belum bisa beli rumah. “Rencana pelonggaran aturan LTV (Loan To Value) baik dari sisi uang muka maupun KPR inden sangat kita harapkan. Aturan sekarang KPR inden itu hanya boleh diberikan untuk KPR
46 13 - 19 Juni 2016
rumah pertama,” ujar developer asal Karangasem, Gede Semadi Putra. Pengusaha properti di Bali, lanjutnya, berharap KPR inden dibuka lagi sepenuhnya, sehingga pasar properti bisa menggeliat lagi. Pelonggaran DP atas unit dengan tipe di atas 70 meter persegi juga sangat diharapkan untuk lebih disesuaikan. Pasalnya pasar properti dengan luas bangunan di atas 70 meter persegi mengalami dampak yang paling signifikan akibat aturan LTV ini. “Tahun 2016 ini, kelihatannya ekonomi masih mengalami penurunan.
Sehingga pemangku kebijakan ekonomi baik itu BI dan pemerintah mesti segera merubah aturan yang dapat membuat ekonomi tumbuh lagi,” tegasnya. Paket kebijakan pemerintah pusat selama ini dampaknya belum terasa di daerah. Walaupun sudah ada instruksi Menteri Dalam Negeri akan melakukan pencabutan Perda yang menghambat investasi. Namun tetap saja belum terasa dampaknya. “Kesimpulannya pelonggaran aturan LTV yang konon katanya sebelum Agustus akan diterbitkan, mudahmudahan bisa terbit lebih awal.
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
TK CANDRA KASIH - Setelah menjuarai Lomba UKS tingkat Provinsi, Taman Kanak-Kanak (TK) Candra Kasih mewakili Provinsi Bali untuk lomba usaha kesehatan sekolah (UKS) tingkat nasional. TK Candra Kasih yang berlokasi di Kecamatan Denpasar Utara tersebut dinilai tim pusat yang beranggotakan satu orang dari
UNWAR DENPASAR - Universitas Warmadewa (Unwar), Denpasar tidak hanya memacu hard skill mahasiswanya, tapi juga soft skill-nya. Oleh karena itu, berbagai kegiatan mahasiswa terus digenjot supaya mahasiswanya memiliki soft skill tinggi, salah satunya Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Unwar menggelar Pendidikan dan Pelatihan Ju-
Kementerian Kesehatan, dua dari Kementerian Agama
nalistik bagi Mahasiswa yang diikuti ratusan peserta dari
dan dua dari Kementerian Pendidikan.
semua jurusan.
Dengan demikian market tidak mengalami stagnansi berkepanjangan,” tegas owner PT SKI Land Development ini. Sedangkan bunga KPR 1 digit, informasinya akan diterealisasi akhir tahun. Alasan belum diturunkan bunga adalah NPL (non performing loan) masih tinggi. Jadi ketika NPL tinggi dana cadangan yang mesti disetor ke BI sebesar NPL. Sekarang memang ada bank yang single digit. Namun tricky-nya adalah di biaya provisi tinggi, jadi jatuhnya sama. Contohnya bunga biasa 12,5% per tahun, biaya provisi 1%. Kalau mau bunga single digit 9,5%, kena biaya provisi 5% sehingga jatuhnya lebih mahal. Itu artinya aturan pemerintah hanya mengacu pada bunga single digit masih banyak memberatkan pengusaha dan kurang tepat sasaran. “Berputar-putar terus permasalahannya dan membuat harap-harap cemas. Mestinya ada yang dilonggarkan sehingga tidak permasalahannya tidak putar-putar seperti itu,” ujarnya.
Kalau dana cadangan yang disetor ke BI tambah banyak, lanjut Semadi, bank akan sulit beri kredit bunga rendah. Pasalnya uangnya yang dipakai jadi dana cadangan. Yang mesti pemerintah lakukan saat ini adalah tidak boleh kaku memaksakan rumah untuk MBR karena program jangka panjang. Yang harus berpikir dalam jangka pendek, gimana caranya supaya ekonomi bergerak lagi. Tax amnesty, menurutnya sudah bagus tapi ini baru isu. Selain itu belum jelas juga mau dibawa kemana uangnya dan apa mau orang yang punya uang itu bawa uangnya ke Indonesia. Itu yang masih jadi pertanyaan. “Kita punya produk hukum yang sangat jelimet. Selain itu kepastian hukum untuk berinvestasi masih tumpang tindih, aturan pusat dan daerah sering tidak singkron. Wajar rasanya orang investasi di Singapura karena di sana kepastian hukumnya jelas,” tandasnya. “Kasihan banyak warga yang belum bisa memenuhi kebutuhan pokok yaitu papan (rumah). Kalau bunga satu digit rencananya
direalisasikan akhir tahun ini. Mudahmudahan bisa seperti itu,” kata pengurus DPD REI Bali I Gede Suardita, S.E. Saat ini, jumlah MBR yang belum punya tempat tinggal layak terus meningkat. Mereka sulit memenuhi kebutuhan papan karena harganya lahan dan rumah kian mahal. “Kemampuan atau penghasilan mereka sulit mengejar harga rumah. Ditambah bunga kredit cukup mahal, ditambah kebijakankebijakan pihak bank,” ujarnya. Dengan suku bunga 1 digit maka nilai angsuran tiap bulan turun untuk KPR dan meringankan beban calon konsumen sehingga daya beli meningkat. Pengusaha properti juga diringankan karena modal usaha juga turun. “Mudah-mudahan bukan angin surga semata dari pemrintah. Dengan situasi yang penuh ketidakpastian, kita sebagai pengusaha berharap regulasi itu cepat dijalankan,” ucap Direktur PT Bumi Cempaka Asri (BCA) ini. z Kerta Negara 13 - 19 Juni 2016
47
HIBURAN
Demi Perankan Ken Kaskus
DION MAKAN ENAM KALI SEHARI AKTOR Dion Wiyoko harus makan besar hingga enam kali sehari demi menaikkan bobot tubuh 10 kilogram untuk memerankan tokoh pendiri Kaskus, Ken Dean Lawadinata, dalam film “Sundul Gan: The Story of Kaskus.” Tidak hanya itu, Dion yang diberi waktu satu bulan untuk menggemukkan badan juga makan sebelum tidur agar tubuhnya menyerupai sosok Ken Kaskus yang bertubuh gempal. “Sebelum tidur saya makan. Intinya naikkan berat badan, sehari saya enam kali makan besar,” kata Dion Wiyoko kepada Antara usai pemutaran perdana film Sundul Gan di Epicentrum XXI, Jakarta, belum lama ini. Dion pun harus membawa makanan ringan agar target naik bobot 10 kilogram lekas tercapai. “Dua jam sekali ngemil, begitu terus, sedia cokelat. Ada es krim di makan, nasi padang dua porsi, semua dua porsi,” kata Dion. Setelah bobot tubuhnya naik, Dion mulai kurang percaya diri untuk tampil di depan umum. Ia bahkan ingin mengembalikan bobot badan setelah proyek film selesai. “Gua harus balik lagi, celana dan baju enggak muat semua. Satu bulan gemuk, saya mendapat sindrom enggak pede. Bentuk badan jadi bulet banget,” kata dia. Jika menaikkan berat badan 10 kilogram cuma butuh waktu sebulan, Dion mengatakan untuk menurunkan bobot memerlukan waktu tiga bulan. “Shooting tepat Juni tahun lalu. Setelahnya, tantangan adalah kembali kurus selama 3 bulan. Kalau diingat gila ya, jika diulang lagi belum tentu bisa,” kata dia. Dion menimpali, “Pakai cara natural diet dan lari. Enggak gampang banget tapi nggak susah juga, asal niat.” Lebih lanjut Dion mengatakan mengubah bobot badan merupakan hal yang umum dalam dunia layar lebar sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk bisa tampil dengan kondisi fisik yang berbeda. “Karena ada proyek film Sundul Gan ini jadi naik 10 kilogram, tapi di luar negeri ini hal biasa, bahkan naik-turunkan sampai 40 kilogram,” kata Dion. z Pusat Data
48 13 - 19 Juni 2016
A KT I V I TA S
MBP/ist
PEMKAB TABANAN - Kegiatan bedah rumah hingga kini masih menjadi program unggulan Pemerintah Kabu-
MBP/ist
paten (Pemkab) Tabanan yang dijabarkan pada visi misi
AKPAR DENPASAR - Sebagai rangkaian hari jadinya
Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati I Komang
yang ke-29, Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar
Gede Sanjaya. Komitmen untuk memprioritaskan kes-
menggelar beberapa kegiatan. Seperti jalan sehat ber-
ejahteraan warga tidak mampu ini dibuktikan lewat pro-
hadiah yang diikuti ratusan peserta yang berasal dari
gram yang digulirkan berkelanjutan setiap tahun dengan
mahasiswa Akpar, dosen, serta siswa sekolah di lingkun-
tetap memperhatikan kualitas dan kuantitas.
gan Akademi Pariwisata Denpasar.
MBP/ist
MBP/ist
PEMBEKALAN - Waki Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2016 Angkatan II. Angkatan I sudah diadakan pada bulan April 2016 lalu oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Pembekalan ini ditujukan bagi bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali kota terpilih hasil pilkada serentak tahun 2015 lalu. Pembekalan kepemimpinan ini dibuka Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (26/5) di Gedung F Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri RI, Jakarta Selatan.
UNUD - Bertepatan dengan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni, Rabu (1/6), Program Pascasarjana Unud melepas atau meyudisium 192 calon wisudawan dari Program Studi Doktor dan Magister. Mereka dilepas dan dikalungkan medali oleh Direktur Pascasarjana Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). Sementara dalam laporan kelulusan yang disampaikan Asisten Direktur I Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A. dijelaskan bahwa periode kedua di tahun 2016 ini, dari 192 calon wisudawan, 23 di antaranya doktor dan 169 orang magister.
13 - 19 Juni 2016
49
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
SD DWIJENDRA - Kepala SD Dwijendra Denpasar Ni Nyoman Sriyotini, S.Pd., M.Pd., Selasa (31/5) melepas 42 siswa kelas VI. Pelepasan siswa kelas VI ditandai dengan penyerahan siswa kepada Ketua Komite I Wayan Semaraputra. Acara juga dihadiri Ketua Pengawas Yayasan Dwijendra Pusat I Made Karmajaya, S.Si., dan Bendahara Luh Beji, B.A., para kepala sekolah di lingkungan Dwijendra dan Universitas Dwijendra, serta orangtua siswa.
MBP/ist
PASAR SUKAWATI - DPD-RI Komite III Bidang Kesra akhirnya turun ke lapangan menyikapi berlarut–larutnya proyek revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Gianyar. Walau sudah dianggarkan melalui APBN (lewat UU) tetapi hampir memasuki bulan keenam tahun ini, belum juga ada tanda– tanda proses pemindahan, kesiapan tempat sementara hingga desain dari pasar seni. Padahal jika tidak segera dibangun, maka anggaran yang sudah susah payah direbut akan kembali ke kas negara. Maka dari itu, Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III langsung mengadakan rapat dan sidak di Kantor Camat Sukawati dan inspeksi ke pasar.
50 13 - 19 Juni 2016
PENDIDIKAN PANCASILA - Semakin pudarnya pemahaman masyarakat, khususnya para pelajar, terhadap nilai-nilai Pancasila dan bela negara, menuntut pemerintah dan semua pihak untuk kembali menggelorakan pendidikan Pancasila dan bela Negara (PPBN) di sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung bekerja sama dengan Korps Menwa Ugrasena Bali, Dewan Harian Daerah (DHD) Angkatan 45 Provinsi Bali, Monumen Perjuangan Bangsal dan Gerakan Nasional Pembudayaan Pancasila (GNPP) Bali untuk kembali memberikan PPBN tingkat pelajar bagi siswa TK hingga SMA/SMK se-Kabupaten Badung.
MBP/ist
DISKES DENPASAR - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Denpasar kembali menggelar vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) untuk mencegah kanker serviks bagi siswi SMP negeri se-Kota Denpasar. Tahun ini pencanangan vaksinasi massal kanker serviks pada siswi SMP negeri se-Kota Denpasar di-launching Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di SMPN 6 Denpasar, Rabu (1/6).