141 |6 - 12 Juni 2016
Lomba Desa Jadi Beban Masyarakat
DAFTAR ISI OPINI zMediasi Pidana sebagai Alternatif Pemenjaraan 6 BALI SEPEKAN zOperasional Helipad di Taro Dihentikan 7 LAPORAN UTAMA z Lomba Desa Jadi Beban Masyarakat Program Habis-habisan Demi Gengsi 8
z Tak Bisa Asal Tunjuk 9 z Tak Perlu Jor-joran Keluarkan Anggaran 10 POLITIK zJokowi Setuju Pidana Kebiri 16 zMenjerat Wakil Rakyat Narkoba 17 KIPRAH REMAJA z TS Band: Tiga Jiwa Satu Tujuan 18 MANCANEGARA z Kekerasan Seksual juga Marak di India 20 DAERAH z Sulit Memilih Lahan Relokasi Pedagang 22
LENSA z TERSIBUK 26
PENDIDIKAN z Gadget Membuat Pelajar Pasif 27 OLAHRAGA z Bintang dari Pinggiran Kota 28 KRIMINAL z Sindikat Narkoba Internasional
Sasar Pasar Bali 36
LINGKUNGAN z Lembah Antugan yang Menghipnotis 38
LAPORAN KHUSUS z Giriasa Siapkan 17 Program Unggulan
Langkah Cerdas Wujudkan Badung Sejahtera dan Berkeadilan 44 KESEHATAN z Mengenal Gangguan Haid
dan Penanganannya 24
PROPERTI z Pengembang Sasar Lahan Produktif TRADISI z ”Ngusaba Tegen”
46
Ungkapan Rasa Syukur atas Hasil Pertanian 48 6 - 12 Juni 2016
3
DARI PEMBACA
Makna “Bala Ganjur” dan “Pacalang”
S
ekarang banyak sekali bermunculan gamelan bale ganjur di Bali malahan sampai di luar Bali sering diperlombakan. Tetapi jarang tulisan bala ganjur ditulis dengan benar. Ada yang menulis bleganjur, ada yang menulis balu ganjur karena tak mengerti artinya. Bala ganjur berasal dari bahasa Sansekerta yaitu dari kata “bala” yang artinya rakyat, “ga” artinya bersatu atau bersama-sama, dan “njur” artinya bersorak-sorai atau gembira. Gamelan bala ganjur dapat diartikan bahwa rakyat atau orang yang bersatu bersama-sama bersorak-sorai memainkan gamelan. Sesuai dengan arti dan makna gamelan bala ganjur di atas menurut saya gamelan bala ganjur tidak cocok untuk dimainkan pada saat orang mengusung wadah orang yang meninggal. Wadah yang diusung untuk orang yang meninggal lebih cocok diikuti dengan gamelan angklung. Suara angklung yang lembut cocok untuk mengiringi orang yang sedang berduka cita. Sedangkan gamelan bala ganjur cocok untuk dimainkan pada saat orang mengusung ogoh-ogoh, orang ngelehin caru, perang ketupat dan lain-lain. Ada juga yang keliru menulis kata “pacalang”, yang biasa ditulis dengan “pecalang”. Nama dan arti tugasnya tidak cocok. Dalam bahasa Bali asli pacalang berasal dari kata “paca” dan “alang”. Yaitu dua kata disatukan menjadi satu menjadi a atau a dirge, sehingga menjadi pacalang. Pacalang memiliki arti kata “paca” yang berarti membaca dan “alang” yang berarti yang salah atau menghalang-halangi yang baik. Jadi, pacalang memiliki arti petugas yang memiliki kemampuan membaca, meneliti dan meramal hal-hal yang tidak baik. Sehingga kata pacalang di sini nyambung dengan arti dan tugas daripada pacalang itu sendiri. Di samping seni tabuh menurut pendapat saya pemanfaatan seni suara perlu pula dipilah-pilah sesuai makna masing-masing dan tempatnya. Seperti kidung wargasari untuk di pura, pupuh untuk arja dan bondres, tantri dan kekawin untuk manusa yadnya, bajan untuk di asram dan acara khusus sampradaya, palawakya, Weda untuk hari suci seperti Saraswati dan Siwaratri, Baghawad Gita untuk pembukaan dan penutupan acara. Drs. Made Meja Jl. Tunjung Sari No. 23 Padangsambian Kaja Denpasar
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
6 - 12 Juni 2016
4
Bangkit Menjaga Alam Bali GERAKAN generasi muda Bali menentang reklamasi Teluk Benoa bangkit di mana-mana. Gerakan generasi muda Bali dalam menyuarakan kepentingan strategis ini pun diyakini sebagai bentuk kebangkitan manusia Bali dalam menjaga Bali. Gerakan ini pun diharapkan direspons pejabat daerah dan politisi untuk memupuk kesadaran menjaga Indonesia dari Bali. Bahkan, gerakan generasi muda Bali ini pun diyakini akan sulit dikendalikan oleh pihak-pihak yang punya kepentingan lain dalam konteks pengelolaan alam Bali. Menyikapi bangkitnya gerakan generasi muda Bali ini, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Pada jajak yang dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon ini, 84,23 persen responden meyakini gerakan generasi muda Bali menentang reklamasi ini sebagai bentuk tanggung jawab moral menjaga peradaban Hindu di Bali. Responden meyakini gerakan ini murni didasari mentalitas positif tanpa ada pihak-pihak yang mengendalikan. Responden bahkan sangat yakin gerakan ini akan terus berkembang sampai sasaran akhir yakni penolakan reklamasi Teluk Benoa mencapai sasaran. Responden mengingatkan agar pemimpin
di Bali menyadari gerakan generasi muda Bali sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan desa pakraman menolak reklamasi Teluk Benoa. Sementara 12,55 persen responden mengatakan bangkitnya gerakan generasi muda menolak reklamasi ini karena didasari solidaritas untuk menjaga alam Bali. Responden mengingatkan gerakan ini harus dikawal agar tidak dibelokkan oleh pihak-pihak yang ingin mendapatkan keuntungan dari gerakan generasi muda Bali dalam menjaga Bali. Responden meyakini masih banyak generasi muda Bali yang perlu diberikan penyadaran secara totalitas untuk menjadi generasi yang siap menjaga Bali. Kini banyak generasi muda Bali yang terkesan masih tak acuh terhadap permasalahan Bali. Jadi momentum bangkitnya gerakan generasi muda Bali menentang reklamasi Teluk Benoa juga harus dikelola untuk membangun rasa bakti terhadap peradaban Bali. Sementara 3,22 persen responden tidak memberikan penilaian khusus terhadap bangkitnya gerakan generasi muda Bali menolak reklamasi. Mereka umumnya hanya berharap kepedulian generasi muda Bali terhadap Bali harus dipupuk. Untuk
itu, lembaga umat dan tokoh agama harus berkontribusi positif dalam hal ini. z Dira Arsana
6 - 12 Juni 2016
5
5
OPINI
Mediasi Pidana sebagai Alternatif Pemenjaraan
P
idana penjara merupakan salah satu bentuk hukuman yang diatur dalam Pasal 10 KUHP. Pemenjaraan merupakan penempatan seseorang pada suatu tempat khusus (LP) yang bertujuan untuk mengekang kebebasan seseorang dalam memenuhi kebutuhannya. Akibat pengekangan tersebut seseorang mengalami kesakitan akibat berbagai kehilangan baik kehilangan akan rasa aman, relasi, seksual, otonomi, maupun kehilangan kekuasaan atas barang yang dimilikinya. Dilihat dari sisi humanisme (kemanusiaan) pemenjaraan terasa melanggar HAM seseorang, walaupun jelas melanggar HAM seseorang, penjara tetap dibutuhkan sebagai bentuk penghukuman yang memberikan dampak jera bagi masyarakat. Oleh karena itu, merupakan “utopia” untuk menghayalkan bagaimana “dunia tanpa penjara”. Walau pidana penjara masih dibutuhkan untuk menciptakan ketertiban, namun terdapat sejumlah sisi gelap penerapan pidana penjara di LP. Adapun beberapa sisi gelap pidana penjara yaitu penjara sebagai The Graduate School of Crime (Sekolah tinggi tindak kriminal), penjara sebagai tempat penyebaran HIV, dan tempat orang berubah orientasi seksual. Gelapnya pelaksanaan penjara ditambah parahnya sarana prasarana penunjang pelaksanaan pidana penjara seperti kapasitas penjara yang masih over kapasitas, yang berakibat negatif seperti kerusuhan. Hal ini terbukti dalam setahun ini tercatat di beberapa LP terjadi huru-hara seperti LP Malabero (Bengkulu), LP Kerobokan (Denpasar) dan LP Banceuy (Bandung). Melihat masih tingginya penggunaan pidana penjara sebagai bentuk penghukuman berbanding terbalik dengan kapasitas LP yang overkapasitas maka dibutuhkan suatu kebijakan pemidanaan yang tidak berorintasi pada pemenjaraan. Perlu dikembangkan alternatif penyelesaian perkara pidana yang tidak hanya menghukum tapi juga perlu pemidanaan yang menyembuhkan dan merestorasi keadaan. Dalam perkembangan hukum pidana dikenal Nilai Restorative Justice sebagai paradigma baru dalam penyelesaian suatu perkara pidana. Restorative Justice merupakan penyelesaian
6
Oleh I Made Agus Mahendra Iswara, S.H.,M.H.
suatu perkara pidana yang melibatkan semua pihak (stakeholder) baik itu pelaku, korban, masyarakat dan aparat yang bertujuan bersama-sama mencari jalan keluar sehingga terestorasinya suatu persoalan. Paradigma baru ini bertujuan bagaimana menciptakan keadilan bagi semua pihak (win-win solution VHKLQJJD NRQÀLN \DQJ WHUMDGL WLGDN diperbesar. Di Indonesia Restorative Justice baru diatur dalam UU Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) (UU No. 11 Tahun 2012). Bentuk keadilan restoratif dalam SPPA dikenal pelaksanaan Diversi yaitu pengenyampingan perkara pidana diluar peradilan pidana. Di samping Diversi, bentuk penjabaran Restorative Justice adalah Mediasi Pidana. Mediasi Pidana memiliki sebutan bermacam-macam ada yang menyebutkannya mediasi penal, victim offernder mediation (VOM). Mediasi Pidana merupakan bentuk penyelesaian perkara pidana dengan mengajar pihak ketiga disini bisa aparat penegak hukum (termasuk dalam sistem peradilan pidana) dan bisa diluar sistem peradilan pidana dengan mengajak tetua adat atau pihak yang dituakan/dipercaya, dimana pihak ketiga ini tidak memberikan suatu keputusan namun hanya membantu bagi para pihak yang bermasalah (dalam hal ini pelaku dan korban) untuk bersama-sama mencari suatu solusi pemecahan perkara. Karakteristik mediasi pidana sesuai denJDQ ¿ORVR¿ VLOD NHHPSDW 3DQFDVLOD \DNQL nilai kemusyawaratan. Penyelesaian dengan pendekatan musyawarah memberikan suatu bentuk keadilan yang sesuai dengan kepercayaan yang ada dalam masyarakat. Pada dasarnya Mediasi Pidana memiliki NHPLULSDQ GHQJDQ SHQ\HOHVDLDQ NRQÀLN DGDW melalui mekanisme lembaga adat. Dimana /HPEDJD DGDW PHQ\HOHVDLNDQ NRQÀLN DGDW dengan menggunakan musyawarah anggota masyarakat adat, dimana secara bersamasama dicarikan suatu jalan keluar untuk menyeimbangkan keadaan seperti semula (duniawi dan gaib). Adapun keuntungan penyelesaian perkara
pidana dengan mediasi pidana di antaranya : menghemat biaya dan waktu, membantu konflik yang terjadi, membantu mengurangi penumpukan perkara di pengadilan, memberikan komunikasi diantara para pihak (pelaku dan korban), mengharmonisasi hubungan pelaku dan korban (pengurangan SHUXQFLQJDQ NRQÀLN +DO LQL PHPEDQWX pemerintah dalam hal pengurangan fungsi LP sebagai tempat pelaksanaan hukuman penjara disamping juga membantu pengurangan perkara yang masuk pengadilan. Pelaksanaan mediasi pidana memiliki keterbatasan ruang lingkup pelaksanaannya, bahwa mediasi pidana dapat dilaksanakan pada kriteria perkara sebagai berikut: ancaman pidana yang rendah, tingkat kerugian yang ditimbulkan rendah, tindak pidana yang dilakukan karena kelalaian, tindak pidana yang merupakan delik aduan absolut maupun relatif , Tindak Pidana yang melibatkan anggota keluarga sebagai pelaku/korban, tindak pidana dimana pelakunya anak dibawah umur, dan Tindak Pidana yang unsur-unsur tindak pidananya tidak jelas (Umi Rozah: 2012). Melihat keuntungan pelaksanaan mediasi pidana dalam mengurangi jumlah perkara maupun membantu mengurangi penggunaan LP sebagai pelaksana pidana penjara. Di samping mediasi pidana juga sejiwa dengan nilai dasar pancasila, maka ke depannya diperlukan suatu rumusan aturan dalam RUU KUHP maupun RUU KUHAP yang memasukan ketentuan nilai Keadilan Restoratif yang tertuang dalam bentuk mekanisme mediasi pidana sebagai upaya penanganan perkara pidana di Indonesia. Kita harus mampu mencontohkan negara Jepang yang dalam penerapan hukumnya menjunjung tinggi nilai kearifan lokalnya, oleh karenanya Indonesia patut meniru Jepang untuk merumuskan nilai kearifan lokal yang sejalan dengan nilai dasar kebudayaannya dalam rumusan hukumnya. Begitu pula Indonesia merumuskan Mediasi Pidana sebagai penjabaran nilai pancasila dalam rumusan aturan ke depannya (Ius Contiduendum). Penulis, calon jaksa di Kejaksaan Negeri larantuka, NTT
6 - 12 Juni 2016
6
BALI SEPEKAN
Operasional Helipad di Taro Dihentikan BADAN Kesbangpollinmas Gianyar melakukan penghentian operasional helipad di Desa Taro Kecamatan Tegallalang. Tindakan ini dilakukan setelah merespons keluhan warga terhadap prasarana pariwisata tersebut. Selain itu, pengoperasian helipad yang berlokasi di Elephant Safari Park itu dipastikan bodong lantaran belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kepala Badan Kesbangpollinmas Gianyar Dewa Alit Mudiarta Selasa (24/5) menegaskan, pihaknya sudah melayangkan surat pemberhentian terhadap pengoperasian helipad di Desa Taro.
‘’Kami mengeluarkan surat penghentian operasional helipad yang berlokasi di Banjar Taro Kaja Desa Taro itu karena belum memiliki izin,’’ tegasnya. Penindakan ini berawal dari adanya surat Perbekel Desa Taro yang menyampaikan keluhan warga terhadap keberadaan helikopter yang setiap hari terbang di atas Desa Taro. Warga mengeluhkan sejumlah masalah seperti suara bising, embusan angin yang merusak tanaman di persawahan dan perkebunan. z Manik Astajaya
GOR Nusa Penida Tak Bisa Digunakan KASUS tindak pidana korupsi proyek GOR Nusa Penida di Desa Batununggul, belum juga ada perkembangan alias mandek. Hal ini mendorong kalangan Dewan melihat kondisi bangunan yang menghabiskan anggaran hingga Rp 2,2 miliar itu. Pasalnya, akibat proses hukum yang masih berjalan di Kejari Klungkung masyarakat tidak bisa menggunakan GOR yang memiliki fasilitas lapangan bola voli di dalamnya tersebut. Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru merasa kecewa karena GOR Nusa Penida
tidak bisa dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan olahraga. Seperti beberapa waktu lalu masyarakat setempat tidak dapat mengadakan kejuaraan voli di dalam GOR karena masih terbelit kasus hukum. Oleh karenanya, ia mendorong Kejari Klungkung mempercepat penyelesaian masalah ini. ‘’Kasus GOR Nusa Penida sudah memakan waktu setahun, namun tanpa ada kejelasan siapa yang menjadi tersangka,’’ katanya, Selasa (24/5).
Pedagang Pasar Senggol Direlokasi ke Terminal
dengan dipungut retribusi. Sebagian besar kios yang disediakan terlihat masih tutup. Akibatnya, kondisi ini mendapat sorotan dari kalangan DPRD Jembrana. Beberapa waktu lalu, anggota DPRD Jembrana I Komang Adiyasa berharap pihak dinas gencar mempromosikan Pasar Ijogading agar ramai pembeli. Promosi bisa dengan bazar atau pasar murah dan informasi itu digaungkan hingga ke tingkat desa.
KEBERADAAN pasar senggol yang selama ini mencaplok sebagian badan jalan di dekat Lapangan Kapten Mudita, Bangli akan segera dipindahkan dalam waktu dekat. Rencananya, para pedagang yang telah menempati areal tersebut sejak 2012 akan direlokasi ke areal terminal Loka Carana atau di sebelah selatan Pasar Kidul. Rencana pemindahan pasar senggol tersebut diungkapkan langsung Bupati Bangli I Made Gianyar saat ditemui, Selasa (24/5). Dikatakan Gianyar, pemindahan pasar senggol dilakukannya dalam upaya penataan Kota Bangli. Di samping juga untuk mengembalikan fungsi jalan dan trotoar di sepanjang jalan tersebut. Sebagaimana direncanakan Gianyar, para pedagang pasar senggol yang selama ini berjualan dari pagi hingga malam hari itu akan dipindah ke tempat yang lebih layak. Ada dua tempat alternatif yang kini sedang dikaji bupati sebagai tempat relokasi pedagang yakni areal Terminal Loka Carana yang pernah menjadi tempat penampungan korban kebakaran Pasar Kidul dan di sebelah selatan Pasar Kidul.
z Surya Dharma
z Swasrina
z Dewa Farendra
Kios di Pasar Ijogading Kebanyakan Tutup SETAHUN lebih dioperasikan, kondisi Pasar Ijogading hingga saat ini masih terlihat sepi. Sepinya pasar tradisional-modern tersebut lantaran banyak kios yang masih tutup. Belum diketahui pasti alasan para pedagang belum membuka kiosnya. Padahal pemerintah kabupaten telah memberikan keleluasaan terkait bebas retribusi. Saat ini pasar berlantai tiga ini masih dikelola Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop). Belum diserahkan ke Perusda seperti pasar-pasar tradisional yang lain
MBP/nik
6 - 12 Juni 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Lomba Desa Jadi Beban Masyarakat Program Habis-habisan Demi Gengsi
L
omba desa dan kelurahan adalah salah satu upaya untuk mendorong usaha pembangunan masyarakat atas dasar tekad dan kekuatan sendiri. Sekaligus, meneliti dan menilai keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam pembangunan desa dan kelurahan selama satu tahun. Sayangnya, program yang dilaksanakan oleh masyarakat desa dan Kelurahan bersama-sama dengan pemerintah yang dititikberatkan pada usaha kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat, justru menjadi beban. Sebab, dana pembinaan yang disubsidi pemerintah tak sebanding dengan dana yang dihabiskan. Alhasil, tak sedikit desa maupun kelurahan yang habis-habisan hingga berutang untuk dapat tampil
maksimal demi gengsi. Hal ini diakui tokoh masyarakat Kerobokan AAN Ketut Agus Nadhi Putra. Menjadi wakil dalam perhelatan lomba desa, katanya WLGDN FXNXS KDQ\D EHUPRGDO WHQDJD QDPXQ MXJD PHQJXUDV ÂżQDQVLDO “Sebenarnya beban ketika ditunjuk mewakili desa. Sebab, banyak hal yang harus kita korbankan, tidak hanya tenaga, namun juga materi,â€? ungkapnya. Ketua Komisi IV DPRD Badung ini juga mengatakan, kegiatan tahunan ini akan menguras kas desa yang selama ini diperoleh dari iuran warga, bantuan dari pemerintah. “Kalau dulu kita bisa buat bazaar untuk mendanai kegiatan itu, tapi zaman ekonomi susah begini cara ini tidak bisa diandalkan,â€? katanya. Bahkan, kata Gung Nadhi--sapaan akrabnya, untuk menpertahankan gengsi sebagai desa yang unggul, tak segan-segan memanfaatkan dana pinjaman dari Lembaga Pekreditan Desa (LPD). “Gara-gara mewakili desa sampai ngutang kan sangat miris sekali,â€? ucapnya. Karena itu, Gung Nadhi mendukung jika lomba desa di Kabupaten Badung yang kerap diadakan tiap tahunnya dihetikan. â€?Saya mendukung program bupati ini, sehingga beban masyarakat berkurang. Cukup ditunjuk saja desa yang diwakili dan diberikan dana pembinaan sepenuhnya, sehingga desa yang mewakili fokus pada kegiatan, tidak lagi memikirkan uang dari mana,â€? tegasnya. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, kegiatan lomba desa adat yang rutin dilaksanakan setiap tahun kurang memberikan azas manfaat bagi desa adat yang bersangkutan. “Kami akan mengambil kebijakan baru, kegiatan lomba-lomba desa yang sifatnya rutin akan dihilangkan. Kami akan fokuskan pada pembinaanpembinaan,â€? ujarnya. Menurutnya, selama ini anggaran untuk lomba desa adat mencapai Rp 500 juta. Anggaran yang dikeluarkan ini sangat tidak sebanding dengan output yang dihasilkan. Tak hanya itu, kegiatan ini terkesan jor-joran karena ada kencenderungan desa adat maupun desa pada lomba desa dan kelurahan tak mau kalah dalam berkompetisi. “Karena itu, kami akan memfokuskan pada pembinaan-pembinaan. Nah, apabila akan mengikuti lomba desa tingkat provinsi, maka akan ditunjuk salah satu desa yang kemudian akan diberikan bimbingan dari intansi terkait,â€? ungkapnya. Kepala Dinas Kebudayaan Badung I.B. Anom Basma mengakui, bupati asal Plaga, Petang itu mengeluarkan intruksi bupati agar pelaksaan loma desa adat dihentikan untuk sementara. “Bapak bupati menilai lomba desa adat selama ini terlalu membebani masyarakat. Untuk itulah, untuk sementara ditiadakan. Sebagai gantinya, bupati meminta agar pembinaan-pembinaan lebih ditingkatkan,â€? terangnya. Anggaran lomba Desa Adat Sekaa Teruma se-Kabupaten Badung yang ada di Dinas Kebudayaan mencapai Rp 569,7 juta lebih. Sedangkan untuk lomba desa/kelurahan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemerintahan Desa (BPMD dan Pemdes) Rp 353,6 juta lebih. z Parwata
8
6 - 12 Juni 2016
8
Tak Bisa Asal Tunjuk LOMBA desa/kelurahan rutin dilaksanakan pemerintah setiap tahun. Dalam lomba ini, penilaian terhadap desa/kelurahan yang menjadi peserta lomba dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten sampai dengan tingkat provinsi. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bangli I Dewa Bagus Riana Putra menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) 81 tahun 2015, lomba desa/kelurahan kini telah berganti nama menjadi evaluasi perkembangan desa. Dia menyebutkan, ada tiga bidang yang menjadi pokok penilaian dalam evaluasi perkembangan desa yakni bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan. Masing-masing bidang tersebut memiliki beberapa indikator. Misalnya, dalam bidang pemerintahan, tim penilai akan menilai bagaimana perkembangan pemerintahan desa/kelurahan selama dua tahun terakhir. Sementara dalam bidang kewilayahan, salah satu yang dinilai, bagaimana tapal batas wilayahnya, apakah ada masalah atau tidak. Dalam bidang kemasyarakatan, ada beberapa indikator yang dinilai, di antaranya pendidikan, kesehatan, kelembagaan masyarakat, partisipasi masyarakat, ekonomi, penurunan kemiskinan dan lainnya. Sesuai den-
gan Permendagri tersebut, pelaksanaan lomba atau evaluasi perkembangan desa/ kelurahan dilakukan secara berjenjang. Pertama dimulai antar desa di tingkat kecamatan pada bulan Mei. Setelah itu, dilanjutkan dengan lomba di tingkat kabupaten yang diikuti oleh masing-masing desa/kelurahan perwakilan kecamatan. “Setelah ada hasil di kabupaten, kemudian dilakukan pembinaan untuk mewakili Bangli di tingkat provinsi,” terangnya. Jika di tingkat provinsi berhasil meraih juara, maka selanjutnya maju untuk mewakili Bali di tingkat nasional. Riana Putra mengatakan, untuk menentukan desa/kelurahan maju mewakili kabupaten tidak bisa dilakukan dengan asal tunjuk. “Tidak dibolehkan. Dalam Permendagri harus dilaksanakan dari tingkat kecamatan dulu,” terangnya. Jika saja penunjukan bisa dilakukan langsung, pihaknya pun mengakui akan lebih dimudahkan dan menghemat biaya. “Tapi tidak bisa seperti itu,” imbuhnya lagi. Ditanya mengenai biaya yang dianggarkan setiap tahunnya untuk menyelenggarakan lomba desa/kelurahan tingkat kabupaten, Riana Putra menyebutkan mencapai puluhan juta rupiah. Pada tahun 2015 misalnya, pihaknya menganggarkan dana untuk kegiatan lomba atau evaluasi desa/kelurahan mencapai Rp 45 juta. Anggaran tersebut
dipakai untuk kegiatan pembinaan termasuk pemberian hadiah untuk para juara. Sementara itu, Kelurahan Kubu pada tahun 2011 pernah menjadi wakil Bali dalam lomba desa/kelurahan tingkat nasional. Lurah Kubu I Made Oma Sulis Udiyana mengungkapkan, sama halnya seperti penilaian di tingkat provinsi, dalam lomba desa/kelurahan tingkat nasional ada beberapa indikator yang menjadi acuan penilaian. Di antaranya kesehatan, pendidikan, ekonomi, pastisipasi masyarakat, lembaga kemasyatakatan dan lainnya. Sayangnya, saat mewakili Bali di tingkat nasional Kelurahan Kubu belum berhasil meraih juara. Sebelum tampil mewakili Bali, diakuinya memang ada pembinaan-pembinaan yang didapatkan Kelurahan Kubu. Kini pascapernah mewakili Bali, diakuinya tidak ada lagi pembinaan khusus maupun programprogram sebagai hadiah untuk Kelurahan Kubu. Kendati demikian, pihaknya tidak mempersoalkan hal tersebut. “Kita ikut lomba tidak serta merta mengejar juara, tapi untuk mengevaluasi perkembangan di kelurahan,” ujarnya. z Swasrina
6 - 12 Juni 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
Tak Perlu Jor-joran Keluarkan Anggaran
D
esa Ekasari merupakan salah satu desa di Kabupaten Jembrana yang berhasil menembus 10 besar Lomba Desa tingkat nasional. Dalam lomba itu, ternyata desa ini tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Bahkan, dampak positif dan manfaat yang diperoleh desa ini mengikuti lomba desa lebih dominan. “Paling kecil kami harus mengetahui administrasi yang baik di desa. Pencapaian ini bukan seketika, tetapi terus berkelanjutan dari pemerintahan sebelumnya,” ujar Kepala Desa Ekasari I Gede Puja. Keberlanjutan yang dimaksud adalah upaya desa dalam menjadikan kawasan yang sebelumnya kering kerontang menjadi kawasan hijau asri selama 30 tahun terakhir. Hal itu pula yang menjadi nilai tambah dari desa ini. Ada pembangunan yang dilakukan secara berkelanjutan dan mendapat hasil. Pembangunan pipa secara swadaya ke mata air di hutan, terbukti mampu menyejahterakan masyarakat yang saat ini terdiri 10 banjar dan 2 desa pakraman ini. Bahkan, air yang mengalir melalui pipa itu dimanfaatkan warga untuk membuat kolam-kolam ikan
I Gede Puja
yang juga bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat. Selain pembangunan berkelanjutan, Desa Ekasari yang memiliki keberagaman umat beragama, Hindu, Katolik dan Islam, mampu hidup rukun berdampingan. Karenanya, ketika tim datang melakukan penilaian, kekompakan warga yang memang sudah terjalin menjadi unggulan. “Kami memiliki luas 1.600 hektar dan 5.175 jiwa, sudah keseharian di sini hidup berdampingan dan kompak,” tandasnya. Puja yang sebelumnya menjabat Klian Dinas ini mengatakan, banyak dampak positif diperoleh dari ajang lomba desa hingga mewakili ke tingkat nasional. Anggaran yang dikeluarkan juga tidak terlalu jor-joran, han-
ya diambil sekitar Rp 10 juta dari APBDes. Hal tersebut karena potensi desa yang sudah terbangun sejak lama. Bahkan sebelum desadesa lain membuat kantor desa standar dua tingkat, desa ini sudah lebih dulu melakukannya. Di desa ini, terdapat sejumlah objek wisata yang diunggulkan, seperti Bendungan Palasari dan Goa Maria. Situasi desa yang asri dengan penataan permukiman dan kebersihan yang sudah lama terbangun, juga menjadi potensi. Justru hasil uang pembinaan dari Juara tingkat Kabupaten dan Provinsi memberikan manfaat bagi desa. “Kami bisa melaksanakan pecaruan (pembersihan secara niskala) kantor desa dari hadiah lomba tingkat provinsi sekitar Rp 60 juta. Dan itu memang kami niatkan ketika nantinya kami lolos,” tambahnya. Bukan itu saja, saat masuk 10 besar lomba desa nasional tahun 2014 lalu, desa Ekasari juga selalu mendapat kunjungan dari sejumlah kabupaten, baik di Bali maupun luar Bali. Desa menjadi desa rujukan untuk kabupaten lain belajar tentang pemerintahan desa. Dari sana pula, desa bisa sharing informasi dan pengetahuan terkait tata kelola desa. Namun diakuinya, setelah vakum tidak lagi mengikuti lomba desa, desa ini tidak seramai dulu dikunjungi pemerintah daerah lainnya. z Surya Dharma
Kantor Desa Ekasari yang berlantai dua. Desa di Kecamatan Melaya ini pernah mewakili Bali dalam lomba desa tingkat nasional dan masuk 10 besar (urutan 7). MBP/olo
10
6 - 12 Juni 2016
10
Harus Disederhanakan WACANA penghapusan lomba desa ternyata ditolak di Tabanan. Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Tabanan Gusti Ngurah Supanji beralasan, lomba desa selama ini digunakan sebagai acuan untuk melihat perkembangan potensi desa sekaligus bahan evaluasi sejauh mana program desa telah dilakukan. Pihaknya menilai, lomba desa harus tetap digelar, hanya saja prosesinya yang harus disederhanakan. Mantan Camat Marga ini mengatakan, wacana penghapusan lomba desa sebenarnya sudah ada sejak era reformasi. Alasannya, acapkali desa yang ditunjuk harus mengeluarkan anggaran yang cukup tinggi dan dirasakan cukup memberatkan masyarakat. “Harus dilihat dulu mana yang memberatkan dan mana manfaatnya. Saya pikir lomba desa ini justru penting sebagai bahan evaluasi tata pemerintahan desa,” ujarnya. Supanji mengakui, selama ini memang ada kecend-
erungan pelaksanaan lomba desa selalu diisi dengan kegiatan seremonial yang terlalu berlebihan. Seperti pemasangan penjor, PKK dengan seragam yang sama, mendatangkan sekaa gong, hingga menggelar santap siang dengan gaya prasmanan bagi tim penilai. “Aspek seremonial yang serba wah inilah yang terkesan memberatkan, dan setelah lomba justru banyak utang. Manfaat lomba desa pun akhirnya terlupakan,” jelasnya. Dalam lomba desa, lanjutnya, seharusnya tiga indikator yang menjadi acuan nilai yang harusnya diutamakan, yakni bidang/aspek pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan. “Jadi kalau tidak ada lomba, apa yang saya pakai target untuk membuat para kepala desa jengah membangun wilayahnya,” katanya. Supanji mengatakan, aspek seremonial lomba desa pernah hilang dan betul-betul hanya
menampilkan tiga indikator yang dinilai tersebut. Tapi belakangan, justru kembali seremonial berlebihan. Bahkan, desa yang bisa menampilkan seremonial besar-besaran acapkali menjadi juara. Karenanya, suami camat Tabanan ini menyarankan agar ke depan tim penilai baik itu dari kabupaten, provinsi maupun nasional lebih konsisten lagi. Jika perlu, desa yang menampilkan seremonial berlebihan mendapat pengurangan nilai, karena yang terpenting adalah indikator yang menunjukkan trek record perkembangan desa. Apalagi, sekarang pelaksanaan lomba desa telah mengacu pada Permendagri No. 81/2015 tentang evaluasi pengembangan desa dan kelurahan. Hal senada disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Buleleng, Gede Sandhiyasa. Bahkan untuk menjaring desa dari jenjang kecamatan, kabupaten dan sampai provinsi, pemerintah daerah mengeluarkan anggaran melalui APBD antara Rp 100 hingga Rp 115 juta tiap tahun. Selain mengandalkan dukungan anggaran APBD, dalam lomba ini juga mewajibkan adanya partisipasi dan suwadaya masyarakat itu sendiri. Seleksi di tingkat kabupaten hingga melaju ke provinsi, pendanaan tetap dialokasikan melalui APBD dan suwadaya desa. Sedangkan ketika desa sudah melaju ke nasional, pembiayaanya baru ditanggung melalui APBD Provinsi Bali. Menurut mantan Camat Sawan ini, lomba desa merupakan program nasional yang dilandasi dengan Peraturan Mentri Dalam Negeri (Permendagri) No. 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Mengacu regulasi ini, indikator penilaian meliputi aspek pemerintahan, kewilayahan, dan aspek kemasyarakatan. Sebelum regulasi terbaru ini, lomba desa mengacu Permendagri No. 13 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Perlombaan Desa dan Kelurahan. Indikator penilaian mengacu regulasi yang terdahulu itu di antaranya pendidikan, kesehatan, keamanan wilayah, partisipasi, dan aspek penilaian. Terkait anggaran, sejauh ini pihaknya mencoba untuk melakukan penghematan setiap mengikuti lomba desa. Penghematan itu dengan mengurangi kegiatan yang sifatnya serimonial. z Puspawati/Mudiarta 6 - 12 Juni 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
MEDIA TERBESAR - CCTV yang merupakan media terbesar di Cina di bawah Grup Media Di Yi Cai Jing (CBN atau Chinese Business Network) datang ke Bali untuk bertemu dan melakukan wawancara dengan tokoh muda karismatik Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Sengaja hadir di Istana Mancawarna Tampaksiring yang dikenal sebagai kantor resmi Abhiseka Raja Majapahit Bali Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX, kru CCTV memboyong awak media termasuk sejumlah artis dan seniman dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk melakukan wawancara khusus terkait pandangan Bali terhadap kerja sama dengan Tiongkok.
PRASASTI - Istana Mancawarna Tampaksiring yang merupakan kantor resmi Abhiseka Raja Majapahit Bali Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX seakan tiada hentinya berkarya untuk rakyat Bali. Silih berganti umat Hindu, baik dari berbagai kalangan menyampaikan harapannya ke hadapan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, terutama bagaimana Istana Mancawarna menjadi simbol pemersatu umat Hindu. Salah satunya dengan secara rutin Gusti Wedakarna menyumbangkan punia berupa pencetakan prasasti plat tembaga/baja untuk pura-pura di Bali, terutama yang berhubungan dengan sejarah Kerajaan Hindu Majapahit.
DESA PECATU - Setelah terpilih sebagai Klian Desa Adat Pecatu masa bakti 2016-2021, I Made Sumertha, S.H. bersama jajaran prajuru desa adat yang telah terbentuk, Kamis (19/5) dikukuhkan. Sebelum dilaksanakan pengukuhan oleh Majelis Madya Desa Pakraman Badung, kegiatan diawali dengan majaya-jaya yang di-puput Ida Pandita Dukuh Acharya Dhaksa dari Geria Samiaga, Penatih. MBP/ist
MBP/ist
12
6 - 12 Juni 2016
BUPATI KARANGASEM Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, berharap pihak Pertamina lebih banyak mengarahkan corporate social responsibility (CSR) ke Karangasem. Pasalnya, masyarakat Karangasem masih banyak yang perlu dibantu, karena masih banyak yang miskin yakni sampai 29.000 KK lebih. Hal itu disampaikan Bupati Mas saat menerima Kepala Pertamina Transit Manggis, Kamis (19/5).
MBP/ist
UNDHIRA BALI - Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali yang memiliki visi menjadi universitas teladandan unggulan kembali menelorkan prestasi. Kali ini Undhira meraih prestasi di tingkatKopertis Wilayah VIII sebagai Juara II Mahasiswa berprestasi atas nama Ni Luh Wahyu Suryantini dari Program Studi Sastra Inggris.Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. Drs. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. menekankan, pemilihan dan penetapan mahasiswa berprestasi dilaksanakan setiap tahun di tingkat Kopertis, dalam rangka mendorong mahasiswa meningkatkan mutu, keterampilandan sikap ilmiah serta berjiwa Pancasila.
MBP/ist
WABUP BULELENG - Kajian yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, terdapat hubungan historis antara Kabupaten Malang dengan Kabupaten Buleleng. Karena itu, Pemkab Malang mengajak Pemkab Buleleng mengkaji lebih dalam hubungan historis tersebut dan mengadakan kerja sama di bidang kesejarahan. Bupati Kabupaten Malang, Jawa Timur Dr. H. Rendra Kresna, mengatakan hal itu ketika diterima Wakil Bupati (Wabup) Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Minggu (22/5).
MBP/ist
WALI KOTA - Membawa arah pembangunan Kota Denpasar sebagai Kota Kreatif yang digagas oleh Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota I GN JayaNegara bak gayung bersambut di tengah geliat kreativitas masyarakat Kota Denpasar. Berbagai komunitas kreatif yang digeluti anak muda dan insan-insan kreatif Kota Denpasar SXQ EHUPXQFXODQ EDLN GDUL NUHDWLYLWDV NXOLQHU SHUÂżOPDQ IRWRJUDÂż RWRPRWLI KLQJJD NLQL PXQFXOQ\D LQGXVWUL NUHDWLI dengan konten berkelas internasional.
MBP/ist
KAMPUS BATC - Dalam rangka melatih dan membina mental dan mind set mahasiswa baru, Kampus BATC (Bali Aviation Training Center) menggelar kuliah umum yang bertema “Generasi Hebat : Siap Kerja, Siap Buka Usaha, Siapkan Dirimu� di Gedung LPMP Bali, Rabu (25/5) . Kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap penerimaan bahasiswa baru, sebelum mahasiswa memasuki bangku perkuliahan. 6 - 12 Juni 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
SBMPTN PDIP - Setelah dinyatakan lulus Ujian Nasional (UN), siswa SMA dan SMK kini bersiap untuk melanjutkan pendidikan lanjutan di perguruan tinggi. Lulusan sekolah menengah atas di Buleleng mencoba untuk menguji kemampuan dan mencari pengalaman sebelum nantinya mengikuti seleksi masuk ke perguruan tinggi (PT) yang dilamar. Untuk mencari pengalaman, lulusan SMA dan SMK di Buleleng mengikuti Try Out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang digelar DPC PDI-Perjuangan Buleleng akhir pekan lalu di gedung kesenian Gde Manik, Singaraja. Sekitar 1.200 siswa di Bali Utara mengikuti uji coba ini.
ONECOIN - Pada Mei 2015, Onecoin di-launching di Macau dan secara berturut-turut dilanjutkan dibeberapa kota besar dunia. Onecoin adalah cryptocurrency yaitu mata uang digital sebagai alat pembayaran online di berbagai bisnis online atau e-commerce di seluruh dunia.Oleh karena itu Onecoin sebagai mata uang digital baru yang terinspirasi oleh pendahulu cryptocurrency Bitcoin yang di-launching tahun 2009 dengan harga $0,1 USD (+/- Rp 1.000,-) per Bitcoin, tahun 2015 harga Bitcoin naik jadi $450 USD (+/- Rp 6 juta) per Bitcoin. “Bisa kita hitung berapa keuntungannya jika memiliki 1.000 bitcoin saja. Apalagi lebih banyak maka label miliarder sudah pasti terwujud,� ujar Leader Onecoin di Bali I Wayan Sukarja yang akrab dipanggil John Sadewa, Minggu (22/5).
MBP/ist MBP/ist
SMP 3 BANGLI - Sebagai duta Provinsi Bali dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional kategori SMP tahun 2016, SMPN 3 Bangli Senin (23/5) dinilai oleh tim pusat. Kedatangan tim penilai yang diketuai Agung Tri Wahyunto di Kabupaten Bangli, disambut oleh Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Asisten II Setda Provinsi Bali Ketut Wija, Muspika Kecamatan Bangli, Kadiskes Bangli dr. Nengah Nadi, Kepala SMPN 3 Bangli Drs. Nengah Suardana dan keluarga besar SMPN 3 Bangli.
14 6 - 12 Juni 2016
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Selasa (24/5) menggelar tatap muka dan dialog dengan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Badung di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung. Dalam pengarahannya Bupati Giri Prasta menyampaikan tentang program Pemkab. Badung dalam upaya meningkatkan daya saing usaha mikro kecil menegah di Badung. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Dekranasda Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ny. Putu Parwata, Ketua DWP Ny. Kompyang Swandika, Pejabat terkait, Asperinda Badung serta sebanyak 400 pelaku UMKM di Badung.
MBP/ist
STPBI - Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) - Sekolah Pariwisata Bali (SPB) menutup rangkaian Dies Natalis dengan closing dinner Jumat (20/5). Turut hadir dalam acara tersebut dari instansi pemerintah seperti Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Kota Denpasar, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali dan Kota Denpasar, asosiasi pariwisata, perhotelan seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indoneaia (PHRI) Bali. “Sebetulnya hari ini juga sekaligus penyerahan piala bergilir DPD PHRI Bali dalam lomba speech contest karena kita memang bekerjasama dengan PHRI dari tahun ke tahun,” kata Ketua STPBI, I.G.M. Sudjana, S.E., M.M.,CHT.,CHA.
MBP/ist
BPD BALI - Dalam rangka menyambut HUT ke-54 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali yang jatuh pada 5 Juni mendatang, mengadakan serangkaian kegiatan seperti donor darah pada Selasa (24/5). Pendonor datang dari karyawan BPD Bali yang ada seluruh cabang. Sebelumnya, BPD Bali juga melakukan kegiatan di seluruh cabang BPD di kabupaten/kota seperti fogging fokus, kunjungan ke panti asuhan, kunjungan ke pensiunan BPD Bali,dan lomba-lomba antar internal karyawan BPD Bali. Pada HUT tahun ini, BPD Bali mengambil tema “Inovasi Menuju Transformasi”.
MBP/ist
MBP/ist
UNIVERSITAS NGURAH RAI - Dalam rangka Dies Natalis dan menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fakultas Hukum (FH) Universitas Ngurah Rai melaksanakan pengabdian kepada masyarakat Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar dalam bentuk Bakti Sosial (Baksos) dan penyuluhan, Sabtu (21/5) di Wantilan Pura Dalem Desa Guwang. Pada acara ini dilakukan beberapa kegiatan, yaitu bersih-bersih, penanaman 100 bibit pohon kelapa dan 100 bibit bunga Pucuk Rejuna di area Pura Dalem, serta melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba beserta HIV/AIDS dan bahaya Tuberkulosis kepada mahasiswa FH Universitas Ngurah Rai dan masyarakat Desa Guwang.
PEMKOT DENPASAR - Pemkot Denpasar terus melakukan terobosan melalui peningkatan program pelayanan kepada masyarakat yang memberikan akses kemudahan aktivitas kepada masyarakat. Saat ini kawasan Taman Kota Lumintang, Kecamatan Denpasar Utara pada minggu pagi (22/5) resmi menjadi kawasan Car Free Day (CFD) setelah kawasan Niti Mandala Renon Denpasar. Program jalur khusus bebas kendaraan bermotor ini diresmikan langsung Walikota I.B Rai Dharmawijaya Matra bersama Wakil Walikota I GN Jaya Negara yang juga tampak dihadiri Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara, dan Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede. 6 - 12 Juni 2016
15
POLITIK
Jokowi Setuju Pidana Kebiri
P
emerintah Indonesia telah memutuskan untuk menambah pidana kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 1/2016 tentang Perlindungan Anak. “Perppu ini dimaksudkan untuk mengatasi kegentingan yang diakibatkan terjadinya kekerasan seksual terhadap anak yang PDNLQ PHQLQJNDW VHFDUD VLJQLÂżNDQ ´ NDWD Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi mengatakan dalam lingkup Perppu No.1/2016 itu mengatur pemberatan pidana dan atau pidana tambahan serta tindakan lain bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan pencabulan dengan syaratsyarat tertentu. Pemerintah menjelaskan pemberatan pidana yang dimaksud yaitu penambahan sepertiga hukuman dari ancaman SLGDQD SLGDQD PDWL SLGDQD seumur KLGXS
serta pidana penjara dengan masa hukuman paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun. “Pidana tambahan yaitu SHQJXPXPDQ LGHQWLWDV SHODNX WLQGDNDQ EHUXSD NHELUL NLPLD GDQ SHPDVDQJDQ DODW GHWHNVL HOHNWURQLN ´ NDWD 3UHVLGHQ Jokowi berharap penambahan peraturan itu dapat memberi ruang bagi hakim untuk memutuskan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku sehingga menimbulkan efek jera. “Kita berharap GHQJDQ KDGLUQ\D 3HUSSX LQL ELVD PHQLPbulkan efek jera bagi pelaku serta dapat menekan kejahatan seksual terhadap anak \DQJ PHUXSDNDQ NHMDKDWDQ OXDU ELDVD ´ kata Presiden. 6HPHQWDUD LWX 0HQWHUL +XNXP GDQ +$0 <DVRQQD /DRO\ mengatakan harapannya agar seluruh fraksi di DPR RI dapat bersepakat dengan pemerintah mengenai pemberatan hukuman serta pidana tamEDKDQ WHUVHEXW <DVRQQD MXJD menjelaskan nantinya hakim yang memeriksa kasus kejahatan seksual dapat menjatuhkan hukuman tambahan atau pemberatan hukuman kepada pelaku yang telah berulang kali
PHODNXNDQ NHMDKDWDQ VHNVXDO VHUWD NHpada para pelaku yang melakukannya secara beramai-ramai maupun kepada SHODNX SHGRÂżOLD \DQJ PHODNXNDQ NHMDhatan seksual. 0HQWHUL MXJD PHQMHODVNDQ 3HUSSX tersebut tidak akan diterapkan kepada anak dibawah umur yang menjadi pelaku kejahatan seksual kepada anak-anak. “Pelaku anak-anak tidak. Ini kan orang yang dewasa melakukan kepada anakanak. Kan ada Undang-Undang tentang 3HUDGLODQ $QDN LWX EHGD \D ´ MHODV <DVRQQD 6HEHOXPQ\D SHPHULQWDK ,QGRQHVLD telah menetapkan kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan luar biasa setelah maraknya tindakan kriminal itu di Indonesia belakangan ini. Presiden Jokowi mengatakan penanganan kejahatan itu harus dengan cara-cara yang luar biasa dan sikap serta tindakan pemerintah juga harus luar biasa. z Hardianto
Perppu ini dimaksudkan untuk mengatasi kegentingan yang diakibatkan terjadinya kekerasan seksual terhadap anak yang makin meningkat VHFDUD VLJQLÂżNDQ
Joko Widodo Presiden RI
16
6 - 12 Juni 2016
16
Menjerat Wakil Rakyat Narkoba KASUS penyalahgunana narkoba kini menghangat di Bali. Badan Narkoba Nasional Provinsi (BNNP) Bali membidik oknum DPRD Bali. Kasusnya pun bergulir, namun identitas pengguna narkoba tak kunjung terang di peramukaan. BNNP Bali bahkan telah menegaskan ada satu anggota DPRD Bali yang memakai narkoba. Pengungkapan ini setelah BNNP melakukan tes urine di gedung dewan di Renon. Fraksi di DPRD Bali mendesak agar BNNP mengungkap nama anggota dewan yang terlibat sehingga tidak memunculkan saling curiga. Anggota Fraksi Gerindra DPRD Bali Nengah Wijana, meminta BNNP segera mengumumkan identitas anggota dewan tersebut. ‘’Bila BNNP Bali berani melakukan tes urine, maka harus berani pula mengumumkan hasil tes tersebut ke publik. Jangan serahkan pada dewan,” ujarnya. Anggota Fraksi Gerindra lainnya, Wayan Tagel Arjana mengatakan, alat kelengkapan dewan seperti Badan Kehormatan dan Fraksi memang belum mengambil sikap terkait satu anggota dewan positif narkoba. Hal ini lantaran
belum ada pernyataan resmi mengenai siapa anggota dewan tersebut. “Tidak hanya kami (Fraksi Gerindra) semua fraksi pasti mengambil sikap yang sama,” tegasnya. Ketua DPD Partai Gerindra Bali I Gusti Putu Sukarta berharap anggota dewan yang dimaksud bukanlah dari Partai Gerindra. Namun, bila ternyata dari Gerindra, maka pihaknya akan menyerahkan kepada DPP. “Mudahmudahan bukan dari Gerindra lah. Biasanya kalau kader Gerindra tersangkut narkoba atau korupsi langsung diputus pusat. Tindakan apa yang diambil, pusat yang memutuskan,” ujarnya. Berbeda dengan Sukarta, Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta justru merasa sangat yakin bila anggota dewan positif narkoba itu bukanlah kader Demokrat. Pasalnya, Demokrat menerapkan aturan yang sangat ketat. Pengurus saja mesti harus bebas narkoba dan menandatangani pakta integritas. Hal senada juga ditegaskan Sekretaris DPD Partai Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry. Pihaknya memastikan bila anggota dewan tersebut bukanlah kader
partai beringin. Kalaupun dari Golkar, maka sanksi akan mengintai kader tersebut. Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan Bali I Wayan Koster juga sudah memastikan bila anggota dewan positif narkoba bukan dari partainya. Teka-teki siapa anggota dewan yang disebut positif narkoba sesuai hasil tes urine BNNP Bali masih belum terkuak. Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry mengaku sudah melakukan pertemuan dengan para pimpinan dewan lainnya terkait hasil BNNP tersebut. Menurutnya, pertemuan itu dilakukan di Jakarta saat para pimpinan dewan sama-sama tengah melakukan konsultasi ke pemerintah pusat. “Sudah kita ketemu, diskusi dengan unsur pimpinan,” ujarnya. Sugawa menambahkan, pertemuan hanya diikuti oleh tiga dari empat pimpinan dewan yakni Ketua, Nyoman Adi Wiryatama, serta dua Wakil Ketua yakni dirinya dan I Gusti Bagus Alit Putra. Sementara satu Wakil lainnya yakni Jro Gede Komang Swastika (Fraksi Gerindra) tidak disebut mengikuti pertemuan itu. z Rindra 6 - 12 Juni 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
Personel TS Band
Bali Post/ist
TS Band: Tiga Jiwa Satu Tujuan
T
S (Tigasatoe) Band adalah sebuah band yang beraliran alternatif berbahasa Bali. Berdiri dan menggunakan nama dan ¿ORVR¿ tigasatoe semenjak akhir tahun )LORVR¿ LQL PHPLOLNL PDNQD WLJD jiwa dengan satu tujuan, tiga pemikiran yang disatukan. Setelah menimba ilmu dan pengalaman manggung di berbagai even, akhirnya TS Band memantapkan diri untuk merilis album yang berjudul “BALI Cemburu” yang berisikan tujuh lagu dengan single adalan BALI Cemburu itu sendiri. Konsep lagu TS Band masih berkutat dengan kehidupan percintaan dan fenomena sosial di dalam masyarakat khususnya kalangan anak muda. Akhir 2014 lalu, TS Band merekrut dua personel tambahan untuk melengkapi kualitas musikalisasinya yakni
18
6 - 12 Juni 2016
Galih Maharta pada drum dan Yoga pada gitar. Sehingga, saat ini TS Band diperkuat oleh Jess (vokal), Anom (lead gitar), Yanca (bass), Yoga (gitar) dan Gakih Maharta (drum). “Masuknya dua orang kawan ini lebih mengentalkan warna musik yang dibawakan dan lebih menjurus ke arah alternative resolution,” ujar Wayan Cetu, Manager TS Band, belum lama ini. Di awal 2016, kata Wayan Cetu, TS Band kembali menelurkan sebuah album yang bertajuk “Bali Alternative Resolution”. “Peluncuran album baru kami lakukan di home base kami sendiri yaitu Desa Ketewel, tepatnya di kantor notaris Bapak Wayan Mardiana, S.H., M.Kn. sebelah timur CK Ketewel, Jalan Bypass Ida Bagus Mantra,” terang Cetu. Album ini berisikan 10 lagu, di mana lebih dominan menceritakan tentang romansa percintaan anak muda di zaman
sekarang, yaitu Bedik Memaksa, Bedik Kebebasan, Hujan, Tresna Melayang, Hidup Tanpa Adi, Garansi Tresna, Jalur Buleleng, BALI Cemburu, Ngidamang Tresna Sujati dan satu lagu bertemakan sosial dan alam yaitu Panas Gumi. Menurut Anom, lead gitar TS Band, album “Bali Alternative Resolution” sengaja tidak diedarkan untuk dijual daODP EHQWXN UHNDPDQ ¿VLN %DJL PHUHND yang berminat dapat membeli lagu grup ini secara digital/online. Namun begitu, TS juga akan menyediakan rekaman MP3 lagu-lagu mereka untuk dibagikan pada kesempatan grup ini tampil atau manggung. “Yang jelas, kami memahami untuk jualan album sekarang ini memang sulit. Makanya, kami tidak terlalu memikirkan pendapatan dari jualan rekaman,” katanya Anom. z Ketut Winatha
Rameo Gebrak Belantika Musik Indonesia RAMEO adalah British Pop Band yang berasal dari Bali. Kiprah band yang diperkuat oleh Arka (vokal), Nanda (gitar), Buya (bass) dan Rama (drum, percussion) ini berawal dari persahabatan mereka yang bermain musik di band yang berbeda. Namun, dipersatukan oleh keinginan dan kecintaan yang sama terhadap musik, mereka melangkah bersama sejak 9 Mei 2015. “Rameo adalah idiom pelesetan tentang pemuda pemuja cinta yang amat epik dari negeri seberang. Rameo juga bisa diartikan sebagai keramaian (rameyo) seperti yang diinginkan oleh setiap personil bandnya untuk ikut meramaikan khazanah musik dalam negeri,” terang Nanda, gitaris Rameo, belum lama ini.
Memulai cerita dari Pulau Dewata dengan segala proses seperti band pada umumnya, kini Rameo siap berkiprah di belantika musik tanah air berbekal mini album yang akan segera dirilis. Mereka akan menggebrak kancah musik di Indonesia lewat mini album yang berisi 5 track yang semuanya merupakan ciptaan dari personil Rameo. Bermain di jalur pop dengan sentuhan nuansa dari dataran Britania Raya, membuat Rameo patut untuk dilirik oleh pendengar usia muda hingga penggila musik British Pop. Dikatakan, single pertama dengan title “Masih” yang bertempo lambat telah hadir sejak 14 Februari 2016 lalu di radio-radio. Single ini bercerita tentang hubungan cinta kasih antara sepa-
sang kekasih yang terpisah oleh ruang dan waktu. Tentang kerinduan yang tak tersampaikan. Vocal Arka yang khas dibalut dengan suara gitar Nanda yang terasa sekali nuansa Britania Raya serta dentuman bass milik Buya dipadu dengan tempo yang terjaga oleh Rama membuat single “Masih” ini terdengar catchy, namun kelam. “Kami minta dukungan dan doa restu dari teman-teman media cetak dan elektronik, sponsor dan event organizer agar kami bisa memperkenalkan single kami dan bisa segera menghiasi blantika musik di Indonesia,” ujar Nanda penuh harap. z Ketut Winatha
Personel Rameo
Bali Post/ist
6 - 12 Juni 2016
19
MANCANEGARA
Kekerasan Seksual juga Marak di India
D
arurat kejahatan seksual kini tengah diterapkan di Indonesia. Namun hal ini tidak hanya terjadi di negeri kita tercinta. Di India pun kondisi ini tengah terjadi. Menurut National Crime Records Bureau (NCRB), sejak 2010, kejahatan seksual di India meningkat 7,1 persen, termasuk kasus pemerkosaan. Hampir satu dari tiga korban pemerkosaan di India berusia di bawah 18 tahun. Kekerasan seksual di India menjadi perhatian khalayak, termasuk dunia internasional, sejak seorang pelajar diperkosa ramai-ramai di dalam sebuah bus di New Delhi, dua tahun yang lalu. Perempuan asing lainnya yang menjadi korban geng pemerkosa adalah seorang pesepeda asal Swiss di India tengah pada tahun 2013 dan seorang wisatawan asal Denmark yang diserang di New Delhi, satu tahun yang lalu. Ibu kota India, New Delhi, memang sejak lama disebut sebagai pusat pemerkosaan di India. ”Saya tinggal selama 24 tahun di Delhi, kota tempat pelecehan seksual terjadi sehari-hari, seperti makan,” tulis seorang penulis opini New York Times. NCRB menyebutkan, jumlah kasus pemerkosaan yang dilaporkan di India meningkat dari 24.923 kasus pada 2012 menjadi 33.707 kasus pada 2013. Jumlah kasus pemerkosaan ini meningkat dua kali lipat pada 2013 dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak 1.636 kasus dilaporkan terjadi di kota pada 2013, naik dibandingkan
20
6 - 12 Juni 2016
706 kasus pada 2012. Jika dirata-rata, empat kasus pemerkosaan terjadi di New Delhi setiap hari pada 2013. Disusul di Mumbai (391), Jaipur (192), dan Pune (171). Berbagai usaha dilakukan pemerintah untuk mengatasi hal ini. Salah satunya pemerintah negeri tersebut membuat aturan baru yang menetapkan bahwa setiap ponsel wajib dilengkapi “tombol darurat” (panic button). Panic button berfungsi memanggil bantuan apabila pemiliknya menghadapi situasi darurat. Lokasi sang pemilik juga bisa langsung dikirim ke polisi setempat sehingga cepat ditanggapi. “Teknologi dimaksudkan untuk membuat hidup manusia lebih baik, termasuk bagi keselamatan perempuan,” tulis Kementerian Komunikasi dan Teknologi India. Panic button dimaksud nantinya bisa dipanggil dengan cara khusus, misalnya dengan menekan tombol angka “5” dan “9” di ponsel. Untuk smartphone, emergency call bisa langsung dibuat dengan menekan tombol power sebanyak tiga kali dengan cepat. kebijakan ini akan berlaku
efektif untuk semua ponsel yang dijual di India mulai Januari 2017 mendatang. Setahun setelahnya, mulai Januari 2018, tiap ponsel juga wajib dilengkapi dengan sistem pelacak lokasi Global Positioning System (GPS). Selain itu, dibeberapa bus juga ditempatkan panic button ini. Diharpakan hal ini dapat meminimalisir kejahatan yang terjadi di kendaraan umum. Keselamatan perempuan ramai dibicarakan di India setelah terjadi banyak kasus kejahatan seksual dalam berapa tahun terakhir. Dalam 2014 saja, tercatat ada sebanyak 337.922 kasus kejahatan terhadap perempuan. Meningkat 9 persen dibanding tahun sebelumnya. Sejak perkosaan bulan Desember lalu yang mengakibatkan seorang mahasiswi tewas, undang-undang kekerasan seksual sudah diperketat. Pelaku perkosaan kelompok diancam hukuman penjara 20 tahun sampai seumur hidup. Pelaku perkosaan bisa dijatuhi hukuman mati, jika sudah pernah melakukan kejahatan seksual atau jika korbannya
meninggal. Para pelaku e-commerce di India seperti Flipkart dan Amazon pun ramai menjual aneka produk pertahanan diri bagi perempuan, seperti pepper spray, tongkat, dan stun gun berbentuk lipstick.India sendiri merupakan salah satu pasar ponsel terbesar di dunia dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 1 miliar orang. Sayangnya, para lelaki di sejumlah daerah pedesaan di negeri itu melarang kaum perempuan memiliki ponsel. Kondisi ini juga berpengaruh pada industri pariwisata negeri ini. Banyak turis yang membatalkan kunjunganya setelah mendengar marakanya kasus kekerasan seksual. Jumlah wisatawan secara keseluruhan turun 25 persen. Penurunan ini tidak hanya terjadi di ibukota New Delhi, melainkan di seluruh India. Kondisi ini tentunya patut diwaspadai oleh Indonesia dimana pariwiata menjadi salah satu komoditi industri. z Gugiek Savindra
6 - 12 Juni 2016
21
DAERAH
Sulit Memilih Lahan Relokasi Pedagang MBP/ina
PASAR SENGGOL - Pasar Senggol di dekat Lapangan Kapten Mudita.
D
alam beberapa hari terakhir ini, sering mengemuka persoalan relokasi pedagang di pasar tradisional. Relokasi tersebut dilakukan akibat adanya bencana (kebakaran), revitalisasi pasar (membuat gedung baru), serta penataan kota. Di lihat dari waktunya, lebih banyak relokasi tersebut untuk sementara. Artinya, ketika bangunan sudah selesai dibangun atau direnovasi, pedagang akan kembali berjualan di lokasi yang lama. Namun, ada pula yang bersifat permanen. Seperti para pedagang yang berjualan di areal terlarang, kemudian dipindahkan ke tempat yang bisa digunakan untuk pasar. Kasus ini seperti yang dialami Gianyar dengan pasar Sukawati yang akan direvitalisasi dan pasar Senggil, Bangli yang dipindah akibat berjualan di tempat terlarang. Namun, kendalanya pemerintah setempat sering kesulitan mencari tempat untuk lahan relokasi pedagang. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar masih berupaya menyelesaikan sejumlah tahapan dalam persiapan revitalisasi Pasar Seni Sukawati. Proses saat ini masih berkutat pada perencanaan pembuatan desain Pasar Seni Sukawati. Sementara untuk lokasi relokasi sementara pedagang selama proses revitalisasi berlangsung masih terpaku pada satu opsi yakni di Lapangan Sutasoma. Kepala Disperindag Gianyar I Wayan Suamba, Senin (23/5) kemarin mengatakan, dalam tahap perencanaan pem-
22
6 - 12 Juni 2016
buatan disain pasar, pihak konsultan dari Denpasar akan membuatnya selama dua bulan. ‘’Izin kontraknya tertanggal 26 April, selama dua bulan, hingga Juni,’’ katanya. Setelah pembuatan gambar, akan GLODQMXWNDQ GHQJDQ WHQGHU ¿VLN VHODPD satu setengah bulan. Disinggung lokasi relokasi pedagang selama proses revitalisasi, Suamba mengatakan setelah mencari sejumlah alternatif lokasi relokasi, hingga kini pilihan terakhir masih jatuh pada Lapangan Sutasoma. ‘’Tempatnya sementara itu yang di Lapangan Sutasoma. Kita belum ada pilihan lain. Itu saja satu-satunya,’’ katanya. Sebelumnya, beberapa lokasi sempat diincar Disperindag Gianyar sebagai lokasi relokasi yakni wantilan dan basement Pura Dalem Sukawati yang berlokasi sekitar 700 meter arah timur Pasar Seni Sukawati. Namun, lokasi alternatif itu akhirnya urung digunakan, lantaran pada Agustus hingga November mendatang akan dilaksanakan upacara piodalan agung di pura tersebut. Gagal membidik areal tersebut, Suamba mengaku akan tetap berusaha mencari lokasi alternatif lainnya. Akan tetapi, dia belum bisa memastikan, lokasi dan daerah mana yang selanjutnya dibidik. ‘’Intinya, sebelum proyek dimulai, kami akan tetap berupaya mencari alternatif lokasi yang lain. Sebab pada dasarnya, kami tetap berupaya mencarikan tempat yang layak dan nyaman untuk
lokasi relokasi pedagang. Karena bagi kami tidak ada sesuatu yang sifatnya harus. Tetapi sebelum ada tempat alternatif yang lain, lokasi relokasi masih tetap di Lapangan Sutasoma,’’ tandasnya. Sementara itu di Bangli, keberadaan pasar senggol yang selama ini mencaplok sebagian badan jalan di dekat Lapangan Kapten Mudita, Bangli akan segera dipindahkan dalam waktu dekat. Rencananya, para pedagang yang telah menempati areal tersebut sejak 2012 akan direlokasi ke areal terminal Loka Carana atau di sebelah selatan Pasar Kidul. Rencana pemindahan pasar senggol tersebut diungkapkan langsung Bupati Bangli I Made Gianyar saat ditemui, Selasa (24/5). Dikatakan Gianyar, pemindahan pasar senggol dilakukannya dalam upaya penataan Kota Bangli. Di samping juga untuk mengembalikan fungsi jalan dan trotoar di sepanjang jalan tersebut. Sebagaimana direncanakan Gianyar, para pedagang pasar senggol yang selama ini berjualan dari pagi hingga malam hari itu akan dipindah ke tempat yang lebih layak. Ada dua tempat alternatif yang kini sedang dikaji bupati sebagai tempat relokasi pedagang yakni areal Terminal Loka Carana yang pernah menjadi tempat penampungan korban kebakaran Pasar Kidul dan di sebelah selatan Pasar Kidul. ‘’Kita masih lakukan pengecekan dulu yang mana yang lebih cocok dipakai pasar senggol,’’ terangnya. z Manik/Swasrina
MBP/ara
Ribuan krama Desa Pakraman Denpasar menggelar aksi long march sebagai bentuk penolakan terhadap rencana reklamasi di Teluk Benoa.
Tolak Reklamasi, Gelar “Long March” MENINDAKLANJUTI keputusan paruman Desa Pakraman Denpasar, Sabtu (26/3) lalu yang menyatakan menolak reklamasi, berbagai langkah terus dilakukan. Setelah sebelumnya melakukan pemasangan baliho di dua titik, yakni depan Kantor Desa Pakraman Denpasar dan simpang empat Puri Pemecutan, Minggu (22/5) dilanjutkan dengan melakukan deklarasi. Deklarasi ini disampaikan dengan menggelar long march sepanjang lima kilometer dari depan Kantor Desa Pakraman Denpasar menuju Patung Catur Muka dan kembali ke titik start. Ribuan krama Denpasar yang menolak reklamasi Teluk Benoa, tumpah ruah ikut melakukan long march menyusuri Jalan Imam Bonjol, menuju Jalan Thamrin, kemudian melewati Jalan Gajah Mada, Jalan Udayana, Jalan Sutoyo menuju simpang Suci dilanjutkan ke Jalan Hasanudin dan kembali ke Jalan Imam Bonjol (Kantor Desa Pakraman Denpasar). Aksi ini bukan saja diikuti krama di Desa Pakraman Denpasar (105 banjar adat), tetapi sejumlah krama dari Pasubayan
Desa Pakraman Tolak Reklamasi, seperti Desa Adat Kuta, Kesiman, serta sejumlah komponen penolak reklamasi ikut serta dalam aksi kemarin. Deklarasi penolakan atas rencana reklamasi di Teluk Benoa disampaikan Penyarikan Desa Pakraman Denpasar Drs. A.A.Putu Gede Wibawa di bundaran Patung Catur Muka. Selain pembacaan deklarasi, juga diisi dengan orasi yang disampaikan Koordinator ForBALI Wayan “Gendo” Suardana, panglingsir Puri Pemecutan Ida Cokorda Pemecutan XI, dan Koordinator Pasubayan Desa Pakraman Tolak Reklamasi yang juga Bendesa Desa Pakraman Kuta Wayan Swarsa. Sebelumnya diisi dengan menggelar doa untuk Ida Pedanda Gede Made Gunung yang lebar belum lama ini. Ida Pedanda Gede Made Gunung dinilai sangat konsen dengan aksi penolakan reklamasi Teluk Benoa dan KSPB Besakih. Doa tersebut dipimpin Kertha Desa Desa Pakraman Denpasar Jro Pande Wayan Sudirtha. Wibawa mengatakan, Desa Pakraman Denpasar menolak reklamasi Teluk Benoa
dengan dasar yang jelas secara regulasi maupun sosial budaya. Adapun deklarasi yang disampaikan tersebut, setidaknya berisi lima poin pernyataan. Di antaranya Desa Pakraman Denpasar konsisten menjungjung konsep Tri Hita Karana, mendukung Teluk Benoa sebagai kawasan suci, mendesak mengembalikan kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi, mendesak para pembuat kebijakan di pusat dan Bali agar mendengar aspirasi rakyat Bali, dan menunut dengan tegas pencabutan Perpres No 51tahun 2014. Setelah aksi ini, upaya memperjuangkan penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa, tidak berhenti sampai disini. Pihaknya akan menyampaikan deklarasi ini kepada Presiden, kementerian terkait, Gubernur Bali, DPRD Bali, Bupati Badung dan DPRD setempat serta Wali Kota Denpasar dengan DPRD-nya juga. “Kami akan segera menyampaikan pernyataan sikap deklarasi ini kepada mereka secara resmi,” ujar Wibawa yang juga anggota Komisi IV DPRD Denpasar ini. z Asmara Putera 6 - 12 Juni 2016
23
K E S E H ATA N
Mengenal Gangguan Haid dan Penanganannya
G
angguan haid atau disebut juga dengan perdarahan uterus abnormal merupakan keluhan yang sering menyebabkan perempuan datang berobat ke dokter atau tempat pertolongan pertama. Keluhan gangguan haid bervariasi dari ringan sampai berat dan tidak jarang menyebabkan rasa frustasi bagi penderita. Selain menyebabkan gangguan kesehatan, gangguan haid ternyata berpengaruh pada aktivitas sehari-hari. Perempuan akan mendapatkan haid yang pertama kali pada usia 10–14 tahun, selanjutnya haid akan dialami seorang perempuan sampai menopause pada usia 50-an tahun. Dalam periode waktu tersebut, mulai dari menarche sampai menopause, seorang perempuan dapat mengalami gangguan haid. Haid yang normal umumnya terjadi secara teratur dengan interval antara 24 sampai 35 hari, dengan lama haid antara 4 sampai 7 hari, sedangkan banyaknya perdarahan ratarata 30- 80 ml. Gangguan haid dapat dibagi berdasar jumlah dan lamanya perdarahan yaitu perdarahan akut dan perdarahan kronik. Perdarahan akut adalah perdarahan haid yang terjadi dalam jumlah yang banyak sehingga memerlukan tindakan yang lebih cepat untuk mencegah kehilangan darah yang banyak. Perdarahan kronika dalah perdarahan haid yang lama dengan kurun waktu lebih dari 3 bulan. Penyebab gangguan haid secara sistematis dapat digolongan menjadi tiga, yaitu akibat kelainan organ kandungan, kelainan non organ kandungan dan penggunaan alat kontrasepsi. Penyebab gangguan haid karena kelainan organ kandungan misalnya saja polip endometrium yaitu tumbuhnya jaringan pada lapisan dalam rahim (uterus) dan memiliki tangkai. Kemudiana denomiosis, yaitu adanya jaringan endometrium (lapisan dalam rahim) yang berada pada ototrahim (miometrium).
24
6 - 12 Juni 2016
Perdarahan haid juga dapat ditemukan pada wanita dengan mioma uteri, yang berarti pertumbuhan jaringan ototrahim yang berlebihan. Penyebab lainnya adalah kanker dan pertumbuhan berlebihan endometrium. Disfungsi ovulasi atau gangguan kesuburan yang dapat menyebabkan gangguan hormone dan menimbulkan perdarahan dalam jumlah yang bervariasi. Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan adanya gangguan kesuburan adalah: VWUHV ÂżVLN SVLNLV \DQJ EHUDW VLQGURPD ovarium polikistik, kegemukan dan penyakit tiroid. Gangguan haid juga dapat disebabkan karena penyebab kelainan non organ kandungan, di antaranya gangguan fungsi pembekuan darah dan penggunaan alat kontrasepsi seperti penggunaan kontrasepsi hormonal atau penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim.
melalui diagnosis yang akurat berdasarNDQ SHPHULNVDDQ ÂżVLN GDQ SHQXQMDQJ \DQJ relevan. Penanganan pertama ditentukan pada kondisi penderita, dimana jika kondisi tidak stabil segera masuk ke rumah sakit untuk perbaikan keadaan umum. Jika stabil diberikan penanganan untuk menghentikan perdarahan. Perdarahan ditangani dengan pemberian obat-obatan, kureta sehingga terapi pembedahan sesuai indikasi. Gangguan haid disebabkan oleh keadaan yang bervariasi, dapat disebabkan oleh kelainan yang bersifat ringan sampai dengan kelainan yang serius seperti kanker, sehingga jika seorang perempuan mendapatkan gangguan haid sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis Obstetri Ginekologi terdekat sehingga segera diketahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Penanganan Gangguan Haid Penanganan berdasarkan dari masalah medis yang terjadi pada pasien. Dimana akar masalah tersebut harus dipastikan
z dr. Marthin Kolelupun Bagian Obstetri Ginekologi Instalasi PKRS RSUP Sanglah Denpasar
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
AMANTENANG - Svenfold Asia dan Batik Hotel Collection of the World bangga memperkenalkan Amantenang Suite Residences yang berlokasi di kawasan Seminyak, Badung. Perkenalan ini diawali dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Glen Teguh, Project Developer PT Jembatan %HUNDW 3URSHUWLQGR $ULHI *XQDZDQ &(2 6HYHQÂżOG $VLD GDQ Presiden Batik Hotels Collection of the world, dan Djibrata selaku Manager Amantenang, Kamis (19/5).
HOTEL BEDS 8QWXN WXMXDQ SHQJHPEDQJDQ ELVQLV 3DFLÂżF World yang tergabung dalam Hotel Beds Group memperkenalkan brands yang lain seperti Destination Services dan Intercruises. Country Manager Destination Services, InterFUXLVHV GDQ 3DFLÂżF :RUOG :LOD\DK ,QGRQHVLD ,VDDF 9LGDOHV VDDW memperkenalkan brands Hotel Beds Group di Rumah Bali Tanjung Benoa, Selasa (24/5) malam, mengatakan pengenalan brands Hotel Beds Group untuk memperluas bisnis. Selama ini WLGDN KDQ\D 3DFLÂżF :RUOG 'HVWLQDWLRQ 6HUYLFHV GDQ LQWHUFUXLVes juga merupakan bagian dari Hotel Beds Group.
MBP/ist
MBP/ist
SMA DWIJENDRA - Suasana di SMA Dwijendra berbeba dengan sekolah lainnya. Kounter pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2016-2017 SMA Dwijendra Denpasar ‘’diserbu’’ calon siswa baru. Hingga Kamis (19/5), tercatat 564 calon siswa baru yang sudah mendaftar. Mereka cukup menyerahkan nilai rapor dan pasfoto kemudian langsung menjalani tes wawancara.
SPMB UNHI - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) jalur mandiri di kampus setempat, Sabtu (21/5). Sebanyak 531 calon mahasiswa mengikuti SPMB gelombang pertama. Mereka diberi waktu masing-masing 1,5 jam untuk menyelesaikan dua ujian tertulis. Masing-masing ujian kemampuan dasar yang terdiri dari 40 soal dengan materi matematika dasar, bahasa Inggris, kewarganegaraan dan bahasa Indonesia, serta 40 soal lagi terkait kemampuan IPA/ IPS tergantung program studi yang dituju. 6 - 12 Juni 2016
25
LENSA
TERSIBUK Sejumlah pesawat dari kejauhan terlihat bersiap untuk mendarat di Bandara Ngurah Rai, Tuban. Bandara Ngurah Rai termasuk salah satu bandara internasional tersibuk karena hilir-mudik pesawat yang mengangkut wisatawan dari dan ke berbagai belahan dunia.
MBP/edy
PENDIDIKAN
Gadget Membuat Pelajar Pasif
M
embelikan anak-anak handphone (HP), apalagi yang berteknologi canggih, berdampak negatif terhadap perkembangan mereka. Anak-anak yang asyik dengan gadgetnya akan berpengaruh terhadap kemampuan otak dalam menangkap informasi. Selain cenderung susah memahami apa yang disampaikan oleh guru di sekolah, gadget akan membentuk generasi bangsa yang pasif. “Waktu saya menjabat Danpusdikpassus, taruna saya suruh berkunjung ke rumah bupati atau lurah. Ternyata mereka pasif dan hanya diam saja. Saya heran, kok bisa begitu? Setelah saya telusuri ternyata dampak dari HP atau gadget,” ujar Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, belum lama ini. Menyikapi makin derasnya gempuran teknologi, Cantiasa berharap para guru harus mampu mencetak generasi penerus bangsa benar-benar cerdas dan mampu mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Sekolah, lanjut Cantiasa, merupakan tempat atau wadah untuk merubah atau mendesain anak didiknya seperti yang diharapkan bangsa ini. “Pendidikan itu merupakan suatu tempat atau agen atau organisasi untuk mendesain anak didik. Selain itu merupakan tempat untuk merancang dan mengelola anak-anak muda atau generasi kita ke depan. Juga organisasi formal untuk menyiapkan generasi muda kita,” tegasnya. Danrem juga menyentil guru yang oreintasinya hanya uang. “Enak sekali jadi guru kalau begitu. Mesti dicek benar enggak sudah masuk (pahami-red) pelajaran yang diberikan itu. Jangan sampai apa yang diberikan tidak nyambung dengan siswa,” kata mantan Dansat-81/ Kopassus ini. Yang paling penting, kata dia, metode belajar di sekolah dan di rumah harus banyak inovasinya. Sementara selama ini, kadangkadang hanya dilihat endingnya saja atau patokan perolehan nilai yang bagus. “Padahal nyontek. Itu yang kita sayangkan. Jangan hanya ending atau nilai saja, tapi paling utama prosesnya,” tandasnya. Di tentara, kata Cantiasa, setelah tamat pendidikan, tidak cuma nilai saja tapi bagaimana mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Jangan menjadi orang pintar hanya kutu buku atau teori saja. Saat ini banyak orang pintar tapi mengaplikasi kepintarannya tidak bisa. “Makanya siswa dididik biasa diskusi, mencari solusi dan lebih aktif. Para guru harus bertanggung jawab terhadap kualitas dan keberhasilan anak didiknya,” tegas Cantiasa. Prof. Dr. Rai Setiabudhi, S.H., M.H. selaku akademisi mengatakan, saat ini hampir semua siswa maupun mahasiswa demam gadget. Bahkan mereka lebih akrab dengan gadget dan cuek terhadap lingkunganya. Jika sudah tidak memperhatikan lingkungan sekitarnya, maka cendrung membuat orang pasif dalam melakukan hubungan sosial. “Misalnya jika kita lihat di ruang tunggu, hampir semua orang sibuk dengan gadgetnya masing-masing dan kurang peduli dengan sekitarnya,” ujarnya. Ke depan, kondisi ini akan bisa berdampak tidak baik karena hilangnya kepedulian terhadap lingkungan dan tidak peduli apa yang terjadi. Untuk mengatasi yang terpenting adalah kebijakan orangtuanya. “Misalnya, sejak kecil berikan mainan anak-anak yang memang untuk dimainkan anak. Orangtua lebih sering komunikasi sama anak, jangan sampai lebih banyak komunikasi dengan gadgetnya. Berikan mereka bergaul dengan teman-temannya, jangan dilarang bermain ke luar rumah, tapi tetap dipantau,” tegas Prof. Rai. Sementara itu, Ketua BAP PAUD Bali Drs. I Made Ardana Putra,
M.Si. berharap jangan biarkan keluarga dengan keasyikan masingmasing. Misalnya, orangtua yang asyik dengan gadget akan dicontoh anak-anaknya. Sementara di sekolah, para guru juga harus memberi pendidikan tentang masalah ini. Artinya jangan fokus pada gadgetnya sehingga cuek pada lingkungannya. ³3HUNHPEDQJDQ WHNQRORJL \DQJ VHPDNLQ FDQJJLK GHQJDQ ¿WXU ¿WXU \DQJ DWUDNWLI PHPEXDW PDV\DUDNDW VHPDNLQ NHFDQGXDQ JDGJHW Tidak saja kaum pelajar yang tertarik, tapi kaum muda, dewasa dan tua pun terkena imbasnya,” katanya. Lebih lanjut, dosen Politeknik Negeri Bali ini mengungkapkan, pemakaian gadget yang berlebih, tentunya lupa waktu untuk belajar dan juga bisa membuat malas. Mereka bisa kurang konsentrasi di dalam kelas. Secara teoritis dan konsepsual, selama ini tidak dirasakan bahwa pancaran sinar gadget lama-kelamaan dapat membuat mata menjadi susah berkedip. Bisa dibayangkan pemakaian alat canggih berlama-lama tanpa kontrol secara arif dapat menimbulkan kejelian mata semakin berkurang. “Demam gadget berpengaruh buruk terhadap pelajar karena tidak VHPXD GDUL PHUHND PHPLOLNL ¿QDQVLDO \DQJ FXNXS XQWXN PHPEHOL alat canggih ini. Banyak kasus yang terjadi di kalangan pelajar karena kebutuhan benda yang canggih ini, mereka tidak segan-segan untuk mencuri agar bisa beli smartphone dan bahkan ada yang bunuh diri kalau tidak bisa mendapatkan dari orang tuanya,” ujar Ardana Putra yang juga Ketua DPD IECTA Bali ini. Menurutnya, dengan kondisi ini tantangan semua pihak, baik pendidik, orangtua dan masyarakat menjadi makin berat. Pasalnya, para pelajar bebas mengakses informasi secara terbuka dan tanpa ada aturan-aturan di mana dan kapan saja diinginkan. Jika tidak memiliki ketebalan moral, maka mereka akan mencoba-coba untuk mengakses berbagai situs termasuk situs dewasa yang belum saatnya untuk diketahuinya. “Dampak positifnya juga ada yaitu mempermudah untuk mendapatkan sumber informasi dengan cepat dan mudah. Gadgetpun dapat menyalurkan bakat dan kegemaran dan dari rumahpun dapat melihat perkembangan masyarakat luar,” ujarnya. z Kerta Negara
MBP/kerta negara
Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa menyempatkan diri berdiskusi dengan siswa SMPN 11 Denpasar dan mengingatkan tentang dampak negatif gadget. 6 - 12 Juni 2016
27
OLAHRAGA
Bintang dari Pinggiran Kota
F
isik sering dijadikan ukuran dalam menilai kualitas seseorang. N’Golo Kante pernah tidak difavoritkan PDVXN WLPQDV 3UDQFLV NDUHQD ¿VLNQ\D WLGDN SURSRUVLRQDO untuk seorang gelandang. Namun kini pemain berusia 25 tahun itu justru menjadi bintang baru Les Bleus menghadapi Piala Eropa 2016. 'HQJDQ WLQJJL EDGDQ KDQ\D PHWHU FP .DQWH GLSDVWLNDQ DNDQ NDODK PHQJKDGDSL GXHO GXHO XGDUD 7XEXKQ\D \DQJ EHUERERW WDKXQ SXQ WDN PHQGXNXQJ ELOD WHUMDGL NRQWDN ¿VLN ELOD terjadi perebutan bola. 1DPXQ .DQWH PHQJHPEDQJNDQ PHQWDO EHUWDQGLQJ \DQJ XQLN 3HPDLQ NHODKLUDQ %RXORJQH SLQJJLUDQ NRWD 3DULV LWX VHSHUWL WLGDN PHQJHQDO OHODK GL ODSDQJDQ ,D EHUODUL GDQ EHUODUL PHQJHMDU EROD LQWHQVLI GDODP PHPEHULNDQ XPSDQ VHUWD WLGDN JDPSDQJ PHQ\erah bila kehilangan bola. Sikap mental itu memberi kontrobusi SRVLWLI VDDW NOXEQ\D /HLFHVWHU &LW\ GLOXDU GXJDDQ PHQMXDUDL kompetisi Liga Utama Inggris 2015/2016. .DQWH PHQJHMXWNDQ SHODWLK &ODXGLR 5DQLHUL GHQJDQ HQHUJLQ\D \DQJ PHOLPSDK LWX 'LEHOL GHQJDQ KDUJD MXWD GRODU $6 MXWD SRXQG GDUL NOXE /LJD 3UDQFLV &DHQ .DQWH PHPEHUL MDXK OHELK EHVDU NHSDGD NOXE EDUXQ\D \DQJ EHUMXOXN WKH )R[HV LWX %DKNDQ NLQL GLULQ\D GLQLODL OHELK GDUL MXWD SRXQG 6HGHUHW NOXE EHVDU PXODL PHQJLQJLQNDQ MDVDQ\D VHSHUWL $UVHQDO &KHOVHD Paris Saint Germain hingga Juventus. 1DPXQ SHPDLQ WHUVHEXW SHUQDK PHQMDODQL VDDW VDDW \DQJ VXUDP ,D PHQJKDELVNDQ PDVD UHPDMDQ\D GL NOXE 6XUHVQHV +LQJJD XVLD NH WDKXQ NOXE WHUVHEXW PDVLK EHUODJD GL 'LYLVL ,; NRPSHWLVL /LJD 3UDQFLV 7DOHQWD .DQWH WDN DGD \DQJ PHOLULN .OXE NOXE VHSHUWL 6RFKDX[ $PLHQV 5HQQHV /RULHQW EDKNDQ &ODLUHIRQWDLQH SXQ WDN EHUPLQDW %DKJNDQ GLDQWDUDQ\D PHQJDEDLNDQ NHPDPSXDQQ\D PHVNL VHKHEDW DSDSXQ FDUD .DQWH berlari. ³2UDQJ VHODOX ELODQJ µ.DPL PHPLOLNL SHPDLQ VHSHUWL GLD ¶´ XQJNDS SHODWLK VHQLRU NOXE -6 6XUHVQHV 7RPDV] %]\PHN +LQJJD VXDWX VDDW 3UHVLGHQ NOXE LWX -HDQ 3LHUUH 3HUULQHOOH PHPEDZD
Kante ke klub Boulogne-sur-Mer. Klub tersebut didirikan oleh SHPDLQ VD\DS %D\HUQ 0XQLFK )UDQFN 5LEHU\ 6HODLQ LWX SXWUD 3HUULQHOOH MXJD VHEDJDL SHPDLQ EHODNDQJ GL NOXE LWX 6HODPD WLJD PXVLP .DQWH EHUPDLQ GL NOXE &KDQQHO LWX GDQ PHQMDGL pemain cadangan pada musim 2012/2013. ³'L OXDU ODSDQJDQ GLD SHQGLDP 7DSL GL ODSDQJDQ .QDWH VHSHUWL PRQVWHU 6D\D EHOXP SHUQDK PHQ\DNVLNDQ SHPDLQ EHUODUL EHUODUL EHUODUL VHSHUWL LWX VHEHOXPQ\D ´ NDWD PDQWDQ UHNDQ VHNOXE .DQWH GL %RXORJQH &HGULF )DELHQ &DHQ PHPEHOL .DQWH GDUL %RXORJQH WDQSD SHUOX PHQJHOXDUNDQ XDQJ VHSHVHU SXQ 1DPXQ .DQWH PXODL PHPEDLN VLVL ¿QDQVLDOQ\D GDQ PHQJJDQWL NHQGDUDDQ VNXWHUQ\D GHQJDQ PRELO EHNDV 5HQDXOW 0HJDQH 7LGDN KDQ\D LWX SHUPDLQDQQ\D SXQ VHPDNLQ PHQLQJNDW GDQ PHPEDZD &DHQ SURPRVL GDUL 'LYLVL ,, NH /LJXH 3HODWLK 2O\PSLTXH 0DUVHLOOH VDDW LWX 0DUFHOR %LHOVD PHQJLQJLNDQ .DQWH NDUHQD FDUDQ\D PHPEHULNDQ XPSDQ GDQ PHOHSDVNDQ WHPEDNDQ 1DPXQ /HLFHVWHU \DQJ OHELK EHUXQWXQJ PHQGDSDWNDQQ\D 5DQLHUL SXQ WDN WDKX EDJDLPDQD PHQJDWXU .DQWH \DQJ WDN SHUQDK EHUKHQWL EHUODUL GL ODSDQJDQ ³6D\D SHUQDK ELODQJ ³+H\ 1¶*ROR SHODQ SHODQ WDN SHUOX WHUXV PHQJHMDU EROD 2. ´ WXWXU 5DQLHUL ³'LD PHQMDZDE ³2. ERV ´ ³6HSXOXK GHWLN NHPXGLDQ VD\D OLKDW GLD VXGDK EHUODUL ODJL ´ lanjut pelatih asal Italia itu seperti dikutip Associated Press. 3HUDQ EHVDU .DQWH GL /HLFHVWHU WLGDN KDQ\D PHQMDGLNDQ NOXE LWX MXDUD 6HSHUWL NLVDK GRQJHQJ /HLFHVWHU ELVD PHPEDOLNDQ VHPXD SUHGLNVL GHQJDQ PHQMDGL NOXE \DQJ WDN GLXQJJXONDQ QDmun berhasil mencapai podium tertinggi. Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps pun terpikat dengan cerita dongeng itu. .DQWH DNKLUQ\D PHPDLQNDQ GHEXW LQWHUQDVLRQDOQ\D VDDW /HV Bleus menang 3-2 atas Belanda Maret lalu. Empat hari kemuGLDQ GLD PHQFHWDN JRO SHUWDPD GL WLPQDV \DQJ PHPEDZD 3UDQFLV PHQDQJ DWDV 5XVLD ,WX PHQMDGL KDGLDK XODQJ WDKXQQ\D \DQJ NH SDGD 0DUHW z Yudi Winanto
MBP/ap
Pemain timnas Prancis (dari kiri ke kanan)Moussa Sissoko, Dimitri Payet, N’Golo Kante dan Alexandre Lacazette. N’Golo Kante menjadi bintang baru Prancis meski sebelumnya tidak difavoritkan.
28 6 - 12 Juni 2016
Pembelaan Diri K A S U S dopi ng ya ng be r j a l a n sistematis, mengguncang dunia olahraga Rusia. Setelah sejumlah atletnya dikenai sanksi oleh badan anti doping internasional, muncul seruan untuk melarang atlet negara itu tampil di Olimpiade musim panas di Rio de Janeiro, Brazil, Agustus mendatang. Ratu lompat galah Rusia Yelena Isinbayeva telah menyiapkan langkah hukum bila negaranya dilarang tampil di Olimpiade Rio atau dirinya tidak diperbolehkan mengikuti ajang empat tahunan multi event itu. Langkah hukum itu dianggap sebagai pembelaan diri yang tepat menghadapi generalisasi kasus itu. “Ini melanggar hak asasi, diskriminasi,” tegas pemilik rekor dunia ompat MBP/ap Atlet lompat galah Rusia Yelena Isinbayeva. galah 5,06m itu.
Hingga saat ini federasi atletik internaional IAAF masih menjatuhkan sanksi pada Rusia. Sanksi itu diberlakukan menyusul laporan badan anti doping dunia WADA November lalu. Tapi IAAF akan bersidang bulan depan untuk memastikan boleh tidaknya Rusia tampil di Olimpiade. “Dalam kasus pandangan negatif terhadap kami, saya secara pribadi telah menyiapkan tuntutan pada pengadilan internasional tentang pelanggaran hak asasi. Saya cukup yakin akan memenangkan kasus ini,” tegas atlet berusia 33 tahun itu. Landasan atlet peraih dua medali emas Olimpiade itu adalah, bukti bahwa dirinya lolos tes obat terlarang. Dengan demikian berdasarkan empat bundel dokumen itu, dia berhak tampil di Olimpiade Rio, laporan Associated Press. z Yudi Winanto
Keamanan Pembalap RISIKO kecelakaan atau yang berakibat fatal meninggal dunia, potensial terjadi di balapan Formula 1. Maka faktor keamanan pembalap menjadi isu penting dalam balapan jet darat itu musim. Ditengah rencana sejumlah tim menggunakan penutup kokpit untuk melindungi pembalap dari kemungkinan benturan, muncul insiden dalam sesi latihan balapan di Grand Prix Monaco. Sejumlah pembalap mengalami kecelakaan yang diakibatkan oleh lepasnya penutup lubang pembuangan air di jalan akibat dilindas mobil F1. Salah satunya menimpa Jenson Button. Pembalap Inggris yang membela tim McLaren-Honda itu marah dan menyesalkan insiden itu. Insiden itu bermula setelah mobil Nico Rosberg kempis bannya setelah melindas tutup saluran air. Sialnya tup saluran itu terbang dan menjadi menjadi proyektil dan menghajar bagian sayap depan mobil Button “Kami beruntung, itu hanya merusak mobil saja,” ungkap pembalap Inggris itu kepada Associated Press. “Kami sudah terbiasa dengan ancaman bahaya pada kompetisi ini. Tapi bila sebuah penutup saluran air terbang ke udara saat lomba dengan mobil terbuka seperti ini, itu sangat berbahaya.” “Insiden seperti ini semoga tidak berulang kembali. Untungnya penutup saluran air itu terbang tidak terlalu tinggi,” tambah pembalap berumur 36 tahun itu.
Isu penutup kokpit pun kembali mengemuka kendati tak sedikit yang menentangnya. Pembalap Spanyol Fernando Alonso pun menyepakati dipakainya piranti tersebut meski hasilnya mobil F1 menjadi tertutup alias tidak kelihatan pembalapnya.
“Saya leih menginginkannya seteah mengalami kecelakaan di Grand Prix Australia,” tegas rekan setim Button itu. “Efeknya, pembalap memang akan sulit keluar dari kokpit.” z Yudi Winanto
MBP/ap
Pembalap McLaren-Honda Jenson Button. 6 - 12 Juni 2016
29
OLAHRAGA
Panti Asuhan Dharma Jati
Lahirkan Lifter Nasional PANTI Asuhan (PA) Hindu Dharma Jati II sejak lama sukses menelorkan lifter untuk Kota Denpasar, Bali, dan tim nasional Indonesia. Atlet angkat besi itu berasal dari keluarga miskin seperti Ketut Banat Ariana. Pembinaan model ini dilakukan hingga sekarang. Sebelum generasi Banat muncul atlet angkat berat Ketut Widana dan Wayan Dana. Kini, sekitar 15 anak penghuni PA Dharma Jati berlatih angkat besi. Mereka diharapkan mampu meneruskan prestasi tinggi yang telah diukir seniornya. Berlatih angkat besi sangat cocok bagi penghuni panti asuhan, sebab mereka umumnya berasal dari pedesaan dan memiliki otot yang kuat. ‘’Selain menggeluti angkat besi, mereka juga belajar seni tabuh dan tari, serta pertukangan,’’ ungkap Pendiri PA Dharma Jati, I Wayan Nika, di Denpasar pekan lalu. Bagi yang hobi angkat besi, pihak PA menyiapkan asupan gizi yang memenuhi standar, seperti mengkonsumsi telur dan susu. Ada saja orang yang iklas membawakan telur ke panti. Nika percaya ini semua sudah diatur oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Dia mempunyai pengalaman ketika 11 anak penghuni panti asuhan akan melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi yang memerlukan biaya ratusan juta rupiah. ‘’Astungkara, ada tamu asal Australia menyumbang Rp 400 juta,’’ kenang suami Ni Nyoman Suasti ini. Nika bangga alumnus panti asuhan menjadi lifter terke-
nal. Karena menekuni angkat besi Banat tampil di Rusia sebagai persiapan merebut tiket ke Olimpiade Rio de Janeiro 2016 di Brazil. ‘’Kalau tak jadi lifter, tak mungkin dia bisa keliling mancanegara,’’ ucapnya. Para penabuh dan penari asuhannya juga banyak yang tampil keliling dunia, sedangkan alumnus lainnya ada yang bekerja di luar negeri. Pihaknya hanya mau menerima anak yang masih duduk di bangku SD. Pria kelahiran Bakas, Klungkung, 15 Oktoebr 1946, ini menolak siswa SMP karena sudah memasuki usia puber sehingga susah diatur. Itu dilakukan karena PA menanamkan pembentukan karakter sejak usia dini, dengan menekankan sikap rajin dan jujur. PA Dharma Jati pernah menampung 450 anak yang tersebar di PA Dharma Jati II Denpasar (300) dan PA Dharma Jatim I Klungkung (150). Padahal kala itu (1995-1997) ekonomi serba sulit. Sekarang, PA Dharma Jati II dihuni 70 anak, sedangkan PA Dharma Jati I di Desa Bakas, Banjarangkan, Klungkung, menampung 35 siswa. Menurut pelatih angkat besi Nengah Ariasa, talenta anak-anak panti cukup potensial. Pada umur 10-11 tahun diberikan latihan pola permainan, dan memasuki 12 tahun diberikan teknik. Pelatihan sejak dini membuat anak panti seperti Komang Kardewi, Kadek Novi Andani, dan Ni Luh Putu Eka mendominasi atlet angkat besi Bali. z Daniel Fajry
MBP/nel
Pendiri Panti Asuhan Hindu Dharma Jati II Denpasar, Wayan Nika (tengah), bersama anak-anak yang menekuni angkat besi.
30 6 - 12 Juni 2016
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
PDI PERJUANGAN - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar kegiatan try out Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) secara serentak di seluruh Indonesia pada Sabtu (21/5). Di Kabupaten Tabanan, kegiatan uji coba ini dipusatkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria. Menariknya, jumlah pesertanya dua kali lipat dari kuota yang dijatahkan DPP PDIP yakni 1.403 peserta. Mereka merupakan para siswa dari sekolahsekolah yang ada di Tabanan.
SERAHKAN KUNCI - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri didampingi Wabup Wayan Artha Dipa, Sabtu (21/5) menyerahkan kunci bedah rumah kepada dua KK miskin di Desa Tri Buana, Kecamatan Abang, Karangasem. Penyerahan rumah sederhana itu terkait program 100 hari kerjanya. Di desa Tribuana, tahun ini hanya dua KK memperoleh bantuan bedah rumah dari APBD Karangasem. Satu bedah rumah diterima warga Banjar Ngis Kaler pasangan suamiistri Made Riris dan Ketut Keci.
MBP/ist
BPD BALI - Rangkaian HUT ke -54 Bank BPD Bali, pimpinan dan karyawan Bank BPD Bali Cabang Negara akhir pekan lalu menggelar sejumlah kegiatan sosial. Selain menyerahkan bantuan sembako ke Panti Asuhan di Melaya, jajaran Bank BPD Cabang Negara juga mengadakan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) menggandeng warga dan siswa di Berangbang, Negara. Sejumlah bantuan berupa sembako bagi anak-anak Panti Asuhan Sanatana Dharma, Melaya diserahkan langsung oleh Kepala Bank BPD Cabang Negara, IGB Susrama, Kamis (19/5).
MBP/ist
TATAP MUKA - Tersendat-sendatnya honor maupun nafkah para bendesa adat di Badung, dipastikan takkan terjadi lagi. Hal ini karena Bupati Badung Nyoman Giri Prasta tengah membuat formula terkait dengan pembayaran gaji ini. Hal tersebut mengemuka saat Bupati Badung menggelar tatap muka dengan kalangan bendesa adat, perbekel, pekaseh, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya di ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Senin (23/5). “Kami telah membuat formula soal nafkah bendesa adat termasuk pekaseh. Dengan begitu, honor maupun nafkah ini akan cair tepat waktu,� tegas Giri Prasta.
6 - 12 Juni 2016
31
A KT I V I TA S
MBP/ist
IGTKI - Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) menggelar hari ulang tahun ke 66, Sabtu (21/5). Acara yang diselenggarakan di wantilan Pura Tirta Empul itu, diikuti ribuan guru TK dari berbagai daerah di Bali. Rangkaian acara HUT tersebut diisi sejumlah lomba yang menyengkut pembelajaran. Selanjutnya pada puncak HUT dilaksanakan pemotongan tumpeng yang dipimpin Sekda Gianyar IB. Gaga Adi Saputra.
MBP/ist
JRO SUTIAWATI - Jro Sutiawati siap melayani kembali pasien dengan metode pengobatan baru. Dalam proses pengobatannya, Jro Sutiawati selalu menggunakan sarana minyak pawisik yang diperolehnya dari bisikan/wahyu Tuhan ketika dirinya mengobati penyakit dengan berbagai keluhan penyakit medis dan non medis.Selain menggunakan minyak pawisik, Jro Sutiawati juga menggunakan indra keenam yang dimilikinya sejak kecil.
MBP/ist MBP/ist
DOSMAN - Para alumnus SMA N 1 Gianyar (Dosman) Angkatan 91, Sabtu (21/5) menyelenggarakan reuni akbar Jubelium Perak 25 Tahun bertempat di Balai Budaya Gianyar. Tampak hadir Wakil Bupati Gianyar, I Made Mahayastra yang juga merupakan salah satu alumni 91 SMA N 1 Gianyar. Ketua Panita Penyelenggara, Made Arya Amitaba, yang saat ini juga sebagai Direktur Utama PT. BPR Sukawati Panca Kanti (BPR Kanti) mengatakan, reuni ini merupakan salah satu sarana sebagai ajang silaturahmi para alumnus SMA N 1 Gianyar.
32 6 - 12 Juni 2016
SENATOR WEDAKARNA - Dengan adanya aspirasi berupa surat resmi dan petisi dari 35 (tiga puluh lima) warga adat Hindu di Desa Kedonganan, Kuta kepada Komite III DPD RI Bidang Agama, Budaya dan Kesra yakni Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, membuat wakil rakyat Bali di pusat turun ke lapangan. Adapun masalah yang mengemuka terkait dengan keberatan warga adat atas aktivitas yang dilakukan oleh penghuni Asrama Mahasiswa Islam di Gang Kelapa Buntu, Kedonganan, Kuta yang melakukan kegiatan rutin tanpa izin dari warga adat Kedonganan, terlebih aktivitas itu sudah mengganggu jalur jalan swadaya umat Hindu dan meresahkan masyarakat.
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR – Pemkot Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar kembali menggelar Petinget Rahina Tumpek Landep dengan tema “Revitalisasi Peradaban Logam Menuju Denpasar Kota Cerdas” pada tanggal 31 Mei - 3 Juni mendatang. Untuk mempersiapkan kegiatan tersebut, dilakukan rapat persiapan dengan instansi terkait seperti DKP, PD Parkir, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, RPKD, Dinas Kebudayaan, Museum Bali dan lain-lain.
MBP/ist
TEKEN MOU - Serangkaian kegiatan 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Akademi Farmasi Saraswati Denpasar meneken MoU dengan Pemkab Karangasem. Naskah MoU ditandatangani Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Direktur Akademi Farmasi Saraswati Denpasar Drs. I Gede Made Saskara Edi, M.Psi, Apt., Selasa (24/5).Penandatanganan dipusatkan di UPTD Pertanian, Kecamatan Rendang. Bupati saat itu didampingi Wakil Bupati Wayan Artha Dipa.
MBP/ist
BINCANG SEHAT - Maha Vihata dan Pusdiklat Buddha Maitreya Bali, Minggu (22/5) menggelar bincang-bincang sehat vegetarian. Selain melaksanakan bincang sehat, kegiatan dalam rangka memperingati hari raya Waisak 2560 ini, juga digelar kegiatan donor darah dan vegan food bazzar. Menurut Ketua DPD Majelis Pandita Buddha Maitreya (Mapanbumi) Indonesia, Pandita TJong Adhisunyata didampingi Joko Ryanto selaku ketua panitia, inti dari kegiatan ini adalah ingin memperkenalkan pola hidup sehat dan juga memperkenalkan vegetarian serta memasyarakatkan pola hidup vegetarian.
MBP/ist
UNIVERSITAS MAHENDRADATTA - Universitas Mahendradatta bekerja sama dengan Indonesia - India Language Center (IILC) kembali menghadirkan pagelaran Olimpiade Bahasa Inggris IV Tahun 2016 tingkat SMP/ SMA/SMK di sembilan kabupaten/kota se–Bali. Pagelaran yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini merupakan ajang bergengsi yang didukung oleh Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Komite III Bidang Pendidikan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E. (M.Tru), M.Si.
6 - 12 Juni 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
BPR PADMA - PT BPR Padma merayakan hari jadi yang ke-11, Senin (23/5) di Kantor Cabang Tabanan. Serangkaian perayaan HUT ke-11 BPR Padma melaksanakan beberapa kegiatan seperti Corporate Social Responsibility (CSR), Sabtu (9/4) melibatkan Perbekel Br. Pangkung Delod Peken Tabanan, I Gede Komang Restan Wisnawa. Kegiatan CSR ini menyasar salah satu warga kurang mampu atau masyarakat miskin. Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai serta sembako.
TRY OUT PDIP - DPC PDI-P Karangasem, Sabtu (21/5) juga menggelar try out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Karangasem. Try out dibuka Ketua DPC I Gede Dana, S.Pd. M.Si., ditandai dengan penyerahan soal. Kegiatan diikuti ratusan orang. Gede Dana mengatakan, kegiatan try out dipelopori PDI-P. Tujuannya, sebagai langkah kongkret bergerak bersama dalam rangka mempercepat mencerdaskan anak-anak bangsa, sebagaimana dipesankan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.
MBP/ist
MBP/ist
UNWAR - Untuk kali pertama Unwar Denpasar menjalin kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI. Naskah kerja sama ditandatangani Rektor Unwar, Prof. Dewa Putu Widjana bersama Kepala BKKBN RI, Dr. Surya Chandra Surapaty, MPH.,Ph.D., Selasa (24/5). Acara penandatanganan naskah kerja sama juga disaksikan para wakil rektor, dekan di lingkungan Unwar, Kepala BKKBN Prov. Bali, Ida Bagus Wirama, S.H., M.Kes. serta Bendahara Yayasan Kesejahteraan Korpri Prov. Balai, Cok. Istri Raka Indrawati, S.E.
PEMKAB BADUNG - Menyadari promosi pariwisata merupakan salah satu bentuk investasi yang amat strategis dalam menjaga image serta citra destinasi dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam sepekan ini melakukan Sales Mission di Australia. Sales mission ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Badung bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung dengan menggandeng industri pariwisata serta maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia.
34 6 - 12 Juni 2016
A KT I V I TA S
MBP/ist
DPRD KLUNGKUNG - Status tanah di Desa Sakti dan MBP/ist
SMKN 1 DENPASAR - SMKN 1 Denpasar kembali mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional yang kali ini berlangsung di Kota Malang pada tanggal 22 s.d 28 Mei 2016. Sebanyak sembilan siswa sekolah di bawah kepemimpinan I Ketut Suparsa, S.T., M.T. ini mewakili Provinsi Bali dengan sekolah peserta terbanyak. Mereka mengikuti sembilan mata lomba. Keberangkatan mereka ke Malang dilepas Kepala SMKN 1 Denpasar I Ketut Suparsa, S.T.,M.T. didampingi Wakasek, Sabtu (21/5) lalu.
Bunga Mekar yang digarap masyarakat Nusa Penida belum ada kejelasan sampai sekarang. Tanah itu masih menjadi sengketa antara masyarakat Nusa Penida dan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VIII Denpasar. Untuk mencegah permasalahan terus meluas, Komisi I DPRD Klungkung turun langsung ke Nusa Penida, Selasa (24/5).
MBP/ist
MBP/ist
TURUN LAPANGAN - Penasaran atas lambatnya Pemkab Gianyar dalam penanganan revitalisasi dua pasar di Gianyar yakni Pasar Seni Sukawati dan Pasar Seni Ubud yang terbakar beberapa bulan lalu akhirnya membuat Senator DPD-RI Bidang Kesra, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, turun ke lapangan. Sejumlah temuan baru akhirnya menjawab rasa penasaran publik terkait kesan lambatnya birokrasi atas Pasar Ubud dan pedagang yang menjadi korban kebakaran.
PERCONTOHAN - Keberhasilan Unit Layanan Pelelangan (ULP) Kabupaten Badung sebagai percontohan tingkat nasional oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP), menarik perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Selasa (24/5), KPK mengirimkan empat orang stafnya untuk mewawancarai secara khusus Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengenai komitmennya dalam proses modernisasi pengadaan barang dan jasa melalui ULP sebagai center of excellent. 6 - 12 Juni 2016
35
KRIMINAL
Polresta Denpasar menggelar barang bukti narkoba MBP/dok
Sindikat Narkoba Internasional Sasar Pasar Bali
B
ali satu dari empat daerah yang menjadi pasar narkoba internasional. Daerah lainnya adalah Jakarta, Batam dan Surabaya. Dominan penyelundupan narkoba itu melalui darat. ‘’Ada juga transaksi di tengah laut, tetapi di Bali belum ada. Kalau di Bali masih lewat darat yang dominan,’’ ujar Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, pekan lalu. Brigjen Suastawa mengatakan, jalur perdagangan dan penyelundupan sabusabu (SS) serta ineks sumber utamanya dari Cina. Juga ada dari India. Dari Cina barang terlarang tersebut dikirim ke Taiwan, Hongkong dan Filipina. Selanjutnya dari tiga negara tersebut dikirim ke Singapura, Batam, Jakarta, Surabaya dan Bali. Dari Bali lalu dikirim ke Australia. Untuk heroin, jalurnya dari Bangkok langsung dikirim ke Bali. Namun, ada
36
6 - 12 Juni 2016
juga dikirim lewat Singapura, Jakarta dan berakhir di Pulau Dewata ini. ‘’Yang paling mengkhawatirkan Bali jadi tujuan sindikat kokain beberapa negara, Hongkong, Malaysia, Chile, Columbia, Bolivia, Meksiko, Peru dan Brazil. Kalau kita tidak membentengi diri maka jadi bulan-bulanan yang mengancam generasi penerus bangsa ini. Pariwisata, salah satu penyebab tingginya peredaran narkoba di Bali,’’ tegas Suastawa. Dalam mengedarkan narkoba, sudah ada perubahan strategi. Bandar besar hanya menjual paket narkoba skala kecil, tetapi jumlahnya banyak. ‘’Sekarang susah nyari barang bukti narkoba jumlahnya banyak. Paling paket kecil-kecil saja. Karena kalau jual paket kecil, mereka bisa dihukum ringan bahkan direhabilitasi. Itu taktik mereka sekarang,’’ ujarnya. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar
Kompol Gede Ganefo mengaku sangat prihatin begitu banyak orang yang ditangkap karena narkoba. Oleh karena itu, ia menyatakan perang terhadap narkoba. Kejahatan narkoba itu berada di bawah permukaan, kalau tidak aparat yang gencar menangkap, jaringan mereka tambah besar. ‘’Dari Januari sampai 17 Mei 2016, kami menangkap 156 tersangka. Dengan terus ditangkapnya mereka, mudah-mudahan jumlahnya semakin berkurang,’’ tegas Ganefo. Hingga saat ini narkotika yang masih laris yaitu SS, ganja, ekstasi, kokain, hasish dan lysergyc acid diethylamide (LSD) yang berbentuk lembaran. ‘’Kalau jenis lainnya belum beredar di Bali. Selain itu, modusnya tetap sama yakni dibungkus plastik. Kalau dibungkus kulit permen sudah pernah kami tangkap,’’ ungkap Ganefo. z Ngurah
Kandang Ayam pun Disulap Jadi Kafe BERITA mengejutkan datang dari gedung wakil rakyat di Renon. Salah satu anggotanya ternyata positif narkoba, sesuai hasil tes urine dari BNN Bali. Ini baru satu, mungkin di tempat lainnya ada lagi. Sebab, data BNN Bali menyebutkan bahwa peredaran narkoba di Bali sudah sangat masif. Artinya, tidak ada satu pun kabupaten/kota di Bali yang bebas narkoba. Di Jembrana, misalnya. Dari tahun ke tahun jumlah pelaku terus meningkat. Data dari Sat Narkoba Polres Jembrana menyebutkan, tahun 2015 ada 8 kasus narkoba. Namun, awal tahun 2016 saat operasi pemberantasan narkoba, lebih dari 10 kasus yang ditangani. Jumlah ini terus meningkat dari tahun 2014 lalu hanya dua kasus yang ditangani. Hotel melati serta kos-kosan, menjadi lokasi aman para pemadat ini. Dari belasan pelaku pengguna narkoba yang diamankan tahun ini, sebagian besar bekerja sebagai pelayan kafe. Kafe di Jembrana menjadi tempat hiburan malam yang semakin menjamur. Tempat hiburan ini merambah hingga ke desa. Dari penelusuran Majalah Bali Post, dalam kurun 10 tahun terakhir di Jembrana hanya beberapa wilayah yang menjadi tempat berkembang kafe khususnya tempat wisata. Kafe-kafe dengan bangunan semipermanen terkelompok dalam satu lokasi seperti di Delodberawah. Puluhan pekerja wanita menggantungkan hidup dari bisnis malam ini. Dari hasil menjual bir. ‘’Saya dibayar per botol, kalau satu botol harganya Rp 55 ribu, saya dapat Rp 10 ribu,’’ aku seorang cewek kafe ditemui, belum lama ini. Selain di Delodberawah, di Desa Baluk dan Kelurahan Gilimanuk juga terdapat sejumlah kafe. Di luar kawasan wisata itu, juga terdapat kafe yang lokasinya jauh dari permukiman penduduk. Seperti salah satu kafe di dalam kebun di salah satu desa. Kafe ini dulunya merupakan kandang ayam. Setelah dipoles sedikit, kini menjadi kafe yang setiap malam ramai pengunjung. Kepala BNN Kabupaten Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan narkoba merupakan musuh terbesar bangsa, jadi seluruh elemen masyarakat harus ikut waspada. Kembang yang juga Wakil Bupati Jembrana dalam setiap kesempatan bertatap muka dengan masyarakat juga menyelipkan ceramah terkait bahaya narkoba. Sementara Denpasar menduduki peringkat satu transaksi narkoba. Tingginya kasus narkoba
di Denpasar menjadi perhatian sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Terhadap kondisi ini, Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kota Denpasar Wayan Gunawan mengatakan, keberadaan kafe di Denpasar bisa dilihat dari dua kategori. Ada yang berizin dan beberapa belum mengantongi izin. ‘’Khusus untuk kafe, sebenarnya secara mandiri belum ada izinnya. Mereka justru masuk ke izin restoran. Untuk bisa mendapatkan izin ini, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi,’’ katanya. Terkait yang tidak berizin, sebenarnya lebih banyak akibat tidak terpenuhinya beberapa kriteria yang ada. Namun, kini setelah ada kerja sama tiga menteri, usaha kecil seperti itu bisa mencari izin UKM di kecamatan. Sementara antisipasi yang dilakukan dalam menekan jumlah peredaran narkoba di Denpasar, pihaknya akan menggandeng BNN Kota Denpasar dalam melakukan berbagai tindakan. Pertama yang bisa dilakukan, yakni penyuluhan, kemudian dilakukan pembinaan dan bila ada indikasi kasus hukum, seperti penyalahgunaan narkoba, sudah menjadi kewenangan aparat hukum. Sebelumnya, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga juga akan melakukan terobosan dalam upaya mengantisipasi penyebaran narkoba di kalangan remaja. Langkah itu yakni akan memberlakukan surat keterangan bebas narkoba untuk dijadikan persyaratan melanjutkan ke jenjang pendidikan SMA/SMK dan perguruan tinggi yang ada di Kota Denpasar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi para pelajar terjerumus dalam kasus narkoba. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, surat keterangan bebas narkoba sebagai persyaratan melanjutkan sekolah maupun perguruan tinggi sangat efektif untuk mengantisipasi maupun mengurangi masyarakat menggunakan narkoba. Tidak hanya itu, Rai Mantra meminta membentuk gerakan Sekolah Bebas Narkoba. Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Tabanan AKP I Made Maha Atmaja, S.H. mengatakan umumnya narkotika beredar di kalangan pemuda. Dari data Sat Narkoba Polres Tabanan, kasus narkoba tahun 2014 berjumlah 43 kasus dengan 17 tersangka, sedangkan tahun 2015 hanya 11 kasus. z Pusat Data
Tabanan Masuk Empat Besar BALI belum masuk daerah darurat narkoba. Walaupun kenyataannya Bali merupakan salah satu dari empat wilayah di Indonesia jadi sasaran sindikat narkoba internasional. Selain menjadi pasar, Bali juga jadi tempat transit narkoba dari Thailand menuju kawasan Australia. Fenomena ini tentu harus menjadi perhatian pemerintah bersama aparat penegak hukum lainnya. Apalagi peredaran di Bali sudah sampai ke pelosok seiring kehadiran kafe yang juga sampai ke pelosok desa. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa menyatakan, Denpasar merupakan wilayah yang paling tinggi tingkat peredaran narkobanya. Selanjutnya disusul Badung, Gianyar, Buleleng dan Tabanan. ‘’Kenapa Denpasar paling tinggi karena pusat perekonomian, pariwisatanya terus berkembang, banyak tempat hiburan malam dan tempat kos-kosan. Selain itu pengedar narkoba juga menyasar masyarakat yang ekonominya mapan,’’ ujarnya. Sementara untuk pengungkapan kasus paling banyak yaitu Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, disusul Gianyar, Klungkung dan Bangli. Mantan Dir. Binmas Polda Bali ini menegaskan, kepolisian harus gencar atau aktif melakukan penangkapan. Pasalnya, kejahatan narkoba itu berada di bawah permukaan, sehingga aparat penegak hukum harus berupaya maksimal. ‘’Kasus narkoba akan muncul kalau ada penangkapan. Tidak mungkin ada orang melapor jual narkoba. Oleh karena itu harus aktif melakukan pengungkapan,’’ ucap Suastawa. z Ngurah
6 - 12 Juni 2016
37
PA R I W I S ATA
Lembah Antugan yang
L
embah Banjar Antugan Desa Jehem, Tembuku, Bangli dapat menjadi pilihan bagi para pecinta alam dalam berlibur. Bahkan, jika bosan dengan objek wisata di lingkungan perkotaan, wisata baru ini dapat dimasukkan dalam agenda perjalanan Anda. Untuk sampai di tujuan wisata ini, hanya dibutuhkan waktu tempuh sekitar 20 menit dari Kota Bangli. Pencinta treveling sepenuhnya dihadapkan dengan jalan yang mulus. Dalam perjalanan,
38 6 - 12 Juni 2016
mata terlebih dulu dimanjakan dengan hijaunya pepohonan yang bersorak ria akibat terhempas angin. Sesaat sampai di tujuan, pemandangan eksotik langsung menghipnotis pikiran. Lembah curam dengan ketinggian sekitar 300 meter di jalur Tukad Melangit tampak membentang panjang. Di sisi timur dan baratnya dihiasi hijaunya pepohonan hingga memberikan kesan sejuk. Demikian juga dengan semilir angin yang memancarkan suasana tenang. Hirup-pikuk keramaian, tak nampak di lokasi ini. Perasaan terasa menyatu dengan
alam yang masih perawan. Objek ini sangat cocok dijadikan backround bagi komunitas yang ingin mencari tempat foto ekstrem. Pengunjung tak harus masuk ke semak-semak untuk mencari pemandangan terbaik. Melainkan hanya naik ke bangunan panggung yang terbuat dari bambu dan kayu yang berisi anjungan sepanjang lima meter mengarah ke tengah lembah. Dari lokasi ini, terlihat jelas pepohonan yang berada di bawahnya. Pengunjung yang datang ke objek ini
Menghipnotis lebih banyak berusia muda. Selain mengabadikan momen perjalanannya dengan foto fose biasa, ada pula yang nekat melakukan aksi loncat di atas anjungan. Hal ini pun sangat memacu adrenalin. Salah satu pemuda Banjar Antugan Putu Ediana Putra (27), menuturkan awalnya panggung tersebut hanya dijadikan tempat kumpul-kumpul oleh pemuda sekitar. Akan tetapi, melihat pemandangan yang sangat eksotik, foto yang diambil diunggah ke media sosial. Sejak itulah pengunjung datang silih berganti. “Awalnya hanya iseng-iseng upload ke
medsos. Ternyata sejak sebulan lalu, banyak yang berkunjung ke sini,” tuturnya. Kunjungan, kata dia tak hanya datang dari Kabupaten Bangli saja. Namun juga dari sejumlah daerah pariwisata lainnya, seperti Ubud, Badung dan Denpasar. Bahkan, saat hari libur tiba, wisatawan asing juga banyak yang berdatangan. “Kalau hari libur, pengunjung yang datang sampai ratusan. Tiket masuk seikhlasnya,” katanya seraya menyampaikan lahan objek tersebut merupakan milik salah satu warga setempat, I Made Arta.
Di balik meningkatnya jumlah kunjungan, objek ini ternyata belum didukung fasilitas yang memadai. Atas kondisi itu, perhatian pemerintah pun sangat diharapkan. Salah satu pengunjung, Devi menuturkan objek wisata ini sangat baik untuk PHODNXNDQ DNVL VHO¿H NDUHQD SHPDQGDQJDQ yang ditawarkan sangat memesona. “Tempat ini sangat menantang, sangat cocok unWXN PHQJXML DGUHQDOLQ 8QWXN VHO¿H VDQJDW bagus,” cetusnya. z Sosiawan
Objek wisata baru di Banjar Antugan Desa Jehem Tembuku. Keindahan lembah yang ditawarkan sejak sebulan lalu menjadi incaran penggemar foto.
6 - 12 Juni 2016
39
A KT I V I TA S
MBP/ist
WABUP KARANGASEM - Guna meningkatkan kinerja dan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan kegiatan serta memberikan pelayanan pada masyarakat di lingkungan Pemkab Karangasem, Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa melakukan kunjungan kerja Senin (23/5). Kunjungan didampingi Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) yang difasilitasi Bagian Organisasi Setda Karangasem mengumpulkan pegawai di dua SKPD, Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan.
WABUP TABANAN - Penyusunan draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tabanan yang mengacu pada Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) telah rampung. Selasa (24/5), draf tersebut diserahkan Wakil Bupati (Wabup) Tabanan I Komang Gede Sanjaya ke DPRD untuk dibahas dan disempurnakan. Draf diserahkan kepada Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi disaksikan dua Wakil Ketua, I Wayan Gindera dan Ni Nengah Sri Labhantari, serta anggota dari Fraksi PDI-P.
MBP/ist
MBP/ist
YAYASAN DWIJENDRA - Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar M.S. Chandra Jaya, Kamis (19/5) melantik dan mengambil sumpah sembilan pejabat baru di lingkungan Yayasan Dwijendra Pusat. Pelantikan diawali dengan upacara majaya-jaya, yang di-puput Ida Pedanda Gede Pasuruan Manuaba dari Griya Magelung, Sangeh.
BUPATI TABANAN Program ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tabanan mendapat apresiasi dari tim iNewsmaker Awards 2016. Selaku pejabat pemerintah, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyisihkan ratusan pejabat lainnya di Indonesia. Pada penghargaan tersebut, Bupati Tabanan satu-satunya bupati yang memperolah iNewsmaker Awards. Sebelumnya hanya Wali Kota Semarang yang meraih penghargaan ini. Acara penganugerahan iNewsmaker Awards 2016 dilaksanakan Selasa (24/5) dan disiarkan langsung stasiun TV nasional berjaringan iNews TV. Acara diadakan di Studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengusung tema ‘’Satukan Indonesia’’
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40 6 - 12 Juni 2016
MBP/ist
MBP/ist
FE UNHI - Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Unhi divisitasi oleh tim asesordari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Visitasi atau asessment lapangan itu berlangsung selama tiga hari, 24-26 Mei 2016. Asesor tersebut Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak., CA., dari Universitas Negeri Surakarta (UNS) dan Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si. Akt., dari UKSW.Kedatangan tim asesor BAN-PT, Rabu (25/5) diterima Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Dr. A.A. Ngurah Sadiartha, WR II Unhi Prof. Dr. Ida Ayu Yadnyawati, mewakili Rektor Dr. IB Dharmika.
FH UNWAR - FH Unwar mengundang sejumlah stakeholders untuk mematangkan penyusunan kurikulum baru berbasis KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT). Mereka terlibat dalam semiloka dua hari yang diadakan di luar kampus tepatnya di Resto Apung, Kedisan, Kintamani, Bangli.Ketua Panitia I Made Minggu Widyantara, S.H., M.Hum. menjelaskan, semiloka diikuti 62 orang dari unsur dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan dan pegawai FH Unwar. Sebelumnya, FH Unwar menerapkan KBK yang kini disempurnakan dengan pendekatan student centre.
MBP/ist
IHDN DENPASAR - Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penerangan Agama IHDN Denpasar sudah pernah PHQJKDVLONDQ NDU\D EHUXSD LNODQ GDQ ¿OP \DQJ GLELQD ROHK , Gusti Ayu Ratna Pramesti Dasih, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Jurusan Komunikasi dan Penerangan Agama. Selain itu, karya tulis mahasiswa dalam bentuk tabloid Warta Dharma Duta pimpinan redaksi NiMade Yuliani di lingkungan Fakultas Dharma Duta yang mengambil tema tentang perjuangan I Gusti Bagus Sugriwa saat memperjuangkan pendidikan Agama Hindu, juga menjadi titik awal munculnya ide dari I Gusti Ngurah Pertu Agung selaku Sekertaris Jurusan Komunikasi dan Penerangan Agama untuk membuat ¿OP PHQJHQDL SHUMXDQJDQ , *XVWL %DJXV 6XJULZD
MBP/ist
UNIVERSITAS NGURAH RAI - Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan mengantisipasi ancaman teroris yang makin marak di dunia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ngurah Rai bekerja sama dengan Consulate General of India (CGI) dan Indonesian Assocation for Public Administration (IAPA) menggelar Kuliah Umum Internasional (Studium Generale) dengan tema ‘’The Observance of Anti Terrorism Day’’.
6 - 12 Juni 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
FOURSMA - Peserta Olimpiade Sain Nasional (OSN) dari SMAN 4 Denpasar (Foursma) tampil maksimal dalam OSN 2016 di Palembang, 15-21 Mei 2016. Dari sembilan siswa Foursma yang berlaga dalam OSN tersebut, enam orang berhasil meraih medali yakni satu medali perak dan lima medali perunggu. Hal itu disampaikan Kepala SMAN 4 Denpasar Dr. I Wayan Rika, M.Pd. didampingi Wakasek Kesiswaan Made Sudana, Wakasek Humas Ni Wayan Sasih Artini, Wakasek Sarana Prasarana Made Subawa, Wakasek Kurikulum IB Sudirga dan Koordinator Club Mata Pelajaran I Dewa Putu Ngurah, Selasa (24/5).
IHDN DENPASAR - Gelar Yudisium XVIII, Fakultas Dharma Widya IHDN Denpasar melepas 42 mahasiswa yang terdiri dari 26 mahasiswa dari Jurusan Teologi dan 16 mahasiswa dari Jurusan Filsafat Timur dengan tema “Mencetak Sarjana yang Sujana Sebagai Penegak Dharma, Widya dan Budaya”di Gedung Fakultas Dharma Widya IHDN Denpasar, Kamis (19/5). Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Dharma Widya Dr. Drs. I Wayan Mandra, M.Hum., Pembantu Dekan I, II dan III, para ketua jurusan dan dosen beserta staf pegawai. Lulusan terbaik pada yudisium XVIII ini diraih oleh I Gede Arum Gunawan dari Jurusan Teologi dengan IPK 4,0 dan I Made Arimbawa dari Jurusan Filsafat Timur dengan IPK 3,83.
MBP/ist
MBP/ist
FE UNWAR - Mahasiswa Program Studi Manajemen FE Unwar kembali menorehkan prestasi. Tiga mahasiswa Prodi Manajemen Unwar dipercaya mengikuti Jambore HIPMI Perguruan Tinggi Se-ASEAN di Bandung, Jawa Barat. Mereka yang dikirim ke Jambore adalah Garza Redista Pratama Hakim, Putu Gede Muna Darma Sudita dan Dewa AyuDiah Rai Sitha. Jambore ini diikuti 4.000 peserta yang berasal dari unsur HIPMI Perguruan Tinggi dalam negeri maupun HIPMI Perguruan Tinggi luar negeri.
BUPATI JEMBRANA - Pada 26 Mei 2016 kepemimpinan Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Wakilnya, I Made Kembang Hartawan genap berusia100 hari. Dalam 100 hari kerjanya, Artha-Kembang fokus kepada penyediaan pangan, sandang, papan dan pelayanan publik yang transparan serta akuntabel untuk masyarakat menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Jembrana sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jembrana 2016 – 2021, yang sejalan dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB).
42 6 - 12 Juni 2016
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Perkembangan zaman menyebabkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, para sesepuh atau warga lanjut usia (Lansia) diharapkan membimbing generasi penerusnya secara bijaksana, sesuai pengalamannya yang sudah banyak ‘makan asam garam’ kehidupan. Pesan itu disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat Gebyar Lansia Kabupaten Karangasem yang dipusatkan di Balai Masyarakat Abang, Karangasem, Sabtu (21/5).
MBP/ist
DPRD BADUNG - Guna melihat kondisi riil sejumlah pasar yang dikelola oleh Perusahan Daerah(PD) Pasar Badung, Jumat (20/5) Komisi III DPRD Kabupaten Badung melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau Pasar Kertha Sari yang kondisinya memprihatinkan. Dalam kunjungan dewan tersebut, rombongan dipimpin Ketua Komisi III Nyoman Satria dan diikuti oleh anggotanya yakni Wayan Sandra, Ketut Sueni, IGN Saskara, Made Sumertha, Ketut Subagia dan Gede Aryanta. Rombongan diterima langsung oleh Dirut PD Pasar Badung Made Sutarma.
MBP/ist
UNMAS DENPASAR - Fakultas Hukum Unmas Denpasar bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang mengadakan seminar Nasional bertema ”Penegakan Hukum bagi Tenaga Kesehatan dan Pasien dalam Aspek Hukum Kesehatan”, Senin (23/5). Sebelum seminar ditandatangani MoU antara Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, S.H., M.H. dan Dekan FH Untag Dr. Edy Losdiyono, S.H., M.Hum.
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat (20/5) secara resmi melantik dan mengambil sumpah sembilan perbekel terpilih hasil pemilihan perbekel (pilkel) serentak, 29 April 2016 lalu. Kesembilan perbekel yang dilantik di antaranya Perbekel Desa Petang I Wayan Suryantara, Perbekel DesaBongkasa Pertiwi I Made Suarjana, Perbekel Desa Bongkasa I Ketut Luki, Perbekel Desa Abiansemal I.B. Bisma Wiratma, Perbekel Desa Tumbak Bayuh I Nyoman Sarjana, Perbekel Desa Canggu I Nengah Lana, Perbekel Desa Ungasan I Made Kari, Perbekel Desa Dalung I Gede Putu Arif Wiratya dan Perbekel Desa Mengwitani I Putu Sumardita.
6 - 12 Juni 2016
43
LAPORAN KHUSUS
Giriasa Siapkan 17 Program Unggulan
Langkah Cerdas Wujudkan Badung Sejahtera dan Berkeadilan
44 6 - 12 Juni 2016
K
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan RPJMD kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi jajarannya bertempat di Ruang Rapat DPRD Badung.
omitmen untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya dalam lima tahun kepemimpinan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa, terus digenjot. Bahkan, mempercepat realiasi janji wujudkan Badung sejahtera dan berkeadilan, Bupati Giri Prasta belum lama ini telah menyerahkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Badung periode 2016-2021 kepada DPRD Badung. RPJMD? yang mengadopsi ajaran Tri Sakti Bung Karno sebagaimana tertuang dalam Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) tersebut berisikan 6 Prinsip Dasar Pembangunan Badung dan 17 program unggulan Giriasa di masa pemerintahannya. Adapun 17 program unggulan tersebut meliputi, peningkatkan produksi dan produktivitas pertanian dalam arti luas untuk mencapai swasembada pangan melalui pengembangan pertanian kontemporer. Pembangunan infrastruktur wilayah diantaranya Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Lingkar Barat (Outer Ring Road and Shortcut) di Kecamatan Kuta Selatan serta penataan utilitas umum melalui pembangunan jaringan utilitas terpadu. Meningkatkan distribusi pendapatan kepada masyarakat berpendapatan terendah melalui program perlindungan sosial yang komprehensif di sektor dasar (Pendidikan, Kesehatan, Akses Permodalan). Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui penyediaan tenaga kesehatan dan sarana prasarana pelayanan kesehatan. Meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik dan sarana prasarana pendidikan. Mendorong dan memperkuat lembaga-lembaga pelatihan kerja untuk memperkuat jiwa wirausaha dan penyerapan tenaga kerja. Memperkuat usaha mikro kecil menengah dan ekonomi kreatif berbasis kerakyatan. Mendorong penguatan peran dunia usaha dalam penanggulangan kemiskinan. Meningkatkan kualitas dan daya saing kepariwisataan serta diversifikasi destinasi/ objek-objek wisata. Kemudian memberdayakan banjar sebagai simpul/pusat pelestarian dan pengembangan budaya lokal masyarakat. Memperkuat eksistensi lembaga adat dan lembaga tradisional serta tatanan kehidupan masyarakat. Pelestarian sumber daya air dan hutan. Peningkatan program pengelolaan limbah dan sampah melalui upaya pengurangan, penggunaan kembali dan daur ulang/3R (Reduce, Reuse dan Recycle). Pengendalian alih fungsi lahan pertanian. Penataan perwajahan
wilayah serta memperbanyak ruang terbuka hijau. Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik menuju Smart City. Membentuk Unit Reaksi Cepat terkait pelayanan publik untuk meningkatkan respons time dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Selain itu dijelaskan strategi dan arah kebijakan, bidang sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan, adat, agama dan budaya, jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Bupati Giri Prasta saat rapat kerja dengan DPRD Badung membahas rancangan awal RPJMD menegaskan bahwa Pemkab Badung telah berkomitmen dalam upaya mewujudkan RPJMD dalam kurun lima tahun akan dilakukan sinergi dan kolaborasi sehingga terwujud perencanaan pembangunan daerah yang komprehensif terintegrasi serta dapat mengantarkan kehidupan masyarakat Badung yang lebih sejahtera dan berkeadilan. “Dari 17 program unggulan itu ada beberapa program kajiannya sudah rampung. Seperti pelayanan ambulance desa dan laptop untuk siswa SD,” katanya. Dikatakan, seluruh pola pendekatan ideal dimaksud dilakukan sinergi dan kolaborasi, sehingga terwujud perencanaan pembangunan daerah yang komprehensif terintegrasi serta dapat mengantarkan kehidupan masyarakat Badung yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Sementara, Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua Nyoman Karyana mengatakan terdapat tiga jalur spesifik dalam penyusunan RPJMD yaitu alur proses teknokratis strategis, alur partisipatif dan alur proses legislasi dan politik. Khusus alur legislasi dan politis merupakan alur konsultasi dengan DPRD untuk menghasilkan Perda RPJMD. “Pada alur ini diharapkan DPRD dapat memberikan kontribusi pemikiran, review dan evaluasi atas hasil-hasil alur strategis maupun partisipatif,” jelasnya. Pemaparan rancangan awal RPJMD Badung oleh Bupati ini, merupakan suatu langkah untuk menyamakan persepsi atas rancangan RPJMD Badung 2016-2021 yang memuat visi-misi Bupati Badung terpilih. “Dari pemaparan Bupati dan mendapatkan pemahaman, akan dilanjutkan pembahasannya secara teknis melalui pansus RPJMD dengan SKPD terkait untuk menjadi pertimbangan lebih lanjut,” jelasnya. z Parwata
6 - 12 Juni 2016
45
PROPERTI
Pengembang Sasar Lahan Produktif
P
erkembangan sektor properti yang semakin marak, berdampak pada pengembangan areal permukiman. Tingginya harga tanah di perkotaan, seperti Denpasar, membuat pengembang harus mencari lahan yang lebih murah. Bahkan, tidak jarang pengembang mulai menyasar kawasan pedesaan. Salah satu lahan yang menjadi “korban� adalah lahan produktif pertanian. Kondisi ini terlihat jelas dari beberapa kasus yang ada di Denpasar. Beberapa waktu lalu, Satpol PP Kota Denpasar memberikan Surat Peringatan (SP) I atas pembangunan di jalur hijau di Subak Sembung Peguyangan. Surat Peringatan ini dilayangkan karena ada pengaduan
46 6 - 12 Juni 2016
dari warga masyarakat Banjar Tek-Tek Peguyangan merasa resah karena ada proses pembangunan perumahan di jalur hijau yang berada di Subak Sembung Jl Ahmad Yani. Dari keresahan itu warga masyarakat pun mendesak Pengurus Subak Sembung untuk melakukan tindakan atas pembangunan di kawasan jalur hijau. Maka dari itu pihaknya melakukan pengaduan ke kepada Satpol PP Kota Denpasar dan Dinas Tata Ruang dan Perumahan untuk melakukan tindakan selanjutnya. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan atas pengaduan tersebut pihaknya telah menindaklanjuti pengaduan dari pengurus Subak Sembung. Pihaknya pun telah memanggil
pemilik lahan, karena pembangunan itu melanggar Perda Nomor 27 Tahun 2011 Tentang Tata Ruang Wilayah. Sekretaris Subak Sembung Made Darna mengatakan, yang membangun ini adalah pengembang, jika itu dibiarkan maka akan merembet pembangunan lebih lanjut dan lahan-lahan akan habis. Yang lebih penting kawasan Subak Sembung telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Denpasar. Kondisi ini mengakibatkan Denpasar sebagai ibu kota provinsi dan pusat perekonomian, pendidikan, memiliki beban yang cukup berat untuk mempertahankan keberadaan ruang terbuka hijau. Bukan hanya itu, lahan pertanian yang ada di empat kecamatan juga semakin berkurang
MBP/ara
setiap tahun. Karena alih fungsi lahan pertanian di Denpasar tergolong cukup tinggi. Bahkan, satu subak di Denpasar, yakni subak Sanglah sudah tidak ada lagi lahan sawahnya karena telah beralih fungsi menjadi lahan permukiman serta lainnya. “Dalam lima tahun terakhir terjadi alih fungsi lahan sawah di Kota Denpasar dari 2.717 hektar menjadi 2.519 hektar atau berkurang 198 hektar,� ujar Kepala Dinas Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar I Gede Ambara Putra saat pertemuan dengan 60 pakaseh se-Kota Denpasar, beberapa waktu lalu. z Asmara Putera
MBP/ara
6 - 12 Juni 2016
47
TRADISI
MBP/ina
Tradisi Ngusaba Tegen di Desa Adat Abang.
�Ngusaba Tegen�
Ungkapan Rasa Syukur atas Hasil Pertanian IASANYA krama Hindu membawa banten ke Pura untuk dipersembahkan kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa dengan cara dijunjung. Namun dalam prosesi ritual Ngusaba Tegen, banten yang terdiri atas berbagai hasil bumi dibawa dengan cara ditegen (dipikul). Ngusaba Tegen salah satu tradisi ritual yang masih lestari di Desa Adat Abang Kintamani, Bangli. Seperti apa prosesinya? Tradisi Ngusaba Tegen ini dilaksanakan setiap setahun sekali. Tepatnya pada Sasih Jesta yakni pada Soma Kajeng atau Sukra Kajeng. Tempat pelaksanaannya di Pura Penataran Bale Agung desa setempat. Bendesa Adat Abang Jro Penuunan Rai belum lama ini menyampaikan, dalam tradisi Ngusaba Tegen ini krama menghaturkan beberapa banten tegenan atau
B
48 6 - 12 Juni 2016
yang disebut dengan gluntung. Banten tegenan atau gluntung tersebut dibuat dari rangkaian aneka hasil pertanian yakni pala bungkah, pala gantung dan palawija. Banten tegenan atau gluntung ini biasanya dibawa ke pura oleh krama laki-laki, sementara krama wanita membawa banten pajegan. Prosesi ritual ini diawali dengan ngaturang piuning di Pura Dalem setempat oleh sejumlah peduluan. Setelah itu, dari Pura Dalem, para peduluan kemudian menuju Pura Penataran. Dalam perjalanan peduluan ke Pura Penataran, krama menghaturkan sesaji gluntung dengan jumlah sebagian di depan angkul-angkul rumah masing-masing. Sebelum upacara inti dilaksanakan di Pura Penataran Bale Agung krama juga melaksanakan upacara di Jaba Pura Puseh Madya. Tradisi ini memiliki sebagai ungka-
pan rasa syukur krama kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas hasil pertanian yang melimpah selama ini. “Ini adalah bentuk ucapan rasa syukur kami kepada Sang Pencipta atas anugerah berupa hasil pertanian selama setahun terakhir,� jelasnya didampingi wakil rakyat asal desa adat setempat Nyoman Basma. Ditambahkan Nyoman Basma, saat upacara Ngusaba Tegen berlangsung, biasanya ada hal unik yang dilakukan warga khususnya yang masih sulit mendapatkan keturunan yakni mencuri atau ngemaling cocongan. Cocongan sendiri adalah sarana upacara berupa sate yang terbuat dari daging babi. Sesuai kepercayaan krama setempat, warga yang berhasil ngemaling cocongan tidak lama lagi akan mendapat keturunan. z Swasrina
Jadi Warisan Budaya Nasional
“Terteranâ€? dan “Gebug Endeâ€? TERTERAN dan Gebug Ende merupakan seni budaya khas Karangasem. Kedua kesenian ini akan segera menjadi warisan budaya nasional. Kepastian itu didapat setelah persyaratan administrasi kedua kesenian itu terpenuhi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Proses selanjutnya WLQJJDO YHULÂżNDVL GDUL WLP SXVDW Disbudpar Karangasem melalui Disbud Provinsi Bali telah mengusulkan kedua kesenian ini menjadi warisan budaya nasional sejak Januari 2016. Kabid Seni dan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ni Made Suradnyan menyampaikan, setelah dilakukan seleksi administrasi, kebudayaan di Desa Jasri dan Desa Seraya ini akhirnya dinyatakan lolos. Rencananya, proses YHULÂżNDVL DNDQ GLODNXNDQ SDGD -XQL -XOL ini. Jika lolos, Karangasem akan punya tiga warisan budaya nasional yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sebelumnya, kain gringsing di Desa Tenganan sudah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional tahun 2015. Selain Terteran di Jasri dan Gebug
MBP/gik
*HEXJ (QGH \DQJ GLPRGLÂżNDVL PHQJJXQDNDQ DSL .HVHQLDQ LQL DNDQ PHQMDGL ZDULVDQ EXGD\D QDVLRQDO
Ende di Desa Seraya, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali juga merekomendasikan budaya Usaba Aci Sumbu di Desa Adat Timbrah, yang terkenal dengan persembahan ribuan babi guling. Tetapi, reko-
mendasi itu gagal lolos di tingkat pusat, karena persyaratan administrasinya belum lengkap. z Bagiarta
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
MEMEDIASI .RPLWH ,,, '3' 5, %LGDQJ $JDPD %XGD\D GDQ .HVUD 6HQDWRU 'U 6KUL , *XVWL 1JXUDK $U\D :HGDNDUQD 0:6 ,,, DNKLUQ\D WXUXQ PHPEDQWX PHPHGLDVL NLVUXK GL 'HVD $GDW 8MXQJ +\DQJ .DUDQJDVHP WHUNDLW GHQJDQ DGDQ\D NXEXUDQ SULEDGL \DQJ GLPLOLNL ROHK NHOXDUJD 0XVOLP VHWHPSDW 'DODP UDSDW \DQJ GLDGDNDQ '3' 5, GL :DQWLODQ 3XUD 3XVHK 'HVD $GDW 8MXQJ +\DQJ ZDNLO NHOXDUJD 0XVOLP SHPLOLN NXEXUDQ GDQ UDWXVDQ NDUPD DGDW +LQGX 'DODP NHVHPSDWDQ LWX *XVWL :HGDNDUQD PHQGHQJDU SHQMHODVDQ GDUL GXD DUDK EDLN GDUL ZDUJD DGDW GDQ MXJD NHOXDUJD SHPLOLN PDNDP GDQ DNKLUQ\D GLWHPXNDQ VHMXPODK GDWD GDQ IDNWD \DQJ PHQMDGL FDWDWDQ '3' 5,
MADE URIP - 6LDSD \DQJ WLGDN PHQJHQDO VXEDN" ,WXODK VDODK VDWX ZDULVDQ EXGD\D GXQLD GDUL VLVWHP SHUWDQLDQ WUDGLVLRQDO GL %DOL \DQJ SHOHVWDULDQQ\D WHUXV GLGRURQJ ROHK VDODK VDWX $QJJRWD )UDNVL 3', 3HUMXDQJDQ 'UV , 0DGH 8ULS \DQJ NRQVLVWHQ VHODPD SHULRGH GXGXN GL .RPLVL ,9 '35 5, 6HSHUWL VDDW 0XVDED 3DGL %HUDV 0HUDK GL 7HPSHN 8PH 8WX 6XEDN $\D , 'HVD %DEDKDQ .HFDPDWDQ 3HQHEHO 7DEDQDQ 0DGH 8ULS MXJD KDGLU XQWXN PHQGRURQJ SHOHVWDULDQ VXEDN VHNDOLJXV PHQLQJNDWNDQ KDVLO SURGXNVL EHUDV PHUDK RUJDQLN GL %DOL WHUXWDPD GL ZLOD\DK 7DEDQDQ 6DEWX ODOX
6 - 12 Juni 2016
49
A KT I V I TA S
MBP/ist
DPRD KARANGASEM - RS Pratama Kecamatan Kubu akhirnya diresmikan Rabu (25/5).Lembaga DPRD Karangasem mengapresiasi berdirinya RS Pratama di BanjarDinas Labuan Sari Desa Tianyar Barat itu. Namun, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi menekankan, berdirinya RS Pratama harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnyamasyarakat Kubu.
Ptn21
SMAN 6 DENPASAR - Untuk pertama kalinya, acara pelepasan siswa kelas XII SMAN 6 Denpasar digelar di sekolah. Pada kesempatan itu, Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I Nyoman Muditha, M.Pd. melepas 300 siswa kelas XII. Acara pelepasan juga dihadiri Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Sukana, Ketua PGRIKota Denpasar Nyoman Winata, Kades Sanur Kaja, pengurus komite, ikatan alumni, tokoh masyarakat dan para kepala sekolah SMA/SMK di Kota Denpasar.
MBP/ist
PASCASARJANA UNUD - Program Pascasarjana Unud menyelenggarakan ujian terbuka promosi doktor drg. Ida Ayu Dewi Kumala Ratih, M.M., Senin (23/5). Promovendus dari Prodi Ilmu Manajemen itu membawakan disertasi berjudul “Anteseden Inovasi pada Industri Kerajinan Perak di Bali�. drg. Ida Ayu Dewi Kumala Ratih, M.M. menuturkan, penelitian tersebut berdasarkan pengalamannya ketika bekerja di puskesmas pada tahun 1990. Saat itu merupakan zaman keemasan di Desa Celuk dan Desa Singapadu, yang mana industri kerajinan perak berkembang pesat karena Celuk sebagai sentral dari kerajinan perak.
50 6 - 12 Juni 2016
MBP/ist
PGRI 1 BADUNG - Kepala SMK PGRI 1 Badung Dr. Drs. I Made Gede Putra Wijaya, S.H., M.Si., Kamis (19/5) melepas 328 siswa kelas XII. Dari jumlah itu, 185 orang dari Jurusan Akomodasi Perhotelan, 110 orang dari JasaBoga dan 33 orang dari Multi Media. Acara pelepasan yang dilaksanakandi sebuah hotel sebagai ciri sekolah berbasis pariwisata ini juga dihadiri Kasi Dikmen Disdikpora Badung I Gede Suparsa, S.Sos., MAP. SMK PGRI 1 Badung di Latu, Gerih, Abiansemal yang berpengalaman mengelola sekolah selama 27 tahun ini juga meraih sukses ganda.