140 |30 Mei - 5 Juni 2016
BKK untuk Desa Pakraman
DAFTAR ISI BALI SEPEKAN zBelasan Rumah Kumuh Dibongkar 5 OPINI zFeminisme Vs Kekerasan terhadap Perempuan 6 LAPORAN UTAMA z Untuk Operasional MADP Karangasem Kurang Dana 8
z Penggunaan Dana Desa Fokus pada Dua Bidang 9 z 2016, Buleleng Kebagian Dana BKK Rp 33,8 Miliar 10 POLITIK zAnomali dalam Demokrasi 16 zDukung Jokowi di Pilpres 2019 Golkar Keluar dari KMP 17 KIPRAH REMAJA z Jegeg Klungkung Kaya Prestasi Akademik 18 MANCANEGARA z Presiden Brazil Diberhentikan Sementara 20 DAERAH z Lahan Reklamasi di Serangan Terbengkalai 22
LENSA z ANAK 26
PENDIDIKAN z Kajian Diingkari, SMK ”Saling Bunuh” 27 OLAHRAGA z Cerita Tentang Kekalahan 28 SOSOK z Dari Guru SD Sampai Dosen Luar Biasa 36 LAPORAN KHUSUS z Langkah Badung
Menuju ”Smart City” 38
HIBURAN z Kristen Stewart
Lebih Nyaman di Film prancis 44 PROPERTI z Mempercantik
Bangunan dengan Ornamen Bali 46 TRADISI z Tari Mongah KESEHATAN z Anemia pada Kehamilan 24
Mengusir Hama ’’Tetanduran’’ 48 30 Mei - 5 Juni 2016
3
DARI PEMBACA
Kasus Yuyun Perlu Penyelesaian Sistemik SEORANG pelajar putri Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, berusia 14 tahun, menjadi korban pemerkosaan tukang ojek berinisial Mu (31), Minggu siang, 8 Mei 2016. Peristiwa di Dompu itu menambah daftar panjang korban pemerkosaan dan pembunuhan. Sebelumnya, muncul dua tragedi. Yuyun, siswi Sekolah Menengah Pertama di Bengkulu, diperkosa ramai-ramai, lalu dibunuh pada 2 April. Empat pekan berselang, mahasiswi Universitas Gadjah Mada, Feby Kurnia Nuraisyah Siregar dibunuh di toilet kampus oleh seorang petugas kebersihan pada 28 April 2016 pagi. Saat mata masyarakat tertuju ke Bengkulu untuk mengetahui kelanjutan proses penyidikan kasus Yuyun, ternyata di Sulawesi Utara ada kasus yang mirip. Seorang perempuan berusia 19 tahun berinisial V diperkosa secara bergiliran oleh 19 pemuda. Bahkan, dua orang di antaranya diduga sebagai oknum aparat. Komisi Nasional Perlindungan Anak mencatat tren peningkatan kekerasan seksual di Indonesia sepanjang tahun 2010 sampai 2015. Tren menanjak yang ditemukan berdasarkan hasil riset tentang pelanggaran hak anak itu terjadi hampir merata di semua kota/kabupaten di Indonesia. Angkanya fantastis: lebih 21 juta kasus pelanggaran hak anak, dan sebanyak 58 persen di antaranya mengandung kejahatan seksual. Pasalnya kekerasan seksual yang menimpa perempuan dan anak-anak tiap tahun terus meningkat. Belajar dari kasus Yuyun, kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak baik sebagai ‘’korban’’ maupun ‘’pelaku’’ perlu mendapatkan penanganan yang sistemik. Banyak faktor yang berpotensi menjerumuskan anak dalam tindak kekerasan seksual di antaranya: pengaruh miras, video porno, termasuk kemudahan mendapat kedua barang haram tersebut di masyarakat hingga pelosok kampung. Kondisi sosialekonomi, terungkap pula sebagian besar pelaku pemerkosa dan pembunuh Yuyun merupakan remaja putus sekolah. Ini menjadi tantangan berat bagi pemerintah dan menambah deretan realitas kegagalan kurikulum pendidikan untuk mencetak generasi yang punya benteng iman. Kasus Feby pun berlatar belakang sosial ekonomi. Pelaku tega membunuh mahasiswi ini demi sepeda motor dan telepon seluler korban. Barang-barang itu kemudian digadaikan demi mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya. Tri Ayuning S, S.Si. Jl. Nangka No. 28 Negara, Bali
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
30 Mei - 5 Juni 2016
4
BALI SEPEKAN
Belasan Rumah Kumuh Dibongkar BELASAN unit rumah kumuh semipermanen yang berada di Jalan Merdeka X, Tanjung Bungkak, Desa Sumerta Kelod, Denpasar, Selasa (17/5) dibongkar. Pembongkaran menggunakan alat berat, sehingga dalam sekejap belasan rumah yang sebagian besar dihuni para pemulung tersebut rata dengan tanah. Penertiban rumah kumuh yang berada di lahan seluas sekitar 50 are tersebut dipimpin Kasat Pol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana didampingi Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan dan Kepala Desa Sumerta Kelod I Gusti Ketut Anom Suardana. Penertiban ini melibatkan tim gabungan Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari unsur aTNI, Polri, Pengadilan, Kejaksaan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) unsur Kecamatan Dentim, serta aparat desa setempat. Alit Wiradana mengatakan, pembongkaran ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan rumah kumuh ini. Pembongkaran ini menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang diadukan kepada Kepala Desa Sumerta Kelod yang kemudian diteruskan ke Kecamatan Denpasar Timur. Bangunan kumuh tersebut sesungguhnya berada di atas bantaran Sungai (Tukad) Bias yang ada di Jalan Merdeka. z Asmara
MBP/eka
Ribuan Siswa SD Ikuti UST SETELAH siswa SMP dan SMA menggelar Ujian Nasional (UN), mulai Senin (16/5) giliran siswa SD melaksanakan Ujian Sekolah Terkoordinasi (UST). Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Denpasar, I Made Raka, S.E., M.Si., Ak., menyampaikan, pada tahun 2016 ini, jumlah siswa SD/MI yang terdaftar mengikuti UST sebanyak 14.398 orang. Diakuinya, pada hari pertama UST, ada beberapa sekolah yang mengalami kekurangan LJK maupun soal UST. Namun, pihak sekolah sudah bisa menyelesaikan permasalahn tersebut
dengan mencari LJK dan soal UST ke sekolah lain yang kelebihan LJK ataupun soal ujian. Sebab, pihak Disdikpora tidak menyediakan LJK maupun soal ujian yang lebih. Meskipun demikian, agar tidak menghambat dan merugikan siswa yang belum mendapatkan LJK, siswa tersebut diperbolehkan mengisi jawabannya pada LJK fotokopian dan nantinya bisa disalin kembali ke LJK yang asli oleh siswa yang bersangkutan. z Winata
Bupati Ancam Berhentikan Kepala Pasar BUPATI Bangli I Made Gianyar meminta kepala pasar serius dalam menangani permasalahan kekumuhan lingkungan pasar tradisional. Bupati bahkan mengancam akan mencopot jabatan kepala pasar jika kawasan pasar yang ditangani pejabat bersangkutan masih amburadul. Made Gianyar mengungkapkan, lingkungan kumuh belum bisa dilepaskan dari sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bangli khususnya yang berada di bawah naungan pemerintah daerah. Jika kondisi itu terus berlanjut,
maka pasar tradisional makin sulit bersaing dengan pasar modern. Dijelaskan Gianyar, menciptakan lingkungan yang bersih, sejumlah lokasi salah satunya pasar tradisional harus bebas dari sampah yang selama ini telah menjadi persoalan serius di negeri ini. Khusus untuk pasar yang dikelola daerah, peran serta kepala pasar sangatlah vital, salah satunya dalam memberikan pembinaan kepada pedagang.
Kuburan di Lahan Pribadi akan Dibongkar POLEMIK kuburan di lahan pribadi di Desa Ujung Hyang, Karangasem, kini disikapi serius desa adat setempat. Sesuai hasil paruman, Bendesa Ujung Hyang, I Gusti Bagus Suteja, belum lama ini, menegaskan rencananya kuburan di lahan pribadi milik Syarifudin itu akan dibongkar. Namun, sebelum melangkah sejauh itu, pihaknya ingin menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik dengan Syarifudin. Akan tetapi, untuk melakukan proses mediasi cukup sulit karena Syarifudin tak pernah datang setiap diundang. Lokasi kuburan di lahan pribadi milik Syarifudin terletak di selatan Taman Sukasada Ujung, persis di sebelah timur jembatan pada akses jalan menuju Pantai Ujung. Lahan seluas sekitar 15 are itu, saat ini berisi enam liang kubur dari kerabat Syarifudin. Kuburan itu dibangun tanpa sepengetahuan dan persetujuan desa adat setempat. z Bagiarta
z Manik Astajaya 30 Mei - 5 Juni 2016
5
OPINI
Feminisme Vs Kekerasan terhadap Perempuan
J
ika dilacak dari akar historis kehidupan umat manusia di muka bumi ini, maka dapat diketahui bahwa polarisasi kaum laki-laki dengan perempuan sebenarnya sudah ada sejak diciptakannya kedua insan tersebut. Pada awalnya mereka diciptakan dalam rangka saling melengkapi satu sama lainnya, sebagai perwujudan dari keutuhan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa). Kemudian seiring berkembangnya peradaban umat manusia, kehidupan masyarakat mulai diliputi oleh berbagai sistem, termasuk sistem relegi, khususnya agama. Terkait dengan kehidupan beragama, wahyu pun diturunkan pada kaum laki-laki. Inilah legitimasi pertama bagi kaum adam (laki-laki), yang secara psikologis ataupun sosiologis mengkrangkakan polapola pikiran manusia untuk menempatkan laki-laki sebagai pusat, sementara kaum hawa (perempuan) sebagai pinggiran (Kutha
6
Oleh Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si.
Ratna, 2004:182). Di sisi lain kelemahan biologis yang secara umum dimiliki kaum perempuan pun tak urung dijadikan alasan untuk menempatkan perempuan sebagai kaum imferior. Harapan yang berlebihan terhadap kehadiran anak laki-laki dalam keluarga misalnya, terutama pada masyarakat patrilineal, ternyata telah mengukuhkan kekuasaan patriarkhi di lingkungan keluarga, dan sekaligus memposisikan kaum maskulin sebagai pihak superior dan feminim sebagai yang imperior. Dalam perkembangan pemikiran dan konsepsi tentang kemasyarakatan, terutama dalam hal memerangi ketidakadilan sosial terhadap kaum perempuan yang terjadi di dalam masyarakat sampai saat ini, sebenarnya telah banyak melahirkan gerakan, analisis, dan teori
sosial yang berusaha mengkritisi kemapanan sosial yang telah terbangun selama ini. Misalnya, gerakan feminisme lahir awal abad ke-20 yang dipelopori oleh Virginia Woolf dalam bukunya yang berjudul ‘’A Room of One’s Own’’ (1929). Feminimisme lahir sebagai gerakan untuk memperjuangkan hak-hak kaum perempuan sebagai kelas sosial. Demikian halnya dengan analisis dan teori kelas yang dikembangkan Karl Marx, sesungguhnya dapat dijadikan alat analisis untuk memahami bentuk-bentuk ketidakadilan ekonomi dan kaitannya dengan sistem sosial yang lebih luas, khususnya bagi kaum perempuan (Fakih, 2005:xi). Namun, dalam perkembangannya gerakan feminimisme tersebut belum menujukan hasil yang menggembirakan. Terbukti, masih banyak terjadi perlakuan yang tidak adil bagi kaum perempuan yang tidak jarang disertai dengan kekerasan hingga saat ini.
30 Mei - 5 Juni 2016
6
Seperti kasus pemerkosaan disertai kekerasan yang dilakukan 14 orang laki-laki terhadap seorang anak di bawah umur yang bernama Yuyun sampai korbanya meninggal dunia. Demikian pula, kasus kekerasan seksual yang menimpa anak umur 10 tahun, yang mayatnya ditemukan dalam sebuah kardus di Kali Cideres, dan banyak lagi kasus kekerasan lainnya yang menimpa kaum perempuan, merupakan bukti nyata bahwa ketidakadilan sosial dan kekerasan masih menghantui kaum perempuan di negeri ini. Terhadap berbagai kasus yang menimpa kaum perempuan belakangan ini, maka tidak berlebihan jika Presiden RI Joko Widodo menginstruksikan agar pelaku kekerasan terhadap kaum perempuan dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya. Hal ini sangat beralasan sebab jika tidak, sampai kapan kaum perempuan di negeri ini akan dibayangbayangi oleh rasa ketidakadilan sosial dan rasa ketakutan atas kekerasan yang setiap saat bisa saja menimpa diri mereka (baca:kaum perempuan). Apa yang diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo kapada para hakim di Indonesia, merupakan angin segar bagi kelahiran epistemologi feminis dan risetriset feminis yang ke depan diharapkan
dapat mengadvokasi kaum perempuan dari berbagai bentuk kekerasan dan ketidakadilan sosial. Namun, yang perlu disadari oleh gerakan kaum feminisme ini adalah adanya perlawanan (resistance) terhadap gerekan tersebut, baik yang muncul dari kalangan laki-laki maupun dari kalangan perempuan itu sendiri. Berdasarkan analisis kritis (critical analysis) ada beberapa faktor penyebab timbulnya perlawanan terhadap gerakan feminimisme tersebut, antara lain: Pertama, mempertanyakan posisi kaum perempuan sama artinya dengan mengguncang struktur dan sistem status quo ketidakadilan tertua dalam kehidupan masyarakat; Kedua, mempersoalkan posisi perempuan sama pula artinya dengan membahas hubungan kekuasaan yang sifatnya sangat pribadi. Atau dengan bahasa lain sama artinya dengan menggugat privilege yang telah dinikmati kaum mainstream selama ini. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa membahas masalah feminimisme sesungguhnya merupakan isu mendasar dalam rangka menjelaskan hubungan antara kaum perempuan dengan kaum laki-laki. Relasi sosial antara laki-laki dengan perempuan yang berimplikasi pada
terjadinya perbedaan antara laki-laki dengan perempuan secara hierarkhis telah terjadi melalui proses kultural yang sangat panjang. Perbedaan-perbedaan tersebut terjadi, dikarenakan oleh banyak hal antara lain: dibentuk, disosialisasikan, diperkuat, bahkan dikonstruksi secara sosial atau kultural, melalui ajaran keagamaan maupun ajaran kenegaraan. Oleh karena itu, melalui proses yang sangat panjang sosialisasi tersebut akhirnya dianggap sebagai ketentuan Tuhan, dalam arti dianggap seolah-olah perbedaan tersebut bersifat biologis yang tidak bisa diubah. Dengan demikian perbedaan antara laki-laki dengan perempuan yang sering disebut perbedaan gender akhirnya dipahami sebagai sebuah kodrat, yakni kodrat antara laki-laki dengan kodrat perempuan (Fakih, 2005:9). Hal ini pulalah yang menyebabkan posisi kaum perempuan selalu tersubordinasi dengan kaum laki-laki, sehingga tidak jarang mendapat perlakukan ketidakadilan VHFDUD VRVLDO GDQ NHNHUDVDQ VHFDUD 多VLN maupun seksual sampai saat ini. Guru Besar Sosiologi Pendidikan pada Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia.
Krisis Air Membayangi Bali KEKHAWATIRAN krisis air di Bali menguat belakangann ini. Kondisi ini dimungkinkan karena makin maraknya investasi dan tak terkendalinya laju pertumbuhan penduduk. Tidak adanya komitmen serius menjaga kawasan hulu membuat Bali makin nyata menuju krisis air. Ancaman krisis ini terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota. Pesatnya alih fungsi lahan juga telah membuat sejumlah kawasan resapan air beralih fungsi. Rusaknya hutan vegetasi dan ekosistem kawasan hulu juga akan membuat Bali berada pada zone rawan air bersih. Ironisnya, di tengah makin menguatnya ancaman krisis air ini gerakan untuk peduli alam dan penyelamatan kawasan hulu tidak terbangun. Hal itu terungkap saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait ancaman krisis air di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 78,63 persen mengatakan Bali belum memiliki program yang jelas dan terintegrasi dalam mengatasi ancaman krisis air. Bahkan, ada kecenderungan Bali mengabaikan ancaman krisis air dengan tetap membuka investasi
dan tak melakukan pengendalian penduduk secara optimal. Kabupaten/kota juga tak melakukan terobosan nyata untuk menjaga dan memproteksi kawasan hulu yang merupakan sumber mata air. Responden juga mengatakan Bali tidak melakukan kajian yang utuh untuk mencermati potensi dan daya dukung sumber mata air Bali untuk menyangga laju investasi dan pertumbuhan penduduk Bali. Di lain pihak, 18,17 persen mengatakan Bali dan kabupaten/kota sudah melakukan langkah-langkah untuk menjaga sumber mata air. Sejumlah proyek penyelamatan sumber mata air telah digulirkan oleh lembaga teknis terkait. Selain itu, sejumlah kabupaten di Bali juga gencar melakukan penghijauan. Sosialisasi untuk gerakan hemat air bersih juga telah dilakukan. Bahkan, Perda Tata Ruang Bali telah memberikan batasan zona investasi. Ini mengindikasikan Bali sudah bergerak untuk melakukan penyelamatan sumber mata air. Di lain pihak, 3,20 persen responden mengaku tak tahu menahu soal kebijakan dan ancaman krisis air. Responden hanya berharap pengelolaan air di Bali dilakukan secara transparan. Selama ini pembuatan bendungan
hanya propagandanya untuk pertanian, namun setelah terealisasi pengelolaan air bendungan melibatkan PDAM. Responden berharap pemerintah serius mengelola sumber mata air sebelum krisis air benar-benar menjadi malapteka bagi rakyat Bali. z Dira
30 Mei - 5 Juni 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
MBP/dok
Aktivitas sosial masyarakat di Desa Tua Tenganan. Desa ini perlu mendapat dana BKK maupun dana desa.
Untuk Operasional
MADP Karangasem Kurang Dana
M
ajelis Alit Desa Pakraman (MADP) Karangasem dananya cekak untuk operasional. Padahal, MADP Karangasem kerap mendapat undangan baik dari instansi pemerintah atau pun dari masyarakat. Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Karangasem Wayan Artha Dipa menyampaikan, anggaran MADP dibantu Pemprov Bali, demikian juga untuk MMDP. Namun, jumlahnya tak begitu besar. Dia mengakui, untuk dana operasional, MADP maupun MMDP perlu disokong dana yang tak sedikit. Masalahnya, MMDP misalnya, kerap memediasi berbagai persoalan, seperti masalah tapal batas desa pakraman. ‘’Kita akan terus perjuangkan ke pusat agar ada kebijakan dalam rangka eksistensi desa pakraman,’’ kata Artha Dipa yang juga Wabup Karangasem itu.
8
Sementara tiap kali ada pertemuan antar MADP, kerap disampaikan tentang perlunya penambahan bantuan bagi MADP atau pun desa pakraman. Kini, bantuan Pemprov untuk desa pakraman sudah mencapai Rp 200 juta per tahun. Namun kini, dana bantuan untuk desa pakraman itu dicairkan atau di SPJ-kan lewat desa dinas atau perbekel. Salah seorang bendesa, yakni Bendesa Pakraman Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Karangasem, Gede Suyadnya menyampaikan, desanya tahun 2015 mendapatkan dana bansos dari Pemrov Rp 200 juta. Dari dana sebesar itu, untuk operasional bendesa Rp 12 juta, untuk prajuru total Rp 9 juta, administrasi Rp 3 juta, sementara untuk penyelenggaraan pasraman Rp 20 juta. Jadi, sebanyak Rp 44 juta untuk dana operasional. Sementara untuk pembangunan Rp 156 juta. Di desanya sendiri di Tanah Ampo,
tahun 2015 seluruhnya dipakai memugar tiga palinggih di Pura Puseh yang sudah tak layak. Direncanakan kalau dapat lagi bantuan ke desa pakraman, tahun ini juga dipakai melanjutkan delapan palinggih lagi. Soal rencana penuntasan pemugaran palinggih di Pura Puseh, sudah digelar paruman desa. Diakui, dengan banyaknya pembangunan yang harus dilakukan, bantuan ke desa pakraman antara Rp 200 juta sampai Rp 250 juta memang dirasakan masih kurang. Dikatakannya, proses pengajuan bantuan ke desa pakraman itu mesti lewat proposal. Proposal dilengkapi dengan rencana anggaran belanja (RAB) , untuk apa bantuan itu nantinya. Pada akhir tahun, yang memperoleh bantuan desa juga mesti melengkapi surat pertanggungjawabannya. z Budana
30 Mei - 5 Juni 2016
8
Penggunaan Dana Desa Fokus pada Dua Bidang DANA desa dari pemerintah pusat tahun ini telah dikucurkan ke rekening Pemerintah Kabupaten Bangli pada pertengahan April. Hal itu pun telah kembali diamprah desa yang nantinya digunakan untuk merealisasikan sejumlah program yang telah dirancang. Guna mengantisipasi adanya penyimpangan penggunaan, Badan Pemberadayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bangli gencar melakukan pengawasan dengan rutin turun ke lapangan setiap bulannya. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Bangli I Dewa Bagus Riana Putra menjelaskan, dana desa yang diterima Bangli tahun ini Rp 43.090.305.000. Namun, pencairannya dari pemerintah pusat dilakukan dalam dua tahap, yakni pada April sebesar 60 persen atau Rp 25.854.183.000 dan sisanya sebesar 40 persen pada Agustus mendatang. Guna menyalurkan ke tingkat desa, pengamparahannya akan langsung dilakukan pemerintah desa ke Bagian Tata Pemerintahan maupun Keuangan Setda Bangli. “Dana desa tahap pertama sudah masuk ke rekening daerah
pada 18 April lalu. Sekarang desa tinggal mengamprah saja,” jelasnya. Dana itu, kata mantan Camat Bangli ini, diterima oleh 68 desa. Pemanfaatannya hanya fokus dalam bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Bidang Pembangunan Desa untuk meningkatkan kesejahteraaan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan. Salah satu programnya meliputi pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur atau sarana prasDUDQD ¿VLN XQWXN SHQJKLGXSDQ WHUPDVXN NHtahanan pangan dan pemukiman. Sementara untuk bidang pemberdayaan masyarakat, dana tersebut dialokasikan untuk mendanai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas warga atau masyarakat desa dalam pengembangan wirausaha, peningkatan pendapatan serta perluasan skala ekonomi individu warga atau kelompok masyarakat dan desa. “Itu (dana desa-red) harus digunakan sesuai juklak dan juknis yang ada,” tegasnya. Guna mengantisipasi penyimpangan penggunaannya, pengawasan secara lang-
sung ke lapangan rutin dilakukan setiap bulannya. Seluruh hal yang belum berjalan maksimal, langsung dievaluasi dengan melibatkan perangkat desa. “Sejauh ini persoalan yang muncul dalam pengelolaan dana desa hanya kekeliruan dalam administrasi. Kalau sampai mengarah ke pelanggaran aturan, belum pernah kami temukan. Semua berjalan lancar,” imbuh Riana Putra. Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata mengatakan, kucuran dana desa tersebut dijadikan salah satu upaya untuk meningkatkan pembangunan desa, baik dari segi lingkungan maupun masyarakatnya. Supaya penggunaannya tak menyimpang dari aturan yang ada, sosialisasi serta bimbingan teknis harus rutin dilakukan. Pemberi materi tak hanya dari instansi yang menanganinya saja. Namun, perlu juga melibatkan lembaga hukum lainnya, seperti kejaksaan. “Pendamping desa juga harus benar-benar diberdayakan. Mereka yang harus lebih rutin memberikan pemahaman kepada pemerintah desa,” tegasnya. z Sosiawan
MBP/sos
Metatah massal di Pengotan, salah satu desa di Kabupaten Bangli yang mendapatkan dana desa. 30 Mei - 5 Juni 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
2016, Buleleng Kebagian Dana BKK Rp 33,8 Miliar
K
abupaten Buleleng sebagai salah satu daerah paling luas di Bali, memiliki cukup banyak desa pakraman. Di daerah ini tercatat 169 desa pakraman. Sejalan dengan kebijakan pemerintah, keberadaan desa pakraman di Bali Utara cukup intens mendapat perhatian dalam hal kucuran dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Tahun 2016 ini dana BKK dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengucur ke Buleleng dengan jumlah total Rp 33.800.000.000. Dana sebesar itu dibagi untuk masing-masing desa pakraman Rp 200 juta. Dana ini kemudian dikelola oleh masing-masing desa pakraman untuk menunjang operasional, melakukan kegiatan rutin dalam bentuk pasraman, dan kegiatan yang menyasar tiga baga yakni pawongan (tradisi, kesenian dan budaya),parayangan (pura), dan palemahan (wilayah). Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Buleleng Gede Sandhiyasa saat ditemui di Singaraja mengatakan, tahun ini lembaga yang dipimpinnya itu baru mendapat tugas untuk memfasilitasi pelaksanaan bantuan BKK tersebut. Hal ini sesuai dengan regulasi terbaru Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Sebelumnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang ditunjuk memfasilitasi pengelolaan dana ini. “Baru tahun ini kami ditugaskan untuk memfasilitasi masalah pengelolaan dana BKK. Berapa desa yang sudah mengajukan proposal, kami belum dapat informasinya,� katanya. Menurut mantan Camat Sawan ini, desa
Gede Sandhiyasa
pakraman di Buleleng baru proses pengusulan proposal kegiatan. Proposal ini diajukan oleh masing-masing desa pakraman dengan difasilitasi pemerintah desa dinas masing-masing. Sebelumnya, BPM-PD Provinsi Bali telah mensosialisasikan dana BKK Desa Pakraman dan kelompok subak di Buleleng. Dari ratusan desa pakraman di Buleleng, memang sudah banyak yang mengajukan proposal agar jatah BKK-nya bisa direalisasikan. Namun, karena pihak pemberi dana masih menunggu proposal dari desa pakraman lain di seluruh Bali, sehingga realisasinya belum dapat dipastikan. “Pihak pemprov menginformasikan BKK segera bisa direalisasikan, jika seluruh desa pakraman menyetorkan proposal. Saat ini prosesnya baru tahap pengusulan proposal dan setelah semua desa pakraman menyetor proposal, dana baru akan ditansfer ke masing-masing rekening desa,â€? katanya. Menurut Sandhiyasa, sesuai pedoman petunjuk pelaksana (juklak) pengelolaan dana BKK Desa Pakraman dan Subak di Provinsi Bali, ada tiga item pemanfaatan dana BKK yang harus diikuti oleh penerima dana. Untuk operasional di desa pakraman dijatah maksimal Rp 25 juta, pelaksanaan pasaraman maksimal dialokasikan Rp 20 juta, dan sisanya Rp 155 juta diwajibkan untuk membiayai kegiatan pada tiga baga. Mengacu dari juklak ini, masing-masing desa pakraman menyusun proposal yang akan diajukan kepada pihak pemprov. Dalam proses ini, desa dinas memfasilitasi agar proposal itu tidak menyimpang dari regulasi yang sudah disusun. Di samping itu, langkah ini juga menghindari terjadinya persoalan hukum di kemudian hari. “Juklak ini menjadi pedoman dan tidak boleh melenceng, sehingga pengelolaan dana ini bersih dan tidak sampai muncul persoalan hukum di kemudian hari. Kami sudah sampaikan melalui desa agar juklak ini diikuti dengan baik dan tertib dalam proses pertanggungjawaban setelah pelaksanaan kegiatan,â€? imbuhnya. Dana Desa Rp 82,620 Miliar Bukan hanya BKK yang mengalir cukup besar ke Buleleng, namun kucuran dana desa tahun ini tidak kalah besarnya dialoaksikan untuk 129 desa di Buleleng. Dari jumlah seluruh desa tersebut, pemerintah mengusulkan dana desa mencapai Rp 82.620.493.000. Dari total dana ini masing-masing desa mendapat jatah alokasi dasar 90 persen. Jika dihitung nilai jatah dana masing-masing desa sebesar Rp 650 juta. Sedangkan sisa dana lagi 10 persen, dialokasikan berdasarkan beberapa indikator seperti jumlah penGXGXN OXDV ZLOD\DK MXPODK SHQGXGXN PLVNLQ GDQ ORNDVL WRIRJUDÂż wilayah. Hingga bulan ini, dana desa sudah memasuki realisasi tahap pertama sebesar 60 persen. Desa-desa yang melaksanakan SURJUDP ÂżVLN GDUL GDQD LQL SXQ VXGDK EHUMDODQ GHQJDQ EDLN 7LQJgal menunggu pencairan tahap dua sebesar 40 persen. “Kalau dikalkulasikan dengan jatah alokasi dasar dan sisa yang 10 persen, dengan beberapa pertimbangan indikator di masing-masing desa itu, tidak sama menerima jatah dana desa. z Mudiarta
10
30 Mei - 5 Juni 2016
10
Penggunaan Tak Maksimal MAJELIS Utama Desa Pakraman (MUDP) mendapat suntikan dana yang cukup besar dari Pemerintah Provinsi Bali pada tahun 2015 lalu, yakni Rp 1 miliar. Namun, penggunaan dana itu justru tidak maksimal karena hanya terealisasi 3,93 persen. Padahal, realisasi keuangan di sektor kebudayaan ini dijabarkan untuk pembinaan dan pemberdayaan lembaga adat. Rendahnya realisasi keuangan itu pun sempat disoroti Pansus Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur di DPRD Bali. Terkait hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Dewa Putu Beratha menyebut rendahnya realisasi akibat kesalahan pos penganggaran. “Itu sebe-
narnya untuk kegiatan MUDP. Namun ada kesalahan pos rekening pada perencanaan di APBD induk 2015 sehingga tidak bisa dilaksanakan di induk dan harus direvisi di APBD Perubahan,” ujarnya. Namun demikian, lanjut Beratha, APBD Perubahan 2015 baru efektif dilaksanakan pada bulan November. Akibatnya, MUDP Bali kekurangan waktu untuk merealisasikan program dan kegiatannya. Realisasi sebesar 3,93 % hanya untuk operasional, karena memang itu saja yang bisa diamprah sesuai dengan aturan. Padahal, MUDP Bali mendapat jatah anggaran sebesar Rp 1 miliar. Sementara tahun 2016 ini, MUDP hanya mendapat jatah hibah sebesar Rp
500 juta. Besaran hibah ini pun lebih rendah daripada yang diberikan kepada Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) sebesar Rp 900 juta, serta Majelis Alit Desa Pakraman (MADP) yang mendapat kucuran hibah Rp 2,85 miliar. Anggota Komisi IV, Tjokorda Raka Kerthyasa mengatakan pembinaan lembaga adat merupakan hal yang sangat mendasar. Tidak hanya dilakukan oleh MUDP, MMDP dan MADP, tapi juga pemerintah daerah. “Itu hal yang sangat mendasar pada saat kita menghadapi globalisasi sekarang di dalam memperkuat adat dan budaya kita,” ujarnya. z Rindra
MBP/dok
Pecalang atau Jaga Baya, merupakan salah satu lembaga adat yang ada di Bali. Pembinaan lembaga adat ini mendapat suntikan dana dari Pemprov Bali dalam bentuk bantuan dana BKK dan dana desa. 30 Mei - 5 Juni 2016
11
AKTIVITAS
MBP/ist
DPRD BADUNG - Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, S.H., S.IK., pengganti AKBP Tony Binsar, bertandang ke Gedung DPRD Badung. Kehadirannya didampingi Kabag Ops Polres Badung Kompol I.B. Suastika, Kasat Intelkam AKP I Made Ardika,S.H. dan Kapolsek Mengwi AKP I Nyoman Patrem. Mereka diterima Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I Nyoman Karyana, S.T., Ketua Fraksi PDI-P DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, S.H.
MBP/ist
BNI - PT Bank Negara Indoneaia (Persero) Tbk. atau BNI bekerja sama dengan American Express, sebuah perusahaan layanan global ternama, meluncurkan BNI American Express Business Card, Kamis (12/5) di Sheraton Kuta. Kartu Kredit Bisnis ini ditujukan bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam mendukung aktivitas bisnis dan usahanya.
ONE COIN - One Coin mengadakan International Event pada Sabtu (14/5) di Aston Hotel, Denpasar. International Event merupakan acara silaturahmi sesama nasabah One Coin agar keakraban semakin terjaga dan tetap kompak. Dihadiri 1.500 peserta, yang mana 40 persennya telah memiliki coin. One Coin adalah mata uang digital yang dapat diinvestasikan. Ada hampir 1 juta jenis mata uang digital di dunia. Sebelumnya tahun 2009 ada mata uang jenis bitcoin yang harganya Rp 1.000, tetapi saat ini harganya telah mencapai Rp 6 juta. MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten dan Bunda PAUD Kecamatan se- Karangasem di Gedung UKM Centre, Senin (16/5). Bupati Mas mengatakan, pendidikan dini di PAUD sangat penting, guna menyiapkan anak-anak belajar di jenjang pendidikan usai PAUD. MBP/ist
12
30 Mei - 5 Juni 2016
MBP/ist
MBP/ist
SMKN 5 DENPASAR – Kepala SMKN 5 Denpasar Drs. I Ketut Sumerta, Senin (16/5) melepas 492 siswa kelas XII. Mereka terdiri dari program keahlian Seni Tari (45), Seni Kerawitan (49), Usaha Perjalanan Wisata (81),Jasa Boga (148) dan Akomodasi Perhotelan (169). Pelepasan ditandai dengan penyerahan siswa kelas XII kepada Ketua Komite Made Jonika Adnyana. Saat itu juga diserahkan penghargaan bagisiswa peraih NUN terbaik.
ONDULINE - Sebagai wujud terima kasih kepada customer dan dalam rangka ulang tahun ke-10, PT Onduline Indonesia bekerja sama dengan CV Agung Mandiri kembali mengadakan program Ondu Lucky (Untung Terus Bareng Onduline) yang dikemas dalam acara Ondupreneur MeetUP 2016, Kamis (12/5) di Ballroom, Restoran Hongkong Garden, Sanur. Acara Ondupreneur MeetUp 2016 dihadiri langsung Director PT Onduline Indonesia Tatok Prijobodo, Marketing Manager PT Onduline Indonesia Reissa Siregar, Sales Manager PT Onduline Indonesia NonotWiratna Hardi, Director CV Agung Mandiri Yuliana dan 200 toko customer PT Onduline Indonesia di seluruh Bali.
MBP/ist
STPBI - Sejak Rabu (11/5) hingga Jumat (13/5), Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) mengikuti NRQIHUHQVL EHUJHQJVL WLQJNDW $VLD 3DVLÂżN \DLWX $VLD 3DFLÂżF Council on Hotel, Restaurant, and Institutional Education (APac-CHRIE) di Bangkok. Tema konferensi kali ini adalah “Crisis Managementâ€?. Selain kegiatan seminar yang ditujukan kepada para tenaga pengajar dan pendidik maupun praktisi, kegiatan ini juga ditujukan kepada mahasiswa yang masih aktif mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dengan adanya pelaksanaan Youth Conference yang meliputi berbagai kegiatan team building.
MBP/ist
BALADIKA BALI – Baladika Bali menyadari jika masih ada stigma negatif masyarakat terhadaporganisasi kemasyarakatan (ormas). Pandangan miring bahwa ormas adalah organisasi preman mestinya sirna, saat puluhan ribu anggota Baladika Balibersepakat menjadi organisasi yang bergerak di bidang sosial, menjaga lingkungan serta pelestarian budaya Bali. Bupati Badung Giri Prasta menyatakan hal itu dalam pidatonya pada HUT ke-12 Baladika Bali di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Jimbaran, Badung, Bali, Rabu (11/5) lalu. 30 Mei - 5 Juni 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
IKA PNB - Ikatan Alumni Politeknik Negeri Bali (IKA PNB) merupakan tempat berkumpul dalam menjalin komunikasi sesama anggota, membangun jejaring yang kuat dan luas serta menciptakan kegiatan interaktif dansosial. Selain itu, memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan kemajuan almamater serta ikatan alumni. Oleh karena itu, Minggu (15/5) lalu, IKA PNB menggelar berbagai kegiatan di Lapangan Bajra Sandi, Renon dan dihadiri ribuan peserta, yaitu fun walk, zumba dance, vintage photo exhibition, healthy green bazaar, music performance dan doorprize.
MBP/ist
SKPD DI BADUNG - Setelah menggelar konsultasi publik berkaitan dengan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021 pada Rabu (4/5) lalu, Sekkab Badung Kompyang R. Swandika mengumpulkan pimpinan SKPD di Ruang Rapat Kantor Inspektorat Puspem Badung dalam rangka memberikan pengarahan, Kamis (12/5). Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Bappeda dan Litbang I Wayan Suambara.
MBP/ist
KONFERENSI – SMKN 3 Denpasar mendapat kehormatan PHQHULPD SHVHUWD .RQIHUHQVL 7KH 6HFRQG +LJK 2I¿FLDOV Meeting SEA TVET, Jumat (13/5). Para pejabat tinggi se-Asia Tenggara itu dijamu makan siang bersama di aula sekolah setempat. Salah seorang delegasi dari Indonesia Bagiono Djokosumbogo mengatakan konferensi yang diikuti 10 negara tersebut bertujuan untuk membahas harmonisasi sekolah kejuruan.
14 30 Mei - 5 Juni 2016
MBP/ist
UNDIKNAS - Jumat (13/5), Kampus Undiknas University diserbu lulusan SMA dan SMK se-Bali dan Timor Leste. Mereka mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswan Baru (Sipenmaru) Gelombang I. Yang istimewa, peserta Sipenamaru Undiknas tahun ini meningkat tajam. Sipenmaru Gelombang I yang dilakukan Jumat kemarin diikuti 827 calon mahasiswa.
MBP/ist
MBP/ist
SMP PGRI 2 DENPASAR - Sejak pertama hingga hari terakhir pelaksanaan ujian nasional (UN) di SMPPGRI 2 Denpasar, Kamis (12/5) kemarin, selalu mengedepankan kejujuran. Siswa peserta UN disiapkan tempat khusus untuk menaruh HP dan tas, begitujuga dengan pengawas.Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. mengatakan, 30 menit menjelang UN dimulai selalu mengumpulkan pengawas.
STIBA SARASWATI - Untuk keempat kalinya Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) Saraswati Denpasar menggelar Festival Budaya Jepang yang diberi nama Bunkasai. Bunkasai ke-4 mengambil tema ‘’Egao Matsuri (Festival Senyuman)’’.Festival dibuka, Sabtu (9/5), oleh Deputy Konjen Jepang Mr. Yasue Katsunobu. Minggu (15/5) diisi dengan lomba cosplay contest. Acara penuh happy ini juga dihadiri 800 alumni karena saat itu dilakukan tracer study.
MBP/ist
STIKOM - Seorang lulusan Stikom Bali kelas internasional Ida Bagus Wisnu Shintaro Waraspati, S.Kom., BIT. meraih gelar lulusan terbaik HELP University Malaysia pada wisuda di Kuala Lumpur, Minggu (24/4) lalu. Dia menyisihkanpuluhan lulusan HELP University yang datang dari berbagai negara, termasuk 13 orang dari Stikom Bali. ‘’Sejak dibuka 2007, kami telah menghasilkan Bachelor of Information Technology (BIT) sebanyak 51 orang.
MBP/ist
SPB STPBI - Jepang merupakan suatu daerah yang kental akan kebudayaannya dan sangat identik dengan bunga Sakura. Seiring berkembangnya dan mengingat banyaknya pecinta kebudayaan Jepang di Indonesia, kususnya di Bali, dengan itu SPB-STPBI kembali menggelar acara Seishun No Matsuri II yang bertempat di kampus sendiri sebagai bentuk apresiasi bagi para pencinta kebudayaan Jepang. 30 Mei - 5 Juni 2016
15
POLITIK
Anomali dalam Demokrasi
K
edatangan Presiden Joko Widodo untuk membuka Munaslub Partai Golkar disambut warga dengan mendirikan baliho selamat datang. Dalam baliho itu juga terselip aspirasi penolakan warga terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. Seperti yang terlihat di daerah Kelan dan Kedonganan pada ruas Jalan By-pass Ngurah Rai, berdiri baliho selamat datang untuk Jokowi yang juga berisi tulisan ‘’Jika SBY Terbitkan Perpres No. 51 Tahun 2014, Saatnya Jokowi Membatalkan Perpres 51/2014. Jangan Mau Kena Jebakan Batman! Tolak Reklamasi Berkedok Revitalisasi Teluk Benoa’’.
Baliho serupa juga dipasang oleh warga Desa Adat Bualu, antara lain di pertigaan jalan tol Bualu dan di depan gate Nusa Dua pada Jumat (13/5) malam. Namun saying, baliho yang dipasang di pertigaan tol Bualu sempat dirobohkan oleh aparat menjelang kedatangan Presiden, Sabtu (14/5) siang lalu. Sedikitnya ada dua baliho yang dirobohkan, masing-masing berukuran 4x6 meter dan 3x4 meter. Namun sejumlah warga kembali memasang baliho tersebut. Bahkan, sejumlah baliho dijaga warga agar tidak dirobohkan kembali. Sementara menurut aparat, perobohan baliho tersebut karena tidak ada izinnya. Selain itu, menurut Danrem 163/ Wira Satya, Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E., karena dinilai tidak pantas baliho berisi gam-
bar karikatur presiden. Sehubungan penurunan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa milik desa adat oleh aparat keamanan itu, salah seorang anggota DPRD Bali dari Fraksi PDI Perjuangan A.A. Ngurah Adhi Ardhana angkat bicara. Terlebih, penurunan baliho Tolak Reklamasi teluk Benoa itu hanya karena rombongan Presiden dan Wakil Presiden akan melintas di dekat lokasi pemasangan baliho tersebut. ‘’Ini adalah suatu anomali dalam suatu upaya demokrasi penyampaian pendapat. Saya berharap tidak ada lagi keberpihakan dari aparat penegak hukum dalam memahami dunia demokrasi yang memang diamanatkan rakyat melalui perundangan,’’ ujarnya. Menurut Adhi Ardhana, desa adat/pakraman di Bali adalah satuan masyarakat yang telah terbentuk oleh kebersamaan pemahaman dan berkehidupan di dalam masyarakat itu sendiri. Dapat dipahami pernyataan sikap desa adat/pakraman ini disampaikan dengan baliho ataupun pernyataan di media, karena hingga saat ini belum diberikannya jawaban atas pertanyaan dan harapan mereka menyangkut Perpres No. 51 Tahun 2014 dan perlakuan terhadap Teluk Benoa tersebut. ‘’Anomali dalam hal ini karena pengekangan dalam penyampaian pendapat yang sangat bertentangan dengan asas demokrasi yaitu kebebasan dalam menyampaikan pendapat,’’ jelasnya. z Rindra
Ini adalah suatu anomali dalam suatu upaya demokrasi penyampaian pendapat. Saya berharap tidak ada lagi keberpihakan dari aparat penegak hukum dalam memahami dunia demokrasi yang memang diamanatkan rakyat melalui perundangan, A.A. Ngurah Adhi Ardhana
16
30 Mei - 5 Juni 2016
16
MBP/dok
Dukung Jokowi di Pilpres 2019
Golkar Keluar dari KMP POLITIK itu memang cair, berubah setiap saat. Yang ada, hanya kepentingan yang abadi. Begitu orang-orang bilang. Hal ini rupanya juga berlaku pada Golkar. Pada pilpres lalu, partai beringin ini mendukung Prabowo Subiyanto, lawan Jokowi. Kini konstelasinya berubah. Walaupun pilpres masih tiga tahun lagi, Golkar telah menyatakan dukungannya pada Jokowi. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Setya Novanto menegaskan partainya akan mendukung Presiden Joko Widodo jika masyarakat Indonesia masih menghendaki maju lagi dalam pemilu pemilihan presiden 2019. ‘’Pilpres tahun 2019 itu sangat pendek. Sepanjang rakyat mendukung Presiden Jokowi untuk maju ke Pilpres 2019. Saya sebagai Ketum Partai Golkar bukan hanya mendukung tetapi akan membela Jokowi,’’ kata Ketum DPP Partai Golkar Setya Novanto dalam sebuah diskusi di Senayan, Jakarta. Setya Novanto menjelaskan bahwa Partai Golkar akan merumuskan seperti apa bentuk kerja sama dengan pemerintah
dan DPRD I dan II agar bisa mendukung pemerintah, dan bekerja sama dengan pemerintah Jokowi. Setnov juga menegaskan, dalam 100 hari pertama memimpin akan fokus melakukan konsolidasi total ke seluruh daerah untuk membesarkan partai berlambang pohon beringin tersebut. Dia menegaskan dirinya akan mundur sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR agar bisa serius sepenuhnya melakukan konsolidasi ke daerah-daerah. ‘’Saya akan mengundurkan diri sebagai Ketua Fraksi PG, agar saya bisa bekerja penuh ke daerah-daerah untuk membesarkan Golkar,’’ kata Setnov. Hal yang cukup mengejutkan, dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, memutuskan Partai Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP). Dengan keputusan ini berarti menganulir putusan Munas 2014 yang juga digelar di Bali. ‘’Mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi keputusan Munas Partai Golkar Nomor 5/Munas IX/2014 tentang posisi Partai Golkar
dalam Koalisi Merah Putih,’’ kata Sekretaris Sidang Munaslub, Siti Aisyah saat membacakan hasil keputusan munaslub di Bali Nusa Dua Convention Center, Senin (16/5) malam. Munaslub menyepakati bahwa sesuai doktrin Partai Golkar karya-kekaryaan dan demi kemajuan bangsa serta kesejahteraan rakyat, maka Golkar dinilai perlu memosisikan ulang keberadaannya dalam lingkup KMP untuk mewujudkan cita-cita berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Munaslub juga memutuskan dukungan Golkar terhadap pemerintahan Jokowi-JK harus ditindaklanjuti dengan upaya nyata Partai Golkar, demi menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Selain itu, DPP Partai Golkar juga diberikan kewenangan penuh untuk mengambil kebijakan dan segala langkah dalam rangka mengonsolidasikan seluruh tindakan dengan tetap berpegang teguh pada ideologi doktrin, paradigma baru dan landasan perjuangan Golkar. z Hardianto/edy 30 Mei - 5 Juni 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
Jegeg Klungkung Kaya Prestasi Akademik
T
alenta Gusti Ayu Tika Indriani memang luar biasa. Remaja berparas cantik ini tidak hanya mampu menorehkan prestasi di bidang akademik semata. Namun, juga mampu mengukir prestasi nonakademik dengan meraih predikat Jegeg Klungkung 2015. Prestasi yang diraihnya ini berawal dari upayanya untuk membuktikan diri jika dirinya juga mampu meraih prestasi di luar akademis. Artinya, tidak cukup hanya dengan berprestasi di bidang akademik saja, namun juga mampu unggul di bidang nonakademik. Remaja yang baru menamatkan pendidikannya di SMAN 1 Semarapura, Klungkung ini memang kaya akan prestasi. Sebelumnya, Tika berhasil menyabet juara I lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional di Universitas Airlangga, juara II debat Bahasa Inggris se-Provinsi Bali. Barisan prestasi itu makin panjang dengan kesuksesan meraih predikat Juara I Siswa Berprestasi Klungkung dan juara I Olimpiade Biologi tingkat kabupaten. Sementara di bidang nonakademik, Tika dipercaya mewakili pertukaran pelajar Nusantara ke Padang yang digelar Kementerian BUMN. â€?Saya tidak ingin hanya berprestasi dari segi akademik saja,â€? ujar remaja asal Kelurahan Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung ini dengan mata berbinar. Putri bungsu dari tiga bersaudara pasangan I Gusti Ketut Kaler dan Ida Ayu Made Astiti ini menambahkan, untuk mencari prestasi pada bidang nonakademik, dia lantas memberanikan diri untuk mengikuti kompetisi Jegeg-Bagus Klungkung 2016. Dia menyakini, penilaian tersebut tidak hanya terfokus SDGD SHQDPSLODQ DWDX NHFDQWLNDQ ÂżVLN VHPDWD 1DPXQ MXJD meliputi pengetahuan dan prilaku keseharian. â€?Sebenarnya, saya tidak terlalu berambisi harus menjadi terbaik. Yang terpenting, bagaimana saya bisa menunjukkan talenta yang saya miliki dan keluar dari zona nyaman,â€? ujarnya. Tentunya, perpaduan prestasi di bidang akademik dan nonakademik ini makin memantapkan dirinya untuk menggapai masa depan. Bagi Tika, masa muda wajib dihiasi dengan berbagai aktivitas yang positif dan bermanfaat. “Syukur-syukur, bisa meraih prestasi membanggakan dari aktivitas tersebut,â€? tegasnya.
z Dedy Farendra MBP/dok
Gusti Ayu Tika Indriani
18
30 Mei - 5 Juni 2016
Mencoba Cetak Model Profesional BERAWAL dari hobi menari dan modeling sejak kecil, menghantarkan Ni Made Ardety Permatasari Dewi kini berkecimpung di dunia fashion. Kendati masih tergolong baru di Kota Negara, Dewi memberanikan diri merintis sekolah modeling Teen Models Agency. Di sela-sela waktu luangnya bekerja sebagai pegawai kontrak di Pemkab Jembrana, ia mengelola sekaligus mengajar di agency model di Menega, Dauhwaru ini. Putri kedua pasangan I Ketut Ardiyatmika dan Ni Nengah Neti Herawati ini sempat tak menyangka ketika awal dibuka, ternyata banyak anak-anak sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA berprestasi yang bergabung. Mereka dengan penuh semangat dan disiplin menjalani proses latihan di sela-sela rutinitas sekolah. ”Mereka memiliki tekad dan keinginan terjun di dunia modeling. Yang terpenting lagi, keinginan mereka mendukung dukungan penuh orangtua. Tentunya, dukungan orangtua itu sangat membantu mereka dalam mewujudkan keinginan menjadi model yang berprestasi,” ujar gadis cantik bergelar Sarjana Hukum ini. Dia mengaku bersyukur karena buah dari latihan yang penuh kedisiplinan itu tidak mengecewakan. Banyak dari anak didik di agency-nya dengan penuh percaya diri tertangtang untuk mengikuti lomba-lomba modeling tingkat Bali. Yang lebih membanggakan lagi, tidak sedikit dari mereka sukses menorehkan prestasi. ”Artinya, model di sini (Negara-red) juga diperhitungkan pada ajang lomba di luar Negara. Model di Negara mampu bersaing dengan daerah lain. Tentunya, ini sangat membanggakan dan juga ikut mengangkat nama Kabupaten Jemberana khususnya Negara di dunia fashion atau modeling,” tambahnya. Diakuinya, kendati banyak siswa yang berpotensi, minat untuk modeling ini memang masih rendah. Namun, ia tetap berupaya mengenalkan dunia modeling ini melalui berbagai even. Seperti yang digelar belum lama ini dan diikuti para siswi SD. Melalui even ini, dia berharap akan bermunculan talenta-talenta baru yang siap menjadi duta Jemberana di ajang lebih ting dan bergengsi. Dalam melayani pementasan model dan pemilihan baju, Dewi mengaku selektif. Ia juga selalu memberikan wejangan kepada anak didiknya untuk selalu bertindak profesional dan tidak bebas bergaul. ”Dunia modeling ini tentu rentan. Saya selalu ingatkan anak-anak untuk rendah hati dan percaya diri,” terangnya. Tanpa disadarinya, Dewi pun kini mengikuti jejak orangtuanya yang merupakan pasangan pendidik atau guru. Hanya saja, bakat dan talentanya sebagai pendidik dia transformasikan di dalam dunia modeling. ”Saya ingin mencetak model yang berprestasi dan profesional, tapi tetap memiliki karakter, etika dan prilaku yang pantas dibanggakan,” tegasnya. z Surya Darma
MBP/dok
Ni Made Ardety Permatasari Dewi
MBP/ist
BUPATI TABANAN - Acara Matamba (pengobatan) niskala gratis yang digelar Pasraman SiwaMurti Provinsi Bali mendapat respons positif khususnya dari warga yang melakukan persembahyangan di Pura Tamba Waras, Penebel, Tabanan. Pengobatan niskala yang dilaksanakan di Wantilan Pura Tamba Waras, Sabtu (14/5), dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Ketua Pasraman Siwa Murti, Jero Made Subagia.
30 Mei - 5 Juni 2016
19
MANCANEGARA
Presiden Brazil Diberhentikan Sementara
20
30 Mei - 5 Juni 2016
D
ilma Rousseff merupakan Presiden Wanita pertama Brazil. Dia mengalahkan partai koalisi poros kanan dan menerima mandat untuk tetap bekerja pada partai koalisi poros kiri yang sudah berkuasa di Brasil sejak tahun 2003. Namun, sang presiden mungkin akan kehilangan kekuasaannya sebagai presiden. Mengapa semua ini bisa terjadi? Ada beberapa hal yang membuat Senat Brazil memutuskan untuk mendakwa Rouseff. Pertama, ada skandal sejak Rousseff disumpah untuk kali kedua pada Januari tahun lalu. Miliaran uang dicuri GDUL SHUXVDKDQ PLQ\DN UDNVDVD 3HWUREDV ROHK 多UPD konstruksi swasta dan politisi kepada senator yang bernegosiasi untuk membebaskan saksi kunci dari penjara. Negara marak korupsi. Hampir seluruh politisi terlibat. Lawan politik Rousseff mengakui bahwa Rousseff adalah politisi yang jujur. Ironisnya, ia harus membayar semua skandal yang sedang dihadapi Brasil.
Sejauh ini, Rousseff memiliki rekam jejak yang bersih dalam kasus korupsi. Namun, keputusan yang dibuatnya untuk menangani ekonomi Brasil dianggap kontroversial. Ini adalah celah bagi oposisi untuk mengkritiknya. Tumbangnya ekonomi Brasil dimulai pada tahun 2011. Saat itu ekonomi Cina menurun, komoditas Brazil kehilangan nilai di pasar internasional. Presiden dan timnya mengatasi penurunan merosotnya ekonomi Brasil sebagai hal yang sifatnya sementara. Rousseff yang memenangkan pemilu berjanji untuk menjaga stimulus pada tempatnya. Ia juga mengecam lawannya yang mengatakan bahwa penyesuaian seperti pajak yang tinggi dan pemangkasan anggaran diperlukan. Begitu Rousseff terpilih, dia memtuskan menangani semuanya sendiri misalnya penyesuaLDQ DJUHVLI ¿VNDO Pemerintah Brasil dibutuhkan untuk memenuhi target kelebihan anggaran yang diatur dalam kongres. Rousseff dituduh mengizinkan teknik akuntansi kreatif yang melibatkan pinjaman dari bank umum. Tujuan teknik ini adalah memalsukan kelebihan anggaran. Dia selalu mengelak jika dikatakan memanipulasi anggaran. Menurutnya presiden yang lain juga menerapkan cara seperti itu, tapi tidak pernah dihukum. Rousseff gagal membawa rencana SHQ\HVXDLDQ ¿VNDOQ\D VDDW GHEDW 6HWHODK memutuskan untuk memotong tunjangan pengangguran dan anggaran kementerian, pendapatan pemerintahan menurun tajam. Menteri Keuangan Joaquim Levy mundur pada Desember lalu. Tahun 2015 adalah bencana bagi perekonomian Brasil. Rousseff percaya pada peran pemerintah dalam mendorong pengembangan dan pengaturan pasar. Dia menempatkan keperFD\DDQ LQL GHQJDQ PHQGH¿QLVLNDQ NHPEDOL aturan di banyak bidang ekonomi, termasuk energi, minyak, dan perbankan. Senat Brasil memutuskan untuk memakzulkan presidennya, setelah sidang semalam suntuk dengan perbandingan 55 suara mendukung dan 22 menolak. Sang presiden sendiri menganggap proses pemakzulan yang sedang berlangsung terhadap dirinya adalah upaya kudeta. Pada saat yang sama, tidak ada tanda-tanda gangguan eksternal dalam situasi politik saat ini di Brazil. “Pemakzulan diatur oleh konstitusi negara kita, tetapi hanya dalam kasus kejahatan (yang dilakukan oleh presiden), sep-
erti kejahatan presiden terhadap konstitusi atau hak asasi manusia. Kami menganggap bahwa itu adalah kudeta, karena tidak ada kejahatan apapun,” kata Rousseff. Rousseff sendiri dituduh menggunakan XWDQJ EDQN QHJDUD XQWXN PHQXWXSL GH¿VLW APBN. “Semua presiden sebelumnya melakukan hal yang sama. Ini tidak pernah dianggap kejahatan dan tidak akan menjadi kejahatan sekarang. Saat ini ada prasyarat untuk mempertimbangkan itu sebagai kejahatan,” katanya. Rousseff diapit oleh puluhan menterinya saat meninggalkan istana kepresidenan. Beberapa menterinya menangis namun Rousseff berusaha untuk tegar. Marcia Kumer, seorang insinyur yang bekerja untuk pemerintah, memberikan 14 ikat mawar merah sebagai tanda haru sebelum Rousseff
tinggalkan istana. Kumer tidak bisa menahan diri saat ia melampiaskan kemarahannya atas pemakzulan Rousseff itu. “Kami akan berjuang. Kami akan berada di jalan-jalan, berjuang untuk melindungi hak-hak kami,” katanya dengan suara tinggi dan berlinang air mata. Wanita berusia 68 tahun itu telah diskors selama 180 hari guna menunggu sidang pemakzulannya. Artinya, Roussef mungkin masih dalam periode diberhentikan sementara ketika pesta olahraga akbar Olimpiade dibuka di Rio de Janeiro pada 5 Agustus. Wakil Presiden Michel Temer ditunjuk menjadi presiden interim selama periode itu. z Gugiek Savindra 30 Mei - 5 Juni 2016
21
DAERAH
Lahan Reklamasi di Serangan Terbengkalai
R
eklamasi terhadap laut Serangan yang dilakukan PT BTID beberapa tahun lalu, masih menyisakan masalah sampai sekarang. Mengingat, sampai saat ini belum ada kegiatan yang bisa dilakukan pihak investor. Padahal, janjinya dulu, yakni membangun sarana dan prasarana pariwisata di wilayah tersebut. Ironisnya, kini lahan reklamasi yang luasnya mencapai 400 hektar, terbengkalai tanpa ada aktivitas apapun. Melihat kondisi ini, salah seorang warga Serangan, Ketut Arya Saputra, Senin (16/5) mengharapkan ada peran perintah dalam menyelesaikan persoalan di desanya itu. Paling tidak, lahan yang menjadi
22
30 Mei - 5 Juni 2016
milik investor tersebut agar segera difungsikan. “Kami berharap lahan reklamasi ini bisa segera dimanfaatkan oleh investor, sehingga masyarakat sekitarnya ikut terdampak. Terutama dalam hal peningkatan perekonomian masyarakat desa,” kata Ketut Arya Saputra. Pihaknya berharap pemerintah bisa menjembatani kepentingan masyarakat dengan pihak investor. Jangan biarkan investor terlalu lama menelantarkan lahan yang ada. Ia berharap ada inisiatif pemerintah untuk mempertanyakan kepada pihak investor agar lahan tersebut bisa segera dimanfaatkan,” harapnya. Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Denpasar A.A. Ngurah Gede
Widiada juga sependapat dengan warga Serangan. Pihaknya meminta pemerintah saatnya turun tangan mengatasi masalah yang ada di Serangan. Paling tidak, ada desakan agar lahan tersebut tidak menjadi semak belukar yang tidak bermanfaat. “Kasihan ada lahan yang sangat potensial, tetapi dibiarkan telantar. Pemerintah harus turun tangan,” ujar politisi dari Puri Peguyangan ini. Widiada menyatakan, saat ini kembali ada wacana untuk mereklamasi di Teluk Benoa. Semestinya kasus yang sudah ada ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Jangan lagi ada kasus yang kedua kalinya. z Asmara Putera
Denpasar Gelar “Car Free Day” di Kawasan Lumintang SETELAH sukses meluncurkan car free day di kawasan Renon, kini Pemerintah Kota Denpasar menyelenggarakan kegiatan serupa di Lumintang. Kegiatan ini di-launching, Minggu (22/5) oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Car Free Day ini untuk mengurangi tingkat polusi udara yang semakin parah akibat jumlah kendaraan bermotor dari tahun ke tahun terus meningkat. Maka dari itu perlu dibuatkan jalur khusus untuk bebas kendaraan bermotor roda empat maupun roda dua. Jalur bebas kendaraan atau car free day akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk beraktivitas tanpa rasa takut ditabrak motor seperti jalan-jalan, jogging, naik sepeda, duduk santai, bermain skateboard, fashion show sesuai waktu yang telah ditetapkan. Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Gede Astika didampingi Kabid Dal Ops LLAJ Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan mengatakan, kegiatan car free day, akan dilengkapi beberapa kegiatan, seperti kuliner, olahraga, skateboard, aktivitas olahraga, binatang peliharaan dan pengembangan CFD, bahkan disediakan tempat untuk parkir. Car free day di kawasan ini meliputi jalur di sekeliling Gedung Sewaka Dhar-
ma yakni di Jl. Kahuripan, Jl. Majapahit, Jl. Mulawarman. Tempat parkir di sebelah selatan Gedung Sewaka Dharma, zona kuliner di sebelah selatan Lapangan Taman Kota, zona olahraga di Lapangan Taman Kota, yaitu mengelilingi air mancur menari, zona skateboard di Jl. Mataram, zona aktivitas olahraga sebelah barat Lapangan Lumintang, zona binatang peliharaan di sebelah selatan Pura Loka Natha dan zona pengembangan CFD juga akan sampai di Jl. Mataram. Untuk mengatasi kemacetan pihaknya melakukan penutupan jalan dari pukul 05.00 wita hingga pukul 10.00 wita. Jalan yang ditutup adalah dari utara Jalan Ahmad Yani ke Jl. Mulawarman ditutup ke arah timur, arah selatan ke Jl. Mulawarman ke Jl. Gatot Subroto ditutup ke arah utara, Jl. Majapahit ke Jl. Kahuripan ditutup ke timur. Khusus masyarakat pengguna jalan umum dialihkan dari arah Gatsu Timur diharapkan melewati Jl. Nangka Utara apabila menuju Peguyangan, Antasura maupun Dharma Saba karena di simpang Ahmad Yani dan Gatsu tidak boleh langsung belok kanan. ‘’Mereka harus melewati Jl. Ahmad Yani Selatan, belok ke Jl. Maruti ke Cokroaminoto, menuju bunderan Ubung baru belok kiri jalan
terus ke Jl. Ahmad Yani Utara. Tapi yang mengikuti car free day, datang dari timur dan ingin parkir di sebelah selatan Gedung Sewaka Dharma juga harus melewati Jl. Ahmad Yani Selatan, Maruti, Cokroaminoto, Bunderan Ubung ke Timur, belok kiri Jl. Ahmad Yani Utara baru belok kanan Jl. Majapahit dan parkir ke basemen,’’ ujarnya. Bagi pengunjung yang datang dari arah timur juga bisa langsung parkir di Lapangan Lumintang sisi selatan yakni di Jl. Mataram. Khusus dari barat jika ada yang ingin parkir di Gedung Sewaka Dharma bisa langsung ke Jl. Ahmad Yani masuk ke Jl. Majapahit. Begitu juga di taman Kota Lumintang Selatan parkir ke Lumintang. Sedangkan untuk penutupan jalan pada acara Car Free Day Astika mengatakan akan dilakukan dari pukul 05.00 Wita hingga pukul 10.00 Wita. Selain itu untuk mengatasi kemacetan pada kegiatan car free day pihaknya telah menyiapkan 30 personel. Banyaknya personel itu harus dilakukan karena dampak kemacetan tidak hanya akan terjadi di sekitar car free day. Mengatasi kemacetan pihaknya juga akan melibatkan pihak polisi lalu lintas, kepala desa, Linmas, Polsek Denpasar Barat. z Asmara Putera 30 Mei - 5 Juni 2016
23
K E S E H ATA N
Anemia pada Kehamilan
S
erangan anemia bisa disebutkan tidak pandang bulu. Ibu hamil (bumil) pun tak terlepas dari penyakit ini. Sesuai catatan Dep.Kes R.I., di Indonesia sekitar 67% ibu hamil (bumil) mengalami anemia dalam berbagai jenjang. Berdasarkan ketetapan WHO, anemia bumil adalah bila kadar Hb kurang dari 11 gr%. Anemia bumil di Indonesia sangat bervariasi, yaitu: Hbs 11 gr% (normal), Hbs 9-11 gr% (anemia ringan), Hbs 7-9 gr% (annemia sedang), dan Hbs 5-7 gr% (anemia berat). Sebagian besar anemia ada pengaruh GHÂżVLHQVL EHVL )H +DO LWX GLVHEDENDQ NRQVXPVL ]DW EHVL )H GDUL PDNDQDQ yang kurang atau terjadi perdarahan menahun akibat parasit, seperti parasit ankilostomiasis. Dari data itu dapat dikemukakan dasar utama anemia pada bumil adalah kemiskinan. Dengan daya beli rendah, sehingga tidak mampu memenuhi standar makanan “empat sehat lima sempurnaâ€? . Hal ini juga ditambah situasi lingkungan buruk. .HEXWXKDQ )H VHODPD KDPLO GDSDW diperhitungkan sebagai berikut: Peningkatan jumlah darah ibu 500 mgr, Pembentukan plasenta 300 mgr, Pertumbuhan darah janin 100 mgr, Saat persalinan disertai perdarahan sekitar 300 cc. Sedangkan, lahirnya SODVHQWD PHPEXDW LEX NHKLODQJDQ )H sebesar 200 mg. Kekuatan ini harus mendapat kompensasi dari makanan untuk kelangsungan laktasi Tingginya anemia pada bumil, dapat mencerminkan ketidakmampuan sosial ekonomi keluarga. Seluruh komponen bangsa, karena nilai gizi tidak memenuhi syarat kesehatan. Paling banyak dijumpai adalah “anemia defesiensi besi )H ´ VHKLQJJD SHQJREDWDQQ\D UHODWLI mudah dan murah.
24
30 Mei - 5 Juni 2016
Diagnosis Anemia Untuk menegakkan diagnosis anemia pada kehamilan, dapat dilakukan cara anamnesis. Pada anamnesis gejala keluhannya cepat lelah, sering pusing, mata berkunang-kunang, dan keluhan mualmuntah. Sesungguhnys, sakit seperti itu lebih hebat dari rasa kehamilan muda. Cara mengontrolnya, bisa dilakukan pemeriksaan dan pengawasan Hb. Pemeriksaanya dari alat Sahli. Dari hasil pemeriksaan Hb dengan alat Sahli, kondisi Hb dapat digolongkan sebagai berikut: Hb 11 gr% (tidak anemia), Hb 9-10 gr% (anemia ringan), Hb 7-8 gr% (anemia sedang), dan Hb < 7 gr% (anemia berat). Pemeriksaan darah dilakukan minimal dua kali selama kehamilan. Pemeriksaan pada trimester I dan trimester III. Dengan pertimbangan sebagian besar ibu hamil mengalami anemia. Dipandang SHUOX GLODNXNDQ SHPEHULDQ SUHSDUDW )H sebanyak 90 tablet setiap ibu hamil di Puskesmas. Bahaya Anemia pada Kehamilan Bahaya anemia pada kehamilan dapat digolongkan menjadi: 1. Pengaruh anemia terhadap kehamilan 5 Bahaya selama kehamilan: dapat terjadi abortus, persalinan prematur, hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim, mudah terjadi infeksi, ancaman dekompensasi kordis (Hb < 6 gr%), mola hidatidosa, hiperemesis gravidarum, perdarahan antepartum, dan ketuban pecah dini (KPD) 5 Bahaya saat persalinan: gangguan his-kekuatan mengejan, kala pertama dapat berlangsung lama dan terjadi partus terlantar, kala dua berlangsung lama sehingga dapat melelahkan dan sering memerlukan tindakan operasi kebidanan, kala tiga dapat diikuti retensio plasenta, dan perdarahan post partum akibat atonia
uteri, kala empat dapat terjadi perdarahan post partum sekunder dan atonia uteri. 5 Pada kala nifas: terjadi subinvolusi uteri yang menimbulkan perdarahan post partum, memudahkan infeksi puerperium, pengeluaran ASI berkurang, dekompensasi kordis mendadak setelah persalinan, anemia kala nifas, serta mudah terjadi infeksi mamae. 2. Bahaya terhadap janin, sekalipun janin tampak mampu menyerap berbagai nutrisi dari ibunya, dengan adanya anemia kemampuan metabolisme tubuh akan berkurang sehingga pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim bisa terganggu. Akibat anemia pada janin antara lain adalah: abortus, kematian intrauterin, persalinan prematuritas tinggi, berat badan lahir rendah, kelahiran dengan anemia, dapat terjadi cacat bawaan, bayi mudah mendapat infeksi sampai kematian perinatal, inteligensia rendah. Pengobatan Anemia Untuk menghindari anemia, sebaiknya ibu hamil melakukan pemeriksaan sebelum hamil. Dengan hasil pemeriksaan itu, dapat diketahui data-data dasar kesehatan umum calon ibu tersebut. Perlu pemeriksaan kesehatan juga dilakukan pemeriksaan laboratorium, termasuk pemeriksaan tinja sehingga diketahui apakah ada infeksi parasit. Pengobatan infeksi untuk cacing relatif mudah dan murah. Pemerintah telah menyediakan preparat besi untuk dibagikan kepada masyarakat sampai ke Posyandu. Contoh preparat besi )H DGDODK %DUUDODW %LRVDQEH ,EHUHW Vitonal, dan Hemaviton. Semua preparat tersebut dapat dibeli bebas. z Yongki Wenas Bagian Obstetri Ginekologi Instalasi PKRS RSUP Sanglah Denpasar
A KT I V I TA S
MBP/ist
TEMPAT HAJATAN - Infrastruktur yang lengkap, keamanan tingkat tinggi, budaya seni Hindu yang terbuka dan citra Pulau Dewata yang meneduhkan, akhirnya menjadikan Bali kerap dipinjam oleh sejumlah partai politik (parpol) untuk menjadi tempat hajatan penting. Rasa momentum menyampaikan diskriminasi pembangunan, kurangnya perhatian pemerintah terhadap isu perjuangan orang Bali, termasuk tentang kebijakan nasional yang berhubungan dengan Bali kerap hilang begitu saja karena mentalitas pejabat di Bali sebagian besar hanya melaporkan yang baik–baik belaka di hadapan petinggi bangsa, termasuk di hadapan Presiden. Demikian keprihatinan yang disampaikan, Dr. Shri I Gusi Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat diundang dalam kapasitasnya sebagai Ketua PNI Marhaenisme Bali di sela-sela pembukaan Munaslub Partai Golkar yang dihadiri Presiden dan Wapres RI di Nusa Dua.
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Usai diterima secara resmi Wakil Wali Kota Bandung, rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Badung yang dipimpin Bupati Badung Nyoman Giri Prasta langsung menuju ruang Bandung Command Centre (BCC) yang menjadi ‘’jantungnya’’ smart city di kota kembang ini. Di ruang ini, Bupati didampingi Wabup Badung Ketut Suiasa, Ketua DPRD Putu Parwata dan Wakil Ketua DPRD Nyoman Karyana. Bupati juga didampingi sejumlah kepala dinas terkait dan puluhan wartawan dari media cetak dan elektronik yang menjadi peserta PIP.
MBP/ist
PEMKOT DENPASAR - Statemen anggota DPD-RI yang mengatakan adanya kelalaian terhadap operasional Bali Public School (BPS), ditanggapi Pemkot Denpasar melalui Kabag Humas dan Protokol Kota Denpasar I.B. Rahoela. Secara kronologi dijelaskan, pada tahun 2015 lalu pihak Yayasan Ananda Vidya Bali yangmenaungi BPS mendatangi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) untuk menanyakan persyaratan pendirian SMP. Pendirian SMP BPS ini menggunakan bangunan yang sudah ada saat ini dan masih digunakan untuk kegiatan PAUD dan SD.
MBP/ist
PEMKAB GIANYAR – Pemkab Gianyar semakin serius melakukan penataan lalu lintas. Terbukti dengan penandatanganan nota kesepakatan atau MoU antara Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dengan Kabupaten Gianyar dalam sistem penerimaan taruna-taruni STTD pola pembibitan SDM putra-putri daerah di STTD Bekasi, Selasa (17/5). Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata menyampaikan, penanganan lalu lintas di Kabupaten Gianyar ke depannya memerlukan upaya maksimal. 30 Mei - 5 Juni 2016
25
LENSA
ANAK Kebutuhan hidup di Kota Denpasar yang makin tinggi membuat warga bekerja ekstra untuk memenuhinya. Kondisi tersebut juga dialami salah seorang ibu yang tengah mempunyai anak kecil. Nampak pedagang perempuan mendorong gerobak dan anaknya menuju lokasi jualan di Renon, Denpasar. Hal ini bertujuan agar tetap dapat menjaga sang anak sambil berjualan.
MBP/eka
26 30 Mei - 5 Juni 2016
PENDIDIKAN
Kajian Diingkari, SMK ”Saling Bunuh”
M
enjamurnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Karangasem, cukup memengaruhi konsentrasi siswa di sekolah umum. Kini, mayoritas lulusan SMP di Karangasem makin tertarik menempuh pendidikan di SMK, dengan kelebihan ketika lulus langsung punya kompetensi khusus. Tapi, seiring menjamurnya SMK, sejumlah SMK khususnya swasta, kini justru mulai khawatir. Sebab, mereka merasa tak mungkin bersaing dengan SMK negeri yang tentu mendapat dukungan penuh fasilitas dan anggaran dari pemerintah daerah. SMK PGRI Amlapura, misalnya, cukup merasakan dampak ini. Sekolah kejuruan yang muncul pertama kali dengan jurusan Multimedia dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) ini, awalnya cukup populer di kalangan siswa. Sebab, kedua jurusan itu mampu memfasilitasi kebutuhan siswa yang ingin mengikuti perkembangan yang cukup pesat pada bidang teknologi dan komputer. Tetapi, kini SMK PGRI Amlapura harus memutar otak untuk menarik lulusan SMP di Karangasem memilih menempuh pendidikan di sini. Kondisi ini disebabkan kemunculan
SMK baru di Karangasem, baik negeri maupun swasta. Parahnya lagi, SMKSMK yang baru justru membuka jurusan yang sama. Jurusan yang ramai-ramai dibuka adalah jurusan Multimedia, Pariwisata dan Tata Boga. Contohnya, di Kecamatan Karangasem hampir seluruh SMK membuka jurusan serupa. Padahal, menurut Kepala SMK PGRI Amlapura Ketut Sutarsa, dulu sebelum SMK ramai seperti sekarang, ada kesepakatan yang didapat dari hasil kajian Disdikpora Karangasem. Kesepakatan itu menyebutkan bahwa SMK yang satu dengan lainnya tak boleh membuka jurusan yang sama, jika jarak sekolahnya kurang dari 10 kilometer. Namun, sekarang kajian itu hanya jadi macan kertas. Sebab, realita di lapangan sudah jauh berbeda. Sebagai Contoh, Sutarsa mengatakan antara SMK Dharma Prasanthi dengan SMKN 1 Amlapura yang terletak di jalan yang sama, justru sama-sama membuka jurusan Tata Boga. Ada juga SMK PGRI Amlapura dengan SMK TI Bali Global yang sama-sama membuka jurusan Multimedia. Ada juga SMK Widya Wisata Graha yang sama-sama membuka jurusan Pariwisata dengan SMKN 1 Amlapura dan SMK lainnya. Menurut Sutarsa, ini tentu tidak baik bagi perkembangan SMK ke depan. Mestinya, kajian sebelumnya mampu diterapkan pemerintah daerah. “Kami bukannya takut bersaing. Tapi, kalau seperti ini, SMK bisa ‘saling bunuh’. Yang jadi korban, tentu pendidikan kejuruan kita. Kalau kajian itu diterapkan kan sebenarnya bagus, agar yang swasta bisa sama-sama berkembang,” kata Sutarsa, belum lama ini. SMK di Karangasem kini terus berkembang. Kini jumlahnya sudah sebelas SMK, meliputi SMKN 1 Abang, SMKN 1 Manggis, SMKN 1 Kubu, SMKN 1 Amlapura, SMK Nasional Amlapura, SMK Saraswati Amlapura, SMK Widya Wisata Graha Amlapura, SMK PGRI Amlapura, SMK Nusa Dua Toya Anyar Kubu, SMK Dharma Prasanthi Amlapura dan SMK Giri Pendawa Rendang. Satu lagi SMK yang baru berdiri, yakni SMKN 1 Bebandem. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan
Olahraga (Disdikpora ) Karangasem I Gede Ariyasa, mengakui terjadinya situasi ini. Ia juga mengakui, dulu ada kajian seperti itu. Tapi, SMK tentu bukan hanya milik swasta. Sebab, pemerintah daerah juga punya tanggung jawab memberikan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh lulusan SMP di Karangasem. Terlebih, dari analisis Disdikpora Karangasem, belakangan lulusan SMP yang berminat bersekolah di SMK makin tinggi. Oleh karena itulah, pemerintah daerah mendorong pendirian SMK di seluruh kecamatan. Pihaknya menyadari persaingan ketat SMK terjadi di Kecamatan Karangasem, seiring makins menjamurnya pendirian SMK baru. Tapi, Ariyasa menegaskan, juga tak bisa membendung sebuah kebutuhan bagi lulusan SMP. Sekarang bagi SMK di Karangasem tentu harus siap bersaing memberikan yang terbaik bagi lulusan SMP sehingga berminat menempuh pendidikan di sana. “Tidak usah risau. Kuncinya, kalau sekolahnya bagus, pasti akan dicari siswa. Belum tentu SMK negeri selalu lebih baik dari swasta,” tegasnya. z Made Bagiarta
30 Mei - 5 Juni 2016
27
OLAHRAGA MBP/ap
Pelatih Liverpool Juergen Klopp
Cerita Tentang Kekalahan
S
tadion St. Jakob-Park menyimpan kisah pilu Liverpool. Kekalahan 1-3 atas Sevilla di ÂżQDO /LJD (URSD PHOHQJNDSL NHJDJDODQ WKH 5HGV PHQJJDSDL WURÂż terbaik benua itu setelah kekalahan atas $& 0LODQ 7DN DGD ODJL .HDMDLEDQ ,VWDQEXO DWDX $QÂżHOG 2016. Semua larut dalam kesedihan WHUPDVXN JHODQGDQJ -DPHV 0LOQHU \DQJ ELVDQ\D PHQJXPSDW ZDVLW NLQL WHUGLDP PHUHQXQJL KDVLO PHQ\HGLKNDQ LWX 7DN VHGLNLW SXOD /LYHUSXGOLDQ \DQJ menitikan air mata meratapi kekalahan menyakitkan itu. 7DSL EDJL SHODWLK -XHUJHQ .ORSS hasil tersbeut bisa menjadi titik balik EDJL WKH 5HGV SHUVHSVL NHNDODKDQ LWX GHQJDQ VHGLULQ\D DNDQ EHUJHVHU VHLULQJ SHUXEDKDQ ZDNWX Âł.DPL DNDQ PHQJJXQDNDQ NHNDODKDQ LQL EHUVDPD VDPD ´ MHODV PDQWDQ SHODWLK Borussia Dortmund itu. “Dan suatu hari QDQWL VHPXD RUDQJ DNDQ ELODQJ %DVHO PHUXSDNDQ WLWLN \DQJ PHQHQWXNDQ EDJL PDVD GHSDQ \DQJ FHUDK EDJL /LYHUSRRO ´ tambahnya. 3DQGDQJDQ RSWLPLV LWX GLODQGDVL EDKZD VHSDQMDQJ WXMXK EXODQ NHSHPLPSLQDQQ\D WHODK WHUMDGL SHUXEDKDQ \DQJ PDVLI SDGD GLUL WKH 5HGV 'DQLHO 6WXUULGJH VHPDNLQ SDGX GHQJDQ UHNDQ
28 30 Mei - 5 Juni 2016
UHNDQQ\D GDQ PHQFLSWDNDQ SHUPDLQDQ \DQJ KDUPRQLV GL ODSDQJDQ 7HUOHELK GHQJDQ NHPDKLUDQ &RXWLQKR GDODP PHQJDWXU VHUDQJDQ WHUPDVXN XPSDQ XPSDQ FHUGLNQ\D 8QWXN LWX .ORSS DNDQ PHPEXDW UHQFDQD SHUXEDKDQ WHUXWDPD \DQJ EHUNDLWDQ GHQJDQ SHUPDLQDQ GDQ NHHUFD\DDQ GLUL SHPDLQ SHPDLQ /LYHUSRRO \DQJ DQMORN drastis setelah Sevilla mampu menyamakan skor 20 detik setelah babak kedua dimulai. ³-HODV WLP LQL DNDQ EHUEHGD WDKXQ depan. Kami akan melakukan sesuatu GHQJDQ PHQGDWDQNDQ EHEHUDS SHPDLQ EDUX 0XUQL NHUMD LWXODK PDNQDQ\D EHNHUMD ´ WHJDV .ORSS \DQJ EDNDODQ PHQMXDO VHMXPODK SHPDLQ NXQFL VDODK satunya adalah Chistian Benteke. 6HMDN LD PHQJDPELO DOLK MDEDWDQ \DQJ GLWLQJJDONDQ %UHQGDQ 5RGJHUV SDGD 2NWREHU WDKXQ ODOX /LYHUSRRO EHQDU benar tak padu. Akibatnya dia kesulitan untuk menyatukan tim kembali. Dia DNDQ PHQJJXQDNDQ SROD \DQJ GLODNXNDQ 5DIDHO %HQLWH] VDDW EHUKDVLO PHPEDZD /LYHUSRRO PHQMXDUDL /LJD &KDPSLRQV GL PXVLP SHUWDPDQ\D VHEDJDL SHODWLK GL $Q¿HOG .HNDODKDQ DWDV 6HYLOOD MXJD PHQJJDQMDU /LYHUSRRO JDJDO WDPSLO GL NRPSHWLVL (URSD PXVLP GHSDQ 'HQJDQ
ÂżQLVK GL SRVLVL NH GL NODVHPHQ /LJD 8WDPD ,QJJULV /LYHUSRRO GLSDVWLNDQ DNDQ GLVLEXNDQ GHQJDQ NRPSHWLVL GRmestik. “Ini berarti tidak akan ada permainan GL KDUL 5DEX GDQ .DPLV SHUWHQJDKDQ SHNDQ ,QL EHUDUWL DNDQ DGD ODWLKDQ \DQJ OHELK NHUDV ODJL ´ NDWDQ\D -HGD PXVLP MXJD WDQSD UHVLNR 'HQJDQ SHUJHODUDQ 3LDOD (URSD GLKDUDSNDQ VHMXPlah pemainnya bisa kembali latihan pada akhir Juli nanti dalam kondisi sehat. “Turnamen ini lama dan melibatkan EDQ\DN SHPDLQ 3HPDLQ %HOJLD ,QJJULV Jerman. Saya berharap mereka akan NHPEDOL GDODP NRQGLVL EXJDU ´ XQJNDS Klopp kepada Associated Press. Meski kekalahan atas Sevilla itu PHQ\DNLWNDQ .ORSS \DNLQ SHPDLQ pemainnya akan melupakan hal itu. 'HQJDQ PHPSHUWDKDQNDQ SROD SHUPDLQDQ VHSHUWL GL %DVHO LWX WLP KDQ\D PHPHUOXNDQ ZDNWX VDMD XQWXN PHQFDSDL permainan terbaiknya. “Kami akan membiasakan diri dan kami akan kemEDOL GHQJDQ SHQDPSLODQ OHELK EDLN ODJL .DPL \DNLQ DNDQ KDO LWX ´ WHJDV SHODWLK \DQJ VHULQJ HPRVLQ\D PHOHGDN OHGDN GL SLQJJLU ODSDQJDQ ELOD PHUD\DNDQ JRO pemainnya. z Yudi Winanto
Gajinya Tertin
ggi
USIA telah men namun gelandang capai 34 tahun Sementara Pem Brazil Kaka masih diakui kepiawai Sebastian Giovin ain Terbaik MLS 6,1 juta. annya di lapang co dari klub Toront an hanya berg hijau. Kaka dike o Semen aji na yang memiliki se l sebagai pemain penghasilanny 5,6 juta namun total dan Man tara rivalnya dari Chelsea lebrasi khas yakn chester City Fran a 7, 1 juta. Reka menunjuk ke angk asa usai mencetak go i imnya yang juga kapten timnan set- pa rd te rik at ko nt ra k de k Lamng itu. Pemain yang be l Michael Brad s ro ley Bberada di ba AS York City dengan gai 6 juta.an N ew tengah itu tercatat perasi di lapangan nya dengan 6, wah- hingga sa pernah membela AC at ini Lampard belu Namun 5 juta. Milan dan Real Mad m pernah Kiper AS Ti dimainkan. ke Orlando City pa rid sebelum pindah dua Piala Du m Howard yang tami di Pemain top Eropa nia terakhir, menin da 2014. yang berlabuh ggalKaka kini menjad kan klub Liga Utam a Inggris Everton. MLS adalah Andrea Pirlo dengan di bayaran termahal i pemain dengan Bulan depan gaji 5, 6 juta dan David Vi depan di Kompetisi Liga lla (5,61 juta). AS (MLS). Ia m Colorado dengan dia akan membela LA Galaxy enerima gaji poko juga memiliki Gi kontrak 2,5 juta. 6,6 juta dolar setah k ovani Sederet pem Dos Sant Players Union. An un, laporan MLS mengadu peru ain-pemain Eropa kini Robbie os dengan gaji 4,25 juta, Ke gka itu bisa bertam nt an un e ga (3,5 juta), Se n di AS. Man bah hingga menca pai 7,1 juta dengan gelandang Liverpool Steven Ge tan Montreal memiliki Didie mentara berbagai bonus. r rrard (2,1 juta) kini menjadi keku , laporan Associa Drogba ted Press. axy. Kontraknya atan tim LA Galdiketahui bernila i z Yudi Winanto
MBP/ap
Gelandang timnas Brazil Kaka.
30 Mei - 5 Juni 2016
29
OLAHRAGA
MBP/ap
Atlet equestrian Jepang Hiroshi Hoketsu saat mengikuti Olimpiade London 2012.
Demi sang Kuda AMBISI menjadi salah satu elemen kekuatan kesuksesan seseorang. Namun, pada titik tertentu, itu menjadi hal yang tidak penting sekali. Itu yang dilakukan atlet senior equestrian Jepang Hiroshi Hoketsu. Ia rela tidak mengikuti Olimpiade Rio de Janeiro, Agustus mendatang dan memadamkan ambisinya menjadi atlet tertua yang mengikuti pesta olahraga multi-event di Brazil. Alasannya, demi kesehatan sang kuda tunggangannya. +RNHWVX GLQ\DWDNDQ WDN ORORV NXDOL¿NDVL yang digelar di Tokyo setelah kudanya dalam kondisi sakit saat lomba berlangsung. Atlet berusia 75 tahun itu mengikuti kuali¿NDVL GHPL PHPHQXKL SHUV\DUDWDQ ORORV NH Olimpiade. “Saya tidak mau memaksa kuda
30 30 Mei - 5 Juni 2016
(tampil maksimal), mimpi saya berkompetisi di Olimpiade Rio pun buyar,” ujar Hoketsu seperti dikutip Kantor Berita Kyodo. Hasil kurang maksimal itu membuat dirinya terlempar dari timnas Jepang. Namun kegagalan itu tidak membuatnya kecewa berlebihan. “Belum ada rencana untuk masa mendatang. Tapi yang utama, saya prioritaskan untuk memulihkan kesehatan kuda saya,” ujar yang debutnya di Olimpiade terjadi di Tokyo pada 1964. Di Olimpiade London 2012, ia menjadi atlet tertua di ajang itu dengan usia 71 tahun. Mimpinya tampil di Rio Agustus mendatang seketika pupus setelah kudanya jatuh sakit usai menjalani pelatihan di Belanda dan Jerman. Bila lolos ke di
Rio, Hoketsu menjadi atlet tertua yang tampil di ajang itu dengan memecahkan rekor yang dibuat Oscar Swahn. Atlet menembak Swedia itu tampil di Olimpiade Antwerp pada usia 72 tahun. Di Olimpiade Beijing 2008, Hoketsu menempatiperingkat ke-9 di nomor ‘team dressage’ dan ke-35 di katagori individual dressage. Empat tahun kemudian di London, penampilannya belum membaik setelah menempati ke-40 di ‘individual GUHVVDJH ¶ +RNHWVX MXJD ORORV NXDOL¿NDVL di Olimpiade 1988 di Seoul. Sayangnya, ia tak bisa berlaga karena kudanya masuk karantina, laporan Associated Press. z Yudi Winanto
Ketut Mertayasa
Target Medali di PON Pertama DAUN jatuh tidak jauh dari pohonnya. Pepatah ini sangat tepat untuk menggambarkan pelari Ketut Mertayasa yang merebut medali emas nomor 800 meter pada Kejurnas Jatim Terbuka yang berlangsung April lalu. Bakatnya mengalir deras dari sang ibu Ni Wayan Pancarini, mantan atlet pelatnas nomor lempar lembing dan tolak peluru. Sejak kecil Mertayasa hobi bermain bola dan bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Guntur. Pemain berposisi libero ini kemudian dipilih membela SD Denpasar pada Porsenijar Bali. Kegemarannya mengocek bola berlanjut hingga duduk di bangku SMP. Sayangnya, cedera bertubi-tubi menderanya sehingga memutuskan beralih ke cabang olahraga (cabor) nomor lari. ‘’Pertama kali saya ikut tes lari kelas II di SMP Dwijendra. Dalam seleksi mengitari wilayah Kereneng tersebut, saya yang tercepat,’’ kenang putra keempat pasangan Made Langgeng dan Ni Wayan Pancarini ini di Denpasar pekan lalu. Setelah itu, ia langganan menyumbang medali di ajang Porsenijar Kota Denpasar dan Bali. Prestasinya berlanjut pada Popnas 2013 di Jakarta dengan meraih medali perak nomor 800 meter dan 1.500 meter. Mertayasa makin bersinar di Porprov Bali. Pada 2013 di Denpasar, ia menyabet 2 emas dari nomor 800 meter dan 4 x 400 meter, sedangkan di Buleleng tahun lalu mendulang 2 emas dari nomor 800 meter dan 1.500 meter, serta perunggu di nomor 4 x 400 PHWHU 3DGD .HMXUQDV -DWLP 7HUEXND 0HUWD\DVD ÂżQLV keempat di nomor lari 800 meter sehingga berhak lolos ke PON 2016 di Jawa Barat yang akan digelar September. Ibunya kurang mendukung ketika dirinya bermain bola. Sebaliknya, Pancarini sangat mensuport saat tahu Mertayasa menggeluti lari. ‘’Ibu menyiapkan menu makanan di rumah, menyajikan menu daging dan sayuran,’’ terang atlet kelahiran Denpasar, 23 September 1995, ini. Mertayasa sadar belum semua atlet unggulan turun di Jatim Terbuka 2016. Seluruh atlet terbaik di Tanah Air dipastikan berlaga pada Kejurnas Piala Laskar Pelangi di Bangka Belitung (Babel), 19-23 Mei. Dengan begitu, mahasiswa FPOK IKIP PGRI Bali ini bakal merasakan persaingan yang ketat. PON ke-19 di Jabar merupakan PON pertama baginya. Kendati demikian, ia tetap mematok prestasi. ‘’Pokoknya saya harus bisa menyumbang medali untuk Bali,’’ tutur pelari yang bercita-cita menjadi anggota TNI-AD ini. ,D DNDQ PHQJJHQMRW WHQDJDQ\D PHQMHODQJ ÂżQLV DWDX PHOHVDW WHUGHSDQ VHMDN VWDUW KLQJJD ÂżQLV Menurut pelatih atletik PON Bali Nyoman Suteja, event Jatim Terbuka merupakan eveluasi bagi atlet sambil melirik peta kekuatan lawan dari provinsi lain. Keikutsertaan di Jatim Terbuka dibiayai Pengkab/Pengkot PASI, sedangkan Kejurnas Piala Laskar Pelangi sebagai ajang uji coba atlet PON. z Daniel Fajry
MBP/nel
30 Mei - 5 Juni 2016
31
OLAHRAGA
ISC 2016
Pesta Gol di Pekan Ketiga IMBANG dan minim gol mewarnai pekan pembuka dan kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Hasil ini seolah
mengambarkan singkatnya persiapan dan belum panasnya mesin ke-18 tim menjelang berlaga di kompetisi. Namun, seiring makin
padunya para pemain, memasuki pekan ketiga terjadi pesta gol menyusul kemenangan besar yang direbut sejumlah kontestan.
MBP/ant
Dua pemain Sriwijaya FC merayakan kemenangan besar atas Madura United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
32 30 Mei - 5 Juni 2016
Raihan poin penuh paling mencolok dihasilkan Sriwijaya FC Palembang dengan melibas Madura United 5-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (15/5). Gol-gol tuan rumah dipersembahkan Hilton Moreira pada menit ke-15, Ichsan Kurniawan menit ke-37, Yohannis Nabar menit ke-79 dan 87, serta Alberto “Beto� Goncalves pada akhir babak kedua. Arema Cronus Indonesia Malang menundukkan Bhayangkara Surabaya United (BSU) 3-0 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tiga gol Arema yang mengoyak jala gawang BSU yang dikawal Wahyu Nugroho dihasilkan Srdan Lopicic pada menit ke-10, Sunarto menit ke-51, dan Gustavo Giron Marulanda menit ke-62. Mitra Kukar memetik kemenangan pertama setelah mengalahkan tuan rumah PS TNI 4-1 (3-1) di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. PS TNI sempat membuka peluang dengan mencetak gol cepat lewat Irfandy Zein Alzubaidy pada menit ke-7. Akan tetapi setelah itu pasukan Edward Tjong gagal membendung permainan agresif Mitra Kukar yang membuat empat
gol melalui penalti Marlon da Silva pada menit ke-22, Alan Leandro menit ke-35 dan 38, serta Septian David Maulana menit ke-78. Barito Putera mengatasi tamunya Persegres Gersik United 3-1 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Kemenangan tim Laskar Antasari ini diperoleh melalui dua gol yang disarangkan Agi Pratama pada menit ke-61 dan 71, serta Luis Carlos Ceateno De Azevedo Junior menit ke-45. Satu gol Persegres dibuat Eduardo Da Conceicao Maciel pada menit ke-21. Persib Bandung memetik kemenangan pertama setelah menjinakkan Bali United 2-0 (2-0) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung. Gol kemenangan Tim Maung Bandung dicetak bek Vladimir Vujovic pada menit ke-29 dari titik putih dan David Laly menit ke-39 melalui tembakan indah ke gawang tim tamu yang dikawal Rully Desrian. Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro memuji penampilan anak asuhnya yang bermain sesuai taktik dan strategi yang direncanakan. Meski berlaga dalam determinasi tinggi, pemainnya tidak lepas kendali dan dapat terus fokus menjalankan
strategi. Hasilnya, mereka mampu meredam agresivitas pemain Madura United. Walau meraih kemenangan besar, ia mengingatkan para pemainnya tidak jumawa karena masih banyak laga yang menanti. Masih perlu dilakukan perbaikan terutama transisi antara menyerang ke bertahan. Kemenangan atas Madura United menempatkan Sriwijaya FC di peringkat keempat klasemen sementara hingga laga ketiga dengan poin 5 dan tercatat sebagai tim paling produktif di antara 18 peserta dengan memasukkan emam gol dan kemasukan satu gol (6-1). Nilai yang dikumpulkan Srwiwija sama dengan empat klub lainnya yang menempati peringkat berikutnya, yaitu Mitra Kukar, Persib, Perseru Serui, dan Pusamania Borneo FC. Arema bertengger di puncak klasemen sementara dengan poin 7. Tim Singo Edan kembali merebut posisi teratas karena unggul selisih gol dan gawangnya belum kemasukan (5-0). Persija Jakarta di posisi kedua mendulang nilai sama dengan selisih gol 4-2. Semen Padang di peringkat ketiga mengoleksi poin 6. z Mawa
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
LITABMAS STPBI - Pada 17 Mei 2016 , diadakan Focuc Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari Penelitian yang dilakukan oleh Pus Litabmas STPBI(diketuai Drs.I Wayan Pantiyasa,MM) kerja sama dengan Disparda Kota Denpasar dengan topik Strategi Pengembangan Kelurahan Penatih menjadi Desa wisata.Pengembangan Desa Wisata adalah pariwisata alternatif yang mampu memberdayakan masyarakat sehingga dapat menjadi subjek dalam pengembangan pariwisata.
UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali kembali melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri. Kali ini Undhira menandatangani MoU dengan Universitas Jeounju University Korea, Jumat (13/5) lalu di Kampus Hijau Universitas Dhyana Pura. Acara tersebut dihadiri Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.K.J., M.Repro, dan Wakil Rektor 2 Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E, M.A. Dari Korea hadir Ko Sun Woa, Ph.D., Dekan Internasional Affairs Jeounju Univesrity, Christ Chang selaku Director of Indonesian Korean Cltural Studies. 30 Mei - 5 Juni 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
PENGUSAHA KECIL - Ekspresi kaget bercampur bangga terlihat dari kurang lebih 50 pengusaha kecil asal beberapa kabupaten/kota ketika tiba–tiba diundang ke Istana Mancawarna Tampaksiring oleh anggota DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III atas inisiatif Tim Gerakan Sukla Satyagraha. Bagaimana tidak, hampir sebagian besar dari pengusaha kecil dari umat Hindu itu adalah pelaku ekonomi menengah ke bawah, di antara pedagang rujak, nasi babi guling, nasi campur, sate lilit, lalapan Bali, daluman dan sejumlah kuliner khas Bali.
UNMAS DENPASAR - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar tak mau main-main dalam mengimplementasikan MoU dengan PT asing. Ini dibuktikan kerja sama Unmas Denpasar dengan Ban Somdejchaopraya Rajabbat University (BSRU) Thailand dilakukan secara berkelanjutan. Sebanyak 29 mahasiswa dan dosen BSRU melakukan program pertukaran bahasa dan budaya di Unmas Denpasar. Mereka diterima langsung Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Senin (16/5).
MBP/ist
LOMBA MANCING - Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si., secara konsisten menunjukkan eksistensi dan kepeduliannya terhadap potensi sektor perikanan di masyarakat, khususnya bagi petani dan nelayan dengan terus memberdayakan kelompok ikan sekaligus menggalakkan kegiatan Lomba Mancing Mania di Tabanan. Salah satunya lewat momentum kegiatan penggalian dana dengan membuka kegiatan mancing yang digelar krama Tempek Tlengisan untuk penggalian dana rehab Pura Khayangan Munduk Sangkur, Desa Baturiti, Kerambitan, Tabanan, Minggu (15/5) lalu.
34 30 Mei - 5 Juni 2016
MBP/ist
WISUDA UNHI - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar Wisuda Sarjana ke-49, Magister ke-21 dan Doktor ke-9, Jumat (13/5). Pada wisuda kali ini, Unhi melepas 357 wisudawan dengan rincian strata satu dari Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan sebanyak 67 orang, Fakultas Ekonomi sebanyak 196 orang, Fakultas MIPA sebanyak 4 orang, Fakultas Teknik 4 orang dan Fakultas Pendidikan Agama dan Seni sebanyak 30 orang. Pada program Magister, Unhi melepas 49 orang dan program doktor sebanyak 7 orang.
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Salah satu parameter dari tingkat intelektualitas pemimpin itu bisa dinilai dari seberapa jauh bergaul dengan kaum akademisi alias dunia kampus. Semakin jarang pejabat publik diundang ke kampus oleh komunitas intelektual, itu menandakan semakin tidak menariknya para pejabat di hadapan civitas akademis. Begitu pula jika ada pejabat di Bali yang jarang masuk dunia kampus baik menjadi keynote speech, maupun narasumber itu menandakan pejabat itu memiliki sikap awidya (kegelapan) mengingat tidak ada pemikiran dan kontribusi Jnana pada anak-anak bangsa. Demikian pendapat tegas yang disampaikan Gusti Wedakarna saat hadir di acara seminar dan diskusi intelektual yang dihelat Fakultas Matematika Unversitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Singaraja.
MBP/ist
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Senin (16/5) bertempat di Ruang Rapat DPRD Badung, menyampaikan paparan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah mengadopsi penuh ajaran Tri Sakti BungKarno sebagimana tertuang dalam Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dan 6 Prinsip Dasar Pembangunan Badung. Terdapat empat pendekatan mewujudkan Rancangan RPJM 2016-2021, meliputi pendekatan teknokratik, politis, button up, top down dan partisipatif.
MBP/ist
GEDE PARMA - I Putu Gede Parma, S.ST.Par., M.Par., resmi memimpin DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia MBP/ist
FELICE JEWELLERY - Felice Jewellery kembali menggelar pameran emas dan berlian di Business Center, Hotel Aston Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Pameran dimulai hari Kamis (19/5) sampai Minggu (22/5). Felice Jewellery menghadirkan perhiasan emas berlian fashion model terbaru. Mulai dari cincin, liontin, dan anting emas putih bertabur berlian. ‘’Khusus untuk liontin, kami tawarkan dengan harga Rp 499 ribu,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Ni .DGHN :LGQ\DQL GLNRQÂżUPDVL 5DEX
(KNPI) Kabupaten Buleleng masa bakti 2016-2019. Parma diharapkan mampumengungah api semangat pemuda di Buleleng. Ia mengantikan posisi ketua sebelumnya Dewa Ketut Suardipa, yang kini menjabat sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Buleleng.
30 Mei - 5 Juni 2016
35
SOSOK
Dari Guru SD Sampai Dosen Luar Biasa Ida Pedanda Gede Made Gunung ‘’Amor ring Acintya’’ Rabu (18/5) dini hari pukul 04.45 wita. Namun dharma wacana, wejangan dan komitmennya menjaga Bali tentu takkan pernah dilupakan. Apalagi beliau telah mengubah paradigma seorang sulinggih selain pamuput upacara juga pe-dharma wacana.
I
da Pedanda Gunung lekat dengan kesederhanaan. Beliau yang saat walaka bernama Ida Bagus Gede Suamem, juga dekat dengan umat. Berlatar belakang pendidikan guru, beliau tentu memegang teguh disiplin, sabar dan ngemong. Itu pula yang beliau tunjukkan ketika menjadi penuntun umat. Sejak madiksa menjadi sulinggih, Ida Pedanda Gunung ‘’turun gunung’’ memberi pencerahan kepada umat dan mengawal keajegan Bali. Komitmen itu disuarakan lewat dharma wacana yang disiarkan Bali TV sejak sekitar 14 tahun lalu. Ida Pedanda Gede Made Gunung mengubah citra pedanda dari pamuput upacara menjadi pemberi dharma wacana yang memikat. Atas komitmen dan pengabdiannya yang tulus bagi keajegan Bali, Kelompok Media Bali Post pun menganugerahkannya ‘’Anugerah Pers K. Nadha Nugraha’’ pada 5 Januari 2003. Beliau dilahirkan di Geria Gede Kemenuh Purnawati, Blahbatuh, Gianyar tahun 1952. Beliau menamatkan SD di Blahbatuh dan SMPN di Gianyar. Setamat SMPN, beliau melanjutkan ke Taman Guru Atas (TGA) di Sukawati, untuk kemudian bekerja menjadi
36
30 Mei - 5 Juni 2016
Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Gianyar (1972-1974), lalu menjadi guru SD. Profesi ini dilakuknya sejak 1975 sampai 1994. Bahkan tahun 1992, beliau mendapat predikat sebagai guru teladan Kecamatan Blahbatuh. Bahkan sejak 2000 beliau menjadi dosen luar biasa pada Fakultas Usada IHD Denpasar. Tak hanya berprofesi dalam bidang pendidikan, Ida Pedanda pada masa mudanya aktif berorganisasi sejak tahun 1960-an. Mulamula di bidang olahraga, menjadi pemain bola voli seleksi PON Bali, menjadi pelatih karateka (sabuk hitam), dan kemudian organisasi keagamaan. Sementara organisasi keagamaan beliau juga sangat aktif dan memberi peran pada keputusan-keputusan PHDI. Beliau mulai terjun tahun 1974. Aktif di Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Blahbatuh, PHDI Gianyar (1989-1994), PHDI Bali (1994-2001), dan kemudian PHDI versi Campuhan (2001-2006). Sekitar empat bulan sebelum madiksa menjadi pedanda, beliau mencari pengalaman unik. Selain mengunjungi 325 sulinggih untuk “membangun” diri, beliau juga berkunjung ke tempat-tempat yang kontras, yaitu melakukan perjalanan “khusus” ke rumah sakit untuk menghayati derita pasien, lalu ke supermarket untuk mengamati perilaku dan paras-paras orang yang bergembira saat berbelanja atau menikmati hidangan. Beliau juga jalan-jalan ke pasar burung untuk mendengarkan kicau burung. Semua ini, katanya, adalah untuk mengasah kepekaan perasaannya, bekal penting sebagai rohaniawan. Salah satu pesan beliau adalah; pelaksanaan palebon di jaba Griya Purnawati tidak dibuatkan bade. ‘’Jadi saat upacara palebon nanti jasad Ida Pedanda cukup diusung oleh keluarga dan anak-anaknya
menuju ke Pebasmen di Jaba Griya Purnawati. Ini sesuai pesan beliau kepada tiang dulu. Nanti apabila beliau tiada, tidak perlu dibuatkan bade, cukup diusung sampai ke pebasmen, di sana juga beliau tidak menginginkan apapun, jadi hanya ada kotak saja untuk pebasmannya,“ terang Ida Bagus Made Purwita Suamem, putra kedua Ida Pedanda Gunung. Dikatakannya, untuk pelaksanaan palebon sederhana, almarhum bercermin pada pelaksanaan Palebon Ida Pedanda Made Sidemen. “Beliu sangat mengagumi Ida Pedanda Made Sidemen. Sebagai tokoh yang begitu hebatnya, namun meminta agar di-palebon dengan sarana yang sederhana,“ tambahnya. z Subrata
Obituari
Komitmennya Harus Diteladani Jika semua umat Hindu mendukung KSPN termasuk reklamasi, saya tetap akan berjuang sendiri menentang program ini. Ida Pedanda Gunung Ida Pedanda Gede made Gunung saat menerima anugerah Pers K. Nadha Nugraha 2003 yang diserahkan Gubernur Bali Dewa Made Beratha.
BALI kehilangan tokoh spritual yang sangat peduli pada keajegan pulau dewata. Komitmen dan konsistensinya menjaga budaya, alam dan manusia Bali patut diteladani. Meskipun harus berseberangan dengan penguasa, Ida Pedanda Gede Made Gunung tetap pada komitmennya bahwa alam Bali mesti diselamatkan. Satu pernyataan yang mencerminkan keteguhan sikap seorang putra Bali, ketika beliau menyoroti rencana reklamasi Teluk Benoa dan KSPN Besakih. Dalam wawancara beliau dengan Bali Post ada pernyataan yang menyebutkan; ‘’Jika semua umat Hindu mendukung KSPN termasuk reklamasi, saya tetap akan berjuang sendiri menentang program ini.’’ Tak hanya itu dalam wawancara berbeda beliau juga mengatakan; Sampai kapan pun rencana itu akan saya tolak. Bagi saya pencoretan kawasan Besakih dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) adalah harga mati. Sebagai umat Hindu, apa pun jabatan kita semestinya tetap mendedikasikan diri menjaga kesucian Pura Besakih. Dua pernyataan tersebut, mencerminkan keteguhan hati seorang sulinggih yang paham akan budaya dan masa depan Bali bila tidak dikelola dengan pendekatan kearifan lokal. Penerima K Nadha Nugraha tahun 2003 itu, juga berbicara kritis ketika ancaman perusakan yang mengintai Bali, terkait rencana reklamasi Teluk Benoa, Ida Pedanda mengusulkan agar membentuk Majelis Rakyat Bali. Usulan itu disampaikan Ida Pedanda saat hadir se-
bagai pembicara dalam sarasehan “Tolak Pengurugan/Reklamasi Tanjung Benoa” di Gedong Gandhi Ashram Candidasa, Karangasem. Pemikiran itu muncul untuk memberikan wadah lebih besar bagi masyarakat Bali dalam menyuarakan sikapnya terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. “Terserah seperti apa konsepnya. Yang jelas, kita butuh wadah yang independen,” ujar Ida Pedanda kala itu. Majelis Rakyat Bali nantinya bisa memiliki legitimasi lebih besar, karena di dalam majelis ini bisa dibentuk dari beberapa lembaga adat dan agama yang sudah ada. Juga bisa dari kalangan masyarakat umum yang kritis menanggapi persoalan ini. Ida Pedanda mengaku terinspirasi membentuk majelis ini setelah beberapa kali melakukan kunjungan ke Papua. Di sana, Majelis Rakyat Papua mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam memberikan sikap terhadap suatu rencana pembangunan yang sudah tidak sesuai kehendak mayoritas masyarakat setempat. “Situasinya hampir mirip dengan yang terjadi di Bali. Coba dibicarakan lagi lebih lanjut,” tegasnya. Lalu bagimana dengan KSPN Besakih? Kata Ida Pedanda, Besakih adalah batang otak dari umat Hindu. Memperdagangkan Besakih sebagai kawasan pariwisata merupakan langkah sesat dan menantang bahaya. ‘’Sampai kapan pun rencana itu akan saya tolak. Bagi saya pencoretan kawasaan Besakih dari Kawasan Startegis
Pariwisata Nasional (KSPN) adalah harga mati,’’ tegas Ida Pedanda. Ia pun mengingatkan kepada semua komponen agar berhenti mengutak-atik kawasan Besakih. ‘’Sebagai umat Hindu, apa pun jabatan kita semestinya tetap mendedikasikan diri menjaga kesucian Pura Besakih,’’ ujarnya. Ida Pedanda yang terpilih sebagai salah satu tokoh kebhinekaan ini menegaskan bahwa umat Hindu jangan mau terpancing dikotomi antara mendukung dan tidak mendukung Besakih masuk KSPN. Kondisi yang bergulir saat ini patut diwaspadai sebagai upaya degradasi terhadap umat Hindu. Umat harus bersatu menentang bentuk-bentuk penghancuran terhadap kawasan suci. ‘’Jika umat Hindu ingat karma, maka pilihan kita adalah mempertahankan kawasan Besakih sebagai kawasan suci. Ingat, Besakih adalah batang otak umat Hindu. Jika batang otak umat dihancurkan, maka malapetaka akan membayangi kehidupan,’’ tegasnya. Menurut Ida Pedanda, derasnya investasi ke Bali telah memicu aliran urban masuk Bali. Hal ini membuat Bali memasuki zona kritis dalam upaya penyelamatan ruang. Ida Pedanda juga meyakini keputusan pusat menjadikan Besakih sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan rencana reklamasi Teluk Benoa harus dimaknai sebagai ketidakberpihakan pusat terhadap Bali. Ini juga patut dikategorikan sebagai ancaman serius dalam menjaga Bali. z Pusat Data 30 Mei - 5 Juni 2016
37
LAPORAN KHUSUS
Langkah Badung Menuju ”Smart City”
K
onsep smart city atau kota cerdas kini mulai diterapkan di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Bali. Konsep ini merupakan impian bagi kota-kota, karena diyakini bisa menyelesaikan berbagai masalah perkotaan. Sebut saja transportasi umum dan kemacetan, fasilitas kesehatan dan pendidikan, bencana hingga ruang terbuka, perizinan hingga ke lapangan kerja. Kota pun berusaha membenahi diri melalui reformasi tata ruang dan birokrasi, membangun kota ramah lingkungan nan asri, hingga mengarah ke digitalisasi. Model pembangunan kota nan cerdas beralias smart city pun dianggap menjadi salah satu solusi. Beberapa kota besar di Indonesia yang sudah menerapkan konsep smart city ini, di antaranya Kota Bandung dan Surabaya. Tak kecuali Pemerintah Kabupaten Badung. Kujungan serangkaian Pekan Informasi Pembangunan (PIP) yang dipimpin langsung Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa pun mengunjungi kedua kota tersebut guna “mencuri” ilmu dan menyerap informasi maupun teknologi yang telah berhasil diterapkan oleh pemkot setempat. Seperti diketahui, Surabaya merupakan ibukota dari provinsi Jawa Timur dan menjadi kota terbesar kedua setelah Jakarta. Penerapan dan pengembangan e-government di Surabaya, meliputi pengelolaan keuangan daerah dan e-government untuk pelayanan masyarakat. Di antaranya, e-budgeting, e-project, e-procurement, e-controlling, e-performance dan program e-goverment lainnya. Kunjungan hari pertama Bupati Badung Giri Prasta, ke Pemkot Surabaya didampingi Sekda Badung Kompyang R Swandika dan sejumlah pimpinan SKPD terkait, seperti Kadispenda Wayan Adi Arnawa, Kepala BPPT Made Sutama, Kadishub Wayan Weda Dharmaja, Kabag Pembangunan AA Bayu. Rombongan PIP 2016 yang men-
38 30 Mei - 5 Juni 2016
gangkat tema “Lewat E-Goverment Tingkatkan Kualitas Pelayanan Melalui Smart City” disambut Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana beserta jajaran SKPD. Bupati Giri Prasta, mengatakan Pemkab Badung telah menerapkan e-goverment pada Musrenbang di setiap kecamatan. “Kami akan menerapkan apa yang belum ada. Bahkan, nanti petani pun akan memakai sistem online, sehingga tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak,” ungkapnya. Selain menyerap informasi terkait keberhasilan Surabaya menerapkan e-goverment, Bupati Giri Prasta juga akan mendatangkan langsung SDM dari Surabaya dalam mewujudkan smart city di Kabupaten Badung. “Kami akan mendatangkan SDM yang berkopenten untuk mengajarkan kami bagaimana membangun smart city yang bersinergi antarSKPD,” sebutnya. Setelah Surabaya, rombongan PIP Badung, melanjutkan kunjungan kerja ke Pemkot Bandung. Tujuannya, tentu untuk menambah “bekal” dalam rangka menjadikan Badung sebagai smart city. Rombongan juga melibatkan Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan wakilnya Nyoman Karyana. Rombongan diterima Wakil Wali Kota Bandung Odet Danian. Dalam kesempatan itu, Bupati Giri Prasta memaparkan potensi Badung yang dominan dari sektor pariwisata. “Sumber pendapatan Badung dominan dari pajak hotel dan restoran (PHR). Saat ini, PAD Badung mencapai Rp 3,2 triliun,” katanya. Dengan kunjungan ini, Bupati berharap dapat memperoleh arahan atau ilmu, salah satunya untuk bisa meningkatkan PAD. “Kami berharap dengan smart city, PAD Badung bisa bertambah,” katanya. Pada kesempatan itu, Bupati masuk ke persoalan teknis smart city, terkait sistem, controling, serta konektingnya. Setelah itu, pajak pun nanti online. “Kami akan menjadikan Bandung sebagai suhu dalam hal smart city bagi Badung,” ujar Giri Prasta. Bupati pada kesempatan itu berharap bisa memperoleh kiat terkait e-sakip Band-
ung yang memperoleh nilai A dari Menpan RB. Kiat ini akan diterapkan di Badung. Setelah sekitar satu jam, acara dilanjutkan ke Bandung Command Centre (BCC) untuk melihat dari dekat smart city-nya Kota Bandung. Di tempat ini, Bupati dan rombongan PIP mendapat penjelesan dari pejabat Kominfo Bandung. Dewan Mendukung Wakil rakyat di DPRD Badung mendukung program smart city yang dicanangkan Pemkab setempat. Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD Badung I Putu Parwata. Menurut politisi PDIP ini selama kebijakan tersebut muaranya untuk kepentingan rakyat, pihaknya siap memberikan dukungan penuh. “Pasti kami siap mendukung selama ending-nya untuk kepentingan publik,” ujarnya. Menurut Parwata, tuntutan zaman serba canggih saat ini memang diperlukan inovasi dalam pemerintahan, di antaranya perlunya transparansi maupun kemudahan komunikasi. Sehingga saat ini sudah semestinya penyajian data bisa langsung diakses di manapun. Tentunya hal itu butuh pemanfaatan teknologi informasi. “Memang biayanya cukup tinggi, tetapi akan lebih efisien dan model seperti ini sudah selayaknya dilakukan selama daerah mampu,” sebutnya. Program tersebut salah satu penekannya yakni pada tata pengelolaan pemerintahan dengan memanfaatkan teknologi informasi yang mumpuni. Konsep ini mensyaratkan konektivitas semua lini dan data yang diperoleh dan disajikan harus akurat dan riil. Data informasi pemerintahan tersebut nantinya selain memudahkan koordinasi antar satuan kerja, juga dapat diakses oleh masyarakat. Sehingga diharapkan salah satu tujuannya, program pembangunan akan semakin tepat sasaran dan semakin sinergi. z Parwata
MBP/dodok
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan Wakil DPRD Badung Nyoman Kariana menyerahkan cenderamata kepada Wakil Wali Kota Bandung Odet Danian usai menerima PIP Badung 2016.
Badung Bendung Naker Asing TERBUKANYA peluang bagi warga negara asing (WNA) di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), tak serta merta memberi peluang seluas-luasnya bagi WNA menikmati kue pariwisata Bali, khususnya di Kabupaten Badung. Pasalnya, sebelum bekerja tenaga kerja asing harus memenuhi syarat dan kategori profesi. Persyaratan itu disebut dengan mutual recognizition agreement (MRE). Ada delapan profesi yang disepakati dalam MRE yakni insinyur, arsitek, tenaga pariwisata, akuntan, dokter gigi, tenaga survai, praktisi medis dan perawat. “Jadi tidak semudah yang dibayangkan. Untuk bisa bekerja di Indonesia, khususnya di Badung, mereka (naker asing –red) harus mempunyai serWLÂżNDVL SURIHVL GDQ DGD FDWDWDQ WHUWHQWX sesuai dengan aturan yang berlaku di negara tersebut,â€? ungkap Kadisosnaker Badung IB Oka Dirga.
Selain persyaratan tersebut, kata Dirga tenaga kerja asing juga tetap harus membayar retribusi izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) yang ditetapkan 100 dolar AS per bulan per orang. Retribusi IMTA yang selama ini dikenakan kepada naker asing tetap berlaku, meski diberlakukan MEA. Diterangkan, tenaga kerja asing yang WHUFDWDW EHNHUMD GL %DGXQJ VDDW LQL PHQFDSDL 1.365 orang berasal dari 50 negara. Lima negara terbesar pemasok TKA di Badung yakni Jepang 182, Australia 164, AS 159, 3HUDQFLV GDQ ,QJJULV RUDQJ 6Hmentara TKA ASEAN yang bekerja di BaGXQJ WHUFDWDW RUDQJ 5LQFLDQQ\D )LOLSLQD RUDQJ 6LQJDSXUD RUDQJ 0DOD\VLD Thailand 9 orang, Myanmar 2 orang, dan Timor Leste 1 orang. “Mereka harus membayar dulu sebelum bekerja dan tidak ada nunggak, karena
yang dibebankan adalah perusahaan yang memperkerjakan,â€? ujar Oka Dirga yang GLGDPSLQJL 6HNUHWDULVQ\D , *HGH 6XZDUFLWD dan Kabid Penempatan Tenaga Kerja Dewa Gede Yoga Tangkeban. Terkait jumlah tenaga kerja lokal Badung, Oka Dirga menyebutkan, pada 2016 MXPODK WHQDJD NHUMD WHUFDWDW RUDQJ <DQJ EHUVHUWLÂżNDW WHUFDWDW RUDQJ Lima tahun ke depan, ditargetkan 10.000 WHQDJD NHUMD \DQJ DNDQ EHUVHUWLÂżNDW DWDX setara dengan 2.000 setiap tahunnya. “Dana \DQJ GLEXWXKNDQ 5S PLOLDU ´ XFDSQ\D Pelaksanaan diklat yang berkompeten dan bersertifikat sesuai kebutuhan juga terus dioptimalkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Program ini bekerjasama dengan lembaga pelatihan kerja yang ada di Badung. z Parwata 30 Mei - 5 Juni 2016
39
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
MENRISTEKDIKTI - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengangkat Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A. sebagai anggota Dewan Pendidikan Tinggi periode 2016-2020. Dewan Pendidikan Tinggi ini memilikitugas menyusun pendapat dan saran serta menyampaikan usul dalam merumuskan bahan kebijakan sesuai dengan tujuan pendidikan tinggi kepada menteri.
PEMKAB BADUNG - Pemkab Badung ditetapkan sebagai percontohan kawasan pusat pemerintahan berwawasan lingkungan (HFR RI多FH). Penetapan dilakukan Drs. Rijaluzzamanselaku Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Bali Nusra saat mengunjungi Pusat Pemerintah (Puspem) Kabupaten Badung, Kamis (12/5)lalu. Kunjungan Rijaluzzaman diterima Sekkab Badung Kompyang R. Swandika dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Badung drh. Ketut Sudarsana.
MBP/ist
MBP/ist
SMK PGRI 3 - Sudah menjadi tradisi acara pelepasan siswa kelas XII SMK PGRI 3 Denpasar digelar di hotel. Hal ini link and match dengan SMK PGRI 3 Denpasar yang berbasis pariwisata. Sabtu (14/5), Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. melepas 650 siswa kelas XII. Dari jumlah itu, 211 siswa dari Jurusan Tata Boga dan 439 siswa Akomodasi Perhotelan.
PEMKAB BULELENG - Setelah menuntaskan kerusakan jalan di pedesaan, Pemkab Buleleng tahun ini fokus menangani kerusakan jalan di Kota Singaraja. Program perbaikan ruas jalan tersebut saat ini mulai dikerjakan. Seperti Jalan Udayana, Singaraja yang sudah dikerjakan tahun 2015 dan sekarang giliran Jalan Sudirman sedang dalam tahap perbaikan. Di bawah duet pimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Wakil Bupati dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., infrastruktur jalan diperkotaan menjadi sasaran untuk dituntaskan.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40 30 Mei - 5 Juni 2016
MBP/ist
KABUPATEN BADUNG - Kabupaten Badung terpilih menjadi nominator dalam penghargaan Indonesia Digital Economy Award (IDEA) 2016. Badung terpilih bersama sepuluh kabupaten dan sepuluh kota se-Indonesia dalam rangka mencari kota/kabupaten yang menerapkan teknologi informasi di daerahnya masing-masing. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung Wayan Weda Dharmaja saat mempresentasikan Potret Digitalisasi di Kabupaten Badung di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (11/5) lalu.
MBP/ist
UNHI – Sebelum melepas lulusannya, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) melaksanakan upacara majaya-jaya, Kamis (12/5). Majaya-jaya merupakan upacara rutin yang dilaksanakan sebelum acara wisuda. Pada wisuda kali ini, Unhi melepas 357 wisudawan dari program sarjana, magister dan doktor. Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Unhi I Drs. Ida Bagus Suatama, M.Si. mengatakan, upacara majaya-jaya adalah proses dalam rangkawisuda.
MBP/ist
MBP/ist
TABUNGAN JUMBO - Pemandangan tidak biasa terlihat di jalan-jalan protokol Kota Denpasar, Kamis (12/5). tampak rombongan mobil pengantar hadiah utama Tabungan Jumbo Wow 2016 Periode I lengkap dengan kawalan dari satuan Pengawal Jalan Raya (PJR) Polda Bali, sebelum menuju rumah nasabah pemenang undian.
SMK PGRI 2 - Kepala SMK PGRI 2 Denpasar Drs. I Wayan Ginastra, M.M. melepas 233 siswa kelas XII, Jumat (13/5) kemarin. Dari jumlah itu, dari Administrasi Perkantoran sebanyak 88 orang, Pemasaran 28 orang dan sisanya dari Program Akuntansi. Acara juga dihadiri Ketua PPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. serta kepala sekolah di lingkungan PGRI. Di acara itu, I Wayan Ginastra didampingi Waka Kurikulum Drs. I Nyoman Wirajaya, Waka Kesiswaan Drs. I Made Sudarsana, Waka Sarana Drs. I Ketut Kariana dan Waka Humas Dra. Ni Made Sulatri juga menyerahkan penghargaan bagi siswa berprestsi.
30 Mei - 5 Juni 2016
41
A KT I V I TA S
MBP/ist
DISKES - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali dengan Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa menandatangani MoU kerja sama pendeteksian dan karakterisasi virus penyebab kejadian luar biasa (KLB) di Bali, Selasa (17/5). Kerja sama tersebut dalam hal pengamanan kasus-kasus penyakit yang berpotensi KLB seperti DBD, zika, Japanese encephalitis (JE).
MBP/ist
UNHI - Cengkerama dalam kamus Bahasa Indonesia dijelaskan sebagai ‘’sedang dibicarakan atau bercakapcakap dengan senang’’. Siapa yang dibicarakan, dalam konteks ini adalah sebuah lembaga pendidikan yang dikenal dengan nama Universitas Hindu Indonesia (Unhi). Pembicaraan mengenai Unhi sungguh sesuatu yang menggelitik umat Hindu, karena perguruan tinggi swasta ini memiliki misi mengemban amanat leluhur Bali yang dituangkan dalam Piagam Campuhan dalam tugas mulia, khususnya memajukan umat Hindu di bidang dunia pendidikan.
MBP/ist
WALI KOTA - Komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam mewujudkan Denpasar sebagai Kota Kompeten melalui sertifikasi tenaga kerja di berbagai bidang dengan melakukan uji kompetensi, mulai dilaksanakan. Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Pemkot Denpasar melaksanakan tiga bidang uji kompetensi bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Di antaranya tenaga kerja bidang koperasi, wirausaha dan tenaga kerja di bidang pariwisata.
42 30 Mei - 5 Juni 2016
MBP/ist
MKB DENPASAR - Sabtu (14/5) malam, masyarakat Denpasar dihibur dengan atraksi seni adiluhung dalam Malam Kebangkitan Budaya (MKB) Kota Denpasar. MKB ke-8 akan dipusatkan di Ardha Candra Taman Budaya Bali, terbuka untuk masyarakat umum. MKB ke-8 kali ini melibatkan 500 seniman SMAN 6 Denpasar. Penanggung Jawab MKB Drs. I Nyoman Mudhita, M.Pd. didampingi Ketua Panitia Guru Gusti Ketut Adnyana, S.Pd. dan Panitia OSIS Kadek Suardana mengungkapkan, MKB melibatkan 500 seniman muda dari semua ekstra.
MBP/ist
ASPIRASI - Komite III DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Kali ini aspirasi dari orangtua para murid di SD Bali Public School (BPS). Mereka mengkhawatirkan terkait bangunan yang dibangun di lantai empat sekolah BPS yang dinilai membahayakan keselamatan murid di kemudian hari.
MBP/ist
TRISMA - Siswa SMAN 3 Denpasar alias Trisma tak pernah surut mencetak prestasi nasional. Kali ini tiga siswanya menjadi duta Bali pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Palembang. Sementara tim LCC Trisma akan berlaga di GedungMPR-RI.OSN akan dipusatkan di Palembang 15-21 Mei mendatang. Tiga siswa tersebut Pande Ketut Cahya Nugraha (XI-Mipa-5), A.A. Diah Kartika Wening (XI-Mipa-2) dan I Dewa Agung Basthara (XI-IPS).
MBP/ist
SMKN 4 DENPASAR - Kepala SMKN 4 Denpasar Drs. I Nyoman Selem Darmana, M.M., Selasa (17/5) melepas 279 siswa kelas XII yang lulus 100 persen. Acara pelepasan dilaksanakan di sebuah hotel, dihadiri Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Sukana. Dari jumlah itu, 125 dari Program Keahlian Jasa Boga, 330 dari Tata Busana/Butik dan 124 dari Akomodasi Perhotelan. Pelepasan ditandai dengan penyerahan siswa kepada Wakil Ketua Komite A.A.A. Wintari.
MBP/ist
MADE URIP - Menutup kegiatan reses anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. menggelar sosialisasi UU No.18/2012 tentang Pangan, sekaligus meluncurkan Kelompok Toko Tani Indonesia (TTI) dan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) se-Kabupaten Tabanan di Kantor Desa Bongan, Tabanan, Sabtu (14/5).
30 Mei - 5 Juni 2016
43
HIBURAN
KRISTEN STEWART
LEBIH NYAMAN DI FILM PRANCIS KRISTEN STEWART yang memELQWDQJL ¿OP LQGHSHQGHQ 3UDQFLV EHVXWDQ VXWUDGDUD 2OLYLHU $VVD\D µ¶3HUVRQDO 6KRSSHU¶¶ PHQJDNX OHELK Q\DPDQ GDODP EXGD\D VLQHPD 3UDQFLV NHWLPEDQJ +ROO\ZRRG NDUHQD IRNXVQ\D WLGDN VHPDWD PHQFDUL XDQJ %LQWDQJ µ¶7ZLOLJKW¶¶ LWX PHQJDWDNDQ NHSDGD Reuters 5DEX ODOX EDKZD GLD PHQ\XNDL ULVLNR WHUOLEDW GDODP SHPEXDWDQ ¿OP GHQJDQ µ¶EXGD\D \DQJ NHQWDO¶¶ µ¶<DQJ MHODV GDQ WHUOLKDW DGDODK SHUEHGDDQ DQWDUD PHQJDSD RUDQJ PHPEXDW ¿OP GL 3UDQFLV GDQ PHQJDSD RUDQJ PHPEXDW ¿OP GL $6 ¶¶ NDWDQ\D NHSDGD Reuters VHSHUWL GLNXWLS Antara µ¶6D\D VXND NHQ\DWDDQ EDKZD RUDQJ GL 3UDQFLV WLGDN PDWL PDWLDQ PHQFDUL SXQGL SXQGL XDQJ GDQ SRSXOHU 0HUHND VHEHQDUQ\D KDQ\D LQJLQ EHUFHULWD MDGL VD\D PHUDVD Q\DPDQ GL VLQL ¶¶ 6WHZDUW DGDODK DNWULV $PHULND SHUWDPD \DQJ PHQDQJ &HVDU 2VFDU YHUVL 3UDQFLV XQWXN NDWHJRUL $NWULV 3HQGXNXQJ 7HUEDLN GDODP ¿OP µ¶&ORXGV RI 6LOV 0DULD¶¶ \DQJ MXJD GLVXWUDGDUDL $VVD\DV µ¶6D\D PHQ\DGDUL NHWLND PHOLKDWQ\D EHUELFDUD GHQJDQQ\D PHQGHQJDUNDQQ\D EDKZD GLD PHPSXQ\DL NXDOLWDV DNWULV \DQJ XQLN ¶¶ NDWD $VVD\DV 6WHZDUW EXNDQ SHQGDWDQJ EDUX GDODP ¿OP LQGHSHQGHQ NDUHQD WHODK PHPELQWDQJL ¿OP LQGLH VHEHOXPQ\D GDQ VHWHODK VHULDO µ¶7ZLOLJKW¶¶ DQWDUD GDQ WHUPDVXN µ¶:HOFRPH WR WKH 5LOH\V¶¶ NDU\D -DNH 6FRWW GDQ µ¶2Q 7KH 5RDG¶¶ GDUL :DOWHU 6DOOHV µ¶¶7ZLOLJKW¶ PXQJNLQ WHODK PHQJDOLKNDQ RUDQJ GDUL DSD \DQJ VD\D WHODK ODNXNDQ VHMDN ODPD WDSL EDKNDQ GL DQWDUD VHULDO LWX DGD OLPD ¿OP µ7ZLOLJKW¶ GDQ GL DQWDUD WLDS ¿OP VD\D EHUDNWLQJ GL ¿OP LQGHSHQGHQ ¶¶ NDWD 6WHZDUW $NWULV WDKXQ LWX PHQJDNX LQJLQ EHNHUMD ODJL GHQJDQ $VVD\DV µ¶6D\D PHUDVD WLGDN PXQJNLQ NDPL WLGDN DNDQ PHQJHNVSORUDVL KDO EDUX EHUVDPD VD\D KDQ\D WLGDN WDKX NDSDQ LWX DNDQ WHUMDGL ¶¶ NDWDQ\D 6WHZDUW MXJD DGX DNWLQJ GHQJDQ -HVVH (LVHQEHUJL GDODP ¿OP JDUDSDQ VXWUDGDUD :RRG\ $OOHQ µ¶&DIH 6RFLHW\¶¶ z KMB
DRAKE KALAHKAN BIEBER DI SPOTIFY R
apper Drake yang sukses besar dengan album ‘Views’, menggeser posisi penyanyi Kanada Justin Bieber sebagai artis yang lagunya paling banyak diputar di Spotify. Dia berhasil mengukir prestasi di platform streaming terbesar di dunia tersebut meski Drake memiliki kontrak komersial dengan rival Spotify, Apple, tempat dia awalnya merilis ‘Views’ secara eksklusif. Lagu Drake diputar 3,21 juta kali secara global per Rabu (18/5) pagi lalu, dibandingkan dengan Bieber yang diputar 3,18 juta kali di daftar situs data musik Kworb. Situs itu menghimpun angka yang muncul di tangga lagu Spotify, yang artinya jumlah yang sebenarnya lebih tinggi karena Kworb tidak mencakup streaming ketika lagunya tidak masuk daftar 200 teratas. Drake sukses menyalip Bieber beberapa hari setelah ‘Views’ tersedia di Spotify, setelah selama dua pekan hanya bisa diakses secara streaming di Apple Music. Lagu-lagu di album ‘Views’ – salah satunya ‘Hotline Bling’, muncul di Spotify dalam bentuk lagu – diputar sebanyak 245,1 juta kali di Amerika Serikat pada pekan setelah peluncuran albumnya pada 29 April, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Bieber lewat album ‘Purpose’ pada November, demikian dikutip dari AFP. z KMB
PROPERTI
Mempercantik Bangunan dengan Ornamen Bali
B
entuk bangunan yang kini mulai digemari masyarakat cenderung minimalis. Selain hemat bahan, juga tidak memerlukan perawatan yang besar. Karena itu, kini banyak bangunan minimalis yang menjamur. Tidak terkecuali di Denpasar.
Meski demikian, penggunaan bahan lokal tidak menjadi hambatan dalam membangun gedung yang minimalis. Demikian pula penambahan ornamen Bali pada bangunan minimalis tidak akan terlihat janggal. Karena ornamen Bali sangat fleksibel untuk dipasang pada bangunan apa saja. “Penggunaan
ornamen Bali pada bangunan minimalis juga sangat memungkinkan,� ujar salah seorang praktisi arsitektur, I Wayan Suadi Putra, S.T. Diakui, ornamen Bali saat ini banyak ragamnya. Jenisnya juga bisa disesuaikan dengan bangunan yang ada. Jadi tidak ada salahnya bila ornamen Bali digunakan
MBP/ara
46 30 Mei - 5 Juni 2016
pada bangunan-bangunan minimalis. Denpasar yang menjadi kota budaya semestinya menerapkan konsep kearifan lokal. Namun, kendalanya laju pembangunan yang berkembang pesat di Denpasar, memberikan dampak kurang baik dalam upaya menjaga arsitektur Bali. Padahal, sebagai kota berwawasan budaya, mempertahankan budaya lokal dalam arsitektur menjadi sebuah keharusan. Karena pandangan pertama yang dapat dilihat komitmen daerah mempertahankan budayanya, yakni dari visual bangunan. Untuk menjaga wajah arsitektur Bali tetap terjaga di ruang publik, Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Denpasar sudah merancang
desain guide line bangunan. Desain guide line untuk bangunan ini menjadi sangat strategis dalam menjaga wajah arsitektur Bali. Karena dengan desain guide line ini, akan bisa menjadi panduan bagi penentu keputusan, pelaku dan masyarakat dalam mendirikan bangunan. Hal ini juga bisa menjadi alat bagi pemangku kepentingan dalam mewujudkan dan mengawal visi misi Kota Denpasar dan menjadi dasar pengembangan pembangunan. ‘’Kami awali dengan mengadakan sarasehan tentang arsitektur Bali yang berbasis budaya unggulan. Melalui kegiatan ini, kami mencari masukan dan bisa dikeluarkan sebuah rekomendasi dalam menata pembangunan Denpasar ke depan,’’ kata Kepala DTRP
Denpasar Ir. I Made Kusuma Diputra, M.T. di Sanur, beberapa waktu lalu. Kusuma Diputra mengakui, laju pertumbuhan pembangunan yang berkembang pesat, tidak jarang yang keluar dari pakem yang ada. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya akar budaya dan jati diri yang dimiliki Bali dan Denpasar khususnya. ‘’Pada intinya kami berharap wajah bangunan di Denpasar tidak menyimpang dari arsitektur Bali,’’ katanya. z Asmara Putera
MBP/dok 30 Mei - 5 Juni 2016
47
TRADISI
MBP/ina
Tari Mongah
Mengusir Hama ’’Tetanduran’’
B
angli memiliki banyak ragam tarian unik yang disakralkan masyarakatnya. Salah satunya Tari Mongah. Tari ini disakralkan masyarakat Desa Bunutin Kintamani. Hampir serupa dengan Tari Barong Berutuk yang ada di Desa Terunyan, pakaian yang digunakan para penari Tari Mongah tidak terbuat dari kain, melainkan berbahan dedaunan. Seperti apa? Bendesa Adat Bunutin Bangli Wayan Rungu saat diwawancara Rabu (18/5) lalu mengatakan, Tari Mongah memang berbeda dengan tari sakral pada umumnya. Perbedaan terletak pada busana yang dikenakan oleh para penari. Jika pada umumnya penari menggunakan pakaian berbahan kain, namun tidak demikian dengan penari Mongah. Para penari menggunakan pakaian yang terbuat dari daun pakis dan bun yang disusun sedemikian rupa membentuk kerucut. Kendati berbahan daun pakis dan bun, bahan tersebut tidak didapat secara sembarangan. Bahan pakaian untuk tari sakral tersebut didapat melalui sebuah ritual khusus di sebuah tempat yang bernama alas Belanga, di jaba Pura Dalem Dasar Desa Bunutin. “Daun yang kita pakai tidak sembarangan. Kita dapatkan daun itu dari nunas di Alas Blanga,” terangnya. Biasanya ritual mapinunas daun ini dilaksanakan beberapa hari sebelum tarian itu dipentaskan. Untuk membuat pakaian berbentuk kerucut tersebut, digunakan juga rangka yang terbuat dari bambu. “Selain menggunakan dedaunan, dalam pakaian itu juga menggunakan buah bokak,” ujarnya. Sebagaimana yang ditradisikan selama ini, tarian Mongah hanya ditarikan oleh pemuda. Jumlah pemuda yang biasanya menarikan tarian sakral ini yakni sebanyak 11 orang. Tarian ini hanya dipentaskan dua tahun sekali, yakni saat Wali Pangwangan di Pura Bale Agung, Bunutin. Dijelaskannya, sebelum tarian itu dipentaskan, krama adat terlebih dahulu melaksanakan upacara
ngawiwit pada purnama kasa. Upacara ini digelar di Pura Sanghyang Baruna. Di samping itu, krama juga menyelenggarakan ritual wali mataur yang dilaksanakan pada sasih kapat di Pura Bele Agung. Adapun sarana yang digunakan saat ritual wali mataur yakni babi dan anjing bang bungkem. Saat wali mataur, dilaksanakan juga ritual menepuk tepung suci yang bertujuan untuk mengetahui adanya merana atau tidak di desa Bunutin. Dalam ritual ini krama membuat lubang di natar Pura Bale Agung sedalam kurang lebih 20 cm. Lubang tersebut diisi dengan tepung beras dan ditutup dengan daun lumba-lumba sebanyak 3 lembar. Setelah itu paduluan ngaturang bakti dan kemudian menepuk daun tersebut. “Kalau saat dibuka tampak bentuk menyerupai tikus, berarti merana yang akan dihadapi warga adalah tikus. Begitu pula merana lainnya akan tergambar di sana,” jelasnya. Selanjutnya dari ritual ini, krama kemudian mengelar wali pangwangan untuk memohon agar merana tersebut tidak mengganggu pertanian warga. Pangwangan sendiri memiliki makna pengurangan atau memperkecil hal-hal yang negatif termasuk hama, merana yang cenderung mengganggu ketentraman warga. “Setelah pangwangan, nuju purnama dilaksanakan yadnya di Pura Bale Agung. Sarana yang dipakai dalam upakara tersebut berupa sapi betina yang telah pernah melahirkan,” terangnya. Dalam upacara inilah dipentaskan Tari Mongah. Dalam pementasannya, penari Mongah medal dari Pura Dalem Dasar kemudian menuju Pura Bale Agung. Kemudian begitu tiba di Pura Bale Agung langsung mengitari bale lantang sebanyak tiga kali. “Setelah itu penari masolah dengan sepuasnya di natar pura. Jadi makna Tari Mongah ini adalah untuk mengusir hama tetanduran,” jelasnya. z Swasrina
Tari Mongah yang sempat dipentaskan saat pawai budaya serangkaian HUT ke-812 Kota Bangli belum lama ini.
30 Mei - 5 Juni 2016
49
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
TINJAU PEDAGANG - Komite III DPD-RI Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Ekonomi Kreatif Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III meninjau dan bertemu dengan ribuan pedagang korban kebakaran Pasar Badung yang kini menempati lahan eks Tiara Grosir. Berbagai keluhan diungkapkan oleh pedagang, dari masalah rencana iuran kebersihan, suasana sepi, curhat tentang kebakaran Pasar Badung yang sudah kesekian kalinya, hingga masalah sanitasi, dan lainnya.
SMP PGRI 3 DENPASAR - Sejak hari pertama hingga terakhir, Kamis (12/5), ujian nasional(UN) di SMP PGRI 3 Denpasar berjalan tertib dan berintegritas. Masyarakat sekitar Jalan Gunung Agung Gang V tempat sekolah ini berada ikut mendukung UN berjalan nyaman. Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. I Made Suada, M.M., M.Si. mengungkapkan, sebanyak 323 siswanya mengikuti UN dengan kehadiran 100 persen di 17 ruangan.
MBP/ist
PNB - Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali (PNB) bersama dengan Dirjen Pajak Provinsi Bali, Jumat (13/5), menggelar kompetisi tingkat Nasional di bidang akuntansi dan perpajakan. Kompetisi tersebut yaitu Olimpiade Akuntansi XVII, Lomba Akuntansi VI dan Accounting and Tax Competition III, bertempat di Gedung Widya Padma Kampus PNB.
50 30 Mei - 5 Juni 2016