Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 139 | balipost.com

Page 1

139 |23 - 29 Mei 2016

Minim, Sekolah Gelar UNBK


DAFTAR ISI LENSA z ”PAJEGAN” 2,5 METER 26

OPINI zReklamasi Teluk Benoa, Mengancam Kearifan Lokal 6 BALI SEPEKAN zAksi Sopir Truk Dibubarkan Polisi 7 LAPORAN UTAMA z Minim, Sekolah Gelar UNBK 8

z Terbentur Sarana Prasarana 9 z Isi Perayaan Kelulusan dengan Kegiatan Positif 10 POLITIK zMempertanyakan Kinerja PHDI 16 zIvestor Harus Ikut Jaga Wibawa Pemerintah 17 KIPRAH REMAJA z Maria dan Ika

Raih NUN Tertinggi Se-Bali 18

MANCANEGARA z Kebakaran di Kanada Berdampak DAERAH z ”Sekaa Manyi” Bubar,

Luas 20

Panen Padi Andalkan Tenaga Luar Bali 22

PENDIDIKAN z Bebas Narkoba, Syarat Masuk SMA/SMK 27 OLAHRAGA z Seragam Warna-warni 28 LINGKUNGAN z Memanjakan Selera Investor 36 PARIWISATA z Jangan Biarkan Bali Dijajah Pekerja Asing 38 PROPERTI z Mewujudkan Bangunan Ramah Lingkungan 47 TRADISI z ”Aci Tumpek Uye” di Sukaluwih

Digelar “Tabuh Rah Perang Sata” 50

KESEHATAN z Mual dan Muntah Saat Hamil

Bukan Hal Normal 24

23 - 29 Mei 2016

3


DARI PEMBACA

Profesor Terpidana O

rang yang menyandang gelar (jabatan fungsional akademik) profesor, bagi masyarakat awam menyebutnya sebagai orang yang serba tahu alias mahaguru alias guru besar. Profesor, sesuai dengan namanya, yakni guru besar, yang bersangkutan memiliki tugas utama mengajar di perguruan tinggi, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun di perguruan tinggi swasta (PTS). Selain yang baik-baik dan yang bagus-bagus ada pula yang kurang terpuji seperti kesandung masalah hukum, kasus kriminal, dan ada pula yang terduga korupsi. Membaca berita di harian ini yang terbit tanggal 7/5 di halaman 3, disebutlah seorang profesor yang juga mantan bupati sedang menjalani sidang tipikor (tindak pidana korupsi). Pertanyaan yang selalu bergejolak dalam diri dan sekiranya ada profesor yang secara nyata berstatus terpidana, maka sesuatu yang ingin saya tanyakan ke pihak-pihak terkait adalah seperti berikut: 1. Apakah yang sudah berstatus terpidana masih berhak disebut profesor, padahal secara terang-benderang yang bersangkutan tidak lagi mengajar atau sudah menanggalkan tugasnya sebagai pengajar. Dan bagaimana pula dengan tunjangan profesi (satu kali gaji pokok), serta tunjangan kehormatan (dua kali gaji pokok)-nya? Pertanyaan terbuka ini saya tujukan kepada pimpinan perguruan tinggi (PTN atau PTS) dan/atau koordinator Kopertis Wilayah VIII di Bali 2. Jika dalam tempo 2-3 hari belum juga ada yang menjawab/menanggapinya, dimohon kepada wartawan BP untuk segera melakukan investigasi/ wawancara perihal yang saya keluhkan ini. Perlu dicatat, saya pengaju pertanyaan dan penulis surat pembaca ini tidak ada pretensi yang bukan-bukan terhadap mereka, kecuali hanya keingintahuan selagi saya ini adalah pemerhati gelar-gelar di perguruan tinggi. Romi Sudhita Jln. Srikandi, Singaraja

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

23 - 29 Mei 2016

4


Cerdas Kelola Wisatawan KOMPROMI yang tinggi terhadap pelanggaran hukum yang melibatkan wisatawan asing berpotensi menjadi ancaman serius. Fakta ini mestinya membuat Bali lebih cerdas mengelola wisatawan. Terlebih kini banyak wisatawan malah memicu keresahan dan menjadi pelaku usaha di Bali. Kedodoran Bali dalam melakukan kontrol terhadap wisatawan juga membuat persaingan di sektor ini makin ketat. Kini banyak wisatawan mengelola vila, pekerja seni dan manajer hotel secara diam-diam. Bahkan sejumlah wisatawan juga berperan sebagai ‘’mata-mata’’ dan melakukan kejahatan di Bali. Kasus terbunuhnya polisi dan ditembak matinya seorang wisatawan di kawasan wisata merupakan indikasi bahwa Bali perlu menata diri mengelola wisatawan. Tak hanya itu, banyaknya pelaku kejahatan internasional yang dibekuk di Bali membuktikan bahwa Bali juga sebagai tempat persembunyian dan pelarian pelaku kejahatan internasional. Menyikapi hal ini, Pusat Data Majalah Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak yang dilakukan dengan mengajukan kuesioner ini terkait dengan pengelolaan wisatawan di Bali. Ada 82,20 persen responden mendesak agar Bali segera merumuskan regulasi yang lebih jelas untuk mengontrol wisatawan yang ada di Bali. Kontrol dengan pendekatan regulasi regional bisa dalam bentuk tanggung jawab moral pengelola usaha di sektor pariwisata dalam menjaga stabilitas wilayah di sekitar usahanya. Pemerintah daerah juga perlu melakukan optimalisasi kerja sama dengan imigrasi, kepolisian dan penegak hukum lainnya dalam melakukan kontrol terhadap wisatawan. Responden menilai Bali tak bisa lagi menerapkan pintu terbuka tanpa kontrol. Identifikasi terhadap tamu yang datang harus dilakukan secara optimal. Pendekatan yang selama ini mendewakan wisatawan juga perlu dikoreksi. Cara mengelola wisatawan sebagai raja di tanah Bali akan sangat berisiko bagi pencitraan Bali sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman. Untuk itu, DPRD

Bali dan eksekutif harus merumuskan rambu–rambu dan strategi kontrol terhadap wisatawan. Sementara itu, 16,09 persen responden mengaku regulasi baru untuk mengatur wisatawan tak terlalu mendesak untuk dibuat. Yang perlu dilakukan Bali untuk mengawasi wisatawan adalah mengoptimalkan peran aparat keamanan dan pengelola usaha di sektor ini dalam memantau tamunya. Selama ini peluang terjadinya kejahatan bukan karena lemahnya aturan, melainkan karena masih tingginya kompromi terhadap kejahatan yang dilakukan wisatawan. Maraknya vila liar dan fasilitas wisata bodong juga sangat memungkinkan dijadikan ruang persembunyian pelaku kejahatan internasional. Dengan menyandang status wisatawan sering kali pelaku kejahatan di Bali tak terdeteksi. Sementara, 1,71 persen responden tak memberikan respons khusus terkait hal ini. Responden kelompok ini justru berharap pariwisata Bali ikut menjaga budaya Bali. Dengan langkah ini, kepedulian untuk menjaga Bali sebagai destinasi pariwisata yang nyaman akan terbangun. Responden mengata-

kan regulasi dan penindakan terhadap pelaku kejahatan baik melibatkan wisatawan atau orang lokal tetap perlu diselaraskan. z Dira Arsana

23 - 29 Mei 2016

5

5


OPINI

Reklamasi Teluk Benoa, Mengancam Kearifan Lokal

R

eklamasi dengan menimbun pantai atau laut menghasilkan perluasan daratan atau pulau, itu tugas dan kewajiban negara bukan atas inisiatif atau prakarsa pengusaha atau pemodal. Aspek lingkungan, dan penduduk (rakyat) menjadi bagian penting agar pembangunan jangan mengakibatkan terjadinya degradasi lingkungan dan marginalisasi, pengabaian hak-hak penduduk. Rencana reklamsi Teluk Benoa telah lama bergulir. Demikian juga dengan penolakannya oleh berbagai pihak. Kegaduhan politik yang mencuat berakibat reklamasi Teluk Jakarta mengakibatkan dilakukannya moratorium selama 6 bulan. Maraknya penolakan oleh berbagai elemen masyarakat di Bali dan masih kuatnya keinginan investor/pengusaha untuk melakukan reklamasi berlindung pada Perpres No. 51 tahun 2014, jika dipaksakan menjadi kontra produktif. Perpres itu merupakan kebijakan pusat tetapi hak penduduk lokal di daerah harus didengarkan. Para Wakil Rakyat di pusat dan daerah, pemerintah daerah tidak boleh mengabaikan hak-hak rakyat yang diwakili dan dipimpinnya. Penulis tertarik menyoroti fenomena ini kiranya dapat memberi sumbangan pikiran kepada berbagai pihak yang terkait persoalan reklamasi Teluk Benoa ini. Kita mengenal dua konsep pembangunan yang diabaikan, yakni konsep Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development) dan konsep Pembangunan Berwawasan Kependudukan (People centered Development). Pembangunan berkelanjutan melalui berbagai regulasi disiapkan oleh pemerintah agar proyek pembangunan tidak menimbulkan degradasi lingkungan. Tiga unsur penting dalam konsep ini yang harus dipertimbangkan adalah triple P, pertama Planet, bumi yakni lingkungan, kedua People, penduduk, masyarakat lokal dan NHWLJD DGDODK 3URÂżW NHXQWXQJDQ HNRQRPL yang ditimbulkan. Alasan penolakan reklamasi itu adalah reklamasi tidak pro rakyat tapi pro pemodal/ pengusaha. Jika pemodal atau pengusaha dominan memiliki peran di sini, jelas moWLIQ\D DGDODK SURÂżW DWDX NHXQWXQJDQ \DQJ besar. Akibatnya lingkungan terancam,

6

Oleh I Gusti Bagus Arjana

penduduk kurang terlindungi hak-haknya sehingga masyarakat hanya menjadi obyek pembangunan. Reklamasi juga merusak habitat biota laut/pantai. Pantai yang secara alami menjadi habitat berbagai biota baik tumbuhan seperti hutan bakau dan habitat berbagai jenis hewan, ikan, udang, kepiting akan rusak. Alasan lainnya reklamasi berpotensi meningkatkan pencemaran pantai dan laut. Pencemaran diawali oleh limbah pekerjaan proyek ketika dimulainya pembangunan dan berlanjut oleh limbah berbagai aktivitas bisnis, hotel dan limbah domestik rumah tangga setelah proyeknya rampung. Bagi umat Hindu, reklamasi juga merusak kawasan suci. Kawasan Teluk Benoa sesuai keputusan PHDI Pusat melalui Pesamuan Sabha Pandita 9 April 2016, bahwa Teluk Benoa merupakan kawasan suci yang memperkuat bhisama 1994. Sebanyak 28 desa adat/pekraman memberikan pembuktian bahwa masyarakat meyakini Teluk Benoa merupakan kawasan suci (Bali Post, Senin Pon 18 April 2016, hlm 1 dan 19). Kawasan suci sebagai bhisama, agama lain menyebut fatwa, sejatinya tidak boleh diabaikan atau dilanggar. Bhisama diyakini memiliki kekuatan religius, jika substansi kepercayaan ini diabaikan berarti pelecehan terhadap agama Hindu. Reklamasi juga tidak menghormati kearifan lokal (local genius). Penolakan reklamasi oleh puluhan Desa Adat membuktikan ada kearifan lokal yang diabaikan. Kearifan lokal perlu dijaga dan mendapat tanggapan positif dari Pemda Bali dan pengusaha. Tri Hita Karana yang menjadi landasan, falsafah dan teologi Hindu yang hakiki telah menjadi nafas dan energi masyarakat Hindu sehingga harus dihormati untuk menjaga keharmonisan. Jika penolakan reklamasi dilawan, diabaikan oleh pihakpihak terkait, merupakan pengingkaran terhadap Tri Hita Karana yang sangat hakiki. Reklamasi juga berpotensi meningkatkan ketimpangan pertumbuhan ekonomi yang terkonsentrasi di Denpasar. Pariwisata Bali yang berkembang sejak tahun 1920 an lebih

terkonsentrasi di Bali Selatan bagian tengah (Kota Denpasar dan Kabupaten Badung) akan memperparah ketimpangan ekonomi di provinsi ini, pemerataan sulit terwujud. Ketimpangan ekonomi berimplikasi pada ketimpangan atau kesenjangan sosial dengan berbagai implikasinya. Dari sisi migrasi kependudukan, reklamasi Teluk Benoa akan meningkatkan laju pertumbuhan penduduk khususnya kota Denpasar. Apabila proyek reklamasi sudah rampung, kiprah bisnis dimulai akan berdampak pada laju pertumbuhan penduduk di kota Denpasar yang tinggi dipicu oleh migrasi masuk, pebisnis dan pekerja, terjadi urbanisasi sehingga akan terjadi persebaran dan kepadatan penduduk yang tidak merata dengan berbagai dampak yang ditimbulkan. Hal lain yang berpotensi menjadi beban Bali adalah, reklamasi berpotensi meningkatnya kriminalitas. Dampak dari pertumbuhan penduduk yang tinggi mengakibatkan densitas penduduk juga tinggi, sangat berpotensi menimbulkan kriminalitas, kerawanan sosial, sehingga akan mengganggu visi Bali Mandara. Destinasi wisata sangat sensitif terhadap faktor keamanan, daerah yang tidak aman berdampak pada menurunnya secara VLJQLÂżNDQ DQLPR ZLVDWDZDQ EHUNXQMXQJ NH Bali. Bahkan, reklamasi juga berpotensi menjadi ladang korupsi. Potensi korupsi tak dapat dipungkiri, seperti yang dttulis I Made Mulyana Subawa yang berjudul “Proyek Reklamasi dan Rentannya Suap-menyuapâ€? (Bali Post, 18/4). Berkaca dari pengalaman reklamasi Teluk Jakarta ternyata peluang korupsi di kalangan legislatif dan tentu dapat juga menjalar ke ranah eksekutif dan yudikatif. Kekhawatiran lainnya adalah reklamasi akan memicu marginalisasi penduduk lokal. Penduduk lokal (baca Bali) akan menjadi kaum marjinal menjadi pekerja kasar di rumahnya sendiri, sebagian yang lain menjadi penonton. Nelayan tradisional akan kehilangan wilayah perairan tempat mencari nafkah, ini termasuk pelanggaran hak untuk hidup. Penulis Guru Besar Universitas Nusa Cendana, Kupang, Ketua Koalisi Kependudukan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

23 - 29 Mei 2016

6


BALI SEPEKAN

Aksi Sopir Truk Dibubarkan Polisi UPAYA penerapan penindakan terhadap truk kelebihan muatan di UPT Jembatan Timbang (JT), Cekik, Gilimanuk terus berlanjut. Namun, upaya tersebut terus mendapat perlawanan dari para sopir truk yang merasa jengkel. Mereka pun menggelar aksi protes, namun dibubarkan pihak kepolisian karena memicu kemacetan di Gilimanuk. Para sopir menutup jalan dengan harapan jalur keluar masuk Pelabuhan Gilimanuk, Senin (9/5) terhambat. Sopir dan kru truk yang sebelumnya tidur-tiduran di jalan pintu masuk JT lari kocar-kacir setelah polisi turun membubarkannya. Polisi terpaksa bertindak lantaran terjadi kemacetan dari kedua arah, baik masuk

maupun keluar Gilimanuk hingga beberapa kilometer. Dari informasi, pihak JT sebelumnya melakukan penertiban terhadap puluhan truk yang melanggar tonase dan ketinggian. Mereka diminta kembali ke asal barang yang diangkut atau dipindahkan. Namun, para sopir enggan kembali dengan berbagai alasan. Mereka justru meminta agar ditilang dan dibiarkan melanjutkan perjalanan ke Denpasar dan Lombok. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo yang juga datang ke lokasi memberikan pengarahan kepada sopir supaya menaati aturan dan tidak menganggu penguna jalan lain. z Surya Dharma

Ribuan Siswa Belasan Warga Muncan Disambar Petir SMP Ikuti UN UJIAN Nasional (UN) tingkat SMP, Senin (9/5) berlangsung secara serentak. Seluruh siswa kelas IX mengikuti UN di sekolah masing-masing. Di Denpasar, 66 SMP negeri dan swasta juga menggelar ujian. Namun, kondisinya berbeda dengan pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK, untuk tingkat SMP masih minim yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Tahun ini di Denpasar hanya empat sekolah yang menerapkan pola ini. Bahkan, keempatnya merupakan sekolah swasta yakni SMP CHIS, Doremi, Dyatmika dan Taman Rama. Pelaksanaan UN di Denpasar sempat ditinjau Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Denpasar Made Raka di beberapa sekolah. Menurut Jimmy Sidharta, dengan pelaksanaan UN SMP di Kota Denpasar berjalan aman dan lancar. Integritas siswa terkait tingkat kejujuran harus terus ditingkatkan yang tak terlepas dari komitmen bersama dan peran serta para guru dan orangtua. Jimmy juga mengatakan nilai UN tidak menjadi penentu kelulusan. Namun, nilai UN nantinya sebagai pemetaan sekolah untuk mencari sekolah di jenjang berikutnya. z Asmara Putera

PROSES pembakaran jenazah I Wayan Geria (75), warga Desa Adat Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem mendadak bubar, Senin (9/5). Proses pembakaran jenazah dalam situasi hujan lebat itu, tibatiba disambut kilatan petir. Sebanyak 15 warga yang sempat berlindung di bawah pohon pule langsung terpental. Empat korban di antaranya sempat dilaporkan mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Puskesmas Selat. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa itu dikatakan terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu hujan lebat memaksa puluhan warga yang mengikuti proses pem-

bakaran jenazah berteduh di bawah pepohonan di sekitar setra setempat. Kilatan petir pada salah satu pohon tempat berlindung warga seketika membuat belasan warga terkapar. Belasan warga itu bisa bangun kembali dan bergegas mencari tempat yang lebih aman untuk berlindung. Namun, saat itu masih ada empat warga yang tertinggal di bawah pohon itu. Ternyata empat warga tersebut menderita luka cukup serius. Mereka antara lain, I Gusti Made Putra (36), I Gusti Ngurah Putra (45), I Gusti Ngurah Sidemen (43) dan I Gusti Ayu Ngurah (40). Semua korban luka berasal dari Banjar Pemuhunan, Desa Muncan. z Bagiarta

Puluhan Warga Datangi Kantor Camat PULUHAN warga Banjar Selat, Desa Buahan Kaja mendatangi Kantor Camat Payangan, Senin (9/5), untuk menyampaikan keluhan gangguan lalat di pemukiman warga. Diduga, gangguan lalat tersebut akibat keberadaan peternakan ayam yang berada dekat dengan permukiman. Selain gangguan lalat, warga juga mengeluhkan bau menyengat kotoran ayam. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan tingginya populasi lalat dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini memicu ketidaknyamanan warga. “Kalau musim buah, lalat memang banyak.

Tapi sebelumnya belum pernah ada lalat sampai sebanyak ini,” kata Jero Mangku I Wayan Ceteg. Warga lainnya, I Wayan Sima yang seorang pedagang mengeluh akibat meningkatnya populasi lalat berdampak pada berkurangnya warga yang berbelanja. “Dagangan saya banyak yang dikerumuni lalat. Pembeli jadi enggan berbelanja,” keluhnya. Sementara itu, pemilik kandang ayam, I Nyoman Suastana mengatakan, selama ini ia sudah melaksanakan standard operating procedure (SOP) perusahaan mitra dalam beternak. z Manik Astajaya 23 - 29 Mei 2016

7

7


LAPORAN UTAMA

Minim, Sekolah Gelar UNBK

B

erintegritas, itulah kata kunci yang kini dikejar-kejar hampir semua sekolah di Indonesia. Terutama, dalam penyelenggaraan ujian nasional (UN) karena hal ini akan dijadikan penilaian terhadap suatu sekolah. Untuk mengejar integritas ini, sistem UN pun terus dibenahi. Mulai dengan penerapan soal berbeda dalam satu ruangan, sampai terakhir ujian nasional berbasis komputer. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test(CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan. UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya, secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/ MA, dan 379 SMK di 29 provinsi dan luar negeri. Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara RIÀLQH. Selanjutnya, hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload). Untuk bisa terlaksananya UNBK ini, tentu saja sarana dan prasarana di sekolah haruslah menunjang. Tahun ini di Denpasar baru empat sekolah yang menerapkan pola ini. Hanya saja, keempatnya merupakan sekolah swasta yakni SMP CHIS, Doremi, Dyatmika dan Taman Rama. Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta menyebutkan, integritas siswa terkait tingkat kejujuran harus terus ditingkatkan yang tak terlepas dari komitmen bersama dan peran serta para guru dan orangtua. Jimmy juga

8

MBP/eka

Siswa tampak serius mengikuti UNBK. Meski tak menjadi penentu kelulusan, nilai UNBK ini dipakai rujukan untuk melanjutkan pendidikan selanjutnya.

mengatakan nilai UN tidak menjadi penentu kelulusan. Namun, nilai UN nantinya sebagai pemetaan sekolah untuk mencari sekolah di jenjang berikutnya. ‘’Kejujuran dalam pelaksanaan UN yang berintegritas harus terus terjaga yang nantinya menjadi tolok ukur secara nasional,’’ ujar Jimmy. Terkait dengan pelaksanaan UNBK tingkat SMP, Jimmy mengatakan masih terkendala dengan sarana dan prasarana komputer. Pihaknya berharap agar tahun depan dapat ditindaklanjuti oleh sekolah, sehingga bisa menyelenggarakan UNBK. Pada tingkat SMA/ SMK, juga belum semua sekolah menerapkan UNBK karena terkendala pada ketersediaan komputer. Padahal, sistem ini dinilai sangat tepat dalam mewujudkan kemandirian siswa dalam menjawab soal-soal UN. Sebab, setiap siswa mendapat soal yang berbeda dengan temannya. Sayangnya, sistem ini terkendala dengan penyediaan sarana berupa komputer. Hal sama terjadi di Badung. Di kabupaten terkaya di Bali ini saja, baru satu sekolah yang mampu menerapkan program tersebut, yakni di SMK Ilmu Komputer Ganesha Udayana, yang terletak di Jalan Uluwatu I Nomor 81 B Jimbaran, Kuta Selatan. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat berdalih terbentur persyaratan, sehingga tidak bisa menerapkan. “Beberapa sekolah sudah menyatakan kesiapannya, namun karena terbentur masalah persyaratan, sehingga tidak bisa ikut,” ungkap Kepala Disdikpora Badung I

Ketut Widia Astika. Dijelaskannya, tingkat SMA/SMK menyatakan kesiapannya melaksanakan CBT tahun 2016. Di antaranya SMK TI Udayana Mengwi, SMK TI Mengwitani, SMK Ilkom Ganseha Udayana Jimbaran, SMA 1 Mengwi, SMA 1 Kuta Utara, SMA 1 Kuta. ³1DPXQ \DQJ ORORV YHUL¿NDVL ROHK SURYLQVL hanya SMK Ilkom Ganesha Udayana, Jimbaran,” ungkapnya. Di Karangasem, seperti diakui Sekdis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karangasem I Gede Basma, sampai UN tahun ini belum satu pun sekolah menggelar UNBK. Alasannya pun hampir mirip, ketidaktersediaan sarana dan prasarana. Sementara di Jembrana, dari 28 SMA, SMK dan MA, pada UN SMA/SMK tahun 2016 lalu baru dua SMK yang siap mengikuti UNBK. Yakni, SMK Negeri 1 Negara di Kelurahan Baler Bale Agung, Negara dan SMK Negeri 3 Negara, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo. Begitu halnya di Bangli, pada UN tingkat SMA/SMK dan SMP tahun ini, UNBK baru bisa digelar oleh satu sekolah yakni SMKN 1 Bangli. Terbatasnya sarana perangkat computer yang dimiliki sekolah menjadi penyebab utama minimnya sekolah yang menggelar UNBK. Sementara di Gianyar, tercatat baru satu sekolah yang menggelar UNBK, yakni SMPN 1 Gianyar. z Asmara/Parwata/Budana/ Surya Dharma

23 - 29 Mei 2016

8


Terbentur Sarana Prasarana MINIMNYA sekolah yang menyelenggarakan UNBK, tak bisa dilepaskan dari terbatasnya sarana dan prasarana penunjang yang ada. Jangankan di daerah pelosok seperti Karangasem, Bangli, Jembrana dan lainnya, di Kota Denpasar, Badung dan Gianyar saja jumlah sekolah yang bisa menyelenggarakan UNBK tahun ini masih bisa dihitung dengan jari tangan sebelah. Di Bangli, pada UN tingkat SMA/SMK dan SMP tahun ini, UNBK hanya baru bisa digelar oleh satu sekolah yakni SMKN 1 Bangli. Terbatasnya sarana perangkat komputer yang dimiliki sekolah menjadi penyebab utama minimnya sekolah yang menggelar UNBK. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mengatakan, dari seluruh sekolah SMA/SMK yang menggelar UN pada tahun ini, hanya SMKN 1 Bangli yang sudah bisa menggelar UNBK. Sementara pada tingkat SMP, belum ada satupun sekolah yang melaksanakan UNBK. “SMPN 1 Bangli sempat akan melaksanakan UNBK, WDSL VHWHODK GLYHULÂżNDVL SXVDW JXJXU NDUHQD alatnya belum memadai,â€? terangnya. Sebagaimana ketentuan, sekolah yang akan menggelar UNBK wajib memiliki sarana perangkat komputer yang memadai. Adapun jumlah komputer yang harus dimiliki untuk bisa menggelar UNBK yakni minimal sepertiga dari jumlah peserta. Selain itu, sekolah juga harus menyediakan server untuk mendukung kelancaran ujian yang dilaksanakan secara online tersebut. Pihaknya mengupayakan tahun mendatang UNBK bisa digelar beberapa sekolah lainnya. “Sebetulnya kami sudah mengupayakan dari tahun kemarin. Namun, karena keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah, jadi belum bisa. Ke depan kita akan terus berupaya mendorong sekolah lainnya untuk bisa menggelar UNBK,â€? ujarnya. Hal sama dialami Karangasem. Sekdis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karangasem I Gede Basma mengakui, sampai UN tahun ini belum satu pun sekolah menggelar UNBK. Sebenarnya, SMKN 1 Abang di Mangsul, sudah siap. Namun, pendaftarannya terlambat sedikit. Dalam rangka menunjang citra kualitas pendidikan di Karangasem, tahun depan ditargetkan di tiap kecamatan ada satu SMPN yang menggelar UNBK. ‘’Kita targetkan tahun depan di tiap SMP di Kecamatan bisa menggelar

UNBK,’’ kata pria asal Kubu itu. Untuk SMA/SMK, sudah ada yang diwajibkan memenuhi target itu, yakni SMAN 2 Amlapura dan SMAN 1 Amlapura. Sementara untuk SMK diwajibkan SMKN 1 Abang menggelar UNBK tahun depan. Diakui, prasarana seperti komputer memang menjadi pembatas UNBK. Diharapkan, nantinya sekolah yang diwajibkan bisa menggelar UNBK itu sudah mampu menyediakan komputer sampai 60 persen. Di Kabupaten Buleleng, dari ribuan sekolah mulai tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK baru beberapa sekolah saja yang mampu melaksanakan UNBK sesuai kebijakan pemerintah pusat. Sekolah yang telah mengikuti pola ujian seperti ini umumnya di perkotaan dan notabene merupakan sekolah favorit. Sekolah itu seperti SMA N 1 Singaraja, SMA Bali Mandara, dan SMKN 3 Singaraja. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng Gede Suyasa mengakui tidak semua sekolah memiliki lab komputer yang memadai dengan jumlah siswa di sekolah bersangkutan. Selain persoalan perangkat keras, masalah akses internet juga masih menjadi NHQGDOD +DO LQL NDUHQD WRIRJUD¿ ZLOD\DK yang belum terjangkau oleh jaringan internet. Untuk itu, ke depan pemeirntah daerah akan memikirkan untuk mencari solusi bagaimana sarana komputer maupun jaringan internet ke skeolah-sekolah bisa ditanggulangi dengan perlahan. Sementara di Jembrana, dari 28 SMA, SMK dan MA, pada UN SMA/SMK tahun 2016 ini baru dua SMK yang siap mengikuti UN berbasis computer. Yakni, SMK Negeri 1 Negara di Kelurahan Baler Bale Agung, Negara dan SMK Negeri 3 Negara, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo. Selain memiliki sarana perangkat komputer dan jaringan yang akan digunakan, dari sisi SDM (Sumber Daya Manusia) kedua sekolah ini juga sudah tersedia. Keduanya memiliki jurusan di bidang IT. Kepala SMK N 1 Negara I Putu Wardana mengatakan, sistem UN berbasis komputer menurutnya justru dirasakan lebih nyaman oleh para siswa. Mereka tidak lagi cemas akan salah menjawab atau mengisi data menggunakan LJK (Lembar Jawab Komputer). Apalagi, para siswa sudah terbiasa dengan komputer, sehingga mereka justru tidak khawatir salah seperti menggunakan

MBP/swasrina

Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja

LJK. “Kami khawatirnya anak-anak cemas, tapi nyatanya mereka malah nyaman. Dan berintegritas, artinya apa hasilnya, ya itulah kemampuan mereka,â€? tandasnya. Pihaknya justru mendorong sekolahsekolah lain termasuk SMP agar mengikuti sistem ini. Tidak seperti yang dibayangkan, harus memiliki perangkat sebanyak siswa. Cukup sepertiga dari peserta, karena dalam pelaksanaan ujian melalui tiga gelombang. Pun siswa bisa memanfatkan komputer atau laptop mereka untuk ujian ini. “Asalkan spek komputer memenuhi, bisa digunakan. (sekolah) tidak harus punya banyak komputer,â€? terangnya. Kepala Dinas Dikporaparbud Jembrana Nengah Alit menyebutkan, UN berbasis computer diharapkan mampu melahirkan sumberdaya manusia yang lebih unggul. Mengingat, dengan sistem ini pelaksanaan UN lebih objektif dan menutup peluang siswa bekerjasama. Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar I Gede Semara menyarankan agar pemerintah membantu sekolah dalam pengadaan sewa komputer. Karena bila langsung membeli, dinilai akan memberatkan anggaran yang DGD 6HODLQ GLQLODL OHELK HÂżVLHQ PHQ\HZD piranti komputer ini dilakukan untuk mengantisipasi kebijakan pusat yang sering berubah-ubah. z Swasrina/Budana/mudiarta/Surya Dharma/Asmara) 23 - 29 Mei 2016

9

9


LAPORAN UTAMA

Isi Perayaan Kelulusan dengan Kegiatan Positif

T

ahun ajaran 2016/2017 ini, pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan bahwa kriteria kelulusan tidak lagi ditentukan melalui kebijakan pusat. Kriteria kelulusan itu kini diserahkan ke sekolah bersangkutan dengan standar nilai yang tidak sama antara satu sekolah dengan lain. Meski tidak menjadi penentu, namun nilai ujian ini juga tidak dapat diabaikan begitu saja. Namun, bagaimana warga sekolah menentukan kelulusan anak-anak didiknya jujur dan berintegritas. “Sekarang sekolah dituntut jujur dan berintegritas dalam menentukan standar kelulusan untuk anak didiknya,� kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng Gede Suyasa. Terkait kelulusan ini, siswa dalam merayakannya sering kebablasan. Yang paling menonjol dan banyak mendapat sorotan, dengan corat-coret seragam, konvoi di jalanan bahkan ada yang mabuk-mabukan dan pesta seks. Atas kondisi ini, sejak beberapa tahun Disdikpora Buleleng mulai mengarahkan sekolah agar mengemas perayaan kelulusan melalui kegiatan positif dan tidak menganggu ketertiban di jalanan. Kegiatan itu mengarahkan siswa yang sudah tamat untuk menyumbangkan seragam yang masih layak pakai kepada anak-anak di panti asuhan atau adik kelas yang membutuhkan. Pola ini jauh lebih positif sebagai bentuk mental anak yang peduli dengan sesama yang kurang beruntung. Di samping itu, pihak sekolah mulai mengarahkan pada saat pengumuman kelulusan anak-anak disarankan mengenakan pakaian adat ke pura sekaligus untuk melakukan persembahyangan di sekolah sebagai wujud bakti atas tuntunan Tuhan, sehingga memberikan kelulusan. Pengumuman kelulusan juga dilakukan melalui website sekolah masing-masing. Cara ini sangat efektif karena siswa bisa melihat pengumuman dari rumah atau di tempat lain tanpa harus ke sekolah yang cenderung terbawa arus melakukan halhal negatif. Sayangnya, perayaan kelulusan den-

10

MBP/sur

Para siswa siswi SMAN 2 Negara merayakan kelulusan mereka dengan mengumpulkan seragam mereka untuk disumbangkan.

gan aksi corat-coret dan konvoi di jalanan masih ditemukan di beberapa daerah. Salah satunya di Bangli, seperti diakui Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja, dari hasil pantauannya masih saja ada beberapa siswa yang melakukan aksi konvoi dan corat-coret seragam usai pengumuman kelulusan. Padahal sebelum pengumuman kelulusan dilaksanakan, pihaknya sudah mengingatkan siswa melalui sekolah untuk tertib dan tidak melaksanakan kegiatan atau hal-hal seperti itu. “Ke depan ini harus menjadi catatan kepala sekolah, komite dan keluarga agar anak-anak tidak lagi melakukan kegiatan seperti itu,� kata Suteja. Meski di beberapa daerah seperti Denpasar, Badung dan lainnya masih ditemukan siswa merayakan kelulusan dengan aksi corat coter dan konvoi, di Jembrana para siswa merayakannya dengan cara lain. Seperti SMAN 2 Negara yang memberikan ruang siswa untuk perpisahan. Salah satunya, dengan

menyiapkan kain putih memanjang dan siswa diperkenankan mencorat-coret di sana. Sedangkan seragam mereka, dikoordinir oleh OSIS, dikumpulkan dan nantinya disumbangkan ke siswa kurang mampu atau panti asuhan. Kepala SMA 2 Negara, Wayan Sudiarta mengatakan, upaya itu ditempuh sekolah sejak tahun lalu. Harapannya, agar siswa tidak melakukan aksi corat-coret baju seragam sekolah dan menumbuhkan jiwa sosial siswa. Siswa dikoordinir untuk mengumpulkan pakaian seragam mereka sebelum pengumuman kelulusan. Sementara siswa yang datang mengenakan pakaian adat, satu per satu mengumpulkan pakaian seragam mereka. Sebelumnya, mereka juga diminta untuk mengucapkan ikrar untuk tidak melakukan aksi corat-coret dan trek-trekan di jalan raya saat pengumuman kelulusan. z Swasrina/Mudiarta/ Surya Dharma

23 - 29 Mei 2016

10


AKTIVITAS

MBP/ist MBP/ist

BNI - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI, serius mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pelaku usaha di Bali. Hal tersebut diungkapkan Anak Agung Gede Agung Dharmawan, pemimpin BNI Kantor Wilayah Denpasar saat ditemui di tengah acara peresmian pembangunan pasar rakyat Desa Pakraman Kerta Jaya Kelurahan Pendem Kabupaten Jembrana, Sabtu (7/5).

GELAR PAHLAWAN NASIONAL - Tidak banyak yang tahu bahwa negara telah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada putra Buleleng yakni Mr. Gusti Ketut Pudja (Tokoh Puri Sukasada) yang dinilai berjasa besar dalam memperjuangkan landasan Pancasila dan bentuk negara NKRI pada tahun 1945. Bersama Bung Karno dan juga tokoh nasionalis Indonesia, Mr. Gusti Ketut Pudja ikut rembug dalam menentukan bentuk negara dan ia secara tegas mendukung NKRI serta menolak menolak 7 (tujuh) kata berbau syariat yang tertera dalam Piagam Jakarta.

MBP/ist

MBP/ist

SMP PGRI 5 - Sebanyak 383 siswa SMP PGRI 5 Denpasar, Selasa (10/5), mengikuti Ujian Nasional (UN) secara tertib dan berintegritas. UN langsung dipantau Kabid DikdasKota Denpasar I Made Raka, S.H., M.Si. dan Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr. Drs. I Wayan Wirasa, M.M. menjelaskan, 383 peserta UN itu menggunakan 20 ruangan dengan kehadiran 100 persen.

PIP BADUNG - Sesuai tema Pekan Informasi Pembangunan (PIP) yakni smart city termasuk di sektor pertanian, rombongan PIP Badung menggali kiat dan strategi di Agrokusuma Kota Batu, Jawa Timur (Jatim). Bagaimana upaya keberpihakan terhadap petani dari hulu hingga hilir, akan diterapkan terhadap petani dan pertanian di Kabupaten Badung. Rombongan PIP Badung tiba di Kota Batu, Selasa (10/5) lalu setelah menempuh perjalanan hampir 2,5 jam dari Surabaya. 23 - 29 Mei 2016

11


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

PASS - Tokoh Partai Golkar asal Buleleng, Gde Sumarjaya Linggih, secara tegas mendukung duet kepemimpinan Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra (PASS) untuk melanjutkan masa kepemimpinan kedua kalinya. Dukungan ini semata-mata untuk kepentingan proses pembangunan berkelanjutan yang selama ini sudah berlangsung cukup baik dan menunjukkan hasil nyata. Hal itu diungkakan Sumarjaya Linggih saat berkunjung ke Bali Handara, Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Jumat (6/5) siang.

BRI SINGARAJA - Simpedes BRI Kantor Cabang (Kanca) Singaraja Semester II Tahun 2015 dipusatkan di Sasana Budaya Kota Singaraja, Selasa (10/5). Acara membeludak, lantaran dihadiri segenap nasabah BRI di wilayah Kota/Kecamatan di Buleleng. Beragam doorprize dan hadiah utama hingga hadiahhadiah hiburan yang sangat menarik diperebutkan. Pimpinan BRI Kanca Singaraja, Dwi Hendro Susatyo, mengatakan, nasabah BRI Singaraja antusias menyambut panen simpedes BRI Kanca Singaraja Semester II tahun 2015 ini.

PAMERAN - Gerakan Satyagraha yakni berdikari dalam bidang ekonomi yang digagas Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III semakin bergelora ke seluruh pelosok Bali, termasuk di Tabanan. Hal ini bisa dilihat dari pameran industri kreatif dari anak–anak muda Bali dalam pameran yang dihelat komunitas Tabanan Art Festival di Gedung Mario Tabanan. Kehadiran senator termuda Bali ini disambut antusias generasi muda yang hadir. MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Melalui aplikasi pintar di Dinas Pertanian (Distan), Badung siap memberangus para spekulan yang selama ini merusak harga produk pertanian. Hal ini dikemukakan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. saat memberikan pengarahan terkait Pekan Informasi Pembangunan (PIP) yang mengambil tema ‘’Lewat e-gov tingkatkan kualitas pelayanan melalui smart city’’ di press room Pemkab Badung, Selasa (3/5). MBP/ist

12

23 - 29 Mei 2016


MBP/ist

MAHENDRADATTA - Universitas Mahendradatta Bali bekerja sama dengan Hindu Book & Readers Community (HBRC) kembali mengadakan kegiatan bedah buku sebagai bentuk kepedulian kepada para penulis buku yang selama ini sudah memberikan sumbangsih pemikiran dan penelitian yang dituangkan melalui sebuah buku. Acara ini dilaksanakan untuk menyosialisasikan gerakan gemar membaca di kalangan masyarakat. Acara bedah buku dilaksanakan di Gedung Wedastera Suyasa Universitas Mahendradatta Bali.

MBP/ist

RUMAH DUKA - Dukacita dan simpati terhadap gugurnya Putu Sudiarta pun marak diungkapkan semeton Hindu di media sosial. Dengan gerak cepat di sela-sela kesibukannya, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyambangi kediaman rumah duka di kawasan Padangsambian, Denpasar. Dalam pertemuan yang mengharukan itu, Gusti Wedakarna menyampaikan rasa dukacita dan juga nasihat pada keluarga, terutama pada istri almarhum yakni Ni Made Ayu Larasati.

MBP/ist MBP/ist

KOTA BANGLI - Kota Bangli telah menapaki usianya yang ke-812, Selasa (10/5). Apel peringatan serangkaian hari jadinya itu berlangsung sangat khidmat di Lapangan Kapten Mudita Bangli. Jajaran Muspida Kabupaten Bangli, para pejabat, tokoh dan undangan dari Bangli serta beberapa kabupaten lainnya nampak hadir menyaksikan perayaan puncak hari ulang tahun (HUT) Kota Bangli yang dimeriahkan suguhan penampilan marching band dari Pemkab Gianyar dan Universitas Udayana (Unud).

SERAH JABATAN – Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal sebagai Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) periode 2015-2016 resmi menyerahkan tongkat jabatan Ketua Presidium periode 2016-2017 kepada Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata yang disaksikan oleh bupati/wali kota dari 58 kabupaten/kota anggota JKPI. Bertepatan dengan itu, Kabupaten Gianyar ditetapkan pula sebagai tuan rumah Kongres JKPI VI pada tahun 2017. Hal ini terungkap pada acara Rakernas V JKPI di Kota Banda Aceh, Selasa (10/5). 23 - 29 Mei 2016

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

HUT KOTA BANGLI - Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Bangli ke-38 yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-812 Kota Bangli, Sabtu (7/5) berlangsung semarak. Ribuan warga, pelajar dan seniman Bangli ikut ambil bagian dalam perhelatan yang digelar di seputaran Kantor Bupati Bangli. Sejumlah pertunjukan dan tarian sakral ditampilkan dalam acara yang dibuka Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta itu.

MBP/ist

LPPM UNUD - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Udayana (LPPM Unud) kembali menggelar Seminar Bhakti Desa II di Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Bukit Jimbaran, Rabu (4/5). Seminar yang dibuka Gubernur Bali Made Mangku Pastika ini menghadirkan narasumber Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar serta Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan. Ketua Panitia Prof. Dr. I Ketut Rai Setiabudhi, S.H., M.S. mengatakan, seminar dengan tema ‘’Membangun Negeri dari Desa’’ ini diikuti para kepala dinas/perbekel, lurah, serta bendesa adat se-Bali.

14 23 - 29 Mei 2016

MBP/ist

WABUP KARANGASEM - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, S.E., M.Si., Senin (9/5) bersama Wabup Karangasem memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP. SMP yang dipantau yakni SMPN 1 Amlapura, SMPN 2 Amlapura dan SMPN 5 Amlapura. Ditemui di SMPN 5 Amlapura, Sumardi minta pemimpin baru Karangasem memperhatikan sekolah swasta. Sebab, sekolah swasta selama ini andilnya sangat besar dalam rangka membantu pemerintah menyelenggarakan pendidikan.


MBP/ist

MBP/ist

DOSMAN GIANYAR - SMA Negeri 1 Gianyar (Dosman) sudah tidak asing lagi dikenal masyarakat Kabupaten Gianyar sebagai lembaga pendidikan yang selalu langganan prestasi dalam setiap perlombaan yang diikuti. Tahun ini salah seorang siswi SMAN 1 Gianyar Luh Putu Yuniadewi (kelas 11 IPA4) terpilih menjadi duta Bali dalam Olimpiade Biologi di Palembang, 15-21 Mei mendatang bersama 4 kontingen Bali lainnya.

SMK FARMASI - Sudah menjadi tradisi SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar tiap tahun sukses mengantarkan siswa kelas III lulus 100 persen. Hal itu juga ditunjukkan padatahun ini. Yang istimewa, tahun ini SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar kembali melahirkan siswa peraih Nilai Ujian nasional (NUN) tertinggi di Bali. Prestasi itu diukir Dewa Ayu Dian Nata Dewi. Dia memperoleh total nilai 368,4. Dewa Ayu Dian Nata Dewi termasuk siswa berprestasi di Bali. Dia meraih juara I LKS se-Bali bidang kefarmasian dan tahun lalu berhak mengikuti LKS tingkat Nasional di Tangerang.

MBP/ist MBP/ist

FE UNHI - Sebanyak 196 orang lulusan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar diyudisium di Hotel Sanur Paradise, Rabu (4/5) lalu. Mereka itu berasal dari lulusan Program Studi Manajemen sebanyak 96orang dan lulusan Prodi Akuntansi 100 orang. Lulusan terbaik Prodi Manajemen diraih Ni Ketut Darmiati dengan IPK 3,70 (cumlaude). Sedangkan lulusan terbaik pada Prodi Akuntansi diraih Sri Lintang Laras Sakti dengan IPK 3,82 (cumlaude).

WALI KOTA - Denpasar Festival yang di kalangan masyarakat tren dengan sebutan Denfes yang diselenggarakan Pemkot Denpasar pada setiap pengujung tahun, telah menjadi ikon festival bagi masyarakat. Di samping itu, kemeriahan dan kesuksesan pelaksanaan Denfes dengan animo tinggi masyarakat menghadiri setiap event yang digelar, telah mampu menginspirasi daerah lain. Hal ini membuktikan Denfes yang digagas Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota I G.N. Jaya Negara telah terbukti memberikan manfaat, baik sosial, ekonomi dan budaya maupun edukasi kepadamasyarakat. 23 - 29 Mei 2016

15


POLITIK

Mempertanyakan Kinerja PHDI

D

ualisme sikap pengurus di tubuh PHDI dalam mengelola dan menetapkan kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan suci dinilai sebagai perilaku memalukan yang terkesan mencari pembenar. Sikap pengurus PHDI mestinya mengodopsi bhisama yang ada dan mengelola aspirasi umat yang menyatakan kawasan Teluk Benoa adalah kawasan suci. Debat kusir sejumlah oknum yang terkesan mencari pembenar dan ingin menghapus kata ‘suci’ dalam konteks kawasan suci Teluk Benoa sangat sulit diterima secara logika dan nalar sebagian besar umat Hindu di Bali. ‘’Saya hanya berharap pengurus PHDI Bali dan Pusat bertindak cepat dan konsisten. Para pengelola lembaga umat ketika perkataannya tak bisa dipegang, sangat sulit mendapat kepercayaan publik. Jangan lembaga umat dikelola dengan pendekatan politik,’’ ujar pelayan umat dan sosial kemasyarakatan Ida Bagus Nadha. Dalam perbincangan dengan Majalah Bali Post, pelaku pariwisata ini juga mengingatkan agar pengurus PHDI

16

jangan terus mencari pembenar agar bisa menghilangkan kata suci dari kawasan Teluk Benoa. Pengurus PHDI mestinya tidak lagi terjebak dikotomi jika niatnya memang murni untuk mengayomi umat Hindu dan menjaga alam Bali. ‘’Kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan suci jangan dipolitisasi. Komitmen umat Hindu di Bali untuk menjaga kawasan ini sudah jelas, jangan lagi dipermainkan dengan pembenar-pembenar yang direkayasa. Putuskan yang benar, yakni Teluk Benoa adalah kawasan suci,’’ tegasnya. Dua tokoh ATMB Bali Dr. Gde Made Sadguna dan Dr. Suparta Djelantik bahkan mengingatkan agar umat Hindu segera mengkritisi lembaga umatnya termasuk peran MUDP Bali dalam mengayomi hak-hak adat umat Hindu. Supartha Djelantik mengatakan PHDI adalah lembaga kehormatan umat Hindu yang memiliki makna integritas secara moral dan etika. Pelantikan pengurusnya pun melalui penyumpahan atau majaya-jaya yang memiliki makna kebathinan religius magis. Mestinya dengan sumpah integrintas

penyerahan diri seutuhnya, tidak ada kelingking berkait, dusta, atau kebohongan yang menghimpit pribadi-pribadi termulia seorang yang menjalankan dharma. ‘’Jabatan dalam struktur kepengurusan PHDI jangan dijadikan kedok untuk melakukan kepentingan-kepentingan pragmatis. Umat harus bangkit melawan pengelolaan lembaga umat yang tak berpihak pada kepentingan umat,’’ ujarnya. z Dira Arsana Kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan suci jangan dipolitisasi. Komitmen umat Hindu di Bali untuk menjaga kawasan ini sudah jelas, jangan lagi dipermainkan dengan pembenar-pembenar yang direkayasa. Putuskan yang benar, yakni Teluk Benoa adalah kawasan suci, Ida Bagus Nadha Pelayan Umat

23 - 29 Mei 2016

16


Ivestor Harus Ikut Jaga Wibawa Pemerintah INVESTASI tak bisa dilakukan dengan menjebak kekuasaan. Pemilik modal harus tetap menjaga wibawa pemerintah dengan tidak memaksa penguasa merekomendasikan investasi tak ramah lingkungan. Investasi juga tak boleh melanggar tata ruang terlebih tidak berpihak pada kepentingan warga di sekitar investasi. Pendapat ini disuarakan banyak pihak, menyikapi rencana pembuatan kantor operasional pengelola Tol Bali Mandara di Pasanggaran, Denpasar Selatan dengan cara menguruk laut. Rencana ini hanya direaksi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra dan pakar tata ruang Universitas Udayana Prof. Rumawan Salain juga menentangnya. Rencana pembangunan kantor operasional dengan menguruk laut bisa menjadi preseden buruk bagi dunia investasi di Bali. Tidak hanya itu, cara–cara seperti ini juga akan membangkitkan kecemburuan pengusaha lokal yang merasa makin dianaktirikan. Strategi investasi dengan melabrak tata ruang seharusnya dieliminasi. ‘’Jika semua keinginan investor luar daerah, asing, dan nasional diakomodasi dengan cara-cara yang tidak bersahabat dengan lingkungan, risikonya mereka akan semena-mena dan tidak menghormati keragaman dan situasi serta adat dan budaya Bali,’’ tegas Alit Wiraputra. Ia bahkan meyakini hal ini juga akan menyebabkan pengusaha Bali akan tersisih dan merasa dianaktirikan. ‘’Sangat tidak relevan kalau semua keinginan mereka dipenuhi,’’ tegasnya. Ia berpendapat, seharusnya untuk kantor dicarikan tempat di sekitaran kawasan Pelabuhan Benoa. Di sana lahan masih banyak. Tidak perlu reklamasi. Karena akan memberikan contoh yang kurang baik bagi pengusaha dan masyarakat Bali. Ia mengatakan jika semua investor berniat sama seperti pengelola Tol Bali Mandara, laut di Bali bisa habis jadi

Rencana pembangunan kantor operasional dengan menguruk laut bisa menjadi preseden buruk bagi dunia investasi di Bali. Tidak hanya itu, cara - cara seperti ini juga akan membangkitkan kecemburuan pengusaha lokal yang merasa makin dianaktirikan. Strategi investasi dengan melabrak tata ruang seharusnya dieliminasi. kantor operasional. ‘’Di sinilah perlunya pemerintah konsisten menjaga lingkungan. Jangan investasi dijadikan kedok untuk mencaplok laut,’’ sarannya. Rumawan Salain bahkan mengingatkan agar investor ikut menjaga wibawa pemerintah. Jangan karena melayani ambisi investor, pemerintah Bali kehilangan wibawa di mata masyarakatnya. ‘’Saya ingin tegaskan, investasi jangan melabrak tata ruang. Ikuti prosedur dan buat masyarakat sekitar investasi merasa nyaman. Alam ini bukan milik pemodal dan penguasa,’’ ujarnya. Ia menegaskan pada zaman digital dan teknologi seperti sekarang ini, kantor operasional tak mesti harus menyatu dengan jalan. Kantor bisa berada di luar wilayah operasi mengingat koordinasi zaman digital sangat mudah dan efektif. Ia juga menyarankan agar Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar jangan terjebak pada investasi dengan dalih pemberdayaan ekonomi. Pemerintah harus konsisten menjaga wibawa lembaganya dengan bertindak dan merekomendasikan investasi yang sesuai aturan tata ruang. ‘’Ingat jangan merasa jadi penguasa tunggal atas wilayah yang kita pimpin. Semua harus taat hukum,’’ sarannya. Ia mengusulkan agar Pemkab Badung atau Pemprov Bali yang juga punya saham di Jalan Tol Bali Mandara ini bisa memberikan penyertaan saham tambahan dengan memberikan aset daerah untuk dikerjasamakan, bukan dengan memberikan ruang menguruk laut. Ia juga berharap pemerintah jangan terlalu akomodatif terhadap investasi, terlebih investasi tersebut berpotensi merusak tata ruang Bali. MBP/eka

z Dira Arsana

Alit Wiraputra

23 - 29 Mei 2016

17

17


KIPRAH REMAJA

Maria dan Ika

Raih NUN Tertinggi Se-Bali MBP/made sueca

Maria dan Ni Putu Ika Maharani, peraih ranking I dan II NUN SMA Jurusan IPA se-Bali.

S

udah menjadi budaya, setiap tahun siswa SMAN 4 Denpasar meraih predikat peraih Nilai Ujian Nasional (NUN) tertinggi di Bali. Tahun ini, dua siswanya meraih ranking I dan II di Jurusan IPA.Pelajar lain perlu belajar dari perjuangan Maria Septiana Parmonang yang meraih NUN terbaik I di Bali dan Ni Putu Ika Regina Maharani yang meriah ranking II terbaik di Bali. Maria meraih nilai total 564,5. Sementara Ika Regina Maharani mendapat nilai total 560,5. Baik Maria dan Putu Ika mengaku tak terbayang akan menembus prestasi meraih nilai UN terbaik di Bali. Bahkan, Maria sebelumnya hanya bertekad menjadi yang terbaik di sekolah. ”Saya tak pernah kepikiran meraih nilai terbaik I di Bali, ini betul-betul kejutan,” ujarnya. Hal yang sama diungkapkan Putu Ika mengingat persaingan dan siswa pintar di SMAN 4 Denpasar sangat merata. Makanya, dia hanya memiliki target bisa lulus dan diterima di SNMPTN. Anak ketiga pasangan Ni Ketut Sukerti dan Ketut Kertanegara asal Sesetan ini mengaku semua sukses ini berkat Tuhan dan perjuangan. Dia

18

23 - 29 Mei 2016

mendapat pembinaan fokus UN dari sekolah sejak pukul 07.00 hingga 18.00 wita. Di samping itu mendapat dukungan orangtua, juga bimbel dan lingkungan sekitarnya. Hanya saja cara belajar Maria tak sama dengan siswa lainnya. Dia rata-rata belajar 15 jam sehari untuk enam mata pelajaran yang di-UN-kan. Bahkan, nyaris waktu bermainnya habis untuk persiapan UN selama enam bulan ini. Sejak pagi dia belajar di sekolah hingga pukul 18.00 wita. Setelah itu sejak pukul 19.00 belajar di bimbel hingga pukul 20.15 Wita. Sepulang dari bimbel belajar latihan soal lagi di rumah hingga pukul 01.00 dini hari. Jika tak ada jadwal les di bimbel, Maria belajar berkelompok untuk menghilangkan kejenuhan. Dia memiliki kelompok belajar Tim Sukses UN yang beranggotakan lima siswa. Makanya, Maria yang menentukan pilihan di FK Universitas Negeri Jember ini baru merasa plong setelah meraih NUN tertinggi di Bali. Ni Putu Ika Maharani juga memiliki jam belajar 15 jam sehari. Anak pertama pasangan Desak Putu Eka Sutris-

nawati dengan I Made Wijaya Antara asal Pecatu ini tak merasa bosan belajar 15 jam karena sudah menjadi kebiasaan hidupnya. Hanya saja, dia sehabis bimbel tak langsung belajar ala Maria, namun gadis ini baru belajar pukul 03.00 dini hari. Tentu jam–jam ketika remaja lain sedang tidur nyenyak. Dia juga memiliki kelompok belajar ala Maria dengan anggota tujuh siswa. Di kelompok ini mereka saling sharing pelajaran atau belajar dan mengajar. Soal isu miring yang menyebut banyak siswa bawa HP ke ruangan, kedua siswa ini menegaskan di SMAN 4 Denpasar tak sampai ada siswa membawa HP karena menggunakan UNBK. “Kuncinya belajar fokus, jangan melirik soal siswa lain,” ujar Maria. Putu Ika Maharani yang memilih FK di Universitas Sebelas Maret juga membantah isu tersebut. Buktinya, dia duduk di kursi paling depan sangat tak mungkin tengak sana-tengok sini. Apalagi, pengawasannya juga superketat. “Inilah yang namanya kerja keras dan berkat perjuangan,” tegasnya. z Made Sueca


Penampilan Roras Pesel Etnik, sukses membius penonton lewat suguhan musik etnik. MBP/astra prayoga

Roras Pesel Etnik

Media Berkreativitas dan Melepas Kangen ADA yang spesial dan istimewa serangkaian kegiatan parade budaya di SMAN 3 Denpasar, belum lama ini. Atraksi budaya yang mendapat apresiasi dan atensi siswa, guru dan pegawai itu tidak hanya menampilkan garapan seni para siswa yang masih aktif. Para alumni pun turut meramaikan suguhan seni serangkaian hari jadi sekolah tersebut. Dikoordinir Abiyoga, ditampilkan suguhan musik etnik. Alat musik yang ditampilkan benar-benar klasik dan unik. Tak mengherankan jika penonton benar-benar antusias menyaksikan suguhan musik serta sejumlah lagu. Beranggotakan 12 pemusik berbakat, Abiyoga yang tercatat sebagai angkatan 34 Trisma, sukses menggandeng angkatan 36 untuk berkolaborasi menampilkan sajian musik instrumentalia maupun lagu yang diiringi musik tersebut. ”Kami semata-mata ingin meramaikan sekaligus memeriahkan hari jadi sekolah tercinta. Kebetulan ada kesamaan prinsip, tampilah Roras Pesel Etnik ini,” ujar Abiyoga.

Belajar secara otodidak, personel yang berasal dari ekskul Tabuh ini bertekad untuk tetap berkesenian walaupun sudah tamat dan kuliah di kampus yang berbeda. Apalagi masih kuliah di Denpasar. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak bisa bertemu. Apalagi sama-sama memiliki hobi yang sama di bidang seni, termasuk musik. Abiyoga yang lebih banyak berada di belakang layar, sebelumnya sukses dengan garapan yang sama dan tampil di panggung terbuka Taman Budaya Denpasar. Rupanya ada kejenuhan dengan tampilan musik pada umumnya dan justru ada keinginan beralih pada genre entik. Bagi Abiyoga, tantangan tersendiri untuk menggarapnya. Namun dia yakin, melihat potensi yang dimiliki masingmasing personel, tak ada kesulitan yang berarti dalam proses kreatif. Kendalanya lebih banyak bersifat nonteknis. Terutama jadwal latihan yang sering berbenturan dengan kegiatan di kampus. Belum lagi untuk bisa hadir kompak menjadi tantangan tersendiri. Abiyoga menilai itu

dinamika yang harus dicari solusinya. ”Ketika ada tantangan, justru akan semakin termotivasi untuk menaklukkan tantangan tersebut,’’ katanya santai. Nama-nama seperti Gus Eka, Suka, Gung Ade, Buda, Mang Wahyu, Prabu, Mang Indra, Dek Reka, Uvan, Tut Edy, Nanda dan Mang Purnamartha, ternyata nama yang sudah tidak asing lagi untuk prestasi seni di SMAN 3 Denpasar. Kebanyakan dari personel Roras Pesel Etnik ini sudah malang-melintang di ajang lomba. Bahkan, sukses dengan garapan dan ciptaan sendiri. Tampilnya Devi sebagai vokalis untuk lagu Jempiring Putih, dengan iringan musik etnik, memunculkan kreativitas seni tinggi dalam berkesenian. Tepuk tangan pun membuktikan suguhan musim etnik tersebut berhasil membius penonton. Padahal Roras Pesel Etnik tampil sebagai acara penutup. ”Lewat Roras Pesel Etnik ini kita bertemu, bersatu dan berkumpul. Melepas kangen sebagai sesama alumni Trisma,” imbuh Gus Eka. z Astra Prayoga 23 - 29 Mei 2016

19


MANCANEGARA

Kebakaran di Kanada Berdampak Luas 20

23 - 29 Mei 2016

H

arga minyak dunia turun karena ancaman kebakaran terhadap produksi pasir minyak (oil sands) di Kanada tampaknya telah berakhir dan para pedagang mengalihkan fokus mereka ke pemulihan produksi. Hujan dan suhu yang lebih dingin memperlambat penyebaran kebakaran yang telah berkobar di Alberta, bagian barat wilayah Kanada, selama lebih dari satu minggu yang memaksa perusahaan-perusahaan minyak menutup operasinya. Di laporkan kota minyak Fort McMurray di bagian barat Kanada tidak terdampak terlalu parah akibat bencana tersebut. Pekan lalu beberapa perusahaan produsen minyak termasuk Suncor Energy, Shell dan Husky di daerah ini telah menutup pabrik atau mengurangi produksi mereka. “Tidak tampak kebakaran di Kanada mengakibatkan kerusakan jangka panjang pada kapasitas produksi,” kata Kyle Cooper dari IAF Advisors. “Begitu kebakaran dikendalikan tampaknya mereka cepat bisa kembali bekerja,”imbuhnya. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni turun USD1,22 di New York Mercantile Exchange, menjadi di USD43,44 per barel. Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli, patokan Eropa, menetap pada USD43,63 per barel, turun USD1,74 dari penutupan Jumat lalu.


Diperkirakan satu juta barel per hari dari SURGXNVL GL ZLOD\DK $OEHUWD WHWDS ÂłRIĂ€LQH´ kata Tim Evans dari Citi Futures. “Ada pembicaraan sekarang bahwa beberapa opHUDVL ELVD GLODQMXWNDQ NHPEDOL VHFHSDWQ\D ´ katanya. Kebakaran hutan telah membantu mengangkat harga minyak akibat prospek berkurangnya pasokan. 1DPXQ VHODLQ KDUJD PLQ\DN UDWXVDQ ULEX orang kehilangan tepat tinggal mereka akibat kebakaran hebat tersebut. Sekitar 1.600 bangunan hancur dan 19.000 bangunan lainnya diperkirakan ikut ludes dilalap api. 6HPHQWDUD LWX ZDUJD )RUW 0F0XUray telah dievakuasi. Rata-rata warga kota itu syok dan sedih karena kehilangan rumah mereka. Pemerintah Kanada telah mengumumkan situasi darurat atas musibah besar ini. Akibat NHEDNDUDQ EHVDU SHUXVDKDDQ DVXUDQVL GLEXDW pusing karena klaim terkini sudah menembus 2 miliar dollar Kanada. $QDOLV '%5V 6WHZDUW 0F,OZDUDLWK PHQJDWDNDQ NHEDNDUDQ NDOL LQL OHELK GDKV\DW GDUL NHEDNDUDQ GL 6ODYH /DNH WDKXQ di mana klaim asuransi mencapai sekitar 700 juta Dollar Kanada. Âł-LND $QGD PHOLKDW LQL HPSDW NDOL GDUL NHEDNDUDQ 6ODYH /DNH NDPL PHQGDSDWNDQ data klaim lebih dari 2 miliar dollar KanDGD VHKLQJJD DGD NHPXQJNLQDQ EDKZD LQL mungkin menjadi klaim bencana terbesar GL .DQDGD ´ NDWDQ\D .HEDNDUDQ LWX GLPXODL VHMDN 0HL GL GHNDW SHUPXNLPDQ GL )RUW 0F0XUUD\ Kebakaran terus membesar dan dilaporkan menewaskan beberapa orang. ternyata bukan hanya pemerintah setempat yang bekerja keras dalam mengatasi masalah ini. Pengungsi Suriah yang ada di negara WHUVHEXW MXJD LNXW WXUXQ WDQJDQ 7DKXQ ODOX Kanada menjadi buah bibir internasional

setelah bersedia menerima 10.000 penJXQJVL 6XULDK %DKNDQ 30 -XVWLQ 7UXGHDX menyambut sendiri kedatangan para penJXQJVL LWX GL EDQGDUD 7HUQ\DWD NHEDLNDQ pemerintah Kanada tak dilupakan para pengungsi Suriah yang kini kehidupan mereka perlahan-lahan sudah mulai membaik. ketika Kanada dilanda kebakaran hutan \DQJ VDQJDW EHVDU VHNHORPSRN SHQJXQJVL Suriah berinisiatif untuk membalas budi. 5LWD .KDOODV VHRUDQJ SHQJXQJVL 6XULDK yang tiba di kota Calgary bersama suami GDQ SXWUDQ\D 'HVHPEHU ODOX DGDODK VRVRN yang memunculkan ide itu. “Kanada dan warganya sudah memberi banyak kepada kami. Kini giliran kami PHPEDQWX ´ NDWD 5LWD OHZDW DNXQ )DFHERRN kelompok dukungan pengungsi Suriah di

Calgary. Setidaknya 30 keluarga pengungsi menyumbangkan uang 5-20 dolar yang kemudian digunakan untuk membeli berbagai NHEXWXKDQ VHSHUWL EDQWDO SDVWD JLJL VDEXQ popok bayi dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya. %DKNDQ VHRUDQJ DQDN ODNL ODNL EHUXVLD lima tahun menyumbangkan dua mainan dan beberapa buku cerita untuk anak-anak ZDUJD NRWD )RUW 0F0XUUD\ \DQJ PHQgungsi. Seruan untuk memberi bantuan ini langsung mendapat tanggapan positif warga Suriah di seluruh kota Calgary. Sekelompok sukarelawan bahkan datang dari kota lain untuk mengumpulkan uang atau barang apapun yang bisa disumbangkan keluarga pengungsi Suriah. Beberapa keluarga Suriah menyumbangkan kursi dan meja kopi yang mereka terima saat tiba di Kanada. Secara total gerakan ini diharapkan mampu mengumpulkan uang setidaknya 1.000 dolar atau sekitar Rp 10 juta. “Saya tak bisa katakan betapa sedikitnya uang yang dimiliki orang-orang ini. Beberapa dari mereka nyaris tak bisa berbahasa ,QJJULV GDQ PDVLK PHQFRED PHQ\HVXDLNDQ GLUL Âł NDWD 6DLPD -DPDO SHQGLUL .HORPSRN Pendukung Pengungsi Suriah di Calgary. “Bagi mereka apa yang mereka sumbangNDQ VDQJDW EDQ\DN ´ ODQMXW 6DLPD Bagi Saima melihat komunitas warga Suriah bersatu untuk membantu warga Kanada yang sedang dilanda kesulitan merupakan sebuah hal yang sangat menginspirasi. z Gugiek Savindra 23 - 29 Mei 2016

21


DAERAH

MBP/dok

”Sekaa Manyi” Bubar, Panen Padi Andalkan Tenaga Luar Bali

T

abanan sejak lama terkenal dengan sebutan lumbung padi. Karena kabupaten ini memiliki luas sawah yang cukup besar. Bukan hanya itu, produksinya pun cukup menjanjikan. Dulu, saat musim panen padi, warga masyarakat di pedesaan secara bersama-sama melakukan panen. Karena mnenerapkan pola bergilir sesuai dengan tingkat kematangan padi. Pola ini bisa berjalan karena masih ada sekaa atau kelompok manyi (memanen padi). Anggotanya biasanya terdiri dari warga tempek. Biasanya satu banjar bisa terdiri dari dua atau tiga sekaa manyi. “Kondisi itu masih bertahan hingga awal 1990-an. Setelah itu, sekaa manyi memilih bubar,” ujar Nengah Suyasa, salah satu warga Wongaya Gede, Penebel. Saat sekaa manyi masih eksis, warga tidak kesulitan untuk mencari tenaga memanen padi. Karena sudah memiliki kelompok. Padi yang sudah matang, pasti akan dipanen oleh kelompoknya. Tidak demikian dengan sekarang. Ketika sekaa manyi sudah tinggal kenangan, saat musim panen tiba, semua kesulitan men-

22

23 - 29 Mei 2016

cari tenaga untuk memanen. Kondisi serupa bukan saja terjadi di pedesaan, seperti yang dialami warga Wongaya Gede. Di desa lainnya juga mengalami kondisi serupa. Apalagi, setiap menjelang musim panen padi, kebutuhan akan tenaga buruh panen meningkat. Peluang ini kemudian diambil oleh tenaga dari luar daerah karena buruh panen dari Bali terbatas. Hal ini tentu mengurangi pendapatan yang diterima petani pada saat musim panen. Sekretaris Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tabanan Gusti Subagia, belum lama ini mengungkapkan sekarang ini dari mulai menanam hingga panen, petani cenderung mengandalkan buruh dari luar Bali. Kondisi ini terjadi karena mereka cenderung merugi jika dikerjakan sendiri. ‘’Pemilik lahan atau petani hanya mengawasi dan malah bekerja di sektor lain guna menutupi biaya usaha tani,’’ katanya. Menurutnya, perhitungan untung dalam usaha pertanian padi, seorang petani selayaknya menguasai lahan tiga hektar. Namun, saat ini hampir tidak ada petani yang memiliki lahan seluas itu. Rata-rata

petani di Tabanan mempunyai lahan 25 are. Lahan yang terbatas ini membuat petani yang sebelumnya menjadikan pertanian sebagai mata pencaharian utama, kini memosisikan sebagai usaha sambilan. Banyak yang pindah haluan ke sektor pariwisata dan tukang bangunan karena hasil yang didapat lebih besar dan pasti. “Sejumlah petani beranggapan lebih baik mengeluarkan ongkos Rp 70 ribu per orang per hari untuk membayar buruh panen padi,” tandasnya. Sementara itu, Ketua KTNA Tabanan I Nengah Mawan mengatakan, pemerintah pusat saat ini mengarahkan pembangunan pertanian secara umum pada peningkatan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama. Untuk itu, pemerintah daerah hendaknya menfasilitasi dan memberdayakan lembaga pertanian yang ada. Hal ini menjadi salah satu upaya yang efektif guna meningkatkan daya saing sekaligus nilai tawar produk pertanian lokal terlebih lagi menghadapi perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). z Asmara/Wira Sanjiwani


:DVSDGDL 3DHGR¿OLD

Mendesak, Pengesahan RUU .HSDODQJPHUDKDQ

MBP/may

KEBERADAAN organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) yang sudah mulai berkiprah sejak 17 September 1945 menjadi PMI sebagai organisasi kemanusiaan tertua di Indonesia. Berdiri satu bulan paska-Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, PMI telah lebih dari 70 tahun berkiprah sebagai organisasi sosial kemanusiaan terbesar di negeri ini, namun sangat disayangkan dengan berbagai kiprah yang dilakukannya, sampai saat ini DPR dan Pemerintah belum mengesahkan dan mengundangkan undang-undang (UU) Kepalangmerahan. Pemerintah Indonesia harus memperkuat landasan hukum bagi PMI dengan UU, selain Keppres RIS Nomor 25 Tahun 1950 dan Keppres RI Nomor 246 Tahun 1963 yang menegaskan PMI sebagai organisasi sesuai dengan ketentuan Konvensi Jenewa 1949. PMI harus diperkuat sebagai satu-satunya perhimpunan nasional menurut Konvensi Jenewa. PMI harus diberi landasan hukum berupa undang-undang karena Keppres 25 dan 246 itu kan sudah ketinggalan zaman. Tentu hal ini menjadi tantangan bagi segenap jajaran PMI untuk dapat mendorong agar RUU Kepalangmerahan dapat menjadi prioritas dan segera dibahas di DPR RI agar segala penyalahgunaan lambang Palang Merah dapat dan Bulan Sabit Merah diminimalisasi dan adanya jaminan perlindungan bagi petugas/ pengguna palang merah dapat diberikan melalui UU. UU Kepalangmerahan adalah kewajiban negara dalam hal ini pemerintah dan DPR untuk memberi landasan hukum kepada PMI, itu bukan hanya untuk PMI atau Dinas Kesehatan TNI sebagai institusi yang berhak, namun demi kemanusiaan dan perlindungan bagi penggunanya agar tidak ada lagi korban dari pihak PMI ketika bertugas. Lebih dari 10 tahun RUU Kepalangmerahan digantung di DPR-RI dan belum

disahkan. Padahal sudah banyak terjadi penyalahgunaan lambang Palang Merah di Indonesia yang dinilainya semakin akut. Kenyataan di lapangan, semua pihak bebas menggunakan lambang tersebut dengan tujuan tertentu, seperti politik, komersial, dan kepentingan lainnya. “PMI memiliki tugas besar bidang kemanusiaan, tapi sampai sekarang Undang-undangnya belum disahkan. Dengan adanya UU Kepalangmerahan, kita jadi punya payung hukum. Jadi siapa pun tidak boleh menyalahgunakan atribut PMI,” ujar Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali Gusti Bagus Alit Putra, Senin (9/5) lalu. Alit Putra menambahkan, UU Kepalangmerahan sangat berperan dalam legalitas kegiatan yang akan dilakukan. Artinya, agar kegiatan kemanusiaan yang dikerjakan oleh PMI memiliki landasan hukum yang kuat, perlu ada perlindungan oleh negara melalui UU. Selama ini, kata Alit Putra PMI baru dilindungi Keputusan Presiden (Keppres) nomor 25 tahun 1950 dan Keppres nomor 246 tahun 1963. “Sedangkan terakhir saya dengar, di DPR-RI RUU Kepalangmerahan berada di urutan 109. Jadi kapan akan dibahas? Karena itu kami desak agar wakil rakyat memperjuangkan untuk segera dibahas di DPR-RI agar mendapat perhatian khusus dan diprioritaskan,” ungkapnya. Di sisi lain, UU Kepalangmerahan juga berperan penting dalam hal penganggaran. Dalam sistem anggaran jika tidak memiliki payung hukum yang kuat maka akan sulit mendapat dana. “Anggaran PMI Bali Rp 2 miliar dan itu kurang. Seharusnya minimal Rp 3,5 miliar. Padahal PMI sangat berperan besar dalam bidang kemanusiaan seperti kebencanaan dan penyediaan darah dari berbagai golongan. Karena itu, RUU Kepalangmerahan ini perlu didesak agar segera dibahas,” jelasnya. Alit Putra menambahkan, RUU PMI sejatinya sudah mulai dibahas tahun 2004. Tahun 2009 dan tahun 2014 lalu juga diba-

has, namun belum ada keputusan apapun. Padahal organisasi lain seperti Pramuka sudah memiliki Undang-undangnya sendiri. Pihaknya meminta agar DPR-RI menjadikan pembahasan dan pengesahan RUU PMI sebagai prioritas. “PMI sudah kental di kalangan masyarakat, baik dari kalangan atas, menengah, dan bawah. Apalagi PMI bergerak di bidang kebencanaan, kemanusiaan, sampai peningkatan kapasitas generasi muda. Maka dari itu, pengesahan RUU ini sangat mendesak,” tegas pria yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini. Sementara, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama mengaku prihatin sampai saat ini PMI yang berkiprah dan telah dirasakan manfaatnya belum didukung UU yang mengatur gerak langkah organisasi tersebut. Wiryatama yang juga Ketua Dewan Kehormatan PMI Provinsi Bali berkomitmen, bahwa anggota dewan akan meneruskan aspirasi ini ke pusat. “Kami akan buat dukungan untuk menyuarakan aspirasi ini, dan diteruskan ke pemerintah pusat agar mengedepankan masalah kemanusiaan,” tegasnya. Untuk diketahui, Rancangan UndangUndang Kepalangmerahan (RUU Kepalangmerahan) sebenarnya sudah mulai di bahas oleh DPR RI mulai tahun 2005, namun pembahasan deadlock pada tahun 2009 sehingga RUU tidak dapat disahkan karena masa tugas DPR berakhir. Hal serupa terjadi pada DPR periode 2009-2014 dimana RUU Kepalangmerahan di bahas dan terhenti di tingkat Panitia Khusus (Pansus) RUU Kepalangmerahan, sehingga kembali tidak dapat terselesaikan karena masa tugas DPR kembali berakhir. Pada periode DPR 2014-2019 ini, kembali RUU Kepalangmerahan sepertinya tidak menjadi prioritas untuk di bahas karena dari posisi urutannya di nomor 107 pada Program Legislasi Nasional (Prolegnas). z Maya 23 - 29 Mei 2016

23


K E S E H ATA N

Mual dan Muntah Saat Hamil

Bukan Hal Normal

M

ual dan muntah ringan sampai berat sering terjadi di awal-awal kehamilan. Peristiwa ini dialami sekitar 80% wanita hamil. Sebenarnya ini bukan hal yang normal. Bila tubuh siap menerima kehamilan, seharusnya gejala mual dan muntah tidak perlu terjadi. Meski demikian, ada pandangan di tengah masyarakat, mual dan muntah suatu peristiwa biasa di awal kehamilan. Bahkan, kadang kondisi ini bisa dijadikan pertanda kalau seorang wanita telah hamil. Muntah yang terjadi pada awal-awal kehamilan sampai umur kehamilan 20 minggu, mengacu istilah medis, disebut hiperemesis gravidarum. Mual dan muntah berat dapat menyebabkan ibu dan bayi yang dikandungnya mengalami kekurangan nutrisi. Selain itu bisa juga berdampak buruk pada pertumbuhan si bayi. Hingga kini, penyebab hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti. Beberapa teori yang dianggap sebagai penyebab hiperemesis gravidarum adalah masalah hormonal, gangguan saluran cerna, konsumsi makanan tinggi lemak sebelum kehamilan dan kondisi psikologis. Muntah, rasa tidak nyaman dan penurunan nafsu makan yang menyertai penderita hiperemesis, itu menyebabkan terganggunya asupan kalori dan cairan. Jika hal itu dibiarkan, itu bisa menyebabkan penurunan berat badan, dehidrasi, penurunan status nutrisi dan elektrolit. Sementara itu gejala hiperemesis gravidarum yang berlangsung sampai trimester ketiga dapat meningkatkan risiko berat bayi saat lahir rendah. Malnutrisi berat pada kehamilan ini, dapat menyebabkan abortus spontan, efek teratogenik, perkembangan neurologis yang buruk dan kelahiran prematur. 'HÂżVLHQVL WKLDPLQH DWDX NHNXUDQJDQ

24

23 - 29 Mei 2016

vitamin B1 -- dilaporkan ada 60% penderita hiperemesis gravidarum LQL 'HÂżVLHQVL WKLDPLQ dapat menyebabkan gejala beri-beri yang mencakup fatigue (kelelahan mental), hilang nafsu makan, emosi tidak stabil, gangguan tidur, serta rasa tidak nyaman pada perut. Hiperemesis juga dapat menyebabkan peningkatan ringan enzim pada liver (sampai 4x batas atas) yang kembali normal ketika hiperemesis gravidarum berhasil diobati. Pemberian cairan dan elektrolit adalah pengobatan lini pertama untuk hiperemesis gravidarum. Tujuanya mengatasi dehidrasi pada penderita sehingga muntah itu dapat diatasi. Penderita juga dapat diberi obatobatan anti muntah, sesuai anjuran dokter. Selain itu dukungan psikologis dari tim medis atau pun keluarga, penting untuk membantu kesembuhan pasien. Pengaturan pola makan dan perubahan gaya hidup adalah pendekatan lini pertama pada wanita pada penyakit mual dan muntah ini. Pendekatan ini meliputi makan dalam jumlah kecil dengan frekuensi lebih sering. Disarankan, hindari perut dalam keadaan kosong. Hindari juga makanan kaya lemak dan pedas termasuk membaui atau memasak makanan jenis ini, makan dry crackers sebelum bangun tidur di pagi hari, serta mengonsumsi makanan mengandung protein tinggi sebelum istirahat di malam hari. Pendekatan terbaru penanganan mual dan muntah itu, bisa juga menggunakan obat alami dan alternatif. Dikatakan, jahe

sangat popular sebagai terapi alternatif untuk pengobatan berbagai jenis mual dan muntah. Sedikit sekali data dapat menjelaskan seberapa dosis yang tepat untuk pengobatan mual dan muntah itu. Tetapi biasanya jahe diberikan dalam dosis 1-2 gram/hari secara oral dalam 3-4 kali. Pemberian jahe selama tiga minggu efektif mengurangi gejala mual dan muntah. Alasannya, jahe mengandung vitamin B6. Beberapa laporan efek samping menyebutkan jahe dapat menyebabkan sendawa, kembung, buang gas dan meninggalkan rasa tidak enak di mulut. Penggunaan jahe harus hati–hati apalagi pada wanita yang mengalami perdarahan atau menggunakan aspirin. Hal itu dapat meningkatkan risiko perdarahan itu sendiri. Terapi Akupresur Terapi akupresur merupakan teknik penyembuhan yang sederhana. Pendekatan dengan metode ini dapat mengurangi gejala mual dan muntah. Akupresur adalah stimulasi dengan menekan titik tertentu, yang disebut titik akupuntur. Titik paling sering ditekan untuk mengatasi mual dan muntah ini adalah pericardium 6 (P6) atau titikneiguan. Titik itu terletak tiga jari di atas pergelangan tangan di sisi bagian dalam lengan bawah. Keuntungan akupresur ini untuk mengobati mual dan muntah, karena tidak adanya risiko terhadap janin. Di sisi lain, akupresur profesional hanya dilakukan di bawah pengawasan ahlinya, mereka-mereka yang terlatih. z dr. Riza Firman Satria Bagian Obstetri Ginekologi Instalasi PKRS RSUP Sanglah Denpasar


A KT I V I TA S

MBP/ist MBP/ist

K3S DENPASAR - Ketut Adiguna Winata (13) yang mengalami Aitistic Syndrome Dissorder menunjukkan gejala seperti autis dikunjungi Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra. Kunjungan Ny. Selly pada Rabu (4/5) dikediaman Ketut Adi di Jalan Gunung Andakasa, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat disambut langsung kedua orangtua Ketut Adi yakni Made Tarmadi dan Ni Komang Sari.

PGRI 4 DENPASAR - Pengumuman kelulusan di SMA PGRI 4 Denpasar, Sabtu (7/5) lalu berjalan tertib. Pengumuman dilakukan lewat website sekolah, sehingga tak memungkinkan siswa melakukan aksi corat-coret baju sekolah. Di sekolah ini semua siswa, yakni 118 orang siswa dinyatakan lulus atau lulus 100 persen. Dari jumlah itu, IPA sebanyak 91 orang dan IPS 7 orang. Nilai UN rata-rata sekolah ini mencapai 327,98. Tampil sebagai lulusan terbaik I UN di IPA Ni Made Dwi Sagatiri (460,0) dan di IPS nilai tertinggi I UN diraih Made Ria Anggraeni (383,5).

MBP/ist MBP/ist

BRI DENPASAR - BRI Kanwil Denpasar menyerahkan penghargaan kepada pemenang Sistem Insentif Penghargaan Kinerja (SIPK) dan Program Penghargaan BRI Unit (PPBU) tahun 2015 kepada para kepala unit, Senin (9/5). PPBU merupakan program penghargaan BRI unit yang diberikan sekali dalam satu tahun. PPBU meliputi SIPK dan unit terbaik kategori tertentu antara lain, kategori peningkatan pinjaman tertinggi (PPT), kategori peningkatan Simpedes tertinggi (PST), kategori pencetak laba tertinggi (PLT), kategori pencetak fee base income tertinggi (PFT).

BUPATI BADUNG - Pemerintah bersama DPRD Kabupaten Badung telah memiliki komitmen dan kerangka berpikir bersama untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Menyadari bahwa sebagian besar masyarakat berada di pedesaan maka Pemerintah Kabupaten Badung telah berkomitmen membangun Badung dari desa. ‘’Kami akan terus mendorong dan memberdayakan para petani agar mereka bangga sebagai petani, sehingga kedaulatan pangan dapat terwujud sekaligus akan dapat mewujudkan Desa berdikari di Kabupaten Badung,’’ ungkap Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat (6/5). 23 - 29 Mei 2016

25


LENSA

�PAJEGAN� 2,5 METER

MBP/manik

26 23 - 29 Mei 2016

Puncak Karya Panca Wali Krama di Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar, Kamis, 21 April 2016 lalu sangat unik dan menarik. Pada puncak karya tersebut dipersembahkan dua pajegan setinggi 2,5 meter. Pajegan itu diusung oleh dua wanita dari rumahnya masingmasing menuju Pura Samuan Tiga. Salah satu dari dua pajegan setinggi 2,5 meter itu, diusung oleh Ni Wayan Siki (53) dengan berjalan kaki sejauh satu kilometer lebih dari rumahnya menuju pura Samuan Tiga. Selain Ni Wayan Siki, satu pajegan lainnya diusung oleh Gusti Ayu Nyoman Mudiani (42) yag datang ke Pura Samuan Tiga secara bergiliran. Pajegan itu dinamakan pajegan ayam panggang. Komponennya ada sembilan sampai 11 ayam dalam banten pajegan tersebut. Selain itu, juga ada jajanan Bali dan buah-buahan.


PENDIDIKAN

MBP/yudi karnaedi

Kegiatan tes urine yang digelar di salah satu SMA swasta di Denpasar. Mengantisipasi pelajar terjerumus dalam kasus narkoba, BNN Kota Denpasar mengusulkan surat keterangan bebas narkoba dijadikan persyaratan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan SMA/SMK.

Bebas Narkoba, Syarat Masuk SMA/SMK

S

urat keterangan bebas narkoba akan dijadikan persyaratan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan SMA/SMK dan perguruan tinggi yang ada di Kota Denpasar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masyarakat khususnya para pelajar terjerumus dalam kasus narkoba. �Untuk mensukseskan program ini, kami mohon dukungan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra,� ungkap Kepala BNN Kota Denpasar AKBP Wayan Gede Suwahyu, S.H., M.H. saat audensi di Kantor Wali Kota Denpasar, belum lama ini. Menurut Suwahyu, persyaratan ini harus segera diterapkan di Kota Denpasar agar masyarakat khususnya pelajar merasa takut dan tidak menggunakan narkoba. Bahaya narkoba tidak hanya

PHUXJLNDQ PDVDODK ¿VLN VHPDWD WHWDSL akan mengalami gangguan mental dan kejiwaan. Salah satu bahaya narkoba terhadap fisik adalah gangguan pada sistem syaraf (neurologis), gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), gangguan pada kulit (dermatologis), gangguan pada paru-paru (pulmoner), sering sakit kepala, mualmual dan lain sebagainya. �Untuk itu, surat keterangan bebas narkoba sangat efektif untuk menghindari orang menggunakan narkoba,� ujarnya. Suwahyu menambahkan, alat tes narkoba yang dimiliki BNN Kota Denpasar sangat terbatas. Oleh karena itu bagi yang mencari surat keterangan itu di Denpasar bisa langsung datang ke Rumah Sakit Trijata, Klinik BNN Provinsi Bali dan Rumah Sakit Wangaya. Agar

menjangkau jumlah penduduk Denpasar, BNN Kota Denpasar juga akan membuat klinik khusus tes narkoba. Untuk teknis akan dilakukan oleh BNN. Dengan cara seperti ini, ia berharap bisa mengantisipasi masyarakat menggunakan narkoba. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, surat keterangan bebas narkoba sebagai persyaratan melanjutkan sekolah maupun perguruan sangat efektif untuk mengantisipasi maupun mengurangi masyarakat menggunakan narkoba. Tidak hanya itu, untuk mengantisipasi masyarakat menggunakan narkoba, Rai Mantra meminta membentuk gerakan Sekolah Bebas Narkoba. z Asmara Putera 23 - 29 Mei 2016

27


OLAHRAGA

Seragam Warna-warni

I

su politik hingga virus Zika, tidak menyurutkan panitia Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brazil untuk terus mempromosikan diri. Panitia merilis seragam yang akan digunakan oleh staf dan relawan pesta olahraga multievent pada Agustus itu. Bila tim-tim peserta memiliki seragam kebangsaan, maka panitia pun tak mau kalah. Mereka pun mengenakan kostum yang juga merepresentasikan negeri Brazil yang kaya warna itu. Seragam yang akan dikenakan staf dan relawan itu itu berwarna hijau, biru, kuning dan merah dimana masingmasing mewakili divisi yang berbeda. Merah akan dikenakan tim medik, biru untuk petugas teknik, dan kuning untuk tim operasional. Sementara petugas dengan seragam hijau memiliki peran besar, yakni berinterkasi dengan penonton. “Warna-warna ini memancarkan energi Olimpiade. Energi ini kami inginkan memancar ke seluruh penjuru dunia,” ungkap Carlos Nuzman, ketua Panitia Pelaksana. Olimpiade musim panas Rio ini akan digelar 5 Agustus dilanjutkan dengan Paralimpik ada 7 September. Proses

pengambilan api Olimpiade telah dilakukan di Yunani dan obor kini dalam proses perarakan mengelilingi Brazil selama tiga bulan. Puncaknya adalah saat penyalaan kauldron di stadion Maracana, Rio de

Janeiro, 5 Agustus mendatang yang menandai pembukaan pesta olahraga empat tahunan ini, laporan Associated Press. z Yudi Winanto

MBP/ap

Tidak hanya tim peserta, staf dan relawan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro Agustus mendatang juga memiliki seragam seperti yang dirilis panitia pelaksana belum lama ini.

Menjaga Persaingan PERSAINGAN antara Nike dan Adidas meningkat seiring dengan berakhirnya musim kompetisi sepak bola 2015/2016 pada Mei ini. Kedua produsen pakaian dan peralatan olahraga itu saling mengincar klub-klub yang bisa dijadikan sponsor. Wolfsburg yang menjadi runner-up musim 2014/2015 di Liga Jerman, akan menggunakan produk AS itu. Kontraknya dimulai Juli mendatang saat kompetisi Bundesliga bermula dan merentang panjang hingga sembilan tahun, laporan Associated Press. Klub tidak memberi penjelasan secara rinci nilai kerja sama strategis itu. Tapi CEO Wolfsburg Thomas Roettgermann menyebut kerja sponsor itu merupakan ‘lompatan quantum’ bagi klub yang juga

28 23 - 29 Mei 2016

didukung oleh pabrik mobil Volkswagen. Wolfsburg yang menjadi juara Bundeliga 2009 dan memenangkan Piala Jerman musim lalu, untuk pertama kali mencapai babak perempatfinal Liga Champions 2015/2016 ini. Sayangnya musim ini tim asuhan Dieter Hecking itu menempati peringkat ke-8 klasemen dan gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan. Sebelumnya Adidas menghentikan kerjasama dengan klub Liga Inggris Chelsea setelah enam tahun mendukung klub London itu. The Blues menjalani kompetisi dengan buruk dan musim depan pasukan Antonio Conte gagal tampil di turnamen Eropa. Adidas memilih kebijakan melakukan

H¿VLHQVL ¿QDQVLDO PHQJKDGDSL SHUVDLQJDQ dengan Nike serta pemain baru seperti Under Armour dan Puma. Pada 2014 lalu, Adidas mengucurkan dana 1,1 milyar dolar untuk menggusur Nike dari Old Trafford dan menjadi sponsor utama Manchester United. Diprediksi Real Madrid bakalan meminta lebih bila kontrak dengan Adidas berakhir. Sejauh ini Adidas memiliki empat kontrak besar yakni dengan Bayern Munich, Real Madrid serta Manchester. Kontrak dengan Chelsea yang diprediksi 43,38 juta dolar per tahun seperti dilaporkan Total Sportek, berakhir dengan pengumuman penghentian kerjasama pada pertengahan Mei ini. z Yudi Winanto


Skuad Muda Les Bleus SEBAGAI tuan rumah Piala Eropa 2016, Prancis ingin tampil sempurna di negerinya sendiri. Pelatih Didier Deschamps pun bermain aman dengan memilih pemain yang bersih dan disiplin serta memiliki prospek mewujudkan keberhasilan di turnamen ini. Deschamp mendepak penyerang top Real Madrid Karim Benzema dari daftar skuadnya karena harus menjalani penyelidikan dari pihak kepolisian terkait video seks yang berujung dengan pemerasan terhadap rekan Mathieu Valbuena. Sementara Valbuena sendiri juga tak dimasukan dalam skuad Les Bleus. Pada turnamen yang dibuka 11 Juni mendatang, Deschamps juga tak memasukan bek Liverpool Mamadou Sakho. UEFA menggelar penyelidikan terhadap Sakho yang diduga menggunakan obat terlarang saat pertandingan Liga Eropa antara timnya melawan Manchester United Maret lalu. Yang mengejutkan, Prancis akan diperkuat dua penyerang muda Antony Martial dan Kingsley Coman. Kedua pemain yang belum genap berusia 20 tahun itu, menjadi ujung tombak harapan klubnya Manchester United dan Bayern Munich. Mereka harus bersaing mendapatkan tempat di tim utama melawan seniornya yang lebih berpengalaman Antoine Griezmann (Atletico Madrid) dan Olivier Giroud (Arsenal). Hatem Ben Arfa yang menjalani kompetisi Liga Prancis bersama klub Nice, hanya menghuni tim cadangan. Ia menghasilkan 17 gol dan tampil mengesankan, tapi itu belum cukup. Ia bersama delapan rekan lainnya menunggu hingga akhir bulan ini untuk menggantikan pemain yang cedera sebelum Deschamps menyetorkan QDPD GL WLP GH¿QLWIQ\D “Hatem tampil hebat musim ini, tapi bukan hanya dia di posisinya,” ungkap Deschamps dalam wawancara dengan stasiun televisi TF1. “Giroud menghasilkan 25 gol di semua kompetisi, Griezmann lebih baik dan Martial juga pada level yang sama.” “Jadi tugas saya bukan hanya memilih 23 pemain terbaik namun juga mampu mengantarkan tim ini lebih jauh lagi di turnamen nanti,” tutur Deschamps yang membawa Prancis juara Piala Eropa 2000.

Tidak hanya di lini depan, Deschamps juga membawa bintang muda yang sukses di Liga Utama dan Serie A untuk memperkuat medan pertempuran di lini tengahnya. Gelandang N’Golo Kante membuat kejutan dengan keberhasilan Leicester City juara di Inggris dan Pogba memperpanjang kejayaan Juventus di Italia.

Di Piala Eropa nanti Prancis yang juara Piala Dunia 1998 saat menjadi tuan rumah, tergabung di Grup A bersama Rumania, Albania dan Swiss. Ia memerlukan skuad muda untuk melewati fase yang menguras tenaga sebelum menuju putaran kedua dengan sistem gugur. z Yudi Winanto

MBP/net

Penyerang Manchester United Anthony Martial.

Skuad Prancis: Kiper : Hugo Lloris (Tottenham Hotspur), Steve Mandanda (Olympique Marseille), Benoit Costil (Stade Rennes) Bek : Raphael Varane (Real Madrid), Laurent Koscielny (Arsenal), Eliaquim Mangala (Manchester City), Jeremy Mathieu (Barcelona), Patrice Evra (Juventus), Bacary Sagna (Manchester City), Lucas Digne (AS Roma), Christophe Jallet (Olympique Lyon) Gelandang : Paul Pogba (Juventus), Blaise Matuidi (Paris St Germain), Lassana Diarra (Olympique Marseille), N’Golo Kante (Leicester City), Yohan Cabaye (Crystal Palace), Moussa Sissoko (Newcastle United) Penyerang : Antoine Griezmann (Atletico Madrid), Dimitri Payet (West Ham United), Anthony Martial (Manchester United), Kingsley Coman (Bayern Munich), Olivier Giroud (Arsenal), Andre-Pierre Gignac (UANL Tigres) 23 - 29 Mei 2016

29


OLAHRAGA

PON 2016

Tim Basket Putri Bali Dipatok Medali TIM bola basket putra Bali meraih medali perunggu pada PON XV/2000 di Surabaya, Jawa Timur. Selanjutnya prestasi basket Bali merosot hingga puncaknya absen pada PraPON dan tidak lolos ke PON XVIII/2012 di Riau. Kini, cabang olahraga (cabor) permainan beregu ini mulai bangkit kembali. Tim putri sukses merebut tiket ke PON XIX/2016 di Jawa Barat, September mendatang dan langsung diberi target tinggi. ‘’Saya mematok target menyumbang medali,’’ ucap pelatih tim PON Bali Risdianto Roeslan di Denpasar pekan lalu. Risdianto malang-melintang menangani tim pro seperti Satria Muda Britama Jakarta, Cahaya Lestari Surabaya (CLS) Knight, dan Surabaya Fever. Pria kelahiran Kediri, Jatim, 8 November 1971 ini juga melatih tim mahasiswa UGM Yogyakarta. Kota Gudeg kemudian ditinggalkannya untuk hijrah ke klub Merpati, Denpasar. Dia juga dipercaya menjadi penasihat tim Bali pada PON Remaja 2014 di Surabaya dan menangani

tim Pra-PON. Sederet pemain PON Remaja dimasukkannya ke Pra-PON seperti Ekaliana Febby, Dewa Ayu Made Sriartha, I GAA Dian Nareswari, dan Tricia. Skuad Pra-PON juga diperkuat pebasket Bali binaan Merpati yang mengusung bendera Tomang Sakti Merpati di kancah Woman Indonesia Basketball League (WIBL). Mereka adalah Made Rima Anggen Suari, Tata, Citta, Fitri, dan Jasmin. Alhasil, mereka lolos ke PON 2016. Sementara tim Tomang 6DNWL 0HUSDWL PHQHPEXV EDEDN ÂżQDO :,%/ guna meladeni Surabaya Fever di Jakarta pada 26 Mei. Risdianto mengaku sudah bisa mengukur peta kekuatan tim-tim yang akan tampil di PON 2016, terutama asal Jawa. Tim PON Jatim diperkuat pebasket Surabaya Fever, tim PON Jateng bermaterikan pemain Sahabat Semarang, sedangkan tim PON DKI dan Bali sama-sama memakai pemain klub Tomang Sakti Merpati. ‘’Jadi, kalau mau merebut medali harus bisa mengalahkan

Jatim, Jateng, DKI, dan tuan rumah Jabar,’’ ucap pria yang akrab disapa Cak Ris ini. Kendala yang dihadapinya adalah kesulitan menggelar latihan bersama, sebab sebagian pemain PON Bali membela Tomang Sakti Merpati Jakarta. Oleh karena itu, usai hajatan WIBL, seluruh pemain harus segera berkumpul plus menjalani uji coba di Bali dan luar daerah untuk memperkuat kekompakan tim. Pertandingan basket putri PON 2016 melibatkan 13 provinsi, termasuk tuan rumah Jabar dan peraih emas PON 2012, Kalimantan Timur. Peserta dibagi dalam tiga grup. Juara pul dan runner-up terbaik berhak PHODMX NH VHPLÂżQDO %DJL &DN 5LV PHODWLK tim pro atau amatir sama saja. ‘’Bedanya, jika menangani klub pro diberi pemain sudah jadi, sedangkan memoles klub amatir harus membina pemain dari awal sampai menjadi pebasket,’’ papar suami Dyah Harlina Deasy F. yang alumnus Fisipol UGM ini. z Daniel Fajry

A KT I V I TA S

MBP/ist

PGRI 2 DENPASAR - SMA PGRI 2 Denpasar yang dikenal dengan sebutan Regrisma kini menjadi sekolah incaran masyarakat. Selain dikenal satu-satunya memiliki program khusus yakni SMA plus Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) bidang pariwisata, siswanya juga dikenal banyak mengukir prestasi. Kepala SMA PGRI 2 Denpasar I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd. didampingi Wakil Ketua YPPLP Kota PGRI Denpasar Dr. I Nengah Sukama, S.Pd., M.M., Senin (9/5), melepas 162 siswa kelas XII. Sekaligus dia mengumumkan bahwa 100 persen siswanya dinyatakan lulus.

30 23 - 29 Mei 2016

MBP/ist

SMA DWIJENDRA - Setelah dua siswa asal Zomvliet College, Belanda belajar di SMK Dwijendra Denpasar, akhirnya Zomvliet College memperpanjang kerjasama dengan Yayasan Dwijendra. Tahun depan, pihak Belanda kembali mengirim dua siswa terbaiknya belajar di SMK Dwijendra Denpasar. Hal itu terungkap pada pertemuan Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar dengan pihak Zomvliet College, Belanda di ruang Yayasan Dwijendra, Selasa (3/5).


MBP/wan

Para pemain sepak bola di Indonesia menyambut gembira pencabutan pembekuan PSSI oleh Menpora Imam Nahrawi.

Sepak Bola

SK Pembekuan PSSI Akhirnya Dicabut KEPUTUSAN yang ditunggu-tunggu seluruh insan sepak sepak bola di Tanah Air akhirnya datang juga. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mencabut Surat Keputusan (SK) Bernomor 01307 tentang Pembekuan Aktivitas Organisasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta, Selasa (10/5) lalu. Menpora membekukan PSSI sejak 17 April 2015 tepatnya saat Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya, Jawa Timur, yang menghasilkan La Nyalla Mataliti sebagai ketua umum. Berarti sudah satu tahun lebih induk organisasi sepak bola itu tidak berfungsi. Akibatnya, tidak ada kompetisi di semua level dan tim nasional Indonesia mulai senior hingga junior tidak bisa berkiprah di ajang internasional. Hanya sejumlah turnamen yang digelar pemerintah untuk tim-tim Indonesia Super League (ISL). Ada tiga alasan Menpora mencabut pembekuan PSSI. Pertama, sebagai tindakan taat hukum dengan menghargai Mahkamah Agung yang sudah mengeluarkan keputusan. Kedua, menghargai surat FIFA kepada Menpora dan Menteri Sekretaris Negera yang berisi keinginan mengawal perubahan sepak bola di Indonesia. Ketiga, pemerintah mendengar suara pencinta

sepak bola yang ingin pembekuan segera dicabut agar perbaikan tata kelola dapat cepat berjalan. Pencabutan pembekuan ini menjadi salah satu syarat dari FIFA dan harus dilaksanakan sebelum Kongres FIFA di Meksiko pada 12 Mei 2016. Keputusan Menpora itu disambut baik oleh semua pihak. Kapten klub Pusamania Borneo FC, Ponaryo Astaman, mengaku lega. Menurutnya, ini adalah jalan keluar terkait kisruh sepak bola nasional karena secara organisasi PSSI akan aktif kembali. Momentum ini hendaknya menjadi akselerasi perbaikan kemajuan sepak bola Indonesia. Mantan pemain tengah tim nasional itu menjelaskan, dampak positif pencabutan pembekuan PSSI pasti dirasakan oleh para pelaku sepak bola, khususnya pemain dan pelatih. Sebab, kompetisi sepak bola nasional yang sempat terkatung-katung akan memunculkan harapan digulirkan lagi dengan regulasi dan kontrak yang lebih profesional. Selain itu, pencabutan pembekuan juga membuka kembali terbentuknya timnas, sehingga para pemain yang saat ini berkiprah di ajang Torabika Soccer Championship 2016 termotivasi bermain bagus. Mantan Menpora Adhyaksa Dault gembira pembekuan PSSI telah dicabut. Ia yakin seluruh rakyat Indonesia, teru-

tama pencinta dan atlet sepak bola, sependapat dengan dirinya. Masalah sepak bola tidak boleh berlarut-larut dan segera melangkah ke depan untuk perbaikan. Ini membawa harapan baru, khususnya agar timnas dapat menghadapi agenda regional terdekat, SEA Games dan Asian Games. Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Tsunekazu Takeda yang mengikuti rapat Komite Koordinasi (Corcom) Asian Games 2018 di Pecatu, Badung, Bali, menyebut pencabutan pembekuan PSSI merupakan berita bagus. Pasalnya, sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Youth Games (AYG) 2017 dan Asian Games 2018 dan di Jakarta dan Palembang. Pencabutan pembekuan dari pemerintah diharapkan menjadi titik terang pencabutan sanksi oleh FIFA. Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir ikut mengapresiasi pencabutan pembekuan PSSI. Pencabutan pembekuan merupakan itikad baik dari pemerintah demi penyelesaian polemik yang terjadi dalam satu tahun terakhir. Sepak bola disebutnya merupakan olahraga nomor satu di dunia dan pelaksanaan kejuaraannya sangat ditunggu. z Mawa 23 - 29 Mei 2016

31


A KT I V I TA S

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Banyak hal positif yang dapat diadopsi dari keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengelola pemerintahan berbasis elektronik atau e-goverment. Bahkan, dalam menentukan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) pun berdasarkan e-performance, di mana masing-masing dinas dan pegawai dinilai berdasarkan kinerja. Dengan membandingkan kinerja masing-masing planning dan realisasi, akan ketahuan performance-nya. Hal tersebut menginspirasi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di sela kunjungan ke Pemkot Surabaya, Senin (9/5).

MBP/ist

MKKS - Para kepala sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota DenSDVDU 6HODVD NHPDULQ PHQJJHODU SHUWHPXDQ NKXVXV dengan Ombudsman RI Perwakilan Bali terkait pelalksanaan UN berintegritas. Pertemuan dipusatkan di SMPN 8 Denpasar dihadiri Ketua MKKS SMP Kota Denpasar Drs. A.A. Gede Rimbya Temaja, M.Ag., Plt Kadisdikpora Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, KabidDikmen I Wayan Supartha, Kabid Dikdas I Made Raka dan Sekretaris MKKS SMP Kota Denpasar Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd.

32 23 - 29 Mei 2016

MBP/ist

KAMPUS MEDITERRANEAN - Kampus Mediterranean Bali merupakan salah satu leading hospitality school di Indonesia, dengan kampus pusatnya yang berlokasi di jantung kota Denpasar yaitu di Jl. Moh Yamin No.9A Renon, Denpasar dan memiliki kampus cabang di Kota Bangli, Karangasem dan Singaraja. Sejak April 2015 lalu, keempat kampus Mediterranean Bali telah dilisensi sebagai tempat uji kompetensi (TUK) untuk bidang hotel dan restoran yang meliputi FB Service, Housekeeping, Bar dan Culinary oleh /HPEDJD 6HUWLÂżNDVL 3URIHVL /63 3DULZLVDWD %DOL

MBP/ist

STIKES WIRA MEDIKA - Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan di berbagai sektor menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi oleh pemerintah, masyarakat dan stakeholder atau pemangku kepentingan termasuk institusi pendidikan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Wira Medika mempunyai peran dan tanggung jawab untuk meluluskan mahasiswa yang berkualitas dan bisa berguna GL PDV\DUDNDW %DOL VHFDUD JHRJUDÂżV PHUXSDNDQ ULQJ RI ÂżUH yang mempunyai potensi terjadinya gempa bumi, tsunami dan kejadian kegawatan lainnya.


A KT I V I TA S

MBP/ist

FISIP UNDIKNAS - Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undiknas, Rabu (11/5) menggelar seminar nasional bertemakan ‘’Reformasi Demokrasi Antara Harapan dan Realita’’. Saat membuka seminar, Rektor Undiknas University Prof. Gede Sri Darma, DBA. dalam sambutan tertulisnya dibacakan Dekan FISIP Undiknas Dr. I Nyoman Subanda, M.Si. menegaskan, banyak aspek berdemokrasi yang perlu ditingkatkan. Termasuk mengevaluasi kelemahan pelaksanaan pemilu hingga pilkada yang memerlukan regulasi yang tepat dan penyelenggara yang bersih. Untuk itu mahasiswa diharapkan mampu menjadi pemilih yang cerdas dan kritis.

MBP/ist

FOURSMA - SMAN 4 Denpasar (Foursma) kembali mendulang prestasi di bidang debat. Kali ini SMAN 4 Denpasar sebagai wakil Kota Denpasar berhasil meraih juara I English Debate (Best Team) dalam lomba National School Debating Championship (NSDC) tingkat Provinsi Bali yang berlangsung di Hotel Batukaru pada 26-27 April 2016. Tim Denpasar berhasil mengalahkan 9 tim debat lainnya yang berasal dari seluruh kabupaten di Bali.

MBP/ist

MBP/ist

SMP GANESHA - Pelaksanaan ujian nasional (UN) di SMP Ganesha Denpasar berjalan berintegritas. Sebanyak 466 peserta UN yang dipantau Kabid Dikdas Disdikpora Kota Denpasar I Made Raka, S.E., M.Si. hadir 100 persen. Made Raka menyatakan pelaksanaan UN di sekolah ini berjalan sesuai aturan. Ini menunjukkan adanya komitmen bersama UN berintegritas. Dia memuji sekolah ini menjadi incaran masyarakat. Sebab, sebelum siswa SD menjalani ujian sudah ada 400 calon siswa yang mendaftar. Ini artinya, SMP Ganesha Denpasar dinilai sebagai sekolah berkualitas.

BUPATI KARANGASEM - Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPC Gapensi) Karangasem dibuka Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri di Gedung UKM Center Amlapura, Rabu (11/5). Muscab kali ini bertemakan ‘’Gapensi Bersama Pemerintah dan Masyarakat Jasa Konstruksi Siap Membangun Bali dengan Profesional Berlandaskan Etika dan Tanggung Jawab’’. Kegiatan dihadiri di antaranya Sekdakab Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Forkopimda, unsur Pengadilan Negeri Amlapura, Plt. Asisten II, Ketua BPD Gapensi Bali, sesepuh Gapensi Karangasem I Gusti Made Tusan, serta para Ketua BPC Gapensi Kabupaten dan Kota se-Bali. 23 - 29 Mei 2016

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

SRI NAHHUNA DHANTA - Demi meringankan beban umat sekaligus merayakan ulang tahun diksa widhi Ida Maha Guru Suci Sri Bhagawan Nehwa Jagad Karana, guru penuntun di Pasraman Sri Nahhuna Dhantha, yang berlokasi di Banjar Tampak Karang, Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Tabanan, kembali menggelar berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. Dengan mengusung tema ‘’Kesetiaan dalam Pelayanan Bhakti’’, Pasraman Sri Nahhuna Dhantha mewujudkan kesetiaan dalam memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan jalan menyebarkan cinta kasih, melalui pelayanan kepada sesama ciptaan Tuhan.

MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Ambisi menjadikan Kabupaten Badung sebagai smart city dengan berbasis e-government, bukan hanya wacana. Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Senin (9/5) berkunjung ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya guna menyerap informasi maupun teknologi yang telah berhasil diterapkan oleh pemkot setempat. Kujungan serangkaian Pekan Informasi Pembangunan (PIP) ini dipimpin langsung Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Badung Kompyang R. Swandika dan sejumlah pimpinan SKPD terkait.

MBP/ist

RS BALIMED - Dalam rangka Hari Cuci Tangan Sedunia yang jatuh pada 5 Mei lalu, Rumah Sakit (RS) BaliMed kembali mengadakan kampanye hand hygiene (HH/cuci tangan) kepada staf rumah sakit dan pengunjung RS BaliMed. Kegiatan kampanye dibagi dalam dua sesi yang menyasar karyawan RS BaliMed yang dilakukan pada Selasa (10/5) dan Rabu (11/5) menyasar pasien, keluarga pasien dan pengunjung rumah sakit. Tema Kampanye HH Tahun 2016 adalah ‘’Cegah Infeksi, Ayo Cuci Tangan 5 Moment’’.

34 23 - 29 Mei 2016

MBP/ist

SMAPAN DENPASAR - Sudah menjadi budaya acara pelepasan siswa kelas XII SMAN 8 (Smapan) Denpasar dilaksanakan secara meriah di sebuah hotel. Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. Ida Bagus Ngurah, M.Si., Senin (9/5) melepas 565 siswa kelas XII. Pelepasan siswa ditandai dengan penanggalan atribut sekolah serta penyerahan siswa dari Kasek Ida Bagus Ngurah kepada Ketua Komite Smapan A.A. Ngurah Gede Widiada, S.H. didampingi Eko Supriadi dan Kabid Dikmen I Wayan Supartha.


MBP/ist

MBP/ist

SMAN 7 DENPASAR - Pada bulan Mei ini, SMAN 7 Denpasar meraih prestasi pemuncak di akademik dan non akdemik. Prestasi akademik teranyar yakni menduduki ranking kedua nilai rata-rata UN IPS di Kota Denpasar dan terbaik ke-6 di Bali. SMAN 7 Denpasar berada di posisi kedua setelah SMAN 4 Denpasar dengan total nilai 430,22. Sementara di non akademik, meraih medali emas di cabang sepak bola di Porjar Kota Denpasar. Selain itu, tim sepak takraw meraih enam emas, karate juara umum dengan enam emas, dua perak dan dua perungu. Hal ini membuat Ketua OSIS SMAN 7 Denpasar Ida Bagus Putra Mahendra merasa puas perjuangan anak-anak Sisma tak sia-sia.

WABUP KARANGASEM - Pembukaan jalan baru dilakukan secara swadaya masyarakat Banjar Pakel Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Karangasem, sejak beberapa minggu lalu. Akses jalan baru itu nantinya diharapkan lebih memperlancar wisata rafting Sungai Telaga Waja. Tokoh warga setempat mengatakan, sejak dulu warga mendambakan SHPEXNDDQ MDODQ MDOXU %DQMDU 3DNHO PHQXMX ÂżQLVK SRLQW WLWLN ÂżQLV ZLVDWD WLUWD 7HODJD :DMD LWX .DUHQD LWX ZDUJD setempat berswadaya membuka jalan dan dibantu Pemkab Karangasem. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha 'LSD 0LQJJX PHQLQMDX ODQJVXQJ SHPEXNDDQ MDODQ LWX dengan berjalan kaki.

MBP/ist

SMAN 2 AMLAPURA - 60$1 $PODSXUD 6HODVD melepas 286 siswa kelas XII. Kepala SMAN 2 Amlapura Drs. Nengah Miyasa dan perwakilan Kadisdikpora Drs. Ketut Sudana menyampaikan kebanggaannya, karena 27 di antara siswa itu berprestasi. Atas prestasinya selama ini yang sudah mengharumkan nama sekolah baik prestasi di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun mewakili Bali, mereka diberikan penghargaan. Ketut Sudana yang mantan guru di SMAN 2 itu menyampaikan, siswa berprestasi Lidya Stephanie Sentosa baru pulang dari mengikuti pertukaran pelajar bina antarbangsa di Alaska, AS.

MBP/ist

PGRI 4 DENPASAR - SMK PGRI 4 Denpasar tercatat terbanyak kedua di Bali yang meluluskan siswanya. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. meOHSDV VLVZD NHODV ;,, 6HQLQ 0HUHND \DQJ GLOHSDV berasal dari Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga dan Multi 0HGLD 00 3HOHSDVDQ GLWDQGDL GHQJDQ SHQ\HUDKDQ VLVZD kepada Wakil Ketua Komite Drs. Ginastra disaksikan Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dan Ketua PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum.

23 - 29 Mei 2016

35


LINGKUNGAN

Memanjakan Selera Investor MBP/dok

Jalan Tol Bali Mandara yang sudah ada taper-nya untuk kepentingan menuju areal reklamasi.

B

anyak yang khawatir alam dan budaya Bali semakin rusak. Alasannya, sejumlah kebijakan pemerintah daerah sangat permisif terhadap keinginan investor. Adanya pernyataan; investor yang punya uang, terserah mereka mau bangun di mana, mencerminkan pemerintah tak punya kemampuan untuk mengatur tata ruang. Padahal, semua pemerintah daerah di Bali sudah memiliki Perda RTRW. Artinya, penguasa mesti berpegang pada Perda tata ruang. Bukan selera investor. Demikian pula lembaga umat, PHDI. Mestinya memberi pengayoman terhadap alam dan budaya Bali. Namun, nyatanya ada dualisme keputusan yang semestinya tak pernah terjadi. Dampak dari kebimbangan itu, maka akan terjadi ancaman serupa di Teluk Benoa. Kini pengelola Tol Bali Mandara juga menginginkan menguruk laut 5.000 M2. Tujuannya untuk membangun kantor. Pengelola Jalan Tol Bali Mandara membenarkan adanya rencana membangun kantor operasional dengan menimbun 5.000 m2 di kawasan Teluk Benoa. Kantor operasional itu merupakan fasilitas yang wajib disediakan untuk pelayanan jalan tol. Demikian disampaikan Humas PT Jasamarga Bali Tol Drajad Hari Suseno didampingi Kepala Divisi Operasi Ir. Ahmad Izzi di kantornya, pekan lalu. ‘’Lokasi kantor itu masuk juga di dalam koridor SP2LP (Surat Persetujuan Penetapan Lokasi Pembangunan, red) yang diterbitkan Gubernur Bali. Jadi kantor ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari jalan tol,’’ ujarnya. Drajad menambahkan, pengadaan lahan kantor menjadi tanggung jawab pemerintah dalam hal ini Kementrian PUPR c.q. Dirjen Bina Marga. Lantaran berada di wilayah

36

23 - 29 Mei 2016

DLKr/DLKp (Daerah Lingkungan Kerja/ Daerah Kepentingan Pelabuhan) tetapi di luar rencana induk pelabuhan, Kementerian PU mesti bersurat kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Surat dari Kementerian PU ke Kemenhub sudah diajukan 23 April 2015, dengan perihal permohonan persetujuan pengalihan status kawasan perairan dangkal yang dimanfaatkan jalan tol Nusa Dua-Ngurah RaiBenoa. Kemenhub juga sudah menjawab surat itu, yang salah satu isinya reklamasi harus memenuhi persyaratan administrasi dan teknis berdasarkan PP No.74 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan No.PM 52 Tahun 2011 tentang Pengerukan dan Reklamasi. Diwawancarai terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan masih akan mengecek lagi terkait rencana lokasi pembangunan Kantor Operasional Jalan Tol Bali Mandara. Di mana persisnya, pihaknya mengaku tidak tahu. Namun yang jelas, kalau di wilayah Teluk Benoa berarti merupakan ranah pemerintah pusat. Itu artinya, izin penyiapan lahan dikeluarkan oleh pusat, bukan pemerintah provinsi ataupun kabupaten/kota. ‘’Tunggu dulu ya, saya cek lagi. Jangan sampai salah ya, saya lupa. Terus terang saja saya lupa, jadi jangan dipersoalkan,’’ ujarnya. Sementara itu Wali Kota denpasar IB Dharmawijaya Mantra dengan tegas meminta pengelola Tol Bali Mandara untuk tidak menguruk laut. Selain akan merusak lingkungan, di kawasan daratan tersebut juga masih ada lahan untuk membangun kantor. Lalu apa tanggapan masyarakat sekitar tentang rencana itu? Menyikapi hal ini, tokoh muda peduli alam Bali Dudiek Mahendra meminta Pemkot Denpasar ber-

sikap tegas menyikapi usulan ini. ‘’Kami berharap Pemkot Denpasar selektif menyikapi rencana reklamasi yang diusulkan pengelola Tol Bali Mandara. Satu tuntutan kami belum terpenuhi, sekarang malah ada proyek baru dengan dalih membangun perkantoran. Jika ini diloloskan berpotensi menjadi pembenar oleh penggagas reklamasi Teluk Benoa melakukan pengurukan,’’ ujarnya. Dudiek Mahendra yang juga Penyarikan Desa Pakraman Sesetan, Denpasar ini mengatakan pihaknya telah mendapat NRQ¿UPDVL ODQJVXQJ GDUL VHMXPODK ZDUJD atau tokoh masyarakat terkait rencana ini. ‘’Kami berharap Pemkot Denpasar cerdas mengelola usulan ini. Ketika proyek itu tak dikehendaki masyarakat, proyek itu harus ditolak. Terlebih diusulkan saat kami berjuang menolak reklamasi,’’ ujarnya. Ia mengatakan, sesuai kajian dan usulan, luas laut yang akan diuruk mencapai 100x50 meter persegi atau 5.000 m2. Ia pun berharap dalam mengelola bentangan pesisir dan kawasan teluk di Bali, penguasa dan birokrat di Bali jangan lagi main kucing-kucingan dengan krama Bali. Pemerintah harus transparan. Penjelasan kepada publik secara terbuka harus dikedepankan mengingat mereka akan menerima dampak langsung dari proyek ini. Sesuai data yang ada, proyek ini sudah dirancang sejak 2015. Ini terbukti dari kajian lingkungan rencana penimbunan lanjutan untuk penyiapan lahan kantor operasi jalan Tol Bali Mendara. Alamat yang tercantum dalam sampul kajian lingkungan ini di Jalan Raya Pelabuhan Benoa No. 15 Pesanggaran, Denpasar. z Rindra/Asmara


Jadi Tukang ’’Stempel’’ RENCANA reklamasi Teluk Benoa, memunculkan banyak pendapat. Ada yang setuju, ada pula yang menolak. Dua kelompok tersebut, semakin mengkristal. Mereka yang setuju lebih banyak di kalangan birokrasi dan para wakil rakyat. Sementara yang menolak adalah generasi muda (STT) dan desa adat. Sementara lembaga PHDI malah terpecah. Ada pro dan kontra. Dualisme keputusan di lembaga tertinggi umat tersebut memunculkan beragam reaksi. Bahkan banyak tokoh menilai pentingnya untuk mengevaluasi kinerja PHDI. Sebab selama ini, pengurus di lembaga tersebut belum sepenuhnya memperhatikan kepentingan umat. Harapannya, jangan sampai PHDI menjadi tukang ‘stempel’ investor. Demikian pula pemerintah. Diharapkan kebijakan prorakyat dan tidak menjadi stempel para investor. Apalagi yang sudah jelas-jelas melabrak aturan yang berlaku. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid pernah menyoroti hal itu dalam diskusi publik bertema ‘’Ekonomi vs Ekologi’’, pekan lalu. Kata dia, moratorium reklamasi yang melibatkan pejabat negara setingkat menteri, dikhawatirkan hanya sebatas jadi stempel legalitas dari sebuah konspirasi untuk menabrak aturan yang berlaku. Oleh karena itu, para menteri Kabinet Kerja diminta tidak memosisikan dirinya sebagai tukang stempel para pengusaha. ‘’Pemerintah jangan hanya menjadi tukang stempel. Harus betul-betul memperhatikan segala aspek, baik status hukum perizinan, tidak merugikan publik, tidak merugikan nelayan. Para menteri tidak boleh menjadi tukang stempel pengusaha,’’ katanya. Menurut anggota DPR dari daerah

Jika negara cuma menjadi stempel legalitas sebuah konspirasi maka dipastikan memunculkan hukum rimba.

pemilihan DKI Jakarta ini, ketidakhadiran negara menjadi penyebab kemelut reklamasi Teluk Jakarta. ‘’Jika negara cuma menjadi stempel legalitas sebuah konspirasi maka dipastikan memunculkan hukum rimba,’’ ujarnya. Solusinya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, pemerintah atau negara harus hadir dalam bentuk tertulis berupa perizinan-perizinan terkait analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) berikut kajian ilmiah hukum, sosial, ekonomi, sosial, dan ekologi. Wali Kota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto mengatakan kesemrawutan reklamasi seperti yang terjadi di Teluk Jakarta selain karena faktor operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, diperburuk adanya penggusuran masyarakat di pesisir pantai Jakarta. Keadaan itu makin diperparah dengan pembangunan proyek reklamasi yang bukan ditujukan untuk ruang publik tetapi semata hanya untuk segelintir orang kaya yang mampu membeli gedung mewah dari proyek reklamasi yang dibangun. ‘’Seharusnya lahan reklamsi yang dibangun diawali dengan membangun ruang publik, baru selanjutnya ruang privaten,’’ katanya. Kemarahan masyarakat makin menjadi setelah praktik korupsi pengusaha dan DPRD DKI Jakarta dibongkar KPK. Para pembuat kebijakan reklamasi tersebut diketahui menabrak aturan yang berlaku. Ramdhan mengingatkan, apabila kewibawaan dan kewenangan pemerintah telah didegradasi oleh pengusaha, maka hanya menunggu kehancuran saja. ‘’Kalau fungsi pejabat negara hanya menjadi stempel legalitas demi mengabaikan aturan yang berlaku maka tinggal menunggu saatnya kerusakan ekologi bahkan ekonomi,’’ kata Ramdhan. Ketua Umum PB HMI

Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR

Muhammad Fauzi berharap masyarakat tidak larut dalam opini publik. Dia juga mengingatkan pentingnya pembangunan reklamasi yang mengedepankan kepentingan publik. ‘’Reklamasi itu harus untuk kepentingan umum yang lebih besar, maka harus seimbang antara manfaat ekonomis dan ekologis untuk kelanjutan hidup manusia,’’ ujarnya. Mengambil kasus di Jakarta, akankan hal itu berulang di Bali khususnya Teluk Benoa. Harapan masyarakat tentu tidak. Apalagi sudah ada penolakan 32 desa adat di Bali akan kehadiran reklamasi di kawasan suci tersebut. z Hardianto

23 - 29 Mei 2016

37


PA R I W I S ATA

Jangan Biarkan Bali Dijajah Pekerja Asing

S

ungguh ironis. Di tengah banyaknya ancaman PHK (pemutusan hubungan kerja) bagi pekerja lokal, jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang masuk ke Indonesia justru semakin meningkat. Ada yang bekerja secara legal dengan memenuhi berbagai ketentuan perizinan yang berlaku, namun banyak pula yang ilegal. Mereka datang berkedok sebagai pelancong dengan visa libur/pelesiran, namun nyambi bekerja di sini tanpa visa kerja. Jika hal ini tidak segera diantisipasi oleh pemerintah, akan segera memicu jumlah pengangguran. Kondisi ini juga tidak terlepas dari ketidaksiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sementara, tenaga kerja lokal belum siap atau bahkan belum dipersiapkan untuk itu. Kondisi ini akan menjadi beban bagi pemerintah. Pasalnya, selain tanpa persiapan khusus dan perencanaan yang matang, masyarakat menengah ke bawah banyak yang akan menjadi korban, karena secara kemampuan saat ini kita belum siap untuk bersaing secara terbuka dengan negara-negara lain. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, pemerintah terus berupaya mendatangkan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Bali. Padahal, tidak semua wisman atau WNA yang datang ke Bali ingin menghambur-hamburkan dolarnya sehingga masyarakat sejahtera. “Ada 220 ribu WNA tinggal dan bekerja di Bali. Itu menjadi beban bagi Bali karena mereka tinggal dan hidup dengan biaya murah, salah satunya tidak bayar pajak,� tegas Alit Wiraputra. Karena itu, pria yang akrab disapa Gung Ali ini mengakui, tidak ada untungnya bagi Bali. Justru, mereka juga menggunakan BBM bersubsidi dan bekerja di Bali tanpa kejelasan status. “Misalnya, mereka jadi makelar properti dan guide liar. Ini sangat perlu diantisipasi dan dicarikan jalan keluarnya, karena hal ini bisa meminggirkan orang Bali,� ungkapnya. Di samping itu, menurutnya, menjadi dilema karena pariwisata Bali saat ini juga menjadi tujuan kejahatan internasional (international crime). Untuk itu, kewaspadaan

38 23 - 29 Mei 2016

masyarakat dan komponen pariwisata sangat dibutuhkan dalam rangka menangkal destinasi international crime ini. Banyak kasus untuk hal ini, mulai dari penyelundupan QDUNRED SDHGRÂżOLD EDKNDQ ZLVDWDZDQ \DQJ mau seenaknya makan, minum dan tinggal di hotel atau vila tapi tidak mau membayar. Alit Wiraputra mengungkapkan, banyaknya WNA yang tinggal bukan di hotel, melainkan di rumah kos atau ngontrak rumah penduduk. Padahal, keberadaan mereka harus terpantau dan aktivitasnya harus diawasi. Oleh karena itu, sangat perlu bagi masyarakat, pemerintah dan aparat untuk mengetahui serta memiliki database akurat tentang keberadaan orang asing yang menetap dan bekerja di Pulau Dewata ini. “Pengaruhnya terhadap pariwisata memang sangat kita khawatirkan. Tapi kita berharap para turis mancanegara agar tidak takut ke Bali karena hal tersebut,â€? ujarnya. Diakuinya, hal ini memang belum kelihatan dampaknya dan pihaknya berharap situasi ini tidak dimanfaatkan pesaing Bali sebagai black campain untuk menurunkan kunjungan wisatawan ke Pulau Seribu Pura ini. Sementara, jumlah WNA terlibat kasus kejahatan terus meningkat. “Mereka terlibat berbagai kasus, jadi korban dan meninggal. Asal mereka dari beberapa negara,â€? kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto didampingi Kasubbid Penmas AKBP Sri Harmiti. Disebutkannya, WNA terlibat kriminal tersebut berasal dari Swiss, Jerman, India, Inggris, Australia, Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Irlandia, Cina, dan Taiwan. Ada yang terlibat kasus senpi (senjata api), kecelakaan lalu lintas, penganiayaan, menguasai rumah bukan haknya, pemalsuan surat, narkotika, penggelapan, percobaan SHPHUNRVDDQ SDHGRÂżOLD JHQJ PRWRU GDQ kejahatan online. Bahkan, beberapa buronan Interpol ditangkap di Bali, di antaranya tersangka otak puluhan kasus pembunuhan di India, Ranjedra Sadashiv Nikalje alias Mohan Kumar, Antonino Messicati Vitale (42) yang terlibat kasus pembunuhan di Italia, Vontrey Jamal Clark alias Trey Clark alias Vontrey Clark alias Treezy alias Tray, warga Amerika Serikat yang terlibat kasus

pembunuhan di Amerika. Ratusan warga Cina dan Taiwan ditangkap di beberapa vila di Badung dan Denpasar karena terlibat kasus cyber crime dan diburu Interpol Tiongkok. Dari data yang dihimpun di Polda Bali, sejak 2012 hingga 2015 WNA yang ditetapkan sebagai tersangka 438 orang, korban sebanyak 591 orang dan meninggal dunia 246 orang. Terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Bali, diduga ada kontribusi warga negara asing (WNA). Setidak-tidaknya, sindikat narkoba yang ingin memasok barang terlarang itu ke Bali dikendalikan oleh WNA. Hal tersebut disampaikan Kepala BNNP Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa. Dari data yang dihimpun di BNNP Bali, sejak tahun 2010 hingga 2014 ditangkap 88 WNA terlibat kasus narkoba. Tangkapan paling banyak terjadi tahun 2011 sebanyak 24 orang. Untuk mengalihkan perhatian aparat penegak hukum, WNA memanfaatkan orang local sehingga petugas akan sulit melakukan pengawasan, mana WNA yang tujuan memang wisata, bisnis dan terlibat jaringan narkoba. Menurut Suastawa, banyak juga WNA sebagai pengguna narkoba dan Bali juga dipakai transit penyelundupan narkoba. z Kertanegara Data WNA Terlibat Kasus 1. Tahun 2012: - Pelaku - Korban - Meninggal dunia 2. Tahun 2013: - Pelaku - Korban - Meninggal dunia 3. Tahun 2014: - Pelaku - Korban - Meninggal dunia 4. Tahun 2015: - Pelaku - Korban - Meninggal dunia

: 78 orang : 134 orang : 58 orang : 83 orang : 217 orang : 73 orang : 40 orang : 120 orang : 69 orang : 237 orang : 120 orang : 46 orang Sumber data Polda Bali


MBP/dok

Tak semua turis atau warga negara asing (WNA) yang datang ke Bali dengan tujuan atau berperilaku baik. Banyak turis yang datang ke Bali terlibat kasus kriminal. Yang paling kecil dan sederhana, mereka naik motor tanpa baju dan helm.

23 - 29 Mei 2016

39


A KT I V I TA S

MBP/ist

SMKN 3 DENPASAR - SMKN 3 Denpasar kembali menamatkan ratusan siswanya dari berbagai jurusan. Dalam acara pelepasan, Rabu (4/5) lalu, SMKN 3 Denpasar ‘’mewisuda’’ 472 siswa yang terdiri dari beberapa jurusan. Seperti Jurusan Perhotelan, Tata Boga, Tata Kecantikan dan Tata Kebusanaan. Menurut Kepala SMKN 3 Denpasar Drs. A.A. Bagus Wijaya Putra, M.Pd., 472 anak didiknya yang dilepas di Hotel Grand Bali Beach itu sudah dibekali beberapa ilmu atau keahlian, termasuk dalam menghadapi MEA serta mempersiapkan mereka yang hendak bekerja, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan berwirausaha.

MBP/ist

GDE RIMAYA - SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar kembali meraih ranking I jumlah nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) SMK se-Bali. Selama lima kali meluluskan siswa, sekolah yang berdiri sejak tahun 2009 ini memang selalu masuk 10 besar di tingkat provinsi. Pada kelulusan pertama meraih ranking IV, lalu naik menjadi ranking II pada kelulusan kedua. Selanjutnya, bertengger di ranking I selama tiga tahun berturut-turut sampai tahun ini. Demikian dikatakan Kepala SMK Kesehatan Bali Medika Drs. Gde Rimaya, DMM., Rabu (11/5).

MBP/ist

SMK HARAPAN - Negara dengan julukan Negeri Sakura ini memang dikenal maju di bidang pendidikan, industri, ekonomi, dan teknologinya. Belajar dan menambah wawasan serta pengetahuan secara langsung ke Jepang adalah impian setiap siswa. Berawal dari gemar belajar bahasa Jepang, beberapa siswa di SMK Pariwisata Harapan membentuk kelompok belajar bahasa Jepang bernama ‘’Kibou Kurabu’’. Salah satu dari mereka berhasil mewakili Provinsi Bali dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Debat Bahasa Jepang Tingkat Nasional tahun 2015, yang diwakili Ketut Mia Kurniasari.

MBP/ist

MITRACO UTAMA - UD Mitraco Utama yang bergerak di bidang distributor rhyde chemical, laundry, house keeping, engineering, pool, kithcen, spa dan chemical supply tetap berkomitmen membangun Bali dengan penguatan ekonomi generasi muda. UD Mitraco juga tetap konsisten menjaga alam Bali. Komitmen ini dijabarkan dengan tetap menyatu dengan rakyat dan bersahabat dengan alam. Salah satu kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan HUT ke-17 UD Mitraco Utama adalah memberi makan kera di alas Kedaton, Kukuh, Tabanan dan menghibur masyarakat.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

40 23 - 29 Mei 2016


MBP/ist

ANGKASA PURA - PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa (3/5) menyalurkan bantuan modal usaha untuk tahap I tahun 2016. Bantuan yang disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kali ini diberikan kepada 19 pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara I Gusti NgurahRai Trikora Harjo di kantor setempat.

MBP/ist

WABUP KARANGASEM - Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menghadiri dan membuka kegiatan penilaian lapangan Tenaga Keperawatan Teladan Tingkat Provinsi Bali di Puskesmas Rendang, Karangasem, Selasa (10/5). Pada penilaian tenaga kesehatan (nakes) teladan tahun ini, Karangasem diwakili bidan Ni Putu Nusrani yang bertugas di Puskesmas Rendang. Hadir pada kegiatan penilaian itu, Ketua Tim Pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Bali beserta anggota Ny. Sarini Artha Dipa, Kadis Kesehatan dr. IGM Tirtayana, Camat Rendang dan lainnya.

MBP/ist

MBP/ist

SMKN 2 DENPASAR - Tahun ini SMKN 2 Denpasar meluluskan 100 persen siswa kelas XII. Mereka terdiri dari 346 dari Program Akuntansi (159), Program Pemasaran (23), Administrasi Perkantoran (70), dan Perbankan (65) dan Usaha Perjalanan Wisata (29). Yang istmewa dan membuat Kepala SMKN 2 Denpasar, Drs. I Wayan Sarjana, M.M., tersenyum manis karena dua siswanya meraih peringkat II dan III nilai UN tertinggi di Bali untuk tingkat SMK. Mereka adalah Ni Made Siti Ambarawati (365,7) dan Made Jashinta Mahadewi (363,2). Siti Ambarawati jurusan akuntansi memperoleh nilai 88,0 di BIN, sementara di Inggris (90,0), Matematika (92,5) dan kompetensi kejuruan (95,2). Jashinta dari jurusan perbankan memperoleh 90,0 di BIN, Inggris (94,0), Matametika (95,2), kompetensi kejuruan (86,7).

FORUM RAJA - Hubungan warih Raja Pertama dan Pendiri Kerajaan Badung Ida Batara I Gusti Tegeh Kori dengan warih Kerajaan Mataram Yogyakarta makin erat dengan keberadaan sosok Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Sejak Mahasabha I Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori di Klungkung pada 9 September 2009, Gusti Wedakarna makin membawa nama leluhur Bali menuju ke pentas nasional. Hal ini ditandai dengan aktifnya kembali Puri Tegeh Kori di kancah Forum Raja/Sultan Nusantara, termasuk dukungan Raja Denpasar Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan kepada Gusti Wedakarna untuk berkiprah di Forum Silaturahmi Keraton Nusantara dan sejumlah forum raja-raja Nusantara.

23 - 29 Mei 2016

41


A KT I V I TA S

MBP/ist

FOURSMA - Menyandang predikat peraih nilai Ujian Nasional (UN) SMA tertinggi di Bali, SMAN 4 Denpasar (Foursma) menggelar perpisahan (Graduation Foursma) ke-32 di Hotel Aston, Denpasar, Selasa (10/5). Pada acara Graduation ini, Foursma melepas 363 siswa yang terdiri dari 323 siswa jurusan IPA dan 40 siswa jurusan IPS. Nilai tertinggi pertama dan kedua diraih oleh Maria Septiana Parmonang Aroean (564,5) dan Ni Putu Ika Regina Maharani (560,5) sekaligus peraih nilai UN tertinggi di Bali untuk program IPA.

MBP/ist

WEDAKARNA - Pembangunan infrastruktur di Klungkung diharapkan menjadi prioritas dalam mengawal kepentingan kaum marhaen. Apalagi Klungkung yang memiliki Pulau Nusa Penida yang dinilai akan strategis menggantikan Bali dimasa yang akan datang, dan disinergi antara Pusat, Provinsi dan Daerah adalah perlu. Demikian diungkap Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menjalani program reses di Kabupaten Klungkung. Menurut Wedakarna, Klungkung sebagai salah satu daerah yang PAD terkecil di Bali seharusnya perlu percaya diri dalam merebut anggaran pusat dan provinsi, walaupun terkendala warna politik yang berbeda.

MBP/ist MBP/ist

GATF - Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2016 digelar serentak 14 kota. Dari 14 kota tersebut, penambahan kota yang disinggahi GATF tahun ini dilakukan karena permintaan masyarakat dari berbagai kota. GATF periode pertama tahun ini digelar 29 April – 1 Mei 2016 dan dilaksanakan serentak di 14 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Pekanbaru, Jambi, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, Manado, Timika dan Jayapura.

42 23 - 29 Mei 2016

PMI BADUNG - Serangkaian puncak Peringatan HUT Palang Merah Internasional yang jatuh setiap 8 Mei, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Badung menggelar apel bersama Peringatan Hari Palang Merah Internasional ke-153 di Markas PMI Badung, Jalan Raya Abianbase Kecamatan Mengwi, Minggu (8/5). Apel dipimpin Ketua PMI Cabang Badung Kompyang R. Swandika serta diikuti jajaran Pengurus PMI Badung, Pengurus Ranting PMI masing-masing kecamatan, perwakilan SMP dan SMA/SMK di Badung.


MBP/ist MBP/ist

RPJMD TABANAN - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menekankan agar substansi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dirancang selaras dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Tabanan Tahun 2016-2021 di ruang rapat lantai 3 Kantor Bupati, Rabu (4/5) lalu. Hadir Sekretaris Daerah Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Kepala Bappeda Bali Putu Astawa, dan Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja.

CELLULER WORLD - Berkembangnya teknologi telepon seluler (ponsel) dewasa ini memungkinkan ponsel digunakan sebagai alat untuk mengontrol drone. Adanya tren teknologi ini ditambah makin meningkatnya jumlah pengguna drone di Bali menyebabkan Cellular World memutuskan menghadirkan tiga merek pilihan untuk konsumennya. Pada Rabu (4/5), kemampuan tiga merek drone yang dipasarkan di Cellular World dipertujukkan di Cellular World Gatot Subroto. Merek drone tersebut berasal dari Tiongkok. Mereka adalah Ehang, Ceewi, dan DJI.

MBP/ist

MBP/ist

PANTAU UN - Wali Kota Denpasar diwakili Asiten II Sekda Kota Denpasar yang juga Plt. Kadisdikpora Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, Senin (9/5), memantau pelaksnaaan UN di SMPN 10 Denpasar. Saat itu, Jimmy Sidharta didampingi Kabid Dikdas I Made Raka langsung diterima Kepala SMPN 10 Denpasar I Ketut Sukartha, M.Si.Setelah meninjau pelaksanaan UN dari luar ruangan dan kinerja pengawas, Jimmy Sidharta mengaku puas pelaksanaan UN di SMPN 10 berjalan berintegritas.

BUKA DIKLAT – Motto ‘’Sewaka Dharma’’ yang dicanangkan Pemkot Denpasar mampu menjawab tantangan reformasi birokrasi yang dilaksanakan sekarang ini melalui Aparatur Sipil Negara (ASN). Terlebih lagi, saat ini semakin tingginya tuntutan masyarakat untuk mendapat pelayanan yang cepat, tepat dan transparan. Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan CPNS golongan I, II, dan III tenaga honorer K1/K2 angkatan 53 sampai 58, Selasa (10/5), di Graha Sewaka Dharma.

23 - 29 Mei 2016

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

MADE URIP - Wakil Rakyat di tingkat pusat secara khusus diundang masyarakat mengunjungi Desa Aan, Kabupaten Klungkung untuk menggelar kegiatan tatap muka dalam rangka reses Drs. I Made Urip, M.Si., didampingi Anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali Ketut Mandia. Kegiatan Reses Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI-P ini juga dihadiri perwakilan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Klungkung, Pengurus KTNA, Perbekel se-Kecamatan Banjarangkan, kelian adat dan dinas serta ratusan pengurus subak dan kelompok tani dan nelayan se-Kecamatan Banjarangkan yang dipusatkan di Banjar Sala, Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung, Sabtu (7/5) lalu.

MBP/ist

DPRD KARANGASEM - Aanggota DPRD Karangasem turun melakukan sidak dalam rangka percepatan pembangunan di Karangasem. Mereka serentak turun, Rabu (4/5) lalu. Komisi III inspeksi mendadak ke perusahaan galian C terbesar PT Bumi Pasir Mandiri (BPM) di Kubu dan ke Rumah Pohon di Batudawa Kaja, Tulamben. Sementara Komisi I menemui pejabat Dispenda Karangasem di Kantor Dispenda. Komisi III turun bertujuh orang dipimpin Ketua Komisi Gusti Agung Dwi Putra. Di BPM, diketahui perusahaan itu masih terus melakukan penggalian.

MBP/ist

MBP/ist

SMP PGRI - Sebanyak 345 siswa SMP PGRI 1 Denpasar, Selasa (10/5), mengikuti UN secara tertib dan berintegritas. Menggunakan 18 ruangan, tingkat kehadiran siswanya mencapai 98 persen karena dua peserta sakit dan menempuh UN susulan. Pelaksanaan UN di sekolah ini sempat dipantau Kabid Dikdas Disdikpora Kota Denpasar I Made Raka, S.E., M.Si., Ketua PPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dan pengawas Disdikpora Provinsi Bali Nyoman Subrata.

44 23 - 29 Mei 2016

KOTA CERDAS - Smart City adalah kota cerdas dalam menghadapi berbagai permasalahan dan memiliki strategi dalam menghadapi sebuah tantangan. Mewujudkan Denpasar Smart City, salah satu komponennya adalah Smart People yakni manusia cerdas.Hal ini disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional Pendidikan Hindu yang diselenggarakan DPK Peradah Indonesia Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (9/5).


MBP/ist

SUPPORT SPR - Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. tak ada henti-hentinya MBP/ist

SMK PGRI - Sebanyak 387 siswa kelas XII SMK PGRI 5 Denpasar dinyatakan lulus 100 persen. Acara pelepasan dilakukan, Rabu (11/5), oleh Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Dra. Ni Ketut Nuka didampingi Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dan Ketua Komite SMK PGRI 5 Denpasar Drs. Wayan Darya Kusuma, M.Pd. Acara pelepasan sengaja dilakukan di sebuah hotel karena sekolah ini berbasiskan pariwisata.

MBP/ist

STIKES BALI – Stikes Bali secara konsisten menggelar seminar nasional dan internasional dua kali dalam setahun. Seminar internasional, Senin (9/5), mengambil tema ‘’Meningkatkan Peran Tenaga Kesehatan untuk Memastikan Akses yang Merata pada Pelayanan Kesehatan Reproduksi Perspektif dari Indonesia, Thailand dan Filipina’’. Seminar sehari yang diikuti 300 peserta menghadirkan narasumber dari Indonesia diwakili dosen Stikes BaliNi Luh Adi Satriani, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., Ida Ayu Wulandari, S.Si., M.Keb., pembicara dari Filipina Elisabeth P Lopes RN. dan dari Thailand Supawadee Kura-chottikul.

terus aktif mendorong berbagai lembaga produktif untuk memajukan sektor pertanian dalam arti luas, termasuk di bidang peternakan. Salah satunya dengan ikut men-support pembentukan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di Kabupaten Badung bersama Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Selasa (3/5).

MBP/ist

TINJAU UN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Senin (9/5) meninjau pelaksanaan ujian nasional (UN) di sejumlah sekolah. Di antaranya di SMPN 2 Mengwi dan SMPN 5 Mengwi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ujian yang diikuti sekitar 9.715 siswa se-Badung berjalan lancar. Saat melakukan peninjauan, Wabup Suiasa didampingi Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika, Kabid Pendidikan I Made Mandi, Camat Mengwi IGAN Jaya Saputra, Kepala UPT Disdikpora Mengwi I Wayan Koper, dan sejumlah tokoh masyarakat.

23 - 29 Mei 2016

45


PROPERTI

MBP/ara

46 23 - 29 Mei 2016


MEWUJUDKAN BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN

K

onsep green building atau gedung ramah lingkungan sudah lama terdengar. Konsep ini pada intinya menerapkan efesiensi energi, material bangunan dan memberikan kenyamanan penghuni. Saat ini, kota-kota besar di dunia tengah berlomba-lomba membuat gedung perkantoran yang dibangun dengan konsep green building. Salah satu dari penerapan konsep ini, yakni membatasi penggunaan listrik di siang hari, serta mengurangi penggunaan AC untuk pendingin. Pembatasan AC ini bisa diganti dengan menggunakan ventilasi yang lebih lebar. Keberadaan bangunan ramah lingkungan ini juga mulai merambah ke Bali. Termasuk di dunia pariwisata. Hal ini melihat adanya kecenderungan wisatawan memilih produk yang ramah lingkungan. Karena dengan perubahan ini, Bali yang sejak lama telah memegang teguh terjaganya adat, budaya serta tradisi wirisan yang adiluhung, bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi wisatawan yang lebih banyak. Kebijakan pemerintah dalam mendorong pelaku usaha pariwisata menerapkan konsep green hotel, dinilai sebagai upaya menjaga warisan budaya yang dimiliki pulau seribu pura ini. Pada sebuah focus group discussion wonderful Indonesia, beberapa waktu lalu, mengemuka adanya konsep hotel yang ramah lingkungan yang bisa diterapkan di Bali. Salah satu pembicara yakni Dr. Ketut Sumadi, M.Par., anggota tim assessor JUHHQ KRWHO \DQJ MXJD 'LUHNWXU 3DVFDVDUMDQD ,+'1 'HQSDVDU PHQJDWDNDQ ÂżORVRÂż green hotel memberikan pemahaman mendalam tentang praktik-praktik budaya setempat yang bisa dinikmati wisatawan. Dalam era global ini muncul kecenderungan masyarakat internasional ingin memahami kebudayaan lain melalui kegiatan berwisata. Pariwisata yang dicari dalam hal ini, yakni daerah yang mengembangkan pariwisata budaya. Kebijakan pemerintah untuk mendorong terwujudnya green hotel, sejalan dengan keinginan wisatawan kekinian. Karena pengembangan pariwisata budaya pada dasarnya untuk mendorong pendayagunaan produksi daerah, mempertahankan nilainilai budaya, norma, adat-istiadat dan agama, serta berwawasan lingkungan hidup, baik lingkungan alam maupun sosial (tangilble dan ingtangible). Sementara itu, pembicara lainnya, yakni Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain lebih banyak mengungkap perkembangan arsitektur Bali, termasuk penerapannya di dunia pariwisata. Munculnya konsep green hotel belakangan ini, kata dia, merupakan paradigma baru yang bukan berarti hotel harus beratap atau hanya dicat hijau. Namun, green hotel yang dimaksud memiliki makna yang lebih luas dan mencakup keseluruhan arsitektur bangunannya beserta lingkungannya. Dosen FT Unud ini mengungkapkan sebuah arsitektur tidak mengenal salah atau benar, yang ada hanya baik dan buruk. Karena itulah perlu diatur dengan regulasi. Terlebih, arsitektur Bali banyak dipengaruhi unsur-unsur atau gaya arsitektur negara lain. Selama ini arsitektur di Bali, kata dia, mengenal empat paham arsitektur, yakni tradisional Bali, arsitektur setempat (desa), arsitektur warisan (pura), serta arsitektur non-tradisional Bali. “Ini yang banyak terjadi saat ini. Kecuali, bangunan Bali Hotel di Jalan Veteran, saya sebut itu sebuah arsitektur warisan. Bangunan itu dibangun pada zaman kolonial. Jadi, kalau itu dibongkar, maka dibangun lagi seperti semula,â€? harapnya. z Asmara Putera 23 - 29 Mei 2016

47


A KT I V I TA S

MBP/ist MBP/ist

BUPATI TABANAN - Prestasi yang berbuah penghargaan tingkat nasional kembali diraih Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Kali ini, Bupati Eka meraih penghargaan TOP Pembina BUMD 2016. Penyerahan penghargaan berlangsung di aula Hall D Gedung Jakarta International Expo (JI Expo), Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/5). Penghargaan TOP Pembina BUMD ini diberikan kepada kepala daerah yang BUMD binaannya berhasil meningkatkan kinerja BUMD. Sebab, keberhasilan BUMD tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan kepala daerahnya.

DISDIKPORA DENPASAR - Pelaksanaan ujian nasional (UN) di SMP PGRI 9 Denpasar berjalan tertib dan memenuhi standar operasional UN berintegritas. Pelaksanaan UN, Senin (9/5) lalu, dipantau Kabid Dikdas Disdikpora Kota Denpasar I Made Raka, S.E., M.Si. Saat itu Made Raka diterima langsung Kepala SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si. beserta jajarannya. Made Raka mengaku prosedur standar operasional UN berintegritas sudah terpenuhi. Di antaranya, pengawas tak ada yang membaca koran dan bermain HP, semua ruangan UN terbuka dan naskah UN tiba pada waktunya.

MBP/ist

MBP/ist

LOMBA MANCING – Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. tidak henti-hentinya turun ke tengah masyarakat. Kali ini anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu diundang membuka secara simbolis kegiatan Lomba Mancing Mania di sejumlah desa, sekaligus untuk memperkuat sektor perikanan di Tabanan. Salah satunya lomba mancing yang digelar STT Swastikanti, Banjar Selemadeg Kelod, Selemadeg, Tabanan, Minggu (8/5) lalu.

48 23 - 29 Mei 2016

UTI DENPASAR - Mahasiswa kelompok belajar Universitas Teknologi Indonesia (UTI) Denpasar di Karangasem, menggelar bakti sosial di Pura Gumang, Desa Bugbug, Karangasem, Minggu (8/5). Bakti sosial ini sebagai perwujudan tri dharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui bakti sosial ini, UTI Denpasar melaksanakan pengabdian masyarakat melalui implementasi ajaran tri hita karana. Ketua Panitia Bakti Sosial Nengah Selamet mengatakan, bakti sosial tahun ini dilaksanakan dengan aksi bersih-bersih dari pintu masuk menuju Bukit Gumang naik ke atas hingga ke areal Pura Gumang.


MBP/ist

RSU PRASHANTI - Perayaan puncak HUT ke-15 Rumah Sakit Umum (RSU) Wisma Prashanti digelar, Selasa (10/5). Acara diawali persembahyangan bersama dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur. Pihak manajemen juga merayakan HUT bersama pasien yang dirawat dengan membagikan bingkisan. Direktur RSU Wisma Prashanti dr. I Gusti Agung Rai Widjaya (kiri), di sela-sela acara memaparkan, dengan bertambahnya usia diharapkan layanan RSU akan semakin baik, berkualitas, dan menjangkau masyarakat luas. Terlebih sejak 2014 RSU Wisma Prashanti telah menerima pasien JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

AMICORP - Kepedulian terhadap warga kurang mampu belakangan ini terus ditunjukkan oleh pihak asing. Seperti yang dilakukan oleh Amicorp Community Foundation (ACF) atau Yayasan Komunitas Amicorp. Lembaga ini menyerahkan 727 unit kamar mandi permanen kepada tiga ribu warga miskin di Desa Les, Kecamatan Tejakula. Proyek ini dikemas dalam program sanitasi dengan misi membantu warga miskin yang belakangan ini tidak memiliki fasilitas mandi cuci kakus (MCK-red).

MBP/ist

LEMKAJI DAN UNWAR - Lembaga Pengkajian (Lemkaji)

MBP/ist

MBP/ist

STIKES BALI - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali, Selasa (10/5), genap berusia 11 tahun. Acara dies natalis ke-11 dirayakan secara sederhana namun penuh makna. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M. didampingi Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka. Yang menarik, acara dies natalis ke-11 Stikes Bali juga melibatkan enam mahasiswa dan seorang dosen dari Thailand yang sedang melakukan program pertukaran mahasiswa di Stikes Bali.

MPR-RI menggandeng Universitas Warmadewa (Unwar) khususnya FH Unwar dalam menjaring aspirasi masyarakat Bali untuk upaya pentingnya mengevaluasi amendemen UUD 1945 soal kedaulatan rakyat dan kedudukan MPR. Untuk itu, Selasa (10/5), Lemkaji MPR-RI bersama Unwar menggelar focus grup discussion (FGD) dengan tema Kedaulatan Rakyat dalam UUD RI 1945 .

23 - 29 Mei 2016

49


TRADISI

”Aci Tumpek Uye” di Sukaluwih

Digelar “Tabuh Rah Perang Sata”

B

ertepatan dengan Tumpek Uye, krama Desa Adat Sukaluwih, Kecamatan Selat, Karangasem, menggelar Aci Tumpek Uye di Pura Penyatur Desa, desa setempat. Pelaksanaan aci berbeda dengan desa lainnya di Bali. Ada tradisi yang harus dilaksanakan, yakni berupa tajen (sabung ayam) yang dikenal dengan Tabuh Rah Perang Sata. Tradisi ini berlangsung setiap enam bulan sekali. Penyarikan Desa Adat Sukaluwih I Wayan Seriasa, belum lama ini menyampaikan Tabuh Rah Perang Sata itu digelar lebih dari sekali selama Ida Batara nyejer. Krama desa wajib uranan (mengadu ayam). Meski setiap krama Sukaluwih wajib uranan saat tabuh rah, ada saja krama yang tidak mengeluarkan uranan-nya, sehingga harus naung (semacam denda) Rp 50 ribu masuk ke desa adat. Lantaran jumlah krama mencapai 222 kepala keluarga (KK), maka tidak mungkin digelar dalam waktu sehari. Apalagi, saat tajen berlangsung, bisa ribuan bebotoh datang ke arena tajen itu. Saat puncak upacara, tabuh rah itu digelar pagi hari, bertempat di Pura Penyatur Desa. Selanjutnya, bisa digelar di hari berikutnya, sepanjang Ida Batara nyejer selama 10 hari hingga Anggarakasih Perangbakat.

Ada empat Pura Penyatur Desa. Posisinya ada di kaja kangin, kelod kangin, kelod kauh, dan kaler kauh. Secara sekala tempat Pura Panyatur Desa ini bukan sebagai perbatasan desa. Tetapi, secara niskala, warga meyakini itu sebagai perbatasan desa. Aci di Pura Penyatur Desa itu, digelar bergilir di empat pura tersebut. Seperti pada Tumpek Uye terakhir, tradisi ini digelar di kaler kauh, maka enam bulan berikutnya digelar di kaja kangin, enam bulan berikutnya tradisi serupa akan digelar di kelod kangin, enam bulan berikutnya di kelod kauh. “Aci itu kaitannya dengan Ida Batara Ratu Bagus Bobot Toh, malinggih di Meru Tumpang Lima, Pura Puseh di desa setempat. Tapi saat aci berlangsung, Ida Batara tedun ke Pura Penyatur Desa,” kata Seriasa. Pelaksanaan tiga seet tabuh rah pertama, berbeda dengan seet berikutnya. Perbedaannya, dari sisi toh atau uang taruhan, tiga seet pertama ini justru menggunakan uang kepeng. Bagi warga setempat uang kepeng di sana dikenal dengan nama jinah kompolan (1.000 kepeng dibungkus upih). Demikian juga ayam yang kalah diadu (cundang), tidak boleh langsung dibawa pulang bagi yang menang. Ayam cundang tersebut mesti diolah oleh sejumlah krama pangarep dan dihaturkan terlebih dulu. Sore harinya, baru bisa diambil oleh si pemenang ketika

cundang itu sudah matang seperti be tutu. “Be pacundang yang dihaturkan itu, khusus untuk yang tiga seet. Selanjutnya berjalan seperti biasa. Begitu juga taruhan, menggunakan uang seperti biasa,” ujarnya. Banyak warga setempat berlomba-lomba agar ayam aduannya bisa diadu saat tabuh rah tiga seet itu di Pura Panyatur Desa. Warga punya keyakinan, jika ayamnya dipilih jadi aduan, sugestinya warga yang sakit kepala bisa hilang. Karena sugesti itu, sejak sekitar 05.30, krama sudah ramai bawa ayam, agar bisa dipilih menjadi ayam aduan pada tiga seet tersebut. Pelaksanaan Tabuh Rah Perang Sata hanya berlangsung beberapa seet di Pura Panyatur Desa. Sekitar pukul 09.00 wita, pelaksanaannya dipindah ke wantilan yang lokasinya di Jaba Pura Puseh. Di tempat ini sudah disediakan arena khusus tabuh rah. Begitu juga pratima Ida Batara Ratu Bagus Bobot Toh, juga berada di sana. Di tempat ini, tabuh rah berlangsung layaknya tajen pada umumnya di Bali. Bedanya, toya umbul-umbul atau yeh kemong yang digunakan saat tabuh rah di wantilan, harus sama dengan di Pura Panyatur Desa, begitu juga hari berikutnya selama Ida Batara nyejer selama 10 hari. z Bagiarta

MBP/gik

Suasana pelaksanaan Tabuh Rah Perang Sata, saat berlangsung pada puncak aci Tumpek Uye di Desa Adat Sukaluwih, Kecamatan Selat.

50 23 - 29 Mei 2016


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook