Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 138 | balipost.com

Page 1

138 |16 - 22 Mei 2016

Dualisme Keputusan PHDI


DAFTAR ISI OPINI zMenunggu Pemimpin ”Rajarsi” bagi Bali 6 BALI SEPEKAN zPenyelewengan Raskin, Kejari Geledah Kantor Desa 7

KESEHATAN z Memilih Kontrasepsi yang Tepat 24 LENSA z TUKANG ”SUUN” 26

LAPORAN UTAMA z Rencana Reklamasi Teluk Benoa Keputusan PHDI pun Dualisme 8 z Diwarnai Kontroversi 9 z Tetap Komitmen 10 z Jangan Memperkeruh Suasana 11 POLITIK zJaga Budaya Lokal Legislator Mengapresiasi Komitmen ”Bali TV” 16 zPolitisi Bangkit Tolak Reklamasi 17 KIPRAH REMAJA z Wiwin Yulandari

Jago Silat yang Juara Muaythai Nasional 18

MANCANEGARA z NATO, Organisasi

Penjaga Keamanan 20 DAERAH z Pascarelokasi

Pasar Badung Disterilkan 22

PENDIDIKAN z Guru dan Siswa Ciptakan Robot

dari Stik Es Krim 27

OLAHRAGA z Pariwara Peringatan 28 LINGKUNGAN z Terganjal Lahan untuk TPS 36 PARIWISATA z Hotel di Badung Tumbuh

Tanpa Moratorium 38

HIBURAN z ’’Jungle Book’’, Film Laris 42 TRADISI z ”Ngerebeg Gebogan” Buah di Alas Kedaton 46 PROPERTI z Bisnis Properti Berisiko Tinggi 48

16 - 22 Mei 2016

3


DARI PEMBACA

Masih Perlukah UN? M

omentum peringatan hari pendidikan nasional tahun ini saya harapkan bisa menjadi babak baru dalam menata sistem pendidikan nasional. Evaluasi terhadap penerapan Ujian Nasional (UN) juga perlu dilakukan. UN bertahun-tahun dinegeri ini ternyata melahirkan banyak generasi yang was-was dan ketakutan. Bahkan, pada babak akhir bukan hanya anak didik yang takut, para guru pun ikut sibuk ‘’ujian’’ pagi-pagi. Ini fakta yang sulit ditepis karena nyaris menjadi semacam tradisi tahunan. Untuk itulah, saya sebagai orang tua siswa sekaligus warga negara berharap pendidikan benar-benar melahirkan manusia yang cerdas dan beretika, santun dan tetap menjadi penganut agama yang memiliki rasa toleransi. Jika UN banyak melahirkan generasi yang menghalalkan segala cara untuk lulus ujian, mestinya UN segera dievaluasi. Selain UN, saya juga berharap pembelajaran di negeri ini tak hanya menjejali anak dengan teori–teori. Ajak anak mengenal lingkungan dan budayanya. Kenalkan anak pada kehidupan sosial yang menghargai kehidupan manusia lainnya. Ini penting menjadi pertimbangan mengingat kini banyak anak didik tak lagi menghargai gurunya sebagai guru. Fakta lainnya adalah setelah menamatkan dunia pendidikan, banyak generasi ini belajar dari nol untuk menggeluti profesinya. Ini merupakan dampak dari peralihan dunia teori ke dunia realita, dunia kerja. Hanya disiplin ilmu yang bersingungan langsung dengan profesi yang lebih gampang beradaptasi dengan dunia kerja. Untuk itu, saya berharap pemerintah melakukan terobosan ‘’radikal’’ membenahi pendidikan di negeri ini. Peran guru dan lembaga pendidikan dalam hal ini menjadi strategis. Ini penting ditegaskan agar guru dan lembaga pendidikan tidak mengelola pembelajaran dengan pendekatan bisnis. Wayan Darsana Gianyar, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

16 - 22 Mei 2016

4


Menjerat Pelaku Kejahatan Lingkungan KESERAKAHAN manusia mengabaikan batasan–batasan toleransi. Keserakahan juga menjamah lingkungan dengan berbagai cara. Aksi kejahatan lingkungan mulai menyita perhatian publik. Persekongkolan untuk melakukan penguasaan atas ruang dan potensi alam untuk kekayaan koorporasi, kelompok dan birokrat mencuat saat Komisi Peberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap anggota DPRD DKI. OTT ini mengungkap banyak hal termasuk bangkitnya kesadaran publik untuk mempidanakan pelaku kejahatan lingkungan. Bahkan hukuman berat bagi pihak-pihak yang memperdagangkan Amdal bodong harus dilakukan. Masalahnya, potensi terjadinya kejahatan lingkungan dimulai dari manipulasi penyusunan Amdal. Amdal yang dibuat hanya untuk kepentingan bisnis ini sarat rekayasa dan mengabaikan fakta lapangan. Menyikapi makin maraknya kejahatan lingkungan di negeri ini termasuk di Bali, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait upaya pidana terhadap pelaku kejahatan lingkungan. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden terkait dengan upaya pidana bagi pelaku kejahatan lingkungan, 81,22 persen responden menyatakan dukungannya. Responden menilai selama ini kejahatan lingkungan jarang diendus penegak hukum. Praktik perizinan dan manipulasi sering dilakukan birokrat

untuk mengabulkan investasi-investasi rakus lahan. Tak jarang, lahan-lahan yang menjadi zone pengawalan tata kelola alam dikorbankan untuk bisnis karena adanya suap dan Amdal rekayasa. Responden mengingatkan agar UU Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan diterapkan secara optimal untuk menghindari terjadinya pelanggaran terhadap tata ruang. Birokrat yang melanggar ketentuan penerbitan izin yang berdampak pada kerusakan vegetasi alam dan mengubah bentangan alam dengan cara-cara melawan hukum mestinya dipenjarakan. Ruang untuk itu sudah diatur dalam UU. Mestinya, pihak kepolisian dan kejaksaan juga turun tangan untuk mengeksekusi pelau kejahatan lingkungan. Sementara itu, 17,39 persen responden mengatakan penerapan pidana bagi pelaku kejahatan lingkungan tidak bisa langsung menyasar si pembuat izin atau koorporasi. Bisa saja terjadi, perubahan fungsi ruang terpaksa dilakukan karean adanya faktor-faktor teknis dan kepentingan umum. Penerapan hukum pidana bagi pelaku kejahatan lingkungan tak bisa dilakukan tanpa melihat alasan logis yang menimbulkan dampak lingkungan. Dalam hal ini, birokrat selaku pemberi izin tak bisa serta merta disalahkan. Responden mengatakan kejahatan lingkungan bisa terjadi ketika mentalitas pembuat Amdalnya tak menjujung tinggi kejujuran akademis. Banyak Amdal yang disusun

tanpa melihat fakta lapangan. Sering kali hal-hal yang berpotensi membuat sebuah investasi tak bisa dilaksanakan ditoleransi si pembuat Amdal karena si pembuatnya dibayar. Jadi yang mestinya dipidanakan jika terjadi kejahatan lingkungan adalah pembuat Amdal. Karena berdasarkan kajian akademisnya terjadi kesalahan rekomendasi perizinan. Sementara itu, 1,39 responden tak memberikan respons terkait hal ini. Mereka mengatakan ketika kerakusan menguat semua pihak akan gelap mata. Kejahatan lingkungan yang terjadi selama ini masih dianggap hal wajar karena tak ada pihak yang menyoroti. Responden berharap negara tegas dalam menyikapi pelaku kejahatan lingkungan. z Dira Arsana

16 - 22 Mei 2016

5

5


OPINI

Menunggu Pemimpin ”Rajarsi” bagi Bali

S

ebentar lagi bangsa Indonesia akan diramaikan dengan perhelatan pemilihan kepala daerah secara serentak. Begitu juga Bali, sebuah provinsi di pulau yang kecil ini. Bali beda dengan daerah-daerah lain di Indonesia, begitu pula kriteria pemimpin juga berbeda, karena pembangunan daerah dan juga manusianya juga berbeda. Perlu dicatat, bahwa berbeda bukan berarti berlawanan, atau bertentangan ataupun dipertentangkan. Perbedaan adalah kekayaan Nusantara, kebhinekaan yang harus selalu dijaga. Namun dalam tulisan ini, saya hanya akan melihat Bali, kebutuhan Bali dan apa yang suitable untuk Bali, dari kacamata seorang suku Bali yang beragama Hindu dan juga kebetulan saya lahir dan besar di Bali. Bali, pulau persembahan, pulau yang segala sesuatunya harus diselesaikan dengan “Yajna” (Yadnya). Ini dasar utama yang harus menjadi dasar keyakinan pemimpin Bali. Bila pemimpin Bali meragukan Yadnya, ataupun tidak punya keyakinan dengan Yadnya, maka janganlah jadi pemimpin Bali. Karena pemimpin seperti itu pasti akan merusak Bali. Mungkin saja dia bisa menjadikan Bali seperti Jakarta, atau Seperti Singapore ataupun seperti New York dan kota2 besar lain. Pandangan dunia dia itu pemimpin yang suskes. Tapi Bali akan hilang didunia ini. Bila Bali sebagai pulau persembahan tidak ada lagi maka “Shanti Lan Jagaditha” tidak akan pernah ada di Bali. Referensi pemimpin yang selalu mengaitkan Bali kalah dengan Singapura dalam menarik wisatawan, karena Bali tidak seperti apa yang dilakukan Singapura. Cara seperti ini adalah suatu pemikiran pemimpin yang tidak berkeyakinan sebagai orang Bali, yang tidak yakin dengan keagungan budaya Bali, dan tidak yakin dengan agamanya sendiri. Padahal Bali mencapai zaman keemasan sekala dan niskala, saat pemimpin Bali membangun Bali,jagat dan manusianya dengan keunikan yang dimiliki Bali.

Catur Purusa Artha Bali dibangun bukan untuk dijadikan daerah yang hiruk- pikuk, mengejar materi dengan membabi buta, mengkoversi semua

6

Oleh Drs. Viraguna Bagoes Oka, M.A.

tanah menjadi bangunan beton dan menjadikan manusia Bali manusia yang tidak sempat senyum lagi. Catur Purusa Artha menjadi landasan gerak tujuan pembangunan Bali, yaitu Dharma, Artha, Kama dan Moksha. Dalam hidup di dunia, artha ini sangat dibutuhkan untuk memenuhi kewajiban dan meningkatkan kualitas diri. Begitu pula kama. Manusia butuh kesenangan, kebahagian dan senyum untuk menjaga kualitas batin dan menebarkan kedamaian. Dua hal duniawi ini, akan bisa meningkatkan spiritualitas manusia, bila dilandasi dengan Dharma. Karena hanya berpegang kuat dengan ajaran suci Brahman, maka Sang Hyang Atma tidak akan terbelenggu dan terkotori oleh kemelekatan kemelekatan duniawi, yang karena kehidupan manusia didunia sudah pasti bersinggungan dengan materi dan kesenangan duniawi. Menjadikan Dharma sebagai landasan untuk mencari dan menikmati Artha dan Kama, maka akan tercapai kehidupan yang Dharmika, kehidupan dijalan Dharma yang menjadikan orang Dharma. Di Bali disebut “anak darma”. Dan kehidupan inilah yang membawa ketujuan akhir, paling tinggi, yaitu Moksha. Selain itu, pemimpin Bali juga harus tahu dan meyakini Catur Purusha Artha sebagai landasan dan tujuan membangun manusia Bali. Maka dibutuhkan manusia yang punya kebersihan batin atau tingkat spiritualitas setingkat level Vanaprastha. Sehingga mereka bisa menerapkan atau mengimplementasikan Asta Berata, delapan sifat mutlak yang harus dimiliki seorang pemimpin. Yaitu: Indra Berata, pemimpin harus mensejahterakan rakyatnya. Yama Berata, pemimpin harus menegakkan hukum dengan adil, tegas dan tidak membeda-bedakan. Surya Berata, pemimpin harus memberi suluh, tuntunan kepada rakyat secara merata, tidak ada yang tertinggal dengan alasan apapun. Candra Berata, pemimpin harus berwajah menyejukkan, memberi kesejukan kepada rakyat melalui perilaku yang bijaksana. Bayu Berata, pemimpin ada di mana-mana,

sehingga mengetahui keadaan rakyat yang sebenarnya. Pemimpin harus selalu turba, tidak hanya mengandalkan laporan staf. Kuwera Berata, pemimpin harus bijak mengelola dana yang ada, semua itu harus diutamakan untuk kesejahteraan rakyat. Dana yang ada bukan untuk dikorupsi, atau untuk kepentingan kelompok, partai dan peribadi. Baruna Berata, pemimpin harus mampu untuk memberangus kemiskinan, menanggulangi pengangguran, serta memberantas penyakit masyarakat seperti narkoba, teroris, kenakalan remaja dan kenakalan para pejabat yaitu korupsi. Dan Agni Berata, yaitu pemimpin harus punya kemampuan untuk memotivasi rakyat sehingga menumbuhkan sikap kesatria, pejuang yang tangguh untuk menghadapi musuh dalam segala bentuk. Tingkat kebersihan batin setingkat Vanaprasta, adalah kebutuhan mutlak untuk pemimpin di Bali. Manusia di tingkat ini tidak mungkin akan terkontaminasi oleh tiga Ta, tahTa; harTa dan waniTa (suka selingkuh). Karena sebagai pemimpin sangat rawan dengan tiga Ta ini. Banyak kesempatan untuk itu. Tanpa batin yang kuat, niscaya ini tidak terjadi. Mungkin secara laksana dia tidak melakukan semuanya, bisa saja salah satu atau dua, yaitu harta dan tahta. Inipun cukup merontokan kualitas batin, sehingga imposible bisa menjalankan Asta Berata. Apakah Pemimpin Asta Berata bisa didapat di Bali? Menurut saya pasti bisa, NDUHQD KDQ\D PDQXVLD GHQJDQ NXDOL¿NDVL asta Beratha yang akan mampu untuk memimpin Bali ke depan. Bali diyakini akan mampu menghadirkan pemimpin-pemimpin Bali berlabel “Rajarsi” yaitu pemimpinpemimpin panutan/teladan, bijaksana yang berperilaku Rsi mulai dari tingkat kepala desa, kecamatan, wali kota/bupati sampai gubernur sehingga Bali tetap bisa eksis dan digandrungi oleh wisatawan mancanegara antara lain karena hubungan manusianya dengan alamnya yg harmonis, hubungan manusia dng masyarakatnya yang damai serta hubungan manusianya dengan Tuhan yang penuh pengorbanan dan keikhlasan. Penulis pemerhati tata kelola pemerintahan, keuangan dan perbankan

16 - 22 Mei 2016

6


BALI SEPEKAN

Penyelewengan Raskin, Kejari Geledah Kantor Desa

MBP/nik

APARAT Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar melakukan penggeledahan di Kantor Desa Keliki, Senin (2/5). Pemeriksaan ini dilakukan serangkaian kasus dugaan penyelewengan bantuan beras untuk masyarakat miskin (raskin) tahun 2013-2014. Dari kasus ini, Kaur Kesra Desa Keliki I Wayan Berata sudah ditetapkan sebagai tersangka. Berdasarkan pantauan, penggeledahan di Kantor Desa Keliki ini sudah dimulai pukul 09.30 wita. Setelah menunjukkan surat perintah penggeledahan nomor: Print-241/P.1.15/Fd,1/04/2016, sejumlah petugas yang mengenakan rompi bertuliskan Kejari Gianyar langsung menelisik sejumlah berkas. Berkas-berkas tersebut berkaitan dengan penyaluran raskin tahun

2013-2014. Kasi Intel Kejari Gianyar, I Ketut Sudiarta, yang turut serta terjun ke Desa Keliki menjelaskan, penggeledahan ini merupakan kelanjutan dari proses penyidikan kasus dugaan penyelewengan bantuan raskin tahun 2013 -2014. ‘’Penggeledehan ini dilakukan untuk memastikan kembali, data penyaluran raskin tahun 2013-2014 yang diduga terjadi penyelewengan,’’ katanya. Sementara I Wayan Berata yang ditemui di kantor Desa Keliki menuturkan, selama ini, ia hanya menyalurkan raskin sesuai data yang diterima dari pemerintah. Dikatakan, jumlah penduduk yang memeroleh raskin pada 2013 itu berjumlah 360 KK. z Manik Astajaya

PROSES penertiban pedagang di Pasar Amlapura Timur sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Pedagang yang awalnya menjejali lantai basement sudah mulai berkurang. Namun, sejumlah pedagang lain, Senin (2/5),tetap memilih berjualan di lokasi setempat karena alasan tidak punya tempat lain untuk berjualan. Tempat parkir Pasar Amlapura Timur tampak lebih luas. Upaya penertiban dari Satpol PP cukup membuahkan hasil. Sepanjang pekan lalu, pedagang diminta mengosongkan lantai basement untuk parkir pengunjung pasar. Sejumlah pedagang yang masih membandel juga sempat ditindak tegas.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gusti Ngurah Suarta mengatakan, penertiban bekerja sama dengan Satpol PP ini sudah setiap hari dilakukan di lokasi. Namun, ia mengakui masih ada pedagang kucing-kucingan dengan petugas. Dihubungi terpisah, Kepala Pasar Amlapura Timur Wayan Gina juga mengungkapkan hal serupa. Tapi, pihaknya yakin nantinya pedagang yang masih membandel akan mengerti maksud dari penertiban itu. Ia mengatakan, pedagang yang membandel mayoritas pedagang lancuban yang memang tidak punya tempat sendiri untuk berjualan. z Bagiarta

Sopir Protes, Truk Diparkir Pedagang Bandel Ditertibkan di Jalan PEMBERLAKUAN aturan kelebihan muatan (tonase) kendaraan barang di UPT Jembatan Timbang (JT) Cekik, Gilimanuk, terus mendapat perlawanan dari sopir. Mereka semakin geram ketika petugas tidak hanya melakukan tilang, tetapi juga menyita buku KIR dan STNK truk. Begitu juga aturan yang diberlakukan tidak seragam antara di Jawa dan Bali. Puluhan sopir pun akhirnya memarkir truknya di jalan utama menuju pelabuhan. Tindakan sopir itu membuat arus lalu lintas di Gilimanuk sempat macet. Kemacetan itu hanya beberapa saat setelah petugas UPT Cekik mengalah dan memperbolehkan para sopir truk lewat. Akan tetapi, UPT Jembatan Timbang tetap menerapkan aturan tersebut. Terkait protes itu, pihak UPT akan menyampaikannya ke atasan. Kepala UPT Jembatan Timbang Cekik Gilimanuk I Ketut Suhartana mengatakan penahanan itu dilakukan sementara, sekaligus untuk sosialisasi aturan muatan yang harus diikuti kendaraan barang yang melintas di Bali. Aturan itu memang sudah lama diberlakukan tetapi tidak bisa dilaksanakan dan saat ini kembali dipertegas. Pihaknya sudah berusaha melakukan tugas sesuai dengan aturan. Tetapi permasalahan protes dari sopir tetap terjadi dengan memarkir truk menutupi jalan utama. Persoalan ini, menurutnya, akan disampaikan ke atasan. z Surya Darma

Jalan Provinsi Jebol RUAS jalan provinsi Seririt-Pupuan (Tabanan) tepatnya di Desa Mayong, Kecamatan Seririt, mengalami longsor yang disebabkan hujan deras. Tiga lokasi longsor itu dua di antaranya di Dusun Siwa dan satu lokasi di Dusun Mayong. Badan jalan yang ambrol ini lebarnya bervariasi, antara 5 hingga 10 meter. Akibatnya di lokasi ini arus kendaraan terganggu. Bahkan di sana rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Warga pun berharap instansi berwenang segera melakukan upaya perbaikan. Pantauan Bali Post di lapangan, Minggu (1/5), badan jalan yang ambrol itu

berada pada tikungan dan juga jalanan menurun. Aspal jalannya longsor ke sebuah jurang di sisi jalan. Untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan, di lokasi tersebut diletakkan dua buah drum bekas yang ujungnya diikat WDOL UD¿D 'L VDQD MXJD GLSDVDQJ SHODQJ berisi tulisan ‘’Awas, Ada Jalan Jebol’’. Camat Seririt Riang Pustaka ketika GLPLQWDL NRQ¿UPDVLQ\D PHPEHQDUNDQ kerusakan badan jalan provinsi di daerahnya itu. Kerusakan ini, dikatakan, karena hujan sehingga badan jalan provinsi itu ambrol. z Mudiarta 16 - 22 Mei 2016

7

7


LAPORAN UTAMA

Rencana Reklamasi Teluk Benoa

Keputusan PHDI pun Dualisme

P

esamuhan Sabha Pandita PHDI, 9 April lalu, telah memutuskan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Keputusan ini bahkan sudah dituangkan dalam surat Keputusan Pesamuhan Sabha Pandita PHDI Nomor : 1/Kep/SP PARISADA/IV/2016 tentang Kawasan Suci Teluk Benoa. Namun, tiba-tiba saja muncul “keputusan tandingan” yang menghilangkan kata ’’suci’’ pada kawasan Teluk Benoa. Atas dualisme keputusan PHDI ini, umat pun dibuat bingung. Mereka pun “berbisik-bisik”, begitu kuatnya uang (investor) sehingga orang-orang yang selama ini dianggap orang suci pun sampai terbelah membuat keputusan berbeda. Umat pun menyadari, sampai ada dualisme keputusan PHDI, pastilah ada dua kepentingan berbeda. Tanda-tanda akan munculnya keputusan ‘’tandingan’’ Sabha Pandita, sebenarnya bisa dicermati ketika terjadi perdebatan pada pesamuhan 9 April lalu. Pada akhir pesamuhan itu, ada yang menginginkan Sabha Walaka yang membuat redaksional keputusan Sabha Pandita. Namun di pihak lain, ada juga yang tidak rela menyerahkan kepada Sabha Walaka. Alasannya, komponen yang ada di Sabha Pandita sudah sangat lengkap, sehingga urusan penyusunan keputusan sudah merupakan hal yang biasa. Pesamuhan Sabha Pandita PHDI Pusat kala itu tidak dipimpin langsung Dharma Ad-

8

hyaksa Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa. Sebab, Ida Pedanda masih dalam perawatan di ruang jantung RS Sanglah. Ida Pedanda memberikan mandat kepada tiga Wakil Dharma Adhyaksa untuk memimpin sidang. Masing-masing kepada Ida Mpu Siwa Budha Daksa Dharmita sebagai ketua merangkap anggota, Ida Rsi Bujangga Hari Anom Palguna dan Ida Acharya Agni Yogananda sebagai anggota. Namun, mandat itu dirombak dengan mengembalikan kepemimpinan sidang kepada delapan Wakil Dharma Adhyaksa yang hadir, yakni Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba (sebagai ketua sidang), Pedanda Gde Kerta Arsa, Pedanda Gde Panji Sogata, Mpu Siwa Budha Dhaksa Darmitta, Mpu Jaya Sattwikananda, Mpu Jaya Achyaryananda, Rsi Bujangga Hari Anom Palguna dan Mpu Siwa Putra Manuaba. Sidang lalu diisi dengan paparan tunggal dari Ketua Tim 9 Mpu Jaya Achyaryananda tentang kajian Teluk Benoa. Sementara paparan Sabha Walaka yang sudah diagendakan, didrop atas usulan Ida Acharya Agni Yogananda. Alasannya, Sabha Walaka sudah memaparkan rekomendasinya dalam Pesamuhan Sabha Pandita, 23 Oktober 2015 di Jakarta. Lantaran Pesamuhan Sabha Pandita 9 April 2016 merupakan kelanjutan yang di Jakarta, paparan Sabha Walaka dianggap tidak perlu. Ketua Sabha Walaka Putu Wirata Dwikora sempat membacakan bahwa menurut Anggaran Dasar, Sabha Walaka bertugas menyiapkan bahan dan mendampingi Sabha Pandita dalam pesamuhan, utamanya pasal 14 ayat 1 Anggaran Dasar. Namun Acharya Yogananda tetap tidak setuju. Naskah tertulis Tim 9 secara umum menyebutkan bahwa ada tempat suci di Teluk Benoa, dan menyebut beberapa pura di wilayah pesisir Teluk Benoa. Tempat suci tersebut harus dijaga kesuciannya dan tidak boleh dirusak. Namun, peluang untuk melakukan revitalisasi muncul dalam butir

b dan c halaman 8 Rekomendasi Tim 9. Khususnya butir c dalam kalimat ‘’wajib dikelola agar memberikan asas manfaat secara sosial budaya, ekonomi dan kesejahteraan sebesar-besarnya serta memberikan peluang partisipasi sebesar-besarnya bagi masyarakat setempat khususnya terutama umat Hindu umumnya dalam rangka ketahanan politik, social, budaya, ekonomi masyarakat.” Melalui perdebatan alot, butir b dan c halaman 8 Rekomendasi Tim 9 ini akhirnya didrop. Majelis Sabha Pandita pun akhirnya memutuskan, cukup menetapkan Teluk Benoa sebagai kawasan suci, tanpa embel-embel ‘’tolak reklamasi’’. Ida Mpu Siwa Budha menyatakanan, dengan keputusan Teluk Benoa sebagai kawasan suci, walaka dan masyarakat Bali bisa menggunakannya untuk berjuang menolak reklamasi. Namun anggota Aliansi Tokoh dan Masyarakat Bali Gde Made Sadguna menilai, kata ‘’suci’’ menjadikan kawasan Teluk Benoa itu sebagai kawasan suci. Jika kata itu dihilangkan, maka kawasan Teluk Benoa bisa dianggap bukan kawasan suci. ‘’Sehingga terbuka lebar bagi penafsiran lain selain sebagai kawasan suci, termasuk penafsiran kawasan pemanfaatan umum yang memungkinkan investor melakukan reklamasi,’’ ujarnya. z Rindra

16 - 22 Mei 2016

8


Diwarnai Kontroversi PESAMUHAN Sabha Pandita telah berlangsung sebulan lalu. Tepatnya 9 April 2016. Namun aroma kontroversi masih mewarnai. Ada dua versi keputusan yang beredar di kalangan anggota Dharma Adyaksa. Satu menyebut Teluk Benoa kawasan suci. Yang lainnya menyebut teluk Benoa bukan kawasan suci. Padahal keduanya berangkat dari rapat dan hasil keputusan yang sama. Ada tiga nama yang disebut mengedarkan putusan Sabha Pandita tanpa menyebutkan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Salah satunya adalah Ketut Wiana. Ia disebut menghubungi Wakil Dharma Adhyaksa Parisada, Ide Pedanda Gde Panji Sogata, di Jakarta, untuk menandatangani Keputusan Pesamuhan Sabha Pandita tentang Kawasan Teluk Benoa. Pengurus PHDI Pusat tersebut, membenarkan hal tersebut. Ia menyebutkan bahwa keputusan yang diedarkan telah sesuai dengan keputusan samuhan Sabha Pandita. Bahkan ia menilai draf keputusan Sabha Pandita yang dibuat Sabha Walaka keliru. Sebab pada pesamuhan 9 April lalu tidak ada keputusan yang menyebutkan Teluk Benoa adalah kawasan suci. Kata dia, pesamuhan sabha pandita hanya mendrop poin b dan c. Selebihnya sesuai dengan keputusan tim 9 dimana tidak ada menyebutkan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Sebab keputusan tim 9 mengacu pada bhisama PHDI. Dalam bhisama itu ‘’teluk’’ tidak masuk kawasan suci. Yang masuk adalah laut, campuhan, sungai, gunung dan danau. Ketika ditanya apa bedanya teluk dengan laut, Wiana menyatakan beda. Laut itu kedalamnya sampai delapan meter. Namun kalau teluk kadang-kadang muncul daratan. Seperti di Teluk Benoa, kedalamannya hanya 1,5 meter. Bahkan di sana banyak sampah dan lumpur. Ini harus dikembalikan fungsinya. Harus dikeruk dan dinormalisasikan. Ini tugasnya pemerintah. Setelah kembali normal, bukan tugas PHDI untuk memutuskan digunakan untuk apa. Itu tugas pemerintah. ‘’Serehkan kepada pemerintah, mau dijadikan apa. PHDI jangan urus segalanya. Intinya, kita harus putuskan sesuai dengan bhisama. Sebab dalam bhisama tidak disebutkan teluk adalah kawasan suci,’’ tegasnya berulang-ulang. Ia pun berjanji akan memberikan penjela-

san terkait dengan hal itu. Bahkan ia menyebut beberapa tokoh Bali di tingkat nasional yang kecewa dengan adanya keputusan seperti yang dibuat Sabha Walaka. ‘’Saat pesamuhan, Ida Pedanda Gde Ketut Sebali Tianyar Arimbawa tidak hadir. Mengapa beliau berani menandatangani,’’ tanyanya. Sementara itu Sabha Pandita PHDI menyerahkan dan mendiseminasikan keputusan Pesamuhan 9 April 2016 kepada pengurus harian PHDI, Sabha Walaka, serta eksponen masyarakat di Ruang Rapat World Hindu Parisad, Senin (2/5). Keputusan Pesamuhan Sabha Pandita PHDI Nomor : 1/Kep/SP PARISADA/ IV/2016 tentang Kawasan Suci Teluk Benoa ini diserahkan oleh Wakil Dharma Adhyaksa, Ida Mpu Siwa Budha Dhaksa Darmita mewakili Dharma Adhyaksa yang berhalangan hadir. Keputusan resmi Sabha Pandita antara lain diterima oleh Sabha Walaka PHDI, Ketua Dharma Upapati PHDI Badung Ida Pandita Mpu Jaya Reka Tanaya, ForBALI, serta Forum Studi Majapahit. Wakil Dharma Adhyaksa Bidang Pujastawa, Ida Mpu Siwa Budha Dhaksa Darmita berharap, keputusan resmi Sabha Pandita ini bisa dijadikan ujung tombak bahkan amunisi atau senjata untuk berjuang dalam mengajegkan budaya lokal Bali. Termasuk menyelamatkan Bali dari ancaman-ancaman lingkungan dan sosial. Ida Mpu berharap agar keputusan Sabha Pandita tentang Kawasan Suci Teluk Benoa bisa sampai hingga ke masyarakat akar rumput. Pihaknya juga menegaskan

tidak ada dualisme keputusan Pesamuhan Sabha Pandita. Apalagi keputusan itu menyatakan Teluk Benoa bukan kawasan suci. “Keputusan yang nyeleneh seperti itu tidak ada sama sekali,” tegasnya. Pada pertemuan itu Ketua Sabha Walaka PHDI, Putu Wirata Dwikora mengatakan, keputusan Pesamuhan Sabha Pandita posisinya setingkat dibawah bhisama. Kendati Teluk Benoa ditetapkan sebagai kawasan suci, bukan berarti menutup seluruh akses pemerintah dan masyarakat untuk beraktivitas di Teluk Benoa. Terkait isu keputusan ‘’tandingan’’, Putu Wirata menjelaskan, ada beberapa nama pandita yang sampai ke sabha walaka yang mengedarkan keputusan yang berbeda. Salah satunya adalah Ida Acharya Agni Yogananda. Beliu menemui Wakil-wakil Dharma Adyaksa untuk mencari tandatangan terkait Keputusan Pesamuhan Sabha Pandita Parisada, 9 April lalu. Selain itu juga disebut Rsi Agni Jayamukti. Teranyar, tokoh agama Hindu, I Ketut Wiana juga ikut disebut mencari tanda tangan Wakil Dharma Adyaksa demi meloloskan keputusan tanpa menyebut Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Menurut Wirata, memang ada pandita yang sudah kadung menandatangani. Seperti Rsi Bujangga HariAnom Palguna karena tidak membaca maupun dibacakan mengenai keputusan itu. z Rindra

16 - 22 Mei 2016

9

9


LAPORAN UTAMA

Tetap S Komitmen

ejumlah pandita menjadi ‘’target’’ untuk menggolkan Teluk Benoa bukan kawasan suci. Dua di antaranya adalah Ida Pedanda Gde Panji Sogata dan Ide Pedande Gde Kerta Arsa. Keduanya merupakan Wakil Dharma Adhyaksa di Sabha Pandita. Dihadapan Sabha Walaka dan komponen masyarakat lainnya, Ide Pedanda Gde Panji Sogata menyatakan tetap komit terhadap keputusan pasamuhan bahwa Teluk Benoa adalah kawasan suci. Ida Pedande Gde Panji Sogata, di Jakarta, sempat dihubungi untuk menandatangani Keputusan Pasamuhan Sabha Pandita tentang Kawasan Teluk Benoa. Namun, karena sudah merasa menandatangani pada tanggal 9 April 2016 di Bali, Ide Pedande menegaskan, tidak perlu lagi menandatangani yang lain, karena sudah menyerahkan sepenuhnya kepada kebijaksanaan serta kewenangan Dharma Adhyaksa untuk menindaklanjutinya. Ida Pedanda Sogata adalah sulinggih yang dalam Pasamuhan Sabha Pandita 9 April 2016 di Bali mengusulkan didropnya butir b dan c halaman 8 rekomendasi Tim 9. Walaupun beliau duduk juga di Tim 9. Namun, karena tinggal di Jakarta, Pedanda Sogata tidak pernah terlibat dalam rapat Tim 9 Sulinggih yang seluruhnya dilaksanakan di Bali. Pedanda Sogata juga menegaskan, bahwa Pasamuhan Sabha Pandita 9 April tegas-tegas memutuskan bahwa Teluk Benoa adalah Kawasan Suci. Dan beliau juga berkomitmen mendukung setiap upaya untuk melestarikan dan menyelamatkan Kawasan Suci itu dari tindakan yang bisa mencemari dan merusaknya. Keputusan itu sangat jelas dan tidak ada yang kabur tentang penetapan Teluk Benoa sebagai Kawasan Suci tersebut. Selanjutnya, tugas Pengurus Harian dan Sabha Walaka untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat dan bersama masyarakat. Lebih-lebih karena sorotan masyarakat sangat besar, sosialisasinya memang perlu ekstra kerja keras dengan melibatkan berbagai elemen umat Hindu dan masyarakat. Sementara sejumlah tokoh yang juga hadir sebagai peninjau pada pesamuhan itu juga menyebutkan bahwa sabha pandita telah memutuskan Teluk Beboa adalah kawasan suci. Tokoh seperti Prof. Dr. Made Bakta, Prof. Dr. Ketut Rahyuda, Ir. AA Suryawan Wiranatha, Ir. Made Suryawan MCA, Mangku Suteja, Made Mandra, dan lain-lain, menyatakan bahwa ending dari usulan para Sulinggih itu adalah kesepakatan memutuskan Teluk Benoa sebagai Kawasan Suci. z Rindra

Ida Pedanda Gde Panji Sogata

10

16 - 22 Mei 2016

10


Jangan Memperkeruh Suasana

P

Ida Pedanda Gde Ketut Sebali Tianyar Arimbawa

ernyataan Pengurus Harian PHDI Pusat, Ketut Wiana, yang menyebutkan Sabha Walaka keliru dalam menyalin keputusan Pesamuhan Sabha Pandita, memantik berbagai sorotan. Bahkan, banyak pihak yang menyesalkan pernyataan Wiana itu karena dinilai dapat memperkeruh suasana utamanya PHDI. Salah satunya, Dharma Adhyaksa Parisada Ida Pedanda Gde Ketut Sebali Tianyar Arimbawa yang sangat menyesalkan pernyataan Ketut Wiana juga duduk di Pengurus Harian Parisada Pusat. Karena, pernyataan Wiana itu mempersempit pengertian ‘’kesucian’’ dalam tataran yang pragmatis. Ida Pedanda Sebali sangat menyesalkan sekaligus menegur dan minta Ketut Wiana lebih hati-hati membawa status sebagai ketua di Parisada Pusat, agar tidak memperkeruh Parisada dan menambah kebingungan umat Hindu. Sebab, menurut Dharma Adhyaksa, jangankan Teluk Benoa, bahkan seluruh alam Bali ini suci dan harus dijaga kesuciannya. Dharma Adhyaksa juga menyesalkan sikap Ketut Wiana karena melampaui kewenangan yang diatur dalam Anggaran Dasar Parisada. Sebab, menurut Anggaran Dasar, yang ditugaskan dan diberi kewenangan menyiapkan bahan dan mendampingi Sabha Pandita adalah Sabha Walaka, bukan porsi Ketut Wiana sebagai Pengurus Harian masuk pada substansi. Dharma Adhyaksa menegaskan, Keputusan Sabha Pandita itu jelas pada ranah kesucian semata, tidak masuk pada masalah pro-kontra reklamasi. ‘’Soal pemerintah mau mereklamasi dan mengabaikan keputusan ini, Parisada tidak punya otoritas untuk menghentikannya. Tetapi, pemerintahlah yang akan menerima konsekuensinya kalau keputusan ini tidak diperhatikan sama sekali. Tetapi, kalau pemerintah berbesar hati memperhatikan, lalu meninjau kembali rencananya serta memperhatikan aspirasi umat Hindu, itulah yang diharapkan,’’ jelas Dharma Adhyaksa. Pernyataan senada disampaikan Ketua Sabha Walaka Putu Wirata Dwikora. Ia sangat menyesalkan adanya “keputusan tandingan” yang diedarkan anggota Tim 9 PHDI. Namun, ia mengakui kewenangan sepenuhnya berada di Sabha Pandita. Saat ini, Sabha Walaka hanya bertugas untuk menyosialisasikan keputusan resmi Pesamuhan Sabha Pandita. Menurut Wirata, keputusan resmi ini akan dibawa ke para pemangku kepentingan. Mulai dari DPRD, gubernur, bupati/wali kota, menteri-menteri terkait, termasuk ke presiden. ‘’Masalah beliau memutuskan apa nanti, kan silakan itu dan di sini tidak ada kata-kata tolak ataupun terima reklamasi Teluk Benoa. Hanya berhenti kepada kawasan suci Teluk Benoa sesuai hasil Pesamuhan Sabha Pandita,’’ paparnya. z Rindra 16 - 22 Mei 2016

11


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

BBC - Pengen nulis, tapi bingung nulis apa? Sudah nulis, tapi macet di bab kedua? Sering menulis tapi lagi nggak mood, lalu gimana cara membangkitkan agar bergairah menulis lagi? Dan ingin merasakan mendapat penghasilan dari menulis? Siapa pun anda pasti bisa menulis, diawali dari nol. Kalo kamu mengalami itu semua, ini lah solusinya. BBC (Bikin Buku Club) batch 16. Pelatihan menulis selama 90 hari yang dibimbing oleh mentor profesional akan menggaransi naskah buku kamu JADI dan SIAP dikirim ke penerbit.

HUT SATPOL PP - Apel besar peringatan HUT Satpol PP ke66 dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakat ke-54 digelar di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Kamis (28/4). Apel yang melibatkan unsur Forkompinda, satuan polisi, TNI, Satpol PP, SKPD, Linmas dan pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Bangli itu dipimpin Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.Wabup Sedana Arta mengatakan tema peringatan HUT kali ini yakni “Dengan Semangat HUT Satpol PP ke-66 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-54, Kita Wujudkan Polisi Pamong Praja dan Linmas yang Humanis, Berdedikasi, Disiplin dan Tegas�.

DHARMA WIWEKA - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2016, selain menggelar upacara bendera, Senin (2/5), SMP Dharma Wiweka menyerahkan hadiah kepada siswa dan siswi yang berprestasi dalam Porsenijar Kota Denpasar. Terkait prestasi, siswa SMP yang beralamat di Jalan Pulau Moyo I, Denpasar Selatan ini patut diacungi jempol dan mampu bersaing dengan siswa sekolah lainnya. Pelajar yang berprestasi saat Porsenijar Denpasar, yakni Kadek Putra Sanjaya bersama timnya meraih juara 2 voli putra, Ni Kadek Aissuarya Rai bersama timnya menyabet juara 2 voli putri, Kadek Agus Putra Wijaya meraih juara 2 lomba lempar lembing, I Gede Ade Hoya meraih juara 2 lomba lempar cakram dan I Gede Agus Purnayasa meraih juara 3 lomba lempar cakram.

MBP/ist

BUPATI BANGLI - Bupati Bangli I Made Gianyar mencanangkan Banjar Batu Meyeh Desa Songan A, Kintamani sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Bangli, Kamis (28/4) lalu. Melalui pencanangan Kampung KB tersebut, bupati berharap masyarakat bisa mengubah paradigma banyak anak banyak rezeki ke paradigma dua anak cukup. Dengan perubahan paradigma ini diharapkan anak yang dimiliki bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan keluarga yang dibangun bisa lebih sejahtera. MBP/ist

12

16 - 22 Mei 2016


MBP/ist

MBP/ist

PEMKAB BANGLI - Dalam memeriahkan HUT ke-812 Bangli, Pemkab Bangli melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menggelar Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di sekitar Lapangan Kapten Mudita, Senin (2/5). Kegiatan yang baru pertama kalinya digelar ini melibatkan ribuan siswa dari sejumlah sekolah. Tujuannya, untuk meningkatkan konsumsi ikan yang selama ini masih lebih rendah daripada target provinsi.

WALI KOTA - Jiwa muda tentu penuh tantangan dan ingin terus mencoba hal baru yang dapat membangkitkan semangat dalam kehidupan sehari-harinya. Di Kota Denpasar dengan kreativitas anak muda yang tak terlepas dari berbagai aktivitas seni dan budaya sebagai bekal dalam mewujudkan sebuah kreativitas yang nantinya dapat menjadi sebuah peluang dalam mewujudkan masa depannya.Dari berbagai kreativitas anak muda Denpasar yang telah diberikan ruang kreativitas oleh Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra lewat keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan seni dan budaya yang digelar Pemkot Denpasar.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI KARANGASEM - Festival Tirtagangga digelar dua hari. Festival dalam rangka empromosikan pariwisata itudibuka Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Saat itu dipentaskan fragmentari “terjadinya�atau muasal pembangunan Taman Tirtagangga. Pementasan itu memukau ribuan penonton.Fragmentari ini melibatkan ratusan seniman dewasa maupun seniman anak-anak. Selain itu, juga melibatkan sekaa genjek massal dari Sekaa Genjek Kadung Iseng, Desa Seraya.

YAYASAN DWIJENDRA -Apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lingkungan Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar, Senin (2/5) berlangsung sederhana. Bertindak selaku Pembina Upacara, Ketua Yayasan Dwijendra Pusat M.S. Chandra Jaya. Puncak Hardiknas diisi dengan penyerahan penghargaan bagi siswa dan guru pembina yang berprestasi menghantarkan siswanya meraih juara dan medali di Porjar dan event lainnya. Penyerahan penghargaan dan bonus dilakukan Sekretaris Yayasan Ir. Wayan Abdi Negara, M.Si. 16 - 22 Mei 2016

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

BNI - Menindaklanjuti program pemerintah RI, khususnya dalam peningkatan bisnis antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sejak enam bulan yang lalu PT. Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Denpasar, pimpinan Risang Widoyoko, telah merencanakan kerjasama dengan PT. Pos Indonesia (Pesero) Kantor Regional VIII Denpasar 80004 pimpinan Deni Rakhmat Daradjat. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama atau MoU antara PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Denpasar dengan PT. Pos Indonesia (Pesero) Kantor Regional VIII Denpasar dilakukan, Jumat (29/4).

MBP/ist

FH UNMAS - Jajaran Fakultas Hukum ( FH) Unmas, Jumat (28/4) menggelar focus group discussion ( FGD) XQWXN PHUXPXVNDQ UR多OH OXOXVDQ GDQ PHQ\XVXQ NXULNXOXP berbasis KKNI. FGD diikuti 100 peserta dari stakeholder, akademisi, aparat penegak hukum, alumni dan pemakai lulusan lainnya.Dekan FH Unmas Denpasar, I Nengah Susrama, S.H.,M.H., mengungkapkan FGD ini membahas hasil kerja tim kecil FH Unmas soal rumusan kurikulum berbasis ..1,GDQ SUR多OH OXOXVDQ

14

16 - 22 Mei 2016

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Program paket wisata City Tour akhirnya dilucurkan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta Jumat (29/4). Bertempat di rumah makan Jumpung, acara peluncuran City Tour dihadiri oleh para undangan yang berasal dari pelaku industri pariwisata di Bali, yaitu anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI ) dan anggota Asosiasi Travel Agent (Asita). Dalam pemaparannya di hadapan sekitar 50 undangan yang hadir, Bupati Suwirta menyampaikan bahwa Pemkab Klungkung memiliki tekat kuat untuk mewujudkan sebuahpaket wisata City Tour.

MBP/ist

FOURSMA - SMAN 4 Denpasar (Foursma) kembali menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan di tingkat internasional. Luh Ayu Nanamy Khrisnashanti Eva Susila, siswa Foursma kelas XI jurusan IPA, mewakili tim Indonesia dalam lomba ICYS (International Conference of Young Scientists) 2016 di Cluj Napoca, Romania, 16 April 22 April lalu. Dalam perlombaan tersebut ia berhasil meraih medali perak. ICYS yang ke-23 tersebut diikuti lebih dari 200 peserta dari 28 negara.


MBP/ist

FPAS UNHI - Fakultas Pendidikan Agama dan Seni (FPAS) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kembali meyudisium para lulusan. Pada yudisium ke-6, Jumat (29/4) di Hotel Nikki Denpasar, FPAS Unhi melepas 30 orang lulusan dari empat program studi (prodi) yang dimiliki. Para lulusan tersebut berasal dari Prodi Pendidikan Agama Hindu sebanyak 19 orang, Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan 5 orang, Prodi Seni Kerawitan 5 orang dan Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu 1 orang. Pada yudisium yang dimeriahkan berbagai hiburan itu, lulusan terbaik tercatat atas nama Anak Agung Putu Ratna Sari dari Prodi Pendidikan Agama Hindu.

MBP/ist

KABUPATEN BADUNG -Pemerintah dengan dukungan penuh DPRD Kabupaten Badung memiliki komitmen yang kuat mewujudkan pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Badung dapat terus berekembang secara berkelanjutan dan semakin berkualitas. Guna mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkualitas ini maka penyediaan infrastruktur yang berskala Internasional serta penataan objek dan destinasi pariwisata menjadi fokus dan prioritas pembangunan di Kabupaten Badung baik dalam Tahun 2016 ini demikian pula dalam tahun 2017 mendatang. Demikian ditegaskan Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta.

MBP/ist

MBP/ist

FESTIVAL MANGGIS - Dalam rangka menggeliatkan desa wisata, Badung kembali menggelar Festival Manggis untuk kali kedua. Festival ini akan digelar pada 6-8 Mei 2016 mendatang. Selain ingin mendongkrak angka kunjungan ke desa wisata yang ada di Badung, Festival Manggis bertujuan menanggulangi harga anjlok saat musim panen raya. Hal itu terungkap saat jumpa pers Festival Manggis, Jumat (29/4). Yang dihadiri Kadis Pariwisata Badung Cok. Raka Darmawan, S.H., M.Si. dan Ketua Panitia Festival Manggis yang juga Ketua Pokdarwis Tedung Sari Made Sukanta, serta konsultan manggis Hendrik.

SMK TI - SMK TI Bali Global Denpasar melepas 407 siswa kelas XII tahun ajaran 2015-2016 dari berbagai jurusan yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Multimedia (MM), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Animasi, dan jurusan baru yaitu Desain Komunitas Visual (DKV) pada Sabtu (30/4) di Hotel Nikki, Gatot Subroto, Denpasar. Kepala Sekolah SMK TI Bali Global Denpasar, Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. mengatakan, selama 10 tahun berdiri, SMK TI Global Denpasar telah menamatkan sebanyak 7 angkatan dari tahun 2009-2016, sedikitnya 2.000-an siswa telah menamatkan pendidikan di SMK TI Global. 16 - 22 Mei 2016

15


POLITIK

MBP/Yudi Karnaedi

Komisi I DPR RI mengunjungi Bali TV serangkaian penyerapan aspirasi terkait dengan penyusunan RUU Penyiaran. Legislator RI ini mengapresiasi kinerja Bali TV yang konsisten menjaga budaya dan kearifan lokal.

Jaga Budaya Lokal

Legislator Mengapresiasi Komitmen �Bali TV�

K

omitemen Bali TV menjaga budaya dan kearifan lokal diapresiasi Komisi I DPR RI. Komisi yang kini melakukan revisi atas UU Penyiaran memilih TV Lokal pertama di Bali ini sebagai media serapan aspirasi. “Pemilihan Bali TV sebagai objek kunjungan juga bukan karena kebetulan kami ke Bali, tapi kami sudah lihat betul potensinya sehingga itu menjadi salah satu tolok ukurnya,â€? tegas Wakil Ketua Komisi , 0HXW\D 9LDGD +DÂżG 'LD PHQJDNXL WLGDN banyak televisi yang betul-betul berawal dan berakar dari lokal yang kuat bertahan lebih dari lima tahun. Namun, Bali TV mampu tetap eksis hingga tahun ke-14. “Biasanya, lebih dari lima tahun dijual dan dibeli TV nasional,â€? ucapnya. Mohammad Arief Suditomo, yang membidangi penyiaran di Komisi I juga mengapreasi keteguhan Bali TV mempertahankan konten lokal serta keteguhan

16

untuk tidak beraviliasi dengan partai politik. Dalam kesempatan itu, Arief Suditomo juga berharap agar Bali TV sukses dalam menjalankan program-program yang didominasi konten lokal. “Mudah-mudahan Bali TV sukses terus dan bisa menjadi salah satu referensi apabila kita berbicara TV lokal,� ucapnya. Ketua KPID Bali Rai Sahadewa, mengakui Bali TV menjadi kebanggaan yang benar-benar murni TV lokal Bali yang tidak berjaringan. “Banyak TV lokal sekarang yang berjaringan. Untuk itu, kami berharap ada strategi keberpihakan kepada kehidupan TV lokal dalam revisi UU tersebut,� ujarnya. Pimpinan KMB Satria Naradha mengucapkan terima kasih kepada jajaran Komisi 1 DPR RI yang telah menyempatkan diri berkunjung ke Gedung Pers Bali K. Nadha. Dalam kesempatan itu, Pimpinan KMB berharap agar revisi UU Penyiaran memberikan peluang maupun kesempatan

untuk televisi lokal lebih berkembang. Sehingga, tujuan untuk menjaga budaya melalui program-program berbasis lokal dapat terwujud. z Parwata ‌tidak banyak televisi yang betul-betul berawal dan berakar dari lokal yang kuat bertahan lebih dari lima tahun. Namun, Bali TV mampu tetap eksis hingga tahun ke-14. Biasanya, lebih dari lima tahun dijual dan dibeli TV nasional. 0HXW\D 9LDGD +D¿G Wakil Ketua Komisi I

16 - 22 Mei 2016

16


Politisi Bangkit Tolak Reklamasi LAMA tak terdengar gaungnya mengapresiasi perjuangan karam Bali, polisi PDI-P Debpasar bergerak cepat. Kader banteng ini bangkit dan melakukan aksi tolak reklamasi. Langkah ini menindaklanjuti keputusan Fraksi PDI-P DPRD Denpasar. “Aksi tolak reklamasi yang melibatkan politisi ini dijabarkan seluruh ranting DPC PDI-P Denpasar. Mereka melakukan pemasangan spanduk tolak reklamasi Teluk Benoa. Sejumlah pengurus Fraksi PDI-P DPRD Denpasar, di antaranya I Wayan Suadi Putra, Nyoman Darsa, Wayan Warka, A.A. Putu Gede Wibawa serta anggota lainnya mengatakan, aksi yang dilakukan pengurus di tingkat ranting merupakan tindak lanjut dari sikap fraksi di dewan. “Kami sudah membuat spanduk dan siap untuk dipasang,” ujar Wayan Warka. Suadi Putra menambahkan, apa yang dilakukan jajaran akar rumput di Partai PDI-P ini merupakan respons positif atas apa yang dilakukan jajaran Fraksi PDI-P di DPRD Denpasar. “Fraksi sejak 2014 lalu sudah konsisten menolak rencana reklamasi di Teluk Benoa. Jadi sekarang direspons jajaran pengurus di tingkat desa. Ini merupakan aspirasi masyarakat,” kata politisi asal Sidakarya ini. Sebelumnya, fraksi dengan anggota terbanyak ini menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa pada sidang paripurna belum lama ini. Terlebih, keputusan Sabha Pandita PHDI Pusat yang menyatakan Teluk Benoa sebagai kawasan suci.

MBP/Asmara

Aksi tolak reklamasi yang melibatkan politisi dijabarkan seluruh ranting DPC PDI-P Denpasar. Mereka melakukan pemasangan spanduk tolak reklamasi Teluk Benoa.

Karena itu, semua komponen masyarakat Bali wajib menjaga kelestariannya. Pernyataan sikap tersebut disampaikan Wayan Sutama saat membacakan hasil reses Fraksi PDI-P pada sidang paripurna intern DPRD Denpasar. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede didampingi Wakil Ketua I Made Muliawan Arya dan A.A Ketut Asmara Putra mengagendakan penyampaian hasil reses dan laporan panitia khusus yang membahas beberapa ranperda. Pada kesempatan itu, Wayan Sutama

mengungkapkan apa yang menjadi aspirasi sejumlah desa pakraman di Bali yang menolak reklamasi sudah sejalan dengan sikap fraksi PDI-P Denpasar. Bahkan, fraksi ini sebelumnya juga pernah menyatakan sikap serupa pada sidang paripurna ke-7 masa persidangan II tahun 2014 pada 24 Juli 2014 lalu. “Goal yang kami harapkan nanti, yakni dicabutnya Perpres No 51 tahun 2014,” ujar Sutama mewakili Fraksi PDI-P. z Asmara Putra 16 - 22 Mei 2016

17

17


KIPRAH REMAJA

Wiwin Yulandari bersama Kepala SMAN 1 Kediri saat berfoto di depan puluhan piala prestasi sekolah.

MBP/dewi puspa

Wiwin Yulandari

Jago Silat yang Juara Muaythai Nasional

P

restasi gemilang berhasil ditorehkan Ni Made Wiwin Yulandari (15) siswi kelas X SMAN 1 Kediri, Tabanan. Pelajar berparas cantik ini berhasil meraih juara I dalam kejuaraan Muaythai di Subang, Jawa Barat, April lalu. Keberhasilannya meraih medali dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut tentu saja menambah deretan prestasi sekolah yang berlokasi di jalan Bingin Ambe Banjar Anyar, Kediri ini. Wiwin Yulandari, anak kedua dari pasangan I Nyoman Suastika dan Ni Made Sekariniati asal Petiga Marga ini mengatakan, silat dan muaythai adalah hobi yang digelutinya sejak duduk di kelas 5 SD. Bahkan untuk menyalurkan hobinya tersebut, pelajar yang memiliki cita-cita menjadi polwan ini berlatih keras di luar jam sekolah. ”Hampir tiap hari, kalau tidak ada kegiatan sore di sekolah

18

16 - 22 Mei 2016

saya latihan di Denpasar,” ujarnya. Meski sudah mengikuti ekstrakulikuler silat di SMAN 1 Kediri tempat dirinya kini mengenyam pendidikan, Wiwin mengakui itu saja tidak cukup. Hingga akhirnya ia lebih banyak menghabiskan waktu sorenya untuk kegiatan latihan di Denpasar. Alhasil, latihan yang ditekuni sejak lama ini membuahkan hasil, di mana selama tiga tahun terakhir berhasil meraih juara dalam kejuaraan Muaythai yang digelar di beberapa provinsi di Indonesia. ”Banyak pengalaman dan banyak teman, apalagi kejuaraan selalu digelar dari satu provinsi ke provinsi lainnya di Indonesia,” ucapnya polos. Keberhasilan anak didik SMAN 1 Kediri di kancah nasional ini tentu saja membawa kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah. Seperti yang disampaikan Kepala SMAN 1 Kediri Drs. I Dewa

Nyoman Maryono, MPd. Dirinya merasa bangga, Wiwin Yulandari telah mampu membawa almamater sekolah hingga tingkat nasional. ”Sekolah sifatnya hanya mendukung dan memberikan motivasi, karena keberhasilan meraih prestasi itu kembali pada kemampuan anak itu sendiri,” ujarnya. Apalagi diakui Dewa Nyoman Maryono, dengan beragam prestasi yang berhasil diraih sekolah baik di bidang akademik maupun non-akademik, SMAN 1 Kediri tentu saja sudah bisa sejajar dengan sekolah unggulan lainnya di Tabanan. Bahkan untuk prestasi non akademik khususnya menembak, SMA Bakta selama ini belum memiliki pesaing. ”Untuk akademik, pelajar kita masuk OSN di provinsi begitu juga dengan OSN guru,” ujarnya. z Dewi Puspa


Ni Kd Cintya L.D

Cintya L.D

Jago Nyanyi, Juara “Masatua” Bali LAGU berjudul Suksma Meme Bapa, dilantunkan dengan penuh penghayatan oleh Ni Kd Cintya L.D di album kompilasi Bali Kumara Generasi 2 Bhuana Santhi. Lagu ciptaan Komang Raka itu sudah sering di putar di sejumlah radio di Bali. Termasuk di Radio Genta, tempat Cintya (begitu dia akrab dipanggil-red) membawakan satua Bali setiap Minggu pagi. Kesempatan itu diperolehnya lantaran prestasinya menjuarai sejumlah lomba masatua Bali. Menurut gadis belia kelahiran Denpasar, 7 Juni 2006, dia sudah tertarik dengan masatua Bali sejak kecil. Dia ingat betul pesan kedua orangtuanya, jika bahasa Bali itu harus dilestarikan. Bahasa Bali merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan sastra maupun budaya Bali. Walaupun tinggal di kawasan destinasi wisata dunia Ubud, Cintya rupanya tetap memegang teguh bahasa Bali untuk kepentingan komunikasi sehari-hari. ”Kalau sama ibu, bapak maupun kakak wajib hukumnya menggunakan bahasa Bali. Lain lagi halnya jika dengan orang asing yang kebetulan tinggal di rumah, so pasti berbahasa Inggris. Sekalian memperlancar kemampuan berbahasa Inggris saya,’’ kata Cintya. Buah hati I Wayan Ada, A.Par. - Ni Made Aryathi ini awalnya tak pernah punya target kesungguhannya mempelajari Bahasa Bali akan membuahkan juara. Pelajar kelas IV SD Suta Dharma, Ubud ini merasakan ada tantangan mempelajari bahasa Bali. Dikatakan, dapat dihitung dengan jari teman-teman sebayanya yang menggunakan Bahasa Bali berkomunikasi dengan orangtua. Apalagi berbahasa Bali di lingkungan sekolah. Padahal, berbahasa Bali itu sangat menyenangkan dan mengasyikkan. Soal

aktivitas nyanyi yang juga ditekuni Cintya, menurutnya sebatas hobi. Kebetulan kedua orangtuanya sangat mensupport, dia pun bergabung dengan Sanggar Cressendo, pimpinan Komang Darmayuda di Sukawati, Gianyar. Meskipun lumayan jauh latihan, Cintya tercatat sangat rajin latihan. Adik kesayangan dari Ni Putu Dhanan Kumara Dewi ini punya prinsip apapun kegiatan yang diikuti harus ditekuni sungguhsungguh. Diyakini pula dengan kesungguhan tersebut hasilnya dipastikan akan menyenangkan. Prestasi nyanyi Cintya lumayan menjanjikan. Dia pernah menyabet juara tiga lomba menyanyikan lagu-lagu BK tingkat Provinsi Bali. Rupanya keberhasilan menempati posisi tiga besar itu benar-benar membuat Cintya bangga dan senang. Termasuk sangat bersyukur atas prestasi tersebut. Mengingat peserta lomba sangat banyak, datang dari seluruh kabupaten kota di Bali. ”Sekecil apapun prestasi itu harus disyukuri. Sama sekali saya tidak kecewa walaupun juara tiga,’’ ujarnya sambil tersenyum. Demikian juga dengan ketekunannya mempelajari Bahasa Bali. Kalaupun dia mendapat juara pertama lomba masatua Bali seKabupaten Gianyar, Cintya tak bangga berlebihan. Sebab, tujuannya mempelajari Bahasa Bali tidak semata-mata untuk mendapat juara. Ada tujuan yang jauh lebih penting untuk melestarikan Bahasa Bali, sebagai warisan leluhur. Jika kebanyakan teman-teman Cintya punya cita-cita menjadi seorang dokter. Namun tak demikian dengan belia imut-imut ini. Cita-cita Cintya ingin menjadi artis serba bisa. Bisa nyanyi, masatua Bali maupun menjadi presenter. z Astra Prayoga 16 - 22 Mei 2016

19


MANCANEGARA

NATO, Organisasi Penjaga Keamanan

20

16 - 22 Mei 2016


B

HUEDJDL NRQÀLN \DQJ WHMDGL NHUDS PHOLEDWNDQ EDQ\DN SLKDN VDODK VDWXQ\D 1$72 1RUWK $WODQWLF 7UHDW\ 2UJDQL]DWLRQ 1$72 DWDX 3DNWD 3HUWDKDQDQ $WODQWLN 8WDUD GLEHQWXN GL :DVKLQJWRQ $6 SDGD WDQJJDO $SULO 'XD EHODV QHJDUD $PHULND 8WDUD GDQ (URSD SDGD DZDOQ\D PHQDQGDWDQJDQL SHQGLULDQ 1$72 .LQL DQJJRWD 1$72 EHUMXPODK QHJDUD 7XMXDQ 1$72 DGDODK VHEDJDL ZDGDK LPSOHPHQWDVL NRPLWPHQ PDVLQJ PDVLQJ QHJDUD DQJJRWD WHUKDGDS SHUGDPDLDQ GDQ NHDPDQDQ DQJJRWD ODLQQ\D 6HMDN 3HUDQJ 'LQJLQ EHUDNKLU 1$72 PHQJDODPL UHRUJDQLVDVL GHQJDQ SHQHNDQDQ SDGD XSD\D PHQMDJD SHUGDPDLDQ PHODOXL FDUD SROLWLN GDQ PLOLWHU 6HODLQ EHUXVDKD PHQMDJD SHUGDPDLDQ DQWDU QHJDUD GDQ PHQFHJDK SHUDQJ 1$72 MXJD WHUOLEDW GDODP ELGDQJ PDQDMHPHQ NULVLV 1$72 PHPLOLNL SHGRPDQ EDNX XQWXN PHQFHJDK NRQIOLN DQWDU QHJDUD GDQ PHPEDQWX PHQ\HOHVDLNDQ EHUEDJDL NULVLV &RQWRK NHWHUOLEDWDQ 1$72 ELVD GLOLKDW GDUL NRQÀLN \DQJ EHUXMXQJ SDGD SHPEHUVLKDQ HWQLV GL .RVRYR 5DWXVDQ ULEX RUDQJ .RVRYR WHUFDWDW PHQLQJJDONDQ QHJDUD PHUHND SDGD WDKXQ NDUHQD UHSUHVL ROHK SHPHULQWDK VHKLQJJD NHKLODQJDQ WHPSDW WLQJJDO 1$72 EHUXVDKD PHPEDQWX SDUD SHQJXQJVL NHPEDOL GHQJDQ VHODPDW NH WDQDK DLU PHUHND VHNDOLJXV PHPEDQWX PHPEDQJXQ NHPEDOL UXPDK GDQ NHKLGXSDQ EDUX GL .RVRYR 2UJDQLVDVL LQL MXJD EHUSHUDQ PHQJHPEDQJNDQ PDV\DUDNDW \DQJ GHPRNUDWLV XQWXN PHQMDPLQ SDUD SHQJXQJVL KLGXS EHEDV GDQ GDPDL +XEXQJDQ GHQJDQ 5XVLD MXJD PHUXSDNDQ LVX XWDPD EDJL 1$72 3HPEHQWXNDQ GDQ SHPHOLKDUDDQ KXEXQJDQ GDPDL GHQJDQ 8NUDLQD GDQ VHOXUXK (URSD 7HQJDK GDQ 7LPXU PHUXSDNDQ SULRULWDV XWDPD +DO LQL GLDNXL ROHK SHPHULQWDK VHWHPSDW 3UHVLGHQ

8NUDLQD 3HWUR 3RURVKHQNR PHQ\HEXWNDQ 1$72 VHEDJDL VDWX VDWXQ\D PHNDQLVPH \DQJ PDPSX PHQMDPLQ NHDPDQDQ JOREDO 3HPHULQWDK 8NUDLQD VDDW LQL WHQJDK PHQFDUL FHODK XQWXN PDVXN GDODP NHDQJJRWDDQ 1$72 GDQ 8QL (URSD 3RURVKHQNR EHUMDQML XQWXN PHQJDGDNDQ UHIHUHQGXP GHPL PHPDVXNNDQ 8NUDLQD NH GDODP NHDQJJRWDDQ EORN \DQJ WHUGLUL GDUL QHJDUD WHUVHEXW WDSL KDQ\D VHWHODK SHUV\DUDWDQ 1$72 WHODK GLSHQXKL ³6D\D SLNLU 1$72 DGDODK VDWX VDWXQ\D PHNDQLVPH \DQJ XQLN GDQ HIHNWLI \DQJ PDVLK EHUIXQJVL .DPL WLGDN SXQ\D DOWHUQDWLI ODLQ VDPSDL VHNDUDQJ GDQ GHQJDQ 1$72 WDQSD GLUDJXNDQ ODJL GXQLD MDXK OHELK DPDQ ´ NDWD 3RURVKHQNR GDODP VHEXDK ZDZDQFDUD 3DGD 'HVHPEHU DQJJRWD SDUOHPHQ 8NUDLQD WHODK PHQJDPDQGHPHQ GXD XQGDQJ XQGDQJ \DQJ PHPEDWDONDQ VWDWXV QRQEORN QHJDUD WHUVHEXW 'HQJDQ EHJLWX KDO LQL PHPEXND MDODQ EDJL 8NUDLQD PHQXMX NHDQJJRWDDQ 1$72 'RNWULQ PLOLWHU 3RURVKHQNR \DQJ UHVPL GLDGRSVL SDGD PXVLP JXJXU ODOX PHQHWDSNDQ EDWDV ZDNWX KLQJJD EDJL 8NUDLQD XQWXN EHUJDEXQJ GHQJDQ DOLDQVL PLOLWHU \DQJ EHUDGD GL EDZDK SLPSLQDQ $6 WHUVHEXW 1DPXQ SDUD DKOL DQDOLVLV PHQJXQJNDSNDQ NHUDJXDQ PHUHND DWDV DVSLUDVL QHJDUD WHUVHEXW XQWXN EHUJDEXQJ GHQJDQ 1$72 GDODP WDKXQ NH GHSDQ 1$72 WHODK PHQLQJNDWNDQ NHKDGLUDQ PLOLWHUQ\D GL (URSD 7LPXU VHMDN VHLULQJ GHQJDQ GDOLK EDKZD KDO LWX GLODNXNDQ VHEDJDL UHVSRQV DWDV ³FDPSXU WDQJDQ´ 5XVLD GL 8NUDLQD 6HWHODK .77 :DUVDZD SDGD EXODQ -XOL VHULEX SDVXNDQ 1$72 GLODSRUNDQ GLNHUDKNDQ GL GDHUDK %DOWLN 3RODQGLD 5XPDQLD GDQ %XOJDULD 6HMDN 3HUDQJ 'XQLD ,, 1$72 PHUXSD-

NDQ VDWX VDWXQ\D RUJDQLVDVL NHDPDQDQ \DQJ PHQJJDEXQJNDQ QHJDUD QHJDUD GL $PHULND 8WDUD GDQ (URSD 6HWHODK 3' ,, EHUDNKLU SHPEDQJXQDQ NHPEDOL (URSD DQWDUD ODLQ GLGXNXQJ ROHK SHUMDQMLDQ WHUWXOLV 1$72 3HUMDQMLDQ WHUVHEXW PHPDVWLNDQ EDKZD VHWLDS DQFDPDQ SHUDQJ NH (URSD MXJD GLDQJJDS VHEDJDL DQFDPDQ EDJL $PHULND 6HULNDW 6ROLGDULWDV SROLWLN GHQJDQ GHPLNLDQ GLFDSDL ROHK VHPXD DQJJRWD 1$72 6HWLDS QHJDUD EHUMDQML XQWXN PHQJDPELO EDJLDQ GDODP XUXVDQ NHDPDQDQ DQJJRWD ODLQ 6HWHODK 1$72 EHUEDJDL LQLVLDWLI ODLQ MXJD EHUPXQFXODQ 0LVDOQ\D SDGD WDKXQ 1RUWK $WODQWLF &RRSHUDWLRQ &RXQFLO 1$&& GLEHQWXN 3DGD WDKXQ 3DUWQHUVKLS IRU 3HDFH 3)3 MXJD GLLQLVLDVL \DQJ GLODQMXWNDQ GHQJDQ SHPEHQWXNDQ (XUR $WODQWLF 3DUWQHUVKLS &RXQFLO ($3& SDGD WDKXQ (IHNWLINDQ RUJDQLVDVL LQL"3HUWDQ\DDQ WHUVHEXW \DQJ PXQJNLQ PHPHUOXNDQ SHQJNDMLDQ OHELK ODQMXW z Gugiek Savindra Anggota NATO

16 - 22 Mei 2016


DAERAH

Pascarelokasi

Pasar Badung Disterilkan

A

ktivitas di Pasar Badung kini benar-benar terhenti. PD Pasar Denpasar sudah merelokasi para pedagang pasar ini ke eks Tiara Grosir sejak Minggu (1/5) lalu. Seluruh kegiatan pedagang di pasar tradisional terbesar di Bali itu sudah tidak ada lagi. Bahkan, PD Pasar sudah berencana melakukan pemagaran agar kawasan Pasar Badung steril dari aktivitas. Selain itu, agar upaya pembongkaran lebih lancar. Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra dalam sejumlah kesempatan telah men-

22

16 - 22 Mei 2016

gungkapkan, bahwa keberadaan bangunan Pasar Badung yang sudah sempat terbakar tiga kali itu akan dirobohkan. Sudah menjadi program Pemkot Denpasar untuk membangun gedung baru di lokasi yang sama dengan fungsi yang masih sama, yakni pasar tradisional. Hanya, untuk meningkatkan keamanan pengunjung dan juga para pedagang, Pemkot Denpasar melalui instansi terkait akan melakukan pembongkaran dan selanjutnya dilakukan pembangunan baru lagi. “Yang akan membangun tentu pihak Pemkot

melalui SKPD terkait,” ujar Westra, yang ditemui di sela-sela upacara pamelaspas dan pecaruan di eks Tiara Grosir. Sementara itu, dari dewan mendesak Pemkot Denpasar segera melakukan pembahasan tentang pola pembangunan gedung pasar yang baru. Karena pembangunan itu harus pula mendapat persetujuan dewan. ‘’Kami berharap Pemkot segera membahas masalah pembangunan tersebut bersama kami di Dewan,’’ ujar anggota DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra didampingi rekannya, Wayan Sugiarta, di


:DVSDGDL 3DHGR¿OLD KASUS SDHGR¿OLD NHPEDOL PHQFXDW NH SHUPXNDDQ 0HQ\XVXO VDWX WHUVDQJND WHODK GLOLPSDKNDQ NDVXVQ\D ROHK SROLVL NH .HMDUL XQWXN PHQMDODQL SURVHV SHUVLGDQJDQ 7HUVDQJND GHQJDQ QDPD 5REHUW $QGUHZ )LGGHV (OOLV GLOLPSDKNDQ XQWXN PHQMDODQL SURVHV SHUVLGDQJDQ GL 31 'HQSDVDU .DVXV VHSHUWL LQL EXNDQ SHUWDPD NDOL WHUMDGL GL %DOL 7HUOHELK 3XODX %DOL NKXVXVQ\D GL VHNLWDU 'HQSDVDU GDQ SDQWDL .XWD GLGXJD PHQMDGL WHPSDW MDULQJDQ LQWHUQDVLRQDO SDHGR¿OLD NHODLQDQ VHNVXDO GHQJDQ NRUEDQ DQDN DQDN GL EDZDK XPXU GDUL EHUEDJDL QHJDUD 'XJDDQ NDVXV SDHGR¿OLD \DQJ PHOLEDWNDQ ZDUJD DVLQJ GL %DOL FXNXS WLQJJL WHWDSL DSDUDW NHSROLVLDQ NHVXOLWDQ XQWXN PHQJXQJNDS NDVXV LQL NDUHQD EDQ\DN NRUEDQ \DQJ HQJJDQ PHPEHULNDQ NHVDNVLDQ GL NHSROLVLDQ 6DODK VDWX WHUVDQJND NDVXV LQL VXGDK EHUKDVLO GLOLPSDKNDQ NH .HMDNVDDQ µ¶6XGDK GLODNXNDQ WDKDS ,, GDQ EHUNDV VHGDQJ NDPL WHOLWL ¶¶ XMDU .DVLSLGXP .HMDUL 'HQSDVDU .HWXW 0DKD $JXQJ 6HQLQ ODOX 2OHK WLP 3ROGD %DOL WHUVDQJND ODQJVXQJ GLJLULQJ NH UXDQJDQ SLGDQD XPXP XQWXN GLODNXNDQ SHQJHFHNDQ 7HUNDLW GHQJDQ SDVDO \DQJ GLVDQJNDNDQ GDODP

%HULWD $FDUD 3HPHULNVDDQ %$3 WHUWXDQJ VHMXPODK SDVDO NKXVXVQ\D \DQJ GRPLQDQ DGDODK SDVDO SHUOLQGXQJDQ DQDN $WDV SHUEXDWDQQ\D WHUVDQJND GLDQFDP 3DVDO 88 3HUOLQGXQJDQ $QDN 7DN WDQJJXQJ WDQJJXQJ DQFDPDQ KXNXPDQ ELVD PHQFDSDL WDKXQ SHQMDUD 0DKD $JXQJ PHQMHODVNDQ VDODK VDWX PRGXV \DQJ GLODNXNDQ SHODNX \DNQL PHPDQFLQJ DQDN DQDN NRUEDQ XQWXN GDWDQJ NH NRVQ\D DWDX NH UXPDK NRQWUDNDQQ\D 'L VDQD DQDN DQDN \DQJ PHQMDGL NRUEDQQ\D GLEHULNDQ PDNDQDQ FHSDW VDML .)& 6HWHODK µ¶PHQ\XDS¶¶ GHQJDQ PDNDQDQ EDUXODK WHUVDQJND PHODNXNDQ DNVL EHMDWQ\D .RUEDQ GDUL DNVL VHNVXDO PHQ\LPSDQJ \DQJ GLODNXNDQ WHUVDQJND 5REHUW $QGUHZ )LGGHV (OOLV VHNLWDU RUDQJ OHELK µ¶6HPXDQ\D DQDN DQDN ¶¶ MHODVQ\D ,QIRUPDVL ODLQ PHQ\HEXWNDQ NRUEDQ NDVXV LQL PHQFDSDL RUDQJ /RFXV Q\D WHUVHEDU GL EHEHUDSD WHPSDW 3DVFDGLODNXNDQ SHOLPSDKDQ WDKDS ,, WLP MDNVD SHQXQWXW XPXP 38 EDNDO VHJHUD PHQ\XVXQ GDNZDDQ -LND VXGDK UDPSXQJ PDND NDVXV SDHGR¿OLD LQL DNDQ GLOLPSDKNDQ NH SHQJDGLODQ XQWXN GLVLGDQJNDQ z Kerta Negara

MBP/wan

NDQWRUQ\D EHEHUDSD ZDNWX ODOX 6XVUXWD PHQJDWDNDQ ELOD 3HPNRW LQJLQ PHPEDQJXQ JHGXQJ EDUX KDUXV GLDZDOL GHQJDQ SHPEDKDVDQ EHUVDPD 'HZDQ .DUHQD DSD SXQ SRODQ\D QDQWL SLKDN 'HZDQ ZDMLE PHQJHWDKXL UHQFDQD WHUVHEXW 7HUXWDPD VXPEHU VXPEHU GDQD \DQJ DNDQ GLJXQDNDQ µ¶7LGDN ELVD GLODNXNDQ VHQGLUL WDQSD DGD SHPEDKDVDQ EHUVDPD NDPL GL 'HZDQ ¶¶ NDWD SROLWLVL 'HPRNUDW LQL z Asmara Putera

MBP/eka

MBP/dok

16 - 22 Mei 2016

23


K E S E H ATA N

Memilih Kontrasepsi yang Tepat

M

engontrol kehamilan merupakan hal penting dalam kehidupan masa kini dimana tiap wanita usia reproduktif dihadapkan pada pilihan untuk membatasi jumlah kehamilannya. Dari perspektif yang lebih luas, pertambahan penduduk dunia berlangsung sangat pesat. Menurut perkiraan statistik, populasi penduduk dunia akan bertambah dua kali lipat pada 54 tahun mendatang. Oleh karena itu pengetahuan tentang jenis kontrasepsi, cara penggunaan, efektivitas dan efek sampingnya mutlak diperlukan. Banyak sekali wanita yang menemukan kesulitan dalam menentukan pilihan kontrasepsi. Dalam memilih suatu metode, wanita harus menimbang manfaat dan kelemahan dari jenis kontrasepsi tertentu, termasuk status kesehatan pengguna, efek samping potensial suatu metode, konsekuensi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan, jumlah anak yang diinginkan, kerja sama pasangan dan norma budaya mengenai kemampuan mempunyai anak. Setiap metode mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tidaklah mengejutkan apabila banyak wanita merasa bahwa penggunaan kontrasepsi terkadang problematis dan mungkin terpaksa memilih metode yang pada akhirnya tidak tepat dengan konsekuensi yang merugikan atau bahkan tidak menggunakan metode KB sama sekali. Alat kontrasepsi sangat beragam. Untuk menentukan alat kontrasepsi yang akan digunakan sebaiknya dibicarakan dengan pasangan dan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Ada berbagai macam alat kontrasepsi seperti pil, spiral, suntik, diafragma, susuk, kondom, spermisida dan lainnya. Kadang wanita bingung memilih alat kontrasepsi mana yang akan digunakan. Metode

24

16 - 22 Mei 2016

kontrasepsi yang berbeda akan memberikan keuntungan yang berbeda dan juga kerugian dalam arti perasaan tidak nyaman dan risiko kesehatan lain yang juga berbeda. Kontrasepsi berasal dari kata kontra berarti ‘mencegah’ atau ‘melawan’ dan konsepsi yang berarti pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. Ada dua pembagian cara kontrasepsi, yaitu cara kontrasepsi sederhana dan cara kontrasepsi modern (metode efektif). Kontrasepsi sederhana terbagi lagi atas kontrasepsi tanpa alat dan kontrasepsi dengan alat/obat. Kontrasepsi sederhana tanpa alat dapat dilakukan dengan senggama terputus dan pantang berkala. Senggama terputus merupakan cara kontrasepsi yang paling tua. Senggama dilakukan sebagaimana biasa, tetapi pada puncak senggama, sperma dikeluarkan di luar. Cara ini tidak dianjurkan karena sering gagal, karena suami belum tentu tahu kapan spermanya keluar. Pantang Berkala (Sistem Kalender) dilakukan dengan tidak melakukan senggama pada saat istri dalam masa subur. Cara ini kurang dianjurkan karena sukar dilaksanakan dan membutuhkan waktu lama untuk ‘puasa’. Selain itu, kadang juga istri kurang terampil dalam menghitung siklus haidnya setiap bulan. Kontrasepsi dengan alat/obat dapat dilakukan dengan menggunakan kondom, diafragma atau cupdancream / jelly spermisida Cara Kontrasepsi Modern Cara kontrasepsi ini dibedakan atas kontrasepsi tidak permanen dan kontrasepsi permanen. Kontrasepsi tidak permanen dapat dilakukan dengan pil, AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim), suntikan dan implant (susuk). Sedangkan cara kontrasepsi permanen dapat dilakukan dengan

metode mantap, yaitu dengan operasi tubektomi (sterilisasi pada wanita), vasektomi (sterilisasi pada pria). 1. Pil Kontrasepsi Pil kontrasepsi ada dua jenis, pil yang mengandung dua hormon dan satu hormon. Untuk yang dua hormon, mekanisme pil ini untuk menghambat terjadinya kehamilan adalah dengan mencegah indung telur (ovarium) perempuan mengeluarkan sel telur, mencegah perlekatan hasil konsepsi pada dinding rahim serta mengentalkan lendir leher rahim (serviks) sehingga sulit dilalui sperma pada akhirnya mencegah kehamilan. Perempuan yang menggunakan kontrasepsi ini harus mengkonsumsi pil tersebut setiap hari, bahkan pada waktu yang sama setiap harinya. Perempuan bisa tetap mendapatkan siklus menstruasi yang teratur dan bisa diprediksi, meskipun bisa juga yang tidak mendapatkan siklus teratur. Pil yang mengandung satu hormon tidak mempengaruhi ASI bagi ibu menyusui, jadi merupakan pilihan untuk ibu menyusui. Hormon yang terkandung dalam pil tersebut seperti estrogen dapat menimbulkan efek samping, seperti berat badan meningkat, sakit kepala, nyeri pada payudara, perut terasa kembung, mual dan muntah. Perempuan yang merokok sebaiknya tidak mengkonsumsi pil ini karena bisa meningkatkan risiko kanker payudara dan dinding rahim. Sedangkan progesteron memiliki efek samping perdarahan yang tidak teratur dari kemaluan, jerawat dan kenaikan berat badan. Tidak semua wanita dapat menggunakan pil kombinasi untuk kontrasepsi. Tidak diberikan pada wanita dengan keadaan kehamilan, tumor-tumor yang dipengaruhi estrogen, penyakit hati aktif, kelainan pembuluh darah otak, kencing manis.


2. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (In (In( tra Uterine Device (IUD) Pemakaiannya dengan memasukkan alat berbentuk T ke dalam rahim yang dilakukan oleh ginekolog, kontrasepsi ini hanya sekali pemasangannya. Pada IUD terdapat bahan tembaga serta hormon yang mekanisme kerjanya dapat menghalangi pertemuan sperma dengan sel telur. IUD paling efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan untuk jangka waktu 5-10 tahun. Selain paling efektif, metode ini sifatnya tidak permanen sehingga bisa dilepas jika ingin punya anak lagi. Memiliki risiko infeksi jika terjadi kesalahan dalam pemasangan. Beberapa pengguna AKDR juga mengalami perdarahan kemaluan, kram dan sedikit tidak nyaman dalam bersenggama dalam beberapa bulan pertamanya.

5.. Susuk atau Implan Kontrasepsi implan/susuk adaah kontrasepsi yang ditanam di lah a bawah kulit di lengan atas bagian a dalam (biasanya lengan kiri). Benuk tuknya semacam tabung-tabung e berjumlah dua dan enam kecil u yang berisi hormon yang buah f efeknya mencegah terjadinya kea hamilan. Masa kerja implan 1 – 3 ah dan setelah itu implan harus tahun i dilepas dan diganti dengan yang baru. a Kekurangan dari metode ini adalah pemasangannya tidak muad dah dan harus memerlukan tenaga terlatih, serta rasa nyeri saat dan sesudah pemasangan. 6. Kondom Kondom merupakan alat kontrasepsi yang paling murah, mudah didapat, bisa digunakan kapan saja dan mudah untuk digunakan. Prinsip kerja kondom adalah sebagai perisai dari penis sewaktu melakukan senggama dan mencegah pengumpulan sperma dalam vagina. Kondom berfungsi menghalangi pertemuan sperma dan sel telur. Keuntungan alat ini antara lain melindungi dari penyakit menular seksual. Kerugiannya bisa menimbulkan alergi pada pengguna maupun beberapa wanita yang memiliki alergi terhadap bahan karet pembuat kondom, mengurangi kenyamanan saat senggama dan efektivitasnya rendah.

3. Suntik Hormon Suntik hormon dilakukan dengan cara menyuntikkan hormon ke dalam darah untuk mencegah ovulasi yang bisa mengakibatkan kehamilan. Terdapat jenis kontrasepsi suntik satu bulan dan tiga bulan. Keuntungannya suntik 3 bulan adalah tidak mempengaruhi produksi ASI bagi ibu menyusui. Kekurangan dari kontrasepsi ini adalah bisa menyebabkan iritasi ruam kulit, rasa tidak nyaman dan biasanya menyebabkan kenaikan berat badan, serta terjadi perubahan pola haid. 4. Diafragma 7HUEXDW GDUL EDKDQ NDUHW \DQJ ÀHNVLEHO seperti mangkuk yang dipasang di atas leher rahim. Diafragma membuat sperma yang akan masuk ke rahim terhalang di leher rahim.Diafragma lebih efektif jika dipakai dengan gel spermisida (penonaktif sperma) yang dioleskan dipinggirnya.Perempuan yang ingin menggunakan diafragma harus dicocokkan dulu ukurannya oleh dokter kandungan.

7. 7 Spermisida Spermisida adalah bahan kimia yang bisa mematikan sperma sehingga tidak terjadi kehamilan. Bentuk spermisida bermacam-macam mulai dari krim, tablet, jeli, busa, dll. Spermisida hanya efektif sekitar

1-2 jam setelah digunakan. Kerugian dari spermisida adalah harus memakainya secara berulang-ulang dan bisa menimbulkan alergi. Spermisida bisa digunakan wanita yang mendekati menopause dan tidak ingin menggunakan kontrasepsi jangka panjang, namun jenis kontrasepsi ini jarang digunakan di Indonesia. 8. Sterilisasi Sterilisasi adalah tindakan yang dilakukan pada saluran telur wanita (tubektom ) atau saluran sperma pria (vasektomi) yang mengakibatkan yang bersangkutan tidak dapat hamil atau tidak menyebabkan kehamilan lagi. Keuntungan sterilisasi adalah motivasi hanya dilakukan satu kali dengan efektivitas hampir 100 %. a. Tubektomi Keuntungan tubektomi adalah kontrasepsi bedah untuk perempuan yang mana saluran telur diblokir atau dihambat sehingga sel telur yang dikeluarkan oleh indung u telur tidak bisa masuk ke dalam rahim. Untuk menghambatnya bisa dengancara memotong atau mengikat saluran telur. b. Vasektomi Vasektomi adalah kontrasepsi bedah untuk pria dengan cara memutus saluran u spermanya.Operasi vasektomi menghambat saluran spermatozoa (vas deferens) yang membawa sperma keluar. Operasi ini biasanya dilakukan di klinik atau rumah b sakit dengan melibatkan pemotongan dan mengikat mati saluran sperma, sehingga saat ejakulasi yang keluar hanya air mani tanpa kandungan sperma. z dr. Aditya Prabawa Bagian Obstri Genekologi Instalasi PKRS RSUP Sanglah Denpasar 16 - 22 Mei 2016

25


LENSA

TUKANG �SUUN� Salah seorang tukang suun (buruh angkut) barang sedang mencari kutu anaknya saat istirahat di Pasar Badung, Denpasar. Pascaterbakarnya pasar tradisional terbesar di Denpasar tersebut, pendapatan para buruh angkut barang belanjaan menurun. Ditambah lagi para pedagang di tempat tersebut direlokasi ke eks Tiara Grosir, membuat sebagian para penjaja jasa angkut juga ikut pindah mengikuti para pedagang.

MBP/eka

26

16 - 22 Mei 2016


PENDIDIKAN

Guru dan Siswa Ciptakan Robot dari Stik Es Krim

G

uru dan siswa SD di Kabupaten Klungkung kini mulai kreatif. Mereka mampu menciptakan kreasi dengan bahan bekas seperti yang ditunjukkan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hakdiknas), beberapa waktu lama. Hal ini terlihat di SDN 4 Kusamba, Dawan, Klungkung. Guru dan siswa di sekolah setempat menciptakan robot pemungut sampah sederhana dengan bahan bekas. Bahan yang digunakan berupa stik es krim dan spuit (alat suntik). Menariknya, robot berbentuk alat berat eksavator ini digerakkan menggunakan tenaga air melalui alat suntik bekas tersebut. Kreativitas guru dan siswa SDN 4 Kusamba ini mendapat perhatian Wakil Bupati Klungkung Made Kasta. Bahkan, Wabup asal Desa Akah ini langsung turun mengecek hasil karya guru dan siswa tersebut ke sekolah. Dari peninjauan tersebut, robot pemungut sampah ini diketahui dibuat oleh salah seorang guru pengabdian bernama Sadhu Gunawan (27) bersama delapan siswa kelas V SD setempat. Pembuatannya diawali dari siswa yang sering membawa stik es krim ke sekolah untuk dipakai bermain tepuk. Melihat hal ini, penjaga sekolah kemudian menyita stik es krim yang dibawa siswa untuk diserahkan kepada sang guru (Sadhu Gunawan-red). “Karena banyak mendapat stik es krim ini, maka saya punya ide dan mengajak anak-anak untuk membuat karya ini dari bahan tersebut. Kebetulan delapan siswa kelas V yang saya ajak mendapat pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan,” ujar Sadhu Gunawan. Menurut guru olahraga ini, robot pemungut sampah tersebut dibuat selama satu bulan. Bahan yang digunakan tidak hanya stik es krim, namun juga alat suntik dan selang infus. Alat suntik tersebut didapat dari pemberian pihak perawat di Puskesmas setempat bernama Luh Ratna sebanyak 10 biji. Setelah semua bahan terkumpul, ratusan stik es krim ini kemudian dirangkai menyerupai eksavator. Untuk membuat robot sederhana ini,

Sadhu Gunawan melibatkan delapan siswa kelas V. Mereka meliputi Putu Dhivana Putra Tangkas Kori Agung, Kadek Adi Swariana, Putu Gede Dedi Bagus Prajantara, Ketut Bagus Janapria Widyatmika, Kadek Ryan Sudiastana, Putu Surya Pramana Sudipa, Dewa Gede Purnama Putra dan Putu Gede Pardanyana Wibawa. “Kita juga membantu mengelem dan memasang bautnya,” ujar salah seorang siswa, Putu Dhivana. Stik yang telah dibentuk menyerupai eksavator ini kemudian ditambah alat suntik yang jarumnya dilepas sebagai tenaga penggerak. Alat suntik tersebut kemudian disambungkan dengan selang infus yang diisi air sehingga bekerja dengan sistem pegas. Robot ini dikendalikan empat tuas untuk menggerakannya. Namun, robot manual ini dinilai masih perlu penyempurnaan. Diapun sengaja membuat robot ini untuk mendukung program Pemkab dalam hal kebersihan. “Melalui

karya ini, kita harapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk menjaga kebersihan di sekolah,” ujar Gadhu Gunawan yang lulusan IKIP PGRI Bali ini. Sementara itu, Kepala SD 4 Kusamba Wayan Sukarjana mengaku bangga dengan hasil karya yang dibuat guru dan siswanya. Apalagi hasil karya yang dibuat siswa tidak hanya robot manual tersebut. Ada juga lainnya seperti bokor, sandal bekas dan sepeda mini yang dibuat dari bahan kaleng bekas. Di samping karya tersebut, guru dan siswa juga berencana membuat bahan bakar minyak (BBM) menggunakan limbah plastik. Tapi bagaimana prosesnya masih dirahasiakan pihak sekolah. “Itu nanti Pak Sadhu yang berencana membuatnya. Bahan bakar katanya dari limbah plastik dan nanti bisa dipakai kompor dan bahan bakar sepeda motor,” ujar Sukarjana. z Sri Wiadnyana

MBP/sri wiadnyana

Guru dan siswa SDN 4 Kusamba menunjukkan hasil karyanya membuat robot pemungut sampah sederhana berbahan stik es krim. 16 - 22 Mei 2016

27


OLAHRAGA

Pariwara Peringatan

K

andidat Presiden AS Donald Trump sering menimbulkan kontroversi terkait ucapannya terutama yang merujuk pada kelompok imigran. Namun sebuah stasiun televisi Argentina menggunakan ucapan kontroversial Trump itu untuk mempromosikan Tim Tango yang akan berlaga di Copa America bulan depan dengan sebuah pariwara satir. Copa America yang memasuki edisi yang ke-100 tahun, akan digelar di 10 kota-kota di Amerika Serikat. Event empat tahunan itu untuk pertama kalinya digelar di luar negaranegara peserta utamanya di Amerika Selatan. “Anda perlu khawatir dengan kedatangan warga Amerika Latin di Amerika Serikat.� Peringatan kandidat presiden dari Partai Republik itu mengingatkan warga AS tentang kehadiran warga luar yang menerobos garis perbatasan dan masuk AS secara ilegal. Trump berjanji akan membangun pagar pembatas untuk mencegah imigran gelap itu dan mendeportasi tak kurang dari 11 juta warga ilegal

yang tinggal di AS. Faktanya, itu justru menjadi makanan empuk Argentina untuk ‘menakut-nakuti’ rivalnya di turnamen nanti, tak terkecuali tuan rumah AS. Ini tidak hanya mengarah pada kedatangan ribuan pendukung Argentina untuk menyaksikan turnamen itu pada awal Juni nanti. Namun juga ancaman bagi pertahanan bagi tim-tim peserta mengingat Argentina akan diperkuat bintang utamanya Lionel Messi. Mesin gol dari Barcelona itu sudah diketahui kepiawaiannya dalam menggiring bola, menerobos lini belakang dan mengoyak gawang lawan dengan gol-gol indah. Pariwara itu juga disertai pesan sekaligus peringatan: “Prinsipnya, yang terbaik bagi mereka adalah jangan biar kami menerobos masuk,â€? laporan Associated Press. z Yudi Winanto 7URÂż &RSD $PHULFD GDODP VHEXDK DFDUD \DQJ GLJHODU IHGHUDVL VHSDN EROD $PHULND 6HODWDQ &210(%2/ GL %RJRWD .ROXPELD

Pujian dari sang Bintang

MBP/ap

%LQWDQJ NOXE 0LDPL +HDW 'Z\DQH :DGH

28

16 - 22 Mei 2016

PUBLIK kehilangan musisi Prince yang meninggal bulan lalu di Minnesota dalam usia 57 tahun. Prince dikenal sebagai penyanyi ternama peraih tujuh penghargaan Grammy dan bintang daODP ¿OP ³3XUSOH 5DLQ ´ Namun, yang mengejutkan adalah penyanyi dengan nama lengkap Prince Rogers Nelson ternyata memiliki bintang pujaan: Dwyane Wade. Wade yang pemain klub bola basket NBA Miami Heat, terkejut mengetahui dirinya menjadi sosok yang difavoritkan Prince. Ia tak pernah membayangkan menjadi sosok dipuja sang bintang pang-

JXQJ GDQ ÂżOP LWX Pujian itu terlontar saat Prince diwawancarai Radio Australia pada 2012 dalam sebuah program acara yang melibatkan model Damaris Lewis. Wade pun bercuit di twitter dengan mengakui memiliki banyak fans di seluruh dunia. “Namun mendengar ucapan dari Prince itu merupakan pujian yang tak terkira,â€? ujar pemain yang tiga kali juara NBA dan meraih medali emas saat membela AS di Olimpiade 2008 Beijing, laporan Associated Press. z Yudi Winanto


Sukses Itu Bukan karena Sihir KEJENIUSAN Claudio Ranieri, kreativitas Riyad Mahrez dan gol-gol spektakuler Jamie Vardy menjadi elemen penting kesuksesan Leicester City menjadi juara kompetisi Liga Utama Inggris 2015/2016. Klub yang didirikan pada 1884 itu membalikan semua prediksi untuk menjadi juara di musim yang tak lazim ini. Di awal musim, klub-klub yang langganan juara kembali difavoritkan kembali sukses musim ini. Tidak hanya karena faktor memiliki pelatih terkenal, klubklub itu juga disokong dana luar bisa besar untuk membeli pemain top. Dua Manchester, Arsenal, Chelsea, Liverpool plus Tottenham. Bahkan klub yang sering gonta-ganti pelatih Newcastle pun menghamburkan dana ratusan juta pound untuk membeli pemain sekaligus memperbaiki peruntungannya meraih gelar juara. Tak ada yang melirik Leicester yang konon hanya satu di antara 5 ribu petaruh, mengunggulkan klub berjuluk the Foxes itu. Dan ‘freak season’ pun berjalan. Sang juara bertahan Chelsea sempoyongan, Manchester United tidak menemukan keterpaduan permainan di lapangan. Demikian pula dengan yang lainnya. Tak ada yang menyangka West Ham dan Southampton mampu tampil lebih baik dari pada Chelsea. Stoke City pun mampu menyodok masuk 10 besar. Fenomenanya adalah keberhasilan the Foxes bertengger di puncak. Dengan sisa empat pertandingan, Leicester pun semakin lapang menuju gelar juara kendati musim lalu klub itu malah terancam degradasi. Dan setelah menahan imbang Manchester United 1-1 di Old Tarfford di pekan ke-36, Leicester dipastikan menjadi klub ke-24 yang juara kompetisi ini setelah rival terdekatnya Tottenham bermain seri 2-2 melawan Chelsea dan tak mampu mengejar ketertinggalan poin. Pendeta Budha Phra Prommangkalachan di Kelenteng, Traimitr, meyakini kesuksesan Leicester itu tak lepas dari kejujuran sang pemilik klub itu Vichai Srivaddhanaprabha dalam memimpin. “Kesuksesan ini tidak berhubungan dengan sihir. Ini karena perbuatan baik Vichai, dibantu oleh dukungan fans dari seluruh penjuru dunia yang menjadikannya sebagai kekuatan klub sepak bola Leicester,” ungkap pendeta berusia 63 tahun itu. “Saya yakin karma baik yang telah

dibuat Vichai selama ini menjadi faktor yang jelas-jelas membantu Leicester meraih gelar juara Liga Utama Inggris,” tambah Prommangkalachan yang suatu kali diundang Vichai untuk memberkati stadion King Power di kota Leicester. Tentang ‘kesuksesan yang mustahil’ itu, Leicester oleh Associated Press, dimasukan dalam kelompok olahragawan atau tim yang mencapai kesuksesan spektakuler dengan membalikan semua prediksi. Di Piala Eropa 2004, Yunani membuat kejutaan besar dalam sejarah dengan menjadi juara. Sepuluh tahun sebelumnya di Piala Dunia 1994, tim “Para Dewa” itu pulang lebih dini setelah kalah di tiga pertandingan dengan kebobolan 10 gol dan tak sekali pun mampu menjebol gawang lawan. Faktanya, Yunani mampu PHODMX KLQJJD ¿QDO GDQ PHQMXQJNDONDQ tuan rumah Portugal 1-0. Strategi bertahan dan melancarkan serangan balik dengan cepat, diterapkan pelatih Otto Rehhagel.

Pada 1985, petenis Jerman Boris Becker menjuari grand Slam Wimbledon dalam usia 17 tahun 227 hari. Dia menjadi juara dengan usia lebih muda dibandingkan pemenang katagori junior. Becker menjadi petenis pertama Jerman yang sukses dilapangan rumput itu. Dia juga bukan petenis unggulan yang PDPSX PHQJDQJNDW WUR¿ 'L 2OLPSLDGH Munich 1972, Uni Soviet (sekarang Rusia) menjungkalkan tim favorit juara Amerika Serikat untuk merebut medali emas cabang olah raga bola basket denga penuh kontroversi di penghujung laga. Sementara di Tokyo pada 1990, tak ada yang menyangka saat petinju ‘Si Leher Beton’ Mike Tyson terkapar di ring setelah dihajar James “Buster” Douglas hingga kalah KO di ronde ke-10. Kala itu Tyson adalah raja di kelas berat dan sayangnya Douglas tak ingin mengikuti jejak petinju lain yang rontok di ronderonde awal akibat pukulan telaknya. z Yudi Winanto

MBP/ap

Sekeluarga mendukung Leicester City saat laga tandang melawan Manchester United di stadion Old Trafford. 16 - 22 Mei 2016

29


OLAHRAGA

ISC 2016

Laga Perdana Selalu Sulit KOMPETISI Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 dimulai 29 April lalu diawali laga tuan rumah Persipura melawan Persija Jakarta di Stadion Mandala, Jayapura, Papua. Kompetisi dibuka Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mewakili Presiden Joko Widodo yang baru tiba menjelang pertandingan babak kedua karena kendala cuaca di Bandara Sentani. Tampil di kandang dan di hadapan ribuan pendukungnya, Persipura diunggulkan mendulang poin penuh atas tamunya pada laga perdana. Namun, yang terjadi di lapangan adalah skor imbang 1-1 hingga akhir laga. Bukan hanya Tim Mutiara Hitam yang kesulitan pada pertandingan pertama, tetapi juga Bali United dan Persib Bandung. Persipura bahkan tertinggal terlebih

dahulu oleh gol Persija yang dicetak Ade Jantra pada menit ke-12. Beruntung tuan rumah mampu menyamakan kedudukan lewat penalti James Koko Lomel pada menit ke-18. Ini merupakan prestasi tersendiri bagi Persija yang kini dilatih Paulo Camargo. Tim Macan Kemayoran mampu mengimbangi permainan cepat yang diperagakan oleh anak asuh Jafri Sastra. Bali United diimbangi Pusamania Borneo FC 1-1 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (30/4). Tuan rumah Bali United membobol gawang Pusamania melalui sepakan keras Nemanja Vidakovic pada menit ke-18 dari luar kotak penalti. Pusamania Borneo mendapat gol keuntungan ketika pemain belakang Bali United Kiko Insa melakukan gol bunuh diri ke gawangnya sendiri pada menit ke-36.

MBP/wan

Tim Bali United hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Pusamania Borneo FC pada laga pertama Torabika Soccer Championship di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, 30 April lalu.

30

16 - 22 Mei 2016

Skor imbang ini di luar prediksi pelatih Bali United Indra Sjafri yang menargetkan kemenangan dalam laga kandang pertama. ‘’Target kami adalah memetik poin penuh,’’ ujarnya. Indra menilai peluang mencetak gol yang diperoleh pasukannya lebih banyak dibandingkan Pusamania Borneo, namun gagal dimanfaatkan oleh timnya. Ia berharap Gede Sukadana dan kawankawan bermain lebih baik lagi di laga berikutnya. Persib senasib dengan Persipura. Tim Maung Bandung tertinggal lebih awal oleh gol hasil tandukan striker Sriwijaya FC Beto Goncalves pada injury time babak pertama. Persib selamat dari kekalahan di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, setelah mencetak gol pada akhir babak kedua melalui Tantan. Menurut pelatih Persib Antonic Dejan, timnya mendapat tekanan pada pertandingan pembuka. “Laga pertama sangat berat. Hasil ini harus kami terima. Banyak yang harus kami evaluasi dari pertandingan ini,” katanya. Sementara Tantan sangat lega bisa mencetak gol yang menyelamatkan timnya dari kekalahan di kandang sendiri. Di antara tuan rumah, hasil paling menyakitkan diterima Barito Putera setelah takluk 1-2 di kaki Bhayangkara Surabaya United di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Barito Putera memimpin pada menit ke-17 melalui gol pemain asing Ibrahim Conteh. Keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama, sebab pada menit ke-19 Bhayangkara SU yang diasuh Ibnu Grahan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui titik putih yang dieksekusi Oktavio Dultra. Tim tamu meraih poin penuh berkat sundulan Rudi Widodo pada menit ke-84. Hanya Arema Cronus Indonesia Malang yang sukses merebut poin penuh di kandang setelah menundukkan Persiba Balikpapan 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Dua gol Tim Singo Edan masing-masing diciptakan Hamka Hamzah pada menit ke-11 dan Cristian Gonzales menit ke-34. z Mawa


Wayan Ekananda Wardana

Ingin Kalahkan Bali di PON TIM sepak bola DKI Jakarta lolos ke PON 2016 di Jawa Barat, September mendatang. Hebatnya lagi, tim ibu kota berhasil menjadi juara grup, walaupun berada di pul neraka bersama Jatim, Jateng, Banten, dan DIY. Bermain di Stadion Arca Manik, Bandung, kesebelasan DKI berturut-turut bermain imbang 2-2 melawan Jatim, mengalahkan DIY 2-1, ditahan Jateng 1-1, dan menang WO atas Banten. DKI lolos bersama Jateng yang menduduki peringkat kedua. Melajunya tim DKI ke PON tidak lepas dari andil Wayan Ekananda Wardana. Pemain kelahiran Denpasar, 6 Januari 1995 ini, adalah salah satu andalan kesebelasan ibu kota. Ia sempat memegang jabatan kapten pada awal pembentukan tim sebelum diambil alih pemain senior kelahiran 1993, Gilang Harahap. Ekananda ingin tim DKI berada satu grup dengan Bali di PON nanti. ‘’Saya bertekad menaklukkan tim Bali di ajang PON,’’ sebutnya di Denpasar pekan lalu. Jika hasil pengundian menempatkan kedua tim dalam satu pul, ia akan membeberkan kelemahan tim Bali kepada pelatih DKI Sudirman. Bagi tim DKI, mendulang medali emas merupakan harga mati di PON 2016. Pasalnya, persiapan mereka sangat matang ditambah pembayaran gaji yang lancar dan rencana uji coba ke luar negeri tepatnya ke Pattaya, Thailand, Juli nanti. Ekananda yang juga dipanggil memperkuat Persija U-21 bersama pemain Bali lainnya Putu Gede Juni Antara sama-sama masuk SMAN 116 Khusus Olahragawan Ragunan, Jakarta. Ekananda pindah dari SMA Dwijendra Denpasar saat kelas I. Putra pertama pasangan Komang Suastika dan Ni Wayan Mertani dan Putu Gede Juni Antara juga memperkuat Timnas U-17 saat menjadi juara dalam turnamen di Hongkong. Namun, pada acara tur keliling Nusantara, Ekananda yang bermain di posisi gelandang bertahan tidak diikutkan. Ekananda mulai menyukai sepak bola sejak duduk di bangku TK. Ia bergabung dengan SSB Nusantara, SSB Denpasar, SSB Bintang Dewata, dan kemudian membela klub Putra Tresna. Berkat prestasinya di lapangan hijau, dia ditawari bermain bola sambil menempuh pendidikan TNI. ‘’Saya diminta memilih AD atau AL. Saya masih berpikir, sebab fokus PON dulu. Usai PON, saya pasti memberikan jawaban,’’ terangnya. z Daniel Fajry

MBP/nel

16 - 22 Mei 2016

31


A KT I V I TA S

MBP/ist

BUPATI TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan Desa Wisata Ekologis Nyambu yang berlokasi di Desa Nyambu, Tabanan, dengan nama program Langgeng Eco Tourism, Jumat (29/4).Dengan menggandeng mitra local yaitu Yayasan Wisnu, PT LKJ dan British Council, Pemkab Tabanan berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat untuk dapat mengelola usaha pariwisata.

MBP/ist

GRIYA SANTRIAN - Griya Santrian merayakan hari jadinya yang ke-44-nya Minggu (1/5) dengan ditandai pemotongan tumpeng. Griya Santrian merupakan bagian dari Santrian Corporation hotel dengan kepemilikan lokal Bali yang pertama didirikan di Sanur. Hotel ini pertama dibuka untuk tamu di Sanur pada tanggal 1 Mei 1972 dengan nama Santrian Beach Cottages (SBC).

MBP/ist

PEMKAB KARANGASEM - Deklarasi anti narkoba serta pemberantasan penyalahgunaan narkoba digelar di lapangan umum Kecamatan Kubu, Sabtu (30/4). MBP/ist

BUPATI BADUNG - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) merupakan momentum yang sangat penting dan strategis untuk melakukan introspeksi diri dan evaluasi secara menyeluruh bagi segenap komponen pendidikan, stakeholder pembangunan dan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas di Kabupaten Badung.Orang yang hebat akan melahirkan karya yang bermutu, namun guru yang bermutu akan melahirkan ribuan orang yang hebat. Demikian diungkapkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.

32

16 - 22 Mei 2016

Karangasem mendeklarasikan antinarkoba karena peredaran narkoba kian meluas dan menyentuh pelajar. Sampai kini dari laporan di Polres Karangasem (sampai 2016-red) ada 11 kasus narkoba. Sebanyak 13 orang direhabilitasi di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali.


MBP/ist MBP/ist

KUNJUNGAN - Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang merupakan anggota dari Pimpinan panitia Musyawarah (Panmus) DPD RI, mengadakan kunjungan ke salah satu negara ASEAN yakni Brunei Darussalam. Kegiatan yang berlangsung di Ibu Kota Negara Bandar Seri Bagawan ini berlangsung padat dalam suasana kekeluargaan. Salah satunya ketika Senator Gusti Wedakarna hadir menemui H.E Oehin Dato Awang HJ Abdul Rahman (Ketua Legislative Council Brunei Darussalam) langsung di Gedung Parlemen.

CITRALAND DENPASAR - CitraLand Denpasar menyelenggarakan pameran dari tanggal 1-8 Mei di Beach Walk, Kuta. Pada event kali ini, CitraLand Denpasar bekerjasama dengan Bank Mandiri, mempersembahkan bunga kerjasama yang sangat menarik dan kompetitif. “Segera kunjungi booth kami di Beach Walk Mall dari tanggal 1-8 Mei 2016 ini, dapatkan promo-promo spesial untuk melengkapi hunian anda. Promo free peningkatan hak milik dan promo free voucher sampai puluhan juta rupiah menanti,’’ kata Florentia Tisila, Marketing Manager Citraland Denpasar, Senin(2/5).

MBP/ist

STPNB - Program Studi Manajemen Akuntansi Hospitaliti (MAH), Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali (STPNB) mengadakan seminar hasil Aplikasi Manajemen 2016 pada 29 April 2016 bertempat di Hotel Gianyar, Kabupaten Gianyar. Aplikasi Manajemen adalah salah satu mata kuliah bagi mahasiswa Diploma IV STPNB. Mata kuiah ini merupakan aplikasi dari mata kuliah yang sudah diperoleh mahasiswa sejak semester 1 sampai dengan semester 8.

MBP/ist

TATAP MUKA – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, bertatap muka dengan Krama Agung Desa Adat Legian, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Minggu (1/5) bertempat di Wantilan Wiswa Budaya Kantor LPD Desa Adat Legian. Pada tata muka sekaligus kunjungan kerja tersebut, Bupati Giri Prasta menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung sangat mendukung progran kerja Desa Adat Legian, salah satunya siap mengarahkan anggaran Rp 6 miliar pada tahun 2016 ini untuk pembangunan pasar pagi Desa Adat Legian. 16 - 22 Mei 2016

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

PARIPURNA - Rapat Paripurna Ke-5 Masa Persidangan Pertama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar dengan agenda sidang Penyampaian Rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali kota Denpasar Tahun Anggaran 2015 dan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi terkait dua Ranperda yang diajukan Walikota Denpasar, Jumat (29/4) dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede. Dua agenda persidangan tersebut dihadiri langsung Wali Kota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikota I GN Jaya Negara dan Pimpinan SKPD Pemkot Denpasar.

MBP/ist

PPLP PANSOPHIA- Bertepatan dengan perayaan Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei 2016, Kampus Humanis PPLP Pansophia Singaraja membukukan prestasi gemilang. Prestasi dimaksud adalah ditetapkan dan diuPXPNDQQ\D KDVLO XML NRPSHWHQVL ROHK /HPEDJD 6HUWL多NDVL Nasional yang menyatakan bahwa dari jumlah total 75 orang peserta didik Pansophia yang mengikuti uji kompetensi, yang dinyatakan lulus adalah sebanyak 72 orang atau mencapai 96 persen.

MBP/ist

PD PASAR - Setelah proses relokasi pedagang Pasar Badung rampung dilakukan PD Pasar Denpasar, Sabtu (30/4) lalu menggelar upacara melaspas dan pecaruan balik sumpah alit di eks Tiara Grosir. Di areal ini, para pedagang di Pasar Badung sudah mulai berjualan, sejak Minggu (1/5) kemarin. Artinya, setelah upacara melaspas dan pecaruan digelar, para pedagang sudah kembali beraktivitas seperti saat mereka di Pasar Badung.

34

16 - 22 Mei 2016

MBP/ist

DESA PECATU - Terkait dengan masa berakhirnya kepengurusan Kelian Desa Adat serta Prajuru DesaAdat Pecatu pada 17 Mei 2016 kini melaksanakan pemilihan kelian desa adat, di Wantilan Werda Ulangun Pecatu, Minggu (1/5). Diikuti dua calon yakni I Made Sumerta dan I Ketut Murdana (calon petahana) berlangsung demokratis sesuai awig- awig. Ketua Panitia Pemilihan Kelian Desa Adat Pecatu, Dr. Ir. I Made Suarta, S.E., M.T., mengatakan sistem pemilihan kelian adat sesuai dengan yang tercantum dalam awig-awig dan berdasarkan hasil paruman desa.


A KT I V I TA S

Hampir Tiap Bulan

Litama Jewellery Punya Produk Baru HAMPIR setiap bulan, Litama Jewellery mempunyai produk baru perhiasan. Litama juga mempunyai 500 model/variasi perhiasan dari ribuan koleksinya. “Hampir setiap bulan kita datangkan produk baru,” kata I Nyoman Duarsa, S.E., Ak., Manajer Operasional Litama Jewellery, belum lama ini. Dari koleksi perhiasan tersebut, 80 persen merupakan berlian. Sedangkan emas juga ada, karena customer yang datang dari berbagai kalangan yang notabene juga menginginkan emas. Sejak berdiri tahun 1998, Litama memiliki lebih dari 7.000 pelanggan di seluruh Indonesia. Koleksi perhiasan yang dimiliki juga tidak lekang dimakan zaman seperti Hermes, Gucci, Chanel. Berlian diambil dari Eropa, dari sisi cuttingan/asahan tidak menggunakan cara konvensional, tapi modern. Dengan menggunakan teknologi dan alat microsetting, gigi pengikat berlian yang terbuat dari emas hampir tidak terlihat karena saking kecilnya. Sehingga, yang lebih dominan terlihat adalah berliannya. Hal itu membuat

pendaran sinar berlian (kilaunya) tidak dibatasi oleh gigi-gigi itu sehingga membuat cincin tampak lebih hidup. “Kalau cincin laki, sekarang mulai mengarah ke micro setting, hampir tidak kelihatan gigi-gigi pengikatnya, tetapi tetap kokoh,” jelasnya sembari menyebutkan, mayoritas koleksi Litama Jewellery adalah emas putih. Keunggulan Litama Jewellery adalah tempat yang merupakan milik sendiri sehingga biaya sewa tempat tidak lagi dibebankan pada nilai sebuah berlian. Lokasi Litama Jewellery juga membuat para pelanggan tidak susah (bingung) untuk mencari perhiasan ataupun melakukan penukaran design atau penjualan kembali. Litama juga memberikan reward berupa kartu member pada pelanggan yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan kemudahan perawatan perhiasan. Pengumpulan reward poin dari pembelanjaan dapat ditukar dengan hadiah.

MBP/may

z Citta Maya

Salah satu pelanggan Litama Jewellery ketika membeli perhiasan.

MBP/ist

UNDANGAN - Komite III DPD RI Bidang Pendidikan Tinggi, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III memenuhi undangan SMK Negeri 2 Susut Bangli serangkaian dengan hari lahir sekolah dan juga rangka Hari Pendidikan Nasional. Dalam kunjungan singkat ke sekolah SMK terlama di Bangli itu, Gusti Wedakarna menyatakan sebuah pandangan bahwa sudah saatnya lulusan SMK di Bali meraih gelar sarjana. Mengingat program pembangunan semesta di Indonesia akan banyak dikuasai oleh kaum intelektual.

MBP/ist

WISMA PRASHANTI - Dalam rangka memperingati hari HUT-nya yang ke-15, RS Wisma Prashanti menggelar acara seminar sehari dengan tema Penatalaksanaan Kasus DHF (Denque High Fever) Pada Anak, Jumat (29/4). Acara tersebut mengundang para bidan di seluruh Tabanan dengan tujuan memperbaharui pengetahuan dan meningkatkan skill bidan dalam merawat pasien DHF terutama anak-anak dengan pembicara dr. Gusti Agung Gede Wiradarma, Sp.A. M.Sc. 16 - 22 Mei 2016

35


LINGKUNGAN

Terganjal Lahan untuk TPS

Petugas anggkut sampah sedang menurunkan sampah dari gerobak di Depo Sampah Pedungan, Denpasar. Pemkot Denpasar berencana menerapkan pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

K

ota Denpasar sebagai kota dengan urban tinggi dan penduduk paling padat, memang dirundung berbagai permasalahan sosial. Salah satu yang paling membikin pusing Pemkot Denpasar adalah masalah sampah utamanya sampah plastik. Berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Denpasar untuk mengatasi masalah sampah ini. Mulai dari mengeluarkan Perwali yang mengatur waktu dan mekanisme pembuangan sampah beserta sanksinya, pembuatan bank sampah, ATM sampah dan swakelola. Terakhir, Pemkot Denpasar merancang penanganan sampah berbasis lingkungan dengan menyerahkan pengelolaan sampah di masing-masing desa. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar I Ketut Wisada mengungkapkan, pihaknya sudah merancang Perwali untuk memberikan kewenangan kepada masing-masing desa mengelola sampah di wilayah tersebut. ‘’Jadi setelah ini efektif, sampah tidak lagi ada yang menumpuk di pinggir jalan. Sampah tetap ditaruh di rumah dan akan diambil oleh petugas dari depo atau swakelola di masing-masing wilayah. Petugas DKP akan bertugas untuk mengangkut sampah dari depo ke TPA,’’ jelas Wisada. Namun, apa yang dirancang Pemkot tersebut rupanya masih banyak yang perlu dikaji. Terlebih, apa yang direncanakan tersebut belum mendapat kajian yang mendalam terutama untuk kendalanya. Misalnya, masalah keberadaan tempat pembuangan sementara (TPS) yang masih menjadi kendala utama. Sebab, tidak semua desa atau banjar memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan untuk itu. Kendala utama yang dihadapi dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan ini, yakni tidak tersedianya lahan untuk TPS. ‘’Meski tidak banyak memerlukan lahan, tetapi kalau lahannya sudah tidak ada, mau apa lagi,’’ ujar anggota Komisi III DPRD Denpasar Wayan Suwirya. Pernyataan senada diungkapkan anggota Komisi IV, Wayan Sugiarta. Ia mencontohkan, depo di Jalan Pulau Kawe sudah sering dikeluhkan masyarakat. Namun, tidak bisa dipindahkan karena terkendala lahan. ‘’Masalah utama nanti adalah lahan untuk TPS atau depo,’’ ujarnya. Wayan Sutama, pengelola depo sampah di Peguyangan Kaja, mengatakan diperlukan lahan sekitar 5 sampai 10 are untuk pengelolaan sampah. Lahan seluas ini diperlukan bila di TPS tersebut juga dilakukan pengolahan seperti pemilahan sampah plastik dengan sampah organik. Namun, tidak demikian bila hanya untuk transit saja. Artinya, sampah dari masyarakat ditempatkan di TPS dalam beberapa waktu, kemudian diangkut oleh petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). “Kalau polanya seperti ini, tidak perlu lahan terlalu banyak,” kata Sutama yang juga menjadi anggota DPRD Denpasar tersebut. z Asmara Putra

36

16 - 22 Mei 2016

MBP/eka


A KT I V I TA S

MBP/ist MBP/ist

QOOCO - Apabila hotel di Indonesia ingin meraup keuntungan dari perkembangan pariwisata, mereka harus berpikir lebih jauh dari sekadar masalah infrastruktur dan fasilitas, dan memberikan pelayanan yang tak tertandingi oleh saingan mereka. Demikian dikatakan Roman Kesseli, &KLHI &RPPHUFLDO 2I¿FHU GDUL 4RRFR SDGD NRQIHUHQVL 5DNernas PHRI 2016 di Bali International Convention Center, pekan lalu.

DPRD KLUNGKUNG - Legislatif bersama eksekutif telah menganggendakan sebanyak 23 rancangan peraturan daerah (Ranperda) untuk dibahas selama setahun ini. Selain memperbarui Perda yang telah kadaluarsa atau sudah tidak sesuai, ada juga beberapa Raperda baru seperti Ranperda tentang rumah kost, penanggulangan kemiskinan, cagar budaya dan lainnya.Pembahasan Penetapan Program Pembentukan Perda ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara DPRD Klungkung bersama Eksekutif Pemkab Klungkung, Jumat (29/4).

MBP/ist

MBP/ist

SECRET GARDEN - Secret Garden Village, tempat wisata edukasi pertama di Bali akan melakukan softlaunching pada 1 Mei mendatang. Acara soft launching akan dihadiri para pelaku wisata seperti travel agent, pemilik transportasi, komunitas-komunitas pariwisata, dan juga diharapkan pihak Dinas Pariwisata hadir.”Kita akan melakukan aktivitas penyambutan dengan upacara adat Bali dan memberikan promo-promo diskon, tiket masukfree,” jelas owner Secret Garden, Billy Hartono Salim, Jumat (29/4).

UNHI DENPASAR - Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor, Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si., Jumat (29/4) di Aula Rektorat UNHI Denpasar kemarin. Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si., merupakan doktor yang ke-32 di UNHI. Ujian Terbuka Promosi Doktor ini di dipimpin oleh Rektor UNHI, Dr. Ida Bagus Dharmika, MA., selaku Ketua Senat, di dampingi oleh Sekretaris Senat, Prof. Dr. I Putu Gelgel, SH.,M.Hum., beserta 11 promotor ujian dan dihadiri oleh Ida Pedanda Telabah. Dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor ini, Kadek Sukiada membawakan Disertasi yang berjudul “Sistem Medis Tradisional Suku Dayak Dalam Kepercayaan Hindu Kaharingan Di Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah”. 16 - 22 Mei 2016

37


PARIWISATA

HOTEL DI BADUNG TUMBUH

Kabupaten Badung menerapkan peraturan tersendiri dalam menata pembangunan hotel di wilayahnya dan mengacu pada peraturan moratorium. Padahal, hasil kajian keberadaan akomodasi di Bali Selatan sudah melebihi kapasitas, sehingga menimbulkan kemacetan dan pencemaran lingkungan.

K

ebijakan penghentian sementara pembangunan akomodasi di Bali atau moratorium hanya menjadi kebijakan di atas kertas. Kabupaten/kota di Pulau Dewata ini memiliki alasan yang kuat untuk menolak penerapan kontrol penghentian pembangunan hotel dan pondok wisata. Terlebih kebijakan ini hanya imbauan tanpa adanya Peraturan Daerah maupun Peraturan Bupati yang menguatkan kebijakan itu. Makin turunnya tingkat hunian hotel selama lima tahun terakhir menjadi 50 persen dinilai belum cukup untuk menghentikan pembangunan hotel. Di sisi lain, investasi sektor pariwisata masih menarik dengan nilai Rp 3,5 triliun atau 50 persen dari total investasi hingga November 2014 sekitar Rp 6,9 triliun.Tak heran jika ribut-ribut soal pencabutan kebijakan penghentian sementara pembangunan hotel (moratorium) di Bali, ditanggapi dingin Pemerintah Kabupaten Badung. Sebab, kabupaten terkaya di Bali ini tidak

38

16 - 22 Mei 2016

menerapkan kebijakan tersebut, melainkan mengatur standar minimal luas lahan dan luas kamar serta fasilitas penunjang hotel dan kondotel. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Cok Raka Darmawan, mengatakan pembangunan hotel di Badung telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbub) no 36 tahun 2014 tentang standar minimal luas lahan dan luas kamar serta fasilitas penunjang hotel dan kondotel. “Sampai saat ini Badung tidak menerapkan moratorium. Kami memiliki beberapa pertimbangan tidak menerapkan moratorium,” ungkapnya. Dasar untuk menolak penerapan moratorium, terang Cok Darmawan, dilihat dari sisi pertumbuhan ekonomi. Dimana jika mendorong pertumbuhan ekonomi meningkat tentunya ada investasi yang masuk. Investasi terbesar atau diminati oleh investor untuk di kawasan Badung adalah di bidang akomodasi perhotelan. “Kedua masih adanya lahan yang memang dalam tata ruang untuk sarana di bidang akomo-

dasi, dan dengan adanya investasi masuk ini menyerap tenaga kerja dan, bahkan paling banyak menyerap tenaga,” jelasnya. Upaya tersebut guna menekan tingkat pengangguran, dan itu terbukti tingkat pengangguran di Badung terkecil untuk di wilaya Bali. Bahkan, adanya investasi, adanya pembangunan, terserapnya tenaga kerja, ini secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan daya beli masyarakat. “Itu alasan Pemkab Badung sampai saat ini tidak menerapkan moratorium,” tegasnya. Kendati demikian, Pemkab Badung tetap menata pembangunan serta pembatasan bagi investasi-investasi sarana akomodasi yang ada. Lewat Perbub No 36 tahun 2014, artinya siapa pun membangun hotel untuk tiga kecamatan di Kuta, Kuta Utara dan Kuta selatan di atur luas lahannya. Kuta luas lahannya 50 are baru boleh membangun hotel, Kuta Utara 5 are, Kuta Selatan 100 are, luas kamar minimal 32 meter persegi.


TANPA MORATORIUM MBP/eka

“Dengan luas lahan dibatasi, kami ingin menyetop, mengerem, pertumbuhan city hotel. Inilah yang membuat perkembangan harga saat ini sering merusak harga. Justru dengan adanya Perbub ini menghindari lebih banyak lagi pesaing hotel melati itu,” ucapnya. Namun, kata dia hotel melati yang sudah ada selama ini di masyarakat maupun investor membangun hotel melati dapat dijaga sehingga semakin berkualitas. “Kami berharap hotel yang dibangun di Badung adalah hotel yang ramah lingkungan, berkualitas, dengan dasar bangunan memadai, baik dari luas parkir, penghijauan yang ada di hotel ini bisa berkualitas, ” katanya. Ketua PHRI Kabupaten Badung IGN Rai Suryawijaya, menyebutkan jumlah kamar hotel di Badung sendiri kini telah mencapai 95 ribu kamar, baik hotel berbintang, melati, vila, kondotel, dan apartemen. “Hotel berbintang saja tingkat hunianya hanya 60 persen, artinya masih ada 40 persen kamar yang harus diisi. Apalagi,

non-star hotel yang dimiliki oleh rakyat pribumi, seperti losmen, hotel melati, pondok wisata lebih memprihatikan lagi, yakni hanya 43 persen,” jelasnya. Menurutnya, pemerintah harusnya membangun infrastruktur penunjang pariwisata. Di antaranya, penataan objek wisata, penataan sebelas desa wisata, di mana baru tiga desa wisata yang dikelola baik, pendirian gedung kesenian, dan fasilitas penunjang lainya. “Saya sudah menyerahkan hasil kajian kepada pemerintah bahwa di Badung ini sudah over supply. Ini harus dipakai pijakan,” pungkasnya. Sementara Kamar Dagang Industri (Kadin) Bali mendesak pemerintah provinsi untuk memberlakukan moratorium pembangunan akomodasi pariwisata di Bali Selatan. Akomodasi pariwisata yang dimaksud terutama berupa hotel berbintang dan non-bintang, vila, guest house, dan penginapan lainnya. “Kami sampaikan surat resmi berisi desakan untuk moratorium akomodasi pariwisata di Bali Selatan. Pembangunan sebaiknya diarahkan

ke Bali Timur, Barat, dan Utara,” ujar Ketua Kadin Bali, Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra . Menurutnya, seluruh anggota Kadin Bali telah menyetujui rencana ini. Moratorium setidaknya dilakukan selama 10 tahun. Selama waktu tersebut, pemerintah provinsi dan kabupaten atau kota di Bali Selatan memaksimalkan lagi penataan infrastruktur dan lingkungan di Bali Selatan sehingga setelahnya moratorium bisa dicabut kembali. Padatnya pembangunan akomodasi pariwisata di Bali Selatan selama beberapa tahun terakhir dinilai Wiraputra justru membuat persaingan harga antarpelaku pariwisata terganggu. Dampak lingkungan juga kian buruk dilihat dari sisi jumlah sampah, manajemen limbah perhotelan, dan turunnya permukaan tanah, seperti yang terjadi di Kuta. Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Bali Putu Anom mengatakan, jumlah akomodasi hotel di Bali telah mengalami over capacity sejak 2010 akan semakin parah dengan adanya rencana reklamasi. zParwata

16 - 22 Mei 2016

39


AKTIVITAS DISHUBUNFOKOM GIANYAR - Media Center Dishubinfokom Kabupaten Gianyar berhasil meraih peringkat ke-5 Media Center Daerah Terbaik Nasional dalam pengelolaan media center dan kontribusi berita ke portal infopublik. id. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Pengelolaan Media Publik Ditjen IKP Kemkominfo Sunaryo kepada Kadishubinfokom Gianyar Cokorda Rai Widiarsa Pemayun saat pembukaan Bimbingan Teknis Tata Kelola Media Center dan Jurnalistik Online di Hotel Four Point, Makassar, Rabu Bali post/ist

(27/4) malam.

Bali post/ist

Bali post/ist

FE UNWAR - Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (Himajama) FE Unwar, Sabtu (30/4), menggelar seminar regional bertajuk ‘’Mengatasi Problematika Masalah Pengangguran dengan Berwirausaha’’. Tampil sebagai pembicara Ari Setiya Wibawa, S.T., M.M., IAI. (Ketua Umum Hipmi Kota Denpasar). Ketua Panitia Seminar Ni Made Dewi Darsiani mengungkapkan, seminar diikuti 303 orang mahasiswa FE Unwar. Seminar sehari bertujuan membuka wawasan mahasiswa soal pengangguran dan problematikanya yang bisa diatasi dengan berwirausaha.

DEKLARASI GNRM - Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. bersama Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Bangli secara resmi mendeklarasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Kabupaten Bangli, Senin (2/5). Kebulatan tekad dalam mendukung dan menyukseskan gerakan yang terkait dengan perubahan perilaku tersebut ditandai dengan pembakaran kotak yang bertuliskan 18 karakter yang menjadi penghambat gerakan revolusi mental.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

40

16 - 22 Mei 2016


Bali Post/ist

GMIS BALI – Sekolah GMIS Bali menggelar pementasan drama, Jumat (30/4) lalu. Pementasan yang digelar di play area GMIS ini bertajuk “The Phantom of the Opera”. Pementasan ini merupakan pementasan kedua di tahun ini. Pementasan drama semacam ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar GMIS.Pementasan ini melibatkan siswa kelas 9 dan 11 untuk persiapan sekaligus memerankan drama ini.

Bali Post/ist

SENATOR WEDAKARNA - Praktik curang menjelang Ujian Nasional (UN) yang dilakukan oleh siswa, oknum guru dan pejabat di daerah yang mengejar target agar nama sekolahnya tidak jeblok di mata masyarakat dan juga banyaknya aneka proyek yang dibuat–buat seakan menjadi kebutuhan siswa, dikecam oleh anggota DPD-RI Bidang Pendidikan, Budaya dan Kesra Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Hal ini mengingat adanya laporan masyarakat di Bali terkait praktik curang yang dilakukan oleh pejabat sekolah, termasuk adanya sindikat kerja sama UN yang dilakukan oleh oknum sekolah dan pejabat.

Bali Post/ist Bali Post/ist

KOPERTIS - Seleksi mahasiswa berprestasi tingkat Kopertis Wilayah VIII baru kali ini diadakan di luar Bali sesuai dengan Surat Keputusan Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. Drs. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. nomor: 0939/K8/KM/2016. Seleksi dilaksanakan 27-29 April 2016 dipusatkan di Kota Kupang, NTT dengan tim panitia seleksi antara lain Prof. Dr. Ida Bagus Yudha Triguna, M.S., Pendeta Dr. Kosmas Fernandes, SVD., M.A., Dr. Andreas JF. Lumba, M.Pd., Drs. Kenedi, M.Pd., Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T. dan Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd.

BOYONG PIALA - SMAN 4 Denpasar (Foursma) memang pas dijuluki sekolah serba bisa Tempat berkumpulnya siswa berotak cerdas namun juga berbakat dalam seni. Tahun ini Foursma sukses memboyong piala bergilir Pekan Seni Remaja (PSR) serangkaian Porsenijar Kota Denpasar 2016, dengan memperoleh medali 8 emas, 8 perak dan 4 perunggu. Piala bergilir PSR itu diserahkan oleh siswa kepada Kepala SMAN 4 Denpasar, Dr. Wayan Rika, M.Pd., Senin (2/5). 16 - 22 Mei 2016

41


HIBURAN

MBP/ist

Salah satu adegan dalam “The Jungle Book� (Disney).

’’Jungle Book’’, Film Laris THE Jungle Book� tetap berada menjadi terlaris dengan mengeduk 42,4 juta pendapatan dari penjualan tiket untuk tiga pekan berturut-turut. Dengan demikian ¿OP SURGXNVL 'LVQH\ \DQJ GLWDULN GDUL QRYHO NDU\D 5XG\DUG .LSOLQJ LWX VXGDK menangguk pemasukan 252,1 juta dolar AS sejak bulan lalu. ³7KH -XQJOH %RRN´ PHQMDGL ILOP NHHPSDW WDKXQ LQL \DQJ SHPDVXNDQQ\D PHQGHNDWL DQJND MXWD GRODU $6 GL GDODP QHJHUL $6 VHWHODK

“ 42

16 - 22 Mei 2016

“Deadpool,â€? “Batman v Superman: 'DZQ RI -XVWLFH´ GDQ Âł=RRWRSLD ´ 3DGD SHNDQ NHGXDQ\D Âł7KH +XQWVman: Winter’s Warâ€? turun 52 persen menjadi 9,4 juta dolar AS untuk ILQLV SDGD SHULQJNDW GXD EHUDGD GL GHSDQ GXD ILOP EDUX Âł.HDQX´ GDQ Âł0RWKHUÂśV 'D\´ Âł.HDQX´ EHUDGD SDGD SHULQJNDW NHWLJD GHQJDQ PHQGDSDWNDQ MXWD dolar AS dari 2.658 bioskop di AS GDQ Âł0RWKHUÂśV 'D\´ \DQJ GLELQWDQJL -XOLD 5REHUWV -HQQLIHU $QLVWRQ GDQ

Jason Sudeikis pada peringkat empat GHQJDQ MXWD GRODU $6 ³%DUEHUVKRS 7KH 1H[W &XW´ SDGD posisi lima dengan 6,1 juta dolar AS, VHGDQJNDQ ³5DWFKHW DQG &ODQN´ \DQJ diadaptasi dari seri video game menangguk pemasukan 4,8 juta dolar AS untuk berada pada posisi enam. ³&DSWDLQ $PHULFD &LYLO :DU´ \DQJ EDUX PDVXN ELRVNRS $PHULND SDGD 0HL VXGDK PHQDQJJXN juta dolar AS di luar AS, demikian Reuters. Kmb


6GWMW #FKſVTKCP

TAMPIL MEMESONA DI “WONDERFUL INDONESIA “

0XVLVL NHODKLUDQ $FHK 7HXNX $GL¿WULDQ DWDX 7RPSL PHQJKLEXU SHQRQWRQ SDGD VHEXDK IHVWLYDO MD]] EHOXP ODPD LQL

PENYANYI jazz Teuku Adi¿WULDQ DOLDV 7RPSL WDPSLO SHQXK SHVRQD SDGD :RQGHUIXO ,QGRQHVLD )HVWLYDO 7UDYHO 0DUW GL NDZDVDQ ZLVDWD 7RPEDORQJ *UHHQ 'DUOLQJ +DUERXU 6\GQH\ $XVWUDOLD $SULO 0HL ODOX 'DODP NHWHUDQJDQ .HPHQWHULDQ 3DULZLVDWD GL -DNDUWD EDUX EDUX LQL SHQ\DQ\L \DQJ MXJD GRNWHU VSHVLDOLV EHGDK SODVWLN NHODKLUDQ /KRNVHXPDZH $FHK 6HSWHPEHU LWX PHQMDGL ELQWDQJ SDGD DMDQJ \DQJ GLKDGLUL ULEXDQ ZDUJD $XVWUDOLD 3DGD SURPRVL .HPHQWHULDQ 3DULZLVDWD GL 1HJHUL .DQJXUX LWX GLVHEXWNDQ 7RPSL WDPSLO DWUDNWLI 7HNQLN YRNDO GDQ NHWHUDPSLODQ SHPXVLNQ\D PHPXNDX SXEOLN GL +DUERXU LWX 7RPSL PHQ\DQ\LNDQ VHMXPODK ODJX \DQJ GLSRSXOHUNDQQ\D GL DQWDUDQ\D 6HWHQJDK +DWL %DORQNX $QJLQ 0DPLUL 0HQJKXMDP -DQWXQJNX GDQ 6DODKNDK 'L VHOD VHOD SHQDPSLODQ GL SDQJJXQJ 7RPSL VHPSDW PHQ\DPSDLNDQ DMDNDQ NHSDGD SDUD SHQRQWRQ XQWXN EHUZLVDWD NH ,QGRQHVLD ³%HEDV YLVD NXQMXQJDQ VHODPD KDUL -DGL KDQ\D GHQJDQ SDVSRU $QGD VHPXD ELVD EHUZLVDWD PHQLNPDWL NHLQGDKDQ ,QGRQHVLD ´ XFDSQ\D GLVDPEXW WHSXN WDQJDQ SHQJXQMXQJ 0HQWHUL 3DULZLVDWD $ULHI <DK\D SXDV GHQJDQ IHVWLYDO \DQJ MXJD PHQDPSLONDQ EHUEDJDL NHVHQLDQ PXVLN GDQ WDUL GDHUDK VHUWD VDMLDQ NKDV QXVDQWDUD )HVWLYDO LQL SHQWLQJ XQWXN PHPSHUNXDW LPDML GDQ FLWUD branding :RQGHUIXO ,QGRQHVLD GL $XVWUDOLD (ant) /2$ KUV

16 - 22 Mei 2016

43


AKTIVITAS

Bali Post/ist

KABUPATEN TABANAN - Setelah melalui beberapa kali pembahasan di internal, DPRD Kabupaten Tabanan me-neBali Post/ist

QUANTUM DENPASAR - Sebagai salah satu rangkaian acara ulang tahun ke-30 PT Quantum SaranaMedik (Klinik

tapkan sejumlah rekomendasi terhadap Laporan Keterangan dan Pertanggung Jawaban(LKPJ) Bupati Akhir Tahun 2015.

Utama Quantum) Denpasar, maka kembali digelar semi-

Rekomendasi disampaikan dalam Sidang Paripurna Istimewa

nar ilmiah yang diselenggarakan di Hotel Inna Bali, Jalan

yang berlangsung, Kamis (28/4).Rekomendasi itu dituang-

Veteran No. 3 Denpasar, Sabtu (16/4). Seminar ilmiah kali ini

kan dalam keputusan DPRD Tabanan Nomor 9 Tahun 2016.

bertemakan â&#x20AC;&#x153;Peran Tenaga Medis dalam Deteksi dan Pence-

Keputusandibacakan Ketua Dewan I Ketut Suryadi yang

gahan Demam Berdarah (Dengue) dan Demam Thypoidâ&#x20AC;?.

memimpin langsung sidang.

Bali Post/ist

BALINDO PARADISO - International Hotel & Cruise Ship Training Academy, Balindo Paradiso menggelar WisudaXIII di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Sabtu (30/4). Acara ini diikuti 255 wisudawan dari empat program jurusan, yakni D-2 Buttler Class, D-1 Dining Room, D-1 Cook Class, dan D-1 Bar. Seluruh lulusan Balindo Paradiso merupakan tenaga kerja siap pakai, khususnya untuk kapal pesiar dan perhotelan. Demikian diungkapkan Direktur Balindo Paradiso, Kadek Hendra Juli Hartawan, S.E.

44

16 - 22 Mei 2016

Bali Post/ist

SMP 2 KUTA- Untuk pertama kalinya SMPN 2 Kuta sukses memboyong piala bergilir juara umum Porjar Kabupaten Badung 2016, dan juara II PSP (Pekan Seni Pelajar) se-Kabupaten Badung. Prestasi ini sekaligus sebagai kado istimewa peringatan Hardiknas 2016. Atas keberhasilan tersebut, kini di sekolah ini bersemayam dua piala bergilir, yakni juara umum Porjar dan Piala Mendiknas silat tingkat Nasional. Warga sekolah merayakan prestasi tersebut di puncak Hardiknas, Senin (2/5).


Bali post/ist

DHYANA PURA - Bali masih sangat diminati oleh wisatawan untuk berlibur ke daerah ini. Ini dapat dilihat dari banyaknya kunjungan tamu ke Pulau Bali. Sejalan dengan perkembangan perhotelan dan kondisi yang sangat baik tersebut, Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura Bali selalu berusaha menyiapkan tenaga kerja yang andal atau kompeten dalam bidang perhotelan. Salah satu program yang dilakukan adalah dengan diselenggarakannya Praktik Buffee bagi mahasiswa Semester IV di bidang Food & Beverage tanggal 12, 19 dan 21 April 2016 lalu.

Bali post/ist

SMP 3 DENPASAR - Keluarga besar SMPN 3 Denpasar tak pernah berhenti berkarya dan melahirkan prestasi. Setelah sempat hilang, tahun ini SMPN 3 Denpasar kembali memboyong piala juara umum IPekan Seni Remaja (PSR) Kota Denpasar.Di PSR siswa SMPN 3 Denpasar meraih enam medali emas, satu perak dan dua perungu. Sementara di Porjar atlet SMPN 3 Denpasar merebut 32 emas, 14 perak dan 16 perunggu Dengan demikian SMPN 3 Denpasar meraih juara umum II di Porjar 2016.

Bali post/ist Bali post/ist

PEMKOT DENPASAR - Dalam rangka memaknai peringa-

BPS JEMBRANA - Sensus Ekonomi (SE) 2016 mulai

tan Hari Buruh Iternasional 2016 atau sering disebut dengan

dilaksanakan serentak, Minggu (1/5). Badan Pusat Statistik

May Day yang tepat jatuh pada tanggal 1 Mei setiap tahunya,

(BPS) Kabupaten Jembrana mengerahkan 348 petugas yang

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Sosial dan

diterjunkan ke desa/kelurahan hingga 31 Mei 2016 men-

Tenaga Kerja Kota Denpasar memperingatinya dengan kegia-

datang untuk pendataan sektor usaha secara menyeluruh

tan positif jalan sehat dan senam aerobic. Acara dihadiri Wakil

(selain sektor pertanian).Bupati Jembrana I Putu Artha juga

Wali Kota (Wawali) Denpasar IGN Jaya Negara sekaligus

tak luput dari SE di hari pertama ini.

membuka kegiatan ditandai dengan pengibaran bendera start. 16 - 22 Mei 2016

45


TRADISI

”NGEREBEG GEBOGAN” BUAH DI ALAS KEDATON G

ebogan buah setinggi sekitar 2,5 meter diarak umat. Gebogan yang dibuat dari berbagai jenis buah ini disiapkan klian dinas, klian adat, dan prajuru adat dari 12 banjar di Desa Pakraman Kukuh, Marga Tabanan, sehari sebelum Tumpek Kandang, Jumat (29/4). Prosesi ngerebeg gebogan dilakukan setelah gebogan itu dihaturkan di Pura Dalem Kahyangan Kedaton, bertepatan dengan Tumpek Kandang, Sabtu (30/4) lalu. Pembuatan gebogan ini dilakukan di wantilan Pura Desa Kukuh. Ada empat jenis buah lokal yang dipasang pada gebogan itu, seperti sotong (jambu biji), manggis, apel, jeruk dan pisang. Gebogan buah ini juga diisi sampian di bagian atas dan setiap sudut rangka gebogan dihiasi bunga gemi-

46

16 - 22 Mei 2016

tir. Sementara di bagian bawah gebogan, dipasang sayur-sayuran seperti kacang panjang dan kol. Gebogan tersebut kemudian diangkut menggunakan pick-up menuju DTW Alas Kedaton yang jaraknya sekitar tiga kilometer dari wantilan Pura Desa. Selanjutnya gebogan dibawa ke Pura Dalem Kahyangan Kedaton. Saat itu juga, seluruh pamangku di Pura Dalem Kahyangan Kedaton ngantebang banten untuk otonan kera dan kelelawar penghuni Alas Kedaton. Setelah sembahyang otonan kera selesai, krama kemudian ngerebeg gebogan buah ini keliling areal utama objek wisata selama tiga kali. Saat ngerebeg (mengarak) gebogan buah ini, pangayah desa bertugas membawa

bandrang dan tedung. Usai diarak, gebogan buah ini diletakkan di jaba pura, tujuannya agar dimakan oleh kawanan kera. Bendesa Adat Kukuh I Gede Subawa mengatakan, ngerebeg gebogan buah ini baru pertama kali digelar di Alas Kedaton. “Ini upacara tambahan di luar banten otonon sato (binatang, red), sebagai bentuk puji syukur atas lestarinya kera dan kelelawar di Alas Kedaton,” ungkap Subawa. Subawa menambahkan, tujuan lainnya, ngerebeg gebogan ini sebagai makanan tambahan untuk kera di Alas Kedaton.Dikatakan, ngerebeg gebogan buah ini juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa persatuan dan kesatuan krama di Desa Pakraman Kukuh kokoh lestari.


“Kami akan evaluasi, buah apa yang paling digemari duwe (kera) di Alas Kedaton,” tandas Subawa. Seperti diketahui objek wisata yang terkenal dengan kawasan hutan dan ribuan kera di Desa Pakraman Kukuh, tahun ini mencoba tradisi baru khususnya saat otonan wre (kera) pada Saniscara Kliwon Uye atau Tumpek Kandang, Sabtu (30/4) lalu. Tradisi baru itu berupa ngerebeg gebogan buah yang secara khusus dipersembahkan kepada kawanan kera penghuni hutan. Gebogan ini dibuat setinggi 2,5 meter, menghabiskan 1.000 buah dengan berat total mencapai dua ton. Tujuannya, selain puji syukur, sekaligus untuk makanan tambahan kera. Manajer DTW Alas Kedaton, I Gusti Bagus Suryawan mengatakan untuk prosesi upacara otonan kera saat Tumpek Kandang tahun ini sebenarnya masih

sama dengan pelaksanaan enam bulan sebelumnya. Hanya saja memang untuk ukuran gebogan ditambah dengan maksud selain sebagai bentuk syukur atas karunia dan limpahan rezeki kepada Ida sesuhunan di Pura Alas Kedaton, buah-buahan yang digunakan sebagai upacara tersebut kemudian diberikan kepada duwe (kera, red) di tempat tersebut. Diakuinya ide pembuatan gebogan dengan ukuran besar ini sudah sejak dua tahun lalu, hanya saja baru terealisasi tahun ini. “Meski demikian kami tetap melakukan evaluasi, karena kenyataannya surudan buah dari gebogan tersebut hanya dinikmati oleh sebagian kelompok kera saja, se-

mentara kera yang lain tidak berani mengambil ,” ucapnya. Ke depan ia berniat menambah lagi sejumlah gebogan dengan ukuran yang lebih kecil yang nantinya usai dilakukan upacara akan diletakkan menyebar di sejumlah lokasi tempat berkelompoknya kera. “Paling tidak akan kita buat lima anak gebogan lagi, dari gebogan berukuran besar tersebut, supaya nantinya seluruh duwe di sini bisa menikmati apa yang kita haturkan,” katanya. Keinginan awal dari ide ini kata Suryawan, akan muncul pemandangan kera yang saling berebut mengambil buah-buahan di gebogan tersebut. Yang tentunya bisa menjadi moment special bagi wisatawan yang hadir menyaksikan saat itu, dan diabadikan dalam bidikan kamera. Sayangnya, karena gebogan berukuran besar ini baru pertama kalinya dipersembahkan, kalangan kera masih banyak yang belum berani mengambil buah tersebut. z Puspawati

MBP/edi

Suasana prosesi ngerebek buah di Alas Kedaton. 16 - 22 Mei 2016

47


PROPERTI

MBP/ara

Salah satu pembangunan properti di Kota Denpasar.

Bisnis Properti Berisiko Tinggi

K

asus penipuan di bisnis properti bisa berujung ke proses hukum dan bisa mendekam di balik jeruji besi, merebak di Bali. Mesti diakui tiap usaha pasti ada risiko karena kalau apes ruginya hingga puluhan miliar rupiah. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, mengungkapkan dalam situasi pelambatan ekonomi seperti ini, memang yang paling kena dampaknya adalah sektor properti. Terutama yang menengah ke atas. Sehingga para pelaku usaha properti tersebut yang sudah berinvestasi akan mengusahakan proyek propertinya untuk segera selesai. “Maka dari itu, mereka akan melakukan usaha dumping dengan pinjaman bunga yang sangat tinggi dari para pemilik modal perorangan,” tegasnya. Hal inilah yan menyebabkan mereka akan dianggap melakukan penipuan karena pada saat jatuh tempo properti yang dijual tidak laku dan mereka terpaksa harus menyerahkan jaminan lainnya, berupa cek atau aset lainnya. “Sebenarnya para pemberi pinjaman dana di luar mekanisme bank juga perlu dipertan-

48

16 - 22 Mei 2016

yakan niatnya. Apakah ingin membantu atau mengeruk keuntungan yang tinggi,” ujar Alit Wiraputra. Oleh karena itu, para developer dalam hal ini harus berhitung lebih konservatif lagi. Apakah situasi mendukung untuk meneruskan proyeknya atau tidak. Maka dari itu diperlukan pengalaman dan ketajaman insting untuk melihat prospek di bidang properti ini. Bisnis properti itu memerlukan daya tahan dan margin yang cukup tinggi. Sehingga untuk bisa bertahan di bisnis properti memerlukan daya tahan tinggi dan tidak boleh tergoda dengan keuntungan tinggi. “Bisnis properti adalah bisnis yang risikonya tinggi. Sehingga perlu kehatihatian dan kesabaran serta jangan punya keinginan meraup keuntungan tinggi serta menghalalkan atau memakai segala cara di bisnis properti ini. Bisnis properti memerlukan daya tahan yang tinggi dengan perhitungan yang tepat jangan asal untung. Inilah yang menyebabkan masalah tersebut timbul seperti penipuan dan sebagainya karena ingin untung yang cepat atau besar,” ucapnya. “Itu namanya bisnis yang menghalalkan

segala cara. Kalau bisnis seperti itu, tidak akan kekal. Cari untung sebesar-besarnya, tidak peduli sama sekitar. Itu tidak baik,” kata anggota REI Bali Ir. I Made Suardana. Menurutnya, kalau berbisnis apalagi di tanah Bali harus berdasarkan Tri Hita Karana dan Tat Twan Asi. Konsep tersebut harus dipegang teguh dalam jalankan usaha apa saja. “Kalau sudah menipu, KKN, wah bakalan tidak kekal (usahanya-red). Suatu saat akan hancur, sudah banyak contoh dan buktinya di masyarakat. Apalagi kita orang Hindu, harus ingat karma pala,” ujarnya. Suardana menegaskan, meski dapat untung berupa materi sedikit, yang penting mampu memuaskan pelanggan. Kalau di REI punya aturan main, bagaimana membuka lahan yang benar, tidak melanggar aturan dan melayani pelanggan supaya tidak merugikan. “Kita sangat dirugikan dengan kasus-kasus seperti ini. Kita kerja baik-baik jadi kena getahnya. Kalau yang melakukan itu salah satu anggota REI, bisa dikenakan sanksi keanggotaan,” tegas Suardana. z Kerta Negara


AKTIVITAS

Bali Post/ist

STIKES BALI - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali makin memperkuat kerja samanya dengan lembaga pendidikan tinggi sejenis di luar negeri. makanya, Kampus Stikes Bali dikenal memiliki program go interntional yang dijalankan secara kontinu.Sabtu (30/4), enam mahasiswa dan seorang dosen Saint Louis College (SLC),Thailnad memulai program student and lecture exchange di Stikes Bali.

Bali Post/ist

SMANSA - Apel bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SMAN 1 Denpasar (Smansa) berlangsung sumringah. Siswa, pegawai, guru dan kasek semuanya berpakaian adat Bali dandaerah lainnya. Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd., bertindak selaku pembina upacara usai apel banyak mendapat kado Hardiknas dari siswa. Salah satunya piala juara umum I Porjar Kota Denpasar 2016. Sementara di Porseni meraih predikat juara umum II.

Bali Post/ist

SMART CITY - Di tengah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini, dengan gaungan pemerintah pusat mengarahkan setiap kota besar di Indonesia menyelesaikan berbagai masalah perkotaan lewat pendekatan Smart City atau Kota Cerdas. Dari pendekatan ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla telah melakukan sebuah pertemuan tingkat nasional bersama jajaran kota besar di Indonesia di Jakarta, belum lama ini. Kota Denpasar menjadi salah satu kota yang masuk dalam jajaran kota yang telah melaksanakan konsep Smart City dan diundang dalam pembahasan pertemuan tersebut yang dihadiri langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra.

Bali Post/ist

WALI KOTA - Pencanangan Denpasar sebagai Kota Kompeten oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pada 10 Agustus 2015, kini terus ditindaklanjuti dengan implementasi ULLO PHODOXL VHUWL多NDVL WHQDJD NHUMD GL EHUEDJDL ELGDQJ GHQJDQ PHODNXNDQ XML NRPSHWHQVL 6HUWL多NDVL SURIHVL LQL GLODNXNDQ XQtuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Terdapat tiga bidang uji kompetensi yang telah dilakukan Pemkot DenSDVDU EHNHUMD VDPD GHQJDQ /HPEDJD 6HUWL多NDVL 3URIHVL /63 Pariwisata Bali, yakni Tenaga Kerja Pariwisata, Wirausaha, dan Tenaga Kerja di bidang Koperasi. 16 - 22 Mei 2016

49


AKTIVITAS

BUPATI KARANGSEM - Warga di desa tandus Ban, Kubu, Karangasem mulai krisis air bersih. Soalnya sudah lama tak turun hujan. Guna mengatasi krisis air bersih itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri didampingi Wabup Arta Dipa dan Sekda Gde Adnya Mulyadi menyerahkan bantuan tower dan air bersih, Sabtu (30/4) lalu.Warga di Ban sejak dulu krisis air bersih. Meski sudah pernah ada proyek pipanisasidari mata air Kesian, Banjar Daya, serta sebuah proyek embung bernilai miliran, tapi keduanya tidak efektif. Warga tetap ‘menjerit’ krisis air bersih.

TRISMA - SMAN 3 Denpasar (Trisma) pantas menjadi pusat penelitian di Denpasar, bahkan Bali. Setiap tahun para peneliti muda berkumpul dan berlomba di Trisma memaparkan hasil penelitiannya terkini dalam ajang Olimpide Penelitian Siswa Sains dan Humaniora (OPSSH). OPSSH IV ditinjau Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Sabtu (30/4). Saat itu, Wali Kota menyerahkan SK HAKI dari Kemenkum HAM RI kepada dua peneliti Trisma yakni Putri Intan Apsari dan Cok. Laksmi Pradna Paramita.Keduanya menjadi duta RI di ajang peneliti muda di AS dengan judul penelitian ‘’Evaluasi Pemanfaatan Fitoplankton di Perairan Bali-Lombok sebagai Sumber Antibiotik’’.

MEDIKA PERSADA - Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali kembali menyelenggarakan workshop ketiga UNDWI DENPASAR - Sebanyak 28 guru muda di Bali dan luar Bali, sejak Kamis (28/4) hingga Sabtu (30/4) mengikuti Lokakarya Sertifikat Guru Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat satu. Lokakarya dipusatkan diHotel Edotel SMKN 3 Denpasar. Lokakarya itu terselenggara berkat kerjasama Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar dengan Asosiasi Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APBIPA) Bali.

50

16 - 22 Mei 2016

yaitu latihan penyusunan bahan ajar, Sabtu (30/4). Workshop ketiga adalah implementasi dari teori-teori yang didapat pada workshop pertama dan kedua. Untuk itu, workshop ini masingmasing program studi (prodi) akan menyusun kurikulum masing-masing yang disebut dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Demikian disampaikan Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD., KHOM, Rektor IIK Medika Persada Bali.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook