Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 137 | balipost.com

Page 1

137 |9 - 15 Mei 2016

Sampah Plastik Ancam Bali RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI zDinamika Pemanfaatan di Teluk Benoa 6 BALI SEPEKAN zTolak Pembangunan Menara Telekomunikasi 7 LAPORAN UTAMA z Sampah Plastik Ancam Bali 8

LENSA z Ayunan 26

z Perubahan ’’Mindset’’ dan Sanksi Sosial 9 z Dam Estuari Penuh Sampah Plastik 10 z Anggarkan Rp 1,464 Miliar untuk Penembokan TPA Sente Dipastikan Tutup 2017 11 POLITIK zReklamasi Jangan Dikendalikan Swasta 16 zMenjabarkan ‘’Swadharma’’ Manusia Bali 17 KIPRAH REMAJA z Saatnya Menjadi ”Trendsetter”,

Bukan ”Follower” 18

MANCANEGARA z Abu Sayyaf, Kelompok

Garis Keras Filipina 20 DAERAH z Januari-April 2016

DBD Renggut 24 Korban 22

PENDIDIKAN z Seks Bebas Ancam Pelajar 27 OLAHRAGA z Kostum Anti-Zika 28 AGAMA DAN BUDAYA z Siapa yang Menebar Benih? 36 PARIWISATA z Wisata Pantai Terkikis Abrasi 38 HIBURAN z Pacar Taylor Swift Umumkan

Lagu Baru Bersama Rihanna 42

PROPERTI z Bisnis Properti Masih Lambat 48 TRADISI z “Siat Sampian” di Pura Samuan Tiga

Simbol Perangi Kejahatan 50

9 - 15 Mei 2016

3


DARI PEMBACA

RPP Berbasis ’’Multiple Intelligences’’ G

uru di zaman sekarang umumnya cerdas-cerdas apalagi yang telah menJDQWRQJL VHUWLÂżNDW SHQGLGLN 'LNDWDNDQ GHPLNLDQ NDUHQD GHQJDQ VHUWLÂżNDW tersebut mereka telah terbukti â&#x20AC;&#x153;digodogâ&#x20AC;? selama sepuluh hari ikut kegiatan SHQGLGLNDQ GDQ ODWLKDQ SURIHVL JXUX 3/3* 0XDUDQ\D \D LWX WDGL SLQWDU PHQJDMDU PHQJXDVDL PDWHUL OLKDL EHUNRPXQLNDVL GHQJDQ VHVDPD JXUX GDQ PDPSX PHPEXDW UHQFDQD SHODNVDQDDQ SHPEHODMDUDQ GLVLQJNDW 533 $SDNDK VXGDK VHPXD JXUX VHSHUWL LWX" <D MHODV WLGDN GRQJ VHEDE GL ODSDQJDQ PDVLK ada pula yang belepotan di dalam penyusunan RPP apalagi menggunakan .XULNXOXP .RQRQ SHPEXDWDQ 533 \DQJ GLNDWDNDQ EDJXV DSDELOD JXUX LWX PDPSX PHQMDGLNDQ GLULQ\D VHEDJDL JXUX \DQJ SURIHVLRQDO *XUX SURIHVLRQDO seyogyanya memahami sejumlah kecerdasan (multiple intelligences VHSHUWL NHFHUGDVDQ ORJLND PDWHPDWLND NHFHUGDVDQ LQWHOLJHQVL NHFHUGDVDQ UXDQJ NHFHUGDVDQ LQWHUSHUVRQDO LQWUDSHUVRQDO NHFHUGDVDQ PXVLN GDQ NHFHUGDVDQ ERGL NLQHVWHWLN Penegasan ini terungkap ketika guru-guru mendapat pelatihan dan pendampingan penyusunan RPP berbasis multiple intelligences .DPLV GL VDODK VDWX 6' GL %XOHOHQJ 0HVNL \DQJ LNXW VHEDJDL SHVHUWD FXPD SXOXKDQ orang namun mereka sedapatkan mungkin â&#x20AC;&#x153;menggetoktularkanâ&#x20AC;? kepada temanWHPDQ JXUX \DQJ ODLQ GDQ WLGDN KDQ\D VHEDWDV JXUX 6' PHODLQNDQ JXUX JXUX 603 60$ 60. .DODX EROHK GLWDPEDKNDQ PHUHND SDUD JXUX MXJD VDQJDW diharapkan mengimplementasikan konsep belajar seumur hidup atau life long learning 6LVLKNDQ WXQMDQJDQ VHUWLÂżNDVL SHQGLGLN NDOLDQ XQWXN PHPEHOL EXNX NRUDQ GDQ MXJD UDMLQ PHQJLNXWL SHUNHPEDQJDQ OHZDW PHGLD VRVLDO PHGLD online 7HJDVQ\D JXUX JXUX MDQJDQ VHSHUWL NDWDN GDODP WHPSXUXQJ GDQ MDQJDQ SXOD JDJDS WHNQRORJL JDSWHN GL HUD JDGJHW VHSHUWL VHNDUDQJ LQL Romi Sudhita Jl. Srikandi Singaraja

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, . Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

9 - 15 Mei 2016

4


Melawan Ancaman DBD Bali perlu melakukan langkah jelas dan efektif mengatasi ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD). Kini, ratusan warga Bali terbaring di sejumlah RS dan puskesmas karena terserang DBD. Mengganasnya DBD di Bali bahkan telah menimbulkan keresahan. Warga berharap Bali dan jajaran pemerintah kabupaten/ kota melakukan terobosan mengingat dalam tiga bulan pada 2016 ini, tercatat 24 orang dilaporkan meninggal akibat penyakit ini. Bahkan, memasuki akhir April 2016, wabah ini masih terus mengancam warga. Menyikapi hal ini, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Pada jajak yang dilakukan dengan mengajukan kuisioner dan wawancara via telepon ini, responden berharap penanganan terhadap DBD dioptimalkan lagi. Perlu ada gerakan terpadu lintas kabupaten/kota untuk mengatasi ancaman DBD. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, setidaknya 74,21 persen responden mengaku was-was terhadap serangan DBD. Warga berharap pemerintah kabupaten/kota serta Pemprov Bali mencari strategi yang lebih optimal

mengatasi ancaman ini. RS swasta dan RS pemerintah di Bali juga diminta tak hanya fokus mengobati tetapi melakukan langkahâ&#x20AC;&#x201C;langkah preventif. Gerakan basmi jentik dan edukasi terhadap ketahanan tubuh masyarakat juga perlu digalakan. Libatkan tenaga medis di tingkat Puskesmas untuk turun ke lapangan. Sementara itu, 27,63 reponden mengaku selama ini gerakan penanganan DBD sudah dilakukan secara optimal. Namun, gerakan ini ternyata tak mampu menekan berkembangnya wabah DBD. Untuk itu, responden kelompok ini berharap pemerintah lebih fokus menjaga kesehatan masyarakat. Semua komponen maasyarakat atau siswa bisa diajak melakukan gerakan kebersihan lingkungan secara rutin. Gerakan kebersihan lingkungan berbasis banjar perlu digulirkan. Untuk itu, Dinas Kesehatan harus melakukan terobosan. Sementara itu, responden mengaku tak begitu resah dengan ancaman DBD. Mereka malah mengaku belum banyak tahu jika DBD kini selain ditulartkan oleh nyamuk juga dipicu oleh virus. Pengakuan responden ini bisa dijadikan acuan

bahwa tingkat pemahaman publik di Bali terhadap ancaman DB masih lemah. Masyarakat tampaknya perlu dieduksi agar menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga daya tahan tubuh. z Dira Arsana

9 - 15 Mei 2016

5

5


OPINI

Dinamika Pemanfaatan di Teluk Benoa

K

asus Reklamasi Teluk Benoa atau juga disebut dengan Revitalisasi telah banyak menyita perhatian dan pikiran masyarakat di Bali. Pro dan kontra berlangsung hingga tahunan. Para pengambil keputusan yang berada di balik kekuasaan sepertinya berlindung atas nama pemerintah pusat dan menunggu hasil kajian. Padahal kajian Feasibility Study telah ditolak Unud, demikian pula kajian Amdal dipresentasikan ada ketidaksepahaman, namun investor terus berbuat tanpa malu. Berbagai hambatan karena regulasi selanjutnya regulasi yang diubah. Ada apa sebenarnya karena sekali bohong maka kebohongan lainnya akan mengalir dengan pongahnya. Kini mereka bermain dengan teks dan representasi. Semakin tampak siapa, mengapa, dan ada apa di Teluk Benoa. Pelabuhan Benoa yang dikenal dan terkenal, kini menjadi buah bibir dan rebutan para investor sudah dimulai pembangunannya sekitar tahun 1924 yang lalu. Kepentingan pembangunan tersebut diperlukan oleh pemerintah Kolonial Belanda yang tertuang dalam Stb.1924 Nomor 378. Kini pelabuhan Benoa merupakan pelabuhan utama memiliki kegiatan angkutan laut dalam negeri dan luar negeri serta alih muat angkutan laut dalam jumlah besar. Juga sebagai angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan antarprovinsi Pelabuhan Benoa tentu menjadi saksi bisu terhadap perkembangan pemerintahan kolonial Belanda, kemudian Jepang, dan selanjutnya era pemerintahan Republik Indonesia. Penataannya tentu diatur atas dasar master plan sesuai dengan rona pemerintahan dan fungsi yang ditetapkannya. Setidaknya Pelabuhan Benoa kini menjadi pelabuhan manusia dan barang, depo minyak, pelabuhan ikan tangkap, dan fungsi pariwisata. Pada tahun 2011 yang lalu Pelabuhan Benoa pernah mendapat penghargaan Best Port Welcome dari majalah Dream World Cruise Destination. Pelabuhan Benoa berada pada wilayah Kota Denpasar dan menjadi pintu masuk ke Bali melalui Kota Denpasar yang dikelola oleh Pelindo. Daya dukung Pelabuhan Benoa waktu demi waktu tampak semakin

6

Oleh Putu Rumawan Salain

kritis dan dikhawatirkan pada saatnya akan menjadi kota pelabuhan yang berdampak pada kekumuhan sampai dengan kebersihan, dan berbagai penyakit sosial. Sejak beberapa tahun lalu Pelabuhan Benoa menjadi lokasi yang diminati untuk dikembangkan dengan berbagai fungsi baru, seperti: pembuatan jalan Tol, pengembangan pelabuhan Benoa sekitar 250 Hektar dengan tiga zona yaitu, ekonomi, pariwisata, dan perikanan. Dalam Zona ekonomi termasuk membangun pelabuhan curah gas elpiji dan BBM. Pada zona Pariwisata selain diperlukan pendalaman laut untuk kolam pelabuhan juga sebagai jawaban atas pendangkalan yang terjadi. Master Plan untuk itu telah pernah dipresentasikan namun belum mendapat persetujuan keculai untuk kepentingan pendalaman kolam kapal. Adanya pandangan bahwa persoalan kesucian Teluk Benoa dipermasalahkan dengan keberadaan dua fungsi berupa Pelabuhan Benoa dengan TPA Sarbagita, seharusnya dibedakan dengan usulan melakukan reklamasi di Teluk Benoa. Pelabuhan Benoa sudah ada sejak tahun 1924 yang dibangun oleh kepentingan penjajah Belanda. Jika kini Pelindo lagi melakukan kegiatan, bukanlah untuk kepentingan reklamasi melainkan pengerukan untuk kolam pelabuhan. Persoalan ke dua tentang TPA untuk Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan berlokasi di Suwung, Denpasar Selatan seluas sekitar 40 Hektar dapat menampung sampah sampai dengan rata-rata 500 ton setiap harinya. Sejak Gianyar telah memiliki TPA, maka nyaris hanya digunakan oleh Tabanan, Badung dan Kota Denpasar. Pengelolaan sampahnya menggunakan sistem FRQWURO ODQG多HOG dan VDQLWDU\ ODQG多HOG. Ketentuan perundangundangan sudah menetapkan bahwa TPA sudah seharusnya penuh menggunakan sistem sanitary landfield. Di samping itu telah ada kontrak dengan PT Navigat Organic Energy Indonesia (NOEI) yang memanfaatkan sampah untuk tenaga listrik oleh karena belum memenuhi ketentuan

kontrak rencananya akan dicabut. Tampaknya ke dua proyek yang telah ada sejak lampau tidak relevan untuk mebandingkannya ataupun menghubungkannya dengan pemahaman kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Suci menurut Bali adalah sesuatu yang tampak, yang dirasakan dan yang menjadi bagian dari ideologisnya. Pelabuhan Benoa dan TPA Suwung adalah sesuatu yang telah ada sebelum Perda 16 Tahun 2009. Adalah sangat naif jika diperbandingkan. Sedangkan suci yang dirasakan dan suci yang menjadi ideologi mereka adalah apa yang merupakan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Bali yang memeluk keyakinan Hindu. Jadi mohon maaf jika ada pihak luar yang mencoba membandingkan masa lalu dengan kekinian atas dasar keyakinannya atau bisikan dari orang Bali terhadap apa yang diyakini oleh masyarakat Bali yang beragama Hindu adalah sangat sensitif dan sangat menindas serta tidak membuat nyaman masyarakat Bali. Ranah pandangannya mengarah kepada hukum sebab-akibat dan cenderung menuju sara karena mereka sudah menyentuh hakekat yang paling dalam dari keyakinan ummat Hindu yang diwakili oleh orang-orang yang disucikan. Pendapat dan pandangan orang suci di Bali termuat dengan jelas pada Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali khususnya yang berkaitan dengan Bab V Rencana Pola Ruang Wilayah Provinsi pasal 44 (halaman 85-88) tentang Kawasan Suci dan Kawasan Tempat Suci. Yang termasuk Kawasan Suci adalah : Gunung, Danau, Campuhan (pertemuan sungai) Pantai, Laut, dan Mata Air. Teluk Benoa memenuhi syarat kawasan suci setidaknya mewakili campuhan, pantai dan laut. Teluk Benoa juga merupakan kawasan tempat suci karena dijumpai lebih dari 60 pura Sungguh memilukan dan menyakiti ummat Hindu jika lokasi yang mereka sucikan dimanfaatkan untuk keperluan baru lainnya yang bertentangan dengan keyakinannya. Penulis Guru Besar Universitas Udayana, pengamat tata ruang

9 - 15 Mei 2016

6


BALI SEPEKAN

Ditertibkan, Pedagang di Pasar Amlapura Timur PASAR Amlapura Timur, Karangasem menjadi sorotan dalam program seratus hari Bupati dan Wakil Bupati Karangasem. Semrawutnya para pedagang setempat membuat Pemkab Karangasem harus bertindak tegas. Seluruh pedagang, khususnya yang berada di lantai satu, akan ditertibkan. Sebab, lantai satu Pasar Amlapura Timur untuk halaman parkir kendaraan roda empat maupun dua atau bukan untuk para pedagang. Kepala Pasar Amlapura Timur Wayan Gina, mengatakan, proses penertiban akan dilakukan mulai Rabu (27/4). Namun, penertiban yang dimaksud akan diawali dengan upaya preventif. Para pedagang yang memenuhi halaman parkir akan diminta lebih dulu mengosongkan lokasi itu dalam waktu empat hari. Para pedagang diminta kembali menempati kiosnya atau mencari lokasi lain untuk berjualan. Setelah itu, baru akan dilakukan upaya paksa dengan

melibatkan Satpol PP Pemkab Karangasem, bila ditemukan masih ada yang membandel. ”Tadi kami sudah rapat kooordinasi yang dipimpin langsung Asisten I. Ini sudah diputuskan, tinggal dijalankan saja,” kata Wayan Gina. Selama ini, pihaknya menilai keberadaan pedagang di halaman parkir membuat situasi pasar menjadi krodit. Situasi itu kerap dikeluhkan masyarakat yang hendak pergi ke Pasar Amlapura Timur. Hampir sebagian halaman parkir, khususnya di sisi timur digunakan untuk pedagang berbagai kebutuhan pokok dari utara sampai selatan. Gina mengatakan, para pedagang di halaman parkir sebenarnya sudah punya tempat di atas. Tapi, mereka enggan menempati tempatnya karena minimnya pembeli yang mau naik ke atas. Pedagang merasa jauh lebih banyak memperoleh untung saat berjualan di lantai satu karena lebih banyak pembeli yang datang. z Bagiarta

Tolak Pembangunan Menara Telekomunikasi PROSES pembangunan menara telekomunikasi di Banjar Bedil Desa Sukawati mendapat penolakan warga. Pasalnya bangunan tersebut didirikan berdekatan dengan permukiman warga. Selain itu, pembangunan tersebut juga belum mengantongi izin alias bodong. Tower milik salah satu provider telekomunikasi itu didirikan di halaman rumah warga bernama I Wayan Didig. Saat ini, bangunan tersebut masih dalam proses pengerjaan. Beberapa buruh pun tampak sibuk mengerjakan proyek tersebut pada Selasa (26/4). Made Baga (52), seorang warga yang tinggal di dekat bangunan tersebut mengungkapkan, sejak awal rencana pembangunan tower itu sebenarnya sudah ditolak warga. Alasannya, menara telekomunikasi itu berdiri di tengah permukiman. Hal ini dinilai mengancam kenyamanan dan keselamatan warga sekitar.

‘’Rumah saya tepat berada di depan menara ini. Jaraknya hanya tujuh meter. Jelas kami merasa terancam. Bagaimana bisa mereka membangun menara telekomunikasi di tengah permukiman warga tanpa ada pertimbangan,’’ keluhnya. Dibeberkannya, bangunan itu rencananya menjulang sampai 25 meter. Di bagian bawah dibuat ruko dengan tinggi sekitar 13 meter, kemudian di atasnya dibangun roof top sebagai menara pemancar sinyal dengan tinggi 12 meter. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPPT Kabupaten Gianyar Wayan Sudamia mengaku terkejut mendapat informasi proyek menara telekomunikasi di Banjar Bedil masih berlanjut. Sudamia menegaskan, BPPT Gianyar belum mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) termasuk untuk ruko yang menjadi bagian bawah menara tersebut. z Manik Astajaya

Bau dan Kumuh

Kandang Kambing Dibongkar KEPUTUSAN rapat lintas SKPD beberapa waktu lalu, salah satunya melakukan penertiban kandang kambing di Jalan Maruti. Keputusan itu sudah ditindaklanjuti beberapa pedagang kambing yang berjualan di kawasan itu. Beberapa pemilik kandang sudah melakukan pembongkaran, Selasa (26/4). Pantauan di lokasi, pemilik kandang dengan sukarela membongkar kandang tempat mereka berjualan kambing. Mereka mengaku telah didatangi petugas dan diminta untuk membongkarnya. ‘’Katanya menebar bau tidak sedap, makanya saya disuruh membongkarnya,’’ kata salah seorang pemilik kandang kambing. Para pemilik kandang belum tahu harus pindah ke mana, karena mereka hanya disuruh untuk membongkar kandangnya saja. ‘’Mungkin saya tidak dikasi lagi jual kambing di sini,’’ imbuhnya. Sebelumnya, dalam rapat koordinasi SKPD terkait seperti Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kecamatan Denpasar Utara serta instansi terkait lainnya, memutuskan untuk melakukan penertiban terhadap kandang kambing di kawasan itu. Dalam pertemuan yang dipimpin Asisten I Setda Kota Denpasar I Ketut Mister ini terungkap, keberadaan kandang-kandang kambing yang terlihat langsung dari jalan raya dikeluhkan warga. Selain bau dan kumuh, bangunan kandang tersebut juga terlalu berdekatan dengan trotoar. z Asmara

MBP/eka

9 - 15 Mei 2016

7

7


LAPORAN UTAMA Petugas menaikkan sampah dari jaring yang dipasang di aliran Tukad Mati.

Sampah Plastik Ancam Bali

S

ampah utamanya sampah plastik, kini benar-benar menjadi ancaman lingkungan. Pemerintah bahkan telah mengeluarkan kebijakan plastik berbayar kepada swalayan, pusat perbelanjaan dan sejenisnya untuk menekan laju sampah plastik ini. Namun, hal tersebut tampaknya belum mampu mengurangi tumpukan sampah plastik VHFDUD VLJQL¿NDQ Tumpukan sampah plastik terlihat di berbagai sudut kota. Sampha plastik ini juga banyak terbawa arus di berbagai sungai di Bali. Sampah-sampah plastik yang terbawa arus sungai ini tampak terkumpul dan menumpuk di Dam Estuari, Suwung, Denpasar Selatan, memenuhi sela-sela hutan bakau, maupun berbagai pantai di Bali. Bahkan, sampah plastik juga mewarnai tempat wisata elite Water Blow di kawasan Nusa Dua, Besakih di Karangasem, Jembatan Tukad Bangkung, Badung, dan lainnya. Kondisi ini sempat menuai keluhan wisatawan. Jika hal ini tidak direspons dengan baik, tentu saja bisa menjadi ancaman bagi pariwisata Bali. Sebab, sampah plastik telah mencemari alam Bali mulai dari pegunungan (Besakih) hingga lautan (pantai). Wisatawan akan enggan datang lagi karena objek yang ada terkesan jorok dan kumuh oleh sampah plastik. “Gagalnya” program plastik berbayar dan masih

8

banyaknya sampah plastik di aliran sungai, pantai dan objek wisata, menunjukkan kesadaran masyarakat akan ancaman sampah plastik masih rendah. Padahal, sudah ada perangkat hukum berupa perwali tentang pengelolaan sampah ini. Perwali ini dirancang untuk melimpahkan kewenangan penanganan sampah ke desa/kelurahan. Selama ini, pengelolaan sampah didominasi oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), dan ke depan sudah mulai dikurangi. ‘’DKP akan mengambil sampah dari depo-depo kemudian membawanya ke TPA. Dalam waktu dekat, perwalinya sudah selesai dan pengelolaan sampah di tingkat desa/kelurahan sudah bisa berjalan efektif,’’ kata Kepala DKP Kota Denpasar I Ketut Wisada. Dengan kondisi ini, perlu pemberdayaan masyarakat dalam upaya melakukan pengelolaan sampah plastik. Hal ini bisa dimulai dari tingkat rumah tangga. Karena tanpa kesadaran masyarakat, persoalan sampah tidak akan pernah selesai. Terlebih, sampah plastik menjadi persoalan yang paling berat ditangani. Sebab, plastik sangat berbeda dengan sampah organik. Sampah plastik baru terurai selama ratusan tahun yang dapat memengaruhi tingkat kesehatan masyarakat. Karenanya, dalam penanganan masalah sampah plastik ini, di samping perlu sarana-prasarana, juga perlu perubahan mindset masyarakat.

Pemandangan sama juga terlihat di Tukad Mati kawasan Sunset Road, Kuta. Untuk mengatasi permasalahan sampah di kawasan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) akan membangun trash rack rotary (TRR) senilai Rp 16 miliar lebih. Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas BMP Kabupaten Badung A.A. Gede Dalem menyebutkan, pengadaan TRR tersebut untuk menggantikan alat penyaringan sebelumnya yang kondisinya dinilai kurang layak. Selain tidak praktis dari segi penggunaan, alat penyaring sampah sebelumnya itu sering krodit terutama bila sampah yang datang dalam jumlah besar. ‘’Kami akui alat penyaringan sampah yang sekarang kurang optimal. Masih perlu tenaga manusia, kalau sampah banyak harus diambil dengan cara manual,’’ ungkapnya. Gede Dalem menerangkan, kerja alat tersebut lebih otomatis. Mulai dari penyaringan, pengambilan, dan pengangkutan sampah ke truk pembuang, dilakukan otomatis oleh mesin sehingga lebih praktis. Dengan alat yang baru, petugas sifatnya hanya memantau saja. Setelah sampah terangkut ke dalam truk, di sinilah bantuan tenaga manusia dibutuhkan untuk membawanya ke tempat pembuangan akhir (TPA). z Asmara/Parwata

9 - 15 Mei 2016

8


Perubahan ’’Mindset’’ dan Sanksi Sosial JIKA berbicara masalah kebersihan terutama ketaatan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, maka banyak yang menyebut Singapura. Maklum, jalanan, sudut-sudut kota bahkan aliran sungai di Negara itu selalu tampak bersih berkilau. Ada apa sebenarnya, sampai negara itu diidentikkan dengan masalah kebersihan? Penulis yang sempat berkunjung ke negara tersebut dan berbincang-bincang dengan pemandu dan warga di sana, ternyata kuncinya ada pada mindset masyarakatnya. Sejak dini, mindset mereka dibangun dan diajarkan akan arti penting kebersihan, baik bagi keindahan kota dan lingkungan terutama kesehatan. Untuk membangun hal ini, tidaklah serta merta. Selain melalui penerapan perangkat hukum yang super ketat, ternyata juga melalui sanksi sosial. Konon, jika ada yang berani membuang sampah sembarangan, selain kena sanksi hukum juga kena sanksi sosial berupa kerja sosial membersihkan jalanan Singapura dengan digantungi/ ditempeli tulisan besar-besar sebagai pelanggar kebersihan. Tidak hanya itu, pelanggar juga dikenai sanksi sosial wajahnya dipampang besar-besar di halaman depan berbagai surat kabar di sana. Siapa yang tidak malu jika diperlakukan seperti itu. Dan ternyata, sanksi sosial inilah yang dinilai ampuh membuat kinclong wajah Singapura. Bagaimana dengan Indonesia khususnya Bali? Di Denpasar sebenarnya sudah ada Perwali tentang hal itu. Pelanggar/ pembuang sampah sembarangan juga telah banyak yang dikenai sanksi berupa Tipiring (tindak pidana ringan) dengan denda sampai jutaan rupiah. Namun, hal itu sepertinya belum mampu menekan laju sampah di aliran sungai maupun di berbagai sudut kota. Karena menurut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, yang paling penting dalam mengelola sampah adalah rasa tanggap. “Kita harus ambil hulunya, yaitu bersih dengan karakter. Karakter di sini adalah mindset tanggap pengelolaan sampah. Kalau kita ingin sehat, maka lingkungan

MBP/wan

Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan masih rendah.

harus bersih dahulu,” tegas Rai Mantra saat menghadiri Deklarasi Pengelolaan Sampah di Desa Dauh Puri Kelod. Hal itu disampaikan Rai Mantra, karena melihat kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan hidup sehat itu masih rendah. Hal ini ia rasakan saat meninjau pasar tradisional di Kota Denpasar. ‘’Saat saya meninjau pasar–pasar tradisional dan membagikan sapu, pedagang tak mengerti buat apa sapu lidi. Artinya, kesadaran masyarakat tentang kebersihan masih kurang karena masih mengandalkan petugas untuk membersihkan. Kalau mental seperti itu masih dipelihara, sampai kapan pun program kebersihan tak akan berjalan,’’ ujar Rai Mantra. Bukti pentingnya kebersihan ling-

kungan terkait kesehatan, dapat dilihat dari kasus demam darah dengue yang belakangan melanda berbagai wilayah di Bali. Karenanya, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini mengimbau masyarakat untuk membersihkan barang bekas yang berpotensi sebagai tempat berkembangnya jentik nyamuk. Maklum, nyamuk aedes aegepty penyebar DBD sangat menyukai hal tersebut, terutama barang bekas yang terisi genangan air. Jika kesadaran masyarakat mengenai betapa mahalnya biaya kesehatan (DBD) ini, mungkin baru akan tumbuh rasa tanggap dan kesadaran akan pentingnya kebersihan. z Sugiarta/Asmara 9 - 15 Mei 2016

9

9


LAPORAN UTAMA

Dam Estuari Penuh Sampah Plastik

M

Permukaan air dam estuari, Suwung, Denpasar Selatan dipenuhi sampah plastik. MBP/edi

10

asih rendahnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah utamanya sampah plastic ke aliran sungai, tergambar jelas di dam estuari di Jalan By-pass Ngurah Rai, Suwung, Denpasar Selatan. Selain dipenuhi dengan eceng gondok, dam yang menjadi bagian dari sumber air baku PDAM Tirta Mangutama, Badung ini juga dipenuhi sampah plastik. Tumpukan sampah plastik yang memenuhi permukaan air ini kerap menimbulkan bau tak sedap. Kondisi ini diakui Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung Made Subarga Yasa. Dia mengakui, dam estuari yang merupakan salah satu sumber air baku dipenuhi dengan sampah sehingga menimbulkan pendangkalan. Sayangnya, penataan kawasan tersebut bukan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Badung, melainkan berada di bawah pengawasan Balai Wilayah Sungai Bali-Penida (BWS-BP). Subarga Yasa tak menampik jika tumpukan sampah plastik yang terdiri dari botol-botol plastik minuman ringan serta kemasan makanan ringan itu mengganggu suplai air baku. ‘’Pasti berpengaruh terhadap pendangkalan, otomatis airnya menipis,’’ tuturnya. Tak hanya dam estuary yang kini mulai mengeluarkan bau tak sedap, keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Suwung, Denpasar Selatan, juga mulai menuai keluhan warga di sekitarnya. Tumpukan sampah yang menggunung di TPA ini, kini menebar bau tak sedap dan tercium sampai ke jalan. Buktinya, beberapa waktu lalu warga setempat telah melakukan aksi protes agar TPA dipindahkan. Menurut Klian Adat Pesanggaran Wayan Widiada, masyarakat selama ini sudah mentoleransi masalah TPA itu. Mereka sudah sering mengeluh terkait persoalan yang dipicu tumpukan sampah tersebut. TPA itu dikeluhkan warga, dipicu bau tak sedap yang keluar dari tumpukan sampah di kawasan itu. Warga di sekitar wilayah itu yakni Pesanggaran sudah merasa tidak nyaman lagi. Bahkan, dalam rapat banjar (paruman agung Banjar) per 7 Februari lalu, warga menyampaikan keluhan tersebut. Warga menyatakan sikap supaya Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) segera merealisasikan pengolahan sampah di TPA. Pemda Sarbagita (Denpasar, Badung, Gainyar dan Tabanan) sendiri telah memutuskan empat rumusan. Dalam rapat Pemda Sarbagita yang dipimpin Wakil Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara yang juga Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Pemda Sarbagita, mengeluarkan solusi yakni memutus kontrak PT NOEI. Keputusan lainnya, yakni akan mengambil empat rumusan langkah strategis penanganan TPA Suwung. z Parwata

9 - 15 Mei 2016

10


MBP/dwa

Tumpukan sampah di TPA Sente yang akan segera ditutup tahun 2017.

Anggarkan Rp 1,464 Miliar untuk Penembokan

TPA Sente Dipastikan Tutup 2017 PEMKAB Klungkung menepati janjinya untuk menutup TPA Sente pada tahun 2017. Setelah menimbun sampah dengan tanah, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Klungkung juga menganggarkan pembuatan tembok TPA sebesar Rp 1,464 miliar. Penembokan ini dilakukan agar nantinya sampah yang telah menggunung di TPA Sente tidak lagi meluber ke jalan ataupun lahan warga. Selanjutnya, Pemkab Klungkung akan mencari solusi untuk pengelolaan sampah agar tidak lagi membuangnya ke TPA Sente. Kepala DKP Kabupaten Klungkung AA Ngurah Kirana menegaskan, tahun 2017 TPA Sente tidak akan dioperasikan lagi. Itu artinya, tahun depan sampah yang berasal dari berbagai kecamatan di Klungkung daratan tidak dibuang lagi di TPA Sente. Menurut Kirana, setelah tidak dioperasikan sebagai tempat pembuangan sampah, TPA Sente akan berfungsi untuk

mensuplai gas ke rumah-rumah warga. â&#x20AC;&#x153;Hingga 20 tahun ke depan gas dari sampah ini bisa dimanfaatkan oleh warJD ´ XMDUQ\D VDDW GLPLQWDL NRQÂżUPDVL Meski dilakukan penutupan, Kirana menegaskan, pihaknya tetap memiliki tanggung jawab untuk melakukan pemeliharaan hingga 20 tahun ke depan. Untuk tahun ini, DKP telah menganggarkan pengadaan tembok TPA Sente Rp 1,464 miliar. Nantinya, penembokan dilakukan di seluruh bagian TPA Sente dengan ketinggian yang melampaui timbunan sampah. Dengan penembokan ini, TPA yang akan ditutup tahun 2017 ini tidak akan lagi dikeluhkan warga. â&#x20AC;&#x153;Untuk ketinggian, melebihi timbunan sampah agar tidak lagi terjadi sampah meluber,â&#x20AC;? imbuhnya. Rata-rata jumlah sampah yang dibuang di TPA Sente mencapai 30 truk. Setelah dipastikan ditutup, Pemkab Klungkung telah mencarikan tiga opsi jalan keluar

untuk menanggulangi jumlah sampah tersebut. Pertama, dengan melakukan pembuangan ke TPA regional Bangli yang dibuat pusat. Saat ini, Pemprov Bali sedang menyiapkan MoU yang nantinya akan ditandatangani oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Untuk opsi kedua, Pemkab Klungkung akan menyiapkan mesin insinerator di Desa Gunaksa, Dawan, satu unit dan di Desa Takmung, Banjarangkan. Nantinya, akan dilakukan pengelolaan sampah sehingga tidak ada lagi sampah di tempat tersebut. Opsi ketiga, akan dibentuk tempat penampungan sementara terpadu (TPST) di desa-desa. Nantinya, secara mandiri desa-desa mengelola sampahnya sendiri. â&#x20AC;&#x153;TPA Sente akan kita uruk dengan tanah dan dilakukan penghijauan. Selanjutnya, nama TPA Sente akan diubah PHQMDGL 6DQLWDU\ 5HQÂżO ´ SXQJNDVQ\D. z Farendra 9 - 15 Mei 2016

11


AKTIVITAS

MBP/ist

BIWI - Di usia yang keâ&#x20AC;&#x201C;19 tahun BIWI Group terus tumbuh dan berkembang. Berbagai penghargaan dari beberapa lembaga diraih oleh BIWI Group sebagai bukti atas pencapaian prestasi. Di antaranya seluruh crew kapal pesiar yang berasal dari Bali dan mengikuti pelatihan BST (Basic Safety Training) di Lemdiklat BIWI Maritime Training Center, semuanya selamat saat kapal Costa Concordia kandas dan tenggelam pada 13 Januari 2012 di lepas pantai Italia, Isola del Giglio. Itu sebagai salah satu bentuk kualitas dan mutu pendidikan yang diselenggarakan dan VHUWLÂżNDW %67 &&0 GDQ 6&5% VXGDK GLNHOXDUNDQ PHQFDSDL VHUWLÂżNDW GDQ WHUVHEDU GL VHOXUXK NDSDO SHVLDU GL GXQLD

SYM BALI - Dalam rangka merayakan Anniversary Dealer SYM Bali ke-1, komunitas motor SYM melakukan touring ke Tabanan, Ubud, makan siang di Sanur kemudian melewati Nusa Dua, Jimbaran, Kuta, Legian dan Seminyak, Sabtu (23/4). Touring diikuti 45 peserta dengan 25 motor SYM. Perayaan Anniversary tak berhenti pada touring dengan sesama pemilik motor SYM, namun Minggu (24/4) lalu juga kembali dilakukan touring yang diikuti oleh anggota club motor dengan berbagai merek. Demikian dikatakan Fabrice Sureau, Director of PT Bali Balo Mandiri (owner dealer SYM Bali).

MBP/ist

SMK MENGWITANI - Selain berprestasi di bidang akademik, siswa SMK Pariwisata dan SMK TI Mengwitani juga berprestasi di bidang olahraga. Itu dibuktikan saat Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) 2016 tingkat pelajar SMA/SMK Kabupaten Badung yang berakhir 16 April 2016 lalu. SMK Pariwisata dan SMK TI Mengwitani sukses menyabet 8 medali emas, 7 perak dan 9 Perunggu. Atas hasil itu, Sabtu (23/4) lalu Ketua Umum Yayasan Sekolah SMK Pariwisata dan SMK TI Mengwitani menggelontorkan bonus kepada atlet yang meraih medali sebagai bentuk apresiasi kepada anak didiknya yang telah mengharumkan nama sekolah.

MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Guna memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan mudah kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali membuat terobosan baru di bidang pelayanan publik. Bupati dan Wakil Bupati Badung dalam waktu dekat akan meluncurkan pelayanan three in one (3 in 1) khususnya berkaitan dengan pelayanan santunan kematian. Bila sebelumnya masyarakat yang mengurus hanya mendapatkan santunan kematian, namun kali ini selain santunan kematian, masyarakat Badung juga mendapatkan pelayanan akta kematian dan perubahan kartu keluarga.

12

9 - 15 Mei 2016


MBP/ist MBP/ist

KOTA SEMARAPURA - Pada perayaan HUT ke-108 Puputan dan HUT ke-24 Kota Semarapura, Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar bursa kerja (job fair) di Jalan Untung Surapati, Semarapura, 29 April hingga 3 Mei mendatang. Acara yang diadakan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Klungkung ini bertujuan memberikan peluang kerja kepada masyarakat sesuai dengan minat dan keahliannya.

UNDIKSHA SINGARAJA - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 kembali digelar Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Undiksha pertama kalinya membuka counter pendaftaran online di empat titik wilayah di Bali. Rektor Undiksha Singaraja, Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, counter pendaftaran online telah dibuka di SMAN 1 Selat, SMAN 1 Gianyar, SMAN 1 Negara, dan di Kampus Undiksha di wilayah Pegok Denpasar.

MBP/ist

BRI - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bank dengan jaringan terbesar dan tersebar di seluruh Indonesia selalu mendukung program-program pemerintah. Salah satunya 多QDQFLDO LQFOXVLRQ %XNWL Q\DWD %5, PHQGXNXQJ 多QDQFLDO LQclusion dengan meluncurkan layanan BRILink yaitu layanan keungan tanpa kantor (nirkantor). Pada Desember 2015, BRI membuat program undian transaksi PLN dan juara agen BRILink yang berlangsung hingga Februari 2016.

MBP/ist

UNMAS DENPASAR - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar kini dilengkapi BI Corner, sebagai media pembelajaran soal bank sentral bagi siswa, mahasiswa dan dosen. Bahkan BI Corner bisa dimanfaatkan bagi masyarakat umum. BI Corner ini diresmikan oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Dewi Setyowati di Ruang Perpustakaan Pusat Unmas Lantai IV Gedung Unmas Jl. Soka. 9 - 15 Mei 2016

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

DIKLAT BDK - Pendidikan dan latihan (diklat) adalah sebuah bentuk pengajaran dan pelatihan untuk menunjang profesionalitas dalam kerja. Kementerian Keuangan Republik Indonesia (RI) melalui Balai Diklat Keuangan (BDK) Denpasar melaksanakan sebuah program khusus diklat GHVDLQ JUDÂżV GDQ PXOWLPHGLD GHQJDQ WXMXDQ DJDU SHJDZDL Kementerian Keuangan mampu meningkatkan keahlian ELGDQJ GHVDLQ JUDÂżV GDQ PXOWLPHGLD VHKLQJJD PDPSX PHUancang media informasi yang tepat dalam mendukung setiap program yang dijalankan. Para peserta diklat yang berjumlah 32 peserta dari seluruh Indonesia diberikan pelatihan tentang pengetahuan dasar hingga keahlian GHVDLQ JUDÂżV

MBP/ist

WORKSHOP BIROKRASI - Bupati Tabanan Ni Putu Eka :LU\DVWXWL PHUHDOLVDVLNDQ QLDWQ\D XQWXN PHQJJHODU ZRUNshop mengenai reformasi birokrasi dengan memanfaatkan teknologi informasi. Workshop tersebut berlangsung pada Rabu (27/4) di Aula Kantor Bupati dengan dihadiri seluruh pimpinan satuan kerja di lingkungan 3HPNDE 7DEDQDQ 6DDW PHPEXND NHJLDWDQ LWX %XSDWL (ND PHQHJDVNDQ EDKZD ZRUNVKRS LQL PHPDQJ VXGDK ODPD GLD QLDWNDQ 7XMXDQQ\D WLDGD ODLQ XQWXN PHZXMXGNDQ ELURNUDVL \DQJ OHELK HIHNWLI HÂżVLHQ EHUVLK GDQ DNXQWDEHO

MBP/ist

UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) kembali menggelar acara pemilihan Putra Putri Kampus (PPK). Kegiatan itu masih serangkaian Pekan Kreativitas MahaVLVZD 3.0 GDODP UDQJND 'LHV 1DWDOLV 9 8QGKLUD \DQJ kali ini mengangkat tema â&#x20AC;?Bersama Undhira Membentuk -LZD .HZLUDXVDKDDQ ´ 3DGD SXQFDN 3.0 -XPDW Undhira menggelar Grand Final Putra Putri Kampus (PPK) 8QLYHUVLWDV 'K\DQD 3XUD *UDQG ÂżQDO LQL PHUXSDNDQ akhir dari serangkaian kegiatan pemilihan PPK yang telah dimulai sejak 18 April 2016.

14

9 - 15 Mei 2016

MBP/ist

UNHI DENPASAR - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kini memiliki gedung perpustakaan yang representatif berbasis IT dengan memanfaatkan gedung eks Sekretariat Yayasan Pendidikan Widya Kerthi. Kehadiran perpustakaan digital itu diharapkan makin mendorong FLYLWDV DNDGHPLND 8QKL WHUXWDPD SDUD PDKDVLVZD XQWXN PHPSHUOXDV FDNUDZDOD DNDGHPLNQ\D %HUWHSDWDQ GHQJDQ 3XUQDPD 6DVLK 'HVWD .DPLV JHGXQJ SHUSXVWDNDDQ itu diresmikan dan di-pelaspas.


MBP/ist

HMTP - Grup Hardys Holdings kembali melaksanakan wisuda 5 orang trainess HMTP (Hardys Management 7UDLQHH 3URJUDP DQJNDWDQ GL +HDG 2IÂżFH *UXS Hardys Holdings Jalan Tukad Pakerisan No. 100 X Panjer, Denpasar, Senin (25/4). Lima orang tersebut diantaranya I Gusti Komang Santikayana, S.Sos.H. (angkatan 0715), Komang Rai Wisnawa Putra, S.TP. (angkatan 0715), Ni Putu Gusnianis, S.AG, (angkatan 0715), Ervan Heppyda, S.KOM. (angkatan 0715), dan I Dewa *HGH 3DQFD 6XZLUWD 6 7 DQJNDWDQ

MBP/ist

TUNTASKAN TUGAS - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menuntaskan seluruh tugasnya dalam menata Pura Besakih dalam program Zona Ekonomi Pura Agung Besakih di Karya Batara Turun Kabeh \DQJ EHUODQJVXQJ 0DUHW Âą $SULO 6HMXPODK SHQFDpaian telah diraih, termasuk untuk kali pertama dalam sejarah Pura Besakih bahwa dalam Karya Agung Batara Turun .DEHK NDZDVDQ WHPSDW VXFL EDLN GL 3HQDWDUDQ PDXSXQ kawasan Padarman dan Kawitan steril dengan pedagang.

MBP/ist

APTISI - Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (Aptisi) Wilayah VIII A- Bali masa bhakti 2016-2020, Senin (25/4), dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Aptisi Pusat Dr. Haji Moh. Budi Jatmiko. Aptisi Wilayah VIII A-Bali kini dipimpin Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. Lima orang sebagai penasihat yakni Prof. I Gede Sri Darma, DBA., Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Prof. I Made Bhakta. Dan Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. Wakil Ketua I Made Legawa, Ketut Tutra Suartana, I Made Sujana, Sekretaris Made Nyandra, Bendahara I Made Suarta serta dilengkapi sejumlah kepala bidang.

MBP/ist

STIKES BALI - Stikes Bali memperkuat jejaring kerja sama internasional dengan Hapinesu Fukushikai, Jepang. President Hapinesu Fukushikai, Fumhiko Nagano, Rabu (27/4) berkunjung ke Stikes Bali untuk menawarkan lebih banyak lulusan Stikes Bali belajar dan bekerja di Jepang. Kunjungan Fumhiko Nagano langsung diterima Ketua YP3LPK Bali, Drs. Ida Bagus Arka beserta tim. 9 - 15 Mei 2016

15


POLITIK

Reklamasi Jangan Dikendalikan Swasta

R

eklamasi jangan dikendalikan oleh swasta. Peran serta pemerintah dalam pengelolan harus optimal dan bermanfaat bagi rakyat. Proyek reklamasi tidak ada artinya tanpa mengedepankan dan memberikan manfaat bagi rakyat terutama adalah para nelayan. Penegasan Presiden Joko Widodo itu dilontarkan saat memimpin rapat membahas reklamasi di Teluk Jakarta. Presiden menekankan proyek reklamasi bahwa proyek ini tidak boleh di-drive atau dikendalikan swasta tapi

sepenuhnya dikontrol pemerintah dalam hal ini pemerintah pusat dan tentunya Pemda DKI, Banten dan Jabar. Presiden Jokowi, seperti dipaparkan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung memberikan tiga arahan terkait proyek besar itu. Pertama adalah untuk betul-betul memperhatikan aspek lingkungan. Kedua, tidak boleh menabrak aturan hukum yang berlaku. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak dan belum akan mempersoalkan masalah hukum reklamasi Jakarta melainkan lebih fokus membicarakan hal strategis untuk mengantisipasi penurunan muka tanah di Jakarta. “Jadi jangan dipersempit yang berkaitan dengan reklamasi Jakarta. Menurut dia, semua pihak justru harus lebih fokus untuk membicarakan hal strategis yang bisa diantisipasi pada 2030. Sebab pada tahun tersebut diperkirakan wilayah Jakarta Utara akan berada di bawah permukaan laut. “Saat kunjungan ke Belanda saya melihat Belanda terkait pengelolaan air termasuk water supply, sanitasi, dan yang lain-lainnya,” katanya. Presiden juga menekankan pentingnya pengembangan reklamasi yang memperhatikan pembangunan infrastruktur pendukung. “Dan juga nantinya yang berkaitan dengan pengembangan pelabuhan, bandara, jalan tol, transportasi massal betul-betul semuanya harus terintegrasi dengan baik,” katanya. z Hardianto

16

9 - 15 Mei 2016

16


Menjabarkan ‘’Swadharma’’ Manusia Bali PEMIMPIN Bali adalah orang tua bagi krama Bali. Pemimpin yang mengabaikan swadharmanya menjaga Bali, layak dianggap menelantarkan anak-anaknya. Untuk itu, pemimpin Bali harus sadar betul dirinya sebagai manusia Bali. Kewajiabnnya tentu menjabarkan swadharma seagai manusia Bali. Setidaknya, dewasa ini pemimpin Bali harus mampu menjaga alam dan budaya Bali. Ini penting dijadikan pedoman mengingat ke depannya, permasalahan alam dan budaya akan menjadi isu strategis bahkan berpotensi menjadi ancaman bagi krama Bali. Ancaman ini akan menguat ketika pengelolaan Bali didasari kepentingan bisnis. ‘’Ke GHSDQ %DOL PHPEXWXKNDQ ¿JXU SHPLPSLQ \DQJ sadar betul dirinya adalah orang Bali dan memiliki kepekaan dalam mengelola alam Bali,’’ ujar Prof. Sutjaja, pengamat Budaya Bali. Ia mengatakan saat ini tingkat kepekaan pemimpin dan politisi Bali terhadap permasalahan Bali layak dipertanyakan. Kini, generasi Bali justru berjuang melawan ancaman kerusakan lingkungan, penjamahan kawasan suci dan pertanian dengan kekuatan adat. Perusakan secara sistemtis dengan kedok investasi terhadap Bali diyakini hanya akan mempercepat kehancuran Bali. Ia mengingatkan untuk mewaspadai kepunahan generasi Bali, ada banyak hal yang harus segera dipetakan. Baik itu penduduk, alam, budaya termasuk tipe pemimpinnya. ‘’Jika pemimpin Bali tak peka terhadap isu–isu strategis masyarakat Bali, jangan harap generasi Bali bisa bertahan,’’ tegasnya. Ia mengatakan leluhur orang Bali menata Bali bisa menjadi pulau yang nyaman sebagai tempat hidup memerlukan waktu sampai 300 tahun. Jasa

mereka mewariskan budaya dan peradaban di tanah Bali jangan dihancurkan karena kuatnya ambisi untuk kaya dan berkuasa. ‘’Tanpa kesadaran menjadi orang Bali atau bagian dari peradaban Bali, akan sangat sulit bagi generasi Bali ke depan menjaga Bali. Kini kekhawatiran itu makin menguat ketika Bali tak berdaya menghadapi tantangan regionalnya,’’ ujarnya. Untuk itulah, generasi saat ini harus mewariskan peradaban Hindu kepada generasi muda. Jangan malah ikut jadi bagian yang ingin menghancurkan Bali dengan dalih ekonomi,’’ sarannya. z Dira Arsana

Kini, generasi Bali berjuang melawan ancaman kerusakan lingkungan, penjamahan kawasan suci dan pertanian dengan kekuatan adat. Perusakan secara sistemtis dengan kedok investasi terhadap Bali diyakini hanya akan mempercepat kehancuran Bali.

9 - 15 Mei 2016

17

17


KIPRAH REMAJA Sejumlah siswa SMP dan SMA/SMK sangat antusias mengamati koran dinding yang dipamerkan di ajang Presslist 7 SMAN 3 Denpasar.

Bali Post/astra prayoga

Saatnya Menjadi

”Trendsetter”, Bukan ”Follower” 18

9 - 15 Mei 2016

M

e engusung tema ”Anak Muda di Era MEA : Saatnya Menjadi Trendsetter Bukan Follower”, Presslist 7 SMAN 3 Denpasar F mendapat sambutan antusias berbagai m kalangan. Terutama siswa-siswa pegiat jurnalistik Te SMP, SMA A dan d SMK negeri dan swasta se-Bali. Even kebanggaan an ccivitas akademika sekolah berjuluk Trisma ini dibukaa sec secara resmi Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Denpasar Nyoman Ngu Ngurah Jimmy Sidartha, belum lama ini. Berbagai lomba digelar dalam even tahugai jenis j nan gelaran an Madyapadma Journalistic Park ini, di antaranya lom lomba koran dinding tingkat SMP, SMA dan SMK K dan da lomba majalah sekolah tingkat SMP yang tampaknya pakn paling diminati. Kegiatan lain yang dilaksanakan adalah MP Youth Sineas Award bagi mahasiswa, lomba blog/web bagi pelajar pelajar dan m


603 ORPED IRWRJUDÂż SHQHUELWDQ SHOXQcuran buku karya Tim Madyapadma dan bedah buku. Selain itu, juga digelar pameran buku, majalah, koran dinding, karikatur, foto, pameran ilmiah, kreativitas barang bekas, pemutaran film (Bioskop Madyapadma) dan peluncuran mini album soundtrack ÂżOP karya Madyapadma. Kegiatan seru lainnya Youth Juornalist Exhibition Madyapadma dan Grand Opening Radio Voice of Madyapadma. Peserta juga mendapat pelatihan karikatur gratis dari kartunis Bali terkenal Jango Paramartha. Materi yang diberikan terkait dengan orisinalitas, ide dan pesan karikatur. Tujuan pelatihan, melatih peserta dapat mengembangkan orisinalitas dalam menggambar agar gambar memiliki ciri khas tersendiri. Termasuk cara menggali ide dan pesan karikatur menjadi lebih kritis. Pemimpin Umum Madyapadma I Made

Yana Priyatna mengatakan, Madyapadma Journalistic Park tahun ini hadir dengan Presslist yang ketujuh. Dikatakan, Presslist 7 ini mengusung konsep yang berbeda, yakni dengan menggunakan konsep radio sehingga lebih meremaja dan menarik. Pemandu acara yang digantikan oleh penyiar radio radio menjadi gebrakan baru. Pada momen Presslist 7 ini, Madyapadma ingin menghidupkan kembali radio online yang sempat vakum dan VOT (Voice of Trisma) yang sempat diberendel. â&#x20AC;?Kami sangat gembiranya bisa bangkit kembali. Lewat kegiatan Presslist 7 ini, kami ingin membumi untuk menjadi trendsetter. Bukan menjadi follower,â&#x20AC;? tegasnya. Yana Priyana mengaku sangat bersyukur karena pada even tahun ini bisa meluncurkan empat buah buku terbaru karya Madyapadma yang diluncurkan secara resmi oleh Plt.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidartha. Keempat buku itu â&#x20AC;?Pers : Bukan Bungkus Kacangâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;, â&#x20AC;? Bukan Ratna Mangaliâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;, â&#x20AC;?Pers Dalam Selimut Kapitalismeâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; dan â&#x20AC;?Teluk Benoa: Magnet di Kaki Pulau Baliâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; mendapat perhatian istimewa dari pengunjung. Selain itu, pada kesempatan yang sama juga diluncurkan CD mini album â&#x20AC;?Selayaknyaâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; karya Madyapadma yang terdiri dari enam buah lagu yakni Selayaknya, Ketika Cinta Menghampiri, Yang Baik Koq Kalah, Duka Malam Ini, MP Cintaku dan Kami Madyapadma. â&#x20AC;?Selaku pers abu-abu (SMA-red), tentunya kami sangat berbangga hati bisa memperkenalkan karya-karya ini kepada masyarakat,â&#x20AC;? ujarnya. z Astra Prayoga

Media untuk Mengekspresikan Kemampuan KEPALA SMAN 3 Denpasar Drs. Ketut Suyastra, M.Pd. memberi dukungan penuh pada kegiatan Presslist 7 yang digelar Madyapadma. Menurut pria bertubuh kurus ini, pers mendapat posisi yang sangat strategis dalam suatu lingkungan, baik dalam ruang lingkup yang luas seperti negara hingga ruang lingkup yang lebih kecil sekolah. Potensi jurnalistik dari seorang wartawan akan lebih optimal, apabila telah ditekuni sejak dini. Sayangnya, tidak banyak remaja yang memiliki kepercayaan diri pada kemampuan jurnalistiknya. Sebut VDMD ELGDQJ UHGDNVL IRWRJUDÂż NDULNDWXU GDQ sebagainya. Menurut Suyastra, majalah merupakan media untuk mengekspresikan kemampuan jurnalistik seseorang, termasuk di kalangan pelajar sendiri. Terbukti keberadaan majalah sekolah siswa SMP pun makin menggeliat, berkat diselenggarakannya kompetisi dalam ajang Pressslist dari tahun ke tahun, yang tahun ini pelaksanaannya memasuki tahun ketujuh. â&#x20AC;?Kami menggagas dan menggelar kegiatan ini sejak enam tahun lalu. Seiring perjalanan waktu, kegiatannya menjadi makin kreatif dan inovatif sehingga mendapat dukungan dari berbagai pihak,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata Suyastra. Kasek yang dikenal sarat ide ini menilai kegiatan bidang jurnalistik ini mendapat tempat istimewa di sekolah yang dipimpinnya. Hal itu dibuktikan dengan membludaknya peminat pada tahun ajaran baru, sehingga harus diadakan seleksi untuk

mendapatkan peserta yang memang memiliki minat dan bakat di bidang jurnalistik. Tak sekadar ikut-ikutan tanpa mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Suyastra menambahkan, menulis buku terutama buku jurnalistik dan karya ilmiah, selama ini sepertinya hanya mampu dilakukan orang-orang yang telah berprestasi. Anggapan seperti itu sudah sangat lumrah di masyarakat sehingga memunculkan kesan untuk menerbitkan sebuah buku maupun menghasilkan karya tulis yang berkualitas itu menghadapi kesulitan tinggi .Kondisi seperti itu menjadi momok yang menakutkan untuk menerbitkan sebuah buku maupun menghasilkan sebuah karya tulis yang baik. Hal sebaliknya justru terjadi di keluarga besar Madyapadma Journalistic Park SMAN 3 Denpasar. Gairah dan motivasi untuk menulis, menerbitkan sebuah buku dan karya tulis sangat tinggi dan berkelanjutan dari tahun ke tahun. Di sisi lain, film yang dulunya hanya diproduksi oleh orang-orang yang ahli di bidangnya, kini sudah mampu diproduksi sendiri oleh pelajar. Mengingat biaya produksi yang terbilang cukup tinggi, kebanyakan dari para SHPEXDW ÂżOP SHPXOD

yang masih amatir tersebut memproduksi ÂżOP SHQGHN EDLN LWX FHULWD PDXSXQ GRNXPHQWHU ´6D\DQJQ\D ÂżOP ÂżOP SHQGHN karya pelajar tidak banyak mendapat perhatian lantaran tidak memiliki nilai jual. Saya berharap, perhatian pemerintah, pihak swasta maupun masyarakat secara luas terhadap karya-karya kreatif para remaja seperti ini makin meningkat dari tahun ke tahun,â&#x20AC;? katanya penuh harap. z Astra Prayoga

9 - 15 Mei 2016

19


MANCANEGARA

Abu Sayyaf, Kelompok

N

ama kelompok garis keras Abu Sayyaf kembali muncul di pemberitaan di Indonesia. Sebabnya sebuah kapal dengan nama Brahma 12 dan sebuah kapal tongkang berbendera Indonesia mereka bajak. Sepuluh orang yang ada di kapal itu disandera. Kapal Brahma 12 sudah dilepaskan dan di tangan otoritas Filipina. Sedangkan kapal tongkang yang memuat tujuh ribu ton batu bara, ikut dibawa pembajak. Kementerian Luar Negeri menyatakan sudah menelusuri kabar ini dan berkomunikasi dengan pemilik kapal. Menurut Juru Bicara Kementerian Arrmanatha, belum diketahui kapan persisnya kapal itu dibajak. Kelompok Abu Sayyaf memang lekat dengan aksi kekerasan di wilayah Filipina selatan. Mereka berbasis di pulau Basilan, Mindanao, Jolo, dan Tawi-Tawi. Mereka juga dikenal sebagai Al Harakat Al Is-

20

9 - 15 Mei 2016

lamiyya, kelompok separatis yang terdiri dari milisi Islam garis keras yang hendak memisahkan dari Filipina. Kelompok Abu Sayyaf kerap menculik dan menyandera orang asing, dan meminta uang tebusan. Nama Abu Sayyaf diambil dari nama politisi dan pejuang Afganistan, Profesor Abdul Rasul Sayyaf. Abu Sayyaf didirikan oleh Abdurajak Abubakar Janjalani, bekas anggota Front Nasional Pembebasan Moro. Abdurajak memisahkan diri dari MNLF pada 1991. Abu Sayyaf, yang berarti Pembawa Pedang, berusaha mewujudkan ambisi menciptakan negara Islam dengan hukum Syariah di Pulau Mindanao dan Sulu, Filipina selatan. Populasi Filipina sendiri terdiri dari lima persen Muslim dan 83 persen Katolik Roma. Namun sebagian besar warga Muslim terkonsentrasi di selatan negara itu. Abdurajak pernah kuliah di Libya dan Arab Saudi. Pada era 1980-an, ia diyakini

pergi ke Pakistan dan bergabung dengan kelompok mujahidin di Afghanistan, saat melawan aneksasi Uni Sovyet. Pasukan mereka awalnya hanya 20 orang. Setahun setelah berdiri, mereka menyedot perhatian dunia. Balita Luis Biek dan kakeknya mereka culik. Mereka tak akan melepaskan dua sandera ini sebelum ada tebusan. Taktik ini berhasil. Sejak saat itu, mereka tak hanya menyerang di tempat terbuka, namun juga menculik dan menggunakan sandera sebagai strategi. Aksi penculikan terbesarnya terjadi pada April 1995 di provinsi Zamboanga del Sur. Saat itu, kelompok yang suka menyebut dirinya Abus ini menyandera 50 orang dan menewaskan 6 di antaranya. Selanjutnya, mereka menculik 23 guru dan 30 siswa di Claret School, di Tumahubong, provinsi Basilan. Abdurajak tewas saat tentara Filipina menyerang mereka di penghujung 1998


Lima Hal Penting Tentang Abu Sayyaf 1. Abu Sayyaf Didorong untuk Dirikan Negara Islam di Filipina Selatan 2. Abu Sayyaf Masuk Daftar Kelompok Teroris oleh Kanada, AS dan Filipina 3. Abu Sayyaf Terlibat dalam Kejahatan Terorganisir 4. Abu Sayyaf Membunuh Sandera Barat di Masa Lalu 5. Abu Sayyaf Berkomitmen Luncurkan Serangan Teror Besar Dalam Sejarah Filipina

Garis Keras Filipina GDODP XVLD WDKXQ 6DXGDUDQ\D .KDGDÂż Abubakar Janjalani segera menggantikannya pada umur 23 tahun. Pada tahun 2000, Abus rajin menculik hingga ke Malaysia. Wisatawan, wartawan, misonaris, hingga orang lokal mereka culik. Abus mengincar orang barat, non-muslim dan meminta tebusan. Pada September .KDGDÂż GL\DNLQL WHZDV GDODP VHrangan militer. Namun, kepemimpinan Abus tetap berjalan. Bahkan lebih beringas. Mereka tetap beraksi dan menguras uang tebusan. Akhir tahun lalu, mereka menculik empat orang, dua warga Kanada, satu warga Norwegia dan satu orang Filipina. John Ridsdel, warga Kanada pada awal Maret ini muncul dalam video yang disebar di media sosial. Ridsdel, yang diculik sejak enam bulan lalu itu memohon kepada pemerintah Kanada untuk memenuhi uang tebusan. November lalu, Abus melansir mereka minta tebusan

satu miliar Peso atau setara 28 juta dolar Kanada. Ini sekitar Rp280 miliar. Dalam sebulan ini, tebusan itu dinanti. â&#x20AC;&#x153;Jika tidak kami akan dibunuh,â&#x20AC;? ujar Ridsdel. Setelah pemerintah Kanada menolak membayar tebusan, Ridsdel lasntas dieksekusi. tubuh warga negara Kanada itu ditemukan di Distrik Bayug, Talipao, Provinsi Sulu, Filipina.Lokasi penemuan tubuh korban tak begitu jauh dari tempat pembuangan kepala Ridsdel di Kota Jolo, ibukota Provinsi Sulu. Tubuh korban kemudian diserahkan kepada Batalyon Marinir Filipina di kawasan itu, setelah ditemukan seorang pria dari kalangan sipil. â&#x20AC;&#x153;Kepolisian Filipina dan militer tengah PHODNXNDQ SHPHULNVDDQ GDQ YHULÂżNDVL WHUhadap jenazah itu apakah betul merupakan tubuh John Ridsdel,â&#x20AC;? ujar Mayor Filemon Tan Jr, Juru Bicara Komando Mindanao Selatan, Angkatan Bersenjata Filipina pekan lalu.

Wisatawan asal Kanada itu dieksekusi dengan cara dipenggal setelah batas waktu pembayaran uang tebusan terlampaui. Uang tebusan untuk John Ridsdel sempat hendak dibayar namun jumlahnya jauh dari yang diminta penyandera. Uang tersebut adalah hasil dari pengumpulan dana yang dilakukan oleh pihak keluarga. Dari uang tebusan tersebut mereka mendapatkan logistik dan amunisi. Kini, mereka menyandera 10 awak kapal Brahma 12 dan meminta tebusan. Mereka disebut minta tebusan 50 juta peso atau setara Rp14,2 miliar. Saat ini ribuan pasukan TNI berada di daerah perbatasan Kalimantan - Filipina untuk penetrasi militer jika sewaktu-waktu dibutuhkan. HIngga kini pihak Indonesia masih menunggu langkahlangkah Filipina dalam memecahkan masalah ini. z Gugiek Savindra

9 - 15 Mei 2016

21


DAERAH

MBP/ara

Januari-April 2016

DBD Renggut 24 Korban

K

asus Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali memuncak pada April 2016 ini. Peningkatan kasus ini sudah mulai terlihat sejak Februari lalu. Karena kasus ini sangat terkait dengan peralihan musim hujan ke kemarau. Selain itu, pengaruh lingkungan yang kurang bersih juga menjadi pemicu utama penyebaran kasus DBD tersebut. Karena itu, upaya penanggulangan DBD akan lebih efektif bila masyarakat rajin membersihkan lingkungan serta melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi Bali menyebutkan selama Januari-April ini tercatat 5.300 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pulau Dewata. Dari jumlah itu, 24 orang meninggal dunia akibat DBD. Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya mengatakan, penanganan DBD sudah dilakukan dengan benar sesuai standar operating prosedur (SOP) pada rumah sakit maupun puskesmas yang ada di Bali. Namun, kasus-kasus kematian

22

9 - 15 Mei 2016

pada DBD yang sering terjadi merupakan akibat dari keterlambatan diagnosis. ‘’Misalnya, panas yang sudah terjadi beberapa hari, tidak disadari itu adalah DBD, sehingga pada saat datang ke rumah sakit sudah dalam keadaan fase shock. Namun, ketika pasien tersebut datang pada fase awal, maka dapat disembuhkan dengan regiment biasa,’’ ujarnya saat memberi keterangan pers di Dinas Kesehatan Bali, beberapa waktu lalu. Suarjaya menambahkan, ada tiga cara dalam mengobati DBD, yaitu pasien harus istirahat total, pemberian rehidrasi atau cairan baik itu infus maupun minuman oral kepada pasien, serta pemberian vitamin dan stimulus untuk peningkatan daya tahan tubuh pasien. Dalam waktu lima hari, virus DBD akan semakin berkurang dengan ditandai peningkatan trombosit pada hari keenam. Lebih penting lagi, upaya pencegahan juga harus dilakukan agar penyebaran virus tidak meluas. ‘’Penyebaran virus DBD juga tergantung dari curah hujan, di mana fase

tersebut dimulai dari bulan Januari-Mei, sehingga diharapkan pencegahan DBD dapat dilakukan beberapa bulan sebelum itu, seperti pada bulan September dengan cara melakukan 3M,” imbuhnya. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta meminta seluruh rumah sakit dan para tenaga medis untuk melakukan pelayanan kepada para pasien DBD secara maksimal. Khususnya pada saat pemberian pertolongan pertama. Pihak rumah sakit juga diimbau untuk menyediakan tempat yang layak bagi para pasien. ‘’Selain respons penanganan yang cepat terhadap pasien DBD, pencegahan juga penting dilakukan dengan melakukan gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air secara rutin minimal ketika air sudah mulai keruh, mengubur barang–barang yang tidak terpakai yang dapat memungkinkan terjadinya genangan air dan menutup tempat-tempat penampungan air, khususnya yang menjadi konsumsi tiap hari,’’ ujarnya. z Rindra


Denpasar “Fogging” Empat Desa Tiap Hari GUNA menekan terjadinya kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) di Denpasar, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar terus berupaya dengan melakukan fogging setiap harinya secara berkelanjutan. Selain juga tetap melaksanakan upaya preventif seperti gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna memutus penularan mata rantai virus DBD dan melaksanakan gerakan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur benda-benda yang bisa digenangi air. Demikian disampaikan Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) dr. I.B. Gde Ekaputra saat di temui di Denpasar, belum lama ini. Lebih lanjut dr. I.B. Gde Ekaputra mengatakan, dalam menekan kasus DBD Dinas Kesehatan Kota Denpasar terus melaksanakan fogging setiap harinya secara berkelanjutan dan terus

menerus. Apalagi sekarang ini cuaca yang tak menentu, sebentar panas sebentar hujan akan menyebabkan banyaknya genangan air seperti pada kontainer, selokan, wadah-wadah plastik ataupun kaleng, kulit buah-buahan, lobang batu, dll. Ini tentunya menjadi tempat yang sangat potensial bagi nyamuk aedes aegypti untuk bersarang dan berkembang biak yang berakibat pada meningkatnya penularan penyakit DBD. Untuk itu setiap harinya secara berkelanjutan Dinas Kesehatan Kota Denpasar terus melaksanakan fogging berkelanjutan, seperti di Jalan Gunung Resimuka Tegal Kerta, di Banjar Lepang Padang Sambian dan di Jalan Batur Sari III, Padang Sambian Kaja, Desa Dangri Kaja, Jalan Seroja dan di Kertagraha Jalan Jepun Pipil Denpasar. “Ini merupakan langkah dasar dan langkah pertama untuk membasmi nya-

muk aedes aegypti penyebab DBD terutama nyamuk dewasa dan untuk memutus mata rantai penularan dan memaksimalkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit DBD yang kasusnya merebak akhir-akhir ini seiring dengan perubahan cuaca dan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada bulan April-Mei-Juni 2016”, ungkap Ekaputra. Oleh sebab itu fogging ini menyasar semua tempat tak terkecuali tempat-tempat umum seperti, sekolah, hotel, SPA dan banyak lagi. Di tempat-tempat inilah biasanya penularan DBD secara tidak lagsung terjadi. Peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam melaksanakan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN DBD) dengan cara 4M-PLUS, bahkan memegang peranan yang sangat penting dan utama. z Asmara Putera

MBP/dok

9 - 15 Mei 2016

23


K E S E H ATA N

Pencegahan Persalinan Prematur

P

ersalinan kurang waktu atau prematur adalah persalinan yang terjadi pada umur kehamilan <37 minggu dan atau dengan perkiraan berat badan janin < 2.500 gram. Persalinan prematur menjadi hal yang penting diperhatikan karena bayi yang lahir terlalu dini kemungkinan besar organ vitalnya belum sepenuhnya berkembang. Bayi tersebut dapat lahir dengan masalah kesehatan yang serius, seperti serebral palsy yang dapat bertahan seumur hidup. Masalah lainnya antara lain disabilitas dalam proses belajar yang mungkin terjadi selama masa kanakkanak atau pada saat remaja. Bayi yang lahir sebelum usia kandungan 34 minggu memiliki risiko lebih tinggi untuk mendapatkan masalah kesehatan dibandingkan dengan bayi yang lahir setelah usia kandungan 34 minggu. Faktor risiko persalinan prematur antara lain adanya riwayat persalinan prematur pada kehamilan sebelumnya, adanya kelainan anatomis pada servix (leher rahim) dimana leher rahim secara anatomis pendek, jarak antar kehamilan pendek, adanya riwayat pembedahan pada rahim atau leher rahim, adanya riwayat komplikasi kehamilan seperti kehamilan ganda (kembar) atau riwayat keluar darah dari vagina, serta gaya hidup selama kehamilan seperti berat badan yang kurang selama kehamilan, merokok selama kehamilan, serta penggunaan obat-obatan selama kehamilan. Tanda dan gejala yang perlu diwaspadai apabila terjadi persalinan prematur antara lain, keluarnya darah, cairan atau mukus dari vagina, adanya peningkatakan jumlah cairan yang keluar dari vagina, nyeri pada tulang panggul atau adanya tekanan pada perut bagian bawah, kram perut dengan atau tanpa diare, adanya kontraksi yang regular dan semakin sering. Pencegahan prematur menjadi penting

24

9 - 15 Mei 2016

karena persalinan prematur adalah suatu kejadian yang dapat dicegah. 10 % dari wanita dengan kondisi kehamilan prematur akan mengalami persalinan dalam 7 hari ke depan. Sekitar 30 % akan berhenti dengan sendirinyaa. Pencegahan persalinan prematur dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain: 1. Persiapakan kesehatan ibu sebelum rencanakan Kehamilan. Memeriksakan diri sebelum pernikahan atau kehamilan kedua adalah langkah terbaik bagi ibu untuk mencegah terjadinya persalinan prematur. Beberapa penyakit seperti TORCH, darah tinggi, diabetes memerlukan pengawasan dokter jika si Ibu berencana untuk hamil. Lakukan juga imunisasi pra-konsepsi jika perlu. 2. Persiapkan kondisi psikis ibu sebaik mungkin. Untuk menghindari stres serta kecemasan berlebih yang dapat memicu kontraksi, siapkan kondisi psikologis ibu dengan selalu berpikir positif, rileks dan setenang mungkin. Selain akan berdampak pada kesehatan kehamilan secara keseluruhan, kesiapan psikologis ibu juga akan memberi dampak positif bagi perkembangan mental janin. 3. Mulailah gaya hidup sehat. Saat merencanakan kehamilan, sebaiknya ibu mulai merubah gaya hidupnya sesehat mungkin. Hindari rokok, alkohol, serta minuman atau makanan yang mengandung zat adiktif lainQ\D -LND SHUOX ODNXNDQ GHWRNVL多NDVL DJDU semua zat beracun dalam tubuh ibu keluar sebelum konsepsi terjadi. Kembali rajin berolah raga juga akan membantu memperlancar peredaran darah ibu dan membantu meningkatkan stamina ibu hamil nantinya. Bila gaya hidup belum berubah namun sudah terlanjur hamil, tidak ada pilihan lain bagi ibu untuk menunda menghentikan kebiasaan buruknya. Segera konsultasikan pada dokter kondisi kesehatan ibu. Jika perlu lakukanlah diagnostic pre-natal pada

usia kandungan 11-13 minggu. 4. Jaga berat badan ibu. Menjaga berat badan tubuh tak berlebih dapat membantu ibu mencegah munculnya diabetes dan preeklamsia. Sementara berat badan kurang dapat menjadikan bayi lahir terlalu kecil. 5. Minumlah vitamin untuk ibu hamil. Vitamin yang dokter berikan tidak hanya akan menambah kesehatan ibu dan janin, namun juga membantu memastikan bahwa ibu akan melahirkan sesuai dengan jadwal yang telah diperkitakan. 6. Penuhi nutrisi dan gizi. Keseimbangan gizi ibu hamil harus dipenuhi dari asupan makanan sehari-hari Anda. Pilihlah makanan yang banyak mengandung zat-zat yang diperlukan janin untuk berkembang dan menjaga kesehatan tubuh. Asam Lemak omega 3 (terdapat dalam Salmon, DHA. kacang-kacangan, dan biji-bijian), vitamin A (terdapat pada wortel, apricot dan brokoli), Vitamin C (trdapat pada buah-buahan), serta vitamin E (terdapat pada kacang, kentang manis, dan mangga) akan membantu ibu mencegah terjadinya persalinan dini. Lengkapi juga makanan ibu dengan pelbagai makanan yang mengandung mineral, seperti kalsium (terdapat pada susu dan produk turunannya), magnesium (terdapat pada tahu, kedelai, yougurt pisang, dan wijen), besi (bayam dan daging), Zinc (terdapat pada daging, oatmeal, jagung, kerang, dan telur), dan asam folat yang banyak terdapat pada jeruk, pisang. 7. Penuhi jadwal konsultasi pada dokter. Jika ibu pernah mengalami risiko kehamilan dini atau memiliki infeksi kesehatan lainnya, ikutilah saran dokter untuk penyembuhan dan penuhi jadwal konsultasi yang dokter berikan. z dr. Made Pasek Soma Gauthama Bagian Obstetri Ginekologi Instalasi PKRS RSUP Sanglah Denpasar


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

TELKOM - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Telkom) sebagai salah satu perusahaan negara memiliki komitmen yang sangat kuat dalam hal memberikan pelayanan terbaik dan pengembangan komunikasi atau community development. Salah satu program Telkom terkait memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus melakukan interaksi adalah mengajak masyarakat ikut peduli dengan keberadaan tiang-tiang Telkom yang letaknya di tengahtengah masyarakat atau dalam cluster perumahan.

AYIX’S SALON - Salon papan atas di Bali, Ayix’s Salon, tak terasa telah eksis di Kota Denpasar selama sebelas tahun, persisnya jatuh pada Rabu (20/4). Guna memanjakan pelanggan, Ayix’s Salon yang lama berkiprah di kancah dunia salon di Pulau Dewata memberikan potongan harga atau diskon 20 persen selama sepekan. Ayik selaku pemilik Ayix’s Salon menerangkan, dalam mengelola salon profesional selama sebelas tahun, pihaknya senantiasa melakukan inovasi dan perubahan terus-menerus demi memenuhi kepuasan pelanggan.

MBP/ist

NASIB PEDAGANG - Sejak tahun 2012 pascaterbakarnya Pasar Kidul Bangli, hingga kini belum ada kejelasan terkait nasib dari para pedagang eks Pasar Kidul. Menempati areal di sekitar Lapangan Mudita, dalam sejarah tercatat sejumlah miss komunikasi yang dilakukan penguasa terhadap kaum Marhaen di Bangli. Hal lain yang mengganjal masih adanya tuntutan hukum dari Kelompok 13 yang bersengketa terkait pasar Kidul. Dorongan agar urusan hukum diselesaikan secara baik, kekeluargaan dan cepat disampaikan oleh Senator DPD-RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III.

BANDARA - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali berhasil ditetapkan sebagai bandara dengan tingkat layanan terbaik nomor tiga di dunia dalam kategori Best Airports yang melayani 15 hingga 25 juta penumpang per tahun. Penghargaan ini diberikan setelah Survei Airport Service Quality (ASQ) yang dilakukan oleh Airport Council International (ACI) selama periode tahun 2015. Hal tersebut disampaikan GM Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Trikora Hardjo saat memberikan keterangan pers, Jumat (22/4).

MBP/ist

9 - 15 Mei 2016

25


LENSA

AYUNAN Sejumlah anak mengikuti tradisi ayunan di Munggu, Badung. Tradisi ini digelar bertepatan dengan hari raya Galungan dan Kuningan. Ayunan merupakan sarana hiburan pada zaman dulu. Namun, di balik LWX D\XQDQ PHPLOLNL ÂżORVRÂż NHKLGXSDQ \DQJ VHODOX berputar, terkadang berada di atas dan sewaktu-waktu SDGD SRVLVL EDZDK

26

9 - 15 Mei 2016


PENDIDIKAN

Seks Bebas Ancam Pelajar DUNIA pendidikan di Bali dikejutkan ulah oknum pelajar di Denpasar berinisial N (14) membuang orok di toilet IGD Penta Medica di Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar yang ditemukan oleh cleaning service klinik, beberapa waktu lalu. Ironisnya, pria yang menghamili N tak lain kakak kelasnya, P. Kejadian ini jelas membuat publik mempertanyakan sistem dunia pendidikan saat ini dan tidak menutup kemungkinan banyak kasus serupa yang tidak terungkap ke publik. â&#x20AC;?Ini merupakan tamparan bagi dunia pendidikan secara umum, bagi para orang tua dan masyarakat luas. Tanpa mencari kambing hitam siapa yang paling bertanggung jawab, apakah sekolah, keluarga, masyarakat lingkungan atau pasangan itu sendiri? Sesungguhnya, fenomena ini sangat memilukan,â&#x20AC;? kata akademisi Drs. I Made Ardana Putra, M.Si. Ardana Putra menambahkan, sepertinya seks di luar nikah telah menjamur di kalangan remaja termasuk pelajar. Apakah ini dapat dikatakan sebagai indikator penurunan moral dan etika hidup? â&#x20AC;?Mungkin sebagai akibat atau dampak tontotan erotis yang mudah didapat sekarang ini,â&#x20AC;? ujar dosen Politeknik Negeri Bali ini. Menurut Ardana Putra, ada beberapa penyebab hamil di luar nikah, di antaranya faktor keluarga. Keluarga adalah orang yang terdekat dikenal oleh anak. Oleh karena itu, mereka harus diberikan ruang dan waktu untuk mengemukakan hal-hal yang sudah dan yang belum pernah dialami anak-anak. Selain itu, orangtua seharusnya mendengar keluhan, pengaduan dan apa saja yang mau disampaikan oleh anak. Orangtua sebagai payung kehidupan anak dan harus mampu menciptakan suasana kebersamaan. Ia menegaskan, anak perlu sandaran hidup dan sandaran pokok itu ada pada orangtua. Ketika anak ada masalah dan ternyata sandaran itu tidak ada, maka anak cenderung mencari solusi di luar rumah kepada orang lain yang belum tentu memberikan jalan ke arah yang baik dan benar. â&#x20AC;?Di posisi inilah anak memutuskan sendiri persoalannya, karena mereka tidak menemukan solusi untuk berbagi. Ini langkah awal anak berisiko terhadap kenakalan remaja, termasuk kasus hamil di luar nikah,â&#x20AC;? ujar anggota BAN PAUD dan PNF Bali ini mengingatkan. Pengenalan faktor pendidikan terkait dengan pendidikan seks sejak awal perlu lebih

ditumbuhkembangkan lagi, sehingga semua peserta didik mengetahui pendidikan seks lebih dini dan konsekuensi yang akan terjadi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang sepanjang hidupnya. Mereka akan berpikir keras untuk melanggar yang dapat berisiko tinggi dalam hidupnya. Pengenalan agama adalah hal prinsip yang harus ditanamkan sejak dini, dengan pendalaman rohani yang diteladankan keluarga akan tertabur di benak, hati, pikiran dan laksana anak seharihari. Dengan menanamkan moral kehidupan, bahwa seks pranikah terlarang oleh agama manapun dan menjadi dosa besar kalau itu terjadi. Apabila pemahaman sudah ada pada diri anak, maka mereka pasti berjalan sesuai dengan norma dan aturan hidup. Pergaulan yang paling rawan yang harus dicermati adalah pergaulan di luar rumah. Pergaulan di luar rumah harus dicermati orangtua, seperti dengan siapa dan kegiatan apa yang dilakukan selama itu. â&#x20AC;?Akibat pergaulan yang buruk dapat menumbuhkan kebiasaan buruk dan sekaligus menghilangkan kebiasaan yang baik. Jauhi pergaulan yang tidak sehat. Bijak cari sahabat,â&#x20AC;? tegas Ardana Putra yang juga menjabat Ketua DPD IECTA Bali ini. Dalam situasi seperti ini, orangtua tidak boleh emosional menghadapi kasus yang pelik ini dan harus sadar juga bahwa anaknya pasti shock. Orangtua hendaknya menjaga aspek sosiologis dan psikologis putrinya. Pindah sekolah adalah jalan yang lebih baik daripada bertahan di sekolah yang selama ini menjadi tempatnya menuntut ilmu. â&#x20AC;?Ini persoalan hukum yang mau tidak mau diproses pidana dan pasti berujung ke pengadilan. Namun, pelaku perlu diberikan pembinaan dan kesempatan yang lebih luas karena masih belia, sehingga mereka bisa menjalani karma dengan seringan dan sependek mungkin,â&#x20AC;? ujarnya. Praktisi hukum I Made Suardana, S.H., M.H. menilai aborsi diakibatkan karena menganggap hamil di luar nikah adalah aib bagi keluarga dan masyarakat. Selain itu akan malu bila nanti mendapatkan cibiran dari masyarakat. Solusinya, kata dia,

memberikan edukasi terhadap pola pikir remaja, meningkatkan pengawasan orangtua, PHQXWXS FHODK SRUQRJUDÂż di antaranya tempat dugem mendapatkan pengawasan ketat di mana remaja tidak diizinkan masuk, peningkatan ajaran keagamaan di sekolah dan sebisa mungkin guru tidak menjadi embrio bagi lahirnya anak didik cabul. â&#x20AC;?Tindakan hukum yang bisa dikenakan sesuai dengan pasal 194 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, di mana pelaku bisa diganjar 10 tahun. Kemudian pasal 346 KUHP. Karena pelakunya adalah anak di bawah umur maka dikenakan pidana penjara 1/2 dari maksimum ancaman pidana penjara bagi orang dewasa sesuai dengan pasal 81 UU. No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,â&#x20AC;? ujarnya. Dalam hal penangkapan anak, ditempatkan di ruangan pemeriksaan khusus anak. Jika ada jaminan dari orangtua atau sekolah maka pelaku sebaiknya tidak ditahan sesuai ketentuan undang-undang sistem pemidanaan anak. Sanksi sosial tidak bisa dipungkiri akan terjadi, namun kasus pidana dalam keadaan darurat anak maka publik dan masyarakat tidak perlu memberikan sanksi sosial secara berlebihan. z Kerta Negara

MBP/kerta negara

I Made Suardana, S.H., M.H. 9 - 15 Mei 2016

27


OLAHRAGA

MBP/ap

Tim Korea Selatan memperkenalkan seragam yang akan dipakai di Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil, Agustus mendatang.

Kostum Anti-Zika

K

orea Selatan merancang kostum yang akan dipakai timnasnya di Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil Agustus mendatang dengan lebih istimewa. Kostum itu dirancang untuk mencegah atlet terkena virus Zika yang tengah mewabah di Amerika Selatan. Kostum itu dilengkapi dengan cairan kimia yang bisa untuk mengusir nyamuk pembawa virus mematikan itu. Kostum itu yang meliputi celana panjang, jaket serta baju lengan panjang, akan dikenakan para atlet sepanjang di penginapan,

28

9 - 15 Mei 2016

latihan atau waktu lomba, kata Komite Olimpiade Korsel, seperti dikutip Associated Press. Meski atlet diwajibkan menggunakan semprotan anti nyamuk setiap harinya, mereka tetap menggunakan seragam semacam itu, tak bisa ditawar-tawar lagi. Sebelumnya, tim dari pemerintah dan Komite Olimpiade Korsel mengunjungi venue dan tempat penginapan atlet di Brazil. Inspeksi itu meliputi juga ke Rumah Sakit terdekat. Nantinya mereka akan mengeluarkan tata

cara melakukan perjalanan menuju lokasi pertandingan dan bagaimana melindungi diri supaya terinfeksi virus Zika tersebut. Selain Korsel, tim dari Inggris dan AS juga telah meluncurkan kostum timnas mereka. AS menyerahkan rancangan kostumnya pada Ralph Lauren namun seperti tradisinya, atlet akan mengenakan kostum dengan model pendek. Mereka sepertinya tidak mempedulikan ancaman virus Zika. z Yudi Winanto


Perayaan Terbesar TIMNAS Italia mempercayakan pembawa bendera yang memimpin kontingen saat upacara pembukaan Olimpiade Rio de Janeiro, nanti pada Federica Pellegrini. Penunjukan perenang juara Olimpiade itu salah satunya karena yang bersangkutan sedangan merayakan ulang tahun. Saat Brazil melakukan hitung mundur penyelenggaran Olimpiade untuk hari ke-100, Italia menunjuk Pellegrini sebagai pembawa bendera pada upacara pembukaan 5 Agustus mendatang. Ternyata tanggal tersebut bertepatan dengan ulang tahunnya ke-28. Bisa jadi ini menjadi pesta terbaik yang bakal dirayakan Pellegrini karena upacara pembukaan Olimpiade 2016 akan digelar di stadion bersejarah Maracana. Pellegrini meroket namanya tujuh tahun lalu saat men-

catat rekor dunia nomor 200m gaya bebas di Kejuaraan Dunia. Prestasinya kian mengkilap dengan merebut medali emas di nomor yang sama di Olimpiade Beijing 2008. Sementara di Olimpiade Athena 2004, ia hanya mendapatkan perak saat usianya baru 16 tahun. Pellegrini juga dipandang sukses sebagai atlet karena dalam enam kali penyelenggaraan Kejuaraan Dunia mulai 2006 di Montreal, dia selalu naik podium di nomor favoritnya 200m gaya bebas. Sebagai atlet yang paling populer di negerinya. Pellegrini menjadai perempuan kelima yang membawa bendera Italia di even Olimpiade musim panas, laporan Associated Press. z Yudi Winanto

MBP/ap

Perenang Italia Federica Pellegrini.

9 - 15 Mei 2016

29


OLAHRAGA

MBP/ap

Atlet balap sepeda Belgia Femke Van Den Driessche.

Doping Mekanik FEDERASI balap sepeda internasional (UCI) membuat kejutan dengan menjatuhkan hukuman enam tahun tak boleh berlomba pada atlet muda Belgia Femke Van Den Driessche. Pembalap cross country itu ketahuan menggunakan piranti motor yang disembunyikan di dalam rangka sepedanya saat mengikuti Kejuaraan Dunia. Bagi UCI, apa yang dilakukan Van Den Driessche itu tergolong penggunaan teknologi secara ilegal dan melanggar aturan yang ada. â&#x20AC;&#x153;Kasus ini menjadi kemenangan besar bagi UCI dan seluruh fans, pembalap serta tim yang ingin kepastian bahwa kami tidak mentolerir tindak-tindakan curang seperti ini,â&#x20AC;? jelas Presiden UCI Brian Cookson. Hukuman yang dijatuhkan pengadilan disiplin UCI berlaku hingga 10 Oktober 2021. Sementara gelar yang telah direbut Van Den Driessche yakni juara Eropa U-23 pada November tahun lalu dilucuti. Dia juga dijatuhi hukuman denda sebesar 20 ribu franc Swiss (20.500 dolar AS).

30

9 - 15 Mei 2016

Van Den Driessche juga diharuskan PHQJHPEDOLNDQ VHOXUXK KDGLDK VHUWD WURÂż termasuk gelar juara Nasional Belgia yang dimenangi sejak 11 Oktober tahun lalu. Pembalap berusia 19 tahun itu menyatakan tidak akan menghadiri sidang kasus yang digelar di markas UCI di Swiss. Selanjutnya, ia akan mengundurkan diri dari olahraga ini. Namun, ditegaskan bahwa dia tidak mengetahui kasus itu dan sepeda yang digunakan adalah milik temannya. Kasus ini mencuat pada Januari lalu saat digelar Kejuaraan Dunia U-23 balap sepeda cross country di Belgia. Dalam sebuah pemeriksaan di garasi tim dengan menggunakan Magnetic Resonance Scans, ditemukan sebuah piranti ilegal dalam rangka sepeda Van Den Driessche. â&#x20AC;&#x153;Motor yang digunakan namanya Vivax yang disembunyikan di pipa di bawah sadelnya beserta baterainya pula. Kinerja motor ini dikendalikan via saklar Bluetooth yang dipasangkan di setang

sepeda dan ditutupi dengan selotip,â&#x20AC;? kata UCI dalam keterangan tertulisnya seperti dilaporkan Associated Press. Keputusan UCI ini keluar, 10 hari setelah koran Italia dan jaringan televisi Prancis membuktikan penggunaan piranti berupa motor penggerak pada sebuah lomba balap sepeda Maret lalu. Dengan menggunakan kamera pencari jejak panas, diketahui dua pembalap menggunakaan teknologi ilegal pada sepedanya pada lomba nomor road race. Kasus ini lebih dikenal sebagai doping mekanik. Sejumlah pembalap top termasuk juara Tour de France 2015 Chris Froome telah memperingatkan bahaya doping mekanik ini. â&#x20AC;&#x153;Dalam beberapa tahun terakhir, ada ruor yang menyebutkan tentang adanya motor penggerak yang disembunyikan di dalam rangka sepeda. Inilah keprihatinan kami,â&#x20AC;? kata Froome di website cyclingnews.com. z Yudi Winanto


Valentinus Nahak

Bertekad Revans di PON PETINJU Bali Valentinus Nahak yang turun di kelas layang ringan (46 kg), dikalahkan German Hutagalung 6XPXW GHQJDQ VNRU SDGD EDEDN VHPLÂżQDO GDODP Piala Wapres di Lahat, Sumsel, 2014 lalu. Kekalahan menyakitkan tersebut masih terngiang di benak petinju adik kandung Julio Bria ini. Pasalnya, Valentinus berbenturan dengan German hingga pelipis kirinya berdarah-darah. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Saya sudah diingatkan tim dokter agar tak melanjutkan pertandingan, tetapi memaksa naik ring lagi dan hasil akhirnya tetap kalah,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kenang petinju kelahiran Malaka, NTT, 15 Februari 1996 ini. Ia menunggu German pada ajang Piala Gubernur Maluku 2016, namun yang bersangkutan absen. Oleh karena itu, Valentinus ingin melampiaskan dendamnya pada PON di Jawa Barat, September mendatang. Apalagi German merebut emas pada Pra-PON Wilayah Barat. Akan tetapi bukan hanya German yang menjadi pesaingnya di PON, namun juga petinju tuan rumah Martin S. Valentunus sangat berharap berjumpa German pada hajatan multievent nasional empat tahunan tersebut. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Saya ingin sekali bertemu German di atas ring, guna membuktikan siapa yang digjaya,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tutur petinju yang akrab disapa Valen ini. Ia mematok medali emas guna memuluskan kariernya menjadi petinju nasional. Valen menyabet emas pada ajang Pra-PON Wilayah Tengah (Bali, DKI, Jatim, NTB, NTT, Kalbar, Kalteng, .DOVHO .DOWLP .DOWDUD VHWHODK GL ÂżQDO PHQDQJ .2 atas petinju tuan rumah NTT Nimrod. Ia kembali mendulang emas pada Sarung Tinju Emas (STE) usai menaklukkan Joshua (Sulsel) di partai puncak. Emas juga direbutnya pada Piala Gubernur Maluku, namun tanpa harus berkeringat sebab lawannya Frejon (Bogor) kalah WO. Ia mulai belajar memukul sansak mengikuti jejak sang kakak Julio Bria di Sasana Adi Swandana Boxing Camp sejak 2012 silam. Putra kelima pasangan Honorius Bria dan Roberta Bano (alm) ini pertama kali terjun pada Kejurnas Junior dan Senior 2013 di Lombok yang langsung meraih emas. Hasil ini dicapainya berkat latihan keras pagi dan sore tiap hari. Bali meloloskan enam petinju ke PON. Lima petinju berlatih di sasananya di kawasan Panjer, sedangkan Tiovillo Kharisma Bahari menempa diri di luar. Kornelis Kwangu Wangu yang berlatih di Panjer juga dipersiapkan tampil pada Pra-Olimpiade di Azerbaijan, Juni mendatang. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami berlatih keras, sebab anak-anak ingin mewujudkan merebut gelar juara di PON,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; terang pelatih tinju Bali Gusti Made Adi Swandana. MBP/nel

z Daniel Fajry 9 - 15 Mei 2016

31


OLAHRAGA

Porsenijar

Ajang Jaring Atlet Masa Depan

MBP/dgk

Lomba lari pada Porsenijar Buleleng untuk menjaring atlet unggulan guna ditampilkan pada Porsenijar Provinsi Bali 2016 di Denpasar.

PEKAN Olahraga Pelajar dan Seni (Porsenijar) merupakan kegiatan rutin yang berlangsung setiap tahun. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga kabupaten/kota menggelar ajang ini sebagai persiapan menghadapi Porsenijar Bali. Atlet yang berjaya di tingkat provinsi selanjutnya berlaga di ajang nasional. Tiga ajang besar nasional menunggu setelah tampil di Porsenijar Bali, yaitu Pekan Olahraga Wilayah (Popwil), Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), dan PON Remaja. Juara Porsenijar lebih dulu mendapat kesempatan berlaga di Popwil. Jawara Popwil memperoleh tiket turun di Popnas. Terakhir, atlet pelajar terbaik dari seluruh Tanah Air bertemu dalam PON Remaja yang digelar setiap empat tahun dan baru berjalan pertama kali di Surabaya pada 2014 lalu. Menyongsong Porsenijar Bali 2016 yang akan diputar di Denpasar pada Juni mendatang, Buleleng menggelar Porsenijar kabupaten, 11-16 April lalu. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd., ajang ini menjadi media penyaluran minat dan bakat siswa SD, SMP, dan SMA/SMK di bidang olahraga dan seni sekaligus wadah pembibitan calon atlet dan artis muda berprestasi di masa depan. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kontingen Buleleng menargetkan mempertahankan peringkat ketiga di Porsenijar Bali dengan perolehan 60 emas,â&#x20AC;? ujar Suyasa didampingi Ketua Panitia I Made Ngadeg. Porsenijar Buleleng diikuti 435 peserta yang terdiri atas 316 DWOHW GDQ DUWLV RÂżVLDO SHODWLK GDQ SDQLWLD 0HUHND EHUODJD dalam 18 cabang olahraga (cabor) dan satu bidang seni. Tampil sebagai juara masing-masing SD Kecamatan Buleleng, SMPN 2 Singaraja, dan SMAN 4 Singaraja. Dari puluhan cabor tersebut, Buleleng mengandalkan cabor perorangan seperti atletik, renang,

32

9 - 15 Mei 2016

dan senam di Porsenijar Bali. Kota Denpasar menyusul mengadakan Porsenijar 25-29 April lalu. Ajang ini melibatkan 5.954 peserta putra-putri yang mewakili empat kontingen SD, 55 SMP, dan 48 SMA/SMK. Mereka bertanding pada 20 cabor, yaitu karate, judo, tarung derajat, sepak bola, tenis meja, tenis lapangan, bola voli, voli pantai, catur, renang, atletik, panjat tebing, sepak takraw, bola basket, senam, taekwondo, kriket, softball, dan pencak silat. Panitia yang dipimpin Ir. Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta juga mengadakan ekshibisi dansa, panahan, petanque, balap sepeda, gateball, dan woodball. Masuknya dansa disambut positif Ketua Umum Pengprov Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Bali Made Suparmi yang sedang gencar-gencarkan mengembangkan olahraga yang baru dipimpinnya. Dengan sering dilombakan, ia berharap dansa makin berkembang di Pulau Dewata. Atlet dansa Bali sendiri Bali telah mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dalam dua kejuaraan Asia di Malaysia, atlet Bali yang tergabung dalam tim nasional mampu menyabet lima keping medali emas. â&#x20AC;&#x153;Porsenijar sangat tepat untuk memantau pedansa dari usia dini,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata Suparmi. Kontingen Denpasar selalu mendominasi Porsenijar Bali selama ini. Mereka biasanya dibayangi Badung dan Buleleng di posisi kedua dan ketiga. Peringkat berikutnya menjadi rebutan Gianyar, Jembrana, Tabanan, Klungkung, Bangli, dan Karangasem. z Mawa


MBP/ist

TEE PROIND - Memperingati hari pendidikan nasional yang jatuh pada Mei 2016,Teenagers Project Indonesia (Tee Proind) kembali menyelenggarakan Pemilihan Putra Putri Kampus Ajeg Bali Ke- 12 Tahun 2016. Dalam ajang bergengsi ini juga akan dirangkaikan dengan peringatan Bali, Pulau Pengetahuan(Bali The Island Of Science ) yang akan mencari duta duta pendidikan tinggi yang sekaligus menjadi duta Bali untuk menyukseskan program Nawa Cita. Demikian diungkap oleh Agus Purnama Wirawan(Ketua Panitia PPK 2016) saat menggelar gladi kotor perhelatan PPK di Denpasar.

MBP/ist

MADE URIP - Wakil rakyat di tingkat pusat, Drs. I Made MBP/ist

WABUP BADUNG - Wabup Badung Ketut Suiasa didampingi Direktur Rumah Sakit Mangusadha Badung, Agus Bintang Suryadi dan Camat Petang, I Gusti Ngurah Ariawan melakukan tindakanyang sangat cepat dan tepat untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Badung. Hal ini tentunya berdampak sangat positif dirasakan masyarakat Badung yang lagi dalam kesusahan. Wabup Suiasa dalam kesempatan tersebut menyampaikan kepada pihak keluarga Dodiyasa untuk tidak merasa takut dan ragu menyerahkan sepenuhnya keberadaan Dodiyasa dalam pengobatan yang ditangani tim Kesehatan Kabupaten Badung.

Urip, M.Si. yang dikenal sangat dekat dengan kalangan generasi muda hingga ke pelosok desa membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola, Mini Soccer Perean Cup II di Lapangan Sepak Bola Mini Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Minggu (24/4). Kehadiran Ketua DPP PDIP Perjuangan itu disambut hangat oleh Camat Baturiti Tos Parta, Babinsa, para Perbekel, Klian Adat dan Dinas Perean serta ratusan muda-mudi desa setempat.

9 - 15 Mei 2016

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

UNDHIKSA - Undiknas University menjalin kerja sama dengan Pegadaian dalam bidang Tri Darma PT Naskah kerja sama ditandatangani Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA dengan Deputy Business Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Nasrudin Dali, Rabu (27/4).Usai penandatanganan naskah kerja sama dilakukan seminar â&#x20AC;&#x153;Bijak berinvestasi diusia mudaâ&#x20AC;? dengan menghadirkan pembicara 6DÂżU 6HQGXN &)3 5HNWRU 3URI *HGH 6UL 'DUPD PHQJDWDkan teori investasi terus berkembang.

GELAR ARJUNA - Dalam babad Nusantara, generasi masa kini kerap diberikan cerita oleh para leluhur tentang bagaimana kejayaan Nusantara, kejayaan Bali Dwipa di masa kepemimpinan Raja Resi. Sebuah konsepsi kepemimpinan Hindu yang membawa masa keemasan negeri Hindu. Dan harapan yang sama disampaikan oleh para tokoh Hindu Internasional dalam pertemuan Global Wellness Meet 2016 yang diadakan di Bengalore Karnataka India kepada sosok tokoh Hindu Indonesia, Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III saat menerima penghargaan dan gelar â&#x20AC;&#x153;Arjunaâ&#x20AC;? yang langsung diberikan oleh Dr. Sarthyamoorthy Bhat (President, KAUP Board Bengaluru).

MBP/ist

AKBID KARTINI - Dalam meningkatkan kualitas manajemen penjaminan mutu pendidikan, Yayasan Akademi Kebidanan (Akbid) Kartini Bali mengikuti audit ISO 9001:2008 pada 26 April 2016. ISO 9001:2008 merupakan salah satu cara untuk menilai kualitas suatu manajemen, salah satunya adalah penjaminan kualitas mutu pendidikan. Dari hasil audit yang dilakukan langsung oleh tim AQZ Indonesia yang terakreditasi JAS-ANZ Australia, Akbid Kartini Bali meraih predikat yang sangat memuaskan. Dan Rabu (27/4), $NELG .DUWLQL %DOL PHQHULPD VHUWLÂżNDW ,62 \DQJ diserahkan langsung oleh ketua Auditor AQZ Indonesia, Arif Rahman.

34

9 - 15 Mei 2016

MBP/ist

IWANWAR - HUT ke-28 Ikatan Wanita Warmadewa (Iwanwar) dan HUT ke-53 Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali dilaksanakan secara bersama bertepatan dengan peringatan Hari Kartini di Auditorium Widya Sabha Utama Unwar, Kamis (21/4). Puncak HUT dihadiri Rektor Unwar diwakili WR I Ir. Nyoman Kaca, M.P., para mantan rektor, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si. bersama Sekretaris I Made Johnny Sanger, S.H., M.H., B.T. dan Wakil Ketua Ketut Sugihantara.


MBP/ist

MBP/ist

PAJAK PROGRESIF - Pembahasan rencana pengenaan terkait pajak progresif sepeda motor bagi rakyat Bali yang telah dibahas Gubernur Bali dan DPRD Bali terkait Ranperda Perubahan Kedua Perda No.1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah disayangkan oleh Komite III DPDRI Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Dalam rapat koordinasi dengan stakeholder kesra di Ibu Kota Jakarta, Gusti Wedakarna menyatakan sikap tegasnya bahwa kebijakan pajak progresif yang selama ini telah dijalankan untuk kendaraan roda empat saja sudah salah sasaran.

GEBYAR PAUD - Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Denpasar tahun 2016 yang digelar di Lapangan Ngurah Gede Made Agung, Rabu (27/4), berlangsung semarak dengan menampilkan kreativitas anak yang dikemas dalam bentuk Pelangi Bali. Acara dihadiri Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Yang istimewa di acara Gebyar PAUD tahun ini, dilangsungkan pengukuhan Bunda PAUD Kota Denpasar oleh Walikota Denpasar Rai Mantra ditandai dengan penyematan pin kepada Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra.

MBP/ist

PUSUNDA - Puncak perayaan hari jadi atau ulang tahun ke-8 Paguyuban Urang Sunda (PUSunda) Bali dipusatkan di Gedung I Ketut Maria, Tabanan, Jumat (22/4). â&#x20AC;&#x153;Perayaan ini dimaksudkan sebagai momen silaturahmi, ramah-tamah warga Bali dari Sunda atau Urang Sunda yang tinggal di Bali. Acara terbilang istimewa, karena selain mengundang Gubernur Bali beserta jajaran Muspida serta pejabat dan tokoh baik dari Tabanan maupun Provinsi Bali, juga dihadiri sejumlah tokoh termasuk Gubernur Jawa Barat,â&#x20AC;? jelas A. Jaka, Ketua PUSunda Bali kepada wartawan di Kuta, Kamis (21/4).

MBP/ist

KEMENDIKBUD RI - Direktorat Kesenian, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud RI menggelar acara sosialisasi seni media di Denpasar, Rabu (27/4). Sosialisasi yang dibuka Kasubdit Seni Media, Edi Irawan ini menyasar ratusan pelajar SMA di Kota Denpasar. Para penggelut dunia seni media hingga kancah internasional hadir sebagai narasumber, masing-masing Krisna Murti, Gustaff Hariman Iskandar, dan Agung Hujatnika Jenong. 9 - 15 Mei 2016

35


AGAMA DAN BUDAYA

Siapa yang Menebar Benih? Benih munculnya keputusan ‘’tandingan’’ sabha pandita, sebenarnya bisa dicermati ketika terjadi perdebatan tentang siapa yang akan membuat redaksional keputusan tersebut. Kala berlangsung pesamuhan 9 April lalu, ada yang menginginkan sabha walaka yang membuat redaksionalnya. Namun di pihak laih ada juga yang tidak rela menyerahkan kepada sabha walaka. Alasannya, komponen yang ada di sabha pandita sudah sangat lengkap. Sehingga urusan penyusunan keputusan sudah merupakan hal yang biasa. Bagaimana perdebatan saat pesamuhan 9 April lalu?

P

esamuhan Sabha Pandita PHDI Pusat pada akhirnya memutuskan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Jalannya pesamuhan tidak dipimpin langsung oleh Dharma Adhyaksa Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa. Kala itu Ida Pedanda masih dalam perawatan di ruang jantung RS Sanglah. Informasi yang dikumpulkan pada pesamuan itu menyebutkan bahwa Ida Pedanda sejatinya memberikan mandat kepada tiga Wakil Dharma Adhyaksa untuk memimpin sidang. Masing-masing kepada Ida Mpu Siwa Budha Daksa Dharmita sebagai ketua merangkap anggota, Ida Rsi Bujangga Hari Anom Palguna dan Ida Acharya Agni Yogananda sebagai anggota. Namun, mandat itu dirombak, dengan mengembalikan kepemimpinan sidang kepada 8 Wakil Dharma Adhyaksa yang hadir yakni Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba (sebagai ketua sidang), Pedanda Gde Kerta Arsa, Pedanda Gde Panji Sogata, Mpu Siwa Budha Dhaksa Darmitta, Mpu Jaya Sattwikananda, Mpu Jaya Achyaryananda, Rsi Bujangga Hari Anom Palguna dan Mpu Siwa Putra Manuaba. Sidang lalu diisi dengan paparan tunggal dari Ketua Tim 9 Mpu Jaya Achyaryananda tentang kajian Teluk Benoa. Sementara paparan Sabha Walaka yang sudah diagendakan, didrop atas usulan Ida Acharya Agni Yogananda. Alasannya, Sabha Walaka sudah memaparkan rekomendasinya dalam Pesamuhan Sabha Pandita, 23 Oktober 2015 di Jakarta. Lantaran Pesamuhan

36

9 - 15 Mei 2016

Putu Wirata Dwikora

Sabha Pandita 9 April 2016 ini merupakan kelanjutan yang di Jakarta, paparan Sabha Walaka dianggap tidak perlu. Ketua Sabha Walaka Putu Wirata Dwikora sempat membacakan bahwa menurut Anggaran Dasar, Sabha Walaka bertugas menyiapkan bahan dan mendampingi Sabha Pandita dalam pesamuhan, utamanya pasal 14 ayat 1 Anggaran Dasar. Namun Acharya Yogananda tetap tidak setuju. Naskah tertulis Tim 9 secara umum menyebutkan bahwa ada tempat suci di Teluk Benoa, dan menyebut beberapa pura di wilayah pesisir Teluk Benoa. Tempat suci tersebut harus dijaga kesuciannya dan tidak boleh dirusak. Namun, peluang untuk melakukan revitalisasi muncul dalam butir b dan c halaman 8 Rekomendasi Tim 9. Khususnya butir c dalam kalimat ‘’wajib dikelola agar memberikan asas manfaat secara sosial budaya, ekonomi dan kesejahteraan sebesar-besarnya serta memberikan peluang partisipasi sebesar-besarnya bagi masyarakat setempat khususnya terutama umat Hindu umumnya dalam rangka ketahanan politik sosial budaya ekonomi masyarakat.’’ Melalui perdebatan alot, butir b dan c halaman 8 Rekomendasi Tim 9 ini akhirnya didrop. Di antara Sabha Pandita yang secara tegas merekomendasikan Teluk Benoa sebagai kawasan auci dan angkat bicara adalah Ida Mpu Siwa Budha Daksa Darmita (Geria Sukawati), Ida Mpu Siwa Putra Parama Daksa Manuaba (Geria Bongkasa), Ida Mpu Daksa Yaksa Manuaba (Geria Jalan Bedahulu Denpasar), Ida Rsi

Bujangga Lokanata (Geria Jalan Badaksari Denpasar), Ida Pedanda Gde Kerta Arsa (Geria di Lombok), Ida Mpu Murti Biru Dhaksa (Geria di Jembrana), Ida Dang Guru Suweca Dharma (Geria Lampung), Ida Mpu Jaya Premananda (Geria dan Pasraman Manik Gni Pupuan, Tabanan), Ida Rsi Bujangga Hari Anom Palguna (Geria di Jembrana). Ida Pedanda Gede Kerta Arsa dari Mataram secara terang-terangan mengusulkan agar Sabha Pandita tidak hanya menyatakan Teluk Benoa sebagai kawasan suci, tetapi bisa lebih tegas dengan menyatakan menolak reklamasi. Sebab, logikanya memang jadi begitu, karena reklamasi akan mengganggu titik-titik suci yang sekurangnya 60 titik tersebut. Sementara Ida Mpu Daksa Yaksa Manuaba yang nama walaka-nya Prof. Dr. Sucipta menegaskan bahwa dengan rekomendasi Tim 9 yang didrop butir b dan c halaman 8, sebetulnya sudah tertutup peluang untuk reklamasi. ‘’Kalau Parisada mau, bisa juga seperti usulan Ida Pedanda Kerta Arsa, nyatakan dengan tegas, kawasan suci Teluk Benoa tidak boleh direklamasi,’’ katanya. Ida Mpu Siwa Budha sempat menyitir rekomendasi ‘’Paruman dan Temu Wirasa Sabha Walaka dengan Pemangku, Pangempon Pura dan Bendesa Adat’’ tentang Kawasan Suci Teluk Benoa, serta kajian dan penelitian Sugi Lanus yang menginventarisasi 60 titik suci di kawasan Teluk Benoa, sebagai pijakan untuk menetapkan Teluk Benoa sebagai kawasan suci.


Putusan Suci Jangan Dikotori

Di antara dua arus usulan tersebut, akhirnya Majelis Sabha Pandita memutuskan, cukup menetapkan Teluk Benoa sebagai kawasan suci, tanpa embel-embel â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;tolak reklamasiâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;. Ida Mpu Siwa Budha menambahkan, dengan keputusan Teluk Benoa sebagai kawasan suci, walaka dan masyarakat Bali bisa menggunakannya untuk berjuang menolak reklamasi. Ketika sidang memutuskan Teluk Benoa sebagai kawasan suci, Acharya Yogananda menegaskan, Sabha Walaka tidak perlu membantu membuat keputusannya, karena di Sabha Pandita sudah ada berbagai pakar, seperti pakar hukum, pakar theologi, bahkan pakar bahasa. Mpu Siwa Budha Dhaksa Darmita sempat membacakan rantus yang disiapkan Sabha Walaka, tetapi langsung dipotong salah satu peserta dengan mengatakan bahwa hal seperti itu sudah standar dan bisa dikerjakan Sabha Pandita. z Rindra

PESAMUHAN sabha pandita telah mengeluarkan keputusan terkait kawasan Teluk Benoa. Secara bulat disepakati Teluk Benoa merupakan kawasan suci. Umat pun menyambut positif keputusan tersebut. Pertama; tidak bertentangan dengan bishama. Kedua; sesuai dengan aspirasi umat yang menolak Teluk Beboa direklamasi. Namun kegembiraan itu tak bertahan lama. Dua minggu pascapesamuhan, tepatnya 25 April, berembus kabar telah beredar draf keputusan yang berbeda. Bahkan keputusan yang tidak menyebutkan Teluk Beboa adalah kawasan suci diedarkan â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;door to doorâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;. Dua anggota Tim 9 Parisada telah bergerilya ke Wakil-wakil Dharma Adyaksa untuk mencari tandatangan terkait Keputusan Pasamuhan Sabha Pandita Parisada, 9 April 2016 yang lalu. Umat sangat menyesalkan hal tersebut. Sebab keputusan suci telah dikotori dengan cara-cara yang kurang patut. Hal itu juga disesalkan Ketua Sabha Walaka Putu Wirata Dwikora. Kata dia, Sabha Walaka sudah merampungkan keputusan resmi hasil Pesamuhan Sabha Pandita PHDI di Gedung PHDI Bali, 9 April lalu. Keputusan tentang kawasan suci Teluk Benoa itu bernomor 1/Kep/SP PARISADA/IV/2016. Itu artinya, keputusan lain diluar keputusan resmi ini khususnya yang diedarkan secara â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;door to doorâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; oleh dua anggota Tim 9 PHDI adalah tidak sah dan patut disesalkan. Ia menjelaskan mekanisme penyusunan redaksional keputusan Pesamuhan Sabha Pandita telah sesuai mandat dari Dharma Adhyaksa. Atas mandat itu sabha walaka pun membuat rumusan yang kemudian dirapatkan bersama tim. Ketua Dharma Adhyaksa PHDI Pusat Ida Pedanda Gde Ketut Sebali Tianyar Arimbawa mengaku belum memikirkan bagaimana cara me-

nyikapi keputusan â&#x20AC;&#x153;tandinganâ&#x20AC;? yang diedarkan oleh dua anggota Tim 9 PHDI. Kendati, tindakan itu memunculkan kesan dualisme terkait keputusan pesamuhan Sabha Pandita. 'LNRQÂżUPDVL PHODOXL WHOHSRQ VHOXOHU SHNDQ lalu, Ida Pedanda hanya meminta Parisadha khususnya para sulinggih agar kompak. â&#x20AC;&#x153;Apalagi yang dibuat? Kan sudah Sabha Walaka ditugasi. Kenapa lagi sulinggih door to door, tidak baik kelihatan begitu,â&#x20AC;? ujarnya. Ida Pedanda menegaskan, kalau sudah ada keputusan yang sah, mestinya keputusan yang sah itulah yang diikuti. Jangan malah dikembang-kembangkan lagi sehingga membuat masalah baru. â&#x20AC;&#x153;Yang sah disosialisasikan, jangan lagi membuat masalah baru,â&#x20AC;? tandasnya. Sementara itu, Wakil Dharma Adhyaksa, Ida Mpu Siwa Budha Dhaksa Darmita mengatakan, kawasan suci Teluk Benoa sudah diputuskan pada Pesamuhan 9 April lalu. Keputusan itupun sudah ditandatangani para pemimpin sidang, baik ketua maupun anggota yang terdiri dari 8 Wakil Dharma Adhyaksa. â&#x20AC;&#x153;Dengan demikian, kalau ada lagi keputusan yang nyeleneh, itu berarti pemalsuan, pembohongan umat, pembohongan terhadap masyarakat, publik. Bagaimana kalau kita mengadakan pesamuhan besar yang sudah diputuskan sedemikian rupa, ada lagi keputusan nyeleneh, ada apa dibalik itu kan perlu NLWD ÂżNLUNDQ ´ XMDUQ\D Ida Mpu menilai, dua pandita yang kesana kemari menemui para wakil Dharma Adhyaksa untuk mencari tandatangan, dari segi dharma sesana kepanditaan sebetulnya sudah menyimpang. Ida Mpu yang juga didatangi dua anggota Tim 9 itu dengan tegas menolak untuk tandatangan. Sebab setelah dibaca lagi, draf keputusan yang dibawa ternyata tidak sesuai dengan hasil Pesamuhan Sabha Pandita. â&#x20AC;&#x153;Fotokopinya tidak diberikan. Saat saya baca judulnya hanya KSPN dan Kawasan Teluk Benoa. Padahal pada saat keputusan 9 April itu dengan jelas diputuskan kawasan suci Teluk Benoa. 23 pandita yang hadir tidak ada yang membantah, dengan demikian kan sah,â&#x20AC;? tegasnya. z Rindra

9 - 15 Mei 2016

37


PARIWISATA

WISATA PANTAI TERKIKIS ABRASI

H

amparan pasir halus semakin menipis. Belasan tahun terakhir sejumlah pantai di Bali yang memiliki keindahan alam laut yang menggoda bagi wisatawan daerah maupun mancanegara. Namun, seiring waktu berjalan keindahan pantai mulai meredup karena hamparan pasir semakin menipis terkikis air laut. Seperti, di depan setra desa adat Kuta abrasi sepanjang 200 meter dengan ketebalan pasir 6 meter. Selain itu, abrasi di Pantai Cemagi sepanjang 100 meter dan Pantai Canggu sepanjang 200 meter dengan ketebalan pasir 4 meter. Meskipun kondisi pantai mengalami kerusakan, tetap saja wisata pantai menjadi favorit untuk berlibur bersama keluarga.

38

9 - 15 Mei 2016

Kepala Dinas Perternakan Perikanan dan Kelautan (Kadisnakanlut) Kabupaten Badung I Made Badra, mengakui kawasan pantai di Badung mengalami abrasi parah, sehingga perlu penanganan prioritas hampir merata dari pantai di Cemagi, Canggu, Legian, Sampai Kuta. “Misal, di depan setra desa adat Kuta abrasi sepanjang 200 meter, di Pantai Cemagi sepanjang 100 meter dan Pantai Canggu sepanjang 200 meter,” ujarnya. Sayangnya, kata Badra program Government to Government (G to G) antara pemerintah Jepang dengan Indonesia dalam mengatasi abrasi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Badung terganjal masalah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Alha-

sil, penanganan abrasi di Kabupaten Badung pun turut terhambat. Padahal, kondisi abrasi di sejumlah pantai kian parah. “Penandatanganan kerja sama awalnya dirancang April ini, tapi karena kajian Amdal belum siap jadi urung dilakukan. Sementara pemerintah Jepang menunggu sampai Amdal selesai,” ungkapnya. Permasalahan tersebut telah dibahas bersama stakeholder terkait, baik dari Pemkab Badung sendiri, pemerintah Provinsi Bali, maupun pihak Balai Wilayah Sungai Bali-Penida, sebagai kepanjangan pemerintah pusat. “Mudah-mudahan segera mendapatkan jawaban pasti. Agar proyek ini segera terlaksana. Karena penataan juga untuk


Pantai Kuta merupakan kawasan pariwisata terfavorit di Kabupaten Badung. Sayangnya, hamparan pantai berpasir putih itu kini diterjang abrasi.

kepentingan masyarakat,” ucapnya. Pejabat asal Kuta mengatakan, untuk merampungkan kajian Amdal, Tim Koordinasi Manajemen Penataan Pantai (TKMPT) secepatnya akan meminta fatwa ke Kementerian Lingkungan Hidup. Namun demikian, Amdal untuk proyek penataan pantai terkena abrasi di Badung sebetulnya sudah ada. “Dokumen Amdal sudah ada, yakni pada saat kerja sama tahap pertama tahun 2008. Saat itu juga kerja sama pemerintah Indonesia dengan Jepang,” ungkapnya. Kendati demikian, Badra mengaku Amdal yang telah ada saat ini diminta dilakukan perubahan, mengingat kawasan penataan juga berubah. “Jadi nanti sekalian ditambah saat amdal itu

diubah,” tegasnya. Kepala Balai Wilayah Sungai BaliPenida (BWS-BP) I Ketut Jayada, juga mengakui masalah dokumen Amdal menghambat proses penanganan abrasi di Bali. Sehingga penataan pantai belum dapat terlaksana. “Kami telah menyampaikan ini kepada Wakil Bupati Badung (I Ketut Suiasa) kalau belum bisa dilakukan (penataan pantai–red),” katanya. Tak hanya di Badung, abrasi juga mengerogoti pantai di Kabupaten Tabanan. Tabanan memiliki panjang pantai sekitar 36 kilometer dan semuanya terancam abrasi. Sekitar 13 kilometer di antaranya telah mengalami abrasi cukup parah sehingga memerlukan pengaman pantai. Pantai Yeh Gangga adalah salah satu pantai yang memerlu-

kan tindakan pengamanan karena mulai mengalami abrasi dimana pemerintah provinsi menurunkan dana sebesar 4,4 miliar untuk membangun penahan ombak sepanjang 1 kilometer. Seperti diketahui Tabanan memiliki 12 wilayah pantai yang terbentang dari Pantai Nyanyi di Kecamatan Kediri hingga Pantai Selabih di Kecamatan Selemadeg Barat. Untuk pantai yang telah mendapatkan bantuan berupa penahan maupun pemecah ombak yakni, Pantai Kelating, Pantai Tegal Mengkeb, Pantai Selabih, Pantai Pangkung Tibah - Lengudu (termasuk kawasan pantai Kedungu), Pantai Srijong dan pantai Yehgangga. z Parwata

9 - 15 Mei 2016

39


AKTIVITAS

MBP/ist MBP/ist

PDIP - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) resmi meluncurkan program Kader Peduli Kesehatan (KLIK) Sarinah. Perempuan Sarinah PDI-P ini merupakan gabungan para istri anggota DPRD Bali, DPRD kabupaten dan kota, istri Bupati/Wakil Bupati dan istri Wali Kota/Wakil Wali Kota dari PDI-P. Pascadigulirkan, program ini mulai digeber di Buleleng. Jajaran KLIK Sarinah PDI-P Buleleng Jumat (22/4), menggelar aksi donor darah dipusatkan di lapangan umum Taman Kota, Jalan Ngurah Rai, Singaraja.

DESA BATUR - Desa Pakraman Batur dan Warga Tionghoa Tri Darma Khonghucu menyelenggarakan piodalan atau sijit bertepatan dengan penanggalan imlek sag wee (bulan ke tiga) cap go (purnama), Kamis (21/4). Piodalan atau sijit ini bermakna menghormati dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ratu Gede Ngurah Subandar atau Kongco Poo Kong. Upacara sijit di Ratu Gede Ngurah Subandar ini memakai sarana upacara ngosing, yakni terdiri dari satu kepala babi, satu ekor itik, satu ekor ayam, cumi dan ikan air tawar. Maknanya yakni pertanggung jawaban kepada Tuhan.

MBP/ist

PEMKAB GIANYAR - Di tengah upaya gencar Pemkab Gianyar mengatasi wabah DBD, Kabupaten Gianyar, patut berbangga karena mendapat penghargaan dari Pemprov Bali di bidang kesehatan. Gianyar menjadi satu-satu kabupaten/ kota di Bali yang berhasil menerima piagam penghargaan dari Gubernur Bali atas keberhasilan menekan angka kematian ibu (AKI) 0 persen tahun 2015.

MBP/ist

JEGEG BAGUS - Setelah melewati sejumlah tahapan seleksi, Putu Ratih Aristia Dewi dan Pande Putu Dwi Novingga Artha akhirnya terpilih menjadi Jegeg Bagus Duta Pariwisata Kabupaten Gianyar 2016. Pengukuhan keduanya dilakukan pada acara Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Gianyar di panggung terbuka Balai Budaya Gianyar, Sabtu (23/4) malam.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

40

9 - 15 Mei 2016


MBP/ist

PKK BANGLI - Prihatin dengan kondisi Ni Wayan Budi Suarsini, siswi kelas XI SMK 1 Bangli penderita kanker ovarium stadium 3, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli Nyonya Erik Gianyar bersama Ketua GOW Nyonya Sariasih Sedana Arta dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten Bangli Nyonya Suardini Giri Putra melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan berupa sembako dan sejumlah uang untuk biaya pengobatan kepada Suarsini dan keluarga di rumahnya di Lingkungan Sidembunut Kelurahan Cempaga, Bangli. Tak hanya itu, Suarsini juga diberi dukungan moral agar tetap kuat dan tabah melawan sakit yang dideritanya.

MBP/ist

IKIP PGRI - Para dosen IKIP PGRI Bali, Selasa (26/4) dikumpulkan untuk mengikuti Workshop Penyusunan Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen. Workshop dibuka Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. didampingi WR II Drs. Dewa Putu Juwana, M.Pd. dan WR III Dr. I Wayan Citrawan, M.Si. Workshop sehari yang dimoderatori WR I Drs. Pande Wayan Bawa, M.Pd. ini menghadirkan dua narasumber tim teknis dari Kopertis VIII. Prof. Putu Gelgel memaparkan jabatan fungsional, syarat angka kredit dan cara meraihnya.

MBP/ist

BALAI DIKLAT - Dalam upaya pengembangan industri kreatif di Bali, Balai Diklat Industri Denpasar bekerja sama dengan DILO Denpasar menggelar kegiatan seminar kewirausahaan, lomba dan pameran produk start up digital yang dikemas menjadi satu acara Kampoeng IT BCIC 2016, Kamis (21/4). Acara ini dilaksanakan dari tanggal 21 sampai 22 April 2016 bertempat di Area Tohpati Canter Lantai 2 Gedung Animasi dan Promosi Kompleks Bali Creative Industry Centre, Jalan WR Supratman No. 302, Tohpati, Denpasar.

MBP/ist

STIKOM BALI - STIKOM Bali sebagai perguruan tinggi di ELGDQJ ,&7 LGHQWLN GHQJDQ WHNQRORJL GDQ VHJDOD NUHDWLÂżWDV GL ELGDQJ WHNQRORJL LQIRUPDVL 1DPXQ WLGDN KDQ\D VRDO NUHDWLÂżWDV di bidang ICT saja, STIKOM Bali juga sangat concern dalam bidang seni dan budaya Bali. Setelah sebelumnya berkontribusi besar dalam pelestarian seni dan budaya Bali, kali ini STIKOM Bali telah berhasil melakukan repatriasi atau pemulangan kembali dan memproduksi ulang rekaman bersejarah dari seni dan budaya Bali di era tahun 1928. 9 - 15 Mei 2016

41


HIBURAN

Pacar Taylor Swift Umumkan Lagu Baru Bersama Rihanna CALVIN HARRIS, produser musik yang juga pacar Taylor, mengumumkan lagu barunya yang akan dirilis bersama penyanyi Rihanna lewat akun twitter. Calvin membuat penasaran para penggemar dengan mengatakan akan berbagi cerita tentang lagu barunya secara rinci yang disambut unggahan foto dari Taylor Swift pada akun Instagram dengan komentar “OMG”. Lagu itu meluncur pada 29 April, beberapa hari setelah Drake merilis album “Views From the 6”, lapor Eonline. Minggu yang sibuk untuk dunia musik Hollywood mengingat Beyoncé juga melansir album keenam “Lemonade” pada minggu yang sama. Calvin dan Rihanna sebelumnya pernah berkolaborasi, dan yang paling diingat adalah lagu penuh tari “We Found Love” pada 2011 dalam album “Talk That Talk”. (ant)

Penyanyi Rihanna

42

9 - 15 Mei 2016


Garin Nugroho Terima Penghargaan Dubes Perancis SUTRADARA ternama Garin Nugroho, menerima lencana tanda jasa Chevalier dans lâ&#x20AC;&#x2122;ordre des Arts et Lettres dari tangan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Corrine BreuzĂŠ, di kediaman duta besar di Jakarta, 26 April 2016 lalu. Tanda kehormatan Seni dan Sastra dari Kementerian Kebudayaan dan Komunikasi Republik Prancis ini diberikan kepada tokoh-tokoh Indonesia yang berperan dalam memperkuat hubungan dan mendorong lahirnya berbagai kerja sama antara Prancis dan Indonesia. â&#x20AC;&#x153;Penghargaan ini adalah sebuah pen-

gakuan atas karier cemerlang Garin Nugroho di bidang budaya dan kontribusi besarnya dalam pengembangan industri sinema di Indonesia, sebuah industri yang sangat diapresiasi di Prancis,â&#x20AC;? kata Corrine BreuzĂŠ melalui siaran pers di Jakarta, belum lama ini. Menurutnya, Garin Nugroho juga memiliki jalinan dengan Prancis karena dua karyanya masuk nominasi Un Certain Regard GL )HVWLYDO )LOP &DQQHV 3HUWDPD SDGD XQWXN ÂżOP Âł'DXQ GL $WDV %DQWDO´ GDQ \DQJ NHGXD SDGD WDKXQ XQWXN ÂżOP â&#x20AC;&#x153;Serambiâ&#x20AC;?, di mana dua kali nominasi ini membawa namanya ke dunia internasional dan menjadikannya tamu UXWLQ IHVWLYDO ÂżOP SDOLQJ EHUJHQJVL GL GXQLD Garin Nugroho menyebutkan bahwa lencana ini adalah penghargaan terbaik selama 35 tahun perjalanannya di dunia sinema yang ia mulai dengan PHPEXDW ÂżOP SDGD XVLD WDKXQ Garin Nugroho memiliki visi pribadi terkait dengan multikulturalisme, politik dan komunikasi, yang ia sebut sebagai â&#x20AC;&#x153;Indonesia Baruâ&#x20AC;?. Di sepanjang masa kuliahnya, lulusan Institut Kesenian Jakarta yang kemudian menimba ilmu politik GL 8QLYHUVLWDV ,QGRQHVLD LQL PHPEXDW ÂżOP ÂżOP GRNXPHQWHU GDQ ÂżOP ÂżOP SHQGHN \DQJ PHQMDGLNDQ QDPDQ\D GLVHJDQL GL GXQLD VLQHPDWRJUDÂż ,QGRQHVLD (ant)

MBP/ant

9 - 15 Mei 2016

43


AKTIVITAS

MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Menindaklanjuti terbitnya Permendagri No. 14 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Permendagri RI No. 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber dari APBD, Pemkab Badung segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang hibah dan bansos tersebut. ‘’Kami pemerintah daerah siap melaksanakan Permendagri hibah dan bansos ini. Untuk itu, akan segera menerbitkan Peraturan Bupati terkait Permendagri tersebut,’’ tegas Wakil Bupati (Wabup) Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H., Sabtu (23/4) lalu.

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Sejumlah masalah hukum di Bali yang dirangkum DPD-RI akhirnya dibawa ke tingkat pusat oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Membidangi hal kesejahteraan rakyat, pariwisata, ekonomi, agama, budaya dan hal sosial lainnya, menyebabkan kebutuhan Bali akan hadirnya negara di bidang hukum menjadi keharusan. Dan komitmen pemerintahan Joko Widodo terhadap Bali terus diminta oleh Senator Wedakarna. Demikian diungkapkan usai raker kesra di Jakarta.

MBP/ist

MBP/ist

BPR LESTARI - BPR Lestari terus berupaya untuk memberikan apresiasi kepada para nasabahnya. Hal ini diwujudkan dengan kembali menggelar Pengundian Tabungan Jumbo Wow 2016 Periode I yang telah dilakukan penarikannya di BPR Lestari WR Supratman, Jumat (22/4) lalu. Pengundian itu dihadiri sekitar 50 nasabah BPR Lestari dan dari jajaran manajemen dan karyawan BPR Lestari.

44

9 - 15 Mei 2016

KULIAH UMUM - Program Pascasarjana Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Bakrie Center Foundation (BCF) menggelar kuliah umum dengan menghadirkan Stanley Harsha, mantan diplomat AS yang juga Presiden US Asia International Educational Exchanges, sebagai pembicara di kampus setempat. Kuliah umum tersebut mengambil tema “Cross Culture, Tourism & Environment” yang mana banyak membahas masalah lingkungan hidup, budaya dan pariwisata.


MBP/ist

INOVASI BARU - Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten MBP/ist

SLK - Memasukiusia ke-12 tahun, Sekolah Lentera Kasih (SLK) dan Lollypop Preschool yang berlokasi di Jalan Gunung Salak No. 88, Kerobokan kembali menggelar event ber-

Karangasem tahun 2015 baru 5,88 persen. Guna mendongkrak lagi pertumbuhan ekonomi di kabupaten dengan persentase penduduk termiskin di Bali itu, Bupati dan Wakil Bupati

tajuk â&#x20AC;&#x153;SLK & Lollypop Festival Dayâ&#x20AC;?. Event tahunan sekolah

Karangasem yang baru melakukan terobosan baru dan inovasi

yang diselenggarakan, Sabtu (23/4) merupakan salah satu

baru guna menggenjot lagi pertumbuhan ekonominya. Itulah

wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebab, sekolah

salah satu rekomendasi DPRD Karangasem terkait Laporan

ini dapat berkontribusi dalam dunia pendidikan di Indonesia,

Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Karangasem

khususnya di Bali.

tahun anggaran 2015.

MBP/ist

ANGKASA PURA - PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara

WALI KOTA - Laporan keterangan pertanggungjawaban

I Gusti Ngurah Rai dengan Kejaksaan Tinggi Bali, Jumat

(LKPJ) merupakan bentuk penyampaianinformasi tentang

(22/4) menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama tentang

MBP/ist

perbandingan antara target yang ditetapkan dengan realisasi

PenangananMasalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha

anggaran yang dialokasikan setiap program beserta capaian

Negara (TUN) di Patra Jasa Bali Resort & Villas. Kesepakatan

kinerja secara makro. Demikian disampaikan Wali Kota Den-

ini dilakukan untuk menciptakan sinergitas dan saling mem-

pasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam pidato pengantar

bantu serta menguatkan satu sama lain untuk mencapai tujuan

LKPJ akhir tahun anggaran (TA) 2015 pada sidang paripur-

yang sama, yaitu mendorong tegaknya supremasi hukum yang

na, Jumat (22/4), di ruang sidang DPRD Kota Denpasar.

berkeadilan. 9 - 15 Mei 2016

45


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

SMK TIARA - SMK Tiara Nirwana di bawah naungan Yayasan Graha Dewata meresmikan program pendidikan Gde Scholarship, Senin (25/4). Program tersebut diresmikan Dirjen Migas Kementerian ESDM Prof. Dr. Ir. Wiratmaja Puja, M.Sc. dengan menandatangani prasasti peresmian. Selain itu, program Gde Scholarship juga diresmikan Direktur Utama Graha Dewata Holding Company I Made Putrayasa, S.T.

BUPATI BADUNG - Wakil Presiden H. Mohamad Jusuf Kalla meluncurkan Institut Otonomi Daerah (i-Otda) serangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (26/4). Acara yang juga dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) Yuddy Krisnandi dan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara, mengundang bupati dan wali kota se- Indonesia. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. yang hadir, menjadi salah satu pemda yang menandatangani MoU dengan i-Otda.

MBP/ist

PARADE BUSANA - Karangasem mewakili Provinsi Bali pada parade busana ke-8 tingkat nasional yang digelar di Sasono Langen Budoyo TMII Jakarta. Karangasem tampil gemilang sebagai juara umum. Peragaan, perancang, dan tata rias peraga busana dari Karangasem itu berhasil menjadi nomor satu dan juara umum, karena pas antara busana adat dengan pakemnya. Hal itu disampaikan Wabup Karangasem, I Wayan Arta Dipa, saat penyerahan izin usaha mikro kecil dan menengah (IUMKM) di Balai Masyarakat Jasri, Selasa (26/4).

46

9 - 15 Mei 2016

MBP/ist

MEDIKA PERSADA - Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali menggelar Workshop Pembelajaran Kurikulum Berbasis Outcome, Sabtu (23/4). Ada tiga pembahasan dalam workshop tersebut yaitu ‘’Evaluasi Pembelajaran Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT)’’ yang dibawakan Prof. IM Alit Karyawan Salain, Proses Pembelajaran Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT)’’ yang dibawakan Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D. dan ‘’Penyusun Study Guide’’ yang dibawakan Ir. Ida Bagus Wayan Gunam, M.P., Ph/D.


MBP/ist MBP/ist

TAMAN RAMA - Keluarga besar Sekolah Taman Rama Denpasar, Bali memperingati HUT ke-137 Kartini dan Hari Bumi sebagai ‘’Hari Indonesia’’ pada Kamis (21/4). Perayaan pada tahun ini mengambil tema ‘’Semarak Budaya dan Kuliner Indonesia Barat’’.Untuk menunjang kegiatan budaya ini, para siswa, guru, karyawan, orangtuamurid mengenakan pakaian tradisional yang berasal dari Indonesia BagianBarat. Begitu juga dengan seni dan budaya bernuansa wilayah tersebut.

PIRA BALI - Perempuan Indonesia Raya (Pira) menggelar seminar di gedung DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Minggu (24/4) lalu. Seminar bertajuk “Semangat Kartini untuk Perempuan yang Cerdas, Mandiri dan Berkarya” ini digelar serangkaian peringatan Hari Kartini. Ketua Perempuan Indonesia Raya Bali Desak Asri mengatakan, melalui seminar yang digelar Pira ini diharapkan ke depannya seluruh perempuan di Indonesia saling bersinergi dan membangkitkan semangat untuk berperan aktif dalam berbagai bidang.

MBP/ist

ROC INDONESIA - Ruby Owners Club Indonesia atau yang lebih dikenal dengan ROC Indonesia adalah sebuah klub otomotif (sepeda motor). ROC Indonesia merupakan organisasi yang didasari atas kesamaan, kegemaran mengendarai kendaraan motor roda dua dengan tujuan jelas menjalin kesetiakawanan, solidaritas antarsesama pemilik kendaraan motor se-Indonesia dengan komitmen antaranggota di berbagai daerah. ROC Indonesia didirikan di Jakarta pada tanggal 11 Januari 2009, sehingga sampai sekarang telah ada 41 Chapter di Indonesia mulai dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali.

MBP/ist

PENGELOLAAN SAMPAH - Hal penting dalam mengelola sampah adalah rasa tanggap. Kita harus ambil hulunya, yaitu bersih dengan karakter. Karakter di sini adalah mindset tanggap pengelolaan sampah. Kalau kita ingin sehat, maka lingkungan harus bersih dahulu. Pemkot Denpasar juga sudah memberi warning kepada seluruh SKPD dan masyarakat tentang pengelolaan sampah dan aturannya. Yang melanggar harus ditindak. 9 - 15 Mei 2016

47


PROPERTI

Bisnis Properti Masih Lambat asar properti tahun ini belum ada tanda-tanda kembali bangkit karena masih melambat. Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy, mengatakan pelambatan itu terutama untuk perumahan menengah ke atas. Sedangkan perumahan menengah ke bawah tetap bagus. “Kalau rumah menengah ke bawah di perkotaan kisaran harganya di bawah Rp 1,5 miliar. Wilayah lapisan kedua kota kira-kira di bawah Rp 500 juta,” ucap Eddy Hussy, beberapa waktu lalu. Sedangkan di Bali rata-rata kelas propertinya menengah ke atas.

P

48

9 - 15 Mei 2016

Sementara kelas menengah ke bawah tidak ada yang menggarap. “Properti menengah ke atas memang melambat. Masyarakat tidak mau belanjakan uang melihat situasi yang ada,” ujarnya. Apalagi harga tanah di Pulau Dewata ini cukup tinggi. Sedangkan pendapatan masyarakat di Bali menurut survei dominan di atas Rp 3 juta. Oleh karena itu, tanpa bantuan pemerintah walau pendapatan Rp 4 juta hingga Rp 7 juta, belum bisa beli rumah. “Harga subsidi harus dinaikan sehingga mereka bisa dapat bunga rendah sekitar 5 persen da-

lam tempo 20 tahun dan uang muka 1-5 persen. Jika kebijakan itu direalisasikan barulah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa beli rumah,” tandasnya. Pemerintah juga diharapkan bunga diturunkan jadi 1 digit. Ia berharap akhir tahun bisa 9 persen. Selain itu, Eddy menyadari program sejuta rumah sulit terealisasi di Bali karena terbenturnya harga tanah. Oleh karena itu, supaya keinginan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah bisa terwujud, pihaknya mengusulkan kepada Kementerian PU-Pera


supaya anggaran rumah sederhana tapak (RST) untuk MBR bisa ditambah. “Kalau sekarang Rp 133 juta per unit. Dilihat harga tanah di Bali, tidak bisa. Kami berjuang ke Kementerian PU-Pera supaya harga tiap provinsi beda. Kita minta FLPP pemerintah maksimum Rp 250 juta,” lanjutnya. Eddy menegaskan, harga tanah di Bali kian meroket sehingga program-program pemerintah bidang perumahan yang menyentuh masyarakat menengah ke bawah, sulit terealisasi di Bali. Padahal pihaknya melihat pemerintah sangat serius membangunan infrastruktur. “Spekulasi tanah bukan dari anggota REI. Dukungan pemda untuk mencegah harga tanah supaya tidak terus naik,” ujarnya. Meski demikian, lanjut Eddy, pihaknya terus mendorong pemerintah dalam hal

penyediaan rumah, khususnya untuk masyarakat menengah ke bawah atau MBR. Ia mengapresiasi banyak perubahan yang dilakukan pemerintah melalui paket ekonominya, terutama adalam hal program sejuta rumah tersebut. “Di Bali harga tanahnya mahal dan ada aturan daerah yang mengunci sehingga program perumahan rakyat sulit tercapai. Bapak Menteri sudah menangkap dan memahani masalah ini,” ujarnya. Apalagi Bali merupakan daerah yang pembangunannya mengalami perkembangan sangat pesat. Akibatnya harga tanah tinggi dan ada aturan daerah tidak bisa membangun bangunan lebih tinggi. “Kalau pembangunan arahnya vertikal, akan mengurangi harga tanah cukup siginifikan,” tegas Eddy. Sementara Ketua DPD REI Bali I

Gusti Made Aryawan, S.E., berharap ada penyesuaian anggaran untuk RST. Pasalnya peluang pasar RST di Bali masih tinggi untuk PNS, TNI dan Polri. “Masalah harga ini sudah kami sampaikan kepada Menteri PU-Pera. Mudah-mudahan ada kenaikan sedikit,” ujarnya. Meski ada kenaikan, lanjut Aryawan, untuk Denpasar dan Badung Selatan tidak bisa dibangun RST. Oleh karena orientasinya ke wilayah penunjang kota seperti Tabanan, Gianyar dan Klungkung. “Untuk saat ini, yang bisa bantu kami di REI adalah Buleleng dan Negara. RST itu uang muka 1 sampai 5 persen, KPR 5 persen sehingga terjangkau bagi MBR berpenghasilan Rp 4 juta ke bawah,” ucapnya. z Kertanegara

MBP/ist

9 - 15 Mei 2016

49


TRADISI

MBP/nik

Siat Sampian di Pura Samuan Tiga Bedulu.

“Siat Sampian” di Pura Samuan Tiga

Simbol Perangi Kejahatan

S

iat Sampian merupakan tradisi unik yang digelar di Pura Samuan Tiga, Bedulu Gianyar. Tiga hari setelah puncak karya Panca Wali Krama di Pura Samuan Tiga, ratusan krama menggelar tradisi itu, Minggu (24/4). Siat Sampian adalah ‘’perang’’ menggunakan sampian yang terbuat dari janur. Tradisi ini sebagai simbol memerangi adharma atau kejahatan. Prosesi Siat Sampian diawali dengan nampyog. Para permas (pangayah perempuan) berjalan beriringan mengelilingi halaman madya mandala pura. Para permas yang berjumlah 60 orang ini berjalan sembari menari-nari dengan gerakan sederhana. “Krama Bedulu lazim menyebut nampyog ini sebagai tari Sutri,” kata Ketua Paruman Pura Samuan Tiga I Wayan Patera. Nampyog dilakukan selama tiga kali. Setiap tiga kali berkeliling, gerakannya berubah. Dari prosesi nampyog ini ada

50

9 - 15 Mei 2016

prosesi yang dikenal dengan nama ngober nyambung. Dalam prosesi ini, pada pinggang permas diikatkan selembar selendang putih. “Seledang ini pula yang dikibarkan secara sambung menyambung oleh para permas di barisan berikutnya,” jelasnya. Usai prosesi ngober nyambung, disusul maombak-ombakan yakni para parekan saling berpegangan satu sama lain mengelilingi halaman pura. Parekan (pangayah pria) yang berjumlah 360 orang saling berpegangan, kemudian berputar selama tiga kali disertai dengan teriakanteriakan seperti orang kesurupan. Saat atraksi itu mereka berusaha agar dapat memegangi bangunan suci yang ada di pura. Prosesi ini disertai dengan tetabuhan yang menambah semangat parekan dan permas untuk memulai Siat Sampian. Puncaknya, para parekan saling lempar sampian yang sudah disiapkan dilanjutkan dengan saling pukul serta

melempar sampian sebagai simbol dari perang. Aksi tersebut berlangsung selama kurang lebih 15 menit. “Usai Siat Sampian, seluruh parekan masiram di beji. Ini mempunyai makna penyucian diri. Malam harinya dilaksanakan pangeremekan karya,” imbuh Patera. Patera menambahkan, Siat Sampian hanya boleh diikuti oleh parekan dan permas. Prosesi ini dimaknai sebagai penyucian bhuana agung dan bhuana alit yang divisualisasikan pertarungan antara dua kekuatan berbeda yakni kebaikan dan keburukan. “Dipilihnya sampian untuk sarana tradisi ini, karena bagian ujung dari dangsil yang dipersembahkan para parekan. Selain itu, sampian merupakan lambang senjata milik Dewa Wisnu yang dipergunakan untuk memerangi adharma atau kejahatan dari muka bumi,” tandasnya. z Manik


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edisi 137 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu