131 |28 Maret - 3 April 2016
Lestarikan Seni Budaya dengan Semangat “Ngayah� RP 20.000
DAFTAR ISI OPINI zBali Dalam Jerat Keserakahan 6 BALI SEPEKAN zPaus Terdampar Gegerkan Klungkung 7
LAPORAN UTAMA zBali Dalam Cengkraman Kapitalis 8 zMeratakan Ekonomi Bali 9 zBank Mesti Dorong Ekonomi Kerakyatan 11 POLITIK zJangan Ada Perangkap Politik 16 zPertegas Hak Rakyat Dalam Demokrasi 17 KIPRAH REMAJA z Lestarikan Seni Budaya
LENSA z Wisata Bahari 26
PENDIDIKAN z Hasil ’’Try Out’’ untuk
Bahan Evaluasi Sekolah 27
LINGKUNGAN z Pantai Selatan Bali
Tercemar Logam Berat 36
dengan Semangat ”Ngayah” 18
MANCANEGARA z Warga AS Dihukum Kerja Paksa 20 DAERAH z Sampah, Penghambat
Utama Raih Adipura 22
PARIWISATA z Pariwisata Bali Sasaran Teroris 38 PROPERTI z DIRE, Alternatif Pendanaan Developer
28 Maret - 3 April 2016
42 3
DARI PEMBACA
Bangun Gardu Satpam Dekat Jalan S
aya sering datang ke Puspem Badung yang berlokasi di wilayah Desa Sempidi, Kecamatan Mengwi untuk suatu keperluan namun ada yang kurang nyaman. Pintu masuk (Candi Bentar) kantor Bupati berada di sebelah barat jalan. Para karyawan dan masyarakat terutama yang datang dari arah utara ke selatan dan akan belok kanan menuju pintu masuk kantor bupati agak sulit dan rawan kecelakaan karena padatnya kendaraan yang datang dari arah selatan. Mengingat jalur Denpasar - Gilimanuk adalah jalur terpadat di Bali Selatan. Yang saya sesalkan, begitu saya akan belok kanan menuju kantor bupati tapi para pengendara mobil dan motor yang datang dari arah selatan atau Denpasar tidak memberi kesempatan untuk menyeberang. Mereka rupanya tidak ada toleransi sesama pengendara. Kecuali ada satpam yang mengaturnya. Memang setiap hari ada sejumlah satpam tapi mereka berada jauh dari jalan raya dan gardunya terhalang oleh candi bentar maka mereka (satpam) tidak bisa melihat jika ada orang akan menyeberang. Kecuali jika ada bapak pejabat lainnya akan menyeberang maka satpam beramai– ramai menuju jalan raya untuk mengatur lalu lintas. Saya punya usul, satpam jangan hanya mengamankan para pejabat tapi juga amankanlah anggota masyarakat yang ingin ke kantor bupati. Gardu satpam perlu juga dibangun dekat dengan jalan raya (karena masih ada lahan di sana) agar setiap orang yang akan menuju pintu gerbang bisa mendapat pengamanan terutama yang datang dari utara atau sebaliknya yang akan meninggalkan kantor bupati yang megah itu. Dahulu satpam RSUD Badung yang ada di Desa Kapal juga demikian dan saat ini sudah tertib. Wayan Beratha Yasa Kapal - Badung
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Subrata, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, Agus Toni. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
28 Maret - 3 April 2016
4
'HSDUSROLVDVL 5HĂ€HNVL .HUHVDKDQ 3ROLWLVL WACANA deparpolisasi menguat. Kekhawatiran ini muncul ketika publik melakukan perjuangan politik untuk mendukung calon yang dianggap memenuhi selera publik. Perjuangan berbasis massa tanpa partai politik ini pun dibenarkan oleh UU. Tampilnya calon independen yang diusung massa memberi harapan baru dalam membangun demokrasi. Sayangnya, elite politik memaknai dukungan kuat berbasis massa terhadap calon independen ini dinilai mengabaikan eksistensi partai politik. Padahal, partai politiklah yang harus berbenah jika tak ingin ditinggalkan pemilih. Budaya rekomendasi elite politik dalam menjaring calon pemimpin daerah pun harus dikoreksi. Hal ini terungkap ketika Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat dengan pertanyaan kepada responden; Apakah tampilnya calon independen merupakan bentuk deparpolisasi? Pada jajak pendapat yang dilakukan sepekan terakhir dengan mengajukan kuisioner ini, 84,71 persen responden menilai deparpolisasi hanyalah bentuk ketakutan elite politik yang berusaha mengelola kekuasaan politik secara serakah dan sarat NHSHQWLQJDQ ÂżQDQVLDO Publik menilai dukungan kuat terhadap calon independen bukanlah bentuk deparpolisasi. Pergeseran cara pandang pemilih terhadap partai politik sangat dipengaruhi karakter elite partainya. Jika elite partainya serakah, tak aspiratif dan merasa diri paling berkuasa, migrasi du-
kungan politik sulit dihindarkan. Massa akan meninggalkan partai politik yang tak aspiratif. Responden mengatakan kondisi ini cenderung membuat publik melakukan koreksi pilihan politik. Responden juga menilai tampilnya calon independen dengan dukungan massa kuat adalah bentuk perlawanan rakyat terhadap parpol yang menyandera hak-hak politik perseorangan. Sementara itu, 12,86 persen responden mengakui calon independen bisa saja dimankai sebagai bentuk deparpolisasi. Namun, pemaknaan jangan diartikan bahwa publik tak lagi membutuhkan partai politik. Dalam konteks pengelolaan demokrasi, deparpolisasi dimungkinkan terjadi ketika figur-figur dalam partai politik tersebut tak lagi mendapat simpati publik. Apalagi ada indikasi, elite politik dari partai tertentu merasa diri paling berhak menentukan figur-figur kepala daerah. Untuk menghindar dari fenomena menurunnya tingkat kepercayaan terhadap partai politik, mestinya parpolah yang berbenah. Sepanjang demokrasi berbasis massa, maka parpol wajib hukumnya tunduk pada aspirasi publik. Responden juga mengingatkan bahwa tingkat kepercayaan pada partai politik anjlok karena prilaku oknumnya yang korup dan tak aspiratif. Parpol dianggap gagal membangun proses demokrasi yang bermartabat. Sedangkan 2,43 persen responden tidak memberikan jawaban. Mereka
hanya mengingatkan partai politik jangan dijadikan wadah untuk merebut kekuasaan. Jika calon independen muncul karena kuatnya pergerakan publik, elite partai jangan menyalahkan pergeseran pilihan politik yang dikendalikan massa. Pada era reformasi ini siapapun dapat meraih kekuasaan karena UU telah mengatur hal itu. z Dira Arsana
28 Maret - 3 April 2016
5
5
OPINI
Bali Dalam Jerat Keserakahan
M
omen penyadaran spiritualitas melalui aktivitas keagamaan, menjadi sangat strategis ketika bangsa dalam dilema peradaban. Semakin maraknya korupsi, penyalahgunaan wewenang, pemaksaan kehendak, nepotisme dan munculnya redikalime adalah pertanda semakin rentannya nilai-nilai budaya dan kebaikan di ranah publik. Apakah kita akan ikut larut tergerus dalam krisis yang disebut sebagai krisis eksistensi? Sebagai orang Bali, kita patut bersyukur. Sebuah pulau kecil yang disebut Bali tetap memancarkan taksunya, dalam berbagai even peradaban dalam kehidupan yang semakin kompleks. Bali memiliki ruang aspirasi dan inovasi yang terbuka lebar, namun ruang tersebut menyempit oleh perilaku keserakahan yang dipertontonkan sekelompok orang naif yang haus kuasa. Keunggulan tradisi, adat istiadat, budaya dan alam yang mendunia, dicabik-cabik dengan mengamputasi pranata sosial, melepaskan hubungan manusia dengan tanahnya sebagai upaya melemahkan kekuatan masyarakat religius magis. Kekuatan taksu Bali mau dilumpuhkan dengan gemerincing uang, premanisme dipelihara dan kekuasaan dibeli. Magnet kebudayaan, mau dikesampingkan, bahkan bila mungkin dilenyapkan. Pariwisata budaya digantikan dengan mass tourisme. Ini adalah kekeliruan yang menyakitkan. Harkat dan martabat masyarakat secara tersetruktur didorong ke lorong sempit individualisme dan kapitalisme, melalui gerakan atas nama diversifikasi destinasi pariwisata baru melalui reklamasi, desakralisasi simbol-simbol kebudayaan dan relasi nilai-nilai alam, manusia dan Tuhan. Hal tersebut sangat memungkinkan terjadi karena berbagai faktor, antara lain: (1) politik hukum nasional yang berpihak kepada
6
Oleh Supartha Djelantik
kepentingan mayoritas-elitis daripada mengakomodasi hak-hak minoritas dan kaum marjinal; (2) Gembar-gembor pluralitas hanyalah strategi agar kaum minoritas-marjinal tidak menyuarakan perlawanan atau ke luar dari NKRI (3) Negara tersandera dalam jebakan kapitalis; (4) Kecenderungan resentralisasi kekuassaan ; dan (5) Budaya, politik dan birokrasi yang nepotis. Ideologi pariwisata Bali adalah jiwa rakyat Bali, berbasis budaya, disemangati Agama Hindu, diperkaya dan diperindah oleh puncak-puncak kebudayaan bangsa-bangsa dunia seperti India, Cina, Jepang, budaya barat, dll. Ini membulat dan menyatu menjadi budaya Bali yang khas (unik). Sedangkan budaya daerah-daerah lain mengalami kemunduran karena ditinggalkan pendukungnya. Budaya terlebih dahulu ditinggalkan masyarakatnya, karena digempur peradaban baru yang disebut globalisasi yang berbaju HAM berjiwa individualis-kapitalis. Inilah penjajahan tanpa penguasaan kedaulatan akan tetapi penjajahan maind-set. Kapitalis menerapkan metode dan strategi dengan basis transaksional dan pragmatisme yang bersembunyi di balik legalitas. Bukankah kejahatan yang paling sempurna adalah kejahatan yang dilegalkan? Keadilan menjadi absurd, berbudaya bukan lagi menjadi ikatan bathin primer yang mampu meneguhkan peradaban, dengan kebaikan sebagai tujuan kehidupan. Budaya adalah kekuatan bathin yang menginspirasi dan menghidupi masyarakatnya, menjaga alam serta manusianya, mengakui kebesaran Tuhan untuk hidup berkeadilan dalam kesetaraan. Inilah “green religion� yang dikemas dan ditransformasikan dalam jiwa masyarakat Bali, yang saat ini
berjuang keras keluar dari badai krisis eksistensi global, agar tetap eksis dalam ideologi spritualitas dan peradaban budi luhur, tanpa ketergantungan dari cengkraman kapitalisme dan feodalisme. Keberhasilan pariwisata merupakan buah investasi jangka panjang dari proses pengorbanan tanpa pamerih dari leluhur, dengan kesederhanaan semangat ngayah, toleran, guyub yang dilandasi menyame braye menghipnotis setiap sendi dan aliran darah bagi mereka yang menghirup udara Bali. Surga digapai dalam setiap hembusan nafas, dalam setiap kaki melangkah, dan mata diarahkan. Beda dengan penguasa dan investor. Mereka hadir dengan semangat “politik pulang pokok (ROI)“, angkuh, seolah-olah materi dapat membalikkan semua orang untuk menjadi predator bagi dirinya. Dengan berbekal analisis investasi sebagai motor pertumbuhan, investor berteriak bagai pahlawan atas nama kesempatan kerja dan kesejahteraan. Mereka lupa, bahwa masyarakat, adalah founder dari pariwisata Bali, bahkan Indonesia. Masyarakat, mengemas pariwisata terintegrasi dalam berbagai sistem sosial, hukum, ekonomi, politik dan budaya, sehingga menjadikan kebudayaan sebagai konsep prismatik, gabungan dari berbagai sistem budayabangsa-bangsa di dunia yang dilakukan dengan tulus, tanpa hitunghitungan untung rugi. Masyarakat rela, dengan sabar melakukan berbagai ritual, dan pengorbanan untuk sebuah karya besar yang disebut kebudayaan, dan tidak pernah menuntut bonus demografis yang diciptakannya, semuanya adalah untuk dipersembahan kepada Sang Pencipta. Itulah kekuatan yang menghidupi Bali. Penulis Pengajar Pasca Sarjana UNR
28 Maret - 3 April 2016
6
BALI SEPEKAN
Paus Terdampar Gegerkan Klungkung PANTAI Batu Tumpeng di Desa Gelgel, Klungkung menjadi lautan manusia, Senin (14/3) lalu. Hal ini menyusul terdamparnya ikan paus di sebelah timur Pura Batu Tumpeng. Paus yang terdampar itu memiliki panjang sekitar 16,2 meter dengan bobot 50 ton. Namun sayangnya saat ditemukan, kondisi paus jenis kepala kotak (Physeter Macrochepalus) sudah mati. Bagian tubuhnya ditemukan banyak luka. Bahkan giginya telah habis dijarah warga. Peristiwa serupa juga terjadi di Nusa Penida. Namun, paus yang ditemukan di Pantai Sampalan dekat Pelabuhan Desa Batununggul, Nusa Penida ini jauh lebih kecil, sehingga diyakini merupakan anak paus. Anak paus tersebut ditemukan nyangkut di jangkar sampan warga sekitar pukul 09.00 Wita.
Informasi yang dihimpun di TKP, paus warna hitam tersebut ditemukan nelayan setempat pukul 04.00 Wita. Ikan raksasa ini ditemukan pertama kali oleh dua orang nelayan yakni I Nengah Sunarta (37) asal Banjar Jumpai Kawan, Jumpai, Klungkung bersama rekannya I Nengah Darpa (35). Dalam waktu singkat, peristiwa ini sudah menyebar di masyarakat. Warga pun berdatangan. Tidak ketinggalan Wakil Bupati Made Kasta bersama Kepala BPBD Putu Widiada dan Camat Klungkung Komang Wisnuadi ikut memantau situasi ikan paus yang terdampar ini. Pihak Polres Klungkung sendiri sempat berkoordinasi dengan pihak KSDA dan PPK Klungkung untuk memastikan jenis ikan raksasa tersebut. z Dewa Garendra
Pasien Naik Dua Kali Lipat
RSUD Kehabisan Tempat Tidur SEJAK satu bulan terakhir, kunjungan pasien ke RSUD Buleleng meningkat dua kali lipat. Hari-hari biasa, pasien yang masuk antara 60 hingga 70 orang, namun belakangan jumlahnya naik menjadi 120 hingga 140 pasien selama satu hari. Tak pelak, kapasitas tempat tidur 298 unit kini terisi penuh. Rumah sakit memanfaatkan puluhan tempat tidur cadangan di sejumlah ruang rawat inap dan UGD. Sebagian besar pasien masuk RSUD itu mengalami keluhan panas tinggi mengarah demam berdarah (DB). Banyak pasien juga menderita penyakit struk, kencing manis, dan jenis sakit lainnya.
Salah seorang orangtua pasien Lanang Surya warga Desa Temukus, Banjar menuturkan, sejak dua hari lalu, anaknya menjalani perawatan di UGD. Anaknya menderita gejaga DB. Seharusnya, anaknya itu sudah bisa dirawat di ruang rawat inap, tetapi karena ruangan penuh, anaknya terpaksa tetap dirawat di ruang UGD. Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. I Gede Wiartana, M.Kes. saat dimLQWDL NRQ¿UPDVL PHQJDNXL WLQJNDW NXQMXQJDQ pasien ke rumah sakit meningkat dua kali lipat. Dikatakan, peningkatan kunjungan ini mulai terjadi sekitar satu bulan lalu. z Mudiarta
Oknum Satpol PP Curi Uang di Toko Wabup SEORANG oknum anggota Satpol PP nekat mencuri uang kas di toko bangunan Wira Bakti milik Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Minggu (13/3) lalu. Pencurian ini terungkap berkat rekaman CCTV yang ada di dalam toko. Dari informasi di Mapolsek Pekutatan,aksi pencurian uang hasil penjualan ini diketahui pertama oleh kasir saat membuka took, Senin (14/3) pagi. Mengetahui kejadian itu, pihak pengelola usaha yang masih kerabat Wabup lantas meminta karyawan kasir, I Putu Budiasa (34), melaporkan kejadian itu
ke Polsek Pekutatan. Dari bukti rekaman CCTV, terlihat pelaku masuk dan mengambil uang berpakaian kaos Satpol PP. Jajaran Reskrim Polsek Pekutatan di-back-up Polres yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Nyoman Dania lantas melakukan penyelidikan. Senin malam polisi berhasil membekuk tersangka yang ternyata oknum Satpol PP, I Gede AS (33) asal Banjar Wali, Yehembang. Tersangka setiap hari menjaga kediaman Wabup di Desa Pangyangan. z Surya Darma
MBP/dwa
Gaji 64 Perbekel Tak Cair SEBANYAK 64 perbekel dan sekitar 500 kepala dusun di Kabupaten Gianyar belum mendapatkan gaji. Ironisnya, kondisi ini sudah berlangsung selama tiga bulan. Anggota DPRD Gianyar pun menuding kondisi ini terjadi akibat lemahnya pendamping desa dalam membantu pembuatan pelaporan penggunaan dana desa. Anggota dewan Gianyar Ida Bagus Nyoman Rai mengatakan, sudah sejak Januari, gaji untuk seluruh perbekel di Kabupaten Gianyar tidak cair. Kondisi ini terjadi lantaran adanya kendala dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). ‘’Sampai saat ini sudah genap tiga bulan, semua perbekel di Gianyar belum menerima gaji,’’ ucapnya, Selasa (15/3). Sementara itu, Kepala Bagian Pemdes Setda Gianyar Dewa Putu Yadnya mengakui, dasar permasalahan lambatnya pencairan dana desa dikarenakan tenaga pendamping yang memang belum paham tugas. ‘’Memang masih ada pendamping yang belum paham. Mungkin karena ini program baru dan dananya besar, jadi dibutuhkan kehati-hatian dalam membuat laporan,’’ katanya. z Manik Astajaya 28 Maret - 3 April 2016
7
7
LAPORAN UTAMA
Bali Dalam Cengkraman Kapitalis Bali belum memiliki proyeksi dan targettarget pengelolaan UMKM secara profesional. Pengelolaan UMKM masih bersifat elementer dan hanya berkutat pada tingkat pendataan. ‘’Yang perlu dilakukan adalah melakukan penguatan profesi dan perluasan pasar. Ini yang tidak digarap di Bali secara terencana. Bali mestinya bisa mendesak lembaga keuangan memberikan dukungan modal dengan bunga rendah,’’ sarannya. Sementara itu, praktisi perbankan IB Kade Perdana mengingatkan agar Bali mengoptimalkan peran Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali sebagai agent of development Bali. BPD sebagai lembaga keuangan berbasis masyarakat Bali ini harus lebih kreatif memberdayakan UMKM baik dalam hal dukungan permodalan dan daya saing. ‘’Bali sangat mungkin melawan kapitalis jika kekuatan ekonomi kerakyatan bangkit. BPD harus lebih kreatif mengedukasi masyarakat buntuk menabung,’’ ujarnya. Dengan cara ini, kata IB Kade Perdana, MBP/dok Bali akan memiliki modal bersumber dari PEDAGANG CANANG - kini puluhan pedagang canang bisa ditemui di sejumlah ruas rakyat untuk bisa melakukan penguatan jalan. Usaha ini merupakan upaya untuk meningkatan ekonomi kerakyatan. ekonomi lokal. Modal berbesis kerakyatan ini akan membuka ruang terbentuknya konali harus segera membuat regulasi yang bagus. ‘’Bali harus mulai melibatkan sorsium pengusaha lokal. ‘’Pembangunan yang bisa mengayomi UMKM. semua elemen untuk menguatkan ekonomi atau modal usaha yang bersumber dari modal Pemberdayaan lembaga keuan- kerakyatan. Lembaga keuangan yang ada rakyat jauh lebih kuat dan efektif. Dan ini gan untuk optimalisasi kekuatan di Bali harus digerakkan untuk membiayai sudah berkembang di Tiongkok,’’ ujarnya. ekonomi regional Bali harus dilakukan. sektor riil termasuk menopang ekonomi Ia pun mengingatkan agar BPD benarSalah satunya, tingkat suku bunga harus kerakyatan. Ini salah satu strategi melawan benar bisa menjadi agent pembangunan Bali diturunkan. Selain itu, pemerintah daerah makin kuatnya cekraman kapitalis di Bali,’’ dengan karakteristik pengelolaan keuangan mesti lebih profesional mengelola Usaha ujarnya. yang berpihak pada kepentingan Bali. Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ia berharap bank memangkas suku Baik Gusti Sutawa dan IB Perdana Sebab, pengelolaan potensi ekonomi bunganya untuk mendukung pertumbuhan mengaku sangat mengapresiasi jika BPD kerakyatan yang berbasis UMKM masih UMKM. Ia yang Anggota Dewan Pertim- dan LPD bisa menjadi salah satu kekuatan sangat elementer. bangan Kadin Bali ini mengatakan idealnya ekonomi krama Bali dengan memfasilitasi Harapan terjadinya perluasan dan op- suku bunga bank untuk menumbuhkan terbentuknya konsersium pengusaha lokal. timalisasi lembaga keuangan di Bali ekonomi kerakyatan berada pada kisaran Dengan cara ini, kata mereka Bali memiliki mengelola potensi ekonomi disuarakan 4-5 persen. Angka ini pun masih tergolong kekuatan melawan kekuasaan kapitalis di pengamat ekonomi dan pelaku pariwisata besar jika dibandingkan di luar negeri yang tanah Bali. ‘’Saya berharap Bali harus Dr. I Gusti Kade Sutawa, M.M. dan Drs. IB hanya 2 persen. ‘’Tingginya bunga bank ini bergerak. Mari bangun pondansi ekonomi Kade Perdana, M.M., pekan lalu. membuat pelaku usaha sulit berinvestasi Bali dengan berbasis modal publik. Peran Ia mengingatkan lembaga keuangan dan berdampak pada ketakutan melakukan ini bisa dimotori BPD Bali dan LPD,’’ di Bali harus berani berinvestasi jika pengembangan usaha,’’ ujarnya. sarannya. ingin Bali memiliki daya saing kuat dan Dalam hal pengelolaan UMKM, ia memiliki proyeksi pertumbuhan ekonomi mengkritisi kebijakan yang ada. Saat ini z Dira Arsana
B
8
28 Maret - 3 April 2016
8
Meratakan Ekonomi Bali SANUR, tak bisa dilepaspisahkan dari pariwisata Bali. Bahkan Sanur salah satu pionir pariwisata Bali. Totalitas masyarakat Sanur dalam pengembangan pariwisatanya, tentu tak perlu diragukan. Bahkan patut dicontoh oleh daerah lain. Walaupun menyadari pariwisata merupakan denyut nadi kehidupan masyarakatnya, bukan berarti semuanya untuk pariwisata. Ada ruang yang mereka jaga secara konsisten. Lingkungan salah satunya. Contohnya, ketika ada rencana reklamasi Teluk Beboa, desa adat se-Sanur menyatakan menolak. Alasannya, walaupun Teluk Benoa bukan wilayah Sanur, tetapi dampak yang ditimbulkan akan dirasakan warga Sanur. Apalagi, Teluk Benoa merupakan kawasan suci. Apabila ini dibiarkan, akan banyak lagi kawasan suci yang dirusak oleh investor. Mereka akan seenaknya membangun di Bali dengan melabrak kearifan lokal yang masyarakat jaga secara turun-temurun. Selain alasan penyelamatan lingkungan, penolakan terhadap rencana reklamasi juga didasari alasan ekonomi. Penjejalan pembangunan di Bali Selatan akan semakin menimbulkan ketimpangan ekonomi. Jurang kemiskinan akan semakin melebar antara Bali Selatan dengan Bali Timur, Utara dan Barat. Di tiga wilayah itu, masyarakat Bali takkan pernah merasakan dampak kemajuan pariwisata. Kekuatan modal menjadi salah satu penyebab bagaimana gencarnya hal itu dilakukan. Sementara itu, di sisi lain pemerintah pun selaku regulator sebenarnya punya perangkat hukum untuk mengerem hal ini, namun tidak begitu berdaya. Hal ini justru disebabkan oleh keengganan pemerintah untuk melakukan pembatasan, bukan semata-mata karena kekuatan investor. Mengapa pemerintah melakukan hal ini, boleh jadi merupakan sebuah pengejawantahan dari pemerintah yang easy going serta meletakkan semuanya kepada mekanisme pasar. Sehingga yang terjadi adalah siapa yang punya modal besar serta punya jaringan maka dialah yang menang. Model ketimpangan yang terjadi lainnya di Bali adalah sesuai dengan kondisi JHRJUD¿V VHUWD SRWHQVL \DQJ GLPLOLNL WHUNDLW pembangunan pariwisata. Artinya, ketimSDQJDQ VHNWRUDO VHUWD JHRJUD¿V PHQ\HEDE-
MBP/dok
GEPENG - Sejumlah gepeng dinaikkan ke kendaraan pascaterjaring penertiban.
kan ketidakadilan ekonomi itu sendiri. Ini salah satu contohnya. Pusat-pusat ekonomi pariwisata yang sentralistik di Bali Selatan membuat persebaran ekonomis serta kesejahteraan rakyat serta pejabat juga menjadi timpang. Sistem ekonomi yang lebih berorientasi kepada pendewaan kapital/modal yang pada intinya didasarkan pada konsep keuntungan maksimal, semakin mendegradasi nilai kekeluargaan dan kebersamaan. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat tidak jarang mengorbankan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, eksploitasi sumberdaya alam berlebihan, perhatian yang minim terhadap eksternalitas negatif dari kegiatan usaha. Dampak tersebut bukan saja merugikan kesinambungan persediaan sumberdaya alam, namun di balik bungkus target pertumbuhan ekonomi justru telah menyisakan kerusakan lingkungan, polusi dan penyakit kronis secara perlahan-lahan.
‘’Solusinya’’ kemudian muncul lewat UU otonomi daerah yang memungkinkan setiap daerah kemudian mengejar serta menyejajarkan diri untuk memangkas ketimpangan tersebut. Namun apa yang terjadi? Di sisi lain memang ada sisi positifnya namun di sisi lain juga banyak negatifnya. Eksplorasi potensi daerah untuk kepentingan ekonomi semakin bergeser ke arah eksploitasi sehingga banyak menimbulkan kerusakan budaya, alam serta tatanan sosial. Ini berbahaya daripada sekadar ketimpangan ekonomi semata. Solusinya, mentalitas ke-Bali-an para pengambil kebijakan ini harus direkonstruksi ulang agar muncul semangat baru, kegotongroyongan baru, segilik seguluk sabayantaka muncul lagi ke permukaan. Ini yang sangat kurang yang kita lihat serta rasakan sekarang. z Pusat Data 28 Maret - 3 April 2016
9
9
LAPORAN UTAMA
NELAYAN - Sejumlah nelayan sedang menambatkan perahunya. Saat ini mereka mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap sektor usaha yang digelutinya. MBP/dok
10
28 Maret - 3 April 2016
10
Bank Mesti Dorong Ekonomi Kerakyatan
B
ali diisyaratkan segera menjabarkan kebijakan ekonomi berbasis Tri Sakti dan Nawacita yang menjadi program pemerintahan Jokowi. Evaluasi terhadap penyaluran kredit untuk membangun ekonomi mandiri dengan penguatan ekonomi kerakyatan pun harus menjadi rujukkan. Langkah ini bisa dijabarkan dengan melakukan pemetaan penyaluran kredit termasuk penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali untuk mendukung pengembangan UMKM dan penguatan ekonomi berbasis pedesaan. Pengamat Ekonomi Dr. Gde Made Sadguna, mencermati perbandingan penyaluran kredit bank umum, BPR dan bank swasta di Bali. Ia mengingatkan agar bank ikut melakukan penjabaran menuju ekonomi kerakyatan yang mandiri. ‘’Saya pikir Bank di Bali sangat perlu melakukan pembatasan kredit di sektor yang jenuh. Pos-pos kredit secara prioritas hendaknya mengarah pada pemberdayaan UMKM dan pembangunan pedesaan,’’ sarannya. Sadguna yang kini menjadi Tim Ahli Gubernur Jawa Tengah ini mengingatkan agar pemerintah daerah Bali melakukan langkah-langkah yang jelas dalam mendukung kebijakan Nawacita. ‘’Saya lihat Bali belum bergerak ke sana. Tingginya kucuran kredit ke sektor–sektor jenuh bisa dikendalikan dengan membuat regulasi di daerah,’’ sarannya. Ia berharap Bali bisa mengoptimalkan peran BPD Bali dalam membantu kredit usaha UMKM. Peran BPD Bali dalam membangun ekonomi kerakyatan harus ditingkatkan. ‘’Bali saya sarankan membuat desain kebijakan ekonomi yang berpihak pada kepentingan rakyat. Pemberdayaan ekonomi kerakyatan semestinya bisa dilakukan dengan memberdayakan BPD Bali,’’ sarannya. Data Bank Indonesia menyebutkan dari Rp 86,26 triliun pinjaman di sektor usaha di Bali penyerapannya masih dominan untuk pinjaman modal kerja Rp
30,87 triliun (36%) selebihnya pinjaman konsumtif Rp 30,54 trilun (35%) dan pinjaman investasi Rp 24,84 triliun (29%). Dicermati dari sektor usaha penyerapan kredit sektor perhotelan, restoran dan perdagangan masih sangat dominan mencapai 42 persen. Pinjaman untuk bukan lapangan usaha/konsumtif mencapai 35 persen. Sedangkan untuk sektor kontruksi, jasa, pertanian dan real estate, dll akumulasinya mencapai 33 persen. Sebagian besar kredit terserap di kota Denpasar 30 persen serta Badung 27 persen. di kabupaten lainnya sebaran penyerapan kredit masih relatif rendah. Di lain pihak, penyerapan kredit usaha untuk UMKM di Bali yang disalurkan bank umum per November 2015 mencapai Rp 26,2 triliun. Jumlah ini meningkat 0,22 persen dibandingkan bulan Oktober 2015. Pinjaman UMKM ini terbagi menjadi kredit usaha mikro Rp 4,1 triliun (16%), kredit skala kecil Rp 9, 53 triliun (36%) dan skala menengah Rp 12,64 triliun (48%). Menyikapi hal ini, praktisi pariwisata Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan investasi di sektor pariwsata memang perlu dikaji. Setidaknya investasi dengan membuat pulau-pulau ciptaan atas reklamasi Teluk Benoa kelak akan mengakibatkan proses degradasi lingkungan dan memicu persaingan dalam sektor usaha pariwisata. Menurutnya, saat ini kalkulasi soal tingkat okupansi kamar yang kian terpuruk. Merujuk data PHRI Bali berdasarkan hasil survei 2015 pasokan kamar akomodasi wisata tembus 130.000 kamar, 98.000 di antaranya
berada di Kabupaten Badung. Berdasarkan perhitungan PHRI Bali dengan jumlah kamar sebanyak itu dibutuhkan 92,5 juta wisatawan setiap tahun untuk mendapatkan okupansi 100%. ‘’Investasi di sektor pariwisata ini patut dievaluasi,’’ ujarnya. Sedangkan Disparda Bali mencatat pada 2015 hanya sekitar 11,15 juta wisatawan domestik dan manca negara ke Bali. Dengan jumlah kamar sebanyak itu untuk memenuhi okupansi minimal 50% saja –jika setiap kamar terisi 1 orang per hari-- selama setahun masih dibutuhkan sekitar 46,28 juta orang wisatawan. Akibat kelebihan pasokan kamar, okupansi hotel di Bali mengalami tren penurunan berkisar 30%40%. ‘’Tak terbayangkan jika jumlah kamar kian bertambah seandaninya reklamasi Teluk Benoa terlaksana,’’ ujar Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, alumnus Maryville University, St. Louis, AS ini. Untuk itu, ia berharap ada kajian yang jelas dan perlunya dilakukan pembatasan penyaluran kredit untuk sektor usaha yang sudah jenuh. z Dira Arsana
AKTIVITAS
MBP/ist MBP/ist
PRAMUKA - Antusiasme terlihat jelas dari wajah para ratusan guru serta pembina pramuka di Kabupaten Gianyar mengikuti acara Parents Gathering dengan tema Mendidik AnakDengan Cinta. Pasalnya acara yang digelar di GOR Kebo Iwa Gianyar, Bali , Minggu(13/3) itu, menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. Seto Mulyadi, Psi.,M.Psi atau yang akrab disapa Kak Seto dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.Kegiatan Parents Gathering yang bertemakan Mendidik Anak Dengan Cinta, merupakanbentuk kegiatan untuk memberikan pemahan kepada semua orangtua, guru sertapembina pramuka, mengani pentingnya mendidik anak dengan cinta dan kasih sayang.
DOKTOR - Guru SMAN 1 Denpasar (Smansa) Drs. I Gusti Nyoman Suardika, M.Pd., dinyatakan lulus meraih gelar doktor dalam Rapat Senat Ujian Terbuka Senat Guru BesarUniversitas Negeri Jakarta, Selasa (15/3). Ujian ini merupakan salah satu syarat bagi Suardika untuk menyelesaikan pendidikan S-3 bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP), setelah menjalani kuliah beberapa tahun terakhir ini, atas kerjasama Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).Gusti Nyoman Suardika mempertahankan disertasi berjudul Pengaruh Bentuk Asesment dan Tipe Kepribadian Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa dengan Mengontrol Tingkat Kecerdasan.
LKPJ - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa menyerahkan administrasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung tahun 2015 kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Senin (14/3) di Ruang Kerja Ketua DPRD Badung, Gedung DPRD Puspem Badung. LKPJ TA 2015 tersebut selanjutnya akan dibahas dalam sidang paripurna DPRD Badung, pecan depan. Dalam penyerahan LKPJ, turut hadir Sekda Badung Kompyang R. Swandika,Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta beserta sejumlah anggota DPRD Badung, Asisten Administrasi Umum I Gst. Ngr. Oka Darmawan, Kepala Bappeda dan Litbang IWayan Suambara serta Sekwan I Made Wira Dharmajaya. MBP/ist
MBP/ist
12
28 Maret - 3 April 2016
MENKO - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)Puan Maharani didampingi Kepala BKKBN RI dr. Surya Candra Suryapati, MPH, Ph.Ddan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta,S.Sos, mencanangkan Kampung KeluargaBerencana (KB) dan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Nasional di Banjar Umahanyar, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Minggu (13/3)bertempat di Wantilan Pura Dalem Jati, Penarungan. Pencanangan Kampung KB di Badung tersebut ditandai dengan membunyikan kentongan dan pemberian tetesvaksin polio kepada salah satu bayi. Pencanangan Kampung KB dan PIN Polio di Badung juga dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Anggota Komisi IX DPRRI asal Bali A.A Rai Wirajaya dan Made Urip, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Kadis Kesehatan Provinsi, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, FKPD Badung serta masyarakat Desa Penarungan.
MBP/ist
MBP/ist
BNI - Nasabah tabungan Simpedes BRI Cabang Ubud untuk periode kedua di tahun 2015 kembali dimanjakan dengan sejumlah hadiah menarik. Penarikan undian Simpedes kali ini diselenggarakan di Wantilan Pura Dalem Suargan, Desa Pakraman Kedewatan, Ubud, Selasa (15/3). Penarikan undian Simpedes dilakukan di hadapan Dinas Sosial, notaris dan kepolisian. Sebagai pemenang hadiah utama undian Simpedes kedua tahun 2015 adalah nasabah BRI Unit Mas, Ida Ayu Eka Wati. Nasabah iniberhasil membawa pulang hadiah utama berupa mobil Ayla. Selain mobil sebagai hadiah utama, ada 34 buah hadiah menarik lainnya dibawa pulang oleh para nasabah.
KUNDAPIL - Wakil rakyat yang getol memperjuangan nasib petani dan krama subak di Bali, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali melakukan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) yang kali inidipusatkan di Banjar Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Minggu (13/3) lalu. Kedatangan Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu langsungdisambut hangat oleh para tokoh masyarakat bersama kelian adat dan dinas banjar, ibu PKK,Sekaa Teruna Teruni (STT) dan pengurus pecalang serta warga muslim. Pada kesempatan itu, Kelian Adat Banjar Bajera Kaja Nyoman Adnyana mengakui warga sangatbersemangat ingin mengenal langsung sosok Made Urip yang sangat memperhatikan masyarakat bawah.
MBP/ist
MBP/ist
LANTIK - Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata melantik dua orang pemangku jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama Kabupaten Gianyar, yakni I Putu Gede Bayangkara dan Anak Agung Dalem Jagadhita. Pada mutasi sebelumnya, Bayangkara sempat dipindah menjadi Kepala Dinas Pariwisata. Namun, Karena ada aturan khusus dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), keputusan tersebut dianulir. Gede Bayangkara dikembalikan ke posisi sebelumnya yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) bertukar tempat dengan Agung Dalem Jagadhita.
HUTAN SELAT - Hutan di Desa Selat Kecamatan Sukasada, Buleleng memiliki luas 535 hektar dan potensi tinggi. Hutan Desa Selat kini sudah dikelola swadaya masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pandan Harum. Para pecalang (petugas adat) Jagawana turut dibentuk menjaga daerah hutan ini. Melalui potensi besar tersebut, Hutan Desa Selat diusulkan menjadi Kebun Raya. Usulan tersebut disampaikan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, S.T. di hadapan Direktur Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial (PKPS) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Dr. Wiratno, saat menghadiri kegiatan Gebyar Penanaman dengan Sistem Adopsi Pohon di Hutan Desa Selat, Desa Selat Kecamatan Sukasada, Jumat (11/3). 28 Maret - 3 April 2016
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
STIKOM BALI - Dengan meraih predikat peringkat pertama di wilayah Jawa Timur-Indonesia Timur dan peringkat ketiga nasional kategori sekolah tinggi ICT, Stikom BaliGroup mengepakkan sayap ke berbagai pelosok negeri untuk mengembangkanberbagai lembaga pendidikan ICT dan nonpendidikan di bidang ICT. Hal ini sangatlah tepat dan strategis guna mendukung program Indonesia Hebat yang dicanangkan pemerintahah Jokowi-Jusuf Kalla, melalui pengusahaan teknologi di segala lini, sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi kerasnya persaingan di era MEA. Untuk kepentingan itu, Stikom Bali telah mengembangkan 23 lembaga ICT.
MBP/ist
JAMINAN KESEHATAN - Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 19 Tahun 2016tentang Perubahan Kedua atas Perpres No. 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam perpres tersebut, terdapat beberapa perubahan penting yangpatut diketahui oleh masyarakat yakni penambahan kelompok peserta PPU (Pekerja Penerima Upah) dan penyesuaian hak kelas perawatan peserta PPU, pimpinan dan anggota DPRD dimasukkan dalam kategori PPU, iuran Jaminan Kesehatan bagi peserta PPU yang terdiri atas PNS, anggota TNI/Polri, pejabat negara, pimpinan dan anggota DPRD dan pegawai pemerintah non-pegawai negeri 5% dari gaji/upah per bulan, pemda memiliki kewajiban sebagai pemberi kerja dalam membayar iuran Jaminan Kesehatan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD, PNS daerah dan pegawai pemerintah non-pegawai negeri daerah dan Penyesuaian hak kelas perawatan peserta PPU.
MBP/ist MBP/ist
JAMKRIDA - PT Jamkrida Bali Mandara (JBM), Selasa (15/3) melakukan audiensi ke Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Selain melaporkan perkembangan kinerja mulai2011 hingga 2015, JBM juga berharap tambahan penyertaan modal dari kabupatenterkaya di Bali tersebut. Rombongan audiensi dipimpin Dirut PT JBM Ketut Widiana Karya didampingi Direktur Ketut Indra Satrya Dharma Putra serta Komisaris IGK Sandjaja Putra. Direksi dan komisaris JBM ini diterima Ketua DPRD Badung Putu Parwata di ruang kerjanya.Parwata menyatakan menyambut baik keberadaan PT JBM ini. PT JBM mampu memberikan penjaminan bagi pelaku UMKM di Badung yang selama initerganjal agunan.
14
28 Maret - 3 April 2016
SILATURAHMI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Rabu (16/3) bersilaturahmi dengan Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa. Kehadiran Wali Kota Rai Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan SKPD terkait di Pemkot Denpasar, disambut Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa bersama jajarannya di kantor Korem 163/Wirasatya, Jalan Sudirman Denpasar. Silarutahmi Wali Kota Rai Mantra kali ini dengan Danrem 163 Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa juga membahas berbagai permasalahan social di Kota Denpasar. Masalah sampah menjadi fokus perbincangan karena merupakan masalah yang cukup krusial.
MBP/ist
MBP/ist
BERSIH-BERSIH -Senam setiap Jumat yang sedianya dilaksakan di halaman depan kantor Bupati Tabanan, Jumat (11/3) pagi dilangsungkan diPantai Yeh Gangga sembari melakukan bersih-bersih. Senam Krida dan bersih-bersih pantai dipimpin Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya dengan mengajak seluruh jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan beserta staf.
UNDIKNAS – Undiknas University menjadi kampus kebanggaan masyarakat Bali. Tahun ini, Undiknas mencatatkan diri sebagai satu-satunya perguruan tinggi PTN dan PTS di Bali menjadi member komunitas global.Langkah itu ditandai Undiknas diterima menjadi full membershif the Aliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow in 21st Century (ABEST21). Langkah strategis itu diawali dengan diundangnya Rektor UndiknasUniversity Prof. Gede Sri Darma, DBA. ke Jepang di mana ABEST 21 berada, tanggal 2 Maret lalu. Yang luar biasa, member langsung diserahkan President ABEST 21 Prof. Fumio Itoh disaksikan Wakil Presiden ABEST21 Iiker Baybars dan Duta Besar RI untuk Jepang Yusron Isha Mahendra di Sony University Shinagawa.
MBP/ist
MBP/ist
PAKTO - Pacto Ltd. kembali menyelenggarakan Pacto Award Night untuk yang keempat kalinya, Jumat (26/2) di The Patra Jasa Bali Villa and Resort. Sama seperti tahuntahun sebelumnya, ada 4 kategori dalam penghargaan tersebut, yaitu Top Seller 2015 Resort Category, Top Seller 2015 Luxury Accommodation Category, Top Seller 2015 Outside Bali dan Best Guest Experience.Penyerahan penghargaan untuk Top Seller 2015 Resort Category diberikan kepada Melia Bali sebagai peringkat ketiga, disusul oleh Grand Mirage Resort and Thalasso Bali pada peringkat kedua, dan Prama Sanur Beach Hotel sebagai peringkat pertama setelah meraih peringkat dan kategori yang sama di tahuntahun sebelumnya.
SENATOR - Tahun 2015, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWSIII mengajak langsung Menteri Perdagangan RI yang kala itu dijabat oleh Rachmat Gobel untuk langsung terjun ke Pasar Sukawati yang dinilai keadaannya sudah tidak layak. Kedatangan Mendag ke Pasar Sukawati saat itu akhirnya membuahkan hasil dengan disepakatinya bantuan untuk membangun pasar yang layak. Hal ini kembali diyakinkan oleh Senator RI Wedakarna saat .DELQHW .HUMD PHQJDODPL UHVXIĂ€H .HNKDZDWLUDQ DNDQ KLOangnya pengajuan daerah di pusat pun dikawal oleh Kantor DPD-RI di Senayan. Puji astungkara, dari pengajuan anggaran oleh Pemkab Gianyar senilai Rp 78 miliar, telah disetujui oleh Kemendag Rp 60 miliar pada tahun 2016. 28 Maret - 3 April 2016
15
POLITIK
Jangan Ada Perangkap Politik
W
acana calon independen menguat. Kondisi inipun direaksi politisi senayan dengan manuver. Revisi syarat majunya calon independen pun mulai diutak-atik. Revisi UU Pilkada pun mencuat. Presiden Jokowi pun bereaksi. Ia mengingatkan agar tak ada perangkap politik dalam revisi tersebut. “Saya minta adanya pemetaan masalah dan saya minta diperhatikan betul revisi undang-undang Pilkada tidak terjebak pada perangkap kepentingan politik jangka pendek, tetapi undang-undang ini harus menjamin proses demokrasi di daerah dan agar bisa berjalan dengan demokratis, jujur dan adil,” kata Presiden Jokowi. Rapat membahas tentang persiapan Rancang Undang-Undang tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota (RUU Pilkada). Presiden Jokowi menginginkan perlunya perbaikan UU Pilkada yang memayungi proses pelaksanaan pilkada serentak berikutnya sehingga bisa berjalan lebih baik. UU Pilkada, menurut Presiden Jokowi harus menjadi payung hukum yang sifatnya jangka panjang. Oleh karena itu, perbaikan bukan hanya menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK), tetapi juga melakukan koreksi-koreksi, melakukan penyempurnaan-penyempurnaan yang sifatnya substansial berdasarkan pengalaman praktik pada pilkada kemarin. Juga bisa memuat aturan-aturan baru yang belum diatur dan tentu saja yang sifatnya adalah antisipatif ke depan. Presiden juga meminta agar rumusanrumusan pasal- pasalnya dalam RUU Pilkada lebih jelas tidak menimbulkan multitafsir dalam kita menjalankannya.
16
Rapat terbatas itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah Menko. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan pemerintah tidak menginginkan revisi UU No. 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota (UU Pilkada) menjadi ajang jegal menjegal oleh partai politik terhadap calon yang maju dari jalur independen. Persyaratan calon independen tidak perlu diperberat. “Jangan sampai perubahan itu dimaksudkan untuk menutup atau menghalang-halangi calon independen. Karena bagaimanapun demokrasi kita ini sudah terbukti dan mendapatkan pujian dunia internasional,” kata Pramono Anung. Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai upaya menaikkan jumlah syarat dukungan kepada calon independen, sebagai hal yang wajar. “Dengan alasan untuk proporsionalitas dan saya kira sah-sah saja,” katanya. z Hardianto Presiden Jokowi
28 Maret - 3 April 2016
16
Pertegas Hak Rakyat Dalam Demokrasi KEHADIRAN calon independen dalam Pilkada 2017 di Buleleng, akan memberikan dampak positif terhadap persaingan perebutan jabatan politik Buleleng 1. Posisi masyarakat sebagai pemilih akan memperoleh banyak pilihan menentukan calon kepala daerah, akan dinilai pantas dan kompatibel. Kemunculan calon independen diharapkan mampu memperbaiki iklim pasar politik lebih sehat, tentu melalui pengembangan kompetisi calon non partai. Setidaknya menurut pengamat politik sekaligus Pembantu Rektor II Undiksha Singaraja Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., selama ini peraturan memberikan kewenangan kepada partai politik (Parpol) melakukan perekrutan politik dan disinyalir belum memberi peluang yang demokratis, transparan bahkan cenderung sering disalahgunakan oleh sebagian elite parpol untuk mematikan proses perekrutan politik yang demokratis. “Kini dengan kehadiran calon perseorangan dalam praktik berdemokrasi di Indonesia, merupakan penegasan konstitusional terhadap hak rakyat sebagai pemilik demokrasi. Karena institusi politik tidak selalu berarti organisasi politik semacam parpol se-
bagaimana dipahami masyarakat selama ini,” ujar Lasmawan kepada majalah Bali Post. Peneliti di bidang sosial politik Undiksha ini menjelaskan, rentang waktu persiapan kader-kader parpol di Buleleng menghadapi Pilkada 2017 sudah sangat singkat. Parpol bukan saatnya lagi bermain lempar bola politik, atau istilahnya ragu-ragu menentukan calon diri. Kemunculan calon independen dalam Pilgub Jakarta, misalnya santer dan seketika mengubah peta perpolitikan di tanah air. Calon independen muncul sebagai institusi politik baru dalam proses demokrasi nasional, sehingga pada konteks ini statusnya bersetara dengan parpol, dan menjadi satu harapan baru bagi masyarakat dalam melakukan seleksi kepemimpinan daerahnya. “Calon independen juga berperan dalam sirkulasi elite politik lokal, karena pendekatan personalnya lebih bisa dipahami rakyat. Oleh sebab itu, kalangan parpol sebenarnya juga tidak perlu risau dan cemburu dengan keikutsertaan adik baru yang bernama calon independen dalam pemilukada,” jelasnya. Pihaknya menerangkan, kegandrungan masyarakat terkait calon independen setidaknya diharapkan dapat menca-
pai beberapa tujuan. Pertama, mendobrak partirokrasi, agar aspirasi dari bawah mendapatkan tempat dalam proses politik. Kedua, memungkinkan calon dari masyarakat yang dianggap publik lebih EHUNXDOLWDV GDULSDGD VHNDGDU ¿JXU \DQJ diusung segelintir elite partai politik, dan ketiga, mendorong demokratisasi internal partai politik. Ia turut menilai calon independen juga tidak menjamin munculnya sosok pemimpin yang ideal. Namun, perlu digarisbawahi untuk bisa memenangkan pilkada bagi calon independen tentu bukan persoalan yang mudah, karena mereka tidak memiliki mesin politik yang terstruktur sebagaimana partai politik. “Calon independen ini bersifat terbuka bagi masyarakat, tetapi dalam prakteknya tidak bisa dijangkau oleh semua orang, serta membutuhkan keberadaan norma, nilai sosial dan trust serta social networks yang kuat,” terangnya. Disinggung mengenai munculnya isu akan adanya calon independen pada Pilkada Buleleng 2017, mantan Dekan Fakultas Ekonomi Undiksha ini mengatakan, sah-sah saja dan itu dilindungi konstitusi. Namun, jika benar akan muncul calon independen yang dulunya orang partai dan kemudian memilih jalur perseorangan sebagai lintasan politik dalam pilkada, tentu menarik untuk dikaji dan akan memunculkan siluet politik yang sangat interested. z Dewa Kesuma
Kini dengan kehadiran calon perseorangan dalam praktik berdemokrasi di Indonesia, merupakan penegasan konstitusional terhadap hak rakyat sebagai pemilik demokrasi. Karena institusi politik tidak selalu berarti organisasi politik semacam parpol sebagaimana dipahami masyarakat selama ini. Prof. Lasmawan 28 Maret - 3 April 2016
17
17
KIPRAH REMAJA
MBP/sumatika
Salah satu adegan dalam Tari Rejang Tipat Baris Bantal yang sering ditampilkan Komunitas Seni Pancer Langit saat ngayah di beberapa pura.
Lestarikan Seni Budaya dengan Semangat ”Ngayah”
S
uatu sore di Jaba Pura Desa dan Puseh Desa Pakraman Kapal Ni Luh Putu Yayang Lorensia Novita, Kadek Elena Kusuma Dewi, Rai Yogi Iswara, Kadek Karunia Artha dan sejumlah teman-teman sebayanya tampak tekun latihan menari. Para remaja yang bergabung dalam Komunitas Seni Pancer Langit ini berupaya mengharmoniskan gerakan demi gerakan dalam Tari Rejang Tipat Baris Bantal yang akan mereka persembahkan pada pujawali di pura tersebut. Di sela-sela aktivitas mereka menggeluti pendidikan di lembaga pendidikan formal, komunitas remaja ini tetap menyempatkan diri untuk menekuni seni budaya Bali. Menariknya, keterampilan berolah gerak itu mereka manfaatkan sebagai sarana untuk ngayah pada serangkaian prosesi keagamaan di berbagai pura besar di Bali termasuk di luar Bali. ”Tujuan utama pendirian Komunitas Seni Pancer Langit ini memang untuk melestarikan seni budaya Bali. Komunitas ini kami jadikan wadah untuk mencetak generasi-generasi penerus yang akan
18
28 Maret - 3 April 2016
melanjutkan kejayaan seni budaya Bali di masa datang. Selain aktif pentas di panggung-panggung seni pertunjukan di Bali, kami juga memiliki tradisi untuk ngayah di pura-pura saat di pura tersebut dilangsungkan upacara seperti piodalan dan sejenisnya,” kata Ketua Umum Komunitas Seni Pancer Langit I Gede Agus Suparta kepada Majalah Bali Post, belum lama ini. Menurut Agus Suparta, komunitas yang dipimpinnya sudah ngayah di sejumlah pura di Bali seperti Pura Sakenan, Serangan, Pura Desa dan Puseh Desa Adat Kapal, Pura Dalem Solo Kapal dan sebagainya. Belum lama ini, mereka juga mendapat kesempatan ngayah di Pura Luhur Medang Kamulan, Gresik, Jawa Timur termasuk menunjukkan kepiawaian mereka berolah seni di Center Persatuan Shirddhi Sai Baba, Malaysia. ”Ada kebanggaan tersendiri jika kami diberikan kesempatan ngayah igel-igelan (menari-red) di pura. Kami hanya memiliki keterampilan menari, maka itulah yang kami manfaatkan sebagai sarana
persembahan kepada Ida Sang Hyang Widi Washa,” ujar Agus Suparta. Selain menggeluti seni tradisional yang salah satunya dimanfaatkan sebagai sarana ngayah di pura, kata Agus Suparta, Komunitas Seni Pancer Langit juga merupakan salah satu komunitas di Bali yang secara intensif mengeluti dan mengembangkan kesenian kontemporer khususnya di bidang seni tari. Meskipun menjelajah “wilayah” kontemporer, karya-karya tari komunitas seni yang dididirikan oleh A.A. Gede Agung Rahma Putra, S. Sn., M.Sn. ini tetap berkiblat atau mengacu pada kekuatan estetika yang diwariskan oleh para leluhur di Bali. Dengan kata lain, karya-karya Pancer Langit ini tidak sampai tercerabut dari akar seni budaya Bali itu sendiri. ”Secara prinsip, kami juga ingin mengembangkan seni kontemporer yang menghembuskan ‘napas’ baru di jagat seni pertunjukan Bali tanpa harus menanggalkan jati diri Bali itu sendiri,” tegas Agus Suparta. z Sumatika
Mengusung Konsep “Tri Murti” PENDIRI sekaligus Pembina Komunitas Seni Pancer Langit A.A. Gede Agung Rahma Putra, S. Sn., M.Sn. menegaskan, pendirian Pancer Langit memang ditujukan untuk memberikan ruang yang lapang bagi remaja untuk berkreativitas secara positif. Hal ini juga untuk mengikis kesan bahwa dunia remaja itu identik dengan hura-hura dan aktivitas tidak produktif lainnya. Menurut mahasiswa Program Doktor (S3) ISI Surakarta ini, geliat kreativitas
dari Pancer Langit mengusung konsep Tri Murti. Artinya, melahirkan sebuah karya (Uttpeti), kemudian mengembangkan kreativitas (Stiti) dan dihancurkan kembali untuk menjadikan sesuatu yang baru (Pralina). Dengan konsep berkesenian Tri Murti ini, dia berharap laju kreativitas komunitas seni yang dipimpinya tidak berjalan stagnan dan senantiasa memiliki nuansa kebaruan. ”Intinya, kami berupaya menciptakan tari-tari kontemporer yang tetap berpijak pada kekuatan estetika dari
kesenian Bali itu sendiri. Begitu pula dengan ide garapan, hampir seluruhnya kami eksplorasi dari seni-budaya dan tradisi yang tumbuh berkembang di Bali,” tegas Agung Rahma Putra. Meskipun intensif berkiprah di seni kontemporer, para penari yang tergabung dalam Pancer Langit tetap diwajibkan memperkuat dasar-dasar seni tradisi terlebih dahulu sebelum merambah ke “wilayah” kontemporer. Dengan begitu, mereka akan memiliki dasar pijakan berkesenian yang jelas. Bahkan, tidak sedikit dari penari-penari Pancer Langit yang juga merupakan penari-penari tradisi yang berkarakter kuat. ”Di sini, ada puluhan penari dari usia TK/SD, SMP, SMA/SMK hingga mahasiswa yang secara intensif berlatih untuk menekuni seni kontemporer. Namun, mereka juga tetap diberikan pelatihan dasar-dasar seni tari tradisi,” ujarnya. Menurut Agung Rahma Putra, Pancer Langit sudah menciptakan sejumlah karya seni tari kontemporer yang mendapat respon cukup positif dari penikmat seni pertunjukan di Bali. Di antaranya, Buyung Centil (2012), Tik Tok (2013) dan sebuah pagelaran kolosal pada alam yang bertema “Wana Lara” yang menghasilkan karya berjudul Bangun Rasa, Eling Gumi, NyatNyit, Nyujuh dan Temu (2014). Sementara pada ajang Pesta Kesenian Bali 2014 lalu, Pancer Langit juga mendapat kesempatan mementaskan karya tari kontemporer “Aci Tabuh Rah Pengangon” yang terinspirasi dari tradisi Perang Tipat Bali yang berkembang di Desa Adat Kapal, Badung. Sementara pada event Bali Mandara Mahalango 2015 lalu, mereka mendapat kesempatan untuk mementaskan Sendratari ”Ramayana Inovatif” yang dibalut dengan kostum yang megah, artistik dan unik. ”Di luar karya tari kontemporer itu, kami juga menciptakan sejumlah tari persembahan untuk kepentingan ngayah di pura seperti Tari Rejang Tipat Baris Bantal dan sejenisnya,” paparnya. z Sumatika Sendratari Ramayana Inovatif, salah satu karya inovatif dari Komunitas Seni Pancer Langit.
28 Maret - 3 April 2016
19
MANCANEGARA
Warga AS Dihukum Kerja
S
anksi terhadap Pyongyang yang dijatuhkan AS ini merupakan respons terhadap peluncuran rudal balistik yang dilakukan Korut bulan lalu dan uji coba nuklir pada Januari. Sanksi ini akan menambah sanksi lain yang dijatuhkan Dewan Keamanan PBB pada awal bulan ini. Pekan lalu, Pemimpin Besar Korut Kim Jong-un dikabarkan memerintahkan negaranya bersiap untuk kembali menggelar uji coba nuklir dan rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Pernyataan yang disampaikan kantor berita Korut KCNA itu semakin memanaskan situasi di kawasan Semenanjung Korea. Amerika Serikat (AS) telah mendesak Korea Utara (Korut) untuk melepaskan mahasiswa asal negaranya yakni Otto Warmbier. Ia ditangkap di Pyongyang pada Januari 2015 karena mencuri sebuah spanduk propaganda. Pengadilan Tinggi Korut mendakwa Warmbier melakukan tindakan yang menjadikannya sebagai musuh negara.
20
28 Maret - 3 April 2016
Akibat tindakan itu, Warmbier dijatuhkan hukuman kerja paksa selama 15 tahun di Korut. Ketika mengetahui hal tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS melalui juru bicaranya mendesak Korut untuk melepaskan Warmbier. Jubir Kemlu AS Mark Toner menyebut hukuman itu terlalu berat. Mereka pun mendesak Korut mengampuni Warmbier dan melepaskannya atas dasar kemanusiaan. Toner menambahkan, Korut mengklaim bahwa penahanan warga AS itu tidak akan digunakan untuk misi politik. Namun, menurutnya, justru saat ini semakin jelas bahwa Warmbier digunakan untuk kepentingan politik Korut. “Tindakan ini konsisten dengan komitmen kami untuk menerapkan tekanan yang berkelanjutan kepada rezim Korut,” demikian isi pernyataan yang disampaikan Gedung Putih. “AS dan komunitas global tidak akan memberi toleransi terhadap aktivitas nuklir dan rudal balistik terlarang Korut, dan
kami akan terus memberikan kerugian bagi Korut sampai mereka mentaati kewajiban internasional mereka,” lanjut pernyataan itu. AS kemudian memberikan sanksi baru pada Korut. AS membekukan berbagai properti Korea Utara di Amerika, melarang ekspor AS ke negeri itu, juga melarang investasi perusahaan-perusahaan AS di sana. Perintah itu juga memperluas kewenangan untuk mendaftarhitamkan siapapun, termasuk nonwarga AS, yang berurusan dengan Korut. Warmbier ditahan pada 2 Januari lalu setelah dia dituduh mencoba mencuri plang proganda dari sebuah hotel saat berkunjung ke Korut. Kantor berita Korut, KCNA, mengatakan mahasiswa Universitas Virginia itu datang ke Korut dengan niat “menghancurkan persatuan negara” dan dia telah “dimanipulasi” oleh pemerintah AS. Warmbier belum bisa dimintai komentarnya terkait hukuman yang dijatuhkan kepadanya. Namun, saat berbicara dalam jumpa pers, akhir Februari lalu, dia men-
Daftar kejahatan yang bisa dijatuhi hukuman mati di Korea Utara 1. Membahayakan kedaulatan negara 2. Terorisme 3. Pengkhianatan 4. Perusakan atau penghancuran 5. Mengkhianati rakyat 6. Pembunuhan berencana 7. Melakukan perusakan atau penghancuran sumber daya yang disiapkan untuk perang dan fasilitas militer 8. Menguasai properti milik negara 9. Merusak atau menghancurkan properti negara dengan sengaja 10. Pemalsuan uang 11. Menyelundupkan perhiasan atau metal berwarna ke pasar gelap 12. Menjual sumber daya negara 13. Penyelundupan narkotika 14. Kejahatan yang mengakibatkan kematian 15. Kejahatan yang mengakibatkan cedera tubuh 16. Penculikan 17. Perkosaan 18. Mencuri properti milik negara 19. Kabur dari penjara 20. Menyebarkan mata uang asing
Paksa gaku “melakukan kejahatan dengan menurunkan slogan politik dari ruangan staf Hotel Internasional Yanggakdo. “Tujuan perbuatan saya ialah untuk memcederai motivasi dan etos kerja rakyat Korea. Ini adalah tujuan yang sangat bodoh,â€? ujarnya. Menurutnya, itu adalah kesalahan terburuk dalam hidupnya. Warmbier adalah orang ketiga dari negara Barat yang diketahui ditahan di Korut. Lim Hyeon Soo, seorang pastur keturunan Korsel dan berkewarganegaraan Kanada, dihukum penjara seumur hidup atas tuduhan berupaya menggulingkan pemerintah. Lim menjelaskan bahwa dia menghadapi kesulitan untuk menyesuaikan GLUL GHQJDQ NHUMD ÂżVLN 6HWLDS KDUL SULD \DQJ EHUXVLD WDKXQ LWX dipaksa bekerja selama delapan jam selama enam hari seminggu untuk menggali lubang di penjara, dengan satu-satunya tahanan hanya dia sendiri. “Saya bukan seorang buruh jadi kerja buruh amat berat awalnya. Namun saya sekarang sudah terbiasa,â€? jelasnya dalam Bahasa Korea yang diterjemahkan. Seorang warga AS keturunan Korea juga sedang ditahan di Korut atas tudingan mata-mata. Memang bukan cuma warga asing yang dikenai hukuman berat hingga berujung kematian. Banyak warga Korut sendiri yang harus menghadapi regu tembak karena dianggap melakukan kejahatan. Maka, jika Anda ingin berkunjung ke negara ini, hati-hati! z Gugiek Savindra
Tips Liburan di Korea Utara 3 Siap-siap diawasi Pengawasan hampir 24 jam adalah apa yang menanti traveler ketika menginjakkan kaki ke Korea Utara. Ibaratnya orang penting, Anda akan diawasi oleh tur guide yang bertugas untuk mengawasi setiap gerak-gerik yang dilakukan. Dalam artian, sang tur guide sudah pasti akan menemani Anda ke mana pun berada. Singkat kata, traveler juga tidak bisa sembarangan pergi tanpa didampingi oleh tur guide. Pokoknya sama sekali tidak bebas. 3 Tidak boleh sembarangan memotret Korea Utara terkenal sangat keras untuk urusan keamanan negaranya. Oleh sebab itu, traveler yang datang ke Korea Utara tidak boleh sembarangan memotret. Salah atau nekat foto objek yang dilarang bisa membuat kamera disita lho. Aturan itu pun tidak terbatas pada objek sensitif seperti zona militer dan tentara. Memotret orang yang tengah berjalan saja kadang bisa jadi masalah. Amannya, traveler harus bertanya dan meminta restu dari tur guide sebelum memotret suatu objek. 3 Perhatikan barang bawaan Selain aturan super ketat, pihak imigrasi Korea Utara juga sangat sensitif perihal barang yang Anda bawa. Barangbarang sensitif seperti ponsel, USB, tablet dan laptop sudah pasti akan dicek luar dalam. Hal atau data apapun yang dianggap berbahaya di Korea Utara sudah pasti tidak akan tembus. Misalnya, saja konten porno hingga religius, semuanya dilarang di Korea Utara. Apalagi konten atau produk Korea Selatan, sudah pasti bakal kena sita. 3 Mungkin tidak usah bawa ponsel Membawa ponsel merupakan salah satu dilema dan perlu dihindari apabila traveling ke Korea Utara. Selain sulit lolos di imigrasi, traveler juga tidak akan menemukan koneksi di Korea Utara. Namanya juga negara yang super tertutup. Seandainya ponsel Anda ditahan pihak imigrasi, kabar baiknya traveler bisa beli baru plus sim card lokal di Korea Utara. Tapi tetap jangan harapkan koneksi internet ya. 3 Tidak boleh menunjukkan identitas agama Sebagai negara yang totalitarian, Korea Utara paling anti untuk urusan agama. Pengenaan dan berbagai atribut agama adalah hal yang sangat dilarang di Korea Utara. Pada Oktober tahun 2014 lalu, seorang traveler Amerika sempat ditahan karena meninggalkan sebuah kitab suci di salah satu klab malam di Korut seperti diberitakan Al Jazeera. Tentunya pelaksanaan kegiatan agama seperti ibadah atau doa bareng bisa membuat Anda ditangkap oleh pihak berwenang. Di Korea Utara, Kim Jong Un ibaratnya adalah Tuhan. 3 Harus hormat pada Kim Jong Un Satu aturan pasti bagi masyarakat hingga traveler yang datang ke Korea Utara, hormatilah Kim Jong Un sebagai entitas yang paling tinggi. Baik tertulis maupun tidak, sosok pemimpin Korea Utara dan para bapak bangsanya harus dihormati habis-habisan. 28 Maret - 3 April 2016
21
DAERAH
Sampah, Penghambat Utama Raih Adipura
T
UR¿ $GLSXUD GL HUD DQ PHQ MDGL NHEDQJJDDQ EDJL GDHUDK \DQJ PHQGDSDWNDQQ\D %DKNDQ XQWXN PHUDLK WURIL WHUVHEXW DSDUDWXU SHPHULQWDK GDHUDK WLGDN VHJDQ VHJDQ XQ WXN PHOXQFXUNDQ SURJUDP LQRYDWLI GDODP PHZXMXGNDQ QLDW PHUDLK WURIL ELGDQJ NHEHUVLKDQ LWX .LQL WUR¿ LWX PDVLK MXJD PHQMDGL KDUDSDQ SHPHULQWDK GDHUDK XQ WXN PHQGDSDWNDQQ\D 1DPXQ VHMXPODK SHUVRDODQ PHQMDGL NHQGDODQ\D 8WDPDQ\D VDPSDK \DQJ EHOXP WHUWDQJDQL GHQJDQ EDLN GL VHPXD ZLOD\DK 6HSHUWL \DQJ GLDODPL %DQJOL .DUHQD VDDW LQL SHQLODLDQ ORPED $GLSXUD WLGDN KDQ\D PHQ\DVDU IDVLOLWDV XPXP VHSHUWL SDVDU GDQ WHUPLQDO 6XQJDL SXQ WDN OXSXW GDUL WLWLN SDQWDXDQ SHQLODLDQ ,URQLVQ\D VXQJDL \DQJ WHPEXV NH .DEXSDWHQ *LDQ\DU LQL MXVWUX PDVLK GLSHQXKL VDPSDK 6DPSDK RUJDQLN PDXSXQ DQRUJDQLN \DQJ VDQJDW VXOLW WHUXUDL WDPSDN PHPDGDWL SLQJJLU 6XQJDL 6DQJVDQJ +DO LQL PHQLPEXONDQ NHVDQ NXPXK SDGD
22
28 Maret - 3 April 2016
VXQJDL WHUVHEXW .HSDOD %DGDQ /LQJNXQJDQ +LGXS %DQJOL , 0DGH $OLW 3DUZDWD EHOXP ODPD LQL PHQ MHODVNDQ SHQLODLDQ $GLSXUD WDKDS SHUWDPD VXGDK EHUODQJVXQJ VHMDN EHEHUDSD KDUL ODOX 'L VDPSLQJ IDVLOLWDV XPXP VXQJDL SXQ PDVXN PHQMDGL WLWLN SDQWDX SHQLODLDQ 'L %DQJOL 6XQJDL 6DQJVDQJ WHSDWQ\D GL 2EMHN :LVDWD 3DOXNDWDQ 6XGDPDOD \DQJ PDVXN WLWLN SDQWDX SHQLODLDQ 0HVNLSXQ PHQMDGL WLWLN SDQWDXDQ 3DU ZDWD WDN PHQDPSLN NRQGLVL VXQJDL PDVLK PHPSULKDWLQNDQ .HSXQJDQ VDPSDK WHUX WDPD MHQLV SODVWLN PDVLK PDUDN GLWHPXL 6H ODLQ PHQFRUHQJ NHLQGDKDQQ\D KDO LQL SXQ PHPLFX WHUMDGLQ\D SHQFHPDUDQ DLU VXQJDL \DQJ VHODPD LQL PHQMDGL SHQRSDQJ NHKLGX SDQ µ¶6DPSDK PDVLK EDQ\DN PHQMHMDOL VXQJDL 3DGDKDO LWX VDQJDW PHPSHQJDUXKL NXDOLWDV DLU ¶¶ NDWDQ\D 0DVDODK VDPSDK EXNDQ VDMD GLDODPL %DQJOL .DEXSDWHQ *LDQ\DU MXJD PHQJD ODPL PDVDODK GDODP SHQDQJDQDQ VDPSDK
7HUOHELK 7LPEXODQ VDPSDK SODVWLN GL .D EXSDWHQ *LDQ\DU PHQFDSDL VHNLWDU PHWHU NXELN DWDX WRQ SHU KDUL $QJND WHUVH EXW FXNXS PHQJNKDZDWLUNDQ WHUOHELK VDDW LQL XSD\D SHQDQJDQDQ VDPSDK VHFDUD XPXP PDVLK WHUJDQMDO EHUEDJDL SHUVRDODQ .HSDOD 'LQDV .HEHUVLKDQ GDQ 3HUWDPDQ DQ '.3 *LDQ\DU , :D\DQ .XMXV 3DZLWUD PHQMHODVNDQ VDDW LQL YROXPH WLPEXODQ VDPSDK GL *LDQ\DU PHQFDSDL PHWHU NXELN DWDX WRQ SHU KDUL .RPSR VLVLQ\D VDPSDK RUJDQLN VHEDQ\DN SHUVHQ GDQ VDPSDK DQRUJDQLN SHUVHQ 6DPSDK SODVWLN VHQGLUL PHQFDSDL SHUVHQ GDUL WRWDO WLPEXODQ VDPSDK SHU KDULQ\D ³3HUVRDODQ VDPSDK VDDW LQL VXGDK PHUX SDNDQ SHUPDVDODKDQ QDVLRQDO \DQJ KDPSLU GLDODPL VHPXD NDEXSDWHQ NRWD GL ,QGRQHVLD 6HLULQJ PHQLQJNDWQ\D MXPODK SHQGXGXN SHQGDSDWDQ PDV\DUDNDW DNWL¿WDV VHUWD SH UXEDKDQ SROD NRQVXPVL PDV\DUDNDW PDND VHPDNLQ PHQLQJNDW SXOD YROXPH GDQ MHQLV VDPSDK \DQJ GLKDVLONDQ ¶¶ NDWDQ\D
Gara-gara TPA
Tabanan Gagal Raih Adipura
Jajaran BLH Bangli melakukan pembersihan di Sungai Sangsang, tepatnya di lingkungan Objek Wisata Sudamala, belum lama ini. Di samping untuk menjaga kelestarian sungai, hal ini juga menjadi salah satu persiapan menghadapi lomba Adipura. MBP/sos
BUKAN saja Denpasar yang pusing dengan keberadaan sampah. Kabupaten yang dikenal dengan sebutan lumbung beras ini pun mengalami hal serupa. Meski tidak separah Kota Denpasar, sampah di Tabanan harus pula menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Belum lama ini, Komisi II DPRD Tabanan melakukan sidak ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung, Kerambitan. Para anggota dewan meminta pengelolaan sampah diarahkan menjadi berkah dan aman bagi warga terutama yang ada di sekitar TPA. Setelah melihat tumpukan sampah di TPA, para wakil rakyat ini berharap ke depan sampah justru bisa menghasilkan, tidak mengganggu warga sekitar. Ketua Komisi II, I Gede Purnawan mengatakan, sejalan dengan hal itu, Komisi II juga berharap sistem pengolahan sampah di TPA Mandung bermanfaat dan menghasilkan. “Kedatangan kami tidak lain, ingin memastikan apakah TPA Mandung aman atau tidak, karena biasanya TPA itu bau dan sebagainya yang bisa mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar,” tambahnya. Ia berharap sampah yang masuk ke TPA dipisahkan antara plastik dan organik, sehingga tidak menjadi sesuatu yang menakutkan, namun malah bisa memberikan hasil.
Komisi II akan mendukung semua program DKP selama pengolahan sampah dilakukan dengan benar. Sebab, di mana-mana sampah selalu menjadi masalah yang sangat pelik atau menjadi momok yang sangat menakutkan. Oleh karenanya, pihaknya terus mendorong DKP membuat suatu program untuk mengatasi permasalahan sampah atau pengolahannya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Tabanan Wayan Sugatra saat menerima rombongan Komisi II menjelaskan, pihaknya terus melakukan upaya agar sampah-sampah yang masuk ke TPA tidak menimbulkan bau dan membuat polusi bagi warga sekitar. “Inovasi terus kami lakukan. Kami berharap sampah bisa bermanfaat. Kami tengah menggenjot limbah sampah untuk bisa menghasilkan pupuk kompos melalui kolam-kolam yang dibuat di samping TPA,” bebernya sembari mengajak keliling anggota Dewan melihat pengolahan limbah sampah menjadi pupuk organik. Menurutnya, kegagalan Kabupaten TaEDQDQ PHUDLK WUR¿ $GLSXUD GLVHEDENDQ KDVLO penilaian di TPA kurang dari standar yang ditentukan. Padahal, kebersihan Kota Tabanan tidak ada masalah atau memenuhi syarat. z Puspadewi
K a b u p a t e n G i a n y a r, k a t a d i a , membutuhkan penanganan kebersihan dan pengendalian kerusakan lingkungan yang efektif. Apalagi sebagai daerah tujuan wisata dunia dan ikon budaya Bali, tingginya volume sampah terutama plastik akan sangat memengaruhi citra Gianyar sebagai daerah tujuan wisata dunia dan ikon budaya Bali. Pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi sehingga upaya penanganan tak bisa maksimal. Misalnya TPA Temesi yang saat ini sudah overload. Belum lagi masih adanya pelanggaran-pelanggaran lingkungan seperti membuang sampah sembarangan baik ke sungai, selokan bahkan ke TPSTPS liar. “Kondisi ini tentu merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.
MBP/wan
z Tim MBP
Pengangkutan sampah yang lambat ke TPA, mengakibatkan adanya penumpukan di tempat penampungan sementara. 28 Maret - 3 April 2016
23
K E S E H ATA N
MBPdok
Di Bali, Kasus DBD Meningkat tapi Belum KLB 24
28 Maret - 3 April 2016
A
da tujuh provinsi di Indonesia yang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap kasus DB. Menteri Kesehatan pun sempat mengatakan bahwa Bali masuk KLB DBD. Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Gede Wira Sunetra, MPPM mengatakan, dikatakan KLB apabila jumlah kasusnya meningkat dua kali lipat pada bulan yang sama di tahun sebelumnya. Januari 2016 terdapat 910 orang mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD), yang 4 di antaranya meninggal dunia. Dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya, yaitu Januari 2015 terdapat 1.001 kasus DB. Dengan demikian DBD di Provinsi Bali tidak dapat dikatakan KLB (Kasus Luar Biasa).
Angka kasus tersebut tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali, dengan kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Buleleng mencapai 262 kasus, di urutan kedua Gianyar mencapai 262 kasus, Tabanan 104 kasus, Karangasem 95 kasus, Badung 92 kasus, Jembrana 56 kasus, Bangli 23 kasus, Denpasar 19 kasus, dan Klungkung 14 kasus. Sementara itu 5 korban meninggal akibat DBD tahun 2016, masing-masing berada di Kabupaten Buleleng sebanyak 2 orang, Gianyar 1 orang, Jembrana 1 orang, dan Denpasar 1 orang. Sedangkan tahun 2015 angka kematian di Denpasar yaitu 13 orang, Gianyar 6 orang, Badung 6 orang, dan Buleleng 3 orang, sehingga total kematian tahun 2015 adalah 28 kasus, lebih tinggi dari tahun 2014 yaitu 17 orang. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., juga membantah, bahwa Bali tidak KLB DBD karena kriteria KLB tidak dipenuhi. “Tidak ada KLB di Bali, salah itu, di Indonesia ada 7 daerah yang masuk KLB DBD, tapi Bali tidak karena kriteria KLB tidak terpenuhi,” ujarnya. Namun, ia mengakui bahwa memang ada peningkatan kasus,
namun tidak sampai memenuhi syarat untuk KLB. “Memang ada peningkatan kasus dari bulan Januari, Februari, meningkat kasusnya,” ujarnya. Selain itu juga angka kematian kecil yaitu di bawah 1 persen Pihaknya terus melakukan antisipasi dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak, fogging di beberapa daerah yang kasusnya tinggi, dan yang penting adalah pelayanan kesehatan terus diupayakan yang maksimal supaya mengurangi kasus kematian. Seperti yang terlihat di beberapa rumah sakit di Bali, terjadi peningkatan jumlah pasien sehingga mengakibatkan kekurang bed dan rumah sakit penuh. Hal itu dikatakan karena sistem rujukan tidak baik di Bali. “Semua kasus dikirim, dirujuk lebih banyak ke RSUP Sanglah sehingga membeludak, ini sebenarnya tidak baik,” imbuhnya. Padahal ia selalu mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mengoptimalkan rumah sakit kabupaten dan puskesmas rawat inap, mengingat puskesmas rawat inap itu mampu untuk menangani kasus DB. “Saya selalu berkali-kali menyampaikan dan supervisi juga bahwa
kasus DB bisa ditangani di puskesmas rawat inap,” tandasnya. Dengan dibangunnya rumah sakit pratama di Buleleng dan Karangasem, tentu ada penambahan jumlah bed. “April ini segera dibuka, itu tentu akan menambah bed-nya,” ujarnya. RS pemerintah juga diharapkan mengoptimalkan bed yang ada. Indonesia yang merupakan wilayah endemis DBD, perlu dilakukan inovasi dalam rangka penanganan DBD. Menurut Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Unud dr. I Made Ady Wirawan, MPH., Phd., penanganan kasus DBD, bisa dengan memperkuat jejaring kemitraan agar penanganan lebih komprehensif dan bersama-sama mencari solusi atau model penanggulangan yang kreatif dan inovatif. Sementara itu, gerakan 3M yang merupakan cara efektif dalam pencegahan kasus DBD sangat baik diterapkan. “Yang penting adalah model pemberdayaan masyarakat yang mampu menggerakkan masyarakat untuk 3M. Itu yang belum berhasil,” ujarnya. z Citta Maya
A KT I V I TA S
MBP/ist
STPBI - Sabtu (5/3) lalu, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) menggelar seminar hasil penelitian untuk para dosen yang melakukan penelitian terhadap isuisu pariwisata yang ada di Bali, khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Terdapat enam buah hasil penelitian yang diseminarkan dalam kegiatan tersebut.Ada pun masalah yang dibicarakan dalam penelitian tersebut adalah Pengaruh Dampak Kebijakan Pemerintah tentang Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 11 Tahun 2014, terhadap Minat Berkarier di Bidang Perhotelan, The evaluation of English Speaking Skill of Servers at Lakeview Restaurant Kintamani, Bali in Serving Food and Beverages. 28 Maret - 3 April 2016
25
LENSA
WISATA BAHARI Berbagai atraksi wisata air meramaikan sepanjang pantai Tanjung Benoa hingga Teluk Benoa. Bahkan, wisata bahari ini sudah menjadi ikon dan daya tarik di ujung selatan Pulau Bali ini. Wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berlibur ke Bali utamanya sempat jalan-jalan ke kawasan Nusa Dua, terasa kurang lengkap tanpa mencoba menikmati wisata petualangan ini. Wisata bahari ini kebanyakan diusahakan penduduk setempat.
MBP/edi
PENDIDIKAN
Hasil ’’Try Out’’ untuk Bahan Evaluasi Sekolah
S
eperti tahun pelajaran-tahun pelajaran sebelumnya, pada tahun pelajaran 2015/2016 ini, siswa SMP dan SMA/SMK di Kota Denpasar juga diwajibkan mengikuti ujian pemantapan (try out) UN yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar. Hasil ujian pemantapan ini akan diumumkan segera dan menjadi bahan evaluasi pihak sekolah maupun siswa. “Begitu try out berakhir, jawaban siswa akan segara dipindai. Jika sudah selesai proses pemindaian dan hasilnya sudah sudah keluar, segera kami diumumkan,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdikpora Kota Denpasar, Drs. I Wayan Supartha, M. Pd., belum lama ini. Menurut Supartha, hasil try out UN merupakan salah satu instrumen penting untuk menakar kesiapan siswa dalam menghadapi UN yang sebenarnya. Dari hasil itu, pihak sekolah bisa memetakan kelemahan-kelemahan mendasar yang dialami siswa pada setiap mata pelajaran yang diujikan. Selanjutnya, pihak sekolah akan memanfaatkan
hasil try out itu untuk memformulasikan langkah-langkah strategis guna “menambal” kelemahan-kelemahan itu sekaligus memantapkan kesiapan siswa untuk menghadapi UN sesungguhnya. “Jadi, hasil try out itu memang sangat vital sebagai bahan evaluasi pihak sekolah agar seluruh siswa sukses dalam UN. Makanya, kami di Disdikpora Denpasar tetap mengagendakan try out, meskipun nilai UN tidak lagi sepenuhnya menentukan kelulusan siswa,” tegasnya. Khusus untuk pelaksanaan try out UN SMA/SMK, kata Supartha, secara umum pelaksanaannya sudah berjalan dengan lancar dan tidak ada permasalahan berarti. Tingkat kehadiran siswa di masing-masing sekolah juga sangat tinggi hampir semuanya mencapai 100 persen. Begitu juga siswa tampak semangat dan antusias mengerjakan soal. Bercermin dari pelaksaan ujian pemantapan ini, diyakini siswa SMA/SMK di Kota Denpasar sudah benar-benar siap menghadapi UN. “Ujian pemantapan ini menjadi cerminan bagaimana kesiapan siswa menghadapi UN. Kami yakin siswa di Kota Denpasar
sudah siap,” tegasnya. Supartha menyebutkan, jumlah peserta UN SMA/MA dan SMK di Kota Denpasar sebanyak 12.801 siswa. Rinciannya, peserta UN SMA sebanyak 5.850 siswa, 69 siswa MA dan 6.882 siswa SMK yang tersebar pada 67 SMA/MA dan SMK negeri dan swasta. Dari jumlah itu, sebelas sekolah mengikuti UN berbasis komputer atau computer based test (CBT). Selebihnya masih masih mengikuti UN berbasis kertas atau paper based test (PBT). Sebelas sekolah mengikuti UN CBT, terdiri dari lima SMA dan enam SMK. Meliputi SMAN 1 Denpasar, SMAN 3 Denpasar, SMAN 4 Denpasar, SMA Taman Rama Denpasar, SMA Doremi Exellent School Denpasar, SMKN 1 Denpasar, SMKN 2 Denpasar, SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, SMK TI Bali Global Denpasar, SMK Teknologi Nasional Denpasar dan SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar. Dengan jumlah peserta UN CBT sebanyak 2.855 siswa. z Putra Sasmitha
MBP/dok
Pelaksanaan try out atau pemantapan UN di salah satu SMP di Kota Denpasar. 28 Maret - 3 April 2016
27
OLAHRAGA
Musim Baru, Tim Baru, Pembalap Baru B alapan Formula 1 2016 sedikit berbeda dari sebelumnya. Kali ini terdapat tim baru, pembalap baru yang menjadi harapan Asia dan yang utama tim lama yang mencoba mengulang kejayaan di masa lalu. Tim baru yang masuk dalam jajaran 11 peserta balapan 2016 ini adalah Gene Haas dari negeri otomotif namun kesulitan berlaga di F1: Amerika Serikat. Rookie musim ini adalah Rio Haryanto asal Indonesia dan menjadi satu-satunya pembalap Asia di balapan jet darat ini. Sedangkan Renault utuh menjadi sebuah tim tidak lagi menjadi pemasok tim semata seperti
musim-musim sebelumnya. Setelah absen selama tiga dekade AS akhirnya memiliki tim di F1. Gene Haas, industralis asal Amerika ini, memiliki pengalaman di balapan NASCAR. Ujian sejati akan terjadi di musim pertama di F1 ini dengan seri pembuka di sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia. Mengandalkan unit mesin dari Ferrari dan sasis Dallara, tim Haas ini mengandalkan pembalap berpengalaman Romain Grosjean dan Esteban Guierrez. Targetnya adalam masuk kelompok tengah. Gutierrez yang mantan pembalap cadangan Ferrari, mengakui timnya cukup ambisius meski baru memulai kiprahnya di kompetisi ini. “Dengan target seperti itu, bagi sebuah tim baru itu sangat ambisius. Tim menargetkan meraih poin dan kami akan berkerja keras mewujudkannya,� tegas Pembalap asal Meksiko itu. Diantara deretan pembalap yang menghadiri konferensi pers jelang latihan perdana selain juara bertahan Lewis Hamilton (Mercedes), mantan juara dunia Sebastian Vettel (Ferrari) dan Daniel Ricciardo (Red Bull) terdapat pula Jolyon Palmer (Renault), Gutierrez (Haas) serta Rio Haryanto.
Pembalap Formula 1 asal Indonesia Rio Haryanto dengan mobil tim Manor.
Kalender Grand Prix Formula 1 20 Maret 3 April 17 April 1 Mei 15 Mei 29 Mei 12 Juni 19 Juni 3 Juli 10 Juli 14 Juli 31 Juli 28 Agustus 4 September 18 September 2 Oktober 9 Oktober 23 Oktober 30 Oktober 13 November 27 November
28
: GP Australia (Sirkuit Albert Park, Melbourne) : Bahrain (Sakhir) : Tiongkok (sirkuit internasional Shanghai) : Rusia (sirkuit jalanan Sochi) : Spanyol (Katalunya, Barcelona) : Monaco (sirkuit jalanan Monte Carlo) : Kanada (Gilles Villeneuve, Montreal) : Azerbaijan (sirkuit Kota Baku) : Australia (Spielberg) : Inggris (Silverstone) : Hungaria (Hungaroring, Budapest) : Jerman (Hockenheim) : Belgia (Spa-Francorchamps) : Italia (Monza) : Singapora (sirkuit jalanan Marina Bay) : Malaysia (Sepang) : Jepang (Suzuka) : AS (sirkuit Americas, Austin, Texas) : Meksiko (Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City) : Brazil (Interlagos, Sao Paulo) : Abu Dhabi (Yas Marina)
28 Maret - 3 April 2016
Misi ke Rusia
Rio menjelaskan bahwa dirinya perlu belajar cepat di musim perdanDQ\D GL ) EHUVDPD WLP \DQJ GXOXQ\D EHUQDPD 0DUXVVLD LWX 'HQJDQ SHQJDODPDQ EHUODJD GL *3 GDQ *3 DNDQ VDQJDW PHPEDQWXQ\D GDODP EHUDGDSWDVL PHQJKDGDSL EDODSDQ ) LQL Âł7XMXDQQ\D PHUDLK SRLQ Kami tidak tahu kapan, tapi kami mencoba yang terbaik pada setiap perlombaan,â€? kata Rio yang akan mendampingi pembalap utama Pascal Wehrlein dari Jerman. 5HQDXOW PHQFDSDL SXQFDN NHMD\DDQ GL WDKXQ DQ GDQ DQ VDDW menjadi pamasok mesin bagi tim Williams dan Red Bull. Tim ini juga menghasilkan juara dunia yang kini masih aktif membalap Fernando $ORQVR 0F/DUHQ .DOL LQL SDEULNDQ DVDO 3UDQFLV LWX PHQXUXQNDQ URRNLH ,QJJULV 3DOPHU GDQ .HYLQ 0DJQXVVHQ 'HQPDUN “Kami menghadapi banyak persoalan sepanjang musim dingin lalu dan prosesnya berjalan lambat,â€? ungkap Palmer tentang perkembangan timnya yang musim lalu berbendera Lotus itu. “Ekspektasinya rendah dan tahun ini kami berusaha membangun fondasi. Jika kami bisa melakukan start yang bagus maka itu akan PHQMDGL GDVDU EDJL SHUEDLNDQ VHSDQMDQJ PXVLP 'DQ \DQJ MHODV NDPL berharap bisa mengumpulkan poin.â€? Tegas Palmer seperti dikutip The Associated Press. z Yudi Winanto
GAGAL menangani klub tidak menghambat karier Harry Redknapp melompat lebih tinggi lagi. Pria berusia 69 tahun mendapat tugas meloloskan tim nasional YordaQLD NH SXWDUDQ ÂżQDO 3LDOD 'XQLD GL 5XVLD Negeri di belahan Timur Tengah itu ingin melihat ‘sentuhan’ Redknapp di timnasnya. Ini dikarenakan Yordania harus bersaing dengan tangguh seperti Australia pada babak penyisihan zona Asia di turnamen ini. Tim lain di Grup B itu adalah Kyrgyzstan, Tajikistan dan Bangladesh. “Kami menginginkan dia karena permainan dinamis Australia yang dekat dengan gaya Inggris,â€? jelas Wael al-Qadi, anggota dewan Federasi Sepak bola Yordania dalam wawancara dengan The Associated Press. Yordania berada di peringkat kedua Grup B itu dibelakang Australia. Hanya juara dari masing-masing delapan grup yang berhak mengikuti kualifikasi akhir zona Asia plus empat runner-up terbaik. Negeri itu berharap bisa lolos untuk pertama kalinya di event empat tahunan di Rusia dua tahun mendatang. Redknapp mencatat sukses besar saat mengantarkan Tottenham ke Liga Champions untuk pertama kalinya SDGD ,D NHPXGLDQ PHQDQJDQL 4XHHQV 3DUN 5DQJHUV GDUL KLQJJD 'LD MXDJ PHQMDEDW SHQDVLKDW GL NOXE 'LYLVL ,, 'HUE\ Penunjukan Redknapp sebagai pelatih timnas Yordania tak lepas dengan hubungan dekatnya pada Pangeran Ali. 'LD PHUXSDNDQ SUHVLGHQ IHGHUDVL VHSDN EROD <RUGDQLD sekaligus kandidat yang gagal pada pemilihan Presiden FIFA beberapa waktu lalu. z Yudi Winanto
MBP/ap
Mantan pelatih klub Queens Park Rangers dan Tottenham Hotspur Harry Redknapp ditunjuk menangani timnas Yordania dengan target lolos ke Piala Dunia 2018. 28 Maret - 3 April 2016
29
OLAHRAGA
MBP/ap
3HUHQDQJ 5XVLD <XOLD (¿PRYD XQWXN NHGXD NDOLQ\D WHUVDQGXQJ NDVXV SHQJJXQDDQ REDW WHUODUDQJ
Hukuman Seumur Hidup OLIMPIADE 2016 di Rio de Janeiro, Brazil Agustus mendatang sepertinya tanpa kehadiran bintang-bintang Rusia menyusul skandal obat terlarang yang menghancurkan olahraga negeri itu. TeraNKLU PHQLPSD SHUHQDQJ <XOLD (¿PRYD Setelah sederet atlet Rusia terseret skandal penggunaan obat terlarang untuk memacu penampilan mereka, kini persoalan serupa menimpa dunia renang. %DKNDQ XQWXN (¿PRYD LQL DGDODK XQWXN kedua kalinya sehingga kemungkinan besar ia akan terkena hukuman seumur hidup tak boleh mengikuti pertandingan internasional. Perenang berusia 23 tahun itu merupakan spesialis gaya dada. Ia berhasil meraih empat gelar di Kejuaraan Dunia dan medali perunggu Olimpiade. Dia jug diandalkan untuk merebut medali di Rio mendatang. Namun federasi renang Rusia men-
30
28 Maret - 3 April 2016
erima laporan dari badan renang interQDVLRQDO ),1$ EDKZD (¿PRYD GLNHQDL sanksi tak boleh mengikuti turnamen internasional untuk sementara waktu karena kemungkinan melakukan pelanggaran dalam tes obat terlarang. 0HGLD 5XVLD PHQ\HEXWNDQ (¿PRYD dilaporkan positif menggunakan meldonium, zat serupa yang ditemukan di sampel SHWHQLV 0DULD 6KDUDSRYD GL JUDQG VODP Australia Terbuka beberapa waktu lalu. (¿PRYD \DQJ PHQHPSDL SRVLVL NHWLJD 200m gaya dada Olimiade London 2012, potensial berakhir kariernya. Ia dilucuti lima gelar juara Eropanya pada 2013 setelah diketahui positif menggunakan steroid DHEA. Dia kemudian mendapat pengurangan hukuman dari 2 tahun menjadi 16 bulan setelah mengakui teledor saat membeli obat suplemen tanpa mengecek kandungan zat di dalamnya.
Setelah menjalani hukuman, ia kembali ke kolam dan menunjukan dirinya masih diperhitungkan. Di Kejuaraan dunia di Kazan, Rusia tahun lalu, ia merebut medali emas di nomor 100m gaya dada. Pemerintah Rusia kemudian mengirimnya ke Amerika untuk mendapatNDQ SHODWLKDQ NKXVXV GDUL 'DYH 6DOR GL California. Menurut pelatih timnas Rusia Sergei Ilin, menyatakan tak perenang lain Rusia yang berada di Amerika yang tersangkut kasus obat terlarang ini kecuali (¿PRYD -LND (ILPRYD SRVLWLI PHQJJXQDNDQ meldonium, maka medali yang diraih sebelumnya tak akan dilucuti. Kasus ini berlaku karena zat ini secara resmi dilarang oleh badan anti doping internasional WADA sejak 1 Januari 2016. z Yudi Winanto
I Kadek Dwi Kurniawan
Pengalaman Berguru di Akademi MU INGGRIS adalah negara asal sepak bola. Berkunjung dan bermain di sana merupakan impian sebagian besar pencinta sepak bola. Pengalaman ini dirasakan siswa asal Tabanan, I Kadek Dwi Kurniawan, yang sempat berguru di Kota Manchester, markas klub raksasa Manchester United (MU). Kadek Dwi bisa menginjakkan kakinya di Akademi MU setelah terpilih sebagai sebagai pemain berbakat dan bertalenta dalam seleksi selama seminggu di Lapangan Banteng, Seminyak, Badung. Peserta seleksi mencapai 40 pemain dari berbagai daerah di Indonesia. Yang terjaring hanya enam termasuk Kadek Dwi ditambah seorang peserta yang lolos seleksi 2014, namun baru mengikuti program Summer Soccer School pada Agustus 2015. ‘’Peserta dari Indonesia pemain U-16 yang ikut program Summer Soccer School totalnya tujuh pemain,’’ sebut Kadek Dwi di Denpasar pekan lalu. Siswa kelas II IPA 4 SMAN 1 Kediri, Tabanan, ini ditempa selama 10 hari di Manchester dalam jadwal latihan yang super ketat. Ia dan kawan-kawannya harus berlatih tiga kali setiap hari pada pagi, siang, dan malam. Meskipun ditempa latihan keras, Kadek Dwi merasa nyaman. Hasilnya, ia makin piawai melakukan dribel, passing, dan kerja sama. ‘’Skill-ball saya mengalami kemajuan pesat setelah berguru ke Akademi Manchester United,’’ tutur pesepak bola kelahiran Tabanan, 13 Juni 1999 ini. Program Summer Soccer School di Akademi MU diikuti pemain asal Indonesia, Malaysia, Zimbabwe, Jepang, dan Irlandia. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai umur di bawah pelatih Steven. Kadek Dwi sempat diadu melawan Malaysia yang mengirim satu tim. ‘’Saya menyumbang gol ke gawang Malaysia, walaupun tim kami kalah,’’ ungkap pemain yang berposisi sebagai penyerang ini. Karier Kadek Dwi dimulai sejak kelas III SD di SSB Rindam sebagai bek. Berkat kepiawaiannya mengolah bola, ia terpilih masuk skuad Perst Tabanan U-13 dan posisinya beralih sebagai striker. Selanjutnya Kadek Dwi memperkuat Perst U-15 yang diantarnya menjadi juara Liga Junior Zona Bali, membela tim PON Remaja Bali berlaga ke Surabaya, ikut andil membawa tim SMA Tabanan menjadi juara Porsenijar Bali 2015, dan tampil pada Popnas 2015 di Bandung. Bomber Barcelona asal Argentina, Lionel Messi, menjadi idolanya. ‘’Messi bodinya kecil, tetapi gesit dan lincah,’’ sebut putra kedua pasangan Wayan Dana Putra (anggota TNI-AD) dan Ni Nengah Sri Budayani ini. Kadek Dwi bercita-cita menjadi pesepak bola pro agar bisa membantu usaha ibunya berjualan jajan di pasar. z Daniel Fajry
MBP/nel
I Kadek Dwi Kurniawan 28 Maret - 3 April 2016
31
OLAHRAGA
Piala Bhayangkara
Setelah PS TNI, Kini PS Polri TURNAMEN sepak bola Piala Jenderal Sudirman yang berlangsung Januari hingga Februari lalu, disuguhi kejutan besar. Tim Persatuan Sepak Bola (PS) TNI yang dianggap sebagai pelengkap, sukses melaju ke babak delapan besar setelah menjadi juara grup. Salah satu korban PS TNI adalah Persib Bandung yang menyandang juara Indonesia Super League (ISL) dan Piala Presiden. Akan tetapi PS TNI gagal menembus EDEDN VHPLÂżQDO 7LP DVXKDQ 6XKDUWR LQL juga tidak mampu mengulangi kejutannya di Piala Gubernur Kaltim yang berakhir 14 Maret lalu. Turnamen ini akhirnya dimenangkan Pusamania Boreno FC (PBFC) setelah mengalahkan Madura 8QLWHG GL ÂżQDO $UHPD &URQXV 0DODQJ menempati posisi ketiga usai mengatasi Sriwijaya FC Palembang. PS TNI tampil lagi dalam kejuaraan Piala Torabika Bhayangkara yang diputar 17 Maret hingga 3 April. Kali ini Manahati Lestusen dan kawan-kawan mendapat pesaing baru, yakni PS Polri. Kedua tim ini beradu melawan delapan klub ISL. PS TNI berada di Grup A bersama Persib,
Pusamania Borneo FC, Mitra Kukar, PS TNI, dan Sriwijaya FC, sedangkan PS Polri bercokol di Grup B dengan Bali United, Persipura Jayapura, Arema Cronus Malang, dan Persija Jakarta. Babak penyisihan grup diselenggarakan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung (Jawa Barat) dan Stadion Wayan Dipta, Gianyar (Bali). Pertandingan semifinal dihelat di NRWD DVDO MXDUD JUXS VHGDQJNDQ ÂżQDO GLmainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ada yang berbeda antara PS TNI dan PS Polri. PS TNI mengandalkan seluruhnya pemain lokal, sebaliknya PS Polri diperkuat legiun asing. Pelatih Bambang Nurdiansyah yang dipercaya memoles PS Polri memakai 15 pemain anggota polisi, sembilan orang eks pemain Timnas U-19, beberapa eks pemain timnas senior, dan tiga pemain asing. Mampukah PS Polri membuat kejutan seperti yang dilakukan PS TNI? Atau PS TNI yang kembali memakan korban? Menarik ditunggu kiprah kedua kesebelasan ini. Yang jelas Ketua Organization Com-
mitee Piala Bhayangkara, Irjen Condro Kirono, menargetkan PS Polri lolos KLQJJD EDEDN VHPLÂżQDO ,D RSWLPLV VHWHODK melihat hasil beberapa kali uji coba yang GLMDODQL ,QGUD .DKÂż GDQ NDZDQ NDZDQ Sementara itu, Sriwijaya FC menargetkan gelar juara setelah hanya menduduki posisi keempat pada Piala Gubernur Kaltim dan peringkat kedua di Piala Presiden. Asisten Pelatih Hartono Ruslan menjadikan kegagalan di Samarinda sebagai pelajaran berharga dan bahan evaluasi. Ia yakin pasukannya lebih kuat setelah mendatangkan striker Hilton Moreira untuk diduetkan dengan Alberto Goncalves. Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija, juga percaya diri pasukannya bakal menjadi juara. Ia menilai kondisi pemainnya sedang bagus-bagusnya. Milo mengaku tidak gentar meski berada di Grup B yang dihuni tim-tim tangguh. Arema selalu menjadi favorit dalam kejuaraan yang diikuti, namun sejauh ini baru berhasil menjuarai Bali Island Cup di Stadion Dipta, Gianyar. z Mawa
MBP/ant
Tim PS Polri diluncurkan di Jakarta, Selasa (15/3) lalu.
32
28 Maret - 3 April 2016
IPTEK
Terapi Hiperbarik
K
ebakaran yang melanda ruang hiperbarik Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo hingga menyebabkan empat orang meninggal, seakan membuka mata masyarakat tentang terapi hiperbarik. Maklum, selama ini belum banyak masyarakat yang mengetahui tentang terapi oksigen ini. Masyarakat keban\DNDQ WDKX NHPRWHUDSL ÂżVLRWHUDSL GDQ sejenisnya. Ini juga tidak terlepas masih sedikitnya rumah sakit yang menyediakan pasilitas hiperbarik. Sementara di Bali sendiri, terapi ini telah dimiliki RSUP Sanglah, Denpasar sejak beberapa tahun silam. Banyak orang awam tidak mengetahui betapa pentingnya oksigen untuk menyembuhkan jaringan tubuh yang rusak dengan tepat, baik di kulit, otot ataupun tulang.Terapi oksigen hiperbarik atau dikenal dalam bahasa ilmiahnya bernama Hyperbaric Oxygen Treatment (HBOT) adalah proses pemberian oksigen 100 persen kepada pasien di dalam alat berupa mesin oksigen menyerupai tabung berbentuk kapal selam. Ini dilakukan di dalam sebuah ruangan khusus yang dikenal dengan sebutan mesin hiperbarik. Ruangan mesin HBOT dirancang secara khusus sehingga kebal terhadap tekanan di dalam yang bertambah. Tujuan dari pengiriman oksigen murni ke dalam ruangan mesin ini adalah untuk menyalurkan sejumlah oksigen ke dalam tubuh yang akan membantu dalam peremajaan jaringan tubuh. Terapi oksigen hiperbarik (HBOT) adalah terapi medis dimana pasien da-
lam suatu ruangan menghisap oksigen tekanan tinggi (100%) atau pada tekanan barometer tinggi (hyperbaric chamber). Awalnya, terapi HBOT dipakai untuk membebaskan penyelam dari sebuah kondisi berbahaya yang dikenal dengan penyakit pengurangan tekanan udara atau “the bends� yang terjadi akibat gelembung gas nitrogen mulai terbentuk di paru-paru, jaringan dan aliran darah penyelam saat naik ke permukaan air. Akibatnya, darah yang mengalir bisa terhalang dan rusaklah pembuluh darah yang bisa membawa ke kematian. Perawatan hiperbarik ini mengurangi efek negatif dari nitrogen. Hiperbarik menetralkan kadar nitrogen dalam darah dan melatih tekanan udara ke tubuh kita. Terapi dilakukan sekitar 15-30 menit Hiperbarik adalah terapi pengobatan dan kesehatan yang menggabungkan oksigen murni dan tekanan udara 1,3-6 atmosfer (ata) di dalam ruang udara bertekanan tinggi (RUBT) alias hyperbaric chamber. Berbeda dengan oksigen biasa yang diangkut darah, oksigen bertekanan udara tinggi mudah larut ke seluruh jaringan tubuh yang ada cairan, dari darah, sistem getah bening, saraf, hingga tulang. Semakin banyak oksigen terserap, akan semakin baik bagi kemandirian tubuh dalam memperbaiki jaringan yang rusak. Terapi hiperbarik mengurangi risiko pengurangan tekanan udara atau “the bends� yang terjadi akibat gelembung gas nitrogen mulai terbentuk di paru-paru dan aliran darah ketika penyelam naik ke permukaan air. Akibatnya, darah yang
mengalir bisa terhalang dan merusak pembuluh darah. Di dalam ruang terapi yang berbentuk kapal selam, peserta terapi diharuskan memakai masker oksigen. Ketika mesin dinyalakan, akan terasa tekanan udara yang lebih tinggi dibanding tekanan udara di ruang biasa. , untuk bisa melakukan terapi hiperbarik, orang yang bersangkutan harus dalam kondisi sehat, tekanan darah harus normal, dan tidak ada kelainan gendang telinga. Seperti saat naik pesawat atau berada di dalam air, saat itu tekanan udara berangsur tinggi dan telinga terasa mampat. Inilah yang disebut tahap dekompresi. Pada tahap ini, tekanan dalam ruangan hiperbarik secara bertahap ditingkatkan. Suhu ruangan akan naik bersamaan dengan kenaikan tekanan udara. Setelah sesi selesai, tekanan dalam ruangan akan dikembalikan secara bertahap pula. Di dalam ruang terapi, peserta boleh minum dan makan permen. Mungkin maksudnya untuk menetralisasi efek tekanan udara tinggi. Selain untuk memperbaiki jaringan sel tubuh dan mengurangi risiko bahaya pada penyelam, terapi hiperbarik juga bermanfaat untuk membantu penyembuhan luka yang membandel, seperti luka pada penderita diabetes. Selain itu, terapi ini dilakukan untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh dalam mengatasi infeksi dan membantu pembentukan cabangcabang pembuluh darah baru untuk mengatasi penyumbatan dan kerusakan pembuluh darah. z Sugiarta/dari berbagai sumber 28 Maret - 3 April 2016
33
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
STIKES - Setelah menjalin kerja sama dengan Kelurahan Renon dan Panjer, Stikes Bali sejak, Senin (14/3) menerjunkan 176 mahasiswa Program Studi D-3 Keperawatan untuk menggarap Kelurahan Serangan lewat program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pelepasanmahasiswa PKL diawali dengan penyerahan mahasiswa PKL oleh Ketua Stikes Bali Drs. IKetut Widia, BN., Stud. kepada Sekretaris Diskes Kota Denpasar IGA Mas Widiastuti disaksikan Lurah Serangan Wayan Karmaya dan Camat Densel A.A. Gede Risnawan di BalaiBanjar Tengah. Ketua Panitia Ns. I Gede Satria Astawa, S.Kep. mengungkapkan PKL selama empat minggu ini sebagai bentuk partisipasi Stikes Bali untuk peduli Indonesia Sehat.
UNUD - Menindaklanjuti nota kesepahaman atau MoU tentang Gerakan Penanaman Pohon dan Aksi Penanaman Bersama, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UniversitasUdayana (Unud) bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar Sosialisasi dan Aksi Penanaman 2.500 Pohon di lingkungan Unud, Bukit Jimbaran, Senin (14/3). Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp. PD-KEMD., Direktur Konservasi Tanah Dan Air dariKementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Dr. Ir. Mohammad Firman, M. For., Sc.,Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Unda Anyar, perwakilan Rektor Undiksha,perwakilan ISI Denpasar, Direktur Politeknik Negeri Bali, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali dan instansi terkaity lainnya.
MBP/ist MBP/ist
PIN - Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, untuk di Kota Denpasar dicanangkan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Acara ditandai penetesan imunisasi polio bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra di Banjar Binoh Kelod Desa Ubung Kaja Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (15/3). Rai Mantra mengatakan untuk meningkatkan pelayanan, agar pelaksanaan PIN polio menerapkan sistem jemput bola seperti yang disampaikan Kades Ubung Kaja. Meskipun telah disiapkan 630 pos PIN yang tersebar di Kota Denpasar.
34
28 Maret - 3 April 2016
PHRI - Sejumlah permasalahan di kawasan wisatan Ubud mulai diurai oleh SenatorDPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Menggandeng tokoh desa adat se-Ubud, Camat Ubud, PHRI Bali dan tokoh pariwisata Ubud, Komite III DPD-RI Bidang Pariwisata menyampaikan sejumlah usulan dan sinergi, sekali lagi yang bertujuan untuk membangkitkan Ubud sebagai kawasan terintegrasi. Demikian diungkapkan Gusti Wedakarna saat menyampaikan visinya tentang Ubud. Tampak hadir Camat Ubud, Cok Gede Putra Sukawati (Puri Ubud), Cok Nindia (Puri Peliatan), Cok Ace (Ketua PHRI Bali) dan ratusan tokoh masyarakat Ubud.
MBP/ist
MBP/ist
STPBI - Baru-baru ini, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI) sekaligus merangkap Direktur Sekolah Perhotelan Bali (SPB) telah melepas para mahasiswa untuk melaksanakan Program Internship di beberapa hotel mewahdi Amerika. Rincian mahasiswa yang dilepas sejumlah 14 orang ke The Greenbrier, West Virginia yang merupakan angkatan ke-4 di tahun 2016 dan 14 orang ke Omni Amelia Plantation Resort, Florida yang merupakan angkatan ke-2 di tahun 2016 ini.
SENATOR - Tidak sampai beberapa bulan dikeluarkan rekomendasi Komite III DPD-RIProvinsi Bali yang ditandatangani oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III sudah menuai hasil. Yakni komitmen Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk membantu infrastruktur pembangunan di SMAN 2 Kuta. Hal tersebut disampaikan I Wayan Supiartha, S.H. (Staf Ahli DPD-RI di Ibu Kota Negara) dalam review sejumlah pengajuan pembangunan dari Provinsi Bali di Senayan.
PGRI BALI Jajaran PGRI Bali merasa kehilangan sepeninggal Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo, Senin (14/3) lalu. Sebagai bentuk kehilangan tersebut,Ketua PD PGRI Bali Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. bersama pejabat lainnya langsungke Semarang mengikuti pemakaman almarhum, Selasa (15/3).Aryasuda bersama Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. Nyoman Winata, M.Hum., Ketua YPLPProvinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada, M.Si., Ketua YPLP Kota PGRI Kota Denpasar Drs. INengah Madiadnyana, M.M., Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. dan Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. langsung kerumah duka di Semarang untuk melepas almarhum dan menyampaikan rasa bela sungkawa keluarga PGRI Bali.
BRSUD TABANAN Kasus trauma dan penyakit jantung merupakan pembunuh tercepat jika tidak ditangani dengan baik. Untuk itu, penanganan awal kasus ini sangatlah penting. Dalam mempersiapkan SDM, BRSUD Tabanan mengadakan pelatihan bagiperawat yang bekerja di bagian UGD dan ICU berupa latihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) atau pelatihan dasar penanganan trauma dan gangguan jantung, Selasa (15/3).Peserta terdiri atas 41 orang yang tidak hanya berasal dari SDM BRSUD Tabanan, tetapi juga dari RSUD Bangli, RSUD Karangasem, RS Surya Husadha, RS Dharma Kerti, RS Bhakti Rahayu, dan RS Paramasidhi.
28 Maret - 3 April 2016
35
LINGKUNGAN
Pantai Selatan Bali Tercemar Logam Berat
36
28 Maret - 3 April 2016
P
eristiwa terdamparnya paus di pantai Batu Tumpeng, Desa Pakraman Gelgel, Klungkung, mengundang sejumlah tanya tentang apa yang terjadi di perairan. Matinya ikan paus tersebut disebabkan beberapa factor, seperti sakit, makanan ikan SDXV \DLWX ÂżWRSODQNWRQ WHUFHPDU ELVD MXJD NDUHQD GLVerang hewan laut lainnya. “Banyak penyebab kematian paus itu, termasuk makanan paus itu tercemar,â€? kata Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana (Unud) Prof.Ir. I Wayan Arthana MS., Ph.D. Ditambah pada musim hujan seperti sekarang ini, kualitas air rendah dibandingkan pada musim kemarau. Sebab, limbah rumah tangga dan limbah lainnya ikut mengalir ke sungai dan danau yang akhirnya bermuara ke laut. Selain itu, kegiatan wisata bahari seperti watersport, diving, juga berpengaruh terhadap pencemaran DLU QDPXQ WLGDN VLJQLÂżNDQ
“Kemungkinan minyak bisa tumpah kan ada, belum lagi wisatawan yang membuang sampah sembarangan, juga turut mengambil andil dalam pencemaran air,” jelasnya. Yang menjadi masalah saat ini, menurut dia, adalah pencemaran plastik di pantai. Jika plastik yang ada masih utuh tentu masih bisa dipungut. Namun jika plastik tersebut telah dalam keadaan remuk, maka bisa saja mempengaruhi biota laut seperti ikan memakan plastik tersebut lalu ikan dimakan oleh manusia. Pencemaran plastik ini telah menjadi konsen dunia seperti Jepang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Arthana, disebutkan perairan
pantai di Tanjung Benoa, Mertasari dan Sanur, yang mana sampelnya diambil pada bulan November tahun 2006, sudah tercemar logam berat jenis Cd, Cr dan Pb yang masing-masing nilainya berkisar 0,019 – 0,026 untuk Cd, 0,018 – 0,019 ppm untuk Cr dan 0,028 – 0,034 untuk Pb. Ada 13 parameter kualitas air laut yang diukur. Kandungan BOD5 dan COD sangat rendah yang masing-masing berkisar 0,673 – 3,008 ppm dan 2,998 – 7,028 ppm yang mengindikasikan belum tercemar bahan organik. Kandungan E. coli dan Coliform di Pantai Tanjung Benoa hingga Sanur juga sangat rendah yaitu berkisar 0-4 MPN/100 ml yang mencerminkan tidak tercemar tinja.
Lima dari 13 parameter kualitas air laut yang diukur telah melampaui baku mutu air laut untuk wisata bahari, yakni ditemukan banyak kandungan logam berat. Di antaranya nitrat, fosfat, cadmium (Cd), chrom (Cr) dan timbal (Pb) yang mengarah ke masalah pencemaran pantai untuk selanjutnya perlu penanganan. Masalah pencemaran di Pantai Bali Selatan semakin rumit, karena semakin padat dengan penduduk dan beragam kegiatannya. Kegiatan-kegiatan tersebut berupa hotel, restaurant, pelabuhan, tempat rekreasi, tempat melasti dan kegiatan wisata bahari. z Citta Maya
28 Maret - 3 April 2016
37
PARIWISATA
Pariwisata Bali Sasaran Teroris su teroris yang merebak di sejumlah negara, termasuk di Indonesia menjadi ancaman pariwisata Bali. Sebab, Pulau Dewata yang merupakan salah satu daerah di Indonesia yang masuk dalam zona merah sasaran teroris. Bahkan, pemerintah setempat rencananya pembangunan CCTV di Kabupaten Badung dirancang 151 titik dengan jumlah CCTV sebanyak 197 buah. Dari jumlah tersebut yang terbanyak akan dipasang di kawsan wisata Kuta sekitar 79 buah CCTV. Taktik dan strategi teroris pun dikhawatirkan berkembang dengan menggunakan unsur kimia, biologi, radioaktif dan nuklir (KBRN). Itu sebabnya, pulau yang kecil ini kini menjadi fokus perhatian Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di samping zona merah lain seperti DKI Jakarta. “Ancaman lebih tingi di sini (Bali, red), kan sudah beberapa kali menjadi sasaran teroris termasuk juga di Jakarta,” ungkap Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI R. Gautama Wiranegara. Gautama menambahkan, saat ini memang belum ada ancaman teroris menggunakan KBRN. Teroris masih menggunakan cara-cara tradisional seperti bom dan penembakan. Namun, upaya antisipasi tetap dilakukan melalui pelatihan dengan melibatkan TNI/Polri, Pemda serta masyarakat. Disisi lain, pihaknya juga melakukan monitoring dan pengawasan khusus pada toko-toko bahan kimia. “Turis kan banyak di sini. Di Provinsi Bali sendiri income dari pariwisata sangat luar biasa. Kita tidak ingin bahwa teroris memanfaatkan situasi ini, jadi kita harus mengamankan Bali untuk citra bangsa kita di dunia internasional,” jelasnya. Korem 163/Wirasatya I Nyoman Cantiasa mengatakan, ancaman teroris pada setiap zaman cenderung berbeda. Di era 70-80an berupa penyanderaan, lebih maju lagi berupa bom bunuh diri, dan beberapa waktu kebelakang berupa pengeboman dan penyerangan. Saat ini yang perlu diantisipasi adalah KBRN. “Ancaman kimia, biologi, radiologi dan nuklir ini adalah ancaman yang lebih sulit dibanding ancaman fisik, tidak kelihatan karena berupa bahan-bahan kimia. Kalau ada ancaman kimia, harus mengisolasi tempat, jangan ada yang masuk karena udara kalau kimia. Kalau anthrax atau biologi, lain lagi caranya,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan zona merah sasaran teroris bukan berarti Bali tidak boleh dikunjungi siapapun. Pihaknya bahkan menjamin keamanan Bali khususnya dari aksi terorisme. Kendati, isu terorisme sempat membuat beberapa negara seperti Australia dan UK menge-
I
38
28 Maret - 3 April 2016
luarkan travel advisory ke Indonesia termasuk Bali. Travel advisory ini juga membuat sejumlah kapal pesiar batal merapat ke Bali sehingga berdampak bagi pariwisata. “Itu memang hak mereka, tetapi kita juga sudah menyampaikan hal ini kepada para konsul yang ada disini untuk meyakinkan mereka bahwa kita aman. Hak orang untuk datang atau tidak, kita tidak bisa paksa. (Bilang) Aman-aman, kamu datang saja, harus datang, nggak bisa. Makanya harus kita upayakan terus menerus dengan tindakan-tindakan nyata, nggak boleh hanya ngomong saja,” ujarnya. Pastika mengklaim, Bali sudah memiliki crisis center berkaca dari pengalaman Bom Bali I dan II. Begitu juga mempunyai counter disaster seperti Pusdalops di Polda Bali, Kodam, dan Korem. Belum lagi ada Babinkamtibmas, Babinsa di semua desa, sistem keamanan tradisional oleh desa pakraman, serta security di semua objek vital termasuk hotel. Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto, S.H., M.A., mengatakan, pihaknya sudah berbuat maksimal baik dari aspek preentif maupun preventif terkait ancaman teroris. Seluruh objek vital dan pintu-pintu masuk Bali sampai saat ini dijaga dengan ketat. Bali tidak saja siap untuk segala kemungkinan, tapi juga aman. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Bali pada Januari 2016 mencapai 357.118 orang. Angka ini naik sebesar 16,19 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Apabila dibandingkan dengan Desember 2015 jumlah wisman turun sebesar 5,41 persen. Pada Januari 2016, sebagian besar wisman yang datang ke Bali melalui bandara, yaitu sebanyak 343.663 orang (98,05 persen), sedangkan melalui pelabuhan laut sebesar 6.929 orang (1,95 persen). Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, jumlah wisman yang datang melalui Bandara Ngurah Rai naik sebesar 19,02 persen. Sedangkan bila dibandingkan dengan keadaan bulan Desember 2015 kunjungan di bulan Desember tercatat turun 5,53 persen. Wisman yang datang melalui pelabuhan laut pada bulan Januari 2016 naik 1,01 persen dibandingkan bulan Desember 2015 dan turun sebesar 46,67 persen dibandingkan dengan keadaan bulan Januari 2015. z Rindra Pantai Kuta menjadi salah satu tujuan pariwisata dunia yang banyak didatangi wisatawan mancanegara.
MBP/dok
28 Maret - 3 April 2016
39
AKTIVITAS
MBP/ist
ANGKASA PURA - Serangkaian dengan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1938, Manajemen PT Angkasa Pura I (Pesero) Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar Dharma Shanti Nyepi yang diisi Darma Wacana oleh Ida Pedanda Gede Made Gunung, Senin (14/3). Bertempat di Pura Jagat Tirta, Komplek Peribadatan Angkasa Pura I, kegiatan ini dihadiri keluarga besar PT Angkasa Pura I (Persero) dan perwakilan komunitas Bandara. Selain sebagai sarana silaturahmi di antara komunitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan karyawankaryawati PT Angkasa Pura I (Persero), Dharma Shanti ini juga untuk saling memaafkan dan saling memahami satu sama lain serta bertoleransi.
MBP/ist
FOURSMA - SMAN 4 Denpasar (Foursma) memang tak pernah sepi prestasi. Di tahun 2016 ini, sejumlah prestasi diraih siswasiswi sekolah di bawah kepemimpinan Dr. Wayan Rika, M.Pd. Dalam skala nasional, dalam KOMPeK ke-18 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), 9-13 Februari 2016, siswa Foursma mampu meraih prestasi maksimal. Bahkan, mampu mempertahankan juara umum selama empat tahun terakhir. Kompetisi kali ini diikuti 18 perguruan tinggi di Indonesia. Dalam cabang lomba Economic Debate Competition KOMPeK ke-18, Foursma berhasil meraih juara I Best Team yang diperkuat Made Ratna Dewi, Khanaya Manohara dan Gracia Nicole.
MBP/ist
HMC - Prestasi demi prestasi diraih siswa SMAN 4 Denpasar (Foursma) pada awal tahun 2016. Selain menjuarai KOMPeK ke-18 yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (9-13 Februari 2016), tim Foursma juga tampil meyakinkan dalam Hippocrates Medical Championship (HMC) yang digelar Fakultas Kedokteran Unud 5-6 Maret 2016. Dalam ajang ini, para siswa yang diterjunkan Foursma tampil membanggakan. Tiga juara diraih tim dari sekolah yang dipimpin Dr. I Wayan Rika, M.Pd. ini. Dalam ajang HMC, juara I disabet tim Foursma yang diperkuat Yogi Astara Putra, Ayu Trisna dan Putera Dewa Haryana. Sementara tim Foursma yang diperkuat Jody Erlangga, Christopher Thierry dan Surya Geryandika meraih juara II. Sedangkan tim Foursma yang diperkuat I Gusti Agung ArvinNanda Pratama, Yoga Satridinatha dan Anak Agung Andika Parwata meraih juara III.
MBP/ist
LOMBA NGELAWAR - Tak hanya di bidang akademik saja siswa SMAN 4 Denpasar (Foursma) tampil membanggakan, di bidang nonakademik juga menunjukkan prestasi gemilang. Terbukti dalam ajang lomba untuk melestarikan budaya Bali, tim Foursma tampil sebagai juara. Dalam lomba ngelawar, lomba membuat sate renteng dan lomba membuat banten prani yang digelar Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dalam rangka HUT ke-228 Kota Denpasar, 26 Februari 2016 tim yang diterjunkan Foursma berhasil meraih tiga juara I.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
40
28 Maret - 3 April 2016
MBP/ist MBP/ist
DINSOSNAKER - Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Denpasar kembali menggelar kegiatan penyuluhan jabatan untuk menyebarluaskan informasi pasar kerja. Tahun ini penyuluhan jabatan tidak saja menyasar siswa-siswi SMK, tetapi juga SMA. Masing-masing di SMAN 6 Denpasar pada 22 Maret dan SMK Bintang Persada pada 24 Maret mendatang. Kegiatan rutin penyuluhan jabatan ini sebagai bentuk rasa peduli kepada generasi muda. Demikian dikatakan Kepala Dinas Dinsosnaker Denpasar Drs. IGA Rai Anom Suradi, M.M., Selasa (15/3).
RS BALIMED - Rumah Sakit (RS) BaliMéd menggelar Seminar Penyakit Ginjal Kronik dengan tema ‘’The Important of Renal Replacement Therapy’’, Sabtu (12/3) lalu. Seminar yang diikuti 100 peserta dari dokter yang bertugas di fasilitas kesehatan (faskes) primer yang bekerja sama dengan BPJS dan dokter umum lainnya ini diisi oleh dua narasumber yaitu dr. Ida Bagus N. Mahendra, Sp.PD. dan Dr. dr. I Wayan Sudhana, Sp.PD-KGH. Dr. dr. I Wayan Sudhana, Sp.PD-KGH., dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi yang merupakan staf SMF Penyakit Dalam FK Unud RSUP Sanglah Denpasar yang juga bekerja di RS BaliMéd, mengatakan penderita penyakit ginjal kronik yang menjalani cuci darah rutin, kualitas hidup penderita tergantung dari rutinitas cuci darah, rajin kontrol, kepatuhan minum obat termasuk pengaturan diet
MBP/ist
STIKOM - Finalis NextDev pada tahun ini melakukan upaya untuk membangun ekosistem digital yang berkelanjutan lewat program NextDev Pulang Kampung. Kegiatan yang diselenggarakan di 10 kota asal finalis ini merupakan fasilitas mediasi untuk developer dan pengguna aplikasi. Di Denpasar acara yang digelar selama 2 hari, mulai Selasa (15/3) hingga Rabu (16/3) ini, dilaksanakan di Stikom Bali, Renon. Pada hari pertama akan diadakan ekshibisi karya para duta NextDev. Dijelaskan General Manager Corporate Social Responsiblity Telkomsel Tubagus Husniyullah, NextDev merupakan bagian dari program kepedulian sosial perusahaan untuk pengembangan aplikasi digital.
MBP/ist
PIDHI - Serangkaian peringatan hari ulang tahunnya yang ke-62, para istri dokter hewan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Istri Dokter Hewan Indonesia (PIDHI) Daerah Bali melakukan kunjungan sosial ke rumah singgah kanker yang dikelola Yayasan Kasih Anak Kanker Denpasar, Senin (14/3). Kunjungan yang dipimpin Ketua PIDHI Daerah Bali Ibu Putri Damriyasaitu disertai sejumlah pengurus dan diterima secara kekluargaan oleh Kepala Sekolah, Ibu Erni, beserta anak-anak yang dididik di sekolah yang berlokasi di Jalan Flores Denpasar tersebut. 28 Maret - 3 April 2016
41
PROPERTI
DIRE, Alternatif Pendanaan Developer ana Investasi Real Estate (DIRE) menjadi alternatif developer untuk mengelola dana investasinya. Hal itu dikarenakan kumpulan dana pemodal, dominan diinvestasikan ke aset properti dan selebihnya untuk beli saham. Apalagi saat ini kebutuhan properti diprediksi terus meningkat. Namun, ada beberapa tantangan yang
D
42
28 Maret - 3 April 2016
jadi kendala supaya DIRE efektif. Di antaranya terkait obligasi pemerintah supaya investasi aset investor tetap aman dan terkait kebijakan pemerintah daerah tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan bangunan (BPHTB). Pasar DIRE ke depan diprediksi akan rama, tapi tidak mengurangi potensi pasar ritel. Hal itu terjadi jika bank bersedia memberikan portofolionya sehingga seluruh rakyat Indonesia bisa
menikmatinya. “DIRE itu kan pengumpulan dana investor untuk diinvestasikan di bidang real estate lewat bursa atau pasar berjangka atau kolektif untuk membeli sebuah properti seperti gedung, vila dan lainnya.
Jadi, alternatif pendanaan buat developer khususnya yang sudah go publik,” kata Pengurus DPD REI Bali I Made Ariyana. Kalau Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat), lanjutnya, merupakan pengumpulan dana masyarakat lewat tabungan yang mewajibkan karyawan dan pengusaha. Progam ini mirip BPJS. Sedangkan terkait DIRE, bagi developer yang sudah go publik tentu menjadi angin segar baru. Sementara untuk developer yang belum go publik, adanya Tapera
lebih menarik. Pasalnya, membuat daya beli properti naik terutama dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Jadi secara umum adanya Tapera sangat bagus buat pengusaha properti dan MBR. Kita doakan semoga DIRE dan Tapera segera bisa dilaksanakan,” ujar Ariyana. Disinggung soal harga tanah di Bali kian melambung, menurutnya, program Tapera bisa diserap di Pulau Dewata ini. Pasalnya, konsep Tapera itu beru-
pa bantuan uang muka dan cicilan. “Bukan seperti FLPP dimana harga rumah ditentukan. Tinggal, permohonan konsumen disetujui bank apa atau tidak,” tandasnya. Ia mencontohkan harga rumah Rp 1 miliar, sementara kemampuan konsumen Rp 800 juta. Selanjutnya, konsumen dapat Tapera Rp 200 juta. “Kan bisa jadi beli rumah,” ungkap Ariyana. z Kertanegara
28 Maret - 3 April 2016
43
BUDAYA
Mandi di Beji Pura Taman Sari Sangeh
Diyakini Bisa Sembuhkan Sakit Kulit BEJI Pura Taman Sari Sangeh memiliki keunikan sebagai tempat nunas (mohon) tamba (obat) untuk menyembuhkan penyakit kulit. Hanya dengan mandi di pancuran yang airnya jernih dan sejuk itu, kulit yang gatal menjadi sembuh. Sakit cacar, kudis, jerawat, mata, dan jenis sakit kulit lainnya akan hilang setelah nunas obak di pancuran tersebut. Lokasi pancuran Beji Pura Taman Sari Sangeh sangat dekat dengan Daya Tarik Wisata (DTW) Bukit Sari Sangeh. Bahkan, untuk bisa sampai di sana harus melalui kawasan objek wisata alam tersbut. Setelah itu megikuti jalan turunan lewat anak tangga hingga mendekati Tukad Penet. areal pancoran dirumbuhi tanaman besar dan kecil. Aura beji terasa kental, sehingga terkadang membuat tubuh merinding. I Made Sumohon salah satu masyarakat Desa Sangeh mengatakan, masyarakat Sangeh sangat percaya kalau air dari pancuran beji tersebut bisa menyembuhkan penyakit kulit. Masyarakat di luar Desa Sangeh juga sering nunas tamba di pancuran itu. “Setelah sembuh, masyarakat yang nunas tamba itu biasanya kembali datang menghaturkan sesajen sebagai ucapan terima kasih,� katanya. Masyarakat yang hendak nunas obat, jelas Sumohon, harus membawa pejati yang akan dihaturkan di Pura Beji tersebut. Masyarakat yang tangkil (menghadap) sesuwunan di sana bisa kapan saja. Hanya saja disarankan tidak pada saat tengai nepet (siang saat matahari tepat diatas kita) dan sandikala (sore menjelang malam). Orang yang mengalami cuntaka dan wanita menstruasi tak diizinkan nunas tamba. Ida Bagus Ketut Darmika menambahkan, setelah menghaturkan sesajen orang yang sakit kemudian mandi di pancoran tersebut. Hanya saja, orang sakit itu mandi dengan telanjang bulat. Jika itu dilanggar, artinya masih mengenakan kain, pancuran akan seketika mati. “Dulu, ada orang yang mandi memakai celana sehingga pancuran menjadi mati. Mangku (orang suci) kemudian menghaturkan guru piduka (pengampunan), pancuran itu kembali mengalir,� ceritanya. Walau demikian, pancoran beji itu sering dimanfaatkan masyarakat setempat untuk mandi sekadar membersihkan badan. Dulu, sebelum adanya Perusahan Air Minum (PAM) masuk desa, air pancuran ini sering dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai air minum. z Budarsana
Beji Pura Taman Sari Sangeh tempat nunas obat sakit kulit.
44
28 Maret - 3 April 2016
MBP/015
Pura Dedari, Baik untuk Yoga dan Meditasi Jika Anda seorang spiritual, cobalah berwisata ke Pura Dedari. Pura ini sangat unik dan beda dengan pura-pura yang lain. Lokasinya ada di Banjar Lebah, Desa Bedulu, Kecamatan Belahbatuh, Gianyar, atau sekitar 20 Km dari Kota Denpasar. Suasana pura ini sangat sejuk karena terletak di atas tebing Sungai Petanu. Areal pura ini sering dijadikan rute trecking bagi wisatawan pecinta alam. Wisatawan biasanya memulai jalan-jalan dari
arah Goa Gajah menuju arah selatan. Sepanjang perjalanan, wisatawan dapat merasakan aura yang khas, karena kawasan itu merupakan areal suci sebagai tempat malukat. Ada pancoran sudamala, naik candi jatuh dan pura petapan kemudian sampai di Pura Dedari. Jero Mangku Pura Dedari Gusti Ngurah Agung mengatakan, pura ini diperkirakan sudah ada pada zaman kerajaan Udayana. Hal itu dapat dibuktikan dengan motif bangunan dan memiliki arca yang disebut Mahesa Sura Durga Mandini. Patung itu terbuat dari batu yang berwujud manusia bertangan delapan. “Arca ini sudah tak utuh mukanya rusak,â€? katanya. 0HVNL GLVHEXW 3XUD 'HGDUL WHWDSL VHFDUD ÂżVLN GL NDZDVDQ pura tidak ada dedari. Hanya saja, orang yang memiliki spiritual sering melihat wanita cantik seperti dedari. “Pada saat pembuatan vila terletak di tebing pura, pekerja bangunan sering melihat wanita cantik, maka dia bertanya pada saya. Sebelumnya, juga ada orang melihatnya. Tapi jujur, saya belum pernah melihatnya,â€? paparnya. Menurut Jero Mangku, orang-orang spiritual sering melakukan kegiatan meditasi ataupun yoga. Mereka konon merasakan areal pura itu adalah kampung desa yang sangat asri. Orang itu melihat geria (rumah orang suci), tempat menjemur emas yang terletak di sebelah utara Pura Dedari. Pura ini memiliki sumber air yang volume airnya tetap meski pada musim hujan dan kemarau. Air pancoran itu untuk masucian, mabersih. Selain Pura Dedari, di sana juga ada palinggih pasimpangan Ratu Gunung Agung, Ratu Gunung Lebah, Gunung Batukaru dan Uluwatu. Pura itu masih kuno. “Di pura ini juga tempat nunas pertunjukan seni, penyembuhan dari sakit, balian (penyembuh) dan lainnya,â€? ungkapnya. Wisatawan Australia dan Erpah biasanya melakukan meditasi di pura ini. Bahkan, masyarakat lokal juga biasa melakukan meditasi. “Tamu dari Australia itu mengatakan tempat ini sangat bagus bermeditasi. Konon, banyak ada perkampungan yang orang-orangnya sering magamel, menari. “Dulu pernah ada orang yang langsung menari ketika sampai di pura. Konon, ia melihat ada orang menari, sehingga tertarik untuk mengikutinya,â€? ujarnya. Piodalan di Pura Dedari setia enam bulan sekali tepatnya pada Buda Manis Kulantir. Hanya saja, enam bulan upacara alit (kecil) dan enam bulan karya ageng (besar). Jika piodalan, masyarakat Bedulu sebagian besar yang tangkil. Banyak juga dari Desa Tengkulak, Pejeng, dan Desa Wanayu. “Kami keturunan pasemetoanan Arya Pengalasan yang berada di seluruh Bali yang ngemong (bertanggung jawab) terhadap pura Dedari ini,â€? ceritanya. z Budarsana
28 Maret - 3 April 2016
45
AKTIVITAS
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - BPK Perwakilan Bali telah melakukan pertemuan akhir pemeriksaan (H[LW EULH多QJ) terhadap audit Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Badung. Exit pemeriksaan ditandai dengan pamitan Tim Pemeriksa BPK kepada jajaran Pemkab Badung. Pamitan Tim Pemeriksa BPK dilakukan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali Dori Santosa, diterima Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kompyang R. Swandika, kepala SKPD dan beberapa pejabat terkait di lingkungan Pemkab Badung. 3HUWHPXDQ DNKLU SHPHULNVDDQ H[LW EULH多QJ GLSDQGX ROHK Sekda Kompyang R. Swandika dalam situasi terarah, terkendali, kondusif, sangat cair dan berlangsung akrab di Ruang Gosana Puspem Badung, Rabu (16/3) lalu.
MBP/ist
BRI DENPASAR - Untuk kesembilan kalinya, Program Untung Beliung BritAma (UBB) kembali digelar. Sebagai tanda dimulainya rangkaian Program UBB IX, pada 28 Februari 2016 telah dilaksanakan kick off di Jakarta yang dihadiri oleh Direktur Utama, Kepala Divisi serta pekerja Kantor Pusat Bank BRI. Kick off tersebut kemudian dilanjutkan di 16 Kantor Wilayah BRI di seluruhIndonesia. Sabtu (12/3), Kantor Wilayah BRI Denpasar menyelenggarakan kick off UBB IX yang bertempat di Lapangan Barat Bajra Sandhi Renon, Denpasar. Acara kick off ini menandai dimulainya periode undian yang akan berjalan hingga Juli 2016.
MBP/ist
PLB - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Pusat Logistik Berikat (PLB), Kamis (10/3) di kawasan industri PT Cipta Krida Bahari, Cakung, Cilincing, Jakarta Utara. Presiden Jokowi hadir dalam peresmian tersebut bersama Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara dan Direktur Fasilitas Kepabeanan Kementerian Keuangan Roby Toni. Keberadaan PLB ini merupakan realisasi dari Kebijakan Paket Ekonomi Jilid IIyang dikeluarkan Presiden Jokowi pada Oktober 2015. Landasan hukum sudah diterbitkan, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 85 tahun 2015 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2009 tentang tempat penimbunan berikat serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 272/ PMK.04/2015 tentang Pusat Logistik Berikat.
46
28 Maret - 3 April 2016
MBP/ist
PIAGAM TANTULAR - Dr. Wedakarna Dorong Pemkab Bentuk Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih DR. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali menyosialisasikan Piagam Tantular terkait penolakan Desa Syariah di Bali. Hal itu terekam dalam kunjungan kerja Senator DPD-RI di Desa Adat Asak, Karangasem. Tampak dihadiri Mas Sumantri (Bupati Karangasem), Jro Dukuh (Bendesa Adat Asak), PHDI dan ratusan krama dan Sekaa Teruna Asak. Sebagai sebuah desa tua (Bali Mula), Desa Asak memiliki keunikan tradisi terkait dengan menggunakan hewan sapi sebagai salah satu sarana yadnya. Hal inilah yang menimbulkan pertanyaan dari umat Hindu di Bali dan di sejumlah komunitas, mengingat Hindu sangat mengagungkan sapi. Dan hal itu dijawab bijaksana oleh Gusti Wedakarna.
MBP/ist
MBP/ist
GMRA - BRI melengkapi kerja sama Transaksi Repo dengan dilaksanakannya penandatanganan Global Master Repurchase Agreement (GMRA) Indonesia bersama Bank Daerah se-Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Direktur Utama BRI Sunarso dan Direktur Bank Daerah se-Indonesia di Senggigi, Lombok, Senin (14/3) lalu. Kerja sama ini melengkapi langkah BRI yang sebelumnya telah menandatangani GMRA Indonesia bersama Bank Buku 4 lainnya, yaitu Mandiri, BNI dan BCA yang diluncurkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 29 Januari 2016.
UNDWI - Murdoch University ternyata sangat tertarik melakukan kerja sama dengan Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar. Selasa (15/3) Rektor Murdoch University Prof. Andrew Taggart melakukan penjajakan kerja sama dengan Undwi. Prof. Andrew disambut langsung Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. bersama para wakil rektor, dekan dan Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar M.S. Chandra Jaya. Sementara Prof. Andrew Taggart GLGDPSLQJL &KLHI 2SHUWLQJ 2IÂżFH 'DUHQ 0FNHH 6HNUHWDULV Dewan Pertimbangan Presiden Kemal Taruc dan alumni Murdoch University Putu Suasta, M.A. dan Hendrik Halim.
MBP/ist
MBP/ist
BATUR - Batur Natural Hot Spring, Kintamani tak henti-hentinya memberikan kejutan untuk pengunjung. Berkaitan dengan hari raya Nyepi Tahun Çaka 1938, penarikan undian berhadiah kembali dilakukan. Selain hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Yamaha X-Ride, pada pengundian yang digelar, Jumat (11/3), wisata pemandian air panas alami yang berlokasi di Toya Bungkah, Desa Batur itu juga memberikan hadiah kulkas, TV LED, sepeda gunung, serta ratusan hadiah hiburan.Operational Manager Batur Natural Hot Spring Nengah Suryadi didampingi Ketua Panitia Acara Nyoman Widiada menjelaskan, acara penarikan undian periode II tahun 2016 ini, sebagai wujud apresiasi terhadap para pengunjung.
BRI - BANK Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bangli, Senin (14/3), menggelar penarikan undian Simpanan Pedesaan (Simpedes) Semester II/2015 dengan total hadiah ratusan juta rupiah. Sebanyak 66.779 nomor rekening diundi dalam acara yang diselenggarakan di Kantor BRI Cabang Bangli. Dari hasil penarikan undian, hadiah utama berupa sebuah mobil Daihatsu Ayla X M/T berhasil diraih I Nengah Dode yang merupakan nasabah BRI Unit Kintamani. Pimpinan BRI Cabang Bangli Made Maherni menyampaikan, kegiatan penarikan undian Simpedes ini merupakan salah satu wujud apresiasi BRI terhadap para nasabah yang telah mempercayakan uangnya untuk ditabung di Simpanan Pedesaan (Simpedes). 28 Maret - 3 April 2016
47
HIBURAN
Tolok Ukur Karya Film Anak Muda ilm bukan hanya tontonan, akan tetapi adalah bagian dari evolusi kehidupan bangsa Indonesia. Kata-kata itu meluncur dari bibir dua Piala Citra di Festifal Film Indonesia (FFI) Niniek L. Karim terkait tema Hari Film Nasional (HPN) ‘’Film Indonesia adalah Kita’’. Ya, aktris yang juga menjadi dosen Psikologi Universitas Indonesia (UI) ini sekarang diangkat menjadi Ketua Panitia Hari Film Nasional (HFN) oleh Kemendikbud. HFN sendiri diperingati tiap tanggal 30 Maret. Serangkaian acara digelar dalam merayakan HFN kali ini, seperti workshop, roadshow ke lima kota, Kelas Inspirasi Sinema (KIS), seremonial, Malam Film Indonesia, Parade Film Pendek dan Pesta Rakyat. Acara Seremonial berupa apresiasi sineas sepuh Indonesia dan penyerahan Piala Antemas yang akan diberiken oleh Presiden Joko Widodo di Balai Agung DKI Jakarta. Piala Antemas DGDODK SHQJKDUJDDQ XQWXN ÂżOP ,QGRQHVLD WHUODULV WDKXQ “Acara pertama yaitu Workshop menuju Festival Film Kaum Muda Indonesia. Saya memimpikan membuat festival ini yang dapat diterima masyarakat dan mampu menjadi tolak ukur karya film anak muda. Melalui workshop yang digelar selama dua KDUL GDQ 0DUHW EHUXSD SHUWHPXDQ GDQ GLVNXVL \DQJ merumuskan cetak biru (blue print) festival film kaum muda,â€? papar Niniek L. Karim. Dia mengaku memang memimpikan terciptanya sebuah festival film kaum muda Indonesia yang berkelanjutan dengan mantap dan efektif. “Melalui metode Appreciative Inquiry (AI) dan dibimbing oleh Tim Dosen Psikologi UI, diharapkan workshop ini dapat menghasilkan cetak biru yang tepat untuk festival film kaum muda,â€? harap Niniek. 3HPDLQ ÂżOP ¾œ,EXQGDœœ GDQ ¾œ3DFDU Ketinggalan Kereta’’ ini mengaku mencoba sesuatu cara yang baru yang nantinya hasil rumusannya akan disampaikan kepada Mendikbud Anies Baswedan. “Saya dan anak-anak muda dari komunitas film enggak mau lagi hasil yang tambal sulam yang akhirnya enggak jelas juntrungannya. Melalui ide-ide all out, kami semua ingin melahirkan sesuatu yang terbaik buat anak muda Indonesia,â€? bebernya. Niniek yang juga pemain teater DQGDO LQL PHQMHODVNDQ ÂżOP Indonesia tidak ‘’bunyi’’ apa-apa tanpa aspirasi dan partisipasi masyarakat.
F
z Ipik Tanoyo
48
28 Maret - 3 April 2016
MBP/do
Lolot Garap Album Baru BAGI kawula muda Bali, grup band satu ini memang sudah tidak asing lagi di telinga mereka. Lolot Band yang beraliran rock berbahasa Bali ini memang cukup popuper dan familiar bagi pecinta msik Bali. Namun, grup band ini cukup lama absen dari blantika musik Bali. Usut punya usut, band yang diperkuat Made Bawa (vokal, gitar), Lanang Botax (bass), Doni Lesmana (gitar) dan Hendra (drum) ternyata lagi sibuk manggung. Meski sibuk manggung, ternyata mereka tetap meluangkan waktu untuk menggarap album baru. Bahkan, mereka telah melakukan rekaman untuk menuntaskan album terbarunya itu. Agus Bim selaku Manajer Lolot Band men-
gatakan, Lolot Band telah melakukan persiapan untuk merampungkan album terbarunya. Selain itu, mereka juga telah merekam drum dari tembang-tembang terbarunya tersebut. “Sekarang kami sudah dalam proses pembuatan album baru,” ungkap Agus Bim. Pengerjaan album ini diakui berbeda dengan album-album sebelumnya. Pasalnya, semua personel Lolot Band terlibat langsung untuk menuangkan kreasinya dalam meramu tembang-tembang terbaru Lolot Band. Dalam album terbarunya tersebut, ada 13 lagu yang akan dipersiapkan untuk para penggemar gending Bali. Namun, saat ini mereka masih memilih judul album dan memilih hits yang tepat agar bisa mem-
berikan energi baru dalam menghiasi blantika musik Bali. “Untuk kali ini, dalam penggarapan album terbaru kami ini, 100 persen murni melibatkan semua personel Lolot Band sehingga akan tampil beda dengan album-album sebelumnya,” terangnya. Dikatakannya, pihaknya tetap menargetkan untuk segera merampungkan album terbarunya tersebut. Mereka merencanakan bulan April penggarapan album sudah tuntas. “Tanggal 4 April ini ulang tahun Bali Rocker, jadi kami mengejar itu. Mudah-mudahan bisa mengejar momen itu dan langsung bisa launching album terbaru ini,” pungkasnya. z Winata 28 Maret - 3 April 2016
49
TRADISI
“Magoak-goakan” di Kintamani
Tingkatkan Rasa Persaudaraan dan Persatuan esa-Desa di Bali memiliki tradisi unik. Meskipun kehidupan sudah mengarah ke zaman modern, warisan leluhur yang telah ada sejak turun-temurun tersebut masih tetap dilestarikan. Seperti halnya di Desa/Kecamatan Kintamani, Bangli. Daerah yang terkenal dengan potensi jeruknya itu memiliki tradisi Magoak-goakan yang ditampilkan setiap setahun sekali, tepatnya saat Nyepi Desa. Lalu, apa makna yang terkandung dalam tradisi itu? Menyambut tradisi yang digelar setiap setahun sekali ini, masyarakat setempat sudah berdatangan sejak pukul 08.00 Wita dengan mengenakan pakaian adat madya di lapangan Desa Kintamani, Kamis (3/3) lalu. Meskipun harus berjalan kaki dari jalan raya sekitar setengah kilometer, antusias masyarakat tak surut. Selain orang tua dan dewasa, anak-anak dan balita juga turut meramaikan. Setelah sampai di lapangan, suasana gembira begitu terasa. Sorak-sorai warga seolah-olah menyatu dengan desiran angin sepoi-sepoi. Berbekal rasa ingin ngayah, sejumlah masyarakat, mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua rela antre untuk bisa mengikuti tradisi Magoak-goakan. Cara mengikuti permainan ini, masyarakat dibagi mejadi dua kelompok, yakni laki-laki dan perempuan yang masing-masing jumlahnya 11 orang. Sebelum saling mengejar, mereka memben-
D
tuk barisan ke belakang sambil memegang pinggang temannya yang ada di depannya. Setelah seluruhnya siap, nyanyian goak-goakan pun mulai dilantunkan dan peserta mulai berkeliling di tengah lapangan beberapa saat. Begitu nyanyian itu berakhir, aksi saling buru peserta paling belakang langsung dimulai. Di sinilah keseruan sangat terlihat. Sejumlah peserta ada yang berjatuhan, terpelanting, bahkan ada yang terlempar ke luar arena. Tak hanya itu, peserta yang telah tertangkap juga langsung ditindih beramai-ramai. Penonton pun bersorak ramai dan tertawa terpingkal-pingkal. Menariknya lagi, walaupun sudah tertindih, sedikit pun tak ada raut marah di wajah peserta. Yang terjadi justru muncul rasa ketagihan untuk kembali mencoba. Melihat keseruan yang terjadi, permainan ini juga menarik perhatian balita. Beberapa di antaranya ada yang sampai menangis untuk bisa ikut. Keinginannya itu pun dituruti orangtuanya. Mereka digendong dan diajak saling kejar-kejaran. Wajah cerita terpancar binar di wajah mungilnya. Pada permainan itu yang tertindih tak hanya peserta saja. Penonton yang berada di pinggir arena juga tak luput. Bahkan, ada yang sampai pingsan dan harus digotong ke tempat yang aman. Meskipun demikian, hiporia tetap saja berlangsung. Salah satu peserta Ni Ketut Tiana menuturkan keikutsertaannya dalam
magoak-goakan itu sudah sejak kecil. Di samping sebagai penghibur, tradisi itu juga bisa menumbuhkan rasa persaudaraan, persatuan dan sikap sabar. “Permainan ini sangat menyenangkan. Cukup menghibur dan melatih kesabaran. Setiap tahun saya pasti mengikuti,” ujarnya. Sementara itu, Bendesa Adat Kintamani Nyoman Sukadia menjelaskan permainan ini sudah menjadi warisan leluhur dan diperkirakan telah ada bersamaan dengan berdirinya Desa Kintamani. Tujuannya, yakni menumbuhkan rasa kesabaran, persaudaraan dan persatuan antarmasyarakat, di samping untuk mengalihkan perhatian dari kegiatan negatif. Sifatnya pun hampir mirip dengan Nyepi pada umumnya. “Ini sudah menjadi warisan dari leluhur yang perlu kami lestarikan. Sikap persaudaraan bisa ditumbuhkan dari ini,” tegasnya. Ditambahkan, permainan ini dimulai pukul 08.00 Wita dan berakhir hingga cahaya bintang terlihat. “Selain ngayah dadakan, peserta yang ikut juga karena ada sesangi sebelumnya,” imbuhnya. Sehari setelah Magoak-goakan, masyarakat akan mencari kayu bakar ke hutan dan dua harinya tak diperkenankan melakukan aktivitas berkaitan dengan ibu pertiwi, salah satunya mencangkul tanah. “Ini sebagai salah satu cara untuk mewujudkan kehidupan harmonis dengan alam,” tandasnya. z Sosiawan
MBP/sos
Tradisi Magoak-goakan saat Nyepi Desa Kintamani. Permainan yang telah menjadi warisan leluhur ini menumbuhkan rasa persaudaraan dan kesabaran.
50
28 Maret - 3 April 2016