Skip to main content

Majalah bali post edisi 115

Page 1

115 |23 - 29 November 2015

Ikon Pariwisata Bali Apa?

RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI z Merefleksi Kepahlawanan Dalam Berdemokrasi 6 BALI SEPEKAN zJebol, Jembatan Penghubung Banjar-Kalianget 7 LAPORAN UTAMA zWTM London, Promosi Harga Mati 8 zIkon Pariwisata Bali Apa? 9

zI Gusti Ngurah Made Agung Menginspirasi Manusia Bali 11 POLITIK zMencegah Kerusakan Alam Bali 16 zJangan Melabrak Kawasan Suci 17 PENDIDIKAN z Kekurangan Ruang Belajar

Sistem ”Double Shift” Diberlakukan 18 MANCANEGARA z Swedia Tampung

Migran Terbanyak 20

DAERAH z Kelola Dana Besar, BPK Periksa

Penggunaan Dana Desa di Tabanan Kios Dijadikan Kos 22

LENSA z Melasti 26

OLAHRAGA z Tim Pemenangan 27 LINGKUNGAN z Buleleng dan Karangasem

Paling Rawan Bencana di Bali 36

PARIWISATA z Perjuangan Menuntut Bagi

Hasil dari Pariwisata Bali Bertepuk Sebelah Tangan 38 PROPERTI z Akhir Tahun, Pengembang Kejar Target TRADISI z Cagcag

39

Bunyi Benturan Kayu Saat Proses Menenun 50

23 - 29 November 2015

3


DARI PEMBACA

Belajar Toleransi dan Introspeksi F

ilm serial Mahaputra sangat bagus. Serial tersebut mengisahkan tentang raja-raja Hindu di India pada zaman dulu yang dikalahkan dengan curang oleh kerajaan lain. Raja-raja Hindu berjiwa sportif, konsisten, taat janji dan profesional. Makanya dalam kitab-kitab tentang politik Hindu khususnya perang yang terdapat dalam Nitisastra, konsep Hindu menerapkan banyak etika dan tata krama. Misalnya, orang menyerah harus diampuni, orang tidak bersenjata tidak boleh dilawan, orang sedang makan maupun tidur tidak boleh diserang. Memang rasanya hati ini sakit saat menonton ketika kerajaan Hindu ditindas oleh kerajaan lain. Tapi perlu juga kita tonton sebagai pengetahuan umum, sebagai sejarah, sebagai ilmu pelajaran karakter agama agar kita bisa EHUSLNLU ZDVSDGD NH GHSDQ .LWD ELVD EHODMDU WROHUDQVL GDUL ÂżOP ÂżOP WHUVHEXW dan intropeksi diri karena hal ini sangat diperlukan di negeri kita. Made Budilana Jl. Gatotkaca Gg. Kepundung No. 23 Tejakula Buleleng 81173

Gianyar Tidak Berhutan D

aerah Gianyar satu-satunya kabupaten di Bali yang tidak berhutan, seperti data peta hutan di Bali. Mengapa bisa begini? Karena daerah Gianyar tidak berhutan pantas daerahnya banyak yang kering, seperti baru-baru ini pejabat berkenan menyaksikan kekeringan daerahnya dan belum memikirkan hulu air yang makin berkurang. Daerah Gianyar tidak mempunyai lahan hutan, seperti daerah-daerah lain. Mereka berusaha mereboisasi lahan untuk menghutankan daerahnya. Gianyar, karena hebat dan pesatnya perkembangan pariwisata, sehingga di daerah hulu (utara) Gianyar lahan hutan “ditanami� vila, hotel dan restoran, serta mereka melakukan pelubangan tanah untuk disedot airnya. Jika reboisasi Gianyar dengan vila, hotel tidak dihambat barangkali kekeringan Gianyar akan makin hebat. Saya mohon perhatian Pemda Gianyar untuk menyelamatkan daerah Mengening Tampaksiring, sumber air Petanu, apeneleng tidak ada “reboiasasi� vila, hotel dan sebagainya sehingga air masih bisa mengalir di sungai Petanu/Pakerisan. Nyoman Manda Br. Teges Gianyar

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab Alit Purnata Sekretaris Redaksi Sugiartha Redaksi Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Dira Arsana,Mawa, Suana, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Budi Wiriyanto, Diah Dewi. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Dedy Sumartana Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

23 - 29 November 2015

4


Infrastruktur Pertanian Terabaikan BALI terancam gagal memenuhi kebutuhan bahan pangan penduduk Bali. Kondisi ini tak hanya akibat dampak tingginya alih fungsi lahan dan kekeringan. Hal ini juga dipicu tingginya urban dan beban sektor pariwisata. Perebutan kebutuhan bahan pangan di Bali tak hanya melibatkan sekitar 4 juta orang penduduk Bali sesuai data kependudukan Bali. Bahkan diprediksi, penduduk Bali yang bersaing mendapatkan bahan pangan di Bali bisa mencapai 6 juta orang termasuk kaum urban dan wisatawan. Menyikapi kenyataan ini, Bali pun diharapkan segera membentuk zona pertanian abadi. Proteksi terhadap sawah dan penguatan infrastruktur pedesaan diharapkan menjadi prioritas pembangunan. Pandangan itu terungkap ketika Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait korelasi pembentukan zona pertanian abadi dengan pembatasan alih fungsi lahan. Pada jajak yang dilakukan di seluruh Bali, 79,56 persen responden meyakini pembentukan zona pertanian abadi bisa membatasi alih fungsi lahan. Pemerintah Bali pun didesak segera menjabarkan Undang-undang No.41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Responden berpandangan ketika Perda jalur hijau tak lagi afektif melindungi lahan pertanian, Perda sawah abadi diharapkan bisa menjadi solusi. Untuk itu, Pemprov Bali dan kabupaten/kota diharapkan segera menetapkan zona

sawah abadi. Jika hal ini lambat diwujudkan, responden berkeyakinan pertanian Bali akan makin termarginalkan dan pertanian Bali akan gagal menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat desa. Sedangkan, 19,26 persen responden mengaku tidak yakin penetapan zona pertanian abadi bisa membatasi alih fungsi lahan. Potensi ini terbuka lebar mengingat pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar Perda sangat lemah. Masih kuatnya budaya kolusi dan mahalnya harga lahan tetap akan membuat pemilik lahan tergiur. Selain itu, alih fungsi juga akan tetap terbuka ketika pemilik lahan tergencet pajak. Responden berpandangan rendahnya keberpihakan pemerintah terhadap pertanian akan membuat profesi sebagai petani tak dilirik. Kondisi ini pada gilirannya akan membuat petani berpikir pragmatis menjual lahannya. Selain itu, kegagalan pemerintah melakukan moratorium dalam pembangunan investasi pariwisata tetap memposisikan sektor pertanian sebagai pihak yang dikorbankan. Sementara itu, 1,18 persen responden tak memberikan jawaban terkait hal ini. Responden berharap Bali segera menjabarkan amanat UU dengan menentapkan zona pertanian abadi. Untuk mengatasi potensi kegagalan menyediakan kebutuhan bahan pangan bagi penduduk Bali, kaum urban dan wisatawan, pemerintah harus melakukan terobosan dalam mengelola pertanian. Tin-

dakan terhadap pengembang yang merusak jaringan irigasi dan melanggar peruntukan kawasan harus dilakukan. Pemerintah juga diharapkan memosisikan pertanian sebagai lapangan kerja yang menjanjikan sehingga generasi muda tidak meninggalkan profesi ini. z Dira Arsana

23 - 29 November 2015

5

5


OPINI

0HUHĂ HNVL .HSDKODZDQDQ 'DODP %HUGHPRNUDVL

S

emangat kebangsaan yang didengungkan oleh pendahulu negeri ini telah berhasil menumbuhkan jiwa patriotisme yang tinggi dijamanQ\D 5HĂ€HNVL GDUL MLZD NHSDKODZDQDQ LWX hendaknya terus terpancar di benak para penerusnya, untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan yang sudah diraih. Khususnya bagi anak-anak muda zaman sekarang, sebagai calon penerima estafet dari gerakan merebut kemerdekaaan yang maha dahsyat ketika itu. Menyaksikan maraknya kasus-kasus yang melibatkan anak-anak muda, seperti; penyalahgunaan narkoba, begal, penganiayaan, tawuran antar pelajar, pengeroyokan, main hakim sendiri di lingkungan sekolah, hingga hujat menghujat di media sosial yang semakin meresahkan, dan yang berbahaya penghinaan terhadap agama sering kali terjadi. Apakah ini tanda-tanda sudah mulai memudarnya semangat kebangsaan, yang semestinya menjadi lem perekat bagi kesatuan dan persatuan bangsa? Pertanggungjawaban atas pudarnya semangat kebangsaan tentu tidak bisa kita dilimpahkan begitu saja kepada generasi muda, karena semuanya baik kaum tua maupun kaum muda mempunyai andil yang sama dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Sebagai orang tua, para pendidik di lingkungan formal maupun informal, pengasuh dari anakanak yang sedang dalam proses mencari jati diri justru memiliki tanggungjawab yang besar dalam menghasilkan mentalmental yang cinta terhadap tanah air. Lihat saja, bagaimana kebebasan berpendapat akhirnya disalah artikan oleh sebagian orang untuk menyampaikan hal-hal yang tidak patut untuk diutarakan. Selain itu dengan mengatasnamakan kebebasan berserikat dan berkumpul, dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mendirikan kelompok-kelompok yang justru bisa mencederai kerukunan berbangsa dan bernegara, dikarenakan kesetiaan yang berlebihan terhadap kelompoknya masingmasing. Jangan sampai kebebasan yang

6

Oleh I Made Mulyawan Subawa

salah kaprah ini berlanjut hingga akhirnya melemahkan pondasi penunjang negara sebesar Indonesia. Menurut sumber, sampai dengan saat ini ditenggarai telah beredar kata-kata hujatan di media sosial hingga jutaan jumlahnya. Kata kata hujatan bernada provokatif mencapai satu setengah juta lebih, sedangkan kata–kata yang bernada penghinaan mencapai lima juta lebih. Kata-kata hujatan yang dikenal dengan Hate speech ini tentu bukan bagian dari cara menyampaikan pendapat yang baik menurut demokrasi yang kita inginkan. Sedangkan kehadiran negara melalui pemerintah untuk mengatur tentang hal ini selalu dimaknai sebagai upaya pembatasan terhadap kebebasan berpendapat. Demonstrasi sebagai bagian dari demokrasi tidak jarang pula menimbulkan gesekan antara Pemerintah dengan demonstran. Dalam hal ini harapan dari rakyat adalah para penguasa baik di tingkat pusat maupun daerah tidak menutup saluran demokrasi yang sudah mulai terbuka. Biarkan rakyat menyampaikan pendapat-

nya, sepanjang masih dalam koridor kebebasan berpendapat yang telah diatur dalam Undang Undang Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Di sisi lain, para pengritik juga harus memahami bahwa kebebasan berpendapat pasti ada batasnya. Setidaknya mengutarakan kritik yang keras akan dibatasi oleh hak asasi seseorang yang juga dilindungi oleh undang-undang. Akankah kita bersedia menurunkan ego masing-masing untuk kepentingan yang lebih besar yang bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)? Dalam kondisi seperti sekarang ini, Pancasila sebagai pandangan hidup, sebagai dasar negara, sebagai jiwa dan kepribadian bangsa harus dilekatkan lebih kuat lagi di benak orang-orang Indonesia sehingga kesadaran akan pentingnya menjaga kerukunan tidak terabaikan lagi. Jangan ada lagi yang merasa paling berhak di negara ini. Karena kemerdekaan yang diraih adalah hasil dari perjuangan seluruh rakyat dari Sabang sampai Merauke dengan beraneka ragam suku, adat istiadat dan kepercayaan yang dianutnya. Kita sepakat bahwa demokrasi mesti dipertahankan sebagai wujud dari kedewasaan bernegara. Tetapi jangan menutup mata pula atas kebebasan berekspresi yang tanpa batas justru dapat berbahaya bagi kerukunan bermasyarakat. Belum telambat untuk menumbuhkan lagi rasa persaudaraan yang erat sebagaimana yang dilakukan oleh para pendahulu kita pada masa perjuangan dulu. Hentikan saling hujat diantara kita, sampaikan pendapat dengan cara-cara yang lebih santun. Ada banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan untuk melengkapi kebanggaan kita menjadi bagian dari bangsa yang besar ini. Jangan sampai apa yang telah dirancang oleh para pahlawan kita demi kemerdekaan NKRI hanya menjadi mimpi yang terkunjung terZXMXG 5HĂ€HNVLNDQ VHPDQJDW PHUHND GDODP setiap gerak langkah demokrasi negeri ini. Penulis, dosen pada Fakultas Hukum Universitas Mahendradatta

23 - 29 November 2015

6


BALI SEPEKAN

Jebol, Jembatan Penghubung Penghuni Kos di Pasar Yangapi Banjar-Kalianget Akhirnya Pindah SESUAI batas waktu yang diberikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli, sejumlah warga yang selama ini menjadikan beberapa kios di Pasar Yangapi Tembuku sebagai tempat kos, akhirnya meninggalkan areal pasar tersebut, Rabu (11/11). Bersamaan dengan hal itu, Disperindag juga mapiuning di Padmasana pasar setempat untuk mengembalikan hari pasaran dari Pasah ke Kajeng. Berdasarkan pantauan, sejumlah warga yang selama ini menghuni kios bagian tengah terlihat sibuk mengemasi barangbarangnya. Beberapa di antaranya juga terlihat merapikan kabel listrik yang selama ini dipasangnya untuk diangkut ke rumah asal mereka. Sementara itu, beberapa unit kios yang ada di bagian depan terpantau sudah dalam kondisi kosong. Ni Komang Septianingsih, salah seorang penghuni kios mengatakan, dirinya mengemasi barang-barangnya untuk dibawa pindah ke rumah asalnya di Banjar Umbalan, Desa Yangapi. Hal ini dilakukannya lantaran sudah tidak diizinkan lagi untuk tinggal di kios tersebut sesuai dengan batas akhir yang diberikan Pemkab Bangli. Kadisperindag Bangli I Nengah Sudibia mengatakan sesuai dengan yang pernah disampaikan sebelumnya, para penghuni kios tersebut diberikan batas untuk meninggalkan tempat kosnya itu.“Semua kios sudah ditinggalkan penghuninya. Tinggal satu orang yang menjadi waker saja. Karena kebetulan kita tidak punya waker untuk menjaga pasar,� terangnya. z Swasrina

MBP/ina

JEMBATAN penghubung antara Desa Banjar, Banjar dengan Desa Kalianget, Seririt mengalami kerusakan. Jembatan di Dusun Sekar, Banjar ini sejak dua bulan ini jebol. Tidak pelak, kerusakan itu membahayakan pengguna jalan yang melintasi jembatan ini. Fakta itu sudah pasti memerlukan wujud perhatian konkret dari semua pihak, utamanya Pemkab Buleleng. Informasi di lapangan Rabu (11/11), sejak jembatan itu mengalami kerusakan, warga sekitarnya sudah melaporkan kepada aparat desa, termasuk ke instansi terkait. Masyarakat terpaksa mengadu karena beberapa kali pengendara sepeda motor terjatuh karena menghindari lantai jembatan yang jebol itu. Warga juga sudah menyampaikan kepada anggota DPRD Buleleng asal Desa Banjar Putu Mangku Mertayasa agar difasilitasi dan kerusakan jembatan di desa mereka segera dilakukan perbaikan Dinas Pekerjaan Umum

(PU) Buleleng. Sayangnya, pengaduan hanya terdengar nyaris saja, tanpa dapat respons apa-apa. Soalnya, hingga saat ini kerusakan jembatan itu tidak mendapat penanganan berarti. Hingga beberapa orang pengendara sepeda motor terjatuh saat mereka melintasi jembatan itu. Semua pihak maklum, realitas itu sesungguhnya sangat membahayakan. Hal itu juga memicu lingkungan di sekitarnya terkesan kumuh. Masalahnya, warga membuang sampah di sekitar jembatan. Dampaknya sampah menumpuk di dekat jembatan. Bahkan, sampah berserakan di pinggir sungai. Putu Mangku Mertayasa saat meninjau kerusakan jembatan itu mengatakan, lalu lintas kendaraan yang melintasi di jembatan ini tergolong padat. Terutama ketika pagi hari warga dari Desa Kalianget dan sekitarnya ramai berbelanja ke Pasar Banjar. z Mudiarta

Pedagang Dukung Revitalisasi Pasar Negara SETELAH sempat ditunda karena belum ada kesiapan dukungan, pedagang Pasar Umum Negara yang tergabung dalam Paguyuban Sanji Merta, mengisyaratkan mendukung revitalisasi pasar. Hal tersebut disampaikan Ketua Paguyuban, Gusti Putu Adnyana, di sela-sela renovasi Pura Melanting di pasar setempat, bertepatan dengan odalan Rambut Sedana, Rabu (11/11). Sejatinya, menurut Adnyana, pascapenolakan revitaliasi dua tahun silam pihaknya mengklaim sudah tidak ada masalah dengan Pemkab Jembrana. Selama ini, komunikasi sudah terus terjalin dan sudah ada pembicaraan perencanaan revitaliasi di pasar umum itu sesuai harapan pedagang. Menurutnya, pedagang juga mulai menyadari bangunan sudah rusak. Namun nanti polanya, melalui usulan dari para pedagang.

Bagaimana rancangan revitaliasinya. Sebelumnya, ada miskomunikasi. Terkait renovasi Pura Melating, dimulai dengan pembongkaran delapan palinggih di pura itu kemarin. Perbaikan dilakukan secara swadaya. Sejak dibangun tahun 1974 lalu, Pura Melanting yang di-sungsung oleh 215 pangempon terakhir direnovasi sekitar tahun 1984. Kini keadaan secara keselurahan bangunan sudah rapuh. Berikut palinggih di bagian ijuknya mulai bocor. Perencanaan renovasi ini menurutnya melalui dua tahap. Pertama, palinggih, baru selanjutnya bale banten hingga tembok panyengker. Tahap pertama sesuai RAB menghabiskan dana Rp 129.500.000. Sedangkan tahap kedua Rp 302.750.000. Sehingga total Rp 580.250.000. z Surya Darma 23 - 29 November 2015

7

7


LAPORAN UTAMA

WTM London

Promosi Harga Mati Arief Yahya

W

orld Travel Market (WTM) London 2-5 November 2015 berlangsung meriah. Ratusan peserta dari lebih dari 50 negara ambil bagian dalam ajang pasar wisata kedua terbesar di dunia. Tak hanya negara-negara di Asia, negara di kawasan Eropa dan Amerika pun ikut merebut pasar wisata. Menariknya, para blogger juga ikut menawarkan diri dan berkomunikasi dengan para penjual destinasi. Ajang WTM 2015 digelar di ExCel, London. Luas arealnya, empat kali luas lapangan sepak bola. Ada sayap kanan dan kiri. Beragam bentuk dan corak penampilan both mereka. Ada yang mengadopsi dari alam, budaya dan semiresmi gaya perkantoran, sampai Euro 2016. Indonesia sendiri mengambil bentuk perahu bercadik. Walaupun kalah luas dibandingkan Thailand, namun penataannya sangat artistik. Meja dan aksesoris didominasi warna putih. Meja juga disekat setengah, dengan media yang juga berwarna putih. Aksen logo ‘’Wonderful Indonesia’’ menjadi pemanis ruangan. Pencahayaan juga menimbulkan efek yang mewah. Memang tidak ada pintu masuk ke tempat pameran, karena kursi dijajar memanjang di kanan-kiri

8

perahu. Pengunjung yang melewati koridor depan akan disambut kesenian angklung dengan penari yang bekostum kontemporer. Banyak yang “dijual” pada pasar wisata di WTM London. Peserta sangat bersemangat untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke negaranya. Sekalipun, mereka telah mendatangkan berpuluh-puluh juta wisatawan. Jadi, promosi tak boleh berhenti. Keikutsertaan Indonesia pada ajang WTM dengan 52 pengusaha sangat tepat. Banyak di antara mereka menyambut baik, upaya pemerintah mendorong promosi di kawaswan Eropa. Menurut mereka, walaupun Bali sudah sangat terkenal, promosi sangat diperlukan. Buktinya di World Travel Mart (WTM), Thailand bahkan Amerika Serikat yang sudah sangat terkenal ambil bagian dalam pameran kedua terbesar setelah ITB Berlin. Bahkan, Thailand yang dikenal dengan negeri Gajah Putih itu stannya dua kali lipat luas stan Indonesia. Demikian pula India juga mengambil dengan luas serupa. Jadi tak salah kalau Indonesia ambil bagian dalam ajang tersebut. Pada pasar wisata kali ini Indonesia menampilkan 52 pengusaha. Tak hanya pengusaha pariwisata, juga produk lain. Di

antaranya kopi. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, promosi sebuah destinasi adalah harga mati. Jangankan destinasi yang baru kerkembang, produk yang sudah mendunia sekalipun masih melakukan promosi,” kata Menteri saat meninjau WTM. Dalam WTM tahun ini ia menargetkan kenaikan transaksi dari sekitar Rp 1 triliun tahun lalu sebanyak 20 persen. “Kita targetkan naik menjadi Rp 1,2 triliun,” jelasnya. Ia juga mengatakan, menjadikan sektor pariwisata sebagai sebuah andalan, diperlukan koordinasi semua pihak, baik swasta maupun antarinstansi pemerintah. Sebab, sinergitas itu akan menghasilkan sebuah produk yang berkualitas sehingga layak untuk dikunjungi. Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata Prof. Dr. Gde Pitana menyatakan semua potensi Indonesia yang mendukung pariwisata akan diikutsertakan dalam ajang pameran di luar negeri. Di Inggris misalnya, kopi adalah minuman wajib mereka pada pagi hari. Tetapi mereka tak punya tanaman kopi. Jadi kita undang mereka ke Indonesia untuk melihat tanaman kopi berikut merasakan kopi Indonesia yang beragam. z Wirata

23 - 29 November 2015

8


Ikon Pariwisata Bali Apa? BALI dikenal dengan Pulau Seribu Pura. Bali juga sering disebut Pulau Surga, karena keindahan alamnya. Jadi, pantaslah Bali menjadikan pariwisata budaya sebagai ikonnya. Apalagi, Tri Hita Karana PHQMDGL ¿ORVR¿ GDODP PHQDWD alamnya. Jadi, kloplah sudah Bali menjadi last paradise (surga yang terakhir). Namun, kini telah berubah. Ada kekhawatiran Bali akan menjadi lost paradise (surga yang hilang). Ada banyak alasan munculnya kekhawatiran tersebut. Salah satunya diarahkannya Bali ke pariwisata massal. Atau istilah kerennya mass tourism. Harapannya akan berduyun-duyun wisatawan datang ke Bali. Pengusaha asal Bali I.B. Nada dari Bali Tour and Travel mengaku pasar Eropa sangat potensial. Bahkan, pasar Inggris sangat berkualitas. Artinya, lama tinggal maupun uang yang dibelanjakan lebih banyak daripada wisatawan Asia. Karenanya, dia mendorong pemerintah memfasilitasi pengusaha untuk melakukan promosi. Seperti pada WTM kali ini, pemerintah hadir untuk memberikan support minimal membebaskan biaya penyewaan both. Semen-

tara I Gusti Made Sudiarsa, Director of Sales and Marketing Bali Tropic, menegaskan pada WTM kali proyeksi sangat baik. Ini dikarenakan potensi Eropa sangat tinggi. Kementerian Pariwisata telah mencanangkan tiga pola untuk menjual Indonesia di luar negeri. Ketiganya adalah branding, advertising dan selling. Dalam meningkatkan branding, misalnya, kementerian telah menjalin kerja sama baik dalam pemasangan iklan di ruang publik maupun media. Demikian pula terkait dengan selling, pemerintah telah mengajak industri pariwisata untuk berpameran di luar negeri. Seperti di ITB Berlin, WTM London dan pameran lain di Singapura serta banyak lagi. Namun, kini Bali dikhawatirkan menjadi wisata murahan. Sebab, mereka tidak lagi memiliki waktu lama tinggal yang tinggi. Demikian pula mereka tidak banyak membelanjakan uangnya di Bali. Sehingga Bali terkesan dijual murahan. Lalu apa tangggapan Prof. dr. Gde Pitana terhadap anggapan tersebut. Ditanya apakah dengan datangnya wisatawan murahan akan meruntuhkan kelas Bali kepada pariwisata ‘’nano-nano’’? Atas pertanyaan itu, ia yang Deputi Promosi Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata menyatakan, pariwisata Bali akan tetap menjanjikan. Pariwisata budaya sebagai ikon Bali. Sebab, tidak ada wisatawan yang hanya mempunyai satu tujuan. Selain ke pantai, pasti mereka ingin melihat kegiatan orang Bali, seperti ngaben atau upacara adat lainnya. Dia juga pasti melihat alam. Laut adalah bagian dari alam. Oleh karena itu, Bali akan tetap mengundang wisatawan sebanyak-banyaknya. Sebab, potensi Bali masih besar. Buleleng dan Karangasem masih perlu dikembangkan. Dia mengatakan, ada anggapan yang salah selama ini yang berkembang di masyarakat. Mereka menganggap kehadiran wisatawan berkelas rendah akan berdampak pada citra pariwisata, termasuk terjadinya tindak kriminal yang dilakukan wisatawan. Demikian pula masyarakat sering mengkambinghitamkan pariwisata dengan adanya narkoba, AIDS dan kejahatan sosial lainnya. Padahal tidak. Di Papua, misalnya, wisatawannya sedikit ternyata juga ada narkoba, AIDS. Demikian pula di tempat lain. Artinya, narkoba dan AIDS adalah penyakit sosial yang bisa terjadi di mana-mana. Sementara itu, Direktur Marketing Komunikasi Luar Negeri Novie Makalam menyatakan pariwisata Bali masih menjadi andalan Indonesia. Ada tiga wilayah yang dipromosikan secara besar-besaran di luar negeri. Salah satunya Bali. z Wirata

23 - 29 November 2015

9

9


LAPORAN UTAMA

Pengabenan di Ubud yang menjadi daya tarik bagi wisatawan asing.

10


I Gusti Ngurah Made Agung

Menginspirasi Manusia Bali NAMA I Gusti Ngurah Made Agung takkan pernah dilupakan. Bahkan tokoh sentral Puputan Badung tersebut, telah banyak menginspirasi ‘’nak Bali’’ untuk ‘’puputan’’ menjaga Bali. Jadi istilah puputan, tidak sekadar dalam mempertahankan harga diri dan kemerdekaan. Juga dalam menjaga alam, budaya dan manusia Bali itu sendiri. Pengakuan atas kirah dan komitmennya menjaga tanah air, telah diberikan kepadanya. Presiden Joko Widodo menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepadanya. Sebelum mendapat gelar Pahlawan Nasional, namanya telah diabadikan sebagai nama Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Tak berlebihan, sebab I Gusti Ngurah Made Agung merupakan tokoh sentral dalam peristiwa heroik tersebut. Dilansir dari situs denpasarkota.go.id, Raja Badung VII ini memerintah tahun 1902- 1906. I Gusti Ngurah Made Agung lahir di Puri Agung Denpasar, 5 April 1876. Dia merupakan putra I Gusti Gede Ngurah Pemecutan atau Ida Tjokorda Gde Ngurah Pemecutan yang merupakan Raja Badung V. Sosok I Gusti Ngurah Made Agung adalah seorang Raja Badung yang berani dan pantang menyerah membela kebenaran, keadilan dan tanah airnya. Selain dikenal sebagai raja yang gagah berani melawan penjajah Belanda melalui perang puputan, juga dikenal sebagai seorang sastrawan besar pada masanya. Karya yang ditulisnya antara lain Kidung Loda, Geguritan Dharma Sesana, Geguritan Nengah Jimbaran, Geguritan Niti Raja Sesana, dan Geguritan Purwasengara. I Gusti Ngurah Made Agung gugur dalam peristiwa Puputan Badung atau perang melawan kolonial Belanda, 22 September 1906. Ia mendapat gelar kehormatan Ida Batara Tjokorda Mantuk Ring Rana yang artinya raja yang gugur di medan perang. Puputan Badung sendiri tercatat sebagai rangkaian perjuangan dalam merintis kemerdekaan Indonesia. Selain diabadikan sebagai nama lapangan, patung I Gusti Ngurah Made Agung juga dibuat di ujung jalan Veteran,

Denpasar. Kemudian, nama Jalan Veteran juga direncanakan berganti menjadi Jalan I Gusti Ngurah Made Agung. Di kalangan peminat sastra Bali, nama Cokorda Mantuk Ring Rana tidak asing lagi. Beliau dikenal sebagai pemimpin yang suka nyastra. Cokorda Mantuk Ring Rana menciptakan beberapa karya sastra dalam bentuk kakawin, kidung dan salah satu yang terkenal adalag geguritan Nengah Jimbaran yang menggunakan bahasa Melayu. Bahkan, tidak sedikit naskah-naskah karya Cokorda Mantuk Ring Rana dicetak dalam terjemahan. Cokorda Mantuk Ring Rana, selain sebagai seorang raja yang disegani dan dihormati oleh rakyatnya, beliau juga sebagai seorang pemimpin perang yang berjuang tanpa mengenal rasa takut terhadap penjajah Belanda. Semasa kepemimpinannya, rakyat Badung terkenal sangat makmur. Masyarakat kala itu merasakan kenyamanan, tentram, gemah ripah di Kerajaan Badung sebelum Perang Puputan Badung tahun 1906. Keadaan ini tercipta bekat kelihaian komunikasi dari I Gusti Ngurah Made Agung sebagai Raja Badung di masa itu. Hal ini juga ditopang oleh keberhasilan Kerajaan Badung dibawah pimpinan Ida Cokorda Ngurah Alit Pemecutan (wafat 1902; kakanda Ida Cokorda Ratu Made Agung Gede Ngurah Pamecutan) menguasai Kerajaan Mengwi (1891) sehingga pertanian di negeri Badung menjadi berkembang lantaran sumber air sudah bisa dikendalikan. Kesenian sesolahan pun berkembang, dibawah Ide Anak Agung Raka Putra (putra tertua dari Ida Cokorda Ngurah Alit Pemecutan). z Rindra/Asmara

Patung I Gusti Ngurah Made Agung yang berada di ujung Jalan Veteran.

23 - 29 November 2015

11


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

GELAR PAHLAWAN - Pada November 2015 ini adalah bulan yang membahagiakan bagi keluarga besar Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) diseluruh Nusantara, yakni turunnya gelar Pahlawan Nasional untuk Raja Badung VIII, I Gusti Ngurah Made Agung (Cokorda Mantuk Ring Rana) berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor : 116/ TK/2015 dan juga digelarnya Festival Keraton dan Masyarakat Adat Asia Tenggara III di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 12 – 16 November ini. Rasa bahagia ini diungkapkan oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasterapura Suyasa III. Nampak dalam foto Abhiseka Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Senator RI) bersama Yang Mulia Sri Paduka Pakualaman (Wakil Gubernur DIY) di Kepatihan Yogya.

DISKUSI - Komite I DPD RI, melakukan diskusi tentang penelitian emperis RUU tentang Konvergensi Telematika. Diskusi untuk mendapatkan masukan soal RUU baru ini menghadirkan kalangan akademisi, KPID, mahasiswa dan tokoh masyarakat. Diskusi dibuka Rektor Undwi, Dr. Putu Dyatmikawati,S.H., M.Hum., didampingi Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar, M.S. Chandra Jaya dan Ketua Pembina dr. Karlota di ruang Sadhu Gocara Undwi. Tampil sebagai pembahas, I Gde Edi Budiputra,S.H.M.H. Fahrisa dari Komite I DPD-RI dalam makalahnya memaparkan DPD-RI berhak mengusulkan dan melakukan pembahasan bersama DPR dan pemerintah terhadap RUU ini. Nampak dalam foto Rektor Putu Dyatmikawati dan A.A. Sagung Ngurah Indradewi saat diskusi fokus soal RUU Konvergensi Telematika.

SERAH TERIMA - Napak Tilas dalam rangka memperingati hari Pahlawan ke-70 telah tiba di Denpasar. Serah terima pataka, panji-panji dan surat sakti I Gusti Ngurah Rai dilakukan di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Rabu (11/11) ditandai dengan apel bendera. Turut hadir dalam acara ini, Pejabat Wali Kota Denpasar, A.A. Gede Geriya, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Ketua PKK Kota Denpasar, Ny. Purnawati Geriya, Sekda, AAN Rai Iswara, Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Denpasar I Ketut Mister, Kepala SKPD di lingkungan Pemeintah Kota Denpasar, LVRI, Pemuda Panca Marga (PPM), serta instansi terkait lainnya. MBP/ist

POPULER - Pasangan calon (Paslon) Bupati Badung I Made Sudiana yang minggu ini naik merangsek popularitasnya di media sosial. Made Sudiana yang berpasangan dengan Cawabup Nyoman Sutrisno ini memiliki fans page resmi di facebook lebih dari 43 ribu netizen. Kondisi riil itu bisa dilihat dari posisi 5 besar fans page paling ramai dikunjungi di Indonesia. Rajinnya Made Sudiana menyapa netizen lewat media sosial seperti facebook dan instragram, menjadi salah satu modal kekuatan popularitasnya, hingga akhirnya terus naik secara signifikan dari hari ke hari. Untuk catatannya, urutan fanpage terbanyak dikunjungi di Indonesia minggu ini adalah club sepak bola Real Madrid yang menempati urutan pertama. Disusul di posisi kedua tokoh nasional Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla dan diikuti I Made Sudiana. MBP/ist

12

23 - 29 November 2015


MBP/ist

MBP/ist

PELATIHAN SISWA - Kementerian Lingkungan Hidup melalui Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan yang melanda Danau Batur. Salah satunya dengan memberikan pelatihan kepada para siswa SMKN 2 Kintamani untuk mengolah eceng gondok menjadi pupuk organik. Untuk memberikan pelatihan ini, Kementerian Lingkungan Hidup menggandeng pemerhati lingkungan Universitas Udayana Dr. Kartini. Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rijaluzzaman, Rabu (11/11) turun langsung ke Kintamani. Kedatangan Rijaluzzaman disambut Kepala BLH Bangli Made Alit Parwata, Kasek SMKN 2 Kintamani Nyoman Muliawan serta para siswa.

BADUNG MONDIAL - Sebagai Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) yang berada di wilayah Badung, BPPD Badung akan menggelar kegiatan Badung International Wedding Honeymoon Festival (Badung Mondial) 2015 yang akan diselenggarakan di Beachwalk Kuta-Bali, 14-15 November 2015. Mondial sebagai singkatan dari event Badung Wedding Honeymoon Festival ini bermakna worldwide, mendunia, menyeluruh dan universal, yang diharapkan nantinya event Badung Mondial ini akan semakin mendunia, event yang menyeluruh dan universal tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama dan kepercayaan lainnya. Menurut Ketua BPPD Badung IGN. Rai Suryawijaya, MBA., awalnya event ini mempunyai singkatan BIWHF (Bali International Wedding Honeymoon Festival).

MBP/ist

KONTRIBUSI PENGETAHUAN - PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk. (JSI) didirikan pada tahun 1975 oleh Bapak Jan Darmadi dan kemudian berkembang serta dikenal luas terutama di bidang investasi properti. Selama ini, JSI telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan global DQWDUD ODLQ +\DWW ,QWHUQDVLRQDO $FFRU $VLD 3DFLÂżF ,WRFKX Corporation, Shimizu, Tokyu Land Corporation, Frasers Hospitality dan Nomura. “Jadi tidak hanya berbisnis disini,â€? kata Allen Sulasmono, Ketua JLC Education. JLC Education adalah singkatan dari JSI Leadership Council, sebuah komite di PT JSI, dimana salah satu kegiatannya adalah menjalin kerja sama dengan universitas-universitas terkemuka. JSI memilih bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud) untuk memberikan kontribusi pengetahuan kepada mahasiswa dimana properti JSI berada.

MBP/ist

SEMINAR SEHARI - PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud) mengadakan seminar sehari Marketing in Property Industry pada Jumat (6/11) di Auditorium FEB Unud, Denpasar. Sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai program dan jurusan di lingkungan FEB Unud dan juga para dosen ikut ambil bagian sebagai peserta dalam kegiatan seminar ini. Berdasarkan hal tersebut, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk. (JSI) melalui JSI Leadership Council (JLC) seksi Education, yakni sebuah kelompok gugus tugas yang melakukan tugas-tugas khusus terkait dengan pendidikan dan kerjsama dengan insitusi pendidikan, kembali berbagi pengetahuan dengan civitas akademika.

23 - 29 November 2015

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

JUARA UMUM - Anak-anak SMPN 1 Denpasar meraih juara umum Olimpiade Fisika XXIII tingkat SMP se-BaliJawa-Nusra yang diadakan MIPA Unud, belum lama ini. Anak-anak SMPN 1 Denpasar mendulang satu emas dan satu perak. Atas prestasi yang diraih, SMPN 1 Denpasar berhak memboyong piala bergilir Disdikpora Bali. Medali emas anak asuh Drs. A.A. Gede Agung Rimbya Temaja, M.Ag. ini dipersembahkan A.A. Ryoma Saputra di tes tulis, dan medali perak di cerdas cermat hasil jerih payah Jaren Jef Geovan Pinem dan Gede Rama Darmawijaya. Ryoma sebelumnya meraih juara umum Olimpiade Fisika di Undiksha dan berhak atas Piala Bergilir Rektor Undiksha. Kepala SMPN 1 Denpasar A.A. Gede Agung Rimbya Temaja didampingi Gusti Putu Arya foto bersama siswa SMPN 1 Denpasar yang meraih juara umum Olimpiade Fisika di MIPA Unud.

MBP/ist

ANUGERAH PERBANKAN - Di pengujung Tahun 2015 ini merupakan yang ke-3 kali PT BPR Padma menerima penghargaan “Anugerah Perbankan Indonesia 2015â€?. Penghargaan ini merupakan penilaian atas kinerja perbankan secara Nasional dari Economic Review dan Institut Perbanas Jakarta. PT. BPR Padma meraih penghargaan bidang Finance kategori Finance Value added peringkat II, kategori (ÂżVLHQVL 3URÂżW SHULQJNDW ,,, NDWHJRUL +XPDQ &DSLWDO SHUingkat II, di bidang Informasi Technologi (IT) peringkat I, GL ELGDQJ 0DUNHWLQJ SHULQJNDW , GL ELGDQJ &65 PHPSHUROHK SHULQJNDW ,, GDQ &RUS &RPP SHULQJNDW ,,

MBP/ist

EVALUASI AKIP - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara EHUVDPD WLP GDUL .HPHQ 3$1 5% +HUX GLGDPSLQJL $VLVWHQ , Sekda Kota Denpasar I Ketut Mister serta Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar Desak Nyoman Widiasih pada evaluasi pelaksanaan AKIP di Pemkot Denpasar, Selasa (10/11) kemarin di Kantor Gubernur Bali. Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) sebagai penerapan sistem yang transparan, bertujuan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bertanggung jawab yang mengarah pada penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (good governance dan clean government). Sasaran penyusunan dan pengelolaan AKIP, sebagai koordinasi lintas SKPD di Pemkot Denpasar yang senantiasa terus melakukan revitalisasi dan rekonstruksi penyusunan administrasi pemerintahan.

14

23 - 29 November 2015

MBP/ist

JAMBORE DAERAH - Baru-baru ini Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali menyelenggarakan acara Jambore Daerah Bali acara yang diikuti anggota pramuka penggalang se-Bali itu mempunyai tujuan meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang. Sasaran dalam kegiatan Jambore Daerah Bali tahun 2015, ini meningkatkan ketaqwaan terhadapt Tuhan Yang Maha Esa, terbinanya tali persaudaraan, serta mengembangkan rasa percara diri, pengembangan PHQWDO ÂżVLN SHQJHWDKXQDQ GDQ MLZD NHSHPLPSLQDQ .HJLtan Jambore digelar 5 sampai dengan 8 November 2015 di Bumi Perkemahan Pramuka Margarana Tabanan Bali.


MBP/ist

WORKSHOP FSRD - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Denpasar tak pernah henti dalam berbagai NHJLDWDQ 6DODK VDWXQ\D 3URJUDP 6WXGL )RWRJUD¿ )65' ISI Denpasar, Selasa (27/10) menggelar acara Workshop Foto Prewedding di Gedung Citta Kelangen lantai dua ISI Denpasar. Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana I Made Saryana, S.Sn., M.Sn. mengungkapkan, acara ini diikuti PDKDVLVZD 3URGL )RWRJUD¿ 6DDW LWX KDGLU QDUDVXPEHU SHPLOLN XVDKD IRWRJUD¿ \DLWX 3XWX %D\X *XQDGKDUPD GDUL ,QIRFXV%DOL 3KRWRJUDSK\ 1DUDVXPEHU MXJD VHRUDQJ JUDSKLF GHVLJQHU 37 'MDUXP GDQ +DUG 5RFN &DIp %DOL $FDUD dibuka oleh Rektor ISI Denpasar yang diwakili Pembantu Rektor III ISI Denpasar Drs. I Wayan Gulendra, M.Sn.

MBP/ist

AKREDITASI A - Seluruh orang tua murid dan pengaMDU GL 6/. GHQJDQ VXND FLWD PHQHULPD NDEDU GLUDLKQ\D DNUHGLWDVL $ 603 6HNRODK /HQWHUD .DVLK 6/. 6HEHOXPQ\D MHQMDQJ 6' WHODK PHQHULPD $NUHGLWDVL NHGXD GHQJDQ SUHGLNDW $ VHVXDL 6. 1R %$3 60 // ;,, WDQJJDO 'HVHPEHU µ¶3XML V\XNXU GDQ WHULPD NDVLK NHSDGD VHOXUXK 7HDP $NUHGLWDVL 3HPELQD 3HQJDZDV 6HNRODK .XWD 8WDUD .DEXSDWHQ %DGXQJ .HSDOD 6HNRODK *XUX JXUX GDQ VWDI DWDV GLWHULPDQ\D $NUHGLWDVL $ XQWXN 603 PHODOXL 6. 1R %$3 60 // ; ROHK NHWXD %$3 3URYLQVL %DOL SDGD WDQJJDO 2NWREHU ¶¶XFDS +DUL .HSDOD 6HNRODK GDQ 3HQDQJJXQJ MDZDE DFDUD %DNVRV WHUVHEXW

MBP/ist

BHAKTI PANGANYAR 6HEDJDL ZXMXG V\XNXU GDQ EKDNWL NHSDGD ,GD 6DQJ +\DQJ :LGKL :DVD 3HPHULQWDK .DEXSDWHQ %DQJOL PHODOXL %DJLDQ .HVUD 6HWGD %DQJOL PHODNVDQDNDQ %KDNWL 3DQJDQ\DU GL 3XUD 'DOHP %DOLQJNDQJ 'HVD 3LQJJDQ .LQWDPDQL -XPDW +DO LQL EHUNDLWDQ GHQJDQ XSDFDUD SXMDZDOL \DQJ GLODNVDQDNDQ VHWLDS WDKXQ VHNDOL $FDUD WHUVHEXW GLLNXWL 6HNGD %DQJOL ,% *LUL 3XWUD .DEDJ .HVUD -UR 3HQ\DULNDQ :LGDWD .HSDOD .DQWRU $JDPD .DEXSDWHQ %DQJOL ,% 6XDVWLND GDQ 6.3' GL OLQJNXQJDQ .DEXSDWHQ %DQJOL 0DQJJDOD .DU\D , 0DGH 6HGHQ VHNDOLJXV %HQGHVD $GDW 3LQJgan menyampaikan karya ini diselenggarakan setiap setahun sekali dengan menggunakan wewalungan berupa satu ekor kerbau, satu ekor babi, kambing, bebek, ayam dan lainnya.

MBP/ist

RAKOR PILKADA 6HEXODQ PHQMHODQJ SHQFREORVDQ SLONDGD SHPLOLKDQ NHSDOD GDHUDK VHUHQWDN %DZDVOX %DOL menggelar rapat koordinasi (rakor) pengawasan pilkada SDUWLVLSDWLI GL :DQWLODQ 3HPNDE .DUDQJDVHP 6HQLQ Rakor ini untuk meningkatkan peran serta tokoh masyarakat maupun mahasiswa, untuk menciptakan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia (luber). Sehingga, pilkada serentak menghasilkan pemimpin terbaik untuk lima tahun ke depan. Ketua Panwaslih Karangasem I Wayan Eka Suwecantara, menyampaikan pihaknya ingin mendorong peran aktif masyarakat melalui para tokoh dan mahasiswa, agar memiliki pemahaman yang lebih luas terhadap pengawasan pemilu. 23 - 29 November 2015

15


POLITIK Jika keputusan yang diambil salah, maka kepercayaan masyarakat Hindu di Bali yang masih kuat terhadap PHDI akan goyah. Selain itu, dalam mengatasi kerusakan alam Bali, kekompakan masyarakat Bali pun harus terjaga untuk bersama-sama menjaga alam Bali. Brahmana Guna Awatara Dasa Rohaniawan

Mencegah Kerusakan Alam Bali

A

lam maupun masyarakat Bali sudah mulai terpinggirkan. Jika tidak diatasi sejak dini, bukan tidak mungkin nasib masyarakat Bali akan terpinggirkan dan hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Tanda-tanda terpinggirkan sudah mulai terlihat. Pandangan ini dilontarkan rohaniawan Brahmana Guna Awatara Dasa kepada Majalah Bali Post. Indikator krama Bali mulai terpingirkan terlihat di pusat-pusat pariwisata yang menjadi kebanggaan Bali. Hanya sebagian kecil orang Bali yang berkecimpung di dalamnya. Begitu juga di sektor pertanian. Saat ini, banyak pekerjanya justru bukan orang Bali. ‘’Tanah pertaniannya banyak dijual. Alam mulai rusak. Hal ini jika terus terjadi tanpa pencegahan tentu akan menyebabkan kehancuran Bali ke depan,’’ ujarnya. Untuk itu, lanjut Brahmana Guna Awatara Dasa yang juga pemerhati lingkungan, PHDI sebagai majelis organisasi umat Hindu Indonesia yang mengurusi

16

kepentingan keagamaan maupun sosial harus memikirkan langkah mencegah agar kerusakan alam Bali tak berlanjut. ‘’Saat ini untuk mengatasi fenomena ini, PHDI sendiri sedang membentuk tim sembilan. Apapun keputusan yang dirumuskan dalam Tim Sembilan haruslah tepat dan tidak boleh sembarangan,’’ ujarnya. Ia melanjutkan jika keputusan yang diambil salah, maka kepercayaan masyarakat Hindu di Bali yang masih kuat terhadap PHDI akan goyah. Selain itu, dalam mengatasi kerusakan alam Bali, kekompakan masyarakat Bali pun harus terjaga untuk bersama-sama menjaga alam Bali. Jadi tidak hanya sebagian atau segelintir orang tetapi harus dilakukan secara kompak dan bersama-sama. ‘’Jika masyarakat Bali kompak menolak investor yang datang hanya untuk merusak Bali tentu mereka tidak akan berani masuk,’’ ujar Brahmana Guna Awatara Dasa yang juga mantan Sabha Pandita PHDI Pusat ini. Diakuinya inilah yang menjadi tantangan Bali saat ini dimana masyarakat terlalu ramah dan

permisif sehingga siapapun yang masuk berinvestasi di Bali diterima tanpa dipilah. ‘’Seharusnya investor yang datang harus dilihat track record-nya. Apakah hanya mencari keuntungan untuk dirinya saja tanpa memelihara alam dan lingkungan serta tidak memberikan kontribusi terhadap masyarakat lokal. Jika sudah begitu, tentu lebih baik ditolak,’’ jelasnya. Tantangan lain adalah mulai konsumtifnya masyarakat Bali. Dari pandangan Brahmana Guna Awatara Dasa, masyarakat saat ini terjebak dalam hidup konsumtif. Masyarakat Bali sudah teracuni kecenderungan yang terjadi secara global. Untuk itu ia mengajak agar masyarakat jangan kebablasan dalam memenuhi kebutuhan duniawi. ‘’Menjadi manusia harus merasa cukup dengan apa yang dia punya dan tidak serakah. Hiduplah dengan sederhana. Saya rasa masih banyak yang punya hati nurani untuk bersama-sama menjaga alam Bali agar tidak rusak,’’ tuturnya. z Wirasanjiwani

23 - 29 November 2015

16


Jangan Melabrak Kawasan Suci BALI memiliki banyak kawasan suci. Adalah kewajiban masyarakat Bali menjaga dengan baik kawasan suci, di manapun itu. Jangan justru dikorbankan untuk kepentingan pemilik modal. Pandangan itu dilontarkan Ida Bagawan Ratu Manik kepada Majalah Bali Post. Menurutnya kawasan suci yang digunakan untuk tujuan tidak semestinya, tentu akan berdampak secara energi. Misalnya, di kawasan suci Teluk Benoa yang akan direklamasi untuk tujuan pariwisata. Tidak saja berpengaruh pada aspek kesucian, mega proyek itu juga dipastikan menyedot sumber daya yang dimiliki Bali. “Air misalnya, untuk memenuhi kebutuhan di Denpasar dan Badung saja sudah berat sekali PDAM. Musim kering sudah berkurang airnya. Kalau muncul mega proyek yang menghadirkan ratusan ribu pekerja dan jutaan wisatawan tentu akan menyedot juga,” jelasnya. Ida Bagawan mengaku khawatir sebab perusahaan besar memiliki daya beli lebih tinggi ketimbang masyarakat. Bisa saja, air akan lebih banyak dibeli oleh perusahaan besar itu sehingga tidak lagi untuk kesejahteraan rakyat. Di sisi lain, keinginan investor untuk mereklamasi juga dipertanyakan. Sebab, sudah banyak pemberitaan mengenai tingkat hunian hotel yang menurun di Bali.

Keputusan terhadap tanah Bali ini hendaknya tidak diputuskan satu dua orang walaupun dalam jabatannya sekarang mewakili Bali. Kalau memang itu hendak diputuskan hendaknya diadakan referendum. Artinya semua orang Bali turut bertanggung jawab terhadap apa yang diputuskan. Ida Bagawan Ratu Manik “Jadi, segala sesuatu sebaiknya dipikirkan kembali. Keputusan terhadap tanah Bali ini hendaknya tidak diputuskan satu dua orang walaupun dalam jabatannya sekarang mewakili Bali. Kalau memang itu hendak diputuskan hendaknya diadakan referendum. Artinya semua orang Bali turut bertanggung jawab terhadap apa yang diputuskan,” tegasnya. Sementara itu Ida Pandita Mpu Siwa Budha Daksa Darmita mengingatkan Tim IX PHDI yang kini sedang melakukan kajian mengenai rencana reklamasi Teluk Benoa, bahwa keagungan laut sebagai stana Dewa Varuna harus tetap dijaga. Ditemui, Senin

kemarin, Ida Pandita mengatakan Teluk Benoa sebagai bagian dari laut merupakan bagian dari stana Dewa Varuna, sehingga umat Hindu harus menjaga keharmonisan kawasan tersebut. Ia juga menjabarkan penjelasan sejumlah sloka pada kitab suci Rg Veda, Mandala I Sukta XVII. “Varuna sebagai dewa pembebas dosa, kepadanya umat manusia meminta perlindungan, Varuna juga sebagai sumber pemberi kebahagiaan, lautan adalah tempet suci dari Varuna, dari sana Varuna bisa memusnahkan segala bentuk kejahatan dan segala musuh yang merusak bumi.” Tokoh Hindu yang juga Wakil Dharma Adyaksa PHDI Pusat itu menjelaskan, selama ini umat Hindu di Bali sudah mengimplementasikan ajaran dari Rg Veda tersebut, melalui berbagai ritual seperti melasti dan mapekelem, untuk menjaga keharmonisan alam. “Sekarang pengurukan laut di Teluk Benoa seluas 800 hektar itu, sama dengan menghancurkan stana Dewa Varuna. Nah, kalau itu terjadi maka dari laut itu sendiri Dewa Varuna bisa menunjukan langsung karma dari perbuatan manusia, seperti abrasi yang semakin parah atau tsunami,“ ucap Ida Pandita saat ditemui di Griya Agung Sukawati. z Rindra/Manik 23 - 29 November 2015

17

17


PENDIDIKAN

Akibat kekurangan ruang belajar, SDN 1 Batur terpaksa menerapkan sistem double shift. MBP/sos

Kekurangan Ruang Belajar

Sistem ”Double Shift” Diberlakukan

S

ejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bangli ternyata masih dihadang permasalahan kekurangan ruang belajar. Sementara di sisi lain, jumlah siswa di sekolah tersebut overload. Menyikapi permasalahan klasik itu, proses belajar mengajar terpaksa memberlakukan sistem double shift. Pasalnya, solusi penambahan ruang belajar belum bisa dilakukan secara cepat lantaran terganjal keterbatasan anggaran. Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikopra Bangli I Nengah Danta Haryana tidak menampik kondisi tersebut. Kekurangan ruang belajar ini dominan dialami SD di Kecamatan Bangli. Sejumlah SD di Kecamatan Bangli yang jumlah siswanya overload di antaranya SDN 1 Kawan, SDN 2 Kawan, SDN 5 Kawan dan SDN 2 Cempaga. Sejatinya, kondisi ini sudah terjadi beberapa tahun lalu tapi hingga kini belum teratasi. “Sekolah ini terpaksa menerapkan sekolah pagi dan

18

23 - 29 November 2015

siang. Bahkan, SDN 5 Kawan terpaksa meminjam ruangan di gedung lain,” kata Danta Haryana, belum lama ini. Sementara untuk kondisi SD di kecamatan lain, kata dia, kekurangan ruang belajar juga terjadi di SDN 1 Batur dan SDN 3 Songan, Kintamani. Sementara untuk Tembuku dan Susut, jumlah ruang belajar dan siswa masih seimbang. “Sekolah yang kekurangan ruang belajar paling banyak terjadi di Kabupaten Bangli,” ujarnya. Menurut Haryana, Disdikpora sebenarnya telah mengupayakan adanya penambahan ruangan untuk sekolah-sekolah yang kekurangan ruang belajar tersebut. Namun, karena keterbatasan anggaran, hal itu tidak bisa dilakukan secara cepat. Ia pun mengakui sistem belajar double shift ini pasti berpotensi mempengaruhi konsentrasi belajar siswa. “Kendati begitu, kami tetap berupaya memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak didik,” tegasnya. Ditemui terpisah, Kepala SDN 1 Batur

I Wayan Sudarma, S.Pd. mengatakan, jumlah peserta didik di sekolah yang dipimpinnya cenderung mengalami peningkatan sejak 2002 lalu. Bahkan untuk tahun 2015 ini, jumlah siswa telah mencapai 286 orang yang berasal dari berbagai daerah di Kintamani. “Jumlah siswa cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Namun, peningkatan jumlah siswa itu belum diimbangi dengan penambahan ruang belajar,” katanya. Untuk tetap bisa menjalankan proses belajar mengajar, kata Sudarma, pihak sekolah sejak dua tahun lalu terpaksa menerapkan sistem double shift, yakni sekolah pagi dan siang. “Jumlah ruang belajar terbatas, hanya ada enam unit. Sementara jumlah siswa sangat banyak. Mau bagaimana lagi, terpaksa double shift,” terangnya dan menambahkan, kelas yang tidak menggunakan doubleship hanya kelas V saja. z Sosiawan


Adopsi Program Belajar Bersama Mentor KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah merancang program inovatif yang dinamai Belajar Bersama Mentor. Dalam program ini, siswa-siswa SMA/SMK terpilih dari seluruh Indonesia akan diberikan kesempatan belajar dan mendapat bimbingan langsung dari para profesional yang sukses di bidangnya. Mereka akan tinggal bersama para mentor selama tiga hari untuk menggali pengalaman dan memperoleh inspirasi. Mengingat program seperti ini dinilai sangat strategis dalam memotivasi siswa untuk berjuang meraih kesuksesan, pengelola SMA/SMK di Bali diminta mengadopsi program tersebut yang disesuaikan dengan kondisi peserta didik di masing-masing sekolah. Pengamat pendidikan Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. dan Drs. Putu Sarjana, M.Si. mengaku sangat mendukung pelaksanaan program tersebut. Dalam skup yang lebih kecil,

SMA/SMK di Bali sejatinya bisa mengundang para profesional di Bali ke sekolah untuk memberikan motivasi kepada para siswa. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan pihak sekolah juga bisa menghadirkan para alumni yang sukses dalam karirnya sebagai mentor sehingga ada ikatan emosi yang lebih kuat antara mentor dan siswa yang akan diberikan motivasi. “Program Belajar Bersama Mentor ini menurut saya sangat bagus diadopsi oleh SMA/SMK di Bali. Untuk kesempatan pertama, program ini sebaiknya diprioritaskan untuk siswasiswa kelas XII sehingga mereka punya bayangan yang jelas terkait profesi apa nantinya yang harus mereka tekuni setelah menamatkan pendidikan,” kata Rumawan Salain yang dibenarkan oleh Sarjana. Untuk siswa SMA Program IPA, kata Rumawan Salain, mentor yang dihadirkan bisa dipilih dari kalangan dokter, arsitek, ahli pertanian, apoteker dan berbagai profesional lainnya yang sukses di bidangnya. Sementara untuk siswa SMK Program Keahlian pariwisata, mentor yang dihadirkan bisa berasal dari praktisi pariwisata seperta pengusaha travel agent, pengelola hotel dan restoran maupun pengusaha lainnya yang bergerak di bidang jasa dan akomodasi pariwisata. Begitu pula untuk siswa SMA Program IPS dan Budaya serta SMK program keahlian lainnya tentu saja profesional yang dihadirkan sebagai mentor juga menyesuaikan. “Jika di tingkat nasional siswa-siswa yang berkesempatan mengikuti program tersebut hanya siswa-siswa terpilih dari seluruh Indonesia, tentu saja Program Belajar Bersama Mentor yang digelar pihak sekolah ini bisa diikuti oleh seluruh siswa. Ada baiknya, program ini digelar secara kontinyu. Misalnya, setiap satu bulan sekali untuk masing-masing kelas dengan memanfaatkan hari-hari tertentu yang jadwal pelajarannya tidak padat,” katanya menyarankan. Hal senada juga dilontarkan Sarjana. Melalui program ini, pihaknya berharap para siswa mendapat inspirasi dari para mentor yang selanjutnya bisa memotivasi mereka meraih kesuksesan seperti yang telah diraih para mentor. Dengan mendengar cerita dan pengalaman langsung dari para

profesional, para siswa juga akan lebih mudah untuk menentukan pilihan setelah mereka menamatkan pendidikan SMA/ SMK. “Sebagai contoh, jika seorang siswa SMA Program IPA sangat tertarik dengan pengalaman yang disampaikan oleh mentor dari profesi dokter, tentu saja setelah lulus SMA siswa bersangkutan harus bisa menembus seleksi penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran. Karena sudah terobsesi untuk menjadi seorang dokter, siswa bersangkutan jelas akan termotivasi untuk lebih tekun belajar sehingga berhasil mewujudkan obsesinya. Jadi, kehadiran para profesional itu secara tidak langsung akan memandu para siswa sehingga lebih jeli dalam menentukan pilihan setelah menamatkan pendidikan SMA/SMK,” tegasnya. Lebih lanjut, Sarjana menilai program Belajar Bersama Mentor ini sangat strategis dalam membantu mengatur rencana karir siswa dan upaya meraihnya, meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi siswa. “Tak kalah pentingnya, program ini secara tidak langsung akan meningkatkan kinerja belajar siswa karena mereka sudah memiliki arah yang jelas mau ke mana setelah nantinya tamat SMA/SMK. Saya sangat mengapresiasi program ini dan berharap bisa diadopsi oleh seluruh sekolah di Bali khususnya di jenjang SMA/SMK,” ujarnya. z Sumatika 23 - 29 November 2015

19


MANCANEGARA

Swedia Tampung Migran Terbanyak

P

erdana Menteri (PM) Swedia Stefan Lofven menjelaskan, negaranya dapat menampung lebih dari 150.000 pencari suaka tahun ini. Meski demikian, dia mengungkapkan, kurangnya akomodasi di negaranya membuat pemerintah mungkin mulai menempatkan para pendatang baru itu di tenda-tenda. ”Apa yang terjadi sekarang adalah salah satu operasi kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah Swedia. Ke depan tak ada tanda-tanda bahwa jumlah pengungsi akan berkurang dan jika ini berlangsung pada kecepatan yang sama seperti sekarang, maka lebih dari 150.000 pencari suaka akan masuk ke Swedia tahun ini,” ucap Lofven. Awal bulan ini jumlah pencari suaka mencapai puncak tertinggi dari perkiraan Badan Migrasi sebanyak 74.000 orang tahunini. Lembaga ini mengatakan, sebanyak 8.900 orang mengajukan suaka di Swedia dalam tujuh hari terakhir. Swedia juga memutuskan memper-

20

23 - 29 November 2015

ketat pemeriksaan di daerah perbatasan “Sejumlah besar pendatang akan tiba di Swedia. Kantor migrasi berada di bawah tekanan berat dan polisi yakin adanya ancaman ketertiban umum,” kata Menteri Dalam Negeri Swedia, Anders Ygeman. “Maka kami akan memegang kembali kendali di perbatasan nasional selama 10 hari ke depan,” ujarnya. Swedia menerima lebih banyak pengungsi sebagai bagian dari populasi mereka dibandingkan negara-negara Eropa lainnya, di tengah sulitnya benua tersebut berjuang menghadapi krisis migrasi terburuk sejak Perang Dunia II. Swedia memperkirakan mampu menerima hingga 190.000 pengungsi pada tahun 2015. “Orang-orang terpaksa tidur di tendatenda, perkantoran, dan pusat-pusat evakuasi yang biasa digunakan untuk bencana alam. Kami tidak akan bisa memenuhi misi kami untuk menyediakan atap bagi setiap orang... Mengembalikan kendali perbatasan akan sangat mem-

bantu kami,” tutur Ygeman. Pemerintah juga telah meminta pihak perusahaan mengoperasikan kapalkapal feri diantara Jerman dan Swedia dengan mengharuskan para penumpang menunjukkan dokumen identitas mereka, meskipun pihak berwenang tidak bisa memaksa mereka memenuhi aturan tersebut. “Menyambut pendatang harus dilakukan dengan tertib dan penuh perhatian,” ujar Perdana Menteri Swedia di Malta. Berjuang menghadapi gelombang pendatang, Swedia memohon kepada Uni Eropa agar merelokasi sebagian pencari suaka yang telah mereka terima. Jerman mengambil kembali kendali perbatasannya pada September dan secara de facto menangguhkan keanggotaan Schengen-nya. Austria juga mengatakan akan mengambil langkah-langkah di perbatasan guna membantu mengendalikan arus pendatang. z Gugiek Savindra


Era Baru Myanmar PEMIMPIN militer paling berkuasa di Myanmar bersedia untuk bekerja sama dengan partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), pemenang pemilihan umum pada 8 November lalu. Koalisi ini untuk membentuk pemerintah baru yang dipimpin Ketua NLD Aung San Suu Kyi. “Tatmadaw (angkatan bersenjata) akan melakukan kerja sama yang terbaik dengan pemerintah baru kelak setelah pemilu berakhir,” kata Ming Aung Hlaing, pemimpin militer Myanmar. Selain mengajukan tawaran bekerja sama, Aung Hlaing mengucapkan selamat setelah Komisi Pemilu Myanmar mengumumkan kemenangan NLD dalam pemilu paling bersejarah sejak 25 tahun terakhir di negara itu. Presiden Myanmar Thein Sein, melalui Menteri Penerangan Ye Htut, juga mengucapkan selamat. Pesan itu secara tidak langsung meredakan kekhawatiran warga bahwa pihak militer, yang berpengaruh kuat terhadap partai pemerintah, akan menghambat kemenangan NLD seperti yang dilakukan setelah pemilu pada 1990. Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil 151 kursi dewan rakyat

dengan 135 kursi diraih NLD. NLD juga memperoleh 29 dari 33 kursi dewan negara. Jika berhasil memperoleh kemenangan dua pertiga, NLD akan menguasai semua posisi eksekutif dalam sistem parlemen Myanmar. Setelah itu, militer dan partai-partai terbesar di kedua dewan akan mengusulkan calon untuk presiden. Direncanakan, 664 anggota parlemen akan memilih presiden dan wakil presiden setelah 31 Januari 2016. Ucapan selamat mengalir dari berbagai pihak, salah satunya adalah Presiden AS Barack Obama. “Obama menghubungi Presiden Thein Sein pagi untuk memberikan selamat kepadanya karena telah mengadakan pemilihan umum yang bebas dan resmi”, ujar Menteri Informasi Myanmar, Ye Htut, dalam akun facebook-nya. Pemimpin Amerika Serikat juga mendesak pemerintah Myanmar mengatasi intoleransi beragama dan mempromosikan demokrasi penuh. Dirinya juga menyorot keadaan buruh kalangan Muslim Rohingya yang puluhan ribu diantaranya tidak memiliki hak pilih. Melalui pembicaraan telpon tersebut, Obama berkata kepada pemimpin Myanmar untuk bangga terhadap pemilihan

umum yang penting tersebut, dan memuji reformasi yang berani dari presiden, ujar Ye Htut. Para pengamat internasional di Myanmar memberi pengakuan atas kualitas pemilu legislatif. Namun mereka menyayangkan minimnya kehadiran warga etnis Rohingya. “Proses pemilu berjalan lebih baik daripada yang diperkirakan banyak orang sebelumnya,” kata Alexander Graf Lambsdorff, ketua misi pengamat pemilu Uni Eropa. Lebih dari 30 juta orang memberikan suara dalam pemilu hari Minggu. Ini merupakan pemilihan bebas pertama dalam 25 tahun di negara yang pernah dipimpin militer itu. Namun Lambsdorff juga menyatakan keprihatinan mengenai sedikitnya warga Muslim Rohingya dalam daftar pemilih dan kandidat. “Hal ini merupakan bagian dari masalah sosial yang lebih besar. Jutaan warga Muslim Rohingya tidak memiliki hak pilih di Myanmar karena kewarganegaraan mereka tidak diakui dan alasan-alasan lain,” lanjutnya. Apakah pemerintahan baru dapat menyelesaikan NRQÀLN LQL" z Gugiek Savindra 23 - 29 November 2015

21


DAERAH

Kelola Dana Besar

BPK Periksa Penggunaan Dana Desa di Tabanan Tim BPK Bali melakukan pertemuan dengan Penjabat Bupati Tabanan mengawali tahapan pemeriksaan penggunaan anggaran dana desa.

M

engelola dana desa cukup besar, Kabupaten Tabanan mendapat prioritas pertama dikunjungi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali. BPK mulai menurunkan timnya untuk melakukan pemeriksaan terkait penggunaan dana desa yang pendistribusiannya sudah hampir mendekati 100 persen. Pemeriksaan ini untuk melihat kesiapan masing-masing desa menjalankan program yang dibiayai dana tersebut. Tabanan menjadi kabupaten pertama yang mendapatkan pemeriksaan bersama Kabupaten Buleleng. Tim yang diketuai Tim Pengendali Teknis Pemeriksa BPK Perwakilan Provinsi Bali Amri Lewa belum lama ini mengawali tahapan pemeriksaan dengan bertemu Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada di ruang kerjanya. Kedatangan tim dari BPK juga disambut Sekda Kabupaten Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa, Asisten I Setda I Wayan Yatnanadi, dan Asisten III Setda I Made Suka-

22

23 - 29 November 2015

da. Hadir juga Inspektur Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Urip Gunawan, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) I GN Supanji, dan Kabag Keuangan Setda Kabupaten Tabanan I Wayan Arimbawa. Pemeriksaan akan berlangsung selama 35 hari. Penjabat Bupati Tabanan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BPK yang mempercayakan Tabanan sebagai daerah pertama yang mendapatkan pemeriksaan. “Itu bukan menjadi persoalan. Justru sebaliknya, kami bersyukur mendapat kesempatan pertama. Apa yang kurang dan apa yang menjadi kelemahan dalam penggunaan dana desa bisa diketahui untuk diperbaiki,” tegasnya. Menurutnya, sebelum berlakunya Undang-undang Desa, Pemkab Tabanan sudah berkomitmen dalam hal penyelenggaraan pemerintahan desa. Terlebih Minggu sebelumnya dilangsungkan pemilihan perbekel atau kepala desa secara serentak. “Dana desa sejauh ini realisasinya sudah 80 persen. Mengingat akhir tahun se-

makin dekat dan banyak hari raya, kami berharap pemeriksaan berjalan efektif selama sebulan,” ujar Sugiada. Sementara itu, Amri Lewa berharap kegiatan pemeriksaan yang dilakukan pihaknya difasilitasi oleh BPMPD selaku leading sector pemerintahan desa. “Berapa dana yang diterima dari APBN, berapa yang diterima desa, dan dipakai untuk apa saja,” bebernya. Dia mengungkapkan, tidak ada alasan khusus mengapa Tabanan dipilih sebagai daerah pertama yang diperiksa bersama Buleleng. Namun, diperkirakannya kedua kabupaten ini mengelola dana desa cukup besar. ‘’Mungkin pertimbangannya faktor luas wilayah dan jumlah desa yang begitu besar di Tabanan. Pada tahap awal ini penerapan dana desa tidak semudah membalikkan telapak tangan. Persoalan yang muncul inilah yang perlu kami sampaikan ke pusat nantinya,” tandasnya. z Puspawati


Kaur Belum Paham Kelola Dana Desa HINGGA saat ini masih banyak kaur yang belum paham mengelola dana desa. Sebagaimana terungkap dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penyelenggaraan pemerintahan desa yang digelar di Desa Timuhun dan Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung belum lama ini. Kegiatan monev dilakukan untuk mencegah terjadinya permasalahan dalam pemanfaatan dan administrasi dana desa dari pusat. Monev dipimpin Wakil Bupati Klungkung Made Kasta didampingi anggota tim dan Camat Banjarangkan Ida Bagus Mas Ananda. Tim diterima perbekel, BPD, dan LPM Desa Timuhun dan Desa Bakas. Perbekel Desa Timuhun, Putu Ar-

sana, mengungkapkan, dengan adanya Undang-Undang Pemerintahan Desa yang baru, diperlukan pemahaman kaur desa dalam memahami pelaksanaan juklak dan juknisnya. Untuk itu pihaknya berharap diberikan pemahaman terkait mekanisme pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan pemerintah desa dengan aturan yang ada. Made Kasta menyatakan, dengan adanya UU Pemerintah Desa, perlu dilaksanakan bimtek dalam penggunaan anggaran, sehingga pengelola keuangan paham akan aturan dan pengelolaannya. “Jangan sampai dana yang turun ke desa nanti menimbulkan permasalahan,� ujarnya. Menyangkut tata tertib (tatib) yang

belum dimiliki beberapa BPD, wabup berharap segera dibuatkan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. “Perbekel dan BPD harus saling koordinasi, sehingga apa pun program yang dirancang dapat berjalan sesuai prosedur,� katanya. Sementara itu, dari hasil monev di beberapa desa yang menyangkut empat bidang, yakni penyelenggaraan pemerintahan, kemasyarakatan, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan desa, Kasta menilai sudah berjalan dengan lancar. Monev bukan sekadar pemeriksaan, tetapi sebuah pembinaan terkait penyelanggaraan pemerintahan di desa. z Faredra

MBP/dwa

Tim Monev yang dipimpin Wakil Bupati Made Kasta (berdiri) mendatangi Kecamatan Banjarangkan. 23 - 29 November 2015

23


K E S E H ATA N

Mungkinkah Ibu Hamil

D

iabetes Melitus atau yang lazim kita kenal dengan sebutan “Kencing Manis” mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita. Dalam kaitannya dengan kehamilan Diabetes Melitus dapat terjadi dalam dua bentuk yaitu DMG (Diabetes Melitus Gestational) dan DMPG (Diabetes Melitus Pregestational). Pada periode kehamilan dikarenakan peran berbagai faktor termasuk terjadinya perubahan-perubahan dalam metabolisme yang memang merupakan suatu keadaan “diabetogenic” maka bagi wanita yang sebelum kehamilannya tidak menderita Diabetes masih terdapat kemungkinan timbulnya Diabetes Melitus yang nantinya

lebih dikenal dengan sebutan “Diabetes Melitus Gestasional (DMG)” atau dalam bahasa sederhananya sering disebut sebagai “Diabetes Melitus Dalam Kehamilan”. Sementara pada wanita yang sebelum kehamilannya memang merupakan penderita Diabetes maka kondisinya pada saat kehamilan nanti akan dikenal dengan istilah “Diabetes Melitus Pregestational (DMPG)”. Secara keseluruhan kasus Diabetes Melitus Dalam Kehamilan cukup tinggi yakni sekitar 7 % dari seluruh kehamilan (sekitar > 200.000 kasus pertahun). Berdasarkan sumber pustaka bahkan disebutkan bahwa Diabetes Melitus Dalam Kehamilan bisa

terjadi pada 1 dari 50 atau bahkan bisa 1 dari 20 wanita hamil. Masih kurangnya pemahaman akan Diabetes Melitus itu sendiri secara menyeluruh terlebih lagi bila dikaitkan dengan periode emas dalam kehidupan seorang wanita yakni Kehamilan, maka dengan seketika akan banyak muncul pertanyaanpertanyaan mendasar dan dan juga mulai timbul resistensi/penolakan masyarakat atas keterkaitan keduanya. Sebagian secara tegas menganggap hal tersebut tidak mungkin terjadi, bahkan tidak sedikit yang secara spontan menganggap bahwa dokter mungkin saja melakukan kesalahan dalam mendiagnosa kelainan tersebut. Dikarenakan pemahaman masyarakat akan Diabetes Melitus dan

Efek kompetisi hormon human placental lactogen dengan hormon insulin.

24

23 - 29 November 2015


Menderita Diabetes Melitus ? kaitannya dengan kehamilan yang belum cukup baik tersebut, maka timbul bentuk resistensi/ penolakan lain terlebih saat dokter menyarankan mengkonsumsi obat pengontrol kadar gula darah atau bahkan menggunakan suntikan insulin (sering disebut obat Diabetes). Hal tersebut dikarenakan kurangnya pemahaman akan fungsi dan peran obat-obatan tersebut dalam menanggulangi dan mencegah segala bentuk komplikasi yang mungkin akan muncul ke depannya. Kadar gula darah pada Diabetes Melitus Karena Kehamilan yang tidak terkontrol dengan baik akan berpotensi menimbulkan banyak permasalahan baik bagi ibu maupun bayi. Komplikasi tersebut adalah : Bayi berukuran besar, prematur (bayi lahir tidak cukup bulan), keguguran, bayi lahir mati, kemungkinan persalinan dengan operasi cesar, tekanan darah tinggi (Preeklampsia), kadar gula darah rendah (hipoglikemia),

gangguan ginjal dan infeksi saluran kencing, gangguan serta kerusakan saraf, gangguan jantung, kebutaan, kematian ibu. Bagi wanita yang ingin merencanakan kehamilannya atau yang sedang hamil dengan Diabetes Melitus secara sederhana dapat mengikuti “7 Tips Sederhana� untuk mempersiapkan atau menjalani kehamilannya dengan sehat : Rutin periksa dan konsultasikan keadaan anda ke dokter, makan makanan sehat/ diet, olahraga yang teratur, konsumsi obat pengontrol gula darah/ Suntikan Insulin bila diperlukan, rutin periksa dan catat kadar gula darah, atasi dan perhatikan bahaya dan tanda-tanda hipoglikemia (kadar gula rendah), periksa kembali kadar gula darah Anda setelah kehamilan. dr. Sugianto Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUP Sanglah

MBP/ist

PARAMETER KEPEMIMPINAN - Salah satu parameter kepemimpinan Raja Resi dalam Kitab Niti Sastra adalah adanya penghargaan kaum pemimpin (Ksatria) terhadap para ahli sastra yang merupakan benteng terakhir dari sebuah peradaban. Sebagaimana diajarkan dalam agama Hindu, bahwa bertahannya agama Hindu sebagai agama tertua di dunia kesemuanya berkat peran para LQWHOHNWXDO \DQJ PDPSX PHQMDJD VDVWUD DMDUDQ GDQ MXJD ÂżORVRÂż DJDPD 6DQDWKDQD 'KDUPD 'L HUD PRGHUQ LQL SDUD SHQXOLV EXNX GDSDW GLNDWHJRULNDQ VHEDJDL FHQGLNLDZDQ GKDUPD :XMXG SHUKDWLDQ WHUKDGDS SDUD SHQXOLV GDQ SHQHUELW EXNX LQL VHODOX GLJHORUDNDQ ROHK WRNRK PXGD +LQGX ,QGRQHVLD 'U 6KUL , *XVWL 1JXUDK $U\D :HGDNDUQD 0:6 ,,, \DQJ NLQL PHQMDEDW 6HQDWRU '3' 5, GHQJDQ NRQVLVWHQVL VHODPD VHSXOXK WDKXQ EHUWXUXW WXUXW PHQJDGDNDQ SURJUDP +LQGX %RRNV 5HDGHUV &RPPXQLW\ $ZDUG +%5& 23 - 29 November 2015

25


LENSA

MELASTI Ratusan umat berjalan menuju pantai Melasti di Desa Ungasan saat melangsungkan prosesi melasti, serangkaian dengan piodalan di Pura Desa Ungasan, belum lama ini.

MBP/Edi


OLAHRAGA

Tim Pemenangan

L

egenda NBA Magic Johnson akhirnya bergabung dengan tim untuk pemenangan kota Los Angeles sebagai tuan rumah Olimpiade 2024. Mantan atlet Olimpiade dan pemain LA Lakers itu yakin saatnya kota di pesisir barat itu menggelar pesta olahraga sejagat itu. Johnson yang lima kali merebut cincin juara NBA bersama LA Lakers, menambahkan bahwa Los Angeles merupakan kota olahraga terbaik di Amerika. Panitia Los Angeles 2024 mengumumkan bahwa Johnson dipi-

lih sebagai wakil ketua dewan untuk mendampingi Maria Elena Durazo, mantan pemimpin kelompok buruh. Sebelumnya panitia itu juga menunjuk perenang peraih empat medali emas Janet Evans sebagai Wakil Ketua Dewan pada September lalu. Tak hanya olahragawan yang masuk dalam tim pemenangan ini, panitia juga menggaet ahli olahraga, pengusaha dan kelompok pekerja untuk menyukses program ini. Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan bersidang dan memilih

tuan rumah Olimpiade 2024 pada pertemuan 2017. Nantinya Los Angeles akan bersaing dengan Paris, Roma, Hamburg (Jerman) dan Budapest (Hungaria) yang juga berminat menjadi tuan rumah, laporan Associated Press. AS tercatat empat kali menjudi rumah pesta olaharag multi event di musim panas ini. Kota St Louis, pertama kali terpilih pada 1904, dilanjutkan Los Angeles (1932, 1984) dan Atlanta (1996).

Mantan bintang NBA Magic Johnson.

z Yudi Winanto

MBP/ap

23 - 29 November 2015

27


OLAHRAGA

MBP/dok

Pembalap Australia Casey Stoner saat masih membela tim Ducati di MotoGP.

Merindukan Masa Keemasan MUSIM balapan roda dua MotoGP 2015 berakhir bersamaan dengan usainya lomba di Valencia 8 November lalu. Pembalap Spanyol Jorge Lorenzo dari tim Yamaha akhirnya menjadi juara dunia sekaligus mengakhiri persaingan dengan rekan setimnya Valentino Rossi yang memburu gelar ke-10 sepanjang kariernya. Namun di balik persaingan antara Honda dan Yamaha, tim Italia Ducati tampil mengejutkan dengan memberikan persaingan serius pada dua pabrikan Jepang. Contoh jelasnya adalah keberhasilan Andrea Ianone menempati peringkat ketiga seri Australia di sirkuit Phillip Island setelah bertarung habis-habisan tim Yamaha dan Honda itu. Tidak hanya itu di seri pembuka di Losail, Doha, duet Ducati merebut posisi kedua dan tiga lewat Andrea Dovizioso dan Ianone. Di seri kedua di Circuit of Americas, Dovizioso mempertahankan posisinya. Hattrick Dovizioso menguasai podium diperlihatkan di Argentina. Setidaknya setengah dari 18 seri musim ini, Ducati berhasil mengirim

28

23 - 29 November 2015

pembalapnya ke podium. Bagaimana musim depan. Tim dari Italia itu benar-benar ingin mengulang masa keemasan semasa diperkuat pembalap Australia Casey Stoner. Ducati meraih gelar juara dunia pada 2007. Ducati sempat absen selama 30 tahun sebelum bergabung kembali dengan MotoGP pada 2003. Tim ini sempat diperkuat juara dunia Nicky Hayden serta legenda Italia Rossi. Stoner pesiun pada 2012 dan sering dimanfaatkan oleh tim Honda sebagai pembalap penguji di setiap awal musim. Kontraknya akan berakhir tahun ini dan menimbulkan spekulasi akan kembali ke Ducati. Pembalap Australia yang juga meraih gelar juara bersama Honda pada 2011, PDVLK EHUDNWLÂżWDV GL GXQLD RWRPRWLI GHQJDQ mengikuti balap V8. Belakangan ia terjun di balap motor Suzuka 8 Hours. Sayangnya dalam lomba itu dia mengalami kecelakaan. Loyalitas Stoner pada Honda diperlihatkan saat awal musim 2015 ini dimana dia menawarkan diri untuk menggantikan Dani Pedrosa yang masih cedera. Namun kubu HRC menolak tawaran itu.

Rumor kembalinya Stoner ke Ducati terungkap dalam pembicaraan Direktur Olaharga Ducati Corse Paolo Ciabatti bersama media Speedweek. “Seperti anda ketahui Casey merupakan pahlawan bagi Ducati. Ia memenangkan banyak lomba dan juga gelar juara dunia 2007. Dia kemudian pindah ke Honda tapi masih dikenang oleh fans Ducati. Dia juga membina hubungan yang baik dengan banyak orang-orang Ducati,� ungkapnya. Ia menambahkan kontraknya dengan Honda berakhir tahun ini. Jika ada peluang untuk kembali bersama-sama lagi, Ducati akan menyambut gembira berita itu. Bagaimana tidak Ducati tak pernah lagi juara sepeninggal Stoner. Dan pastinya tim itu merindukan masa-masa indah bersama Stoner. Hanya saja, mereka harus menunggu hingga 1 Januari mendatang untuk mendengar keputusan Honda atas kontrak dengan pembalap Australia itu, laporan crash.net. z Yudi Winanto


Bukan Alasan CACAT hanyalah masalah fisik yang tak akan membatasi keinginan. Demikian yang dirasakan Natasa Kovacevic yang berusaha mewujudkan hal yang tak mungkin terjadi. Pebolabasket putri Serbia itu kehilangan kaki kirinya dua tahun lalu akibat kecelakaan lalulintas. Tapi itu tidak cukup untuk dijadikan alasan kembali beraktifitas seperti layaknya atlet-atlet normal. Perempuan berusia 21 tahun itu, menggunakan kaki palsu untuk memu-

dahkan pergerakannya dalam menggiring bola atau pun melakukan serangan. Dia yakin akan menjadi atlet cacat pertama yang tampil di kompetisi profesional di Eropa. Itu mulai ditunjukan saat ia membela tim Red Star Belgrade pada pertandingan liga nasional di Serbia. Ia menghasilkan lima poin pada laga pertamanya setelah kecelakaan mobil di Hungaria yang menewaskan pelatih dan menejer timnya. “Saya gembira seperti hidup kem-

bali, bisa bermain bola bsket lagi,� ungkap Kovacevic setelah pertandingan yang dimenangkan timnya Red Star 78-74 atas Student. Pemain bertinggi 1,88m sebelumnya anggota timnas bolabasket Serbia. Ia bahkan berlaga di semua elevel dari remaja hingga senior. “Jadi apa yang tidak bisa membunuhmu, akan menjadikanmu semakin kuat,� lanjutnya kepada Associated Press. z Yudi Winanto

MBP/net

Pebolabasket Serbia Natasa Kovacevic. 23 - 29 November 2015

29


OLAHRAGA

Andika Sabu

Incar Sabuk Juara Nasional

MBP/nel

Andika Sabu

30

23 - 29 November 2015

PETINJU Andika Sabu dari Harry’s Gym Kuta menang angka atas Silem Sarang (Budi Wizon Boxing Camp, Semarang, Jateng) dalam pertarungan kelas terbang (47,6 kg) versi Komisi Tinju Indonesia (KTI) di Stark Stadium, Kuta, Badung, 7 November lalu. Berlaga enam ronde untuk perbaikan peringkat, tiga hakim memutuskan kemenangan angka 58-56, 58-56, dan 58-56 buat Andika. Atas hasil itu, Andika merangkak ke urutan keempat peringkat nasional. Rekor bertinjunya kini menjadi enam kali naik ring (tiga kali menang KO/ TKO dan tiga menang angka) dan belum terkalahkan. ‘’Saya ingin merebut sabuk juara nasional tahun depan. Obsesi saya sampai ke versi badan tinju internasional,’’ tutur petinju kelahiran Sabu Mesora, NTT, 25 Oktober 1995, ini di Mangupura pecan lalu. Andika berkiprah di tinju pro tidak merangkak dari amatir. Putra ketiga pasangan Hae Lua dan Male Lomi ini baru setahun menggeluti olahraga adu jotos. Ia memilih menjadi petinju, sebab ingin menyalurkan hobinya yang suka berantem. ‘’Saya hanya bersekolah di SD Lobo Lau, Sabu, sampai kelas V. Saya tak mau melanjutkan studi lagi,’’ kenangnya. Ia berlatih di Sasana Putra Sumba ditangani pelatih Charles Djara. Selanjutnya, Charles Djara membawanya ke Harry’s Gym yang dipoles duet pelatih Yance Mandagi dan Ahmad mandar. Kini, Andika ditangani Craig Cristian yang sebelumnya memoles Chris John. Awalnya Andika ditentang sang orangtua untuk menekuni tinju, sebab khawatir terkena pukulan. Namun, seiring berjalannya waktu, ditambah rajin mengirimkan uang kepada orangtuanya, ia kemudian mendapat izin menggeluti olahraga adu pukul ini. Promotor Agus Marmaya bertekad membawa Andika merebut sabuk juara nasional kelas terbang yang lowong, setelah tampil baik menghadapi Silem Sarang yang tahan pukul. Sang juara Boy Tanto dicoret oleh KTI setelah kalah KO saat meladeni petinju Thailand di Bangkok. ‘’Kami agendakan tahun depan,’’ katanya. Menurut Ketua KTI Bali Zaenal Tayeb, untuk merebut sabuk juara nasional, Andika perlu menambah jam terbang dengan banyak bertanding serta memiliki pukulan variatif, akurat, serta mematikan lawan. z Daniel Fajry


Stadion Wayan Dipta

Dari Piala Presiden ke Piala Sudirman PENCINTA sepak bola di Bali mendapat banyak berkah dari kehadiran klub Bali United Pusam yang bermarkas di Stadion Wayan Dipta, Gianyar. Mereka bisa menyaksikan langsung pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015, meski akhirnya terhenti menyusul pembekuan PSSI oleh Menpora. Akan tetapi tidak berjalannya ISL bukan berarti Stadion Dipta sepi dari laga tim-tim level tertinggi di Tanah Air. Stadion sepak bola terbesar di Bali tersebut ditunjuk sebagai tempat pertandingan dua turnamen nasional tahun ini, yaitu Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Bahkan, Piala Presiden yang digelar pertengahan Oktober hingga awal November lalu, dibuka Presiden Joko Widodo di Stadion Dipta. Stadion milik Pemkab Gianyar itu juga dipercaya menjadi arena pementasan laga-laga Grup C yang mengantarkan Bali United lolos ke babak delapan besar. Bali United juga menjamu Arema Cronus Malang di tempat yang sama pada perem-

patfinal kedua, namun menyerah 1-3 VHKLQJJD JDJDO PHQHPEXV VHPL多QDO Tidak percuma panitia Piala Presiden memilih Stadion Dipta. Lapangan ini selalu dipenuhi penonton, apalagi jika yang bertanding Bali United. Penggila bola dapat menyaksikan pertandingan dengan nyaman karena stadion telah dipersolek oleh manajemen Bali United menjelang bergulirnya ISL lalu. Salah satunya dilengkapi lampu penerang, sehingga bisa dipakai mementaskan laga pada malam hari. Kualitas dan fasilitas di Stadion Dipta hampir setara dengan stadion-stadion besar di Tanah Air lainnya. Piala Presiden yang dijuarai Persib Bandung sudah berlalu. Selanjutnya giliran Piala Jenderal Sudirman yang dibuka Presiden Joko Widodo di Malang pada 10 November, dilangsungkan di Stadion Dipta mulai 14 November. Kali ini Bali United bergabung di Grup B bersama Persipura Jayapura, PSM Makassar, Mitra Kukar Tenggarong, dan Semen Padang. Ada yang berbeda dari tim Bali United

yang turun di Piala Presiden dibandingkan yang berlaga di Piala Jenderal Sudirman. Kali ini jumlah pemain lokal yang membela tim Serdadu Tridatu makin banyak. Sebut misalnya Ngurah Arya Putu Pager, Komang Adi Parwa, Nengah Sulendra, Nyoman Sukarja, Agus Nova, dan I Made Wirahadi. Mereka bergabung bersama dua pemain eks Timnas Indonesia U-19, Hansamu Yama Pranata dan Paulo Sitanggang, mendukung barisan pemain lama. Sukarja dan kawan-kawan dipoles pelatih Indra Sjafri dan asisten pelatih Eko Purjianto di Stadion Birlian Legian, Kuta. Sekali uji coba dijalani Bali United melawan Persebaya United yang dimenangkan dengan skor 4-1. Hasil akhir di Piala Sudirman tergantung perjuangan para pemain di lapangan. Namun, yang jelas perjuangan Bali United kali ini lebih berat karena harus bersaing melawan Persipura dan PSM. z Mawa

MBP/wan

Stadion Wayan Dipta, Gianyar, kembali dipercaya menghelat turnamen sepak bola nasional. 23 - 29 November 2015

31


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

RAPAT EVALUASI - Menjelang akhir tahun, pemerintah Kabupaten Bangli menggelar rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan 2015 dan pembahasan rencana kegiatan 2016, Jumat (6/11). Acara yang dilaksanakan di gedung BMB Bangli ini dipimpin langsung Pj. Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra. Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli, Cok Bagus Gaya Dirga menjelaskan rapat evaluasi itu dihadiri seluruh pimpinan SKPD tanpa diwakilkan. Saat itu, satu persatu SKPD memamparkan serapan anggraan kegiatan hingga triwulan ke III 2015. Di samping itu, ada pula penyampaian kendala-kendala yang dialami dalam perealisasian program serta pemaparan program prioritas pada 2016 mendatang.

DINILAI ADIPURA - Berbagai inovasi penanganan sampah yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, dipaparkan Sekda Kota Denpasar Anak Agung Ngurah (AAN) Rai Iswara saat dinilai Tim Adipura di Hotel Arya Duta Jakarta, yang diselenggarakan Kemeterian Lingkungan Hidup (LH) RI. Mulai dari memadukan visi yang berwawasan budaya dengan kearifan lokal yaitu Tri Hita Karana, di mana terdapat adanya hubungan harmonis antara manusia dengan alam, sampai pada penerapan teknologi seperti ATM Sampah yang telah dipasang Pemkot Denpasar. Dari semua pemaparan yang disampaikan, Tim Adipura kagum dengan berbagai inovasi yang dilakukan. Terlebih lagi, adanya ATM sampah.

MBP/ist

LOMBA HARI PAHLAWAN - “Love and Tribute to Our Heroes”. Begitulah tema yang diusung dalam peringatan Hari Pahlawan yang diadakan di Sekolah Bali Kiddy. Dengan mengajak siswa siswi SD dan SMP se-Kabupaten Badung dan Kota Denpasar untuk berpartisipasi dalam perlombaan membaca puisi, membaca cerita dan bercerita dalam Bahasa Inggris, diharapkan generasi penerus bangsa ini terlatih untuk menghargai dan mengapresiasi jasa-jasa pahlawan mereka. Sekolah Bali Kiddy yang beralamat di Jl. Teuku Umar Barat no. 235 Badung, mengadakan suatu event ”Poetry Reading, Story Reading, Story Reading Competition” dalam memperingati Hari Pahlawan.

32

23 - 29 November 2015

MBP/ist

JALAN SEHAT - Sebanyak 3.000 orang meramaikan jalan sehat (fun walk) yang digelar Alfamart di Art Center Denpasar, Sabtu (7/11). Event ini merupakan rangkaian Semarak Ulang tahun Alfamart ke-16. Acara yang dibuka mulai pukul 16.00 itu, kali ini menyusuri rute dari Art Center menuju kawasan sekitarnya dan berakhir di Art Center. Deputy Branch Manager Alfamart Cabang Bali Andri Wijaya mengatakan, event yang sama ini juga digelar di sebelas kota yakni Bekasi, Karawang, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Kudus, Surabaya, Denpasar, Medan, Manado dan Banjarmasin.


MBP/ist MBP/ist

STUDI BANDING - Stikes Bali yang kampusnya ada di Jalan Tukad Balian, Renon kini banyak dijadikan objek studi banding mahasiswa dan profesi dari dalam dan luar negeri. Sabtu (7/11) lalu enam perawat Prancis mengunjungi kampus Stikes Bali. Mereka diterima Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka, Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M. dan Puket III Ketut Suwarjana, SKM., MPH. Para perawat Prancis ini mengunjungi Stikes Bali karena mereka mendengar ketulusan dan kualitas pelayanan lulusannya. Tiga tahun yang lalu ada warga Prancis yang menyandang disabilititas liburan di Bali dan Lombok.

HUT KE-9 - SMKTI Bali Global Denpasar merayakan puncak HUT ke-9 di halaman sekolah setempat, Selasa (10/11). Perayaan HUT yang bertepatan dengan Hari Pahlawan ini dihadiri Pengurus Yayasan Widya Dharma Shanti, yakni Pembina Prof. Dr. I Made Bandem dan Ketua Yayasan, Drs. IB Dharmadiaksa, M.Si.,Ak, serta Ketua STMIK STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan. Kepala SMK TI Bali Global Denpasar, Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd mengatakan, sekolah yang dipimpinnya sudah semakin eksis dan diakui oleh berbagai kalangan sebagai SMK berbasis Teknologi Informasi di usia 9 tahun. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa indikator atau standar yang bersifat nasional dan internasional.

MBP/ist

SAPUH LEGER - Pada 7 November 2015 lalu, Pasraman Sri Nahhuna Dhantha Cabang Karangasem di bawah koordinator Ketut Widia, S.E. (Sri Guru Jaya Widya) mengadakan pelayanan berupa upacara Sapuh Leger, Raja Swala, Raja Singa, Tiga Bulanan secara massal dan tanpa dipungut biaya apa pun. Upacara tersebut sangat disambut baik oleh masyarakat, diikuti oleh 108 peserta yang 20% merupakan bhakta pasraman, dan 80% adalah masyarakat. Para tokoh masyarakat pun berkenan menghadiri, di antaranya Kepala Desa Menanga, Bendesa Adat Batusesa, Kepala Dusun dan Klian Adat Belatung, Camat, Kapolsek, Danramil, Ketua PHDI Kecamatan Redang, dan PHDI Desa Menanga, DPRD Kabupaten Karangasem, DPD-RI I Gede Pasek Suardika, beserta para sulinggih, pandita dan Ida Nabe.

MBP/ist

PERTUKARAN MAHASISWA - Nama Stikes Bali sudah dikenal di mata internasional berkat program go international-nya, berupa pertukaran mahasiswa dan dosen dengan AS, Australia, Thailand, Taiwan dan Jepang. Kali ini International University of Health dan Welfare( IUHW) di Jepang yang memiliki program kesehatan menawarkan kerjasama dengan Stikes Bali. Deputy General Manager IUHW Jepang Yoshiyuki Yamamoto, Senin (9/11) bertemu dengan Ketua YP3LKP Bali Drs. Ida Bagus Arka, didampingi Sekretaris Stikes Bali Drs. Wayan Sandiyasa, Puket III Ketut Suwarjana, SKM., MPH., dan Ketua LPPM Stikes Bali Dr. Putu Darma. Kedua belah pihak membahas soal bentuk kerjasama yang akan dilakukan ke depan. 23 - 29 November 2015

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

TABUR BUNGA - Keluarga besar PGRI Kota Denpasar, Selasa (10/11) melakukan tabur bunga di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Tabanan. Agenda ini dipimpin langsung Ketua PD PGRI Kota Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. bersama pengurus PGRI Kota Denpasar dan kasek serta guru. Tabur bunga juga menjadi agenda pertama serangkaian HUT ke-70 PGRI dn Hari Guru Nasional ke-21. Ketua Panitia HUT PGRI dan Hari Guru Nasional Kota Denpasar Drs. I Nengah Narsa, S.H., M.Si. menjelaskan agenda akan dilanjutkan dengan jalan santai pada 22 November mendatang, sembahyang bersama pada 15 November dan puncak HUT akan dilakukan 25 November mendatang di Taman Budaya. Tema HUT kali ini ‘’Meningkatkan solidartas PGRI sebagai profesi guru yang kuat dan bermartabat’’.

MBP/ist

SUMBANGSIH - Bertepatan dengan upacara Ngenteg Linggih di Pura Ulun Banjar Bringkit, Desa Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, yang jatuh pada Sabtu (27/10) lalu, BPR Lestari kembali ikut memberikan sumbangsih dalam kegiatan piodalan dengan memberikan dukungan dharma wacana bersama Ida Pedanda Gde Made Gunung. Mengambil tema ‘’Upacara Yadnya sebagai Media Pembelajaran Umat Hindu’’, BPR Lestari dan Ida Pedanda Gde Made Gunung mengajak masyarakat Banjar Beringkit, khususnya generasi muda untuk lebih aktif mempelajari agama Hindu melalui yadnya.

MBP/ist

HADIRI LOMBA - Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si., menghadiri lomba Mancing Mania di Banjar Bunut Puun, Tabanan, Senin (9/11). Di sela-sela lomba tersebut, Urip mengajak kader PDI Perjuangan dan seluruh rakyat Tabanan untuk memilih pemimpin yang prorakyat, dan telah terbukti melakukan perubahan untuk kemajuan di Tabanan. Kata anggota Komisi IV DPR-RI ini, PDI Perjuangan akan memenuhi dan mentaati seluruh harapan masyarakat yang menginginkan Pilkada berjalan aman, damai dan lancar. Sebab, sejak awal PDI Perjuangan taat dan tunduk kepada konstitusi. Nampak dalam foto Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si., (nomor 3 dari kiri) didampingi Made Dirga (paling kanan) dan Made Musukadana (nomor 2 dari kiri) saat Lomba Mancing di Banjar Bunut Puun.

34

23 - 29 November 2015

MBP/ist

HARI PAHLAWAN - Hari Pahlawan 10 November 2015 diperingati di Lapangan Tanah Aron Amlapura dengan Inspektur Upacara Penjabat Bupati Karangasem Drs. Ida Bagus Ngurah Arda, M.Si. Peringatan dihadiri pula Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem Ir. I Gede Adnya Mulyadi, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, Ketua Pengadilan Negeri Amlapura, Pimpinan SKPD seKabupaten Karangasem, Ketua Marcab LVRI Karangasem, para Camat se-Kabupaten Karangasem, serta para veteran pejuang Karangasem. Apel diikuti Hansip, Korpri, pelajar, P2M, mahasiswa dan organisasi pemuda lainnya, Selasa (10/11).


MBP/ist

MBP/ist

SIMPATI BANYAK PIHAK - Kondisi yang menimpa Putu Sudiarta (36), warga Banjar Balu, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, menuai simpati dari banyak pihak, tidak terkecuali Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada. Ia menyambangi langsung kediaman Sudiarta didampingi Dinas Sosial Kabupaten Tabanan I Nyoman Gede Gunawan, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan, Camat Kediri Alit Adiatmika, serta perbekel dan klian dinas setempat, Senin (9/11).

LEPAS DUTA - Penjabat Bupati Badung Harry Yudha Saka melepas salah satu duta Atlit pelajar berprestasi asal Badung atas nama Ni Nyoman Dewi Setiari yang akan berlaga di kejuaraan pelajar se-Asean 2015 yang bertajuk 7th Asean Schools Games 2015 di Bandar Seri Begawan, Brunae pada tanggal 21-29 November 2015. Berkenan keikutsertaan atlet renang Badung Ni Nyoman Dewi Setiari yang merupakan siswi SMPN 1 Mengwi diajang Asean Schools Games, Pj Bupati mengharapkan kepada Dewi Setiari untuk selalu menjaga kondisi serta mampu meraih prestasi demi nama baik Kabupaten Badung, Provinsi Bali dan tentunya kehormatan Bangsa Indonesia di kancah Internasional.

MBP/ist

EVENT BBB - Untuk keempat kalinya, Bali Convex Nusa Dua yang bekerjasama dengan The ASEAN Entrepreneur Center Bali dan Indra Bekti Management Jakarta menyelenggarakan event Bali Best Brand (BBB) dan Bali International Customers Satisfaction Awards (BICSA). Acara penganugerahan kepada merek–merek terkenal di Bali ini mencapai puncaknya pada Malam Penganugerahan dan Awarding Gala Dinner yang diselenggarakan pada 20 Desember bertempat di Harris Hotel Sunset Road. Ungkap Jenny Dj. Andayani selaku Ketua Dewan Juri BBB-BICSA. Nampak dalam foto suasana Awarding Night BBB-BICSA 2014 di Ballroom The Harrads Hotel & Convention Center dihadiri ratusan CEO yang dipandu oleh Brand Ambassador Indra Bekti.

MBP/ist

PENAUNG BAYU - Pemerintah Kabupaten Bangli dipimpin Sekda Ir. IB Gde Giri Putra, Rabu (11/11) menggelar persembahyangan bersama pada puncak Karya Penaung Bayu Tilem Kalima, di Pura Batu Madeg. Upacara dipuput oleh dua sulinggih yaitu Ida Pedanda Jelantik Dangin dari Geria Alang Kajeng Nongan dan Ida Padanda istri Sindu dari Geria Bukit Bangli. Dalam pelaksanaan persembahyangan tersebut turut hadir Ketua PHDI Kabupaten Bangli, pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Bangli beserta jajarannya, Pemuka Subak dan Pekaseh seluruh Bali serta prajuru adat dan masyarakat setempat. Manggala karya Jro Mangku Widiarta menyampaikan sekilas tentang Pura Batu Madeg. 23 - 29 November 2015

35


LINGKUNGAN

Buleleng dan Karangasem Paling Rawan Bencana di Bali

K

arangasem yang mayoritas wilayahnya perbukitan termasuk paling rawan di Bali. Potensi kerawanan bencana di bumi lahar ini dapat dilihat dari indeks rawan bencana di Karangasem paling tinggi di Bali setelah Buleleng. Karangasem berada di urutan nomor dua di Bali, setelah Kabupaten Buleleng yang indeks rawan bencananya tertinggi di Bali. Buleleng menempati rangking 72 dari 494 kabupaten pantauan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional) di Indonesia. Kasi Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Karangasem Wayan Wisma menunjukkan perhitungan Indeks Rawan Bencana Indonesia (IRBI) merupakan suatu perangkat analisis kebencanaan yang menunjukkan riwayat nyata kebencanaan di suatu wilayah. Riwayat kebencanaan tersebut tentu setelah melihat kerugian yang ditimbulkan. Pengembangan ini memberikan

36

23 - 29 November 2015

informasi tentang karakteristik wilayah terhadap jenis kebencanaan yang pernah terjadi. Kemudian, dampak kerugian yang ditimbulkannya, baik kerugian nyawa, perumahan, luka-luka dan sebagainya. Kabupaten Karangasem sendiri berada di peringkat 91, atau nomor dua di Bali dengan skor 80 dan kelas rawannya tergolong tinggi. Setelah itu, disusul dengan Kabupaten Gianyar di peringkat 164, Jembrana peringkat 205, Badung peringkat 273, Kota Denpasar peringkat 301, Bangli peringkat 307, Tabanan peringkat 317 dan Klungkung peringkat 339. “Indeks kebencanaan ini, memperlihatkan tingginya potensi bencana di Karangasem. Kami sedang memaksimalkan peran EWS (Early Warning System) kami,” katanya. Berkaca pada kasus tanah longsor tahun lalu, Wayan Wisma mengakui angka kejadiannya sangat tinggi. Sehingga, ketika memasuki musim hujan tahun ini, pihaknya memaksimalkan upaya-upaya

kesiapsiagaan. Setiap perubahan cuaca dipantau langsung melalui peralatan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS). “Perubahan cuaca dipantau selama 24 jam dan hasilnya di-update setiap 1 jam,” paparnya. Dengan EWS akan nampak bagaimana pergerakan awan dan dimana saja terjadi gumpalan awan yang memicu terjadi hujan. Saat ini, sistem EWS BPBD Karangasem baru dilengkapi dengan alat pendeteksi jenis bencana gempa bumi. Sedangkan, pendeteksi jenis bencana yang diakibatkan oleh cuaca, seperti potensi hujan lebat, angin kencang dan gelombang pasang, sedang dilakukan pengadaan tahun ini. Meski demikian, seluruh personil BPBD Karangasem selalu siaga untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Selain itu, tim EWS BPBD Karangasem juga terus meningkatkan kerjasama dengan BMKG Provinsi Bali, untuk menyebarluaskan update infor-


Petugas BPBD Karangasem saat memotong kayu yang tumbang dan melintang di tengah jalan raya Jurusan Amlapura-Singaraja.

MBP/gik

masi peringatan dini kebencanaan kepada masyarakat. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I.B Ketut Arimbawa, menegaskan kesiapan menghadapi bencana musim hujan tahun ini jauh lebih baik dari tahun lalu. Namun, yang paling penting adalah kesiapan antisipasi dari warga itu sendiri, untuk mencegah terjadinya korban jiwa. Saat musim hujan, selain bencana tanah longsor, juga diperkirakan terjadi banjir dan pohon tumbang. Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat khususnya pengguna jalan raya agar lebih waspada. Seperti Rabu (11/11) baru, hujan lebat sejak sehari sebelumnya mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Jurusan Amlapura-Singaraja, tepatnya di Desa Peladung, Karangasem. Meski tak ada korban jiwa, namun, pohon tumbang melintang di tengah jalan sempat membuat akses jalan setempat macet hampir satu jam. z Bagiarta

Longsor, Banjir dan Pohon Tumbang POTENSI kerawanan bencana di Karangasem tahun ini masih terbilang tinggi. Tak heran begitu hujan mulai turun, bencana sudah menebar di depan mata. Berkaca pada kasus sebelumnya, bencana yang paling menghantui wilayah Karangasem adalah tanah longsor, banMLU GDQ SRKRQ WXPEDQJ 'DUL WRSRJUD多 ZLOD\DK yang sebagian besar perbukitan, 67 persen wilayahnya rawan tanah longsor. Potensi bencana tanah longsor tersebar di seluruh kecamatan. Namun, Kecamatan Sidemen (10 desa) dan Selat (8 desa) menjadi wilayah paling rentan. Pasalnya, dari data kawasan rawan bencana yang berpotensi terancam tanah longsor dari BPBD Karangasem, memperlihatkan seluruh desa di dua kecamatan ini rawan tanah longsor. Disusul Kecamatan Babandem di tujuh desa yakni Desa Bebandem, Bhuana Giri, Budakeling, Bungaya Kangin, Jungutan, MBP/gik Macang dan Sibetan. Kecamatan Abang dari Ida Bagus Ketut Arimbawa 14 desa 7 desa diantaranya masuk dalam daerah rawan bencana tanah longsor, diantaranya; Desa Datah, Pidpid, Purwakerti, Tista, Tiyingtali, Ababi dan Bunutan. Sedangkan empat kecamatan lainnya relatif lebih aman. Seperti Kecamatan Karangasem, dari 11 desa atau kelurahan, enam desa diantaranya Bugbug, Bukit, Pertima, Seraya Barat, Tegalinggah dan Tumbu, tercatat sebagai daerah rawan tanah longsor. Sedangkan Kecamatan Manggis, dari 12 desa ada 5 desa rawan longsor, seperti Desa Gegelang, Nyuh Tebel, Selumbung, Tenganan dan Ulakan. Demikian juga di Kecamatan Rendang ada 5 desa dari total 6 desa. Antara lain Desa Besakih, Menanga, Nongan, Pempatan dan Rendang. Beda dengan Kecamatan Kubu. Jika musim kemarau daerah ini paling banyak terjadi kekeringan, memasuki musim hujan, dari 9 desa hanya 4 desa yang termasuk daerah rawan bencana tanah longsor. Diantaranya Desa Tianyar Barat, Tianyar Tengah, Tulamben dan Ban. Intensitas bencana tanah longsor di desa-desa di Kecamatan Kubu juga minim. Hal ini disebabkan intensitas hujannya paling rendah di Karangasem. Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karangasem I.B Ketut Arimbawa, menyebut berdasarkan surat yang diturunkan BMKG Wilayah III Denpasar, pada 12 November lalu, puncak musim hujan terjadi pada periode Januari sampai Pebruari. Untuk mengantisipasi peralihan musim ini, BMKG mengingatkan agar diwaspadai angin kencang, petir dan hujan lebat secara sporadis. Selain itu, juga perlu diwaspadai gelombang tinggi sebagai dampak peningkatan angin kencang. BPBD juga diminta mengantisipasi bencana tanah longsor, banjir, dan pohon tumbang dengan penataan taman dan pemangkasan pohon. Sedangkan antisipasi gangguan petir pada alat rumah tangga, jika ada awan gelap sebaiknya segera putuskan antena televisi luar, kalau tidak yakin sistem pengamanan petir berjalan baik. MBP/gik

Wayan Wisma

z Bagiarta 23 - 29 November 2015

37


PARIWISATA

Perjuangan Menuntut Bagi Hasil dari Pariwisata

Bali Bertepuk Sebelah Tangan

B

ali yang berkotribusi dalam pencapaian devisa nasional pantas mendapatkan dana bagi hasil. Mengingat Bali yang hanya memiliki sumber daya non perut bumi yakni pariwisata. Karena itu harusnya mendapat bagi hasil yang ekuivalen dengan daerah yang selama ini memperoleh bagi hasil Sumber Daya Alam (SDA). Namun, perjuangan ini akan bertepuk sebelah tangan, karena terbentur aturan. Gagasan DPRD Bali untuk merevisi UU No.33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan akan sulit terwujud. Sebab, devisa dari wisatawan yang datang ke Bali tidak menjadi penerimaan negara secara langsung. Bali hanya menyumbang pendapatan dari Visa on Arrival dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP). “Target PNBP dalam APBN 2015 sebesar Rp 3,5 trilyun. Jika diasumsikan 40 persen wisatawan mancanegara datang ke Bali, maka PNBP yang bersumber dari wisatawan yang berkunjung ke Bali sebesar Rp 1,4 trilyun,” ujar Anggota DPR RI Dapil Bali, I Wayan Koster. Koster melanjutkan, dana itupun penggunaannya dikembalikan lagi ke pihak Imigrasi sebagai dana peningkatan dan pengembangan keimigrasian. Sementara devisa yang pada tahun 2014 ditafsir Rp 59 trilyun sudah diterima pengusaha hotel, pemilik restoran, penerbangan, pengusaha jasa, pedagang dan masyarakat. Pemerintah daerah juga sudah menerima dari pajak hotel dan restoran. “Meminta hak dana bagi hasil dari

pariwisata untuk Bali tidak bisa dilakukan. Sebab, pariwisata bukan sektor primer yang berbeda dengan nomenklatur sumber daya alam. Pendapatan negara dari visa pada sektor pariwisata merupakan PNBP yang dikelola Kementerian Hukum dan HAM. Tidak dikelola Menteri Keuangan, sehingga tidak bisa dikategorikan sebagai hasil yang dapat dibagi untuk daerah,” jelas anggota Badan Anggaran DPR RI ini. Koster menambahkan, Bali telah menerima dana transfer daerah dan dana desa sebesar Rp 8,26 trilyun. Dana ini sudah termasuk komponen yang bersumber dari pajak penghasilan perorangan (PPh), pajak penghasilan badan (PPh badan) dan lainnya. “Jadi dengan dapat dana Rp 6,26 trilyun, Bali sebenarnya juga disubsidi daerah lainnya,” jelasnya. Namun demikian, Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry menambahkan, Bali sebagai daerah tujuan pariwisata sudah sepantasnya mengenakan cultural heritage dan environmental donation kepada para wisatawan asing. Seperti yang telah dilakukan 9 negara di dunia termasuk didalamnya Perancis, Jepang dan Tiongkok. “Jadi kita bukan merengek-rengek ke pusat melainkan memperjuangkan hak kita,” tegasnya. Di sisi lain, Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Undiknas, Prof. Dr. IB Raka Suardana, SE.,MM., berpendapat, dana bagi hasil dalam UU 33/2004 adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan angka persentase untuk mendanai kebutuhan

daerah dalam rangka pelaksanaan Desentralisasi. Namun dalam UU tersebut terdapat kelemahan substansial dalam cara pandang bagi hasil SDA, di mana SDA hanya dilihat dari perspektif hasil perut bumi, khususnya pertambangan. “Itu menunjukkan cara pandang yang subjektif dan tidak holistik. Sejauh ini pariwisata yang sejatinya juga merupakan potensi SDA di muka bumi yang secara faktual telah mampu menghasilkan devisa cukup besar di luar sektor migas namun tampak luput dari perhatian UU tersebut,” ujarnya. Menurutnya, jika pariwisata tidak bisa dimasukan ke dalam bagian SDA, maka dalam draft revisi ditambah dengan sektor jasa (bukan SDA saja), sehingga pariwisata dimasukkan ke dalam sektor jasa tersebut. Sektor jasa ini dapat terdiri dari subsektor jasa pariwisata, jasa pelabuhan udara dan jasa pelabuhan laut. “Dana bagi hasil yang bersumber dari sektor jasa bisa bersumber dari perolehan Visa on Arrival (VoA), airport tax dan bersumber dari pelayanan jasa pelabuhan laut,’ katanya. Penerimaan VoA dibagi dengan imbangan 50 persen untuk Pemerintah dan 50 persen untuk Daerah. Sedangkan di daerah besaran itu dibagi lagi 10 persen untuk provinsi dan sisanya 40 persen dibagi secara merata untuk seluruh daerah kabupaten/kota yang ada. Sedangkan, dalam penerimaan airport tax dan jasa lainnya yang ada bandara, dibagi dengan imbangan 80 persen untuk perusahaan pengelola dan 20 persen untuk daerah. Di daerah persentase tersebut dibagi lagi 10 persen untuk provinsi dan 10 persen untuk kabupaten/kota penghasil. Penerimaan dari jasa pelabuhan laut dibagi dengan imbangan 80 persen untuk perusahaan pengelola dan 20 persen untuk daerah. untuk daerah, dibagi lagi untuk Provinsi 10 persen dan 10 persen untuk kabupaten/kota penghasil. z Rindra/Parwata Bali hanya menyumbang pendapatan dari Visa on Arrival dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

MBP/par

38

23 - 29 November 2015


PROPERTI

Akhir Tahun, Pengembang Kejar Target AKHIR tahun ini sepertinya pengembang masih mengelus dada karena pasar properti masih lesu. Meskipun, strategi yang dilakukan untuk menarik konsumen telah gencar dilakukan yaitu perang diskon. Oleh karena itu, mereka terus bekerja keras agar mampu berinovasi untuk mencapai target penjualan. “Mulai pertengahan tahun, biasanya dicari bentuk marketingnya harus bagaimana. Seperti tahun-tahun sebelumnya, paling dikasi diskon,” kata Direktur CV Karya Luih Kontraktor Ir. Made Suardana. Mestinya konsumen memanfaatkan kesempatan itu. Menurutnya, saat inilah momen paling tepat konsumen membeli rumah atau apartemen karena ada diskon besar. Peluang ini mesti dimanfaatkan jika ingin memiliki rumah, karena jika terlewatkan dan menunggu kondisi normal, harga pasti akan naik lagi. “Akhir tahun ini, pihak pengembang memberi diskon besar-besaran dan beberapa kemudahan dalam kredit. Pengembang bersama bank bekerja sama mencari solusi buat kemudahan dalam kredit,” ujarnya.

Apakah program tahunan atau khusus itu untuk mencapai target saja? Kontraktor asal Gianyar ini mengungkapkan, program itu khusus untuk mencapai target akhir tahun. Pasalnya, dari awal hingga pertengahan tahun, pengembang babak-belur akibat lesunya ekonomi. “Harapan kita, tahun depan situasi membaik sehingga dunia properti bergairah lagi,” tandasnya. Biasanya strategi diskon itu, menurutnya, efektif mencari konsumen. Namun tahun ini dari satu bulan lalu, paling hanya ada sebatas melihat rumah atau menelpon saja. Ia menegaskan, pasar properti tahun ini paling lesu. Terutama, menjelang semester dua tahun ini, berbarengan lesunya ekonomi secara global. “Kalau tahun lalu lumayan, dikasi program akhir tahun, penjualannya meningkat sampai 5 persen dari normal,” tandasnya. Strategi lain yang dilakukan agar tidak banyak ruginya, pengembang kebanyakan mnembangun rumah sesuai pesanan. Jika sudah ada bayar tanda jadi atau DP, baru dibangun. “Hampir semua punya taktik menyikapi kondisi ekonomi sekarang ini. Pengembang mending memakai sistem itu supaya

tidak rugi besar,” kata Suardana. Lesunya pasar properti juga diakui Suardita, pengembang asal Tabanan. Menurutnya, developer berpikir keras mengatur strategi supaya produknya terjual. “Salah satunya, ya memberi diskon. Upaya itu dilakukan agar roda bisnisnya bisa terus berjalan, ketimbang harus menghentikan produksinya,” ujar Suardita yang memulai bisnis propertinya dari nol ini. Selain itu, lanjutnya, beberapa developer menempuh cara lain yaitu menerapkan sistem gimik atau bonus berupa barang maupun voucher belanja yang nilainya cukup besar. Menurut Direktur PT Bumi Cempaka Asri ini, adakalanya pemberian diskon tersebut terganjal di bank. Pasalnya, jika diketahui pihak bank maka konsumen disuruh tambah uang muka dan kadang-kadang tidak bisa direalisasikan. “Kalau kami beri diskon pajak dan biaya AJB (akte jual beli) di notaris. Pembeli masih ada. Setiap pengembang pasti maunya banyak terjual, tapi dapatnya sedikit, harus tetap disyukuri,” ujarnya. z Kertanegara 23 - 29 November 2015

39


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

BAGIKAN MASKER - Rumah Sakit BaliMed Denpasar berinisiatif untuk membagikan masker kepada pasien dan pengunjung rumah sakit, Selasa (10/11) untuk mencegah abu vulkanik erupsi Gunung Barujari, NTB yang sampai ke Bali dihirup oleh masyarakat. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian RS BaliMed terhadap kesehatan masyarakat. Sebab, paparan debu sudah dirasakan masyarakat kendati belum ditemukan dampak serius.

PENAWARAN FANTASTIK - Jambore Otomotif 2015 terpusat di Matahari Terbit Sanur, Denpasar, pada 6 hingga 8 November diramaikan kehadiran AJS Regal Raptor. Bahkan, untuk memanjakan masyarakat Bali, AJS JakBike Bali selaku main diler AJS seluruh Indonesia pun memberikan penawaran yang terbilang fantastik. Yakni diskon All-Type hingga Rp 4 juta. Baik itu AJS Daytona, Spyder dan Bobber, yang ketiganya bermesin twin cylinder 350 CC. Jenis Cruiser macho besutan AJS Motorcycles satu ini menjadi salah satu kuda besi yang banyak menjadi pilihan biker di dunia juga di Indonesia. Harga yang reasonable Rp 50 juta, bermesin twin cylinder 350 cc, twin knalpot. AJS Raptor Daytona, selain terlihat macho nan gagah, motor gede (moge) pabrikan Inggris itu begitu enak dikendarai.

MBP/ist

PENGHARGAAN NASIONAL - BPR Kanti (PT. BPR Sukawati Pancakanti) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan tingkat nasional dalam ajang Anugerah Perbankan Indonesia Tahun 2015. Penghargaan ini sebagai ajang apresiasi terhadap penilaian kinerja BPR Kanti di Tahun 2014. Dalam Ajang Anugerah Perbankan Indonesia 2015 ini, Made Arya Amitaba selaku Direktur Utama BPR Kanti meraih penghargaan sebagai “The Best Leadership CEO-BPR Indonesia 2015”. Sementara BPR Kanti meraih peringkat ke-2 “BPR Swasta Terbaik Indonesia 2015”.

40

23 - 29 November 2015

MBP/ist

KOMITMEN BERSAMA - Gathering badan usaha bertujuan menyatukan komitmen bersama antarbadan usaha di Kabupaten Buleleng, untuk bersama-sama memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh pekerja beserta anggota keluarga yang tertanggung, dalam bentuk jaminan kesehatan BPJS Kesehatan. Kegiatan gathering badan usaha tahun 2015 BPJS Kesehatan Cabang Singaraja dijadikan sebagai wadah untuk berkumpul badan usaha dengan BPJS Kesehatan beserta instansi terkait ketenagakerjaan. Gathering kali ini mengambil tema gotong royong. “Kalau gotong royong semua tertolong.” Yang sehat membantu yang sakit dan yang mampu membantu yang kurang mampu.


MBP/ist

MBP/ist

TOKOH KHARISMATIK - Kasus kesurupan yang berujung pada penganiayaan terhadap sejumlah warga Hindu yang dituduh memiliki “ilmu pangleakan” di Banjar Langkan, Desa Landih, Bangli membuat Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWMS III turun ke lapangan. Kehadiran tokoh karismatik Bali ini disambut langsung Dewa Mahendra (Pj. Bupati Bangli) dan AKBP Danang Beny (Kapolres Bangli) dan ratusan warga Banjar Langkan di Aula Mapolres Bangli. Kehadiran Senator DPD-RI ini seperti biasanya mampu mencairkan suasana antara kedua kubu, dan sebagai wujud dukungan atas kinerja pemerintah dan Polri. Nampak dalam foto Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menemui para pemangku dan warga asal Langkan di Bangli.

KOMPETISI CATUR - Menjelang 53 Tahun Jubileum Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unmar bekerja sama dengan Sport Center Universitas Mahendradatta menyelenggarakan Kompetisi Catur, Biliard, Futsal, Body Contest Rektor Cup Unmar 2015 yang telah dilaksanakan dari 1 - 8 November 2015. Kejuaraan Rektor Cup Tahun ini merupakan tahun ke–3 dalam penyelenggaraannya yang mendapat dukungan penuh oleh UKM Olahraga di Unmar. Tampak hadir Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Univ. Mahendradatta, Drs. Abdul Samad, M.M., Manager Mahendradatta Sport Center, IGN Wira Wedawitry, S.Sos., S.H. beserta Kadek Agus Suryawan selaku Ketua Panitia Penyelenggaraan Rektor Cup Unmar Ke III Tahun 2015.

MBP/ist

LANTIK BPC HIPMI - Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali I GAA Inda Trimafo Yudha, Kamis (5/11) melantik BPC Hipmi Gianyar masa bakti 2015-2018. Pelantikan yang berlangsung di Dapoer Lebih tersebut disaksikan Sekda Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra. Hadir pada acara tersebut, sejumlah pimpinan SKPD di Pemkab Gianyar, pengurus Kadin Gianyar serta sejumlah asosiasi lainnya. Usai dilantik, Ketua Umum BPC Hipmi Gianyar I Wayan Gede Ari Danangga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak karena telah mempercayakan dirinya untuk menakhodai Hipmi Gianyar dalam tiga tahun ke depan. Nampak dalam foto Sekda Gianyar I.B. Gaga Adi Saputra bersalaman dengan Ketua Umum BPC Hipmi Gianyar I Wayan Gede Ari Danangga.

MBP/ist

KUNJUNGAN PRANCIS - Rumah Sakit Bali Royal Hospital (BROS) kedatangan tamu istimewa dari Prancis, Sabtu (7/11) lalu. Mereka adalah enam orang pensiunan perawat dari negeri Menara Eiffel. Kedatangan para pensiunan perawat ini untuk melihat lebih dekat pelayanan kesehatan yang ditawarkan di BROS. “Kami sebenarnya sedang berlibur ke Bali. Kami tidak ingin semata-mata hanya mengunjungi objek wisata, tetapi juga melihat kehidupan di sini. Terutama tentang profesi kami di bidang kesehatan,” ujar Agnes, salah seorang pensiunan perawat dari Prancis. Nampak dalam foto - Direktur BROS bersama para pensiunan perawat dari Prancis ketika berkunjung ke rumah sakit yang beralamat di Jl. Letda Tantular No.6, Renon ini. 23 - 29 November 2015

41


AKTIVITAS

MBP/ist MBP/ist

JUARA PERTAMA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan lima siswa dan siswi peraih juara pertama pada penganugerahan piala Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar tahun 2015 yang diadakan pada Kamis (29/10) di kantor Kemendikbud, Jakarta. Salah satunya adalah Ni Made Ananda Lestari dari SD Negeri 1 Semarapura Kangin Kabupaten Klungkung, Bali. Penganugerahan pemenang lomba berupa piala, piagam, beasiswa dan hadiah lainnya kepada Ni Made Ananda Lestari (nomor 4 dari kanan). Para pemenang diajak jalan-jalan ke Taman Safari, Bogor.

GERAKAN SATYAGRAHA - Salah satu wujud dari Gerakan Satyagraha yang digagas oleh tokoh Hindu Indonesia, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III adalah menanamkan kebiasaan dari umat Hindu untuk selalu berpikir positif, selalu mendukung dan selalu solider dengan sesama umat Hindu, mengingat salah satu kunci majunya agama Hindu adalah jika para sesama masyarakat Hindu ada kesadaran selalu mendukung. Hal ini yang ingin ditunjukkan oleh Gusti Wedakarna yang juga Senator RI dengan menghadiri peluncuran buku I Gusti Ngurah Anom. Nampak dalam foto Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama I Gusti Ngurah Anom (Cok Krisna) saat peluncuran buku.

MBP/ist

MBP/ist

DIES NATALIS IHDN - Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar merayakan Dies Natalis XI, Senin (9/11), di Auditorium IHDN Denpasar. Sebelumnya IHDN telah melakukan berbagai kegiatan seperti lomba-lomba dan Gelar Kreasi Seni Intelektual Muda (Genta) pada 7 November 2015. Pada acara tersebut, dilakukan penyerahan IHDN Award kepada 5 orang tokoh Bali. Nampak dalam foto Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. I Ketut Duija, M.Si. memotong tumpeng serangkaian perayaan Dies Natalies XI di kampus setempat.

TUAN RUMAH - Undiknas University Denpasar dipercaya Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi sebagai tuan rumah pelatihan penyusunan proposal penelitian. Pelatihan penelitian ini khusus bantuan program stimulus Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Pelatihan ini diikuti 50 dosen dari sembilan PTS di lingkungan Kopertis Wilayah VIII. Rektor Undiknas diwakili Wakil Rektor Prof. Dr. Nyoman Budiana, S.H., M.Si. Acara juga dihadiri Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Endang Taryono dan Direktur Akademik dan Sistem Informasi Undiknas SI Dr. Nyoman Sri Subawa.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

42

23 - 29 November 2015


MBP/ist

MBP/ist

PRESTASI SMP DJ - Anak-anak SMP Dwijendra (SMP DJ) Denpasar mampu mempersembahkan prestasi nasional menjelang akhir semester ganjil ini. Di ajang Olimpiade Fisika ke-23 tingkat Nasional, yang diadakan Unud belum lama ini, siswa SMP Dwijendra sukses meraih medali emas di kategori Lomba Cerdas Cermat (LCC) Fisika. Di samping itu, siswanya juga meraih sepuluh nilai terbaik tes tulis di bidang Fisika. Di LCC bidang Fisika medali emas dipersembahkan oleh Ni Wayan Noni Artini dan Ni Kadek Ayu Mita Wulandari. Noni adalah siswa kelas IX-A, juga meraih jaura II Olmpiade Agama Hindu dan juara I di LCC Agama Hindu. Nampak dalam foto Siswa SMP Dwijendra peraih emas di Olimpiade Fisika berfoto bersama dengan Ni Wayan Nadi Supartini dan guru pembina Ketut Rangkuman.

PAMERAN FELICE - Atas permintaan customer, Felice Jewellery kembali mengadakan pameran di Business Center, Aston Hotel, Denpasar mulai dari Minggu hingga Rabu, 8-11 November 2015. Felice Jewellery menawarkan, hanya dengan Rp 15 Juta, sudah bisa membawa batu mulia sebagai perhiasan. Fashion mewah dengan model terbaru dari Felice Jewellery tentunya dapat memanjakan kaum hawa yang ingin menciptakan luxury dalam dirinya. Sales Felice Jewellery, Kadek mengatakan ada banyak item perhiasan emas putih bertahtakan berlian mulai dari liontin, anting, dan cincin selama masa pameran. Perhiasan Felice Jewellery tak hanya memiliki model yang cantik. Clarity atau tingkat kejernihan berlian yang diambil dari Afrika sudah mencapai tingkat Very-very Slight (VVS1).

MBP/ist

KONFERENSI INTERNASIONAL - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) bekerja sama dengan Asian Forum on Business Education (AFBE) menggelar Konferensi Internasional ke-19 di Patra Jasa Resort & Villas, Tuban. Konferensi yang baru pertama kali digelar di Bali ini, dibuka Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD., Senin (9/11). Hadir sebagai keynote speaker Mr. Tan Kin Lian dari Singapura. Ketua Panitia Dr. Putu Yudi Setiawan, S.T., M.M. mengatakan, Konferensi AFBE 2015 diikuti 105 peserta dengan 42 partisipan. Para peserta datang dari lima negara, yakni Australia, Thailand, Malaysia, Switzerland, dan Indonesia. Tahun ini konferensi bertemakan “Managing Innovation in Business Education and Practices towards ASEAN Economic Community�.

MBP/ist

PENANDATANGANAN MOU - Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) melakukan kerja sama berupa penandatangan MoU dengan Four Seasons Resort Bali terkait pemberian scholarship (beasiswa) pada mahasiswa STPBI, Selasa (10/11) bertempat di Kampus STPBI, Jalan Kecak, Gatot Subroto, Denpasar. Ketua STPBI, I.G.M. Sudjana, S.E.,M.M.,CHT.,CHA., mengatakan, pihaknya nanti akan mencari mahasiswa yang mempunyai potensi menjadi leader yang nantinya akan dididik. Nampak dalam foto Ketua STPBI dan GM Four Seasons Bali menandatangani MoU kerja sama pemberian beasiswa pada mahasiswa STPBI. 23 - 29 November 2015

43


AKTIVITAS

MBP/ist MBP/ist

KOMPETISI FUTSAL - Sebanyak 16 tim futsal andalan dari perusahaan-perusahaan di wilayah Kota Denpasar dipertemukan dalam Lestari Futsal Competitions 2015, yang diselenggarakan oleh BPR Lestari. Kompetisi ini diselenggarakan sebagai rangkaian memperingati 16 tahun BPR Lestari. Event ini diselenggarakan sejak Sabtu ODOX 8QWXN ODJD SHQ\LVLKDQ VHPLÂżQDO GDQ ÂżQDOQ\D GLDGDNDQ Minggu, 8 November 2015. “Event ini juga sejalan dengan salah satu kredo kami di BPR Lestari (Lestari Lifestyle) yaitu Lestari Healthy. Kami selalu ingin memperkenalkan dan mengedukasi gaya hidup sehat kepada masyarakat, salah satunya melalui event iniâ€?, tambah Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari.

PERTEMUAN DI ISTANA - Jauh sebelum karya pembongkaran kuburan leluhur yang diduga menjadi korban kekejaman eks PKI, panitia karya yang berasal dari Bale Agung Ida Bagus Ketut Mariana terlebih dahulu bertemu dengan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III di Istana Mancawarna Tampaksiring. Dalam pertemuan di Istana, Gusti Wedakarna merestui karya yang akan digelar oleh warga Batu Agung, yang menurut penuturan panitia, terinspirasi dari Karya Atma Wedana Korban Kecelakan PAN-AM yang diselenggarakan oleh Senator Gusti Wedakarna. Nampak dalam foto Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dan Dr.I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi WS, S.E., M.M. (Fungsionaris DPD PDI Perjuangan Bali) bersama Panitia di Desa Batu Agung, Jembrana.

LOMBA HKN KE-51 - Dalam rangka merayakan Hari KesMBP/ist

SECARA SIMBOLIS - Kepala SMAN 2 Mengwi, Badung, Drs. I Nyoman Windia, M.M. menerima secara simbolis sertifikat pemegang Hak Cipta Kekayaan Intelektual (Hak atas Kekayaan Intelektual/HaKI) dari Kepala Kemenkum HAM Provinsi Bali

ehatan Nasional (HKN) ke-51 yang puncaknya digelar pada 12 November, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan ratusan tenaga kesehatan dan sekolah keseha-

di Wantilan Pantai Seseh, Cemagi, Mengwi, Badung, Senin

tan, Sabtu (7/11). Acara yang dilaksanakan di lapangan Kapten

(9/11). SMAN 2 Mengwi telah menjuarai Karya Ilmiah Remaja

Mudita, Bangli ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Bangli dr.

tingkat nasional maupun internasional. Sudah sewajarnya

I Nengah Nadi, M.Kes., Direktur RSUD Bangli dr. I Wayan Su-

SMAN 2 Mengwi mendapatkan Hak Cipta Kekayaan Intelektual

diana, M.Kes., Ketua IDI Bangli dr. Gusti Ngurah Wedagama,

di bidang ilmu pengetahuan.

SpOG dan Kepala BPJS wilayah Bangli I Wayan Gunawan.

44

23 - 29 November 2015


MBP/ist

HUT SMANDAPURA - Keluarga besar SMAN 2 Amlapura (Smandapura), Senin (9/11), merayakan HUT ke-32. Prestasi guru dan siswa tetap tinggi. Tahun ini, sejumlah siswa menyabet juara nasional berbagai lomba. Sementara, pada lomba mata pelajaran (matapel) yang digelar terkait HUT, siswa SMPN 2 Amlapura kembali berjaya menyabet dua gelar juara satu dan tiga jura dua. Kepala SMAN 2 Drs. Nengah Miyasa, M.Pd. mengatakan, siswanya menyabet juara dua lomba esai. Sementara, tiga siswa mengikuti lomba karya tulis ilmiah (LKTI) nasional, serta siswa lainnya juara 3 karya tulis Bali Mandara. Nampak dalam foto Kepala SMAN 2 Amlapura Drs. Nengah Miyasa memotong tumpeng HUT ke-32 Smandapura, diberikan kepada guru dan Ketua Komite.

MBP/ist

KULIAH UMUM - Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) Denpasar, Selasa (10/11) menggelar kuliah umum dengan tema ‘’Ilmu Hukum dan Metode Penelitian’’. Kuliah umum diberikan pakar hukum dari Unud Prof. Dr. I Gusti Ngurah Wairocana, S.H., M.H. Kuliah umum, menurut Ketua Panitia Komang Arini Styawati, S.H., M.Hum., diikuti 300 mahasiswa semester I FH Unwar. Agenda ini dilandasi bahwa hukum mempunyai posisi penting dibandingkan kekuatan lainnya di masyarakat. Dengan demikian hukum sangat strategis dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Nampak dalam foto Dekan FH Unwar Ida Ayu Widiati bersama Prof. Gusti Ngurah Wairocana saat memberikan kuliah umum di FH Unwar.

MBP/ist

HASIL MEMUASKAN - Keberhasilan pembangunan di Kota Denpasar dalam kurun waktu lima tahun dari 2010-2015 telah MBP/ist

PENGEMBALIAN PUSAKA - Tidak banyak yang tahu bahwa ada salah satu kekayaan Nusantara yakni sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Airlangga (Prasasti Pucangan) yang kini tersimpan di Museum Kalkuta. Prasasti yang ditulis dengan bahasa Sansekerta dan Jawa Kuno ini peninggalan tahun 1040 Masehi, yang isinya menceritakan beberapa peristiwa zaman Hindu serta silsilah keluarga raja yang berurutan. Kini usaha untuk mengembalikan sejumlah benda pusaka Nusantara terus diupayakan oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Hal itu telah diungkapkan saat menyambut kedatangan Wakil Presiden India Mohammad Hamid Ansari di Bali.

menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. Keberhasilan ini dapat dilihat dari angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 20102015 yang di-release Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali sesuai dengan hasil revisi yang dikirim 25 Agustus 2015 lalu. Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela yang ditemui di ruang kerjanya Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (9/11), angka IPM yang di-release BPS ini merupakan tertinggi di Bali. Nampak dalam foto kegiatan kreatif dalam ajang Denpasar Festival yang dilaksanakan setiap akhir bulan Desember. 23 - 29 November 2015

45


GAYA HIDUP

Gaya Unik Bebatuan

A

ksesoris adalah salah satu item fashion pelengkap penampilan. Apalagi bagi perempuan, jika mampu mengaplikasikannya dengan busana yang pas, dapat menjadikan gayanya semakin menarik. Saat ini, aksesoris dengan bahan bebatuan, masih sangat digemari. Beberapa pilihan favorit seperti batu turquoise, red coral, agate, batu lumut, jasper, batu unakite hingga kristal. Menurut Asri, pemilik aksesori merek “Neluwung Art” selain pesona keindahannya beberapa batu dipercaya memiliki pengaruh tertentu. Batu turquoise misalnya, dikatakan bisa membawa kedamaian dan kebahagiaan. Turquoise juga dianggap simbol persahabatan dan cinta. Sementara batu unakite disebut–sebut memiliki energi yang baik untuk meredakan stres, juga dapat memberi rasa damai dan

tenang. Sedangkan jika memilih jasper akan menciptakan harmoni rasa, kreativitas serta pikiran positif. Begitu juga dengan red coral, batu lumut, dan agate, masing-masing memiliki fungsi, mulai dari membantu kreativitas, memberi kedamaian dan ketenangan, menghilangkan mood buruk serta membangkitkan pikiran dan tindakan positif. Selanjutnya batu kristal, lebih banyak digunakan untuk tujuan penyembuhan dan menyeimbangkan cakra. Tiap batu, lanjut Asri gunanya berbeda. Untuk lebih cantik dan nyaman mengenakannya bebatuan ini pun dibentuk sebagai aksesoris. Dirangkai sedemikian rupa sehingga menjadi kalung dan gelang yang menawan, sangat cocok untuk melengkapi penampilan busana kasual maupun formal. z Sri Ardhini

Miliki Kuku Cantik dan Indah PEREMPUAN umumnya berupaya menyisihkan waktu untuk menjaga kesehatan dan kecantikan tubuhnya. Banyak di antaranya memanjakan diri dengan berbagai perawatan tubuh. Salah satu yang tidak boleh dilupakan adalah hand and foot spa, memanjakan kuku dengan manicure dan pedicure. Kuku adalah bagian tubuh yang sering bersentuhan dengan wajah dan organ tubuh lainnya. Karenanya, kebersihan harus tetap terjaga. Namun faktanya, masih ada orang yang mengabaikan perawatan kukunya. Mereka merasa cukup hanya dengan menggunting dan merapikan kuku, tanpa peduli terhadap kesehatannya. Padahal menurut Hana, salah seorang terapis dari Naturline Salon & Spa di Denpasar, kuku penting diperhatikan agar tidak mudah rapuh dan berjamur. Perawatan yang dapat dilakukan adalah manicure dan pedicure. “Manfaatnya sangat banyak, tidak sekadar mempercantik penampilan kuku jari, namun membuat bersih, mengembalikan kesehatan terutama kutikula kuku jari, sekaligus menjaga kelembaban kulit tangan dan kaki dan

46

23 - 29 November 2015

terbebas dari jamur,” ujarnya Dikatakannya saat ini, salon & spa atau klinik kecantikan umumnya memiliki tenaga dan alat untuk manicure dan pedicure. Tapi, belum tentu semua memiliki pelayanan yang baik untuk merawat kuku tangan dan kaki. Kuku merupakan bagian yang sensitif, makanya perlu seseorang yang ahli untuk membantu perawatannya di samping memperhatikan sterilnya alat-alat manicure dan pedicure yang akan digunakan. Jika ingin memotong kuku tangan sendiri, katanya yang terbaik melakukannya setelah mandi atau setelah mencuci tangan dan merendamnya dalam air beberapa saat. ”Sebab, setelah direndam kuku tangan maupun kaki menjadi lebih lentur dan mudah untuk dipotong tanpa retak. Ketika selesai memotong kuku, biasakan memberikan dorongan lembut pada kutikula menggunakan tongkat kutikula. “Tidak perlu khawatir akan terluka. Jika kutikula kebetulan retak, langkah ini dapat dilewatkan. Cukup masukkan setetes minyak kutikula pada kuku setelah mandi untuk pe-

nyembuhan yang cepat,” tuturnya. Kuku juga dapat mengalami kekeringan atau dehidrasi seperti kulit. Terlebih jika kita sering menggunakan remover cat kuku. ”Karenanya, ketika kita memakai pelembab di wajah atau kulit tidak ada salahnya, oleskan sedikit untuk kuku juga,” lanjutnya. Hana juga menjelaskan jika pada saat manicure, tidak hanya dilakukan untuk bagian kuku, tetapi termasuk pemijatan untuk bagian lengan. Ketika melakukan manicure, saat tangan direndam dengan air hangat akan diberikan pijatan lembut dengan lotion khusus. Tindakan ini akan membantu membersihkan dan merileksasi otot tangan. Begitu juga dengan pedicure, pada perawatan untuk memperbaiki penampilan kuku kaki ini, selain bagian kuku, sel-sel kulit mati pada bagian tumit dan jari-jari juga akan dibersihkan. Selanjutnya dilakukan pemijatan lembut pada kaki agar peredaran darah yang mengalir ke kuku selalu lancar. z Sri Ardhini LAPORAN


TRADISI

Cagcag

Bunyi Benturan Kayu Saat Proses Menenun

S

alah satu produk kerajinan asal Kabupaten Jembrana adalah tenun cagcag. Aktivitas menenun cagcag mulai menggeliat di bumi makepung belakangan ini. Para perajin yang didominasi wanita, kini mulai merasakan dampak dari produk tenun tradisional itu. Alat-alat tenun cagcag yang dulu lama teronggok di rumahrumah, kini kembali digunakan. Namun di balik itu, kerajinan yang telah turun-temurun ditekuni masyarakat khususnya di Desa Sangkaragung, Jembrana ini terancam tergusur tekstil impor. Ironisnya lagi, para perajin tenun didominasi wanita yang sudah berumur. Hanya segelintir generasi muda yang mau belajar membuat tenun cagcag. “Sebenarnya sekarang benang (bahan baku) sudah gampang, yang membeli (kain) ada, Jadi, kami kerja berhari-hari pun tidak payah,� ujar Ketut Sunari (43) perajin tenun songket cagcag di Desa Sangkaragung beberapa waktu lalu. Namun, di tengah produksi yang mulai cerah itu, satu hal yang masih menjadi kekhawatirannya, yakni regenerasi. Situasi saat ini jauh berbeda dengan masanya dulu, di mana setiap anak perempuan mulai menggeluti kerajinan ini. Bahkan untuk biaya sekolahnya dulu, Sunari menggantungkan dari hasil menjual kain tenun. Kini, dengan kontaminasi modernisasi, sangat sulit membiasakan anak-anak perempuan menggeluti tenun

ini. Untuk menjaga kerajinan ini tetap eksis, regenerasi harus dilakukan. “Kalau saat ini masih banyak generasi saya dan wanita di sini (tenun cagcag), nantinya ini untuk regenerasi bagaimana,� terangnya. Menenun cagcag merupakan tradisi masyarakat di Jembrana yang cukup tua. Menggunakan alat tenun yang cukup sederhana dari kayu tetapi rumit, sehingga membutuhkan ketekunan. Kerajinan ini berkembang di sejumlah desa tua di Jembrana, seperti di Batuagung dan Sangkaragung. Proses yang cukup lama dan membutuhkan ketelitian menjadikan kain ini bernilai cukup tinggi. Banyak versi hingga kerajinan tenun ini dinamai cag-cag. Yang paling sering dipahami dari tetua, cag-cag berasal dari bunyi benturan kayu dengan kayu dari proses menenun. Saat ini para perajin cukup merasakan perbedaan hasil dibandingkan saat krisis lalu, karena dari kerajinan inilah ia berpenghasilan. Sunari yang telah menekuni sejak umur 7 tahun ini pernah merasakan sulitnya mendapatkan benang dan jalur pemasaran. Usaha kerajinannya memang tergolong kecil, bahkan ia jalankan sendiri dan awalnya sebagai sambilan. Tetapi sejak suaminya meninggal akibat kecelakaan, Sunari mengandalkan pendapatan dari tenun dengan motif-motif pakem asli Jembrana. Di Kelurahan Sangkaragung, hampir semua ibu rumah tangga memiliki

keterampilan tenun cagcag. Saat krisis lalu, banyak ibu-ibu yang meninggalkan kerajinan ini dan memilih bekerja di sawah atau serabutan. Alat-alat cagcag dari kayu yang mereka miliki turun-temurun, masih tersimpan, tapi ada juga yang sudah rusak. Namun sejak Sangkaragung menjadi sentra kerajinan tenun cagcag, alat-alat tenun kembali berkembang. Bahkan beberapa ibu rumah tangga membuat baru. Namun tak sedikit pula yang menggunakan alat tenun yang sudah puluhan tahun, termasuk alat tenun miliknya. Kain songket cagcag ini memang jauh berbeda dengan songket lainnya dan memerlukan ketekunan dalam pengerjaan. Satu kain songket cagcag ukuran dua meter (maksimal), membutuhkan waktu minimal tiga hari. Itu pun untuk yang motifnya mudah dibuat, seperti motif bulan bintang, bunga tabur dan sebagainya. Kendati harga bahan baku (benang) naik, tak membuat para perajin kecewa, karena pemasaran juga menggembirakan. Untuk pemasaran, Kelurahan Sangkaragung saat ini juga memiliki galeri dengan bantuan salah satu perbankan. Di sisi pemasaran hingga modal, para perajin juga diberikan bantuan. Sunari berharap agar kerajinan khas Jembrana ini terus menggeliat dan mengakar. Sehingga ketika orang menyebut Jembrana, tenun cagcag melekat menjadi ikon atau cenderamata. Salah satu generasi muda yang menekuni tradisi menenun ini dapat kita temui di Batuagung, tepatnya Banjar Sawe. Di usia muda, Desak Kembarina sudah mulai menekuni seni tenun tersebut setelah putus sekolah SD. Pekerjaan ini ditekuninya sejak umur 12 tahun. Sepintas melihat rumahnya tidak ada aktivitas tenun cagcag. Kembarina mengaku mengerjakan tenun itu di waktu luang. Ketika dirinya melakukan aktivitas lain, alat tenun itu dimasukkan ke dalam rumah. Hanya segelintir generasi seperti Kembarina ini. z Surya Darma

48

23 - 29 November 2015


MBP/nik

Ngerebeg serangkaian piodalan di Pura Luhur Duur Bingin

“Ngerebeg” di Tegallalang

“Pangayah Alit-alit” Berjalan Kaki 10 Km ADA tradisi yang menarik saat piodalan di Pura Luhur Duur Bingin, Banjar Tengah, Desa Tegallalang, Gianyar. Pada puncak piodalan dilaksanakan ritual Ngerebeg. Uniknya, pelaksanaan ritual ini diikuti oleh ratusan anak-anak dari tujuh banjar di Desa Tegallalang. Mereka menghiasi dirinya dengan beraneka warna dan pernak-pernik. Persiapan tradisi Ngerebeg ini tampak dimulai dari rumah-rumah warga. Anak-anak menghiasi dirinya dengan beraneka warna di tubuhnya. Setelah anak-anak tersebut berkumpul di utamaning mandala pura, rangkaian upacara persiapan Ngerebeg pun dilakukan, seperti persembahyangan, hingga nunas paica yang dilakukan dengan cara magibung.

Bendesa Pakraman Tegallalang, Pande Wayan Karsa menyatakan, kegiatan ini memang dikhususkan bagi pangayah alit-alit atau anak-anak dari tujuh banjar yang ada di Desa Pakraman Tegallalang, seperti Banjar Penusuan, Banjar Tengah, Banjar Tegal, Banjar Triwangsa, Banjar Tegallalang, Banjar Gagah, dan Banjar Pejeng Aji. “Walaupun penyungsung Pura Luhur Duur Bingin ini sebenarnya hanya lima banjar. Tapi khusus anak-anak di Banjar Gagah dan Pejeng Aji, dalam ritual ini juga ikut serta,” katanya. Lebih lanjut dia menjelaskan, tradisi ini sebenarnya juga terkait dengan keberadaan Pura Luhur Duur Bingin yang beda dengan lainnya. Sebab sesuhunan yang berstana di pura tersebut tak lain Ida Batara Ratu Gede. “Jadi ritual ini juga

memiliki makna seperti syukuran. Karena setelah anak-anak ini menghaturkan sesajen baik itu buah, bunga dan lainnya pada pagi harinya. Siang hari mereka melaksanakan ritual ini,” sambungnya. Dikatakan, tradisi Ngerebeg ini juga sudah dilaksanakan turun-temurun oleh masyarakat Desa Pakraman Tegallalang, yang diperkirakan sejak abad ke-13, hingga kini tradisi ini tidak berani dihilangkan oleh masyarakat setempat. Dalam ritual Ngerebeg yang dimulai dari depan Pura Luhur Duur Bingin itu, anak-anak tersebut dengan membawa miniature penjor dari pelepah pohon salak selanjutnya berjalan kaki sejauh 10 km mengelilingi Desa Tegallalang. z Manik Astajaya 23 - 29 November 2015

49


AKTIVITAS

MBP/ist

KERJA SAMA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) kembali menjalin kerja sama dengan komunitas pecinta motor Harley Davidson terbesar di Indonesia, Harley Owners Group Jakarta Chapter (HOG JC). Kali ini, BNI akan mendukung seluruh transaksi melalui channel pembayaran Internet Payment Gateway BNI pada HOG JC Mobile Application, sehingga dapat mempermudah anggota HOG dan HOG enthusiast dalam melakukan transaksi menggunakan kartu kredit, baik kartu kredit BNI maupun kartu kredit bank lain. Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di Beachwalk, Kuta, Bali, Jumat (6/11) oleh Chief Executive 2IÂżFHU %1, :LOD\DK 'HQSDVDU 5LVDQJ :LGR\RNR GHQJDQ 'LUHFWRU Harley Owners Group Jakarta Chapter Sahat Manalu.

MBP/ist

SAPUH LEGER - Yayasan Siwa Agung Jagadhita dan Perguruan Siwa Murti Bali kembali menunjukkan pengabdian yang tulus dalam membangun masyarakat Bali. Tepatnya SanisFDUD :XNX :D\DQJ 6DEWX ODOX ULEXDQ XPDW +LQGX memadati areal Pura Gede Dalem Pauman di Banjar Tegallinggah, Padangsambian Kaja. Mereka mengikuti upacara :D\DQJ 6DSXK /HJHU GDQ 0DED\XK 2WRQ VHFDUD JUDWLV 3HODNVDQDDQ XSDFDUD :D\DQJ 6DSXK /HJHU 0DVVDO LQL PHUXSDNDQ wujud nyata dari Visi dan Misi Yayasan yaitu: Bali Yadnya, Bali Sehat, Bali Cerdas dan Bali Asri.

MBP/ist

MBP/ist

SOSIALISASI P4GN - Ancaman narkoba saat ini tidak hanya menyasar masyarakat di kota besar namun sudah masuk ke desadesa. Hal ini tentu mengkhawatirkan karena ancaman narkoba kini mengancam seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu Badan Narkotika Nasional (BNN) Bali melakukan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta Penerapan Hidup Sehat yang menyasar desa-desa. Untuk Tabanan sendiri ada 3 desa yang disasar yaitu Desa Kediri, Desa Sudimara, dan Desa Dan Batas. Sosialisasi pertama dilakukan Selasa (10/11) di Desa Kediri. Dalam sosialisasi hadir Perbekel Desa Kediri, I Nyoman Poli, Kapolres Tabanan, AKBP Putu Putra Sadana dan Kepala BNN (Badan Narkotika Propinsi) Bali, Brigjen. Drs. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H.

50

23 - 29 November 2015

MEMBANGUN KESADARAN - Peringatan Hari Pahlawan tahun 2015 difokuskan untuk membangun kesadaran dan ingatan kolektif seluruh bangsa Indonesia sebagai representasi pengakuan, penghormatan dan penghargaan dari nilainilai kejuangan untuk diimplementasikan dalam kehidupan bernegara pada waktu kini dan akan datang. Demikian DPDQDW 0HQWHUL 6RVLDO 5, .KRILIDK ,QGDU 3DUDZDQJVD \DQJ disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Badung Ir. I Nyoman Harry Yudha Saka, MM selaku Inspektur Upacara pada Peringatan +DUL 3DKODZDQ GL .DE %DGXQJ 6HODVD GL /DSDQJDQ Puspem Badung. Mensos menekankan bahwa Hari Pahlawan tahun ini mengambil tema “Semangat Kepahlawanan Adalah -LZD 5DJDNX´ 1DPSDN GDODP IRWR 3HQMDEDW 3M %XSDWL %Ddung Ir. I Nyoman Harry Yudha Saka, MM., berjabat tangan dengan sejumlah veteran usai menjadi Inspektur Upacara.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah bali post edisi 115 by e-Paper KMB - Issuu