Skip to main content

Majalah Bali Post Edidi 170 | balipost.com

Page 1

170 |30 Januari - 5 Februari 2017

Bali Harus Lakukan Perubahan

RP 20.000


DAFTAR ISI OPINI lOptimisme Perekonomian Bali 6 BALI SEPEKAN lLapak PKL di Pasar Singamandawa Dibongkar 7

LAPORAN UTAMA l Bali Harus Lakukan Perubahan 8 l Harus Ada Regulasi Pro-Pengusaha Pribumi 9 l Investasi Spekulatif 10 l ’’Taksu’’ Bali Harus Dijaga 11 POLITIK lWawancara Eksklusif Menangkal Disintegrasi dan Ancaman Multidimensi 16 lTerdepan Mengawal Bali 17 KIPRAH REMAJA lPesilat SMPN 1 Bangli Sabet Enam Medali di Kejurnas Silat PD 18 MANCANEGARA l Pencarian MH370 Dihentikan 20 DAERAH l Longsor di Tabanan, Puting Beliung

LENSA l Ngayak Gabah 26

OLAHRAGA l Hadiah Ulang Tahun 27 PENDIDIKAN l Pastikan Tak Ada Pungli di Sekolah 32 STABILITAS l Jangan Toleran terhadap Intoleransi 36 PARIWISATA l Bebas Visa Tak Berbuah Manis 38

Terjang Buleleng 22

KETENAGAKERJAAN l Dorong Ekonomi di Perdesaan 40 PROPERTI l REI Bali Targetkan 4.000 Unit

Rumah Bersubsidi 44

HIBURAN l Syuting di Thailand, Andy Lau Terluka 46 TRADISI l ’’Majurag Tipat’’ di Sekardadi

Pesertanya Harus Anak-anak, Memperebutkan Ratusan Ketupat 48

30 Januari - 5 Februari 2017

3


DARI PEMBACA

Sekelumit Tentang Bali Rama S

alah salu tradisi Bali mula yang masih dipelihara dengan baik dan merupakan warisan leluhur yang sangat mulia adalah adanya struktur pemerintah desa adat yang disebut Bali Rama. Ini merupakan tradisi ngadegang/munggah Bali Rama di Desa Pakraman Batur Kintamani, Bangli yang merupakan salah satu Desa Tua Wingkang Ranu. Desa ini kembali menggelar prosesi Diksa Widhi ngadegang Bali Rama. Pada lontar Usana Bali disebutkan bahwa yang merupakan meraga Desa Pakraman Batur adalah Bali Wayah/Bali Rama yang terdiri dari 2 orang Jro Kubangan, 2 orang Jro Bau-Bau Tumpuk, 16 orang Jro Bali Rama (yang terdiri dari 4 orang Jro Pulahi, 4 orang Jro Dis, 4 orang Jro Pesagi, dan 4 orang Jro Pemumpun), dilengkapi dengan 2 orang Jro Nyoman Paragae dan Paragending serta 2 orang Jro Ketut Gunalali dan Jro Ketut Sedahan. Jro Bali Rama di Desa Pakraman Batur sering juga disebut Jro Karaman, karena upacaranya disebut munggah Gama Makraman, dengan upakaranya sebagai pucuking bakti masing-masing orang adalah bebangkit dengan persembahan binatang kambing diolah mawangun urip dilengkapi sawangan, pangidet-idet, sarwa mule, sesayut saraswati, sesayut pageh tuwuh, sesayut sudamala, pedambel beserta runtutan banten lainnya. Peran Jro Karaman/Bali Ramadi Desa Pakraman Batur adalah sebagai panglingsir-panglingsir/tetua-tetua adat yang bertanggung jawab terhadap segala kegiatan upacara/upakara yang berlangsung di semua pura yang ada di Desa Pakraman Batur (Pura Ulun Danu Batur sebagai Sad Kahyangan jagat Bali beserta pura pangider-nya dan juga Pura Tri Kahyangan Desa dengan pura pangider-nya), di samping itu juga bertugas nyejegang dresta/awig-awig yang berlaku di Desa Pakraman Batur. Bali Rama adalah para penua-penua/ panglingsir-panglingsir adat yang menyelenggarakan berbagai upakara agama & adat (Bali = Wali = Upakara dan Rama = Panglingsir = Orang yang dituakan). Adapun rangkaian acara munggah Bali Rama/Diksa Widhi ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh calon-calon Bali Rama yaitu: sebelum acara puncak dilaksanakan diawali dengan munggah Bale Suci (tempat khusus yang telah disucikan dengan upakara), mapingit tidak boleh keluar pekarangan selama 6 hari, pada hari ke-4 mulai lagi munggah brata mona brata (tidak boleh bicara kepada semua orang, baik kepada suami istri maupun keluarga dan tidak boleh masuk ke dapur). Dan pada hari ke-6 semua calon Bali Rama dijemput ke rumahnya masing-masing oleh tetua-tetua adat dan krama desa adat untuk diajak ke Pura dan melepas brata-nya setelah semuanya berkumpul di pura baru boleh bicara, dilanjutkan dengan rangkaian upacara Diksa Widhi dilakukan di hadapan palinggih I Ratu Pingit dan I Ratu Gede Makulem, serta di pura desa/ bale agung. Keesokan harinya dilanjutkan dengan rangkaian upakara mapedamel dan mangun ayu, 3 hari berikutnya dilanjutkan dengan mancang karma mohon tirta pembersihan dan pesucian di Danau Batur dan berikutnya melasti ke pesisi Segara Pegonjongan Singaraja. Setelah semua rangkaian munggah Makraman/ Bali Rama/Diksa Widhi dilaksanakan maka Jro Bali Rama yang laki-laki akan diberi nama Guru di depan namanya (misalnya Guru Wayan A/Guru Nyoman B dan Guru seterusnya). Sedangkan yang perempuan akan dipanggil Meme Wayan A /Meme Nyoman B dan seterusnya. Drs. I Wayan Astra Desa Batur, Kintamani, Bangli Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana Sugiartha Redaksi Dira Arsana, Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Diah Dewi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Sosiawan. Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

30 Januari - 5 Februari 2017

4


Peduli Naker Pribumi KEPEDULIAN terhadap generasi pekerja di Bali di awal tahun 2017 menjadi perhatian serius. Angkatan kerja menganggur yang didominasi tenaga kerja terdidik berpotensi menjadi beban ekonomi. Kondisi ini pun banyak dikritisi dan disayangkan mengingat tingkat investasi di Bali cukup besar. Di lain pihak, sejumlah BUMN juga berada di Bali dan tergolong strategis. Kontribusi pemodal dan BUMN terhadap kepentingan strategis Bali pun dipertanyakan banyak pihak. Mencermati kondisi dan potensi meningkatnya angkatan kerja terdidik yang menganggur, Pusat Data majalah Bali Post menggelar jajak pendapat terkait dengan gerakan kepedulian terhadap generasi muda Bali tahun 2017. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuisioner dan wawancara. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, terdapat 52,73 persen responden mengatakan keberadaan investasi dan BUMN di Bali sudah berkontribusi terhadap penyerapan angkatan kerja di Bali termasuk dalam penguatan budaya lokal. Ini terlihat dari banyaknya tenaga kerja pribumi yang terserap di investasi kepariwisataan dan adanya atraksi pariwisata yang melahirkan sekaa-sekaa seni. Ke depannya, keberadaan investasi dan BUMN

di Bali tetap harus memprioritaskan tenaga kerja pribumi agar terjadi sinergi dan pemerataan ekonomi. Ini penting dilakukan agar penikmatan keuntungan atas investasi di Bali tak semuanya lari ke pusat. Di lain pihak, 46,21 persen responden mengatakan keberadaan BUMN di Bali belum memberikan kontribusi yang siginifikan baik terhadap penguatan budaya Bali termasuk penyerapan tenaga kerja pribumi. Penyerapan tenaga kerja lokalnya masih kecil. Bahkan, kontribusi BUMN dalam penyiapan generasi emas Bali sebagai tenaga kerja profesional belum terdengar. Ada kesan, BUMN terlalu asyik dengan percepatan dan pencapaian target-target keuntungan. Ke depan, kontribusi investasi dan BUMN bagi Bali agar lebih jelas. Untuk itu, pemerintah daerah Bali termasuk kabupaten/kota agar melakukan komunikasi yang efektif dengan pemilik modal dan BUMN yang ada di Bali. Setidaknya aliran modal masuk Bali bisa menjadikan tenaga kerja pribumi lebih berkompeten. Sementara itu, 1,06 persen responden mengaku tak tahu-menahu soal investasi dan kontribusinya terhadap pembangunan generasi muda Bali. Bahkan, responden mengaku tak tahu kontribusi BUMN terhadap pelestarian adat dan budaya Bali.

Responden umumnya berharap agar ada kontribusi yang efektif dan bermanfaat bagi pewarisan adat dan budaya Bali termasuk dalam hal penguatan tenaga kerja pribumi. l Dira Arsana

30 Januari - 5 Februari 2017

5

5


opini

Optimisme Perekonomian Bali

M

engawali tahun 2017, peluang dan tantangan perekonomian setahun ke depan menjadi topik diskusi terhangat. Dampak ekonomi global masih terasa dan belum memberikan harapan yang menggembirakan. Berbagai peristiwa dan pada tahun 2016, seperti keluarnya Inggris dari Masyarakat Ekonomi Eropa (Brexit), terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat, kebijakan The Fed untuk menaikkan tingkat suku bunganya, berlanjutnya tren penurunan harga komoditas dunia, serta masih berlangsungnya pergolakan di kawasan Timur Tengah, masih terus membayangi perekonomian tahun 2017. Namun, berbeda dengan kondisi perekonomian Bali, optimisme masih tetap terjaga, melihat data ekonomi Bali yang cukup menjanjikan. Mencermati ekonomiBali Tahun 2016 menjadi momentum perbaikan ekonomi nasional dan regional. Itu tercermin oleh membaiknya pertumbuhan ekonomi. Pada triwulan III-2016, pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh sebesar 5,04% (ctc), lebih baik bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2015 yang tumbuh 4,79% (yoy). Paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan (13 paket) dantax amnesty yang dimulai bulan Juli tahun 2016, telah memberikan harapan akan kuatnya upaya pemerintah untuk memberikan sinyal positif bagi pelaku usaha. Perekonomian Bali juga menunjukkan perbaikan. Pada triwulan III-2016 kinerja ekonomi Bali tumbuh sebesar 6,26% (ctc), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2015 sebesar 6,04% (yoy). Perbaikan tersebut didorong oleh mulai membaiknya kinerja ekspor barang dan jasa, sejalan dengan perbaikan kinerja ekonomi beberapa negara tujuan ekspor Bali yaitu Amerika Serikat, Eropa dan Australia. Upaya promosi oleh pelaku usaha industri pariwisata serta perluasan pasar alternatifseperti Timur Tengah, ikut mendorong peningkatan kunjungan wisman. Membaiknya kinerja perekonomian Bali di tahun 2016, juga didorong oleh (i) meningkatnya kinerja investasi seiring dengan tendensi mulai turunnya tingkat suku bunga kredit perbankan, (ii) respons dari pemberlakuan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali No. 1 tahun 2016 mengenai pemberian insentif dan atau kemudahan kepada masyarakat dan atau penanam modal,(iii) meningkatnya optimisme

6

Oleh Causa Iman Karana

dan keyakinan dunia usaha terhadap perbaikan kinerja ekonomi ke depan. Sementara itu, kinerja konsumsi rumah tangga (dengan pangsa sebesar 53,39% terhadap PDRB Bali) mengalami sedikit perlambatan meskipun tetap tumbuh signifikan sebesar 6,59% (ctc). Dari sisi penawaran, perbaikan kinerja ekonomi Bali didorong meningkatnya kinerja lapangan usaha akomodasi makan minum, sejalan dengan peningkatan jumlah kunjungan wisman. Kebijakan bebas visa ditengarai secara signifikan mendorong peningkatan pertumbuhan kunjungan wisman dari sebesar 6,47% (yoy) pada tahun 2015 (pertumbuhan rata-rata bulanan) menjadi 24,43% (yoy) sampai dengan November 2016. Perbaikan kinerja ekonomi Bali, juga didorong oleh meningkatnya kinerja lapangan usaha transportasi, sejalan dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali. Bertambahnya jumlah frekuensi flight domestik dan pembukaan beberapa direct flight ke beberapa negara, ikut mendorong peningkatan kinerja transportasi. Ekonomi Bali yang memiliki pangsa sebesar 1,55% terhadap ekonomi nasional masih mampu tumbuh kuat mencapai 6,62% (yoy) pada 5 (lima) tahun terakhir (rata-rata 2010-2015). Dengan masih kuatnya kondisi domestik meskipun ekonomi global belum pulih sesuai harapan, ekonomi Bali di 2016 diproyeksikan tumbuh sebesar 6,15% - 6,55% (yoy). Optimisme tersebut diperkirakan berlanjut di 2017, dengan proyeksi pertumbuhan yang lebih optimis pada kisaran 6,2%- 6,6% (yoy). Sementara itu, inflasi Bali tahun 2016 sebesar3,23% (yoy), lebih tinggi dari inflasi 2015 yakni 2,75% (yoy). Pencapaian tersebut masih sesuaidengan kisaran proyeksi Bank Indonesia untuk Provinsi Bali yaitu 3,14%Âą1% (yoy) dan sasaran inflasi nasional sebesar 4% Âą1% (yoy). Terjaganya inflasi Bali tersebut tidak lepas dari upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali dan kabupaten/kota. Di antaranya melalui pemantauan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan upayaupaya untuk memastikan keterjangkauan harga barang serta memberikan edukasi kepada stakeholder terkait. Tingkat harga yang relatif stabil dan upaya-upaya tersebut

diharapkan dapat menjamin tetap terjaganya inflasi di 2017, yang diproyeksikan sebesar 4%Âą1% (yoy). Optimisme pertumbuhan ekonomi di tahun 2017, terutama didorong oleh membaiknya kinerja industri pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi Bali. Peningkatan tersebut didorong oleh kebijakan bebas visa, tren peningkatan arus wisatawan, perkiraan perbaikan perekonomian Eropa dan Tiongkok serta optimisme perekonomian India ke depan. Kondisi tersebut berpotensi mendorong peningkatan kinerja ekspor barang dan jasa Bali. Penurunan policy rate Bank Indonesia yang diikuti penurunan suku bunga perbankan, mendorong optimisme pelaku usaha ke depan. Namun demikian, optimisme tersebut masih dibayangi oleh beberapa risiko yang menjadi tantangan ekonomi di 2017. Antara lain potensi anomali cuaca, isu terorisme, rencana proteksi perdagangan Amerika Serikat, konflik geopolitik Timur Tengah, dan peningkatankompetisi (kualitas dan harga) komoditas ekspor utama Bali seperti olahan kayu, pakaian jadi, perikanan, handicraft dan perhiasan. Optimisme akan stabilitas inflasi sepanjang tahun 2017, didukung oleh perkiraan terjaganya inflasi volatile food melalui upaya: (i) perbaikan produktivitas pangan, (ii) upaya Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanam Terpadu, (iii) pembangunan infrastruktur pertanian (waduk) serta perbaikan saluran irigasi, (iv) upaya meningkatkan konektivitas penunjang dalam mendorong kelancaran distribusi, serta (v) program integrasi pertanian dan peternakan. Meskipun demikian, risiko tekanan inflasi volatile food masih bersumber dari potensi terjadinya anomali cuaca seperti tingginya curah hujan di awal tahun. Hal ini akan berdampak pada ketersediaan pasokan komoditas hortikultura. Dari sisi administered prices, perkiraan harga minyak dunia meskipun dibayangi potensi kenaikan yang relatif lemah, membawa optimisme akan terjaganya tingkat inflasi. Dari sisi kesejahteraan, angka pengangguran di Bali hanya sebesar 1,89% (Agustus 2016) jauh lebih kecil dari angka nasional 5,61%. Tingkat kemiskinan juga menurun menjadi 4.15% (September 2016) dibandingkan angka nasional 10,70%. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.

30 Januari - 5 Februari 2017

6


BALI SEPEKAN

Jalan Licin, Truk Terjun ke Sungai

SEJUMLAH warga di Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Senin (16/1) dikejutkan dengan kecelakaan tunggal sebuah truk engkel. Truk dengan nomor polisi DK 9696 GG itu menghantam payal jembatan hingga terjun ke dasar sungai. Beruntung, sopir dan penumpang truk hanya mengalami luka-luka. Sejumlah saksi mata menyebutkan saat itu truk melaju dari arah barat (Gilimanuk). Ketika melintas di TKP, truk oleng. Kuat dugaan, olengnya truk yang dikemudikan

Yusuf (28), warga Mengwi, Kabupaten Badung itu lantaran jalannya licin. Selanjutnya, truk menabrak pengaman jembatan dan jatuh ke dasar sungai sedalam 10 meter. Kejadian ini sempat menjadi tontonan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Karena banyaknya warga yang berbondong-bondong ke TKP, arus lalu lintas sempat tersendat. Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana langsung turun ke TKP. “Kejadiannya, tepat di jalan umum

Denpasar-Gilimanuk, kilometer 63-64, Kecamatan Pekutatan,” kata Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Nyoman Sukadana. Akibat kecelakaan itu, sopir mengalami luka lecet pada dada dan memar pada lengan kiri. Sedangkan, penumpang truk yakni Arif (37) asal Jember mengalami luka pada betis, patah tangan kanan dan nyeri di pinggang. Setelah beberapa jam, truk yang mengalami kerusakan berat itu berhasil dievakuasi. l Suryadarma

Lapak PKL di Pasar Dewan Nilai Retribusi Sampah Singamandawa Dibongkar Tak Jelas RENCANA pengenaan retribusi sampah ternyata tidak diterima begitu saja oleh DPRD Bali. Eksekutif yang mengajukan Ranperda Retribusi Jasa Umum terkait hal itu dicecar habis-habisan. Sebab, dewan menilai rencana retribusi sampah melalui revisi Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum itu tidak jelas. “Retribusi adalah pelayanan yang diberikan kepada pemberi retribusi. Dahulu saya di Pemkab Gianyar juga dianggarkan. Apakah nanti retribusinya kena mereka (pemkab/ pemkot) juga, jangan sampai mereka sudah berperan serta nanti mereka kena lagi,” ujar anggota Pansus Retribusi Jasa Usaha DPRD Bali, I Made Budastra dalam rapat kerja dengan eksekutif di Gedung Dewan, Selasa (17/1). Menurut Budastra, pemerintah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan) selama ini telah mengeluarkan anggaran untuk pengelolaan sampah. Retribusi sampah sebaiknya tidak sekadar mengejar PAD. Tetapi ada pengelolaan di dalamnya agar sampah tidak menumpuk. Anggota Pansus lainnya, A.A. Ngurah Adhi Ardhana, mempertanyakan niat Pemprov Bali memungut retribusi di TPA Suwung apakah dapat sekaligus memecahkan permasalahan sampah di TPA Suwung. Kalau memang bisa menyelesaikan masalah sampah di sana, pihaknya akan membantu untuk menaikkan retribusinya. l Rindra

BELASAN bangunan warung dan lapak liar pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berdiri di areal parkir Pasar Singamandawa, Kintamani, dibongkar paksa petugas, Senin (16/1). Pembongkaran dilakukan setelah surat peringatan yang dilayangkan Pemkab Bangli hingga tiga kali tidak dihiraukan para pedagang dan pemilik lapak. Sekretaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Dewa Agung Suryadarma mengatakan, penertiban terhadap belasan lapak tersebut dilakukan tim gabungan yang terdiri Satpol PP, Disperindag, Dishub serta dibantu sejumlah anggota kepolisian dan TNI. Sebelum penertiban dilakukan, Pemkab Bangli sudah sempat memberikan surat peringatan sebanyak tiga kali kepada para pedagang yang pada

intinya meminta mereka untuk tidak lagi berjualan di areal parkir tersebut agar tidak macet terutama saat hari pasaran. ‘’Selama ini setelah kita cari tahu yang menjadi penyebab macet salah satunya karena pedagang-pedagang itu berjualan di luar semua,’’ ungkapnya. Suryadarma mengatakan, dalam proses penertiban tersebut tidak ada perlawanan yang dilakukan para pemilik lapak. Sesuai hasil koordinasi yang dilakukan Pemkab dengan Kepala Pasar setempat, para PKL kini sudah disediakan tempat berjualan yang baru yakni di areal pasar bagian belakang. ‘’Yang di depan sekarang dikembalikan fungsinya menjadi areal parkir,’’ ujarnya. l Swasrina

MBP/ina

30 Januari - 5 Februari 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Bali Harus Lakukan Perubahan BALI memang tidak memiliki kekayaan sumber daya alam. Meski demikian, Bali yang mengandalkan sektor jasa pariwisata pertumbuhan ekonominya selalu di atas rata-rata nasional. Jika hanya berbicara pertumbuhan, hal itu tentu sangat menggembirakan. Namun, jangan berbangga dulu, karena ternyata pengusaha pribumi di Bali tidak lebih dari 2 persen dari jumlah penduduk. Itu berarti, pertumbuhan yang tinggi itu tidak dinikmati oleh masyarakat lokal (pengusaha pribumi) Bali. Lantas, siapa yang menikmatinya? Berikut beberapa wawancara ekslusif yang dilakukan wartawan Bali Post, Indonesia Network dan Bali TV dengan para stakeholder di bidangnya.

S

EKITAR sembilan tahun lalu, seorang putra Bali, Dr. I Putu Gede Ary Suta mendirikan The Ary Suta Center di Jakarta. Lembaga yang dipimpin mantan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bappepam) ini bergerak sebagai agen kecerdasan untuk mengisi kekurangankekurangan yang ada di universitas selama ini. ‘’Saya lihat setiap provinsi punya universitas negeri, tapi semuanya membuka jurusan yang sama. Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Kajian Sosial, dan sebagainya. Tapi kalau saya lihat, jarang diberi-

8

kan sentuhan mengenai kepemimpinan, jarang diberi sentuhan bagaimana memformulasikan strategi yang baik,’’ ujarnya mengawali perbincangan. Oleh karena itu, lanjut Ary Suta, The Ary Suta Center memiliki visi membangun kompetensi, menciptakan nilai, dan memenangkan persaingan. Masyarakat harus kompeten di bidangnya sesuai bidang ilmu dan keahlian yang dimiliki. Di sini, kecerdasan diperlukan untuk bisa membangun kompetensi. Sementara kecerdasan baru akan lahir jika seseorang berada pada tiga kondisi. ‘Satu, kita menerima perbedaan. Dua, mengurangi atau menghilangkan rasa takut, dan terakhir positive thingking.

Kalau ketiga ini tidak ada, sulit untuk cerdas,’’ jelasnya. Menurut Ary Suta, kompetensi mampu menjawab semua persoalan. Dari kompetensi akan lahir kedewasaan. Dari kedewasaan akan lahir kebijaksanaan. Kebijaksanaan inilah yang akan menjadi tempat duduk mulia lahirnya kebahagiaan. ‘’Kita mengumpulkan orang-orang yang menghargai perbedaan. Tidak sekalipun kita pernah membicarakan hal-hal yang egosentris negatif, karena kalau pikiran kita negatif, tidak akan lahir kecerdasan. Kalau pikiran kita ketakutan, orang pintar menjadi bodoh,’’ imbuhnya. Ary Suta menambahkan, setiap orang harus tahu apa yang menjadi core kompetensinya. Sama halnya ketika bicara Bali, 9 kabupaten/kota yang ada harus memiliki core-nya masing-masing. Badung, misalnya, memiliki hotel dan airport, kemudian Tabanan core-nya adalah pertanian, atau Gianyar dengan core kesenian. ‘’Jadi kekuatan-kekuatan itu masing-masing harus dipadukan. Jangan semuanya bikin airport. Kalau tiap kecamatan bikin airport bagaimana,’’ ucapnya mencontohkan. Bicara Bali, Ary Suta berpendapat, Pulau Dewata harus melakukan perubahan. Satu-satunya jalan yang paling objektif untuk dilakukan perubahan, Bali harus mempunyai pemimpin yang bisa menjadi pelopor perubahan. Selain itu, rakyat juga harus dididik terkait Bali yang sebetulnya kecil namun menjadi destinasi pariwisata dunia. ‘’Bali ini karena kecil, rakyat itu harus diberikan wawasan bahwa yang datang ke Bali itu dunia. Bagaimana kalau dunia itu kehilangan rasa Bali? Cek lagi core-nya. Bali itu core-nya integritas, kesopanan, senyum, keramahan,’’ papar pria yang pernah menjadi calon Gubernur Bali periode 2003-2008 ini. Ary Suta melanjutkan, semua pihak harus pintar menganalisis apa kebutuhan Bali di tahun 2017 ini. Masyarakat jangan diajak untuk gemar menjual tanah. Selain itu, anak-anak muda diharapkan gemar menyampaikan ide-ide yang cemerlang. l Rindra

30 Januari - 5 Februari 2017

8


Harus Ada Regulasi Pro-Pengusaha Pribumi HARAPAN untuk menjadi tuan di negeri sendiri, terutama bagi pengusaha pribumi di Bali, boleh dikatakan masih jauh panggang dari api. Kenapa? Hal ini disebabkan jumlah pengusaha pribumi di Bali masih sangat kecil. Bali mengandalkan sektor pariwisata, namun sektor bergemerincing dolar ini justru dominan dikuasai asing, kalau tidak pengusaha dari luar Bali utamanya Jakarta. Lantas, apa yang mesti dilakukan agar masyarakat Bali tidak hanya menjadi penonton bahkan orang asing di daerahnya sendiri? Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bali Drs. Panudiana Kuhn, M.M., untuk menjadi tuan di negeri sendiri tidaklah mudah. Harus ada keberpihakan pemerintah kepada

pengusaha pribumi. Misalnya, mempermudah dalam hal perizinan, ada kebijakan yang pro-pengusaha lokal. Demikian pula perbankan pun harus berani memberikan kredit yang lebih ringan kepada pengusaha pribumi. Diharapkan dengan kemudahan seperti itu, akan muncul jiwa entrepreneur baru di Bali dan mampu menjadi tuan di negerinya sendiri. Seperti yang terjadi di negara-negara maju. Jepang, Jerman, Korea Selatan, serta Malaysia di antaranya. Pemerintahnya sangat mendorong tumbuhnya pengusaha baru. Menjadikan pengusaha pribumi sebagai tuan di tanahnya sendiri, bisa saja dilakukan dengan cara membentuk konsorsium terlebuih dahulu. Caranya, beberapa pengusaha berkumpul, samasama mengeluarkan modal awal, kemudian membuat sebuah PT yang mengelola apa saja yang dinilai prospektif ke depan. Misalnya, industri, handichraf, tekstil, pertanian juga perlu sehingga tidak impor. Diharapkan dengan pola ini, jumlah pengusaha di Bali semakin meningkat. Karena di negara-negara maju, persentase pengusaha di negaranya mencapai 10 persen sebagai pemberi kerja, yang 90 persen bekerja. ‘’Kalau kita masih kurang dari 2 persen. Ini yang perlu digarap ke depan,’’ ujar Panudiana Kuhn saat wawancara khusus dengan Bali Post dan

Bali TV, di Bale Banjar Bali Global, Sanur. Selain keberpihakan pada pengusaha pribumi, ia juga menyoroti sektor pariwisa-

ta. Pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Bali pada 2016 cukup tinggi. Namun pertumbuhan hotel jauh lebih tinggi. Akibatnya, tingkat hunian hotel tidak terlalu bagus, yakni pada kisaran 46 persen saja. Persentase ini sejatinya tidak cukup baik bagi kalangan perhotelan. Kondisi ini perlu menjadi perhatian, agar ke depan tidak terjadi lagi. Harus ada langkah strategis yang diambil pemerintah dalam mendorong iklim usaha perhotelan, umumnya sektor akomodasi pariwisata di Bali ini agar semakin tumbuh dan memberikan manfaat bagi semua komponen. Panudiana Kuhn mengungkapkan, apa yang terjadi selama ini di Bali akibat sudah kebanyakan suplay. Hotel, pasar oleholeh, travel, spa, apa pun banyak. Jadi Bali over suplay. Walaupun pertumbuhan kunjungan wisatawan naik 20 persen per tahun, tetap saja hunian 46 persen. Harusnya 70 persen. Penyebabnya, selain hotel, kini juga ada kos-kosan yang ditempati wisatawan, vila dikontrakkan tahunan. ‘’Banyak turis yang nginap di situ,’’ ujar Panudiana Kuhn. Mengantisipasi keadaan seperti ini, ia mengharapkan agar komponen terkait, seperti PHRI, pemda kabupaten/kota, serta provinsi harus melakukan upaya strategis. Mereka harus bekerja sama. Solusinya, moratorium untuk sementara waktu. Ia mengakui, pembangunan hotel di sisi lain memang bagus, banyak menyerap tenaga kerja, namun dampaknya tingkat hunian tidak bagus. Dampak lainnya kekroditan di beberapa wilayah saja. Bali Barat, Bali Timur, dan Utara belum macet. ‘’Ini juga perlu dipikirkan,’’ katanya. Menyikapi adanya ketimpangan dalam pembangunan di Bali ini, anggota Dewan Pertimbangan Kadin Bali ini meminta agar pemerintah bisa menggarap jalur cepat ke Singaraja, jalur cepat ke Tanah Lot, agar wisatawan tidak terjebak macet ketika hendak melihat sunset di Tanah Lot. Ini tugas pemerintah. l Asmara 30 Januari - 5 Februari 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Investasi Spekulatif

B

erbicara perekomenganga. Hal ini tercerOleh nomian Bali ke min dengan meningkatnya Viraguna Bagoes Oka depan, tidak bisa koefisien gini rasio Bali 2016 dilepaskan dari percaturan dan perkem- menunjukkan angka 0,42 dibandingkan dengan gini bangan dunia politik, sosial, dan budayanya. Per- rasio dari tahun 2015 yang berada di kisaran 0,40. tumbuhan ekonomi Bali sampai dengan akhir tahun Hal ini bisa terjadi antara lain karena rentannya 2016 menunjukkan kinerja pertumbuhan yang peran kepemimpinan daerah yang sarat beban dan melambat drastis dibandingkan tahun sebelumnya tersandera oleh berbagai pengaruh sistem perpolidengan angka pencapaian 5,1 % dari target 6,1%. tikan, sosial, budaya lokal dan sentralistisnya penIni dikarenakan antara lain melambatnya pereko- garuh kebijakan pusat di tengah era otonomi daerah nomian negara adidaya serta perkembangan sosial yang setengah hati. Selain itu, peran vital dari eksepolitik global di tengah kekhawatiran kebijakan kutif, legislatif, dan yudikatif di tingkat daerah yang pemerintah AS pascaterpilihnya Donald Trump. belum sepenuhnya mampu mengemban fungsi Pelambatan pertumbuhan ekonomi Bali tersebut strategisnya dalam mengelola dan mengawal Bali, juga dirasakan keropos karena kualitas dan basisnya sebagai satu-satunya provinsi dari 34 provinsi yang kurang produktif. Tercermin dari kualitas pertum- ada di Indonesia. Bali yang memiliki keunikan dan buhan ekonominya mayoritas masih digerakkan kekhususan yang telah diakui dunia dengan taksu oleh sektor konsumsi. Kredit perbankan Bali yang budaya dan adat istiadatnya yang berbasis “THK jumlahnya mencapai Rp 85 triliun dengan LDR dan kearifan lokal�-nya. 80-85% didominasi oleh kredit konsumsi sebesar Pertumbuhan ekonomi Bali sepanjang tahun 70 % (idealnya kredit produktif mini- 2017, diperkirakan masih akan terus berlanjut mal 70% dan konsumsi mengalami pelambatan pada kisaran 5,1%-5,3% 30%). Selain itu, per(yoy) sedikit di atas nasional yang berada pada soalan kemiskinan, perkiraan kisaran 4,9%-5,1%. Sisi penawaran pendidikan, dan yan masih didorong oleh sektor PHR lapangan kerja dengan prospek industri pariwisata yang serta jurang perkirakan pada tahun 2017 ini diperkesenjangan kirakan masih tetap stagnan. Ditambah ekonomi dengan kondisi perekonomian global dirasakan yang masih diliputi ketidakpastian semakin pascaterpilih dan akan dilantiknya Presiden Donald Trump, 20 Januari 2017. Sementara di sisi permintaan, masih didorong dominasi konsumsi dan investasi spekulatif. Di lain pihak, ekspor dan impor akan masih terus bergejolak oleh ancaman gejolak ekspor Bali dan impor perdagangan luar negeri akibat ketidakpastian ekonomi global. Selain itu, kebijakan pemerintah Bali dalam agresivitas peningkatan target pajak, kenaikan harga BBM dan TDL tahun 2017 ini dikhawatirkan memengaruhi biaya produksi perekonomian Bali.*

10

30 Januari - 5 Februari 2017

10


’’Taksu’’ Bali Harus Dijaga BADUNG menargetkan 4,5 juta wisatawan asing. Target 2016 itu telah tercapai. Belum lagi kunjungan 6,5 juta wisatawan domestik. Jadi tahun 2016 Badung dikunjungi 11 juta wisatawan. Luar biasa. Namun, kondisi itu tak berdampak positif pada hotel di Badung yang jumlah kamarnya mencapai 96.000. Tingkat hunianya rata-rata 65 persen. Masih di bawah nilai keekonomian. Sebab secara teori ketika tingkat hunian hotel di bawah 70 persen, maka akan terjadi perang tarif. Inilah bahayanya. Ketua PHRI Badung I Gusti Agung Rai Suryawijaya, S.E., MBA., mengatakan, tingkat hunian kamar hotel di Bali ratarata 65 persen. Sehingga, masih memunyai suplay 35 persen yang harus diisi. Secara teori ketika tingkat hunian hotel di bawah 70 persen inilah yang bahaya dan akan menjadi price taker (pengambil harga), bukan price maker (penentu harga). Sehingga akan memunculkan perang tarif (price war) yang akan merugikan semua pihak, baik perusahaan, pemerintah, maupun karyawan. ‘’Kondisi inilah yang akan merugikan Bali secara keseluruhan,’’ jelasnya. Selain kamar hotel bertambah, lama tinggal tamu malah berkurang. Tentu hal ini berpengaruh pada tingkat hunian kamar hotel. Sehingga, diperlukan strategi yang jitu agar long life stay wisatawan minimal satu minggu. Apalagi, pemerintah pusat sedang gencar mempromosikan sepuluh ‘’Bali Baru’’. “Jangan sampai Bali nanti hanya menjadi transit, karena Bali sebagai Internasional Airport. Itu boleh saja, tetapi bagaimana kita bisa mengemas agar wisatawan bisa lebih lama tinggal di Bali. Caranya yaitu dengan terus mempromosikan Bali dan perbaikan kualitas produk dan harus bisa segera mengatasi masalah seperti kemacetan, sampah musiman dan keamanan yang harus dijaga,” tegas Suryawijaya yang juga merupakan Ketua Promosi Pariwisata Badung tersebut. Untuk masalah keamanan, kata dia, Bali kedepannya akan membentuk “Bali Security Permanent System”. Sistem ini harus diikuti oleh siapa pun yang memimpin Bali nantinya. Meskipun biayanya mahal, tetapi dengan PHR Badung yang tinggi

akan siap membantu pemprov dan enam kabupaten lainnya di Bali untuk merealisasikan sistem tersebut. Selain itu juga meningkatkan kualitas SDM dalam menghadapi persaingan MEA dengan melakukan berbagai pelatihan untuk mendapatkan sertifikasi. Sehingga, revolusi mental generasi muda bisa bangkit dan etos kerjanya semakin tumbuh dalam menghadapi persaingan global. “Kita tidak perlu menyalahkan pemerintah atau siapa pun, tetapi kita harus mencari solusinya,” tandasnya lebih lanjut. Ke depan, ia juga berharap, pariwisata Bali dengan kekuatan sistem budaya di atas nilai-nilai luhur Agama Hindu yang berlandaskan konsep Tri Hita Karana harus tetap dijaga. Sehingga, pariwisata Bali bisa tetap eksis. “Konsep inilah yang harus dijaga jangan sampai mengalami degradasi budaya. Kalau budaya Bali mengalami degradasi, maka taksu Bali akan berkurang. Sebab, wisatawan yang datang ke Bali 60 persen ketertarikannya karena budaya, karena karakter orang Bali yang bersahabat, dan karena alamnya yang indah dan lestari. Ketiganya harus dijaga dan dilestarikan, sehingga taksu Bali tetap terjaga,” ujarnya. l Winata

Rai Suryawijaya 30 Januari - 5 Februari 2017

11


AKTIVITAS

MBP/ist

WEDAKARNA - Bung Karno adalah contoh pemimpin bangsa yang memperdulikan program olahraga para pemudanya. Ini dibuktikan dengan adanya dua peninggalan hebat dari Sang Proklamator untuk dunia olahraga Indonesia yakni pendirian Gelora Bung Karno dan Kompleks Olahraga Senayan serta pagelaran Asian Beach Games pada zaman revolusi serta ide pendirian Ganefo (Games of New Emerging Forces). Sayang sekali, visi olahraga dari Bapak Bangsa diabaikan begitu saja oleh para pemimpin Bali saat ini. Demikian diungkap oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat memberikan sambutan pada pembukaan Kompetisi Volly di SMAN 1 Kerambitan, Tabanan.

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Demi meningkatkan peran sekaa teruna dan seniman, Kepala Bidang Sejarah dan Tradisi Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung, Ni Made Rasmiati, diimbau mendata kembali keberadaan sekaa teruna yang ada di Kabupaten Klungkung. Dinas Kebudayaan harus membuat surat ke desa-desa pakraman untuk mendata keberadaan sekaa teruna yang aktif dan tidak aktif. Hal itu disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat mengunjungi Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung, Senin (16/1).

UNDHIKSA - Pekan Dies Natalis Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) ke-24 resmi ditutup, Sabtu (14/1). Dalam rangka melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, universitas negeri di Bali Utara ini membangun empat tradisi. Melalui itu, kualitas ke depannya diharapkan semakin baik. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., mengungkapkan pekan dies natalis yang telah dilaksanakan itu tidak hanya sebagai perayaan kegembiraan.

DPRD KLUNGKUNG - Komisi III DPRD Klungkung menggelar rapat kerja dengan RSU dan Dinas Kesehatan, Kamis (12/1). Raker ini membahas pelayanan kesehatan masyarakat, mulai dari pelayanan di puskesmas, RSU, peningkatan status RSU hingga pelayanan pascaterintegrasinya program JKBM ke JKN. Rapat dipimpin Ketua Komisi III Made Jana didampingi Koordinator Komisi III Nengah Ariyanta yang juga wakil ketua dewan.

12

30 Januari - 5 Februari 2017


MELANTIK -Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra melantik dan mengambil sumpah 210 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Kamis (12/1) di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang. Pelantikan ini seiring dengan telah dikukuhkannya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Denpasar. Pengisian pejabat OPD ini diharapkan dapat memaksimalkan kinerja Pemkot Denpasar dalam melayani masyarakat. PEMKAB BADUNG - Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris Daerah/Eselon IIa), Kompyang R. Swandika mengumumkan secara resmi pendaftaran calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Kamis (12/1) di PuspemBadung. Pengumuman tidak saja disampaikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Badung, tapi juga disebar ke kabupaten/kota termasuk Provinsi Bali.

PEMKOT DENPASAR - Pemberantasan korupsi gencar dilakukan Presiden RI Joko Widodo dan disampaikan secara tegas dalam pidato pada peringatan Bhakti Adhyaksa Ke-55 yang menekankan bahwa pemberantasan korupsi dan penegakan hukum harus terus diletakkan untuk tujuan kesejahteraan masyarakat. Kejaksaan Negeri Denpasar sebagai partner kerja berkewajiban memberikan pendampingan kepada pejabat pemerintah yang pada Selasa (17/1) bersama Pemkot Denpasar melakukan sosialisasi TP4D di Gedung Sewaka Dharma Lumintang.

UNDIKSHA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) merayakan Dies Natalis ke-24, Senin (16/1) kemarin. Acara puncak tersebut sebagai bentuk syukur atas prestasi dan penghargaan yang telah berhasil diperoleh, khususnya pada 2016. Melalui acara itu, universitas negeri di Bali Utara ini juga akan semakin mengepakkan sayap sebagai produsen SDM yang berkualitas dan kompetitif dalam konstelasi pergaulan masyarakat dunia.

30 Januari - 5 Februari 2017

13


A KT I V I TA S RICHARD SUSILO - Belajar sambil menggambar dengan kesenangan kita masing-masing, jadi idaman banyak orang tentunya. Apalagi kalau menggambar animasi atau membuat manga (komik) Jepang yang terkenal seperti Gundam, Naruto dan sebagainya. Hal ini diungkapkan Richard Susilo, Chairman Pandan College khusus kepada Bali Post, Minggu (15/1).

MBP/ist

MBP/ist

IDOLA - Senator DPD-RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III benar-benar menjadi sosok idola kaum ibu termasuk kaum ibu lansia. Sebagaimana terekam dalam acara arisan awal tahun yang diadakan oleh ibu-ibu dan istri mantan pejabat Bali di kediaman Ida Ayu Oka Asiawati (istri mantan Gubernur Bali IB Oka) di Jalan Turi Denpasar. Kehadiran Gusti Wedakarna di hadapan puluhan ibu-ibu lansia dan sejumlah mantan pejabat yang kini sudah pensiun, memberikan arti tersendiri. Sebagaimana disampaikan oleh Biang Dayu Oka saat memberikan sambutan.

MBP/ist

MBP/ist

14 30 Januari - 5 Februari 2017

PPS UNDIKNAS - Program Pascasarjana (PPS) Undiknas University memiliki budaya baru dalam setiap acara yudisium. Acara diawali dengan rapat penyelenggara Program Pascasarjana Undiknas dipimpin Direktur yang juga Rektor Undiknas University Prof. Gede Sri Darma, DBA., Senin (16/1). Di rapat senat tersebut terjadi perdebatan sengit antaraktor intelektual PPS Undiknas.

BRI DENPASAR - BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar menyerahkan satu unit rumah senilai Rp 750 juta kepada atlet Paralympic Ni Nengah Widiasih, Jumat (13/1). Pemberian rumah kepada Ni Nengah Widiasih merupakan aktualisasi program BRI Peduli Atlet Indonesia. Ni Nengah Widiasih merupakan atlet difabel angkat berat yang meraih perunggu pada ajang di Rio de Jenairo, Brazil pada tahun 2016 lalu.


BUPATI JEMBRANA – Bupati Jembrana I Putu Artha, Sabtu (14/1) melakukan sidak ke sejumlah Sekolah Dasar di Kecamatan Melaya. Sidak dilakukan guna mengecek langsung beberapa sekolah yang nantinya mendapat bantuan rehab berat maupun sedang pada tahun 2017. Tak hanya itu, juga sekolah-sekolah yang rencananya diusulkan mendapatkan perbaikan pada tahun anggaran 2018.

MBP/ist

MBP/ist

PENCAK SILAT - Pencak Silat Bakti Negara Mangupura Cup IV secara resmi dibuka Ketua Umum DPD Bakti Negara Bali I Nyoman Giri Prasta di GOR Purna Krida Kerobokan, Minggu (15/1). Dalam pembukaan kejuaraan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Harian DPD Bakti Negara Bagus Alit Sucipta, Sekretaris Umum Jagra Wibawa, Ketua DPC Bakti Negara Badung Putu Sugiartha, Ketua KONI Kabupaten Badung Si Raka Arnawa, Ketua IPSI Badung Made Subawa, Camat Kuta Utara AA Putu Yuyun Hanura Eny, Kabag Humas Setkab Badung Nyoman Sujendra dan sejumlah anggota DPRD Badung.

RDP - Menindaklanjuti aspirasi masyarakat khususnya eks karyawan PT Hano Indonesia (Villa Chateau De Bali Spa), pihak Komite III Bidang Tenaga Kerja DPD-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan manajemen PT Hano Indonesia dan perwakilan eks karyawan. Pertemuan diadakan di Villa Chateau De Bali Spa dengan menghadirkan langsung Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III yang didampingi oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Badung.

MBP/ist

MBP/ist

STPBI - Setiap tahun, lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia berlomba-lomba untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PT), baik negeri maupun swasta. Termasuk melanjutkan jenjang studi di institusi pariwisata terbaik saat ini, Sekolah Perhotelan Bali (SPB) dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI) yang berlokasi di Jl. Kecak 12, Gatot Subroto Timur, Denpasar. 30 Januari - 5 Februari 2017

15


POLITIK

Wawancara Eksklusif

Menangkal Disintegrasi dan Ancaman Multidimensi Perjalanan bangsa ini harus dikawal oleh semua penumpangnya. Negara Kesatuan Republik Indonesai (NKRI) harus bisa mengarungi bahtera dengan selamat sampai pada tujuannya. Untuk itu, sangatlah tidak elegan jika ada penumpang kapal yang justru ingin menghacurkan kapal, tempat ia ikut menjadi bagian dari pelayaran kapal ini.

I

LUSTRASI ini adalah satu pengandaian yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto saat Wawancara Ekslusif dengan Indonesia Network - Bali TV, Kamis lalu di Jakarta. Tak hanya soal penumpang kapal, ia juga banyak menyinggung soal tantangan multidimensi yang kini mengancam ideologi negara dan kebinekaan. ‘’Harus kita akui, belakangan ini pemahaman kita terhadap Pancasila tergolong kritis. Ini ancaman terhadap ideologi kebangsaan yang segera harus diatasi. Untuk itulah bangsa ini harus kembali menguatkan pemahaman dan aktulisasinya terhadap nilai-nilai Pancasila,’’ ujarnya. Ia mengatakan, saat ini negara sedang menyiapkan langkah-langkah untuk itu. Sasarannya adalah agar bangsa ini siap menghadapi tantangan multidimensi yang dampaknya juga sangat berbahaya. Wiranto yang pernah menjabat menteri pada empat presiden Republik Indonesia --Soeharto, Habibie, Gus Dur dan Jokowi— --mengingatkan bahwa semua elemen bangsa ini wajib memiliki perasaan memiliki terhadap negerinya. Dengan rasa ini, mereka akan tertantang dan merasa wajib ikut mengawal negerinya. Untuk itu, pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan haruslah terus digaungkan agar dijabarkan. ’’Negara ini akan makin kuat jika toleransi terbangun. Untuk itulah budaya saling mengayomi dan merasa sebagai bagian dari bangsa ini harus menjadi kesadaran bersama,’’ sarannya.

16

Tak hanya radikalisme dan terorisme, sebaran narkoba juga menjadi masalah sangat serius. Rusaknya generasi muda, masifnya peredaran narkoba patut dijadikan masalah strategis kebangsaan. Bela negara dalam konteks ini juga harus dijabarkan. Caranya, tentu dengan menjaga generasi muda bangsa agar tak menjadi penikmat narkoba dan membangun solidaritas lingkungan yang lebih peduli terhadap hal ini. Bahkan, yang paling riskan saat ini adalah penyebaran paham-paham intoleransi yang mengancam NKRI. Penyebaran paham-paham antikebinekaan lewat hoax (berita sampah atau berita bohong) ini berpotensi menjadi ancaman yang mengoyak NKRI. Perang terhadap hoax juga harus mnejadi kepedulian semua pihak. Selain dengan pendekatan ini, negara tentu akan melakukan langkah-langkah hukum untuk meminimalkan aksi ini. Hoax sebagai bentuk kejahatan yang sarat pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) berpotensi menghasut dan mengadu domba. Ini juga ancaman multidimensi yang memiliki potensi menghancurkan yang dahsyat. Dalam konteks inilah negara harus tegas menerapkan pendekatan hukum yang profesional. Penindakan terhadap pelanggar hukum hendaknya mengesampingkan kepentingan-kepentingan politis.

Terkait dengan ancaman multidimensi, ia mengatakan ini merupakan dampak dari era kesejagatan, teknologi dan makin maraknya berita-berita hoax yang berpotensi memecah belah bangsa. Ancaman ini justru relatif lebih sulit untuk dideteksi dibandingkan agresi militer. Penyebaran paham radikalisme dan terorisme merupakan ancaman yang serius terhadap ideologi kebangsaan. Radikalisme dan terorisme tentu tak bisa dibentengi dengan kekuatan militer, tetapi harus dilawan dengan menumbuhkan mentalitas positif terhadap bangsa ini. Dalam konteks inilah negara memandang sangat strategis untuk menhidupkan kembali bela negara. Penjabaran bela negara dalam konteks ini tentu bukan hanya berorientasi pada kekuatan fisik yang berkonotasi dengan militerisme. ‘’Penguatan idelogi kebangsaan, kebinekaan haruslah menjadi identitas generasi bangsa. Untuk menuju ke arah itu, negara sedang merancang berbagai modul untuk diajarkan kepada generasi muda. Modul-modul ini memiliki cakupan untuk membentuk karakter generasi bangsa yang siap menghadapi tantangan multidimensi,’’ jelasnya. l Dira Arsana Ia juga menyinggung tentang berbagai program pemasyarakatan Pancasila pada era Orde Baru yang dinilai efektif Negara ini akan makin kuat untuk mengawal kebinekaan dan pajika toleransi terbangun. triotisme mengawal NKRI. MencerUntuk itulah budaya saling mati situasi kebangsaan dan stabilitas mengayomi dan merasa sebagai politik, ia mengatakan pemikiran untuk bagian dari bangsa ini harus menmembentuk Dewan Kerukunan Na- jadi kesadaran bersama. sional pun sedang bergulir. Langkah ke arah itu kini terus dikonsultasikan dan dimatangkan. Menko Polhukam Wiranto

30 Januari - 5 Februari 2017

16


Terdepan Mengawal Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose, diangkat sebagai Kapolda Bali sejak Jumat lalu. Ia menggantikan Irjen. Pol. Drs. Sugeng Priyanto, S.H., M.A. Praktis ia baru bertugas sejak enam hari di Bali. Sejatinya, Irjen Golose bukanlah orang yang baru mengenal Bali. Pada penyidikan peristiwa bom Bali I, Golose sudah terlibat. Bahkan ia merupakan salah satu perwira yang menerima kenaikan pangkat luar biasa pascaditangkapnya Dr. Azahari, tersangka bom Bali I. Selain Golose, Tito Karnavian juga mendapat penghargaan yang sama. Tekad untuk menjaga Bali tetap terpatri pada pria kelahiran Manado, 51 tahun lalu. Apalagi ketika ditunjuk menjadi Kapolda Bali. Ia menyatakan akan menjadi yang terdepan menjaga pulau dewata nan indah ini. Sebelum menjabat Kapolda Bali, Golose menempati posisi sebagai Deputi Bidang Kerjasama Internasional Badan Nasional Penanggualngan Teroris (BNPT). Dengan jabatan itu, tentu kiprahnya dalam menangani terorisme sudah tak diragukan lagi. Apalagi ia terlibat langsung dalam penanganan bom Bali I dan II. “Mulai pangkat Kompol (Komisaris Polisi) saya sudah bertugas di Bali. Dari menangani bom Bali I dan bom Bali II serta ada operasi lain, saya bertugas di Bali dan menjaga Bali sekitar 14 tahun,” katanya saat wawancara eksklusif dengan Bali Post dan Bali TV, Rabu (11/1) kemarin. Lanjut Golose, Bali harus dijaga semaksimal mungkin. Sebab apapun yang terjadi di Bali, dampaknya mendunia. Di Bali terdapat 35 konsulat. Ditambah lagi jumlah turis domestik dan asing

yang datang ke Bali sekitar 11 juta orang. “Kalau hanya mengamankan masyarakat Bali, saya rasa jumlah personel Polda dan jajarannya sangat cukup. Tapi kan ada tujuh juta turis domestik dan empat juta turis asing, sehingga kami harus kerja keras dan bersinergi dengan stakeholder serta masyarakat,” ungkapnya. Lalu apa strategi ke depan mengamankan Bali? Kapolda menegaskan pihaknya siap menerima masukan yang berkaitan dengan keamanan untuk kebaikan Bali. Ia ingin masukan berasal dari bawah sehingga murni keinginan masyarakat Bali. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu merubah penampilan dan pelayanan anggota Polri di lapangan. Ia mengerahkan seluruh personelnya tiap pagi ke lapangan mengatur lalu lintas. Dengan kehadiran polisi

lebih banyak di lapangan, diharapkan masyarakat dan wisatawan lebih aman serta nyaman. “Tidak ada lagi apel pagi. Mereka langsung tugas sesuai ploting untuk mengatur lalu lintas,” tandasnya. Sedangkan untuk street crime, ia akan membentuk tim khusus di polrespolres supaya turis dan masyarakat merasa aman dan nyaman. Untuk menekan gerakan radikalisme, polisi akan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan desa adat. Tujuannya agar masyarakat Bali merasa nyaman. Demikian pula para turis di Bali merasa aman. “Saya juga akan kerahkan polisi perairan dan tetap bersinergi dengan stakeholder terkait. Sinergitas sangat penting dalam menjaga Bali, tanpa itu enggak mungkin bisa. Enggak ada polisi kayak superman, tahu semua, harus melibatkan seluruh komponen masyarakat,” ujar Golose. Ia juga menegaskan, masalah terorisme bukan terjadi di Bali saja tapi di dunia. Oleh karena itu yang terpenting adalah bagaimana mencegahnya. Makanya perlu kerja sama yang erat antara polisi dengan masyarakat termasuk dengan jajaran di pemerintah daerah serta TNI. Ia pun berencana membentuk Forum Kerja sama Pencegahan Terorisme (FKPT) bekerja sama dengan desa pakraman. l Ngurah Kertanegara

Mulai pangkat Kompol (Komisaris Polisi) saya sudah bertugas di Bali. Dari menangani Bom Bali I dan Bom Bali II serta ada operasi lain, saya bertugas di Bali dan menjaga Bali sekitar 14 tahun. Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose Kapolda Bali

17


KIPRAH REMAJA

MBP/dok

Siswa-siswa SMPN 1 Bangli yang berprestasi di Kejuaraan Nasional Silat Perisai Diri Antar Pelajar III.

Pesilat SMPN 1 Bangli

Sabet Enam Medali di Kejurnas Silat PD

P

restasi membanggakan di tingkat nasional diraih SMPN 1 Bangli, belum lama ini. Siswanya yang berpartisipasi dalam ajang Kejuaraan Nasional Silat Perisai Diri (PD) Antar Pelajar III berhasil menyabet enam medali yang terdiri dari emas, perak dan perunggu. Tak hanya itu, satu siswanya juga dinobatkan sebagai pesilat terbaik tingkat putri SMP dan mendapatkan Piala Sri Sultan Hamengkubuwono X. Kepala SMPN 1 Bangli I Wayan Widiana Sandhi mengatakan, pada kejuaraan nasional yang digelar di GOR Debes Tabanan itu, sekolahnya mengirimkan 13 pesilat. Melalui ajang tersebut, enam medali berhasil disabet. Rinciannya, satu emas dari kategori beregu putri dengan pesilat Ni Kadek Wini Suriantini siswa kelas VIIC, Luh Made Widiyani (kelas

18

30 Januari - 5 Februari 2017

VIIIB) dan I Gusti Ayu Intan Purwaningsih (kelas VIIIF). Satu emas kategori laga kelas B Putri Tingkat SMP dengan pesilat Ni Kadek Wini Suriantini yang sekaligus dinobatkan sebagai pesilat terbaik tingkat putri SMP. Medali lain juga berupa perak yang diraih dari kategori laga kelas C putri dengan pesilat Luh Made Widiani (kelas VIIIB) dan kategori laga kelas A Putera dengan pesilat Dewa Made Dwi Cahya Putra (kelas VIIIG). Sementara untuk perunggu, dari kategori laga dipersembahkan siswa kelas VIIIF, I Gusti Ayu Intan Purwaningsih dan kategori beregu putra dengan pesilat I Putu Widi Bhyantara (kelas VIIIB), Made Very Gemuh Nirmala (kelas VIIIb) dan I Kadek Sangging Semara Yoga (kelas VIIIA). “Enam medali berhasil diraih. Itu menjadi kado manis untuk sekolah kami,” ujarnya.

Keberhasilan meraih prestasi gemilang itu, kata dia, tak lepas dari persiapan intensif yang dilakukan para pesilat di bawah binaan guru I Wayan Riandana. Itu akan terus dipertahankan setiap tahunnya. “Sebagai bentuk apresiasi, siswa-siswa ini kami usulkan ke komite untuk mendapat beasiswa,” kata Sandhi. Selain bidang non akademik, kata Sandhi, sebelumnya sekolah yang beralamat di Jalan Nusantara ini juga berhasil meraih penghargaan lomba di bidang akademik, baik tingkat provinsi maupun nasional. Dengan torehan prestasi itu, Kasek asal Banjar Lingkungan Pule, Kelurahan Kawan, Bangli ini berharap sekolahnya bisa menjadi rujukan sebagian masyarakat, terutama di lingkungan perkotaan. l Sueca


AKTIVITAS

MBP/ist

PEMKAB KARANGASEM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem resmi menunda sementara proses rekrutmen guru kontrak yang nantinya akan dipekerjakan sebagai guru kontrak untuk mengajar di wilayah Kabupaten Karangasem. Sebanyak 1.204 calon guru tenaga kontrak yang telah terdaftar dan sedianya Selasa, (17/1) dipanggil mengikuti berbagai tes baik tertulis maupun komputer, ditunda sementara. Mereka diharap tetap bersabar sampai adanya Keputusan Pansus Dewan untuk menindaklanjutinya.

MBP/ist

DPRD BADUNG - Tingkat penyebaran narkotika dan obatobatan terlarang (narkoba) di Badung dan Bali pada umumnya, sudah dalam tahap yang sangat mengkhawatirkan. Pemerintah daerah diminta mengambil langkah-langkah strategis, salah satunya pembentukan satgas antinarkoba tingkat desa yang melibatkan Sekaa Teruna Teruni (STT). Ketua DPRD Badung I Putu Parwata menegaskan, Kabupaten Badung yang memiliki objek wisata utama di Indonesia, menjadi sasaran empuk peredaran narkoba jaringan internasional.

MBP/ist

KABUPATEN BADUNG - Sebagai tindak lanjut dari penataan Organisasi dan Perangkat Daerah (OPD) yang telah berlaku efektif Januari 2017, maka sebagai konsekuensinya perlu dilakukan revisi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Badung tahun 2005 - 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2016-2021.

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG- Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Klungkung resmi memiliki kantor setelah Bupati yang juga mantan Ketua Dekopinda Klungkung I Nyoman Suwirta meresmikan kantor yang sebelumnya merupakan rumah dinas Camat Klungkung. Pada peresmian kantor, Kamis (12/1) juga dilakukan penandatanganan prasasti oleh Bupati Suwirta. 30 Januari - 5 Februari 2017

19


MANCANEGARA

Pencarian MH370 Dihentikan 20

30 Januari - 5 Februari 2017

U

paya pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang hampir 3 tahun lalu, telah berakhir. Dalam pernyataan bersama, Malaysia, Australia dan Cina mengatakan bahwa pencarian bawah laut yang membentang 46.000 mil persegi (119.139 km persegi) di bagian selatan Samudra Hindia telah selesai. Tapi pesawat yang membawa 239 penumpang, belum ditemukan.Keputusan ini diambil tiga negara yang selama ini terlibat langsung dalam pencarian, yakni Australia, Malaysia, dan China. Pemerintah ketiga negara itu menyampaikan pernyataan bersama. Pesawat Malaysia Airlines ini menghilang di tengah penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014. Dalam keterangan itu disebutkan, keberadaan pesawat tak ditemukan di area pencarian seluas 120.000 kilometer persegi di selatan Samudra Hindia. “Sekalipun segala upaya telah dicurahkan, dengan teknologi sains terbaik, teknologi terbaru, termasuk bantuan dari para profesional di bidangnya masing-masing, pencarian belum membuahkan hasil,� demikian bunyi pernyataan tersebut.


terdapat pesawat yang hilang itu,” kata ATSB dalam pernyataannya. Menteri Transportasi Australia Darren Chester mengatakan, meski begitu, pencarian tak akan diperpanjang karena laporan tidak memberi “lokasi spesifik” pesawat tersebut.

“Dengan demikian, saat ini misi pencarian bawah laut untuk MH370 pun dihentikan.” Disebutkan, penghentian pencarian ini bukan keputusan yang mudah dan tanpa rasa duka. Namun, keputusan ini harus diambil karena hingga saat ini tidak ada perkembangan lebih baru yang bisa didapat dalam misi pencarian itu. “Kami masih berharap bahwa akan ada informasi baru yang memberi petunjuk di mana keberadaan pesawat itu.” Para penyelidik hingga sejauh ini telah mengonfirmasi bahwa ada tiga pecahan pesawat yang ditemukan di perairan dan pantai di barat Samudra Hindia sebagai bagian dari MH370. Sementara itu, pecahan lainnya yang ditemukan di area yang sama diidentifikasi mirip dengan bagian MH370, tetapi tak ada kepastian mutlak. Pada Desember lalu, analisis terbaru dari pihak Australia dan pandangan sejumlah ahli menyebutkan, MH370 tidak berada di kawasan yang selama ini menjadi area penyisiran. Mereka menduga area pencarian mencapai 25.000 kilometer persegi dengan kemungkinan temuan pecahan pesawat. Namun, baik Australia maupun Malaysia menilai analisis itu tak cukup kuat untuk menjadi alasan dilakukannya perpanjangan misi pencarian.

yang hilang itu. Operasi pencarian yang melibatkan kapal permukaan, selam, dan alat deteksi, serta pesawat terbang, telah dikerahkan menyisir wilayah perairan seluas 120.000 km persegi di Samudra Hindia. Boeing dan Inmarsat, para ahli lokal Australia dan internasional, telah bertemu di Canberra untuk memeriksa bukti yang ditemukan bulan lalu. Mereka menyimpulkan, MH370 tidak terlihat di wilayah yang selama ini mereka cari, seperti dilaporkan oleh Biro Keselamatan Transportasi Australian (ATSB) dalam sebuah pernyataan. “Ada tingkat keyakinan yang besar bahwa area bawah laut yang sebelumnya teridentifikasi, tidak

Reaksi penumpang Salah satu penumpang MH370 adalah Surti Dahlia yang merupakan adik ipar Delfi Siagian. “Keinginan kami, keluarga penumpang, tentu saja adalah pencarian terus dilanjutkan, sehingga kami tahu keberadaan adik kami. Tapi kalau memang keputusannya dihentikan, ya kami tak bisa berbuat apa-apa,” kata Delfi. Delfi mengatakan Malaysia Airlines secara berkala menghubungi keluarga penumpang untuk memberi tahu perkembangan pencarian yang dipusatkan di kawasan perairan seluas 120.000 kilometer persegi di barat Australia. Sementara itu, Voice370, kelompok yang mendampingi keluarga penumpang menyebutkan langkah Australia, Malaysia, dan Cina ‘tidak bertanggung jawab’. Mereka juga menyayangkan karena ‘ada banyak data, alat, dan rekomendasi pakar yang mestinya bisa dipakai sebagai dasar’ untuk melanjutkan pencarian. Rekomendasi itu di antaranya adalah mencari lokasi jatuhnya MH370 di area seluas 25.000 kilometer persegi di utara perairan yang selama ini menjadi fokus pencarian. l Gugiek Savindra

Posisi Sebenarnya Tidak ada indikasi kuat yang menunjukkan posisi persis keberadaan pesawat. Namun, lebih dari 20 serpihan telah ditemukan. Sebagian besar ditemukan di pesisir barat Samudra Hindia. Semua serpihan itu telah diidentifikasi “mungkin atau pasti” sebagai bagian pesawat Malaysia Airlines 30 Januari - 5 Februari 2017

21


DAERAH

Longsor di Tabanan, Puting Beliung Terjang Buleleng

D

ua daerah diterjang bencana. Bencana longsor terjadi di Kecamatan Penebel. Longsor kali ini menutupi padi seluas 50 are dan dua kandang sapi milik warga di Subak Uma Duwi, Banjar Jatiluwih Kangin, Desa Jatiluwih. Material longsor juga menutupi jalan subak dengan ketebalan hampir dua meter. Sementara itu di Buleleng, tepatnya di Kecamatan Sukasada, terjadi angin puting beliung. Selain sejumlah bangunan warga, angin yang datang secara mendadak tersebut juga merusak kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Dari informasi yang dihimpun, longsor terjadi Senin (16/1) lalu akibat hujan lebat yang mengguyur Desa Jatiluwih. Menurut

22

30 Januari - 5 Februari 2017

Perbekel Desa Jatiluwih I Nengah Kartika, Selasa (17/1) longsor terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Longsor dengan panjang mencapai 20 meter tersebut menutupi padi yang baru ditanam milik Winda, warga Banjar Babahan, Desa Jatiluwih. Material longsor juga menutupi jalan Subak Uma Duwi dan menimpa sepeda motor Jupiter DK 3474 ZA milik Winda yang diparkir di sisi jalan subak. “Tanah labil dan hujan deras,� tambah Kartika. Di Buleleng, angin kencang menerjang Kecamatan Sukasada, Selasa (17/1) sore. Selain sejumlah bangunan warga, angin yang datang secara mendadak tersebut juga merusak kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Berdasarkan informasi yang dihimpun,

wilayah Kecamatan Sukasada yang diterjang angin sekitar pukul 16.30 itu, yakni Desa Pemaron. Bangunan yang dirusak mencapai sembilan unit yang terdiri dari delapan bangunan milik warga dan satu unit bangunan kantor. Kerusakan sebagian besar terjadi pada atap. Selain di Desa Pemaron, angin juga menerjang rumah di Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada milik Gede Tirta. Selain merusak atap bangunan, angin juga menumbangkan pohon hingga menimpa tembok bangunannya. Kondisi serupa juga terjadi di Lingkungan Sangket. Kerusakan parah terjadi pada rumah milik Ketut Ganti. Kepala BPBD Buleleng, Made Subur, membenarkan kejadian tersebut. Bahkan dikatakan, selain merusak bangunan


Longsor di Subak Uma Duwi, Banjar Jatiluwih Kangin, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel.

Senderan Penahan Ombak di Pantai Cucukan Rusak KONDISI senderan penahan ombak di sejumlah pantai di Gianyar semakin memprihatinkan. Kerusakan yang tak kunjung diperbaiki menyebabkan penahan ombak nyaris tak berfungsi. Seperti di Pantai Cucukan, Kecamatan Blahbatuh. Berdasarkan pantauan, Selasa (17/1) di sejumlah bagian, dinding penahan ombak Pantai Cucukan sudah banyak jebol. Tanah yang ada di belakang senderan pun tergerus ombak. Terlebih, awal tahun ini gelombang pasang terus menghantam bibir pantai di Gianyar. Sementara di titik lainnya, nampak sejumlah beton berbentuk silinder yang sebelumnya digunakan sebagai penahan ombak justru mulai ditarik ke tengah laut. Kini bibir pantai pun semakin terancam abrasi. Informasi dihimpun, kerusakan sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Namun,

penanganan dari instansi terkait belum juga dilakukan. Di sejumlah kawasan pantai lainnya di Kabupaten Gianyar, abrasi juga makin parah. Air laut terus menerus mengikis bibir pantai hingga mencapai areal pertanian milik warga setempat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gianyar I Nyoman Nuadi yang dikonfirmasi hal ini mengatakan, pembuatan senderan atau dinding penahan ombak di bibir pantai adalah kewenangan Balai Wilayah Sungai Bali Penida. Meski demikian pihaknya tetap memiliki hak mengajukan usulan perbaikan. ‘’Nanti akan kita sampaikan usulan perbaikan senderan di Gianyar yang mulai rusak agar segera diperbaiki. Tetapi kapan diperbaiki, kewenangannya tetap di pihak balai,’’ jelasnya. l Manik

MBP/ist

warga, angin juga menerjang gudang BPBD hingga mengakibatkan kerusakan pada atap. “Tadi waktu ada angin puting beliung memang suara atapnya gaduh sekali. Ternyata atap gudang kami juga diterbangkan angin,” ujarnya. Pascakejadian tersebut, Sambung Subur, stafnya langsung menelusuri titik kerusakan melakukan identifikasi. Ada pula yang membersihkan kantor, serta ada yang menangani banjir di sekitar Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kecamatan Buleleng. “Kerusakan paling parah itu ada di Pemaron. Karena cuacanya masih ekstrem, kami sarankan mengungsi. Khawatirnya kalau hujan, malah tambah parah masalahnya,” tandasnya. l Puspadewi/Sosiawan

MBP/nik

Senderan di Pantai Cucukan yang mulai rusak karena terus dihantam gelombang pasang. 30 Januari - 5 Februari 2017

23


K E S E H ATA N

Induksi Laktasi

Bantu Ibu Angkat Susui Bayi Adopsi

M

empunyai anak menjadi dambaan setiap pasangan suami istri, apalagi setelah mereka lama menjalin bahtera rumah tangga. Namun terkadang Tuhan berkehendak lain, banyak pasangan suami-istri belum juga dikaruniai seorang anak meski mereka telah lama menikah. Berbagai cara ditempuh untuk dapat momongan, tetap saja mereka belum beruntung. Akhirnya, banyak yag memutuskan mengadopsi seorang anak. Dalam mengadopsi anak ini, banyak yang ingin memelihara anak yang diadopsinya sejak baru dilahirkan. Namun ketika keinginan ini telah terpenuhi, lagi-lagi masalah muncul. Bagaimana agar bayi yang diadopsinya itu bisa seperti umumnya bayi yang baru dilahirkan, yakni mendapatkan air susu ibu (ASI). Maklum, pemberian susu formula banyak kelemahannya dibandingkan dengan pemberian ASI apalagi ASI ekslusif. Namun saat ini, hal ini bukanlah masalah lagi. Buktinya, Chasyha Franeysha, seorang ibu yang mengadopsi anak, dapat menyusui anak yang diadopsinya. Ketika ia menceritakan kepada temannya, keinginannya untuk mengadopsi anak dari lahir, ia disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar dapat menyusui. ‘’Teman saya menyarankan untuk ketemu dokter untuk dibantu apa mungkin saya bisa memberikan ASI eksklusif kepada bayi saya. Ternyata setelah ketemu, saya dibantu lewat program induksi laktasi. Memang secara teori, saya terlambat bertemu dokter saat itu dan saya juga ada rasa khawatir ASI saya belum keluar sampai bayi lahir. Tapi puji Tuhan, setelah bayi lahir, ASI saya juga ikut keluar sampai sekarang,’’ tuturnya. Pada awalnya, ia sudah sempat stok susu formula sebelum ketemu dokter. Setelah saran dokter, pikirannya terbuka bahwa anak manusia kenapa harus diberikan susu sapi atau formula. Ia yakin ASI yang dihasilkannya jauh lebih banyak gizinya dari informasi gizi yang tertera di kemasan susu formula.

24

30 Januari - 5 Februari 2017

Setelah menyusui secara rutin, ia merasakan hubungannya dengan sang bayi sangat dekat. Diakuinya, bayinya yang bernama Bara baru akan tertidur setelah menyusu. ‘’Di situ saya merasa sangat dibutuhkan oleh Bara. Jadi, sudah ada hubungan batin antara bayi saya dengan saya yang saya yakin akan baik untuk ke depannya,’’ imbuhnya. Bayi yang diadopsi dapat diberikan ASI oleh ibu angkatnya. Mengingat bayi mudah sakit jika tidak mengonsumsi ASI, maka ibu angkat dapat membantu dengan memberikan ASI-nya sendiri, selain juga nantinya perkembangan mental dan otak bayi menjadi lebih bagus. Dengan menyusui atau netek langsung dapat memberikan efek bonding antara ibu dan bayi. Meskipun bayi tersebut diadopsi, namun dapat menimbulkan ikatan yang sangat kuat antara ibu angkat dengan bayi adopsi. Terhadap bayi, dapat memberikan efek pada psikologis anak seperti lebih percaya diri, kehangatan, kelembutan, sifat tidak mudah agresif, peduli sesama dan lain-lain. ‘’Jika ibu membuang anaknya, maka efek bondingnya hilang,’’ terang dr. Oka Darmawan, dokter Konsultan Laktasi RS BaliMed. Sementara manfaat pada ibu, ada efek menenangkan dan menyamankan. Dengan menyusui langsung, hubungan kedekatan antara ibu dan anak menjadi lebih kuat. Dengan menyusui langsung, katanya, bayi juga dapat mewarisi gen ibu karena ibu menerima stem cell yang ada di payudara ibu. Agar dapat mengeluarkan ASI, sebelumnya yaitu enam bulan sebelum bayi lahir, ibu telah mempersiapkan diri dengan minum obat seperti orang hamil. Selain itu dirangsang dengan pemijatan, akunpuntur dan hypnosis. Selama delapan hari pertama setelah dilahirkan, ASI kaya akan lemak, protein, kental sehingga bagus untuk saluran cerna bayi dan pertumbuhan bayi. l Maya


30 Januari - 5 Februari 2017

25


LENSA

NGAYAK GABAH Seorang petani mengayak gabah saat proses penjemuran gabah di lahan pertanian Subak Pagutan, Denpasar. Kondisi cuaca mendung dan terkadang hujan membuat beberapa petani tradisional kesulitan dalam pengeringan gabah.

MBP/wan

26 30 Januari - 5 Februari 2017


OLAHRAGA

Hadiah Ulang Tahun T ak banyak hadiah ulang tahun yang benar-benar istimewa. Dan yang lebih istmewa lagi bila diberikan oleh orang yang juga benar-benar istimewa. Itu terjadi di pada laga Houston Rockets vs Milwaukee Bucks pada kompetisi NBA. Tuan rumah Bucks berhasil merontokan tamunya dengan dengan skor 111-92. Bintang Rockets James Harden memborong 38 poin, 8 rebound dan 6 assist. Ia sempat merayakan selebrasi sebelum akhir pertandingan saat Bucks meminta time out. Usai pertandingan, pemain berjanggut tebal itu itu mengambil bola dan menuliskan tandatangannya. Ia menghampiri seorang nenek di pinggir lapangan dan memberikan bola itu sebagai kenang-kenangan. Selama beberapa detik, Harden duduk di sampingnya dan berbincang dengan perempuan yang masih memperlihatkan antusiasmenya menonton pertandingan bola basket itu. Kepada

Doris Burke dari ESPN, Harden mengungkapkan betapa beruntungnya dia bertemu dnegan perempuan itu. “Hari ini dia tepat berulang tahun ke-100,� ungkap Harden. “Jadi ini benar-benar berkah. Dia amat gembira dan duduk di pinggir lapangan. Dia terus tersenyum dan saya harus memberinya bola pertandingan ini serta mengatakan padanya betapa terberkatinya dia dan saya yang berkesempatan bertemu dia,� kata pemain yang menghasilkan 28,9 poin per pertandingan itu. Harden menjadi salah satu anggota All Star musim ini. Ia akan memperkuat tim Wilayah Barat bersama Stephen Curry (Golden State Warriors), Kevin Durant (Oklahoma City), Kawhi Leonard (San Antonio Spurs) dan Anthony Davis (New Orleans Pelicans), laporan Associated Press. l Yudi Winanto

MBP/ap

Guard Houston Rockets James Harden 30 Januari - 5 Februari 2017

27


OLAHRAGA

Kisah Lama TIGA dekade lalu, klub wilayah selatan Italia, Napoli membuat kejutan dengan menjuarai kompetisi Serie A. Adalah Diego Maradona yang mengantarkan klub yang mewakili warga kelas bawah itu menjadi jawara di level nasional kemudian Eropa. Tiga dekade kemudian, Maradona kembali ke Naples. Ia tidak menuju ke stadion San Paolo namun ke bangunan seberangnya yakni gedung opera. Disini sebuah pertunjukan digelar untuk memperingati kisah sukses klub itu. “Saya kerasan, saya selalu merasa seperti di rumah sendiri,” ujar Maradona di depan 1.300 penonton yang memadati gedung pertuunjukan San Carlo. Tak lupa ia menggunakan olok-oloknya untuk mempertegas kehebatan dirinya dibandingkan legenda Brazil Pele. “Banyak yang mengeluhkan harga tiket yang harganya 300 euro. Kami sengaja menjual dengan harga itu karena bila Pele menggelar acara mereka menjual tiketnya 200 euro. Dan oleh karena itu dia selalu nomor dua,” katanya merujuk legenda sepak bola Brazil itu. Tak lupa ia berpesan anak-anak muda untuk merancang kehidupannya lebih baik lagi. Itu diucapkan setelah dia mengenang ibunya. “Saya berharap ibu saya bisa menyaksikan saya sekarang,” ujar Maradona ditemani putranya Diego. “Saya mengingatkan pada anak-anak untuk jangan sekali-kali tergoda obat-obat terlarang. Apalagi menggunakan senjata,” tambah Maradona yang pernah tersangkut kasus pada dua hal itu. Pemilik julukan Gol Tangan Tuhan itu meninggalkan Napoli pada 1992 setelah terbukti positif menggunakan kokain. Mantan penyerang timnas Argentina itu mengantarkan Napoli untuk pertama kali juara Serie A pada 1987 dan mengulangi tiga tahun kemudian. Melengkapi sukses klub dari selatan itu, Maradona juga menyumbang gelar Piala Italia 1987 dan Piala UEFA 1989, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

MBP/ap

Legenda sepak bola Argentina Diego Maradona.

28 30 Januari - 5 Februari 2017


Memahami Pertandingan GELAR grand slam menjadi dambaan setiap petenis dunia. Itu tidak berarti gelar-gelar lain menjadi tanpa makna. Di mata Monica Puig, gelar yang lain menjadi pendorong bagi setiap petenis dalam mencapai permainan terbaik di level grand slam. Sebagai juara Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Puig berhak atas medali emas. Medali itu dibawa kemana saja ia pergi setelah dia memenangkan final tunggal putri Agustus tahun lalu. “Medali itu aman disimpan di rumah saya sekarang ini,” jelas petenis berusia 23 tahun itu saat melakoni grand slam Australia Terbuka. Ia mengakui medali itu membuat dirinya menjadi hebat. Ia dielu-elukan ribuan warga yang berjajar di pinggir jalan kota San Juan, saat dilakukan perarakan pahlawan Olimpiade sepulang dari Brazil. Sayangnya hanya berselang tiga pekan kemudian, penampilannya tidak membaik, malah sebaliknya. Ia langsung tersingkir di putaran pertama grand slam AS Terbuka. Kegagalan itu berlanjut di sejumlah turnamen berikutnya termasuk di Brisbane International awal Januari ini. “Saya tidak ingin memanjakan perasaan saya dengan memandangi medali itu dan merasa berutang karenanya. Jadi bila saya membutuhkan dukungan atau semangat, saya memandangi medali itu dan meyakini bahwa ini bukan mimpi tapi kenyataan,” jelasnya. Faktanya memang demikian. Dia harus berjuang habishabisan dengan harus menyingkirkan juara Prancis Terbuka Garbine Muguruza, melewati hadangan juara dua kali Wimbledon Petra Kvitova dan akhirnya menjungkalkan petenis nomor satu dunia Angelique Kerber di final di Rio itu. Sukses ini menjadikannya sebagai petenis non unggulan pertama yang berhasil meraih medali emas Olimpiade. Ia juga tercatat sebagai atlet pertama Puerto Riko yang berhasil meraih medali emas. Puig mengakui bahwa kemampuan terbaik itu akan datang bila waktunya tiba. Jadi diperlukan pengetahuan untuk memahami pertandingan per pertandingan dan melalui dengan penuh kerja keras. “Saya tidak tahu bagaimana mempertahankan kesuksesan (di Olimpiade). Karena kesuksesan itu datang saat saya tidak siap untuk menerimanya. Peristiwa itu hanya sekejab saja,” tambah yang baru sekali meraih gelar WTA. “Yang jelas, di sana terdapat kelelahan (fisik) dan lebih banyak lagi kelelahan mental. Inilah yang harus saya hadapi pertama kali dan saya harus bersabar menjalaninya,” ucapnya seperti dilaporkan Associated Press. Tentang Olimpiade Tokyo 2020, ia ingin menjadi petenis putri pertama yang berhasil mempertahankan gelar Olimpiade. ‘Andy Murray berhasil melakukannya,” katanya merujuk pada petenis Inggris yang memenangi medali emas di Olimpiade London 2012 dan Rio 2016. “Jika dia mampu, berarti saya juga bisa melakukan hal serupa,” lanjutnya. Yang ia perlu lakukan adalah dengan meningkatkan level kemampuan di setiap turnamen yang diikuti. Ia perlu memenangkan sejumlah turnamen dalam beberapa tahun ke depan sebelum meraih tiket ke event empat tahunan itu. MBP/ap

l Yudi Winanto

Petenis Puerto Rico Monica Puig. 30 Januari - 5 Februari 2017

29


OLAHRAGA

MBP/wan

Pemain Bali United berlatih menjelang bergulirnya kompetisi Torabika Soccer Championship tahun lalu.

Sepak Bola Nasional

Berburu Pemain Jelang ISL KLUB-klub Indonesia Super League (ISL) tengah sibuk berbenah menjelang digulirkannya kompetisi pada Maret mendatang. Hasil yang dicapai pada turnamen Torabica Soccer Championsip (TSC) 2016 menjadi patokan manajemen tim dalam melepas pemain lama dan merekrut tenaga baru. Hal yang sama juga terjadi di sektor pelatih. Ke-18 klub ISL terlibat dalam bursa pemain dan pelatih. Tidak ada klub yang tidak membeli pemain baru, termasuk tim-tim kecil atau papan bawah. Misi mereka hanya satu, berprestasi lebih baik dibandingkan di ISC. Kalau tidak, ancaman degradasi ke divisi utama berada di depan mata. Kalau sampai turun kelas, jelas akan sulit menarik sponsor pada kompetisi berikutnya. Nama klub dan daerah juga dipertaruhkan. Bali United termasuk yang gencar berburu pemain baru menyusul hasil kurang menggembirakan di TSC. Manajemen Bali United mengontrak sejumlah pemain anyar, empat di antaranya berasal dari klub sesama ISL. Mereka adalah Dias Angga Putra, Yandi Sofyan Munawar, M. Taufik (Persib Bandung), Anak Agung Ngurah Wahyu Trisnajaya (Sriwijaya FC) plus Irfan Bachdim yang sebelumnya bermain di Jepang. Khusus Ngurah Wahyu nasibnya masih terganjal karena kepindahannya dipersoalkan oleh klub lamanya. Sebelumnya Bali United melepas 12 pemain yang dinilai tidak memberikan kontribusi positif buat tim. Dari nama-nama anyar di atas, Irfan Bachdim merupakan rekrutan termahal. Penyerang tim nasional Indonesia yang

30 30 Januari - 5 Februari 2017

gagal tampil di Piala AFF 2016 karena cedera engkel ini, disebut-sebut dikontrak Rp 1,66 miliar selama semusim. Daya tarik pemain keturunan Belanda ini memang luar biasa. Sejak bergabung dalam latihan, Gelora Tri Sakti, Legian, Kuta, selalu dijejali penonton yang datang dari seluruh penjuru Bali. Pemain lainnya juga bergairah dan tertantang untuk bermain bersama Irfan. Ini merupakan sinyal positif buat Bali United dalam mengarungi kompetisi ISL nanti. Meski begitu, pelatih Indra Sjafri berjanji tidak mengistimewakan Irfan. Menurutnya, mantan pemain Persema Malang ini memang penting, namun pemain lainnya termasuk tiga mantan skuad Bali United U-23 juga sangat dibutuhkan oleh tim. Dengan kata lain, seluruh pemain diharapkan memberikan kontribusi maksimal agar Bali United disegani lawan. Paling tidak mampu mengangkat tim dari posisi ke-12 di TSC pada ISL. Bali United kini memiliki 27 pemain, kombinasi senior dan muda. Sepuluh pemain berusia 22 tahun ke bawah di antaranya tiga mantan skuad Bali United U-23. Dari jumlah ini hanya ada satu pemain asing, yaitu Ahn Byung Keon dari Korea Selatan. Ini artinya Bali United masih kekurangan dua pemain impor dari luar Asia karena PSSI membolehkan setiap klub memiliki tiga legiun asing. Pemain asing inilah yang masih diburu manajemen tim Serdadu Tridatu di bawah CEO Yabes Tanuri. l Mawa


STE di Bogor

Kirim Tiga Petinju, Dulang Dua Emas BALI hanya menerjunkan tiga petinju pada ajang Sarung Tinju Emas (STE) di Gedung Kesenian Pemkab Bogor, Jabar, 10-15 Januari lalu. Mereka adalah Cornelis Kwangu Langu di kelas terbang (52 kg), Gregorius Gheda Dende (ringan/60 kg) dan Valentinus Nahak (layang/49 kg). Hasilnya, Gregorius dan Cornelis mendulang medali emas, sedangkan Valentinus membawa pulang perak. Gregorius yang selama ini mentok pada perolehan perak dan perunggu di ajang nasional, di final menaklukkan Topaz Siregar (DKI) dengan skor 3-0 dalam pertarungan tiga ronde. ‘’Saya bersyukur, ini emas pertama saya pada event level nasional,’’ terang petinju kelahiran Sumba Barat Daya, NTT, 7 April 1993, ini. Sebenarnya, peraih perunggu di ajang PON Jabar 2016 itu ingin duel kembali di atas ring meladeni juara dan peringkat kedua PON, Gresty Alfons (Jabar) dan Farhan Papenda (Papua Barat), tetapi keduanya absen. Padahal persiapannya petinju yang akrab disapa Goris ini sangat matang, karena usai PON langsung fokus menghadapi STE. Goris menatap ajang berikutnya dengan target meningkatkan prestasi. Karenanya, ia siap digembleng duet pelatih Gusti Made Adi Swandana dan Julianus Leo Bunga. ‘’Saya harus meningkatkan teknik, kecepatan dan akurasi pukulan. Masih banyak yang harus dibenahi pada diri saya,’’ ujarnya. Cornelis adalah peraih perak PON di kelas layang. Oleh

karena di kelas ini sudah ada Valentinus, Cornelis akhirnya naik kelas ke terbang. Di laga pamungkas, Cornelis menundukkan petinju tuan rumah Bogor, Petrus. Sementara petinju Jabar peraih emas PON, Ferdinand Kasse, tidak turun. Penyabet emas pada SEA Games 2015 di Singapura dan perak di ajang PON itu menginginkan seleksi ulang guna masuk skuad timnas SEA Games 2017 di Malaysia. Kenyataannya dirinya langsung masuk timnas tanpa seleksi. Ia kini bersiap menghadapi hajatan multievent dua tahunan se-Asia Tenggara tersebut di kelas layang. Dua pesaingnya adalah petinju tuan rumah M. Fuad dan Rogen Ladon (Filipina). Cornelis berobsesi berlaga pada Asian Games (AG) 2018 di Indonesia setelah hanya masuk delapan besar pada AG di Korsel dan Pra-Olimpiade di Tiongkok. Langkah petinju kelahiran Waingapu, Sumba Timur, NTT, 3 Agustus 1990 ini di kedua ajang tersebut dihentikan Hasan Roy dari Uzbekistan. Sementara Valentinus Nahak hanya meraih perak usai ditaklukkan Alvin Teleng (Bekasi). Pada ronde pertama terjadi benturan yang membuat Valentinus mengalami robek di atas alisnya. Akhirnya pertandingan dihentikan dan Valentinus dinyatakan kalah. ‘’Pukulan saya banyak masuk, tetapi tetap dianggap kalah,’’ keluhnya. Daniel Fajry

MBP/nel

Cornelis Kwangu Langu, Gregorius Gheda Dende dan Valentinus Nahak. 30 Januari - 5 Februari 2017

31


PENDIDIKAN

Pastikan Tak Ada Pungli di Sekolah

J

ajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng memastikan tidak ada praktik segala macam pungutan liar (pungli) di lingkungan sekolah. Pencegahan sejak awal sudah dilakukan melibatkan Tim Monitoring Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), Inspektorat Daerah, Bagian Hukum, hingga Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja. Kepala sekolah (kasek) yang mengelola dana BOS dingatkan mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan pemerintah. Jika ini tidak dilanggar, maka kasek dengan sendirinya akan terhindar dari permasalahan hukum di kemudian hari. Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa mengatakan,

Gede Suyasa

32 30 Januari - 5 Februari 2017

MBP/dok

pencegahan agar para kasek tidak tersangkut hukum pada saat mengelola dana BOS atau dana pemeirntah lainnya dilakukan sejak pertengahan 2016 lalu. Saat itu, Disdikpora sudah mengeluarkan surat edaran (SE) kepada semua sekolah di Bali Utara. SE tersebut berisi sekitar 16 poin penting agar kasek tidak mencoba-coba melakukan pungutan kepada siswa. Selain SE, Disdikpora juga bekerjasama dengan Inspektorat Daerah dan Bagian Hukum. Bahkan, Kejari dilibatkan untuk memberikan pencerahan dan wawasan kepada para kasek dalam mengelola dana bantuan pemerintah dengan mengikuti mekenisme yang ada. Upaya ini ditempuh agar para kasek atau warga sekolah lain tidak sampai terseret kasus hukum akibat tidak dipahaminya regulasi atau juknis yang mengatur pemanfaatan dana BOS atau dana-dana lain. “Dengan upaya itu, kami harapkan para kepala sekolah mengikuti aturan main yang ada sehingga tidak sampai terjerat kasus hukum dalam mengelola keuangan sekolah,” katanya. Di sisi lain, Suyasa mengaku tahun ini pihaknya belum menerima juknis tentang pemanfaatan dana BOS. Diperkirakan, juknis baru diterbitkan dalam bulan ini. Menunggu juknis terbit, sekolah mulai Desember 2016 hingga memasuki Januari 2017 ini telah menyusun dokumen rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS). Sebelum dokumen itu disahkan, Disdikpora bersama manajer BOS dan tim monitoring melakukan eveluasi awal. Ini dilakukan untuk memastikan kegiatan termasuk item anggarannya mengacu pada regulasi. Apabila ada kegiatan dan item anggarannya tidak cocok, maka akan disesuaikan dengan mengikuti juknis. “Mungkin dalam eveluasi RKAS kita minta tim hukum Pemkab dan Inspektorat untuk bersama-sama melakukan eveluasi, sehingga begitu juknis turun RKAS di semua sekolah mulai kegiatan dan pengaturan item anggarannya sudah sesuai dengan juknis sehingga tinggal dijalankan. Nanti begitu sekolah melaksanakan program, tim per tiga bulan akan melakukan eveluasi secara menyeluruh,” tegasnya. Tahun 2017 ini, Buleleng mendapat kucuran dana BOS sebesar Rp 53,195 miliar lebih. Jatah BOS itu direalisasikan dalam empat tahap yakni tahap pertama (periode Januari, Februari dan Maret) dibayarkan sebesar 20 persen. Tahap kedua (April, Mei dan Juni) direalisasikan sebesar 40 persen. Sedangkan, pencairan tahap ketiga sebesar 20 persen (Juli, Agustus dan September) dan tahap keempat (Oktober, November dan Desember) pencairannya sebesar 20 persen. Dana BOS ini dimanfaatkan untuk membiayai 13 item kegiatan dengan delapan standar yang harus dipenuhi. l Mudiarta


Anak Usia Dini Perlu Dibekali Pendidikan Bela Negara PAHAM radikal belakangan ini telah membayang-bayangi Indonesia. Pelajar sekolah yang notabene masih anak-anak tak luput menjadi target kelompok-kelompok yang bergabung dalam paham tersebut. Hal itu memicu lahirnya generasi muda yang mudah mengkafirkan kelompok berbeda. Supaya hal itu tidak terjadi, perlu ada langkah preventif. Salah satunya memberikan Pra Pendidikan Pendahuluan Bela Negara pada anak usia dini yang tergabung dalam PAUD maupun Taman Kanak-Kanak. Seperti halnya yang diselenggarakan Korem 163/Wirasatya bekerja sama dengan Resimen Mahasiswa Ugracena Bali di Wantilan Laksana Budaya RRI Singaraja, belum lama ini. Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa menjelaskan, ancaman terhadap bangsa saat ini salah satunya paham radikal yang semakin terlihat. Hal tersebut tidak ditunjukkan dengan mengirimkan pasukan maupun alusista secara langsung. Tetapi hanya menggunakan media sosial yang mampu masuk ke ruang-ruang publik atau privasi. Cara ini mampu menyasar generasi muda maupun anak-anak. Jika persoalan demikian dibiarkan, tentunya negara ini akan menjadi semakin genting. Oleh karenanya, perlu ada langkah-langkah preventif, salah

satunya memberikan Pra Pendidikan Pendahuluan Bela Negara pada anak usia dini. Dengan upaya itu akan terbangun generasi yang memiliki karakter disiplin, optimisme, kerja sama dan kepemimpinan. “Kita harus membangun rasa nasionalisme dan kebangsaan di generasi muda. Ini menjadi upaya konkret untuk menentukan sikap dalam konteks mempertahankan Pancasila dan keutuhan NKRI,” tegasnya. Pra pendidikan itu, kata dia, juga sebagai salah satu upaya untuk mempersiapkan pemimpin di masa depan yang nantinya mampu membawa Bali jauh lebih baik, Terlebih, status Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia. “Bali ini harus dibuat luar biasa. Untuk itu, siapkan calon pemimpin sejak dini,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Ikatan Guru TK Indonesia Kabupaten Buleleng Desak Putu Sri Yulistyawati mengatakan, kesadaran bela negara menjadi hal yang sangat dibutuhkan saat ini. Hal itu sebagai salah satu upaya untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara. l Sosiawan

MBP/ist

Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa saat menghadiri acara Pra Pendidikan Pendahuluan Bela Negara pada anak usia dini yang tergabung dalam PAUD maupun Taman Kanak-Kanak di Wantilan Laksana Budaya RRI Singaraja, belum lama ini. 30 Januari - 5 Februari 2017

33


A KT I V I TA S

Pengobatan Alternatif dengan Deteksi Aura PENGOBATAN alternatif Sia Kok Siang telah terkenal di beberapa kalangan. Pengobatan dengan mendeteksi aura pasien tersebut telah menyembuhkan ribuan pasien mulai dari masyarakat menengah ke bawah, pemuka agama hingga pejabat tinggi sekalipun. Sia Kok Siang menuturkan, keinginan membantu masyarakatlah yang mendorongnya untuk menunjukkan diri bahwa ia mampu mengobati pasiennya dengam instan. Hanya dengan mendeteksi aura pasien lalu membuang aura buruk tersebut dengan tangan kanannya, menjadi andalan pengobatannya. Made Nuriasih, salah satu pasien yang sedang berobat saat itu menuturkan, sebelumnya ia tidak bisa bangun dari tempat tidur lantaran bagian pinggul ke bawah mengalami sakit yang luar biasa. “Pinggul ke bawah sakit luar biasa, seperti bengkak tapi tidak bengkak, ngesot saya jalan,” ujarnya. Atas saran dari keluarga, ia berobat ke Sia Kok Siang. Ajaib, dengan instan dikatakan sakitnya hilang dan ia pun mampu berjalan seperti biasa. Lain lagi dengan Nyoman Suwitri. Penjual canang ini mengeluh nyeri pada bagian punggung, pinggang dan perut. “Di perut ini rasanya seperti ada bayi,” akunya. Berbagai macam pengobatan telah dilakukan, baik medis maupun non medis, dan banyak biaya telah dikeluarkannya. Atas informasi dari mulut ke mulut, ia mengenal Sia Kok Siang. Setelah beberapa kali berobat, ia mulai merasakan sakitnya menghilang. Ia pun dapat menggerakkan tubuhnya seperti sedia

kala. Masyarakat yang ingin berobat ke Sia Kok Siang dapat menghubungi nomor 081805316186 untuk membuat janji terlebih dahulu. (bns)

Sia Kok Siang (tengah) bersama pasiennya, Ni Made Nuriasih, dan suami saat berobat di teras rumah Sia Kok Siang.

ALUMNI SMA 2 DENPASAR - Alumni 80 SMAN 2 Denpasar kembali menggelar acara bakti sosial (baksos) ke sekolahsekolah. Setelah sempat menggelar baksos di salah satu SD di Karangasem pada peringatan tahun emas SMAN 2 Denpasar Agustus 2015, tahun ini alumni menggelar kegiatan serupa di SDN 1 Pengiangan dan SMPN SATAP 1 Susut. Selain memberikan ratusan paket buku dan baju bekas pakai kepada siswa, para alumni juga menyerahkan puluhan paket sembako kepada lansia yang kurang mampu yang ada di wilayah Desa Pengiangan.

MBP/ist

MBP/ist

34 30 Januari - 5 Februari 2017

TRISMA - Selasa (17/1), SMAN 3 Denpasar alias Trisma menggelar perayaan puncak HUT ke-40. Puncak HUT akan diisi persembahyangan bersama dan launching buku Trisma serta atraksi seni siswa. Serangkaian HUT sejak sebulan lalu, kampus Trisma sudah dipadati dengan berbagai avent yang melibatkan siswa Trisma dan siswa SMP se-Bali. Senin (16/1) , diisi dengan etape terakhir “Jelajah Sepeda Pesisir Bali” bersepeda dari Serangan ke Trisma.


30 Januari - 5 Februari 2017

35


STABILITAS

R

Jangan Toleran terhadap Intoleransi

adikalisme kini jadi model. Tak hanya di Indonesia. Di banyak negara juga terjadi. Di negara maju sekalipun. ISIS disebut pihak yang menginspirasi. Gerakan melawan radikalisme harus digelorakan. Termasuk di Indonesia. Kuncinya penegakan hukum harus tegas. Harus ada sikap yang tidak toleran terhadap intoleransi. Kalau tidak negara akan dipermainkan. Sebab radikalisme akan merusak sendi-sendi negara dan kerukunan. Sikap radikalisme akan menumbuhkan sikap intoleransi. Akan tumbuh sikap menang sendiri, benar sendiri dan merasa besar sendiri. Untuk melawan hal tersebut, pemerintah telah mewacanakan membentuk Dewan Kerukunan Nasional. Hal yang selama ini melulu diselesaikan dalam koridor hukum positif, akan dicarikan jalan tengah secara adat. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, Dewan Kerukunan Nasional itu perlu karena Indonesia memiliki sejarah, dan setiap suku bangsa di Indonesia selalu menyelesaikan masalah terlebih dahulu dengan cara musyawarah mufakat. Wiranto mengatakan lembaga-lembaga adat yang ada di seluruh negeri ini memiliki benang merah yakni menyelesaikan konflik dengan cara-cara musyawarah mufakat, dengan cara damai, bukan dengan cara-cara konflik. “Karena kita mengadopsi undang-undang dari Eropa maka kalau ada masalah, kasus yang ada di masyarakat maka kita larikan ke proses peradilan, proses projustisia,” kata Wiranto. Menkopolhukam berharap dengan dibentuk Dewan Kerukunan Nasional, jika ada konflik di masyarakat proses yang diinginkan adalah akan diselesaikan dengan

36

30 Januari - 5 Februari 2017

cara-cara nonprojustisia, bukan dengan cara konflik di peradilan. “Yang berlaku sekarang ini yang masuk dulu adalah Komnas HAM, karena Komnas HAM memiliki peran menyelidiki permasalahan, menyelidiki kasus untuk dibawa ke peradilan,” kata Wiranto. Menkopolhukam menilai semua kasus di Indonesia didorong masuk proses peradilan, sehingga tidak sesuai dengan budaya Indonesia sehingga perlu dibentuk adanya Dewan Kerukunan Nasional. “Katakanlah sebagai bagian dari usaha mengganti posisi Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi dululah. KKR tidak disetujui oleh Mahkamah Konstitusi,” kata Wiranto lagi. Namun Menkopolhukam menyebutkan hal itu untuk menghidupkan kembali KKR, tetapi lebih menghidupkan falsafah bangsa Indonesia yang menyelasaikan masalah dengan cara musyawarah mufakat. Senada disampaikan IGK Manila. Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini menerangkan, bahwa Indonesia saat menghadapi ancaman. Ada upaya merusak sendi-sendi yang selama ini membuat negara itu kokoh. Republik ini tengah menghadapi “perang” tanpa senjata yang disebut perang dunia maya (cyber war). Menurutnya, perang tak lagi sejata melawan senjata, namun musuh akan menghancurkan Indonesia dengan model dan taktik yang tidak mengunakan sejata, namun dengan model lain salah satunya perang cyber. “Bayangkan rupiah kita bisa dipermaikan, padahal tanpa gencatan senjata. Pe-

nistaan agama. Negara lain bisa menyetop itu (cyber war), kenapa kita tidak bisa? Ini karena kebiasaan membaca di Indonesia 0,00 persen, tapi kepemilikan handphone nomor 4 di dunia. Banyangkan kita punya IT, tapi tidak dibarengin dengan budaya membaca, sehingga mudah dibohongi,” terangnya. Dikatakan, melalui perang cyber, masyarakat Indonesia tidak bisa membedakan antara benar dan salah. Kondisi ini telah menyerang kemana-mana hingga menggoyang kebhinekaan dengan isu-isu rasis. “Kita Bhineka Tunggal Ika, jangan coba-coba menseragamkan, kita harus jaga dan dirawat, sehingga menjadi negara kesatuan NKRI,” ucapnya. Tokoh Bali ini berharap segara ada payung hukum tetang undang-undang nonmiliter, sehingga serangan itu dapat diatasi. Sebab, Indonesia tidak boleh lagi kehilangan sejengkal tanah. “Kita sudah kehilangan dua pulau tanpa peluru. Masyarakat tidak tahu dan tidak merasakan kalau kita diadu domba, sepuluh tahun lagi bayangkan yang terjadi dengan adanya perang ini,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, IGK Manila juga berpesan untuk menjaga keutuhan NKRI dengan menjaga kemajemukan, karena setiap daerah memiliki kekhasan sendiri. “Kenapa Bung Karno melarang bangunan tinggi di Bali, karena dia tidak ingin keutuhan dan keaslian Bali hilang begitu saja. Bali jangan menjadi Hawai, jadi jangan samakan dengan daerah lain,” pungkasnya. l Hardianto/Parwata


TNI Siap Hadapi Ormas Bertentangan dengan Pancasila BERBAGAI kisruh yang mengarah perpecahan bangsa belakangan ini, mendapat atensi khusus Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Panglima menegaskan siap menghadapi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang bertentangan dengan Pancasila dan intoleran. “Seluruh peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI bertekad mendukung pemerintah yang sah yang dipilih secara konstitusi dalam demokrasi dan menjaga situasi yang kondusif. TNI berkomitmen untuk mendukung program pemerintah,” kata Panglima TNI di sela-sela Rapim TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (17/1). TNI juga berkomitmen dan sepakat untuk menghadapi ormas yang bertentangan dengan Pancasila. Menurut dia, beberapa kementerian telah memberikan petunjuk dan arahan mengenai hal itu dalam Rapim TNI. Ia mengatakan, ormas yang gerakannya menentang Pancasila tentunya sudah keluar dari semangat dan cita-cita reformasi dan revolusi mental yang digaungkan pemerintah. “Dalam reformasi pemerintahan Jokowi, kalau ada ormas yang bertentangan Pancasila, tujuan akhir pasti mengubah Pancasila,” ujar Panglima. Mantan Kepala Staf TNI Angkata Darat (KSAD) ini menilai, dalam gejolak yang terjadi belakangan utamanya dalam perang opini di media sosial, sedikit banyak juga sudah mengubah mindset masyarakat Indonesia. “Masyarakat Indonesia pelanpelan mindset-nya sudah berubah. Padahal, budaya Indonesia berbudaya santun dan tertib. TNI dan Polri harus solid dalam menjaga kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya. Panglima TNI mengaku sudah memerintahkan seluruh Pangdam di seluruh Indonesia untuk membantu kepolisian guna mengatasi ormas yang bertentangan dengan Pancasila. “Pangdam dan kepolisian bekerja sama dalam mendukung semuanya. TNI membantu Polri, membantunya dengan cara TNI baik dari intelijen, pasukan, teritorial dan lain-lain,” ujarnya. Terkait apakah yang dimaksud Panglima TNI adalah ormas FPI, Panglima TNI tidak menepisnya. Namun, pihaknya masih mendalami ormas yang menentang ideologi Pancasila tersebut. “Organisasinya ada, tidak kita sebutkan, masih didalami,” ucapnya. l Kmb

30 Januari - 5 Februari 2017

37


PARIWISATA

L

Bebas Visa Tak Berbuah Manis

ahirnya Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 secara resmi memberikan 169 negara bebas dari kewajiban memiliki Visa Kunjungan untuk keperluan wisata ke Indonesia. Kebijakan ini mengamini wisatawan untuk tinggal selama 30 hari dan tidak dapat diperpanjang. Pemerintah Indonesia menaruh harapan besar bebas visa mampu mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan asing ke Indonesia salah satunya Pulau Dewata Bali. Sayangnya kebijakan ini tidak berbuah manis. Sebab, dari ratusan negara yang menikmati, menurutnya yang efektif terhadap program BVK yaitu sekitar 50-60 persennya. Negara-negara lain seperti Afrika menurutnya jumlah tamunya tidak ada kenaikan ataupun penambahan. “Jadi saya pikir itu yang harus dievaluasi. Saya tidak setuju bebas visa dicabut tapi setuju dievaluasi dan dicabut negara-negara mana yang tidak memberikan kontribusi pada kita,” kata Ketua Umum Asita (Association of Indonesian Tours and Travel Agencies) Pusat, H. Asnawi Bahar, S.E., M.Si. Sejauh ini ia melihat negara yang menunjukkan peningkatan wisman cukup tajam yaitu Timur Tengah, India, Cina. Sedangkan Australia memang pasar tradisional Indonesia mengalami penurunan. Selain Australia, pasar tradisional Indonesia adalah Asean, Eropa. “Sekarang Cina naik jadi nomor 2, dulu Australia nomor 2, Asean nomor 1, tapi sekarang Asean tidak ada pertumbuhanan malah turun, Australia nomor 3,” bebernya. Asita meminta kepada pemerintah agar program bebas visa dievaluasi. Evaluasi yang dimaksud adalah wisatawan asal negara mana yang tidak meningkat jumlah wisatawannya, itulah yang dievaluasi. “Kalau jumlah wisatawannya naik, bukan dievaluasi, tapi bagaimana kinerja diperbaiki, pengawasan dilakukan sehingga maksud kita ini bisa berjalan dengan baik,” terangnya. Mengingat target kunjungan wisman 15 juta tahun 2017, maka perlu dibangun

38 30 Januari - 5 Februari 2017

pasar-pasar baru, karena pekerjaan mendatangkan wisman 15 juta menurutnya tidak mudah. Selain itu, pengawasan terhadap program bebas visa masih lemah, sehingga harus dimaksimalkan. Jika sektor tersebut tidak bekerja maksimal, maka bebas visa akan menjadi persoalan-persoalan yang terus menerus. “Sebab itu pengawasan harus ditingkatkan karena ini domainnya imigrasi maka imigrasi harus siap mendukung program ini,” tegasnya. Wisman yang masuk ke Indonesia, masuk menggunakan biro perjalanan ilegal. Mereka menggunakan biro-biro, entah dari mana, mungkin juga asing, tanpa mentaati aturan yang ada di dalam negeri. Seharusnya biro perjalanan yang datang dari luar negeri ketika masuk ke Indonesia harus bekerjasama dengan biro perjalanan lokal, karena ketika biro perjalanan Indonesia membawa tamu ke luar negeri, diharuskan menggunakan minimal guide lokal. “Kami tidak bisa leluasa membawa tamu ke negara orang dan kami ditangkap, sedangkan di negara kita, mereka itu tidak ditangkap, mereka leluasa, dan yang terjadi ketika tamunya tidak kembali, tidak masalah dan tidak terkontrol,” katanya. Beda halnya jika biro perjalanan Indonesia yang membawa. “Kurang 1-2 saja sudah ribut, inilah sekarang makanya terjadi banyak masalah, diakibatkan oleh bebas visa, karena memang harapan kami untuk tidak membolehkan wisman yang menggunakan biro perjalanan illegal atau asing masuk ke Indonesia tanpa berkoordinasi dengan kami,” bebernya. Karena itu, imigrasi memang harus mempersiapkan aparatnya, peralatannya, teknologinya dan bekerja maksimal. “Kalau tidak, bebas visa ini akan tetap mendatangkan masalah-masalah baru,” tandasnya. Seperti diketahui, Bebas Visa Kunjungan Wisata diberikan, selama warga dari puluhan negara bebas visa keluar dan masuk dari tempat Pemeriksaan Imigrasi yang telah ditentukan. Di antaranya, Bandar Udara Soekarno Hatta -Tangerang, Ngurah Rai Bali, Kuala Namu - Medan, Juanda - Sura-

baya, Hang Nadim- Batam serta Pelabuhan Laut Sri Bintan, Sekupang, Batam Center dan Tanjung Uban di Kepulauan Riau. Negara yang mendapat fasilitas tersebut adalah Afrika Selatan, Albania, Aljazair, Amerika Serikat, Andorra, Angola, Antigua dan Barbuda, Arab Saudi, Argentina, Armenia, Australia, Austria, Azerbaijan, Bahama, Bahrain, Bangladesh, Barbados, Belanda, Belarusia, Belgia, Belize, Benin, Bhutan, Bolivia, Bosnia dan Herzegovina, Botswana, Brazil, Brunei Darussalam, Bulgaria, Burkina Faso, Burundi, Ceko, Chad, Chili, Denmark, Dominika,Ekuador, El Salvador, Estonia, Fiji, Filipina, Finlandia, Gabon, Gambia, Georgia, Ghana, Grenada, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Hongaria, Hongkong, India, Inggris, Irlandia, Islandia, Italia, Jamaika, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Kazakhstan, Kenya, Kepulauan Marshall, Kepulauan Solomon, Kiribati, Komoro, Korea Selatan, Kosta Rika, Kroasia, Kuba, Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Latvia, Lebanon, Lesotho, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Macao, Madagaskar, Makedonia, Maladewa, Malawi, Malaysia, Mali, Malta, Maroko, Mauritania, Mauritius, Meksiko, Mesir, Moldova, Monako, Mongolia, Mozambik, Myanmar, Namibia, Nauru, Nepal, Nikaragua, Norwegia, Oman, Palau, Palestina, Panama, Pantai Gading, Papua Nugini, Paraguay, Perancis, Peru, Polandia, Portugal, Puerto Rico, Qatar, Republik Dominika, Romania, Rusia, Rwanda, Saint Kitts dan Navis, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadis, Samoa, San Marino, Sao Tome dan Principe, Selandia Baru, Senegal, Serbia, Seychelles, Singapura, Siprus, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sri Lanka, Suriname, Swaziland, Swedia, Swiss, Taiwan, Tajikistan, Tahta Suci Vatikan, Tanjung Verde, Tanzania, Thailand, Timor Leste, Togo, Tonga, Trinidad dan Tobago, Tunisia, Turki, Turkmenistan, Tuvalu, Uganda, Ukraina, Uni Emirat Arab, Uruguay, Tiongkok, Uzbekistan, Vanuatu, Venezuela, Vietnam, Yordania, Yunani, Zambia, Zimbabwe. l Citta Maya


Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi salah satu pintu kedatangan bagi wisatawan yang mendapat fasilitas bebas visa.

30 Januari - 5 Februari 2017

39


KETENAGAKERJAAN

Dorong Ekonomi di Perdesaan

E

konomi Bali masih kurang seimbang. Tak hanya antara Bali Selatan dan Utara, juga ekonomi di perkotaan dan perdesaan. Padahal, pemerintah daerah Bali telah mengantisipasinya sejak 32 tahun lalu. Pembentukan Lembaga Perkreditan Desa (LPD),

I Nyoman Cendekiawan

40 30 Januari - 5 Februari 2017

MBP/dok

salah satunya. Sasarannya adalah membangkitkan ekonomi masyarakat desa dengan memberikan kemudahan dalam akses permodalan. LPD telah banyak memberi dorongan ekonomi di perdesaan. Berbagai program telah diluncurkan untuk mengangkat kesejahteraan krama adat. Di antaranya, tabungan upacara adat dan beasiswa. Kini di tengah semakin sedikitnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia usaha, telah pula disikapi LPD. Ketua Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS LPD) Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendekiawan, S.H., M.Si., berjanji untuk mendukung generasi muda Bali yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. “Kami siap memberikan permodalan kepada generasi muda yang ingin menciptakan lapangan pekerjaan. Yang jelas, lembaga tradisional ini kita kelola manajemennya secara profesional. Namun, karakteristik LPD harus tetap dijaga. Sehingga ke depannya LPD tetap kokoh, maju, dan berkembang. Hasilnya juga dapat dinikmati oleh masyarakat desa pakraman untuk pelestarian seni, adat, dan budaya Bali,� ujarnya. Ia menyatakan bahwa peran generasi muda dalam memajukan LPD sangatlah produktif. Selain sebagai karyawan, mereka juga sebagai nasabah. Atas dasar itu, LPD akan terus memberikan dorongan dan memberikan permodalam bagi generasi muda yang ingin menciptakan peluang kerja. Sebab kendala yang selama ini dihadapi generasi muda untuk buka usaha adalah permodalan. Cendekiawan menyatakan, memasuki 32 tahun, LPD telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bagi masyarakat desa pakraman di Bali. Tentu dukungan ini berkat sinergitas krama Bali, tokoh masyarakat, dan pemerintah beserta stakeholder dalam penguatan perekonomian desa pakraman. Sampai tahun ini, LPD yang tersebar di seluruh Bali mencapai 1.433 dengan jumlah karyawan 80 ribu lebih. Asetnya pun senilai Rp 15 triliun. “Oleh Karena itu, karakteristik LPD di Bali yang nyata-nyata membangun desa pakraman, terutama mengajegkan seni, adat, dan budaya harus didukung secara sinergi untuk mengembangkan dan menguatkan ekonomi pedesaan, utamanya mendukung generasi muda agar bisa menjadi entrepreneur di pedesaan,� ujarnya. BKS LPD yang merupakan wadah untuk meningkatkan kerja sama kinerja LPD seluruh Bali, dikatakannya, telah melakukan berbagai upaya sinergisitas, baik secara internal maupun secara eksternal. Bahkan, telah melakukan kerja sama secara IT agar LPD secara manajemen bisa mengikuti perkembangan modernisasi dan digital (LPD Mobile). Selain itu, wujud nyata yang telah dilakukan oleh LPD selama ini adalah dari laba LPD per tahun, 60% digunakan untuk cadangan modal, 20% digunakan untuk membangun desa pakraman, baik secara fisik maupun nonfisik, 10% digunakan untuk jasa produksi, 5% untuk dana sosial, dan 5% digunakan untuk dana pemberdayaan. l Winata


Perempuan Bali Sisihkan Laki-laki FENOMENA menarik terjadi di dunia ketenagakerjaan Bali sejak 2012. Selama lima tahun terakhir, tenaga kerja perempuan tercatat paling banyak terserap di pasar kerja. Artinya, perempuan yang menganggur jumlahnya lebih sedikit ketimbang laki-laki. ‘’Dari porsi pengangguran yang 100% katakan, karena perempuannya menurun, laki-lakinya yang naik. Ini sesuatu yang mungkin dalam berbagai diskusi mengenai pengangguran, ketenagakerjaan di Bali belum muncul sebagai topik permbicaraan. Tapi karena pergerakannya dalam lima tahun, maka sudah sangat layak dipandang sebagai fenomena,’’ ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Ir. Adi Nugroho, M.M.. Data BPS Bali, lanjut Adi Nugroho, kondisi terakhir perempuan menyumbang 62,4% serapan tenaga kerja. Sementara laki-laki hanya terserap 37,5%. Namun, butuh kajian yang lebih serius dan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti mengapa saat ini semakin banyak perempuan yang mampu menempatkan diri pada kompetisi perebutan lapangan kerja. Sedangkan tenaga kerja pria semakin tersisih. ‘’Itu yang sekali lagi perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam. Apakah ini terkait dengan budaya, migrasi atau mungkin juga ada perubahan sistem ekonomi, sehingga kompetisi di antara laki-laki berubah, kompetisi di antara perempuan juga berubah dan kompetisi di antara laki-laki dan perempuan sekarang lebih menguntungkan kaum perempuan. Semuanya perlu dibuat kajian untuk mendapatkan kesimpulan,’’ jelasnya. Secara umum, Adi mengatakan, angka pengangguran di Bali menurun dari 2,12% di bulan Februari 2016 menjadi 1,89% di bulan Agustus 2016. Begitu juga bila dibandingkan bulan Agustus 2015, ada penurunan dari 1,93% menjadi 1,89%. Kendati demikian, saat ini justru ada peningkatan jumlah pengangguran dari kelompok terdidik, khususnya lulusan diploma 1, 2, 3. Dari tahun 2015 sebanyak 7,26% naik menjadi 12,7% di tahun 2016. ‘’Ada statemen mestinya diploma itu tidak ada yang menganggur karena diploma pendidikan vokasi itu diarahkan untuk memenuhi kebutuhan lapangan kerja. Barangkali iya, tapi faktanya kami menemukan orang yang tidak bekerja dan pendidikannya diploma. Kalau boleh mengira-ngira, barangkali mereka bukan diploma yang baru lulus tetapi ada hal lain yang dalam memperebutkan lapangan kerja, ada kompetisi di sana,’’ paparnya. Adi menjelaskan, data statistik memang tidak sampai pada penjelasan demikian. Namun, pihaknya menduga lulusan diploma yang banyak menganggur sebetulnya mampu berkompetisi di pasar kerja. Tapi setelah berada di tempat kerja, mereka gagal untuk berkompetisi lebih lanjut. ‘’Pada saat dia sudah berada di tempat kerja, kompetisi kan belum berhenti di sana. Ada kompetisi lagi memperebutkan kedudukan, memperebutkan kenaikan, dan sebagainya. Kita tahu pasti bahwa di setiap kompetisi ada yang berhasil dan ada yang tidak. Mungkin yang tercatat pada survei kami, pengangguran yang berpendidikan diploma ini adalah mereka yang gagal di sistem persaingan di dunia usaha itu,’’ terangnya. l Rindra

Adi Nugroho

MBP/dok

30 Januari - 5 Februari 2017

41


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

UNDIKSHA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja tak hanya berkomitmen untuk melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkualitas dan kompetitif dalam menghadapi persaingan global. Namun juga bertekad menjawab segala jenis persoalan di masyarakat, salah satunya melalui pengembangan Visi dan Misi. Hal ini telah dilakukan melalui Strategy Workshop, Selasa (17/1).

UNMAS - Para dekan, wakil dekan dan pejabat baru di lingkungan Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Rabu (18/1) dikumpulkan untuk diberikan pembekalan dalam rangka menuju perguruan tinggi swasta yang sehat, bermutu dan berbudaya. Pembekalan dibuka Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. dengan menghadirkan pembicara Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, Ketua Umum Aptisi Pusat Dr. Ir. M. Budi Djatmiko, M.Si., MEI., Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. dan Rektor Unmas Made Sukamerta.

MBP/ist

SUKARNO CENTER - Ketua Dewan Pembina The Sukarno Center Tampaksiring Bali yang juga Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme Sukmawati Sukarno Putri menegaskan bahwa dirinya tidak gentar atas ancaman Habib Rizieq, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) dan bahkan sangat siap menghadapi proses hukum di pengadilan atas laporan dirinya tentang pelecehan Pancasila dan Bung Karno yang diduga dilakukan Habib Rizieq.

MBP/ist

BPR - Seluruh direksi, PSP, staf dan karyawan/wati BPR Group Sri Partha Pusaka terdiri BPR ASHI, BPR Pusaka, BPR TISH, BPR ANTENK dan BPR Sri Partha, Sabtu (14/1), menggelar aksis/kegiatan sosial kemasyarakatan donor darah atau pengambilan darah bekerja sama dengan PMI Bali. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor BPR TISH, Jl. Raya Batubulan, Sukawati, Gianyar.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

42 30 Januari - 5 Februari 2017


MBP/ist

FP UNWAR - Fakultas Pertanian (FP) Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menambah dosen berkualifikasi doktor. Rabu (18/1) Ir. Yohanes Parindungan Situmeang, M.Si. meraih gelar doktor di Program Pascarsarjana Fakultas Pertanian Unud. Yohanes adalah doktor ke-138 di FP Unud dan ke-60 di Unwar. Dia sukses mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pemanfaatan Biochar dalam Meningkatkan Kualitas Tanah dan Hasil Tanaman Jagung di Lahan Kering”.

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Ada yang berbeda di Fakultas Ilmu Budaya Unud saat sidang terbuka promovendus Ida Bagus Nyoman Mantra, S.H., S.Pd, M.Pd (alumni Universitas Mahendradatta), yakni kehadiran sosok Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Kehadiran Senator Arya Wedakarna ini atas undangan Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. (Dekan FIB Unud) sekaligus menjadi saksi atas ujian terbuka promosi Doktor FIB dan pertama kali FIB menggunakan ruang Dr. Ir Soekarno sebagai tempat uji promosi doktor.

MBP/ist

UNDIKSHA - Malam puncak Dies Natalis ke-24 Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Senin (16/1), tak hanya dijadikan momentum untuk mempertunjukkan karya seni sejumlah unit kegiatan Mahasiswa (UKM). Tapi, sekaligus juga dijadikan ajang untuk launcing mahakarya berupa fragmentari “Ganesha Mahawira”. Garapan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar ini berhasil menghipnotis penonton.

MBP/ist

UNUD - Sebagai universitas negeri dan terbesar di Bali, Universitas Udayana (Unud) mempunyai berbagai prestasi gemilang, baik prestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Tidak hanya itu, sinergisitas dengan universitas ternama di luar negeri juga sudah dijalinnya. Baik dalam pertukaran mahasiswa, dosen pengajar dan staf maupun dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

30 Januari - 5 Februari 2017

43


PROPERTI

REI Bali Targetkan 4.000 Unit Rumah Bersubsidi 44 30 Januari - 5 Februari 2017


R

eal Estate Indonesia (REI) Provinsi Bali memprediksi sektor properti kian mengalami pertumbuhan di tahun 2017 ini. Untuk itu, di tahun ini pihaknya menargetkan sekitar 4.000 unit rumah bersubsidi di Pulau Dewata yang diperuntukkan bagi warga berpenghasilan rendah. “Tahun lalu kami tidak ada target. Namun tahun ini sudah ada yang melirik. Saat ini sudah kami coba ke Singaraja, Negara dan Karangasem dalam pembangunan rumah bersubsidi ini,” ujar Ketua REI Bali, Agung Ariawan, beberapa waktu lalu di Kantor Pelabuhan Benoa, Denpasar. Dikatakan, anggota REI saat ini suda mulai menyiapkan rumah bersubsidi di tiga kabupaten tersebut. Dimana, untuk di Negara pihaknya menyiapkan sekitar 1.000 unit, Singaraja lebih dari 2.000 unit dan Karangasem hampir 1.000 unit. “Kami berani menargetkan ini karena sudah ada pembebasan lahan, sudah muali berjalan dan dikerjakan,” tegasnya. Un-

tuk harga yang rumah bersubsidi tersebut, kata dia, ditentukan oleh pemerintah yang pada tahun 2016 Rp 133.500.000. Namun karena harga masih terbilang sangat kecil pihaknya mengajukan permohonan dan saat ini (2017) ditentukan Rp 141.700.000 per unit. Dikatakan, untuk ukuran rumah yang ditentukan yakni dengan tipe 21 dan luas tanah 60 meter persegi. Sedangkan, REI Bali rata-rata membuat rumah tipe 36 (hingga finishing) degan luas tanah 60 - 80 meter persegi. Pria yang juga sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Perumahan Kadin Bali ini mengatakan, hingga saat ini hanya di tiga kabupaten saja yang bisa dibangun rumah bersubsidi. Hal ini dikarenakan harga tanah di kabupaten/kota lainnya jauh lebih tinggi sehingga tidak memungkinkan untuk membangun rumah murah dengan tipe yang ditentukan tersebut. Menurutnya, untuk konsumen rumah murah tersebut sudah muali terlihat, seperti misalnya yang ada

di Singaraja dan Negara sudah laku sebagaian. Bahkan, untuk di Singaraja sudah hampir 700 unit yang diinginkan oleh masyarakat, padahal baru mulai menata. Lanjut dia, untuk di Denpasar, Badung di tahun 2017 ini trennya yang mengalami peningkatan terutama harga Rp 600 juta ke bawah. “Tahun 2016 lalu trennya masih di Badung Selatan. Nah untuk tahun ini kami harapkan lebih merata dan trennya lebih meningkat,” katanya. Dikatakan, mengingat daya beli masyarakat yang masih rendah, pihaknya akan terus melakukan inovasi. Inovasi yang dimaksud yakni dengan memperkecil luasan tanah sehingga mendapatkan hafga lebih murah. “Memang hal-hal seperti ini yang harus disiasati ketika berbicara kebutuhan. Apabila tidak dilakukan inovasi seperti ini tentunya sangat susah dalam memebuhi kebutuhan masyarakat kita yang berpenghasilan rendah,” katanya. l Asmara Putera

30 Januari - 5 Februari 2017

45


HIBURAN

Syuting di Thailand, Andy Lau Terluka A ktor Hongkong sekaligus penyanyi, Andy Lau, dirawat di rumah sakit setelah jatuh dari kuda saat syuting iklan di Thai-

land. “Terjadi kecelakaan saat saya syuting iklan di Thailand pada 17 Januari. Saya jatuh dari kuda dan mengoyak tulang panggul saya,” kata Lau dalam blognya. “Tim medis melakukan perawatan yang tepat untuk saya. Saya dalam keadaan baik. Jangan khawatir. Terima kasih atas doa Anda,” sambung dia. Belum ada tanggapan langsung dari salah satu perusahaan produksi Lau, Focus Films, untuk kondisi terbarunya setelah dia diterbangkan ke Hongkong, Rabu malam dan dibawa ke rumah sakit dengan tandu. Lau telah menjalani karier hampir 30 tahun sebagai penyanyi, aktor dan produser, dan secara luas dikenal sebagai salah satu dari “Four Heavenly Kings” dari Cantopop. Dia telah membintangi lebih dari 140 film dan baru-baru ini membintangi film sutradara asal Cina Zhang Yimou, “The Great Wall”, yang juga menampilkan bintang Hollywood Matt Damon, demikian Reuters. l kmb

46 30 Januari - 5 Februari 2017


Java Jazz Festival 2017 Targetkan 120.000 Pengunjung PRESIDEN DIREKTUR Java Production, Dewi Gonta, berharap gelaran musik jazz tahunan Java Jazz Festival tahun ini, yang akan berlangsung pada 3, 4 dan 5 Maret 2017, dapat mengundang sebanyak 120.000 pengunjung. “ U n t u k t a rg e t p e n g u n j u n g mengingat kapasitas venue cukup besar. Kalau tahun lalu traffic orang selama 3 hari 114.000, beberapa tahun terakhir kisaran kami di 110.000 sampai 115.000, kalau misalnya tahun ini bisa mencapai 120.000 buat kami sudah sangat baik sekali,” ujar Dewi, di Jakarta, belum lama ini. Dari data tren pengunjung asing yang semakin meningkat beberapa tahun terakhir, Dewi juga berharap gelaran festival jazz yang berumur 13 tahun itu dapat mengundang lebih banyak lagi pengunjung asing. Untuk itu, Dewi mengatakan telah selama tiga tahun terakhir menjalin kerja sama dengan media

MBP/ant/rtr

asing sehingga dapat mempromosikan acara tersebut di kurang lebih 30 negara. Meski demikian, menurut dia, jumlah pengunjung luar masih sangat jauh jika dibandingkan pengunjung dalam negeri. “Kalau ngomong 100 persen mungkin hanya 1 atau 2 persen dari luar, tapi angka itulah yang coba kami kembangkan supaya bisa mendatangkan pengunjung dari luar,” ujar Dewi. “Lebih mudah dari negara tetangga, tapi data kami mengatakan bahwa orang dari Eropa dan Amerika pun ada yang datang,” lanjut dia. Sebagai informasi, untuk memberikan data yang akurat, angka tersebut merupakan data pengunjung luar yang membeli tiket di website Java Jazz Festival. “Kalau mereka membeli tiket dari tiket boks lain kami tidak bisa mendata itu,” kata Dewi. l kmb

Dewi Gonta MBP/ant

30 Januari - 5 Februari 2017

47


TRADISI

’’Majurag Tipat’’ di Sekardadi

Pesertanya Harus Anak-anak, Memperebutkan Ratusan Ketupat

S

eratus lebih ketupat digantung di sebilah bambu. Peduluan menggelar ritual. Usai ritual, anak-anak kemudian memperebutkan ketupat dalam suasana

48 30 Januari - 5 Februari 2017

penuh kegembiraan. Tipat yang diperoleh kemudian dibawa pulang untuk disantap. Demikian suasana prosesi majurag tipat serangkaian upacara nangluk merana di Desa Pakraman

Sekardadi Bangli. Majurag tipat sebuah tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun di Desa Pakraman Sekardani. Biasanya tradisi ini digelar setiap sasih kanem.


Dalam tradisi ini tidak semua warga bisa ikut menjadi peserta. Yang boleh menjadi peserta majurag tipat hanyalah anak-anak. Dalam Bahasa Indonesia, majurag tipat berarti berebut ketupat. Ketupat yang diperebutkan dalam tradisi majurag tipat itu jenis ketupat nasi dengan jumlah mencapai ratusan biji. Sebagaimana yang tergambar dalam tradisi majurag tipat yang diselenggarakan di perempatan Desa Sekardadi baru-baru ini. Para peserta majurag tipat terlebih dahulu berbaris rapi di seberang tumpukan ketupat yang digantung dengan sebilah bambu. Sementara itu sejumlah peduluan desa setempat menggelar

ritual dengan sarana sejumlah banten. Setelah ritual selesai, prajuru dan pecalang kemudian memberi komando kepada peserta sebagai tanda dimulainya majurag tipat. Para peserta yang semula hanya berbaris seketika antusias berlari memperebutkan tumpukan ketupat yang ada di seberang jalan. Tidak ada batasan bagi peserta untuk mengambil ketupat dalam tradisi ini. Peserta boleh mengambil ketupat dengan jumlah sebanyak-banyaknya. Selain ketupat mereka juga bisa mengambil telur yang dibungkus ulatan tipat taluh di tengah tumpukan ketupat nasi tersebut. Bendesa Adat Sekardadi Nengah

Madria saat ditemui belum lama ini menjelaskan tradisi majurag tipat dilaksanakan sebagai bagian dari upacara nangluk merana yang rutin digelar setiap satu tahun sekali. Biasanya upacara nangluk merana dilaksanakan krama Desa Sekardadi setiap sasih kanem tepatnya saat rahinan tilem atau kajeng kliwon. Hanya saja, karena ada halangan untuk kali ini upacara nangluk merana digelar mundur setelah sasih kanem. “Saat sasih kanem masih ada halangan, salah satu warga ada yang memiliki anak kembar sehingga semua upacara yadnya tidak bisa dilaksanakan saat itu,” terangnya. Dikatakan Madria, upacara nangluk merana ini bertujuan untuk menetralisir segala pengaruh negatif yang terjadi pada lahan pertanian warga. Dia menyebutkan upacara nangluk merana yang digelar krama Desa Sekardadi kali ini termasuk tingkatan utamaning utama karena menggunakan sarana berupa satu ekor sapi dan babi. Dipaparkan Madria, adapun runtutan upacara nangluk merana ini dimulai dari membuat sesajen di mangkalan (perbatasan Desa Sekardadi dengan Desa Pengotan). Kemudian sebagian sesajen tersebut dipersembahkan dalam sebuah ritual yang di-puput oleh peduluan. Setelah ritual selesai, dilanjutkan kemudian dengan prosesi majurag tipat. “Lokasi pelaksanaannya ada dua. Pertama di mangkalan, kedua di perempatan desa,” ujarnya. Madria mengakui bahwa prosesi majurag tipat menjadi prosesi yang sangat ditunggu-tunggu oleh anakanak di desa setempat. Sesuai tradisi yang diwarisi selama ini, yang boleh mengikuti prosesi majurag tipat hanya anak-anak di desa pakraman setempat yang masih berusia sekitar 10 tahun. Jumlah ketupat yang diperebutkan totalnya mencapai seratus biji. “Satu krama pangayah mengeluarkan urunan 6 biji (1 kelan) tipat. Di sini total krama pangayah/pangarep ada 104. Jadi tipat yang diperebutkan tadi jumlahnya 104 x 6 biji,” terangnya. l Swasrina

Puluhan anak di Desa Sekardadi tampak berebut ketupat dalam prosesi majurag tipat. 30 Januari - 5 Februari 2017

49


A KT I V I TA S

MBP/ist

FISIPOL UNWAR - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unwar terus memberi bekal akademik bagi mahasiswanya. Senin (16/1) Fisipol Unwar mendatangkan dosen tamu Sekretaris dan Jubir KBRI Australia di Canberra, Ida Bagus Kade Bimantara. Kuliah tamu dibuka Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. soal “Diplomasi Politik Hubungan Luar Negeri Indonesia-Australia”. Acara juga dihadiri Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana, para dekan dan dosen Fisipol Unwar.

MBP/ist

UNUD - Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menggelar kuliah umum di Gedung Widya Sabha, Kampus Unud Jimbaran, Rabu (18/1). Kuliah umum dengan tema “Pembangunan Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi” ini menghadirkan pembicara dari anggota IV BPK RI Prof. Dr. Rizal Djalil. Kuliah umum ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta beserta jajarannya.

MBP/ist

MBP/ist

PELANTIKAN - Universitas Udayana (Unud) menggelar upacara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat eselon dan non eselon di lingkungan Unud di Gedung Widya Sabha, Jimbaran, Kamis (12/1) . Proses pelantikan ini diawali dengan Upacara Mejaya-jaya yang dilaksanakan di Pura Dalem Balembong di kawasan Rektorat Unud. Menurut Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD-KEMD, pelantikan 84 orang pejabat yang baru ini, sebagian besar merupakan rotasi.

50 30 Januari - 5 Februari 2017

UNMAR - PTS tertua di Bali, Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen) bersama Yayasan Mahendradatta serangkaian dengan Dies Natalis ke-54 Unmar, melaksanakan penandatanganan MoU dengan Universitas Udayana (Unud). Kerja sama ini adalah bagian dari bentuk kerja sama antara Unmar dan Unud khususnya dalam bidang pendidikan dosen ke jenjang Strata 3 (S-3). Demikian yang terekam saat acara di Kampus Unmar yang mana Dr. Putri Anggreni, S.E., M.Pd (Rektor Unmar) dan Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PDKEMD (Rektor Unud) melaksanakan penandatanganan MOU di hadapan pejabat yayasan dan pejabat fungsionaris Unmar.


170 |30 Januari - 5 Februari 2017

Bali Harus Lakukan Perubahan

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Bali Post Edidi 170 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu