195 | 14 - 20 Agustus 2017
Penguatan Nilai Kearifan Lokal
RP 20.000
D A F TA R I S I OPINI lPersepsi Publik Terhadap Wakil Rakyat 6 BALI SEPEKAN lPuluhan Pelayan Kafe Terjaring Operasi 7 LAPORAN UTAMA l Penguatan Nilai Kearifan Lokal 8
l Bagai Wabah, Radikalisme Gerogoti Nilai Pancasila 10 l Perkuat Nasionalisme lewat Budaya 11 POLITIK l Negeri Maritim Krisis Garam 16 l Mereaksi Koalisi SBY-Prabowo 17 KIPRAH l Malaikat Band Bali
Menyatukan Perbedaan 18
MANCANEGARA l Sanksi Untuk Rusia 20
DAERAH l Puluhan Hektar Padi di Kawan
Diserang Tikus 22
KESEHATAN l Mengenal Campak 24
LENSA l Telor 26
OLAHRAGA l Perginya Sang Maestro PENDIDIKAN l ’’Rahina Mabasa Bali’’
27
Jangan Hangat-hangat Tahi Ayam 32
PARIWISATA l Jangan Buru-buru Melarang
Wisatawan ke Pura 38
PROPERTI l Membangun Rumah Bersubsidi di Karangasem 40 HIBURAN l Film “Wiro Sableng” Siap Tayang 2018 41 TAKSU l Ritual ”Ngundangin”
Truna Adat Bersorak Kawal Kidung Suci Klian Daha 42
14 - 20 Agustus 2017
3
DARI PEMBACA
Berbahaya, Harus Ada Sanksi Hukum P
edagang pengecer di Pasar Anyar dan Pasar Seririt menjadi sasaran pembinaan oleh tim yang dibentuk Dinas Ketahanan Pangan Buleleng, Kamis. Hasilnya? “Ditemukan Buah dan Sayur Terkontaminasi Pestisida� ini yang menjadi temuan sekaligus judul berita di Harian Bali Post (21/7). Bukan hanya ini, belum lama berselang BBPOM Bali mengadakan sidak di Pasar Anyar Singaraja. Dari 17 sampel yang diambil dan dianalisis, lalu secara positif ditemukan adanya makanan yang terkontaminasi bahan berbahaya. Jenis makanan itu seperti; ikan berformalin, jaje uli, jaje reta, dan gipang yang jelas-jelas mengandung rhodamin B (BP, 20/6). Mengingat zat-zat berbahaya yang terkandung dalam makanan tersebut membahayakan tubuh pengonsumsi, sangat perlu ada tindak lanjut yang jelas dan pasti. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Bali apa khabar? Jika belum ada payung hukumnya, tampaknya perlu segera diciptakan, baik itu berupa peraturan daerah (Perda) maupun ketentuan hukum yang lebih tinggi. Ini penting dan sangat penting, mengingat ekses dari perilaku menyimpang yang dilakukan para pedagang dapat mengakibatkan konsumen MPP alias mati pelan-pelan. Jadi, jangan sebatas imbauan atau pembinaan. Perilaku pedagang yang beraksi secara sembunyi-sembunyi, lambat laun dapat mematikan pengonsumsi. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
14 - 20 Agustus 2017
4
Bela Negara Harus Jadi Gerakan Nasional SELAIN Perppu Ormas pemerintah juga kini menggalakan gerakan bela negara. Perppu Nomor 2/2017 tentang Ormas ditegaskan pemerintah sebagai bentuk perlindungan terhadap keutuhan NKRI sekaligus untuk menindak ormagisasi yang bertentangan dengan Pancasila serta ormas anarkis dan radikal. Sedangkan gerakan gerakan bela negara yang kini dibudayakan sebagai bentuk nyata perlindungan terhadap negara. Langkah ini harus dihembuskan terus agar menjadi gerakan nasional dan menjadi tanggung jawab moral rakyat Inadonesia. Terkait dengan dua langkah mendasar yang dilakukan pemerintah dana menjaga keutuhan dan menjaga stabilitas nasional, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan untuk menjaring persepsi masyarakat terkait dengan efektivitas Perppu Ormas dan gerakan bela negara dalam menjaga keutuhan NKRI. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden 79,32 persen responden menyatakan yakin dan mendukung penerapan Perppu Ormas dan bela negara untuk mengawal NKRI. Perppu Ormas diyakini efektif menindak ormas anti Pancasila. Sementara gerakan bela
negara diyakini akan memupuk rasa persatuan dan rasa heroik dalam mengawal NKRI. Responden juga menyatakan dukunganya kepada pemerintah untuk menindak semua hal yang berpotensi mengganggu stabilitas kebangsaan termasuk berpotensi menimbulkan hambatan dalam sosial ekonomi kemasyrakatan. Di lain pihak, ada 15,57 persen responden mengaku merasa tak yakin langkah tegas pemerintah menindak ormas antiPancasila dan ormas radikal bisa segera dilakukan hanya dengan Perppu Ormas dan gerakan bela negara. Selama ini budaya kompromi yang sering dilakukan untuk menjaga stabilitas kebangsaan akan membuat langkah tegas tak akan menjadi pilihan utama. Dalam konteks ini, responden mengatakan pendekatan politik massa yang dilakukan para legislator cenderung akan membela kepentingan massanya. Ini akan menjadi hambatan serius  dalam menindak ormas Radikal dan antiPancasila jika konteksnya dukungan saat Pemilu. Sementara itu, 5,11 persen responden mengaku tak ingin terjebak pada wacana yakin atau tidak yakin. Mereka mengatakan radikalisme dan gerakan massa yang terjadi belakangan ini juga
dimungkinkan akibat daya tahan ekonomi yang lemah. Ekonomi biaya tinggi dan sulit mencari lapangan pekerjaan belakangan ini telah menimbulkan dampak-dampak instabilitas. Kemiskinan membuat masyarakat mudah terprovokasi, sehingga dalam menjaga stabilitas tak cukup hanya bertindak tegas namun harus diimbangi dengan perbaikan di sektor ekonomi. l Dira Arsana Pertanyaan : Yakinkah Anda, dengan Perppu Ormas dan gerakan bela negara pemerintah mengatasi gangguan stabolitas kebangsaan ?
14 - 20 Agustus 2017
5
5
OPINI
Persepsi Publik Terhadap Wakil Rakyat
P
erilaku wakil rakyat dan melakukan berbagai upaya Oleh kita yang katanya muagar kepentingan pribadi serta Djoko Subinarto lia dan terhormat itu golongan itu senantiasa tertidak jarang mengundang reaksi miring penuhi sementara kepentingan publik ditempatkan dari publik yang diwakilinya. Pasalnya, dalam entah di urutan ke berapa. pandangan publik, masih banyak sepak terjang para Kenyataannya, -- dan ini tidak bisa dimungkiri wakil rakyat kita yang lebih mengedepankan ego -- pemandangan kontras selama ini di negeri kita dan kepentingan pribadi serta kelompok ketimbang adalah, betapa dalamnya jurang perbedaan antara kepentingan publik luas yang sesungguhnya harus para wakil rakyat kita dan rakyat yang diwakilinya. mereka perjuangkan. Contoh termutakhir adalah Ketika banyak rakyat negeri ini menjerit karena kengototan DPR kita menggulirkan hak angket beban hidup semakin mencekik, para wakil rakyat terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kita, misalnya, malah dengan gampangnya memterkait penanganan korupsi proyek E-KTP serta eroleh pemasukan yang jumlahnya semakin fantasancaman DPR yang akan membekukan anggaran tis serta memperoleh berbagai fasilitas yang aduhai. KPK dan Polri. Di mata orang kebanyakan, sangat boleh jadi Dengan munculnya sikap miring publik terhadap para wakil rakyat kita itu sepak terjang para wakil rakyat kita itu, pertanyaan tak ubahnya hanya sekelompok orang yang pun muncul: apa sesungguhnya motif utama mereka senantiasa haus akan kekuasaan serta uang. Tidak menjadi wakil rakyat? Apakah mereka benar-benar lebih dari itu. Dengan demikian, agaknya motif ingin menyalurkan dan membela kepentingan utama mereka untuk menjadi wakil rakyat adalah rakyat dan bangsa atau cuma karena mereka menge- cuma semata-mata fulus dan kekuasaan. Dengan jar kepentingan-kepentingan kecil jangka pendek, kecenderungan seperti ini, yang lahir kemudian sebatas uang dan kekuasaan belaka? adalah sebuah alam demokrasi yang berkualitas Jajak pendapat di banyak negara demokrasi men- rendah (low democracy). Akibatnya, kepercayaan empatkan politisi hampir di urutan terbawah dalam publik kepada politisi pun menjadi semakin rendah. hal kredibilitas. Kenapa? Joel Hirschhorn (2008) Demokrasi yang berkualitas rendah menjadikan menyatakan, sebagian besar politisi memiliki satu kegiatan politik yang mestinya berbuah pada tercipkesamaan: cenderung tidak jujur. Menurutnya, tanya kesejahteraan dan kemakmuran bagi segenap mayoritas politisi tidak pernah jujur ihwal apa yang rakyat, akhirnya hanya menelurkan kesejahteraan dikatakannya dan dilakukannya. Sementara itu, dan kemakmuran pada segelintir kelompok maPhilip Dorell (2006) menyebutkan bahwa politisi syarakat saja (elite). memiliki kecenderungan untuk membual dan terus Politik pada akhirnya menjadi soal mata pencamembual, apalagi jika sampai pada soal melindungi harian dan bukan soal kepentingan pribadi mereka. pengabdian. Padahal, sejatinya, politik adalah Kita semua sepakat, yang namanya wakil rakyat ideologi yang harus diperjuangkan terus-menerus. sudah seharusnya menyuarakan dan membela ke- Namun, faktanya, fulusiologi (uang) dan kursiologi pentingan rakyat. Mereka seharusnya memegang (kekuasaan) menjadi jauh lebih menonjol dalam prinsip pro bono publico alias demi kepentingan melatarbelakangi seseorang untuk berkiprah di publik. Artinya, kepentingan publik harus di- jagat politik ketimbang idealisme dan pengabdian. nomorsatukan di atas kepentingan pribadi dan golongan. Bukan malah sebaliknya, menyuarakan Penulis adalah kolumnis, dan membela kepentingan pribadi serta golongan alumnus Universitas Padjadjaran
6
14 - 20 Agustus 2017
6
BALI SEPEKAN
Tugu WTN Diganti Patung Catur Muka
Puluhan Pelayan Kafe Terjaring Operasi PULUHAN pelayan kafe di kawasan wisata Delodberawah, Selasa (1/8) terjaring operasi yustisi. Operasi yang menyasar sejumlah rumah kos dan kafe ini mendapati banyak penduduk pendatang (duktang) yang belum melengkapi SKTS (Surat Keterangan Tinggal Sementara). Sesuai Perda nomor 3 tahun 2015 tentang Penyelenggara Administrasi kependudukan, para duktang yang menetap dan bekerja di Jembrana harus melengkapi SKTS yang diurus di kecamatan. Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Jembrana Made Tarma usai operasi mengatakan sedikitnya ada 29 orang yang kos dan tinggal di mes kafe belum
MBP/olo
mengantongi SKTS. Bahkan empat di antaranya tidak membawa KTP, hanya surat keterangan dari tempat asal. Guna didata dan diberikan pembinaan mereka selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk membuat SKTS selama 15 hari. Selanjutnya, para pelanggar kependudukan ini juga dikenai denda Rp 50 ribu per orang. Dalam Peraturan Bupati (Perbup) nomor 18 tahun 2012 tentang tata cara pendaftaran penduduk warga negara Indonesia tinggal sementara di Jembrana, pengurusan dipermudah. Selain SKCK, para pemohon disyaratkan memiliki surat keterangan kerja dari daerah asal. l Surya Darma
TUGU WTN (Wahana Tata Nugraha) sebagai simbol penghargaan kota yang mampu menata transportasi, dibongkar dengan alat berat, Selasa (1/8). Tugu di perempatan Subagan, Kota Amlapura ini akan diganti dengan Patung Catur Muka, meniru patung serupa yang sudah berdiri megah di Kota Denpasar. Pembangunan Patung Catur Muka ini direncanakan menghabiskan anggaran Rp 381 juta. Anggaran sebesar Rp 381 juta bersumber dari APBD Induk 2017. Patung Catur Muka ini direncanakan dibangun setinggi delapan meter. Kabag Kesra Setda Karangasem I Gede Basma dihubungi, Selasa (1/8) mengatakan penggantian patung ini sebagai bagian dari program penataan Kota Amlapura, untuk memperindah kota di wilayah Subagan. Terlebih, patung ini dibangun bersebelahan dengan Patung Kereta yang sudah lebih dulu menjadi salah satu ikon Kota Amlapura. Sementara untuk penataan lainnya, di lingkungan sekitarnya, kata Basma, akan dilakukan pada APBD Perubahan nanti. Patung Catur Muka ini, katanya, juga penting dibangun di sana, karena warga Subagan sendiri sering memanfaatkan perempatan ini menjadi perempatan agung, sebagai tempat macaru maupun tawur kasanga. l Bagiarta
Pembuang Limbah Sablon Didenda Rp 1,5 Juta PEMERINTAH Kota Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, terus gencarkan penegakkan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Kali ini tidak tanggung-tanggung mengganjar pembuang limbah sablon dan limbah hewan dikenakan ganjaran denda sebesar Rp 1,5 juta. Hal ini dilakukan saat dilaksankan sidang tindak
pidana ringan (tipiring) terhadap pelanggar kebersihan di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (2/8) yang dipimpin Hakim Esthar Oktavi, S.H., M.H. Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, I.B. Putra Wirabawa saat mengatakan pelaksanaan sidang tipiring kali ini telah menyidan-
gkan 2 pembuang limbah yaitu limbah sablon dan limbah pemotongan hewan serta 4 pembuang sampah sembarangan. Untuk pembuang limbah ditemukan di Jl. Gunung Talang, sedang pembuang sampah sembarangan di tiga tempat berbeda yaitu Jl Nangka, Jl. Gunung Agung dan Jl. Imam Bonjol. l Asmara 14 - 20 Agustus 2017
7
7
LAPORAN UTAMA
R
Penguatan Nilai Kearifan Lokal
asa nasionalisme dan keberagaman menarik diperbincangkan pada saat kita merayakan HUT Kemerdekaan RI. Keduanya menarik didiskusikan ketika bangsa kita diterpa erosi nasionalisme, terutama erosi terhadap empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Pun, pada saat menurunnya rasa militansi dan jati diri bangsa. Lalu adakah nilai-nilai kearifan lokal Bali bisa dimaknai untuk memperkokoh nasionalisme dan keberagaman? Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. I Putu Gelgel mengatakan, penguatan nilai-nilai kearifan lokal dalam memperkokoh nasionalisme dan keberagaman, penting dilakukan. Pandangan itu disampaikan, saat diskusi budaya serangkaian HUT ke-69 Bali Post bekerja sama dengan ISI Denpasar, di kampus setempat, Jumat (4/8). Prof. Gelgel menyampaikan, Indonesia pernah dijadikan contoh atau model dalam kehidupan kerukunan antarumat beragama oleh masyarakat internasional. Namun sekarang banyak konflik terjadi justru dipicu oleh persoalan-persoalan agama. Melihat kenyataan itu masyarakat internasional pun sekarang menilai Indonesia sudah tidak nyaman dalam kehidupan antarumat beragama. Memang tidak mudah mengurai apa penyebab terjadinya kekerasan dan ketidakrukunan antaragama ini. Tetapi kondisi ini tentu tidak dapat dibiarkan begitu saja. Harus dicari jalan keluarnya. Setidaknya kita masih memiliki kearifan lokal yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Tidak mustahil kalau dalam kearifan lokal itu kita temukan mutiara-mutiara terpendam yang dapat memberi kontribusi dalam mengantisipasi kekerasan atas nama agama dan menciptakan kerukunan antarumat beragama di negeri tercinta ini. Lanjut Prof. Gelgel, dalam kehidupan masyarakat Bali terdapat seperangkat kearifan lokal yang hidup dan berkembang yang sangat potensial dalam memelihara dan menjaga kerukunan dan perdamaian antaraagama, di antaranya Tri Hita Karana, Tri Kaya Parisudha, Hukum Karma Phala,
8
Desa Kala Patra, Tat Twan Asi, dan Rwa Bhineda. Tri Hirta Karana merupakan suatu konsep tentang kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat Bali yang terdiri atas Parahyangan, Palemahan dan Pawongan. Nilai-nilai Tri Hita Karana mengekpresikan pola-pola hubungan harmonis dan seimbang antara manusia dengan lingkungan spiritual, lingkungan sosial dan lingkungan alamiah dalam rangka mencapai kesejahteraan hidup lahir dan batin. Konsepsi Tri Hita Karana tidak saja diterapkan dalam kehidupan desa adat, tetapi juga telah melembaga dalam unit-unit kesatuan hidup dan penghidupan lainnya, termasuk dalam menjaga keberagaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Masyarakat Bali senantiasa menginginkan suatu hubungan yang harmonis antara pikiran, perkataan, dan perbuatan atau perilaku. Orang Bali yang hanya pandai berpikir dan berbicara, namun tidak cerdas dalam berbuat dan berprilaku, akan ditinggalkan. Alam pikiran ini dilandasi oleh nilai ajaran Tri Kaya Parisudha yaitu tiga prilaku yang harus disucikan, berpikir yang benar, berkata yang benar, dan berperilaku yang benar. Dengan adanya pikiran yang baik akan timbul perkataan yang baik sehingga mewujudkan perbuatan yang baik. Dari konsep Tri Kaya Parisudha itu timbullah sejumlah pengendalian diri. Pengendalian diri itu merupakan nilai kearifan dalam menjaga kerukuanan hubungan antara sesama manusia, termasuk menjaga hubungan harmoni antaranak bangsa yang bhineka ini. Kata Gelgel, Hindu mengenal hukum Karma Phala, yaitu hukum perbuatan. Setiap perbuatan atau karma pasti meninggalkan bekas-bekas perbuatan berupa hasil perbuatan atau phala. Jika perbuatan itu dilakukan dengan niat atau iktikad yang baik maka hasilnya pun akan baik, sebaliknya jika perbuatan itu dilandasi oleh niat atau itikad tidak baik maka hasil perbuatannya itu akan berakibat buruk bagi yang melakukannya. Kearifan ini juga sangat potensial menjaga keharmonisan dalam keberagaman bangsa
Indonesia yang terdiri atas berbagai etnis dan agama (bhineka). Selain itu, salah satu kearifan yang melandasi struktur kebudayaan Bali adalah konsepsi desa kala patra. Konsep desa kala patra mengidentifikasikan tentang proses penyesuaian diri menurut tempat, waktu dan keadaan. Menerima suatu keadaan keragaman dalam keseragaman atau suatu perbedaan dalam kesatuan. Konsep ini memberikan alasan yang luwes dalam komunikasinya keluar maupun ke dalam dengan menerima perbedaan serta variasi menurut faktor tempat, waktu dan keadaan. Konsep desa kala patra ini, menunjukkan penerimaan terhadap kenyataan hidup bahwa dalam keseragaman ada keragaman, dalam kesatuan pasti ada perbedaan. Konsepsi ini memberi bentuk dan arah komunikasi, fleksibelitas dan toleransi antaranak bangsa yang dilakukan masyarakat Bali. Mereka menerima keberagaman, perbedaan dan kenyataan yang ada, sesuai dengan desa (tempat), kala (waktu), dan patra (keadaan). Konsepsi Tat Twam Asi dalam masyarakat Bali adalah bersumber dari ajaran-
14 - 20 Agustus 2017
8
MBP/dok
Umat Hindu melakukan persembahyangan. Dalam kehidupan masyarakat Bali terdapat seperangkat kearifan lokal yang hidup dan berkembang yang sangat potensial dalam memelihara dan menjaga kerukunan dan perdamaian antaraagama.
agama Hindu yaitu Brahman atman aikyam. Brahman adalah Tuhan Yang Maha Esa, sumber dari segala yang ada di dunia. Oleh karenanya manusia satu dengan manusia lainnya adalah sama (aku adalah engkau), perbedaan hanya tampak pada lahiriahnya, karena kualitas setiap badan dihidupi atman adalah berbeda. Tat Twam Asi adalah cerminan cinta kasih yang universal antara sesama. Tat Twam Asi berarti pula dia adalah aku. Ungkapan ini mengandung arti berarti menyakiti orang lain berarti menyakiti diri sendiri, menolong orang lain berarti menolong diri sendiri, di sini tampak nilai solidaritas yang tinggi. Nilai terpenting dari konsepsi Tat Twam Asi adalah nilai solidaritas sosial, karena fungsi yang tercermin baik pada masa lalu, masa kini maupun masa yang akan datang adalah sebagai penuntun, penata dan pembina umat manusia untuk bertindak dan berprilaku, untuk saling menghargai serta
saling menghormati antara sesamanya. Hal ini bisa teraktualisasi dalam pergaulan hidup masyarakat Bali. Terutama pergaulan hidup antara sesama manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, di dalam masyarakat Bali dikenal semboyan “Sagilik saguluk, Salunglung sabayantaka� semboyan yang mencerminkan cita-cita dan hasrat untuk senantiasa hidup dalam kebersamaan dalam keadaan suka dan duka, mengahdapi segala tantangan kehidupan. Konsep Tat Twam Asi ini masih dipegang teguh oleh masyarakat Bali sebagai pedoman menjaga keberagaman. “Nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal masyarakat Bali seperti: Tri Hita Karana, Tri Kaya Parisudha, Hukum karma Phala, Tat Twam Asi, Desa Kala Patra, Rwa Bhinedha, adalah nilai-nilai yang mendasari pandangan, kebiasaan, cara berpikir, dan bertingkah laku masyarakat Bali dalam
menata keberagaman, menata kerukunan kehidupannya dalam masyarakat, termasuk kerukunan antar etnis dan umat beragama,� ujarnya. Hal yang sama dikatakan dosen Unhi Dr. Wayan Budi Utama. Ada beberapa nilai budaya lokal yang dapat memperkokoh nasionalisme. Di antaranya, salulung sabayantaka, paras-paros sarpanaya (kebersamaan), celebingkah beten biu, belahan pane belahan paso-—gumi linggah ajak liyu, ade kene ada keto (keragaman dalam kebersamaan), wira (berani membela kebenaran), belapati ring panegara (berani mati demi membela negara), asih (cinta kasih) dan bhakti (hormat). Budaya atau istilah lokal Bali itu penting dimaknai untuk memperkokoh nasionalime dan keragaman, di tengah tererosinya spirit keragaman. l Subrata 14 - 20 Agustus 2017
9
9
LAPORAN UTAMA
Prof. Ketut Widnya
MBP/eka
Gede Arya Sugiartha
MBP/eka
Prof. Dr. Putu Gelgel
MBP/eka
Bagai Wabah, Radikalisme Gerogoti Nilai Pancasila
S
endi-sendi Pancasila kini mulai digerogoti oleh radikalisme. Perlu ada upaya bersama untuk mengobati dan menumpas radikalisme ini agar kesatuan NKRI bisa tetap terjaga. Dalam diskusi budaya serangkaian HUT ke-69 Bali Post, di Auditorium Institut Seni Indonesia (ISI), Jumat (4/8), dibahas soal pentingnya memaknai kearifan lokal untuk membangkitkan nasionalisme dan menumpas radikalisme. Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI Prof. Ketut Widnya, mengatakan paham radikalisme seperti wabah penyakit yang telah menyebar ke seluruh sendi-sendi negara. Bahkan, berdasarkan data yang ada paham radikalisme telah merasuki 19 provinsi di Indonesia. “Kita di Indonesia sangat marah dengan paham tersebut. Istilahnya radikalisme semacam penyakit yang sudah menyebar dan sulit diatasi, bahkan sudah menjalar ke lembaga resmi,” ungkapnya. Menurutnya, manusia tidak ada yang berkeinginan dilahirkan di Bali, Lombok, Jawa. Sebab, kelahiran itu adalah takdir yang tidak dapat ditolak. “Kita tidak ingin dilahirkan di Bali, Jawa, Lombok, tapi ini sudah takdir tidak bisa kita lawan, tapi ada upaya melawan takdir dengan ingin melakukan penyeragaman, paham ini yang
10
harus kita lawan,” tegasnya. Rektor ISI Gede Arya Sugiartha menyebutkan upaya memperkuat nasionalisme atau rasa kebangsaan, dapat dilakukan dengan memunculkan sifat-sifat positif manusia Indonesia. Salah satu caranya adalah membangkitkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang tertanam dalam budaya. “Membangun budaya berarti membangun karakter manusia agar bertingkah laku baik dalam tatanan kehidupan bersama,” katanya. Hal itu dikarenakan kebudayaan merupakan sistem kognitif yang dipergunakan untuk mengatur tingkah laku. “Bangsa Indonesia telah lama terjerumus dalam cara berpikir logosentris yang hanya menganggap ilmu dan pengetahuan sebagai tulang punggung pembangunan semesta,” pungkasnya. Nasionalisme pun jangan hanya didengung-dengungkan dan hanya menjadi euforia semata. Harus benar-benar diimplementasikan, misalnya dalam hal hidup bermasyarakat. Menurut Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel masih ada diskriminasi terhadap kelompok atau komunitas tertentu. Padahal, dalam nasionalisme ada paham kebinekaan yakni menghormati kemajemukan. “Contohnya, diskriminasi terhadap
Agama Hindu luar biasa masih terjadi. Sehingga saya harapkan menciptakan nasionalisme dari Bali harus diwujudkan tidak sekadar euforia,” ujarnya. Menurutnya, masyarakat Bali sangat menjujung tinggi paham nasionalisme. Ini dibuktikan oleh masyarakat Bali dengan menerima kemajemukan dan mampu hidup rukun dalam kemajemukan. “Masyarakat Bali kita pernah mengusulkan pengadilan Agama Hindu. Karena kita menjunjung tinggi rasa nasionalisme kita serahkan ke pengadilan negeri yang sudah ada,” ujarnya. Menjujung rasa nasionalisme, kata Prof. Putu Gelgel juga terlihat dari keterbukaan masyarakat Bali terhadap pendatang. “Contohnya, kita menyebut orang di luar Bali, nyama (saudara, red), tapi sekarang bergeser menjadi jelema (manusia, red). Ini adalah bentuk pergeseran yang mulai menyimpang dari paham nasionalisme,” jelasnya. AA Agung Suryawan dari Paiketan Krama Bali, juga mengakui terjadi pergeseran nasionalisme dengan mulai mempetakpetakkan diri. “Dulu waktu saya sekolah, laki-laki dan perempuan duduk berbaur, kalau sekarang mulai dibeda-bedakan. Tentunya hal ini mengesampingkan paham nasionalisme,” katanya. l Parwata
14 - 20 Agustus 2017
10
Perkuat Nasionalisme lewat Budaya MEMPERKUAT nasionalisme melalui budaya mungkin sulit dicerna sebagian masyarakat. Namun menurut Guru Besar Unud Prof. Dr. Wayan Ardika, M.A., esensi budaya di Indonesia khususnya di Bali pada dasarnya sama meskipun beda agama. Contoh implementasi ajaran Hindu oleh masyarakat etnis Tionghoa di Bali bisa dijadikan rujukan. Di Desa Carangsari, Baturiti dan Padangbai, warga Tionghoa selain memiliki konco juga punya sanggah kemulan. Dari hasil kajian pihaknya, hal itu sebenarnya menunjukkan lapisan terdalam bangsa Indonesia yang dipengaruhi budaya Austronesia. Keberagaman tidak bisa dihindari karena lima lapisan budaya yakni Austronesia, Hindu, Budha, Islam dan Eropa (Kristen) adalah yang membentuk bangsa ini. Penyeragaman budaya adalah mustahil. Maka, ke depan, masing-masing komponen budaya itu harus dibiarkan berkembang dan jangan dicampur aduk. Yang terpenting justru bagaimana memupuk rasa saling menghormati dan menghargai kebudayaan masing-masing. Direktur Program Pasca Sarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel, S.H. M.Hum. menyampaikan, radikalisme bisa muncul meski di masyarakat toleran sekalipun. Sebab ada beberapa kalangan yang menganggap ideologinya sendiri yang paling benar. Pandangan semacam ini memunculkan fundamentalisme yang mengancam keberagaman. Lantas adakah nilai-nilai lokal atau budaya yang bisa menangkal radikalisme? Dalam konteks ini dia menegaskan, persoalannya bukan pada ada tidaknya nilai-nilai nasionalisme dalam budaya melainkan terlalu dalamnya jurang pemisah antara nilai-nilai tersebut dengan perilaku manusia. “Jurang terlalu menganga antara ajaran agama dan perilaku beragama. Memang harus inventarisasi nilai-nilai agama. Tapi apa yang harus kita lakukan? Salah satunya merevitalisasi kurikulum. Pelajaran Pancasila, PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa-red) itu sudah hilang. Memang sudah ada pendidikan kewarganegaraan di kampus, tapi itu minim sekali. Kecil SKS-nya. Dulu ada kewiraan, sekarang sudah hilang. Maka jangan salahkan radikalisme masuk kampus-kampus. Jadi, mari kita usulkan agar kurikulum di perguruan tinggi, agar dimasukkan tentang Pancasila,� tegasnya. Sementara itu, Guru Besar Unhi Prof. Dr. I.B.G. Yudha Triguna menjelaskan, secara teori, kearifan lokal tidak akan bisa bertemu nasionalisme. Pasalnya kearifan lokal merupakan kebenaran relatif atau untuk kelompok terbatas. Namun, tetap ada cara untuk menyatukan kearifan lokal dalam bingkai kebangsaan yakni mengendalikan diri atas relativisme kearifan lokal masing-masing. “Nasionalisme adalah membangun sikap terbuka dan menghargai,� tambahnya. l Dedy
MBP/eka
Prof. Dr. Wayan Ardika
MBP/eka
Prof. Dr. IBG Yudha Triguna 14 - 20 Agustus 2017
11
AKTIVITAS WALI KOTA DENPASAR - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra terus mendapatkan kehormatan sebagai pembicara di setiap kegiatan yang digelar komunitas kreatif hingga dunia pendidikan di Kota Denpasar. Dalam pelaksanaan pembekalan calon Wisudawan Gelombang XX Kampus Stikom Bali, Rabu (2/8), Wali Kota Rai Mantra diundang untuk memberi pembekalan dalam kepemimpinan dan kewirausahaan. FIB UNUD - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar acara promosi doktor Lanny Isabela Dwisyahri Koroh dari program studi doktor (S-3) Ilmu Linguistik pada Jumat (28/7). Disertasinya membahas tentang Bahasa dan Budaya Keduean Pada Guyub Tutur Sabu Raijua Dalam Perspektif Ekolinguistik. Promosi terbuka tersebut diketuai oleh Dekan FIB Unud, Prof. Ni Luh Sutjiati Beratha. Promotornya Prof. Aron Meko Mbete dan Kopromotor I Prof. I Wayan Simpen, Kopromotor II Prof. IB Putra Yadnya.
MBP/ist
DLHK BADUNG - Tak terasa sudah setahun lebih inovasi Gojek Sampah Plastik (Gotik) dilaksankan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung yang kini bernama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Program yang diresmikan Bupati Badung era A.A. Gde Agung pada 18 Juli 2016 tersebut telah berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak 40 ton. Pengumpulan sampah plastik tersebut dinilai telah berhasil karena melampaui target yang ditetapkan yakni 30 ton per tahun.
12
14 - 20 Agustus 2017
MBP/ist
TAMAN AYUN - Taman Ayun Barong Festival Regeneration Superstar 2017 kembali digelar dari tanggal 5-6 Agustus di Pura Taman Ayun Mengwi, Badung. Menariknya, peserta bapang barong khusus untuk superstar dibatasi. Yakni, 12 peserta bapang barong dan 12 peserta makendang tunggal. Selain itu, keikutsertaan para peserta bapang barong superstar tidak dipungut biaya, melainkan mereka wajib pernah mendapat juara I selama dua kali.
14 - 20 Agustus 2017
13
A KT I V I TA S FT UNHI - Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi) mengadakan kerja sama dengan FT Universitas Mulawarman (Unmul) dan FT Universitas Balikpapan (Uniba) yang ditandai penandatanganan MoU dan MoA. Penandatanganan kerja sama diawali di Unmul pada 25 Juli 2017, yaitu MoU (kerja sama antar-universitas). Hadir pada kesempatan tersebut Rektor Unmul Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si. dan Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. Sementara MoA (kerja sama antarfakultas) dihadiri Dekan FT Unmul Muhamad Dahlan Balfas, S.T., M.T. dan Dekan FT Unhi Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T.
MBP/ist
MBP/ist
DHYANA PURA - Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura mempunyai visi ‘’Menjadi LPK unggulan dalam bidang pariwisata dan perhotelan yang menghasilkan lulusan sesuai standar ASEAN tahun 2020’’. PPLP Dhyana Pura yang berdiri tahun 1987 memiliki program pendidikan dan latihan 1–3 tahun, yaitu Front Office, House Keeping, Food & Beverage Service, Food Production, Akomodasi Perhotelan, Manajemen Akomodasi Perhotelan dan Manajemen Food & Beverage.
MBP/ist
MBP/ist
14
14 - 20 Agustus 2017
STIKES BALI - Untuk kali pertama sejak menjabat, Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D., Senin (31/7) kemarin melepas dan melantik 187 lulusan ners. Yang membanggakan, hampir 50 persen lulusan ners lulus dengan pujian. Pelantikan lulusan ners dihadiri Sekpel Kopertis VIII dan Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka. Saat itu I Gede Putu Darma Suyasa juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik masing-masing Ni Wayan Budiarci (4,0), Candra Citra Sri (4,0) dan I Kadek Sani Ret Adnyana (4,0).
STIKES BALI - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali dikejar calon mahasiswa baru. Seleksi penerimaaan calon mahasiswa baru Stikes Bali 2017 jalur reguler, Jumat (28/7), diikuti 282 peserta. Peserta yang mengikuti testing jalur reguler ini datang dari seluruh Indonesia. Ketua Sipenmaru Stikes Bali Komang Ayu Purnama Dewi didampingi Sekretaris Ns. Made Rismawan, S.Kep, MNS, mengungkapkan, tes tulis Sipenmaru 2017 ini belum terhitung jumlah peserta kelas konversi atau khusus sebanyak 80 orang.
IKIP PGRI BALI - Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) IKIP PGRI Bali Dr. I Ketut Yarsama, M.Hum., Jumat (28/7) melepas 90 sarjana baru. Dari jumlah itu, 51 orang sarjana bidang ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 16 orang bidang ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali, 9 sarjana Program Studi Pendidikan Seni Rupa serta 14 orang Prodi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik.
MBP/ist
MBP/ist
PEMKAB BADUNG - Dalam memeriahkan HUT ke-70 Koperasi, Pemkab Badung bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Badung menggelar jalan sehat di Puspem Badung, Jumat (28/7) kemarin. Jalan sehat diikuti sekitar 13.000 peserta dengan melibatkan anggota koperasi seluruh Badung, siswa SD, SMP dan SMA/SMK se-Badung serta para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Badung.
YKKPB - Malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) diisi penyerahan penghargaan Widya Karya Nugraha (Wikan) Award, yaitu supremasi penghargaan YKKPB bagi tokoh dalam pendidikan dan pembangunan Bali, di Auditorium Widya Sabha Uttama Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar, Minggu (30/7).
MBP/ist
MBP/ist
UNDWI DENPASAR - Puncak Dies Natalis ke-35 Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar digelar secara sederhana namun penuh makna, Jumat (28/7). Peringatan hari jadi Undwi lebih banyak diisi kegiatan peningkatan atmosfer akademik dan gelar budaya. Acara puncak Dies Natalis ditandai pemotongan tumpeng oleh Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. yang diserahkan kepada Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. 14 - 20 Agustus 2017
15
POLITIK
Negeri Maritim Krisis Garam
K
risis garam melanda negeri ini. Negeri yang dijuluki negeri maritim ini malah harus impor garam untuk memenuhi kebutuhan warganya. Ini faktanya ironis di tengah banyaknya petani garam yang tak bisa bertahan akibat gempuran investasi dan abrasi. Menyikapi krisis garam di negeri ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito melakukan langkah cepat. Pihaknya memastikan sudah meneken izin impor garam. Tak tanggung-tanggung, total mencapai 75.000 ton. Stok ini tak hanya untuk garam konsumsi, namun kebutuhan industri. “Kita sudah keluarkan izin untuk impor garam. Total 75.000 ton, ini setelah ada rekomendasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” kata Mendag usai meresmikan angkutan wisata dan angkot gratis di Banyuwangi, Jawa Timur. Menurut Mendag, impor garam dirasa
16
perlu untuk memenuhi kebutuhan nasional. Jumlah impor ini, kata dia, hanya untuk tahap awal. “Nanti perkembangannya kita lihat. Sambil menunggu petani garam panen. Impor ini hanya untuk penyeimbang,” ujarnya. Ditambahkan, impor garam tak hanya untuk konsumsi. Sebab, kalangan industri juga banyak yang membutuhkan. Seperti industri kaca dan kertas. Khusus garam konsumsi, pihaknya menyerahkan ke PT Garam. “Kebutuhan garam memang besar, terutama untuk industri,” ujarnya. Per tahun, Indonesia membutuhkan garam 4,3 juta ton, mencakup garam industri dengan kadar natrium klorida (NaCl) di atas 97 persen atau garam konsumsi dengan kadar NaCl di bawah garam industri. Sebanyak 1,8 juta ton di antaranya dipasok dari dalam negeri, kebanyakan untuk garam konsumsi yang kini langka. Nah, sejak awal tahun, pasokan dari ladang dalam negeri sudah seret.
Di tambak milik PT Garam di Sumenep, misalnya, produksi garam Mei-Juni hanya 50 ton, sedangkan biasanya bisa mencapai 2.500 ton. Krisis garam tak hanya dirasakan para perajin ikan asin di kawasan Muncar, Banyuwangi. Krisis garam juga terasa di Bali. Sejumlah perajin garam juga gagal produksi karena cuaca buruk dan mahalnya bahan baku yang selama ini didatangkan dari NTT dan NTB. Harga garam yang awalnya sekitar Rp 2.000 per kilogram, naik menjadi Rp 5.000 per kilogram. l Budi Wiryanto Impor garam tak hanya untuk konsumsi. Sebab, kalangan industri juga banyak yang membutuhkan. Seperti industri kaca dan kertas.
14 - 20 Agustus 2017
16
Mereaksi Koalisi SBY-Prabowo PERTEMUAN Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto digelar di Cikeas. Pertemuan itu menarik perhatian publik, sebab digelar pascakedua partai tersebut walk out saat pengesahan UU Pemilu. SBY dalam jumpa pers bersama usai pertemuan itu mengatakan, sejumlah telah dibahas dan didiskusikan utamanya menyangkut masalah kebangsaan dan bernegara. ‘’Kami bersepakat untuk terus akan mengawal negara ini. Mengawal perjalanan bangsa Indonesia dalam kapasitas kami dari posisi kami, agar negara ini perjalanan bangsa ini mengarah kepada arah yang benar. Sehingga apa yang dilakukan oleh negara benar-benar untuk kepentingan rakyat,” ujarnya. SBY menjelaskan salah satu cara pengawalannya adalah apabila yang dilakukan negara sudah tepat sesuai kepentingan rakyat maka akan didukung. Dan sebaliknya jika pemerintah tidak tepat dan mencederai rakyat, maka akan dikritisi, dikoreksi dan ditolak. “Gamblang, tegas, terang benderang, itu sikap kami,” kata SBY. Prabowo dalam keterangannya mengawali dengan menyebut SBY sebagai presiden. Prabowo lalu menjelaskan alasan dia masih memanggil SBY dengan sapaan ‘presiden’. Dia mengatakan jabatan presiden itu melekat terus pada seseorang yang pernah jadi presiden. “Saya sebut presiden karena konvensi internasional, kalau sudah pernah jadi presiden, gelar itu melekat sendiri. Sama dengan profesor. Walaupun tidak masih mengajar tetap dipanggil profesor,” ucapnya. Presiden Joko Widodo merespons positif pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiyanto. “Pertemuan antartokoh politik baik-baik saja, pertemuam antarpartai baik,” kata Jokowi. Jokowi menyebutkan pertemuan apapun itu baik, asal untuk kepentingan negara dan kepentingan bangsa. Mengenai pertemuan dirinya dengan partai koalisi pendukung beberapa waktu lalu, Jokowi mengakuinya. “Itu pertemuan rutin, biasa, kalau ada yang perlu dibahas pasti bertemu cuma memang ada yang terbuka dan tertutup,” kata Jokowi. l Hardianto Pertemuan antartokoh politik baikbaik saja, pertemuam antarpartai baik. Pertemuan apapun itu baik, asal untuk kepentingan negara dan kepentingan bangsa. 14 - 20 Agustus 2017
17
17
KIPRAH
MBP/dok
Malaikat Band Bali saat membawakan single “Di Atas Perbedaan” pada event FTF 2017.
S
alaikat Band Bali enyatukan Perbedaan
etelah merampungkan video klip single “Tiga Hati” dan disebarluaskan di media sosial, kini Malaikat Band Bali tengah mempersiapkan pembuatan video klip single terbarunya “Di Atas Perdedaan”. Video klip singlenya itu mulai digarap 30 Juli lalu dan diperkirakan rampung Agustus ini. Single “Di Atas Perbedaan” mengisahkan tentang perasaan cinta seorang pria kepada pujaan hatinya yang lama terpendam. Begitu juga dengan sang wanita yang memendam rasa cinta kepada lelaki tersebut. Sehingga, pada akhirnya mereka saling mengutarakan dan menyatukan perbedaan tersebut. “single ini mengisahkan tentang sesorang yang telah lama memendam rasa cinta kepada pujaan hatinya dan yang cewek pun merasakan
18
14 - 20 Agustus 2017
hal yang sama, mereka pun akhirnya saling mengutarakannya dan menyatukan perbedan mereka seperti sifat, hobi, latar belakang keluarga dan lain lain, sehingga muncullah judul Di Atas Perbedaan,” ujar Asnadi, vokalis Malaikat Band Bali, belum lama ini. Malaikat Band Bali adalah salah satu band indie Bali yang berasal dari Banjar Tabih, Desa Buahan, Kintamani dengan mengusung genre alternative. Pada awalnya, Malaikat Band Bali bernama Younk PBK yang berdiri pada Maret 2015 dan telah mengeluarkan beberapa lagu dalam format MP3. Seiring berjalannya waktu, Younk PBK berganti nama menjadi Malaikat Band Bali dan resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 2016 yang diperkuat Asnadi Purwita (vokal), Tiwi (vokal), Suardana (gitar melody), Darsana
(Gitar), Agus Gede Sukarta (drum) dan Abenk (bass). Sejak berdirinya, Malaikat Band Bali telah mengeluarkan single pertama yang berjudul “Tiga Hati” dalam bentuk video klip dan beberapa lagu lainnya. “Saat ini, kami mempromosikan karya baru kami lewat media sosial saja, seperti facebook dan dari teman ke teman. Dan untuk vidio klip, kami unggah di Youtube,” imbuh Tiwi. Selain menggarap video klip “Di Atas Perbedaan”, Malaikat Band Bali juga masih dalam proses penggarapan album pertamanya yang ditargetkan rampung pada tahun ini. Pihaknya berharap karya mereka bisa lebih dikenal dan diterima oleh masyarakat Bali. l Winatha
AKTIVITAS
MBP/ist
PEMKAB KLUNGKUNG - Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) tak hanya dilakukan Pemkab Klungkung pada tenaga pendidik melalui program diklat. Namun, hal serupa juga dilakukan pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran melalui Pelatihan On Job Tranning Pariwisata, Senin (31/7). Melalui kegiatan itu, perangkat daerah yang berkecimpung dalam penegakan perda ini diminta mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas. Demikian ditegaskan Bupat Klungkung, Nyoman Suwirta saat membuka acara.
MBP/ist
WABUP BADUNG - Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa menghadiri puncak peringatan HUT ke-70 Koperasi di Kabupaten Badung. Dalam peringatan yang dilaksanakan di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Senin (31/7), disampaikan komitmen Pemkab Badung, khususnya dalam bidang ekonomi. Pada kesempatan tersebut juga hadir Ketua DPRD Putu Parwata, Kepala Diskoprerindag I Ketut Karpiana, Ketua Dekopinda I Wayan Reta serta para anggota koperasi se-Kabupaten Badung.
MBP/ist
TPID BANGLI - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bangli dinobatkan sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah Terbaik untuk Kawasan Indonesia Timur tahun 2016/2017. Penghargaan diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada Bupati Bangli I Made Gianyar dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) Pengendalian Inflasi Tahun 2017 yang digelar di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Kamis (27/7).
BUPATI BANGLI - Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli Ir. Ida Bagus Giri Putra, M.M. menerima kunjungan Kepala Staf Kepresidenan RI Teten Masduki di pabrik pengolahan kopi arabika di Desa Mengani, Kintamani, Minggu (30/7). Kunjungan Teten Masduki kemarin dalam rangka blusukan ke daerah-daerah penunjang ekspor komoditi yang ada di Indonesia.
14 - 20 Agustus 2017
19
MANCANEGARA
K
ongres Amerika Serikat (AS) menunjukkan kekuatannya dengan berhasil memaksa Presiden Donald Trump meneken sanksi baru terhadap Rusia yang membuat Moskow marah. Trump tak berdaya menuruti kemauan kongres yang bisa menggulingkannya. Trump dalam sebuah pernyataan yang disampaikan Gedung Putih menyatakan bahwa undang-undang sanksi terhadap Rusia sangat cacat dan tidak konstitusional. Dia merasa kongres telah merampas wewenang presiden. ”Hari ini, saya telah menandatangani undang-undang HR 3364, ‘Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act’. Meskipun saya mendukung tindakan keras untuk menghukum dan mencegah perilaku agresif dan tidak stabil oleh Iran, Korea Utara, dan Rusia, undang-undang ini secara signifikan cacat,” kata Trump dalam
20
14 - 20 Agustus 2017
sebuah pernyataan yang dirilis Gedung Putih. Menurut Trump, UU itu dikeluarkan dengan tergesa-gesa. ”Kongres memasukkan sejumlah ketentuan yang jelas-jelas tidak konstitusional,” lanjut Trump. Masalah terbesar dari UU yang terpaksa dia teken itu adalah pelanggaran terhadap otoritas eksekutif untuk bernegosiasi. ”Yang akan membuat lebih sulit bagi AS untuk melakukan kesepakatan bagus dan akan mengarahkan Cina, Rusia, dan Korea Utara lebih dekat bersama-sama,” papar Presiden Trump. Trump juga kesal karena kongres menggagalkan upayanya untuk “membunuh” Affordable Care Act sebagai payung hukum program layanan kesehatan yang dikenal sebagai Obamacare. ”Kongres bahkan tidak bisa menegosiasikan tagihan perawatan kesehatan setelah tujuh tahun berbicara,” kata Trump. Pemungutan suara kongres yang memu-
tuskan untuk melawan pencabutan Affordable Care Act dimotori Senator John McCain, senator Arizona dari Partai Republik yang merupakan pendukung utama sanksi anti-Rusia. ”Namun, terlepas dari permasalahannya, saya menandatangani UU (sanksi terhadap Rusia) ini demi persatuan nasional,” kata Trump. ”Ini merupakan wasiat rakyat Amerika untuk melihat Rusia mengambil langkah guna memperbaiki hubungan dengan Amerika Serikat. Kami berharap akan ada kerja sama antara kedua negara mengenai isu-isu global utama sehingga sanksi ini tidak lagi diperlukan.” Moskow marah besar atas sanksi terbaru itu. Perdana Menteri (PM) Rusia Dmitry Medvedev menyebut, langkah Trump atas tekanan Kongres itu sebagai deklarasi perang ekonomi total terhadap Moskow. PM Medvedev menyampaikan kemara-
hannya itu melalui Twitter. Sanksi baru ini dijatuhkan Washington kepada Moskow atas tuduhan Rusia ikut campur pemilu presiden AS tahun 2016 dan ulah Rusia yang mencaplok Crimea pada tahun 2014. “Pemerintahan Trump telah menunjukkan kelemahan total dengan menyerahkan kekuasaan eksekutif kepada Kongres dengan cara yang paling memalukan. Ini mengubah keseimbangan kekuatan di lingkaran politik AS,” tulis Medvedev di Twitter melalui akun @MedvedevRussiaE. ”Ini mengakhiri harapan untuk memperbaiki hubungan kita dengan pemerintah baru AS,” lanjut dia mengacu pada penyataan Trump yang berulang kali ingin membangun hubungan baru dan baik dengan Rusia. ”Kedua, ini adalah sebuah deklarasi perang ekonomi total terhadap Rusia. Institusi AS sepenuhnya mengalahkan Trump. Presiden tidak senang dengan sanksi baru tersebut, namun dia tidak bisa tidak menandatangani undang-undang sanksi itu, Langkah-langkah baru akan datang, dan pada akhirnya mereka bertujuan untuk menyingkirkannya dari kekuasaan” imbuh Medvedev. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan 755 diplomat AS harus meninggalkan Rusia. Pada Minggu (30/7), dia pun mengancam hubungan Moskwa dengan Washington bisa terputus dalam waktu lama. Manuver Rusia ini merupakan balasan atas sanksi yang diberikan Amerika Serikat (AS) Tindakan pengusiran para diplomat AS ini diumumkan pada Minggu (30/7), menyusul sanksi terbaru dari AS atas Rusia.
Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Rusia mendesak Washington mengurangi jumlah para diplomatnya hingga menjadi 455 orang pada September 2017. Di AS, jumlah diplomat Rusia juga berjumlah 455 orang. “Lebih dari seribu orang bekerja dan masih bekerja di kedutaan dan konsulat AS. Sejumlah 755 orang itu harus menghentikan aktivitas mereka di Rusia,” kata Putin dalam wawancara dengan televisi Rossia-24. Putin menambahkan, kemajuan dalam hubungan Rusia dengan Washington tidak dapat diharapkan “dalam waktu dekat”.
“Kami sudah menunggu cukup lama, berharap situasinya bisa berubah menjadi lebih baik. Tapi bahkan tampaknya jika situasinya berubah, ini bukan untuk waktu yang cepat. Saya putuskan, waktunya bagi kita untuk memperlihatkan bahwa kita tidak akan membiarkan apapun tanpa jawaban,” katanya kecewa. Sampai sekarang, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, jumlah diplomat AS di Rusia melebihi jumlah staf kedutaan Rusia di AS. Pasalnya, misi diplomatik AS di Rusia mencakup lebih dari 1.200 personel. “Dari perspektif misi diplomatik yang bekerja, ukuran itu cukup sensitif,” kata Putin. Pemimpin Rusia tersebut kemudian mengatakan, ada sejumlah “bidang kerja sama penting” antara Moskwa dan Washington, yang diharapkan tidak akan terpukul karena kebijakan anti-Rusia yang dilancarkan AS. Menurut Putin, Rusia berharap AS tetap mempertahankan kerja sama untuk melawan terorisme, kewajiban pengendalian senjata nuklir, proyek luar angkasa, hingga hubungan ekonomi. Putin menambahkan Moskwa memiliki hubungan perdagangan dan ekonomi yang jauh lebih luas dengan Tiongkok, Uni Eropa dan negara-negara lain dibandingkan dengan AS. UU yang baru saja ditandatangani Trump tidak hanya menargetkan Rusia, melainkan juga Iran dan Korea Utara.Mudah-mudahan saja hal ini tidak menyulut pertikaian bersenjata. l Gugiek Savindra 14 - 20 Agustus 2017
21
DAERAH
MBP/nan
Lahan pertanian di Subak Tegalalang yang diserang hama tikus.
Puluhan Hektar Padi di Kawan PULUHAN hektar tanaman padi di Subak Tegalalang, Kelurahan Kawan, Bangli diserang hama tikus. Ganasnya serangan tikus membuat petani khawatir mengalami gagal panen. Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (1/8), tanaman padi yang baru berumur 12 hari kini banyak yang mati akibat dimakan tikus. Serangan tikus hampir merata di setiap petak sawah petani. Berbagai upaya
22
14 - 20 Agustus 2017
dilakukan petani untuk menanggulangi serangan tikus namun tidak membuahkan hasil. Serangan tikus malah makin ganas. Klian Subak Tegallalang Sang Ketut Rencana mengatakan, serangan tikus musim tanam tahun ini mulai marak sekitar sepekan lalu. Pihaknya sudah berupaya menanggulanginya dengan menebar racun, namun hal itu tidak membuat serangan tikus mereda.
Rencana menyampaikan, serangan tikut di subaknya bukan baru terjadi kali ini saja. Pada musim tanam sebelumnya serangan tikus juga sudah melanda kawasan subak setempat. Akibat serangan tikus, produksi gabah mengalami penurunan hingga 50 persen. ‘’Kalau serangan terus terjadi petani bisa gagal panen,’’ katanya. Atas kondisi ini, dia berharap in-
Abrasi di Pantai Tegal Besar Makin Parah ABRASI di kawasan pesisir Kabupaten Klungkung, salah satunya Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan semakin parah. Selain bangunan, hantaman ombak yang sangat besar juga mengikis lahan warga. Supaya tak terus berlanjut, pemerintah pun diharapkan segera melakukan penanganan. Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (1/8), gempuran ombak yang cukup keras tak hanya menggerus pasir, namun juga mengikis pondasi kolam renang bangunan vila hingga amblas. Selain itu, lahan kosong milik warga yang membentang cukup luas juga turut menjadi sasaran. Salah seorang warga setempat, Nyoman Rumpig (65), menuturkan abrasi di pantai tersebut dari ke tahun semakin parah, panjangnya sekitar 2 kilometer. Lahan produktif juga turut tergerus dengan luasan hingga mencapai hektaran. “Saya dari kecil hidup di sini. Dulu lahan ini sangat luas. Sekarang sudah tergerus,” tuturnya. Ombak di pantai itu, sambung dia sangat berbeda dengan pantai lain. Hantamannya lebih kuat sehingga cepat menggerus lahan. Hal ini pun sangat sulit ditangani. Pemilik lahan hanya bisa pasrah. “Ombak di sini sangat besar. Kami berharap bisa segera ada penanganan dari pemerintah,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Gusti Nyoman Supartana, mengungkapkan abrasi di pantai tersebut tergolong parah. Penanganannya sudah diusulkan setiap tahun ke Balai Wilayah Sungai Bali-Penida selaku pemilik kewenangan. Hanya itu belum bisa teralisasi. “Usulan sudah sering disampaikan. Anggaran untuk itu sangat besar. Yang sudah dapat penanganan ada di Nusa Penida. Kalau menghandalkan anggaran daerah juga sulit karena kecil. Itu hanya untuk program yang tertuang dalam RPJMD,” katanya. l Sosiawan
Diserang Tikus stansi terkait dalam hal ini Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli turun tangan untuk membantu petani. Pemerintah diharapkannya membantu memberikan racun tikus agar petani bisa serentak membasmi tikus. ‘’Selain itu saya juga berharap agar pemerintah menindaklanjuti program asuransi pertanian. Selama ini belum ada petugas asuransi yang turun ke lahan subak,’’ harap Rencana. l Eka Prananda
MBP/sos
Kondisi Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Banjarangkan yang kena abrasi. Dari tahun ke tahun, dampaknya semakin parah. 14 - 20 Agustus 2017
23
K E S E H ATA N
P
Mengenal Campak
enyakit campak merupakan salah satu penyakit yang cukup terkenal di masyarakat kita. Campak yang juga biasa disebut dengan istilah morbili, measles atau rubeola merupakan penyakit infeksi virus yang sangat menular, umumnya mengenai anak-anak yang ditandai dengan demam, ruam (hampir) sekujur tubuh, batuk, pilek, mata merah, dan sakit tenggorokan. Campak lebih sering menimpa balita, tapi pada dasarnya semua orang bisa terinfeksi virus ini, terutama yang belum pernah terkena campak atau yang belum mendapat vaksinasi campak. Menurut data Kementerian Kesehatan, pada tahun 2015 kasus campak di Indonesia terbesar pada kelompok umur 5-9 tahun dan 1-4 tahun dengan proporsi masing-masing sebesar 32,2% dan 25,4%, sedangkan 17,3% kasus menyerang usia > 14 tahun. Indonesia memiliki cakupan imunisasi campak kat-
24
14 - 20 Agustus 2017
egori sedang di Asia Tenggara, yakni 84%. Indonesia berkomitmen untuk mencapai angka cakupan imunisasi campak sebesar 95% pada akhir tahun 2020. Hal ini dikarenakan campak termasuk dalam 10 besar penyebab kematian terbanyak pada balita di Indonesia. Data dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa angka kejadian campak telah menurun signifikan dari total 18.488 kasus pada akhir 2007 menjadi 8.185 kasus pada tahun 2015. Meski mengalami penurunan yang berarti, cakupan imunisasi campak tetap perlu diperluas hingga ke seluruh daerah di Indonesia, guna mencapai target Indonesia Bebas Campak pada tahun 2020. Penyebab penyakit campak adalah virus campak (measles virus) yang sangat menular. Virus ini ditemukan pada lendir di hidung dan tenggorokan penderita campak yang dikeluarkan saat mereka bersin dan
batuk. Oleh karena itu, penyakit campak ini menular lewat saluran pernapasan, yaitu ketika penderita campak batuk, bersin atau berbicara, ia akan dapat menulari orangorang di sekitarnya. Virus campak bisa bertahan di permukaan selama beberapa jam dam bisa bertahan menempel pada benda-benda lain. Penularan juga bisa terjadi ketika tetesan bersin, batuk yang tersentuh, kemudian tangan yang menyentuhnya tadi digunakan untuk mengucek mata, hidung, ataupun menyentuh mulut. Seseorang yang pernah mengalami campak (morbili) akan memiliki kekebalan seumur hidupnya terhadap penyakit campak ini, oleh karena itu campak tidak akan muncul ke dua kalinya Diagnosis campak biasanya sudah dapat ditegakkan oleh dokter hanya dengan melihat karakteristik bercak atau ruam yang ada di dalam mulut dan berdasarkan penjelasan gejala-gejala yang Anda
alami. Namun, pada beberapa kasus, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan darah sederhana serta pemeriksaan kultur virus dari air liur untuk memastikan diagnosis. Namun kedua pemeriksaan ini jarang dilakukan kecuali Anda menunjukkan gejala-gejala yang kurang jelas. Gejala-gejala campak umumnya muncul secara berurutan, yang memakan waktu tiga hingga empat minggu. Periode pertama adalah masa Inkubasi. Selama 7 hingga 14 hari setelah seseorang yang rentan terpapar virus campak, tidak merasakan gejala apapun pada tahap ini. Periode berikutnya adalah tanda dan gejala nonspesifik. Campak biasanya dimulai dengan demam ringan sampai sedang, sering disertai dengan batuk terus-menerus, pilek, radang mata (konjungtivitis), sakit tenggorokan serta diare. Penyakit yang relatif ringan ini bisa berlangsung dua atau tiga hari. Kemudian muncul ruam terdiri dari bintikbintik merah kecil, beberapa di antaranya sedikit menimbul. Ruam campak di mulai dari wajah, terutama di belakang telinga dan di sepanjang garis rambut. Beberapa hari kemudian, ruam menyebar ke lengan dan badan, lalu ke paha hingga kaki. Pada saat yang sama, demam meningkat tajam, seringkali hingga mencapai 400C. Selain itu, penderita juga berpotensi mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening di leher. Periode terakhir adalah fase menular Siapa saja yang mengalami penyakit campak ini akan dapat menyebarkan virus ke orang lain selama sekitar 8 hari, yaitu 4 hari sebelum ruam muncul dan 4 hari setelah ruam muncul. Tidak ada obat khusus untuk menangani campak. Sistem kekebalan tubuh manusia secara alami akan melawan infeksi virus ini. Prinsip penanganan penderita campak adalah terapi suportif. Hal ini dilakukan mengingat penyakit ini disebabkan oleh virus yang bersifat self limiting disease atau dapat sembuh dengan sendirinya.Kondisi penderita biasanya akan membaik tanpa perawatan khusus dalam waktu satu hingga dua minggu. Sebelum sistem kekebalan tubuh melawan infeksi virus, kondisi tubuh akan terasa kurang nyaman akibat gejala campak yang dialami. Tapi jika komplikasi terjadi atau infeksi campak menjadi sangat parah, perawatan di rumah sakit kemungkinan akan dibutuhkan. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempercepat penyembuhan. Hindari dehidrasi dengan memberikan penderita banyak minum air. Pada saat demam kebu-
tuhan tubuh akan cairan umumnya meningkat. Untuk mengatasi demam dan rasa sakit tenggorokan dapat diberikan obat penurun panas seperti paracetamol atau ibuprofen. Gunakan kain katun yang direndam air untuk membersihkan kotoran mata semasa infeksi campak. Mata penderita campak akan menjadi lebih sensitif terhadap cahaya. Untuk mengatasi ini, tutup jendela dengan tirai atau mengganti lampu yang lebih redup saat malam hari. Minum minuman hangat dapat meredakan gejala batuk dan pilek. Bercak kulit pada campak sangat gatal sehingga penderita dapat menggaruknya yang dapat memperparah ruam dan menimbulkan infeksi sekunder. Oleh karena itu jaga kebersihan kulit dengan mandi menggunakan sabun yang lembut. Dokter juga mungkin meresepkan vitamin A dan antibiotic jika dirasakan ada infkesi penyerta dari bakteri lain. Orang dengan kadar vitamin A yang rendah akan lebih mungkin mengalami penyakit campak dengan kasus yang lebih parah. Sehingga pemberikan vitamin A diharapkan dapat mengurangi keparahan campak dan mempercepat pemulihan. Di samping memberikan terapi suportif tadi, harus selalu mewaspadai kemunculan tanda-tanda komplikasi dari campak yang dapat berakibat serius pada penderita seperti berikut. Adanya penurunan kesadaran dimana penderita tampak terus menerus mengantuk, muncul dehidrasi yang ditandai dengan mulut kering dan frekuensi buang air kecil yang berkurang, ada batuk darah, kejang-kejang, kebingungan dan sesak napas. Walaupun tidak sering terjadi, campak dapat mengakibatkan komplikasi yang serius. Penderita yang rentan mengalami komplikasi diantaranya bayi dan anak-anak dengan gizi buruk, orang dengan gangguan system kekebalan tubuh seperti penderita AIDS, penderita kanker dan pasien penyakit kronis serta ibu hamil. Adapun komplikasi dari campak antara lain: infeksi telinga bagian tengah, infeksi saluran pernapasan dan paru-paru (misalnya pneumonia dan bronkitis), dehidrasi berat, meningitis (radang selaput otak dan saraf tulang belakang), ensefalitis (infeksi otak), masalah pada sistem saraf dan jantung, optik neuritis atau inflamasi saraf mata yang bisa menyebabkan buta permanen. masalah kehamilan (misalnya keguguran, bayi prematur, atau melahirkan bayi dengan berat badan rendah) Cara terbaik mencegah terkena campak adalah dengan imunisasi sejak kecil. Terdapat dua pilihan vaksinasi campak. Yang
pertama adalah vaksin khusus campak yang dimasukkan oleh pemerintah ke dalam program imunisasi wajib. Vaksin ini diberikan pada umur 9 bulan, 18 bulan, dan 6 tahun. Terkadang, terdapat program PIN (Pekan Imunisasi Nasional) campak yang bertujuan sebagai penguatan (strengthening). Program ini bertujuan untuk mencakup sekitar 5 persen individu yang diperkirakan tidak memberikan respon imunitas yang baik saat diimunisasi dahulu. Bagi anak yang terlambat/belum mendapat imunisasi campak: bila saat itu anak berusia 9-12 bulan, berikan kapan pun saat bertemu. Bila anak berusia >1 tahun, berikan MMR. Jenis vaksin yang kedua adalah MMR yang merupakan vaksin gabungan untuk penyakit campak (measles), gondongan (Mumps), dan campak Jerman (Rubella). Vaksin MMR diberikan pada usia 15-18 bulan dengan minimal interval 6 bulan antara imunisasi campak dengan MMR. MMR diberikan minimal 1 bulan sebelum atau sesudah penyuntikan imunisasi lain. Apabila seorang anak telah mendapat imunisasi MMR pada usia 12-18 bulan dan diulang pada usia 6 tahun, imunisasi campak (monovalen) tambahan pada usia 6 tahun tidak perlu lagi diberikan. Bila imunisasi ulangan (booster) belum diberikan setelah berusia 6 tahun, berikan vaksin campak/MMR kapan saja saat bertemu. Pada prinsipnya, berikan imunisai campak 2 kali atau MMR 2 kali. Kedua jenis vaksinasi campak di atas tidak direkomendasikan untuk wanita hamil yang belum terlindungi dari campak. Namun bagi wanita yang ingin hamil dan belum pernah terkena campak, dia bisa diberi vaksinasi campak. Temui dokter untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang campak dan dampaknya pada wanita hamil. Perlu diingat bahwa campak sangat mudah menular. Jika Anda atau anak Anda menderita campak, hindari pusat keramaian setidaknya empat hari setelah kemunculan ruam campak untuk pertama kalinya. Hal ini penting dilakukan agar tidak terjadi penyebaran infeksi kepada orang lain. Hindari kontak langsung dengan orang-orang yang rentan terhadap infeksi virus ini seperti balita, anak kecil, dan wanita hamil. Bila merasakan gejala sebaiknya segera konsultasikan ke dokter terdekat. l dr. Ni Luh Putu Ariastuti, MPH Staf Dosen di Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas dan Ilmu Kedokteran Pencegahan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana 14 - 20 Agustus 2017
25
LENSA
TELUR
Seorang pedagang tengah menyusun telur dagangannya di Pasar Kuta 2, Badung. Kesulitan dalam mencari garam karena kondisi cuaca buruk, berdampak pada suplai telur asin ke para pedagang di beberapa pasar tradisional.
MBP/eka
26
14 - 20 Agustus 2017
OLAHRAGA
MBP/net
Pembalap Spanyol Angel Nieto.
Perginya Sang Maestro
D
unia balap motor ditinggal salah satu legendanya: Angel Nieto. Pembalap Spanyol yang 13 kali mendekap gelar juara dunia itu, meninggal dalam usia 70 setelah mengalami kecelakaan akibat mengendarai motor
‘quad.’ Putranya, Galete Nieto, mengumumkan meninggalnya Angel dalam sebuah acara di saluran televisi Spanyol, Kamis (3/8) lalu. “Kami semua berduka. Dia kakek yang hebat. Teman sekaligus atlet yang baik,” kata Galete. Angel dirawat di rumah sakit Policlinica Nuestra Senora del Rosario di pulau wisata Ibiza. Pihak rumah sakit, sehari sebelumnya menyatakan Angel dalam kondisi kritis setelah mengalami kecelakaan saat mengemudikan kendaraan roda empat itu pada 26 Juli lalu. Pembalap yang tergabung di tim Derbi, Morbidelli, Kreidler, Bultaco, Minarelli, Garelli, berjaya di kelas 50cc, 80cc dan 125 cc. Ke-13 gelar juara dunia itu diraih antara 1969-1984. Dia juga pernah turun di kelas 250cc namun tidak pernah mendapatkan hasil maksimal.
Angel membukukan 90 kemenangan dari 186 lomba yang diikuti. Total ia 139 kali naik podium dengan 16 kali menduduki pole. Dia dinilai sebagai pembalap paling sukses dalam sejarah hingga organisasi motor internasional, FIM, menobatkannya sebagai the Legend pada 2000. Angel pensiun pada usia 39 tahun dan lebih senang menyebut kemenangannya “12-1” dibandingkan 13. Nama besarnya berada di posisi ketiga di bawah Giacomo Agostini dengan 122 kemenangan disusul Valentino Rossi (115). Ucapan duka cita mengalir dari sejumlah kalangan dari olahragawan, selebriti hingga Raja Spanyol Felipe VI. PM Spanyol Mariano Rajoy juga mengunggah pesan duka cita di media sosial. Melengkapi ungkapan duka cita itu adalah dari kelompok pembalap. “Terima kasih atas semua pelajaran yang telah diberikan kepada kami. RIP, maestro,” kata juara bertahan MotoGP Marc Marquez dalam pesannya di medsos, laporan Associated Press. l Yudi Winanto 14 - 20 Agustus 2017
27
OLAHRAGA
MBP/ap
Mantan juara dunia kelas berat Vladimir Klitschko.
Karier Kedua SETELAH mendominasi kelas berat selama satu dekade, Vladimir Klitschko akhirnya mengundurkan diri. Petinju Ukraina dengan julukan Dr. Steelhammer itu mengakhiri kariernya dengan rekor 64 menang dan 5 kalah. Dalam 69 pertandingan itu 53 di antaranya diselesaikan dengan kemenangan KO. Ironinya sepanjang menguasai kelas berat dengan merebut sabuk WBA, ibo, IBF dan WBO, ia tidak pernah disebut hebat. Meski dia mampu menguasai pertarungan dengan menjaga jarak serta mengontrol irama pertandingan, penampilannya di atas ring cenderung bersih dan nyaris tak memperlihatkan sebuah seni pertunjukan. Publik tinju di AS tidak pernah terpikat dengan permainannya meski dalam setiap kali pertanding di Jerman, stadion selalu penuh. Lagi pula penonton Eropa tidak
28
14 - 20 Agustus 2017
pernah mengeluhkan gaya bertarungnya. Kakaknya, Vitali yang kini menjadi Wali Kota Kiev, dulunya juga raja kelas berat dengan menguasai sabuk WBC setelah kalah dari Lennox Lewis pada 2003. Namun petinju dengan julukan Dr. Ironfist, itu tidak pernah mau menyatukan gelar dengan menghadapi adiknya, Vladimir karena itu bagian dari janji mereka kepada ibunya. Vladimir sendiri juga juga mencatat hasil menyedihkan saat dipukul KO ronde 4 oleh Lamon Brewster pada 2004. Namun setelah itu, ia tak terkalahkan dalam 22 pertandingan dan menguasai sabuk WBA, IBO, WBO dan IBF. Tyson Fury mengakhiri karier gemilangnya dengan kekalahan angka mutlak pada pertarungan 12 ronde. Petinju Inggris lainnya Anthony Joshua juga berhasil menaklukannya dengan kemenangan KO ronde ke-11 dalam laga di stadion Wembley, London. Kemenangan itu sungguh diluar dugaan karena dia sebel-
umnya berhasil menjatuhkan Joshua dengan pukulan keras. Namun lawannya mampu bangkit dan bertahan hingga ronde 11. Keputusan pensiun menutup kemungkinan tarung ulang melawan Joshua di Las Vegas November mendatang. Padahal Joshua menjadi lawannya yang paling berkualitas dan publik menyebut duel tersebut sebagai yang terbaik di kelas berat. Ironinya sebelum kekalahan itu, Klitschko menyatakan bahwa dirinya bosan bertinju meski menghadapi lawan-lawannya yang pernah dikalahkan. Ia ingin istirahat bersama pasangannya, aktris AS Hayden Panettiere yang telah memberinya seorang anak, laporan Associated Press. “Sebagai petinju amatir dan profesional, saya telah meraih apa yang saya inginkan. Kini saya ingin memulai karier kedua saya setelah sebagai olahragawan,� kata Klitschko. l Yudi Winanto
Mutasi Atlet Marak Jelang Porprov Bali MESKI dikeluhkan karena menghambat perkembangan atlet muda, mutasi atlet selalu marak di Bali. Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII/2017 di Gianyar, September mendatang, perpindahan atlet kembali ramai, baik antarkabupaten dan kota se-Bali maupun antarprovinsi. Berdasarkan data di KONI Bali, mutasi atlet terjadi pada cabang olahraga (cabor) tembak, tenis meja, wushu, gateball dan bridge. Pelakunya adalah Tjokorda Istri Amrita Purnama (tembak), Ketut Indra Wahyuda (tenis meja), Jesslyn Lidya Purnama (wushu), Danon Pianggono Bambang P., Ni Made Mardiani Dewi, Made Juliarta, Nila Syah Wida Nidrayani, Kadek Artana (gateball), serta Ahmad Masyuri, Zulfikar Akbar Priambodo, Healtho Brilian Argario, Michael Fernando (Jatim) dan Roroffani Tungga Dewi, Trisuci Indahsari (Jabar/bridge). Menurut Bidang Hukum dan Etika KONI Bali Fredrik Billy, para pelatih dan pengurus KONI cenderung ingin cabornya berprestasi demi gengsi daerah dan bonus. Ini dilakukan secara instan dengan cara mutasi atlet. ‘’Langkah terbaik yang mesti dilakukan pelatih adalah membina atlet secara berkelanjutan. Untuk menekan mutasi atlet menjelang Porprov, perlu sosialisasi tentang regulasi atau aturan main,’’ katanya di Denpasar pekan lalu. Pihaknya menuntaskan kasus yang terjadi sebelum hajatan multievent dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali ini melalui sidang. ‘’Tugas kami sudah rampung sampai dengan pendaftaran entry by number. Sementara mulai awal Agustus
sudah memasuki entry by name,’’ sebutnya. Jika kemudian muncul lagi ketidakpuasan menyangkut hasil pertandingan, sikap kepemimpinan wasit dan juri, sampai kesalahan perolehan medali, bisa disampaikan kepada Komisi Hakim yang beranggotakan Fredrik Billy, I G.B. Arthanegara, Made Narayana dan Yudi Atmika. ‘’Putusan Komisi Hakim bersifat final serta berketetapan hukum. Segala putusan Komisi Hakim tak ada istilah banding lagi,’’ tutur Billy. Ia mengingatkan agar segala bentuk protes atau ketidakpuasan selama pelaksanaan Porprov disampaikan paling lambat dua hari pascapenutupan. Komplain yang diajukan setelah dua hari pelaksanaan Porprov, tidak dilayani. Kasus lain yang menimpa program pembinaan atlet Bali adalah sanksi yang dijatuhkan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Bali kepada taekwondoin Kota Denpasar berikut pembekuan Pengkot TI Denpasar yang dinahkodai A.A. Suryawan Wiranatha. Pemberian sanksi kepada tujuh atlet taekwondo Denpasar yang masih anak-anak, yakni Julianto Putu Oka, Putu Oka Mahendra, I Wayan Divayana Ranendra Putra, I Gusti Agung Lanang Saputra, Putu Bagus Paramananda, K. Mira Adelia Putra dan Ni Kadek Nia Ananda Suryandari, bahkan sampai ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali, sehingga dibahas dalam dengar pendapat DPRD Bali. l Daniel Fajry
MBP/nel
Fredrik Billy 14 - 20 Agustus 2017
29
OLAHRAGA
Putaran Pertama Liga 1 Indonesia
Bali United Melejit
BALI United sempat diragukan setelah mengalami dua kekalahan beruntun dari Madura United dan Persipura Jayapura pada awal musim kompetisi Liga 1 Indonesia yang membuatnya terjerembab di peringkat ke-17 klasemen sementara. Hasil buruk ini sekaligus melengserkan pelatih asing asal Austria, Hans Peter Schaller. Bali United bangkit kembali di tangan asisten pelatih Eko Purjianto dan Made Pasek Wijaya. Meski begitu, manajemen Tim Serdadu Tridatu tetap mencari pelatih permanen dan pilihan jatuh pada Widodo Cahyono Putro. Di bawah asuhan mantan striker tim nasional ini sejak pertengahan Mei 2017, Bali United tampil menggila. Puncaknya terjadi Juli, menjalani enam laga, Bali United memetik poin penuh lima kali dan sekali seri. Kemenangan 3-1 atas tuan rumah Persegres Gresik United di Lamongan pada partai ke-17 menjadi kuncinya. Bali United melejit ke peringkat kedua klasemen untuk pertama kalinya. Fadil Sausu dan kawankawan mengoleksi poin 32 hasil 10 kali menang, dua imbang dan lima kalah dengan memasukkan 32 gol dan kemasukan 18. Sebanyak 13 gol datang dari kaki dan kepala striker Sylvano Comvalius. Tim Serdadu Tridatu tercatat sebagai klub paling produktif. Selisih gol Bali United lebih baik dari Madura Utited (30-17) yang memuncaki klasemen. Bali United harus puas bercokol di posisi kedua akibat kalah head to head menyusul kekalahan 0-2 di kandang Madura United pada pertemuan pertama. Merengkuh posisi kedua belum membuat puas CEO Bali United, Yabes Tanuari. Pria yang juga manajer tim ini masih akan berburu pemain khususnya bek sayap guna menyongsong putaran kedua. Ini untuk berjaga–jaga Jadwal Bali United di Putaran Kedua Tanggal Lawan Tempat 09 Agustus Persipura Jayapura 13 Agustus Madura United Gianyar 17 Agustus Persela Gianyar 24 Agustus Semen Padang Padang 27 Agustus Mitra Kukar Gianyar 11 September Borneo FC Samarinda 15 September Persija Bekasi 21 September Persib Bandung 25 September Perseru Gianyar 29 September Bhayangkara Bekasi 08 Oktober Arema Gianyar 16 Oktober Persiba Balikpapan 20 Oktober PS TNI Cilegon 25 Oktober Barito Putera Banjarmasin 30 Oktober Sriwijaya FC Gianyar 06 November PSM Makassar 12 November Persegres Gianyar
30
14 - 20 Agustus 2017
seandainya Ricky Fajrin dipanggil ke Pelatnas SEA Games 2017 di Malaysia. Di sisi lain, Widodo minta pemainnya tidak puas atas hasil yang dipetik pada putaran pertama. Ia juga tidak mau pemainnya merasa menjadi bintang atau hebat sendiri. Kalau ada yang berpikir seperti itu, WCP minta pemain bersangkuatan keluar dari Bali United. Menurutnya, perjuangan masih panjang. Masih ada 17 lagi lagi yang harus dijalani pada putaran kedua untuk menentukan posisi di klasemen akhir. Untuk itu, seluruh pemain dimintanya tetap fokus hingga laga ke-34. Pemain Bali United memang tidak boleh larut dalam kegembiraan setelah menuai hasil gemilang di putaran pertama. Seperti dikatakan kapten tim Fadil Sausu, seluruh pemain harus bekerja lebih keras lagi, lebih kompak dan terus menjaga penampilan pada putaran kedua. Sebab, tim-tim lainnya tentu tidak tinggal diam. Terlebih lagi lawan-lawan yang dikalahkan Bali United pada pertemuan pertama, pasti bertekad membalas dendam. Begitu pula klub-klub yang terancam degradasi, bakal ngotot agar tidak turun ke Liga 1 musim depan. l Mawa
MBP/wan
Pemain Bali United merayakan gol yang dicetaknya saat bermain di Stadion Wayan Dipta, Gianyar.
A KT I V I TA S PR SARASWATI - Yayasan Perguruan Rakyat (PR) Saraswati Pusat Denpasar tampil semakin hebat karena terus membangun gedung baru. Masyarakat menyebut setiap tahun Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar tak pernah berhenti membangun. Jumat (28/7), keluarga besar Yayasan PR Saraswati Denpasar melaspas gedung auditorium baru berlantai tiga senilai Rp 13 miliar.
MBP/ist
MBP/ist
UNDIKSHA - Kebijakan pemerintah menerapkan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI -red) disikapi serius Program Pasca-Sarjana Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Berbagai persiapan sudah dilakukan oleh lembaga ini melibatkan stakeholders. Mulai semester I September 2017 ini, semua program studi (prodi) di lingkungan Pasca-Sarjana Undiksha menerapkan Kurikulum Berbasis KKNI.
TELKOMSEL - Dalam upaya mendukung pemerintah memeratakan akses telekomunikasi di seluruh Indonesia, Telkomsel terus melakukan pembangunan infrastruktur jaringan hingga ke pelosok, termasuk di wilayahwilayah berpenduduk yang belum memperoleh akses telekomunikasi. Tahun ini rencananya Telkomsel membangun 63 Base Transceiver Stations (BTS) di lokasi-lokasi pelosok melalui Program Merah Putih.
MBP/ist
MBP/ist
FH UNMAS - Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati (FH Unmas) Denpasar, Selasa (1/8) menggelar seminar nasional bertajuk ‘’Kedaulatan Rakyat dan Kedaulatan Negara dalam Perppu Nomor 2 Tahun 2017’’. Seminar membedah Perppu 2/2017 tentang Ormas ini dibuka Gubernur Bali diwakili Kapala Badan Kesbangpol Provinsi Bali Drs. Gede Putu Jaya Suratama, M.Si. Seminar diikuti 300 peserta dari unsur mahasiswa PTN dan PTS, siswa SLTA dan ormas kepemudaan. 14 - 20 Agustus 2017
31
PENDIDIKAN
’’Rahina Mabasa Bali’’ Jangan Hangat-hangat Tahi Ayam
K
eputusan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra yang mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perusahaan daerah hingga sekolah, setiap Rabu, Purnama, dan Tilem sebagai Rahina Mabasa Bali harus dilakukan secara terus menerus tak hanya euforia sesaat. ‘’Jadi jangan hangat-hangat tahi ayam karena Wali Kota meluncurkan program Rahina Mabasa Bali kemudian diikuti gerakan di lapangan hanya dengan waktu yang temporer,’’ kata praktisi pendidikan Nyoman Suwija, belum lama ini. Menurut Suwija, bahkan pada awal peluncuran Rahina Mabasa Bali, agenda sidang penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Rabu (19/10/2016) dengan berbahasa Bali halus. Bahkan, seluruh peserta sidang berpakaian adat Bali, yang nantinya akan berkelanjutan dengan hari tertentu yang telah ditetapkan Wali Kota Rai Mantra sebagai hari berbahasa Bali. Sayangnya, setelah beberapa bulan berjalan, gaung program ini nyaris tak terdengar lagi. Suwija menilai, keputusan Wali Kota Rai Mantra yang memajibkan seluruh jajaran Pemkot Denpasar menggunakan bahasa Bali pada hari yang telah ditentukan ini dianggap tepat. Ini sebagai langkah penguatan dan pelestarian bahasa Bali yang makin terpinggirkan dan seolah jadi bahasa ‘’asing’’ bagi manusia Bali sendiri. Karenanya, Suwija yang dosen IKIP PGRI Bali ini mengharapkan, program yang sangat mulia dalam menyelamatkan bahasa Bali dari ancaman kematian permanen ini tidak sebatas wacana atau sekadar hangat-hangat tahi ayam. Seluruh instansi
di Pemkot Denpasar diharapkan bisa menindaklanjuti program barbahasa Bali tiap Rabu, Purnama dan Tilem yang digulirkan Walikota Denpasar secara kontiyu. ‘’Memang harus ada aksi nyata untuk melestarikan bahasa Bali. Generasi muda Bali wajib diperkenalkan dengan bahasa Bali sejak usia dini dan jangan malu menggunakan bahasa Bali,’’ katanya. Suwija menegaskan, realitanya, generasi muda Bali kini memang sudah sangat ‘’berjarak’’ dengan bahasa ibunya. Mereka tidak lagi jadi penutur aktif dan cenderung lebih memilih menggunakan bahasa di luar bahasa Bali dalam pergaulan kesehariannya. ‘’Jika sebuah bahasa mulai ditinggalkan para penuturnya, itu sama artinya bahasa itu tengah bergerak menuju gerbang kematian,’’ tegasnya. Suwija sangat berharap sebelum bahasa Bali benar-benar tinggal nama, segenap komponen masyarakat Bali wajib melakukan aksi nyata untuk melestarikannya. Sekecil dan sesederhana apa pun wujud aksi itu, tentu saja jauh lebih baik ketimbang tidak melakukan aksi sama sekali. Menurut Suwija, meskipun hanya diberlakukan selama satu hari setiap Rabu, Purnama dan Tilem, paling tidak kita punya setitik harapan bahwa program yang mewajibkan seluruh siswa menggunakan bahasa Bali ini akan menjadi ‘’rahim’’ yang subur bagi “kelahiran” generasi-generasi penutur bahasa Bali baru. ‘’Kalau bahasa Bali sampai punah, saya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan Bali ini. Bali akan kehilangan salah satu kekayaannya yang sangat berharga,” ujarnya. l Putra Sasmitha
MBP/sumatika
Pengenalan Bahasa Bali kepada generasi muda bisa diajarkan melalui kegiatan nyurat aksara Bali yang dikemas dalam ekstrakurikuler di sekolah.
32
14 - 20 Agustus 2017
A KT I V I TA S ISI DENPASAR - Berdiri pada 2003, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar kini berusia 14 tahun. ISI Denpasar merupakan integrasi dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar dengan Program Studi Seni Rupa dan Desain (PSRD) Universitas Udayana. Peringatan Dies Natalis ke-14 digelar dengan upacara Sidang Terbuka Senat ISI Denpasar di Gedung Natya Mandala, Jumat (28/7).
MBP/ist
MBP/ist
FKG UNMAS - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati (FKG Unmas) Denpasar didukung PT 3M Indonesia dan Pemkot Denpasar, Senin (31/7) memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dalam pemeriksaan karies gigi dan aplikasi topical kepada siswa terbanyak bertajuk ‘’Senyum dengan Clinpro tm White Varnish’’. Sertifikat Muri diserahkan oleh Awan Rahargo, Senior Manager Muri, kepada Wali Kota Denpasar diwakili Kadiskes dr. Luh Putu Sri Armini, Dekan FKG Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. dan Direktur PT 3M Sashidarn Sridaran di GOR Ngurah Rai Denpasar. Rekor sebelumnya dipecahkan Pemkab Batu, Malang, yang melibatkan 2.000 lebih siswa.
PINSAR LAYER BALI - Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Asosiasi Peternak Ayam Petelur (Pinsar Layer) Bali menggelar pengukuhan dan pelantikan pengurus periode 2017-2022 dengan tema ‘’Bio Security yang Ketat serta Vaksin yang Tepat Penunjang Kesuksesan Peternak Ayam Petelur’’ di Hotel Nikki, Denpasar, Jumat (28/7). Acara dihadiri Ketua Umum Pinsar Layer Indonesia Singgih Januratmoko, S.Kh., Ketua Pinsar Layer Bali I Nengah Sarjana, S.E., M.M., dan lainnya.
MBP/ist
MBP/ist
UNWAR - Universitas Warmadewa (Unwar) tak hanya terkenal di Bali, tetapi juga di tingkat nasional. Nama universitas yang beralamat di Jalan Terompong, Tanjung Bungkak, Denpasar Timur ini semakin dikenal dan efeknya banyak calon mahasiswa dari luar Bali ingin kuliah di sana. Seperti Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unwar semakin dicari, bahkan oleh lulusan SMA dari luar Pulau Dewata. Hal itu karena lulusannya berkualitas, bahkan nilai rata-rata angka kelulusan dan angka keberhasilan di atas nasional. 14 - 20 Agustus 2017
33
A KT I V I TA S MADE URIP - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali membuktikan komitmennya untuk memperjuangkan nasib petani di Bali. Salah satunya bantuan alsintan berupa Hand Tractor dan Power Thresher yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua DPP PDI-P itu sekaligus Penyerapan Aspirasi Kelompok Tani se-Kabupaten Tabanan di Wantilan Desa Adat Blumbang, Kerambitan, Jumat (28/7).
MBP/ist
MBP/ist
PANDBTK - Keluarga Besar Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) menyampaikan rasa angayubagia terkait upacara Melaspas dan Mupuk Padagingan Pemerajan Agung Nagara Buleleng. Hal ini disampaikan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III kepada Panglingsir Puri Agung Buleleng A.A. Ngurah Ugrasena saat hadir di Singaraja. Dalam acara itu tampak pula Ida Dalem Semaraputra, Ida Dalem Agra Pemayun, kerabat puri se-Bali serta kerabat Keraton Nusantara.
MBP/ist
MBP/ist
34
14 - 20 Agustus 2017
BUPATI KLUNGKUNG Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali melaksanakan program Temu Wirasa. Dipimpin Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, didampingi Wakil Bupati Made Kasta, program yang menginjak IV ini berlangsung di Balai Desa Tangkas, Klungkung, Jumat (28/7). Pada acara yang juga dihadiri seluruh pimpinan OPD ini, masyarakat didorong mampu menjadi pelaku pembangunan daerah.
MONARCH BALI - Lembaga pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha terintegrasi melalui Golden Program yang berorientasi pada eksistensi dan peningkatan kualitas organisasi. Pengelolaan Monarch Bali melalui Golden Program diwujudkan melalui penetapan sistem tata kelola, yaitu Sistem Manajemen Mutu–Monarch Bali yang merupakan standar dalam kegiatan operasional dan bersinergi dengan standar akreditasi yang telah ditetapkan.
PEMKAB BULELENG - Pemkab Buleleng untuk kelima kalinya menggulirkan event Buleleng Festival (Bulfest). Kali ini Bulfest mengusung tema ‘’The Power of Buleleng’’. Rencananya Bulfest dibuka Rabu (2/8) hari oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisiata I Gede Pitana. Tercatat 20 sekaa Ngoncang dan sekitar 850 penari dan penabuh Baleganjur akan pentas secara massal untuk menandai pembukaan Bulfest rintisan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) tersebut.
MBP/ist
MBP/ist
DHARMA YATRA - Mengunjungi tempat-tempat suci dan bersejarah dalam perjalanan agama Hindu, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan sradha dan bhakti. Kegiatan yang dikenal dengan nama Dharma Yatra ini dilakoni enam pedanda dan para pengiringnya. Rombongan yang bertolak dari Denpasar pada 17 Juni 2017 ini memilih negara Nepal sebagai tujuan dharma yatra selama sembilan hari. Demikian disampaikan Ida Pedanda Gede Putra Dalem dari Geria Dalem Sibang.
SENATOR WEDAKARNA - Senator RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Gianyar menyempatkan diri meninjau karya pitra yadnya ngaben massal di Desa Adat Puhu Kecamatan Payangan. Ia kaget karena pihak desa adat mampu membuat upacara ngaben massal hanya dengan biaya Rp 1 juta per sawa ditambah partisipasi warga yang tidak ikut ngaben 10% dari biaya yang dikeluarkan, yakni sekitar Rp 100.000 per KK. Sistem gotong royong ini tentu sangat membantu masyarakat tidak mampu, di samping angka ini mengalami penurunan dibandingkan biaya di masa lalu.
MBP/ist
MBP/ist
SIWA MURTI - Sedikitnya 15 ribu orang memadati pelataran dan areal parkir Pura Luhur Pekendungan, Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan pada Jumat (28/7). Mereka datang dari berbagai pelosok wilayah di Tabanan untuk mengikuti upacara Mabayuh Oton dan Sapuh Leger massal yang diselenggarakan Yayasan Siwa Murti Bali bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. 14 - 20 Agustus 2017
35
HOTEL
Setahun Diresmikan
The Nest Hotel Raih Anugerah Sertifikat Bintang Empat
S
etahun diresmikan, sejak periode Soft Opening pada 20 Mei 2016 sampai dengan Grand Opening 8 April 2017, The Nest Hotel by Danapati telah berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan seluruh karyawannya. Peningkatan keterampilan tersebut dilakukan dengan memberikan berbagai pelatihan khusus secara berkala agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan profesional. Selain itu, juga dapat menyajikan produk-produk hotel yang berkualitas baik. Menurut General Manager The Nest Hotel R. Ito Sukarmadji, strategi ini dilakukan untuk bisa meningkatkan pelayanan bagi kepuasan tamu dan pelanggan. Hal ini juga dalam rangka untuk bisa meraih predikat klasifikasi Hotel ber-Bintang 4 (empat). Sebelumnya, lanjut Ito, The Nest Hotel by Danapati sudah melalui proses uji layak oleh Badan Sertifikasi QIS CERI INDONESIA, di bawah pengawasan dan arahan dari Departemen Pariwisata. “Dari proses yang dilalui tersebut, akhirnya dengan bangga The Nest Hotel by Danapati mendapatkan Anugerah Sertifikat Bintang 4 (empat),” ujarnya. Prosesi penyerahan sertifikat tersebut dilakukan oleh Direktur QIS CERI INDONESIA, Johny S Salim pada Selasa (1/8) di Ruang Cendrawasih hotel setempat. Melalui kesempatan tersebut, Ito berharap, ke depan pihaknya bisa mempertahankan prestasi tersebut.Bahkan, kalau bisa agar prestasi ini bisa ditingkatkan lagi. “Semoga dengan mendapatkan Sertifikasi ini, The Nest Hotel by danapati dapat lebih meningkatkan pelayanan bagi tamu dan pelanggan, serta mampu bersaing dengan hotel bintang 4 lainnya,” harap Ito. Sementara, Ditektur QIS CERI INDONESIA, Johny S Salim mengungkapkan, anugerah ini tidak begitu saja diberikan. Namun melalui proses auditing. Dalam proses audit tersebut pihaknya melibatkan 4 orang auditor dalam waktu 2 hari. Penilaian yang dilakukan ada dua tahap. Pertama ada kriteria dasar, pemenuhan beberapa dokumentasi yang harus dipenuhi hotel.
MBP/edi
Manajemen The Nest Hotel by Danapati memperlihatkan Sertifikat Bintang 4 (empat) yang diperoleh dari Badan Sertifikasi QIS CERI INDONESIA.
36
14 - 20 Agustus 2017
MBP/edi
Prosesi penyerahan Sertifikat Bintang 4 (empat) Badan Sertifikasi QIS CERI INDONESIA oleh Direktur QIS CERI INDONESIA, Johny S Salim pada Selasa (1/8).
Seperti TDUP (Tanda Dasar usaha Pariwisata), laik fungsi bangunan, laik sehat hotel, dan laik air. “Itu kriteria dasar yang harus dipenuhi,” katanya. Kemudian setelah memenuhi kriteria dasar, baru masuk ke kriteria mutlak. Semua ini menurutnya sudah diatur dalam peraturan menteri No. 53 tahun 2014. Dasarnya adalah Undang-undang No. 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Kriteria mutlak ada 25 sub unsur, seperti harus punya gedung, harus punya kamar, harus punya parkir dan sebagainya. Setelah dua kriteria melalui stage 1 diaudit, baru masuk ke stage 2 dan seterusnya. Di dalam auditing itu, tidak selalu sempurna, tapi pasti ada temuan-temuan. Namun menurut Johny, untuk The Nest Hotel, sementara tidak ada temuan. Semuanya dipenuhi, meskipun ada beberapa yang minor. Pihaknya mengaku, memberikan kesempatan untuk diperbaiki minor sampai waktu selama setahun. “Masa berlaku sertifikat sebenarnya 3 tahun dan bisa di renewal. Bahkan setiap tahunnya kita awasi, harus ada maintenace, untuk selalu menjaga kualitasnya,” pungkasnya. Sebagai informasi, The Nest Hotel, by Danapati ini, terletak di kawasan patiwisata Nusa Dua, di jalan Pratama No 99X. Hotel bertingkat 5 berada di atas lahan seluas 2.800 m2 ini hadir untuk melayani kebutuhan akomodasi dan fasilitas lainnya khusus bagi masyarakat Bali dan bagi Wisatawan Nusantara maupuan Mancanegara. The Nest Hotel Bali dikelola oleh Hotel Manajemen yang sedang berkembang yaitu “Danapati Hospitality Management” dengan motto “Come Like A Guest-Stay Like Royalty”. The Nest Hotel by danapati memiliki 110 kamar dengan 4 tipe kamar, terdiri dari 82 kamar Deluxe, 23 kamar Suite, 4 kamar Executive Suite dan 1 Presidential Suite. Tak hanya itu, hotel ini juga dilengkapi fasilitas lainnya seperti Ruang Meeting “Cendrawasih”, Restoran’’ Merak”, Spa & Refleksi “Pandan Wangi”, Ruang Kebugaran, Restoran “Jalak”, Teras “Jalak” dan Kolam Renang “infinity” & Bar, dimana tamu dapat langsung menikmati indahnya Sunset pada sore hari. *
14 - 20 Agustus 2017
37
PA R I W I S ATA
Jangan Buru-buru Melarang Wisatawan ke Pura
K
asus wisatawan yang berbuat tidak senonoh di sebuah pura di Nusa Lembongan, Klungkung viral di media sosial. Akibat prilaku wisatawan yang duduk di atas pelinggih yang disakralkan Umat Hindu ini muncul wacana agar turis masuk pura diatur perda. Namun Perkumpulan Usaha Tempat Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali berpendapat beda. Pihaknya justru meminta masyarakat pangempon pura menata wisatawan yang berkunjung. Dewan Pakar PUTRI AA Gde Agung berpendapat wisatawan harus diberikan pemahaman terkait Tri Mandala, yakni Utama Mandala, Madya Mandala dan Nista Mandala, sehingga tidak sembarangan masuk maupun bertingkah laku di dalam areal pura. “Pura yang dijadikan objek wisata mesti diatur secara khusus, sehingga wisatawan yang berkunjung ke tempat suci itu tidak sampai mengganggu kekhusyukan umat apalagi melecehkan kesakralan pura,” ungkapnya. Sebagai penanggung jawab pura, para pangempon harus menjaga kesucian tempat ibadahnya. Salah-satunya, dengan mengatur orang yang tidak berkepentingan agar tidak masuk ke areal pura dengan sembarangan. Namun demikian, mantan Bupati Badung ini berharap, masalah tersebut tidak dibesar-besarkan agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. “Janganlah sampai dijadikan polemik itu. Ke depan kita harus mengatur bagaimana wisatawan agar tidak masuk sembarang ke areal utama mandala pura,” ujarnya. Menurutnya, pariwisata, adat dan agama merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Karena itu, jangan sampai ada segelintir kasus turis masuk pura membuat citra pariwisata buruk di mata umat beragama. “Ini hanya masalah teknis saja. Makanya sekarang tata dan atur secara teknis supaya wisatawan itu mendukung kesakralan pura,” terangnya. Dia mencontohkan, pengelolaan
38
14 - 20 Agustus 2017
Pura Taman Ayun dan Pura Uluwatu yang telah ditata sedemikian mungkin, sehingga masyarakat Hindu yang tengah melakukan yadnya tidak merasa terganggu dengan kehadiran wisatawan. “Bukannya saya menyombongkan diri, namun memang sejak awal sudah dipikirkan oleh leluhur kami,” katanya. Dikatakan, para pendahulunya membuat tembok penyengker setinggi dada orang dewasa, sehingga wisatawan yang ingin melihat prosesi ritual tidak harus masuk ke utamaning mandala. Mereka dapat melihat dari
luar tanpa harus menganggu umat yang tengah menjalankan upacara. “Sama juga halnya yang dilakukan oleh pangempon pura di Uluwatu yang menyiapkan akses khusus wisatawan. Bahkan, viewnya lebih bagus, karena wisatawan bisa melihat laut,” sebutnya. Penglingsir Puri Ageng Mengwi ini menambahkan wisatawan dapat datang dan melihat langsung keindahan dan keunikan pura Taman Ayun yang ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia tanpa mengganggu kesakralan tempat tersebut.
“Jadi yang terpenting adalah penataan dan pengaturan dari pangempon pura. Wisatawan yang berkunjung ke sebuah pura juga perlu diberikan informasi dan pemahaman yang jelas, mana boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan selama berada di kawasan suci,” jelasnya. Perda larangan wisatawan masuk pura muncul dari sejumlah anggota DPRD Bali. Bahkan, ini telah dibahas bersama PHDI Bali. Anggota Komisi III DPRD Bali, Ida Bagus Pada Kesuma mengatakan Raperda Larangan Wisatawan Masuk Pura ini sangat mendesak untuk dibuat. “Dengan adanya Perda tersebut, nantinya tidak terulang kasus di Nusa Lembongan di mana wisatawan duduk di atas Palinggih Utamaning Mandala dan viral di media sosial,” ungkapnya. Dia mengakui, ada risiko dengan keberadaan Perda Larangan Wisatawan Masuk Pura. Terbitnya Perda
ini dikhawatirkan akan berdampak terhadap kunjungan turis. “Tapi, saya yakin wisatawan tidak akan batal ke Bali. Mereka masih bisa melihat pura dari luar kok. Nanti juga bisa disiapkan dengan display di areal pura, tentang sejarah dan data pura yang dikunjungi,” optimisnya. Di sisi lain, Bendesa Pura Goa Lawah, Klungkung, Putu Jualiadi, menilai akan berdampak pada kondisi kepariwisataan. Oleh karena itu, perlu ada kajian yang matang. Sampai saat ini, pura yang berlokasi di Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan ini masih menjadi salah satu tujuan wisatawan, khususnya asing. “Yang menjadi daya tarik masih terletak pada goa lawah (kelelawar) yang berada di Utama Mandala. Jika ini dibuatkan perda larangan wisatawan masuk ke pura, kondisi pariwisata yang sudah memberikan imbas positif
kepada desa dan daerah ini lambat laun akan meredup,” katanya. Menurutnya, guna mengantisipasi munculnya hal seperti di Nusa Lembongan, wisatawan cukup dibuatkan aturan tentang tata cara masuk ke pura. Demikian juga dengan pengawasannya yang semakin diperketat. “Yang penting bagaimana kita sebagai pengelola agar mengawasi tamu sesuai koridor yang telah ditetapkan,” ucapnya. Juliadi menegaskan, selain didampingi guide khusus, wisatawan yang masuk ke pura kahyangan jagat ini juga didampingi pemandu lokal guna memaksimalkan pengawasan. Selain itu, saat berlangsung persembahyangan, mereka harus berada di belakang pamedek. Guna memantau kondisi dan situasi, pura ini juga sudah terpasangi CCTV di tiga titik. l Parwata/Sosiawan
14 - 20 Agustus 2017
39
Membangun Rumah Bersubsidi di Karangasem
PROPERTI
P
emerintah pusat meluncurkan program rumah bersubsidi, dengan harga sangat terjangkau. Harga yang dipatok hanya Rp 141 juta per unit, dengan luas tanah sekitar 60 meter persegi. Program Presiden Joko Widodo ini diprioritaskan untuk ASN, anggota TNI maupun Polri. “Tetapi, tidak menutup peluang bagi kalangan tenaga kontrak dan masyarakat umum, dengan syarat pendapatan di bawah Rp 4 juta per bulan,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Karangasem Made Suama belum lama ini. Dia menyebut program ini cukup bagus. Rencananya, sebagaimana dipaparkan Pengurus DPD REI Bali, tahun ini program tersebut juga direalisasikan di Karangasem. Made Suama menawarkan, program ini sangat tepat untuk pegawai kontrak di Karangasem, dengan jumlah saat ini yang mencapai sekitar 3.500 orang. “Kalau menyasar PNS atau ASN, mungkin sedikit, karena belakangan sudah tidak ada pengangkatan lagi. Tetapi kalau tenaga kontrak, khususnya yang sudah bersuami istri sangat memungkinkan,” katanya. Oleh karena itu, pihaknya mengarahkan program ini agar menyasar para tenaga kontrak yang berminat memiliki rumah baru dengan harga terjangkau. Sebab, rumah ini sudah disubsidi oleh pemerintah pusat. Yang
40
14 - 20 Agustus 2017
disubsidi pemerintah bukan harga rumahnya, tetapi cicilan bunga bank setiap bulan. Sehingga, total cicilan setiap bulan menjadi sangat terjangkau. Belum diketahui, berapa unit akan dibangun di Karangasem dan di mana saja lokasinya. Made Suama menegaskan, Pemkab Karangasem siap memfasilitasi REI Bali yang menggarap program ini di Karangasem, baik dari dukungan regulasi perizinan maupun infrakstruktur pendukung, seperti sarana air bersih.
Terbentur Harga Lahan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Bali sebelumnya telah mengajukan usulan kenaikan harga rumah bersubsidi dengan FLPP/ Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan karena harga tanah di Pulau Dewata mahal. Terkait hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) akan segera melakukan kajian terhadap usulan tersebut. “Anggota REI Bali khususnya meminta kami untuk menyesuaikan harga di Denpasar dan sekitarnya. Nah terkait hal tersebut kami akan bawa ke meja kajian, apakah betul kondisi di beberapa daerah di Bali seperti apa yang telah disampaikan,” ujar Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Eko Heripoerwanto ditemui di sela rapat koordinasi debottlenecking pasar perumahan Provinsi Bali, belum lama ini.
Dikatakan, yang dikaji dalam hal tersebut yakni dari berbagai aspek slaah satunya batas atas penghasilan calon pembeli. Selain itu, juga terkait indeks kemahalan konstruksi dan juga ongkos kerja. “Kajian ini akan segera kami lakukan, namun dalam hal ini hasil yang kami sampaikan nantinya tidak khusus untuk Bali namun Indonesia. Karena usulan seperti ini tidak hanya dari Bali namun juga daerah lain khususnya daerah metropolitan,” jelasnya sembari mengatakan, apabila kajian tersebut telah selesai pihaknya akan melakukan uji publik. Setelah kajian tersebut, pihaknya mengaku juga akan berbicara dengan berbagai kementrian dan kembaga terkait temasuk dalam hal ini Kementerian Keuangan karena menyangkut terhadap pembebasan pajak. Sementara itu, Ketua DPD REI Bali, Pande Agus Permana Widura mengatakan harga bersubsidi tidak mungkin bisa diterapkan di semua daerah di Bali yang hanya Rp 141,7 juta per unit karena terkendala mahalnya lahan. Dimana, dengan harga rumah tersebut pihaknya baru bisa menyasar tiga kabupetan yakni Singaraja, Negara dan juga Karangasem. l Bagiarta/Desi
HIBURAN
FILM laga “Wiro Sableng” yang disutradarai Angga Dwimas Sasongko akan masuk masa produksi mulai Agustus dan akan tayang tahun depan. “Wiro Sableng mulai produksi 21 Agustus. Syuting akan sampai akhir November,” kata produser Sheila Timothy saat jumpa pers Popcon Asia 2017, di Jakarta, belum lama ini. Usai syuting pada November, film ini akan masuk masa pascaproduksi hingga akhirnya siap tayang akhir tahun 2018. Sheila belum mengumumkan kapan tepatnya film yang dibintangi Vino G. Bastian ini akan tayang, namun, menjanjikan film laga dibalut drama dan komedi yang belum pernah ada di Tanah Air. Menurut sang produser, film fantasi ini akan berlatar Nusantara abad 16, tidak seperti di buku yang menceritakan berbagai zaman. Ia juga merencanakan sekuel “Wiro Sableng” mengingat buku seri silat ini merupakan salah satu yang terpanjang yang ada di Indonesia. Vino G. Bastian akan memerankan pendekar 212. Ayah Vino, mendiang Bastian Tito, merupakan penulis buku “Wiro Sableng”. Yayan Ruhiyan, yang terkenal lewat “The Raid”, dipercaya menjadi koreografer laga di film ini. l kmb
Produser Sheila Timothy memakai kaos film “Wiro Sableng” bertagar #siapsableng di bagian belakang.
14 - 20 Agustus 2017
41
TA K S U
Ritual �Ngundangin�
Truna Adat Bersorak Kawal Kidung Suci Klian Daha
S
erangkaian aci Usaba Sumbu di Desa Pakraman Timbrah, cukup banyak tradisi unik yang ditemukan. Salah satunya adalah ritual ngundangin. Tujuannya, sesuai namanya, untuk mengundang Ida Batara, hadir ke tengah-tengah umat sebelum aci Usaba Sumbu Kelod digelar. Uniknya, truna adat harus terus bersorak lebih dari 20 menit untuk mengawal kidung suci (pihit) empat Klian Daha, agar tidak terdengar warga lain. Ritual ini dilaksanakan saat Usaba
42
14 - 20 Agustus 2017
Sumbu Kelod, Sabtu (22/7) malam, menjelang pukul 12 malam. Ritual ngundangin dimulai dari Pura Peninjauan atau biasa juga disebut Pura Segara yang terletak sekitar 200 meter di sebelah tenggara Pura Bale Agung. Pura ini dianggap suci dan memiliki fungsi sesuai dengan pelaksanaan upacara ngundangin. Karena letaknya lurus dengan laut atau segara yang nantinya akan mempermudah untuk mengadakan hubungan antara masyarakat dengan Ida Sang Hyang Widhi dan segala Ista
Dewatanya di Segara. Tokoh masyarakat setempat, Mangku Karep, mengatakan pura ini difungsikan sebagai tempat pemujaan Ida Batara Baruna. Sehingga, di dalam prosesi ngundangin, Ida Batara Sri Rambut Sedana yang katur piodalan saat Usaba Sumbu Kelod, melaksanakan ritual ngundangin (mengundang) ke Pura Peninjauan. Di pura ini Ida Batara Sri Rambut Sedana mengundang seluruh Ida Batara yang berstana di laut, sekaligus ngelungsur tirta amerta yang
A KT I V I TA S diberi nama tirta kamandalu yang diambil dari tengah samudra. “Tirta inilah selanjutnya dituntun menuju ke lokasi upacara Usaba Sumbu Kelod, di depan Pura Bale Agung dan palinggih Ida Batara Sri Rambut Sedana atau di panggungan,� katanya. Prosesi ngundangin diawali dari perjalanan empat Klian Daha (empat pemimpin penari rejang) diikuti para penari rejang lainnya. Dari sisi kiri dan kanan rejang didampingi oleh prawayah (warga yang sudah madwijati dan mendapat pamelisan dari desa) dan diikuti oleh barisan truna adat, prajuru dan sekaa gong. Dalam perjalanannya menuju Pura Segara, prawayah mengalunkan gentanya, diikuti suara gong baleganjur. Sampai di Pura Segara, ritual upacara pertama kali dilakukan prawayah, untuk memohon tirta amerta kepada Ida Batara Sri Rambut Sedana yang sebelumnya telah ngalungsur di tengah samudra. Tirta itu disimbolkan dengan air suci yang ditampung di dalam sangku. Ritual di Pura Peninjauan diakhiri dengan sembahyang bersama. Setelah itu, rombongan tadi kembali menuju Pura Bale Agung. Sekaa gong dan prawayah kembali melaksanakan tugasnya semula. Sementara Klian Daha dan penari rejang mengucapkan kidung suci yang diikuti sorakan dari truna adat. Agar, kidung itu tidak didengar oleh orang lain, karena dinilai sangat pihit atau sakral. Apabila kidung itu sampai masih bisa terdengar orang lain di sekitarnya, maka Klian Daha atau rejang akan seketika kerauhan. Saat kerauhan, biasanya Klian Daha berteriak lebih keras dari Truna Adat sambil menangis histeris. Sehingga, Truna Adat memegang peran penting di dalam ritual ini untuk mencegah hal itu terjadi. Sampai di Pura Bale Agung, Prawayah ngelinggihang sangku (tempat air suci) di Panggungan linggih pralingga Ida Batara Sri Rambut Sedana dan Ida Batara lainnya. Sementara ritual masih berlangsung di mana Klian Daha dan rejang melewati Panggungan, dan segera berbaris di sebelah utara Panggungan menghadap ke timur untuk melanjutkan kidung suci yang tidak boleh sama sekali didengar oleh siapapun. Truna adat terus bersorak keras sepanjang Klian Daha dan rejang mengucap kidung suci itu. Kidung suci diucapkan hampir 20 menit. Tidak ada yang boleh merekam, atau pun mengambil foto. Selama itu pula Truna Adat terus bersorak keras. Ini menjadi pemandangan unik tersendiri dalam sebuah ritual. Selesai Klian Daha mekidung, artinya persembahyangan bersama bisa dilakukan. Masyarakat setempat pun melaksanakan persembahyangan bersama Usaba Sumbu Kelod di Pura Bale Agung. Setelah Usaba Sumbu Kelod, Aci Usaba Sumbu tahun ini masineb pada Mingggu (23/7) malam. Seluruh pralingga Ida Batara ngantukang (kembali) ke masing-masing pura panti dan diakhiri oleh krama dengan ngaturang rarapan ke setiap jempana Ida Batara. l Bagiarta Klian Daha dan para rejang, prawayah dan truna adat saat bersiap-siap melaksanakan ritual ngundangin.
MBP/ist
WABUP BADUNG - Setelah ditetapkan menjadi role model pembangunan desa di Badung, Desa Kutuh diusulkan menjadi percontohan pembangunan desa yang mandiri di Indonesia oleh Komisi V DPR-RI. Atas penilaian tersebut, Wabup Badung Ketut Suiasa yang menyambut rombongan di Aula Kantor Desa Kutuh mengaku mengapresiasi dan menyambut baik niatan tersebut, Selasa (1/8). Niatan Komisi V DPR-RI ini seiring dengan niatan di Pemkab Badung yang telah memastikan Kutuh sebagai desa role model dalam pengembangan potensi desa dan masyarakat desa di Badung.
MBP/ist
NGURAH SWETHA - Setiap orang mempunyai tujuan hidup yang berbeda-beda. Untuk mencapai tujuan itu, setiap orang mempunyai jurus sendiri-sendiri. Yang pasti semangat belajar tidak pernah putus walau di usia senja. Menurut ajaran Weda, menuntut ilmu pengetahuan merupakan yadnya yang mulia, lebih-lebih ilmu pengetahuan yang diperolehnya diabdikan kembali kepada para sisya. Atas dasar filosofi itulah seseorang tiada henti menuntut ilmu pengetahuan. Sebagaimana dilakoni I Gusti Ngurah Suwetha yang lahir 12 Desember 1954 di Desa Pakraman Sukahet, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali. 14 - 20 Agustus 2017
43
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan pasar Badung Sabtu (29/7). Pembangunan Pasar Badung dimulai setelah PT. Nindya Karya sebagai pemenang untuk pelaksanaan pembangunan pasar badung tahap pertama. Peletakan batu pertama ini dihadiri juga Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede beserta instansi terkait.
FEB UNUD - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud), Rabu (2/7) menggelar Lepas pesan calon wisudawan (LPCW) periode 1 tahun Akademik 2017/2018. Bertempat di Auditorium Widya Sabha, kampus Unud Jimbaran, LPCW kali ini diikuti sebanyak 340 calon wisudawan, terdiri dari program studi S0 Profesi, S1, S2 sampai S3.
MBP/ist
MBP/ist
KKN UNWAR - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Warmadewa (Unwar) mengambil lokasi kegiatan di Kota Denpasar. Penyerahan 175 mahasiswa KKN dilakukan di Graha Sewaka Dharma Lumintang oleh Rektor Unwar Prof. Dr. Dewa Putu Widjana yang diterima langsung Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (31/7).
UNDHIRA - Seiring perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Seni (IPTEKS), dosen perguruan tinggi didorong menghasilkan publikasi dan aplikasi ipteks yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu realisasinya adalah dalam bentuk produk yang dapat dipatenkan. Sebagai bentuk komitmen terhadap pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat para dosen, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Dhyana Pura (Undhira) menggelar pelatihan.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
44
14 - 20 Agustus 2017
MBP/ist
UNDIKNAS - Program Pascasarjana (PPS) Undiknas Denpasar terus dikejar masyarakat karena kualitasnya. Kini Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) angkatan ke- 29 menerima 52 mahasiswa dan Magister Hukum (MH) angkatan 4 menerima 8 mahasiswa. Welcome student dan kuliah perdana mahasiswa baru MM, MAP dan MIH dilakukan Direktur PPS Undiknas (Undiknas Graduate School), Prof. Ir. Gede Sri Darma, S.T., M.M., D.B.A., FPE., Senin malam (31/7).
MBP/ist
STIKES BALI - Bulan Agustus adalah bulan produktivitas bagi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali. Ketua Stikes Bali, I Gede Putu Darma Suyasa, SKp., MNg., Ph.D ., Rabu (2/8) mewisuda 223 lulusan ahli madya yakni 55 Kebidanan dan 168 ahli madya Keperawatan Stikes Bali. Mereka yang diwisuda adalah SDM Bali pemilik masa depan.
MBP/ist MBP/ist
BULFEST - Gemuruh tabuh baleganjur dan suara pukulan ketungan yang dibawakan oleh Sekaa Ngoncang, mengawali ajang Buleleng Festival (Bulfest) “The Power of Buleleng� 2017. Festival seni dan budaya tahunan ini, dibuka secara resmi pada Rabu (2/8) malam kemarin dan berlangsung hingga Minggu (6/8). Festival ini secara resmi dibuka oleh Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar-RI) Putu Ngurah.
WALI KOTA DENPASAR - Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Denpasar tahun 2017 dalam sidang paripurna yang dilaksanakan di ruang sidang DPRD, Senin (31/7). Sidang paripurna DPRD Kota Denpasar yang dipimpin Ketuanya I Gusti Ngurah Gede dihadiri Wali Kota Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar serta udangan lainnya. 14 - 20 Agustus 2017
45
A KT I V I TA S
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali menunjukkan keseriusannya terkait dengan aspirasi masyarakat Bali terkait dengan kinerja PLN. Itu terekam dalam rapat bersama Komite III Bidang Tenaga Kerja dan Kesra di Kantor PLN Pusat di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyampaikan keprihatinannya terkait dengan laporan adanya perekrutan 15 tenaga kerja PLN dikanor distribusi Bali yang setelah diperiksa 100% bukan merupakan putra daerah Bali alias pendatang dauh tukad.
MBP/ist
REI BALI - Pengurus DPD REI (Real Estate Indonesia) Bali bertemu dengan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Senin (31/7). Audiensi ini untuk menjalin hubungan erat antara DPD REI Bali dengan Pemkab Karagasem, dalam mensukseskan program rumah bersubsidi pemerintah pusat. DPD REI Bali berharap Pemkab Karangasem bisa mempermudah birokrasi perizinan, regulasinya dan infrakstruktur pendukungnya.
46
14 - 20 Agustus 2017
MBP/ist
NGENTEG LINGGIH - Karya Ngenteg Linggih Lan Pedudusan Wraspati Kalpa Agung Pura Dalem Gunung Sari dan Linggih Begawan Penyarikan Banjar Lantang Bejuh, Sesetan, Denpasar, memasuki puncaknya, Sabtu (29/7). Pertama-tama dilaksanakan guru piduka, lalu ngenteg beras yang berarti warga sudah siap melaksanakan upacara. Puncak Karya di-puput Ida Pedanda Bang Buruan Manuaba, Ida Pedanda Buda Griya Jadi, dan Ida Rsi Bujangga Putra Sara Sri Satya Yoni.
MBP/ist
ISI DENPASAR - Komitmen kuat Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam melestarikan seni dan budaya Bali melalui sejumlah kegiatan seperti Pesta Kesenian Bali, Bali Mandara Mahalango dan Bali Mandara Nawa Natya mendapat apresiasi dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dengan diberikannya penghargaan Siwa Nataraja kepada Gubernur Bali. Gubernur Pastika dinilai turut berperan dalam memajukan kesenian dan kebudayaan daerah sehingga seni menjadi semarak serta memberi ruang seluas luasnya bagi para seniman untuk berkarya dan berinovasi.
MBP/ist MBP/ist
FKUB - Dalam rangka kunjungan Dialog Kerukunan ke Indonesia, setelah Jakarta, Semarang, Yogya, bertempat di Puri Denbencingah, Semarapura, Klungkung, Minggu (30/7) mulai pukul 16.00 Wita, Delegasi Parlemen Uni Eropa yang dipimpin Martin Murray dan diantar Ignatius dari Kedubes RI di Brussel, diterima Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama, Kanwil Agama, Kantor Agama Klungkung, Forpela dan Forgimala.
UNUD - Material jalan memanfaatkan limbah plastik terbilang baru di Indonesia. Tidak seperti di India yang sudah lama mengaplikasikan aspal plastik tersebut. Mengingat, inovasi ini diyakini dapat mengurangi sampah khususnya plastik yang menjadi momok bangsa termasuk Bali. Itu sebabnya, aspal plastik kini tengah dikembangkan oleh Kementrian PUPR bekerjasama dengan Kemenko Bidang Kemaritiman. Penerapan teknologi pemanfaatan limbah plastik sebagai material jalan ini pertama kali diujicoba pada jalan di Universitas Udayana (Unud), Kampus Bukit Jimbaran, Sabtu (29/7).
MBP/ist
FORUM SEKAR - Dalam rangka memperingati perayaan hari raya Nyepi tahun baru caka 1939, serta hari raya Galungan dan Kuningan, Forum Semeton Karangasem (Forum Sekar) akan kembali menyelenggarakan kegiatan Dharma Santi dengan tema “Dengan Semangat Pasemetonan Kita Tingkatkan Pengabdian Untuk Keberhasilan Pembangunan Bali” di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Denpasar, Minggu (6/8).
MBP/ist
FE UNWAR - Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) Kelas Reguler B menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Karangasem, Minggu (30/7) kemarin. Kegiatan ini sebagai salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kemarin dipusatkan di Pura Silayukti, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis. Kegiatan ini cukup penting sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat untuk pengenalan lingkungan.
14 - 20 Agustus 2017
47
A KT I V I TA S
MBP/ist
UNDIKSHA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) merupakan institusi pendidikan tinggi negeri yang spesial mencetak sumber daya manusia bidang kependidikan dan non kependidikan. Di bidang kependidikan, Undiksha merupakan pencetak sumber daya manusia pendidik terbesar di Bali. Saat ini Undiksha telah mencetak lebih dari 33 ribu lulusan yang didominasi tenaga pendidik. Praktek lapangan yang belum lama ini dilaksanakan, salah satunya melalui program Pengabdian Pada Masyarakat (P2M). Dekan FTK Undiksha Dr. I Gede Sudirtha, M.Pd., membuka P2M tahun 2017, Jumat (28/7).
MBP/ist
UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) membuka Program Studi Akuntansi jenjang sarjana strata satu (S-1). Ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 368/KPT/I/2017 tentang izin pembukaan Program Studi Akuntansi Program Sarjana pada Universitas Dhyana Pura. Izin penyelenggaraan Prodi S-1 Akuntansi ini merupakan hadiah istimewa kepada Undhira pada Dies Natalis ke-6 Tahun 2017 ini.
MBP/ist
MBP/ist
FELICE JEWELLERY - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Sabtu (29/7) hingga Selasa (1/8) . Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 karat dengan harga promo Rp 1,999 juta. Hal ini disampaikan Sales Felice Jewellery, Bazari, Jumat (28/7).
48
14 - 20 Agustus 2017
BRI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama dengan BRI Life menyelenggarakan acara Customer Gathering bagi pribadi terpilih nasabah prioritas Bank BRI di Maya Sanur Hotel, Kamis (27/7). dr. Irene Sakura Rini, MARS., Sp.B-RE (K) dari RS Dharmais menjadi pembicara dalam acara tersebut menjelaskan tentang pentingnya kesehatan. Maya Hasan pemain harpa juga hadir dalam acara tersebut.
MBP/ist
HARI KOPERASI - Mengingat Koperasi sebagai MBP/ist
lembaga yang sangat potensial dalam menggerakkan
FH UNWAR - Fakultas Hukum Universitas Warmadewa
perekonomian rakyat, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70
(FH Unwar) melepas 140 mahasiswanya untuk mengikuti
Koperasi di Kabupaten Jembrana dirayakan, Minggu
Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Sabtu (29/7). Sebelum
(30/7) kemarin secara meriah di Gedung Kesenian Dr. Ir.
dilepas, para mahasiswa diberi pembekalan dan mengi-
Soekarno Jembrana. Dengan tema “Koperasi Kuat Menja-
kuti ujian menjelang diterjunkan ke institusi hukum. KKL
min Pemerataan ekonomi Mewujudkan Keadilan Sosial�
merupakan kegiatan intrakurikuler wajib yang harus dii-
diharapkan menjadi motivasi untuk gerakan koperasi agar
kuti mahasiswa sebelum memperoleh gelar sarjana hukum.
lebih optimal mengembangkan usahanya.
MBP/ist
AGUNG TOYOTA - Agung Toyota selaku Founder Dealer Toyota di Bali, Sabtu (29/7) lalu menggelar program Avanzanation 2017. Program yang merupakan bentuk MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Dalam catatan anggota Komite III DPD-RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, telah terjadi dua kali kasus distoleransi yang mengancam kerukunan umat beragama di wilayah Jembrana, khususnya di kawasan Loloan. Yang pertama adalah terkait adanya kasus tari Belibis yang diprotes oleh umat Hindu dan yang kedua kasus penolakan warga terkait rencana pembangunan Padmasana di Kantor Lurah Loloan Barat.
apresiasi kepada pelanggan Toyota, khususnya pengguna Avanza ini, mengambil konsep keindonesiaan. Puncak acara Avanzanation di Bali diisi dengan kegiatan touring bersama komunitas pengguna Toyota Avanza yang ada di Pulau Dewata seperti TACI, Velozity dan AXIC. 14 - 20 Agustus 2017
49
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) berburu sampah plastik di sejumlah pantai di Klungkung Daratan, Selasa (1/8). Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Pemkab dalam mewujudkan lingkungan clean and green, di samping untuk menyambut peringatan hari Kemerdekaan RI ke-72. Aksi bersih-bersih salah satunya dilakukan di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan.
MBP/ist
FELICE JEWELLERY - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Selasa (2/8) hingga Sabtu (5/8). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. Demikian dikatakan Sales Felice Jewellery, Bazari, Selasa (1/8).
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Melalui momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN), tingkatkan peran anak dalam setiap pembangunan yang dilaksanakan. Terlebih lagi telah terbentuknya Forum Anak Denpasar yang menjadi wadah bagi anak-anak untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan, terutama dalam pemenuhan hak anak. Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ditemui usai menghadiri peringatan HAN di Kota Denpasar di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Selasa (1/8).
50
14 - 20 Agustus 2017
MBP/ist
EF - EF English First mengadakan talkshow bertajuk “How to Help Your Kids Learn English� dengan menghadirkan narasumber Roslina Verauli, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan brand ambassadors EF yakni pasangan selebriti Donna Agnesia dan Darius Sinathrya bertempat di Food Society Pakuwon Mall Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, Roslina Verauli, S.Psi., M.Psi., Psikolog atau yang akrab disapa Vera menekankan bahwa untuk mengoptimalkan upaya penyerapan bahasa asing pada anak dibutuhkan komitmen, konsistensi, dan system support di sekitar anak.
195 | 14 - 20 Agustus 2017
Penguatan Nilai Kearifan Lokal
RP 20.000