Skip to main content

Edisi Senin 30 April 2018 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Kliwon, 30 April 2018

Mantra-Kerta Optimis Rebut di Atas 75 Persen Suara

Bali Post/kmb

DIALOG - Pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (MantraKerta), saat dialog dengan warga Denpasar, Minggu malam.

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Tawarkan Ide Konkret, Pascadebat Suara Koster-Ace Melesat Jauh

Sepuluh Ribuan Massa ’’Kepung’’ Denpasar

SEPULUH ribuan warga Kota Denpasar ‘’mengepung’’ Denpasar, Minggu (29/4) petang kemarin. Mereka memadati kampanye akbar pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), di pusat kota. Puluhan ribu massa yang hadir secara sukarela itu memenuhi sepanjang Jalan Veteran mulai dari depan Kantor Wali Kota Denpasar hingga pertigaan Jalan Nangka Selatan. Mereka yang mengenakan pakaian adat putih itu menampilkan berbagai atraksi budaya seperti gong kebyar dan atraksi budaya lainnya. Selain paslon Rai MantraSudikerta, kampanye akbar yang tak lepas dari peran ‘’jenderal kota’’ Ketut Suwandhi. Hal. 19 Kampanye Akbar

20 HALAMAN

NOMOR 241 TAHUN KE 70

Unggul pada ’’Polling’’ Lima Lembaga Media Online di Bali DEBAT perdana yang diseleggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sukses digelar. Mengambil tempat di Hotel Goodway Nusa Dua, tema debat Pilgub Bali di antaranya membahas masalah perekonomian, pariwisata dan pertanian. Pada kesempatan itu, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), tampil lugas dan menawarkan ide konkret dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi Bali. Secara konten dan substansi persoalan, Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati tampak sangat menguasai. Hal. 19 Nilai Tambah

Bali Post/kmb

KOSTER-ACE - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), saat debat.

Nusa Penida

KEJAR PARIWISATA, RUMPUT LAUT PUN DITINGGALKAN Nusa Penida dikenal sebagai penghasil rumput laut. Bahkan kualitasnya, salah satu yang terbaik di dunia. Tak heran di era 80an, rumput laut Nusa Penida tembus pasar ekspor. Salah satunya Jepang. Kini komoditi rumput laut tak lagi menjadi andalan. Bahkan sudah ditinggalkan. Mereka beralih ke pariwisata. Alasannya, bertani rumput laut tak lagi menguntungkan. Kualitasnya sangat jelek. Bahkan busuk sebelum masa panen. Belum diketahui penyebabnya. Banyak yang menduga karena kualitas air laut tak lagi bagus. Sudah tercemar. Salah satunya akibat sisa pembakaran BBM.

Bali Post/ant

SURABAYA - Megawati Soekarnoputri bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Surabaya, Minggu (29/4) kemarin.

Megawati Suka Lihat Risma Marah-marah

KETUA Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku suka melihat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini marah-marah saat melihat ada kinerja di pemerintahan yang tidak beres. ‘’Saya suka dan setuju kalau Bu Risma itu cerewet maupun marah-marah. Sebab, jadi pemimpin itu memang harus tegas seperti itu,’’ ujarnya di sela mengunjungi kampung Margorukun Surabaya, Minggu (29/4) kemarin. Pada kesempatan tersebut, turut hadir Tri Rismaharini yang datang bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, serta calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno. Menurut Mega, gaya kepemimpinan Risma yang disebutnya cerewet merupakan cara untuk mengasuh warganya dan membuat masyarakat menjadi tergerak untuk tidak lemah dalam menjalankan kehidupan. ‘’Apalagi sebagai seorang pemimpin. Harus tegas dan jangan lemas.

Rakyat itu tidak bisa kalau pemimpinnya hanya tengaktenguk (duduk santai),’’ ucap Presiden Ke-5 RI tersebut. Hasil yang didapat, katanya, Kota Surabaya saat ini terlihat sangat asri dan hijau dengan fasilitas taman-tamannya yang berkembang sangat luar biasa, sehingga menjadikan citra positif serta berbagai macam penghargaan maupun prestasi, baik dalam dan luar negeri. Megawati juga mengaku heran dengan isi mobil Risma yang mencerminkan kegiatannya sehari-hari, seperti membawa cangkul, palu, sekrop, hingga sepatu boot yang dibawanya setiap hari. ‘’Jangan-jangan nama Risma ini aslinya Rismo. Soalnya gayanya mirip laki-laki, kuat dan selalu tidak pernah diam mengurusi warganya. Saya sering telepon, tanya sedang di mana, pasti beliau sedang berkegiatan,’’ kata putri kandung Presiden Soekarno tersebut. Hal. 19 Gizi Anak

Tidak Terbit Terkait dengan hari libur nasional pada 1 Mei 2018, Bali Post pada hari itu tidak terbit. Bali Post kembali terbit seperti biasa pada 2 Mei 2018. Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit

Bali Post/dok

RUMPUT LAUT - Petani rumput laut di Nusa Penida. Kini pemandangan serupa tak lagi ada di pulau yang ada di seberang lautan tersebut.

Kabupaten Klungkung sempat terkenal dengan pertanian rumput lautnya. Bahkan, hasil panen tak sebatas untuk memenuhi kebutuhan di daerah. Kualitasnya yang bagus, juga mampu menembus pasa ekspor. Pertanian ini berkembang di sejumlah lokasi. Beberapa di antaranya Desa Ped, Suana, Batununggul dan Lembongan. Setahun belakangan, kondisinya justru berbeda. Pertanian yang dulunya menjadi primadona untuk sebagian besar masyarakat ini menyusut. Sebagian besar yang tersisa hanya petak-petak tempat budi dayanya saja. Menurut keterangan Perbekel Ped Ketut Karya, hal tersebut akibat prospeknya kurang menjanjikan. Selain itu, kualitas pertumbuhan rumput laut juga tak lagi bisa seperti sebelumnya. ‘’Sudah nol yang bertani rumput laut. Sudah ada dari setahun lalu. Saat menanam, sebelum panen sudah busuk. Penyebabnya, secara pasti kurang tahu,’’ terangnya, belum lama ini. Kini, sebagian besar petani beralih bekerja di sektor pariwisata yang beberapa tahun belakangan berkembang semakin pesat. Bagi yang berusia tua, kembali fokus menekuni sektor perternakan dan pertanian tegalan. ‘’Kebetulan untuk SDM, terutama untuk anak muda cukup bagus untuk terjun ke pariwisata. Jadinya banyak yang beralih ke sana,’’ ucap Karya. Bahkan, imbuhnya, beberapa warga sudah mampu membangun akomodasi pariwisata secara mandiri. ‘’Buat penginapan yang kecil-kecil banyak. Sangat membantu mendongkrak perekonomian,’’ tandasnya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Wayan Durma menjelaskan, produksi rumput laut di perairan kepulauan the blue paradise island itu pada 2015 mencapai 100 ribu ton. Berbeda jauh dengan data 2017 yang hanya 500 ton. Itu bersumber dari wilayah Desa Semaya. Pihaknya belum berani mengambil kesimpulan terkait penyebab realita itu. ‘’Kalau lihat pertanian rumput laut memang sudah jauh berkurang. Untuk mengetahui itu, akan dibuat demplot di tiga lokasi. Ada Lembongan, Suana dan Sampalan. Budi daya mulai April, Agustus dan Oktober. Dengan demplot itu akan tahu hasilnya. Bagus atau tidak. Dari percobaan itu kami bisa menarik kesimpulan, apa sebenarnya penyebabnya,’’ tandasnya. (sos)

39 Persen Mahasiswa Terpapar Radikalisme Semarang (Bali Post) – Sekitar 39 persen mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi telah terpapar paham radikal. Kondisi tersebut didasarkan atas penelitian BIN yang dilakukan pada 2017. Demikian penegasan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan saat menjadi pembicara kunci dalam Kongres IV BEM PTNU se-Nusantara di Semarang, Sabtu (24/4). Dia menjelaskan, 15 provinsi di Indonesia menjadi perhatian pergerakan radikalisme tersebut. Dari penelitian itu juga diketahui tiga perguruan tinggi di Indonesia mendapat perhatian karena kondisinya bisa menjadi basis penyebaran paham radikal. Namun, Budi tidak mengungkapkan identitas ketiga perguruan tinggi itu. Berdasarkan penelitian tersebut, lanjutnya, juga diketahui

peningkatan paham konservatif keagamaan. Dari survei yang dilakukan diperoleh data 24 persen mahasiswa dan 23,3 persen pelajar SMA setuju dengan jihad untuk tegaknya negara Islam. ‘’Kondisi ini mengkhawatirkan karena mengancam keberlangsungan NKRI,’’ katanya. Kondisi itu, lanjutnya, juga diperkuat dengan keterlibatan seorang pemuda lulusan salah satu PTN yang terlibat dalam teror di Jakarta, beberapa waktu lalu. ‘’Ini semakin menegaskan bahwa lingkungan kampus sudah menjadi target bagi kelompok radikal untuk memobilisasi calon teroris baru,’’ katanya. Oleh karena itu, mahasiswa harus mampu memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Ia menilai fenomena radikalismen di kalangan mahasiswa relatif sangat besar dari aspek

potensi ancaman. Ia menggaribawahi peran strategis mahasiwa untuk mewujudkan masyarakat yang madani. Sejarah, lanjutnya, mencatat gerakan mahasiswa yang menjadi motor perubahan di Indonesia. ‘’Jangan mahasiswa justru diperalat oleh kelompok radikal untuk memecah belah tatanan masyarakat yang kita bangun,’’ katanya. Islam Moderat Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, pemerintah menawarkan penerapan kurikulum Islam moderat dan toleran guna menangkal paham radikal. ‘’Kita berharap penerapan kurikulum itu terlebih dahulu dilakukan kajian yang mendalam,’’ kata Puan saat mengunjungi Pusat

Pendidikan Mathla’ul Anwar di Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang, Minggu kemarin. Penerapan kurikulum Islam moderat dan toleran atas usulan Grand Syech Imam Besar Al-Azhar Kairo dan Grand Syeh Mukti Kairo, Mesir setelah melaksanakan ibadah umrah belum lama ini. Namun, sebelum kurikulum itu diterapkan tentu berkaitan agama, sosial dan tokoh-tokoh juga diperlukan masukan-masukan bagaimana kurikulum tersebut. Apakah kurikulum itu bermanfaat untuk menangkal paham radikal sejak dini. Pihaknya juga nanti akan mengundang Mathla’ul Anwar untuk berdiskusi dan masukan-masukan bagaimana penerapan kurikulum tersebut. Sebab, usulan Grand Syech Imam Besar Al-Azhar Kairo dan Grand Syech Mukti

Kairo, Mesir sangat bagus untuk mengedepankan Islam dan toleran guna menangkal paham radikal. Apabila penerapan kurikulum disetujui tentu akan diterapkan jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) hingga universitas. ‘’Kita tentu memiliki tanggung jawab dan melaksanakan secara gotong royong agar kurikulum itu bermanfaat bagi bangsa dan negara,’’ katanya menjelaskan. Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mengatakan penerapan kurikulum Islam moderat dan toleran tetap terlebih dahulu dilakukan pengkajian dengan mengundang para pakar, tokoh agama dan masyarakat. ‘’Kita mendukung kurikulum itu karena dapat menangkal paham radikal,’’ katanya. (ant)

’’…Dari survei yang dilakukan diperoleh data 24 persen mahasiswa dan 23,3 persen pelajar SMA setuju dengan jihad untuk tegaknya negara Islam. Kondisi ini mengkhawatirkan karena mengancam keberlangsungan NKRI.’’ Budi Gunawan Kepala BIN


denpasar

2

Senin Kliwon, 30 April 2018

Jemput Bola, Perekaman KTP Elektronik Sasar Disabilitas

Pemuda Malang Membusuk di Kamar Kos

Denpasar (Bali Post)Penghuni rumah kos di Jalan Pulau Batanta, Denpasar Barat (Denbar), terusik dengan bau busuk menyengat, Minggu (29/4) kemarin. Setelah ditelusuri sumbernya, ternyata berasal dari kamar nomor 11 kos tersebut. Ditelisik lebih mendalam, ternyata bau busuk itu berasal dari mayat pemuda bernama Abdul Aziz (23) asal Malang, Jawa Timur. Dia ditemukan dalam keadaan membusuk, Minggu (29/4) kemarin. Sedangkan sepeda motor korban tidak ditemukan di parkir kos-kosan tersebut. Padahal korban sempat menyampaikan kepada tetangga kosnya akan liburan ke Labuan Bajo, NTT. Informasi yang didapat dari kepolisian, berdasarkan keterangan tetangga korban, Nailah Nihayah Hilmiyati (33) dan Atik Hadiah Hayati (35), sekitar pukul 09.00 Wita, mereka mencium bau busuk dari arah kamar korban. Saksi kemudian melihat semut masuk melalui jendela ke kamar tersebut. Tak lama berselang, saksi bersama pemilik kos Ketut Yudistira (43) dibantu dengan Dewi, pegawai laundry depan kos-kosan itu membuka pintu kamar korban. Saksi Nailah membuka kamar korban menggunakan kunci duplikat yang diberikan oleh pemilik kos melalui Dewi. Dan saat berhasil dibuka itulah bau busuk semakin menyengat, diserta lalat yang beterbangan dari kamar korban. Saksi tidak kuat dan mundur, sementara temannya, Hadiah, histeris melihat kondisi korban. Atas temuan itu, pemilik rumah melaporkan peristiwa itu ke klian banjar dan diteruskan ke pihak kepolisian. Tak berselang lama polisi tiba dan melakukan olah

Denpasar (Bali Post) Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berupaya memaksimalkan dan mewujudkan masyarakat tertib administrasi. Salah satunya perekaman KTP elektronik lewat pelayanan jemput bola. Sasarannya adalah masyarakat yang sedang sakit dan penyandang disibalitas. Selain itu juga memberikan pelayanan di hari libur. Minggu (29/4) kemarin, petugas Disdukcapil Denpasar memberikan pelayanan kepada masyarakat penyandang disabilitas di wilayah Kelurahan Pemecutan. Plt. Kadisdukcapil Denpasar A.A Istri Agung mengatakan pihaknya masih tetap membuka pelayanan jemput bola untuk perekaman KTP elektronik, khususnya pelayanan bagi warga yang sakit. ‘’Warga yang sakit dan tidak bisa bangun yang masuk di pelaporan Disdukcapil akan segera kami sasar dan berikan pelayanan,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, untuk memberi pelayanan prima, pelaksanaan perekaman KTP elektronik juga diberikan pelayanan jemput bola bagi warga disabilitas. Jika pelaporan yang sudah masuk di meja kerja Disdukcapil akan segera direspons untuk mendapatkan pelayanan, dan akan disambangi langsung ke kediaman penyandang disabilitas. ‘’Jika laporan sudah kami terima, terkait keberadaan masyarakat disabilitas akan segara kami tindak lanjuti dengan pelayanan perekaman,’’ ujarnya. Sehingga, sambungnya, diharapkan kepada masyarakat yang memiliki sanak saudara penyandang disabilitas yang belum melakukan perekaman KTP elektronik dapat segera melapor ke kantor Disdukcapil Denpasar, atau juga dapat melapor di kepala dusun masing-masing wilayah banjar. Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan bahwa pelaksanaan jemput bola dan pelayanan bagi masyarakat yang sedang sakit merupakan salah satu upaya Disdukcapil Kota Denpasar dalam memaksimalkan dan mendorong masyarakat untuk tertib administrasi. Sehingga masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya tertib administrasi sebagai persyaratan awal pengurusan berbagai berkas. ‘’Jadi selain untuk mendorong masyarakat untuk tertib administrasi, hal ini juga untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai berkas. Karena administrasi kependudukan seperti e-KTP adalah persyaratan dasar,’’ jelasnya, sembari mengatakan sampai saat ini yang telah melakukan perekaman sejumlah 453.510 jiwa. (kmb12) REKAM - Pelaksanaan perekaman KTP elektronik yang menyasar warga disabilitas di Kelurahan Pemecutan, Denpasar, Minggu (29/4) kemarin.

figur Jaga ’’Taksu’’ Bali BELAKANGAN Jagat Bali sempat dihebohkan oleh perilaku orang asing yang begitu menodai kesucian pura. Jika melihat orang asing ibarat pisau bermata dua. Satu sisi Bali bisa tumbuh berkembang karena sektor pariwisata, namun di sisi lain justru Bali bisa ternoda dan rusak oleh oknum orang asing itu sendiri. ‘’Sudah ada beberapa turis yang dengan seenaknya berfoto di Padmasana dan juga ada di palinggih Gedong. Selain di Besakih pernah ada di Nusa Penida. Ini mestinya dapat pengawasan, khususnya oleh pramuwisata, karena itu dapat mengganggu kesucian dan taksu pura,’’ jelas Gusti Putu Yudhi, S.H. Pria yang berprofesi sebagai advokat itu menambahkan, untuk menjaga taksu Bali, tidak hanya tertumpu pada menjaga kesucian pura. Belakangan, bahwa orang asing banyak yang terlibat narkoba, yang dapat merusak generasi muda Bali. Tidak hanya sebagai pengguna, namun juga ikut dalam jaringan narkoba. ‘’Ini tak lepas dari iming gemerlap dolar, di mana Bali sebagai tujuan wisata,’’ tandas pria yang juga menjadi pengurus bagian hukum Pertina Denpasar itu. Karenanya, ajak salah satu tokoh muda Buleleng itu, masyarakat Bali mesti pintar dan jeli supaya bebas dari hasutam sebagai bandar narkoba baik lokal maupun asing. ‘’Menjaga taksu Bali itu dapat dilakukan dengan banyak hal. Salah satunya mengikuti kebijakan pemerintah menjauhi narkoba, dan mengedepankan segala aturan hukum yang berlaku,’’ ucap pria asal Buleleng itu. (asa)

denpasar

Makanan Teregistrasi BPOM Belum Tentu Aman

Denpasar (Bali Post) Makanan bernomor registrasi BPOM belum tentu aman. Karena nomor tersebut hanya berupa nomor registrasi yang belum tentu diterima. Pakar Andrologi dan Anti Aging Medicine Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And., FAACS. belum lama ini mengatakan, ada banyak produk yang ditarik oleh BPOM setiap tahunnya. ‘’Jumlahnya ada puluhan bahkan ratusan. Hanya masyarakat tidak mengikuti itu,’’ ungkapnya. Beberapa produk tersebut tidak memerlukan approval (persetujuan) terlebih dulu. Produk berlabel nomor registrasi BPOM itu bukan berarti persetujuan. ‘’Masyarakat perlu tahu, itu artinya hanya didaftarkan saja. Registrasi tidak sama dengan persetujuan,’’ tandasnya. Sementara antara aman dan tidak di luar konteks registrasi. Hal itu berarti produk yang sudah beredar belum tentu aman. ‘’Jadi tidak semua yang beredar itu sehat. Tidak semua iklan produk kesehatan yang

ada di media apalagi media sosial itu benar,’’ pungkasnya. Atas dasar itu, masyarakat harus pintar dan rasional dalam pemilihan produk terutama makanan. ‘’Jangan segan bertanya pada orang yang ahli terkait di bidang itu,’’ imbuhnya. Menuru dr. Wimpie, banyak produk atau makanan yang berdampak buruk bagi tubuh. Contohnya suplemen makanan mengandung bahan yang tidak baik bagi tubuh. Suplemen tersebut bisa saja mengandung hormon estrogen, yang jika dikonsumsi oleh anak laki-laki menyebabkan anak tersebut gemuk. Dapat juga mengakibatkan anak tersebut mengalami pertumbuhan yang tidak lazim, seperti wanita. Misalnya payudara tumbuh, kelamin tidak berkembang, testisnya juga tidak berkembang. Dengan

demikian, tidak salah jika masyarakat jeli dalam memilah makanan, karena makanan yang bernomor registrasi BPOM belum tentu aman untuk dikonsumsi. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And., FAACS.

Residivis Kasus Curat Ditembak

& Sekitarnya

BALI TV bekerja sama dengan Senator DPD-RI Utusan Bali B65, kembali menggelar acara Dialog Interaktif di Bali TV secara langsung (live) sesi Pendidikan Politik, Senin, (30/4) ini, pukul 16.00–17.00 Wita. Hadir sebagai narasumber Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Adapun tema yang diusung adalah “Hubungan Pilgub, Pemilu dan Pilpres 2019 bagi Kepentingan Politik Bali”. Bagaimana masa depan Bali jika ditangani oleh orang-orang politik pragmatis yang tidak memiliki visi dan misi akan keajegan Bali yang dijiwai oleh nilai-nilai agama Hindu? Dan bagaimana kontribusi suara umat Hindu yang merupakan mayoritas di Bali akan perjalanan politik Bali ke depan? Seperti apa hubungan antara hasil Pemilihan Gubernur 2018 dengan Pemilu DPD-RI dan Pemilu DPR/ DPRD 2019 serta Pemilihan Presiden 2019 yang dilaksanakan serentak? Apa strategi yang harus disiapkan oleh masyarakat Bali agar Bali berdaulat dalam bidang politik, ekonomi dan budaya sebagaimana ajaran Tri Sakti? Semua tema ini akan dibahas dalam perspektif marhaenisme dan kebangsaan oleh Dr. Arya Wedakarna (AWK) yang juga merupakan putra terbaik Bali di Senayan yang akan berlaga di Pemilu 2019 ini.(ist)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Bulog Harus Serap Beras Petani Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

TKP. Menurut Nailah, korban sudah lama tinggal di TKP. Dia terakhir bertemu dengan korban sekitar empat hari yang lalu dan saat itu dilihat kondisi korban baik-baik saja. Sejak empat bulan lalu, korban kos di sana bersama temannya berinisial Ic. Tapi dia tidak begitu kenal dengan teman korban tersebut. Pada Rabu (26/4) April sekitar pukul 17.00 Wita, Ic meminjam palu dan HP milik Nailah. Dia tidak curiga dan langsung memberikan kedua barang tersebut. Apalagi Hadiah sempat menceritakan bahwa tas berisi HP dan dompet milik Ic hilang beberapa hari yang lalu saat naik angkot. Keesokan siangnya, Nailah meminta kembali palu miliknya dan saat itu Ic hanya mengembalikan palu. Sementara HP milik Nailah masih dibawanya. Dijelaskan juga, Nailah terakhir ketemu dengan Ic saat mengembalikan palu tersebut. Dia juga mendengar korban akan liburan ke Labuan Bajo. Anehnya Ic berangkat sendiri dan diduga membawa sepeda motor korban. Usai olah TKP, anggota Polsek Denbar dan Polresta Denpasar mengirim mayat korban ke RSUP Sanglah. ‘’Keterangan saksi-saksi, korban pada Jumat (27/4) rencananya berangkat ke L a b u a n B a j o d e ng a n temannya, Ic, untuk berlibur. Saat ini Ic masih dilacak keberadaannya,’’ ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena mengatakan untuk mengetahui penyebab kematian korban, pihaknya masih menunggu jadwal autopsinya. (kmb36)

Bali Post/ist

DIRAWAT - Setelah kakinya ditembak, tersangka Suyanto dirawat tim medis.

PERINTAH Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta untuk menembak penjahat jika melakukan perlawanan langsung ditindaklanjuti anggota Satreskrim. Setelah menggerebek tempat tinggal residivis kasus curat yaitu Suyanto (38) di Jalan Kargo, Denpasar Barat, Sabtu (28/4) lalu, polisi langsung melumpuhkan tersangkanya. Ya, saat melakukan perlawanan untuk kabur dari sergapan polisi, polisi terpaksa menembak kaki kanan tersangka Suyanto. Kapolres Badung AKBP Yudith saat dikonfirmasi, Minggu (29/4) kemarin, membenarkan adanya penangkapan pencuri itu. ‘’Sekali lagi kami sampaikan akan menindak tegas pelaku kejahatan, tapi tetap sesuai SOP,’’ tegasnya. Kapolres mengatakan, awalnya Satreskrim Polres Badung menerima laporan kasus curat di rumah I Dewa Gede Raka (50) di Perumahan Grahawana Prasta di Jalan Jepun Pipil, Mengwi, Badung, 15 Maret lalu. Setelah menerima laporan kasus itu, Kasatreskrim AKP Made Pramestya langsung memerintahkan anggotanya melakukan penyelidikan. Awalnya tim Opsnal Satreskrim mengamankan penadah barang curian. Selanjutnya kasus tersebut dikembangkan dan mengarah ke kos-kosan di Jalan Kargo, Denpasar. Pada Sabtu sekitar pukul 02.00 Wita, polisi menggerebek rumah kos tersebut. Saat itulah pelaku berusaha melarikan diri dengan cara melawan petugas. ‘’Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki kanannya. Setelah itu dibawa ke rumah sakit,’’ jelasnya. Hasil introgasi awal, pelaku mengaku beraksi di sembilan TKP, yaitu Perumahan Graha Wana Prasta, Perum Graha Wana Graha, Perumahan Canggu Kuta Utara (dua kali), Perum Dewi Sri Abianbase dan tiga kali di wilayah Kuta Selatan. Sedangkan barang bukti yang diamankan yakni dua HP, alat penarik kaca, pemotong kaca, linggis, pahat, tang dan sepeda motor. ‘’Tersangka merupakan residivis dan pernah ditangkap Tim Opsnal Polres Badung di wilayah Jember terkait kasus curat di Abianbase dan Buduk. Dia mengakui pernah ditahan di Lapas Jember sebanyak tiga kali dan dua kali ditahan di Lapas Kerobokan,’’ ungkap perwira melati dua asal Buleleng ini. (kmb36)


Senin Kliwon, 30 April 2018

BADUNG

3

RS Kasih Ibu Kedonganan Dituding Lakukan Kejahatan Lingkungan Mangupura (Bali Post)-

Meski sudah pernah dilakukan investigasi dan diberikan teguran dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung pada 2014 silam, namun sampai saat ini RS Kasih Ibu Kedonganan diduga masih melakukan sejumlah pelanggaran. Khususnya soal pengelolaan terhadap limbah B3. Kepala DLHK Badung, Putu Eka Merthawan, Minggu (29/4) kemarin mengatakan, apa yang dilakukan oleh pihak RS Kasih Ibu merupakan kejahatan lingkungan. Bahkan hingga saat ini teguran dan binaan yang sudah dilakukan DLHK tidak dipatuhi oleh pihak RS Kasih Ibu Kedonganan. Karena tidak mau mengikuti aturan yang ada, pihak DLHK Badung memberikan sanksi administrasi berupa paksaan pemerintah. Dengan kewajiban harus mengikuti aturan yang ada. Apabila pada waktu tertentu tidak diindahkan maka izin lingkungan yang dimiliki akan dibekukan.

“Terkait pelanggaran ini, kami memberikan waktu sebulan dari 1 Mei hingga 1 Juni mendatang untuk m e l e n g kapi pengelolaan limbah seperti yang diamanahkan UU. Kalau masih tidak mentaati, izin lingkunganya (UPL/UKL) akan dibekukan,” tegas Eka Merthawan. Selama ini, lanjut dia, pihak RS Kasih Ibu Kedonganan tidak memiliki TPS untuk limbah B3. Tidak hanya itu, pihak RS Kasih Ibu juga tidak pernah membuat laporan tiap enam bulan terkait keberadaan limbah tersebut. Bahkan dari hasil investigasi, diketahui selama ini pihak RS Kasih

PROFIL Semangat Perubahan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok - NTB, terus mendorong semangat perubahan. Yaitu mencapai visi menjadi perusahaan pengembang destinasi pariwisata kelas dunia. Selama lebih dari 40 tahun, perusahaan tumbuh sehat dan memberikan kontribusi besar bagi pengembangan pariwisata Bali, salah satunya melalui keberhasilan pengembangan The Nusa Dua. Sekarang, selain tetap dituntut untuk mengoptimalisasi The Nusa Dua, melalui tugas akselerasi pembangunan The Mandalika dan penciptaan destinasi pariwisata baru lainnya di Indonesia. ITDC dipercaya juga untuk turut serta dalam mengembangkan pariwisata nasional dan mendukung strategi pemerintah menjadikan pariwisata sebagai sumber utama devisa negara. Untuk itu, semangat perubahan menjadi salah satu modal yang harus dimiliki perusahaan dalam bergerak maju dan menghadapi berbagai tantangan baru. Dalam pengembangan pariwisata, tentunya tidak bisa berjalan sendiri. Namun memerlukan kerja sama stakeholder terkait. Pariwisata bukan semata hanya berkaitan dengan destinasi, tapi juga berhubungan dengan pelayanan. Baik pelayanan dari SDM pendukung langsung maupun SDM pendukung tidak langsung. I Wayan Karioka, Managing Director kawasan Nusa Dua ITDC, mengatakan di kawasan ITDC Nusa Dua SDM pendukung langsung, yaitu tenaga dari hotel-hotel sekitar 10 ribu orang. Sedangkan untuk SDM pendukung tidak langsung ada sebanyak 1.000 orang. Artinya, sekitar 10 persen SDM pendukung dari operasional di Nusa Dua memang memiliki keterkaitan. Misalnya pedagang pantai, taksi, usaha sampan, massage dan lain sebagainya. “Karena itu kita tingkatkan kapasitas SDM tidak langsung. Inilah pembenahan yang kita lakukan untuk memberikan peningkatan pelayanan kepada wisatawan,” tandas Karioka, yang beberapa waktu lalu meraih penghargaan Marketeer of The Year Denpasar 2018 untuk Sektor Property Versi Markplus Inc, dalam ajang Indonesia Marketeers Festival (IMF) Denpasar 2018. (edi)

BPS Survei Potensi Desa di Badung Mangupura (Bali Post) Guna mengetahui keberadaan dan perkembangan potensi yang dimiliki desa/kelurahan meliputi bidang sosial, ekonomi, sarana dan prasarana wilayah, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung akan melakukan survei terkait potensi desa. Kepala BPS Badung Dewa Made Suambara, Minggu (29/4) kemarin, mengatakan pendataan potensi desa yang akurat akan memberikan manfaat untuk pengembangan desa ke depan. Pendataan ini mulai dilakukan Mei ini di seluruh wilayah administrasi pemerintahan desa, kelurahan, nagari, Unit Permukiman Transmigrasi (UPT)dan Satuan Pemukiman Transmigrasi (SPT) yang masih dibina oleh kementrian terkait. “Salah satu tujuan pendataan potensi desa, yaitu menyediakan data tentang keberadaan dan perkembangan potensi yang dimiliki desa/kelurahan meliputi bidang sosial, ekonomi, sarana dan prasarana wilayah,” tandas Suambara. Ditambahkan, tujuan lainnya adalah untuk menyediakan data pokok bagi penyusunan statistik wilayah kecil. Menurutnya, pelaksanaan pendataan potensi desa tahun 2018 akan mulai pada 2 Mei hingga 30 Mei 2018. Nanti ada 25 petugas dari BPS yang sudah terlatih yang akan turun melakukan pendataan. Data yang dikumpulkan pada pendataan desa adalah keterangan umum desa/kelurahan, penduduk dan ketenagakerjaan, perumahan dan lingkungan, bencana alam dan mitigasi bencana alam, pendidikan dan kesehatan, sosial budaya, olahraga dan hiburan, angkutan, komunikasi dan informasi, penggunaan lahan, ekonomi, keamanan, keuangan desa dan asset desa, program pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, keterangan aparatur pemerintah desa/kelurahan. “Jadi manfaat yang dapat diperoleh dari pendataan ini di antaranya dapat digunakan sebagai bahan analisis kewilayahan terkait potensi ekonomi, sosial dan sarana/ prasarana wilayah di desa/kelurahan,” ungkapnya. Tak hanya itu, hasil survei juga dipergunakan dalam evaluasi program yang telah dibuat oleh kementrian/lembaga terkait. Ketiga dapat dipergunakan dalam menyusun kebijakan /strategi berbasis kewilayahan. “Pengumpulan data potensi desa di Kabupaten Badung dilakukan dengan wawancara langsung oleh petugas yang sudah dilatih,” sambung Suambara. Disebutkan, wawancara dilakukan dengan aparatur pemerintah desa/kelurahan. Seperti, perbekel/lurah dan perangkat desa/kelurahan dan narasumber lain yang berwenang dan relevan, tokoh masyarakat, bidan desa, petugas puskesmas dan yang lainnya. (kmb27)

Ibu Kedonganan tidak pernah melakukan pengelolaan limbah B3. Namun, mereka malah mencampur limbah B3 nonmedis dengan medis. Tentunya hal itu sangat berbahaya apabila dibuang sembarangan apalagi dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA). “Kejadian ini bukan dugaan lagi. Kami sudah melakukan investigasi dan bahkan sudah dilakukan berulang kali. Namun, pihak RS Kasih Ibu ini tidak taat. Padahal kami sudah memberikan teguran karena mereka tidak memiliki TPS limbah B3. Namun, hingga kini mereka tidak membuatnya,” kata Eka Merthawan.

Dari data investigasi yang dilakukan, limbah B3 yang dihasilkan yaitu untuk limbah B3 nonmedis berupa lampu bekas, baterai bekas, jeriken bekas chemical, kaleng bekas chemical, aki bekas, dan oli bekas. Sedangkan untuk limbah B3 medis berupa jarum suntik bekas, botol/ampul bekas obat injeksi, pisau bekas operasi, jarum jahit bekas, cairan bekas tindakan medis, produk darah, sisa transfusi, jaringan tubuh pasien, Sludge IPAL/ lumpur hasil olahan biotek. (kmb23) CEK - Petugas DLHK Badung melakukan pengecekan terkait pengelolaan limbah B3 di RS Kasih Ibu Kedonganan.

Wabup Suiasa Buka ”Paruman Sulinggih”

PARISADA Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Badung melaksanakan Paruman Sulinggih, Minggu (29/4) kemarin bertempat di Ruang Pertemuan Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala. Acara ini dibuka Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Ketua Dharma Upapati Ida Pedanda Gede Ketut Putra Timbul, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Ketua PHDI Badung Gede Adi Rudia Adiputra, Ketua WHDI Badung Ny. Isyudayani Astika, Kabid Dinas Kebudayaan Ida Bagus Agung, serta para sulinggih se-Badung. Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memberikan apresiasi dan menyampaikan bahwa paruman sulinggih dilaksanakan untuk dapat menyatukan persepsi dan pemaknaan dari kebenaran pelaksanaan agama Hindu. Dikatakan dalam agama Hindu ada tiga kerangka

inti pokok yakni Tatwa, Susila dan Upacara yang merupakan sebuah sistem yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. “Kaitannya dengan ini perlu dikomunikasikan, dikoordinasikan karena begitu penting dan strategis sekali kalau dikaitkan dengan pelaksanaan agama Hindu di masyarakat. Dalam penerjemahannya, bisa diimplementasikan dengan lingkungan, desa kalapatra dan desa mawacara. Akan tetapi, jangan sampai dinamisasi menyalahi konsep tiga dasar Tatwa, Susila dan Upacara tadi,” ungkapnya. Berkaitan dengan paruman sulinggih yang mengambil materi “Pitra Yadnya Skala Kecil” atau ngaben alit, hal ini sangat penting di mana masih adanya masyarakat yang belum memiliki pemahaman. Sehingga diharapkan melalui paruman sulinggih ini dapat menghasilkan pemahaman dan persepsi yang sama.

“Persepsi ini nantinya disosialisasikan, disebarluaskan di masyarakat sehingga benar-benar pelaksanaan kegiatan upacara agama menjadi baik, benar, dan sesuai dengan Tatwa, Susila dan Upacara, dan sesuai dengan kemampuan masyarakat yang melakukan kegiatan upakara upacara,” jelasnya. Lebih lanjut Suiasa mengharapkan, di dalam pelaksanaannya agama Hindu yang dinasmis agama memberikan fleksibelitas yang bukan berarti kebebasan, fleksibel yang diartikan disesuaikan dengan keadaanya tanpa mengurangi makna upacara dimaksud. Dengan paruman ini akan menghasilkan keputusan dan persamaan persepsi yang nantinya dijadikan dasar di dalam pelaksanaan upacara di Kabupaten Badung. Ketua Harian PHDI Kabupaten Badung I Gede Rudia Adiputra melaporkan, latar belakang dilaksanakannya

PARUMAN - Wabup Suiasa didampingi Wakil Ketua DPRD I Made Sunarta saat membuka Paruman Sulinggih, Minggu (29/4) kemarin, di Ruang Pertemuan Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala. paruman sulinggih dikaitkan dengan upacara ngaben alit/ngaben kanista yang sadwika adalah pemikiran umat Hindu yang ingin beragama benar dan efektif. Pemahaman terhadap desa kalapatra masih kurang sinkron sehingga dengan

demikian berdampak sangat berat bagi masyarakat yang melaksanakan upacara. Diharapkan hasil dari paruman ini dapat dijadikan tolak ukur dalam melaksanakan upacara Pitra Yadnya di Kabupaten Badung. (ad1596)

ya yang melaksanakan try out itu merupakan langkah-langkah statement yang kongkret dari kebijakan pemerintah. Untuk generasi muda saat ini harus dituntun dengan baik supaya menjadi generasi yang memang memiliki karakter building yang kuat. Dengan adanya try out ini bermanfaat bagi anak muda untuk mengarahkan pikiran dan kemampuan secara akademis untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. “Kami bersama pemerintah mendorong generasi muda ini untuk melakukan sesuatu yang positif untuk meningkatkan kualitas daripada sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang akademis,’’ jelasnya. Dia menambahkan, dengan ini diharapkan generasi muda memiliki karakter yang kuat, bisa meneruskan sebagai tulang punggung bangsa dan mereka bisa melanjutkan apa yang menjadi keinginan mereka dalam hal membangun pemerintah pusat dan daerah. Ketua Pora sekaligus Ketua Panitia Try Out A.A. Ayu Triana Tira melaporkan bah-

wa kisi-kisi soal pada try out mendekati dengan pola ujian masuk ke Peguruan Tinggi yang sama di seluruh Indonesia. Di setiap pelaksanaan acara try out ditunjuk pengawas. Satu pengawas mengawasi 50 orang siswa. Panitia menyimpan kunci jawabannya yang tidak kita bagikan pada saat try out, tapi setelah mereka keluar dari acara try out ini mereka akan diberikan pembahasan terhadap soal-soal tersebut, sehingga mereka tahu di mana kelemahan mereka. “Harapannya setiap tahun dilaksanakan try out ini benar-benar mampu membantu para siswa SMA maupun SMK untuk berhasil masuk ke Peguruan Tinggi Negeri,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Badung I Ketut Suiasa menyempatkan meninjau dan membuka try out sekaligus membagikan beberapa soal-soal ke para peserta. Tak ketinggalan, ikut juga Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua Pora sekaligus ketua Panitia Try Out A.A. Ayu Triana. (ad1607)

Mangupura (Bali Post) Permintaan ikan air tawar di Kabupaten Badung terus mengalami peningkatan. Dari data yang didapat, kebutuhan ikan tersebut mencapai lima ton per hari. Persoalannya, benih ikan air tawar yang diproduksi belum mampu memenuhi jumlah kebutuhan tersebut. Meski saat ini di Badung memiliki dua balai ikan yang melakukan pembibitan ikan air tawar, yaitu di Balai Benih Ikan (BBI) Kapal dan Petang. Untuk memenuhi permintaan ikan air tawar yang tinggi tersebut, Dinas Perikanan Badung sedang mengusulkan pembangunan balai benih ikan yang lebih luas yang mengambil lokasi di wilayah Baha, Mengwi. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung Putu Oka Swadiana saat dikonfirmasi, Minggu (29/4) kemarin, mengatakan dari kedua tempat

pembenihan itu, benih ikan air tawar yang diproduksi baru 1.135.000 ekor. Padahal, targetnya yaitu sebanyak 1.300.000 ekor. Diungkapkan Swadiana, permintaan ikan air tawar yang paling banyak yaitu jenis lele dan nila. Sebagian besar distribusinya untuk warung kaki lima, lalapan, hingga warung masakan padang. “Secara ekonomis, permintaan air tawar meningkat terus. Di Badung saja permintaan mencapai 5 ton per hari,” jelasnya. Ke depan pihaknya akan berupaya meningkatkan pasokan dengan menyiapkan satu balai benih ikan yang lebih luas di Baha, Mengwi. Saat ini, dikatakan, pembangunan balai benih ikan tersebut masih dalam penyelesaian status. Karena sebagian lahan yang akan digunakan merupakan lahan milik Pemprov Bali. (kmb23)

Wabup Suiasa Buka ”Try Out” SBMPTN Tahun 2018

SEBANYAK 1.200 orang siswa se-Kabupaten Badung mengikuti tes Try Out SBMPTN Tahun 2018 Pola (Pemuda dan Olahraga) yang bertema “Sarasehan Pilar Kebangsaan” bertempat di GOR Purna Krida Kerobokan, Minggu (29/4) kemarin. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati (Wabup)

Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata, anggota DPRD Gusti Anom Gumanti, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Ketut Widia Astika, Ketua Panitia I Wayan Regep, Ketua Panitia/Pora AA Ayu Triana Tira, Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Badung dan seluruh siswa SMA/

SMK se-Kabupaten Badung. Wabup Badung I Ketut Suiasa memberikan apresiasi atas terlaksananya Try Out SBMPTN bagi seluruh anak-anak yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Wabup Suiasa mengatakan try out ini merupakan momentum kepada siswa mendapatkan ruang dan kesempatan untuk penyegaran dan me-review kembali tentang apa yang didapatkan selama di sekolah dalam beberapa bulan ini. Kesiapan mental dalam melanjutkan ke perguruan tinggi itu dapat diisi dengan latihan-latihan try out seperti ini. “Atas terlaksananya try out ini, semoga anak-anak semakin siap secara jasmani dan rohani sehingga ada rasa percaya diri dan tidak memiliki rasa ragu-ragu dalam melaksanakan tes di Peguruan Tinggi,“ harapnya. Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata mengatakan bahwa melalui Bidang Pemuda dan Olahragan-

Mangupura (Bali Post) Banyak perusahaan di Bali, khususnya di Kabupaten Badung belum memenuhi hak pekerja. Padahal, pekerja merupakan objek vital dalam sebuah perusahaan. Karena itu, pengusaha diminta untuk tidak mengorbankan karyawan dengan tidak melaksanakan ketentuan upah minimum kabupaten (UMK). Ketua FSP Bali Kabupaten Badung Wayan Suyasa, Minggu (29/4) kemarin, menegaskan UMK merupakan jaring pengaman bagi perusahaan yang baru berdiri sekitar satu tahun. Untuk itu, pihaknya akan merancang sidak atau koordinasi lapangan serta turun ke perusahaan untuk melihat dari dekat kenapa perusahaan belum melaksanakan ketentuan UMK. “Jika ini belum dilaksanakan, tentu saja peru-

sahaan mengorbankan aset yang paling vital yakni pekerja. Kami akan berkoordinasi dengan legislatif khususnya Komisi IV yang menangani persoalan tenaga kerja,” tandas Wayan Suyasa. Politisi Partai Golkar itu mengatakan soal upah minimum sektoral (UMS) yang seharusnya dilaksanakan oleh hotel bintang tiga ke atas, tambah Suyasa, juga masih ada sejumlah hotel yang belum menerapkannya. “Ketentuan ini baru diterapkan setahun terakhir. Karenanya, di lapangan masih ditemukan kerikil-kerikil yang menghambat penerapan ketentuan ini. Sama dengan UMK yang belum diterapkan akan segera dikoordinasikan dengan tripartit serta dengan hati melihat dari dekat perusahaan tersebut,” jelasnya. Terkait Mayday atau Hari Buruh Internasional, Suyasa

menyatakan, walaupun dibolehkan untuk turun ke jalan dalam rangka menyampaikan aspirasi, pihaknya tidak melakukan itu. Ini sangat terkait dengan Badung yang merupakan destinasi pariwisata dunia yang membutuhkan kenyamanan. “Saat ini, UMK di Badung mendekati Rp 2,5 juta atau tepatnya Rp 2.499.580 per bulan. Sementara untuk UMS, nilainya lebih besar sekitar 5 persen dibandingkan UMK,” sebutnya. Senada diungkapkan, Ketua DPD FSP Bali Putu Semara Kandi. Untuk menuntaskan perusahaan yang belum melaksanakan UMK, pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada pihak pemerintah dalam hal ini Disnaker. Selanjutnya, Disnakerlah yang akan turun melihat dari dekat serta mencari tahu kenapa perusahaan tersebut tidak melaksanakan ketentuan UMK. (kmb27)

TRY OUT - Wabup Suiasa bersama Ketua Putu Parwata membuka try out dengan membagikan soal-soal ke para peserta di GOR Purna Krida Kerobokan, Desa Kerobokan Kaja Kuta Utara, Minggu (29/4) kemarin.

Sebagai Aset Vital, Perusahaan Jangan Korbankan Pekerja

Di Badung, Permintaan Ikan Air Tawar Capai Lima Ton Per Hari


info seremonial

4 A K T I V I T A S

Jurusan Akuntansi PNB Gelar Olimpiade Akuntansi

BUKA - Kabid Diksus Dinas Pendidikan Provinsi Bali membuka kegiatan Olimpiade Akuntansi tingkat SMA/SMK se-Indonesia di Kampus PNB. HIMPUNAN Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Politeknik Negeri Bali (PNB) kembali menggelar Olimpiade Akuntansi XIX tingkat SMA/SMK se-Indonesia, Sabtu (28/4) lalu. Bertempat di gedung Widia Padma kampus setempat, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Menurut Ketua Panitia Olimpiade Akuntansi Ni Made Aryanti Sriwahyuni dalam sambutannya, kegiatan ini diikuti 197 peserta yang terdiri atas 99 siswa SMA sederajat dan 98 SMK sederajat se-Indonesia. Tema Olimpiade Akuntansi ini yaitu ‘’Menciptakan akuntan Muda yang berintegritas, berkarakter dan peka terhadap perkembangan teknologi di era keterbukaan informasi tahun

P R O F I L E

BPR Kanti meresmikan kantor cabang di Jalan Raya Sempidi, Jumat (27/4) lalu. Kantor cabang ini diresmikan oleh perwakilan Bupati Badung didampingi perwakilan OJK Regional Bali-Nusra dan Direksi BPR Kanti. Direktur Utama BPR Kanti I Made Arya Amitaba mengatakan, kantor cabang ini merupakan relokasi dari kantor cabang di Mengwitani. Dengan berkantor di Jalan Raya Sempidi akan lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, baik masyarakat umum maupun masyarakat pemerintahan. Apalagi tepat di depan kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Selain itu, dengan menempatkan kantor cabang BPR Kanti di Sempidi, diharapkan perekonomian di Sempidi dan Kwanji benar-benar berkembang. BPR Kanti pun akan mampu memperluas jaringan layanan kepada masyarakat yang ada di daerah itu dan daerah Badung pada umumnya. ‘’Dengan penyebutan BPR Kanti Cabang Sempidi-Puspem Badung, harapan kami dari sini bisa menyebar ke seluruh wilayah Kabupaten Badung,’’ imbuhnya. Amitaba juga memaparkan kinerja keuangan BPR Kanti yang menunjukkan tingkat kesehatan. Bank dengan aset nomor lima tertinggi di Bali ini mampu meraih aset Rp 351,4 miliar pada triwulan I 2018. Aset ini tumbuh 13,78 persen (yoy). Kredit yang disalurkan sebesar Rp 307,6 miliar, tumbuh 15,43 persen (yoy), tabungan Rp 51,0 miliar, tumbuh 6,34 persen, deposito Rp 102,0 miliar, tumbuh 37,20 persen (yoy) dan modal inti

S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

SMK TI Bali Global Denpasar

Diikuti 197 Peserta SMA/SMK Se-Indonesia Lulusannya Dominan Diserap Dunia Kerja

S E R E M O N I A L

C E R I T A

Senin Kliwon, 30 April 2018

2018’’. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah penyaluran keterampilan kompetensi di bidang akuntansi serta untuk memperkenalkan PNB dan Jurusan Akuntansi kepada siswa SMA/SMK. Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. didampingi Ketua Jurusan Akuntansi PNB Drs. Ec. I Ketut Sukayasa, M.Com., Ak. menyampaikan, salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkaan kembali PNB secara luas. PNB adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi. Dalam hal ini, PNB ditugaskan pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang terampil berbasis keilmuan. ‘’Lulusannya diharapkan memiliki keterampilan berbasis keilmuan,

sehingga ada penawaran yang lebih kuat terhadap kompetensi yang dimiliki,’’ pungkasnya. Dikatakannya, PNB menekankan pada satu payung unggulan yaitu green tourism yang didukung oleh berbagai sektor salah satunya bidang akuntansi. Pengembangan pendidikan akuntansi di PNB juga dikuatkan dengan pengembangan pengelolaan akuntansi di dunia pariwisata. Pada Olimpiade Akuntansi kali ini untuk tingkat SMK tampil sebagai juara I Hans Jonathan dari SMK Kristen Imanuel, juara II Komang Agus Arisadika (SMKN 1 Singaraja) dan juara III I Gusti Putu Wahyu Pramana (SMKN 2 Denpasar). Juara Harapan I Ni Putu Anisuari Dewi (SMKN 2 Denpasar), juara Harapan II Ida Ayu Made Radina Anggun Prasasti (SMK Dwijendra Denpasar) dan juara Harapan III Ni Wayan Lilik Ekaputri (SMKN 1 Mas, Ubud). Untuk tingkat SMA, juara I Ketut Redita dari SMAN Bali Mandara, juara II Luh Putri Tersiani (SMAN Bali Mandara) dan juara III Ni Made Ayu Raira Dinda Pertiwi (SMAN 1 Tabanan). Juara Harapan I Ni Kade Shintia Dewi (SMAN 1 Blahbatuh), juara Harapan II Syaiful Amri Alhambali (MAN 1 Jembrana) dan juara Harapan III I Made Dwipayana Yasa (SMAN 1 Kuta). Di sela Olimpiade Akuntansi diisi kegiatan seminar nasional yang menghadirkan pembicara anggota VI BPK RI Dr. H. Harry Azhar Azis, M.A. Seminar diikuti 300 mahasiawa dari seluruh universitas se-Bali. (ad1600)

BPR Kanti Resmikan Kantor Cabang Sempidi-Puspem Badung

RESMIKAN - BPR Kanti meresmikan kantor cabang SempidiPuspem Badung dihadiri anggota DPD-RI Pasek Suardika dan perwakilan OJK Bali-Nusra Rochman Pamungkas. Rp 38,3 miliar, tumbuh 19,8 persen. Ke depan dengan adanya financial technology (fintech), BPR Kanti juga berupaya beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Bahkan, ia mengatakan telah menjalin kerja sama dengan perusahaan peer to peer lending. Pada acara yang juga dihadiri anggota DPD-RI Pasek Suardika dan Ketua Umum Kadin Bali itu, juga dilakukan relaunching mobile banking. Karena telah di-launching tahun 2012, namun dengan platform pulsa lokal. Sementara saat ini telah berbasis smartphone, sehingga sesuai dengan kebutuhan nasabah. BPR Kanti juga menyerahkan CSR pada pemangku Kahyangan Tiga Sempidi dan memberikan baju kepada pecalang setempat. Dengan bantuan yang

lebih mengutamakan pada komponen adat dan budaya, BPR Kanti dapat turut berkontribusi menjaga adat dan budaya Bali. Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 dan Perizinan OJK Regional 8 BaliNusa Tenggara Rochman Pamungkas mengatakan, relokasi ini merupakan wujud komitmen BPR Kanti meningkatkan pelayanan kepada nasabah. ‘’Saya mengapresiasi upaya BPR Kanti karena ini langka. Tidak semua BPR melakukan hal serupa. Ini langkah yang berat karena di tengah kondisi yang agak sulit ini, BPR Kanti masih mampu mewujudkan visi misinya untuk tetap bisa memberikan pelayanan yang baik kepada nasabahnya,’’ ungkapnya. (ad1602)

SMAN 7 Denpasar Lepas 446 Siswa Kelas XII

Manfaatkan Usia Emas untuk Masa Depan

TERTINGGI - Kepala SMAN 7 Denpasar Cok. Istri Mirah Kusuma Widyawati bersama Ketua Komite Widiana Karya menyerahkan penghargaan kepada siswa peraih nilai tertinggi USBN. SMAN 7 Denpasar kembali melahirkan generasi emas human capital berkualitas bagi Bali. Kepala SMAN 7 Denpasar Dra. Cokorda Istri Mirah Kusuma Widyawati didampingi Wakasek I Wayan Sucipta, S.Pd., I Made Siarta, S.Pd., M.Pd., I Nyoman Sedana, S.Pd., M.M. dan Drs. I Made Wirawan, melepas 446 siswa kelas XII, Sabtu (28/4) lalu. Acara pelepasan siswa kelas XII SMAN 7 Denpasar diadakan secara sederhana di sekolah. Pelepasan ditandai penyerahan siswa kelas XII oleh Kasek CIM Kusuma Widyawati kepada Ketua Komite Wayan Widiana Karya, S.E., MBA. didampingi Sekretaris I Gusti Ngurah Bagiada, S.H. serta pengalungan insinye. Pelepasan angkatan ke-26

Sisma juga diisi berbagai hiburan dan atraksi siswa. Saat itu juga diserahkan penghargaan kepada siswa peraih nilai tertinggi di USBN. Untuk jurusan MIPA juara umum I direbut Putu Permana Bagiada (1.371), juara umum II Kadek Aprilia Sukma Dewi (1.369) dan juara umum III Putu Nandika Tungga Yudanti Mahardani (1.366). Untuk IPS, juara umum I disabet I Gusti Agung Candrika Mahadewi (1.359), juara umum II dan juara umum III A.A. Sagung Dewi Laksmi (1.355) dan Ni Putu Indah Berliana (1.344). Kasek CIM Kusuma Widyawati memberi motivasi kepada lulusannya bahwa perjalanan hidup demi masa depan masih panjang. Kuncinya adalah me-

manfaatkan sebaik-baiknya usia emas (18-25 tahun) dengan cara fokus mengisi diri. Usia emas inilah yang menentukan masa depan diri dan keluarga. Salah bergaul dan memilih jurusan juga berpengaruh pada kehidupan dan masa depan. Selanjutnya, tunjukkan diri sebagai insan SMAN 7 Denpasar yang berkarakter dan disiplin serta rajin membaca. Modal ini sudah dipoles selama belajar di SMAN 7 Denpasar agar semua lulusannya menjadi SDM yang unggul dan berkarakrer. Ia minta hubungan emosional alumni dengan almamater terus terjaga. Lulusan SMAN 7 Denpasar adalah calon pemimpin berkarakter masa depan. Mereka sudah dipoles lewat visi dan misi sekolah yakni unggul dalam akademis, peduli lingkungan, pelayanan prima dan berwawasan meta kecerdasan (intelektual, emosional, sosial dan spiritual). Hal itu didukung 25 lulusannya sudah diterima di PTN favorit. Bahkan, tiga siswa diterima di Fakultas Kedokteran Unud dan dua orang di luar negeri (LN). Risky Gunawan diterima di Tafe NSW, Australia, dan I Putu Ruta Adikumara di Yokahama Unversity, Jepang. Ketua Komite SMAN 7 Denpasar Wayan Widiana Karya, S.E., MBA. minta gunakan umur remaja usia produktif ini sebaik-baiknya. Kesempatan ini tak akan bisa diulang lagi sepanjang hidup. ‘’Manfaatkan waktu untuk mengejar cita-cita,’’ ujarnya. (ad1608)

PELEPASAN - Prosesi pelepasan siswa-siswa kelas XII SMK TI Bali Global Denpasar tahun pelajaran 2017/2018 di Denpasar, Sabtu (28/4) lalu. SEBANYAK 480 siswa kelas XII tahun pelajaran 2017/2018 dilepas SMK TI Bali Global Denpasar di Hotel Nikko, Denpasar, Sabtu (28/4) lalu. Para siswa tersebut masingmasing dari Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) 78 orang, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) 159 siswa, Multimedia (MM) 209 dan Animasi 34 orang. Jumlah siswa yang ditamatkan SMK TI Global Denpasar sejak berdiri tahun 2006 hingga kini sekitar 3.400 orang. Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. menyatakan lulusan SMK TI Bali Global Denpasar sebagian besar telah terserap di dunia kerja dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. ‘’Saat ini teknologi mengikuti zaman globalisasi. Setiap lini kehidupan kita, baik dunia

industri, perkantoran, birokrasi maupun yang lainnya akan selalu menuju teknologi,’’ terangnya. Gusti Made Murjana berpesan bahwa acara pelepasan ini bukanlah akhir dari perjuangan proses pembelajaran, tetapi awal dari perjuangan yang lebih berat dalam menghadapi tantangan selanjutnya di era globalisasi. Tugas belajar tidak terhenti setelah pelepasan, namun masih terus berlanjut selama hayat di kandung badan. Dalam persaingan yang ketat saat ini, lulusan dituntut mampu bersaing baik di lokal, regional maupun global. Karena itu, harus terus berupaya menggali informasi, memanfaatkan dan menangkap peluang yang ada. Kobarkan semangat untuk berprestasi, terus berpikir, berkreasi dan inovatif.

Harus bekerja keras serta cerdas meniti kehidupan untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah, gemilang dan sukses. Menurutnya, dalam menjalani kehidupan, kita harus tetap berada dalam norma-norma kebenaran dan keadilan, selalu menerapkan etika yang baik, sopan santun dan disiplin. Tidak menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, melainkan senantiasa berupaya menjadi insaninsan yang berbudi pekerti luhur. Gusti Made Murjana menambahkan, SMK TI Bali Global Denpasar telah memiliki lima jurusan khusus, yakni TKJ, RPL, MM, Animasi dan Desain Komuniasi Visual (DKV) serta Animasi. Jurusan Animasi merupakan satu-satunya yang ada di Bali. Untuk meningkatkan kualitas kelulusan, pihaknya melakukan beberapa hal, seperti pada sumber daya manusia (SDM). Para siswa dididik dengan 18 karakter bangsa yang tetap mengedepankan kejujuran. Kemudian dari segi infrastruktur, sekolah telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang pendidikan. Acara pelepasan lulusan SMK TI Bali Global Denpasar ke-9 dihadiri Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali dan Kota Denpasar, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti, Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti beserta jajaran, Ketua STIMIK Stikom Bali, Ketua Komite dan pengawas SMK TI Bali Global Denpasar serta sejumlah pimpinan dunia usaha dan undangan lainnya. (ad1604)

Prodi MKn Program Pascasarjana Unwar

Gelar Kuliah Umum, Syukuran Akreditasi B dan Perayaan HUT Ke-2

PROGRAM Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn) Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) menggelar kuliah umum dengan tema ‘’Peran Perguruan Tinggi Dalam Menghasilkan Profesi Notaris yang Berintegritas’’ serangkaian syukuran memperoleh Akreditasi B dan perayaan HUT ke-2 Prodi MKn Unwar di Ruang Sri Ksari Warmadewa Mandapa, Jumat (27/4) lalu. Ketiga rangkaian acara yang mengambil tema ‘’Berbagi Kebahagiaan’’ tersebut dihadiri oleh Sekretaris dan Bendahara Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Rektor dan para Wakil Rektor Unwar, Direktur dan Sekretaris PPs Unwar, para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan Unwar, Ketua INI Bali, Ketua IPAT Bali, para Ketua dan Sekretaris Prodi di lingkungan PPs Unwar, Ketua UPM Pascasarjana, Ka. BAPPSIK, Ka. BAUK, Ka. BAAK, Ka. Lemlit, pejabat struktural di lingkungan Unwar, dosen di lingkungan MKn Unwar dan mahasiswa MKn semester II dan IV. Kaprodi MKn Program Pascasarjana Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. mengatakan, Prodi MKn PPs Unwar baru berumur dua tahun. Di usianya yang masih muda, Prodi MKn telah memperoleh nilai akreditasi B gemuk dengan poin 344. Dengan terakreditasi B, maka kegalauan mahasiswa Unwar terkait isu moratorium Prodi MKn oleh pemerintah telah terjawab dan membangkitkan semangat dan kepercayaan mahasiswa untuk menyelesaikan studinya di MKn PPs Unwar.

POTONG TUMPENG - Kaprodi MKn PPs Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. memotong tumpeng syukuran akreditasi B dan perayaan HUT ke-2 Prodi MKn. Untuk mempertahankan nilai akreditasi tersebut, pihaknya telah meningkatkan kualitas proses pembelajaran lebih mengutamakan praktik. Apalagi, Prodi MKn PPs Unwar telah memiliki laboratorium khusus tentang kenotariatan untuk mahasiswa semester III. Selain itu, melakukan kerja sama dengan Pengwil INI Bali, Pengwil IPAT Bali, UGM dan Unpad serta MKn PTS yang kurikulumnya sama di seluruh Indonesia. Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, M.P. mengucapkan selamat dan bersyukur atas turunnya SK akreditasi untuk Prodi MKn Unwar dengan nilai akreditas B. Ia berharap perolehan akreditasi B ini dapat menambah semangat

dan gairah Prodi MKn Unwar untuk terus berbenah dan memperbaiki diri guna menghasilkan lulusan yang berdaya guna dan berdaya saing tinggi. Apalagi rata-rata dua tahun seluruh prodi di lingkungan Pascasarjana sudah meraih akreditasi B. Sementara itu, Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E, Sp.ParK. berharap Prodi MKn PPs Unwar lebih memantapkan diri, sehingga mahasiswa lebih tertarik mengambil studi di MKn di Unwar. Di samping itu, para dosen terus berbenah diri, sehingga proses belajar-mengajar menjadi lebih baik untuk menghasilkan notaris yang bermutu dan bisa membangun sistem kenotariatan yang lebih baik. (ad1603)

Telkomsel Gandeng Dukcapil Sukseskan Registrasi Prabayar

TELKOMSEL bekerja sama dengan Dukcapil terus mendorong pelanggan untuk melakukan registrasi prabayar dengan menggelar program ‘’Jemput Bola’’. Program ini berupa kegiatan kunjungan dan sosialisasi hingga ke wilayah rural dan pedesaan, serta penempatan petugas pelayanan baik di kantor Dukcapil maupun GraPARI untuk mendukung kesuksesan program registrasi prabayar. Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan, program jemput bola merupakan wujud keseriusan Telkomsel dalam menyukseskan program registrasi prabayar yang dicanangkan pemerintah. Kolaborasi Telkomsel dan Dukcapil ini mendorong registrasi yang sesuai peraturan dan ketentuan, menggunakan NIK dan NoKK yang benar, guna menghindari penyalahgunaan data kependudukan. Secara intensif petugas pelayanan mobile GraPARI dan petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) berkeliling serta membuka posko untuk menjangkau pelanggan yang ada di sejumlah titik keramaian seperti permukiman, pasar tradisional, institusi pendidikan, perkantoran hingga kawasan industri. Melalui kerja sama dengan Dukcapil, Telkomsel berharap dapat memberikan informasi yang lebih lengkap serta menghadirkan rasa nyaman dan aman bagi pelanggan untuk melakukan proses registrasi ulang kartu prabayar. ‘’Telkomsel juga menambah jam pelayanan GraPARI dengan buka Sabtu dan Minggu serta menambah jam pelayanan lebih panjang. Lebih dari itu, Telkomsel menyediakan jalur dan petugas khusus registrasi

DI BOGOR - Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi (tengah) beserta manajemen Telkomsel dan Sekretaris Dinas Dukcapil Kabupaten Bogor Ahmad Sofyan (kedua kiri) menjelaskan proses registrasi kartu prabayar kepada pelanggan Telkomsel di Kantor Disdukcapil Kabupaten Bogor. guna menghindari antrean pengunjung serta memberikan kenyamanan seluas-luasnya bagi pelanggan untuk melakukan registrasi,’’ ungkap Sukardi di Bogor, 24 April lalu. Penambahan jam pelayanan dan petugas di GraPARI ini merupakan bentuk respons atas masukan dari sejumlah pelanggan yang berharap bisa memperoleh informasi dan akses lebih mudah dalam melakukan proses registrasi, di sela kesibukan keseharian mereka. Telkomsel mengidentifikasi GraPARI yang berada di tempat-tempat strategis dan padat pengunjung untuk kemudian ditambah jam pelayanannya agar bisa memberikan informasi dan pendampingan bagi pelanggan untuk meregistrasikan kartunya. Masa registrasi prabayar akan memasuki fase pemblokiran layanan total pada 1 Mei 2018. Pelang-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

gan yang belum teregistrasi tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet. Meskipun demikian, pelanggan tetap dapat melakukan registrasi dengan mengirim SMS ke 4444, menu akses *444# atau website www.telkomsel.com. Pelanggan yang telah berhasil melakukan registrasi langsung bisa menikmati seluruh layanan seperti semula. ‘’Kami berkomitmen terus berupaya secara maksimal melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan registrasi prabayar. Kami menyadari upaya ini tidak mudah mengingat pelanggan Telkomsel tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya di kota besar, namun juga hingga rural, pedesaan, pelosok dan perbatasan negara,’’ ujar Sukardi. (ad1601)


daerah

Senin Kliwon, 30 April 2018

Gelar Pelatihan BTCLS, Capaian Kompetensi Stikes Wira Medika Bali PENINGKATAN responsivitas sistem kesehatan salah satunya adalah sikap tanggap tenaga kesehatan dalam penyelamatan dan ancaman nyawa dalam suatu kejadian yang tidak diharapkan. Mengantisipasi permasalahan tersebut, Stikes Wira Medika Bali secara rutin menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bekerja sama dengan Jakarta Medical Service (JMS) 119 Jakarta. Pelatihan ini juga sebagai pembekalan dan persiapan mahasiswa ke jenjang profesi, karena kompetisi ke depannya bagi mahasiswa dalam praktik profesi peluang kerja harus memiliki spesifikasi khusus. Hal itu dijelaskan Wakil Ketua I Bidang Akademik Ns. Ni Ketut Ayu Mirayanti, S.Kep., M.Kep. dalam acara pembukaan pelatihan. Dikatakannya, ilmu dan keterampilan dalam manajemen kegawatdaruratan mutlak dibutuhkan sesuai ranah kurikulum yang diberlakukan. ‘’Oleh sebab itu, kampus memfasilitasi mahasiswa untuk memperoleh keterampilan kegawatdaruratan yang berstandar nasional dan internasional,’’ ujarnya. Pelatihan BCTLS dikuti 151 peserta yang terbagi dalam dua gelombang. Setiap gelombang membutuhkan waktu empat hari kerja. Wahyu, salah seorang peserta, menyatakan pelatihan seperti ini sangat diharapkan. Hal yang menjadi daya tariknya adalah para fasilitatornya orang–orang yang ahli di bidangnya sehingga materi dan praktiknya

PESERTA – Para peserta pelatihan BTCLS foto bersama. Stikes Wira Medika Bali rutin mengadaan pelatihan seperti ini. mudah dipahami. Praktik sebagai ending dari pelatihan adalah simulasi manajemen disaster. ‘’Dalam simulasi kami mendapat gambaran suasana yang menyerupai suatu kejadian sesungguhnya. Ternyata pertolongan bukan saja berfokus pada korban tetapi juga bagaimana mengatasi permasalahan di luar korban (masyarakat sekitar) ikut campur tangan dalam penanganan,’’ ungkap Wahyu. Mendengar peserta yang antusias dengan kepuasan materi yang diperoleh selama proses pelatihan, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Humas Putu Gede Subaktiyasa, S.T., M.M. pada acara penutupan menyampaikan bahwa penguasaan keterampilan kegawatdaruratan yang dibuktikan kepemilikan sertifikat merupakan hal yang wajib bagi mahasiswa yang akan melanjutkan ke jenjang profesi Ners. ‘’Era kini dengan

persaingan yang kompetitif, kami harapkan para peserta yang telah dinyatakan lulus untuk menjaga mutu dan dedikasinya selama praktik, karena institusi telah memfasilitasi pelatihan ini dengan memilih vendor yang andal di bidangnya,’’ papar Gede Subaktiyasa. Pada kesempatan itu, Ketua Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Made Nursari, SKM., MARS. memanfaatkan momentum pelatihan BTCLS sebagai ajang kunjungan siswa SMK Kesehatan Maharisi. Para peserta dapat mengamati secara langsung simulasi BTCLS. ‘’Momentum ini sekaligus sebagai pembuktian bahwa pencapaian kompetensi bagi lulusan merupakan hal yang terbaik. Kami harapkan bagi peminat bukan saja terbawa oleh isu–isu menyimpang tetapi telah mengobservasi melalui fakta-fakta proses pembelajaran,’’ tambah Made Nursari. (ad1605)

Harga Telur Naik Bangli (Bali Post) Adanya larangan penggunaan Antibiotic Growth Promoters (AGP) berdampak pada turunnya produktivitas ayam petelur. Imbasnya, harga telur ayam di tingkat peternak meningkat. Salah seorang peternak ayam petelur di Desa Tiga, Susut, Bangli, Kadek Budiartawan, Minggu (29/4) kemarin, mengatakan harga telur ayam meningkat beberapa bulan terakhir. Kenaikannya mencapai Rp 3 ribu. Harga telur yang semula Rp 33 ribu per kerat, kini meningkat menjadi Rp 36 ribu per kerat. Meski mengalami kenaikan, baginya harga telur saat ini relatif normal. Menurutnya, naiknya harga telur dipengaruhi adanya larangan penggunaan AGP yang berdampak pada turunnya produkti-

vitas ayam petelur. Populasi ayam petelur di sejumlah wilayah, termasuk Jawa, turut menjadi pemicu kenaikan harga telur. Larangan pemakaian AGP juga berdampak terhadap ayam pedaging. Karena tidak menggunakan AGP, peternak kini kesulitan menaikkan bobot ayamnya. Namun, larangan penggunaan antibiotik berlebihan dari segi kesehatan menyebabkan ayam dan telur kini lebih aman dikonsumsi. Disinggung mengenai harga pakan ayam, mantan Perbekel Desa Tiga ini mengatakan sejauh ini masih relatif stabil. Pakan ayam berupa campuran jagung juga masih didatangkan dari luar Bali. ‘’Harga pakan normal, kemungkinan dalam waktu dekat harga konsentratnya naik,’’ kata Budiartawan. (kmb40)

Lintas Daerah Berorientasi Lingkungan Hidup PEMERINTAH Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyarankan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) setempat berorientasi pada isu global khususnya lingkungan hidup. Misalnya, masalah persampahan akibat perilaku masyarakat yang kurang baik dalam menanganinya. Hal ini dikatakan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana saat menghadiri acara HUT ke-38 HAKLI di Taman Sangkareang, Mataram, Minggu (29/4) kemarin. Dalam upaya penanganan sampah, pemerintah kota telah memiliki instrumen yang cukup baik, bahkan hingga ke tingkat lingkungan dengan mengoptimalkan kendaraan roda tiga. Akan tetapi karena keterbatasan sarana dan prasarana serta masih perlunya peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat, diperlukan kerja sama dari pihak lain termasuk HAKLI. Di sisi lain, Mohan mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum yang baik, karenanya HAKLI diharapkan bisa terus meningkatkan kualitas dalam segi kelembagaan. Sementara Ketua HAKLI Kota Mataram Fathiatul Hasanah mengatakan, kegiatan HUT HAKLI baru pertama kali dilaksanakan di NTB dan Mataram mendapat penghormatan menyelenggarakannya. Tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan HAKLI NTB kepada seluruh kalangan baik pemerintahan maupun masyarakat. (ant)

Fokus Benahi RTLH PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai tahun ini fokus membenahi rumah tidak layak huni (RTLH) masyarakat kelas menengah ke bawah. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB H. Rosiady Sayuti di Mataram, Jumat lalu menyatakan rumah merupakan kebutuhan paling esensial atau mendasar bagi masyarakat. Untuk itu, pembangunan rumah layak huni harus benar-benar dipastikan tepat sasaran sesuai perencanaan, terutama bagi masyarakat miskin, hampir miskin dan masyarakat berpenghasilan rendah. Masyarakat Indonesia khususnya di NTB benar-benar merasakan keadilan untuk dapat memperoleh rumah bersubsidi dari pemerintah. Sekda mengaku telah terlibat cukup lama secara keilmuan dalam penelitian perumahan rakyat sewaktu masih aktif menjadi Dosen di Universitas Mataram, termasuk menyusun skema dalam proses perencanaan pembagunan perumahan rakyat layak huni sehingga benar-benar tepat sasaran. Menurutnya, ke depan Pemerintah Provinsi NTB merencakan program percepatan penurunan kemiskinan dengan komponen utama pembangunan rumah layak huni. Saat ini di NTB sekitar 230 ribu KK yang masih membutuhkan rumah layak huni. Tahun 2018 pemerintah mengalokasikan dana Rp 60 miliar untuk pembangunan rumah layak huni bagi masyarkat di NTB. (ant)

Sampah untuk Berobat NASABAH Bank Sampah Mulia Asri yang berada di Desa Sukareja, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bisa membayar dengan menggunakan sampah untuk berobat saat mereka sakit. Ketua Bank Sampah Mulia Asri, Ujang S. Rohman, di Indramayu, Minggu (29/4) kemarin, menyatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan bidan desa, nasabah Bank Sampah dapat membayar biaya layanan kesehatan dengan sampah. Ke depan direncanakan tidak hanya layanan kesehatan yang bisa dibantu melalui bank sampah, namun juga layanan pendidikan, pembayaran rekening listrik, air dan layanan lainnya. Di tempat yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Indramayu Aep Surahman menjelaskan, sampah memang seharusnya dikelola dengan baik, karena bisa sangat bermanfaat. Begitu juga sebaliknya, apabila tidak dikelola, maka menjadi musibah. Ia berharap masyarakat dapat ikut serta meminimalkan timbulan sampah. Kabupaten Indramayu telah berkomitmen dengan program Indramayu Bebas Sampah Tahun 2020. Upaya yang dilakukan antara lain dengan pengendalian sampah melalui pemilahan sampah agar dapat bernilai ekonomis untuk lebih memacu semangat dan akan diadakan lomba antardesa berbasis Adipura. Bank Sampah Mulia Asri adalah binaan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina RU VI yang mengolah sampah, khususnya sampah nonorganik. (ant)

5

Senator RI Laporkan Kasus Kecak ke Komisi Penyiaran

Shri Arya Wedakarna Dukung Penyusunan Pedoman Lambang Sakral Hindu di Penyiaran SETELAH sejumlah komponen umat Hindu di Bali melaporkan kasus dugaan pelecehan simbol Hindu yakni tari Kecak tidak sesuai pakem yang ditarikan oleh seniman non-Hindu dalam acara Grand Master Asia di SCTV, kini giliran Senator DPD-RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang menyatakan sikap. Menemui Ketua KPID Bali I Made Sunarsa yang didampingi oleh I G.N. Murthana (Wakil Ketua), I Wayan Sudiarsa (Koordinator Pengawasan Siaran) dan I Nyoman Karta Widnyana (Koordinator Bidang Kelembagaan ), Senator Arya Wedakarna (AWK) membawa surat tembusan DPD Bali terkait rekomendasi atas aspirasi umat Hindu yang berkeberatan terhadap pelecehan tari Kecak yang ditarikan oleh seniman nonHindu dengan mengganti tampilan figur tidak sesuai dengan pakem asli. ‘’Sesuai amanat UU MD3, setiap anggota DPD-RI wajib menindaklanjuti aspirasi konstituennya. Kita bantu pemerintah agar negeri ini bebas dari masalah SARA, khususnya yang melibatkan simbol-simbol agama dan budaya Hindu. Kita akan sampaikan keberatan ke SCTV, produser dan KPI Pusat. UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran sudah mengatur itu. Bali dan umat

REKOMENDASI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) menyerahkan rekomendasi DPD Bali untuk penyelesaian kasus pelecehan tari Kecak di Kantor KPI Bali. Hindu walau minoritas di Indonesia harus bersikap. Semua sama kedudukannya di hadapan NKRI,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Aggota Komite III DPD-RI Bidang Agama dan Budaya ini menyatakan sejumlah kasus dugaan pelecehan tari Bali yang tidak sesuai pakem yang pernah terjadi agar menjadi instrospeksi bahwa simbolsimbol budaya dan agama sebaiknya tidak dipermainkan atau dicampuradukkan atas nama nasionalisme. ‘’Saya ini orang PNI, Sukarnois sejati dan paham bahwa kebinekaan itu mutlak. Bineka dan demokrasi bukan berarti harus mencampuradukkan dan mengganti pakem tari

atas nama toleransi atau nasionalisme berkedok mayoritas misalnya. Setiap adat, budaya, seni suatu daerah agar dihargai sesuai pakem masing–masing. Tari Aceh, tari Jawa, tari Papua tentu sudah ada pakemnya dan hargailah budaya lokal. Sama dengan tari Bali yang mendunia. Apalagi tari Kecak yang ditayangkan oleh seniman ini adalah tari yang esensinya diambil dari Kitab Suci Weda yakni Itihasa Ramayana. Belum lagi ada pelecehan patung rangde yang yang sangat disakralkan di Bali. Saya juga ingatkan dulu pemkab di Bali sudah menangani kejadian di Loloan, Jembrana dan di Meliling, Tabanan. Di

sini dibutuhkan pedoman oleh lembaga umat Hindu,’’ jelasnya. Shri Arya Wedakarna juga mengapresi bahwa sejumlah komponen umat Hindu sudah melaporkan kejadian ini ke KPID Bali. Hal ini menunjukkan bahwa semakin hari masyarakat sudah paham saluran–saluran aspirasi secara resmi. ‘’Bali harus menjadi contoh dan teladan penyelesaian masalah tanpa kekerasan dan damai (ahimsa). Syukurlah rakyat sudah datang ke DPD dan KPID untuk menyalurkan aspirasi. Kita berjalan sesuai UU saja. Ini pembelajaran,’’ tegasnya. Dalam pertemuan dengan KPI Bali, Senator AWK sangat setuju dengan ide KPI Bali untuk merumuskan pedoman lambang–lambang suci Hindu dan Bali sebagai pedoman Lembaga Penyiaran (LP). ‘’Saya dorong KPI Bali mengundang MUPD, PHDI, Listibya, ISI dan ahli agama Hindu untuk merumuskan hal ini. Tiang tunggu hasilnya dan bahas di tingkat nasional. Ini penting sebagai formula dan agar jangan energi bangsa ini habis untuk hal–hal yang tidak produktif seperti isu SARA. Kita bantu pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kita khawatirkan isu-isu agama dibawa ke kepentingan politik. Kita perjuangkan benar prinsipprinsip satyagraha,’’ tandas Senator AWK. (ad1606)

Ujian Susulan SMP pada 8 dan 9 Mei Bangli (Bali Post) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP telah berakhir, Kamis (26/4) lalu. Ujian susulan bagi siswa yang tidak ikut UNBK bakal dilaksanakan 8 dan 9 Mei mendatang. Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Bangli I Nengah Danta Haryana, Minggu (29/4) kemarin mengungkapkan, pada hari pertama (8/5) diujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Sementara pada hari kedua

(9/5) diujikan mata pelajatan Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). ‘’Pelaksanaan UN seperti biasa. Jam pertama dimulai pukul 07.30 sampai 09.30 Wita. Jam kedua dimulai pukul 10.30 sampai 12.30 Wita,’’ katanya. Berdasarkan data sementara, ada satu siswa yang bakal mengikuti ujian susulan. Siswa tersebut dari SMP Satap 1 Kintamani. ‘’Siswa ini tidak dapat mengikuti UN yang dilaksanakan serentak karena sakit pada pengelihatan, sehingga

kesulitan membaca tulisan di komputer. Hanya, data detail belum kami terima dari kaseknya,’’ jelasnya. Menurut Danta Haryana, dengan kondisi seperti itu maka siswa bersangkutan bakal mengikuti UN berbasis UNKP. Jika dipaksakan UN berbasis UNBK, ia tidak akan maksimal mengerjakan soal-soal. ‘’Siswa tersebut jelas tidak bisa mengikuti UNBK karena berhadapan dengan komputer. Dia mengerjakan UNKP saja,’’ tegasnya. (kmb41)

Penghuni Kos Ngamuk, Dua Orang Luka Denpasar (Bali Post) Kericuhan terjadi di rumah kos di Jalan Bung Tomo I, Denpasar, Jumat (27/4) lalu. Penghuni kos, Rudi Purwanto (26), menyerang Hoswadi (41) dan Ali Mahfud (44), menggunakan kayu. Akibatnya, kedua korban luka di kepala, tangan dan rahang. ‘’Motifnya pelaku marah saat Hoswadi menyapa adik pelaku. Pelaku sudah

kami amankan,’’ kata Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) Iptu Aan Saputra, Minggu (29/4) kemarin. Kejadiannya pukul 23.00 Wita. Awalnya korban keluar kamar dan saat itu datang adik pelaku. Namanya tetangga kos, korban menyapa adik pelaku. Menurut Aan Saputra, tiba-tiga pelaku berdiri dan marah-marah kepada korban tanpa sebab. Pelaku kemu-

dian mengambil kayu. Selanjutnya pelaku menyerang korban menggunakan kayu tersebut. Korban menangkis menggunakan tangan kiri sehingga tangannya memar. Korban lalu jatuh dan saat itulah pelaku memukul kepala korban. Ali yang tinggal di sana berusaha melerai. Tetapi pelaku gelap mata dan langsung memukulnya menggunakan kayu yang sama

mengenai rahang kiri hingga mengalami luka serta bengkak. ‘’Pelaku sempat meninggalkan TKP tapi balik lagi sambil membawa pisau. Warga yang melihat kejadian itu langsung memegang pelaku dan kami tiba di TKP. Pelaku kami bawa ke Polsek, sedangkan korban diantar ke rumah sakit,’’ ucap mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi, Badung itu. (kmb36)

Sukses Budi Dayakan Cacing

Petani di Yeh Mampeh Rintis Agrowisata Cacing PETANI di Banjar Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan, Kintamani, I Wayan Badan, sukses membudidayakan cacing. Menyusul keberhasilan itu, ia kini merintis agrowisata cacing. Pria kelahiran 1971 tersebut ingin berbagi pengetahuan dengan masyarakat luas tentang cara berbudi daya cacing, manfaat cacing serta kosep pertanian terintegrasi. Ditemui di rumahnya belum lama ini, Badan menuturkan dirinya mulai membudidayakan cacing jenis lumbricus rubbelus sejak tahun 1998. Caranya sangat sederhana, namun keuntungannya banyak. Kotoran sebagai media pemeliharaan bisa dijadikan pupuk tanaman, sedangkan cacingnya dijual untuk obat berbagai jenis penyakit. Cacing yang diternakan di lingkungan rumahnya juga sering diolah menjadi jus dicampur dengan berbagai buah. Sejak membudidayakan cacing, ia aktif memberi pemahaman dan berbagi pengetahuan dengan masyarakat terutama petani mengenai manfaat cacing bagi pertanian. Menurut Badan, cacing memiliki kandungan protein dan enzim antibiotik cukup tinggi, sehingga sangat baik bagi kesuburan tanaman. Jika saja 20 persen petani di Bali mau memanfaatkan cacing untuk pertanian, pertanian akan makmur. ‘’Dulu saat awal-awal memberikan pemahaman susah. Tapi sekarang sudah mulai gampang karena sudah banyak petani yang tahu manfaat cacing untuk pertanian,’’ jelasnya. Tidak sedikit petani dan komunitas yang tertarik berkunjung ke rumahnya untuk belajar budi daya cacing. Mereka bukan saja dari wilayah seputaran Kintamani dan Bangli, namun juga asal berbagai wilayah di Nusantara. Karena banyaknya orang yang berminat belajar tentang cacing, Badan pun akhirnya terdorong untuk membentuk agrowisata sebagai tempat belajar tentang cacing dan

pertanian terintegrasi. Di agrowisata yang dirintisnya sejak 2017, Badan mengenalkan kepada pengunjung yang datang mengenai berbagai hal tentang cacing, mulai dari cara budi daya, manfaat hingga cara mengolahnya. Anggota Kelompok Tani Amera Lestari ini juga mengenalkan kepada pengunjung mengenai konsep pertanian terintegrasi. ‘’Saya menerapkan pola pertanian terpadu. Kami jelaskan prosesnya mulai memberi sapi makanan rumput, selanjutnya kotorannya bisa dipakai biogas dan media budi daya cacing. Kotoran cacing ke-

mudian dipakai pupuk dan cacingnya bisa diolah menjadi obat. Jadi, ada perputaran, terintegrasi,’’ paparnya. Melalui agrowisatanya itu, Badan berharap lebih banyak lagi masyarakat terutama petani di Bali yang tertarik belajar memanfaatkan cacing. Sebab, cacing tidak saja baik untuk tanaman, namun juga baik untuk mengobati penyakit. ‘’Ke depan saya ingin membuat olahan cacing menjadi keripik, sehingga pengunjung yang tidak mau meminum jus cacing, bisa mencoba keripik cacing,’’ tandas Badan. (ina)


OPINI

6

Senin Kliwon, 30 April 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pemimpin Bali Mendatang Jangan Semata Pikirkan Pertumbuhan Ekonomi BALI tetap mengandalkan pariwisata sebagai pemacu ekonominya. Namun, bukan berarti melupakan ekonomi kerakyatan. Artinya, Bali harus tetap memperbaiki fondasi ekonomi kerakyatan, pariwisata kerakyatan yang berbasis budaya. Bukan pariwisata yang berbasis keserakahan. Pusat-pusat ekonomi pariwisata yang sentralistik di Bali Selatan membuat persebaran ekonomi juga menjadi timpang. Pembangunan ekonomi yang lebih berorientasi kepada pendewaan kapital akan semakin mendegradasi kearifan lokal. Tidak jarang mengorbankan budaya dan lingkungan, termasuk mengorbankan rakyat. Selama ini pemerintahan di Bali bangga karena pertumbuhan ekonominya tinggi, bahkan melebihi rata-rata nasional. Namun di balik pertumbuhan itu banyak yang pesimis bahwa pertumbuhan yang dicapai itu semu. Artinya, pertumbuhan yang tinggi tak diikuti dengan pemerataan pendapatan secara berkeadilan. Bahkan disinyalir gap ekonomi semakin lebar. Artinya, warga tingkat bawah tak merasakan pertumbuhan tinggi tersebut. Sebab, mereka masih miskin, masih berpendapatan rendah. Dengan kondisi seperti itu, banyak yang menyimpulkan bahwa ekonomi Bali berada di luar jalur. Artinya menyimpang dari cita-cita semula. Memang kita bangga dengan angka pertumbuhan ekonomi yang hebat, pariwisata tumbuh hebat, semuanya pesat. Tetapi, di balik tingginya pertumbuhan ekonomi Bali tidak memberikan efek kepada kesejahteraan masyarakat Bali. Melencengnya pertumbuhan ekonomi selama ini harus menjadi perhatian calon pemimpin Bali ke depan. Pemimpin Bali harus memikirkan secara bijaksana akan diarahkan ke mana pertumbuhan pariwisata untuk menyejahterakan masyarakat secara keseluruhan. Harus diakui bahwa angka pengangguran di Bali relatif rendah. Namun, mengapa ketimpangan pendapatan masih tinggi, padahal sebagian besar angkatan kerja telah terserap pada lapangan pekerjaan? Jawabannya tentu karena lapangan pekerjaan yang mereka geluti tidak mampu memberi hasil maksimal, terutama bagi golongan bawah. Atau bisa saja pekerja terdidik justru tidak mendapatkan upah memadai karena mereka bekerja di lapangan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kompetensinya. Melihat kondisi di atas, yang sangat kita harapkan adalah langkah besar dari pemerintah. Kebijakan meningkatkan kesejahteraan penduduk miskin tentu harus dipikirkan secara lebih holistik dan tidak parsial. Perlu dilakukan sedikit proteksi terhadap produk dan lapangan pekerjaan si miskin. Dalam pembangunan ekonomi Indonesia sekarang partai politik menjadi titik yang amat menentukan. Berbeda saat orde baru. Ketika itu, demi stabilitas yang akan menjamin pembangunan ekonomi itu lancar, partai politik di Indonesia disederhanakan. Orde baru hanya mengenal tiga partai politik. Stabilitas politik memang benar-benar terjamin. Berbeda dengan era reformasi saat ini. Partai politik mendominasi. Semuanya harus melalui proses politik. Pemilihan Kapolri, KPK, Jaksa Agung dan jabatan strategis harus melalui proses politik di DPR. Akibatnya, kental dugaan politisasi dalam penentuan seorang pejabat. Riak-riak yang terjadi di DPR sering kali memicu kekhawatiran para pengusaha, sehingga berpengaruh pula pada sisi makro-ekonomi. Seharusnya kita bisa belajar banyak dari fenomena tersebut. Pelajaran pertama, politik sangat berpengaruh kepada bidang ekonomi. Jika politik kita stabil, segala perencanaan ekonomi bisa dilakukan dengan baik dan hasil pembangunan bisa lebih maksimal. Tentu rakyatlah yang akan menikmati hasil pembangunan ini. Pemerintah bersama DPR sudah seharusnya menjadi pihak terdepan dalam mendorong tumbuhnya wirausahawan baru, terutama dari masyarakat lokal. Bertambahnya wirausahawan, termasuk dari kalangan terdidik, akan mampu mengatasi pengangguran.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Informasi Cuaca

Belakangan ini cuaca sangat gerah dan panas. Bahkan, saya sempat jalan-jalan ke kawasan dekat Batukaru, Tabanan. Di sini cuaca juga terasa sangat gerah dan panas. Logikanya di kawasan yang dekat dengan banyak pohon kesejukan bisa terasakan. Mohon informasi terkait cuaca agar terus dipublikasikan agar kami atau masyarakat Bali bisa memahami kenapa bumi menjadi makin panas. Selain itu, informasi cuaca juga akan membuat masyarakat lebih tanggap atau secara dini bisa melakukan antisipasi. I Dewa Sujana Putra Denpasar, Bali

Risiko Makan Daging Ayam

Saya sempat membaca di Harian Bali Post bahwa mengonsumsi daging ayam yang disuntik hormon penumbuh daging bisa menimbulkan bahaya. Artikel ini tentu sangat menarik disimak mengingat berhubungan dengan masyarakat Bali selaku konsumen. Mohon pembahasan tentang dampak-dampak kimia bahan makanan bisa diuraikan secara rutin agar masyarakat paham risiko jika salah mengonsumsi makanan. Pemerintah juga kami harapkan mengawasi hal ini secara intensif agar risiko penyakit akibat pola makan atau asupan makan yang mengandung bahan kimia bisa ditekan. Ni Wayan Purnami Gianyar, Bali

Emansipasi Kaum Wanita Pengusaha Emansipasi kaum wanita dengan filosofi ‘’Habis Gelap Terbitlah Terang’’ telah menjadi spirit baru dalam dunia usaha kaum perempuan. Filosofi inilah yang menerangi naluri bisnis wanita pengusaha yang tidak pernah mengenal lelah dan berhenti memperjuangkan harkat dan martabatnya tanpa meninggalkan kodratnya sebagai kaum wanita.

Oleh Bambang Gede Kiswardi ndang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 dengan jelas tidak membedakan antara kaum pria dan kaum wanita. Pada pasal 27 ayat 1 mengatakan ‘’segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya’’. Dalam pembangunan nasional, kedudukan wanita pengusaha sangatlah penting dan strategis, karena pengusaha dari ekonomi rumah tangga, ekonomi masyarakat, ekonomi negara dan sampai pada ekonomi global. Untuk itu diperlukan adanya semangat perjuangan dalam membangkitkan naluri bisnis wanita pengusaha yang sudah menjadi kodrat kaum wanita dan telah menyatu dalam kehidupan ekonomi rumah tangga (home industry). Sekaligus dapat dijadikan fondasi yang cukup kokoh, dalam rangka untuk menciptakan pengembangan kekuatan ekonomi rakyat, agar dalam dunia usaha terbentuk keadilan yang lebih merata. Maka dari itu perlu adanya langkah-langkah: (1) Mengusahakan kemampuan yang lebih besar kepada wanita pengusaha yang tergolong ekonomi lemah untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan; (2) Di samping diperlukannya modal besar

U

dan keterampilan tinggi juga profesionalisme dalam bisnis dari wanita pengusaha untuk mempercepat proses pembangunan maka peran Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) berusaha agar wanita pengusaha yang kuat tetap bermanfaat bagi wanita pengusaha yang lemah, dan yang lemah diangkat dan diberikan haknya untuk memperoleh kesempatan dan bimbingan agar menjadi kuat; (3) Perlu dibentuk dengan segera dalam tubuh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia sebuah badan atau lembaga ‘’Pusat Pengembangan Bisnis Wanita Pengusaha’’ yang terpadu dan mewakili semua komponen yang ada yang menangani pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah bagi wanita pengusaha untuk peningkatan efisiensi, peningkatan komunikasi, peningkatan koordinasi dan peningkatan konsolidasi; (4) Pada tingkat pemerintah perlu pula diadakan adanya suatu badan atau lembaga khusus interdepartemental untuk menangani pembinaan administrasi usaha mikro, kecil, dan menengah bagi wanita pengusaha yang bekerja bahu-membahu dengan lembaga atau badan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia, sehingga pada gilirannya pengintegrasian peranan para wanita pengusaha ini ke dalam perekonomian nasional. Adapun wanita pengusaha sebagian besar menguasai kegiatan

usaha-usaha rumah tangga yang sering disebut home industry, usaha di pasar tradisional dan pasar modern. Ini berarti semangat dan nilai-nilai bisnis wanita pengusaha telah tertanam (terpatri) dan menyatu dalam kodrat kaum wanita (kewanitaan) yang harus diakui dan ditempatkan secara proforsional sesuai dengan fungsi dan peranannya sebagai ibu bagi anak-anak bangsa Indonesia serta sebagai pengendali rumah tangga. Selain itu secara keseluruhan upaya peningkatannya berkaitan erat dengan pemberdayaan yang ingin menempatkan wanita pengusaha bukan hanya sebagai subjek tetapi sebagai objek dalam pembangunan nasional. Untuk memberdayakan wanita pengusaha diperlukan pemikiran strategis seperti: (1) Komitmen (political will) yang tegas dan jelas (transparansi) dari pemerintah, legislatif dan stakeholder, karena komitmennya memberikan kesempatan dan partisipasi yang cukup besar dan lebih luas dalam turut mengelola sumber daya alam bagi wanita pengusaha yang berbasiskan ekonomi rakyat;(2) Mengembangkan kelompok usaha ekonomi kreatif (produktif) dan ekonomi rumah tangga dengan sistem tanggung renteng berlandaskan kekeluargaan, tolong-menolong, gotong royong dan kebinekaan. Sehingga mempercepat pemberdayaan bisnis wanita pengusaha sekaligus

mengangkat harkat dan martabatnya, juga dapat meningkatkan income per kapita wanita pengusaha melalui partisipasi dari, oleh, dan untuk kesejahteraan wanita pengusaha; (3) Menumbuhkan wirausaha baru kaum wanita dengan diberikan kemudahan dan keringanan mendapatkan akses modal, akses pasar, akses teknologi dan akses jaringan usaha yang tujuannya agar mampu mandiri dan mampu memiliki daya saing dalam menghadapi persaingan perdagangan bebas (ekonomi global). Tentu diharapkan bisa menjadi wanita pengusaha yang tangguh, mandiri dan profesional dengan tetap berlandaskan budaya lokal; (4) Meningkatkan dan mengembangkan usaha ekonomi rumah tangga, usaha ekonomi di pasar tradisional dan modern, usaha ekonomi masyarakat dan usaha ekonomi nasional yang memfokuskan produk-produk unggulan daerah (lokal) dengan berbasis berbudaya lokal yang berorientasi ekspor, dikelola secara agrobisnis dan agroindustri, agar dapat lebih cepat membangun pusatpusat ekonomi rakyat (lumbung ekonomi rakyat) yang berada pada kantong-kantong pengangguran dan kemiskinan. Sehingga kedudukan dan peran wanita pengusaha dapat disejajarkan dengan pengusaha pria lainnya, dalam memperkuat perekonomian nasional; (5) Perlu dirancang bangun ‘’pusat pengembangan bisnis wanita pengusaha’’ yang berbasiskan ekonomi rakyat dengan berwawasan gender dalam rangka mempercepat pemerataan pendapatan per kapita dan peningkatan taraf hidup wanita pengusaha pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, tanpa harus meninggalkan kodrat kewanitaannya serta harus sesuai den-

gan kondisi sosial dan budaya lokal masyarakat setempat. Upaya pemikiran strategis tersebut merupakan spirit Hari Kartini yang mampu menerangi naluri bisnis wanita pengusaha, sehingga dapat meningkatkan jiwa, semangat dan perilaku kewirausahaan yang dicirikan oleh (1) Kemauan dan kemampuan untuk bekerja dengan semangat kemandirian; (2) Kemauan dan kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis, termasuk keberanian mengambil risiko usaha; (3) Kemauan dan kemampuan berpikir dan bertindak secara kreatif dan inovatif; (4) Kemauan dan kemampuan untuk bekerja secara teliti, tekun, jujur, transparansi, produktif dan profesional; (5) Kemauan dan kemampuan untuk bekerja dalam kebersamaan, kekeluargaan, gotong royong, dengan berlandaskan etika bisnis yang sehat. Memperhatikan dan mengkaji pokok-pokok pemikiran strategis tersebut, bahwa wanita pengusaha seharusnya diberikan kesempatan yang seluasluasnya dan sebesar-besarnya dalam turut berpartisipasi memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam untuk meningkatkan perekonomian nasional. Di samping itu, wanita pengusaha mampu menjadi pejuang-pejuang ekonomi yang tahan banting, tidak mengenal menyerah dan memiliki ketangguhan dan kemandirian bisnis yang berlandaskan ekonomi rakyat. Ini berarti emansipasi kaum wanita mampu menerangi naluri bisnis wanita pengusaha agar dapat dijadikan penyangga dan pilar ekonomi rakyat yang berwawasan gender. Penulis, pemerhati ekonomi kerakyatan

Waspada Cuaca, Peduli Iklim CUACA nampak mulai tidak menentu sejak bulan April. Beberapa hari panas menyengat, namun mendadak hujan pada hari–hari berikutnya. Bahkan hujan yang terjadi diiringi oleh petir dan angin kencang yang datangnya mengejutkan. Ya, inilah ciri-ciri peralihan musim. Musim hujan di Bali telah melewati masa puncaknya pada bulan Desember hingga Februari kemarin. Saat itu perhatian kita, masyarakat Bali, terfokus pada isu-isu lingkungan yang terdampak oleh tingginya curah hujan seperti banjir di berbagai wilayah Bali. Saat kini periode itu telah lewat, perhatian kita seolah mulai berkurang. Maka di sinilah letak bahayanya. Sebagian besar masyarakat mungkin mengira bahwa bencana hidrometeorologi sudah berlalu, padahal masa peralihan seperti saat ini (Maret – April – Mei) justru sebenarnya memerlukan perhatian dan kewaspadaan yang besar. Cuaca panas, hujan lebat tiba-tiba, petir, bahkan potensi puting beliung masih berpeluang terjadi karena ketidakstabilan kondisi udara pada periode pergantian musim hujan ke musim kemarau. Ditambah, kondisi cuaca ekstrem terse-

Oleh I Wayan Andi Yuda, S.Tr. but pada masa peralihan lebih sulit diprediksi karena biasanya terjadi dalam skala wilayah yang sangat sempit dengan waktu kejadian yang relatif singkat. Secara klimatologis, kejadian cuaca ekstrem diproyeksikan akan lebih meningkat intensitas dan frekuensinya pada masa-masa mendatang terkait semakin memanasnya kondisi suhu udara dunia. Laporan terakhir dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyatakan bahwa tahun 2015, 2016, dan 2017 merupa-

kan tiga tahun terpanas dari data yang terekam sejak masa sebelum era industri. Kondisi ini sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya emisi dari aktivitas manusia. Sehingga menjadi penting bagi kita semua untuk lebih memperhatikan lingkungan dan peduli terhadap iklim. Bumi dan sistem iklim telah menghidupi dan menjaga spesies manusia berabad-abad lamanya. Tentu hal ini melelahkan bagi bumi. Maka dari itu, sebagai manusia marilah kita mulai melakukan hal-hal

yang dapat meringankan beban bumi. Menanam dan menyayangi pohon, menjaga kelestarian makhluk hidup lainnya, hemat air, hemat energi, tidak mengotori lingkungan dengan sampah, merupakan hal-hal sederhana yang harusnya kita ‘’manusia’’ bisa lakukan. Usaha ini harus kita biasakan bersama karena cuaca dan iklim yang dilatari pemanasan global tidak mengenal batas wilayah administrasi. Bumi kita hanya satu, maka menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai penduduk bumi untuk menjaganya. Penulis, bekerja di BMKG Stasiun Klimatologi Negara - Bali

Secara klimatologis, kejadian cuaca ekstrem diproyeksikan akan lebih meningkat intensitas dan frekuensinya pada masamasa mendatang terkait semakin memanasnya kondisi suhu udara dunia. Laporan terakhir dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyatakan bahwa tahun 2015, 2016, dan 2017 merupakan tiga tahun terpanas dari data yang terekam sejak masa sebelum era industri.

POJOK Lari ke pariwisata, warga Nusa Penida tinggalkan rumput laut. - Pariwisata gagal, lari ke mana? *** Dukung kemandirian pangan, Bulog harus beli gabah petani. - Jangan tahu impor saja. *** Kata Megawati, pemimpin harus cerewet pada anak buah. - Jangan pula banyak cakap tapi tak kerja.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Senin Kliwon, 30 April 2018

Hilang, ’’Pratima’’ Pura Dalem Adat Penebel Kelod Tabanan (Bali Post) Kasus pencurian pratima kembali terjadi. Bahkan, pratima yang distananakan di Pura Dalem Adat Penebel Kelod, Penebel itu raib. Diduga pencuri itu terlebih dahulu merusak kunci pintu bale gedong tempat menyimpan pratima, sebelum melakukan aksinya. Hilangnya pratima itu diketahui pertama kali oleh saksi I Gusti Ketut Suarjana, Minggu (29/4) kemarin sekitar pukul 06.00 Wita. Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pencurian pratima di setwilkum Polsek Penebel. Dari hasil keterangan sejumlah saksi, Minggu kemarin, sekitar pukul 06.00 Wita, I Gusti Ketut Suarjana, hendak ke sawah jalan kaki di jalan sebelah barat Pura Dalem Adat Penebel Kelod. Saat lewat, saksi melihat pintu besi di halaman belakang Pura Dalem itu terbuka. Karena merasa curiga, kemudian saksi melihat lebih dekat ternyata pintu bale gedong itu dalam keadaan berantakan. Melihat kondisi gedong pura seperti itu, selanjutnya menyampaikann apa yang dilihatnya kepada Jero Mangku Pura Dalem. Pemberitahuan kemudian diteruskan ke Klian Adat Penebel Kelod, selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Penebel. Mendapat informasi ada pencurian pratima, petugas kepolisian pun langsung turun mengecek ke lokasi. Dari hasil olah TKP, pelaku diperkirakan masuk melalui halaman belakang pura. Selanjutnya mengambil pratima itu di bale gedong dengan cara merusak kunci pintu bale gedong tersebut. Sejumlah barang yang hilang di antaranya 1 buah keris lekuk 7, 9 buah pengawin, 1 pasang arca dengan bahan kayu cendana, 1 buah cincin emas, dan 1 buah cucuk emas. “Anggota sudah melakukan olah TKP dan saat ini kami masih lidik siapa pelakunya. Mudah-mudahan bisa cepat ditemukan,” ucap AKP Mastra Budaya. (kmb28)

TABANAN

7 Sasar Kos-kosan

Tim Yustisi Temukan 15 Duktang Tanpa Identitas

Tabanan (Bali Post) Menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengeluhkan adanya kegiatan mabuk-mabukan di sejumlah tempat kos, di wilayah Kecamatan Kediri, Tim Yustisi Pemkab Tabanan menggelar operasi penertiban administrasi kependudukan. Hasilnya, ditemukan lima belas penduduk pendatang yang tidak melengkapi dirinya dengan kartu identitas, hingga membawa KTP kedaluwarsa. Kelima belas pelanggar itu selanjutnya mengikuti sidang tipiring (tindak pidana ringan), Selasa (1/5) mendatang. “Ada dua sasaran yang kita tuju yakni di Banjar Sema dan Banjar Kebon, Desa Pandak Bandung. Selama dua jam penertiban, terjaring 15 pelanggar,” ucap Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba yang dihubungi, Minggu (29/4) kemarin. Meski demikian, Sarba mengakui sudah ada penurunan jumlah pelanggar sejak beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya ditemukan ratusan pelanggar tiap kegiatan penertiban. Namun saat ini, hanya pada angka belasan. “Artinya, sudah mulai ada kesadaran warga menilai penting kartu identitas itu, meski ada saja yang masih melanggar,” terangnya. Penertiban yang dilakukan, juga bertujuan merespons laporan masyarakat di Banjar Kebon. Jika di sana diisukan ada penghuni kos sering mabuk-mabukan dan mengganggu ketertiban. Di samping itu, bertujuan mengantisipasi pengamanan jelang Ramadhan. Operasi ini akan terus berlanjut, menyasar kantong-kantong penduduk lainnya. “Kita harapkan operasi yang akan terus kita lakukan di masyarakat itu membuat warga semakin sadar pentingnya identitas itu. Jangan macam-macam ada yang berbuat onar. Mari sama-sama menjaga ketertiban dengan baik,” ucapnya. (kmb28)

Pemkab Tabanan Raih Penghargaan Atas Kinerja Program Imunisasi Terbaik Se-Indonesia PEMERINTAH Kabupaten Tabanan mendapatkan penghargaan atas Kinerja Program Imunisasi Terbaik se-Indonesia selama 2015-2017. Pernghargaa itu diterima dari Kementerian Kesehatan. Penghargaan itu diserahkan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika yang mewakili Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, di Gedung Shohibul Barokah, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (29/4) kemarin, pada acara Pekan Imunisasi Dunia (PID) yang bertemakan ‘‘Capai Imunisasi Rutin Lengkap, Bersama Melindungi dan Terlindungi’’. Program itu juga dirangkaikan dengan

Peringatan Hari Malaria Sedunia (HMS) dengan tema nasional ‘’Bebas Malaria, Prestasi Bangsa’’. Seperti diketahui, setelah ditunjuk sebagai pilot project Program Kementerian Kesehatan dalam kampanye sekaligus imunisasi penyakit radang otak Japanese Encephalitis (JE), Pemkab Tabanan terus gencar melakukan vaksinasi ke sekolahsekolah. Target yang ingin dicapai bahkan terpenuhi hingga di atas 100%. Dengan capaian tertinggi itu, Kabupaten Tabanan meraih penghargaan tersebut, juga bersama sembilan kabupaten/kota lainnya, yakni: Kota Tanjungpinang, Kabupaten Banyumas, Buleleng, Solok Selatan, Labuhan

Batu Utara, Barito Utara, Barito Timur, Kolaka Utara, dan Kota Palu. Terkait penghargaan tersebut, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diterima Pemkab Tabanan itu. Dikatakannya, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan keberhasilan tim jajaran kesehatan yang ada di Tabanan. “Puji syukur atas penghargaan ini. Penghargaan ini adalah keberhasilan tim jajaran kesehatan di Kabupaten Tabanan, mulai bidan desa, posyandu, puskesmas sampai rumah sakit,” ungkapnya. Bupati Eka mengungkapkan capaian imunisasi di Tabanan berhasil melebihi

Datangnya bencana tentu saja tidak bisa diprediksi oleh siapa pun. Sangat berat, apalagi bencana itu mengakibatkan kerusakan di mana-mana, baik rumah warga, fasilitas umum dan lainnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, selain memiliki tugas terkait penanganan bencana, juga bertanggung jawab pascabencana. Salah satunya lewat pemberian bantuan sosial tidak terencana. Bansos untuk tahun 2018 ini dianggarkan dari APBD Induk Rp 1,9 miliar, atau naik Rp 400 juta dari tahun sebelumnya yang hanya dialokasikan Rp 1,5 miliar. Apakah selama ini sudah terencana dengan baik bansos itu?

itu,” ujarnya. Jika sebelumnya diatur pada Perbup Nomor 31 Tahun 2014. Setelah itu diperbarui dengan Perbup nomor 5 tahun 2018. Tentang pedoman besaran santunan dan bantuan sosial berupa uang kepada korban bencana. Perubahan Perbup itu mengatur standardisasi pemberian hibah bansos tidak terencana, dari kategori ringan, sedang, dan berat. Untuk fasilitas umum masyarakat/pribadi seperti ada kerusakan rumah. Kerusakan kategori ringan diberikan bantuan mulai Rp 500 ribu hingga Rp 10 juta. Kategori rusak sedang Rp 10,1 juta hingga Rp 15 juta. Kategori rusak berat, maksimum Rp 25 juta. “Fasilitas umum diberikan Rp 100 juta,” jelasnya. (bit)

target 100%. Dikatakannya, imunisasi merupakan hak anak yang harus didapatkan untuk mewujudkan generasi yang sehat. “Imunisasi adalah hak anak yang harus menjadi perhatian pemerintah untuk mewujudkan generasi sehat. Di Tabanan pencapaian imunisasi JE kita sudah di atas 100%,” imbuh Bupati Eka. Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berhasil melaksanakan capaian kinerja imunisasi dengan baik. “Penghargaan ini merupakan motivasi kepada pemerintah daerah agar terus mengupayakan dan menggiatkan imunisasi, karena

Bansos Tak Terencana BPBD Sudah Habis April

SEJAK Januari-April ini, total dana bansos tidak terencana tersebut sudah tidak ada tersisa lagi alias habis. Hal itu dipicu banyaknya frekuensi bencana yang terjadi sejak awal tahun 2018 itu. “Hingga April ini, ada 107 titik yang dibantu dengan total anggaran sebesar Rp 1,6 miliar. Sisa dana masih Rp 200 juta sekian. Sekarang sedang dalam proses pengajuan untuk 12 titik lagi, dengan nilai Rp 270 juta,” ujar Kepala BPBD Tabanan, I Gusti Ngurah Sucita. Bahkan, anggaran bansos yang didapat dari dana induk APBD 2018 sebagian dipergunakan untuk menalangi sejumlah titik kejadian pascabencana akhir tahun 2017 yang belum diganti saat itu. Bansos tidak terencana itu kata Ngurah Sucita, merupakan bantuan uang dan barang dari pemerintah daerah kepada individu, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat. Sifat bantuan itu tidak secara terus-menerus dan selektif. Bantuan itu untuk melindungi kemungkinan terjadinya risiko sosial. Misalnya, korban bencana alam, jika tidak diberikan

belanja bantuan sosial, kondisi mereka akan semakin terpuruk. Bahkan, mereka tidak bisa hidup dalam kondisi wajar. “Contohnya, ada rumah warga tertimpa pohon. Fasilitas rumah itu kemudian rusak akibat bencana. Korban yang tidak bisa berbuat apa-apa, jelas perlu mendapat bantuan,” ucapnya. Bansos tidak terencana itu sudah ada sejak BPBD belum terbentuk di Tabanan. Bahkan kata Sucipta, sudah ada sejak di bawah naungan Kesbanglinmas. Anggaran induk bansos tahun 2018, mengalami peningkatan menjadi Rp 1,9 miliar dari sebelumnya Rp 1,5 miliar. Terkait bantuan sosial tidak terencana yang disalurkan pascabencana, merupakan bentuk penanggulangan bencana setelah upaya tanggap darurat. Upaya itu tujuannya untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban atas bencana yang terjadi. Seperti adanya tanah longsor dan juga pohon tumbang. “Pemberian bantuan ini juga berpedoman pada standardisasi nilai kerusakan yang diatur pada Perbup tentang besaran dana santunan

HibaH Bansos Tak Terencana Kategori Rusak Ringan Kategori Rusak Sedang Kategori Rusak Berat Fasilitas Umum Maksimal

Rp 500 Ribu – Rp 10 Juta Rp 10,1 – Rp 15 Juta Rp 25 Juta Rp 100 Juta

imunisasi adalah hak anak,” ungkapnya. Nila menambahkan, bertepatan peringatan Hari Malaria Sedunia, pengendalian penyakit malaria itu menjadi tanggung jawab bersama sehingga target Indonesia bebas malaria pada 2030 bisa terpenuhi. “Pemberantasan malaria hendaknya dimulai dari kebiasaan masyarakat seharihari menjaga kebersihan lingkungan, dan melakukan pola hidup bersih dan sehat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, warga juga diminta menggunakan kelambu saat tidur. Sebab, nyamuk vektor plasmodium malaria itu mengisap darah manusia pada malam hari,” jelasnya. (ad1609)

RAIH PENGHARGAAN - Pemkab Tabanan meraih Penghargaan Kinerja Program Imunisasi Terbaik Se-Indonesia. Penghargaan itu diserahkan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika.


KARANGASEM

8

Senin Kliwon, 30 April 2018

SOSOK Dorong RS Pratama Jadi RSU KECAMATAN Kubu sudah memiliki RS Pratama. Guna memaksimalkan keberadaan fasilitas kesehatan ini, dewan mendorong agar RS Pratama Kubu itu bisa menjadi RS Umum. Saat ini, RS Pratama sudah dilengkapi gedung megah dan tenaga kesehatan yang berkompeten. Tinggal selangkah lagi, RS Pratama bisa jadi RS Umum. Demikian disampaikan anggota DPRD Karangasem dapil Kecamatan Kubu Nyoman Musna Antara saat ditemui di Desa Tianyar, Minggu (29/4) kemarin. Klasifikasi Rumah Sakit diatur UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan Permenkes No. 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi Rumah Sakit. Klasifikasinya antara lain, rumah sakit umum tipe/kelas A, B, C, D, dan D Pratama. RS Kelas D Pratama didirikan dan diselenggarakan untuk menjamin ketersediaan dan peningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tingkat kedua. RS Pratama ini hanya dapat didirikan dan diselenggarakan di daerah tertinggal, perbatasan, atau kepulauan. ‘’Dengan naik jadi RS Umum, maka akan ada peningkatan pelayanan, baik dari tenaga dokternya (medik), kefarmasian, keperawatan maupun tenaga kesehatan dan nonkesehatan. Sehingga, warga kami cukup berobat di Kubu dan tidak dirujuk ke RSUP Sanglah,’’ tegasnya. Gedung RS Pratama itu dibangun di Banjar Dinas Labuan Sari, Desa Tianyar Barat tahun 2014. RS itu terdiri dari 1 unit gedung poliklinik, 1 unit gedung UGD dan rawat inap serta beberapa unit lainnya untuk rumah dinas dokter dan petugas medis. Seluruh gedung itu berdiri di atas lahan seluas 1,3 hektar milik Pemprov Bali. RS Pratama ini dibangun melalui anggaran BKK Provinsi Bali senilai Rp 15 miliar tahun 2014. (gik)

Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian Diaplikasikan di Lapangan Amlapura (Bali Post) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi mulai memilih opsi baru dalam program pelatihan. Pelatihan tidak semata-mata dipusatkan di kantor. Akan tetapi, mulai diaplikasikan langsung di lapangan. Seperti bentuk pelatihan pengolahan hasil pertanian itu dilaksanakan di Desa Muntigunung, Kecamatan Kubu. Selain program itu dinilai lebih tepat sasaran. Hasil pelatihannya juga bisa langsung diaplikasikan, sehingga dengan strategi seperti itu hasilnya dinilai lebih efektif. Kepala Disnakertrans I Nyoman Suradnya mengatakan hal itu usai ditemui di Gedung DPRD Karangasem, belum lama ini. Di sana ada sekitar 100 orang yang mengikuti program pelatihan pengolahan hasil pertanian. Berbagai hasil pertanian diolah menjadi oleh-oleh khas Bali. Sejauh ini, programnya berjalan sesuai harapan. “Tujuan ke depan pelatihan itu adalah mampu memberdayakan warga, berbekal kemampuan hasil pelatihan itu,” kata Suradnya. Selain pengolahan hasil pertanian, Disnakertrans juga membuka pelatihan keterampilan mengelas. Pendekatan model itu juga tergolong baru, karena kebutuhan atas kemampuan itu belakangan sangat diperlukan dunia kerja. Saat ini, kebutuhan tenaga kerja di bidang las, justru dipenuhi pekerja dari Jawa. Bahkan, sampai saat ini masih kewalahan menerima banyaknya pesanan masyarakat. Dia berharap dengan program pelatihan tambahan, program tahunan pelatihan keterampilan ini menjadi lebih tepat guna dan bermanfaat dalam memberdayakan warga, agar bisa terserap di dunia kerja. Suradnya menambahkan, pelatihan tahunan yang sudah biasa digelar, sudah dibuka kembali sejak 25 April lalu. Seperti pelatihan perbengkelan, menjadi sekretaris kantor, hingga pelatihan bahasa Jepang. “Saat ini, kami masih belum ada surat yang kami terima dari pihak Tsukuba Jepang. Kalau ada surat pihak perusahaan di Jepang itu minta tenaga kerja baru, nanti kami programkan pengirimannya lagi,” katanya. (kmb31)

Petani Gula Aren di Kubu

Perlu Bantuan Mesin Pengolahan Amlapura (Bali Post) -

Kecamatan Kubu dikenal sebagai penghasil gula aren yang sangat terkenal di Bali. Walau sebagai daerah tandus, warga di sana yang dikenal ulet dan pekerja keras, bukan saja membuatnya tetap bisa bertahan, bahkan menyambung hidupnya dengan baik. Tetapi belakangan ini, mereka cukup tertinggal terutama terkait cara produksi gula aren itu. Karena itu, para petani gula aren di Kubu lalu meminta agar dibantu alat pengolahannya. Fasilitas itu diperlukan guna memodernisasi produksi gula aren, agar ada varian dan bisa lebih baik diterima pasar. Hal itu disampaikan salah satu warga Banjar Darmawinangun, Desa Tianyar, Kari Subrata, saat kampanye Rai Mantra-Sudikerta di tengah tegalan warga setempat, Minggu (29/4) kemarin. Kata Kari Subrata, petani gula aren di Kubu ini cukup banyak. Seperti di Desa Tianyar. Namun, mayoritas warga masih melakukan produksi gula aren itu dengan cara manual. Karena itu, hal ini membuat hasil produksinya lama dan kurang maksimal bila nantinya dipasarkan di Kota Denpasar. ‘’Daripada dipakai lau (tuak - red) kan lebih baik diolah jadi gula aren. Cuma masalahnya membuat kemasan yang bagus itu relatif sulit. Kemasan bagus

itu penting, agar lebih modern. Karena itu, mau tidak mau memerlukan sentuhan teknologi, mesin pengolahan,’’ kata Kari Subrata. Bupati Karangasem dua periode (2005-2010, 2010-2015) Wayan Geredeg yang hadir pada kesempatan itu mengatakan, dulu sewaktu dirinya menjabat, potensi gula aren ini sangat diperhatikan. Bersama Wakil Bupati Karangasem kala itu, Made Sukerana, yang merupakan putra Kubu, produksi gula aren dipusatkan di Muntigunung. Sehingga saat itu, kata Geredeg, potensi gula aren kebanggaan warga Kubu, membanjiri pasar lokal Bali. ‘’Dulu hasil produksi gula aren di Muntigunung itu men-

jadi yang terbaik di Bali. Heran juga sekarang kok lesu lagi, sampai-sampai ada warga yang mengeluh,’’ kata Geredeg. Made Sukerana juga menyampaikan hal serupa. Sebagai tokoh Kubu, sewaktu menjabat dia mengaku sangat tertantang mengembangkan potensi gula aren di Kubu. Bahkan, waktu itu setiap Kepala OPD diwajibkan membeli hasil produksi gula aren Kubu. Tujuannya, selain untuk memasyarakatkan gula aren Kubu itu juga meningkatkan hasil produksi para petani gula aren di sini. Sehingga mereka semakin semangat memproduksi gula aren itu. ‘’Meski harganya waktu itu cukup mahal. Namun kami

wajibkan pimpinan OPD membelinya. Tetapi, sekarang setelah tak menjabat lagi, saya jarang mengecek perkembangannya,’’ katanya. Anggota DPRD Karangasem dari Kubu I Nyoman Musna Antara mengatakan potensi gula aren sebetulnya masih tinggi. Petaninya juga masih bertahan. Dia sependapat perlunya modernisasi produksi. Sehingga, ada kemajuan dalam hal pengemasan dan daya jual di pasar. Dia berharap pemerintah daerah bisa mencerna keluhan ini dan membantu petani agar petani gula aren itu dapat semakin berkembang. Calon Gubernur Bali, Rai Mantra, mendengar keluhan tersebut. Dia menyatakan tidak berani berjanji akan memberikan bantuan. Namun, ketika terpilih nanti, dengan dukungan masyarakat Kubu, dia berupaya menerapkan sistem yang sudah berjalan dalam pembenahan ekonomi mikro di Denpasar ke Karangasem, khususnya di Kubu. ‘’Sudah ada konsepnya. Han-

ya perlu mesin pengolahan yang lebih modern. Kalau nanti terpilih, nanti kita upayakan. Konsepnya, seluruh petani gula aren di sini akan merasakan manfaatnya. Harus sistematis,’’ katanya. (kmb31)

Dulu, hasil produksi gula aren di Muntigunung itu menjadi yang terbaik di Bali. Heran juga sekarang kok lesu lagi, sampaisampai ada warga yang mengeluh. Mantan Bupati Karangasem Wayan Geredeg

MPP Dikunjungi 718 Orang Per Hari

Pasar Seni dan Kerajinan Kian Menggeliat KEBERADAAN Mal Pelayanan Publik (MPP) itu ternyata semakin memudahkan masyarakat Karangasem mendapatkan pelayanan dari OPD penyedia layanan dan sejumlah instansi lainnya termasuk BUMN pemberi layanan. Malah setiap harinya lebih dari 718 orang yang datang ke MPP untuk berbagai keperluan. Warga datang mulai mengurus perizinan, membayar tagihan rekening PDAM, hingga mengurus KTP dan juga akta kelahiran. Realitas itu menunjukkan betapa peran MPP ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Karangasem yang menginginkan kemudahan memperoleh layanan. Di samping nyaman, lokasi MPP ini dinilai sangat representatif karena bertempat di jantung kota. Apalagi kantornya dekat Pasar Amlapura Timur. Kendati baru akan di-launching Juni mendatang, namun aktivitas di MPP ini sudah cukup padat. MPP itu bahkan ditunjang areal parkir luas karena lahan terminal di seberang gedung MPP itu bisa dimanfaatkan. Fasilitas itu cukup mendukung keamanan

dan kemudahan pengunjung MPP, sehingga tidak ada lagi istilah kesulitan parkir. Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Minggu (29/4) kemarin, menyebutkan ada 157 jenis layanan yang disediakan di MPP, baik layanan perizinan maupun nonperizinan. “Tujuan MPP ini sendiri untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik yang optimal. Selain itu keberadaan MPP ini cukup penting dalam kaitan peningkatan daya saing global, dalam memberikan kemudahan berusaha. Mal Pelayanan Publik ini juga menjadi salah satu upaya mempercepat kegiatan berusaha bagi masyarakat sesuai Perpres 91 Tahun 2017. Secara nasional hampir triliunan investasi hilang karena lambatnya perizinan,” tegas Adnya Mulyadi. Dijelaskannya, definisi MPP sesuai Peraturan Menteri PAN-RB yakni tempat berlangsungnya kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan pulik, atas ba-

rang, jasa dan atau pelayanan administrasi yang merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat, daerah maupun BUMN/BUMD atau layanan swasta. Prinsip, kata Adnya Mulyadi, keterpaduan, berdaya guna, koordinasi, akuntabilitas, aksesibilitas dan kenyamanan. Sementara soal pemanfaatan lantai satu gedung pusat seni dan kerajinan penunjang Pasar Amlapura Timur itu atau yang akrab disebut gedung UKM Centre sebagai MPP, Adnya Mulyadi menjelaskan, jika sebelumnya gedung tersebut sudah hampir 2,5 tahun mangkrak tanpa aktivitas. Dan setelah rapat berkoordinasi antara OPD dengan Bisnis Development Centre (BDC) Tanah Aron selaku pengelola gedung itu pihak BDC sendiri mengakui jika kegiatan di gedung itu sudah tidak berjalan. “Dan secara prinsip pihak BDC dan OPD terkait mendukung penyelenggaraan MPP di gedung tersebut,” ungkapnya Ditegaskannya pula, jika keberadaan MPP tidak lantas mengubah fungsi gedung. Namun hanya mensinergi-

BERI PELAYANAN - Petugas di Mal Pelayanan Publik saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. kan antara pusat seni dan pelayanan publik. Nah saat ini aktivitas di gedung itu sudah kembali menggeliat bahkan jumlah pengunjung per harinya sudah mencapai 718 orang lebih. Itu artinya, pemanfaatkan gedung itu menjadi peluang tersendiri bagi pasar seni dan kerajinan yang terintegrasi dengan pelayanan publik.

Diakuinya memang saat ini pihaknya tengah mengoptimalkan kenyamanan di gedung tersebut. Seperti pemasangan pendingin ruangan, penambahan meja dan kursi pengunjung, serta penguatan sinyal internet. Hal itu dilakukan semata-mata guna memperlancar pelayanan yang seragam, bagi petugas pelayanan. (ad1597)

Derita Murniati, Warga Pesangkan Duda Timur

Suami Meninggal, Rawat Anak Derita Tumor Sendirian Nasib ibu muda, Ni Nyoman Murniati (35), asal Banjar Pesangkan Anyar, Desa Duda Timur, Selat sungguh memprihatinkan. Setelah ditinggal mendadak suaminya, I Nengah Mulyana, dia kini seorang diri merawat kedua anaknya yang masih kecil. Terlebih anak keduanya, Ni Kadek Melantika Intania Putri, umur 1,6 tahun, menderita tumor pembuluh darah. Bagaimanakah beratnya perjuangan hidup ibu muda itu sehari-hari?

Bali Post/gik

TUMOR - Murniati saat memperlihatkan tumor pembuluh darah yang dialami anaknya.

SAAT Ni Nyoman Murniati ditemui di Sekolah Alam Cempaka Kids, Amlapura, Sabtu (28/4) lalu, usai menerima bingkisan dari Yayasan Bali Kumara (BaliKu) Amlapura, ibu muda itu menceritakan awal kisah hidupnya. Suaminya meninggal mendadak sejak anak keduanya itu baru berusia 12 hari. Sejak saat itu, dia mengaku sempat kehilangan fokus merawat kedua anaknya. Derita anak keduanya diawali tumbuh benjolan kecil warna biru. Benjolan itu

dikira pernah terkena benda tumpul. Namun setiap hari, benjolan itu terus membesar. Dan anaknya terus-menerus menangis kesakitan. Atas saran keluarganya, anak itu kemudian diperikasaan ke RSUD Karangasem sampai dapat rawat inap. Namun, karena tak kunjung sembuh, pihak RSUD Karangasem merujuknya ke RSUP Sanglah, Denpasar. Setelah Kadek Melantika berusia dua bulan, dia baru sadar anak keduanya itu menderita tumor pembuluh

darah setelah dapat penjelasan dari dokter. Tumor pembuluh darah di badannya itu ada di bawah ketiak sebelah kiri. Benjolannya mencapai diameter 14 cm. “Dokter belum berani ngambil tindakan operasi. Pasalnya, kondisi trombosit anak saya masih rendah,” katanya dengan mata berkaca-kaca. Ni Nyoman Murniati dikarunia dua orang anak. Anak pertamanya laki-laki, I Wayan Mahendra, sudah masuk sekolah kelas II SD. Anak sulungnya itu lahir dan tumbuh normal. Dia juga tak tahu, apa yang memicu anak keduanya itu bisa menderita tumor pembuluh darah. Di tengah keterbatasan ekonomi, Murniati mengaku pasrah. Dia berusaha tegar dalam kondisi apa pun. Setiap bulan, ia harus mengajak anak kesayangannya berobat ke RSUP Sanglah, meski hanya boncengan dengan keluarganya menggunakan sepeda motor sejauh sekitar 70 km pulang-pergi dari ru-

mahnya ke Denpasar. Meski pengobatannya gratis karena menggunakan BPJS sejak suaminya masih hidup. Akan tetapi, keluarga ini butuh biaya makan dan transportasi pulang-pergi dari dan ke Denpasar. Untuk biaya tambahan itu, kata Murniati, setiap bulan rutin dia dapatkan dari yayasan kemanusiaan BaliKu Amlapura. Yayasan BaliKu Amlapura di bawah pimpinan Ni Made Laba Dwikarini. BaliKu menaruh perhatian besar kepada keluarga Murniati yang malang itu. Anak itu dijadikan anak asuh, untuk membantu hidupnya yang sedang susah. Selain bantuan rutin sebulan, serangkaian perayaan HUT ke-3 BaliKu, Sabtu (28/4) lalu, Murniati juga mendapat donasi berobat dari BaliKu berupa uang dan bingkisan lainnya. Yayasan ini juga membantu mengurus kepindahan dari BPJS ke Kartu Indonesia Sehat (KIS) agar terbebas dari biaya asuransi BPJS. Sebab, sebel-

umnya dia sudah menunggak pembayaran BPJS beberapa bulan, sehingga sempat kesulitan berobat. Pada waktu suaminya masih hidup, dia bersama suami merantau ke Denpasar. Keluarga itu tinggal di rumah kontrakan. Suaminya kerja di bengkel m ob il, sed a ng ka n d irin ya jualan canang. Sejak suaminya meninggal Oktober 2016 saat Melantika masih bayi berumur 12 hari. Sejak itu dia tidak lagi tinggal di Denpasar, melainkan kembali pulang kampung halamannya di Pesangkan Anyar. Kini, untuk menghidupi kedua anaknya, dia hanya jualan jajan khas Bali. Jajan itu dijual di Pasar Pesangkan yang hanya datang setiap tiga hari sekali. “Cuma ini yang bisa saya lakukan sekarang,” katanya. Dia berharap anaknya bisa segera menjalani operasi dan juga bisa sembuh, sehingga tumor itu tak sampai merenggut nyawa putrinya. (gik)


Senin Kliwon, 30 April 2018

GIANYAR

9

Pajak Pertandingan Bola Rendah

SOSOK Pengalaman Berkesan BELUM genap setahun menjabat Kapolres Gianyar, AKBP Djoni Widodo sudah dipercaya menduduki posisi baru. Perwira melati dua di pundaknya ini, kini menjabat Wadirlantas Polda Bali. Upacara serah terima jabatan dengan Kapolres Gianyar yang baru, AKBP Priyanto Priyo Hutomo, sudah digelar di Polda Bali. Sebagai rangkaiannya, akan digelar acara pisah sambut Kapolres Gianyar pada Selasa (1/5) besok. Menurut Djoni Widodo, bertugas di Kabupaten Gianyar merupakan sebuah pengalaman yang sangat berkesan. ‘’Bagi saya sangat berkesan. Namun, untuk memenuhi tugas dan kewajiban yang baru, saya mohon diri,’’ katanya. Perwira yang menjabat sebagai Kapolres Gianyar sejak Mei 2017 lalu itu sudah banyak menuntaskan kasus yang terjadi di Gianyar. ‘’Saya menyampaikan terima kasih kepada sejumlah instansi dan jajaran Polres Gianyar yang selama ini telah membantu,’’ ucapnya. (nik)

Pulang Training, Siswi SMK Dijambret Gianyar (Bali Post) Nasib nahas dialami pelajar SMK, Mesi Cahyani, saat pulang dari training. Saat melintasi jembatan Desa Keliki, Tegallalang, Sabtu (28/4) malam, siswi 17 tahun asal Desa Tegalalang ini dijambret pelaku yang belum diketahui identitasnya. Selain kehilangan barang berharga, korban juga mengalami luka-luka. Aksi penjambretan itu berawal ketika korban yang training di Kecamatan Payangan ini hendak pulang ke rumahnya di Tegallalang sekitar pukul 22.00 Wita. Mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 5302 AB, korban pulang seorang diri dengan melintasi jembatan Desa Keliki. Jalur yang dilintasinya sedang sepi dan gelap. ‘’Saat melintasi jalanan sepi inilah dari belakang sudah ada yang membuntuti. Lalu sampai di jembatan, korban ditabrak sama pelaku,’’ ungkap Kapolsek Tegallalang AKP Merta Kariana, Minggu (29/4) kemarin. Akibat ditabrak dari belakang, korban terjatuh dari motornya, sehingga mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh. Saat korban jatuh inilah, pelaku turun dan pura-pura menolong. ‘’Tetapi tidak lama, langsung mengambil tas korban dan kabur,’’ ujar Kariana. Di dalam tas korban terdapat HP, dompet berisi uang Rp 15 ribu, dan beberapa surat penting. Dijelaskan Kariana, pelaku mengendarai motor sendirian. Tidak jelas motor apa yang ditunggangi pelaku. ‘’Dari hasil pemeriksaan terhadap korban, pelakunya laki-laki, kurus, dia pakai sweater,’’ terangnya. Karena tidak berdaya, korban sempat merintih di tengah jalan. Tak berselang lama, seorang temannya yang kebetulan pulang satu jalur langsung berhenti dan menolongnya. Korban lantas diajak mencari dokter di dekat lokasi kejadian. Teman yang menolongnya juga berupaya menghubungi kerabat korban yang ada di Banjar Jasan. Sekitar 30 menit, keluarga korban menjemput. Polisi yang menerima laporan ini pun langsung melakukan penyelidikan. Menurut AKP Kariana, kasus penjambretan ini tergolong hal baru di Tegallalang. ‘’Aksi ini baru pertama kali, kami minta tingkatkan kewaspadaan bagi seluruh pengendara terutama perempuan,’’ jelasnya. Dia mengaku sudah sering memberikan imbauan kepada para pelajar dan perempuan di Tegallalang agar lebih berhati-hati saat berkendara seorang diri. ‘’Kalau tas jangan terlalu kelihatan. Kalau Vario, semestinya ditaruh di bawah jok. Sudah sering saya sampaikan itu. Kalau pulang malam taruh di bawah jok,’’ ucapnya. Atas kejadian tersebut, aparat Polsek Tegallalang juga memperketat patroli. ‘’Kami akan lebih giatkan patroli malam. Ada juga petugas pakaian preman kami tempatkan untuk nyanggong,’’ ungkapnya. (kmb35)

Bali Post/ist

KORBAN - Korban Mesi Cahyani saat mendapat pertolongan usai dijambret.

BPKAD Ancam Turunkan Tim Audit

Gianyar (Bali Post) Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Gianyar tengah berupaya mengoptimalkan sejumlah potensi pajak. Salah satu yang disasar ialah pengelola pertandingan sepak bola di Stadion Dipta. Pemerintah menilai, pajak yang disetorkan pengelola yakni di kisaran Rp 20 juta per satu kali pertandingan, masih belum maksimal. Kepala BPKAD Kabupaten Gianyar I Wayan Ardana mengatakan, Stadion Kapten Dipta bisa menampung ribuan suporter bola. Jika dihitung, per satu kali pertandingan, seharusnya bisa ditarik pajak sampai Rp 50 juta. ‘’Kemarin, kita juga sempat pantau ke sana (Stadion Dipta - red) untuk menguji. Di sana ada 12 ribu penonton yang menyaksikan. Pal-

ing tidak, Rp 40 hingga Rp 50 juta itu seharusnya masuk dalam setoran pajak,’’ ucap Ardana. Ardana mengungkapkan, selama ini, pajak yang disetorkan oleh pengelola pertandingan bola hanya Rp 20 hingga Rp 30 juta per satu kali pertandingan. Pihaknya sudah berkoordinasi terkait hal ini dengan pihak pengelola. Hasilnya, diketahui terjadi sejumlah

persoalan seperti tiket palsu serta sejumlah penonton yang masuk stadion tanpa tiket. Persoalan inilah yang menyebabkan pajak tak maksimal. ‘’Masak gratisnya sampai seribuan, kan tidak mungkin. Kalau gratis untuk beberapa keluarga pemain, itu mungkin, tetapi seberapa sih jumlahnya,’’ keluhnya. Atas kondisi tersebut, pihaknya berencana kem-

bali melakukan koordinasi dengan pengelola pertandingan bola. Bahkan, Ardana menargetkan, setoran pajak dalam setiap kali pertandingan Rp 40 juta. ‘’Kalau dulu ada persoalan, kita maklumi. Tapi kalau sekarang, sudah untung tetapi begini, kan kebangetan. Makanya target kita sementara dari pertandingan bola itu Rp 40 juta untuk sekali pertandingan,’’ tegasnya. Dijelaskannya lebih lanjut, Pajak Hiburan dalam setiap pertandingan bola itu hanya 12,5 persen dari harga tiket. Soal berapa perolehan dalam setiap kali pertandingan, pihaknya

menyerahkan penghitungan itu kepada pengelola pertandingan selaku wajib pajak. ‘’Kita tetap koordinasi karena pada intinya pemerintah memberikan kepercayaan. Jadi, silakan Anda hitung sendiri pajak Anda. Di sini diuji kejujuran wajib pajak. Tetapi dalam beberapa kali kita akan lihat, bila dia rendah melaporkan, kita akan turunkan tim audit,’’ tegasnnya. Selain pajak dari pertandingan bola, pihaknya juga tengah mengoptimalkan pendapatan pajak rafting di Tukad Ayung. (kmb35)

Pemkab Gianyar Raih Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi Bintang Dua

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Gianyar meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi Bintang Dua dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Penilaian dilakukan Kemendagri berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2016. Penghargaan ini diberikan sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100-53 Tahun 2018 tentang Peringkat dan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional tahun 2016. Pemkab Gianyar meraih peringkat ke-43 secara nasional dengan skor 3,3251 yang mana batas atas skor kinerja tertinggi adalah 3,7500. Dengan peringkat ke-43 secara nasional dan skor 3,3251, Pemkab Gianyar menduduki peringkat pertama sebagai kabupaten dengan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tertinggi se-Bali.

Disusul Pemkab Jembrana dengan skor 3,2720, Badung 3,2065, Buleleng 3,2046, Klungkung 3,1677, Denpasar 3,1530, dan Tabanan 3,0100. Pemberian penghargaan dilangsungkan dalam acara Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang berlangsung di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4). Acara tersebut diadakan sekaligus untuk memperingati Hari Otonomi Daerah yang ke22. Hari Otonomi Daerah diperingati setiap tahunnya pada 25 April. Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono mengatakan, peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan suatu cara Pemerintah Pusat untuk memonitor sekaligus mengevaluasi kinerja Pemerintah Daerah setiap tahunnya. Sumarsono juga mengatakan, penilaian ini adalah yang paling komprehensif guna memberikan penghargaan terhadap sejumlah daerah dengan

kinerja penyelenggaraan pembangunan daerah dan sosial kemasyarakatan. Penerima penghargaan untuk Pemkab Gianyar diwakili oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, I Wayan Suardana, S.Sos., M.AP. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengucap syukur atas prestasi kinerja yang diraih Pemkab Gianyar. ‘’Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh OPD yang sudah berkinerja dengan baik sehingga prestasi ini dapat diraih. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi seluruh OPD untuk selalu berkinerja baik dalam rangka melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat makin dapat ditingkatkan,’’ ucap Wisnu Wijaya. (ad1598) Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya


JEMBRANA

10 SOSOK

Senin Kliwon, 30 April 2018

Jangan Jadi Penonton ’’BERUSAHALAH sehebathebatnya untuk mengembangkan dan meluaskan gerakan kita. Sampai pada suatu ketika setiap anak dan pemuda serta pemudi kita, baik mahasiswa yang di kota maupun yang menggembala kerbau di desa dengan rasa bangga dan terhormat dapat menyatakan ‘Aku Pramuka Indonesia’.’’ Kutipan pesan Proklamator Bung Karno itu disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan di hadapan para Pramuka Penegak dan Pandega saat Sidang Paripurna Cabang (Sidparcab), belum lama ini. Di balik kutipan tersebut, Kembang yang juga Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Jembrana ini berkeinginan pramuka yang merupakan pemuda ini untuk belajar dan mengaktualisasikan kemampuan diri. Sebab tidak banyak anak muda yang mendapat kesempatan untuk belajar berorganisasi, belajar memimpin dan mengelola program organisasi. Banyak hal yang bisa diperoleh jika menjadi bagian dari sebuah organisasi. ‘’Jika hanya menjadi penonton saja, maka kita tidak akan mampu mengubah permainan untuk menjadi pemenang. Tapi ketika menjadi pemainnya, maka kita harus mampu mengubah kelemahan menjadi kekuatan untuk sebuah kemenangan,’’ tegas Kembang. Sidparcab merupakan agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahun guna mengevaluasi program tahun sebelumnya. Serta merencanakan program tahun berjalan dan menyusun program tahun berikutnya. Selain itu dalam Sidparcab ini, DKC Jembrana bersama utusan dari ranting-ranting dan gugus depan se-Jembrana juga membahas dan memecahkan berbagai persoalan-persoalan yang dihadapi Pramuka Penegak Pandega di Gugus Depan. (olo)

Ganggu Kepentingan Umum

Truk Bongkar-Muat di Jalan Rajawali Dikeluhkan Warga Negara (Bali Post) Sejumlah warga di Pendem, Jembrana mengeluhkan adanya truk yang melakukan aktivitas bongkar-muat di Jalan Rajawali. Pasalnya, truk besar itu sampai menghalangi jalan. Padahal jalur itu merupakan padat kendaraan, sehingga kerap terjadi kemacetan. Padatnya kendaraan di jalur itu juga karena di sekitar wilayah tersebut merupakan tempat umum. Warga sejatinya sudah sering menyampaikan keluhan tersebut, namun tidak digubris, terutama pemilik gudang. Truk tronton itu seringkali parkir berjam-jam untuk melakukan bongkar-muat barang di pinggir jalan. Lantaran jalurnya sempit, setengah badan jalan dihabiskan untuk parkir truk tersebut. Mestinya truk itu masuk pekarangan gudang. Kalaupun untuk bongkar-muat, sebenarnya sudah ada fasilitas Terminal Kargo yang juga masih berada di wilayah Pendem. “Sudah berulang kali kami sampaikan, tapi terus saja tetap parkir di sini. Truk itu parkir sampai menghabiskan separuh jalan. Ini yang membuat sering macet,” ujar salah seorang warga, IB Aryanto, Sabtu (28/4) lalu. Warga yang tinggal tak jauh dari lokasi itu mengaku gerah. Apalagi sampai mencaplok hampir setengah badan jalan. Padahal jalur tersebut sudah padat. Di sana ada fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah dan permukiman. Tak hanya itu, jalan tersebut akses utama menuju objek wisata Bukit Mawar dan Batu Belah. Warga berharap agar pihak terkait menyikapi hal tersebut. Para pengusaha juga diharapkan agar tidak melakukan bongkar muat di badan jalan yang tentunya akan mengganggu kepentingan umum. Terkait hal tersebut, Lurah Pendem I Wayan Putra Mahardika, Minggu (29/4) kemarin, mengaku baru mengetahui adanya keluhan warga tersebut. Pihaknya telah menginformasikan dengan kepala lingkungan (kaling) setempat untuk ditindaklanjuti. Lurah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan terkait hal tersebut. (kmb26)

Bali Post/olo

PARKIR – Truk yang melakukan aktivitas bongkarmuat dan parkir di Jalan Rajawali. Kondisi ini sering dikeluhkan warga sekitar.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135

Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110

Objek Wisata Teluk Gilimanuk

Dulu Kumuh, Kini Jadi DTW Unggulan TELUK Gilimanuk yang sebelumnya terkesan kumuh, kini mulai dibenahi dan ditata. Kawasan pantai di teluk ini menjadi salah satu unggulan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Gilimanuk. Berada di tepian, Teluk Gilimanuk dapat dilihat gugusan pulau dengan hutan musim. Hijau saat musim penghujan dan kering ketika musim kemarau. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Bahkan di beberapa titik kawasan Teluk Gilimanuk hingga Pantai Karangsewu masih menjadi habitat burung curik Bali atau jalak Bali. Pascapenataan, banyak orang yang singgah di tempat tersebut, khususnya saat hari libur maupun akhir pekan. Keindahan teluk ini juga

bisa langsung terlihat ketika melintas dari Pelabuhan Gilimanuk. Selain pemandangan teluk, pengunjung juga disuguhi penataan Taman Siwa, tepat di depan teluk. Dinas Pariwisata dan Budaya Jembrana saat ini menempatkan petugas untuk pelayanan Tourist Information Center (TIC). Menurut warga, jumlah pengunjung yang datang di Teluk Gilimanuk meningkat, terutama saat akhir pekan atau hari libur. Bukan hanya kuliner ayam betutu yang diburu, namun juga suasana di pintu masuk Bali. Tembok yang dulunya menutupi belakang Pos KTP kini sudah dibongkar untuk penataan patung. Para pengunjung yang masuk Bali lebih leluasa bisa melihat pemandangan

Teluk Gilimanuk. Selain pengunjung, banyak juga warga yang datang untuk memancing atau berkeliling teluk menggunakan jukung. Di Teluk Gilimanuk ini juga digelar even tahunan menjelang HUT Kota yakni lomba perahu layar. Sedikitnya 24 sampan tradisional menggunakan layar beradu cepat. Peserta lomba sampan merupakan para nelayan di Kelurahan Gilimanuk dan sekitarnya, bahkan hingga dari Banyuwangi. Pemandangan indah Teluk Gilimanuk ini juga bisa dinikmati dengan trip transportasi laut. Naik jukung tradisional melintasi gugusan pulau di sekitar Teluk Gilimanuk. Pihak pengelola mengantar perjalanan ke Pulau Menjangan maupun

ke Prapat Agung dan Segara Rupek. Perjalanan dari Teluk Gilimanuk menuju Pulau Menjangan yang berada di kawasan TNBB dari Gilimanuk tak memakan waktu yang lama. Dengan alat transportasi jukung bermesin tempel 25 PK, perjalanan menyita waktu sekitar satu jam. Di sepanjang perjalanan para pengunjung juga bisa mengunjungi sejumlah pura lainnya, yakni Pura Segara Rupek dan Pura Prapat Agung. Belakangan sudah mulai banyak pamedek yang tangkil ke pura tersebut melalui jalur ini. Terutama untuk ke Pura Prapat Agung yang bisa ditempuh hanya beberapa menit. Hanya ada kendala. Untuk berlabuh di sekitar Pura

Prapat Agung itu harus menunggu air pasang. Dalam satu jukung cukup untuk delapan orang dengan biaya yang relatif terjangkau. Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Jembrana I Nengah Alit belum lama ini mengatakan, penataan kawasan wisata sejatinya dipusatkan di Gilimanuk. Secara bertahap penataan dilakukan mulai dibangunnya Taman dan Patung di sekitar Teluk, hingga nantinya terhubung hingga ke museum dan Pantai Karangsewu. Termasuk sarana penunjang yang saat ini sudah bisa digunakan. Diakui, adanya penataan itu cukup mendongkrak kunjungan. Khususnya wisatawan lokal Bali hingga Jawa Timur. (olo)

Tunggu Hasil Audit, Pembangunan Kampus Politeknik Dilanjutkan

Negara (Bali Post) -

Pascapemutusan kontrak dengan PT Sartonia Agung, pengerjaan lanjutan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pengambengan belum berlanjut. Pengerjaannya yang menggunakan kontraktor lain baru akan dilanjutkan setelah ada hasil audit yang dilakukan belum lama ini oleh pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Bambang Suprakto, Minggu (29/4) kemarin, mengungkapkan kelanjutan pembangunan tetap dilakukan, namun menunggu hasil audit. Kemungkinan hasil audit akan sudah diterima pekan depan. Audit ini perlu dilakukan karena menyangkut pembayaran kepada kontraktor progres yang sudah dikerjakan. Berdasarkan penilaian awal, pihak rekanan diperkirakan telah mengerjakan sekitar 62 persen. Tetapi kepastiannya menunggu hasil audit oleh Irjen Kementerian Kelautan dan Perikanan, BPKP, Kementerian Peker-

jaan Umum dan Perumahan Rakyat serta ahli struktur bangunan. Setelah audit selesai, tim ULP Pokja KKP akan melakukan penetapan pelaksana proyek selanjutnya. Perlu diketahui masalah pembangunan di kampus Politeknik muncul setelah para buruh mogok kerja lantaran upah mereka tersendat. Pekerja yang sebagian besar dari Jawa Tengah ini menuntut gajinya yang belum dibayar. Proyek pembangunan Politeknik KP ini dikerjakan mulai tahun lalu dengan pagu anggaran Rp 54 miliar lebih. Namun dari 80an peserta lelang, PT Sartonia Agung menjadi pemenang dengan harga terkoreksi Rp 44,3 miliar. (kmb26)

Bali Post/olo

KAMPUS - Kampus Politeknik yang pembangunan hingga kini belum dilanjutkan karena menunggu hasil audit.

’’Study Tour’’ Tingkat SD ke Luar Kota Disorot Minta Manfaatkan Objek Wisata Lokal Negara (Bali Post) – Kendati sering menjadi perhatian, kegiatan study tour yang diselenggarakan sejumlah sekolah menjelang tahun ajaran baru masih menjadi sorotan. Bukan saja

di tingkat SMA, kegiatan serupa juga sudah merambah kepada para siswa Sekolah Dasar (SD). Bahkan, studi tour di tingkat SD itu dilakukan hingga keluar kota yang membuat waswas orangtua

Bali Post/olo

MUSEUM – Salah satu objek wisata edukasi di Gilimanuk yakni Museum Gilimanuk yang sering dikunjungi siswa-siswa SD dan SMP.

atau wali murid. Dari informasi yang dihimpun, Minggu (29/4) kemarin, menjelang tahun ajaran baru ini sejumlah sekolah menyelenggarakan kegiatan study tour, termasuk di tingkat SD. Kendati tidak ada paksaan dan orangtua bisa mendampingi, tetapi yang disayangkan beberapa sekolah menentukan tujuan di luar Kabupaten Jembrana. Padahal banyak objek wisata di Jembrana. Mestinya objek wisata yang kini dikembangkan ini dijadikan edukasi kepada siswa. Misalnya, di Gilimanuk dengan Patung Siwa, Museum Manusia Purba, pelestarian burung curik Bali dan lainlain. Begitu juga di Perancak, yang memiliki berbagai wisata edukasi sepeti mangrove, perahu selerek hingga pelestarian penyu. Sangat disayangkan di saat pemerintah sedang berupaya keras

mempromosikan objek-objek wisata ini, namun tidak disinkronkan dengan program sekolah. ‘’Kalau di sini banyak juga wisata edukasi yang bisa dikunjungi. Dan orangtua tidak terlalu waswas sampai anak ke luar kota. Kita sedang gencar-gencarnya mengenalkan objek wisata, malah hal ini tidak disinkronkan,’’ kata salah seorang warga. Warga yang namanya tak mau disebutkan ini menjelaskan, orangtua tidak masalah mau melakukan kegiatan itu untuk memberikan wawasan kepada siswa. Namun sebaiknya disinkronkan dengan program pemerintah daerah saat ini. Apalagi masih tingkat SD, mestinya tidak perlu sampai ke luar kota yang membuat waswas orangtua. Justru dengan mengenali tempattempat di daerah sendiri

menjadikan para siswa mencintai daerahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Jembrana I Putu Eka Suarnama saat dikonfirmasi mengatakan, hal ini sudah sempat disampaikan pada tahun lalu. Pihaknya juga sangat berarap kepada sekolah, khususnya tingkat SD, agar kegiatan seperti itu dilakukan di objek wisata di Jembrana. Selain tidak terlalu jauh, juga mendukung pengembangan wisata. ‘’Sebenarnya ini sudah kita tekankan tahun lalu, tapi kalau sekarang masih seperti itu, nanti kami kumpulkan lagi,’’ terangnya. Pihaknya juga tidak melarang sekolah mengadakan study tour bagi para siswa. Tetapi sebaiknya untuk sekolah dasar sebaiknya memanfaatkan objek yang ada di Jembrana. (kmb26)


Senin Kliwon, 30 April 2018

BALI DWIPA

11

Angkat Kisah Cinta Rai Srimben

Komunitas Mahima Tanamkan Jiwa Nasionalisme

LINGKUNGAN Bale Agung Singaraja tidak bisa dipisahkan dari sejarah Bangsa Indonesia. Di sini dulu ada kisah cinta Nyoman Rai Srimben dengan Raden Soekemi yang melahirkan Proklamator Indonesia Ir. Soekarno. Kisah cinta dan bersejarah itu diangkat lewat pementasan teater oleh Komunitas Mahima bersama Banjar Adat Pakraman Bale Agung, Singaraja dengan judul “Nyoman Rai Srimben” Sabtu (28/4) malam lalu. Pementasan pun mampu menghibur sekaligus mengedukasi pengunjung di Wantilan Pura Desa Adat Pakraman Buleleng. Teater ini menceritakan kisah seorang perempuan Nyoman Rai Srimben dari Bale Agung. Dia adalah ibu dari Sang Proklamator Indonesia Ir. Soekarno. Dalam garapan ini, pemain menampilkan kisah perjalanan hidup Rai Srimben mulai dari sejak kecil yang harus mengalami kesedihan mendalam lantaran perceraian kedua orang tuanya. Sosok Nyoman Rai Srimben yang kuat, membuatnya tidak larut dalam kesedihan. Bersama dengan Jro Mangku Lingsir juga dari kampungnya, dia kemudian tumbuh menjadi gadis remaja cantik. Masa remajanya dijalani mulai dari belajar majejahitan,

makidung, menenun, sampai belajar menari. Kepintarannya menari itu kemudian “memikat” perasaan cinta dari seorang guru Sekolah Rakyat (SR -red) yang sekarang SDN 1 dan 2 Paket Agung bernama Raden Soekemi. Raden Soekemi kemudian mengungkapkan perasaannya ketika menyaksikan prosesi piodalan di pura tersebut. Dalam prosesi itu, Nyoman Rai Srimben menari Tari Rejang Dewa. Di sanalah benihbenih cinta tumbuh di antara keduanya. Raden Soekemi yang menonton melemparkan sepucuk bunga ke arah Nyoman Rai Srimben. Bunga itu pun langsung dipungut oleh Rai Srimben. Perjalanan kisah cinta keduanya mengalami masamasa sulit dan penuh halangan. Keluarga Besar Puri Bale Agung saat itu tidak menyetujui hubungan keduanya. Hingga kemudian, Raden Soekemi dan Nyoman Rai Srimben memutuskan kawin lari. Keputusan untuk menikah dengan Raden Soekemi membuat Keluarga Besar Bale Agung merestui hubungan keluarga dengan Nyoman Rai Srimben. Salah satu pesan yang disampaikan pihak keluarga meminta agar Rai Srimben mengikuti adat dan istiadat di rumah suaminya.

Pasangan suami istri itu pun kemudian pergi ke Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Hingga kemudian, pihak keluarga besar Bale Agung mendapat surat dari Raden Soekemi yang menyebutkan bahwa Nyoman Rai Srimben melahirkan anak kedua seorang putra pada 6 Juni 1901. Ketika itu, ia melahirkan bertepatan dengan tragedi melestusnya Gunung Kelud. Putranya itu kemudian diberi nama Soekarno. Seorang Proklamator Indonesia, Putra Sang Fajar lahir dari rahim seorang ibu dari Buleleng. Pada akhir pementasan diisi dengan adegan di mana Ir. Soekarno meminta restu kepada ibunya Nyoman Rai Srimben sebelum membacakan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Hingga kemudian terdengar seruan “Merdeka” yang menggelegar dan diakhiri menyanyikan Lagu Kebangsaan ‘’Indonesia Raya’’. Sutradara sekaligus penulis naskah Teater Nyoman Rai Srimben Kadek Sonia Piscayanti mengatakan, mengangkat Nyoman Rai Srimben dalam pertunjukan teater itu sengaja dilakukan lantaran kegiatan Wantilan Berdaya Krama Berbudaya, karena April merupakan bulan perempuan dan kental

Bali Post/ist

TEATER – Pentas teater Nyoman Rai Srimben di Wanitlan Pura Desa Bale Agung, Singaraja, Sabtu (28/4) lalu. dengan spirit perempuan. Sosok perempuan Nyoman Rai Srimben paling kuat mewakili Ibu Bangsa. Ini karena Nyoman Rai Srimben merupakan sosok ibu yang telah melahirkan pendiri Bangsa Indonesia yakni Ir. Soekarno. Menurut Sonia, sekarang ini masih ada masyarakat yang belum mengetahui dengan baik seperti apa jalan hidup seorang Nyoman Rai Srimben. Tidak

jarang pula banyak orang yang ingin mengetahui kisah cintanya dengan Raden Soekemi selama tinggal di Buleleng. Atas kondisi itu, dosen Sastra Inggris Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) ini mengajak masyarakat Buleleng sadar, bahwa Buleleng memiliki potensi sejarah yang besar. Di samping itu, dari teater garapannya ini Sonia ingin menyampaikan pesan

nasionalisme. Pasalnya, situasi saat ini Indonesia tengah krisis nasionalisme. Banyak orang yang ribut karena perbedaan suku, agama, dan ras. Padahal, Ir. Soekarno lahir dari adanya sebuah perbedaan agama dan budaya. Ia pun berharap agar rasa nasionalisme bisa tumbuh dan bangkit kembali untuk menciptakan rasa persatuan dan kesatuan. (mud)

Sikapi Tingginya Kasus Gantung Diri

Bupati Bangli Gandeng Perguruan Tinggi Bangli (Bali Post) –

Angka kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di Kabupaten Bangli tergolong cukup tinggi. Sejak Januari hingga akhir April 2018 ini, tercatat sudah ada 19 nyawa melayang karena gantung diri. Menyikapi fenomena tersebut, Bupati Bangli I Made Gianyar akan membuat kajian dengan menggandeng perguruan tinggi agama di Bali. Guna menekan kasus bunuh diri, Made Gianyar juga meminta peran serta seluruh tokoh di desa untuk membina dan menginspirasi warganya agar selalu berbuat positif.

Bali Post/ist

GOTONG ROYONG - Krama Banjar Apuan, Baturiti Tabanan melangsungkan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, Minggu (29/4) kemarin. Gotong royong ini juga dalam rangka persiapan pembangunan got sepanjang kurang lebih 280 meter. Tampak hadir Kepala Desa Apuan Ketut Wardana, Kepala Dusun Made Cendoarsa, dan Pengurus Desa Pakraman, Sudana.

Memuluskan Bisnis Gelap

Sindikat Narkoba Bermodal Besar

Gianyar (Bali Post) Berbagai jenis narkotika diperjualbelikan di Indonesia dan sindikatnya memiliki modal yang besar untuk memasok barang terlarang tersebut. Sedangkan, posisi Bali sangat strategis terkait pariwisata, sehingga menjadi sasaran empuk bandar narkoba. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI Irjen Pol. Sistersins Mamadoa, Minggu (29/4) kemarin, di Desa Sayan, Ubud, Gianyar, saat mengukuhkan 120 relawan antinarkoba. Irjen Sistersins berharap adanya keterlibatan masyarakat mengatasi masalah ini, mengingat terbatasnya personel BNN dan jajarannya. Meski demikian,

pihaknya tetap semangat demi menyelamatkan generasi dari penyalahgunaan narkotika. Sedangkan para relawan tersebut diharapkan agar paham dan mendalami misinya, yaitu menyelamatkan masyarakat Bali, khususnya Gianyar dari peredaran narkoba. Selain itu, mempunyai tugas mulia untuk membantu masyarakat Gianyar agar menjauhi narkoba. “Kegiatan pengukuhan relawan antinarkoba di Kabupaten Gianyar sangat penting. Dalam menangani permasalahan narkoba tidak cukup hanya peran pemerintah. Harus ada dukungan berupa peran serta masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan dilantiknya relawan antinar-

koba di Kabupaten Gianyar, yang sangat strategis dalam pengentasan peredaran narkoba,” tegas Sestama BNN RI, didampingi Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa dan Penjabat (Pj) Bupati Gianyar I Ketut Rochineng. Menurutnya, relawan tersebut merupakan perpanjangan tangan BNN di masyarakat. Apalagi terbentuk dari forum masyarakat antinarkoba. Ia mengapresiasi pengukuhan relawan dan berperan aktif dalam melakukan kegiatan pencegahan. Relawan yang dikukuhkan ini terdiri atas tiga unsur yaitu pecalang, Sekaa Taruna-teruni, dan tokoh masyarakat Desa Sayan, Ubud, Gianyar. (kmb36)

Bali Post/ist

RELAWAN - Sestama BNN RI Irjen Pol. Sistersins Mamadoa mengukuhkan relawan antinarkoba di Desa Sayan, Ubud, Gianyar.

Diwawancara Minggu (29/4) kemarin, Made Gianyar mengatakan bahwa perguruan tinggi yang akan diajak bekerja sama untuk membuat kajian yakni IHDN dan/atau perguruan tinggi lainnya. Nantinya setelah kajian tersebut selesai, hasilnya akan ditindaklanjuti PHDI, MMDP, dan lembaga lain yang berkompeten melalui kegiatan-kegiatan. Selain menyusun kajian, sebagai upaya jangka pendek untuk mengatasi fenomena tersebut, pihaknya akan segera menyusun imbauan yang ditunjukkan ke seluruh pemerintah desa. Pihaknya meminta pemerintah desa

menjalankan program Tri Bina Keluarga yang meliputi Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL) dengan baik. Dalam program itu desa harus membangun karakter manusia melalui keluarga, lingkungan, sekolah, dan tempat kerja. Modal sosial seperti saling menghormati, saling memperhatikan, tepo saliro, bahagia dengan budi baik, tidak mengagungkan-agungkan kekayaan/harta, pekerja keras, tidak bergaya hidup mewah dan sifat menerima apa adanya harus ditanamkan di diri setiap warga. “Para to-

koh di desa harus menjadi tokoh panutan kesederhanaan, memberi inspirasi kepada warga untuk selalu berbuat positif,” jelasnya. Sementara itu, ditanya soal perlu adanya tenaga terlatih kesehatan jiwa di setiap puskesmas untuk menekan kasus bunuh diri sebagaimana saran yang pernah disampaikan akademisi Unud asal Puri Bangli Prof. A.A. Muninjaya, Made Gianyar menyatakan sependapat. Dia bahkan mengatakan akan melaksanakan pelatihan bagi petugas kesehatan kalau memang sulit untuk mencari tenaga yang memadai untuk

itu. “Saya akan perintahkan Kadiskes koordinasi dengan RSJ untuk tujuan dimaksud,” kata Made Gianyar. Sebagaimana yang diketahui kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di Bangli kebanyakan terjadi di Kecamatan Kintamani. Motifnya didominasi depresi dan masalah ekonomi. Menurut akademisi Unud asal Puri Bangli Prof. A.A. Muninjaya, untuk menekan maraknya kasus bunuh diri di Bangli, peran serta semua pihak sangat dibutuhkan. Upaya pencegahan perlu ditangani lintas disiplin baik lembaga kesehatan, ekonomi, maupun sosial. Keberadaan puskesmas sebagai pelayanan kesehatan masyarakat terbawah perlu dioptimalkan, dengan melengkapi tenaga terlatih di bidang kesehatan jiwa sehingga dapat memberikan layanan konseling ke masyarakat. (kmb40)

Sejumlah Kasus Tindak Pidana Belum Terungkap PEREKONOMIAN Bali berkembang sangat pesat seiring dengan majunya sektor pariwisata. Di sisi lain, kasus tindak pidana juga tak pernah surut. Pihak kepolisian pun belum mampu mengungkap 100 persen. Kondisi ini terjadi tiap tahun, mengakibatkan banyak kasus yang belum terungkap dan kian menumpuk. Data yang dihimpun di Polda Bali menyebutkan, kasus menonjol yang terjadi selama 2017 yaitu pencurian dengan pemberatan (curat) 393 kasus dan terselesiakan 278 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) 62 kasus dan yang diungkap 38 kasus, curanmor 307 kasus dan terungkap 145 kasus dan pembunuhan 11 kasus, 8 terungkap. Sedangkan kasus menonjol terjadi dari Januari hingga Maret 2018 yaitu curat 126 kasus dan terungkap 105 kasus, curas 15 terungkap 7 kasus, dan curanmor 87 kasus, terungkap 33 kasus. Kasus tersebut dominan terjadi di wilayah Polresta Denpasar. Perlu diketahui Polresta mewilayahi Kota Denpasar, Kuta, dan Kuta Selatan yang merupakan pusat pariwisata. Sejumlah kasus menonjol yang terjadi di wilayah Polresta Denpasar hingga saat ini masih gelap di antaranya dugaan pembunuhan Richardson Stephen James (63) warga negara Australia hingga perampokan di ATM. Termasuk perampasan senpi anggota Brimob di Hotel Ayana, Kuta Selatan. Kasus tersebut terjadi tahun 2017 dan awal 2018. Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, beberapa waktu lalu men-

Bali Post/rah

Bali Post/rah

Kompol Wayan Arta Ariawan

Made Somya Putra, S.H., M.H.

gatakan, penyelidikan kasuskasus tersebut tetap dilakukan. Upaya pengumpulan informasi dan alat bukti terus dikerjakan timnya. “Seperti kasus perampasan senpi, tim yang menanganinya masih bekerja. Untuk mengumpulkan alat bukti tidaklah mudah, perlu kesabaran dan keuletan,” tegasnya. Begitu juga kasus perampokan di ATM CIMB Niaga di Supermarket Nirmala, Balangan, Kutsel dan ATM Maybank di Toko Surfer Paradise Jalan Bypass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta, Badung. Kata Arta, tim bentukannya sedang mendalami keterangan saksi-saksi dan melakukan penyisiran. “Tidak semua informasi yang kami peroleh disampaikan karena tahap penyelidikan. Yang jelas kami masih mengerjakannya, termasuk kasus lainnya,” ungkap mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar ini. Dari data yang dihimpun, kasus yang menjadi sorotan publik nasional dan internasional yaitu tewasnya Richardson Stephen James di rumah

kontrakannya di Jalan Danau Poso nomor 19B, Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Hingga saat ini, kepolisian belum bisa mengungkap kasus ini. Selain itu, kasus pembunuhan Yuniati (24) di Jalan Kutat Lestari, Denpasar Selatan, masih misterius. Kasus lain yang jadi PR Polresta Denpasar yaitu perampokan bersenjata di money changer di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Kasus sayat paha dialami beberapa wanita di Denpasar juga belum terungkap. Praktisi hukum Made Somya Putra, S.H., M.H. men-

gatakan, mekanisme penyelidikan dan penyidikan kasus curat, curas, dan curanmor lebih memerlukan penanganan lapangan, sehingga strategi pengungkapannya sangat tergantung penemuan alat bukti di lapangan. Oleh karena itu, penyidik Reskrim perlu kerja sama dan sinergi intensif dengan satuan lain seperti Intelkam dan Bimas. Selain itu, polisi mulai mengubah metode prioritas penanganan perkara, sebab kerugian curat dan curanmor sering kali dianggap kasus yang tidak signifikan untuk ditangani segera. “Kecuali sifatnya menjadi kasus yang dikonsumsi publik barulah menjadi prioritas untuk ditangani segera. Artinya bahwa ketika terjadi laporan, seketika itu juga harus ditangani dan tindak lanjuti sebagai tindakan pertama,” ucap Somya. Ia berharap sebaiknya kepolisian lebih sering mengupdate informasi pelaporan yang ada dan hal ini juga fungsinya untuk kontrol. Dengan demikian, peluang perkara terpendam juga diminimalisasi dan terus terjaga konsistensi penanganannya. (rah)

Kasus Menonjol Tahun 2017 n n n n

Curat 393 kasus, terselesaikan 278 kasus Curas 62 kasus, terungkap 38 kasus Curanmor 307 kasus, terungkap 145 kasus Pembunuhan 11 kasus, terungkap 8 kasus

Januari Hingga Maret 2018 n n n

Curat 126 kasus, terungkap 105 kasus curas 15 kasus, terungkap 7 kasus curanmor 87 kasus, terungkap 33 kasus


KLUNGKUNG

12

Senin Kliwon, 30 April 2018

Ujaran Kebencian di Medsos Mereda

Aksi Paksaan Hantui Pemilih

Semarapura (Bali Post) Ujaran kebencian di media sosial (medsos) berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung belakangan ini sudah mulai mereda. Namun, masyarakat masih harus waspada dengan aksi lain. Yakni pemaksaan untuk memilih salah satu paslon yang berpotensi terjadi. ‘’Sejak tiga pekan lalu, ada kecenderungan ujaran kebencian untuk Pilkada Klungkung semakin mereda. Untuk pilgub, masih ada. Tetapi tidak banyak,’’ ungkap Kasat Intel Polres Klungkung AKP I Wayan Sueca, Minggu (29/4) kemarin.

AKP I Wayan Sueca

Perwira asal Buleleng ini menyebutkan hal tersebut kemungkinan disebabkan unggahan pemilik akun tak lagi mendapat respons sebanyak sebelumnya. Masyarakat umum sudah mulai memahami maksud di balik itu. ‘’Ini berkaitan dengan respons masyarakat. Mungkin saja sudah mulai berkurang. Jadi yang biasa mengunggah ujaran kebencian, berhenti,’’ katanya. Ujaran kebencian dapat memicu gangguan ketertiban di masyarakat yang berujung pada timbulnya konflik. Meski ada tren menurun, kepolisian tetap

SOSOK Pengelolaan Membaik

ALOKASI Dana Desa (ADD) telah digelontorkan pemkab setiap tahun. Demikian pula Dana Desa dari pemerintah pusat. Besarannya mencapai ratusan juta rupiah per tahun. Seluruhnya diarahkan untuk pembangunan desa. Ada pula untuk pemberdayaan masyarakat yang menjadi kunci pembangunan berkelanjutan. Sesuai evaluasi, pengelolaannya dari tahun ke tahun semakin membaik. “Untuk pengelolaan dana, sudah semakin baik. Begitu juga dengan serapannya,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja, baru-baru ini. Hal tersebut salah satunya sebagai imbas penerapan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Penggunaan dana diatur secara sistematis. Termasuk sampai sisa akhir, dapat diketahui secara mudah. “Sekarang seluruh desa sudah menerapkan aplikasi ini,” sebutnya. Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang tidak merata sempat sedikit menghambat pengelolaan dana itu. Tetapi pemkab telah berupaya melakukan penanganan dengan menggencarkan bimbingan teknis. Hal ini juga digayung bersambut oleh kecamatan. Belakangan hal serupa juga sudah mulai dilakukan sejumlah desa. “Bimtek rutin. Ini melibatkan kaur, terutama yang bersentuhan langsung dengan pengelolaan dana desa,” sebut Suteja. Di tengah program desa yang semakin kompleks, perekrutan kaur desa juga dilakukan selektif, yang mengutamakan anak muda. Itu dipandang lebih cepat memahami teknologi. “Sekarang untuk kaur sudah banyak anak-anak muda,” tandasnya. (sos)

melakukan langkah pencegahan melalui Satuan Pembinaan Masyarakat Polres Klungkung. ‘’Kami terus edukasi masyarakat supaya cerdas menyikapi pernyataan yang seperti itu,’’ tegasnya. Disampaikan pula, menghindari munculnya komentar yang tak terkendali, masyarakat diminta tak gegabah dalam meng-upload sesuatu di medsos. Jika salah, Undang-undang ITE bisa mengganjar. ‘’Yang menga-upload foto atau video yang sifatnya merugikan tanpa izin, bisa saja terjerat undang-undang itu. Ini perlu diperhatikan masyarakat,’’ ucapnya. Pada hajatan politik ini, kedua paslon sudah tentu memiliki ambisi untuk bisa memenangkan pertarungan. Langkah yang dilakukan tak sebatas meyakinkan program kepada masyarakat melalui simakrama yang telah dijadwalkan. Namun juga berpotensi adanya paksaan terhadap masyarakat untuk memilih. Hal semacam ini juga perlu diwaspadai.

‘’Meski ujaran kebenciannya cenderung mereda, tetapi pemaksaan untuk memilih salah satu pasangan calon tetap berpotensi ada. Kemarin ada informasi dugaan seperti itu. Ini perlu diwaspadai. Mudah-mudahan masyarakat cerdas,’’ tegas mantan Kapolsek Kubutambahan, Buleleng ini. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan mengatakan laporan aksi negatif yang berpotensi merusak pilkada juga sudah berkurang. Hal tersebut diindikasikan pemahaman masyarakat tentang demokrasi sudah semakin baik. ‘’Untuk laporan tidak ada lagi,’’ jelasnya. Sebelumnya, mengantisipasi ujaran kebencian maupun peredaran informasi hoax, pihaknya telah men-take dow puluhan akun, di samping terus melakukan patroli cyber bersama Polda Bali, di samping pencegahan bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung. ‘’Kami lebih mengutamakan pencegahan,’’ imbuhnya. (kmb45) AKP I Made Agus Dwi Wirawan

Ribuan Massa Ikuti Jalan Sehat

Suwasta Minta Jaga Kondusivitas Pilkada Semarapura (Bali Post) Ribuan warga mengenakan atribut poleng, Minggu (29/4) pagi kemarin mengikuti jalan sehat salam dua jari yang digelar Pasangan Calon I Nyoman Suwirta dan I Made

Kasta (Suwasta) yang bertarung pada pilkada serentak melawan Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia). Massa yang terdiri dari berbagai usia ini berkumpul di depan monumen Puputan Klungkung.

Jalan sehat diawali dari Jalan Gadjah Mada, berlanjut ke Jalan Ngurah Rai dan Untung Surapati. Suasana riuh sangat nampak. Salam dua jari dan pernyataan memilih paket Suwasta untuk kembali memimpin

Bali Post/sos

JALAN SANTAI - Ribuan massa mengikuti jalan sehat salam dua jari yang digelar Paslon Suwasta, Minggu (29/4) pagi kemarin.

Klungkung tak henti-henti diserukan. Sejumlah massa yang sebagian besar mengenakan baju putih juga ada yang membawa bendera partai politik pendukung dan pengusung. Pada hajatan politik lima tahunan ini, incumbent diusung dan didukung sembilan partai politik. Menurut I Nyoman Suwirta, itu memunculkan keyakinan bisa menumbangkan lawannya. ‘’Sembilan angka tertinggi. Kami yakin menang,’’ serunya didampingi Cawabup I Made Kasta dan pentolan partai pengusung dan pendukung. Cabup asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini mengutarakan sejumlah hal kepada massa yang hadir. Tak sebatas program yang digulirkan maupun capaiannya pada kepemimpinan periode pertamanya, seperti Pendapatan Asli Daerah yang meningkat sampai 127 persen dalam kurun tiga tahun. Lebih mendasar dari itu, pilkada ini harus mampu menjadi pendidikan politik. Masyarakat maupun simpatisan harus bisa menjaga situasi tetap kondusif dan damai. ‘’Yang terpenting masyarakat pemilih harus bisa menjaga kedamaian. Pilkada ini harus

bisa memberikan edukasi,’’ tegasnya. Sejak tahapan pilkada berlangsung, tak dimungkiri banyak beredar isu-isu yang arahnya menjatuhkan. Bahkan, beberapa ada yang sampai menyinggung pada sesuatu yang tidak ada hubungannya. ‘’Seperti warna poleng yang sekarang saya pakai. Dikaitkan dengan hal lain. Ini murni untuk menunjukkan perbedaan bisa bersatu. Apalagi saat periode pertama sudah saya pakai,’’ katanya. Terlepas dari hal itu, paslon ini siap bertarung secara elegan dan lebih mengedepankan program untuk meyakinkan masyarakat. Selain sosialisasi program, acara ini juga untuk menghargai Hari Puputan Klungkung ke-110. ‘’Kala itu, para tokoh bisa melawan penjajah dengan senjata seadanya. Semangatnya yang kita warisi ini harus diwujudkan dengan cara membangun Klungkung ke arah yang lebih baik lagi, agar Klungkung mampu berdiri di papan tengah dan sejahtera masyarakatnya,’’ papar Suwirta. Jalan sehat berhadiah ini, juga dihadiri Calon Gubernur Bali Ida Bagus Rai Darmawijaya Mantra. (kmb45)


EKONOMI

Senin Kliwon, 30 April 2018

13

Agustus 2018

Bali Ekspor 200 Ton Kakao ke Jepang dan Verona

Denpasar (Bali Post) Agustus 2018, kakao Bali akan diekspor ke Jepang dan Verona sebanyak 200 ton. Dua daerah tersebut memang menginginkan kakao Bali. Sementara Amerika Serikat sebagai pasar utama kakao Bali yang permintaannya dikhawatirkan turun karena perang dagang AS-Cina, ternyata tidak terbukti. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura (TPPH) Provinsi Bali Lanang Aryawan mengatakan, pasar kakao Bali tidak hanya Amerika Serikat, tetapi juga Eropa. Seperti Belgia, Belanda, Prancis. Negara itu merupakan negara pengimpor kakao yang sangat besar. Negara tersebut juga merupakan negara penghasil cokelat. Selain itu juga ada pasar Asia, seperti Jepang, Malaysia, Cina. ‘’Amerika tidak stop. Amerika dan Eropa itu kebutuhan kakaonya tinggi,’’ kata Lanang Aryawan, belum lama ini. Berdasarkan data statistik, 98,41 persen kakao Bali diekspor ke Amerika Serikat. Ekspor kakao Bali pada Januari 2018 mengalami peningkatan 1.792 persen dibandingkan Januari 2017. Sedangkan dibandingkan Desember 2017, ekspor kakao juga naik 1.216 persen. Pada Januari 2017 ekspor kakao hanya USD 68.647 dan Desember 2017

mencapai USD 9.731. Namun pada Januari 2018, ekspor komoditi kakao mencapai USD 1.299.440. Diakui kendala yang dihadapi hingga saat ini masih minimnya kakao yang difermentasi. Sementara kebutuhan kakao dunia yang jumlahnya 3,5 juta ton per tahun membutuhkan kakao fermentasi. Sedangkan Indonesia hanya bisa memenuhi 12-13 persennya, itu pun kakao nonfermentasi. Bali sendiri menghasilkan kakao 6.800 ton dari 14.000 hektar lahan kakao di Bali. Dari 6.800 ton, tahun 2016 kebutuhan kakao fermentasi baru bisa dipenuhi 60 ton. Tahun 2017 baru bisa dipenuhi 400 ton. Tahun 2018, ia menargetkan tidak kurang dari 1.000 ton kakao Bali bisa difermentasi. Belum maksimalnya kakao yang bisa difermentasi diakui karena sarana fermentasi belum mampu terpenuhi. ‘’Sarana-sarana ini tidak mudah untuk difasilitasi kepada petani. Karena untuk satu kali fermentasi satu peti, itu ada di angka 40 kg. Ini membutuhkan banyak sekali sarana,’’ ungkapnya. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten betul-betul menjadi kekuatan yang kuat untuk bisa memfasilitasi potensi ini. Contohnya Jembrana, salah satu kabupaten yang concern mengembangkan potensi dae-

rahnya. Sehingga Jembrana mampu menghasilkan kakao yang cukup bagus dan mampu menghasilkan panen yang bagus juga. Ia berharap Tabanan, yang merupakan salah satu penghasil kakao terbesar di Bali, bisa memaksimalkan menggarap lahan kakaonya. ‘’Dua kabupaten ini (Jembrana dan Tabanan - red) menyumbang produksi kakao 90 persen dari total produksi kakao Bali,’’ pungkasnya. Tabanan diakui luas lahan kakaonya mulai menyusut. Saat ini berada di kisaran 2.500-2.700 hektar. Sementara Jembrana 3.000 hektar. ‘’Dulunya Tabanan cukup luas, tapi mulai menyusut. Sekarang diambil alih luasannya di Jembrana,’’ ungkapnya. Namun, meski menyusut, masih ada potensi pengembangan lahan kakao seluas 8.000 – 10.000 hektar. Ia berharap luasan kakao terus berkembang sekaligus dapat meningkatkan produksi. Ke depan ia berupaya mengganti tanaman kakao yang sudah tua dengan varietas yang bagus. ‘’Kalau pohon kakao sudah diremajakan, hasilnya bagus, maka petani akan mau bergerak kembali menghasilkan kakao fermentasi. Sehingga nilai jual dan mutu kakao Bali menjadi bagus dan diperhitungkan di pasar internasional maupun domestik,’’ bebernya. (kmb42)

Bali Post/ant

BERAS - Seorang pedagang beras sedang merapikan barang dagangannya. Dtitunjuknya Budi Waseso (Buwas) sebagai Kepala Bulog diyakini mampu memberantas mafia pangan, terutama produk beras.

Budi Waseso Diyakini Mampu Berantas Mafia Pangan

Jakarta (Bali Post) –

Momentum penempatan Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Budi Waseso (Buwas) sebagai Dirut Bulog menggantikan Djarot Kusumayakti dinilai tepat karena umumnya persoalan pangan menjadi krusial menjelang bulan Ramadan. Buwas diyakini mampu memberantas mafia pangan hingga ke akar-akarnya. Demikian disampaikan Direktur Institut Agroekologi Indonesia (INAgri) Syahroni, di Jakarta, Minggu (29/4) kemarin. Ia mengatakan pergantian Dirut Bulog dari Djarot Kusumayakti ke Buwas diharapkan membawa harapan baik dalam mengatasi persoalan pangan nasional. ‘’Ini tepat momentumnya, apalagi menjelang waktu yang krusial yakni Ramadan dan Lebaran,’’ katanya. Syahroni menilai Buwas sebagai sosok yang tegas dan berani sehingga potensial untuk mampu memberantas mafia pangan hingga

Indonesia Usulkan Negara-negara ASEAN Kenakan Pajak ’’E-Comerrce’’ Singapura (Bali Post) – Indonesia mengusung dua isu terkait digital ekonomi dalam KTT ke-32 ASEAN yang digelar di Singapura yakni soal pemberian level of playing field yang setara serta bea masuk dan pajak yang ditransaksikan melalui e-commerce. Diharapkan negara-negara di ASEAN dapat menyepakati adanya kebijakan pengenaan pajak bagi transaksi jual-beli yang menggunakan media online. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di sela KTT ke-32

ASEAN di Singapura, Sabtu (28/4), mengatakan di tengah situasi yang terus berkembang negara-negara anggota ASEAN telah sepakat untuk meningkatkan soliditas dari sisi ekonomi dan perdagangan. ‘’Kita sama-sama mempersiapkan diri untuk masuk ke digital ekonomi,’’ katanya. Pada kesempatan itu, Enggartiasto mengatakan Indonesia mengusung dua isu yaitu bahwa semua pihak di ASEAN harus mau memberikan level of playing field yang sama antara bisnis konvensional dengan bisnis digital. ‘’Sebagai ilustrasi dari sisi perpajakan mereka juga harus diperlakukan sama,’’ katanya. Hal kedua sebagaimana yang pernah disampaikan Indonesia kepada

WTO yakni mengenai penetapan bea masuk dan pajak atas barang dan jasa yang ditransaksikan secara elektronik atau e-commerce. ‘’Buat Indonesia tidak terkena moratorium, kami tidak mau moratorium tetapi biaya transmisi itu ok kita setuju,’’ katanya. Dalam pertemuan Enggar dengan Dirjen WTO akhir tahun lalu di Argentina, dibahas bahwa barang dan jasa yang ditransaksikan dan ditransmisikan secara elektronik akan dipertimbangkan untuk dikenakan bea masuk secara sukarela (voluntary). Pelaksanaan pengenaan itu nantinya dikembalikan ke masing-masing negara. Barang dan jasa yang dapat dikenakan bea masuk dan pajak misalnya buku digital (ebook), musik digital, jasa akuntansi, serta jasa arsitektur. Sementara itu, jasa transmisi elektronik akan tetap dalam moratorium sehingga tidak

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

akan dikenakan bea masuk dan pajak. Faktanya negara-negara anggota ASEAN, kata Enggartiasto, belum seluruhnya memahami mengenai persoalan itu. ‘’Thailand menanyakan dan kita klarifikasi mengenai masalah itu ya… itu yang kita persoalkan di WTO,’’ katanya. Oleh karena itu, Enggartiasto ingin agar ke depan ASEAN benar-benar siap memasuki bisnis ekonomi digital dengan lebih matang. Penyelesaian RCEP Pada kesempatan yang sama, Enggartiasto juga menyampaikan soal komitmen Indonesia sebagai negara koordinator untuk penyelesaian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) di bawah kepemimpinan Singapura. ‘’Semua meminta untuk kita bisa menyelesaikan di bawah kepemimpinan dari Singapura jadi kita mau mengupayakan semaksimal mungkin kita bisa finalisasi RCEP itu,’’ katanya. (ant)

ke akar-akarnya. ‘’Latar belakang dan pengalaman Buwas menangani mafia pungli ketika di Bareskrim dan memberantas mafia narkoba ketika di BNN jadi modal pengalaman untuk membongkar mafia pangan,’’ katanya. Pada kesempatan yang sama, Syahroni juga mengatakan bahwa stabilitas harga pangan harus dapat dikendalikan oleh pemerintah dengan baik. Menurutnya, harga beberapa komoditas pangan masih di atas harga acuan penjualan pemerintah sebagaimana diatur dalam Permendag

Nomor 26 Tahun 2017. ‘’Jika kondisi demikian tidak dikendalikan menjelang Ramadan dan Lebaran maka akan memiliki dampak ekonomi dan politik negara ini. Bahkan ada kecenderungan isu pangan ini dipolitisasi oleh sekelompok orang,’’ katanya. Menyikapi kondisi itu, kata alumnus Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Palembang ini, hendaknya pemerintah memiliki resep yang berkelanjutan untuk menstabilkan harga komoditas pangan. ‘’Pemerintah perlu mengaktifkan satgas pangan untuk melakukan upaya-upaya komprehensif mengatasi

harga pangan,’’ katanya. Pemerintah melalui lembaga terkait juga dinilainya perlu menginventarisasi peta produksi komoditas pangan secara valid, mengatur jalur distribusi yang pendek, dan yang terpenting melakukan edukasi ke konsumen terkait harga acuan penjualan pemerintah. ‘’Dengan demikian akan terjadi kesepahaman bersama soal harga komoditas pangan,’’ katanya. Berdasarkan pantauannya beberapa harga pangan di pasaran masih cenderung tinggi di antaranya harga daging ayam ras acuan naik dari Rp 32.000/kg menjadi Rp 34.150/kg, bawang merah acuan Rp 32.000/kg di pasaran naik jadi Rp 37.650/ kg, dan telur ayam acuan Rp 22.000/kg di pasaran Rp 23.850/kg. (ant)

Rupiah Tertekan

OJK Sebut Tak Pengaruhi Kinerja Bank Denpasar (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang berada di range 13.800–14.000 per dolar AS tidak terlalu memengaruhi kinerja bank. Hal ini disebabkan pada umumnya transaksi utama perbankan masih dalam bentuk rupiah. ‘’Jadi kalau dikaitkan dengan kondisi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, karena portofolio masih semuanya dalam rupiah. Itu memang secara risiko tidak berpengaruh banyak,’’ kata Rochman Pamungkas, Deputi Direktur Pengawas LJK 2 dan Perizinan OJK Regional 8 Bali Nusra, belum lama ini. Namun efek dominonya, dikatakannya, pasti ada. Karena pelemahan nilai tukar rupiah itu juga bisa dikaitkan dengan adanya capital flight. Yaitu dana-dana dari luar negeri yang masuk ke Indonesia itu dalam bentuk jangka pendek kembali dibawa ke luar negeri. ‘’Biasanya masuk dalam pasar modal itu berupa stok-stok

yang sifatnya hanya untuk trading. Sehingga ketika dia merasa memegang saham di Indonesia kurang menguntungkan dibandingkan dia tempatkan di tempat lain seperti di Amerika, karena suku bunga di Amerika meningkat, dia akan lari ke Amerika,’’ ungkapnya. Dana ini otomatis akan memengaruhi suku bunga di Indonesia. Untuk mempertahankan agar tingkat ketertarikan investasi di Indonesia masih bersaing, maka tingkat bunga bisa dinaikkan. ‘’Ini yang diprediksi kemungkinan akan berpengaruh di penghimpunan dana pihak ketiga nantinya,’’ bebernya. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang sebelumnya sudah dalam kondisi ideal bisa meningkatkan cost. Jika cost ini meningkat, maka juga akan meningkatkan tingkat suku bunga kreditnya. Pada nasabah yang masih kuat menahan kenaikan suku bunga itu, mungkin tidak masalah. Namun bagi debitur yang marginnya tipis bisa menjadi

masalah. Karena cash flownya bisa terganggu. Jika cash flow terganggu, otomatis pembayaran ke bank juga terganggu. ‘’Ini memicu peningkatan kredit bermasalah,’’ tandasnya. Berdasarkan data per Februari 2018, NPL bank, baik bank umum maupun BPR meningkat. NPL Bank umum 3,58 persen dan BPR 7,86 persen. Maka dari itu OJK konsen menjaga NPL bank agar tidak meningkat lagi. Meskipun dalam kondisi sulit, menurutnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh bank agar NPL tidak meningkat lagi. Yaitu tetap mengutamakan kehati-hatian dalam pemberian kredit. Melakukan penyelesaian-penyelesaian kredit bermasalah dengan cara atau metode yang sesuai ketentuan. Kemudian juga meningkatkan kapasitas SDM bank itu sendiri. Sehingga pemberian kredit yang selanjutnya bisa dilakukan secara lebih hatihati. ‘’Itu bisa meminimalisir terjadinya kredit bermasalah,’’ imbuhnya. (kmb42)

Permen Kontrak Migas Tingkatkan Penerimaan Negara Jakarta (Bali Post) – Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang akan Berakhir Kontrak Kerja Samanya ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kementerian ESDM, peraturan tersebut telah diundangkan pada tanggal 24 April 2018. Peraturan tersebut diterbitkan dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan produksi migas dan menjaga kelangsungan investasi pada wilayah kerja (WK) migas yang akan berakhir kontrak kerja samanya. ‘’Semangat Permen ESDM tersebut untuk menjaga, bahkan meningkatkan produksi migas dari WK yang kontraknya akan berakhir. Selain itu, juga menjaga kelangsungan investasi pada WK migas tersebut. Hasil

akhirnya, manfaat yang sebesar-besarnya bagi negara,’’ kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi. Melalui permen tersebut, Menteri ESDM menetapkan pengelolaan WK migas yang berakhir kontrak kerja samanya dalam bentuk: Perpanjangan oleh kontraktor eksisting, pengelolaan oleh Pertamina, pengelolaan bersama antara kontraktor eksisting dan Pertamina, atau dilelang. Penetapan pengelolaan WK migas tersebut ditentukan setelah evaluasi terhadap permohonan pengelolaan berikut persyaratannya yang diajukan oleh kontraktor eksisting dan/atau Pertamina. Dalam melakukan evaluasi dimaksud, Menteri ESDM membentuk tim yang anggotanya berasal dari lingkungan Kementerian ESDM dan badan serta instansi lain

yang terkait sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, kontraktor eksisting yang selama masa kontrak telah berinvestasi dan memproduksikan migas, memiliki peluang yang adil untuk mendapatkan perpanjangan kontrak. Hal ini tentu dengan proposal yang lebih menguntungkan bagi negara. Selain itu, Pertamina juga tetap dapat mengajukan permohonan pengelolaan blok migas yang akan berakhir. Kontraktor eksisting yang telah berinvestasi dan telah mengoperasikan blok migas tersebut, kata Agung, mendapat kesempatan untuk perpanjangan kontrak. Pertamina pun tetap dapat mengajukan permohonan pengelolaan blok migas yang akan berakhir tersebut. ‘’Bagi pemerintah yang penting adalah mana yang lebih memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi negara,’’ katanya.

Sebagaimana diketahui, salah satu syarat yang dievaluasi dalam permohonan pengelolaan blok migas yang akan berakhir kontraknya adalah bonus tanda tangan. Hal tersebut juga diatur dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 1794 K/10/MEM/2018 tentang Pedoman Penetapan Besaran Bonus Tanda Tangan dalam Evaluasi dan Penilaian Wilayah Kerja yang akan Dikelola Selanjutnya. Dalam Kepmen tersebut besaran bonus tanda tangan ditetapkan dalam bentuk formula sebagai pedoman dalam evaluasi dan penilaian WK migas yang akan berakhir kontraknya. Adapun besaran bonus tanda tangan tersebut paling sedikit sebesar satu juta dolar AS dan paling banyak sebesar 250 juta dolar AS. ‘’Ini adalah terobosan dalam rangka mencapai manfaat yang sebesar-besarnya bagi negara,’’ tegas Agung. (ant)

Bali Post/ant

KILANG MINYAK - Salah satu kilang minyak milik Pertamina di Balikpapan. Peraturan Menteri ESDM tentang migas memberikan kesempatan kepada Pertamina terlibat lebih banyak dalam pengeloaan blok migas yang sebelumnya dikelola investor asing yang kontraknya akan berakhir.


BULELENG

14

Senin Kliwon, 30 April 2018

Petani dan Perusahaan Sepakat Harga Tembakau Naik Lima Persen

Bali Post/kmb38

HARGA – Petani di bawah binaan PT Gudang Garam menyepakati harga tembakau musim panen tahun ini Rp 38.160 tiap kilogram. Dibandingkan tahun 2017, harga ini naik rata-rata empat sampai lima persen.

Desa Zona Merah Disasar Vaksinasi Rabies Massal

Singaraja (Bali Post) – Vaksinasi rabies massal tahun ini kembali digelar Dinas Pertanian (Distan) Buleleng. Distan Buleleng telah menyasar 16 desa dari 23 desa di daerah ini yang dikategorikan desa positif rabies atau disebut desa zona merah. Selain itu, desa masuk zona kuning (desa tetangga positif rabies -red) 48 desa dan 77 desa yang masuk dalam zona hijau (bebas rabies) juga disasar dalam vaksinasi massal kali ini. Pengadaan vaksinasi massal ini disokong dari dana APBN, APBD Provinsi Bali, dan APBD Buleleng tahun 2018. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Distan Buleleng Drh. Wayan Susila, akhir pekan lalu mengatakan, pihaknya sudah memetakan sasaran vaksinasi anjing lokal milik masyarakat. Dari pemetaan itu ditetapkan sasaran pertama vaksinasi meliputi desa zona merah rabies. Desa yang masuk zona merah ini tercatat 23 desa. Di desa ini sebelumnya ditemukan kasus positif anjing rabies. Selain itu, sasaran vaksinasi adalah desa yang dikategorikan zona kuning atau desa yang bertetangga dengan desa yang positif ra-

Bali Post/kmb38

Drh. Wayan Susila

bies. Desa dengan zona kuning ini tercatat 48 desa. Sasaran terakhir baru desa yang masuk zona hijau atau bebas rabies. Desa zona hijau ini tercatat 77 desa. Setelah vaksinasi massal ini berakhir, Distan akan melancarkan sweeping ke semua desa. Sweeping ini menyasar penambahan populasi anjing yang baru, sehingga target semua anjing lokal milik masyarakat mendapat vaksin antirabies. Penambahan populasi ini dipastikan akan terjadi. Apalagi, masih ada kebiasaan warga meliarkan anjing peliharaannya, sehingga ini tidak saja berpotensi tertular virus rabies, tetapi berpotensi tinggi menambah populasi anjing itu sendiri. Saat ini, dari perkiraan populasi anjing lokal di Buleleng sebanyak 101 ekor. Sebagian besar diliarkan. Parahnya lagi, kebanyakan anjing itu tidak diakui oleh warga. “Vaksinasi rabies massal sudah kita gulirkan dan tim terpadu yang kami turunkan. Target kami 80 persen populasi anjing lokal milik warga baik

di desa zona merah, kuning, maupun hijau itu tervaksin. Dari persiapan yang dilakukan, kami optimis target itu bisa dicapai,” katanya. Mantan Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Buleleng ini menambahkan, dari pengalaman vaksinasi terdahulu hambatan yang ditemukan di lapangan adalah dukungan masyarakat yang kurang. Warga kebanyakan tidak mengikat atau mengandangkan anjing peliharaannya, sehingga pada saat ada jadwal vaksinasi msasal, anjing sulit ditangkap dan risikonya anjing pun tidak mendapat suntikan vaksin. Untuk itu, Susila mengharapkan dukungan semua komponen masyarakat agar memelihara anjing dengan baik. Ia mengajak warga untuk menerapkan manajemen pemeliharaan anjing. Manajemennya sangat sederhana. Warga cukup mengikat atau mengandangkan anjing dan memberi pakan dengan baik, dan melakukan vaksin secara rutin. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Mengawali masa tanam tembakau tahun ini, petani dan perusahaan mitra kerja mulai menyepakati harga jual tembakau untuk musim panen mendatang. Dari musyawarah itu, tahun ini, tembakau yang dihasilkan petani di bawah binaan PT Gudang Garam disepakati rata-rata Rp 38.160 per kilogram. Tahun 2017 lalu, rata-rata harga tembakau Rp 36.270 tiap kilogram, sehingga terjadi kenaikan harga antara 4 sampai 5 persen per kilogram tembakau kering. Harga tembakau ini disepakati setelah belasan perwakilan petani bersama perusahaan mitra dan difasilitasi Dinas Pertanian (Distan) Buleleng menggelar musyawarah harga akhir pekan lalu. Salah seorang petani yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Buleleng Putu Oka mengatakan, harga rata-rata tembakau 2018 itu sudah memberi keuntungan bagi petani ratarata Rp 38 juta untuk satu unit atau setara dengan luas areal dua hektar. Keuntungan

sebesar ini dihitung setelah perhitungan total biaya operasional untuk setiap unit kebun tembakau petani mengeluarkan modal Rp 129 juta. Sedangkan kapasitas produksi 4,4 ton per unit (dua hektar) kebun tembakau. Optimisme mendapatkan keuntungan ini dapat karena dari pengalaman musim tanam tahun-tahun sebelumnya kualitas daun tembakau yang dihasilkan di atas standar yang ditentukan perusahaan mitra kerja mereka. Kualitas di atas standar itu secara langsung mendongkrak harga jual yang dipastikan di atas harga rata-rata yang sudah disepakati. “Untuk petani binaan PT Gudang Garam sudah menyepakati harga rata-rata untuk 12 grid (jenis) daun tembakau yang dihasilkan dalam tahun ini. Dari perhitungan biaya operasional, dengan harga Rp 38.160 per kilogram keuntungannya kami pandang sudah cukup,” katanya. Di sisi lain, Oka menambahkan, meskipun harga tembakau naik dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi situasi ini diikuti dengan naiknya biaya operasional. Dia

mencontohkan, ongkos tenaga kerja saat ini rata-rata Rp 75. 000 per hari. Tahun sebelumnya ongkosnya paling tinggi Rp 60.000 per hari. Selain itu, harga bahan bakar elpiji untuk pengeringan juga mengalami peningkatan signifikan. Apalagi, harga elpiji untuk kompor pengering tembakau ini nonsubsidi, sehingga biaya operasional usaha tani tembakau semakin membengkak. “Kesepakatan harga ini sudah mempertimbangkan naiknya biaya operasional untuk usaha budi daya tembakau. Untuk elpiji ada perhatian pemerintah bisa membantu petani untuk memberikan harga yang wajar, dan walaupun elpiji nonsubsidi, tapi kita minta harganya bisa ditawar sedikit dari standar harga nonsubsidi untuk kelas industri besar,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Distan Nyoman Genep diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Agung Adnyana mengatakan, kesepakatan harga antara petani dengan perusahaan mitra kerja ini sebagai pegangan para pihak dalam mengelola budi daya tembakau tahun

ini. Menghindari persoalan di lapangan, pihaknya mengingatkan petani dan perusahaan tetap menghormati kesepakatan harga tersebut, sehingga tidak ada salah satu pihak yang dirugikan. Hal ini penting karena budi daya tembakau tergolong usaha tani padat modal dan keberhasilannya ditentukan oleh cuaca. Sedikit saja cuaca tidak mendukung, maka budi dayanya dipastikan akan terganggu dan target produksi pun terancam tidak bisa dipenuhi. (kmb38)

Harga Tembakau Grid AO L.1 L.2 L.3 L.4 L.5 L.6 L.7 L.8 OVS ZA ZB

Harga/Per Kg Rp 43.000 Rp 41.500 Rp 40.000 Rp 38.000 Rp 36.500 Rp 35.000 Rp 32.500 Rp 29.500 Rp 28.000 Rp 25.000 Rp 24.000 Rp 22.000

’’Workshop’’ Inovasi Pembelajaran Guru MGMP Kimia dan Biologi Singaraja (Bali Post) – Guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) mengikuti workshop tentang Inovasi Pembelajaran di ruang TRC SMAN 1 Singaraja, akhir pekan lalu. Materi workshop kali ini fokus untuk membedah proses pembelajaran praktikum untuk mata pelajaran Kimia dan Biologi. Selain itu, workshop juga membahas dukungan bahan praktikum yang memadai. Khusus untuk materi ini, panitia mengundang narasumber dari Direksi PT Katalis Datase Prima. Perusahaan ini merupakan produsen dan suplayer bahan-bahan praktikum untuk mata pelajaran Kimia, Fisika, Biologi, kria, dan energi terbarukan. Direktur PT Katalis Datase Prima Sardianton Purba Tanjung mengatakan, sejak lama perusahaan yang dikelolanya menyiapkan sejumlah bahan

praktikum untuk SMA dan perguruan tinggi di Bali. Selain itu, perusahaan juga membantu guru yang tergabung dalam MGMP Biologi, Kimia dan Fisika mendiskusikan terkait peralatan praktikum terbaru yang diperlukan di sekolah. Diskusi lewat workshop ini diakuinya tidak saja mencari metode dan dukungan peralatan praktikum, juga bermanfaat agar guru atau siswa betul-betul memanfaatkan bahan ajarnya dan menghindari munculnya kesan bahan ajar yang tidak bisa digunakan. “Kami berdiskusi dengan guru MGMP terkait inovasi pembelajaran dan dukungan bahan praktikumnya. Kami juga bantu guru MGMP di sini dan kabupaten lain untuk menggunakan bahan ajar yang sudah dibeli, sehingga digunakan mendukung praktikum para siswa,” jelasnya. Koordinator Pengawas Drs. Putu Arimbawa, M.Pd. mewakili

Bali Post/kmb38

WORKSHOP – Guru mata pelajaran Kimia dan Biologi mengikuti workshop tentang Inovasi Pembelajaran di ruang TRC SMAN 1 Singaraja akhir pekan lalu. Kepala UPT SMA/SMK Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali di Kabupaten Buleleng Made Suarja mengatakan, sasaran workshop tidak lain adalah meningkatkan kompetensi berkelanjutan bagi guru SMA dan SMK utamanya

mata pelajaran Kimia dan Biologi. Kompetensi ini bisa ditingkatkan dengan dukungan bahan ajar seperti peralatan praktikum, sehingga target akhir peningkatan mutu pendidikan di Bali Utara dengan sendirinya bisa diwujudkan. (ad1599)


15

Senin Kliwon, 30 April 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Inggris -------------------------------------------Selasa (1/5) dini hari Tottenham Hotspur vs

Watford

--------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Selasa (1/5) dini hari Real Betis vs

Malaga

Hasil --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Espanyol vs Las Palmas 1-1 Real Sociedad vs Athletic Bilbao 3-1 Real Madrid vs Leganes 2-1 Villarreal vs Celta Vigo 4-1 --------------- Liga Inggris ----------------------------------------Burnley vs Brighton 0-0 Crystal Palace vs Leicester 5-0 Huddersfield vs Everton 0-2 Liverpool vs Stoke 0-0 Newcastle vs West Brom 0-1 Southampton vs Bournemouth 2-1 Swansea vs Chelsea 0-1

Setahun Dipecat Dua Kali Madrid Sevilla, Minggu (29/4) kemarin memecat pelatih Vincenzo Montella setelah gagal memenangkan timnya di sembilan laga terakhir. Ini adalah pemecatan kedua bagi pria Italia itu dalam semusim. Sebelumnya Montella menangani klub Italia AC Milan. Namun kontraknya dihentikan pada November lalu setelah serangkaian kekalahan diderita klub top kota Milan itu. Sevilla juga mengumumkan pengangkatan Joaquin Caparros sebagai pengganti Montella. Pria berusia 62 tahun itu yang juga mantan pelatih Sevilla, tidak menjabat setelah meninggalkan klub Qatar Al Ahli pada November lalu. ‘’Klub mengambil keputusan ini karena hasil buruk tim yang tidak pernah menang sejak 13 Maret,’’ isi pernyataan klub Liga Spanyol. Pekan lalu, Sevilla ditundukan klub lemah Levante 1-2. Kekalahan itu menyebabkan posisinya melorot ke peringkat keenam. Ini menjadi posisi terakhir bila masih ingin berkompetisi di kompetisi Eropa yakni di Liga Europa. Kekalahan atas Levante itu terjadi kurang dari sepekan setelah Sevilla dihajar Barcelona 0-5 di final Piala Raja. Montella menduduki kursi pelatih Sevilla setelah ia menggantikan Eduardo Berizzo. Pelatih asal Argentina itu mengundurkan diri setelag didiagnosis menderita kanker prostat. Montella yang digantikan Gennaro Gattuso di Milan, membuat kejuatan dengan meloloskan Sevilla di babak 16 Liga Champions dengan menyingkirkan Manchester United. Namun langkah fenomenal klub yang tiga kali juara beruntun Liga Europa itu kemudian dihentikan Bayern Munich di perempatfinal. Sepanjang memimpin Sevilla dalam 28 pertandingan, Montella memberi 11 kemenangan, 10 kalah dan 7 seri. Sementara Caparros yang melatih Sevilla pada 2000-2005, memiliki empat laga tersisa di La Liga untuk mengamankan tiket ke Liga Europa musim depan. (kmb39/afp)

Ancelotti Dikabarkan Menolak Tangani Timnas Italia Milan Carlo Ancelotti menolak menangani tim nasional Italia yang saat masih lowong. Meski pihak Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah memberinya waktu selama beberapa hari, mantan pelatih Real Madrid dan Bayern Munich itu tetap pada pendiriannya. Koran Italia Corriere dello Sport pada Edisi Minggu (29/4) kemarin menulis Ancelotti bertemu dengan pejabat FIGC di Roma pekan lalu. Namun hingga kemarin, pelatih berusia 58 itu tidak ingin melatih GliAzzurri yang musim ini gagal mencapai putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Italia tak memiliki pelatih setelah Gian Piero Ventura dipecat akibat tim yang empat kali pernah menjadi juara dunia, mengalami hasil buruk sepanjang enam dekade terakhir. Italia tersingkir setelah dikalahkan Swedia pada playoff zona Eropa pada November tahun lalu. Komisioner FIGC Alessandro Costacurta ditunjuk untuk mencari pengganti Ventura dan memiliki batas akhir pada 20 Mei mendatang untuk mendapatkan pelatih baru. Gli Azzurri untuk sementara dipimpin pelatih tim U21 Luigi Di Biagio. Namanama difavoritkan di antaranya Roberto Mancini (Zenit St Petersburg) dan Antonio Conte (Chelsea). Ancelotti yang dipecat Bayern Munich, September lalu, dihubung-hubungkan dengan posisi baru di Inggris bersama Arsenal. Ia difavortikan menggantikan Arene Wenger yang akan mundur pada akhir musim. Ancelotti yang pernah menukangi Chelsea, AC Milan, Juventus, Roma dan Paris Saint Germain, memiliki reputasi mentereng dengan tiga kali membawa timnya juara Liga Champions. Ia juga sukses menjadi juara di kompetisi Liga Italia, Spanyol, Prancis dan Jerman. (kmb39/afp)

Gol Akhir Pertandingan Menangkan Juve

Milan -

Dua gol jelang bubaran antarkan Juventus meraih kemenangan 3-2 atas tuan rumah Inter Milan pada pertandingan Serie A, Minggu (29/4) kemarin. Si Nyonya Tua kian mendekati gelar juara Liga Italia dengan pertandingan menyisakan tiga pertandingan musim ini. Kemenangan dramatis Juve terjadi dalam hitungan dua menit saja sesaat sebelum peluit akhir pertandingan dibunyikan. Tim asuhan Massimiliano Allegri harus berjuang keras selama 70 menit meski tuan rumah bermain dengan 10 pemain mennyusul kartu merah yang diterima Matias Vecino. Petaka Inter terjadi saat Skriniar membelokkan arah bola ke gawangnya sendiri pada menit ke-87. Dua menit kemudian Gonzalo Higuain memastikan kemenangan dengan sundulan dari jarak dekat. ‘’Saya harus mengucapkan terma kasih kepada para pemain. Kemenangan ini merupakan langkah penting menuju Scudetto,’’ jelas Allegri yang tetap memancangkan kemenangan hingga akhir musim untuk memastikan gelar. Kemenangan di San Siro itu membawa Juve mengoleksi 88 poin dari 35 pertandingan. Inter di posisi kelima dengan 66 poin. Inter masih memiliki peluang untuk lolos ke kompetisi Liga Champions musim mendatang dengan harapan peringkat ketiga AS Roma atau keempat Lazio tergelincir di tiga laga terakhir. ‘’Kami kelelahan setelah bermain dengan 10 pemain dan hasil akhir itu amat menyakitkan bagi kami,’’ jelas pelatih Inter Luciano Spalletti. Douglas Costa membawa Juve memimpin pada menit ke-13 dengan menyelesaikan umpan silang Juan Cuadrado. Bebarapa menit kemudian Vecino dikartu merah karena melanggar Mario Mandzukic. Juventus menggandakan kedudukan jelang jeda melalui Blaise Matuidi. Tapi wasit menganulir gol tersebut setelah berkonsultasi dengan video asisten (VAR) yang memperlihatkan Matuidi sudah dalam posisi offside sebelum menendang bola. Mauro Icardi menyamakan skor 1-1 dengan sudulan kepala tujuh menit setelah babak kedua dimulai. Tuan rumah bahkan mampu

balik memimpin setelah kemelut di depan gawang Gianluigi Buffon berujung pada gol. Bola sempat mengenai Andrea Barzagli sebelum menembus gawang tim tamu. Permainan Inter menjadi antiklimaks setelah umpan silang Cuadrado berbelok arah akibat membentur Skriniar sekaligus menyamakan skor menjadi 2-2. Pada menit ke-89 tembakan bebas Paulo Dybala berhasil disundul Higuain dan berbuah gol kemenangan. Pada laga lain AS Roma menang 4-1 atas Chievo. Kemenangan ini menambah optimisme Eusebio Di Francesco sebelum menjamu Liverpool pada pertandingan smeifinal kedua Liga Champions melawan Liverpool di Stadion Olimpico, Kamis mendatang. Kemenangan Roma ditentukan oleh Edin Dzeko yang menyumbang dua gol dan Patrik Schick serta Stephan El Shaarawy masing-0masing satu. Gol balasan tim tamu dicetak Inglese. Roma bermain dengan 10 orang setelah Juan Jesus dikartu merah di awal babak kedua karena mengganjal Inglese. Namun penalti Inglese berhasil dimentahkan kiper Alisson. (kmb39/afp)

Bali Post/afp

SELEBRASI - Penyerang Juventus Gonzalo Higuain (kanan) melakukan selebrasi bersama rekannya Blaise Matuidi saat timnya menghancurkan Inter Milan 3-2 pada pertandingan Liga Italia, Minggu (29/4) kemarin di Stadion San Siro.

Rotasi Pemain Hasilkan Kemenangan Tipis bagi Madrid Madrid Tim lapis kedua Real Madrid memetik kemenangan tipis 2-1 atas Leganes pada kompetisi Liga Spanyol, Minggu (29/4) kemarin. Sementara di Liga Jerman, Bayern Munich menang telak 4-1 atas Eintracht Frankfurt sebelum kedua tim top itu bertemu di semifinal Liga Champions. Real akan menjamu Bayern di Santiago Bernabeu, Rabu mendatang untuk semifinal Liga Champions. Pasukan Zinedine Zidane menang tipis 2-1 atas Bayern di Allianz Arena pekan lalu dan tidak akan gegabah mempersiapkan laga kandang itu. Diyakini Bayern akan tampil maksimal demi memperebutkan tiket ke partai puncak. Zidane melakukan rotasi besar-besaran terhadap timnya untuk persiapan menyongsong laga lawan Bayern, termasuk menyimpan pemain tersuburnya Cristiano Ronaldo. Penyerang asal Wales Gareth Bale melakukan penyelesaian akrobatik dari jarak dekat untuk melakukan sepakan voli yang membawa Real unggul atas tim sekotanya itu pada menit kedelapan, dengan menaklukkan perangkap offside meski terdapat protes dari para pemain tim tamu. Borja Mayoral menggandakan keunggulan mereka pada fase akhir babak pertama dengan menyambar bola ke mulut gawang yang

Bali Post/afp

SUNDUL BOLA - Ujung tombak Real Madrid Gareth Bale (kedua dari kanan) menyundul bola di dekat pemain Leganes Unai Bustinza pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (29/4) kemarin. terbuka. Leganes kembali memprotes karena menganggap terdapat offside, namun gol itu tetap disahkan setelah wasit berkonsultasi dengan asistennya. Leganes tidak beruntung karena gagal menyamakan skor setelah hampir mencetak gol pada tiga kesempatan, termasuk peluang yang dimiliki pemain pinjaman dari Watford Nordin Amrabat yang mengenai mistar gawang. Mereka kemudian mencetak satu gol balasan pada menit ke-66 ketika Darko Brasanac menyambar umpan tarik dari Amrabat ke gawang yang kosong. Penyerang Leganes Ga-

briel diusir keluar lapangan karena reaksi marahnya terhadap wasit yang mengakhiri pertandingan ketika ia bersiap melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Real menghuni peringkat

ketiga klasemen dengan 71 poin, tertinggal 12 angka dari pemuncak klasemen Barcelona dan satu angka dari tim peringkat kedua Atletico Madrid. Atletico akan mengunjungi Alaves pada Senin dini hari, sedangkan Barca bermain di markas Deportivo La Coruna. Hasil seri saja akan cukup untuk membuat tim Katalan itu menjadi juara Liga Spanyol untuk ke-25 kalinya. Zidane tidak memasukkan Ronaldo, kapten Sergio Ramos, dan Raphael Varane dari skuadnya dan membangkucadangkan kiper Keylor Navas dan bek kiri Marcelo. Ia belakangan memasukkan gelandang Toni Kroos dan pemain sayap Marco Asensio, yang mencetak gol penentu kemenangan saat mereka menang 2-1 di markas Bayern pekan lalu. Di Munich, tampil tanpa beberapa pemain pilarnya seperti Robert Lewandowski

dan Thomas Muller, Bayern Munich menggulung Eintracht Frankfurt 4-1 di Liga Jerman. Gol-gol Bayen masing-masing dicetak oleh Niklas Dorch menit ke-43, Sandro Wagner menit ke-76, Rafinha (87) dan Niklas Sule (90), sedangkan satu-satunya gol Frankfurt terjadi pada menit ke-78 oleh Haller. Bagi Dorch, yang untuk pertama kalinya tampil penuh di Liga Jerman, gol tersebut juga yang pertama bagi pemain berusia 20 tahun itu. Debutan lainnya di tim Bayern itu adalah Franck Evina dan Mentan Shabani. Pada pertandingan lainnya, Hoffenheim, menang 3-1 atas Hanover, Hertha Berlin imbang 2-2 lawan Augsburg, sedangkan Hamburg menang atas tuan rumah Woflsburg 3-1. Kemenangan juga diraih Freiburg 3-2 atas Koln, sementara Schalke ditahan 1-1 oleh Borusia Moenchenglandbach. (afp/ant)


olah raga

16

Senin Kliwon, 30 April 2018

PS Badung U-17 Jumpa BU di Final Denpasar (Bali Post) -

Kesebelasan PS Badung bertemu Bali United (BU) di final Piala Soeratin U-17 Rayon Bali, di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Selasa (1/5) besok. PS Badung dan BU melenggang ke laga pamungkas, setelah menaklukkan lawan-lawannya dalam babak semifinal di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (29/4) kemarin.

Pelatih BU Widodo Cahyono Putro.

Bali Post/wan

BU Tanpa Pemain Kunci

Yogyakarta (Bali Post) Bali United (BU) akan melakoni laga pekan ke-6 kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 dengan bertamu ke markas PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (30/4) ini. Tetapi pada laga yang potensial mengatrol tim Serdadu Tridatu ke papan atas sekaligus memperpanjang rekor sebagai satusatunya tim yang belum terkalahkan, BU tidak diperkuat sejumlah pemain kunci, pelatih BU Widodo Cahyono Putro menyatakan kesiapan timnya jelang laga. Menurutnya, seluruh pemain Bali United sudah siap menghadapi PS Tira kendati banyak pemain yang tidak bisa tampil di laga besok. ‘’Kami sudah melakukan berbagai persiapan jelang pertandingan besok. Kami juga sudah melakukan uji coba lapangan pagi tadi. Kami berharap pertandingan besok akan berlangsung menarik baik dari kami maupun PS Tira,’’ ujar Widodo. Pada laga nanti BU dipastikan tidak akan diperkuat beberapa pemain seperti Irfan Bachdim dan Yabes Roni yang masih dalam tahap pemulihan cedera, serta Ilija Spasojevic dan Ricky Fajrin yang masih memperkuat Timnas Indonesia. Tetapi pemain lain sudah siap menggantikan peran pemain yang absen. ‘’Karena mereka juga mendapat porsi latihan dan taktikal yang sama,’’ imbuh Widodo yang menegaskan timnya tidak meremehkan kekuatan PS Tira. ‘’Kami juga tidak boleh meremehkan PS Tira. PS Tira membuktikan mampu menyulitkan PSM di Makassar dengan mencetak tiga gol,’’ tambahnya. PS Tira bermaterikan pemain-pemain berkualitas seperti Wawan Febriyanto, Gustavo Lopez, Mariano Berriex, dan Aleksandar Rakic. Jadi secara keseluruhan mereka pantas diwaspadai. (kmb39/net)

PB FOPI Putuskan 56 Atlet Petanque Lolos PON Denpasar (Bali Post) PB Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) memutuskan kuota atlet yang meraih tiket ke PON XX/2020 di Papua sebanyak 56 atlet. Para atlet yang lolos ke PON yakni atlet yang berlaga di ajang Pra-PON dan menduduki peringkat I sampai dengan VII. Ketua Umum Pengprov FOPI Bali Nyoman Yamadhiputra usai Rakornas PB FOPI, yang melibatkan delegasi 19 Pengprov FOPI se-Indonesia, di Denpasar, Minggu (29/4) kemarin, memutuskan Pra-PON cabor petanque di DKI pada Oktober 2019 mendatang. Selain itu, diputuskan Kejurnas Mahasiswa di Aceh pada 19-23 September nanti. Event ini sebagai ajang seleknas bagi atlet yang dipersiapkan berlaga pada Pekan Olahraga Mahasiswa ASEAN (POM ASEAN) atau ASEAN University Games di Myanmar, Desember nanti. Sementara kejurnas antarprovinsi digelar di Jakabaring, Palembang, Sumsel pada 31 Oktober – 3 November. ‘’Untuk kejurwil, rencananya diadakan pada tahun 2018 ini, tetapi sepakat dibatalkan,’’ kata Yamadhiputra. PB FOPI juga mengagendakan kursus pelatih internasional level-1 di Jakarta pada 21-28 Juli, dengan mendatangkan instruktur dari Prancis. ‘’Petanque dipertandingkan ekshibisi pada Popnas di Papua, 2019. Kejurnas junior mempertandingkan nomor single shooting putra dan putri, di Jakarta, 27-28 Oktober mendatang. (022)

Petang Berjaya di Kejurda Kertha Wisesa Badung

Mangupura (Bali Post) Tim silat Kecamatan Petang keluar sebagai juara umum dalam Kejurda Kertha Wisesa antarkecamatan se-Badung di Wantilan Desa Adat Selat, Abiansemal, Badung, yang berakhir Minggu (29/4) kemarin. Dalam kejuaraan yang mempertandingkan pesilat tingkat SD, SMP, SMA, dan dewasa, tim silat Petang menyabet 13 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Disusul Kecamatan Kuta Utara yang meraup 10 emas, 6 perak, dan 2 perunggu. Juara umum III Abiansemal, yang memperoleh 5 emas, 8 perak, dan 5 perunggu. Selanjutnya, juara harapan I Kecamatan Mengwi yang meraih 1 emas, 5 perak, dan 6 perunggu. Juara harapan II Kuta Selatan yang merebut 1 emas, 4 perak, dan 5 perunggu. Juara harapan III Kuta yang meraih 1 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Terpilih sebagai pesilat terbaik putra Komang Widya Megantara (Kuta Utara), dan Ketut Intan Pratiwi dinobatkan menjadi pesilat terbaik putri. (022)

PS Badung menang atas Perseden Denpasar dengan skor 2-1 (1-1), sedangkan BU mengalahkan Perst Tabanan melalui adu penalti dengan skor 7-6 (0-0). Tuan rumah Perseden sejak kick-off menggebrak pertahanan Tim Keris. Bahkan, pada menit ke-12 Tim Laskar Catur Muka mendapatkan hadiah penalti. Wasit Kurniadi menunjuk titik putih setelah kiper PS Badung Gusti Putu Winantara Yasa menggaet kaki pemain Perseden. Bahkan, penjaga gawang Winantara Yasa juga diganjar kartu kuning. Sayangnya, eksekusi sang algojo Ketut Andre Wibisana tidak akurat setelah tendangannya membentur mistar gawang Winantara Yasa. Gagal menciptakan gol lewat titik putih, pertahanan Perseden justru dibombardir dengan serangan balik cepat. Bomber PS Badung Kadek Dimas Satria yang lepas dari kawalan pemain belakang Perseden mencocorkan bola ke gawang, dan gagal diantisipasi kiper Kompyang Gede Jaga, hingga Tim Keris unggul 1-0 di menit ke-15. Gol balasan Perseden tercipta di menit ke-28, melalui sepakan Made Surya M, yang mengoyak gawang Gusti Putu Winantara Yasa. Hingga turun minum skor imbang 1-1. Di babak kedua, gol penentu kemenangan Tim Keris kembali dicetak Kadek Dimas Satria di menit ke-77. Berawal dari sepak pojok Octavianus Lanang, bola lambung disongsong Dimas

Satria, dan lagi-lagi menggetarkan jala Kompyang Gede Jaga. Sampai pertandingan berakhir, PS Badung tetap unggul 2-1. Pelatih PS Badung Budi Harto mengakui pihaknya memang ingin menjajal kekuatan Bali United pada babak puncak. ‘’Tujuannya, supaya kami tahu sejauh mana kualitas tim dan pembinaan murni sepak bola di Badung ini,’’ tuturnya. Sementara pelatih Bali United Dede Mahatma Darma juga ingin asuhannya merebut gelar juara. ‘’Target kami tinggal selangkah kami merebut juara,’’ ujar Dede. Laga BU melawan Perst Tabanan berakhir tanpa gol, bahkan dilakukan babak tambahan waktu 2 x 10 menit, skor akhir tetap 0-0 dan akhirnya dilakukan drama adu penalti, yang dimenangkan BU 7-6. Juara Tim tuan rumah PS Badung U-15 keluar sebagai juara Piala Soeratin Rayon Bali pascamenang tipis atas Putra Tresna Bali dengan skor 1-0 di Lapangan Samudra Kuta, kemarin. Gol semata wayang kemenangan Tim Keris dilesakkan kapten Made Aldi Mahenra di menit ke-23, yang menjebol gawang kiper Rasma Hottra. Sedangkan juara 3 direbut Bali United, usai menang atas Perst Tabanan 3-0. Ketiga gol kemenangan Bali United disumbangkan Putu Agus Wahyu, kemudian Angga dan Gusti Made Rendi. (022)

Bali Post/wan

BOLA ATAS — Pemain PS Badung U-17 berebut bola atas dengan lawannya dari Perseden Denpasar pada babak semifinal Piala Soeratin U-17 Rayon Bali, di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (29/4) kemarin.

Ratusan Pembalap Ikuti Buleleng Raja Tanjakan Se-Bali

Singaraja (Bali Post) Ratusan pembalap dari Pengkab/ Pengkot ISSI dan klub sepeda seBali mengikuti kejuaraan Buleleng Raja Tanjakan & Criterium Se-Bali 2018, Minggu (29/4) kemarin. Dalam kejuaraan itu diperlombakan dua nomor, yakni Criterium dan Road Race. Nomor Criterium dilaksanakan Sabtu (28/4) lalu di lintasan Jalan Kartini Singaraja. Sedangkan nomor road race digelar Minggu (29/4)

kemarin. Peserta road race dan fun bike dilepas di Pantai Binaria Lovina oleh Wakil Bupati dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Peserta fun bike melewati rute di Kota Singaraja menuju Taman Bung Karno di Sukasada finis di area parkir Objek Wisata Gitgit bagi peserta kategori Junior dan Elite Women serta Master A dan B. Sedangkan peserta kategori Junior dan Elite Men menempuh rute tanjakan maut hingga

penyelenggaraan tahun ini peserta dibatasi hanya untuk wilayah Bali, di mana pada tahun-tahun sebelumnya selalu diikuti atlet dari Jawa dan NTB. Meskipun sempat ada kekhawatiran minim peserta, namun jumlah atlet yang mengikuti nomor criterium dan road race melampaui target semula. Event Buleleng Raja Tanjakan untuk mengenalkan objek pariwisata di Bali Utara. (kmb38)

Tontowi/Liliyana ’’Runner-up’’ di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia

Bali Post/ist

PERAGAKAN — Instruktur Made Dendy Mandiyasa memperagakan teknik bantingan dan kuncian pada penataran teknik Region II dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Balai Desa Sukawati, Gianyar, Minggu (29/4) kemarin.

Perkemi Gelar Penataran Teknik Region II

Gianyar (Bali Post) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bali menggelar penataran teknik (gashame) dan ujian kenaikan tingkat (UKT) Region II (Gianyar, Klungkung, Bangli, Karangasem) di Balai Desa Sukawati, Gianyar, Minggu (29/4) kemarin. Wakil Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy menyatakan, penataran teknik dan UKT merupakan program Perkemi bertujuan meningkatkan kualitas kenshi, penyeragaman teknik,

finis di Pura Tirta Ketipat, Wanagiri, Kecamatan Sukasada. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra mendukung kejuaraan yang digelar Pengkab ISSI Buleleng. Ia berharap event ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, di samping menjaring bibit atlet andal juga untuk mempromosikan pariwisata Buleleng. Ketua Umum Pengkab ISSI Buleleng Ni Kadek Turkini mengatakan,

serta UKT yang diikuti 225 kenshi dari tingkat kyu V sampai dengan kyu II. Dikemukakan, tugas berat pelatih sebab mereka dituntut melatih di sekolah-sekolah mulai SD, SMP dan SMA, mengingat cabor kempo sudah dipertandingkan ekshibisi di ajang Porjar. Bertindak selaku pengujian instruktur adalah Made Deny Mandiyasa (V DAN), Fredrik Billy (V DAN), Noval Karim Djami (V DAN), Wayan Rutawan (IV DAN), serta Ketut Sada (III DAN). (022)

Jakarta (Bali Post) Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus menyimpan keinginan meraih gelar pertama pada 2018 dan harus puas menjadi runner-up di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia atau Badminton Asia Championships (BAC) 2018 kategori perorangan. Dalam pertarungan partai final yang dihelat di Wuhan, Tiongkok, Minggu (29/4) kemarin, Tontowi/Liliyana terpaksa mengakui keunggulan duet tuan rumah Wang Yilyu/ Huang Dongping dengan skor 17-21, 17-21. Hasil ini sendiri merupakan kekalahan ketiga Tontowi/ Liliyana dari empat pertemuan dengan Wang/Huang. Pertarungan terakhir sendiri terjadi di Dubai Super Series Finals 2017, di mana saat itu Tontowi/Liliyana dikalahkan dengan skor 9-21, 21-11, 1121. Dalam pertarungan hari ini, Tontowi/Liliyana tak menunjukkan permainan terbaik mereka seperti di laga semifinal melawan Zheng Siwei/ Huang Yaqiong (Tiongkok) walau di awal permainan, duet Indonesia sempat memegang kendali permainan. Akan tetapi, Wang/Huang terus menekan, sedangkan Tontowi/Liliyana sudah banyak melakukan kesalahan sendiri. Akhirnya, satu servis Liliyana yang menyangkut saat tertinggal 17-20, membuat Wang/Huang memastikan kemenangan. ‘’Lawan hari ini tidak mudah dimatikan, beda dengan lawan yang kemarin. Intinya kami kurang sabar,’’ kata Tontowi dalam keterangan PBSI.

Bali Post/net

RUNNER-UP - Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir hanya menempati posisi runnerup setelah dikalahkan Wang Yilyu/Huang Dongping (Tiongkok) pada Kejuaraan Bulutangkis Asia, Minggu (29/4) kemarin. Liliyana sendiri menilai permainan mereka di awal laga sudah benar, namun ada kesalahan dari mereka yang membuat duet Tiongkok bisa bangkit. ‘’Akhirnya kami tidak bisa menahan laju poin mereka. Mungkin karena kami terlalu fokus, jadi mainnya monoton dan tidak mengubah ritme,’’ ujar Liliyana. Kendati menilai ada faktor kesalahan sendiri, Liliyana sepakat dengan penilaian Tontowi tentang lawan yang sulit untuk ditumbangkan. ‘’Lalu kami ada keraguan. Tetapi waktu bisa mengejar, kami bisa juga menembus dan mereka jadi susah juga menembus kami. Memang yang penting itu dari pikirannya. Dapat poinnya memang

susah, harus lebih sabar,’’ tutur Liliyana. Tontowi/Liliyana sendiri merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2018 dari dua semifinalis. Semifinalis asal Indonesia lainnya, Rizki Amelia Pradipta/ Della Destiara Haris (ganda putri), berhak mendapatkan medali perunggu usai harus tumbang di tangan pasangan Jepang Yuki Fukushima/ Sayaka Hirota. Akan tetapi, Rizki/Della tidak dapat menghadiri upacara pemberian medali karena mereka sudah berangkat menuju Auckland, Selandia Baru, untuk mengikuti Selandia Baru Terbuka 2018. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Kliwon, 30 April 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dicari Marketing, wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

LOWONGAN

G.01

Dcr Driver Hub:03618480391,087 761811773,08500279339,Jimbaran B.BP.004.04.18.0001579

Dcr Front Office Wnta min.SMA/ sdrj GjAwal 1,5Jt 081916184618

Dicari Cleaning Service E:cvasri@dps.centrin.net.id Telp.(0361)485849/085101421578

B.BP.001.04.18.0001569

Dcr Karyawan,Cowok/Cewek, Staff QC Hub.0361-4719434

B.BP.001.04.18.0001539

Dibutuhkan Segera:Karyawan/ Karyawati,Lamaran ke:Orange Bakery Jl.Teuku Umar No.48 Dps B.BP.141.04.18.0001548

Dicr Pngws Pryk Lokasi Ubud, Min SMK Teknik Bangunan,Krm CV suryakembarbali@yahoo.com B.BP.004.04.18.0001509

Di bthkan Driver Freelance dg Kendaraan Sendiri,Standard Th 2013 Keatas.Utk Transport di Bandara Hub.08174704844 B.BP.004.04.18.0001581

!Bersih Rmh Kost,Pria,Tggl Dlm Rajin,Jujur,Sopan/085238203818 B.BP.001.04.18.0001558

Garmen cari Tk.Jahit Borongan HrgBgs+THR+U.Mkn, 081999677757

B.BP.001.04.18.0001424

*Frlnce Mktg Deposito Koperasi Byk Relasi Fee 3% 081239011111

B.BP.001.04.18.0001566

*Job Australi Korea Jepang Hub WA:081649477140/082231577240

B.BP.166.04.18.0001593

Acc Spv utk Travel,sopir,Tour Resv,OB min SMP T.081999031967

B.BP.001.04.18.0001578

Akademi BP Butuh Dosen/Asdos Farm,Mat,Ing,Parwst,Dll.Admin, CleningServis WA:085102372160

B.BP.001.04.18.0001406

Bth sgr Tng Serbutan Sbnyk2nya L/P Hub:08179728394, 237757

B.BP.001.04.18.0001521

Cr AA(STRTTK)&Staf Apotk Nusa2 AlamatLamaranWA:081916181256

B.BP.001.04.18.0000068

Dbthkn Sgr Tehnik Sipil,Laki2, Pend.Min S1.Krm CV ke Email ancalaone@yahoo.com / Jl.Blongkeker Super Block C 19 Puri Gading Jimbaran, Tlp.081236714449

B.BP.004.04.18.0001549

Dbthkn Sgra:Kepala Cabang BPR Lok.Tabanan Hub.(0361-735699)

B.BP.001.04.18.0001524

Dcr 5 Supir Pariwisata bs Inggris Merrys Travel 0361-238041 B.BP.004.04.18.0001508

Dibthkn HK Villa Area Ubud Pribadi Baik, Pekerja Keras, Bs Inggris,Telp:0361-258742 E:asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.04.18.0001518

Dibthkn Admin/Akunting,Pribadi Baik,Pekerja Keras,Gaji Menrik Telp:0361-289742,CV Send to: E:asavillasproperty@gmail.com B.BP.001.04.18.0001476

Dibthkn HK Villa Area Ungasan Pribadi Baik,Pekerja Keras,Bs Inggris,Disediakn Tmpt Tinggal Telp:0361-289742,CV Send to: E:asavillasproperty@gmail.com B.BP.001.04.18.0001474

Dicari Salesman/Girl Pengalamn Gaji 3Jt Transport komsi&bonus Hub.087761391444 (tidak SMS) B.BP.001.04.18.0000711

B.BP.001.04.18.0001475

DIJUAL RUMAH

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

BIRO JASA

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

SERVICE

SPA

B.BP.001.04.18.0001584

DIJUAL MOBIL BMW

Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222

B.BP.153.04.18.0001592

BU T120ss’04 Putih, Siap Pakai, 35 Jt Nego Hub.08124661435

B.BP.001.04.18.0001585

Dilelang Mitsubishi Mirage 2014 Asbal.Hub:089619874461

B.BP.001.04.18.0001410

SUZUKI

Splash GL Manual th’2012 Tgn I Silver DK Dps, 087 862 270 180

B.BP.001.04.18.0001590

B.BP.001.04.18.0001583

Dcri Cleaning Service untuk di Private Villa,Pengl Min 2Tahun Disiplin,Krja Kras & Krja Team Krm CV : hrdbali2018@gmail.com

B.BP.001.04.18.0001589

MITSUBISHI

Dcr staf Housekeeping utk Htl di Seminyak-Kuta,Min D1 Perhotelan,pengalaman.Bw CV.Hub HP 081916248841 & 081316361234

FOTO COPY

SERVICE

B.BP.001.04.18.0001538

B.BP.001.04.18.0001500

BIRO JASA

BIRO JASA

Supir,Tenaga&Sales.LamG.Andakasa 35 Gatsu Brt 08123817910

B.BP.001.04.18.0001473

Dcr Staff Wanita utk Kantor Notaris, Hub.0818351888

B.BP.153.04.18.0001332

B.BP.031.04.18.0001552

Dicari:Therapist Sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5Jt+16Rb/Jam Instv Cleaning Servis,L/P(2,5Jt+500 Rb Instv) Pengalaman Min 1Th. Lamaran Ke Bodyworks SPA.Jl . Kayu Jati No.2 Petitenget.735058

B.BP.001.04.18.0001495

B.BP.004.04.18.0001580

Finance/Accountant,Capable English & Computer. Apply to: versaindustries4@gmail.com

PT.Arta Graha GM Bth kry/i Gj. 2,7-4,5Jt/Bl Pss:SPG/B,Adm,Csr MD,MT,Gdg,OB WA/SMS Ayu:0812 39035528 (22 org plmr Lsg kerja)

Dcr Sopir SIM A Gj 2Jt&T.Admin BsComp.H:083114113801Kesiman

Dcr Sekretaris,Reservation Staff & Crew Boat Hub:Jl.Tirta Ening No.1 Sanur Tlp.288829

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dibthkn:Fotografer Berpglmn, Pribadi Baik,Pekerja Keras,Gaji Memuaskan.HUb:0361-289742 E:asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.04.18.0001480

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD Unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto Pst Brngkt. Line WA : 081375409869&087754689692

Informasi pasang iklan Telepon

DIJUAL RUKO Ruko harga 1M dan Rmh Indent di Sesetan Hub.087862821569

B.BP.001.04.18.0001582

Junior Admin utk Perush.Ritel di Kerobokan,Bs Komputer-Akuntansi-Bhs.Inggris,08123816794 B.BP.803.04.18.0001540

Looking for: Villa Coordinator Good English,Good Performent, Hard Worker,Good Salary.Contck Telp:0361-289742, CV Send to: E:asavillasproperty@gmail.com B.BP.001.04.18.0001471

DIJUAL TANAH Djl Tnh 1A 350jt Pererenan, 2A Dalung 500jt/A, 082 147 454 248 B.BP.001.04.18.0001591

Dijl tnh kav di kota Denpasar Hub:08123600422 / 0811398086

DIJUAL TANAH Kedewatan-Ubud.5Are,310JT/Are Nego,Siap Bangun.089605637173 B.BP.001.04.18.0001307

Tnh Swh 18Are 31,5Jt/A Sekar Taji Tabanan Hub.088219124095 B.BP.001.04.18.0001503

B.BP.001.04.18.0001084

Tnh 540m2 Dewi Sri Legian Badung DP 10% Bunga Krd 0,9% Hub.081338183031/081805374433

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172 / 412815

Looking for:E-Commerce/Reservs Good English,Good Performent, Hard Worker,Good Salary.Contck Telp:0361-289742,CV Send to: E:asavillasproperty@gmail.com

Tnh SHM di Bedugul di Pinggir Jln.Utama Bedugul-Tabanan.Luas 7300m2(73Are)Sangat Murah Hub. WA:08123805090/082191905090TP

Hlg Sertifikat Tnh No HM/00320 L 10000 M2 AN I Nyoman Murda

B.BP.001.04.18.0001472

B.BP.001.04.18.0001543

B.BP.167.04.18.0001541

B.BP.004.03.18.0001164

B.BP.001.04.18.0001587

KEHILANGAN


BANGLI

18

Senin Kliwon, 30 April 2018

Pasar Yangapi Makin Kumuh dan Semrawut Bangli (Bali Post) Pasar Yangapi, Tembuku, kian kumuh dan semrawut. Banyak sampah berserakan di areal pasar yang membuat kawasan pasar tradisional tersebut tidak elok dipandang. Tak hanya itu, sejumlah atap pasar mengalami kebocoran, sehingga ketika turun hujan, lantai pasar becek dan kotor. Berdasarkan pemantauan di lokasi, di dalam areal pasar, sampah plastik menumpuk dan berserakan di sejumlah titik. Meja-meja yang berjejer banyak yang sudah mengalami kerusakan. Lantai pasar terlihat kotor. Di bawah meja juga banyak terdapat sampah.

Kondisi itu membuat pasar sangat kumuh. Selain sampah, los-los pasar juga banyak yang tidak difungsikan. Bahkan ada beberapa los yang rusak parah akibat tidak pernah dirawat. Salah seorang pedagang di Pasar Yangapi, Pak Wayan, mengungkapkan memang ada petugas yang membersihkan sampah. Hanya, petugas membersihkan sampah tiap tiga hari sekali. ‘’Petugas membersihkan sampah setiap Kajeng saja. Kerena pasar di sini buka setiap tiga hari sekali yakni Kajeng. Kalau sekarang, tidak ada petugas yang membersihkan sampah

karena pasar tidak buka,’’ ujarnya, Minggu (29/4) kemarin. Mengingat pembersihan sampah dilakukan setiap tiga kali sehari, sejumlah pedagang berinisiatif membersihkan kawasan tersebut. Namun tentu saja tidak maksimal. Di sisi lain, dia menyebutkan, atap pasar sudah banyak bocor akibat termakan usia. Selain atap, belasan kios di kawasan selatan, timur dan barat sudah tidak ada lagi yang menempati. Hal itu akibat sepinya pembeli. Sementara itu, anggota DPRD Bangli Ida Bagus Raka Mudarma mengatakan, Bu-

pati Bangli pernah berjanji untuk memperbaiki seluruh pasar tradisional di Kabupaten Bangli. Namun, hal tersebut belum bisa terealisasi. Meskipun Pasar Yangapi belum maksimal menyumbangkan PAD, seharusnya kebersihan pasar tetap dijaga. Pasar juga tak boleh dialihfungsikan apalagi untuk tempat kos. ‘’Di samping adanya pengawasan petugas maupun pengelola pasar, masyarakat juga harus sadar agar menjaga kebersihan pasar mengingat pasar merupakan tempat transaksi jual beli barang,’’ kata Mudarma. (kmb41)

Bali Post/nan


19

Senin Kliwon, 30 April 2018

Go Online UMKM Harus Segera Disosialisasi Lion Air Tergelincir di Gorontalo

Jakarta (Bali Post) Program Go Online Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang diinisiasi pemerintah harus segera disosialisasikan, karena komunitas pelaku UMKM di semua daerah dan pelosok layak mendapatkan informasi lengkap tentang program ini. Namun, sosialisasi program hendaknya dilakukan intensif, utamanya tentang rencana, target dan tahapan-tahapan (time schedule) Go Online UMKM. ‘’Pelaku UMKM bertebaran di banyak daerah, maka dari itu Kemenkop UKM dan Kominfo tentu harus bekerja sama dengan semua pemerintah daerah,’’ kata Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (29/4) kemarin. Menurutnya, dinas-dinas perekonomian di daerah bisa menjadi garda ter-

depan dalam menyosialisasikan program Go Online UMKM. ‘’Sebab, pemerintah daerah diasumsikan punya data dan paling tahu tentang potensi daerah dan jumlah pelaku serta produk-produk UMKM setempat,’’ katanya. Di era sekarang ini, Bansoet -- sebutan politisi Partai Golkar ini -- mengakui kerja cepat dari pemerintah sangat dituntut mengingat sistem digitalisasi dan otomasi sudah merambah ke semua bidang produksi. Mekanisme kegiatan industri dan lalu lintas barang dan jasa serta transaksi sudah menggunakan sistem digitalisasi dan otomatisasi. ‘’Bekerja cepat menjadi keharusan agar sektor bisnis dalam negeri, utamanya UMKM, dapat mengejar keterlambatan mereka beradaptasi dengan era digitalisasi dan otomasi sekarang ini,’’ ucapnya. Apalagi, ada beberapa indikator yang

nyata-nyata menunjukkan keterlambatan UMKM Indonesia beradaptasi dengan era digitalisasi. Paling utama adalah belum meratanya jaringan internet di seluruh wilayah Tanah Air. ‘’Indikator berikutnya adalah masih kecilnya persentase UMKM yang dapat memanfaatkan jasa online untuk mempromosikan dan memasarkan produknya,’’ bebernya lagi. Merujuk hasil riset Mckinsey Institute, Bansoet mengatakan ada 59,9 juta jumlah atau unit bisnis UMKM di Indonesia hingga akhir 2017 lalu. Dari jumlah ini, baru 3,97 juta unit UMKM yang saat ini sudah memanfaatkan ranah digital. ‘’Bukan hanya persentase yang teramat kecil, tetapi juga menjelaskan dengan gamblang betapa UMKM lokal sangat terlambat,’’ katanya seraya menambahkan bahwa data itu sudah menjelaskan banyak aspek.(kmb4)

Buruh Tuntut Keberpihakan Pemerintah

Jakarta (Bali Post) Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI) akan menyampaikan ‘’Panca Maklumat’’ kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Hari Buruh Sedunia atau May Day pada 1 Mei 2018. ‘’Pekerja rakyat Indonesia dari berbagai elemen sektor industri dan pelayan publik ini memutuskan bergabung untuk menyuarakan hal-hal elementer bagi perbaikan rakyat pekerja Indonesia secara komprehensif,’’ kata Ketua Umun KRPI Rieke Diah Pitaloka di Jakarta, Minggu (29/4) kemarin. Menurut anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini, Indonesia sejatinya merupakan negara industri yang harusnya sistem pengelolaan perburuhannya harus berbasis pada keberpihakannya kepada rakyat yaitu pekerja Indonesia. ‘’Hulu Tengah Hilir Indonesia harus diperhatikan dan rakyat Indo-

nesia harus sebagai subjek agar terwujud negara industri yang lebih baik dan posisi pekerja lebih jelas. Tidak mungkin ada industri yang kuat tanpa pekerja yang kuat,’’ kata Rieke. Oleh karena itu, pemerintah dituntut memiliki perencanaan yang baik dalam mengelola sistem perburuhan di Indonesia. Selain itu, kelompok buruh juga menuntut dibentuknya badan riset nasional untuk mengonsolidasikan permasalahan hulu dan roadmap yang jelas. Rieke mengatakan, tuntutan buruh kepada Presiden Joko Widodo yang diwujudkan dalam Panca Maklumat Rakyat Pekerja Indonesia. Pertama, mewujudkan Indonesia sebagai negara industri yang berbasis kepada riset nasional dengan berorientasi kepada kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia. Kedua, mewujudkan dengan sungguh-

Kampanye Akbar

Dari Hal. 1

Ia adalah anggota Fraksi Golkar DPRD Bali. Acara ini juga dihadiri Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), anggota DPR-RI Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra dan Gede Sumarjaya Linggih (Demer), serta senior tokoh PDIP yang juga panglingsir Puri Satria Cok Ratmadi. Suwandhi yang memimpin kampanye akbar itu dengan lantang menegaskan warga Kota Denpasar sudah mengetahui kinerja Cagub Rai Mantra dan Cawagub Sudikerta. Ia pun meminta warga Kota Denpasar yang sudah mengetahui rekam jejak Rai Mantra dan juga Sudikerta jangan sampai lepas dan tidak memilihnya. ‘’Kita memiliki dua kader terbaik di Bali. Rai Mantra sudah terbukti berbuat banyak bagi Kota Denpasar. Ada pendidikan gratis, ada rumah sakit gratis, ada puskesmas rawat inap, ada penataan sungai, ada penataan sampah, ada transparansi pelayanan publik dan sebagainya. Selain itu, ayahanda Rai Mantra yakni Profesor Ida Bagus Mantra juga pernah memimpin Bali dengan prestasi yang luar biasa,’’ ujar mantan Wakil Ketua DPRD Bali itu. Suwandhi optimis Kota Den-

pasar bisa menang di atas 75 persen, karena sebagian besar warga kota sudah mengenal paslon yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) ini. ‘’Warga Denpasar yakin dengan kualitas Rai Mantra dan Sudikerta, makanya saya optimis kita akan menang di atas 75 persen,’’ ujarnya. Saat tampil ke pangung dan dielu-elukan massa, Cagub Rai Mantra mengapresiasi warga yang berani menunjukkan sikap politiknya mendukung pasangan Mantra-Kerta, tanpa paksaan atau intimidasi. ‘’Kami sudah mengunjungi berbagai pelosok, warga semakin berani menunjukkan sikap politiknya mendukung Mantra-Kerta,’’ kata Rai Mantra. Dia menambahkan, MantraKerta sejak awal memang mengusung politik berdasarkan hati nurani. Memilih pemimpin dalam suasana gembira dan persaudaraan. Kepada ribuan warga yang hadir, Rai Mantra mohon doa restu dan ‘’menitipkan diri’’. Sembari berseloroh, Rai Mantra mengingatkan bahwa Pilgub 27 Juni 2018 gampang diingat. ‘’27 itu artinya nomor dua yang dituju,’’ kata Rai Mantra. ‘’Kami pasangan MantraKerta minta restu. Kami tidak

sungguh Tri Layak Rakyat Pekerja yakni kerja layak, upah layak dan hidup layak. Ketiga, mewujudkan terpenuhinya lima jaminan sosial yaitu jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan pensiun, jaminan hari tua dan jaminan kematian bagi rakyat pekerja Indonesia. Keempat, memberikan keadilan bagi seluruh pekerja pelayan publik di pemerintahan yang berstatus sukarelawan, tenaga harian lepas, honorer, kontrak, pegawai tidak tetap dan pegawai tetap non-PNS di seluruh bidang untuk menjadi pegawai tetap negara. ‘’Kelima menyelamatkan aset negara dan mengembalikan tata kelola BUMN sesuai perintah konstitusi dan UUD 1945 sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat, kepentingan bangsa dan negara Indonesia,’’ tegas Rieke yang juga dikenal artis sinetron dan komedian. (kmb4)

bisa bekerja sendiri. Kita semua harus bekerja sama membangun Bali,’’ ujar Rai Mantra seraya menegaskan, jika dipercaya memimpin Bali, Rai Mantra akan melakukan percepatan pemerataan pembangunan di seluruh daerah di Bali dan memprioritaskan pelayanan. ‘’Astungkara jika terpilih, kami akan melaksanakan secara konsisten program Nawacandra yang telah kami rumuskan demi pemerataan pembangunan di seluruh Bali,’’ tegas Rai Mantra. Sementara itu, Cawagub Sudikerta mengatakan, MantraKerta akan terus memperkuat keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Salah satu bentuk perhatian Mantra-Kerta adalah akses modal terhadap LPD yang diyakini tetap menjadi penopang ekonomi rakyat Bali. Sudikerta menyebut saat ini ada sekitar 1.400 desa adat di Bali. Dan dari jumlah itu, ada sekitar 58 lebih desa adat yang belum memiliki LPD. ‘’Masih ada 58 desa adat yang belum memiliki LPD. Kita harus mengupayakan hal itu agar lembaga keuangan berbasis adat Bali itu bisa berada di semua desa adat di Bali,’’ ujarnya. Belum lagi masih ada LPD yang kurang sehat, dan itu harus dibantu agar semuanya sehat.

Sudikerta juga kembali mengingatkan program Nawacandra dengan program ‘’4 gratis’’ yang menyangkut hajat hidup warga Bali yakni gratis biaya pendidikan, gratis biaya kesehatan, gratis biaya pupuk organik, dan gratis upacara yadnya seperti potong gigi, nikah massal, ngaben massal dan sebagainya. Ketua Koalisi Rakyat Bali (KRB) Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra mengatakan, antusiasme warga Denpasar menggambarkan semangat warga Bali. Gelombang dukungan terus berdatangan. Terutama usai digelarnya acara debat terbuka antarpasangan calon. ‘’Saya mendapat pesan dari berbagai kelompok masyarakat mengenai penilaian mereka saat debat, Mantra-Kerta dinilai sebagai pasangan yang paling tepat memimpin Bali,’’ kata Gus Adhi. Khusus Kota Denpasar, Gus Adhi yakin Mantra-Kerta unggul di atas 75 persen. Hal ini tidak lepas dari prestasi dan kinerja Rai Mantra selama memimpin Kota Denpasar. ‘’Antusiasme masyarakat hari ini tidak lepas figur Rai Mantra dan Sudikerta yang telah terbukti berprestasi dan bekerja untuk kesejahteraan masyrakat,’’ kata Gus Adhi. (*)

Gorontalo (Bali Post) – Pesawat Lion Air dilaporkan tergelincir saat mendarat di Bandara Jalaludin Gorontalo, Gorontalo, Minggu (29/4) kemarin sekitar pukul 18.00 Wita. Saat itu kondisi cuaca di lokasi Bandara Jalaludin dan seputaran Kota Gorontalo diguyur hujan deras. Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 892 dengan rute Makassar-Gorontalo membawa 174 penumpang. Dilaporkan seluruh penumpang dievakuasi dari badan pesawat. Beberapa di antaranya dibawa ke rumah sakit.

Pesawat Lion ini meluncur cepat dan tergelincir dari arah runway (landas pacu) 27. ‘’Kami berada di dalam pesawat sangat tekejut dan takut, tapi untung kami masih selamat,’’ kata salah satu penumpang pesawat. Sumber di Bandara tersebut membenarkan kejadian ini. ‘’Sebagian badan pesawat berada di shoulder dan sebagian di landas pacu,’’ jelasnya. Akibat musibah ini, penerbangan dari dan ke Gorontalo ditutup sementara. Saat ini sejumlah petugas mengupayakan menaikkan pesawat ke landas pacu. (ant)

Gizi Anak Dari Hal. 1

untuk memperhatikan gizi bagi anak-anak sekitar, sehingga tumbuh sumber daya manusia yang sehat. ‘’Saya mendapat cerita bahwa kampung ini dulu kumuh, tapi sekarang hijau dan indah. Ini

Dari Hal. 1

keuntungan 20-30 persen dari biaya produksinya,’’ kata Koster, Sabtu (28/4). Untuk persoalan lainnya, Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati juga menguasai materi. Unggulnya Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati pada penguasaan koten dan materi membawa dampak positif pada perolehan kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu pada pilkada serentak 27 Juni mendatang. Usai debat, suara Koster-Ace langsung melonjak drastis. Hal itu terlihat dari polling yang dilakukan lima lembaga media di antaranya Balipuspanews.com, Beritabalisatu.com, Posbali.id, Jarrakpos.com dan Opinionstage.com. Sebelum debat digelar, mereka menggelar polling pascadebat. Polling itu menjaring suara masyarakat Bali pascadebat kandidat siapa yang akan dipilihnya. Hasilnya, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati unggul telak

Sementara itu, khusus kepada warga Margorukun, Megawati mengapresiasi karena menjadi kampung yang hijau dan berpesan

Nilai Tambah

Mereka sangat paham dengan persoalan Bali. Mereka juga sangat paham apa yang mesti dilakukan Bali ke depan. Dalam hal pertanian, Koster-Ace memiliki beberapa terobosan untuk memberikan nilai tambah bagi petani. Ia telah merancang program sinergi pertanian dan sektor pariwisata. Dengan begitu, hasil pertanian dapat diserap industri jasa terbesar di Bali itu. Caranya, Koster akan membuat aturan yang mewajibkan industri jasa menggunakan buah-buahan dan hasil pertanian Bali. Tak hanya itu, ia juga akan membantu permodalan bagi petani, segala kebutuhan petani mulai dari pupuk dan lainnya akan dibantu penuh pemerintah. Permodalan melalui lembaga unit ekonomi desa dan koperasi akan digencarkan. Di bawah kepemimpinan Koster kelak, industri olahan dan pasar juga akan disiapkan. ‘’Akan juga dibuatkan aturan agar petani minimal mendapat

sangat bagus dan harus ditularkan ke kampung-kampung di Surabaya lainnya. Masyarakatnya juga jangan lupa gizi anak-anaknya, minimal kacang hijau untuk mereka,’’ katanya. (ant)

pada polling yang diaelenggarakan empat lembaga media itu. Polling pascadebat yang digelar Balipuspanews.com Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati unggul telak dengan perolehan suara 70 persen. Polling pascadebat yang digelar Bertabalisatu. com Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati juga unggul jauh dengan suara sebesar 80 persen. Pada polling pascadebat Posbali.id Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati meraih suara 77 persen. Sedangkan polling yang diselenggarakan Opinionstage. com Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati juga unggul telak dengan memperoleh suara 77 persen. Sementara di Jarrakpos.com, Koster-Ace kembali unggul dengan 71 persen. Hasil ini sejalan dengan target Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati yan menargetkan kemenangan minimal 70 persen pada Pilgub Bali yang digelar 27 Juni 2018. (kmb)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin KLIWON, 30 April 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Unggul di Semua Segmen Debat Perdana

Mantra-Kerta Dinilai Lebih Paham Undang-undang Pemerintahan Daerah

DEBAT - Pasangan Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), bersama istri masing-masing dan pimpinan parpol Koalisi Rakyat Bali (KRB) dan pendukungnya dalam Debat Publik di Nusa Dua, Badung, Sabtu (28/4) malam.

Debat publik perdana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 berlangsung di Nusa Dua, Sabtu (28/4) malam. Pasangan Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), tampak sangat piawai dan memperlihatkan keunggulannya di semua segmen saat tampil pada debat yang disiarkan langsung secara nasional oleh sebuah televisi swasta itu. Keunggulan dan kepiawaian itu antara lain tergambar saat keduanya berargumentasi tentang undangundang Pemerintahan Daerah yang oleh Mantra-Kerta dielaborasi dengan konsep one smart integrated management yang akan diwujudkan untuk Bali lima tahun ke depan. Konsep

ini sekaligus menyanggah konsep berbeda yang ditawarkan pasangan calon lain yang menawarkan one island management. Perdebatan tentang dua konsep itu berawal dari pertanyaan Rai Mantra kepada paslon Koster-Ace. “Bagaimana kaitan one island management dengan kewenangan dan tugas-tugas pemerintah daerah sesuai UU No. 23 Tahun 2014? Kalau kami mengusulkan one smart integrated management di mana memerlukan suatu big data untuk memastikan efektivitas, efisiensi dan juga kapasitas yang ada,” kata Rai Mantra. Menjawab pertanyaan Rai Mantra, Koster mengatakan bupati dan wali kota harus berpikir satu wilayah yang harus

dikelola bersama-sama untuk menuntaskan kesejahteraan masyarakat Bali. “Dalam kaitan itu kami akan menerapkan Bali Smart Island untuk mempermudah jalannya pembangunan di Bali untuk mendukung one island management,” jawab Koster. Mendengar jawaban itu, Rai Dharmawijaya Mantra pun akhirnya menegaskan, one smart integrated managemet merupakan bagian dan penjabaran lebih jauh dari konsep smart city atau kota cerdas yang diterapkan di Kota Denpasar saat dirinya menjadi wali kota. Konsep itu telah diakui di tingkat nasional dan meraih sejumlah penghargaan. Konsep itulah yang akan dikembangkan di Bali dan di seluruh kabupaten/kota.

Mengamati jalannya debat, anggota DPR-RI I Gede Sumarjaya Linggih mengaku heran juga kalau ada calon gubernur yang gagal paham terhadap garis besar UU No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan tidak mengerti tentang pemanfaatan IT di era big data dan artificial intelligence. Ia menegaskan, pendekatan teknokratik merupakan implementasi UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda. Sebagai dasar perencanaan pembangunan, pendekatan teknokratik berarti pendekatan yang menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan daerah. Pendekatan teknokratik ini ditegaskan kembali dalam Permendagri No.86/2017, yang

menyatakan bahwa dalam proses persiapan penyusunan rencana pembangunan jangka menengah, dilakukan dengan penyusunan rancangan teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Dibandingkan dengan pendekatan politik, jelas pendekatan teknokratik lebih bersifat substantif dan lebih diperlukan dalam mencapai target-target pembangunan yang berbasis pada kepentingan rakyat secara berkesinambungan. Pendekatan politik biasanya bersifat lebih instan, yang hasilnya harus cepat tampak di mata rakyat, dan programnya tidak langsung menyentuh pada akar permasalahan,” kata Demer. (kmb)

Bakal Calon DPD Bali

Dari Gubernur, Artis, Pengacara hingga Politikus

A.A. Gde Agung n Profesi/Jabatan sebelumnya: Bupati Badung dua periode (20052015) n Jumlah dukungan : 3.145 n Alasan ingin maju ke DPD: Ingin membawa misi Kebinekaan dalam bingkai NKRI, yakni harmonisasi dalam pluralisme dan keberagaman sehingga muncul satu kedamaian dan masyarakat merasa diayomi.

I Ketut Putra Ismaya Jaya nProfesi/Jabatan sebelumnya : Sekjen DPP Laskar Bali nJumlah dukungan: 3.784 n Alasan ingin maju ke DPD: Kepedulian untuk menjaga Bali, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Bali di DPD-RI.

I Nengah Wiratha n Profesi/Jabatan sebelumnya: Politisi Hanura/mantan anggota DPD-RI nJumlah dukungan: 2.627 nAlasan ingin maju ke DPD: Memperjuangkan LPD, hasil visa on arrival untuk Bali, dan pemberdayaan generasi muda.

Gede Lanang Darma Wiweka n Profesi/Jabatan sebelumnya: Musisi/Personel Band Lolot n Jumlah dukungan: 3.310 n Alasan ingin maju ke DPD: Untuk mengawal aspirasi masyarakat khususnya di bidang seni dan budaya, menjaga dan mempertahankan keragaman antarumat beragama yang ada di Bali lantaran dirinya mencintai kebinekaan.

I Gusti Ngurah Harta n Profesi/Jabatan sebelumnya : Penekun Spiritual/Pinisepuh Sandi Murti n Jumlah dukungan : 4.055 n Alasan ingin maju ke DPD : Ingin menyetarakan DPD dengan DPR, karena selama ini DPD hanya dianggap sebagai objek pelengkap saja. Di samping menyuarakan kepentingan daerah, khususnya Bali, menyangkut undang-undang adat yang tidak jelas diakui secara nasional.

Dewa Made Suamba Negara nProfesi/Jabatan sebelumnya : Politisi Golkar/mantan anggota DPRD Bali nJumlah dukungan: 2.647 nAlasan ingin maju ke DPD: Menjadi ujung tombak dalam menyelaraskan program-program Pemprov Bali dengan pusat.

Ni Made Suastini (Dek Ulik) n Profesi/Jabatan sebelumnya : Diva Pop Bali/Politisi Hanura n Jumlah dukungan: 6.204 n Alasan ingin maju ke DPD: Melanjutkan program sang suami, Kadek “Lolak” Arimbawa, yang salah satunya adalah mempersembahkan kesenian ke seluruh desa di Bali.

I Wayan Adnyana n Profesi/Jabatan sebelumnya: Politisi Hanura nJumlah dukungan: 2.212 nAlasan ingin maju ke DPD: Ada masukan dan dorongan dari masyarakat untuk memperjuangkan Bali di DPD.

I Gde Putu Satwika Yadnya n Profesi/Jabatan sebelumnya: Dirut PD Pasar Buleleng nJumlah dukungan : 2.476 nAlasan ingin maju ke DPD: Ingin mengupayakan dan memperjuangkan ekonomi kerakyatan.

Perebutan kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD)-RI 2019 sudah dimulai dengan tahapan penyerahan dokumen syarat dukungan pada 22 hingga 26 April lalu. Ada 27 nama yang datang ke KPU Bali, namun hanya 23 yang dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya. Mereka yang sudah dinyatakan lolos ini akan diverifikasi secara administrasi dan faktual. Dari verifikasi inilah baru kemudian akan dilakukan penetapan pada September 2018 oleh KPU Bali sebagai calon anggota DPD yang berhak mengikuti Pemilu 2019. Dengan demikian ke-23 nama ini masih mungkin digugurkan jika dalam verifikasi administrasi dan faktual dinyatakan tidak memenuhi persyaratan. Yang menarik, dari ke-23 nama tersebut memiliki latar belakang beragam. Mulai dari gubenur, artis, pengacara, pengusaha, politikus hingga pemilik media massa. Dua di antaranya adalah incumbent yakni Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS dan A.A. Ngurah Oka Ratmadi. (rin)

I Nengah Manumudita n Profesi/Jabatan sebelumnya: Ketua HNSI Bali/mantan Kadis Perikanan Kabupaten Badung nJumlah dukungan: 3.296 nAlasan ingin maju ke DPD: Memperjuangkan hak-hak masyarakat Bali, termasuk subak, desa adat, dan lembaga-lembaga lainnya agar mendapatkan keadilan dalam kerangka NKRI.

I Ketut Suwardiana n Profesi/Jabatan sebelumnya: Anggota DPRD Tabanan dari Hanura/mantan politisi PDI-P nJumlah dukungan : 2.938 nAlasan ingin maju ke DPD: Ada keinginan berjuang untuk kepentingan masyarakat Bali. Terutama hak-hak masyarakat Bali terkait proyek-proyek fisik yang belum merata di seluruh Bali.

I Gusti Made Ngurah n Profesi/Jabatan sebelumnya: Tokoh asal Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar/mantan Kakanwil Agama nJumlah dukungan: 2.076 nAlasan ingin maju ke DPD: Ingin memantapkan pembinaan tentang agama, adat dan budaya yang selama ini tidak ada yang mengurusi dengan seksama.

Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS n Profesi/Jabatan sebelumnya : anggota DPD RI (incumbent) n Jumlah dukungan: 5.077 n Alasan ingin maju ke DPD : Melanjutkan perjuangan di bidang legislasi yang masih tertunda, seperti perubahan Undang-undang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, serta perubahan Undangundang tentang Bali yang baru.

I Gede Ngurah Ambara Putra n Profesi/Jabatan sebelumnya : Kelian Banjar Kertha Bumi Denpasar/Pengusaha n Jumlah dukungan : 3.879 n Alasan ingin maju ke DPD: Memperjuangkan tiga restorasi Bali, yakni payung hukum untuk kelestarian kearifan lokal dan sastra budaya Bali, ekonomi kerakyatan, dan menanamkan kearifan lokal Bali pada dunia pendidikan.

H. Bambang Santoso n Profesi/Jabatan sebelumnya: Ketua Dewan Masjid Bali nJumlah dukungan: 2.726 n Alasan ingin maju ke DPD: Memperjuangkan Bali sebagai entitas pariwisata dunia dan menjaga identitas tersebut dengan keharmonisan yang dibangun dari berbagai suku bangsa dan etnis.

Ni Made Ayu Sriwathi n Profesi/Jabatan sebelumnya: Pimpinan Umum Media Bali Niskala dan Investor Properti nJumlah dukungan: 2.263 n Alasan ingin maju ke DPD: Berjuang mewakili perempuan Bali, terutama untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Bali.

Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati n Profesi/Jabatan sebelumnya : Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bali n Jumlah dukungan: 2.019 n Alasan ingin maju ke DPD: Menurut LO-nya, seluruh anggota KPPI Bali mendorong dan mensuport Wigunawati untuk maju mewakili Bali karena dinilai sebagai perempuan Bali yang mempunyai intelektualitas, intelegensi dan keberanian.

Ida Bagus Ketut Purbanegara n Profesi/Jabatan sebelumnya: Bendesa Adat Buduk nJumlah dukungan: 2.462 nAlasan ingin maju ke DPD: Memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya desa adat di Bali.

I Nyoman Sukrayasa nProfesi/Jabatan: Advokat nJumlah dukungan: 2.846 Ngurah Sugiarta nProfesi/Jabatan sebelumnya : Advokat nJumlah dukungan: 2173 nAlasan ingin maju ke DPD: Komitmen untuk berjuang dan mengawal daerah, terutama dari Buleleng untuk Bali.

Made Mangku Pastika nProfesi/Jabatan: Gubernur Bali A.A. Ngurah Oka Ratmadi nProfesi/Jabatan: Anggota DPD -RI (incumbent) nJumlah dukungan: 2.874

nJumlah dukungan: 3.080 nAlasan ingin maju ke DPD: Ingin membawa Bali Mandara dalam lingkup NKRI dan pergaulan dunia.

Bagus Made Wirajaya n Profesi/Jabatan sebelumnya: Tokoh masyarakat Ubung/Anggota DPRD Kota Denpasar nJumlah dukungan: 3.091

Yess y Diana

Tetap Jadi Diri Sendiri Untuk menjadi terkenal dan mempunyai banyak penggemar, dewasa ini tidak perlu harus menjadi artis film atau penyanyi ternama yang sering tampil di TV. Namun, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah memunculkan banyak media sosial (medsos), seperti Facebook, Instagram, dan lainnya yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencari penggemar. Bahkan, tak jarang masyarakat pengguna medsos, terutama di kalangan remaja memanfaatkannya untuk

menjadi ambassador suatu produk di akun medsosnya. Bermodalkan kecakapan dalam berkomunikasi dan berpenampilan menarik, remaja tersebut mampu menarik perhatian para penggemarnya. Seperti yang dialami dara cantik asal Pulau Nusa Penida, Yessy Diana. Berawal dari keisengannya meng-upload hasil karya berupa lagunya di Instagram, pemilik nama lengkap Dewa Ayu Yessy Diananingsih ini mengaku tidak menyangka hasil karyanya tersebut banyak disukai. Bahkan, banyak juga yang mengcover hasil karyanya tersebut. Berawal dari sana, ia mengaku

pengikut di Instagram-nya terus bertambah. Bahkan saat ini telah mencapai 155 ribu followers. Kini Yessy Diana pun menjadi salah satu selebgram yang mempunyai banyak penggemar. “Sebenarnya aku gak ada niat menjadi selebgram, karena aku hanya berkarya, tetapi karyaku ketahuan di medsos dan ternyata disukai banyak followers. Jadi gak ada strategi khusus agar disenangin sama followers, tetapi aku berkarya untuk menjadi diri sendiri dan tentunya karya yang positif,” ujar dara kelahiran Batununggul, 20 Desember 1993 ini, Minggu (29/4) kemarin. Setelah mempunyai ban-

yak penggemar dan sering wara-wiri di Instagram, pelantun tembang “Pada Ngelahang” dan “Jomblo Bahagia” ini mengaku banyak mendapatkan job untuk memperkenalkan suatu produk. Namun, tidak sembarang produk mau ia promosikan. “Untuk mempromosikan produk tidak semua saya terima. Seperti promosi pakaian, kalau pakaian itu masih wajar dan tertutup saya ambil. Kalau bikini saya gak mau ambil. Karena saya gak mau di-bully oleh haters saya. Apalagi zaman sekarang, orang baik aja bisa di-bully,” tukas Yessy Diana. Menjadi salah satu selebgram ternama di Bali saat

ini, Yessi Diana tidak menampik bahwa dirinya pernah mendapatkan bully dari haters-nya. Namun, ia tidak mau ambil pusing, apalagi apa yang dilakukannnya tidak pernah menyinggung seseorang, bahkan merugikan orang lain. Tetapi, ia berkarya untuk menghibur orang dan tetap pada prinsip “tetap menjadi diri sendiri dan apa adanya”. “Kendala sih gak ada. Cuma yang ngebully, saya gak hiraukan. Karena orang baik aja bisa di-bully. Kalau saya di-bully saya gak banyak omong, cukup block aja di akun medsos saya,” pungkas Yessy Diana sembara tertawa. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook