Skip to main content

Edisi Senin 23 April 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 234 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Pon, 23 April 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Kecamatan Ubud dan Tampaksiring Komitmen Sapu Bersih Suara untuk Koster-Ace dan Paket AMAN

Bali Post/kmb

DISAMBUT - Paslon Koster-Ace dan paket AMAN disambut ribuan warga saat menggelar simakrama di Gianyar, Sabtu (21/4). Ada beberapa titik lokasi digelarnya simakrama. Salah satunya di Kecamatan Ubud. Mengambil lokasi di Balai Desa Pakraman Singakerta Kecamatan Ubud hadir di antaranya PKK se-Kecamatan Ubud, desa pakraman se-Kecematan Ubud, Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kecamatan Ubud dan sejumlah perwakilan lainnya.

CALON Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), menggelar kampanye bersama calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar nomo urut 2, Made Agus Mahayastra-Anak Agung Mayun (AMAN), Sabtu (21/4). Ada beberapa titik lokasi digelarnya simakrama. Salah satunya di Kecamatan Ubud. Mengambil lokasi di Balai Desa Pakraman Singakerta, hadir pada acara itu di antaranya PKK se-Kecamatan Ubud, desa pakraman se-Kecematan Ubud, Sekaa Teruna Teruni (STT) seKecamatan Ubud dan sejumlah perwakilan lainnya. Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace dan paket AMAN,

I Wayan Tagel Winarta, memperkenalkan kedua kandidat untuk pilkada serentak 27 Juni 2018. Ia percaya warga sudah mengenal dengan baik sosok paket AMAN maupun Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati. ‘’Mari kita berikan suara terbaik di Ubud,’’ ajak Tagel. Wayan Koster meminta warga maksimal memberikan dukungan kepada dirinya dan juga paket AMAN. Ia percaya Kecamatan Ubud bisa memenangkan keduanya secara bersamaan. ‘’Saya yakin di Kecamatan Ubud ini melihat antusiasmenya rasanya suara 95 persen bisa diraih untuk saya dan paket AMAN,’’ tegas Koster diiyakan warga. Di sisi lain, Tjok Oka Artha

Jelang Pilkada

Waspadai Peredaran Uang Palsu Jakarta (Bali Post) Pemerintah agar mengawasi peredaran uang menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dan Lebaran. Karena dikhawatirkan mulai maraknya uang palsu yang beredar. Demikian penegasan Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), Minggu (22/4) kemarin. Penegasan Bamsoet menyusul terungkapnya sindikat pemodal, pembuat dan pengedar uang palsu pecahan Rp 100 ribu yang sedang ditangani Baresksim Polri. ‘’Karena biasanya peredaran uang palsu marak jelang pilkada dan Lebaran,’’ katanya. Ketua DPR menekan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI) dan Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal)

terus mengawasi peredaran uang yang ada. Ia meyakini sindikat yang tertangkap tersebut merupakan bagian dari jaringan pengedar uang palsu. Peredaran uang palsu juga diyakini sedang marak, sehingga masyarakat diminta berhati-hati ketika membeli ataupun menukar uang. Penukaran uang diimbau sebaiknya hanya di bank pemerintah maupun swasta dan tempat penukaran uang resmi. ‘’Masyarakat juga harus selalu waspada dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang guna meminimalisasi terjadinya penipuan uang palsu,’’ ujarnya. Polisi juga diminta mengusut tuntas sindikat uang palsu karena harus ada hukuman berat bagi pihak-pihak yang terlibat demi me-

nimbulkan efek jera. Sebelumnya, Bareskrim Mabes Polri menetapkan AP sebagai tersangka peredaran uang palsu yang diduga berperan sebagai pemodal. Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan berdasarkan hasil penyidikan sementara, AP mengaku mengedarkan uang palsu karena terlilit utang. ‘’AP berharap mendapatkan uang dengan cepat untuk melunasi seluruh utangnya,’’ katanya. Polisi sudah menangkap tiga tersangka lainnya yaitu AK (56), AD (62), dan AM (35), masing-masing memiliki peran yang berbeda, mulai dari mendesain hingga mencetak. (kmb4)

Ardhana Sukawati berkesempatan memaparkan lima program prioritas yang akan diperjuangkan dirinya bersama Wayan Koster lima tahun ke depan. Pertama, katanya, sandang, pangan dan papan. ‘’Kami akan melanjutkan program bedah rumah. Satuan biayanya akan ditambah menjadi Rp 50 juta dari yang sebelumnya Rp 30 juta. Yang sebelumnya sudah dapat bantuan bedah rumah, daftar lagi agar dapat sisanya sebesar Rp 20 juta,’’ papar Tjok Oka Sukawati. Program kedua adalah pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan, ia bersama Wayan Koster berkomitmen menjalankan pendidikan wajib belajar 12 tahun gratis. Untuk kesehatan, program

Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) akan dilanjutkan pelaksanaannya. Tentunya, program itu diperbaiki agar cakupannya bisa semakin luas. ‘’Namanya nanti Krama Bali Sehat (KBS). Gratis untuk masyarakat,’’ tegasnya. Sementara itu, sambutan luar biasa juga ditunjukkan warga Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar dalam menyambut pasangan KosterAce. Saking membeludaknya massa, Koster dan rombongan harus berjalan sejauh sekitar 500 meter. Ya, sore Sabtu 21 April 2018, Wayan KosterTjok Oka dan paket AMAN menggelar simakrama di Desa Pakraman Kawan-Tengah, Kecamatan Tampaksiring. Baleganjur sambung-menyambung

hingga lokasi acara. Pada kesempatan itu, hadir seluruh organisasi yang dinaungi desa pakraman se-Kecamatan Tampaksiring seperti sekaa teruna teruni, PKK, desa pakraman dan kelompok masyarakat lainnya. Wayan Koster mengucapkan terima kasih atas totalitas warga desa se-Kecamatan Tampaksiring. Apalagi, warga bertekad memenangkan dengan perolehan suara fantastis, 90 persen suara. ‘’Luar biasa sekali sambutannya meriah, komitmennya begitu tinggi. Terima kasih atas dukungannya yang begitu tinggi mencapai 90 persen. Melihat situasinya, saya kira bisalah perolehan suaranya mencapai 95 persen suara,’’ kata Koster. (kmb)

Lawan Barito Putera

Bali United Menang 2-0

UN SMP Hari Ini

10-15 Persen Soal ’’HOTS’’ Jakarta (Bali Post) –

Ujian Nasional (UN) tingkat SMP digelar Senin 23 April hingga 26 April mendatang. UN untuk SMP diikuti 4.296.557 siswa SMP dan MTs. Dari jumlah tersebut, peserta yang mengikuti UN berbasis komputer (UNBK) sebanyak 63 persen atau 2.694.692 siswa dan UN kertas pensil (UNKP) diikuti 1.601.865 siswa atau 37 persen.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengikuti UN untuk tidak risau dengan soal yang membutuhkan daya nalar tingkat tinggi atau High Order Thinking Skills (HOTS). ‘’Soal HOTS tetap ada dan tingkat kesulitannya disesuaikan dengan kemampuan siswa SMP,’’ ujar Mendikbud, Minggu (22/4) kemarin. Soal HOTS, kata Muhadjir, jumlahnya berkisar 10 hingga 15 persen dari jumlah soal yang ada. Meski demikian, ia meminta agar para peserta tidak khawatir dengan adanya soal tersebut. Muhadjir menegaskan kisi-kisi soal dengan pendekatan HOTS untuk UN SMP maupun UNBK SMA sebelumnya telah disosialisasikan dan diajarkan kepada siswa. Direktur Pembinaan SMP Ditjen Dikdasmen Kemdikbud Supriano mengatakan soal HOTS sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu, namun baru diributkan beberapa waktu terakhir. ‘’Soal HOTS sendiri sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu, tidak hanya pada tahun ini saja,’’ kata Supriano. Supriano menjelaskan, sejauh ini persiapan UN untuk tingkat SMP berjalan lancar, termasuk di daerah terdepan, tertinggal dan terpencil (3T). ‘’Kami mengimbau siswa untuk tidak percaya dengan kebocoran soal, karena sulit sekali soal itu bocor apalagi dengan adanya UNBK ini. Siswa hendaknya percaya diri dan banyak berdoa dibandingkan percaya dengan adanya bocoran soal,’’ imbuh Supriano. (ant)

Bidan PTT Jadi PNS

Jakarta (Bali Post) – Komisi IX DPR-RI mendukung Presiden Joko Widodo segera menandatangani dan menerbitkan keputusan presiden (keppres) mengenai pengangkatan 4.153 bidan pegawai tidak tetap (PTT) menjadi pegawai negeri sipil (PNS). ‘’Kita imbau kepada Presiden untuk segera menandatanganinya sehingga pengangkatan para bidan di daerah yang menjadi tulang punggung penggerak kesehatan masyarakat di daerah 3T itu bisa segera selesai,’’ kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (22/4) kemarin.

Dalam rapat kerja (raker), Daulay mengatakan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyebutkan tinggal menunggu keppres untuk pengangkatan bidan PTT. Menurutnya, pengangkatan status para bidan merupakan sesuatu yang mendesak untuk dilakukan dan dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap jasa bidan selama menjalankan tugasnya di daerah. Diketahui, pemerintah akan segera mengangkat sebanyak 4.153 bidan PTT yang berusia 35 sampai 40 tahun menjadi PNS, namun pengangkatan tersebut masih menunggu keppres. Daulay

juga meminta pemerintah mencarikan solusi terhadap bidan PTT yang berusia 40 tahun ke atas telah lama mengabdi agar tercipta keadilan bagi seluruh pihak. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan keppres pengangkatan bidan PTT akan segera terbit dalam waktu tidak lama lagi. ‘’Secepatnya,’’ tegas Moeldoko. Terkait dengan bidan PTT yang berusia di atas 40 tahun, diakui bahwa pemerintah belum memiliki solusi. ‘’Sementara ini belum ada solusi, karena juga terkait dengan kemampuan anggaran,’’ jelasnya. (ant)

Bali Post/wan

JATUH - Yandi Sofyan saat mencocor bola ke gawang Barito Putera. Kiper Adhitya Harlan berupaya menyergap bola sambil menjatuhkan diri namun bola tetap melesat ke gawang. Gianyar (Bali Post)Tim tuan rumah Bali United (BU) melibas tim tamu Barito Putera Banjarmasin, Kalsel dengan skor 2-0 (1-0) dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (22/4) kemarin. Atas hasil ini, tim berjuluk Serdadu Tridatu mengemas poin 9 dari hasil dua kali menang, dan tiga kali seri. Sejak kick-off, justru tim tamu Barito Putera yang mengambil inisiatif menyerang. Di menit pertama, gelandang serang Matias Jesus Cordoba melepaskan tembakan, namun masih melambung di atas mistar gawang Wawan Mendrawan. Giliran menit ketujuh, gelandang Douglas Ricardo Packer melesakkan tembakan, juga melenceng. Merasa tertekan, Bali United berupaya melepaskan diri. Alhasil, Nick van der Velden mencocorkan bola ke gawang, dan gagal diantisipasi kiper Barito Putera Adhitya Harlan. Sayang, gol legiun asing Belanda ini dianulir wasit Thoriq M Alkatiri karena dianggap dalam posisi off-side. Seakan memecah kebuntuan, Stefano Lilipaly sukses memper-

daya kiper Barito Putera Adhitya Harlan semenit menjelang turun minum. Kerja sama apik diperagakan Nick van de Velden dengan menyodorkan bola kepada Stefano. Kemudian pemain bernomor punggung 87 yang diplot sebagai striker ini menceploskan bola ke gawang, dan tak mampu diselamatkan kiper Adihtya. Hingga jedah, Bali United unggul 1-0. Memasuki paruh kedua, pelatih Widodo Cahyono Putro melakukan rotasi. Milos Krokotic digantikan Nyoman Sukarja, kemudian Irfan Bachdim ditarik digantikan Gede Sukadana, termasuk Ilija Spasojevic digantikan Yandi Sofyan. Masuknya tiga pemain ini, menambah daya gedor Bali United. Berkali-kali serangan dilancarkan Stefano, Nick van der Velden mampu dihalau lini belakang Laskar Antasari bematerikan Aaron Michael Evans, Muhammad Rifqi serta Nazar Nurzaidin. Semenit menjelang bubaran, Tim Serdadu Tridatu mampu menggandakan kemenangan melalui sepakan Yandi Sofyan. Berawal dari serangan balik (counter attack) cepat yang dilesakkan Nick van der Velden, bola jatuh di kaki

Stefano Lilipaly. Stefano memberikan umpan matang kepada Yandi Sofyan yang tak terkawal, kemudian dia mencocorkan bola ke gawang, dan kembali menggetarkan jala Adhitya Harlan. Sampai pertandingan berakhir, tuan rumah Bali United tetap unggul 2-0. Usai laga, Yandi menjelaskan, dirinya diminta pelatih memaksimalkan peluang yang ada. ‘’Saya bersyukur bisa menyumbang sebiji gol,’’ tuturnya. Sementara itu, pelatih Widodo Cahyono Putra berharap kemenangan ini menjadi modal positif bagi timnya, guna menatap laga berikutnya. ‘’Kami harap berbekal kemenangan ini, motivasi dan semangat juang anak-anak makin berlipat-lipat,’’ ucapnya. Di sisi lain, pelatih Barito Putera Jacksen F. Tiago menerangkan, gawang Adhitya kebobolan justru di menit-menit akhir menjelang turun minum, dan bubar. Ini suatu kebetulan. ‘’Anak-anak babak pertama tertekan, selanjutnya babak kedua mampu bangkit, tetapi sederet peluang emas tak bisa dikonversi menjadi gol. Akibatnya, anak-anak kurang percaya diri,’’ sebut Jacksen. (022)


denpasar

2

Senin Pon, 23 April 2018

Jadikan Sampah sebagai Energi Listrik

Pemkot Didesak Segera Lakukan ”Action”

Denpasar (Bali Post) – Keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, mendapat tanggapan positif dari sejumlah kalangan di Denpasar. Adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat terhadap rencana menjadikan sampah sebagai energi listrik di TPA Suwung, dinilai sebagai langkah awal dalam mengelola tempat pembuangan sampah terbesar di Bali tersebut. Terlebih, lokasi TPA itu berada di Denpasar. Pemerhati kebijakan publik di Denpasar Ir. A.A. Ngurah Wira Bima Wikrama,

M.Si. mengatakan turunnya perpres tersebut memberi angin segar bagi Pemkot

Denpasar. Pasalnya, saat ini sudah ada regulasi yang menguatkan atas peran Den-

pasar dalam menata TPA Suwung. “Karena itu, Pemkot Denpasar harus bergerak cepat untuk melakukan action strategis terkait pengelolaan TPA tersebut,” ujar Wira Bima Wikrama, Minggu (22/4) kemarin. Tokoh Puri Agung Denpasar yang juga mantan anggota dewan ini menilai keberadaan perpres itu

Masa Depan Bangsa

Dibekuk, Pelaku Curanmor di Areal Parkir Otban Bandara Denpasar (Bali Post) Anggota Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai, Badung menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial MA, Jumat (20/4) lalu. Sementara temannya yaitu Su masih buron. Pelaku dibekuk karena mencuri sepeda motor milik Bambang Fajar Basuki Kurniawan (45) di areal parkir Kantor Otban Ngurah Rai. “Pelaku ditangkap di tempat kosnya di Jalan Sulatri Gang 6, Kesiman, Denpasar Timur,” tegas sumber, Minggu (22/4) kemarin. Setelah menerima laporan kasus itu, lanjut sumber yang enggan disebut identitasnya ini, anggota Unit Reskrim Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai melakukan penyelidikan. Pada Jumat pukul 02.00 Wita, polisi mendapat infor-

masi bila orang yang diduga sebagai pelaku ada di kosnya. Polisi langsung bergerak ke sana dan menangkap tersangka MA saat duduk di depan kamar kosnya. Saat diinterograsi, pelaku mengakui mencuri motor tersebut bersama temannya, Su. Saat beraksi MA bertugas mengawasi situasi, sedangkan Su mengambil motor tersebut. Selanjutnya, motor curian itu dibawa ke tempat kos temannya, Tony. Motor tersebut sudah ditawarkan kepada temannya di Batubulan, Gianyar, tapi belum berhasil. Saat dikonfirmasi, Kapolresta Denpasar Kombes (Pol) Hadi Purnomo membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. “Silahkan langsung h u b u n g i Polsek Ka wa sa n Udara,” tegasnya. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pengelola Disarankan Tutup Pura untuk Kunjungan Wisatawan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

us bergerak cepat,” katanya. Terkait adanya MoU tentang pengelolaan TPA Suwung antara Pemprov Bali dengan beberapa kabupaten/kota di Bali, kata Wira Bima Wikrama, kemungkinan tidak berlaku lagi. Karena dasar hukumnya sudah ada yang baru. “Secara otomatis MoU itu gugur. Pemkot Denpasar tidak

harus menunggu Pemprov Bali lagi terkait pengelolaan TPA untuk dijadikan energi listrik,” jelasnya. (kmb12)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Terkendala Permodalan, Perbankan Diharapkan Terus Bantu UMKM

figur MOMENTUM Hari Kartini seyogianya dimanfaatkan untuk menumbuhkembangkan peran perempuan agar lebih peduli terhadap penyalahgunaan narkoba. Sebab, masa depan bangsa ditentukan oleh peran serta perempuan sebagai ibu bangsa dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Hal itu disampaikan Kepala BNNP Bali Brigjen (Pol) Drs. I Putu Gede Suastawa saat menjadi narasumber dalam kegiatan desiminasi informasi mengusung tema “Hari Kartini, Mengangkat Derajat dan Martabat Bangsa dengan Memuliakan Generasi Muda oleh Perempuan Indonesia” di Tabanan, Sabtu (21/4) lalu. “Peranan seorang ibu dan generasi muda sangat penting dalam upaya pencegahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang,” ujarnya. Orangtua khususnya para ibu harus mengarahkan anak-anaknya untuk mengikuti kegiatan positif yang ada di sekolahnya ataupun lingkungannya, seperti komunitas sekaa shanti, sanggar seni, baleganjur muda-mudi dan komunitas lainnya. Faktor lingkungan menjadi salah satu faktor dominan yang menyebabkan generasi muda ikut memakai narkoba, di samping faktor internal terutama dalam kehidupan rumah tangga. “Banyak persoalan rumah tangga sebagai pencetus penyalahgunaan narkoba. Maka dari itu, faktor internal dan eksternal harus bersama-sama diperbaiki tanpa memandang salah satu sebagai faktor dominan,” tegasnya. Meningkatnya jumlah pengguna dan peredaran narkotika sudah merambah dunia anak-anak selaku generasi penerus bangsa. Untuk itu diperlukan peran orangtua atau wali, terutama peran wanita dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkotika. Wanita memiliki peranan yang sangat strategis dalam mewujudkan harapan itu. Wanita adalah pilar pembangunan bangsa yang menjadi ujung tombak dalam mengakselerasi peningkatan SDM dalam keluarga. (rah)

menguatkan peran Pemkot Denpasar dalam mengelola TPA Suwung. Selama ini Pemkot Denpasar belum memiliki kewenangan secara utuh dalam mengelola TPA dimaksud. Oleh karena itu, terlihat sedikit lambat dalam mengatasi persoalan yang muncul di kawasan itu. “Kini dengan regulasi yang baru, Pemkot Denpasar har-

Denpasar (Bali Post) Tim monitoring dari Dinas Koperasi UMKM Denpasar, Disperindag, Bagian Ekonomi, Otoritas Jasa Keungan (OJK) Regional VIII Bali-Nusra dan Bank BRI melakukan monitoring dan eveluasi (monev) terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pie Susu Barong di Jalan Nangka, Gang Nuri dan usaha telur asin di Banjar Dualang, Desa Peguyangan Kaja, Denpasar Utara, belum lama ini. Monitoring dan evaluasi UMKM penerima KUR tersebut dipimpin Wakil Ketua Monev KUR Made Erwin Suryadarma Sena didampingi Kabag Ekonomi Setda Kota Denpasar Made Sariawan, Kabid UKM Ngakan Widnyana, Staf Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Regional VIII Bali-Nusra Heryadi dan Marketing Bank BRI Cabang Gajah Mada Dewa Suta. Erwin Suryadarma di sela-sela monitoring mengatakan, pihaknya ingin melihat secara langsung sejauh mana KUR yang disalurkan pihak bank dimanfaatkan dengan baik oleh UMKM. Dua UMKM penerima kredit dari perbankan yang dilihat sudah memanfaatkannya dengan baik untuk meningkatkan usahanya. KUR yang diterima oleh dua UMKM tersebut sudah sesuai MONITORING - Tim monitoring saat melakukan monitoring dan evaluasi ke salah satu pelaku UMKM di Denpasar, belum lama ini.

harapan sehingga usaha yang dijalankan berjalan dengan baik. ”Kami harapkan perbankan terus memberi bantuan kepada UMKM yang ada di Kota Denpasar. Karena permasalahan yang ada, UMKM kita adalah akses permodalan,’’ kata Erwin Suryadarma. Erwin Suryadarma berharap, dengan pemberian dana KUR kepada pengusaha UMKM dengan bunga murah tujuh persen setahun, maka UMKM-UMKM yang ada di Denpasar akan terus bergerak meningkatkan usahannya. Dulunya UMKM yang ada masih mikro dan sekarang adanya bantuan dana, pelatihan termasuk pemasaran akan naik kelas menjadi usaha kecil dan seterusnya. ”Ke depan kita harapkan UMKM-UMKM yang ada di Kota Denpasar akan tumbuh dan berkembang. Mengingat wirausaha-wirausaha yang ada di Denpasar minimal tumbuh di atas dua persen. Bahkan sekarang sudah tumbuh lebih dari tiga persen,’’ terang mantan Kadisosnaker Kota Denpasar ini. Staf Edukasi dan perlindungan Konsumen OJK Regional VIII Bali-Nusra Heryadi mengungkapkan, plafon KUR yang diberikan kepada pemilik usaha Pie Susu ini plafonnya Rp 400 juta. Usaha Pie Susu ini sudah mampu memproduksi 1.000 kotak pie susu setiap hari. ”Pada awal diberikan modal baru bisa memproduksi 700-800 kotak per hari dengan harga Rp 12.000-13.000 per kotak,’’ ujarnya. (kmb12)

Penjarakan 45 Koruptor

SUARA keras tidak menjamin keperibadian seseorang itu keras. Ketegasannya saat duduk sebagi posisi “yang mulia” adalah cermin kegigihannya membuat efek jera kepada para koruptor. Itulah motivasi sosok “Srikandi” zaman milenial, Ni Made Sukereni, S.H., M.H. Dia adalah satu-satunya hakim wanita yang dipercaya Mahkamah Agung untuk menangani perkara korupsi di seluruh Bali. Dari puluhan perkara korupsi yang ditanganinya, tak satu pun terdakwanya bebas dari jeratan hukum. Sebaliknya, di palu yang digenggam perempuan tiga anak itu, para koruptor dinyatakan terbukti bersalah. Setidaknya, sejak dipercaya menjadi hakim Tipikor pada Pengadilan Negeri Denpasar tahun 2016 lalu, sudah 50-an perkara korupsi yang ditanganinya. Di mana 45 perkara sudah selesai dan dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Para pelakunya pun dijebloskan ke penjara. Sedangkan sisa perkara yang ditangani saat ini sedang berproses di Pengadilan Tipikor Denpasar. Wanita yang saat ini menjabat Wakil Kepala Pengadilan Negeri Tabanan ini mengatakan, mereka yang divonis menjalani hukuman sesuai dengan kadar kesalahan yang dituduhkan pada terdakwa. “Semua perkara yang diajukan jaksa yang saya tangani semua terbukti,” ujar istri dari Ir. K.N. Tusta ini. Disinggung soal fenomena korupsi di Bali, mantan Kepala PN Jembrana ini mengatakan, perkara korupsi di Bali cukup banyak dan modus yang dilakukan juga bervariasi. “Rata-rata kesalahan yang didakwakan karena penyimpangan penggunaan anggaran yang tidak sesuai aturan,” tutur ibu dari jaksa

Ngurah Wahyu Resta, dokter Ngurah Dwiky A. Resta dan Widya Parameswari Resta itu. Dijelaskan, mereka yang akhirnya terjerembab dalam perkara korupsi cenderung karena pengguna anggaran kurang terbiasa membaca klausul yang membatasi bagaimana anggaran itu dapat dipergunakan secara benar. Terkadang sudah ada aturannya, namun yang bersangkutan tidak paham maksud dan sasarannya. Akhirnya, ketika dilaksanakan terjadi penyimpangan, namun dibiarkan terjadi kesalahan. “Akibatnya, pengguna anggaran (PA) disalahkan oleh tim pemeriksa dan menjadi tidak efektif dalam mengelola anggaran. Sehingga mengakibatkan mereka terseret ke tindak pidana korupsi,” kata Sukereni menyesalkan. Perempuan yang sempat menjadi jubir PN Denpasar ini menambahkan, beberapa fenomena pidana korupsi yang ditanganinya juga cukup menggelitik. Ada kasus pengadaan barang dan jasa yang tidak sesuai dengan spesifikasi juklak yang dibuat, wanprestasi dari pengusaha yang tidak menyelesaikan pekerjaannya, hingga kasus OTT oleh Satgas Saber Pungli. “Jika berkaca dari perkara yang masuk, cenderung karena kesalahan pada dirinya sendiri di samping juga lemahnya pengendalian dari atasannya sebagai penanggung jawab anggaran,” kritik wanita yang sempat menjadi hakim di Kabupaten Bangil, Pasuruan ini. Made Sukereni mengatakan, memang apapun bentuk kegiatan, selama dilaksanakan oleh manusia maka seyogianya tidak lepas dari pengawasan. Karena SDM ratarata kemampuan dan kapasitasnya masih terbatas yang mengakibatkan sering terjadi kesalahan yang berbuah pada pidana. Untuk

menghindari terjadinya korupsi, Sukereni mengatakan pentingnya dilakukan pencegahan. Instansi dan masyarakat diberikan pemahaman dan bagaimana cara menghindari agar tidak tersandung kasus korupsi. Kalau di Bali, tandas Sukereni, ajaran etika tentang tresna asih bagaimana kita menolong teman secara ikhlas tanpa pamrih. “Di dalam Bhagawad Gita juga disebutkan bekerjalah engkau tanpa mengharapkan hasil. Artinya, kita diharapkan melakukan swadharmaning bhakti melalui kerja tanpa memikirkan hasilnya,” ujar perempuan yang juga lihai menarik a n se-

jumlah tarian Bali itu. Kuncinya, sambungnya, ayat-ayat suci dalam Bhagawad-Gita perlu dipahami serta perdalam ajaran kesusilaan yang diajarkan oleh leluhur zaman dahulu. “Dan kita juga percaya dengan hukum karma. Wejangan leluhur ini harus terus ditanamkan pada generasi secara utuh dan turun-temurun sehingga tata susila, etika dan tatanan hidup kita di Bali tetap terjaga,” terang Made Sukereni saat memberikan secuil tips pencegahan korupsi. (asa)


BADUNG

Senin Pon, 23 April 2018

3

Bupati Giri Prasta Resmikan Balai Banjar Tengah Blahkiuh

Bali Post/ist

MEMADAMKAN API - Petugas memadamkan api yang melalap warung dan rumah milik Wayan Idep.

Tuang Bensin ke Botol, Warung dan Rumah Terbakar

Mangupura (Bali Post)Kebakaran terjadi di warung Wayan Idep (56) di Banjar Pane, Desa Sibang Gede, Abiansemal, Sabtu (21/4) lalu. Selain melalap isi warung, api membakar puluhan tabung gas dan rumah korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 400 juta. Menurut Kapolsek Abiansemal Kompol Nyoman Weca, Minggu (22/4) kemarin, sekitar pukul 19.30 Wita korban mengisi bensin ke botol di warungnya. Pasalnya, korban juga menjual bensin enceran.

Tiba-tiba muncul api di samping korban. Dia berupaya mematikan api tersebut menggunakan air, tapi si jago merah semakin besar. Selajutnya, api menyambar 20 tabung epliji. Api makin berkobar dan disertai suara ledakan. Awalnya api membakar warung, selanjutnya menjalar ke rumah korban yang berlokasi di belakang warung. I Ketut Rudiarta (50) kebetulan lewat di TKP dan melihat api sudah membesar. Ia berusaha membantu memadamkan api, tetapi takut

kesetrum karena ada kabel terbakar. Kejadian itu lalu dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Badung. Beberapa menit kemudian, delapan mobil pemadam tiba di TKP. Petugas langsung berjibaku memadamkan api dibantu warga setempat. Sekitar satu jam kemudian api dapat dipadamkan. “Yang terbakar dua blok warung bersama isinya dan satu unit rumah milik korban. Barang-barang yang ada di dalamnya juga terbakar,” ujar Weca. (kmb36)

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Balai Banjar Tengah, Desa Blahkiuh, Sabtu (21/4) lalu, ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. Pembangunan Balai Banjar Tengah mendapat suport dana dari Pemkab Badung sebesar Rp 2 miliar pada tahun anggaran 2017. Kini Balai Banjar Tengah berdiri megah, bertingkat dan dilengkapi basement. Peresmian sekaligus upacara melaspas balai banjar juga dihadiri anggota DPRD Badung yakni I Nyoman Sentana, I Gusti Ngurah Shaskara dan I.B. Sunartha. Hadir pula Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, Sekcam Abiansemal beserta Tripika Kecamatan, perbekel, bendesa adat serta para klian banjar se-Desa Blahkiuh. Bupati Giri Prasta sangat bangga melihat megahnya bangunan balai banjar tengah yang mengombinasikan arsitektur Bali dengan modern. “Hal ini patut dicontoh untuk pembangunan balai banjar di Kabupaten Badung,” terangnya. Menurut Giri Prasta, dukungan Pemkab Badung terhadap pembangunan Balai

MERESMIKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Balai Banjar Tengah Desa Blahkiuh, Sabtu (21/4) lalu, ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. Banjar Tengah Blahkiuh, karena banjar merupakan simbol pelestarian seni, adat, agama, tradisi dan budaya. Untuk itu, Bupati yang terkenal bares ini selalu mensupport apa pun kegiatan di banjar, baik itu pembangunan fisik maupun nonfisik, seperti kegiatan sekaa teruna, sekaa gong, PKK serta kelompok masyarakat lainnya. Kata Giri Prasta, apa yang telah dilakukan ini sudah menjadi komitmennya untuk meringankan beban dari masyarakat Badung. Selain itu, sebagai implementasi dari

program Presiden RI Joko Widodo yakni “Indonesia Hebat, Revolusi Mental”. Untuk di Badung, Bupati Giri Prasta telah menetapkan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) mencakup lima prioritas pembangunan, yakni pangan, sandang dan papan, pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. “PPNSB sudah kami jalankan di Badung, mulai dari bedah rumah, pendidikan dan kesehatan gratis, pajak PBB gratis termasuk

infrastruktur. Di samping itu, kami telah menandatangani SK Bupati tentang pemberian gaji kepada lansia yang berumur lebih dari 70 atau 72 tahun dan akhir tahun ini seluruh Badung dilayani wifi grastis,” terang Giri Prasta. Klian Adat Banjar Tengah Ketut Sudiarta menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung, terutama Bupati Badung yang telah membantu pembangunan fisik Balai Banjar Tengah. Pembangunan ini merupakan tahap pertama dan tahap kedua akan direncanakan perbaikan Pura Melanting banjar. “Untuk itu, kami krama Banjar Tengah yang berjumlah 250 KK atau sekitar 965 jiwa, kembali akan memohon bantuan kepada Bapak Bupati untuk pembangunan Pura Melanting,” terangnya. Untuk pembangunan balai banjar sendiri menelan dana sebesar Rp 2 miliar melalui dana bantuan sosial Pemkab Badung tahun 2017. Pembangunan dilakukan oleh pemborong dari warga lokal Banjar Tengah, bahan/materialnya juga dari penyedia bahan bangunan yang ada di Desa Blahkiuh. Hal ini sebagai upaya memberdayakan potensi lokal menuju desa yang mandiri. (ad1216)

ikut turun ke lokasi langsung melakukan penelusuran untuk mengetahui arah aliran limbah. Ternyata limbah tersebut mengalir melalui bis beton. “Panjang bis beton tersebut 150 meter ke arah selatan. Ujungnya tepat berada di bawah jembatan pada pintu masuk Hotel St. Regis,” terangnya. Meski sudah dilakukan pengecekan, pihaknya belum bisa memastikan ataupun menduga siapa yang melakukan kejahatan lingkungan. Dia berjanji terus mengusut sumber dari mana limbah itu dan

akan melakukan pengecekan terhadap semua hotel yang ada di sekitar lokasi. “Besok (hari ini - red) kami akan obok-obok semua hotel yang ada di sekitar sini. Kami akan mengecek semua izin dari hotel yang ada di sekitar, terutama mengenai pengelolaan IPAL-nya,” tegasnya. Eka Merthawan menduga hal ini merupakan kejahatan yang sistematis. Pasalnya, pelaku sudah merencanakan kejahatan ini. Ditegaskan, hal ini ranahnya sudah pidana lingkungan. “Limbah ini me-

nyebabkan bau dan dikeluhkan oleh wisatawan,” tegasnya. Lokasi mengalirnya limbah tersebut memang masih berada di kawasan pariwisata ITDC yang notabene merupakan kawasan pariwisata yang megah dan elite. “Saya tak habis pikir, kejadian ini berada di kawasan ITDC,” sentilnya. Terkait sanksi terhadap pelanggar, kata Eka Merthawan, pihaknya merujuk pada UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan. Selain itu, dia juga berharap agar pelaku juga dihukum secara adat oleh

pihak desa adat setempat. “Selain hukum positif, kami juga berharap nantinya pelanggar dihukum secara adat. Ini kan palemahan adat,” ujarnya. Guna memberi kenyamanan dan menciptakan pemandangan yang lebih asri, Eka Merthawan meminta pihak St. Regis dan ITDC membersihkan semua sampah yang terdapat pada badan atau alur sungai yang tercemar. Untuk jangka panjang, pihaknya memerintahkan ITDC dan St. Regis untuk menanami bunga di sepanjang sungai. (kmb23)

DLHK Telusuri Sumber Limbah di Nusa Dua Mangupura (Bali Post) -

Menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung kembali menelusuri sumber limbah di depan Hotel St. Regis, Nusa Dua, Minggu (22/4) kemarin. Dari pengaduan warga, saluran drainase di lokasi tersebut mengeluarkan cairan berwarna pekat serta bau yang kurang sedap. Ditengarai air tersebut merupakan limbah yang sengaja dibuang menuju aliran sungai. “Setelah mendapat aduan, kami menerjunkan tim untuk mengecek dan pengambilan sampel. Saat tim sampai di sini, me-

mang benar ada cairan yang mengalir dan berbau busuk,” kata Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan saat ditemui seusai pengecekan di lokasi limbah, Minggu (22/4) kemarin. Saat dilakukan pengecekan mendalam, kata Eka Merthawan, pada saluran drainase ditemukan pipa paralon sebesar 12 dim. Setelah dipo-

tong, dari pipa tersebut keluar cairan limbah. “Pada ujung pipa paralon yang ditanam di bawah tanah itu terdapat saluran bis beton yang juga tertanam dalam tanah pada dasar Tukad Penataran. Cairan berwarna putih pekat, berlendir dan berbau busuk itu keluar dari dalam pipa seperti pancoran,” ujarnya. Selanjutnya, tim yang

Bali Post/ist

PENGECEKAN - Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan bersama tim melakukan pengecekan saluran limbah di depan Hotel St. Regis, Nusa Dua, Minggu (22/4) kemarin.

Ujian Nasional, Belasan SMP Masih Gunakan Kertas dan Pensil Mangupura (Bali Post) Seluruh siswa kelas IX SMP di Kabupaten Badung mengikuti ujian nasional, Senin (23/4) hari ini. Sayangnya dari 38 SMP swasta, 11 sekolah di antaranya yang belum mampu melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Berbeda halnya dengan 22 SMP negeri yang keseluruhan telah menerapkan ujian berbasis teknologi tersebut. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Ketut Widia Astika, siswa SMP di Badung yang mengikuti ujian sebanyak 10.192 orang. Mereka mengukiti Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) maupun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Diharapkan, pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar. “Segala persiapan baik tingkat panitia, kepala sekolah, petugas maupun terkait

sarana dan prasarana sudah tidak ada masalah. Mudahmudahan semua mata pelajaran yang diujikan berjalan lancar,” ujar Widia Astika, Minggu (22/4) kemarin. Kendati demikian, kata Widia Astika, pihaknya tetap mengimbau agar dilakukan pengecekan ulang, sehingga tidak terjadi masalah saat ujian. Khususnya pihak sekolah yang siswanya ikut UNBK agar memastikan tegangan listrik PLN tidak bermasalah, termasuk jaringan internet. “Kami telah berkoordinasi dengan PLN. Ini agar tidak ada pemadaman selama ujian berlangsung,” katanya. Widia Astika mengharapkan, ke depan semua sekolah dapat melaksanakan UNBK. “Mudah-mudahan tahun depan semua bisa ikut UNBK,” tegasnya. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Badung I Made Man-

di menjelaskan, siswa yang mengikuti UNKP maupun UNBK di Badung sebanyak 10.192 orang. Rinciannya, 7.363 orang berasal dari sekolah negeri dan sisanya 2.829 orang berasal dari sekolah swasta. UN SMP akan dilaksanakan pada tanggal 23-26 April 2018. “Ada perbedaan antara sekolah yang menyelenggarakan UNKP dan UNBK. Yang ikut UNBK, waktunya mulai pukul 08.00 Wita dan ada sekolah yang melaksanakan tiga sesi. Sementara untuk yang melaksanakan UNKP itu serentak mulai pukul 10.30 Wita,” katanya. Terkait mata pelajaran yang diujikan tidak berbeda, yakni hari pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hari berikutnya mata pelajaran Matematika, lanjut hari berikutnya lagi Bahasa Inggris dan hari terakhir mata pelajaran IPA. (kmb27)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Pon, 23 April 2018

Sebagai ’’Teaching Factory’’

SMK Prshanti Nilayam Kerja Sama dengan Hypermart Buka Hypermini

HYPERMINI – Suasana di Hypermini di area SMK Prshanti Nilayam yang merupakan kerja sama dengan Hypermart. SMK Prshanti Nilayam bekerja sama dengan Hypermart Bali Galeria membuka Hypermini Prastyam, Sabtu (21/4). Hypermini ini berlokasi di area SMK Prshanti Nilayam. Kerja sama ini merupakan kemitraan usaha sekaligus sebagai lab praktik anak didik SMK Prshanti Nilayam. Kepala SMK Prshanti Nilayam A.A. Ketut Ngurah Astara, S.Sn., M.Pd. mengatakan, keberadaan Hypermini ini dalam proses pengembangan pembelajaran di SMK Prshanti Nilayam khususnya pada Prodi Pemasaran. ‘’Dalam meningkatkan jurusan pemasaran ini kami memiliki teaching factory yaitu minimarket kecil,’’ ujarnya. Menurutnya, Hypermini ini meningkatkan kualitas pem-

belajaran di dalam pemasaran. Dengan adanya Hypermini, siswa mendapat pembelajaran implementasi langsung antara pendidikan yang dapat di sekolah dan implementasi kegiatan pemasaran secara nyata. Kerja sama ini memberikan harapan yang sangat besar bagi Prshanti Nilayam karena tidak hanya siswa yang dapat belajar tapi guru juga bisa magang. ‘’Kami match-kan apa yang akan dihasilkan dengan jurusan yang kami miliki di Prshanti Nilayam. Selain Prodi Pemasaran, keberadaan Hypermini ini juga menyentuh kasir, sebab bidang akuntansi dapat praktik di Hypermini,’’ tandas Ketut Ngurah Astara. Ketua Yayasan Ari Prshanti Nilayam A.A. Teja Shri Sukma Hardy, S.E. menyatakan, kerja

sama ini menguntungkan kedua belah pihak. Prshanti Nilayam bisa mendapakan pendidikan tentang usaha ritel modern. ‘’Ada transfer ilmu buat siswa kami,’’ jelasnya. Dikatakannya, Hypermart dari dunia usaha dan industri yang notabene selalu ada kompetisi sehingga pasti ada inovasi-inovasi yang dilakukan. Melalui kerja sama ini, pengembangan atau inovasi yang dilakukan pasti menyebabkan terjadi transfer knowledge ke siswa SMK Prshanti Nilayam. Store GM Hypermart Bali Galeria Ketut Antariksa BW mengungkapkan, program kerja sama dengan dunia pendidikan membuat Hypermini ini merupakan yang pertama kalinya di Matahari Group. Kerja sama ini sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya pada dunia pendidikan. CSR yang diberikan dalam bentuk pendidikan, aplikasi teori yang didapatkan di dalam kelas. Sebelumnya, siswa yang magang datang ke tempatnya. Dengan adanya Hypermini ini, pihaknya lebih mendekatkan diri kepada mereka yang membutuhkan tempat magang. ‘’Biasanya mereka yang datang walaupun itu tetap berjalan, ini hanya pengembangan saja,’’ jelas Ketut Antariksa. Mereka ditempatkan di kasir dan terlibat dalam proses pemasaran serta menjadi pramuniaga. ‘’Mereka juga ikut terlibat dalam pemeriksaan stok dan itu berkaitan dengan akuntansi,’’ bebernya. Selain itu, ia memang melihat ada potensi secara bisnis dengan adanya Hypermini di lingkungan sekolah. (ad1215)

Studi Ekskursi FT UNR Kunjungi Proyek ’’Underpass’’ Simpang Tugu Ngurah Rai FAKULTAS Teknik Universitas Ngurah Rai (FT UNR) mengadakan kegiatan Studi Ekskursi di Proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Sabtu (21/4). Mengingat terbatasnya ruang parkir di lokasi proyek, FT UNR hanya diperkenankan membawa 70 mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur, serta 17 dosen. FT UNR berkunjung ke proyek underpass yang panjangnya 712 meter, lebar 17 meter dan tinggi ruang 5,2 meter itu. S t u d i e ks kur s i , m e nu r ut Dekan FT UNR Ir. I Gusti Made Sudika, M.T., merupakan kegiatan rutin yang dilakukan FT UNR setiap semester. Dalam kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat memadukan antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dan praktik di lapangan, baik dari segi ilmu sipil, arsitektur, ME. Mahasiswa dapat melihat secara langsung proses pekerjaan underpass dan berkomunikasi langsung dengan para pengawas dan pelaksana proyek tentang segala hal yang terkait proyek underpass tersebut. Kebetulan saat kunjungan di proyek sedang mengerjakan fondasi secant pile dan bore pile pada zona 2 yaitu bagian utara. Sebelum penggalian underpass lebih dulu dibuat dinding penahan tanah yaitu secant pile agar dalam pelaksanaannya tanah sekitar tidak longsor. Tujuan pembuatan fondasi tiang pancang, bore pile dan secant pile untuk menyalurkan beban fondasi ke tanah keras serta menahan beban vertikal, lateral dan beban uplift. Secant pile atau dikenal dengan istilah retaining wall pile beruntun adalah jenis dinding penahan tanah yang jarak antarpilenya berdempetan dan saling bersinggungan satu sama lain yang berguna untuk mendapatkan daya tanah terhadap tekanan tanah (gaya lateral).

IMIGRASI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kiri) mengunjungi WNA asal Tiongkok di ruang sel Detensi Kantor Imigrasi.

Senator Kunjungi Sel Detensi di Imigrasi Kelas I Ngurah Rai

Sikapi WNA yang Lecehkan Padmasana di Pura Gelap dan Kasus Pengeroyokan ’’Guide’’

SENATOR DPD-RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kinerja Imigrasi sesuai pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Kehadiran Senator RI Arya Wedakarna (AWK) di Kantor Imigrasi Kelas I Ngurah Rai, Kuta Selatan, membuktikan hal itu. Diterima oleh Togol Situmorang dan Tomphatar Hasianto (Bagian Kabid Pengawasan dan Penindakan), Senator AWK menyampaikan sejumlah hal terkait sinergi DPD dengan Imigrasi di Bali. ‘’Pertama, saya ingin menindaklanjuti hasil kunjungan kami di Bandara Ngurah Rai terkait counter supervisor Imigrasi yang tempo hari sempat direkomendasikan. Pihak Angkasa Pura sudah siap menyediakan fasilitas, dan kini pihak AP hanya menunggu koordinasi dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Selain itu, saya apresiasi usaha Imigrasi yang telah berbenah pascakasus pemerasan oleh dua oknum Imigrasi beberapa tahun lalu khususnya pada turis Tiongkok. Saya lihat nasihat DPD dengan adanya CCTV tambahan dan tulisan Free Of Charge dari berbagai bahasa internasional sudah dipasang,’’ ungkap AWK. Anggota DPD-RI Komite III Bidang Pariwisata dan Tenaga Kerja ini juga menyampaikan surat

rekomendasi agar pihak Imigrasi memproses WNA bernama Bernat Porel Mundo yang diduga asal Spanyol yang telah melakukan pelecehan simbol Hindu di Padmasana Besakih. ‘’Selain ada UU Pidana, tentu WNA ini bisa dijerat dengan UU Imigrasi khususnya Pasal 17 huruf d untuk cegah tangkal. Begitu juga dugaan penyalahgunaan visa turis untuk bekerja. Ini harus dirapikan segera. Satgas Imigrasi harus membuktikan dirinya berprestasi di depan negara,’’ tegas Wedakarna. Senator AWK berkesempatan mengunjungi fasilitas Sel Detensi (Dentition) bagi WNA yang melanggar hukum Indonesia dalam hal keimigrasian, termasuk dua WNA asal Tiongkok yang diduga melakukan pengeroyokan beberapa waktu lalu. ‘’Terus terang Bali sangat dilematis menerima turis Tiongkok. Di satu sisi sangat potensial mendorong target pencapaian wisatawan. Tapi semakin hari semakin banyak masalah yang melibatkan WNA Tiongkok mulai dari masalah guide, penyalahgunaan visa turis sampai urusan persaingan dengan fotografer lokal. Ini akan menjadi masalah besar ke depan. Secara UU, pihak Imigrasi harus mengawasi dan memproses WNA yang menyalahgunakan visa atau bermasalah dengan aturan di Indonesia. Selain itu, saya minta petugas Imigrasi di Bali clear, bersih dan jujur dalam bekerja.

Ada Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Pungli yang harus ditegakkan. Jadi, sama–sama diawasi oleh semua pihak,’’ ujar Gusti Wedakarna. Terkait penanganan guide Tiongkok ilegal, pihak DPD berharap regulasi pengeluaran lisensi guide disempurnakan. Peran Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) sebagai wadah resmi para guide harus dioptimalkan, termasuk dilibatkan dalam upaya pengawasan dan penindakan guide ilegal. ‘’Aturan UU kita sudah cukup baik. Ada UU Pidana tentang Pemerasan, UU Imigrasi dan Peraturan Presiden tentang Saber Pungli. Sekarang kembali ke perangkat SDM yang ada di lapangan. Selain penindakan, juga harus ada screening di objek-objek wisata untuk memeriksa lisensi guide sesuai hukum di Indonesia. Silakan saja wisatawan grup membawa guide dari negara asal, tapi begitu sampai di objek wisata di Bali, harus pakai guide lokal. Sekarang tinggal pengelola daerah wisata yang punya inisiatif. Kita akan buat formulanya. Saya akan kumpulkan semua pengelola tempat wisata di Bali agar paham UU ini. Kita tidak ingin orang Bali terpinggirkan di tanahnya sendiri dan tidak mau lagi kasus pelecehan Padmasana di Besakih terulang karena urusan guide yang tidak tahu tata karma,’’ papar Gusti Wedakarna. (ad1213)

Telkom Gelar Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Çaka 1940

BERKUNJUNG – Mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai berkunjung ke proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Sabtu (21/4). Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai dibangun untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di tempat itu yaitu dengan mengurai volume arus lalu lintas yang terbesar dari Denpasar menuju Nusa Dua dan Bukit Jimbaran. Di samping itu, underpass tersebut diperuntukkan mendukung pergelaran Annual Meetings International Monetary Fund (IMF) yang rencananya dimulai 17 Oktober 2018 di Bali. I Nyoman Yasmara, S.T., M.T. selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 11 Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII DJBM Kementerian PUPR mengatakan, pekerjaan underpass dibagi menjadi tiga zona, yaitu di sisi tengah bundaran, sisi selatan dan sisi utara bundaran. Untuk mengatasi dampak kemacetan lalu lintas dari akibat pembangunan underpass tersebut telah dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan guna melakukan rekayasa lalu lintas selama pem-

bangunan berlangsung. Studi ekskursi ini dilakukan sebagai wujud keseriusan civitas akademika FT UNR untuk menciptakan lulusan sarjana yang bukan hanya mengetahui teori tetapi juga paham pelaksanaan atau aplikasinya di lapangan, sehingga diharapkan alumni FT UNR bisa diterima di lingkungan kerja dan mampu bersaing di dunia kerja. Lembaga yang didirikan tahun 1979 ini memiliki dua program studi yaitu Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur. Saat ini FT UNR juga sedang dalam proses membentuk program studi baru yaitu Teknik Informatika FT UNR. Pada tahun akademik 2018/2019 FT UNR kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru. Informasi terkait hal tersebut bisa menghubungi Seketariat Rektorat UNR pada Senin sampai Sabtu pukul 09.0020.00 Wita. Telepon/WA/Line di 082 146 527 637/082 146 527 647 atau pendaftaran online melalui www.unr.ac.id/id/spmb. (ad1202)

MENJADI agenda rutin tahunan, Telkom Group Bali, Minggu (22/4) kemarin menggelar Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Çaka 1940 di Wantilan Pura Dang Kahyangan Gunung Payung, Kuta Selatan, mengangkat tema “Melalui Dharma Shanti Kita Tingkatkan Sradha dan Bhakti untuk Mencapai Kinerja Terbaik di Era Digital.” Kegiatan Dharma Shanti menghadirkan Ibu Arsaningsih atau yang akrab disapa Bunda Arsaningsih sebagai Pendharma Wacana dengan materi ‘’Spirit Of Universal Life (SOUL). Acara Dharma Shanti diisi penyerahan punia kepada pangempon Pura Dang Kahyangan Gunung Payung oleh GM Witel Denpasar I Komang Widnyana Karang bersama GM Witel Singaraja I Nyoman Hardiana Artha dan Ketua Panitia Dharma Shanti Nyepi Telkom Group Bali I Gusti Gde Donny Wardhana. Panitia Dharma Santhi Telkom Group Bali I Gusti Gde Donny Wardhana mengatakan, rangkaian kegiatan Dharma Shanti Nyepi dilakukan jauh hari sebelumnya. Diawali ngayah megambel dan penyerahan punia berupa seragam pemangku untuk 45 pemangku di Pura Batur. Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat dalam dharma shanti ini yakni keyakinan dan semangat untuk mengabdi dan memberikan pelayanan yang masih sangat

PUNIA - GM Witel Denpasar (kanan) bersama GM Witel Singaraja dan Ketua Panitia menyerahkan punia kepada Jro Bendesa Adat Kutuh dan Perbekel Kutuh untuk pangempon Pura Dang Kahyangan Gunung Payung. kuat di keluarga besar umat Hindu Telkom Bali. Acara puncak dharma shanti semakin hangat dengan penampilan Sekaa Gong Wanita Praba Suari Telkom Bali serta lantunan merdu pembacaan sloka Bhagawad-Gita oleh keluarga besar Telkom Group Bali dan tarian-tarian dari internal Telkom. GM Witel Denpasar Komang Widnyana Karang menyatakan, soal digital yang diangkat dalam tema sangat relevan dengan kondisi ke depan, kompetisi yang sangat ketat dan perkembangan teknologi yang tidak bisa dihindarkan. Jadi, Telkom harus

cepat merespons dan cepat mengambil peluang yang ada. Dharma Shanti Nyepi ini juga bagian dari aktualisasi ajaran Weda yang diwujudkan dengan menjalin kebersamaan antarumat Hindu. “Kedamaian hati akan memperkuat soliditas kerja dan semakin smart dalam menghadapi segala bentuk tantangan untuk mencapai target Telkom 2018,” pungkas Widnyana Karang seraya mengharapkan dharma shanti ini dapat meningkatkan sradha, keyakinan, bhakti, pelayanan, pengabdian untuk mencapai kinerja terbaik bagi perusahaan. (bns1)

Masih Dalam Proses Penataan

Tempat ’’Pangelukatan’’ Beji Selati Banyak Pengunjung

Bali Post/rin

BEJI SELATI - Tempat ‘’pangelukatan’’ Beji Selati di Banjar Selati, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli.

KEBERADAAN tempat wisata spiritual berupa tempat pangelukatan belakangan ini semakin banyak bermunculan di Bangli. Terbaru yakni tempat pelukatan Beji Selati yang berlokasi di Banjar Selati, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli. Meski saat ini masih dalam proses penataan, tempat pelukatan ini sudah mulai dikenal dan cukup banyak didatangi pengunjung. Sebagian besar pengunjung yang pernah malukat di sana mempercayai air yang mengalir melalui sejumlah pancoran di Beji Selati berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Pemangku Pura Penataran Pusering Jagat Dalem Pingit Dewa Made Rai Juniarta didampingi Bendesa Desa Pakraman Bunutin Ketut Nada mengungkapkan, tempat pangelukatan Beji Selati sebenarnya merupakan genah pasiraman Ida Batara Penataran Pusering Jagat Dalem Pingit. Tempat ini sudah ada sejak lama dan dipakai oleh masyarakat untuk tempat masucian Ida Batara saat upacara wali/piodalan di pura setempat.

Sejak awal tahun 2018, tempat pasiraman Ida Batara ini mulai ditata oleh masyarakat Selati. Mereka menata pancoran yang ada, memahat tebing batu di sekitar pancoran berbentuk barong, rangda dan lainnya serta membuat tempat ganti pakaian. Penataan dilakukan setelah banyak warga dari luar daerah yang berkunjung ke Beji Selati untuk malukat. ‘’Sebenarnya sudah dari dulu ada rencana untuk melakukan penataan, tapi baru beberapa bulan lalu mulai dilaksanakan oleh masyarakat secara swadaya,’’ ungkapnya, Minggu (22/4) kemarin. Dikatakannya, di Beji Selati terdapat 10 buah pancoran yang letaknya berdekatan. Pancoran itu dikelompokkan dan dinamai dengan nama berbeda, di antaranya Tri Mala, Panca Mala, Asta Kungku, Dasa Mala, Tirta Sarining Telas, Tirta Pingit dan Tirta Bang Kwanta. Air yang mengalir dari 10 pancoran tersebut berasal dari tiga sumber air berbeda. ‘’Oleh masyarakat, tirta yang mengalir dari ke-10

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pancoran dipercaya berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit,’’ ujar Dewa Made Rai. Di Beji Selati juga terdapat batu paras merah yang bisa dipakai lulur. Batu merah ini dipercaya sangat berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit kulit, salah satunya jerawat. ‘’Uniknya juga, air yang muncul dari kelebutan kembar juga bisa mengikuti suhu udara. Kalau sedang panas, airnya dingin. Sebaliknya, jika hawa sedang dingin, airnya hangat,’’ tuturnya. Dewa Made Rai lebih lanjut menyatakan, meski saat ini tempat malukat Beji Selati masih dalam proses penataan, pengunjung yang datang cukup banyak. Pengunjungnya tak hanya warga lokal, namun juga luar Bangli. Dalam proses penataan ini masyarakat Selati akan menambah sejumlah fasilitas lampu di sepanjang jalan menuju Beji Selati, menyervis jalan setapak dan menambah tempat sampah. Penataan Beji Selati ditargetkan selesai sebelum hari raya Galungan mendatang. (ina)


daerah

Senin Pon, 23 April 2018

Wilayah Rawan Narkoba Dapat Perhatian Khusus Mangupura (Bali Post) – Kelurahan Seminyak, Kuta, Badung, mendapat perhatian khusus BNN-RI karena tercatat sebagai daerah rawan narkoba. Terkait dengan itu, BNNP Bali dan BNNK Badung akan menyasar wilayah tersebut dalam rangka membersihkan dari peredaran barang terlarang. Berbagai upaya akan dilakukan guna menumbuhkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan cara memeranginya.

Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Minggu (22/4) kemarin, mengatakan Seminyak dicatat oleh BNN sebagai wilayah rawan narkoba berdasarkan data pengungkapan kasus dan pecandu yang direhabilitasi jumlahnya cukup tinggi. Ini juga hasil penyelidikan dan survei yang dilakukan BNN. ‘’Data diperoleh dari kepolisian serta BNNP Bali dan BNNK Badung. Dari hasil tersebut ditetapkan Kelurahan Seminyak sebagai wilayah rawan narkoba,’’ tegasnya. Menindaklanjuti status itu, pihaknya bersama BNNP Bali dan instansi terkait akan menggarap Seminyak. Setiap program tentang pemberantasan narkoba yang dimiliki masingmasing instansi terkait akan diintegrasikan sesuai kapasitasnya. Den-

gan demikian akan terwujud Seminyak bersih narkoba. ‘’Kondisi tersebut merupakan implikasi negatif dari pariwisata. Upaya akan kami lakukan bertahap. Seperti Desa Kutuh, dulu statusnya sama yaitu rawan narkoba. Setelah kami tangani bersama-sama, akhirnya bersih dari narkoba dan mereka sudah mandiri dalam memerangi narkoba,’’ ujarnya. Menurut Masmini, ada delapan indikator pokok penetapan kawasan rawan narkoba yaitu adanya kasus narkoba, kriminal atau aksi kekerasan, bandar narkoba, produksi, pengguna, barang bukti, entry point narkoba dan kurir atau perantara. Sementara faktor pendukungnya adalah banyaknya lokasi tempat hiburan malam, tempat kos dengan hunian privacy tinggi, tingginya angka kemiskinan, minimnya

sarana publik dan rendahnya interaksi sosial masyarakat. Ia mengharapkan program BNN dan jajarannya lebih efektif sehingga mampu memberdayakan masyarakat agar Seminyak bersih dari narkoba. Selain itu, ada ketegasan dalam pelaksanaan izin usaha hiburan agar jam bukanya sesuai batas waktu yang ditentukan. Masyarakat juga diminta duduk bersama dengan instansi terkait (pemda, aparat penegak hukum, dan sektor swasta) guna mencari akar permasalahan dan solusinya. ‘’Bupati Badung berkomitmen melaksanakan P4GN untuk menekan peredaran narakoba di Badung. Terkait di Lapas Kerobokan yang masih rawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba, agar dilakukan langkah komprehensif dan berkesinambungan dengan melibatkan instansi terkait,’’ ungkapnya. Selain itu, perlu adanya sosialisasi berkelanjutan dan kiat-kiat dalam mengatasi permasalahan narkoba, sehingga masyarakat mampu menangkal bahaya barang haram ini di lingkungan masingmasing. Di samping itu, adanya sinergitas program yang kuat dari berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan lingkungan bersih narkoba. ‘’Kami akan mengajak warga, tokoh agama dan tokoh masyarakat Seminyak untuk bersamasama memerangi narkoba. Kami akan terus melakukan pertemuan dan sosialisasi agar tumbuh kesadaran narkoba itu berbahaya, membetengi diri mereka dan kompak memerangi narkoba,’’ tandas Masmini. (kmb36)

KPU Bangli Pecat Anggota PPK Kintamani Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli memecat seorang anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang ditugaskan sebagai penyelenggara Pilgub 2018. Anggota PPK tersebut diberhentikan secara tidak hormat lantaran jarang ngantor dan tak disiplin menjalankan tugasnya. Sebagai gantinya, KPU Bangli menunjuk dan mengangkat seorang anggota PPK yang baru. Pelantikan anggota PPK baru hasil pergantian antar-waktu (PAW) dilaksanakan, Minggu (22/4) kemarin. Berdasarkan Surat Keputusan KPU Bangli Nomor 65/HK.03.1-Kpt/5106/ KPU-Kab/IV/2018 tentang Perubahan Atas Keputusan KPU Kabupaten Bangli Nomor 40/HK.03.1-Kpt/5106/KPU-Kab/ XI/2017 tentang Pembentukan dan Pengangkatan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan Bangli, Susut, Tembuku dan Kintamani pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018, anggota PPK yang diberhentikan secara tidak hormat yakni Wayan Juli Arista. Ia merupakan

anggota PPK Kecamatan Kintamani dalam Pemilihan Gubernur dan Wagub Bali 2018. Untuk menggantikannya, KPU Bangli menunjuk dan mengangkat I Gede Nova Julianto. Nova Julianto dilantik di Balai Pesamuan Adat Kubu, Kelurahan Kubu, Minggu kemarin. Pelantikan anggota PPK hasil PAW dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, Panwaslu Kabupaten Bangli, perwakilan Badan Kesbangpolinmas, anggota PPS serta sejumlah undangan terkait. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan saat dikonfirmasi usai acara mengatakan, pihaknya melakukan pemberhentian secara tidak hormat terhadap satu anggota PPK di Kintamani lantaran berdasarkan laporan yang diterimanya, yang bersangkutan jarang ngantor dan tidak disiplin dalam bertugas. Sejak sebulan terakhir ia sama sekali tidak pernah hadir, namun tetap mengambil gaji. Dikatakannya, langkah tegas pihaknya memberhentikan secara tidak hormat anggota PPK Kintamani yang tak disiplin untuk mendisiplinkan semua

anggota penyelenggara. Ia juga ingin menunjukkan kepada semua masyarakat bahwa KPU selaku penyelenggara pemilu serius dan tidak pernah mainmain dalam menjalankan tugas. Sebelumnya pihaknya juga memecat lima orang anggota panitia pemungutan suara (PPS) yang ditugaskan sebagai penyelenggara Pilgub 2018. Mereka merupakan anggota PPS di Kelurahan Cempaga (Kecamatan Bangli), Desa Abuan (Kecamatan Susut), Desa Langgahan, Desa Songan B dan Desa Sukawana (Kecamatan Kintamani). Kelimanya diberhentikan secara tidak hormat karena berdasarkan hasil rapat evaluasi penyelenggara yang dilakukan KPU, diketahui jarang ngantor dan tidak menyelesaikan tugas sebagaimana mestinya, namun tetap mengambil gaji. Untuk mengganti kelima anggota PPS yang telah dipecat, KPU telah melantik lima orang anggota PPS baru bersamaan dengan pelantikan anggota PPK dan PPS untuk pemilihan umum tahun 2019 pada Maret lalu. (kmb40)

Truk Pengangkut Jagung Terguling Bangli (Bali Post) Diduga tidak kuat menanjak akibat kelebihan muatan, sebuah truk Fuzo yang dikemudikan oleh Sapwan (49) asal Banyuwangi terguling di Jalan Raya Bayung Gede, Kintamani, Sabtu (21/4). Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Sang sopir dan kernet selamat dari maut. Berdasarkan informasi yang diperoleh

di lapangan, truk Fuzo warna hitam nopol DK 8705 AU bermuatan jagung itu melaju dari arah timur (Desa Sekardadi) menuju barat (Banjar Paket). Pas di tanjakan di Bayung Gede, truk tidak kuat naik dan akhirnya mundur. Sopir membanting stir ke kanan sehingga mobil terguling ke sebelah kanan jalan raya. Muatan jagung yang berserakan sudah dipindahkan oleh

pemiliknya. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengungkapkan, tergulingnya mobil truk tersebut tidak sampai mengganggu arus lalu lintas karena terguling ke pinggir jalan. ‘’Mobil tidak kuat menanjak karena kelebihan muatan. Kejadian nihil korban dan hanya menimbulkan kerugian material Rp 3 juta,’’ jelasnya. (kmb41)

Truk Pembawa Rokok Ilegal Belum Jadi Aset Pemkab Singaraja (Bali Post) – Penangkapan sopir truk bertuliskan “Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng” di Pelabuhan Gilimanuk karena diduga membawa rokok ilegal, ditanggapi Pemkab Buleleng. Dinas PUPR berdalih truk sky lift itu belum menjadi aset Pemkab Buleleng. Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekkab Buleleng Ketut Suwarmawan, Minggu (22/4) kemarin, mengatakan Dinas PUPR memang mem-

beli truk sky lift. Sedianya truk ini dioperasikan bagian pemeliharaan dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Setelah melalui proses tender sesuai kemanisme, pihak rekanan kemudian mengirim truk pesanan PUPR. Dengan demikian, truk ini masih menjadi tanggung jawab pihak dealer bersangkutan. Terkait sopir truk tertangkap polisi karena diduga mengedarkan rokok ilegal, hal itu tidak menjadi tanggung jawab pemkab.

Pembelian truk sky lift dilakukan lewat sistem epurchasing sesuai e-katalog di LKPP RI. Penyedia utamanya PT Hino Motors Sales Indonesia senilai Rp 698.478.000. Dalam pembelian itu, disepakati penambahan tulisan identitas Dinas PUPR Buleleng dilakukan oleh pihak rekanan. Rencananya truk diserahkan kepada Dinas PUPR, Selasa (24/4) besok. Oleh karena sopirnya tertangkap di Gilimanuk membawa rokok ilegal, Pemkab Buleleng belum ada

kepastian kapan truk itu akan diterima Dinas PUPR. Seperti diberitakan sebelumnya, truk sky lift berisi tulisan ‘’Dinas PUPR Buleleng’’ diamankan anggota Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Jumat (20/4) lalu. Saat diperiksa, di truk ditemukan 19 koli rokok yang diduga ilegal. Hingga sekarang pengemudi truk pelat merah itu, Riyanto (40), asal Kendal, Jawa Tengah, masih diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (kmb38)

Polres Bangli Tanam Ratusan Bibit Pohon Bangli (Bali Post) – Ratusan anggota Polres Bangli melakukan penanaman bibit pohon di lingkungan LC Subak Aya, Kelurahan Kawan, Bangli, Minggu (22/4) kemarin. Kegiatan ini melibatkan anggota TNI, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan anggota Pramuka Saka Bhayangkara, dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia. Kegiatan yang berlangsung pagi diawali apel bersama dipimpin Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo. Hadir Dandim 1626 Bangli Letkol Cpn. Andi Pranoto. Kapolres Bangli beserta Dandim dan Pasi Ops. Satpol PP Pemkab Bangli menyerahkan secara simbolis bibit pohon mahoni dan cempaka kepada perwakilan Polwan, Dinas Lingkungan Hidup dan Saka Bhayangkara. Usai apel, dilanjutkan penanaman bibit pohon bersama di lingkungan LC Subak Aya, Kelurahan Kawan. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo di sela-sela kegiatan mengatakan, peringatan Hari Bumi Sedunia merupakan momen yang sangat berharga. Hari Bumi diperingati untuk mengingatkan seluruh masyarakat agar senantiasa dan selalu menjaga kelestarian lingkungan serta keseimbangan alam demi kelangsungan hidup manusia. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kelestarian alam demi

Bali Post/kmb40

BIBIT POHON - Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo (kanan) menyerahkan bibit pohon kepada sejumlah anggota Pramuka Saka Bhayangkara. kelangsungan hidup manusia semakin meningkat. ‘’Dalam kegiatan ini kami bersinergi dengan Kodim 1626 Bangli, Satpol PP, Pemkab Bangli, Dinas Lingkungan Hidup

dan melibatkan adik-adik PKS serta Saka Bhayangkara dengan maksud memupuk generasi muda sejak dini tentang pentingnya kelestarian alam,’’ kata Agus Tri Waluyo. (kmb40)

5 SIDAK - Tim gabungan saat melakukan sidak di lokasi aktivitas penambangan batu padas ilegal di Sungai Sangsang, Banjar Buungan, Desa Tiga, Susut, Bangli, belum lama ini.

Bali Post/kmb41

Penambangan Batu Padas Ilegal di Buungan Susut

DLH Bangli Hanya Beri Surat Peringatan

Bangli (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli telah memanggil dua pemilik usaha penambangan batu padas ilegal di kawasan Sungai Sangsang, Dusun Buungan, Desa Tiga, Susut. Dalam pemanggilan itu, DLH Bangli hanya memberikan surat peringatan agar tidak lagi melakukan penambangan di kawasan tersebut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli Ida Ayu Gde Yudi Sutha, Minggu (22/4) kemarin, mengungkapkan pemanggilan dilakukan setelah dilaksanakannya sidak ke lokasi panambangan oleh tim gabungan Satpol PP Bangli, DLH, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Satpol PP Provinsi Bali, PPNS dan Trantib belum lama ini. Dua memilik usaha yang dipanggil yakni Mangku Restu dari Kayang, Kayubihi, Bangli, dan Sulastri asal Buungan, Susut. ‘’Pemanggilan pemilik usaha penambangan kami lakukan pada 12 April lalu dengan surat Nomor 660.1/1061/DLH/2018. Karena yang bersangkutan tidak memiliki izin, maka

kami berikan surat peringatan pertama. Di kawasan tersebut dari segi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bangli tidak memiliki kawasan untuk penambangan. Untuk itu, penambangan yang mereka dilakukan kami hentikan,’’ ungkapnya. Yudi Sutha menegaskan, pihaknya memberikan surat peringatan pertama kepada kedua pemilik agar tidak lagi melakukan penambangan ilegal. Jika nanti mereka melanggar yaitu kembali melakukan penambangan, akan diproses lebih jauh sesuai ketentuan. ‘’Kalau mereka mengulangi perbuatannya, itu sudah masuk pelanggaran hukum dan akan diserahkan ke tim yustisi untuk diproses,’’ tambahnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli I Dewa Agung Suryadarma menyatakan, pihaknya akan mengoordinasikan pemberian surat peringatan itu kepada Satpol PP Provinsi. ‘’Kalau keputusan itu dipandang sudah cukup, kami akan ikuti. Jika perlu diperoses, kami akan panggil pemilik usaha penambangan batu padas itu,’’ ucapnya. (kmb41)


OPINI

6

Senin Pon, 23 April 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

SDM Bali Jangan Lagi Dipinggirkan BALI Merdeka, pernah menjadi wacana ketika Bali khususnya agama Hindu dilecehkan oleh oknum pejabat pusat. Namun itu hanya euforia. Tak lama kemudian hilang dan bahkan muncul wacana penguatan nasionalisme walaupun dalam posisi minoritas. Tak lama setelah itu kembali muncul ‘’merebut hak Bali’’. Nasibnya sama dengan ‘’Bali Merdeka’’ berangsur-angsur makin mengecil (namun belum hilang). Kalau kita simak, kedua ‘’jargon’’ tersebut berawal dari keprihatinan akan nasib Bali. Dipinggirkannya budaya dan SDM Bali. Padahal kita ketahui, masyarakat Bali kini babak belur menghadapi persaingan di tengah pariwisata budaya. Mereka tetap bertahan untuk menjadikan Bali tetap menjadi daya tarik. Lingkungan mereka jaga. Budaya juga tetap menjadi warna keseharian mereka. Namun sayang, mereka hanya ditonton. Mereka hanya dikagumi. Namun tidak memberi manfaat yang setimpal terhadap jerih payahnya sebagai pengusung budaya. Semestinya pemerintah hadir menanggulangi secara totalitas beban pelestarian, dengan melakukan perhitungan yang lebih memihak pada masyarakat Bali terkait hasil dari pariwisata termasuk ikutannya. Pemerintah juga harus hadir memberikan porsi yang lebih kepada masyarakat dan pengusaha Bali untuk hidup di rumahnya sendiri. Sebab, selama ini SDM Bali dikalahkan SDM dari luar, hanya karena alasan Bali banyak libur. Ini fakta yang sering terjadi. Mereka para pengusaha luar dengan percaya diri membuka lowongan kerja hanya untuk SDM non-Hindu. Alasannya seperti dibuat-buat. Orang Bali banyak libur. Syukur pemerintah melalui DPRD Bali cepat bereaksi. Pengusaha tersebut akhirnya minta maaf atas kelakuan yang dia sebut sebagai kekeliruan. Terakhir mereka pun dilarang beroperasi sementara untuk melengkapi izinnya. Berkaca dari kasus tersebut, tentu kita sangat miris. Pelestari budaya sekaligus pelaku budaya terpinggirkan di daerahnya sendiri. Hanya karena alasan sering libur. Ke depan pemerintah khususnya pemerintah daerah harus hadir. Harus ada regulasi yang secara tegas mengatur persentase penduduk lokal dengan orang luar. Tentu yang lokal lebih banyak dan posisi yang ditempati bukan hanya sekuriti atau tukang kebun. Semestinya tidak ada alasan bagi pengusaha untuk menempatkan pekerja Bali menempati posisi tukang kebun atau sekuriti. Adalah tanggung jawab perusahaan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan pekerja lokal agar bisa menempati poisisi yang lebih tinggi. Publik harus mengajak pemerintah memahami persoalan ini, utamanya dukungan para elite kekuasaan, para tokoh dan yang pastinya dukungan rakyat. Ini merupakan hal penting dan mendasar, untuk membangun nasionalisme yang utuh. Nasionalisme atau semangat kebangsaan yang berdiri di atas kepentingan suku, ras dan agama. Ini juga upaya menghadirkan negara di tengah jeritan rakyat akan masa depannya. Kini sudah saatnya Bali menuntaskan persoalan dengan memperjuangkan apa yang menjadi hak Bali. Bila hal ini tidak segera dituntaskan, maka akan menimbulkan pertanyaan, apakah beban pelestarian yang dirasakan oleh rakyat, belum disadari juga oleh para pemangku kekuasaan. Pemerintah harus memahami kesulitan rakyat dengan beratnya beban sebagai pelestari budaya yang selama ini menjadi ‘’jualan’’ para elite untuk menarik minat wisatawan. Ketika rakyat mendapatkan haknya untuk menikmati kesejahteraan, maka kedaulatan yang dirasakan akan dapat menumbuhkembangkan kebanggaan rakyat atas kebesaran bangsa dan negaranya dan sekaligus dapat memaknai kemerdekaan dengan lebih baik.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

KA Mengwitani-Singaraja Penuh Harap

Kini sedang dikaji adanya kereta api (KA) jalur Mengwitani-Singaraja. Gagasan yang sudah dimulai sejak 2016 itu, pada akhirnya dinyatakan feasible oleh suatu tim (BP, 12/4). Andai kata KA itu benar-benar terwujud, minimal ada dua manfaat yang sudah ada di pelupuk mata. Pertama, dapat memperpendek sekaligus memperlancar lalu lintas dan perekonomian di antara dua kabupaten. Kedua, merupakan sarana objek wisata baru, terutama bagi anak-anak pelajar yang dapat melakukan kunjungan, misalnya saat jeda semester, liburan dan terkait dengan mata pelajaran. Buku-buku pelajaran banyak yang menyinggung tentang KA, namun karena KA itu tidak ada di Bali, praktis bapak ibu guru kesulitan di dalam memberikan penjelasan. Jika KA itu sudah terwujud, guru-guru pun akan ikut senang. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Menunggu Sikap PHDI Bali

Belakangan ini, Parisada Bali terkesan agak agresif menolak jaringan listrik Jawa Bali yang merupakan proyek listrik Nasional yang juga untuk mengantisipasi kebutuhan energi listrik 2021. Sebaliknya, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali belum saya dengar sikapnya terkait dengan dugaan pencemaran lingkungan yang ditujukan ke PLTU Celukan Bawang. Sebagai orang Bali, saya ingin bertanya, apakah pengadaan listrik Jawa Bali benar-benar melanggar bhisama hanya karena dibangun dekat pura? Sementara itu, bagaimana sikap Parisada Bali terhadap PLTU Celukan Bawang yang kini dikritisi DPRD Bali? Saya menunggu penjelasan PHDI Bali. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Berjuang Merebut Hak Bali Mulai diunggahnya sosialisasi tentang perjuangan “Berjuang Merebut Hak Bali” di media sosial dan media cetak, tentunya membawa banyak komentar, spekulasi ataupun dugaan yang bermacam-macam, di tengah bergulirnya tahun politik. Di samping keberhasilan yang diraih dari perjuangan “merebut hak Bali”, pastinya belum dapat memuaskan semua pihak. Pada akhirnya semua itu berpotensi menimbulkan kesan sebagai pencitraan belaka.

Oleh Nyoman Dhamantra tu sah-sah saja, namun perlu untuk diketahui, keberadaan saya sebagai wakil rakyat membuat saya tidak punya pilihan lain, kecuali harus tetap berkewajiban memberikan kerja, kerja dan kerja politik yang terbaik, selebihnya saya serahkan kepada rakyat untuk menilai. Seperti yang diuraikan dalam sosialisasi tentang perjuangan “Berjuang merebut hak Bali” di medsos, gerakan merebut kesejahteraan rakyat ini dimulai dengan upaya mengajak rakyat untuk memaknai kedaulatannya. Negara ada karena adanya rakyat, dan pemerintahan dibentuk karena rakyat memiliki harapan dan tujuan. Tidak ada lagi yang lebih serius dan fundamental dari itu. Akan ironi sekali apabila negara berkomitmen bahwa segala sesuatunya hanya diperuntukkan kepada kemakmuran rakyat, namun disisi lain rakyat hidupnya semakin susah dan semakin terpinggirkan. Dan yang lebih tragis lagi rakyat tidak bisa berbuat apa-apa, meskipun harus “dipaksa” keluar dari Bali dengan dalih program transmigrasinya. Hal ini di Bali berlangsung dari pemerintahan ke pemerintahan tidak ada perubahan. Lantas, di mana letak arti Kedaulatan Rakyat? Untuk itu hal utama yang harus dilakukan adalah upaya membangun dan menyadarkan rakyat akan haknya. Dalam hal ini hak mendapatkan

I

bagi hasil untuk mengatasi beban pelestarian budaya. Namun demikian, perjuangan ini tidak bermaksud untuk membahas, apalagi menghalangi keinginan rakyat untuk melakukan kegiatan adat ataupun Agama. Untuk itu, diharapkan agar perjuangan ini tidak dikaitkan dengan ritualitas rakyat melakukan yadnya yang sifatnya lebih vertikal. Bahwa paturunan atau pepeson itu merupakan bagian dari yadnya, itu tidak bisa dipungkiri. Tapi ini murni gerakan menuntut hak rakyat demi meraih keadilan, di dalam koridor berbangsa dan bernegara. Seperti diketahui, tidak seharusnya desa adat bertindak selaku “pemintaminta” bantuan sosial (bansos), hibah, ataupun bantuan pelestarian lainnya dari pemerintah maupun Pemda. Babak belurnya daya saing masyarakat adat dengan perannya sebagai pelaku pelestari, seyogianya membuat hadirnya negara melalui kesadaran pemerintah menanggulangi secara totalitas beban pelestarian, dengan melakukan bagi hasil, khususnya dari totalitas penerimaan pajaknya. Karena penerimaan pajak itu memang berasal dari kegiatan pariwisata yang sukses menjual keunikan budaya Bali. Sehingga upaya bagi hasil itu harus dilihat dan ditempatkan sebagai bagian dari upaya memberikan apa yang seharusnya menjadi hak rakyat, demi membantu kewajiban desa adat membiayai pelestarian adat, seni dan budaya Bali.

Saya berterima kasih kepada mereka yang mengkritik, mencibir sampai dengan yang memaki, bahkan kepada yang menteror perjuangan ini sekalipun. Karena, justru itu akan memacu dan tidak akan pernah menyurutkan semangat saya memperjuangkan hak rakyat, apalagi saya masih mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat Bali. Hemat saya, sosialisasi ini penting untuk dilakukan, karena keberhasilan dari perjuangan ini ditentukan oleh kuatnya partisipasi publik untuk mengajak pemerintah memahami persoalan ini, utamanya dukungan para elit kekuasaan, para tokoh dan yang pastinya dukungan rakyat. Bagi saya kesadaran rakyat menuntut haknya, merupakan hal penting dan mendasar untuk membangun nasionalisme yang utuh, nasionalisme atau semangat kebangsaan yang berdiri di atas kepentingan suku, ras dan agama, guna menghindari tumbuhnya etnis nasionalisme yang sempit melalui upaya menghadirkan negara di tengah jeritan rakyat akan masa depannya. Proses demokratisasi yang ideal, di mana rakyat dapat memahami dan memaknai haknya dengan proaktif ikut mengawasi jalannya pemerintahan, membuat pemerintah harus sanggup menyelenggarakan pemerintahan dengan proses demokrasi yang sehat melalui iklim yang kondusif bagi hadirnya masukan, saran, kritik dan protes rakyat. Oleh

karenanya setiap peningkatan partisipasi publik di dalam mengawasi jalannya pemerintahan, harus diapresiasi. Karena itu menjadi sinyalemen ataupun tanda-tanda jaman akan bangkitnya kesadaran rakyat mengenal haknya. Sekali lagi, terlepas dari seberapa kuat efektivitas perjuangan ini, harapan ke depan proses perjuangan “Berjuang Merebut Hak Bali”, setidaknya dapat menstimulasi rakyat mengenali dan mampu menuntut haknya dengan cara yang konstitusional. Saya sadar betul perjuangan untuk merebut hak Bali ini bukan hal yang mudah, khususnya di tengah tingginya apatisme politik rakyat. Tapi sebagai wakil rakyat, yang wajib bekerja untuk menyuarakan kegelisahan dan kegalauan rakyat akan keterpinggirannya, membuat saya tidak punya langkah lain, kecuali bergerak memperjuangkan, meskipun dengan segala risikonya. Sesungguhnya program berjuang merebut hak Bali ini telah berjalan hampir sembilan tahun yang diikuti dengan pembentukan Forum perjuangan hak Bali (FPHB) bersama dengan beberapa komponen dan tokoh adat. Tapi semua itu tergerus karena satu-persatu anggotanya meninggalkan perjuangan yang tadinya telah menyepakati untuk menuntut hak atas bagi hasil pajak untuk kebutuhan pelestarian budaya di Bali. Hal itu terjadi bersamaan dengan dilahirkannya kebijakan pemerintah provinsi yang memberikan BKK atau Bantuan Khusus Keuangan kepada desa adat. Saya tidak ingin menuding manuver ataupun kebijakan BKK itu merupakan upaya mengkandaskan forum perjuangan hak Bali, tapi yang saya sayangkan tuntutan biaya pelestarian yang membutuhkan dana triliunan rupiah per tahun, hanya direspons dengan peningkatan bansos ataupun hibah dari tahun ke tahun

selama berpuluh puluh tahun. Padahal peningkatan bantuan pelestarian itu tidak sebanding dengan lonjakan tingkat kemahalan biaya pelestarian. Maka dari itu, sudah saatnya kini menuntaskan persoalan dengan memperjuangkan apa yang menjadi hak rakyat. Bila hal ini tidak segera dituntaskan, maka akan menimbulkan pertanyaan, apakah beban pelestarian yang dirasakan oleh rakyat belum disadari juga oleh para pemangku kekuasaan, sebagai kondisi yang turut memicu proses peminggiran dengan transmigrasinya. Dan yang paling harus dihindari dari situasi ini jangan sampai kesulitan rakyat dengan beratnya beban pelestarian, justru dimanfaatkan dengan membuat bansos, hibah atau apapun bentuk bantuan pemerintah lainnya, menjadi komoditi politik. Siapapun rakyat yang membutuhkan, dipaksa wajib memberikan dukungan politik Seperti pembahasan di atas, bukankah menghadirkan kesejahteraan rakyat itu telah menjadi kewajiban negara, trus di mana letak keistimewaan rezim reformasi, bila tetap menempatkan rakyat hanya sebatas objek kekuasaan, tanpa upaya menegakkan kedaulatannya? Memang betul rakyat harus patuh kepada aturan dan kewajiban bernegara yang ada, tapi kedaulatan rakyat dengan dari, oleh dan untuk rakyat, membuat rakyat wajib untuk diperlakukan sebagai subjek kekuasaan yang tertinggi. Ketika rakyat mendapatkan haknya untuk menikmati kesejahteraan, maka kedaulatan yang dirasakan akan dapat menumbuh kembangkan kebanggaan rakyat atas kebesaran bangsa dan negaranya dan sekaligus dapat memaknai kemerdekaan dengan lebih baik. Penulis, anggota DPR-RI Dapil Bali, Fraksi PDI Perjuangan

Menarik Nafas Reformasi Agraria

PERSOALAN tanah di negara kita memang suatu perkara yang cukup merawan hati dan mencekam kelangsungan hidup insan di masa mendatang. Perkara tanah di beberapa tempat juga cenderung berkembang menjadi suatu keresahan yang dapat mengganggu stabilitas masyarakat dan pembangunan yang sedang berlangsung di negara kita. Kata “ngibul” dalam sepekan terakhir begitu populer terdengar di berbagai lini massa. Amien Rais adalah sosok utama yang memunculkan istilah tersebut, terkait dengan program bagibagi dua juta sertifikat tanah yang dilakukan oleh Presiden Jokowi di berbagai daerah. Sebagian kritikus dalam negeri menganggap program tersebut berdampak pada percepatan proses penjualan tanah-tanah warga yang sedang dilanda kesusahan finansial. Jika suatu tanah sudah bersertifikat, maka para saudagar-saudagar tanah lebih mudah membeli tanah-tanah warga karena terjamin legalitasnya. Dahulu program bagi-bagi sertifikat tanah identik dengan programnya komunis gaya lama. Hal demikian sekalipun tidak bisa

Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi, S.H. dibenarkan seratus persen, namun kebenarannya harus pula di akui. Dalam beberapa tahun pertama, daripada pelaksanaan landreform di negara kita (1960-1965) program ini telah disalahgunakan dan dieksploitir sedemikian rupa oleh golongan komunis, melalui Barisan Tani Indonesianya dengan berkedok landreform telah mengambil dan merampas tanahtanah orang lain dengan cara semaunya. (Abdurrahman;1980). Ide tentang gerakan reformasi agraria di negara kita sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1947 dan baru mendapat pemantapan sejak dikeluarkannya Undangundang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokokpokok Agraria yang mulai berlaku sejak tanggal 24 September 1960. Kebijakan bagi-bagi sertipikat pada rezim pemerintahan Jokowi tidak dapat hanya dipandang dari satu sisi saja, harus dilihat secara utuh dan komperhensif. Kebijakan ini merupakan salah satu dari sembilan agenda prioritas Nawacita Jokowi-JK yang

bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan mendorong landreform dan program kepemilikan tanah seluas sembilan hektar. Dalam salah satu literatur, kebijakan tersebut di atas termasuk salah satu dari beberapa kebijakan Reformasi Agraria. Reformasi Agraria memainkan peran penting dalam perang melawan kemiskinan pedesaan serta dalam promosi pembangunan berkelanjutan yang berbasis luas. Distribusi tanah bekerja langsung pada promosi keadilan sosial, terutama karena faktor-faktor berikut: a) Tanah menjadi instrumen yang efektif untuk menumpuk kekayaan dan untuk mentransfer kekayaan kepada generasi berikutnya; b) Tanah dapat menjadi jaminan untuk mengakses kredit perbankan, koperasi maupun lembaga keuangan lainnya; c) Kepemilikan tanah merupakan sumber keamanan pribadi dan sosial pada saat usia tua; d) Kepemilikan tanah memberikan status sosial dan kekuatan negosiasi

dengan pihak asing. Di samping itu, ada dampak langsung pada keamanan pangan keluarga bagi petani yang menerima tanah meskipun bukan karena meningkatnya pendapatan keuangan, melainkan melalui peningkatan kemandirian dari penerima manfaat. (De Janvry, A., Sadoulet; 2002). Reformasi agraria adalah suatu proyek raksasa, maka dituntut politik hukum di bidang agraria yang kuat dari parlemen dan pemerintah eksekutif. Politik agraria yang dimaksud dapat berupa kebijakan-kebijakan pembangunan di bidang agraria yang pro-rakyat banyak. Selain itu, memperkuat kelembagaan agraria dalam hal ini Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional yang merumuskan dan menjalankan cetak biru reforma agraria Indonesia. Kebijakankebijakan dalam kementerian tersebut sangat strategis dan berkaitan dengan rakyat banyak, maka dari itu lembaga ini berada di bawah Presiden dan diawasi oleh wakil rakyat di DPR.

POJOK Terkendala permodalan, perbankan diharapkan terus bantu UMKM. - Bunga rendah tentunya. *** Di sektor pariwisata, rendah daya saing tenaga kerja lokal Bali. - Bukan alasan meminggirkan. *** Pemerintah daerah dituding enggan mengatur tata niaga ayam. - Hangat-hangat tai ayam.

Penulis, Warga Desa Batuagung-Jembrana Alumni Fakultas Hukum Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Senin Pon, 23 April 2018

Sidang Paripurna Akhir Tahun 2017

SOSOK Pelayanan Ekstra DI TENGAH menurunnya antusias sejumlah masyarakat Tabanan melakukan perekaman e-KTP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil justru terus memotivasi diri dan tidak henti-hentinya senantiasa melakukan pelayanan ekstra kepada masyarakat. Apalagi capaian perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (EKTP) Kabupaten Tabanan tertinggi tingkat provinsi Bali di tahun 2017 ini. Penghargaan itu, kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil I Gusti Agung Rai Dwipaya, dengan rendah hati diyakini berkat andil semua jajarannya. ‘’Sukses ini berkat kerja keras dan dukungan semua pihak di instansi kami,’’ ujarnya. Beberapa bulan terakhir ini memang seluruh staf Disdukcapil Tabanan melakukan keja ekstra kepada masyarakat. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada para camat dan selururuh elemen masyarakat Tabanan yang telah mendukung. “Ini berkat kerja keras semua pihak, sehingga penghargaan ini dapat diraih. Jadi, lembur yang dilakukan para staf tidak sia-sia,” ujarnya. Mantan Kabag Kesra ini berharap pencapaian prestasi itu agar terus dapat ditingkatkan, terutama menjaring para wajib e-KTP pemula yang setiap hari bertambah, khususnya menyongsong Pemilu 2019. “Raihan prestasi ini kami jadikan motivasi agar kualitas pelayanan di bidang kependudukan ini terus bisa ditingkatkan,” tegasnya. Dari data yang ada, pencapaian yang diraih berupa hasil perekaman e-KTP mencapai 96,95 persen. Sedangkan untuk pencetakan e-KTP 92,39 persen. Kiat untuk mengejar target rampung perekaman e-KTP itu, Disdukcapil Tabanan memberikan pelayanan ekstra. Meski libur pada hari Sabtu dan Minggu, s e luruh jajaran Capil Tabanan bahkan tetap beraktivitas melakukan perekaman e-KTP. ‘’Itu kami lakukan kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP dengan kegiatan jemput bola ke sekolah dan perekaman ke desa-desa. Tidak jarang kami lembur dari pagi sampai malam hari,” pungkasnya. (bit)

DPRD Apresiasi Rekomendasi LKPJ Bupati Tabanan (Bali Post) DPRD Tabanan menggelar sidang paripurna penyampaian beberapa rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tabanan Akhir Tahun Anggaran 2017 di Ruang Rapat DPRD, Sabtu (21/4). Rapat dipimpin Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi. Sekretaris Dewan I Made Sugiarta yang membacakan rekomendasi itu mengatakan, secara keseluruhan format LKPJ Bupati akhir TA 2017 sudah sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 3/2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati kepada DPRD dan juga Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada masyarakat. Secara garis besar dewan sangat mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan Pemkab Tabanan. Terkait rekomendasi disampaikan beberapa hal, antara lain Pengelolaan Pendapatan Daerah. PAD TA 2017 ditargetkan Rp 394.595.055.092,48 realisasinya Rp 426.784.316.160,73 atau melebihi target sebesar 108,16 persen. Untuk Dana Perimbangan Dalam TA 2017 direncanakan sebesar Rp 1.139.005.808.018 realisasinya 96,25 persen atau Rp 1.096.289.816.435. Terkait hal itu, perlu dicermati beberapa hal. ‘’DPRD Tabanan memberikan apresiasi positif atas prestasi Pemkab Tabanan walaupun dalam realisasi pendapatan daerah belum memenuhi target yang ditetapkan. Namun perlu dicermati tentang sumber pendapatan daerah yang berasal dari dana perimbangan yang realisasinya masih di bawah target yang ditetapkan. Diperlukan kajian mendalam dan komunikasi intens, sehingga di masa mendatang re-

alisasinya sesuai target. Bahkan kalau bisa melampaui target,’’ jelasnya. Di samping itu, ada potensi PAD yang dapat digali atau dioptimalkan agar bisa ditangani lebih baik. Antara lain mengelola dan memanfaatkan dengan baik potensi wisata yang ada di seputar Danau Beratan yang belum sepenuhnya terealisasi. Begitu juga rencana pemanfaatan e-ticketing untuk pengelolaan DTW dapat direalisasikan. ‘’Potensi lainnya seperti di bidang pajak daerah, agar lebih diintensifkan pemungutannya terutama pajak hotel dan restoran. Akurasi basis data PBB-P2 perlu ditingkatkan serta pengelolaan aset daerah agar lebih dioptimalkan, sehingga dapat memberikan keuntungan bagi Pemerintah Daerah,’’ ucapnya. Pihaknya juga menyampaikan rekomendasi di bidang lainnya, seperti Bidang Pengelolaan Belanja Daerah. Target belanja daerah TA 2017 sebesar Rp 2.184.423.902.722,87 dengan realisasi menca-

pai 1.862.048.574.782,96 atau tercapai sebesar 85,24 persen. Dari segi kebijakan pengelolaan daerah DPRD menyarankan agar Pemkab lebih mengedepankan hal yang menyentuh kepentingan masyarakat. ‘’Dalam hal memaksimalkan belanja daerah agar disesuaikan dengan program kerja yang telah ditetapkan serta mempertanggungjawabkan sesuai peraturan perundangan, sehingga akuntabilitasnya terjaga dengan baik. DPRD sangat mengapresiasi capaian Pemkab Tabanan terkait pertanggungjawaban keuangan daerah,’’ ujarnya. Di bidang pengelolaan pembiayaan daerah total anggaran pembiayaan neto Pemkab di TA 2017 sebesar Rp 270.883.518.607,62. Tahun 2017 terdapat Silpa sebesar Rp 67.705.798.607,62 hal tersebut perlu mendapat kajian. Ada juga rekomendasi ‘ terkait peny-

elenggaraan urusan pemerintah daerah. Urusan wajib harus dilaksanakan pada 23 bidang DPRD. Rekomendasi di bidang pendidikan, salah satunya menerapkan pendidikan karakter dengan baik dan benar, memberikan perhatian kepada pendidikan nonformal (PAUD dan TK), memberikan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan Kurikulum 2013 dan lainnya. Disarankan untuk meningkatkan sarana-prasarana pelayanan kesehatan di RS Nyitdah sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. ‘’Saran lainnya di bidang kesehatan mengoptimalkan fasilitas puskesmas rawat inap yang telah ada di Tabanan. Meningkatkan koordinasi antar-OPD dan sosialisasi terkait, dan mengantisipasi menjangkitnya penyakit demam berdarah dan rabies,’’ imbuhnya.

Masyarakat Didorong Pensiun sebagai Atlet Malah Telantar Konsumsi Nonberas Ranperda Keolahragaan Mulai Disosialisasikan Tabanan (Bali Post) Ada kesulitan mengubah kebiasaan masyarakat Tabanan mengonsumsi makanan nonberas, sebagai bahan makanan pokok alias utama. Padahal pemerintah saat ini punya program agar masyarakat tidak terlalu tergantung pada beras. Karena itu, warga harus mulai belajar mengonsumsi pangan nonberas, seperti ubi, talas, ketela maupun kentang. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tabanan Ni Ketut Warsiki, Minggu (22/4) kemarin, mengatakan memang ada kesulitan mendorong masyarakat Tabanan mengonsumsi makanan nonberas. Alasannya, ketersediaan beras di masyarakat masih melimpah. “Bahkan Tabanan selama ini selalu surplus beras,” ujarnya. Mantan Kadis Peternakan Tabanan itu melanjutkan, pemerintah mendorong masyarakat mengonsumsi pangan nonberas, agar ke depannya jika terjadi krisis pangan masyarakat memiliki cadangan pangan lainnya. “Lahan pakarangan bisa dimanfaatkan menanam tanaman non beras, seperti ubi, sayur-sayuran termasuk cabai,” ujarnya. Dengan memanfaatkan pakarangan, maka secara bertahap keluarga bisa memenuhi keperluan pangan secara mandiri. Untuk mencapai hal ini, pihaknya telah melakukan program seperti kawasan rumah pangan lestari. Membiasakan masyarakat men-

gonsumsi makanan nonberas. Pihaknya kerap melakukan lomba pangan lokal dengan menggunakan bahan-bahan dari pangan lokal nonberas. Meski data dari Biro Pusat Statistik (BPS) menyatakan konsumsi beras di masyarakat mengalami penurunan yaitu dari 118 kg/kapita/ tahun menjadi 114 kg/kapita/ tahun. Memang indikator itu menunjukkan ada keberhasilan pemerintah mengubah mainset masyarakat mengonsumsi makanan non beras. Namun di Tabanan sendiri, kata Warsiki, masih perlu proses waktu. ‘’Di Tabanan memang masih perlu waktu mengubah mindset (pola pikir) warga,’’ ujarnya. (kmb24)

Ranperda Keolahragaan saat ini sedang digodok DPRD Bali. Mencari masukan untuk penyempurnaan materi Ranperda Keolahragaan itu disosialisasikan di Tabanan, Sabtu (21/4) lalu. Sosialisasi ranperda yang akan mengatur tentang olahraga berprestasi, olahraga pendidikan dan rekreasi ini mendapat respons dari berbagai pihak. Apakah sesungguhnya yang menjadi substansi penting Ranperda Keolahragaan itu?

SOSIALISASI Ranperda Keolahragaan itu dipimpin Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama. Ide pembuatan perda olahraga itu awalnya melihat banyak atlet berprestasi di Bali, bukan saja mereka telantar, bahkan menderita ketika sudah tidak berprestasi lagi. “Saat berprestasi mereka dielu-elukan dan dikalungi bunga. Tetapi begitu pensiun para atlet itu tidak mendapat perhatian pemerintah, bahkan sering telantar,” ujarnya. Dengan adanya perda itu, ke depannya atlet yang sudah pensiun atau tidak aktif diharapkan mendapat perhatian sehingga mereka tetap merasa bangga. K e t u a KONI Tabanan I D e w a Gede Ary W i -

rawan mengaku adanya Perda Keolahragaan, menjadi angin segar untuk peningkatan prestasi olahraga di Bali, termasuk di Tabanan. “Kami di Tabanan juga sudah punya draf Perda Keolahragaan, tapi masih menunggu provinsi terlebih dahulu,’’ ujarnya. Sosialisasi itu dihadiri Ketua Pansus IB Suwitra bersama Sekretaris Pansus I Nyoman Wirya, sekaligus sebagai pemandu acara. Perda Keolahragaan menjadi upaya Bali menyongsong tuan rumah PON ke-21 tahun 2024 mendatang. Selain itu, perda tersebut juga sebagai upaya memberikan perhatian kepada atlet sejak dari pembinaan, saat berprestasi hingga purna prestasi atau saat sudah pensiun, atlet tetap mendapatkan perharian. “Karenanya untuk menyempurnakan perda ini kami mencari masukan ke daerah-daerah. Tabanan daerah pertama yang kami datangi,’’ ujarnya. Made Nurbawa, Wakil Ketua Bidang Humas dan Dokumentasi KONI Tabanan, membedah struktur ranperda, mulai dari judul yang dinilai belum ada ketegasan.

“Mencermati materi draf ranperda cenderung tentang olahraga prestasi saja. Mestinya juga harus mengatur olahraga pendidikan dan juga rekreasi,” katanya. Olahraga itu sesungguhnya sangat terkait dengan dunia pendidikan, juga kesehatan. Sekretaris KONI Tabanan Made Miasa lebih menyoroti Perda Keolahragaan itu perlu memperhatian kearifan lokal dan potensi lokal. Potensi setiap kabupaten perlu dipetakan. Setelah itu dibangun sarana-prasarana pendukung yang memadai. Seorang guru yang hadir di sana juga memberikan masukan agar sarana-prasarana olahraga ke sekolah ditingkatkan. Sayangnya seiring penerapan Kurikulum 13, justru porsi olahraga termasuk semakin berkurang. (san)

Bupati Tabanan mengatakan, pihaknya sangat menghargai dan memaknai rekomendasi yang disampaikan DPRD itu. Dirinya beserta seluruh jajaran Pemkab Tabanan berkomitmen terus memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan berdasarkan saran dan masukan yang telah disampaikan melalui rekomendasi itu. Bupati juga berharap rekomendasi ini bisa ditindaklanjuti masing-masing OPD terkait. Jangan sekadar dibacakan, rekomendasi lebih penting didengar dan dilaksanakan. ‘’Rekomendasi ini merupakan dasar yang penting bagi kami, guna menindaklanjuti apa yang diharapkan oleh rakyat Tabanan. Karena yang hadir di sini adalah wakil-wakil rakyat Tabanan. Terima kasih kepada eksekutif dan legislatif atas kerja sama yang baik selama ini, sehingga dapat menuai hasil dan prestasi,’’ imbuhnya. (kmb28)

Pelaku Curanmor Diciduk Tabanan (Bali Post) Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap tim Opsnal Res Polres Tabanan, Sabtu (21/4). Kedua pelaku itu adalah Putu Deva Anggara (21), warga Banjar Pajahan, Desa Wanagiri, Selemadeg dan Dewa KC, pelajar usia 17 tahun asal Mendoyo Kauh, Jembrana. Kedua pelaku tersebut tak berkutik ketika ditangkap polisi di lokasi berbeda. Kepala Subhumas Polres AKP I Gede Surya Kusuma saat dikonfirmasi membenarkan keberhasilan jajaran Reskrim Polres mengungkap kasus curanmor itu terjadi Kamis (19/4) sekitar pukul 23.00 Wita di salah satu tempat kos Jalan Mawar, Tabanan. Berdasarkan laporan Ni Nengah Meita Ayu Saraswati (18), pelajar asal Banjar Wangaya Gede, Penebel, Tabanan, yang kehilangan sepeda motor Honda Scoopy putih hitam strip merah DK 7578 GS, yang diparkir di tempat kosnya. Tim Opsnal yang dipimpin Kanit 1 Polres turun melakukan lidik di seputar lokasi kejadian. Hasilnya petugas mencurigai salah seorang pelaku yang sering terlihat di sekitar Desa Bongan Tengah. Tim terus melakukan lidik ke Selemadeg dan Selemadeg Timur, tim Opsnal kemudian dapat titik terang di mana keberadaan para pelaku. Awalnya satu pelaku Candra ditangkap di sekitaran Sembung Krambitan. Pelaku lainnya, Deva, ditangkap di Sanggulan Kediri. Keduanya lanjut dibawa ke Mako Polres Tabanan untuk proses lebih lanjut. (kmb28)


KARANGASEM

8

Senin Pon, 23 April 2018

Mal Pelayanan Publik

Timbulkan Kemacetan Jalan Gajah Mada Amlapura (Bali Post) -

Sejak proses uji coba, Mal Pelayanan Publik (MPP) Karangasem semakin ramai didatangi warga yang hendak mengurus administrasi. Setelah tiga minggu beroperasi, situasi di sekitar MPP itu mulai krodit, khususnya untuk parkir. Halaman parkir di sekitar MPP itu malah kini meluber hingga ke jalan raya dan Pasar Pedagang Kaki Lima atau Pasar Senggol di barat gedung MPP.

Bali Post/kmb31

PARKIRAN PENUH - Banyak kendaraan roda empat parkir di areal pedagang Pasar Senggol sebelah barat MPP, lantaran di dalam gedung, parkirnya sudah penuh.

Insentif Guru TK di Karangasem Rp 600 Ribu/Bulan Kabupaten Karangasem menargetkan bisa membangun satu TK negeri di setiap desa selama lima tahun ini. Minimal dipertengahan tahun, TK negeri itu sudah ada di setiap kecamatan. Minimnya TK negeri membuat Disdikpora banyak mempekerjakan guru TK non-PNS. Sayang mereka hanya menerima insentif Rp 600 ribu per bulan. Kapan insentif guru TK itu akan dinaikkan, agar guru TK itu bisa lebih menggeliat perekonomiannya? SAAT ini ada sebanyak 141 TK di seluruh Karangasem. Lima di antaranya adalah TK negeri. Sementara guru TK ada sebanyak 450 guru TK non-PNS dan 92 guru TK PNS. Melalui momen peringatan Hari Kartini ini beberapa guru TK di Karangasem, khususnya guru non-PNS, mengungkapkan agar ada peningkatan kesejahteraan. Sebab, saat ini mereka hanya menerima insentif dari pemerintah daerah sebesar Rp 600 ribu per bulan. Jumlah upah ini jelas jauh dari layak untuk tenaga pendidikan tingkat TK. ‘’Sudah lama kami menunggu adanya perbaikan kesejahteraan. Semoga Dinas Pendidikan melihat realita ini. Para guru TK itu dapat meningkatkan jumlah upah,’’ kata salah satu guru TK yang menolak namanya ditulis, saat ditemui pada acara lomba peragaan busana ala RA. Kartini di Gedung UKM Center Amlapura, belum lama ini. Kepala Bidang TK Disdikpora Karangasem Ketut Sudana mengakui, upah atau insentif yang diterima guru TK saat ini hanya Rp 600 ribu. Tahun ini, belum ada rencana jumlah insentifnya ditingkatkan. Tetapi, pihaknya sudah mengupayakan agar kesejahteraan guru TK non-PNS itu bisa terus meningkat secara bertahap. Saat ini selain dari insentif Dinas Pendidikan, para guru TK non-PNS juga sudah menerima upah dari masingmasing tempat mengajar, baik yayasan atau lembaga swasta lainnya. Meski diakui jumlahnya juga masih sangat minim. Demikian juga sebaran TK negeri di Karangasem diakui masih kurang merata. Saat ini cuma ada lima TK negeri. Satu di antaranya ada di kota Amlapura, dua TK negeri di Kecamatan Abang, satu TK negeri di Bebandem dan satu lagi di Rendang. ‘’Idealnya ada satu TK negeri di setiap desa. Sekarang diupayakan dulu satu TK negeri di setiap kecamatan. Sudah diusulkan penambahan lima TK nNegeri. Di Rendang ada dua TK, Kubu dua TK negeri dan satu TK negeri lagi di Abang,’’ katanya. Momen peringatan Hari Kartini ini terasa spesial bagi ratusan anak TK di Karangasem. Guna memperingatinya, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) - PGRI Karangasem menggelar lomba peragaan busana, Jumat (20/4). Ratusan anak TK berdandan layaknya RA Kartini. Ini salah satu cara memperkenalkan sosok Kartini sejak dini, sekaligus motivasi perjuangannya, memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia. Ratusan anak TK ini dampak sumringah. Mereka berdandan cantik bak Kartini, memakai kain batik, warna kebaya hitam, merah dan bercorak cokelat, hingga tatanan rambut bersanggul khas gaya Jawa. Peragaan busana ala Kartini itu diikuti 261 anak TK dari seluruh TK yang ada di Karangasem. Acaranya memang dikemas sederhana, oleh IGTKI-PGRI Karangasem yang diketui Dewa Ayu Anom Pratiwi. Walau demikian, penampilan ratusan anak TK ini cukup menghibur dan membuat momen peringatan Hari Kartini di Karangasem menjadi cukup semarak. ‘’Dengan cara ini, mereka tahu dengan sendirinya, siapa itu RA Kartini. Apa momen perjuangannya yang begitu melekat di hati perempuan Indonesia sampai sekarang,’’ katanya. Salah satu anak TK yang menjadi pemenang, Ni Komang Moira Septaarjani, mengaku sangat senang bisa mengenal sosok RA Kartini. Dia mengatakan baru pertama kali ini berdandan seperti itu dan mengikuti kegiatan peragaan busana ini. ‘’Kelak ingin seperti Kartini,’’ coleteh Moira, anak TK Negeri Pembina Karangasem, ditemani ayahnya, saat ditemui usai menerima piala Juara I Lomba Peragaan Busana Kartini, di Gedung UKM Center Amlapura, belum lama ini. (gik)

Komang Moira Septaarjani menunjukkan piala juara I usai penyerahan hadiah.

dipakai MPP? Dia menegaskan saat ini memang belum ada pelaku UKM yang bersedia menyewa tempat di Gedung UKM itu. Jika nanti ada pelaku usaha kerajinan itu yang ingin memanfaatkan tempat tersebut, pihaknya mengaku sudah menyediakan tempat di selatan gedung. Jika yang dimaksud adanya penambahan fungsi, apakah Perda yang mengatur tentang pemanfaatan Gedung UKM Center Amlapura, juga akan diubah, Laba Erawan menegaskan tidak Perda yang mengatur Gedung UKM Center itu. Gedung UKM Center hanya diatur oleh Peraturan Bupati. ‘’Kalau soal besaran retribusi tempatnya baru diatur Perda,’’ tegas Laba Erawan seraya mengatakan pihaknya siap diundang rapat kerja oleh legislative, Selasa besok. (kmb31)

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Wayan Putu Laba Erawan, belum lama ini mengatakan, secara teknis, pelayanan MPP, di dalam gedung itu sudah berjalan cukup baik. Masyarakat sudah terlayani dengan baik dan sesuai kebutuhannya. Paling banyak masyarakat menuju tempat pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Selain itu juga ke PDAM dan Perizinan. ‘’Tidak ada kendala berarti. Cuma AC-nya saja disebut-sebut masyarakat masih kurang dingin,’’ kata Laba Erawan. Mengenai parkir, dia juga

mengakui situasinya sedikit krodit di Jalan Gajah Mada Amlapura. Namun, pihaknya mengaku sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan, mengatasi masalah parkir itu. Rencananya tempat Pasar Senggol yang buka tiap siang, akan dipergunakan untuk areal parkir kendaraan. Tetapi, sejauh ini rencana tersebut belum bisa direalisasikan. Alasannya, pedagang setempat yang diminta pindah ke Pasar Karangsokong namun mereka menyatakan menolak. ‘’Kami sudah bicarakan dengan Dinas Perhubungan. Kalau pedagangnya bisa dipindah dari sana maka kita

ada tambahan areal parkir cukup luas,’’ katanya. Disinggung sorotan dewan terkait MPP, dia mengatakan rencananya Selasa besok akan digelar rapat kerja lagi, dengan legislatif. Terkait pemanfaatan Gedung UKM Center Amlapura, dia menegaskan tak ada yang perlu diperdebatkan. Sebab, yang terjadi sekarang ini adalah hanya penambahan fungsi gedung menjadi tiga saja. Pertama, sebagai ruang kesenian di lantai II. Kedua, sebagai pameran UKM (Usaha Kerajinan Masyarakat) dan MPP. Lantas, di mana sentra UKM-nya diposisikan, mengingat semua tempat sudah

ini semakin lama kian meningkat saja baik kualitas maupun kuantitasnya. Penyebabnya, adalah krisis multidimensi menyangkut beberapa aspek seperti politik, ekonomi, sosial maupun budaya. Generasi muda sesungguhnya merupakan komponen besar penduduk Indonesia. Mereka secara strategis dapat mengisi ruang-ruang penting setiap aspek kehidupan. Hal ini terjadi karena usianya yang potensial. Pemuda itu adalah manusia produktif yang menggerakan pembangunan sekaligus juga menjadi media pertumbuhan bangsa. Kemampuannya memelopori dan menentukan kemajuan bangsa menuju citacita kesejahteraan sosial yang diharapkan. Sebagaimana dilaporkan ketua panitia, keberadaan Karang Taruna itu sebagai wadah pengembangan generasi muda, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat di bawah binaan Menteri Sosial RI. “Mari kita bersama-sama membangun Karangasem. Jangan sebaliknya, para generasi muda itu memicu timbulnya permasalahan sosial. Seperti yang terjadi di tempat lain. Idealnya, program kegiatan organisasi

pemuda itu harus sejalan dengan program pemerintah, yang mengarah kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami mendukung sepenuhnya kegiatan seperti itu,” katanya. Peranan generasi muda sebagai tulang punggung pembangunan bangsa tidak dapat dipungkiri. Karena itu usahausaha pengkaderan generasi muda penerus pembangunan, baik di daerah maupun di negeri ini perlu dilaksana kan lebih maksimal. Tulisan di bagian bawah Karang Taruna, masing-masing memiliki arti, Karang yaitu pekarangan, halaman, atau tempat dan Taruna berarti remaja. Jadi secara keseluruhan kalimat tersebut mengandung arti, sebuah tempat atau wadah generasi muda untuk berkarya, mengabdikan dirinya dengan penuh rasa tanggung jawab, berbekal pengetahuan dan kecerdasan yang dimiliki. Dengan demikian, kepada seluruh pengurus Karang Taruna yang baru saja dikukuhkan, Bupati Mas Sumatri berharap agar selalu siap menjadi mitra kerja pemerintah. Bersama-sama menanggulangi masalah-masalah kesejahteraan sosial yang terjadi di daerah kita tercinta ini yang

PELANTIKAN - Bupati Mas Sumatri saat memberikan keterangan usai pelantikan di Wantilan Pemkab Karangasem.

Bupati Mas Sumatri Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Karangasem 2018-2023

ACARA pelantikan/pengukuhan pengurus Karang Taruna periode 2018-2023 dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kartini di Wantilan Kantor Bupati, Sabtu (21/4) lalu. Pelaksanaannya setelah upacara bendera memperingati Hari Kartini, 21 April 2018. Hadir pada acara itu Setda Kabupaten Karangasem, Perwakilan Karang Taruna Provinsi Bali, anggota DPR Dapil Karangasem, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Karangasem. Ketua Panitia I Wayan Jatiyasa mengatakan pelantikan ini menjadi hari amat bersejarah. Alasannya, pengukuhan Karang Taruna ini dilaksanakan bertepatan hari nasional. Diharapkan Karang Taruna Karangasem ini bisa membawa Karangasem ke arah lebih baik apalagi mendapat dukungan penuh Pemkab Karangasem. Sejak dibentuknya kembali pengurus baru periode 2018-2023 ini yang diketuai I Gusti Ngurah Gede Subagiartha, program-program yang sudah berjalan di antaranya menerima kunjungan Karang Taruna (KT) Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengatakan pemasalahan generasi muda akhir-akhir

letak geografisnya bukan saja berbukit-bukit. Namun, kering hingga rawan memicu bencana. Karang Taruna berfungsi sebagai wadah dan tempat generasi muda berkarya dan mengabdikan dirinya dengan berbekal pengetahuan dan kecerdasan pembangunan daerah. Karang Taruna ini, pada hakikatnya merupakan partner pemerintah dalam pembangunan daerah. Segenap aktivitasnya bekerja sama dengan pemerintah membangun masyarakat utamanya di bidang kesejahteraan so-

sial. Pada Bendera dan Panji Karang Karuna, terpampang simbol/logo bertuliskan: Adhitya Karya Mahatva Yodha, yang masing-masing memiliki arti, yaitu Adhitya berarti cerdas dan penuh pengetahuan, Karya berarti pekerjaan, Mahatva berarti terhormat, dan Yodha berarti pejuang, patriot. Karena itu organisasi Karang Taruna ini merupakan salah satu sarana membina dan mengembangkan eksistensi pemuda guna mewujudkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat. (ad1211)

Peringatan Hari Kartini

Bupati Minta RA Kartini Jadi Inspirasi untuk Maju 21 April menjadi tanggal yang ditetapkan sebagai Hari Kartini melalui Keputusan Presiden RI Nomor 108 Tahun 1964 tentang penetapan RA Kartini sebagai Pahlawan Nasional. Presiden Soekarno saat itu menetapkan tanggal kelahiran RA Kartini, 21 April sebagai Hari Kartini dan diperingati hingga sekarang. Di Kabupaten Karangasem sendiri, apel peringatan Hari Kartini dilaksanakan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Sabtu (21/4) lalu.

Peringatan berlangsung khidmat dengan inspektur upacara Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Upacara diikuti jajaran OPD di lingkungan Pemkab, instansi lainnya seperti TNI/Polri, siswa dan anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Karangasem. Apel peringatan Hari Kartini itu juga dihadiri anggota Forkopimda dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, serta tokoh masyarakat Karangasem I Gusti Made Tusan, yang juga

SERAHKAN PIALA - Bupati Mas Sumatri saat menyerahkan piala kepada pemenang pasangan serasi peringatan Hari Kartini.

suami Bupati Mas Sumatri. Bupati Mas Sumatri usai apel mengajak masyarakat Karangasem khususnya kaum perempuan agar memaknai nilai-nilai perjuangan RA Kartini utamanya dalam memperjuangkan hakhak kaum perempuan terkait emansipasi wanita, kehidupan sosial, pendidikan, ekonomi dan politik. Namun, tetap tidak boleh melepaskan kodrat dan kewajiban seorang wanita sebagai ibu sebuah keluarga. Dipaparkannya, RA Kartini atau yang bernama lengkap Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat itu merupakan sosok pejuang wanita yang lahir 21 April tahun 1879 di Kota Jepara. RA Kartini lahir di tengah-tengah keluarga bangsawan. Karena itu ia bergelar Raden Ajeng (RA) di depan namanya. Raden Ajeng itu dipergunakan Kartini sebelum ia menikah. Setelah menikah gelar kebangsawanan yang dipergunakan adalah Raden Ayu (RA) sesuai tradisi Jawa. Ayah RA Kartini bernama R.M. Sosroningrat yang merupakan putra Pangeran Ario Tjondronegoro IV, seorang bangsawan yang menjabat Bupati Jepara. Banyak pemikiran RA Kartini menjadi

inspirasi kaum perempuan, utamanya dalam masa penjajahan dulu. Sebagai wanita bangsawan yang memang fasih berbahasa Belanda, RA Kartini sangat tertarik dengan pola pikir perempuan Eropa, yang dibacanya melalui surat kabar dan sejumlah buku kala itu. Itulah titik awal bangkitnya pemikiran RA Kartini untuk berjuang memajukan perempuan pribumi yang saat itu masih sangat tertinggal jauh dengan status sosial yang sangat rendah. Apresiasinya yang luas tentang ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang dimilikinya, membuat RA Kartini memberi perhatian khusus pada masalah emansipasi wanita. Kartini membandingkan antara wanita Eropa dan wanita pribumi. Utamanya masalah sosial yang terjadi. Hemat RA Kartini, seorang wanita itu perlu memperoleh persamaan, kebebasan, otonomi serta kesetaraan hukum. ‘’Hari Kartini rutin diperingati setiap 21 April termasuk hari ini. Tentu ada hal-hal spesifik untuk kemajuan para wanita. Perjuangan Kartini itu merupakan inspirasi. Beliau benar-benar inspirator yang sudah barang tentu

keberhasilan Kartini zaman now tidak terlepas dari inspirasi yang ditanamkan oleh RA Kartini,’’ tandas Bupati Mas Sumatri. Ditambahkannya, RA Kartini merupakan pejuang keras kaum perempuan. Beliau sangat konsisten, tangguh dan memiliki keyakinan luar biasa dalam memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. ‘’Dan itulah yang menjadi inspirasi wanita zaman now. Bagi saya perjuangan Kartini itu sangat menginspirasi. Saya berharap para wanita di Karangasem bisa meyakini kemampuan dirinya sendiri untuk bisa berkompetisi dan berlomba membangun Karangasem yang bermartabat,’’ ucapnya. Selesai apel digelar parade pakaian nasional di wantilan kantor bupati. Parade itu melibatkan perwakilan masing-masing OPD dan instansi vertikal di wilayah Kabupaten Karangasem. Saat apel itu juga diserahkan piala pasangan serasi yang menghadiri peringatan Kartini yang penilainya dilaksanakan secara spontan. Juara I Budiarsa dari Polres. Juara II I Made Hadi Susila (Kabag Ekonomi), juara III I Gusti Nyoman Darsana, yang merupakan Camat Abang. (ad1210)


Senin Pon, 23 April 2018

GIANYAR

9

Tanpa Pengawas dan Papan Informasi

Pengelola Disarankan Tutup Pura untuk Kunjungan Wisatawan

Gianyar (Bali Post) Insiden wisatawan menaiki Padmasana di Pura Gelap, Besakih, patut menjadi pembelajaran untuk umat Hindu di Bali, khususnya di Kabupaten Gianyar. Terlebih di Kabupaten Gianyar terdapat sejumlah pura yang dijadikan destinasi wisata. Kejadian serupa tak boleh terjadi dan harus diantisipasi dini. ‘’Tidak kita mungkiri di Gianyar ada sejumlah pura yang dikunjungi wisatawan setiap harinya. Maka dari itu kita harus meningkatkan kewaspadaan sebelum menjadikan pura sebagai destinasi,’’ ucap Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta, Minggu (22/4) kemarin.

Pemetaan Dishub

12 Titik Kemacetan dan Satu Kawasan Krodit Gianyar (Bali Post) Kemacetan lalu lintas di Ubud secara perlahan mulai berhasil ditangani berkat penataan parkir. Namun, instansi terkait masih memiliki PR untuk mengatasi kemacetan di wilayah lainnya di Kabupaten Gianyar. Dari hasil pemetaan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar, terdapat 12 titik kemacetan dan 1 titik krodit di Kabupaten Gianyar. Kadishub Gianyar I Wayan Artana, Minggu (22/4) kemarin, mengungkapkan kawasan-kawasan tersebut terdiri atas kawasan wisata, penyangga wisata dan dekat Kota Denpasar. 12 titik kemacetan tersebut kebanyakan berada di daerah yang ramai dikunjungi seperti pasar umum dan pasar seni. Kemacetan itu pun sifatnya

insidentil, artinya tidak terus menerus berlangsung seperti yang terjadi di kota lain. ‘’Ya, itu bisa terurai ketika jam tertentu, misalnya siang atau malam,’’ jelas Artana. Kemacetan lalu lintas di 12 titik tersebut kebanyakan akibat penataan kendaraan dan parkir yang masih sembarangan. Untuk itulah, penataan parkir yang tegas dari pengelola kawasan, desa pakraman dan pengelola pasar perlu dilakukan. Kemacetan di kawasan pasar sulit dibendung, terlebih bila sudah menjelang hari raya. Tingkat kemacetan di kawasan pasar dipastikan meningkat dua kali lipat. ‘’Kalau hari raya misalnya Galungan, banyak yang ke pasar. Banyak yang menaruh kendaraannya sembarangan, ini yang menimbulkan kemacetan,’’ jelas pejabat asal

Desa Ketewel tersebut. Sementara untuk kawasan krodit dalam hal ini Ubud, mencakup beberapa titik mulai simpang Teges, simpang Pengosekan, Campuhan, Kedewatan dan simpang Ambengan. ‘’Kalau Ubud masih dalam penataan. Ubud yang sekarang sudah lebih baik, karena mulai diterapkan zero parkir. Untuk yang masih krodit, kami masih adakan kajian,’’ jelasnya. Terkait kemacetan di kawasan wisata seperti Ubud, dia menyatakan, hal itu mulai terjadi sejak 10 tahun lalu. Namun, kemacetan ini mulai bisa dipecahkan dengan dibangunnya sejumlah sentral parkir. ‘’Membuat sentral parkir, kemudian melarang orang parkir di badan jalan, sehingga akses bisa lebih lancar,’’ terangnya. (kmb35)

Diterangkannya, sejumlah persiapan yang harus dilakukan sebelum menjadikan pura sebagai destinasi wisata salah satunya penyertaan papan informasi yang secara detail menjelaskan tentang pura dan larangan pengunjung di tempat suci. ‘’Apa yang boleh dan tidak, di sana harus tercantum secara jelas dan tegas,’’ ucap pejabat asal Ubud ini. Yang paling penting, menurutnya, penulisan papan informasi dijabarkan dalam beberapa bahasa, karena tidak semua wisatawan mancanegara pasif berbahasa Inggris. ‘’Jadi harus dicantumkan peraturan dalam beberapa bahasa. Misal saja poin kewajiban memasuki areal pura menggunakan kamen,’’ jelas pria yang akrab disapa Gung Ari ini.

Hal penting lainnya, lanjut Gung Ari, ialah penyertaan pengawas atau guide lokal pada setiap pura yang dijadikan destinasi wisata. Selain memberi pengawasan, guide juga bisa memberikan penjelasan lebih detail tentang sejarah atau artefak yang ada pada suatu pura. ‘’Jangan sampai orang luar yang berkunjung ke tempat suci kita itu luput dari pengawasan. Jadi harus ada yang melakukan pengawasan baik itu pecalang atau petugas khusus yang ditunjuk oleh pengelola,’’ terangnya. Gung Ari mengungkapkan, sejumlah pura yang dijadikan destinasi wisata di Kabupaten Gianyar sudah memenuhi persyaratan. Pura dimaksud seperti Pura Puseh Batuan, Pura Goa Gajah, Pura Samuan Tiga, Pura Gunung Kawi, Pura Tirta

Empul dan Pura Penataran Sasih. ‘’Jadi, di semua pura ini sudah terdapat petugas pengawas yang memantau kunjungan wisatawan,’’ jelasnya. Ditambahkannya, apabila sebuah pura khususnya yang berada di kawasan wisata, tidak dijadikan destinasi wisata, masyarakat juga diimbau mengisi tanda peringatan dilarang masuk untuk wisatawan. Contohnya, Pura Gunung Lebah, Ubud di mana wisatawan dilarang tegas memasuki areal suci pura kahyangan jagat ini meski lokasinya ada di kawasan wisata Ubud. ‘’Termasuk juga pura lain, kita imbau bila memang tidak dijadikan destinasi dan tidak disertai pengawas atau papan informasi, lebih baik ditutup untuk wisatawan,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10 Terseret Arus, KMP Pancar Indah Kandas Dua Jam Negara (Bali Post) – Kuatnya arus di sekitar perairan Gilimanuk kembali membuat kapal yang hendak bersandar di dermaga LCM. Minggu (22/4) siang, sekitar pukul 11.30 Wita, Kapal Motor Penumpang (KMP) Pancar Indah yang berlayar dari Ketapang terseret arus hingga kandas di perairan dekat Pura Segara Gilimanuk. Kapal yang dinakhodai Dwi Kartiko ini terpaksa menunggu arus air tenang selama dua jam, hingga akhirnya bisa bersandar (beaching) di landasan dermaga LCM. Terseretnya KMP ini saat olah gerak masuk dermaga plengsengan paling utara. Saat bersiap masuk ke plengsengan itu, tiba-tiba hendel kapal tidak berfungsi kemudian KMP Pancar Indah hanyut hingga di pojok Pura Segara. Kapal lantas menurunkan ramdoor guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan. Petugas selanjutnya memeriksa instalasi handel yang tidak berfungsi. Dari pengecekan tersebut diketahui bahwa salah satu kabel putus. Pihak kapal memfungsikan handel manual guna menahan kapal agar tidak lebih jauh terseret arus. Sekitar satu jam kemudian atau sekitar 12.30 Wita kondisi arus sudah mulai berkurang dan kapal berusaha keluar selama lebih dari 30 menit. Akhirnya sekitar pukul 13.10 Wita, kapal berhasil lepas dan beaching di plesengan. KMP yang mengangkut truk lima unit, satu unit mobil, tujuh sepeda motor dan 28 penumpang ini akhirnya bisa bongkar muat. Seluruh kendaraan dan penumpang yang sebelumnya menunggu di dalam kapal bisa melanjutkan perjalanan. Wilayah perairan Gilimanuk terutama di sekitar Pura Segara arusnya memang terkenal kuat. Sering menjadi masalah, khususnya bagi KMP yang hendak bersandar di dermaha LCM plengsengan. Sementara itu, Manajer Operasional ASDP Gilimanuk Heru Wahyono saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian di dekat dermaga LCM itu. Menurutnya setelah sempat kandas, KMP Pancar Indah sudah bisa melakukan bongkar muat kembali. (kmb26)

Senin Pon, 23 April 2018

Target Retribusi Parkir Belum Tercapai

Negara (Bali Post) –

Pascadiserahkan kewenangannya dari Perusahaan Daerah (Perusda) Jembrana ke Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan tahun ini, pendapatan daerah dari sektor retribusi parkir belum tercapai. Dilihat dari rata-rata per bulan pencapaian selama tiga bulan terakhir, target belum terkejar. Padahal dinas sudah berupaya menggembleng para petugas pungut parkir yang notabene sudah berstatus tenaga kontrak supaya target Rp 5 miliar itu terpenuhi. Dari informasi yang dihimpun, selama tiga bulan berjalan, pendapatan parkir di 31 titik yang ditetapkan, belum mencapai target tiap bulannya. Bahkan di titik-titik parkir yang ramai, seperti di selatan dan barat Pasar Negara serta Pasar Senggol (terminal negara) hingga

tiga bulan ini realisasinya hanya separuh dari target. Misalnya, di selatan Pasar Negara ditargetkan tiga bulan Rp 335 juta, tapi hanya terealisasi Rp 188 juta. Begitu halnya dengan parkir di Pasar Senggol yang ditargetkan Rp 75 juta selama tiga bulan, baru tereal-

isasi Rp 31 juta. “Kita akui memang belum memenuhi target. Kita evaluasi, kumpulkan dan memang ada beberapa yang progres,” ujar Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Made Dwi Maharimbawa belum lama ini. Dari 31 titik itu, ada beberapa di antaran-

ya melebihi target. Tetapi memang masih kecil. Seperti parkir di Pengujian dan parkir Pasar Melaya. Dinas, menurutnya terus menggenjot petugas pemungut ini agar bisa mencapai target. Target tahun ini senilai Rp 5 miliar, naik dibandingkan sebelumnya, yakni Rp 3 miliar lebih. Target ini sudah dikalkulasi dengan adanya pelimpahan kewenangan dari Perusda ke dinas, di mana upah pungut sudah dihapuskan. “Sekarang sudah tidak ada upah pungut lagi, tapi (petugas) mendapat gaji tiap bulan,”

terang Maharimbawa. Berbeda dengan sistem pengupahan di Perusda, di mana mereka mendapatkan upah berdasarkan target per bulan. Namun, selain mendapaktan gaji bulanan, para petugas parkir ini nantinya akan mendapatkan intensif bila memenuhi target setahun. Di mana pencairannya bisa dilakukan tiap enam bulan, asalkan memenuhi target. Faktanya hingga triwulan pertama berakhir, hampir sebagian besar titik belum bisa memenuhi target retribusi yang ditentukan. (kmb26)

Promosikan Pariwisata di Jembrana

Semua Pejabat Dituntut Jadi ”Marketing” Bali Post/olo

KANDAS – KMP Pancar Indah yang sempat kandas di perairan Gilimanuk akibat terseret arus saat hendak bersandar di LCM.

Program Sungai Bersih Belum Maksimal

Negara (Bali Post) Selain sungai, kebersihan saluran air di kota Negara nampaknya belum maksimal. Seperti yang terlihat di saluran air dekat Lapangan Umum Negara akhir pekan lalu. Tumpukan sampah menyumbat saluran air di sisi utara, tepatnya di barat Hotel Jimbarwana. Sampah yang mengendap itu nampak tersumbat di pintu terowongan yang tembus di bawah Jalan Udayana. Menurut warga, sampah itu diyakini sengaja dibuang sembarangan di lokasi tersebut. Sudah berulangkali ditemui kondisi seperti itu. Padahal di dekat lokasi sudah dipasang papan peringatan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Namun, tampaknya peringatan itu tidak dihiraukan dan saluran air itu seperti tempat pembuangan sampah. Di sisi lain, kebersihan sungai juga menjadi perhatian warga Ijogading. Dalam memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi, akhir pekan lalu, sejumlah perempuan melakukan pembersihan sampah di bantaran sungai Ijogading. Selain perempuan, sejumlah pemuda Loloan juga ikut terlibat untuk membersihkan dengan bantuan Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, relawan dan Dinas Lingkungan Hidup. Pembersihan dilakukan dengan menggunakan jaring dari atas perahu karet. Selain perahu karet, sejumlah pemuda Loloan juga ikut membersihkan menggunakan jukung dan kano. Sampah yang berhasil diangkut sekitar 3 sampai 5 ton. Diharapkan selain pembersihan seperti ini, sosialisasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan sehingga warga penyanding komit tidak membuang sampah ke sungai. Camat Jembrana Gusti Anom Saputra mengharapkan kegiatan positif seperti ini bisa rutin dilaksanakan dan berkesinambungan. Dengan demikian, sungai menjadi bersih. “Kami juga berharap masyarakat makin sadar akan lingkungan,” harapnya. (kmb26)

Bali Post/olo

TERSUMBAT – Sampah yang tersumbat di salah satu saluran air di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara.

PARIWISATA menjadi salah satu program prioritas kerja Pemkab Jembrana saat ini. Hal itu dibuktikan dengan berbagai penataan serta pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata yang sudah dikerjakan. Namun, dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, penataan saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan promosi serta marketing yang baik. Karena itu para pejabat Jembrana diminta untuk menjadi marketing untuk memasarkan potensi-potensi wisata yang dimiliki kabupaten di ujung barat Pulau Bali itu. Hal itu disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha di hadapan seluruh pejabat eselon II dan III Pemkab Jembrana dalam acara arisan pejabat, bertempat di Rest Area Pengeragoan, Minggu (22/4) pagi. Turut hadir dalam acara itu Wabup

Jembrana I Made Kembang Hartawan serta Sekda Jembrana I Made Sudiada. Lebih lanjut Bupati Artha menjelaskan meskipun leading sector pengembangan pariwisata di Jembrana menjadi tugas Dinas Pariwisata dan Budaya, namun tidak berarti menjadi tanggung jawab hanya menjadi tugas satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja. “Seluruh pejabat harus mampu menjadi marketing sehingga potensi wisata kita makin dikenal. Semua komponen juga mesti terlibat, tidak bertumpu pada OPD tertentu saja,” tegas Bupati Artha. Ia juga menambahkan ada berbagai pilihan wisata yang dimiliki Kabupaten Jembrana, mulai dari ujung barat (Gilimanuk) sampai timur (Pengeragoan). “Contohnya seperti Rest Area Pengeragoan ini. Ajak keluarga, teman,

termasuk tamu kedinasan untuk mampir ke sini. Itu salah satu cara kita membesarkan pariwisata setempat,” terang Bupati Artha. Rest Area Pengeragoan merupakan salah satu infrastruktur penunjang pariwisata yang sedang disiapkan Pemkab Jembrana. Bangunan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 6,2 miliar, dibangun dengan sistem multiyears. Saat ini sedang dalam masa pemeliharaan dan sebentar lagi akan diresmikan. Acara arisan pejabat pada April itu, ditutup dengan pembagian sembako bagi warga miskin yang berlokasi di desa setempat. Anggaran berasal dari penyisihan penarikan arisan masing-masing pejabat. Sebelumnya juga digelar bersih-bersih di sekitar Pantai Pengeragoan melibatkan warga sekitar. (ad1212)

Pengeragoan – Bupati Jembrana I Putu Artha memberikan pengarahan saat arisan pejabat di lingkup Pemkab Jembrana yang digelar di Rest Area Pengeragoan, Minggu (22/4) kemarin. Bupati mengajak para pejabat menjadi marketing dalam memasarkan potensi-potensi wisata yang dimiliki Bali Barat.

Menyusuri Jejak Prasejarah di Perbukitan Kota Negara

Banyak Ditemukan Sarkopagus di Munduk Tumpeng hingga Pangkung Lip-lip SEPANJANG jalur perbukitan di utara Kota Negara, mulai dari Berangbang hingga Mesehe (Batuagung) diyakini memiliki keterkaitan dalam historis prasejarah hingga munculnya Jembrana. Paling tidak tergambar dari sejumlah jejak peninggalan prasejarah yang ditemukan secara tidak sengaja oleh penduduk sekitar. Sejak tahun 1980-an, berbagai jejak arkeologi ditemukan di perbukitan dengan rimbunnya hutan yang juga sebagai batas dengan wilayah Kabupaten Buleleng itu. Sejumlah sarkofagus ditemukan di sejumlah titik di jalur perbukitan tersebut mulai dari Munduk Tumpeng, Desa Berangbang, Pangkung Lip-lip Desa Kaliakah hingga Batuagung. Teranyar, sejumlah batu besar ditemukan di wilayah Dewasana, Kelurahan Pendem. Warga meyakini batu-batu berbentuk lingga itu memiliki arti dan keterkaitan dengan kehidupan prasejarah di sepanjang bukit yang menjulur dari Berangbang hingga Batuagung. Sebelumnya pada tahun 2010 lalu, di Munduk Tumpeng, dilakukan penelitian batu berukir yang ditemukan di areal kebun warga. Sejumlah personel dari Balai Arkeologi Denpasar melakukan penelitian terhadap dua

sarkofagus. Sarkofagus itu ditemukan di kebun milik Kadek Manugama. Selama beberapa tahun, tercatat sudah puluhan sarkofagus digali dan diamankan. Menurut Manugama saat ditemukan, dia bersama keluarganya tidak pernah menyangka kalau onggokan batu di kebunnya itu adalah benda peninggalan bersejarah. Dari penelitian yang dilakukan saat itu, diperkirakan di situs Munduk Tumpeng, Berangbang ini ada puluhan sarkofagus peninggalan peradaban pra-sejarah. Sarkofagus yang ditemukan diperkirakan dibuat antara 2.000-2.500 tahun yang lalu. Namun, yang didapati di situs ini, di antaranya sudah dalam kondisi tidak utuh atau terpecah-pecah. Sedikit yang didapati dalam keadaan utuh. Hal tersebut diduga karena umurnya yang sudah terlalu lama serta berada di dataran tinggi.

Situs di Munduk Tumpeng ini sedikit berbeda dengan di daerah lain. Misalnya, di Pangkung Lip-lip, Desa Kaliakah, Gilimanuk maupun di Desa Batuagung, sarkofagus yang ditemukan ini hanya terdapat tutupnya saja. Tutup dan bagian bawahnya tidak utuh seperti di Gilimanuk. Sejak dilakukan penelitian tahun 1995 lalu tercatat sudah ada puluhan sarkofagus ditemukan. Totalnya mencapai 42 sarkofagus yang di antaranya ditemukan masih utuh. Kendati terus ditemukan

sarkofagus, belum adanya penemuan tulang belulang. Sarkofagus diketahui merupakan wadah atau tempat kubur dari batu berbentuk lesung batu. Terdiri dari wadah dan penutup dengan bentuk dan ukuran yang sama. Sementara itu, tidak jauh dari Berangbang, tepatnya di Pangkung Lip-lip, juga ditemukan sejumlah sarkofagus. Berbeda dengan situs di Munduk Tumpeng, Berangbang, sarkofagus lengkap (tutup dan bawahan) berbentuk mirip barong

ini berbahan batu padas. Sarkofagus ini ditempatkan di Pura Emas. Menurut warga sekitar, dinamai Pura Emas karena konon di sana banyak ditemui perhiasan emas. Perbekel Kaliakah I Made Bagiarta mengatakan saat ini sarkofagus berbentuk barong itu masih dirawat. Konon memang banyak ditemukan perhiasan emas di dalam sarkofagus itu, namun kini sudah tidak ada lagi. Dibandingkan dengan sarkofagus di Berangbang, bentuknya relatif berbeda. (olo)

Bali Post/olo

PENELITIAN – Suasana saat penggalian dan penelitian sarkofagus di situs Munduk Kendung, Berangbang beberapa waktu lalu.


BALI DWIPA

Senin Pon, 23 April 2018

11

Cegah Rabies

Kendalikan Populasi Anjing dengan Sterilisasi

Bali Post/mud

ANJING - Warga Desa Sambangan membawa anjing peliharaannya untuk disterilisasi. P O P U L A S I anjing di Buleleng diperkirakan mencapai 100 ribu ekor. Guna mencegah penularan virus rabies dan mengendalikan jumlah populasi anjing, pecinta anjing di daerah ini menggalakkan aksi sterilisasi anjing betina. Ada beberapa desa di Buleleng yang sudah disasar oleh pecinta anjing yang tergabung dalam Komunitas Saving Buleleng Dog (SBD) ini. Program yang sama dilakukan di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Minggu (22/4) kemarin. Sebelumnya hal yang sama dilakukan di Desa Bondalem dan Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula. Ketua SBD Gede Sutastra Yasa mengatakan, sterilisasi ini efektif mengendalikan populasi anjing karena se-

lama ini sebagian besar pola pemeliharaan anjing diliarkan oleh pemiliknya. Selain berpotensi berkembang biak tanpa pengawasan, anjing ini akan berpotensi untuk tertular dan menularkan virus rabies. Untuk itu, sterilisasi anjing betina ini efektif mengendalikan perkembangbiakan anjing dan sekaligus mencegah penularan virus rabies. “Karena diliarkan, perkembangbiakan anjing dan populasinya sulit dipantau. Kami lakukan metoda sterilisasi ini untuk mengendalikan populasi. Kalau sudah dibatasi maka pengawasan penularan virus rabiesnya akan lebih mudah,” katanya. Dari setiap aksi sterilisasi, dukungan masyarakat bisa dibilang tinggi. Rata-rata di satu lokasi ada sekitar 30

Denpasar (Bali Post) Berbagai kegiatan dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kartini, Sabtu (21/4) lalu. Seperti dilakukan Ditlantas Polda Bali yang dikerahkan ke simpang enam Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat. Berpakaian adat, puluhan anggota

didominasi Polwan membagikan helm gratis dan dimeriahkan penampilan dua badut. “Ini salah satu bentuk apresiasi kami dalam rangka memperingati Hari Kartini. Selain membagikan helm, kami juga nenyerahkan brosur agar tertib berlalu lintas,” kata Kasubdit

ekor anjing lokal milik warga yang berhasil disteril. Untuk itu, program ini akan terus digalakkan menyasar desa-desa lain, terutama yang masuk zona merah rabies. “Dukungan sudah baik dan ini akan akan terus digalakkan lagi karena kebanyakan warga memelihara anjing diliarkan. Sasaran lanjutan desa yang masuk zona merah rabies,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Buleleng Nyoman Genep mengatakan, sejauh ini pemerintah sudah melakukan upaya pencegahan penularan virus rabies, seperti sosialisasi bahaya dan pencegahan, vaksinasi rabies massal, serta eliminasi anjing tertarget. Upaya ini tidak cukup, sehingga dukungan dari stakeholders seperti pecinta anjing ini sangat diharapkan. Dia pun berharap, partisipasi masyarakat semakin meningkat, terutama sadar untuk memelihara anjing dengan baik dan benar. Dengan upaya itu, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) optimis, Buleleng bebas rabies dapat diwujudkan. “Jangan diliarkan, tapi ikat atau kandangkan dan rutin divaksin, sehingga anjing akan terhindar dari penularan rabies. Kami mendukung dan berharap dukungan dari warga trus meningkat, sehingga daerah kita bebas dari penularan rabies,” jelasnya. (mud)

Meriahkan Hari Kartini, Polantas Bagikan Helm

Tiga Balon Serahkan Dokumen Syarat Dukungan DPD Salah Satunya Mantan Bupati Badung A.A. Gde Agung

Denpasar (Bali Post)-

KPU Provinsi Bali memulai tahapan penyerahan dokumen syarat dukungan bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 2019 di kantor setempat, Minggu (22/4) kemarin. Di hari pertama kemarin, ada tiga orang yang menyerahkan dokumen syarat dukungan hingga pukul 16.00 Wita. Yakni mantan Bupati Badung A.A. Gde Agung pada pukul 09.10 Wita, Gede Lanang Darma Wiweka pada pukul 10.15 Wita, dan I Gusti Ngurah Harta pada pukul 12.00 Wita.

HELM - Polwan Ditlantas Polda Bali memberikan helm kepada pengendara.

Dikyasa Ditlantas Polda Bali AKBP Nyoman Sukasena. Kegiatan tersebut dilaksanakan pukul 15.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. Pemberian helm gratis itu, kata Sukasena supaya pengendara sepeda motor taat aturan berlalu lintas, di antaranya menggunakan helm SNI. Selain itu, penggendara mobil juga diimbau menggunakan sabuk keselamatan. “Mari kita samasama menggelorakan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” tegasnya. Ia juga berharap para ibu sebagai Kartini zaman now agar sadar akan keselamatan di jalan raya. Di samping itu, para ibu juga mendidik dan mengarahkan anak-anaknya saat mengendarai motor atau mobil mematuhi aturan lalu lintas. “Kalau anaknya masih di bawah umur, jangan sekali-kali diizinkan naik motor apalagi mobil,” ungkap Sukasena. Hal berbeda dilaksanakan di Gedung Satpas Polresta Denpasar. Menurut Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, dalam memberikan pelayanan anggotanya menggunakan baju adat. Selain itu, juga memberikan hadiah cokelat dan bunga mawar kepada wanita pemohon SIM yang ulang tahun tanggal 21 April. (kmb36)

“Mekanisme yang dilakukan oleh KPU, pertama kami melakukan registrasi terhadap kehadiran bakal calon. Ini penting, karena menyangkut ketepatan waktu. Apakah yang bersangkutan itu menyerahkan dukungan pada tahapan yang sudah berlaku, tidak melewati, dan sebagainya,” ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Raka Sandi menambahkan, selanjutnya dilakukan pengecekan terhadap surat mandat. Sesuai dengan Peraturan KPU, bakal calon memberikan mandat kepada penghubung karena belum tentu bakal pasangan calon selalu bisa berkoordinasi dengan KPU. Oleh karena itu, penghubung diberikan kuasa untuk mewakili bakal pasangan calon. “Selain penghubung, kami juga melakukan pengecekan terhadap operator karena operator ini sangat penting bertugas untuk mewakili calon memasukkan atau meng-input data dukungan itu ke dalam sistem informasi yang telah disiapkan oleh KPU,” jelasnya. Mekanisme terakhir, lanjut Raka Sandi, KPU Bali melakukan pengecekan terhadap dokumen syarat dukungan. Dalam hal ini menghitung jumlah dukungan sesuai den-

gan ketentuan, yakni minimal 2.000 tersebar di minimal lima kabupaten/kota. Pengecekan dilakukan secara lengkap pada dokumen asli dan dokumen salinan yang diserahkan kepada KPU. “Kemudian hasil penghitungan itu kita tabulasi, apakah memenuhi atau sudah sesuai dengan ketentuan jumlah dan sebaran,” imbuhnya. Menurut Raka Sandi, dokumen syarat dukungan yang memenuhi ketentuan diberikan surat tanda terima. Namun, jika belum KPU memberi waktu untuk melengkapi sepanjang tahapan penyerahan dokumen syarat dukungan masih berlangsung hingga 26 April 2018. Khusus hari terakhir, penyerahan dokumen syarat dukungan ditutup hingga pukul 24.00 Wita. “Tahapan berikutnya, verifikasi administrasi yang dilakukan KPU Bali termasuk nanti juga persiapan faktual untuk pengambilan sampel. Verifikasi faktualnya sendiri akan dilaksanakan oleh KPU kabupaten/kota di tempat di mana bakal calon itu memiliki dukungan,” terangnya. Raka Sandi menyebut, sebelumnya sudah ada 34 tokoh yang berkoordinasi dengan KPU Bali untuk mengikuti

Wita korban bangun dan barang-barang berharganya seperti laptop, handphone dan jam tangan hilang. Selain itu, turis berprofesi sebagai konsultan ini mendapatkan SMS pemberitahuan dari bank yang menginformasikan kalau ada transaksi yang menggunakan kartu kreditnya sebanyak dua kali. Saat itulah korban baru tahu dompetnya juga hilang. Dompet tersebut berisi uang tunai Rp 2 juta, dua kartu kredit dan satu kartu ATM. Hasil pengecekan korban, kartu kredit tersebut dipakai 1.500 dolar Amerika di Denpasar, tanggal 14 April lalu. Setelah menerima laporan tersebut, Panit Buser Iptu Putu Budi Artama bersama anggotanya melakukan penyelidikan.

Petugas minta keterangan dari beberapa saksi, mengecek rekaman CCTV dan lanjutnya penyelidikan ke garmen yang dipakai transaksi. Akhirnya tim mendapatkan alamat garmen tersebut yaitu di wilayah Kepaon, Denpasar Selatan dan pemiliknya, SNW. Garmen tersebut punya satu mesin EDC (electronic data capture) Bank BNI. Setelah menangkap SNW, polisi mengembangkan kasus tersebut dan meringkus pelaku lainnya di wilayah Taman Giri, Kuta Selatan. Pengakuan SNW, mesin EDC tersebut dipinjam pamannya, KS, sejak seminggu lalu. Selama seminggu KS bersama MF membawa mesin tersebut dan berjanji akan membagi rezeki yang didapatnya. Pada Sabtu (14/4) pukul 22.00 Wita,

DP alias Yande datang ke rumah KS bersama IW. DP minta tolong kepada KS untuk mencairkan kartu kredit yang dibawa oleh IW menggunakan mesin EDC. Namun malam itu aksi mereka gagal. Mereka coba lagi keesokan harinya dan berhasil. Setelah berhasil melakukan transaksi, uang masuk ke rekening SNW Rp 20.750.000. Setelah transaksi, kartu kredit milik korban dibawa IW. Dari hasil aksinya tersebut, SNW mendapat bagian sebesar Rp 5,4 juta, KS Rp 6 juta, DP Rp 2 juta, MF Rp 1 juta dan IW Rp 6.350.000. Keempat pelaku mengaku tidak tahu dari mana IW mendapatkan kartu kredit tersebut. Menurut DP, dia kenal dengan IW sejak sebulan yang lalu. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario

Seno Wiboko didampingi Panit Buser Iptu Putu Budi Artama membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Kasus ini masih dikembangkan dan memburu pelaku lainnya. Sementara itu Tim Resmob Polresta Denpasar menangkap aksi pencurian di areal parkir sebuah toko di Jalan Wahidin, Denpasar, Jumat (20/4). Pelakunya Komang Wiguna alias Legu (33) dan dia dibekuk di Jalan Gunung Agung II Gang H, Denpasar. Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Minggu kemarin, mengatakan kejadiannya tanggal 1 April lalu. Korban Wulan Ovilia (24) sedang belanja di toko tersebut. Namun tas miliknya digantung di sepeda motor.(kmb36)

Bali Post/ist

proses pencalonan. Termasuk di antaranya adalah incumbent A.A. Ngurah Oka Ratmadi (Cok Rat) dan Arya Wedakarna. Namun belum tentu semuanya atau 34 tokoh itu akan menyerahkan dokumen syarat dukungan maupun mendaftar sebagai calon anggota DPD. Untuk pendaftaran calon anggota DPD baru dibuka 9-11 Juli mendatang. Sementara itu, mantan Bupati Badung A.A. Gde Agung yang pertama kali tiba di KPU Bali mengaku terpanggil untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, dengan mewakili Bali sebagai DPD di tingkat pusat. Dirinya akan membawa misi kebinekaan dalam bingkai NKRI, yakni harmonisasi dalam pluralisme dan keberagaman sehingga muncul satu kedamaian dan masyarakat merasa diayomi. Terlebih jabatan DPD sangat strategis karena memiliki fungsi legislasi. Yakni, memberikan ma-

sukan di dalam penyusunan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan otonomi daerah. Khususnya berkaitan dengan pemekaran, penggabungan, sumber daya alam, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah. Gde Agung mengklaim telah mengantongi dukungan di sembilan kabupaten/kota dengan jumlah 3.145 dukungan berupa tanda tangan dan KTP. Mantan Bupati Badung dua periode ini juga sempat mengomentari kesiapan Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk maju sebagai calon anggota DPD seperti dirinya. Kendati tidak merasa Pastika sebagai lawan yang berat, lantaran memiliki konstituen berbeda. “Saya kira kalau Pak Made Mangku Pastika maju itu bagus, dan buat saya sangat baik karena ini akan menunjukkan bahwa para bakal calon DPD itu sangat berkualitas karena seperti saya sampaikan tugas DPD ini tidak ringan. Oleh karena itu, dengan peranannya yang cukup penting, DPD memerlukan anggota yang berkualitas, punya mentalitas yang bagus dan sangat sensitif terhadap aspirasi rakyat,” katanya. (kmb32)

“Mekanisme yang dilakukan oleh KPU, pertama kami melakukan registrasi terhadap kehadiran bakal calon. Ini penting, karena menyangkut ketepatan waktu. Apakah yang bersangkutan itu menyerahkan dukungan pada tahapan yang sudah berlaku, tidak melewati, dan sebagainya.” Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi

Vila Dibobol Maling, Tabungan Turis Amerika Dikuras

Mangupura (Bali Post) Turis berkebangsaan Amerika Boris Gelfand (52) melapor kecurian di tempatnya menginap di vila di Jalan Dewi Sri, Seminyak, Kuta, Minggu (15/4) lalu. Selain barang berharganya dibawa kabur, tabungannya pun dikuras oleh pelaku hingga Rp 20,7 juta. Kasus tersebut ditangani Polsek Kuta. Terkait kasus tersebut, polisi menangkap empat pelaku berinisial SNW (31), KS alias Mamok (41), DP alias Yande (44) dan MF (37), Kamis (19/4) lalu. Se dangkan IW diduga sebagai otak kasus itu masih dicari. Menurut sumber, Minggu (22/4) kemarin, korban pulang dari dugem sekitar pukul 01.00 Wita dan langsung tidur. Paginya pukul 09.00

Bali Post/ist

DITANGKAP - Satreskrim Polresta Denpasar merilis pengungkapan kasus pencurian.


KLUNGKUNG

12

Bidik Proyek Biogas di Nusa Penida

Kejari Kantongi Nama Tersangka

Semarapura (Bali Post) Langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung untuk menggeber dugaan kasus korupsi tak hanya pada penggunaan APBDes Satra, Kecamatan Klungkung dan penerapan tarif kapal roro Nusa Jaya Abadi. Yang terbaru dibidik yakni dugaan korupsi proyek biogas di Nusa Penida. Disebut-sebut kasus ini tinggal menetapkan tersangka yang melibatkan sejumlah oknum penjabat di lingkungan Pemkab Klungkung. Bahkan juga berpotensi merembet ke oknum dewan. Kajari Klungkung Syiful Alam melalui Kasi Pidsus Meyer Volmar Simanjuntak, Minggu (22/4) kemarin, mengungkapkan penyelidikan dugaan kasus ini bukan baru berlangsung. Namun sudah sejak 2016. Proyek tersebut tersebar di Desa Kutampi Kaler, Sakti dan Klumpu dengan total nilai Rp 890 juta. Sesuai hasil pengecekan dari 40 titik, yang dikerjakan hanya 38 titik dan seluruhnya mangkrak. Sementara sisanya lagi dua titik laporannya dibuat fiktif. “Kami sudah periksa sekitar 70 saksi. Ada dari penerima, pejabat, maupun pemborong,” sebutnya. Untuk itu, pihaknya mengaku telah mengantongi nama tersangka yang merupakan oknum pejabat. Hanya untuk namanya belum bisa disampaikan dengan alasan masih menunggu hasil penghitungan kerugian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), apakah secara total cost atau

real cost. Ini dijanjikan keluar akhir April ini. Pria bermata sipit ini menyebutkan proyek yang berjalan tahun 2014 itu dikelola Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan KB yang kini menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan KB. Status tersangka juga berpotensi menjerat oknum anggota Dewan Klungkung yang kala itu disebut-sebut sebagai pelaksana proyek.

”Sesuai hasil penyelidikan, proyek itu tidak sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Bahkan beberapa kriteria dalam petunjuk itu diabaikan alias dihilangkan. Yang jelas kami menemukan adanya perbuatan melawan hukum. Untuk pengumuman tersangka, tunggulah sampai Mei,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, anggaran proyek yang diperuntukan warga miskin itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan pendampingan dari pemkab sebesar 10 persen. Munculnya bau amis proyek ini berawal dari hasil pemeriksaan BPK. (kmb45)

Meyer Volmar Simanjuntak

Bali Post/sos

Pencegahan Harus Dilakukan Bersama-sama Semarapura (Bali Post) Kasus HIV/AIDS masih menjadi momok menakutkan. Tidak menutup kemungkinan menjangkit masyarakat Kabupaten Klungkung. Oleh sebab itu, perlu ada upaya pencegahan sejak dini. Langkah ini harus dilakukan bersama-sama. Bukan hanya mengandalkan pemerintah melalui instansi yang membidangi kesehatan. “Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Semua masyarakat harus sadar akan bahaya penyakit ini,” ungkap Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Klungkung, Wayan Sumanaya, belum lama ini. Kemunculan

penyakit yang belum ada obatnya ini salah satunya disebabkan seks bebas. Di Kabupaten Klungkung, tempat-tempat untuk itu ditengarai ada. Salah satunya di eks galian C, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. Sedikitnya ada di lima titik dengan enam sampai sepuluh pekerja seks komersial. “Mereka tidak semuanya tinggal di sana. Tetapi ada yang mengaku tinggal di Denpasar. Main-main ke sana. Kebetulan ada yang nyari, jadi ikut menemani,” katanya. Pria yang juga sebagai seniman ini mengaku telah rutin memberikan penyuluhan. Bahkan di beberapa kesempatan juga membagikan alat kon-

trasepsi. Menariknya, itu tak sebatas inisiatifnya sendiri. Namun terkadang juga ada permintaan. “Kalau kami kan ranahnya tidak melakukan penertiban. Yang dilakukan hanya mencegah penularan HIV/AIDS,” jelasnya. Pencegahan lain juga dilakukan dengan edukasi langsung ke sekolah-sekolah. Ini juga didukung peran Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN). Hal serupa juga ditujukan untuk masyarakat umum melalui pasraman maupun kegiatan desa maupun adat. “Seluruh lapisan masyarakat disasar penyuluhan,” tandasnya. (kmb45)

Senin Pon, 23 April 2018

Gelar Panen Hadiah Semester II 2017

BRI Cabang Semarapura Genjot Peningkatan Simpedes

BANK Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Semarapura menggelar panen hadiah Simpedes Semester II tahun 2017, Jumat (20/4). Program rutinitas setiap semester ini salah satunya sebagai sarana komunikasi pemasaran produk Simpedes supaya pertumbuhan simpanan terus meningkat. Acara yang berlangsung pukul 09.00 Wita ini dihadiri sejumlah nasabah yang berasal dari sembilan unit yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. Berbagai hadiah yang siap dibawa pulang oleh pemenang. Hadiah hiburan berupa DVD LG DP542 dan kompor gas Rinnai 522 S masing-masing 10 buah, hadiah biasa berupa kulkas Sharp SJ 195 MD, TV LED Samsung 32 FH 4003 dan mesin cuci Sanken AW-5866 masing-masing 8 buah. Selain itu ada pula hadiah utama 2 sepeda motor Yamaha Fino Premium, 3 sepeda motor Yamaha All New Soul GT dan 5 sepeda motor Yamaha Mio M3 CW F1. Sementara untuk grandprize berupa mobil Daihatsu New Ayla 1.0 MT Plus. Suasana pengundian yang diselingi hiburan musik ini cukup mebuat nasabah degdegan. Pemimpin BRI Cabang Semarapura Juli Parningotan Sinaga mengatakan acara ini tak hanya sebatas seremonial. Tetapi juga sebagai branding untuk komunikasi pemasaran produk Simpedes BRI, khususnya Kanca Semarapura. “Kami ingin pertumbuhan simpanan terus tumbuh dari tahun ke tahun,” ungkapnya.

Bali Post/sos

PANEN HADIAH - BRI Cabang Semarapura menggelar panen hadiah Simpedes Semester II 2017, Jumat (20/4). Disampaikan lebih lanjut, penambahan simpanan memungkinkan terjadinya penurunan suku bunga. Hal tersebut akan memberikan imbas positif pada masyarakat yang ekonomi menengah ke bawah saat mencari kredit. “Animo masyarakat untuk menabung perlu iming-iming. Sehingga undian ini akan terus dilakukan. Ini untuk menambah ekspektasi,” katanya. Sejauh ini, BRI Cabang Semarapura memiliki sembilan unit, yakni Galiran, Selat, Klungkung, Kusamba, Batununggul, Tusan, Aan, Gelgel dan Sampalan. Ada pula em-

pat teras, yakni Pasar Klungkung, Pasar Galiran, Pasar Mentigi, dan Jungut Batu. Dari itu, telah terhimpun dana dari tahun ke tahun terdapat peningkatan cukup signifikan. Posisi Desember 2017 jumlah penabung Simpedes 48.967 orang dengan total simpanan Rp 229,703 miliar. Posisi Februari 2018 tumbuh menjadi 50.320 orang dengan total nominal Rp 230,827 miliar. Dana ini kembali disalurkan ke masyarakat dalam bentuk kredit, baik Kupedes, KUR, dan Briguna, dengan pertumbuhan kredit Desember 217 Rp 348,8 miliar (14.821

debitur) dan sampai Februari 2017 menjadi Rp 363,1 miliar (15.374 debitur). Khusus peningkatan jumlah nasabah, juga dilakukan dengan jemput pola. Bahkan, dibeberapa kesempatan melalui grebeg pasar, edukasi ke sekolah-sekolah dan melaksanakan gathering yang melibatkan masyarakat dan pengusaha. Dinyatakan, persyaratannya sangat mudah, hanya menyertakan identitas diri. Tabungan diawal sebesar Rp 100 ribu dan selanjutnya minimal Rp 10 ribu. “Kami terus melakukan upaya untuk menambah nasabah,” ucap Sinaga. (ad1214)


EKONOMI

Senin Pon, 23 April 2018

13

Indosat Ooredoo Luncurkan Paket Unlimited Mulai Harga Rp 5.000 SETELAH fokus dalam mengembangkan jaringan 4G di seluruh Indonesia, Indosat Ooredoo kini menghadirkan seri paket Unlimited terbarunya. Perusahan operator seluler terkemuka di Indonesia itu meluncurkan paket internet unlimited mulai harga Rp 5.000, aktif singkat 3 hari dan 7 hari. Hal ini bertujuan memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk menikmati internetan tanpa batas sepuasnya. Program terbaru Indosat Ooredoo itu menghadirkan paket ‘’Unlimited YouTube, Chat, Sosmed’’ untuk menyambut Ramadan. Pelanggan bisa menikmati akses tanpa batas ke YouTube dan 11 aplikasi populer lainnya. Seperti Facebook, WhatsApp, Line, Path, BlackBerry Messenger, Go-Jek, Twitter, Messenger, Grab, Spotify, dan iFlix. ‘’Akses tanpa batas ini membantu para pelanggan mencari hiburan, pengetahuan, serta terus bersilaturahmi selama masa Ramadan,’’ kata Division Head Acquisition-Mass Market Indosat Ooredoo Andre Reinaldy di tengah acara media gathering dan blogger di Lampung, Kamis 18 - 20 April 2018. Menurut Andre, paket Unlimited ini berlaku 24 jam

penuh setiap harinya, tanpa ada ketentuan alokasi waktu. Pelanggan juga bisa memilih besaran kuota utama sesuai kebutuhan. Mulai Rp 5.000, pelanggan sudah bisa mengakses Unlimited YouTube, chatting, sosmed, transportasi hingga aplikasi streaming musik dan film. Untuk paket 7 hari, pelanggan dikenakan biaya Rp 12.000 untuk menikmati akses YouTube sepuasnya dan 11 aplikasi populer selama 24 jam penuh. Selain itu juga ada paket unlimited bulanan. Harga paket mulai dari yang termurah Rp 20.000 untuk 1 GB, Rp 50.000 untuk 3 GB hingga Rp 120.000 untuk 15 GB, dan Rp 165.000 untuk paket unlimited jumbo. Paket ini dengan sejumlah manfaat seperti gratis aplikasi favorit sehari-hari, nelepon dan SMS sepuasnya serta pilihan kuota utama untuk memenuhi kebutuhan dasar pelanggan. Bahkan, untuk paket jumbo memberikan manfaat kebebasan nelepon dan SMS tanpa batas ke semua operator, seharian. Sementara President Director dan CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi mengatakan, peluncuran program paket Unlimited terbaru ini sengaja dilakukan menjelang Ramadan

di Lampung. Paket dengan harga murah tersebut sudah dapat dinikmati sejak tanggal 20 April 2018. ‘’Ramadan merupakan saatnya berbagi, sehingga kami dengan senang hati mengeluarkan penawaran terbaik di bulan ini,’’ katanya. Dana Rp 8 Triliun Indosat Ooredoo sebelum meluncurkan paket unlimited terbaru telah melakukan ekspansi perbaikan dan pengembangan jaringan kkhususnya di luar Pulau Jawa. Dana yang dikucurkan mencapai Rp 8 triliun, di mana 80 persennya untuk jaringan dan 20 persen sisanya untuk melengkapi komponen IT untuk aspek pendukungnya. Pilot project dari ekspansi jaringan di luar Jawa ini adalah Lampung. Alhasil, 98 persen wilayah Lampung sudah tersebar jaringan 4G Plus, terdiri dari 15 kabupaten, 213 kecamatan dengan sekitar 600 BTS. Lampung juga selama ini paling banyak dimanfaatkan pemudik lintas Sumatera. ‘’Nantinya konsep yang telah diterapkan di Lampung akan kami terapkan kembali ke kota-kota lainnya di luar Pulau Jawa,’’ katanya Joy. (gungdhar)

AKSI - Perkumpulan Dagang Ayam Bali dan Pemotong Ayam Bali mengeluhkan kelangkaan ayam dengan menggelar aksi.

Pasokan Ayam Potong Berkurang Drastis

Bali Post/dar

PELUNCURAN - Indosat Ooredoo meluncurkan program paket Unlimited YouTube spesial Ramadan.

Tenaga Kerja Bali Pilih-pilih Pekerjaan Akibatkan Daya Saing Lemah Denpasar (Bali Post) Kasus diskriminasi tenaga kerja Hindu Bali melalui iklan lowongan pekerjaan teru terjadi. Kasus terakhir berkaitan dengan lowongan kerja di Hotel The Rich Prada. Banyak usaha terutama di bidang pariwiswata seakanakan alergi dengan tenaga kerja Hindu Bali. Menurut beberapa kalangan hal ini tidak lepas dari karakter orang Hindu Bali yang cenderung memilih-milih pekerjaan yakni pekerjaan yang elitis priyayi dan elitis birokrasi. Berdasarkan hasil survei BI dari persepsi pelaku usaha industri pariwisata, kualitas tenaga kerja Bali rendah dibandingkan pekerja dari luar Bali. Analis Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Umran Usman mengatakan, sebagian besar gap yang terjadi, ada di level manajer. Yaitu dari sisi produktivitas, kreativitas, kedisiplinan, dan juga kemampuan komuni-

kasi. Seperti hotel dengan brand internasional kebanyakan pemimpinnya dari luar Bali yaitu dari luar negeri. Tenaga kerja lokal Bali justru unggul di level tanggung jawab dan kejujuran denga nilai 2-2,1. Hal ini mungkin yang membuat beberapa industri, instansi memilih-milih karyawan (diskriminasi). Wakil Ketua Umum I DPP IHGMA I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M., CHA. menegaskan, di IHGMA jelas tidak ada diskriminasi dalam perekrutan tenaga kerja. ‘’Karena di pariwisata ini kita profesional sesuai dengan kompetensi. Jadi kita melihat skill, attitude dan knowledge mereka, itu berbasis kompetensi. Tidak ada berbasis ras,’’ ujarnya ditemui, Jumat (20/4). Hal itu karena semua karyawan sudah tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata. Melalui koordinasi yang dilakukan sesama GM, ia

mendorong para GM memasukkan kode etik dan membuat standardisasi terkait cara rekrutmen tenaga kerja dengan baik, tanpa ada diskkriminasi. Dalam setiap web yang dimiliki anggota IHGMA juga menyiapkan peluang karier bagi karyawannya. Sehingga karyawan yang memiliki kompetensi yang diutamakan, bukan berdasarkan ras. Meski demikian, SDM di Bali lebih dominan memilih pekerjaan di sektor pariwisata, utamanya bekerja di kapal pesiar. ‘’Tapi masih pariwisata menjadi pilihan utama untuk teman-teman kerja,’’ ujarnya. Sesuai dengan penelitian Prof. Dasi Astawa yang diungkapkannya dalam sebuah video yang cukup viral di media sosial, bahwa orang Bali memilih pekerjaan elite. ‘’Orang Bali sesuai penelitian maunya enak, perlente, datang pagi kerja, seragam necis,’’ ujarnya. (kmb42)

Pemda Dituding Enggan Atur Tata Niaga Ayam

Denpasar (Bali Post) -

Perkumpulan Dagang Ayam (Gada) Bali dan Pemotong Ayam Bali mengeluhkan kelangkaan ayam yang terjadi sejak sebulan terakhir. Bahkan puncaknya terjadi sehari dua hari terakhir ini. Ketua Gada Bali I Kadek Agus Seryawan menuturkan, ketersediaan ayam saat ini sangat sedikit. Pasokan ayam panen hidup berkurang sampai 50 persen. Hal ini menyebabkan kita tidak mendapatkan barang sesuai kebutuhan kita, baik dari sisi jumlah/tonase maupun bobot,’’ ujarnya, Minggu (22/4) kemarin. Kelangkaan ayam ini terjadi diduga karena pelarangan penggunaan AGP (antibiotic growth promoters) ditambah pasokan DOC (day old chick) yang sedikit. Hal ini membuat suplai ayam berkurang karena AGP yang memberikan efek pertumbuhan pada ayam membuat pertumbuhan ayam terhambat. Menurutnya, jika penggunaan AGP dilarang, maka DOC seharusnya ditambah bukan malah dipotong. Karena dengan penambahan DOC bisa menutupi kebutuhan ayam saat pertumbuhan ayam tidak lagi bisa didapatkan dalam waktu yang ditentukan. Ia menegaskan tidak pernah mempermasalahkan har-

ga yang fluktuatif. Namun yang mereka inginkan adalah ketersediaan ayam yang berkesinambungan. ‘’Karena kami setiap hari perlu pemasukan,’’ ujarnya. Ketersediaan pasokan yang kurang membuat pasokan ayam dari Jawa masuk ke Bali, sehingga harga ayam pun bisa terkendali. Namun ketika pasokan ayam berlebih di Bali, peternak yang dirugikan karena harga ayam menjadi sangat murah. Sementara ketika pasokan kurang, pemotong ayam dan pengirim ayam yang tidak mendapatkan barang untuk diedarkan ke pasar, sehingga ekonomi mereka juga tidak berjalan. B eberap a kali t erja d i kejadian seperti ini, yaitu pemotong dan pengirim ayam dengan peternak bersitegang namun tidak menemukan solusi. Maka ia meminta kepada pemerintah agar mengatur tata niaga ayam ini. Agar ketika pasokan ayam berlebih dapat ditanggulangi. Begitu juga ketika pasokan ayam kurang, dapat dipenuhi den-

gan kebijakan yang diambil. Karena hal ini tidak hanya merugikan pelaku usaha baik dari peternak, pengirim ayam dan pemotong ayam tetapi juga masyarakat yang terkena imbasnya. ‘’Apa yang kami lakukan kemarin dan hari ini adalah usaha kami untuk membantu peternak dan pabrik dalam mengatasi masalah ketidaktersediaan ayam sesuai bobot yang diperlukan di pasaran. Harapan kami tentunya dengan meliburkan pengiriman selama dua hari bisa memberikan kesempatan pada peternak dan pabrik untuk menyiapkan ayam sesuai kebutuhan pasar. Semoga apa yang kami lakukan hari ini juga bisa berpengaruh terhadap harga ayam agar semakin turun. Guna mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, agar seluruh masyarakat mampu untuk mengonsumsi daging ayam,’’ jelasnya kemudian. Perwakilan Pemotong Ayam Bali Ngurah Darma Putra mengatakan, ayam ini

telah menjadi kebutuhan pokok, sama seperti beras. Maka dari itu tata niaga ayam ini harus dijaga betul oleh pemerintah. ‘’Pemerintah tidak boleh lepas tangan. Pemerintah harus ada di antara kami, pemotong, pengirim dan peternak untuk menyelesaikan masalah ini. Jangan hanya memihak salah satu pihak,’’ ujarnya. Permasalahan kekurangan pasokan ini telah terjadi 2-3 kali dalam setahun. Dengan beberapa kali mengalami kejadian seperti ini, pemerintah seharusnya sudah bisa membuat aturan dan kebijakan agar hal yang sama tidak terulang. ‘’Yang kami mohonkan keseimbangan penyediaan mentahnya berupa ternak yang kami proses berupa daging, sehingga kebutuhan daging masyarakat terpenuhi pada tataran harga yang normatif. Yang kami butuhkan keseimbangan itu selalu terjadi,’’ tegasnya. Aksi yang dilakukan kemarin dan dua hari lalu bukanlah aksi mogok. Akan tetapi mereka tidak mendapat barang sesuai kebutuhan. Ia berharap permasalahan tata niaga ini bisa menyentuh di tataran eksekusi dan regulasi. (kmb42)

Uji Kompetensi Rias Pengantin Modifikasi

Sertifikasi Buktikan Kualitas Penata Rias

Denpasar (Bali Post) Tempat Uji Kompetensi (TUK) Agung, Minggu (22/4) kemarin menggelar uji kompetensi tata rias pengantin Bali modifikasi. Kegiatan ini sebagai upaya mendukung dan turut berpartisipasi dalam mewujudkan gerakan Indonesia kompeten. Uji kompetensi kali ini diikuti 100 peserta dari seluruh Bali dan 4 di antaranya dari Semarang

dan 8 orang dari Mataram. Pemilik TUK Agung Dr. Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M. mengatakan, dalam mencetak SDM di bidang kecantikan yang kompeten, uji kompetensi secara rutin dilaksanakan bahkan dalam setahun digelar beberapa kali. ‘’Saya berharap dengan melaksanakan uji kompetensi secara berkala dapat meningkatkan kualitas para penata rias. Dengan men-

gantongi sertifikat kompetensi tersebut, penata rias memiliki nilai tawar yang jauh lebih tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan,’’ paparnya. Dalam uji kompetensi tata rias pengantin Bali modifikasi, yang dinilai di antaranya adalah make-up (tata rias), busana yang digunakan dan sanggul. ‘’Ini memang rias modifikasi tetapi hanya 30 persen yang

boleh dimodifikasi. Jadi modifikasi itu tidak boleh kebablasan dan kehilangan ciri khas payas Bali, ini yang setiap saat selalu saya tekankan,’’ tandasnya. Dicontohkan, kalau payas agung pakai gelung agung, sedangkan payas modifikasi pakai pusung tagel sebagai lambang kedewasaan perempuan Bali. Kemudian tetap menggunakan srinata. Kamben tetap menggunakan

songket atau kain tradisional buatan Bali, sehingga ciri khas payas Bali tidak hilang. ‘’Bila peserta sudah lulus, mereka akan mendapatkan sertifikat kompetensi yaitu sertifikasi profesi perias pengantin modifikasi modern Bali. Ini menjadi daya saing dan daya jual mereka,’’ ungkapnya. Pada kesempatan tersebut hadir Dayu Sudikerta yang mengapresiasi kegiatan uji kompetensi karena memberikan bekal keahlian bagi generasi muda dan kaum perempuan. ‘’Anak muda sekarang berani menampilkan pakaian tradisional Bali. Mudah-mudahan dengan banyak yang ikut uji kompetensi bisa menambah penghasilan keluarga nantinya dan bisa melestarikan adat dan budaya Bali khususnya,’’ tandasnya. Ditambahkan, sanggul Bali selalu digunakan dalam setiap kesempatan, sehingga bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi para penata rias Bali. Selain itu dengan mengantongi sertifikat kompetensi perempuan (Kartini) Bali juga bisa menambah penghasilan keluarga. ‘’Usaha salon ada image

yang jelek ada yang baik. Jadi dengan mengantongi sertifikat kompetensi ini bisa menepis image buruk tadi,’’ tukasnya. Ia juga menyarankan, pemanfaatan media sosial dalam mempromosikan hasil karya para penata rias tersebut. Dengan begitu, masyarakat luar bisa mengetahui hasil karya dan juga produk kecantikan yang dihasilkan. Dayu juga berharap Kartini Bali selangkah lebih maju, dengan kesetaraan gender wanita Bali juga bisa menduduki posisi penting dan jabatan lebih tinggi yang setara dengan lakilaki. Tidak hanya berkutat di rumah tangga tetapi juga lebih berkiprah. ‘’Ayo bangkit perempuan Bali,’’ tandasnya. Workshop Kewirausahaan Di sela-sela uji kompetensi tersebut juga digelar workshop kewirausahaan dengan narasumber CEO Toya Group, Ayu Saraswati. Menurutnya, karakter pengusaha harus punya passion dan selalu mengikuti perkembangan untuk dapat tetap eksis dan mengembangkan usahanya. ‘’Ka-

lau pengusaha membangun bisnis yang sesuai dengan passion-nya pasti mereka akan melakukan dengan semangat dan enjoy,’’ ungkapnya. Jadi dalam berbisnis memang chemestry ini yang harus dicari. Selain itu dalam melakukan bisnis harus fokus, agar apa yang ditargetkan dapat tercapai. Bila rencana bisnis yang dibuat sudah matang dan benarbenar dilaksanakan, bisnis yang dijalankan pasti akan maju. Pengusaha tidak perlu ragu lagi dalam melangkah. Dicontohkan, bila membuka sebuah salon kecantikan, jangan kemudian tergoda ketika melihat orang yang bisnis busana adat yang dianggap lebih cepat maju dan berkembang. ‘’Kalau tidak fokus seperti itu, bisnis bisa gampang goyah. Jadi memang harus berjalan sesuai dengan rencana awal,’’ tandasnya. Ayu juga menandaskan, dalam berbisnis tidak boleh mudah putus asa, harus fokus dengan bussines plant, dan tetap fleksibel. Selain itu pengusaha harus menghasilkan produk yang memiliki ciri khas, yang mampu menarik konsumen. (kmb)


BULELENG

14

Senin Pon, 23 April 2018

Puluhan Kilometer Abrasi Pantai Belum Tertangani Singaraja (Bali Post) – Penanganan abrasi pantai di Buleleng hingga sekarang belum tuntas. Terbukti masih ada sekitar 29,33 km pantai yang tergerus abrasi yang belum tertangani dari keseluruhan panjang pantai di daerah ini yang mencapai 172,301 km.

Bali Post/ist

ANGGREK – Warga Desa Catur Adat Dalem Tamblingan melakukan penanaman anggrek lokal yang endemik di kawasan hutan lindung penyangga Danau Tamblingan.

Anggrek Vanda Tricolor Nyaris Punah

POPULASI tanaman di hutan lindung Taman Wisata Alam (TWA) Buyan-Tamblingan mulai berkurang. Salah satu jenis tanaman yang terancam punah di hutan ini adalah anggrek Vanda Tricolor Lindl. var. pallida. Tidak ingin tanaman asli ini punah, masyarakat Catur Desa Dalem Tamblingan mulai bergerak melakukan upaya pelestarian. Warga pun menanam kembali anggrek lokal ini di habitatnya. Gerakan masyarakat adat ini bekerja sama dengan Komunitas Virtual Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama Virtual). Vanda adalah genus anggrek yang memiliki 50 spesies. Genus ini populer karena menghasilkan bunga cantik, warna atraktif, berukuran besar, dan beberapa spesiesnya beraroma wangi. Jawa dan Bali adalah habitat asli tumbuhnya vanda tricolor Lindl. var. pallid. Anggrek ini mampu tumbuh di tempat yang terang di antara cabang pohon yang terbuka di daerah ketinggian sekitar 700 sampai 1.600 meter di atas permukaan laut. Sejak ditemukan, vanda tricolor Lindl. var. pallid ini dinamakan anggrek tricolor Amerta Jati. Dari beberapa referensi menyebut, hutan Amerta Jati sebagai endemik anggrek yang satu ini. Sekitar tahun 2000-an populasi anggrek ini mulai langka karena warga banyak yang mengambilnya. Bendesa Desa Adat Munduk, Kecamatan Banjar, Jro Putu Ardana, di sela-sela penanaman batang anggrek Vanda tricolor lindl. var. pallida, akhir pekan lalu mengatakan anggrek ini mengeluarkan bunganya atraktif dan berbau wangi akan menarik berbagai serangga untuk menghinggapi. Peran penting serangga di alamnya adalah membantu proses penyerbukan alami. Penyerbukan alami ini menguntungkan habitat dan area perkebunan serta pertanian di sekitarnya. Menurut pria yang juga sebagai penggiat pariwisata desa ini, Danau Tamblingan dan hutan Amerta Jati merupakan kawasan sakral dan memiliki nilai religi. Upaya mengembalikan populasi Vanda tricolor Lindl. var. pallida yang terancam punah itu penting dilakukan. Upaya yang sudah dilakukannya adalah menanam kembali sekitar 50 batang Vanda tricolor Lindl. var. pallida. Dengan upaya ini, dirinya optimis kelestarian hutan dengan habitat flora dan faunanya semakin terjaga. (mud)

Kendalanya, anggaran yang tidak memadai di samping memang pemerintah daerah tidak menganggarkan penanganan abrasi. Ini karena kewenangan pengelolaan kawasan pantai berada di provinsi. Perintah pusat menugaskan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida untuk mengatasi kerusakan pantai karena abrasi. Data tahun 2015 menyebutkan, panjang pantai di Buleleng tercatat 172,301 km, memanjang dari Kecamatan Tejakula sampai Kecamatan Gerokgak. BWS menemukan pantai yang mengalami abrasi sepanjang 69,96 km. Kerusakan pantai tersebut bervariasi dari ringan, sedang dan parah. Abrasi itu ada yang menggerus tanah warga, merusak lingkungan Pura Segara dan tempat warga melaksanakan ritual melasti. Termasuk merusak kawasan wisata

seperti kolam permandian Air Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan. Dari total panjang pantai yang terabrasi itu, BWS telah melakukan penanganan. Data terakhir menyebutkan penanganan abrasi pantai Buleleng sepanjang 40,63 km. Itu berarti BWS masih memiliki tunggakan penanganan abrasi 29,33 km. Kasatker BWS BaliPenida Putu Edy, Minggu (22/4) kemarin, mengatakan penanganan abrasi pantai tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada BWS saja. Kendati pemerintah daerah tidak lagi memiliki kewenangan mengelola kawasan pantai di daerahnya, tetapi dukungan termasuk stakeholders terkait lain diharapkan ikut menuntaskan masalah abrasi pantai. Untuk itu, BWS melalui tim Koordinasi Manajemen Pengelolaan Pantai

ABRASI – Pantai di Buleleng yang mengalami abrasi. sekarang masih membahas terkait dukungan pemerintah, swasta dan kelompok masyarakat berpartisipasi sesuai kemampuan untuk menangani persoalan abrasi pantai di daerahnya. Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Buleleng Ketut Suparta Wijaya mengatakan, PUPR tidak bisa

Bali Post/kmb38

berbuat banyak untuk me- saja kebijakan dan program n a n g g u l a n g i k e r u s a k a n penanganan oleh pihak yang pantai tersebut. Ini karena diberi kewenangan menpengelolaan kawasan pan- gelola pesisir,” tegasnya. tai telah dialihkan kepada (kmb38) provinsi. “Tidak ada kewenangan, nPanjang pantai di Buleleng 172,301 km kalau dianggarkan nPantai yang mengalami abrasi 69,96 km nanti kami yang nAbrasi yang telah ditangani 40,63 km dipermasalahkan. nAbrasi yang belum tertangani 29,33 km Kita menunggu


15

Senin Pon, 23 April 2018 Jafwal Pertandingan --------------- Liga Inggris -------------------------------------------Selasa (24/4) dini hari Everton vs Newcastle United --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Selasa (24/4) dini hari Athletic Bilbao vs Levante --------------- Liga Italia Selasa (24/4) dini hari Genoa vs

Liverpool -

Hellas Verona

Hasil --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Eibar vs Getafe 0-1 Celta Vigo vs Valencia 1-1 1. Barcelona 33 25 8 0 83-19 83 2. Atletico Madrid 33 21 8 4 54-18 71 3. Real Madrid 33 20 8 5 80-36 68 4. Valencia 34 20 6 8 62-36 66 5. Real Betis 33 17 4 12 54-53 55 6. Villarreal 33 15 6 12 45-40 51 7. Getafe 34 13 9 12 39-31 48 8. Sevilla 33 14 6 13 41-52 48 9. Girona 33 13 8 12 46-50 47 10.Celta Vigo 34 12 9 13 53-47 45 11.Real Sociedad 33 12 7 14 60-52 43 12.Eibar 34 12 7 15 37-47 43 13.Athletic Bilbao 33 9 13 11 36-39 40 14.Leganes 34 11 7 16 28-41 40 15.Alaves 33 12 2 19 30-47 38 Pencetak gol : 29 - Lionel Messi (Barcelona). --------------- Liga Inggris ----------------------------------------Watford vs Crystal Palace 0-0 West Bromwich Albion vs Liverpool 2-2 --------------- Liga Italia -------------------------------------------SPAL vs AS Roma 0-3 Sassuolo vs Fiorentina 1-0 AC Milan vs Benevento 0-1 --------------- Liga Jerman -----------------------------------------RB Leipzig vs Hoffenheim 2-5 Eintracht Frankfurt vs Hertha Berlin 0-3 Hamburg vs Freiburg 1-0 Hanover vs Bayern Munich 0-3 VfB Stuttgart vs Werder Bremen 2-0 Borussia Dortmund vs Bayer Leverkusen 4-0 1. Bayern Munich 31 2. Schalke 30 3. Borussia Dortmund 31 4. Bayer Leverkusen 31 5. Hoffenheim 31 6. RB Leipzig 31 7. Eintracht Frankfurt 31 8. Bor. Moenchengladbach 31 9. Hertha Berlin 31 10.VfB Stuttgart 31 11.Augsburg 30 12.Werder Bremen 31 13.Hanover 31 14.VfL Wolfsburg 31 15.Mainz 30

25 3 16 7 15 9 14 9 13 10 13 8 13 7 12 7 10 12 12 6 9 10 9 10 9 9 5 15 7 9

3 84-22 7 47-33 7 61-41 8 55-41 8 60-44 10 47-47 11 41-40 12 42-48 9 38-35 13 29-35 11 38-40 12 34-38 13 38-47 11 30-40 14 32-47

Khan Akhiri Perlawanan Lo Greco di Ronde I

78 55 54 51 49 47 46 43 42 42 37 37 36 30 30

Pencetak gol : 28 - Robert Lewandowski (Bayern Munich). --------------- Liga Prancis -----------------------------------------Marseille vs Lille 5-1 Guingamp vs Monaco 3-1 Amiens vs Strasbourg 3-1 Metz vs Caen 1-1 Toulouse vs Angers 2-0 --------------- Piala Raja Spanyol -------------------------------Final Sevilla vs Barcelona 0-5

Pemanasan Jelang Haddapi Real Madrid Munich Juara Liga Jerman Bayern Munich meraih kemenangan 3-0 atas Hannover, Minggu (22/4) kemarin. Ini menjadi pemanasan tepat bagi tim asuhan Jupp Heynckes itu sebelum melakoni babak semifinal Liga Champions melawan Real Madrid, Kamis mendatang. Thomas Mueller dan Robert Lewandowski masingmasing menyumbang gol setelah tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua. Satu gol lainnya dicetak Sebastian Rudy. ‘’Jika anda dihadapkan pada pertandingan Liga Champions, kemenangan seperti ini amat penting artinya bagi tim,’’ ujar Heynckes yang memburu treble. Pada laga tandang kemarin, Heynckes menurunkan pemain lapis kedua di babak pertama dan kesulitan untuk mencetak gol. Bek muda Lars Lukas Mai memainkan debutnya di tim senior Bayern. Tiga gol beruntun baru lahir pada babak kedua melalui Mueller menit ke-57, Lewandowski 73 dan Rudy (89). (kmb39/afp)

Petinju Inggris Amiri Khan hanya perlu 39 detik di ronde pertama untuk mengakhiri perlawanan Phil Lo Greco pada pertarungan di Stadion Echo Arena, Liverpool, Minggu (22/4) kemarin. Ini menjadi penampilan pertama di atas ring setelah absen selama dua tahun pada laga resmi kelas welter super. Petinju Inggris itu tak pernah bertarung sejak dikalahkan dengan KO Saul ‘’Canelo’’ Alvarez pada pertarungan di Las Vegas, Mei 2016. Peraih medali perak Olimpiade 2004 Athena itu tidak memerlukan banyak waktu untuk membuat lawannya dari Argetina terhuyunghuyung pada detik ke-16. Pukulan kombinasi mendarat di wajah Lo Greco dan dia mendapat hitungan wasit setelah ia terjatuh. Lo Greco mengakhiri pertandingan setelah wasit melakukan intervensi akibat dia tak mampu memberikan perlawanan dan mendapat hujan pukulan dari lawannya. Kemenangan KO pada ronde pertama itu mengantarkan Khan membuka peluang melawan rekan senegaranya, Kell Brook, yang juga menyaksikan pertandingan itu di pinggir ring. ‘’Saya absen selama dua tahun, tapi setiap hari saya bekerja keras di gym. Saya tidak pernah istirahat satu hari pun. Saya ingin membuktikan diri saya mampu comeback,’’ jelasnya ke BBC sampil menambahkan bahwa Phil Lo Greco lawan berbahaya. Namun untuk pertandingan selanjutnya, ia akan dipaksa naik kelas dan mendapatkan lawan terbaik. ‘’Tapi untuk melawan Brook saya tidak terburu-buru dan menghindar dari kejarannya,’’ ujar Khan yang ingin menikmati kemenangan ini. Brook menilai Khan tak berminat menghadapi dirinya dan berusaha menghindar. ‘’Amir, kan menginginkan laga ini, saya juga ingin,’’ ujarnya. (kmb39/afp)

KO - Petinju Inggris Amir Khan (kanan) mendaratkan pukulan ke wajah Phil Lo Greco pada pertarungan kelas welter super di Echo Arena, Liverpool, Minggu (22/4) kemarin. Khan menang KO di ronde pertama.

Bali Post/afp

Tundukkan Tottenham, MU ke Final

Bali Post/ant

TROFI - Kapten Barcelona Andres Iniesta mencium trofi Piala Raja disaksikan Raja Spanyol Felipe VI usai laga final, Minggu (22/4) kemarin. Barca melumat Sevilla 5-0 pada laga final di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid.

Laga Pamungkas Iniesta Madrid Duet Andres Iniesta dan Lionel Messi tampil gemilang saat Barcelona menghancurkan Sevilla dengan skor 5-0 untuk menjuarai Piala Raja, Minggu (22/4) kemarin. Ini menjadi laga pamungkas sang pengatur serangan Barca Andres Iniesta. Iniesta memulai karier di Albacette sebelum membela tim muda Barcelona pada 1996. Ia mulai ambil di tim B selama tiga musim sebelum secara resmi membela tim Katalan pada 2002. Pemain yang kini berusia 33 tahun itu total memainkan 435 pertandingan dan menghasilkan 35 gol. Bersama Barca, Iniesta menghasilkan 8 gelar La Liga, 6 Piala Raja, 4 Liga Champions dan Tiga Piala Dunia Antar-Klub. Namun sukses kemarin membuatnya semakin dekat untuk meninggalkan Nou Camp yang telah dibelanya selama lebih dari 15 tahun. Barca yang sempat secara beruntun menjuarai turnamen ini, juga semakin dekat diri untuk merebut dua gelar domestik. Sukses ini sekaligus untuk mengobati kegagalannya di babak perempatfinal Liga Champions yang dising-

kirkan AS Roma. Luis Suarez mencetak dua gol pada babak pertama untuk tim Katalan ketika mereka memenangi kompetisi untuk ke-30 kalinya. Bagaimanapun, Andres Iniesta dan Lionel Messi-lah yang mengendalikan permainan ketika sang pemuncak Liga Spanyol itu menaklukkan tim asuhan Vincenzo Montella di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid. Philippe Coutinho memberi umpan untuk Suarez mengemas gol pembukaan pada menit ke-14 dan Barcelona mendominasi sepanjang permainan. Messi membukukan gol kedua memanfaatkan pergerakan Jordi Alba pada menit ke-31. Suarez menambahi satu gol lagi menit ke-40, sebelum Iniesta mencetak gol dari sudut sempit menit ke-51. Coutinho menambahi gol kelima dari titik penalti menit ke-69 untuk melengkapi pesta gol. Para penggemar Barcelona dan Sevilla menyebut nama Iniesta ketika ia digantikan pada fase akhir permainan. Gelandang veteran itu mempertimbangkan langkah untuk pindah ke Liga Tiongkok dan ini dapat menjadi final terakhirnya untuk Barcelona. (kmb39/afp/ant)

London Manchester United (MU) lolos ke final Piala FA dengan menghancurkan Tottenham Hotspur 2-1, Minggu (22/4) kemarin. Penyerang MU Alexis Sanchez membantu menginspirasi kebangkitan timnya pada pertandingan di Stadion Wembley itu. Tottenham yang bertindak sebagai tuan rumah, mengawali pertandingan dengan sangat baik ketika Dele Alli mencetak gol dari jarak dekat. Namun, Sanchez mampu menjaga rekor bagusnya di Wembley dengan sundulan kepala untuk menyamakan kedudukan. Pertandingan sedang berlangsung ketat pada menit ke-60 ketika Ander Herrera membawa MU berbalik memimpin. Ketika MU, yang akan memainkan final Piala FA untuk ke-20 kalinya, tidak sabar mengakhiri musim dengan raihan trofi, Tottenham merenungi kegagalan mereka di semifinal kompetisi ini untuk kedelapan kalinya secara beruntun. Tim yang kelak akan merintangi MU dan memecahkan rekor 13 kali juara Piala FA adalah Chelsea atau Southampton yang bermain di semifinal lain. ‘’Kami layak atas ke-

menangan ini,’’ kata manajer MU Jose Mourinho, yang berupaya meraih trofi ketiga untuk MU sejak mengambil alih tim dari Louis van Gaal. Sanchez yang kesulitan mengukir penampilan terbaiknya sejak didatangkan dari Arsenal pada Januari, mencetak gol kedelapan dengan penampilan tanpa kenal lelah. Ia berhasil mematahkan ambisi Tottenham yang mengincar trofi pertamanya untuk 10 tahun kepemimpinan manajer Mauricio Pochettino. Fans the Lilywhites di Wembley bergemuruh pada menit kesepuluh ketika sapuan Alli menjebol gawang MU. Bek tengah Davinson Sanchez menyodorkan operan melengkung ke jalur pergerakan Christian Eriksen, dan pengatur permainan asal Denmark itu mengirimkan umpan silang akurat yang dapat disambar Alli. MU kembali berada di bawah tekanan ketika Eriksen melepaskan tembakan melebar, sedangkan Harry Kane gagal meneruskan umpan silang Song Heung Min. Alli juga gagal membukukan gol kedua ketika Phil Jones melakukan intervensi krusial, sedangkan pada sisi lain lapangan Romelu Lukaku

menanduk bola yang melambung di atas gawang setelah MU melakukan serangan. MU mampu mengatasi situasi buruk dan menyamakan kedudukan pada menit ke-24. Mousa Dembele kalah berduel dengan Paul Pogba dan umpan silang pemain Prancis itu dapat ditanduk oleh Sanchez, melewati jangkauan Michel Vorm. Tottenham hampir kembali unggul menjelang turun minum, ketika bola operan Eric Dier mengenai tulang kering Chris Smalling dan naik ke atas gawang. Penguasaan bola superior Tottenham menurun pada pembukaan babak kedua. Sebaliknya MU mulai mengendalikan permainan. Pasukan Mourinho mencetak gol pada menit ke-62 ketika Sanchez mengirim bola kepada Herrera, sebelum melepaskan tembakan melewati sela-sela kaki Ben Davies dan kiper Vorm. Spurs jarang mengancam gawang David de Gea pada fase akhir pertandingan ketika puasa trofi sepuluh tahun mereka berlanjut. MU bahkan berpeluang menambah keunggulan mereka saat Pogba memaksa Vorm melakukan penyelamatan. (kmb39/afp/ant) MELAJU - Gelandang Manchester United Ander Herrera (kiri) melepaskan tembakan di depan pemain Tottenham Hotspur pada pertandingan semifinal Piala FA, Minggu (22/4) kemarin. MU menang 2-1

Bali Post/afp

dan melaju ke final.

Benevento Buka Peluang Bertahan di Serie A

Bali Post/afp

Penyerang Bayern Munich Robert Lewandowski.

Milan Tim juru kunci Benevento masih memiliki peluang bertahan di Serie A Liga Italia setelah menaklukkan tuan rumah AC Milan 1-0, Minggu (22/4) kemarin. Gol tunggal kemenangan Benevento dicetak Pietro Iemello. Benevento, yang mengoleksi 17 poin dari 34 pertandingan, bisa melanjutkan perjuangan mereka menghindari degradasi jika tim peringkat ke-18 Crotone, dengan 28 poin dari 33 pertandingan, kalah di kandang Udinese di laga ke-34. Kekalahan itu tetap menempatkan

Milan berada di peringkat keenam dengan 54 poin dari 34 pertandingan. Milan dalam bahaya gagal berpartisipasi di kompetisi Eropa untuk musim depan. Tim peringkat ketujuh Atalanta hanya terpaut dua poin dari mereka sebelum memainkan pertandingan kandang melawan Torino, juga pada Minggu. Iemello mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-29 dengan penyelesaian yang tenang setelah operan membelah pertahanan dari Nicolas Viola. Wasit Maurizio Mariani mengesahkan gol setelah sempat

sedikit berkonsulasi dengan video asisten wasit (VAR) terkait offside. Pemain pengganti Benevento Cheick Diabate harus diusir keluar lapangan pada menit ke-80 ketika ia mendapatkan kartu kuning kedua karena menyikut Leonardo Bonucci, namun tim tamu sangat layak mendapatkan kemenangan mereka di San Siro. Kiper mereka Christian Puggioni melakukan sepasang penyelamatan bagus untuk menggagalkan Patrick Cutrone dan Giacomo Bonaventura. Franck Yannick Kessie memiliki

peluang yang mengenai bagian bawah tiang gawang untuk Milan yang miskin ide pada sebagian besar jalannya pertandingan. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, AS Roma tetap berada di jalur untuk finis di empat besar berkat kemenangan 3-0 di markas SPAL. Gol Roma dicetak Radja Nainggolan dan Patrick Shick menyusul gol bunuh diri Francesco Vicari. Sassuolo menjauhi zona degradasi dengan kemenangan kandang 1-0 atas Fiorentina, berkat gol di babak pertama dari Matteo Politano. (kmb39/afp/ant)


olah raga

16

Senin Pon, 23 April 2018

Atlet Gandawa Sabet Emas di Kasau Cup

Mangupura (Bali Post) Atlet Gandawa Archery Club Badung Dinda Putri Naila menyabet medali emas di nomor divisi standard bow pada turnamen Kasau Cup 2018 Archery Championship, di Lapangan Panahan Lanud Atang Sendjaya Bogor, Jabar, 19-22 April. Selain itu, medali perak dipersembahkan Komang Gde Krishnanda Putra di divisi compound, serta Gede Agus Prastiadi yang turun di divisi standar bow. Ketua Harian Pengkab Perpani Ketut Jaya Kesuma, yang dikontak kemarin, menjelaskan klub Gandawa menerjunkan lima atlet andalannya dan mereka pulang membawa 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Ketut Jaya mengemukakan, dalam event tersebut melibatkan 16 klub panahan se-Indonsia, dan atas hasil ini klub Gandawa berhasil menduduki peringkat keenam. Ketut Jaya menambahkan, ajang ini sekaligus dipakai uji coba untuk menambah jam terbang atlet Badung. Apalagi, tim panahan Badung baru saja juara umum Porprov Bali XIII/2017, di Gianyar. ‘’Kami menyiapkan diri sedini mungkin, sebab target kami tetap mempertahankan gelar juara umum pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan,’’ ucap Jaya. (022)

Bali Post/022

TRADISIONAL - Suasana kejuaraan panahan tradisional Gladen Ageng Jemparingan, di Istana Taman Jepun, Minggu (22/4) kemarin.

Atlet Panahan Hope Juara ”Face Target”

Denpasar (Bali Post) -

Atlet panahan Hope keluar sebagai juara face target SD A putri di ajang kejuaraan panahan tradisional Gladen Agung Jemparingan, di Istana Taman Jepun, Minggu (22/4) kemarin. Juara II Faith dan juara III Isna. Dinda Putri Naila

Bali Post/ist

PRUI Buleleng Gelar Turnamen Bali Rugby Provincial

Singaraja (Bali Post) – Guna menjaring atlet berbakat, Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Buleleng menggelar kejuaraan bertajuk Bali Rugby Provincial, Minggu (22/4) kemarin di kampus Universitas Pendidikan Ganseha (Undiksha) Singaraja. Kejuaraan ini diikuti lima kabupaten dan kota yakni Buleleng, Tabanan, Gianyar, Badung dan Kabupaten Bangli. Kejuaraan dibuka Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana. Ketua Panitia Bali Rugby Provincial I Putu Yoga Dwijantara mengatakan, kejuaraan untuk menjaring atlet berbakat guna dipersiapkan pada ajang Pekan Olahraga Propinsi (Porporv) Bali 2019 mendatang di Tabanan. Nomor yang dipertandingkan di antaranya under fourteen, under seventeen dan dan senior. “Mencari bibit atlet untuk mewakili (Singaraja) pada Porprov 2019 mendatang di Tabanan juga mengenalkan olahraga yang tergolong baru berkembang ini,” katanya. Sementara itu, Ketua Umum KONI Buleleng Arta Widnyana menyambut baik kejuaran yang digelar oleh PRUI Buleleng. Kejuaraan ini tidak saja mengejar juara, namun sebagai wadah mengenalkan olahraga baru kepada masyarakat, sehinga diharapkan generasi muda atau masyarakat umum bisa mencoba untuk mempraktikkan olahraga yang satu ini. “Ini lebih kepada pengenalan olahraga yang baru, dan kami terus memantau perkembangan olahraga baru dan membina para atltetnya, sehingga prestasinya semakin terasah,” jelasnya. (kmb38)

Tembus Grup Dunia, Tanda Kebangkitan Tenis Indonesia

Jakarta (Bali Post) Persatuan Lawn Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) menilai capaian tim tenis putri Indonesia menembus ke babak dunia Piala Fed Junior di Hungaria, September 2018, merupakan tanda kebangkitan olahraga ini di Indonesia. ‘’Ini merupakan kebangkitan dari prestasi tenis Indonesia dan dari tim Fed junior ini diharapkan bisa muncul pengganti Yayuk Basuki dan pemain-pemain senior lainnya,’’ kata Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Pelti saat penyambutan tim Fed Junior kembali ke Tanah Air, di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (22/4) kemarin. Tim Fed Junior Indonesia yang digawangi oleh Priska Madelyn Nugroho, Janice Tjen dan Nadya Dhaneswara berhasil melaju ke babak dunia usai dalam kualifikasi Fed Junior 2018 zona Asia/Oseania di Kuching, Malaysia, pada 16-21 April 2018. Tim Merah Putih menjadi perwakilan kawasan bersama Hongkong, Jepang dan Australia. Hal tersebut dipastikan usai dalam pertandingan perempatfinal, Indonesia mampu menundukkan Thailand 2-1 dan juga memastikan Indonesia melaju ke putaran semifinal zona Asia/Oseania. Di semifinal, Indonesia yang menghadapi Hongkong di empat besar, mampu menumbangkan unggulan dua tersebut dengan skor 2-0 dan melaju ke final. Akan tetapi, Indonesia harus puas hanya menjadi runnerup kualifikasi Piala Fed Junior 2018 zona Asia/Oseania usai usai langkah gemilangnya terhenti di partai puncak oleh Australia 0-2. ‘’Tapi capaian ini luar biasa, ini adalah pertama kalinya Indonesia menembus partai final. Karena sesungguhnya target awal kami adalah hanya lolos ke babak dunia dengan menempati posisi empat besar,’’ kata Kapten tim Fed Junior Ryan Tanujoyo di lokasi yang sama. Ke depannya, Pelti menyatakan akan mempersiapkan tim untuk berlaga di babak dunia Fed Junior pada September mendatang. ‘’Jadi selepas ini mereka tetap ikut pertandingan-pertandingan dan kami persiapkan menuju kejuraan dunia Hungaria. Termasuk pengiriman tur ke lur negeri akan direalisasikan seperti instruksi Ketua Umum,’’ kata Susan. Selain berbagai persiapan mandiri para atlet dan oleh federasi, untuk menghadapi babak dunia Fed Junior, Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar juga berencana akan memberikan fasilitas wild card pada tim Indonesia yang terdiri dari Janice Tjen, Priska Madelyn dan Nadya Dhaneswara dalam kejuaraan Indonesia Women’s Circuit berhadiah total 15 ribu dolar AS pada bulan Juli mendatang. Tim Piala Fed Junior Indonesia sendiri mendarat di Tanah Air pada Minggu, pukul 15.00 di Bandara SoekarnoHatta. (ant)

Untuk SD A putra, juaranya Dede, Jaya, dan Nanta, kemudian SD B putri, juaranya Gina, Yurika, dan Puspayanti Rahayu. SD B putra, juaranya Gus Gangga, disusul Enda dan Rifki. SMP putri, juaranya Intan Swandari, kemudian Tri Kumuda Ward-

ani, dan Indrayanti. Untuk SMP putra, juaranya Nova dan Dharma. Kategori umum putri, juaranya Nerma Novianti, disusul Dayu Purnama, dan Gayatri. Juara umum putra adalah Andika Yasa, Sandiaz, dan Teguh Yoyong. Untuk nomor bandulan, SD A putri,

juaranya Faith, dan Isna, dan Hope. Selanjutnya, juara SD A putra Jaya dan Dede. Juara SD B putri Pande Putu Gina Putri. SD B putra juaranya Gus Gangga, Nanda, dan Enda. Juara SMP putri Tri Kumuda Wardani dan AA Intan Swandari. Juara SMP utra Nova. Juara umum putri Gayatri, Tarina Dewi, dan Titi. Juara umum putra Putu Budiyasa, Dwi Putra, Andika Yasa, sedangkan juara beregu Dwi Putra/Gina, serta Ngurah Budi/Evi.

Ketua Panpel AA Anom Giri menyatakan, kejuaraan panahan tradisional bertajuk Gladen Ageng Jemparingan diikuti 67 atlet panahan dari Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Buleleng, Klungkung, Bangli, serta Karangasem. ‘’Bahkan, ada seorang peserta dari Solo. Atlet yang absen hanya dari Jembrana,’’ ucap Anom Giri. Dikemukakan, event ini dihelat Jepun Bali Traditional Archery Community, serangkain Hari Kartini 2018. (022)

Pelicans Sapu Bersih Putaran Pertama

Bali Post/afp

REBOUND - Pemain Portland Trail Blazers Jusuf Nurkic (kiri) merebut bola rebound pada pertandingan melawan New Orleans Pelicans pada Game 4 babak playoff kompetisi NBA. Pelican menang 131-123 dan melaju dengan keunggulan keseluruhan 4-0.

Bali United U-15 Tekuk Bali FC Manguoura (Bali Post) Kesebelasan Bali United U-15 berhasil menang tipis atas lawannya Bali FC dengan skor 1-0 dalam babak delapan besar Piala Soeratin U-15 Rayon Bali di Lapangan Samudra Kuta, Minggu (22/4) kemarin. Gol tunggal kemenangan Bali United hasil bidikan Gusti Made Rendy ketika pertandingan yang dipimpin wasit Putu Widiasmadi baru bergulir dua menit. Sementara tuan rumah PS Badung memetik kemenangan 2-0 atas Badak Putra Buduk di Lapangan Samudra Kuta. Dua gol Tim Keris dilesakkan Kadek Putra Sastrawan dan Nyoman Arya Rangga. Hasil lainnya, Perst Tabanan U-15 menekuk Pusaka Kapal dengan skor 3-1 di Lapangan Debes, Tabanan, kemarin. Tiga gol Perst diciptakan Prabu Dananjaya, Dicko Helmi, dan Bayu Sastra. Pusaka

Washington Anthony Davis dan Jrue Holiday masing-masing mencapai poin tertinggi sepanjang kariernya di fase playoff putaran pertama kompetisi NBA, ketika New Orleans Pelicans menang 131-123 atas Portland Trail Blazers, Minggu (22/4) kemarin. Pelicans menyapu bersih kemenangan 4-0 di Stadion Smoothie King Center. Davis mencetak 47 poin dan Holiday 41 poin ketika Pelicans memastikan diri memenangi rangkaian best of seven playoff, memenangi Game 4 kemarin. Rajon Rondo mencatatkan 16 assist dengan tujuh poin dan tujuh rebound untuk Pelicans. CJ McCollum mencetak 38 poin, Al-Farouq Aminu mengoleksi 27 poin, Damian

mampu mempertipis kekalahan melalui gol Erlangga. Tim Putra Tresna Bali U-15 berpesta gol ke gawang Putra Dewata Bali dengan skor 6-0 di Lapangan Debes. Keenam gol yang bersarang ke gawang Putra Dewata Bali yang dikawal kiper Aditya Juli Antara diborong Dwi Mei tiga gol, kemudian dua butir gol dicetak lewat kaki Dedi Nopa, serta sebiji gol diciptakan Rai Sila Arta. Dengan demikian, empat tim U-15 yang melaju ke semifinal, Perst Tabanan jumpa Putra Tresna Bali, serta Bali United menghadapi PS Badung. Sementara untuk Piala Soeratin U-17, Persibu Buleleng bermain imbang 1-1 melawan Perst Tabanan di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Sebiji gol Persibu dilesakkan Irvan, sementara gol balasan Perst Tabanan hasil bidikan Agus Dwi Saputra. (022)

Lillard menambahi 19 poin, dan Jusuf Nurkic berkontribusi 18 poin dan 11 rebound untuk Trail Blazers. Blazers kalah meski memiliki persentase tembakan 52,6 persen dan hanya mencatatkan enam turnover. Namun, Blazers tidak mampu menghentikan Pelicans yang memiliki persentase tembakan 57 persen. Di laga lainnya Wilayah Barat, Minnesota Timberwolves menundukkan Houston Rockets 121-105 namun masih tertinggal 1-2 secara keseluruhan. Utah Jazz membekuk Oklahoma City Thunder 115-102 dan memimpin 2-1 Di laga lain Wilayah Timur, Philadelphia 76’ers mengalahkan Miami Heat 106-102. JJ Redick mencetak

24 poin dan Ben Simmons menambahi triple-double dengan 17 poin, 13 rebound, dan sepuluh assist untuk membantu Sixers menaklukkan tuan rumah Miami. Simmons merupakan pemain rookie kelima sepanjang sejarah NBA dengan catatan triple-double di playoff dan pertama kalinya sejak Magic Johnson pada 1980. Joel Embiid mengemas 14 poin, 12 rebound, dan lima block, dan Dario Saric menambahi 11 poin ketika Sixers kini unggul 3-1 pada rangkaian best of seven. Dwayne Wade memimpin Heat dengan 25 poin, sedangkan Goran Dragic menambahi 20 poin. Game 5 akan dimainkan pada di Philadelphia. (kmb39/afp/ant)

Hendra/Ahsan Juara Malaysia International Challenge

Jakarta (Bali Post) Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sukses merebut gelar dalam turnamen Malaysia International Challenge 2018 setelah menaklukkan wakil tuan rumah dalam putaran final, Minggu (22/4) kemarin. Hendra/Ahsan, seperti tercantum dalam situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia, Minggu kemarin, menang atas pasangan Malaysia Chia Aaron/Soh Wooi Yik dalam tiga game 21-17, 17-21, 21-19 selama 47 menit laga final. Setelah menang 21-17 pada game pertama, perolehan skor Hendra/Ahsan tertinggal dari Chia/Soh pada game kedua 0-3, 1-4, 4-4, 4-6, 7-11, 10-13, 14-15, hingga kalah 17-21. Namun pada game ketiga, juara dunia 2015 itu langsung menekan pasangan tuan rumah 2-0, 3-1, 5-2, 7-3, 11-6, 14-11, 17-14, dan 20-16. Hendra/Ahsan hampir kehilangan kesempatan juara karena Chia/Soh menyusul empat poin menjadi 20-19. Tetapi, pasangan putra senior Merah-Putih mengunci

kemenangan mereka dengan skor 21-19. Sebelumnya, pelatih ganda putra pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Herry Iman Pierngadi mengatakan keikutsertaan Hendra/Ahsan dalam turnamen tingkat International Challenge merupakan langkah pelatnas untuk menambah poin bagi pasangan senior itu. ‘’Target kami bagi Hendra/Ahsan adalah Piala Thomas. Kami masih akan melihat perkembangan permainan mereka berikutnya,’’ kata Herry tentang target bagi pasangan medali emas Asian Games 2014 itu. Meskipun Hendra/Ahsan merupakan pasangan senior, Herry menambahkan mereka masih disegani oleh para pemain di Eropa ketika turun dalam turnamenturnamen di benua biru itu. Turnamen Malaysia International Challenge menjadi turnamen keempat Hendra bersama Ahsan setelah Hendra sempat ke luar dari pelatnas PBSI pada 2017. Sebelumnya, pasangan itu telah mengikuti turnamen India Terbuka 2018, Jerman Terbuka 2018, dan All England 2018. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Pon, 23 April 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dicari Marketing, wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik, mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja tim,kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

G.01

Cr 2 PRT+1B.siter Gj.1,8Jt Tdr dlm 081999776071/082237995324

B.BP.001.04.18.0001198

Dicari Koki Chinese yg berpengalaman,Pnmptn di Bali, Gj 7-9Juta ke atas. Hub.Lini 081318583815

Dibthkan Gardener U/Villa Area Seminyak.Pribadi Baik,Pekerja Keras,Gaji menarik.HUb:0361289742, CV Kirim ke: E:asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.04.18.0001073

Dibthkan Tenaga Housekeeping u/Villa Area Ubud, Pribadi Baik Pekerja Keras & Gaji Menarik. Hub.0361-289742 .CV Kirim Ke: E:asavillasproperty@gmail.com B.BP.001.04.18.0001072

DAIHATSU

B.BP.001.04.18.0001204

Dijual Mobil Xenia Tahun’2007 Warna Silver Metalik Harga 85Jt(Nego) Hub:0361-236735

Dcr Pmbntu Suami Istri Srbutan Jujur & Rajin Hub.081999555821

B.BP.153.04.18.0001043

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto pasti Brangkat WA:081375409869&087754689692

B.BP.004.04.18.0001173

Bag.Gudang/Helper,Max28Th,SMA Sigle,Lam Lngs:Jln Gn.Andakasa TegalDukuhI/17 HP:081237811808 B.BP.001.04.18.0001104

B.BP.001.04.18.0000711

Dcr Sales,Spv,Teknisi STM,Gj+ Bns+Komisi+BPJS, Lam . PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps

B.BP.821.04.18.0000915

Anak Perusahaan BUMN Mencari Tenaga Kerja Bidang Asuransi (2,5Jt++/Bln)Hub:081934361066

B.BP.001.04.18.0001163

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

Dcr Sopir u/Proyek Hub.087761340455/0361238462

B.BP.001.04.18.0001116

Dcr Terapis H.085100082562 d/a Jl.Nangka Utara 190 Apt Beta

B.BP.001.04.18.0001089

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH

BENGKEL LAS FOTOCOPY Free

D

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

FOTOCOPY

BAHAN BANGUNAN

B.BP.001.04.18.0001092

Job Australi Korea Jepang Hub. WA081649477140-082231577240

BIRO JASA

esign

B.BP.001.04.18.0001208

Garmen Cr Serabutan(P),Gj+Uang Makan+THR+BnsHub.081999677757

Dcr Tkg Kebun Brpnglmn.Krja 8 Pgi-12Siang.0361-756234/750771

B.BP.001.04.18.0001095

RUPA-RUPA

BIRO JASA

Dibutuhkan sgr Tehniki AC Gaji UMBonusHubHP/WA,08164713967

Dcr Tk.Serabutan&Tk.Potong utk Garmen di Legian.085100688688

RUPA-RUPA

BIRO JASA

B.BP.004.04.18.0001174

Hotel in Kuta looking for Driver & Maintenance Staff Call:082144450099

B.BP.001.04.18.0001205

B.BP.004.04.18.0000968

Koperasi Bth Karyawati min SMU Telp.0361-736606

DIJUAL MOBIL

Dcr Karyw cuci mbl H.Beta Auto Padma Penatih, H.085100082562

Dicari Salesman/Girl Pengalamn Gaji 3Jt Transport komsi&bonus Hub.087761391444 (tidak SMS)

B.BP.031.04.18.0001152

Bth MOD,Spa Therapist,Waiter, Cook, Enggineering,Security Cv:aom@bhuwanaubudhotel.com

B.BP.001.04.18.0001203

B.BP.001.04.18.0001162

LOWONGAN

!!Cash/Krd Jual Rmh di Tohpati Siulan Mrh H.575Jt081558041018

B.BP.001.04.18.0001123

Sopir u/Laundry Lok.Dps Timur Hub.087761247788/085103000250

Cr Sopir Pny Motor Sdr.Jl.Sekar Tunjung XIIB/123AA.Telp.467606

B.BP.001.04.18.0001094

Dicari PRT wanita buat jaga anak,tinggal dalam,umur maksimal 35thn,suka anak dan serius kerja.Hubungi:0811394116

B.BP.001.04.18.0001007

B.BP.001.04.18.0000546

Dcr SPG utk Butik di Legian, B. Inggris,Serius H.085100688688

Ertiga’16 Tgn1,Asli Bali,Putih Hub:081353791368/082146779300

PRT-Nona-Jomblo!!5Jam/Hari,1Jt /Bln,Tidur Dalam.081246929138

Cr Karyawati Min.SMA, Max.25Thn Pnampilan Menarik,081338251999

B.BP.004.04.18.0001088

B.BP.166.04.18.0001209

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicari Checker & Tk.jahit Hub.08113899556 / 08113800492

B.BP.001.04.18.0001196

B.BP.001.04.18.0000590

Informasi pasang iklan Telepon

NISSAN

G.Livina’11 AsBali,Prbd, Mulus Samsat Baru,125Jt.085778778168 B.BP.001.04.18.0001169 TOYOTA

Agya 2015 Putih Matic Pribadi Low KM Istimewa 081338544044 B.BP.154.04.18.0001199 SUZUKI

Dilelang Suzuki Carry Pick Up’ 15, Asli Bali Hub:089619874461 B.BP.001.04.18.0000872

B.BP.001.04.18.0001091

DIJUAL RUMAH B.BP.164.04.18.0001206

Djl Rmh 2A Permanen & Semi Permanen Jl.Besakih Gg.Sosro, Djl Tnh 15A (Ada Gdg Kontruksi Baja)Jl.Hasanudin,Penggending Klk Hub(0366)21173/21600/22954 Ng B.BP.165.04.18.0001087

Rmh Lt2 Jl.Tkd.Balian Renon Gg Huma Residen Hub.085100888379

B.BP.001.04.18.0001197

DIJUAL TANAH Dijl tnh kav di kota Denpasar Hub:08123600422 / 0811398086

B.BP.001.04.18.0001084

Tnh Kav 200m2 Kutuh Bdg DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.08174792678/081805374433

B.BP.004.03.18.0001157

KEHILANGAN Hlg Kartu Pengawasan Pariwista No.7180/AJ.202/DJPD/515108017 &No.7180/AJ.202/DJPD/515108004 An.CV.Kumala Transport

B.BP.001.04.18.0001195

Sertifikat HGB 00459/Dauh Puri Ls.104m2, An.Vita Jufilia Gani

B.BP.001.04.18.0001029

RUPA-RUPA Jual Aplikasi Sadap HP Android SMS,WA,Line,FB,BBM.Instagram, Telp,Galeri,Kamera,Posisi,dll 350Rb H.08123989134

B.BP.004.04.18.0001176

RUPA-RUPA **Freelance Marketing Deposito Koperasi Fee 3% H.081239011111

B.BP.001.04.18.0001200

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172 / 412815

B.BP.001.04.18.0000729

BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWPSIUPPasport081338344155

B.BP.001.04.18.0000012


BANGLI

18

Senin Pon, 23 April 2018

Hari Ini, 3.779 Siswa SMP Ikuti UNBK Bangli (Bali Post) Sebanyak 3.779 siswa SMP di Kabupaten Bangli mengikuti Ujian Nasional (UN) digelar mulai Senin (23/4) hingga Kamis (26/4). Dari 29 SMP yang tersebar di empat kecamatan, seluruhnya mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Sedana, Minggu (22/4) kemarin. Sedana mengatakan, meski 100 persen SMP di Bangli mengikuti UNBK, namun tidak semuanya bisa melak-

sanakan UNBK secara mandiri. Terdapat beberapa sekolah yang masih meminjam sarana dan prasarana di sekolah lain. ‘’Meski begitu, kami sangat apresiasi karena semuanya bisa UNBK,’’ ucap Sedana. Guna mengantisipasi gangguan listrik dan jaringan internet, pihaknya sudah jauhjauh hari melakukan koordinasi dengan Telkom dan PLN agar saat pelaksanaan UNBK tidak ada masalah yang dapat menghambat proses UNBK. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan proctor dan pengawas saat pelaksanaan UN. ‘’Proctor atau teknisi wajib

disiapkan ketika ada hal yang emergency. Karena ketika ada permasalahan yang tak terduga, supaya bisa segera ditangani,’’ kata Sedana. Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bangli I Nengah Suardana mengatakan, di hari pertama UN, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Pada Selasa (24/4) yang diujikan Matematika, Rabu (25/4) Bahasa Inggris dan hari terakhir atau Kamis berupa Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Ujian disesuikan dengan jumlah siswa di masing-masing sekolah.

‘’Kalau sekolahnya sedikit, hanya dilaksanakan satu sesi saja. Ada juga sekolah yang melaksanakan sebanyak dua sesi. Kalau misalnya sekolah siswanya banyak, dilaksanakan sampai tiga sesi. Dan untuk sesi pertama dimulai pukul 07.30-09.30 Wita, sesi kedua pukul 10.30-12.30 wita dan sesi ketika dimulai pukul 13.30-15.30 wita,’’ ucapnya. Lebih lanjut dia berharap pelaksanaan UN di hari pertama dan seterusnya bisa berjalan dengan baik dan lancar tanpa menemui hambatan. Dia juga berharap seluruh siswa bisa mendapatkan nilai yang memuaskan. (kmb41)

UNBK - UNBK SMP tahun lalu.

Bali Post/nan


Senin Pon, 23 April 2018

19


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin PON, 23 April 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Tak Ada Niat Kompromi Soal Tolak Reklamasi MEMIMPIN gerakan yang berseberangan dengan penguasa membuat nama I Wayan Suardana sering disebut-sebut. Tidak jarang, isu-isu negatif disematkan kepada sosok yang lebih dikenal dengan nama Gendo ini. Seperti ketika namanya disebut oleh salah seorang cagub Bali dalam kampanyenya dan videonya menjadi viral di media sosial. Cagub tersebut menyebut dirinya enggan membuat deal dengan Gendo dalam hal tolak reklamasi Teluk Benoa. Bahkan menyatakan dirinya dapat menyelesaikan sendiri masalah reklamasi Teluk Benoa kalau sudah jadi gubernur. “Emangnya kapan Gendo atau ForBALI mau berkompromi ataupun deal? Sikap ForBALI jelas sedari awal yakni memastikan isu BTR tidak digunakan sebagai alat pendulang suara dengan cara meminta cagub untuk membuat surat terbuka. Itu saja. Tidak ada niat kompromi dengan siapa pun,” tegas Gendo yang ditemui, Minggu (22/4) kemarin. Justru Gendo merasa statemen cagub tersebut lucu karena membangun stereotype “Gendo orangnya emang gituan”. Ia menegaskan kembali bahwa dirinya dan gerakan ForBALI adalah entitas yang tidak kenal kompromi untuk hal-hal yang tidak berpihak pada kemaslahatan publik. Terkait pernyataan bahwa cagub tersebut dapat menyelesaikan sendiri masalah reklamasi Teluk Benoa, Gendo menyebutnya sebagai bentuk ketiadaan empati dan ketiadaan penghargaan terhadap gerakan rakyat yang selama 5 tahun susah payah, diintimidasi, dikriminalisasi. Padahal selama ini, cagub tersebut duduk sebagai anggota DPR-RI cuma diam. Dia, kata Gendo, lupa kalau tanpa gerakan BTR, termasuk dengan cara demo mungkin Teluk Benoa sudah direklamasi. Lebih jauh Gendo menyebut pernyataan cagub tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap gerakan rakyat, terhadap aspirasi rakyat. “Ini bukanlah sikap yang baik bagi calon pemimpin Bali,” kata mantan Sekjen Kosma Unud ini. Jika cagub tersebut menyebut bahwa bisa menyelesaikan sendiri masalah reklamasi Teluk Benoa jika sudah menjadi gubernur, itu dianggap sebagai bentuk pernyataan pamrih. Dapat ditafsirkan bahwa dia mau berjuang untuk menghentikan upaya reklamasi Teluk Benoa kalau terpilih. “Pamrih banget,” pungkasnya. (nata)

Bali Post/wan

GRAND OPENING - Suasana pembukaan Grand Opening Markoba Bali cabang kedua yang berlangsung di Jalan Dewi Sri Kuta, dihadiri putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang, di Jalan Dewi Sri Kuta, Sabtu (21/2) lalu.

Markobar Bali Buka Cabang Kedua

SETELAH membuka usaha di Jalan Teuku Umar, untuk kedua kalinya Markobar Bali milik putra sulung Presiden Indonesia Ir. H. Joko Widodo yakni Gibran Rakabuming membuka stan kedua di Jalan Dewi Sri, Sabtu (21/4) lalu. Peluncuran tersebut dihadiri Gibran bersama adiknya, Kaesang Pangarep, pada hari yang sama membuka stan usaha Sang Pisang di Jalan Merdeka Renon. Markobar merupakan kepanjangan sebutan Martabak Kota Barat, salah satu usaha yang dirintis Gibran sejak 2015. Dan saat ini usaha tersebut terus berkembang dan menghasilkan omzet jutaan rupiah per hari. Dalam pidato sambutannya, Gibran menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyedia jasa antar-jemput makanan Go-Jek yang senantiasa menemani setiap kali

membuka gerai baru. “Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Go-Jek, selalu setia menemani saya setiap kali grand opening Markobar. Teman-teman dari kaskus, teman-teman dari komunitas mincing,” katanya. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih pada rekan bisnis lainnya seperti Indomaret, Silver Queen, Tulip, Delvi dan Grab. Sampai saat ini Markobar

memiliki 33 cabang. “Dan itu masih milik saya sendiri dan sampai saat ini Markobar juga membuka peluang kerja sama dalam bentuk franchise,” katanya seraya menunjuk stafnya yang mengurus Markobar di Bali. Gibran mengatakan apresiasi dari masyarakat di Bali terhadap keberadaan Markobar sejauh ini bagus. “Respons dan apresiasinya bagus juga dan meriah, terima kasih

buat temen-temen di Bali. Kita tambah lagi satu di Jalan Dewi Sri. Biar orang yang rumahnya di Jalan Dewi Sri, tempatnya terjangkau. Karena Jalan Dewi Sri tempatnya juga strategis,” katanya. Gibran berharap keberadaan Markobar bisa menambah selera yang disukai bagi masyarakat Bali dan bisa menampung lapangan pekerjaan. Sementara itu, Kaesang dalam sambutannya berharap pembukaan Markobar akan menjadi semakin ramai. “Saya berharap Markobar semakin ramai, tapi Sang Pisang lebih ramai,” kata

Kaesang, disambut tawa para pengunjung yang hadir. Kaesang berharap Markobar dan Sang Pisang sama-sama berjalan dan tetap ramai pengunjung. Dalam kesannya, Kaesang mengatakan Gibran sebagai guru. “Mas Gibran itu guru saya, tapi saya pengen melampaui Mas Gibran,” ujarnya. Dalam pembukaan digelar lomba makan Markobar. Para peserta wajib makan satu kotak Markobar sampai habis. Peserta yang jadi pemenang mendapatkan hadiah HP Android, voucher Hotel, dan berbagai macam hadiah lainnya. (wan)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook