20 HALAMAN
NOMOR 236 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
rabu kliwon, 25 april 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Genjot Pendapatan Petani, Gagas Industri Pengolahan Hasil Pertanian
COBLOS - Peragaan mencoblos pasangan Koster-Ace di Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli.
Desa Yangapi Tembuku Deklarasikan Dukungan Koster-Ace
KECINTAAN masyarakat Bangli terhadap Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (Koster-Ace), sangat luar biasa. Terbukti setiap Cagub Wayan Koster masimakrama di sejumlah desa di Bangli selalu disambut antusias ratusan warga. Senin (23/4), Wayan Koster masimakrama di sejumlah desa di Bangli. Salah satunya di Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku. Di kabupaten penghasil produk pertanian dan buah-buahan ini, Koster melontarkan program membangun industri pengolahan pertanian. Ratusan warga memenuhi Balai Banjar Metra Tengah, Desa Yangapi. Koster yang hadir bersama Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Bangli Sang Nyoman Sedana Artha memaparkan sejumlah program prioritas yang dibutuhkan masyarakat Bali khususnya di bidang pertanian dan perkebunan. Apalagi mengingat wilayah Kabupaten Bangli terkenal akan produk buah lokalnya seperti jeruk Kintamani dan kopi Kintamani. ‘’Nanti
tiang akan buatkan program secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Kita akan bantu dari segi akses permodalan sampai pemasaran,’’ ujarnya. Untuk itu, ia akan membuat peraturan khusus agar petani harus mendapatkan keuntungan minimal 20-30 persen dari biaya produksinya. ‘’Saya akan buatkan peraturannya,’’ paparnya. Tak hanya peraturan, Koster yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati juga akan menyiapkan pasar untuk petani. ‘’Pasarnya kita buatkan. Jangan jauh-jauh dari petani itu berada agar wisatawannya mau datang ke sana,’’ ucapnya. Sektor pertanian juga akan diurus dari hulu hingga hilir. Mulai dari bibit, pupuk, teknologi hingga pemasarannya. ‘’Teknologi untuk pengembangan bibit atau varietas unggul akan kita siapkan,’’ tuturnya. Di sisi lain, lembaga penyalur hasil pertanian petani juga akan dibentuk. ‘’Lembaganya dibuatkan, bisa badan usaha, BUMDes atau koperasi agar ada yang menangani secara langsung, agar
petani tidak jalan sendiri,’’ katanya. ‘’Nanti kita buatkan aturan juga agar hasil pertanian kita diserap oleh sektor pariwisata. Ada 110 ribu kamar hotel di Bali ini. Tamunya itu sekitar 6 juta. Nanti lembaga itu yang akan beli hasil pertanian kita, agar petani tidak rugi,’’ ujarnya. Terkait pemasaran, Koster siap memfasilitasi perdagangan lintas provinsi di Indonesia. ‘’Perdagangan akan dibuatkan kerja sama dengan pemerintah lain, tukar perdagangan. Perdagangannya juga dibuat online agar bisa diserap di luar Bali dan luar negeri bisa akses. Industri olahan buah-buahan dibuatkan. Misal jeruk jadi sirup dan lainnya,’’ katanya. Cara seperti ini diyakininya akan memberikan nilai tambah bagi petani ke depan. Sebab, petani langsung berhubungan dengan lembaga yang dibentuk oleh pemerintah untuk penjualannya alias tidak lagi melalui tengkulak. Hal. 19 Kain Tenun
Antibiotic Growth Promoters (AGP) telah lama digunakan peternak ayam. Selain mencegah penyakit, AGP juga dimaksudkan merangsang pertumbuhan ayam. Ayam cepat gemuk dengan bobot yang ideal. Ternyata AGP membahayakan manusia. Berbagai efek penyakit bisa terpicu dari residu AGP yang masih berada pada ayam saat dikonsumsi. Satu di antaranya adalah karsinogenik. Karsinogen adalah zat yang menyebabkan penyakit kanker. Pakar andrologi dan seksologi Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And., FAACS. mengungkapkan, di luar dugaan semua orang, banyak bahan yang masuk ke tubuh manusia menimbulkan akibat buruk bagi tubuh. Contohnya suplemen yang mengandung bahan yang tidak baik untuk tubuh, termasuk herbal yang tidak melalui penelitian, sangat tidak dianjurkan. Begitu juga antibiotik pada pakan ternak tidak bagus karena antibiotik tidak selalu dibutuh-
kan. ‘’Apalagi pakan ternak mengandung hormon. Padahal kita tidak memerlukan hormon itu. Tentu itu berbahaya,’’ ungkapnya, Selasa (24/4) kemarin. Contoh lain lagi, bahan makanan yang mengandung hormon estrogen yang dimakan anak laki-laki. Tentu anak itu kelebihan hormon estrogen. Jika anak laki-laki kelebihan hormon estrogen tentu perkembangan kelaminnya akan terganggu, terhambat. Biasanya anak menjadi gemuk, payudara tumbuh, penis-
agp
AGP pada Ayam Membahayakan Kesehatan Manusia efek agp
Kegemukan resisten terhadap antibiotik hypersensitif kanker Mutagenik
nya tidak berkembang, testisnya juga tidak berkembang. ‘’Bahanbahan seperti itu banyak di sekitar kita yang masuk ke tubuh kita. Antara lain suplemen yang dijual bebas. Sebagian ternyata tidak sehat karena ada kandungan hormon estrogen. Belum lagi makanan lain yang dijual bebas yang ternyata mengandung bahan antara lain hormon atau bahan lain yang tidak diperlukan seperti antibiotika,’’ bebernya. Hal. 19 Lebih Cepat
teratogenik
produksi daging ayam di bali
2014
5.385 ton
2015
6.272 ton
2016
88.789 ton
Setya Novanto ’’Shock’’
Dipenjara 15 Tahun, Uang Pengganti Rp 65,7 Miliar PERADILAN SETYA NOVANTO Tuntutan JPU Dituntut 16 tahun penjara Denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan Bayar uang pengganti 7,435 juta dolar AS dan dikurangi Rp 5 miliar subsider 3 tahun penjara. Keputusan Hakim Dihukum 15 tahun penjara Denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan Bayaran uang pengganti 7,3 juta dolar AS (dengan kurs Rp 9.000 saat itu adalah Rp 65,7 miliar) dikurangi Rp 5 miliar yang sudah dikembalikan Novanto. Mejelis hakim Ketua : Yanto Anggota: Frangki Tambuwun, Emilia Djajasubagja, Anwar, Sukartono
Jakarta (Bali Post) – Setya Novanto dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Lebih rendah setahun dari tuntutan jaksa. Mantan Ketua DPR-RI itu juga dijatuhi denda Rp 500 juta dan uang pengganti 7,3 juta dolar atau setara dengan Rp 65,7 miliar. Atas vonis majelis hakim yang diketuai Yanto itu, Novanto mengaku shock. ‘’Saya sangat shock. Apa yang didakwakan dan apa yang disampaikan tentu perlu dipertimbangkan karena tidak sesuai dengan persidangan yang ada,’’ kata Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (24/4) kemarin. Ia mengaku dari awal tidak mengikuti penganggaran dan pengadaan e-KTP. ‘’Masalah PNRI (Percetakan Negara RI), masalah vendor tidak sesuai dengan persidangan semua. Dari awal saya tidak pernah mengikuti dan mengetahui dan tentu inilah yang saya sangat kaget,’’ ungkap Novanto. Vonis yang disampaikan hakim lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum KPK. Ia dituntut 16 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan serta membayar uang pengganti 7,435 juta dolar AS dan dikurangi Rp
5 miliar subsider 3 tahun penjara. Majelis hakim yang terdiri atas Yanto sebagai ketua dengan anggota majelis Frangki Tambuwun, Emilia Djajasubagja, Anwar dan Sukartono juga mencabut hak politik terdakwa untuk menduduki jabatan tertentu selama beberapa waktu. ‘’Mencabut hak terdakwa dalam menduduki jabatan publik selama lima tahun setelah selesai menjalani masa pemidanaan,’’ ungkap hakim Yanto. Pengacara Setya Novanto, Maqdir Ismail, mengatakan bahwa kliennya Setya Novanto kemungkinan akan mengajukan banding atas vonis 15 tahun penjara yang dijatuhkan kepadanya. ‘’Saya kira itu yang harus kita lihat baik dan perhatikan apa yang disebut fakta-fakta tadi lebih banyak mengulangi uraian dari dakwaan meskipun mereka lebih ringkas,’’ kata Maqdir. (ant)
Setya Novanto
Rupiah Dekati 14.000/Dolar
BI Harus Jaga Batas Psikologis agar Kepercayaan Tak Pudar Jakarta (Bali Post) – Kurs tengah Bank Indonesia (BI), Selasa (24/4) kemarin, mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.900 dibandingkan posisi sebelumnya 13.894 per dolar AS. Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai nilai tukar rupiah yang cenderung mengalami pelemahan menjadi salah satu faktor pemicu investor asing di pasar modal melakukan penyesuaian investasinya dengan melepas sebagian aset sahamnya. ‘’Selama tiga tahun ini rupiah bertahan di angka 13.000-13.500 per dolar
Setelah BI Lakukan Intervensi, Nilai Tukar Rupiah Menguat Halaman
13
AS, kemudian mereka melakukan rebalancing seiring perubahan nilai tukar. Pada saat rebalancing itulah investor melakukan kalkulasi lagi kebijakan investasinya,’’ ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat di Jakarta, Selasa kemarin. Berdasarkan data BEI, sejak awal tahun hingga 24 April 2018 investor asing tercatat membukukan jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp 29,692 miliar. Menurutnya, salah satu faktor yang menahan pergerakan rupiah untuk terapresiasi yakni kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang akan menaikkan suku bunga acuannya. Situasi itu membuat mayoritas mata uang dunia mengalami tekanan. ‘’Namun Bank Indonesia tentunya tidak akan tinggal diam, BI akan melakukan operasi pasar dan membuat balance dari sisi rupiah,’’
katanya. Meski investor asing melakukan aksi jual, ia optimistis investor lokal dapat mengimbanginya sehingga kinerja pasar modal Indonesia tetap mencatatkan pertumbuhan pada tahun ini. Sejumlah faktor juga dinilai masih mendukung kinerja pasar modal salah satunya laporan keuangan emiten yang tumbuh. Sementara itu, Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan, sebagian pelaku pasar khawatir depresiasi rupiah akan menyebabkan kenaikan biaya produksi, terutama bagi perusahaan berbahan baku impor. ‘’Depresiasi rupiah dipicu oleh kekhawatiran prospek kenaikan Fed Fund Rate (FFR) yang lebih agresif pada tahun 2018,’’ katanya. Sekretaris Bidang Ekonomi Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan
Hidup DPP PKS Handi Risza mengatakan, Bank Indonesia perlu benar-benar menjaga batas psikologis nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. ‘’Bank Indonesia harus menjaga batas psikologis agar kepercayaan pasar tidak memudar,’’ kata Handi Risza dalam rilis di Jakarta, Selasa kemarin. Ia menjabarkan kebijakan perpajakan di AS membuat banyak investor AS yang selama ini menanamkan modalnya di luar negeri kemungkinan bakal mengembalikan modalnya ke AS. Kebijakan reformasi perpajakan tersebut, katanya, membuat negara-negara termasuk Indonesia perlu mengantisipasi, karena kalau seandainya terjadi pembalikan modal, akan sangat berpengaruh bagi perekonomian sebuah negara. Hal. 19 Jadi Peringatan
Agus Martowardojo
denpasar
2
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Proyek Pasar Badung Tahap II
Berlanjut, Tanpa Menunggu Hibah Denpasar (Bali Post) – Kabar baik mengemuka dalam pembangunan fisik Pasar Badung tahap II. Jika sebelumnya harus menunggu hibah, kini pengerjaan tahap II sudah bisa dilanjutkan karena sudah ada rekomendasi dari Kementerian Perdagangan dan TP4D untuk proses pembangunan lanjutan tersebut. Bahkan penandatanganan kontrak untuk pembangunan tahap II ini rencananya dilakukan Rabu (25/4) hari ini. Dikonfirmasi Selasa (24/4) kemarin, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta dan Kepala Disperindag Kota Denpasar I Wayan Gatra mengakui pembangunan bisa berlanjut tanpa menunggu hibah selesai. Terlebih prosesnya sudah jalan. Gatra menjelaskan, hibah harus ditunggu bila ada perubahan dalam pembangunan. Namun untuk Pasar Badung ini sifatnya hanya melanjutkan. Jadi, tidak harus menunggu hibah. “Hasil koordinasi dengan Kementerian, prosesnya sudah bisa dilanjutkan lagi,” katanya. Di sisi lain, Jimmy Sidarta mengatakan proses penandatangnan kontrak akan dilakukan hari ini. Pihaknya berharap semua bisa berjalan lancar, sehingga pembangunan fisik tahap II bisa berlanjut. “Ya, rencananya besok (hari ini - red) kita teken kontrak,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, proyek Pasar Badung tahap I sudah rampung per 20 Desember 2017 lalu. Kini Pemkot Denpasar berencana melanjutkan pembangunan pasar tradisional terbesar di Bali itu. Terlebih, proses lelangnya sudah selesai dilakukan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar A.A.
Gede Risnawan mengatakan, proses tender yang dilakukannya terhadap Pasar Badung sudah rampung. Pihaknya sudah berhasil melakukan proses tender dengan menghasilkan PT Nindya Karya sebagai pemenang. Pembangunan Pasar Badung tahap I meliputi pembuatan dua lantai basement dan lantai dasar. Pola ini dilakukan menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Perdagangan, terkait penggunaan dana tugas perbantuan (APBN) sebesar Rp 75 miliar. Sedangkan pagu dana pendampingnya dialokasikan sebesar Rp 15 miliar. Namun, dalam realisasinya pembangunan Pasar Badung tahap I ini menelan dana APBN sebesar Rp 65.512.784.000 dan APBD sebesar Rp 12.498.214.000, sehingga totalnya menelan dana Rp 75.010.998.000. Proyek tahap I tersebut dikerjakan PT Nindya Karya (Persero), konsultan pengawas PT Mitra Tri Saksi dan konsultan perencana PT Gaharu Sempana. Pasar ini menampung 1.698 pedagang yang terdiri dari pedagang di kios 311 orang dan los sebanyak 1.387 pedagang. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Penutupan Sidang DPRD Kota Denpasar
Dewan Setujui Dua Ranperda Menjadi Perda
PENUTUPAN Sidang Paripurna Masa Persidangan I Tahun 2018, Selasa (24/4) kemarin dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede. Sidang mengagendakan pembacaan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Denpasar Tahun 2017 dan penyampaian pandangan akhir fraksi-fraksi atas dua rancangan peraturan daerah (ranperda) yang diajukan eksekutif. Pada sidang tersebut, kelima fraksi dapat menyetujui dua Ranperda tentang Kepariwisataan Budaya dan Retribusi Pelayanan Tera/ Tera Ulang menjadi peraturan daerah (perda). Sidang paripurna ini juga dihadiri Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda AAN Rai Iswara, pimpinan OPD serta Forkompinda di lingkungan Pemkot Denpasar. Sementara rekomendasi DPRD Kota Denpasar atas LKPJ Wali Kota Denpasar Tahun Anggaran 2017 dibacakan oleh I Wayan Suadi Putra. Dalam rekomendasi tersebut, DPRD Kota Denpasar memberikan tujuh poin rekomendasi kepada Pemkot Den-
PENUTUPAN - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menerima penetapan ranperda menjadi perda yang diserahkan langsung Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede pada penutupan sidang paripurna DPRD di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (24/4) kemarin. pasar untuk ditindaklanjuti. Seperti pada pos pendapatan, Pemkot diminta melakukan terobosan untuk meningkatkan PAD. Hal yang sama juga disarankan untuk pos kesehatan, perizinan, kebersihan, infrastuktur, hukum dan perhubungan. Pandangan Umum Fraksi Hanura yang dibacakan I.B. Ketut Kiana mengatakan, pihaknya sangat mensyukuri dan berterima kasih kepada semua pihak yang
terkait atas terbentuknya Ranperda Kepariwisataan Budaya Kota Denpasar karena telah diatur pada Pasal 18 ayat (1) atas penegasan pemberian hak dan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berperan serta dalam penyelenggaraan kepariwisataan. Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan oleh I Wayan Warka mengatakan, tren pariwisata saat ini justru mendegradasi lingkun-
gan dan budaya. Masih banyak daerah yang menekankan pariwisata pada pendekatan ekonomi semata. Untuk itu, dibutuhkan upaya pembangunan kepariwisataan dengan mengharmonisasikan antara pariwisata dan upaya pelestarian budaya secara khusus di Denpasar. Fraksi Golkar yang dibacakan A.A. Gede Mahendra mengatakan, pariwisata merupakan sumber utama peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di era globalisasi, aspek tersebut berpotensi memudarkan kelestarian budaya sehingga dibutuhkan upaya pembangunan kepariwisataan dengan mengharmonisasikan antara pariwisata dan upaya pelestarian budaya Bali. Sementara itu, Fraksi Demokrat dalam pandangannya yang dibacakan A.A. Gede Putra Ariewangsa mengatakan, Kota Denpasar merupakan kota berwawasan budaya berdasarkan falsafah Tri Hita Karana dan secara fakta merupakan destinasi internasional. Untuk itu, dibutuhkan upaya pembangunan kepariwisataan dengan mengharmoniskan antara pariwisata dan upaya pelestarian budaya secara khusus di Kota Denpasar.
Kelola PLTSa di TPA Suwung
Pemkot Berniat Jalin Kerja Sama dengan Pihak Ketiga
Denpasar (Bali Post) – Menindaklanjuti Keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun
‘’’Kita masih menunggu keputusan pemerintah pusat, seperti Kementerian ESDM terkait rencana ini. Seperti menunjuk PLN untuk mengerjakannya. Kita lihat dulu juknisnya nanti, seperti apa.’’ IGN Jaya Negara Plt. Wali Kota Denpasar
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : Pemkab Harus Bergerak Cepat Atasi Persoalan Danau Batur Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, Pemkot Denpasar mulai melakukan persiapan. Pemkot berniat mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) itu dengan melibatkan pihak ketiga yang profesional, sehingga tidak lagi terulang kasus yang sebelumnya. Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekda AAN Rai Iswara menegaskan hal itu di sela-sela peninjauan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMPN 4 Denpasar, Selasa (24/4) kemarin. Jaya Negara mengatakan, turunnya perpres tersebut sudah mulai ditindaklanjuti dengan sejumlah kegiatan, seperti rapat awal untuk menentukan langkah selanjutnya. Terlebih saat ini baru turun perpres saja dan petunjuk teknis (juknis) terkait hal itu belum ada. ‘’Kami masih menunggu juknisnya seperti apa,’’ kata Jaya Negara. Menurut Jaya Negara, pada Pasal 22 Perpres tersebut memang disebutkan Denpasar bisa melakukan kerja sama dengan pihak lainnya, seperti kabupaten lainnya di Bali. Bahkan juga dengan pihak ketiga serta BUMD atau BUMN. ‘’Kita juga masih menunggu keputusan pemer-
intah pusat, seperti Kementerian ESDM terkait rencana ini. Seperti menunjuk PLN untuk mengerjakannya. Kita lihat dulu juknisnya nanti, seperti apa,’’ katanya lagi. Untuk mengejar waktu yang ditentukan, kata Jaya Negara, pihaknya mulai melakukan persiapan sejak sekarang. Bahkan untuk membentuk PJPK sebagai langkah pertama, sehingga bisa dilanjutkan dengan membentuk lembaga kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Karena nanti ini yang akan bekerja sama dengan pihak lainnya. Meski demikian, pada prinsipnya Pemkot Denpasar berniat bekerja sama dengan pihak ketiga yang mampu mengerjakan program ini dengan baik. Masalah lainnya yang perlu dibahas, yakni saol tipping fee. Karena selama ini ada investor yang memungut tipping fee dan ada pula yang tanpa pungutan tipping fee. Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengaku juga sudah melakukan persiapan untuk merealisasikan program tersebut. Seperti membentuk Tim Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK). Terlebih saat ini sudah ada 19 calon investor yang siap mengambil proyek tersebut. (kmb12)
figur
Fraksi Gerindra yang dibacakan oleh I Kompyang Gede mengatakan, Perda Kepariwisataan Budaya ini sangat bermanfaat untuk pengembangan kepariwisataan di Kota Denpasar dan sangat tepat diterapkan mengingat Bali dalam hal ini Denpasar yang kaya akan budaya sangat mendukung berkembang dan majunya pariwisata. Terhadap semua usul dan saran dalam pandangan umum fraksi, Plt. Wali Kota Jaya Negara mengapresiasi dan berterima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kota Denpasar atas kesungguhan dan kerja samanya telah menetapkan rekomendasi atas LKPJ Wali Kota Denpasar Tahun Anggaran 2017. Mengingat dalam keputusan Dewan berupa rekomendasi atas LKPJ Wali Kota Denpasar Tahun Anggaran 2017 dan pendapat akhir fraksi masih ada catatan yang disampaikan baik berupa komentar, usul/saran, maka pihaknya akan menindaklanjuti sesuai urgensi dan manfaatnya serta akan dijadikan bahan acuan dalam rangka penyusunan program kerja APBD berikutnya. (ad1346)
Tak Perlu Dipaksakan
LISTRIK mati dan komputer ngadat. Itulah kesan pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Kota Denpasar. Kondisi ini tentunya memunculkan stres di kalangan peserta UNBK. Ketua PGRI Bali Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. ikut peduli dengan dampak kejiwaan anak-anak peserta UNBK. Dikatakannya, dampak stres UNBK ini harus dicarikan solusinya agar tidak sampai menimbulkan sikap apatis anak terhadap UNBK. Makanya dia berpesan kalau memang sekolah belum siap dan matang menjalankan UNBK tidak perlu dipaksakan. Dia mengakui sangat besar kemungkinan munculnya sikap apatisme di kalangan siswa dengan UNBK yang berjalan tidak normal. Bahayanya, muncul persepsi UNBK hanya merepotkan dan membikin stres siswa. Implikasinya, jika siswa akhirnya meraih nilai kecil atau jatuh di UNBK yang disalahkan pasti sistemnya. Petinggi PGRI yang juga Kepala SMP PGRI 2 Denpasar ini menyarankan kepada BSNP bahwa dengan adanya dua jenis UN yakni UNKP dan UNBK berarti kita masih menjalankan dualisme kurikulum, yakni KTSP untuk UNKP dan K-13 untuk UNBK. Dalam KTSP masih dikenal dengan pembelajaran komputer (TIK) sehingga sekolah wajib memiliki komputer, sedangkan di K-13 sudah dihapuskan. Bahkan nyaris komputer tak lagi disentuh oleh siswa.(sue)
Plt. Wali Kota Jaya Negara Pantau Pelaksanaan UNBK
Apresiasi Pelaksanaan Ujian yang Berjalan Lancar PELAKSANAAN Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2018 di Kota Denpasar berlangsung dengan lancar, mengingat sebelumnya para siswa sudah melewati dua kali ujian simulasi. Secara khusus, Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara meninjau pelaksanaan UNBK di SMPN 4 Denpasar didampingi Sekda Kota Denpasar AA Rai Iswara, Selasa (24/4) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengapresiasi pelaksanaan UNBK yang sejak kemarin berlangsung lancar. ‘’Saya sangat mengapresiasi pihak sekolah yang sudah mampu melaksanakan UNBK ini dengan sangat baik, terlepas ini adalah kali pertama ujian berbasis komputer dilaksanakan di sekolah ini,’’ ujarnya. Diketahui sebanyak 8.210 siswa negeri dan swasta mengikuti UNBK dan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Dari sekian sekolah swasta dan negeri yang ada di Kota Denpasar, sejumlah 29 sekolah yang mengikuti UNBK dan selebihnya masih menerapkan sistem UNKP. Terkait dengan pelaksanaan UN tahun ini, pemerintah pusat tidak memaksa semua sekolah untuk melaksanakan UNBK. Sehingga, bagi sekolah yang belum siap masih menerapkan sistem UNKP. Selain itu, tantangan yang harus dihadapi sekolah yang menerapkan UNBK tentunya harus memperhatikan akses dan kapasitas internet dan
MENINJAU - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar A.A. Rai Iswara dan jajaran Pemerintah Kota Denpasar sedang meninjau pelaksanaan UNBK di SMPN 4 Denpasar, Selasa (24/4) kemarin. listrik. ‘’Hal-hal yang berkaitan dengan sarana prasana tentu akan selalu didukung oleh pemerintah bekerja sama dengan dinas terkait,’’ kata Jaya Negara. Ke depan pelaksanaan UNBK tahun ini tentu menjadi acuan dan evaluasi untuk terus meningkatkan sarana ataupun kesiapan para siswa di Kota Denpasar. ‘’Terus semangat untuk para siswa, para guru dan pemerintah tentu akan selalu bersinergi. Tentunya, harapannya pelaksanaan UNBK maupun UNKP dapat berjalan dengan baik dan lancar,’’ harapnya. Kedatangan Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara ke SMPN 4 Denpasar merupakan motivasi dan bentuk dukungan
yang luar biasa bagi pihak sekolah. Kepala SMPN 4 Denpasar Drs. I Wayan Dhania, M.Pd. mengatakan pihaknya sangat senang dan berterima kasih atas kesediaan Plt Wali Kota Denpasar meninjau ke sekolahnya. ‘’Kami sangat merasa senang Bapak Plt. Wali Kota Denpasar bersedia meninjau pelaksanaan UNBK di sekolah kami, tentu kedatangan beliau adalah motivasi untuk kami agar selalu bisa lebih baik dalam menjalankan tugas,’’ katanya. Lebih lanjut disampaikan bahwa UNBK di SMPN 4 Denpasar diikuti oleh 441 peserta yang dibagi menjadi tiga sesi dengan memaksimalkan perangkat komputer yang dimiliki. (ad1340)
BADUNG
Rabu Kliwon, 25 April 2018
3
Panen Raya, Harga Gabah Anjlok Mangupura (Bali Post) –
Panen raya tidak serta merta membuat para petani di Kabupaten Badung sumringah. Panen raya tidak saja terjadi di Badung, tapi juga di daerah lainnya di Bali. Alhasil harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani anjlok dari harga Rp 4.800 sampai Rp 5.000 per kilogram menjadi Rp 4.500 hingga Rp 4.600 per kilogram. Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Putu Oka Swadiana mengatakan, informasi tersebut bersumber dari para penyuluh lapangan. Penurunan ini juga terjadi pada harga gabah tebasan tingkat petani. Bila pada panen sekitar Januari 2018 lalu harga gabah tebasan masih Rp 300 ribu per are, tapi kini turun menjadi Rp 220 ribu per are. ‘’Memang terjadi penurunan harga. Sekarang harga GKP rata-rata Rp 4.500 per kilogram dan gabah tebasan Rp 220 ribu per are,’’ ujar Oka Swadiana, Selasa (24/4) kemarin. Hal senada juga dilontarkan Kepala Bidang Pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Made Mertayasa. Ia mengatakan, penurunan harga gabah salah satunya dipicu oleh panen raya yang terjadi di Badung dan kabupaten lainnya di Bali. Seperti Kabupaten
Tabanan yang dikenal sebagai daerah lumbung padi. ‘’Tabanan saat ini juga panen. Ini salah satu penyebab kenapa harga gabah turun. Namun, harga GKP maupun harga tebasan gabah ini masih dinilai stabil. Malah ini masih di atas harga eceran tertinggi yang ditetapkan Rp 3.700 per kilogram,’’ jelasnya. Mertayasa mengakui, harga gabah di Badung belum pernah anjlok hingga di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 3.700 perkilogram. Bahkan dari segi analisis, usaha masih untung dengan harga GKP maupun harga tebasan gabah sekarang. ‘’Hanya memang dari rasa saja, kok turun ya. Padahal perlu diketahui, bahwa harga ini masih di atas HPP. Sepanjang tahun 2018, Dinas Pertanian dan Pangan Badung menargetkan produksi gabah sebesar 130 ribu ton,’’ katanya. (kmb27)
Bali Post/kmb23
PENELUSURAN - Sejumlah petugas saat melakukan penelusuran sumber limbah di depan Hotel St. Regis, Selasa (24/4) kemarin.
Sumber Limbah Ternyata dari Rumah Bedeng
Bali Post/eka
Puluhan Guru PNS Pensiun Per Tahun
Disdikpora Manfaatkan Guru Honor Mangupura (Bali Post) Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung mulai mengoptimalkan peran guru honor. Hal ini guna menutupi kekurangan pengajar yang banyak memasuki masa pensiun. Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika mengakui rata-rata 70-80 orang guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badung pensiun per tahun. Sementara pemerintah pusat belum ada memberikan kebijakan pengangkatan
PNS. ‘’Untuk mengisi kekosongan guru yang pensiun, kami memanfaatkan guru honor. Setiap tahunnya ada puluhan guru PNS di Badung yang pensiun. Rata-rata per tahun ada 70 sampai 80 orang guru bahkan lebih,’’ ujar Widia Astika, Selasa (24/4) kemarin. Menurut Widia Astika, pendapatan dari guru honorer telah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Badung. Bahkan di tahun 2018 ini, gaji guru kontrak dinaikkan menjadi Rp 125 ribu per jam. Gajinya dihitung sesuai jam
mengajar mereka. Kalau mengajar penuh atau 24 jam per bulan, tinggal 24 dikalikan Rp 125 ribu per bulan. ‘’Honor guru kontrak itu dibayar menggunakan APBD Badung dan tidak boleh lagi memungut dari komite sekolah,’’ tegasnya. Birokrat asal Kerobokan, Kuta Utara ini mengakui pihaknya masih menunggu kebijakan pusat untuk melakukan penambahan tenaga pengajar. ‘’Mengenai pengangkatan guru PNS kebijakan dari pusat. Masih moratorium atau tidak ada
melakukan pengangkatan PNS,’’ katanya. Kebijakan moratorium, kata Widia Astika, tidak hanya berlaku di Badung, namun berlaku secara nasional. Seperti diketahui, total guru berstatus PNS jenjang TK, SD dan SMP di Badung berjumlah 2.974 guru. Total guru kontrak ada 1.200 orang guru, baik tingkat, TK, SD, SMP negeri dan sejenisnya. ‘’Saat ini hampir di seluruh Indonesia kekurangan guru PNS. Termasuk di Badung juga kekurangan guru PNS,’’ tegasnya. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) Setelah tiga hari dilakukan pencarian, akhirnya sumber pembuang air limbah ke Tukad Beririt (Tukad Penataran) di depan Hotel St. Regis ditemukan. Ternyata sumber air limbah tersebut berasal dari permukiman rumah bedeng di kawasan Peminge. Dugaan awal diperkirakan berasal dari kawasan hotel di sekitar, namun ternyata tidak terbukti. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DKLH) Badung Putu Eka Merthawan, dari hasil penelusuran bersama dengam Dinas PUPR, diketahui sumber limbah tersebut berasal dari warga yang tinggal di bedeng yang berada di sebelah utara Hotel Mercure. Permukiman tersebut dihuni sekitar 1.000 orang yang menempati lahan seluas sekitar 10 hektar. ‘’Lokasi bedeng berada di sebelah utara Hotel Mercure, masuk ke barat kurang lebih 500 meter,’’ kata Eka Merthawan, Selasa (24/4) kemarin. Menariknya, kata Eka Merthawan, lahan tersebut meru-
Usai Manggung di Malaysia
DJ Ditangkap di Bandara Ngurah Rai SEORANG pria asal Manado yang berprofesi sebagai Disc Jockey (DJ), Moreno Basel (34) Selasa (24/4) diadili di PN Denpasar. Oleh JPU Edy Arta Wijaya, terdakwa diadili dalam kasus psikotrapika. Jaksa di depan majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada mengatakan, terdakwa ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Tuban, sesaat setelah mendarat dari penerbangan Malaysia. Sebelum ditangkap petugas Bea dan Cukai, terdakwa manggung di Malaysia. Dijelaskan, terdakwa tiba di Bandara Ngurah Rai, Ju-
mat 2 Februari sekitar pukul 23.00 Wita. Dia datang dan turun dari pesawat Malindo Air OD 57 rute Kuala Lumpur, Malaysia-Denpasar. Karena gerak-geriknya mencurigakan, pria asal Manado itu diperiksa petugas dengan menggunakan X-ray. Tak lama berselang petugas bernama I Dewa Gede Genishu Mega dan Nyoman Satria Suryalaksana melakukan penggeledahan. Di dalam tas punggung, persisnya di anak kantong tas ditemukan pecahan obat warna merah muda bekas pakai beserta kemasan dengan berat 0,28 gram bruto
Berhadiah Total Rp 50 Juta
Tingkatkan Peran Serta dan Kompetensi Nelayan
PEMERINTAH Kabupaten Badung melalui Badan Penelitian dan pengembangan (Balitbang) mengadakan ‘’Sayembara Desain Mangupura Award’’. Kegiatan dengan total hadiah Rp 50 juta itu meliputi Lomba Desain Logo 2 Dimensi, Desain Trophy 3 Dimensi dan Desain Poster. Peserta terbuka untuk umum warga negara Indonesia, kecuali dewan juri dan keluarga dan pegawai di Pemkab Badung. Kepala Balitbang Badung I Wayan Suambara menjelaskan, Seyembara Desain Mangupura Award digelar dalam rangka penganugerahan Mangupura Award Pemerintah Kabupaten Badung. ‘’Sayembaranya ada tiga jenis, Desain Logo 2 Dimensi, Desain Trophy 3 Dimensi dan Desain Poster. Setiap karya melampirkan filosofi dari konsep desain dalam format PDF berisi uraian makna logo yang dibuat,’’ kata Suambara, Selasa (24/4) kemarin. Suambara menjelaskan, karya desain logo 2 dimensi merupakan gambar sketsa dengan arti tertentu yang mewakili suatu daerah, lembaga organisasi perusahaan, trofi atau piala menampilkan citra Mangupura Award melalui penyajian dalam bentuk tiga dimensi dan desain poster adalah media publikasi yang terdiri dari tulisan atau gambar ataupun kombinasi tulisan dan gambar. ‘’Peserta seyembara ini tanpa dipungut biaya alias gratis,’’ katanya. Karya yang dilombakan merupakan karya orisinal dan belum pernah dipublikasi dan
GUNA memberikan perlindungan, sekaligus upaya pemberdayaan bagi nelayan atau penekun wisata bahari di Kabupaten Badung, Pemkab Badung menggelar Pembinaan dan Pelatihan Keselamatan Berlayar Nelayan dan Wisata Bahari di Kabupaten Badung Tahun 2018 di aula Kantor Lurah Tuban, Selasa (24/4) kemarin. Hal tersebut dirasa penting dilakukan, mengingat keberadaan nelayan adalah sebuah peradaban yang diwariskan leluhur dan itu merupakan budaya yang harus dilestarikan. Terlebih lagi, Indonesia adalah negara maritim dan pantai merupakan aset pariwisata di Badung. Sehingga peran serta nelayan menjadi sangat penting untuk ikut memberikan masukan dalam membuat kebijakan strategis di Kabupaten Badung. “Nelayan ini harus kita proteksi, baik dari segi regulasi, kemampuan (skill) mereka sebagai nelayan, dari pengetahuan serta wawasan mereka. Nelayan ini adalah agen kami dalam ikut melestarikan pantai. Paling tidak nelayan ini ikut memperhatikan kondisi laut dan permasalahan yang terjadi di laut. Peran partisipatif nelayan ini diperlukan dalam menjaga aset pariwisata kita,” ujar Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa. Dipaparkannya, melindungi para nelayan dari segi regulasi diimplementasikannya dari Perda Menega (nelayan) yang saat ini masih dibahas. Hal tersebut bertujuan sebagai upaya perlindungan,
Badung Gelar Sayembara Desain Mangupura Award
I Wayan Suambara peserta wajib memenuhi semua persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Panduan dan informasi dapat diakses melalui bit.ly/PanduanSayembara dan pendaftaran peserta dapat diakses melalui bit.ly/PendaftaranSayembara. Info lebih lanjut dapat menghubungi Kabid PIT Balitbang Badung di nomor 081236712333 atau Staf Balitbang 089605688087 atau mengirim ke email sayembaramangupura@gmail.com. Jadwal pelaksanaan sayembara tahun 2018 meliputi, pengumunan/sosialisasi kegiatan 31 Maret – 26 April, pendaftaran dan registrasi 2 April - 2 Mei, penyerahan dokumen berupa hard copy rangkap enam dan soft copy 9 April-23 Mei, pembukaan dokumen naskah desain dan evaluasi 24 Mei - 6 Juni, pengumunan nominator 7 Juni, rapat penentuan pemenang, pengumuman pemenang dan berita acara
penetapan pemenang 27 Juni dan penyerahan hadiah dilakukan pada bulan Juli 2018. Hadiah yang diberikan berupa piagam dan uang tunai kepada juara I sebesar Rp 25 juta, juara II sebesar Rp 15 juta dan juara III sebesar Rp 10 juta. Unsur penilaian akan menjadi perhatian dalam proses penilaian meliputi relevansi logo, trofi dan poster dengan tema, estetika logo, trofi dan poster, aplikasi desain logo, trofi dan poster. Untuk diketahui, Mangupura Award adalah penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Badung kepada perangkat daerah, perusahaan daerah, pemerintah desa se-Kabupaten Badung serta perseorangan masyarakat Kabupaten Badung dalam strata (tingkat provinsi, nasional dan internasional) yang memperoleh pengakuan atas jasa dan prestasi bagi Kabupaten Badung. (ad1337)
pakan lahan sewa dari pemilik atas nama Lami (alm) yang beralamat di Jalan Terompong I. Dijelaskan, air limbah dari warga tersebut sengaja dialirkan melalui Tukad Bajang yang berada di sebelah utara Hotel Mercure. Kemudian dari sana masuk ke drainase dan muaranya ke Tukad Beririt Penataran di depan Hotel St. Regis. ‘’Kondisi di lokasi tidak ada pengolahan limbah dan sampah. Limbah dialirkan langsung ke sungai atau Tukad Bajang dan tentu mencemari kawasan hilir di Tukad Penataran,’’ katanya menyesalkan. Eka Merthawan menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut. Semua komponen terkait akan diajak untuk membahas masalah ini. Pertemuan rencananya akan dilakukan Rabu (2/5) mendatang. Pertemuan yang akan digelar di Kantor Lurah Benoa ini rencananya akan membahas solusi yang akan diambil. Mengingat lokasi tersebut ditinggali oleh ribuan warga. (kmb23)
psikotrapika jenis happy five (nimetazepam). “Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan ditemukan enam butir pil happy five warna merah bertuliskan angka 5. Barang bukti itu ditemukan di kantong celana panjang motif loreng merek Pull & Bear,” tandas jaksa dalam dakwaannya. Saat diinterogasi, terdakwa mengaku barang itu didapat dari seseorang bernama Izzane saat manggung nge-DJ di Malaysia. Atas pengakuan dan didukung barang bukti itu, terdakwa diserahkan ke Polda Bali untuk pengembangan. (asa)
Pemkab Badung Berikan Pelatihan Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan dan Wisata Bahari serta memperjelas kedudukan hukum menega di kabupaten Badung. Sebab, selama ini tidak dipungkirinya masih banyak nelayan di Badung yang seolah terpinggirkan, bahkan cenderung dirugikan. Di mana bentang pantai di Badung sebagian besar terkadang masih saja diklaim oleh pihak penginvestasi. “Ini adalah upaya untuk bagaimana kita menyelamatkan dan melestarikan aktivitas nelayan, tetapi mereka sendiri bisa bersinergi dan memberikan perkuatan dalam aktivitas pariwisata,” sebutnya. Pemkab Badung diakuinya senantiasa memberikan pelatihan dan pembinaan bagi nelayan. Hal tersebut adalah bentuk pemberian proteksi nelayan dari segi pengetahuan dan pengalaman. Tujuannya agar mereka tidak lagi hanya mengandalkan suatu kebiasan atau tradisi dalam melakukan kegiatan bernelayan. Sebab, saat ini untuk menjadi nelayan itu ada ilmunya, ada tekniknya dan strateginya. Hal itu sudah selayaknya tidak lagi melulu menggunakan teknik konvensional, tapi menggunakan atau mengadopsi teknologi. “Teknologi ini dipakai untuk menambah hal yang berkaitan dengan produksi, tentunya tanpa merugikan lingkungan,” tegasnya. Wabup Suiasa menambahkan, pelatihan tersebut juga diakuinya sebagai upaya untuk memberikan proteksi keselamatan kepada nelayan. Dalam artian, pemberi-
MEMBUKA - Wabup Ketut Suiasa membuka Pembinaan dan Pelatihan Keselamatan Berlayar Nelayan dan Wisata Bahari di aula Kantor Lurah Tuban, Selasa (24/4) kemarin. an teknik pengetahuan dan strategi dalam upaya melakukan upaya penyelamatan dirinya maupun yang lain, karena insiden di laut. Apalagi saat ini selain sebagai nelayan konvensional, para nelayan juga sudah mampu memanfaatkan ruang dan potensi pariwisata dengan melakukan aktivitas pariwisata bahari. “Jadi, ini harus disinergikan antara ruang nelayan konvensional dengan kesempatan pariwisata yang ada. Karena itulah secara bertahap kita lakukan pelatihan-pelatihan,” tegasnya. Sementara itu, Kadishub Kabupaten Badung A.A. Yudha Dharma menerangkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang pelayaran serta meningkatkan disiplin dan keselamatan berlayar. Khususnya bagi para nelayan dan penekun wisata bahari. Den-
gan demikian, para peserta diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dalam menjalankan profesinya. Menurut Yudha Dharma, materi pelatihan yang diberikan selama tiga pelatihan, yaitu dari tanggal 24-26 April adalah terkait UU Nomor 17 Tahun 2009 tentang Pelayaran, pengetahuan mengenai PP Nomor 69 Tahun 2002 tentang Kepelabuhan, pengetahuan tentang keselamatan pelayaran, tertib berlayar, rambu-rambu laut dan komunikasi berlayar serta pengetahuan tentang pertolongan di laut (SAR). Mereka akan dilatih oleh instruktur yang berasal dari instansi seperti Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Benoa, Distrik Navigasi Denpasar dan Badan SAR Denpasar. (ad1341)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L
Komisi IV DPRD Badung Pantau Siap Peringati Hari Buruh Internasional UNBK SMPN 1 Abiansemal Bersama Para Pekerja Disnaker Kota Denpasar Kembali Gelar Rapat Teknis
RAPAT - Suasana rapat teknis menjelang peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Denpasar. DINAS Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi memfinalisasi rencana peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) dalam rapat teknis terakhir di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Selasa (24/4) kemarin. Rapat teknis melibatkan perwakilan 55 perusahaan yang ambil bagian serta OPD terkait di Kota Denpasar seperti Badan Kesbangpol, Dinas Kominfo, Satpol PP, Bagian Humas dan Protokol, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan ditambah Polresta Denpasar dan Kodim. ‘’Hari ini (kemarin) kami rapat terakhir. Artinya, finalisasi rencana peringatan Hari Buruh Internasional atau Mayday mulai dari tempat, susunan acara, kesiapan posisi atau layout kegiatan upacara di lapangan termasuk jam acara mulai dan kepastian perusahaan menyumbang door-
prize semua sudah final,’’ ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar Drs. I G.A. Rai Anom Suradi, M.M. Menurut Anom Suradi, aparat kepolisian turut diundang untuk memberitahukan bahwa peringatan Mayday pada 1 Mei mendatang akan melibatkan banyak orang. Sesuai perhitungan, lebih dari 1.000 pekerja bakal hadir untuk mengikuti kegiatan jalan sehat dan upacara bendera. Oleh karena itu, keamanan lalu lintas dan tempat acara harus diperhatikan. ‘’Saat hari H kami minta semua peserta apel dari pekerja sudah hadir pukul 06.00 Wita di Lapangan Lumintang. Pukul 06.30, mudah-mudahan Plt. Wali Kota sudah bisa melepas jalan santai. Kemudian pukul 07.10, kita mulai apel bersama para pekerja memperingati Hari Buruh Internasi-
onal. Plt. Wali Kota sebagai irup (inspektur upacara),’’ jelasnya. Anom Suradi menambahkan, apel berlangsung semiformal. Antara lain diisi laporan panitia, pembacaan doa dan menyanyikan lagu ‘’Indonesia Raya’’. Pemkot Denpasar akan menyerahkan award berupa piagam penghargaan bagi lima perusahaan yang terbaik dalam hubungan industrial. Sebelumnya telah dilakukan penilaian pada beberapa perusahaan di Denpasar, sampai akhirnya terpilih lima pemenang yang sudah mengantongi SK Wali Kota. ‘’Kriteria kami fokuskan pada hubungan industrial karena terkait perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja,’’ sebutnya. Ia berharap semua perusahaan terutama yang jumlah pekerjanya 50 orang ke atas membuat peraturan perusahaan (PP) yang mengatur hak dan kewajiban karyawan. PP itu harus dijabarkan dengan perjanjian kerja bersama antara pekerja dan manajemen perusahaan. Ketiga, harus segera dibuat LKS (Lembaga Kerja Sama) Bipartit atau wadah komunikasi antara manajemen dan pekerja untuk menyalurkan aspirasi. Dalam konteks kesejahteraan, pekerja harus dijamin BPJS-nya. Ada jaminan hari tua, jaminan kematian, jaminan kecelakaan Peringatan Mayday, lanjut Anom Suradi, diisi pula dengan pembagian doorprize. Perusahaan yang dilibatkan dan yang tidak diminta meliburkan para pekerjanya pada saat Hari Buruh Internasional. (ad1339)
P Tingkatkan Kualitas Keterampilan dan Sikap Pemimpin R Unwar Gelar Pelatihan Kepemimpinan bagi Pejabat Struktural O kan orang-orang yang dipimpinnya agar bisa memajukan organisasi yang dipimpinnya. ‘’Itulah sebabF nya kami melatih para pemimpin atau pejabat struktural di lingI kungan Unwar agar mempunyai kapasitas yang memadai dalam memimpin bawahannya,’’ ujarnya. L Menurutnya, pemimpin tidak cukup hanya mempunyai skill, tetapi juga harus memiliki komE petensi, sikap dan perilaku yang C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Rabu Kliwon, 25 April 2018
NARASUMBER - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali A.A. Gede Wisnumurti saat menjadi narasumber pelatihan kepemimpinan pejabat struktural di lingkungan Unwar, Selasa (24/4) kemarin. DALAM rangka meningkatkan kualitas keterampilan (skill) dan sikap (attitude) para pemimpin di era industri 4.0, Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Pelatihan Kepemimpinan Bagi Pejabat Struktural di lingkungan Unwar di Ruang Sri Kesari Warmadewa Mandapa, Selasa (24/4) kemarin. Pelatihan dibuka Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. dan dihadiri seluruh pimpinan pejabat struktural di lingkungan Unwar. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A.
Gede Wisnumurti, M.Si. sebagai narasumber, sedangkan moderator Wakil Rektor II Unwar Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana mengatakan, pemimpin mempunyai tugas menggerakkan dan mengarahkan orang-orang yang dipimpinnya untuk mencapai suatu tujuan. Menggerakkan dan mengarahkan ini membutuhkan kompetensi dan keterampilan khusus. Keterampilan tersebut bisa diraih melalui pelatihan, sehingga skill pemimpin meningkat untuk bisa menggerakkan dan mengarah-
sesuai dengan norma-norma kepemimpinan. ‘’Berbicara kualitas suatu lembaga pendidikan, sangat bergantung pada pemimpin. Kalau pemimpinnya gagal, lembaga tersebut juga akan gagal mencapai tujuan. Oleh karena itu, skill tidak bisa dipelajari, tetapi harus terus dilatih dan diasah, sehingga para pemimpin semakin mantap dalam memimpin,’’ tandas Prof. Widjana. Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali A.A. Gede Wisnumurti saat menjadi narasumber memberikan motivasi dan kiat-kiat menjadi pemimpin yang baik dalam suatu organisasi. Untuk bisa sukses menjadi pemimpin, mindset dan cultureset pemimpin harus diubah dalam menghadapi era industri 4.0. Berbagai persiapan antisipasi untuk menghadapi era tersebut harus dilakukan, sehingga para pemimpin bisa mengarahkan aspek manajerial dunia pendidikan, khususnya Unwar ke arah kemajuan. (ad1347)
KETUA Komisi IV DPRD Badung A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra terjun langsung memantau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 1 Abiansemal, Selasa (24/4) kemarin. Nadi Putra didampingi anggota Ni Luh Gede Sri Mediastuti dan I Nyoman Gede Wiradana serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika. Nadi Putra menyatakan, berdasarkan pantauannya pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Abiansemal berjalan lancar dan tidak ada kendala. ‘’Sejauh ini di SMPN 1 Abiansemal berjalan baik. Jumlah komputer aman. Kami juga sempat ke SMPN 1 Kuta Utara, kendalanya cuma di server yang sempat lelet beberapa menit,’’ ujarnya. Pemerintah, kata Nadi Putra, sudah seharusnya mengikuti sesuai imbauan Kementerian Pendidikan yakni UNBK. Dirinya pun menginginkan agar ke depan 100 persen SMP di Badung dapat mengikuti UNBK. Apalagi Badung dikenal sebagai kabupaten terkaya di Bali. ‘’Kalau bisa laptop yang dikasi pemerintah itu diprogram agar bisa dimanfaatkan untuk UNBK. Itu kan setiap tahun dibagikan. Kalau bisa seperti itu akan lebih efisien,’’ ungkapnya. Nadi Putra memaparkan, UNBK
PANTAU - Komisi IV DPRD Badung memantau UNBK di SMP 1 Abiansemal, Selasa (24/4) kemarin. Sidak jajaran wakil rakyat ini dipimpin A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra didampingi anggota Ni Luh Gede Sri Mediastuti dan I Nyoman Gede Wiradana. memiliki beberapa kelebihan yakni sekolah tidak perlu lagi mengawal soal karena sudah terprogram di komputer. Selain itu, UNBK bagi siswa lebih efisien. ‘’Guru-guru pun mengakui UNBK lebih efisien. Dulu pakai pensil, kalau ada yang terlalu tebal atau terlalu tipis tidak bisa terbaca. Sekarang semua sudah terprogram di komputer,’’ jelasnya. Meski begitu, pria yang akrab dipanggil Rah Tut ini mengingatkan kepada pemerintah kendala
yang perlu diantisipasi yakni listrik. Saat ini pemerintah memang sudah minta PLN agar tidak melakukan pemadaman selama UNBK berlangsung, namun yang bersifat emergency belum teratasi. ‘’Kita kan dak tahu nanti ada gejala alam seperti pohon tumbang atau kabel yang tersangkut layangan. Kalau bisa setiap ada UNBK sewa genset. Jika beli kurang efisien. Nanti lama tidak digunakan rusak,’’ tandasnya. (ad1348)
Siswa SD Saraswati 5 Denpasar Memang Hebat
Raih Emas dan Perunggu di Olimpiade Matematika Nasional SISWA SD Saraswati 5 Denpasar memang hebat. Siswanya terus mengukir prestasi nasional hingga internasional. Yang terbaru, Putu Dickson Parta Hartopo meraih medali emas Olimpiade Matematika tingkat Nasional di Himso Surabaya, belum lama ini. Sementara rekannya, I Putu Jati Kacanegara, menyabet medali perunggu di ajang itu. Dickson juga merebut perak dalam lomba Matematika KMNR di Jakarta, Sidoarjo dan Jember. Siswa kelas V-B ini pun juara I Siswa Berprestasi Kota Denpasar dan kini sedang bersaing menjadi duta OSN Provinsi Bali. Masih di akademik, A.A. Gede Krisna KW (VI-B) meraih Merit II Nasional Matematika KMNR di Jakarta dan perunggu di Sidoarjo. Menyabet the best teori dan memboyong piala bergilir Rektor Undiksha dalam Olimpiade Matematika dan Sains. Selain itu, mendapat perunggu pada Olimpiade Matematika Internasional di Thailand dan perak di IMTC. Semua siswa SD Saraswati 5 yang berprestasi diterima Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Drs. Putu Gede Dirgha, dr. Susila dan Dewa Sukanada, B.A., Senin (23/4). Ketiga siswa tersebut langsung mendapat bonus puluhan juta dari yayasan. ‘’Saya salut terhadap siswa, guru dan Kasek SD Saraswati 5 semuanya bekerja menjadikan sekolah ini hebat serta mengharumkan nama Saraswati dan Bali,’’ tegas Bagus Ketut Lodji. Kepala SD Saraswati 5 Denpasar Dra. Desak Made Asri, M.Psi. mengungkapkan, sejak dipimpinnya siswa sekolah ini tercatat meraih 2.900 piala. Di antaranya
BERPRESTASI - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji (kiri) bersama pengurus dan Kepala SD Saraswati 5 Denpasar Desak Made Asri menyerahkan bonus bagi siswa berprestasi. A.A. Istri Tasya KW (II-B) merebut perak pada Olimpiade Matematika Internasional di Thailand. Ia juga langganan juara di akademis tingkat regional. Di bidang budaya anak-anak SD Saraswati 5 Denpasar tak terkalahkan. I Putu Galih Adi M. mendulang juara I mendongeng se-Bali di IHDN dan Stikom, sedangkan Ni Kadek Arlindhia menjadi juara III. Sementara tim cerdas cermat juara I di IHDN. Pada bidang seni, Ni Kekut Dini Kurnia memperoleh juara I menyanyi lagu nasioanal se-Bali. Tim dokter cilik SD Saraswati 5 Denpasar meraih juara I dan III sehingga berhak atas piala bergilir Gubernur Bali di Unwar. Di lomba pidato, Ni Putu Veisya menjadi
juara I tingkat nasional yang diadakan Kementerian ESDM. Di bidang olahraga, anakanak SD Saraswati 5 Denpasar merebut medali emas taekwondo internasional atas nama Pande Putu Abhi Wicaksono di Bali. Gita Maharani juara I lomba fashion endek di Denpasar. Menurut Desak Made Asri, gurunya juga berprestasi. A.A. Maha Yogiyanti, S.Pd. juara I Olimpiade Guru Nasional 2017. Kasek Desak Made Asri juara I SD berprestasi nasional 2010. Prestasi siswa, guru dan kasek ini membawa prestasi pada lembaga. Di antaranya juara I PKTP se-Bali, juara I Gudep Tergiat se-Bali, juara II UKS se-Bali dan juara I lomba Sekolah Berbudaya Mutu 2017. (ad1343)
1 Denpasar, Sekolah Mandiri Gelar UNBK BSNP Pastikan UNKP di SMP PGRI 2 Denpasar Berintegritas SMP Saraswati Tahun Ini Terima Delapan Kelas Siswa Baru Grisda Buka Pendaftaran 11 Kelas Siswa Baru
MOHON DOA - Siswa SMP PGRI 2 Denpasar sebelum masuk ruang ujian mohon doa kepada Kasek Gede Wenten Aryasuda (tiga dari kanan) dan wakasek. SEBANYAK 580 siswa kelas IX SMP PGRI 2 Denpasar alias Grisda tahun ini mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Sekolah ini masuk Subrayon III dengan induk di SMPN 3 Denpasar. Dari jumlah itu, hanya seorang peserta yang tak mengerjakan UNKP di sekolah sejak hari pertama. Hingga hari kedua, Selasa (24/4) kemarin, I Komang Widiartawan dilayani ke rumahnya karena sedang sakit. Yang bersangkutan mengerjakan soal UNKP di rumahnya dipantau pengawas dari guru SMP Pertiwi. SMP PGRI 2 Denpasar sejak lama dikenal sebagai sekolah berbudaya mutu dan memiliki budaya malu menyontek. Budaya inilah yang digetoktularkan sang Kepala Sekolah Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. kepada siswanya
untuk tidak menyontek saat UNKP. Apalagi nilai UNKP tak menentukan kelulusan. Namun, motivator bagi kaum guru di Bali ini tetap memotivasi siswanya berlomba meraih nilai tertinggi. Atas implementasi budaya mutu itu di UNKP membuat pengawas dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Pusat Dr. Nanang memastikan UNKP di sekolah ini berjalan berintegritas. Ia mengharapkan ke depan SMP PGRI 2 Denpasar atau Grisda tetap menyiapkan diri menjalani UNBK. Kasek SMP PGRI 2 Denpasar Gede Wenten Aryasuda langsung menjawab tantangan tersebut dengan penuh semangat. Apalagi Grisda selama ini dikenal sebagai gudangnya siswa dalam bidang TIK. Dikatakannya, pada Penerimaan
Peserta Didik Baru (PPDB) 2018, SMP PGRI 2 Denpasar hanya menerima 11 kelas. Sejumlah orangtua siswa sudah datang ke sekolah menitipkan anaknya, namun karena USBN siswa SD belum berlangsung maka belum bisa diterima. Pendaftaran PPDB baru dibuka awal Mei hingga akhir Juni 2018. Yang menarik, sekolah Adi Wiyata Denpasar ini tak memungut biaya pendaftaran alias gratis. Khusus bagi warga Kota Denpasar dari Kecamatan Denpasar Timur diberikan keringanan uang gedung Rp 300 ribu. Yang menarik, semua siswa kelas VII, VIII dan IX masuk pagi. Sebagian besar ruangan kelas dilengkapi AC dan LCD serta didukung 67 guru yang sebagian besar guru negeri yang dipekerjakan dan guru SMPN 8 Denpasar. Sebagai Ketua PGRI Bali, Gede Wenten Aryasuda juga ingin menyampaikan aspirasi sekolah swasta di Denpasar agar pemerintah memberi kebijakan dalam jumlah siswa tiap rombongan belajar tidak saklek 32 orang. Sebab, dalam Permendikbud No.17/2017 disebutkan adanya toleransi bagi kota yang penduduknya padat dan jumlah calon input dengan kursi yang tersedia tak mencukupi. Denpasar kondisinya demikian sehingga salah besar kalau sampai pemerintah tak memberi akses bagi siswa untuk menuntaskan pendidikan di SLTP. Apalagi daya tampung sekolah negeri terbatas. Makanya kebijakan ini lebih awal disosialisasikan agar sekolah swasta bertindak benar. (ad1342)
SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar meraih triple sukses saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pertama, SMP Saraswati 1 Denpasar adalah sekolah swasta pertama yang menggelar UNBK secara mandiri dengan jumlah siswa di atas 200 orang. Sebanyak 209 siswa SLUB Saraswati 1 Denpasar sejak Senin hingga Selasa (24/4) kemarin mengikuti UNBK secara tertib dan berintegritas. Peserta hadir 100 persen memanfaatkan dua ruang lab dengan 90 unit komputer yang dibagi dalam tiga sesi. Kepala SMP Saraswati 1 Denpasar Dra. A.A. Adnyani, M.M. mengakui hari pertama sempat diwarnai listrik PLN padam. Pihaknya tetap tenang karena sejak awal sudah mengantisipasi dengan menyediakan dua genset berkapasitas besar. Tak tanggun-tanggung, sekolah sampai menyewa genset Rp 13 juta selama UNBK berlangsung. Pada hari kedua, Selasa (24/4) kemarin, UNBK berjalan normal. Namun, pihak sekolah tetap memakai genset di sesi pertama guna menghindari stres peserta UNBK. Yang membanggakan kedua, UNBK di sekolah ini langsung dipantau Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Pusat Dr. Nanang. Awalnya ia ikut merasa waswas akibat padamnya listrik selama 30 menit. Dr. Nanang akhirnya mengacungkan jempol dengan sikap tangggap A.A. Adnyani dengan kelengkapan gensetnya. Semua itu menjadi bahan masukan berharga bagi BSNP jika menggelar UNBK. Sukses ketiga, saat UNBK ber-
UNBK - Kepala SMP Saraswati 1 Denpasar A.A. Adnyani (kiri) bersama pengawas saat memeriksa kesiapan siswa sebelum dimulainya UNBK. langsung SLUB Saraswati 1 Denpasar mendapat kunjungan tim duta Kisara dari Milda Gate Foundation (AS) dan Rugert (Belanda). Keduanya melihat model pembelajaran Kisara di SMP Saraswati 1 Denpasar. Uniknya, saat UNBK, siswa kelas VIII-Bilingual belajar seperti biasa sekaligus langsung mempraktikkan kemampuan bahasa Inggrisnya. Sementara itu, SMP Saraswati 1 Denpasar yang dikenal sebagai sekolah swasta favorit di Denpasar akan membuka pendaftaran PPDB mulai awal Mei hingga Juni 2018. Tahun ini SLUB Saraswati 1 menerima delapan kelas sesuai Permendikbud No.17/2017. Setiap kelas dibatasi 32 siswa. Ditanya kenapa menerima delapan kelas, padahal yang tamat hanya enam kelas, A.A. Adnyani yang juga Bendahara MKKS SMP
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Denpasar mengatakan karena yayasan sudah menyiapkan tambahan ruangan kelas baru. Kedua, untuk menampung animo masyarakat yang banyak mendaftar ke SLUB Saraswati 1 Denpasar. SMP Saraswati 1 Denpasar tak mengenal PPDB gelombang I dan II. Calon siswa baru yang mendaftar jika sudah menentukan pilihan tetap di SLUB langsung diterima. Kalau kuotanya terpenuhi pendaftaran langsung ditutup. Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji percaya karena SMP Saraswati 1 Denpasar sudah memiliki budaya mutu. Sekolah ini mempunyai SDM guru terbaik dan fasilitas terbaik. Ia menyarankan pemerintah memberi toleransi bagi sekolah swasta untuk menerima lebih dari 32 tiap rombongan belajar. . (ad1344)
daerah
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Wedakarna Bagikan Kitab Suci Weda di Desa Tiga, Susut, Bangli
Sidang Kasus Tahura
Demi Harga Diri Bali, Dukung Kebijakan Larang Turis Masuk ke ”Utamaning Mandala’’
Bali Post/asa
DIPAPAH - Wayan Rubah (dua dari kanan) menangis dan dipapah keluarga dan pihak kejaksaan usai sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar.
Penahanan Kota Ditunda, Terdakwa Menangis dan Dipapah
Denpasar (Bali Post) Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Denpasar cukup terharu melihat seorang kakek, I Wayan Rubah, harus duduk di kursi pesakitan. Petugas kejaksaan dibantu petugas pengadilan dan keluarga terdakwa harus memapah pria berusia 83 tahun itu saat menuju kursi pesakitan. Sebelum sidang dilanjutkan, Selasa (24/4) kemarin, kuasa hukum terdakwa, I Gusti Agung Ngurah Agung, mencoba mengajukan penangguhan penahanan dari LP Kerobokan menjadi tahanan kota. Majelis hakim pimpinan Angeliky Handayani Day memberikan sinyal akan mengabulkan pengalihan penahanan itu dengan catatan segala syarat harus dipenuhi. Hanya, saat mengajukan pengalihan penahanan, kuasa hukum terdakwa tidak membawa syarat dimaksud sehingga majelis hakim menunda memberikan penahanan kota. “Bapak kembali ke rutan dulu ya. Nanti setelah syarat lengkap, kami pertimbangkan,” jelas Angeliky Handayani Day sebelum menutup persidangan. Karena mengalami gangguan pendengaran, terdakwa yang sudah renta ini diam. Begitu diperjelas hakim, apakah bisa tidur di dalam
lapas, terdakwa mengatakan tidurnya terganggu karena banyak orang. Saat sidang ditutup itulah kakek ini menangis hingga harus dipapah dan ditenangkan keluarganya. Dalam eksepsinya, Gusti Agung Ngurah mengatakan bahwa dalam dakwaan jaksa dijelaskan bahwa I Wayan Rubah disebut menyuruh dan atau turut serta secara melawan hukum melakukan pensertifikatan terhadap tanah Tahura di Lingkungan Perarudan, Jimbaran, Badung, dan melakukan suatu korporasi hingga mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp 4,8 miliar lebih. Menurut tim kuasa hukum, proses permohonan konservasi sebidang tanah sudah dikuasi terdakwa sejak tahun 1942, sehingga BPN Badung menerbitkan sertifikat hak milik atas nama Wayan Rubah. Jadi, jika ada persoalan hukum harus ditempuh dengan mencabut
5
sertifikat dan disidangkan di Tata Usaha Negara (TUN). “Bukan didakwa di Pengadilan Tipikor,” tandasnya. Dijelaskannya, negara dalam hal ini yang mengelola Tahura, apabila merasa dirugikan seharusnya melaporkan dan melakukan pembatalan sertifikat. Bukan malah melaporkan atau membawa perkara ini ke pidana korupsi. Dalam perkara tindak pidana korupsi yang utama haruslah ada kerugian keuangan negara. Sementara fakta saat ini, sertifikat hak milik atas nama terdakwa sudah dibatalkan oleh BPN Provinsi Bali, sehingga tanah itu masih ada. Kerugian Rp 4,8 miliar yang disampaikan jaksa terlalu mengada-ada. Atas dasar itu, kuasa hukum terdakwa menilai Pengadilan Tipikor tidak berwenang mengadili perkara ini dan meminta dakwaan jaksa dibatalkan. Sebelumnya, Wayan Rubah didakwa kasus sertifikasi lahan Tanah Hutan Rakyat (Tahura) seluas 6 are di lingkungan Perarudan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Ia didakwa memperkaya diri sendiri melalui hasil penjualan Tahura tersebut seharga Rp 4.860.000.000. (kmb37)
KONTROVERSI WNA asal Spanyol Bernat Porel Mundo yang melakukan tindakan melanggar hukum di Pura Gelap Besakih, Karangasem, akhirnya menjadi perhatian tokoh Hindu Indonesia yang juga Senator DPD-RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Pihak Senator sudah melakukan koordinasi ke Imigrasi untuk memproses oknum WNA tersebut sesuai UU Imigrasi. Baginya, yang paling penting saat ini adalah bagaimana upaya ke depan agar kejadian serupa tidak terulang kembali mengingat pengawasan tempat suci di Bali dianggapnya masih longgar. Demikian diungkapkan Shri Arya Wedakarna di selasela acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) MPR-RI di Desa Tiga, Susut, Bangli. Di hadapan tokoh desa adat, STT dan prajuru adat, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyampaikan dukungannya agar pihak pangempon pura di Bali segera mengambil kebijakan menutup areal utamaning mandala pura dari kegiatan wisatawan. Hal ini untuk menjaga kesucian pura dan menghindari eksploitasi pura. ‘’Pura di Bali adalah
DESA TIGA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah belakang) saat acara MPR-RI dan Sosialisasi Piagam Tantular di Desa Tiga, Susut, Bangli. otonom, bukan di bawah koordinasi pemerintah atau dinas terkait. Jadi, yang paling berhak mengatur manajemen dan protokol di pura adalah pangempon. Kini tergantung pangempon-nya, apakah materialistis alias pragmatis atau pangempon-nya punya harga diri tinggi. Kita tidak melarang turis dan wisatawan berkunjung ke pura. Yang dilarang adalah masuk ke utamaning mandala. Kita lihat, bagaimana hebatnya aturan di Pura Uluwatu atau di Pura Taman Ayun, Mengwi. Di sana prajuru-nya tegas, tidak boleh ada wisatawan naik ke utama mandala dan tetap saja turis ramai datang
ke sana. Saya minta sebelum Galungan ini, seluruh pangempon pura di Bali agar membuat aturan agar turis dilarang ke utama mandala. Di satu sisi mental guide, mental penjaga pura juga diperbaiki. Jangan hanya karena diberi uang, akhirnya menggadaikan harga diri. Belajarlah dari kasus Pura Gelap saat bule sampai duduk di atas palinggih Padmasana, sehingga pangempon harus mengadakan upacara Bendu Piduka dan Prayascita. Mari stop beban seperti ini. Lebih baik utamaning mandala diamankan dan khusus hanya untuk pamedek Hindu. Kita harus tegas seperti India,
Thailand dan Nepal. Mereka berani menolak wisatawan mencemarkan tempat ibadahnya. Bali harus punya harga diri,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait potensi desa di Bangli, khususnya di Kayuambua dan Susut, Senator AWK mendukung agar pihak desa adat memperkuat basis Hindu. ‘’Saya hadir selain membawa misi pelestarian 4 Pilar MPR-RI, juga mengingatkan bahwa Bali punya Piagam Tantular yang menolak wisata bernuansa syariah. Ini sesuai Perda Bali Nomor 2 Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya Bali. Saya ingin gerakan Satyagraha ini dimaksimalkan. Kita harus rebut kembali kedaulatan warga adat Bali di semua bidang. Syukurlah sekarang banyak anak muda Bali yang kritis dan waspada. This is Satyagraha,’’ tegas President The Hindu Center Of Indonesia ini. Di sesi akhir acara, Senator AWK menyerahkan Kitab Suci Weda Bhagawad-Gita kepada desa adat, perbekel, STT, pemangku dan seniman serta memberikan bantuan ke Sanggar Widara Gemulung dan Patung Saraswati kepada PAUD/TK Bernuansa Hindu Kumara Shanti di Desa Tiga. (ad1350)
Usai Pesta Miras, Dua Kelompok Pemuda Tawuran Banyuwangi (Bali Post) Peredaran minuman keras (miras) di Banyuwangi, Jatim, kembali memicu masalah. Dua kelompok pemuda dari dua desa di Kecamatan Srono terlibat tawuran, Senin (23/4) malam. Insiden ini meletus setelah salah satu kelompok pemuda menggelar pesta miras. Mirisnya lagi, aksi saling serang ini terjadi di sebuah klinik kesehatan masyarakat. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun tiga remaja lukaluka. Salah satunya mengalami luka di kepala akibat dikepruk dengan botol bir. Belum diketahui apa pemicu tawuran antardesa tersebut. Dugaan sementara, akibat di bawah pengaruh miras. Tiga remaja yang terluka masing-masing Holin (21), Nanda (21) dan Moh. Farid Anwar alias Aan (20). Ketiganya warga Dusun Krajan, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono. Luka paling parah dialami
Aan. Aan mengisahkan, awalnya dirinya berboncengan dengan Nanda melintasi jalan Desa Rejoagung. Saat itu keduanya melihat kerumunan remaja di pinggir jalan. Entah bagaimana, kerumunan remaja itu lalu mengejar kedua korban. Terjadilah perkelahian. Karena kalah jumlah, kedua korban tak banyak melawan. Usai berkelahi, kedua korban mengadu ke temannya yang sedang pesta miras tak jauh dari lokasi. Sementara kelompok pemuda yang melakukan penyerangan langsung kabur. Mendapat laporan kedua korban, sejumlah temannya emosi. Mereka balik mencari kelompok pemuda yang melakukan penyerangan. Usaha ini gagal. Akhirnya korban menuju klinik kesehatan untuk berobat. Saat masuk, beberapa kelompok pemuda yang sebelumnya menyerang tiba di lokasi. Tak
pelak, tawuran kembali pecah. Mereka saling serang di teras klinik. Sejumlah pot bunga rusak dijadikan sasaran tawuran. Korban pun bertambah. Holin mengalami luka di tangan terkena pukulan bambu. Tawuran bubar setelah warga tiba di klinik. Polisi yang mendapat laporan sampai di lokasi beberapa menit kemudian. Ketiga korban mendapat perawatan medis, setelah itu digiring ke Polsek Srono untuk membuat laporan. Hingga pukul 23.00 WIB belum diketahui kelompok pemuda mana yang memulai penyerangan. ‘’Kami masih buru pelaku penyerangan,’’ kata Kapolsek Srono AKP Mulyono. Ia tak menampik korban baru saja menenggak miras sebelum kejadian. Dari pengakuan ketiga korban, minuman terlarang itu dibeli dari sebuah warung di luar Kecamatan Srono. (kmb30)
Sulit Ditemukan, Diduga Mencuri, Dua Motor Diduga Dibakar di Rumah Kos Tiga WNA Diamankan Kasus TBC Meningkat
Denpasar (Bali Post) Penghuni rumah kos di Jalan Pulau Singkep Gang 9, Denpasar Selatan (Densel), panik karena dua sepeda motor yang diparkir di garasi diduga dibakar, Selasa (24/4) kemarin. Motor yang dibakar tersebut masing-masing Yamaha Mio milik Putu Agus Indra Jayadi (28) dan Yamaha Vixion milik Eli Saputri (20). Kasus ini sedang ditangani Polsek Densel. Menurut sumber, salah satu penghuni kos Rony Dewanto (46) pada pukul 03.15 Wita terjaga dari tidurnya. Ia kaget saat melihat kobaran api membakar motor di garasi. Rony langsung berteriak minta tolong dan membangunkan tetangga kosnya. Mereka berusaha memadamkan api dengan air. Selain itu, Rony langsung memindahkan mobilnya. ‘’Saksi (Rony - red) tidak
mengetahui penyebab dan siapa yang membakar motor tersebut,’’ ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Agus Indra saat itu bersiap pulang dari tempat kerjanya di restoran di Kuta. Korban ditelepon istrinya dan diberi tahu bahwa sepeda motornya dibakar. Agus Indra bergegas pulang dan setibanya di tempat kos, api sudah padam. ‘’Eli berada di kamarnya. Saat kejadian dia tidur dan bangun setelah mendengar teriakan tetangga kosnya. Saat bangun, dia langsung memadamkan api bersama warga,’’ ungkapnya. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Densel Kompol Putu Indrajaya membenarkan adanya kejadian tersebut. Sampai saat ini pihaknya belum berani memastikan motor itu dibakar atau terbakar. ‘’Masih kami selidiki dan barang bukti sudah diamankan di Polsek,’’ tegasnya. (kmb36)
Ditangkap, Pengeroyok Pengunjung Kafe Denpasar (Bali Post) Setelah melakukan penyelidikan dua hari kasus pengeroyokan di kafe di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan (Densel), polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku. Tiga orang diamankan karena mengeroyok Anak Agung Ngurah Mahisa Narendra (36). Pelakunya berinisial MH (36) asal Jawa Timur, MU (27) dari Denpasar dan MAT (29) asal Kediri, Jawa Timur. Ada yang menarik dari pengungkapan kasus ini. Saat polisi memeriksa saksi-saksi dan olah TKP, ketiga pelaku datang ke TKP, Senin (23/4) sekitar pukul 13.00 Wita. Mereka datang ke TKP hendak minum miras. ‘’Awalnya kami menerima laporan kalau ketiga orang tersebut ke TKP. Anggota kami langsung ke TKP dan mengamankan mereka,’’ ujar Kapolsek Densel Kompol Putu Indrajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Hadimastika, Selasa (24/4) kemarin. Hasil interogasi, pelaku mengakui mengeroyok korban karena salah paham dan dipengaruhi minuman keras. Pengeroyokan terjadi di parkir, setelah korban dibawa keluar oleh sekuriti.
Kericuhan terjadi di kafe di Jalan Taman Pancing, Densel, Minggu (22/4) lalu. Pengunjung kafe Anak Agung Ngurah Ma-
hisa Narendra (36) dikeroyok hingga babak-belur. Korban dikeroyok hingga di halaman tempat dugem tersebut. (kmb36)
Mangupura (Bali Post) Tiga warga negara asing (WNA) berinisial IB (20), MT (52) dan NEIM (31) diamankan anggota Polsek Kuta di Jalan Dewi Sri, Kuta, Senin (23/4). Mereka diamankan karena diduga melakukan pencurian di beberapa TKP. Informasi yang diperoleh Selasa (24/4) kemarin, Ni Komang Sintariani (39) yang tinggal di Asrama Brimob, Tohpati, Denpasar Timur, makan di warung bakso Budjangan di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Sabtu (21/4) lalu pukul 17.30 Wita. Saat makan, korban merasa ada yang menarik tasnya tetapi tidak curiga. Selesai makan korban hendak mengambil HP-nya di dalam tas dan ternyata hilang. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Kuta. Berdasarkan laporan tersebut, tim Opsnal dipimpin Panit Buser Iptu Putu Budi Artama mendatangi TKP untuk mengumpulkan keterangan saksi dan mencari bukti petunjuk melalui rekaman CCTV. Hasil rekaman
CCTV, pelakunya diduga tiga WNA dan ciri-cirinya sudah diketahui. Selanjutnya tim melakukan koordinasi dengan satpam restoran yang ada di wilayah Kuta, terutama restoran yang ramai pengunjungnya. Senin (23/4) pukul 20.30 Wita saat melintas di Jalan Dewi Sri, Kuta, petugas melihat tiga WNA yang ciricirinya mirip dengan pelaku pencurian yang terjadi di warung bakso Budjangan. Mereka keluar dari warung Pepe dengan tergesa-gesa. Polisi membuntuti dan langsug diamankan di depan food court di Jalan Sewi Sri. ‘’Petugas koordinasi dengan pihak sekuriti warung Pepe ternyata ada pelanggannya kehilangan tas. Aksi mereka juga terekam CCTV,’’ ungkap sumber. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno Wiboko saat dikonfirmasi membenarkan mengamankan ketiga WNA tersebut. ‘’Kami masih dalami dulu dan mencari barang bukti lainnya,’’ tegasnya. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Kasus TBC mengalami peningkatan dari tahun 2016 ke 2017, yaitu dari 3.133 kasus menjadi 3.514 kasus. Namun, angka ini masih kecil dibandingkan prediksi TBC yang ada di Bali yakni 13.000 kasus. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, masalah baru dalam penanganan TBC adalah munculnya multi drug resisten (MDR), resisten terhadap obat TBC. MDR tahun 2016 ditemukan 18 kasus dan tahun 2017 sembilan kasus. Dalam 3 detik ada satu penderita baru di dunia. Di seluruh Indonesia, diperkirakan 1 juta orang yang menderita TBC, sedangkan di Bali sekitar 13.000 kasus. Kasus yang baru ditemukan 26 persen atau sekitar 3.000 kasus. Artinya, masih ada 10.000 kasus TBC yang belum ditemukan dan berpotensi menularkan. ‘’Maka dari itu, strategi yang digunakan untuk dapat mengeliminasi TBC tahun 2030 di seluruh dunia adalah dengan gerakan bersama menemukan semua kasus dan mengobati sampai sembuh,’’
ujarnya, Selasa (24/4) kemarin. Belum bisa diberantasnya TBC karena ada sejumlah kendala yang dihadapi, yaitu TBC sangat susah ditemukan. Banyak penderita mengalami gejala yang ringan tetapi tidak mau berobat. Dari sisi pelayanan, banyak tenaga kesehatan tidak mencurigai bahwa yang ditanganinya adalah kasus TBC, sehingga terlewatkan. Atau diobati dengan obat lain sehingga menimbulkan resistensi/kekebalan pada obat. ‘’Ini juga menimbulkan risiko lebih besar, sehingga kasus-kasus yang banyak itu tidak dapat ditangkap oleh tenaga kesehatan,’’ ungkapnya. Melalui program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, ia minta tenaga kesehatan lebih proaktif menemukan kasus. Tidak hanya menemukan kasus di puskesmas atau di rumah sakit saja, tetapi juga memeriksa ke rumahrumah penduduk. Karena ada yang sudah ada gejala, tetapi tidak datang ke pelayanan kesehatan. ‘’Inilah yang dilakukan agar menemukan lebih banyak orang yang menderita TBC, diobati dan disembuhkan,’’ jelas Suarjaya. (kmb42)
OPINI
6
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Ekonomi Bali di Persimpangan EKONOMI Bali kapan mandiri? Pertanyaan ini sepanjang tahun tak akan pernah terjawab, semasih pemerintah pusat belum memberikan status daerah khusus bagi Bali. Kenyataannya, hampir semua jenis kebutuhan masyarakat Bali didatangkan dari luar Bali. Bali tak akan pernah mandiri dan benar-benar mandiri. Kita bisa menyebut ekonomi Bali ada di persimpangan yakni lokasi persimpangan antara kepentingan daerah dan kepentingan pusat. Jika saja status Bali sebagai daerah khusus mampu diperjuangkan, Bali akan menjadi daerah kaya, bukan karena pertambangan namun karena faktor lain yakni ekonomi kreatif dan pariwisata. Jika saja sebagian penerimaan Bandara Ngurah Rai dikelola oleh Bali, berapa miliar dolar mengalir untuk Bali. Belum termasuk penerimaaan dari Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Padangbai, Gilimanuk, dll. Hal ini bertentangan dengan konsep otonomi daerah yang ujungnya adalah kesejahteraan. Kesejahteraan merupakan hal yang mutlak harus diwujudkan sebagai bentuk perwujudan sebuah kemerdekaan. Hanya, kita sadari Indonesia merupakan negara yang terdiri dari kepulauan dengan adat istiadat yang berbeda-beda. Tentunya hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi negara untuk memberikan keadilan yang merata. Salah satu jalan yang diambil oleh negara untuk memeratakan kesejahteraan adalah penerapan otonomi daerah. Kata otonomi diambil dari bahasa Yunani yang merupakan gabungan dari kata autos yang artinya sendiri, dan namos yang artinya aturan atau undang-undang. Jika menggabungkan kedua arti dari kata tersebut, maka dapat dikatakan bahwa otonomi dapat diartikan sebagai kewenangan untuk mengatur sendiri atau kewenangan untuk membuat aturan guna mengurus rumah tangga sendiri. Apakah Bali sudah penuh mengatur daerahnya sendiri? Jawabnya belum dan belum. Jika kita definisikan otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban, maka adalah menjadi hak daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Termasuk dalam kemandirian ekonominya. Pengaturan dan pengelolaan keuangan daerah harus didasarkan pada perimbangan keuangan pusat dan daerah yang berwujud pada sumber pendapatan daerah dan dana perimbangan. Nah, di sinilah kita melihat adanya kecenderungan kuat bahwa di sebagian kalangan pemerintah pusat dan juga pemerintah provinsi untuk bersikap setengah hati dalam menyerahkan kewenangan kepada pemerintah kabupaten. Keengganan ini akan berdampak pada proses pengalihan dan penyerahan kewenangan terutama secara psikologis birokratis, sehingga proses penyerahan kewenangan akan berlarut-larut dan mengulur jadwal pelaksanaan otonomi daerah di kabupaten. Jelas bahwa Bali belum mandiri dalam perekonomian. Sudah ada gejala daerah berlomba-lomba untuk memajukan daerah mereka dengan mengoptimalkan pendapatan daerah. Hal ini yang terkadang menjadi ketimpangan dari beberapa daerah. Ada kesalahan langkah yang diambil oleh pemerintah. Mereka memilih untuk menaikkan pungutan terhadap warganya demi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Pemerintah daerah harus menyadari bahwa pemerintah yang baik adalah pemerintah yang sedikit memungut dari rakyatnya. Selama ini masih berlangsung Bali belum mandiri secara ekonomi. Masih ada sektor penerimaan yang digenjot di luar memungut langsung kepada warganya. Seperti pajak bagi usaha orang asing, dll.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Ucapan Bunga Alami Baru-baru ini saya dan keluarga sempat melintas di kota Gianyar, Bali. Kotanya penuh warna dan banyak hiasan penjor. Kota Gianyar katanya sedang memeriahkan hari jadinya. Melihat apa yang terjadi di kota Gianyar, saya makin yakin kota ini memang memiliki kesan budaya yang kental. Saya juga sempat melihat ucapan selamat hari jadi yang terangkai dari daun-daunan. Kesannya sangat alami. Ucapan selamat natural ini mestinya dibudayakan setidaknya untuk mengurangi pemakaian gabus. Mudah-mudahan ke depan ucapan selamat dari gabus segera tergantikan, sehingga ucapan sejenis tak lagi menjadi beban lingkungan. Ahmad Subarno Banyuwangi, Jawa Timur
Jangan Menyulut Konflik Kampanye Pilkada Bali saya harapkan jangan sampai menimbulkan kesan konfrontatif. Hindari bahasa-bahasa yang bisa melukai perasaan orang lain atau mengerdilkan peran pihak lain dalam menjaga Bali. Kita harus harmonis sepanjang pesta politik termasuk pascapilkada nanti. Saya yakin semua komponen punya komitmen menjaga Bali. Untuk itu, saya berharap jangan sampai ada kampanye yang berpotensi menyulut konflik, baik itu di media sosial atau komunitas tertentu. Selamat berjuang merebut kursi Gubernur Bali, tetapi kita harus tetap ingat menjaga Bali. I Gede Parwata Denpasar, Bali
Menuju Kemandirian Ekonomi ’’Krama’’ Bali Moksaarthem jagadhita sebagai perwujudan pemerataan ekonomi, keadilan ekonomi, dan kemakmuran krama Bali yang digerakkan melalui rangsangan ekonomi, sosial, dan moral, maka sistem ekonomi krama Bali seyogianya mampu menjadi gerakan ekonomi satyagraha yaitu merupakan kegiatan ekonomi yang menggerakkan partisipasi krama Bali dengan berlandaskan kesetiaan, kebenaran, kejujuran, dan tanggung jawab untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan yang berkeadilan bagi krama Bali.
K
Oleh Bambang Gede Kiswardi
rama Bali sebagai perwujudan orang yang lahir, hidup, dan mati di Bali, dengan tidak melihat latar belakang agama, suku, sosial budaya, politik dan lain sebagainya, artinya krama bali sebagai cermin bineka tunggal ika yang menjunjung tinggi rasa kekeluargaan, tolong-menolong, dan gotong royong yang sudah menjadi doktrin hidup kehidupan krama Bali yang kita kenal dengan filosofi manyama braya. Cita-cita kehidupan menurut Agama Hindu secara jelas dinyatakan dalam ungkapan moksaartham jagatdhita, yang secara umum diterjemahkan ke dalam arti kesejahteraan universal dan moksa. Dalam hal ini cita-cita kesejahteraan universal mengandung makna lebih luas dari kesejahteraan umat manusia, karena di dunia ini masih ada makhluk kehidupan di luar manusia dan merupakan sarana utama untuk mencapai kesejahteraan umat manusia. Dalam rangka mewujudkan cita-cita kehidupan krama Bali, beberapa pemikiran di antaranya seperti; pertama, dharma dalam artian agama dan kebenaran harus selalu melandasi kegiatan ekonomi krama Bali, karena pencarian artha (harta) dan pemuasan kama (nafsu) tetap mulia dan utama jika berlandas-
kan dharma. Kedua, pembagian pekerjaan (division of labour) yang terjadi di masyarakat yang kemudian melahirkan penjenjangan sosial dalam masyarakat dalam bentuk catur warna (Brahmana karma, Kesatria karma, Wesia karma, dan Sudra karma). Secara riil di masyarakat telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesionalisme dalam upaya menggerakkan ekonomi krama Bali. Ini untuk mewujudkan kesejahteraan bagi krama Bali, dan bukan terarah kepada terciptanya kepincangan struktural dalam artian ekonomi, politik, dan sosial budaya. Ketiga, keyakinan akan doktrin karma, bahwa hukum karma phala dapat dijadikan landasan bagi pelaku ekonomi krama Bali untuk berbuat dan berperilaku yang berdasarkan etika bisnis yang baik dan benar berdasarkan nilai-nilai agama dan undangundang perekonomian yang berlaku saat ini. Melandasi perilaku ekonomi individu maupun masyarakat para pelaku ekonomi krama Bali akan selalu mendapat kepercayaan dari kalangan dunia bisnis baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional, sehingga tumbuh etos kerja keras harus bangkit dari doktrin karma ini, dan semangat kebersamaan menjiwai gerakan
ekonomi krama Bali. Keempat, persaingan dalam kegiatan ekonomi krama Bali harus diterima sebagai kegiatan yang wajar dalam masyarakat, dan persaingan ini merupakan perwujudan dari upaya pemberian pelayanan prima kepada sesama krama Bali. Kelima, perolehan profit (keuntungan) dalam kegiatan ekonomi krama Bali adalah sesuatu yang wajar, dan nilai keuntungan ini sebanding dengan nilai kualitas pelayanan yang diberikan. Adapun keuntungan yang diperoleh pelaku ekonomi krama Bali tersebut tiada lain adalah karma dalam mengelola ekonomi krama Bali yang berlandaskan etika bisnis dengan kekuatan nilai-nilai agama dan sosial budaya. Dalam era globalisasi dan era now saat ini, ekonomi krama Bali mengalami ketidakpastian dalam perkembangan dan pertumbuhannya, karena ekonomi krama Bali dihadapkan dengan gangguan erupsi Gunung Agung dan ketidakpastian ekonomi nasional maupun global juga adanya dampak dari akan mulainya pesta demokrasi pada tahun 2018 dan tahun 2019 yang dikenal sebagai tahun politik. Dengan berjalannya waktu akan memengaruhi perubahan ekonomi krama Bali dari tatanan desa, kala, dan patra
itu sendiri, bahwa persepsi krama Bali terhadap lingkungan fisik (desa), perjalanan waktu (kala) dan kehidupan lingkungan manusia (patra) mengalami perubahan yang sangat dinamis. Adapun perubahan tersebut bisa memberikan tantangan dan peluang bagi ekonomi krama Bali, karena lingkungan ekonomi baik lokal, daerah, nasional, dan internasional akan merasakan dampaknya terhadap: (1). Pembangunan ekonomi krama Bali sebagaimana lazim dikenal yang dilakukan sebagai upaya sadar dan berencana yang bertujuan melakukan transformasi terhadap perkembangan struktur ekonomi di Bali. Apabila ditinjau dari komposisi Produk Domistik Bruto (PDB) telah terjadi perubahan struktur ekonomi Bali dalam bentuk turunnya secara tajam sumbangsih di sektor pertanian dalam pembentukan pendapatan daerah. sedangkan pada sisi lain, sektor nonpertanian dalam hal ini sektor pariwisata memberikan sumbangsih pembentukan pendapatan daerah yang begitu meningkat. Transformasi ekonomi tersebut di atas, sudah tentu sangat berpengaruh terhadap pola penciptaan lapangan kerja, pola kesempatan usaha, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap pola perilaku krama Bali. (2). Pembangunan ekonomi krama Bali dengan paradigma baru, secara umum pembangunan ekonomi krama Bali lebih menitik beratkan pada sektor pariwisata, sedangkan sektor non pariwisata kurang mendapat perhatian yang begitu strategis, sehingga terjadi ketidak seimbangan antara sektor pariwisata dengan sektor non pariwisata, yang pada akhirnya akan berdampak terhadap keseimbangan dan pemerataan pendapatan bagi masyarakat krama Bali. Maka dari itu diperlukan per-
Musik, Bisnis Kreatif, dan Politik Musik erat kaitannya dengan politik. Kampanye politik hampir pasti tidak absen dari musik. Demikian pula forum-forum atau lobi politik. Hal ini guna mencairkan suasana sekaligus menyebarkan pesan melalui syair lagu. Kini, musik sudah masuk pada era industrialisasi. Eksistensi musik mau tidak mau harus menggunakan pendekatan bisnis meski dengan tanpa mengutangi substansi kualitas tentunya. Politik juga erat kaitannya dengan sektor bisnis. Pemenangan politik membutuhkan biaya tidak sedikit. Di sisi lain, sektor bisnis membutuhkan politik dalam hal penguatan melalui kebijakan dan regulasi. Bisnis merupakan perwujudan kewirausahaan. Kewirausahaan kini merupakan tulang punggung perekonomian (the backbone of economy) atau pengendali perekonomian bangsa. Sinergi lintas pihak penting dioptimalkan guna mengakselerasi pengembangan kewirausahaan nasional. Kewirausahaan mendapatkan tempat yang istimewa bahkan dalam percaturan ekonomi global. Bank Dunia (2009) menyatakan urgensi kewirausahaan sebagai mesin yang efisien untuk penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan jangka panjang. Urgensi yang kuat di atas membuat Amerika Serikat sangat getol mengembangkan sektor kewirausahaan. Kondisi di sana disebut sebagai beacon of entrepreneurialism. Setiap bulan tercipta rata-rata 550 ribu bisnis. Kondisi kontras dan jauh tertinggal ada di negeri ini. Rasio wirausaha Indonesia hingga akhir 2016 mencapai 3,1 persen. Capaian ini memang telah melampaui 2 persen dari populasi penduduk, sebagai
Oleh Ribut Lupiyanto syarat minimal suatu masyarakat akan sejahtera. Namun, rasio ini masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia 5 persen, Tiongkok 10 persen, Singapura 7 persen, Jepang 11 persen, dan AS 12 persen. Mendasarkan ketertinggalan perkembangan, dukungan kebijakan, dan tren ke depan, maka mendesak dilakukan akselerasi pengembangan kewirausahaan. Selain menuntut percepatan ditetapkannya UU Kewurausahaan Nasional, banyak upaya dapat dioptimalkan. Pertama, adalah perlunya mendidik jiwa wirausaha sejak dini. Berbagai pihak yang dapat berperan antara lain pemangku kepentingan pendidikan, masyarakat, keluarga, dan lainnya. Jiwa kewirausahaan penting ditanamkan sejak anak usia dini. Kurikulum formal hingga kreasi nonformal dapat dikembangkan. Kedua adalah fasilitasi program pemberdayaan. Pemerintah dan swasta menjadi pihak yang dapat dituntut perannya. Pemerintah dapat memberikan jaminan regulasi yang berpihak serta fasilitasi program pemberdayaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Sedangkan swasta dapat mengembangkan CSR yang menumbuhkan kewirausahaan. Ketiga dengan membuka akses kemudahan permodalan. Modal menjadi salah satu syarat penting dalam mengelola kewirausahaan. Peran lembaga keuangan mulai mikro hingga perbankan penting dioptimalkan. Pengajuan
akses mesti dipermudah dan difasilitasi pemerintah. Keempat adalah menjamin kemudahan perizinan. Birokrasi yang bertingkat, ruwet, dan memakan waktu lama saatnya dipangkas. Apresiasi layak diberikan kepada pemerintah yang telah menghapus kewajiban izin gangguan bagi pelaku usaha. Perizinan mestinya dapat dipersingkat dan disederhanakan tanpa mengurangi substansi yang dibutuhkan. Proses online pada era digital mendesak untuk dikembangkan. Standar layanannya pun mesti ditingkatkan. Kelima adalah membuka ruang kontribusi perempuan. Kewirausahaan mesti tidak bias gender. Sektor ini sangat fleksibel bahkan bisa dikembangkan di rumah. Perempuan memiliki jumlah signifikan dan potensial secara kualitas. Prospek womenpreneur mesti digarap serius dan fokus agar lebih baik dan berkelanjutan. Keenam adalah menyasar generasi milenial. Bonus demografi mesti diisi oleh sektor produktif. Generasi milenial yang kini mendominasi mesti mendapatkan tempat agar tidak menjadi beban. Sektor kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif dan digital sangat sesuai untuk generasi ini. Pengembangan kewirausahaan telah menjadi keniscayaan bagi perekonomian. Kewirausahaan terbukti paling tahan banting terhadap resesi ekonomi. Saatnya pemerintah memberikan perhatian besar sejajar dengan sektor infrastuktur yang kini tampak lebih digenjot.
an pemerintah daerah dan stakeholder secara bersama-sama dengan para pelaku ekonomi krama Bali, untuk menyusun kebijakan ekonomi krama Bali yang harmonis dan seimbang dengan konsep kekuatan strategi gotong royong berekonomi yang berlandaskan falsafah Tri Hita Karana. Dengan demikian, pengembangan dan penumbuhan ekonomi pariwisata tidak lagi ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan produk-produk pertanian dan produk lainnya dari luar Bali. Sudah tentu pendapatan di sektor pariwisata akan lebih merata dinikmati oleh krama Bali, kondisi ekonomi krama Bali yang harmonis dan seimbang merupakan cermin paradigma baru. Adapun pembangunan ekonomi krama Bali dengan paradigma baru yang berlandaskan falsafah moksaarthem jagadhita dan Pancasila, secara normatif merupakan sistem ekonomi krama Bali yang identik dengan sistem ekonomi rakyat. Dengan melihat secara realistis perkembangan dan pergerakan ekonomi krama Bali, diperlukan kajian pemikiran yang komprehensip, kreatif, inovatif, dan profesionalisme untuk menerima dan menyetujui pemikiran normatif tersebut sebagai sistem ekonomi krama Bali. Dengan demikian, strategi pengembangan dan pergerakan sistem ekonomi krama Bali diharapkan mampu mewujudkan ekonomi yang berkeadilan sesuai program Nawa Cita yang telah dijabarkan atau dituangkan dalam Garis-garis Besar Haluan pembangunan nasional semesta berencana. Sebagaimana disepakati bahwa moksaarthem jagadhita adalah falsafah terbuka bagi masyarakat krama Bali. Penulis, akademisi, pemerhati ekonomi kerakyatan
POJOK Kata pengamat, bahaya kalau rupiah tembus level 14.000/dolar. - Yang punya dolar amanaman saja. *** Pemberian AGP pada ayam membahayakan kesehatan manusia. - Yang penting untung. *** Setya Novanto divonis 15 tahun penjara dan kembalikan uang Rp 65,7 miliar. - Yang lain waswas.
Penulis, kolumnis, penikmat musik, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7 TABANAN FKUB Tomohon Belajar ”Art and Culture Weekend Event 2018” Tanah Lot Rabu Kliwon, 25 April 2018
Hidup Harmonis
Naikkan Kunjungan 30 Persen
Tabanan (Bali Post) Kegiatan Art and Culture Weekend Event 2018 Tanah Lot yang digelar Jumat (20/4) hingga Minggu (22/4) itu rupa-rupanya memiliki pengaruh terhadap peningkatan kunjungan di Tanah Lot. Kenaikan kunjungannya bahkan mencapai 30 persen dari kunjungan normal. Diharapkan, peningkatan kunjungan itu tidak hanya berlaku saat festival berlangsung, tetapi untuk seterusnya. Berdasarkan data, kunjungan wisatawan selama festival berlangsung adalah 38.023 dengan rincian Jumat (20/4) tercatat 12.634 kunjungan, Sabtu (21/4) tercatat 13.498 kunjungan, dan Minggu 11.896 kunjungan. Sementara kunjungan normal biasanya pada akhir pekan yang rata-rata dihadiri 10.000 kunjungan. Manajer Daerah Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot Ketut Toya Adnyana memaparkan sempat kunjungan ditarget bisa menembus angka 48.000 dari Bupati Tabanan NI Putu Eka Wiryastuti. Namun tujuan festival ini sejatinya untuk meningkatkan kunjungan DTW Tanah Lot bukan saat ini saja, melainkan terus ke depannya agar grafik kunjungannya bisa meningkat. ‘’Jadi, sasaran utamanya adalah peningkatan kunjungan di masa akan datang. Tidak hanya terpatok pada
Tabanan (Bali Post) Keharmonisan kehidupan beragama di Tabanan yang telah mendapatkan penghargaan, rupanya prestasi itu menjadi daya tarik kabupaten/kota lain di Indonesia. Tidak pelak mereka belajar hidup harmonis dengan cara melakukan kunjungan kerja ke Tabanan. Salah satunya Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Rombongan dari Tomohon yang di Ketuai Johni J. Palilingan diterima Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan I Made Riawan, Ketua FKUD Tabanan I Wayan Tontra serta anggota FKUB Tabanan, Selasa (24/4) kemarin di Kantor Bupati Tabanan. Ketua FKUB Tomohon Johni J. Palilingan mengatakan kedatangannya untuk mempelajari peningkatan toleransi dan kerukunan umat beragama di Tabanan, mengingat keharmonisan Kabupaten Tabanan sudah sangat dikenal. “Kami kagum dengan kerukunan beragama di Tabanan. Apalagi sudah meraih Harmony Award, yang merupakan prestasi yang membanggakan,” ungkapnya. Bupati Tabanan dalam sambutan yang dibacakan I Made Riawan mengatakan, Kabupaten Tabanan terdiri dari 10 kecamatan dengan 133 desa dengan jumlah penduduk sebanyak 466,197 jiwa. Mayoritas penduduknya beragama Hindu. ”Struktur demografi masyarakat Tabanan memang beragam. Walau beragam konflik beragama di Kabupaten Tabanan sangat minim. Toleransi dan senantiasa hidup harmonis terjaga dan mengakar kuat sejak dahulu,” ucapnya. Memang untuk menekan potensi konflik beragama, kata Bupati Eka, harus dilakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan tokoh Agama, serta melibatkan instansi terkait. Ketua FKUB Tabanan I Wayan Tontra mengatakan Forum Komunikasi di Tabanan sudah terbentuk sejak lama, jadi tidak heran jika Tabanan sebagai salah satu contoh kabupaten yang mendapat penghargaan atas keharmonisan beragama. (kmb28)
Bali Post/kmb28
KUNJUNGAN KERJA - Penyerahan cenderamata di sela-sela kunjungan kerja FKUB Tomohon ke Kabupaten Tabanan.
Capaian Imunisasi JE 100,52 Persen
Tabanan (Bali Post) Setelah sempat mendapatkan penolakan dari beberapa masyarakat di Baturiti Tabanan. Target imunisasi JE mencapai 100 persen di daerah lumbung beras ini akhirnya tercapai. Berdasarkan data per 23 April lalu, capaiannya malah sudah mencapai angka 100,52 persen. Itu artinya prestasinya melebihi target yang diberikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Selasa (24/4) kemarin, mengatakan sejak awal dicanangkan Tabanan memang menargetkan capaian imunisasi JE adalah 100 persen atau mencapai seluruh target yang diberikan Kemenkes. Meski Kemenkes sendiri menargetkan angka capaian imunisasi JE untuk Bali adalah 95 persen. Terkait lebihnya angka pencapaian ini, kata Suratmika, itu artinya Tabanan berhasil mencakup data real di lapangan. Hal ini menunjukkan petugas bekerja lebih keras dalam menjangkau
anak-anak usia sasaran (18 bulan hingga 15 tahun) yang ada di Tabanan. ‘’Data target yang diberikan Kemenkes adalah data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatim). Tetapi kondisi real dilapangan bisa saja lebih. Dan syukurnya kita berhasil mencapai ini,’’ jelas Suratmika. Pelaksanaan imunisasi JE itu sendiri, kata Suratmika, akan tetap dilakukan meski capaiannya sudah melebihi target. Walau sudah melampui target, petugas tetap akan melakukan penyisiran ke lapangan, sehingga anakanak usia sasaran yang belum mendapatkan imunisasi itu bisa terjangkau. Diperkirakan, kata Suratmika, masih ada anak-anak yang belum terimunisasi, karena beberapa alasan. Mereka menderita sakit, bepergian dan selain itu keluarganya ada yang masih menolak anaknya menjalani imunisasi JE. Anak-anak ini tetap menjadi perhatian petugas kesehatan hingga akhir periode imunisasi JE di akhir April nanti. (kmb24)
Siswa SLB Ikut Ujian Hari Kedua UNKP Lancar
’’SLBN 1 Tabanan mendidik 74 siswa SD, 37 siswa SMP dan SMA 23 siswa. Selain pendidikan formal, di sini juga diberikan pendidikan setara lainnya. Para siswa sejak duduk di bangku SMP juga sudah dibekali sejumlah keterampilan. Mereka diajari skill menjahit, tata boga, tata rias, seni tari, massage, dan membuat batako,’’
Tabanan (Bali Post) Ujian Nasional dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tidak hanya diikuti siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kategori umum. Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Tabanan pun turut menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNBKP). Jumlah pesertanya hanya tujuh anak didik. Hingga Selasa (24/4) kemarin, pelaksanaan hari kedua ujian berjalan lancar-lancar saja tanpa ada kendala apa pun. Kepala SLBN 1 Tabanan I Gede Sukaca mengatakan, Selasa kemarin ujian nasional tingkat SMP khusus untuk anak penderita tunarungu berjalan lancar. Di tengah keterbatasan mereka, kata Sukaca, niat para siswa menghadapi ujian sangat tinggi. “Pelaksanaan ujian kami mulai pukul 10.30 Wita. Kemudian jawaban siswa langsung disetor setiap hari ke dinas pendidikan provinsi. Jadi tidak sampai menunggu jadwal ujian akhir yang sesuai jadwal, berakhir Kamis besok,’’ ucapnya. Di hari yang sama enam siswa SD dari SLBN 1 Tabanan juga tengah mengikuti USBN (Ujian Sekolah). Dari enam peserta, satu di antaranya adalah peserta tunanetra. Khusus peserta tunanetra ini
dalam penyelesaian soalnya dibantu guru yang tugasnya membacakan soal itu. Sedangkan lima siswa lainnya mengerjakan soal layaknya siswa umum lainnya, walau mereka juga ada keterbatasan akibat tunarungu. Terkait keberadaan SLBN 1 Tabanan, Sukaca yang sebelumnya mengajar di wilayah Kabupaten Gianyar menegaskan, saat ini SLBN 1 Tabanan mendidik 74 siswa SD, 37 siswa SMP dan SMA 23 siswa. Selain pendidikan formal di sini juga diberikan pendidikan setara lainnya. Para siswa sejak duduk di bangku SMP juga sudah dibekali sejumlah keterampilan. Mereka diajari skill menjahit, tata boga, tata rias, seni tari, massage, dan membuat batako. Pemberian
I Gede Sukaca Kepala SLBN 1 Tabanan keterampilan ini diharapkan bisa membantu para lulusan SLBN 1 Tabanan siap masuk ke dunia kerja. “Kami juga menjalin kerja sama dalam hal penyerapan lulusan, jadi ada yang magang selanjutnya direkrut,” ucapnya. Tidak hanya pembekalan keterampilan, pihak sekolah juga terus melakukan monitoring perkembangan lulusan anak didiknya. Mereka selalu dipantau, apakah sudah benar-benar bisa diterima
Stok Turun hingga 50 Persen
Ketersediaan Ayam Pedaging Dipantau Terjadinya kelangkaan ayam pedaging di Tabanan menjadi kekhawatiran tersediri. Pasalnya, sebulan mendatang umat Hindu akan merayakan hari raya Galungan dan Kuningan. Tentunya di hari raya itu keperluan ayam pedaging lebih banyak dibandingkan hari biasanya. Untuk memantau ketersediaan ayam pedaging sekaligus melihat permasalahan langsung di lapangan, Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tabanan melakukan sidak ke pasar-pasar yang ada di Tabanan. Bagaimanakah harapan banyak pihak terkait stok ayam pedaging mendekati Galungan? KETUA TPID Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Selasa (24/4) kemarin, mengatakan memang belakangan ini terjadi penurunan stok ayam pedaging di pasar. Penurunan stok itu memang menyebabkan harga jual ayam pedaging di pasaran menjadi naik. Kenaikan cukup signifikan, yakni dari harga Rp 34.000 per kilogram menjadi Rp 39.000 per kilogram. Sebetulnya dalam kondisi normal harga ayam pedaging biasanya antara Rp 28.000 hingga Rp 30.000 per kilogram. Dari informasi di lapangan, kata Ekayana, terjadinya kekurangan stok ayam pedaging disebabkan waktu panen ayam pada tingkat peternak saat ini lebih lama dari biasanya. Akibatnya, stok yang
bisa dipenuhi peternak saat ini hanya setengah dari permintaan normal. Seperti pengakuan salah satu pengepul ayam, biasanya peternak mengirimkan dua mobil angkut yang penuh berisi ayam. Namun sekarang hanya dapat satu mobil pengangkut saja. ‘’Lantaran terjadi kekurangan stok hingga mencapai 50 persen. Nah… hal itu yang menyebabkan harga ayam pedaging naik,’’ ujar Ekayana. Kondisi seperti itu, kata Ekayana, diprediksi tidak berlangsung lama. Jika waktu panen peternak berlangsung konstan, maka diyakini pemenuhan ayam pedaging itu kembali stabil. Diharapkan pemenuhan yang stabil ini terjadi sebelum Galungan,
momen event selama tiga hari itu saja,’’ ujarnya. Kunjungan dengan membeli tiket, itu masih lebih didominasi wisatawan domestik yaitu sebanyak 21.128. Sedangkan, kata Toya, wisatawan mancanegara yang datang tercatat 16.910 kunjungan. Selain kunjungan bertiket, sekitar 6.000 pengunjung yang datang di atas jam tujuh malam justru masuk tanpa menggunakan tiket alias gratis. ‘’Untuk kunjungan di atas jam tujuh malam memang tidak dikenakan tiket, karena gate tiket sudah tutup pada jam tersebut. Kebanyakan pengunjung yang datang setelah jam tujuh malah itu adalah pengunjung lokal,’’ ujarnya. Masyarakat antusias datang ke DTW setelah menjelang malam, kata Toya. Sebetulnya hal itu bisa menjadi pertimbangan pihak manajemen untuk memperpanjang waktu buka DTW. Selama ini operasional DTW hanya sampai jam tujuh malam saja, setelah sunset berakhir. ‘’Lama waktu buka bisa dipertimbangkan lagi. Tetapi tentu harus dipelajari dulu baik buruknya. Pastinya hal itu memerlukan persetujuan Badan Pengelola,’’ imbuh Toya. Khusus kegiatan festival, lanjut Toya, akan terus diselenggarakan, walau dengan konsep berbeda. Strategi itu diharapkan bisa memberikan nilai tambah DTW Tanah Lot. Terpenting dapat menarik kunjungan wisatawan yang lebih banyak lagi. (kmb24)
sehingga harga ayam pedaging bisa kembali normal. Dengan demikian, tidak akan terlalu membebani masyarakat. ‘’Nanti mendekati Galungan kita pantau lagi. Semoga stok ayam pedaging sudah kembali normal,’’ imbuhnya. Selain memantau keterse-
diaan dan harga ayam pedaging, TPID juga memonitor harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat dalam rangka kesiapan Galungan. Dari hasil pemantauan di lapangan, kata Ekayana, harga bahan-bahan pokok cenderung stabil.
Di mana harga beras medium di harga Rp 10.600/kg, beras premium Rp 12.500/ kg, cabe rawit Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 35.000/ kg, bawang putih Rp 20.000/ kg, gula pasir Rp 12.000/kg dan minyak goreng curah Rp 11.500 per liternya. (san)
dengan baik di lingkungan masyarakat sekitarnya. Meski pendidikan di SLB itu khusus kepada anak-anak penyandang disabilitas, bagi Sukaca, pola pengajaran tetap mengacu pengajaran siswa umum. “Memang mereka memiliki keterbatasan, tetapi proses pengajarannya tetap menggunakan cara bicara dan sarana laptop, apalagi di sini mereka juga ada yang menjalani terapi bicara, meski kurang jelas minimal bisa
dipahami maksud yang mereka sampaikan itu oleh masyarakat. Sebab, tidak semua masyarakat bisa mengerti bahasa isyarat,” terangnya. Dari hasil pantauan, suasana ujian relatif sama dengan pelaksanaan UN di sekolahsekolah umum lainnya. Hanya jumlah peserta memang sedikit. Setiap peserta UN di SLB didampingi seorang guru yang siap membantu ketika ada kendala atau mereka bingung ingin pertanyakan soal. (kmb28)
KARANGASEM
8
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Lagi, Pasar Karangsokong Dibobol Maling
Amlapura (Bali Post) -
Pasar Karangsokong Amlapura terus menjadi sasaran empuk para maling. Pasar terbesar di Karangasem tersebut kembali dibobol pencuri, Senin (23/4) lalu. Pencuri menyasar aneka barang yang ada di pasar terbesar di Amlapura itu. Anehnya, peristiwa ini sudah berulang kali terjadi. Para pedagang juga sudah lama mengeluh agar sistem keamanan di pasar itu dibenahi. Namun, kenyataannya belum juga terealisasi hingga kini. Kasus pencurian kembali terjadi Senin lalu. Banyak pedagang tiba-tiba ribut setelah kehilangan aneka barangnya. Seperti baju, jam tangan, jajan, hingga bumbubumbuan. “Ada 50 item jam tangan saya yang hilang,” kata salah satu pedagang, Pudin, yang berjualan di Pasar Karangsokong bagian atas. Pedagang lainnya, Luh Suteja, juga mengaku banyak kehilangan dagangannya. Dia kaget setelah menggelar dagangannya tiba-tiba banyak item bajunya yang hilang. Melihat seringnya ada pencurian di Pasar Karangsokong, pedagang lainnya mulai waswas. Padahal, setiap harinya sudah ada petugas jaga atau waker yang melakukan penjagaan di Pasar Karangsokong itu. “Kami bayar tiap hari uang keamanan per bulan per tempat. Namun, kami terus kehilangan di sini,” kata pedagang Agus Supriadi. Kapolsek Kota Karangasem AKP I Nengah Berata, Selasa (24/4) kemarin, mengatakan pihaknya belum menerima adanya lapo-
ran warga atau pedagang Pasar Karangsokong. Meski demikian, pihaknya memastikan melakukan penyelidikan terkait maraknya kasus pencurian di Pasar Karangsokong itu. “Kami akan turun ke Pasar Karangsokong,” kata Kapolsek. Sebelumnya, pencurian juga marak terjadi di lingkungan Pasar Karangsokong. Pencuri itu tak pilih-pilih sasaran. Yang dicuri bukan saja pakaian, juga dompet, helm, velg sepeda motor, hingga ayam. Tetapi, malingnya saat itu berhasil tertangkap Unit Reskrim Polsek Kota Karangasem. Melalui serangkaian penyelidikan, jajaran Polsek Kota Karangasem kemudian menciduk dua sekawan yang bekerja sama membobol lapak pedagang di sana. Terduga pelaku berinisial LBS (18) dan IKW (19). Setelah diinterogasi, kedua pelaku itu tidak bisa mengelak dan mereka mengakui perbuatannya. Keluhan terhadap sistem keamanan sudah disikapi Dinas Perindustrian dan Per-
dagangan Karangasem sebelumnya. Kepala Disperindag Karangasem I Gusti Ngurah Suarta mengatakan pihaknya menambah jumlah tenaga keamanan. Setelah Pasar Karangsokong tutup sepenuhnya Pukul 23.00 Wita, petugas akan ronda sampai pagi. Akan tetapi, kenyataannya pedagang kembali kemalingan. Melihat pengakuan sejumlah pedagang itu nampaknya maling beraksi saat malam hari. Pedagang Komang Supriadi berharap Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karangasem, bisa mengamankan seluruh wilayah Pasar Karangsokong itu. Sebab, di sana ada tiga pusat lokasi pasar. Antara lain di Pasar Senggol di atas, pasar di gedung utama sebelah selatan dan kompleks pertokoan di tengah yang membentang dari timur ke barat. Sebagai pasar tradisional tersibuk di Karangasem, Pasar Karangsokong itu harus mendapat jaminan keamanan, sehingga pedagang bisa berjualan dengan tenang. (kmb31)
Ketua Dewan Nengah Sumardi Lunasi Tagihan Pengungsi di RSUD Buleleng
SOSOK Bergandengan Tangan PENTING antara pihak eksekutif dan dewan itu senantiasa harus menjalin komunikasi melalui suatu koordinasi yang baik. Asisten Pemkab Karangasem A.A. Rama Putra mengatakan usai mengikuti rapat kerja dengan dewan, koordinasi yang baik itu sesungguhnya menjadi hal krusial, dalam pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya menilai masukan-masukan dewan yang sangat konstruktif pada rapat kerja, itu sangat layak menjadi pijakan, dalam upaya eksekutif pengambilan keputusan berikutnya. Karena itu, Rama Putra, berjanji akan menyampaikan hasil pertemuan rapat kerja dengan dewan itu kepada pimpinan tertinggi eksekutif di Pemkab Karangasem. ‘’Pasti kami akan sampaikan lebih dulu kepada Bupati Mas Sumatri,’’ janji A.A. Rama Putra. Segala sesuatu jika dikomunikasi dengan baik, akan sangat pas apalagi terkait hal yang substansial. Setelah itu apa yang merupakan keputusan itu elegan dijadikan perhatian bersama. “Kedua pihak baik eksekutif dan dewan itu, sesungguhnya memiliki peran dan fungsi yang luar biasa. Namun, bagaimanapun baik eksekutif maupun legislatif itu ibaratnya merupakan suami-istri. Mereka harus senantiasa selalu bergandengan tangan. Lebih-lebih ketika membuat keputusan yang krusial,” kata Rama Putra. (gik)
Telepon Penting
kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
MANAJEMEN RSUD BULELENG - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi bersama pasutri Wayan Samiarta dan Komang Sriasih bertemu dengan Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna dan perwakilan manajemen RSUD Buleleng.
DI BALIK nestapa kejadian erupsi Gunung Agung, ternyata ada hikmah positifnya. Derita yang harus diterima tanpa bisa dicegah itu justru mampu mempererat tali persaudaraan masyarakat Bali. Betapa tidak, simpati publik terhadap masyarakat Karangasem sungguh-sungguh sangat tinggi. Kenyataan itu terbukti dengan mengalirnya bantuan yang datang serta sikap terbuka dan welcome masyarakat Bali terhadap warga Karangasem yang terpaksa mengungsi. Simpati dan antusiasme warga Bali di daerah lainnya itu mendapat apresiasi tinggi dari Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi. Seperti Selasa (24/4) kemarin, politisi muda itu berkunjung ke Buleleng menemui koleganya di DPRD Buleleng. ‘’Kedatangan saya ke sini untuk menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan masyarakat dan juga pemer-
intah Buleleng khususnya kepada kami. Kunjungan ini sekaligus permintaan maaf karena baru kali ini kami bisa datang,’’ ungkap Sumardi yang diterima Ketua DPRD Buleleng I Gede Supriatna. Selain bertemu koleganya di DPRD Buleleng, Nengah Sumardi juga bertemu manajemen RSUD Buleleng. Pertemuan yang difasilitasi Sekretariat DPRD Buleleng itu untuk menyelesaikan tunggakan biaya pengobatan pasutri pengungsi asal Banjar Yeh Kori, Desa Jungutan, Bebandem di RSUD Buleleng. Pasutri itu yakni I Wayan Samiarta-Ni Komang Sriasih itu punya tunggakan biaya persalian operasi cesar ketika mengungsi Agustus 2017 lalu sebesar Rp 7,8 juta dari total biaya perawatan Rp 10,85 juta. Biaya pengobatan dan perawatan itu tidak ter-cover dana bencana. Pasalnya, pasangan itu sudah lebih dulu mengungsi sebelum
ditetapkannya status tanggap darurat Gunung Agung. Sumiarta yang awalnya merasa gusar itu kemudian menjadi sumringah. Meski tim medis RSUD Buleleng gagal menyelamatkan bayinya, dia cukup lega karena tak lagi dikejar-kejar tagihan. ‘’Kami dulu ngungsi di Munduk,’’ katanya. Sementara itu, Gede Supriatna juga antusias menyambut koleganya. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban setiap kabupaten/kota di Bali untuk membantu Karangasem. ‘’Sesama manusia memang wajib bantu-membantu. Persoalan yang muncul bisa diselesaikan melalui komunikasi,’’ ucapnya. Usai bertemu Ketua DPRD Buleleng, Nengah Sumardi kemudian diterima Bupati Buleleng I Putu Agus Suradnyana dan Wabup dr. Wayan Sutjidra. Pada kesempatan itu Nengah Sumardi juga menyampaikan ucapan yang sama. (ad1349)
Daging Ayam Langka
Sentuh Rp 50 Ribu Per Kilogram Amlapura (Bali Post) Menjelang datangnya bulan Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Karangasem mulai merangkak naik. Di Pasar Amlapura Timur, daging ayam bukan hanya meroket, tetapi juga menjadi barang langka. Pantauan Selasa (24/4) kemarin, daging ayam broiler dibandrol Rp 50 ribu per kilogram. Itu artinya naik 100 persen dari biasanya. ‘’Ya, biasanya berkisat Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu
per kilogram. Saat ini sulit mendapatkan ayam,’’ ungkap salah seorang pedagang. Selain daging ayam, semua barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Bawang merah malah sudah menyentuh Rp 30 ribu per kilogramnya atau naik 100 persen dari harga sebelumnya Rp 15 ribu sampai Rp 18 ribu. Kenaikan harga bawang merah itu mulai terjadi sejak sepekan terakhir ini.
Sejumlah pedagang mengatakan kenaikan harga bawang merah ini terjadi akibat minimnya pasokan. Baik pasokan yang datang dari Pulau Jawa, dari Lombok, dan Sumbawa sangat sedikit terkendala cuaca buruk. ‘’Selain itu, harga di tingkat pemasok juga mengalami peningkatan dari harga biasanya,’’ kata Ni Made Suji (44). Pedagang asal Lingkungan Susuan, Karangasem ini mengatakan, harga se-
jumlah kebutuhan pokok lainnya seperti telur ayam buras juga mengalami kenaikan dari awal Rp 1.000 per butir menjadi Rp 1.500. Selain itu, bawang putih juga mengalami kenaikan. Awalnya, bawang putih itu Rp 20 ribu kemudian menjadi Rp 40 ribu per kg. Sementara bawang merah jenis bolo harganya lebih murah dari bawang lokal yakni hanya Rp 27 ribu per kilogram atau naik Rp 7.000 dari harga sebelum-
nya. Berbeda dengan bahan kebutuhan pokok lainnya. Harga cabai yang sebelumnya menyentuh Rp 75 ribu per kilogram, saat ini turun drastis menjadi Rp 25 ribu. Para pedagang di Pasar Amlapura Timur berharap memasuki bulan puasa harga kebutuhan pokok tidak lagi mengalami peningkatan. Soalnya ketika harga melonjak, pedagang tidak diuntungkan. Omzet justru turun karena konsumen lebih perhitungan. (kmb)
Raker MPP
Pelayanan KTP Kembalikan ke Kantor Capil Rapat kerja gabungan Komisi DPRD Karangasem membahas Mal Pelayanan Publik (MPP), Selasa (24/4) kemarin. Rapat itu menjadi ajang penghakiman eksekutif. Dewan bahkan merekomendasikan pelayanan administrasi kependudukan dikembalikan ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Ada hal substansial apa sehingga pelayanan KTP itu harus dikembalikan ke Kantor Capil dari sebelumnya di MPP? RAKER Dewan Karangasem kemarin, merupakan lanjutan dari raker sebelumnya. Pembicaraan kemudian langsung menukik ke hal teknis. Salah satu masalah anggaran yang digunakan mempermaks gedung UKM Center itu menjadi MPP. Anggaran yang tercatat di Bagian Perlengkapan itu hanya pemeliharaan. Karena itu, dewan kemudian sewot dan manilai kegiatan di UKM Center itu bukan sekadar pemeliharaan.
‘’Terpasang Rp 50 juta, RAB-nya sekitar Rp 45 juta,’’ ujar Asisten III A.A. Rama Putra yang memimpin rombongan eksekutif. Rama Putra mengatakan MPP itu bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Namun, pernyataan itu langsung disergah dewan. Wakil Ketua Komisi I, I Komang Sartika, menilai MPP itu justru menyulitkan masyarakat, terutama menyangkut pe-
layanan KTP elektronik. ‘’Saya sering terima keluhan dari kadus-kadus, sejak pindah ke UKM mengurus KTP itu kini perlu waktu jauh lebih lama yakni satu jam. Padahal, ketika di Capil cukup 15 menit saja sudah selesai,’’ ungkapnya. Mengingat saat ini pemerintah sedang menghadapi agenda besar yaitu pilkada serentak, pileg, dan pilpres, Sartika mendesak pelayanan administrasi kependudukan utamanya masalah e-KTP, agar dikembalikan ke Kantor Capil di Jalan Sudirman. Itu penting karena masalah e-KTP berhubungan dengan teknologi informatika yang saat ini sarana prasarana di MPP belum memadai. Anggota dewan I Nyoman Sumadi bahkan menilai gedung UKM Center itu sesungguhnya belum layak menjadi pusat pelayanan publik. Sarana-prasarananya dinilai belum mendukung baik dari segi luas yang relatif terbatas, juga sarana-prasarana minim termasuk fasilitas di-
fabel belum tersedia. ‘’Kalau perencanaan belum matang, jangan dulu dong dilaksanakan,’’ ujarnya. Kepala Disdukcapil I Nengah Sumidia mengakui pelayanan Disdukcapil di MPP itu mengalami kendala teknis karena perangkat yang dipasang adalah perangkat yang sebelumnya terpasang di Kantor Camat Karangasem. Kapasitas perangkat yang terbatas itu mengakibatkan pelayanan menjadi lelet. Proses mengurus awalnya hanya butuh waktu 15 menit, jadi molor sampai satu jam. Selain kapasitas server, kendala perekaman e-KTP di MPP itu juga karena terbatasnya jaringan internet. Ketua Dewan I Nengah Sumardi, juga sepakat pelayanan administrasi kependudukan itu idealnya dikembalikan ke Kantor Capil. ‘’Kalau PDAM cocok di sana, berangkat ke pasar masyarakat sekalian bayar rekening air. Untuk Capil sebaiknya dikembalikan saja,’’ pintanya. (kmb)
Bali Post/kmb
DIKEMBALIKAN - DPRD Karangasem minta pelayanan administrasi kependudukan dikembalikan ke Kantor Capil.
GIANYAR
Rabu Kliwon, 25 April 2018
9
Sidang Paripurna Hasil Kerja Pansus
Bali Post/nik
SIMAKRAMA - Cabup Gianyar Made Mahayastra didampingi Cawabup A.A. Gde Mayun ‘‘masimakrama’’ di Banjar Tegal Jaya Desa Batubulan, Senin (23/4) malam.
”Simakrama” di Empat Banjar
Kedatangan Aman Disambut Antusias Warga
Gianyar (Bali Post) Pasangan calon Bupati dan Wabup Gianyar Made Mahayastra dan A.A. Gde Mayun alias paket Aman, melakukan simakrama di empat banjar di Desa Celuk dan Desa Batubulan, Senin (23/4) malam. Kedatangan kedua tokoh tersebut disambut antusias warga. Dalam simakrama, Aman didampingi sejumlah anggota DPRD Gianyar seperti Yuniati dan Ketut Sudarsana. Di awal simakrama yang juga menggalang dukungan paslon Gubernur dan Wagub Bali KBS-Ace, paket aman mendatangi warga di Banjar Cemenggon, Desa Celuk. Lokasi berikutnya yang dituju adalah Desa Batubulan, tepatnya di Banjar Tegal Tamu, Penyambungan dan Banjar Tegal Jaya. Klian Adat Banjar Tegal Jaya Wayan Sunarta memberikan apresiasi atas kedatangan paket Aman ke Balai Banjar Tegal Jaya. Warga, kata dia, menyambut baik kedatangan paslon ini. Sunarta pun mengenang jasa Made Mahayastra saat menjabat Wakil Bupati Gianyar dalam proses pembangunan senderan di Pura Dalem setempat. Berkat perhatian Mahayastra, pengerjaan senderan itu berlangsung lancar dan cepat. ‘’Mungkin Bapak Agus Mahayastra sudah lupa, tapi kami masih ingat. Waktu itu beliau yang mengecek kondisi lapangan. Dan tidak berselang lama, senderan langsung dikerjakan,’’ ungkapnya. Bila Mahayastra terpilih sebagai Bupati Gianyar, Sunarta berharap Mahayastra bisa mendirikan sebuah wantilan di Banjar Tegal Jaya. Pihaknya juga berharap ada perhatian terhadap warga di bidang kesehatan dan pendidikan. ‘’Paling penting kalau sudah terpilih, kita harap Bapak Agus tidak lupa dengan warga di Banjar Tegal Jaya,’’ ucapnya. Menanggapi harapan itu, Mahayastra mengaku sudah pernah menyampaikan kepada Klian Adat dan Bendesa se-Kabupaten Gianyar, bila ada keluhan dan kebutuhan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya, agar segera menyampaikan ke pemerintah. ‘’Jangan ragu menyampaikan ke saya, karena pemerintah adalah pelayan masyarakat. Kalau mau cepat, cukup satu perwakilan Klian Adat menyampaikan ke saya lewat telepon, SMS atau WhatsApp, pasti akan langsung terlayani,’’ jelasnya. Di simakrama itu Mahayastra yang juga Ketua DPC PDI-P Gianyar juga menyinggung soal biaya gratis untuk pasien rawat inap kelas III RSUD Sanjiwani, Gianyar. ‘’Masyarakat Gianyar yang rawat inap di kelas III RSUD Sanjiwani tidak perlu bayar, karena susah disubsidi pemerintah. Ke depan saya juga menyiapkan rawat inap untuk seluruh puskesmas,’’ katanya. Selain itu, ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ringan serta penyediaan lapangan kerja bagi generasi muda. ‘’Kita sudah survei, aspirasi tertinggi dari generasi muda adalah lapangan pekerjaan. Kita sudah petakan itu dengan membangun Balai Latihan Kerja,’’ ungkapnya. (kmb35)
Cegah ”Stunting” Sejak Dini
Peran Puskesmas dan Posyandu Dinilai Strategis
Gianyar (Bali Post) Berdasarkan data hasil PSG Provinsi Bali 2017, di Kabupaten Gianyar terdapat 40,99 persen anak dengan kondisi stunting. Sebagai Kota Layak Anak (KLA), Pemkab Gianyar pun memberikan perhatian penuh pada kondisi ini. Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Dinas PMD Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani menerangkan, penyebab utama terjadinya stunting adalah kurangnya asupan gizi yang diterima oleh janin atau bayi. Faktor lainnya seperti kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi, minimnya asupan ASI dan zat besi, genetik dan faktor ekonomi. ‘’Jadi perlu langkah penanggulangan sejak dini,’’ katanya. UPT Kesmas dinilai berperan vital dalam memberikan pemahaman terhadap masyarakat terutama yang berdomisili di pelosok-pelosok desa. Penting pula pelayanan terpadu dari kader-kader posyandu dalam melaksanakan penyuluhan dan menyediakan fasilitas vaksin dan deteksi dini. ‘’Penanganan tersebut harus konkret dan tersistem dalam online supaya lebih mudah diakses kapanpun dan di manapun,’’ ucap Dayu Surya. Mantan Ketua TP-PKK Kabupaten Gianyar tersebut mengajak seluruh masyarakat khususnya ibu-ibu untuk lebih melek terhadap perkembangan teknologi informasi. Jangan merasa enggan untuk berkonsultasi masalah kesehatan terhadap para tenaga medis. ‘’Yang paling penting adalah ibu hamil, harus aktif menggali informasi gizi,’’ ucap Dayu Surya. (kmb35)
Polisi Dalami Kasus Pencurian Kayu di Ubud Gianyar (Bali Post) Sejumlah warga dilaporkan ke polisi terkait kasus pencurian kayu albesia di kawasan milik PT Sharandy Land, Ubud. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Penasihat Hukum PT Sharandy Land I Gusti Ngurah Wisnu Wardana menjelaskan, aksi pencurian kayu ini berlangsung pada Minggu (22/4) sekitar pukul 07.00 Wita. Aksi pencurian itu dipergoki security PT Sharandy Land. ‘’Security mendapati warga yang berjumlah enam orang mengangkut kayu albesia yang baru saja dipotong,’’ katanya, Senin (23/4) kemarin. Kayu tersebut berasal dari tujuh pohon albesia yang sebelumnya tumbuh di lahan PT Sharandy Land. ‘’Dari aksi ini kita amankan kayunya saja. Sementara warga dan alat bukti yang lain, tidak,’’ ucapnya. Atas kejadian ini, kerugian yang diderita sekitar Rp 10 juta. Guna mencegah terulangnya kejadian serupa, pihaknya pun melaporkan kasus ini ke Mapolres Gianyar. Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan mengaku sudah menerima laporan kasus tersebut. Polisi pun sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti. ‘’Kita amankan barang bukti hasil curian sekitar dua truk kayu ke Mapolres Gianyar,’’ ucapnya. Sejauh ini, penyelidikan belum mengarah ke pelaku. Pihaknya masih mendalami keterangan saksi dari pihak korban dan warga di sekitar lokasi kejadian. (kmb35)
Sejak Pertengahan Hanya Diikuti 11 Anggota Dewan
Gianyar (Bali Post) DPRD Gianyar menggelar sidang paripurna beragendakan penyampaian hasil kerja Panitia Khusus (Pansus), Selasa (24/4) kemarin. Namun dari pertengahan hingga akhir, kegiatan itu hanya diikuti belasan anggota dewan. Sisanya tidak hadir lantaran tugas dinas ke luar kota. Ada pula yang izin meninggalkan sidang. Sidang hampir molor karena awalnya yang hadir hanya 20 anggota dewan dari total 40 anggota dewan Gianyar. Beberapa menit kemudian datang anggota dewan lainnya hingga jumlah yang hadir 22 orang. Sidang paripurna ini pun akhirnya dimulai dengan dipimpin Wakil Ketua DPRD Gianyar I Made Togog. Sementara Ketua DPRD Tagel Winarta tidak bisa hadir karena sedang berada di luar daerah dan Wakil ketua dewan lainnya, Ketut Jata izin ada upacara. Ketika sidang dibuka, anggota dewan yang mengisi absensi sebanyak 22 orang. Namun di pertengahan satu-persatu anggota dewan meninggalkan ruang sidang sampai akhirnya menciut menjadi 11 orang saja. Meski demikian, sidang tetap berlanjut dan hasil kerja pansus tetap disetujui. Ditemui usai sidang paripurna, Wakil Ketua DPRD Gianyar Made Togog menegaskan, sidang tetap dilanjutkan karena di awal sudah kuorum. Terkait minimnya kehadiran anggota dewan, dia beralasan hal itu dikarenakan banyak anggota dewan yang tugas ke luar kota dan ada yang izin upacara keagamaan. ‘’Di awal kan sudah
kuorum. Sementara saat sidang berjalan, memang ada anggota yang keluar. Ada yang masuk lagi,’’ ujarnya. Disinggung mengenai keputusan sidang paripurna, politisi Partai Golkar itu menilai, secara keseluruhan agenda sudah sesuai dengan ketentuan dan
peraturan yang berlaku. Sidang paripurna bisa dilanjutkan jika di awal sudah kuorum. Mengenai hasilnya, tetap dinyatakan disetujui dewan, walaupun di akhir sidang paripurna hanya dihadiri belasan anggota dewan. ‘’Nanti sidang ini berlanjut ke sidang paripurna pada 30 April mendatang. Kalau saat itu tidak kuorum, maka tidak jadi,’’ jelasnya. Togog menilai, sidang kemarin hanya sebatas menyetujui delapan Ranperda untuk disahkan menjadi Perda Kabupaten Gianyar. ‘’Kalau ada yang
kurang pada substansi, nanti di tengah jalan bisa ditambahkan lagi,’’ tegasnya. (kmb35)
‘’Di awal kan sudah kuorum. Sementara saat sidang berjalan, memang ada anggota yang keluar. Ada yang masuk lagi,’’ Made Togog Wakil Ketua DPRD Gianyar
Bali Post/nik
SIDANG PARIPURNA - Sidang paripurna DPRD Gianyar, Selasa (24/4) kemarin hanya diikuti belasan anggota dewan.
UNBK SMP Hari Kedua
Dua Siswa Absen Gianyar (Bali Post) Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan mata pelajaran Matematika yang diikuti 13 SMP di Kabupaten Gianyar, Selasa (24/4) kemarin berjalan lancar. Namun, dari ribuan peserta ada dua siswa yang absen mengikuti ujian. Kadisdik Gianyar Made Suradnya membeberkan, satu siswa berasal dari SMPN 1 Tegallalang tidak bisa ikut ujian lantaran sakit dan satu siswa SMPN 1 Payangan sudah berhenti sekolah. ‘’Laporan yang saya terima, siswa di SMPN 1 Payangan ini juga sedang sakit, hingga tidak bisa bersekolah,’’ ucapnya. Siswa SMPN 1 Tegallalang yang absen mengikuti ujian karena sakit dipastikan bisa mengikuti ujian susulan. Sementara siswa SMPN 1 Payangan yang berhenti sekolah, akan tercatat tidak lulus ujian. ‘’Ya... karena dia berhenti dan tidak ikut ujian susulan, namun karena namanya sudah tercatat di data dapodik sebagai peserta UN, sehingga nanti hasil UN akan muncul tidak lulus,’’ ungkapnya. Sementara untuk proses ujian hari kedua dipastikan berlangsung lancar, khususnya untuk 13 UNBK - Siswa di salah satu SMP di Gianyar tengah mengikuti UNBK, Selasa (24/4) kemarin.
SMP yang melaksanakan UNBK. ‘’Tidak ada gangguan apapun. Semua koneksi berjalan dengan baik pada UNBK hari kedua. Demikian pula untuk peserta UNKP berjalan dengan lancar,’’ katanya. Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Ni Ketut Astini. Dia menyebutkan, berdasarkan monitoring dan evaluasi ke lapangan, pelaksanaan UNBK dan UNKP berjalan lancar. ‘’Sudah kami cek seluruh sekolah, ujian hari kedua tidak ada kendala,’’ ucapnya. Astini menjelaskan, seluruhnya ada 13 SMP yang melaksanakan UNBK dan 30 SMP menggelar UNKP. Jika digabung, total peserta ujian nasional dari 43 SMP ini secara keseluruhan mencapai 7.898 pelajar. SMPN 3 Gianyar menjadi penyumbang peserta UNBK terbanyak, sejumlah 386 siswa dan SMP Saraswati Sukawati hanya diikuti 15 peserta. Serupa dengan UNBK tingkat SMA, UN tingkat SMP adalah salah satu penentu kelulusan ke jenjang berikutnya dengan syarat siswa harus mengikuti UNBK/ UNKP dan ujian yang diselenggarakan di sekolah masing-masing. ‘’Siswa hanya dinyatakan tidak lulus, ketika yang bersangkutan tidak mengikuti ujian sekolah sama sekali. Sementara ujian susulan dilaksanakan 8 dan 9 Mei mendatang,’’ kata Astini. (kmb35)
JEMBRANA
10
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Tari Kreasi Makepung
Diiringi Gamelan Jegog, Gambarkan Atraksi Budaya Makepung
Bali Post/olo
DBD – Salah satu tindakan yang dilakukan dinas untuk menekan DBD yakni dengan gertak PSN. Sejak tiga tahun belakangan ini, kasus DBD di Jembrana cenderung menurun.
Kasus DBD Menurun, Warga Tetap Diminta Waspada Negara (Bali Post) – Jumlah warga yang mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jembrana sejak tiga tahun terakhir ini terjadi penurunan. Dari data yang dihimpun di Dinas Kesehatan Jembrana, tahun 2016 lalu tercatat 816 kasus. Terjadi penurunan di tahun 2017 menjadi 140 kasus. Dan memasuki tahun 2018 ini, hingga April baru tercatat 22 kasus. Kendati terjadi penurunan, namun warga diminta tetap waspada. Terutama di awal perubahan musim penghujan ke kemarau. “Kalau dilihat jumlah kasus DBD cenderung menurun. Namun harus selalu waspada, kita juga selalu rutin sosialisasi,” terang Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinas Kesehatan Jembrana I Gusti Oka Parwata, Selasa (24/4) kemarin. Oka Parwata mencontohkan untuk kasus pada Maret dan April ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu. Pada Maret 2017 ada 19 kasus, sedangkan tahun ini ada 6 kasus DBD. Pihaknya melakukan sejumlah upaya, salah satunya dengan preventif dan promotif sejak tahun 2015. “Kita rutin melakukan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN). Setiap Jumat, di seluruh Kabupaten Jembrana, dikoordinir masing-masing puskesmas yang mewilayahi bersama masyarakat,” terangnya. Selain itu, sosialisasi DBD sesuai jadwal yang telah dibuat di masing-masing puskesmas setiap bulannya. Petugas juga mengoptimalkan pemantauan jentik melalui surveilen rutin bersama masyarakat (jumantik). Tindakan fogging juga rutin dilakukan, khususnya pada wilayah yang dilaporkan terjadi kasus. Begitu ada laporan, paling lambat 3x24 jam, tim fogging ini sudah melakukan tindakan. Selain itu, fogging juga dilakukan pada daerah yang rawan atau zona merah DBD. Untuk tindakan kuratif, diterapkan penegakan diagnose di puskesmas. Masing-masing puskesmas yang tersebar di lima kecamatan sudah disediakan reagen NS 1 untuk tes cepat DBD. Sebelumnya, tes cepat ini memang diprioritaskan untuk diagnosa DBD pada ibu hamil. Namun sekarang diperluas pada anak-anak dan lanjut usia (lansia). “Sehingga diagnose pasti untuk DBD segera bisa ditegakkan dan penderita mendapat penanganan yang tepat dan cepat di puskesmas,” tambahnya. Dibandingkan dengan daerah lain di Bali, jumlah kasus DBD di Jembrana ini merupakan yang terkecil. Kendati terjadi penurunan, pihaknya tetap mengajak masyarakat untuk waspada. Salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan terutama terhadap sarang nyamuk. (kmb26)
TARI kreasi Makepung kini sering dipentaskan bersamaan dengan tabuh gambelan Jegog. Dalam berbagai acara kesenian maupun pentas seni, tari yang menggambarkan tradisi Makepung ini kembali digalakkan. Bahkan beberapa waktu lalu dalam pawai budaya, tari dipentaskan secara kolosal dengan ratusan penari yang melibatkan siswa-siswi SMP dan SMA. Tari kreasi ciptaan I Ketut Suwentra atau yang lebih dikenal Pekak Jegog ini muncul pertama tahun 1984. Tari kreasi ini menjadi materi ujian untuk memperoleh gelar sarjana muda di ASTI Denpasar. Tari ini mencerminkan budaya agraris di Jembrana, khususnya atraksi Makepung. Umumnya, tarian ini dimainkan sekitar tujuh penari, tiga laki-laki dan empat perempuan. Para penari memiliki peran masingmasing yang menggambarkan gerakan dalam perlombaan Makepung. Di antaranya empat orang sebagai roda, satu penari sebagai misa (kerbau), serta masing-masing satu penari untuk kusir dan penunggang kerbau. Gerakan tari kreasi ini cenderung berbeda dengan tarian pada umumnya. Seperti penari yang berperan kerbau, menarikan gerakan selayaknya kerbau. Seperti berjalan, minum air, mandi dan lainnya dituangkan melalui gerak gemulai tarian. Kostum yang digunakan, para penari perempuan umumnya mengenakan sejumlah aksesoris yang dikenakan kerbau saat bertanding, termasuk gemericik lonceng-lonceng yang dipasang di kaki. Sedangkan penari lelaki, mengenakan pakaian layaknya kusir makepung dengan membawa pecut (cambuk). Selain kerbau, para penari lainnya, memiliki gerakan yang berbeda sesuai dengan perannya. Saat dipadukan menjadi satu, membentuk gerakan-gerakan
Soal Pendirian BPR
Dewan Pertanyakan Keseriusan Pemkab Negara (Bali Post) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana diminta agar serius dalam hal pendirian Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana. Pasalnya hingga saat ini, proses pengoperasian masih berkutat dengan rekrutmen yang dilakukan berulang-ulang lantaran minimnya pendaftar. Hingga akhir Maret 2018, tercatat sudah empat kali membuka pendaftaran terhitung sejak tahun lalu. Sementara anggaran untuk pembentukan BPR ini sudah terpasang. Ketua Fraksi Demokrat Jembrana, I Ketut Catur,
Sasar Miras, Pemeriksaan di Gilimanuk Diperketat Negara (Bali Post) Guna mengantisipasi adanya penyelundupan minuman keras (miras), baik masuk maupun keluar Bali, jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk memperketat pemeriksaan di Pos I Pelabuhan Gilimanuk. Hal ini dilakukan lantaran banyak disinyalir peredaran miras oplosan yang bisa merenggut nyawa, seperti yang terjadi di beberapa daerah baru-baru ini. Untuk itu, Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo pun memerintahkan jajarannya, termasuk petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk untuk memperketat pemeriksaan di pintu pelabuhan. Sebab, miras oplosan merupakan minuman yang tidak layak dikonsumsi. Di samping merusak organ tubuh, salah satunya berakibat kebutaan, juga akan akan berdampak pada kematian. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa, Selasa (24/4) kemarin, mengatakan selain di Pos I, pihaknya juga mengintensifkan pemeriksaan di beberapa titik. Pemeriksaan dilakukan terhadap barang bawaan, muatan kendaraan, baik umum maupun pribadi. Pemeriksaan ini merupakan upaya mencegah keluar masuknya barang-barang ilegal dan berbahaya lainnya. Lebih lanjut dikatakan selain memeriksa, petugas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat sekitar pelabuhan serta pengemudi atau pengendara untuk melaporkan berbagai hal yang dirasa mencurigakan. Baik itu kepada orang, barang atau hal lainnya. “Segera lapor ke kami jika melihat ada orang, barang yang mencurigakan,” ucapnya. (kmb26)
Bali Post/olo
PEMERIKSAAN - Sejumlah petugas ketika melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar Bali di Pos I Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (24/4) kemarin.
simbol yang serasi menggambarkan Makepung. Terutama di akhir menjelang tarian rampung. Dalam pementasan, sejak permulaan hingga akhir sangat terasa atmosfer Jembrana. Terlebih tarian ini diiringi Jegog yang juga salah satu ciri khas Jembrana. Bila ditarikan secara utuh, tergambar gerakan-gerakan mulai dari persiapan sebelum lomba hingga pelaksanaan perlombaan Makepung. Semakin ke belakang, tabuhan gambelan berbahan bambu itu semakin cepat. Tiga penari laki-laki juga menirukan gerakan Makepung dengan menjunjung salah satu penari yang berperan sebagai kusir lebih tinggi. Sehingga nampak seperti satu kesatuan atraksi Makepung. “Tari ini sekarang menjadi salah satu ikon tarian di Jembrana. Juga menggambarkan atraksi budaya Makepung,” tandas Kepala Bidang Kebudayan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana I Putu Sutardi. Tarian Makepung ini memang sering dipentaskan secara utuh di sejumlah even budaya. Termasuk saat pawai budaya beberapa waktu lalu, disesuaikan dengan luas tempat pementasan sehingga melibatkan ratusan siswa. Tetapi pada umumnya, tarian ini dipentaskan tujuh penari. Sutardi berharap tari yang dipentaskan dengan iringan Jegog ini bisa menjadi salah satu ikon tarian Jembrana. (olo)
Selasa (24/4) kemarin mengatakan mestinya pemerintah mencari solusi agar jangan berlarut-larut pada proses rekrutmen. Apalagi anggaran sudah dipasang untuk pengoperasian BPR tersebut. Pihaknya justru mempertanyakan keseriusan pemerintah kabupaten merealisasikan pembentukan bank pelat merah itu. Semestinya dengan adanya BPR ini, akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Jembrana pada khususnya dan Bali pada umumnya. Karena itu bila terhambat dari sisi perekrutan, semestinya pemerintah mencarikan solusi.
“Bila perlu berkoordinasi dengan DPRD. Kalau begini kami mempertanyakan keseriusan pembentukan BPR ini,” ujar Anggota Komisi B DPRD Jembrana ini. Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pengoperasian BPR Jembrana di tahun 2018 ini masih tersendat dengan proses rekrutmen calon Direksi dan Dewan Komisaris. Proses itu terhambat lantaran minimnya pendaftar. Bahkan pihak panitia d a ri P e m ka b J e m b ra na , telah empat kali membuka pendaftaran. Pada rekrutmen yang keempat kalinya itu sudah ada pendaftar, namun baru empat orang. Sementara untuk dapat menjalankan proses seleksi, minimal harus ada 8 orang
pendaftar. Dalam proses rekrutmen, pendaftar juga diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya spesifik sesuai bidang. Adanya Direksi dan Dewan Komisaris merupakan syarat mutlak sebelum BPR beroperasi. Selanjutnya setelah proses rekrutmen itu, berlanjut izin pendirian. Kabag Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Jembrana Siluh Ketut Natalis Semaradani sebelumnya mengungkapkan, kendati terus gagal rekrutmen, pansel tetap berusaha membuka pendaftaran calon Direksi dan Dewan Komisaris itu hingga memenuhi jumlah pendaftar. Jumlah minimal yang diperlukan untuk bisa menjalankan seleksi minimal 8 pendaftar. Pihaknya tidak bisa menargetkan kapan nantinya BPR bisa beroperasi, sebelum kursi Direksi dan Dewan Komisaris resmi terisi. Direksi menjadi syarat utama dalam mengurus izin pendirian. (kmb26)
Pemkab Dorong Pengusaha Pariwisata Gunakan Produk Lokal Negara (Bali Post) Tahun ini Kabupaten Jembrana masih fokus dalam pengembangan pariwisata. Namun upaya pengembangan wisata berbasis masyarakat itu harus dilakukan menyeluruh dan simultan, tidak tertumpu pada satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja. Para pengusaha akomodasi pariwisata yang menanamkan modal di Jembrana juga diharapkan untuk menyerap produk lokal, baik itu kerajinan maupun kuliner. Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, I Nyoman Wenten, Selasa (24/4) kemarin, mengatakan pengembangan pariwisata saat ini berbasis masyarakat melalui desa-desa wisata. Harapannya, sektor pariwisata ini menambah kesejahteraan masyarakat sekitar. Saat ini pemerintah daerah bersama DPRD Jembrana sedang menggodok Peraturan Daerah terkait desa Wisata. Dengan adanya payung hukum itu, desa-desa wisata bisa lebih leluasa mengelola pariwisata yang diunggulkan. Wenten berharap desa memberdayakan hasil-hasil
produk lokal yang ada di sekitar kawasan wisata itu. Dengan demikian, dampak ekonomi bisa secara langsung dirasakan masyarakat. Ia mencontohkan seperti yang sudah berlangsung di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan. Hasil kebun masyarakat berupa kelapa muda naik cukup signifikan. Bila dulu kelapa muda dihargai Rp 5.000 per butir, kini setelah pariwisata menggeliat harganya menjadi Rp 12 ribu per butir. Namun, dengan kemasan yang lebih bersih dan menyesuaikan selera wisatawan. Halhal semacam inilah yang akan dibimbing oleh dinas, sehingga hasil produksi masyarakat dan pengelolaan pariwisata lebih optimal. Di samping kelapa muda, dinas juga meminta pengusaha hotel dan restoran menyerap produksi sayuran lokal. Melalui pariwisata berbasis masyarakat, informasi terkait objek wisata di wilayah tersebut akan lebih cepat menyebar. Sebab, semakin banyak masyarakat sudah berinteraksi melalui media sosial (medsos). Diakui Wenten, beberapa objek wisata yang baru dirintis di Jembrana dan dikenal lantaran unggahan di medsos.
Pemerintah membantu membangun infrastruktur serta fasilitas lainnya. Termasuk pembinaan ke-
pada kelompok masyarakat peduli wisata untuk menjadikan objek tersebut optimal dan sering dikunjungi
wisatawan. “Kami juga berharap agar banyak tumbuh kelompok sadar wisata,” pungkasnya. (kmb26)
Bali Post/olo
WORKSHOP – Workshop pengembangan pariwisata berbasis masyarakat digelar di Palasari, Selasa (24/4) kemarin.
BALI DWIPA
Rabu Kliwon, 25 April 2018
11
Hari Ketiga, Total Ada 7 Balon DPD
Pastika Tak Hadir Saat Penyerahan Dokumen Syarat Dukungan
Bali Post/eka
DAFTAR - Tim KPU Provinsi Bali memeriksa berkas Made Mangku Pastika saat pendaftaran bakal calon DPD Bali di KPU Bali, Selasa (24/4) kemarin. Pendaftaran Made Mangku Pastika yang masih menjabat Gubernur Bali ini, diwakilkan tim LO-nya.
Curi Kosmetik, Wanita Hamil Ditangkap Denpasar (Bali Post) Wanita hamil berinisial PO (33) ditangkap di Jalan Merpati, Denpasar Barat (Denbar). Pasalnya, ia terlibat kasus pencurian di toko kosmetik di Jalan Gunung Lempuyang I, Monang Maning, Denpasar. Aksi tersebut terekam CCTV sehingga petugas mudah menangkapnya, Senin (23/4) lalu. Menurut Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Selasa (24/4) kemarin, kasus ini dilaporkan Alvinda Riska Amalia (22) dan kejadiannya Minggu (22/4) pukul 14.30 wita. “Modusnya pelaku masuk ke toko, lalu mengambil perlengkapan kosmetik dan dimasukkan ke dalam tasnya,” ungkapnya. Diketahuinya kejadian ini setelah
Riska mengecek stok barang dan ternyata ada yang hilang. Selanjutnya, ia mengecek rekaman CCTV dan ternyata seorang wanita mengambil barang-barang tersebut. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Denbar. Setelah menerima laporan tersebut, anggota Opsnal Polsek Denbar dipimpin Panit Buser Ipda Nengah Seven Sampeyana melakukan penyelidikan. Berbekal hasil rekaman CCTV tersebut, petugas melacak keberadaan pelaku dan ternyata dia tinggal di Jalan Merpati, Denpasar. Selanjutnya, pada Senin pukul 21.00 wita, pelaku ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Denbar. “Barang bukti kami temukan di kamarnya sehingga pelaku tidak bisa mengelak. Dia saat ini hamil delapan bulan,” ujarnya. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali Made Mangku Pastika sesuai jadwal menyerahkan dokumen syarat dukungan calon anggota DPD RI 2019, Selasa (24/4) kemarin. Namun yang hadir di KPU Bali hanya LO (penghubung), bersama anak dan menantu, anggota keluarga lainnya, serta sejumlah pendukung. Mangku Pastika sendiri diketahui sedang melakukan dinas resmi sebagai gubernur ke India sejak 21 April lalu. “Dokumen syarat dukungan yang kami serahkan semuanya berjumlah 3.084, tersebar pada seluruh kabupaten/kota di Bali,” ujar Ketua Tim Pemenangan sekaligus LO Mangku Pastika, I Ketut Ngastawa. Menurut Ngastawa, Mangku Pastika maju sebagai bakal calon anggota DPD RI karena melihat situasi dan kondisi bangsa. Di samping memang mendapat dukungan dari masyarakat yang ingin Mangku Pastika terus mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk bangsa dan negara, khususnya Bali. Status Gubernur Bali yang masih disandang Mangku Pastika, dipastikan tidak memengaruhi pencalonan di DPD RI. Selain Pastika, Direktur
Utama PD Pasar Kabupaten Buleleng, I Gde Putu Satwika Yadnya, juga ikut ambil bagian dalam pencalonan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2019. Satwika bahkan tiba pertama kali di kantor KPU Bali, sekitar pukul 10.00 wita untuk menyerahkan dokumen syarat dukungan. Meski tak bisa segera diproses untuk mendapatkan tanda terima, lantaran belum dilengkapi dua rangkap dokumen salinan. Selain itu, Satwika yang datang langsung dari Buleleng juga tidak ikut menyertakan operatornya. “Untuk kelengkapan sebetulnya secara dokumen itu sudah, tetapi persyaratan jumlah dari kopinya itu yang saya belum bawa satu (rangkap). Memang pengertian saya yang satu diperuntukkan untuk pegangan saya, tapi rupanya memang harus diverifikasi terlebih dulu,” ujarnya. Satwika mengaku akan menyerahkan 2.476 dukungan yang tersebar di 5 kabupaten/ kota, yakni Gianyar, Badung, Denpasar, Tabanan, dan Buleleng. Sebelum menjadi Dirut PD Pasar Kabupaten Buleleng, dirinya pernah menjadi konsultan di bidang industri selama 30 tahun di Jakar-
ta. Lantaran selalu bergelut dengan ekonomi kerakyatan selama kariernya, hal inilah yang kemudian mendorong Satwika untuk ikut menjadi salah satu bakal calon (balon) DPD RI 2019. Sementara itu, anggota KPU Bali, Ni Putu Ayu Winariati, mengatakan, penyerahan dokumen syarat dukungan calon anggota DPD RI memang harus menyertakan dokumen asli dan dua rangkap dokumen salinan. Selain itu, operator juga harus hadir untuk keperluan mencocokkan dokumen hardcopy dan softcopy dalam SIPPP (Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu). “Sebab, operator yang memiliki username dan password di SIPPP agar data bakal calon tidak bocor,” ujarnya. Sementara itu, satu nama lagi yang kemarin menyerahkan dokumen syarat dukungan adalah Ngurah Sugiarta yang diwakili LO I Wayan Saputra dengan jumlah dukungan 2.173 KTP. Dengan demikian hingga hari ketiga, sudah ada 7 balon DPD yang menyerahkan dukungan ke KPU Bali. Penyerahan dukungan masih berlangsung hingga 26 April besok. (kmb32)
Pemprov agar Lakukan Kajian Model Transportasi
Denpasar (Bali Post) -
Pansus LKPJ Kepala Daerah di DPRD Bali merekomendasikan sejumlah hal terkait sepuluh program prioritas pembangunan di Bali. Salah satunya menyangkut prioritas infrastruktur wilayah. Dalam hal ini, Pemprov Bali agar melakukan kajian secara terus-menerus terkait model transportasi yang layak dan memadai. “Masalah lalu lintas agar dapat diantisipasi sedini mungkin sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Provinsi Bali,” ujar Ketua Pansus, I Made Budastra, dalam rapat paripurna internal di DPRD Bali, Selasa (24/4) kemarin. Menurut Budastra, eksekutif perlu menindaklanjuti sejumlah ide terkait infrastruktur. Seperti, shortcut, jalan tol, kereta api, hingga
bandara di Bali Utara untuk menyeimbangkan pembangunan antara Bali Selatan dengan wilayah Bali lainnya. Selain itu, berkoordinasi dengan kabupaten/kota berkaitan dengan infrastruktur jalan, air bersih, listrik, dan lainnya. “Semua sistem transportasi diarahkan pada transportasi massal,” jelas politisi PDI-P ini. Kementerian PUPR, lanjut Budastra, saat ini melakukan feasibility study jalan tol yang
menghubungkan Bali Utara dan Bali Selatan. Pemprov Bali agar menindaklanjutinya, termasuk juga rencana kereta api Mengwitani-Singaraja yang kini sedang dilakukan studi investigasi desain pembangunannya oleh Kementerian Perhubungan. Rencana lainnya, menyangkut pengembangan pelabuhan cruise di Benoa dan perluasan Bandara Ngurah Rai. “Pemprov perlu melakukan fasilitasi, koordinasi, dan
sinkronisasi rencana pembangunan. Mengingat, sebagian besar rencana pembangunan tersebut didanai oleh BUMN dengan investor,” papar anggota Komisi II ini. Budastra menambahkan, keberadaan Pelabuhan Tanah Ampo dan Gunaksa juga perlu dioptimalkan pemanfaatannya. Kemudian bus Trans Sarbagita perlu dievaluasi. Utamanya menyangkut keberadaan terminal dan angkutan pengumpan. Tak ketinggalan, perlu ada kajian mengenai taksi dan ojek online yang menggunakan pelat luar daerah. Pasalnya, hal itu menyangkut pemungutan pajak kendaraan. (kmb32)
Debat Pertama Paslon Gubernur 28 April
Isu Utama, Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Daerah
Denpasar (Bali Post) Debat terbuka pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali telah dipastikan berlangsung tiga kali. Masing-masing pada 28 April, 26 Mei, dan 22 Juni. Ketiga debat itu akan dilaksanakan di hotel berbintang dan disiarkan secara langsung oleh tiga stasiun televisi. Tak tanggung-tanggung, anggaran yang dialokasikan mencapai miliaran rupiah. Ketua KPU Bali, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, mengatakan, debat pertama dilaksanakan di Goodway Hotels & Resort, Nusa Dua, Sabtu (28/4) mulai pukul 19.30 wita. Acara ini akan disiarkan langsung oleh TV One, dan dimoderatori oleh Indiarto Priadi. “Isu utama yang diangkat pada debat pertama ini adalah memajukan dan menyelesaikan persoalan daerah, dengan subtema ekonomi, pariwisata, pertanian, dan lingkungan hidup,” ujarnya dalam keterangan pers di Kantor KPU Bali, Selasa (24/4) kemarin. Menurut Raka Sandi, KPU Bali sebelumnya telah mempersiapkan dan membentuk tim perumus dari sejumlah perguruan tinggi. Di antaranya, Undiknas University untuk tim perumus materi dan pertanyaan dengan subtema ekonomi, Universitas Udayana untuk subtema pertanian dan lingkungan hidup, serta STP Nusa Dua untuk
subtema pariwisata. “Ada pernyataan bermaterai dari masing-masing tim perumus untuk menjaga integritas dan kerahasiaan pertanyaan,” imbuhnya didampingi anggota KPU Bali, Ni Wayan Widiastini. Secara keseluruhan, lanjut Raka Sandi, debat dibagi dalam tujuh segmen. Di segmen pertama, masingmasing pasangan calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misinya. Di segmen kedua, dilakukan penajaman visi misi. Dalam hal ini, moderator membacakan pertanyaan dari tim perumus. Di segmen ketiga, masih dilakukan penajaman visi misi untuk menjawab permasalahan Bali. Kemudian ada foto bicara di segmen keempat, dilanjutkan video bicara di segmen kelima, debat di segmen keenam serta janji kampanye dan closing statement
di segmen terakhir. “Sudah disepakati pula untuk mewujudkan keadilan kesempatan di antara pasangan calon,” jelasnya. Raka Sandi menambahkan, masing-masing pasangan calon dipersilakan membawa 100 orang pendukung termasuk pasangan calon itu sendiri. Dimungkinkan pula untuk membawa empat orang walpri (pengawal pribadi) dan dua asisten/tim kampanye. Para pendukung juga diperbolehkan membawa atribut berupa nomor urut berukuran 15 x 15 cm dengan tangkai yang tidak berbahaya dan atribut yang melekat di tubuh. Pasangan calon yang berhalangan hadir, misalnya karena sakit, agar membuat surat tertulis pada H-3 debat. “Kalau berhalangan jelang hari H, pada prinsipnya debat akan tetap berjalan. Tapi kalau pasangan calon tidak hadir tanpa alasan yang jelas, ada sanksi administrasinya. Yakni dihentikan iklan
Debat Terbuka Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali aBerlangsung tiga kali, 28 April, 26 Mei, dan 22 Juni. aDebat dilaksanakan di hotel berbintang, disiarkan langsung tiga stasiun TV. aIsu utama yang diangkat pada debat pertama: aMemajukan dan menyelesaikan persoalan daerah, dengan subtema ekonomi, pariwisata, pertanian dan lingkungan hidup. aFlafon anggaran untuk tiga kali debat terbuka mencapai Rp 1.922.495.000. aBiaya siaran langsung Rp 1.370.000.000. aSewa hotel yakni untuk snack dan ballroom Rp 327.300.000. kampanye dan kesempatan kampanye berikutnya,” tegasnya. Raka Sandi melanjutkan, tidak ada siaran ulang, siaran tunda, ataupun siaran yang diedit terkait debat. Kalau ada pasangan calon yang melakukan pengeditan terhadap siaran debat dan menyebarkan di media sosial, sama dengan melanggar kesepakatan. Terlebih, KPU Bali selalu mendengarkan usulan dari tim pemenangan masingmasing pasangan
calon. “Hal itu dibatasi agar tidak terjadi pergeseran substansi debat atau informasi yang tidak utuh sehingga menimbulkan miskomunikasi di masyarakat,” tandasnya. Sementara itu, Sekretaris KPU Bali, I Made Oka Purnama, mengatakan plafon anggaran untuk tiga kali debat terbuka mencapai Rp 1.922.495.000. Paling banyak untuk biaya on air atau siaran langsung sebesar Rp 1.370.000.000. Kemudian sewa hotel yakni untuk snack dan ballroom sebesar Rp 327.300.000. “Ini masih berproses, belum tentu habis sekian,” ujarnya. (kmb32)
KETERANGAN PERS – Ketua KPUD Bali, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, didampingi anggota Ni Wayan Widiastini, memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan debat terbuka paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Selasa (24/4) kemarin.
Bali Post/ist
GANJA - Kasatresnarkoba Polresta Denpasar, Kompol Aris Purwanto, merilis pengungkapan kasus ganja.
Sindikat Pengedar Ganja Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar menangkap sindikat pengedar ganja yang beraksi di wilayah Denpasar Selatan (Densel), Rabu (11/4) lalu. Awalnya ditangkap tersangka berinisial Mus (36) di Jalan Taman Pancing, Densel. Setelah dikembangkan, giliran tersangka An (49) dibekuk di Jalan Griya Anyar, Denpasar. Kasatresnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, Selasa (24/4) kemarin, mengatakan, hasil penyelidikan tersangka Mus dikenal sebagai pengguna ganja. Selanjutnya dilakukan pengintaian dan pada Rabu pukul 10.00 wita, wanita beralamat di Jalan Griya Anyar, Densel, menuju Jalan Taman Pancing. Setibanya di TKP, polisi langsung menangkapnya. Dari tangan pelaku disita satu paket ganja seberat 8,21 gram dan satu paket sabu-sabu (SS) berat bersih 0,12 gram. Saat diinterogasi, Mus
mengaku membeli barang terlarang itu dari seorang guide berinisial An. Setelah mengetahui alamatnya, petugas langsung menggerebek rumah pengedar ganja tersebut di Jalan Griya Anyar, Densel. Selain menangkap An, polisi mengamankan barang bukti empat paket daun ganja dengan berat bersih 22,11 gram. Kepada petugas, An mengaku membeli barang terlarang tersebut dari seseorang yang biasa dipanggil Pica seharga Rp 900 ribu. Selain itu, pada Jumat (13/4) pukul 14.45 wita, juga dibekuk seorang wanita berinisial NN (27) di Jalan Gunung Lumut, Denpasar Barat. Diduga NN sebagai pengguna SS dan di kamarnya ditemukan barang bukti satu paket SS seberat 0,21 gram. “Upaya pengembangan kasus ini masih kami lakukan. Terutama peredaran ganja dan sabu-sabu tersebut,” ujar Kompol Aris. (kmb36)
KLUNGKUNG
12 Sejak Awal
Proyek Biogas Diragukan Warga
Semarapura (Bali Post) Proyek biogas tiga desa di Kecamatan Nusa Penida yang menjadi bidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung lantaran diduga melanggar hukum ternyata sejak awal sudah meragukan. Pasalnya, proyek serupa banyak yang tak mendatangkan hasil maksimal. Hal tersebut menyebabkan beberapa warga kurang mampu berpikir ulang untuk menerimanya. Hal tersebut terjadi di Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida. Perbekel setempat, Agus Made Alot, mengatakan proyek yang bergulir tahun 2014 lalu itu diterima 5 KK. Sejatinya, kuotanya lebih dari itu. Namun warga kurang mampu lainnya berpikir untuk menerima. Berkaca dari proyek daerah lain yang tidak meragukan. “Saat itu banyak yang menolak. Sudah ada keraguan. Sebagian kecil saja yang menerima. Mungkin hanya isengiseng saja. Yang menolak karena belum ada yang terbukti,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, proyek tersebut memang diharapkan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. Namun kenyataannya sampai sekarang mangkrak. “Itu tidak berfungsi. Semua macet,” sebutnya. Penerima juga ada dari warga Desa Kutampi Kaler. Jumlahnya sekitar 20 KK yang
diusulkan pemerintah desa. Namun, perbekel setempat, I Ketut Supartha, menegaskan dalam pembangunannya, desa tidak ada ikut campur dalam urusan pengelolaan anggaran. “Kami tidak tahu besaran dananya berapa. Hanya memfasilitasi calon penerima. Kami didatangi petugas BPMD Kabupaten. Disuruh mencari calon penerima. Saya suruh kepala dusun menindaklanjuti. Itu saja. Biar tidak salah,” tegasnya. Selain dua desa itu, proyek mangkrak yang juga menjadi bidikan Kejari ada di Desa Klumpu. Sebelumnya, Kasi Pidsus, Meyer Volmar Simanjuntak, mengungkapkan penyelidikan dugaan kasus ini bukan baru berlangsung. Namun sudah sejak 2016. Sesuai hasil pengecekan dari 40 titik, yang dikerjakan hanya 38 titik dan
seluruhnya mangkrak. Sementara sisanya lagi dua titik laporannya dibuat fiktif. Anggaran total untuk itu mencapai Rp 890 juta yang bersumber dari Kementerian ESDM dan Pemkab. Pihaknya mengaku telah mengantongi nama tersangka yang merupakan oknum pejabat. Hanya saja belum bisa disampaikan dengan alasan masih menunggu hasil penghitungan kerugian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), apakah secara total cost atau real cost yang dijanjikan keluar akhir April ini. Pria bermata sipit ini menyebutkan proyek itu dikelola Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan KB yang kini menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan KB. (kmb45)
Terseret Ombak di Pantai Watu Klotok
Jenazah Tiga Warga Ditemukan Terpisah Semarapura (Bali Post) Upaya tim gabungan mencari tiga warga yang terseret ombak di Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Selasa (24/4) kemarin membuahkan hasil. Mereka ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di lokasi berbeda. Hal ini membuat keluarganya histeris. Koordinator Pos SAR Karangasem I Wayan Suwena mengatakan pencarian lanjutan ini dimulai sejak pagi hari, bertepatan dengan matahari terbit. Penelurusan tak hanya dilakukan di sekitar korban terseret. Namun, juga meluas sampai ke wilayah Kusamba hingga perbatasan Gianyar. Sekitar pukul 14.12 Wita, seorang warga melihat benda mengapung di tengah laut sekitar 300 meter dari pantai timur Pura Watu Klotok. Mendapat informasi itu, tim langsung menuju lokasi dan berhasil menemukan korban, warga Desa Tojan, Klungkung, Wayan Budiastrawan (25). Sekitar 10 menit berselang, tim menemukan korban Kadek Sudiasta alias Wayan Sobra (30) asal Banjar Jero Agung, Desa Gelgel di barat Pura Watu Klotok. “Jaraknya sekitar
seratus meter dari penemuan pertama,” jelasnya. Tak hanya itu, sekitar satu jam berikutnya, pihaknya mendapatkan informasi dari Polair di Benoa yang menyatakan ada penemuan mayat di Pantai Matahari Terbit, Sanur oleh seorang nelayan. Itu tak lain korban Ni Wayan Sutami, warga Dusun Semseman, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem. “Khusus untuk korban yang ditemukan di Pantai Watu Klotok, langsung dibawa ke Pelabuhan Kampung Kusamba. Karena di Pantai Watu Klotok ombaknya besar,” katanya. Sesuai pantauan di Pantai Kampung Kusamba, kedatangan mayat korban yang sudah terbungkus langsung disambut histeris oleh keluarga. Beberapa juga ada yang teriak-teriak. Tak lama, mayat pria yang sebelumnya sebagai pencari batu sikat di Pantai Watu Klotok itu langsung dibawa ke rumahnya menggunakan ambulans. Untuk diketahui, ketiga korban terseret ombak di Pantai Klotok, Senin (23/4) sekitar pukul 11.00 Wita. Diawali Ni Wayan Sutami malukat di
pantai barat Pura Watu Klotok, tepatnya di muara sungai. Saat itu, ia bersama suaminya, Nengah Karna, baru hendak sembahyang menghadap ke laut. Tiba-tiba ombak yang sebelumnya tenang, membesar dan langsung menyeretnya. Tarikannya yang kuat membuatnya tak bisa melakukan perlawanan. Justru terus ke tengah laut. Melihat itu, Budiastrawan dan Sudiasta yang hendak mencari batu sikat mencoba menolong dengan menarik tangannya. Namun itu sia-sia. Mereka justru ikut tergulung ombak dan hilang. Nengah Karna sejatinya sempat ikut terseret. Hanya saja berhasil diselamatkan warga lain. Menyaksikan istrinya bernasib tragis, pria 52 tahun ini langsung shock. Bahkan, saat seorang anaknya datang, tangisan bercampur histeris pun pecah. Sebelumnya ia sempat mengaku kedatangannya ke pantai ini sudah yang ketiga kalinya. Bermaksud memohon kesembuhan untuk sang istri yang telah lama menderita sakit maag. “Sampai di sini sekitar jam 10 pagi,” tuturnya. (kmb45)
Bali Post/sos
DITEMUKAN - Sejumlah petugas mengevakuasi jenazah korban terseret ombak di Pantai Watu Klotok, Selasa (24/4) kemarin.
Sempat Gelar Upacara ”Pakelem”
PENCARIAN tiga korban terseret arus di Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Selasa (24/4) kemarin tak hanya dilakukan dengan menelusuri laut maupun penyisiran tim gabungan di pantai sekitar. Namun, pihak keluarga juga menggelar upacara pakelem.
Upacara ini mulai dilakukan sekitar pukul 13.15 Wita dengan khusyuk. Beberapa keluarganya juga nampak terselimuti kesedihan. Menurut Jero Mangku Ketut Gubah yang memimpin upacara tersebut menjelaskan sarana upakara yang digu-
Bali Post/sos
UPACARA PAKELEM - Suasana upacara pakelem yang dilaksanakan keluarga korban terseret ombak di Pantai Watu Klotok, Selasa (24/4) kemarin.
nakan identik dengan warna hitam. Mulai dari bebek, suci, sorohan hingga tumpeng. “Ini upacara pakelem. Ada keinginan dari keluarga untuk menghaturkan. Sarananya banyak yang hitam. Memang begitu. Ini untuk memohon supaya korban cepat ditemukan,” ucapnya. Belum selesai upacara itu, seolah ada sebuah keajaiban. Tanda-tanda kemunculan korban telah terlihat. Benda warna kuning mengambang di tengah laut. Tak lama, sesaat setelah upacara selesai, korban berhasil ditemukan tim gabungan yang sudah sejak pagi melakukan pencarian. Menurut pemangku asal Desa Tojan ini, Pantai Watu Klotok diyakini cukup keramat. Sebelumnya sudah terjadi beberapa kali pengunjung yang terseret ombak. “Sudah beberapa kali terjadi (orang tenggelam-red),” imbuhnya. (sos)
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Tata Kelola Keuangan
Pemerintah Desa Harus Kedepankan Akuntabilitas
KEUANGAN desa di Kabupaten Klungkung cukup besar yang dialokasikan oleh pemerintah desa maupun pusat melalui dana desa. Dalam penggunaannya, harus mengedepankan prinsip akuntabiltas sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Demikian ditegaskan Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada dalam workshop evaluasi implementasi aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Ruang Rapat Praja Mandala, Selasa (24/4) kemarin. Kepala Inspetorat Pem-
prov Bali ini menyampaikan dalam pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pelaksanaannya telah mendorong penyelenggaraan pemerintahan desa mengambil peran yang lebih besar, khususnya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan telah memberikan peluang untuk mengembangkan diri sesuai dengan potensi yang dimiliki, sehingga slogan membangun Indonesia dari pinggiran benar-benar dapat terwujud. “Pemerintah Desa harus
Bali Post/ist
WORKSHOP - Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada memberikan sambutan workshop evaluasi implementasi aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Ruang Rapat Praja Mandala, Selasa (24/4) kemarin.
bisa menerapkan prinsip akuntabilitas sehingga pengelolaan keuangan Desa dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya. Sejak 2016, 53 desa yang di Kabupaten Klungkung sudah menggunakan aplikasi ini. Sudah terbukti mempermudah dalam hal merencanakan, menganggarkan, mempertanggungjawabkan dan melaporkan keuangan desa. Di samping sangat membantu pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan terhadap desa dan dalam penyusunan laporan keuangan. “Kami ingin aplikasi ini benar-benar diterapkan mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan hingga pelaporan, dan segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang berada di desa,” tegasnya. Pengelolaan keuangan dengan cara ini juga untuk menghindari adanya penyimpangan. Seluruhnya bisa berjalam sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Jika pemerintah desa menghadapi kendala, diminta segera berkonsultasi dengan dinas terkait. Tak hanya itu, mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan di desa, diharapkan
pula adanya partisipasi dan dorongan dari pihak-pihak terkait. “Ini penting agar semua desa dapat melaksanakan kegiatan pembangunan dengan baik dan tepat sasaran,” kata pejabat asal Tabanan ini. Dalam kegiatan yang dihadiri perbekel ini diisi diskusi panel yang dipimpin Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra dengan pembicara I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M. dengan materi Implementasi UU Nomor 6 Tahun 2014 untuk Kesejahteraan Rakyat. Kasubdit BPK RI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira, S.E., M.M., AK,CA dengan materi Kebijakan dan Fokus Pemeriksaan Keuangan Daerah dan Desa. Wadir Binmas Polda Bali Dra. Ni Wayan Sri Yudayatni, Sik dengan materi Peran Polri dalam mengawal Pembangunan Desa. Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Drs. Gatot Darmasto, AK, MBA, CFrA, CA, CRMA, QIA dengan materi Pengawalan Pengelolaan Keuangan Desa dengan Siskeudes. Turut hadir dalam kegiatan workshop, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Ari Dwikora Tono, dan undangan terkait lainnya. (ad1345)
Tinjau Metode TOSS
Berikan Apresiasi, Wantimpres Dorong Penerapan Makin Luas
UPAYA Pemkab Klungkung menjadikan sampah sebagai bahan energi terbarukan melalui metode Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta memantik keinginan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI untuk melihat langsung segala prosesnya, Selasa (24/4) kemarin. Cara ini dipandang sangat positif dan layak dikloning oleh daerah lain. “Apa yang didemonstrasikan Klungkung ini, menunjukkan kita punya kapasitas untuk membangun industri sendiri, terutama terkait dengan energi terbarukan,” ungkap anggota Wantimpres, Suharso Monoarfa. Ia yang berkunjung ke TOSS Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan dan di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan menyebutkan saat ini produksi energi masih bergantung dengan fosil yang tidak ramah lingkungan, harganya fluktuatif, rentan terjadi kelangkaan dan harus dikembangkan dalam satuan besar. “Banyak negara di dunia sudah mengembangkan energi ramah lingkungan. Kemudian secara komunal, dalam satuan desa atau kecamatan dan terdesentralisasi. Saya senang Pemerintah Daerah
Klungkung mau menerima inovasi ini (TOSS - red) dan menjadikan sebuah kenyataan. Bukan hanya berhenti pada sebuah teori,” tegasnya. Terobosan yang dilakukan ini tak dimungkiri belum berjalan sempurna. Masih ada kendala yang membelit. Meski demikian, ini sudah bisa memberikan informasi ke p a d a m a s y a r a ka t d a n daerah lain bahwa ada alternatif lain untuk menghasilkan energi. Ke depan, metode ini diharapkan bisa dikloning yang diawali dari Bali. “Mudah-mudahan juga Klungkung sendiri bisa menawarkan ke Pemprov untuk pengelolaan sampah di TPA Suwung. Tawarkanlah bahwa Klungkung punya pengalaman, dan betul-betul dilaksanakan langsung,” sebutnya. Monoarfa yang datang bersama jajarannya juga secara terang-terangan menyatakan bangga dengan inovasi ini. Jika digarap secara serius, memungkinkan menjadi contoh bagi negara lain dan bisa memenuhi kebutuhan ekspor. “Saya kira ini bisa menjadi contoh bagi negara lain. Dan ketika kita bisa membungkusnya dengan baik, bisa diekspor ke negara lain,” imbuhnya. Rektor STT PLN Jakarta Supriadi sangat men-
Bali Post/ist
TOSS - Wantimpres RI memantau pengolahan sampah dengan metode TOSS di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (24/4) kemarin. gapresiasi langkah pemkab yang tertarik menerapkan hasil-hasil penelitiannya. Diakui, empat bulan berjalan, kekurangan fasilitas masih terjadi. Hal tersebut akan terus dievaluasi untuk mendapatkan hasil terbaik. “Kami sangat mengapresiasi upaya pemkab dalam penanganan sampah menggunakan TOSS. Perguruan tinggi melakukan penelitiannya. Kalau tidak ada yang mencoba, ya... hilang. Untung ada Pemkab Klungkung yang menerapkan,” terangnya.
Penjabat Sementara Bupati Klungkung Wayan Sugiada mengatakan program ini baru diterapkan 12 dari 59 desa/kelurahan. Diharapkan ke depannya semakin banyak desa yang mengikuti. Terkait kekurangan fasilitas, pemkab berupaya akan membantu dalam pengadaan. “Tentu kami menginginkan program ini bisa diketuktularkan ke daerah lain,” pungkasnya. Hasil TOSS berupa pellet, imbuhnya akan dibeli PT Indonesia Power untuk diuji coba di Lombok dalam waktu dekat. (ad1338)
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Garuda Buka Penerbangan Denpasar-Mumbai
Menpar Targetkan 700 Ribu Wisatawan India
Mangupura (Bali Post) Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya menargetkan kunjungan wisawatan India ke Indonesia 700.000 tahun 2018. Target ini meningkat 40 persen dari tahun 2017 yang saat itu hanya 500.000. Dengan adanya penerbangan langsung Garuda Indonesia Denpasar-Mumbai, ia optimis dapat mencapai target tersebut. ‘’Untuk mendukung pencapaian jumlah kunjungan wisatawan India tersebut, kami harapkan Garuda bisa membuka penerbangan langsung dari dan ke daerah lain di India seperti New Delhi,’’ kata Menpar Arief Yahya setelah peresmian rute penerbangan Denpasar-Mumbai di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/4) kemarin. India merupakan salah satu pasar dengan pertumbuhan tertinggi untuk kedatangan wisatawannya ke Indonesia. Tahun lalu sebelum adanya penerbangan langsung, pertumbuhan mencapai 30 persen. ‘’Karena itu dengan adanya penerbangan langsung, optimis bisa tercapai,’’ ujarnya. Selain itu, Garuda nantinya juga akan melayani penerbangan Denpasar-Mumbai empat kali dalam seminggu. Sementara saat ini baru dua kali dalam seminggu. Terkait hal tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury menyambut baik permintaan Menpar terkait penambahan penerbangan ke daerah lainnya di India. Karena, ia melihat daerah lain yang potensial di India adalah New Delhi. Selain itu, potensi penambahan penerbangan juga dilihat dari pertumbuhan wisatawan India sepanjang 2017 28,8 persen. Pembukaan rute Denpasar-Mumbai merupakan salah satu upaya Garuda Indonesia untuk memperluas jaringan internasionalnya, khususnya di kawasan Asia Selatan. (kmb42)
Setelah BI Lakukan Intervensi, Nilai Tukar Rupiah Menguat
Jakarta (Bali Post) – Beberapa hari terakhir rupiah terus mengalami tekanan. Bahkan pada awal perdagangan Selasa (24/4) pagi, nilai rupiah sempat menyentuh 13.962. Namun, intervensi BI menjadikan pada penutupan perdagangan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat sebesar 84 poin menjadi 13.878. ‘’Adanya intervensi Bank Indonesia di pasar valas membuat pergerakan nilai tukar rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS,’’ ujar pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova, di Jakarta, Selasa kemarin. Ia mengatakan bahwa Bank Indonesia cukup sigap dalam menjaga nilai tukar rupiah agar tetap stabil, sehingga tidak mengganggu aktivitas ekonomi nasional. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai sesuai target. Di sisi lain, lanjutnya, lelang surat utang negara yang dilaksanakan pada hari ini (24/4) juga turut mendorong nilai tukar rupiah mengalami apresiasi. Lelang itu mendorong permintaan terhadap mata uang rupiah meningkat. ‘’Indonesia memiliki outlook ekonomi yang positif, apalagi didukung juga oleh peringkat utang Indonesia yang berada di level investment grade, sehingga SUN akan terserap pasar,’’ katanya. Ia menilai situasi ekonomi Indonesia yang masih cukup kondusif akan berdampak positif bagi rupiah untuk jangka menengah dan panjang. Dengan demikian, pelemahan rupiah saat ini relatif jangka pendek. ‘’Secara intraday, pergerakan rupiah akan fluktuatif seiring dengan sentimen yang muncul, namun untuk jangka menengah dan panjang rupiah masih dalam tren positif,’’ katanya. Rully Nova mengatakan, dalam jangka pendek ini pelaku pasar uang cenderung fokus pada bank sentral Amerika Serikat (The Fed) terkait kebijakan suku bunga acuannya yang dikabarkan naik dalam waktu dekat. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (24/4) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.900 dibandingkan posisi sebelumnya 13.894 per dolar AS. (ant)
Bai Post/ant
NILAI TUKAR - Karyawan kantor penukaran uang menunjukkan lembaran dolar AS. Nilai tukar rupiah Selasa (24/4) menguat ke angka 13.878 per dolar AS.
ekonomi
13
Melalui Skema FLPP
Masyarakat Berpenghasilan Rendah Bisa Miliki Rumah
Denpasar (Bali Post) Masyarakat yang belum memiliki rumah dapat segera memanfaatkan penyediaan rumah subsidi yang dibiayai dari skema Falisitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sejumlah bank telah menyiapkan skema FLPP ini, salah satunya BPD Bali yang tahun 2018 ini akan membiayai 200 unit di Singaraja. Sejak akhir 2017, Bank BPD Bali mulai membiayai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Tahun 2018, target pembiayaan adalah 200 unit. Kadiv Kredit Bank BPD Bali Nyoman Sudharma mengatakan, BPD Bali baru mengikuti program FLPP menjelang akhir 2017 lalu. Pembiayaan KPR ini telah menyentuh 11 debitur. BPD Bali pun menyatakan siap membiayai KPR melalui skema FLPP. Meski aturan terbaru harga mengalami ke-
naikan menjadi Rp 148,5 juta dari sebelumnya Rp 141,7 juta per unit. ‘’Harga rumah sudah sesuai ketentuan yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan ini sudah diketahui juga oleh developer sehingga bank tidak ada masalah terkait pembiayaan kredit,’’ ujarnya, Selasa (24/4) kemarin. Tahun 2018, target pembiayaan BPD Bali mencapai 200 unit yaitu berada di Singaraja. Ia optimis membiayai sesuai target seiring kebutuhan masyarakat untuk memiliki
rumah murah. ‘’Dengan adanya harga terbaru kami optimis bisa mencapai target 200 unitan tahun ini,’’ ujarnya. KPR subsidi FLPP ini dinilai akan membantu masyarakat di Bali untuk memiliki rumah, khususnya bagi yang belum memiliki rumah dan memiliki pendapatan terbatas. Sesuai kebijakan pemerintah KPR FLPP memang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ke bawah, baik itu tetap maupun tak tetap. Dalam program ini, penerima program akan mendapat manfaat dari mulai uang
muka atau DP 1 persen dan subsidi bunga KPR. Dengan subsidi ini bunga cicilan yang harus ditanggung hanya 5 persen tetap selama masa KPR. Jangka waktu KPR maksimal 20 tahun. Sekretaris DPD Real Estate Indonesia (REI) Bali Tino Wijaya mengatakan, harga terbaru rumah FLPP sudah berlaku. Anggota REI pun sudah ada yang mulai membangun dengan harga terbaru tersebut. Tidak hanya itu, animo masyarakat memiliki rumah murah pada 2018 ini juga makin meningkat. Hal ini dikarenakan makin banyak masyarakat yang mulai tahu rumah subsidi. ‘’Ditambah lagi perbankan yang membiayai tidak hanya dari BTN namun juga BPD Bali sudah mulai membiayai
KPR bersubsidi, contohnya di Singaraja,’’ ungkapnya. Kendati rumah murah 2018 sudah mulai dibangun, ia menjelaskan para pengembang masih memiliki 600 unit rumah subsidi yang masih dengan harga lama mengingat rumah yang sudah berdiri dan dibangun pada 2017 tetap mengacu pada harga sebelumnya atau harga lama. Pihaknya menjelaskan, dengan harga lebih tinggi sudah tentu kualitas bangunan yang diberikan juga lebih baik dari sebelumnnya. Adapun perbedaannya tersebut yakni rumah bersubsidi pada 2017 mengarah ke semi-finishing, artinya belum 100 persen terutama interior bagian dalam. Berbeda dengan rumah FLPP 2018 dibangun pengembang sudah finishing. (kmb42)
Indonesia Beri Pelatihan UKM 12 Negara Asia-Pasifik Jakarta (Bali Post) – Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Kerja Sama Teknik Kementerian Luar Negeri RI memberikan pelatihan di bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kepada 24 pelaku usaha dari 12 negara di kawasan Asia dan Pasifik. ‘’Bagi Indonesia, UKM adalah salah satu sektor unggulan perekonomian. Mengutip pernyataan Menteri Keuangan, 99 persen entitas usaha nasional adalah UKM dengan keberhasilan menciptakan 107,6 juta lapangan pekerjaan,’’ tutur Sekretaris Ditjen Asia Pasifik Kemenlu RI Rossy Verona melalui ket-
erangan pers yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (24/4) kemarin. Dalam agenda yang berlangsung pada 22 April - 1 Mei ini, segudang pengalaman di bidang UKM Indonesia siap dibagikan kepada para peserta yang berasal dari Kamboja, Laos, Myanmar, Afghanistan, Sri Lanka, Bangladesh, Timor Leste, Fiji, Tonga, Papua New Guinea, Samoa, dan Nauru. Kegiatan yang bertajuk ‘’International Training on Small and Medium Sized Enterprises’’ (SMEs) dan diselenggarakan di dua kota, yaitu Jakarta dan Bandung, Jawa Barat ini juga bekerja sama dengan SMESCO Indo-
nesia Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM). Selama pelatihan, para peserta akan memperoleh materi di bidang kewirausahaan yang meliputi materi dasar teknik pemasaran, modal bisnis, keuangan bisnis, pengemasan, pemasaran daring, dan kunjungan ke sejumlah sentra UKM di Jakarta dan Bandung. Selain itu para peserta juga akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kerja sama di bidang kewirausahaan dan UKM, serta upaya menciptakan jejaring antarpeserta dari negara lainnya. ‘’Pemberdayaan UKM
melalui pelatihan bagi negara-negara berkembang merupakan hal penting mengingat adanya tantangan yang dihadapi sektor ini, seperti akses terhadap permodalan, SDM, dan teknologi,’’ ujar Presiden Direktur SMESCO Indonesia Emilia Suhaimi dalam sambutannya. Direncanakan para peserta juga berkesempatan untuk mengunjungi acara Inacraft yang dilaksanakan pada tanggal 25-29 April di Jakarta Convention Center, dan mereka juga akan bertukar pengalaman tentang usaha mandiri dengan para perajin Indonesia dan membangun jejaring di sela-sela
kunjungan. ‘’Keahlian yang diperoleh di Indonesia hanyalah permulaan, yang penting adalah bagaimana para peserta dapat menggunakan ilmu yang didapat bagi kemajuan individu, masyarakat maupun negara di tempat mereka berasal,’’ kata Rossy menambahkan. Pelatihan ini merupakan bentuk implementasi komitmen pemerintah Indonesia terkait pemberian bantuan teknik di dalam kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS). Kegiatan ini juga dipandang penting dalam rangka meningkatkan citra Indonesia di tingkat global. (ant)
Menyoal Tenaga Kerja Lokal Bali
Terdesak di Level Atas, Terdiskriminasi di Level Bawah
Pemberlakuan Perpres No. 20 Tahun 2018 mengenai penyederhanaan prosedur tenaga kerja asing akan mendesak kesempatan tenaga kerja lokal Bali menempati posisi jabatan di level atas di sektor swasta, terutama pariwisata. Sementara daya saing yang lemah, terbukti menjadikan tenaga kerja lokal Bali terdiskriminasi di level bawah. Sejumlah kasus iklan lowongan kerja yang mensyaratkan non-Hindu membuktikan adanya diskriminasi. Lalu, bagaimanakah nasib tenaga kerja lokal Bali di tanah kelahirannya sendiri? PEMERINTAH mengeluarkan perpres tenaga kerja asing ditujukan untuk meningkatkan investasi. Meski demikian, dampaknya dipastikan akan memperlancar aliran tenaga kerja asing (TKA) ke Indone-
sia. Terlebih lagi ke Bali yang memiliki industri perhotelan kelas dunia, di mana pada level jabatan general manager (GM) dikuasai orang asing. Sebelum perpres berlaku saja, menurut keterangan Ketua IGMHA Bali I Nyoman Astama, hampir 70 persen jabatan GM hotel di Bali diisi orang asing. Angkanya disebutkan hanya 300 orang GM yang orang Bali dari sekitar 1.000 jabatan GM hotel yang ada di Bali. Berlakunya perpres tentu akan membuat posisi GM lebih mudah diisi orang asing, karena aturan ketenakerjaan di Bali membuka peluang untuk hal tersebut. Keterdesakan tenaga kerja di jabatan level atas ini juga terjadi di level pekerjaan bawah. Realitasnya disimak dari terjadinya diskriminasi terhadap tenaga kerja lokal Bali khusunya beragama Hindu melalui lowongan kerja. Tahun 2015, tercatat ada tiga kasus lowongan kerja yang diskriminatif.
Meski telah diprotes dengan keras, kasus serupa tidak berhenti hingga tahun 2018 ini. Ironisnya lowongan kerja diskriminatif tersebut untuk jabatan yang ada pada level bawah, seperti cleaning service, resepsionis atau driver. Kasus diskriminasi tersebut membuktikan lemahnya daya saing tenaga kerja lokal Bali di level bawah. Bahkan tidak saja untuk pekerjaan di perusahaan swasta atau sering disebut sektor formal. Di sektor informal pun daya saing tenaga kerja lokal Bali terdesak. Made Dawuh, seorang petani penyakap di Subak Sembung, Denpasar, misalnya mengaku kesulitan mencari tenaga untuk manyi (panen). Tidak ada lagi orang Bali yang mau mengambil pekerjaan yang dulu biasanya dilakukan secara berkelompok (sekaa manyi) ini. ‘’Terpaksa tiang pakai tenaga nak Jawa (orang Jawa) dari Banyuwangi,’’ katanya. Diakui Dawuh, tenaga
untuk panen nak Jawa bekerja lebih efektif dan tentu saja lebih murah. Sementara itu, Kadek Oleh, seorang pengusaha bidang weeding organizer (WO), menceritakan pengalamannya mempekerjakan tenaga serabutan yang merupakan tenaga orang Bali dan tenaga dari NTT. ‘’Kalau nyama Bali, kerjanya banyak hitungan. Pekerjaan agak lambat terselesaikan,’’ katanya. Sementara orang NTT bisa bekerja dengan semangat luar biasa. ‘’Setiap diberi tugas, dikerjakan dengan semangat dan cepat. ‘’Saya suruh naik, dia langung naik. Kalau tidak ada tangga, dia pakai tali,’’ kata Kadek. Itulah yang membuatnya lebih enjoy mempekerjakan tenaga asal NTT dibandingkan orang Bali. Menjadi menarik untuk kembali menyimak pernyataan Prof. Dasi Astawa yang pernah viral di media sosial yang menyebut karakter orang Bali yang dikenal pilih-pilih peker-
jaan. Karakter pilih pekerjaan priyayi misalnya dapat dilihat dari keengganan untuk mengambil pekerjaan kasar seperti tukang, petani dan kerja-kerja serabutan. Mengacu pada analisis yang disampaikan pihak Bank Indonesia Perwakilan (KPw) Bali, kelemahan tenaga kerja Bali terletak pada sisi produktivitas, kreativitas, kedisiplinan dan juga kemampuan komunikasi. Keunggulan tenaga kerja Bali terletak pada sisi tanggung jawab dan kejujuran. Analisis ini menunjukkan bahwa ada banyak sisi kelemahan yang masih perlu diperbaiki. Jika di pekerjaan level atas, tenaga kerja lokal Bali terdesak akibat aturan yang ditetapkan pemerintah berupa perpres tenaga kerja asing, maka di level pekerjaan kelas bawah, karakterlah yang membuat munculnya diskriminasi. Keduanya berujung pada ketersingkiran tenaga kerja lokal Bali di pasar tenaga kerja. (nata)
BULELENG
14
Rabu Kliwon, 25 April 2018
SOSOK Keterbatasan Lahan
KAPASITAS Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-B Singaraja sejak dahulu selalu overload. Namun, upaya memperluas atau memindahkan lokasi LP di jantung Kota Singaraja tersebut tidak kunjung terealisasi karena pemerintah kesulitan mencari lahan. Tahun 2018 ini, pemerintah pusat akan mengucurkan dana untuk menambah ruang blok sel tahanan untuk warga binaan. Namun, karena keterbatasan lahan, penambahan blok sel tahanan hanya bisa empat blok. Kepala LP Kelas II-B Singaraja, Edi Cahyono, belum lama ini mengatakan, penambahan lagi empat blok sel tahanan itu dilakukan dengan memanfaatkan ruang untuk pertemuan dan masjid di dalam LP. Nantinya, masjid dan ruang pendidikan itu ditempatkan di lantai dua. Sedangkan di lantai satu, akan dimanfaatkan untuk empat unit blok sel tahanan. “Usulan sudah masuk dan nanti Juni 2018 mendatang akan ada finalisasinya. Karena tidak ada lagi lahan, sehingga ruang pendidikan dan masjid di selatan areal LP akan kami tingkatkan menjadi gedung berlantai dua. Di atas untuk masjid dan ruang pendidikan dan di bawahnya baru blok sel tahanan,” katanya. Cahyono menambahkan, sesuai usulan ke pemerintah pusat tambahan blok sel tahanan itu nantinya menampung sekitar 60 orang warga binaan. Dari dua blok sel tahanan itu, dua unit nantinya untuk warga binaan dengan kasus tindak pidana umum (pidum) dan dua unit blok sel tahanan lainnya untuk menampung warga binaan yang tersangkut kasus penyalahgunaan narkotika. “Khusus untuk tambahan blok sel tahanan yang baru nanti, pembagian sama dengan peta blok sel tahanan yang ada sekarang ini. Tapi khusus untuk blok sel tahanan narkotika, dengan tambahan dua blok itu kami proyeksikan untuk mengantisipasi penambahan warga binaan dengan kasus penyalahgunaan narkotika yang belakangan terus meningkat. Sekarang saja, untuk warga binaan dengan kasus narkotika sudah memenuhi kapasitas awal LP yakni sekitar 78 warga binaan dengan kasus narkotika,” tegasnya. (mud)
Bali Post/ist
RUSAK – Gedung Pustu Desa Tegallinggah rusak, sehingga operasionalnya ditutup sementara. Pelayanan kesehatan dialihkan ke Puskesdes dan pelayanan jemput bola.
Puskesmas Pembantu Toko Kain Dibobol Maling, Tegallinggah Rusak Korban Rugi Rp 450 Juta
Singaraja (Bali Post) – Salah satu toko yang menjual kain songket di Kelurahan Beratan, Singaraja dibobol maling Selasa (24/4) kemarin, sekitar pukul 23.00 Wita. Sejumlah kain songket dengan kualitas tinggi dibawa kabur pelaku hingga korban Made Ngurah Wedana mengalami kerugian sekitar Rp 450 juta. Sebelum kejadian, anak pertamanya sempat ke toko untuk mengambil barang dagangan dan saat itu kondisi toko masih amanaman saja. Siang harinya, kakak perempuannya, Luh Resiani, membuka toko. Ia terkejut, barang dagangan sudah tidak ada di tempat. Sebanyak 120 buah kain songket dan 70 buah kain endek hilang. Juga belasan kain kebaya dan sejumlah produk kerajinan perak. Rata-rata, harga kain songket Rp 2,5 juta dan bahkan ada yang lebih dari harga itu. Pemilik toko, Ngurah Wedana, menduga maling yang mencuri di toko miliknya adalah orang yang berpengalaman dan mengerti tentang kain. Pasalnya, kain jenis songket, kain endek, kain kebaya dan beberapa kerajinan perak yang dicuri adalah barang yang mahal. Sementara barang-barang dengan kualitas biasa dengan harga yang murah tidak diambil. Di sisi lain, dia mengaku tidak menyangka kalau aksi pencurian merebak di wilayahnya yang belakangan sudah kondusif. Hal itu pula yang menjadi pertimbangannya untuk tidak memasang kamera CCTV (kamera pemantau) di tokonya. “Yang mengetahui itu kakak saat membuka toko dan barang dagangan hilang. Setelah dicek pintu belakang toko yang dibobol,” katanya. Kapolsek Kota Singaraja AKP A.A. Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan telah menerima laporan pencurian di toko songket tersebut. AKP Wiranata mengatakan, kasus ini masih diselidiki untuk mendapatkan petunjuk siapa pelaku pencurian tersebut. “Kami masih lidik dan mudah-mudahan ada petunjuk yang mengarah ke pelaku,” tegasnya. (kmb38)
BBPJN Wilayah XIII Mulai Susun Amdal ’’Shortcut’’
Singaraja (Bali Post) – Setelah menyempurnakan trase (jalur) shortcut MengwitaniSingaraja titik lima dan enam, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XIII mulai mempersiapkan penyusunan kerangka dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Shortcut titik lima dan enam itu meliputi Desa Pancasari, Wanagiri, Gitgit dan Desa Pegayaman, Sukasada. Untuk mendapatkan masukan dan saran terkait penyusunan kerangka amdal itu, BBPJN belum lama ini menggelar sosialisasi di ruang rapat Kantor Camat Sukasada. Sosialisasi diikuti perbekel, klian desa pakraman, dan tokoh masyarakat yang terkena jalur proyek. Selain itu, sosialisasi ini menghadirkan perwakilan instansi terkait seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pengembangan Penelitian (Bappeda Litbang), Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Perumahan, Permukiman Pertanahan (Perkimta) Buleleng. Camat Sukasada Made Dwi Adnyana mengatakan, sosialisasi ini merupakan yang kedua kali. Dwi mengaku tidak tahu persis terkait materi dari sosialisasi itu, karena saat yang bersamaan ia menghadiri rapat di tempat lain. Namun, sosialisasi itu terkait penyempurnaan trase shortcut yang dibangun. “Yang mengadakan BBPJN, dan hanya pinjam ruang sosialisasi di Kantor Camat Sukasada,” katanya. Plt. Kepala DHL Buleleng I Made Gelgel didampingi Kabid Tata Lingkungan Ketut Suseni Indrawati mengatakan, sosialisasi ini untuk melengkapi dokumen penyusunan amdal shortcut. BBPJN sekarang menyusun kerangka acuan yang memerlukan masukan dan saran masyarakat yang terdampak shortcut. Kerangka acuan itu nantinya dijadikan pegangan dalam penyusunan dokumen amdal itu. Perangkat desa dan tokoh masyarakat pada intinya mendukung rencana pembangunan shortcut tersebut. Namun, terkait ganti rugi lahan, nantinya dibahas lebih terinci Dinas PUPR melibatkan tim independen. Seperti diberitakan sebelumnya, BBPJN mengubah trase shortcut di titik lima dan enam. Penyempurnaan ini mengakibatkan kebutuhan lahan dari semula seluas 3,2 hektar bertambah menjadi sekitar 11 hektar. Pemkab Buleleng yang ditugaskan menyiapkan lahan juga sudah melakukan pendataan dan mendata warga pemilik tanah yang akan dilewati trase shortcut sebanyak 23 kepala keluarga (KK). (kmb38)
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450
Singaraja (Bali Post) Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada sekarang kondisinya rusak berat. Karena itu, tenaga kesehatan di pustu yang beralamat di Dusun Batu Candi tersebut untuk sementara ditarik membantu tugas-tugas di puskesmas.
Dari pengamatan sekilas gedung pustu tersebut kelihatan bagus. Namun sesungguhnya gedung itu telah rusak. Ruangan gedung itu sudah keropos. Ini yang membuat pengoperasian gedung pustu itu dihentikan. Pintu ruangan dan pintu pagar sejak tahun 2017 lalu telah dikunci. Karena pustu ditutup sementara, beberapa warga harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan pe-
layanan kesehatan di Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes). Tidak ingin situasi ini semakin lama terjadi, warga meminta agar pemerintah memperbaiki gedung pustu, sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih mudah dijangkau. Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr. Igusti Ngurah Noman Mahapramana yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/4) kemarin, mem-
benarkan Pustu Desa Tegallinggah kondisinya rusak. Dia mengatakan, pustu ini dibangun sekitar tahun 1990an dan belum pernah direhab total. Ini karena pihaknya kesulitan anggaran, sehingga perbaikan tidak bisa optimal. Meski demikian, upaya mengusulkan perbaikan gedung tersebut tetap diupayakan. “Itu sudah lama rusak dan memang kami masih menunggu anggaran untuk
perbaikan,” katanya. Menurut Mahapramana, usulan perbaikan total gedung pustu telah dimasukkan dalam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dari usulan itu, diperkirakan kebutuhan anggaran perbaikan mencapai Rp 250 juta. Perbaikan rencananya dilaksanakaan tahun 2019 mendatang. Menunggu proses perbaikan, pihaknya mengalihkan sementara pelayanan lewat Puskesdes dan pelayanan keliling melalui jemput bola. “Ini secara berjenjang sudah diusulkan dan dari keputusan Musrenbang usulan sudah
ditetapkan dan kami pastikan tahun 2019 mendatang, gedung pustu itu akan direhab,” jelasnya. Di sisi lain, Mahapramana mengatakan hingga sekarang di Buleleng terdapat 74 pustu. Dasri jumlah itu sekitar 60 persen di antaranya dalam kondisi baik. Sisanya lagi 40 persen dalam kondisi rusak. Gedung yang masih rusak ini kebanyakan konstruksinya sudah tua. Terhadap hal ini, Dinkes berusaha optimal untuk mengusulkan anggaran perbaikan lewat dana kavitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan juga usulan dari APBD murni. (kmb38)
Tunggu Hasil Visitasi Kemenristek Dikti
Izin Prodi Dokter Undiksha
MASIH ingat dengan rencana pembukaan Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja? Kabar terbaru menyebutkan, dalam waktu dekat ini, Kemenristek Dikti akan melakukan visitasi internal usulan Prodi Dokter Undiksha. Rencananya, visitasi final ini melibatkan pihak Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan dan Kementerian Kesehatan. Pembukaan prodi dokter ini berproses sejak beberapa tahun yang lalu. Proposal usulan pembukaan prodi ini diajukan sejak tahun 2016. Ini dilakukan setelah Pemkab Buleleng di bawah duet kepemimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. gencar melakukan negosiasi ke pemerintah pusat. Termasuk, pemkab meningkatkan fasilitas dan sarana prasarana di RSUD Buleleng untuk menunjang perkuliahan mahasasiswa prodi dokter. Prodi dokter ini diklaim akan memberi dampak positif terutama dalam menyiapkan calon dokter ditugaskan di Buleleng, sehingga ini dapat mengatasi kekurangan dokter baik
di RSUD dan fasilitas kesehatan lain di Bali Utara. Dari berbagai penyempurnaan itu tahun 2017 yang lalu, proposal dinyatakan lengkap. Tahapan akhir adalah menunggu visitasi akhir oleh Kemenristek Dikti. Kalau tahapan ini berhasil dilalui dan memberikan hasil yang diharapkan, maka dipastikan Undiksha yang sekarang dikenal perguruan pencetak tenaga guru tersebut, bakal mendidik calon-calon dokter pertama di Bali Utara. Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Selasa (24/4) kemarin, mengatakan menunggu jadwal visitasi final itu, pihaknya bersama jajaran Undiksha gencar melakukan lobi ke Kemenristek Dikti. Dari upaya itu, Kemenristek Dikti telah mengonfirmasi bahwa visitasi final permohonan Prodi Pendidikan Dokter Undiksha, Singaraja dijadwalkan dalam bulan ini. Selain tim dari Kemenristek Dikti, visitasi akhir ini melibatkan sejumlah pihak terkait seperti KKI, Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan dan Kementerian Kesehatan. “Setelah kami bersama Pak Rektor Undiksha dan jajarannya lakukan negosiasi, sudah ada konfirmasi bahwa visitasi final ini dilakukan dalam bulan ini. Kalau tidak ada halangan lagi, maka setelah visitasi ini, saya pastikan Prodi Dokter Undiksha tahun ini akan menerima mahasiswa baru,” katanya. Menurut politisi PDI Perjuangan dari Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini, visitasi oleh Kemenristek Dikti dan berbagai organisasi profesi di bidangnya dan Kemenkes sangat menentukan apakah
izin prodi dokter diterbitkan atau sebaliknya. Namun, pejabat yang juga berprofesi dokter ini meyakini Undiksha akan mendapat izin tersebut setelah visitasi final tersebut. Hal ini karena persyaratan yang diwajibkan sudah dilengkapi dengan baik. Hal lainnya adalah dukungan sarana prasarana perkulihan di kampus setempat. Yang tidak kalah pentingnya adalah dukungan pemerintah daerah yang telah melengkapi sarana prasarana, dan fasilitas medis di RSUD. Nantinya, rumah sakit di Jalan Ngurah Rai, Singaraja itu mendukung perkuliahan setiap mahasiswa terutama dalam melaksanakan praktik penanganan pasien dan mengoperasikan sejumlah alat kesehatan. (mud) dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG.
Bali Post/mud
15
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Sang Pemburu Dua ’’Treble’’
JUPP Heynckes punya cara matang untuk merontokkan mantan klubnya, Real Madrid, dan selanjutnya mambawa Bayern Munich melangkah menuju treble kedua. Pelatih berusia 72 tahun itu memiliki reputasi pernah memimpin kedua klub itu hingga mencapai tangga juara kompetisi tertinggi Eropa. Ia membawa Los Blancos menggapai trofi juara Liga Champions pada 1998. Selanjutnya Bayern menikmati kreasinya lewat pencapaian maksimal treble pada 2012/2013 dengan menjuarai Liga Champions, Liga Jerman dan Piala Jerman. Di saat rekan-rekan seumurannya asyik bermain bingo atau bercanda dengan cucu-cucunya, Heynckes malah asyik dengan tekanan yang meninggi di sepak bola Eropa yakni semifinal Liga Champions. ‘’Pertemuan dua raksasa dengan cita rasa positif,’’ ujar Heynckes yang sepanjang karier sebagai pemain menghasilkan 220 gol. ‘’Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang memiliki tradisi hebat dalam sepak bola Eropa. Tim-tim ini juga menyukai dan mencintai sepak bola atraktif. Jelas ini laga yang sulit bagi kedua belah pihak,’’ lanjut mantan penyerang Borussia Moenchengladbach itu. Kini Bayern tinggal satu-satunya tim yang potensial menggapai gelar treble. AS Roma, Liverpool dan bahkan Real Madrid telah tertutup peluangnya untuk pencapaian itu. Bayern telah memastikan diri menjadi juara Bundesliga tiga pekan lalu, sekaligus trofi keenam beruntun. Die Roten juga memegang tiket final Piala Jerman dengan menghadapi Eintracht Frankfurt pada 13 Mei mendatang. Jika Bayern mengangkat trofi Liga Champions di Kiev, 26 Mei mendatang, Heynckes yang berusia 73 tahun pada 9 Mei menjadi pelatih tertua yang mampu menjuarai turnamen ini. Ia akan melewati rekor pelatih asal Balegia Raymond Goethals (71 tahun 231 hari) saat Marseille juara pada 1993 dengan mengalahkan AC Milan. Sukses itu juga berarti kado tepat bagi Heynckes sebelum ia menyerahkan kursi pelatihnya pada Niko Kovac untuk musim depan. Heynckes menggantikan posisi Carlo Ancelotti, Oktober tahun lalu setelah Bayern diremukkan PSG 0-3 di penyisihan Grup Liga Champions. Petinggi Bayern Uli Hoeness dan KarlHeinz menginginkan sosok yang faham betul karakter klub hingga bias kembali ke jalur kemenangan. Kala itu aktivitasnya adalah berjalan-jalan di taman ditemani Cando, anjingnya. Ia memutuskan pensiun setelah membawa Bayern meraih gelar treble dan menyerahkan kursinya kepada Pep Guardiola. Disiplin ketat, latihan penuh intensitas dan waktu bermain terbagi rata meski ada pemain bintang. Hasil Bayern yang semula tertinggal lima poin dari pemimpin klasemen Borussia Dortmund, memenangkan 23 dari 24 pertandingan selanjutnya. ‘’Karena kami bekerja sangat keras dan melupakan kepentingan diri sendiri,’’ kata Heynckes yang tetap rendah hati. (kmb39/afp)
Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo. Bali Post/afp
Hanya Permainan Tim yang Bisa Menahan Ronaldo Munich Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema termasyhur dengan sebutan BBC karena ketajaman dan produktivitas gol mereka. Namun hanya satu di antara BBC itu yang pasti muncul menghadapi Bayern Munich pada pertandingan semifinal pertama Liga Champions, Kamis (26/4) dini hari. Ronaldo membawa Real menuju semifinal dengan standar tinggi dan sebuah gol spektakuler. Tak kurang 22 gol dihasilkan dalam 12 laga terakhir dan rata-rata satu gol pada setiap 11 laga Eropa. ‘’Sangat tidak mungkin untuk menahan total Ronaldo. Kami hanya bisa menahan dia lewat permainan tim,’’ jelas bek Bayern Munuch Jerome Boateng. ‘’Tak ada penyerang sekomplit dia, kaki kiri, kaki kanan, kepala dan dia mengontrol segalanya di di depan gawang. Dia benar-benar mesin,’’ tambahnya. Saat Ronaldo menikmati popularitasnya sebagai penyerang haus gol, dua rekannya mengalami penurunan jelang laga di Allianz Arena. Bale yang diganggu banyak cedera, absen di awal musim. Meski bisa bermain kembali, ia dibangkucadangkan saat menghadapi Paris Saint-Germain dan Juventus di babak 16 besar dan perempatfinal pertama. Di laga kedua, pemain asal Wales itu digantikan di babak kedua karena kurang memuaskan. Sementara Benzema lebih parah.
Bali Post/afp
TROFI - Manajer Bayern Munich Jupp Heynckes berpose dengan trofi Liga Champions, Liga Jerman dan Piala Jerman 2013.
Walcott Bawa Everton ke Peringkat Tertinggi Musim Ini
Bali Post/afp
TENDANG BOLA Ujung tombak Everton Theo Walcott menendang bola pada pertandingan melawan Newcastle United, Selasa (24/4) kemarin.
Babak 16 Besar Bayern Munich vs Besiktas 5-0 Besiktas vs Bayern Munich 1-3 (Bayern Munich unggul keseluruhan 8-1) Perempatfinal Sevilla vs Bayern Munic 1-2 Bayern Munich vs Sevilla 0-0 (Bayern Munich unggul keseluruhan 2-1) Real Madrid Penyisihan Grup H Real Madrid vs APOEL 3-0 Borussia Dortmund vs Real Madrid 1-3 Real Madrid vs Tottenham 1-1 Tottenham vs Real Madrid 3-1 APOEL vs Real Madrid 0-6 Real Madrid vs Borussia Dortmund 3-2 Babak 16 Besar Real Madrid vs PSG 3-1 PSG vs Real Madrid 1-2 (Real Madrid unggul keseluruhan 5-2) Perempatfinal Juventus vs Real Madrid 0-3 Real Madrid vs Juventus 1-3 (Real Madrid unggul keseluruhan 4-3)
Perpisahan Sempurna untuk Wenger
London Pemain belakang Arsenal Per Mertesacker mengatakan bahwa ia dan rekan-rekannya kini memfokuskan perhatian untuk memenangi Liga Europa serta sisa pertandingan di kompetisi Liga Inggris, sehingga bisa memberikan pelatih Arsene Wenger perpisahan yang sempurna. Wenger pekan lalu mengumumkan akan meninggalkan Arsenal pada akhir musim ini, setelah 22 tahun bersama klub London itu. Di bawah kendalinya, Arsenal memenangi tiga trofi Liga Inggris dan tujuh Piala FA. Hari Jumat nanti Arsenal akan melakukan pertandingan laga pertama semifinal Liga Europa melawan Atletico Madrid. ‘’Targetnya sangat jelas bagi kami sekarang, memenangi Liga Europa dan tiap pertandingan berikutnya. Kini kami dapat bersama dan melepasnya dengan gaya,’’ kata Mertesacker. ‘’Tim kami merespons pengumumannya dengan
London Penyerang Everton Theo Walcott mencetak gol setelah turun minum untuk mengamankan kemenangan kandang 1-0 atas Newcastle United, Selasa (24/4) kemarin. Kemenangan ini membawa tim berjuluk ‘’Merseyiders’’ itu naik ke urutan kedelapan di klasemen sementara Liga Utama Inggris atau posisi tertinggi mereka musim ini. Laga babak pertama berjalan imbang di Goodison Park. Ayoze Perez seharusnya menempatkan Newcastle unggul di menit ke-50, tetapi tembakannya masih melebar dari gawang
Jordan Pickford setelah sempat dijegal oleh pemain asal Brazil Kenedy. Beberapa saat kemudian, Everton memimpin ketika Yannick Bolasie menyodorkan umpan silang dari sisi kanan. Mantan pemain sayap Arsenal Walcott menggiring bola sebelum melepaskannya ke gawang lawan untuk memastikan kemenangan tuan rumah. Gol pada menit ke-51 itu cukup untuk membawa Everton mengoleksi 45 poin dari 35 pertandingan. Newcastle yang bercokol di peringkat 10 berupaya melakukan tekanan-tekanan pada menit-menit akhir pertandingan, karena mereka berupaya mengejar poin yang secara matematis mampu menjamin kelangsungan hidup mereka di liga papan atas Inggris tersebut. Namun mereka tidak dapat menciptakan peluang dan tetap pada 41 poin, terpaut 12 di atas zona degradasi. (afp/ant)
Meski difavoritkan pelatih Zinedine Zidane untuk mendampingi Ronaldo, kenyataannya Benzema kurang produktif mencetak gol kendati assist-nya bagus. ‘’Dia harus terus bekerja keras,’’ ungkap Zidane mengomentari sejumlah kegagalan Benzema mengonversi peluang emasnya. Secara tidak langsung saat Bale dan Benzema meredup, Ronaldo justru semakin mengkilap permainannya. Kini yang diperlukan Zidane adalah menyiapkan tim untuk mendukung dia. Zidane terbiasa dengan pola 4-4-2 dengan menempatkan Lucas Vazquez dan Marco Asensio menyuplai bola pada Ronaldo di kotak penalti. Bahkan bila Isco pun dimainkan, Ronaldo tetap menjadi pilihan utama Zidane sebagai ujung tombak utama. Pada musim lalu, Real menghancurkan Bayern 6-3 di babak perempatfinal. Ronaldo menyumbang lima gol pada kedua laga itu. Boateng menyadari perlunya kekompakan tim untuk menghentikan Ronaldo saja. Dalam enam pertemuan melawan Real, Boateng
hanya merasakan sekali kesuksesan. Satu-satunya kesuksesan Bayern atas Real terjadi pada semifinal 2012 dengan menang adu penalti setelah skor akhir 3-3. ‘’Jadi mematikan dia (Ronaldo) baru 50 persen. Pemain-pemain lainnya juga bagus penampilannya pada level ini,’’ tambah Boateng yang memuji pemain-pemain Real padu dalam menjalankan strategi permainan. Manajer Bayern Munich Jupp Heynckes juga memuji penampilan Ronaldo yang luar biasa sepanjang musim ini. Namun, Bayern telah siap untuk mengalahkan lawannya. ‘’Kami telah menganalisis lawan kami dan siap untuk menaklukkan mereka. Kami memiliki Robert Lewandowski yang mencetak 38 gol. Jadi pertanyaan lainnya yang juga perlu juga ditanyakan siapa yang akan menghentikan dia (Lewandowski)?’’ katanya seperti dikutip UEFA.com. Selain memuji Lewandowski, Heynckes juga mengandalkan James Rodriguez dalam skuadnya. Mantan gelandang Real Madrid berkembang pesat di Bayern dan memberi banyak kontribusi papada kemenangan tim. Sayangnya, laga nanti tak bisa diikuti Arturo Vidal. Gelandang andal itu harus menepi karena cedera. (kmb39/afp)
Perjalanan Menuju Semifinal Bayern Munich Penyisihan Grup H Bayern Munich vs Anderlecht 3-0 PSG vs Bayern Munich 0-3 Bayern Munich vs Celtic 3-0 Celtic vs Bayern Munich 1-2 Anderlecht vs Bayern Munich 1-2 Bayern Munich vs PSG 3-1
cukup cepat. Kami punya atmosfir yang kami inginkan untuk melepas dengan cara terbaik yang memungkinkan dilakukan,’’ tambahnya. Arsenal, yang kini berada di peringkat enam klasemen Liga Inggris, belum menetapkan pelatih pengganti Wenger. ‘’Kini kami harus mencari ‘orang yang cocok’ untuk memulai era baru,’’ kata pemain asal Jerman itu. Pada kompetisi Liga Inggris, Arsenal akan menghadapi Manchester United hari Minggu mendatang. Sementara itu, bek Atletico Madrid Juanfran diperkirakan bakal absen dalam dua pertandingan babak semifinal Liga Europa melawan Arsenal karena mengalami cedera otot paha. Bek kanan itu digantikan pada menit ke-65 saat Atletico bermain dengan hasil imbang 0-0 melawan Real Betis di Liga Spanyol (La Liga) pada Minggu lalu. Dia digantikan oleh Sime Vrsaljko, yang kemungkinan akan berposisi di sisi kanan pertahanan melawan ‘’The Gunners’’. Mantan striker Chelsea Diego Costa juga tidak akan fit untuk laga pertama di London, setelah mengalami cedera hamstring. (afp/ant)
ABSEN - Bek Atletico Madrid Juanfrans (tengah) dijepit pemain Real Betis Junior Firpo (kiri) dan Cristian Tello (kanan) pada pertandingan Liga Spanyol. Juanfran absen saat Atletico Madrid menghadapi Arsenal pada semifinal Liga Europa, Jumat mendatang. Bali Post/afp
16
OLAHRAGA
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Aceh dan Sumut Tuan Rumah PON 2024 Jakarta (Bali Post) Aceh dan Sumut terpilih sebagai tuan rumah PON XXI/2024 dalam Musornaslub KONI Pusat, di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (24/4) kemarin. Dalam pemilihan suara yang melibatkan 34 KONI provinsi, Aceh dan Sumut mendapatkan (24 suara) disusul Bali dan NTB (8 suara) serta Kalsel (2 suara). Hasil putusannya Aceh dan Sumut menjadi tuan rumah hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia. Sedangkan jika ada masalah, otomatis peringkat kedua atau cadangan pertama yang menjadi tuan rumah. Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman menjelaskan, dalam olahraga senantiasa menjunjung tinggi unsur persahabatan, persaudaraan dan kekeluargaan. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengakui pihaknya dua kali gagal dalam pengajuan tuan rumah PON. Upaya mengajukan kembali sebagai tuan rumah PON, Suwandi menyerahkan keputusannya kepada pemerintah. ‘’Kalau saya ini Bali mau mengajukan tuan rumah atau tidak, saya serahkan kepada pemerintah,’’ terang Suwandi. Dia berpikir sukses atau gagal menjadi tuan rumah PON, yang penting pembinaan olahraga di Bali tetap jalan terus. Yang membanggakan, Bali pulau kecil berpenduduk 4 juta, bisa menduduki peringkat ke-6 di PON. ‘’Bali mengajukan tuan rumah PON, supaya diimbangi pembangunan infrastruktur dan fasilitas olahraga,’’ kata Suwandi. Ia berorientasi bagaimana caranya mendatangkan devisa untuk Bali. Suwandi pun yakin jika Bali memiliki stadion sepak bola internasional, otomatis kalau klub elite dunia seperti Juventus, Real Madrid, Barcelona jika bertanding di Pulau Dewata, maka bakal berduyun-duyun penonton dari dalam negeri dan mancanegara akan menyaksikannya. ‘’Hal inilah yang saya maksud, supaya Bali mendapat pemasukan,’’ ucapnya. (022)
Dua Tahun Persiapan untuk PON 2024 Jakarta (Bali Post) Aceh telah menyiapkan lahan seluas 2.500 hektar dan Sumatera Utara 100 hektar menyusul penetapan kedua provinsi itu sebagai tuan rumah PON 2024. Kedua provinsi ini mendapat jumlah yang sama dalam menyelenggarakan cabang olahraga yang dipertandingkan. ‘’Kami sudah menyiapkan 100 hektar lahan untuk pusat olahraga, stadion sepak bola, dan sarana lain. Kami sudah menyiapkan semua itu sejak dua tahun lalu,’’ kata Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung selepas Musyawarah Organisasi Nasional Luar Biasa Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dengan agenda penetapan tuan rumah PON ke-21 di Jakarta, Selasa (24/4) kemarin. Nurhajizah mengatakan Sumut bersama Aceh akan membagi rata jumlah cabang olahraga yang akan digelar dalam PON 2024, yaitu masing-masing 28 cabang. ‘’Kami akan membicarakan kemudian tentang hal itu. Kemungkinan seluruh biaya mencapai Rp 3,3 triliun,’’ kata Nurhajizah tentang anggaran yang disiapkan Aceh dan Sumatera Utara sejak 2018 hingga menjelang penyelenggaraan 2024. Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh Muzakir Manaf mengatakan lahan seluas 2.500 hektar di Aceh Besar yang disiapkan untuk PON 2024 juga akan dipakai sebagai lahan perguruan tinggi dan bidang lain. ‘’Kami telah mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah dan kami akan memberikan penyelenggaraan yang terbaik,’’ kata Muzakir tentang janji penyelenggaraan PON 2024. (ant)
PEMANASAN Pemain-pemain Global Cebu Filipina melakukan pemanasan menjelang laga Piala AFC 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (24/4) kemarin. Bali United akan berhadapan dengan tim tamunya Global Cebu FC Filipina dalam laga penyisihan Grup G Piala AFC 2018 pada Rabu (25/4) ini di Stadion I Wayan Dipta.
BU Tetap Ngotot Lawan Global Cebu Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United (BU) akan tetap tampil ngotot saat menjamu tamunya Global Cebu, Filipina, dalam laga terakhir Piala AFC Grup G, di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Rabu (25/4) malam ini. Pelatih Widodo Cahyono Putro, di Gianyar, Selasa (24/4) kemarin menjelaskan, dirinya sadar apa pun hasilnya Serdadu Tridatu menang atau kalah, tetap saja langkah Bali United terhenti alias tersingkir. Kendati demikian, kata Widodo, sebagai bentuk motivasi dirinya tetap mengharapkan BU bisa memetik kemenangan. ‘’Saya tak mungkin
sebagai pelatih merangkap motivator, tetap ingin BU menang di depan pendukungnya,’’ tutur Widodo. Dijelaskannya, dirinya melajutkan rotasi berikut memantau skill-ball asuhannya. ‘’Saya tetap memantau perkembangan teknik permainan mereka. Apalagi mereka kan masih melakoni Liga 2,’’ ujarnya. Widodo memaklumi perjalanan
timnya terseok-seok di kancah Piala AFC. Pasalnya, dirinya harus menentukan pilihan mengingat jadwal Piala AFC berbenturan dengan Piala Presiden. Widodo juga mendukung dua skuad Serdadu Tridatu yakni Ricky Fajrin dan Ilija Spasojevic dipanggil timnas U-23. ‘’Saya kira klub berkomitmen mendukung tiap pemainnya yang masuk timnas. Mereka tak bisa turun di Piala AFC dan Liga 1, tetapi mengusung Merah Putih di ajang PSSI Anniversary Cup,’’ paparnya. Sementara itu, pelatih Global Cebu Marjo Alladon mengakui BU tim tang-
Dua Ganda Indonesia Lolos ke Babak Utama
Tim Bulu Tangkis Padma Jumpa The Laguna Denpasar (Bali Post) Tim bulu tangkis Padma menghadapi The Laguna dalam babak perempatfinal turnamen bulu tangkis antarkaryawan hotel bertajuk ‘’Bali Travel News (BTN) Bali Hotels Assoiciation (BTN) dan Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Badminton Tournament 2018’’, di GOR Sudharta, Teuku Umar Barat, Rabu (25/4) ini. Perempatfinal lainnya The Jayakarta bertemu Grand Mirage, Como Shambala meladeni Hard Rock, serta The Royal Santrian melawan Sanur Paradise Plaza. Hasil hari pertama Selasa (24/4) kemarin, Padma Resort menekuk W Seminyak 2-1, kemudian Sanur Paradise Plaza menundukkan tim pendatang baru Pullman 2-0. Unggulan 3 Hard Rock mengalahkan Soori Bali 2-0. Government Relation and Event Manager BHA Andy mengakui, meskipun Pullman kalah 0-2, namun skill pebulu tangkis yang diturunkan cukup mumpuni. ‘’Kemungkinan mereka salah dalam menerapkan strategi,’’ ujar Andy. Turnamen dibuka Director Sport and Culture BHA Gunswan T Utama. Ia mengemukskan, olahraga merupakan gaya hidup. Oleh karena itu, diharapkan melalui kejuaraan bulu tangkis ini, para pekerja hotel makin sehat hingga meningkatkan produktivitas kerjanya. Selain itu, menurut Gunawan, melalui ajang ini para karyawan hotel bisa bertemu rekan seprofesinya. Sedianya hajatan ini melibatkan 22 tim. Akan tetapi, empat tim mengundurkan diri karena tamu hotelnya penuh karena tingkat okupansi tinggi, termasuk juara III tahun lalu Ayana. (022)
Enam Pemain Surabaya Bhayangkara Samator Masuk Timnas Jakarta (Bali Post) Sebanyak enam pemain klub Surabaya Bhayangkara Samator terpilih untuk memperkuat tim nasional bola voli putra pada Asian Games 2018. ‘’Dari Samator ada enam atlet yang ditunjuk untuk menghadapi Asian Games 2018,’’ kata Manajer Surabaya Bhayangkara Samator Kombes Pol Nanang Masbudi di Jakarta, Selasa (24/4) kemarin. Nanang yang merupakan Dirlantas Polda Kalbar ini merinci keenam atlet tersebut adalah Mahfud Nurcahyadi, Ipda Nizar Zulfikar, Brigadir Rivan Nurmulki, Brigadir Rendy Febriant Tamamilang, Bripda Yuda Mardiansyah Putra dan Galih Bayu. Sementara dari tim voli putri Jakarta PGN Popsivo Polwan yang terpilih untuk memperkuat timnas voli putri ada tiga orang yakni Ipda Amalia Fajrina, Bripda Arsela Nuari dan Megawati Hangestri. Baik Surabaya Bhayangkara Samator maupun PGN Popsivo Polwan merupakan grup voli yang dibentuk oleh Polri. Pada tahun ini, Surabaya Bhayangkara Samator berhasil menyabet gelar juara pada ajang Proliga 2018. Sementara Popsivo Polwan menempati peringkat keempat pada turnamen yang sama. ‘’Sedari awal dibentuk, Samator telah enam kali menjuarai Proliga, sedangkan Popsivo baru sekali juara sejak Proliga digulirkan pada 2002,’’ kata Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian ketika memberikan penghargaan kepada tim, manajer dan pengurus Samator dan Popsivo di Jakarta. Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu prestasi mereka di tahun-tahun selanjutnya. ‘’Samator tahun ini juara 1, maka harus juara lagi, bebannya lebih berat karena harus mempertahankan. Untuk Popsivo tahun ini peringkat empat, tahun depan harus masuk tiga besar,’’ kata Tito. Tim voli Polri ini akan terus dibina dan dikembangkan. Mereka merupakan aset Polri untuk menghadapi sejumlah kejuaraan olahraga. (ant)
Bali Post/ant
ANGKAT GAWANG - Sejumlah pesepak bola Timnas U-23 mengangkat gawang dalam sesi latihan di Lapangan ABC, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4) kemarin. Latihan tersebut dalam rangka mempersiapkan tim menjelang turnamen PSSI Anniversary Cup 2018 yang diikuti Indonesia, Bahrain, Korea Utara, dan Uzbekistan.
Miswar Saputra Bergabung dengan Timnas U-23
Jakarta (Bali Post) Asisten pelatih tim nasional U-23 Bima Sakti menyebut pihaknya telah memanggil penjaga gawang klub Persebaya Surabaya Miswar Saputra untuk bergabung ke pemusatan latihan. Pemanggilan itu, kata Bima, didasarkan pada permintaan pelatih kiper timnas U-23 Eduardo ‘’Edu’’ Perez. ‘’Pelatih Edu melihat performa kiper Persebaya itu bagus sekali. Oleh karena itu Miswar akan dicoba untuk bergabung dengan pelatnas,’’ kata Bima usai latihan TC timnas U-23 hari kedua menjelang turnamen PSSI Anniversary Cup 2018 di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4) kemarin. Dia pun berharap kiper berusia 22 tahun itu bisa segera datang ke Jakarta untuk berlatih. ‘’Kami harapkan Miswar bisa bergabung secepatnya. Pelatih Luis Milla sudah berbicara dengan pelatihnya di klub,’’ tutur Bima. Jika Miswar bergabung, timnas U-23 pun akan memiliki empat penjaga gawang di skuad setelah sebelumnya ada Awan Setho, Satria Tama dan Andritany Ardhiyasa. Bima sendiri mengisyaratkan tidak ada pencoretan posisi penjaga gawang meski sudah diisi empat nama. Adapun di TC hari kedua timnas U-23, baru Awan dan Satria yang berlatih. Andritany kini belum bisa mengikuti pemusatan latihan (TC) karena masih membela Persija di Piala AFC menghadapi tim Singapura Tampines Rovers di Singapura, Selasa (24/4). ‘’Kami masih menunggung Andritany untuk
guh, apalagi tampil di depan Semeton Dewata. Akan tetapi, perjuangan Patrick Deyto dan kawan-kawan juga ingin happy ending yakni memenangkan laga pamungkas hingga finis di runner-up Grup G. ‘’Kami juga ingin memenangkan laga,’’ katanya. Bali United dan Global Cebu saat ini sama-sama mengumpulkan lima poin dari lima pertandingan di grup G Piala AFC 2018. Pada pertemuan pertama di Filipina, Tim Serdadu Tridatu bermain imbang 1-1 dengan Global Cebu. Gol Bali United saat itu dicetak lewat sundulan Ilija Spasojevic. (022)
memudahkan sesi latihan,’’ ujar Bima. Pelatih timnas U-23 Indonesia Luis Milla memanggil 24 nama yang disiapkan untuk bertanding di turnamen internasional Anniversary Cup 2018 yang digelar mulai Jumat (27/4). TC untuk mempersiapkan skuat menuju turnamen itu dimulai Senin (23/4). Jika pada hari pertama TC diikuti 15 pemain, di hari kedua, Selasa (24/4), TC ada 20 pemain yang terlibat setelah tiga pemain Bhayangkara FC Awan Setho Raharjo, I Putu Gede, Muhammad Hargianto serta dua personel Bali United Ilija Spasojevic dan Ricky Fajrin datang ke skuad. Sebanyak dua pemain lain, yakni Andritany Ardhiyasa, M. Rezaldi Hehanusa belum dapat berlatih bersama timnas U-23 karena harus menjalani pertandingan Piala AFC 2018 di Singapura. Satu pemain lain, Saddil Ramdani masih mengikuti ujian sekolah. Turnamen Anniversary Cup sendiri digelar untuk memperingati ulang tahun ke-88 PSSI dan diikuti empat negara yaitu Indonesia, Uzbekistan, Bahrain dan Korea Utara. Selain itu, kompetisi ini ditujukan sebagai turnamen uji coba menjelang Asian Games 2018 di mana Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah. Sistem kompetisi turnamen yang berlangsung pada 27 April-3 Mei 2018 ini adalah setengah kompetisi atau round robin, di mana juaranya yaitu tim dengan catatan poin tertinggi. Seluruh pertandingan Anniversary Cup 2018 akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ant)
Bali Post/ant
RENOVASI - Sejumlah pekerja mengerjakan renovasi arena sepatu roda di kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (24/4) kemarin. Renovasi arena sepatu roda yang diperuntukkan cabang Roller Sports (skateboard dan roller skate) Asian Games XVIII 2018 telah mencapai 37,07 persen dan ditargetkan dapat rampung pada awal Juni 2018.
Jakarta (Bali Post) Dua ganda putra Indonesia berhasil mengantongi tiket babak utama Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championships/ BAC) 2018 yang kini tengah berlangsung di Wuhan, Tiongkok. Dua ganda tersebut adalah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Angga Pratama/Rian Agung Saputro. Angga/Rian lebih dulu lolos dengan dua kemenangan di grup C. Di laga pertama, Angga/Rian mengalahkan Danny Bawa Chrisnanta/ Yong Kai Terry Hee dengan skor 21-19, 21-14 dan di partai kedua, Angga/Rian kembali memetik kemenangan yang kali ini dicetak atas wakil Kazakhstan, Artur Niyanov/Dmitriy Panarin, 21-6, 21-15. Sementara pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan kemudian menyusul Angga/Rian ke babak utama dengan menjadi jawara di penyisihan grup D. Di partai pertama, Hendra/Ahsan menang mudah atas pasangan Brunei Darussalam Ahmad Mahyuddin Haji Abas/ Mohamad Fairie Syah Ruslan dengan skor 21-8, 21-15 dan di partai penyisihan kedua, mereka menang telak atas Dipesh Dhami/Ratnajit Tamang (Nepal) dengan skor 21-9, 21-7. Di babak utama, Hendra/ Ahsan akan bertemu den-
gan wakil Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Menghadapi Kim/Seo yang merupakan pemain muda, Hendra/Ahsan yang menang pengalaman diharapkan mampu bermain taktis. ‘’Dengan pengalaman mereka, mudah-mudahan bisa mengatasi lawan yang merupakan pemain muda. Asalkan Hendra/Ahsan main normal, saya rasa ada peluang menang,’’ kata Thomas Indratjaja, Asisten Pelatih Ganda Putra PBSI yang mendampingi Hendra/Ahsan. ‘’Menghadapi pasangan Korea yang tipe mainnya keras dan kencang, jangan dilawan main keras juga tetapi lebih diatur. Jangan maksa adu power dengan pemain Korea, karena mereka bagus di situ, lebih banyak main skill saja,’’ tuturnya dalam keterangan PBSI. Sementara itu, di babak utama, Angga/Rian akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. ‘’Angga/Rian persiapannya cukup baik ke turnamen ini, saya rasa seharusnya mereka bisa mendapat hasil yang maksimal,’’ tutur Thomas. Selain Hendra/Ahsan dan Angga/Rian, pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI juga menurunkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang akan ditantang pasangan Negeri Ginseng, Choi Hyuk Gyun/Park Kyung Hoon. (ant)
Dua Wasit Indonesia Pimpin PSSI Anniversary Cup 2018 Jakarta (Bali Post) PSSI telah menetapkan empat orang wasit dan lima asistennya untuk memimpin setiap laga dalam gelaran PSSI Anniversary Cup 2018 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong dari tanggal 27 April hingga 3 Mei 2018. Dua orang wasit berasal Indonesia yakni Musthofa Umarella dan Yudi Nurcahya. Mereka menemani Khuon Virak (Kamboja) dan Luk Kin Sun (Hongkong). Sementara itu untuk Asisten wasit, tiga orang Indonesia akan menemani dua orang asisten wasit asal Hongkong. Agus Mulyadi, Agus Prima Aspa dan Dedek Duha akan bersanding dengan Fok Pong Shing dan Wong Ping Chung melengkapi lima orang asisten wasit yang ditugaskan untuk gelaran ini. ‘’Mereka semua itu merupakan wasit dan asisten wasit yang terdaftar di FIFA untuk turnamen Internasional ini,’’ kata Direktur Teknik Wasit PSSI Toshiyuki Nagi seperti dikutip website PSSI.org. ‘’Wasit serta asisten wasit yang berasal dari Hongkong dan Kamboja itu direncanakan akan tiba di Indonesia hari Rabu tanggal 25 April 2018 sehari setelahnya mereka akan melakukan uji coba latihan di Stadion Pakansari,’’ sambungnya. (ant/net)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 25 April 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dicari Admin S1 Semua Jurusan, Wanita,Semangat Bekerja Tinggi Mengerti Ms.Office.Krm Lamaran ke CV Mitra Wijaya Mulya,Jl. Kembang Kepah No.8 Gatsu Timur /Email ke:mwmbali02@gmail.com
LOWONGAN BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto pasti Brangkat WA:081375409869&087754689692
B.BP.001.04.18.0001251
B.BP.004.04.18.0001173
Dicari Koki Chinese yg berpengalaman,Pnmptn di Bali, Gj 7-9 Juta ke atas. Hub.Lini 081318583815
Dcr Sekretaris,Reservation Staff & Crew Boat Hub:Jl.Tirta Ening No.1 Sanur Tlp.288829
B.BP.153.04.18.0001332
B.BP.001.04.18.0000590
Dbthkn Terapis,Hair Braiding, Pedicure,Manicure,utk Spa di Legian,Pria/Wnta 20-30Thn,Bawa Lam ke Jl.Legian Raya No.363 Aloevera Spa,WA 081284672863
Dicari Krywti Utk Bengkel Cuci Mobil,Jl.T.Umar Dps,Lulus SMA/ Sederajat. Hub:081236066118
B.BP.001.04.18.0001302
Dicari SPA Therapist Wnt,Pglmn Min 1Th,Penmpilan Menarik,Bisa Bhs Ing(Basic).Krm Lam+PasPhoto ke Lemongrass Thai Restaurant, Jln Melasti Legian-Kuta Email:amandat@lemongrassthaibali.com
B.BP.004.04.18.0001315
Dcr Accounting utk Perusahaan Photography.Kirim CV+foto full body,E:acc@theonboardphoto.com B.BP.001.04.18.0001331
*Looking for Waiter/ss,Cashier Min 1yr Exp.GoodEnglish&Smart, Send Your Application:betelnut cafe@gmail.com 081999337447
B.BP.001.04.18.0001306
Dicari Tenaga Engineering,Lam Dibawa ke Rosani Hotel Jl.Melasti Gg.Lebak Bene Kuta Hub.(0361)761042/082147231199
B.BP.166.04.18.0001335
BPR.SENmncrAO,Kabag.Krd,Opr, Dana.Hub:425207,Jl.Thamrin 23
B.BP.001.04.18.0001294
B.BP.001.04.18.0001080
Bth MOD,Spa Therapist,Waiter, Cook,Enggineering,Security Cv:aom@bhuwanaubudhotel.com B.BP.004.04.18.0000968
Cr Karyawati Min.SMA,MAx.25Thn Pnampilan Menarik,081338251999
B.BP.001.04.18.0000546
Cr Mrktg,Bs Komptr/Ingg,MinSMA Hub:082132409613/0361-289329
B.BP.001.04.18.0001309
Cr PRT Tdr dlm bs MasakPribadi Gj 1,9 Juta H.087761008000 Dps
B.BP.001.04.18.0001318
BIRO JASA
Cr Pembantu&Tk Masak u/Vila Jl Kesambi Gg.Kesambi Indah No.22 Krbkn081337542061/081381302935 B.BP.001.04.18.0001333
Dbthkan Kasir wnt bs.Kompt. Bs B.Inggris Utk Spa, minat kerja Hub.085100442441/085101725588
B.BP.004.04.18.0001102
Dicari 1 karyawan wanita 087860577847 B.BP.001.04.18.0001319
Dcr Karyawan untuk Dagang Min. SMP,BisaBacaHub.085737545441
PT.Medical Indotama bth Kry/i: SPG/B,Adm,Kasir,Gdg,MD,OB,MT, Gj 2,6-4JT/bln HP:081236776658
B.BP.001.04.18.0001299
B.BP.001.04.18.0001297
B.BP.001.04.18.0001265
BENGKEL LAS
SERVICE
BIRO JASA
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
Dcr Sopir Matic Max 40th SIM A Umum.Br.Batur,Peguyangan Kaja, Dps.Utara.Hub:085100480049
Dicari Waiter/SS,Cook,Kasir U/Resto di Renon 081916420095
B.BP.001.04.18.0001303
Driver,P.30-45th SIM(B1U)DpsBali,CV &SKCK ke:altanacareer@ gmail.com 085200888899
B.BP.031.04.18.0001310
Sopir U/Laundry Lok.Dps Timur Hub.087761247788/085103000250 B.BP.001.04.18.0001203
Tkg Batu/Tkg Las Konstruksi, Pnglmn Hub.Dewi 081236222509 B.BP.031.04.18.0001317
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Yamaha Bisma Dicari:1.Mekanik 2.Sopir SIM B1.3.SMA/D1. Hubungi:Teuku Umar 142 DPS
DIJUAL RUMAH !!Cash/Krd 081558041018 Jl Rmh mnmalis 2Lt,Sekar Jepun VI/28X
B.BP.001.04.18.0001247
B.BP.164.04.18.0001326
DicariMarketing,wanita/pria, maks 25th,penampilan menarik,mudahbergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim,kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id
2A Dalung Dkh Dkt Induk,2A Prerenan 1,5A Buduk,082147454248
B.BP.164.04.18.0001327
Rmh Candikuning Tbn DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.082236881191/081805374433
B.BP.004.03.18.0001159
RmhLT115,3KT,2KMPerumMuding Agung(Jl.Md Indah)H.0818303345
G.01
B.BP.001.04.18.0001298
DIJUAL MOBIL
DICARI TANAH
HONDA
Dijual Cepat Honda CR-V 2,4 AT Th 2014,Km 71800,315 Jt Nego Hitam Mutiara,Hub:081339202872
B.BP.004.04.18.0001256
DICARI MOBIL Cari Mobil Bekas Suzuki,Honda, Daihatsu,KIA,Prbd,085100880349
B.BP.164.04.18.0001324
NISSAN
Nisan Juke’11 Pth Full Ori,Jln Cokroaminoto 377,085100462764
B.BP.164.04.18.0001329
SUZUKI
Dijual APV Luxury 2011 Putih Whatsapp 081934350111
B.BP.004.04.18.0001314
Splash GL Manual th’2012 Tgn 1 Silver,Hub.087 862 270 180 B.BP.164.04.18.0001330 TOYOTA
AvanzaG’2010 Silver AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070 B.BP.141.04.18.0001320
Innova’05 G As Bali Hitam Manual Full Var 08123945672 B.BP.154.04.18.0001322
Yaris Th’07 AT Htm pmlk,Pengilian Dalung 110jt,082147454248 B.BP.164.04.18.0001328
DIJUAL RUKO Dijual Murah Ruko 2M,3Lt Jl Ma hendradata Cargo.082147908888
B.BP.001.04.18.0001295
DIJUAL TANAH Dijl Tnh 1960m2,Jl.Gn.Talang I No.17,Jl.Malboro Gang 4 & Ruko Jl.Gajah Mada H:08155733388 TP B.BP.001.04.18.0001308
Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud utk Di-develop/Dijual Kembali.Budget Rp.10-20 Milyar Hub.Purnama:085881515449
B.BP.820.04.18.0001321
DISEWAKAN GUDANG Dikontrakan Gudang 450M2,Jl 8M Hubungi:Jln Pemelisan No.5 DPS HP:085792106244/081235111957
B.BP.001.04.18.0001248
RUPA-RUPA **Freelance Marketing Deposito Koperasi Fee 3% H.081239011111
B.BP.001.04.18.0001200
J.SHM 670M2 Di Jl Tirta Tawar Ubud,dkt Ubud Center,nice view kawasan Villa/Htl,087745432250
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172 / 412815
Kedewatan-Ubud.5Are,310JT/Are Nego,Siap Bangun.089605637173
KEHILANGAN
B.BP.033.04.18.0001240
B.BP.001.04.18.0001307
DIJUAL RUMAH Djl Rmh Luas Tnh 1Are Sltn RS Nyitdah Kediri 087862184203 TP
B.BP.166.04.18.0001334
B.BP.001.04.18.0000729
Hlg BPKB Mtr DK 2964 GD No.411 5842-O A.N I Wayan Sukaada B.BP.167.04.18.0000504
Sertifikat HGB 00459/Dauh Puri Ls.104m2,An.Vita Jufilia Gani
B.BP.001.04.18.0001029
BANGLI
18
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Bupati Made Gianyar Buka Raker Satpol PP Se-Bali BUPATI Bangli I Made Gianyar membuka Rapat Kerja (Raker) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se-Provinsi Bali, di Gedung BMB, Selasa (24/4) kemarin. Acara tersebut dihadiri Kepala Satpol PP Provinsi Bali I Made Sukadana dan seluruh pejabat struktural Satpol PP se-Provinsi Bali. Bupati Made Gianyar dalam sambutannya mengatakan, saat ini kondisi bangsa Indonesia sedang carut- marut karena diterpa begitu banyak permasalahan. Banyak Bupati, Gubernur, anggota DPR dan Aparatur Sipil Negara (ASN) terjaring operasi tangkap tangan (OTT) aparat penegak hukum. Atas fenomena ini, pihaknya mengajak semua pihak sepakat untuk membenahi diri, sepakat untuk memahami, mencintai dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan aturan.
Made Gianyar menekankan, selama ini buruknya kinerja dan banyaknya kepala daerah yang kena OTT karena biaya politik yang cukup tinggi. Untuk itu, pihaknya mengajak elite partai, Komisi Pemilihan Umun (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) betul-betul mengawasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Selain itu, masyarakat juga diminta lebih cerdas dalam memilih pemimpin. ‘’Masyarakat harus memilih pemimpin yang amanah dan bermartabat. Sehingga saat jadi kepala dan wakil kepala daerah, bisa menjalankan tugasnya dengan baik,’’ pesannya. Pejabat asal Bunutin, Kintamani itu menambahkan, jika kondisi ini tidak segera diperbaiki, bangsa ini tidak akan punya kebanggaan. Hanya rakyat Indonesia sendirilah
RAKER - Bupati Bangli I Made Gianyar saat membuka Raker Satpol PP se-Provinsi Bali, di Gedung BMB, kantor Bupati Bangli, Selasa (24/4) kemarin.
yang bisa mengurai benang kusut ini. Kemajuan bangsa sangat tergantung semua rakyatnya. ‘’Kalau semua rakyat sudah baik, tentu siapapun pemimpinnya juga akan baik,’’ katanya. Terkait raker, Bupati Made Gianyar kembali mengingatkan, tugas utama Satpol PP adalah menegakkan Peraturan Daerah (Perda), serta ikut memelihara keamanan, ketertiban dan perlindungan masyarakat. Namun, yang tidak kalah penting, Satpol PP juga memiliki kewajiban membuat masyarakat paham dan mengerti terhadap peraturan, etika dan nilai-nilai budaya. Ia mengatakan, jika masyarakat sudah paham dan mengerti, maka fungsi pemerintah bisa lebih banyak di edukasi, preemtif (upaya awal untuk mencegah), preventif (pencegahan) dan promotif (sosialisasi). Tidak perlu lagi ada fungsi represif (penindakan). Namun begitu, semua komponen ini tetap harus dipersiapkan. Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Putra Astawa dalam laporannya menyampaikan, maksud penyelenggaraan raker sebagai upaya mewujudkan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat saat pilkada Juni mendatang. ‘’Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi, menyamakan persepsi dan pola tindak antara Satpol PP Provinsi Bali dan Satpol PP kabupaten/kota se-Bali serta instansi terkait dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat,’’ jelasnya. (ad1351)
Sampah Menumpuk di Sepanjang Jalan Menuju Terunyan Bangli (Bali Post) Banyaknya sampah yang menumpuk di sepanjang jalan di wilayah Abang Batudinding menuju Desa Terunyan, Kintamani, sangat disayangkan oleh Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Sedana Arta meminta masyarakat setempat lebih peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sedana Arta mengungkapkan, pihaknya mengetahui banyak sampah berserakan di pinggir jalan setelah sempat melintas di jalur tersebut beberapa hari lalu. Dia menemukan banyak sampah yang menumpuk di sejumlah titik di sepanjang jalan tersebut. Kondisi itu pun dinilai membuat kawasan tersebut terlihat kumuh. Dia berharap masyarakat
tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Tujuannya agar sepanjang jalur pariwisata itu bisa bersih dan terbebas dari sampah. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli Ida Ayu Gde Yudhi
Bangli (Bali Post) – Kasat Sabhara Polres Bangli yang selama ini dijabat AKP I Nyoman Sudiasa kini resmi digantikan mantan Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gede Oka. Demikian juga dengan posisi Kapolsek Tembuku yang selama ini dijabat AKP I Gede Sunjaya Wirya, kini ditempati mantan Wakapolsek Manggis
Polres Karangasem AKP I Nengah Sukerta. Apel serah terima jabatan (sertijab) kedua perwira tersebut digelar di Mapolres Bangli, Selasa (24/4) kemarin. Sebagaimana yang terungkap dalam apel serah terima jabatan kemarin, AKP I Nyoman Sudiasa kini diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 2 Silaka Subditbingakum Dit
Sutha berharap Pemerintah Desa menganggarkan program kebersihan lingkungan. Dana bisa bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD). Selain itu, kesadaran seluruh komponen masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi faktor utama. (kmb41)
Bali Post/nan
Dua Perwira Polres Dimutasi
SERTIJAB - Suasana sertijab di Polres Bangli, Selasa (24/4) kemarin.
Lantas Polda Bali. Sementara AKP I Gede Sunjaya Wirya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasat Binmas Polres Karangasem. Kapolres AKBP Agus Tri Waluyo dalam amanatnya menyampaikan, pergantian pejabat dalam suatu organisasi khususnya pada institusi Polri merupakan suatu kebutuhan dan harus dilakukan, karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan karier personel di samping upaya penyegaran dan restrukturisasi organisasi Polri. Kepada kedua pejabat lama, dia menyampaikan terima kasih karena telah banyak memberikan konstribusi positif untuk kemajuan Polres Bangli. Sementara bagi pejabat baru, Agus meminta mereka segera menyesuaikan diri, mengingat tugas-tugas ke depan sangat padat dan memerlukan kesiapan fisik serta mental personel seperti kegiatan rutin dan pengamanan Pilgub. (kmb40)
rakyat di Bangli baru bisa memenuhi sebagiannya. ‘’Untuk memenuhi kekurangan benih ikan, selama ini masih harus mendatangkan dari luar seperti Tabanan, Sangeh dan lainnya,’’ ujarnya. Guna menutupi kekurangan benih ikan di Bangli, pihaknya merencanakan melakukan penambahan induk ikan pada 2019 mendatang. ‘’Mudahmudahan tahun 2019 kami bisa lakukan penambahan induk ikan lagi, karena 20 paket itu masih kurang,’’ katanya. Pihaknya juga akan terus mendorong bertambahnya jumlah pendeder di setiap kecamatan. Saat ini jumlah pendeder yang ada di tiga kecamatan mencapai 17 unit dengan rincian, 7 unit di Kecamatan Susut, 3 unit di Kecamatan Bangli dan 7 unit di Kecamatan Tembuku. Di masing-masing kecamatan, pihaknya akan mengupayakan bertambahnya jumlah pendeder hingga 12 unit. ‘’Keberadaan pendeder ini tergantung ketersediaan air dan situasi di Danau Batur. Kalau di danau aktivitasnya lancar, tidak ada semburan belerang dan lain
sebagainya, maka pendeder ini akan tumbuh dengan sendirinya,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan Sukartana, dalam setahun, produksi ikan nila di Bangli selama ini mencapai 4.800 ton. Pembudidayaan ikan nila terpusat di Danau Batur dengan sistem keramba jaring apung (KJA) seluas hampir 8 hektar. Ikan yang diproduksi para pembudidaya tak hanya diserap di pasaran lokal Bali namun juga hingga luar Bali seperti Sidoarjo. ‘’Di Bali hanya Bangli yang memproduksi ikan nila. Walaupun di kabupaten lain ada, tapi tidak sebesar di Bangli,’’ ungkapnya. Dalam meningkatkan produksi ikan nila, mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup ini mengakui ada sejumlah kendala yang dihadapi. Salah satunya, debit air yang semakin mengecil yang menghambat kelompok-kelompok pendeder dalam mengembangkan benih ikan. Tak hanya itu, harga pakan ikan yang cenderung naik juga turut menghambat produksi. (kmb40)
Bali Post/ina
Bangli Masih Datangkan Benih Ikan Nila dari Luar
Bangli (Bali Post) – Kebutuhan benih ikan nila di Kabupaten Bangli cukup besar. Dalam setahun, Bangli membutuhkan 24 juta ekor benih. Sayang, tingginya angka kebutuhan benih ikan tersebut belum mampu dipenuhi Balai Benih Ikan (BBI) dan usaha pembenihan rakyat di Bangli. Pembudidaya ikan di Bangli masih harus mendatangkan benih dari kabupaten lain. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli Wayan Sukartana, Selasa (24/4) kemarin, mengungkapkan untuk memenuhi kebutuhan bibit ikan nila di Bangli, tahun 2017 lalu pihaknya sudah melakukan peremajaan induk ikan sebanyak 20 paket di BBI yang ada di Sidembunut dan Serokadan. Sementara, induk ikan lama yang sudah tidak produktif sudah dilelang. Meski telah melakukan peremajaan induk ikan, namun diakui Sukartana, hal itu belum mampu memenuhi kebutuhan benih ikan di Kabupaten Bangli secara maksimal. BBI dan sejumlah usaha pembenihan
RAKER - Raker Komisi II DPRD Bangli bersama DLH dan Dinas PUTRPKP, Selasa (24/4) kemarin.
Bali Post/ina
Pemkab Harus Bergerak Cepat Atasi Persoalan Danau Batur
Bangli (Bali Post) –
Meluapnya air Danau Batur yang kini merendam puluhan rumah, lahan pertanian dan fasilitas jalan di sejumlah desa di pinggir danau, menjadi masalah serius yang dibahas dalam rapat kerja Komisi II DPRD Bangli bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP), Selasa (24/4) kemarin. Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata bersama Wakil Ketua DPRD Komang Carles, dewan meminta kedua dinas tersebut untuk bersinergi dan menyusun kembali proposal bantuan penanganan Danau Batur baru sesuai dengan kondisi riil saat ini. Tak hanya itu, kedua instansi tersebut diminta berkoordinasi dengan OPD terkait mengenai kemungkinan dimanfaatkannya dana tak terduga untuk penaggulangan dampak meluapnya air Danau Batur. Kepala DLH Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha menjelaskan, untuk menangani masalah Danau Batur, pihaknya sudah sempat mengajukan proposal bantuan ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Di proposal itu, Pemkab memohon pusat untuk membantu penanganan Danau Batur dengan cara pengerukan sedimentasi, pembuatan dam penahan sedimen, tanggul, reboisasi serta pengadaan alat nano buble generator untuk mengolah air danau sehingga layak minum. Total nilai proposal yang diajukan mencapai Rp 402 miliar. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pusat. Dia pun berharap DPRD Bangli ikut membantu mengawal sehingga permohonan yang diajukan Pemkab Bangli segera direalisasikan.
Menanggapi penjelasan Yudi Sutha, Kutha Parwata meminta Dinas PUTRPKP untuk ikut bersinergi bersama DLH dalam mengatasi persoalan Danau Batur mengingat penanganan Danau Batur khususnya soal pengerukan sedimentasi adalah kewenangan Kementerian PU. Kutha Parwata juga meminta OPD tersebut untuk menindaklanjuti kembali proposal yang pernah diajukan. Bahkan bila perlu, DLH dan Dinas PUTRPKP menyusun kembali proposal baru terkait penanganan Danau Batur untuk kemudian segera diajukan ke pusat. Sebab kondisi akibat dampak luapan Danau Batur yang terjadi saat ini lebih parah dibandingkan sebelumnya. Karena persoalan yang terjadi akibat meluapnya Danau Batur tergolong urgent, politisi PDI-P ini juga meminta kedua OPD tersebut un-
tuk melakukan penanganan jangka pendek. DLH dan Dinas PUTRPKP diminta berkoordinasi dengan Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) terkait kemungkinan dimanfaatkannya dana tak terduga untuk menanggulangi dampak yang ditimbulkan luapan Danau Batur, misalnya untuk meninggikan jalan yang kini terendam. ‘’Dana yang dipasang dalam APBD untuk kebencanaan nilainya Rp 1 miliar. Ini belum pernah terpakai. Kita harapkan Dinas PU dan DLH berkoordinasi dengan BKPAD. Bisa tidak dipakai dana itu? Karena ini sangat urgent. Ada puluhan rumah dan jalan terendam. Kita harapkan ada action fisik dari pemerintah kabupaten, di samping usaha kita memohon ke pusat untuk ikut memberikan perhatian,’’ kata Kutha Parwata. Menurut Kutha Parwata,
kalau Pemkab Bangli tidak melakukan action sama sekali dan hanya mengandalkan bantuan pemerintah provinsi dan pusat, maka persoalan di Danau Batur dipastikan tidak akan kunjung teratasi. ‘’Kalau kita saja yang punya wilayah tidak berbuat, bagaimana provinsi dan pusat mau ikut membantu?’’ imbuhnya. Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles menambahkan, persoalan yang kini terjadi akibat meluapnya air Danau Batur masuk dalam kategori bencana nasional. Sebab, tak hanya berdampak terhadap permukiman warga, lahan pertanian dan fasilitas jalan, namun juga mengakibatkan ratusan warga di sekitar danau kehilangan mata pencaharian. Menurut politisi Demokrat ini, untuk menangani persoalan luapan air Danau Batur Pemkab tidak bisa bergerak sendiri dan memerlukan bantuan pemprov dan pusat. Ditambahkannya, lantaran luapan air Danau Batur telah menyebabkan banyak warga kehilangan pekerjaan, pemerintah diharapkannya memberikan bantuan kepada warga. Selain berupa bantuan sembako, bantuan yang diberikan dapat berupa jaring bagi petani yang beralih profesi menjadi nelayan. (kmb40)
19
Rabu Kliwon, 25 April 2018
Pemda Bisa Keluarkan Kebijakan Ojek ”Online’’ Jakarta (Bali Post) Pemerintah mengakui ketidakpastian aturan karena belum adanya undang-undang yang mengatur tentang keberadaan transportasi online, menyebabkan pengemudi seolah tidak berdaya ketika berhadapan dengan perusahaan penyedian aplikasi. Kendati demikian, sebenarnya pemerintah daerah bisa membuat peraturan daerah untuk menunjukkan keberpihakannya kepada warga di wilayahnya yang memiliki aktivitas harian sebagai pengemudi ojek online. ‘’Ada beberapa bupati/wali kota membuat peraturan daerah terkait masalah ojek online, contoh yang saya ketahui di Balikpapan dan beberapa kota lain,’’ kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dalam diskusi bertajuk ‘’Solusi Ojek Online, Revisi UU LLAJ atau Perpres?’’ di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/4) kemarin. Menurut Budi, pijakan hukum yang diambil kepala daerah untuk menyelesaikan masalah ojek online masyarakat di wilayahnya yaitu Pasal 65 ayat 1 UU 23/2004 tentang Pemerintahan Daerah yang menyatakan bahwa kepala daerah mempunyai tugas memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Langkah hukum pemda untuk membantu sebagian warganya itu karena memang sekarang ini UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Jalan Raya belum menjangkau. Misalnya, UU tersebut tidak mengatur pasal yang mengatur bahwa sepeda motor masuk dalam kategori angkutan umum. Kementeriannya sendiri, diakui Budi, belum secara rigit merumuskan peraturan menteri yang mengatur tentang ojek online tersebut. Karena kewenangannya ada pada Kementerian Komunikasi dan Informasi. ‘’Persoalan me-
nyangkut aplikasi ini adalah karena kewenangan penuh ada pada Kementerian Kominfo dan itu pun hanya mendaftar. Jadi bukan izin, sehingga karena hanya mendaftar tidak ada sanksi yang diberikan kepada perusahaan aplikasi apabila terjadi persoalan dengan para pengemudi,’’ katanya. Budi juga mengatakan pihaknya pernah mengeluarkan tiga peraturan menteri (permen) termasuk permen terakhir yaitu Permen 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang mengatur soal taksi online. Ini pun masih menuai perdebatan dan masih bersifat umum. ‘’Rencana kita akan membuat aturan baru khusus untuk ojek online,’’ katanya. Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis mengakui apabila persoalannya pada perlindungan hukum terhadap para pengemudi ojek online maka konstitusi sebenarnya sudah merumuskan berpihaknya kepada rakyatnya. ‘’UUD kita di Pasal 33 jelas, asas perekonomian kita adalah kekeluargaan. Ini yang terjadi teman-teman pengendara ojek ini merasa tidak berdaya semua penetapan semua peraturan itu diatur oleh perusahaan aplikator,’’ katanya. Oleh karena itu, pemerintahan di tiap tingkatan diminta menunjukkan keberpihaknya kepada rakyat yang dipimpinnya. Saat ini semua hal yang berkaitan dengan hubungan kerja dengan aplikator, ditentukan oleh perusahaan aplikasi termasuk dalam penetapan tarif. ‘’Jadi saya rasa semua harus sadar bahwa ada Pasal 33 UUD 1945 yang menjadi dasar dari semua peraturan yang ada di negara ini yaitu ekonomi kerakyatan. Ini prinsip yang mengamanatkan bahwa negara harus hadir dalam persoalan ini,’’ tegas Fary. (kmb4)
WARUNG GLOBAL
Penyalah Guna Dana Desa Harus Dihukum Berat
SECARA teknis, Dana Desa diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49/PMK.07/2016 tentang Tata Cara Pengalokasian, Penyaluran, Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Desa. Dalam PMK dijelaskan, dana desa hanya digunakan untuk program prioritas, meliputi pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Prinsip prioritas penggunaan dana desa berdasarkan bentuk keadilan yang tidak diskriminatif, kebutuhan yang mementingkan sebagian besar masyarakat desa, serta tipologi desa yang berbeda-beda dengan mempertimbangkan kenyataan dan keadaan karakteristik geografis, sosiologis, antropologis, ekonomi, ekologi desa yang khas serta perubahan atau perkembangan masyarakat desa. Walaupun secara teknis diatur secara jelas, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menemukan sekitar 214 kasus penyalahgunaan dana desa yang melibatkan anggaran hingga Rp 46 miliar, dari 2012 hingga 2017. Berbagai kasus ini membuat penyaluran dana desa menjadi tidak sesuai dengan tujuan dan tidak bermanfaat dalam mengubah kondisi desa. Padahal, Dana Desa diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa yang kemudian berimpliksi pada pemerataan pembangunan, sehingga manfaat dari pembangunan nasional dapat dirasakan oleh masyarakat sampai daerah terpencil dan tertinggal. Akan tetapi, penggunaan dari Dana Desa harus diawasi dengan simultan dari pihak organisasi desa, pemerintah kebupaten/kota dan masyarakat. Bagaimana cara masyarakat berperan? Dengan adanya akses untuk melapor itulah masyarakat dapat aktif mengawasi dari penggunaan dana desa itu sendiri. Oleh karena itu, mari bersama-sama kita kawal Dana Desa agar terciptanya pembangunan nasional yang lebih merata, adil, dan berkelanjutan. Jika dana desa digunakan untuk pelesiran, menurut Kawan Global yang bergabung dalam acara Warung Global, Selasa (24/4) kemarin, sangat keterlaluan dan tidak tahu malu. Mestinya mereka diberikan sanksi yang berat karena menyalahgunakan uang rakyat. berikut rangkuman opini Kawan
Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM. Ketut Teken di Denpasar berharap penggunaan dana desa ini ada pertangungjawabannya dengan jelas. Lebih jelas lagi, dana desa tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi. Dana desa diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Menurut Ireng di Bajera, selain pengawasan, penggunaan dana desa ini tentu mendapat pembinaan/ bimbingan dari pihak yang berkompeten. Dana desa harus dipergunakan dengan baik. Untuk itu sangat dibutuhkan koordinasi, kreativitas, dan inovasi. Lilis di Tabanan menyatakan, apabila dana desa dipakai untuk jalan-jalan ini namanya sudah keterlaluan. Kalau untuk perbaiki jalan itu boleh. Sebagai masyarakat salah satu desa di Tabanan, ia sangat merasakan manfaat dan dampak dari dana desa di antara jalan yang dulu rusak, kini sudah membaik. Ia berharap kasus kepala desa yang melakukan penyimpangan dana desa ini dipakai sebagai pembelajaran ke depan, sehingga dana desa dipergunakan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ayu, yang merupakan warga Petang, Badung juga mengungkapkan hal yang sama. Ia mengatakan penyalah guna dana desa, mesti dihukum berat, 15 tahun penjara minimal dan dikenakan denda. Kalau dipenjara 5 tahun, itu terlalu ringan. (sikha)
Kain Tenun Dari Hal. 1
‘’Agar tidak ada lagi tengkulak. Nanti branding-nya juga dibuatkan. Industri kerajinan rakyat juga akan saya berlakukan sama. Kan ada tenun dan lainnya. Ini harus disalurkan, dijual mahal. Harus dibuatkan desainnya. Kita punya ahlinya. Rumah desain untuk industri kerajinan rakyat itu nanti kita buatkan,’’ tegasnya.
Selain itu, Koster juga memaparkan program pendidikan gratis 12 tahun, bedah rumah, pelayanan kesehatan gratis melalui Krama Bali Sehat (KBS), peng-hotmix-an jalan desa dan pemerataan pembangunan antarwilayah di Bali. ‘’Pembangunan antarwilayah di Bali harus dijalankan secara merata berimbang dan merata. Nanti tiang dorong pembangunan di Bali
Tengah, Timur juga Utara biar bisa sejajar dengan di Selatan (Badung dan Denpasar),’’ ungkapnya. Di akhir simakrama semua warga meneriakkan yel-yel salam Satu Jalur, Koster-Ace menang dan Koster Gubernur Bali sebagai bentuk dukungan terhadap paslon yang diusung PDI-P, Hanura, PAN, PKB, PPP dan PKPI tersebut. (kmb)
Rabu, 25 April 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Panca Yadnya (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Ball Hanoman (2) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Lila Cita Sanggar Kerta Jaya (2) 10:05 Wita Lejel Homeshopping 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV
12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Panca Yadnya (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Healthy Life 15:00 Wita Agrobisnis 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Dialog Interaktif Ambarasram 17:00 Wita Folk Song 17:30 Wita Kartun Bagus And Friend 18:00 Wita Puja Trisandya
18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Wita Wirasa Peduli Sesama 21:30 Wita Mahadewi 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Penyalonarang Pura Desa Dalem Budamanis (4) 23:0 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song 23:30 Wita Bali Channel
Bali Post/ant
GELAR AKSI - Ribuan ojek online memadati ruas Jalan Jenderal Gatot Subroto saat aksi di depan gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/4). Dalam aksinya, mereka menyampaikan tuntutannya terkait regulasi ojek daring dan peningkatan insentif yang kini dinilai terlalu kecil yakni sekitar Rp 1.600 per kilometer.
Pilpres 2019
Kampanye Hitam, Musuh Jokowi Jakarta (Bali Post) DPP PDI Perjuangan menyikapi hasil survei yang berbeda-beda terhadap elektabilitas tokoh nasional yang menjadi bakal calon presiden. Namun yang pasti, menurut Ketua DPP PDI-P Andreas Hugo Pareira, elektabilitas bakal capres sebenarnya ditentukan oleh hasil karya dan prestasi kerjanya yang ditunjukkan di masyarakat. ‘’Hasil survei yang dilakukan terhadap elektabilitas tokoh nasional yang menjadi bakal calon presiden sejalan dan signifikan dengan kinerja yang ditunjukkan oleh masing-masing tokoh nasional tersebut,’’ kata Andreas, Selasa (24/4) kemarin. Menurut anggota Komisi I DPR-RI ini, keyakinannya itu juga berlaku bagi Joko Widodo yang sudah diputuskan dalam Rapat Pimpinan Nasional PDI-P di Bali yang memutuskan mencalonkannya sebagai calon presiden dari PDI-P. Dia meyakini, elekabilitas Jokowi yang masih tinggi oleh sejumlah hasil survei dibanding tokoh nasional lain yang akan menjadi bakal capres adalah karena memang kinerja yang dinilai masyarakat. ‘’Karena memang selama ini Presiden Joko Widodo mendominasi karya dan prestasi kerjanya di republik ini,’’ ujarnya. Andreas meyakini bahwa hasil survei yang menunjukkan keunggulan Joko Widodo (Jokowi) tersebut merupakan refleksi dari aspirasi masyarakat. Ke depan, Andreas juga optimistis tingkat elektabilitas Jokowi dalam tiga bulan hingga setahun ke depan akan terus meningkat sampai pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. ‘’Kelihatan apabila situasi berjalan tetap, elektabilitas Jokowi dalam tiga bulan, enam bulan, bahkan setahun
Jadi Peringatan Dari Hal. 1
Untuk menguatkan rupiah agar tidak melemah semakin dalam, lanjutnya, Bank Indonesia diharapkan melakukan intervensi stabilisasi rupiah. Handi juga berpendapat bahwa tekanan terhadap rupiah harus menjadi peringatan bagi pemerintah untuk memperkuat kembali fundamental ekonomi nasional. Di tempat terpisah, Direktur Penelitian Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menyoroti dampak psikologis dari pelaku pasar terhadap tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. ‘’Yang mengkhawatirkan adalah dampak psikologisnya. Pada waktu (menyentuh) Rp 14.000, bagaimana tanggapan dari pasar. Kalau pelaku pasarnya panik, itu yang bahaya,’’ kata Piter dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa kemarin. Piter menilai tekanan eksternal membuat nilai tukar rupiah terdepresiasi pada triwulan I-2018. Ia tidak terlalu mengkhawatirkan apabila posisi nilai tukar
rupiah menyentuh 14.000 per dolar AS selama kondisi tersebut tidak menimbulkan kepanikan pelaku pasar. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengaku telah melakukan intervensi pasar dengan dosis yang cukup besar untuk menjaga stabilisasi rupiah, dan menjamin akan menjaga nilai mata uang ‘’Garuda’’ sesuai fundamentalnya. ‘’Bank Indonesia akan tetap berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah sesuai fundamentalnya,’’ kata Agus Martowardojo dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin (23/4) malam. Agus mengatakan sejak Jumat (21/4) pekan lalu hingga Senin (24/4) tekanan terhadap rupiah terus timbul karena berlanjutnya penguatan dolar AS terhadap mata uang negara-negara di dunia. Penguatan Greenback dipicu meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS, US treasury bills, yang mendekati level psikologis tiga persen dan kembali mengemukanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve lebih dari tiga kali selama 2018. (ant)
ke depan akan meningkat terus melampaui 60 persen. Sehingga relatif aman menuju Pilpres 2019,’’ paparnya. Terkait dengan tokoh oposisi di luar pemerintahan, Andreas menilai tokoh-tokoh tersebut tidak memainkan peran dengan baik, bahkan cenderung menyerang pemerintah secara membabi buta. ‘’Sementara tokoh-tokoh oposisi yang diharapkan muncul dari partai-partai di luar pemerintahan tidak memainkan peran dengan baik, cenderung ‘menyeruduk’ menyerang pemerintah secara membabi buta tanpa argumentasi yang jelas,’’ kata Andreas. Berangkat dari penilaian tidak adanya bakal calon presiden (capres) yang memiliki kinerja lebih baik dari Jokowi, Andreas Pareira yakin bahwa yang menjadi musuh utama Jokowi pada Pemilihan Presiden 2019 bukanlah bakal calon presiden penantang, melainkan isu, rumor dan black campaign. ‘’Lawan Jokowi pada masa-masa mendatang adalah isu, rumor dan slogan-slogan black campaign yang diarahkan pada diri Jokowi,’’ tandasnya. (kmb4)
Lebih Cepat Dari Hal. 1
Kepala Bidang Pembibitan dan Produksi Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali drh. IKG Nata Kusuma, M.MA. mengatakan, penggunaan AGP membuat pertumbuhan ternak lebih cepat. Namun, AGP memberikan dampak negatif pada manusia yang mengonsumsinya. Di antaranya, menyebabkan efek hipersensitif, karsinogenik, mutagenic dan teratogenik pada hewan atau manusia. ‘’Karsinogen adalah zat-zat yang menyebabkan penyakit kanker, sehingga sangat berbahaya bagi manusia,’’ ungkapnya. Penggunaan ini tidak memberi dampak negatif bagi manusia, apabila pemberian AGP dihentikan dua minggu sebelum dipotong, sehingga tidak ada residu pada hewan. ‘’Namun yang terjadi di lapangan, peternak kurang disiplin dan terus memberikan antibiotik tersebut mendekati proses pemotongan. Tentu hal ini berisiko. Residu pada daging yang akan dikonsumsi manusia, sehingga
penggunaan antibiotik tersebut dilarang,’’ jelasnya. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana drh. Ketut Anom Dada sebelumnya mengatakan, banyak makanan ternak terindikasi mengandung bahan berbahaya seperti antibiotik dan hormon pertumbuhan. Kedua bahan tersebut sama berbahayanya jika ternak itu nantinya dikonsumsi manusia. Penggunaan antibiotik sejatinya untuk menyembuhkan penyakit, tentunya dengan dosis tertentu. Namun antibiotik juga digunakan untuk pertumbuhan hewan. Memang, pertumbuhan ternak menjadi bagus. Tetapi kualitas dagingnya tidak baik, karena ada residu antibiotik yang akan masuk ke tubuh manusia. Sehingga tubuh manusia itu juga akan resisten terhadap antibiotik. Jika tidak diberikan antibiotik, ayam ras yang berusia dua bulan atau 40 hari mungkin beratnya mencapai 1,5 kg. Tetapi dengan pemberian antibiotik pada pakan, beratnya bisa mencapai 1,8 - 2 kg. (kmb42)
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Rabu Kliwon, 25 April 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Rai Mantra: Tak Seharusnya Buleleng Tertinggal Informa akan Buka Gerai Kedua
CALON Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, menggelar kampanye di Banjar Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Selasa (24/4) kemarin. Sebelumnya, Cagub yang berpasangan dengan Cawagub I Ketut Sudikerta itu melakukan blusukan ke Pasar Anyar dan Kampung Bugis. Hadir pada kampanye di Banjar Celuk Buluh antara lain Panglingsir Puri Satria Denpasar A.A. Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat, mantan Bupati Buleleng Putu Bagiada, mantan Sekda Kabupaten Buleleng Made Westra, Wakil Ketua Koalisi Rakyat Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Bali Komang Nova Sewi Putra, serta pimpinan partai politik di Kabupaten Buleleng yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bali (KRB). Di hadapan ratusan warga yang hadir, Rai Mantra mengatakan dirinya sudah berkeliling di daerah Buleleng selama masa kampanye Pilgub Bali 2018. Ia mengaku bangga, karena Buleleng
ternyata memiliki potensi alam yang luar biasa. Bahkan jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Bali, Buleleng disebutnya memiliki potensi wisata yang luar biasa. Bukan itu saja, Rai Mantra menyebut Buleleng juga memiliki sejarah panjang. Buleleng adalah salah satu kota perjuangan. Sebab, ada banyak pejuang yang lahir dan bertempur melawan penjajah di daerah ini. Bahkan, Singaraja juga pada awalnya ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Bali, sebelum dipindahkan ke Denpasar. Sayangnya, demikian Rai Mantra, sejarah panjang hingga kekayaan Buleleng ini, justru belum digarap serius. Padahal jika seluruh potensi ini digenjot, Buleleng sudah berkembang pesat dibandingkan daerah lainnya di Bali. ‘’Tidak seharusnya Buleleng ini tertinggal. Buleleng ini potensinya luar biasa. Di sini ada peninggalan sejarah, tetapi belum dimaksimalkan. Ada potensi pariwisata, tetapi belum digarap. Ada potensi ekonomi kreatif, tetapi belum disentuh. Ada pasar tradisional, tetapi belum dioptimalkan,’’
ujar Rai Mantra. Karena itu, jika dipercaya memimpin Bali lima tahun ke depan, Rai Mantra berjanji akan memberikan sentuhan bagi seluruh potensi yang ada di Buleleng. ‘’Kalau dibilang kekurangan uang untuk membangun, saya katakan, uang bukan segala-galanya. Kita perlu uang, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana niat dan konsep yang ditawarkan oleh pemimpin. Denpasar juga bukan daerah kaya, tetapi dengan niat dan konsep yang baik, kami mampu membawa Denpasar seperti saat ini,’’ ucapnya. Karena itu, dengan program-program yang dikemas dalam Nawacandra, Rai Mantra menawarkan kepada masyarakat Buleleng masa depan yang lebih baik. Di antaranya, jika dipercaya memimpin Bali lima tahun ke depan, Rai Mantra akan menggenjot ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif. Salah satu caranya adalah dengan mempermudah izin bagi UKM di pedesaan. ‘’Izin sampai di kecamatan saja. Kami sudah lakukan itu di Kota Denpasar. Selama
BLUSUKAN - Cagub Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, blusukan ke Pasar Anyar, Buleleng, Selasa (24/4) kemarin. dua tahun terakhir, sudah ada 275 UKM yang berkembang di Kota Denpasar. Ini terjadi karena kami permudah izin usahanya, dan kita buat secara online. Kita juga bekerja sama dengan BPD untuk permodalan. Jadi mereka yang sudah memiliki izin, bisa meminjam modal hingga Rp 500 juta,’’ beber Rai Mantra. Wakil Ketua Koalisi Rakyat Bali (KRB) Ida Bagus Oka Gunastawa saat orasi politik
mengatakan sejumlah tokoh PDI Perjuangan, seperti A.A. Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat (Penasihat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali) dan Putu Bagiada (mantan Bupati Buleleng) telah menegaskan komitmennya untuk mendukung dan memenangkan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) pada Pilgub Bali 2018. Sekalipun MantraKerta diusung oleh Koalisi Rakyat Bali. (kmb)
tak bisa dikonfirmasi pada saat ini. Polisi tentu saja sedang melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan apakah yang terjadi dan mengapa itu terjadi, apa motif di baliknya,” katanya. Tujuh orang segera dibawa ke pusat trauma Sunnybrook Health Services Centre, kata rumah sakit itu di akun Twitter. Ditambahkannya, departemen gawat darurat telah ditutup sebagai langkah pencegahan tambahan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar 29 kilometer dari pusat kota, tempat menteri luar negeri dari negara G7 sedang
bertemu guna membahas masalah dunia. Setelah tragedi itu, Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan di Ottawa, “Kami baru saja mendengar mengenai situasi di Toronto tersebut. Doa kami bersama semua orang yang terpengaruh.” (ant)
Mobil Van Seruduk Pejalan Kaki di Toronto Kanada, 10 Tewas
Denpasar (Bali Post) Informa yang merupakan salah satu perusahaan di bawah bendera Kawan Lama Retail akan membuka gerai keduanya di Bali. Gerai yang dibuka di Jalan Sunset Road itu merupakan upaya mendekatkan diri pada konsumen yang ada di Badung. Menurut Public Relations Kawan Lama Retail Reza Rinaldi Mardja didampingi Promotion & Advertising Manager Kawan Lama Retail Bertha Hapsari dan Duty Manager Informa Sunset Road I Gusti Lanang Budi Dharma saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Selasa (24/4) kemarin, selama ini gerai Informa pertama yang ada di Jalan Gatot Subroto lebih banyak dikunjungi konsumen yang berasal dari Denpasar dan sekitarnya. Sementara untuk konsumen Badung yang juga merupakan pasar potensial untuk produk furniture dan aksesoris yang dihadirkan Informa belum dijangkau secara maksimal. Untuk itu, Informa akan membuka gerai kedua di wilayah Kuta yang merupakan kawasan properti dan perhotelan. Ditambahkan Bertha, konsep yang dihadirkan di gerai keduanya yang berlokasi di Jl. Sunset Road ini berbeda dengan konsep yang dihadirkan pada gerai Informa di Jl. Gatot Subroto. Menurutnya, keha-
diran konsep baru ini sesuai dengan permintaan konsumen Informa. Ada lima display yang dihadirkan dalam gerai kedua Informa di Bali. Kelimanya merupakan konsep yang sedang tren. Lima desain tersebut adalah Vintage (industrial), Modern Classic, Scandinavian, European Contemporary, dan Casual Contemporary. “Ini merupakan favorit customer. Jadi kami mencoba menghadirkannya di gerai kedua ini,” ujar Bertha. Ia mengatakan konsep yang menggabungkan semua furniture dan aksesoris dengan menggunakan tema tertentu ini dilakukan agar konsumen bisa langsung memilih gaya yang diinginkan. “Kalau di toko kita yang pertama, display-nya terpisah-pisah, jadi tempat tidur ada di section tertentu kemudian sofa ada di bagian lainnya. Sedangkan di gerai ini kami mencoba menghadirkan konsep yang merupakan pilihan pelanggan,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa selain membuka gerai baru di Bali, Informa juga melakukan kegiatan CSR berupa sumbangan furniture ke perpustakaan salah satu sekolah dasar di Badung. Selain itu juga disumbangkan buku-buku yang merupakan donasi dari konsumen dan karyawan Informa. (kmb18)
Pelaku Sempat Todong Polisi Toronto (Bali Post) –
Peristiwa kerumunan massa yang ditabrak secara sengaja oleh pengendara kendaraan terus terjadi. Kali ini peristiwa yang sering dikaitkan dengan aksi terorisme itu terjadi di Toronto Kanada. Sepuluh orang tewas dan 16 orang lagi cedera setelah satu van menabrak pejalan kaki di pinggir utara Toronto pada Senin (23/4). Pelaku yang bernama Alex Minassian itu langsung menodongkan sesuatu ketika keluar dari van putih. “Bunuh saya. Saya punya senjata di saku saya,” teriak Minassian kepada polisi yang sudah berada di depannya sambil terus mengacungkan benda tersebut. Polisi kemudian memerintahkannya untuk menurunkan benda itu.
Polisi menutup beberapa blok di kota tersebut dan Toronto Transit Commission (TTV) telah mengeluarkan peringatan siaga, dan mengatakan tak ada layanan kereta bawah tanah antara Stasiun Sheppard dan Finch karena penyelidikan Polisi Toronto di Stasiun Sheppard. Polisi belum mengidentifikasi pengemudi van itu, dan
Gde Kurniawan
mengatakan belum jelas apakah peristiwa tersebut adalah kecelakaan atau pengemudinya memiliki motif. Menteri Keselamatan Masyarakat Kanada Ralph Goodale mengatakan dalam satu taklimat bahwa polisi Toronto sedang melakukan penyelidikan. “Penyelidikan berada pada satu tahap, yaitu keterangan
Kiki Melanie Wijaya
Jadi Pengusaha, ”Penyelamat Jiwaku” untuk Album Baru Tak Bisa ”Lalah Prejani” Musisi serba bisa asal Singaraja, Gde Kurniawan, kembali meluncurkan single terbarunya yang berjudul “Penyelamat Jiwaku” melalui platform video Youtube. Single yang berdurasi 3 menit 41 detik itu akan menjadi bagian dari album solo perdananya nanti. Dirinya akan menargetkan peluncuran albumnya di tahun 2018 ini. “Target tahun ini untuk album solo dengan 9 lagu, 6 diantaranya sudah rampung,” ucap Gde Kurniawan beberapa waktu lalu. Pria pemilik Demores Rumah Musik ini, mengatakan bahwa single terbarunya ini digarap secara live, baik dari sisi audio maupun videonya. Sehingga hasil yang didapat pun sangat natural. “Saat ini trennya memang live dan semua lagu saya digarap secara live,” imbuhnya. Single yang diciptakan oleh Gde Kurniawan itu masih berkisah seputar percintaan. Dimana seorang lelaki yang menemukan pujaan hatinya yang mampu mengubah jalan hidupnya menuju ke kebahagiaan. “Simple saja sih liriknya dan ini pasti banyak yang mengalaminya,” ujarnya. Gde Kurniawan yang juga gitaris dari band Ake Buleleng ini mengaku saat ini tengah sibuk promo dan persiapan album solonya. “Dalam single ini (Penyelamat Jiwaku-red) saya juga dibantu oleh dua rekan saya untuk mengisi drums, Agus Putra Wijaya dan gitar bass, Angga Ari Pradana,”pungkasnya. (win)
SATU lagi wanita tangguh asal Bali. Namanya Kiki Melanie Wijaya, SST.Par. Wanita asal Tegehsari, Tonja ini telah melakoni berbagai usaha hingga akhirnya memiliki usaha kuliner sukses saat ini. Pemilik Warung “Lais” ini memang sejak menamatkan kuliah di STP Bali telah memilih menjadi pengusaha. Hanya saja saat itu usaha yang dilakoni beragam, yang penting dagangannya laku. Ia pernah berjualan rujak dan tipat cantok di depan rumahnya. Kiki juga pernah membuka usaha mebel. Di usaha inilah ia pernah mandek lantaran dalam sebulan tidak ada penjualan. Alhasil untuk membayar cicilan ke bank ia tak sanggup. Kontrakan toko mebel tinggal sebentar lagi, wanita 38 tahun ini berpikir keras cara membayar cicilan dan memperpanjang kontrak tokonya. Sementara modal yang dimiliki sangat tipis. Ia memutuskan usaha kecil-kecilan dengan berjualan ayam dan kerang dengan gerobak. Ketrampilan memasak ia pelajari dari ibunya. Sebelumnya ia tidak bisa memasak. Peralatan yang digunakan untuk berjualan seadanya. Tak sangka masakannya disukai banyak orang. Hingga pemasukannya pun cukup lumayan. Usaha emperan ini benar-benar ia mulai dari nol. Bahkan dipasang tenda pun tidak. Ketika hujan, bubarlah para konsumennya. Melihat respons masyarakat yang bagus, ia memberanikan diri membuka warung ikan bakar yang lebih representative. Di bangunan berkonsep rumahan serta berciri khas kayu ini, masakannya disajikan. Tidak lagi emperan, tidak lagi kehujanan. Harganya ia sesuaikan dengan kantong seluruh lapisan masyarakat. Menu andalannya tetap kerang dan ikan. Warung
yang terletak di Jalan Nangka Selatan itu, ia beri nama Warung “Lais”. Sesuai namanya, lais (laris) begitulah gambaran kondisi terkini usaha yang digeluti. Setiap hari orang silih berganti makan di warungnya termasuk pembeli dari platform online. Katering dari instansi dan institusi, bazaar sekaa teruna, hingga orderan untuk arisan biasa ia terima setiap harinya. Masakan yang menyajikan cita rasa khas Bali itu tidak akan ia ubah. Ia komitmen memajukan kuliner Bali. “Karena kuliner barat saja bisa mendunia, kenapa kuliner lokal yang jauh lebih sehat dan enak tidak bisa,” pungkas wanita tamatan STP Bali ini. Sambal sera, sambal kecicang, sambal tomat selalu ada mendampingi setiap masakannya. Sambal inilah yang membedakan seafoodnya dengan warung lainnya. Sehingga meski banyak usaha sejenis, menurutnya suatu kekhasan menjadi hal yang diingat konsumen. Sempat ia menjadi driver ojek online. Semata-mata untuk mencari pasar baru untuk warungnya sekaligus survei minat konsumen terhadap suatu kuliner. Dari sana ia banyak belajar dan berbenah diri memajukan warungnya. Menjadi pengusaha menurutnya haruslah tahan banting. Harus berani mulai dari nol dan pasti menemukan kegagalan. “Jadi pengusaha tidak harus lalah prejani, baru usaha langsung sukses. Engga begitu,” tandasnya. (kmb42)
Bali Post/kmb
BERKUNJUNG - Manajemen Informa (Kawan Lama Retail) berkunjung ke Bali Post, Selasa (24/4) kemarin.