Skip to main content

Edisi 14 Juli 2016 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis kliwon, 14 Juli 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Presiden Tugaskan Tito Berantas Mafia Hukum Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo memberikan dua tugas untuk difokuskan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Tito Karnavian yang dilantik di Istana Negara, Rabu (13/7) siang. ‘’Dalam menghadapi tantangan yang semakin berat ke depan, saya minta saudara fokus pada dua hal. Pertama, menjaga persatuan, kekompakan, soliditas internal Polri, karena dengan kekompakan, persatuan, Polri akan memiliki fondasi yang kokoh dan kuat dalam menjalankan tugas yang diberikan negara,’’ kata Presiden Jokowi setelah melantik Tito Karnavian. Hal kedua, Tito harus fokus melakukan reformasi Polri secara menyeluruh dan konsisten. Presiden menekankan kedua hal itu sebagaimana yang pernah disampaikannya saat Hari Bhayangkara ke-70 pada 1 Juli 2016 bahwa reformasi Polri adalah kunci menghadapi masalah ke masa depan. ‘’Reformasi harus menyeluruh dari hulu sampai hilir. Mulai dari sistem rekrutmen sampai dengan pelayanan Polri pada masyarakat. Mulai dari perubahan mental sampai dengan perubahan perilaku setiap anggota Polri,’’ tuturnya. Presiden Jokowi ingin reformasi Polri betul-betul konkret dan terlihat nyata dalam wajah pelayanan, serta perlindungan Polri kepada rakyat. Selain itu, Presiden juga ingin adanya perbaikan dalam kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat yang lebih

20 HALAMAN

NOMOR 316 TAHUN KE 68

Fokus Tangani Teroris

Tito Targetkan Tangkap Santoso

mudah, lebih sederhana, tidak berbelit-belit, bebas pungutan liar (pungli) dan memiliki prosedur yang jelas. ‘’Berantas dengan tegas praktikpraktik mafia hukum, perkuat profesionalisme dalam penegakan hukum, sehingga dapat menjalin kepastian hukum, dan memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat,’’ kata Presiden. Presiden Jokowi meminta Tito agar mendorong Polri untuk memberikan pengayoman dan perlindungan yang setara pada semua warga yang beragam. Polri harus mampu menjadi perekat kebinekaan, menjaga toleransi, serta memperkuat persatuan Indonesia. ‘’Bersama dengan itu, Polri juga harus mampu bersinergi dengan institusi pemerintah yang lain untuk mengajak masyarakat tetap waspada pada ancaman bahaya terorisme dan narkoba,’’ kata Presiden. Presiden juga meminta agar Tito mengarahkan Polri mengambil berbagai langkah penangkalan, pencegahan, dan deteksi dini terhadap setiap potensi di lapangan yang ada, terutama ancaman terorisme. Selain mengucapkan selamat atas pelantikan Tito menjadi Kapolri, Presiden Jokowi menyebut bahwa lulusan terbaik Akademi Kepolisian pada 1987 itu telah diberi amanah, kepercayaan sekaligus tanggung jawab oleh negara untuk memastikan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat agar berjalan secara baik. Hal. 19 Secara Prima

Jakarta (Bali Post) – Kapolri Tito Karnavian menyatakan akan fokus menangani kejahatan yang berimplikasi kontigensi, termasuk di dalamnya terorisme dan konflik intoleransi. ‘’Kejahatan yang berimplikasi kontigensi akan jadi fokus utama saya seperti terorisme, konflik intoleransi, dan konflik massal,’’ kata Tito Karnavian di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/7) kemarin. Ia mencontohkan dirinya tetap berkomitmen untuk melakukan perburuan terhadap Santoso. ‘’Jelas, itu tetap jadi target utama kita. Perburuan ini tidak gagal karena dulu mereka melakukan inisiatif melakukan penyerangan. Sekarang ini kan sejak adanya Operasi Camar, Tinombala, pengerahan pasukan, tidak ada lagi serangan ke masyarakat, yang ada sekarang mereka tertekan,’’ katanya. Menurutnya, berdasarkan data yang ada awalnya ada 47 orang dalam kelompok teroris berkat operasi yang dilakukan saat ini tersisa 21 orang. Hal itu menunjukkan bahwa operasi berjalan efektif. ‘’Kalau masalah penangkapan Santoso, ini masalah medan, its a matter of time saya kira. Kita akan tetap tingkatkan operasi ini, sampai selesai, baik yang bersangkutan tertangkap hidup atau mati,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

KAPOLRI - Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian saat acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/7) kemarin. Jenderal Tito Karnavian menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang memasuki masa pensiun.

Pasubayan Tolak Reklamasi Datangi Istana

Rizal Ramli

Menteri Berwenang Batalkan Reklamasi Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengemukakan, menteri memiliki kewenangan terkait dengan kebijakan untuk membatalkan reklamasi yang dinilai melanggar ketentuan. ‘’Masing-masing menteri memiliki kewenangan yang dilindungi UU, misalnya untuk daerah pelabuhan itu kewenangan Menteri Perhubungan, wilayah laut itu kewenangan Menteri Kelautan dan Perikanan, lingkungan hidup itu kewenangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,’’ katanya di Jakarta, Rabu (13/7) kemarin. Menko Maritim mengemukakan hal tersebut menyusul surat Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait keputusan Menko Maritim yang membatalkan reklamasi Pulau G di kawasan pantai Jakarta Utara. Pemerintah melalui Menko Maritim secara resmi membatalkan proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta lantaran dinilai melakukan pelanggaran berat karena membahayakan lingkungan hidup, lalu lintas laut dan proyek vital. Pengembang Pulau G, yang merupakan anak perusahaan Agung Podomoro Land, PT Muara Wisesa Samudera, dinilai melakukan pelanggaran berat karena membangun di atas jaringan kabel listrik milik PT PLN (Persero). Pulau G itu juga dinilai mengganggu lalu lintas kapal nelayan yang seharusnya secara mudah dapat berlabuh di Muara Angke. Rizal menyebut, berdasarkan analisis Komite Gabungan, reklamasi Pulau G juga dibangun sembarangan secara teknis karena dampaknya yang merusak lingkungan hingga membunuh biota. (ant)

Teten Akui Jokowi Tahu Tuntutan Masyarakat Bali Jakarta (Bali Post) Untuk kesekian kalinya, sejumlah elemen masyarakat Bali antara lain para bendesa adat, tokoh masyarakat, Forum Bali Tolak Reklamasi (ForBALI) dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mendatangi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Istana Presiden di Jakarta. Rombongan terdiri atas 12 perwakilan. Mereka mewakili desa adat dan tokoh Bali. Di antaranya Koordinator Pasubayan Desa/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Wayan Suarsa, Bendesa Adat Kelan, Bendesa Adat Serangan, Bendesa Adat Sanur, Ketua Dewan Daerah Walhi Bali Wayan ‘’Gendo’’ Suardana, Divisi Kampanye dan Perluasan Jaringan Walhi Nasional Khalisa Khalid, Direktur Eksekutif Walhi Bali Suriadi Darmoko.

Di Istana Presiden, Rabu (13/7) kemarin, rombongan diterima Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki. Kepada Teten Masduki, mereka meminta agar KSP dapat menginformasikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar memperhatikan keinginan masyarakat Bali yang menginginkan agar mencabut Perpres No.51/2014 yang menjadi dasar hukum rencana reklamasi. ‘’Jawaban Pak Teten, bahwa Presiden sedang memikirkan langkah terbaik bagi masyarakat Bali,’’ kata Khalisa Khalid yang ikut dalam pertemuan itu.

Menurut Khalisa, KSP menyatakan Presiden Jokowi terus mengupayakan langkah terbaik bagi masyarakat, termasuk upaya perlindungan dan kelestarian terhadap lingkungan yang selama ini menjadi concern masyarakat Bali. ‘’Pak Teten juga bilang kasus ini sudah menjadi perhatian Presiden. Dia juga menyatakan Presiden sudah mendapat info tentang adanya aksiaksi penolakan dari masyarakat luas dan dari bendesa adat,’’ kata Khalisa. Kepada KSP, rombongan juga menyampaikan tentang adanya

penolakan reklamasi yang semakin masif di masyarakat, sehingga apabila tidak mendapat perhatian serius dapat berpotensi menjadi pemicu konflik di masyarakat. ‘’Kami sampaikan bahwa waktu ke KSP dulu, hanya 14 desa adat yang menyatakan penolakan. Sekarang jumlahnya sudah bertambah menjadi 38 desa adat. Artinya, suara penolakan perkembangannya makin meluas, sehingga kami meminta agar Presiden dapat mengambil keputusan terbaik,’’ tandasnya. Hal. 19 Izin Lokasi

Bali Post/ade

MASYARAKAT BALI - Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Brahmantyo Satyamurti Poerwadi (tiga dari kiri) bersama perwakilan elemen masyarakat Bali usai dialog tertutup terkait reklamasi Teluk Benoa, di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (13/7) kemarin.

Bali Harus Upayakan Kemandirian Energi MASYARAKAT memiliki empat kebutuhan dasar, yakni tanah, air, energi (bahan bakar minyak dan listrik), serta transportasi. Listrik merupakan salah satu komoditi strategis saat ini. Namun pengadaannya masih dimonopoli pemerintah. Padahal bila masyarakat khususnya di pedesaan ikut dilibatkan, maka listrik akan mampu mengangkat ekonomi kelas menengah di pedesaan. Demikian disampaikan Ketua Paguyuban Merah Putih Bali Irjen Pol. (Purn) Drs. IGM Putera Astaman dalam diskusi publik ‘’EKRA & Gerakan Bali 1.000 PLTS Bumdes’’, Rabu (13/7) kemarin. Diskusi juga diikuti Kadin Bali, PLN Distribusi Bali, AKLI Bali, Pemkab Buleleng, Pemkab Karangasem, serta BPMPD Bangli. ‘’Di desa-desa itu, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) perlu membuat usaha kelas menengah yang modal kerjanya antara Rp 5 - 50 miliar. Jadi bukan se-

mata usaha mikro kecil. Usahanya bisa apa saja, tetapi sekarang kita fokus pada listrik yang menjadi kewajiban pemerintah. Saat ini harus tersedia daya listrik terbarukan,’’ ujar Astaman. Menurutnya, daya listrik jangan hanya dihasilkan dari energi fosil seperti batu bara atau minyak bumi. Tetapi harus mulai menggunakan energi nonfosil, diusahakan sekitar 23 persen dari seluruh daya listrik yang ada sekarang. Bali sebetulnya bisa menghasilkan 200 sampai 300 megawatt (mW) dari nonfosil, terutama tenaga surya atau matahari. ‘’Oke deh bahwa ada tenaga angin, tenaga air itu manfaatkan. Tetapi secara keseluruhan tenaga surya ini yang paling ada di mana-mana, ada di semua tempat dan ini seperempat megawatt itu bernilai Rp 6 miliar untuk di desa,’’ jelas Astaman. Dikatakan, kalau saja bisa terbangun 1.000 Pembangkit Listrik Tenaga

Surya (PLTS) di Bali, nilai investasinya sudah mencapai Rp 6 triliun. Dalam hal ini, PLTS menjadi salah satu unit usaha yang dimiliki Bumdes. Setelah itu setiap bulannya akan beredar uang hingga Rp 100 miliar di desa. Ini tentu akan membuat desa menggeliat dan akan terbentuk kelas menengah di desa-desa selain di kota. Di sisi lain, Bali juga akan mampu mengorganisir clean energy ini melalui bisnis pedesaan. ‘’Kuncinya adalah PLN (yang dirancang) akan membeli listrik dari pedesaan itu seharga 25 sen dolar, atau sekitar Rp 3.000 per kWh. Ini bukannya mimpi atau bukannya tidak ada dasarnya karena PLN sekarang ini juga sudah melakukan transaksi-transaksi dengan beberapa perusahaan, menjual dan membeli daya listrik itu seharga 25 sen dolar/kWh. Hal. 19 Harus Dikurangi

Bali Post/edi

ENERGI - Diskusi kemandirian energi di Bali, Rabu (13/7) kemarin. Diskusi menghadirkan Ketua Umum Kadin Bali, AKLI Bali, Pemkab Karangasem, Bangli dan Buleleng. Diskusi diprakarsai Paguyuban Merah Putih Bali.


DENPASAR

2

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Beredar, Ekstasi Mirip Permen Denpasar (Bali Post) Wanita asal Gianyar berinisial EJ (28) ditangkap anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, Minggu (10/7) lalu. Saat ditangkap di Jalan Teuku Umar, Denpasar, EJ kedapatan membawa tiga butir ekstasi mirip permen yang bentuknya lonjong. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo saat dimintai konfirmasi Rabu (13/7) kemarin, membenarkan adanya pengungkapan kasus itu. “Ini ekstasi model baru di Bali. Besok (hari ini -red) saya rilis kasus itu,” tegasnya. Menurut sumber, EJ yang tinggal di wilayah Blahbatuh, Gianyar ini, hendak dugem. Kabar itu sampai juga ke telinga petugas dan informasinya dia pemakai narkoba. Pukul 02.00 wita, tersangka melintas di TKP tepatnya di depan diler motor di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Polisi langsung menangkapnya dan hasil penggeledahan di tas tersangka diamankan tiga butir ekstasi yang disembunyikan di bungkus rokok. Di tempat berbeda, petugas menangkap tersangka EN (41) yang tinggal di Jalan Griya Anyar Gang Delima Putih, Denpasar Selatan. Tersangka ditangkap pukul 00.30 wita di Jalan Sunset Road, depan Circle-K Kuta. Petugas mengamankan barang bukti sabu-sabu (SS) seberat 1,38 gram. Sementara seorang sopir, DS (38), dibekuk di gudang pipa di Jalan Griya Anyar, Denpasar Selatan. Tersangka asal Mendoyo, Jembrana ini ditangkap pukul 01.30 wita karena memiliki satu paket SS seberat 0,18 gram. “Kasus ini sudah kami proses dan dalam pengembangan. Kami tetap berkomitmen perang pada narkoba,” tegas Ganefo. (kmb36)

Kasus ’’Dana Punia’’ IHDN

Jaksa Minta Titib Dihukum Dua Tahun

Denpasar (Bali Post) Sempat tertunda, sidang kasus dugaan korupsi dana punia mahasiswa baru di Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Rabu (13/7) kemarin, akhirnya dilanjutkan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gede Arthana dan Hari Soetopo membacakan jawaban atas replik yang diajukan tim kuasa hukum Prof. Titib. Dalam sidang yang dipimpin Dewa Suardhita itu, jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali itu pada pokoknya menyatakan tetap pada tuntutan awal. Yakni, menuntut supaya terdakwa Prof. Titib dihukum selama dua tahun penjara. Alasannya, Prof. Titib telah melakukan beberapa perbuatan yang dipandang sebagai perbuatan berlanjut yang dilakukan secara bersama-sama dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahugunakan wewenang, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukannya yang dapat merugikan negara. Dan saat itu, terdakwa menjabat sebagai Rektor IHDN Denpasar. Sehingga, tim penuntut berpendapat bahwa terdakwa Prof. Dr. I Made Titib terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. “Kami mohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan sesuai tuntutan pidana yang telah kami bacakan sebelumnya yakni dua tahun penjara,” ucap JPU. Sementara terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan, tetap pada pembelaan sebelumnya. Yakni, membebaskan terdakwa dari segala tuntutan jaksa karena terdakwa tidak ada menikmati kerugian keuangan negara. Majelis hakim akan menyimpulkan atau membacakan putusan pada sidang selanjutnya. Hakim akan memutuskan perkara ini dua minggu lagi. (kmb37)

DENPASAR

& SEKITARNYA

TAMAN KOTA - Beberapa warga Kota Denpasar beristirahat di sekitar kandang burung di Taman Kota Lumintang, Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar melengkapi taman kota tersebut dengan berbagai sarana seperti taman bermain anak-anak dan kolam yang dilengkapi air mancur meBali Post/eka

nari.

Selama Tiga Hari

Terdata 3.164 Duktang Masuk Terminal Ubung Denpasar (Bali Post) –

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar bersama tim gabungan mengadakan penertiban penduduk pendatang (duktang) selama tiga hari di Terminal Ubung. Tim gabungan terdiri dari unsur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Satpol PP Kota Denpasar, Kepolisian, Kodim, DLLAJ, Kecamatan Denpasar Utara, dan Kelurahan Ubung. Rabu (13/7) kemarin, kegiatan pendataan duktang ini kembali dilakukan untuk memantau dan mengantisipasi membeludaknya duktang menuju Denpasar yang tidak melengkapi dirinya dengan kartu indetitas diri. Dari tiga hari pendataan yang dimulai tanggal 11 Juli lalu sampai kemarin, terdata secara keseluruhan 3.164 orang duktang tercatat datang ke Denpasar melalui Terminal Ubung. Hal itu disampaikan Kabid Mobilitas

Disdukcapil Kota Denpasar Drs. I Made Rapog saat ditemui di sela-sela penertiban. Dia menyebutkan, pada hari ketiga, Rabu kemarin, hasil penertiban yang dilaksanakan mulai pukul 05.30 wita sampai 10.00 wita, kend-

araan bus yang masuk 40 unit dengan jumlah penumpang 1.182 orang. Dari jumlah itu, penduduk yang membawa identitas/KTP (Kartu Tanda Penduduk) Luar Bali 612 orang serta tanpa identitas tidak ada.

Cari Narkoba, Polisi Bongkar ”Septic Tank” Denpasar (Bali Post) Tim Dit. Resnarkoba Polda Bali, Selasa (12/7), menggerebek kos-kosan elite di Jalan Tukad Citarum F1 nomor 32, Denpasar Selatan. Kamar yang disasar nomor 3 karena ditempati residivis kasus narkoba berinisial Km bersama pacarnya, Ec. Pasalnya, polisi mendapat informasi jika Km menerima kiriman paket sabusabu (SS) 70 gram. Akan tetapi, saat digeledah, tidak ada barang bukti di kamar itu dan diduga telah dibuang ke kloset. Selanjutnya, pada Rabu (13/7) kemarin, polisi membongkar septic tank kos-kosan itu, tapi hasilnya nihil. Menurut warga yang tinggal dekat TKP, penggerebekan tersebut dilakukan pukul 20.00 wita. Namun, polisi mendapat perlawanan, karena teman Km yakni Ng dan Kd, yang kebetulan ada di sana langsung menutup pintu. Akibatnya, polisi sempat terlibat saling dorong pintu kamar tersebut. Karena tidak bisa masuk, petugas lalu memecahkan kaca jendela menggunakan helm. Upaya tersebut tidak berjalan mulus, lantaran ada terali besi. Justru salah satu petugas luka akibat kena pecahan kaca tersebut. Sedangkan Ac berteriak, “Buang, buang.” Diduga Km langsung masuk kamar mandi untuk membuang SS ke kloset. “Teriakan buang buang itu kedengaran sampai di warung depan kos-kosan itu. Kemungkinan narkoba disuruh buang,” kata warga tersebut. Sementara Ng dan Kd, mengaku tukang bangunan yang menagih uang pengerjaan warung

Bali Post/rah

DIGEREBEK - Kamar inilah yang ditempati Km bersama pacarnya. Polisi menggerebek kamar itu, bahkan memecahkan kaca jendelanya. milik Km di Tampaksiring, Gianyar. Sebelum digerebek, beberapa hari terakhir, petugas sering dilihat warga melintas di depan TKP. “Km baru beberapa hari keluar dari Rutan Bangli karena sedang menjalani pembebasan bersyarat. Suratnya masih ada,” tegas Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombes Franky H. Parapat. Akhirnya, petugas berhasil masuk ke kamar tersebut dan mengamankan empat orang itu. Polisi sempat menggeledah kamar, tapi tidak ditemukan barang bukti, hanya ditemukan pecahan bong. Polisi curiga barang bukti dibuang ke kloset dan setelah disiram masuk ke septic tank. “Septic tank sudah dibongkar tadi sore (kemarin -red), tapi tidak

ditemukan barang bukti. Anggota kami hanya mendapat pecahan alat isap atau bong di kamar dan diakui mereka sempat nyabu sehari sebelum penggerebekan,” ujarnya. Menurut Franky, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan darah oleh tim Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar dan pemeriksaan urine. Jika pemeriksaan darah dan urine hasilnya positif narkoba, penyidik akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali untuk dilakukan rehabilitasi. “Mereka tidak bisa diproses dan dibebaskan tapi menjalani rehabilitasi kalau positif pakai narkoba,” tegas mantan Direktur Resnarkoba Polda Papua ini. (kmb36)

Made Rapog mengatakan, penertiban ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya setelah hari raya Idul Fitri. Mengingat, kebiasaan penduduk yang semulanya sudah menetap di Denpasar membawa keluarga ataupun kerabatnya ke Denpasar yang belum tentu mempunyai keterampilan yang memadai. Semua pendatang yang tidak memiliki indetitas akan didata dan ditindaklanjuti berdasarkan perda. “Di sini tidak ada maksud diskriminasi dan murni merupakan pendataan penduduk yang masuk ke Kota Denpasar untuk menciptakan

tertib administrasi kependudukan” ungkapnya. Nantinya, sambung dia, jika pendataan duktang ada yang lolos dari Terminal Ubung atau Pelabuhan Benoa, penertiban akan dilanjutkan lagi di desa/kelurahan secara serentak yang rencananya dimulai dari tanggal 17 Juli 2016 mendatang. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Sidang Korupsi Stitna/Stikes

Winasa ’’Serempet’’ Beasiswa Kelas Jauh IHDN Denpasar SIDANG kasus dugaan korupsi beasiswa untuk Stitna/Stikes Jembrana dengan terdakwa Prof. Drg. I Gede Winasa, Rabu (13/7) kemarin kembali dilanjutkan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Jaksa penuntut umum (JPU) Gede Arthana, dkk. menghadirkan tiga orang saksi. Yang menarik, saat majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila memeriksa saksi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Jembrana I Nengah Alit. Dia tampak kebingungan saat ditanya soal tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dan kewenangannya. Majelis hakim pun meminta supaya saksi konsentrasi dalam mendengarkan pertanyaan. Sebagai Kadisdikpora yang menjabat hingga sekarang, Alit memberikan keterangan yang berubah-ubah. Pun saat ditanya anggota majelis hakim Nurbaya Gaol soal kewenangan Disdikpora dalam melakukan verifikasi mahasiswa penerima bantuan beasiswa, dia terlihat kebingungan. Awalnya, Alit menjelaskan bahwa soal memverifikasi beasiswa bukan tugasnya. Namun itu dikerjakan atas perintah atasan. Hakim pun menyela dengan mengatakan, ‘’Berarti pekerjaan anda itu pekerjaan titipan semua. Yang bukan tupoksi anda tapi anda kerjakan.’’ Selain itu, dia juga tampak bingung saat mengatakan dasar verifikasi pemberian beasiswa adalah perbup. Ketika hakim ketua Sukanila menanyakan perbup yang dimaksud, Alit tidak bisa menjawab. Dia mengaku baca perbup-nya, namun lupa nomornya. Hakim meminta Alit memberikan keterangan secara jelas sehingga hakim tidak bias dalam menyimpulkan. Selain Alit, hadir juga saksi Nyoman Wenten yang merupakan mantan Kasubag Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Disdikporabud Kabupaten Jembrana dan I Ketut Yudana Adi, Direktur Keuangan Yayasan Dana Pendidikan. Di sisi lain, terdakwa Prof. Winasa mulai menyerempat lembaga pendidikan lain yang juga menyangkut soal beasiswa. Salah satunya menyinggung soal bantuan beasiswa kepada IHDN Denpasar kelas jauh di Jembrana. Menurutnya, beasiswa diberikan Pemkab Jembrana sejak tahun 2011 hingga sekarang. Menurut Winasa, pemberian beasiswa itu justru dituding sebagai pelanggaran hukum. Mengapa? Dia mengatakan, sampai saat ini izin kelas jauh IHDN di Jembrana dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) masih belum jelas. Begitu juga dengan akreditasi IHDN kelas jarak jauh, menurutnya, sampai saat ini yang mendapatkan akreditasi adalah IHDN Denpasar atau kampus induk. Sedangkan kelas jauh di Jembrana, akreditasinya belum jelas. Bahkan, praktiknya masih menggunakan SMAN 1 Negara. (asa)

Diduga Terlibat Kejahatan Seksual di Australia

Warga Finlandia Diekstradisi

Bali Post/kmb23

LEBARAN KETUPAT - Sejumlah umat muslim, Rabu (13/7) kemarin, berkumpul bersama di Pantai Sanur untuk merayakan Lebaran Ketupat yang jatuh sepekan setelah hari raya Idul Fitri. Di berbagai daerah, Lebaran Ketupat ditandai dengan kenduri di mushala atau masjid dengan membawa hidangan ketupat dan opor ayam. Namun di Bali, Lebaran Ketupat dilaksanakan sambil berkumpul bersama sanak keluarga yang sebelumnya tidak berlebaran di kampung halaman.

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : presiden tugaskan tito berantas mafia hukum Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) Diduga tersangkut kasus pidana seksual atau penetrasi seksual tanpa persetujuan di Australia, seorang pria berkebangsaan Finlandia, Samuel Pekka Juhani Kuuppo, Rabu (13/7) kemarin, diekstradisi dari Indonesia (Bali). Ekstradisi dilakukan kejaksaan bersama Kemenkum HAM lewat Bandara Internasional Ngurah Rai. Selain pertimbangan hukum sebagaimana dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, ekstradisi juga dilakukan atas permintaan pemerintah Australia kepada pemerintah Indonesia yang diterima melalui saluran diplomatik berdasarkan surat Dubes Australia di Jakarta. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali H. Abdul Muni yang memimpin ekstradisi kemarin, mengatakan, ekstradisi terhadap Samuel Pekka Juhani Kuuppo telah mendapatkan penetapan dari majelis hakim PN Denpasar

bernomor 01/Pid.Ex/2015/PN.DPS tertanggal 27 Agustus 2015. Intinya dalam penetapan tersebut adalah mengabulkan permintaan ekstradisi dan meminta jaksa sebagai eksekutor untuk menahan termohon ekstradisi hingga dilakukannya pelaksaan ekstradisi. “Sebagai tindak lanjut dari permohonan ekstradisi itu, Presiden RI mengeluarkan Keputusan Presiden RI. No. 19 Tahun 2016 pada 16 Mei lalu,’’ ucap Abdul Muni didampingi pihak Kemenkum HAM RI sesaat setelah melakukan ekstradisi, kemarin. Dikatakannya, permintaan ekstradisi karena Samuel Pekka Juhani Kuuppo diduga telah melakukan kejahatan di Australia, yakni percobaan perbuatan penetrasi seksual tanpa persetujuan korban dan penyerangan yang membahayakan tubuh korban. “Korban sendiri dari Australia, bukan di Indonesia,” sambung Abdul Muni.

Karena merupakan kejahatan seksual maka Jaksa Agung menilai bahwa perbuatan Samuel Pekka Juhani Kuuppo telah melanggar ketentuan yakni melakukan tindak pidana seksual sehingga permintaan ekstradisi memenuhi syarat. Sebelum diberangkatkan ke Bandara Ngurah Rai kemarin, penyerahan ekstradisi dilakukan di Kejati Bali kepada kepolisian Australia yang ditugaskan menjemput Samuel Pekka. Atas dasar itu, Indonesia berkomitmen dalam hal bekerja sama dengan pemerintah Australia dan dengan interpolnya untuk menangkap mereka yang terlibat kejahatan, apalagi kejahatan seksual. Dengan demikian, tersangka atau pun terdakwa harus mempertanggungjawabkan perbuatan hukumnya di depan pengadilan. “Indonesia bukanlah pulau surga untuk berlindung dari kejahatan seksual,” ucap Abdul Muni yang kemarin didampingi Wakajati Bali, Perwakilan Kemen-

Bali Post/eka

EKSTRADISI - Sejumlah polisi berjaga-jaga di Kejaksaaan Tinggi Bali saat proses ekstradisi warga Finlandia, Rabu (13/7) kemarin. Warga Firlandia tersebut diekstradisi untuk diadili di Australia karena diduga terlibat kejahatan seksual. kum HAM, Interpol, serta instansi terkait yang melakukan ekstradisi terhadap pria berkebangsaan Finlandia tersebut. Dalam sidang di PN Denpasar, jaksa Suparta Jaya bersama Gede Raka Arimbawa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali melalui surat permohonan ekstradisi menerangkan, permohonan ini didasarkan surat permintaan ekstradisi dari Dubes Australia di Jakarta bernomor P060/2015 tanggal 23 Maret 2015. Yakni, perihal pencarian dan penangkapan Samuel

Pekka Juhani Kuuppo dan surat Kedubes Australia di Jakarta bernomor P100/2015 tanggal 15 Juni 2015 tentang penyampaian dokumen asli permintaan ekstradisi atas nama Samuel Pekka Juhani Kuuppo untuk menjalani proses hukum atas tindak pidana yang dilakukan di Australia. Berdasarkan surat perintah penangkapan internasional, Samuel Pekka ditangkap di Bandara Ngurah Rai ketika hendak menuju Singapura. Dia ditahan sejak 7 Mei 2015. (kmb37)


Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Badung

3

Berbulan-bulan Terbengkalai

Pot Beton di Lapangan Lagoon Kembali Jadi Sorotan Mangupura (Bali Post) – Puluhan pot bunga di Lapangan Lagoon, Nusa Dua, kembali menjadi sorotan publik lantaran dibiarkan berserakan berbulan-bulan. Pot bunga yang tak layak pakai ini menimbulkan kesan kumuh. Menurut penuturan masyarakat sekitar, puluhan pot beton itu memenuhi sudut sebelah barat lapangan tanpa tertata rapi. Rongsokan tersebut milik Pemerintah Kabupaten Badung. Sebelumnya, pot beton ini ditempatkan berjejer di sepanjang Jalan Pratama. ‘’Sudah dua bulan lebih pot itu di sana (lapangan Lagoon – red). Dulunya berjejer di bibir Jalan Pratama sebagai pembatas mangrove. Mungkin karena banyak jatuh dan pecah sehingga dipindahkan,’’ ujar Ketut Karna, salah seorang warga yang melintas di kawasan tersebut, Selasa (12/7). Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan saat dimintai konfirmasi, berdalih belum dapat memindahkan pot tersebut lantaran masih dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ‘’Pot yang pecah memang sengaja saya kumpulkan di sana (Lapangan Lagoon – red) karena itu termasuk belanja modal dan menjadi aset kami di DKP. Karena ada pemeriksaan BPK, saya kumpulkan dulu di sana,’’ ujarnya. Menurutnya, pihak DKP akan segera memindakan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) usai dilakukan pendataan. ‘’Kalau sudah tidak ada masalah, kami akan singkirkan yang jelek, sedangkan yang masih bagus akan direlokasi di tempat-tempat yang memungkinkan sekitar Jalan Pratama,’’ terangnya. Mantan Kabag Humas ini mengaku tidak akan melakukan pengadaan pot bunga, namun dialihkan pada pembangunan taman meridian. ‘’Biar kami menanam langsung saja tanpa pakai pot. Lebih bagus kami buat inovasi baru yang tidak membuat kami ribet, karena belanja modal atau aset itu kan harus kami pertanggungjawabkan,’’ tegasnya. Kerusakan pot bunga tersebut, katanya, akibat ditabrak oleh masyarakat yang melintas hingga jatuh ke laut. Aset milik Pemkab ini berjumlah 65 buah. (kmb27)

Bali Post/eka

menjamur – Musim layang-layang telah tiba. Ini merupakan berkah bagi para penjual layang-layang. Bak jamur di musim penghujan, pedagang layang-layang pun mulai menjamur di beberapa sudut jalan di Badung.

Sejumlah SKPD Bakal Dihapus

Mangupura (Bali Post) –

Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung bakal dihapus. Beberapa instansi tersebut akan dilebur dengan SKPD lain, sesuai amanat UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Badung Kompyang R. Swandika saat rapat masalah KUA/ PPAS dengan DPRD Badung di gedung dewan, Rabu (13/7) kemarin menjelaskan, SKPD yang dihapus rencananya akan digabung dengan SKPD serumpun. Selain itu, kelurahan yang selama ini masuk sebagai SKPD juga akan dibabat dan dijadikan bagian dari kecamatan. ‘’Ini perintah undang-undang, jadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) su-

dah pasti akan kami rombak,’’ kata Swandika yang Ketua TAPD Pemkab Badung ini. Pejabat asal Kerobokan ini mengatakan, sesuai aturan, perombakan SKPD ini paling lambat harus sudah ditetapkan pada Desember 2016. ‘’Saya meminta para anggota DPRD Badung agar secara bersama-sama bersinergi dalam membuatkan payung hukumnya,’’ katanya. Menurutnya, sebelum melakukan perombakan

SKPD, pemerintah daerah harus memiliki payung hukum berupa peraturan daerah (perda). Sebab, perombakan ini akan berpengaruh pada APBD 2017. Karena itu, penyusunan APBD harus mengacu OPD. ‘’Jadi sangat penting bagi kita mempercepat pembuatan perda. Setidaknya, Pemkab Badung harus memiliki tiga perda. Yaitu Perda OPD, Perda Kewenangan dan Perda Kelurahan,’’ ucapnya. Dijelaskannya, acuan OPD Pemkab Badung selama ini memakai PP 41/2007 tentang Susunan Organisasi Perangkat Daerah. Namun, OPD tersebut harus dirombak dengan terbitnya UU 23/2014 tentang pemerintah

daerah. Selain harus merombak OPD, UU 23/214 yang disahkan Juni lalu juga memberi sejumlah perintah kepada daerah. ‘’Seperti memberikan perubahan kewenangan yang sebelumnya jadi urusan kabupaten menjadi kewenangan provinsi, dan provinsi menjadi kewenangan pusat. Sebagai dampak yuridis UU tersebut adalah diambilalihnya Terminal Tipe A Mengwi oleh pusat dan ditariknya SMA/SMK oleh provinsi,’’ terangnya. Dia mencontohkan SKPD yang sudah pasti kena eliminasi adalah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan dan sejumlah SKPD lain. Kemudian salah

satu urusan kewenangan keuangan, aset dan pelayanan pajak yang eksistingnya sekarang dilaksanakan oleh 3 SKPD, yaitu Dispenda, Bagian Keuangan dan Bagian Aset, kemungkinan besar akan dimerger menjadi satu badan. Sementara Kesbangpolinmas yang selama ini jadi SKPD, akan dilepas menjadi instansi vertikal. ‘’Untuk mempercepat perombakan OPD ini, kami sudah menyiapkan rancangan perdanya. Spirit dari PP ini adalah perampingan. Harus efisiensi, efektivitas, semua kewenangan urusan terbagi habis. Makanya SKPD yang serumpun terpaksa digabung,’’ ujarnya. (kmb27)

Usung Tema ’’Bhupalaka Raksa Raksitah’’

Festival Budaya Pertanian Badung Ke-5 Dibuka 29 Juli

Bali Post/kmb23

POT - Foto diambil Selasa (12/7). Puluhan pot bunga milik DKP Kabupaten Badung yang sudah tidak layak pakai, sampai saat ini masih dibiarkan berserakan di Lapangan Lagoon, Nusa Dua.

Sampah Meluber

Pemda Diminta Tanggulangi Permasalahan TPA Suwung Mangupura (Bali Post) – Pemerintah daerah (pemda), baik provinsi maupun kabupaten/kota harus mampu menanggulangi permasalahan sampah yang selama ini menjadi sorotan publik. Salah satunya, melubernya sampah di tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Suwung, Kota Denpasar. ‘’Saya harapkan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota memikirkan permasalahan TPA tersebut. Harus dicarikan jalan keluar, sehingga tidak sampai menjadi kekhawatiran semua pihak dan menjadi sorotan wisatawan yang berlibur di Bali,’’ kata anggota DPRD Bali Nyoman Tirtawan pada wartawan Antara di Denpasar, Rabu (13/7) kemarin. Tirtawan menilai permasalahan sampah bila ditangani secara serius oleh semua pihak (masyarakat) dan pemerintah tidak akan seperti di TPA Suwung. ‘’Semakin hari semakin tinggi gundukan sampah tersebut. Kalau terus itu dibiarkan tanpa ada pemecahan permasalahan yang dihadapi, maka tidak menutup kemungkinan akan menjadi bencana. Bila hujan deras bisa saja terjadi tumpukan sampah yang menggunung itu longsor,’’ ujar politikus asal Kabupaten Buleleng tersebut. Menurutnya, warga masyarakat harus mampu memilah sampah, baik sampah organik dan anorganik. Dengan sistem memilah tersebut diharapkan akan mengurangi pembuangan sampah ke TPA. ‘’Selain itu, saya harapkan dengan sistem terpadu seperti pemilahan sampah organik dan anorganik, sampah organik bisa diberikan ternak sapi, sedangkan yang anorganik didaur ulang untuk produk barang lainnya,’’ ujarnya. Terkait wacana pemindahan TPA ke bekas penambangan galian C di wilayah Karangasem, Tirtawan mengatakan langkah itu bisa saja dilakukan dalam upaya mengurangi tumpukan sampah di TPA Suwung. ‘’Hal tersebut perlu dibicarakan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota, sehingga permasalahan tersebut tidak menimbulkan masalah baru. Menurut saya, perlu diwacanakan untuk menimbun bekas penambangan galian C tersebut dengan sampah, kemudian di lapisan atas bisa diisi tanah baru sebagai media untuk menanam pohon,’’ ucapnya. Tirtawan berpendapat, sejumlah wilayah di Karangasem banyak dikeruk hingga cukup dalam untuk penambangan galian c. Pihak pengusaha membiarkan begitu saja tanpa ada upaya melakukan reboisasi atau penutupan bekas galiannya. ‘’Bila lubang bekas galian C itu ditimbun dengan sampah khususnya sampah organik, nantinya kawasan itu akan subur sehingga bisa direboisasi dengan tanaman pelindung. Namun semua itu perlu dibicarakan lebih lanjut,’’ katanya. (kmb)

FESTIVAL Budaya Pertanian (FBP) Kabupaten Badung ke-5 tahun 2016 akan dibuka secara resmi pada 29 Juli mendatang di area Jembatan Tukad Bangkung Desa Pelaga Kecamatan Petang. FBP tahun ini mengusung tema ‘’Bhupalaka Raksa Raksitah’’ atau memimpin dan mengayomi. Hal tersebut terungkap saat rapat pemantapan dan evaluasi Festival Budaya Pertanian Kabupaten Badung ke-5 tahun 2016, Rabu (13/7) kemarin di Puspem Badung. Rapat dihadiri Bupati Badung diwakili Sekda Badung Kampyang R. Swandika, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pimpinan SKPD Badung, Wakil TP PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa, Ketua PHRI Badung, para pengusaha dan kelompok tani. Pada rapat tersebut juga dilakukan penandatangan kerja sama (MoU) antara 9 pengusaha dengan 9 Kelompok Tani di Badung. Menurut Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Badung IGAK Sudaratmaja, FBP Badung tahun ini digelar mulai 29 Juli hingga 1 Agustus 2016 mendatang di areal jembatan Tukad Bangkung. Bentuk kegiatan seperti acara pembukaan dan pawai budaya pertanian, pameran produk pertanian (29 stan) dan Inovasi Pelayanan Publik (4 SKPD), pentas seni, stan kuliner dan pasar rakyat, gathering/keakraban masyarakat dengan wisatawan, lomba-lomba, penutup dan evaluasi. Pada pembukaan FBP, selain pawai budaya pertanian, juga akan dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama mengenai distribusi dan pemasaran pangan antara Bupati Badung dengan tiga bupati di Bali yakni Bupati Tabanan, Bangli, dan Buleleng. Kerja sama ini dilakukan untuk lebih memantapkan

sinergi kerja sama antarkabupaten sesuai Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), penyediaan informasi tentang ketersediaan dan pemasaran pangan, memperkuat sistem Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), memperkuat Smart City yang akan dibangun serta memantapkan aksestabilitas pangan masyarakat. Sekda Badung Kompyang R. Swandika menyampaikan, Pemkab Badung sebagaimana telah dituangkan dalam RPJMD Semesta Berencana Badung, memiliki program kerja dan komitmen bahwa sektor pertanian harus terus ditumbuhkembangkan sebagai salah satu pilar untuk mendorong PDRB dan sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi di Badung. Selain itu, sebagai pilar pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan pangan. ‘’Ini adalah salah satu komitmen pemerintah daerah yang diwujudkan dalam kegiatan-kegiatan penting, programprogram prioritas, kebutuhan petani dari bibit, infrastruktur, sarana prasarana dari hulu hingga hilir. Tentu merupakan bagian dari kewajiban pemerintah untuk memfasilitasi, menjaga, mendampingi dan membina,’’ jelasnya. Kompyang Swandika pada kesempatan itu juga memberikan apresiasi kepada sembilan pengusaha yang sudah melakukan kerja sama dengan petani di Badung. Ini artinya, pengusaha sudah ikut berperan dalam membangun Kabupaten Badung. Untuk itu, tahun depan kiranya pengusaha yang ikut kerja sama ini jumlahnya semakin meningkat sehingga memberikan daya ungkit dan multiplier effect pada pertumbuhan masyarakat dari Badung Utara, Tengah, dan Selatan. (ad329)

MOU - Penandatanganan MoU antara pengusaha dan kelompok tani disaksikan Sekda Kompyang R. Swandika saat rapat Festival Budaya Pertanian di Puspem Badung, Rabu (13/7) kemarin.

RAKER - Ketua TAPD Kompyang R Swandika saat raker dengan Badan Anggaran DPRD Badung di Gedung DPRD Badung, Rabu (13/7) kemarin.

Belanja Daerah Dirancang Rp 4,9 Triliun Lebih

Dewan Apresiasi Rancangan KUA dan PPAS 2017

DPRD Badung memberikan apresiasi atas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plapon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2017 yang disusun eksekutif. Pasalnya, di tengan situasi ekonomi makro yang sedang mengalami penurunan, eksekutif mampu merancang pendapatan dan belanja yang cukup tinggi. Pada Rancangan KUA dan PAS Tahun 2017 ini, belanja daerah nyaris menembus angka Rp 5 triliun atau tepatnya Rp 4.960.523.583.567,29. Dalam Rapat Kerja (Raker) antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Badung dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Gedung DPRD Badung, Rabu (13/7) kemarin, Sekda Badung yang juga Ketua TAPD Kompyang R. Swandika memaparkan, penyusunan KUA dan PAS tahun 2017 mengacu pada RPJMD tahun 2016-2021 dan RKPD yang telah ditetapkan. Secara singkat, Sekda Kompyang Swandika memaparkan struktur anggaran pada Rancangan PPAS tahun 2017. Pada pos pendapatan, pada APBD Induk 2016 pendapatan Rp 3.833.480.551.635,46 kemudian pada Rancangan PPAS Tahun 2017 menjadi Rp 4.289.149.468.160,67 atau mengalami peningkatan Rp 455.668.916.507,21 atau naik 11,89 persen. ‘’Pendapatan terbesar dari pendapatan asli daerah (PAD) yang pada APBD Induk 2016 sebesar Rp 2.938.005.742.142,82, pada Rancangan PPAS 2017 menjadi Rp 3.518.142.639.150,03, meningkat sebesar Rp 580.136.897.007,21 atau naik Rp 19,75persen,’’ paparnya.

Sumber pendapatan dari dana perimbangan pada APBD Induk 2016 sebesar Rp 665.497.713.920, pada Rancangan PPAS 2017 menjadi Rp 570.873377.420, mengalami penurunan Rp 84.624.336.500 atau turun 12,91 persen. Struktur belanja daerah, bila pada APBD Induk 2016 belanja Rp 4.060.564.777.588,36, pada Rancangan PPAS 2017 menjadi Rp 4.960.523.583.567,29, meningkat Rp 899.958.805.978,93 atau naik 22,16 persen. ‘’Untuk mencapai lima triliun (rupiah) kurang lagi 40 miliar (rupiah) saja, dan kita yakin pada anggaran perubahan bisa tercapai,’’ katanya. Mencermati struktur anggaran yang dipasang eksekutif, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata dan Ketua Komisi III Nyoman Satria memberikan apresiasi atas kinerja pemerintah. ‘’Kita memberikan apresiasi atas kinerja pemerintah. Meski kondisi ekonomi makro secara global sedang turun, namun eksekutif memasang anggaran yang cukup optimis. Baik di sektor pendapatan maupun belanja daerah,’’ kata Parwata. Rancangan ini, lanjut Parwata, akan segera dibahas secara mendalam. Hal senada dilontarkan Satria. Politisi asal Mengwi ini mengatakan, rancangan belanja pada tahun 2017 yang mendekati angka Rp 5 triliun merupakan sebuah prestasi eksekutif. ‘’Belanja dirancang Rp 4,9 triliun sedikit lagi mencapai Rp 5 triliun. Dan saya yakin dengan tim solid yang dimiliki eksekutif saat ini, akan mampu mencapai angka tersebut,’’ imbuhnya. (ad330)

Tekan Balapan Liar, Polisi Sasar Sekolah Mangupura (Bali Post) Balapan liar di wilayah Denpasar hingga saat ini belum bisa diatasi. Padahal upaya pembubaran dan penangkapan yang anarkis sering dilakukan. Oleh karena itu, upaya preventif gencar dilakukan yaitu menyasar sekolahsekolah. ‘’Tadi siang (kemarin - red), anggota kami melaksanakan program Polisi Masuk Sekolah, beri ceramah dan penyuluhan di 10 SMA/SMK. Selain itu, juga menyasar 9 SMP di wilayah Denpasar Barat dan Utara,’’ kata Ka-

polsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana, Rabu (13/7) kemarin. Selain tentang bahaya akibat balapan liar dan geng motor, menurut Wisnu, materi yang diberikan bahaya narkoba, disiplin lalu lintas, kenakalan remaja, miras dan HIV/AIDS. ‘’Sekarang kan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS, kita manfaatkan kesempatan ini untuk sosialisasi. Kami sebar anggota baik dari Reskrim, Lantas, Babinkamtibas, Intelkam dan Unit Patroli masuk ke sekolah-sekolah,’’

ujarnya. Apalagi di Denpasar banyak pelajar keluyuran hingga larut malam. Jika tidak dikontrol dan diberi pemahaman terkait kenakalan remaja saat ini, mereka akan terjerumus kriminal. ‘’Yang rugi mereka sendiri. Mestinya manfaatkan untuk belajar dengan baik demi meraih cita-cita dan berguna bagi keluarga dan bangsa,’’ tandas mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Kalau mereka sampai melakukan tindak pidana, lanjutnya, akan tetap

diproses hukum walau tergolong di bawah umur. ‘’Buktinya anggota geng motor di bawah umur ditangkap dan kami proses. Tujuannya biar ada efek jera bagi pelaku dan pelajar lainnya. Kami berharap guru juga paham kondisi remaja saat ini,’’ ujarnya. Ia berharap masalah ini disikapi semua komponen masyarakat. Bagaimana pun pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus diselamatkan dari perilaku menyimpang. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E

Unhi Juara Pidato, Duta Mahasiswa Genre dan Juara Putra Intelegensia

JUARA – Mahasiswa Unhi peraih juara berfoto bersama dengan Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, Wakil Rektor II Prof. Ida Ayu Yadnyawati, Wakil Rektor III Prof. E. Dewi Juliana dan dosen pembina UKM PIK Kula Jana Nuraga. MAHASISWA Universitas jumlah itu disaring 15 putra Hindu Indonesia (Unhi) Den- dan 15 putri untuk menjalani pasar menunjukkan prestas- karantina di LPMP Bali, 12-14 inya dalam ajang kompetisi di Mei. Grandfinal berlangsung 14 tingkat regional Bali, belum Mei di Krisna Gallery dan Resto lama ini. Mahasiswa Unhi yang Jalan Diponegoro. tergabung dalam UKM PIK Kula Demikian pula pada lomba Jana Nuraga meraih juara Duta yang digelar BKKBN Provinsi Mahasiswa Genre Provinsi Bali Bali, mahasiswa Unhi tampil 2016, juara pidato Kependudu- sebagai juara Duta Mahasiswa kan BKKBN Provinsi Bali 2016 Genre Provinsi Bali 2016. Ajang dan juara Putra Intelegensia lomba yang diselenggarakan pada P u t r a - P u t r i K a m p u s ( P P K ) 28 Juni 2016 di Universitas WarAjeg Bali 2016. Keberhasilan madewa itu diikuti oleh 18 pasang mahasiswa tersebut mendapat peserta (18 putra dan 18 putri) apresiasi Rektor Unhi beserta dari seluruh kampus di Bali. Unhi jajaran, ditandai dengan penyer- berhasil mendapatkan juara II ahan penghargaan kepada para putri atas nama Ni Luh Gede Injuara, Rabu (13/7) kemarin. tan Sri Devi, mahasiswi semester Pada ajang pemilihan Putra- IV Prodi Akuntansi FE Unhi, dan Putri Kampus Ajeg Bali 2016 juara III putra atas nama I Gede yang diselenggarakan Teenagers Ega Riantama. Project Indonesia bekerja sama Unhi juga memperoleh juara dengan DPD-RI, Unhi tampil Pidato Kependudukan tingkat sebagai juara Putra Kampus Provinsi Bali 2016 yang disIntelegensia atas nama I Gede elenggarakan BKKBN Provinsi Ega Riantama, mahasiswa se- Bali pada 2 Juni 2016. Ajang itu mester V Prodi Manajemen FE diikuti 35 peserta dari seluruh Unhi. Ajang tersebut diikuti 25 Provinsi Bali. Dalam ajang itu, putra dan 50 putri dari seluruh Unhi berhasil mendapatkan juara PTN dan PTS di Bali. Seleksinya II atas nama Ni Luh Gede Intan di Kopertis Wilayah VIII. Dari Sri Devi, mahasiswi FE Unhi

Siswa Baru SMK Prada Bakti Sosial di Pura Petitenget

BAKTI SOSIAL - Salah satu kegiatan dilaksanakan saat MPLS oleh SMK Prada adalah bakti sosial di areal Pura Petitenget hingga ke pantai. SMK Pariwisata Dalung (Prada) pasupati di Pura Semeru Agung dalam meningkatkan mutu pen- Blambangan dan ini sudah tradisi didikan berpedoman pada visi yaitu juga sebelum belajar resmi,’’ kata mencetak anak didik berprestasi, Kepala SMK Prada Drs. Ketut Mabermutu dan berkompetitif, berwa- liarsa, Rabu (13/7) kemarin. wasan global dengan berlandaskan Menurut Maliarsa, animo pada link and match berdasarkan masyarakat menyekolahkan nilai-nilai luhur agama dan budaya. anaknya di SMK beralamat di Jalan Oleh karena itu, saat Masa Penge- Mudu Taki II, Kuta Utara ini terus nalan Lingkungan Sekolah (MPLS) meningkat. Tahun ini saja yang diisi berbagai kegiatan, di antaran- mendaftar 492 orang. Selanjutnya, ya memperkenalkan situasi dan mereka menjalani seleksi akademik, kondisi sekolah sebagi wawasan fisik, wawancara dan kemampun Wiyata Mandala dan sarana-prasa- bahasa Inggris. Sedangkan yang rana. Selain itu, pengenalan budaya lulus seleksi 337 orang. ‘’Hampir 88 sekolah meliputi budaya bersih, persen pendaftar di SMK Prada dari disiplin, berprestasi, baik akademik lulusan sekolah negeri di Badung maupun nonakademik. dan Denpasar. Kalau lingkungan ‘’Tema yang diusung adalah pendidikan tidak dikenal, itu berarti ‘Kenalilah Lingkungan Pendidi- anak itu daya serap dan kemamkanmu’. Sudah menjadi tradisi tiap puan sosialisasinya kurang. Kami tahun, saat MPLS dilaksanakan berharap mereka menjadi siswa persembahyangan bersama di Pura dapat diandalkan dan membangPetitenget, dilanjutkan bakti sosial gakan,’’ ujarnya. di areal pura dan pantai. TangHal itu salah satu bukti SMK gal 19 Juli nanti akan dilakukan Prada benar-benar berkualitas

dan jadi sekolah swasta favorit di Badung serta Denpasar. Ada sembilan kebijakan mutu SMK Prada untuk menyiapkan SDM pariwisata berkualitas yaitu meningkatkan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan, peserta didik, sistem manajemen, saranaprasarana, proses pembelajaran, layanan pendidikan, kebersihan lingkungan, keamanan dan sekolah sebagai wawasan Wiyata Mandala. ‘’Secara IT, sekolah kami sudah online dan mungkin satu-satunya di daerah Badung pakai absen wajah. Kami siap bersaing dengan sekolah lain, baik kuantitas siswa dan kualitas yng tidak mengecewakan. Terbukti, dari tahun ke tahun lulusan kami terserap di dunia industri terutama hotel. Di samping kami kerja sama dengan 32 hotel berbintang di wilayah Badung dan Sanur,’’ ujar kepala sekolah asal Buleleng ini. Menurut Maliarsa, pihaknya menekankan jangan berusaha jadi orang sukses tetapi jadilah orang berharga. Manusia itu perlu punya harga diri dan dihargai orang lain karena punya martabat dan kemampuan. Oleh karena itu, tidak mungkin orang yang tidak punya kemampuan dan martabat akan bisa kerja di dunia industri dengan baik. SMK Prada juga menerapkan disiplin ekstraketat. Selain itu, mengimplementasikan motto sekolah yaitu Satyam, Siwam, Sundarm (setia, jujur dan tulus ikhlas). Melaksanakan kegiatan pasraman budaya dan tirtayatra. ‘’Saya sebagai kepala sekolah secara rutin dan berkesinambungan memberi pengarahan, pembinaan dan pencerahan. Kami juga sampaikan terima kasih banyak kepada masyarakat yang mempercayakan anaknya menuntut ilmu di SMK Prada. Marilah bersama-sama menyamakan persepsi dan tujuan, sehingga putra-putrinya berhasil serta sukses,’’ tegasnya. (ad658)

etapkan untuk ditahan di lapas,’’ tegas hakim Dzulkarnain. Atas penegasan majelis hakim, kedua terdakwa mengangguk. Sesuai surat dakwaan jaksa, usaha galian C kedua terdakwa di wilayah Banjar Dangin Sema, Buana Giri dipergoki polisi dari Mapolda Bali, Selasa (2/2) sekitar pukul 15.30 Wita tengah beroperasi. Polisi dari Mapolda beberapa kali melakukan penyelidikan ke wilayah itu. Saat kedua terdakwa dan karyawan setempat diminta menunjukkan izin sesuai UU dan Perda yang mengaturnya, kedua terdakwa tak bisa menunjukkan. Usaha terdakwa tanpa memiliki Izin Pemanfaatan Ruang (IPR) dan Izin

Usaha Pertambangan (IUP). Setelah dipastikan polisi usaha terdakwa tidak mengantongi izin, kedua tersangka saat itu digelandang ke Mapolda untuk disidik. Selain itu, polisi juga menyegel/ menyita barang bukti sebuah eskavator, dua ayakan dan uang tunai hasil penjualan pasir Rp 2,360 juta. Kedua terdakwa dijerat dengan UU Pertambangan dan Perda Bali. Di lain pihak, kedua terdakwa menyatakan tak keberatan sehingga tak menyampaikan eksepsi atas surat dakwaan JPU Made Eddy Setiawan, S.H. Ada bantahan? ‘’Tidak majelis,’’ jawab Ngurah Subrata dengan menggelengkan kepala. (013)

C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Prodi Akuntansi semester IV, dan juara III atas nama Kadek Diah Krisnayanti, mahasiswi FE Unhi Prodi Akuntansi semester IV. Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A. didampingi Pembina I UKM PIK Kula Jana Nuraga Ni Luh Gede Sudaryati, S.Si., M.Si. dan Pembina II Putu Lakustini Cahyaningrum, S.Si., M.Si. mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para juara yang telah melakukan upaya maksimal mengikuti ketiga jenis lomba dan semuanya dapat juara. Dikatakannya, Unhi memiliki 18 UKM yang memberikan wadah kepada mahasiswa untuk mengembangkan talenta. Pihaknya ingin para mahasiswa Unhi masuk ke wadah tersebut dan aktif mengikuti kegiatan dan lomba-lomba. ‘’Kalau ke-18 UKM ini aktif melakukan kegiatan, Kampus Unhi akan ramai. Kalau ramai aktivitas dan mencatat prestasi, diharapkan Unhi makin diminati masyarakat. Kami apresiasi UKM yang sudah mampu berprestasi. Prestasi ini perlu ditularkan dan ditumbuhkan kepada adik-adik mahasiswa,’’ ujarnya. Wakil Rektor (WR) II Unhi Prof. Dr. Ida Ayu Yadnyawati menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih mahasiwa Unhi. Ia berharap kegiatan kemahasiswaan ditingkatkan, sehingga Unhi makin berkembang. Sebab, kegiatan kemahasiswaan juga berkontribusi besar terhadap peringkat perguruan tinggi. Unhi kini berada pada ranking ke-9 kampus terbaik di Bali. ‘’Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa peraih juara dan pembina,’’ ujarnya. Hal senada disampaikan WR III Unhi Prof. Dr. Euis Dewi Juliana. Pihaknya menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut. Berkat usaha dan kerja mahasiswa dan bimbingan dosen pembina UKM, Unhi berhasil meraih prestasi. Ia juga menyampaikan peran aktif mahasiswa sangat diperlukan dalam perankingan kampus. (ad656)

Dua Pengusaha Galian C dari Buana Giri Disidangkan

Amlapura (Bali Post) – Dua pengusaha galian C yang menggali di wilayah Desa Buana Giri, Karangasem, Ketut Ngurah Subrata (44) dan rekannya I Wayan Buda (45), disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Selasa (12/7). Keduanya mengeruk bumi untuk galian C dengan alat berat, namun tidak mengantongi izin dari Pemprov Bali. Kedua pria itu sejak di penyidik Reskrimsus Polda Bali sampai disidangkan di PN Amlapura tidak ditahan. Namun, ketua majelis hakim Dzulkarnain, S.H., M.H. pada sidang itu mengingatkan kedua terdakwa agar kooperatif. ‘’Jika tidak kooperatif, tidak hadir pada persidangan, kami bisa men-

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Rangkaian ’’Rumah Peradaban’’

Balai Arkeologi Bali Gelar Lomba Rekonstruksi Gerabah

BALAI Arkeologi Bali menggelar Lomba Rekonstruksi Gerabah diikuti puluhan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di areal Museum Purbakala Gilimanuk, Rabu (13/7) kemarin. Kegiatan ini merupakan rangkaian ‘’Rumah Peradaban’’ di museum yang berada di Gilimanuk ini. Sebanyak 15 kelompok siswa berlomba merekonstruksi gerabah yang mereka pecahkan sendiri menjadi utuh kembali. Kepala Balai Arkeologi Bali (Bali-NTBNTT) I Gusti Made Suarbawa mengatakan, dipilihnya gerabah untuk rekonstruksi karena merupakan salah satu hasil budaya leluhur dan dominan ditemukan di situs Gilimanuk ini. Dalam proses rekonstruksi gerabah, mengand-

ung unsur pendidikan yang kental. Terdapat unsur kerja sama, ketelitian, kehati-hatian dan kesabaran saat merangkai gerabah menjadi utuh lagi. Proses demokrasi juga termakna karena para siswa sendiri yang memecahkan gerabah dan merekonstruksinya kembali. ‘’Dari proses awal, tumbuh kerja sama, kesabaran dan keuletan. Bagaimana mereka mencintai dan memaknai hasil leluhur ini sebagai produk lokal,’’ terangnya. Gerabah dahulu digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti tempat makanan da minuman, hingga keperluan upacara. Gerabah juga digunakan untuk bekal kubur dan banyak ditemukan di situs Nekropolis Gilimanuk. Selain lomba rekontruksi,

Balai juga kini telah menata Museum Gilimanuk sehingga memiliki informasi yang lebih terkini. Selain penataan gedung museum, juga terdapat ruang pamer penggalian situs di luar. Di dalam gedung ini, selain menggambarkan areal penggalian situs juga terdapat sejumlah informasi berdirinya museum ini. Kegiatan tersebut jugat dihadiri Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Dikporabudpar Jembrana Agung Mahadikara. Dari hasil penilaian juri dari peneliti Balai, terpilih tiga kelompok pemenang dan menerima trofi dan piagam. Unsur penilaian di antaranya kerapian, kecepatan, ketepatan dan ketelitian serta kerja sama. (ad657)

LOMBA – Siswa-siswi peserta lomba rekonstruksi gerabah bersama jajaran Balai Arkeologi Bali di depan Museum Gilimanuk yang kini telah ditata.

Terima Laporan Masyarakat, DPD-RI Temukan Fakta Kebijakan Domestik

Wedakarna Sayangkan Kebijakan Pelarangan Cara Berpakaian di Imigrasi ATAS laporan masyarakat yang disampaikan ke DPD-RI Bali terkait dengan adanya kebijakan sepihak dari Kantor Imigrasi Ngurah Rai tentang adanya peraturan baru tentang sejumlah tata cara berpakaian bagi pengguna jasa khususnya di Kantor Imigrasi, membuat Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III turun tangan. Yang menjadi keberatan masyarakat sebagaimana marak diperbincangkan di media sosial yakni adanya larangan tentang menggunakan sandal jepit, berpakaian minim dan berpelukan saat bertemu kawan di kantor Imigrasi. Hal ini bagi sebagian masyarakat dianggap berbau kelompok agama tertentu. Atas hal ini, Senator Wedakarna mencari klarifikasi atas kebijakan tersebut. ‘’Setelah saya bertemu dengan Kepala Imigrasi dan jajaran, saya menemukan data bahwa kebijakan ini hanya diberlakukan di Kantor Imigrasi Ngurah Rai. Sedangkan di Kantor Imigrasi di Denpasar dan Singaraja, menurut laporan Staf Ahli DPD-RI tidak terjadi. Ketika saya tanya, apakah ada keputusan pusat terkait hal ini, dari pihak Imigrasi menyatakan tidak ada perintah pusat. Artinya ini kebijakan lokal. Patut disayangkan, kebijakan ini menuai protes dari para wisatawan, sahabat asing, orang Bali yang berkepentingan dan juga praktisi pariwisata. Saya kecam kebijakan ini,’’ ungkap

Gusti Wedakarna. Sebagai daerah wisata tidak sepatutnya aturan kaku seperti ini diterapkan, apalagi sampai menuai protes. ‘’Saya mendapat laporan ada wisatawan yang datang ke kantor Imigrasi diusir karena pakai sandal, pakai pakaian minim dan diperlakukan tidak simpatik. Ini kan tidak baik. Di satu sisi Presiden Jokowi menargetkan 20 juta wisatawan dan bebas visa untuk 170 negara. Tetapi ketika wisatawan sudah sampai di Bali mereka diperlakukan tidak baik. Mana mungkin bisa memaksa turis yang berlibur ke Bali, ke pantai dan tropis ini untuk memakai baju tertutup? Kenapa Imigrasi tidak fokus pada pelayanan? Sebagai pengawas UU termasuk UU tentang Imigrasi, saya akan bawa kasus ini ke pusat. Apalagi kebijakan ini bukan kebijakan Kementerian Hukum dan HAM RI. Ini salah dan sudah mencederai kebudayaan Bali. Ini sama nuansanya dengan UU Pornografi yang ditolak oleh umat Hindu Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Uniknya, ketika ditanya kenapa sampai mengeluarkan kebijakan ini, pihak pimpinan Imigrasi menyatakan bahwa ada sebagian staf Imigrasi merasa terganggu dengan penampilan wisatawan. ‘’Saya ingatkan, orang Bali tidak pernah berpikir jorok terhadap wisatawan yang berpakaian minim atau nyeker. Kami ini suku bangsa yang terbuka.

Jadi, jangan bawa budaya dan pandangan asing ke Bali. Saya sudah tanyakan tadi kepada salah seorang pejabat Imigrasi yang orang Bali asli, ternyata staf yang Bali tidak ada keberatan. Artinya, ada oknum staf dauh tukad (pendatang) yang keberatan. Sebagai wakil rakyat, saya harus lindungi tamu–tamu saya di Bali. Ini tidak bisa dibiarkan, sudah keblinger. Kalau aturan tentang no pet, no alchohol, no smoking saya setuju,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Gusti Wedakarna menyampaikan rekomendasi DPD-RI agar kebijakan ini segera diubah. ‘’Saya beri waktu sampai akhir Juli ini. Jika kebijakan ini masih dilakukan, saya akan bawa isu ini ke nasional dan saya rapatkan dengan Menteri Hukum dan HAM RI di Jakarta. Termasuk rekomendasi pencopotan pejabat yang membuat kebijakan yang tidak mendukung budaya Bali. Saya minta masyarakat memantau, ada 400 sampai 500 orang yang berkepentingan ke Imigrasi setiap hari. Tolong dipantau termasuk rekomendasi saya agar Kantor Imigrasi menempatkan petugas greeting yang ramah. Nawa Cita itu ramah, santun, sopan, senyum dan berbudaya, bukan sok seram. Tidak masanya lagi menjadi abdi negara yang galak dan tidak simpatik,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang President The Sukarno Center ini. (ad332)

PENGARAHAN - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai memberi pengarahan pada pejabat Imigrasi Ngurah Rai.

Rampung, Izin Produksi Mobil Esemka

Jakarta (Bali Post) – Perizinan produksi mobil Esemka telah rampung dilakukan di Kementerian Perindustrian, karena sudah memenuhi syarat yang diminta. ‘’Dari kami semua yang diperlukan sudah dipenuhi,’’ kata Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan, Rabu (13/7) kemarin. Putu menyampaikan, selanjutnya perusahaan perlu membawa prototipe kendaraannya untuk di-

uji kelaikan jalan di Kementerian Perhubungan. Diketahui, mobil tersebut merupakan produksi PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH) dan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK). Putu mengonfirmasi bahwa investasi tersebut merupakan Penanaman Modal Dalam Negeri yang akan memproduksi Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utulity Vehicle (SUV). ‘’Cuma persisnya kurang tahu, mungkin ada pertimbangan, namanya

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

produk baru jadi mereka belum mau terbuka dulu. Kita tunggu saja,’’ ungkapnya. Putu menambahkan, pihaknya belum bisa menyampaikan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada produksi mobil tersebut, karena belum melalui uji kelaikan. ‘’Kami belum sampai ke sertifikasi atau audit kandungan lokal, karena yang penting dia layak jalan dulu, nanti baru dilihat kandungan lokalnya,’’ ungkapnya. (ant)


DAERAH

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

5

Tanpa KTP, Puluhan Duktang Dipulangkan Negara (Bali Post) -

Hingga H+6 Lebaran, Rabu (13/7) kemarin, jumlah pemudik yang masuk ke Bali belum setara dengan yang keluar Bali. Sementara dari pemeriksaan di Pos KTP sejak akhir pekan lalu, sudah puluhan penduduk pendatang (duktang) yang dipulangkan lantaran tidak mengantongi KTP.

Bali Post/olo

PASAR – Sudut gang di depan Pasar Umum Negara. Paguyuban Pedagang Pasar Umum Negara meminta pemkab membicarakan secara terbuka terkait revitalisasi.

Dari pengamatan di pos KTP, Rabu kemarin, suasana nampak lebih lengang dibanding akhir pekan lalu. Para pemudik bermotor mendominasi ketika kapal bersandar dan melakukan bongkar. Selain itu juga penumpang pejalan kaki dan penumpang bus. ‘’Sekarang sedikit lebih lengang. Mungkin masih merayakan Lebaran Ketupat. Biasanya seminggu setelah Lebaran,’’ tandas salah seorang petugas.

Dari informasi, selama pasca-Lebaran atau arus balik hingga kemarin terdapat puluhan pelanggaran dan langsung dipulangkan. Tepatnya berjumlah 22 orang dari lebih 40 pelanggaran. Pemulangan yang paling banyak terjadi pada Senin (11/7) lalu, di mana terdapat 30 pelanggaran, baik KTP mati ataupun tanpa KTP, dan yang dipulangkan 15 orang. Sisanya sekitar 15 orang lagi diperbolehkan melanjutkan

perjalanan. Sementara itu, Kepala Disdafdukcapil Jembrana I Ketut Wiaspada mengatakan, guna mengantisipasi arus balik ini, dinas menambah jumlah personel pemeriksaan di pos KTP dari sebelumnya 17 orang (lintas instansi) menjadi 25 orang. Penambahan delapan personel itu dari Dinas dan Satpol PP. Menurutnya, penebalan personel ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. (kmb26)

Dipertanyakan, Rencana Revitalisasi Pasar Umum Negara

Negara (Bali Post) – Paguyuban Pedagang Pasar Umum Negara meminta Pemkab Jembrana secara terbuka membicarakan program revitalisasi pasar. Para pedagang tidak ingin tiba-tiba ada pembangunan, sementara secara prinsip mereka belum memberikan izin revitalisasi pasar. Mereka berharap dilakukan renovasi saja. Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Umum Negara Gusti Putu Adnyana mengatakan para pedagang berharap agar rencana ini dibicarakan

lagi. Sejatinya para pedagang berharap pasar terbesar di Jembrana itu hanya direnovasi. Tidak dibongkar habis seperti rencana sebelumnya. Selama ini, menurutnya, pedagang sudah merasa tenang, namun kini terusik karena mendapati informasi akan ada revitalisasi kembali. Adnyana menambahkan, salah satu pemicu penolakan revitalisasi yakni pemindahan mereka ke Peken Ijogading. Sebab, sebagian besar pedagang di Pasar Umum Negara merupakan pedagang semigrosir. Untuk itu, peda-

gang membutuhkan tempat yang luas. Sementara los dan kios di Peken Ijogading ukurannya kecil dan tidak memuat barang dagangan para pedagang. Selanjutnya, bangunan peken itu juga berlantai dua, yang menimbulkan pandangan negatif karena yang ramai hanya di lantai dasar. Lantai dua dan tiga sepi. Karena itu, ketika dipindahkan ke sana, mereka pasti akan menolaknya. Bangunan di sekeliling Pasar Umum Negara ini mencirikan bentuk khas pasar tradisional.

Razia Rumah Kos

Apalagi sifatnya sementara mereka harus berjualan di lapak darurat. Karena itu, para pedagang berharap agar Pemkab Jembrana melakukan renovasi pasar, bukan revitalisasi. Sebab, menurut mereka belum dibutuhkan. Sebelumnya, para pedagang resah lantaran muncul informasi bahwa revitalisasi pasar akan dilakukan bahkan dengan anggaran lebih tinggi. Apalagi disebutkan bahwa permohonan revitalisasi pasar ini muncul dari para pedagang sendiri. (kmb26)

Cewek Kafe Tanpa KTP Diamankan Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Mendoyo, Senin (11/7) melakukan razia di sejumlah tempat di wilayah hukum Mendoyo. Saat razia di rumah kos di Banjar Dauh Marga, Desa Delod Berawah, Mendoyo, seorang cewek kafe ML (23) tidak bisa menunjukkan KTP. Wanita ini pun diamankan guna diproses

lebih lanjut. Saat didatangi polisi, ia sedang asyik berduaan bersama seorang pria di kamar kosnya. Ia pun gugup saat mengetahui sejumlah anggota Polsek Mendoyo datang dan mengetuk pintu kamarnya. Setelah diperiksa identitasnya, ia hanya bisa menunduk. Rupanya, ia bin-

gung karena tidak memiliki KTP. Kanit Reskrim Polsek Mendoyo Iptu Muh Yaqin seizin Kapolsek Mendoyo mengatakan, karena tidak memiliki KTP, wanita asal Bandung itu diamankan di Polsek Mendoyo untuk dimintai keterangan. Selain ML, petugas juga mengamankan

pria yang sekamar dengan wanita tersebut yakni AS. Dari keterangan ML, dia datang ke Bali bekerja sebagai cewek kafe sejak Februari 2016 lalu. Ia lolos dari pemeriksaan di Pos KTP Gilimanuk karena bekerja sama dengan sopir bus sehingga tidak diperiksa saat itu. (kmb)

Bali Post/kmb 26

Pemeriksaan – Situasi pemeriksaan KTP di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk pada H+6, Rabu kemarin.

Klinik dan Dewan Pendidikan Tabanan Gagas Buku Saku

RAZIA - Anggota Polsek Mendoyo ketika melakukan razia ke rumah kos.

Bali Post/kmb

Tiga Penjudi Bola Adil Disidangkan

Amlapura (Bali Post) – Tiga terdakwa judi bola adil yang sebelumnya dibekuk Tim Buser Reskrimum Polda Bali, disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Selasa (12/7) lalu. Ketiga terdakwa asal Banjar Keladian Rendang, Karangasem itu meliputi I Wayan Nita, Komang Abian dan Made Tunas. JPU Made Oka Mahendra di depan majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih menyampaikan dalam surat

dakwaannya, Senin (14/5) lalu, ketiga terdakwa menggelar judi bola adil. Sesuai keterangan saksi Gede Ngurah, judi bola adil digelar di wilayah Banjar Subak Keladian. Terdakwa Tunas sebagai kasir, yang membayar uang kepada penjudi atau pemasang yang menang. Sementara uang pasangan penjudi yang kalah dipungut Tunas. Atas tugas Tunas itu, dia mendapatkan upah Rp 50 ribu. Terdakwa lainnya bertindak sebagai bandar.

Polisi dari Mapolda mengetahui para terdakwa menggelar judi bola adil itu sejak tiga hari sebelum digerebek pada 14 Mei lalu. Para terdakwa total sudah menang Rp 11 juta, dari uang masyarakat penjudi yang kalah. Selain menggelandang ketiga tersangka ke Mapolda untuk disidik, polisi juga menyita barang bukti di antaranya satu papan bola adil, dua bola karet dan empat kayu pengganjal papan untuk menggelar judi itu serta uang

tunai. ‘’Judi bola adil itu bersifat untung-untungan. Bagi pemasang Rp 1.000 yang menang, mendapatkan ukupan (bayaran) 10 kali lipat atau Rp 10 ribu. Sementara yang kalah, uang pasangan diambil seluruhnya dan menjadi hak bandar atau penyelenggara,’’ ujar jaksa Oka. Ketiga terdakwa dijerat dengan UU Pemberantasan perjudian. Atas surat dakwaan JPU, ketiga terdakwa menyatakan tidak menyampaikan bantahan. (013)

Tabanan (Bali Post) Setelah setahun, realisasi program buku saku gagasan Klinik dan Dewan Pendidikan Tabanan tampaknya bakal terwujud. Terbukti, ratusan guru dari seluruh jenjang pendidikan mulai dari Kecamatan Tabanan dan Kerambitan, Rabu (13/7) kemarin dikumpulkan guna melakukan bedah buku saku di gedung PGRI Tabanan. Bedah buku saku tersebut menghadirkan narasumber tim pakar Klinik Pendidikan Prof. Drs. I Ketut Sarna. Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikmudora) Tabanan Agung Oka Sudama mewakili Kadisdikmudora menyambut baik gagasan buku saku tersebut. Apalagi dalam buku saku itu berisi pedoman, baik untuk guru maupun murid da-

lam proses belajar-mengajar. ‘’Dengan buku saku akan menjadikan sekolah sebagai taman belajar, sehingga menghasilkan siswa berkarakter dan berbudi pekerti yang baik,’’ jelasnya. Ia juga berharap guru-guru yang menghadiri bedah buku saku akan mendapatkan pedoman tentang penggunaan karya tim pakar Klinik Pendidikan Tabanan. Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana menjelaskan, kegiatan sosialisasi dan bedah buku saku kepada guru-guru di tingkat SD, SMP dan SMA dibagi dalam beberapa tahap. Untuk tahap pertama guru-guru di sekolah yang ada di Kecamatan Tabanan dan Kerambitan. Sedangkan untuk Kamis, Jumat dan Sabtu berlanjut

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ke guru-guru di Kecamatan Selemadeg Timur, Selemadeg, Selemadeg Barat dan Pupuan. Dilanjutkan di Kecamatan Penebel dan Baturiti dan terakhir di Kecamatan Marga dan Kediri. ‘’Program buku saku ini merupakan program kerja dari Dewan Pendidikan dan Klinik Pendidikan Tabanan yang sudah digagas sejak setahun lalu,’’ terang Madra. Ia berharap dengan kehadiran buku saku yang disusun oleh tim pakar Klinik Pendidikan Tabanan mampu menjawab permasalahan proses belajar-mengajar yang ada di sekolah. ‘’Muaranya, etika budi pekerti siswa yang saat ini sudah mulai merosot mampu dibenahi dengan adanya buku saku ini,’’ pungkasnya. (kmb28)


OPINI

6

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Menuju Generasi Cerdas dan Berkarakter MUSIM kembali ke sekolah telah tiba. Back to school. Setelah hampir sebulan, barangkali tidak menginjakkan kaki ke sekolah tercinta, maka kini rutinitas itu mesti dijalani lagi. Kembali ke sekolah bagi siswa lama, mungkin tidak begitu gereget lagi. Nah, bagi siwa baru baik di tingkat SD, SMP, SMA/SMK dan bahkan di perguruan tinggi, memasuki medan belajar yang baru tentu ada hal-hal yang baru pula. Ekspektasi ini bisa jadi terpenuhi, bisa jadi juga sebaliknya. Bisa juga menjadi pengalaman yang mengenakkan dan tentu saja bisa juga sebaliknya. Tentu, hal ini juga akan berdampak bagi para orangtua siswa atau mahasiswa baru. Ini sebuah langkah baru untuk mencapai tujuan yang masih terbentang jauh. Atau juga sudah menjadi terminal terakhir bagi yang sudah lulus di perguuran tinggi untuk menjadi ‘’siswa baru’’ di lapangan pekerjaan. Tentu saja ada ekspektasi yang ada dalam diri masingmasing. Tentu ada juga fakta sebenarnya yang ditemui. Selama ini, proses penerimaan siswa atau mahasiswa baru yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan atau orientasi pengenalan sekolah atau kampus, menjadi momok bagi siswa dan orangtua siswa. Tidak jarang, kegiatan ini menimbulkan polemik, pro-kontra yang tidak pernah habis. Tidak jarang pula kegiatan ini berujung malapetaka yang berbuntut perkara. Program ini seringkali masih menggunakan pola- pola lama yang tidak edukatif dan terkesan tidak manusiawi. Ajang balas dendam antara senior kepada yuniornya. Siswa baru seringkali dijadikan sasaran perundungan dan diberikan tugas-tugas yang tidak masuk akal. Hal ini tidak hanya membuat mereka kebingungan, juga orangtuanya. Alih-alih menjadikan kegiatan ini sebagai penggemblengan mental siswa baru tetapi justru berujung petaka. Semestinya ada komunikasi yang intens antara pihak sekolah, OSIS serta komite untuk merumuskan seuatu kegiatan edukatif yang didukung oleh muatan lokal daerah setempat. Kegiatan yang aneh-aneh bukan zamannya lagi. Mengumpulkan hal-hal yang tidak masuk akal, memakai kostum aneh-aneh dan sebagainya sudah barang lapuk yang sudah tidak terpakai lagi. Pihak sekolah harus memantau kegiatan ini. Jangan dibiarkan menjadi ajang yang tidak benar. Jangan dijadikan sebuah medan di luar agenda pendidikan. Bukan ajang pelatihan fisik yang ngawur. Kalaupun masa latihan fisik serta mental, libatkan TNI/Polri. Ini lebih mendidik serta terarah. Mereka bisa belajar dan membangkitkan semangat Cinta Tanah Air. Bukan sekadar latihan fisik tidak terarah dan cenderung menjerumuskan. Ajang ini buat sedemikian rupa agar menyenangkan dan bernilai positif. Ini sebagai salah satu jalan pembentukan karakter seorang siswa yang tangguh. Yang tidak terombang-ambing dengan kondisi masa kini yang tidak cenderung liar. Jangan biarkan mereka nantinya terlibat kenakalan remaja, seks bebas, narkoba, geng motor dan sebagainya. Kegiatan prasekolah ini penting. Bagaimana mereka mencintai dunia pendidikan dengan segala macam aspeknya. Mencintai daerahnya, negerinya, pemimpin dan sebagainya. Mereka juga diajar agar kritis serta berani, bersikap sportif dan menghargai usaha orang lain. Apalagi di suatu daerah punya keunggulan. Potensi ini bisa dikombinasikan dengan unsur muatan sekolah, local genius serta unsur TNI/Polri. Ini benar-benar merupakan sebuah racikan yang bagus. Ada nilai positif daripada terkesan hura-hura yang bisa menimbulkan huru-hara. Bukan ajang balas dendam. Bukan pula sebuah neraka yang membuat jerih para siswa baru dan membuat geram para orangtua murid. Pendidikan karakter ini sudah harus terarah. Jangan dibiarkan liar oleh sekelompok oknum yang memang menginginkan seperti itu. Bukan ajang petantang-petenteng senior di hadapan yuniornya. Mari kita berpikir dan bertindak edukatif konstruktif untuk membangun sebuah karakter siswa yang tangguh.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Tanggapan Dinas PU Denpasar Menindaklanjuti surat pembaca Bali Post tanggal 13 Juli 2016, pengaduan dari Bapak I Wayan Atmaja, S.H. perihal pelanggaran berat dalam penyenderan sempadan sungai Tukad Ayung, dapat kami sampaikan sebagai berikut bahwa pengerjaan penyenderan Sungai Ayung dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai Bali–Penida bukan Dinas PU Kota Denpasar. Tidak benar Balai Wilayah Sungai Bali–Penida mempersempit alur sungai dari 25 m menjadi 8 m. Selebihnya dari pendataan ke lapangan dan berdasarkan gambar rencana penyenderan Tukad Ayung, lebar penyenderan antara 24 m - 28 m, menyesuaikan alur eksisting sungai dan batas-batas kepemilikan tanah Banjar Peninjoan dan Krematorium Santa Yana. Demikian yang dapat disampaikan dan terima kasih. Kabid Pengairan Dinas PU Kota Denpasar

Pengenalan MOS Musim liburan selesai dan anak-anak mulai melakukan aktivitasnya. Sebagai orangtua, saya juga akan kembali disibukkan dengan program antar-jemput. Namun sebagai orangtua, saya merasa lebih nyaman dengan cara-cara pengenalan lembaga atau lingkungan sekolah dengan model baru. Saya harapkan cara ini yang lebih mendidik. Masa Orientasi Siswa (MOS) yang diganti dengan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini, saya harapkan lebih positif dibanding dengan cara-cara sebelumnya. Mudah-mudahan sistem perpeloncoan bagi siswa baru benar-benar hilang. Saya juga sempat baca bahwa jika ada pelanggaran dalam masa pengenalan lingkungan sekolah ini yang bertanggung jawab adalah panitianya. Mudah-mudahan semua bergerak ke arah yang lebih positif untuk membina anak didik. Jangan lagi ada hal-hal yang bisa membuat orangtua ikut susah dan resah dengan pola-pola lama dalam meneria siswa baru. Dra. Putu Partini Dalung, Badung, Bali

Perubahan Pendidikan Karakter pada Remaja Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru telah memunculkan dualisme persepsi. Persepsi positif hadir dari orangtua siswa dan siswa baru sendiri. Orangtua secara umum beranggapan dengan hadirnya peraturan ini akan menyelamatkan putra atau putrinya dari tindakan ‘’penyiksaan’’. Siswa baru menyambut baik karena ini akan meringankan bebannya saat akan masuk ke sebuah institusi pendidikan maupun saat akan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Persepsi negatif muncul dari para pendidik baik guru, pembina independen maupun siswa senior yang masih mengagung-agungkan pendidikan dengan pola konvensional. Mereka beranggapan bahwa akan terjadi perubahan pada paradigma pendidikan karakter pada siswa baru.

Oleh I Wayan Dalam Ari Kalky erubahan paradigma pendidikan karakter jelas tidak akan bahkan tidak layak diubah sama sekali. Paradigma adalah pola pikir yang mendasari setiap tindakan. Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang secara yuridis adalah salah satu penyelenggara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ini berarti secara jelas dan tegas bahwa menteri tersebut mengemban tugas untuk menciptakan generasi terdidik yang berkarakter kebangsaan. Karakter kebangsaan secara tegas telah ditentukan dengan hadirnya 4 (empat) pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Jadi jelas paradigma untuk menghasilkan generasi terdidik yang berkarakter kebangsaan tidak boleh berubah sama sekali. Setiap peserta didik adalah manusia yang bermartabat dan memiliki hak untuk membentuk dirinya menjadi pribadi yang sehat fisik maupun mental. Pembentukan pribadi yang sehat seperti itu bukan hanya tanggung jawab dari pemilik hak, namun juga menjadi kewajiban dari para pemangku kepentingan di di dunia pendidikan, baik di ranah formal maupun informal. Karakter pribadi yang sehat fisik maupun mental jelas merupakan sebuah konsekuensi wajar yang tidak bisa ditawar-tawar lagi dengan berbagai bentuk perubahan paradigma apa pun. Perubahan paradigma dalam menyikapi

P

hadirnya Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tidak perlu dilakukan. Tindakan yang perlu diubah adalah strategi pendidikan sebagai aplikasi dari paradigma dasar yang telah ada sejak lama. Strategi yang umum dilakukan dilakukan sebelumnya adalah bentuk doktrinisasi kepada peserta didik. Doktrinisasi sebenarnya bukanlah metode yang haram untuk dilakukan di era kekinian. Strategi ini masih relevan diterapkan namun dengan penyesuaian pada banyak aspek. Doktrinasi yang selama ini banyak dilakukan oleh para pendidik adalah dengan memaksakan kebenaran kepada peserta didik. Kebenaran yang sebenarnya dapat dicerna secara logis justru disampaikan seolah kebenaran itu sebagai dogma. Dogma adalah bentuk kebenaran yang diterima atas dasar kepercayaan dengan mengabaikan pertimbangan logika. Perubahan mendasar yang perlu dilakukan adalah dengan mengubah doktrinisasi yang condong bersifat dogmatis menjadi logis. Konsep dasarnya adalah memberikan pemahaman yang mendorong hadirnya kesadaran bagi peserta didik akan karakter yang harus dia bentuk secara mandiri sebagai manusia dan anak bangsa ini. Konsep dasar ini berkonsekuensi terhadap perubahan peran pendidik dari murni penunjuk arah yang benar menjadi pendamping dan fasilitator bagi peserta didik untuk menemukan jalan yang benar. Perubahan peran ini sebaiknya dapat dilakukan dalam empat tahapan kerja.

Perancangan pola pendidikan diawali dengan memahami secara baik dan benar paradigma dasar dari pendidikan karakter. Pengenalan secara utuh pada aspek-aspek yang disukai sekaligus yang tidak disukai oleh calon peserta didik sebagai bahan rancangan. Rancangan ini nanti sebaiknya dapat mendorong peserta didik secara mandiri menyadari tujuan atau harapan dari pendidiknya. Persiapan fisik dan mental jelas menjadi konsekuensi wajar pada aplikasi peran sebagai pendamping dan fasilitator bagi peserta didik untuk menemukan jalan yang benar. Kedua peran ini jelas lebih berat dibandingkan peran sebagai penunjuk arah tentang jalan yang benar. Aspek keteladanan jelas menjadi tuntutan utama. Seorang pendidik dapat saja memberikan sanksi seperti hukuman 100 kali push-up kepada peserta didik. Namun pendidik harus dapat memberikan bukti kepada peserta didik bahwa dia mampu melakukan sanksi itu tanpa merasa lelah dan marah akibat sanksi itu. Kedua peran tersebut jelas menuntut kondisi fisik maupun mental yang sangat prima dari pendidik. Pendidik dengan fisik yang lemah dan mental yang tidak stabil atau cenderung temperamental jelas tidak sesuai melaksanakan peran tersebut. Pengaplikasian rancangan pola pendidikan yang telah dirancang sebaiknya dapat diaplikasikan dengan memperhatikan 3 (tiga) kaidah dasar yaitu penghormatan kepada peserta didik, berpikir multidimen-

sional dan sanksi yang mendidik. Pendidik sebaiknya bukan hanya mampu memahami hak dasar dari peserta didik, namun juga bisa menunjukkannya baik secara verbal maupun dengan bahasa tubuhnya. Pendidik sebaiknya dapat mengkaji dari berbagai sudut pandang tentang kegagalan atau kesalahan dari peserta didik. Ada dua kesalahan yang umumnya dilakukan pendidik saat memberikan sanksi. Pertama, sanksi lebih bertujuan agar peserta didik tidak mengulangi kesalahannya dan berdampak munculnya rasa takut pada berbagai tingkatan kualitas yaitu dari takut yang wajar hingga trauma. Kesalahan kedua adalah sanksi hanya diberikan kepada mereka yang bersalah. Sanksi yang mendidik dapat saja diberikan kepada mereka yang berprestasi tinggi. Indikasi keberhasilan pendidikan karakter secara massal adalah tidak adanya ketimpangan kualitas hasil dari peserta didik. Jadi mereka yang berprestasi tinggi sebaiknya dapat menginspirasi dan memotivasi teman-temannya untuk mencapai kualitas yang hampir sama. Penilaian dan evaluasi pada pola pendidikan karakter selama ini umumnya dilakukan oleh pendidik tanpa melibatkan peserta didik yang memperoleh dampak langsung dari penerapan pola pendidikan. Pelibatan peserta didik yang telah mendapatkan pola pendidikan karakter sangat diperlukan untuk penyempurnaan rancangan pola pendidikan di masa depan. Penciptaan generasi yang berkarakter dan berprestasi dengan metode yang manusiawi dalam wilayah NKRI jelas sangat diperlukan. Sejarah telah membuktikan bahwa ada banyak sekali individu hebat yang lahir dari keterbatasan, kekerasan dan tekanan mental yang berat dari lingkungannya. Beberapa dari mereka justru pernah menjadi pemimpin dunia. Individu-individu hebat tersebut seringkali mendapat ‘’gelar kehormatan’’ sebagai diktator, penjahat perang, koruptor dan berbagai gelar lainnya. Individu seperti itu jelas bukan individu yang dibutuhkan untuk menjawab berbagai ujian berat yang sedang dihadapi NKRI. Penulis, Koordinator Dewan Pembina Kader Pelestari Budaya Provinsi Bali

Suara Publik Advokat Mencari Kebenaran, Bukan Kemenangan TULISAN ini merupakan pandangan dari seorang calon advokat yang prihatin melihat tindakan para advokat yang melakukan penyuapan (korupsi) kepada hakim dan atau pejabat pengadilan dengan tujuan memenangkan atau menguntungkan perkara kliennya. Dari berbagai sumber yang dikutip penulis, dari tahun 2010 sampai dengan saat ini, ada sekitar sembilan advokat yang melakukan penyuapan kepada hakim dan atau pejabat pengadilan. Kesembilan orang tersebut ada yang sudah divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan ada juga yang masih ditetapkan sebagai tersangka (belum divonis). Jika diperhatikan dalam Pasal 4 Undangundang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, sebelum menjalankan profesinya, seorang advokat wajib bersumpah menurut agamanya atau berjanji. Salah satu bunyi sumpah atau janji yang akan diucapkan oleh seorang advokat tersebut adalah ‘’Demi Allah saya bersumpah/saya berjanji bahwa saya dalam melaksanakan tugas profesi di dalam atau di luar pengadilan tidak akan memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada hakim, pejabat pengadilan atau pejabat lainnya agar memenangkan atau menguntungkan bagi perkara klien yang sedang atau akan saya tangani’’. Dari bunyi sumpah/janji tersebut di atas, terlihat jelas bahwa seorang advokat harus memang teguh prinsip ‘’tidak akan memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada hakim, pejabat pengadilan atau pejabat lainnya agar memenangkan atau menguntungkan perkara klien yang sedang atau akan ditanganinya’’. Namun, yang terjadi belakangan ini adalah maraknya kasus penyuapan yang dilakukan oleh advokat kepada hakim dan atau pejabat pengadilan. Advokat merupakan profesi yang terhormat (Officium Nobile). Hal itu berarti advokat sebagai penegak hukum harus memiliki sikap dan tindakan yang senantiasa menghormati hukum dan keadilan serta memegang teguh sumpah jabatannya. Penulis mengutip per-

Oleh Christian Dior P. Sianturi, S.H. kataan Hoegeng (mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia) yang berpesan bahwa ‘’sumpah jabatan itu harus diingat terus dan dilaksanakan terus. Jangan diabaikan, seolah sumpah itu hanya diucapkan tetapi tidak untuk dilaksanakan dan dipedomani. Sumpah itu harus diwujudkan dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab secara konsisten dan konsekuen. Begitu kita lupa akan sumpah itu, kita bergerak memasuki gerbang kejahatan’’ (Bentang, 2014). Perkataan Hoegeng ini rasanya tepat untuk dijadikan pedoman bagi para advokat dalam menjalankan profesinya supaya benar-benar mengingat dan melaksanakan sumpah jabatan yang telah diucapkannya. Mencari kebenaran, bukan kemenangan! Kata-kata itulah yang selalu dipegang teguh oleh seorang advokat, Yap Thiam Hien. Yap Thiam Hien merupakan seorang advokat yang selalu siap membela siapa pun yang hak-haknya dicabik-cabik dan tidak pernah memandang bulu dalam membela siapa pun yang datang kepadanya. Wejangan yang kerap disampaikan Yap Thiam Hien kepada kliennya adalah ‘’jika saudara hendak menang perkara, jangan pilih saya sebagai pengacara anda, karena kita pasti akan kalah, tetapi jika saudara merasa cukup dan puas mengemukakan kebenaran saudara, saya mau menjadi pembela saudara’’. Apakah sekarang ini masih ada advokat yang berani memberikan wejangan seperti itu kepada kliennya? Apakah sekarang sudah sebaliknya, mencari kemenangan, bukan kebenaran? Rasanya sulit untuk menemukan seorang advokat yang berani memberikan wejangan seperti itu kepada kliennya, kecuali advokat (pengacara publik) yang memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma (Pro Bono). Kalau memang benar mencari kebenaran, mengapa sampai harus menyuap hakim

ataupun pejabat pengadilan? Kebenaran dicari tidak dengan cara melakukan suap, tetapi dilakukan dengan cara memperjuangkannya dan membuktikannya dengan bukti-bukti yang dimiliki. Sepertinya oknum advokat yang melakukan penyuapan kepada hakim ataupun pejabat pengadilan tersebut tidak mungkin mencari kebenaran karena kalau memang mencari kebenaran pastinya para advokat tersebut akan berusaha untuk memperjuangkannya dan membuktikannya tanpa harus melakukan suap. Rasanya lebih tepat untuk mengatakan bahwa mereka bertujuan untuk mencari kemenangan dengan menghalalkan segala cara. Kemenangan memang penting, tetapi itu bukan menjadi yang utama dan segalanya. Pada prinsipnya setiap advokat Indonesia harus jujur dalam mempertahankan keadilan dan kebenaran yang dilandasi dengan moral yang tinggi, luhur, dan mulia serta melakukan tugasnya tidak bertujuan sematamata untuk memperoleh imbalan materi saja tetapi lebih mengutamakan tegaknya hukum, kebenaran, dan keadilan (Pasal 2 dan 3 huruf b Kode EtikAdvokat Indonesia -- KEAI). Dari bunyi pasal tersebut dapat simpulkan bahwa prinsip dasar seorang advokat Indonesia adalah harus mempertahankan dan mengutamakan kebenaran dan keadilan, bukan mengutamakan kemenangan. Lebih lanjut, menjamin kemenangan kepada klien atas perkara yang ditangani seorang advokat merupakan suatu hal yang tidak dibenarkan di dalam Pasal 4 huruf c KEAI. Menurut Harry Ponto (advokat senior), ‘’jaminan sebuah kemenangan merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh para advokat untuk mencari atau merebut klien. Pada dasarnya klien itu mencari kemenangan atas suatu sengketa hukum, makanya klien cenderung mudah tergiur begitu datang seorang advokat yang menawarkan jasa dengan iming-iming kemenangan. Hal seperti itulah yang terjadi di dalam praktik dan jadi salah satu dinamika yang terjadi di lapangan’’ (hukumonline, 24/08/2015).

Advokat harus berani menolak hal seperti itu karena pada dasarnya perbuatan itu sudah melanggar kode etik advokat. Sebagaimana diungkapkan oleh Frans Winarta (advokat senior) bahwa ‘’advokat harus berani berkata tidak terhadap bujukan agar membeli kemenangan atas kliennya. Ia juga berpesan kepada semua advokat harus mensyukuri nikmat yang ada. Tidak perlu takut tidak bisa hidup, tidak dapat rezeki, tidak dapat klien, dan tidak dapat perkara’’ (hukumonline, 20/06/2016). Yang perlu ditanamkan oleh seorang advokat adalah mempertahankan dan mengutamakan kebenaran dan keadilan. Tegakkanlah kebenaran dan keadilan! Bila kebenaran dan keadilan sudah didapatkan, pastilah kemenangan juga telah didapatkan. Penulis, calon advokat/alumnus Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran

POJOK Soal reklamasi, Jokowi tahu tuntutan masyarakat Bali. - Cuma belum ambil keputusan. *** Kata Rizal Ramli, menteri berwenang batalkan reklamasi. - Cuma mau apa tidak. *** Presiden Jokowi tugaskan Kapolri Tito berantas mafia hukum. - Cuma mampu apa tidak.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

SAMPAH Salah seorang warga menurunkan sampah yang akan dibuang ke salah satu tempat pembuangan sampah di kawasan Lapangan Lumintang, baru-baru ini.

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Figur

Jaga Budaya Bali BALI tidak punya tambang emas, batubara atau nikel, tapi memiliki pariwisata budaya yang mampu menyedot gemerincing dolar. Jika budaya Bali terusik atau ternoda akan berdampak buruk pada sektor pariwisata, penggerak perekonomian Pulau Dewata ini. “Kalau Bali Post/rah orang Bali termasuk warga pendatang tinggal di Bali menjadi krama yang baik dan menjaga budaya, saya yakin pariwisata Bali tidak pernah luntur. Kalau diabaikan maka pariwisata akan keteteran dan Bali bisa hancur,” kata akademisi pariwisata, Drs. Ketut Maliarsa, Rabu (13/7) kemarin. Apalagi Bali memiliki keunikan, pemandangan sangat indah, dan keramahtamahan penduduknya. Oleh karena itu, krama Bali jangan sampai menodainya. “Dinas Pariwisata Badung menyampaikan meskipun bukan orang Bali tapi sudah masuk penduduk Bali, harus dukung pariwisata. Karena Bali tidak punya apa-apa, tidak punya tambang emas, tambang nikel, tapi kita bersyukur kepada Ida Sanghyang Widi Wasa Bali ini punya budaya,” ujarnya. Masyarakat Bali harus mendukung pariwisata budaya ini, jangan sampai ternoda. Terbukti tahun 2002 dan 2005 ada bom, pariwisata keteteran. Maka dari itu siapa pun yang tinggal di Pulau Seribu Pura ini harus ikut mengajegkan budaya Bali sehingga pariwisata tidak sampai keteteran. “Untuk turut serta melestarikan budaya Bali, kami menjunjung nilai-nilai luhur agama dan budaya. Selain itu, kepada siswa kami tekankan penataan lingkungan sekolah dengan konsep Tri Hita Karana,” tegas Kepala SMK Pariwisata Dalung (Prada) ini. (rah)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Gugatan Wali Kota Surabaya Dikabulkan

7

SMA Sederajat Tetap Dikelola Kabupaten

Amlapura (Bali Post) -

Teka-teki pengelolaan SMA sederajat sudah semakin jelas. Setelah gugatan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK), pengelolaan SMA sederajat akhirnya kembali atau tetap ke kabupaten/kota. Padahal, rencananya mulai tahun ajaran 2016/2017 ini, pengelolaan SMA sederajat dikelola provinsi, sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karangasem Drs. I Gede Ariyasa, M.Pd., Rabu (13/7) kemarin, mengatakan putusan MK itu sekaligus membantalkan amanat undang-undang tersebut. Sehingga proses pelimpahan wewenang ke provinsi yang sudah tuntas dilakukan Karangasem, mau tidak mau mentah dengan keputusan MK tersebut. “Wakil Ketua Deprov (Dewan Provinsi) Gorontalo La Ode Haimudin pernah menegaskan putusan ini. Gugatan Wali Kota Surabaya dikabulkan, sehingga pengelolaan SMA sederajat kembali ke kabupaten,” kata Ariyasa, Rabu kemarin. Setelah putusan MK terse-

but, kemudian turunlah Permendagri Nomor 31 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017. Sekretaris Disdikpora Karangasem I Gede Basma, S.Pd., M.Si. menambahkan, dalam Permendagri ini pemerintah kabupaten/kota diminta kembali menganggarkan anggaran pendidikan untuk jenjang SMA sederajat. Sebelum digugat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Basma mengungkapkan setelah pemerintah pusat melihat pelimpahan ini, rupanya yang siap SMA sederajat dikelola provinsi, hanya Provinsi Bali dan Gorontalo. Provinsi Gorontalo disebut-sebut

cukup kecewa dengan pembatalan pengalihan pengelolaan SMA sederajat ini. “Cuma dua provinsi (Bali dan Gorontalo) yang siap menerima pelimpahan. Kurang tahu juga kendala provinsi lainnya,” kata Basma. Padahal, sebagaimana Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, seluruh provinsi seharusnya sudah siap melakukan pelimpahan pengelolaan SMA sederajat mulai tahun ajaran baru 2016/2017. Disdikpora Karangasem, kata Basma, sudah mengirimkan database guru SMA sederajat ke pemerintah pusat. Sehingga secara administratif, sebenarnya Karangasem sudah siap dengan proses pelimpahan itu.

Bali Post/kmb31

MPLS - Salah satu SMA di Karangasem yakni SMAN 1 Amlapura, saat melaksanakan MPLS bagi siswa baru di sekolah itu. Lewat putusan MK, pengelolaan SMA sederajat akan tetap dikelola kabupaten. Jumlah SMA sederajat di Karangasem ada 32, terdiri atas SMA 19 sekolah, MA dua sekolah dan SMK sebanyak 11 sekolah. Sedangkan jumlah guru tingkat

SMA sederajat mencapai seribu lebih, dari sekitar 6.000 tenaga guru dari tingkat dasar hingga menengah di Karangasem. (kmb31)

Dewan Respons Positif MPLS

Hingga 2021, Jamkrida Masih Perlu Suntikan Modal

Denpasar (Bali Post) Hingga tahun 2021, PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) diperkirakan masih membutuhkan tambahan modal hingga Rp 202 miliar. Tambahan modal ini diperlukan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan. Sebab, animo pengusaha untuk mendapatkan penjaminan kredit semakin besar tiap tahunnya. “Sampai saat ini, Jamkrida telah menjamin sekitar 40.142 debitur dengan total nilai penjaminan hingga Rp 3 triliun. Peluang kita masih besar, karena di Bali tercatat ada sekitar 162.000 UMKM, jadi masih banyak yang belum mendapatkan penjaminan dari kita,” ujar Direktur Utama Jamkrida, I Ketut Widiana Karya, Rabu (13/7) kemarin. Widiana menambahkan, modal yang dimiliki Jamkrida hingga tahun ini sekitar Rp 128,375 miliar. Pemprov Bali sebagai pemegang saham terbesar memiliki modal sekitar Rp 128 miliar dan sisanya adalah sharing dari kabupaten/ kota. Jumlah penjaminan dari tahun 2015 ke 2016 mengalami peningkatan sekitar 40 persen pada sektor produktif. “Jumlah kontraktor di Bali yang menggunakan layanan penjaminan ini meningkat sekitar 60 persen. Untuk tahun 2016, Jamkrida concern menyasar LPD dan koperasi yang juga merupakan penunjang ekonomi kerakyatan di Bali. Kita akan bekerja sama dengan lembagalembaga tersebut dalam hal penjaminan kredit oleh masyarakat, tanpa juga melupakan kewajiban kepada para UMKM,” paparnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta adanya pengawasan intensif terhadap para pengusaha UMKM yang sudah memanfaatkan fasilitas permodalan dari Jamkrida. Mengingat semakin banyaknya pengusaha UMKM sudah memanfaatkan kemudahan dari perusahaan penjamin yang didirikan oleh Pemprov Bali tersebut. Pengawasan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan usaha dari UMKM yang telah mendapatkan penjaminan kredit. (kmb32)

Bali Post/wan

Singaraja (Bali Post) –

Bali Post/eka

SAMBUTAN - Kepala SMAN 1 Abiansemal I Made Kupasada memberikan sambutan kepada para siswa baru di SMAN 1 Abiansemal, Badung, Rabu (13/7) kemarin.

MPLS SMAN 1 Abiansemal

Siswa Ditanamkan Karakter Antikorupsi

MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru di SMAN 1 Abiansemal bertujuan untuk memudahkan siswa baru menyatu dengan warga sekolah dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar nantinya. Selain pengenalan, MPLS yang diikuti 543 siswa baru itu ditanamakan pendidikan karakter akan antikorupsi yang disajikan Polres Badung. Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Abiansemal Drs. I Made Kupasada, M.Pd., Rabu (13/7) kemarin di aula SMA Negeri 1 Abiansemal, Badung. Pendidikan karakter pada siswa akan antikorupsi merupakan langkah preventif sedari dini, sehingga ke depan perilaku tindak korupsi tidak terjadi. Semua kegiatan ini dimulai dari pendidikan karakter. Bagaimana menanamkan karakter tersebut pada siswa mulai dari hari pertama MPLS hingga penutupan. Usai MPLS dari pihak sekolah menyiapkan waktu tiga hari untuk beberapa kegiatan. Seperti pramuka, pemeriksaan kesehatan dan pengabdian masyarakat. Kegiatan tersebut nantinya dimotori anak-anak pencinta alam dan

lingkungan hidup (PALH) dan OSIS. Pengabdian masyarakat akan diadakan di objek wisata Sangeh. Sangeh dipilih karena merupakan tempat pembibitan PALH, salah satunya pembibitan jamur. ‘’Hal tersebut juga merupakan salah satu pendidikan karakter pada siswa yang sekaligus menanamkan pedidikan kewirausahaan,’’ tambah Kupasada yang telah mengantarkan SMAN 1 Abiansemal meraih segudang prestasi. Termasuk peraih penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun 2012. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum I Ketut Sumandhi Arta menyampaikan, sebelum kegiatan MPLS berlangsung, pihak sekolah juga melakukan tes peminatan program studi. Tujuannya agar anak-anak bisa menyalurkan minat mereka. SMAN 1 Abiansemal membuka tiga program peminatan, yakni program MIPA, IPS, dan Bahasa. Untuk dapat masuk peminatan tersebut, siswa harus mengikuti tes. Di samping juga ada rekomendasi dari guru BK di SMP. Sehingga selesai masa PLS ini anak-anak sudah terbagi dalam kelas sesuai program peminatan tersebut. (eka/k100)

Kebijakan pemerintah mengganti kegiatan Masa Orientasi Sekolah (MOS) dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mendapat dukungan positif DPRD Buleleng. Dewan di daerah ini memandang MPLS sebuah media bagi siswa baru untuk mengenali lingkungan sekolah dengan nyaman dan menyenangkan tanpa adanya kegiatan yang sifatnya membebani atau bahkan mengarah pada kekerasan fisik. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna di ruang kerjanya Rabu (13/7) kemarin. Lebih jauh Supriatna mengatakan, MPLS yang telah usai digelar di seluruh jenjang pendidikan telah berjalan dengan suasana menyenangkan. Kegiatan itu seperti pengenalan berbagai aktivitas sekolah kepada siswa baru dengan pengemasan kegiatan yang bersifat edukatif. Dengan demikian siswa baru akan paham dan setelah men-

Bali Post/kmb38

Gede Supariatna

jadi warga sekolah tentu saja memiliki “bekal” untuk mengikuti kebijakan yang dijalankan sekolah setempat. Di samping itu, pelaksanaan yang dipangkas dari satu minggu menjadi tiga hari dan pada jam pelajaran diyakini tidak membebani siswa itu sendiri. Bahkan, panitia lebih banyak melibatkan guru dan siswa sengaja dibatasi, sehingga pola ini akan mempersempit

kegiatan yang tidak wajar selama MPLS berlangsung. “Saya kira MPLS ini bukan sekadar mengganti MOS. Dari pantauan di beberapa sekolah tidak ada kegiatan yang membebani atau bahkan mengarah pada kekerasan fisik. Saya yakin dengan MPLS ini siswa baru akan merasa nyaman dan menganggap sekolah seperti taman belajar,” katanya. Menurut politisi PDI Perjuangan Buleleng ini, kesan perpeloncoan hingga mengarah ajang balas dendam dari siswa senior kepada siswa yunior sempat terjadi pada tahun ajaran baru beberapa tahun yang lalu. Hal ini membebani siswa baru itu sendiri karena harus membawa perlengkapan yang tidak lazim. Menginjak tahun ajaran baru 2016/2017 ini MOS diganti dengan MPLS. Dengan kebijakan baru ini, pria yang akrab dipanggil Supit ini menilai bahwa MOS yang terkesan membebani siswa baru itu layak dihapus. (kmb38)


BANGLI

8

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

SOSOK Jadi Tuan Rumah

KABUPATEN Bangli menjadi tuan rumah Hari Koperasi ke-69 di Provinsi Bali. Sejumlah kegiatan digelar seperti jalan santai, bakti sosial, seminar koperasi, hingga kegiatan penyelamatan lingkungan. ‘’HUT koperasi tahun ini, Bangli jadi Bali Post/sos tuan rumah. Itu digilir setiap kabupaten,’’ ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangli, I Dewa Gede Suparta, Rabu (13/7) kemarin. Pelaksanaan kegiatan sudah berlangsung sejak 12 Juli yang tepat dengan Hari Koperasi. Perayaan puncak akan berlangsung pada 29 Juli mendatang di Desa Tradisional Penglipuran. Melalui kegiatan ini diharapkan koperasi di Bali bisa berbenah dan kembali ke jati dirinya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Belakangan, koperasi masih banyak yang ditemukan ‘sakit’ bahkan dibubarkan. Hal tersebut merupakan salah satu imbas rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di dalamnya. ‘’Koperasi harus kembali ke fungsi sesungguhnya. Manajemen dan kualitas SDM harus ditingkatkan,’’ tegasnya. Dengan mengusung tema ‘’Reformasi Koperasi Wujudkan Ekonomi Berdikari’’, rangkaian kegiatan akan diikuti seluruh kabupaten di Bali. Sebagai bentuk persiapan, komunikasi dengan pemerintah provinsi pun dilakukan. ‘’Beberapa kegiatan sudah berjalan. Yang lainnya akan menyusul,’’ ujar mantan Kadisperindag Bangli ini. (sos)

Dinas PU Kaji Kembali Proyek Penunjukan Langsung Bangli (Bali Post) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangli kini tengah mengkaji kembali proyekproyek Penunjukan Langsung (PL) yang sempat diintruksikan bupati untuk tidak dikerjakan. Langkah itu dilakukan guna memastikan besaran anggaran proyek-proyek tersebut. Kepala Dinas Pekerjaaan Umum (PU) Ida Bagus Wediatmika didampingi Kabid Bina Marga Putu Wida Gunawan saat ditemui di kantornya, Rabu (13/7) kemarin mengatakan, pengkajian kembali proyek-proyek PL merupakan instruksi Bupati I Made Gianyar. ‘’Bupati meminta kami untuk mengkaji proyek-proyek PL tersebut. Surat resminya sudah ada, tapi masih di Bapedda,’’ terangnya. Tujuan pengkajian kembali proyek-proyek PL tersebut adalah untuk memastikan berapa anggaran yang diperlukan. Jika memang anggaran yang diperlukan melebihi Rp 200 juta, maka pelaksanaan proyek akan ditunda dan dilanjutkan melalui APBD Perubahan atau melalui APBD induk tahun 2017. ‘’Kita masih akan lihat di lapangan berapa dana yang sesungguhnya diperlukan,’’ ujarnya. Wediatmika menjelaskan, sebelumnya kegiatan proyek PL itu bisa dimuat dalam APBD 2016 demi mengisi keinginan masyarakat yang meminta adanya perbaikan jalan. Sehingga dengan dana terbatas, perbaikan dilakukan dengan sistem PL. Tetapi sekarang Bupati menginginkan agar kegiatan proyek perbaikan jalan tidak lagi dilakukan setengah-setengah. ‘’Sekarang beliau (Bupati-red) menginginkan agar tidak ada proyek yang tanggung-tanggung. Kalau anggarannya tidak mencukupi tidak akan dilaksanakan. Proyek akan dilaksanakan menunggu sampai ada dana,’’ jelasnya. Pihaknya memastikan perbaikan jalan yang saat ini ditunda akan direalisaikan dan tuntas dalam dua tahun ke depan. Nantinya, setelah semua jalan kabupaten tuntas diperbaiki, barulah pihaknya akan mengarahkan anggaran untuk perbaikan jalan-jalan desa dengan pola meningkatkan alokasi dana desa ataupun program lainnya. (kmb40)

TPSO - TPSO di Lingkungan Sedit yang kini mangkrak.

Bali Post/sos

Pupuk Tak Laku, TPSO Sedit Mangkrak Bangli (Bali Post) -

Tempat Pengolahan Sampah Organik (TPSO) di Lingkungan Sedit Kelurahan Bebalang, Bangli mangkrak sejak beberapa tahun lalu. Hal tersebut disebabkan pupuk yang dihasilkan TPSO tak laku dijual ke warga maupun petani sekitar. Kualitas pupuk jauh lebih rendah ketimbang pupuk yang disubsidi pemerintah. Berdasarkan pantauan, Rabu (13/7) kemarin, bangunan TPSO masih nampak kokoh. Hanya saja mesin yang menjadi peralatan utama sudah berkarat lantaran lama tak terurus. Selain itu, pupuk yang telah diproduksi menumpuk di dalam bangunan dengan kemasan yang sudah robek.

Menurut informasi, TPSO itu merupakan bantuan pemerintah melalui Badan Lingkungan Hidup Bangli. Mesinnya diberikan pada 2013 dan bangunannya pada 2014. Pembangunan TPSO dimaksudkan untuk menangani persoalan sampah di Lingkungan Sedit, salah satunya Objek Wisata Sudamala. Sejak Juli

2014, TPSO itu mulai beroperasi dan dikelola PKK setempat. Sempat beroperasi selama dua bulan, setelah itu mangkrak. Salah satu warga, I Nengah Mudara, menuturkan, TPSO sudah mangkrak sejak dua tahun lalu. Penyebabnya diduga karena pupuk yang dihasilkan tak laku untuk dijual sebab dari

sisi kualitas jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan pupuk organik yang disubsidi pemerintah. Harganya pun tergolong mahal, yakni Rp 3 ribu per 10 kilogram. ‘’Pupuknya tak laku, kualitasnya buruk. Lebih bagus yang disubsidi pemerintah,’’ tuturnya. Kepala Badan Lingkungan Hidup Bangli I Made Alit Parwata tak menampik kondisi tersebut. Menurutnya, TPSO itu merupakan bantuan pemerintah provinsi yang sudah dihibahkan ke Lingkungan Sedit sebagai salah satu daerah wisata. Na-

mun, akibat pupuk yang dihasilkan kurang diminati, peralatan di TPSO mangkrak dan mengalami kerusakan. ‘’Memang benar alat itu tidak berfungsi,’’ ujarnya. Sebelumnya, kata pejabat asal Banjar Sala Desa Abuan, Susut ini, peralatan tersebut rencananya dipindahkan ke TPSO di Lingkungan Petak Kelurahan Bebalang. Namun, karena rusak, rencana itu dibatalkan. ‘’Itu sudah dilaporkan ke provinsi. Selama ini kami hanya memantau aktivitasnya saja,’’ tandasnya. (kmb45)

MPLS SMAN 1 Kintamani

Bentuk Siswa Cerdas, Inovatif, dan Berkarakter

Bangli (Bali Post) Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Kintamani nihil aksi perploncoan. Pada kegiatan yang rutin berlangsung setiap tahun ini siswa diberikan sejumlah materi yang bersifat mendidik sehingga diharapkan nantinya mampu melahirkan generasi bangsa yang cerdas, inovatif dan berkarakter. Kepala SMAN 1 Kintamani I Ketut Ada, S.Pd., Rabu (13/7) kemarin mengakui sejak beberapa tahun belakangan kegiatan MPLS yang sebelumnya lebih dikenal dengan Masa Orientasi Siswa (MOS) dipandang sangat lekat dengan aksi perploncoan. Selain menggunakan atribut aneh, siswa baru juga diberikan penugasan yang cukup menguras tenaga. Bahkan, hal tersebut hingga melibatkan orangtua. Akan tetapi, untuk sekolah yang berlokasi di Desa Bayunggede ini hal demikian tidak pernah terjadi. ‘’Panitia kegiatan ini langsung dari guru. Itu sudah diatur oleh

kementerian. OSIS hanya membantu dalam hal teknis. Tidak ada perploncoan,’’ tegasnya Ketut Ada didampingi Ketua Panitia MPLS I Ketut Sutama, S.Sn. Dikatakannya, MPLS mengedepankan ajaran budi pekerti. Sejak berlangsung dari Senin (11/7) lalu, peserta yang mencapai 252 orang diberikan materi berupa pengenalan visi dan misi sekolah, mengenali potensi diri, menumbuhkan cara belajar yang efektif, berinteraksi dengan sesama siswa maupun guru, di samping pemahaman baris berbaris yang diberikan oleh TNI dan dampak pergaulan bebas dari kepolisian. ‘’Materi seputaran kesehatan juga diberikan. Selain guru di sini, materi juga diberikan lembaga lain,’’ sebutnya seraya menambahkan kegiatan ini berakhir pada 16 Juli mendatang. Pelaksanaan MPLS kemarin mendapat kunjungan dari anggota DPD-RI asal Bali Dr. Sri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS

III. Di samping ingin mengetahui pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai aturan, siswa baru juga diajak untuk bisa menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi. Lulusan SMA, khususnya dari Kintamani harus mampu melihat kondisi Bali saat ini yang mengalami masa suram dalam pembangunan. ‘’Anak SMA dirancang menjadi pemimpin. Tapi itu harus melanjutkan ke perguruan tinggi,’’ tegasnya. Dikatakan, lulusan siswa di Bali setiap tahunnya sangat banyak. Selain itu, kedatangan penduduk baru untuk mengadu nasib di pulau Dewata ini semakin tak terkendali. Supaya masyarakat lokal tak terpinggirkan, maka masa depan harus dipikirkan sedini mungkin. Jangan sampai orang Bali nanti hanya menyandang status sebagai buruh. ‘’Kalau masa depan itu tak dipikirkan, nanti akan hanya bisa jadi buruh. Kalau pendidikan sudah baik, kemiskinan tidak akan terjadi,’’ pungkasnya. (kmb45/k255)

Akhir Juli, Sejumlah Kendaraan Dinas Dilelang Bangli (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Bangli akan melakukan lelang terhadap sejumlah kendaraan dinas yang kondisinya sudah tua dan tak layak pakai. Menurut rencana, lelang terbuka akan dilaksanakan pada akhir Juli mendatang. Kepala Bagian Umum Aset dan Perlengkapan Setda Bangli, Made Mahindra Putra, Rabu (13/7) kemarin mengungkapkan, kendaraan dinas yang akan dilelang tersebut di antaranya berupa mobil dan sepeda motor. Selain kendaraan dinas, pihaknya juga akan melelang sejumlah barang milik daerah lainnya seperti meja dan komputer. Hanya

saja Mahindra Putra belum bisa menyebutkan secara pasti berapa jumlah kendaraan dinas dan barang yang akan dilelang karena sekarang masih tahap verifikasi. ‘’Tim sekarang sedang turun untuk penafsiran harga. Setelah selesai selanjutnya akan dilakukan koordinasi dengan KPLN,’’ terangnya. Sebagaimana yang direncanakan, lelang yang menggunakan sistem lelang terbuka tersebut akan dilaksanakan pada akhir Juli mendatang. Kegiatan lelang akan mengambil tempat di depan kantor Pemkab Bangli sebagaimana kegiatan lelang yang sudah pernah digelar dua tahun lalu.

Bangli (Bali Post) Operasi Ramadniya 2016 digelar secara serentak sejak 30 Juni lalu. Selama operasi berlangsung, tercatat telah terjadi empat kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Bangli. Selain kasus kriminalitas, kasus kecelakaan lalu lintas dan gangguan kamtibmas juga mewarnasi pelaksanaan Operasi Ramadniya di Bangli. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ramadniya Agung 2016 yang digelar di ruang Posko Operasi Polres Bangli, Rabu (13/7) kemarin. Dipimpin Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K., Anev dihadiri Karendal Ops, Kaset Ops, Kapusdata, Kamin Ops, para Kasatgas Operasi dan Perwira Posko Operasi. Dalam kegiatan tersebut,

Kapolres memaparkan, empat kasus kriminalitas yang terjadi di Bangli tersebut yakni perzinahan di Desa Mangguh, Kintamani pada 3 Juli dan pencabulan di Desa Songan 4 Juli lalu. Pada 10 Juli terjadi kasus pencurian di dua TKP berbeda, yakni Banjar Bebalang dan terminal Loka Carana Bangli. Sementara itu, dua kasus kecelakaan lalu lintas juga terjadi selama Ops Ramadniya yakni di Banjar Bunutin pada 7 Juni dan di Banjar Bebalang 10 Juli lalu. ‘’Terjadi juga gangguan kamtibmas, yakni kebakaran rumah di Banjar Pulasari, Desa Peninjoan, Tembuku, 1 Juli lalu,’’ terangnya. Pada Anev tersebut, Kapolres menilai pelaksanaan pengamanan sudah cukup baik. Namun, Kapolres tetap menekankan beberapa hal

Sementara itu disinggung mengenai kondisi kendaraan dan barang-barang milik daerah yang akan dilelang tersebut, mantan Kabag Humas dan Protokol ini mengatakan, semuanya dinilai tidak layak pakai. Usia kendaraan dan barang yang akan dilelang rata-rata sudah di atas sepuluh tahun. ‘’Kita lelang kendaraan dan barang milik daerah dengan kondisi seadanya,’’ ujarnya. Lelang terbuka kendaraan dinas pernah dilaksanakan Pemkab Bangli pada Oktober 2014 lalu. Saat itu, sedikitnya 79 unit kendaraan dinas milik daerah berupa mobil dan motor dilelang di depan kantor Pemkab Bangli. Selain mengalami

kerusakan yang cukup parah, sebagian besar kendaraan dinas yang dilelang saat itu juga tidak dilengkapi dengan bukti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Meski kondisinya demikian, hasil lelang terbilang cukup tinggi. Dari limit harga terendah yang dipasang, kenaikan harga penawaran mengalami peningkatan signifikan. Saat itu, dari total 79 unit kendaraan yang dilelang, Pemkab Bangli memperoleh hasil mencapai Rp 186.450.000. Lelang dilakukan dengan tujuan efisiensi anggaran dalam hal biaya perawatan kendaraan. (kmb40)

Kapolres Evaluasi Pelaksanaan Operasi Ramadniya

Bali Post/ina

ANEV - Suasana kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ramadniya Agung 2016. yang harus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas. Kapolres juga menekankan Babinkamtibmas untuk berperan aktif dalam memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakatz.

Mengingat Ops Ramadniya masih berlangsung beberapa hari lagi Kapolres mengimbau agar anggota yang berjaga tetap semangat dan tetap meningkatkan kewaspadaan. (kmb40)

Bali Post/sos

MPLS - MPLS di SMAN 1 Kintamani, Rabu (13/7) kemarin dihadiri Senator Dr. Sri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III.


GIANYAR

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

9

Matangkan Ranperda

Dishubinfokom Mulai Sosialisasikan Kawasan Tertib Lalin Gianyar (Bali Post) -

Guna mematangkan rancangan Perda Kawasan Tertib Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) mulai melakukan sosialisasi ke masyarakat. Menurut rencana, sosialisasi perdana dilaksanakan Kamis (14/7) ini di Ubud. Selain menggandeng jajaran Polres Gianyar, sosialisasi ini juga akan melibatkan 70 personel Satgas Dishubinfokom yang baru dibentuk.

Bali Post/nik

PELAKU - Ipda I G.N. Winangun saat mengamankan pelaku pembobolan safety box, Wayan Budiasa.

Berulang Kali Bobol ’’Safety Box’’

Satpam Villa Pertiwi Dibekuk

Gianyar (Bali Post) Aparat Reskrim Polres Gianyar, Selasa (12/7), meringkus spesialis pencurian safety box yang sejak lama meresahkan wisatawan di Villa Pertiwi, Desa Padang Tegal, Ubud. Mirisnya, pelaku yang bernama Wayan Budiasa tidak lain merupakan satpam yang bekerja di vila tersebut. Kini, pria 27 tahun asal Banjar Tengah Desa Singakerta, Ubud ini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Gianyar. Kanit I Reskrim Polres Gianyar Ipda I Gusti Ngurah Winangun, Rabu (13/7) kemarin, menjelaskan, aksi pencurian ini sudah dilaporkan sejak 2015 lalu. Bahkan sampai saat ini, pihak vila sudah melaporkan enam kali kejadian serupa ke Mapolsek Ubud. ‘’Sudah enam kali kebobolan,’’ kata Winangun seizin Kapolres Gianyar AKBP Waluya. Berdasarkan hasil interogasi, tersangka mengaku melakukan pencurian dengan menyasar safety box sebanyak empat kali. Modus yang dilakukan dengan mencari daftar wisatawan yang akan chek out, kemudian mengambil kunci di front office di saat pegawai lain lengah. Pencurian pertama dilakukan pada 2015 lalu, dengan menyasar kamar 111. Kala itu, pelaku mengambil kunci kamar di front office kemudian dengan leluasa ia mengambil uang milik wisatawan sebesar 300 USD. Mengandalkan modus serupa, pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan menyasar kamar 211. Di kamar itu, ia menggondol uang sebesar 250 USD. Selanjutnya di kamar 130, pelaku berhasil mengambil uang sebesar 500 USD. Hanya ia gagal pada aksi yang keempat, sebab tamu di kamar 105 itu cepat mendatangi lokasi. Pelaku pun hampir tepergok kala itu. ‘’Setelah hampir tepergok itu, pelaku mengaku enggan untuk beraksi kembali,’’ jelas Winangun. Dikatakan, kondisi pencurian di vila tersebut sudah sangat meresahkan wisatawan. Ironisnya kondisi ini juga sempat membuat sepinya pengunjung di vila tersebut karena wisatawan mulai tidak nyaman. Kini, pelaku diancam pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. ‘’Ancaman pidana kurungan untuk pelaku selama tujuh tahun,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

GELADI BERSIH - Suasana geladi bersih yang digelar Rabu (13/7) kemarin.

Hari Ini, Ekayana Resmi Gantikan Pramono

Gianyar (Bali Post) Setelah berulang kali ditunda, upacara Pergantian Antar-Waktu (PAW) anggota DPRD Gianyar akhirnya dijadwalkan digelar Kamis (14/7) ini. Peresmian Wayan Ekayana yang menggantikan Ngakan Putu Pramono ini akan digelar melalui sidang paripurna istimewa di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Prosesi geladi bersih pun sudah dilakukan Rabu (13/7) kemarin, dipimpin Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta. Ditemui usai geladi, Wayan Ekayana mengaku tidak punya persiapan khusus untuk pelaksanaan PAW hari ini. Dikatakan dalam acara hari ini, ia hanya akan membawa keluarga dan perwakilan konstitusi. ‘’Paling saya hanya membawa keluarga dan mengisi jatah undangan 200 orang termasuk keluarga dan perwakilan konstituen,’’ katanya. PAW hari ini, bukan kali pertama bagi Ekayana. Sebelumnya pada periode tahun 2009-2014, ia juga ditunjuk menjadi PAW Made Mahayastra karena yang bersangkutan menjadi Wakil Bupati Gianyar. Sementara pada Pileg 2014 lalu, Ekayana yang memperoleh 4.249 suara, membuat dirinya berada di peringkat dua di bawah Pramono. Oleh sebab itu, PAW kali ini Ekayana yang berada di Dapil V Payangan ini akan menggantikan Ngakan Putu Pramono yang tersangkut kasus hukum. Disinggung adanya target yang ingin dicapai setelah kembali menduduki kursi DPRD Gianyar, ia mengaku hanya bertugas menjalankan instruksi partainya yakni PDI-P. ‘’Tidak ada target khusus. Kami hanya menjalankan amanat perintah partai. Sedangkan konstituen kami sebagian besar adalah petani,’’ tandasnya. (kmb35)

Kepala Dishubinfokom Gianyar Cokorda Rai Widiarsa usai melakukan pertemuan di Mapolres Gianyar, Rabu (13/7) kemarin, menuturkan Ubud menjadi sasaran pertama sosialisasi mengingat tingginya pelanggaran lalu lintas (lalin) hingga kemacetan di kampung turis itu. ‘’Ini salah satu upaya kami menanggulangi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan di Ubud,’’ ucapnya. Selain bersinergi dengan jajaran Polres Gianyar, Dishubinfokom juga akan mengerah-

kan 70 personel Satgas yang dibentuk khusus melakukan penertiban terhadap pelangaran lalin. Koordinasi dengan jajaran Satpol PP dan pecalang setempat juga dilakukan. Tak hanya sosialisasi, pihaknya juga akan mengarahkan para pengguna jalan yang selama ini melakukan pelanggaran agar bersedia memanfaatkan areal sentral parkir yang sudah disediakan seperti di sebelah timur objek wisata Monkey Forest dan di Pura Batu Karu, Ubud. ‘’Jadi, kita arahkan agar pengguna

jalan mau memanfaatkan sentral parkir yang sudah disiapkan. Dari kebijakan ini, pihak desa adat juga bisa menikmati hasil parkir, karena selama ini bila parkir di jalan, tidak ada iuran yang masuk ke desa adat,’’ terangnya. Cok Rai Widiarsa menambahkan, bila sosialisasi ranperda berjalan dengan baik, maka pihaknya akan menghapus garis putih di sejumlah ruas jalan di Ubud yang selama ini menjadi kawasan parkir. ‘’Ya tentu kalau pengguna jalan sudah bisa tertib,

tidak ada lagi setengah badan jalan di Ubud yang dijadikan areal parkir sehingga arus lalin bisa lancar,’’ tegasnya. Dia juga menegaskan bahwa sosialisasi ini akan dilakukan secara bertahap di daerah yang rawan pelanggaran selain Ubud, seperti di objek wisata Ceking, Tegallalang dan di Jalan Raya Sukawati. ‘’Ya bertahap, sosialisasi akan kita selenggarakan di tujuh kecamatan,’’ tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Dishubinfokom sedang merancang Perda tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas, yang nantinya digunakan sebagai landasan melakukan penertiban. Sebagai langkah awal, Dishubinfokom membentuk satgas yang khusus menangani

pelanggaran tata tertib di jalan. Satgas menyasar sejumlah titik yang marak terjadinya pelanggaran tata tertib lalin seperti di Sukawati, Ubud, dan Tegallalang. Te rka it sa nksi d a la m ranperda, Cok Rai Widiarsa mengatakan, setelah sosialisasi dituntaskan, untuk penindakan akan dikenakan sanksi tipiring. ‘’Kami sudah berkoordiansi dengan Satlantas untuk bersinergi dalam hal ini sehingga nanti ada tim penyidik yang bergerak untuk menjatuhkan tipiring kepada pelanggar,’’ katanya. Pemerintah mengharapkan dukungan desa adat untuk ikut serta mengambil langkah penertiban sehingga pengguna jalan bisa lebih taat aturan. (kmb35)

Sempat ’’Makemit’’ di Pura Dalem

Polos Ditemukan Tewas di Got

Bali Post/nik

SISWA - Sejumlah siswa SDN 2 Keramas saat beraktivitas di luar jam pelajaran.

Tak Diminati Akibat Ulah Mantan Pengajar

SDN 2 Keramas Kini Diisi Guru Muda dan Kreatif BANYAK faktor yang menyebabkan orang tua siswa enggan menitipkan anaknya untuk dididik di SD Negeri 2 Keramas. Faktor tersebut mulai dari kondisi bangunan sekolah, manajemen, hingga individu guru. Terkait berbagai persoalan di sekolah tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gianyar masih melakukan kajian guna mencari solusi. Di Desa Keramas terdapat empat SD negeri dan 1 swasta. SDN 2 Keramas yang berada di Banjar Gelgel, lokasinya berdekatan dengan sekolah lain. Seperti dengan SDN 1 Keramas yang ada di Banjar Lebah dan SDN 4 di Banjar Dia. SDN 2 Keramas dulunya merupakan sekolah favorit. Namun beberapa tahun belakangan, sekolah ini mulai ditinggalkan. Minimnya fasilitas seperti perpustakaan dan olahraga, kondisi gedung sekolah yang memprihatinkan hingga tenaga pengajar yang terbatas menjadi persoalan yang terlihat di permukaan dan menjadi penghambat sekolah ini berkembang. Menurut Klian Banjar Gelgel Putu Agus Sutanaya, Rabu (13/7) kemarin, minimnya minat masyarakat terhadap SDN 2 Keramas merupakan persoalan yang sebenarnya sudah lama berlangsung. Pihaknya sendiri sudah berulang kali melakukan sosialisasi terkait kondisi sekolah ini, namun warga tetap menolak dengan berbagai alasan. ‘’Saat sosialisasi warga memberikan sejumlah alasan. Misalnya, seorang anak di Banjar Gelgel yang kakak atau saudaranya telanjur bersekolah di SDN 1 atau SDN 4 Keramas, anak ini pasti meminta agar turut serta ke sekolah tersebut. Begitu pula si orang tua, tidak mungkin mau membiarkan anaknya seorang diri di SDN 2 Keramas,’’ jelasnya. Disebutkan, faktor lain yang menjadi alasan orang tua murid adalah beberapa mantan guru di SDN 2 Keramas yang dulu memang tidak dipercaya oleh warga. Guru tersebut tidak memberikan perhatian secara maksimal kepada siswa, karena sibuk dengan usaha pribadi. Sampai akhirnya orang tua geram karena anaknya ditelantarkan. Kepercayaan masyarakat pun terus memudar. ‘’Saat itu, out put sekolah ini memang kurang bagus. Tetapi semenjak beberapa tahun lalu, guru-guru itu sudah diganti oleh guru yang lebih muda, lebih kreatif dan inovatif. Namun kepercayaan masyarakat masih saja belum tumbuh,’’ ucapnya.

Bersama kepala sekolah, guru-guru muda ini sudah berupaya melakukan gebrakan inovatif untuk menarik minat warga seperti mendatangi masing-masing rumah untuk mengajak anak-anak belajar bersama. Namun sampai saat ini, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Menurut Sutanaya, dalam kasus ini pihak desa perlu menetapkan rayon agar satu sekolah tidak menerima siswa di luar rayon. ‘’Tetapi ini masih perlu dibicarakan dalam paruman dalam rapat desa,

apa penetapan rayon ini bisa dilakukan,’’ tandasnya. Sementara itu, Kadisdikpora Gianyar Made Suradnya mengaku masih melakukan kajian terkait kondisi SDN 2 Keramas. Disinggung apakah pihaknya akan melakukan perombakan terhadap kelembagaan sekolah tersebut, mantan Kepala BKD Gianyar ini belum bisa memberikan kepastian. ‘’Yang jelas kita akan kaji dulu, nanti hasilnya seperti apa akan dibicarakan terlebih dahulu dengan pimpinan,’’ katanya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) I Made Polos Arjana (48) ditemukan tewas di got sebelah selatan Pura Dalem, Banjar Sading Desa Babakan, Gianyar, Kamis (13/7) dini hari kemarin. Penyebab kematian belum bisa dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Menurut informasi, korban pada Rabu (12/7) malam, sempat makemit di Pura Dalem. Beberapa jam kemudian, tepatnya pada Rabu dini hari pukul 02.45 wita, korban malah ditemukan tidak bernyawa dengan posisi terendam air di got selatan pura tersebut. Di bagian bawah telinga kanan korban ditemukan bekas luka benturan. Korban yang sudah tidak bernyawa ini pertama kali ditemukan warga Banjar Sading, Wayan Bolang. Kala itu, pria 45 tahun ini baru datang dari balai banjar pukul 02.45 wita. Setiba di rumah, ia hendak mematikan lampu garasi di depan rumahnya. ‘’Saat mematikan lampu itu, saya melihat sesosok kaki di gorong-gorong got. Awalnya, saya kira itu ogoh-ogoh yang hanyut dan menyangkut di gorong-gorong akibat aliran

air yang deras,’’ ucap Wayan Bolang saat diperiksa polisi. Karena penasaran, ia pun memberanikan diri menarik kaus yang dikenakan korban. Nah saat dibalik, ternyata itu adalah jasad I Made Polos Arjana yang sudah kaku. Terkejut dengan temuan tersebut, ia sontak berteriak meminta tolong, memanggil warga lainnya. Kanit Reskrim Polsek Ganyar AKP Made Tama yang dikonfirmasi mengatakan, dari hasil pemeriksaan dokter terhadap jasad korban, ditemukan bekas luka pada bagian bawah terlinga kanan. ‘’Tapi dugaan dokter, luka itu disebabkan akibat benturan saat korban terpeleset pada Selasa malam yang dihiasi hujan lebat,’’ jelasnya seizin Kapolsek Gianyar Kompol Adnan Pandibu. Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan, diketahui saat makemit, sekitar pukul 23.30 wita, korban diduga keluar areal pura untuk buang air kecil. ‘’Nah diduga saat itu, korban terpeleset hingga jatuh ke got dan hanyut hingga di depan rumah Wayan Bolang,’’ terangnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Tertimpa Pohon, Dapur Hancur Semarapura (Bali Post) – Sejumlah pohon tumbang di beberapa tempat menyusul hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung sejak Selasa (12/7) malam. Kejadian terparah terjadi di Dusun Tulang Nyuh, Desa Tegak, Klungkung. Sebuah pohon jaka atau enau roboh menimpa dapur milik warga setempat, Rabu (13/7) pagi kemarin. Pemilik dapur bernama Nyoman Suastini (48) mengalami luka lecet pada bagian kepala dan tangan akibat terkena runtuhan batako. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada membenarkan peristiwa tersebut. Sekitar pukul 06.30 Wita, sebuah pohon enau berukuran besar tiba–tiba tumbang menimpa bangunan dapur berukuran 3 x 4 meter tersebut. Ada dugaan pohon itu tumbang karena bagian akarnya tidak kuat menampung air akibat hujan semalaman. Saat kejadian, Suastini yang sedang memasak di dapur tertimpa runtuhan batako ketika mau lari menyelamatkan diri. Beruntung luka yang dialaminya tidak parah, namun bagian atap dapur dan seluruh peralatan miliknya hancur. “Tim kami beranggotakan 15 personel sudah turun melakukan evakuasi dan menginteverisir kerusakan di lokasi kejadian,” jelas Widiada. Pada hari yang sama ada sejumlah pohon juga tumbang dan sempat membuat arus lalu lintas terhambat di Dusun Anjingan, Desa Getakan. Dua pohon lamtoro tumbang di jalur Penasan menuju Anjingan, Banjarangkan. Menurut Widiada, pohon tumbang di Dusun Anjingan telah diatasi, begitu pula pohon bambu yang menutup badan jalan di Desa Dawan Kaler. (kmb)

MALAM - Tim Yustisi Pemkab Klungkung melakukan penertiban penduduk pendatang di sejumlah kos-kosan, Selasa (12/7) malam.

Bali Post/kmb

Sidak Duktang

Bali Post/kmb

EVAKUASI - Petugas dari BPBD Klungkung mengevakuasi pohon tumbang di Dusun Anjingan, Banjarangkan, Rabu (13/7) kemarin.

Personel Polres Dilatih Sigap Berpatroli Semarapura (Bali Post) – Personel Polres Klungkung kembali dilatih dan diingatkan tentang kesiapan dan kesigapan saat melaksanakan patroli jika menemukan pelanggaran atau tindak pidana, di halaman depan Mapolres, Rabu (13/7) kemarin. Latihan dilaksanakan guna meningkatkan keterampilan personel Polres Klungkung terutama anggota Sat Sabhara yang sehari-harinya bertugas melaksanakan patroli. Di samping itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat situasi saat ini serba tidak terduga. ‘’Jangan pernah bosan berlatih dan berlatihlah dengan asumsi situasi sebenarnya di lapangan,” ungkap Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK. Ia juga minta personel agar jangan pernah beranggapan situasi di Klungkung aman. Setiap saat personel bisa menghadapi kondisi yang membahayakan terutama saat melakukan patroli. “Kita berlatih agar lebih terampil dan waspada dalam menghadapi situasi apa pun,” tuturnya. Kapolres mengingatkan anggotanya agar selalu berpedoman pada SOP yang sudah ada seperti jumlah minimal personel patroli tiga orang, wajib menggunakan body past, senjata api selalu dalam keadaan terisi, selalu membawa amunisi cadangan, senter, borgol, tameng, serta tongkat T harus melekat dalam kendaraan. Pada latihan dilakukan simulasi saat melaksanakan patroli menemukan adanya tindak pidana penganiayaan perempuan yang dikejar oleh lelaki dengan membawa senjata tajam. Personel diajarkan mengambil tindakan pengamanan korban dan melumpuhkan tersangka. “Sebelum melumpuhkan lakukan dialog. Ingat jaga jarak aman dari serangan tersangka,” imbuhnya. Menurut Arendra, keterampilan dan kesiapsiagaan setiap personel Polres Klungkung sangat dibutuhkan pada saat melakukan patroli agar bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. (dwa)

Tim Yustisi Amankan Pasangan Selingkuh Semarapura (Bali Post) –

Tim Yustisi Pemkab Klungkung melakukan penertiban penduduk pendatang (duktang), Selasa (12/7) malam. Tim yustisi mengobok-obok sejumlah kos-kosan di wilayah Semarapura Klod dan Semarapura Klod Kangin, Kecamatan Klungkung. Mereka berhasil mengamankan pasangan selingkuh di sebuah kamar kos dan menjaring duktang tanpa KTP.

melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang ketertiban umum. “Ancaman hukumannya maksimal tiga bulan dan denda maksimal Rp 50 juta,” ujar Sucitra.

Pasangan selingkuh Made A (36), pria beristri asal Sukasada, Buleleng, dan Ni Komang RPM (26) dari Rendang, Karangasem, ditangkap di salah satu kos di Jalan Rama, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, sekitar pukul 23.00 Wita. Sebelum diamankan, pasangan selingkuh ini sempat membuat emosi petugas. Pasangan lain jenis ini tidak mau membuka pintu kos dalam kondisi lampu dipadamkan. “Kami sudah berulang kali menggedor pintu kamar kosnya, namun ked-

Rutin Tim yustisi juga berhasil menjaring 16 orang, 15 merupakan warga lokal Klungkung. Mereka sudah mengantongi KTP, namun karena tidak wajib lapor akhirnya ditindak dengan menyita KTP dan diberikan pembinaan untuk melengkapi administrasi. Satu duktang lagi seorang wanita asal Jawa Timur, terpaksa disidang tipiring karena tidak mengantongi KTP. Menurut Sucitra, razia duktang kali ini atas instruksi Bupati Klungkung I Nyo-

man Suwirta guna mengantisipasi duktang tanpa KTP dan mencegah penyebaran aksi radikalisme. Razia yang dimulai sekitar pukul 20.00 Wita dipimpin Ketua Tim Yustisi Pemkab Klungkung I Made Kasta yang juga Wakil Bupati. Tim yustisi menurunkan 70 personel yang terdiri atas anggota Satpol PP, Polri/TNI, Kejaksaan, Dinas Perhubungan, dan SKPD terkait. Made Kasta mengatakan sidak duktang ini merupakan agenda rutin untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Razia ini kami lakukan untuk mengantisipasi kehadiran penduduk pendatang tanpa identitas dan tanpa pekerjaan yang jelas pascalibur Lebaran,“ tegasnya. (kmb)

pada minggu berikutnya. Untuk itu, kepala SKPD wajib hadir guna menyerap aspirasi sekaligus memberikan tanggapan bila dipandang perlu. Lebih penting lagi menindaklanjuti aspirasi itu ke dalam program kegiatan masing-masing SKPD secara berkelanjutan. “Acara Mimbar Aspirasi Gema Santi akan dilaksanakan untuk pertama kalinya pada 17 Juli mendatang. Sampaikanlah aspirasi dengan cara santun dan bersahabat,” imbuh Parna. (ad327)

Drs. I Wayan Parna

uanya tak kunjung keluar,” kata Kasatpol PP Klungkung Nyoman Sucitra, Rabu (13/7) kemarin. Made A baru mau keluar kamar setelah dipanggil oleh tuan rumah, sedangkan pasangan perempuannya berada di dalam kamar dalam posisi setengah bugil. Setelah menggunakan pakaian, petugas kemudian menggiring mereka ke Kantor Satpol PP. Awalnya keduanya tidak mengaku sebagai pasangan selingkuh. Setelah didesak yang pria akhirnya berterus

terang sudah mempunyai istri dan anak satu, sedangkan si perempuan masih lajang. Kepada petugas, Komang RPM yang memiliki tato di punggung mengatakan telah hamil dan ingin dinikahi. Setelah dimintai keterangan dan diamankan KTPnya, pasangan selingkuh itu dilepas. Akan tetapi, akibat perbuatannya tersebut, keduanya diserahkan ke Pengadilan Negeri Semarapura untuk disidang pada Kamis (14/7) ini. Petugas Penyidik PNS (PPNS) menilai mereka

Pemkab Klungkung Gelar Mimbar Aspirasi Gema Santi di Lapangan Puputan PENYAMPAIAN aspirasi masyarakat terus mendapat perhatian Pemkab Klungkung. Selain melalui acara temu wirasa dan bedah desa, kini penyampaian aspirasi oleh masyarakat dapat disalurkan melalui acara Mimbar Aspirasi Gema Santi (MAGS) yang diadakan di Lapangan Puputan Klungkung. Demikian disampaikan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Klungkung Drs. I Wayan Parna usai mengikuti rakortas terkait pelaksanaan acara tersebut di kantor bupati, Rabu (13/7) kemarin.

Mimbar Aspirasi Gema Santi dilaksanakan bertepatan dengan acara Car Free Day (CFD) yang dilaksanakan setiap Minggu. Acara ini dilaksanakan atas gagasan dan petunjuk Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Tujuannya untuk menyerap aspirasi baik berupa saran, kritik maupun masukan, untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi Pemkab Klungkung melalui penjabaran Program Aksi Gema Santi (Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif).

Pemkab Klungkung mengundang masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, tentu dengan cara yang santun dan inovatif. “Masyarakat Klungkung diharapkan bisa menyampaikan masukan, kritik dan saran untuk menjadikan Klungkung ke arah yang lebih baik,” kata Parna. Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan diberikan tanggapan oleh dinas terkait. Bila hal yang disampaikan belum bisa dijawab pada hari itu, akan diberikan jawaban di acara yang sama

Dekopinda Klungkung Akhirnya Miliki Kantor Sekretariat Sendiri Bali Post/dwa

LATIH – Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi melatih personelnya melakukan patroli.

”Pangempon” Dalem Setra Gelar Upacara ”Masatya” Rambut Semarapura (Bali Post) – Pangempon Pura Dalem Setra, Desa Pakraman/Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, menggelar upacara masatya rambut, Minggu (10/7) lalu. Upacara serangkaian prosesi nangiang (membuat) tapakan/sesuhunan di Pura Dalem desa pakraman setempat ini di-puput Ida Pedanda Gede Putra Manuaba dari Geria Gede Tusan, Banjarangkan. Prosesi masatya rambut ini melibatkan 100 anak-anak dari pangempon Pura Dalem Setra, yaitu asal Banjar Adat Selat, Banjar Adat Nesa, dan Banjar Adat Koripan Kangin, yang notabene belum pernah datang bulan. Rambut mereka dipotong sedikit untuk dipasang di cerawis (jenggot) dan seluruh angge (badan) Barong Ratu Mas. Ketua Panitia Anak Agung Gede Dharma Putra mengatakan upacara ini untuk lebih mempersatukan masyarakat khususnya di Banjarangkan dan umumnya di Kabupaten Klungkung. ”Ini sesuai dengan simbol Ratu Mas, yaitu bijaksana, arip, berwibawa, dan murah hati,” ujarnya, Rabu (13/6) kemarin. Tapakan Ratu Mas berwujud barong, Ratu Bhatari Durga-Bhatari Kalika berwujud rangda, Ratu Berawi berwujud babi hutan, dan Ratu Paksi berwujud burung garuda. Semua ini digarap Cokorda Alit, sangging dari Puri Singapadu, Gianyar. (dwa)

BERTEPATAN dengan HUT ke-69 Koperasi, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Klungkung akhirnya memiliki kantor sekretariat sendiri. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada lokasi proyek pembangunan gedung Dekopinda di Jalan Subali, Semarapura Klod Kangin, Rabu (13/7) kemarin. Sebelumnya sejak enam tahun lalu, Dekopinda menggunakan lantai II Gedung Koperasi Pasar Srinadi sebagai sekretariat. Bupati Suwirta melakukan peletakkan batu pertama didampingi Ketua Dekopinda Ngakan Nata, Kadis PU Gusti Nyoman Supartana, dan Kadiskoperindag I Gede Kusuma Jaya. Proyek senilai Rp 419.616.000 ini dibangun di atas lahan seluas 190 m2 milik Pemkab Klungkung yang sebelumnya merupakan rumah dinas. Proyek dikerjakan selama 150 hari kalender mulai 11 Juli sampai 8 Desember 2016. Dalam amanatnya kepada para anggota Dekopinda se-Kabupaten Klungkung, Bupati Suwirta mengatakan terwujudnya pembangunan

gedung Dekopinda bagaikan sebuah mimpi. “Sudah sejak lama ketika saya masih memimpin Dekopinda bermimpi punya gedung tersendiri, namun baru kali ini terwujud,” ujarnya. Ia menampik pemerintah dikatakan tumpang tindih terhadap koperasi. “Pemerintah berkewajiban memfasilitasi koperasi sesuai amanat UU pasal 33,” kata orang nomor satu di Kabupaten Klungkung itu. Suwirta juga mengajak dan memberikan ruang seluas-luasnya kepada anggota Dekopinda untuk ikut membangun Klungkung. Selama ini dirinya merasakan kontraktor lokal yang tergabung dalam asosiasi kurang bersatu untuk memenangkan proyek-proyek besar pemerintah. “Klungkung sulit maju karena pemborong dan pekerjanya banyak dari luar daerah, sehingga perputaran uang keluar dari Kabupaten Klungkung,” tambahnya. Untuk itu, bupati asal Ceningan ini kembali mengajak koperasi dan kontraktor bersama-sama membangun Klungkung melalui proyekproyek pemerintah. Setelah melakukan peletakan batu pertama, Bupati Suwirta selanjutnya mem-

buka seminar HUT ke-69 Koperasi di ruang rapat DPPKA. Sebagai narasumber Kejaksaan Negeri Klung-

kung yang membawakan materi tipikor, kepolisian dengan materi grativikasi, BPJS tentang ketenagak-

erjaan, dan satu-satunya pembicara dari praktisi, yaitu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. (ad328)

SEMINAR – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (berdiri) menjadi pembicara dalam Seminar HUT ke-69 Koperasi.


BULELENG

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Manfaatkan Anggaran Rp 503 Juta

Kolam Renang Pidada Dibuka Kembali

Singaraja (Bali Post) – Kolam renang bertaraf internasional di Jalan Pidada, Kelurahan Banyuasri, Singaraja dibuka kembali dan difungsikan untuk umum. Setelah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali lalu, kolam ini sempat ditutup karena pemerintah belum mengalokasikan anggaran operasional pemeliharaan kolam. Tahun ini pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp 503 juta. Rekanan yang memenangkan tender sejak Juni 2016 juga telah melakukan pemeliharaan fasilitas kolam renang. Kolam ini dapat dimanfaatkan secara cuma-cuma untuk anak-anak sekolah, masyarakat umum, dan atlet dari klub renang di Buleleng. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi pemanfaatan kolam renang di kantor setempat, Rabu (13/7) kemarin. Rapat ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gede Suyasa, Ketua KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana serta Pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Buleleng. Gede Suyasa mengatakan, anggaran yang sudah disiapkan dalam APBD Buleleng 2016 sebesar Rp 503 juta akan dimanfaatkan untuk biaya pemeliharaan kolam dan fasilitas penunjang. Rekanan yang telah memenangkan tender mulai melakukan kontrak kerja terhitung dari Juni hingga 31 Desember 2016 mendatang. ‘’Rekanan sudah ditetapkan dan sudah mulai melakukan pemeliharaan. Sesuai program, pemeliharaan ini berlangsung tujuh bulan ke depan,’’ tegasnya. Menurut Suyasa, selama tujuh bulan ke depan kolam dapat dimanfaatkan secara cumacuma oleh pelajar, masyarakat umum, dan atlet dari klub-klub renang di Buleleng. Tidak ketinggalan PRSI ditugaskan untuk mengelola olahraga renang juga diizinkan untuk memanfaatkan kolam ketika akan menggelar event renang baik ajang lokal maupun luar daerah atau bahkan internasional. Hal ini sebagai komitmen pemerintah dalam memfasilitasi anak-anak sekolah maupun atlet untuk mengasah skill dalam olahraga renang dengan harapan dapat menciptakan bibit atlet dan meningkatkan prestasi di bidang renang. ‘’Kita persilakan menggunakan kolam itu untuk semua lapisan masyarakat, termasuk untuk PRSI dalam membina atau menggelar event olahraga renang, sehingga perkembangan renang akan semakin bergeliat di daerah kita,’’ harap Suyasa. Di sisi lain, Suyasa mengatakan, pemanfaatan kolam tidak akan selamanya digratiskan. Ke depan pemerintah akan merencanakan untuk mengelola kolam secara profesional dan mendatangkan sumber-sumber pendapatan untuk daerah. Langkah awal yang akan dilakukan adalah merevisi peraturan daerah (perda) tentang tempat rekreasi dan sarana olahraga di Kabupaten Buleleng. Regulasi ini secara khusus belum mengatur terkait pungutan retribusi dari fasilitas kolam renang. Selain itu, penambahan sarana penunjang yang saat ini masih kurang akan dilengkapi dalam pertengahan tahun ini. Rencananya, melalui anggaran APBD Perubahan nanti Disdik akan memasang lampu penerangan di areal kolam. Pemasangan lampu penerangan ini karena berkaca dari pengalaman saat Poprov atau event yang pernah digelar, beberapa pertandingannya digelar malam hari. Dengan pertimbangan itu, lampu penerangan akan dilengkapi pertengahan tahun ini. Ketua KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana mengatakan, komitmen pemerintah yang mengizinkan pemanfaatan kolam secara gratis ini menjadi kesempatan untuk menggali atau mengasah prestasi atlet renang di Buleleng. Selain itu, untuk mempersiapkan laga porprov yang akan datang, PRSI diminta memanfaatkan kolam ini dengan seoptimal mungkin. Atlet renang yang akan memperkuat Buleleng dalam laga porprov akan bisa meningkatkan raihan medali dari event sebelumnya. (kmb38)

Khawatir Jadi Temuan BPK

Dewan Desak Tuntaskan Bantuan Sepeda Motor

Singaraja (Bali Post) – Laporan pertanggungjawaban kasus pembelian bantuan sepeda motor untuk klian desa pakraman di Kabupaten Buleleng belum dituntaskan oleh Pemkab Buleleng. Padahal, ratusan unit sepeda motor dibeli dari APBD 2013 lalu. Dikhawatirkan memunculkan masalah baru seperti menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dewan mendesak agar Pemkab Buleleng segera menuntaskan pertanggungjawaban bantuan tersebut. Persoalan itu terungkap dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng dengan eksekutif saat membahas Laporan Pertanggungjawaban APBD Buleleng tahun 2015 di ruang gabungan komisi, Rabu (13/7) kemarin. Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Buleleng Made Adi Purna Wijaya bersama anggotanya. Dalam pertemuan itu, pihak eksekutif diwakili Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. bersama para kepala dinas di lingkungan Pemkab Buleleng. Dalam pertemuan tersebut, anggota Banggar Putu Tirta Adnyana menyoroti terkait pertanggungjawaban pelaksanaan bantuan sepeda motor yang diberikan pada klian

desa pakraman di Buleleng. Berdasarkan dokumen APBD tahun 2013, pemkab menganggarkan dana Rp 1,7 miliar untuk membeli ratusan unit sepeda motor. Berdasarkan dokumen tersebut, bantuan sepeda motor itu diperuntukkan sebagai kendaraan dinas, sehingga secara otomatis asetnya milik Pemkab Buleleng dan dicatat pada inventaris barang daerah. Namun dalam perjalanannya, pemkab menyerahkan sepeda motor itu untuk klian desa pakraman. Mengacu dari dokumen perencanaan dan didukung oleh APBD sebagai sumber anggarannya, pemanfaatan bantuan sepeda motor terkesan tidak sesuai peruntukan. Apalagi, kejelasan pengalihan bantuan

dari kendaraan dinas menjadi bantuan hibah kepada desa pakraman belum jelas, sehingga menjadi catatan penting untuk segera dituntaskan oleh pemkab. ‘’Dulu sudah pernah saya ingatkan eksekutif agar pertanggungjawaban bantuan ini segera diselesaikan. Namun sampai saat ini belum juga jelas apakah bantuan itu sudah dihibahkan dengan didukung bukti yang sah atau bagaimana. Informasi yang kami dapat, katanya motor itu dipinjam pakai oleh desa pakraman dan bukti seperti surat atau apa pun itu namanya sampai sekarang belum juga ada kejelasan,’’ sorot Putu Tirta Adnyana. Menurut politisi Partai Golkar ini, tidak jelasnya pertang-

gungjawaban itu dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mempersoalkan bantuan tersebut. Apalagi memasuki musim pilkada, tidak menutup kemungkinan kondisi seperti ini bakal dijadikan bahan untuk menyudutkan pihak tertentu. Yang paling mengkhawatirkan, sambungnya, bisa saja bantuan sepeda motor ini bakal menjadi temuan oleh BPK. M e n c e g a h s up a y a t i d a k menjadi kenyataan, Tirta mengusulkan agar eksekutif segera menuntaskan pertanggungjawaban pemanfaatan bantuan itu. Menurutnya, soal bantuan sepeda motor akan dihibahkan kepada desa pakraman, itu sah-sah saja sepanjang didasari dokumen serta administrasi yang mendukung. ‘’Kalau memang bantuannya dihibahkan silakan saja. Tetapi lengkapi dengan dokumen adminsitrasi yang jelas,’’ tegasnya. Atas masukan itu, Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan

bantuan sepeda motor itu diserahkan kepada klian desa pakraman di seluruh Buleleng. Penyerahannya dilakukan bertahap tahun 2013 dan berlanjut tahun 2014. Hanya, surat-surat administrasi termasuk penghapusan aset belum dilakukan. Saat ini Bagian Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) masih melakukan penghitungan nilai penyusutan aset sepeda motor tersebut. Setelah penghitungan penyusutan ini, pemkab akan menghapuskan aset yang telah disumbangkan untuk desa pakraman tersebut. ‘’Untuk sementara status aset kita itu pinjam pakai kepada desa pakraman,’’ jelasnya sembari mengatakan jika penghitungan penyusutan selesai dilakukan, selanjutnya akan dihibahkan bantuan tersebut untuk selanjutnya tanggung jawab operasional dan pemeliharaan menjadi tanggungan penerima hibah. (kmb38)

Rakercab DPC PDI Perjuangan Buleleng

Ribuan Kader Antusias Bedah Kebijakan PPNSB

RIBUAN kader dan undangan antusias mengikuti Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng, Rabu (13/7) kemarin di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja wks Pelabuhan Buleleng. Rakercab yang dibuka Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster ini secara khusus membahas terkait Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Bukan hanya itu, konsep yang dilandasi oleh ajaran Tri Sakti Bung Karno ini wajib dimasukkan dalam visi dan misi bagi calon bupati atau wakil bupati yang akan diusung PDI Perjuangan dalam menghadapi Pilkada Buleleng, Februari 2017 mendatang. Wayan Koster usai menghadiri rakercab kemarin menjelaskan, kebijakan PPNSB sudah menjadi perintah partai yang wajib hukumnya dijabarkan dan dipahami oleh petugas partai hingga ke lapisan terbawah. Setelah konsepnya dimengerti oleh petugas partai itu sendiri, kemudian mereka dituntut mengawal bagaimana kebijakan ini juga bisa dipahami oleh masyarakat luas, dengan demikian kebijakan ini berjalan dengan baik. ‘’Sesuai instruksi Ibu Ketua Umum, PPNSB ini sudah menjadi kebijakan partai

dan selaku pengurus atau kader dan simpatisan harus mengawal agar kebijakan ini bisa berjalan dan manfaatnya diterima masyarakat luas,’’ katanya. Menurut Koster, PDI Perjuangan sebagai partai penguasa saat ini berkomitmen bagaimana PPNSB ini dijalankan melalui kebijakan pembangunan di daerah. Daerah pun diberikan kesempatan untuk mengombinasikan dengan konsep rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Untuk itu, kabupaten yang akan melaksanakan hajatan pilkada seperti di Buleleng yang pertama akan melaksanakan pola ini, maka siapa pun nanti calon yang akan diusung wajib untuk menguraikan konsep PPNSB ini dalam visi dan misi yang akan dijalankan. ‘’Buleleng yang menjadi pertama akan menguraikan PPNSB dalam visi-misi dari calon bupati dan wakil bupati yang akan berlaga dalam pilkada. Nantinya program prioritas di daerah pun bisa dikombinasikan dalam konsep PPNSB,’’ imbuh Koster. Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) dalam pidatonya mengatakan, rakercab tahun ini secara khusus mengusung tema ‘’Memilih Jalan

Sambut Masyarakat Ekonomi ASEAN

Rektor Undiksha Dukung Keberangkatan Enam Mahasiswa ke Thailand

REKTOR Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. melepas enam mahasiswa Undiksha yang mengikuti The Visit Prince of Songkla University, Surat Thani Campus Program, dengan berlangsung dari 13 - 19 Juli 2016. Menurut Jampel, ia sangat bangga kerja sama dengan universitas di luar negeri. Pertukaran mahasiswa membuka cakrawala dan menjadi embrio motivasi mahasiswa-mahasiswi lainnya untuk belajar berbahasa Inggris. ‘’Keberangkatan bulan ini adalah untuk ketiga kalinya ke Thailand. Enam mahasiswa tinggal selama seminggu di sana. Istilahnya mereka mengikuti short course. Mereka belajar banyak hal dalam rangkaian pertukaran mahasiswa,’’ ujarnya di dampingi Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes., Rabu (13/7) kemarin. Pihaknya memotivasi mahasiswa secara intens untuk belajar berbahasa Inggris. Bukan semata mencari nilai terbaik di kelas. Namun jauh ke depan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), mahasiswa dituntut memiliki berbagai kelebihan diri. ‘’Cikal bakal kerja sama dimulai dari kesadaran mahasiswa dan motivasi dosen Kampus Undiksha, mereka bisa mendalami berbahasa Inggris menyongsong MEA.

11

KE THAILAND - Enam orang mahasiswa-mahasiswi unggulan mendapat dukungan positif Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. dalam rangkaian The Visit Prince of Songkla University, Surat Thani Campus Program, dari 13 -19 Juli 2016, Rabu (13/7) kemarin. Ke depan bukan enam lagi, tetapi bisa lebih banyak diberangkatkan. Tidak menutup kemungkinan melakukan penelitian atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) di luar negeri,’’ paparnya. Mereka yang diberangkatkan adalah Komang Putri Paramitha Ayustina, I Gede Shasy Bagus, Gusti Putu Agus Sadya Eka Putra, Desak Siwi Made Reva Aprilia, Ni Luh Putu Santi Cahyani, dan Ida Ayu Etsa Pracintya. Kepala Subbagian Kerja Sama Undiksha I Ketut Iwan Krisna mengatakan, tahun ini merupakan ketiga kalinya Undiksha sebagai kampus terbesar di Bali Utara mengirim mahasiswa

berprestasi ke Thailand. Pertama, pernah memberangkatkan empat mahasiswa ke 3rd Language and Culture Camp di Thailand di bulan Maret 2016. Kedua bulan Juni 2016 dalam rangka 4th Language and Culture Camp. ‘’Bulan Juli tahun ini adalah keberangkatan untuk ketiga kalinya. Jadi ada enam mahasiswa yang berangkat ke Thailand,’’ ujarnya. Sementara itu, pihak Universitas La Rochelle tahun ini mengirim enam orang maha siswa unt uk mengambil program credit earning di Kampus Undiksha pada semester genap dan satu mahasiswa di semester ganjil. (ad331)

Tri Sakti untuk Kesejahtraan Masyarakat Buleleng Melalui PPNSB’’. Mengacu dari tema itu, rakercab bertujuan menjabarkan arah kebijakan, program dan kegiatan PDI Perjuangan sebagai partai yang ditugaskan pada tiga pilar. Mengevaluasi kebijakan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan kesejahtraan masyarakat. Mengawal dan melaksanakan PPNSB yang dituangkan mulai pertengahan 2016 dan menginjak tahun 2017. Yang tidak kalah pentingnya tujuan rakercab adalah membahas strategi dan persiapan menghadapi Pilkada Buleleng 2017 mendatang. ‘’Rakercab ini momentum yang sangat baik bagi kami untuk memahami dan mengawal perintah partai terkait PPNSB termasuk untuk menyiapkan strategi dalam menghadapi pilkada mendatang,’’ katanya. Menurut Agus, khusus menyangkut PPNSB secara khusus dibedah dalam arena rakercab kali ini. Langkah ini sebagai tindak lanjut hasil Rapat Kerja Daerah (Rakeda) DPD PDI Perjuangan Bali di mana implementasi PPNSB di Bali sebagai pelaksanaan ajaran Tri Sakti Bung Karno yang wajib dilaksanakan petugas partai

LANTIK - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) melantik Pengurus Ranting PDI Perjuangan se-Buleleng yang dirangkaikan dengan pembukaan Rakercab DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng, Rabu (13/7) kemarin. memperhatikan kearifan lokal untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Bali yang adil makmur berdasarkan Pancasila. ‘’Keptuusan dalam Rakerda DPD PDI Perjuangan Bali yang kita pertajam dalam rakercab dan harapannya bagaimana semua petugas partai harus mengawal ini dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat secara umum dan khususnya di Buleleng,’’ tegasnya.

Arena rakercab kemarin juga diisi dengan penyerahan surat keputusan (SK) PAC PDI Perjuangan sekaligus pelantikan pengurus ranting PDI Perjuangan se-Buleleng. Pelantikan itu masing-masing pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), Badan Penanggulangan Bencana (BPB), dan Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK). (ad659)

Berlabuh di Celukan Bawang, Ratusan Penumpang Diperiksa

Singaraja (Bali Post) Pelabuhan Celukan Bawang, Rabu (13/7) kemarin disambangi belasan polisi. Ratusan penumpang yang berlabuh di Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng, tak lepas dari pemeriksaan aparat. Setiap orang dan barang bawaan penumpang tak luput dari pemeriksaan petugas kepolisian yang bertugas di kawasan pelabuhan. Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang AKP Ketut Adnyana TJ mengatakan, pihaknya memeriksa penumpang Kapal Maumere I yang berlabuh dengan membawa penumbang di Pelabuhan Celukan Bawang. Mereka diperiksa secara ketat. Menurut polisi, kapal perin-

tis tersebut menurunkan ratusan penumpang di Dermaga III Pelabuhan Celukan Bawang. ‘’Kapal tersebut membawa penumpang sebanyak 133 orang. Sebanyak 121 penumpang di antaranya turun di Pelabuhan Celukan Bawang. Sedangkan 12 penumpang lainnya adalah penumpang lanjutan,’’ ujar Kapolsek. Saat dilakukan pemeriksaan, sambungnya, di dalam kapal tersebut terdapat 16 sepeda motor yang semuanya milik penumpang. Ditambahkan Kapolsek, kapal perintis ini melayani penyeberangan ke sejumlah daerah seperti Bima-Carik (Lombok Utara), Celukan Bawang-Kalinget Madura, Sepeken Madura, Kangiang Madura dan

Surabaya. ‘’Kapal perintis ini beroperasi sejak tahun 2014. Kapal ini rutin bersandar di Pelabuhan Celukan Bawang, setiap dua minggu sekali. Sekarang penumpangnya cukup banyak terkait balik Lebaran,’’

ujarnya. Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi tidak menemukan senjata tajam, bahan peledak, benda berbahaya, atau identitas palsu penumpang. (kmb34)


JEMBRANA

12

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Tahun 2017

Bali Post/kmb

PENYERAHAN - Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Sansan Iskandar beserta jajaran ketika penyerahan jamban dan sembako kepada warga di Yehembang, Mendoyo.

Giliran Dandim Serahkan Bantuan Jamban

Negara (Bali Post)Setelah Danramil 01/Negara Kapten Inf. I Gusti Nyoman Mawan, kini giliran Dandim 1617/ Jembrana Letkol Inf. Sansan Iskandar menyerahkan jamban kepada warga, Rabu (13/7) kemarin. Jamban ini diberikan kepada masyarakat Desa Pakraman Yehembang Mendoyo. Jamban dan dapur umum yang dibangun di setra desa setempat itu langsung di-pelaspas. Dalam upacara pamelaspasan itu dihadiri Danramil 1617-02/Mendoyo Lettu Inf M. Zainul Eksan dan para Babinsa, Perbekel Desa Yehembang I Made Semadi, Bendesa adat Yehembang I Gede Ngurah Aryana, Anggota DPRD Jembrana Made Sri Sutarmi dan para prajuru adat serta Klian Desa Yehembang. Selain itu, Dandim juga memberikan bantuan sembako kepada tiga KK miskin dan anak yatim piatu, yakni Dewa Ayu Ketut Berati (58), Wayan Sudiana (66) dan Made Sumerta (5). Dandim Sansan Iskandar mengatakan pembangunan jamban adalah program yang harus dilaksanakan untuk membantu masyarakat, terutama yang tidak mampu untuk mendapatkan kehidupan yang layak dalam hal pembuangan limbah. Di sisi lain kemanunggalan TNI dan rakyat harus selalu diwujudkan dalam karya nyata guna membantu kesulitan masyarakat. Pihak Kodim sangat mengharapkan kepada aparat di desa untuk selalu menginformasikan kepada Babinsa, Danramil atau langsung kepada Dandim apabila ada kesulitan di lingkungan masyarakat. Kodim akan siap membantu dan hal itu menjadi prioritas utama Kodim untuk membantu masyarakat. Bukan hanya bantuan berupa jamban, namun ada hal lain yang diberikan bantuan seperti tempat-tempat ibadah, pesantren dan kuburan serta lainnya. “Kami harapkan segala permasalahan yang ada mohon disampaikan. Mudah-mudahan kami dapat membantunya,” jelasnya. Anggota DPRD Jembrana Made Sri Sutharmi mengatakan, pihaknya mengharapkan kebersamaan TNI dengan rakyat dalam pembangunan agar tidak luntur. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari Kodim dan jajarannya yang selalu mengatensi setiap kesulitan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Kami pun selalu berupaya menyampaikan keluhan dari masyarakat untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” jelasnya. Sementara, Perbekel Yehembang Made Semadi mengaku pembangunan toilet dan dapur umum di setra sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pembangunan ini atas kerja sama antara masyarakat dengan TNI. Pihak desa merasakan bangga atas kesigapan TNI dalam hal ini Kodim, Koramil melalui Babinsa dalam membantu warga yang kena musibah. (kmb)

Sekdes Berstatus PNS akan Ditarik ke Pemkab

Negara (Bali Post) Setelah Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jembrana Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pemerintahan Desa, Sekretaris Desa (Sekdes) yang berstatus sebagai PNS akan segera ditarik. Tahun 2017, para Sekdes ini tidak lagi di desa, melainkan di Pemkab Jembrana. Selain Perda, Peraturan Bupati (Perbup) Jembrana Nomor 15 Tahun 2016 terkait Pemerintahan Desa ini juga telah diterbitkan. Hal itu diungkapkan Bupati Jembrana I Putu Artha, saat melakukan pertemuan dengan perbekel dan lurah di Kantor Camat Melaya, Rabu (13/7) kemarin. Bupati Artha mengingatkan kepada perbekel untuk segera mempersiapkan pengganti dan mengangkat Sekdes baru. Bupati berharap Sekdes yang baru berasal dari desa setempat dengan pendidikan minimal S-1 (Sarjana) dan memiliki kemampuan administrasi maupun perencanaan, dan mendapat rekomendasi Camat setempat. “Calon Sekdes cukup diambilkan dari desa sendiri atau salah

2017 agar segera disusun dan diselesaikan, sehingga tidak ada keterlambatan yang bisa menjadi persoalan dalam penganggaran. “Libatkan seluruh komponen masyarakat termasuk sekaa teruna dalam menyusun APBDes supaya masyarakat merasa memiliki pembangunan di desa dan kelurahan “ tambahnya. Selain perbekel dan lurah, pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Kepala BPMPD Kabupaten Jembrana I Nengah Ledang, termasuk Camat se-Kabupaten Jembrana. (kmb26)

Bali Post/olo

Pengarahan – Bupati Artha saat memberikan pengarahan di depan para perbekel/lurah di Kantor Camat Melaya kemarin. Bupati mengingatkan kepada perbekel untuk segera mengganti Sekdes.

MPLS SMKN 2 Negara

Tumbuhkan Rasa Memiliki Sekolah

Bali Post/olo

TERTIBKAN PKL – Petugas Satpol PP Jembrana menertibkan PKL dadakan yang berjualan di sepanjang Jalan Udayana, Kaliakah.

Satpol PP Tertibkan PKL Dadakan di Kaliakah

Negara (Bali Post) – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, ditertibkan petugas Satpol PP Jembrana, Rabu (13/7) kemarin. Para pedagang makanan dan minuman dadakan ini muncul memanfaatkan momen arus balik pemudik, khususnya di sepanjang jalan SPBU Kaliakah hingga Jalan Udayana. Selain menertibkan, petugas juga ditempatkan di lokasi tersebut guna memastikan tidak ada yang berjualan. Selama ini, di pinggir jalan tersebut sering muncul PKL dadakan yang menyasar para pemudik yang balik ke Bali. Di sepanjang Jalan Udayana itu PKL

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana (0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164

satu kaur yang sudah ada,“ kata Artha. Selain berkaitan dengan ditariknya Sekdes, sejumlah persoalan pemerintahan dan tugas-tugas pengawasan kependudukan juga dipaparkan Bupati Artha kepada perbekel dan lurah. Para pimpinan di desa itu diminta agar selalu memantau dan memonitor pendatang dan tempat-tempat kos di wilayahnya. Menurutnya tugas dan peran aparatur desa dan kelurahan sangat strategis. Untuk itu, diperlukan sumberdaya manusia yang mumpuni. Selain itu, Bupati Artha juga mengingatkan APBDes Tahun Anggaran

Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB (0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk (0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara (0365) 41012

berjejer dan mengundang pemudik, khususnya bersepeda motor mampir beristirahat. Adanya PKL dadakan itu, membuat arus lalu lintas yang terganggu. Sampah sisa makanan dan minuman juga mengotori areal taman dan sawah warga. Sementara itu, di sepanjang jalan tersebut sudah ditata dengan taman dengan meninggikan pembatas jalan. Kepala Kantor Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi dikonfirmasi membenarkan pihaknya menertibkan PKL yang berjualan di sepanjang jalan di Kaliakah itu. Menurutnya upaya ini dilakukan, disamping memang sudah dilarang juga mengganggu arus lalu lintas. (kmb26)

Negara (Bali Post) – SMK Negeri 2 Negara melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan prinsip membuat siswa baru nyaman seperti berada di keluarga. Sekolah kejuruan yang paling banyak memiliki jurusan ini selama tiga hari mengadakan kegiatan pengenalan siswa dan guru. Kepala SMKN 2 Negara, I Ketut Suartika, Rabu (13/7) kemarin mengatakan semua kegiatan MPLS yang dilakukan oleh guru ini guna menumbuhkan sekolah menjadi rumah mereka. Untuk itu, materi yang diberikan lebih menjurus ke pengenalan sekolah serta membentuk pondasi mental siswa yang kuat hingga mereka masuk dunia usaha dan kerja nanti. Selain pemberian materi pengenalan dari guru-guru, kepala sekolah dan ketua komite, para siswa juga menerima penyuluhan dari Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan (PIK) Kecamatan dan Dinas Kesehatan terkait bahaya pornografi,

Bali Post/olo

MPLS – Ratusan siswa kelas X mengikuti materi yang diberikan guru dalam MPLS di aula sekolah. narkotika dan rokok. Suartika didampingi Ketua Panitia MPLS Nyoman Gede Brathatapa mengatakan, selama tiga hari ini siswa juga diajak untuk kerja bakti membersihkan areal sekolah. Selain mengenal lingkungan sekolah, juga menumbuhkan tanggung jawab menjaga kebersihan sekolah, layaknya rumah mereka sendiri. Para siswa juga diberikan materi tentang pramuka yang nantinya juga wajib mereka ikuti. Selain mengenal antarsiswa dan guru,

sekolah juga menumbuhkan siswa agar nyaman dan lebih semangat masuk ke sekolah. Bukan malah tertekan. Para siswa nampak antusias dan semangat mengikuti MPLS ini. Tahun ini, SMKN yang berada di Desa Baluk ini memiliki 322 siswa kelas X. Mereka akan mengikuti seleksi guna menentukan jurusan yang akan ditempuh. SMKN 2 Negara ini memiliki lima jurusan. Di antaranya, jurusan Teknik Otomotif (TO), Kelautan, Pertanian hingga Peternakan. (kmb26/k150)


Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

KARANGASEM

13

Gelar Genjek Massal

Bupati Khawatir Namanya Dicatut Amlapura (Bali Post) -

Rencana pelaksanaan genjek massal menyambut hari kemerdekaan RI 17 Agustus mendatang, rupanya belum dianggarkan dalam APBD kabupaten. Pelaksanaan genjek massal ini hanya mengandalkan dana dari pihak ketiga, khususnya kalangan pengusaha, pelaku pariwisata, dan lembaga perbankan. Terhadap situasi itu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengaku khawatir namanya dicatut oknum untuk mengeruk kepentingan pribadi.

RAKERCAB - Ketua DPC PDI Perjuangan Gede Dana dan kader lainnya saat bersama-sama mempersiapkan lokasi rakercab di Kantor DPC PDI Perjuangan Karangasem, Rabu (13/7) kemarin.

Hari Ini, DPC PDI-P Karangasem Gelar Rakercab PDI Perjuangan (PDI-P) memiliki kewajiban terus berjuang memastikan, mengarahkan, mengawal, dan mengamankan kebijakan politik pemerintah secara nasional. Hal ini penting agar tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila sebagaimana termaktub dalam UUD Negara Republik Indonesia 1945. Sejalan dengan kesadaran dan tanggung jawab idelogis itu, maka DPC PDI-P Karangasem melaksanakan Rakercab di Kantor DPC PDI Perjuangan Karangasem, mulai pukul 09.00 wita, Kamis (14/7) ini. Ketua DPC PDI-P Karangasem I Gede Dana, Rabu (13/7) kemarin, mengatakan rakercab tahun ini mengambil tema ”Memilih Jalan Tri Sakti untuk Kesejahteraan Rakyat Karangasem melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB)”. Rakercab ini digelar untuk melaksanakan seluruh kebijakan dan program partai. Kebijakan ini didasarkan pada Ketetapan Kongres IV Partai dan Rakernas I PDI-P serta Rakerda I PDI-P Provinsi Bali. Selain itu, juga membahas dan mengevaluasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Karangasem, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Karangasem. Sinkronisasi program kerja akan dilakukan dalam agenda rakercab ini. “Dalam rakercab ini, kami ingin menjalankan dan mengawal pelaksanaan pola pembangunan nasional semesta berencana di Kabupaten Karangasem. Termasuk nanti juga dibahas bagaimana upayaupaya pemenangan pilgub dan pileg,” kata Gede Dana. Selain agenda di atas, rakercab tahun ini juga akan diisi dengan pelantikan struktur Pengurus Baguna (Badan Penanggulangan Bencana), BP Pemilu, Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan dan Satgas PDI-P. Sedangkan, untuk Pengurus Ranting akan menyusul ke desa-desa. Rakercab DPC PDI-P Karangasem sebagai rakercab yang diperluas rencananya akan dihadiri 400 orang peserta. Mulai dari Depercab DPC Partai, seluruh Pengurus DPC Partai, Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Fraksi PDI-P DPRD Provinsi Bali dapil Kabupaten Karangasem, Fraksi PDI-P DPRD Karangasem, seluruh Pengurus PAC, Badan Pemenangan Pemilu DPC Partai dan Badan Saksi Pemilu DPC Partai. Pembahasan dalam rakercab nanti akan dibagi ke dalam komisi-komisi. Komisi I membahas program dan kegiatan partai bidang internal, bidang pemerintahan dan bidang kerakyatan periode 2015-2020. Sedangkan, komisi II membahas penetapan program dan kegiatan pelaksanaan pola pembangunan nasional semesta berencana di Kabupaten Karangasem. Dari rakercab ini, DPC PDI-P menargetkan dapat menetapkan arah kebijakan, program dan kegiatan partai, bidang internal, bidang pemerintahan dan bidang kerakyatan. Selain itu, juga target konsolidasi partai, antara lain penataan struktur partai sampai tingkat ranting, menegakkan disipilin kader sesuai AD/ART, KTA-nisasi, membangun solidaritas kader partai hingga memperluas basis partai. Yakni dengan memaksimalkan organisasi sayap partai, komunitas juang (guru, seniman, komunitas olahraga, pemilih pemula, subak, kepala desa, bendesa adat, pelaku pariwisata). ”Dari rakercab ini, kami juga nanti akan dibentuk tim pengawal program dan kegiatan PPNSB, menetapkan agenda prioritas tim ini, hingga membentuk klinik PPNSB untuk mensinergikan program dan kegiatan PPNSB,” kata Gede Dana. (kmb31/k200)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Kekhawatiran itu disampaikan Mas Sumatri saat menghadiri acara halalbihalal di Kodim 1623/Karangasem, Rabu (13/7) kemarin. Dikatakan, pelaksanaan genjek massal ini dirancang menghabiskan anggaran Rp 600 juta. Sejumlah pengusaha dan sumber dana pihak ketiga lainnya, dikatakan sudah ada yang memberikan sumbangan langsung kepada pemerintah daerah. ”Dari kelompok pengusaha galian C sudah masuk Rp 80 juta, dari notaris juga ada Rp 12 juta. Masih kurang banyak, karena diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 600 juta. Kegiatan ini sama sekali tak dianggarkan dalam APBD,” katanya. Kekhawatiran Mas Sumatri, menyusul sebelumnya namanya juga pernah dicatut oknum yang mengaku orang dekatnya di tim pemenangan bupati dengan meminta sejumlah uang jika mau menjadi tenaga kontrak. Kasusnya baru terungkap

setelah seluruh korbannya di Lingkungan Karanglangko, Amlapura melaporkan oknum tersebut ke Mapolres Karangasem, beberapa pekan lalu. Total, terlapor meraup keuntungan pribadi lebih dari Rp 122 juta. Dia meminta masyarakat, khususnya kalangan pengusaha dan lembaga perbankan berhati-hati, jika nanti ada yang mengatasnamakan bupati meminta-minta sumbangan. Mas Sumatri meminta bantuan jajaran polisi dan TNI untuk bersama-sama memantau di lapangan. Jika ditemukan ada oknum yang didengar mencatut namanya, agar segera diproses secara hukum. Bahkan, bila oknumnya adalah seorang PNS, dia mengancam akan memberikan hukuman paling berat dengan melakukan pemecatan sebagai PNS. “Hatihati itu kalau ada yang mintaminta mengatasnamakan saya. Soalnya, sebelumnya sudah ada kejadian seperti itu. Nama

saya dicatut untuk perekrutan tenaga kontrak,” keluhnya. Genjek massal ini rencananya digelar 10 Agustus mendatang. Pemkab Karangasem menargetkan bisa menghadirkan 15 ribu penari genjek. Agenda genjek massal ini dirancang dilaksanakan setiap tahun selama lima tahun, saat menyambut hari kemerdekaan RI, 17 Agustus. Bahkan, Bupati Mas Sumatri sesumbar setiap tahunnya target jumlah penarinya akan makin banyak hingga 20 ribu penari genjek. Menurut Sekretaris PHRI Karangasem, Wayan Kariasa, efektivitas pementasan seni budaya seperti genjek massal, bukan terletak dari banyaknya penari genjek. Tapi, bagaimana acara ini bisa berdampak lebih luas terhadap perkembangan pariwisata Karangasem. Kegiatan seperti itu harus terjadwal setiap tahun. Jika sudah terjadwal, sinergi penting dilakukan dengan kalanJUARA Guru SMA PGRI 1 Amlapura IG Aries Pidrawan dan siswi Galuh Somia Antari juara Provinsi Bali didampingi Kasek Drs. I Ketut Jelantik.

Guru dan Siswa SMA PGRI 1 Amlapura Juara Provinsi

Pidrawan Menulis Teks, Galuh Menulis Puisi Amlapura (Bali Post) – Awal tahun pelajaran ini, seorang guru dan seorang siswa SMA PGRI 1 Amlapura mempersembahkan prestasi untuk sekolahnya dan Karangasem. Guru langganan juara I Gede Aries Pidrawan, S.Pd. menyabet juara I tingkat Provinsi Bali dalam lomba menulis teks antarguru se-Bali yang dihelat Balai Bahasa Denpasar dan piala diserahkan 23 Juni lalu. Sementara itu, siswa Galuh Somia Antari, siswi kelas XI MIA di sekolah itu, meraih juara II menulis puisi se-Bali. Prestasi guru dan siswanya itu disampaikan Kepala SMA PGRI 1, Drs. I Ketut Jelantik, Rabu (13/7) kemarin. Menurut Jelantik, prestasi terbaru dari guru dan siswa itu menjadi kado bagi sekolahnya pada awal tahun pelajaran ini. Jelantik berharap prestasi tersebut menjadi pemicu para guru dan siswa lainnya untuk belajar lebih serius sehingga lebih berprestasi. ”Kalau sukses, tentu menjadi kebanggaan bagi diri, keluarga, sekolah, dan daerah,” ujarnya. Pidrawan, guru Bahasa dan Sastra Indonesia, sudah sering kali menjadi juara provinsi dan nasional dalam berbagai lomba menulis. Sementara Galuh termasuk prestasinya tertinggi bagi

peserta asal Karangasem pada ajang lomba menulis puisi yang digelar Balai Bahasa, yang pialanya diterima Selasa (12/7) di Denpasar. Dua peserta dari SMA lain dari Karangasem, hanya menyabet juara III. Pidrawan mengaku bangga dengan anak didiknya, Galuh. Ide puisi yang ditulis berjudul “Angin dan Jiwa Menggapai Mimpi”, pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional itu dipuji dewan juri karena terbagus. Cuma, siswa dari kalangan sederhana itu masih kalah dalam pemilihan kata dengan yang juara I. Menurut Pidrawan, Galuh asal Banjar Kodok, Amlapura itu dimotivasi karena cukup menonjol di bidang menulis puisi. Dia termasuk siswi pendiam, disiplin, dan rajin membantu ibunya berdagang kecilkecilan. Rutin setiap pukul 04.00 wita ketika siswa lainnya barang kali masih mendengkur di kasur, Galuh justru sudah bangun membantu ayah dan ibunya memasak dagangan di dapur. Ibunya berdagang di kaki lima di depan Pura Puseh Karangasem. “Ayah dan ibu berdagang kecil-kecilan untuk menghidupi keluarga dan membiayai kami sekolah. Saya harus membantunya,” tandas anak sulung dari tiga bersaudara itu. (013/k100)

Bali Post/kmb31

GENJEK – Kesenian genjek yang merupakan salah satu kesenian khas Kabupaten Karangasem. gan pelaku pariwisata lainnya seperti Association of Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA) maupun dengan Asosiasi Profesional Pariwisata Indonesia (ASPPI). Dengan begitu, agenda seni budaya di Karangasem itu lebih banyak menyedot perhatian wisatawan asing untuk datang ke Karangasem. Imbasnya tentu menjadi lebih besar. Baik itu terkait pengenalan seni budaya yang ditampilkan yang akan dibawa ke negara asalnya, tingkat hunian hotel dan restoran di Karangasem hingga penjualan

kenang-kenangan yang menjadi khas Karangasem. Dia mencontohkan agenda Makare-kare atau Mageret Pandan di Tenganan Pagringsingan. Pelaksanaannya sudah terjadwal setiap tahun, sehingga wisatawan yang hendak menonton sudah tahu kapan harus datang ke lokasi. Pihaknya mendukung Pemkab Karangasem terus menggali potensi seni budaya di Karangasem karena itu menjadi modal berharga Karangasem untuk bersaing dengan daerah lain. (kmb31)

Bunuh Teman Minum Tuak

Budi Terancam Hukuman Mati Amlapura (Bali Post) – Gara-gara mabuk dan bertengkar di acara Masesuuk (upacara bayi lepas tali pusar -red) tetangganya April lalu, I Made Budi Mulyawan alias Budi (22) akhirnya membunuh rekannya minum tuak, korban I Wayan Sebudi alias Udi (26). Korban tewas ditusuk taji di bagian dadanya. Akibatnya, Budi dijerat pembunuhan berencana sesuai pasal 340 KUHP, dakwaan subsider pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun, hukuman seumur hidup atau hukuman mati pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Selasa (12/7). Jaksa Kejari Amlapura Made Oka Mahendra, S.H. dalam surat dakwaan menyatakan, Jumat (22/4) sekitar pukul 18.00 wita, terdakwa Budi dan sejumlah pria menghadiri acara bayi lepas pusar di rumah tuan rumah saksi Wayan Karna di Banjar Belimbing, Pidpid, Karangasem. Korban juga ikut minum tuak sampai mabuk. Sebenarnya, pelaku Budi datang lebih awal di tempat acara. Namun, dia tiba sudah setengah mabuk. Rupanya, korban terus mengerjai pelaku, dengan terus menuangkan tuak ke gelas pelaku. Terdakwa Budi atau pelaku yang sudah mabuk merasa dikerjai dengan dipaksa lagi untuk minum tuak sampai mabuk berat. Terdakwa lantas muntah-muntah. Terdakwa juga tak terima karena merasa terus diledek korban. Saat pelaku muntah-muntah, destar pelaku diambil dan dipakai membersihkan muntahannya. Terdakwa emosi dan terjadilah adu mulut antara pelaku dan korban. Percekcokan itu sempat dilerai saksi Wayan Karna dan Ribek. Agar pertengkaran mereka tak berlanjut, terdakwa sempat diajak pulang ke rumahnya. Ayah terdakwa sempat menyuruh terdakwa

tidur. Namun, sempat beristirahat sekitar 15 menit, terdakwa justru mengambil taji (pisau) yang biasa dipakai mempersenjatai ayam sabungan. Taji diselipkan di celana dan terdakwa mencari korban Udi di rumahnya. Terdakwa semula tak tahu persis rumah korban dan sempat menanyai tetangga korban saksi Made Cenik. Akhirnya, korban ditemukan di rumahnya. Terdakwa nyelonong masuk ke pekarangan korban yang hanya berpagar kayu hidup itu dan dengan emosi menanyai pertengkaran sebelumnya. Korban Udi saat itu mengatakan dirinya hanya bercanda. Namun, terdakwa tak terima dengan mengatakan, “Kalau bercanda bukan seperti itu caranya.” Terdakwa, kata jaksa, emosi dan sempat mendorong tubuh korban. Terdakwa emosinya memuncak dan mengangkat tangan kanan yang sudah memegang taji. Taji ditusukkan ke dada korban. Taji menancap, pelaku lantas kabur. Dia lantas menyerahkan diri ke Mapolsek Abang. Di lain pihak, korban Udi saat itu masih sempat tenang dan mencabut sendiri taji di dadanya. Dia juga sempat memberi tahu keluarganya, bagaimana cara mengobati orang tertusuk taji. Namun, ternyata beberapa saat kemudian kondisi korban makin lemas. Keluarganya yang panik melarikannya ke UGD RSUD Karangasem malam itu. Namun, korban tewas dalam perjalanan. Tiba di UGD, dokter yang memeriksa mengatakan petani muda itu sudah meninggal. Dari hasil autopsi di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, kematian ayah dua anak kecil itu akibat pembuluh nadi di jantung kanannya putus. Taji bermata dua menusuk sedalam 7 centimeter di dada kiri bawah dekat jantung suami Ni Wayan D (25) tersebut. (013)


14 Ombudsman Temukan Indikasi PPDB Lewat Jalur Khusus Tabanan (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang melebihi jumlah yang diumumkan sebelumnya lewat PPDB online di beberapa sekolah negeri, menjadi perhatian Ombudsman RI Perwakilan Bali. Pihak Ombudsman turun ke beberapa sekolah negeri di Tabanan, Rabu (13/7) kemarin, dan menemukan indikasi penerimaan lewat jalur khusus yang menyebabkan membeludaknya siswa. Asisten Omdusman RI Perwakilan Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti mengungkapkan, pihaknya mendapatkan indikasi itu di SMPN 1 dan SMPN 2 Tabanan. Sementara data di SMA belum diperolehnya karena belum bisa menemui kepala sekolah bersangkutan. ‘’Dari hasil pengecekan ditemukan ketidaksinkronan jumlah saat PPDB dan MPLS. Jalur khusus ini bahkan sudah diketahui oleh Disdik setempat,” ucapnya. Di tempat terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Tabanan menyatakan akan melakukan evaluasi. Menurutnya, dari awal sudah ada kesepakatan terkait penerimaan peserta didik baru, namun dalam pelaksanaannya ternyata belum bisa diterapkan sepenuhnya oleh eksekutif. (kmb28)

Dewan Sepakati Tiga Ranperda Jadi Perda

Tabanan (Bali Post) DPRD Tabanan akhirnya menyepakati tiga ranperda, yakni RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Semesta Berencana, LPJ (Laporan Pertanggungjawaban (APBD) 2015, dan tera/tera ulang menjadi perda dalam rapat paripurna, Rabu (13/7) kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD I Ketut Suryadi, diawali penyampaian hasil pembahasan Pansus VI tentang RPJMD Semesta Berencana dan pemaparan terkait hasil kerja Pansus VIII yang membahas ranperda tera/tera ulang. Setelah penyampaian semua hasil pembahasan ketiga pansus, Ketua Dewan kemudian meminta persetujuan. Fraksi PDI-P yang mayoritas langsung menyatakan setuju. Sementara Fraksi Golkar yang diwakili Made Asta Dharma memberikan dua catatan, yaitu soal pelaksanaaan retribusi dan pajak online yang sudah digemakan sejak dua tahun lalu. Partai Demokrat yang diwakili Ketua Fraksi I Gusti Made Purnyasa juga memberikan catatan mengenai upaya peningkatan pendapatan dengan penerapan teknologi seperti e-tiketing dan menggali sumber pendapatan baru.(kmb24)

TABANAN

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Pembobol Rumah Kos Ternyata Janda Tabanan (Bali Post) -

Kerja keras jajaran Polres Tabanan dan Polsek Kota patut diacungi jempol. Mereka berhasil membongkar kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di kamar kos di Jalan Katamso, Desa Delod Peken, Tabanan, Selasa (12/7), hanya berselang tiga jam sejak adanya laporan. Pelakunya ternyata wanita cantik bernama AG (29) asal Desa Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, yang nekat mencuri lantaran terlilit utang. Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu seizin Kapolres AKBP Putu Putra Sadana di halaman Mako Polres, Rabu (13/7) kemarin mengatakan, pelaku melakukan pencurian dengan cara merusak dan membuka paksa slop kunci kemudian masuk ke dalam kamar dan mengambil barang-barang milik korban (Inpras Setiyo Widodo). Untuk menutupi perbuatannya, pelaku mengganti slop kunci kamar korban dengan yang baru. “Pelaku menggunakan jasa pembuat kunci palsu dalam modus operandinya,” jelasnya. Dari hasil pemeriksaan awal diketahui pelaku melakukan ak-

sinya karena masalah ekonomi. “Ia beralasan tidak bisa membayar gaji karyawan mengingat usahanya jualan es susu tidak lancar. Ini akan terus kami dalami dalam pemeriksaan,” ucapnya. Pelaku berhasil menggasak barang berharga berupa satu unit televisi, satu buah kamera Canon dan kelengkapannya serta satu buah handphone. Sebelumnya, sepulang dari kampungnya di Malang, Jawa Timur, Setyo Widodo (42) merasa curiga karena tidak bisa membuka pintu kamar kos dengan anak kunci miliknya. Setelah dicek ternyata slop kunci pintu kamar telah diganti. Ketika me-

nekan pegangan pintu, kamar tidak dalam keadaan terkunci dan sejumlah barang raib dari tempatnya. Korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Tabanan langsung memerintahkan tim inafis melakukan olah TKP dan penyelidikan. Sementara tim opsnal Polsek Tabanan mendapat informasi bahwa sewaktu ditinggal pemiliknya mudik, pelaku dibantu tukang kunci sempat membuka dan memperbaiki pintu kos kamar korban. “Berbekal informasi tersebut, tim mengintrogasi pelaku. Pelaku yang merupakan tetangga kos korban mengakui mengambil barang milik korban. Kami melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang hasil curian di kamar kos pelaku,” jelas Leo Martin. Pelaku bahkan sempat menjual sejumlah hasil curiannya lewat jasa online. Akibat perbuatannya, wanita

berparas ayu ini dikenakan pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP

dengan ancaman hukuman sembilan tahun. (kmb28)

Bali Post/kmb28

CURAT - Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu merilis pengungkapan kasus curat berikut barang bukti dan pelaku, Rabu (13/7) kemarin.

Warung Global

Badan Pengelola Pura Besakih Jangan Hanya Pikirkan Pendapatan

PENGELOLAAN kawasan Pura Besakih mesti melibatkan aparat keamanan untuk menindak tegas pedagang acung dan pemandu wisata liar yang mengganggu wisatawan. Demikian harapan Arya dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Rabu (13/7) kemarin. Arya mengaku heran pura terbesar kelihatan tidak nyaman dan macet. Dagang buah-buahannya mengelabui pembeli. Saat dicoba di tempat manis, ketika dimakan di rumah masam. Lahan parkir agar diperluas dan buat jalan pintas agar kendaraan yang datang dan pulang tidak satu arah. Jalan raya menuju Pura Kahyangan Jagat tersebut harus berkualitas bagus. Menurut Jodog, tujuan kita ke Pura Besakih adalah mabhakti. Pura adalah sebuah benteng untuk meningkatkan spiritual umat Hindu dengan memuja Ida Sanghyang Widhi Wasa. Di sisi lain

wisatawan datang untuk jalan-jalan dan melancong. Hal ini jauh dari makna kesucian sehingga aura di Besakih menjadi baur. Kita jangan hanya memikirkan uang atau pendapatan daerah dengan menjual atau mempertontonkan pura, tetapi buat aturan yang baik agar yang muncul aura sakral dan cinta kasih. Nyoman Mastra setuju dengan komentar pengunjung di atas dengan menyatakan pura jangan semata-mata dimanfaatkan sebagai mesin uang, sebab fungsi utamanya adalah untuk pamedek nunas ica. Kabupaten Karangasem mesti

menerima pendapatan dari Badan Pengelola Besakih. Rencana Pemprov Bali membentuk Badan Pengelola Pura Besakih juga disambut baik oleh Putu Artha. Kalau bisa tiru kinerja Badan Pengelola Tanah Lot dan Ulun Danu Danau Beratan yang cukup baik dan berhasil. Badan pengelola harus memiliki SDM yang profesional, melibatkan desa pakraman setempat, dan bisa menjaga kebersihan, sehingga mampu mengubah citra buruk pariwisata Besakih menjadi lebih baik dan nyaman di mata wisatawan. Pemerintah, kata Sugi, mempunyai 1.000 tangan di bawah guna diajak bekerja sama dan memperoleh info akurat mulai dari klian adat, kepala dusun, dan kepala desa. Pemerintah sudah memperhatikan soal ketertiban, kebersihan, dan kesakralan Pura Besakih. Badan pengelola harus membatasi ruang gerak wisatawan demi kesucian kompleks pura. Sebaiknya tidak menjual

kegiatan upacara agama untuk tujuan pariwisata. Dilanjutkan oleh Gede Biasa, pemerintah terlambat membentuk badan pengelola, soalnya pada saat piodalan ada saja hal-hal yang tidak dikehendaki terjadi akibat belum adanya aturan baku. Pura Besakih bukan milik perorangan atau desa tertentu tetapi kepunyaan umat Hindu. Kalau dijual untuk pariwisata, akan banyak terjadi penodaan di areal suci tersebut seperti masuknya wisatawan wanita yang sedang datang bulan. Vera minta pendapatan dari tiket masuk dipergunakan memperbaiki pura dan memperluas lahan parkir. Pura Besakih jangan dibuka untuk wisatawan karena akan mengganggu kekhusyukan umat yang bersembahyang. Tidak boleh cuma memikirkan uang, toh rakyat tetap melarat. Umat lain saja melarang orang lain selain umatnya masuk ke tempat ibadahnya. (arya)


15

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Balotelli Diminta Cari Klub Lain

Digne Susul Umtiti ke Camp Nou Madrid Barcelona, Rabu (13/7) kemarin merekrut pemain internasional Prancis Lucas Digne dari Paris Saint Germain (PSG) dengan ikatan kontrak lima tahun dan biaya transfer 16,5 juta euro. Digne mengikuti jejak rekannya di timnas Saumel Umtiti yang lebih dahulu menuju Camp Nou. Bek kiri berusia 22 tahun itu menuntaskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di AS Roma. Ia menyumbang satu gol dari 32 penampilannya di Serie A Liga Italia ketika klub ibukota Italia itu finis di peringkat ketiga di klasemen. “FC Barcelona telah mencapai kesepakatan dengan Paris Saint Germain FC untuk merekrut pemain Prancis 22 tahun Lucas Digne untuk lima musim mendatang,” kata klub itu melalui situs resminya (www.fcbarcelona. com). “Barca telah membayar biaya awal sebesar 16,5 juta euro dengan kemungkinan empat (juta) lainnya tergantung pada hasil-hasil individual dan tim. Klausa buy out Digne berjumlah sebesar 60 juta euro.” Digne, yang juga sempat memperkuat klub Prancis Lille, merupakan anggota skuad negaranya di Piala Eropa. Sayangnya Prancis gagal juara setelah kalah dari Portugal di final pada masa perpanjangan waktu. Dugne tercatat 13 kali membela “Les Bleus.” Sebelumnya Barcelona juga telah merekrut bek tengah Samuel Umtiti dari Olympique Lyonnais dengan nilai transfer 25 juta euro. (afp/ant)

London -

Tak ada tempat bagi Mario Balotelli di Liverpool. Mengingat persaingan yang ketat di Anfield, penyerang Italia itu dipersilakan mencari klub lain musim musim depan. Manajer the Reds Juergen Klopp telah mengingatkan kepada pemain kontroversial itu untuk segera mencari klub baru karena momentumnya telah habis. “Saya telah berbicara kepada dia mengenai hal ini,” kata sang manajer kepada para wartawan, Rabu (13/7) kemarin. Balotelli kembali untuk menjalani latihan pramusim dengan Liverpool menyusul masa peminjaman yang tidak sukses di AC Milan musim lalu. Namun penyerang berusia 26 tahun itu harus bersaing barisan penyerang di Liverpool yang lebih prospektif seperti Daniel Sturridge, Christian Benteke, Divock Origi, dan Danny Ings.

“Dia tidak berada dalam fase kariernya di mana dia semestinya bersaing dengan empat atau lima pemain lain untuk satu atau dua posisi. Maka jelas kami memerlukan solusi,” jelas Klopp sambil mengingatkan bahwa the Reds juga memiliki masih stok penyerang seperti Sadio Mane. “Akan ada klub di sekitar yang akan gembira untuk memiliki Mario Balotelli yang baru. Saya telah menjelaskan hal ini kepadanya,” tegas Klopp. Sampdoria telah mengekspresikan ketertarikan mereka terhadap pemain tersebut. Presidan Massimo Ferrero mengatakan bahwa mereka akan menjadi klub sempurna bagi Balotelli untuk memperbaiki kariernya setelah hanya mencetak tiga gol dalam 23 penampilan untuk Milan musim lalu. Pemain lain yang kemungki-

nan akan absen saat Liverpool membuka perjalanannnya di Liga Inggris melawan Arsenal pada 14 Agustus mendatang adalah bek Mamadou Sakho, yang menjalani perawatan untuk cedera Achilles-nya. Pemain internasional Prancis itu tidak bermain sejak April setelah diinformasikan oleh UEFA bahwa dirinya gagal dalam tes doping. UEFA membatalkan kasus terhadap pemain 27 tahun itu pada pekan lalu. Sakho absen saat Liverpool kalah dari Sevilla di final Liga Eropa pada Mei silam. Ia pun dicoret dari timnas Prancis untuk Piala Eropa sebagai hasil dakwaan itu. “Mama sedang cedera. Dia memiliki sedikit masalah dengan Achillesnya saat dia bermain. Satu hari bisa bermain bagus, satu hari buruk, hal seperti itu,” kata Klopp. (kmb39/ afp/ant)

Gera Terpilih sebagai Pencetak Gol Terbaik

Paris Gol pemain Hungaria Zoltan Gera pada pertandingan penyisihan Grup E melawan Portugal terpilih sebagai Gol Terbaik Piala Eropa 2016. Jajak pendapat yang digelar UEFA, Rabu (13/7) kemarin menempatkan Gera sebagai pemenangnya dengan perolehan 32 persen suara. Tak kurang 150 ribu pemilih memberikan suaranya setelah rekaman video gol itu diunggah oleh UEFA pasca inal, Senin awal pekan ini. Pemain berusia 37 tahun itu mengontrol bola sejenak sebelum melepaskan tembakan geledek yang melewati sela-sela kaki sejumlah pemain Portugal sebelum menembus pojok gawang Rui Patricio. Gol Gera pada laga yang berkesudahan dengan skor 3-3 itu, menyisihkan dua gol favorit lainnya yakni Cristiano Ronaldo saat melawan Wales dan Xherdan Shaqiri pada laga Swiss vs Polandia. Ronaldo yang mendapat 24 persen suara diunggulkan lewat gol sundulan kepala ke gawang Wales. Sementara Shaqiri (23 persen) sempat difavoritkan menjadi pemenang lewat gol tendangan saltonya. Melengkapi lima besar nominasi itu adalah gol Eder yang memastikan kemenangan Portugal atas Prancis di babak final dan gol penyerang Wales Hal Robson-Kanu pada laga melawan Belgia. Eder mendapatkan 16 persen suara dan Robson-Kanu (5 persen). (kmb39/net)

Sunderland Izinkan FA Berbicara dengan Allardyce

Bali Post/afp

Bek timnas Prancis Lucas Digne.

Inge Dekker Perkuat Tim Renang Belanda Amsterdam Perenang Belanda Inge Dekker, yang didiagnosis mengidap penyakit kanker serviks Februari lalu, Rabu (13/7) kemarin masuk dalam daftar 17 perenang timnas yang bakal memperkuat negaranya di Olimpiade bulan depan di Rio de Janeiro, Brazil. Ini menjadi penampilan keempat bagi perenang berusia 30 tahun itu di Olimpiade. Dekker yang menjalani operasi pada Maret, pernah memenangi medali emas gaya bebas 4x100 meter estafet pada Olimpiade 2008 di Beijing dan juga meraih perunggu pada 2004 di Athena. Sementara pada Olimpiade London 2012, ia menghasilkan medali perak pada nomor yang sama. Dekker absen di kejuaraan Eropa di London pada Mei lalu karena harus melakukan pemulihan atas operasinya. Perenang putri Belanda itu tahun lalu juga memenangi medali perak nomor estafet di kejuaraan dunia di Kazan, Rusia bersama tiga peraih medali emas Olimpiade rekan senegaranya Ranomi Kromowidjojo, Femke Heemskerk, Maud van der Meer dan Marrit Steenbergen. Doping Badan renang internasional FINA membebaskan Yulia Efimova dari tuduhan menggunakan obat terlarang jenis meldonium. “Yulia telah menerima surat dari ketua panel doping FINA Robert Fox. Dalam surat itu dikatakan bahwa semua tuduhan tentang penggunaan meldonium telah ditolak,” kata agen perenang Rusia itu Andrei Mitkov. “Tak ada sanksi yang dijatuhkan terhadap dia. Kasus ini ditutup,” lanjutnya. Perenang berusia 24 tahun yang meraih medali perunggu di Olimpiade London 2012 itu, Maret lalu dijatuhi hukuman sementara setelah pengujian sampelnya menunjukkan hasil positif terkandung zat meldonium. Zat serupa yang juga membuat petenis top Rusia Maria Sharapova gagal tampil di Olimpiade Rio. Pelatih renang timnas Rusia Sergei Kolmogorov menyatakan kepada kantor berita TASS bawa Efimova akan bergabung dengan rekan-rekannya yang mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade musim panas di Brazil itu. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/rtr

TERBAIK - Pemain Hungaria Zoltan Gera merayakan gol pada pertandingan melawan Portugal pada pertandingan Piala Eropa 2016.

Bali Post/ap

Manajer Sunderland Sam Allardyce.

London Sunderland, Rabu (13/7) kemarin memberi izin kepada FA untuk berbicara kepada manajer Sam Allardyce mengenai posisi pelatih timnas Inggris yang lowong. Allardyce (61) merupakan salah satu favorit untuk menggantikan Roy Hodgson, yang mengundurkan diri pada bulan lalu setelah Inggris secara memalukan tersingkir dari Piala Eropa di tangan Islandia di babak 16 besar. Sunderland mengatakan Allardyce telah diwawancarai panel FA yang berisi tiga

orang. Rumor tentang posisi pelatih timnas itu cukup mengganggu kondisi tim. “Sam sangat menjadi kunci untuk rencana-rencana kami,” kata klub, yang nyaris terdegradasi pada musim lalu, dalam pernyataannya. “Setelah musim yang sangat menantang itu, kami ingin melihat periode stabilitas, di dalam dan di luar lapangan. Kami ingin ia bertahan sebagai manajer di klub sepak bola kami.” Sunderland mengatakan pihaknya mengizinkan FA untuk menghubungi Allardyce

karena permintaan sang manajer itu sendiri. Namun diharapkan kondisi tersebut segera terselesaikan. “Kami mendesak FA untuk menghormati gangguan yang disebabkan proses ini dan memberi resolusi cepat terhadap masalah ini,” tambah pihak klub. Manajer Bournemouth Eddie Howe, mantan pelatih timnas Inggris Glenn Hoddle, manajer Arsenal Arsene Wenger, dan pelatih timnas AS Juergen Klinsmann juga dikait-kaitkan dengan posisi pelatih timnas IInggris. (afp/ant)

Molinari Juga Absen di Rio

Troon, Skotlandia Pegolf Italia Francesco Molinari bergabung di antara para pegolf yang absen pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil. “Saya memutuskan mundur dari tim Olimpiade Italia karena alasan keluarga,” kata Molinari di jejaring sosial Instagram, Rabu (13/7) kemarin. “Saya cukup menyesal tidak bisa ikut pertandingan golf di Olimpiade, tapi saya yakin bahwa Matteo (Manassero) akan bermain bagus di posisi saya yang dia gantikan,” tambah Molinari yang menjadi anggota tim Eropa pada Piala Ryder pada 2010 dan 2012. Cabang golf kembali dipertandingkan di Olimpiade sejak 1904. Manassero bersama Nino Bertasio memperkuat timnas Italia untuk pertandingan golf stroke play di Rio nanti. Sejumlah pegolf top yang

menduduki peringkat atas dunia seperti Jason Day, Dustin Johnson, Jordan Spieth dan Rory McIlroy, sudah lebih dulu menyatakan tidak akan mengikuti pesta olahraga dunia tersebut dengan alasan masalah kekhawatiran kesehatan. Tiga dari empat pegolf itu dengan tegas menyatakan alasan pertimbangan virus Zika yang sedang berjangkit di Amerika. Timnas Inggris Juara Masters Danny Willet dan mantan juara AS Terbuka Justin Rose akan mewakili Inggris di Olimpiade Rio nanti, laporan Asosiasi Olimpiade Inggris, Rabu kemarin. Pegolf nomor sembilan dunia Willet dan peringkat ke-11 Rose akan bersaing di event “72-hole stroke play” pada lomba yang digelar pada 11-14 Agustus di Olimpiade nanti.

Bali Post/rtr

GOLF - Pegolf Italia Francesco Molinari (kiri) berbicara dengan Robert Garrigus dari AS pada turnamen Quicken Loans National. Pegolf muda berusia 20 tahun Charley Hull, anggota termuda dari tim, akan bersaing bersama mantan juara British Open Catriona Matthew dalam kompetisi peglof

putri pada 17-20 Agustus. “Saya akan sangat bangga bisa menyebut diri saya seorang atlet Olimpiade,” Hull mengatakan kepada media Inggris. (afp/ant)

Bali Post/ap

Petinju Filipina Manny Pacquiao.

Pacquiao Naik Ring Lagi

London Legenda tinju Filipina Manny Pacquiao yang tiga bulan lalu menyatakan pensiun dari olahraga tinju, merencanakan kembali bertarung pada akhir tahun 2016 ini. Namun, ia tidak ingin jadwal bertarungnya tidak berbenturan dengan kegiatan politiknya di Filipina. Pacquiao, yang setelah kemenangannya atas Timothy Bradley, April lalu, dinyatakan sebagai pertarungan terakhirnya, kemungkinan akan tampil lagi pada 29 Oktober atau 5 November 2016 di Las Vegas, sedangkan lawannya belum ditentukan, kata promotornya, Bob Arum, kepada ESPN, Rabu (13/7) kemarin. Petinju berusia 37 tahun itu kini telah memenangi satu kursi di Senat Filipina untuk melanjutkan keriernya di dunia politik. Arum telah menyiapkan pertarungan di Mandalay Bay Events Center di Las Vegas untuk penampilan Pacquiao pada 15 Oktober, tetapi bisa saja petinju kidal itu mengganti jadwal. “Manny ingin kembali bertinju. Masalahnya adalah, dia hanya dapat tampil jika tidak mengganggu kegiatannya sebagai anggota Senat,” kata Arum kepada stasiun berita ESPN itu. (afp/ant)


OLAHRAGA

16

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Deya Targetkan Medali di ASG Thailand

Denpasar (Bali Post) Satu-satunya pebulu tangkis Bali Made Deya Surya Saraswati yang dikirim ke ASEAN School Games (ASG) Thailand, 21-29 Juli mendatang, mematok medali. Pasalnya, dalam event serupa ASG di Thailand 2014, dirinya menyumbang perunggu di tunggal dan perak di nomor beregu. Deya usai berlatih fisik di Stadion Ngurah Rai, Rabu (13/7) kemarin menuturkan, dirinya turun di tunggal bersama Wulan Cahya (PB Djarum), serta Winda (Jatim). Sedangkan di nomor beregu bertambah skuadnya dengan kehadiran Mobica Insani dan Dianita Saraswati (PB Mutiara Bandung), serta Winny dan Liske (PB Tangkas Jakarta). Diakuinya, upaya merebut medali bukan mudah, sebab pesaing berat datang dari pebulu tangkis tuan rumah Thailand, dan Malaysia. ‘’Pemanggilan atlet ASG ini dari Kemenpora,’’ ucap Deya. Ia bertekad menyumbangkan medali untuk timnas Merah-Putih, sebab ASG 2016 ini, merupakan event terakhir dirinya turun di ajang ini. Rencananya, Deya bertolak ke Ibu Kota 19 Juli, kemudian terbang ke Negeri Gajah Putih pada 21 Juli. ‘’Bagi pebulu tangkis yang berlaga di ASG ini, memang tanpa persiapan khusus seperti pemusatan latihan (TC),’’ jelasnya. Sementara Wijaya yang menangani program latihan Deya menuturkan, atlet asuhannya tiap hari di-drill latihan baik fisik, teknik dan taktik. Karena itu, dirinya tidak khawatir dan optimis bisa tampil maksimal di ASG. Apalagi, Deya telah disiapkan dua turnamen yakni Sirnas Cirebon, Agustus, serta Indonesia Master, di Samarinda, September mendatang. (022)

Bali Post/ant

ANGKATAN - Lifter Deni melakukan angkatan ketika mengikuti pelatnas angkat besi di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Sebanyak tujuh lifter yang terdiri dari lima lifter putra dan dua lifter putri menjalani latihan di Cape Town, Afrika Selatan sebelum terjun di Olimpiade Rio de Janeiro, Agustus mendatang.

Tim Angkat Besi Olimpiade Fokus Peningkatan Kekuatan

Jakarta (Bali Post) -

Tim angkat besi Indonesia yang akan mengikuti Olimpiade Rio 2016 fokus peningkatan kekuatan pada pekan pertama pemusatan pelatihan di Cape Town, Afrika Selatan. “Kami sudah mulai berlatih sejak Senin (11/7). Pada pekan ini kami fokus peningkatan kekuatan terutama angkatan squat (jongkok) dan pull (tarik),” kata kepala pelatih tim angkat besi Indonesia Dirja Wiharja di Cape Town, Rabu (13/7) kemarin. Dirja mengatakan setiap atlet menargetkan peningkatan kekuatan sebesar tiga hingga lima persen berdasarkan sasaran nilai dalam Olimpiade Rio 2016 pada latihan pekan pertama. “Peningkatan tiga hingga lima persen itu bermanfaat pada angkatan klasik yaitu

Made Deya Surya Saraswati

Bali Post/022

Bima Sakti Cup

Rama Jumpa Candra di Final Denpasar (Bali Post) Petenis Rama Putra Adriarta (Bangli) berjumpa Gede Candra (Buleleng) di ajang final untuk kategori U-10 pada turnamen tenis junior Bima Sakti Cup IV/2016. Rama juga meraih tiket ke final di nomor ganda. Di semifinal, Rabu (13/7) kemarin, Rama menundukkan Ngurah Surya (Buleleng) 8-4, sedangkan Candra mengalahkan Gusti Gede Sanjaya (Denpasar) 8-2. Di ganda U-10, Rama yang berpasangan dengan Krisna Budi Wardana (Bangli) di final menantang M. Sauki Najah Alqodi (Bulukumbah, Sulsel) dan M. Agisna Abdul Mardi (NTB). Untuk U-10 putri, final mempertemukan Zoelfanka (Malang) meladeni Satya Rikayanti (Bangli). Di semifinal, Zoelfanka mengalahkan Ida Ayu Tirta (Denpasar) 8-5, serta Rikayanti menaklukkan Kinerly Yhang (Banyuwangi) 8-1. Nomor ganda finalisnya Zoelfanka/ Kimberly meladeni Ida Ayu Tirta/AA Istri Sri Paramita (Gianyar). Kategori U-12, final mempertemukan Aryael Wahyu (Buleleng) melawan Putu Agassi (Badung). Di semifinal, Aryael menang atas Lucky Valencia (Buleleng) 8-3, serta Agassi unggul atas M. Ahsan Kasim (Denpasar) 8-2. Final ganda Aryael/Lucky berjumpa Dio Sanendra (Denpasar)/Made Surutra Dwipayana (Bangli). Untuk U-12 putri, final mempertemukan Komang Gina Kusuma Dewi (Buleleng) vs Grifith Rose June (Klaten). Di semifinal, Gina mengalahkan Ni Putu Ayu Natasya (Badung) 8-2, dan Grifith menundukkan Sinta Junia (Bangli) 8-6. Referee utusan PB Pelti Herta Sekar, Rabu (13/7) kemarin, menerangkan kejuaraan ini masuk Turnamen Diakui Pelti (TDP), sehingga pesertanya berhak masuk Peringkat Nasional Pelti (PNP). ‘’Petenis unggulan berdatangan dari Manado, Papua, Sulsel, Surabaya, dan DKI,’’ jelasnya. Namun, beberapa petenis Bali mampu mengalahkan petenis unggulan tersebut. Sayangnya, petenis Bali jarang ikut TDP di luar Bali, sehingga PNP-nya melorot. (022)

snatch dan angkatan clean and jerk,” ucapnya. Tim Indonesia, lanjut Dirja, lebih mudah menyesuaikan kondisi iklim dan suhu di Afrika Selatan sehingga lebih fokus berlatih jelang pertandingan di Rio pada 6 Agustus mendatang. “Suhu di sini sekitar 20 de-

rajat Celcius. Kami merasa seperti berada di kawasan Puncak Bogor. Suhu ini bagus untuk berlatih maupun pemulihan kondisi tubuh atlet,” ujarnya. Tim angkat besi Indonesia akan menjalani pemusatan pelatihan di Cape Town, Afrika Selatan, hingga 27

Christo Pertama, Tunggal Kedua Masih Teka-teki Solo (Bali Post) Tim Indonesia menurunkan tunggal pertama Christopher Rungkat melawan petenis Sri Langka pada babak relegation play off turnamen tenis beregu putra Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania 2016 di Lapangan Tenis Gelora Manahan Solo, Jumat (15/7). Tunggal kedua masih tekateki dan baru diputuskan Kamis ini. “Kami pada nomor tunggal pertama akan menurunkan petenis terbaik Indonesia, Christopher melawan tunggal kedua Sri Lanka,” kata kapten tim Piala Davis Indonesia Andrian Raturandang, di Solo, Rabu (13/7) kemarin. Menurut Andrian Raturandang, petenis Indonesia untuk tunggal kedua yang akan diturunkan melawan petenis nomor satu Sri Lanka, ada dua pilihan yakni antara David Agung Susanto dan Aditya Hari Sasongko. “Kami semua petenis sudah siap dan untuk tunggal kedua akan ditentukan sehari sebelum bertanding apakah David Agung Susanto atau Aditya Hari Sasongko, masih menunggu lawan,” kata Andrian. Menurut Andrian, Indonesia pada nomor ganda akan menurunkan pasangan Sunu Wahyu Trijati/ Aditya Hari Sasongko. Kedua petenis ini sudah solid melakukan latihan rutin dengan pertandingan tour

ke beberapa negara. “Kami sengaja tidak menurunkan Christopher pada nomor ganda. Christopher agar tetap fokus pada tunggal,” kata Andrian. Selain itu, kata Andrian, tim Indonesia tidak ingin terpengaruh dengan kondisi lawan Sri Lanka. Timnya fokus untuk memenangi setiap pertandingan, siapa pun lawan yang bakal dihadapi,” katanya. Menurutnya, Tim Piala Davis Sri Lanka sebenarnya petenis nomor satunya yakni Harshana Godamanna, tetapi dia memang tidak lagi mempunyai peringkat dunia karena sudah tidak aktif mengikuti turnamen internasional. “Namun, kami optimistis Indonesia bisa memenangkan pertandingan melawan Sri Lanka,” kata Andrian. Petenis terbaik Indonesia Christopher Rungkat mengatakan dirinya siap siapa pun lawannya, dan persiapan bersama teman-teman satu tim sudah dilakukan dengan melakukan tour pertandingan ke negara lain. “Saya siap tempur, dan melawan petenis terbaik Sri Lanka belum pernah bertemu di turnamen. Namun, saya optimistis bisa hasilkan poin untuk tim Davis Indonesia,” kata Christopher. Ketua Bidang Pertandingan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), Susan Soebakti selaku Tournament

Director event mengatakan, pertandingan antara Tim Davis Indonesia melawan Sri Lanka akan digelar di Lapangan Tenis Gelora Manahan Solo, 15-17 Juli mendatang. Menurut Susan Soebakti, kedua tim akan melakukan drawing untuk menentukan urutan pertandingan di Hotel Alana Solo pada Kamis (14/7). Acara pembukaan akan dilakukan di Lapangan tenis Gelora Manahan Solo, 15 menit sebelum pertandingan babak relegation play-off Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania akan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Manahan Solo, 15-17 Juli 2016. Menurutnya, pertandingan pada hari pertama, Jumat (15/7) akan digelar dua pertandingan tunggal, dan Minggu (17/7) menggelar dua pertandingan tunggal lawan disilang, sedangkan satu partai ganda mengisi agenda, Sabtu (16/7). (ant) Piala Davis Indonesia Kapten : Andrian Raturandang Petenis : C h r i s t o p h e r Rungkat, David Agung Susanto, Aditya Hari Sasongko, dan Sunu Wahyu Trijati. Sri Lanka Kapten : Rohan De Silva Petenis : Harshana Godamanna, Yasitha De Silva, Nishangan Nadaraja.

Juli. Pada 28 Juli, tim akan bertolak ke Rio de Janeiro, Brazil. Sebelumnya, Direktur Performa Tinggi Angkat Besi Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia Alamsyah Wijaya mengatakan pemusatan pelatih di Cape Town bertujuan untuk memantapkan persiapan tahap akhir, penyesuaian suhu, sekaligus mengurangi perbedaan waktu tempuh perjalanan ke Brazil. Indonesia mengirim tujuh atlet angkat besi dalam pesta olahraga terbesar di

dunia itu yang terdiri dari lima atlet putra dan dua atlet putri. Mereka adalah Eko Yuli Irawan pada kelas 62 kg putra, M. Hasbi pada kelas 62 kg putra, Deni (69 kg putra), I Ketut Ariana (77 kg putra), Triyatno (69 kg putra), Sri Wahyuni (48 kg putri), dan Dewi Safitri (53 kg putri). Ketujuh atlet itu menjalani pelatihan di Cape Town dengan tiga orang pelatih yaitu Dirja Wihardja, Minan Kemin, dan pelatih asal Afrika Selatan Aveenash Pandoo. (ant)

I Gusti Ayu Yuniastari

Fokus Peningkatan Skor PEMANAH PON Bali I Gusti Ayu Yuniastari kini fokus meningkatkan raihan skor dalam latihan intensif bersama atlet lainnya di seputaran Stadion Kompyang Sujana, Denpasar. Program tersebut dilakukan guna memberikan hasil terbaik sebelum turun di PON XIX Bandung, Jawa Barat, September mendatang. “Saat pra-PON di Jakarta lalu saya hanya mampu meraih skor 294 dan 304 dan menempati peringkat ketiga. Sedangkan untuk peringkat satu diraih Lampung. Untuk peringkat kedua saya lupa,” ungkap Yuniastari di Denpasar, Rabu (13/7) kemarin. Untuk meningkatkan raihan nilai agar lebih baik dibandingkan dengan praPON lalu, Yuniastari yang bakal turun di nomor recurve menjalani latihan secara intensif. Apalagi, dirinya menargetkan medali di PON, jadi sisa waktu yang tinggal satu setengah bulan ini bakal dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk terus mengasah bidikannya agar lebih tajam lagi. “Setiap artlet pasti menargetkan medali emas. Begitu juga saya mematok medali emas di PON. Semoga latihan keras yang saya jalani membuahkan hasil terbaik sesuai harapan,” kata dara semester V jurusan Olahraga dan Kesehatan di IKIP PGRI Bali itu. Hanya, diakuinya, untuk merealisasikan target medali emas itu memang berat. Pasalnya, lawan yang akan di-

hadapi di PON nanti banyak yang kualitasnya lebih bagus dari dirinya. Meski begitu, dia tak ingin down sebelum bertanding, dan tetap berusaha semaksimal mungkin agar mampu bersaing dengan mereka. “Daerah yang menjadi pesaing berat di PON nanti datang dari Jawa Timur, Yogyakarta, Sulawesi, Jakarta, Kalimantan, dan tuan rumah Jawa Barat. Karena saat di Pra PON bersaing sama daerah itu. Dan semuanya lolos ke PON,” tegas atlet kelahiran Denpasar, 21 Juni 1996 itu. (nan)

Bali Post/net

I Gusti Ayu Yuniastari


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!!8 org Tenaga Angkat,Gaji Tinggi Dpt U.Makan+Bonus Hub.Toko Besi Murah, Jln Teuku Umar Barat No.17/Sblh Warung Buleleng

B.BP.141.07.16.0000320

!!!Butuh 5 orang Tenaga Angkat,Gaji Tinggi Dapat Uang Makan+Bonus, Hub.Gunung Makmur Bangunan Jln.Mahendradata 555 (Belakang Lapangan Buyung)

B.BP.141.07.16.0000316

Dicari Operator Warnet Panjer Hub:085253623956

**Dcr Srabutan,Adm,bisa Comp Saridana V/8, 089503904698

A.BP.001.07.16.0000376

Bali Kiddy School bth satpam max 35th&petugas kantin wanita max 30th.Cv bawa ke Jl.Teuku Umar Barat No.235/Tlp.8954991

B.BP.164.07.16.0000315

Dibutuhkan utk Travel Agent Ticketing,Marketing,Akunting, CS dan Operator. Kirim ke:BDW Tour,Ruko Sudirman Agung Blok A No.1,Jl.Sudirman Dps/248777

A.BP.001.07.16.0000463

*Dicari*Kitchen Staff* *Koki, Tukang Masak Western Food utk A.BP.001.07.16.0000458 Resto Baru diUbud,Kirim ke bs. Dcr Kry,Gj+Kms+Bns+BPJS Lam.PT PMA,Bedahulu XVII/7 Dps info11@gmail.com/H.03619081382 B.BP.804.07.16.0000199

Dibutuhkan Segera Teller Dikantor Pusat Sibang Customer Service Kantor Kas Dalung Lamr Lsg ke PT BPR Parasari Sibang Tlp.0361 469325

A.BP.001.07.16.0000420

B.BP.164.07.16.0000312

Dcr tng tkg kirim laundry&srabutan,Gj bsar+Bns,085100831977

B.BP.164.07.16.0000318

Villa in Seminyak is Urgently Seeking GSA Staff,Prefer Male, can Drive.Send Your Application and CV to: hr@mayalokabali.com

Bth SPG Penempatan Kuta Usia 18-35Th,Pnpmln Menarik, Jujur, Rajin Hub.Sandy 085264666166

Cr Wanita Unt Std Makanan di Tiara Dewata Hub: 081999371553

A.BP.001.07.16.0000604

A.BP.001.07.16.0000228

Adm,Kry/iu/M.Mart,minSMA,pglm SpeedyMart,KartikaPlzDpnCentro

B.BP.154.07.16.0000324

Balizenvila Segera Cari Receptionist & Housekeeping Pengalaman Usia Max.30 Gaji +Tunjangan Diatas UMK Hub.Jl. Umalas 1 No.22 Hp.081338540666

A.BP.001.07.16.0000361

Bella Vista Supermarket Membutuhkan Karyawan/Karyawati; SPG Pria/Wanita;Kasir.Kirim CV ke Jl.Padma Utr No.2B Legian

A.BP.001.07.16.0000449

A.BP.001.07.16.0000554

Dcari Peg.Laundry Wil.Denpasar Hub.081337287307-085857318696

A.BP.001.07.16.0000634

Dcr Accounting,Pajak, D3 Acct Pglm 2Thn,hrd@melali-mice.com

B.BP.004.07.16.0000175

Dcr Admin Bs Computer&Bahasa Inggris,Punya Spd Motor Wanita Hub.082237466110

A.BP.001.07.16.0000649

Dcr Gr S1 Paud Berpengalaman Hub:Tk Cipta Dharma,Jl.Badak Agung IVA Denpasar

A.BP.001.07.16.0000533

Dcr PRT,Tidur Dlm,bisa masak Gj 1,5Jt Hub.081237790635

B.BP.004.07.16.0000173

Dcr Peg.Salon Single utk Salon Cahyani Muding H.08179797508 A.BP.001.07.16.0000653

Dcr Sgr Adm Produksi Lk.Max 25 Th bs Desain Grafis, Berminat Krm Lmrn Jl.Apit Telaga No.12/ 16 Br.Batur Peguyangan Kaja, Dps Utara 085100480049

B.BP.154.07.16.0000256

Bella Vista Supermarket Membutuhkan Karyawan/Karyawati; SPG Pria/Wanita;Kasir.Kirim CV ke Jl.Padma Utr No.2B Legian

A.BP.001.07.16.0000616

Dcr:Receptionist/FO,HK.Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40,Bali

Dibthkan Mnger&Staf Laundry Baru Buka Melayani Hotel Bintang 5 untuk di Marlboro Dps CV SMS 08123847123

A.BP.001.07.16.0000560

Dcr Guru PAUD/SD/SMP/LB,Kasir Offboy,Lamar ke H.Wuruk 197Dps

A.BP.001.07.16.0000610

A.BP.001.07.16.0000423

Bth Pemetik Buah Australia,Gaji 32Jt, Biaya 8Jt,082247699000

A.BP.001.07.16.0000623

A.BP.004.07.16.0000353

A.BP.001.07.16.0000335

Dcr Sopir Bus Pariwisata jln G.Agung 69 Brt Bks Pasar Loak

Dcr Guru SD wanita bawa CV Ke SD Nandini, Jl.Gatsu VI No. 46

B.BP.154.07.16.0000308

Dcr Waiter&Bartender, Ari Putri Hotel Sanur.081353222828 Dcr sgr Staff controler,sopir, dan Waitress,sgr hub.723593/ 723637/082147596115

A.BP.001.07.16.0000364

A.BP.001.07.16.0000389 Dcr Sec u.Hotel Surat Ket Bth.Tk Jahit,Tk QC,Serabutan Sehat SKCK SMA Gada Pratama/ u.Garment Hub:085954048313 A.BP.001.07.16.0000425 KTA Tinggi 165cm Umur 23-30Th A.BP.001.07.16.0000586 Warung Dramm P.Misol Bth Tkng Peng.2Th Lam ke Hotel Kumala Cr 10 TkgPotong Ayam,2Adm,3SoPantai Jl.Werkudara LegianKaja Masak Indo&Chinese087862751183 A.BP.001.07.16.0000652 pir,PrumYaniPermai,087862206279 A.BP.001.07.16.0000316 A.BP.001.07.16.0000633 !!Dcr 2PRT/B.SitterTglDlm G1,5Dicari Admin & Accounting Cr 3 Peg Salon Wnt Pglm T.Umar 1,8Jt 081237903622/087861412911 Hub.724995 CV.Tirta Amerta 082140776776,087862452245 B.BP.135.07.16.0000326 A.BP.001.07.16.0000648 A.BP.001.07.16.0000628 Dcr Karyawati utk di Warung *Receptionist,SPV&SpaTherapist Cr SPG Counter Perhiasn utk RaReborn SpaJl.Sunset Ph:766744 Babi Guling Sari Kembar A.BP.001.07.16.0000398 mayana&Tiara Gatsu Hub.223516 Jl.Marlboro Barat dan di Dalung A.BP.001.07.16.0000373 *Villa in Canggu need:butler, Dbthkn 5-6 Orang Staf u/Kantor Gj 2jt 081338665134 No SMS Ops Mgr,Gardener,DW HK, Eng. A.BP.001.07.16.0000508 Tour&Travel,Siap Pelatihan di Send CV to:sudarsana_wn@yahoo. Dcr SPG utk butik di Legian Bidang Web.Kriteria:1.Lancar com SMS:081238107881 B.Inggris,Menarik,085100688688 Komputer Ex&MS Word,2.Bs Bhs B.BP.166.07.16.0000325 A.BP.001.07.16.0000269 Dcr Marketing u/Bhn Bgnan min Inggris/Japan.Lmrn Lgs Bw ke Lembaga Pelatihan Butuh Sales Jl.ByPas Ngr Rai Sanur/Email: SLTA,SIMC,Gj,UangOprs,Kms, Potensi Gj 15Jt/Bln. Hub:Alit eka@plumeriabali.net/hayata@ Bonus Hub CV.Adrian Pratama,Jl 087862215739 / 081353078889 Gunung Agung 144B Denpasar plumeriabali.net/081236209555 A.BP.001.07.16.0000427

Dbthkan Sopir SIM A Serabutan Bujang Hub.087770071760

Dcr Admin,Sales Counter,Srabutan&Sopir Lam.PT.IndoCandle Jl. Tkd Batanghari XIV/10,8955977

A.BP.001.07.16.0000465

A.BP.001.07.16.0000590

Dcri Accounting Staff,Lamaran &CV ke Nice Tour Bali.Jl.Sekar Tunjung No.2 Gatsu Timur

A.BP.001.07.16.0000569

Dibutuhkan Segera Driver yang bisa berbahasa Inggris untuk area Nusa Dua,bagi yang Berminat kirim CV ke jarimenari@jarimenari.com/ Jl.RayaBasangkasa 47 Seminyak.Tlp.0361736740

Dcr Karyawati Salon Pengalaman Gaji+Bonus 2,5Jt Smpi 4Jt+Mess Ditanggung Hub.081915670217

Dicari Karyawati untuk Salon Hubungi 081337761001

Dcr Krywati u/KSP Dana Mandiri Bag.Akunting/Admin 08113950222

Dicari Karyawati u/Toko&Adm Lulusan Min SMA/SMK Hub.483868

Dcr Krywn SMK Jur.Teknik Sipil pglmn di bid.nya&S1 Tek.Sipil pglmn Proyek Jln&min pny sertifikat madia yg di tmptkn di proyek Jln di sekitar Sumenep Madura. Lam:PT.Sumekar Nurani Madura Desa Lobuk Kec.Bluto, Kab.Sumenep-Madura.Email:sumek ar_nurani@yahoo.com/surya.dj98 @gmail.com Hub.081236602020

Dicari Karyawati untuk Kopi Luwak Hub.08113999969

B.BP.004.07.16.0000304

A.BP.001.07.16.0000559

A.BP.803.07.16.0000601

A.BP.001.07.16.0000630

A.BP.001.07.16.0000510

A.BP.001.07.16.0000583

Dcr Kurir Min.SMA,Laki2,Motor Pribadi,SimC+Tau Wlyh Bali Fslts; Gapok+UangMkn+Lmbur 254968

A.BP.001.07.16.0000486

Dcr PRT Wnt Brpnglmn umr 30-40 Th Tgl Dlm Gj 2jt,082146808888 A.BP.001.07.16.0000650

B.BP.154.07.16.0000322

Dcr Pembantu Rumah Tangga Hub:082147007505

A.BP.001.07.16.0000618

Dcr QC,Staff,karyawan Pria/Wnt, Tukang Bangunan Hub.724526

A.BP.001.07.16.0000587

Dcr Security P/W Bawa Lamaran Lengkap Jl.Dewi Madri 4/88 H.081337000252

A.BP.001.07.16.0000607

Dcr Tk.Patrun yg Brpglmn Jl.Wr Supratman Dps Tohpati No.294 Hp.081805557504 A.BP.001.07.16.0000581

Dcr Staff Acct D3/S1 Acct IPK= 3,1 Mahir Excel Max 30Th Lam HRD rss290900@gmail.com Kuta

A.BP.001.07.16.0000328

Dcr Staff Doc utk Cargo Ekspor menguasai bahasa Inggris dan Komputer Hub.0811387251/726442

A.BP.001.07.16.0000536

Dcr Supir, min SMA, pglm 2Thn Gj 2Jt, Tel.081237790635

B.BP.004.07.16.0000174

Dcr Tenaga Cleaning Service SMS 08563816011/082147086026 A.BP.001.07.16.0000441

Dicari Office Staff English & Computer, Driver,Taman Griya Jimbaran Tp.0361-774504

A.BP.001.07.16.0000528

Dicari SPK/Prwt/Bidan u/Klinik Kecantikan Hub.085738403131

A.BP.001.07.16.0000539

Dicari Segera SPG u/Mall di Kuta Hub.081236748181 A.BP.001.07.16.0000453

Dicari Sgr Bag.Gudang Berpengalaman Hub: 085238311111 A.BP.001.07.16.0000571

Dicari Therapist utk Spa hub: 08123833917 (Bth 5 orang)

Dcr sgr Tnga Gudang, Supir, Satpam Syarat:SMU/SMK,pria,blmmenikah. A.BP.001.07.16.0000596 Lam ke KKB, Jl Kepundung No. 61A Holycow Steak House utk diDewi Dps/email: Sri&Renon;Dcr Steward,Server, kkb_jobvacancy@yahoo.com G.01 Admin;pglman/tdk Email CV:hrd. h.bali@gmail.com/dtg langsung Salesman/Girl Pengalaman,Gaji B.BP.154.07.16.0000323 3Jt Hb:082147591197(Tidak SMS) Karyawati min.SMA 081338251999 A.BP.001.07.16.0000291 u.Customer Service & Marketing Sekolah CHIS Dps bth sgr Guru Fotografer pnglmn/Desain Grfis B.Inggris u PG/TK & SD.Krm lam A.BP.001.06.16.0001142 ke sekolahchisbali@gmail.com La Monde Resto need,cook,cook A.BP.001.07.16.0000553 helper,DwWaitress,Barista, Sopir 4 Toko kain Jl.P.Bungin send CV direct to Jl.Padma Hub.0361-8422883/082147028999 A.BP.001.07.16.0000626 Utara No.2 Legian B.BP.154.07.16.0000296 Spv Sales S1 Max.35Th Pnglaman Looking for Staff Bar.Send Consumer Goods Retail Bgn Min. Your CV along with Photographs 1Th Dom.Dps.Staf Adm L/P Compt lates to:La Sicilia Restaurant Lancar.Priortas Llsn SLTA 2015 Phone:081338769689.Email: /2016 Max.21Th Lmrn Jl.Suwung lasiciliabali@gmail.com Batan Kendal No.33 Dps 720788 Dicr: Sopir Pribadi Hub:081936124750 No SMS

B.BP.004.07.16.0000302

A.BP.001.07.16.0000593

Looking for Staff HouseKeeping UbudRest.Waiter/Ress,Cook,Bar Send your CV along with Photo- dekco@dekco.com SMS 0811399375 graphs lates to:La Sicilia B.BP.004.07.16.0000240 Restaurant.Phone:081338769689. Urgently Needed: Email:lasiciliabali@gmail.com Asst Mgr,FO,Spa Therapist, B.BP.004.07.16.0000303 Security,Kitchen Staff,Pls New Kindo Bth T.Marketing.Gji Send CV to:kesempatan.lowongan Pk,U.Mkn,Trns,Kom,Bns T.461345 .kerja@gmail.com & Walk in A.BP.001.07.16.0000588 interview Call 0811394818 PT.Mitra Global Expo bth Sgr B.BP.004.07.16.0000211 Kry/i Pss:SPG/B 20,Adm 7,Csir 7 Dcr segera Cleaning Service Acct 5,MD 10,Gdg 7,SPV 8.Gj 2,5Jt SMS B.Cok 081936165902 (HK)Hub.0361-754791/753738 A.BP.001.07.16.0000631

Perusahaan Popok Jepang Butuh Segera SPG Reguler pengalaman min 1 thn.min SMU,max 28 thn penampilan menarik,komunikatif Walking interview,15 juli 2016 09.00-12.00 lokasi interview, Hub.Riri 0857-9999-1496

B.BP.145.07.16.0000295

B.BP.004.07.16.0000298

B.BP.154.07.16.0000271

KARANGASEM

Dcr Food&Beverage Supervisor Senior,New Restaurant Candidasa Karangasem,min 5yrs Exp. Current CV Interview Held in Seminyak top Salary Email: divinediva_189@hotmail.com A.BP.001.07.16.0000632

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Avanza G Des’14 Silver TgnI As DK LowKM H:167 Ng 082227772802

CHEVROLET

Dijual Captiva Putih,Diesel, Matic,2011 & Terios Adventure Silver Metalix 2015, manual Hub:244178,08123979911

A.BP.001.07.16.0000578

Kj Gren Exstra Abu’95 Audio Srt Bru H.61JtNg.081338773610

A.BP.165.07.16.0000617

A.BP.001.07.16.0000481

Kjg Krista’01 AT Silver asBali Prwtn Tyta 85JtNg,081999925143

DAIHATSU

Great Xenia’16 Promo Dp 9Jt Bs TkrTmbh,085101456084

A.BP.001.07.16.0000642

A.BP.001.07.16.0000644

Land Cruiser VXR’97 AsDK Grey Met Interior Ors,081236009045

A.BP.001.07.16.0000643

Yaris 2007 Hitam Matic Pribadi DK Hub.08123942729

Grand Max PU’16 Dp6Jt,Ayla Dp10Jt Bs TkrTmbh,085101456084

A.BP.001.07.16.0000558

Terios TX’2011, putih, asli DK seperti baru,085100456477 Krdt

B.BP.164.07.16.0000292

SUZUKI

B.BP.164.07.16.0000319

APV GX’2010 Silver asliBali 108JtNego 257008 Prbd

Over Krd Terios Adv’15 asBali KM9Rb UM50Jt,085100856999 Prbd

A.BP.001.07.16.0000654

B.BP.141.07.16.0000311

Jual APV silver Th’2011 Hrg.113Jt Nego Hb.085238377731

Xenia R M/T Dlx Putih’14 DK Istimewa 087862200090

A.BP.001.07.16.0000621

A.BP.001.07.16.0000534

Karimun GX’05 Hitam Ban Baru Tgl Pke 67,5Ng,085100478834Pbd

NISSAN

Jual murah Juke’14 pmk RX Tgn1 putih lowKM bs TT,085102510222

B.BP.141.07.16.0000313

Jual Suzuki Splash 2010 Hub.08113899001

B.BP.164.07.16.0000317

JEEP

Mini Cooper S Turbo 2Pt Th’15 Putih KM6Rb Istw,081999315168

B.BP.141.07.16.0000321

HONDA

CRV’2006 Htm Mulus Pribadi Hub.228759,081905604444 BU

A.BP.001.07.16.0000624

Freed’2011 Putih Matic Non PSD 082144999044

A.BP.001.07.16.0000625

Jazz RS AT’10 Putih Plat B (155Jt)T.081999750009 TT/Krd

A.BP.001.07.16.0000629

SERVICE

A.BP.001.07.16.0000552

Jual Jazz Th 2009 Warna Hitam Full Variasi Hub.0811394850

A.BP.001.07.16.0000479

TOYOTA

Kjg LGX1.8 Silver’2004 asBali Istimewa Sekali H.081338593219

A.BP.001.07.16.0000641

Vellfire Z Th’11 Hitam KM35Rb Mazda CX 5 Th’2013 Putih Istw Harrier Prem Advand Th’2015 Putih LowKM Hub.081238116467

B.BP.141.07.16.0000314

SERVICE

Splash GL Th’2011 Terawat DK Tgn 1 BUC 085333124554 A.BP.001.07.16.0000637

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk

A.BP.001.07.16.0000640

Rmh T.100/120M2 Lt2 Sading 550 DISEWAKAN TEMPAT Jt H:081338719148/087761855545 Over Kontrak Wr.SAM+Prabot A.BP.001.07.16.0000541 Kubu Anyar, Kuta 085102802561 DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.07.16.0000529 Ovr Kntrk Tmp Usaha+PerlengkaDikontrakan Rumah di Jl.P. pan Rmh Makan,082341806666 Rembulan Gg II/5 Luas Bangunan A.BP.001.07.16.0000438 20x7m(Luas T200m2)082147270938 A.BP.001.07.16.0000421 DIJUAL RUMAH DIJUAL TANAH BU Rmh 1,20A/520 Rp.4,9M Nego LC DewiSri Legian.088219261939 BUC 1-2Are 385Jt Sempidi Br A.BP.001.07.16.0000457 Tegeha Jl5m Paving081338460110 Djl Rmh 80/120m2 Citarum Renon A.BP.001.07.16.0000651 2Lt 3Kamar 1,4M,081236971830 2,17Are lbr Dpn(17x14mt)Jl.P. A.BP.001.07.16.0000600 Singkep VII 500Jt/A,0817356452 Djl Rmh Kos 7 Kamar,Dapur/KM A.BP.001.07.16.0000645 Dlm L.2A,H.1.3M Ng,Tkd.Languan T. Skr Jepun Gatsu Timur 1,77A Gg.III/7B Panjer Hub.P.Gusti DlmKota strategis,087862377121 A.BP.001.07.16.0000556 081238110576 !T2A SHM Dkt Dengan Pantai Lks A.BP.001.07.16.0000555 Dp 100jt Rmh siap huni Tabanan Tabanan Ttl 250Jt 085257539923 A.BP.167.07.16.0000619 KPR pasti Acc H.081337380202 A.BP.001.07.16.0000635 **Tnh1A,265Jt/A BudukAbianbase Jual Rumah Tinggal Siap Huni Jl6m,081237666809/085935497688 A.BP.001.07.16.0000474 Perum Teras Ayung Dps 2 lt 15A Jl.Hotmix Perean Kangin Hub: 081933004613 T.Perantara cck Vila 50Jt/A H:081338708444 A.BP.001.07.16.0000568 A.BP.001.07.16.0000602 LT153 2Lt 4KmTdr 4KmMndi Dpr Kertabed 1,6M Nego 0811388289 5A Utra Rest Saras Bedugul 200 A.BP.001.07.16.0000491 Jt/A cck Rmh Mkn.081338708444 A.BP.001.07.16.0000603 Rmh Baru LT.2 Siap Huni 850jt BU Tnh 2Are Pengulon PLTU Net Lok.Dalung T.087878030303 Singaraja 50Jt/A 081239701777 A.BP.001.07.16.0000572 A.BP.001.07.16.0000350 Rmh Cantik Mungil,LT:1,44A,Jl. BUC Tanah 2,16Are Jln.Pidada II Utm Tmn Jimbaran A1-2.H:1,2M Hub.081999007471/08179797172 Ubung Dps 700jt/A,08155741999 A.BP.001.07.16.0000549

Rmh T60/90M2 Perum Residence99 DIJUAL VILLA Jual Vila 216m2/200m2 4KM Pool Pnth Dpsr 650Jt/Dikont 17Jt/th Cemara Indah Semer081236971830 AC+Canopy+Kbn+Grs 087761855545 A.BP.001.07.16.0000599

A.BP.001.07.16.0000545

A.BP.001.07.16.0000612

T. Kav Residence 99 Biaung Dpsr Jln 5 mtr SHM 2A 400Jt/A 08776 1855545 dkt Bypass IB Mantra

A.BP.001.07.16.0000543

Dijual Tnh 12Are Lokasi Kampial Nusa Dua View BandaraBenoa Harga 450Jt/Are Nego Hub:087860962908-082144809440

YogaDesign&Kntrktr:Gambar IMB+ Urus SIUP,SITU/HO,081338146376

A.BP.001.07.16.0000646

Dijual Kav Siap Bangun Lokasi Takmung Klungkung,081337388558

RUPA-RUPA 3Jam Cair,BPKB 081999715172/082146758393.0,5%

Dijual Tnh Puri Gading L.39,48 m2 T.0361)466842,081934310335 -081338791301

Atasi Rmh Bocor Grnsi & Rnovasi.Pak:Sefri 085100774702

B.BP.101.07.16.0000309

B.BP.164.07.16.0000291

A.BP.001.07.16.0000034

A.BP.001.07.16.0000537

A.BP.001.07.16.0000574

1Hr Cair, BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

A.BP.001.07.16.0000464

Deposito 100jt gratis Scoopy bunga 11%/th H.081337380202

Djl Tnh 2A Sekar Tunjung 15 Gatsu Timur Hub.08123650478

Djl Tnh Kavling Murah Siap Bangun di Tukad Mungga Singaraja Harga 85Jt/Are Nego Free SHM Hp.08123807022/087861333922

A.BP.001.07.16.0000609

Djl Tnh Luwus,Baturiti Tabanan L.200m2.T.(0361)466844,0819343 4310335-081337283254 A.BP.001.07.16.0000575

JT L.2,12A H.350jt/A Ling Vila Tnh Lot Hub: 081338979737 A.BP.001.07.16.0000570

Jl T.Kav Jl.Supratman Klk Kota LT100m2 lok elite.085101924545 A.BP.001.07.16.0000455

Jual Echo Beach 12,25A(SHM)/ Jl.Utama/150m dr Pantai/Lbr 12 cck Utk Htl,Rest,Cafe Atau Villa. Minta Rp.15M Global Hub.08179965168

B.BP.164.07.16.0000310

T .Kav sdh SHM sisa 2A Jl.7Mtr aspal Kota Singaraja 90Jt/A 081338469766 / 087761855545 A.BP.001.07.16.0000542

Tnh 29A,By Pass N.Rai Tohpati (pgr jln) Hub.08123953586 A.BP.001.07.16.0000551

Tnh 3,4Are Hak Milik Jln.Antasura Gg.Mawar No3/082146328624

DICARI TANAH 7A di Jl.Pemuda/sktr Renon,Hdp Utara,L Min 30m,085857350295

A.BP.001.07.16.0000592

DISEWAKAN TOKO Dkont.Toko Ry Mahendradata Slt LB.8x14m LT.180m2,085101973222 A.BP.001.07.16.0000544

DIJUAL RUKO Jl Cpt Ruko Tabanan Jln.Utama Htl diTuban,Tnh diMahendradata *Tnh Kavling Villa View Laut Minat Hb.0811380273,0817380273 @75Jt Tulamben, 08179780980WA B.BP.004.07.16.0000301 A.BP.001.07.16.0000627

KARANGASEM

A.BP.001.07.16.0000428

DISEWAKAN TANAH Dikont Tnh 20A + Bgn Gatsu Tmr (pgr jln) max25th H.08123953586

ARSITEKTUR *Arsitek,Bgnan/Renov,Rmh,Ruko, Vila,Strktr@1,5Jt,081237909096

A.BP.001.07.16.0000096

KEHILANGAN Hlg BPKB DK 267 BPKB 9992478-O a/n Dinas Perdagangan dan Perindustrian

A.BP.001.07.16.0000579

Hlg BPKB DK 631 Q BPKB A-24604 84-O a/n Pemda Tk II Badung

A.BP.001.07.16.0000577

Telah Hilang 1 Buah Buku KIR A/N I Ketut Resep DK 9899 EO

A.BP.001.07.16.0000540

INTERIOR Trm Psn Kitchenset Bedset Almari Dll,FreeDesign,089601596182

A.BP.001.07.16.0000655

A.BP.001.07.16.0000647

KONTAK JODOH A.BP.001.07.16.0000622 Menerima Gbr Design Rumah,Ruko Dswakan/Kerjasama Tanah Lok Lelaki Tampan Pengusaha Wants Tanah 3,5Are,SHM,Jl.Utama NagaVilla,Gudang.+ Jasa Konstruksi sari Penatih C/K,082342456858 Sanur 08563734043/081337112202 Hub.Home Design,088219303951 Girls 082236747907 2AD7757D A.BP.001.07.16.0000524

BIRO JASA

A.BP.001.07.16.0000550

A.BP.001.07.16.0000051

INTERIOR

RUPA-RUPA FURNITURE

SERVICE

KURSUS

SERVICE

A.BP.001.07.16.0000636

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

FOTO COPY

ALUMINIUM

KONSTRUKSI BAJA

A.BP.001.07.16.0000371

BAHAN BANGUNAN

A.BP.001.07.16.0000391

PERCETAKAN


EKONOMI

18

Kamis kliwon, 14 Juli 2016

70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI Haryono

Terus Berinovasi dan Berdaya Saing

BERDIRI sejak Bulan April 2005, UD Haryono Lombok Handicraft terus berkembang. Bahkan, hingga saat ini telah bekerja sama membuka outlet di Mall Sarinah, Jakarta. Usaha yang dirintis Haryono mendapatkan relasi dan buyer baru dengan mengikuti event pameran taraf nasional dan internasional, seperti Inacraft dan TEI. ‘’Yang memotivikasi kami untuk terus berkarya adalah semangat dan ide-ide baru yang harus kami eksplor. Kami juga melihat pangsa pasar untuk handicraft sangat terbuka selama kita mampu untuk terus berinovasi dan berdaya saing,’’ ujarnya. Dia berharap usaha yang dirintis dari awal ini semakin maju, di tengah situasi politik dan bisnis dalam dan luar negeri yang semakin stabil.

Sebab, produk handicraft sangat bergantung terhadap pariwisata yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan. ‘’Peran BNI selaku mitra kami yang mendukung permodalan dan promosi sangat penting, yakni dengan dibantunya kami berupa kredit KUR yang bunganya bagi UKM sangat ringan hingga kami bisa mengembangkan usaha kami dengan optimal,’’ katanya.*

Herman Fanani

Herawati

Obsesi Kenalkan Ciptakan Lapangan Pekerjaan Baru Kerajinan Khas Lombok

OBSESI memperkenalkan kerajinan khas Lombok, khususnya cukli, agar bisa dikenal di mancanegara, membuat Herman Fanani menekuni bisnis handicraft. Usaha yang berawal dari melanjutkan usaha orangtua ini kini semakin berkembang. ‘’Saya dari kecil sudah terlibat dan tertarik pada usaha kerajinan cukli, karena usaha ini merupakan usaha turun-temurun,” ujarnya. Suka-duka selama berusaha pun dirasakan Herman Fanani. Pada saat order sedang ramai dan bisa mengenal berbagai macam karakter dari beberapa pelanggan baru adalah momen membanggakan. ‘’Dukanya pada saat kondisi sepi akibat tingkat kedatangan wisatawan yang menu-

run,’’ ucapnya. BNI memberikan peranan yang sangat besar antara lain membantu permodalan, dan transaksi melalui BNI. Selain itu, BNI juga banyak memberikan kesempatan untuk mengikuti pameran, baik lokal maupun nasional, sehingga sangat membantu dalam bidang pemasaran.*

USAHA pembuatan kerupuk dan makanan kecil lainnya yang digeluti Herawati mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Usaha yang diberi nama UD Anisa ini berdiri sejak 18 tahun yang lalu tepatnya 1998. Saat itu ia awalnya memproduksi dan berjualan kerupuk. Usaha tersebut dirintis bersama orangtuanya untuk membantu masyarakat sekitar dengan menambah penghasilan mereka. Seiring dengan berkembangnya usaha, bukan hanya kerupuk, namun produk yang dihasilkan menjadi lebih bervariasi yaitu kuping gajah, kacang-kacangan, bipang dalam ukuran kecil dan besar, kacang sembunyi serta kue dari gula merah. ‘’Awalnya saya memproduksi dan berjualan

kerupuk,’’ ujarnya. Usaha yang berkembang di daerah Dopang saat ini tidak terlepas dari peran BNI, terutama dalam menambah produksi, di mana fasilitas dari BNI bisa mendanai pembelian bahan baku. Di antaranya tepung tapioka dan gula dalam jumlah banyak, sehingga menghemat biaya produksi.*


19

Kamis Kliwon, 14 Juli 2016

Selesaikan Sengketa LCS

Indonesia Minta Utamakan Perdamaian Jakarta (Bali Post) – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia mendesak seluruh pihak terkait masalah sengketa Laut Cina Selatan (LCS) untuk mengutamakan perdamaian dalam menyelesaikan masalah tersebut setelah terdapat keputusan Mahkamah Arbitrase Internasional. ‘’Intinya meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan tensi di kawasan dan kedua kita menekan perdamaian dan stabilitas di kawasan,’’ kata Retno ditemui di halaman Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/7) kemarin. Menurut Retno, posisi Indonesia dalam sengketa Laut Cina Selatan adalah mengutamakan pentingnya menghormati hukum internasional yang telah diadaptasi, termasuk Unclos 1982. Dengan terciptanya kestabilan dan perdamaian di wilayah Laut Cina Selatan, ujar Retno, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Asia lebih baik ketimbang kawasan lain. ‘’Saya yakin konflik terbuka bukan opsi yang baik bagi kita semua dan saya kira power projection juga perlu diupayakan untuk terus dihindari,’’ jelas Retno. Terkait penolakan Cina atas keputusan Mahkamah Arbitrase Internasional yang memenangkan Filipina atas sengketa Laut Cina Selatan pada Selasa (12/7), Menlu mengatakan Indonesia akan terus memantau hal tersebut. Kendati demikian, Menlu menegaskan

Indonesia tetap pada posisi mendukung penyelesaian sengketa melalui jalan damai dan tidak perlu ada yang melakukan tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan. Sebelumnya, Cina menyatakan keputusan Mahkamah Arbitrase Internasional yang memenangkan Filipina, tidak akan memengaruhi proses konsultasi penyelesaian kesepakatan kode etik (Code of Conduct/ CoC) untuk mengatasi sengketa Laut Cina Selatan. Cina, Rabu kemarin, menerbitkan buku putih mengenai komitmen negara tersebut untuk menyelesaikan sengketa maritim dengan Filipina di Laut Cina Selatan melalui mekanisme dialog. Buku putih yang diterbitkan dalam dua bahasa oleh Kantor Informasi Dewan Negara Cina tersebut, terdiri atas lima bab terkait sengketa Cina dan Filipina, mulai dari fakta sejarah sebagian besar wilayah LCS adalah teritori Cina, hingga posisi Cina terhadap sengketa dengan Filipina di LCS. ‘’Posisi Cina tidak akan berubah, atas keputusan Mahkamah Arbitrase Internasional (MAI), yakni tidak menerima, tidak berpartisipasi dan tidak akan melaksanakan apa pun keputusan yang dihasilkan,’’ kata Wakil Menteri Luar Negeri Cina Liu Zhenmin. Terlebih, lanjutnya, keputusan yang dihasilkan MAI tidak mengikat. Maka Cina juga akan tetap pada posisinya di LCS. ‘’Cina tetap mengajak semua negara

yang bersengketa dengan Cina di LCS untuk menyelesaikan melalui perundingan dan dialog,’’ ujarnya. Dialog yang dilakukan haruslah didasarkan pada fakta sejarah dan hukum internasional, bukan berdasar keputusan MAI yang memenangkan Filipina. ‘’Buku Putih ini adalah bukti bahwa Cina telah melakukan berbagai upaya dialog untuk menyelesaikan sengketa dengan Filipina di LCS. Apa yang dilakukan Filipina telah mencederai kesepakatan bilateral untuk menyelesaikan sengketa maritim di LCS melalui dialog,’’ tutur Liu Zhenmin. ‘’Tiongkok menilai apa yang dilakukan Filipina dan apa yang diputuskan MAI dapat menjadi preseden buruk terhadap penyelesaian sengketa di LCS melalui mekanisme konsultasi dan dialog,’’ katanya. ‘’Cina dan negara lain diharapkan mampu bersama-sama menciptakan perdamaian dan stabilitas keamanan di LCS berdasarkan saling menghormati, kemitraan dan kerja sama,’’ kata Liu Zhenmin. Meski begitu, lanjutnya, Cina akan tetap menghadirkan kekuatan militernya di LCS. ‘’Keputusan Arbitrase tidak mengikat, dan posisi Cina tidak menerima, tidak berpartisipasi dan melaksanakan keputusan tersebut. Apa yang kami lakukan adalah untuk menjaga kedaulatan kami,’’ kata Liu Zhenmin. (ant)

Dari Hal. 1

Bali Post/ant

HANI JUWITA - Saksi kunci kasus pembunuhan Mirna dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, Hani Juwita Boon (tengah), bersiap memasuki ruang sidang di PN Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (13/7) kemarin. Sidang itu beragendakan mendengar keterangan saksi dan pemutaran rekaman CCTV.

Harus Dikurangi

Dari Hal. 1

Di Bali mestinya bisa, ini yang sekarang diperjuangkan supaya bisa di Bali terlaksana PLTS Bumdes,’’ paparnya. Ketua Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H. mengatakan, kemandirian energi khususnya listrik di Bali memang harus diupayakan sebelum terlambat. Ketergantungan terhadap kabel JawaBali juga harus dikurangi. Namun sebagai destinasi pariwisata, energi yang dihasilkan haruslah bersih dan ramah lingkungan. Energi terbarukan yang kemungkinannya paling besar untuk dikembangkan di Bali adalah mini hydro dan PLTS. Khusus untuk PLTS yang terbilang padat modal, memang harus ada kerja sama antara swasta dan Bumdes. ‘’Karena modal Bumdes ini belum besar maka harus menggandeng swasta. Kedua, kita akan berdayakan semua desadesa ini untuk mereka bisa mandiri,’’ ujarnya. Menurut Wiraputra, listrik di desa selama ini belum bisa memenuhi kebutuhan industri pedesaan. Di sinilah peluang besar untuk mengembangkan listrik tenaga surya di

desa-desa. Bisa dengan konsep pengembangan one village, one product, sehingga kebutuhan listriknya mulai bisa ditingkatkan. Dengan begitu, peran serta swasta untuk memproduksi listrik juga bisa ditingkatkan. Namun, keterlibatan swasta tidak lantas mengurangi esensi ekonomi kerakyatan dalam rancangan PLTS Bumdes. ‘’Tidak, karena nanti kan investasinya bertahap. Nilai investasi itu misalnya 20 tahun, mungkin peran desa itu 5 tahun pertama persentasenya mungkin 10-20 persen, kemudian tahun ke-15 dia naik lagi, sampai nanti pada saat sudah kembali modalnya ini bisa peran swastanya yang dikurangi. Jadi memang harus ada kebijakan dan legowo dari investor ini bahwa selama 20 tahun itu nanti peran-peran desa atau kepemilikan Bumdes itu bisa ditingkatkan, tidak tetap dia segitu saja,’’ paparnya. Di sisi lain, kata Wiraputra, peningkatan produksi listrik juga bergantung pada kebijakan PLN. Saat ini Pemprov Bali memang sudah menandatangani MoU dengan Kementerian ESDM sebagai pilot project Center of Excellence Energi Baru dan Terbarukan. Namun ternyata

Bali tidak termasuk 8 provinsi dalam keppres yang diberikan kewenangan menggunakan energi terbarukan dengan harga di atas 24 sen dolar. ‘’Ini yang sedang kita perjuangkan, dan saya sudah mempersiapkan suratnya untuk meminta Kementerian ESDM agar Bali masuk atau paling tidak menjadi suatu keputusan karena kan MoU kemarin sudah ditandatangani. Apakah cukup dengan MoU itu, ini bisa dilaksanakan, apakah perlu ada lagi keputusan yang lebih tinggi seperti keputusan menteri atau sejenisnya,’’ jelasnya. Manajer Perencanaan PLN Distribusi Bali Gede Sindu Putra mengatakan saat ini ada dua PLTS yang sudah dibangun di Bali yakni di Bangli dan Karangasem. Kalau misalnya ada permintaan harga 25 sen per kWh listrik yang dihasilkan PLTS, ada penetapan dari pusat bahwa semua energi terbarukan yang diproduksi di Bali minimal harus membantu harga pokok produksi PLN. Sementara saat ini di Bali, produksi harga per kWh Rp 1.000 atau 6 sampai 7 sen dolar. PLN menjual ke industri ratarata Rp 600-Rp 700 per kWh, sampai Rp 1.200-an per kWh

Secara Prima

Dari Hal. 1

Selain itu, masyarakat tentunya mengharapkan juga penegakan hukum berjalan dengan profesional dan mendapatkan perlindungan pen-

gayoman sekaligus pelayanan yang setara secara prima. ‘’Ke depan Saudara menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks, tetapi saya meyakini di bawah kepemimpinan Saudara, Polri

akan mampu mengemban tantangan tugas yang berat itu dengan baik sehingga Polri menjadi institusi yang semakin dipercaya oleh rakyat,’’ demikian Presiden Jokowi. Kepada Jenderal Pol. Badro-

untuk rumah tangga besar. Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkab Karangasem Made Sujana mengatakan, di daerah Kubu sudah dibangun PLTS 1 MW, serta ada lima PLTS 5 kW dan 20 kW yang sudah dikelola beberapa desa. Namun khusus untuk PLTS 1 mW belum bisa dikelola oleh BUMD karena asetnya belum diserahkan ke Kabupaten Karangasem. Disisi lain juga ada beberapa kerusakan pada 20 dari 50 panel surya. ‘’Kami sudah berkoordinasi ke pusat, jadi di APBN tahun ini akan diperbaiki. Mudahmudahan itu benar. Kami juga sudah mengusulkan harga 20 sen, namun belum ada jawaban. Kalau Karangasem dikasih minimal 20 sen, kita bisa jalan,’’ ujarnya seraya mengatakan saat ini masih ada 5.000 lebih KK di bumi lahar yang belum teraliri listrik. Kepala BPMPD Bangli Dewa Agung Riana Putra menilai ide PLTS Bumdes sangat menarik. Namun, hal itu tidak akan bisa terwujud tanpa adanya bantuan professional, baik dari PLN maupun AKLI Bali sebagai partnership Bumdes dalam mengembangkan energi terbarukan. (kmb32)

din Haiti sebagai pendahulu Jenderal Pol. Tito Karnavian dan memasuki masa pensiun, Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya kepada bangsa dan negara. (kmb4/ant)

Sebelumnya, rombongan bertandang ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kementerian ini merupakan lembaga yang mengeluarkan izin lokasi yang saat itu dikeluarkan oleh Menteri KKP Syarief Cicip Sutardjo. Sayang, Menteri Susi tidak dapat ditemui karena sedang menghadiri forum internasional di Roma, Italia. Ia menunjuk Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Bramantyo Satyamurti Poerwardi (Tyo). Tyo mengaku sudah menerima surat permohonan perpanjangan izin lokasi dari pihak PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI). ‘’Ya sudah ada permohonan. Secara teknis perpresnya kita lihat lagi. Ini harus dijalankan,’’ kata Tyo usai menerima perwakilan masyarakat Bali, Rabu (13/7) kemarin. Dia menjelaskan, secara perundangan izin lokasi yang sebelumnya diterbitkan merupakan turunan dari Perpres No.51/2014 yaitu pemanfaatan Teluk Benoa dari zona konservasi menjadi zona pemanfaatan. ‘’Tetapi saya tekankan juga bahwa izin lokasi adalah izin prinsip, bukan untuk melakukan reklamasi. Karena dari izin lokasi itu juga terkait izin lainnya seperti izin amdal, yang kemudian ditampung lagi ke kami menjadi izin pelaksanaan,’’ katanya. Soal adanya ketentuan batas waktu (deadline) 14 hari kerja dari kementeriannya untuk merespons permohonan dari pihak PT TWBI yang sudah mengajukannya sejak 16 Juni lalu, Tyo memastikan pihaknya belum melakukan apa-apa terhadap surat permohonan tersebut. Kendati demikian, dia memastikan Menteri KP Susi Pudjiastuti sudah mengetahui adanya surat permohonan tersebut. ‘’Tetapi deadline apa pun namanya tetap harus mendengar masukan dari masyarakat harus menjadi pertimbangkan,’’ ujarnya. Menurutnya, masih ada waktu bagi kementeriannya untuk mengkaji lebih dalam menyikapi persoalan ini hingga 25 Agustus ke depan di mana batas waktu surat perpanjangan izin lokasi itu habis.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

Izin Lokasi

‘’Dengan adanya masukan ini kita coba kaji, waktunya kan baru Agustus. Kita akan coba bicarakan dengan pihak terkait khususnya dengan pimpinan saya untuk bisa kita kaji lebih baik lagi,’’ katanya. Tyo juga memastikan semua pihak terkait akan diminta masukannya termasuk komunikasi dengan kementerian terkait. ‘’Ya itu bisa kapan saja (koordinasi dengan kementerian terkait), tetapi yang pasti pimpinan kita yang tertinggi (Presiden) pun sudah tahu soal itu,’’ tandasnya. Saat pertemuan, Koordinator Pasubayan Desa/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Wayan Suarsa mengatakan kedatangan mewakili 63.835 kepala keluarga dari 38 desa adat. ‘’Kami mewakili lembaga adat. Karena sebenarnya bendesa adat berada di garis terdepan membantu pemerintah menjaga Bali. Saya rasakan kedatangan kami bukan bentuk acaman. Karena apabila perpanjangan izin lokasi reklamasi di jalur birokrasi dilakukan maka dua tahun ke depan potensi ini akan makin membesar,’’ kata Suarsa dalam pertemuan itu. Dia juga mengingatkan tentang arti kesucian secara hakiki bagi masyarakat Bali. ‘’Bahwa semua tidak bisa ditentukan hanya dengan teknis. Apa sih yang jadi batasannya kawasan suci? Apakah karena Teluk Benoa sudah kotor, sudah ada pelabuhan dan sebagainya. Tidak pak. Kesucian adalah yang ditata oleh jiwa, hati. Tidak berarti bersih itu suci. Kotor pun masih suci. Kami masih bisa mandi kok dengan air yang bersih. Kalau disebut ada pengendapan di laut kenapa tidak dibersihkan saja,’’ ujarnya. Sejak zaman dahulu kami meyakini itu, bahwa Teluk Benoa adalah kawasan suci. ‘’Jadi ini harga mati bagi kami. Kami juga tegaskan kehadiran bendasa adat bukan karena ajakan ForBALI. Tetapi justru ForBALI merupakan bagian dari kami. Ini semata-mata kewajiban moralitas kami. Tidak ada uang, tidak ada paksaan kami ke sini. Oleh karena itu, kalau semua aturan adat kami dilanggar, kami tegaskan kami siap puputan,’’ tegasnya.

BP/dok

Sementara itu, Ketua Dewan Daerah Walhi Bali Wayan ‘’Gendo’’ Suardana menjelaskan alasan pemrakarasa dan pengembang reklamasi bahwa kalau kawasan Teluk Benoa dikembalikan ke kawasan konservasi maka semua harus dikembalikan semula, termasuk membongkar jalan tol, pelabuhan yang sudah berdiri. Ia mengatakan alasan itu dinilai mengada-ada. Penegasan tersebut disampaikan Gendo menjawab pertanyaan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Bramantyo Satyamurti Poerwardi (Tyo) yang menyebut pihaknya mendapat sejumlah pertimbangan dan alasan dari pengembang tentang mengapa perlunya adanya reklamasi. ‘’Itu menurut saya sesat pikir. Secara kronologi, penetapan konservasi Teluk Benoa berbarengan dengan penetapan rencana pembangunan jalan tol dalam satu aturan hukum namanya Perpres 45/2011 tentang Tata Ruang Sarbagita. Jadi pemerintah saat itu secara sadar sebenarnya telah menetapkan konservasi Teluk Benoa plus jalan tol,’’ kata Gendo. Apalagi, ketika itu logika baik pengembang maupun pemerintah provinsi menyampaikan ke masyarakat bahwa pembangunan jalan tol tidak ada embel-embel yang lain. ‘’Karena pada waktu itu kami mempertanyakan jangan-jangan kalian mau reklamasi kok bikin jalan tol. Jawabnya ketika itu, oh enggak. Dari mana jaminannya kami bertanya lagi? Kami tetapkan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi kok. Itu jawaban dari kepala dinas,’’ jelas Gendo. Menurutnya, ketika Teluk Benoa ditetapkan sebagai kawasan konservasi, saat itu pelabuhan sudah ada, pipa aftur Pertamina juga sudah ada. ‘’Artinya pemerintah sudah sadar dengan kondisi eksisting sudah ada pelabuhan, pipa aftur, kemudian akan dibangun jalan tol enggak ada masalah. Kenapa sekarang ada desakan dikembalikan konservasi, dipersoalkan kembali. Jadi ini upaya menyesatkan pikiran masyarakat dan upaya investor untuk tetap mereklamasi,’’ ujarnya. (kmb4)

Kamis, 14 Juli 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Nata Kemara (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV/Klip Bali 09.05 Lila Cita Gong Kebyar Anak-anak Badung & Gianyar (2) 10.05 Lejel Home Shopping

11.05 BCTTV (Bali Channel Tourist TV) Folk Song 11.30 Ista Dewata 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 DW TV 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Kreasi Kirana Bali TV 16.05 Education on Bali TV 16.30 Dunia Pendidikan 17.05 Agrobisnis 17.30 Taman Sari

TK Pradnyandari 1 (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Kementerian Pariwisata 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Brasela (2) 23.00 Solusi Alternatif : Herbal Putih 24.00 Closing


16 Pages

132 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

Thursday,

online: http://www.inte

, July 14, Thursday

2016

to China vows China South protect nty, Sea sovereig Manila upbeat Page 6

Loew to Joachim y German stay as coach through Cup 2018 World

chooses South Korea U.S. site of THAAD system missile amid protests Page 13

ss mafia bo at 83 s Italian Notoriou Provenzano dead Bernardo

July 14, 2016

Singer Taylorat Swift arrives Fair

the Vanity in Oscar Party Hills, Beverly FebruCalifornia ary 28, 2016.

As a young

was how for verses. This Testament had run the mafiawritProvenzanoa decade: through called “pizzini” more than

Corleone, hitman in made Palermo

near films, tiny messages numbers, letcrime figures. the hill town the Godfatherfor him- ing code language of in a famous in a name most notorious that he ters and Biblical quotations. said on Wednesday ar- Provenzano made of times , one of the until his folded tens such ruthlessness Provenzano83, prison authorities from 1993 These were in transparent tape “the tractor” self with down boss Bernardoat the age of Cosa Nostra Mafia sealed known as of mesand then became the way he mowed via a chain“pizzino” hospital Italian mafia dispatched ROME - has died in a Milan head of the Sicilian because of Sicilian term usage in seri- and clan enemies.arrest he suffered can- sengers. The common of his time, was the undisputed meson the run. After his including in has since become any written Provenzano ended 43 years problems, denote disease, and Italian to a criminal function. to ous health rest in 2006

Moloshok/File

with from a Parma never went cer and Parkinson’s transferred Hospital in sageProvenzano, whowrote in often 2014 was the San Paolo held under secondary school, He assigned prison to al Italian. 164 to his he was still to Milan where security. four decades ungrammatic from two number one numbers maximum than - he was Over morebecame a legendary accomplices them did not know of to which - and many Provenzano fugitive for evading referred believe he which number outlaw and often within person. the Mafia’s police. Investigators probably became those he abanOnce he was in Sicily, hometown, all of head in 1993, of his his undisputedunbridled brutality chief sight of by a network doned the and ran it like the years, protected local contacts. caught, Provenzano early years a company. o When he was convicted in absen- executive of “Provenzan the been The so-called earned him had already of murders, including which two anti-mafia Doctrine”, tia for a string “The Accountant,” killings of Falcone and a low profile, new nickname the 1992 Giovanni he was was aimed at ensuring or mass killprosecutors, for which t. bombs among no more Paolo Borsellino, consensus to life imprisonmenof 73 with sentenced arrest at the age one ings and creating bosses.(rtr) other local Until his near Corleone, had the also be heard had farmhouse News can at a at Global pictures police when he in “Bali Image” from 9.30 of the last 96.5 was taken Radio FM am. Listen to looked likea of Provenzano of in which he until 10.00 FM at http:// was just 25, clean-cut captain Global Radio ten2mya handsome, at globalfmbali.lis streaming soccer team.turned the farmhouse or live video and http:// centre radio.com lfmbali.com li. He had command http://radiogloba nel/global-fm-ba a dictionary into a rudimentary ustream.tv/chan tabs of two typewriters, full of home-made New and a Bible of Old and IBP/net and annotations

photo

tops Forbes Taylor Swift celebrity list d highest pai REUTERS/Danny

aldo were

with earnings said. tied fourth magazine

the were held year’s Forbes of $88 million, top 10 spotsKevin Hart, topped this earning $170 The other Swift has Barcelona world by American comedian celebrities, Adele and alongside - Singer Taylor highest paid successful “1989” LONDON British singer and Lionel Messi world’s 100 to her hugely footballer hosts Howard Stern list of the thanks radio in total for million mainly

cen dollars Forbes said U.S. Limbaugh. Rush 100 highest-paid 26, quarter-billio World Tour,” “The world’sin $5.1 billion pretax her 1989 It Off” singer, than The “Shakeboy band One Direc- in a statement. of $95 million, lebrities pulled12 months, more Bhuof took and With earnings James Patterson over the past came ahead on a break, who perBelize, Gambia author said. (rtr) the GDP of tion, currentlywith $110 million. the American U.S. television and Real tan combined,” Forbes came in third. second place superstar smashed RonDr Phil McGraw “The pop North American star Cristiano mil- sonality Rolling Stones’grossing $200 to a Madrid soccer at: en route touring record, continent Bali Post Jl. D.Tamblingan lion on the

tour.

ional

find Internat

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna Jimbar Batu 17

You can

Notorious Italian mafia boss Bernardo Provenzano dead at 83

sm

cannibali results in

Provenzano Undiscourse. boss Bernardo become a and central not only Italian mafia enforce Anom, fortunately, the local to never strictly Bali, I Putu government (ICPI) of is not suitable or got rid stated that Bali scale tourism the policy. business of new Thus, the develop massive Tourism... ism in tourism of construction businesses. on page 2 the small have to be reminded through the to have taksu the number Continued the of mega increase Bali is considered hotels or leaders of this island from - but Bali vibration. However, rooms. Moratorium M a N ion should Hita Karana existing hotel - or divine with Tri beginning of closing accommodat gupurabe- holistic aura is now of the Indonesian of tourist mass projects. Chairman Association Bali has (THK) concept as a result of Scholars world the conditions Tourism come a tourist to be disturbed Moreover, cannibalin serious of the main for tourism. icon as one It does not happen have resulted culture alone, destinations. beauty and its natural

ism Mass tour

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

KAMIS KLIWON, 14 JULI 2016

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH MPLS SMP PGRI 2 Denpasar Ditutup

Aryasuda Serahkan Laptop kepada Tiga SD

LAPTOP - Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Gede Wenten Aryasuda bersama wakasek saat menyerahkan laptop kepada tiga kasek SD. SMP PGRI 2 Denpasar dikenal menyelanggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berbasis sekolah dan masyarakat. Disebut demikian karena sebagian besar program MPLS untuk kepentingan masyarakat sekitar sekolah. Sebanyak 612 siswa baru mengikuti MPLS sejak Senin lalu dan Rabu (13/7) kemarin ditutup oleh Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. Penutupan MPLS berlangsung sangat istimewa karena pada saat itu SMP PGRI 2 Denpasar menyerahkan bantuan laptop kepada tiga SD yang paling banyak siswanya menentukan pilihan di SMP PGRI 2 Denpasar. Penyerahan bantuan laptop langsung dilakukan Kepala

SMP PGRI 2 Denpasar Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. bersama wakasek dan guru. Tiga SD yang menerima bantuan laptop masing-masing SDN 1 Sumerta diterima oleh Made Arya Simayasa, SD 13 Kesiman oleh IA Sikarini dan SDN 5 Sumerta diterima langsung Kasek Ni Nyoman Nuratni. Nuratni mewakili kasek lainnya mengaku berterima kasih dan banyak dibantu PBM khususnya TI dari SMP PGRI 2 Denpasar. Bahkan tiap tahun mendapat bantuan laptop karena memang banyak memilih SMP PGRI 2 Denpasar karena alasan berkualitas dan dekat dengan tempat tinggal. Anak Nuratni juga sekolah di SMP PGRI 2 Denpasar, bahkan ada yang mampu menembus

FK Unud. Lagi pula sekolah ini dikenal biaya pendidikannya terjangkau, apalagi ada diskon Rp 300 ribu bagi warga Sumerta. Ada juga siswa yang mendapat sekolah negeri juga memilih SMP PGRI 2 Denpasar. ‘’Banyak guru yang saya kenal mereka guru-guru dari SMPN 8 Denpasar,’’ ujarnya. Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Gede Wenten Aryasuda mengungkapkan usai menjalani MPLS, Jumat dan Sabtu ini akan mengikuti tes kemampuan akademik. Hal ini dilakukan untuk pemetaan kemampuan siswa sebagai landasan pembinaan tiga tahun ke depan. Dia berterima kasih kepada masyarakat yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya belajar di SMP PGRI 2 Denpasar. Dia pun menggugah hati siswa baru untuk bangga menjadi siswa SMP PGRI 2 Denpasar. Aryasuda yang peraih predikat kasek berprestasi di Bali mengatakan penyerahan bantuan laptop ini sebagai rasa empati dan membangun pendidikan dari tingkat dasar sekaligus mendorong peningkatan mutu di SD. Ketua PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M M. mengaku bangga SMP PGRI 2 Denpasar di bawah pemimpin Gede Wenten Aryasuda mampu menyinergiskan sekolah dengan masyarakat (SD). Model sinergis ini perlu ditiru untuk mewujudkan pendidikan bersamasama. Inilah yang dikatakan Madiadnyana MPLS yang relevan dengan keperluan masyarakat. (025/k600)

Orangtua Siswa Dukung MPLS Trisma Berbasis Riset

KETUPAT - Siswa baru Trisma diajarkan membuat ketupat pada program MPLS SMAN 3 Denpasar. MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru SMAN 3 Denpasar alias Trisma dipusatkan di lapangan futsal Sanur. Namun program pengenalan sekolah, baik fisik maupun fasilitas sekolah sudah dilakukan selama empat hari sebelum MPLS. Sebanyak 280 siswa baru Trisma selanjutnya selama tiga hari menjalani MPLS di luar sekolah. Materi MPLS sarat dengan program budaya dan riset serta aksi sosial. Penguatan budaya ini sesuai dengan visi dan misi sekolah ini dan tema MPLS yang sejuk, menyenangkan dan berbudaya. Salah satu program budayanya diimplementasikan dalam bentuk lomba membuat ketupat, menari dan berlomba dalam minat baca,

membuat risensi buku, menulis pendahuluan dan latar belakang sebuah laporan riset. Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. mengungkapkan penguatan bidang riset dan budaya sesuai dengan potensi Trisma hiding riset dan menjadi pusat peneliti muda di Bali. Dia mengacungkan jempol semangat para gurunya yang selama tiga hari membina siswa baru agar mereka cepat menyesuaikan diri dengan sekolah. Bahkan sebelum MPLS, siswa Trisma sudah melakukan penelusuran minat, sudah dikelompokkan berdasarkan jurusan serta memiliki wali kelas yang permanen. Dengan demikian usai MPLS, pada 18 Juli nanti siswa baru sudah masuk efektif.

Alasan itu pula yang membuat Trisma melakukan MPLS di luar sekolah. Di samping itu mempertimbangkan faktor cuaca, karena mulai 11 Juli, siswa kelas XI dan XII sudah belajar efektif. Ketut Suyastra didampingi Wakasek Kurikulum Drs. I Made Soma Suartana, Wakasek Sarana Dra. Ni Luh Putu Suratni, Wakasek Kesiswaan Made Murtana, S.Pd. dan Wakasek Humas I Gede Putu Subrata, S.Pd. setiap hari memantau pelaksanaan MPLS agar tak menyimpang dari Permendikbud. ‘’Kami puas dengan pelaksanaan MPLS yang berkarakter,’’ ujarnya. Orangtua siswa mendukung MPLS Trisma yang sarat dengan budaya dan riset. Made Soma mengungkapkan bahwa MPLS model Trisma ini perlu dijadikan contoh. Siswa dididik mulai disiplin datang ke lokasi MPLS, diajarkan membuat laporan riset sederhana dan program ajeg Bali. Bagi orang Bali, model MPLS ini sangat bermanfaat. Siswa diisi secara intelektual namun kuat akar budayanya. Kalaupun ada pengeluaran untuk MPLS, bagi dia, wajar karena siswa mendapatkan fasilitas dan pelayanan dan materi berkualitas. Orangtua siswa lainnya, Wayan Sudiani, berterima kasih dan mempercayakan pendidikan anaknya kepada Trisma. ‘’Saya jamin anak saya menjadi lebih baik di Trisma, soal biaya itu sudah menjadi konsekuensi dari pelayanan yang mereka terima,’’ ujarnya. (025/k300)

SMK PGRI 1 Denpasar Tutup MPLS dengan ’’Matirtayatra’’ SISWA baru SMK PGRI 1 Denpasar mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara tertib. MPLS dibuka Kepala SMK PGRI 1 Denpasar Drs. IGN Wirata, M.M. dalam sebuah upacara bendera. Rabu (13/7) kemarin MPLS diisi dengan acara gembira. Menurut Ketua Panitia I Made Rana, S.Pd., agenda MPLS juga diisi dengan olahraga gembira, ceramah bahaya HIV/ AIDS, bahaya narkoba. Di samping itu diisi dengan ceramah kepemimpinan, dan penumbuhan budi pekerti. Program tambahan MPLS di sekolah ini para peserta diajak melakukan tirtayatra ke Pura Puncak Tedung, Petang. Walaupun berbasis Teknologi dan Otomotif, siswa SMK PGRI 1 Denpasar tetap dibentuk aspek spiritualismenya. Kegiatan sosial berupa kunjungan ke panti jompo dan yatim piatu. Sedangkan aksi kebersihan dilakukan di sekitar Jalan Noja dan PSN di kawasan Tonja, Denpasar. Kasek IGN Wirata mengungkapkan tahun ini SMK PGRI 1 Denpasar sukses menerima siswa baru masingmasing tiga kelas Otomotif, satu kelas Bangunan, dua kelas Multi Media, satu kelas Elektro dan satu kelas Teknik Pendingin (Refrigrasi). Jumlah ini termasuk maksimal dalam memenangkan persaingan SMK ke depan. Namun, dia menekankan SMK PGRI 1 Denpasar akan terus meningkatkan pelayanan. Kedua, tak boleh jauh dengan dunia industri dan tak merasa puas dengan apa yang sudah dimiliki. Diperlukan up-date keilmuan. Ter-

MPLS - Madiadnyana didampingi IGB Arthanegara, Kasek IGN Wirata dan siswa saat meninjau MPLS SMK PGRI 1 Denpasar. masuk meng-up-date tempat dan fasilitas praktik siswa. Kedua, melakukan revisi dan validasi kurikulum sekolah agar terus matching dengan dunia industri. Misalnya memanfaatkan dunia teknologi infomasi dalam menggambar bangunan dengan tiga dimensi. MPLS, Rabu kemarin langsung ditinjau Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dan Ketua Komite SMK PGRI 1 Denpasar Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. Saat itu Madiadnyana menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS di sekolah ini sudah sesuai dengan Permendikbud. Dia mengatakan jangan puas dengan kondisi sekarang namun dijadikan cambuk untuk

meningkatkan diri. Istilahnya jangan merasa diri di puncak, karena kita suatu saat akan turun. Untuk itu dia memotivasi warga SMK PGRI 1 Denpasar untuk serius memberikan pelayanan terbaik kepada siswa. IGB Arthanegara berterima kasih masyarakat tetap memberikan kepercayaan pendidikan anaknya di SMK PGRI 1 Denpasar. Kepercayaan ini akan diemban dalam bentuk pelayanan yang profesional dan berkualitas. Apalagi SMK PGRI 1 Denpasar di kawasan Tonja Denpasar dikenal sekolah favorit yang sukses mengantarkan siswanya hingga bekerja. Untuk itu orangtua siswa diminta ikut memberi pengawasan pendidikan di lingkungan keluarga. (025/k300)

SLUA Saraswati 1 Denpasar Sosialisasikan Motto di MPLS SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar termasuk sekolah besar dan favorit di Denpasar. Jumlah siswa baru melebihi target yang ditetapkan. Ini semua berkat dukungan masyarakat Bali, Yayasan PR Saraswati dan warga sekolah. Pada MPLS 2016 sekolah ini menekankan sosialisasi motto sekolah yang berbunyi ‘’Smart is Crucial Personality is More’’ atau ’’Cerdas itu penting namun kepribadian jauh lebih penting’’. MPLS dibuka Kepala SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar Ir. I Made Budiadnyana. Pada hari ketiga, Rabu (13/7) kemarin, diisi dengan ceramah lalu lintas dari kepolisian, perhubungan, DKP dan BLH Bali. Ini sesuai dengan visi dan misi SLUA Saraswati 1 Denpasar yakni ‘’Mulia dalam akhlak dan berwawasan budaya’’. Made Budiadnyana didampingi Wakasek Dra. IA Kendran, Drs. Nyoman Musten, Drs. I Made Resika dan Ni Nyoman Jani Artini, S.S. sejak pagi memantau pelaksaan MPLS yang menekankan pada pengenalan lingkungan sekolah, tak lagi ada perintah mencari barang aneh yang merepotkan orangtua siswa. MPLS fokus pada pengenalan SDM guru dan warga sekolah, termasuk struktur Yayasan PR Saraswati Denpasar. Budiadnyana mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat atas kepercayaan mendidik putra-putrinya di SLUA Saraswati Denpasar. Kepercayaan

Made Budiadnyana ini akan diemban dengan baik melalui pelayanan pendidikan berkualitas. Bahkan usai MPLS sekolah melakukan seleksi untuk dua kelas unggulan atau kelas lab. Dia menegaskan tahun ini SLUA Saraswati 1 Denpasar terus membenahi diri dalam melengkapi sarana sekolah. Saat ini sedang dibangun aula megah yang dibangun oleh yayasan. Aula ini berlokasi di SLUA Saraswati Denpasar. SLUA Saraswati juga mendukung Denpasar sebagai kota bersih dan sekolah hijau dengan membuat taman telajakan. Siswa di sekolah ini 15 menit sebelum belajar wajib membersihkan taman sekolah secara bergiliran. Sebab, jam sekolah dimajukan menjadi pukul 06.45.

MPLS SMAN 8 Denpasar Ditutup

Pada pukul 07.15 pintu sekolah sudah ditutup. Ini salah satu cara untuk membina disiplin siswa. Sejumlah prestasi yang diraih siswa SLUA Saraswati menunjukkan sekolah ini berkualitas. Di antaranya juara I pemilihan Putra Sekolah Ajeg Bali se-Bali oleh Radtya. Bahkan tiap tahun prestasi ini langganan jatuh di SLUA. Sebagai finalis lomba KIR se-Bali. Juara III lomba seni dalam Kemah Budaya 2016, juara II Paruman Kemah Budaya 2016 dan juara I Art of Teknic Moment BEM Undiknas. Juara III lomba Origami, dan harapan III LKBB se- Bali. Bahkan SLUA Saraswati akan mewakili Kota Denpasar dalam lomba KSPAN se-Bali. (025/k300)

MPLS SMAN 6 Denpasar Sarat Pendidikan Karakter dan Lingkungan Mantapkan Motto ’’Rtasya Patha Pretta’’

MPLS - Kasek I Nyoman Mudita dan Ketua Panitia I Wayan Suryawan saat menutup MPLS SMAN 6 Denpasar. PELAKSANAAN MPLS di SMAN 6 Denpasar berjalan lancar sejak Senin (11/7) lalu. Rabu (13/7) kemarin diisi dengan kegiatan gembira ria dilanjutkan ceramah bahaya miras dan narkoba. MPLS juga diisi dengan ceramah dari kepolisian dan perhubungan, soal kepemimpinan dan bahaya global warming. MPLS ditutup Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd. Ketua Panitia MPLS Drs. I Wayan Suryawan mengungkapkan MPLS mengacu pada edaran Disdikpora. Diawali dengan perekrutan jalur prestasi, PPDB. Di samping itu MPLS yang diikuti 298 siswa baru diisi dalam bentuk pengenalan diri dan profil sekolah. Kasek Nyoman Mudita menjelas-

kan, usai MPLS siswa baru diberikan pendidikan karakter soal kepramukaan. Program tambahan ini sesuai dengan K-13 sebagai pendidikan karakter. Pendidikan ini diberikan selama dua hari. Bukan dalam bentuk penempaan fisik, melainkan berupa pembinaan dari tim Kwarcab Denpasar. Sekaligus memotivasi anak-anak memilih ekstra Pramuka. MPLS di SMAN 6 Denpasar juga ditambah dengan karakter sekolah berbasis lingkungan untuk menyamakan persepsi dan tindakan warga sekolah yang baru. Dengan demikian warga sekolah cepat menyesuaikan diri sesuai dengan karakter SMAN 6 Denpasar. Siswa diajak melakukan kebersihan dan PSN di lingkungan

Sanur Kaja. Selain itu ceramah dan praktik pengelolaan sampah menjadi barang seni dan barang produktif lainnya. Para siswa diberikan media berkreativitas dari bahan sampah. Materi ini diberikan oleh Badan Pemberdayaan Perangkat Desa (BPMDes) Kota Denpasar. Kasek Nyoman Mudita mengungkapkan program ini mendukung SMAN 6 sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri dan mewujudkan Denpasar kota bersih, sejuk dan menyenangkan. Ke depan siswa SMAN 6 Denpasar diajak peduli lingkungan. Siswa baru juga diperkenalkan hutan Mandala Pala milik sekolah yang disinergiskan dengan kantin sekolah yang sehat. Termasuk bisa dipakai tempat belajar bagi siswa yang sejuk dan menyenangkan. Untuk kegiatan sosial, OSIS SMAN 6 Denpasar mengumpulkan baju bekas siswa yang layak pakai. Baju ini akan diserahkan kepada anak SD di Desa Datah, Karangasem. Termasuk mengumpulkan buku-buku SD untuk disumbangkan ke Datah. Nyoman Mudita memberi apresiasi positif terhadap kegiatan OSIS yang mampu menumbuhkan kepekaan sosial (social question) bagi remaja. Dia setuju program ini karena masih banyak siswa yang memerlukan bantuan. Di samping itu sarat dengan edukasi sesuai juklak Permendikbud di mana guru sebagai panitia. (025/k300)

MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 8 Denpasar berjalan penuh suasana menyenangkan. MPLS ditutup Rabu (13/7) kemarin oleh Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. Ida Bagus Ngurah, M.Si. ditandai dengan pelepasan atribut MPLS. Tercatat 400 siswa baru mengikuti MPLS dengan tingkat kehadiran 95 persen. Wakasek Kesiswaan I Wayan Tisnawan, S.Pd., M.Pd. didampingi Ketua Panitia MPLS I Made Suniarta, S.Ag., M.Si. dan Sekretaris Ni Made Murniasih, S.Ag., M.Pd.H. mengungkapkan materi MPLS mengacu pada surat edaran Disdikpora. Program tambahannya berupa aksi kebersihan di Kahyangan Tiga Desa Pakraman Peguyangan dan penanaman pohon di lingkungan pura. Dikatakannya, MPLS di SMAN 8 Denpasar penuh dengan nuansa kegembiraan. Program ini diimplementasikan dalam bentuk menyanyi, olahraga gembira, lomba yel-yel kelompok, lomba pembuatan tulisan sejarah SMAN 8 Denpasar. Unsur budaya menyangkut peningkatan spiritual dengan menggelar upacara sisya upanayana dan setiap hari selalu diawali dengan persembahyangan bersama. Rencananya setelah MPLS, dilanjutkan dengan aksi sosial yang dirangkaikan dengan HUT ke-10 SMN 8 Denpasar ke panti jompo. Ditambahkannya, Jumat ini

DITUTUP - Kepala SMAN 8 Denpasar Ida Bagus Ngurah didampingi Wayan Tisnawan melepas atribut peserta saat menutup MPLS. siswa baru menjalani tes intelegensia untuk penentuan penjurusan atau peminatan. Sabtu dilanjutkan tes akademik untuk peminatan IPA. Pada 18 Juli siswa baru sudah belajar efektif. Kepala SMAN 8 Denpasar Ida Bagus Ngurah berterima kasih atas kinerja panitia sehingga MPLS SMAN 8 Denpasar berjalan sukses sesuai dengan Permendikbud. Tujuan MPLS ini selain memperkenalkan lingkungan sekolah juga mengajak adanya perubahan pola pikir dari SMP ke SMA. MPLS, katanya, juga dijadikan

media untuk memperkuat motto SMAN 8 ‘’Rtasya Patha Pretta’’ yakni menjalankan kewajiban berlandaskan kesadaran dan sraddha. Dia memuji siswa baru SMAN 8 Denpasar atas kejujurannya menjalankan MPLS penuh tanggung jawab, sehingga kesan berat berubah menjadi menyenangkan dan mengasyikkan. Dia mengharapkan siswa Smapan menjadi SDM yang berkualitas yakni mampu menggunakan ilmu ke arah positif. Siswa Smapan harus berkarakter. Manajemen karakter ini juga sebagai penentu kesuksesan seseorang. (025/k300)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook