Skip to main content

Edisi jumat 26 April 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 237 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis umanis, 26 april 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Memberikan Manfaat Ekonomi, Koster Siap Fasilitasi Pengelolaan Bank Sampah

DI SELA kampanyenya di Kabupaten Bangli, Senin (23/4), calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, menyempatkan diri mengunjungi Dywik Bank Sampah yang terletak di Banjar Siladan Desa Tamanbali Kecamatan Bangli. Pada kesempatan itu, Koster mendapat penjelasan utuh bagaimana awal mulai Dywik Bank Sampah ini dibentuk, hingga mampu menghasilkan berbagai kerajinan yang menghasilkan uang. Divisi Pemberdayaan Dywik Bank Sampah Wayan Sutirka menjelaskan, proses awalnya bank sampah ini dibangun oleh 20 orang wanita melalui bantuan permodalan. Dari sana Dywik Bank Sampah terus bergerak hingga menjadi seperti sekarang. Saat ini, kata Sutirka, Dywik Bank Sampah memiliki nasabah sebanyak 205 desa dengan jumlah jiwa mencapai ribuan orang. ‘’Tiap hari kami memproduksi 1,5-3 ton sampah. Omzet kami sekitar Rp 1 - 2 juta per hari. Per bulan bisa

mencapai Rp 30-60 juta,’’ paparnya. Saat ini, Dywik Bank Sampah menjalin kerja sama dengan Bank BRI. Kerja sama itu untuk pembayaran listrik dan lain sebagainya. Khusus pembayaran listrik, warga bisa membayar listriknya dengan menukar dengan sampah ke Dywik Bank Sampah. ‘’Misalnya listriknya Rp 450, lalu sampahnya seharga Rp 400. Maka kekurangannya Rp 50 itu dibayar cash,’’ ujarnya. Untuk kerajinan ada bokor, vas bunga dan pin bunga yang telah dihasilkan oleh Dywik Bank Sampah. ‘’Ke depan yang kami butuhkan adalah regulasi agar keberadaan kami ini terintegrasi dari unit paling kecil di bawah sampai pada pengelolaannya. Ke depan juga kami ingin terlembaga dalam bentuk koperasi,’’ harapnya. Wayan Koster terpukau dengan apa yang telah dilakukan oleh Dywik Bank Sampah. Ia mengaku baru pertama kali melihat pengelolaan sampah yang sede-

mikian apik seperti yang dilakukan di sini. ‘’Saya lihat langsung, ini sesuatu yang betul-betul bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Ini ternyata sampah (mis) jadi emas,’’ tegas Koster. Kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu melanjutkan, apa yang dilakukan di sini secara langsung telah memberikan cara hidup di desa-desa untuk mengelola sampah dari hasil aktivitas rumah tangga dan kehidupannya. ‘’Selama ini terbuang sampahnya menimbulkan masalah. Di Suwung, Denpasar, misalnya, itu tidak terkelola dengan baik. Ini aktivitas berangkai yang sangat bagus mengelola sampah. Kemudian ini dikembangkan, dikelola menjadi kegiatan ekonomi yang menguntungkan semuanya. Yang menghasilkan sampah dan yang mengelola diuntungkan. Ini siklus yang bagus sekali,’’ ujarnya. Hal. 19 Unit Terkecil

DARI SAMPAH - Koster sangat tertarik dengan kerajinan yang diolah dari sampah.

’’Tiba-tiba terdengar ledakan keras dan mengeluarkan semburan minyak yang membubung tinggi di atas 70 meter. Melihat minyak berhamburan dan mengalir ke selokan, puluhan warga di sekitar lokasi mengumpulkan minyak tersebut. Bahkan sebagian kalangan ibu-ibu membersihkan percikan minyak yang menempel di dinding rumah dan halaman rumah. Tak lama kemudian tiba-tiba muncul api dan spontan menyambar seluruh percikan minyak yang telah membasahi tanah dan rumah. Warga yang sedang mengumpulkan minyak terperangkap dalam kobaran api. Bahkan dua rumah penduduk di sekitar lokasi juga ikut terbakar.’’

Jokowi Bertemu PA 212

Upaya Bangun Kebersamaan

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo bertemu petinggi Persaudaraan Alumni (PA) 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan Front Pembela Islam (FPI), di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/4). Sejumlah politisi menyebut pertemuan itu positif dalam membangun silaturahmi antarkomponen bangsa. Namun terlalu dini menyebutkan pertemuan tersebut merupakan upaya merebut simpati dalam Pilpres 2019.

Sumur Minyak di Aceh

Meledak, 15 Tewas

Aceh (Bali Post) – Korban meninggal dunia akibat ledakan sumur minyak di Desa Pasir Putih Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur, Rabu (25/4) dini hari, menjadi 15 orang dan 40 orang lainnya mengalami luka kritis. Menurut saksi, kebakaran berawal ketika salah satu sumur minyak sedang dilakukan penyulingan minyak secara tradisional dengan kedalaman 100 meter. Tiba-tiba terdengar ledakan keras dan mengeluarkan semburan minyak yang membubung tinggi di atas 70 meter. Hal. 19 Kumpulkan Minyak Bali Post/dokumen

BUSUK - Petani di Kintamani membiarkan tomatnya membusuk karena harga tomat yang rendah. Gambar diambil beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menilai terlalu dini mengaitkan pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan PA 212 untuk agenda dukungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. ‘’Artinya saat Presiden bertemu masyarakat dan tokoh-tokoh, dan dinilai sebagai langkah pendekatan mendekati pilpres, itu terlalu dini,’’ kata Taufik, Jakarta, Rabu (25/4) kemarin. Taufik yang juga politisi PAN itu mengatakan, Presiden boleh bertemu dengan siapa saja dan masalah sikap politik dalam pilpres yang menentukan adalah rakyat. Karena itu, tidak ada yang bisa menjamin siapa pun dalam kaitannya menentukan pilihan masyarakat

saat Pilpres 2019. Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menyambut baik pertemuan tersebut. ‘’Itu hal yang bagus, ada pertemuan dan saya mendapatkan informasi dari pertemuan itu PA 212 menanyakan apa yang menjadi janji Jokowi terutama terkait dengan akan menghentikan kriminalisasi terhadap ulama dan tokoh-tokoh yang terkait aktivis 212 itu,’’ kata Fadli, Rabu kemarin. Menurut Fadli, dialog yang terjadi dalam pertemuan itu sangat bagus terutama bisa disampaikan dan dijawab secara langsung. Hal. 19 Semua Pihak

Janji Politik dan Petani Bali

Perhelatan politik selalu membawa angin segar bagi petani. Janji menyejahterakan kaum miskin di pedesaan makin sering terdengar. Tak hanya sekarang, sudah sejak lama. Namun janji tinggal janji. Terbukti petani Bali belum sejahtera seperti yang diharapkan. Hal ini ditunjukkan dengan terus menurunnya Nilai Tukar Petani (NTP) di Bali selama dua tahun terakhir. Bahkan Maret 2018, NTP Bali mencapai titik terendahnya. Kondisi ini semakin memperkuat image menjadi petani itu miskin. Bali Post/ant

TINGGI - Api masih membubung tinggi dan sejumlah sepeda motor pekerja hangus terbakar di lokasi terbakarnya pengeboran minyak di Aceh Timur, Rabu (25/4) kemarin.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Nyoman Subadri, S.E. beberapa hari lalu membeberkan bahwa indeks Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bali bulan Maret 2018 yaitu 103,50. Indeks ini mengalami

penurunan 0,37 persen dibandingkan bulan Februari 2018 yang tercatat 103,88. Indeks NTP Maret 2018 merupakan yang terendah dua tahun terakhir. Hal. 19 Penurunan NTP

Bali Post/ade

APEL BERSAMA - Presiden Jokowi memeriksa pasukan peserta Apel Bersama Memperingati Hari Kartini tahun 2018 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (25/4) kemarin.

Gala Dinner Publish Asia 2018 di Gedung Pers Bali Ketut Nadha

2018, Era Kebangkitan Media Massa RATUSAN delegasi Publish Asia 2018 menghadiri Gala Dinner yang diselenggarakan Kelompok Media Bali Post (KMB) di Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Rabu (25/4) malam. Gala Dinner serangkaian acara WANIFRA Asia Pacific Conference ini juga didukung Pemkab Badung, Kementerian Pariwisata RI, Huber Group, Hatten Wines, Bali Coffee Banyuatis, Agung Roy Dekorasi, dan CV Berkat Lamandau. Sementara WAN-IFRA Asia Pacific Conference digelar di Nusa Dua, 25 - 26 April 2018. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang hadir dalam gala dinner berharap pertemuan ini dapat semakin meningkatkan komunikasi dan hubungan yang sinergis antarmedia di kawasan Asia Pasifik, media dengan masyarakat internasional, serta media dengan pemerintah negara-negara di dunia. ‘’Bagi kami, keberadaan pers sebagai pilar keempat demokrasi di Indonesia ini memegang peranan yang amat penting

dan strategis dalam upaya mendukung penyelenggaraan fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,’’ ujarnya. Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutan tertulisnya juga menyinggung soal Badung yang menjadi pintu gerbangnya pariwisata Bali. Badung khususnya telah menjadi destinasi pariwisata internasional favorit wisatawan mancanegara, sejalan dengan predikat destinasi terbaik yang melekat pada Bali. Badung juga menjadi pusat akomodasi wisatawan dan seringkali terpilih sebagai lokasi pelaksanaan MICE bertaraf internasional. Hal ini pun telah membawa kemajuan serta pertumbuhan yang menggerakkan perekonomian di kabupaten tersebut. Terkait hal ini, Giri Prasta menginginkan agar WAN-IFRA Asia Pacific Conference dapat menjadi media promosi pariwisata bagi Badung, Bali, dan Indonesia pada umumnya. Terlebih, pariwisata Bali sempat mengalami penurunan

sebagai dampak erupsi Gunung Agung. Dalam upaya pemulihan saat ini, bisa dilihat pariwisata Bali tetap berjalan dengan baik dan aman. The Chief of Operating Officer WAN-IFRA Thomas Jacob mengatakan, siapa pun yang datang ke Bali pasti akan jatuh cinta dan ingin kembali lagi ke pulau ini. Demikian juga dengan para delegasi Publish Asia 2018, diharapkan datang lagi dan lagi ke Pulau Dewata. ‘’Saya kira apa yang dikisahkan dalam ‘Eat, Pray, Love’ sangat benar. Tokoh utamanya Julia Robert mendapatkan cinta sejatinya di Bali,’’ ujarnya. Era Kebangkitan World Association Newspaper and News Publisher (WAN-IFRA) dimulai Rabu (25/4) pagi kemarin di Nusa Dua. Chairman WAN-IFRA APAC Committee, Patrick Daniel, dalam pemaparan menyatakan suasana dalam industri media massa kini mengalami perbaikan. Hal. 19 Pertumbuhan Stagnan

Bali Post/eka

GEDUNG PERS - Suasana Gala Dinner Wan-Ifra 2018 di halaman Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Rabu (25/4) malam.


denpasar

2

Kamis Umanis, 26 April 2018

Ditlantas Bagikan Rompi Keselamatan untuk Tukang Sapu Denpasar (Bali Post) -

Berbagai cara dilakukan jajaran Ditlantas Polda Bali guna menjaga keselamatan di jalan raya. Biasanya Polisi Lalu Lintas (Polantas) kerap membagikan helm kepada masyarakat pengendara motor. Namun kali ini sangat berbeda dengan biasanya. Polantas kini menyasar tukang sapu di jalan raya di seputaran Denpasar untuk dibagikan rompi safety (keselamatan), Rabu (25/4) kemarin. Hal ini dilakukan guna menjaga keselamatan mereka dari kecelakaan. Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana menjelaskan dirinya mendapat inovasi untuk membagikan rompi safety kepada tukang sapu di jalan raya ini secara spontanitas. Saat berkeliling di seputaran Denpasar, ia banyak melihat tukang sapu bekerja dari subuh hingga malam. “Di tengah lalu lintas yang padat, saya melihat kondisi itu sangat berbahaya.

Mereka (tukang sapu - red) hanya mengenakan pakaian seperti biasanya, baju dan celana hijau. Artinya, tidak ada tanda pada dirinya yang sedang bekerja di jalan,” kata Kombes Sudana. Dari sanalah mantan Kapolresta Denpasar ini memunculkan inisiatif untuk membagikan rompi safety kepada mereka. Dengan rompi ini, mereka bisa dilihat oleh pengendara bahwa sedang

menyapu atau membersihkan sampah di jalan raya. “Dengan memakai rompi safety ini, sedikit tidaknya mereka bisa terjaga dari ancaman kecelakaan. Sebab, rompi ini dilengkapi dengan stiker yang bisa menyala. Apalagi di malam hari sangat jelas stiker itu menyala dengan terang,” ungkapnya. Pembagian rompi safety ini sudah dilakukan sejak Rabu (25/4) kemarin. Sejum-

lah anggota Polantas dikerahkan ke lapangan untuk membagikan, termasuk juga sejumlah perwira seperti Kasat PJR Ditlantas Polda Bali AKBP Made Suarjana. “Kami terjun ke lapangan. Kalau ketemu ada tukang sapu yang sedang bekerja di jalan langsung kami bagikan. Termasuk juga memberikan mereka imbauan. Untuk selanjutnya, kami menyediakan 500 rompi dan akan dibagikan kepada mereka,” imbuhnya. (kmb21) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Bali Post/jay

BAGIKAN ROMPI - Petugas Ditlantas Polda Bali ketika membagikan rompi keselamatan kepada tukang sapu di jalan raya, Rabu (25/4) kemarin.

Peringatan Hari Otonomi Daerah 2018

Pacu Pemkot Denpasar Tingkatkan Inovasi

OTONOMI - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menuju tempat upacara saat peringatan Hari Otonomi Daerah di Kota Denpasar.

PROFIL Kartu Kredit Pemerintah TAHUN ini penggunaan kartu kredit pemerintah tengah diuji coba. Kartu tersebut digunakan untuk transaksi uang persediaan. Dalam mekanisme ada pembayaran langsung dari khas negara kepada pihak penerima pembayaran, dan ada yang melalui bendahara. Kartu kredit ini bertujuan untuk mengurangi dana mengendap di bendahara. Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil DJPB Provinsi Bali Dedi Sopandi saat pembukaan evaluasi kinerja dan pemberian penghargaan Satker terbaik, serta sosialisasi kartu kredit pemerintah di Aula Gedung Keuangan Negara, Denpasar, Rabu (25/4) kemarin. Dengan sistem ini diharapkan uang yang mengendap di bendahara tidak ada. Untuk tahap uji coba transaksi kartu kredit pemerintah ini digunakan untuk biaya operasional kantor, dibatasi sampai Rp 50 juta dan perjalanan dinas Rp 20 juta. Jadi pejabat-pejabat yang sering melakukan perjalanan dinas akan terjamin, sehingga mereka fokus untuk menjalankan tugasnya. Untuk mengurangi atau menghindari bunga dari kartu kredit, pemerintah akan melunasi pengeluaran setelah melalui rekapitulasi secara periodik sebelum tagihan tersebut jatuh tempo. Sehingga pemerintah akan terbebas dari bunga. Begitu juga terkait dengan biaya tahunan. Pemerintah akan melakukan MoU, dimana pemerintah baru melakukan MoU dengan bank BUMN. Dedi menambahkan bahwa penggunaan kartu kredit tersebut berbeda dengan internet banking dan Content Managent System (CMS). CMS dananya dana pemerintah yang tadinya transaksi tunai dialihkan dengan internet bangking. Sedangkan kartu kredit dananya ditalangi oleh bank, dan nanti sebelum jatuh tempo dana tersebut dilunasi pemerintah. Jadi uang persediaan masih tetap ada di perbendaharaan. Terkait keamanan, ketika ada transaksi yang mencurigakan dan hal-hal yang tidak wajar, maka secara sistem akan menutup. (eka)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : OPTIMALISASI TRAN SARBAGITA, DISHUB PERLU TAMBAH ANGGARAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

HARI Otonomi Daerah 2018 diperingati dengan pelaksanaan upacara bendera yang dilaksanakan jajaran Pemerintah Kota Denpasar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Rabu (25/4) kemarin. Selaku Pembina Upacara Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Dalam amanatnya, Mendagri berpesan agar kepala daerah tidak takut untuk berinovasi. “Saya ingin berpesan kepada kepala daerah untuk tidak takut berinovasi. Sudah ada jaminan perlindungan hukum

bahwa inovasi tidak bisa dipidanakan,” ungkap Jaya Negara mengutip amanat Mendagri. Mengingat inovasi tidak hanya menjadi solusi menangani permasalahan daerah melainkan sebagai gerbang menuju kesejahteraan masyarakat. Peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2018 mengambil tema “Mewujudkan Nawa Cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokratis”. Guna memastikan penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih dan demokratis pemerintah telah, sedang dan terus melakukan

terobosan. Terlebih adanya Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Peraturan ini memperjelas mekanisme koordinasi antara aparat pengawas intern pemerintah (APIP) dengan aparat penegak hukum sehingga dalam menangani pengaduan masyarakat akan lebih maksimal. Lebih lanjut dalam amanat tersebut disampaikan bahwa pelaksanaan otonomi daerah utamanya untuk kesejahteraan rakyat dapat dicapai melalui

peningkatkan pelayanan publik dan peningkatan daya saing kreativitas dan inovasi dengan mengandalkan kekhasan daerah. Inovasi merupakan katalisator peningkatan daya saing ekonomi dan kemajuan perekonomian daerah yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah. Usai upacara berlangsung, Plt. Wali Kota IGN Jaya Negara mengungkapkan bahwa apa yang diamanatkan oleh Mendagri tentu menjadi acuan Pemerintah Kota Denpasar untuk terus berinovasi dan mem-

berikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Terlebih penekanan pesannya terletak pada inovasi dan pelayanan publik, Pemkot Denpasar sudah menerapkan hal tersebut melalui keberadaan Mal Pelayanan Publik sebagai pusat terpadu pelayanan perizinan satu pintu dan pemanfaatan teknologi informasi melalui Denpasar Cyber Monitor. “Semoga keberadaan Mal Pelayanan Publik dan Denpasar Cyber Monitor mampu menjadi solusi dalam pelayanan yang semakin efektif dan efisien untuk masyarakat,’’ ungkpanya. (ad1398)

Ambara Putra Serahkan Kelengkapan Dokumen Syarat Balon DPD-RI 2019

Perjuangkan Kearifan Lokal dan Sastra Budaya Bali PENDAFTARAN bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Bali Tahun 2019 terus berlangsung di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali. Dibuka sejak Minggu (22/4) lalu, Rabu (25/4) kemarin Gede Ngurah Ambara Putra, S.H. menyerahkan kelengkapan dokumen balon DPD-RI ke kantor KPU Bali. Penyerahan kelengkapan dokumen ini sebagai syarat dukungan menjadi calon DPD-RI tahun 2019. Ambara Putra yang merupakan Klian Banjar Kertha Bumi Denpasar ini diantar langsung oleh sang ibunda, Si Luh Sunarti, dan 50 pendukungnya yang merupakan penggiat sastra budaya dan lingkungan dari seluruh kabupaten/ kota di Bali. Ambara Putra diterima langsung oleh Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dan para komisioner, serta petugas pendaftaran sekitar pukul 10.00 Wita. Sebelum beranjak ke kantor KPU, Ambara Putra bersama pendukungnya melaku-

kan persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha Denpasar untuk memohon kelancaran dan doa restu Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar niat tulusnya ngayah menjadi perwakilan daerah terkabulkan. Sebanyak 3.885 dukungan dari seluruh kabupaten/kota se-Bali telah dikantongi dan diserahkan Ambara Putra ke KPU Bali sebagai syarat calon DPD-RI 2019. Ambara Putra mengatakan ada beberapa alasan mendasar dirinya mencalonkan diri sebagai DPD-RI, yaitu kebanggaannya terhadap pariwisata Bali yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi di Bali terus tumbuh dan meningkat. Sehingga, pariwisata Bali harus tetap dijaga dan ditingkatkan lebih baik lagi ke depannya. Selain itu, budaya yang merupakan kekuatan dan rohnya pariwisata Bali telah menyebabkan pemimpin dan masyarakatnya santun, teladan, mempunyai jiwa gotong royong dan toleran. Oleh karenanya, ada tiga restorasi Bali yang akan diperjuangkannya. Pertama, membangun dan memberi-

kan saran agar terciptanya payung hukum terhadap kelestarian kearifan lokal dan sastra budaya di Bali. Sehingga sastra, seni dan budaya Bali mempunyai kepastian hukum untuk bisa dipertahankan demi keberlangsungan pariwisata dan perekonomian Bali ke depannya. Kedua, memperjuangkan ekonomi kerakyatan, sehingga ada keperpihakan dari pemerintah untuk bisa berpihak kepada pertumbuhan perekonomian masyarakat Bali. Ketiga, menanamkan kearifan lokal Bali dalam dunia pendidikan, sehingga siswa yang merupakan generasi muda bisa terus melestarikan kearifan lokal dan sastra budaya Bali yang telah memberikan pertumbuhan ekonomi dan kehidupan bagi krama Bali secara menyeluruh. “Kebetulan kami mempunyai komunitas sastra budaya, yang tentu kami menginginkan adanya kegiatan ini (sastra dan budaya - red) menyeluruh ada di Bali. Komunitas ini juga telah didukung oleh penasihat dari pengelingsir-pengelingsir seluruh Bali. Saya sangat optimis dan astungkara bisa

DPD - Gede Ngurah Ambara Putra, S.H. (kanan) saat menyerahkan kelengkapan dokumen syarat balon DPDRI 2019 yang diterima langsung oleh Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi di Kantor KPU Provinsi Bali, Rabu (25/4) kemarin. terpilih nanti,” tandas Direktur Utama PT Dirgahayu Valuta Prima Denpasar ini seusai penyerahan dokumen kelengkapan balon DPD-RI di Kantor KPU Bali, Rabu (25/4) kemarin. Perwakilan Pangelingsir Sastra Budaya yang juga merupakan Ketua Pesantian Dirgahayu Ambara Swari dari Kabupaten Karangasem Drs. I Nyoman Putra Adnyana mengaku memberikan

dukungan sepenuh kepada Ambara Putra untuk maju menjadi DPD-RI. Sementara itu, Aktivis Lingkungan De Jon juga memberikan dukungan kepada Ambara Putra. Alasannya, selain lahir dari keluarga veteran yang cinta terhadap lingkungan, dikatakannya, Ambara Putra juga telah mempunyai track record di dalam pelestarian adat dan budaya Bali. (ad1397)

”Road to 60Th Jubileum Diamond Year Mahendradatta University 2023”

Serahkan Beasiswa Studi Doktor Senilai Rp 1,5 Miliar kepada Dosen PTS tertua di Bali dan di Nusa Tenggara, Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen) yang didirikan atas gagasan Presiden Soekarno pada tahun 1963 menyerahkan beasiswa Yayasan senilai Rp 1,5 miliar kepada 8 orang dosen yayasan berprestasi. Penyerahan beasiswa ini dilaksanakan oleh Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa, S.Sos., S.H., M.H. (Ketua Umum Yayasan Mahendradatta) di sela-sela acara Sidang Terbuka Senat beberapa waktu lalu. Tentu, hal ini sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) Unmar yang juga dipadukan dengan program Road To 60th Jubileum Diamond Year Mahendradatta University 2023 (Peringatan 60 Tahun Berlian Unmar 2023) sesuai dengan cita-cita pendiri Unmar. Sebagaimana disampaikan oleh Yayasan Mahendradatta. “Jenjang karier di Unmar sangat transparan. Buktinya Fungsionaris Rektorat dan Dekanat Unmar periode 2018- 2022 banyak diisi oleh

kader-kader dosen muda dan sebagian besar dosen yayasan. Semua proses rekrutmen dosen, proses promosi karier SDM dan juga perhatian lembaga termasuk beasiswa S-3 ini berlaku transparan dengan proses seleksi yang apa adanya. Ini komitmen Yayasan Mahendradatta untuk selalu menyediakan fasilitas dan infrastruktur, bukan saja untuk mahasiswa tapi juga dosennya. Kita akan rutin memberikan beasiswa S-3 setiap tahunnya kepada dosen berprestasi,” ungkap Turah Wira Wedawitry. Apresiasi atas perhatian yayasan disampaikan oleh Dr. Putri Anggraeni, S.E., M.PD. (Rektor Unmar) di sela-sela acara rapat senat terbuka. “Sebagai Rektor, kami merasa perhatian Yayasan kepada para dosen di lingkungan Unmar sudah berjalan baik. Pembangunan Kampus B Unmar di kawasan Renon Denpasar sudah sangat membantu mahasiswa S-2 (Magister) kami. Begitu juga kini fasilitas infrastruktur Unmar sudah semakin baik, apalagi

Juni nanti akan diresmikan yang Kampus C di Renon. Untuk beasiswa program Doktor S-3 Unmar, kami ucapkan selamat kepada 8 orang dosen yayasan yang akan disekolahkan bebas biaya 100% oleh yayasan. Apalagi beasiswa ini akan diberikan rutin tiap tahun oleh Yayasan Mahendradatta. Ini akan memacu dosen-dosen muda Unmar untuk berprestasi lagi. Universitas Mahendradatta sejak dahulu menjadi teladan di kalangan PTS dan penyelenggara PT bahwa hubungan baik, komunikasi yang baik serta sinergi akan mampu membawa Unmar menjadi salah satu PTS terbesar di Bali. Astungkara, selama ini kerja sama yang ada sudah sangat baik sekali. Ini adalah PTS dengan karakter Marhaenis yang sesungguhnya,” ungkap Dr. Putri Anggreni, S.E., M.PD. yang juga tercatat dalam sejarah sebagai Ketua Steering Committee Gerakan Perguruan Tinggi Anti Radikalisme Se-Indonesia. Di Unmar, proses seleksi dan pengajuan beasiswa penuh

BEASISWA – Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry WS, S.Sos., S.H., M.H. (Ketua Umum Yayasan) bersama para dosen Unmar penerima beasiswa S-3. 100% beasiswa S-3 dibuka setiap awal tahun. Bekerja sama dengan sejumlah perguruann tinggi negeri. Syarat dari penerima beasiswa ini adalah bagi dosen yang sudah memiliki syarat NIDN dan Jabatan Fungsional (Jafung) selain syarat-syarat keaktifan dosen dalam Tri Dharma sebagai syarat penting. Adapun penerima beasiswa program doktoral di Universitas Udaya-

na (berdasarkan MoU UnmarUnud) di tahun anggaran 2017 adalah I Made Agus Mahendra, S.T., M.T., Ni Putu Suda Nurjani, S.T., M.T., Dewa Nyoman Usadha, S.E., M.M., Komang Agus Rudi Indra Laksmana, S.E., M.M., Ni Made Yudaningsih, S.E., M.M., I Ketut Merta, S.E., M.M., Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati, S.E., M.M. dan A.A. Elik Astari, S.E., M.M. (ad 1400)


BADUNG

Kamis Umanis, 26 April 2018

Kredit Tak Sesuai Prosedur

Direktur BPR Jadi Tersangka Mangupura (Bali Post)Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat, Rabu (25/4) kemarin merilis mengungkap kasus tindak pidana perbankan. Pelakunya Direktur Utama (Dirut) BPR BAS berinisial Nyoman Sup. Terkait kasus tersebut Sup ditetapkan sebagai tersangka. “Dalam kasus ini, Dirut BPR BAS atau sebagai pemegang saham kami tetapkan sebagai tersangka. Berkasnya sudah lengkap atau P21 dan segera dilimpahkan ke Kejari Denpasar,” tegas Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK Pusat Irjen (Pol) Rokhmad Sunanto di Mapolda Bali. Pengungkapan kasus ini, kata Irjen Rokhmad, pihaknya bekerja sama dengan Polda Bali. Sedangkan modusnya, pelaku memberikan kredit kepada 54 nasabah dengan nilai total Rp 24,225 miliar. Penyaluran kredit tersebut tidak sesuai prosedur sejak Maret 2014 hingga Desember 2014. Kata dia, dalam kasus ini tersangka Sup bersekongkol dengan Dirut PT IHSC berinisial Jal. Perusahaan milik Jal bergerak di bidang penyalur tenaga kerja ke luar negeri,

terutama ke Jepang. Namun, keterlibatan Jal dalam kasus ini masih dilakukan penyelidikan oleh petugas Polda Bali. Rokhmad mengatakan, calon TKI yang dijanjikan berangkat ke tempat kerja tapi tidak punya biaya, PT IHSC memberi solusi menyerahkan Sertifikat Hak Milik (SHM) dan dijaminkan ke PT BPR BAS supaya dapat kredit pinjaman sesuai luas tanah yang dimiliki. Tetapi dalam prosesnya, pihak PT BPR BAS justru sudah mencairkan dana Rp 24,225 miliar dan jaminannya adalah SHM milik 54 calon TKI. Sedangkan calon TKI tersebut tak kunjung berangkat ke Jepang. “Kami sudah memeriksa 25 saksi, termasuk pegawai BPR BAS. Saksi lainnya yaitu notaris, debitur, pemilik, staf perusahaan IHSC dan dua orang ahli internal OJK dari Fakultas Hukum Universitas Udayana,” ujarnya, didampingi Wakapolda Bali Brigjen (Pol) I Gede Alit Widana. OJK juga melakukan penyitaan barang bukti berupa dokumen kredit dan kelengkapannya dengan penetapan penyitaan dari Pengadilan Negeri Denpasar Bali. “Ada 54 orang nasabah yang dijanjikan Direkrut PT IHSC untuk menjadi tenaga kerja di Jepang.

Rata-rata mereka berasal dari Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana dan Banyuwangi, Jawa Timur,” ungkapnya. OJK berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner (KDK) Nomor KEP/202/D.03/2017 mencabut izin usaha PT BPR BAS yang beralamat di Jalan Raya Kerobokan Nomor 15Z, Kuta, Kabupaten Badung terhitung pada 3 November 2017. Selain itu, BPR tersebut berstatus bank dalam pengawasan khusus sejak 12 April 2017. Sesuai ketentuan bahwa BPR BAS diberikan kesempatan 180 hari untuk melakukan upaya penyehatan. “Namun bank ini tidak dapat menjalankan semua arahan kami. Dengan demikian kami langsung tutup,” Rokhmad. Sementara Wakapolda Brigjen Alit Widana mengatakan, kasus tersebut sedang dilakukan penyelidikan lebih mendalam terkait keterlibatan peran Dirut PT IHSC, Jal dan dibidik dugaan kasus penipuan, penggelapan serta TPPU. “Dirut PT IHSC (Jalred) belum ditetapkan sebagai tersangka. Kami mengimbau kepada warga yang merasa pernah mengalami penipuan oleh PT ISHC agar melapor kepada Polda Bali,” tegas Alit Widana. (kmb36)

Pascadituntut 5,5 Tahun

Rekanan Kapal Minta Bebas

SALAH satu rekanan dalam pengadaan 7 unit kapal ikan Inkamina 30 GT, terdakwa Fuad Bachtir Bau Agiel, Rabu (25/4) kemarin, minta dibebaskan dari segala tuntutan jaksa. Pria yang sebelumnya dituntut 5,5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan serta membayar kerugian keuangan negara Rp 3,43 miliar itu mengaku tidak bersalah karena pekerjaan kapal yang sudah direncanakan sudah sesuai. Melalui kuasa hukumnya, J. Akbar R., di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila, terdakwa secara tegas mengatakan kapal sudah selesai dan bahkan sudah diserahterimakan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali. “Begini ya, saat kapal tersebut dibuat, calon penerima sudah melihat sendiri desain gambar dan pengerjaan. Itu sudah diketahui,” tandas Akbar. Dia mengakui memang ada kendala menyangkut masalah perizinan karena dari syahbadar membebankan biaya terlalu besar. Di satu sisi pihak Provinsi Bali mendesak bawa saja kapalnya ke Bali. Dan saat kapal dibawa, nelayan belum mau menerima kapal bantuan itu karena tidak ada surat atau izin dari pihak berwenang. “Nah terdakwa (Fuad - red) kan rekanan. Yang ngeluarin izin adalah Kementrian KKP. Kondisi inilah yang membuat terkatung-katung,” jelasnya. Pun soal kerugian Rp 3,4 miliar. Menurutnya itu tidak masuk akal. Fuad mengakui dalam pengerjaan kapal ada keterlambatan 5%. Dan itu dinilai sudah clear karena sudah dibayar Rp 63 juta lengkap dengan surat keterangannya. Karena itu, dia meminta supaya majelis hakim membebaskan terdakwa dari segala tuntutan jaksa. Selain itu memulihkan nama baiknya. “Jika majelis hakim mempunyai pendapat berbeda, mohon hukuman yang seadil-adilnya,”. Atas pledoi itu, JPU Made Subawa akan menanggapi dalam sidang berikutnya. (kmb37)

Ribuan Naker Asing Ngais Rezeki di Badung Mangupura (Bali Post) Pariwisata Kabupaten Badung menjadi primadona bagi para pencari kerja. Tak hanya warga lokal, warga asing juga turut mengais rezeki di sektor tersebut. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinker) Badung mencatat 1.321 orang tenaga kerja asing bekerja di Gumi Keris pada 2017. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung I.B. Oka Dirga mengatakan dari jumlah tersebut sebanyak 712 di antaranya baru memperpanjang izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA). Tenaga kerja asing (TKA) ini dominan bekerja di sektor pariwisata seperti hotel dan restoran. “Namun mereka hanya boleh untuk posisi tertentu, seperti general manager dan sejenisnya. Perusahaan dilarang keras menggunakan TKA pada bagian personalia dan jenis-jenis pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh pekerja lokal,” ujar I.B. Oka Dirga, Rabu (25/4). Menurutnya, tenaga kerja asing harus mentransfer ilmunya kepada tenaga kerja lokal. Aturan ini untuk menekan jumlah tenaga kerja ke depan. “Ke de pan tidak perlu lagi tenaga kerja asing. Yang 1.321 itu yang resmi saja dan punya IMTA,” katanya. Selain itu, retribusi izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) sebenarnya bukan menjadi sebuah

Bali Post/kmb37

PLEDOI - Fuad usai melakukan pembelaan atau pledoi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. Dengan berbagai alasan, dia minta dibebaskan dari tuntutan jaksa.

target pendapatan. Namun, TKA wajib mengantongi IMTA. Dokumen IMTA diurus di pusat, namun tiap lima tahun diperpanjang di daerah. Di Badung untuk memperpanjang IMTA dikenakan retribusi sebesar 100 dolar per bulan atau 1.200 dolar per tahun. “Tahun 2017 retribusi IMTA yang disetor ke kas daerah sebesar Rp 10 miliar dan ini melebihi dari target Rp 7 miliar,” jelasnya. Seperti diketahui, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indone sia Nomor 20 Tahun 2010 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing sudah jelas tertuang pada pasal 33 pengawasan atas penggunaan naker asing dilaksanakan oleh (a) penugasan ketenagakerjaan pada kementerian dan dinas provinsi yang membidangi urusan bidang ketenagakerjaan; dan (b) pegawai imigrasi yang bertugas pada bidang pengawasan dan penindakan keimigrasian, secara terkoordinasi sesuai dengan lingkup tugas dan kewenangan masing-masing. Selain itu, TKA dilarang menduduki jabatan yang mengurusi personalia dan/ atau jabatan tertentu yang ditetapkan oleh Menteri, bunyi Pasal 4 ayat (1,2) Perpres ini. “Keluarnya Perpres yang baru, pengawasan TKA itu ditarik ke Provinsi dan juga Imigrasi, kita hanya pembinaan,” pungkasnya. (kmb27)

3

Satpol PP Badung Beredel Akomodasi Liar Mangupura (Bali Post) -

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung akan mengambil langkah tegas terhadap akomodasi pariwisata bodong di wilayahnya. Langkah penertiban ini akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kepala Satpol PP Kabupaten Badung IGAK Suryanegara menegaskan akan melakukan langkah-langkah menyikapi masih banyaknya tempat akomodasi wisata yang belum kantongi izin resmi dari pemerintah. “Besok (hari ini - red) saya akan rapat dengan OPD terkait tentang masalah ini. Karena Mei ini kami akan lakukan giat bulan tertib usaha pariwisata,” ujar IGAK Suryanegara, Rabu

(25/4) kemarin. Menurutnya, semua jenis usaha yang berkenaan dengan pariwisata akan menjadi sasaran, seperti hotel, penginapan, vila, rumah makan, restoran, bar, dan lainnya. Karena itu, saat pertemuan dengan OPD, pihaknya meminta semua data terkait akomodasi yang dimiliki OPD dibeberkan. “Rapat nanti, kami minta kepada OPD terkait terbuka memberikan data, sehingga bersa-

ma-sama bergerak melakukan pembinaan, menertibkan, dan menindak bila ada pelanggaran sesuai tupoksi yang dimiliki OPD,” ungkapnya. Dia menegaskan, akan menindak tegas para pelanggar yang membandel dengan mengupayakan penyegelan. “Kalau ada pengusaha yang sudah ditipiring tapi tetap melanggar akan ditipiring lagi dengan denda yang lebih besar dan denda kurungan badan enam

bulan, kalau masih membandel akan dilakukan penyegelan,” ucapnya. Pihaknya mengimbau para pengusaha tempat hiburan dan jasa, agar tidak coba-coba melakukan kegiatan di luar ketentuan yang berlaku. Hal ini demi keamanan dan ketertiban masyarakat Badung secara umum. “Kami berharap buatlah usaha sesuai dengan perizinan yang dimiliki, dan jangan melakukan hal di luar ketentuan yang berlaku. Karena itu, bisa mengganggu kenyamanan, ketenteraman, dan ketertiban,” katanya. (kmb27)

Bupati Serahkan Sertifikat PTSL dan Hibah di Petang dan Abiansemal Target 2018, PTSL Badung Tuntas 100 Persen BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Kepala Wilayah BPN Provinsi Bali Jaya, S.H., M.H. dan Kepala BPN Badung Samsul Bahri menyerahkan Sertifikat PTSL (Pensertifikatan Tanah Sistematis Lengkap) tahun 2017 sebanyak 8.728 sertifikat untuk 3.082 masyarakat penerima di Kecamatan Petang dan Abiansemal. Selain sertifikat, Bupati juga menyerahkan dana hibah tahun 2018 bagi 100 penerima dengan total nilai Rp 43,1 miliar lebih. Penyerahan sertifikat tanah dan dana hibah dilakukan di dua tempat berbeda, yakni di Wantilan Desa Adat Petang dan di Wantilan Desa Adat Sedang, Abiansemal, Rabu (25/4) kemarin. Untuk Kecamatan Petang, Sertifikat PTSL diserahkan sebanyak 2.962 bidang dengan penerima sebanyak 777 orang. Di Kecamatan Abiansemal diserahkan 5.766 bidang yang menerima 2.305 orang. Di tahun 2018, sudah disepakati untuk menuntaskan pensertifikatan tanah masyarakat, dimana kurang lebih 43 ribu bidang tanah hasil inventarisasi data BPN dengan anggaran mencapai Rp 14 M. Sementara untuk hibah, di Petang sebanyak 23 penerima dengan besaran dana Rp 14,9 M lebih dan di Abiansemal 77 penerima dengan dana sebesar Rp 28,2 M lebih. Penyerahan tersebut juga dihadiri anggota DPRD Badung daerah pemilihan Abiansemal dan Petang. Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan terima

kasih atas program PTSL yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Agraria, BPN Provinsi dan BPN Kabupaten Badung. Hal ini merupakan kebijakan strategis sebagai wujud hak paten kepada warga sebagai dasar kepemilikan tanah. “PTSL merupakan program nasional dengan target tuntas se-Indonesia di tahun 2025. Astungkara kita di Kabupaten Badung untuk pensertifikatan tanah tahun 2018 sudah total semua,” tegas Giri Prasta. Sertifikat ini akan dipakai gambar atau peta wilayah Badung per desa. Giri Prasta menambahkan, Pemkab Badung sangat mendukung program Nawa Cita Presiden RI dengan “Revolusi Mental Indonesia Hebat”. Ini disikapi dengan sederhana, dimana Bupati telah melakukan kebijakan-kebijakan yang mengurangi beban masyarakat, salah satunya PTSL ini. Termasuk pula Badung mendukung program JKN, dimana kekurangan anggaran kesehatan dari JKN itu, sepenuhnya menggunakan dana APBD. Badung juga telah melaksanakan program Tri Kona (lahir, hidup, mati). Untuk administrasi kependudukan, badung sudah punya program Aku Sapa (Administrasi kependudukan satu paket). Pelayanan kesehatan bagi masyarakat baik di puskesmas, RSUD Mangusada, RSUP Sanglah maupun RS yang diajak kerja sama termasuk klinik dokter umum, berapa pun menghabiskan biaya ditanggung Pemkab Badung. Selain itu diberikan santunan penunggu pasien per

PTSL - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa, Ketua DPRD Putu Parwata menyerahkan Sertifikat PTSL di Kecamatan Petang dan Abiansemal di dua tempat berbeda, yakni di Wantilan Desa Adat Petang dan di Wantilan Desa Adat Sedang, Abiansemal, Rabu (25/4) kemarin. hari 200 ribu. Untuk kematian diberikan santunan kematian 10 juta sekaligus mendapat akte kematian dan perubahan KK. “Tri Kona di Badung ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah Kabupaten Badung,” tegas Bupati. Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali Jaya, S.H., M.H. mengatakan, sejak tahun 2017, Presiden menargetkan tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia akan terdaftar. Untuk Bali ditarget 2020 akan tuntas sehingga Bali sebagai provinsi pertama di Indonesia seluruh bidang tanahnya terdaftar. Sementara Badung, tahun ini masih sisa 43 ribu bidang, dan tahun ini pula akan dituntaskan, sehingga Badung menjadi Kabupaten pertama menjadi Badung lengkap di seluruh Indonesia. “Kami sangat mengapresiasi Kabupaten Badung, karena dari evaluasi, dukungan dari pemerintah daerah adalah

pertama dalam membantu BPN melakukan pendaftaran tanah,” jelas Jaya. Sementara Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, apa yang telah dilakukan Bupati Badung merupakan langkah-langkah strategis, dan telah menjalankan komitmennya untuk membangun, memfasilitasi kebutuhan dasar masyarakat Badung. “Bupati dan Wakil Bupati didukung DPRD Badung komitmen memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Parwata. DPRD Badung sangat mengapresiasi langkah konkret yang telah dilaksanakan Bupati dan Wabup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hibah ini tujuannya untuk mempercepat proses pembangunan di Badung. Untuk itu apa yang telah dilakukan Pemkab Badung, dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ad1404)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Siswa dan Gurunya Berprestasi

SMP PGRI 1 Denpasar Rekrut 11 Kelas Siswa Baru

UNKP - Siswa SMP PGRI 1 Denpasar mohon doa restu kepada Wakasek Made Adnyana Putra (tiga dari kiri) dan guru sebelum mengikuti UNKP. SEBANYAK 413 siswa kelas IX SMP PGRI 1 Denpasar sejak Senin hingga Rabu (25/4) kemarin melaksanakan UNKP secara tertib. Sekalipun nilai UN tak dipakai syarat kelulusan, Kepala SMP PGRI 1 Denpasar Dr. I Nengah Sukama, S.Pd., M.M. menetapkan standar ketuntasan minimal (SKM) 73, sedangkan tahun lalu 70. Syaratnya, siswa mengantongi nilai rapor sejak semester I hingga V, mengikuti UNKP serta berkepribadian baik. Nengah Sukama didampingi para Wakil Kepala Sekolah Drs. Made Adnyana Putra, Komang Budiarta dan Gusti Nyoman Oka Wiratma, Ni Made Kerti dan KTU Ketut Suardana Artawan menegaskan, sekolahnya mengedepankan UNKP yang jujur dan bertanggung jawab alias berintegritas. Budaya dilarang menyontek memberi im-

plikasi positif bahwa siswanya tak hanya mengejar nilai tertinggi, namun juga kejujuran. Cara ini akan menghasilkan SDM yang berkarakter. Ketua Panitia UNKP Adnyana Putra mengungkapkan, peserta UNK hingga hari ketiga, Rabu (25/4) kemarin, hadir 100 persen. Sekolah menyediakan 21 ruang sesuai fasilitas yang dimiliki. Untuk persiapan menghadapi UNKP, sekolah memberikan les tambahan sejak semester I. Les tambahan berjalan dua kali seminggu pada malam hari pukul 18.00-20.00 Wita. Dari les ini dipetakan siswa yang kurang mampu, selanjutnya dibina khusus oleh guru bidang studinya. Bimbingan dan pengayaan intensif diberikan dalam bentuk pembelajaran sehingga semua belajar dan semua sukses. Syaratnya, perlu

quality control secara internal dan eksternal. SMP PGRI 1 Denpasar termasuk sekolah besar di Bali dengan student body 1.117 orang. Tahun ini sekolah di kawasan Perumnas Monang-Maning ini menerima 11 kelas. Semua siswa kelas VII dan IX masuk pagi. Khusus bagi KK kurang mampu dibantu lewat dana BOS dan anggaran sekolah. Di antaranya yang memiliki saudara kandung diberikan keringanan 25 persen uang gedung. Sementara siswa yang berprestasi setiap tahun diberikan bonus oleh sekolah sebagai bentuk reward guna memotivasi siswa lain. Nah, soal prestasi tak perlu diragukan. Siswa SMP PGRI 1 rutin meraih juara nasional silat, musik dan gerak jalan dan prestasi akademik. Di Wali Kota Cup 2018, cabang sport dance menyabet 6 emas, 7 perak dan 4 perunggu. Pada Porsenijar lalu, dua emas diraih di silat, satu emas di dansa, 5 perak dan 8 perunggu. Di akademis, anak-anak SMP PGRI 1 Denpasar merebut juara II storry telling se-Bali. SMP PGRI 1 Denpasar meraih juara umum MTQ serta Widiasih Utami menyabet juara naisonal dan internasional bidang fashion show ambasador. Guru Grissa Ni Nyoman Ardiani, M.Pd. menjadi juara III Olimpiade Guru Nasional (OGN) Kota Denpasar. Kini, Ardiani mewakili Denpasar ke provinsi bidang Bahasa Indonesia dan disiapkan mengikuti pemilihan guru berprestasi Kota Denpasar. Tahun lalu Ni Pande Kadek Astariningsih, S.Si. tampil sebagai juara I OGN. (ad395)

SMK PGRI 4 Denpasar Lepas 413 Lulusan

Terima Sertifikat LSP, Jangan Pilih-pilih Pekerjaan

SMK PGRI 4 Denpasar kembali melahirkan human capital berkualitas dengan meluluskan 413 siswa kelas XII. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd., Rabu (25/4) kemarin, mengaku bangga karena 413 lulusan yang dilepas langsung menerima sertifikat Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) DMI Denpasar. Pelepasan ditandai penyerahan siswa dari Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. kepada Ketua Komite Drs. I G.B. Wiadnyana, M.M., M.Pd. disaksikan Wakil Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Dr. I Nengah Sukama, M.M., Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada, M.M., M.Si. dan Ketua Kota PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar I Ketut Suarya bersyukur 100 persen siswanya sukses menempuh UKK, USBN dan UNBK. Makanya tahun ajaran ini pihaknya akan menerima 12 kelas siswa baru yakni sebanyak siswa yang tamat masing-masing Tata Boga (5 kelas), AP (5 kelas) dan MM dua kelas. Bagi warga Padangsambian diberikan keringanan 30 persen termasuk bagi lulusan SMP PGRI. Siswa berprestasi diberi keringanan 50 persen biaya uang gedung. Semua kelas X masuk pagi dan semua ruangan kelas dilengkapi AC. Ditekankannya, lulusan SMK PGRI 4 Denpasar tak boleh bermental kerupuk. Sebaliknya harus bermental baja dengan berupaya membuka usaha mandiri. Untuk itu, lulusannya dilengkapi LSP agar bertahan di dunia kerja dan jangan

SMP Ganesha Denpasar Terima 11 Kelas Siswa Baru

Kini Miliki Aula dan 8 RKB Senilai Rp 3 Miliar

TEKAD - Kepala SMP Ganesha Denpasar Ketut Jawita bersama Ketua Yayasan Made Ruta dan Dewa Adi Adnyana menyatukan tangan bertekad membawa kemajuan bagi SMP Ganesha. SMP Ganesha di kawasan Sesetan, Densel, tetap menjadi incaran masyarakat. Alasannya sederhana, sekolah ini mengalami kemajuan pesat dalam akademis dan fasilitas gedung. Tahun ini sebanyak 540 siswa mengikuti UNKP secara berintegritas. Sekolah ini termasuk SubRayon VI dengan menyiapkan 27 ruangan untuk UNKP. Yang membanggakan, peserta hadir 100 pesen bahkan 1,5 jam lebih awal dari jadwal UNKP. Itu menunjukkan sekolah ini sukses menerapkan disiplin diri. Prestasi teranyar yakni Kepala SMP Ganesha Denpasar Drs. I Ketut Jawita bersama Yayasan mampu merampungkan gedung baru berlantai empat di bagian barat. Gedung ini sudah siap pakai guna mengantisipasi membeludaknya calon peserta didik baru tahun 2018. Gedung terdiri atas 8 RKB, ruang BK dan dua lab kom-

puter. Yayasan Ganesha juga membangun aula baru di sebelah barat gedung baru dengan daya tampung 500 orang. Semua pembangunan ini menghabiskan dana Rp 3 miliar. Dengan demikian SMP Ganesha kini memiliki 21 RKB. Siswa kelas VII sebagian akan masuk pagi, siswa kelas VIII masuk siang dan siswa kelas IX masuk pagi. SMP Ganesha sudah membuka pendaftaran PPDB 2018 sejak 19 April lalu dan akan ditutup hingga memenuhi kuota 11 kelas. Semua pendaftaran digratiskan karena ditanggung lewat dana BOS. Bagi warga Densel yang berprestasi diberikan diskon 25-50 persen uang gedung, termasuk untuk siswa berkategori khusus yakni dari KK tak mampu, anak yatim piatu, anak kembar atau memiliki saudara sekolah di SMP Ganesha. Siswa berprestasi diberikan diskon sesuai kategori prestasi. Istimewanya lagi, SPP yang akan datang ditetapkan Rp 300 ribu. Dana ini sudah termasuk segalanya tanpa dipungut biaya UTS, ulangan umum, UN dan USBN. Ketua Yayasan Ganesha Drs. I Made Ruta mengungkapkan, yayasan memberi perhatian kepada siswa berprestasi dan fasilitas. Fasilitas SMP Ganesha sudah berkualitas, makanya kini tinggal fokus pada mutu PBM dan SDM guru. Apalagi sekolah ini dikenal sebagai kembarannya SMPN 6 Denpasar yang didukung 50 persen dari 90 guru SMPN 6 Denpasar. Ditambahkannya, keunggulan ini diperkuat lagi dengan iklim akademik yang baik dan hubungan yayasan dengan pimpinan pengelola berjalan harmonis. Anakanak dibina dan dididik secara disiplin menjadi SDM yang berkarakter. Itulah alasan utama masyarakat mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SMP Ganesha Denpasar. Salah satu citra positif yang dilakukan SMP Ganesha adalah menghargai siswa berprestasi. Kasek I Ketut Jawita didampingi Waka Dra. Ni Wayan Gandawati, M.M.Pd., Drs. Dewa Adi Adnyana, Nyoman Sujana, S.Pd. setiap tahun menyerahkan bonus dan penghargaan kepada pemenang dan peraih medali di Wali Kota Cup dan Porjar Kota Denpasar. Hal ini untuk memberi apresiasi atas prestasi yang diraih siswa sekaligus memotivasi siswa lain agar berprestasi. Di ajang Porjar Denpasar 2018 anak-anak SMP Ganesha meraih satu emas dan empat perak di atletik serta menyabet juara II O2SN Kota Denpasar. Tahun lalu SMP Ganesha masuk 10 sekolah swasta dan negeri terbanyak meraih medali Porjar Denpasar. (ad1396)

Bawaslu Bali Sosialisasi di Unmas

Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Proses Pilgub Bali

PELEPASAN - Kepala SMK PGRI 4 Denpasar I Ketut Suarya bersama I G.B. Wiadnyana, Nengah Sukama, Made Suada dan Nyoman Winata saat pelepasan siswa kelas XII. sampai memilih-milih pekerjaan. Menurutnya, lulusannya dikenal berkompetensi. Buktinya, hasil survei menunjukkan masa tunggu lulusannya hanya enam bulan, setelah itu bekerja. Mereka menjaga nama baik almamater dan menegakkan disiplin. I Ketut Suarya bangga karena lulusannya banyak diterima bekerja di vila dan hotel berbintang di Bali. Sementara lulusan Tata Boga banyak menjadi wirausaha mandiri. Hal ini disebabkan SMK PGRI 4 Denpasar sukses menerapkan metodologi pembelajaran dan kompetensi dasar pariwisata dan multimedia secara berkualitas. Bahkan, siswanya bisa wirausaha dengan menjual jajan tradisional, sedangkan yang online menjual baju kaos, desain baju dan lain-lain. Tamatan AP banyak melakoni bisnis online kosmetik.

Wakil Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Dr. I Nengah Sukama, M.M. mengakui SMK PGRI 4 Denpasar banyak diminati masyarakat juga karena dikenal sebagai sekolah yang ber-ISO 9001-2008 dan rujukan kemitraan nasional. Hal ini membuat masyarakat percaya dengan kualitas dan mengejarnya. Apalagi sekolah ini banyak menghasilkan lulusan yang sudah bekerja. Tinggal sekarang diperkuat kompetensi bahasa asingnya, sehingga tak menjadi tenaga kerja yang tanggung. Ketua Komite Drs. I G.B. Wiadnyana, M.M., M.Pd. menambahkan, SMK PGRI 4 Denpasar sudah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Tinggal sekarang para siswa diproses lebih baik untuk menghasilkan siswa berkualitas. (ad394)

Udayana International Student Day Angkat Indonesia’s Textile Heritage

BERSAMA - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) (tengah) didampingi Director of Center for International Programs Ni Putu Sri Harta Mimba, Ph.D., M.Si., S.E., Ak.CA.CMA. foto bersama dengan international student dan Indonesia student. PERTEMUAN mahasiswa dari berbagai negara di dunia sudah dilakukan beberapa kali oleh Universitas Udayana (Unud). Rabu (25/4) kemarin, acara yang dibalut dengan Udayana International Student Day mengangkat tema ‘’Indonesia’s Textile Heritage’’ yang diselenggarakan di Area CIP Kampus Bukit Jimbaran, Badung. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) mengatakan acara ini dilakukan dengan melibatkan mahasiswa asing untuk mengenal satu sama lainnya. Di samping itu, diharapkan mereka mengetahui tradisi budaya di Bali, baik mengenai budaya tekstil, cara berpakaian khususnya pakaian orang Bali, termasuk produk makanan tradisional. Ni Putu Sri Harta Mimba, Ph.D., M.Si., S.E., Ak.CA.CMA. selaku

Kamis Umanis, 26 April 2018

Director of Center for International Programs menambahkan, acara Udayana International Student Day ini diselenggarakan tak lepas dari banyaknya mahasiswa internasional yang datang ke Bali dan menuntut ilmu di Unud. Berdasarkan data, di Unud setahun ada 1.596 mahasiwa internasional dan ini terbanyak di Indonesia. Pihak Unud juga ingin mengakomodir kemauan mahasiswa asing itu sekaligus memfasilitasi dalam pertukaran budaya, sehingga mereka dapat melakukan kegiatan bersama mahasiswa Indonesia. Di samping itu, mengingat banyaknya mahasiswa internasional maka tak salah jika dilakukan peningkatan kerja sama melalui pola peningkatan friendship dan networking. ‘’Tujuan pertama Inter-

national Student Day adalah untuk meningkatkan friendship di antara sekian banyak international student yang kita punya yang tergabung di masing-masing program, supaya mereka punya kesempatan bertemu, friendship dan networking,’’ tandas Ni Putu Sri Harta Mimba. Ia mengharapkan antara Indonesia student dan international student ada korelasi. Jadi, mereka ada kontak, karena juga dilakukan performance oleh Indonesia student dan mahasiswa internasional. Makanya dalam kesempatan ini diperkenalkan batik dan endek, supaya mereka tahu bahwa di Indonesia banyak yang unik, khususnya Bali dengan batik dan endeknya. Karena banyak mahasiwa luar negeri dari Belanda, Prancis, Swedia, Norwegia dan negara lainnnya. Jadi, dalam acara kemarin tak salah jika penyelenggara banyak menggunakan endek dan mereka yang termasuk international student. ‘’Ini sekaligus memperkenalkan budaya kita,’’ ujar Ni Putu Sri Harta Mimba sembari berharap international student yang hadir lebih mengenal tekstil Indonesia khususnya Bali seperti batik, endek dan kebaya. Acara International Student Day ini tidak berhenti sampai memperkenalkan tekstil Indonesia. Ke depannya akan dilakukan lebih meriah apalagi bertepatan dengan dies natalis. Nanti juga akan diadakan lomba antara Indonesia student dan international student. ‘’Intinya, kita perkenalkan tekstil, batik, kebaya, endek bahwa kita punya budaya yang unik. Kita harap mereka menghargai dan mencintai itu semua,’’ tambah Ni Putu Sri Harta Mimba. (ad1392)

BAWASLU Provinsi Bali, Rabu (25/4) kemarin melakukan sosialisasi soal pengawasan pemilu/pemilih di Kampus Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar. Acara ini kerja sama Bawaslu dengan FH Unmas dan Unmas, dihadiri unsur mahasiswa dan dosen. Tampil sebagai pembicara dari kalangan akademis yaitu Dr. Ketut Sukawati Lanang Perbawa, S.H., M.Hum., Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia, S.E., M.M. dan Komisioner Bawaslu Wayan Widyardana Putra, S.E. Acara dipandu Made Ariawan Payuse. Rektor Unmas diwakili WR I Dr. I Wayan Gede Wiryawan, S.H., M.H. berterima kasih Bawaslu mau turun ke Unams untuk memberi pencerahan soal Pilkada Bali. Informasi ini sangat penting bagi mahasiswa sebagai pemilih pemula sebelum menentukan pilihan kepada calon pemimpin Bali lima tahun ke depan, termasuk ikut serta berperan mengawasi pilkada yang jurdil. Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia memaparkan, pihaknya turun ke kampus untuk ikut mengajak mahasiswa berperan dalam pengawasan partisipatif. Hal ini sangat memungkinkan diperankan oleh mahasiswa untuk membantu Bawaslu menjadikan pilkada taat asas, proses dan aturan. Menurutnya, paslon sebenarnya diberikan hak untuk menyebarkan visi dan misi melalui brosur, pamplet atau baliho, namun ternyata jarang dilakukan lewat brosur padahal sudah diserahkan contohnya ke Bawaslu. Ia mengajak mahasiswa jangan mau tergoda dan dipengaruhi pilihannya di Pilgub Bali 2018. Ketahui kredibilitas dan program paslon terlebih dahulu. Bila perlu laporkan

SOSIALISASI - Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia saat memaparkan materi sosialisasi di Unmas Denpasar. ke Bawaslu jika ada yang melakukan intimidasi, memaksakan kehendak, apalagi dengan politik uang secara masif. Semua laporan akan diproses dengan ancaman paslon tersebut bisa didiskualifikasi. Ketut Rudia menyadari petugas Bawaslu sangat terbatas yakni hanya tersedia tiga orang di tiap kecamatan dan satu di desa, sehingga dipastian tak maksimal melakukan pengawasan. Di sinilah diperlukan model pengawasan partisipatif dengan masyarakat. Pengawasan partisipatif terus digalakkan guna mengajak WNI bersama melakukan pengawasan. Dengan demikian pilkada berjalan luber dan aturan yang tegas. Hanya dengan demikian proses demokrasi bisa dijaga. Ketua Bawaslu minta mahasiswa melaporkan jika menemukan PNS berpolitik praktis, sebab sanksinya sangat tegas. Yang sudah ditemukan ditunda dua tahun kenaikan gaji berkalanya. Makanya pilihlah sesuai hati nurani pemimpin Bali lima tahun ke depan. Pilihlah pemimpin yang menjadi panutan dan

berintegritas. Sebab, lima tahun mereka akan menguasai APBD. Apalagi 35 persen suara pemilih pemula sangat menentukan calon pemimpin Bali ke depan. Ketut Sukawati Lanang Perbawa dan Wayan Widyardana menambahkan, selama ini masyarakat hanya tahu KPU sebagai penyelenggara pemilu atau pilkada, padahal di dalamnya ada Bawaslu dan Dewan Kehormatan. Jadi, wajar Bawaslu mengajak mahasiswa ikut mengawasi proses dan hasil pilkada di Bali. Widyardana mengatakan, anak muda memiliki energi yang luar biasa. Gerakan anak muda akan menjadi gerakan sosial dan gerakan moral serta suatu saat nanti menjadi gerakan politik yang bisa mengubah apa saja. Mereka memiliki daya kritik dan idealisme tinggi. Hal ini perlu diperkuat di tengah isu bahwa anak muda cuek terhadap tahapan pilkada. Karena itu, Bawaslu sangat tepat melakukan pendekatan partisipatif. Apalagi 49 persen pemilih dari generasi milenial. (ad1393)

Minis Design Koleksi Felice Jewellery Dapatkan Mulai Rp 350 Ribu hingga Rp 2 Juta

KOLEKSI - Koleksi berlian Felice Jewellery. PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Kamis (26/4) ini hingga Minggu (29/4) mendatang di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas dengan desain terbaru siap menyambut para pencinta berlian di Bali. ‘’Dapatkan Minis Design Diamond yang dipadukan dengan emas putih, kuning, atau pink dengan harga promo mulai Rp 350 ribu

hingga Rp 2 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Ricky, saat dikonfirmasi Rabu (25/4) kemarin. Pihaknya juga menawarkan berlian dan batu–batu mulia. Berlian-berlian koleksi Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/ jamrud. Ricky menambahkan, berlian

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit atau dengan kartu kredit. Ia menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery, kata Ricky, tidak sekadar menjual emas dan berlian berkualitas. Pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. ‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelasnya. Bagi Anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (br1391)


INFO SEREMONIAL 5 28 April 2018, ’’Simakrama’’ Gubernur Fakultas Ekonomi Unhi Yudisium 288 Sarjana 53 Lulus ’’Cumlaude’’ di Gedung Wiswa Sabha Utama Kamis Umanis, 26 April 2018

PEMUNGUTAN suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dijadwalkan dilaksanakan 27 Juni 2018 mendatang. Mengingat pentingnya makna perhelatan demokrasi tersebut, Simakrama Gubernur yang akan digelar pada Sabtu (28/4) lusa di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, kembali mengangkat tema ‘’Mencari Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023’’. Informasi itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Rabu (25/4) kemarin. Lebih jauh diterangkannya, tema ini masih sangat relevan untuk diangkat dalam kegiatan simakrama. Menurut Dewa Mahendra, kehadiran sejumlah tokoh untuk menyampaikan harapan mereka terhadap sosok pemimpin Bali lima tahun ke depan membuktikan bahwa tema ini masih sangat menarik untuk didiskusikan. Untuk itu, Gubernur Pastika menyampaikan undangan terbuka kepada masyarakat untuk hadir pada pelaksanaan simakrama. Melalui kegiatan ini, peserta simakrama dapat menyampaikan berbagai harapan dan masukan terkait pesta demokrasi pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan berlangsung. Dewa Mahendra berharap pendapat yang disampaikan masyarakat melalui simakrama dapat menjadi catatan bagi sosok pemimpin yang nantinya terpilih. Sama seperti pelaksanaan simakrama sebelumnya, masyarakat yang ingin berpartisipasi diharapkan hadir pukul 08.00 Wita untuk proses registrasi. Acara akan dimulai pukul

I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. 09.00 hingga pukul 12.00 Wita. Simakrama bakal diakhiri dengan Puja Trisandya dan makan siang bersama. Sementara bagi masyarakat yang tidak berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut, dapat menyimak pelaksanaan simakrama melalui saluran Pro 1 RRI Denpasar 88,6 MHz atau menyaksikan langsung melalui live streaming di www.birohumas.baliprov. go.id. (ad1390)

FAKULTAS Ekonomi Universitas Hindu Indonesia (FE Unhi) kembali menggelar acara yudisium di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Rabu (25/4) kemarin. Sebanyak 288 lulusan sarjana dari dua program studi (prodi) dilepas dalam acara tersebut. ‘’Dari garba Mahawidya Bhawana Unhi lahir lagi 288 Sarjana Ekonomi yang sujana. Sebanyak 190 orang dari Program Studi Manajemen dan 98 orang dari Program Studi Akuntansi. Ini adalah jumlah terbesar dalam sejarah Yudisium FE Unhi,’’ ujar Dekan FE Unhi Dr. Dra. I G.A. Wimba, M.M. dalam sambutannya. Dekan I G.A. Wimba mengucapkan selamat kepada para yudisiawan yang telah berhasil menyelesaikan studinya. ‘’Selamat menyandang gelar Sarjana Ekonomi. Di pasar kerja, kalian akan menghadapi persaingan yang lebih kompetitif. Karena itu kalian harus lebih rendah hati, lebih cerdas, lebih punya rasa empati dan mawas diri, sehingga bisa beradaptasi dengan berbagai situasi yang dihadapi di tempat kerja. Kami juga berharap para yudisiawan mampu menjaga nama baik almamater,’’ katanya. Kepada orangtua atau wali mahasiswa, pihaknya mengembalikan para lulusan setelah menyandang gelar Sarjana Ekonomi untuk dididik kembali dalam ranah pendikan informal dan pendidikan nonformal, karena proses pendidikan sejatinya berlangsung seumur hidup. Yang membanggakan, dari 288 sarjana yang dilepas, 53 orang lulus dengan predikat pujian atau cumlaude, selebihnya lulus dengan predikat sangat memuaskan. Pada yudisium kali ini peraih IPK

YUDISIUM – Dekan FE Unhi Dr. dra. I. G.A. Wimba, M.M. (kiri) beserta jajaran foto bersama dengan lulusan terbaik pada acara yudisium. tertinggi dari Program Studi Akuntansi adalah Ni Luh Gede Intan Sri Devi dengan IPK 3,93 (cumlaude) dan dari Program Studi Manajemen I Gede Ega Riantama dengan IPK 3,99 (cumlaude). Di satu sisi, I G.A. Wimba mengatakan, peluang kerja di bidang manajemen dan akuntansi sangat terbuka luas. Dengan potensi yang dimiliki serta peluang yang ada, ia berharap lulusan FE Unhi mampu bersaing. Ia juga menghaturkan terima kasih kepada semua pihak atas partisipasinya demi terselenggaranya acara ini. Tak lupa dirinya mohon maaf yang sebesarbesarnya andaikata dalam penyelenggaraan acara ini ada tata laku dan katakata yang tidak berkenan di hati.

Saat prosesi yudisium, Dekan FE didampingi Wakil Dekan I Wayan Sudiana, S.E., M.Si., Ak., CA., Kaprodi Manajemen I Wayan Suartina, S.E., M.M., Kaprodi Akuntansi Sang Ayu Putu Arie Indraswarawati, S.E., M.Si., Ak., CA., Sekretaris Prodi Manajemen Ni Luh Adisti Abiyoga Wulandari, S.E., M.M. dan Sekretaris Prodi Akuntansi Ni Komang Sumadi, S.E., M.Si., Ak. Acara yudisium yang dimeriahkan hiburan Dadong Rerod Cs. dihadiri Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Dr. Dewa Made Budiana, Wakil Rektor II Unhi Dr. Putu Kawiana, Rektor III Dr. Wayan Muka, Asdir I Pascasarjana Unhi Dr. Wayan Budi Utama dan para dekan di lingkungan Unhi. (ad1387)

Harris Rider Community

Gelar ’’Fun Touring’’ dan Bakti Sosial di Karangasem dan Kintamani BERSAMA - Kadinkes Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni foto bersama dengan peserta lomba dokter kecil dan pembina, Rabu (25/4) kemarin.

Lomba Dokter Kecil

Dinkes Klungkung Dorong Sekolah Jadi Pangkal PHBS

PENERAPAN Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terus menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klungkung. Sasarannya juga langsung merujuk pada tingkat anakanak. Mewujudkan ini, salah satunya ditunjukkan melalui lomba dokter kecil yang nantinya bisa menjadi promotor kesehatan di setiap sekolah. Acara yang diikuti delapan peserta ini berlangsung Rabu (25/4) kemarin. Peserta yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tersebut perwakilan dari Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. Mereka sebelumnya dibina oleh puskesmas dan diberikan pengetahuan tentang pola hidup sehat dan cara-cara penanganan pasien, seperti Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). ‘’Masing-masing kecamatan diwakili dua orang. Itu anak-anak SD,’’ ungkap Kepala Dinkes Klungkung dr.

Ni Made Adi Swapatni. Mantan Direktur RSUD Klungkung itu menyebutkan, para peserta merupakan generasi penerus bangsa. Mareka harus diberikan pendidikan supaya menjadi sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Kesehatan menjadi salah satu hal yang patut diperkenalkan. ‘’Lomba dokter kecil ini bagian dari pembentukan perilaku budaya bersih dan sehat terhadap peserta didik,’’ jelasnya. Pencegahan penyakit tak hanya cukup satu arah dari petugas melalui penyuluhan, namun harus ada peran bersama. Peserta memiliki peran strategis sebagai promotor kesehatan di tingkat sekolah. ‘’Anak-anak ini bisa ikut menanamkan pola hidup sehat kepada dirinya dan orang lain terutama yang ada di sekolah,’’ katanya. Swapatni menyatakan lomba diadakan untuk merangsang dan menambah

pengetahuan anak tentang keterampilan bidang kesehatan. Yang menjadi pemenang akan mewakili kabupaten ke tingkat provinsi. ‘’Untuk meningkatkan pemahaman mereka, peran puskesmas dan guru juga sangat diperlukan. Kami harapkan ini bisa terus berjalan,’’ tandasnya. Seorang peserta, Putu Dripta Setya Yana, mengaku sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba ini sejak dua minggu lalu. ‘’Sudah siap untuk ikut,’’ ucapnya. Siswa SDN 3 Lembongan, Nusa Penida ini tertarik menjadi peserta karena ingin menjadi dokter. ‘’Itu cita-cita,’’ imbuhnya. Pada lomba yang berlangsung di Kantor Dinkes Klungkung, peserta harus mengikuti tes akademik, kesehatan jasmani, antropometri, P3K, P3P, pemilihan gizi dan penyuluhan. Seluruhnya berjalan baik dan peserta cekatan menjawab tim penilai. (ad1389)

Tak Mampu Penuhi Target

Kepala Pasar Kayuambua Diganti

Bangli (Bali Post) Sikap tegas diambil Bupati Bangli Made Gianyar. Akibat gagal memenuhi target retribusi yang telah ditentukan, Kepala Pasar Kayuambua, Susut, I Wayan Sukarma, secara resmi diberhentikan dan digantikan oleh I Wayan Oka Adnyana. Pergantian itu ditandai penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Bangli Nomor 510/274/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Petugas Pengelola Pasar Kayuamba yang digelar di ruang rapat Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli, Rabu (25/4) kemarin. Bupati Made Gianyar mengatakan, pergantian ini merupakan bagian dari evaluasi dan penyegaran. Menurutnya, siapa pun kepala pasar yang tidak mampu mencapai target retribusi minimal 80 persen pasti akan diganti. Untuk itu, pihaknya meminta Kepala Pasar Kayuambua yang baru termasuk kepala pasar lainnya, agar bekerja lebih baik. Ia juga menekankan mulai sekarang pengelola pasar harus memikirkan bagaimana menata pasar agar lebih baik. ‘’Pedagangnya ditata, kebersihan dan keamanan harus dibenahi. Jangan sampai pasar tradisional menjadi kumuh dan kotor. Jika pasar sudah ditata dengan baik, pembeli yang datang merasa nyaman

dan senang,’’ ucapnya. Dipaparkannya, kepala pasar yang baru harus memikirkan inovasi agar target 100 persen retribusi bisa tercapai. Kalau target retribusi tercapai, pihaknya tidak akan melakukan pergantian kepala pasar lagi. ‘’Kalau tahun ini target 100 persen tercapai, pada 2019 kepala pasar pasti aman. Namun jika tidak memenuhi target, harus siap-siap akan diganti. Bila perlu langsung sampaikan surat pengunduran diri. Jadi, tidak perlu lagi bupati menandatangani SK pemberhentian,’’ tegasnya. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya sengaja mengundang semua kepala pasar di Bangli untuk hadir dalam acara ini agar semua tahu dan mengerti bahwa evaluasi ini tidak ada hubungannya dengan suka atau tidak suka termasuk politik. Ini sekaligus menjadi peringatan bagi kepala pasar yang baru termasuk yang lainnya, agar bekerja lebih baik untuk kemajuan Bangli. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli Nengah Sudibia menambahkan, dari target retribusi 2017 sebesar Rp 362.761.962,75, yang tercapai hanya Rp 245.447.000 atau 75,09 persen. ‘’Tidak terpenuhinya target retribusi tentu menjadi pertimbangan utama Bapak Bupati untuk

mengganti Kepala Pasar Kayuambua,’’ ujarnya. Sudibia juga mengimbau pengelola pasar agar tidak hanya berorientasi mengejar target retribusi, tetapi juga perlu memperhatikan tugas lain seperti memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pedagang dan konsumen di pasar. (kmb41)

KOMUNITAS Motor ‘’Harris Rider Community’’ yang merupakan perkumpulan para rider dari karyawan Tauzia Hotels di Bali, menggelar Fun Touring dan Bakti Sosial di Desa Muncan, Kecamatan Selat (Karangasem) dan Kintamani (Bangli), Minggu (22/4) lalu. Start dari Harris Hotel Sunset Road Bali, ratusan Harris Rider Community yang dipimpin Xavier Droin selaku Chief Operation Officer dari Tauzia Hotel Management dan Cluster General Manager dari Tauzia Bali Hotels, Nyoman Wirayasa, langsung menuju Banjar Adat Abian Bambang, Banjar Dinas Yangapi, Desa Muncan, untuk melakukan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan. Bantuan berupa sembako dan uang tunai diberikan kepada keluarga Ni Nyoman Suti (79), disaksikan oleh Kepala Dusun Banjar Dinas Yangapi I Wayan Sumirta. Keluarga Ni Nyoman Suti merupakan salah satu keluarga kurang mampu di Desa Muncan. Selain itu, dua orang anaknya yaitu I Nyoman Suda (48) dan I Ketut Kicekan (47) menyandang disabilitas sejak lahir. Bahkan, I Ketut Kicekan tubuhnya tidak bisa digerakkan dan hanya tidur di tempat tidur yang tidak layak. ‘’Saya ucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan oleh Harris Rider Community. Mudahmudahan amal dari kebaikan saudara semua ada imbalan dari Yang Maha Kuasa. Pemerintah juga sudah memberikan bantuan berupa beras miskin sewajarnya kepada keluarga Suti. Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih kepada Harris Rider Community yang sudah peduli terhadap masyarakat kami,’’ ucap Sumirta. Nyoman Wirayasa mengatakan, kegiatan fun touring dan bakti sosial ini tercetus dari hobi para karyawannya yang suka touring naik sepeda motor. Sebagai pimpinan manajeman hotel, aspirasi ini diserap sebagai ajang untuk berkumpul di sela-sela

FUN TOURING - Harris Rider Community berfoto bersama anak-anak Yayasan Taman Hati Kintamani pada acara Fun Touring dan Bakti Sosial, Minggu (22/4) lalu. kesibukan masing-masing di hotel. Agar touring yang dilakukan bermakna, tercetus ide untuk melakukan kegiatan sosial berupa pemberian bantuan kepada masyarakat kurang mampu di desa-desa terpelosok di Bali. Ia berharap kegiatan sosial yang dilakukan ini bisa menggugah hati nurani karyawan untuk berempati kepada yang membutuhkan. Baginya, bisnis tidak hanya sebatas mencari keuntungan, tetapi juga harus peduli dan memperhatikan lingkungan

yang ada di sekitar, termasuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. ‘’Kegiatan ini akan terus kami lakukan. Setidaknya tahun 2018 ada empat kali kegiatan serupa, belum termasuk penanaman mangrove, pelepasan tukik, buka puasa bersama dengan anak yatim dari panti asuhan. September nanti, kami akan lanjut melakukan bakti sosial serupa di Singaraja. Kami harus survei terlebih dahulu, sehingga masyarakat yang

menerima bantuan dari kami benar-benar yang membutuhkan supaya apa yang kami lakukan tepat sasaran,’’ pungkas Wirayasa. Setelah selesai memberikan bantuan di Desa Muncan, kegiatan fun touring dan bakti sosial dilanjutkan ke Kintamani. Di sini, Harris Rider Community memberikan bantuan donasi kepada anak-anak di Yayasan Taman Hati. Acara berikutnya pengundian hadiah doorprize kepada peserta fun touring dan bakti sosial. (ad1388)


OPINI

6

Kamis Umanis, 26 April 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Jangan Ada Kompromi Penegakan Hukum SEPERTI biasa, ada harapan yang muncul ketika suatu kasus besar sudah masuk ke ranah vonis. Harapan itu adalah, proses hukum itu tidak berhenti sampai di situ. Namanya saja kasus besar dan menyita energi serta perhatian banyak kalangan, tentu tidak semudah itu kasus itu akan menemui titik akhirnya. Tidak semudah itu pula, suatu perbuatan dilakukan sendiri. Terlebih itu sebuah perbuatan melawan hukum yang sangat signifikan efek serta akibatnya bagi negara. Tentu Setya Novanto tidak sendiri. Diharapkan akan muncul nama lain yang memperjelas kasus ini seperti apa. Tentunya harapan ini sangatlah wajar. Penegakan hukum mesti dilakukan setuntas-tuntasnya. Meskipun sering kali tidak sesuai harapan. Akan tetapi, paling tidak rakyat masih berharap bahwa akan ada hal-hal yang di luar ‘’kebiasaan’’ di mana akan ada deretan nama penting lain yang ikut tersangkut dan menanggung akibatnya. Apakah Setya Novanto akan mau menanggung hal ini sedirian? Hanya dia yang tahu dan para penasihat hukumnya. Kita lihat saja nanti bagaimana perkembangan selanjutnya. Yang pasti, ini adalah salah satu contoh lagi. Penegakan hukum tidak akan mengguncangkan sendi-sendi hukum itu sediri. Hal ini sangatlah wajar mengingat ada beberapa pernyataan beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa jika kasus ini diusut tuntas akan membuat suasana chaos. Jadi, seperti apa nanti keributan yang ditimbulkannya? Kalaupun ada, itu tidak akan sampai mengganggu jalannya pemerintah. Tidak akan melemahkan pelayanan serta jalannya sebuah proses bernegara. Ini sebuah kasus besar yang ditengarai melibatkan juga orang-orang besar. Baik di partai politik maupun birokrasi. Prinsipnya sudah jelas. Hukum agar ditegakkan. Tidak pandang bulu. Tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Ini sebenarnya sebuah test case lagi bagi pemerintahan Jokowi di bidang hukum. Bahwa tidak selamanya pelaku pelanggaran yang menyangkut petinggi sebuah organisasi bisa bernapas lega kalau berhadapan dengan hukum. Untuk kasus apa pun. Semuanya memang harus begitu. Kalau penegakan hukum ini benar-benar tuntas, tentu sebuah prestasi tersendiri bagi pemerintah apalagi kalau kemudian diikuti langkah langkah selanjutnya. Yakni seperti memiskinkan serta mencabut hak-hak politiknya. Tentu akan sangat berdampak kepada siapa pun yang akan coba- coba merongrong kewibawaan negara dalam bentuk segala macam kejahatan. Juga kejahatan narkoba. Hukumannya harus sangat- sangat berat. Ini menyangkut nasib generasi penerus. Bisa habis generasi ini kalau pemerintah tidak berbuat tegas. Juga para koruptor. Pemiskinan adalah hal yang mutlak. Jangan lagi ada para koruptor yang setelah keluar bui ikut nyalon lagi dengan segala kemampuan keuangannya. Apakah pemerintah berani bertindak tegas serta keras. Keras dalam artian masih dalam koridor hukum. Sekali lagi semoga pengusutan kasus E-KTP ini tidak hanya berhenti di sosok Setya Novanto. Tentunya KPK sudah punya simpanan-simpanan jurus baru lagi untuk mengungkap tabir ini lebih jauh dan lebih dalam. Semoga saja.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Mohon Penjelasan Terkait Gelar Tanggal 1 April, Bali Post menurunkan berita “Mangku Ketut Wijaya Kusuma Didiksa’’. Kini, Jadi Ida Hyang Bhagawan Eka Dang Acarya Narendra. Pada uraian berikutnya tertulis, setelah madwijati, sang diksita I Ketut Wijaya Kusuma, yang berhenti menjadi dosen FEB Unud, diberi gelar Ida Hyang Bhagawan Eka Dang Acarya Narendra, dan istrinya A.A. Mas Agung Suryaningsih bergelar Ida Hyang Bhagawan Sri Yogi Maha Swari. Dilandasi oleh pengetahuan saya yang serbaterbatas dan rasa ingin tahu yang tulus, saya ingin mengajukan pertanyaan (semoga direspons sebagaimana adanya) yaitu (1). Kenapa setelah yang bersangkutan di-diksa lalu diberikan gelar seperti itu? (2). Siapa yang memberikan gelar? (3). Sejatinya, di mana letak perbedaan antara Ida Hyang, Ida Pandita, Ida Pinandita, Jro Empu, Sulinggih, dan Ida Pedanda? Jawaban atas tiga pertanyaan ini, saya yakin akan berimbas juga kepada pembaca lain yang kondisinya sama dengan saya (awidya). Terima kasih. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Hukuman Novanto untuk Negara, Masyarakat, dan Pemerintah Dijatuhkannya hukuman 15 tahun kepada Setya Novanto oleh hakim ditanggapi oleh banyak orang dengan beragam. Dengan dijatuhkannya hukuman, sudah jelas dia bersalah. Akan tetapi, sebagian mengatakan bahwa hukuman itu tidak cukup. Hukuman seumur hidup mungkin menjadi ganjaran yang cukup baginya yang telah mengkorup demikian banyaknya uang negara. Tetapi ada juga yang menyebutkan bahwa hukuman itu cukup baginya dan akan mampu memberikan pelajaran, bukan saja kepada dirinya sendiri, juga kepada politisi yang lain. Banyak politisi Indonesia yang diduga melakukan korupsi. Termasuk juga calon kepala daerah yang kini bercuap-cuap melakukan kampanye menjelang pilkada serentak. Bagaimanapun, hukuman yang dijatuhkan tersebut sesungguhnya telah memberikan sinyal positif bagi Indonesia, baik sebagai negara, rakyat maupun pemerintah.

Oleh I Nyoman Wijana

S

ebagai negara, Indonesia telah berhasil menindak salah satu warganya yang dipandang paling licin dalam mengendalikan kasus termasuk juga mengendalikan politik negara Indonesia. Dalam konteks kenegaraan, kelicinan warga yang pintar berkelit dari kasus ini berbahaya karena pasti merugikan reputasi negara. Secara filosofis negara merupakan daulat tertiggi dari warga negara, juga bagi bangsa. Karena itu, tidak boleh negara sampai lolos dalam menegur dan menertibkan warganya (melalui pemerintah). Jika negara sampai gagal mengatasi kasus warganya, maka negara akan kalah wibawa. Pasti kemudian ini akan merosot prestisenya jika berhadapan dengan negara lain. Kemerosotan prestise akan membawa kemerosotan pengakuan, dan pasti akan mengalami kesulitan dalam pergaulan internasional. Secara ekonomi, perusahaan transnasional tidak akan berani terlalu banyak berinvestasi karena ketakutan akan jaminan

dan kepastian hukum di negara tersebut. Jika negara itu tidak mampu menangani persoalan (kesalahan) yang dilakukan warganya, bagaimana mungkin negara itu akan mampu menjamin keamanan bagi perusahan lain, yang notabene membawa berbagai perangkat manusia, teknologi, dan juga budaya masuk ke negara tersebut. Dengan keberhasilan memproses pengadilan Setya Novanto, ini merupakan keberhasilan negara dalam mengatasi warganya yang nakal. Tidak boleh kenakalan tersebut sampai memberi cap negatif kepada negara (dalam hal ini Indonesia). Tentu saja kemudian, keberhasilan ini akan memberikan semangat dan inspirasi kepada penanganan kasus-kasus lain yang mengindikasikan kenakalan warga. Jadi, siapa pun warganya yang nakal, negara harus menindak. Penghukuman Setya Novanto telah memberikan pesan kepada warga masyarakat bahwa negara akan mengajar warganya yang nakal, bagaimanapun proses tersebut berlangsung pelik dan melelahkan. Kita

dapat bagaimana peliknya kasus yang menimpa Setya Novanto dan bagaimana lamanya durasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Indonesia, dalam hal ini, adalah negara yang sabar. Dalam konteks pemerintahan, penjatuhan hukuman ini memberikan sinyal positif tidak saja di pusat tetapi juga ke daerah, bahkan juga ke pelosok-pelosok. Setya Novanto sebelunya adalah aparatur pemerintah. Bahwa ia diadili sebagai tersangka korupsi, itu menandakan bahwa aparatur pemerintah Indonesia, bahkan yang paling puncak (sebagai ketua parlemen Indonesia) telah melakukan korupsi. Ini secara jelas telah menodai prinsip good government (pemerintah yang baik). Jika pemerintah tidak bisa baik, bagimana mungkin akan mampu membuat good governance (melakukan pemerintahan yang baik). Maka, penjatuhan hukuman ini, meski hanya 15 tahun tetap memberikan kontribusi positit kepada pemerintah. Wakil Presiden Yusuf Kalla

dikutip mengatakan bahwa hukuman yang dijatuhkan kepada Setya Novanto akan memberikan efek pembelajaran kepada aparat pemerintah yang hendak melakukan korupsi. Apa yang dikatakan itu adalah benar. Selama ini, korupsi di Indonesia sangat sulit diberantas dan bahkan terkesan tidak mempunyai rasa malu karena selalu berulang terjadi pada aparat pemerintahan. Pembelajaran ini tidak saja kepada anggota legislatif tetapi juga eksekutif. Dengan demikian, hukuman ini harus menjadi pembelajaran bagi kepala daerah yang masih berkuasa dan calon kepala daerah yang kini sedang melakukan kampanye untuk pemilihan kepala daerah. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi telah mengatakan bahwa cukup banyak calon kepala daerah yang dinyatakan terindikasi melakukan korupsi. Inilah yang harus diperhatikan oleh mereka yang hendak mempromosikan diri menjadi calon kepala daerah. Bagi aparat pemerintah yang bergerak di bidang hukum, entah hakim, lembaga pengadilan sampai kejaksaan, hukuman ini akan memberikan cambuk yang lebih luas untuk bekerja, melakukan pemberantasan korupsi kepada pejabat mana pun di Indonesia. Termasuk juga dalam hal ini adalah menyeret mereka yang ikut-ikutan mendompleng Setya Novanto. Jika gembongnya saja sudah berhasil ditangkap, maka kurcaci anak buahnya harus juga mampu ditangkap dan diadili secara terbuka kepada umum. Pada tingkat masyarakat, penjatuhan hukuman ini memberikan hiburan tersendiri. Bagaimanapun tingkah polah Setya Novanto sering diapresiasi

lucu (sebagian menyebutnya aneh, bahkan memalukan) oleh masyarakat. Mulai kasus papa minta saham, sakit yang sepertinya direkayasa, tabarakan (yang juga terkesan direkayasa) sampai dengan kata-kata “bakpao” itu menimbulkan kelucuan yang menempatkan masyarakat sukar bersikap (antara menertawai, jengkel, dan gemas) terhadap perilakunya. Kini setelah hukumannya dijatuhkan, rakyat merasa menang karena segala kelucuan yang dibuat oleh Setya Novanto dulu itu, seolah melecehkan masyarakat. Mereka seolah dipandang bodoh, tidak tahu hukum, sampai diperolok seperti itu. Maka, rakyat kini merasa menang dan merasa optimis dalam memandang kasus-kasus seperti ini pada masa mendatang. Artinya, rakyat percaya bahwa aparat hukum Indonesi aakan mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Selanjutnya, ini akan memberikan rasa bangga kepada aparat pemerintah dan akhirnya bangga berbangsa dan bernegara Indonesia. Tentu saja dengan kasus seperti ini masyarakat juga berharap kepada para calon pemimpin kepala daerah agar bisa kapok terhadap perilaku-perilaku buruk politisi. Dari kasus ini diharapkan masyarakat benar-benar serius dan secara tajam memerhatikan kampanye yang dilakukan oleh para calon kepala daerah yang kini sedang gencar-gencarnya turun sampai ke desa-desa untuk memperkenalkan programnya. Masyarakat harus hati-hati dan waspada dengan bebagai bualan kecap dari para calon kepala daerah agar tidak tertipu dalam mencoblos dalam pemilihan mendatang yang hanya tinggal dua bulan dari sekarang.

Tenaga Kerja yang Tertukar Sungguh memprihatinkan. Karpet merah telah digelar oleh Presiden Joko Widodo bagi para tenaga kerja asing (TKA). Pasalnya, Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang penggunaan TKA. Alasannya, guna peningkatan investasi dan perbaikan ekonomi nasional. Sebelum lebih dalam memahami tujuan penggunaan TKA. Tidak ada salahnya bila kita melihat bagaimana nasib tenaga kerja lokal di Indonesia. Sudahkah selama ini hak haknya terpenuhi dengan layak? Coba kita menilik jumlah pengangguran di negeri ini. Kepala BPS Kecuk Suharyanto mengatakan, dalam setahun terakhir, ada penambahan pengangguran 10.000 orang. Bagaimana bila TKA datang ke negeri ini, jika tenaga kerja lokal tidak memiliki daya saing? Siap-siap angka pengangguran tidak menutup kemungkinan bisa bertambah. Tidak akan berkorelasi penggunaan TKA ini pada perbaikan ekonomi nasional, bila ujung-ujungnya akan menjadikan angka pengangguran bertambah. Alih-alih pening-

Oleh B. Cindi Yuniarti, S.Pd. katan investasi, justru penggunaan TKA akan menjadikan adanya persaingan yang tidak sehat. Walaupun berada pada posisi jabatan yang sama, gaji TKA jauh lebih besar dibandingkan dengan tenaga kerja lokal. Hal tersebut pernah dinyatakan oleh Ketua Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Jawa Tengah, Nanang Setyono. Belum hilang dalam ingatan kita bentrok yang terjadi antara supir taksi online dan konvensional, atau tentang bagaimana nasib TKI di luar negeri. Seringnya mereka pulang dengan kekecewaan atau bahkan pulang tinggal nama. Mengapa tidak mencari kesejahteraan di negeri sendiri? Belum selesai masalah internal pengaturan tenaga kerja di negeri ini, kini harus ditambah lagi dengan adanya TKA yang diberikan ruang masuk yang mudah ke negeri ini. Padahal negara harusnya memastikan terlebih dahulu

apakah setiap warga negaranya sudah mendapatkan pekerjaan dengan mudah dan dengan gaji yang layak? Jika sulit mendapatkan kerja, bagaiamana solusinya agar menjadi mudah. Dalam hal ini negara bisa memberikan lapangan kerja, misalnya. Bila kemampuannya kurang, bagaimana agar punya kemampuan yang lebih. Negara bisa meningkatkan kualitas tenaga kerja sejak masih dalam proses pendidikan, atau pembekalan tenaga kerja. Jika tenaga kerja lokal belum mendapatkan perhatian yang demikian, lantas TKA dibiarkan masuk, tentunya ini akan berakibat pada tergesernya hak-hak pekerja lokal. Wajar kalau nantinya akan tertukar, yang seharusnya menjadi hak rakyat (pekerja lokal) justru diambil oleh pekerja asing. Dalam ajaran Islam penguasa diperintahkan untuk menciptakan lapangan kerja bagi rakyatnya. Di samping itu, negara juga memotivasi

rakyatnya untuk bekerja. Contohnya Rasulullah SAW pernah memerintahkan seorang sahabat “Belilah makanan dengan satu dirham kemudian berikan kepada keluargamu, dan belilah kapak kemudian bawalah kepadaku.” Kemudian orang tersebut membawanya kepada beliau, lalu Rasulullah mengikatkan kayu pada kapak tersebut dengan tangannya kemudian berkata kepadanya: “Pergilah kemudian carilah kayu dan juallah. Jangan sampai aku melihatmu selama lima belas hari” … (HR. Abu Dawud & Ibnu Majah). Jika kita pahami, maka betapa beruntungnya rakyat yang penguasanya benarbenar memerhatikan hakhaknya, hingga memudahkan rakyat melaksanakan kewajibannya semisal beker ja unt uk m enca ri na fka h. Sesungguhnya pemimpin itu yang patut dirindukan. Bukan pemimpin yang membiarkan rakyat bertarung sendiri melawan sulitnya hidup dan mencari penghidupan.

POJOK

Petani Bali selalu mendapat ‘’angin segar’’ saat kampanye.

- Setelah itu, ditinggalkan. *** Kata Bupati Badung, bumi keris siap terima banyak wisman. - Asalkan tak murahan. *** Dinilai positif pertemuan Presiden Jokowi dengan PA 212. - Tergantung yang menilai.

Penulis, tinggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Kamis Umanis, 26 April 2018

7 TABANAN Polres Jaga Kondusivitas Pilgub Ditandai Penandatanganan Deklarasi

Bali Post/kmb28

PILGUB DAMAI - Penandatanganan kesepakatan bersama Relawan Kebo Iwa dan AMPG Kabupaten Tabanan dalam menciptakan pilgub damai di wilayah hukum Polres Tabanan.

Tabanan (Bali Post) Beragam cara dilakukan jajaran Polres Tabanan menciptakan suasana damai dan aman selama masa tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Juni mendatang. Salah satunya Sat Intelkam Polres Tabanan merangkul relawan masing-masing paslon. Mereka diajak bersama-sama menciptakan pilgub berjalan damai di Tabanan. Kesepakatan ini diperkuat dengan penandatanganan deklarasi oleh kedua relawan perwakilan paslon masing-masing yang dihadiri Kasat Intelkam Polres Tabanan AKP I Komang Subakti beserta jajarannya, Rabu (25/4) kemarin. Dari pihak paslon KBS-ACE diwakili Relawan Kebo Iwa yang dikomandoi I Ketut Sutama. Sedangkan paslon Mantra-Kerta diwakili AMPG Golkar yang dikomandoi I Gusti Agung Gede Candra Gautama. Dalam kesepakatan yang ditandatangani kedua belah pihak itu berisi enam poin kesepakatan yang harus mereka taati, jika tidak ingin berurusan dengan jalur hukum. Salah satunya berpartisipasi memelihara

keamanan, ketertiban, dan kelancaran semua kegiatan tahapan Pilgub Bali 2018. Antara lain menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif, melakukan upaya pengamanan internal terhadap massa, yang menjadi pendukung masing-masing paslon. Kasat Intelkam Polres Tabanan AKP Komang Subakti usai acara itu mengatakan kerja sama semacam itu sudah dilakukan di stakeholder terbawah sampai tim pemenangan. Sebab, tim pergerakan relawan itu juga diikutsertakan dalam tahapan kampanye khususnya terkait pengumpulan massa. Upaya semacam ini, kata Subakti, untuk mengantisipasi semua bentuk kegiatan yang melibatkan massa. Dengan semakin dekatnya pelaksanaan pilgub tahun 2018 ini, diharapkan kepada para relawan itu tetap berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. “Kami berharap tidak mengakses maraknya informasi hoax, isu SARA, dan ujaran kebencian di medsos, apalagi memviralkannya. Sebab, hal seperti itu bertentangan dengan UU ITE,” ujarnya. (kmb28)

Perpendek Birokrasi

Aparatur Tiap Kecamatan Dilatih Siskeudes Tabanan (Bali Post) Aparat desa sering menemui kesulitan di lapangan terkait pengelolaan dana desa. Mekanismenya, ketika menemui permasalahan perangkat desa biasanya akan datang ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) untuk melakukan konsultasi. Di sisi lain, SDM di DPMD masih sangat terbatas, sehingga terkadang belum bisa memberikan solusi akibat ada kesibukan. Nah, untuk memudahkan konsultasi sekaligus memangkas birokrasi, sejumlah staf di tiap kecamatan kemudian dilatih siskeudes. Nantinya desa cukup konsultasi ke tingkat kecamatan, ketika ada masalah. Praktis mereka tidak perlu jauh lagi ke DPMD. Selama tiga hari ke depan sejak Rabu (25/4) kemarin, para aparatur kecamatan diberikan bimbingan teknis (bimtek) tentang pengelolaan keuangan desa berbasis aplikasi siskeudes dari BPKP Bali. “Camat sendiri bertindak selaku verifikator APBDes. Karena itu, kami harus mentransformasi pengetahuan itu agar kompetensi mereka bertambah. Selain camat, aparat pedamping di kecamatan juga ikut dilatih,” ucap Kepala DPMD Tabanan Roemi Liestyowati. Melalui pelatihan semacam ini, mantan Kadis Kehutanan Kabupaten Tabanan ini berharap kepada aparat desa dalam melakukan pengelolaan dana desa, merasa nyaman. Karena mereka difasilitasi dan didampingi baik itu oleh aparatur kecamatan maupun pendamping desa tingkat kecamatan. Perwakilan dari BPKP Bali, Mashudi, mengatakan bimtek

bagi aparatur kecamatan ini merupakan rangkaian rekomendasi atas hasil implementasi siskeudes di Tabanan. Kecamatan selaku perpanjangan tangan kabupaten diharapkan memberikan bimbingan dan arahan terhadap implementasi siskeudes di desa. “Kasihan kalau mereka yang ada di wilayah Kecamatan Selemadeg, Pupuan, ataupun Baturiti harus bimbingan ke kabupaten, kalau di tingkat kecamatan memang sudah disiapkan, pastilah jauh lebih baik,” terangnya. Kecamatan sudah seharusnya melakukan pemantauan atau monitoring terhadap wilayah desa terkait penge-

tidak lagi seperti pembukuan manual,” ujarnya. (kmb28)

Zat Berbahaya Makanan Diperiksa Tabanan (Bali Post) Setelah sempat vakum dua tahun karena kerusakan alat, tahun 2018 ini Dinkes kembali menurunkan program pemeriksaan makanan yang ditengarai mengandung zat-zat berbahaya pada makanan yang beredar di masyarakat. Sebagai action awal tahun 2018 ini, pemeriksaan dilakukan di kantin SMK 3 Tabanan dan SMK Triatmajaya, Rabu (25/4) kemarin. Adapun zat berbahaya pada makanan yang diperiksa adalah formalin, borax, rodhamin, dan metil yellow. Hasilnya dari pemeriksaan yang dilakukan di dua SMK ini semuanya negatif.

lolaan keuangan desa. Siskeudes itu merupakan satu sarana membantu tertibnya administrasi dari pengelolaan administrasi desa. Di dalam aplikasi siskeudes sudah terpasang alat pengendalian (bahwa aplikasi itu bisa dijalankan dengan kendali tertentu misal RPJMD dan APBDes desa sudah dimasukkan, waktu mengamprah tidak bisa melebihi anggaran) sehingga pelaksanaannya terkontrol sendirinya. ‘’Kedua aplikasi itu memang memudahkan, sekali entri saja. Laporannya kemudian tinggal ngeprint saja. Jauh dimudahkan,

Artinya, makanan yang dijual di kantin sekolah itu tidak ada yang mengandung zat berbahaya. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan kegiatan yang didanai APBD Tabanan itu juga selanjutnya akan menyasar kantin sekolah-sekolah lainnya di seluruh Tabanan. ‘’Pemeriksaan juga akan diperluas ke pasar-pasar utamanya penjual bahan makanan yang rentan ditambahkan zat bahan berbahaya seperti ikan asin ataupun tahu juga bakso,’’ ujar Suramika. Memang sempat pemeriksaan vakum dua tahun. Namun selama vakum pemeriksaan dilakukan oleh BPOM sendiri. Setelah alat-alat diadakan,

maka Dinkes, kembali mengagendakan program pemeriksaan mulai 2018 ini. Tugas Dinkes itu kata Suratmika, membantu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga jangan sampai masyarakat mengonsumi makanan yang mengandung bahan maupun zat berbahaya. Apabila dalam perjalanan pemeriksaan itu ditemukan hasil yang positif, kata Suratmika, langkah yang diambil Dinkes, tidak langsung ke ranah hukum, melainkan sifatnya masih pembinaan. ‘’Jika ditemukan hasil positif, maka kita tidak menindak tetapi hanya membina. Sinergi selalu dijalin dengan BPOM, dalam menentukan hasil pemeriksaan itu,’’ ujarnya. (kmb24)

Calonarang Pamurub Tattwa Ajian Geni Astra

’’Watangan’’ Dibakar Tanpa Luka Bakar Aksi spektakuler digelar Pasraman Cakra Ca Buana di Banjar Temuku Aya, Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur Selasa (24/4) malam, yakni pementasan Calonarang Pamurub Tattwa Ajian Geni Astra Watangan Mebakar. Tidak pelak, pentas Calonarang itu mampu menyedot perhatian ribuan masyarakat. Bahkan, para penonton sudah mulai berdatangan sejak pukul 19.00 Wita. Mereka berasal dari berbagai daerah. Tujuannya hanya memuaskan rasa ingin tahu dengan cara menonton Calonarang watangan dibakar hidup-hidup itu dari jarak dekat. Bagaimanakah serunya pertunjukan Calonarang itu? TEPAT pukul 01.00 Wita, proses watangan dibakar itu dimulai. Pertunjukan diawali pengarakan bangke matah dari perempatan selatan Pasraman Cakra Ca Buana sejauh 200 meter dari lokasi pementasan. Figur yang menjadi bangke matah itu adalah I Ketut Suwitna (45). Dia sekaligus sisya dan juga Ketua Pasraman Cakra Ca Buana. Prosesi lebih menegangkan ketika bangke matah itu diletakkan di tengah panggung beralaskan besi yang sudah disiapkan. Sebelum dibakar, watangan itu dimandikan dan diberikan perlengkapan upakara. Saat itu, Guru Pasraman Cakra Ca Buana juga mengundang leak. Setelah proses itu selesai, bangke matah itu ditutup dengan kereb yang sudah berisi rerajahan. Watangan itu juga disiram bensin kemudian dibakar lebih dari lima menit. Banyak penonton takjub watangan itu dibakar. Apalagi setelah watangan ‘’Ketut Suwitna’’ yang dibakar itu selamat. Bahkan, tanpa mengalami luka bakar sedikit pun. Usai upacara tersebut, Ketut Suwitna pun dibangunkan dari tidur alam bawah sadarnya oleh Guru

Nabe Guru Pasraman Cakra Ca Buana I Bagus Putu Budi Adnya. Ditemui usai pementasan, Ketut Suwitna mengaku jika dirinya tidak merasakan sakit apa pun. Bahkan, kondisi badannya normal-normal saja. Meski demikian, ia mengaku sempat merasa sedikit panas pada tangan kiri pada awal ketika disulutkan api itu. Namun, hanya beberapa detik. “Saya tidak merasakan apa-apa selanjutnya. Hanya merasa badan sulit bergerak selain berat bernapas. Saat itu, tidak bisa berbuat apaapa,” ucapnya. Yang ada dalam pikiran Suwitna, ada keyakinan selain memasrahkan diri. Dengan dasar keyakinan, dia mempercayai akhirnya memang semua berjalan baik. “Banyak doa untuk saya, sehingga semua bisa berjalan lancar,” katanya. Tidak ada ritual khusus dijalani jadi bangke matah pada pementasan Calonarang yang cukup ekstrem ini. Kata Suwitna, dirinya hanya kerap melakukan persembahyangan serta belajar Tattwa Ajian Geni Astra sejak tiga bulan sebelumnya. Dikatakan, sebelum pementasan, gangguan sudah sering muncul. Ganguan mu-

lai dari sakit. Namun semua bisa diatasinya dengan baik. Pementasan ini, katanya, bukan menunjukkan dirinya sebagai paling sakti. Dia hanya ingin menampilkan pementasan Calonarang sedikit berbeda. Selain itu, ingin mengajegkan budaya Bali dan menghibur para pencinta Calonarang. Menjadi pemeran bangke matah watangan mabakar itu, kata Suwitna, karena niat dan kemauannya sewndiri. Keinginannya itu mendapat dukungan keluarga, pasraman, dan para panglingsir. “Saya hanya ingin menampilkan pementasan Calonarang yang berbeda,” ucapnya. Guru Pasraman Cakra Ca Buana, Bagus Putu

Budi Adnya, mengakui sempat merasa waswas ketika proses watangan dibakar. Pasalnya, saat watangan sempat dipegangnya, masih merasa hangat. “Semua kembali pada anugerah Tuhan. Syukur akhirnya semua bisa berjalan lancar,” imbuhnya. Pementasan ini, dikatakannya, menerapkan ajaran kawisesan 50 persen dan 50 persen kreativitas. Sebelum dibakar, watangan diarak. Intinya, memberikan sugesti sang pemeran watangan itu dibuat masuk ke alam bawah sadar alias ditidurkan. “Memang awalnya ada pengarakan. Maksudnya agar membuat sang pemain watangan itu tidur ke alam bawah sadarnya,”

Bali Post/kmb

WATANGAN DIBAKAR - Suasana saat watangan dibakar pada pementasan Calonarang di Banjar Temuku Aya, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Selasa (24/4) malam.


KARANGASEM

8

Kamis Umanis, 26 April 2018

Menolak Tinggal Terpisah

15 KK Calon Transmigran Batal Berangkat Amlapura (Bali Post) Sewaktu terjadi erupsi Gunung Agung, banyak warga Karangasem berlomba-lomba ingin menjalani program transmigrasi. Tujuannya, agar bisa tetap menyambung hidup di tanah rantau akibat tidak ada yang bisa dikerjakan di Karangasem. Jatah 15 KK transmigran untuk Bali pun sepenuhnya diberikan untuk Karangasem. Akan tetapi, warga yang sudah terdaftar itu tibatiba menolak berangkat. Alasannya, lokasi yang dituju dipisah ke tiga tempat berbeda yakni Sulawesi Tengah, Barat, dan Utara. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bali Post/kmb31 dan Transmigrasi Karangasem I Nyoman Suradnya Nyoman Suradnya, Rabu (25/4) kemarin, mengatakan sejak dibuka pendaftaran untuk program transmigrasi tahun ini, warga antusias. Terlebih, dalam situasi ancaman bencana erupsi Gunung Agung. Tercatat, ada 37 KK dari berbagai daerah yang mendaftar. Mereka sangat semangat menjalani program transmigran itu. Tetapi, yang bisa diakomodir hanya 15 KK. Sebab, jatah dari pusat hanya sebanyak itu untuk Bali. “Padahal, waktu itu, ibu bupati sendiri yang harus meminta jatah itu seluruhnya buat Karangasem, kepada Gubernur Bali. Sehingga bisa seluruhnya diberikan untuk Karangasem,” kata Suradnya. Setelah ditentukan yang berangkat 15 KK bahkan ditujukan ke tiga tempat berbeda yakni ke Sulawesi Tengah, Utara, dan Barat, ke-15 KK yang masih dalam ikatan keluarga itu enggan berangkat. Para transmigran ini ingin menuju lokasi transmigran di satu tujuan yang sama. “Intinya, mereka ini tak mau berpencar. Karena batal berangkat, kuota tahun ini sebanyak 15 KK kami kembalikan lagi ke provinsi,” ujar Suradnya. Situasi yang terjadi saat ini berbanding terbalik. Saat itu, jatah 15 KK untuk transmigran tahun ini dinilai terlalu kecil untuk kebutuhan warga yang berlomba-lomba ingin menjadi transmigran. Tetapi, seiring semakin menurunnya aktivitas Gunung Agung, keinginan transmigrasi yang menggebu-gebu nampaknya semakin berkurang. “Melihat situasi Gunung Agung mulai normal, warga kemudian enggan mengikuti program transmigrasi. Mereka memilih tetap menetap di kampung halamannya,” tegas Suradnya. Program transmigrasi dulu menjadi salah satu opsi pemerintah daerah menangani ratusan ribu pengungsi. Sebab, banyaknya pengungsi membuat pemerintah kala itu kesulitan melakukan penanganan di lapangan. Opsi menjadi transmigran ini sempat jadi perdebatan di Karangasem. Pasebaya Gunung Agung waktu itu tegas menolak opsi ini. Sebab, masih banyak cara lain yang bisa dilakukan mengatasi masalah pengungsi itu. Ketua Pasebaya Gunung Agung, Gede Pawana, saat itu mengatakan sebaiknya solusi yang lebih tepat, adalah membuatkan rumah singgah di areal yang aman. (kmb31)

PVMBG Minta Masyarakat Bersabar

Amlapura (Bali Post) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mewanti-wanti masyarakat untuk tidak nekat mendaki Gunung Agung, apalagi sampai ke areal puncak. Meskipun saat ini aktivitas gunung setingi 3.142 mdpl itu relatif menurun namun belum sepenuhnya stabil. Karena itu, potensi erupsi masih bisa terjadi. Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Dr. Devi Kamil Shahbana, Rabu (25/4) kemarin, meminta masyarakat mengindahkan rekomendasi yang diterbitkan Magma-Var Indonesia. Saat ini, Gunung Agung, masih di level III Siaga dan radius 4 km dari puncak harus dikosongkan dari aktivitas manusia. ‘’Potensi erupsi masih ada meskipun kecil,’’ katanya. Seruan tersebut dilontarkan menyusul maraknya aksi pendakian belakangan ini. Terakhir Selasa (24/4) lalu, 15 orang warga Banjar Temukus, Desa Besakih, Rendang, naik ke puncak Gunung Agung. Mereka tak sekadar mendaki tapi disertai aksi mengukur kedalaman kawah. Salah seorang pendaki, Wayan Sudiana, mengaku nekat mendekat ke kawah untuk menjawab keresahan warga yang selama ini dihebohkan kabar kedalaman kawah Gunung Agung tinggal beberapa meter saja. ‘’Kami ukur pakai tali, kedalaman dari tebing terendah lebih dari 130 meter,’’ ungkap Sudiana menerangkan hasil dari aksi beraninya itu. Sudiana mengaku paham aksi yang dilakukan itu sangat berbahaya. Dia mengaku terpanggil mencari gambaran langsung karena saat ini warga Temusuk sudah ada yang kembali membeli bibit ternak dan bercocok tanam. Devi Kamil Syahbana mengatakan, seharusnya tidak ada yang boleh naik ke puncak dengan alasan apa pun. Dia ingin masyarakat bersabar untuk tidak nelakukan pendakian sampai Gunung Agung sepenuhnya normal kembali. PVMBG itu memberi rekomendasi menjalankan tugas pemerintah, hal itu semata-mata demi keselamatan masyarakat. ‘’Gunung Agung hanya meminta waktu sebentar saja. Kita diminta sedikit bersabar. Mari bersabar bersama-sama,’’ serunya. (kmb)

Harga Telur Naik

Peternak Belum Bisa Tertawa Amlapura (Bali Post) -

Harga telur ayam memang merangkak naik mendekati bulan Ramadan ini hingga kisaran Rp 1.200 per butir. Kenaikan harga yang diakibatkan meningkatnya permintaan itu belum bisa membuat para peternak tertawa. Sebab, fluktuasi harga komponen pakan dan obat-obatan juga mengikuti perkembangan harga dolar. Nah, itulah yang menjadi penyebabnya. ‘’Keuntungan memang ada, tetapi tidak banyak. Baru bisa tersenyum saja,’’ ucap I Nyoman Sumadi, anggota DPRD Karangasem, yang sejak lama menekuni bisnis ayam petelur, Rabu (25/4) kemarin. Pria asal Banjar Kanginan, Desa Pasedahan, Manggis itu mengatakan harga telur ayam belakangan ini memang membaik. Di tingkat suplier, telur kecil (TK) bahkan dibandrol Rp 36 ribu per tray. Sedangkan, telur sedang (TS) Rp 38 ribu, dan telur besar (TB) Rp 40 ribu per tray dengan isi per tray 30 butir. Peternak tidak bisa tertawa lebar, pasalnya kenaikan harga telur itu selalu diikuti kenaikan harga pakan. Kondisinya semakin tidak mengenakkan, karena beberapa komponen pakan kecuali jagung masih harus didatangkan dari luar negeri alias merupakan barang impor. Biaya tinggi yang harus dikeluarkan peternak itu tidak hanya pada urusan pakan. Tetapi juga obat-obatan dan juga vaksin. ‘’Ayam petelur baru berproduksi setelah umur enam bulan dengan masa produktif maksimal sampai umur 1,5 tahun,’’ terang Sumadi.

Selain telur, kata Sumadi, ayam apkir atau ayam yang sudah melewati masa produktif itu juga relatif tinggi belakangan ini. Menurut dia, satu ekor ayam apkiran umumnya dihargai Rp 40 ribu. Kenaikan terjadi itu disebabkan populasi ayam petelur di Karangasem, ini mengalami penurunan baik oleh faktor biaya produksi yang tinggi maupun karena faktor aktivitas vulkanik Gunung Agung. Peternak ayam petelur di kampungnya saat ini kata Sumadi, menyisakan sekitar 15 orang saja. Padahal sebelumnya sempat mencapai 40 orang. Banyak peternak gulung tikar karena terjadi fluktuasi harga. Berkurangnya populasi ayam petelur di Karangasem juga diakui anggota DPRD Karangasem lainnya, I Wayan Suparta. Politisi asal Banjar Wates Kangin, Desa Duda Timur, Selat itu mengatakan sebelum ada gonjang-ganjing Gunung Agung, sektor perternakan khususnya ayam petelur di wilayah Selat sempat menggeliat. Banyak warga beralih profesi dari petani menjadi peternak. Namun pasca-erupsi, belum semua peternak kembali membangun usahanya. (kmb)

HARGA TELUR NAIK - Harga telur ayam yang naik belakangan ini belum bisa membuat peternak di Karangasem tertawa. Bali Post/kmb

Cegah Pelanggaran

Panwaslu Harapkan Partisipasi Masyarakat Amlapura (Bali Post) Situasi politik di Karangasem cenderung kondusif, tidak ada riak-riak berlebihan meskipun situasi di media sosial sedikit menghangat menyusul adanya statemen bebedag dari salah satu pasangan calon. Meski begitu, Panwaslu Karangasem tetap mengharapkan adanya partisipasi masyarakat sehingga dinamika politik tidak sampai menjadi pemicu gesekan

sosial. ‘’Selama ini, kita mengedepankan pola pencegahan. Masyarakat kita harapkan bisa berpartisipasi secara aktif sehingga pelaksanaan pilkada serentak berjalan lancar dan aman. Peran masyarakat sangat kita butuhkan mencegah terjadinya pelanggaran,’’ ucap anggota Panwaslu Karangasem I Made Suardika, Rabu (25/4) kemarin.

Partisipasi masyarakat juga sangat diperlukan untuk memantau perkembangan media sosial, terutama menyangkut perang terhadap berita bohong atau hoax dan pelanggaran larangan berpolitik praktis bagi kalangan aparatur sipil negara (ASN). Sejauh ini di Karangasem, kata Suardika, belum ada temuan menyangkut netralitas ASN dalam tahapan Pilgub Bali.

Setidaknya, menurut dia, belum ada laporan yang masuk ke Panwaslu baik dari jajaran Panwaslu maupun dari masyarakat. ‘’Untuk memantau aktivitas di media social, kita sangat harapkan partisipasi aktif masyarakat. Sejauh ini, yang menyangkut pelanggaran netralitas belum ada,’’ katanya. Terkait kata bebedag yang dilontarkan cagub Wayan Koster dalam suatu

acara simakrama-nya, itu juga menjadi trading topic di Karangasem. Mulai pemerhati politik, tim pemenangan pasangan calon, simpatisan hingga masyarakat umum mempergunjingkan kata yang biasanya dikonotasikan sebagai bentuk umpatan tersebut. Meski begitu, kritisi ataupun aksi dukung-mendukung terkait kata bebedag itu tak sampai mengganggu kondusivitas Karangasem. (kmb)

Kebijakan Kerap Bermasalah

Dewan Peringatkan Eksekutif Legislator Karangasem nampaknya sangat geram dengan eksekutif. Sebab, banyak kebijakan pembangunan dilaksanakan tanpa koordinasi dengan dewan. Meski sifatnya bukan wajib berupa persetujuan, tetapi hemat dewan, koordinasi penting dilakukan agar seluruh proses pembangunan dapat dipertanggungjawabkan bersama pemerintah daerah, yakni eksekutif dan legislatif.

Nengah Sumardi

Bali Post/dok

KETERSINGGUNGAN para legislator kembali memuncak Selasa (24/4) lalu. Pada rapat kerja dengan eksekutif, sejumlah legislator mengungkapkan kekesalannya. Ketua DPRD Karangasem, Nengah Sumardi, langsung mencontoh pendirian Mal Pelayanan Publik di Jalan Gajah Mada, Amlapura yang memanfaatkan Gedung UKM Amlapura. Sebab, ini dilakukan tanpa koordinasi apa pun dengan dewan. Bahkan, saat melakukan rehab, dewan sama sekali tak tahu-menahu. Sementara, setiap penggunaan anggaran pemerintah, semestinya dewan selalu dilibatkan dalam pembahasan. “Pelaksanaan ini seolah-olah dipaksakan. Kalau rumah sendiri mau dijadikan gudang atau kandang

ayam, tak masalah. Tetapi ini tempat milik bersama, pemerintah daerah (eksekutif dan legislatif). Nanti kalau sudah bermasalah, semua ngaku tak mau tanggung jawab. Semua cuci tangan,” ujar Ketua DPRD Nengah Sumardi. Menurutnya, langkah yang diambil seperti itu kurang tepat. Pihaknya heran dengan kebijakan yang sering diambil eksekutif tanpa koordinasi dewan. Seringnya dewan diabaikan, hal itu membuat sejumlah legislator sangat tersinggung. Dewan tidak ingin kebijakan yang keliru itu nantinya malah menimbulkan masalah baru. Seperti yang pernah terjadi dalam kasus pengelolaan potensi pariwisata Padangbai. Dulu, dilakukan tanpa koor-

dinasi dengan dewan. Nah, jadi sorotan, legislator dari lebih jelas. eksekutif merasa benar sendiri. partai pendukung pemerintah, Harapan serupa juga disHal itu kemudian justru men- juga kena imbas. Sebab, setiap ampaikan legislator lainnya, jadi sorotan aparat penegak rapat kerja, seolah-olah melihat Wayan Suparta dan Bendesa hukum dan diselidiki Kejati persoalan secara subjektif. Pa- Mulyawan. Bahkan, dirinya Bali. dahal, kenyataannya masalah- sebagai legislator dari partai “Contohnya lagi, dulu soal nya genting di lapangan dan pendukung tak pernah tahu, pungutan di Padangbai. Dulu perlu diluruskan, agar tak apa kebijakan pemerintah eksekutif bilang benar, tetapi semakin menyimpang. Sumardi daerah. “Ide-idenya top. Tapi kenyataannya sekarang salah. meminta legislator dari partai pelaksanaannya, mohonlah Jangan pukoordinasi dulu. kul dulu, Meski tak perlu urusan beada persetujuan Contohnya soal pungutan di Padanglakangan. dewan, tapi koorbai. Dulu eksekutif bilang benar, tetapi Kalau yang dinasi itu pentdipukul reing. Sehingga kenyataannya sekarang salah. Jangan bah, tak kita juga bisa beri masalah. masukan,” kata pukul dulu urusan belakangan. Kalau Tapi kalau Supartha. yang dipukul itu rebah, tak masalah. Tapi yang dipuAsisten Pemkul nyerang kab Karangasem, kalau yang dipukul itu nyerang balik, kita A.A. Rama Putra, balik, kita yang kena mengakui pentingyang kena masalah. masalah,” nya koordinasi dategas Sulam pengambilan mardi. kebijakan pemerKetua DPRD Karangasem Nengah Sumardi Selain intah daerah. Kardua contoh ena itu, pihaknya di atas, masih banyak lagi pendukung jangan membela menilai masukan-masukan kegiatan eksekutif dilakukan bupati secara membabi buta. dewan dalam rapat kerja ini, tanpa koordinasi dewan. Sep- Setiap persoalan harus dilihat akan menjadi pijakan pengamerti menggelar acara reuni dengan pikiran jernih. Tujuan- bilan keputusan berikutnya. Alumni Miss Universe 2015 nya demi kebaikan bersama Pihaknya juga menyampaikan di Taman Soekasada Ujung ke depannya. Eksekutif dan hasil pertemuan rapat kerja ini maupun mengundang duta legislatif sebagai satu kesatuan akan disampaikan lebih dulu besar dari banyak negara ke pemerintah daerah harus terus kepada Bupati Mas Sumatri, Karangasem. bergandengan tangan, sehingga agar menjadi perhatian berTidak hanya eksekutif yang arah pembangunan menjadi sama. (gik)


GIANYAR

Kamis Umanis, 26 April 2018

Polisi Amankan Puluhan Telur Penyu di Pantai Kubur Gianyar (Bali Post) Warga Desa Ketewel Kecamatan Sukawati digegerkan dengan temuan 45 butir telur penyu di dalam buis di Pantai Kubur, desa setempat, Rabu (25/4) kemarin. Unit IV Satreskrim Polres Gianyar turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi tersebut. Temuan tersebut selanjutnya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alama (BKSDA) Bali di Pantai Saba, Desa Saba, Blahbatuh. Kanit IV Satreskrim Polres Gianyar Iptu A.A. Gde Alit Sudarma menerangkan, puluhan butir telur ini ditemukan warga sekitar pukul 10.30 wita di depan Villa Semara Bay Pantai

Kubur. Terkait temuan ini, pihaknya pun sempat menduga adanya aksi penangkaran telur penyu ilegal. Namun setelah dilakukan penelusuran, ternyata 45 butir telur tersebut dipungut oleh nelayan desa setempat, Wayan Rujawan dan Nyoman Molig. ‘’Mereka menemukan telur penyu tersebut di pinggir pantai barat Villa Grand Ocean, Pantai Kubur pada 18 April lalu, kemudian puluhan telur tersebut dipindah ke dalam sebuah buis di lokasi penemuan,’’ ucapnya. Unit IV Satreskrim Polres Gianyar pun lantas berkoordinasi dengan BKSDA. Telurtelur ini lantas dipindahkan ke tempat penangkaran di

Desa Saba. ‘’Telur ini sudah diselamatkan dan nanti juga dilakukan pengecekan di ruas lain pantai setempat,’’ jelasnya. Lebih lanjut Iptu Agung mengingatkan, penyu merupakan hewan yang dilindungi karena jumlahnya yang kian berkurang. Maka dari itu, semua pihak mesti turut peduli akan kelangsungan penyu. Ditambahkannya, BKSDA juga memberikan pembinaan kepada nelayan tentang cara menyelamatkan telur penyu. ‘’Cukup sering ada penyu bertelur di sini dan ditemukan oleh nelayan. Seperti tahun lalu, bisa sampai 150 telur yang ditemukan,’’ katanya. (kmb35)

9

Wujudkan Otonomi Daerah yang Bersih

OPD Harus Berintegritas dan Profesional Gianyar (Bali Post) -

Penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih dan demokratis terus ditekankan Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng kepada jajarannya. Dia menegaskan, seluruh OPD harus menjunjung tinggi integritas dan etika profesionalisme. Partisipasi publik sebagai tolok ukur dalam pengambilan kebijakan juga sangat diharapkannya.

Pada peringatan Hari Otonomi Daerah di Gianyar, Rabu (25/4) kemarin, Rochineng menegaskan, tiap pemerintahan haruslah bersih serta transparan. Setiap pengambilan kebijakan, mesti dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Dalam memastikan penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih dan demokratis, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Peraturan ini memperjelas mekanisme

koordinasi antara Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dengan aparat penegak hukum sehingga dalam menangani pengaduan masyarakat, akan dipelajari bersama apakah mengarah pada indikasi korupsi atau kesalahan administrasi agar diskresi adiministrasi tidak menimbulkan pidana. Lebih lanjut, dia menginstruksikan seluruh OPD agar menjunjung tinggi integritas dan etika profesionalisme. Seluruh OPD harus mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. ‘’Untuk itu, reformasi birokrasi sangat diperlukan khususnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik,’’ tegasnya. (kmb35)

Serap Aspirasi, Pj. Bupati Rochineng Blusukan ke Desa-desa

Bali Post/nik

EVAKUASI - Polisi bersama warga melakukan evakuasi telur penyu yang ditemukan di dalam buis di Pantai Kubur, Desa Ketewel.

PENJABAT (Pj.) Bupati Gianyar Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. mulai merealisasikan programnya untuk turun langsung ke desa-desa menyerap aspirasi dari masyarakat serta melakukan monitoring pemanfaatan Dana Desa. Setelah pada Jumat (20/4) lalu, Pj. Bupati Rochineng bersama pejabat di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan monitoring di empat desa di Kecamatan Payangan, Rabu (25/4) kemarin, monitoring dilakukan di empat desa di Kecamatan Ubud. Ketut Rochineng dalam lawatannya ke desa-desa tak hanya memantau pemanfaatan Dana Desa melalui pemaparan program oleh perangkat desa tetapi juga melakukan tinjauan langsung ke lapangan terutama kunjungan langsung ke rumah warga miskin. Potret yang ada di desa ini nantinya akan dijabarkan dalam bentuk program kegiatan sehingga nantinya segala program yang dicanangkan oleh pemkab dapat menjawab kebutuhan yang ada di desa. Apresiasi diberikan kepada

perangkat desa yang dalam memanfaatkan Dana Desa lebih memfokuskan pada pengentasan kemiskinan dan kesehatan masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Singakerta yang merealisasikan program bedah rumah bagi tiga warganya yang tergolong miskin dan tidak mempunyai tempat tinggal dengan biaya per unit kurang lebih Rp 40 juta. ‘’Teori sederhananya, warga tergolong miskin itu jika pendapatan lebih kecil dari pengeluaran. Jadi, kita bantu kurangi pengeluarannya dengan cara bedah rumah, kesehatan gratis, sekolah gratis serta tingkatkan pendapataannya melalui program Padat Karya Tunai,’’ tegas Rochineng. Rochineng mengatakan, dari hasil pemantauan yang dilakukan di empat desa se-Kecamatan Ubud, secara umum tergolong cukup baik serta berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada. Namun, dari segi pengentasan kemiskinan dari beberapa desa yang dikunjungi perlu ditingkatkan lagi sehingga percepatan pengentasan

MONITORING - Pj. Bupati Gianyar Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. melakukan monitoring pemanfaatan Dana Desa sekaligus melihat langsung kondisi desa di wilayah Kecamatan Ubud, Rabu (25/4) kemarin. kemiskinan di Kabupaten Gianyar bisa dipercepat. Kepala Desa Mas, Ubud, I Wayan Gede Darmayuda, mengapresiasi kunjungan yang dilakukan Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng bersama jajarannya. Dikatakannya, penggunaan Dana Desa di Desa Lodtunduh dengan APBDes berjalan

lancar, meski masih ditemui beberapa kedala. Seperti halnya, program Padat Karya Tunai yang memanfaatkan tenaga lokal miskin. Namun, permasalahan tersebut sudah mulai bisa teratasi dan penetapan besaran upah bagi tenaga lokal miskin tersebut akan ditetapkan dalam Peraturan Desa. (ad1402)


JEMBRANA

10

Kamis Umanis, 26 April 2018

SOSOK Harus Sesuai SOP BAGI peserta BPJS Kesehatan yang mengalami kecelakaan tunggal atau out of control (OC) tetap harus melapor terlebih dahulu ke pihak kepolisian sesuai ketentuan sehingga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal ini ditegaskan Kanit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana Iptu Made Artika, Rabu (25/4) kemarin. Iptu Artika mengungkapkan begitu mengalami musibah kecelakaan, korban sebisa mungkin agar segera melaporkan kejadiannya. Termasuk kecelakaan OC, sebab menurutnya harus ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilakukan. “Tetap akan kami proses sesuai ketentuan. Asal turut dan patuh pada SOP yang ada, laporan polisi tetap akan diproses,” tandas Artika. SOP ini dilakukan agar tidak gegabah dalam menerima setiap laporan. Sebab diperlukan pembuktian dan semua harus dipertanggungjawabkan. “Jadi pihak kepolisian tidak pernah menghambat dalam penerbitan LP (laporan polisi), kami justru siap melayani,” tegasnya. BPJS Kesehatan pasti akan membayar klaim pengobatan peserta asal persyaratan yang sudah ditentukan dipenuhi. Salah satunya laporan kepolisian termasuk kasus kecelakaan tunggal. Peserta BPJS Kesehatan yang dirawat RSUD Negara maupun RS lainnya yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan akan ditanggung. Syarat itu sesuai UU No. 22 Tahun 2009 tentang Kecelakaan Angkutan Jalan. (olo)

Fasilitas Hotel Jimbarwana Masih Sering Dikeluhkan Negara (Bali Post) – Pengelolaan Hotel Jimbarwana hingga saat ini masih stagnan. Bahkan, fasilitas dan kelengkapan serta sarana dan prasarana juga kurang memadai. Sebagian besar fasilitasnya merupakan aset lama dan kurang layak digunakan. Dengan demikian, sering muncul keluhan dari pengguna hotel terkait kondisi tersebut. Beberapa fasilitas yang sering menjadi masalah yakni tempat tidur, karpet hingga Air Conditioner (AC) yang kurang dingin. Dari puluhan kamar yang tersedia, sebagian besar diketahui masih banyak yang kekurangan fasilitas. Terutama AC yang sering bermasalah (tidak dingin). Dengan kondisi itu, harga per nett yang dipasang dirasa kurang memadai. “Keluhan seperti itu sering kami terima. Sebagai hotel milik pemerintah, mestinya hal ini diperhatikan. Sekarang sudah mulai baik (pengelolaan),” kata anggota Komisi B DPRD Jembrana I Ketut Catur, Rabu (25/4) kemarin. Hotel yang merupakan aset Pemkab Jembrana ini, sejak tiga tahun belakangan dikelola Koperasi Jembrana Usaha Bersama (KJUB). Di tahun pertama pengelolaan, sempat mengalami kerugian lantaran dipicu banyaknya komplain pengunjung terkait fasilitas hotel. Namun secara bertahap, pemerintah daerah mulai memberikan perhatian dengan mengganti sejumlah prasarana hotel yang sudah usang. Manajer Operasional Hotel Jimbarwana Kade Agus Diarta saat dikonfirmasi tidak menampik adanya keluhan dari para pengguna hotel tersebut. Pihaknya selaku pengelola terus melakukan koordinasi secara periodik. Bahkan sudah ada beberapa penggantian fasilitas. “Selama tiga tahun kontrak ini sudah banyak yang diganti. Termasuk tempat tidur, hampir keseluruhan (46 kamar standar dan 4 suite sudah diganti). Namun, fasilitas yang lain masih bertahap dilakukan penggantian dari Pemkab selaku pemilik hotel,” ujarnya. Pihak pengelola, menurutnya tidak lepas tangan, tetapi juga ikut melakukan pemeliharaan. Sedangkan perbaikan sarana dan prasarana dilakukan pemerintah. Menurut Agus, selama tiga tahun kontrak ini ada peningkatan jumlah hunian. Diakui keluhan masih saja ada dan itu hal wajar disampaikan. “Tapi kita menyikapinya positif. Sudah ada upaya untuk mengganti secara bertahap,” terangnya. (kmb26)

Bali Post/olo

HOTEL JIMBARWANA – Suasana di Hotel Jimbarwana. Kendati sudah mulai mengalami progres hunian, namun fasilitas masih sering dikeluhkan.

Diduga Hadiri Kampanye Paslon

Panwaslu Klarifikasi Perbekel Tukadaya Negara (Bali Post) –

Sejumlah perangkat desa di Desa Tukadaya, Kecamatan Mendoyo, Rabu (25/4) kemarin datang ke kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jembrana. Perangkat desa, termasuk Perbekel Tukadaya itu diminta klarifikasi terkait dugaan kehadiran dalam kampanye salah satu pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali beberapa waktu lalu. Sejak pagi, pemeriksaan yang melibatkan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) itu dilakukan secara bertahap. Total ada delapan perangkat desa yang diklarifikasi. Seperti Kepala Kewilayahan Banjar Berawantangi I Made Winata, Kepala Kewilayahan Kembang Sari Ketut Temon,

Perbekel Tukadaya I Made Budi Utama, Kepala Kewilayahan Banjar Berawantangi Taman I Made Budi Sastrawan, Kepala Kewilayahan Banjar Sombang I Putu Suartika serta beberapa perangkat desa lainnya. Perbekel Tukadaya I Made Budi Utama usai memberikan

klarifikasi mengatakan kehadirannya dalam kampanye saat itu bukan selaku perbekel. Tetapi sebagai warga yang memiliki hak pilih dan datang untuk mengetahui visi serta program paslon tersebut. Budi Utama menegaskan tidak ada undangan apapun, apalagi sebagai perbekel un-

tuk hadir. Ia mengetahui ada kegiatan tersebut, setelah diberitahu salah satu tim pemenangan yang akan menggunakan tempat pertemuan. Selain itu, sebagai perbekel harus mengetahui setiap kegiatan di wilayahnya, termasuk paslon yang hadir. Ia mengaku sudah mengetahui adanya larangan ikut serta dalam kampanye. Setelah memberikan klarifikasi, Panwaslu yang sebelumnya memeriksa sejumlah perangkat desa di Desa Pohsanten ini akan mempelajari bersama

Gakkumdu. Hasil klarifikasi itu selanjutnya akan diputuskan sanksi pelanggarannya. “Kita akan kaji sebelum menentukan apakah memang ada pelanggaran sesuai dengan pasal yang ada,” terang Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Mulyawan. Sejak Senin lalu sudah ada empat di Pohsanten dan delapan perangkat desa dari Desa Tukadaya yang dimintai klarifikasi. Pemanggilan untuk dimintai klarifikasi ini terkait dugaan adanya pelanggaran. (kmb26)

Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana I Ketut Eko Susilo Artha Permana mengatakan tujuan digelarnya acara ini adalah meningkatkan kapasitas dan kapabilitas semua pihak terkait dengan kesiapsiagaan bencana. “Serta terwujudnya sinergi dan kekompakan antara pemerintah, pihak swasta dan masyarakat dalam rangka penanggulangan kebencanaan, baik pada saat antisipasi terhadap bencana, evakuasi dan rehabilitasi,” kata Eko. Dalam simulasi ini dimainkan skenario terjadi gempa yang berpotensi tsunami. Berawal dari gempa kuat mengguncang Jembrana. Gempa berkekuatan 9 skala richter tersebut menyebabkan masyarakat yang sedang beraktivitas panik. Parahnya, sejumlah gedung pun roboh saat penghuninya sedang beraktivitas. Di SMPN 6 sejumlah siswa dan guru yang sedang mengikuti proses belajar mengajar menjadi korban tertimpa bangunan. Sejumlah siswa dan guru

yang selamat langsung melakukan pertolongan, beberapa saat kemudian datang tim BPPD Jembrana dan PMI melakukan pertolongan pertama. Mengingat jumlah korban yang banyak dan situasi yang parah, Bupati Jembrana langsung memerintahkan Sekda selaku Kepala BPBD untuk mengkoordinasikan dengan instansi terkait seperti Dandim, Kapolres, Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan untuk memohon bantuan agar melakukan pertolongan, penyelamatan dan evakuasi menuju posko serta rumah sakit terdekat. Namun ketika terjadi evakuasi, kembali BMKG mengeluarkan peringatan bahwa terjadi gempa yang berpotensi tsunami. Kepala Pelaksana BPPD Jembrana langsung mengeluarkan imbauan agar warga masyarakat pesisir meninggalkan pantai dan menuju ke tempat yang lebih tinggi. Dari laporan yang diterima tercatat 231 orang meninggal, 252 orang luka-luka dan 52 orang belum ditemukan. (ad1399)

Ratusan Personel Gabungan Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana

RATUSAN personel dari berbagai instansi dan masyarakat mengikuti simulasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kab up a t e n J e m b ra na 2 0 1 8 di Lapangan Pecangakan, Rabu (25/4) kemarin. Kegiatan yang melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Basarnas, Korp ri , Ta g a na , Li nm a s dan Pecalang ini mengambil tema “Siaga Bencana Dimulai dari Diri Kita, Keluarga dan Komunitas Siap untuk Selamat”. Sekuranganya 500 personel gabungan tersebut mengikuti simulasi berdasarkan peran dan tugas masing-masing. Bupati Jembrana I Putu Artha yang ikut menyaksikan simulasi tersebut mengatakan kegiatan seperti ini sangatlah penting. Bupati Artha berharap jumlah peserta yang dilibatkan agar lebih banyak, terutama dari kalangan pelajar dan juga aparat desa. “Hal tersebut agar mereka lebih tahu jika menghadapi bencana. Dengan mereka ikut terlibat di simulasi, tentunya akan bisa menginformasikan kepada keluarga, kera-

Bali Post/ist

SIMULASI – Salah satu adegan simulasi kesiapsiagaan penanggulangan bencana dengan instansi terkait di Lapangan Pecangakan, Rabu (25/4) kemarin. bat bagaimana cara dalam penanggulangan bencana,” kata Bupati Artha. Bupati Artha juga mengapresiasi BPBD Jembrana yang sudah melakukan sim-

ulasi dengan baik. Diharapkan dengan simulasi ini informasi penanggulangan bencana bisa tersampaikan dengan baik. Kepala Pelaksana Badan

Semangat Siswi Penderita Jantung Bocor

Tetap Ikuti UNBK demi Cita-cita Jadi Dokter ANGGAPAN Ujian Nasional (UN) sering menjadi beban mental bagi para siswa sebagai salah satu syarat kelulusan dan menempuh pendidikan selanjutnya, tidak selamanya benar. Setidaknya itulah yang tergambar pada salah satu peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) asal Sebual, Desa Dangintukadaya, Jembrana, Ni Luh Putu Shandrya Raisakha. Bila kebanyakan berharap bisa menghindari UN, hal ini tidak berlaku bagi siswi kelas IX C SMP Negeri 1 Negara ini.

Semangatnya untuk mengikuti UNBK guna meneruskan sekolah ke jenjang lebih tinggi patut diacungi jempol. Raisakha yang sejak kecil fisiknya tidak kuat karena menderita sakit jantung bocor, namun tetap berkeinginan mengikuti UNBK. Sejak dimulainya UNBK SMP 2018, Senin (23/4) lalu, gadis yang rambutnya dikepang ini tetap masuk mengikuti ujian kendati dengan fisik yang lemas. Raisakha datang ke lokasi tempatnya ujian di SMKN 1 Negara diantar ayahnya, I Made Desi Arianto. Dengan wajah pucat, siswi yang bercita-cita menjadi dokter ini tetap antusias menghadapi ujian di depan komputer. Hanya saja berbeda dengan rekan lainnya, Raisakha berbekal obat yang harus

dikonsumsinya setiap tiga jam sekali. Sang ayah mengatakan pascadirawat di RSU belum lama ini anaknya itu seharusnya mendapatkan perawatan medis. Tetapi karena keinginan kuat anak perempuannya itu mengikuti UNBK, selaku orangtua, ia tak bisa memaksa. Arianto mengaku tetap mendukung keinginan keras anak gadisnya itu dengan mengantar jemput ke SMKN 1 Negara. “Semestinya memang ada perawatan lebih lanjut. Ia harus dirawat masih satu kali. Tapi apa boleh buat, keinginannya kuat mengikuti ujian sangat kuat,” terangnya di sela-sela mengantar anaknya. Kendati dengan keterbatasan fisik, Raisakha mengikuti UN seperti peserta lainnya. Sejak duduk di kelas

VII, Raisakha termasuk siswi yang pintar. Terbukti selalu masuk ranking 10 besar. “Di kelas, ia selalu masuk ranking. Memang sejak masuk, sudah kita ketahui mengalami jantung bocor, sehingga kami juga memberikan kebijakan khusus,” terang Kepala SMP Negeri 1 Negara Made Riantori. Sejatinya, siswi tersebut sudah beberapa kali dirawat, baik di RSU Negara maupun RSUP Sanglah. Karena itu, sekolah juga memberikan kebijaksanaan, termasuk saat UN. Seperti saat ujian praktik olahraga diberikan kebijakan tidak mengikuti. Raisakha hanya mengikuti ujian praktik kesenian. Termasuk saat UNBK ini, sekolah membolehkan ikut kendatipun harus membawa obat ke dalam ruangan untuk

Bali Post/olo

UNBK – Kendati dengan kondisi fisik yang lemah akibat jantung bocor, Raisakha tetap mengikuti UNBK dan berkeinginan lulus dengan nilai bagus. dikonsumsi. “Ya karena harus setiap tiga jam minum obat, kita fasilitasi. Agar bisa istirahat,” terangnya. Bila lulus, kemungkinan besar dengan sistem rayon siswi ini akan diterima di SMAN 1 Negara.

Sementara itu, Raisakha seusai ujian mengaku keinginan kuatnya mengikuti UNBK ini bertujuan agar bisa lulus dengan nilai baik. Untuk itu, ia bisa melanjutkan ke jenjang sekolah, yakni di SMA favoritnya. (olo)


BALI DWIPA

Kamis Umanis, 26 April 2018

11

Optimalisasi Trans Sarbagita di Terminal Mengwi

Dinas Perhubungan Perlu Tambahan Anggaran

Denpasar (Bali Post) Optimalisasi bus Trans Sarbagita untuk mengangkut penumpang dari atau menuju Terminal Mengwi membutuhkan anggaran lebih. Dinas Perhubungan Provinsi Bali memperkirakan perlu tambahan anggaran antara Rp 3 hingga 4 miliar. Mengingat pada tahun 2018 ini, operasional bus Trans Sarbagita hanya digelontor anggaran Rp 4 miliar untuk melayani dua koridor. “Kalau ada anggaran, kenapa tidak (mengoptimalkan Trans Sarbagita di Terminal Mengwi - red),” ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGA Sudarsana, yang dikonfirmasi Rabu (25/4) kemarin. Menurut Sudarsana, anggaran untuk operasional Trans Sarbagita kini sudah dipangkas cukup banyak. Dari sebelumnya Rp 13 miliar

lebih di luar tenaga kerja, menjadi hanya Rp 4 miliar. Hanya ada sepuluh bus medium yang dioperasikan, masing-masing 5 bus melayani Koridor I KotaGWK PP dan 5 bus di Koridor II Batubulan-Nusa Dua PP. “Itu saja rentang waktunya setiap satu jam. Banyak kena protes dari masyarakat yang kebetulan sudah langganan sama Sarbagita, tahu-tahu dikurangi rentang waktu berangkat,” imbuh mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali ini. Terkait operasional di Terminal Mengwi, Sudarsana menyebut perlu ada pengecekan bus terlebih dulu. Pasalnya, 25 bus yang saat ini nganggur terbilang sudah berumur. Kalau memang m a s i h layak, 5

atau 6 bus berukuran medium sudah cukup untuk melayani rute Mengwi-Denpasar PP. Hanya, realisasi layanannya membutuhkan tambahan alokasi anggaran lagi. “Anggaplah Rp 3 miliar atau Rp 4 miliar (dalam setahun), tentunya bisa sesering mungkin, rentang waktunya bisa kita percepat. Tetapi itu baru perkiraan saya,” jelasnya. Sudarsana mengaku juga punya keinginan untuk melayani rute MengwiDenpasar. Apalagi, rute ke Mengwi sudah ada dalam perencanaan awal 17 koridor yang akan dilayani Trans Sarbagita. Di antaranya, Koridor 6 Mengwi-Kota-Pelabuhan Benoa, Koridor 7 Tabanan-Mengwi-

Bandara, Koridor 13 GianyarMengwi-Tabanan, Koridor 15 Mengwi-Dalung-Batubulan, dan Koridor 17 Mengwi-Darmasaba-Batubulan. “Kalau toh misalkan melenceng, kita ubah menjadi Mengwi-Denpasar kan bisa. Itu kan perencanaan awal, dalam perkembangannya ternyata penumpang di perencanaan awal tidak ada, ya berubah. Harusnya tidak masalah,” paparnya. Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba mengusulkan agar bus Trans Sarbagita lebih baik dioptimalkan untuk mengangkut penumpang dari atau menuju Terminal Mengwi.

Lelang Terlepas dari masalah operasional bus, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGA Sudarsana, mengatakan, saat ini ada 25 bus yang tidak beroperasi dan hanya parkir di halaman Dinas Perhubungan. Masing-masing, 15 bus berukuran besar dan 10 bus medium. Ketimbang hanya diam, pihaknya kini tengah melakukan pengecekan bus berkaitan dengan rencana lelang. “Cek dulu, kalau seandainya aturannya memang (umur bus) 7 tahun sudah boleh dilakukan lelang, dibanding diam sekarang, kenapa tidak. Karena itu kan ada beban biaya pemelihara-

an,” ujarnya. Bus medium misalnya, lanjut Sudarsana, merupakan produk Hyundai yang ATPM-nya (Agen Tunggal Pemegang Merek) tidak ada di Bali. Jika terjadi kerusakan, maka harus memesan ke Jakarta. Kalau di Jakarta kosong, maka harus melakukan pemesanan ke pabrik Hyundai di Korea. “Kalau ada kerusakan, nunggu barangnya lama,” imbuhnya. Menurut Sudarsana, pengecekan juga melihat persentase kelayakan bus untuk menentukan besaran harga lelang. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, mengaku belum menerima usulan lelang bus Trans Sarbagita dari Dinas Per-

hubungan. Termasuk belum mengetahui terkait adanya rencana tersebut. Namun, lelang tetap memungkinkan untuk dilakukan sepanjang kendaraan itu tercatat di inventaris provinsi. “Kalau mobil usianya tujuh tahun sudah boleh dilelang. Atau mungkin dalam keadaan rusak berat meskipun belum tujuh tahun. Tapi yang ini (lelang bus Trans Sarbagita, red) belum ada suratnya ke BPKAD,” ujarnya. (kmb32)

”Kalau ada anggaran, kenapa tidak (mengoptimalkan Trans Sarbagita di Terminal Mengwi - red).” Kepala Dinas Perhubungan Bali IGA Sudarsana

SARBAGITA Bus trans Sarbagita melintas di pertigaan Sempidi, Badung. Operasional Bus Trans Sarbagita ke Terminal Mengwi membutuhkan tambahan dana miliaran rupiah.

Tembak di Tempat ULAH para pelaku kriminalitas tak segan-segan melakukan kekerasan saat beraksi, membuat Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta geram. Seperti dalam kasus jambret yang mengakibatkan korbannya luka. “Saya perintahkan kepada anggota

tidak segan-segan melakukan tindakan tegas secara terukur. Tembak di tempat apabila pelaku kejahatan ini melakukan perlawanan, mengancam nyawa korban, serta berpotensi mengancam serta membahayakan anggota,” tegasnya, Rabu (25/4) kemarin. Tindakan tegas perlu dilakukan, lanjut Kapolres, untuk menekan angka kriminalitas. Selain itu, anggota Polres Badung terus menciptakan rasa aman dengan meningkatkan patroli, khususnya di wilayah rawan kriminalitas seperti objek wisata dan daerah permukiman padat penduduk. Termasuk menggandeng para tokoh masyarakat dan pecalang. “Sepertiga kekuatan Polres Badung dikerahkan d a l a m Operasi Sekat y a n g rutin k a m i l a k sanakan. Anggota bersenjata laras panjang juga ditempatkan di tempat wisata, keramaian dan objek vital,” ujarnya. (rah)

FIGUR Rencana Pengiriman Pengawasan Melekat 500 Naker ke LN Salah Perencanaan

Bali Post/kmb19

Dewan Tegaskan Harus Terlaksana

Denpasar (Bali Post) -

Sampai saat ini belum ada tanda-tanda realisasi atas rencana pengiriman 500 tenaga kerja (naker) ke luar negeri (LN). Baik untuk bekerja di perhotelan, Spa, maupun kapal pesiar. Usut punya usut, rupanya ada sedikit kesalahan dalam perencanaan yang dibuat Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali. Terutama dari segi anggaran, sehingga menjadi kendala dalam pelaksanaannya. “Sedang dalam proses, karena anggarannya itu ada yang salah perencanaan, karena ini baru pertama. Program pertama kali di Bali dan di Indonesia, saya mengakui (ada salah perencanaan, red),” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi, di Denpasar, belum lama ini. Menurut Wiratmi, anggaran pelatihan dan pengiriman tenaga kerja awalnya digabung menjadi satu. Padahal seharusnya, anggaran untuk dua kegiatan itu dipisah sehingga dilakukan revisi. Proses revisi pun harus melalui sejumlah rapat dengan pihak-pihak terkait. Namun, pihaknya memastikan program pengiriman 500 tenaga kerja ke luar negeri tetap berjalan.

“Cuma pelaksanaannya harus baik benar. Kalau tidak baik, nanti kami yang salah. Nanti ada pemeriksaan, dan sebagainya,” imbuhnya. Wiratmi menambahkan, anggaran yang dialokasikan tetap Rp 10 miliar untuk 500 tenaga kerja di tahun 2018. Pihaknya menargetkan masalah ini bisa diselesaikan pada bulan Mei mendatang. Mengingat, sudah ada banyak masyarakat khususnya generasi muda yang tertarik dengan program ini. Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta telah meminta Dinas Tenaga Kerja dan ESDM bekerja secara serius agar program ini bisa terealisasi dengan baik. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan Rp 10 miliar ini menjadi tepat sasaran. Utamanya bisa menyasar

tenaga kerja dari keluarga miskin. Selain itu, anggaran yang dikeluarkan dari APBD Provinsi Bali tersebut juga tidak menimbulkan masalah hukum. Terlepas dari itu semua, terobosan dari Pemprov Bali ini dinilai bagus sehingga dewan mendukung penuh. “Program ini harus sukses, apa pun alasannya. Jadi, harus terlaksana,” ujar politisi PDI-P ini. Parta mengaku sudah sering mengingatkan Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali agar program tersebut dapat berjalan. Termasuk menyarankan untuk berkomunikasi dengan semua pihak terkait. “Itu program rintisan, pasti menemukan kendala. Antara niat membantu dengan peraturannya sering tidak klop,” jelasnya. (kmb32)

BICARA soal Lembaga Perkreditan Desa (LPD), nama Drs. I Nyoman Cendikiawan,S.H.,M.Si. tak asing lagi. Pria kelahiran Banjar Pujungkaja Desa Talepud, 23 September 1964 ini telah mengabdikan diri hampir setengah usianya demi LPD Talepud Gianyar. Dia merintis sejak berdiri LPD tahun 1989. Kesenangannya berorganisasi sejak Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga perguruan tinggi, menjadikannya matang dalam berinteraksi. Terbukti dia dipercaya menjadi Ketua Bali Post/ist Badan Kerja Sama (BKS) LPD se-Bali untuk periode yang kedua 2017-2022. ‘’Ini tugas yang amat berat, namun mulia,’’ ujar suami Putu Sutrepti ini, Rabu (25/4) kemarin. Awalnya, ia bercita-cita menjadi guru. Karena itu, ia kuliah di FKIP Unud Singaraja (sekarang Undiksha Singaraja). Cita-citanya menjadi pendidik tak kesampaian, tapi justru berkarier di LPD. Namun, dia optimis ilmu guru bisa diterapkan di mana saja termasuk di LPD. Obsesinya menjadikan LPD sebagai lembaga keuangan komunitas milik desa adat semakin eksis, dipacu dengan berbagai inovasi seperti pelatihan sumber daya manusia (SDM), sertifikasi kompetensi, standardisasi sistem komputer serta perjuangan menyuarakan kepentingan LPD sehingga lahir Perda LPD yang terbaru. ‘’Upaya ini dilakukan untuk menjadikan LPD betul-betul eksis dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,’’ ujarnya. Dikatakannya, jumlah LPD di Bali per Desember 2017 tercatat 1.433, dengan jumlah karyawan 7.862 orang, tabungan Rp 7,216 triliun, deposito Rp 8,177 triliun, pinjaman yang diberikan Rp 13,141 triliun, dan total aset Rp 18,473 triliun. Agar LPD yang ada terus berkembang, langkah strategis yang perlu dilakukan adalah dengan meningkatkan pendidikan para kepala LPD dan pengawas LPD, serta pembinaan secara rutin oleh tim pembina dari LPLPD yang sekaligus melaksanakan audit. ‘’Lebih penting lagi, agar LPD tetap sehat, nasabah dan krama desa mesti tetap melakukan pengawasan melekat terhadap keberadaan LPD-nya,’’ ujar Cendikiawan yang pemilik Bali Jungle Huts Villas ini. (lun)

Membentengi Sawah Subak Biaung

Pekaseh Teguh Pendirian, Petani Diajak Berinovasi DIAPIT Pantai Biuang dan Jalan By-pass Ngurah Rai, Denpasar Timur, Subak Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, semakin terjepit dengan berdirinya bangunan di sisi timur dan baratnya. Subak ini menjadi pembatas wilayah Denpasar dan Gianyar. Memang lahannya tidak begitu luas, hanya 11 hektar, digarap 14 petani, tapi masih bertahan dari gempuran alih fungsi lahan. Semua itu tak lepas dari perjuangan dan kerja keras Pekaseh Subak Biaung, Made Ruda. Walau usianya sudah uzur, tapi semangat bertaninya tetap bergelora sehingga mampu mempertahankan luas lahan subak tersebut sampai sekarang. “Jadi pekaseh sejak tahun 1966 sampai sekarang. Bahkan

dulu, saya memegang Subak Padanggalak dan Subak Biaung. Tapi karena ada aturan melarang merangkap dua jabatan pekaseh, sejak tiga tahun lalu, saya memilih tetap menjadi Pekaseh Subak Biaung,” kata Made Ruda, di sela-sela penanaman padi organik bersama Kodim 1611/Badung dan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Senin (23/4) lalu. Sambil membenarkan posisi kacamata minusnya, Made Ruda mengatakan banyak yang naksir lahan tersebut untuk dibeli. Apalagi lokasinya sangat strategis dan harganya pun menggiurkan. Tapi lahan tersebut termasuk jalur hijau, para petani tidak mau menjualnya. Selain itu, keteguhan pendirian Made Ruda tetap melestarikan sawah ditunjukkan dengan menolak saat

diminta tanda tangan oleh pemilik tanah. “Ada di sebelah subak ini dijual 20 are. Baru-baru ini saya dicari pemiliknya, rencananya akan dikembangkan untuk sekolah atau apa, saya tidak mau tanda tangan. Takutnya pura-pura saja, nanti dapat tanda tangan Pekaseh, Kadus, Kades, nanti malah jadi dibangun,” tegasnya. Ia berharap anggota subak tersebut tidak terpengaruh dengan perkembangan Kota Denpasar kian pesat. “Kalau didesak terus, nanti tidak tahu lagi,” ungkap pria yang rambutnya memutih semua ini. Sementara itu, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar Ir. Gde Ambara Putra mengatakan, walau luas lahannya kecil, tapi upaya meningkat-

kan pendapatan petani terus dilakukan. Petani diajak berinovasi guna meningkatkan kesejahteraan. “Misalnya di Subak Biaung ini, kami ajak petani menanam padi organik dan jadi percontohan. Memang saya tidak jamin 100 persen organik, tapi menuju ke organik. Masalahnya air belum jamin tidak campur zat kimia, lahan di sebelahnya masih nyemprot pakai pestisida, udara juga,” ujarnya. Namun upaya menuju organik terus dilakukan karena keuntungannya besar. Apalagi sekarang sudah ada pihak ketiga yang siap memberikan bibit dan membeli hasil panen dengan harga disepakati. Sedangkan pihaknya membantu pupuk organik dan sumur bor. Jika debit air menipis, sumur bor tersebut menjadi solusinya.

Kalau tidak musim tanam padi, bisa digarap palawija sehingga proses bertaninya tidak mandek. Tujuannya supaya produktivitas petani meningkat. Bagaimana generasi penerus pahlawan pangan ini? Menurut Ambara Putra, kalau anak muda sekarang disuruh langsung terjun bertani agak sulit. Namun diarahkan bergerak ditahan pascapanennya. Untuk menggugah niat mereka, digelar Pasar Tani tiap Minggu dan pesertanya anak muda. Dengan demikian, generasi penerus bangsa ini terus berinovasi menciptakan olahan dari hasil pertanian. “Saya berupaya membuka pasarnya dulu dan digerakkan oleh anak muda kita. Memang sengaja saya garap hilirnya dulu agar anak muda kita ini

Made Ruda

Bali Post/rah

terbuka pikirannya tentang pertanian,” ucapnya. Setelah merasakan keuntungan menjual olahan hasil petani, mereka akan berpikir mempertahankan sumbernya yaitu petani agar usahanya bisa terus berkembang. Dengan demikian bagian hulu mulai dilirik anak muda ini. “Mereka bisa menjadi mentormentor kepada petani terkait

Bali Post/rah

Ir. Gde Ambara Putra

cara tanam agar kualitasnya bagus dan pemasarannya. Lama-lama kami harapkan mereka bisa terjun menjadi petani modern agar usahanya jalan dan berkembang,” harap Ambara Putra, sambil mengenakan sepatunya, setelah terjun ke sawah menanam padi bersama Dandim1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo. (rah)


12

KLUNGKUNG

Kamis Umanis, 26 April 2018

Serapan Gabah Masih Minim

Semarapura (Bali Post) -

Menggeliatkan sektor pertanian, Pemkab Klungkung tak sebatas meningkatkan pengadaan alat dan mesin setiap tahun. Tetapi juga menggulirkan program “Beli Mahal Jual Murah” untuk memberikan nilai tambah pada petani. Namun fakta di lapangan, serapannya masih tergolong minim. Hal tersebut disampaikan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Klungkung I Wayan Kardana, Rabu (25/4) kemarin. Pada program tersebut, pemkab bekerja sama dengan Koperasi Unit Desa (KUD) Panca Satya, Dawan Klod Kecamatan Dawan, Arta Wiguna di Desa Gelgel Kecamatan Klungkung, dan Jaya Werdhi, Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan. Membeli gabah hasil panen petani lebih mahal dan menjual beras lebih murah dari harga pasaran pada umumnya. Akan tetapi, bergulir sejak tiga tahun lalu, serapannya dinilai masih tergolong kecil.

SOSOK Antisipasi Penyakit Menular

PENYAKIT menular masih sering ditemukan menggerogoti masyarakat. Bahkan tak jarang sampai tergolong parah. Mengantsipasi hal itu, perlu ada pencegahan sejak awal. Tak hanya oleh petugas di lingkungan pemkab, namun juga harus datang langsung dari masyarakat. “Penyakit menular harus diantisipasi bersama-sama,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Klungkung, Ni Made Adi Swapatni, Rabu (25/4) kemarin. Khusus dari Diskes, pencegahan telah dilakukan melalui penyuluhan secara rutin yang melibatkan petugas dari masing-masing puskesmas. Masyarakat juga diberikan pemahanan akan tanda-tanda munculnya penyakit itu. “Petugas setiap puskesmas terus bergerak memberikan edukasi ke masyarakat. Ini akan terus berlanjut,” kata mantan Direktur RSUD Klungkung ini. Memasuki pergantian cuaca, masyarakat juga harus waspada akan kemunculan penyakit musiman. Tak hanya berupa flu, namun juga Demam Berdarah Dengue (DBD). Meski kasus di bumi serombotan cenderung menurun setiap tahun, kembali ditegaskan upaya pencegahan tetap harus dilakukan dengan pemberantasan sarang nyamuk, salah satunya melalui fogging. “Kasus DBD memang cenderung menurun. Tetapi ini harus tetap diwaspadai,” tegasnya. Tak hanya itu, di setiap desa juga telah dibentuk juru pantau jentik (Jumantik) nyamuk. Perannya juga sangat besar dalam memerangi penyakit yang ditandai demam itu. “Pada intinya untuk mencegah munculnya menyakit, harus terbiasa menerapkan hidup sehat. Tak hanya pada diri sendiri. Tetapi juga lingkungan,” imbuhnya. (sos)

Belum sebanding dengan jumlah subak yang ada. “Ada 42 subak. Serapan gabah melalui program ini masih sangat sedikit,” ungkapnya. Pria asal Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan ini menyebutkan program yang digadang-gadang untuk memberikan nilai tambah ini sejatinya mendapat respons positif dari petani. Oleh sebab itu, pemkab diharapkan bisa melakukan evaluasi. Keterlibatan KUD bisa ditambah, salah satunya dengan membangkit-

kan yang tengah mati suri. “Untuk program ini, gabah dibeli dengan harga Rp 4.500 per kilo. Lebih besar dari HPP kisaran Rp 3.700. Petani merespons positif,” katanya. Suntikan modal untuk koperasi juga dipandang sangat perlu ada dari pemerintah supaya bisa membeli gabah dalam jumlah yang lebih besar. Keinginan petani menjual gabah cenderung meningkat. Terutama yang berstatus sebagai penggarap. Salah satunya akibat semakin

sulitnya mencari tukang panen. Ini sangat layak untuk diakomodir oleh pemerintah. Selain padi, petani Kabupaten Klungkung juga ada yang membudidayakan komoditas lain, seperti cabai dan sayuran. Ke depan pemasarannya juga diharapkan mendapatkan perhatian dari pemerintah, sehingga tidak terjadi permainan harga. “Pada intinya peran pemerintah sangat diharapkan untuk sektor pertanian,” imbuh Ardana. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa mengatakan pemkab terus mengevaluasi program ini. Dalam meningkatkan serapan gabah petani, direncanakan kerja sama juga dijalin dengan KUD Sri Sedana, Desa Aan. (kmb45)

SMAN 2 Semarapura

Sejak Awal 2018 Sabet Ratusan Juara Semarapura (Bali Post) Prestasi yang diraih sebuah lembaga pendidikan menjadi sesuatu yang sangat membanggakan. Di Kabupaten Klungkung, hal dirasakan salah satu sekolah yakni SMAN 2 Semarapura. Sejak awal 2018, sekolah rujukan ini berhasil menyabet juara pada ratusan kompetisi dari skala kabupaten maupun nasional. Memasuki lobi sekolah yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika ini, ratusan piala menyesaki beberapa rak kaca. Ada juara bergilir maupun tetap. Ukurannya juga bervariasi, mulai dari kecil, sedang hingga besar. Dominan warnanya keemasan, dilengkapi tulisan jenis lomba dan nama penyelenggaranya. Dari sekian piala, ratusan disumbangkan oleh siswa tahun ini. Kasek setempat, I Gusti Lanang Made Puji, mengatakan sejak Januari hingga jelang akhir April ini, tercatat telah mendapatkan 143 juara dalam kompetisi bidang akademik, seperti karya ilmiah dan non akademik, seperti debat maupun olahraga. “Prestasi ini sebagian besar skala kabupaten. Ada

juga provinsi dan nasional,” jelasnya didampingi Waka Kesiswaan I Ketut Langkir, Rabu (25/4) kemarin. Prestasi teranyar berupa juara I debat hukum tingkat nasional yang terselenggara di Universitas Padjajaran, Bandung. Tim siswanya yang terdiri Komang Danan Jaya, I Gusti Ngurah Rusmawibawa, dan Ayu Merta Corelia Wati berhasil menyingkirkan 15 peserta lainnya. “Debat ini yang terbaru. Awalnya sudah sempat beberapa kali lomba, dapat juara juga. Sebelumnya ada juga siswa dapat juara story telling tingkat provinsi,” ungkapnya. Mendapatkan prestasi gemilang itu, sekolah dengan Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) terbaik di Kabupaten Klungkung ini harus menjalani serangkaian proses. Pembinaan tidak langsung dilakukan terhadap siswa yang menjadi peserta. Lebih mendasar dari itu dengan meningkatkan kualitas tenaga pendidik. “Ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu proses dan harus didukung sebuah komitmen,” tegasnya. Lebih lanjut, Puji menyam-

paikan keberhasilan menyabet prestasi dapat memudahkan peserta didiknya untuk berkompetisi dalam melanjut-

kan pendidikan ke perguruan tinggi. Bahkan, ketertarikan anak-anak SMP untuk mengenyam pendidikan di sekolah

ini cenderung meningkat setiap tahun. “Sekolah siap menjadi lembaga yang membentuk mental siswa,” tandasnya. (kmb45)


EKONOMI

Kamis Umanis, 26 April 2018

13

Triwulan I

Rendah, Serapan Belanja Modal di Bali

Denpasar (Bali Post) – Serapan belanja modal di Bali pada triwulan I masih rendah sekitar 9,49 persen dari pagu Rp 1,786 triliun dalam wilayah kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Denpasar. Hal tersebut juga tergambarkan di Kantor Wilayah (Kanwil) KPPN Bali, karena gambaran pagu tersebut secara dominan ada di Kota Denpasar. Saat ini belanja modal yang diajukan satuan kerja (satker) posisinya baru pada uang muka, dan tahapan sedang proses lelang. Tentunya belum terjadi tanda tangan kontrak, dan memang relatif baru uang muka yang diajukan. Hal tersebut disampaikan Kepala KPPN Denpasar Teddy di sela-sela kegiatan evaluasi kinerja dan pemberian penghargaan satker terbaik di Aula Gedung Keuangan Negara, Denpasar, Rabu (25/4) kemarin. Diterangkannya bahwa berdasarkan data 2017, pekerjaan fisik dominan capaian pekerjaannya belum mencapai 100 persen pada 31 Desember 2017. Kemudian saat pengajuan di akhir tahun mereka terpaksa mengajukan jaminan bank. Hal itu dikarenakan ketika pihak ketiga tidak mencapai target sesuai kontrak yang ditandatangani, otomatis bank garansi itu dilakukan klaim oleh KPPN untuk disetorkan ke kas negara sebesar capaian yang tidak tercapai tersebut. Teddy menambahkan bahwa memang ada beberapa kontrak di akhir tahun lalu yang dilakukan klaim, tetapi relatif sedikit, sekitar di bawah 10 kontrak pekerjaan yang diklaim. Namun diatur untuk dapat melanjutkan pembayaraannya di 2018, tetapi diatur sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. ‘’Secara relatif tidak ada tagihan yang tidak terbayar, itu tidak ada. Kemudian ada pekerjaan yang tidak selesai yang bank garansinya gagal kami klaim, itu juga tidak ada. Artinya semua sudah clear. Artinya semua sudah kita bayarkan ke pihak ketiga yang berhak untuk itu sesuai dengan progres mereka,’’ tegas Teddy. Saat ditemui, Kepala Kanwil DJPB Provinsi Bali Dedi Sopandi memaparkan, dari pagu Rp 11,14 triliun untuk seluruh Bali, di mana sebagian besar disalurkan di KPPN Denpasar, sampai hari ini tersalur 22,42 persen atau Rp 2,49 triliun. Yang paling kecil di belanja modal sekitar 9,49 persen. Menurutnya, salah satu fungsi dana APBN adalah untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi. Ketika ada dana APBN tersalur ke masyarakat, dengan efek multiplier-nya akan turut menggerakkan perekonomian rakyat. Maka untuk satker yang akan menyampaikan tagihan ke negara dengan jumlah tertentu, diharapkan lima hari sebelum tagihan disampaikan kepada KPPN harus menyampaikan rencana penarikan dananya. Hal ini penting agar pemerintah dapat menyediakan dana dalam jumlah dan waktu yang tepat. Dedi berharap dari evaluasi ini, terutama serapan belanja modal yang masih rendah, nantinya masalah dan kendala yang dihadapi diinformasikan. Kemudian melakukan focus group discussion dengan satker terkait permasalahan yang dihadapi. ‘’Diharapkan, kalau misalnya kontrak dilaksanakan lebih cepat, sehingga itu akan meminimalisir pekerjaan-pekerjaan selesai sampai akhir tahun. Kalau bisa selesai sampai Oktober, November, Desember kenapa enggak. Kalaupun ada pekerjaan yang meleset, ya… palingan Desember sudah selesai. Tidak ada sampai akhir tahun,’’ katanya. (kmb19)

Bali Post/eka

BUKU - Kepala Kanwil DJPB Provinsi Bali menyerahkan buku pintar pada Kepala KPPN Denpasar di GKN, Denpasar, Rabu (25/4) kemarin.

Bali Post/ant

BERBINCANG - Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (ketiga kanan) dan Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya (kanan) di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Rabu (25/4) kmarin. Dalam kesempatan tersebut Jokowi tegaskan sikap untuk mempermudah investasi di Indonesia.

Presiden akan Hajar Birokrasi Penghambat Perizinan Investasi Jakarta (Bali Post) –

Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya akan membenahi perizinan investasi yang mandek karena hambatan di birokrasi. Bahkan, dirinya tak segansegan menghajar pihak-pihak yang menghambat proses perizinan terutama untuk investasi. Tindakan tegas dilakukan setelah sistem online single submission diluncurkan. ‘’Setelah online single submission nanti kita luncurkan, kalau masih ada kendalakendala, hambatan yang ada di lapangan, kalau masih ada yang main-main dengan perizinan, tolong saya diberi tahu. Bisik-bisik saja kecil, pasti saya hajar, pasti akan diperbaiki, pasti akan saya

benahi,’’ tegas Presiden dalam sambutannya saat melepas ekspor perdana Mitsubishi Xpander di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (25/4) kemarin. Menurut Presiden, para pengusaha dan investor tidak perlu takut untuk melaporkan mengenai kendala yang terjadi di lapangan,

inan dalam hitungan jam. ‘’Ini adalah sebuah loncatan dalam pengurusan perizinan yang sedang kita siapkan. Sebuah perubahan besarbesaran untuk membuat seluruh perizinan dari pusat hingga daerah betul-betul terintegrasi dalam sebuah satu-kesatuan,’’ ujar Presiden. Diharapkan dengan pemberlakuan online single submission tersebut, pemerintahan Jokowi-JK mengejar pertumbuhan ekspor dan investasi yang lebih tinggi. (ant)

OJK Nyatakan Stabilitas Industri Keuangan Terjaga Jakarta (Bali Post) – Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu (25/4) kemarin, menilai bahwa stabilitas sektor jasa keuangan termasuk kondisi likuiditas di industri jasa keuangan Indonesia tetap dalam kondisi terjaga. Perekonomian global menunjukkan kondisi pemulihan yang semakin solid, seperti dinyatakan IMF dalam World Economic Outlook April 2018 yang mengafirmasi akselerasi perekonomian global di tahun 2018 menjadi 3,9 persen, meningkat dibandingkan proyeksi Oktober 2017 sebesar 3,7 persen. Pertumbuhan ekonomi di dunia ini lebih ditopang oleh perbaikan ekonomi di negaranegara maju yang dipicu oleh peningkatan investasi. Selain itu, kinerja ekonomi negara pengekspor komoditas termasuk Indonesia diperkirakan

mulai meningkat. Sejalan dengan proyeksi IMF, The Fed juga mengonfirmasi penguatan perekonomian AS. Pertumbuhan ekonomi AS diproyeksikan tumbuh 2,7 persen di 2018, meningkat dibanding proyeksi sebelumnya sebesar 2,5 persen. Seiring dengan perbaikan AS yang semakin nyata, stance anggota FOMC menjadi lebih hawkish. Kenaikan Federal Funds Rate (FFR) di 2018 kemungkinan masih akan berlanjut. Di domestik, sejalan dengan peningkatan pertumbuhan global, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan juga meningkat. Indikator sektor rill seperti inflasi inti, penjualan semen, penjualan motor, penjualan eceran, harga properti serta neraca perdagangan saat ini membaik secara moderat. Dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Ja-

Menyoal Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Dipengaruhi Faktor Eksternal, Bukan Cerminan Fundamental Ekonomi

Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam sepekan terakhir hingga hampir menembus 14.000 per dolar AS, tidak mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia. ‘’Sebenarnya fundamental itu ada di angka 13.50013.600. Tapi kalau situasi dipicu dengan omongan macammacam, b i s a

karena berkaitan dengan pekerjaan pemerintah memudahkan perizinan usaha dan investasi. Pemerintah akan menelusuri di mana kendala yang masih menghambat mudahnya proses perizinan berusaha di Indonesia. Kepala Negara menyampaikan proses perizinan akan

menggunakan model administrasi yang lebih modern dan cepat dengan sistem data yang terintegrasi dengan sumber daya manusia yang berkapabilitas untuk mengelolanya. Dalam mengelola sistem tersebut, Presiden juga meminta SDM yang mengelola responsif dan turut menjadi faktor penting reformasi layanan perizinan di Indonesia. Presiden meminta kepada menteri dan pimpinan lembaga terkait, online single submission untuk dapat menyelesaikan proses periz-

saja dia bergerak sedikit ke sana sedikit ke sini. Tapi sebetulnya tidak ada sesuatu yang membuat dia berubah secara signifikan,’’ ujar Darmin saat ditemui usai menghadiri Munas X Apindo di Jakarta, Rabu (25/4) kemarin. Salah satu faktor sentimen negatif pasar dipicu oleh isi kicauan Donald Trump melalui Twitter pekan lalu, yang isinya menuduh Cina dan Rusia sebagai manipulator kurs karena melakukan devaluasi mata uangnya. Devaluasi mata uang biasanya dilakukan agar ekspor suatu negara menjadi lebih murah dan lebih bersaing di pasar global. ‘’Sekarang kondisinya sudah lebih tenang sebetulnya. Memang minggu lalu Presiden AS pake Twitter mulai menuduh lagi beberapa negara sebagai manipulator kurs sehingga pasar juga mulai bergerak,’’ kata Darmin. Kurs dolar AS menguat pada

akhir perdagangan pekan lalu di tengah meningkatnya imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS. Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,37 persen menjadi 90,277 pada akhir perdagangan. Imbal hasil pada obligasi pemerintah 10-tahun bergerak di atas 2,957 persen pada Jumat (20/4) lalu, mencapai level tertingginya sejak Januari 2014. Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457 persen, level tertinggi sejak 8 September 2008 ketika surat utang negara dua tahun memberikan imbal hasil setinggi 2,542 persen. Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Rabu mencapai 13.888 per dolar AS, sedikit menguat dibandingkan hari sebelumnya 13.900 per dolar AS. (ant) ‘’Sebenarnya fundamental itu ada di angka 13.500-13.600. Tapi kalau situasi dipicu dengan omongan macam-macam, bisa saja dia bergerak sedikit ke sana sedikit ke sini. Tapi sebetulnya tidak ada sesuatu yang membuat dia berubah secara signifikan.’’ Darmin Nasution Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

karta, Rabu kemarin, OJK menyebutkan kinerja intermediasi sektor jasa keuangan pada Maret 2018 masih pada level moderat. Kredit perbankan tumbuh meningkat menjadi 8,54 persen secara tahunan (yoy). Sementara itu, pertumbuhan piutang pembiayaan tercatat sebesar 6,08 persen (yoy). Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh sebesar 7,66 persen (yoy). Sementara premi asuransi jiwa dan asuransi umum/ reasuransi masing-masing tumbuh sebesar 40,79 persen (yoy) dan 14,99 persen (yoy). Di pasar modal, penghimpunan dana di pasar modal sepanjang 2018 telah mencapai Rp 45 triliun. Total dana kelolaan investasi juga meningkat dan per tanggal 20 April 2018 telah mencapai Rp 749,76 triliun. Di tengah perkemban-

gan intermediasi keuangan tersebut, risiko lembaga jasa keuangan (LJK) baik risiko kredit, pasar, dan likuiditas, pada Maret 2018 berada pada level yang manageable. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross perbankan tercatat sebesar 2,75 persen dan rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 3,25 persen.

Sementara itu, permodalan LJK masih kuat dengan CAR perbankan sebesar 22,67 persen dan RBC asuransi umum dan asuransi jiwa masing-masing sebesar 322 persen dan 481 persen. Ke depan, OJK akan terus memantau dinamika perekonomian global dan dampaknya terhadap stabilitas sistem keuangan nasional. (ant)

Tekan Pelemahan Rupiah

BI Disarankan Naikkan Suku Bunga Semarang (Bali Post) – Pelemahan nilai tukar rupiah yang mulai mengkhawatirkan diharapkan segera dapat dicegah oleh otoritas terkait. Salah satu kebijakan yang dapat ditempuh oleh Bank Indonesia (BI) adalah dengan menaikkan suku bunga acuan. Saran ini disampaikan pengamat ekonomi Tony Prasetiantono dalam acara diseminasi Laporan Perekonomian Indonesia 2017 di Semarang, Rabu (25/4) kemarin. Ia mengatakan kenaikan suku bunga acuan bisa menjadi salah satu upaya yang dilakukan bank sentral untuk menekan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. ‘’Jangan alergi dengan menaikkan suku bunga karena ini bagian dari taktik jangka pendek,’’ kata Tony. Ia mengatakan kenaikan suku bunga acuan dari saat ini sebesar 4,25 persen bisa menjadi alternatif bank sentral untuk menjaga fluktuasi kurs rupiah yang sempat menyentuh 13.900 agar tidak sepenuhnya bergantung dari cadangan devisa. ‘’Kalau naik setidaknya 25 basis poin, mudahmudahan rupiah masih terselamatkan,’’ katanya. ‘’Kalau naik setidaknya 25 basis poin, mudah-mudahan rupiah masih terselamatkan.’’ Tony Prasetiantono Pengamat ekonomi

Tony menyayangkan apabila cadangan devisa yang pada akhir Maret 2018 tercatat sebesar 126 miliar dolar AS kembali tergerus dan hanya dimanfaatkan untuk menahan pelemahan rupiah yang terdampak oleh tekanan global. Ia mengatakan terdapat dua alasan kenaikan suku bunga acuan yaitu karena saat ini investor selalu berupaya mencari pasar baru untuk investasi dengan suku bunga kompetitif. Padahal saat ini mulai memasuki era kenaikan suku bunga acuan seperti yang dilakukan Bank Sentral AS dalam merespons membaiknya kondisi perekonomian di negara tersebut. ‘’Banyak debitur yang melunasi kredit bank dan gantinya menerbitkan bonds di bursa efek dengan bunga lebih kompetitif,’’ katanya. Selain itu, alasan lainnya adalah jarak yang makin menipis antara inflasi yang pada akhir tahun diperkirakan mencapai 4,0 persen dengan suku bunga acuan saat ini 4,25 persen. ‘’Kalau selisihnya terlalu tipis, ujungujungnya orang

akan menarik deposito dan membeli dolar AS atau saham,’’ ujarnya. Ia menyakini dengan kenaikan suku bunga acuan tersebut maka pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS dapat lebih terkendali. Tony juga optimistis pergerakan rupiah masih bisa berada pada kisaran 13.600-13.700 per dolar AS pada akhir tahun karena investor percaya dengan stabilitas ekonomi Indonesia seiring dengan kenaikan peringkat utang. ‘’Investor juga berpikir jangka panjang karena Indonesia ratingnya naik,’’ ujar pengajar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada ini. (ant)


BULELENG

14 Hendak Pesta Narkoba, Pemakai SS Ditangkap Singaraja (Bali Post) – Jajaran Polres Buleleng menggerebek pelaku penyalah guna narkoba yang hendak pesta barang haram itu di dua lokasi berbeda. Pelaku berhasil ditangkap bersama barang bukti. Pelakunya Gede Suarjaya alias Buyar (27), warga Seririt, ditangkap sebelum selesai mengisap sabu-sabu di kamar penginapan di Desa Bubunan, Minggu (15/4) lalu, sekitar pukul 02.00 Wita. Sedangkan, pelaku lain juga berhasil dibekuk sesaat akan menikmati sabu bersama-sama di sebuah rumah kos di Kelurahan Banjar Tegal, Singaraja pada Minggu (22/4) lalu, sekitar pukul 19.00 Wita. Tersangka ini yakni Putu Agus Hendra Wiryawan alias Lelong (33), warga setempat. Dia ditangkap bersama teman wanitanya Kadek Dela Monica alias Monica (18) asal Banyuning, dan seorang lagi pelaku di bawah umur. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu (25/4) kemarin, mengatakan penangkapan pelaku setelah anggotanya melancarkan “perburuan” penikmat barang haram tersebut dan memberantas jaringannya. Penangkapan di kamar No. 6 sebuah penginapan yang disewa tersangka, polisi menemukan paket sabu seberat 0,05 bruto (0,03 gram neto). Selain itu, juga ditemukan sebuah bong (alat isap narkoba), pipet kaca.

Tidak puas dengan barang bukti itu, polisi kembali menggeledah tas pinggang tersangka. Hasilnya, polisi menemukan dua paket sabu 0,09 bruto (0,07 gram neto) dan 0,08 bruto (0,06 gram neto). “Tersangka pertama ditangkap di Desa Bubunan dan anggota menemukan yang bersangkutan akan memakai sabu. Barang bukti dan pelaku kita amanakan di Polres untuk proses lebih lanjut,” katanya. Sementara itu, perburuan di wilayah Kota Singaraja, polisi menangkap tiga peserta pesta narkoba di kamar kos di Kelurahan Banjar Tegal. Saat digerebek, pelaku sudah siap mengonsumsi sabu bersamasama. Dari ketiga tersangka ini satu di antaranya masih di bawah umur, sehingga penanganan kasus hukumnya ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPU) Satreskrim Polres Buleleng. Dari penangkapan ini, dua paket sabu masing-masing 0,13 bruto (0,08 gram neto) dan 0,13 bruto (0,08 gram neto). Selain itu, alat isap narkoba, korek api, dan barang bukti lain turut disita. “Kalau dari pengakuannya, memang tersangka Hendra Wiryawan menemui teman wanitanya Monica. Dan satu pelaku lagi masih di bawah umur yang juga sempat akan ikut mengonsumsi narkoba dan syukurnya bisa kita amankan untuk proses lebih lanjut,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

DIAMANKAN – Pelaku penyalah guna narkobaa jenis sabu-sabu diamankan jajaran Polres Buleleng di dua lokasi berbeda.

Kamis Umanis, 26 April 2018

Piutang Perawatan Pengungsi di RSUD Buleleng Capai Rp 100 Juta Singaraja (Bali Post) –

Manajemen RSUD Buleleng sampai sekarang belum menerima biaya perawatan pasien pengungsi erupsi Gunung Agung. Jumlahnya lebih dari Rp 100 juta. Sejak September 2017 lalu, Buleleng salah satu daerah yang menerima pengungsi dampak erupsi Gunung Agung. Pengungsi ini ditampung di Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Buleleng, Sukasada, Banjar, Seririt, dan Gerokgak. Selama mengungsi, pengungsi pun mendapat perawatan kesehatan baik di puskesmas maupun di

RSUD Buleleng. Karena situasinya dinyatakan tanggap darurat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali mengeluarkan kebijakan agar kesehatan pengungsi dilayani di wilayah tempat warga mengungsi. Biaya perawatan medisnya dijanjikan ditangani setelah situasi dinyatakan aman. Sejak mendapat instruksi itu, banyak pasien pengungsi yang menjalani perawatan, d a r i yang ringan, sedang, dan berat di RSUD Buleleng. Pasien pengungsi itu telah dilayani dengan baik, karena komitmen RSUD membantu warga yang sedang mengungsi. Total biaya perawatan yang tercatat sampai pengungsi

sepenuhnya kembali pulang ke desa asalnya lebih dari Rp 100 juta. Manajemen RSUD pun telah berkoordinasi ke Dinkes Bali agar piutang itu segara ditindaklanjuti. Namun, sampai tahun ini tidak ada kejelasan kapan biaya perawatan itu akan dibayarkan. Direktur Utama RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. usai rapat dengar pendapat di DPRD Buleleng Rabu (25/4) kemarin, membenarkan piutang perawatan pengungsi Gunung Agung belum dilunasi. Wiartana mengatakan, berdasarkan laporan keuangan di rumah sakit, pihaknya sudah mencoba berkoordinasi dengan pihak Dinkes untuk memastikan kapan biaya perawatan itu dibayarkan, namun belum mendapat keputusan pasti. Pihak Dinkes Bali menyebut piutang perawatan medis pengungsi sudah dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali. Rencananya,

biaya perawatan medis pengungsi akan ditanggulangi dengan dana tanggap darurat di BPBD Bali. “Sesuai laporan keuangan itu, biaya perawatan untuk pengungsi itu sudah masuk piutang. Kami sudah sampaikan ke pemprov, tapi belum ada kepastian. Kita hanya diberi tahu bahwa dana itu masih dikoordinasikan dengan BPBD Bali yang rencananya membayar dengan dana tanggap darurat,” katanya. Menurut Wiartana, berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) di rumah sakit, biaya perawatan yang masuk piutang, pelunasannya ditentukan dengan batas waktu tertentu. Kalau sampai batas waktu itu tidak ada pelunasan, maka manajemen RSUD memasukkan piutang itu ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Piutang yang sudah diteruskan ke KPKNL, maka kewenangan penagihannya dilakukan oleh pihak KPKNL. Namun sebelum meneruskan piutang biaya perawatan pengungsi itu ke KPKNL, Wiartana berharap biaya perawatan yang ditimbulkan itu segera diselesaikan. (kmb38)

Kampus Mediterrannean Bali Beri Penghargaan Kartini Buleleng TIGA sosok perempuan Buleleng mendapat penghargaan sebagai tokoh Kartini Buleleng tahun 2018. Ketiga sosok tersebut yakni, Ny. Aries Sujati Suradnyana yang Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng, Ny. Ayu Wardhany Sutjidra sebagai Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Buleleng, dan Ni Made Rousmini, S.Sos. yang menjabat Asisten II Pemkab Buleleng. Penghargaan ini diserahkan bertepatan HUT ke-10 Kampus Mediterrannean Bali sekaligus menyambut Hari R.A. Kartini yang jatuh pada Sabtu (21/4) lalu. Penghargaan diserahkan Manajer Kampus Mediterrannean Bali di Singaraja Komang Rusma Ari Santhi, S.Pd., M.Pd. di rumah jabatan Bupati Buleleng, Rabu (25/4) kemarin. Ketua TP PKK Buleleng Ny. Aries Sujati Suradnyana mengatakan, mendapat penghar-

gaan sebagai Kartini Buleleng, maka tanggung jawab dalam menggerakkan masyarakat juga semakin besar. Kendati demikian, dengan ketulusan melayani masyarakatnya lewat PKK, Bunda PAUD dan Ketua Dekranas sudah ada peran masing-masing bagaimana menjaga kesehatan masyarakat, pendidikan masyarakat dan mencintai produk industri lokal di daerah. Hal yang paling penting dalam upaya menggerakkan masyarakat baik itu di bidang industri rumah tangga, kesehatan anak maupun pendidikan yaitu peran masyarakat itu sendiri dan semua pihak. Untuk itu, dia berharap terutama para ibu dan remaja putri agar terus belajar untuk bisa mendidik anak mereka ke arah yang lebih baik lagi. Lewat pendidikan dan kesehatan serta diikuti juga dengan peran bapak-bapak dalam mendukung peran dari

ibu. “Semua itu bisa sinergi dan mari kita gerakkan antara bapak ibu dan semua masyarakat yang ada di Buleleng,” katanya. Manajer Kampus Mediterrannean Bali di Singaraja Komang Rusma Ari Santhi, S.Pd., M.Pd. mengatakan penghargaan ini diberikan untuk wanita Kartini Buleleng. Penghargaan ini memberi informasi kepada wanita Buleleng untuk lebih percaya diri dalam melihat peluang dalam berpartisipasi membangun daerah. Wanita Buleleng juga memiliki kesempatan yang sama dalam berkarier dan menjadi pemimpin di mana saja mereka berada. Ari Santhi menambahkan indikator dalam memberikan penghargaan ini dilihat dari sisi jabatan baik jabatan dalam organisasi maupun instansi yang dipimpin oleh para wanita Kartini Buleleng. Ke depannya, indikator penghargaan

KARTINI - Tiga sosok perempuan menerima penghargaan Kartini Buleleng yaitu Ny. Aries Sujati Suradnyana, Ny. Ayu Wardhany Sutjidra, dan Ni Made Rousmini, S.Sos. bukan dalam bentuk jabatan, tetapi bagaimana wanita itu memberikan pengaruh dan kontribusi yang besar baik kepada masyarakat ataupun keluarganya. “Hari ini, kami berkesempatan memberikan

penghargaan kepada Ibu Bupati kepada Ibu Wakil Bupati, dan Ibu Asisten II. Dengan adanya penghargaan ini nantinya bermunculan Kartini–Kartini Buleleng ke depannya,” tegasnya. (ad1403)


15

Kamis Umanis, 26 April 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Europa -------------------------------------------Semifinal I Jumat (27/4) dini hari Arsenal vs Marseille vs

Atletico Madrid FC Red Bull Salzburg

Hasil --------------- Liga Champions ------------------------------------Semifinal I Liverpool

vs

AS Roma 5-2

Bali Post/afp

Manajer AS Roma Eusebio Di Francesco.

Kehilangan Muka PELATIH AS Roma Eusebio Di Francesco mengaku kehilangan muka dengan kekalahan 2-5 pada pertandingan pertama, namun timnya harus percaya bahwa mereka mampu membalikkan keadaan. ‘’Kami memiliki start bagus namun kemudian kami kehilangan muka dan kemampuan untuk tetap berada di permainan, dan kami membawa diri kami menuju masalah,’’ ucapnya. ‘’Kami benar-benar tidak bagus selama 50 menit dan kami kalah pada semua perebutan dan duel dan bahkan tidak mampu melakukan operan-operan lima yard,’ kata pria Italia yang timnya sempat tertinggal 0-5. Namun, dua gol dalam sembilan menit terakhir melalui sepakan Edin Dzeko dan penalti Diego Perotti, memberikan harapan kepada Roma bahwa mereka mampu bangkit di Stadio Olimpico pekan depan. Roma mempunyai pengalaman spektakuler untuk membalikkan skor yakni pada babak perempatfinal. Pasukan Di Francesco kalah 1-4 pada pertandingan pertama melawan Barcelona di Nou Camp. Namun, Roma mampu melaju berkat kemenangan 3-0 di kandang sendiri di mana mereka belum pernah kemasukan gol di Liga Champions musim ini. ‘’Kami harus percaya untuk pertandingan selanjutnya. Anda harus percaya karena di sepak bola semuanya memungkinkan, bahkan meski itu tidak akan mudah,’’ kata Di Francesco yang mempercayai kinerja pemain-pemainnya. (afp/ant)

Pemulih Nama Baik London Memenangi Liga Europa menjadi pilihan tunggal bagi Arsene Wenger untuk mengembalikan nama baiknya setelah 22 tahun menjadi manajer klub kota London. Namun lawan tangguh harus dihadapi lebih dahulu yakni Atletico Madrid pada pertandingan pertama babak semifinal, Jumat (27/4) dini hari di Stadion Emirates. Wenger mengakui proses pengunduran dirinya sebagai jalan untuk menyatukan kembali pendukung the Gunners yang terbelah setelah sebagian memihaknya dan sebagian lagi memintanya mundur. Itu terjadi setelah kesuksesan di awal kepemimpinannya di klub. Kini pendukung Arsenal tak sabar menanti kejayaan klubnya seperti 14 tahun lalu. Sepanjang penantian itu, the Gunners selalu lolos kualifikasi Liga Champions meski tak pernah juara. Rekor 19 kali berturut-turut tampil di kompetisi tertinggi Eropa terhenti musim lalu dan potensi kembali tampil di Liga Champion hanya ada dengan menjuarai turnamen Liga Europa. Di bawah kendalinya, Arsenal pernah mencapai final Piala UEFA 2000 namun ditundukkan Galatasaray. Sementara final Liga Champions 2006 berujung sebagai runner-up setelah dilumpuhkan oleh Barcelona. Sebelumnya, ia juga menuai kegagalan di partai puncak. Saat menukangi AS Monaco, timnya ditundukkan Werder Bremen di final Cup Winners’ Cup 1992. Jadi Wenger menjadi satu-satunya manajer yang mampu mencapai final tiga turnamen utama Eropa namun semua berakhir dengan posisi runner-up. ‘’Kami bangga membicarakan warisannya, namun jangan lupa kami masih mempunyai peluang memenangi Liga Europa,’’ ujar mantan penyerang legendaris Arsenal Thierry Henry. Tak berbeda dengan Arsenal, tamunya Atletico Madrid juga memiliki persoalan serupa. Sejak ditangani Diego Siemone tujuh tahun lalu, Atletico mencapai babak semifinal Liga Champions lima kali. Ironisnya, dua kali tampil di final dan dua kali dikalahkan oleh klub tetangganya, Real Madrid. Namun, Simeone lebih diuntungkan karena klubnya menempati peringkat kedua klasemen sementara La Liga dan berusaha mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Pekan lalu, ia menurunkan tim pelapis saat bermain imbang 0-0 melawan Real Betis. Ini menjadi hasil clean sheet ke-11 kalinya secara beruntun bagi Atletico di Stadion Wanda Metropolitano. Pada laga kali ini, Atletico tidak diperkuat penyerang Diego Costa yang selama ini menjadi musuh bebuyutan Arsenal. Costa yang menepi karena cedera hamstring, saat berbaju Chelsea mencetak empat gol dalam enam pertemuan selama tiga tahun. Arsenal yang terseokseok di Liga Utama Inggris, menjalani Liga Europa dengan hasil mengesankan termasuk dengan menyingkirkan Ostersund, AC Milan dan CSKA Moskow. Sementara Atletico yang tersingkir dari Liga Champions, menuju semifinal dengan lebih dahulu mengalahkan Kopenhagen, Lokomotiv Moskow dan Sporting Lisbon. (kmb39/afp)

Menunggu Keajaiban Kedua? Liverpool -

AS Roma membuktikan mampu menyingkirkan Barcelona lewat keajaiban di Stadion Olimpico pada laga perempatfinal Liga Champions lalu. Kini pasukan Eusebio Di Francesco diharapkan mampu membuat keajaiban kedua setelah ditundukkan Liverpool 2-5 pada pertandingan pertama babak semifinal, Rabu (25/4) kemarin. Koran Gazzetta dello Sport menulis di halaman depan ‘’Kini Diperlukan Keajaiban Lainnya’’. Namun koran itu menuliskan dalam kolom kecil tentang eks pemain Roma Mohamed Salah yang tampil mencengangkan pada laga di Anfield kemarin. Koran Tuttosport menampilan Roma menyedihkan di Anfield dan meminta untuk mengalihkan fokus di Serie A lebih dulu dengan judul ‘’Ayo Roma, Jangan Menyerah’’. Sementara Corriere dello Sport menyoroti gol balasan yang memberi peluang bagi pasukan Di Francesco membuat perhitungan ulang di Stadion Olimpico, ‘’Giallorossi kembali tegak dengan Dzeko dan Perotti’’. Bagaimanapun, publik Stadion Olimpico pernah menjadi saksi kebangkitan terbaik timnya di putaran sebelumnya. Roma yang menjadi bulan-bulanan di Stadion Nou Camp dengan kekalahan 1-4, mampu mencetak tiga gol tanpa balas saat menjadi tuan rumah. Lionel Messi dkk. tak berkutik menyaksikan gawangnya dibobol Edin Dzeko menit ke-6, Daniele De Rossi (58) dan Kostas Manolas (82). Roma melaju ke semifinal dengan keunggulan gol tandang meski skor keseluruhan imbang 4-4. Publik Roma mengharap keajaiban kedua agar menyaksikan timnya bisa tampil di final di Stadion Kiev bulan depan. Tanpa Selebrasi Salah menjadi bintang di Anfield kemarin. Dua gol yang dibukukan ke gawang bekas klubnya, membuat pasukan Juergen Klopp memimpin 2-0 saat turun minum, dan Liverpool kembali mencabik-cabik Roma setelah turun minum. Gol Sadio Mane dan kemudian dua gol Roberto Firmino membawa Liverpool memimpin 5-0, dan Klopp merasa cukup nyaman untuk menarik keluar Salah, yang tampil brilian. Edin Dzeko kemudian mampu memperkecil ketertinggalan tim tamu pada menit ke-81 dan empat menit kemudian Diego Perotti mengonversi penalti untuk sedikit menghapus tekanan pada pertandingan di Roma pekan depan. Seperti yang terjadi saat melawan Manchester City pada putaran sebelumnya, Liverpool memperlihatkan kengerian potensi trio penyerang

MANAJER Liverpool Juergen Klopp tak menyesali klubnya kebobolan dua gol jelang akhir pertandingan saat menang 5-2 atas AS Roma. Sebaliknya, the Reds dipuji dengan penampilannya yang sempurna selama 80 menit. ‘’Tentu saja, kami akan lebih senang dengan 5-0 atau 5-1, namun 5-2 merupakan hasil fantastis. Kami pergi ke sana dan mencoba lagi,’’ kata pria Jerman itu jelang laga kedua babak semifinal di Stadion Olimpiaco. ‘’Para pemain memainkan permainan brilian pada kurun waktu yang sangat lama. Bahkan pada menit terakhir ketika kami kemasukan. Kami melakukan satu kesalahan dan wasit melakukan satu kesalahan (menghadiahkan penalti) dan itu adalah dua gol untuk mereka.’’ ‘’Kami harus mengerjakannya kembali di Roma, itu bukan masalah. Itu akan tetap harus dilakukan bahkan jika kami menang 5-0. Roma akan berusaha melakukan segalanya,’’ tuturnya. Klopp memuji gol pembuka Salah dengan tembakan melengkung kaki kiri menuju ke sudut atas gawang dan kemudian menggandakan keunggulan timnya dengan sepakan cungkil yang melewati kiper Alisson.

Bali Post/afp

MAKSIMAL - Mesin gol Liverpool Mohamed Salah (tengah) Roberto Firmino dan Sadio Mane (kanan) bekerja maksimal saat the Reds menaklukkan AS Roma 5-2 pada pertandingan semifinal pertama Liga Champions, Rabu (25/4) kemarin di Anfield. Salah-Mane-Firmino. Jika pertahanan Roma tampil kepayahan lagi saat mereka bermain di Stadio Olimpico nanti, Liverpool dipastikan akan melaju ke Kiev untuk final yang akan dimainkan pada 26 Mei untuk menghadapi Bayern Munich atau Real Madrid, yang akan bertemu pada semifinal lainnya. Roma memulai pertandingan dengan bagus, tidak gentar oleh nuansa di Anfield, ketika mereka menutup pergerakan Liverpool dan menyerang melalui kedua sayap. Perasaan penggemar tuan rumah semakin memburuk pada menit ke-18 ketika gelandang Alex OxladeChamberlain harus ditandu keluar lapangan setelah ia menekel Aleksandar Kolarov. Liverpool terlihat kesulitan dan mereka nyaris kemasukan ketika Kolarov melepaskan tembakan keras dari jarak 30 meter yang tidak dapat ditangkap kiper Loris Karius. Bola untungnya membentur mistar gawang. Pasukan Klopp meresponsnya dengan sangat baik. Penyelesaian mengejutkan Mane semestinya mencetak gol pada menit ke-29 ketika mendapat umpan terobosan dari Firmino. Namun tembakan penyerang Senegal itu melambung di atas mistar gawang ketika ia hanya perlu menaklukkan kiper Alisson. Beberapa saat kemudian Mane kembali mendapat umpan dari rekan

setimnya yang berasal dari Brazil, namun ia justru melepaskan tembakan tidak akurat dari posisi yang menjanjikan di dalam kotak penalti. Rasa frustrasinya semakin membesar ketika sepakan dari jarak dekatnya yang masuk ke gawang Roma tidak disahkan karena offside. Salah menjadi sosok yang memecah kebuntuan pada menit ke-35 dengan penyelesaian mengejutkan. Ia bergerak dari kanan dan kemudian menaklukkan Alisson dengan melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut jauh gawang. Ia memilih tidak membuat selebrasi dengan berlebihan atas gol ke gawang mantan klubnya itu. Bek Dejan Lovren semestinya dapat menggandakan keunggulan namun tandukannya dari tendangan sudut membentur mistar gawang. Salah mengubah skor menjadi 2-0 pada akhir babak pertama sekaligus gol ke-43-nya musim ini ketika Firmino memberinya umpan dari tengah lapangan. Dengan Alisson yang bergerak maju, ia menaklukkan kiper asal Brazil itu dengan sepakan cungkil. Pasukan Juergen Klopp mempertahankan strategi menyerang dan mengambil keuntungan penuh dari rapuhnya pertahanan Roma. Mane mendapatkan ganjaran dari kerja kerasnya pada menit ke-56. Ia melakukan penyelesaian mendatar untuk masuk ke gawang setelah Salah

Tak Menyesal

‘’Gol pertama adalah sepakan yang begitu jenius, dia telah mencetak beberapa gol seperti itu, maka jelas itu bukan kebetulan,’’ ucapnya kepada wartawan. ‘’(Gol) kedua merupakan permainan brilian, Bobby (Firmino) melepaskan umpan di antara sejumlah pemain Roma dan dia (Salah) menyelesaikannya dengan cungkilan. Kemudian dia melakukannya untuk dua gol lainnya,’’ tambah Klopp, mengacu kepada assist Salah untuk Sadio Mane dan Firmino setelah turun minum. Mantan pelatih Dortmund itu tidak menyesal telah menarik keluar Salah pada menit ke-75 ketika Liverpool telah unggul 5-0. Ia mengatakan dirinya ingin melindungi Pemain Terbaik versi PFA itu dari kemungkinan cedera. ‘’Jika seseorang ingin

mengatakan bahwa merupakan kesalahan saya sehingga kami kemasukan dua gol karena saya mengganti seorang penyerang, saya tidak memiliki masalah dengan hal itu. Kami tidak mempersiapkan operan-operan kami. Dia berlari (mengejar umpan terobosan) sepanjang waktu dan tidak akan membantu kami jika dia cedera.’’ Namun, Klopp tidak mau segera memuji Salah, yang didatangkan dari Roma dengan harga 42 juta euro pada Juni lalu. ‘’Pemain yang luar biasa. Jika Anda berpikir dia adalah yang terbaik di dunia, tulislah atau katakanlah. Dia berada dalam bentuk yang bagus, bentuk kelas dunia, namun untuk menjadi yang terbaik di dunia, Anda perlu melakukannya untuk periode yang lebih lama, menurut saya.’’ (afp/ant)

menerobos di sisi kanan dan memberikan umpan matang bagi rekan setimnya. Salah kemudian menari melewati Juan Jesus dan memainkan umpan silang serupa ke jalur pergerakan Firmino, yang tidak melakukan kesalahan untuk mengubah skor menjadi 4-0. Firmino mengubah skor menjadi 5-0 pada menit ke-68 ketika ia mengejutkan pertahanan Roma yang tidak mengawalnya pada situasi tendangan sudut, dan menanduk bola masuk ke gawang. Klopp menarik keluar Salah dan menggantikannya dengan Danny Ings pada menit ke-75. Lima menit kemudian Roma memulai proses pencipataan gol balasan. Pemain asal Bosnia Dzeko mencetak satu gol untuk Roma sembilan menit sebelum pertandingan usai, setelah ia mendapatkan operan dari Radja Nainggolan dan menaklukkan Karius. Satu gol tandang mungkin tidak akan cukup untuk memberi harapan kepada Roma untuk laga kedua. Namun pada menit ke-85 ketika tangan James Milner dinyatakan mengenai bola di kotak terlarang, pemain pengganti Perotti sukses mengonversi penalti untuk menjaga suasana sengit pada pertemuan kedua klub ini di stadion Olimpico. (kmb39/afp/ant)

Manajer Liverpool Jurgen Klopp.

Bali Post/afp


olah raga

16

Kamis Umanis, 26 April 2018

TINJU BOLA - Kiper Global Cebu Philipina Patrick Deyto (kanan) meninju bola di mulut gawang pada pertandingan melawan Bali United pada pertandingan lanjutan Piala AFC di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Rabu (25/4) kemarin. BU harus mengakui keunggulan tamunya 1-3.

Bali Post/ist

SERVIS — Seorang pebulu tangkis melakukan servis kepada lawannya dalam turnamen bulu tangkis beregu antarkaryawan hotel, BTN, BHA, dan PHRI, di GOR Sidharta, Teuku Umar Barat, Rabu (25/4) kemarin.

Tim Bulu Tangkis Padma Jumpa Sanur Paradise di Final

Denpasar (Bali Post) Tim bulu tangkis Padma Resort menantang lawannya Sanur Paradise Plaza pada ajang final turnamen bulu tangkis beregu antarkaryawan hotel, yang dihelat Bali Travel News (BTN), Bali Hotels Association (BHA), dan Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Bali, di GOR Sidharta, Teuku Umar Barat, Kamis (26/4) ini. Sementara juara III dan IV diperebutkan antara Como Shambala melawan The Jayakarta Hotel. Government Relation and Event Manager Andy di sela-sela pertandingan, Rabu (25/4) kemarin, menyatakan laga pamungkas merupakan ulangan tahun lalu. Yang mengejutkan, Como Shambala Ubud ketika mampu menaklukkan Hard Rock dengan skor 2-1. Partai pertama Hard Rock Bobby/Widuna unggul atas Murdana/Partayasa 21-6, 21-12. Partai berikutnya, Januartha/Marubu (Hard Rock) ditundukkan Dak/Arta (Como Shambala) dengan skor 15-21, dan 12-21. Pada laga ketiga sekaligus penentuan, Bobby/Yanto (Hard Rock) dikalahkan Dewa Kaler/Dak (Como Shambala) dengan skor 11-21, 21-7, san 21-14. Sementara Sanur Paradise Plaza yang menduduki posisi juara II tahun lalu, melenggang ke partai puncak, usai memenangkan laga melawan Como Shambala dengan skor 2-0. Sebelumnya, Sanur Paradise Plasa juga mengalahkan The Royal Santrian 2-0 hingga melaju ke semifinal. Padma Resort juga menapaki ke laga pamungkas. Dalam perjalanannya Padma Resort menekuk The Jayakarta 2-0. Bayu/Sumadi (Padma Resort) mengalahkan Ade/Heri (The Jayakarta) 21-8, 21-11, Bayu-Sudana (Padma Resort) menekuk Budi/Ade 21-13, 21-18. (022)

Bali Post/wan

BU Telan Kekalahan Kandang

Gianyar (Bali Post) -

Tim tuan rumah Bali United (BU) harus mengakui ketangguhan tamunya, Global Cebu Filipina, dengan skor 1-3 (0-3) dalam laga terakhir penyisihan Piala AFC, Grup G, di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Rabu (25/4) kemarin. Padahal, pelatih Widodo Cahyono Putro berharap asuhannya bisa memenangkan laga walaupun sudah tidak menentukan dan Tim Serdadu Tridatu sudah pasti terhenti langkahnya. Tiga gol kemenangan tim tamu hasil bidikan Rufino Familiar Sanchez ketika pertandingan yang dipimpin wasit Lau Fong Hei (Hongkong) baru bergulir semenit. Gol ketiga lahir di menit ke-

44 atau semenit menjelang turun minum. Sebiji gol lagi kemenangan Global Cebu dilesakkan Paul Mulders di menit ke-33 yang menjebol gawang Bali United yang dipercayakan kepada Moch.

Diky Indriyana. Sementara satu-satunya gol balasan Bali United hasil sepakan legiun asing Belanda Nick van der Velden yang mengoyak gawang Global Cebu yang dikawal

Tim Sofbol Indonesia Perlu Tiga Kemenangan Lagi

Jakarta (Bali Post) Tim nasional sofbol putra Indonesia menumbangkan Singapura 8-2 pada hari ketiga Kejuaraan Sofbol Putra Asia ke-10 di Lapangan Sofbol Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4) kemarin. Indonesia memerlukan tiga kemenangan di tiga laga sisa untuk meraih tiket ke babak empat besar. Meski skor berbeda enam angka, asisten pelatih timnas sofbol Indonesia Leonard Zarkasih menyebut kemenangan itu tidak diraih dengan mudah karena sampai inning keempat skor masih imbang 1-1. ‘’Singapura bermain baik dengan variasi bola. Namun semua berubah ketika mereka mengganti pitcher utamanya,’’ ujar Leonard usai pertandingan. Pergantian pitcher di inning kelima itu, lanjutnya, membuat Singapura sedikit goyah. Pitcher atau pelempar bola pengganti Singapura tak sepadan dengan pitcher nomor dua Indonesia Feriyanto yang juga bermain mulai inning kelima menggantikan pitcher andalan Merah Putih, Nelwan Yumame. Indonesia pun semakin leluasa mencetak angka dan membuat skor menjad 6-1 di akhir inning kelima dan berikutnya menutup laga dengan kemenangan 8-2. ‘’Kami berhasil bertahan dengan mengatur pergantian pitcher. Feriyanto bermain sesuai dengan strategi, demikian pula dengan Nelwan. Saat Nelwan melempar memang beberapa kali terjadi home run, tetapi itu bagian dari permainan,’’ tutur Leonard. Dengan kemenangan tersebut, peluang Indonesia untuk lolos ke empat besar kejuaraan Asia semakin terbuka. Sebelumnya Indonesia sudah mengoleksi dua kemenangan yakni kala berhadapan dengan Malaysia dan Hongkong. Namun, mereka sudah menelan dua kali kekalahan yakni dari dua tim unggulan turnamen, Filipina dan Jepang. Jika ingin lolos ke empat besar, Indonesia harus bisa menyapu bersih tiga pertandingan yang tersisa dengan kemenangan yakni menghadapi Thailand dan India pada Kamis ini serta Taiwan pada Jumat. ‘’Tidak boleh kalah pokoknya. Untuk itu kami harus meningkatkan mental bertanding. Selain itu juga perlu meningkatkan kemampuan di sektor batter atau pemukul,’’ tutur Leonard. (ant)

Patrick Deyto. Skuad Bali United yang diturunkan, kemarin, seperti M. Taufiq, Yandi Sofyan, Nyoman Sukarja, Sutanto, Dias Angga Putra, Agus Nova Wiantara, Made Andhika Wijaya, kapten Demerson Bruno Costa, dan Gede Nano Sukadana. Padahal, Widodo ingin asuhannya tampil maksimal, meskipun laga tak menentukan lagi, sebab Bali United masih melakoni

Kompetisi Liga 1. Ia menilai penampilan asuhannya di bawah form. Widodo mengingatkan, sebagai pesepak bola pro, tiap individu pemain harus siap diturunkan dan dituntut bermain maksimal. Di sisi lain, pelatih Global Cebu Marjo Allado menyambut gembira hasil kemenangan ini, karena sesuai dengan target, timnya ingin finis di peringkat kedua Grup G Piala AFC. (022)

Daud Yordan Dijadwalkan Naik Ring Juni Mendatang

Bali Post/dok

Tim Perseden berhasil mengalahkan Bali United pada pertandingan Piala Soeratin U-17, Rabu (25/4).

Perseden U-17 Libas Bali United

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Perseden Denpasar U-17 sukses melibas lawannya Bali United dengan skor 3-2 dalam lanjutan Piala Soeratin U-17 Rayon Bali, Grup B, di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (25/4) kemarin. Ketiga gol Tim Laskar Catur Muka dilesakkan Meru Kumura, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Jati Artawan baru bergulir dua menit. Gol kedua Perseden diciptakan Made Valentino Rossi pada menit ke-33 yang menjebol gawang Bali United yang dikawal Rizky. Selan-

jutnya gol ketiga Perseden diciptakan Ronaldi Gevan pada menit ke-80. Sementara dua gol balasan Bali United dicetak Erick pada menit ke25, dan gocekan Kapten Dwi Arya yang menggetarkan jala Perseden yang dikawal Putu Bagus Praditya. Hasil lain di Grup A, FSK Klungkung U-17 juga unggul 3-2 atas Persibu Buleleng di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, kemarin. Pemain FSK Gede Hery memborong dua butir gol di menit ke-52 dan 69, serta satu gol lagi hasil bidikan Agus Sunarya di menit ke-60. Sedangkan dua

gol balasan Persibu Buleleng diciptakan Eggi menit ke-48 dan Adi Saputra menit ke-58. Direktur Kompetisi Asprov PSSI Badung Gede Made Anom Prenatha menyatakan untuk grup A yang sudah pasti lolos Perst Tabanan, sedangkan tim yang mendampingi antara Putra Tresna Bali dan PS Badung, yang akan duel Jumat (27/4) besok. Untuk Grup B, yang memastikan melaju ke babak semifinal adalah Bali United, dan satu tiket lagi ditentukan hasil Perseden melawan Porba Batubulan, Jumat (27/4) besok. (022)

Jakarta (Bali Post) Daud Yordan dijadwalkan kembali naik ring pada medio Juni-Juli setelah petinju asal Kalimantan Barat itu meraih kemenangan KO atas Pavel Malikov dari Rusia pada pertarungan eliminasi WTA kelas ringan. ‘’Sesuai dengan rencana awal. Tapi saat ini kondisi berbeda karena kami harus duduk bersama lagi dengan partner membicarakan peluang Daud. Harapan kami tetap di Juni. Untuk tempat tunggu nego,’’ kata pihak promotor Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari, di Jakarta, Rabu (25/4) kemarin. Setelah memang atas Pavel Malikov, petinju yang akrab dipanggil Cino itu memegang dua sabuk yaitu WBO Intercontinental dan WBA Asia. Peringkat pada WBA juga naik ke posisi kedua setelah sebelumnya berada di posisi keenam. Kondisi ini jelas menguntungkan untuk pertandingan berikutnya. Menurut Okto, kemenangan Cino atas Malikov juga menjadi spirit untuk mengembalikan kejayaan tinju Indonesia. Hal ini juga membuka mata kita dan dunia bahwa Daud Yordan sudah siap untuk ke jenjang lebih tinggi yaitu mengejar predikat juara dunia. ‘’Komunikasi dengan partner maupun federasi tinju dunia terus kami lakukan. Semuanya tidak ada kendala. Untuk masalah calon lawan

akan kita cari yang menguntungkan Daud Yordan,’’ katanya. Terkait dengan lokasi pertandingan, pria yang juga Ketua Umum INAPGOC berharap bisa digelar di Tanah Air. Hanya, tantangan yang dihadapi akan lebih besar jika dibandingkan menggelar pertandingan di luar negeri. ‘’Harapan tetap di Indonesia, tapi apa sponsor siap? Pengalaman sebelumnya jika pertandingan di Tanah Air banyak yang belum siap,’’ kata promotor yang sejak awal mengawal karier Daud Yordan itu. Sementara itu, Daud Yordan mengaku tahapan untuk pertarungan berikutnya diserahkan sepenuhnya ke promotor. Petinju asal Kayong Utara itu menegaskan jika tugasnya adalah berlatih guna menghadapi pertarungan yang telah direncanakan. ‘’Siapa pun lawannya saya siap. Saya menyerahkan sepenuhnya ke promotor. Yang jelas, kemenangan atas Malikov berdampak positif bagi masa depan saya di tinju profesional,’’ kata Cino dengan tegas. Untuk calon lawan memang banyak informasi yang berkembang seperti pemenang antaran Jorge Linares melawan Vasyl Lomachenko yang akan memperebutkan gelar lowong kelas ringan WBA. Selain itu ada nama petinju asal Haiti Evens Pierre. (ant)

Tontowi/Liliyana Akui Masih Miliki Kelemahan

Bali Post/ant

KUDA-KUDA - Pesenam junior Indonesia Ken Ritung tampil pada nomor kuda-kuda pelana putra dalam babak kualifikasi 15th Junior Artistic Gymnastics Asian Championships 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (25/4) kemarin. Kejuaraan senam artistik junior yang digelar pada 25-28 April ini diikuti 132 atlet dari 20 negara di Asia sebagai ajang ‘’test event’’ Asian Games 2018 serta kualifikasi Olimpiade Remaja 2018 di Argentina.

Jakarta (Bali Post) Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melaju ke putaran kedua Kejuaraan Asia 2018 setelah menang atas pasangan Jepang Yuki Kaneko/Koharu Yonemoto, Rabu (25/4) kemarin. Meski mendominasi, namun Tontowi/Liliyana mengakui masih mempunyai kelemahan terutama menjelang akhir pertandingan. Dalam pertarungan yang dihelat di Wuhan, Tiongkok, Tontowi/ Liliyana berhasil menundukkan Kaneko/Yonemoto dengan dua game langsung 21-18, 21-12 setelah mengawali pertandingan dengan cukup baik dan memimpin perolehan skor. Penampilan Liliyana yang begitu memikat di depan net, seringkali mengecoh pergerakan pasangan Jepang. Namun saat Tontowi/Liliyana unggul jauh 18-12, Kaneko/ Yonemoto berhasil mendekat hingga kedudukan menjadi 18-17. ‘’Dari awal sudah benar mainnya, tapi agak kendur di poin-poin akhir. Ini yang harus menjadi koreksi buat kami, jangan gampang buang dua, tiga, empat poin, enggak kerasa lawan sudah mengejar, kami panik. Di saat-saat seperti ini, saya juga harus

Bali Post/net

PUTARAN KEDUA - Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir lolos ke putaran kedua Kejuaraan Bulu Tangkis Asia di Wuhan Tiongkok, Rabu (25/4) kemarin. Unggulan pertama ini mengalahkan Yuki Kaneko/Koharu Yonemoto (Jepang) 21-18, 21-12. banyak mengingatkan Owi,’’ kata Liliyana dalam keterangan PP PBSI. ‘’Saat itu saya memang banyak mengarahkan shuttlecock ke atas, dan pertahanan saya kurang siap.

Di game kedua, pasangan Jepang ini tidak mudah dimatikan, ditambah lagi kondisi shuttlecock yang berat,’’ ujar Tontowi. Tontowi/Liliyana mengaku rindu

kembali naik podium juara yang terakhir kali didapatkan dalam event akbar Kejuaraan Dunia 2017 di Glasgow, Skotlandia. Soal pengalaman, strategi dan kekuatan mental tentunya sudah dimiliki pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini. Keduanya kini lebih fokus mengatur kondisi dan stamina mereka di tengah persaingan dengan pemainpemain muda. ‘’Kami lebih persiapkan stamina karena shuttlecock di sini berat. Jadi untuk kami pemain yang enggak muda lagi, harus pintar-pintar atur kondisi di situasi seperti ini,’’ ujar Liliyana. ‘’Buat saya sekarang dari babak awal semua lawan itu berat, karena yang kami lawan itu pemain-pemain muda semua. Pasti mereka lebih cepat, lebih kuat, jadi kami banyak main di strategi dan untuk menerapkan ini, butuh komunikasi yang baik dengan pasangan,’’ tuturnya. Sementara itu, pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, ditaklukkan Tan Chung Man/ Tse Ying Suet (Hongkong) dalam dua game langsung, 16-21, 12-21. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Umanis, 26 April 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

DicariMarketing,wanita/pria, maks 25th,penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi, kerja tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

DICARI MOBIL B.BP.164.04.18.0001324

DIJUAL RUMAH Rmh Lt2 Jl.Tkd.Balian Renon Gg HumaResidenHub.085100888379

G.01

B.BP.001.04.18.0001197

Rumah Perum Tipe 72/115m2 SHM, IMB,Gianyar.Telp:081338228443

B.BP.001.04.18.0001383

Dicari 2 Admin,lulusan D3 str, Dom:JimbrnHub:Sony(0813755566 66),Yuli(082146476116)WA only

B.BP.001.04.18.0001357

DISEWAKAN RUMAH

B.BP.004.04.18.0001244

B.BP.001.04.18.0001251

Dicari HK + Bisa Masak u/Villa 8476626, info@thebuahbali.com

B.BP.001.04.18.0001377

Dicari Koki Chinese yg berpengalaman,Pnmptn di Bali, Gj .7-9Juta ke atas. Hub.Lini 081318583815

LOWONGAN Dcr Kary/wati u/Rest di Dps Bag.Dapur H.082147288881

B.BP.001.04.18.0001385

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto pasti Brangkat WA:081375409869&087754689692

B.BP.004.04.18.0001173

Tukang Las Kontruksi/Tukang Batu(untuk Pabrik Tabanan), Pnglaman.Hub:Dewi081236222509

B.BP.031.04.18.0001372

*Job Australi Korea Jepang Hub. WA: 081649477140/082231577240 B.BP.166.04.18.0001386

Cari Pembantu Tdr Dlm&1.Krywti Penjaga Toko H.081239364588 B.BP.141.04.18.0001376

BIRO JASA

Cr Mrktg,Bs Komptr/Ingg,MinSMA Hub:082132409613/0361-289329 D3/S1 No Job?Job Ausi Gji 40Jt Hub. WA 081353775093 dibantu

Dbthkn Tng Cleaning Service yg mau Tnggl dlm Hub.087861864937

Dicari sales Mobil Second Gaji Dan Bonus Menarik 085100808090

Dcr Admin&Drafter Tmt SMK Pglm Tdkdiutamakan.Hub:08995648652 (WA), HP:087862501825

Dicr:Pelaksana D3 Sipil,MEP Max:40Th Ex:3Th,Acc D3 Ex:2Th, Adm SMK Ex:2Th T:0361-9071755 E:elis.mataharibali@gmail.com u/Persh Kontraktor

B.BP.001.04.18.0001309

B.BP.001.04.18.0000539

B.BP.001.04.18.0001373

B.BP.001.04.18.0001237

Dcr Pmbntu Suami Istri Srbutan Jujur & Rajin Hub.081999555821

B.BP.153.04.18.0001380

Dicari Tng Bag.Servis AC,Yg Berpglmn u/Perawatan&Servis di Hotel&Villa Gaji Bulanan 3,5Jt Hub.SgrByWA/SMS:081999343777

B.BP.001.04.18.0001361

SERVICE

Dicari Krywti Utk Bengkel Cuci Mobil,Jl.T.Umar Dps,Lulus SMA/ Sederajat. Hub:081236066118

B.BP.001.04.18.0001092

Krj Prkebunan Australia Proses Cpt pasti Brgkat (081236674219) B.BP.001.04.18.0001354

SERVICE

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.04.18.0001360

Looking for Production Manager Good Skill & English.Sent to hrdumaleopold@gmail.com

B.BP.001.04.18.0001384

Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222 B.BP.153.04.18.0001382 HONDA

B.BP.001.04.18.0001378

Dijual Cepat Honda CR-V 2,4 AT Th 2014,Km 71800, 315 Jt Nego Hitam Mutiara,Hub:081339202872 B.BP.004.04.18.0001256 ISUZU

Isuzu Panther LM25 Th 2005, Silver, Mulus,Terawat, Tgn 1. Hub.085109004445 B.BP.004.04.18.0001164 MAZDA

Telemarketing,Tkg Las Listrik, Sales Marketing : 085103167222

Dijual Mazda CX7 2012 AT Putih G MewahRp250Jt.H:081338311368 B.BP.001.04.18.0001362

B.BP.001.04.18.0001245

SERVICE

B.BP.001.04.18.0001084

J.SHM 670M2 di Jl .Tirta Tawar Ubud,dkt Ubud Center,nice view kawasan Villa/Htl,087745432250 B.BP.033.04.18.0001240

Tnh Kav 100m2 Kediri Tbn DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.081338183031/081805374433

B.BP.004.03.18.0001160

Tnh Sawah 23are Penatih, mobil bs .masuk 95Jt/Are 081239529191 B.BP.001.04.18.0001367

DISEWAKAN GEDUNG

RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second HP:08123634805 / 082131234798

B.BP.001.04.18.0001364

Gratis Pinjam Inkubator/Lampu Ft Terapi u/Bayi yg membthkan SMS:085659312070WA:0818355383

B.BP.001.03.18.0000685

KEHILANGAN Hilang 1Bh Buku Kir DK.9524 AR yg mnmukan bs Hub:087862451967

B.BP.001.04.18.0001363

Hlg Ijin Whn Taxi DK 289 IC a/n Gd Suarta LokJimb/085737030949

B.BP.101.04.18.0001379

B.BP.001.04.18.0001358

B.BP.153.04.18.0001381

B.BP.001.04.18.0001356

SERVICE

SERVICE

Free

n

Desig

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BIRO JASA

B.BP.001.04.18.0001308

Dijl tnh kav di kota Denpasar Hub:08123600422 / 0811398086

B.BP.001.04.18.0001247

ANUGERAH DEWATA

BIRO JASA

B.BP.001.04.18.0001353

Dijl Tnh 1960m2,Jl.Gn.Talang I No.17,Jl.Malboro Gang 4 & Ruko Jl.Gajah Mada H:08155733388 TP

Dijl Msn Jht Neci,Kaos,Kancing &BajuGarmen.Hub:087861714157

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

BIRO JASA

DIJUAL TANAH BUC Djl Tanah Kavling Lok.Jln. Gng.Mas,Pds Kelod 081338792660

Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222

Money Back Guarantee

BIRO JASA

KOST Kos Exclusif Lngkp:Furnish,PLN Wifi, Pool,Dkt Airport & Centro Hub.081236333919/081385615594

Kuda GLS Solar’2000 Biru Safir Met Velg 17R H.081238505167 BU

MITSUBISHI

�

BIRO JASA

B.BP.001.04.18.0001366

Yamaha Bisma Dicari:1.Mekanik; 2.Sopir SIM B1; 3.SMA/D1. Hubungi:Teuku Umar 142 Dps

BENGKEL LAS FOTO COPY

Rmh Lt2 Jl .Gadung Denpasar 3Kt 3Km,PAM L1.8A Hub:08123840362

B.BP.001.04.18.0001305

BMW

Brio E AT,Agya Pth15Pmk,Fiesta 11,Hino Dutro14 H.081807779807

B.BP.803.04.18.0001365

Garmen Cr Serabutan(P),Gj+Uang Makan+THR+BnsHub.081999677757

B.BP.001.04.18.0001123

B.BP.001.04.18.0001302

B.BP.001.04.18.0001294

B.BP.001.04.18.0001168

Dicari Checker & Tk.jahit Hub.08113899556 / 08113800492

Kryw laki u/TourCounter@Htl NusaDua085100469080,081918081900

B.BP.001.04.18.0000590

Dicari Tenaga Engineering, Lam.dibawa ke Rosani Hotel Jl.Melasti Gg.Lebak Bene Kuta Hub.(0361)761042/082147231199

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Cari Mobil Bekas Suzuki,Honda, Daihatsu,KIA,Prbd,085100880349

Dcr Sopir Berpengalaman untuk Meubel Hub.08123672614

Dicari Admin S1 Semua Jurusan, Wanita,Semangat Bekerja Tinggi Mengerti Ms.Office.Krm Lamaran ke CV Mitra Wijaya Mulya, Jl. Kembang Kepah No.8 Gatsu Timur /Email ke:mwmbali02@gmail.com

Informasi pasang iklan Telepon

MESIN


BANGLI

18

Kamis Umanis, 26 April 2018

Antisipasi Gangguan Keamanan Jelang Pilkada

Satpol PP dan Satlinmas Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan KABUPATEN Bangli menjadi tuan rumah acara peringatan HUT ke-68 Satpol PP. Apel peringatan HUT Satpol PP yang dirangkaikan peringatan HUT ke-56 Satlinmas dan Damkar ke-99 digelar di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Rabu (25/4) kemarin. Di antaranya hadir, Bupati dan Wakil Bupati Bangli, Wakil Bupati Karangasem, Pjs. Bupati Klungkung, Kepala Satpol PP se-Bali serta Forkompimda Kabupaten Bangli. Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra yang bertindak sebagai pemimpin upacara mengatakan, perayaan HUT Satpol PP kali ini bertepatan dengan tahun politik. Di tahun ini ada dua agenda besar nasional yang akan di-

gelar, yakni pilkada dan tahapan pileg serta pilpres 2019. Karena itu, peran Satpol PP menjadi sangat penting. ‘’Satpol PP harus ikut mengawal dua agenda nasional tersebut. Kesiapsiagaan harus lebih ditingkatkan. Maka tema yang diambil dari hari jadi Satpol PP ke-68 kali ini adalah Satpol PP Siap Mengawal Pilkada Serentak 2018,’’ kata Dewa Indra saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di acara peringatan HUT ke-68 Satpol PP. Tema ini mengandung arti, Satpol PP dan Satlinmas harus lebih siaga di tahun politik. Sebagai perangkat daerah, Satpol PP akan ikut terlibat langsung mengawal pesta demokrasi

terutama pilkada. Keterlibatan Satpol PP, memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga. Tugas pokok lainnya, ikut membantu dalam konteks tugas sosial. Di tahun politik ini, dinamika politik tentunya akan meningkat. Potensi gangguan keamanan juga akan ikut menguat. Dewa Indra pun meminta agar dari sekarang, Satpol PP dan Satlinmas lebih meningkatkan upaya deteksi dininya sehingga potensi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat bisa diantisipasi. Dengan begitu, masyarakat akan merasa terlindungi. Dia mengingatkan, Satpol PP dalam menjalankan tugasnya harus tetap ber-

pedoman pada aturan yang ada. Pedoman yang dimaksud berupa Peraturan Mendagri No. 54 tahun 2011 tentang Standar Operasional Prosedur Satpol PP. ‘’Oleh sebab itu juga saya meminta kepada Bupati agar mengkoordinasikan di daerah masing-masing untuk mengambil langkah-langkah antisipasi,’’ kata Dewa Indra. Satpol PP harus memberikan kontribusinya untuk menjaga situasi kondisi masyarakat tetap dalam keadaan kondusif. Apel ditutup dengan atraksi oleh personel Satpol PP yakni yel-yel, lagu Pol PP dan senam Gemu Famire serta penyerahan paket sembako kepada KK miskin. (ad1401)

PERINGATAN HUT - Suasana peringatan HUT ke-68 Satpol PP yang dirangkaikan peringatan HUT ke-56 Satlinmas dan Damkar ke-99 di Lapangan Kapten Mudita Kabupaten Bangli, Rabu (25/4) kemarin.


19

Kamis Umanis, 26 April 2018

Kumpulkan Minyak Dari Hal. 1 Melihat minyak berhamburan dan mengalir ke selokan, puluhan warga di sekitar lokasi mengumpulkan minyak tersebut. Bahkan sebagian kalangan ibu-ibu membersihkan percikan minyak yang menempel di dinding rumah dan halaman rumah. Tak lama kemudian tiba-tiba muncul api dan spontan menyambar seluruh percikan minyak yang telah membasahi tanah dan rumah. Warga yang sedang mengumpulkan minyak terperangkap dalam kobaran api. Bahkan dua rumah penduduk di sekitar lokasi juga ikut terbakar. Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM Thaib membenarkan kebekaran itu hingga menelan puluhan korban, bahkan sejumlah korban meninggal dunia dalam ledakan kebakaran itu. ‘’Kami berharap PT Pertamina dan aparat penegak hukum segera mengambil sikap untuk memadamkan api dan menutup penyulingan minyak seluruhnya di pedalaman Aceh Timur itu, karena kebakaran yang

sama sudah berulangkali terjadi,’’ tegas Bupati. Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, di Jakarta, Rabu kemarin, mengatakan bersama dengan PT Pertamina, sudah mengirim tim khusus untuk menindaklanjuti peristiwa kebakaran tersebut. ‘’Yang jelas ini adalah ilegal drilling (pengeboran sumur). Kemudian aparat penegak hukum yang akan menindaklanjutinya,’’ kata Agung. Secara teknis penanganan sumur ilegal akan dikomunikasikan oleh aparat hukum dan PT Pertamina. Sementara itu, pada kesempatan lainnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto menegaskan sumur minyak tradisional di Aceh Timur yang meledak tidak memiliki izin atau ilegal. Ia mengatakan sumur minyak tersebut mirip dengan sejumlah sumur minyak tradisional di beberapa daerah seperti di Blora, Jawa Tengah dan Cepu, Jawa Timur yang digarap secara manual oleh warga setempat. (ant)

Pertumbuhan Stagnan Dari Hal. 1

Tahun lalu, ketika pertemuan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, media massa mengalami pertumbuhan yang stagnan dan kebanyakan berada dalam posisi restrukturisasi. ‘’Tahun ini suasananya lebih membaik karena ada optimisme dan peningkatan pertumbuhan di industri media massa,’’ sebutnya. Ada beberapa alasan yang menyebabkan bergairahnya industri media massa tahun ini. Ia menyebutkan makin banyaknya orang yang ingin membaca berita sebagai salah satu alasannya. Selain itu, banyak sumber pendapatan baru bagi industri media massa untuk tumbuh. Ia menilai media massa sudah mulai bangkit dan menemukan ritme untuk menghasilkan pendapatan baru selain pendapatan tradisional mereka dari iklan yang sudah banyak bergeser ke platform online dan media sosial, seperti Facebook dan Google. ‘’Trennya menunjukkan makin banyak orang yang bersedia membayar untuk membaca berita online,’’ jelasnya.

Semua Pihak Dari Hal. 1

Namun, dia menilai langkah Presiden itu agak telat karena dilihatnya sebagai usaha menda-

Dalam kesempatan itu juga disampaikan tren yang terjadi di industri media massa sekaligus kisah sejumlah media di Asia Pasifik yang bisa menginspirasi para pelaku di industri media massa. Diawali dari tren perkembangan media massa yang menunjukkan kebangkitan oleh Chief Operating Officer WAN-IFRA Germany, Thomas Jacob. Ia memaparkan bahwa banyak sumber pendapatan baru yang bisa dipakai penerbit untuk tetap eksis. Misalnya, konten berbayar dan pelanggan online. ‘’Ada kecenderungan media cetak tetap stabil karena beragam pemberitaan hoax yang ada di media sosial dan online. Media cetak dilihat sebagai lebih bisa dipercaya dibandingkan platform lainnya,’’ sebut Jacob. Namun, ia mengingatkan bahwa ada sejumlah faktor yang harus dijadikan pedoman untuk mendapatkan hasil dari konten, yakni kualitas berita, kepercayaan, dan kolaborasi. ‘’Penerbit yang sudah memiliki brand yang kuat dengan sejarah yang panjang lebih dipercaya pembaca,’’ katanya.(kmb18/kmb32)

patkan dukungan dari semua pihak. ‘’Jangan baru mau pemilu kemudian mendekati dan kemudian berusaha meyakinkan. Kenyataannya apa yang sudah terjadi, sudah terjadi begitu,’’ ujarnya. (ant)

Penurunan NTP Dari Hal. 1 ‘’Namun secara keseluruhan, indeks NTP 103,50 menunjukkan petani masih mampu membiayai hidupnya,’’ katanya. Penurunan NTP ini disebabkan karena perubahan indeks yang diterima petani naik 0,30 persen (132,28 menjadi 132,68). Namun dari sisi yang dibayar kenaikannya lebih tinggi yaitu 0,67 persen (127,34 menjadi 128,19). Dilihat subsektornya dari bulan Februari–Maret, semua

Unit Terkecil Dari Hal. 1

Koster berjanji akan membuat aturan, mungkin saja berupa peraturan gubernur (pergub) untuk mengakomodasi apa yang dibutuhkan, utamanya dalam hal pengelolaan mulai dari unit terkecil hingga sampai pada pengelolaannya. Ia juga sepakat agar dibuatkan kelompok atau badan hukum seperti koperasi. ‘’Selayaknya diorganisir

subsektor mengalami penurunan kecuali peternakan. Yaitu indeks NTP tanaman pangan menurun 1,69 persen, hortikultura menurun 0,36 persen, tanaman perkebunan rakyat menurun 1,21 persen, perikanan menurun 0,23 persen. Hanya peternakan yang mengalami kenaikan 1,08 persen. Sementara itu, menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali IB Wisnuardhana, NTP memang berfluktuasi, terutama subsektor tanaman

pangan, karena sifatnya musiman. ‘’Biasanya yang di bawah 100 itu tanaman pangan karena sifatnya musiman. Begitu dia panen, produksi banyak, permintaan tetap, harganya turun, maka NTP turun. Tetapi yang selalu di atas 100 perkebunan dan peternakan,’’ bebernya. Melihat kondisi itu, strategi yang dilakukan adalah petani melaksanakan usaha tani secara terintegrasi. ‘’Petani tidak hanya mengerjakan sawah tapi juga berkebun supaya ada subsidi silang. Ada juga petani berpola tanam padi dan tembakau yaitu di Gianyar dan Klungkung,’’ ungkapnya. (kmb42)

oleh kelompok, lebih bagus dipermanenkan. Harus ada unit yang dipermanenkan, bisa bentuknya koperasi. Saya fasilitasi nanti payung hukumnya,’’ ujar Koster. Ia juga siap memfasilitasi hal lainnya seperti lahan untuk gudang dan permodalan. ‘’Dari segi ekonomi ini pasti menguntungkan, jadi tidak perlu ragu memberi bantuan permodalan,’’ tuturnya. ‘’Ini juga menampung tenaga kerja. Mungkin juga perlu sosialisasi program ini ke masyarakat.

Nanti kita sosialisasikan besarbesaran di banjar-banjar. Yang menarik, ini langsung bisa diolah jadi hasilsepertikerajinan.Bisadibantu pemasarannya, dipromosikan. Ini kan olahan, punya nilai tambah. Pasti kita bantu pemasarannya,’’ tegasnya. ‘’Sekali lagi ini luar biasa. Apa yang selama ini kita anggap masalah, tapi disulap mampu memberi masukan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan,’’ imbuhnya. (kmb)


balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Umanis, 26 April 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Bali Post/AFP

LATIHAN PERANG — Pesawat J15 fighter jet mendarat di Kapal Induk Liaoning dalam rangka latihan perang di Laut Tiongkok Timur. Ini menjadi bagian peringatan yang dikirim Tiongkok kepada Taiwan agar tidak bertindak separatis.

Tiongkok Peringatkan Taiwan Jangan Bertindak Separatis

Beijing (Bali Post) –

Serangkaian latihan militer yang digelar Tiongkok di dekat Taiwan dirancang untuk mengirim pesan yang jelas ke Taiwan, dan Tiongkok akan mengambil langkah lebih lanjut jika pasukan Taiwan tetap bertindak sesukanya, kata seorang juru bicara pemerintah, Rabu (25/4) kemarin. Selama setahun terakhir atau lebih, Tiongkok telah menggenjot latihan militer di sekitar Taiwan yang berpaham demokratis, termasuk menerbangkan pesawat pembom dan pesawat militer lainnya di sekitar pulau itu. Pekan lalu Tiongkok berlatih di Selat Taiwan yang sensitif.

Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai bagian wilayah, dan permusuhan keduanya telah tumbuh sejak pemilihan presiden Taiwan 2016, di mana Tsai Ing-wen dari Partai Progresif Demokrat pro-kemerdekaan keluar sebagai pemenang. Tiongkok telah mengeluar-

kan ancaman yang semakin keras bagi Taiwan agar tetap tunduk, bahkan ketika Tsai telah berjanji mempertahankan status quo dan menjaga perdamaian. Berbicara pada sebuah pengarahan berita reguler, Ma Xiaoguang, Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Tion-

gkok, mengatakan bahwa pesan yang dikirim Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Tiongkok melalui latihannya adalah ‘’sangat jelas’’. ‘’Kami memiliki tekad yang kuat, keyakinan penuh, dan kemampuan yang cukup untuk menggagalkan segala bentuk aksi separatis kemerdekaan Taiwan dan bergerak untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorial negara itu,’’ kata Ma. Jika pasukan kemerdekaan Taiwan terus melakukan apa yang mereka

inginkan, pasukan Tiongkok akan mengambil langkah lebih lanjut. ‘’Latihan militer bertujuan untuk melindungi perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan kepentingan orang-orang di kedua sisi itu,’’ kata Ma. Di tengah ketegangan yang berkembang dengan Tiongkok, Kementerian Pertahanan Taiwan pada Selasa mengatakan akan mensimulasikan upaya untuk memukul mundur pasukan penyerang, perbaikan darurat pangkalan udara, dan

A.A. Sagung Diva Wastuningtyas

penggunaan pesawat tanpa awak yang dioperasikan sipil sebagai bagian dari latihan militer mulai minggu depan. Latihan tahunan Taiwan Han Kuang yang dimulai minggu depan dengan latihan pos komando berbantuan komputer tersebut, tidak menyebutkan secara eksplisit tentang Tiongkok, melainkan mengacu pada ‘’pasukan ofensif yang menyerang Taiwan’’. Bagian utama dari latihan ini adalah uji tembak amunisi aktif pada 4-8 Juni, termasuk

eliminasi musuh di pantai, serta pengintegrasian sumbersumber sipil guna mendukung operasi militer. Perusahaan teknologi akan menawarkan dukungan dengan pesawat tanpa awak atau drone untuk menandai sasaran dan menyediakan pengawasan medan perang, serta perusahaan bangunan akan membantu dengan perbaikan landasan darurat di pangkalan udara Ching Chuan Kang di Taiwan Tengah, kata kementerian tersebut. (ant)

Penata Rias Pengantin Termuda

AntrabeZ - Grup musik asal Lapas Kerobokan, Bali, Antrabez (Anak Terali Besi), bersama musisi JRX SID, Saykoji, Ayu Laksmi, dan Sandrina Malakiano tampil di atas panggung pada hari terakhir perhelatan Indonesian Prison Art Festival (IPA Fest) 2018 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (24/4).

Antrabez di IPA Fest 2018

DIREKTORAT Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) menggelar festival kesenian narapidana yang dinamai Indonesian Prison Art Festival (IPA Fest) 2018 pada tanggal 23 sampai 24 April 2018 di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Adapun tema yang diusung dalam kegiatan yang pertama kali dilaksanakan Ditjen PAS ini adalah Bhinneka Tunggal Ika. ‘’Mengusung tema Bhinneka Tunggal Ika, penyelenggaraan IPA

Fest 2018 ini merupakan hasil pembinaan kepribadian kemandirian dengan balutan seni budaya yang akan disuguhkan oleh narapidana dari seluruh nusantara,’’ kata Marjuki, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Acara tersebut akan menampilkan berbagai pertunjukan kesenian modern dan tradisional seperti seni tari, musik, serta teater. Grup musik asal Lapas Kerobokan, Bali, Antrabez (Anak Terali

Besi), juga tampil dalam event tersebut. Bahkan Antrabez tampil bersama musisi JRX SID, Saykoji, Ayu Laksmi, dan Sandrina Malakiano, tampil di atas panggung pada hari terakhir perhelatan Indonesian Prison Art Festival (IPA Fest) 2018 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (24/4). Festival yang berlangsung selama dua hari ini menampilkan beragam karya seni narapidana dari 52 lembaga permasyarakatan se-Indonesia. (ant)

MANTAN vokalis band Coklat, Namara Surtikanti yang lebih populer disebut Kikan, menyatakan upaya pencegahan terorisme melalui dunia maya adalah sangat nyata. ‘’Ini merupakan cara terbaik, karena saat ini banyak remaja kecanduan internet tapi melihat konten radikalisme,’’ kata Kikan di Tangerang, Banten, Rabu (25/4) kemarin. Kikan menyatakan dirinya ditunjuk oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai duta damai. Namun, perempuan kelahiran 9 September 1976 itu dengan senang menjadi duta damai karena paham terorisme dan radikalisme harus dicegah. Menurut penyanyi pop rock

itu bahwa sasaran paham tersebut adalah anak muda yang sering disebut ‘’zaman now’’ sebagai penguna ponsel aktif. Sebagai duta damai, Kikan menghibur para peserta pelatihan dan tamu undangan dengan beberapa lagu, di antaranya ‘’Bendera’’ yang membuat pengunjung ikut bersuara. Bahkan Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius juga ikut naik panggung dan bernyanyi bersama Kikan yang belakangan ini sering berkolaborasi dengan Tantri, vokalis band Kotak. Dia mengatakan anak muda kebanyakan adalah pegiat dunia maya, setiap saat melalui ponsel pintar melihat aneka konten termasuk video radikalisme.

Dia menambahkan video maupun gambar tentang radikalisme tidak dapat dicegah karena disuguhkan dan ini tanpa disaring. Untuk itu, para remaja harus memperkuat paham dan ideologi Indonesia yang mengutamakan keberagaman serta menghindari antitoleransi. Usai bernyanyi, Kikan didaulat untuk memberikan penjelasan kepada awak media di Tangerang bersama Komjen Suhardi Alius dan staf kedutaan Amerika Serikat dan Spanyol terkait pelatihan pencegahan terorisme di dunia maya. Sebagai duta, Kikan juga berkeliling Indonesia untuk kampanye menyampaikan pesan damai tanpa terorisme dan radikalisme. (ant)

Cara Terbaik, Cegah Terorisme Melalui Dunia Maya

Terlahir dan dibentuk dari keluarga yang mempunyai basic penata rias dan kecantikan, membuat Anak Agung Sagung Diva Wastuningtyas memilih dan menggeluti dunia kecantikan dan menjadi penata rias. Di usianya yang baru menginjak 16 tahun ini, Diva, panggilan akrabnya, sudah sejak kecil dibantu sang ibu, Dr. Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M., yang merupakan salah seorang penata rias pengantin termuka Bali menekuni tata rias. Diva pun lahir menjadi penata rias pengantin Bali termuda saat ini. ‘’Sejak kecil saya dari baru bangun tidur sudah melihat orang merias, pulang sekolah juga melihat orang merias, setiap saat melihat orang merias, karena lingkungan saya perias semua. Memang ibu saya terus mengarahkan, agar saya memiliki keahlian di bidang tata rias dan kecantikan,’’ tutur Diva, Rabu (25/4) kemarin. Sejak umur 4 tahun, Diva mengaku sudah mulai dengan hobi mencorat-coret dan saat kelas 4 SD sudah mahir merias. Bahkan, sejak Mei 2014 lalu, ia telah men-

gantongi sertifikat tatarias pengantin Bali Agung dari LSK (Lembaga Sertifikasi Kompetensi). Tidak puas hanya di situ, untuk membuktikan kemahirannya tersebut, pada September 2015, Diva berhasil mengantongi sertifikat kompetensi modifikasi rias pengantin Bali dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), sekaligus menjadi penata rias pengantin termuda. Prestasi ini diraihnya tidak terlepas dari dukungan dan arahan ibunya yang selalu mewanti-wanti agar sang putri memiliki keahlian. Apalagi, di era ini semua dituntut untuk memiliki kompetensi. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi jumat 26 April 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu