Skip to main content

Edisi 19 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 2 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

jumat umanis, 19 agustus 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Atasi Kemacetan, akan Dibangun LRT di Kuta DPR Nilai Takkan Jawab Akar Masalah Jakarta (Bali Post) -

Pemerintah tengah menggalakkan pembangunan Light Rail Transit (LRT). Sejumlah kota besar dengan tingkat kemacetan yang tinggi menjadi sasaran dari proyek pembangunan kereta api ringan tersebut. Dari sejumlah kota di Indonesia, Kuta di Bali menjadi daerah pertama yang disebut Menteri Perhubungan Budi Karya akan dibangun infrastruktur LRT. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah tengah mengkaji beberapa kemungkinan kota-kota besar dibangun infrastruktur LRT. Kajian yang dilakukan mencakup tingkat kepadatan lalu lintas dan tingkat mobilitas warganya. Sejumlah kota besar itu antara lain Kuta di Bali, Bandung di Jawa Barat, Surabaya di Jawa Timur, dan Medan di Sumatera Utara.

Pembangunan proyek tersebut dapat ditawarkan ke pihak swasta dengan potensi bisnis yang ada. Kuta, menurut Budi Karya, dipilih karena di kawasan tersebut luar biasa padat transportasinya di saat Lebaran dan Tahun Baru, dan menjadi permasalahan yang tak kunjung usai tiap tahunnya. Hal. 19 Investasi LRT

Bali Post/dok

Suasana kemacetan di Kuta.

Pesawat Latih Jatuh

Penumpang Selamat

Maruarar Sirait

PDI-P Nilai Tepat Golkar ’’Jual’’ Nama Jokowi

Jakarta (Bali Post) Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengakui strategi Golkar mendukung pencalonan kembali Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilu Presiden 2019 dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada pilkada serentak 2017 merupakan strategi beringin untuk mendongkrak suara. Hal itu bisa dilihat dari dampak konflik Golkar selama 1,5 tahun ternyata bisa diredam hanya dalam beberapa bulan saja, hanya dengan ‘’menjual’’ nama Jokowi dan Ahok. ‘’Dukungan ini memang membuat suara Golkar naik saat ini. Memang Golkar mengambil momentum yang tepat,’’ kata Maruarar dalam dialektika demokrasi ‘’Pilkada Serentak, Suara Parpol atau Suara Elite’’ di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/8) kemarin. Namun, ia mempertanyakan konsistensi dukungan Golkar. Sebab, dari pengamatannya, tiap parpol mempunyai ideologi atau doktrin. Ia mengakui Golkar merupakan partai berpengalaman yang mampu membentuk kaderkadernya matang dalam berorganisasi. Dari sejumlah survei yang dirinya diundang sebagai pembicaranya, ada tren suara Golkar dalam survei pascamendukung Jokowi dan Ahok terus meningkat hingga 16 persen. ‘’Ya memang kelebihannya itu, Golkar punya SDM yang andal dan berpengalaman,’’ jelasnya. Kendati demikian, kata Maruarar, publik tetap menunggu sikap konsistensi Partai Golkar terhadap Ahok. Meski PDI-P sendiri belum memutuskan mendukung Jokowi maupun Ahok. Hal. 19 Pilkada Serentak

Bali Post/ant

MOTOR GEDE - Anggota polisi melakukan atraksi saat latihan mengendarai motor gede (moge) di halaman Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (18/8) kemarin. Latihan mengendarai sepeda motor 1000 cc ke atas itu guna meningkatkan kemampuan teknis maupun taktis para anggota polisi.

Bali Post/ant

JATUH - Aparat menjaga pesawat latih jenis Fiver Cesna 172 Fiver Warior yang jatuh di areal pesawahan Popok Kujang, Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (18/8) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun tiga orang mengalami luka ringan.

Bandung (Bali Post) – Pesawat latih jenis Piper PA 28 bertuliskan PK-PBG jatuh di areal pesawahan milik warga, Kamis (18/8) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB. Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan pengamanan di lokasi pesawat jatuh. Tim SAR gabungan terdiri dari TNI/Polri, aparat desa dan masyarakat setempat juga melakukan upaya penyelamatan dalam peristiwa itu. Polisi mengidentifikasi tiga awak atau korban kecelakaan pesawat yang mendarat darurat di Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal Ka-

bupaten Tasikmalaya. Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, ketiga awak pesawat seluruhnya selamat dan sudah ditangani lebih lanjut. ‘’Untuk korban dalam keadaan selamat, hanya shock saja,’’ kata Yusri. Ia menyebutkan tiga awak pesawat latih, yakni pilot Yosaphat Lintang warga Pekalongan, Jawa Tengah, sebagai pelatih, kemudian dua penumpang M. Arief Rafidan dan M Fadli Rapidan dari Kota Tanggerang, Banten. Hal. 19 Mendarat Darurat

Sudah Dua Sandera WNI Lolos

Terdampar di Perairan Luwu

Minta Tebusan Rp 60 M

Jakarta (Bali Post) – Satu lagi anak buah kapal Tugboat Charles asal Indonesia, Ismail, yang disandera kelompok bersenjata di selatan Filipina berhasil bebas pada Kamis (18/8) pagi. ‘’Ismail ditemukan terhanyut di perairan Luwu, Kamis pagi waktu setempat,’’ kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal, di Jakarta, Kamis kemarin. Menurut Iqbal, ABK asal Kalimantan Selatan tersebut ditemukan di wilayah perairan yang sama dengan Muhammad Sofyan, sandera WNI lainnya yang lebih dulu berhasil bebas pada 17 Agustus lalu. ‘’Saat ini, Ismail juga telah tiba di Zamboanga City untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk cek kesehatan,’’ katanya. Iqbal menambahkan bahwa tim Kedutaan Besar RI di Manila dan Konsulat Jenderal RI di Davao telah berada di Zamboanga City untuk mendampingi mereka. Hal. 19 Dua WNI SANDERA INDONESIA Tentara Filipina dan polisi mengawal sandera Indonesia Mohammad Safyan setelah ia melarikan diri dari penculik Abu Sayyaf, di Jolo, Sulu, Filipina Selatan, 17 Agustus lalu.

Bali Post/ap

Jakarta (Bali Post) – Dua orang anak buah kapal (ABK) WNI yang menjadi sandera kelompok radikal Abu Sayyaf di Filipina dan berhasil melarikan diri, Ismail (22) dan Muhammad Sofyan (28), menjalani pemeriksaan kesehatan di Zamboanga. ‘’Jadi terkait sandera yang melarikan diri dari Abu Sayyaf, infonya sudah saya cek, dan benar. Sekarang saudara Sofyan dan saudara Ismail sudah berada di Zamboanga (Filipina),’’ kata Panglima TNI Gatot Nurmantyo di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/8) kemarin. Pertama kali sandera yang melarikan diri dan berhasil ditemukan adalah Sofyan, yang ditemukan di wilayah pantai Barangay Bual, Kota Luuk, Sulu. Beberapa jam berselang, Ismail juga ditemukan masih di wilayah yang sama dengan penemuan Sofyan. ‘’Saat ini mereka sedang ditangani dan dicek kesehatannya,’’ ujar Gatot. Hal. 19 Melarikan Diri

Bangkitkan Kejayaan Pertanian Bali

Benahi Politik Anggaran Sektor Pertanian KEBANGGAAN masyarakat Bali menjadi petani kini seakan sirna. Hal ini tidak lepas dari masih relatif rendahnya pendapatan yang diterima dari sektor pertanian. Selain itu, petani juga selalu diidentikkan dengan keterbelakangan dan kemiskinan. Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, satu hektar sawah dengan tiga kali panen per tahun hanya menghasilkan penghasilan kotor Rp 6 juta. Itu pun kalau hasilnya 6 ton gabah kering giling. ‘’Kalau dipotong sama bibit, dan lain sebagainya, itu mungkin hanya sekitar Rp 3 juta per hektar. Namun rata-rata petani Bali hanya punya tanah 25 are. Artinya penghasilannya Rp 750.000 per panen atau empat bulan. Itulah realitas yang harus kita lihat di

lapangan,’’ ujarnya ketika diskusi ‘’strategi Bangkitkan Kejayaan Pertanian Bali’’, Senin (15/8) lalu. Pria yang akrab disapa Cok Ace ini menambahkan, dari aspek internal perlu dibangun kembali masyarakat Bali khususnya pemuda bangga menjadi petani. Perlu ditekankan bahwa profesi petani adalah profesi yang sangat mulia. Kedua, pertanian jangan hanya dilihat dari segi memproduksi beras dan sebagainya. Namun, pertanian juga harus dipandang sebagai sebuah atraksi. Ketika pertanian sudah dilihat sebagai atraksi sejatinya dapat meningkatkan nilai pariwisata Bali yang saat ini tergolong murah. Pemerintah sebagai pemegang regulasi berperan untuk mengatur pendapatan dari pariwisata untuk

dibawa pula ke pertanian. Apalagi dengan adanya penerimaan pajak secara online, terjadi peningkatan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang dibayarkan pelaku pariwisata. ‘’Oleh karena itu, politik anggaran, struktur anggaran perlu dibenahi ke depan andaikan memandang pertanian sebagai sebuah atraksi. Ini yang saya harapkan sehingga pariwisata Bali bisa meningkat nilainya, kualitasnya bisa meningkat, pertanian kita bisa sejahtera, ada kebanggaan sebagai petani,’’ jelasnya. Di sisi lain, kata Cok Ace, ketika pertanian dipandang sebagai produsen, bisa dijawab dengan teknologi serta kebijakan pemerintah, salah satunya kebijakan zonasi. Hal. 19 Bahan Baku

Ary Suta

Cok Ace

Ramantha


denpasar

2 figur Pembangunan Infrastruktur Merata SALAH satu kendala yang menghambat pembangunan perekonomian di Indonesia adalah perilaku KKN (kolusi, korupsi, nepotisme), baik yang dilakukan pemerintah maupun pihak swasta (pengusaha) masih sangat tinggi. Selain itu, adanya kesenjangan antarsektor dan wilayah. Kemiskinan serta kebodohan juga menjadi penghambat pembangunan dan kesejahteraan di Indonesia. ‘’Apabila ketiganya dapat diatasi, maka Indonesia akan semakin maju. Salah satunya dengan menjalankan program-program pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur dan meningkatkan karakter diri. Sebab, radikalisme sangat mengganggu kesatuan dan persatuan NKRI,’’ ungkap Ketua STIMI Handayani Dr. I.B. Gede Udiyana, S.E., M.Si., Ak., Selasa (16/8) lalu. Oleh karena itu, untuk menghindari kesenjangan antarsektor dan wilayah di Indonesia, pembangunan infrastruktur baik di Indonesia Bagian Barat, Tengah dan Timur harus merata. Sebab, pembangunan infrastruktur yang merata akan memudahkan investasi sehingga dapat meningkatkan perekonomian secara merata. ‘’Dengan meratanya pembangunan infrastruktur, maka investasi akan semakin meningkat, sehingga lapangan pekerjaan juga akan semakin banyak dan mudah. Dengan demikian, perekonomian juga akan meningkat dan merata di seluruh Indonesia, sehingga tidak ada gap sosial di seluruh wilayah Indonesia,’’ tegasnya. Untuk bisa merealisasikan hal tersebut, pemerintah yang mempunyai tugas pokok sebagai fondasi pembangunan perekonomian. Dengan APBN dan APBD yang kurang memadai, untuk pemerataan pembangunan infrastruktur sangat perlu melibatkan pihak ketiga (swasta). Seperti halnya tax amnesty sebagai modal untuk pembangunan infrastruktur. ‘’Jadi, tax amnesty ini merupakan langkah untuk meningkatkan investasi, sehingga permodalan Indonesia semakin meningkat untuk pembangunan infrastruktur,’’ pungkasnya. (win)

denpasar

& Sekitarnya

DJ Mahesa Dijebloskan ke Lapas DISC jockey (DJ) klub malam ternama di bilangan Denpasar, Gusti Gede Putu Mahesa Gotama atau yang dikenal dengan nama DJ Mahesa, Kamis (18/8) kemarin dijebloskan ke Lapas Kerobokan. Digiringnya pria bertubuh tinggi besar itu seiring dilakukan pelimpahan tahap II atas perkara dugaan kepemilikan delapan butir pil ekstasi atau sering disebut dengan ineks dengan berat 3,34 gram. Pelimpahan kemarin diterima langsung JPU Gde Wiraguna Wirayoga. ‘’Setelah dilakukan pemeriksaan berkas, kami putuskan menahan tersangka,’’ kata jaksa. Dalam berkas acara pemeriksaan (BAP) polisi, tersangka DJ Mahesa ditangkap di areal parkir Akasaka, Denpasar. Tersangka ditangkap karena kedapatan membawa 8 butir ekstasi serta serbuk warna cokelat dengan berat 3,34 gram. Atas perbuatan itu, tersangka dijerat dengan dua pasal yakni Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 20019 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (asa)

Dampak PP No. 18/2016

DKP Gabung ke LH Denpasar (Bali Post) Dampak pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) No. 18/2016 tentang Perangkat Daerah yang merupakan turunan UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, akan mengubah susunan organisasi perangkat daerah di masing-masing daerah. Tidak terkecuali di Pemkot Denpasar. Bahkan, Denpasar sudah membahas rancangan susunan organisasi yang akan diterapkan. Dalam rancangan awal, diperkirakan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) akan bergabung dengan Lingkungan Hidup. Saat ini Pemkot masih mematangkan susunan organisasi tersebut untuk finalisasi. ‘’Statusnya akan menjadi bidang di LH. Ini menyesuaikan dengan struktur di pusat,’’ ujar Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat ditemui usai sidang paripurna DPRD di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, belum lama ini. Di tempat terpisah, Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar Desak Nyoman Widiasih, S.H., M.H. mengatakan, pihaknya sudah merancang empat alternatif struktur organisasi yang sesuai dengan PP No. 18 Tahun 2016 tersebut. Karena dalam ketentuan ini, masing-masing bidang memiliki skor untuk dijadikan salah satu kriteria dalam merancang organisasi kali ini. Perubahan struktur organisasi ini paling lambat sudah rampung akhir Agustus ini karena hal ini berkaitan dengan Rancangan APBD 2017 yang sudah harus mengacu kepada Struktur Organisasi Perangkat Daerah yang baru. ‘’Kami di Bagian Organisasi sudah mempersiapkan rancangan perdanya dan segera menyerahkannya ke DPRD dalam waktu dekat. Draf masih disempurnakan, ada sejumlah SKPD yang digabung, yang dipisah. Itu tergantung skornya,’’ ujar Desak. Seperti diberitakan, PP 18/2016 yang diundangkan tanggal 19 Juni 2016 lalu, padal Pasal 124 ditegaskan, paling lambat enam bulan ketentuan ini sudah harus dijalankan. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : benahi politik anggaran sektor pertanian Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Penembak Pelajar Ternyata Komplotan Geng Motor

Denpasar (Bali Post) Belum genap seminggu menyelidiki kasus penembakan dan penebasan pelajar SMP di depan Alfamart Jalan Gatot Subroto Barat, Kuta Utara, tim gabungan Reskrim Polres Badung dan Polsek Kuta Utara berhasil mengungkap para pelakunya, Selasa (16/8) lalu. Pelakunya tak lain anggota geng motor yang sering beraksi di TKP. ‘’Pemicunya ketersinggungan saja. Mungkin pernah saling ejek saat ketemu di jalan sehingga terjadi kasus itu,’’ kata Kasat Reskrim Polres Badung AKP Mikael saat mendampingi Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, Kamis (18/8) kemarin. Barang bukti yang diamankan, satu tombak panjang 1 meter, pipa besi, pistol airsoft gun, cadar dan tiga sepeda motor. Sedangkan tersangka yang ditangkap enam orang, yaitu Putu Suardika alias Bawing (24), Made Agus Surya Wibawa alias Gus Surya (21), Komang Dian Permana Putraa alia Mang Dian (20), Wayan Gede Budiarta alias Budi (28), Ricky Dedy Satriawan alias Patrick (26) dan Komang Keju Palguna (22). ‘’Penangkapan kami lakukan mulai pukul 16.00 sampai 22.00 Wita. Airsoft gun itu ilegal dan dibeli secara online. Ini perselisihan anak muda dan geng motor,’’ tegas Kasat Reskrim. Dari pengakuan Suardika, ia menebas korban memakai pedang. Selanjutnya, pedang tersebut dibuang di seputaran Jalan Gatot Subroto Barat, Kuta Utara. Sedangkan Wibawa mengaku hanya pemukul

korban dan itu pun hanya sekali. Yang menembak leher, bahu dan lengan kiri Krisna Adinata tak lain tersangka Dian Permana Putra. Tersangka Budiantara merusak motor korban menggunakan pipa besi, sementara Patrick mengaku memukul korban memakai tombak dan Keju Palguna memukul memakai tangan kosong sebanyak enam kali. ‘’Pistol airsoft gun itu dibeli seharga Rp 2,5 juta. Kami masih dalami maksud tersangka membeli senjata ilegal tersebut. Tersangka ada berasal dari Karangasem, Sempidi, Padangsambian, Gianyar dan Jalan Cokroaminoto Denpasar,’’ tegas mantan Wakasat Reskrim Polresta Denpasar ini. Sebelumnya, Rabu (10/8) lalu sekelompok orang menyerang dan menembak pelajar di depan minimarket di Jalan Gatot Subroto Barat, Kuta Utara. Untuk mempercepat pengungkapan kasus itu, dibentuk tim khusus beranggotakan anggota Polda, Polres Badung dan Polsek Kuta Utara. Tiga korban berstatus pelajar SMP yang jadi sasaran, I

Bali Post/eka

PENYERANGAN - Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan menggelar para tersangka beserta barang bukti kasus penyerangan pelajar di minimarket Jalan Gatsu Barat di Mapolres Badung, Kamis (18/8) kemarin. Putu Krisna Adinata (13) mengalami luka tusuk di pergelangan tangan kanan, luka tembak pada leher, bahu dan lengan kiri. Sementara Ngurah Bagus Rama Wijaya (14) luka robek di bahu kanan dan Komang Adi (14) luka robek di kepala belakang. Kejadiannya pukul 02.00 Wita dan kasus tersebut di-

Tanah Bali Tidak Subur, Pertanian Ditinggalkan

Denpasar (Bali Post) Masifnya pengembangan pariwisata, membuat sektor pertanian ditinggalkan. Bisa dilihat dari kondisi pertanian Bali yang kini berada di ambang bahaya. Setiap tahunnya, kurva produksi pertanian per hektar menurun karena tanah Bali sudah jenuh atau tidak subur. Ditambah lagi, serangan dari hama yang semakin kebal dengan pestisida. Di sisi lain, biaya produksi untuk sarana produksi pertanian (saprodi) juga terus meningkat. Sementara harga gabah petani selalu disikat oleh tengkulak. Itu artinya, petani saat ini sudah lebih banyak menelan kerugian daripada keuntungan dari bertani. ‘’Makanya pertanian itu ditinggalkan karena ini bukan bisnis yang menguntungkan buat petani. Dia (petani) sarankan ke anak-anaknya, janganlah kamu jadi petani, pergilah kamu ke kota, adu nasib di sana. Jadi karyawan hotel, kapal pesiar, jadi macammacam, seperti itu kondisinya,’’ ujar praktisi pertanian Ir. Ida Bagus Gede Arsana saat ditemui di Warung 63, Jl. Veteran, Denpasar, Kamis (18/8) kemarin. Pernyataan Arsana didasari hasil sensus pertanian yang dilakukan Badan Pusat Statistik. Tahun 2003, jumlah rumah tangga petani di Bali mencapai 460.437 KK. Namun tahun 2013, jumlah rumah tangga petani hanya tersisa 404.507 KK. Itu artinya, terjadi penurunan 55.930 KK atau 17,85 persen. ‘’Dengan luas lahan pertanian 80.063 hektar, kita lihat yang

mengolah sawah itu petani Bali yang umurnya 45 tahun ke atas sebesar 62 persen. Jadi, petani sudah ruyud karena yang muda usia 25 sampai 40 tahun itu cuma 12 persen,’’ imbuh alumnus Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor ini. Padahal, lanjut Arsana, petani memiliki tugas yang mulia yakni sebagai pengelola ekosistem tanah air negara Indonesia. Petani harus memiliki 4K yakni komitmen, kontinuitas, kualitas dan kuantitas. Namun, petani sejauh ini tidak memiliki komitmen dan kontinuitas karena mereka masih menjadi kaum termarginalkan. Direktur Bali Sri Organik ini juga meminta adanya sinergi antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat untuk membuat Bali asri kembali. Selain itu, pemerintah dan seluruh komponen masyarakat diingatkan agar mengganti filosofi Bali adalah Banyak Libur menjadi Bantu Ayah (akasa) Lindungi Ibu (pertiwi). Ibu yang dimaksud di sini tidak lain adalah tanah dan air. Tanah khususnya, tidak jauh berbeda dengan manusia yang membutuhkan makan, minum, bahkan vitamin. Namun selama ini, tanah hanya diberi vitamin seperti urea, TSP, KCl atau Ponskha. Sementara makanan dan minumannya, dilupakan. ‘’Sekarang tidak ada orang bertani seperti di era 70-an, yang petaninya membawa lelemek ke sawah. Lelemek itu terbuat dari sampah organik seperti tekor-tekor bubuh dari

laporkan ayah Krisna, I Nyoman Kaler (36), yang beralamat di Jalan Buana Raya, Padangsambian, Denpasar Barat. Waktu itu, korban bersama tema-temannya selesai makan di TKP. Tiba-tiba datang sekelompok orang yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor. Para pelaku langsung menyerang menggu-

nakan tombak dan airsoft gun. Setelah melihat ketiga korban tidak berdaya, para pelaku langsung kabur. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Terkait ’’Master Plan’’ Kawasan Pasar Badung

daun sebagai kompos. Karena tidak ada yang kasih makan, akhirnya kurus kering tanahnya, sakit dia. Menyiasati hal ini, Arsana menyarankan untuk kembali pada pertanian organik menggunakan metode System of Rice Intensification (SRI). SRI pada prinsipnya menggunakan bahan organik, ada uji bernas benih, memakai benih muda berumur 7-10 hari setelah semai, ditanam tunggal, dangkal dan seperti huruf L, tidak digenang air, jarak tanam lebar, melakukan 4 kali penyiangan, serta tidak menggunakan pupuk kimia dan racun sintetis. Hama padi seperti wereng dan belalang bisa diusir menggunakan bahan-bahan alami seperti tembakau dan daun srikaya. (kmb32)

Bali Post/rin

Ir. Ida Bagus Gede Arsana

Dewan Minta Pasar Kumbasari Masuk Penataan

Denpasar (Bali Post) – Pembuatan master plan kawasan Pasar Badung yang tengah dilakukan Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) melalui sebuah sayembara, mendapat respons dari jajaran DPRD setempat. Dewan mengusulkan agar pembuatan master plan kawasan tersebut harus juga mampu menata Pasar Kumbasari di sebelahnya. Mengingat, pasar tersebut sangat strategis sebagai ikon Kota Denpasar. Sementara kondisinya saat ini kurang layak dalam hal kenyamanan pengunjung terutama untuk para wisatawan. Untuk itu, penataan lantai dasar di Pasar Kumbasari perlu dipikirkan terutama dalam membuat master plan kawasan. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Denpasar Ir. Eko Supriadi di kantornya, Kamis (18/8) kemarin. Politisi PDI-P ini berharap ada penataan yang menyeluruh di kawasan itu sehingga mampu menjadi ikon sebuah kota dan salah satu destinasi city tour. ‘’Saya melihat perlu langkah serius dalam menata kawasan tersebut. Jangan setengah-setengah,’’ kata Eko Supriadi. Kepala DTRP Denpasar I Kadek Kusuma Diputra mengatakan, saat ini sudah ada 73 tim yang sudah mendaftar ikut sayembara membuat gambar master plan kawasan Pasar Badung tersebut. Kini, pihaknya masih melakukan proses untuk menentukan gambar yang mana akan digunakan. Respons pembuatan master plan

kawasan tersebut sangat besar sehingga akan memudahkan DTRP merancang kawasan tersebut agar semakin baik. Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan Pasar Badung pascakebakaran Februari 2016 lalu, kini mulai dirancang. Sebelum membuat DED (detail engineering design), DTRP menggelar sayembara untuk pembuatan gambar master plan atau rencana induk kawasan Pasar Badung dan sekitarnya, yakni Jalan Gajah Mada, Pasar Kumbasari, Tukad Badung serta parkir basement. Kusuma Diputra menegaskan, sayembara ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam melakukan pembangunan Pasar Badung. Dalam master plan ini bukan saja untuk pembangunan Pasar Badung, tetapi juga untuk kawasan sekitarnya. Diharapkan, dengan pembangunan gedung Pasar Badung nanti bisa menyatu dan saling terkoneksi dengan kawasan sekitarnya, seperti Pasar Kumbasari dan aliran Tukad Badung. Semua hasil sayembara ini akan dipadukan untuk pembuatan DED-nya, sehingga hasilnya lebih komprehensif sebagai pasar yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI). ‘’Pemenang nomor satu tidak mutlak gambarnya digunakan, akan ada kolaborasi atau memadukan dengan gambar yang lain untuk pembangunan Pasar Badung,’’ jelas Kusuma Diputra. (kmb12)

Dari Semiloka ’’Denpasar Smart City’’

Tanda Tangani Komitmen Bersama Bentuk UPT ’’Smart City’’

DENPASAR Smart City tidak hanya menjadi wacana Pemkot Denpasar dalam menyelesaikan berbagai permasalahan perkotaan. Melalui semiloka yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 12 hingga 14 Agustus lalu di Bali Handara Resort, Desa Pancasari, Buleleng, melibatkan pakar Smart City dari ITB dan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Lewat penajaman dan komitmen bersama aparatur Pemkot Denpasar, akan membentuk Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Smart City dan UPT Kemiskinan. Komitmen bersama dilakukan lewat penandatanganan nota kesepakatan bersama seluruh pimpinan perangkat daerah disaksikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dengan realitas program percepatan penanganan permasalahan perkotaan lewat peningkatan koordinasi dan komunikasi. Kesepakatan bersama ini menyatakan komitmen berperan

aktif dalam upaya menerapkan smart city, menghindari pertentangan kepentingan, melakukan koordinasi secara aktif, berperan secara aktif, dan melakukan integrasi seluruh data yang bermuara pada data centre. ‘’Percepatan penyelesaian permasalahan perkotaan disesuaikan dengan bidang aparatur yang ada dengan komitmen dan konsisten bersama dalam goal program penyelesaian permasalahan kota secara cerdas,’’ ujar Wali Kota Rai Mantra. Dikatakannya, dari semiloka ini dengan kesepakatan bersama pembahasan pendekatan smart city dalam percepatan pelayanan kepada masyarakat secara bertahap, harus segera dilaksanakan. Pembentukan dua UPT yakni UPT Smart City dan UPT Kemiskinan dengan penerapan riil konsep terkait visi-misi Padmaaksara dengan goal program, telah tertuang dalam Rencanan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana 2016-2021 Kota Denpasar. Permasalahan Kota Den-

pasar dengan penyelesaiannya, tidak sama dengan daerah lain di Bali maupun di Indoensia. Dengan indikator smart city, mewujudkan keamanan kota, kesejahteran, bahagia dan partisipasi tinggi masyarakat. Dari studi kasus yang dapat dilakukan meliputi masalah transportasi, kekumuhan, arsitektur Bali, TPA, wajib belajar 9-12 tahun, Kartu Sewaka Guna Dharma, santunan kematian, kependudukan, keamanan dan ketertiban, masalah aset Pasar Badung hingga pelestarian budaya dengan peran dan partisipasi tinggi masyarakat. Pelaksanaan dua UPT ini dilakukan pada identifikasi permasalahan kota yang ada dengan koordinasi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Denpasar, melihat ketepatan perencanaan meliputi Smart Planning, Smart Coordination, Smart Applied dengan goal program pada tindak lanjut dan pelaksanaannya. ‘’Dari studi kasus yang ada, dapat segera dilakukan penjabaran sebagai prioritas da-

KOMITMEN - Wali Kota Rai Mantra, Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede, Sekda AAN Rai Iswara bersama seluruh aparatur Pemkot Denpasar menandatangani nota kesepakatan komitmen bersama program percepatan penanganan permasalahan perkotaan lewat peningkatan koordinasi dan komunikasi pada akhir pelaksanaan Semiloka ‘’Denpasar Menuju Smart City’’, Minggu (14/8) di Bali Handara Resort, Desa Pancasari, Buleleng. lam penyelesaiannya dengan pengelolaan utama masalah perkotaan terkait kependudukan, keamanan dan ketertiban, yang tentunya berkaitan

dengan smart city dengan koordinasi dan komunikasi lintas sektor lewat komitmen yang dapat dilakukan secara baik,’’ ujarnya. (ad738)


Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

BADUNG

3

Kasus Pembunuhan Polantas di Pantai Kuta

Bercak Darah Ditemukan di ’’Homestay’’

Mangupura (Bali Post) Perburuan pembunuh anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa terus dilakukan tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar. Kamis (18/8) kemarin, petugas menggeledah salah satu homestay di Jalan Lebak Bene, Legian, Kuta. Pasalnya, di salah satu kamar ditemukan bercak darah. Penghuni kamar itu warga negara asing (WNA) berinisial Dv bersama pacarnya Sr. Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto saat dimintai konfirmasi mengatakan, dari keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di TKP, mengarah kepada orang tersebut. Namun, Kapolda minta tolong supaya semua pihak mendukung dan membantu proses penyelidikan yang dilakukan tim khusus yang dibentuknya. ‘’Saya khawatir mereka akan semakin liar sehingga menyulitkan penyelidikan,’’ ujarnya. Menurut informasi, Sr sudah pulang ke negaranya, Rabu lalu. Sementra Dv informasinya masih di Bali. Hasil penggeledahan kamar tersebut, ditemukan bercak darah di handuk, lantai, seprai, tembok dan tangga menuju kamar tersebut. ‘’Belum berani memastikan apakah darah itu identik dengan darah korban atau tidak. Nanti labfor yang memastikannya. Kalau benar darah korban, berarti mereka pelakunya,’’ tegas sumber yang mewanti-wanti identitasnya dirahasiakan ini. Dv check in di homestay itu

sejak 29 Juli lalu. Sedangkan Sr tinggal di sana sejak 16 Agustus lalu dan sekamar dengan Dv. Setelah dicek ke Imigrasi Bandara Ngurah Rai, ternyata Sr balik ke negaranya Rabu sore. ‘’Foto Sr ditemukan pertama kali di tas yang diamankan di TKP. Dalam tas tersebut ada SIM milik Sr,’’ ujarnya. Ketika dicek ke tukang ojek, Gd, membenarkan sempat melihat wanita tersebut berlumuran darah. Begitu juga dengan teman cowoknya yang tak lain Dv. ‘’Menurut Gd, dia sempat distop oleh mereka dan minta diantar ke tempatnya menginap. Tapi ditolak Gd karena takut mereka berlumuran darah,’’ ucap sumber tersebut. Selain itu, Gd sempat melihat Dv mencari sesuatu menggunakan lampu senter di TKP. Saat ditanya oleh Gd, Sr mengaku kehilangan tas. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo seizin Kapolda Bali mengatakan, pihaknya bersama Polda bekerja keras supaya secepatnya mengungkap kasus

tersebut. ‘’Kami tiap malam menggelar anev (analisis dan evaluasi) di Mapolsek Kuta. Berdasarkan hasil anev tersebut, telah dilakukan prarekonstruksi di TKP pukul 00.00 Wita (Rabu),’’ tegasnya. Tujuan prarekonstruksi, mencocokkan keterangan saksi dengan fakta di lapangan, termasuk bagaimana pelaku mengeroyok korban hingga tewas. Kapolresta juga membenarkan ditemukan kartu identitas milik Sr di TKP. ‘’Tadi (kemarin - red) kami dapat informasi ada turis luka yang diduga pelaku. Tapi, turis itu sudah check out dari homestay tempatnya menginap. Percikan darah di kamar mereka akan dicocokkan oleh labfor dengan yang ditemukan di TKP. Sampai saat ini, kami masih mendalami keterangan saksi-saksi,’’ ungkap mantan Kapolres Gianyar ini. Sebelumnya, anggota Lantas Polsek Kuta Aipda Wayan Sudarsa ditemukan tewas dan mayatnya tergeletak di Pantai Kuta, Badung, Rabu (17/8) lalu. Diduga korban

dikeroyok hingga meregang nyawa, tetapi hingga saat ini belum jelas motif kasus tersebut. Hasil olah TKP, petugas menemukan beberapa ceceran darah di trotoar sepanjang 50 meter dari mayat korban ditemukan. Pet korban ditemukan di semak-semak samping gapura. Ada pecahan botol bir di sebelah kanan dan kiri kepala korban. Selain itu, sekitar 50 meter arah selatan di bawah tembok pembatas

Bali Post/kmb23

DPO - Poster foto DPO (daftar pencarian orang) yang diduga pembunuh anggota Polantas Polsek Kuta Aipda I Wayan Sudarsa mulai ditempel di pos polisi Denpasar Barat dan di beberapa kawasan Monang Maning, Denpasar, Kamis (18/8) kemarin.

Bupati dan Kajari Teken MoU di Bidang Hukum Perdata dan TUN

MOU - Bupati Giri Prasta menyerahkan MoU kerja sama kepada Kajari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri di Puspem Badung, Kamis (18/8) kemarin. PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung menjalin kerja sama di bidang hukum perdata dan tata usaha negara (TUN) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Sebagai tindak lanjut dari kerja sama ini, Kamis (18/8) kemarin dilakukan penandatanganan naskah kerja sama (MoU) antara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dengan Kepala Kejari Denpasar (Kajari) Erna Normawati Widodo Putri di Puspem Badung. Turut hadir dalam penandatanganan tersebut Wabup Badung Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta, Kepala Pengadilan

Negeri Denpasar, Polresta Denpasar, Polres Badung, Dandim Badung dan pimpinan SKPD Badung. Menurut Kepala Kejari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri, dengan ditandatanganinya naskah kerja sama di bidang hukum perdata dan TUN ini maka kerja sama antara Pemkab Badung dan Kejari Denpasar sudah sah sesuai peraturan perundang-undangan. ‘’Kerja sama ini berlaku sampai satu tahun ke depan. Ini kerja sama lanjutan dari tahun sebelumnya yang sudah berakhir,’’ kata Erna. Sebagai Kepala Kejari Den-

pasar yang juga mewilayahi Kabupaten Badung, Erna mengaku sangat menyambut baik kerja sama ini. Pihaknya juga siap bersinergi dengan memberi pertimbangan, pendampingan dan bantuan hukum kepada Pemkab Badung di bidang perdata dan tata usaha negara. ‘’Ini merupakan sebuah kepercayaan bagi kami di bidang perdata dan tata usaha negara. Kami akan laksanakan dengan baik sesuai kesepakatan yang ditandatangani,’’ jelasnya. Pada kesempatan itu, mantan Aspidsus Kejati (Kejaksaan Tinggi) Bali itu juga berharap Pemkab Badung membantu kelancaran kejaksaan dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat dengan memberikan sejumlah bantuan hibah. Salah satunya operasional kendaraan. ‘’Kami tidak minta hibah berupa uang, tetapi hibah berupa barang. Selain fisik, kami juga minta fasilitas kendaraan. Karena jujur, kami tidak punya kendaraan operasional untuk pelayanan,’’ bebernya. Ia juga mengingatkan bahwa kerja sama ini tidak boleh ada barter atau intervensi di bidang penegakan hukum. Meski ada kerja sama dan pemberian hibah, pihaknya selaku pelayan di bidang

pantai, ditemukan tas kulit perempuan warna hitam. Di bibir trotoar ditemukan sebuah teleskop diduga milik korban. Kopel polisi warna putih ditemukan sekitar 20 meter selatan tubuh korban. Sebuah HP dan HT di samping korban. Cangkul ditemukan di dekat mayat korban, sementara sepeda motor Honda Vario DK 2226 IJ milik korban parkir di pintu masuk pantai. (kmb36)

penegakan hukum tetap akan bertindak sesuai aturan. Kalau memang ada pelanggaran hukum di instansi atau dilakukan oleh pejabat Badung, maka pihaknya tetap akan bertindak tegas tanpa ada toleransi. ‘’MoU ini jangan dijadikan tameng dan bumper sebuah pelanggaran. Ketika kita melihat ada penyimpangan, tentu kami tidak akan segansegan untuk menindaklanjutinya dalam proses penegakan hukum. Apalagi, ada indikasi korupsi,’’ tegasnya sembari menambahkan, siap memberikan pendampingan agar tidak sampai terjadi pelanggaran, mulai dari tahap perencanaan, pengawasan sampai pelaksanaan. Bupati Giri Prasta dalam sambutannya sangat menyambut baik kerja sama di bidang hukum perdata dan tata usaha negara ini. Menurutnya, kerja sama dengan kejaksaan ini penting untuk membantu pemerintah bila ada gugatan atau permasalahan hukum yang membelit pemerintah di bidang perdata dan TUN. ‘’Kami tahu kejaksaan tugasnya penegakan hukum pelayanan dan kemasyarakatan. Makanya, kami siap mendukung apaapa yang menjadi kebutuhan kejaksaan,’’ kata Giri Prasta. (ad737)

Gadaikan Mobil Sewaan, Residivis Ditangkap

Mangupura (Bali Post) Pernah mendekam di penjara tidak membuat tersangka Putu Mertayasa alias Joni (41) kapok. Ia terus memperdaya pemilik rent car dan selanjutnya mobil sewaan itu digadaikan. ‘’Tersangka ditangkap hari Senin tanggal 8 Agustus di rumah kontrakannya di Dalung. Dia langsung kami tahan supaya jumlah korban tidak terus bertambah,’’ tegas Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan didampingi Kasat Reskrim AKP Mikael, Kamis (18/8) kemarin. Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan Gede Budiyasa (36) beralamat di Jalan Rahayu X, Buduk, Mengwi, Mei lalu. Korban melapor ditipu oleh tersangka. Awalnya, tersangka menyewa

mobil Honda Jazz dengan alasan menjemput tamu selama tiga hari. Namun hingga jatuh tempo, mobil tersebut belum dikembalikan. ‘’Alasan tersangka, mobil itu masih dipakai meng-handle tamu. Sampai tanggal 30 Juni, mobil itu tidak dikembalikan. Korban sempat mencari tersangka, tetapi tidak ditemukan dan sulit dihubungi,’’ tegas AKP Mikael. Sampai akhirnya, tersangka diamankan di Polsek Kuta Utara karena menggelapkan mobil Toyota Innova. Saat korban mencari ke sana, tersangka mengaku mobil Jazz milik korban digadaikan kepada I Wayan Lamos Rp 55 juta. Setelah bertemu dengan Lamos, ternyata mobil itu digadaikan lagi kepada Eni Suartini.

Setelah kasus itu dilaporkan ke Polres Badung, lanjut Mikael, Kanit II Reskrim Ipda Ketut Wiwin Wirahadi bersama anggotanya melakukan penyelidikan. Setelah menangkap tersangka di rumah kontrakannya, polisi mengamankan mobil Jazz milik korban dari Eni Suartini. Selain itu, pria yang bekerja sebagai sopir f reel ance ini mengaku menggadaikan mobil Toyota Avanza dan Suzuki APV. Sedangkan dua kasus penggelapan mobil Innova, masing-masing ditangani Polsek Kuta Utara dan Polsek Abiansemal. ‘’Kami mengimbau kepada masyarakat dan pemilik rent car supaya hati-hati memilih pelanggan,’’ ujar AKBP Ruddi. (kmb36)

Wabup Paparkan Hasil Penilaian WTN 2016 WAKIL Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa didampingi Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung I Wayan Weda Dharmaja menerima Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) yang dipimpin Ahmad Yani, ATD., M.T. di Ruang Pertemuan Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung, Kamis (18/8) kemarin. Acara ini juga dihadiri Ketua Komisi II DPRD Badung Nyoman Dirgayusa, Organda dan instansi terkait. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung sangat menyambut baik dan positif kegiatan penilaian WTN ini. Karena dengan kegiatan ini akan mampu membantu melihat lebih jauh potret kondisi lalu lintas dan angkutan kota secara objektif berdasarkan pantauan dan penilaian dari pihak lain. Penilaian ini merupakan wahana untuk menilai kinerja pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi yang telah berkomitmen dan berbuat untuk menciptakan dan meningkatkan ketertiban lalu lintas dan angkutan perkotaan di wilayahnya. Pada kesempatan tersebut, Suiasa juga mengharapkan agar masukan yang didapat bisa menjadi acuan ke arah yang lebih baik ke depannya. ‘’Momentum ini akan menjadi ajang bagi pemerintah daerah

untuk introspeksi dan bercermin tentang kekurangan sekaligus kelebihan daerah dalam rangka pengelolaan lalu lintas dan angkutan kota,’’ ujarnya. Dijelaskannya, wilayah perkotaan Kuta yang menjadi lokus pada penilaian kali ini merupakan kawasan perkotaan yang dominan sebagai pusat aktivitas dan akomodasi pariwisata dunia. Sudah pasti permasalahan lalu lintas dan angkutan yang terjadi di wilayah tersebut cukup kompleks. Untuk mengantisipasi permasalahan khususnya tentang lalu lintas dan angkutan kota yang ada di kawasan Kuta dan sekitarnya, Pemerintah Kabupaten Badung sudah merancang beberapa hal yang diharapkan mampu mengurangi permasalahan tersebut. Di antaranya untuk mengatasi terjadinya kemacetan di Patung Ngurah Rai, akan dibangun underpass, pembangunan shortcut di atas Tukad Mati di wilayah Kuta serta dirancang pula pembangunan gedung parkir. ‘’Ke depannya semua sistem yang akan dipakai untuk memaksimalkan kondisi lalu lintas dan angkutan kota akan berbasis teknologi informasi sehingga diharapkan mampu meminimalisir kesalahan yang dilakukan oleh masyarakat,’’ katanya.

Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung I Wayan Weda Dharmaja memaparkan, untuk WTN tahun 2016 ini pihaknya telah menyiapkan program-program unggulan. Di antaranya dari aspek angkutan akan disediakan trayek angkutan pengumpan Trans-Sarbagita, dari aspek prasarana akan dilakukan pedestrianisasi, penyediaan fasilitas penyandang cacat, pengembangan Area Traffic Control System (ATCS), rencana pengembangan Intelegent Transport System (ITS) menuju Smart City di

bidang lalu lintas. Sementara dari aspek lalu lintas, akan ditetapkan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) serta pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Dari aspek lingkungan, akan dilaksanakan program uji emisi kendaraan bermotor dikaitkan dengan HUT Mangupura. Aspek pelayanan, akan disediakan kawasan Free Wifi pada tempat-tempat strategis seperti Kuta dan dari aspek SDM akan dilaksanakan kegiatan AKUT, pelajar pelopor keselamatan lalu lintas serta kampanye keselamatan lalu lintas. (ad736)

WTN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memaparkan kondisi lalu lintas dan angkutan di hadapan tim penilai WTN yang dipimpin Ahmad Yani, ATD., M.T. di Ruang Pertemuan Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung, Kamis (18/8) kemarin.

Bali Post/eka

TERSANGKA - Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan menggelar tersangka pencurian beberapa mobil di Mapolres Badung, Kamis (18/8) kemarin.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

PT Telkom Serahkan Piagam Penghargaan Stiman TP 45 Gelar Wisuda Sarjana VIII Implementasi ’’Smart City Nusantara’’ untuk Pemkot Denpasar DALAM rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-71, PT Telkomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) sebagai BUMN yang bertugas membangun dan mengembangkan infrastuktur digital ke seluruh wilayah NKRI dan program ‘’Smart City Nusantara’’, memberikan apresiasi piagam penghargaan implementasi ‘’Smart City Nusantara’’ kepada Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam acara penyerahan bantuan kepada para veteran yang diselenggarakan di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (16/8). GM Witel Denpasar I Gusti Bagus Ranuh saat menyerahkan piagam penghargaan tersebut mengatakan, dalam program ‘’Smart City Nusantara’’ ini, Telkom mengapresiasi beberapa kota terpilih yang telah mengembangkan dan mengimplentasikan smart city dengan baik. Yakni dalam hal meningkatkan kepercayaan publik, merespons dengan cepat aspirasi masyarakat, mengakomodasi potensi dan kearifan lokal, mengembangkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan profesional (BTP) dan Good Corporate Governance melalui pengembangan sistem digital dan telah tergelarnya jaringan infrastruktur digital ke seluruh wilayah kota. Salah satunya, Kota Denpasar yang telah mencerminkan

hal tersebut dan mempunyai unsur implementasi terhadap tiga komponen dasar smart city yakni Smart Connectivity, Smart Solution dan Smart User dengan mengedepankan Kota Modern yang tetap berorientasi pada wawasan budaya lokal di mana secara keseluruhan mendapat dukungan dari masyarakat luas serta para pejuang veteran. ‘’Selain mendapatkan piagam penghargaan implementasi Smart City Nusantara yang ditandangani oleh Direktur Enterprise Telkom, serangkaian

program Smart City Nusantara Kota Denpasar juga mendapatkan apresiasi dalam bentuk 10 titik akses wifi gratis selama satu tahun yang lokasi pemasangannya dapat ditentukan sendiri oleh Pemkot Denpasar untuk kepentingan masyarakat luas,’’ ujar Ranuh. Pada kesempatan itu, Telkom Denpasar juga menyerahkan voucher wifi.id yang menampilkan desain logo Smart City Denpasar yang sebelumnya telah didesain dan ditetapkan oleh Wali Kota Denpasar. (bns1)

PIAGAM PENGHARGAAN - GM Witel Denpasar I Gusti Bagus Ranuh menyerahkan piagam penghargaan Implementasi Smart City Nusantara yangg diraih oleh Pemerintah Kota Denpasar.

PT GSI dan PT QIS Gelar Seminar Lingkungan Hidup

PT Garuda Sertifikasi Indonesia (GSI) dan PT QIS Certi Indonesia didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (18/8) kemarin, menggelar seminar lingkungan hidup di Nusa Dua. Seminar ini mengambil tema ‘’Peningkatan Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Melalui Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan dan Ekolabel di Bidang Pariwisata Khususnya Hotel, Vila dan Resort’’. Menurut Ketua Panitia Seminar Ir. Johny S. Salim, seminar ini bertujuan mengingatkan kembali pentingnya memperhatikan masalah-masalah lingkungan yang timbul akibat dari kegiatan bisnis terutama di bidang pariwisata yang banyak dilakukan di Bali. ‘’Dalam setiap kegiatan bisnis, kita harus selalu memperhatikan dan menjaga kelestarian lingkungan,’’ katanya. Ia menambahkan, pelaksanaan seminar ini sejalan dengan program PBB yaitu Sustainable Consumption and Production (SCP) yang memiliki tujuan pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan. Bahkan, SCP itu telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2014 tentang RPJMN 2015-2019. Kepala BLH Bali Drs. Gede Suarjana, M.Si. dalam sambutannya mengatakan, permasalahan lingkungan hidup di Bali saat ini yaitu pencemaran di mana sungai sudah banyak mengalami pencemaran. Selain itu, banyak pantai di Bali mengalami kerusakan akibat abrasi. Dewasa ini, isu lingkungan yang berkembang di Bali ada tiga. Pertama, yang

sifatnya global yang ditandai dengan adanya musim yang tidak jelas. Isu yang kedua adalah isu universal yang ditandai dengan jumlah penduduk yang besar. Dengan jumlah penduduk di Bali yang terus meningkat, ditambah kunjungan wisata yang tercatat tahun 2015 sebanyak 3,6 juta, tentunya akan menimbulkan permasalahan lingkungan yaitu masalah sampah. Isu yang ketiga adalah masalah regional dan lokal. Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi adanya seminar ini, karena tidak banyak yang peduli terhadap masalah lingkungan. ‘’Untuk masalah lingkungan, Pemprov Bali saat ini sudah mengembangkan program Bali Green Province,’’ katanya. Sementara itu, Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Kepala BLH Badung mengatakan, seminar ini sangat penting dan strategis dalam men-

ciptakan pemikiran yang cerdas untuk mewujudkan pembangunan yang bekelanjutan. Dikatakan, pembangunan berkelanjutan bidang pariwisata bisa terwujud bila kita mampu mewujudkan kondisi yang berkelanjutan baik bidang ekonomi, budaya dan serta lingkungan. Menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, sangat penting membangun kesadaran kolektif untuk senantiasa peduli dan menjaga kualitas lingkungan. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan piagam kerja sama verifikasi ekolabel yang dilakukan oleh Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMI) dengan GSI dan QIS. Dari pihak IHGMI dilakukan oleh I Nyoman Astama, S.E., CHA., sedangkan dari pihak GSI Ir. Johny S. Salim dan dari QIS I Putu Gde Indra Yudha, S.E., M.M. (ad744)

SEMINAR - Suasana pembukaan seminar lingkungan hidup yang digelar PT Garuda Sertifikasi Indonesia (GSI) dan PT QIS Certi Indonesia didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (18/8) kemarin.

STP Nusa Dua Bali Gelar Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Klungkung

SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara STP Nusa Dua Bali dengan Pemkab Klungkung. Ada dua topik yang diangkat. Topik pertama tentang Program Pelatihan Desa Wisata bagi Masyarakat di Desa Kamasan oleh Jurusan Kepariwisataan. Topik kedua tentang Program Pelatihan Objek dan Daya Tarik Wisata (City Tour) bagi Masyarakat di Kabupaten Klungkung oleh Jurusan Perjalanan. STP Nusa Dua Bali telah berulang kali melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui kerja sama baik langsung kepada kelompok-kelompok masyarakat maupun dengan pemerintah daerah dengan hasil yang baik, dapat dilihat dari antusiasnya masyarakat untuk mengikuti program ini. Pengabdian masyarakat kali ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah dan diskusi terfokus di dua tempat yang berbeda. Kegiatan ini dihadiri Ketua STP Nusa Dua Bali Drs. I Dewa Ngurah Gde Byomantara, M.Ed. dan dibuka Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Untuk program pelatihan desa wisata di Kamasan, materi pengabdian disampaikan oleh narasumber yang juga merupakan dosen di STP Nusa Dua Bali. Sesi pertama oleh IBGA Widana, S.H., Dipl.TM., M.Par. yang menjelaskan tentang pengetahuan pariwisata dan desa wisata. Sesi kedua diisi oleh Luh Yusni Wiarti, A.Par., S.E., M.Par., M.Rech. yang menjelaskan tentang sadar wisata, sapta pesona dan pelayanan prima di desa wisata. Untuk program pelatihan city tour dilaksanakan di Kantor Bupati Klungkung dengan narasumber dari Asita yang menjelaskan tentang perencanaan dan pengembangan destinasi city tour sebagai daya tarik wisata di Klungkung. Selain Asita, materi juga disampaikan oleh

dosen Jurusan Perjalanan Drs. Ketut Arjaya, Dipl.TM. terkait pengelolaan dan pelayanan prima pada objek dan daya tarik wisata (city tour) di Kabupaten Klungkung. Ketua STP Nusa Dua Bali Drs. I Dewa Ngurah Gde Byomantara, M.Ed. mengatakan, program pengabdian di Kabupaten Klungkung ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Apalagi dilihat Desa Kamasan, Klungkung memiliki potensi yang besar terutama dari segi kesenian yang bisa dikembangkan sebagai desa wisata dan dimasukkan dalam kemasan city tour. Oleh karena itu, program pelatihan desa wisata ini sangat cocok sebagai upaya mendukung pembangunan kepariwisataan di desa dengan harapan masyarakat secara langsung bisa menikmati dampak dan manfaat dari pembangunan tersebut. Bupati Klungkung mengucapkan terima kasih kepada STP Nusa Dua Bali terkait program pelatihan desa wisata di Desa Kamasan dan pengembangan city tour yang sejalan dengan program Pemkab Klungkung. Pada kesempatan itu, dia mengajak masyarakat berpikir simpel membangun desa wisata tidak serumit yang dibayangkan, walaupun juga tidak mudah. Sistem pembangunan dan pengembangan desa wisata harus

dirancang sebaik-baiknya yang terintegrasi kedalam paket city tour ke depannya. Adapun output yang diharapkan setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain, pertama, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang kepariwisataan khususnya penerapan Sapta Pesona dan pengelolaan desa wisata. Kedua, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang dampak-dampak pariwisata khususnya terkait dengan ekonomi, sosial budaya dan lingkungan hidup. Ketiga, meningkatnya kemampuan masyarakat dalam memberikan pelayanan prima kepada wisatawan. Keempat, meningkatnya kemampuan masyarakat dalam pengelolaan DTW dan manajemen kawasan berbasis masyarakat. Kelima, terkait program city tour di Kabupaten Klungkung diharapkan masyarakat mampu melayani dan menyiapkan kebutuhan tamu di Daya Tarik Wisata yang ada di Klungkung. Ke depan, masyarakat berharap kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus dilakukan dan STP Nusa Dua Bali bisa melakukan pendampingan sehingga pengembangan desa wisata dan program city tour di Klungkung bisa berjalan berkelanjutan. (ad745)

PENGABDIAN - Suasana kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali di Kabupaten Klungkung.

SEKOLAH Tinggi Manajemen Taman Pendidikan 45 (Stiman TP 45) Denpasar, Kamis 18/8) kemarin, menggelar Wisuda Sarjana VIII di Inna Bali Hotel, Denpasar. Sebanyak 17 mahasiswa Program Studi Manajemen diwisuda. Menariknya, ke-17 wisudawan tersebut sudah terserap di pasar kerja. Ketua Stiman TP 45 Denpasar I Wayan Wenten, S.Sos., S.E., M.M. mengatakan, wisudawan ini seluruhnya berasal dari Program Studi Manajemen dengan gelar Sarjana Ekonomi (SE). Dengan berhasilnya mewisuda 17 orang, kini jumlah mahasiswa Stiman TP 45 yang masih aktif sebanyak 100 orang. ‘’Kiranya tidak berlebihan kami menyampaikan bahwa Stiman TP 45 Denpasar yang berada di bawah naungan Yayasan TP 45 Denpasar, sampai saat ini masih tetap mendapat perhatian dan kepercayaan yang cukup besar di masyarakat sebagai salah satu lembaga pendidikan swasta yang membantu mencerdaskan kehidupan masyarakat. Wisuda kali ini merupakan hari yang sangat bersejarah dan amat menyenangkan bagi wisudawan beserta keluarga,’’ ujarnya. Lulusan Stiman senantiasa dijadikan tolok ukur keberhasilan sebuah kampus dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Terbukti 100% lulusan ini sudah terserap bekerja dalam lapangan kerja, baik instansi pemerintah, swasta maupun berwiraswasta sebagai wujud kemandirian. ‘’Kami tentu berharap, lulusan Stiman TP 45 terus belajar sehingga memenuhi tuntutan di era globalisasi. Apalagi, tahun ini

kita sudah memasuki MEA. Lulusan Stiman TP 45 Denpasar harus mampu berkompetisi dengan akal sehat, intelektualitas, integritas dan moralitas,’’ terangnya. Kepada para wisudawan dan orangtua, Wenten berpesan supaya menjaga nama baik almamter. ‘’Janganlah selalu puas dan menyombongkan diri karena tantangan di depan akan selalu menanti. Kami harap yang diwisuda kali ini mengabdikan ilmunya kepada nusa dan bangsa. Sebagai generasi penerus, lulusan harus punya ciri yang unggul dalam mengembangkan diri seperti komitmen, konsisten, kontinu, konsekuen dan konstan serta patut dibanggakan apabila berguna bagi orang lain, memiliki sradha dan bhakti, sense of belonging, sense of crisis, sense of responsibility. Selain itu, sebagai harapan bangsa dan negara diharapkan para lulusan berpikir inovatif, kreatif, aktif, produktif dan efektif,’’ tegasnya.

HUMANIS, demokratis dan terbuka. Itulah yang dijadikan semangat bagi STMIK Stikom Indonesia (STIKI) dalam menyelanggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung dari Kamis (11/8) hingga Rabu (17/8) di Kampus STIKI. Secara umum, PKKMB STIKI yang diikuti 1.058 orang mahasiswa baru ini bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, khususnya terkait kegiatan pembelajaran dan kemahasiswaan. Dalam rangka mewujudkan tujuan umum tersebut, para peserta PKKMB diberikan materi tentang wawasan kebangsaan, bela negara, general education, pendidikan tinggi, pendidikan HAM, kegiatan akademik perguruan tinggi, etika dan tata krama, organisasi dan kegiatan kemahasiswaan, layanan kemahasiswaan, pendidikan karakter dengan melibatkan dosen sebagai instruktur. Mereka juga diberikan materi tentang prospek peluang kerja disajikan oleh alumni STIKI yang telah sukses menjadi wirausahawan. Sebagai tradisi PKKMB STIKI dari tahun ke tahun adalah disajikannya materi tentang motivasi kiat sukses belajar dan berprestasi yang disampaikan oleh I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T selaku Ketua STIKI. Ketua STIKI dalam sambutannya menyampaikan, sejak 2008 hingga 2016 ini, pelaksanaan PKKMB di STIKI tidak ada penggojlokan fisik atau tindak kekerasan terhadap mahasiswa. Bahkan, STIKI menjadi pelopor PKKMB pada jalan yang lurus dan benar. Dikatakan, PKKMB adalah kegiatan pengenalan kampus untuk mengubah pola belajar dari pendidikan menengah ke pendidikan tinggi agar mahasiswa bisa mandiri merencanakan kuliah. ‘’Saya instruksikan kepada dosen agar pelaksanaan PKKMB di STIKI ini benar-benar

tidak ada unsur kekerasan. Saya juga instruksikan agar materi-materi yang diberikan disajikan dengan fun agar tercipta atmosfer edukasi yang menyenangkan dan positif,’’ tegasnya. Keseriusan pihak STIKI agar kegiatan PKKMB bebas dari perpeloncoan dan kekerasan adalah dilibatkannya seluruh dosen tetap STIKI sebagai panitia inti. Bahkan, seluruh materi dan acara disusun dan dikoordinir oleh dosen, namun dalam teknis di lapangan dibantu panitia mahasiswa di bawah komando Badan Eksekutif Mahasiswa. Tidak cukup itu saja, panitia dari unsur mahasiswa telah diseleksi dan dilatih sebelumnya oleh para dosen secara profesional terkait tata laksana dalam pelaksanaan PKKMB. Dewa Putu Yudhi Ardiana, S.Kom., M.Pd. selaku Ketua Panitia PKKMB STIKI Tahun Akademik 2016/2017 dalam laporannya menyampaikan, peserta terdiri dari 970 orang mahasiswa baru Prodi Teknik

MEMPERBAIKI kualitas dan kuantitas hasil penelitian, baik dosen maupun mahasiswa, STIMI Handayani Denpasar menggelar seminar nasional hasil penelitian dibukukan dalam bentuk prosiding di Auditorium STIMI Handayani, Kamis (18/8) kemarin. Seminar ini dibuka Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra Prof. I Nengah Dasi Astawa didampingi Ketua Yayasan STIMI Handayani Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H., Ketua STIMI Handayani Dr. I.B Gede Udiyana, S.E., M.Si., Ak. Seminar ini menghadirkan delapan narasumber peneliti dari Undikas, Unmas, Unhi, Unmar, Stikom Bali, STIKI, Unwar dan dari STIMI Handayanai. Ketua STIMI Handayani I.B. Gede Udiyana mengatakan, kegiatan seminar nasional ini merupakan program tahunan STIMI Handayani yang bertujuan meningkatkan motivasi, kepekaan dan kesadaran akademik dosen dan mahasiswa khususnya di bidang penelitian. Selain itu, meningkatkan peran serta STIMI Handayani dalam ikut serta menunjang menyediakan wadah bagi mahasiswa dan dosen untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. ‘’Seminar nasional ini juga bertujuan meningkatkan sinergi dan interaksi antara mahasiswa dan dosen PTS di lingkungan Kopertis wilayah VIII rayon Bali dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitiannya, sehingga dapat dipublikasikan dalam bentuk prosiding,’’ ujarnya. Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil penelitian, kata Udiyana, ada beberapa kebijakan yang diambilnya. Yakni,

menyediakan bantuan dana pendidikan bagi dosen studi lanjut S-3 dari institusi dan yayasan, menyediakan insentif bagi dosen atas hasil penelitian sehingga dapat dibukukan dalam bentuk prosiding dan menyediakan wadah berupa tambahan jurnal ilmiah serta menyediakan lembaga dalam bentuk kepengurusan menangani seminar hasil penelitian. Ketua Yayasan STIMI Handayani I.B. Radendra Suastama menambahkan, seminar prosiding merupakan salah satu tuntutan dan parameter untuk menentukan kualitas perguruan tinggi. Dikatakan, ada tiga indikator dalam menentukan kualitas suatu perguruan tinggi, yaitu SDM, penelitian dan pengabdian masyarakat serta manajemen/tata kelola perguruan tinggi. ‘’Dengan seminar ini, kami ingin menunjukkan bahwa STIMI Handayani memiliki dosen berkualitas dan mempunyai hasil penelitian yang produktif. Ke depan, kami terus mendorong peneliti agar terus berkembang, sehingga

Turut hadir dalam wisuda sarjana tersebut, Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali Nusra (Bali, NTB, NTT) Prof. Nengah Dasi Astawa, Ketua Aptisi Wilayah VIII A Bali, Badan Pembina, Badan Pengawas, Ketua Umum Yayasan TP 45 beserta jajaran pengurus, serta undangan terkait lainnya. Dasi Astawan mengatakan, PTS saat ini harus mengedepankan riset dan selalu melakukan penelitian. Selain itu, perguruan tinggi harus melek terhadap teknologi. Terlebih, perguruan tinggi tidak lagi berada di bawah Departemen Pendidikan melainkan Kemenristekdikti. Sementara itu, IPK tertinggi diraih oleh I Gede Bagus Sukariana Eka Pratama sebesar 3,65 yang lulus dengan predikat pujian. Gede Bagus sekaligus termasuk wisudawan terbaik bersama dua rekannya yakni I Gusti Ayu Putu Ariani dengan IPK 3,54 dan Tri Widiatun dengan IPK 3,49. (ad1361)

WISUDAWAN - Ketua Stiman TP 45 saat penyerahan ijazah kepada para wisudawan.

1.058 Mahasiswa Baru STIKI ’’Fun’’ Saat PKKMB

Informatika dan 88 orang mahasiswa baru Prodi Sistem Komputer. Tema PKKMB kali ini adalah ‘’Dengan Semangat Kekeluargaan dan Cinta Tanah Air Kita Bangun Mahasiswa yang Berkarakter, Tangguh, Kreatif serta Berbudaya untuk Menuju Visi STIKI’’. Selain acara yang sifatnya pengenalan kampus, sebagai bentuk kepedulian mahasiswa baru terhadap lingkungan, maka digelar kegiatan penghijauan dengan membagikan 203 pohon jempiring putih kepada masyarakat sekitar Kampus STIKI dan aksi bersih-bersih di lingkungan kampus. Pada penutupan PKKMB, Rabu (17/8), mahasiswa baru diajak membangun dan merekatkan rasa kekeluargaan antarpeserta dan cinta tanah air melalui kegiatan fun dan berbudaya seperti lomba, pentas seni dan pemilihan Putra Putri PKKMB STIKI 2016 sekaligus merayakan HUT ke-71 Republik Indonesia. (ad1359)

PKKMB - Acara pembukaan PKKMB STIKI diisi dengan Typography Art Performance oleh mahasiswa baru STIKI.

STIMI Handayani Gelar Seminar Nasional Hasil Penelitian

kontribusi STIMI Handayani ke publik lebih maksimal,’’ tegasnya. Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra Prof. I Nengah Dasi Astawa menjelaskan, seminar merupakan bagian yang sangat progresif untuk meningkatkan intelektualitas generasi muda, dosen dan pegawai di lingkungan perguruan tinggi. Melalui seminar, segala informasi akan terakumulasi dan dibagikan kepada sesama stakeholder di seluruh civitas akademika, sehingga tingkat kualitas perguruan tinggi dapat diketahui dari kegiatan seminar nasional yang dilakukan dengan hasil penelitiannya. ‘’Selain itu, akreditasi juga sangat menentukan kualitas perguruan tinggi tersebut. Dari 165 perguruan tinggi yang saya naungi, saya terus berikan pemahaman agar ada perubahan yang signifikan dan progresif ke depannya. Sebab, perguruan tinggi merupakan motor penggerak generasi muda dalam pembangunan bangsa,’’ pungkasnya. (ad1360)

HASIL PENELITIAN – Suasana seminar nasional hasil penelitian dibukukan dalam bentuk prosiding yang digelar STIMI Handayani Denpasar, Kamis (18/8) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

RS BaliMéd Rayakan HUT Ke-71 Kemerdekaan RI

Gelar Pekan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

RUMAH Sakit (RS) BaliMéd Denpasar memiliki cara tersendiri untuk merayakan HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Tidak jauh-jauh dari dunia kesehatan, RS BaliMéd menggelar pekan pemeriksaan kesehatan gratis sejak Minggu (14/8) menyasar masyarakat sekitar rumah sakit di Kelurahan Padangsambian, Denpasar. Acara yang sama kemudian dilanjutkan pada 15, 16, dan 17 Agustus di Faskes Primer yang terletak 100 meter selatan RS BaliMéd. Pada Faskes Primer yang menerima pasien BPJS Kesehatan ini dilakukan pemeriksaan kesehatan, gula darah dan asam urat secara gratis un-

tuk masyarakat umum. ‘’Kemudian puncaknya pada 18 Agustus (kemarin - red), kami langsung mengunjungi para veteran yang telah berjuang demi kemerdekaan RI terutama di daerah Bali dan Denpasar. Kami melakukan pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol juga pemberian obat-obatan dan konsultasi dokter umum,’’ ujar Kadiv Pemasaran dan Hubungan Pelanggan Made Adi Krisna Dwipayana, S.E., M.Par. di sela-sela acara pemeriksaan kesehatan gratis di Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Denpasar yang dihadiri 70 veteran, kemarin. Krisna menambahkan, pihaknya juga sengaja men-

MENYANYI - Para veteran ikut menyanyikan lagu diiringi pemain musik yang disiapkan pihak RS BaliMéd.

datangkan grup musik untuk menciptakan suasana baru dan menyenangkan bagi veteran yang sudah berusia lanjut itu. Tak sedikit dari para veteran yang kemudian ikut bernyanyi usai melakukan pemeriksaan kesehatan. ‘’Kami mengajak pemain musik agar mereka tetap bersemangat. Jadi ini suatu hal yang baru, meskipun kegiatan pemeriksaan kesehatan di LVRI ini bukanlah yang pertama. Tahun lalu juga sudah kita adakan dan kami harap tahun-tahun berikutnya bisa kami lanjutkan kembali,’’ imbuhnya. Sementara itu, acara pemeriksaan kesehatan gratis di LVRI Kota Denpasar diapresiasi positif para veteran. Ketua DPC LVRI Kota Denpasar Djero Wiladja memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk para dokter, perawat, serta Direktur RS BaliMéd. Pasalnya, RS ini dinilai sangat peduli kepada para veteran. ‘’Kami sangat menghargai sekali atas perhatian dari RS BaliMéd dan pengobatan secara gratis ini tahun yang lalu juga sudah pernah dan sekarang juga diteruskan. Kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepeduliannya kepada kami para veteran yang sudah uzur ini semua. Sangat kami hargai sekali,’’ ujarnya.

Selain merayakan HUT RI dengan pekan pemeriksaan kesehatan gratis, RS BaliMéd juga menggelar upacara bendera pada tanggal 17 Agustus. Upacara yang dilaksanakan di halaman rumah sakit ini, diikuti direksi dan seluruh karyawan RS BaliMéd, Faskes Primer, dan perwakilan dari Klinik Canggu. ‘’Kegiatan paling sederhana yang kami lakukan, sejak Minggu kemarin ada pemutaran lagu-lagu kemerdekaan dan perjuangan di RS BaliMéd untuk menggelorakan kembali semangat perjuangan bangsa,’’ lanjut Krisna. Menurut Krisna, RS BaliMéd sejatinya memiliki program khusus untuk para lansia dalam Club Diamed. Setiap dua minggu sekali, RS yang beralamat di Jl. Mahendradatta No.57X, Denpasar ini mengumpulkan para lansia serta penyandang penyakit diabetes dan keluarganya. Dalam Club Diamed, mereka diberikan edukasi kesehatan dan diajak berolahraga bersama. ‘’Kami juga mengajak instruktur senam di mana peserta kegiatan akan diajak berolahraga, termasuk diajarkan senam kaki diabetes. Kemudian kita adakan pemeriksaan gula darah secara rutin, tanpa ada pembiayaan apa-apa. Di Faskes Primer kami juga ada kegiatan Prolanis yang menjadi satu dengan Club Diamed,’’ jelasnya. (ad740)

DPD-RI Jadikan Keputusan Bupati Tabanan Tahun 2009 sebagai Pedoman

Gusti Wedakarna Apresiasi Iktikad Baik Penyelesaian Sengketa Pura Babakan Kediri

ADANYA aspirasi yang disampaikan masyarakat trah Dalem Sagening terkait pura yang dianggap sebagai Pura Dalem Dadia Trah Dalem Sagening yang ada di Desa Pakraman Babakan, Kediri, Tabanan yang disampaikan pada DPD-RI, membuat Senator termuda RI asal Bali turun tangan. Hal ini terekam dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPD-RI di Kantor Camat Kediri, Tabanan. Dihadiri Camat Kediri, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tabanan, Majelis Madya Desa Pakraman Tabanan, PHDI dan Bendesa Adat Desa Pakraman Babakan serta panglingsir Dadia Trah Dalem Sagening. Sengketa yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini sesungguhnya sudah diselesaikan melalui Keputusan Bupati Tabanan Nomor : 430/1757/T/ PEM tanggal 8 September 2009 dengan hasil win-win solution. Sayangnya, sebagian pihak merasa masalah ini belum selesai. Maka dari itu, Senator Wedakarna merasa bahwa masalah ini harus diselesaikan tuntas agar tidak menjadi beban bagi generasi mendatang. ‘’Saya minta kepada kelompok Dalem Trah Sagening agar bisa membawa sesana dengan baik. Jaga persatuan dengan warga desa pakraman. Masalah Pura Dalem bisa diselesaikan. Dalem sesuai

Yudisium Pascasarjana dan Sarjana

Lulusan STIE Triatma Mulya Diharapkan Mampu Buka Peluang Kerja SELAMA 17 tahun, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Triatma Mulya sudah berkiprah di dunia pendidikan. Berbagai bidang keilmuan sudah ditamatkan, bahkan alumni kampus yang beralamat di Jalan Kubu Gunung, Tegal Jaya, Dalung, Kuta Utara itu sudah mampu mencetak sejumlah pekerja di luar negeri. Bahkan, mampu menjadi pengusaha. Untuk luluasan tahun ini, yakni sebanyak 136 mahasiswa/mahasiswi yang diyudisium, Kamis (18/8) kemarin. Diharapkan mampu menjadi tenaga kerja andal dan nantinya bisa bersaing di luar negeri. ‘’Yang terpenting, kami berharap lulusan STIE Triatma Mulya ini mampu mencetak lapangan pekerjaan. Sebab, saya yakin mereka mampu menjadi pengusaha sukses,’’ ucap Ketua STIE Triatma Mulya Dr. I Ketut Putra Suarthana, M.M., Ph.D. di aula kampus setempat. Dikatakannya, yudisium kemarin merupakan angkatan XI Pascasarjana dan XIV Sarjana. Berdasarkan laporan Ketua Panitia Ni Luh Putu Agustini K, S.E., M.M., selama 17 tahun STIE Triatma Mulya menamatkan seluruhnya 2.071 mahasiwa. 1.858 di antaranya prgoram S-1 dan 213 mahasiwa S-2. Untuk tahun ini, kata Putu Agustini, ditamatkan 136 mahasiwa yang terdiri dari 18 orang mahasiswa program pascasarjana dan 118 orang sarjana. Soal raihan indeks prestasi komulatif

(IPK), untuk S-1 IPK tertinggi 3,80 yang diraih Ida Ayu Supraptini dari mahasiwa manajemen dan 3,78 dari jurusan akuntansi diraih Sarita Vania Clarissa. Sedangkan IPK 3,93 diraih Ni Made Christine Dwi Yanti Suarthana dari program pascasarjana. Pada kesempatan tersebut, Ketua STIE Triatma Mulya Putra Suarthana berharap kepada peserta yudisium agar mampu membuat program yang berbeda dari orang lain. Dengan demikian, mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain dengan kemampuan atau skill yang sadah didapat di perguruan tinggi. ‘’Kita sudah canangkan. Lembaga kita ini mampu mencetak pengusaha yang baik. Atau setidaknya menciptakan lapangan pekerjaan karena materi yang kita berikan sudah kita arahkan ke sana,’’ ucap Putra Suarthana. Salah satu contoh yang sudah diterapkan di kampus sudah diajari memasak yang baik, mencampur minuman, menghidangkan makanan dengan baik. Ditambahkan, selama ini sudah ada alumni yang menjadi pengusaha sebagaimana disampaikan dalam ‘’testimoni’’ salah satu alumni yang ikut dalam yudisium. ‘’Mereka awalnya kerja di vila. Karena kemampuannya kerja di bank dan sekarang bisa jadi pengusaha yang andal. Ini suatu contoh yang luar biasa,’’ sambungnya. Putra Suarthana menerangkan bahwa

tamakan STIE Triatma Mulya tidak semata-mata harus menjadi pengusaha berkelas. ‘’Ke depannya akan lebih banyak menjadi contoh pengusaha sukses. Begitu lulus, setidaknya harus mendapatkan pekerjaan. Memang selama ini, hampir 90 persen

5

tamatan STIE Triatma Mulya bekerja di pariwisata. Misalnya ke kapal pesiar. Bahkan saat ini ada yang kita kirim ke Jepang dan Singapura. Nanti kan baliknya mereka bawa modal untuk berusaha di Bali,’’ imbuhnya. (ad1357)

MEDIASI – Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai memediasi sengketa pura di Kantor Camat Kediri, Tabanan. khayangan desa adalah stana Mahadewa dan Dalem dalam perspektif lainnya adalah berarti raja. Jangan dibenturkan, semua baik-baik saja,’’ kata Gusti Wedakarna. Begitu juga nasihat bijak diberikan Wedakarna kepada prajuru Desa Adat Babakan yakni bagaimana agar sejarah baru bisa diciptakan dalam keluarga besar Hindu. ‘’Saya minta pada prajuru adat agar tidak mengomentari lagi masalah silsilah keluarga Pradewa walau awalnya dari keterangan tokoh adat, semua warga Pradewa awalnya tidak punya gelar alias nyineb wangsa. Ini masalah rasa, masalah kulit dan sah–sah saja jika ada semeton di Bali mengaku sebagai keturunan siapa pun asal ada argumentasinya. Desa adat cukup mengamati saja, tetapi jangan masuk ke ranah pribadi. Apalagi jika ada penyampaian di publik, nanti bisa kena pencemaran nama baik sesuai UU hukum pidana. Sabar, legowo dan tunjukkan wibawa desa adat. Apalagi tiang tahu Babakan adalah desa tua yang hebat. Yang penting mari dihargai aspirasi kedua belah pihak dan iktikad baik dari Jero Bendesa sangat tiang hargai. Beliau sangat bijaksana sekali. Mohon rangkul semua demi Hindu Dharma,’’ jelas Gusti Wedakarna.

MELEPAS - Ketua STIE Triatma Mulya Dr. I Ketut Putra Suarthana, M.M., Ph.D. melepas calon wisudawan XI pascasarjana dan XIV sarjana di aula kampus setempat.

Pujawali Ida Batara Kawitan di Pura Batumadeg Besakih

Karangasem (Bali Post) Bertepatan dengan Panglon Apisan Sasih Karo, sehari setelah Purnama Sukra Wage Wuku Wariga, tepatnya Kamis (18/8) kemarin, dilaksanakan pujawali linggih Ida Batara Kawitan (Danghyang Bang Manik Angkeran Siddhimantra) Meru Tumpang 9 di Pura Batumadeg Besakih, Karangasem. Ribuan pamedek dari warih yang tersebar di seluruh Bali dan luar daerah Bali tampak hadir sejak pagi. Ketua Harian Mahakertha Warga Danghyang Bang Manik Angkeran Bali I Wayan Subagiarta didampingi para panglingsir Catur Warga Warih Ida Danghyang Bang Manik Angkeran Siddhimantra mengatakan, pujawali yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini dimulai Kamis kemarin. Aedan upacaranya yakni Nedunang Ida Batara dan

puncak pujawali dilanjutkan dengan pemujaan sulinggih diiringi wewalian Topeng Sidakarya dan Wayang Gedog. Dijelaskan, linggih Ida Batara Bang Manik Angkeran Meru Tumpang 9 Pura Batumadeg Besakih ini di-empon oleh catur warga yang meliputi Arya Wang Pinatih, Arya Wang Bang Sidemen, Arya Wang Bang Wayabya dan Sira Agra Manikan. Pada puncak karya di-puput Ida Rsi Agung Putra Pinatih, Ida Rsi Siddacitta Sidemen dan Ida Rsi Agung Wayabya Suprabu Sogata Karang. Pada pujawali ini, setiap harinya dilaksanakan upacara panganyar. Untuk warga Sidemen melaksanakan upacara panganyar Jumat (19/8) ini pukul 15.00 Wita. Sedangkan warga Pinatih, Sabtu (20/8) besok dan warga Manikan dan Way-

abya melaksanakan upacara panganyar Minggu (21/8) pukul 10.00 Wita serta dilanjutkan dengan Ida Batara masineb. Pada puncak karya semeton catur warga sangat antusias pedek tangkil ngaturang bhakti ring Ida Batara Kawitan hinggga sore. Lebih jauh dikatakannya, bagi warga warih dan pratisentana catur warga yaitu warga Pinatih, Sidemen, Wayabya dan Sira Agra Manikan untuk selalu pedek tangkil setiap piodalan setahun sekali. Di mana pun berada agar datang pedek tangkil ngaturang bhakti hingga upacara panyineban. Sementara itu, I Gusti Mangku Jana menambahkan, untuk pujawali tahun ini menggunakan upacara Caru Panca Sata. Di surya menggunakan suci agung, saji, sorohan bebangkit, tebasan dan tebasan jangkep. (r)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Maka dari itu sejumlah solusi diberikan Gusti Wedakarna. Di antaranya, DPD-RI memilih opsi kedua terkait sengketa pura yakni adanya status bersama Pura Dalem, baik diakui oleh desa adat maupun komunitas tri wangsa. Kemudian, DPDRI menjadikan keputusan Bupati Tabanan tahun 2009 sebagai pedoman penyelesaian masalah. Selain itu, DPD-RI meminta Disbud, MMDP dan Camat Kediri untuk memediasi penyusunan draf MoU (pararem), sesuai dalam keputusan bupati dimaksud dalam jangka waktu sesingkat–singkatnya. Selanjutnya, DPD-RI akan mempertemukan kedua belah pihak dalam upacara persatuan, guru piduka dan matur piuning kebersatuan warga Desa Adat Babakan dan warga trah Segening. ‘’Saya beri waktu tiga bulan agar selesai. Kalau bisa sesudah Galungan ini sudah beres semua. Ke depan setelah masalah selesai, kita fokus bangun desa, bangun Tabanan dan nama baik dari tokoh ini akan dicatat dalam tinta sejarah bangsa. Harus optimis. Kehormatan seseorang bukan karena balutan gelar tri wangsa, tetapi lebih pada keteladanannya,’’ pungkas Gusti Wedakarna yang juga Presiden The Hindu Center Of Indonesia ini. (ad741)


OPINI

6

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Medali Olimpiade dan Nasionalisme Indonesia SIMBOL nasionalisme Indonesia akhirnya berkumandang di Brazil, setelah pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia berhasil menang atas lawannya dari Malaysia di final. Ini merupakan sumbangan bagi ulang tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke-71. Jelas keberhasilan itu membangkitkan nasionalisme, menumbuhkan rasa bangga dalam berbangsa dan bernegara. Lagu ‘’Indonesia Raya’’ dan bendera Merah Putih adalah simbol nasionalisme Indonesia. Melalui keduanyalah kita dapat merasa dan memperlihatkan keindonesiaan kita. Olimpiade memang mempunyai makna lain dalam dunia olahraga. Event itu adalah multinasional, dan diperlihatkan secara resmi ke seluruh dunia melalui parade yang diperlihatkan di depan stadion dan di zaman sekarang, disiarkan ke seluruh dunia melalui televisi. Jadi sangat terasa, bagaimana negara diwakili di event tersebut dan bagaimana kemudian kompetisi itu terjadi antarnegara di seluruh permukaan bumi ini. Memenangkan medali emas berarti kita memenangkan persaingan dan menjadi nomor satu di seluruh dunia dalam bidang tersebut. Kita unggul dibanding dengan yang lain. Tentu saja kita juga bangga dengan raihan medali perak dan medali lain di ajang Olimpiade ini. Dua lifter Indonesia berhasil meraih medali perak di ajang Olimpiade ini, yang mempunyai arti bahwa kita sejajar dengan bangsa dan negara lain dalam bidang angkat besi. Kalaupun mendapatkan medali perunggu, itu juga menandakan bahwa sebuah negara dapat sejajar dengan negara-negara lain. Tampil di podium Oplimpiade dan mendapatkan medali sungguh menjadi kebanggaan dan berhasil meningkatkan nilai kualitas negara di hadapan negara lain. Melalui podium itulah negara kita berhasil diperkenalkan, dikerek ke atas tiang sebagai simbol keberhasilan dan kesejajaran. Dalam hal medali emas, satu lagi yang ditambahkan adalah bahwa lagu kebangsaan kita diperdengarkan ke seluruh dunia. Inilah kebanggaan yang mampu menanamkan dan menumbuhkan nasionalisme rakyat kepada negaranya. Dalam hal event internasioal Olimpiade, penegasan itu semakin tajam karena berarti mengungguli negara lain di muka bumi ini. Mengapa nasionalisme ini penting? Tidak hanya di zaman sekarang, nasionalisme ini merupakan senjata bagi keberadaan sebuah negara sejak zaman dulu. Melalui nasionalismelah negara itu bisa berdiri tegak. Artinya, pembelaan kepada negara sudah tidak diragukan lagi melalui nasionalisme. Hanya negara yang bersedia di bela sajalah akan bisa berdiri kokoh apabila mendapat tantangan dari pihak lain. Dengan konteks demikian, maka nasionalisme itu sungguh penting di zaman sekarang. Teknologi yang demikian modern dan mudah seperti sekarang memungkinkan alih nasionalisme ini mudah juga terjadi. Orang bisa saja lebih nasionalis kepada negara lain, apabila diindoktrinasi dari luar melalui internet. Radikalisme merupakan salah satu bentuk peralihan nasionalisme dan penurunan nasionalisme negara karena ada pengaruh dari luar. Dari sisi itulah kemudian sangat penting adanya pertumbuhan nasionalisme itu. Pertumbuhan dan pembibitan itu dapat dilakukan melalui perasaan berbangga. Hal yang paling mudah untuk menumbuhkan itu adalah prestasi olahraga. Dengan demikian, perolehan medali Olimpiade ini sangat penting. Secara cepat perolehan tersebut akan mampu membangkitkan perasaan berbangga masyarakat kepada Indonesia. Apalagi kemudian hal itu diketahui dan menjadi pembicaraan di masa anak-anak dan remaja. Secara langsung mereka akan merasakan bagaimana bangganya menjadi warga negara Indonesia. Kita berharap ke depan lebih banyak lagi prestasiprestasi internasional yang berhasil diraih oleh warga kita di mana saja, di belahan dunia ini. Dengan cara itulah kita akan lebih mampu mempertebal rasa nasionalisme sekaligus menambah kesadaran bagaimana pentingnya kita berada di satu negara sendiri dan bersahabat dengan warga lainnya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Segera Benahi Sektor Ekonomi Pelaku usaha di Bali belakangan ini khawatir dan waswas. Ini karena lesunya perputaran ekonomi dan lesunya daya beli masyarakat. Saya berharap setelah perayaan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, Presiden dan jajarannya lebih serius memperhatikan sektor ekonomi. Kepentingan-kepentingan politis yang berdampak pada gangguan stabilitas mestinya diminimalkan. Segera bersatu bangun perekonomian. Selama ini saya yang menekuni usaha jual-beli kain dan sejumlh usaha kecil lainnya merasakan betul dampak dari lesunya ekonomi. Jumlah kunjungan pembeli ke toko saya turun drastis. Hal yang sama saya juga dengar dari pelaku usaha lainnya. Bahkan pelaku usaha di sektor properti saya dengan sudah melakukan peninjauan kembali terhadap kredit mereka di bank. Untuk itu saya berharap Presiden melakukan terobosan yang lebih efektif dengan melibatkan semua komponen bangsa. Dewi Riana Denpasar, Bali

Aktifkan Lampu Lalu Lintas Lampu lalu lintas di perempatan Kengetan menuju Ubud, Gianyar belakangan ini tak efektif. Hanya lampu kuning tanda hati-hati yang menyala. Ini sangat rawan, mengingat arus kendaraan dari arah barat ke timur serta dari arah utara ke selatan harus ekstra hati-hati. Jalur ini sangat rawan, mengingat selain bus, truk galian c juga melintas di jalur ini. Bahkan pengendara sepeda motor sering melintas tanpa memperhatikan rambu yang ada. Mohon lampu pengatur lalu lintas di jalur ini segera diefektifkan. Wayan Artikayasa Gianyar, Bali

Antara Nasionalisme, Warga Negara, dan Politik Nasional Nasionalisme pada hakikatnya menyangkut masalah perasaan bernegara, karena di dalamnya menyangkut berbagai sikap terhadap negara yang ada di hadapan inividu atau kumpulan individu bersangkutan. Akan tetapi, kemudian masalah perasaan ini dapat diukur secara emperik. Nasionalisme sendiri berakar dari kata nation, yang maknanya lebih merujuk kepada bangsa, dan isme merupakan sebuah ungkapan yang bisa menunjuk pada ajaran atau sikap. Jadi ia merupakan satu ajaran tentang sebuah bangsa dan kebangsaan atau sikap terhadap bangsa dan kebangsaan.

Oleh GPB Suka Arjawa engan demikian, kata nasionalisme sebenarnya sangat cocok untuk Indonesia yang multibangsa ini, menujuk kepada sikap individu dan kelompok terhadap Indonesia yang multibangsa tersebut. Bahwa nasionalisme itu ditujukan kepada negara, ini disebabkan karena bangsa itu dibalut oleh sistem pemerintahan, sistem simbol dan nilai-nilai yang disepakati oleh bangsa tersebut. Bangsa-bangsa di Indonesia kemudian menjadi negara Indonesia, kerena telah sepakat membentuk negara kesatuan di bawah pemerintahan republik yang dikendalikan dari Jakarta dengan Pancasila sebagai ideologinya. Bahwa ungkapan nasionalisme itu cocok kepada Indonesia karena negara ini terdiri dari beratusratus budaya, suku, bangsa, dan ribuan pulau (sekali lagi beratus dan ribuan, bukan puluhan), yang harus mempunyai sikap yang sama terhadap satu entitas yang bernama Indonesia. Warga yang bersuku Bali, beragama Hindu yang membela Indonesia mati-matian bersejajar perjuangannya membela Indonesia dengan suku Bugis yang beragam Islam dan kemudian bersatu padu dengan suku Papua yang beragama Kristen dalam perjuangan yang sama, merupakan model nasionalisme yang mampu mempersatukan Indonesia. Rasa nasionalis yang ada di dalam batin kelompok atau individu sangat dipengaruhi oleh masa lalu, sosialisasi dan bahkan juga oleh indoktrinasi. Dari sinilah kemudian muncul ukuran-ukuran yang dapat dilihat oleh manusia yang lain,

D

sehingga mampu juga melihat bagaimana mengukur kadar nasionalisme itu. Masa lalu seperti sejarah berada di dalam satu komunitas, pembelaan yang memberikan pengaruh kepada kehidupan, bantuan, keturunan merupakan bagian dari masa lalu. Sosialisasi sangat terpengaruh oleh lingkungan tempat tinggal, juga ajaranajaran yang didapatkan dari orangtua atau lembaga pendidikan. Sedangkan indoktrinasi mempunyai konotasi yang lebih tajam dan mengkhusus. Para patriot angkatan bersenjata di suatu negara mempunyai nilai nasionalisme lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain karena mendapatkan indoktrinasi. Mereka yang mendapatkan pengaruh indoktrinasi akan mempunyai jiwa lebih dibanding yang lain dalam bidang nasionalisme, siapa pun dia. Maka ukuran-ukuran yang dilihat dalam nasionalisme itu adalah perjuangan heroik dalam membela kedaulatan negara, mempertahankan pendapat dalam sebuah dialog tentang kebenaran negara, mempersiapkan diri dalam bentuk apa pun demi membela negara. Mempersiapkan diri ini bisa dalam bidang olahraga, keilmuan, perang dan sejenisnya. Dalam konteks tertentu, menyanyikan lagu kebangsaan juga bisa dikatakan mempunyai sikap nasionalisme. Banyak hal lain yang dapat dilihat sebagai ukuran membela nasionalisme. Akan tetapi harus juga dilihat bahwa masa lalu, sosialisasi dan indoktrinasi ini akan tetap mampu melahirkan perasaan nasionalisme seseorang terhadap suatu negara, meskipun mereka bukan menjadi warga negara yang bersangkutan. Antara

nasionalisme dan warga negara terdapat jurang pemisah yang cukup lebar. Bahkan mungkin bisa dilihat ada kekurangadilan di sini. Warga negara bisa saja diacu kepada masalah administrasi dan sebuah janji yang diucapkan ketika berhadapan dengan administrasi tersebut. Akan tetapi, nasionalisme merasuk di dalam hati dan jiwa, sangat terukur dan nampak dalam perjuangan. Seorang warga negara bisa jadi akan menjelek-jelekkan negaranya di hadapan negara lain, bahkan mungkin juga melakukan pemberontakan. Akan tetapi, seorang nasionalisme betul-betul membela negara bersangkutan tanpa pamrih. Rasionalis paling maksimal dari nasionalisme adalah jiwanya sendiri. Dari sinilah dapat dilihat, apabila ada seseorang yang berjuang untuk membela negara lain karena masalah keadilan. Jadi nasionalisme itu dapat melintasi negara, lintas kedaulatan, lintas warga negara. Nasionalisme harus juga disandingkan dengan masalah politis dan hukum positif yang berlaku. Politik masuk ke dalam nasionalisme karena politik mempunyai kemampuan rekayasa untuk menciptakan dan mempertebal nasionalisme itu. Sosialisasi dan indoktrinasi bisa merupakan ‘’cabang’’ politik untuk membentuk nasionalisme. Tetapi, pada saat yang sama politik juga mempunyai power untuk menghentikan, agar nasionalisme itu tidak cedera atau meredup. Sedangkan hukum positif yang berlaku sudah jelas mengatur tentang bagaimana seharusnya seseorang bersikap dan memandang soal nasionalisme ini.

Suara Mahasiswa Fenomena La Nina terhadap Curah Hujan di Bali BEBERAPA waktu ini masyarakat sering mendengar fenomena La Niña dan El Niño pada informasi cuaca. La Niña merupakan kebalikan dari El Niño. La Niña merupakan fenomena mendinginnya suhu permukaan laut di Samudera Pasifik yang menimbulkan dorongan angin ke arah barat menuju Indonesia, yang menyebabkan terkumpulnya uap air yang lebih banyak di atas wilayah Indonesia. Peristiwa itu dimulai ketika El Niño mulai melemah, dan air laut yang panas di pantai Peru – Ekuador kembali bergerak ke arah barat, air laut di tempat itu suhunya kembali seperti semula (dingin) atau kondisi cuaca menjadi normal kembali. Perjalanan air laut yang panas ke arah barat tersebut akhirnya akan sampai ke wilayah Indonesia. Suhu permukaan laut sekitar Indonesia menjadi hangat, akibatnya wilayah Indonesia akan berubah menjadi daerah bertekanan rendah (minimum) dan semua angin di sekitar Samudera Pasifik bagian selatan dan Samudera Hindia akan bergerak menuju Indonesia. Angin tersebut banyak membawa uap air, sehingga sering terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi. Umumnya La Niña ini memberikan dampak pada curah hujan yang berlebihan di wilayah Indonesia, khususnya di Provinsi Bali sehingga sering menimbulkan bencana alam seperti banjir ataupun tanah longsor. Curah hujan

Oleh Fitria Dwi Hariani yang tinggi tersebut membuat debit sungai menjadi naik hingga meluap ke permukaan, juga bencana tanah longsor pun muncul di daerah yang rawan akan longsor. Berdasarkan pantauan BMKG Stasiun Klimatologi Negara, prakiraan curah hujan bulan Agustus 2016 di Provinsi Bali pada umumnya 2 - 150 mm, sedangkan curah hujan > 150 mm terjadi di sebagian wilayah Gianyar bagian selatan, Bangli bagian tengah, Karangasem bagian tengah dan Tabanan bagian utara. Bulan September 2016 pada umumnya 21 - 400 mm, sedangkan curah hujan > 400 mm terjadi di sebagian wilayah Jembrana bagian selatan, Karangasem bagian tengah dan Gianyar bagian tengah.

Bulan Oktober 2016 pada umumnya 50 - 400 mm. Curah hujan < 50 mm terjadi di sebagian wilayah Buleleng bagian timur dan barat serta Karangasem bagian utara. Curah hujan > 400 mm terjadi di Jembrana bagian selatan, Tabanan bagian utara dan barat serta Badung bagian utara. Menurut BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) dapat diprediksi bahwa peluang pembentukan awan yang berpotensi hujan di wilayah Bali Nusra berkurang (Monsun Asia melemah dan Monsun Autralia menguat). Wilayah banyak awan yang dapat menurunkan hujan terdapat di sebagian besar perairan Indonesia terutama bagian barat dan utara yang berpotensi meningkatnya curah hujan, suplai uap air yang berpotensi hujan di sekitar perairan Indonesia masih tinggi ditambah tambahan uap air dari Samudera Hindia. Pola umum munculnya La Niña sudah terlihat dengan ditandai kondisi anomali suhu permukaan laut yang dingin di Pasifik timur dan barat ekuator. Sedangkan di Indonesia didominasi anomali suhu permukaan laut yang hangat, hal ini sebagai indikasi telah masuknya kondisi La Nina yang berpengaruh dengan penambahan curah hujan di sekitar wilayah Indonesia sampai beberapa bulan ke depan.

Dengan demikian, dalam hal pemberhentian Menteri ESDM Indonesia itu harus dilihat dari sisi hukum positif Indonesia dan persoalan politis yang ada di belakangnya. Hukum positif di Indonesia memang tidak mengakui adanya dua kewarganegaraan. Jadi, jika ketentuannya demikian sudah jelas menteri bersangkutan harus diberhentikan. Tetapi harus juga dilihat bahwa menteri adalah jabatan politis. Apabila kemudian dikaitkan dengan kementerian yang menyangkut sumber daya dan energi, ini mempunyai sangkutan politik yang luas. Sumber daya Indonesia sangat besar dan luas. Ada pertambangan, minyak bumi dan sebagainya yang harus dipertahankan dan mendapatkan penanganan yang jelas. Jika hal itu kemudian dipegang oleh pihak yang berdwikewarganegaraan, bisa saja akan menimbulkan penafsiran dan dampak macam-macam. Kalau kemudian masalah pemain sepak bola, kewarganegaraan di sini menyangkut masalah rekayasa. Negara memerlukan seseorang untuk mengangkat nasionalisme Indonesia dari konteks sepak bola yang merupakan cabang olahraga paling populer di Indonesia. Maka diperlukan seseorang yang berprestasi di bidang ini. Resmi diangkat menjadi warga negara dengan prasyarat tertentu, dengan tujuan mempertebal nasionalisme rakyat di bidang olahraga. Sementara masalah seorang putri yang kemudian diizinkan oleh Presiden menjadi penurun bendera pusaka Merah Putih, tidak lain ini menyangkut masalah rasa nasionalisnya kepada Indonesia yang sudah kelihatan sejak kecil. Jadi mirip dengan pembelaan lintas negara, karena hatinya sudah menyatu dengan Indonesia. Presiden sebagai kepala negara memberi penghargaan tentang hal ini. Jadi ke depan, kalau ada siswa warga negara Inggris yang benar-benar cinta Indonesia yang diperlihatkan oleh sikap dan tindakannya, perlu juga dipertimbangkan dapat menjadi pengerek atau penurunan bendera pusaka. Penulis adalah Staf Pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Tokoh PDI-P nilai momen tepat Golkar ‘’jual’’ nama Jokowi dan Ahok. - PDI-P kalah cepat ya? *** Atasi kemacetan, pemerintah akan bangun lintasan kereta api di Kuta. - Lagi-lagi undang investor. *** Pemda di Bali harus ubah politik anggaran bila hidupkan pertanian. - Petani didekati saat perhelatan politik saja.

Penulis, Taruna STMKG Jakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

TURUNKAN MATERIAL – Sebuah truk tampak sedang menurunkan material yang digunakan untuk proyek peningkatan infrastruktur jalan di sepanjang kawasan Jalan Lodtunduh, Ubud, Gianyar, Kamis (18/8) kemarin. Bali Post/wan

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Revisi Perda LPD Masuk Prolegda Denpasar (Bali Post) Rencana untuk mengubah isi Perda No.4 Tahun 2012 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sudah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) DPRD Bali. Pembahasan Perda LPD akan mulai dilakukan pada masa persidangan ketiga, antara bulan September hingga Desember 2016. Dewan kemungkinan besar juga akan membuat Perda baru terkait pengelolaan LPD. “Kemungkinan kami akan membuat Perda baru tentang pengelolaan LPD mengingat banyaknya masalah LPD di kalangan masyarakat. Jadi nanti ada perda teknisnya tentang pengelolaan LPD, supaya ada pendamping perda lagi yakni perda pengelolaan LPD,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Budi Utama di gedung DPRD Bali, Kamis (18/8) kemarin. Menurut Budi Utama, ada beberapa poin yang belum jelas dari Perda LPD saat ini. Di antaranya terkait penyisihan keuntungan 5% untuk Lembaga Pemberdayaan LPD dan sanksi untuk LPD yang tidak menyetorkan dana 5% itu, masalah pengawasan, serta aset LPD. Khusus untuk pengawasan, memang sudah ada pengawasan dari Bendesa Pakraman. Namun tidak semua Bendesa memahami kondisi kesehatan LPD. Oleh karena itu, perlu dibentuk Tim Independen untuk ikut mengawasi LPD. “Itu kan belum diatur di perda. Sekarang kan pengawas LPD seperti LP LPD jangan sampai ada main dengan LPD, di mana kondisi kurang sehat dibilang sehat. Ini perlu ada tim independen dari akuntan publik sebagai audit independen,” jelas politisi PDI Perjuangan ini. Anggota Komisi IV, Bagus Suwitra Wirawan, menambahkan, bila LPD sehat tentu masyarakatnya sejahtera. Oleh karena itu, revisi Perda LPD perlu dilakukan untuk memperjelas fungsi dan sanksi dari LPD. Utamanya dalam mengatasi masalah yang kerap terjadi di tingkat bawah. “Kita akan cek ke lapangan kalau ada LPD yang menonjol keunggulannya karena apa, kalau ada yang sakit juga kenapa bisa sakit,” jelas politisi Fraksi Gerindra ini. Suwitra Wirawan menambahkan, pendapatan LPD sebenarnya difungsikan untuk dikembalikan ke masyarakat. Tetapi kenyataannya ada LPD yang tidak melaksanakan hal itu. (kmb32)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Pemerintah Pusat Potong Dana Dekonsentrasi untuk Bali Denpasar (Bali Post) -

Pemangkasan APBN Perubahan 2016 sebesar Rp 133,8 triliun rupanya berdampak bagi Bali. Khususnya terkait dana dekonsentrasi untuk Pemprov Bali. Pasalnya, pemerintah pusat memotong besaran salah satu dana transfer ke daerah itu. “Dana dekonsentrasi dipotong dari semula Rp 800 juta menjadi Rp 277 juta,” ungkap Kepala Bappeda Bali, I Putu Astawa saat dikonfirmasi, Kamis (18/8) kemarin. Hingga kemarin, lanjut Astawa, pihaknya memang baru mendapatkan informasi terkait pemotongan dana dekonsentrasi. Namun, pemo-

tongan dana dekonsentrasi tidak berkaitan dengan pembangunan infrastruktur di Pulau Dewata. “Dana dekonsentrasi itu sifatnya operasional, jadi yang dipotong itu biaya-biaya untuk rapat dan pertemuan. Tidak ada yang untuk pembangunan,” jelasnya. Astawa menambahkan, untuk

Siap Edarkan 984 Ineks

Penjual Keripik Ditangkap Mangupura (Bali Post) Sat. Resnarkoba Polres Badung boleh dibilang pemecah rekor pengungkapan kasus narkoba untuk tahun ini, khusus di Bali. Pasalnya, seorang ibu paruh baya berinisial AR (57) ditangkap ketika berupaya menghilangkan barang bukti (BB) 984 butir ineks di Jalan Penyaringn I, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Kamis (11/8) lalu. Selain itu, dari penjual keripik ini juga disita 375 gram sabu-sabu (SS). “Pengungkapan kasus ini hasil pengembangan penangkapan sebelumnya. Suami tersangka masih kami kejar dan pasutri ini ngaku disuruh anaknya yang ditahan di Lapas Kerobokan,” tegas Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan yang didampingi Kasat

Resnarkoba AKP Djoko Hariadi, Kamis (18/8) kemarin. Menurut Djoko, pihaknya mendapat informasi ada pengedar narkoba berinisial WS (33) asal Abiansemal sering mengedarkan narkoba di Desa Sading, Badung. Seminggu melakukan penyelidikan, Kasat Resnarkoba Djoko bersama anggotanya menangkap tersangka di tempat kosnya di wilayah Banjar Pekandelan, Sading, Kamis (11/8) pukul 13.30 wita. Hasil penggeledahan kamarnya, petugas menemukan 6 paket SS seberat 3,17 gram, 1 timbangan elektrik, dan 4 bendel plastik klip kosong. Dari pengakuannya, barang terlarang itu diperoleh dari tersangka AR. Pukul 15.00 wita, AR mengirim SMS ke HP WS yang

transfer ke daerah lainnya seperti Dana Alokasi Khusus dikatakan tidak ada pemotongan. Dari data Bappeda Bali, total DAK tahun anggaran 2016 untuk Bali (Pemprov Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota) sebesar Rp 1.077.413.070.000. Dana ini terbagi dalam DAK reguler sebesar isinya pesanan sudah siap dan mau diantar ke mana? Disepakati transaksi di depan sebuah toko modern di Dalung. Berselang satu jam kemudian, datang kurir AR yaitu MA naik sepeda motor. Untuk mengelabui petugas, MA menggendong anaknya berusia 2,5 tahun. Tersangka langsung ditangkap dan disita barang bukti satu paket SS seberat 24,47 gram. “Ternyata ada modus baru, tersangka ajak anaknya saat transaksi. Tujuannya supaya polisi iba,” ujar Djoko. MA mengaku barang itu milik AR bekerja sama dengan suaminya, NS (buron). Selain tetangga kos, MA masih ada hubungan keluarga dengan pasutri itu. AKP Djoko bersama anggotanya langsung menuju tempat kos bandar narkoba tersebut. Akan tetapi saat digerebek, tersangka AR asal Banyuwangi, Jawa Timur, mengaku mau buang sampah di depan kos. Polisi tidak percaya tapi tersangka tetap ngotot. Akhirnya, petugas menggeledah tempat sampah berisi tas kresek yang dibawa penjual kripik ini. “Kami

Rp 618.824.870.000, dan DAK IPD sebesar Rp 458.588.200.000. Sementara DAK Infrastruktur Jalan untuk Provinsi Bali dijatah sebesar Rp 6.658.370.000. Sebelumnya diberitakan, pemerintah pusat akan melakukan pemotongan anggaran untuk seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp 65 triliun. Sementara untuk transfer daerah dilakukan penghematan Rp 68,8 triliun, sehingga total keseluruhan Rp 133,8 triliun. (kmb32)

’’Dana dekonsentrasi dipotong dari semula Rp 800 juta menjadi Rp 277 juta. Dana dekonsentrasi itu sifatnya operasional. Jadi, yang dipotong itu biaya-biaya untuk rapat dan pertemuan. Tidak ada yang untuk pembangunan.’’

Kepala Bappeda Bali I Putu Astawa

Bali Post/eka

NARKOBA - Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan menggelar para tersangka beserta barang bukti Narkoba di Mapolres Badung, Kamis (18/8) kemarin. kaget saat melihat isi tas kresek itu,” tegas AKP Djoko. Pasalnya di dalam tempat sampah itu berisi emat paket SS seberat 375 gram, 984 butir ineks dan timbangan elektrik. Sedangkan suaminya tidak ada di TKP. “Tersangka membuang barang bukti atas suruhan suaminya.

Kami masih mengejarnya. Keluarga ini kompak jadi bandar dan pengedar barang terlarang ini. Kasus ini diduga ada kaitannya dengan anak pasutri ini yang ditahan di Lapas Kerobokaan terkait kasus narkoba,” ujar mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini. (kmb36)


BANGLI

8 SOSOK Tambah Operator PROGRAM percepatan pelayanan administrasi kependudukan berupa akta kelahiran dan penerbitan Kartu Keluarga telah digulirkan pemerintah pusat sejak awal tahun ini. Guna menyukseskan program itu, Pemkab Bangli melakukan terobosan yang mampu Bali Post/sos meminimalisasi keluhan masyarakat, salah satunya dengan menambah operator layanan. ‘’Dulu operatornya hanya ada satu. Itu ditambah menjadi delapan,’’ ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangli I Nyoman Sumantra, Kamis (18/8) kemarin. Operator tak lagi melayani satu jenis dokumen kependudukan, melainkan sudah menerapkan sistem all in one. Artinya selain akta kelahiran, operator juga melayani pengurusan akta perkawinan maupun KK. Berbeda dengan sebelumnya yang terdapat sejumlah tahapan sehingga memakan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya. ‘’Dulu proses tidak selesai pada satu orang. Ada tahapannya. Sekarang pada satu orang bisa mengurus berbagai dokumen. Lebih mudah dan efektif,’’ katanya. Cara yang baru diterapkan ini, dikatakan mampu meningkatkan jumlah pembuatan sekitar 31 persen dengan sebelumnya. Keluhan dan antrean yang terjadi juga bisa diminimalisasi. Selain itu, pengetahuan yang diperoleh petugas juga semakin lebih banyak. ‘’Dulu hanya menangani satu bidang, sekarang bertambah. Ini bagus untuk pengetahuan. Ini lumayan baik untuk program percepatan,’’ tandas mantan Kadisdikpora Bangli ini. (sos)

Dewan Kembali Desak Eksekutif Ajukan KUA-PPAS Bangli (Bali Post) -

Politisi PDI-P ini juga mengungkapkan rencananya mengundang eksekutif pekan depan untuk membahas kesepakatan pembahasan. ‘’Senin ini kita rencanakan undang TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Untuk komunikasikan dulu

bagaimana pembahasan induk dan bagaimana pembahasan perubahan,’’ jelasnya. Sementara itu, Sekretaris DPRD Bangli A. A. Panji Awatarayana menambahkan, surat tentang KUA/PPAS APBD tahun 2017 sudah masuk tertanggal 15 Juni lalu, dengan nomor surat 910/2523/Bapedda. Sedangkan KUA-PPAS untuk APBD Perubahan 2016 belum diterima DPRD hingga saat ini. Sebagaimana ketentuan, KUA-PPAS

untuk APBD Perubahan 2016 seharusnya sudah masuk pada minggu pertama Agustus. ‘’Karena belum masuk, sehingga Ketua DPRD bersurat untuk segera menyampaikan,’’ terangnya. Mengenai penetapannya, sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2016 pasal 172 ayat 5 tentang pengelolaan keuangan daerah, harus sudah dilakukan akhir September atau tiga bulan sebelum tahun anggaran berakhir. (kmb40)

Kawan rencananya tidak lagi direhab, namun akan dibangun baru. Sesuai desain yang telah dibuat, beberapa aset bangunan yang rusak karena hangus terbakar akan dihapuskan dan akan ditata ulang. Gedung bagian selatan akan dibuat dua lantai, demikian juga dengan ruang guru sekarang akan dibangun ulang. Di timur perpustakaan akan dibangun ruang kelas dan di pojok barat akan dibangun kantin, gudang dan toilet. ‘’Jadi rencana nanti di sekolah tersebut akan ada 12 ruang kelas,’’ terangnya. Untuk rencana tersebut pihaknya mengaku sudah mengajukan anggaran dalam APBD Perubahan dan ke pemerintah pusat. Sesuai site plan, untuk

pembangunan gedung sekolah tersebut dibutuhkan anggaran Rp 3 miliar. ‘’Ke pusat kami sudah ajukan awal Agustus lalu. Tapi sampai saat ini belum ada informasi. Di daerah pun kami belum tahu kemampuannya, berapa kami akan diberikan untuk pembangunan gedung sekolah itu,’’ terangnya. Mengingat kemampuan keuangan daerah Bangli yang minim, pihaknya pun sangat berharap pemerintah pusat dapat memprioritaskan perbaikan untuk SD 2 Kawan sekalipun dilakukan bertahap. Sementara mengenai proses belajar mengajar di SD 2 Kawan saat ini yang sebagian dilaksanakan di TK Widya Darma, Danta Haryana mengatakan tidak ada masalah. Sejauh ini

proses belajar mengajar berjalan sebagaimana mestinya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, SDN 2 Kawan mengalami musibah kebakaran hebat pada 9 Juni lalu. Kebakaran tersebut mengakibatkan beberapa ruangan yang ada di bagian timur dan rapor siswa ludes. Pascamusibah itu, pihak SDN 2 Kawan terpaksa meminjam sejumlah ruangan kelas di TK Negeri Widya Darma untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar. Tak hanya meminjam ruangan kelas, sekolah yang berlokasi di Banjar Blumbang ini juga meminjam bangku ke sekolah lainnya lantaran jumlah bangku yang tersedia di TK Negeri Widya Darma terbatas. (kmb40)

DPRD Bangli kembali mendesak eksekutif segera mengajukan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara) APBD Perubahan 2016. Tujuannya agar proses pembahasan RAPBD Perubahan tahun ini bisa segera dilakukan dan tuntas tepat waktu. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Kamis (18/8) kemarin mengatakan, hingga saat ini pihaknya baru menerima KUA-PPAS APBD Induk 2017. Sementara KUA-PPAS APBD perubahan 2016 belum diterimanya dari eksekutif.

Agar KUA-PPAS untuk APBD perubahan 2016 bisa segera diserahkan untuk kemudian dibahas, Kutha Parwata mengaku telah bersurat belum lama ini. ‘’Kita sudah bersurat awal Agustus lalu agar proses pembahasan bisa segera dilakukan,’’ terangnya.

Belum Jelas, Anggaran Perbaikan Gedung SDN 2 Kawan Bangli (Bali Post)Rencana perbaikan gedung SDN 2 Kawan pascadilanda musibah kebakaran Juni lalu hingga saat ini masih belum jelas. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli belum bisa memastikan berapa anggaran baik dari daerah maupun pusat yang akan dialokasikan. Na-

mun demikian, sesuai sitep lan yang telah dibuat, perbaikan sekaligus pembangunan beberapa gedung baru di sekolah tersebut memerlukan anggaran Rp 3 miliar. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Bangli Nengah Danta Haryana, Kamis (18/8) kemarin mengatakan bangunan SDN 2

Jual Elpiji Tak Sesuai Takaran

Pedagang Asal Lombok Diamankan Polisi

Bangli (Bali Post) Seorang penjual elpiji ukuran 12 kg terpaksa diamankan polisi lantaran kedapatan menjual gas dengan isi yang tidak sesuai takaran. Supriadi (30) penjual gas asal Lombok Timur, tersebut diamankan saat sedang menjual gas kepada seorang warga di wilayah Kintamani. Informasi, Kamis (18/8) kemarin Supriadi diamankan pada Selasa (16/8) sore. Penangkapan berawal dari upaya penyelidikan yang dilakukan petugas terhadap penjualan elpiji di wilayah

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Kintamani. Saat tiba di warung Ketut Masa Mardjaya di Banjar Surakrama, Desa Kintamani, petugas melihat Supriadi menjual gas elpiji 12 kg. Setelah dilakukan penimbangan, gas yang dijual Supriadi ternyata tidak sesuai dengan berat yang seharusnya. KBO Reskrim Polres Bangli Iptu Ketut Purnawan seizin Kasat Reskrim AKP Yana Jaya Widya mengatakan, selain Ketut Masa Mardjaya, beberapa pedagang lainnya di Kintamani diantaranya Jro Padma dan Martin Wijaya ternyata juga

menjadi korban Supriadi. Selain mengamankan yang bersangkutan, polisi juga m e n g a m a nka n b e b e r a p a barang bukti lainnya yakni 29 buah tabung elpiji berukuran 12 kg, 2 buah tabung elpiji warna ungu ukuran 12 kg, 42 buah tabung elpiji warga biru dengan ukuran 12 kg (kosong), 1 buah tabung gas warna merah ukuran 12 kg (kosong), 1 unit mobil pick-up hitam DK 9673 UL beserta STNK dan uang tunai Rp 1,3 juta. ‘’Keterangan pelaku masih kita kembangkan,’’ tandasnya. (kmb40)

Puluhan Anak Diduga Terserang Flu Singapura

Bali Post/sos

I Nengah Nadi

Bangli (Bali Post) Puluhan anak di Kabupaten Bangli diduga terserang flu Singapura. Penyakit yang penularannya cukup cepat ini pertama kali muncul pada Mei lalu di Kintamani. Meskipun dinilai tak berbahaya, masyarakat

tetap diminta waspada. Kepala Dinas Kesehatan Bangli I Nengah Nadi, Kamis (18/8) kemarin menjelaskan, pada musim pancaroba ini penyakit yang muncul tak hanya Demam Berdarah Dengue (DBD) saja. Sejak awal Mei lalu, juga ditemukan penyakit yang diduga kuat Flu Singapura. Sampai hari ini pengidapnya telah mencapai 41 orang. Jumlah tersebut mayoritas dialami anak berusia di bawah sepuluh tahun. ‘’Penyakit ini pertama kali ditemukan menyerang balita di Kintamani. Pas periksa di Puskesmas,’’ ujarnya didampingi Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan, Ni luh Made Eka Sasiani dan Kasi Penanggulangan Penyakit I Nyoman Sudarma. Dikatakannya, munculnya penyakit yang juga dis-

ebut Hand Foot Mouth Disease itu ditandai dengan demam tinggi. Tak berselang lama muncul luka melepuh pada kaki, tangan. Selain itu, pada mulut pengidap juga muncul sariawan. Penyakit yang sebelumnya asing di telinga masyarakat ini biasanya menyerang anak-anak yang daya tahan tubuhnya menurun. ‘’Penyakit ini hampir mirip dengan cacar air,’’ jelasnya. Guna mengetahui secara pasti jenis penyakit yang diderita puluhan anak di Bangli, Nadi menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk melakukan cek lab. Meskipun berdasarkan teori penyakit tersebut tak membahayakan, masyarakat diminta tetap untuk waspada. ‘’Ini kan penyakit baru. Kabupaten belum bisa cek lab untuk memastikan, karena tak ada

alat. Kami tunggu hasil dari provinsi,’’ terangnya. Guna menghindari pengidap baru, sosialisasi ke masyarakat sudah terus dilaksanakan baik secara langsung maupun melalui puskesmas. Jika muncul kasus baru, segera dilakukan penyelidikan. ‘’Intinya daya tahan tubuh itu harus dijaga. Masyarakat jangan lengah,’’ pintanya. Sementara itu, disinggung jumlah kasus DBD, dia menyebut sejak Juni jumlah kasusnya cenderung mengalami penurunan. Meski musim sudah mengarah ke kemarau, penyakit ini masih berpotensi terjadi. Oleh karenanya, langkah pemberantasan sarang nyamuk perlu terus digencarkan. ‘’Harus tetap waspada. Demam berdarah tetap berpotensi terjadi meski telah berganti musim,’’ tandasnya. (kmb45)

Dua Tahun Krisis Air Irigasi

Petani Subak Umanyar Terpaksa Beli Beras SUBAK Umanyar, Kelurahan Bebalang merupakan salah satu dari sekian subak di Kecamatan Bangli yang lokasinya berbatasan dengan Desa Tamanbali. Tanahnya yang subur dan hamparan lahan cukup landai, menjadikan daerah ini sangat cocok untuk budidaya padi. Hingga era 1990-an, petani setempat terbilang cukup sejahtera. Namun seiring perkembangan zaman, tantangan bagi petani makin meningkat. Belakangan akibat krisis air irigasi, lahan setempat tak lagi bisa ditanami padi. Petani pun terpaksa membeli beras.

Bali Post/sos

PETANI - Seorang petani di Subak Umanyar sedang membersihkan rumput liar. Sejak dua tahun lalu, sawahnya tak lagi menghasilkan padi.

I Ketut Mupu, salah seorang petani menuturkan sejak dulu lahan persawahan telah menjadi andalan menyambung hidup sebagian besar warga. Padi merupakan komoditas utama yang dikembangkan secara berkelanjutan. Tak ada istilah jeda, sehingga kebutuhan beras untuk konsumsi selalu bisa terpenuhi. Namun, setelah lewat era 1990-an air yang menjadi penopang utama lahan pertanian semakin berkurang. Kondisi paling parah terjadi sejak dua tahun lalu. Persoalan ini mengakibatkan dirinya tak bisa

mengolah lahan. Buntutnya, penanaman padi pun tak bisa dilakukan. ‘’Aliran air sejak dua tahun lalu sangat kecil. Tidak sampai di sawah,’’ ujarnya saat ditemui, Kamis (18/8) kemarin. Sembari membersihkan rumput liar, ia menceritakan, guna tetap mendapatkan penghasilan, petani sesungguhnya sudah menerapkan sistem tanam gilir. Sayangnya hal itu tak juga membuahkan hasil sesuai harapan. ‘’Karena air tak ada yang cukup, lahan ditanami ubi jalar dan kacang tanah. Itu pun karena ada hu-

jan. Jadinya bisa mencangkul tanah,’’ terang Mupu. Nihilnya penanaman padi, kata petani paruh baya ini mengakibatkan petani harus membeli beras untuk konsumsi sehari-hari dengan harga yang tergolong mahal, yakni Rp 10 ribu per kilogram. Penghasilan yang didapat tak cukup untuk menutupi pengeluaran sehari-hari. ‘’Dulu jadi penghasil beras. Sekarang malah jadi pembeli. Makanan pokok sudah hilang,’’ keluhnya. Kondisi ini juga menyebabkan sejumlah petani terpaksa mengembalikan lahan garapannya. Mereka memilih menggeluti pekerjaan lain yang hasilnya lebih pasti. Beberapa juga ada yang terpaksa menelantarkan lahannya hingga ditumbuhi semak belukar. ‘’Kalau situasinya seperti ini, bagaimana bisa generasi muda tertarik pada pertanian,’’ imbuhnya. Hal senada juga disampaikan petani I Ketut Tinggal. Persoalan air belakangan ini

menjadi tantangan terbesar untuk petani. Selain di Subak Umanyar, kondisi serupa juga melanda subak yang berada di hulu salah, satunya Subak Umatai. Jika dijumlahkan hingga ke hilir, luasnya diperkirakan mencapai 50 hektar. Mengecilnya aliran air itu diduga karena sebagian dimanfaatkan untuk kebutuhan air minum, di samping adanya sejumlah kecoran pada saluran irigasi. ‘’Kami sudah berupaya biar bisa tanam padi dengan sistem gilir. Tapi tidak bisa. Kami tak lagi sebagai penghasil beras. Tapi pembeli beras,’’ keluhnya. Menyikapi kebutuhan air untuk subak yang berbatasan dengan Desa Tamanbali ini, kata Tinggal beberapa tahun silam Pemkab telah merencanakan pembuatan bendungan baru di Tukad Cedar. Survei sudah dilakukan beberapa kali. Namun hingga kini tak kunjung terealisasi. ‘’Kalau bisa itu dilanjutkan lagi. Biar kami bisa tanam padi,’’ harapnya. (sos)


GIANYAR

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

9

Seleksi Calon Kepala BPPT

Bali Post/nik

SIDAK - Ketua Komisi II Wayan Gede Sudarta didampingi anggota Komisi II Wayan Dana saat sidak proyek di kawasan kantor Bupati Gianyar, Kamis (18/8) kemarin.

Sidak di Areal Kantor Bupati

Komisi II Sayangkan Kualitas Proyek Tak Sesuai Harapan Gianyar (Bali Post) Setelah mendengar banyak keluhan dari berbagai komponen, Komisi II DPRD Gianyar melakukan sidak terhadap proyek penunjukan langsung (PL) yang berlokasi di kawasan kantor Bupati Gianyar, Kamis (18/8) kemarin. Hasilnya, Komisi II menilai pengerjaan sejumlah proyek terkesan asal-asalan. Pemkab pun diminta segera menindaklanjuti persoalan ini. Pada sidak tersebut, Ketua Komisi II Wayan Gede Sudarta didampingi anggota Komisi II Wayan Dana mengecek proyek pavingisasi di halaman depan kantor bupati. Mereka pun menilai pengerjaan proyek tersebut belum maksimal. ‘’Kalau pavingisasi itu kualitasnya belum bagus. Masih saya lihat bergelombang dan finishing-nya saya kira dikerjakan terburuburu,’’ kata Sudarta. Tiga bangunan baru di parkir timur yang selama ini jadi sorotan juga tidak luput dari pemantauan. Sudarta menyebut, teknis pengerjaan bangunan-bangunan tersebut sejak awal sudah keliru sehingga hasilnya kurang sempurna. Apalagi yang banyak menjadi sorotan papan pengumuman proyek yang baru dipasang setelah waktu pengerjaan selesai. ‘’Saya kira ini teknis pengerjaannya kurang sempurna hingga hasilnya tembok baru dicat sudah mengelupas. Saya harap ini diperbaiki lagi, termasuk juga finishing-nya harus dituntaskan,’’ ucapnya. Sudarta menerangkan, Kabupaten Gianyar sebagai ikon seni di Bali semestinya menyiapkan proyek yang mencerminkan hal tersebut. Apalagi ini di kantor Bupati Gianyar yang menjadi wajah kabupaten seharusnya menjadi skala prioritas. Pihaknya pun mengaku kecewa dengan hal ini. ‘’Ini kantor Bupati. Setiap hari, tamu luar daerah sebelum melihat Gianyar pasti ke sini dulu. Jadi, sudah seharusnya menjadi standar prioritas dan saya harap pembuatan proyek itu mencerminkan ornamen Bali,’’ tandasnya. Ia mengakui bahwa Komisi II kini banyak mendapat keluhan terkait kualitas proyek tahun 2016. Apalagi menurutnya, serapan anggaran di Dinas PU saat ini baru mencapai 41 persen. Oleh sebab itu, ia memastikan akan mulai melakukan peninjauan secara bertahap. Ia juga mengaku sudah mengantongi sejumlah proyek tak jelas seperti pembangunan candi bentar yang menggunakan anggaran mendahului. ‘’Kalau proyek fisik bangunan semestinya ada perencanaan sehingga tidak wajar kalau menggunakan anggaran mendahului kecuali keadaan force majeure,‘’ katanya. Sementara itu, Wabup Gianyar Made Mahayastra yang ditemui usai sidang paripurna DPRD Gianyar menyebutkan, untuk pelaksanaan sekelas proyek PL, menjadi tanggung jawab leading sector yang menangani dalam hal ini Bagian Perwat Kabupaten Gianyar yang mesti mengecek langsung baik waktu serah terima dan kualitasnya. ’’Ini tanggung jawab SKPD terkait yang harus mengecek langsung,’’ katanya. Disinggung soal pemasangan papan nama proyek yang dilakukan saat masa kontrak berakhir hingga finishing yang tidak sesuai harapan, Mahayastra berdalih, segala sesuatu terkait proyek PL menjadi tanggung jawab pemberi pekerjaan. ‘’Masa yang gini-gini tanya ke saya. Langsung saja ke SKPD. Teknisnya ada di SKPD,’’ ujarnya. (kmb35)

Perubahan APBD, PAD Dirancang Naik 13,03 Persen

Gianyar (Bali Post) Eksekutif menyampaikan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016 pada sidang paripurna DPRD Gianyar, Kamis (18/8) kemarin. Pada ranperda, Pendapatan Daerah dirancang Rp 1,681 triliun. Angka tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 506,528 miliar lebih, Dana Perimbangan Rp 956,223 miliar lebih dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp 218,601 miliar lebih. PAD dalam Perubahan APBD mengalami peningkatan Rp 58,386 miliar lebih atau 13,03 persen dibandingkan PAD tahun berjalan yang sebesar Rp 448,142 miliar lebih. Pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Wayan Tagel Winarta itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra menyebutkan, struktur PAD sampai saat ini masih didominasi penerimaan dari pajak daerah. Sedangkan Dana Perimbangan dalam Perubahan APBD 2016 mengalami penurunan sebesar Rp 9,563 miliar lebih (0,99 persen) dibandingkan anggaran tahun berjalan sebesar Rp 965,786 miliar lebih. Kemudian lain-lain Pendapatan Daerah yang sah mengalami peningkatan Rp 9,019 miliar lebih atau meningkat 4,3 persen dibandingkan dengan anggaran tahun berjalan sebesar Rp 209,582 miliar lebih. Sementara untuk Belanja Daerah, direncanakan Rp 1,971 triliun lebih. Lebih lanjut Mahayastra menjelaskan, Ranperda tentang Perubahan APBD perlu disusun untuk penyesuaian akibat terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran (KUA). Selain itu, perubahan terjadi akibat perkembangan keadaan yang berdampak pada perkiraan meningkatnya pendapatan daerah dan meningkatnya pengeluaran biaya untuk memenuhi aspirasi masyarakat yang belum dapat diprediksi saat penyusunan APBD tahun 2016. (kmb25)

Rekomendasi Pansel Diserahkan ke KASN

Gianyar (Bali Post) -

Proses seleksi lelang jabatan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Gianyar mulai memasuki babak akhir. Panitia Seleksi (Pansel) sudah merekapitulasi hasil tes yang diikuti empat orang peserta. Sesuai jadwal, hasil tersebut rencananya diserahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) hari ini. Hasil final akan diajukan ke Bupati melalui Sekda pada 23 Agustus mendatang. Sekretaris Tim Pansel Gede Widarma Suharta, Kamis (18/8) kemarin, mengatakan, setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi, empat kandidat calon Kepala BPPT Gianyar sudah mengikuti proses seleksi uji kompetensi bidang dan fit and proper test tanggal 11-12 Agustus lalu. Keempat kandidat tersebut, Ketut Mudana (Kabag Perwat dan Aset), Ngakan Ketut Jati Ambarsika (Kabag Kesra), Ida Ayu Putu Sri Utami (Inspektorat), dan Made Rai Ridartha (Kabag Organisasi dan Tata Laksana).

Dikatakan, tim pansel sudah melakukan rekapitulasi nilai hasil uji kompetensi bidang, fit and proper test serta rekam jejak para peserta seleksi. Selanjutnya, hasil tersebut dikoordinasikan ke KASN untuk mendapatkan rekomendasi apakah prosesnya sudah benar atau tidak. Dan sesuai jadwal hari ini menjadi waktu terakhir untuk konsultasi ke KASN. ‘’Kita berusaha cepat mengikuti jadwal dan besok (hari ini - red) memang jadwal terakhir penyerahan ke KASN. Jika besok proses sudah dibenarkan oleh KASN,

barulah akan diumumkan hasilnya sesuai dengan hasil perankingan,’’ jelasnya. Sesuai jadwal, 23 Agustus, hasil ini sudah harus diserahkan ke Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian melalui Sekda sebagai pejabat yang berwenang. ‘’Jadi sesuai ketentuan mereka berdualah yang nantinya memilih salah satu di antara empat kandidat itu sebagai Kepala BPPT,’’ katanya. Ditambahkannya, seleksi ini sudah diselenggarakan sesuai prosedur dengan melibatkan lima anggota tim Pansel. (kmb35)

Kado HUT RI

Blasman Kebanjiran Juara

GERAK JALAN - Aksi tim gerak jalan indah Blasman di panggung terbuka Balai Budaya Gianyar yang berhasil memukau penonton. HUT ke-71 RI merupakan momen yang tak akan terlupakan bagi warga SMAN 1 Blahbatuh. Pasalnya, sekolah ini mendapat kado istimewa di mana utusan terbaik dari sekolah yang populer dengan sebutan Blasman ini mampu meraih juara hampir di semua cabang perlombaan dalam sebulan ini. Gelar juara yang berhasil diraih seperti juara I dan II Gerak Jalan Indah putri tingkat SMA/SMK dan juara I Gerak Jalan Joeang 17 Km khusus putra tingkat SMA/ SMK se-Kabupaten Gianyar. ‘’Ya, HUT RI tahun ini Blasman meraih banyak prestasi. Ini tidak terlepas dari kerja nyata yang dilakukan oleh segenap komponen sekolah,’’ ucap Kepala SMAN 1 Blahbatuh Ketut Sulatra, S.Pd., M.Pd., Kamis (18/8) kemarin. Disebutkan, lomba gerak jalan jelang HUT RI di Gianyar termasuk yang paling favorit. Terbukti Kota Gianyar dipenuhi warga memberikan dukungan kepada Blasman yang saat itu berlaga. ‘’Dukungan masyarakat untuk Blasman sepanjang rute lomba GJ juga menjadi motivasi besar memacu semangat anak-anak Blasman,’’ katanya. Hasil gemilang itu tidak luput pula dari kerja keras putra dan putri Blasman. Bahkan, diakuinya, persiapan tahun ini lebih matang dari tahun

sebelumnya. Hingga akhirnya ketiga tim gerak jalan Blasman mampu mengalahkan sekolah favorit lainnya di Gianyar. Bulan kemerdekaan ini Blasman juga berbangga atas capaian juara I tingkat Provinsi Bali dalam lomba PIK-R (Pusat Informasi Kesehatan Remaja) yang diraih kelompok ekstrakurikuler PIK-R Sila Santhi Yowana SMAN 1 Blahbatuh. Tim PIK-R ini juga mendukung lomba yang dilakoni Blasman seperti lomba UKS dengan juara II, lomba PKTP dengan juara III dan lomba KSPAN dengan juara harapan tingkat Provinsi Bali. Kado lainnya yang diperoleh Blasman pada Agustus ini yakni kemenangan atlet karate Made Gunawan yang meraih juara I Provinsi Bali, hingga kini mewakili Bali ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Sementara atlet kriket Blasman, Mertanadi, dipilih untuk memperkuat tim Bali ke PON Jabar. Di bidang akademis, tim KIR Blasman yang diperkuat Armoni Jiwanti, Ni Putu Sita Widiani, dan Kadek Darmawan telah sukses meraih juara II LKTI di Fakultas Peternakan Unud dengan penelitian pemanfaatan ekstrak ‘’Keseru Panda’’ untuk memperlancar proses persalinan induk babi. Prestasi membanggakan lainnya, dua siswa Blasman yakni I Putu Risky Saputra dan Ni Putu Diah Ariyanti

lolos dalam seleksi Indonesia United State Youth Leadership Program, sehingga dizinkan selama 30 hari berada di Fairfx, Virginia, USA khusus untuk belajar kepemimpinan. Selanjutnya, ada A.A. Istri Indera Dewi Pemayun, salah satu Pramuka Blasman juga selama 25 hari pada September mendatang akan mengikuti program Pelantara (Pelayaran Lingkar Nusantara) yang berlayar berkeliling nusantara, dengan start dan finis di Jakarta. Guna meningkatkan prestasi akademik, Blasman membentuk unggulan yang terdiri dari anak-anak terbaik di bidang akademik untuk selanjutnya dilakukan pembinaan OSN (Olimpiade Saint Nasional) bekerja sama dengan beberapa dosen Fakultas MIPA Unud. Di bidang IT, Blasman bekerja sama dengan beberapa dosen Fakultas Teknik Informatika Unud melakukan pengembangan menyusul telah lengkapnya sarana IT dalam menyongsong UN berbasis CBT tahun depan. Sebagai tindak lanjut kegiatan ulangan semester, mulai dilakukan tes berbasis CBT. Khusus untuk peningkatan kedisiplinan siswa, Blasman tahun ini telah dilengkapi CCTV dan absen sidik jari/wajah yang dikoneksi dengan HP orang tua siswa. Ditambahkan, Agustus ini Blasman sudah menuntaskan penilaian akreditasi sekolah. Dari peningkatan kinerja seluruh komponen sekolah, dia optimis nilai akreditasi SMAN 1 Blahbatuh meningkat. ‘’Semua keberhasilan itu, karena soliditas dan kekompakan guru dan pegawai didukung Pemkab Gianyar khususnya Disdikpora Kabupaten Gianyar, komite dan masyarakat, yang mendukung berbagai terobosan untuk kemajuan Blasman ke depan,’’ tandasnya. (ad1358)

Gede Widarma Suharta

Bali Post/nik

Kerap Mengamuk, Sila Diringkus Satpol PP Gianyar (Bali Post) Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar mengamankan Nyoman Sila, pengidap gangguan kejiwaan di Desa Pering, Blahbatuh, Kamis (18/8) kemarin. Sila diamankan lantaran kerap mengamuk dan meresahkan warga setempat. Langkah pengamanan terhadap Sila berawal dari laporan Perbekel Desa Pering ke Kantor Satpol PP Gianyar, bahwa warganya diresahkan dengan keberadaan pengidap gangguan kejiwaan. Petugas Satpol PP pun mendatangi Desa Pering siang kemarin sekitar pukul 13.00 wita. Kala itu, empat orang petugas Satpol PP berupaya menangkap Sila. Namun, pria yang sudah memiliki dua orang anak ini melakukan perlawanan dan ber-

hasil kabur. Petugas sempat melakukan pencarian selama beberapa jam namun tidak ketemu. Hingga akhirnya, mereka memilih kembali ke kantor dengan tangan kosong. Lalu sore harinya sekitar pukul 17.00 wita, pihak keluarga kembali menghubungi kantor Satpol PP Gianyar, menyampaikan bahwa Sila sudah berada di rumah. Petugas pun tidak mau membuang kesempatan dan kembali meluncur ke lokasi tersebut. Setiba di rumahnya, Sila yang didapati sedang tidur, langsung diringkus kemudian digiring ke RSJ Bangli. ‘’Nyoman Sila sudah dibawa ke RSJ Bangli karena dari laporan warga ia sering mengamuk sehingga cukup meresahkan,’’ ucap petugas Satpol PP Gianyar Nyoman Nasta. (kmb35)

Bali Post/nik

AMANKAN - Petugas Satpol PP Gianyar saat mengamankan Nyoman Sila.


KLUNGKUNG

10

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Seleksi Calon Dewan Pengawas PDAM

Suara Klungkung Pengangguran Curi Uang ANGGOTA Satuan Reskrim Polres Klungkung berhasil mengungkap kasus pencurian uang Rp 30 juta di rumah pedagang daging sapi, Dewi Zullaefah (48) di Jalan Gajah Mada 31, Lingkungan Bendul, Kelurahan Semarapura Tengah. Setelah sebulan melakukan penyelidikan, petugas di bawah komando AKP Wiastu Andri Prajitno dan Kanit I Ipda Budi Santoso akhirnya sukses menangkap pelaku bernama Alfian Rosikin (29) yang kos di rumah korban, Rabu (17/8). Pria pengangguran ini ditangkap petugas di Jalan Raya Akah, Klungkung, ketika mengendarai sepeda motor. Sebelum ditangkap, Alfian yang berstatus duda juga sempat mengelilingi sejumlah tempat untuk menghindari kejaran petugas. Dia diketahui sempat ke wilayah Denpasar di Jalan Ahmad Yani, kemudian berpindah ke Desa Pemenang, Lombok Utara, serta sampai ke daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Petualangannya yang berpindah-pindah tempat akhirnya tercium juga. (kmb)

Sepeda Hias dari Plastik PERAYAAN HUT ke-71 Kemerdekaan RI di wilayah Kabupaten Klungkung berlangsung meriah. Kemeriahan tidak hanya terlihat di wilayah Klungkung daratan, namun juga di Nusa Penida. Di Nusa Penida digelar lomba perahu layar di Pantai Kutapang, sedangkan di Klungkung daratan dilaksanakan lomba sepeda hias menggunakan bahan sampah pastik yang diikuti ratusan peserta SD, SMP, dan SMA. Lomba sepeda hias mengambil rute sepanjang tiga kilometer. Lomba dilepas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ketua DPRD Wayan Baru di depan Puri Agung Klungkung. Mengangkat tema “Selamat Tinggal Sampah Plastik”, peserta membuat sepedanya beragam bentuk. Ada yang berbentuk perahu, tank, rudal, mobil, barong, dan helikopter. Bupati Suwirta sangat mengapresiasi lomba sepeda hias tersebut. Pada hari yang sama di Nusa Penida diadakan lomba perahu layar di Pantai Ketapang. Peserta tidak boleh menggunakan dayung, tetapi hanya mengandalkan layar. Menurut Camat Nusa Penida Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, lomba perahu layar diikuti 11 peserta dari Desa Batununggul, Suana, dan Kutampi Kaler. (kmb)

Ambil SS Ditangkap PEREDARAN narkoba di wilayah hukum Polres Klungkung semakin marak. Hal ini terbukti dengan ditangkapnya pelaku penyalahgunaan narkoba bernama I Komang EM (35), Minggu (14/8) lalu. Pria asal Banjar Petapan Klod, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, ini ditangkap seusai mengambil narkoba jenis sabu-sabu (SS) di jalan raya menuju Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Klungkung, sekitar pukul 15.30 Wita. Penangkapan pelaku berawal ketika petugas Sat. Narkoba Polres mendapat informasi ada peredaran narkoba di wilayah Klungkung. Anggota Satuan Narkoba Polres kemudian turun melakukan penyelidikan dan melihat orang mencurigakan lewat di jalan raya menuju Pantai Watu Klotok. Kecurigaan bertambah ketika orang tersebut tiba-tiba mengambil barang yang diduga SS di pinggir jalan di bawah pohon. Setelah mengambil barang, yang bersangkutan kemudian kembali balik arah menuju jalan By-pass Ida Bagus Mantra. Petugas yang sejak awal mengawasi langsung menghentikan pengendara motor itu yang diketahui adalah Komang EM. (kmb)

Delapan Lolos Administrasi DELAPAN calon Dewan Pengawas PDAM Kabupaten Klungkung dinyatakan lolos seleksi administrasi. Seleksi administrasi dilaksanakan panitia seleksi pada Selasa (16/8) lalu, berdasarkan bukti-bukti yang diserahkan oleh pelamar. Hal ini disampaikan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, didampingi Kepala bagian Ekonomi Setda I Ketut Sukla saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (18/8) kemarin. Winastra lebih lanjut menjelaskan, dari hasil evaluasi pengumuman perekrutan calon Dewan Pengawas PDAM Kabupaten Klungkung Nomor 800/132/Perk, delapan orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Mereka selanjutnya berhak mengikuti tes tertulis dan wawancara yang akan diselenggarakan 23-25 Agustus 2016 mendatang, di Kantor PDAM Klungkung. Materi tes meliputi tulis, psikotes, dan wawancara. Pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi tahap berikutnya

tercatat Dewa Gede Sunantara, S.T., Drs. Cokorda Darma Putra, Drs. Nengah Supartha, Tjokorda Gde Indra Putra, S.E., S.H., MAK., BKP., Komang Trisna Dewi, S.H., Ni Made Asmiriwati, S.H., M.H., I Nyoman Sudiarsa, S.H. dan Dewa Nyoman Tri Yudiana, S.H. Maksud dari pengumuman ini sebagai bentuk transparansi Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam perekrutan Dewan Pengawas PDAM. ”Ini dilakukan sebagai wujud transparasi Pemerintah Kabupaten Klungkung ” tutur Winastra. (ad742)

I Gede Putu Winastra

Polisi Jangan Pernah Lalai Jalankan Tugas Semarapura (Bali Post) – Semua personel Polres Klungkung harus sigap saat melaksanakan patroli. Instruksi ini disampaikan Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK. saat memimpin latihan guna meningkatkan keterampilan anggotanya mengantisipasi tindak kriminalitas yang dapat mengancam keselamatan, di halaman depan Mapolres, Kamis (18/8) kemarin. Menurut Kapolres, personel polisi dapat menjadi korban tindak kriminal yang terjadi secara tidak terduga. Untuk itu, jangan pernah lalai dalam menjalankan tugas yang malah dapat mengorbankan keselamatan diri

sendiri. ‘’Tindakan kriminal saat ini tidak saja mengincar masyarakat sipil, petugas berpakaian lengkap pun dapat menjadi korbannya. Jadi, jangan pernah bosan berlatih demi menjaga keselamatan diri dalam mengemban tugas di lapangan,” ungkapnya. Suatu saat nanti saat melaksanakan patroli, polisi pasti menemukan situasi yang membutuhkan kesiapsiagaan. Untuk itu, Arendra minta masing-masing satuan fungsi dan Polsek jajaran memperagakan teknik dan taktik kepolisian dalam menghadapi ancaman. Pada pelatihan tersebut diasumsikan personel polisi saat melak-

sanakan patroli menemukan adanya tindak pidana penganiayaan dengan kondisi korban tergeletak, sedangkan tersangka mengayun-ayunkan senjata tajam. Polisi terlebih dahulu harus mengamankan korbannya setelah itu baru melumpuhkan tersangkanya. Sebelum melumpuhkan mesti lakukan dialog dengan menjaga jarak aman dari serangan tersangka. Tembakan peringatan tidak wajib dilakukan apabila tersangka sudah mengancam keselamatan petugas atau orang lain. Kapolres juga mengingatkan personelnya agar selalu berpedoman pada SOP yang ada, seperti personel melaksanakan patroli jumlahnya

minimal tiga orang yang terdiri atas komandan regu, pengemudi, dan satu orang anggota. Semua personel yang melaksanakan patroli wajib menggunakan body past, membawa tameng, senter, dan borgol. Barang-barang ini harus selalu melekat dalam kendaraan. Pelatihan ini dimaksudkan untuk mengingatkan kembali personel Polres Klungkung terkait urutan yang harus dilaksanakan pada saat menemukan kejadian di lapangan. Menurut Arendra, latihan seperti ini akan rutin dilaksanakan dalam rangka memantapkan kesiapan Polres Klungkung dalam mengatasi gangguan kamtibmas di wilayahnya. (dwa)

Nelayan Dibina Tangkal Terorisme

Bali Post/dwa

PERLENGKAPAN - Wakil Direktur Polisi Perairan Polda Bali AKBP Eddy Sulistiyanto (kanan) menyerahkan perlengkapan keselamatan kepada nelayan.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung (0366) 21115 Polsek Klungkung (0366) 21090 Polsek Dawan (0366) 23181 Polsek Banjarangkan (0366) 23180 Polsek Nusa Penida (0366) 5382838 RSUD Klungkung (0366) 21172 RSU Bintang (0366) 25241 PMI Klungkung (0366) 21442 Damkar Klungkung (0366) 22655 PDAM Klungkung (0366) 21336 PLN Klungkung (0366) 25599

Semarapura (Bali Post) – Nelayan di Desa Kusamba, Dawan, Klungkung, mendapat pembinaan untuk mencegah radikalisme dan anti-Pancasila di Kantor Desa Kusamba, Kamis (18/8) kemarin. Pembinaan diberikan Wakil Direktur Polisi Perairan Polda Bali AKBP Eddy Sulistiyanto, S.St., M.K. didampingi Kasubbid Pasarkan AKBP Jaya Pariana dan Kasat Trolda AKBP Wayan Subagia. Sosialisasi dan pembinaan ini dilakukan untuk membekali nelayan di Desa Kusamba guna mencegah masuknya paham radikalisme, terorisme, dan anti-Pancasila. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan aksiaksi yang mengancam keamanan wilayah dapat masuk melalui Pantai Kusamba. Eddy Sulistiyanto ditemui di sela-sela kegiatan mengatakan,

sosialisasi ini dilaksanakan agar personel Polri, khususnya Polisi Air bisa bekerja sama dan bersinergi dengan masyarakat dan nelayan Desa Kusamba dalam mencegah masuknya paham radikalisme, terorisme, dan anti-Pancasila. Pembinaan diisi sesi tanya jawab, dilanjutkan penyerahan bantuan berupa life jacket, kotak P3K, senter, baju kaos kepada nelayan. Perbekel Desa Kusamba Ketut Winastra, menyambut baik pembinaan dan sosialisasi ini. Pihaknya berharap ke depan masyarakat dan nelayan di Desa Kusamba lebih waspada terhadap gerak-gerik orang yang tidak dikenal atau mencurigakan. “Kalau menemukan hal-hal tersebut segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat,” tuturnya. (dwa)

Bali Post/dwa

LATIHAN - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi memimpin latihan guna meningkatkan keterampilan personel, Kamis (18/8) kemarin.


Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

BULELENG

11 Paslon Perseorangan Masuk Proses Verifikasi Administrasi

SOSOK Evaluasi Menyeluruh

DALAM upaya mewujudkan swasempada pangan, sektor pertanian dipandang perlu mendapat perhatian intensif. Bukan soal Buleleng memiliki prospek bagus pada lini ini, tetapi karena kontur wilayah sangat menjanjikan dan profesi masyarakat relatif banyak menekuni bidang pertanian ini. ‘’Jika saya terpilih saya akan perjuangkan pada APBD 2018, alokasi pertanian hingga 10 persen,’’ janji Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana. Dalam pemikirannya terkait grand scenario ke depannya, perekonomian berbasis pertanian perlu dijadikan prioritas utama. Selama ini diakuinya, sektor pertanian belum tertangani dengan baik. Petani di tingkat pedesaan kerap merugi. Belum lagi persoalan hama dan penanganan pascapanen tak lancar dan sinergis. “Bidang pertanian memang belum disentuh ke akar rumput secara riil. Perlu ada evaluasi menyeluruh dari hulu ke hilir, termasuk evaluasi dari desa per desa agar didetailkan, penanganan lahan datar hingga ketinggian,” papar Bupati PAS yang disetujui Wabup Sutjidra. Dalam mewujudkan idealisme itu, dia berencana akan membuat formulasi atau strategi yang benar. Caranya melibatkan akademisi dan melibatkan sepuluh mahasiswa berprestasi dari Pertanian Unud. “Kita akan bangun Buleleng dengan visi holistik dan terintegrasi dilihat dari kondisi geografis, kemudian bagaimana produk itu diupayakan pascapanen, serapan, vegetasi dan keunggulan tanaman. PAS juga menyitir perlu evaluasi keberadaan tengkulak. ‘’Monev di desa desa perlu diintensifkan. Untuk proyek itu saya akan langsung menjadi leader-nya,’’ janji PAS. Sejauh ini produksi panen padi tahun 2014 seluas 22.198 ha. Bila dibandingkan kondisi tahun 2013 terjadi penurunan 2,65 persen. Sementara produksi 2014 sebesar 133.440 ton (GKG), turun hingga 2,09 persen dibandingan produksi tahun sebelumnya. (dgk)

TNI Panen Padi di Desa Sangsit Singaraja (Bali Post) Kodim 1609/Buleleng bersama jajarannya dan petani melakukan panen demplot padi jajar legowo. Panen padi itu dilaksanakan di Subak Beji Labuan Dauh Pangkung Dusun Banjar Tegal Desa Sangsit, Sawan. Panen dilangsungkan di atas lahan seluas satu hektar milik Made Widiasa, dengan petani penggarap Ketut Sumetra. Kolaborasi TNI dan petani itu berlangsung cepat dan lancar. Acara panen padi itu dihadiri Perbekel Desa Sangsit, Klian Subak Beji, dan anggota TNI lainnya. Panen padi ini merupakan implementasi kerja nyata TNI dalam upaya meningkatkan swasembada beras. Kasdim 1609/Buleleng Mayor Inf. Ketut Sudiarta, S.H. mengatakan hubungan harmonis TNI dengan petani merupakan cerminan kerja sama terintegrasi yang baik dan perlu dipertahankan. Ia berharap Buleleng menjadi surplus beras. Sesungguhnya, para petani padi itu masih memerlukan cukup banyak perhatian dalam rangka meningkatkan produksinya. “Kami berterima kasih atas kerja sama warga masyarakat dan TNI. Program swasembada beras pemerintah ini dapat kita bantu laksanakan dengan baik. Ke depan, kerja sama TNI-petani ini wajib terus ditingkatkan hingga ke pelosok-pelosok pedesaan,” ujar Sudiarta saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (18/8) kemarin. Ia menambahkan, Buleleng dinilai memiliki potensi sektor pertanian cukup menjanjikan. Keterlibatan TNI membantu masyarakat mengelola lahannya menuai hasil cukup positif. Bahkan di Subak Beji Labuan dari hasil awal 6,22 ton per are menghasilkan jajar legowo 7,15 ton per are. Kemudian dari 1 hektar mencapai 9.92 ton sekarang membuahkan hasil meningkat 11,44 ton padi. “Kami berharap petani, TNI dan pemerintah saling menjaga sinergitas dalam upaya meningkatkan produksi padi. Kebutuhan terhadap beras di Buleleng, perlu diantisipasi bersama seluruh pihak,” tambahnya. (kmb34)

Bali Post/kmb38

VERIFIKASI - Banggar dan TAPD membahas hasil verifikasi APBD Perubahan tahun 2016 di ruang gabungan komisi DPRD Buleleng, Kamis (18/8) kemarin.

Verifikasi APBD Perubahan 2016

Banggar Usulkan Bansos Dialihkan Jadi BKK

Singaraja (Bali Post) – Verifikasi rancangan APBD Perubahan tahun 2016 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah turun. Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kamis (18/8) kemarin, mulai membahas verifikasi tersebut. Pada intinya, Banggar tidak lagi mempermasalahkan terkait proporsi rancangan anggaran dalam APBD Perubahan. Khusus untuk anggaran bantuan sosial (bansos) yang difasilitasi lembaga dewan, diminta agar dialihkan dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Ketua Banggar yang juga Ketua Dewan Gede Supriatna usai memimpin rapat mengatakan, setelah mencermati hasil verifikasi lembaga dewan tidak lagi mempersoalkan hasil evaluasi dari Provinsi Bali atas rancangan perda terhadap Perda No. 11 tahun 2015 tentang APBD Tahun Anggaran 2016. Sesuai Perpres No. 66 tahun 2016 tentang Rincian APBD Tahun 2016 terdapat perubahan alokasi dana perimbangan. Rinciannya, dana bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak turun Rp 5.056.238.829. Dana Alokasi Khusus (DAK) naik sebesar Rp 91.797.803.320. Atas peningkatan alokasi, DAK pemerintah daerah diminta agar memanfaatkan DAK secara terarah dan mengikuti petunjuk teknis pelaksanaannya. Sementara rasio belanja tidak langsung (BTL) berbanding belanja langsung (BL) setelah disesuaikan dengan Perpres No.

66 tahun 2016 menjadi 58 persen berbanding 42 persen. “Tidak ada lagi hal prinsip dan kami sependapat dengan hasil verifikasi pemprov. Namun, khusus DAK yang meningkat kami minta agar pemanfaatannya terarah dan mengikuti aturan main yang ada,” tegasnya. Menyinggung porsi anggaran untuk hibah bansos, Supriatna menjelaskan, alokasi dana yang difasilitasi lembaga dewan diminta agar dialihkan menjadi BKK. Hal ini dilakukan karena melihat fakta hingga pertengahan anggaran tahun ini, porsi hibah bansos belum terserap optimal. Ini terjadi karena terganjal regulasi pemerintah pusat yang belum jelas. Untuk itu, sepanjang pengalihan porsi hibah bansos menjadi BKK, pihaknya meminta agar pemerintah mengalihkan porsi anggaran itu, sehingga dapat terserap dan manfaatnya diterima masyarakat

luas. “Sepanjang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku dan teknis pelaksanaannya kita usulkan hibah bansos dialihkan menjadi BKK. Hal itu akan dibahas lebih lanjut bersama TAPD,” jelasnya. Ketua TAPD yang juga Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, hasil verifikasi pemprov penting dibahas bersama lembaga dewan. Dari pembahasan ini selain meminta persetujuan, juga membahas kembali terkait penyempurnaan rancangan anggaran perubahan sebelum nantinya disahkan. Penyempurnaan ini termasuk usulan mengalihkan porsi hibah bansos menjadi BKK. Terhadap hal ini, pihaknya sependapat melakukan pembahasan lebih lanjut, sehingga anggaran yang sudah dirancang itu bisa terealisasi dan masyarakat luas akan menerima manfaatnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Pascamenerima penyerahan dukungan bakal calon perseorangan paket SURYA, Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya, KPU Buleleng melakukan verifikasi faktual calon jalur perseorangan yang kini dalam proses verifikasi administrasi. Verifikasi administrasi dimaksud baru tahap pemeriksaan hardcopy mencapai 45.397 KTP. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, M.Si. menjelaskan, verifikasi administrasi keseluruhan diperkirakan selesai 20 Agustus 2016. “Kami memerhatikan apakah ada pendukung yang tercantum, tetapi tidak ada KTP atau KK-nya, atau sebaliknya data administrasi dengan wilayah berbeda,” jelasnya, Kamis (18/8) kemarin. Ia berencana segera mengeluarkan jumlah angka yang tidak memenuhi syarat dalam proses verifikasi administrasi. Selanjutnya setelah DP4 by name keluar, KPU Buleleng baru dapat melakukan verifikasi administrasi guna mencocokkan data pendukung menggunakan DP4 dan DPT Pilpres. “Jika telah selesai, kami akan lakukan verifikasi dukungan ganda di internal. Tidak dilakukan pencoretan. Pencoretan akan dilakukan sewaktu verifikasi faktual,” katanya. KPU memastikan data KTP keseluruhan milik paket SURYA terverifikasi akan diturunkan ke desa tanggal 21 – 23 Agustus 2016. Berikutnya tanggal 24 Agustus – 6 November 2016, dilakukan verifikasi faktual oleh PPS. “Nah saat itulah, PPS akan mencoret nama yang tidak memenuhi syarat dan mengesahkan nama memenuhi persyaratan,” paparnya. Proses berikutnya adalah rekapitulasi dukungan dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. KPU kemudian baru mengeluarkan berita acara apakah dukungan bakal calon perseorangan memenuhi syarat minimal atau tidak sebanyak 40.283 dukungan. Apabila tidak memenuhi syarat minimal calon pasangan perseorangan bersangkutan harus memenuhi dua kali lipat dari jumlah kekurangan dukungan itu. “Kalau sudah memenuhi syarat dukungan, hal itu tidak ada masalah lagi. Tetapi kalau belum harus dilengkapi dua kali lipat lagi. Setelah kembali menyerahkan untuk kedua kalinya, KPU mengulang lagi melakukan verifikasi administrasi dan faktual hingga penetapan pasangan calon 24 Oktober 2016,” ujarnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

VERIFIKASI ADMINISTRASI - Proses pendataaan verifikasi administrasi masih dilakukan di Kantor KPU Buleleng, Kamis (18/8) kemarin.

Kunci Nyantol, Motor Raib

Singaraja (Bali Post)Sepeda motor Honda Vario hitam DK 3114 EF raib Rabu (17/8) sekitar pukul 11.30 wita. Pencuri mudah mengambil sepeda motor milik Ketut Wida Maharani (15) dari Banjar Dinas Carik Agung Desa Lokapaksa, Seririt, karena kunci kontaknya masih nyantol di sepeda motornya. Pihak polisi sudah menerima laporan dari korban. Kasus itu masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib. Kasat Reskrim Polres AKP Ricky Fadliansyah seizin Kapolres Sukawijaya, menyatakan sudah menerima laporan pencurian motor itu dari korban. Berdasarkan laporan korban, dia memarkir sepeda motornya pukul 10.00 wita dan sewaktu pulang pukul 11.30 wita, motor sudah tidak berada di parkiran. “Motor di parkiran dalam kondisi kunci menyantol dan STNK diletakkan di bawah jok motor. Kerugian akibat kehilangan ditaksir Rp 18 juta lebih. Polisi berupaya mengungkap peristiwa pencurian dengan memeriksa saksi-saksi,” ujarnya. (kmb34)

Polemik Proyek Kandang Babi

Desa Sambut Investasi Reguk Kontribusi?

Polemik proyek pembangunan kandang ternak babi oleh PT Anugrah Bersama Sukses (ABS) di Dusun Kawanan Desa Bila, Kubutambahan hingga kini masih berlanjut. Bagaimanakah sesungguhnya ekspektasi desa dinas dan desa pakraman di tengah polemik berkepanjangan itu? PEMERINTAH desa dinas dan desa pakraman sangat mengharapkan persoalan itu segara dituntaskan. Artinya, dalam kaitan menyambutinvestasi mereguk kontribusi, tentunya sesuai regulasi yang benar. Besar harapan PT ABS tetap menanamkan investasinya, sehingga desa termasuk masyarakat secara umum mendapatkan dampak positif secara ekonomi. Perbekel Desa Bila, Ketut Citarja Yudiarta, mengatakan Kamis (18/8) kemarin, PT ABS sudah berkali-kali sosialisasi baik kepada perangkat desa dan warga di lingkungan proyek di Dusun Kawanan. Dari sosialisasi itu, investasi di sini mendapat dukungan. Alasannya, proyek itu dianggap dapat menggeliatkan perekonomian termasuk menciptakan

lapangan pekerjaan bagi warga lokal. Masuknya PT ABS yang akan memelihara ternak babi ini merupakan satu-satunya investasi yang akan memberikan kontribusi pembangunan termasuk menjadi sumber pendapatan di desa. “Terus terang dari awal rencana pembebasan lahan hingga sosialisasi sudah berjalan dan satu-satunya investasi yang masuk di desa kami harap bisa berdampak ekonomi sehingga memberikan kontribusi pembangunan di desa kami ini,’’ katanya. Dalam perjalanan perusahaan mulai melakukan pembangunan kandang, banyak warga sudah terserap menjadi pekerja bangunan atau membuka warung kecil-kecilan di sekitar proyek. Selain itu, sejak proyek dimulai anggota pecalang telah diterima sebagai

pekerja dan ditugaskan oleh perusahaan. Namun sekitar enam bulan berjalan, kemudian proyeknya dihentikan sementara. Kini warganya tidak lagi bekerja. Hanya, pecalang yang ditugaskan sebagai penjaga lokasi proyek hingga kini tetap dipekerjakan. Tidak hanya itu, infrastruktur jalan aksesnya dilebarkan di lingkungan proyek itu, dari empat menjadi

delapan meter. Kontribusi berupa sumbangan tidak mengikat juga sudah disetorkan oleh perusahaan dan sumbangan untuk kegiatan keagaman serta kegiatan pemuda dan olahraga juga telah banyak dibantu perusahaan. Selain itu, perusahaan akan mempekerjakan 60 persen warga lokal sebagai pekerja. Meski menaruh harapan besar perusahaan itu bisa

Bali Post/kmb38

LOKASI KANDANG - Salah satu lokasi kandang yang belum selesai dibangun lantaran warga terdampak proyek menyatakan menolak masuknya PT ABS di Desa Bila Kecamatan Kubutambahan.

melanjutkan investasinya, pemerintah desa tetap berada pada posisi di tengah-tengah dan tidak memihak salah satu. Sepanjang regulasi dan berdasarkan kajian terhadap dampak lingkungan akibat usaha peternakan itu memungkinkan, pihaknya mendukung perusahaan. Tetapi sebaliknya, kalau dari regulasi dan kajian lingkungan itu tidak memungkinkan, pemerintah desa tidak akan mengorbankan warganya sendiri, walau investasi masuk ke desa.

Klian Desa Pakraman Bila Tua, Ketut Dermawan, menambahkan perusahaan ini belum memulai usahanya. Artinya, mereka masih melakukan pembangunan kandang. Perusahaan pun sudah menuruti untuk menghentikan pekerjaan, karena masih ada warga di lingkungan proyek yang menolak investasi itu. Sikap ini dianggap terlalu berlebihan karena faktanya perusahaan belum memulai usahanya. Kekhawatiran akan terkena dampak itu juga belum terbuk-

ti. Jika dampak usaha ini akan mengganggu, tentu aparat desa dinas, desa pakraman dan lembaga di desa yang lain akan memprotes pelanggaran tersebut. “Kalau positifnya perusahaan ini komitmen memberikan kontribusinya baik ke desa dan warga dilibatkan mengembangkan peternakan babi. Negatinya terkait dampak lingkungan itu tentu harus dipahami ada kajian. Kalau memang menimbulkan dampak saya pun akan tidak menyetujui usaha itu,” jelasnya. (mud)


JEMBRANA

12

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Gara-gara Bakar Motor Kakak, Ibnu Koyim Dipolisikan Negara (Bali Post) – Diduga dendam gara-gara ponselnya dirusak, seorang adik nekat membakar sepeda motor milik kakaknya di Banjar Kombading, Desa Pengambengan. Akibat ulah itu, Ibnu Koyim (19) yang merupakan adik kandung korban, Adi Gunawan (24) diamankan di Mapolres Jembrana. Dari informasi di Mapolres Jembrana, Kamis (18/8) kemarin aksi pembakaran sepeda motor Yamaha Jupiter MX DK 2187 ZL ini terjadi pada Rabu (17/8) dini hari. Korban yang saat itu tinggal di rumah Andi Romansyah, memarkir motor warna ungu tersebut di belakang rumah. Sekitar pukul 03.00 Wita, pelaku datang dan mendekati motor tersebut. Tiba-tiba pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan ini lantas jongkok dan mencabut selang bensin di mesin sepeda motor terse-

but. Oleh pelaku, selang itu disulut dengan korek api dan terbakarlah motor tersebut. Mengetahui hal itu, sang kakak berusaha memadamkan apinya. Namun sepeda motornya tetap hangus terbakar. Aksi pembakaran motor ini pun dilaporkan ke polisi. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menangani kasus perusakan barang dengan cara dibakar tersebut. Pelaku beserta barang buktinya kini diamankan di Polres Jembrana. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku tersulut emosi karena sakit hati lantaran ponselnya dirusak korban. Tak hanya itu, pelaku juga menerangkan bahwa dirinya sempat dipukul. Akibat perbuatanya itu pelaku dijerat pasal 406 KUHP. (kmb26)

Bali Post/olo

DIBAKAR – Kasat Reskrim Polres Jembrana menunjukkan sepeda motor milik korban yang dibakar adiknya.

Jembatan Dangintukadaya Segera Diperbaiki Ditarget Rampung Akhir Tahun

Negara (Bali Post) – Perbaikan jembatan Dagintukadaya yang ambruk awal tahun lalu segera dilakukan. Rekanan pemenang tender sudah memesan balok dasar. Namun pengerjaan belum dilakukan karena terkendala alat berat untuk mengebor. Namun, pengerjaan jembatan penghubung Denpasar-Gilimanuk ini ditarget rampung akhir tahun. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Jembrana I Gusti Putu Mertadana, Kamis (18/8) kemarin mengatakan dari hasil koordinasi dengan pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah VIII, dipastikan sudah ada pemenang tender pengerjaan jembatan. Memang saat ini belum terlihat ada aktivitas pengerjaan lantaran masih menunggu alat berat. “Sudah diteken (pemenang tender). Sekarang ini sudah mulai berjalan. Rekanan sudah memesan balok-balok dasar jembatan yang nantinya langsung dipasang,” kata Mertadana. Menurutnya alat berat yang akan digunakan nanti didatangkan dari luar Bali. Saat itulah pengerjaan jembatan sepanjang 36 meter akan dimulai. Pihaknya juga tidak menge-

tahui persis teknis pengerjaan. Sebab, hal itu merupakan kewenangan pihak Balai. Begitu juga kapan pengerjaannya, pihaknya hanya berkoordinasi agar cepat ditangani seperti harapan masyarakat Jembrana. Apalagi payal jembatan darurat yang ambruk akibat ditabrak truk, tentunya sangat membahayakan pengendara kendaraan. Akan tetapi, setelah pihaknya melakukan koordinasi, payal jembatan itu langsung diperbaiki. Sementara dari pantauan di lokasi kemarin, belum ada aktivitas pengerjaan terkait jembatan itu. Sejak awal pekan lalu memang ada pembuatan bangunan semipermanen yang menurut informasi warga sekitar akan digunakan untuk kantor direksi. Papan informasi proyek pengerjaan jembatan juga belum terpasang. Ambruknya jembatan ini terus mendapat sorotan dari warga, terutama pengguna jalan. Pasalnya, sudah berbulan-bulan ambruk, namun tak kunjung diperbaiki. Banyak pejabat dari kabupaten, provinsi hingga Kementerian sudah melakukan koordinasi, tetapi perbaikannya belum terealisasi. (kmb26)

Bali Post/olo

JEBOL – Suasana di jembatan Dangintukadaya. Terlihat jembatan yang jebol masih belum ada perbaikan.

RAPAT – Para perbekel/lurah se-Jembrana saat rapat koordinasi terkait penggunaan dana desa, Kamis (18/8) kemarin.

Bali Post/olo

Asalkan Sesuai Mekanisme

Perbekel/Lurah Diminta Jangan Ragu Gunakan Dana Desa

Negara (Bali Post) Para perbekel/lurah diminta untuk tidak ragu menggunakan dana desa yang sudah dikucurkan dari pemerintah pusat. Sepanjang sesuai mekanisme, dana untuk membangun, baik infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat desa itu bisa digunakan. Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (TP4D) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) akan membantu memberikan masukan hukum. Hal tersebut terungkap saat rapat koordinasi Forum Komunikasi perbekel/ lurah se-Jembrana dalam rangka pemanfaatan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan di Pekutatan, Kamis (18/8) kemarin. Dalam kegiatan, itu digelar sosialisasi penggunaan dana

desa bersama TP4D yang juga dihadiri Bupati Jembrana I Putu artha, Wabup Made Kembang Hartawan dan Kepala BPMPD I Nengah Ledang. Ketua TP4D Kejari Negara, Aryo Dewanto yang juga Kasi Intel Kajari Negara mengatakan TP4D ini bukan kepentingan kejaksaan, melainkan

dibentuk berdasarkan agenda Presiden Jokowi melalui Inpres no.7 tahun 2015. Tim ini bertugas memberi masukan hukum ketika pelaksana proyek mendapati keraguan dalam menghadapi regulasi. Karena itu tim membuka kesempatan kepada seluruh perbekel/lurah tanpa ragu berkonsultasi dengan TP4D

BUPATI Jembrana I Putu Artha menjadi inspektur upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke71 di Stadion Pecangakan Kabupaten Jembrana, Rabu (17/8) pagi. Bupati Artha hadir bersama istri Nyonya Ari Sugianti Artha didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Nyonya Ani Setiawarini Kembang. Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI yang dimulai pukul 10.00 Wita, juga dihadiri Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa bersama dua Wakil Ketuanya Kade Darma Susila dan Wayan Wardana. Selain itu, tampak hadir Kapolres Jembrana AKBP Joni Widodo, Kepala Kejaksaan Negeri Negara Anton Delianto, Ketua Pengadilan Negeri Negara Dameria Frisella Simanjuntak, Kasdim/1617 Jembrana Mayor Inf. Nanang Sulistyo, Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana Gede Gunadnya, para Kepala SKPD, BUMN, BUMD dan pejabat vertikal lainnya. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Kapten Yudana yang sehari-harinya sebagai Pasiter Kodim/1617 Jembrana. Sedangkan naskah proklamasi dibacakan Ketua DPRD Kabupaten Jembrana I Ketut Sugiasa, naskah pembukaan UUD 1945 dibacakan Kepala Di-

nas Dikporaparbud Jembrana Nengah Alit dan doa dibacakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana I Gusti Agung Sumberjana. Prosesi upacara detikdetik proklamasi tersebut ditandai dengan suara sirine selama satu menit, sebagai tanda untuk mengenang peristiwa penting dan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pengerek bendera dilakukan pasukan pengibar bendera (paskibra) yang terdiri dari siswa-siswi SMA/SMK terpilih di Kabupaten Jem-

brana. Sementara itu, upacara penurunan bendera yang berlangsung mulai pukul 17.00 Wita, di tempat yang sama dipimpin Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Jembrana, anggota DPRD, pejabat vertikal, Kepala SKPD dan pimpinan organisasi kemasyarakatan lainnya. Seluruh prosesi upacara penaikan dan penurunan bendera berlangsung khidmat dan lancar. (ad739)

Bupati Artha Pimpin Upacara Detik-detik Proklamasi di Stadion Pecangakan

HUT - RI – Suasana upacara peringatan detik-detik proklamasi di Stadion Pecangakan. Bupati Jembrana I Putu Artha bertindak sebagai inspektur upacara.

terkait perencanaan proyek yang akan dikerjakan. “Mekanismenya dari awal perencanaan sudah dikordinasikan lebih dahulu. Dengan demikian, dari awal sampai berakhir proyek-proyek itu bisa kita kawal,“ ucapnya. Pihaknya juga meminta kepada seluruh perbekel untuk tidak ragu memanfaatkan dana desa untuk membangun infrastruktur maupun pengembangan masyarakat setempat. “Tidak perlu ragu, apalagi takut sepanjang ikut mekanisme, ada musyawarah di desa, program yang diambil sifatnya prioritas serta

dapat dipertanggung jawabkan dalam bentuk laporan,“ katanya. Sementara Bupati Jembrana I Putu Artha mengakui serapan anggaran desa di Jembrana masih rendah. Salah satu penyebab utamanya dipicu adanya sifat kehati-hatian dari perangkat di bawah agar tidak tersandung hukum. Karena itu dirinya mendorong perbekel/ lurah untuk memanfaatkan keberadaan TP4D sehingga dana yang ada cepat disalurkan guna mengembangkan perekonomian di desa. (kmb26)

Bali Post/olo

TENGGELAM - Tim SAR dan sejumlah warga ketika melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di pantai Yeh Kuning.

Korban Tenggelam Belum Ditemukan

Tim SAR Sisir Pantai Yeh Kuning

Negara (Bali Post) – Tim SAR, pihak kepolisian dan masyarakat masih terus melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Pantai Yeh Kuning, I Kadek Suartama (24) alias Dek Amo. Korban tenggelam setelah berusaha menyelamatkan anak-anak SD yang terseret arus, Rabu (17/8) sore. Guna mengintensifkan pencarian, tim SAR melakukan penyisiran di Pantai Yeh Kuning menggunakan perahu karet. Belasan personel diterjunkan untuk mencari korban. Pencarian sempat dihentikan karena kondisi ombak yang cukup besar disertai angin kencang. Warga setempat juga membantu melakukan pencarian dengan menyelam di sekitar TKP. Sayangnya hingga, Kamis (18/8) petang kemarin korban belum ditemu-

kan. Keluarga korban yang berasal dari Tegalbadeng Timur tampak menunggu hasil pencarian. Mereka berharap korban segera ditemukan. Ayah korban, Ketut Subanda (51) terus berdoa agar anaknya yang aktif beladiri kempo ini cepat ditemukan. Ketika mendapat informasi bahwa anak kesayangannya hilang, Subanda langsung datang ke lokasi kejadian. Sementara itu, Kepala SAR Jembrana I Made Neksen mengatakan pencarian masih terus dilakukan. Timnya melakukan penyisiran di sekitar lokasi, tempat korban tenggelam. Meski belum ditemukan, pihaknya akan terus melakukan pencari. “Kalau tidak ketemu hari ini (kemarin-red), kami akan lanjutkan pencariannya besok,” katanya. (kmb26)


KARANGASEM

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

13

Penertiban Galian C Mengambang, Rp 17 Miliar Melayang Amlapura (Bali Post) –

Bali Post/kmb31

BERBICARA - Komang Sadhu Gunawan (pegang mik) saat berbicara dengan Bupati Mas Sumatri.

Siswa Kritisi Pejabat Main HP Saat Bupati Bicara

Amlapura (Bali Post) Kebiasaan pejabat main HP saat pimpinannya bicara di depan, menjadi sorotan siswa. Sorotan itu mengemuka ketika Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri memberikan pengarahan kepada siswa regu pelacakan Gusti Ngurah Rai di Pura Laga, Selasa (16/8) malam. Bupati Mas Sumatri tampak serius memberikan pengarahan, sedangkan sejumlah pejabat yang mengikutinya justru sibuk dengan HP-nya sendiri. Sorotan itu disampaikan salah satu siswa I Komang Sadhu Gunawan, anggota regu pelacakan dari SMAN 2 Amlapura. Dalam kesempatan tanya jawab dengan Bupati Mas Sumatri, siswa kelas XI Program Studi IPA 1 ini mengawali perbincangannya dengan sebuah kritik. Menurutnya, orangtuanya selalu mengingatkan dia bahwa harus menghormati setiap orang yang bicara di depannya. Lebih-lebih itu adalah seorang bupati. Teringat pesan orangtuanya itu, dia mengaku cukup terganggu dengan pemandangan yang dia lihat di depan ketika Bupati Mas Sumatri berbicara memberikan pembekalan. ”Kalau boleh kami minta, mohon pejabat yang ada di belakang Ibu Bupati, mohon matikan dulu HP-nya. Ini terlihat menjadi contoh yang tidak bagus untuk kami yang ada di depan,” kata Sadhu Gunawan yang disambut tepuk tangan ratusan siswa regu pelacakan di Wantilan Pura Laga, malam itu. Kritik ringan dari seorang siswa itu membuat wajah sejumlah pejabat setingkat pimpinan SKPD yang berada di belakang Bupati Mas Sumatri langsung memerah. Mereka tampak malu, setelah kebiasaan buruk seperti itu mendapat kritik dari siswa. Terkesan, seorang siswa punya pemahaman lebih baik dalam hal menghargai orang yang berbicara di depannya. Beberapa pejabat terkait yang merasa malu langsung mematikan HP-nya. Akan tetapi, ada juga yang tidak menghiraukannya, meski sudah diteriaki oleh siswa yang lain. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri kaget dengan sikap kritis siswa-siswa ini. Dia mengatakan, siswa yang memiliki sikap kritis ini adalah calon-calon pemimpin di masa depan. Dia juga meminta masukan seperti ini menjadi perhatian jajarannya di bawah, agar menjadi koreksi bersama. Dengan begitu, pejabat bisa memberikan contoh yang baik kepada generasi muda agar ke depan menjadi generasi yang lebih baik. (kmb31)

Penertiban usaha galian C tanpa izin belakangan ini, terkesan mengambang. Galian C tak berizin sempat ditutup, sehingga pihak Dispenda Karangasem tak berani mengeluarkan faktur pajak untuk usaha galian C tak berizin. Namun belakangan, ada pengusaha galian C tak berizin itu kembali membuka usahanya tapi tak ada penertiban secara tegas. Atas kenyataan itu, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi yang ditemui usai rapat Forkominda membahas masalah galian C itu, Kamis (18/8) kemarin, memperkirakan tahun anggaran ini sekitar Rp 17 miliar pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor itu melayang. Masalahnya, meski ada sopir truk membeli galian C di usaha yang tak berizin, tapi Dispenda Karangasem tak bisa memungut pajaknya. Dari sejumlah informasi, truk galian C yang lolos di portal galian C tak membawa faktur pajak, per hari mencapai sekitar Rp 61 juta. Sumardi mengata-

kan, kenyataan seperti itu tak bisa dibiarkan terus-menerus mengambang. “Harus segera dicarikan jalan ke luarnya. Masalah ini jangan dibiarkan berlarut-larut,” katanya. Sementara itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dan Wakil Bupati Wayan Artha Dipa mengatakan, pihaknya segera membentuk tim untuk membahas hal itu. Rencananya, tim dibentuk Jumat (19/8) ini. “Tim itu nantinya diketuai Sekda Gde Adnya Mulyadi,” kata Mas Sumatri. Namun, kedua pemimpin Karangasem itu tak menjelaskan secara detail terkait jalan

keluar yang akan ditempuh. Apakah usaha galian C tak berizin diberikan kembali beroperasi ataukah sebaliknya tetap ditutup, semuanya belum jelas. “Kita bentuk tim guna menyelesaikan masalah galian C ini. Kami memang tak akan membiarkannya mengambang lama. Sebab, kalau kita biarkan, bisa berimbas kepada pengusaha galian C yang berizin, juga tak mau membayar pajak. Sebab yang berizin merasa dirugikan sudah membayar pajak, sementara kalah karena sepi pembeli. Penggali lain yang tak berizin, bisa menjual galian lebih murah karena tak perlu membayar

izin,” katanya lagi. Bupati Mas mengakui, pihaknya sudah mendapatkan informasi jika kasus galian C dibiarkan mengambang seperti itu, ada informasi pengusaha yang berizin akan menggelar demo kepada pihak pemerintah yang berwenang. ”Ya, saya sudah mendapatkan info seperti itu,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pengusaha galian C yang tak berizin menggelar demo di gedung DPRD Karangasem, bulan lalu. Mereka keberatan usahanya yang tak berizin ditutup. Padahal, menurut mereka, pihaknya tidak merugikan, justru menguntungkan pemerintah. Meski usaha mereka tak berizin, mereka tetap membayar pajak. Mereka berkilah, galian C dibuka tenaga kerja terserap, lingkungan juga tak rusak. Setelah usaha galiannya

Kado HUT RI dari Siswa SMAN 2 Amlapura

Berjaya di Tingkat Internasional dan Provinsi Bali SISWA SMAN 2 Amlapura Michael Titus Prasetio belum lama ini, meraih penghargaan internasional. Dia sukses menyabet juara II pada International Mathematic Contest (IMC) di Singapura. Sementara sejumlah siswa lainnya berjaya meraih berbagai juara di tingkat Provinsi Bali. Ditemui Kamis (18/8) kemarin, Kepala SMAN 2 Drs. I Nengah Miyasa, M.Pd. dan para siswa berprestasi itu mengatakan, prestasi terbaru itu sebagai kado HUT ke-71 RI dari sekolah itu. Miyasa mengatakan, Titus yang sejak SMP sudah langganan juara kontes Matematika internasional itu, kemarin izin karena sakit. Sementara, sejumlah siswa yang berkibar di tingkat Bali dalam beberapa hari ini yakni Ni Putu Sri Indrani Remitha (Iin) dan IGAA Istri Risna Prajna Devi, meraih juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) bidang humaniora yang digelar Unud. Tim ini mengalahkan lawannya dari sekolah lain seperti SMAN 4 Denpasar

dan SMA Bali Mandara. Tim LKTI ini melakukan studi ke Seraya dan mengangkat karya tulis berjudul “Pokemon in Genjek sebagai Aksesibilitas Melestarikan Bahasa Bali di Desa Seraya”. Iin dan kawan-kawan melakukan wawancara dan menyebar angket guna melakukan penelitian terkait pelestarian Bahasa Bali melalui seni genjek di desa tandus itu. “Kami melakukan studi di Seraya karena seni genjek dan gebuk ende terkenal dari Seraya. Meski warga menghadapi kesulitan hidup di desa tandus dan kerap krisis air bersih, tapi toh mereka mampu terus melakukan komunikasi sosial, media menghibur diri lewat magenjekan. Gebuk ende sebagai tarian ritus pemujaan dikembangkan sebagai olahraga tradisional dan komunikasi sosial, juga ritus memohon turun hujan,” papar Iin. Pada lomba menulis esai humaniora yang digelar universitas ternama di Bali itu, Indrani alias Iin menyabet juara III, sementara

rekannya Prajna Devi menyabet juara II. Selain itu, pada lomba yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) se-Bali, belum lama ini, tim terdiri Indrani, Ni Komang Sri Yuni Arini, dan IGA Candra Dewi menyabet juara III. Tim ini mewakili Karangasem, setelah sebelumnya juara I cerdas cermat OJK se-Karangasem. Para siswi itu mengatakan, pihaknya berjuang di tingkat Provinsi Bali dan rekannya Titus di ajang internasional. Mereka mengaku bangga, karena mampu memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan Karangasem. Sementara itu, Miyasa dan Wakasek Kesiswaan Nyoman Sutama menyampaikan terima kasih atas perjuangan siswanya guna mempersembahkan yang terbaik untuk bangsa, Karangasem, dan sekolah. “Kami mendorong siswa terus belajar, mengevaluasi diri bagian mana yang masih kurang agar ke depan menjadi lebih baik dari hari ini,” ujar Sutama. (013/k100)

Sejumlah Jabatan Di-plt-kan

Bupati Enggan Berkomentar Soal Mutasi

Amlapura (Bali Post) – Sejumlah jabatan di lingkungan Pemkab Karangasem masih lowong dan hanya dipangku seorang pelaksana tugas (plt). Saat ditanyai kapan akan menggelar mutasi, Kamis (18/8) kemarin, Bupati IGA Mas Sumatri terkesan enggan berkomentar alias tak mau memberikan jawaban. “Ah,” jawab Bupati Mas Sumatri seraya menutup pintu mobil dinasnya menuju ke Tianyar, Kubu. Berdasarkan data yang diterina Bali Post, sejumlah jabatan di Pemkab Karangasem memang masih lowong dan hanya diisi seorang plt.

Misalnya, Asisten II Sekda dijabat Plt. Made Sujana Erawan. Asisten II sebelumnya Ir. Ida Bagus Made Oka, meringkuk di Lapas Karangasem terjerat kasus pipanisasi proyek air bersih empat kecamatan. Sementara, Kabag Kesra Setda juga dipegang Plt. Wayan Sutrisna. Kabag Kesra sebelumnya Ida Bagus Pidada meninggal terkena serangan jantung. Sementara, Kadishutbun Karangasem juga dijabat plt. yakni oleh Sekretaris Dishutbun. Kadishutbun sebelumnya, Komang Subratayasa, S.P. juga masih meringkuk di Lapas Karangasem gara-gara

terjerat kasus korupsi Bansos pupuk. Puluhan jabatan setingkat Kasi di sejumlah SKPD juga kosong. Selain karena dulu tak ada tenaga yang layak karena belum mengikuti pendidikan dan latihan kepemimpinan untuk memegang jabatan, juga lama dikosongkan menunggu struktur kelembagaan yang baru. Sebelumnya diperoleh informasi, mutasi pejabat di Karangasem sempat direncanakan digelar beberapa hari usai HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI. Namun, rencana itu konon diundur sampai September

tahun ini, menunggu terbentuknya struktur lembaga yang baru berdasarkan perda. Diperoleh informasi, struktur baru lembaga sudah digodok dan tinggal diverifikasi di Pemprov Bali. Terkait mencuatnya isu bahwa pejabat yang tidak mendukung IGA Mas Sumatri-Wayan Artha Dipa pada Pilkada lalu bakal kena mutasi, Ketua Dewan Perwakilan Massa (DPM) Wayan Kari Subali mengatakan bakal menentang. Menurut Kari Subali yang juga anggota DPRD Bali, pihaknya tak setuju sistem seperti dulu. ”Kalau yang tak mendukung pejabat baru atau

ada dendam politik, saya yang pertama akan menentang,” ujar Kari Subali. Menurut Kari Subali, pemimpin Karangasem saat ini hendaknya tidak mengulangi kesalahan yang terdahulu. Ditambahkan, pejabat yang mendukung atau tidak mendukung pada Pilkada lalu, asalkan dia profesional atau kinerjanya bagus di bidangnya masing-masing, hendaknya tetap dipertahankan di bidangnya. Kecuali kalau yang bersangkutan mendapat promosi karena profesional dan diperlukan keahliannya pada jabatannya yang baru. (013)

Dihubungi Kamis (18/8) kemarin, Klian Desa Adat Asak Jero Dukuh Ketut Suta mengakui adanya paruman tersebut. Dia juga membenarkan paruman itu sebenarnya membahas mekanisme pemanfaatan BKK di desa adat yang menurutnya selama ini jarang disosialisasikan, sehingga jarang diketahui krama desa. Dia mengaku heran, saat ada warga yang justru mendesaknya mundur menjadi Klian Desa Adat. Padahal, dia mengklaim setelah dirinya memimpin Desa Asak, pembangunan Desa Asak menjadi lebih baik. Itu dibuktikan dengan sudah berjalannya sejumlah pembangunan fisik di desa dan sejumlah perencanaan yang sedang disusun untuk pembangunan berikutnya. “Kok saya diminta mundur?

Salah saya apa? Apa yang disampaikan Pak Mandra itu semuanya tidak benar. Saya ini tulus ngayah,” ujar Jero Dukuh Ketut Suta. Dia meminta tokoh-tokoh masyarakat di salah satu desa tua ini berhenti mempersoalkan hal-hal yang tidak perlu. Kalau tokoh-tokoh terus ribut seperti ini, menurut dia, hanya akan memperkeruh suasana. Dampaknya, pembangunan di desa adat akan terus-menerus menjadi polemik. Jero Dukuh Ketut Suta memastikan dirinya tak akan memenuhi permintaan warga agar dirinya mundur sebagai Klian Desa Adat. Jero Dukuh Ketut Suta mengajak tokohtokoh masyarakat bersamasama membangun Desa Adat Asak, bukan terus-menerus membuat Desa Asak dalam pusaran konflik. (kmb31)

’’Paruman’’ Desa Adat Asak Memanas Amlapura (Bali Post) Paruman Desa Adat Asak, Karangasem berakhir deadlock. Paruman yang diagendakan untuk menyampaikan mekanisme penggunaan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ini tiba-tiba memanas kemudian menjadi sorotan polisi. Pemicunya, adanya kelompok masyarakat yang tidak puas terhadap kinerja prajuru desa adat yang baru. Salah satu tokoh masyarakat, Nyoman Mandra, mengatakan, paruman Desa Sabu (krama desa) awalnya berjalan lancar, Minggu (15/8) lalu. Klian Desa Asak Jero Dukuh Ketut Suta menjelaskan perihal penggunaan BKK tahun ini, hingga pembangunan Yayasan Bale Gadang yang dibangun untuk corong pembangunan desa adat. Ketika sesi tanya jawab, Mandra mengaku meminta waktu untuk mengkritisi kinerja prajuru yang baru dan diizinkan oleh prajuru. “Saat saya diberikan izin memberikan koreksi, saya langsung sampaikan dalam paruman desa sabu itu agar masyarakat lain juga tahu,” kata Mandra Kamis (18/8) kemarin. Pertama, Mandra menegaskan, setelah prajuru dikukuhkan, khususnya Klian Desa Adat, belum melakukan serah terima. Artinya, menurutnya, dia belum sah

yang tak berizin ditutup, pengusaha galian C itu mengaku terancam tak mampu membayar cicilan armada truk dan alat berat lainnya. Di pihak lain, anggota DPRD Bali asal Karangasem Wayan Kari Subali meminta aparat berwenang tak tebang pilih dalam penutupan usaha galian C. Menurutnya, kalau ada galian C yang merugikan seperti merusak lingkungan dan tak berizin, hendaknya ditutup saja. Namun jika tak merusak lingkungan, apalagi sudah ada izinnya, hendaknya dibiarkan dibuka. “Kalau penutupan galian C tak berizin itu tebang pilih, itu yang tak benar. Meski dibekingi jendral atau pensiunan jenderal, tapi kalau tak berizin, jangan dibiarkan buka. Kalau seperti itu ada, itu namanya tebang pilih dan tak adil,” tegasnya. (013)

memimpin tapi sudah banyak melakukan kegiatan seperti membongkar pura, TPA dan pembangunan fisik yayasan. ”Gara-gara TPA dibongkar, masyarakat bingung buang sampah. Sampah masyarakat banyak dibuang ke tengah jalan Beji Toya Ajeng (Yeh Inem). Sekarang menjadi sangat kumuh,” kata Mandra. Selain itu, Mandra juga menyampaikan ada indikasi penebangan kayu intaran oleh oknum warga tanpa izin dari desa adat. Awalnya, kata dia, penebangan kayu itu tidak ada izin. Namun, setelah diklarifikasi ke Klian Desa Adat, penebangan kayu itu mendapat izin dari Klian Desa Adat untuk rencana pembangunan Pasar Tradisional Asak. Mandra menambahkan, ada juga yang dia soroti saat pelaksanaan Usaba Kasa, di mana saat nyimpen dan ngejabayang yang begitu disakralkan, justru ada yang mengikutinya selain truna adat. Padahal, rangkaian acara ini hanya bisa dikuti oleh truna adat. Bahkan, Mandra juga mengkritisi rangkaian pendirian Yayasan Balai Gadang. Dia sebagai Klian Pauman Asak Kawan ini mengaku pendirian Yayasan Balai Gadang sebenarnya baru sebatas rencana. Tapi, faktanya rencana ini sudah berjalan. Bah-

kan, sudah ada akta pendirian dan pembangunan fisik kantor di Tegal Sapangan, yang menurut Mandra, tanpa persetujuan krama desa adat. Persoalan ini sempat dilaporkan ke Polres Karangasem oleh petani penggarap yang tidak terima atas tindakan lahannya dibongkar dengan alat berat karena dinilai perusakan. ”Kesimpulan saya, selama delapan bulan, Anda jadi bendesa, Anda telah gagal menjaga dan melaksanakan tugas sebagai bendesa. Sehingga, sebaiknya Anda mundur saja. Saya sampaikan begitu saat paruman Desa Sabu,” kata Mandra. Setelah Nyoman Mandra, tokoh masyarakat lainnya seperti Nyoman Winata juga angkat bicara. Saat paruman itu, Winata menyesalkan karena dirinya sempat dicari ke DPRD Karangasem oleh krama desa, ketika polemik di desa ini mulai mencuat. Padahal, dia mengaku pintu rumahnya di Desa Asak terbuka 24 jam. Ucapan Winata itu sempat memicu reaksi dari masyarakat yang kontra dengannya saat paruman di Balai Sabha Desa itu. Paruman ini pun nyaris ricuh. Namun, masyarakat langsung membubarkan diri. Sehingga, paruman ini kata Mandra, berakhir begitu saja tanpa hasil dan tanpa ditutup oleh prajuru desa.

PRESTASI - Kepala SMAN 2 Amlapura Nengah Miyasa dan sejumlah siswanya yang berjaya meraih prestasi di tingkat Bali dan internasional.


TABANAN

14

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Derita Polio

Punya Perpustakaan

MENDERITA polio sejak kecil membuat warga Tibubiu, Kerambitan, I Wayan Arta Widjana, harus memakai bantuan kursi roda agar bisa beraktivitas. Namun, di tengah keterbatasan, ia tidak menyerah melainkan ingin berguna bagi negeri. Berawal dari kesukaannya membaca sejak kecil, pria berusia 47 tahun ini kemudian membuka perpustakaan. Arta merealisasikan perpustakaan Bhinneka Tunggai Ika pada 2000. Pada awalnya hanya beberapa buku yang menjadi koleksinya, tetapi kini berkembang menjadi 1.000 buah. Ia mendirikan perpustakaan karena melihat minat baca di kalangan masyarakat terutama anak-anak jauh menurun. Tamatan SD pada 1989 sejak kecil terbiasa membaca koran dan berminat terhadap persoalan politik, sosial, dan budaya ini membangun perpustakaan dekat SDN 2 Tibubiu. Anak-anak SD ini sering membaca di tempatnya karena sekolah tidak mempunyai perpustakaan. ‘’Dalam sehari paling tidak 10 pengunjung anak-anak yang membaca komik atau bacaan sekolah. Sisanya orang dewasa atau pemangku yang mencari refrensi tentang permasalahan sosial seperti undang-undang perkawinan atau hukum adat,’’ paparnya. Buku-buku koleksi Perpustakaan Bhinneka Tunggal Ika sebagian besar berasal dari sumbangan pribadi, institusi pemerintah, dan swasta. Konsulat Swiss memberikan 20 buku, kemudian Universitas Dwijendra, dan Rotary Club. Widjana berharap akan banyak lagi pihakpihak yang membantunya untuk menambah koleksi buku di perpustakaannya. Ia juga ingin minta bantuan kursi roda dari pemerintah karena kursi roda yang dipakainya sudah rusak. (san)

HADIR - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri upacara ngaben massal di Banjar Cau, Desa Tua, Marga, Kamis (18/8) kemarin.

Ngaben Massal Cerminkan Kebersamaan

Tabanan (Bali Post) –

Bali Post/san

BUKU - I Wayan Arta Widjana menerima bantuan buku untuk menambah koleksi perpustakaannya.

Distan Uji Coba Varietas Beras Merah

Tabanan (Bali Post) – Memiliki lahan sawah yang luas menyebabkan Kabupaten Tabanan mendapatkan target tanam yang cukup tinggi dari pemerintah pusat, yaitu 45.000 hektar. Akan tetapi, Tabanan memakai target tanam dari provinsi seluas 39 ribu hektar. Tidak diambilnya target pusat dikarenakan luas tanam 21.714 hektar tidak semuanya dapat ditanami padi dalam dua periode musim tanam, sebab beberapa diantaranya adalah sawah tadah hujan yang tidak bisa ditanami saat musim kemarau. Agar petani bisa menanam lebih sering dan target tanam tercapai, Pemkab Tabanan menggelar program mencari varietas bibit padi baru dan saat ini yang sedang dalam proses adalah beras merah cendana. Kepala Dinas Pertanian (Distan), Hortikultura dan Tanaman Pangan Nyoman Budana memaparkan, pengembangan varietas beras merah sedang dalam proses uji coba penanaman. ‘’Akhir 2016 akan dilaksanakan uji tanam di seluruh dataran untuk mengetahui dataran yang cocok ditanami,’’ ujarnya, Rabu (17/8). Jika berhasil, pada 2017 akan dilakukan sertifikasi benih sehingga varietas beras merah baru bisa ditanam oleh petani. Sertifikasi benih ada beberapa jenis, yaitu putih, ungu, dan biru. Putih dan ungu belum boleh disebar ke petani karena dalam proses uji coba, sedangkan biru bisa ditanam oleh petani. ‘’Bila berjalan lancar, tahun depan varietas beras merah yang baru akan menjalani proses sertifikasi benih biru,’’ ujar Budana. Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Hortikultura dan Tanaman Pangan Tabanan Wayan Suandra menyatakan realisasi tanam padi pada periode April hingga Juni 2016, dari target 16.000 hektar baru tercapai 2.997 hektar atau 18,49 persen. (kmb24)

Suara Tabanan

Kerja Keras untuk Negara

Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke depannya agar ditunjukkan dengan multibudaya. Generasi muda harus diberitahu sejarah sebenarnya, sehingga bangga dengan bangsanya dan mau bekerja keras untuk membangun negara. Sementara pemerintah mesti membenahi perekonomian, agar membaik sehingga masyarakat sejahtera dan tersenyum. Pemerintah dan masyarakat wajib fokus membangun negeri dan membantu presiden sesuai keahlian masing-masing Budiada, Tabanan

Bali Post/ist

Upacara ngaben massal dilaksanakan Banjar Pakraman Cau, Desa Tua, Marga, Kamis (18/8) kemarin. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang menghadiri Pitra Yadnya ini memberikan apresiasi atas kebersamaan masyarakat Banjar

Cau dalam melaksanakan pekerjaan (ngayah) di balai banjar setempat. “Kebersamaan dan semangat gotong-royong yang begitu kental di masyarakat menumbuhkan semangat saya untuk lebih keras lagi mewujudkan pembangunan

menuju masyarakat Tabanan yang sejahtera, aman, dan berprestasi. Ini mencerminkan bahwa masyarakat Cau sangat mendukung Pemerintah Kabupaten Tabanan yang saya pimpin saat ini,” ujar Eka. Apa pun bentuk pembangunan di lingkungan masyarakat intinya hanyalah satu, yaitu tulus ikhlas. Rasa tulus dan ikhlas pasti membawa ketenangan dan kemudahan dalam melaksanakan pembangunan serta menimbulkan pikiran positif. “Bekerjalah dengan tulus dan ikhlas, serta munculkan pikiran

UPAYA Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam meningkatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembangunan daerahnya mendapat apresiasi dari PT Telkom Indonesia. Tabanan mendapatkan penghargaan “Smart City Nusantara”. Penghargaan ini diterima Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, yang diserahkan GM Telkom Indonesia Wilayah Bali Utara Wasito Adi, saat Acara Resepsi HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2016, di lapangan tenis Alit Saputra, Dangin Carik, Rabu (17/8). Penghargaan ‘‘Smart City Nusantara’’ dipersembahkan kepada 71 pemerintah daerah yang telah mengimplementasikan Smart City Nusantara dalam mengelola pemerintahannya. Pemkab Tabanan termasuk di dalamnya.

‘‘Smart City Nusantara’’ merupakan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembangunan dan pengelolaan sebuah kota atau daerah dengan tujuan meningkatkan kemampuan kerja dan kinerja pemerintah. Melalui ini pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan pelayanan berkelanjutan, efektif, serta dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan kehidupan masyarakat dan mengutamakan kearifan lokal. Eka Wiryastuti mengharapkan dukungan dari PT Telkom Indonesia berupa penghargaan ‘‘Smart City Nusantara’’ dapat membantu percepatan kemajuan Pemkab Tabanan, serta terciptanya pembangunan daerah yang berkelanjutan dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Mengenai HUT Proklamasi

Kemerdekaan RI, Bupati Tabanan mengatakan harus dijadikan momentum bersejarah yang mempunyai arti dan makna sangat penting bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Untuk itu, sudah menjadi tugas, kewajiban, dan tanggung jawab semua penerus perjuangan bangsa untuk senantiasa mengisi kemerdekaan dengan berbagai aktivitas pembangunan yang bermanfaat. Sejalan dengan hal tersebut, sangat tepat pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo memakai ‘’Indonesia Kerja Nyata” sebagai tema semangat HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2016. Ini mengandung arti dan makna bahwa kita sebagai penerus bangsa harus senantiasa meningkatkan motivasi, inovasi, dan

Ngaben massal sudah menjadi tradisi dalam kehidupan masyarakat Bali, terutama di Kabupaten Tabanan. Di samping upaya penghematan dari sisi ekonomi (biaya), ngaben massal juga mencerminkan bahwa kebersamaan dan semangat gotong-royong yang ada di masyarakat masih sangat kental serta tetap menjunjung tinggi adat dan budaya.

positif antarwarga, sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama terwujud,” katanya. Bupati Tabanan juga mengimbau masyarakat Cau tetap teguh dan bersatu dalam suatu pekerjaan serta bersama wakil rakyat menyatu dengan pemerintah dalam membangun daerah. Suksesnya pembangunan tidak lepas dari rakyat, DPRD, dan pemerintah yang selalu melakukan komunikasi intens. Ketua Panitia Upacara I Ketut Tantrayana menerangkan, ngaben massal ini mengikutkan 28 sawa dan 38 ngelungah/nge-

langkir. Acara puncak (palebon) dilaksanakan 20 Agustus besok. Setiap sawa dikenakan biaya (iuran) Rp 8 juta, sedangkan ngelungah/ngelangkir Rp 500 ribu. Ngaben massal diadakan setiap enam tahun sekali. Dikatakannya, kegiatan ini tidak akan berjalan lancar bila 415 KK yang ada tidak satu visi serta tanpa dukungan dari Pemkab Tabanan. “Saya mewakil masyarakat berharap Bupati Eka selaku pimpinan daerah bersedia membantu apa yang menjadi kendala dan kekurangan kami,’’ tandasnya. (kmb28)

semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. “Programprogram pemerintah pusat berupa Tri Sakti dan Nawa Cita telah diaktualisasikan ke dalam visi

Pemerintah Kabupaten Tabanan, yakni terwujudnya masyarakat yang Serasi (Sejahtera, Aman, dan Berprestasi),” ujar Eka. (ad743)

Pemkab Tabanan Raih Penghargaan ’’Smart City Nusantara’’

SMART CITY – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memegang penghargaan Smart City Nusantara dari PT Telkom Indonesia, Rabu (17/8).

Warung Global

Pemprov Mesti Kelola Aset yang Ada

MASYARAKAT sepertinya sudah krisis kepercayaan kepada pemerintah. Mau membangun apa pun pemerintah, masyarakat menilainya sinis dan pesimis, sebab pengelolaannya tidak transparan dan tidak dipertanggungjawabkan. Kak Kenceng di Jimbaran mengutarakan ini saat mengupas topik ‘’Pemprov Diminta Bangun Hotel Sendiri’’, dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Kamis (18/8) kemarin.

Menurut Kenceng, Pemprov Bali memiliki banyak aset berupa bangunan dan tanah, tetapi sebagian besar terbengkalai, terlantar, tidak berfungsi, dan tidak dipelihara dengan baik. Jika saja pengelolaannya baik dan benar, rakyat tidak akan mempersoalkan pemerintah berencana membangun hotel atau lainnya untuk mendongkrak

penerimaan asli daerah. Membangun hotel, sedangkan di Bali sudah banyak hotel. Untuk apa? Pemerintah kurang inovatif. Wayan Agus di Nusa Dua juga mempertanyakan soal keterbukaan jika pemerintah membangun hotel. Siapa yang akan mengawasi dan siapa yang bakal bekerja di hotel itu.

Menurut Lingling di Kapal, sebaiknya pemprov membuat stadion bertaraf internasional. Hotel sekarang mengalami pasang-surut. Oleh karena itu, Suparta di Singaraja mengusulkan kepada pemprov agar membangun perguruan tinggi. Soalnya, banyak putra Bali bersekolah dan sukses di luar daerah. Jika pengelolaannya benar dan transparan, masyarakat akan percaya kepada pemerintah. Selama ini, kata Arya dan Gede Biasa di Denpasar, apa yang dibuat pemprov pengelolaanya tidak jelas, sehingga sulit mendapatkan kepercayaan dari masyarakat Bali. Seperti lahan yang lama-lama bisa saja berubah menjadi milik pribadi dan tidak jelas tempatnya.

Pemprov mesti lebih kreatif dan inovatif. Buat apa membangun lagi, kelola saja yang sudah ada. Seringnya pejabat mengadakan rapat di hotel mem-

buatnya terinspirasi membangun hotel milik pribadi. Mahayadi di Kuta Selatan menilai ini ide bagus, tetapi pengelolaannya harus benar dan transparan. (sikha)


15

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Tim Tenis Padma Resort Atasi Sudamala

Denpasar (Bali Post) Tim tenis Padma Resort sukses mengatasi lawannya Sudamala Resort dengan sko 2-0 dalam turnamen tenis beregu yang dihelat Bali Hotels Association (BHA) bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta Bali Travel News (BTN), di lapangan tenis Werdhapura, Sanur, Kamis (18/8) kemarin. Kejuaraan tenis beregu yang mempertandingkan dua nomor tunggal dan satu nomor ganda ini, hasil lainnya, Grand Nikko unggul atas Pan Pacific 2-0, kemudian Griya Santrian mengalahkan Kartika Plaza 2-0, Polda Bali menang atas Maya Sanur 2-0, Grand Inna Kuta menundukkan Holiday Inn Baruna 2-0, Lyta Sanur mengalahkan BH 2-0, Prama A unggul atas Nusa Dua Beach 2-1, serta Sanur TC menang atas Prama B 2-1. Turnamen tenis beregu ini dibuka Ketua Umum PHRI Kota Denpasar Ida Bagus Sidharta Putra, melibatkan timtim karyawan hotel, serta masyarakat Sanur. Event tenis ini dihelat juga serangkaian Sanur Village Festival (SVF), melibatkan 18 tim. (022)

RAYAKAN -- Para pemain Barcelona merayakan kemenangan atas Sevilla, sekaligus memboyong Piala Super Spanyol.

Bali Post/022

ASING - Seorang petenis asing ikut memeriahkan turnamen tenis serangkaian Sanur Village Festival (SVF), yang diselenggarakan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Bali Hotels Association (BHA) dan Bali Travel News (BTN), di Lapangan Tenis Werdhapura, Sanur, Kamis (18/8) kemarin.

Jamu Sriwijaya

BU Turunkan Tiga Pemain Pilar

Mangupura (Bali Post) Bali United (BU) bakal menjamu tim yang saat ini menghuni papan atas Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (19/8) sore ini. Di mana di laga nanti, pihaknya siap menurunkan tiga pemain pilarnya yang telah pulih dari cedera. Pelatih Bali United Indra Sjafri mengaku di laga ke 16 ini timnya ingin meraih poin penuh di kandang. Apalagi saat laga tandang ke markas Arema Cronus timnya ditundukkan 0-1 oleh Singo Edan, serta dikalahkan PSM Makassar 0-4. Jadi di laga kandang saat menjamu Sriwijaya harus dimanfaatkan untuk meraih kemenangan guna mengamankan poin penuh. ‘’Kami harus bangkit. Karena hanya dengan kemenanganlah yang bisa mengembalikan moral tim dan kepercayaan diri pemain untuk menatap laga-laga berikutnya,’’ ungkap Indra Sjafri, Kamis (18/8) kemarin. Mantan arsitek Timnas U-19 itu menambahkan, jika tiga pemain pilar yang sebelumnya mengalami cedera seperti Ahn Byung Keon, Syakir Sulaiman, dan I Gede Sukadana kini siap diturunkan saat menjamu Sriwijaya. ‘’Ketiganya sudah fit dan siap diturunkan,” jelasnya. Sementara dibagian lain pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro mengakui jika asuhannya sekarang ini benarbenar fit 100 persen untuk menghadapi tuan rumah Bali United. Meski tiga pemainnya belum fit sekali di antaranya sang kapten Firman Utina cedera hamstring, akan tetapi dia sudah berangsur pulih. ‘’Meskipun Bali United kalah dalam dua kali pertandingan, kami tidak akan meremehkan Bali United. Karena mereka memiliki kolektivitas permainan yang bagus, dan umpan-umpan pendek yang akurat,’’ jelas Widodo Cahyono Putro. (kmb41)

Seribu Karateka Ikuti Latihan Bersama TNI

Singaraja (Bali Post) Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo menyusun agenda latihan bersama, melibatkan 1.000 karateka dan mengibarkan 71 bendera Merah Putih di Pantai Kerobokan Kecamatan Sawan. Latihan bersama memiliki tujuan meningkatkan rasa persaudaran antara Inkai, KKI dan Lemkari, di Buleleng. Ia mengatakan, pada momen HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-71, event ini digagas Kodim 1609/Buleleng bekerja sama dengan seribu karateka terbaik dimiliki Buleleng. Peserta terlibat dari tingkat anak-anak dan dewasa. TNI sekaligus memberi pengarahan mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara. ‘’Masih dalam suasana memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI. Kami di Kodim 1609 Buleleng akan melibatkan unsur karateka di Buleleng, Minggu (21/8) ini, untuk latihan bersama,’’ ujar Budi Prasetyo, Kamis (18/8) kemarin. Selain itu, TNI di bulan Oktober telah merancang Dandim Cup dengan peserta terlibat dari seluruh Bali. ‘’Semua karateka nanti memakai ikat kepala merah putih, jika selama pertemuan mereka di arena pertandingan dalam hal kompetisi. Kami memiliki ide mengikutsertakan latihan gabungan meningkatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan,’’ imbuhnya. Kebersamaan digalang TNI memaknai tema ‘‘Indonesia Kerja Nyata’’. Ia menilai implementasi kerja nyata bukan hanya tampak terlihat sibuk bekerja. Melainkan memberi kontribusi dalam memupuk gotong royong, kerukunan dan kedamaian antar sesama. (kmb34)

Bali Post/ap

Barca Boyong Piala Super Spanyol

Madrid -

Dua gol dari Arda Turan dan satu gol dari Lionel Messi, membawa Barcelona menang 3-0 atas Sevilla pada pertandingan leg kedua Piala Super Spanyol, Kamis (18/8) kemarin, untuk mengunci kemenangan agregat 5-0. Juara Liga Spanyol dan Piala Raja itu memimpin 2-0, setelah leg pertama di Seville, dan gol pembukaan Turan pada fase awal babak pertama, membuka jalan Barca untuk meraih kemenangan besar di Nou Camp, yang terisi padat. Gelandang Turki itu mendapat umpan dari Messi pada menit kesembilan, berlari menuju gawang dan melepaskan tembakan kaki kiri melewati Sergio Rico. Pemain Sevilla Vicente Iborra mengeksekusi penalti pada menit ke-30, yang ma mp u d ihala u C laud io

Bravo, setelah Samuel Umtiti melakukan handball di kotak terlarang. Gol kedua Turan tercipta satu menit babak kedua, ketika ia melepaskan tembakan melengkung dari jarak jauh, untuk mengejutkan kiper Sevilla, dan bola bersarang ke sudut atas gawang. Messi memastikan trofi pertama Barca di musim ini, ketika ia menanduk operan Lucas Digne yang gagal dijangkau Rico. “Untuk memenangi gelar sebelum Liga Spanyol dimulai merupakan hal hebat,” kata gelandang Barca

Sergio Busquets. “Kami melakukan pekerjaan fantastis musim lalu, dan kami lapar terhadap gelar-gelar.” Barca tidak diperkuat Neymar, yang sedang membela Brazil di Olimpiade, dan trio pemain yang cedera Marc-Andre Ter Stegen, Jeremy Mathieu, dan Andres Iniesta. Namun, pelatih Luis Enrique memberi kesempatan melakukan pertandingan kompetitif untuk pertama kalinya kepada rekrutanrekrutan baru Umtiti, Denis Suarez, Andre Gomes, dan Lucas Digne.

Deya Berlaga di Singapura dan Samarinda

Denpasar (Bali Post) Pebulu tangkis PON Bali Made Deya Surya Saraswati dijadwalkan berlaga pada event bertajuk Singapore International Series 28 Agustus sampai dengan 2 September nanti. Selanjutnya, Deya bakal mengikuti turnamen GP Gold di Samarinda, Kaltim, 6-11 September mendatang. Pelatih pribadi Deya, Made Wijaya, di Denpasar Kamis (18/8) kemarin menuturkan, atlet asuhannya sama-sekali tak dibebani target, mengingat pebulu tangkis yang turun juga berdatangan dari mancanegara. ‘’Kedua kejuaraan di Singapura dan Samarinda levelnya internasional,’’ jelas Wijaya. Selain itu, dirinya ingin mengetahui Deya yang ma-

sih kategori usia taruna (18 tahun) turun pada kategori senior (19 tahun ke atas). ‘’Saya ingin mengetahui lonjakan prestasi yang ditorehkan Deya, meskipun taruna bertanding melawan pebulu tangkis dewasa,’’ ujar Wijaya. Yang jelas, prestasi Deya pada event GP Gold sempat tembus 16 besar dua tahun silam. ‘’Kami ingin prestasi Deya meningkat lagi,’’ tutur Wijaya. Ia pun berharap KONI mengucurkan dana try-out khususnya di event GP Gold, mengingat selama ini, cabor bulu tangkis belum kecipratan dana try-out. ‘’Program turnamen Singapura dan Samarinda, sudah diagendakan Deya sejak jauh-jauh hari,’’ katanya. Pascaturun di Singapura dan Samarinda, Deya kem-

bali ke Bali, dan bersiap bertolak ke PON Jabar, persisnya di Cireboon. ‘’Bulu tangkis tak dipatok medali, sebab berada di grade III,’’ ungkapnya. (022) Made Deya Surya Saraswati bersama pelatih Made Wijaya.

Mengheningkan cipta dilakukan sebelum pertandingan dimulai untuk menghormati almarhum presiden FIFA Joao Havelange, yang tutup usia, pada pekan ini. Sevilla asuhan Jorge Sampaoli, yang kalah 2-3 dari Real Madrid di Piala Super UEFA, pekan lalu, tampil bagus pada awal pertandingan dan pada menit ketiga Wissam Ben Yedder memaksa Bravo melakukan penyelamatan untuk menggagalkan sepakan menyilangnya dari dalam kotak penalti. Namun saat Sevilla memainkan penampilan terbaiknya, Turan mencetak gol. “Selalu sulit untuk bermain melawan Barcelona dan semakin sulit ketika Anda tertinggal 0-2 dari

leg pembukaan,” kata pemain Sevilla Luciano Vietto kepada Telecinco. “Kami melakukan usaha terbaik kami namun itu tidak terjadi.” Barca mendominasi babak kedua dan harus memainkan 11 menit terakhir pertandingan dengan sepuluh pemain, setelah Javier Mascherano mendapat cedera, sedangkan Luis Enrique telah menggunakan seluruh jatah pemain cadangannya. Piala Super merupakan pertandingan tradisional pembukaan musim di Spanyol antara juara liga dan juara Piala Raja. Barca memenangi kedua gelar tersebut pada musim lalu, dan kini telah mengoleksi 12 Piala Super. (ant/rtr)


Olimpiade 2016 Rio de janeiro

16

5 - 21 Agustus 2016

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Perolehan Sementara Medali Olimpiade 2016 1. AS 2. Inggris 3. Tiongkok 4. Rusia 5. Jerman 6. Jepang 7. Prancis 8. Italia 9. Belanda 10. Australia 39 Indonesia

Emas Perak 30 32 19 19 19 15 12 14 12 8 10 5 8 11 8 9 8 4 7 8 1 2

Perunggu 31 12 20 15 9 18 12 6 3 9 0

Total 93 50 54 41 29 33 31 23 15 24 3

Anggota Tim Britania Raya Ditodong di Rio Rio de Janeiro Seorang anggota tim Olimpiade Britania Raya ditodong saat berjalan-jalan pada malam hari di Rio de Janeiro. Demikian menurut laporan di The Guardian. Otoritas-otoritas Olimpiade Britania belakangan menganjurkan kepada para atlet untuk tidak berjalanjalan di kota itu. “Jangan meninggalkan perkampungan atlet dengan mengenakan atribut tim Britania Raya, atau membawa sesuatu yang berharga, kecuali terdapat keadaan yang sangat mendesak, hal itu membuat Anda menjadi sasaran empuk untuk pencurian/aksi kejahatan,” kata mereka kepada para atlet melalui surat elektronik (surel) menurut laporan tersebut. “Anda harus menginformasikan kepada anggota, atau manajemen tim jika Anda meninggalkan perkampungan atlet, dan berencana menginap di luar, mohon lakukan hal ini sebelum Anda pergi.” Insiden ini, yang menurut laporan itu, terjadi pada Selasa (16/8) dini hari, telah menaikkan kecemasan mengenai keamanan para atlet, dan turis di Rio, untuk Olimpiade perdana di Amerika Selatan, yang akan berlangsung sampai 21 Agustus. “Rio bukan lingkungan yang aman, dan level kriminalitas telah naik, dalam beberapa pekan terakhir,” kata surat itu. “Pikirkan dengan sangat cermat mengenai, apakah risikonya sepadan untuk meninggalkan perkampungan atlet untuk merayakan setelah Anda selesai berkompetisi, staf tidak dapat menjamin keselamatan Anda, ketika berada di luar rumah/sekolah/perkampungan (atlet) Britania Raya. Nasihat kuat kami adalah untuk tidak mengambil resiko dengan iklim saat ini di Rio.” Laporan ini muncul setelah atlet peraih medali emas asal AS Ryan Lochte, dan tiga rekan setimnya mengatakan mereka dirampok pria bersenjata, yang mengenakan lencana polisi, ketika melakukan perjalanan menuju perkampungan atlet, dengan menggunakan taksi pada Rabu (18/8) dini hari, setelah berpesta. (ant/rtr)

James Iri terhadap Tim Olimpiade AS Washington LeBron James memilih untuk tidak memperkuat tim AS di Olimpiade Rio, namun pemain terhebat di generasinya itu berkata bahwa ia merindukan panggung Olimpiade dan membuka pintu untuk bergabung dengan timnas di Olimpiade Tokyo 2020. James yang memilih untuk melewatkan apa yang dapat menjadi Olimpiade keempatnya, setelah memimpin Cleveland Cavaliers meraih gelar NBA pada Juni lalu mengatakan bahwa ia masih memantau rekan-rekan setimnya di Olimpiade Rio. “Setiap kali saya menonton mereka, saya berharap saya ada di sana,” kata juara Olimpiade sebanyak dua kali ini. “Saya tidak pensiun dari tim AS. Saya hanya tidak bermain pada musim panas ini. Maka saya masih membuka pintu.’’ AS melaju ke semifinal turnamen bola basket putra di Olimpiade Rio dengan kemenangan 10578 atas Argentina pada Rabu (17/8) lalu. Setelah memimpin Cleveland mengukir kebangkitan bersejarah, dari ketinggalan 1-3 di rangkaian seri best of seven di final NBA untuk memenangi gelar, James yang telah mencapai putaran kejuaraan pada masing-masing keikutsertaannya di enam musim terakhir mengatakan ia perlu beristirahat. James bergabung dengan tim bola basket AS untuk Olimpiade Athena 2004, di mana AS membawa pulang medali perunggu. Ia kembali dan memenangi medali emas bersama tim AS pada 2008 dan 2012. Seandainya James kembali memperkuat timnas, peraih empat kali penghargaan pemain terbaik NBA itu akan berusia 35 tahun pada Olimpiade Tokyo 2020. (ant/rtr)

SUMBANG - Pemain voli pantai putri dari Jerman Laura Ludwig dan Kira Walkenhorst menyumbang emas pascamenaklukkan tuan rumah Brazil pada laga final di Olimpiade Rio 2016.

Voli Pantai Putri Jerman Sabet Emas Rio de Janeiro -

Pasangan Jerman Laura Ludwig dan Kira Walkenhorst meraih medali emas, Kamis (18/8) kemarin, setelah melibas tim Brazil dalam pertandingan final cabang voli pantai, dan sekaligus mempersembahkan kemenangan medali pertama putri Olimpiade. Duo Jerman itu memanfaatkan situasi angin, sehingga mendominasi permainan net atas lawan mereka pasangan Brazil Agatha Bednarczuk

dan Barbara Seixas, dan memastikan menang 21-18 21-14, dalam pertandingan final yang baru rampung pada tengah malam.

Sementara bagi Brazil, itu merupakan kecolongan kedua bagi tim Brazil, dalam satu malam setelah pasangan AS Kerri Walsh Jennings dan

Bali Post/ap

terpengaruh oleh situasi penonton. Sebelum pertandingan final itu dimulai, angin berembus di sekitar arena dan membuat permainan menjadi sulit. kan tetapi, pasangan Jerman itu lebih bisa mengendalikan permainan, membuat tiga servis ace ketika pasangan Brazil justu gagal lima kali. (ant/rtr)

Ditinggal Pogba

Juve Tetap Berpeluang Rebut Gelar

Bali Post/ant

EMAS - Pebulu tangkis Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir menggigit medali emas yang didapat usai mengalahkan pasangan Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh dua set langsung dalam partai final ganda campuran bulu tangkis Olimpiade Rio 2016, di Rio de Janeiro, Brazil, Rabu (17/8) malam.

Kado Kemerdekaan RI dari Owi dan Butet

LeBron James

April Ross, yang mengalahkan Larissa Franca dan Talita Antunes dalam perebutan medali perunggu. Bednarczuk dan Seixas, juara dunia yang bermain di kandang, awalnya sempat menjadi favorit. Namun pasangan Jerman itu mampu menunjukkan kepada penonton, bahwa dirinya tidak

Rio de Janeiro Perjalanan panjang dan perjuangan keras Tontowi Ahmad bersama Liliyana Natsir untuk bisa menjadi juara Olimpiade, akhirnya terbayar tuntas dengan keberhasilan mereka merebut medali emas bulu tangkis nomor ganda campuran di Rio de Janeiro. Dan yang lebih berkesan lagi, pertandingan final yang mereka menangi bertepatan dengan HUT ke71 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu 17 Agustus 2016. “Keberhasilan ini sebagai kado HUT Kemerdekaan Indonesia,” kata Tontowi Ahmad seusai bersama Liliyana Natsir mengalahkan pasangan Chan Peng Soon/ Goh Liu Ying dari Malaysia 21-14, 21-12 pada pertandingan final ganda campuran Olimpiade ke-31 tersebut. Menurut pemain kelahiran Banyumas 18 Juli 1987 ini, emas Olimpiade 2016 memang sudah menjadi target mereka. Sebab itulah, persiapan khusus sudah dilakukannya beberapa bulan sebelum berangkat ke Brazil.

Pasangan Tontowi/Liliyana atau yang akrab dipanggil dengan sebutan Owi/Butet sudah cukup lama masuk dalam deretan pebulu tangkis top dunia untuk nomor ganda campuran sejak dipasangkan pada awal tahun 2010-an. Sejumlah gelar juara kelas dunia telah diraih Owi/Butet, di antaranya juara dunia tahun 2013, juara pada sejumlah turnamen super series, dan yang cukup fenomenal adalah juara turnamen bergengsi All England tiga kali (2012, 2013, 2014). Prestasi-prestasi itu juga yang menempatkan mereka selalu berada di peringkat atas, dan terakhir mereka ada di urutan ketiga dunia. Khusus bagi Liliyana alias Butet, Olimpiade di Rio de Janeiro ini merupakan yang ketiga kalinya. Bahkan pada Beijing 2008 ia berhasil mendapat medali perak, ketika berpasangan dengan Nova Widianto. Pemain kelahiran Manado 19 September 1987 itu juga memiliki impian sama dengan Tontowi Ahmad, yakni

mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Konsistensi mereka sebagai pasangan ganda campuran kelas dunia pun dibuktikan di Olimpiade 2016. Mereka tampil trengginas dan tidak pernah kehilangan satu game pun, sejak babak penyisihan grup hingga pertandingan final. Bahkan pasangan nomor satu dunia Zhang Nan/Zhao Yunlei dari Cina pun dapat mereka kalahkan di semifinal. Kematangan pasangan Owi/Butet pun terlihat dalam pertandingan final, di mana banyak beban harapan berada di pundak mereka, setelah harapan Indonesia di nomor lainnya sudah berguguran di babak-babak awal. Apalagi pertandingan melawan Malaysia, banyak faktor mental psikologis yang bisa berpengaruh pada penampilan dan emosi pemain. Di tambah lagi, ratusan juta masyarakat Indonesia pun, yang menyaksikan pertandingan itu melalui televisi, mengharapkan kemenangan mereka di Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus. (ant)

Roma Gelar keenam secara beruntun bagi Juventus terlihat tidak terelakkan, ketika musim baru Liga Italia dimulai pada akhir pekan ini. Meskipun mereka kehilangan salah satu pemain terbaik di dunia. Bukan merupakan tanda bagus bagi kesehatan suatu liga, ketika sang juara merebut pemain-pemain terbaik dari para rival terdekatnya, yang sebagian besar didanai dari penjualan Paul Pogba ke Manchester United. Akan tetapi, itulah tepatnya yang terjadi di Italia pada bursa transfer musim panas. Juve yang akan menjamu Fiorentina pada Minggu (21/8) dini hari, mendapatkan penyerang Argentina Gonzalo Higuain, yang memecahkan rekor dengan 36 gol, untuk memimpin Napoli finis di peringkat kedua musim lalu. Bahkan, merekrut pe-

main AS Roma yang finis di peringkat ketiga, gelandang Miralem Pjanic. Napoli tidak mau menjual Higuain, tetapi mereka tidak memiliki pilihan setelah klub Turin itu membayar 90 juta euro untuk klausa buyout pemain Argentina itu. Ia kini akan bermitra dengan kompatriotnya Paulo Dybala, pemain 22 tahun yang mengoleksi 19 gol, liga pada musim lalu, dan disebutsebut sebagai pemain paling penting di tim. Bahkan, meski memperhitungkan kepergian penyerang Alvaro Morata dan gelandang Pogba, dengan harga 102 juta euro, rekrutan-rekrutan yang dilakukan membuat Juventus masih unggul atas para rivalnya. Trio pertahanan “BBC” yang berisi Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, dan Giorgio Chiellini masih utuh. (ant/rtr)

Bali Post/ap

REBUT - Pesepak bola Juventus Paulo Dybala (kanan) merebut bola dengan lawannya Chan Siu-ki dari South China FC dalam suatu laga di Hongkong.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dbthkn Tng Pengiriman/ Sopir Lam:PT.IndoCandle Jl.Tkd Batanghari XIV No.10 Panjer Tlp:(0361) 8955977-78

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Cr SPG / Karywan Toko / Admin

Bth Cpt Tukang Masak Gj 2,5Jt Karyawati Gj1,5Jt,081337212288

Dicari Accounting,Driver,Washer Kirim CV ke PT Auto Bagus Utama Jl Bay Pas Ngr Rai 439 Suwung Batan kendal 0361722222

Butuh Cepat Marketing Staff, Wanita,Fasih Berbahasa Inggris Lisan&Tulisan,GajiMenarik, Punya Kendaraan Sendiri Tlp: (0361)3531666/085737221939(WA)

A.BP.001.08.16.0000775

A.BP.001.08.16.0001348

Open Position in Inivie Hospitality for luxury private Villa for FO and Engineering drop CV the Vie Spa Jln.Nakula 168 Email to hr@inivie.com 082143136632

A.BP.001.08.16.0001319

Urgently required experienced bartender,must speak good English, excellent salary, New Kendi Kuning, Jl.Sahadewa 15 Legian Kelod, delicious@kendikuning.com

A.BP.001.08.16.0001205

A.BP.001.08.16.0001230

Cari Salesman/Girl Pengalaman Gaji 3Jt 082147591197(Tdk SMS)

Dcr Accounting Wanita Utk Vila Dibutuhkan Admin Marketing min diDkt GWK.Krm ke Email:booking D1 Wanita Usia Max 27Thn Staff @lenixsun.com/Tlp:0361-8471221 Gudang Pria Min SMA max 27Thn A.BP.001.08.16.0001263 Sim A & C Hub:081805496916 Dcr Acounting Pnglmn,Sales, A.BP.001.08.16.0001213 Sopir Kampas Hub.081238010381 Dcr Cleaning Service Area Dapur dan Tukang Cuci Piring u/Restoran diSanur 08976778714

!!!Dcr Mekanik Motor Besar !!Dcr 2PRT Gj1,5Jt TglDlm H.081 Hub:082147297713,081369696121 237903622/087861412911LgsKrja

Cari Tukang Angkat Srbtn Tabanan 081999547809

Dcr Krywti SPG utk diMatahari Swalayn,Gj sd 2Jt 082236165561

Dcr Sopir Pribadi Bujangan !Dcr Sgr Spa Therapist,Satff & Serabutan Max30Th.081238708515 Parttimeu/diKrbkan085792736425

Cari:Web Admin,Wnt,D3 Komp/Eng Lmr ke:victory@harcourts.co.id

Dcr PRT u/Daerah Cargo Tdr Dlm Hub.081558575977/081908113997

Bali Kiddy School Membutuhkan Bth Cpt Sales Counter &Receptions Cust.Service(F)Good English L/P Bhs Inggris Aktif Pglmn Max.30 CV:info@balikiddy.com min1Th H0361-772518/Krm CV: / Tlp.(0361)8954991-8954957 customerservice@jetsetmarine.com

Cr Pembantu Gj1,5 yg anter dpt 500 T.085337647918/487706 Lgs

Dcr Pelayan Warung Makan Hub.081353006655

Dicari Karyawati Toko & PRT Gaji 1 Jt-1,5 Jt,082341168381

A.BP.001.08.16.0001355

B.BP.004.08.16.0000603

B.BP.166.08.16.0000731

B.BP.135.08.16.0000726

A.BP.001.08.16.0001341

B.BP.166.08.16.0000729

B.BP.164.08.16.0000710

!!Dcr Security utk Jaga Malam H:082147297713 & Dcr PRT(Tnggl Dalam)Rajin%Jujur,082144008485 B.BP.166.08.16.0000733

Blue Bird Taxi Cari Sopir Gaji Harian %tase Reservasi on line Cab.Tabanan/Dps H:081338544504

A.BP.001.08.16.0000946

A.BP.001.08.16.0001305

B.BP.004.08.16.0000734

A.BP.001.08.16.0001329

A.BP.001.08.16.0001331

B.BP.101.08.16.0000728

Bth Cpt Spa Therapist,Pria Bersertifikat Gj2Jt 085739959672

A.BP.001.08.16.0001353

Dcr Headchef min2th,Sacred Ground Jl.Double Six Legian Tlp.0361 730961 Email: info@sacredgroundbali.com

Cr Sopir Sim A+Tng Pria u/Toko Bangunan Jl.Ratna 9 Dps/227831 A.BP.001.08.16.0001302

Dcr 2 Waiters+Chef Berpeng; Hub.Rest Sirenetta Jl.Petitenget 6YZ Telp:3400134 B.BP.154.08.16.0000653

Dcr Pgw Salon N Spa Pglmn Gaji Kom,UM+Bonus+THR 082144138844

A.BP.001.08.16.0000187

A.BP.001.08.16.0001308

Dibth Sgr PRT Tinggal Dlm Gaji diatas 1,3Jt Hub.089509255504

Dicari.QS,Administrasi,dan Marketing,Hub.0361-419677

Dibutuhkan Drafter,Toncity Bali(Pabrik Furniture)Jl.Imam Bonjol 486,0361755210,08133708 9669 Email:sales@toncity.co.id

Dicr Therapist Utk Klinik Kecantikan di daerah Sesetan Hub.08976778714

Dibutuhkan Sopir SIM C Bujang Hub:087770071760

HK & Cook ke Sidoi Hotel Jl.Benesari Kuta T.0361756522

Dicari Pengepul/Checker/2 Org Maintenance Tlp.085100024242

PRT Tinggal dlm Gaji 1,5 08123945120

A.BP.001.08.16.0001276

Dicari Room Boys,Pesuruh,tgl dalam gaji nego,087762566220

A.BP.001.08.16.0001216

A.BP.001.08.16.0001321

Security (KTA) CV PT.Bali Tegehe Agung T.290189

A.BP.001.08.16.0001250

A.BP.001.08.16.0001134

B.BP.004.08.16.0000712

A.BP.001.08.16.0001333

Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta

A.BP.001.08.16.0000937

A.BP.001.08.16.0001165

Dicari Sopir SIM A Lam Krm ke CV Jaya Raya Utama Jln Nangka Selatan 173 Dps,Tlp0361-235973

LPIA Cab.Dalung Cari Instruktur Sai2Bar & Rest Ubud Need Bar,Waiter/ss,Cook, Kasir,087861587216 Inggris & Komputer min.D3 A.BP.001.08.16.0001274 A.BP.001.08.16.0001324 Hub:081290088309-087785075518 Dcr Waiter u/Paddys Pub Hub. Sales Hub:Sai Surya,Jl.Buana A.BP.004.08.16.0001306 758555 E:iniagungkoe@gmail.com Raya T081916484968-08123929655 Dicari Staff Gudang,Sales,

A.BP.001.08.16.0000747

A.BP.001.08.16.0001189

Dcr Purchasing,Admin,Bar,Cashier, Runner,House Keeping, Gardeneer,Engeneering,Steward u/ Restoran di Seminyak.Hub(0361) 730603 E:analafavela@gmail.com

Dcr Supir,Serabutan tingl.Dps Gaji 1,5Jt 08123944820 Tgl Dlm

A.BP.001.08.16.0001330

B.BP.004.08.16.0000701

Dcr Tenaga Admin/Asst Produksi Garment.Syarat:Min.D3,SIMC, Usia Max.40Th,Hub.085847165517

A.BP.001.08.16.0000197

A.BP.001.08.16.0001256

A.BP.167.08.16.0001219

Cari Tukang Packing SIM B1 Hub.085102100278

A.BP.001.08.16.0001339

Dcr.Kry Bank u/Semua Posisi Wilayah Tbn CV ke BPR Wahyu Nirmala Jl.Ry Buduk No.7 Tlp.0361-8449393

A.BP.001.08.16.0001347

Dicari Sopir ELF untuk Pariwisata Hub.08123806279 Dcr Sales,STO,Ass Sales SIM A/B1-SMA-Mak 30 Thn utk Wil Kta-Dps-Tbn-Gyr Krm CV Lgkap ke PT.Sinar Sosro Sunset Road 108 SS Kuta Bali

B.BP.004.08.16.0000654

Dcr Sopir Pemngalmn SIM A,Lam Langs Yamaha Hasanudin 78 Dps A.BP.001.08.16.0001303

Dcr Sopir Serabutan,Admin.W/P U/Toko Bangunan 085737152470 A.BP.001.08.16.0001284

B.BP.154.08.16.0000725

Dicari Sopir Pnglman Max 35Th CV.SIP Gatsu 1 No.5 Telp.412288

A.BP.001.08.16.0001334

Dicari Sopir Serabutan Pria Gj 2,3Jt-2,5Jt Hb.082145900800

A.BP.001.08.16.0001258

A.BP.001.08.16.0001257

B.BP.004.08.16.0000699

A.BP.001.08.16.0001154

A.BP.001.08.16.0001275

Suami-Istri krj RT,Srabutn Lk, TkCat krajinan besi.0811392860 A.BP.001.08.16.0001338

Toyota Kuta Main Dealer:Butuh Sales Executive(P/W)Min.D1,Max 30th.Kompensasi:Gaji Pokok,Tunjangan(Makan,Operasional)Askes, Insentif,THR,Bonus Jalan-Jalan ke Luar Negeri.Lamaran diKrm ke PT.Agung Automall,Jl.Sunset Road Barat Seminyak-Kuta Badung UP:Bag HRD No.Telp. (0361) 8947099 B.BP.005.08.16.0000600

Urgently Needed Oprational Mgr Peng.Min 2Th,Good Leadership & PT.Bali Citra Mandala Bth Kry: Managerial Skill, English Verbal Waiter,Ksr,Adm,Housekep,MD,Act, & Written,SIM A Energic, U.27 Gdg,Spv,SPG Hub:081236776772 -45 Th Lam:ketut.kda@gmail.com (Gj/bln 2,5-3Jt)+Service A.BP.001.08.16.0001346 A.BP.001.08.16.0001298 Villa Urg Req AM,Male Receptionist-Flu.English Therapist,FO,Security, Rsv Kids Club Att.Enthusiastic Send CV to Loves Kids info@thegardenbali. kesempatan.lowongan.kerja@gmai com/085857222941 l.com or Call 0811394818 A.BP.001.08.16.0001315

B.BP.004.08.16.0000705

A.BP.001.08.16.0001300

B.BP.004.08.16.0000713

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Avanza G’2012 Asli Bali Hitam Orisinil Cat H.087860391057

DAIHATSU

Sigra Hrg 117Jt,Ayla 95Jt, Great Xenia Dp.20Jt,0817356452

A.BP.001.08.16.0001345

Lexus RX 270 Th’10 Hitam AsDK Vellfire2.4’11Htm,081999315168

A.BP.001.08.16.0001349

Feroza SE’1996 Ban 33 Gagah Samsat Jauh 58Jt H087860002341

B.BP.141.08.16.0000718

Agya TRD S Th’2014 Tgn 1 Hitam Hub.085 333 124 554

B.BP.141.08.16.0000727

DATSUN

A.BP.001.08.16.0001340

Datsun Go & Go+ Dp Ringan Angsuran Ringan,Cash&Kredit, Proses Cepat Hub.085811848488

BUC Vellfire’11 Hitam DK Audio Jpang+4Cmera Prbd,082342490222

B.BP.164.08.16.0000720

Grand Inova G’12 Silver Manual DK Dps Istmwa 085100979567

A.BP.001.08.16.0001259

Datsun Go Panca T Aktif 1.2Thn 15,Putih,Plat DK-Bali,80 jt (Nego), Hub:081338522722(Ron)/ 081311463781(Ars)

B.BP.031.08.16.0000693

HONDA

Jual Mobil CRV’2013 Tgn Prtama Asli Bali Hub:085339259000

B.BP.166.08.16.0000730

Hardtop Diesel’84 original jok karpet discbrake 081248788363

A.BP.001.08.16.0001301

SUZUKI

Hardtop’78 Bensin Tanah Lot Hubungi:081337940538

Ertiga GL’14 Hitam AsBali Istw, 085102832128-081999456633

A.BP.155.08.16.0001354

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk

A.BP.001.08.16.0001351

“08123667168 Wa.081916157168 Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk

A.BP.001.08.16.0001297

PINJAMAN

KOMPUTER

A.BP.001.08.16.0001260

SALON

A.BP.001.08.16.0001299

A.BP.001.08.16.0001292

A.BP.001.08.16.0001335

A.BP.001.08.16.0001252

Jual Tnh 2A&19A Tnp Prntr di Tkd Balian Lok Strtgis Pinggr Jln Hub 085100567803

B.BP.135.08.16.0000724

DISEWAKAN BANGUNAN Dikontrakkan Bangunan Lt.2 Jl. P.Moyo 25X Hub.082147655665

A.BP.001.08.16.0001350

Kav Mrh Tkd Balian 2A&1,8A 1,5 Cekom 2A JepunPpl,085101866136

A.BP.001.08.16.0001317

Kav Murah Jln Rajawali Ry Tabn Aspek Perum Aspal,085101866136

A.BP.001.08.16.0001312

2,16Are Jln10mtr Jl.Pidada II Hrg.700Jt Nego,0817356452

TP Djl Rmh SHM LT.2,6A LB.2A 5KT,2KM,Grs,PAM,PLN 5500, Jl.Kertha Petasikan,Sidakarya Hub.0817241100

Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 100Jt/A Bs Kredit 087862450004

A.BP.001.08.16.0001325

A.BP.001.08.16.0001326 ***61m2 Murah @ 160Jt Gg.Jepun Kav Murah,Mudutaki 1,5-3A&1-7A BatuyangBatubulan,085238155529 Bongkasa Bdg Hub.081246515908 A.BP.001.08.16.0001336 A.BP.001.08.16.0001327 Dijual Tanah Kav Padang Galak Tnh 1A Utr By Pas Mantra 285Jt Hub.08563734043, 081337112202 Truk Msk 08123923726 Ada Lain A.BP.001.08.16.0000629 A.BP.001.08.16.0001283 Djl Tnh 11Are,Kutuh,Goa Gong Tnh 2Are Blumbungan Lok StraUngasan 250Jt/A Ng,08123925664 tegis Lingk Nyaman 085935366064 A.BP.001.08.16.0000925

Jual Tanah 1Ha A/25Jt Jl.Raya Tuwed/Melaya Ngr 081332199999

A.BP.159.08.16.0001316

Jual Tanah Sedap Malam 2 Are Hub.087854079212 A.BP.001.08.16.0000758

A.BP.001.08.16.0001342

A.BP.001.08.16.0001290

SINGARAJA

***1,75A Penarukan.3,5A Grogak H.85JtNego Hb:081915697110 BUC

Rmh Br 2Lt 3KM 80/120m2 1,25m Tkd Citarum Renon,081381177500

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.08.16.0001268

Jl Tnh Kav Badak Agung Dps Hub.081338870323-081916397576

RUPA-RUPA Beli Rmh/Tnh Kav,KPR Dp 10% Proses 3 Hari Hub:Wira(0813396 94092) & Werayoga(082144255819

KLUNGKUNG

Kav Tanah 2A Lok.Pusat Kota strategis istmw 081339538123

Jual Tnh 1,5A di Bona Jl4M SHM 350Jt Nego Hub:081338169449

A.BP.001.08.16.0001309

A.BP.001.08.16.0001352

B.BP.004.08.16.0000711

Jl Tnh Antasura Utama 5Are LB: 17,5x28,5 1M/A,Tnh Sekar Jepun 1,67A 500Jt/A Ng.082146577807

A.BP.001.08.16.0001320

DIJUAL TANAH Djl Tanah 3,3 Are di Barat Trafic Light Pantai Purnama, View Pantai Hub:08123654999

A.BP.001.08.16.0001285 A.BP.001.08.16.0001267 Inova G’10,Panther’11 Avanza Ertiga GX’14 AT Abumet Dalung G’10,Altis’10 Hub.082236182012 SINGARAJA A.BP.001.08.16.0001318 Freed’10 Hitam+Juke RX’12 Prm VV/I 081558836385 Brg Bgus B.BP.166.08.16.0000732 Jl Rmh:Jl Tambora I/49 T55/105 Jual Strarlet’95 AC Power StePutih Hub.085102832128 Ertiga GX’2013, Silver, Asli ring No Cantik Hb.082334855910 Liligundi Permai.H:0811398154 A.BP.001.08.16.0001281 A.BP.001.08.16.0001251 Bali Mulus Hub.081338751717 A.BP.001.08.16.0001328 MAZDA A.BP.001.08.16.0001272 Ovr Krd Agya TRD’16 Slv AsBali Djl Mazda Biante’13 Putih DISEWAKAN RUMAH JlCpt Escudo XL7 Mnl Htm(AsDK) KM6Rb UM40Jt,085100856999 Prbd B.BP.141.08.16.0000707 Dikont Rmh+Toko Jl.Subak Dalem Terawat Hub:08124609437 Hub:087862114689/082144468023 A.BP.001.08.16.0001180 A.BP.001.08.16.0001261 Utama 25Jt/ThNego.082146577807 NISSAN TOYOTA A.BP.001.08.16.0001269 MITSUBISHI Nissan Dp Ringan/Angsuran Disewakan Rmh Puri Gading JimT120 S PU’05,Hitam,Truk PS100 Avanza G’12 Htm+Yaris E Lmted Ringan Cash & Kredit, Proses baran 45Jt/Thn Hub.08179734747 ’89, 085103087410/085339191085 ’11 slvr mls ASDK 085738724188 Cepat Hub.081289981123 A.BP.001.08.16.0001282

A.BP.001.08.16.0001265

KOST Kos Elit Fas Lngkp,Nyaman, Jln. Nangka Utr Dps HP.082144138844

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Minimalis Dalung Permai H.690Jt Hp.081999378500

A.BP.001.08.16.0001273

A.BP.001.08.16.0001262

Kont Rmh Jl.Nangka Utara Gg. Bekisar 3KT 2KM 085237295884

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

A.BP.001.08.16.0001076

Pjak SPT Th/Bln Tax Amnesti NP WP SIUP Paspor Hp.081338344155

A.BP.001.08.16.0001109

KEHILANGAN Hilang BPKB Mobil Isuzu Box DK 9386 AV No.BPKB 0990169

A.BP.001.08.16.0001310

TEMPAT USAHA Djual Konter Edamburge&Eskrim Tmpt Sngat Ramai&Strategis sda ada Kary lsg bs operasi Hub. Sgra 081236253817/087861357795

A.BP.001.08.16.0001177

Hlg BPKB DK2585AH AN.Yulius Umbu P Bili, No.H 07406349-O

A.BP.001.08.16.0000877

KURSUS Les Mapel TK SD SMP SMU B Ingg Musik Guru ke Rmh 081999051772

A.BP.001.08.16.0001314

JASA KONTRUKSI Jasa Disain Arsitek/IMB/Kontra ktor/08123646449

A.BP.001.08.16.0001287

FURNITURE Trim pesan KitcenSet Almari Conter Bedset Bar Dll082145931339

A.BP.001.08.16.0001270

Tnh Pinggir Jl Ry Bedugul view D.Beratan 5,25are 085935366064

DIJUAL GEDUNG

Tnh PuriGading L39,48m2 T.466842, 081934310335-081337283254

A.BP.001.08.16.0001343

BUC Gedung Ktr+Workshop Garmen T/B:1000/1200m2 T:081239991911

DIJUAL VILLA Vila 4KM Pool 216/240m2 3,4M CemaraIndah Semer,081381177500

A.BP.001.08.16.0000977

A.BP.001.08.16.0001254

A.BP.001.08.16.0001313

BIRO JASA

SINGARAJA

SERVICE

B.BP.135.08.16.0000723

PELUANG BISNIS Cara mudah bisnis onecoin hanya di www.onecoinina.id B.BP.817.07.16.0000528

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SPA FURNITURE

ALUMINIUM

PERCETAKAN

BENGKEL LAS FOTOCOPY RUPA-RUPA DIJUAL MOTOR

SERVICE MAMPET

WC

ARSITEKTUR

GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 DIJUAL MOTOR

KONTRUKSI BAJA


ekonomi

18

Jumat Umanis, 19 agustus 2016

Sedang Disusun, Peraturan Teknis Holding BUMN Jakarta (Bali Post) Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan peraturan mengenai pembentukan holding BUMN sedang disusun dan sedang dalam kajian kementerian terkait.“Kita bicarakan dulu mengenai persiapan PP (peraturan pemerintah), aturan-aturan yang harus diperbaiki. Kita komunikasikan dengan siapa saja,” kata Rini saat mengikuti rapat koordinasi di Jakarta, Kamis (18/8) kemarin. Bali Post/010

PEJUALAN DAIHATSU NAIK - Konsumen mendapat penjelasan tentang keandalan, fitur, dan harga Daihatsu Sigra. Mobil ini menjadi primadona pada pameran mobil Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2016 di BSD City Tangerang, Kamis (18/8) kemarin. Sejak pameran dibuka, jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sudah mencapai 683 unit atau naik 130 persen lebih dibanding penjualan di event GIIAS tahun lalu. Dari jumlah tersebut, 52 persen disumbang oleh penjualan Daihatsu Sigra.

Penjualan Daihatsu Melonjak

Pesanan Sigra Lampaui Target Tangerang (Bali Post) Penjualan mobil Daihatsu sejak awal terus melonjak di tengah lesunya perekonomian nasional. Peningkatan itu terjadi karena saat kondisi ekonomi lesu, konsumen lebih realistis memilih mobil yang terjangkau dan hemat. ‘’Daihatsu sudah diakui konsumen sebagai brand terpercaya, produknya lebih terjangkau dan hemat BBM,’’ ujar Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk–Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso di sela-sela ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di Tangerang, Kamis (18/8) kemarin. Sepanjang Januari hingga Juli 2016, kata Hendrayadi Daihatsu mencetak penjualan ritel sebanyak 101.685 unit atau naik 5 persen dari periode yang sama 2015 sebesar 97.264 unit. Xenia menjadi kontributor terbesar dengan jumlah penjualan 28.581 unit (28,1%), disusul LCGC Astra Daihatsu Ayla sebanyak 28.062 unit (27,6%), Gran Max Pick-Up sebesar 24.005 (23,6%), Terios sebesar 8.534 unit (8,4%), Gran Max MB sebesar 7.996 unit (7,9%), Luxio 2.607 (2,6 %), dan Sirion 1.899 (1,9%). Hendrayadi mengatakan, peningkatan 5 persen itu cukup mengejutkan, apalagi penjualan otomotif secara nasional hanya naik sekitar 0,9 persen. Berdasarkan data Gaikindo, sepanjang Januari hingga Juli 2016 penjualan otomotif nasional sebanyak 594.514 unit, sedangkan periode yang sama tahun lalu sebesar 581.106 unit. Ia mengatakan, penjualan Xenia dalam tiga bulan belakangan ini meningkat signifikan. Bahkan bisa menggeser Gran Max sebagai kontributor utama penjualan Daihatsu. Penjualan mobil komersial Gran Max PU turun karena masih lemahnya ekonomi nasional yang belum membangkitkan usaha kecil di

daerah-daerah. Marketing Planning and Sales Operation Support Department Head PT AI Tbk– DSO Tri Mulyono mengatakan, saat ekonomi melambat konsuumen lebih menyesuaikan kendaraan ekonomis. Mereka mencari produk yang sesuai, makanya Xenia dan Ayla yang dipilih. Itulah yang membuat penjualan Daihatsu meningkat signifikan. Lampaui Target Pemilihan kendaraan yang terjangkau juga tercermin dari tingginya animo masyarakat Indonesia akan produk baru Daihatsu, pada segmen mobil murah ramah lingkungan (Low Cost green Car/LCGC) Sigra. Pesanan mobil yang baru diluncurkan 2 Agustus 2016 lalu, dan diperkenalkan ke publik secara langsung di GIIAS 2016, itu ternyata jauh melampaui target. Tercatat hingga 17 Agustus, total surat pemesanan kendaraan (SPK) Sigra di seluruh Indonesia 4.036 unit. Padahal target penjualan ritel yang ditetapkan manajemen Daihatsu sekitar 2.000 hingga 3.000 unit per bulan. Animo besar masyarakat terhadap Sigra juga terlihat di ajang GIIAS. Sejak GIIAS dibuka 11 Agustus hingga 17 Agustus, total SPK Daihatsu sebanyak 682 unit sekitar 52,5 persen adalah pesanan untuk Sigra atau sebanyak 357 unit, sisanya Xenia 126 unit, Terios 40 unit, Gran Max 43 unit, Sirion 19 unit, Luxio 8 unit, dan Ayla 89 unit, serta 21 unit special edition. Jumlah pemesanan di GIIAS 2016, ini naik 133 persen jika dibandingkan pesanan di periode sama 2015 lalu sebesar 293 SPK. ‘’Kenaikan SPK ini karena adanya produk baru Sigra. Sebab, jika dilihat produk yang ada nyaris sama dengan tahun lalu. Kami masih lihat animo masyarakat terhadap Sigra hingga akhir GIIAS 2016 ini. Tetapi semuanya masih on plan,” tambah Tri. (010)

Dalam rapat koordinasi itu dibahas kelanjutan rencana pembentukan holding BUMN yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Hadir pada acara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Namun, Rini belum bisa memberikan kepastian waktu penerbitan PP mengenai pembentukan enam holding BUMN tersebut. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menambahkan, semua aspek mengenai pembentukan enam holding BUMN itu sedang dalam kajian pemerintah. Yasonna belum mau berkomentar lebih lanjut mengenai penerbitan peraturan teknis mengenai kebijakan yang dilakukan dengan tujuan memperkuat d aya saing BUMN ini. “Masih dikaji betul-betul, pelan-pelan, dari aspek governance-nya, company-nya, hukumnya, semua masih dikaji. Pelan-pelan, slow but sure,” jelasnya. Ia hanya memastikan BUMN sebagai poros usaha negara tetap bisa mendapat keistimewaan, menjalankan bisnisnya meski bersaing dengan perusahaan milik swasta. Pemerintah ingin

Bali Post/ant

MENATA - Petugas menata tumpukan uang sebelum diedarkan ke sejumlah ATM di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta.

Rupiah Menguat 76 Poin

Menteri BUMN Rini Soemarno

Bali Post/ant

membentuk enam holding BUMN, antara lain BUMN Pertambangan, BUMN Energi, BUMN Perumahan, BUMN Infrastruktur, BUMN Jasa Keuangan dan BUMN Pangan. Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan “holdingisasi” ini ditujukan memperkuat peran BUMN dalam persaingan, terutama persaingan global. Presiden me-

minta agar BUMN dapat mengambil peran lebih efektif sebagai lokomotif penggerak roda perekonomian nasional. Untuk itu, hemat Jokowi, Indonesia harus segera mempunyai peta jalan yang jelas mewujudkan BUMN yang besar, kuat, dan lincah. “Setiap tahap mulai persiapan hingga korporasi harus dikalkulasi dengan baik,” ujarnya. (ant)

142 kilometer,” katanya. Namun, Prasetyo menekankan penerbitan izin tersebut perlu digarisbawahi, yakni PT KCIC harus memenuhi kelengkapan teknis yang belum sepenuhnya dilengkapi. Salah satunya penyelesaian pembebasan tanah. Dia menyebutkan tanah yang sudah dikuasai konsorsium masih sekitar 59

persen dan 40 persen sisanya belum dikuasai. Untuk itu, Prasetyo mengatakan pihaknya memberikan batas waktu penyelesaian pembebasan lahan hingga Desember 2017. Dengan demikian, lanjut dia, izin pembangunan proyek tersebut akan diperbarui kembali. (ant)

pencapaian dalam pembangunan fasilitas pemurnian (smelter). Hal ini sesuai Peraturan Menteri Energi Nomor 5 Tahun 2016 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pemberian Rekomendasi Pelaksanaan Penjualan Mineral ke Luar Negeri. Namun hingga saat ini smelter Freeport di Gresik, Jawa Timur, belum juga rampung lantaran belum adanya kepastian perpanjangan kontrak perusahaan tambang tersebut di Indonesia yang berakhir 2021. (ant)

kat pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2017 sebesar 5,3 persen, meningkat dari penetapan target ekonomi dalam APBN-P 2016 sebesar 5,1 persen. Selain itu, lanjutnya, dana repatriasi dari program amnesti pajak yang sedang berjalan juga mulai masuk ke dalam negeri, sehingga turut mendorong permintaan rupiah. Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan, Bank Indonesia akan menjaga fluktuasi rupiah sesuai fundamental ekonomi, termasuk juga kinerja neraca perdagangan. ‘’Dengan rupiah yang terjaga maka aktivitas pelaku usaha di dalam negeri stabil, karena itu relatif terus meningkat,’’ katanya. (ant)

Izin Kereta Cepat pada KCIC

Jakarta (Bali Post) Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan izin pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung kepada PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono saat ditemui di Jakarta, Kamis (18/8) kemarin mengatakan izin tersebut telah dikeluarkan pada 18 Juli 2016 lalu. “Izin pembangunan ini mencabut izin untuk lima kilometer pertama itu dan berlaku seluruhnya

Menko Perekonomian Darmin Nasution

Bali Post/ant

Pertumbuhan 5,3 Persen Optimis Tercapai

Sudirman Beri Izin Ekspor Freeport

Jakarta (Bali Post) Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM Luhut Binsar Panjaitan menyebut perpanjangan izin ekspor konsentrat PT Freeport Indonesia hingga Januari 2017 diberikan Sudiman Said, bukan Arcandra Tahar. Luhut mengatakan hal itu di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Kamis (18/8) kemarin. Pihaknya memastikan hal tersebut setelah dirinya mendapat laporan perpanjangan izin ekspor konsentrat Freeport yang diberikan Sudirman Said ketika menjabat sebagai Menteri ESDM dan ditandatangani Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Bambang Gatot Ariyono. “Itu sudah dikeluarkan Pak Dirman (Sudirman Said), bukan Pak Candra (Arcandra Tahar). Itu ditandatangani oleh dirjennya,” katanya. Surat persetujuan ekspor konsentrat itu telah diberikan Kementerian ESDM kepada Kementerian Perdagangan dan berlaku sejak 9 Agustus 2016, hingga 11 Januari 2017. Dalam rekomendasi itu, Freeport mendapat kuota ekspor konsentrat tembaga sebanyak 1,4 juta ton meski masih dikenakan bea keluar 5 persen dari nilai volume konsentrat yang diekspor. Padahal izin ekspor konsentrat Freeport seharusnya diberikan jika perusahaan asal Amerika Serikat itu menunjukkan kemajuan

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Kamis (18/8) sore bergerak menguat sebesar 76 poin. Rupiah menjadi 13.071, dibandingkan posisi sebelumnya di 13.147 per dolar AS. ‘’Pelaku pasar uang yang optimistis terhadap fundamental ekonomi Indonesia kembali mendorong permintaan terhadap aset berdenominasi rupiah meningkat, sehingga nilai tukar domestik terapresiasi terhadap dolar AS,’’ kata pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova di Jakarta, Kamis kemarin. Optimisme pelaku pasar uang itu, kata Rully Nova, menyusul proyeksikan ting-

Bali Post/ant

KERETA CEPAT - Groundbreaking Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Presiden Joko Widodo (kiri) menandatangani prasasti disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan), Direktur Utama PT KCIC Hanggoro Budi Wiryawan (kedua kiri), dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kanan), saat groundbreaking pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat. Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 km tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan perekonomian, khususnya daerah Jakarta dan Bandung.

Jakarta (Bali Post) Diasumsikan pertumbuhan ekonomi RAPBN 2017 sebesar 5,3 persen optimis bisa tercapai, melalui optimalisasi kinerja sektor investasi. “Kalau anda bertanya, apakah 5,3 persen bisa didapat? kelihatannya bisa dan bukan sesuatu yang sulit dicapai,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Rabu (17/8). Darmin menjelaskan, pemerintah bisa mengandalkan kinerja realisasi investasi mulai tahun depan, setelah beberapa penandatanganan kontrak pengadaan proyek infrastruktur seperti jalan raya maupun pembangkit listrik telah dilakukan 2016. “Paling tidak NovemberDesember atau awal tahun mulai realisasi setelah adanya financial closing, di sini investasi akan terjadi. Itu yang akan tercatat sebagai realisasi dan memengaruhi pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Namun, Darmin mengingatkan kemungkinan pencapaian investasi yang belum memadai, karena masa pengerjaan proyek atau pembangunan infrastruktur bisa berlangsung lebih lama dari perkiraan awal. “Investasi itu realisasinya bisa lambat, karena umumnya jangka panjang seperti jalan tol dan pembangkit listrik. Mulainya saja bisa setelah dua atau tiga tahun,” katanya. Selain investasi, Darmin mengatakan pemerintah masih bisa mengandalkan konsumsi rumah tangga untuk mendukung kinerja perekonomian, dengan menjaga daya beli masyarakat melalui pengendalian laju inflasi. Meskipun demikian, tantangan perekonomian global masih menjadi hambatan lain yang bisa menahan potensi pertumbuhan ekonomi 2017, karena gejolak di negara maju maupun berkembang telah mengganggu kinerja sektor perdagangan nasional hingga sekarang. (ant)


19

Jumat Umanis, 19 Agustus 2016

Pilkada Serentak Dari Hal. 1 ‘’Basis dukungan itu pasti kinerja dan track record. Ukuran ini harus dipakai kalau Indonesia ingin maju ke depan,’’ paparnya. Terkait pilkada serentak DKI, putra politisi senior PDI-P Sabam Sirait ini mengatakan, berdasarkan survei Ahok masih tertinggi. Karena itu, parpol jangan salah mendengar suara rakyat. Artinya suara parpol harus sejalan dengan suara rakyat. ‘’Kalau rakyat ada yang bilang Ahok tidak santun, kasar dan sebagainya, maka dia harus belajar ke Presiden Jokowi,’’ tegasnya. Sementara itu, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, keputusan Golkar mendukung Jokowi dan Ahok berdasarkan basis kinerja. ‘’Berpolitik itu adalah cara merebut dan mempertahankan kekuasaan. Kalau tidak mau seperti itu, ya… jangan main di politik. Sebagai partai, Golkar sudah berpengalaman. Pascaruntuhnya Orde Baru, Golkar habis-habisan digebukin, tetapi tetap masih menjadi pemenang pemilu,’’ kata Agun. Anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem Syarif Abdullah Alkadrie mengatakan dukungan kepada Ahok di Pilkada DKI Jakarta, sama seperti ketika

NasDem mendukung pencalonan Jokowi sebagai presiden. ‘’Kenapa NasDem dukung Ahok. Pertimbangannya sama saat NasDem mendukung Jokowi, karena sosok tersebut memberikan harapan,’’ kata Syarif yang juga Ketua DPW NasDem DKI Jakarta. Sementara itu, Direktur Eksekutif IndoBarometer Mohammad Qodari menjelaskan, jika kunci kemenangan dalam pilpres maupun pilkada itu ada pada suara rakyat. Seperti halnya dukungan terhadap SBY, dan Jokowi yang berdasarkan pada survei dukungan rakyat. Padahal, elite partai pada awalnya tidak mendukung. ‘’Elite saat itu mengalami guncangan kosmos, tetapi terbukti SBY dan Jokowi menang. Karena itu, demokrasi langsung itu harus memperhatikan aspirasi rakyat. Harus melihat ombak, kalau melawan, maka akan kegulung ombak,’’ katanya. Diakui Qodari, dalam berkomunikasi dengan Megawati sebenarnya hal yang perlu ditekankan seseorang untuk bisa mendapat dukungan adalah tidak perlu mulukmuluk bahkan membual dengan prestasi kerjanya, tetapi bagaimana seseorang dapat memainkan afeksi (perasaan) Megawati secara personal. ‘’Jadi kata kuncinya siapa pun harus bisa menyentuh hatinya,’’ kata Qodari. (kmb4)

Melarikan Diri Dari Hal. 1 Menurut Gatot, keberhasilan dua orang ABK tersebut melarikan diri tak lepas dari upaya militer Filipina yang terus menekan kelompok Abu Sayyaf. Gatot berharap dengan perlawanan yang terus diberikan oleh militer Filipina, sandera-sandera lainnya dapat lepas dari genggaman Abu Sayyaf. ‘’Ini adalah hasil kerja pemerintah Filipina yang sudah melakukan pengepungan, sehingga dua ABK ini bisa lolos. Dan mudah-mudahan yang lainnya pun bisa (melarikan diri),’’ ujarnya. Sementara itu, Kelompok militan Abu Sayyaf telah menetapkan 15 Agustus 2016 sebagai batas waktu pemerintah Indonesia untuk membayar tebusan sekitar Rp 60 miliar agar dapat membebaskan WNI yang menjadi sandera. Jika tidak, mereka tak segan untuk membunuh korbannya. Jenderal bintang empat ini menegaskan, pemerintah Indonesia tidak akan mau membayar uang tebusan tersebut, meski saat ini telah lewat tiga hari dari waktu yang telah ditetapkan. ‘’Mungkin batas akhir dilepasin. Ini dilepasin

kan? Ya buktinya tidak ada apa-apa. Pemerintah tidak akan mau membayar. Ya, saya harap perusahaan (tempat ABK yang disandera bekerja) juga sama seperti pemerintah. Kalau namanya tidak bayar ya… tidak bayar. Kita bukan bangsa kambing atau bangsa sapi yang diperah terus,’’ kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) ini. Menurut Gatot, Indonesia akan memberi kesempatan kepada militer Filipina untuk mencoba membebaskan sanderasandera tersebut. ‘’Saya tidak pernah menyarankan gencatan senjata. Pemerintah Indonesia memberikan kesempatan kepada pemerintah Filipina untuk mereka mencoba membebaskan sandera tersebut. Tentang mekanisme, Menlu yang lebih pantas menyampaikan,’’ ujarnya. Saat ini, keselamatan WNI Indonesia menjadi hal yang diutamakan. Gatot meyakini militer Flipina dapat membebaskan WNI Indonesia yang disandera dalam keadaan selamat. ‘’Saya punya keyakinan. Dengan kepemimpinan (Filipina) yang sekarang, (mereka) pasti mampu,’’ ujarnya. (ant)

Bali Post/ant

TERORIS POSO - Petugas mengangkat kantong jenazah DPO teroris Poso sesaat setelah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (18/8) kemarin untuk diidentifikasi. Satgas Operasi Tinombala kembali menembak mati salah seorang anggota kelompok teroris Poso yang diduga adalah Ibrahim, warga Suku Uighur, Tiongkok dalam kontak senjata di pegunungan Padopi, Dusun Maros, Desa Kilo, Kecamatan Pos Pesisir Utara, Kabupaten Poso pada Rabu (17/8).

Bahan Baku Dari Hal. 1 Pihaknya mencontohkan, kebutuhan wine yang cukup tinggi di Bali. Kendati anggur yang menjadi bahan baku utama wine banyak diproduksi di Buleleng, namun sebuah pabrik wine justru berdiri di Gianyar. Padahal, pabrik wine itu mengambil bahan baku di Buleleng. Dari penelusurannya, ternyata pemilik pabrik takut botol-botol wine akan pecah sebelum sampai di Nusa Dua ketika dibawa dari Bumi Panji Sakti itu. ‘’Jadi persoalannya di infrastruktur, jalan. Kalau itu persoalannya, kenapa tidak jalan itu diperbaiki. Kenapa tidak buat shortcut dan lain sebagainya. Andaikan bisa dizonasi, di Buleleng ada festival wine dan sebagainya, saya kira Buleleng tidak perlu membangun diskotek karena pertaniannya akan tumbuh di sana,’’ paparnya. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana I Wayan Ramantha mengatakan, secara demografi masyarakat Bali paling banyak berada di sektor pertanian. Artinya, kalau bicara penghidupan masyarakat Bali sejatinya masih dominan di sektor yang menempati urutan ketiga dari segi kontribusi terhadap PDRB. ‘’Oleh karena itu, saya ingin mengajukan konsep sebagai strategi pengembangan atau membangkitkan kejayaan pertanian Bali ke depan, itu menjadikan pertanian Bali itu sebagai agrobisnis. Sebagai sebuah bisnis, dia nantinya akan terikat dengan 5M,’’ ujarnya.

M yang dimaksud, lanjut Ramantha, pertama adalah man. Selama ini, petani sering disebut petani bahkan diplesetkan tani kelen sehingga tidak banyak anak muda yang tertarik. Tetapi ketika mindsetnya diubah menjadi pelaku agrobisnis, tentu menjadi berbeda. Generasi penerus tidak akan malu menjadi petani. ‘’M yang kedua market, pemasaran kita dari dulu sudah kita wacanakan hanya sebatas wacana bagaimana sektor pertanian bisa disinergikan dengan sektor pariwisata. Tapi kita di Bali punya adegium kunangkunang ngabe api, tidak menemukan titik temu,’’ jelasnya. Ramantha menambahkan, untuk menciptakan market dari produktivitas agrobisnis, ada sinergi aksi bukan sinergi wacana. Pertanian tidak bisa meningkatkan mutu karena harganya murah. Tiga bulan, komoditas pertanian yang dijual belum tentu dibayar oleh hotel. Terpenting sekarang ada pakta integritas yang mengawinkan sektor pertanian dan pariwisata. Sedangkan perbaikan mutu dan pemasaran bisa dilakukan secara bertahap. ‘’Berikutnya, teknologi pertanian kita sangat maju dan di berbagai bidang sebetulnya tinggal kita aplikasikan dan ada memang keberpihakan kita untuk melakukan hal itu secara sungguh-sungguh, tidak hanya sebatas wacana. Bisa kita perluas, tidak hanya di tataran laboratorium saja, tapi bagaimana di lapangan,’’ imbuhnya. M selanjutnya, kata Ramantha, adalah money yang menjadi persoalan dari dulu.

Mendarat Darurat

Investasi LRT Dari Hal. 1 ‘’Kita lihat Kuta itu kan kalau Lebaran dan Tahun Baru macet. Kalau Kuta banyak pihak yang mau mengembangkan untuk investasi LRT. Kita menunjukkan ini adalah pilihan yang bisa menyelesaikan masalah,’’ kata Budi Karya. Menanggapi keinginan pemerintah tersebut, anggota DPR dari daerah pemilihan Bali Nyoman Dhamantra mengatakan, yang harus disikapi dari keinginan pemerintah itu sebenarnya adalah seberapa penting pembangunan LRT dapat menjawab persoalan kepadatan penduduk di Kuta.

‘’Jadi motifnya pemerintah apa dulu mau bangun ini. Kalau untuk mengurai kemacetan penting, tetapi bagi saya lebih penting adalah mengurai kepadatan penduduk,’’ kata Dhamantra di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/8) kemarin. Menurut Dhamantra, kalau motifnya hanya mengurai kemacetan maka tidak akan menjawab masalah yang ada. ‘’Kalau dibangun ini, lalu dibangun lagi itu. Tapi malah semakin padat penduduk di wilayah tersebut, maka enggak akan menyelesaikan akar masalah. Karena masalah kemacetan itu berkaitan erat dengan kepadatan penduduk. Jadi

Ketika sektor pertanian atau agrobisnis (petani - red) mengajukan kredit pasti tidak visible. Petani dianggap tidak bisa mengangsur kredit setiap bulan di bank. Kemudian material, selama ini baru bicara bibit unggul padi, sementara bibit yang lain belum pernah diaplikasikan. ‘’Ini perlu kita kembangkan dan kita perlu bersama-sama, bergandengan tangan, siapa pun kalau melaksanakan secara tersendiri saya pikir akan memperlambat usaha,’’ tandasnya. Tokoh masyarakat Bali I Putu Gede Ary Suta mengatakan, harus ada kesepakatan terlebih dahulu untuk menjadikan Bali seperti apa. Apakah pariwisata, pertanian atau yang lain. Strategi harus sinkron dengan apa yang ingin dicapai, di posisi mana membangun Bali, dan seperti apa. Harus ada sesuatu yang tidak bisa berubah. ‘’Strategi itu baru akan bisa dimenangkan atau dicapai, apabila dia distingtive apabila dia berbeda. Kalau strategi itu sama dengan provinsi lain, kita tidak akan mencapai apa yang kita inginkan,’’ ujar mantan Ketua Bappepam yang juga calon Gubernur Bali periode 2003-2008 ini. Ary Suta menambahkan, untuk bisa berbeda maka Bali harus menciptakan nilai. Buka seluas-luasnya kemungkinan Bali menjadi pusat teknologi informasi dunia. Orang yang akan menguasai dunia ke depan adalah orang yang memiliki konsepsional, seperti sutradara, pengarang, dan pembuat katakata baru. (rin)

yang diperlukan adalah keseimbangan. Bagaimana pembangunan tidak tersentralisasi hanya di kawasan Kuta,’’ imbuhnya. Seperti juga pembangunan jalan tol. Menurut politisi dari PDI Perjuangan ini, banyaknya pembangunan jalan tol tidak akan menyelesaikan masalah kemacetan. Karena makin hari, jumlah mobilnya juga makin bertambah. ‘’Seperti rencana proyek reklamasi di Teluk Benoa. Bukan tidak mungkin kalau jadi akan dibuat jalan tol jilid kedua, dan itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah kemacetan,’’ kata anggota Komisi VI DPR tersebut. (kmb4)

Dari Hal. 1 Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Pol. Yusri Yunus menyampaikan bahwa peristiwa pesawat latih jenis Piper PA 28 yang mendarat darurat di Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis sore, karena terjadi masalah atau kerusakan mesin. ‘’Pesawat mengalami trouble kemudian di ketinggian sekitar 1.000 meter mulai mengalami pesawat menurun,’’ katanya. Ia menuturkan, pesawat dengan tiga awak itu berangkat dari Nusawiru, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, untuk melakukan latihan. Pesawat tersebut berkeliling di kawasan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tidak lama kemudian mengalami masalah. Akhirnya dicarilah tempat pendaratan yang jauh dari pemukiman. (ant)

Dua WNI Dari Hal. 1 ‘’Semua penanganan pembebasan sandera WNI di bawah koordinasi crisis center yang dipimpin Menkopolhukam (Wiranto),’’ tuturnya. Ismail dan Muhammad Sofyan adalah dua WNI dari tujuh ABK Tugboat Charles yang dibajak kelompok bersenjata di perairan Sulu, selatan Filipina pada 20 Juni 2016. Sementara ABK lainnya, Ferry Arifin, Muh Mahbrur Dahri, Edi Suryono, Muhammad Nasir, dan Robin Piter masih disandera. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamaman (Menko Polhukam) Wiranto membenarkan dua warga negara Indonesia (WNI) telah bebas dari sekapan para penculik di Filipina Selatan dan keduanya telah diamankan oleh pemerintah setempat. ‘’Kedua WNI itu adalah Sofyan dan Ismail,’’ kata Wiranto usai menghadiri Silaturahim Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan para teladan nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis kemarin. Menurutnya, Kedutaan Besar RI di Filipina sudah menangani kedua WNI ini. Mereka saat ini sedang

menjalani pemeriksaan keseha t a n oleh p em erint a h Filipina. ‘’Kita harapkan perkembangannya akan baik lagi dari hari ke hari karena pemerintah Filipina sudah memberi ancaman serius kepada para penculik dengan memberikan tekanan-tekanan militer atau psikologis. Kita doakan agar teman-teman kita yangg tersandera cukup lama itu segera bisa bebas,’’ katanya. Namun, Wiranto enggan menjelaskan proses kedua WNI itu bebas dari para penculik, baik karena dibantu pihak lain atau atas upaya keduanya. ‘’Ya ceritanya tentunya panjang. Tapi, saya kira kita tunggu saja dari yang bersangkutan yang cerita. Jangan saya yang cerita,’’ katanya. Hingga kini masih ada sembilan WNI yang disandera kelompok bersenjata di Filipina. Kawanan penculik diduga berasal dari kelompok Abu Sayyaf yang sebelumnya juga pernah menculik sejumlah warga WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK). Para penculik meminta uang tebusan untuk pembebasan sandera, namun pemerintah Indonesia menolak pembayaran. (ant)

Jumat, 19 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari & Tabuh Cilinaya (5) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.00 Banjar Bali Quiz 09.30 Lejel Homeshopping 10.00 Agrobisnis 10.30 Taksu 11.00 Bali Channel Tourist TV 11.30 Inovator 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali

14.30 Tembang Bali 15.30 Education On Bali TV 16.00 Solusi Alternatif Reiki Ling Chi 17.00 Berita & Bincang Terkini 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari Denpasar Children Centre (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.30 Lila Cita Calonarang Batuyang (5) 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Wirasa 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Penarungan Cupak Perang Tanding (4) 23.00 Lila Cita Calonarang Menanga (3) 24.00 Closing

Bhurisrava Pandang Remeh Satyaki

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Dua Puluh Dua)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA berkata, Setelah melihat Satwata yang tak terkalahkan itu dalam pertempuran sedang mendekati Arjuna. Dalam kegeraman Bhurisrava, oh raja, tiba-tiba maju ke arahnya. Ksatria keturunan Kuru itu, oh raja, menyapa banteng keluarga Sini, ‘’Berkat nasib baik, engkau hari ini telah datang dalam jangkauan penglihatanku. Hari ini, pada pertempuran ini, aku mendapatkan keinginan yang aku selalu harapkan. Jika engkau tidak melarikan diri dari pertempuran maka engkau tidak akan lolos hidup-hidup dari aku. Dengan membantaimu, hari ini, dalam pertarungan ini, aku akan membuat gembira raja keturunan Kuru, Suyodhana itu, oh engkau yang selalu membanggakan kepahlawanan, oh engkau keluarga Dasarha. Pahlawan-pahlawan utama itu Kesava dan Arjuna, hari ini bersama-sama akan melihat engkau tergeletak di medan pertempuran ini. Engkau akan hangus terbakar oleh anak-anak

panahku. Dengan mendengar engkau telah dibantai olehku, maka raja putra Dharma itulah yang menyebabkan engkau menerobos kelompok ini. Dia hari ini ditutupi rasa malu. Putra Pritha itu, Dhananjaya, hari ini akan menyaksikan keberanianku ketika dia melihat engkau terbantai dan tergeletak di bumi. Engkau ditutupi dengan darah kental. Pertarungan sangat langka melawan engkau selalu aku inginkan. Seperti pertarungan Sakra melawan Vali pada pertempuran antara dewa-dewa melawan para asura zaman dahulu. Hari ini, aku akan memberikan kepadamu sebuah pertarungan yang menakutkan, oh Satwata! Engkau kemudian akan sungguh-sungguh mengerti ukuran energiku, kekuatan, dan kejantananku. Dibantai olehku, pada pertarungan, engkau hari ini akan melanjutkan perjalanan menuju tempat tinggalnya Dewa Yama. Seperti putranya Ravana, Indrajit, yang dibantai Lak-

shmana, saudara lebih muda Rama. Hari ini, Krishna, Partha dan Prabu Yudhishthira yang adil, oh engkau yang dari keturunan Madhu, akan menyaksikan pembantaianmu yang, tanpa diragukan lagi. Kemudian diikuti keputusasaan dan akan menghentikan pertempuran ini. Aku akan menyebabkan kematianmu, hari ini, oh Madhava, dengan panah-panah tajam, aku akan membuat senang istri-istri semua mereka yang telah engkau bantai, dalam pertempuran. Setelah engkau datang dalam jangkauan pandanganku, engkau tidak akan lolos. Seperti seekor rusa kecil ada dalam jarak pandang seekor singa.’’ Setelah mendengarkan katakatanya ini, Yuyudhana oh raja, menjawab sambil tertawa, ‘’Oh engkau dari keturunan Kuru, aku tidak pernah terilhami rasa takut dalam pertempuran. Engkau tidak akan berhasil menakut-nakuti aku dengan

hanya kata-katamu saja. Siapa pun yang akan membantai aku, dalam pertempuran ini dialah yang akan berhasil melucuti senjataku. Dia, yang akan membantai aku juga akan membantai musuh-musuh sepanjang waktu mendatang. Apa gunanya bualan berangin panjang dan sia-sialah kata-kata itu. Tolong segera sempurnakanlah kata-katamu dalam perbuatan. Kata-katamu kelihatannya terlalu tinggi, dan pasti lebih banyak tidak berhasilnya. Kata-katamu seperti raungan awan-awan musim

gugur. Setelah mendengar, oh pahlawan, bualan-bualanmu ini, aku tidak dapat menahan gelak tertawaku. Biarlah pertarungan itu, oh engkau dari keturunan Kuru, yang telah lama diinginkan olehmu terjadi hari ini. Hatiku, oh tuan, terilhami seperti itu dengan keinginan sebuah pertarungan dengan engkau. Pertarungan ini tidak dapat dibiarkan tertunda oleh siapa pun dan apa pun. Sebelum membantai engkau, aku tidak akan absen dari pertarungan, oh orang celaka.’’ (bersambung)

Sloka 9.8 Prakritim avam avastabhya visrijami punah punah bhuta-gramam imam krtsnam avasam prakriter vasat Melalui Prakriti-Ku, Kuciptakan berulang-ulang semua makhluk yang amat besar jumlahnya ini, yang tak berdaya, karena berada di bawah kendali Sang Alam, Prakriti.


16 Pages

157 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

Friday, August

Friday, August

19, 2016

n state Australia to leader offers house stranded seekers asylum Page 13

rnationalbalipo online: http://www.inte

L O N A A T I E R N I N T

19, 2016

Barca beatsto Sevilla 3-0 win Spanish Super Cup

ia

n Californ Souther rages wildfire ed after uncheck ions evacuat Page 6

New innovation still faces budgetary constraints

Ayelet Cast member at the Zurer poses for the premiere at movie “Ben-Hur” theatre TCL Chinese Caliin Hollywood, August fornia U.S., 16, 2016.

M A N GUPURA - The year 2016 has been declared as of the Year on Innovation celebrathe 21st Technology National tion of the Day a few days ago. Awakening is a process where by Innovation is determined and one of themrate of research the success plays an higher education. Higher education role in preparing to become important generation meantime, the next In the in has a role innovators. to young research institution opportunitynation to giving the the of generations works. make innovative Innovation...2 on page Continued

Anzuoni

c

REUTERS/Mario

od classi Hollywo gets r” “Ben-Hu remake modern

g sequence original for the chariot-racin long in the only that won nine minutes been used movie epicits makers -- special effects had actual horses -, the 1959 but actors. scenes. “The revamp -- “Ben-Hur” and horses, for crash and driven by the round a Hollywood on humans LOS ANGELES were ridden eight chariots speed, has receivedrace still relies at full was 32 horses, 11 Oscars, chariot the It around that arena he said. and -- you realise say the famed on one wheel,” crashes, years ago effects. that much,” sometimes set 2,000 horses have-- but the not special Tuesday actor Jack world hasn’t changed “When the Empire” real at the film’s special effects is all the “Boardwalkon the role for which Huston said that’s all movie named of the racing Huston takes Heston was Jew- premiere. a beautiful action excite- rest with the actors.” worldand young “Being horses the late Charlton hits cinemas playing the who is with all of the thrillsserious movie (rtr) “Ben-Hur” Best Actor,Judah Ben-Hur, occupi- ment, it’s still a very from Wednesday. ish noble by Roman that wide for our time.”Mark Burnett said sent into slaveryto take his revenge. climate of Producer ers but returns about the is “If you think -- and this movie today Jl. D.Tamblingan the world

ional

find Internat

at: Bali Post

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

s Indonesian

REUTERS/Mike

pose as

if biting

Tontowi

Ahmad

(INA) of

Indonesia

and Liliyana

Natsir (INA)

stormed to

of Indonesia

in the opena 10-3 lead and Chan Goh

Blake

their medals.

day for ependence Golden ind

Gold medallists

Golden independence day for Indonesians

surrendered to the podium. on the The Malaysians Goh netting frenetic celmeekly, with

against vie for gold Nan and Zhang Kiong will with world China’s formidable on Friday, medalFu Haifeng and twice silver seminumber one Wei playing a on the Lin Dan list Lee Chong

triggering arena. Chan Nan and Natsir ing game before against China’s final point, the about final day. China’s Zhang medal and Liliyana of a gold could settle. more than 100 Indo- ebrations around same Tontowi won the bronze white were philosophical excel- Ahmad day with a “gift”Chan Peng Backed by in red and with and Goh having enjoyed an upset Zhao YunleiTuesday.(rtr) JANEIRO on they sticks Malaysia’sdoubles final nesian fans clad loss, RIO DE Indonesia’s national in playoff noisemaker Ton- the tournament in which also be heard champions after hammering mixed lent and banging hyper-aggressive News can celebrated at Global the through the reigning Chinese the badminton their country in “Bali Image” from 9.30 abandon, smashed medal to Goh Liu Ying in 96.5 for our say anywith Nat- the semi-finals. Radio FM am. Listen to I cannot said an towi repeatedly defences, the net. is tremendous not Soon and . until 10.00 FM at http:// ,” at “I feel this Malaysia Goh and Chan’s feel speechless. impregnable the opening on Wednesday Global Radio ten2mybecause for I’m overwhelmed any medal by dozens up country sir almost has won the title the world thing. Tontowi. we amazing After wrapping the Indonesians one single pair double event, so Roared to all elated supporters were home fans, said Goh. in a flash, in the second this mixed “The of feverish pairing pouncedfirst is also Indonesia’s gift game another fast start battled back in already made history,” chances medal from the have made because today so this is our number three and Chan Natsir have furtherand doubles. Malaysians and never independence day, before Goh Tontowi and again, Malaysia over the singles Wee the Riocentroin the 21-14 to Indonesia.” 52 years 10-9. But in the men’s Shem and Tan point at have waited but their to ratcheted up the pressure the pressure only three Goh V. Malaysia dropped champion were just charge the Malaysians allowing 21-12 win. and Natsir’s triumph for an Olympic the drought rollicking minutes extra points in a Tontowi seventh Olym- hopes of breaking in just 44 who and first since extinguished Indonesians, secured Indonesia’s badminton Setiawan by the rampant pic title in “I and Hendra Markis Kido doubles in 2008. won the men’s

at globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

JUMAT UMANIS, 19 AGUSTUS 2016

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Daliani

Tak Menyangka Sebelumnya ’’Wiji Thukul’’ Tayang di Depan Publik Swiss ‘’Istirahatlah Kata-Kata’’, film tentang penyair Wiji Thukul tayang pertama kali di dunia pada 9 Agustus pukul 11.00 pagi waktu Swiss, berkompetisi pada sesi Cineasti del Presente. Di depan lebih dari 500 orang, film yang disutradarai Yosep Anggi Noen itu mendapat tepuk tangan panjang setelah pemutaran berakhir. Sebelum film dimulai, Carlo Chatrian, Director Artistik Locarno International Film Festival, memberikan pengantar bahwa ‘’Istirahatlah Kata-Kata’’ adalah film dari Indonesia tentang seorang aktivis, pembuat puisi yang juga sekaligus ayah yang punya peran penting dalam perkembangan demokrasi di Indonesia. ‘’Saya sangat senang karena yang membawa kisah ini adalah sutradara yang empat tahun lalu membawa film panjang pertamanya ke Locarno. Tahun ini dia kembali dengan film keduanya.’’ Abduh Aziz, direktur Produksi Film Negara yang mendampingi Yosep Anggi Noen, Yulia Evina Bhara (Produser), Marissa Anita (pemain Sipon) ke Locarno, mengatakan bahwa PFN sangat mendukung film ini bisa tayang di Indonesia kepada publik luas. ‘’Diterimanya ‘Istirahatlah Kata-Kata’ di Locarno International Film Festival, membutikan Indonesia kaya akan cerita kemanusiaan yang bisa dikembangkan oleh para pembuat film lainnya. Film ini harus tayang di bioskop Indonesia,’’ ujar Abduh. Anggi, sang sutradara, dalam sesi tanya jawab menyampaikan, ‘’Wiji Thukul adalah salah satu dari banyak para pejuang demokrasi yang memungkinkan saya untuk membuat film. Tanpa terbukanya ruang demokrasi pada tahun 1998 di Indonesia, mustahil bagi saya untuk bisa dapat memperlihatkan film ini kepada anda semua. Di dalam film ini saya memberikan ruang untuk puisi-puisi Wiji Thukul bisa terdengar lagi. Saya juga ingin menunjukkan perjalanan hidup seorang sastrawan yang mendiami hidup dan kata-kata.’’ ‘’Kami datang ke Locarno didampingi institusi negara yaitu Direktur PFN dan perwakilan dari Kemendikbud, ini dukungan yang penting dan kami yakin bahwa akhir tahun 2016 nanti film ‘Istirahatlah Kata-Kata’ dapat kami perlihatkan kepada masyarakat Indonesia di bioskop seluruh Indonesia.’’ Ketika salah seorang penonton bertanya: apakah generasi muda Indonesia tahu tentang Wiji Thukul? Yulia Evina Bhara menjawab, ‘’Untuk itulah film ini dibuat, agar kami dan generasi muda Indonesia belajar tentang sejarah, bahwa demokrasi diperjuangkan oleh banyak orang dan salah satunya adalah Wiji Thukul.’’ Marisa Anita yang dalam film ini memerankan Sipon, istri Wiji Thukul, mengatakan, ‘’Di film ini suara Wiji Thukul terdengar. Dulu sangat terdengar di tahun 80-90-an, dengan film ini semoga generasi kami juga bisa mendengar suara Wiji melalui puisi-puisinya.’’ Selain Abduh Aziz, Direktur PFN, turut mendampingi berangkatnya delegasi ‘’Istirahatlah Kata-Kata’’ adalah Ahmad Mahendra, Kasubdit Program Evaluasi dan Dokumentasi Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Kemendikbud RI. Sesi tanya jawab dipandu oleh Mark Peranson, Direktur Program Locarno International Film Festival. Film ‘’Istirahatlah Kata-Kata’’ adalah produksi kolaborasi bersama Muara Foundation, Partisipasi Indonesia, KawanKawan Film dan LimaEnam Films. Mari kita saksikan film ini di bioskop Indonesia pada akhir tahun 2016. (pik)

WAYAN DALIANI (17) diberi kepercayaan sebagai pembawa bendera pusaka Merah Putih pada perayaan HUT ke-71 Kemerdekaan RI di Buleleng. ‘’Tampil sebagai pembawa bendera tidak saya sangka sebelumnya. Tapi lewat kerja keras dan latihan serius bersama pelatih, saya diberi kesempatan membawa bendera pusaka Merah Putih,’’ ujar siswi berprestasi di SMKN Bali Mandara, Rabu (17/8) lalu. Siswa kelahiran Desa Pempatan, Karangasem, 21 September 1999 ini mengaku beruntung diberi kesempatan menempuh pendidikan di tengah kondisi keluarga kurang mampu. Bantuan Pemprov Bali menjadikan

NASIB veteran pejuang di Kabupaten Buleleng masih ada yang memprihatinkan. Selain tunjangan veteran (tuvet) belum diterima oleh seluruh veteran dan janda veteran, para saksi sejarah ini ternyata masih ada yang tinggal di rumah tidak layak huni. Pemkab Buleleng sejak beberapa tahun terakhir menggelontorkan bantuan untuk bedah rumah veteran dan janda veteran. Bali Post/kmb38 Kepala Dinas SosGede Komang ial (Dinsos) Kabupaten Buleleng Gede Komang, Kamis (18/8) kemarin mengatakan, jumlah veteran yang masih hidup saat ini sekitar 400 orang. Dari jumlah ini masih ada veteran atau janda veteran yang tinggal di rumah yang tak layak huni. Mulai tahun 2014, Pemkab melakukan upaya agar para veteran tersebut mendapat bantuan perbaikan rumah. Hasilnya, tahun itu pemerintah pusat merealisasikan bantuan bedah rumah untuk veteran sebanyak 50 unit. Masing-masing veteran menerima bantuan rehab rumah senilai Rp 10 juta. Setelah berhasil di tahun 2014, tahun ini pemkab kembali melakukan hal yang sama. Ini dilakukan karena dari pengamatan di lapangan masih banyak veteran dan janda veteran yang perlu mendapat bantuan perbaikan rumah. Dari proposal yang diajukan pemkab dijanjikan akan menerima bantuan dana corporate social responsibility (CSR). Selain itu, untuk menambah lebih banyak bantuan rehab rumah yang direalisasikan, pemkab masih menunggu tindak lanjut pengajuan proposal ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI. Sementara itu, Ketua Markas LVRI Kabupaten Buleleng Wayan Suanda mengatakan, selama ini perhatian dan bantuan yang sudah diterima dari pemerintah daerah dan jajarannya bisa dibilang lebih dari cukup. Selama ini bantuan yang sudah diterima mulai dari mobil operasional, bantuan sepeda motor ke ranting-ranting LVRI kecamatan, dan bantuan rutin setiap dua tahun sekali. Dengan bantuan ini, pihaknya yang dibantu oleh veteran pembantu mampu menjalankan roda organisasi termasuk para veteran dan janda veteran menerima langsung bantuan tersebut. Terkait bantuan bedah rumah, Suanda mengaku anggotanya yang telah menerima bantuan rehab rumah tersebut sangat dirasakan manfaatnya. (kmb38)

Wayan Daliani

Chiko Republic

Ciptakan ’’Taste’’ Sendiri

PECINTA kuliner ketika dihadapkan dengan menu ayam, ekspektasinya berbalut tepung yang tebal, fast food atau crispy. Padahal ayam dapat dieksplorasi dengan berbagai macam bumbu. Chiko Republic berusaha membuat sesuatu yang berbeda untuk menciptakan image sendiri tentang ayam. Benar saja, ketika disuguhkan menu khasnya, ayam dengan balutan saos manis pedas diletakkan di atas meja. Bukan ayam dengan balutan tepung tebal atau crispy. Usaha kuliner Chiko Republic tidak langsung terbentuk begitu saja. Agung Krisna Darma Putra, pemilik Chiko Republic, pertama kali membuka coffee shop. Namun, ketika melihat pelanggan-pelanggan yang datang, kopi yang merupakan menu utama tidaklah melekat dengan tempatnya. ‘’Saya ingin ketika orang datang ke tempat saya selalu ingat dengan menu kopinya,’’ tuturnya.

SOSOK

Bedah Rumah Veteran

siswi yang duduk di kelas XI jurusan teknik gambar bangunan ini memiliki mental dan karakter tangguh. ‘’Ini pengalaman berharga dan semua tantangan saya lalui dengan baik berbekal ketenangan. Rasa grogi dapat ditaklukkan, karena sudah biasa dilatih disiplin di sekolah,’’ papar putri dari pasangan I Nengah Sedeng dan Ni Wayan Sulendri ini yang bercitacita menjadi Polwan. (dgk)

Sebelumnya Agung merupakan karyawan ekspor-impor, namun memutuskan menjadi pengusaha karena ia ingin suatu saat nanti bisa menikmati hasil dari kerja kerasnya saat ini. Namun penghasilan tetap ada dari usaha yang dirintisnya dari sejak awal. ‘’Saya ingin membuat tempat identik dengan sesuatu agar diingat dan dicari orang, lalu muncul ide ayam ini,’’ tuturnya, belum lama ini. Ia pun berusaha membuat sesuatu yang berbeda. Berawal dari trial error, terutama dalam pembuatan saosnya. Pria asli Tabanan tersebut khawatir tidak ada yang suka akan produknya. ‘’Syukur kekhawatiran itu terbantahkan. Ada orang yang datang rutin ke sini. Bahkan ada satu dua orang datang, makan ke sini dalam sehari dua kali,’’ ujarnya. Rata-rata pelanggan yang pernah mencoba ayam dari chiko akan datang kembali. Resep yang ia create (ciptakan) sendiri diakui memang susah, mengingat untuk mengubah image ayam yang biasanya diolah dengan tepung kemudian menjadi ayam dengan gaya dan pengolahan yang berbeda. ‘’Dari awal saya trial dulu, 6-7 bulan coba terutama saosnya, sampai rasanya pas, baru saya berani buka,’’ ujarnya. Keberaniannya membuahkan hasil karena rata-rata pengunjung yang datang merupakan pengunjung repeater. Meskipun ia tidak memiliki basic memasak atau tata boga, ia berhasil menciptakan menu ayam dengan gaya baru. Chiko yang berasal dari kata chicken, diwujudkan dalam menu ayam sebagai menu utama. Ada berbagai jenis varian ayam, yaitu chiko wing (sayap), chiko drum, (paha bawah/atas), dengan pilihan rasa, sweet/manis, hot/pedas, sweet chili/pedas manis. Menu lain seperti chiko roll (kebab dengan daging kambing), chicken roulade, spagheti dan berbagai macam minuman yang digemari saat ini. (may)

Glenn Fredly

Waktunya Optimistis MUSISI Glenn Fredly melihat perayaan Agustusan merupakan waktunya untuk menjaga optimisme dalam memandang segala persoa-

lan bangsa dan negara. “Ya, itu menjadi tanggung jawab kolektif untuk kita rawat bersama,” kata Glenn di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Glenn menilai masalah terbesar di Tanah Air saat ini adalah korupsi padahal keadilan sosial dari Sabang hingga Merauke menjadi impian. ‘‘Kinerja profesional pemerintah menjadi sangat penting untuk kemajuan bangsa,’’ sambung Glenn. “Juga enggak lepas bagaimana masyarakat optimis melihat pemimpinnya.” Narkotika dan obat-obatan terlarang, bagi Glenn, merupakan masalah terbesar nomor dua di Indonesia. Ia berharap tidak hanya bagaimana menyelesaikan permasalahan ini di masyarakat namun juga aparat hukum yang secara profesional menanganinya. (ant)

Porsenides Mengwitani Ditutup BERTEPATAN dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, Rabu (17/8), Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Mengwitani ditutup. Acara penutupan dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna Mengwitani yang baru bangkit dalam dua tahun terakhir ini. Ketua Karang Taruna Desa Mengwitani Made Widiantara mengatakan, berbagai cabang olahraga maupun seni dilombakan dalam Porsenides yang dilaksanakan sejak 10 Juli 2016 tersebut. Lewat ajang ini Widiantara berharap ke depannya event ini bisa berjalan lebih baik lagi. ‘’Setelah lama vakum dan baru bangkit lagi dua tahun terakhir ini, kami mengharap banyak dukungan dari masyarakat dan generasi muda Mengwitani, agar event seperti ini bisa terus dilaksanakan,’’ harapnya. Hal senada disampaikan Kepala Desa Mengwitani, I Putu Sumardita. Dia berharap generasi muda Mengwitani terus bangkit dan berkarya serta berpartisipasi aktif dalam membangun desa. ‘’Untuk memajukan desa, generasi muda harus bergerak dan terlibat dalam pembangunan desa,’’ ujarnya. Selain diisi aneka hiburan, acara penutupan tersebut juga diisi penyerahan hadiah lomba-lomba. Untuk tari Pendet, juara I diraih PKK Banjar Lodapura, juara II PKK Banjar Menak Beringkit dan juara III PKK Banjar Dajan Peken. Lomba sekar alit macepat putra, juara I diraih I Made Merta Ada dan I Made Widiana

Putra, juara II yakni I Kadek Ryan Widyadana dan Gede Ngurah Adi Mahaputra, juara III diraih IGNA Raka Astama dan IGNA Putu Ngurah Pradnya Dyatmika. Macepat putri juara I dimenangkan Ayu Nyoman Trisna Dewi dan I Gusti Ayu Agung Bintang Vitriani Kusuma, juara II Ni Putu Mawar Lestari Dewi dan Ni Putu Intan Ardelia Putri dan juara III Ni Luh Gede Eka Sumertiasih dan Ni Luh Putu mas Nurjayanti. Lomba lari lintas alam perorangan putra juara I diraih I Putu Eva Madastana, juara II Putu Edi Kumara, juara III Dewa Gede Dwi Mahardika. Sementara persorangan putri juara I diraih Ni Putu Cindy Purnama Dewi, juara II Ni Putu Diah Purwanti, juara III Kadek Ayu Vera Putrika Dewi. Lintas alam beregu putra juara I ST Putra Jaya, juara II ST Dharma Satya, juara III ST Setia Pertiwi. Sedangkan juara I beregu putri dimenangkan ST Putra Jaya, juara II ST Yudha Muka, juara III ST Permata. Untuk lomba magala-gala, juara I PKK Banjar Culag Calig, juara II PKK Banjar Selat Beringkit, juara III PKK Banjar Wira Dharma dan juara IV PKK Banjar Dajan Peken. Pertandingan voli, juara I ST Setia Pertiwi, juara II ST Eka Sila, juara III ST Putra Waringin dan juara IV ST Karma Yoga. Juara I sepak bola mini yakni ST Cipta Dharma, disusul ST Yudha Muka, ST Dharma Laksana, dan ST Sharma Satya. Acara ini juga dihadiri LPM, PKK, BPD dan Bendesa Adat Mengwitani. (kmb27/k100)

Bali Post/ist

SERAHKAN HADIAH – Kepala Desa Mengwitani saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba dalam acara penutupan Porsenides Mengwitani, Rabu (17/8).

Cakupan Pemberian ASI Eksklusif di Bali 72,7 Persen

CAKUPAN pemberian ASI eksklusif di Provinsi Bali tahun 2015 dengan pemberian ASI minimal 6 bulan telah mencapai 72,7 persen. Hal itu naik dibandingkan tahun 2014, yaitu 71,7 persen, 67,4 persen di tahun 2013, 65,88 persen di tahun 2012, 58,65 persen di tahun 2011, dan 39,45 persen di tahun 2010. Sehingga hampir setiap tahun cakupan ASI di Bali mengalami peningkatan. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Wayan Widia, S.KM., M.Kes. mengatakan ASI merupakan makanan bayi terbaik. Karena itu setiap bayi berhak mendapatkan ASI. ‘’Cara pemberian makan pada bayi yang baik dan benar yaitu menyusui bayi secara eksklusif sejak

lahir sampai dengan umur 6 bulan. Kemudian mulai umur 6 bulan bayi mendapat makanan pendamping ASI (MP-ASI). Dan meneruskan menyusui anak sampai umur 2 tahun atau lebih,’’ ujarnya, belum lama ini. Pekan ASI Sedunia yang dijadikan momen untuk peningkatan pemberian ASI di Provinsi Bali diisi dengan penyebarluasan informasi tentang pentingnya ASI eksklusif bagi bayi hingga usia 6 bulan. ‘’Sosialisasi itu dengan melibatkan kader, PKK, ibu hamil atau yang menyusui, bidan desa, dan bidan yang ada di puskesmas,’’ terangnya. Pihaknya juga memberikan informasi tentang inisiasi menyusui dini, terutama bagi ibu yang ASI-nya tidak mau keluar.

Untuk mendukung pemberian ASI eksklusif, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran ke kabupaten/kota untuk menyebarkan informasi tentang ASI eksklusif, menyediakan fasilitas menyusui di tempat kerja (ruang laktasi) sesuai dengan standar dan persyaratan yang ada. ‘’Misalnya harus ada wastafel, ada kulkas untuk menyimpan ASI, tertutup dan tersendiri, bisa dikunci dari dalam, lokasi ruang memerah ASI mudah dijangkau oleh pekerja perempuan, dll.,’’ bebernya. Bahkan pihaknya tidak lagi memakai sponsor susu formula pada setiap event. Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif yang diikuti dengan Permenkes No. 15 Tahun 2013 tentang

fasilitas khusus menyusui Bali tidak ada produsen susu dan memerah ASI, serta Per- formula, maka pihaknya menkes No. 39 Tahun 2013 melakukan pengawasan hantentang susu formula bayi ya pada distribusinya. (may) dan produk bayi lainnya telah mengatur perlindungan terhadap ibu menyusui. ‘’Cara pemberian Badan POM sebagai makan pada bayi yang badan pengawas obat dan baik dan benar yaitu makanan juga melakumenyusui bayi secara kan pengawasan terhadap eksklusif sejak lahir produk susu formula yang sampai dengan umur beberapa ibu menggan6 bulan. Kemudian tikan ASI dengan susu mulai umur 6 bulan bayi formula. Dra. Endang Widmendapat makanan owati, Apt., Kepala Balai pendamping ASI. Dan Besar Pengawas Obat dan meneruskan menyusui Makanan (BBPOM) di Denanak sampai umur 2 pasar, mengatakan ada tahun atau lebih.’’ pengawasan khusus terhadap produk susu formula Kabid Kesehatan Makhususnya pada produksi. syarakat Diskes Bali ‘’Parameter ujinya juga I Wayan Widia, khusus,’’ imbuhnya. NaS.KM., M.Kes. mun mengingat di Provinsi


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook