Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
RABU KLIWON, 4 juli 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Desa Besakih Tanpa Penghuni
Gunung Agung Erupsi
Sirene Peringatan Tak Difungsikan
Desa Besakih tanpa penghuni sekitar empat jam lamanya. Tepatnya terjadi pada Senin (2/7) malam pukul 21.00 hingga 01.00 Wita Selasa dini hari. Ribuan warganya memilih mengungsi. Paling banyak ke Desa Rendang. Suara gemuruh yang tiada henti dan lontaran lava pijar membuat mereka tak lagi peduli dengan rumah, ternak, dan barang berharga lainnya. Keinginan mereka hanya satu; menyelamatkan diri dan keluarganya.
Amlapura (Bali Post) Banyak warga menanyakan mengenai tidak berbunyinya sirene tanda peringatan terjadi erupsi Gunung Agung, Senin (2/7) malam. Padahal sirene tersebut dipasang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di sejumlah kecamatan di Karangasem. Tujuannya untuk memberikan tanda peringatan ketika Gunung Agung akan mengalami erupsi.
Suara gemuruh yang terdengar dari puncak Gunung Agung membuat warga Desa Besakih waspada. Sejumlah warga utamanya laki-laki mulai berjaga-jaga mengawasi situasi Gunung Agung. Suara gemuruh itu terdengar sejak pukul 19.00 Wita. Ketika itu belum ada warga yang bernisiatif mengungsi. Masih menunggu perkembangan selanjutnya. Kepanikan terjadi ketika keluar lava pijar dari kawah. Demikian pula hujan abu mulai dirasakan warga. Suara gemuruh yang sebelumnya sudah terjadi, semakin tinggi intensitasnya. Situasi itu menyebabkan warga memutuskan untuk mengungsi. Tak apa yang mengomando, hampir semua warga keluar rumah. Mereka bergegas keluar dari kawasan yang berada dalam radius 6 km. Di pengungsian mereka juga tetap memantau. Hingga pukul 24.00 Wita mereka masih bertahan di pengungsian. Namun menginjak pukul 01.00 Selasa dini hari, situasi Gunung Agung dianggap sudah reda. Sejumlah warga utamanya laki-laki memilih untuk pulang ke Besakih. Khusus untuk warga dari Banjar Temukus dan Kesimpar yang rumahnya berjarak 3 km dari puncak gunung memilih tetap bertahan di pengungsian. Sementara itu pantauan Selasa (3/7) kemarin, aktivitas warga Desa Besakih berjalan normal. Mereka melakukan kegiatan seperti biasa. Pedagang tetap membuka warungnya. Demikian pula para pemangku di Pura Besakih tetap ngaturang ayah seperti biasa. Demikian pula panangkilan ke Pura Dalem Puri dan pura yang lainnya terlihat berlangsung. Warga Banjar Batumadeg I Nyoman Sudana mengungkapkan, setelah mengetahui keluar lava pijar, warga langsung mencari tempat yang aman. Setelah situasi cukup aman warga akhirnya kembali ke rumahnya masing-masing. Hal senada disampaikan I Wayan Sudira, warga Banjar Temukus. Ia menjelaskan, ketika terjadi ledakan besar di puncak, warga langsung bergegas meninggalkan rumah untuk mengungsi. ‘’Semua warga ngungsi. Tapi sekarang saya akan kembali ke rumah. Namun malamnya kembali mengungsi di rumah kerabat,’’ katanya. (nan) PENGUMUMAN SBMPTN UNUD 2018-2019 BACA HAL. 4 - 5
16 HALAMAN
NOMOR 299 TAHUN KE 70
Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa, Selasa (3/7) kemarin mengungkapkan, sejauh ini alat tersebut memang masih ada di sejumlah kecamatan di Karangasem. Kata dia, sejak beberapa bulan terakhir alat tersebut sudah tidak difungsikan lagi. Sebab, kondisi aktivitas vulkanik Gunung Agung mengalami penurunan. Alat tersebut akan difungsikan ketika Gunung Agung berstatus Awas. ‘’Jika sudah Awas kemungkinan besar erupsi Gunung Agung bakal mengeluarkan lahar dan awan panas yang membahayakan masyarakat,’’ tegasnya. Sementara pada erupsi kemarin (Senin - red) baru mengeluarkan lontaran lava pijar saja. ‘’Letusan kemarin baru melontarkan lava pijar. Dan lava pijar tersebut membakar lahan
kering yang ada di puncak, sehingga terlihat seperti lahar panas. Jadi, sirene belum saatnya difungsikan,’’ ucapnya sembari menyatakan untuk menghidupkan itu pihaknya tidak bisa begitu saja karena harus melakukan koordinasi dengan pihak BNPB. Dikatakannya, cara menghidupkan alat tersebut dilakukan secara manual. Ketika ada arahan untuk menghidupkan alat itu, maka ada petugas dari kepolisian dan TNI yang melakukan. ‘’Alat itu akan dibunyikan dua jam sebelum terjadinya erupsi,’’ jelasnya. Ditanya apakah ada kerusakan sejauh ini terhadap alat tersebut, Arimbawa menegaskan, jika alat tersebut kondisinya masih baik. Kalaupun ada kerusakan yakni masalah pada aki. (kmb41)
GUNUNG Agung, Senin (2/7) malam erupsi. Tidak ada gempa yang mengawali, baik gempa dangkal maupun dalam. Apalagi statusnya saat ini masih Siaga. Jadi tak ada yang memprediksi akan terjadi erupsi. Terlebih mengeluarkan lava pijar, yang baru pertama kali terjadi sejak Gunung Agung berstatus Awas, 22 September 2017. Setelah sempat mengeluarkan lava pijar, Gunung Agung kembali menurunkan tensinya, Selasa (3/7) kemarin. Hanya terjadi dua kali embusan pada siang hari. Gempa juga terjadi dalam hitungan jari. Tidak seperti tahun lalu, sehari bisa terjadi 800 kali gempa. Karakteristik Gunung Agung yang istimewa ini, diakui oleh Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM RI Kasbani saat berkunjung ke Bali Post, akhir tahun lalu. Saat itu, status Gunung Agung ditetapkan pada level IV (Awas). Menurut Kasbani, pihaknya tidak hanya mengandalkan satu parameter untuk menentukan status gunung berapi. Akan tetapi komprehensif dan menyeluruh meliputi data seismik, deformasi, geokimia dan penginderaan jauh satelit. Gunung Agung dinilainya sangat istimewa. Gunung yang tertinggi di Bali itu mampu bertahan meski dari sisi kegempaan jumlahnya sangat besar. Selama ini belum pernah ada gunung berapi selain Gunung Agung yang aktivitas gempanya mencapai hingga 800 kali per hari. ‘’Di Indonesia, gempa di Gunung Agung itu rekornya paling banyak per harinya. Amplitudonya juga besar, gempa-gempa terasa juga sangat banyak,’’ jelasnya ketika itu. Kasbani menambahkan, Gunung Agung juga beberapa kali mengalami gempa tremor overscale. Dari pengalamannya, gempa tremor overscale biasanya diikuti dengan letusan. Ia pun banyak belajar dari fenomena yang terjadi di Gunung Agung ini. Banyak fenomena alam yang kadangkala tak masuk cakupan keilmuan dan kebiasaan yang sering terjadi. Fenomena
itu terjadi di Gunung Agung. Salah satunya adalah tingginya gempa, lamanya tremor overscale dan keluaran gas SO2. Namun, semua itu tidak serta-merta menyebabkan Gunung Agung erupsi yang eksplosif. Seperti saat status Awas pertama (22 September – 29 Oktober 2017), Gunung Agung diguncang gempa sekitar 28.000 kali. Namun ketika itu Gunung Agung tidak bisa ditembus lava. Hanya keluar asap. Itu pun warnanya putih, bukan kelabu seperti saat Gunung Agung memuntahkan debu. Demikian pula keluaran gas SO2. Gunung Agung mengeluarkan gas beracun itu enam kali lipat lebih besar dari Gunung Merapi, Jawa Tengah. Gunung Merapi mengeluarkan gas SO2 sekitar 1.000 kiloton saat erupsi. Sementara Gunung Agung mencapai 6.000. Sama juga dengan tremor everscale. Kalau gunung lainnya dengan everscale setengah jam, dalam hitungan jam pasti terjadi erupsi. Apalagi overscale Gunung Agung pernah mencapai 52 menit. ‘’Ini memang beda. Banyak hal yang perlu dipelajari dari fenomena Gunung Agung,’’ tegasnya. (ian/rin)
Banyak Pelajaran dari Gunung Agung
ERUPSI LAGI - Pascalontaran lava pijar, Gunung Agung kembali erupsi, Selasa (3/7) kemarin.
Bali Post/nan
Hanya Sementara, Ekonomi Bali Dalam Tekanan Serius Viraguna Bagoes Oka
Wayan Ramantha
Kebijakan pemerintah pusat berdampak tidak hanya di provinsi lain tetapi juga di Bali yang sedang menghadapi bencana Gunung Agung. Rupiah melemah, suku bunga acuan bank naik, kenaikan harga BBM, dan terakhir pelonggaran LTV. Hal ini membuat ekonomi Bali dalam tekanan serius. Akankah perbankan dan industri di Bali di ambang kebangkrutan, atau daya tahan ekonomi Bali cukup kuat untuk menopangnya?
Pengamat ekonomi Viraguna Bagoes Oka mengatakan, situasi global dengan peningkatan suku bunga The Fed dan penurunan pajak pemerintah Amerika dalam upaya memperkuat perekonomian AS, telah berdampak terdepresiasinya berbagai mata uang, termasuk rupiah. Hal ini tidak memberi dampak struktural terhadap ekonomi Indonesia. Karena pemerintah secara sigap menjaga ketahanan APBN dengan menaikkan BBM dan suku bunga acuan bank, serta menurunkan LTV. Dengan kebijakan yang diambil tersebut membuat perekonomian nasional tetap bisa terjaga. Sementara ekonomi Bali sebelum adanya situasi tersebut, sudah menghadapi ‘’kerapuhan struktural’’. Ditandai dengan merosotnya nilai properti atau aset tidak bergerak di Bali secara masif. Hal ini sebagai akibat dari properti Bali overprice. Overprice ini dinilai karena berbasis spekulasi salah kaprah yang tidak sehat. Dampak lanjutannya, bisnis usaha di Bali terdampak besar oleh daya beli dan kesulitan likuiditas para pelaku usaha karena peningkatan suku bunga, sehingga ancaman NPL meningkat.
Ini menjadi ancaman besar bagi perbankan di Bali. Erupsi Gunung Agung semakin menambah tekanan serius dan berpotensi merosotnya daya tahan perekonomian Bali. Melihat situasi ini, pemerintah, pelaku usaha dan lembaga terkait harus segera bersinergi untuk mengambil langkah-langkah inisiatif strategis dan sinergis untuk mengatasi masalah tersebut. Pengamat ekonomi dari Universitas Udayana Prof. Wayan Ramantha mengatakan, ketahanan ekonomi pasti akan terganggu dengan kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Namun pertumbuhan ekonomi belum tentu menurun, hanya untuk menjadi tumbuh sesuai yang ditargetkan akan sulit. Sumber investasi Indonesia yang berasal dari Amerika dan Eropa tentu berdampak dengan kenaikan suku bunga The Fed dan bank sentral Eropa. Sehingga terjadi penarikan sementara investasi yang ada di Indonesia, menuju ke Amerika dan Eropa. Juga ada kondisi psikologis, terutama di pasar modal yang mengalihkan sementara investasinya ke Amerika dan Eropa.
Oleh karena itu rupiah melemah, dolar meningkat. Indonesia tetap mengupayakan masuknya investasi asing. Karena di era globalisasi, investasi akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sementara kebijakan menaikkan suku bunga merupakan kebijakan yang harus diambil, yang dampaknya pada dunia usaha. Namun, menurutnya, ini hanya sementara. Dunia usaha harus tetap dikelola dengan baik. ‘’Kita berharap bank tidak menaikkan suku bunganya seiring dengan naiknya suku bunga acuan BI. Karena di tengah situasi ekonomi ini, sektor riil belum tentu mencari kredit yang banyak. Kalau bank menaikkan suku bunga, maka bank akan berhadapan dengan risiko kredit macet yang akan memengaruhi kesehatan bank,’’ ungkapnya. Ramantha menilai kondisi ini hanya bersifat sementara. Kenaikan USD adalah siklus yang harus terjadi. Yang bisa dilakukan adalah mengambil hikmah dari kondisi ini. ‘’Kita harus berupaya memasarkan produk kita yang bertujuan ekspor,’’ pungkasnya. (kmb42)
denpasar
2 Letusan Gunung Agung Tak Pengaruhi Cuaca Denpasar (Bali Post) Letusan strombolian Gunung Agung disertai dentuman dan lava pijar hingga 2 km yang terjadi Senin (2/7) malam, tidak berpengaruh pada kondisi cuaca di Bali. “Letusan Gunung Agung tidak ada pengaruhnya terhadap kondisi cuaca di Bali saat ini. Karena letusan juga tidak terlalu besar,” ujar Kabid Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar Sujabar, Selasa (3/7) kemarin. Sujabar mengatakan, secara umum kondisi cuaca di Bali saat ini cerah berawan dan berpotensi hujan ringan di Bali Selatan, Timur, dan Tengah. Meskipun saat ini sebagian besar wilayah Bali telah memasuki musim kemarau, namun massa udara basah masih terkonsentrasi pada lapisan permukaan hingga lapisan 850 milibar (1.500 meter). Hal ini menyebabkan terjadi hujan ringan-sedang di wilayah Bali Selatan, Timur, dan Tengah pada pagi dan malam hari. Sehingga udara pada malam hari masih terasa dingin. Forcaster BMKG Wilayah III Denpasar Ni Putu Lia
Cahyani mengatakan, dinginnya udara pada malam hari yang dirasakan beberapa hari belakangan ini disebabkan adanya angin dari Australia yang dominan masuk ke Indonesia. A n g i n yang datang dari Australia tidak membawa uap air, sehingga potensi pertumbuhan awan hujan semakin kecil. Konsekuensinya ada perbedaan suhu yang signifikan pada siang dan malam hari. “Pada saat siang hari yang cerah, bumi akan menerima radiasi panas matahari lebih banyak sehingga suhu teras lebih tinggi (panas - red). Sebaliknya, karena tidak ada awan bumi akan lebih cepat melepaskan panas yang diterima ke atmosfer saat malam, sehingga suhu lebih dingin dari biasanya,” jelas Lia Cahyani. Berdasarkan data pengamatan synoptik umumnya suhu udara di Bali berkisar antara 21-31 C dan kelembaban udara berkisar antara 59-89 persen. Angin umumnya bertiup dari arah timur - tenggara dengan kecepatan berkisar antara 2-19 knot (434 km/jam). (win)
JADWAL PESTA KESENIAN BALI XL-2018 Rabu, 4 Juli 2018 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Dramatari Tejaning Stri, Duta Kota Denpasar
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
Tinjau Ulang Sistem Zonasi Denpasar (Bali Post) –
Penerapan sistem zonasi memicu masalah baru. Bukan saja di tingkat SMP, namun juga terjadi di jenjang SD. Terlebih jumlah rombongan belajar yang ada di masing-masing sekolah hanya maksimal 32 orang. Dampak penerapan aturan ini sangat dirasakan siswa di Denpasar. Oleh karena itu, perlu ada evaluasi terhadap sistem yang diterapkan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun pelajaran 2018/2019 ini. Sekretaris Fraksi Demokrat yang juga anggota Komisi I DPRD Denpasar I Made Sukarmana, S.H. mengatakan hal itu, Selasa (3/7) kemarin. Menurut Sukarmana, saat ini banyak orangtua siswa yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan sekolah. Selain karena ada zonasi, rombongan belajar di masing-masing sekolah sangat terbatas. Sedangkan jumlah siswa di Denpasar cukup banyak. “Ini yang menjadi persoalan, sehingga perlu ada evaluasi terha-
dap pola yang diterapkan,” katanya. Adanya penerapan zonasi dan pembagian sekolah, kata Sukarmana, semakin menyulitkan orangtua siswa menyekolahkan anakanaknya. Mengingat tidak sedikit warga di Denpasar yang tinggal di satu tempat, namun secara administrasi kependudukan di
tempat lain. Warga yang seperti ini sangat sulit untuk mendapatkan sekolah yang diinginkan. Hal senada juga diungkapkan salah satu orangtua siswa, Putu Gede Ambara. Warga yang tinggal di Tonja ini terpaksa tidak bisa menyekolahkan anaknya di sekolah negeri. Masalahnya, secara administrasi kependudukan
Denpasar (Bali Post)Kebakaran terjadi di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin (2/7). Delapan kapal penangkap ikan dilaporkan terbakar pukul 23.30 Wita, yang sedang nyandar di Dermaga Barat, tepatnya depan PT Balinusa Windumas. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja, Selasa (3/7) kemarin, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Keterangan saksi Made Sudiarsa (47), Satpam PT Balinusa Windu Segara tiba-tiba melihat ada kepulan asap di KM Sulvana dan KM Millenium Jaya 01. Api diduga muncul dari KM Sulvana langsung membesar.
ABK berupaya memadamkan api dan melepas tali untuk memindahkan kapal lainnya yang bersebelahan. Selanjutnya KM Sulvana hanyut ke barat dan menempel di kapal-kapal yang lego jangkar di tengah laut di Dermaga Barat. Waktu itu angin kencang sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan kapal lainnya. Sementara keterangan Aban (35), captain tughboat PT Bandar Nelayan, saat jaga melihat kapal terbakar bergerak ke barat. Aban langsung teriak memerintahkan crew tughboat dan rekan-rekan lainnya yang standby di dermaga
Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Tabuh dan Tari Palegongan Klasik Sekaa Palegongan Br. Lukluk, Kecamatan Mengwi, Duta Kabupaten Badung
Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Kegiatan : Parade Joged Bumbung Tradisi Sekaa Joged Bumbung Gita Semara, Br. Sabha, Desa Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Duta Kota Denpasar Pukul : 19.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Arja Sekaa Arja Candra Asta Swari, Desa Pakraman Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Duta Kota Denpasar Pukul : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Parade Tari dan Gamelan Inovatif Jes Gamelan Fusion, Br. Kutri, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Duta Kabupaten Gianyar Pukul : 20.00 Wita Tempat : Ruang Cinema, Lantai Bawah Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Pemutaran Film Dokumenter
bergerak membantu memadamkan api. Aban dengan tughboanya mendekati KM Sulvana. Si jago merak kian berkobar dan merembet ke kapal lainnya. Kapal yang terbakar di antaranya KM Millenium Jaya, KM Sutra Jaya, KM Jimi Indah, KM Sulvana dan KM Matsam. “Untuk korban jiwa nihil. Proses pemadaman melibatkan empat tughboat dari beberapa perusahaan yang beroperasi di Pelabuhan Benoa. Sedangkan penyebab awal terjadinya kebakaran masih belum diketahui dan kini proses penyelidikan,” ujarnya. (kmb36)
Bali Post/ist
TERBAKAR - Beberapa kapal ikan di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa terbakar dan masih diselidiki kepolisian.
Bantuan Pengungsi Lewat Posko Tanah Ampo
Denpasar (Bali Post) Meletusnya Gunung Agung yang disertai lontaran lava pijar, Senin (2/7) malam, membuat warga kembali ke pengungsian. Termasuk ketika erupsi terjadi pada 27 Juni lalu, bertepatan dengan hari H pemungutan suara Pilgub Bali. Sejak saat itu, Posko Tanah Ampo di Karangasem telah kembali diaktifkan. “Posko Tanah Ampo sudah aktif tanggal 28 Juni, setelah pencoblosan,” ujar Plt. Kepala BPBD Provinsi Bali Dewa Putu Mantera dikonfirmasi, Selasa (3/7) kemarin.
Mantera menambahkan, pihaknya kini lebih siap mengantisipasi bencana erupsi Gunung Agung bila dibandingkan sebelumnya. Stok logistik pun sudah tersedia cukup banyak. Kemudian, sarana-prasarana mobil hingga tenaga medis seperti dokter juga telah disiagakan. Bantuan untuk pengungsi tetap disalurkan satu pintu lewat Posko Tanah Ampo. “Ya... tetap satu pintu di Tanah Ampo,” tegasnya. Menurut Mantera, personel BPBD Bali kini masih terus memonitoring keadaan di
TUKIK - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra saat melepas tukik serangkaian kegiatan Kids Education di kawasan Dream Island, Pantai Mertasari Sanur, Denpasar, Selasa (3/7) kemarin.
Topik : Tinjau Ulang Sistem Zonasi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Posko Tanah Ampo. Termasuk di Pos Pantau Rendang. Masyarakat di sekitar Gunung Agung diimbau tidak khawatir dan cemas berlebihan. Namun tetap mengikuti arahan resmi dari PVMBG, dan melakukan evakuasi secara mandiri. “Biasanya masyarakat kalau malam ke pengungsian. Siangnya kembali lagi ke rumah. Masyarakat agar mengikuti imbauan petugas tetap di koridor siaga. Jangan mendengarkan hal-hal yang belum tentu benar,” jelas Kepala Kesbangpol Provinsi Bali ini. (kmb32)
Bali Post/eka
VAKSIN - Seorang warga memegang ajing peliharaannya untuk memudahkan pemberian vaksin rabies di Denpasar Utara, Selasa (3/7) kemarin. Untuk mencegah hewan peliharaan warga terjangkit rabies, Dinas Pertanian Kota Denpasar melakukan vaksinasi rabies secara serentak di wilayahnya.
Jaring HPR, Vaksinasi Rabies Dilakukan ”Door to Door”
Denpasar (Bali Post) Vaksinasi rabies akan dilaksanakan secara serentak di empat kecamatan oleh Dinas Pertanian Denpasar. Vaksinasi rabies ini merupakan tahap IX dilakukan dengan door to door, Selasa (3/7) kemarin. Tim Reguler Vaksinasi Rabies Kota Denpasar sudah mulai bergerak di beberapa lokasi yang sudah dijadwalkan di masing-masing kecamatan. Seperti yang terlihat di wilayah Denpasar Utara, tepatnya di Ubung Kaja dengan menyasar Dusun Dauh Kutuh dan Dusun Tegal Kauh. Sedangkan di Denpasar Selatan menyasar Pemogan di Banjar Panti Sari, Kesumasari, Kampung Islam dan Jaba Jati. Di Denpasar Barat dilakukan di Padangsambian Kelod dengan menyasar Dusun Padang Sumbu Kelod dan Padang Sumbu Tengah, sedangkan di Denpasar Timur menyasar Penatih, Lingkungan Paang Tengah dan Lingkungan Paang Kelod. “Ini merupakan upaya mengendalikan dan mendata populasi hewan liar terutama anjing, serta dalam upaya menekan penularan penyakit rabies di denpasar. Hal ini dilakukan melalui program vaksinasi terhadap Hewan Pembawa Rabies
(HPR) yang menyasar empat kecamatan di Kota Denpasar denga metode jemput bola gratis,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambawa Putra ditemui di sela-sela kegiatan. Kegiatan ini adalah program yang dilakukan secara rutin, dengan menyasar dari lingkungan terkecil dan terjadwal dari Juli hingga September mendatang. Dikatakan, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian tetap mengupayakan vaksinasi melibatkan tim internal. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya meng-cover secara keseluruhan terkait dengan angka Hewan Penyebar Rabies (HPR) di Bali mencapai 85.000 di Tahun 2017. Meski kasus rabies di Kota Denpasar 0 persen, namun upaya pencegahan selaludilakukan. “Karena itulah di Denpasar kita cegah dulu sebelum kasusnya terjadi,’’ tambahnya. Salah satu warga di Dusun Dauh Kutuh, Made Rebek, mengaku senang dengan adanya vaksinasi rabies yang digelar Pemkot Denpasar. Terlebih tim langsung mendatangi rumah-rumah warga. “Saya terbantu sekali karena memiliki beberapa ekor anjing dan akhirnya sudah bisa divaksin,” katanya. (kmb12)
Ratusan Siswa Ikuti ”Kids Education” di Pantai Mertasari
Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Parade Gong Kebyar Anak-Anak Sekaa Gong Anak-anak Wismaya Suara, Br. Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Duta Kabupaten Krangasem dengan Sekaa Gong Jong Kumara SMPN 2 Mengwi, Duta Kabupaten Badung
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Tingkatkan Pemahaman Pentingnya Jaga Ekosistem Laut
Pukul : 20.00 Wita Tempat : Depan Gedung Kriya Kegiatan : Parade Wayang Kulit Babad Komunitas Seni SMKN 4 Bangli, Duta Kabupaten Bangli
081 337 032 965, (0361) 819446
sekolah swasta. Gunawan mengakui, untuk jenjang SD masih menjadi kendala. Karena sesuai aturan pusat, untuk anak SD setiap kelas hanya bisa maksimal 32 orang. Bila terjadi pelanggaran terhadap jumlah rombongan belajar (rombel) akan ada sanksi yang cukup berat. Misalnya saja guru tidak dapat sertifikasi, atau dana BOS tidak cair. “Ini yang menjadi persoalan kita di Denpasar yang jumlah siswanya cukup banyak,” katanya. (kmb12)
Delapan Kapal Terbakar di Pelabuhan Benoa
Pukul : 11.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Lomba Bondres Modern : 1. Sanggar Kayon, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Duta Kabupaten Gianyar 2. Sekaa Bondres Sepit Puun, Semarapura, Duta Kabupaten Klungkung 3. Sanggar Seni Sunari Bajra, Singaraja, Duta Kabupaten Buleleng
Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Lomba Tembang Girang Sanggar Suara Manik Galih, Singaraja, Duta Kabupaten Buleleng
masih di tempat asalnya, Tabanan. Padahal anak mereka sejak TK sudah sekolah di Denpasar. “Kebijakan zonasi memang membawa berkah bagi sebagian orang, namun banyak siswa yang dirugikan,” ujar Ambara. Sebelumnya, pada saat rapat kerja dengan jajaran Komisi IV DPRD, Kepala Disdikpora Denpasar Wayan Gunawan mengatakan, pada tahun ini akan ada lulusan SD sebanyak 14.360 orang. Sedangkan yang bisa tertampung di SMP negeri hanya 3.680 saja. Mereka ini akan ditampung di 12 SMP negeri yang ada di Denpasar, dengan 101 rombongan belajar (kelas). Sisanya dipastikan masuk di
MEMAKSIMALKAN pengembangan potensi perikanan di Kota Denpasar, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Denpasar kembali menggelar Pendampingan Iptek dan Informasi tahun 2018. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Dream Island Pantai Mertasari, Sanur pada Selasa (3/7) kemarin, dikemas dalam Kids Education yang menampilkan beragam kegiatan menarik yang memberikan
edukasi kepada masyarakat dan anak-anak. Sedikitnya 150 siswa SD di Kota Denpasar mengikuti kegiatan ini. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, A.A. Ngurah Bayu Brahmasta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Den-
pasar A.A. Ngurah Bayu Brahmasta didampingi Sekretaris DPKP I Gusti Ayu Ngurah Raini mengatakan, Kota Denpasar memiliki potensi sumber daya perikanan yang masih dapat dikembangkan. Seperti halnya sumber daya perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Sehingga diperlukan upaya maksimal untuk tetap mengembangkan potensi tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan pendapatan nelayan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Kids Education ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka mengisi libur sekolah di Kota Denpasar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi sarana dalam menanamkan pentingnya keseimbangan ekosistem, baik di laut maupun di pesisir. Dari tahun ke tahun pelaksanaan kegiatan ini turut menyasar beragam pesisir yang dimiliki Kota Denpasar. “Keseimbangan inilah yang penting untuk diketahui sejak dini dan dijaga, sehingga keberadaan ekosistem pesisir dan kekayaan alam hayati di Kota Denpasar tetap lestari dan mampu mendorong pergerakan ekonomi di pesisir Denpasar,
serta anak-anak mampu memahami dan memberikan pemahaman kepada teman-temannya yang lain,” paparnya. Bayu Bramasta mengatakan, kegiatan Pendampingan Iptek dan Informasi yang dikemas dalam Kids Education ini turut dilaksanakan beragam kegiatan menarik. Seperti halnya bersih pantai, penanaman mangrove atau bakau, penebaran 600 benih ikan dan tukik, serta memberikan edukasi pembuatan kerajinan dari bahan plastik. Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini selain menyasar masyarakat pesisir, juga turut memberikan ruang bagi anakanak untuk mengisi liburan sekolah dengan kegiatan yang produktif. Partisipasi anakanak pun tinggi dalam kegiatan ini, terbukti 150 orang anak turut andil dalam kegiatan tersebut. Bahkan jumlah tersebut lebih dari quota awal yang hanya 100 orang. “Dari kegiatan ini, diharapkan anak-anak yang sudah sejak dini mendapat pemahaman dapat mengimplementasikan dengan ikut menjaga lingkungan laut dengan tetap menjaga kebersihan dan mengurangi sampah den-
gan memanfaatkan sebagai barang yang lebih berguna,” pungkasnya. Orangtua siswa, Anak Agung Gede Wirawan mengaku ikut acara ini untuk mengenalkan kepada anaknya terkait lingkungan sekitar, utamanya lingkungan pantai sekaligus mengisi liburan sekolah dengan kegiatan yang positif. “Saya dapat info dari istri yang bekerja di Dinas bahwa ada acara untuk anak saat liburan. Kemudian saya daftarkan anak saya. Setidaknya ini sebagai pembelajaran dengan lingkungan dan memberikan edukasi tentang penanaman mangrove, menambah wawasan tentang kebersihan dan lingkungan,” kata Agung. Sementara salah seorang siswa SD 1 Saraswati Gede Andrean Prawira Putra, mengaku senang dapat berkumpul bersama teman sekaligus mengisi hari libur sekolah dengan berbagai kegiatan. Selain itu, dengan cara yang sederhana juga ikut serta dalam menjaga lingkungan. “Senang ikut kegiatan ini, selain dapat bermain juga dapat mejaga lingkungan bersama-sama,” ujarnya sembari tersenyum. (ad164)
BADUNG
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
3
FIGUR Sasar Usia Dini MEMBANGKITKAN kesadaran terhadap bahaya narkoba mesti gencar dilakukan, seiring peredaran barang haram ini kian masif. Tak tanggung-tanggung, sindikat narkotika menyasar anak-anak, lingkungan sekolah dan kampus. Tujuannya, jelas selain agar bisnis gelapnya ini lancar juga ingin melumpuhkan generasi penerus bangsa. “Kalau generasi muda kita kena pengaruh narkoba, jangan harap mereka bisa menjadi orang yang kita harapkan. Dampak buruk narkoba itu luar biasa, dan bisa berakibat fatal,” kata Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Selasa (3/7) kemarin. Dampak langsung narkoba bagi tubuh, di antaranya gangguan pada jantung, hemoprosik, otak, tulang, pembuluh darah, paru-paru dan bisa terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV/AIDS. Sedangkan dampak narkoba terhadap kejiwaan atau mental, di antaranya depresi, gangguan jiwa berat (psikotik), melakukan tindak kejahatan, bahkan bunuh diri. “Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahaya narkoba sejak usia dini. Maka dari itu, hari Minggu (1/7), kami melaksanakan kegiatan inovatif berupa lomba menggambar dengan tema hidup sehat tanpa narkoba dan lomba menyanyi lagu bernuansa kebangsaan di Mall Bali Galeria, Kuta. Pesertanya seratusan pelajar SD dan SMP,” ungkapnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat, khususnya para pelajar sedini mungkin mengetahui informasi mengenai bahaya narkoba. Baik itu jenis-jenis narkoba, akibat yang ditimbulkan dan cara membentengi diri agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. “Saat ini banyak modus yang dilakukan pengedar narkoba. Masyarakat dan pelajar harus memiliki daya tahan dan tangkal dari pengaruh negatif narkoba, yaitu dengan memiliki pemahaman komfrehensif tentang bahaya narkoba,” tegas mantan Kasubid Profesi Propam Polda Bali ini. (rah)
Maling Spesialis Congkel Sadel Ditembak
Mangupura (Bali Post) Pencurian dengan modus congkel sadel yang selama ini marak terjadi behasil diungkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Badung, Minggu (1/7) lalu. Pelakunya Arto Imam Junaedi (39) dibekuk di tempat tinggalnya di Jalan Raya Muding Kelod, Kerobokan, Badung. Polisi terpaksa menembak kaki kiri Imam karena melawan saat menunjukkan TKP. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta didampingi Kasatreskrim AKP Made Pramasetia, Selasa (3/7) kemarin mengatakan, salah satu korbannya seorang pelajar yaitu I Gede Arisuta Pradipta (15), beralamat di Jalan Kerta Negara, Ubung, Denpasar Utara. “Pelaku mencuri barang milik korban di bawah sadel motor yang diparkir di Lapangan Umum Mengwi. Modusnya, pelaku keliling mengendarai sepeda motor dan apabila melihat korban sedang lengah, pelaku langsung beraksi,” tegasnya. Setelah ditangkap tim yang dipimpin Kanit 1 Ipda Ferlanda Otora, pelaku diperiksa penyidik. Pelaku mengaku beraksi di Jalan Raya Abianbase dekat pasar dan mencuri uang Rp 1,2 juta, di wilayah Abianbase mengambil uang Rp 800 ribu yang ditaruh di dashboard sepeda motor, di Lapangan Sading mencuri empat HP, Pasar Beringkit mengambil uang Rp 400 ribu dan di wilayah Kwanji, Dalung, menggasak uang Rp 900 ribu. Selain itu, pelaku beraksi di wilayah Desa Perang mengambil satu HP, dekat pertigaan Sading mencuri satu HP, wilayah Sibang mendapat satu HP, Mambal Delod Peken dapat satu HP, Latu mencuri dua HP, Sading Tengah mendapat satu HP, Dalung mencuri dua HP dan wilayah Kapal menggasak dua HP. Terkait kasus ini, petugas mengamankan barang bukti sepeda motor milik pelaku, dua HP, STNK, KTP dan kartu ATM BRI. “Masih dikembangkan kasus ini. Bagi warga yang merasa kehilangan di TKP tersebut, silakan datang ke Polres Badung,” ujar AKBP Yudith. Polres Badung juga menangkap dua residivis dan anak di bawah umur terkait kasus pencurian di Toko Alfamart di Jalan Raya Canggu, Kerobokan, Kuta Utara. Pelakunya yaitu Kadek Eris Restiawan (23) status residivis dan kakakadik, I Gusti Ayu Putu Arik Wahyuni (23) status residivis serta I Gusti AW (16). Tersangka Eris dan Arik Wahyuni merupakan sepasang kekasih. Kronologinya, kata AKP Pramasetia, pada Minggu (1/7) lalu Unit 1 Satreskrim Polres Badung menerima laporan pencurian di TKP. Berdasarkan laporan tersebut, Ipda Ferlanda bersama anggotanya melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Selanjutnya dilakukan penangkapan di Jalan Irawan, Ubung Kaja, Denpasar Utara. Adapun cara pelaku melakukan aksinya memanjat pintu samping Alfamart dan naik menggunakan tangga kayu yang ditemukan di dekat TKP. Tersangka AW berperan sebagai pengawas. Sedangkan Wahyuni dan Eris masuk lewat genteng belakang Alfamart, lalu menjebol plafon dengan cara diinjak. Selanjutnya mereka masuk ke toko dan mengambil HP, rokok berbagai merek, kosmetik dan tablet Samsung. “Dari kasus ini, kami menyita HP dan rokok berbagai merek sebagai barang bukti. Kasus ini masih kami kembangkan,” ungkap Pramesetia. (kmb36)
Bali Post/kmb23
NORMAL – Operasional Bandara Ngurah Rai masih normal pasca-erupsi Gunung Agung. Tampak suasana penumpang di bandara tersebut, Selasa (3/7) kemarin.
Operasional Bandara Ngurah Rai Masih Normal
Mangupura (Bali Post) Pasca-erupsi Gunung Agung yang kembali terjadi Senin (2/7) dan Selasa (3/7) kemarin, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai masih beroperasi secara normal. Communication Head and
Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, membenarkan hal itu, Selasa kemarin. Dikatakannya, persiapan mengantisipasi terjadinya erupsi Gunung Agung tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Meski demikian,
pihaknya sangat menekankan kepada pihak airline untuk sesegera mungkin menginformasikan ke penumpang. Ini perlu dilakukan untuk memberikan informasi ter-update kepada penumpang. Kata Arie, mengantisipasi
penumpukkan penumpang bila operasional bandara ditutup sementara, pihaknya akan berkoordinasi intensif dengan Kementerian Pariwisata dan bandara lain. Koordinasi ini terkait dengan alih moda transportasi yang
akan keluar Bali dan yang akan datang ke Bali. “Saat ini aktivitas di Bandara Ngurah Rai masih normal. Jumlah penumpang rata-rata per hari sebanyak 60.078 orang dengan 427 penerbangan,” pungkasnya. (kmb23)
Erupsi Gunung Agung
Tak Berdampak Signifikan terhadap Pariwisata Mangupura (Bali Post) –
Erupsi Gunung Agung hingga keluarnya lava pijar, Senin (2/7) malam, tidak berpengaruh signifikan terhadap pariwisata Bali. Hingga saat ini belum ada pembatalan booking-an kamar. Selain itu, kinerja tim mitigasi juga telah berjalan dengan baik, setelah pengalaman erupsi di akhir tahun 2017. “Sampai saat ini semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” kata Ketua Bali Hotel Association (BHA) Ricky Putra, Selasa (3/7) kemarin. Okupansi hotel masih rata-rata bagus, berkisar 83–85 persen. Apalagi Juli-Agustus merupakan peak season. Selain itu, saat terjadi penutupan ban-
dara, tim mitigasi berjalan dengan baik dan mendapat apresiasi dari tamu-tamu, baik domestik maupun mancanegara. Wakil Ketua Umum 1 DPP Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M., CHA. juga mengatakan
hal senada bahwa erupsi Gunung Agung itu tidak terlalu berdampak signifikan pada pariwisata, khususnya perhotelan. Sebab erupsi dengan keluarnya lava pijar hanya berdampak pada radius 2 km. Diakui pembatalan booking-an kamar ada, namun bukan karena ketakutan ter-
hadap erupsi Gunung Agung. Pembatalan itu dilakukan FIT (free individual traveler). “Ada pembatalan sifatnya regular. Jadi memang ada pembatalan tapi bukan karena dipengaruhi oleh letusan kemarin,” tandasnya. Terkontrolnya situasi ini karena informasi yang disampaikan sangat baik dan antisipasi yang dilakukan semua pihak berjalan dengan baik. Sehingga tidak berdampak buruk pada pariwisata Bali. Informasi dan mitigasi
yang dilakukan semua stakeholder tersebut mendapat apresiasi dari wisman. Deng a n p e nut up a n b a nd a ra yang terjadi selama 11 jam sebelumnya, telah diantisipasi tim mitigasi. Kerja tim mitigasi telah terlihat polanya. “Pemerintah dan tim mitigasi kerjanya sangat bagus, sehingga bisa memberikan image yang positif terhadap mitigation plan yang dilakukan oleh Bali pascaterjadinya erupsi kemarin,” pungkasnya. (kmb42)
Bupati Giri Prasta Hadiri HUT ST Cahya Suci Banjar Penenjoan Ingatkan Pemuda Jauhi Narkoba HARI Ulang Tahun (HUT) Sekaa Teruna (ST) Cahya Suci Banjar Penenjoan, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal mendapatkan momen spesial. Hal ini karena kehadiran Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Kegiatan yang dilaksanakan, Senin (2/7) tersebut Bupati Badung diberikan kesempatan untuk melakukan pemotongan tumpeng dan diserahkan kepada Ketua ST IGN Teje Mahendra, serta dilanjutkan penyerahan bantuan sebesar Rp 15 juta. Hadir pula dalam acara tersebut Camat Abiansemal IGN Suryajaya, Tripika Kecamatn Abiansemal, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, Perbekel Darmasaba Made Taram, Bendesa Adat Darmasaba Made Suardana serta sejumlah tokoh masyarakat desa setempat. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan HUT ke-41 ini. Pihaknya juga salut dengan kreativitas dan inovasi yang ditunjukkan ST
Cahya Suci. “Sekaa teruna merupakan generasi muda yang nantinya akan menjadi penerus bangsa. Untuk itu, semua sekaa teruna harus dibimbing dan diarahkan dengan baik dalam melaksanakan dedikasi serta melaksanakan pengabdian di tengah-tengah masyarakat. Kami berharap peran generasi muda yang berbasis organisasi adat ini bisa berguna di masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, Pemkab Badung sudah melaksanakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berancana (PPNSB). Semesta itu menyeluruh dan berencana itu terpola. Dalam PPNSB terdapat lima program yang menjadi prioritas pembangunan dan merupakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Badung yaitu pangan sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni adat agama, budaya pariwisata. “PPNSB di Badung sudah berjalan dengan baik dan kami Pemkab Badung komit memberikan pelayanan gratis
di bidang kesehatan dan pendidikan. Begitu pula program bedah rumah serta pelestarian seni budaya,” terangnya. Dari tahun 2018, pemerintah sudah memberikan gaji kepada pemangku pura khayangan tiga se-Badung dan memberikan dana santunan penunggu pasien serta pembayaran PBB gratis. “Mulai September 2018, dari ujung Selatan sampai ujung utara Badung tersambung wifi gratis. Kami berpesan agar generasi muda ST Cahaya Suci menjauhkan diri dari obat-obat terlarang seperti narkoba, jauhkan diri dari minum-minuman keras dan geng motor atau balapan liar,” ujarnya sebari berjanji tahun ini akan memperbaiki sampai selesai pewaregan dan bale gong Banjar Penenjaoan. Ketua ST Cahya Suci IGN Teja Mahendra melaporkan HUT ST Cahya Suci adalah salah satu upaya mengenang kembali semangat para pendiri ST Cahya Suci. Anggota ST Cahya Suci berjumlah 70
HUT - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta melakukan pemotongan tumpeng saat menghadiri HUT Sekaa Teruna (ST) Cahya Suci Banjar Penenjoan, Desa Darmasaba, Senin (2/7) lalu. orang, terdiri atas 41 putra dan 29 putri. Perayaan hari ulang tahun ini juga dilaksankan berbagai kegiatan, seperti lomba sepak bola, catur, lari karung, goyang balon, tarik tambang, makan kerupuk, estafet kelereng, menangkap belut dan mancing lele. “Kami
mengucapkan terima kasih segenap anggota dan warga banjar yang telah mendukung aktivitas dan kegiatan Sekaa Taruna Cahya Suci selama ini dan berteri makasih atas suport yang diberikan pemerintah Kabupaten Badung,” paparnya. (ad161)
Ikuti Kursus Bahasa Inggris
Calon Penerima Beasiswa ke LN Rogoh Kocek Sendiri
Bali Post/ist
DITEMBAK - Kaki maling spesialis congkel sadel, Arto Imam Junaedi, ditembak petugas.
Mangupura (Bali Post) – Perjuangan untuk mendapatkan program belajar gratis ke luar negeri yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Badung, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selain harus memenuhi syarat administrasi, peserta juga diwajibkan mengikuti kursus Bahasa Inggris. Biaya untuk mengikuti kursus bahasa asing pun ditanggung sendiri. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Ketut Widia Astika beralasan, peserta beasiswa akan ditanggung sepenuhnya ketika telah diterima sebagai mahasiswa baru di sekolah yang di-
tuju. Pihak Disdikpora hanya menentukan lembaga kursus, karena telah menjalin kerja sama dengan lembaga SUN Education. “Mereka mengikuti kursus selama 50 jam untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris. Kursus ini untuk menghadapi tes ujian masuk di universitas yang dituju,” ungkap Widia Astika, Selasa (3/7) kemarin. Kendati waktu kursus yang ditentukan sebulan lebih, namun pihaknya memastikan calon penerima beasiswa LN tidak akan terlambat mengikuti pendaftaran pada universitas yang akan dituju. Kursus juga bukan menjadi penentu kelu-
lusan, melainkan calon penerima beasiswa dinyatakan lulus dan berhak menerima beasiswa dari Pemkab Badung sebesar Rp 500 juta per tahun akan ditentukan atas kelulusan pada universtas yang dituju. “Kelulusan calon mahasiswa penerima beasiswa tidak ditentukan lulus atau tidaknya saat mengikuti kursus. Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus setelah diterima di universitar yang dituju,” terangnya. Seperti diketahui, ditetapkan 11 persyaratan yang harus dipenuhi. Seperti, mangajukan permohonan beasiswa berprestasi melanjutkan ke perguruan tinggi di luar neg-
eri kepada Bupati (Kepala Disdikpora Badung), fotokopi KK, akta kelahiran, KTP, pasfoto 3,5 x 4,5 cm latar putih, fotokopi raport, ijazah, SHUN, surat keterangan lulus yang telah dilegalisir oleh kepala sekolah, sertifikat/piagam yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang, diutamakan lulusan SMA/ SMK dari 2 tahun terakhir (2016/2017 dan 2017/2018). Prestasi/juara minimal I, II, III di tingkat kabupaten yang diperoleh saat masih di SMA/ SMK disahkan oleh kepala sekolah. Surat keterangan tentang kebenaran kepemilikan prestasi tersebut dari kepala sekolah. Surat rekomendasi dari kepala sekolah
yang bersangkutan. Surat pernyataan bertanggung jawab terhadap penggunaan dana beasiswa. Lulus seleksi administrasi dan seleksi tes masuk dan memiliki pasport. Siswa yang dinyatakan lulus seleksi juga wajib mengikuti simulasi Bahasa Inggris. Kursus bahasa Inggris minimal 50 jam per paket IELTS/ TOEFL, menandatangani MoU antara peserta pemohon dengan Pemerintah Kabupaten Badung. Memenuhi persyaratan dokumen yang dibutuhkan oleh universitas yang dituju. Memilih universitas yang dituju yang terdapat processing fee dan bersifat refundable. (kmb27)
OPINI
6 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Perimbangan Keuangan dan Angka Pengangguran JIKA ingin hidup layak di Bali, kata banyak orang, jadilah warga Kabupaten Badung. Maklum kabupaten ini termasuk terkaya di Bali, baik dari segi PAD maupun penerimaan keuangan pusat ke daerah. Bayangkan saja selain pasien mendapat tunjangan, keluarga penunggu pasien pun mendapatkan tunjangan. Jadilah, banyak warga Badung dengan KTP Badung, namun domisilinya di Denpasar. Mereka ikut menikmati fasilitas di luar daerah, dengan pertanggungan kesehatan ada di Badung. Namun, pendapatan daerah dan keuangan daerah di Bali bisa dikatakan masih timpang. Tidak berimbangnya keuangan daerah ini membuat sejumlah daerah tak mampu mengejar kabupaten dan kota yang maju. Ibarat di dalam rumah tangga kalau sektor ekonomi sudah unggul kita mau belanja dan membangun apa saja bisa. Tercatat Kabupaten Bangli yang keuangan daerahnya paling minim. Bangli masih kalah dengan Karangasem yang dikenal sebagai daerah lahar. Sementara daerah lain mampu tampil dengan keuangan daerah yang memadai. Inilah salah satu masalah yang kita temukan dalam penerapan desentralisasi. Sistem ini akan memberikan manfaat yang optimal jika diikuti oleh kemampuan finansial yang memadai oleh daerah otonom. Sumber penerimaan yang digunakan untuk pendanaan pemerintah daerah dalam pelaksanaan desentralisasi fiskal menurut UU No. 33 Tahun 2004 adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, pinjaman daerah, dan lain-lain penerimaan yang sah. Menurut UU No. 33 Tahun 2004, dana perimbangan bertujuan untuk mengurangi vertikal (center region) dan horizontal (region-region) imbalances antardaerah. Perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah merupakan suatu sistem pembiayaan pemerintahan dalam kerangka negara kesatuan, yang mencakup pembagian keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Dampak pengeluaran pemerintah terhadap kondisi makro ekonomi di kabupaten/kota di Bali dapat dilihat dari beberapa indikator antara lain pertumbuhan ekonomi suatu daerah dan pemerataan hasil pembangunan daerah. Namun, perlu dipertanyakan manfaat riilnya apakah perekonomian cenderung meningkat, diikuti dengan penyerapan jumlah pengangguran di daerah. Di Bali, angka pengangguran per 2017 tercatat 2.469.104 orang. Sedangkan angkatan kerja tercatat 2.352.466 orang alias bertambah 6.065 orang dibandingkan tahun lalu. Sementara BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Bali triwulan I 2017 mencapai 5,75. Untuk itu diperlukan laju pertumbuhan yang lebih besar lagi untuk mendorong kinerja ekonomi makro daerah. Kedua, bisa dilihat dari aspek pemerataan hasil-hasil pembangunan menunjukkan bahwa kesenjangan ekonomi antardaerah masih terjadi di Bali. Ketiga, dilihat dari ketenagakerjaan. Di Bali, terjadi ketidakseimbangan antara angkatan kerja dengan lapangan kerja yang tercipta sehingga menimbulkan masalah pengangguran. Pengangguran yang semakin besar akan menjadi beban perekonomian daerah dan mengurangi kesejahteraan masyarakat. Cara lain yakni berdasarkan indikator kesejahteraan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Bali tetap berada di atas rata-rata nasional yakni 73,27. Ini artinya selama pelaksanaan desentralisasi fiskal di kabupaten/kota di Bali, pertumbuhan ekonomi daerah sangat bervariatif dan belum maksimal dalam mengentaskan problem ekonomi dan sosial.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Atasi Permasalahan Bali Belakangan ini, ada tiga permasalahan yang menonjol di Bali yaitu; masalah sampah, kemacetan, dan permasalahan narkoba. Tidak bisa dipastikan kapan ketiga permasalahan yang menonjol ini dapat dituntaskan. Kepada gubernur terpilih Koster-Ace (versi hitung cepat dari sejumlah survei) tampaknya sangat memungkinkan untuk mengatasinya. Andaikata dalam triwulan pertama (terhitung sejak dilantik), permasalahan tersebut dapat diatasi (minimal ditekan hingga titik terendah), saya benar-benar salut, respek, dan akan saya acungi jempol. Memang, penuntasan ini menjadi harapan buat rakyat Bali, terutama saya selaku penulis, dan sekaligus merupakan tantangan bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang baru. Selamat meraih kemenangan kepada Bapak Koster-Ace, dan selamat bekerja kelak jika sudah dilantik. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
Mohon Antisipasi Letusan Letusan Gunung Agung yang disertai lava pijar hendaknya segera diantisipasi. Apakah ada kecenderungan letusan ini akan meningkat di kemudian hari atau ini merupakan puncaknya. Pihak terkait mohon terus memberikan informasi terkait dengan Gunung Agung ini. Kepada Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota saya berharap segera dilakukan antisipasi untuk menampung pengungsi. Logistik juga mohon disediakan. Koordinasi juga perlu ditingkatkan. I Putu Sudarya Klungkung, Bali
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
Kesenjangan Kemampuan Keuangan Antardaerah di Bali Menunjuk Undang-undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, merupakan suatu sistem yang menyeluruh dalam rangka pendanaan penyelenggaraan asas desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan. Perimbangan keuangan tersebut di antaranya mengatur penyediaan sumber-sumber pendanaan guna mendukung penyelenggaraan otonomi daerah berdasarkan kewenangan yang ditetapkan. Hal tersebut merupakan konsekuensi dari adanya pembagian tugas antara pemerintah dan dan pemerintah daerah. Pemberian sumber keuangan negara yang diberikan dalam rangka pelaksanaan desentralisasi didasarkan atas penyerahan tugas oleh pemerintah kepada pemerintah daerah tersebut harus dilakukan dengan memerhatikan stabilitas dan keseimbangan fiskal.
Oleh Sri Martini
B
erbagai aspek penting dapat memengaruhi pencapaian stabilitas dan keseimbangan fiskal dalam melaksanakan hubungan perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Salah satu aspek tersebut adalah kapasitas fiskal daerah, yaitu gambaran dari kemampuan keuangan masing-masing daerah yang dicerminkan melalui pendapatan daerah dikurangi dengan pendapatan yang penggunaannya sudah ditentukan serta belanja. Untuk itu, setiap tahunnya dilakukan pengelompokan atas indeks kapasitas fiskal seluruh daerah di Indonesia ke dalam suatu peta kapasitas fiskal daerah yang hasilnya ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan. Apa kegunaan dari peta tersebut? Kementerian Keuangan menggunakan peta tersebut untuk: 1) pengusulan pemerintah daerah sebagai penerima hibah; 2) penilaian atas usulan pinjaman daerah; 3) penentuan besaran dana pendamping, jika dipersyaratkan; dan/atau 4) hal lain yang diatur secara khusus dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. Peta kapasitas fiskal daerah tersebut terdiri atas peta kapasitas fiskal daerah provinsi dan peta kapasitas fiskal daerah kabupaten/kota yang masingmasing akan dikelompokkan menjadi 5 kategori yaitu: sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah dengan skala pengelompokan indeks yang sedikit berbeda antara peta kapasitas fiskal daerah provinsi dengan peta kapasitas fiskal daerah kabupaten/kota. Penyusunan peta kapasitas fiskal daerah kabupaten/kota
dilakukan melalui dua tahap, yaitu: pertama, penghitungan kapasitas fiskal daerah kemudian kedua, penghitungan indeksnya. Peta Kapasitas Fiskal Daerah Kabupaten/ Kota sebagaimana peta terkini ditetapkan oleh Menteri Keuangan dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 119/PMK.07/2017 tanggal 31 Agustus 2017 tentang Peta Kapasitas Fiskal Daerah. Penghitungan Kapasitas Fiskal Daerah didasarkan pada data realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2015 sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan mengenai sistem akuntansi pemerintah. Secara rata-rata, kondisi kapasitas fiskal daerah kabupaten/kota di Bali lebih baik dibandingkan kabupaten/ kota lainnya di Indonesia. Secara agregat, rata-rata indeks kapasitas fiskal daerah kabupaten/kota nasional adalah sebesar 1,00 (sedang), sementara rata-rata indeks dimaksud pada kabupaten/ kota di Bali mampu mencapai 1,51 (tinggi). Data menunjukkan bahwa dari seluruh daerah yang ada di wilayah Provinsi Bali, Kabupaten Badung tercatat sebagai daerah yang memiliki kapasitas fiskal terkuat, jauh meninggalkan delapan daerah kabupaten/kota lainnya. Nilai indeks yang dicapai yaitu 4,89 yang menunjukkan bahwa kemampuan keuangan daerah Kabupaten Badung sangat tinggi. Sebaliknya, Kabupaten Bangli menjadi daerah dengan kemampuan fiskal paling rendah di seluruh Provinsi Bali mengingat indeks kapasitas fiskal daerah yang dicapai hanya sebesar 0,45 atau tergolong ke dalam kategori sangat rendah. Lebih lanjut berdasarkan data di atas dapat disimpul-
kan bahwa masih terdapat disparitas atau kesenjangan yang sangat signifikan antarkabupaten/kota di Bali dalam hal kemampuan keuangan daerahnya. Hal tersebut ditunjukkan dari besaran gap yang terbentuk antara indeks tertinggi dengan indeks terendah yang mencapai angka cukup tinggi, sebesar 4,44. Kondisi dimaksud perlu mendapat perhatian mengingat disparitas ini dapat pula diartikan masih adanya kesenjangan pelaksanaan pembangunan antardaerah yang berpotensi memunculkan kesenjangan pada kesejahteraan atau hasil pembangunan yang dapat dinikmati oleh warga yang tinggal di daerah kabupaten/kota yang berbeda di wilayah Bali. Berdasarkan formula penghitungan kapasitas fikal daerah maupun penghitungan indeksnya, maka dapat diketahui bahwa semakin tinggi jumlah pendapatan suatu daerah maka semakin besar nilai indeks yang akan diperoleh, dan sebaliknya apabila semakin besar jumlah belanja suatu daerah maka semakin kecil nilai indeks yang diperoleh. Memerhatikan hal tersebut, dapat dipahami bahwa daerah-daerah dengan potensi pendapatan yang besar (dengan mengurangkan jenisjenis pendapatan yang telah ditentukan penggunaannya) maka akan memperoleh nilai indeks yang relatif besar pula. Secara sederhana dengan mengetahui data PAD pada APBD, gap sangat besar pada kapasitas fiskal daerah di Bali terutama disebabkan oleh adanya disparitas yang sangat besar pada PAD di sembilan daerah di wilayah Bali. Sebagaimana yang terjadi pada tahun-tahun anggaran sebelumnya, perolehan PAD pada Kabupaten Badung di TA 2017 jauh meninggal-
kan daerah-daerah lainnya. Dengan demikian, kabupaten/ kota dengan sumber-sumber PAD yang potensial yang lebih banyak tentu saja cenderung memperoleh nilai indeks kapasitas fiskal daerah yang lebih besar. Meskipun terdapat beberapa jenis sumber PAD (pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah) pada saat ini hampir seluruh daerah masih mengandalkan pajak daerah sebagai sumber utama PAD. Pajak daerah yang dapat dipungut oleh kabupaten/kota sesuai Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebanyak 11 jenis pajak daerah, yaitu pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, serta bea atas perolehan hak atas tanah dan bangunan. Meskipun saat ini hampir seluiruh daerah di Bali gencar melaksanakan pembangunan guna mengembangkan potensi pariwisata di daerahnya, pajak daerah PAD yang diperoleh oleh pemerintah daerah selain Kabupaten Badung masih relatif rendah. Rendahnya pajak daerah tersebut dapat dipahami mengingat masih terpusatnya di Kabupaten Badung keberadaan entitas-entitas bisnis yang tercakup pada lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum (misalnya: hotel dan restoran) yang merupakan sumber potensial diperolehnya pajak hotel, pajak testoran, hiburan, dan pajak reklame. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah di Bali lainnya untuk memahami dan menggali potensi daerahnya masing-masing agar dapat mencapai hasil upaya peningkatan PAD yang bersumber dari pajak daerah. Meskipun jenis pajak daerah yang dapat dipungut oleh pemerintah daerah kabupaten/kota relatif banyak namun apabila kita mengamati karakteristik jenis-jenis pajak daerah tersebut maka potensi perolehan pendapatan dari kesebelas jenis pajak daerah tersebut sangat bergantung pada kondisi geografis maupun demografis masing-mas-
Mengelola Sampah Plastik demi Lingkungan
Warga dunia memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia setiap 5 Juni. Sayangnya, dengan berbagai momentum dan ingar-bingar pemberitaan yang berada di sekitar peringatan ini, Hari Lingkungan Hidup Sedunia tak begitu terasa di tengah-tengah warga. Padahal, persoalan lingkungan adalah hal yang sangat penting nan tak boleh dikesampingkan. Untuk itu, semangat dari peringatan ini tak boleh terlewatkan, dan wacana mengenai pentingnya melestarikan lingkungan harus terus-menerus digelorakan. Dalam sejarahnya, peringatan ini tak lepas dari konferensi internasional yang berlangsung di Stockholm, Swedia, pada 5-16 Juni 1972. Ini menjadi konferensi pertama di Perserikatan BangsaBangsa (PBB) perihal lingkungan hidup manusia. Nyaris lima dasawarsa setelah itu, isu lingkungan hidup menjadi sangat penting untuk terus dibahas. Sebab, berbagai bencana yang merugikan alam serta manusia dalam berbagai aspek kehidupannya, banyak yang terjadi bukan sekadar faktor alamiah, namun ada campur tangan manusia yang tidak bijak dalam memperlakukan lingkungan (alam). Sebut saja bencana seperti kebakaran hutan dan lahan yang berujung pada bencana asap, longsor akibat penggundulan hutan/lahan, banjir akibat tersendatnya saluran air akibat sampah, serta pencemaran tanah dan air (laut) oleh limbah, termasuk karena sampah plastik. Untuk yang terakhir disebut, yakni perihal sampah plastik, saat ini, tengah menjadi perhatian serius dari pemerintah Indonesia dan berbagai kom-
Oleh Mulyana Nanda ponen masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan ancaman dari limbah plastik yang terus kita produksi setiap hari. Bagaimana tidak? Dalam 50 tahun terakhir, penggunaan plastik meningkat dua puluh kali lipat. Dalam Jurnal Science 2015, menurut Jenna Jambeck (peneliti dari Universitas Gerorgia, Amerika Serikat), Indonesia berada di peringat kedua sebagai negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Salah satu upaya di seluruh dunia untuk mengurangi sampah plastik adalah dengan melakukan daur ulang. Meski industri daur ulang meningkat, laporan World Economic Forum (WEF) menyebut hanya 5 persen dari plastik didaur ulang dengan efektif. 40 persen berakhir di Tempat Pembuangan Sampah (TPA), dan sisanya berakhir di ekosistem seperti lautan. Dengan data itu, diprediksi pada 2050, di lautan akan lebih banyak jumlah limbah plastik dibandingkan dengan ikan yang hidup di dalamnya. Data lain menyebutkan, menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), plastik hasil dari 100 toko atau anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dalam waktu satu tahun saja, sudah mencapai 10,95 juta lembar sampah kantong plastik. Jumlah itu setara dengan luasan 65,7 hektar kantong plastik atau sekitar 60 kali luas lapangan sepak bola. Dirjen Pengelolan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK Tuti Hendrawati Mintarsih menyebut
total jumlah sampah Indonesia pada tahun 2019 akan mencapai 68 juta ton, dan sampah plastik diperkirakan akan mencapai 9,52 juta ton atau 14 persen dari total sampah yang ada. KLHK menargetkan, pengurangan sampah plastik lebih dari 1,9 juta ton hingga tahun 2019. Di sisi lain, dalam kajian tentang Analisis Arus Limbah Indonesia, Rantai Nilai dan Daur Ulang yang dilaksanakan oleh Suistainable Waste Indonesia (SWI) pada 2017, persentase sampah kota di Indonesia sebanyak 60 persen sampah organik, 14 persen sampah plastik, 9 persen sampah kertas, dan 4,3 persen metal serta 12,7 persen sampah lainnya seperti kaca, kayu, dan bahan lain. Sementara itu, penelitian oleh ahli sampah Institut Teknologi Bandung, Enri Damanhuri yang memimpin penelitian serupa di Bali mengatakan bahwa plastik berkontribusi sekitar 14 persen sampah di Bali. Menurut Enri, sampah plastik di Bali 44 persen belum terkelola dan mencemari lingkungan, 28 persen masuk TPA serta 27 persen sudah didaur ulang. Dari 268 ton sampah plastik di Bali, sebagai salah satu objek wisata populer, proses daur ulang dilakukan di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur (Viva.co.id, 25/4/18). Komitmen Penanganan Guna mengatasi persoalan tersebut, tak bisa tidak, penanganannya harus secara komprehensif. Dari hulu sampai ke
hilir. Dari cara sosialisasi untuk menyadarkan dan menghimpun keterlibatan masyarakat, hingga pembentukan dan pengawalan sistem pengelolaan sampah yang ideal dari pemerintah. Memang, harus diakui, bicara itu mudah, namun melaksanakannya sangatlah susah. Bagaimana tidak? persoalan (pencemaran) kantong plastik ini terjadi antara lain karena tingkat pengelolaan dan pengolahan sampah jenis ini masih kalah produktif dan cepat dibanding dengan penggunaannya yang memang secara aktif dan masif dilakukan oleh masyarakat. Di dalam realitas keseharian kita, dapat dilihat bahwa kantong plastik seakan telah menjadi “teman hidup” yang menemani aktivitas kehidupan bagi masyarakat kita. Untungnya, selalu ada harapan di tengah tantangan. Dalam hal ini, di satu sisi kesadaran dan keterlibatan masyarakat akan pentingnya pengelolaan plastik dan limbah yang dihasilkannya memang dapat kita lihat semakin membaik. Hal ini patut kita syukuri dan harus terus ditumbuhkembangkan. Kerja-kerja para pegiat lingkungan dan juga lembaga terkait untuk terus mensosialisasikan isu ini patut kita apresiasi dan dukung bersama. Begitu pun dengan berbagai upaya, terutama inovasi-inovasi yang dijalankan oleh sebagian kalangan dalam pengelolaan sampah jenis ini. Pada sisi komitmen penanganan dari pemerintah, menurut hemat penulis, idealnya, dari sekian ribu triliun APBN/D yang dianggarkan, alangkah baiknya jika sekian persennya, dialokasikan khusus untuk mengembangkan pendaurulangan sampah (plas-
ing daerah. Tak hanya dipengaruhi oleh kondisi geografis dan demografis, terdapat banyak faktor yang dapat menentukan potensi maupun realisasi pajak daerah kabupaten/kota di antaranya adalah faktor kualitas sumber daya manusia, baik warga masyarakat maup un p ara pegawai aparatur daerah. Lebih lanjut dapat diketahui bahwa semakin tinggi jumlah belanja yang jenisjenis belanjanya menjadi pengurang pada formula penghitungan kapasitas fiskal daerah pada suatu daerah maka semakin rendah pula kapasitas fiskalnya dan sebaliknya semakin sedikit jumlah pengeluaran pada jenis-jenis belanja tersebut maka semakin baik pula kapasitas fiskalnya. Misalnya belanja bunga, apabila suatu provinsi mempunyai utang atas pinjaman yang dilakukannya sehingga harus mengeluarkan belanja bunga maka hal tersebut akan semakin menurunkan kapasitas fiskalnya. Demikian pula dengan belanja pegawai, daerah-daerah yang tidak mampu mengendalikan pengeluaran untuk belanja pegawai maka kapasitas fiskalnya menjadi semakin rendah. Dengan mengetahui kapasitas fiskal masing-masing daerah di seluruh wilayah Indonesia, pemerintah pusat yaitu Kementerian Keuangan dapat menentukan kebijakan yang tepat terkait pelaksanaan hubungan perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, khususnya kebijakan dalam hal pinjaman daerah, hibah, penentuan besaran dana pendamping, dan kebijakan lainnya. Bagi pemerintah daerah, informasi mengenai kapasitas fiskal daerah diharapkan dapat memberi gambaran yang sesuai dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang akan dilaksanakan dan menuangkannya ke dalam suatu APBD yang paling tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah masing-masing demi keberhasilan pelaksanaan pembangunan daerah itu sendiri serta mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh warganya. Penulis, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Amlapura, Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan tik). Terkhusus dan terutama untuk mengembangkan inovasiinovasi yang bisa mengurangi timbunan sampah, sekaligus menjadikannya lebih bernilai guna, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Artinya, hal ini pun sejatinya memiliki sisi kesamaan dengan bentuk investasi di bidang infrastuktur yang tengah dikebut dan digembar-gemborkan oleh pemerintah. Penulis, alumnus FIB Undip
POJOK Bersifat sementara, ekonomi Bali dalam tekanan serius. - Ekonomi dalam tekanan. *** Pariwisata Bali tak terdampak erupsi Gunung Agung. - Baru dalam tekanan. *** Sirene tanda erupsi Gunung Agung sengaja tak dihidupkan. - Sengaja tak ditekan.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TABANAN
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
7
Palak Pengendara, Delapan Anak ”Punk” Diamankan Satu Pelaku Kabur
Tabanan (Bali Post) Petugas Satpol PP Tabanan mengamankan delapan anak punk di perempatan Banjar Gerogak Gede, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Selasa (3/7) kemarin. Para Anak Baru Gede (ABG) ini diamankan lantaran terbukti memalak pengendara yang sedang berhenti di traffic light (TL). Sayangnya satu pelaku lainnya berhasil kabur. Sedangkan kedelapan pelaku ini didata dan diberikan pembinaan. Kemudian langsung dibawa ke Dinas Sosial Provinsi Bali yang nantinya akan dipulangkan ke daerah asal. Dari data yang dihimpun di lapangan, kedelapan anak punk itu masing-masing bernama Apri (18) asal Pati, Jawa Tengah, Cahyo (14) asal Lamongan, Riko Suwanto (14) asal Rembang, Zidan (17) asal Semarang, Rina (15) asal Kendal Nurul (15) asal Tuban, Baroki (15) asal Lamongan dan Mahbub (17) asal Gresik. “Mereka ini diamankan ketika petugas melakukan patroli,” kata Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba.
Bali Post/bit
ANAK PUNK - Delapan anak punk yang terbukti memalak dibawa petugas Satpol PP ke Dinas Sosial untuk didata dan dibina.
Sebagian Besar Nelayan Tak Perhatikan Keselamatan Kerja
Tabanan (Bali Post) Sebagian besar nelayan Tabanan masih melaut tanpa memperhatikan keselamatan kerja. Contoh sederhana, banyak di antara mereka yang tidak memiliki jaket pelampung. Ketersediaan alat keamanan bagi nelayan tersebut menjadi perhatian khusus Pemkab Tabanan. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan I Made Subagia mengatakan, Tabanan memiliki 1.208 nelayan. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 200 orang yang mendapatkan bantuan jaket pelampung yang dananya
bersumber dari APBD Tabanan. Sementara pada Selasa (3/7) kemarin, Pemkab menyerahkan bantuan dari CSR perusahaan sebanyak 400 jaket pelampung. Dengan begitu, baru 600 orang atau sebagian dari jumlah nelayan di Tabanan yang sudah memiliki perangkat keselamatan ini. Ia melanjutkan, Pemkab secara perlahan memberikan pemahaman akan keselamatan kerja. Nelayan pun sedikit demi sedikit mulai menyadarinya. Dia mencontohkan, saat ini mulai ada minat dari nelayan
untuk mengikuti asuransi jiwa dan memakai jaket pelampung saat melaut. ‘’Pihak dinas terus melakukan pembinaan setiap ada event, seperti lomba memancing mengenai pentingnya keselamatan jiwa saat bekerja,’’ ujar Subagia. Sementara itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, ada beberapa program untuk meningkatan kesadaran nelayan terhadap keselamatan kerja. Program dimaksud seperti pelatihan produktivitas dan keselamatan nelayan serta pemberian jaket pelampung.
Bantuan jaket pelampung bisa terealisasi berkat kepedulian pihak swasta. Dia pun mengapresiasi pihak swasta yang telah ikut berkontribusi terhadap pembangunan Tabanan. ‘’Karena bagaimanapun juga dalam urusan membangun, Tabanan PAD-nya kecil, sedangkan dana untuk membangun itu sangatlah besar. Maka kita tidak bisa membangun itu sendiri. Banyak perusahaan yang ada di Tabanan yang telah berpuluh-puluh tahun ada di sini, diharapkan bisa membantu dengan program CSR,’’ jelasnya. (kmb24)
Sarba menjelaskan, saat patroli petugas melihat para pelaku itu meminta uang dengan cara memaksa kepada pengendara. Mengetahui hal itu, petugas langsung turun dan menangkap mereka. Dari pengakuannya, mereka nekat datang ke Bali dengan menaiki truk secara estafet dari daerah asalnya hingga akhirnya diturunkan di wilayah Tabanan. “Dalih mereka hendak nonton konser musik di Denpasar. Tapi kami tetap amankan mereka karena sudah melanggar ketertiban umum,” jelasnya. Setelah dilakukan pendataan, kedelapan anak punk tersebut diberikan pembinaan. Kemudian dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Tabanan dan untuk selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali. “Kita sempat
mandikan mereka. Karena mereka sudah beberapa hari tidak mandi. Begitu juga kita cukur rambutnya biar rapi. Untuk efek jera kita juga suruh mereka push-up,” ucapnya. Mantan Kadisdukcapil Tabanan ini mengaku miris melihat para ABG ini dibiarkan begitu saja oleh orangtuanya. Apalagi mereka sampai ke Bali dan tidak membawa bekal atau lainnya. “Kasihan juga melihat mereka, apalagi banyak yang putus sekolah. Akan tetapi, bagaimanapun juga harus dipulangkan ke daerah asalnya agar tidak sampai mengganggu ketertiban masyarakat di Bali,” terangnya. Salah satu pelaku, Apri mengaku nekat bersama rekannya datang ke Bali untuk nonton konser musik.
Karena bekalnya habis, mereka sepakat meminta uang kepada pengendara yang melintas. “Kami naik truk dan baru sampai Bali, Senin malam. Untuk naik truk gratis. Sedangkan kami bayar kapal Rp 60 ribu untuk delapan orang, itu pun kami patungan. Sekarang saya ingin pulang ke Jawa lagi,” akunya. Untuk diketahui, selain berhasil mengamankan delapan orang anak punk pada Senin (2/7) malam, tim yustisi juga menyasar sejumlah tempat kost di wilayah Kecamatan Kediri. Hal ini dilakukan untuk menegakkan Perda Administrasi Kependudukan. Dari penyisiran ini petugas hanya berhasil menjaring dua warga tanpa identitas. Kedua pelanggar ini rencananya akan mengikuti sidang tipiring. (kmb28)
Bali Post/san
JAKET PELAMPUNG - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan bantuan jaket pelampung kepada nelayan, Selasa (3/7) kemarin.
Info Seremonial
Dewan Badung Terima Bangar Pacitan WAKIL rakyat di DPRD Badung mendapat kunjungan Badan Anggaran (Bangar) DPRD Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, di Gedung DPRD Badung, Selasa (3/7) kemarin. Rombongan bangar ini diterima Ketua Komisi III DPRD Badung I Putu Alit Yandinata. Alit Yandinata mengungkapkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung bersumber dari pajak hotel dan restoran (PHR) yang notabene Badung memiliki potensi wisata sangat besar. ‘’Syukur dari tahun ke tahun PAD kami terus meningkat,’’ ujarnya. Dijelaskannya, Badung terdiri atas enam kecamatan yakni Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan. ‘’Jadi, masing-masing kecamatan memiliki potensi yang berbeda-beda. Mudah-mudahan erupsi Gunung Agung tidak semakin besar karena akan sangat berpengaruh terhadap kondisi pariwisata di Badung,’’ katanya. Pemerintah Kabupaten Badung, lanjutnya, memiliki program-program pro-rakyat yang telah banyak direalisasikan. ‘’Seperti di bidang kesehatan, semua biaya di-back-up oleh pemerintah. Lahir, hidup dan mati di Badung ditanggung oleh pemerintah,’’ jelasnya. Politisi PDI Perjuangan asal
CENDERAMATA - Ketua Komisi III DPRD Badung I Putu Alit Yandinata menerima cenderamata dari Bangar DPRD Kabupaten Pacitan, Jatim, di Gedung DPRD Badung. Abiansemal ini menambahkan, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa selama ini sangat mendukung program-program usulan dari anggota dewan terkait kesejahteraan masyarakat. Bupati juga sangat mengetahui apa yang menjadi kebutuhan anggota dewan. ‘’Bupati dan wakil bupati kami itu dulu pimpinan dewan. Kami di anggota Dewan Badung diberikan hak yang sama merata oleh bapak bupati. Jadi, beliau sangat paham sekali kebutuhan kami, tidak ada
yang dibeda-bedakan,’’ papar Alit Yandinata. Sementara itu, Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono yang juga pimpinan rombongan menyatakan, PAD Pacitan sangat jauh di bawah Kabupaten Badung yakni hanya sekitar Rp 1,5 triliun. ‘’Pacitan juga banyak memiliki objek wisata bahkan sering dijuluki sebagai Bali kedua, tapi belum bisa menyaingi Badung. Mudah-mudahan Pacitan bisa meniru Bali khususnya Badung yang tiap tahunnya dapat meningkatkan PAD,’’ ungkapnya. (ad166)
Atasi Keluhan Antrean Pendaftaran
RSUD Wangaya ”Launching’’ Aplikasi Pendaftaran Online (Appdol) UNTUK meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengatasi antrean di Loket Pendaftaran, RSUD Wangaya Kota Denpasar kembali melakukan inovasi dengan me-launching Aplikasi Pendaftaran Online (Appdol), Selasa (3/7) kemarin. Peluncuran dilakukan oleh Direktur RSUD Wangaya dr. Setiawati Hartawan, M.Kes. Ditemui seusai acara, dr. Setiawati mengatakan, inovasi ini dibuat karena antrean panjang pada loket pendaftaran masih menjadi masalah yang belum dapat diselesaikan, sehingga waktu tunggu masih lama. Pihaknya melihat betapa pentingnya penanganan masalah antrean yang terjadi, sebab akan berpengaruh terhadap kepercayaan dan kepuasan masyarakat. Hal inilah yang membuat pihak RSUD Wangaya harus memikirkan bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut. ‘’Dengan dibuatnya Aplikasi Pendaftaran Online (Appdol) ini, kami berharap keluhan masyarakat terhadap lamanya waktu antrean pendafataran dapat berkurang bahkan sama sekali tidak ada. Dengan aplikasi ini masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online di mana saja dan kapan saja, sehingga tidak perlu datang pagi–pagi ke rumah sakit hanya untuk mendapatkan nomor antrean pendaftaran. Di samping itu, melalui aplikasi ini masyarakat dapat mengakses ketersediaan tempat tidur di rumah sakit (hospital bed management) dan pasien umum bisa mengakses informasi biaya perawatan setiap saat,’’ imbuh dr. Setiawati. Aplikasi Pendaftaran Online RSUD Wangaya bisa diunduh melalui Play Store. Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara penggunaan aplikasi ini dapat dilihat pada
LAUNCHING – Direktur RSUD Wangaya dr. Setiawati Hartawan, M.Kes. me-‘’launching’’ Aplikasi Pendaftaran Online (Appdol), Selasa (3/7) kemarin. website RSUD Wangaya yaitu rsudwangaya.denpasarkota. go.id atau wangayahospital.com maupun facebook Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya, Kota Denpasar. (ad167)
Gandeng Peradah, KMHDI dan Mabes Polri Bahas Tema Radikalisme dan Terorisme
Senator Wedakarna Sesalkan Pidato Ratu Elizabeth Terkait Bom Bali Tak Tersiar Maksimal
PENGURUS KMHDI dan Peradah Provinsi DKI Jakarta dengan fasilitasi DPD-RI akhirnya menggelar acara Temu Tokoh Nasional di Ruang GBHN, Kompleks MPR-RI, Senayan, Jakarta. Hadir Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Senator DPD-RI asal Bali), Kombes Pol. Sulistyo Pudjo Hartono (Mabes Polri) dan Dr. Tri Handoko (Ketua Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia/ICHI). Dalam acara yang dihadiri oleh generasi muda lintas agama ini, Senator Arya Wedakarna (AWK) memberikan pandangan bahwa generasi muda bangsa harus bersyukur bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah lahir tiga produk hukum yang bisa menjaga minoritas dari kepunahan yakni Keppres No.24/2016 tentang Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Perppu terkait pembubaran ormas radikal yang sudah disetujui menjadi UU
No.16/2017 tentang Penetapan Perppu Ormas menjadi UU dan UU baru tentang antiterorisme pengganti UU No.15/2013. ‘’Ini baru langkah awal perlawanan negara terhadap radikalisme dan semua komponen bangsa harus bekerja sama dalam pemberantasan bibit-bibit radikalisme. Saya sepakat bahwa radikalisme dan terorisme tidak ada kaitannya dengan agama apa pun. Jadi, tugas kita sekarang bagaimana menghabiskan gerakan radikalisme berkedok agama yang memiliki cita-cita mendirikan negara agama dan mengganti Pancasila sebagai ideologi negara. Ini tugas kita bersama karena NKRI menjadi taruhannya,’’ ungkap Arya Wedakarna. Ia juga menyesalkan bahwa dari berbagai hasil survei ditemukan fakta bahwa semakin banyak anak muda Indonesia khususnya kalangan kampus yang mendukung
TEMU TOKOH – Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dalam Acara Temu Tokoh Nasional dan Peluncuran Buku Gerakan Sukla Satyagraha bersama Dr. Tri Handoko, Kombes Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, Ketua KMHDI dan Ketua Peradah Jakarta, di MPR, Senayan.
gerakan radikalisme. Ini dibuktikan dengan ditemukannya sejumlah kasus yang melibatkan dosen dan guru besar. ‘’Tempo hari Menteri Riset dan Teknologi RI memecat dekan dan dosen yang diduga terlibat simpatisan HTI. Ini bagus agar mahasiswa Indonesia tidak terpapar gerakan radikalisme. Sekarang kita fokus mendorong kampus di Indonesia agar memeriksa organisasi kampus yang diduga memiliki jaringan ekstremis. Sudah ada payung hukum UU Antiterorisme, silakan pakai. Kalau mau dibersihkan hingga ke akar-akarnya, mulailah dari dunia kampus,’’ tegas Shri Arya Wedakarna. Terkait peran umat Hindu membantu menghancurkan gerakan radikalisme, menurut Senator termuda asal Bali ini, militansi umat Hindu Indonesia terhadap NKRI sudah dibuktikan dengan perjalanan sejarah bangsa. ‘’Saya beri
semangat pada mahasiswa Hindu Indonesia, bahwa oleh Bung Karno dan pendiri bangsa, agama Hindu sudah diberikan banyak peran untuk berkontribusi dalam hal nilai-nilai kebangsaan. Lihat saja sesanti Bhinneka Tunggal Ika adalah kalimat suci sloka Weda yang diambil dari Arjuna Wiwaha yang bagian dari Itihasa Mahabharata. Belum lagi kehebatan orang Bali saat dibom oleh teroris pada 2002 dan 2005. Saat itu umat Hindu menunjukkan kedewasaannya dalam berbangsa. Ini dicatat dunia, termasuk jika kita dengar pidato Ratu Inggris Elizabeth II saat menerima Presiden RI pada 31 Oktobebr 2012 di Istana Buckchingam Palace, London. Beliau berpidato dan menyampaikan simpati atas kejadian Bom Bali. Tapi anehnya berita simpati Ratu Inggris terhadap Bali tidak tersebar merata dan maksimal di Indonesia,’’ papar Shri Arya Wedakarna. (ad165)
BULELENG
8
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
Anggota Dewan Jarang ke Kantor Pembahasan Ranperda Lambat
Singaraja (Bali Post) –
Disiplin anggota DPRD masuk kantor belakangan ini nampaknya masih sangat kurang. Terbukti, ada beberapa anggota dewan yang tidak masuk kantor. Bahkan, ada anggota dewan yang tingkat kehadiran dewan di gedung dewan yang berlokasi di Jalan Veteran, Singaraja sangat jarang. Akibat perilaku ini, sejumlah agenda dewan tertunda. Salah satunya adalah pembahasan perubahan Rancangan Perda (Ranperda) Persampahan dan perubahan Ranperda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan Perkotaan. Seringnya anggota dewan absen melaksanakan tugasnya, mulai disikapi pimpinan DPRD Buleleng. Pimpinan dewan Selasa (3/7) kemarin, memanggil para ketua fraksi untuk membahas disiplin anggota dewan masuk kantor. Fraksi yang hadir seperti Kadek Turkini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Luh Ranitasari,
Di Hulu Danau Buyan
Distan Galakkan Pertanian Ramah Lingkungan Singaraja (Bali Post) – Salah satu pemicu gangguan lingkungan di sekitar Danau Buyan sekarang ini yakni penggantian tanaman keras menjadi tanaman musiman. Meningkatkan produktivitas tanaman, petani menggunakan pupuk dan obat-obatan kimia. Tidak ingin kondisi ini bertambah parah, Dinas Pertanian Buleleng menggalakkan sistem pertanian ramah lingkungan. Pergantian tanaman keras menjadi tanaman semusim mengakibatkan kontur tanah berubah menjadi labil. Ketika hujan, tanah yang gembur mudah erosi hingga memicu pendangkalan di hilir (Danau Buyan -red). Material yang mendangkal itu cepat menyuburkan gulma atau semak liar. Bekas pemupukan atau penggunaan obat-obatan yang dihanyutkan saat tanah mengalami erosi, dapat merangsang tumbuhnya gulma dan semak liar. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman Genep, Selasa (3/7) kemarin, mengatakan sekarang ini pihaknya berupaya melakukan upaya pengendalian yang realistis dan diikuti oleh petani itu sendiri. Program menyadarkan petani agar menanam varietas tanaman sebagai penyangga resapan air seperti pada beberapa tahun sebelumnya sulit dilakukan sekaligus. Pasalnya, petani kurang tertarik menanam kopi atau tanaman keras lain karena dinilai kurang menguntungkan. Sebaliknya, dengan menanam bunga pecah seribu, stroberi, wartel, dan sayur-sayuran mampu memberi keuntungan berlipat. Dalam kondisi seperti ini sangat sulit mengarahkan petani agar kembali menanam kopi atau tanaman keras lainnya. “Petani di sana sudah menemukan hasil dengan menanam bunga, stroberi dan sayur-mayur. Sehingga, tidak mungkin petani itu mau kembali menanam kopi atau tanaman seperti terdahulu,” katanya. Meski demikian, pihaknya akan memberi pemahaman kepada petani agar berpartisipasi menjaga kelestarian kawasan danau. Distan sejak beberapa tahun terakhir menyiapkan bantuan bibit kopi yang dibiayai dari APBD Buleleng. Ribuan pohon bibit kopi ini dibagikan kepada kelompok subak secara gratis. Dari penyediaan bibit kopi ini, petani diajarkan bertani dengan budi daya tanaman tumpang sari. Artinya, petani tetap bisa menanam bunga, stroberi, wortel, dan sayur. Sementara bantuan bibit kopi ini dianjurkan ditanam untuk menguatkan tanah perkebunan mereka. Untuk merangsang petani serius membudidayakan kopi, Distan juga memfasilitasi petani melakukan pascapanen dengan sistem kopi olah basah. Dengan cara ini, produksi kopi meningkat dibandingkan pengolahan yang sudah biasa dengan memetik kemudian jemur dan menggiling biji kopi. “Dengan memperbanyak tanaman untuk menguatkan struktur tanah yang sudah lama gembur, kami yakin erosi akan bisa dikendalikan,” jelasnya. Terkait ketergantungan petani menggunakan pupuk dan obat-obatan kimia, Genap mengaku sulit menyadarkan petani agar menggunakan pupuk atau obat-obatan organik. Ini karena, pemakaian pupuk dan obat-obatan kimia sudah berlangsung lama dan petani membuktikan tanamannya mampu berproduksi optimal. (kmb38)
Bali Post/kmb38
MELUAP – Air Danau Buyan di Desa Pancasari beberapa bulan terakhir ini terus meluap. Air merendam rumah warga, areal pura, dan perkebunan petani.
Ketua Fraksi Partai Demokrat, dan Made Sudiarta, Sekretaris Fraksi Partai NasDem. Sementara, Fraksi Partai Golkar, Hanura, dan Fraksi Gerindra tidak hadir dalam rapat tersebut. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna usai memimpin rapat mengatakan, persoalan disiplin anggotanya masuk kantor mencuat ketika pembahasan perubahan ranperda di tingkat panitia khusus (pansus). Selama pembahasan, anggota dewan yang tergabung dalam pansus ini tingat kehadirannya minim. Dari total anggota sebanyak 21 orang, yang hadir hanya empat orang. Kehadiran anggota yang teramat minim ini mengakibatkan pembahasannya sering tertunda, sehingga dikhawatirkan ranperda tidak bisa disahkan sesuai
rencana pada 25 Juli 2018. “Ini berawal ketika pansus membahas dua ranperda itu. Setiap rapat, anggota pansus sangat minim yang hadir. Ini sangat disayangkan. Seharusnya pembahasan bisa dipercepat, apalagi hanya menyempurnakan, harusnya tidak sampai lambat seperti ini,” katanya. Atas pengalaman ini, Supriatna memerintahkan ketua fraksi mengingatkan kembali anggotanya agar lebih disiplin dalam menghadiri sidang, rapat, atau kegiatan yang berkaitan dengan tugas sebagai anggota dewan. Ini persoalan serius dan tidak bisa dianggap remeh, karena tugas dewan sendiri membawa kepentingan rakyat. Ini kalau tidak diperbaiki, dirinya khawatir akan memicu penilaian publik yang tidak baik terhadap kinerja lembaga terhormat yang dipimpinnya itu. “Kalau karena permasalahan teknis bisa saja pembahasan perda tertunda sampai masa sidang berikutnya. Tapi kalau dua ranperda itu kalau anggota pansus serius membahas, pasti akan tuntas sesuai jadwal yang
disusun. Untuk itu, kehadiran ini harus diperbaiki demi kebaikan citra lembaga terhormat di mata publik,” jelasnya. Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kadek Turkini mengakui ada anggotanya yang tidak hadir. Hanya, itu karena kesibukan di internal partai yang saat itu menghadapi Pilgub Bali dan juga persiapan pendaftaran calon legislatif (caleg) pada pemilu 2019. Meski demikian, politisi asal Desa Kalibukbuk mengusulkan agar Badan Kehormatan (BK) lebih serius untuk menyikapi terkait disiplin anggota dewan saat sidang dan rapat. “BK sepertinya harus lebih serius lagi menyikapi ketidakhadiran kawan-kawan saat sidang dan rapat atau kegiatan lain. Di internal Fraksi PDI Perjuangan akan terus mengevaluasi disiplin ini, sebab kita bisa duduk ini atas pilihan masyarakat, dan ini menyangkut urusan publik harus menjalankan fungsi kita,” jelasnya. Hal senada diungkapkan Ketua Fraksi Partai Demokrat, kendati kehadiran anggotanya dalam pansus sudah sangat baik, namun dia tetap mengingatkan anggotanya untuk
menjaga disiplin. Di internal fraksi, Rani menyebut sudah diatur bahwa ada pembinaan pertama, dua, dan ketiga. Jika sampai pembinaan tiga ada yang melanggar, induk partai akan menjatuhkan sanksi tegas. “Ini tetap dievaluasi dan kami sendiri punya upaya pembinaan dan kalau sampai ketiga kali tetap ada pelanggaran induk partai kami akan memberikan sanksi tegas,” jelasnya. Made Sudiarta pun berpendapat sama. Politisi Partai NasDem ini secara tegas mendesak BK untuk mengambil tindakan tegas untuk membina anggota yang malas masuk kantor. Ini penting karena BK ditugask a n membi-
na masalah etika para anggota dewan, sehingga tidak sampai memunculkan penilaian tidak baik di mata publik. “BK harusnya melaporkan masalah disiplin anggota dewan ini kepada partainya, karena kita sebagai wakil rakyat harus bekerja untuk rakyat,” jelas pria yang akrab dipanggil Dek Tamu ini. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Erupsi Gunung Agung Senin (2/7) malam lalu, memicu sebaran abu vulkanik hingga ke Buleleng. Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Buleleng membagikan masker gratis. Dari aksi sosial Selasa (3/7) kemarin itu, relawan berhasil menyebar sekitar 2.000 buah masker secara gratis. Masker disebarkan oleh delapan orang relawan kepada pengguna jalan yang melintas di simpang empat Jalan Udayana, Singaraja, baik pengendara roda dua, maupun pengemudi roda empat. Meski diberikan gratis, ada yang menolak menerima masker. Menariknya, alasan warga tidak menerima masker karena akan dimintakan sumbangan. Setelah dijelaskan tidak memungut sumbangan, warga
pun bersedia menerima masker penutup hidung dan mulut tersebut. Anggota relawan PMI Cabang Buleleng Kadek Sumardika mengatakan, aksi membagikan masker ini menyusul temuan paparan debu vulkanik Gunung Agung di seputaran Kota Singaraja. Dari pengamatannya itu, paparan debu vulanik tersebut intensitasnya masih tipis. Mencegah dampak terganggunya pernapasan kalau menghirup udara bercampur debu vulkanik, pihaknya membagikan masker. Untuk tahap awal baru membagikan masker 2.000 buah. Masker yang dibagikan itu merupakan stok yang tersedia di PMI Cabang Buleleng. Sampai kemarin, masih ada stok masker sekitar 10.000. Stok masker ini akan siap dibagikan ke desa
yang terpapar debu vulkanik Gunung Agung. “Kami lihat di kota ada debu intensitasnya masih tipis. Udara tercampur debu vulkanik bisa mengganggu pernapasan manusia,” katanya. Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Made Subur mengatakan, selain di perkotaan, pihaknya juga menerima laporan desa yang terkena paparan debu vulkanik Gunung Agung. Ini seperti ditemukan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Mengatasi dampak sebaran debu vulkanik, personel BPBD bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan PMI Cabang Buleleng gencar membagikan masker gratis. Saat ini, stok masker yang disiapkan mencapai sekitar 80 ribu buah. (kmb38)
Relawan PMI Bagikan Ribuan Masker
Bali Post/kmb38
MASKER - Relawan PMI Cabang Buleleng membagikan ribuan masker di simpang empat Jalan Udayana Singaraja Selasa (3/7) kemarin.
Akibat Erupsi Gunung Agung
Warga Desa Dukuh Mengungsi ke Desa Tembok Singaraja (Bali Post) – Sejumlah warga Desa Dukuh Kecamatan Kubu, Karangasem mulai mengungsi ke Desa Tembok Kecamatan Tejakula, Senin (2/7) malam. Warga mengungsi secara mandiri menggunakan kendaraan pribadi. Mereka menempati ruang pertemuan di Perbekel Desa Tembok. Selain itu, beberapa pengungsi lain memilih tinggal di rumah kerabat di desa setempat. Karena dalam kondisi panik, pengungsi hanya membawa bekal seadanya. Perbekel Desa Tembok Kecamatan Tejakula I Dewa Komang Yudi, Selasa (3/7) kemarin mengatakan, wilayahnya memang paling dekat dengan beberapa desa yang masuk zona bahaya terkena dampak erupsi Gunung Agung. Sejak erupsi, sejumlah warga Karangasem mengungsi di desanya. Dari pendataan yang dilakukan aparat desa, rombongan pengungsi dua keluarga warga Desa Kubu menempati ruang rapat di kantor perbekel. Selain itu satu rombongan pengungsi lain tinggal sementara di rumah keluarga mereka di Desa Tembok.
Bali Post/ist
NGUNGSI - Sejumlah warga Desa Dukuh Kecamatan Kubu, Karangasem mengungsi di Desa Tembok Kecamatan Tejakula. Hanya kemarin pagi sekitar pukul 06.00 Wita pengungsi memutuskan kembali ke desa asalnya. Mereka kembali ke Karangasem dengan kendaraan pribadi. Pengungsi ini memilih balik ke desanya karena melihat kondisi sudah kembali aman. Di samping itu, mereka juga belum membawa perbekalan atau perlengkapan cukup. ‘’Sampai Senin (2/7) malam memang ada yang datang dan kami berikan tempat di
aula kantor desa dan mereka sudah aktif mencari keluarga di Desa Tembok untuk tinggal sementara. Pagi harinya sudah kembali ke desanya dengan kendaraan pribadi,’’ katanya. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur, S.H. mengatakan, personel posko siaga bencana sudah disiapkan. Sarana-prasarana (sarpras) siap dikerahkan kalau memang terjadi gelombang pengungsi dalam jumlah besar. (kmb38)
Lelang Jabatan Kepala DLH
Pansel Setor Tiga Peserta
Singaraja (Bali Post) – Setelah semua tahapan seleksi diikuti lima orang peserta lelang jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, Panitia Seleksi (Pansel) dikabarkan sudah menetapkan tiga pelamar yang masuk ranking peraih nilai terbaik. Ketiga nama pelamar itu sudah diajukan ke Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS), untuk dipilih satu orang pelamar. Nama pelamar pilihan Bupati itu selanjutkan akan dimintakan surat rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Informasi yang dikumpulkan di lapangan, Selasa (3/7) kemarin, menyebutkan setelah menggelar sejumlah tes seleksi, pansel sudah menetapkan raihan nilai dari kelima peserta lelang. Dari kelima pelamar itu, ada tiga pelamar yang masuk ranking. Namun, siapa ketiga nama pelamar yang masuk ranking itu masih dirahasiakan. Alasannya karena pansel masih menunggu rekomendasi KASN terhadap pilihan nama pelamar yang dipilih Bupati. Seluruh raihan nilai dan ranking akan diumumkan setelah rekomendasi KASN terbit. Ketua Pansel Lelang Jabatan Kepala DLH yang juga Sekkab Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. membenarkan telah menetapkan tiga nama pelamar yang sudah masuk ranking tersebut. Puspaka mengatakan, pansel saat ini masih menunggu petunjuk Bupati terhadap tiga orang pelamar tersebut. Sesuai mekanisme, pengajuan tiga pelamar yang masuk ranking itu akan dipilih satu di antaranya. Pilihan tersebut kemudian akan diajukan kepada KASN untuk mendapatkan rekomendasi. “Benar sudah kita dapatkan tiga orang pelamar yang masuk ranking. Sekarang menunggu petunjuk lebih lanjut Pak Bupati,” katanya. (kmb38)
GIANYAR
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
9
Belasan Warga Karangasem Mengungsi ke Tampaksiring
MENDATA PENGUNGSI Aparat kepolisian saat mendata pengungsi mandiri di Desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring.
Gianyar (Bali Post) Letusan Gunung Agung yang terjadi Senin (2/7) malam, memaksa ratusan warga di kawasan rawan bencana mengungsi ke tempat yang aman. Belasan di antaranya mengungsi ke Desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya, Selasa (3/7) kemarin mengungkapkan, tercatat 18 orang pengungsi Gunung Agung yang tiba di Banjar Basangambu Desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring sekitar pukul 02.00 Wita, kemarin. ‘’Kami baru tahu siang tadi (kemarin - red) dan sudah didata mereka yang mengungsi ke wilayah Tampaksiring,’’ katanya. Belasan pengungsi mandiri tersebut berasal dari Banjar Lusuh Kangin
Desa Pring Sari, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem. Mereka dijemput oleh I
Wayan Tarka yang tidak lain merupakan kerabat mereka yang tinggal di Desa Manu-
kaya, Tampaksiring. Hingga sore kemarin para pengungsi itu masih tinggal di kediaman Wayan Tarka. Oka Digjaya mengaku belum bisa berbuat banyak terhadap belasan pengungsi tersebut. Pihaknya masih harus menunggu sikap Pemkab Karangasem terkait penanganan pengungsi. ‘’Saya masih menunggu imbauan Pemda Karan-
gasem. Katanya surat masih dalam proses. Artinya, kalau memang di Karangasem tempat mengungsi masih banyak, kan di sana dulu. Sementara kalau kita menyampaikan tanpa dasar hukum, kan salah. Makanya kita tunggu surat dulu,’’ ungkapnya. Meski demikian, Oka Digjaya menegaskan, BPBD Gianyar tetap bersiap bila
Persoalan PPDB
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh Koramil Tegallalang Koramil Tampaksiring Koramil Sukawati Koramil Ubud Koramil Payangan - Siaga Lantas/ TMC Gianyar Polsek Gianyar Polsek Blahbatuh Polsek Tampsiring
- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167 - 974792 - 901601 - 297564 - 975314 974793 - 945820 - 944510 - 941165 - 901110
terjadi di wilayah Kabupaten Gianyar pada Senin malam hingga dini hari kemarin. Kawasan yang terkena yakni Kecamatan Tampaksiring, Tegallalang dan Payangan. ‘’Hanya daerah utara yang sempat terpapar abu vulkanik. Petugas PMI juga langsung turun membagikan ratusan masker kepada warga yang beraktivitas di jalan,’’ ujarnya. (kmb35)
Banyak Anjing Sengaja Diliarkan
SOSOK PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK menyisakan berbagai persoalan. Yang paling disesalkan berupa masih banyaknya calon peserta didik dari keluarga kurang mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri. Anggota DPRD Bali dari dapil Gianyar, Nyoman Parta, Selasa (3/7) kemarin mengungkapkan persoalan ini muncul akibat penerapan sistem zonasi. Pada dasarnya, jalur zonasi bertujuan memeratakan kualitas pendidikan. Namun sayangnya sistem ini kurang efektif terutama di wilayah padat penduduk. Selain zonasi, ada pula jalur Pesta Kesenian Bali (PKB). Menurut Parta, jalur ini memang harus dibuka karena hampir semua sekolah di Bali berkaitan dengan seni, budaya dan tradisi. ‘’Duta PKB adalah para pejuang yang lebih dari satu tahun berlatih utuk mewakili daerahnya, wajar dapat penghargaan,’’ terangnya. Namun jalur ini pun tak terlepas dari persoalan. Parta menyebutkan, masih banyak orangtua dan calon peserta didik dari jalur PKB yang ngotot masuk di satu sekolah. Alhasil, ada sekolah yang kelebihan ada yang justru kekurangan siswa dari jalur ini. ‘’Contoh di SMAN 1 Sukawati. Yang mendaftar jalur duta PKB 46 orang, namun kebutuhannya hanya 30. Sedangkan di Ubud hanya delapan orang pendaftar, padahal kebutuhannya 30 orang. Jadi SMAN 1 Sukawati kelebihan siswa, Ubud malah kekurangan,’’ katanya. (nik)
mendadak ada eksodus pengungsi. Jika itu terjadi, langkah pertama untuk pengungsi yakni berkumpul di Balai Budaya Gianyar. ‘’Berkumpul saja dulu di Balai Budaya Gianyar sembari kami akan kembali mempersiapkan tempat di Lapangan Sutasoma, Sukawati,’’ jelasnya. Dia menambahkan, hujan abu vulkanik juga sempat
BBTF - Ketua UHSA I.B. Wiryawan di sela-sela BBTF 2018.
UHSA Berpartisipasi dalam BBTF 2018 UBUD Home Stay Association (UHSA) berpartisipasi dalam Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2018. Melalui ajang tersebut, UHSA berupaya mengangkat potensi homestay sebagai salah satu jenis akomodasi pariwisata pilihan yang berbasis budaya di Ubud. ‘’Sebagai organisasi legal yang mewadahi para pemilik homestay di Ubud, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kesempa-
tan UHSA berpartisipasi dalam ajang internasional BBTF 2018,’’ kata Ketua UHSA I.B. Wiryawan, Selasa (3/7) kemarin. Pria yang akrab disapa Gus Wiryawan ini menjelaskan, BBTF digelar di Bali Nusa Dua Convention Center dari 26 hingga 30 Juni 2018. Melalui event ini, ia yakin homestay akan tetap menjadi pilihan para wisatawan. ‘’Dalam hal ini, selain para pelancong mendapat harga lebih terjangkau dibandingkan hotel,
mereka juga bisa lebih mengenal budaya Bali khususnya di Ubud,’’ jelasnya. Diungkapkannya lebih lanjut, UHSA juga akan kembali berpartisipasi dalam event lainnya yang digelar di Bali, terutama yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata yang berbasis budaya. ‘’Kami juga terus berupaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan potensi pariwisata Bali khususnya Ubud,’’ tegas Gus Wiryawan. (ad171)
Gianyar (Bali Post) Anjing liar marak ditemui di hampir seluruh kawasan Kabupaten Gianyar. Tidak hanya di perdesaan, di daerah pariwisata seperti Ubud pun banyak berkeliaran anjing yang sengaja diliarkan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Gianyar Made Raka. Raka mengaku sangat menyayangkan masih banyaknya anjing yang sengaja diliarkan. Padahal, setiap turun ke lapangan dan menggelar sosialisasi, petugas selalu memberikan imbauan agar masyarakat mengandangkan atau mengikat anjing peliharaannya. ‘’Dengan harapan supaya orang lain tidak menjadi korban,’’ jelasnya, belum lama ini. Menurut Raka, ada dampak buruk dari keberadaan anjing liar. Pertama, mengenai masalah rabies yang belum 100 persen tuntas. Anjing yang diliarkan berpotensi terjangkit virus rabies. Kedua, anjing liar kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Selain memberikan arahan dan imbauan ke masyarakat, pihaknya juga telah beberapa kali mengajak masyarakat menyelipkan aturan rabies atau aturan anjing liar dalam pararem atau aturan adat. Sejauh ini, baru ada dua desa yang menerapkannya yakni Desa Pering Kecamatan Blahbatuh dan Desa Pejeng Kecamatan Tampaksiring. ‘’Kami sudah sering menekankan yang semacam itu, apalagi di daerah-daerah kasus,’’ ungkapnya. Problem yang kerap dihadapi petugas adalah sorotan negatif masyarakat ketika pihaknya mengeliminasi anjing yang terjangkit rabies. Semestinya hal ini tidak terjadi jika masyarakat memiliki pemahaman akan pentingnya memelihara dengan baik hewan peliharaannya. ‘’Kami malah diancam, dianggap tidak sayang anjing karena kami mengeliminasi,’’ keluhnya. Eliminasi bukanlah gerakan memberantas anjing, melainkan untuk membantu masyarakat Gianyar dalam menuntaskan kasus rabies. Untuk itu, dia kembali meminta masyarakat memahami hal ini dan memberikan dukungan. ‘’Kalau tidak ingin anjingnya dieliminasi, mohon pahami bersama, sayangi dan rawat anjing dengan baik jangan sampai dibiarkan liar,’’ katanya. (kmb35)
LPD Berupaya Sejumlah Parpol Bangkitkan UKM Masih Berburu Bacaleg dan Ekonomi Kerakyatan
Gianyar (Bali Post) Pendaftaran calon legislatif untuk Pileg 2019 dimulai Rabu (4/7) hari ini. Meski pendaftaran sudah dibuka, sejumlah partai politik (parpol) di Kabupaten Gianyar ternyata masih sibuk berburu bakal calon legislatif (bacaleg) untuk dipasang di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Ketua DPC Hanura Gianyar Dewa Alit Budiana, Selasa (3/7) kemarin, mengatakan pihaknya sedang menyiapkan Daftar Caleg Sementara (DCS) pada masing-masing dapil. Sejauh ini, ada sejumlah dapil yang belum komplit. ‘’Kalau dapil Gianyar sudah lengkap. Caleg dari dapil lainnya masih kami cari,’’ ujarnya. Dewa Alit memastikan, Hanura Gianyar tetap akan memasang sejumlah anggota DPRD Gianyar dan pengurus parpol untuk bertarung di Pileg 2019. Hal senada diakui I.B. Nyoman Rai. Anggota DPRD Gianyar dari Partai Gerindra ini mengakui pihaknya masih dalam proses pengumpulan bacaleg di masing-masing dapil. Gerindra tidak mau sembarangan memilih, karena akan berpengaruh pada perolehan suara. ‘’Kalau caleg minimal bisa meraih suara 200 atau 400 untuk mengangkat suara partai,’’ jelasnya. Apabila sekadar memasang nama, dikhawatirkan perolehan suara nanti tidak maksimal. Pihaknya pun tidak ingin nama partai jeblok karena salah
memilih calon. Di samping itu, pemilihan caleg yang tepat juga dalam rangka meminimalisir persaingan sesama caleg dalam satu partai. Berbeda halnya dengan dua parpol tersebut, PDI-P justru sudah memantapkan nama-nama dalam DCS. Ketua DPC PDI-P Gianyar Made Mahayastra menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan bacaleg dan kini tinggal menunggu rekomendasi DPP. Berbekal perolehan kursi terbanyak pada pileg sebelumnya, dengan 16 kursi, PDI-P Gianyar menargetkan meraih kursi lebih banyak lagi. ‘’Target kami 18 kursi di DPRD,’’ ujarnya. Disinggung soal adanya Peraturan KPU yang melarang mantan koruptor nyaleg, Mahayastra menegaskan, PDI-P pasti akan menaati aturan. ‘’Yang namanya PKPU kan mau tidak mau, suka tidak suka harus diikuti. Kalau tidak ikut, pasti dicoret sama KPU,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra menyampaikan, hari ini pihaknya mulai menerima pendaftaran DCS dari masing-masing parpol. Pendaftaran akan berlangsung sampai 17 Juli 2018. Pihaknya juga akan menjalankan peraturan KPU yang baru, terkait melarang mantan koruptor masuk daftar caleg. Peraturan ini tengah disosialisasikan petugas KPU Gianyar. ‘’Tentunya nanti saat pendaftaran akan kita cek juga nama yang masuk,’’ imbuhnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Dampak dari lesunya ekonomi global dirasakan langsung oleh para pemilik usaha kecil dan menengah (UKM) di Bali. LPD sebagai lembaga keuangan di desa pun tidak tinggal diam. LPD terus berinovasi dalam kaitannya membangkitkan UKM. ‘’Salah satunya sudah dilakukan LPD dengan memberikan bunga ringan,’’ kata Ketua Badan Kerja Sama (BKS) LPD Provinsi Bali Nyoman Cendikiawan, Selasa (3/7) kemarin. Dikatakannya, saat ini pertumbuhan ekonomi relatif melambat. Hal ini tentu sudah disikapi dengan beberapa terobosan oleh pengelola LPD se-Bali, di antaranya penurunan suku bunga pinjaman yang menyesuaikan dengan lembaga keuangan lainnya. LPD juga mencetak wirausahawan muda baru dengan memberikan akses permodalan. LPD melirik ekonomi kreatif, seperti kuliner dan bisnis online yang dilakoni generasi muda. ‘’Saat ini juga LPD sangat siap untuk memberikan permodalannya kepada para pemuda yang memulai usaha,’’ katanya. Di sisi lain, LPD mendorong peningkatan kualitas pasar desa di masingmasing desa pakraman. Dengan menggeliatnya pasar tradisional, keuangan di desa semakin produktif. Tujuan berbagai upaya tersebut tak lain
Nyoman Cendikiawan
Bali Post/nik
pengembangan ekonomi kerakyatan. Diungkapkannya lebih lanjut, LPD di Kabupaten Gianyar menunjukkan peningkatan signifikan dari sisi kualitas. Jumlah aset saat ini mencapai Rp 4,1 triliun. Sedangkan pinjaman yang telah disalurkan ke masyarakat berupa kredit sebesar Rp 2,9 triliun. (kmb35)
JEMBRANA
10
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
Negara (Bali Post) – Mendekati masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), Polres Jembrana mulai banyak didatangi pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Dari sekian pemohon itu didominasi oleh bakal caleg. SKCK ini merupakan salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi saat pendaftaran bakal caleg dalam Pileg 2019. Dari pengamatan di Mapolres Jembrana, Selasa (3/7) kemarin, banyak terlihat politisi masuk ke ruang pelayanan SKCK, yakni di Satuan Intelkam. Ada yang datang sendiri, ada pula yang barengan sama rekannya. Begitu juga ada yang berasal dari petahana (anggota DPRD). Surat keterangan dari kepolisian ini wajib dipenuhi para bacaleg saat mendaftar nanti. Selain SKCK, bakal caleg juga harus melampirkan surat keterangan dari Pengadilan Negeri (PN). Tujuannya untuk memastikan jejak rekam bacaleg ini apakah merupakan terpidana atau mantan terpidana. Tak hanya itu, persyaratan lain yang wajib dipenuhi adalah surat sehat kesehatan jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif. Sementara itu, Komisioner KPU Jembrana Divisi Teknis Penyelenggara Ketut Gede Tangkas Sudiantara saat dikonfirmasi mengatakan tahapan pendaftaran Pileg 2019 mulai dibuka Rabu (4/7) hari ini. Sejumlah persyaratan harus dipenuhi, termasuk salah satunya SKCK dan surat keterangan dari PN. ‘’Itu untuk memenuhi persyaratan. Selain itu juga keterangan kesehatan jasmani dan rohani,’’ katanya. Untuk keperluan tersebut, KPU Jembrana rencananya akan mengadakan rapat melibatkan RSU Negara dan parpol di Jembrana. ‘’Apa yang bisa dilayani di sini (RSU Negara), termasuk kalau psikiater. Kalaupun tidak bisa di sini nanti ke Sanglah. Ini yang kami koordinasikan nanti (dalam rapat),’’ terang Tangkas. (kmb26)
Sopir Ngantuk, Estilo Tabrak Pemotor
Negara (Bali Post) Kecelakaan kembali terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Km 89-90 Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (3/7) sore. Mobil Suzuki Estilo nopol DK 1109 PE yang dikemudikan I Nengah Surawan (54) asal Banjar Tegalsuci, Bangli menabrak sepeda motor Honda DK 3189 WI yang dikendarai I Ketut Suntiyem (64), pensiunan PNS dari Pohsanten, Mendoyo. Kuat dugaan, sopir Suzuki Estilo mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Dari informasi yang dihimpun, Surawan bergerak dari arah timur. Begitu di TKP, mobil tiba-tiba oleng dan tidak bisa dikendalikan. Saat bersamaan, melaju sepeda motor yang dikendarai Suntiyem. Tak bisa menghindar, motor Sutiyem ditabrak sehingga terjadi benturan. Suntiyem pun jatuh ke tanah dan mengalami sejumlah luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Hingga kini, Suntiyem masih menjalani perawatan di RSU Negara. Sementara mobil Estilo tersebut sempat terbalik sesaat setelah tabrakan. Kondisinya pun miring sehingga bodi bagian depan penyok dan kacanya hancur. Sementara sang sopir mengalami luka ringan. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan itu. Kini kasusnya ditangani Satlantas Polres Jembrana. (kmb)
Bali Post/kmb
MIRING - Kondisi mobil Suzuki Estilo terlihat miring dan kacanya hancur setelah terlibat kecelakaan di Pohsanten, Mendoyo, Jembrana.
Abu Vulkanik Gunung Agung Terpapar hingga di Gilimanuk Negara (Bali Post) -
Erupsi Gunung Agung di Karangasem ternyata berdampak hingga ke wilayah ujung barat Bali, yakni Kabupaten Jembrana. Abu vulkaniknya yang terbawa angin ke arah barat dan ruapannya dirasakan di sejumlah wilayah di Jembrana, termasuk juga warga di Gilimanuk. Sejumlah wilayah yang berada di Gilimanuk terkena paparan abu halus pada Selasa (4/7) pagi. Kendati hujan abu itu tidak terlihat secara kasat mata, namun faktanya menempel di sejumlah benda. “Abunya menempel di mobil saya. Kebetulan mobil saya
parkir di luar,” kata Ari, salah seorang warga di Gilimanuk. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana I Ketut Eko Susilo mengatakan, dari informasi memang arah paparan abu ke barat, bahkan info terakhir sudah
sampai Banyuwangi. Paparan debu halus itu dampaknya sangat berbahaya bagi pernapasan. Karena itu pihaknya mengimbau agar warga yang terdampak menggunakan masker dan kacamata. Pihaknya mengaku telah menerima laporan ada be-
hingga saat ini belum diketahui. ‘’Kalau pemanggilan sudah, tapi untuk pencairan belum. Kita menunggu dari dinas,’’ terangnya. Dari pengamatan kemarin sejumlah gedung sekolah di atas tanah seluas 1,2 hektar itu memang terlihat sudah usang. Bangunan itu sudah berdiri sejak sekolah dibangun tahun 1995. Bahkan, belum ada rehab berat dari sembilan bangunan yang ada. Kendati berada di Gilimanuk, sekolah itu sering menerima siswa bukan hanya dari wilayah Jembrana. Tetapi juga berasal dari kabupaten seperti Buleleng dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Terutama yang wilayah tinggalnya lebih dekat dengan Gilimanuk. Terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018, Wakil Kepala SMPN 4 Melaya Bidang Kesiswaan Teguh didampingi Wakasek Bidang
laya. Pihaknya juga telah mendatangi salah satu wilayah yang terpapar abu, yakni di Sari Kuning. Di sana, petugas membagikan 300 masker. Sementara itu berdasarkan informasi dari Kantor Klimatologi Negara, pantauan di citra satelit terbaru pada Selasa pagi abu vulkanik terdeteksi ke arah barat hingga Jawa Timur. Abu sempat melintas di wilayah Jembrana pada Senin malam. (kmb26)
Sekda Sudiada Buka Diklat Terpadu Peningkatan Kapasitas SDM UKM DIKLAT Terpadu Peningkatan Kapasitas SDM Usaha Kecil dan Menengah (UKM) meliputi kompetensi Manajer Koperasi Simpan Pinjam (KSP) atau Unit Simpan Pinjam (USP), penilaian kesehatan KSP/USP, peningkatan kemasan produk-produk UKM. Pendidikan dan latihan dibuka secara resmi Sekda Jembrana I Made Sudiada sekaligus mewakili Bupati Jembrana I Putu Artha, bertempat di Hotel Jimbarwana, Selasa (3/7) kemarin. Diklat yang diikuti para manajer dan pengurus koperasi di Kabupaten Jembrana dan berlangsung hingga 7 Juli, diikuti sekitar 120 peserta. Bupati Artha dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Sudiada minta agar seluruh gerakan koperasi untuk tetap memperhatikan jati diri
koperasi yakni dari, oleh dan untuk anggota serta memberikan ruang gerak yang lebih luas untuk kemandirian dan peningkatan daya saing koperasi itu sendiri. “Agar kelembagaan koperasi secara profesional tetap eksis di masyarakat. Maka, saya harapkan instansi terkait dan Dewan Koperasi Pimpinan Daerah (Dekopinda) untuk berperan aktif dan inisiatif melakukan langkah-langkah pembinaan,“ ujarnya. Terkait dengan pelaksanaan diklat, di hadapan Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Bali I Gede Indra Putra dan Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Jembrana I Made Budhiarta, Bupati Artha menegaskan, melalui diklat koperasi ini nantinya dapat meningkatkan
kualitas SDM dan produktivitas pengelola koperasi itu sendiri. “Diklat ini mempunyai manfaat yang sangat besar bagi peserta. Tidak hanya diri sendiri, tetapi juga untuk kelembagaan di masa yang akan datang serta nantinya mampu memberikan pemahaman secara menyeluruh tentang perkoperasian bagi seluruh peserta,“ tegasnya. Sementara itu, Kadis UKM Provinsi Bali Indra Putra mengataan, kalau diklat ini sengaja dilaksanakan di Jembrana dikaitkan dengan pelaksanaan HUT Koperasi. “Diklat terpadu ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas para pelaku koperasi agar memiliki daya saing dan kinerjanya meningkat di masa mendatang. Sengaja dilaksanakan di Jembrana sekaligus menyambut HUT Koperasi,“ terangnya. (ad162)
Negara (Bali Post) Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Jembrana, Selasa (3/7) kemarin menyimpulkan oknum pegawai kontrak IKW yang menjadi saksi salah satu pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur telah melakukan pelanggaran. IKW dinilai melanggar Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Keputusan itu dikeluarkan usai melakukan rapat komisioner Panwaslu. Sebelumnya Panwaslu Jembrana juga telah meminta keterangan yang bersangkutan terkait perihal dirinya menjadi saksi saat pe-
mungutan suara di Pilgub Bali beberapa waktu lalu. Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Mulyawan mengatakan, dari hasil klarifikasi serta kajian, tindakan yang dilakukan IKW itu melanggar pasal 2 huruf UU 5 Tahun 2014 tentang ASN. IKM selaku tenaga kontrak, belakangan diketahui menjadi saksi paslon di TPS 2 Kelurahan Baler Bale Agung. Selanjutnya Panwaslu Jembrana menyerahkan keputusan temuan pengawasan di lapangan tersebut kepada pimpinannya. Rekomendasi sanksi yang diberikan adalah sanksi pembinaan. (kmb26)
Oknum Pegawai Kontrak Tahun Ini, SMPN 4 Melaya akan Direhab Dinyatakan Melanggar Negara (Bali Post) – Bantuan perbaikan fisik bangunan sekolah, khususnya SMP, tahun ini akan direalisasikan. Biaya perbaikan dengan menyasar sejumlah SMP ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 3,39 miliar. Salah satu SMP yang mendapat perbaikan yakni SMPN 4 Melaya di Kelurahan Gilimanuk. Hal ini disampaikan Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana I Putu Eka Suarnama, Selasa (3/7) kemarin. Ia mengatakan DAK ini khusus untuk anggaran rehab kelas. Sementara itu, Kepala SMPN 4 Melaya Agustinus Sudaryanto membenarkan akan adanya perehaban tersebut. Perehaban akan dilakukan di tiga kelas dan satu ruangan UKS. Estimasi harganya mencapai Rp 300 juta lebih. Namun untuk pencairannya
berapa wilayah Jembrana yang terpapar abu vulkanik Gunung Agung dan sebagian besar di pegunungan. Untuk mengantisipasi, pihaknya menyediakan 2.000 masker yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat. Informasinya, abu vulkanik itu terjadi di Dusun Sari Kuning, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Desa Manistutu dan Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Me-
Bali Post/olo
Bakal Caleg Mulai Sibuk Urus Persyaratan
Akademik Ketut Sunantra mengatakan relatif tidak ada masalah. Karena kuota yang tersedia di sekolah ini yaitu empat rombongan belajar (rombel) dan tidak terpenuhi semua. ‘’Yang mendaftar dan kami terima semuanya ada 84 siswa. Sementara kuota kita di sini 128 siswa dengan empat rombel. Karena itu masih sisa satu kelas,’’ terangnya. Dari 84 itu, menurutnya, tiga di antaranya berasal dari luar Jembrana. Dua dari Buleleng dan satu siswa dari Banyuwangi. Bila menerapkan sistem zonasi seperti tahun ini, sekolah ini hanya terbatas untuk lulusan SD di Kelurahan Gilimanuk saja. ‘’Dari tahun ke tahun siswa kita ya… lebih sedikit. Karena hanya melayani di sini (Gilimanuk) saja. Sementara selain SMP negeri, juga ada MTs,’’ ucapnya. (kmb26)
Bali Post/olo
BANGUNAN – Salah satu bangunan SMPN 4 Melaya yang rencananya akan direhab tahun ini.
Bali Post/ist
DIKLAT - Sekda Jembrana I Made Sudiada bersama Kadis UKM Provinsi Bali I Gede Indra Putra saat pembukaan Diklat Terpadu Peningkatan Kapasitas SDM UKM di Hotel Jimbarwana, Selasa (3/7) kemarin.
Karangasem
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
11
Kaget Lihat Letusan
Nyoman Konder Tewas akibat Serangan Jantung
Amlapura (Bali Post) Kobaran api di lereng timur dan utara Gunung Agung mengakibatkan kepanikan warga. Sejak malam kemarin, warga di kaki Gunung Agung berbondong-bondong turun menjauhi lereng gunung. Satu di antara mereka harus meregang nyawa akibat kaget melihat kobaran api yang sangat besar. Dia adalah Ni Nyoman Konder (49), warga Banjar Dinas Bonyoh, Desa Ban, Kecamatan Kubu. Peristiwa itu persis terjadi saat kobaran api sangat besar bergerak dari puncak Gunung Agung ke lereng utara dan timur, Senin (2/7) malam, sekitar pukul 21.00 Wita. Dia yang tinggal di wilayah KRB III, harus bergegas mengungsi ke tempat aman. Suami korban, I Komang Gati (51), mengatakan dia awalnya mendengar warga sekitar berteriak histeris gara-gara erupsi Gunung Agung. Kaget dengan teriakan itu, korban langsung keluar rumah untuk memastikan situasi Gunung Agung. Pada saat itu, korban melihat Gunung Agung telah erupsi dengan mengeluarkan lontaran lava pijar yang membakar hutan. Korban mengira itu adalah lelehan lava pijar yang mengalir melalui lereng gunung utara dan timur, persis di sekitar wilayahnya di Desa Ban. Diduga karena panik dan terkejut melihat situasi demikian, korban langsung pingsan di halaman rumahnya. ‘’Dia sempat kami larikan ke Rumah Sakit Pratama, namun, istri saya sudah dinyatakan meninggal. Diduga kena serangan jantung,’’ kata Gati yang ditemani anak kandungnya, di I Nyoman Urip (32). Kapolsek Kubu AKP I Made Suadnyana membenarkan adanya peristiwa ini. Menurutnya, korban saat itu shock melihat kobaran api yang begitu besar di dekat rumahnya. Pihaknya memastikan tidak ada unsur lain dari tewasnya korban. Sebab, keluarganya juga menyatakan demikian. Saat ini situasi di Kecamatan Kubu berangsur-angsur kondusif, tetapi suara gemuruh terus terdengar. Seperti dari Desa Dukuh, suara gemuruh terdengar sampai ke kantor desa. Sebagian masyarakat memilih bolak-balik ke rumah, ketimbang berdiam diri di pengungsian. ‘’Siang tadi barusan erupsi lagi. Warga saat siang sebagian balik ke rumah. Saat malam, baru mereka berkumpul ke tempat yang aman, seperti di kantor desa masing-masing,’’ kata Suadnyana, Selasa (3/7) kemarin. (kmb41)
NGUNGSI - Warga mengungsi di Kantor UPTD Pertanian Rendang.
Erupsi Gunung Agung
Ratusan Warga Mengungsi ke Rendang Amlapura (Bali Post) Kembali erupsinya Gunung Agung pada Senin (2/7) malam membuat sejumlah warga yang permukimannya berada di lerang gunung lagi-lagi harus mengungsi. Warga memilih mengungsi karena merasa waswas akibat letusan yang melontarkan lava pijar di puncak gunung tertinggi di Bali tersebut. Koordinator Posko Pengungsian di UPTD Pertanian, Desa Rencang, Kecamatan Rendang, Karangasem I Wayan Sudiarta, Selasa (3/7) kemarin mengungkapkan, ada ratusan warga yang mengungsi di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Rendang. Kata dia, untuk warga yang mengungsi di antor UPTD Pertanian sebanyak 122 orang,
Banjar Bambang Rendang 52 orang, Banjar Bencingah Rendang 13 orang, Banjar Langsat 27 orang, Banjar Dangin Pasar Rendang 37 orang, Banjar Singarata 20 orang, Subak Tengah Padang 10, Desa Nongan 176 orang dan Desa Pesaban 52 orang. ‘’Warga yang mengungsi berasal dari Banjar Temukus
dan Kesimpar Desa Besakih. Namun, ada juga ratusan pengungsi dari Selat yang mengungsi di Rendang. Jumlah ini bisa bertambah atau sebaliknya karena menyesuaikan dengan kondisi. Tetapi, tadi ada laporan bahwa ada warga dari Selat akan mengungsi di wilayah Rendang, namun sampai saat ini kita belum terima datanya.
Kita akan tunggu datanya sampai malam,’’ kata Sudiarta. Sudiarta menjelaskan, untuk logistik para pengungsi tidak ada masalah. Karena stok beras dan kebutuhan yang lainnya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pengungsi selama satu pekan ke depan. Jika memang logistik nanti menipis, pihaknya bakal memohon ke posko utama di Tanah Ampo. ‘’Jika jumlah pengungsinya sama seperti ini logistik aman. Jika ada penambahan pengungsi lagi, maka bisa saja logistik sudah habis
sebelum sepekan,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk membantu memasak bagi warga di pengungsian ini, mulai tadi pagi ada satu dapur darurat. Untuk memasak sudah langsung ada relawannya. ‘’Dapur darurat ini sangat membantu kita dalam melayani pengungsi khususnya untuk pemenuhan makanan. Kita harap semasih ada pengungsi, mereka selalu ada dapur darurat seperti ini untuk membantu memasakkan pengungsi,’’ harap Sudiarta. (kmb41)
Ketua DPRD Turun ke Lokasi Pengungsian
Bali Post/kmb41
MENINGGAL - Korban meninggal diduga akibat serangan jantung.
Bupati Instruksikan OPD Maksimal Bantu Pengungsi
Radio Pasebaya Masih Diganggu ’’Jammer’’ Amlapura (Bali Post) Menyikapi kondisi terakhir Gunung Agung, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri telah mengumpulkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mematangkan langkahlangkah antisipasi. Dalam rapat koordinasi pasca-erupsi, Senin (2/7) malam, seluruh jajaran pemerintahan sampai di tingkat banjar diinstruksikan untuk secara maksimal membantu pengungsi, baik dari sisi sarana evakuasi maupun logistik dan kesehatan. ‘’Karakter gunung api sulit ditebak sehingga kondisi seperti ini bisa berlangsung lama. Kerahkan segala upaya untuk membantu warga,’’ tegasnya dalam rapat yang digelar di rumah jabatan Bupati di Lingkungan Belong, Kelurahan Karangasem. Dalam kondisi bencana seperti sekarang, Mas Sumatri menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bahu-membahu berkontribusi membantu warga yang terpaksa mengungsi. Pihaknya berharap koordinasi yang sudah terbina antara pemerintah dengan masyarakat termasuk Pasebaya Gunung Agung dan unsur relawan lainnya dapat terpelihara. Untuk mengetahui kondisi pengungsi, Bupati bersama jajaran Forkompinda juga sempat mengunjungi sejumlah titik pengungsian. Dalam kesempatan itu, Dandim/1623 Karangasem selaku Dansatgas Penanganan Bencana, Letkol Inf. Benny Rahardian, meminta masyarakat tidak panik namun tetap menjaga kewaspadaan. Menurutnya, pemerintah telah melakukan langkah-langkah dan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait untuk keselamatan masyarakat. ‘’Jika merasa tidak nyaman di rumah, silakan mengungsi tapi sementara cukup sampai di KRB I saja. Tingkatkan koordinasi, jangan panik,’’ tegasnya. Sementara itu kemarin, visual Gunung Agung hanya bisa terpantau jelas sampai siang. Memasuki sore gunung diselimuti awan mendung sehingga hanya bisa teramati dari beberapa tempat. Relawan Pasebaya terus melaporkan perkembangan situasi melalui jaringan radio komunikasi dan grup WhatsApp. Namun sayangnya, koordinasi Pasebaya kerap diganggu oleh aksi-aksi tak bertanggung jawab. Frekuensi radio komunikasi Pasebaya masih sering kena jammer. Pada saat erupsi Senin (2/7) malam, mereka bahkan sempat pindah frekuensi karena aksi jammer sangat mengganggu. Sekretaris Pasebaya I Wayan Suara Arsana mengatakan aksi jammer mengakibatkan relawan kesulitan melaporkan hasil pengamatannya. Mereka tidak bisa transmit (masuk ke frekuensi) karena umumnya hanya berbekal pesawat HT. ‘’Dalam kondisi erupsi, frekuensi kita harapkan hanya untuk kepentingan repor (pelaporan situasi). Tapi banyak yang mencoba masuk bahkan sengaja ngejam,’’ keluhnya. Situasi tersebut sudah dilaporkan ke Balai Monitor (Balmon) Kelas 1 Denpasar. Perkembangan terakhir, menurutnya, Balmon sudah turun untuk melacak para pelaku jammer tersebut. Selain itu, untuk keberlangsungan jalur komunikasi, Tim Core ORARI Karangasem memindahkan salah satu repiternya karena berada di radius 2 km. ‘’Untuk masalah jammer, Balmon sudah ke lapangan mencari sumber pangganggu. Pekerjaan yang sulit, kita diminta bersabar,’’ ujar Suara Arsana. (kmb)
Bali post/kmb
PINDAHKAN REPITER - Tim Core ORARI Karangasem memindahkan salah satu repiter untuk mendukung komunikasi relawan Pasebaya karena berada di radius 2 km.
Tenangkan Pengungsi, Pastikan Kebutuhan Logistik Terpenuhi LETUSAN Gunung Agung, Senin (2/7) malam, mengakibatkan kepanikan warga di seluruh lereng Gunung Agung. Mereka ramai-ramai kembali mengungsi ke tempat aman, agar terhindar dari ancaman bahaya. Salah satunya, warga di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, khususnya dari Banjar Galih dan Untalan, mengungsi ke Banjar Kreteg dan Banjar Tengah serta beberapa tempat umum lainnya. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi berkesempatan turun langsung ke lokasi pengungsian. Sumardi berupaya menenangkan pengungsi dan memastikan kebutuhan logistik di lokasi pengungsian tetap terpenuhi. Warga lereng gunung diliputi kepanikan, menyusul suara gemuruh dari perut Gunung Agung terus terdengar semakin keras. Suara gemuruh bak pesawat tempur itu diikuti suara dentuman keras pukul 21.04 Wita dari kawah Gunung Agung. Lontaran lava pijar pun mengalir ke permukaan kawah. Percikan lava pijar ini kemudian memicu kebakaran hebat dari puncak Gunung Agung hingga ke lereng, khususnya lereng timur dan utara. Sebab, di sekitar itu pohon-pohon sudah lama
TENANGKAN WARGA - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi bersama Kapolsek Bebandem dan perangkat desa lainnya saat berupaya menenangkan warga di lokasi pengungsian Banjar Kreteg, Desa Sibetan, Senin (2/7) malam. kering sejak aktivitas Gunung Agung semakin meningkat setahun terakhir. Pengalaman mengungsi sebelumnya membuat warga setempat tak kesulitan mencari tempat mengungsi. Namun, karena erupsi terjadi malam hari dengan suara dentuman keras, kepanikan sempat melanda warga. Melihat psikologis war-
ga pengungsi dalam keadaan panik, Ketua DPRD Nengah Sumardi berupaya menenangkan. Masyarakat diimbau agar tetap tenang, namun tetap waspada dengan mengikuti arahan pihak terkait dan meng-update informasi terbaru pihak-pihak yang berkompeten di bidangnya, agar tidak terhasut informasi palsu alias hoax. ‘’Kami ingin
agar warga tetap tenang, sehingga selamat dalam perjalanan mengungsi. Jangan sampai ingin menyelamatkan diri, tetapi karena panik, justru bisa celaka di jalan,’’ kata Sumardi. Memberi rasa tenang, aman, dan nyaman menurut politisi Partai Golkar ini sangat diperlukan dalam situasi seperti ini. Sebab, sejak setahun terakhir, masyarakat Karangasem di lereng Gunung Agung, sudah cukup stres menghadapi situasi seperti ini. Warga seperti hidup dalam ketidakpastian karena peningkatan aktivitas Gunung Agung, benar-benar sulit ditebak. Selain berupaya membuat warga pengungsi tenang, kebutuhan logistik dari pemerintah daerah juga harus terjamin. Sumardi pun memastikan setiap pos pengungsian yang dia datangi, sudah ada kebutuhan logistik sementara dan kebutuhan pengungsi lainnya, seperti matras, selimut, obat-obatan dan lainnya. Hingga Selasa (3/7) kemarin, ada banyak titik pengungsian lainnya yang menampung warga dari lereng Gunung Agung. Seperti di Banjar Dinas Sidimara sebanyak 114 orang pengungsi, Kantor Desa Ban, Kubu sebanyak 854 orang, Kesimpar 12 orang, Batusesa 81 orang,
Tegallinggah 33 orang, Wates Tengah 146 orang, Pesangkan 175 orang, Peringsari 110 orang, Sengkidu 85 orang, UPTD Rendang 84 orang, Sibetan 367 orang, Abang 165 orang, Bebandem 90 orang, Muncan 50 orang, dan Biaung 15 orang. Data ini masih berkembang, karena proses pendataan di lapangan masih dilakukan BPBD Karangasem, bekerja sama dengan relawan Pasebaya. Perbekel Sibetan I Nengah Kompiang Suarjana mengatakan, setelah Gunung Agung kembali tenang, sebagian besar pengungsi di Sibetan sudah kembali pulang ke rumahnya. Sejak pagi kemarin, warga langsung berkemas lagi untuk kembali pulang ke rumahnya dan beraktivitas seperti biasa. Tetapi, warga pengungsi mengatakan mereka akan kembali ke tempat pengungsian saat malam hari. ‘’Kami sudah sediakan beberapa tempat. Warga pengungsi sudah tahu harus ke mana jika situasi di sekitar tempat tinggal tidak aman. Tetapi, kami juga meminta baik saat mengungsi atau kembali ke rumah, agar berkoordinasi dengan klian banjar dinas, agar komunikasi antara pengungsi dengan desa penyangga, tetap berjalan baik,’’ tegasnya. (ad170)
Desa Dukuh Kubu
Rawan Bencana, Potensi Ekonominya Rp 388 Juta Per Hari DESA Dukuh terletak di hulu Tulamben, dekat dengan Gunung Agung. Dukuh merupakan kawasan yang gersang, sehingga mayoritas masyarakat harus membeli air untuk kehidupan sehari-hari. Penduduk desa ini juga merupakan kelompok yang rentan dalam tantangan potensi bencana vulkanologi dari Gunung Agung maupun tantangan jangka panjang yang akan dibawa oleh dampak perubahan iklim. Meski dikenal sebagai daerah rawan bencana, Dukuh punya potensi hasil olahan lontar yang bisa menghasilkan Rp 388 juta per hari. Sekitar 15 persen penduduk setempat masih tergolong kurang mampu. Tahun ini, wilayah ini beruntung menjadi lokasi perayaan Hari Lingkungan Hidup. Terpilihnya Dukuh, karena sangat pas dengan tema tahun ini, yakni ‘’Gunung dan Hutan adalah Kita’’. Jelajah Desa Dukuh ini diinisiasi bersama oleh Conservation International (CI) Indonesia, Yayasan Pelestarian Alam dan Budaya (YPAB) Bali, BNPB, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Program reforestasi dan pemberdayaan masyarakat ini dilandasi peran esensial alam Desa Dukuh (hutan dan gunung) serta aktivitas ekonomi dalam menjaga stabilitas ekologi kawasan. Ratusan orang hadir dalam kesempatan ini, 30 Juni lalu. Mereka yang hadir di dalam perayaan ini, diajak melakukan jelajah desa mengunjungi rumah para perajin lokal seperti pembuat gula ental, arak, tuak, dan mete. Selain itu, juga ada edukasi hutan dan gunung kepada anak-anak, penyerahan
usulan Hak Pengelolaan Hutan Desa Dukuh, kunjungan ke rumah warga untuk melihat pembuatan produk lokal oleh para perajin lokal, serta sosialisasi adaptasi dan mitigasi bencana oleh Analis Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Yudhi Widiastomo. Ini penting, untuk membekali warga setempat dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Agung. CI Indonesia dan lembaga lainnya yang terlibat dalam kegiatan ini, ingin memperkuat pemahaman betapa pentingnya ekosistem hutan di Desa Dukuh bagi kehidupan masyarakat. Demikian juga untuk kelestarian ekosistem terumbu karang di perairan Tulamben, salah satu situs penyelaman terkenal dunia. Keterhubungan ekosistem gunung dan laut ini selaras dengan filosofi Bali Nyegara Gunung. I Made Iwan Dewantama, Bali Program Manager CI Indonesia, menyampaikan ekosistem Desa Dukuh memiliki peran penting bagi kehidupan
masyarakat dan kelestarian ekosistem dalam konteks Nyegara Gunung. ‘’Dalam konteks konservasi, gunung dan laut adalah daerah yang harus dijaga kesuciannya serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Laut telah memberikan manfaatnya untuk masyarakat Tulamben, namun gunung belum memberikan manfaatnya untuk masyarakat Dukuh. Padahal, mereka dikaruniai pohon lontar yang mempunyai nilai ekonomi sangat tinggi bagi masyarakat,’’ ujarnya. Hasil analisis spasial yang dilakukan CI Indonesia, lontar merupakan komoditas potensial untuk menyejahterakan masyarakat. Perkiraan jumlah pohon lontar di Desa Dukuh 19.393 pohon. Jika semua dipanen, maka akan menghasilkan hingga 100 ribu liter tuak per hari. Dari rata-rata 3 pohon lontar, mampu menghasilkan 28 liter tuak yang bisa diolah menjadi 3 liter arak. Dengan harga arak Rp 20.000 per liter maka nilai ekonomi dari arak bisa mencapai Rp 388 juta per hari. Saat ini, CI Indonesia melaksanakan program reforestasi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Dukuh dan Desa Tulamben, sebagai bagian dari program di Bali yang menerapkan pendekatan Ridge to Reefs. Ini selaras dengan filosofi masyarakat Bali bahwa ekosistem gunung dan laut merupakan satu kesatuan.
Bali Post/gik
LONTAR - Warga setempat saat mengolah potensi pohon lontar menjadi berbagai produk bernilai. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, I Wayan Sutapa, mengatakan program dan analisis seperti ini bisa memberikan dampak yang besar. Masyarakat akan memiliki keterampilan sesuai potensi yang ada di Desa Dukuh. Salah satu perajin lokal, Nengah Sirig (perajin gula ental), berharap agar ke depannya, gula ental asli Dukuh semakin dikenal dan tak hanya dijual di daerah sekitarnya. ‘’Kami berharap dengan cara seperti ini dapat memperkenalkan potensi lokal Desa Dukuh. Bila potensi ini dikelola dengan baik, maka Desa Dukuh dan Desa Tulamben akan men-
jadi satu kesatuan pariwisata Nyegara Gunung yang menyejahterakan masyarakatnya,’’ ujar Iwan. Untuk diketahui, Conservation International bekerja di Indonesia sejak tahun 1991 bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintah daerah, dan mitra dalam mendukung upaya konservasi dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. CI mencapai tujuan konservasi berdasar tiga pilar fundamental yang terhubung, yakni menjaga kekayaan alam, tata kelola yang produktif, dan produksi berkelanjutan. (gik)
KLUNGKUNG
12
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
Kualitas Sekolah Pincang
SOSOK Genjot Sertifikasi Naker
PERSAINGAN dunia kerja semakin ketat. Yang menjadi saingan para pencari kerja tak hanya masyarakat lokal. Namun juga orang-orang luar negeri. Realitas ini telah terjadi di Bali. Sektor pariwisata yang paling menjadi incaran. Mengatasi hal tersebut, peningkatan kualitas tenaga kerja terus digenjot Pemerintah Kabupaten Klungkung, salah satunya melalui sertifikasi. “Pemkab terus mendorong sertifikasi naker. Ini sangat penting di tengah pencari kerja semakin banyak dan persaingan semakin ketat,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung I Gede Kusuma Jaya, Selasa (3/7) kemarin. Sertifikasi, kata pejabat asal Desa Selisihan Kecamatan Klungkung ini, juga penting untuk menunjang karier di tempat bekerja. Bahkan, belakangan sudah menjadi salah satu persyaratan dalam pengajuan lamaran. “Ini kan sudah menjadi syarat. Perusahaan jadi tahu kemampuam kita,” ucapnya. Tak dimungkiri, sampai saat ini masih ada naker yang mengabaikan hal tersebut. Perusahaan pun ada yang demikian. Masih enggan untuk memfasilitasi tenaga kerjanya. “Untuk sertifikasinya difasilitasi lembaga khusus. Perusahaan memiliki kewajiban mendorong tenaga kerjanya, termasuk ikut memfasilitasi juga,” tegasnya. Menyikapi hal itu, pemkab tak bisa berbuat banyak. Yang dilakukan hanya sebatas sosialisasi secara berkelanjutan dengan menyasar langsung perusahaan, terutama pariwisata yang jumlah tenaga kerjanya sangat banyak. Sesuai rencana, hal serupa juga akan dilakukan dengan menyasar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun SMA yang menawarkan keahlian khusus. “Arah ke sana sudah ada. Akan ada sosialisasi sejak dini. Terutama untuk sektor pariwisata yang semakin berkembang,” jelasnya. (sos)
Disdik akan Rombak Posisi Guru
Produksi Dipastikan Berlanjut
Toko Modern Wajib Pasarkan Garam Beryodium Kusamba
Semarapura (Bali Post) Produksi garam beryodium Kusamba yang digagas Pemkab Klungkung masih jalan di tempat. Hal tersebut akibat terkendala alat pengering. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memastikan program ini akan berlanjut. Instansi terkait sudah diminta melakukan pengadaan peralatan tahun ini. “Ini tetap berjalan. Instansi terkait sudah diminta agar tahun ini bisa pengadaan anggaran,” tegasnya, Selasa (3/7) kemarin. Tak hanya itu, Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini juga telah meminta Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja I Gede Kusuma Jaya untuk menghitung kebutuhan garam untuk masyarakat Klungkung. Hal tersebut dijadikan acuan untuk produksi nantinya. “Untuk pemasaran, Pemkab siap membantu. Begitu juga modal,” ungkapnya. Ditegaskan, mulai 2019, Desa Kusamba sudah bisa memproduksi garam beryodium. Menggenjot penjualannya, toko modern juga diwajibkan turut berperan. “Semua toko modern wajib menjual produk Klungkung seperti garam Kusamba, beras lokal. Itu wajib. Saya akan siapkan lebih dulu perangkat hukumnya,” kata Suwirta. Selama ini toko modern yang tersebar di sejumlah lokasi belum maksimal berpartisipasi menjual produk lokal Klungkung. Padahal dari sisi kualitas tidak kalah jauh dengan produk luar. Garam beryodium Desa Kusamba misalnya, sebelum dilempar ke pasaran, sudah beberapa kali dilakukan uji coba. Kembali ditegaskan, garam yang diproduksi akan menggunakan produksi petani lokal. Dalam waktu dekat, petani akan dikumpulkan untuk diberikan pemahaman. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Wayan Durma sudah diminta menindaklanjuti. “Pokoknya 2019 produksi garam beryodium Desa Kusamba harus sudah jalan,” imbuhnya. Terkait pengadaan alat pengering, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja I Gede Kusuma Jaya mengatakan, diusulkan pada anggaran perubahan. Termasuk juga untuk mesin pencacah. “Semoga semua bisa pengadaannya,” jelasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
GARAM - Salah seorang warga di Desa Kusamba Kecamatan Dawan yang masih memproduksi garam beryodium.
Semarapura (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP tahun ajaran 2018/2019 telah berlangsung. Di Kabupaten Klungkung, permasalahan terbilang tidak ada. Seluruhnya berjalan sesuai aturan. Setelah berjalannya sistem PPDB itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Klungkung juga akan melakukan perombakan tenaga pendidik untuk pemerataan kualitas sekolah. Sebab, selama ini kualitas sekolah di Klungkung masih pincang. Kepala Disdik Klungkung I Dewa Gde Darmawan mengaku sudah melakukan pemetaan guru berdasarkan kualitasnya melalui bidang ketenagaan. Ditegaskan, pasti ada sejumlah guru yang akan dipindahkan ke sekolah lain. Itu diperkirakan berlangsung enam bulan setelah pelantikan bupati terpilih. “Sekarang kan belum boleh (mutasi - red). Pemetaan sudah ada. Sekarang kami masih fokus pengisian jabatan kasek dengan pelak-
sana tugas. Ada di SMPN 4 Semarapura dan SMPN 4 Banjarangkan. Itu sekolah baru,” jelasnya, Selasa (3/7) kemarin. Disampaikan lebih lanjut, dalam mutasi itu dilakukan dengan sistem zonasi, layaknya PPDB. Guru tetap bertugas di sekolah yang masih satu kecamatan dan tetap mempertimbangkan akses dari tempat tinggalnya. “Ini akan diatur berdasarkan zonasi. Masih dalam lingkup kecamatan. Kalau dipindah jauh, kha-
watir berdampak pada kerjanya. Dengan cara ini juga kalau nanti ada guru yang membutuhkan jam tambahan mengajar, hanya bisa mencari di sekolah sesuai zonasi itu. Ini rasanya yang agak sulit menentukan,” katanya. Saat ini kualifikasi pendidikan guru sebagian besar sudah S-1, sesuai standar minimal. Namun demikian, tak memungkiri masih terjadi perbedaan kualitas antarsekolah. “Dalam mutasi nanti, porsinya akan ditentukan.
Setiap sekolah ada dua puluh persen kelas A, dua puluh persen kelas C dan sisanya B. Guru yang kemampuannya bagus juga digeser ke pinggiran. Supaya bisa juga ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pendidikan,” kata Pejabat asal Desa Manduang, Kecamatan Klungkung ini. Sesuai data, jumlah guru SD dan SMP berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) mencapai 2.700-an yang tersebar di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. Selain itu, dalam melangsungkan proses belajar-mengajar, pemkab juga masih bergantung pada tenaga kontrak dan pengabdi yang jumlahnya sekitar 600 orang. “Mutasinya bisa kena
tenaga kontrak,” imbuhnya. Anggota Komisi III DPRD Klungkung I Ketut Sukma Sucita sempat menyatakan pemerataan kualitas tenaga pendidik memang harus dilakukan. Hal tersebut untuk mengantisipasi keluhan masyarakat. “Sekarang penerimaan peserta didik sudah zonasi. Jangan sampai ini berubah gara-gara alasan kualitas tenaga pendidikan belum merata,” ujarnya. Hal serupa, kata Politikus Partai Nasional Demokrasi (NasDem) ini juga harus dilakukan pada jenjang SMA/ SMK. Demikian pula dalam hal sarana-prasarana harus tetap mendapatkan perhatian. “Sekolah harus mampu menciptakan kenyamanan,” katanya. (kmb45)
Program TOSS
Diapresiasi Kementerian PUPR, Layak Jadi Percontohan SLOGAN “Dari Klungkung untuk Indonesia” yang didengungkan Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mengenalkan teknologi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) nampaknya sudah berhasil menarik perhatian pemerintah pusat. Selasa (3/7) kemarin, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Dinas Lingkungan Hidup Depok mengunjungi TOSS Desa Gelgel, Klungkung dan Desa Takmung, Banjarangkan. Program inovatif ini pun mendapatkan apresiasi. Didampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Direktur Pengembangan PLP, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR Ir. Dodi Krispratmadi, M.Env.E. mengaku sangat tertarik dengan pengolahan sampah menjadi pelet yang dapat digunakan sebagai bahan bakar maupun pembangkit listrik sebagai salah satu
Bali Post/ist
TINJAU - Kementerian PUPR meninjau TOSS di Desa Gelgel, Klungkung, didampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Selasa (3/7) kemarin. bagian energi terbarukan. Diakui TOSS ini sangat bagus dan penerapannya perlu diperluas, termasuk bisa diadopsi daerah
lain. “Klungkung akan saya jadikan contoh dan akan diterapkan di daerah lain di Indonesia, salah satunya di Depok
Cerita Warga Ketika Gunung Agung Meletus
yang siap untuk menerapkan teknologi ini,” ujarnya. Program bidang lingkungan yang juga memberikan dampak ekonomis ini masih terbelit kendala. Peralatan produksi pelet masih terbatas. Pemerintah pusat siap mencarikan solusi bersama pemerintah kabupaten. “Program seperti ini harus didukung,” sebutnya. Sementara itu, Bupati Suwirta mengatakan toknologi hasil kerja sama dengan Indonesia Power dan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN, Jakarta ini tidak hanya untuk dijadikan bahan studi banding dan kunjungan belaka. Namun diharapkan benar-benar menjadikan Klungkung bebas dari persoalan sampah. “Ke depan saya berupaya mewujudkan di Klungkung seratus persen desa menerapkan TOSS. Paling tidak tahun ketiga sudah terealisasi,” sebutnya. Diakui, saat ini produksi
pelet belum mampu memenuhi permintaan PT Indonesia Power. Untuk itu pemerintah pusat diharapkam bisa memberikan bantuan pengadaan alat-alat produksi. “Semoga Klungkung akan semakin dikenal dan semakin banyak dikunjungi sehingga berimbas pada sektor ekonomi lainnya,” katanya. Sebelumnya, pengelolaan sampah dengan metode ini juga memantik perhatian Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), anggota Komisi V DPRRI dan sejumlah kepala daerah di Indonesia. Mereka langsung melakukan kunjungam lapangan untuk mengetahui segala prosesnya. Selain itu juga telah masuk sebagai nominasi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2018 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (ad160)
Bingung Mencari Tempat Ngungsi, Bawa Bayi Berumur Seminggu LETUSAN Gunung Agung, Karangasem, Senin (2/7) malam tak sebatas menyebabkan warga yang bermukim di lerengnya dirundung kepanikan. Banyak juga yang harus mengungsi, menyelamatkan diri dari bahaya. Tiga kepala keluarga (KK) memilih mengungsi ke Kabupaten Klungkung. Ceritanya cukup membuat hati pilu. Harus ada yang mengajak bayi baru berusia seminggu. Ada pula yang tengah hamil, hendak melahirkan dalam waktu dekat. Erupsi gunung tertinggi di Bali itu disertai dentuman berkali-kali. Dari kawahnya juga keluar lava pijar. Itu pun dikabarkan hingga membakar hutan di sekitarnya. Pancaran sinar membara dari puncak tak terelakkan. Fenomen alam pun memantik perhatian banyak orang. Bahkan beberapa warga yang bermukim di lerengnya harus bergegas mencari tempat aman. Menjauhkan diri dari bahaya yang seakan mengepung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung bersama instansi terkait juga turut dibuat sibuk. Sesaat setelah meletus, berge-
Bali Post/sos
NGUNGSI - Warga Lingkungan Pati Kala, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem mengungsi di Kantor BPBD Klungkung, Selasa (3/7) dini hari. Satu KK ada yang mengajak bayi umur seminggu. gas menuju GOR Swecapura, Desa Gelgel, mempersiapkan sarana untuk penanganan pengungsi jika sewaktu-waktu datang. Layaknya sesaat setelah Gunung Agung ditetapkan level Awas pada 22 September 2017. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wakilnya, I Made Kasta, juga ikut turun memastikan persiapan sudah berjalan baik. Selama beberapa jam, informasi kondisi terkini Gunung Agung seakan tak pernah berhenti. Termasuk pergerakan warga dari sejumlah desa yang hendak mengungsi. Pada Selasa (3/7) kemarin pukul 00.30 Wita, tersiar kabar ada tiga KK yang terdiri dari 10 jiwa di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya Klungkung. Terungkap, mereka adalah warga Lingkungan Pati Kala,
Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem. Berniat menyelamatkan diri dari petaka alam yang tak bisa ditebak. Hati dibuat terenyuh. Mereka tak seluruhnya orang dewasa. Warga itu yakni Made Agus Astawa (27) nampak mengajak anaknya yang masih bayi. Diberi nama Ni Kadek Tiara Dewi. Lahir baru sepekan lalu. Kulitnya masih terlihat merah. Sangat mungil dan cantik. Istrinya, Ni Wayan Suartini (25), bersama anak pertamanya, Gede Agus Angga Pratama (1,5), juga ikut. Keluarga kecil ini bersama warga lainnya langsung dibawa ke Kantor BPBD Klungkung. Menjauhkannya dari udara yang cukup dingin. Sang bayi digulung dengan selimut tebal. Nampak hangat, tidurnya
juga lelap. Tak ada tangisan yang dikeluarkan. Seolah tahu orangtuanya tengah sulit. Pagi, sekitar pukul 07.30 Wita, Agus Astawa menceritakan sedikit pengalamannya. Senin (2/7) malam sekitar pukul 21.00 Wita, didengar suara dentuman cukup keras dari Gunung Agung. Tak ingin terjadi sesuatu, ia langsung memutuskan untuk menjauh. Istri dan anaknya langsung diangkut dengan sepeda motor. ‘’Bayi saya langsung diselimuti supaya tidak kedinginan,’’ tuturnya. Kendaraannya langsung ditancap menuju Desa Rendang. Dalam perjalanan disaksikan kepanikan warga. Kendaraan juga cukup banyak menyesaki jalanan. Dirasakan situasi cukup tegang. Semakin jauh dari gunung, ia justru kebingungan akan ke mana. Desa Rendang sudah terlewati. Tiba di Bukit Jambul, Karangasem, memutuskan berhenti sejenak.
Mikirkan ke mana harus berlindung. ‘’Saya putuskan untuk ke Lapangan Klungkung,’’ katanya. Ceritanya tak sampai di sana. Setelah sampai di Klungkung, ia harus kembali lagi ke rumahnya. Melawan rasa waswas hanya untuk mengambil perlengkapan untuk sang bayi. ‘’Setelah itu balik lagi ke sini (Klungkung - red),’’ imbuh pria yang bekerja di Badan Pengelola Pura Besakih ini. Kepanikan juga dirasakan warga lain, Komang Santi (25). Ia yang tengah hamil 8,5 bulan juga harus ikut mengungsi. Meski begitu, ia merasa bersyukur. Tidak melahirkan pertengahan jalan. ‘’Perut dari dua hari lalu mulai sakit. Untung masih bisa ke sini,’’ ucapnya. Hari menginjak siang. Kemarin, warga itu memutuskan untuk kembali pulang. Berbekal harapan situasi segera bersahabat. Mereka diantar oleh petugas BPBD Klungkung. (sos)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr Pembantu Rumah Tangga (PRT)Wanita Hub:082359352500
B.BP.001.07.18.0000155
Dicari Kurir pnya Spd Motor Hub:(0361)727744,081999436969 B.BP.001.07.18.0000142
*Dicari Tenaga Serabutan bisa Sopir SIM A,Loyal 0361-8475294
B.BP.166.07.18.0000158
Wnta/Pria Srabutan u/Catering Makan/TidurDalam.081339216142
B.BP.001.07.18.0000102
*Segera Bth Waiter Pria&Wanita Pglmn/TdkMin.SMU,081999670006
B.BP.001.07.18.0000134
ASA Property Membutuhkan Staff E-Commerce,Villa Coordinator, Accounting,Butler/Housekeeping Berpengalaman,Staff Tukang dan Kepala Tukang.Tlp.0361-289742 CV:asahrd2018@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000090
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat.Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.06.18.0001182
Bth SPG Jujur, Single, Bs Bhs Ing, unt TK di Hotel Conrad TanjungBenoaHub.087860588800
B.BP.004.07.18.0000053
Cr GRO/FO laki2,bs B.Ingg,Peng 1Th.CV: hrdbali2018@gmail.com B.BP.001.06.18.0001137
Cr Staf Notaris,laki2 S1 Hukum Peng1Th.CV:rismasata@gmail.com B.BP.001.06.18.0001138
Cr Supir SIM B1&Kru Gudang Lam Jl.Antasura Dps H.081236477126 B.BP.001.07.18.0000048
Dcr Asst Guru PG/TK yg Bs Bhs Ing&Cleaning Service.Krm CV ke sanur@cheekymonkeysbali.com Telp.0361-282420 B.BP.001.06.18.0001106
RUPA - RUPA
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
G.01
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
G.02
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
Dcr Karyawan/ti Koperasi Wahyu Dana Lestari Jl.Sedap Malam 34
B.BP.001.06.18.0001118
Dcr Marketing u/Kntor Perusahaan Tour.CV:rismasata@gmail.com
B.BP.001.06.18.0001140
Dcr Mekanik utk Bkl Vespa Modern (Metik).Lok.Dps. Ada Trening.WA 08568160614
B.BP.004.07.18.0000054
B.BP.004.06.18.0001086
Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP SIM C u/Bag.Teknis Lapangan Fasilitas Gaji UMK Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke:CV Gong Dewata Tlp.0361722709/ 03614480750/081246383864
B.BP.001.07.18.0000131
Dcr Sopir Pribadi,Berpenglmn, KTP Bali,Punya SIM B1, Penampilan Rapi, Lamaran Langsung ke Hasanudin 74 Dps
B.BP.001.06.18.0001058
TOYOTA
Fortuner’2010 Hitam Diesel Manual Pribadi Mulus 085333074570 B.BP.165.07.18.0000106
Jual Harrier,Th’2007,Hitam Mulus,Asli DK Hub.081337188868 B.BP.004.07.18.0000055
Dijual Kijang LSX warna putih thn’ 97 dan warna abu2 thn’2000, Hub. 081238553358 G.01
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.07.18.0000006
Dibutuhkan Hairdresser, Therapish yg Berpengalaman di Krobokan Hub:081293799814 B.BP.031.07.18.0000094
Dicari Kasir u/ Resto di Renon Hub:081916420095
B.BP.001.07.18.0000083
B.BP.001.07.18.0000089
SERVICE
BENGKEL LAS n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
OPTIK
FOTO COPY
Dijual Truk Box 2004 Rp.80Jt Hub:081337572277/0361-9064980
Dcr Waiter/ess,Grill, Steward, Bar. Kirim CV ke:Warung Subak Peguyangan Hub.0361-410910 Dibutuhkan segera PRT Cewek, rajin & berpengalaman u/rumah SMS 08123877799
B.BP.001.07.18.0000105
Dibutuhkan Guru Olahraga SD, Syarat;Pria,S1 FKIP Olahraga. Denpasar Children Centre. Tlp(0361) 725725 B.BP.001.07.18.0000001
BIRO JASA
Staf Produksi Roti/Bakery (Tabanan), Pengalaman, Hub.Dewi 0818343077 B.BP.004.07.18.0000109
Staf Finance/Accountant (Tabanan), Pengalaman, Apply to : info@tsbali.com B.BP.004.07.18.0000110
BIRO JASA
Jual Rmh LT1,85Are Jl.Malrboro XV Lok.Strategis Hp.0811398350 B.BP.001.07.18.0000085
Rmh + Gudang Jl.Arjuna 12 Darmasaba Murah 9 Are 081217800900 B.BP.004.07.18.0000103
Rmh 2Lt Perum Green Lot LT180/ LB120.H:085100426116/0811394630 B.BP.001.07.18.0000081
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH Rumah T’54/110,Taman Giri Nusa DuaH:08123800352/087862232050
B.BP.001.06.18.0001176
DIJUAL TANAH Djl Tnh 1A 360Jt BU,2A Dama 1,5A Buduk Hub.082147454248 B.BP.164.07.18.0000154
Djl Tnh Jl.Pengiasan 3 No.23 DanauTempeSanur,085857350815 B.BP.153.07.18.0000157
Djl Tnh 24Are, Baturiti Tbn Hrg 20Jt/are,H:08123665040 BU.TP B.BP.001.06.18.0000916
Djl Tnh 6,17A,Mekar 2 Blok A12 350Jt/Nego Hub:081339504433 B.BP.001.06.18.0001158
MITSUBISHI
B.BP.001.07.18.0000051
Free
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.07.18.0000156
B.BP.001.07.18.0000130
B.BP.001.07.18.0000087
Dibutuhkan segera Tukang Kebun u/rumah Prbadi SMS 08123877799
B.BP.001.07.18.0000098
B.BP.001.06.18.0001121
Dcr karyawati Akunting & Kasir Bs Exel/Myob Hp.081 338 344155
Dibutuhkan Tk.Kayu/Builder(Lk2 Penglmn),Gj 100/Hr,Mkn 2X&Staf Wnt,Mahir Komputer,Bhs Inggris Max. 40Th, Gaji 2,250Jt. Yang Minat Hubungi:Ibu Amelia.HP: 082144041892/081332036010(WA)
Dicr Kary Marketing Pria 165Cm S1 Gizi max27Th,Supel,Rapi Bs Excel Word&Browsr Internet IPK Min 3 u/Tugas di Dps.Lam ke Jl. Mayjen Sutoyo 52 Dps.Tlp235733
B.BP.154.07.18.0000010
Dcr TngTamatanST.SMK/STMSbg Plaksana,Admin&LogistikLapangn Mekanik AltBerat Hub.0361224109 08113975654 PTAdiMurti,Plawa 37
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.001.07.18.0000107
B.BP.001.07.18.0000101
Dcr Admin, Supir, Tenaga Tk. Bangunan,Hub:08123676218
Dcr Banyak sales Obat Herbal, Keutungan Tinggi, 081339505678
B.BP.001.07.18.0000086
Dcr SPG&Kasir u Surya Mas Mart Legian SLTA 08123831900
Dcr Sopir SIM A&Cleaning Service Hub.Putu 08123630304 Cepat
B.BP.004.07.18.0000111
B.BP.001.07.18.0000100
Dcr Pelaksana Proyek Min.SMK (Fresh Graduate) H.085225972222
Dcr Admin Min.SMA,Lamaran ke Jl.Pidada V/9 Dps
B.BP.001.07.18.0000095
Kontraktor Bth Pelaksana Sipil MEP,Staff Pajak.T.0361- 410720/ CV Krm:sdmsastramas@gmail.com
B.BP.001.06.18.0000740
Dibutuhkan SPG,Area BTDC Nusa Dua, Max 30th.Langsung bawa lamaran ke Toko Dream Nusa Dua Bali Colection Gate C, 0812-46731533
B.BP.001.07.18.0000115
Cr Reservation wnt B.Inggris + Komp,SMAGajiUMK085239532456
B.BP.001.06.18.0001185
B.BP.001.07.18.0000002
Pria Cr Wanita Bali Sngle 30th kbwh srius&stia Hp087754455442
Dcr PRT Tgl Dlm Jl.Kenyeri III No.19 Hub.085102920563
Dcr Sgr Security Pengalaman, Bersertifikat, Pria Umur 20-30 Th, Pertamina LPG PT Sadikun LPG3kg,Jl.Bypass Ngurah Rai No.8-10X Dps Selatan Hub:(0361) 720833
G.03
Dibutuhkan 2 Orang Guru SD, Syarat;S1 PGSD/Sastra Inggris Denpasar Children Centre. Tlp(0361) 725725
Informasi pasang iklan Telepon
Djl Tnh SHM 139m2 Lok.Gunung Salak Tegallantang Padang Sambian Klod Dps. 0361-228667 B.BP.001.06.18.0001191
T.10A SHM Dkt Jln.Utama&Pantai LksTabanan.85Jt/A. 085257539923 B.BP.001.06.18.0001173
DICARI TANAH Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud untuk Di-develop/Dijual Kembali, Budget 10-20 Milyar Hub:Purnama 085881515449 B.BP.821.07.18.0000159
DISEWAKAN TOKO Tk 6x7M 16Jt/Th Jln. Sakura 20 Dps.T:0361-232540/087862530270 B.BP.001.07.18.0000037
DIJUAL RUKO Dijual Ruko di Jl.Astina Gnyr DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:081338183031/081805374433 B.BP.004.07.18.0000112
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.07.18.0000008
BIRO JASA
BANGLI
14
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
Dampak Erupsi Gunung Agung
Sejumlah Desa Dilanda Hujan Pasir
Bangli (Bali Post) –
Sejumlah desa di Kabupaten Bangli, Senin (2/7) malam, dilanda hujan pasir akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung. Informasi yang dihimpun, Selasa (3/7) kemarin, menyebutkan wilayah yang dilanda hujan pasir bercampur abu yakni Desa Peninjoan dan Dusun Kubusuih Desa Yangapi di Kecamatan Tembuku, Desa Suter, Abang Batudinding, Sekardadi, Bayunggede, Katung dan Banua di Kecamatan Kintamani, Desa Tiga di Kecamatan Susut dan Desa Landih serta Pengotan di Kecamatan Bangli. Warga Desa Suter yang juga Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma mengungkapkan, hujan pasir terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Hujan pasir berlangsung sebentar. ‘’Pas nonton TV tiba-tiba ada suara seperti hujan tapi tidak ada terasa dingin. Saat saya cek keluar ternyata ada hujan pasir,’’ ujarnya sembari menambahkan, peristiwa itu
tidak sampai menimbulkan kepanikan warga. Hal serupa disampai kan Perbekel Suter Wayan Nyepeg. Meski terjadi hujan pasir, tidak sampai menyebabkan warganya panik atau mengungsi. Di sisi lain, Perbekel Desa Kayubihi Ketut Widiana menuturkan sesaat sebelum hujan pasir dia sempat mendengar suara dentuman
cukup keras. Hujan pasir berlangsung selama kurang lebih 15 menit. ‘’Lumayan hujan pasirnya apalagi atap rumah saya pakai seng, jadi terdengar sekali,’’ terangnya. Dikatakan Widiana, dari seluruh dusun di desanya, yang cukup keras mengalami hujan pasir yakni Banjar Bangklet ke utara. Sementara Banjar Gebagan ke selatan sebagaimana pantauannya
tidak terkena paparan hujan pasir. Pasir yang menghujani wilayah desanya bertekstur halus seperti pasir pantai. Hujan pasir tidak sampai mengganggu aktivitas warga. Hanya dikhawatirkan akan berdampak pada tanaman jeruk milik petani. Pasir dan abu dari letusan Gunung Agung sangat rawan menyebabkan terjadinya kerontokan buah dan daun pada tanaman jeruk. Untuk mengantisipasi dampak abu dan hujan pasir yang dapat mengganggu kesehatan warga, terutama yang wilayahnya terpapar abu, Widiana mengaku akan memohon bantuan masker ke BPBD Bangli. (kmb40)
Bali Post/ina
LANTAI - Lantai salah satu bangunan di wilayah Kayubihi yang terpapar abu dan pasir.
Pemkab Bangli ”Nganyarin” di Pura Mandara Giri Semeru Agung
Bali Post/ina
BANGUNAN - Bangunan mangkrak SD/TK Internasional di Kelurahan Kubu yang rencananya akan digunakan kembali untuk menampung pengungsi Gunung Agung.
BPBD Siapkan Sejumlah Tempat Pengungsian Bangli (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli akan kembali menyiapkan sejumlah tempat yang aman untuk menampung pengungsi. Persiapan ini guna mengantisipasi eksodus pengungsi ke wilayah Bangli jika sewaktu-waktu Gunung Agung kembali mengalami peningkatan aktivitas. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangli Wayan Karmawan, Selasa (3/7) kemarin, mengatakan tempat yang disiapkan untuk menampung pengungsi, yakni gedung TK/SD Internasional di Kelurahan Kubu dan gedung SKB di Kayuambua, Susut. Kedua lokasi ini beberapa bulan sebelumnya dipakai
sebagai tempat menampung pengungsi Gunung Agung. Jika jumlah pengungsi melebihi daya tampung dua tempat tersebut, tidak menutup kemungkinan gedung eks pabrik jahe gajah yang berlokasi di Banjar Buungan Desa Tiga Kecamatan Susut akan difungsikan untuk menampung pengungsi. ‘’Tergantung kondisi dan situasi nanti,’’ ujarnya. Selain memetakan tempat penampungan pengungsi, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PDAM dan PLN. Tujuannya agar di saat urgent, baik PDAM dan PLN bisa sama-sama siap melayani pengungsi. Dikatakan Karmawan, hingga kemarin, Kabupaten
Bangli belum kedatangan pengungsi dari Karangasem. Sebagaimana hasil koordinasi pihaknya dan BPBD Karangasem, penanganan pengungsi untuk sementara ini difokuskan di Kabupaten Karangasem. BPBD Kabupaten Bangli dalam hal ini sifatnya hanya mem-back-up jika sewaktu-waktu terjadi bencana. ‘’Kalau nantinya sampai terjadi erupsi yang luar biasa dan Karangasem kewalahan, tentu tim penanggulangan bencana Karangasem akan menyampaikan ke kita. Dan kita siap mengondisikan tempat pengungsian yang lama,’’ jelasnya. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut
Agus Sutapa menambahkan, sejauh ini manajemen pengungsi di Kabupaten Karangasem sudah bagus sehingga warga yang mengungsi terkonsentrasi di kabupaten setempat. Meski demikian pihaknya tetap akan menyiapkan beberapa tempat pengungsian jika sewaktu-waktu terjadi eksodus pengungsi. Menurut Agus, apabila beberapa tempat pengungsian yang disiapkan yakni gedung TK/SD internasional, SKB dan eks pabrik jahe gajah overload, tidak menutup kemungkinan BPBD akan memanfaatkan beberapa lapangan untuk menampung pengungsi seperti Lapangan Tamanbali dan Lapangan Bayung Gede. (kmb4)
CEK PANEL - Petugas Perusda BMB mengecek kondisi panel yang tertutup abu dan pasir.
Bali Post/ina
Ribuan Panel PLTS Tertutup Pasir Produksi Listrik Menurun
Bangli (Bali Post) Erupsi Gunung Agung yang terjadi Senin (2/7) lalu, mengakibatkan ribuan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Bangklet Desa Kayubuhi, Bangli, tertutup pasir dan abu. Hal ini dikhawatirkan berpengaruh terhadap produksi listrik di PLTS. Untuk membersihkan abu dan pasir, Perusda BMB akan mendatangkan tenaga operator khusus. Berdasarkan pantauan, Selasa (3/7) kemarin, kondisi panel PLTS terlihat kotor ter-
tutup abu dan pasir. Material abu dan pasir yang menempel tampak cukup tebal. Petugas PLTS Bangklet, Nengah Cahyadi mengatakan, hujan abu terjadi sejak beberapa hari lalu. Sedangkan hujan pasir terjadi sejak Senin malam. Menurutnya, panel yang tertutup abu dan pasir dapat menyebabkan menurunnya produksi listrik PLTS hingga 50 persen. Sebab, panel yang tertutup tidak bisa menyerap tenaga surya dengan maksimal. Petugas lainnya, Wayan Yusdiantara, menambahkan
pembersihan panel listrik PLTS tidak bisa dilakukan dengan cara mengelap. Hal itu justru akan menyebabkan permukaan panel lecet atau rusak. Untuk membersihkannya harus disiram air. Hanya saat ini pembersihan belum bisa dilakukan lantaran pasokan air ke wilayah setempat mati sejak beberapa hari lalu. Sementara itu, Direktur Perusda BMB Gusti Gede Satria Wira Tenaya menjelaskan, abu dan pasir yang menutup panel listrik di PLTS akan menyebabkan penurunan produksi listrik. Hanya
saja dia tidak bisa menyebutkan secara pasti berapa besar penurunannya. ‘’Akhir bulan baru bisa kita ketahui,’’ ujarnya. Gusti Satria menegaskan, pihaknya masih terus memantau kondisi panel. Rencananya, pekan depan pihaknya mendatangkan operator khusus dari Bandung yang sudah terlatih untuk mengecek sekaligus membersihkan abu dan pasir pada panel PLTS. ‘’Pembersihan tidak bisa dilakukan sembarangan. Karena bisa rusak panelnya,’’ jelasnya. (kmb40)
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bangli ngaturang bhakti panganyar serangkaian pujawali di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/7). Dipimpin Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, prosesi ngaturang bhakti panganyar diikuti sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pegawai di lingkungan Pemkab Bangli. Rangkaian bhakti panganyar yang dipuput oleh Ida Pedanda Mas Dwijendra Putra dari Geriya Baturiti, Tabanan, Bali, tersebut juga diisi dengan sesolahan tari rejang yang ditarikan oleh Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Bangli. Wabup Sedana Arta pada kesempatan itu mengatakan, bhakti panganyar merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemkab Bangli setiap tahun. Hal ini sebagai wujud bhakti ke hadapan Ida Bharata-Bhatari yang berstana di Pura Mandhara Giri Semeru Agung. Melalui bhakti panganyar ini, Wabup Sedana Arta berharap, Ida Bhatara yang berstana di Pura Mandhara Giri Semeru Agung berkenan memberikan keselamatan kepada seluruh umat serta memberikan tuntunannya
NGANYARIN - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra saat prosesi ngaturang bhakti panganyar serangkaian pujawali di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/7). sehingga pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Bangli bisa berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat Bangli. Sedana Arta juga menyampaikan rasa bangga terhadap keberadaan Pura Mandara Giri, mengingat pura ini memiliki peranan penting terhadap perjalanan umat Hindu di Bali dan nusantara. Sementara itu, Manggala Karya Edy Sumianto menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bangli dan seluruh umat se-dharma
karena sudah berpartisipasi ngaturang bhakti ke hadapan Ida Bhatara yang berstana di Pura Mandhara Giri Semeru Agung. ‘’Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh umat Hindu se-dharma, semoga melalui yadnya ini, Ida Bhatara memberikan keselamatan dan kesejahteraan untuk kita semua,’’ harapnya. Ditambahkannya, bhakti panganyar Senin lalu dilaksanakan oleh empat daerah yakni Kabupaten Bangli, Probolinggo, Bondowoso dan Jember. (ad163)
res Bangli Kompol Ngakan Anom Semadi memerintahkan anggotanya untuk mengoperasikan sarana dan prasarana yang akan digunakan. ‘’Pengoperasian sarana dan prasarana ini dilakukan untuk memastikan bahwa sarana yang digunakan siap pakai,’’ ujarnya. Hal senada disampaikan Kapolres Bangli AKBP Agus
Tri Waluyo. Dijelaskan nya, apel kesiapan tersebut penting dilakukan untuk mengecek kesiapan per sonel dan sarana prasarana sehingga siap digunakan membantu masyarakat. ‘’Kami dari kesatuan Polres Bangli selalu siap untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,’’ kata Agus Tri. (kmb40)
Polres Siagakan Personel dan Sarana Bangli (Bali Post) Selain BPBD, Polres Bangli juga mulai melakukan sejumlah persiapan menyikapi erupsi Gunung Agung yang terjadi Senin malam. Pada Selasa (3/7) kemarin, Polres Bangli melakukan apel kesiapan personel, sarana dan prasarana. Pada apel pengecekan tersebut, Kabag Ops Pol-
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
INFO SEREMONIAL
Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil PNB Menangkan Lomba Ketekniksipilan Tingkat Nasional
BERSAMA - Ketua Jurusan Teknik Sipil PNB Ir. I Wayan Arya, M.T. berfoto bersama mahasiswa yang berhasil meraih prestasi tingkat nasional. ANGGOTA Komunitas Prestasi Mahasiswa (Kompas) Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali (PNB) berhasil meraih prestasi pada ajang tingkat nasional. Komunitas yang berada di bawah naungan bidang 1 (satu) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Sipil ini memang bertugas melakukan pembinaan lomba dan penelitian. Tahun ini Kompas Jurusan Teknik Sipil PNB sukses memenangkan sejumlah gelar juara. Di antaranya mendapatkan gelar juara pada Lomba Beton dan Estemasi Biaya Tingkat Nasional. Pada lomba ini tampil perwakilan dari dua tim yaitu Ayu Kadek Alit Satyari Dewi, Komang Sujana Artha dan I Wayan Arya Wiguna. Menurut Ketua Jurusan Teknik Sipil PNB Ir. I Wayan Arya, M.T., mereka berhasil
mengawali prestasi dengan meraih juara II pada Lomba Beton Tingkat Nasional Sipil Expo 2018 di Universitas Mercu Buana, Jakarta pada 4 April lalu. Selain itu, menyabet juara III di National Concrete Competition Civil Carnival yang diadakan Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada 19 April. Arya menyatakan, prestasi lainnya juga berhasil dicapai. Di antaranya pada ajang Civil Expo Universitas Tarumanegara, Jakarta. Prestasi membanggakan kembali dicapai oleh tim ini yaitu menjadi juara III. Sementara Tim 2 yang terdiri atas Putu Wira Pranata, Desak Made Kusumadewi dan Putu Okta Suryana sukses menyabet juara II pada Lomba Beton Nasional Civil Carnival yang diselenggarakan di Universitas Bandar Lampung pada
12 Mei. Selanjutnya pada Lomba Estemasi Biaya Proyek Nasional, Jurusan Teknik Sipil PNB mengirim dua tim. Tim 1 yang diwakili oleh mahasiswa Ni Kadek Dwi Yuni Ariyani, Desak Made Kusumadewi dan Ni Wayan Wida Parwati merebut juara III, sedangkan Tim 2 yang menurunkan mahasiswa I Komang Mahendra Nusa, I Wayan Ramawan Agastya dan Julianto Putu Oka mendapatkan juara harapan II. ‘’Lomba ini diselenggarakan pada 5 Mei 2018 di Universitas Tarumanegara, Jakarta,’’ pungkas Wayan Arya. Kompas Jurusan Teknik Sipil PNB dibina oleh Ketua Jurusan Teknik Sipil Ir. I Wayan Arya, M.T. serta dosen pembimbing I Komang Sudiartha, S.T., M.T. untuk Lomba Beton dan Anak Agung Putri Indrayanti, S.T., M.T. untuk Lomba Estimasi Biaya. PNB adalah salah satu perguruan tinggi dengan sistem pembelajaran vokasi di Bali. Terdiri atas enam jurusan yaitu Jurusan Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Akuntansi, Pariwisata dan Administrasi Niaga. Jurusan Teknik Sipil terdiri atas dua Program Studi yaitu Diploma 3 (D-3) Teknik Sipil dan Diploma 4 (D-4) Manajemen Proyek Konstruksi. Jurusan Teknik Sipil senantiasa melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Penelitian, Pengajaran dan Pengembangan, serta Pengabdian Masyarakat. (ad168)
Stikes Bali Tuan Rumah Debat Mahasiswa Se-Kopertis VIII BEM Dilibatkan Sejak Persiapan
NUDC - Koordinator Kopertis VIII Nengah Dasi Astawa (kanan) memberi selamat kepada Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa saat membuka NUDC di Stikes Bali. SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali kembali dipercaya menjadi tuan rumah Debat Bahasa Inggris Tingkat Mahasiswa oleh Kopertis Wilayah VIII. Debat yang diberi nama National University Debating Championship (NUDC) 2018 dibuka Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si., Selasa (3/7) kemarin. Tercatat 48 tim debat dari 48 PT di Kopertis VIII (Bali, NTB dan NTT) mengkuti NUDC.
Para juara akan mewakili Kopertis VIII tingkat nasional. Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. berterima kasih dijadikan tuan rumah penyelenggaraan NUDC. Ini berarti NUDC sudah tiga kali diadakan di Stikes Bali dan satu lagi berskala dunia yakni Word School Debting Championship (WSDC) Tingkat SMA 2017. Menurutnya, pelaksanaan NUDC di Stikes Bali sejak awal melibatkan BEM Stikes
EUFORIA Piala Dunia 2018 menggiring PT Sharp Electronics Indonesia untuk menyelenggarakan ‘’AQUOS Big Goal’’, gabungan antara promosi belanja dan permainan sepak bola virtual. Aktivasi AQUOS Big Goal diselenggarakan hingga 15 Juli 2018 dengan menggandeng 20 titik hyperstore dan 15 distributor nasional yang telah resmi dikenal sebagai Sharp Tomodachi Store. Dua puluh titik hyperstore meliputi lima Hypermart dan 15 Giant, sedangkan 15 distributor nasional yang telah terdaftar sebagai Sharp Tomodachi Store di antaranya Login Store di Bandung, Toko Takrib dan Atlanta di Yogyakarta, Toko Global di Semarang, Toko Candi Elektronik di Solo, Toko Alaska di Makassar, Hartono Bukit Darmo di Surabaya, Hartono di Malang, UFO di Surabaya, Nuansa di Samarinda, Pondok Elektronik di Banjarmasin, Surga Elektronik di
Batam, Seven Elektronik di BSD, SJS Plaza di Padang, dan UFO di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Helatan sekelas Piala Dunia yang hadir empat tahun sekali selalu dimanfaatkan sebagai momentum untuk menawarkan kenyamanan menonton lewat televisi dari Sharp. Selain dibekali teknologi canggih yang dibenamkan dalam setiap televisi, Sharp Indonesia juga mengajak konsumen beralih ke televisi berukuran lebih besar agar keseruan Piala Dunia 2018 dapat dinikmati bersamasama. Agus Soewadjie, Assistant General Manager Marketing Communication PT Sharp Electronics Indonesia, membenarkan hal ini. ‘’Piala Dunia selalu menyenangkan untuk ditonton beramai-ramai. Nah, pas sekali jika konsumen beralih ke LED TV yang lebih besar paling tidak 40 inch ke atas agar pengalaman menontonnya jadi lebih terasa. Atas rasa
Bali dan klub bahasa Inggris. Mereka diberi pengalaman mengelola sebuah event berskala nasional dan internasional bekerja sama dengan panitia regional dan pusat. NUDC adalah sarana melatih cara berpikir kritis mahasiswa. Bidang yang diujikan menyangkut masalah regional dan internasional. Soal prestasi, Putu Darma Suyasa mengatakan, tim debat UNDC Stikes Bali pernah masuk enam besar di Kopertis dan maju ke tingkat nasional. Sementara mahasiswa lainnya langganan juara lomba debat nasional bahasa Inggris, baik bidang kesehatan maupun umum. Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka sangat senang melihat penyelengaraan NUDC di Stikes Bali berjalan lancar. Sebagai tuan rumah, Stikes Bali sangat diuntungkan. Pertama, membangun iklim akademik dan memotivasi warga kampus untuk menjadi yang terbaik dalam debat bahasa Inggris. Kedua, memberi pengalaman bagi BEM dan mahasiswa mengelola event dan memperkenalkan kehidupan
kampus kepada mahasiswa di Indonesia. Koordinator Kopertis VIII Prof. Dasi Astawa menegaskan, yang utama jadikan media untuk menguji kemampuan bahasa Inggris, terutama berani berbicara dan berargumentasi dengan bahasa asing, sedangkan juara adalah tujuan kesekian. Ia memberi contoh dirinya sekalipun tak bisa berbahasa Inggris secara baik, namun berani tampil dengan bahasa seadanya. Inilah yang mesti ditanamkan dalam pergaulan global bahwa SDM Indonesia harus jengah dan berani berbahasa asing. Panitia NUDC dari Stikes Bali Ni Kadek Ary Susandi, S.S., M.App.Ling. menambahkan, lomba dibagi tiga babak. Untuk babak penyisihan tiap debat melibatkan empat tim yang terdiri atas dua debator. Tiap tim berhak bertanding empat kali untuk masuk babak 16 besar kemudian disaring lagi ke babak delapan besar. Babak grandfinal diikuti empat tim, sedangkan yang dikirim ke tingkat nasional adalah enam tim terbaik berdasarkan skor. (ad169)
Terima Audiensi PERSI
Gubernur Mangku Pastika Dukung Program Wujudkan Generasi Emas
’’AQUOS Big Goal’’ bagi Pencinta Bola terima kasih kami, khusus pembelian di periode ini, kami sudah menyiapkan atraksi dan hadiah yang wajib dicoba oleh konsumen,’’ ujarnya. AQUOS Big Goal dibagi menjadi dua metode permainan yaitu offline dan online. Untuk permainan offline, konsumen yang melakukan pembelanjaan televisi LED 40 inch ke atas di hari biasa berhak ikut serta dalam undian lucky dip berhadiah voucher. Lain halnya dengan mekanisme di akhir pekan, untuk pembelian televisi LED 40 inch ke atas, Sharp menantang konsumen bermain bola di setiap Game Corner yang tersedia di toko yang telah ditunjuk. Konsumen hanya perlu memberikan tendangan terbaiknya secara virtual di hadapan layar televisi Sharp. Menang atau kalah, konsumen tetap berhak membawa pulang hadiah yang telah disiapkan. Misalnya voucher senilai Rp 300.000 untuk konsumen yang keluar sebagai jawara atau cashback Rp 50.000 bagi yang belum beruntung. Hadiah tambahan juga menanti konsumen yang telah membagikan, menyukai dan mengunggah fotonya ke akun resmi Facebook Sharp Indonesia. Hasil pembelanjaan dapat diikutsertakan dalam undian dengan hadiah yang bernilai semakin besar, seperti satu unit motor, handphone Sharp R1, hingga televisi AQUOS 50 inch. Konsumen terpilih yang sudah melakukan pembelian dan berdomisili di area Jabodetabek akan diboyong ke Jakarta untuk hadir dalam acara nonton bareng final Piala Dunia 2018 pada 15 Juli. (bns1)
15
AUDIENSI – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (tengah) menerima audiensi Hospital Social Responsibility PERSI Gracecielia P. (dua dari kiri) di ruang kerjanya. GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra menerima audiensi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) terkait program mewujudkan Generasi Emas melalui pelatihan dokter
kecil di tingkat SD. Gubernur Pastika menerima Hospital Social Responsibility PERSI dr. Gracecielia P, MKK. di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Selasa (3/7) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, dr. Gracecielia P, MKK. yang didampingi Ketua PERSI Wilayah Bali dr. I Gede Patra menjelaskan, untuk mendukung program pemerintah pu-
sat dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI mengembangkan program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), maka PERSI Pusat bekerja sama dengan PERSI Wilayah Bali akan menyelenggarakan program edukasi terhadap dokter kecil di tingkat SD dan anak-anak PAUD melalui PKK yang ada di Bali. Terdapat 10 provinsi yang dituju untuk mengaplikasikan program tersebut guna menumbuhkan generasi emas Indonesia Sehat, salah satunya Bali. ‘’Secara teknis kami akan memberikan edukasi dan pelatihan untuk 1.000 guru SD dan PKK yang ada di Bali. Kemudian para guru tersebut memberikan pelatihan kepada dokter kecil yang ada di sekolahnya masing-masing. Selanjutnya para dokter itu mengedukasi teman-temannya terkait pentingnya melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, minum air putih serta melakukan cek kesehatan,’’ ujar Gracecielia. Dikatakannya, untuk meGubernur Pastika menyambut baik program PERSI tersebut. Menurutnya, mewujudkan negerasi emas Indonesia Sehat
tidak mudah dan tidak instan. Diperlukan usaha-usaha peningkatan baik dari segi kesehatan, pendidikan maupun lainnya secara berkelanjutan dan konsisten seperti programprogram yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Untuk itu, program mengedukasi para dokter kecil di tingkat SD dan PAUD terkait pola hidup sehat sangat penting. Hasil survei menunjukkan 61% anak SD di Bali tidak bugar, 90% berat badan anak SD di Bali tidak ideal serta 95% anak-anak di Bali tidak suka makan sayur dan buah. Melihat data tersebut, maka diperlukan suatu usaha preventif dalam mengedukasi anakanak. ‘’Saya sangat berharap dengan adanya program ini, tren perilaku anak-anak yang menyukai makanan cepat saji dapat diminimalisir, karena pada umumnya makanan cepat saji membuat anak-anak malas makan buah dan sayur atau makan masakan rumah,’’ ungkap Pastika. Untuk itu, Gubernur Bali minta PERSI memasukkan edukasi bahaya makanan cepat saji bagi kesehatan dalam program tersebut. (ad172)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Rabu Kliwon, 4 Juli 2018
Ketahanan Masih Jadi PR Utama Rizki/Della Jakarta (Bali Post) Para pemain Jepang memang menjadi satu tantangan tersendiri bagi ganda putri Indonesia, khususnya Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris. Kali ini wakil Jepang unggulan kedua Yuki Fukushima/Sayaka Hirota yang menjadi batu sandungan bagi Rizki/Della di babak pertama Blibli Indonesia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 1000. Rizki/Della dikalahkan pasangan ranking satu dunia tersebut dengan skor 16-21, 18-21. Penampilan Rizki/Della sudah cukup baik di awal permainan, namun Fukushima/Hirota yang tampil konsisten, begitu sulit untuk ditembus. Ini memang menjadi kekuatan utama putri-putri Jepang yang kerap menyulitkan lawan. Dalam beberapa turnamen terakhir, memang Rizki/Della selalu dipersulit wakil-wakil Jepang. ‘’Rata-rata pemain kita tidak kuat pada ketahanan pemain Jepang, sementara memang itu adalah senjata utamanya Jepang, pertahanan dan serangan balik. Mereka juga tahu kalau Rizki/ Della tipe yang enggak tahan dari segi konsentrasinya,’’ kata Chafidz Yusuf, Asisten Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI. ‘’Rizki/Della kalau kena serangan balik kadang kurang tenang. Lawan pemain Jepang itu kalau kita nyerang mereka enggak tembus, ya… kita juga jangan gampang ditembus. Pertahanan harus diperkuat lagi,’’ tuturnya. ‘’Kan sudah sering latihan defense? Nah, ini balik lagi ada faktor nonteknis juga. Tergantung dari pemain ini, akan berani banget enggak untuk melawan daya tahan mereka? Pemain Jepang itu selalu konsisten dengan fokus, concern dan pola mainnya, dari awal sampai akhir permainan,’’
tambah Chafidz. Sementara itu, Rizki/Della pun mengiyakan bahwa pemain-pemain Jepang yang begitu ulet sangat sulit ditembus. Apalagi dalam lima kejuaraan berturut-turut, langkah mereka selalu dihentikan wakil Jepang. ‘’Kami merasa lawan lebih siap dari kami. Sebenarnya mindset tidak boleh seperti itu ya (selalu dipersulit pemain Jepang) tetapi hasilnya memang kalah. Mereka mainnya safe, tenang dan jarang mati sendiri,’’ jelas Rizki. ‘’Sebetulnya kami sudah coba mengubah permainan, tapi mereka kalau ketinggalan ya… step by step lagi dan kami malah mati-mati sendiri,’’ tambah Della. Sementra itu Fukushima/Hirota mengaku sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin jelang pertemuan dengan Rizki/Della. ‘’Di Malaysia Open kemarin, Rizki/Della mendapat hasil yang cukup baik, jadi kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan ini. Apalagi mereka bermain di depan publik sendiri. Kami sempat bermasalah dengan angin, tapi akhirnya kami bisa mengatasi,’’ ujar Fukushima. (kmb4)
Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris
RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI
Optimisme Berlebihan Sumber Kekalahan Samurai Biru
Moskow –
Jepang menunjukkan optimisme berlebihan dalam salah satu partai terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia, Selasa (3/7) dini hari kemarin. Menghadapi Belgia yang masih diperkuat generasi terbaik dalam sejarah sepak bolanya, Jepang jelas bukan unggulan. Negeri Matahari Terbit sejatinya sudah cukup bersyukur bisa kembali mencapai babak 16 besar, yang jadi pencapaian terbaiknya di Piala Dunia. Apalagi menilik status kelolosan mereka dari Grup E. Inferioritas Jepang kemudian terpampang sepanjang babak pertama laga, yang dihelat di Rostov Arena. Tim asuhan Akira Nishino tidak bermain buruk memang, tetapi Belgia jelas merupakan tim yang lebih baik. Axel Witsel cs. sanggup meraih 55 persen penguasaan bola, melepaskan sepuluh tembakan berbanding empat, dan punya akurasi umpan yang lebih tinggi di angka 86 persen. Walaupun faktanya tidak ada gol tercipta. Namun, setidaknya statistik yang tersaji, sudah layak diungkapkan bahwa Belgia tinggal menunggu waktu saja untuk mencetak gol, menang, dan bersiap melawan Brazil di perempatfinal. Tetapi apa yang terjadi, jauh bertolak belakang dari teori liar para penonoton, pandit, sampai para pelakunya di atas lapangan. Jepang secara mengejutkan menampilkan performa cantik yang menuai hasil. Hanya dalam tempo tujuh menit sejak babak kedua dimulai, papan skor memaparkan keunggulan 2-0 untuk Tim Samurai Biru. Prosesnya brilian, lewat
serangan balik. Gol pertama berkat tembakan menyusur tanah nan akurat Genki Haraguchi, sementara gol kedua melalui tendangan spektakuler Takashi Inui dari luar kotak penalti. Bayang-bayang lolos ke delapan besar untuk kali perdana tampak nyata, kendati pertandingan masih menyisakan 38 menit waktu normal. Namun sayang, alih-alih pragmatis mempertahankan hasil, Jepang justru terus mengusung permainan cantiknya. Entah apa pertimbangan yang ada di benak sang pelatih, Jepang terus menyerang. Nishino sang nakhoda tak melakukan perubahan apa pun selain membiarkan pemainnya melanjutkan performa cantik, sembari berharap gol ketiga lahir. Nahas, Belgia seketika menyetarakan kedudukan jadi 2-2 tatkala waktu normal masih menyisakan 16 menit. Semuanya lewat udara, melalui tandukan fantastis Jan Verthongen dan Fellaini yang baru masuk. Gol-gol yang memang tak terhindarkan, karena sejak Martinez melakukan perubahan,
Bali Post/afp
SAKIT - Pemain Brazil Neymar terlihat kesakitan di pinggir lapangan pasca-insiden dengan pemain Meksiko.
total tujuh bola udara dilancarkan ke kotak penalti Jepang, lima di antaranya berhasil disambut, dan hanya tiga yang gagal jadi gol. Namun, Jepang masih ngeyel seakan tak sadar akan jurang kualitas yang terbentang. Skema ofensif tetap diterapkan hingga kenaifan mereka memuncak di detik terakhir pertandingan. Hanya menyisakan dua pemain di belakang ketika mendapat sepak pojok pamungkas laga, Belgia, tentunya, sukses memenangkan duel udara atas Jepang dan langsung melancarkan serangan balik kilat. Cukup tiga operan, yang disertai wise-dummy Romelu Lukaku, Chadli merobek jala Jepang untuk memastikan kemenangan dramatis lewat skor 3-2. Jepang tersingkir, Belgia pun lolos. Ironis, tetapi bukan kali pertama Jepang menampilkan karakter bertolak belakang macam ini. Mampu bermain cantik, tetapi disertai dengan optimisme yang terlalu tinggi. Nishino mengungkap kembali masalah tersebut usai laga, kendati dia berperan di dalamnya. ‘’Empat tahun lalu di Brazil, kami gagal ke babak 16 besar dan seantero Jepang tahu bagaimana cara kami kalah dari Kolombia. Delapan tahun silam di babak 16 besar, kami mampu melalui perpanjangan waktu, sampai adu penalti, tapi akhirnya kalah. Saya menginginkan mentalitas berbeda, saya pikir sudah sukses, tapi mungkin ma-
sih ada sesuatu yang kurang,’’ ungkapnya. Di sisi berlawanan, Martinez secara tersirat sepakat dengan masalah yang dimiliki Jepang. ‘’Jika Anda melihat statistik, tidak banyak partai di mana Anda bisa membalikkan ketertinggalan 2-0 dalam ajang Piala Dunia. Saya pikir ini akan tergantung pada personaliti, fokus, hasrat, dan sikap pantang menyerah,’’ terangnya. Benar bahwa Jepang pada akhirnya pulang dengan kepala tegak. Shinji Kagawa cs. patut berbangga pada apa yang sudah mereka pentaskan sepanjang Piala Dunia 2018 ini, sebagai representasi sepak bola Asia. Namun, pembenahan lagilagi harus dilakukan, karena jika saja optimisme berlebihan itu lenyap, Jepang layak melangkahkan kakinya lebih jauh. (kmb33/afp) KALAH - Para pemain Jepang meratapi kekalahan mereka dari Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Aksi Neymar Bikin Osorio Kesal Samara – Pelatih Meksiko, Juan Carlos Osorio, mengeluhkan perilaku Neymar di lapangan. Osorio jengkel karena akting Neymar sudah buang-buang waktu dan merusak ritme permainan timnya. Hal itu dikatakan Osorio setelah Meksiko disingkirkan Brazil di babak 16 besar Piala Dunia 2018. El Tri menyerah dengan skor 0-2 pada pertandingan di Samara Arena, Samara, Senin (2/7) kemarin. Neymar menjadi bintang Brazil pada laga tersebut. Ia mencetak gol pembuka dan berperan besar dalam lahirnya gol kedua yang diciptakan oleh Roberto Firmino. Bukan kekalahan dari Brazil yang membuat Osorio sebal, tetapi tingkah laku Neymar di lapangan. Ia menganggap terlalu banyak sandiwara dalam pertandingan meski tak menyebut nama Neymar. ‘’Sungguh memalukan untuk sepak bola. Kita mem-
buang banyak waktu karena satu pemain,’’ ujar Osorio. ‘’Ini adalah permainan laki-laki, yang dimainkan dengan intensitas tinggi dan bukan dengan membadut,’’ katanya. Neymar terlibat sebuah insiden dengan pemain Meksiko, Miguel Layun, pada menit ke-72 saat Brazil unggul 1-0. Saat itu Neymar sedang terduduk di pinggir lapangan ketika Layun mendekatinya untuk mengambil bola. Tetapi, saat mencoba mengambil bola itulah, sepatu Layun mendarat di pergelangan kaki kanan Neymar. Entah Layun sengaja atau tidak dan seberapa keras ia menginjakkan kaki, yang jelas Neymar langsung ambruk dan mengerang kesakitan sambil memegangi kakinya. Di mata Osorio, kejadian tersebut telah merusak momentum Meksiko, yang sedang berusaha menyamakan kedudukan. ‘’Sangat disay-
angkan untuk semua orang yang menonton, semua anak yang menonton. Seharusnya tak ada akting. Saya pikir ini berpengaruh pada kecepatan dan gaya main kami,’’ katanya. Tuduhan Osorio tersebut langsung dibantah oleh Neymar. Ia bereaksi seperti itu karena memang diinjak oleh Layun. ‘’Mereka menginjak saya. Itu tidak fair. Anda tak boleh melakukan itu,’’ k ata Neymar. ‘’Mereka banyak bicara sebelum pertandingan, sekarang mereka akan pulang,’’ ujarnya. Pelatih Brazil, Tite, juga membela Neymar. Menurut Tite, rekaman video jelas memperlihatkan kejadian yang sebenarnya. ‘’Saya melihat apa yang terjadi, lihat saja videonya, Anda tak bisa bilang apaapa. Mereka menginjaknya,’’ katanya. (kmb33/afp)
Bali Post/afp
Peringkat 10 Besar FIFA Berguguran
Moskow – Sembilan tim dalam 10 besar peringkat FIFA main di Piala Dunia 2018, tetapi mayoritasnya sudah berguguran. Baru ada tiga yang sudah memastikan ke perempatfinal. FIFA merilis daftar final peringkat dunia sebelum Piala Dunia 2018 bergulir di Rusia. Jerman, Brazil, Belgia, Portugal, Argentina, Swiss, Prancis, Polandia, Chile, dan Spanyol secara berurutan menempati 10 besar. Dari daftar 10 besar tersebut, cuma sembilan di antaranya yang berpartisipasi di Rusia. Chile, tim peringkat sembilan, tidak lolos dari kualifikasi Piala Dunia 2018. Dari sembilan tim yang tampil itu, dua di antaranya langsung kandas di
fase grup. Kedua tim itu adalah Jerman dan Polandia yang sama-sama tersingkir sebagai juru kunci grupnya. Dari tim-tim yang lolos dari grup, Prancis, Brazil dan Belgia yang pada prosesnya aman ke perempatfinal, sedangkan Portugal, Argentina, dan Spanyol berguguran satu per satu. Dengan demikian, dari sembilan tim penghuni 10 besar peringkat FIFA yang tampil di Piala Dunia, lima di antaranya sudah masuk kotak. Menilik peringkat FIFA, pencapaian Rusia yang sudah sampai ke perempatfinal pun patut diacungi jempol. Tuan rumah Piala Dunia 2018 itu melakukannya dengan status sebagai tim berperingkat terendah di turnamen, dengan berada di posisi ke-70. (kmb33/afp)
Tim 10 Besar Peringkat FIFA per 7 Juni 2018 1. Jerman = Tersingkir (di fase grup sebagai tim juru kunci). 2. Brazil = Main di 16 besar (vs Meksiko). Lolos sebagai juara grup. 3. Belgia = Main di 16 besar (vs Jepang). Lolos sebagai juara grup. 4. Portugal = Tersingkir (di babak 16 besar setelah lolos sebagai runner-up grup). 5. Argentina = Tersingkir (di babak 16 besar setelah lolos sebagai runner-up grup). 6. Swiss = Main di 16 besar (vs Swedia). Lolos sebagai runner-up grup. 7. Prancis = Lolos ke perempatfinal. Menjuarai fase grup lalu menyingkirkan Argentina di 16 besar. 8. Polandia = Tersingkir (di fase grup sebagai tim juru kunci). 9. Chile = Tidak lolos ke Piala Dunia 2018. 10. Spanyol = Tersingkir (di babak 16 besar setelah lolos sebagai juara grup).