20 HALAMAN
NOMOR 73 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Wage, 31 Oktober 2016
Gempa Guncang Italia
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Italia –
Gempa bumi dengan magnitudo 6,6 mengguncang Italia Tengah, Minggu (30/10) kemarin. Gempa itu menyebabkan lebih banyak bangunan dan gereja bersejarah runtuh di kota-kota kecil yang sudah diguncang gempa dalam sepekan terakhir.
Gempa yang menurut prakiraan awal lembaga survei geologis Amerika Serikat (U.S. Geological Survey/USGS) berkekuatan 7,1 SR namun kemudian direvisi menjadi 6,6 SR itu merupakan yang terkuat sejak gempa besar yang menewaskan hampir 300 orang dan meratakan beberapa kota kecil dengan tanah pada 24 Agustus. Hal. 19 Sudah Ditutup
HANCUR - Sejumlah kawasan hancur pascadiguncang gempa berkekuatan 6,6 SR yang melanda Italia Tengah, Minggu (30/10) kemarin.
Bali Post/ap
Sidang Umum Interpol Sedunia
Penting Jadikan Indonesia Anggota Tidak Tetap DK PBB
Bali Post/ant
INTERPOL - Parade jelang sidang umum Interpol ke-85 di kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (28/10). Sidang Umum Interpol yang akan dihadiri 190 negara anggota tersebut akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, 7-10 November 2016.
Jajak Pendapat
Lemah, Program Pemberdayaan Generasi Muda
MOMENTUM Sumpah Pemuda mestinya menjadi penguatan dan daya dorong untuk memacu generasi muda terlibat dalam pembangunan ekonomi nasional. Harapan itu tampak sulit dijabarkan mengingat gaung sumpah pemuda tak lagi keras. Bahkan, kuat kecenderungan pelibatan generasi muda dalam membangun daya tahan ekonomi nasional dan mewujudkan kemandirian pangan tak terpolakan. Generasi muda masih terobsesi menjadi pegawai negeri sipil di tengah peluang kerja yang bisa dikelola. Menyikapi hal ini, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat tekait pemberdayaan generasi muda dalam membangun daya tahan ekonomi. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, hanya 42,11 persen responden yang mengaku sudah merasakan ada upaya terobosan dari pemerintah untuk memberdayakan generasi muda dalam penguatan ekonomi nasional. Hal ini bisa dilihat dari dikembangkannya pendidikan profesi lewat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan dilakukannya program-program pelatihan lewat Balai Latihan Kerja (BLK). Pendidikan berbasis komunitas juga memiliki target untuk menyiapkan generasi muda terampil dan inovatif. Hal. 19 Peluang Kerja
Bale Dikontrak Sampai 2022 Madrid – Pemain internasional Wales, Gareth Bale, memperpanjang kontraknya di Real Madrid sampai 2022, kata klub Spanyol itu, Minggu (30/10) kemarin. Bale bergabung dengan Real untuk memecahkan rekor dunia saat itu dengan nilai transfer 100 juta euro pada 2013, dan telah memenangi dua gelar Liga Champions dan satu Piala Raja dalam tiga musim masa kerjanya di klub ibu kota Spanyol itu. Menurut Reuters, pemain sayap 27 tahun itu, yang kontrak sebelumnya berlangsung sampai 2019, mencatatkan 135 penampilan di semua kompetisi sejak ia bergabung dengan klub, dengan koleksi 62 gol. ‘’Real Madrid CF dan Gareth Bale telah sepakat untuk memperpanjang kontrak sang pemain sampai 30 Juni 2022,’’ kata pihak klub melalui situs resminya. (ant) Gareth Bale
Jakarta (Bali Post) Markas Besar Polri menggelar kirab bendera 190 negara yang dibawa oleh Purna Paskibraka dan diiringi Aksi Drum Corps Cenderawasih Taruna Akademi Kepolisian, di Jakarta, Minggu (30/10) kemarin. Kirab yang dimulai dari Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas) hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI) itu untuk menyambut Sidang Umum Interpol di Nusa Dua, Bali pada 7-10 November pekan depan. Kirab dihadiri Kapolri Jenderal
Pol. Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi dan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Bagi Indonesia, acara ini dinilai sebagai kegiatan bersejarah karena baru pertama kali menjadi tuan rumah. Bahkan, satu abad mendatang belum tentu akan menjadi tuan rumah lagi, sebab anggotanya terlalu banyak. Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi mengatakan momen Sidang Umum Intelijen sedunia ini sangat penting bagi Indonesia. Salah satunya adalah upaya Indo-
nesia untuk mendapat dukungan menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB. Menurutnya, penegakan hukum di Indonesia dan kontribusi negara Indonesia bagi keamanan dan perdamaian dunia sudah sangat diakui. Pertemuan berskala internasional itu sejalan dengan tema yang akan diangkat Indonesia sebagai calon anggota tidak tetap DK PBB yang fokus pada kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dunia. Hal. 19 Sidang Umum
Pilkada Buleleng
PAS-Sutjidra Berpeluang Lawan Kotak Kosong Singaraja (Bali Post) – Masa pendaftaran pasangan calon tahap kedua yang dibuka KPU Buleleng sejak 28 Oktober lalu, semalam telah ditutup. Hasilnya, tidak ada satu pun pasangan calon yang mendaftar. Dengan demikian pasangan PAS-Sutjidra yang diusung PDI Perjuangan berpeluang melawan kotak kosong pada pilkada 15 Februari 2017 mendatang. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, S.Pd., M.Si. mengatakan, sebenarnya sejumlah parpol berpeluang mengusung calon. Di antaranya Partai Demokrat, Golkar, Gerindra, Hanura dan PPP. Kelima partai tersebut memiliki kursi di DPRD Buleleng. Namun, Gerindra, Hanura dan PPP dengan memiliki total 13 kursi telah memberi dukungan kepada incumbent PAS-Sutjidra. ‘’Belum ada mendaftar, kami akan tutup pendaftarannya pukul 24.00 Wita,’’ ujar Gede Suardana ketika dihubungi pukul 22.00 Wita. Hal. 19 Kawal Gugatan
Bali Post/dgk
DIANTAR - Pasangan PAS-Sutjidra saat diantar massa ketika mendaftar ke KPU Buleleng, beberapa hari lalu.
Dipeluk ’’Dadong-dadong’’, Bupati Eka Tersentuh PERJALANAN spiritual di Pura Penataran Ped yang dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa pengobatan sekala niskala oleh Yayasan Siwa Murti di Desa Suana Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung, Sabtu (29/10), menyimpan kesan mendalam bagi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Pasalnya, seorang dadong atau nenek dari desa setempat yang kebetulan ikut menjadi peserta pengobatan niskala dengan gemas memeluk dan mencium Bupati Eka yang kebetulan menjadi Ketua Dewan Yayasan Siwa Murti. Momen itu terjadi tepat saat Bupati Eka tengah mengobati nenek tersebut. Kejadian spontan itu membuat Bupati Eka merasa tersentuh. Karena Bupati Eka merasa tidak menyangka nenek tersebut bisa dengan senang hati dilayani oleh dirinya secara langsung di Balai Banjar Adat Suana. ‘’Ini respons yang saya sendiri tidak menyangka. Saya sangat tersentuh sekali sehingga saya membalas pelukannya tersebut,’’
ujarnya di sela-sela kegiatan yang sangat padat peserta itu. Bagi Bupati Eka, momen ini menjadi semacam pembuktian bahwa segala hal yang tulus pasti akan berbuah manis. Dia juga mengatakan, inilah bentuk pengabdian atau yadnya kepada umat. ‘’Bila masyarakat senang, saya pun akan senang. Mereka sehat, tentu saya lebih senang lagi,’’ imbuhnya. Sebetulnya, kegiatan perjalanan spiritual di Nusa Penida bukanlah hal baru. Kegiatan di Desa Suana sendiri merupakan yang kelima kalinya. Sejak awal, Bupati Eka memberikan masukan kepada Yayasan Siwa Murti agar sebaiknya kegiatan ngaturang bhakti tersebut dirangkaikan dengan yadnya kepada umat setempat. Baik dalam bentuk pengobatan sekala dan niskala. Serta pembagian paket sembako kepada seratus orang kepala keluarga tidak mampu. ‘’Niatnya sederhana saja. Selain ngaturang bhakti, bagaimana caranya agar perjalanan spiritual yang dilakukan seluruh
jajaran Yayasan Siwa Murti dibarengi juga dengan kegiatan yadnya kepada masyarakat setempat. Karena penting juga bagi kita untuk menengok kiri, kanan, dan ke belakang juga, agar kita bisa berguna bagi masyarakat,’’ ujarnya. Inilah yang sejak awal menjadi latar belakang mengapa Bupati Eka selalu bersedia untuk turun langsung dalam kegiatan Yayasan Siwa Murti di seluruh Bali. Hal. 19 Pengurus Cabang DIPELUK DADONG Bupati Eka bersama anggota Perguruan Siwa Murti saat melakukan pengobatan sekala-niskala di Desa Suana Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Ketika itu seorang nenek (dadong) yang ikut pengobatan memeluk Bupati Eka dengan gemas dan spontan usai diobati.
DENPASAR
2
Senin Wage, 31 Oktober 2016
FIGUR Khawatirkan Geng Motor AKSI geng motor di Kota Denpasar mendapat perhatian anggota DPRD Kota Denpasar. Terlebih, aksi para remaja tersebut bukan sebatas kebut-kebutan di jalan, melainkan sudah bertindak melawan hukum, yaitu melempari rumah duka dan kamar jenazah RSUP Sanglah. Masyarakat pun mulai merasa khawatir dengan aksi Bali Post/ara geng motor ini. ‘’Untuk antisipasi meluasnya geng motor, tidak cukup hanya menyerahkan kepada kepolisian. Semua pihak, orangtua, masyarakat dan pemerintah harus bersama-sama mengambil langkah-langkah antisipasi,’’ kata anggota Komisi I DPRD Kota Denpasar H. Muhammad Nuh Fatah, S.H. Dikatakannya, fenomena geng motor bukan hal baru. Gejala ini sebenarnya sudah lama. Fenomena ini bukan hanya di Denpasar, tetapi terjadi hampir di seluruh Indonesia. Menyadari hal tersebut, semestinya semua pihak, baik aparat keamanan, masyarakat dan pemerintah sudah melakukan antisipasi. ‘’Idealnya, semua pihak harus bersama-sama mengambil peran. Bukan hanya menyerahkan masalah ini kepada pihak kepolisian,’’ ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera itu. (ara)
DENPASAR
& SEKITARNYA
Pelantikan Pengurus Kuta Sehat BANYAK pihak beranggapan adat dan budaya Kuta akan dipengaruhi pariwisata. Namun hal itu ditepis Jro Bendesa Adat Kuta, Wayan Swarsa. ‘’Desa Adat Kuta terdiri dari 13 banjar adat, dengan 2.205 kepala keluarga dan jumlah itu tidak sedikit,’’ tegas Swarsa, Minggu (30/10) kemarin, saat melantik pengurus Kuta Sehat di Open Stage Jaba Pura Segara, Kuta. Swarsa menambahkan, keberadaan palemahan wewengkon Desa Adat Kuta memang erat kaitannya dengan keberadaan pariwisata. Oleh karena itu, adat dan budaya di Kuta bisa dipengaruhi pariwisata. ‘’Kami katakan tidak akan mengubah tatanan kehidupan adat dan budaya tanah Kuta. Terbukti, kami juara I lomba Desa Adat dan Desa Pakraman se-Bali tahun 2014. Tahun 2008, juara I lomba Sekaa Teruna-teruni se-Bali,’’ ujarnya. Ada banyak hal telah dilakukan krama adat Kuta dalam menjaga adat dan budaya. Salah satunya, Ferstival Seni dan Budaya. ‘’Sekarang kami mewadahi pemuda-pemudi Kuta di Kuta Sehat. Mereka memiliki latar belakang medis yang akan mengabdikan diri untuk masyarakat Kuta,’’ tandas Swarsa. (rah)
Bali Post/kmb23
PATUNG PASIR - Sejumlah wisatawan berpose di depan patung pasir di kawasan Pantai Labuan Sait, Pecatu, Minggu (30/10) kemarin. Festival patung pasir ini digelar serangkaian ‘’The Festival of Labuan Sait Halloween Beach Party’’. Pada festival ini, juga diadakan lomba membuat patung pasir, lomba mengukir buah yang diikuti oleh pelajar SD dan SMA yang berada di lingkungan Desa Pecatu.
Kerja Sama Kadin Sumut dengan Kadin Bali
Perekonomian Tak Bisa Dibangun Sporadis Denpasar (Bali Post) -
Dalam rangka menjalin kerja sama promosi produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) atau pengusaha produk UMKM di Bali, Ketua Umum Kadin Sumatera Utara (Sumut) mengunjungi Kadin Bali, Sabtu (29/10). Ketua Umum Kadin Sumatera Utara Ivan Iskandar Batubara mengatakan, hal ini merupakan wujud dari komitmen Kadin untuk meningkatkan hubungan dagang dan kerja sama antara pengusaha di Sumatera dengan Bali. Dalam kerja sama ini, Kadin akan terus melakukan terobosan membangun dan memajukan perekonomian Indonesia, khususnya antara Sumatera Utara dan Provinsi Bali. Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra
mengatakan, perekonomian di Indonesia tidak bisa dibangun secara sporadis. Kekuatan dan daya dukung masing-masing provinsi harus dimanfaatkan untuk membangun perekonomian Indonesia. ‘’Hubungan bilateral masing-
masing provinsi harus diperkuat untuk membangun perekonomian di semua provinsi, sehingga kerja sama antarprovinsi ini harus digalakkan,’’ ujarnya. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara Zein
DED Pasar Badung Rampung Desember 2016
Sasar Pelajar, Penjambret Ditangkap Denpasar (Bali Post) Kasus penjambretan terjadi di Jalan Akasia XVI, Denpasar Timur, Minggu (30/10) kemarin. Seorang pelajar Ni Putu Vrelia Widi (17) dijambret hingga jatuh bersama sepeda motornya. Setelah kasus itu dilaporkan, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya berinisial EDW (21). Menurut Kapolsek Denpasar Timur Kompol Gede Redastra, kasus itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Korban saat itu bersama kakaknya, Ni Kadek Apriani, mengendarai sepeda motor. Setibanya di TKP, mereka dipepet seseorang yang tidak dikenal lalu menarik tas korban hingga jatuh. Pelaku membawa kabur tas berisi HP Samsung dan dompet berisi uang Rp 1.678.000. Berdasarkan laporan tersebut, Unit Buser melakukan penyelidikan dan olah TKP. Petugas menemukan HP diduga milik pelaku dan perburuan langsung dilakukan. Berselang sekitar tiga jam setelah kejadian, melintas di TKP orang yang sama dengan foto di HP itu. Polisi langsung mengamankannya dan dilakukan penggeledahan. Saat itu, warga mulai berdatangan. Untuk menghindari amuk massa, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Denpasar Timur. Saat diinterogasi, lanjut Kapolsek, tersangka mengaku tinggal di Jalan Pandu, Tanjung Bungkak, Denpasar. Dia mengakui menjambret tas korban. Selain itu, dia juga mengaku habis menjambret di Jalan Raya Puputan, Renon. ‘’Kami mengamankan barang bukti Iphone, BlackBerry, tas, HP Samsung dan uang Rp 1.678.000. Juga, sepeda motor Yamaha Mio yang dipakai beraksi. Diduga tersangka balik ke TKP untuk mencari HP-nya yang jatuh,’’ kata mantan Kapolsek Kuta Selatan ini. (kmb36)
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : LEMAH, PROGRAM PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Banjar Semaga Bentuk Juswa
Bali Post/ara
Bali Post/eka
dengan negara lain dan ini dirasakan Kadin sebuah konsep yang kurang tepat. Menurut Kadin, membangun perekonomian Indonesia dengan membangun kerja sama antarprovinsi yang justru akan sangat efektif dan efisien. (kmb42)
Intensifkan Pengawasan Jentik Nyamuk
DESAIN - Salah satu gambar desain gedung Pasar Badung hasil sayembara yang dilakukan DTRP, belum lama ini.
AYUNAN - Tiga orang anak asyik bermain ayunan di Pantai Mertasari, Denpasar, saat kondisi air laut surut. Upaya penataan pantai yang dilakukan Pemkot Denpasar maupun pihak pengelola lainnya, mampu meningkatkan kunjungan warga dan wisatawan untuk berwisata di pantai ini.
Siregar mengatakan, Kadin Sumatera Utara dan Kadin Bali melakukan penandatanganan naskah kerja sama atau MoU di bidang pemasaran dan pariwisata. Melalui kerja sama ini, diharapkan kedua daerah akan membangkitkan pariwisata sekaligus minat para pelaku UKM untuk meningkatkan produk hasil kerajinan dan kuliner sebagai daya dukung pariwisata. Selama ini, katanya, pemerintah selalu bekerja sama
Denpasar (Bali Post) Tindak lanjut penanganan pascakebakaran Pasar Badung di Jalan Gajah Mada Denpasar, dilakukan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar. Mulai dari PD Pasar, Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP), Disperindag, serta instansi terkait lainnya. Kini bersamaan dengan proses pembongkaran gedung Pasar Badung, DTRP juga sedang menggodok detail engineering design (DED) gedung yang akan menggantikan bangunan lama. Kepala DTRP Denpasar I Made Kusuma Diputra yang dihubungi, Minggu (30/10) kemarin, menyatakan saat ini timnya sedang menyusun DED Pasar Badung. Setiap minggu pihaknya bersama tim selalu membahas dan menyempurnakan rancangan DED-nya. ‘’Kami sudah mulai menggodok DED dan setiap minggu kami bahas bersama,’’ katanya. Dikatakannya, DED tersebut
akan rampung akhir Desember 2016 ini. Sebab, Pemkot Denpasar merencanakan awal 2017 pembangunan fisik gedung Pasar Badung sudah mulai digarap. ‘’Targetnya, Desember sudah rampung,’’ katanya. Terkait dengan bentuk bangunan, Kusuma Diputra mengatakan, hasil sayembara desain kawasan Pasar Badung tersebut akan dijadikan acuan. Karena, pemenang satu ikut mendampingi tim untuk membuat DED-nya. ‘’Kalau hasil sayembara itu kan masih bersifat umum, nanti di DED ini gambarnya sudah lebih detail. Karena itu, tim pemenang ikut mendampingi,’’ jelasnya. Sebelumnya, pembuatan DED Pasar Badung ini sempat mengemuka dalam rapat kerja antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Denpasar dengan Tim APBD Pemkot Denpasar di ruang rapat dewan, beberapa waktu lalu. Rapat kerja dipimpin Ketua Banggar DPRD I Gusti
Ngurah Gede didampingi Asisten III Setda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya. Pada kesempatan tersebut, anggota banggar A.A. Susruta Ngurah Putra sempat mempertanyakan tidak munculnya dana untuk pembuatan DED Pasar Badung. Padahal, dana tersebut sudah disepakati dalam rapat kerja yang membahas masalah KUA (kebijakan umum anggaran) APBD Perubahan 2016 dan PPAS (prioritas plafon anggaran sementara) sebelumnya. ‘’Saya kok tidak melihat adanya dana untuk DED Pasar Badung,’’ kata Susruta. Menanggapi pertanyaan Susruta, Eddy Mulya menyatakan dana untuk DED Pasar Badung sudah disiapkan. Dananya ada di pos survei dan pemetaan. Besarannya sekitar Rp 1,5 miliar lebih. ‘’Setelah kami diskusikan dengan DTRP, dana DED Pasar Badung sudah ada di pos survei dan pemetaan,’’ jawab Eddy Mulya. (kmb12)
Denpasar (Bali Post) Keberadaan juru pemantau jentik (jumantik) di Kelurahan Penatih, khususnya di Banjar Semaga, semakin dimaksimalkan. Dengan inovasi baru, Kelurahan Penatih membentuk jumantik swadaya (juswa). Salah satu anggota keluarga wajib menjadi anggotanya. Hal itu disampaikan Lurah Penatih I Wayan Herman usai pengukuhan juswa yang dihadiri Camat Denpasar Timur I Dewa Made Puspawan, Minggu (30/10) kemarin, di Banjar Semaga, Kelurahan Penatih. ‘’Kami membuat salah satu inovasi dengan melibatkan peran serta anggota keluarga dalam mengatasi masalah demam berdarah dengan memantau lingkungan rumah tangga melalui juswa,’’ ujar Herman. Dengan adanya juswa di masing-masing rumah tangga, diharapkan dapat membantu petugas jumantik untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan jentik nyamuk. Mengingat, petugas juswa akan mencatat setiap pengawasan di rumahnya masing-masing sebagai pedoman dalam pengawasan jentik yang akan dilaporkan ke kelurahan. ‘’Pada intinya, kita selalu melakukan terobosan baru yang inovatif dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Di samping hasilnya juga lebih maksimal dari program sebelumnya,’’ jelasnya. Dengan program juswa, Herman yakin dapat lebih mengintensifkan pengawasan di masing-masing rumah tangga
terutama mengenai keberadan jentik. Terlebih lagi, tidak ada kasus demam berdarah di Banjar Semaga sehingga ini menjadi tantangan besar untuk mempertahankannya. Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan mengaku sangat mengapresiasi Banjar Semaga yang pertama melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan membentuk juswa. Dengan dibentuknya juswa, sesuai dengan program Pemerintah Kota Denpasar untuk menjadikan salah seorang anggota keluarga sebagai pengawas jentik di rumah tangga masing-masing. ‘’Kita harapkan pemberantasan nyamuk dimulai dari jentik, sehingga tidak hanya mengandalkan fogging,’’ ujarnya. Pemberantasan jentik nyamuk sangat efektif dalam mencegah terjadinya demam berdarah. Sedangkan untuk fogging, menurut Dewa Puspawan, hanya bisa membunuh nyamuk dewasa. sedangkan jentiknya tidak bisa dibunuh. Di samping itu, fogging yang dilakukan menimbulkan efek kurang bagus bagi kesehatan bila sering lakukan. Mengingat, fogging yang dilakukan menggunakan bahan kimia. Untuk itu, Dewa Puspawan mengajak seluruh anggota keluarga lebih aktif memberantas sarang nyamuk mulai dari keberadaan jentik. Dengan adanya juswa, diharapkan lebih memaksimalkan dalam pemberantasan sarang nyamuk yang selama ini telah berjalan dengan baik. (kmb12)
Miliki Peran Strategis Kawal Konsep Pembangunan Berwawasan Budaya
Wali Kota Rai Mantra Lantik Sabha Upadesa Kecamatan
KOTA Denpasar sebagai kota metro, dalam melaksanakan pembangunan tentunya menghadapi berbagai tantangan. Tantangan-tantangan tersebut seperti kependudukan, keamanan dan kekumuhan, harus dapat diselesaikan dengan melakukan berbagai program dan pengawasan. Hal tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan harus melibatkan semua komponen masyarakat. Salah satunya, Sabha Upadesa memiliki peran strategis membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, termasuk mengawal konsep pembangunan berwawasan budaya. Hal itu disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Rapat Kerja Sabha Upadesa sekaligus melantik Sabha Upadesa tingkat kecamatan, Sabtu (29/10) di Bali Handara, Buleleng. ‘’Saya harapkan setelah Sabha Upadesa kecamatan dilantik, langsung melakukan sosialisasi ke masyarakat terutama bersama-sama mengatasi permasalahan kota yang ada,’’
ujarnya. Ke depan peran Sabha Upadesa harus aktif, termasuk bagi perbekel yang baru dilantik agar ikut memahami tujuan dari Sabha Upadesa. Di samping itu, bila ada peran Sabha Upadesa yang belum terakomodir agar dibicarakan saat rapat kerja ini. Rai Mantra mengaku telah membentuk kelompok ahli khusus yang akan menyampaikan program Sabha Upadesa pada pemerintah. Mengingat, peran Sabha Upadesa sangat strategis dan memiliki peran sangat penting. Untuk itu, ke dalam Sabha Upadesa itu sendiri harus dikuatkan. ‘’Saya harap Sabha Upadesa terus melakukan pembenahan mulai dari dalam sehingga kemudian dapat melaksanakan peran untuk mengawal konsep pembangunan berwawasan budaya di Kota Denpasar,’’ ujarnya. Keberadaan Sabha Upadesa, menurut Rai Mantra, pada dasarnya untuk menjaga keharmonisan dan percepatan pembangunan dengan tetap berpegangan pada konsep pembangunan berwawasan budaya. ‘’Budaya telah
diakui World Culture Forum mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, budaya harus menjadi pedoman dalam setiap langkah pembangunan,’’ ujar Rai Mantra. Dalam melaksanakan konsep pembangunan berwawasan budaya, banyak tantangan yang dihadapi. Seperti masalah kependudukan, menjadi masalah utama yang akan membawa dampak masalah keamanan dan masalah lingkungan. Termasuk, mengubah pola kehidupan budaya yang sudah ada seperti keberadaan pertanian. Namun ada strategi khusus, seperti pelaksanaan program subak lestari diharapkan dapat melestarikan subak yang ada. Program subak lestari bukan hanya menyasar sawah saja, melainkan menata semuanya sampai pada orangnya. Permasalahan kependudukan juga membawa imbas masalah kekumuhan terutama pada lahan-lahan yang dikontrakkan. Untuk itu, pemerintah akan menerapkan program
SABHA UPADESA - Wali Kota Rai Mantra membuka Rapat Kerja Sabha Upadesa sekaligus melantik Sabha Upadesa tingkat kecamatan, Sabtu (29/10), di Bali Handara, Buleleng. rumah karsa di mana pembangunan rumah dilakukan secara knockdown (dilepas). Karena program rumah karsa ini telah memenuhi standar, sehingga tidak kumuh. Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar I Wayan Meganada mengatakan, Sabha Upadesa
akan membahas permasalahan-permasalahan yang ada serta akan merekomendasikan hasil pertemuan kepada pemerintah. Untuk meningkatkan peran Sabha Upadesa, Meganada mengaku telah membentuk Sabha Upadesa tingkat kecamatan. (ad1088)
Badung
Senin Wage, 31 Oktober 2016
Lempung, Penderita Penyakit Kulit dari Sobangan
Dikunjungi Ny. Giri Prasta, Langsung Dirawat di RSUD Mangusada AKSI sosial Ketua K3S Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta terus berlanjut. Sabtu (29/10), Ny. Giri Prasta didampingi Ny. Kristiani Suiasa, Ny. Kompyang R. Swandika serta rombongan lainnya mengunjungi kediaman Ni Ketut Lempung (70), warga Banjar Selat, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi. Ni Ketut Lempung adalah warga miskin yang mengalami gangguan kesehatan kulit gatal hingga melepuh, juga gangguan penglihatan. Kesehariannya Lempung dirawat oleh anaknya, I Made Yasa, yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Saat rombongan istri Bupati ini berkunjung didampingi Perbekel Sobangan, kondisi Lempung sangat memprihatinkan. Sekujur tubuhnya penuh luka dan mengeluarkan cairan. Menurut penuturan Yasa, ibunya hanya dirawat secara nonmedis karena tidak memiliki biaya untuk berobat ke dokter atau rumah sakit. Melihat kondisi warganya ini, Ny. Giri Prasta yang mengajak serta tim dokter dari RSUD Mangusada dan Dinas Kesehatan, langsung memerintahkan untuk melakukan penanganan segera. ‘’Harus segera mendapatkan perawatan. Untuk biaya kan ada JKBM atau JKKB Manguwaras, semuanya ditanggung pemerintah,’’ tegasnya. Pada kesempatan itu juga Ny. Giri Prasta memberikan bantuan sembako kepada keluarga miskin ini, yang rumahnya baru saja kena musibah pohon tumbang.
Dugaan Penyelewengan Bantuan Diskanlut Bali
Posisi Kapal Bergeser ke Sumberkima
Mangupura (Bali Post) Gagal mendatangkan ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mengetahui speks kapal, tak mengurungkan niat penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali untuk turun ke lapangan. Tim penyidik kasus dugaan penyelewengan bantuan kapal ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Provinsi Bali yang diteruskan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, bergegas ke Buleleng untuk mengecek posisi kapal. ‘’Awalnya saya sempat kehilangan jejak. Posisi kapal tidak ditemukan. Mulanya kan di Celukan Bawang. Setelah dicari bersama warga, akhirnya kapal itu kami temukan di tengah laut di wilayan Sumberkima,’’ jelas Wayan Suardi
selaku penyidik Pidsus Kejati Bali didampingi Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Minggu (30/10) kemarin. Penyidik mengatakan belum mengetahui, siapa yang memindahkan posisi kapal
tersebut. Ketika ditanya, apa yang dilakukan penyidik saat datang ke lokasi tanpa didampingi ahli, Suardi mengatakan pihaknya tetap melakukan pengecekan bantuan kapal tersebut untuk melihat lebih dekat, baik posisi maupun keadaan kapal saat ini. ‘’Kemarin memang ahli tidak datang. Tetapi saya tekankan untuk mengecek posisi dan keadaan kapal itu sendiri. Ternyata, ada orang yang memindahkan kapal tersebut,’’ ucap petugas Kejaksaan Tinggi Bali itu. Sebelumnya, untuk menentukan tersangka, pihaknya
tinggal menunggu ekspos setelah pemeriksaan ahli dalam kasus pengadaan kapal ikan tersebut. Dalam kasus dugaan mark-up pengadaan kapal ikan untuk nelayan ini, sejumlah saksi sudah diperiksa. Termasuk, dari Dinas Perikanan Pemprov Bali, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), nelayan penerima bantuan serta sejumlah saksi penting lainnya. Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan membenarkan telah memeriksa PPK. Hanya, namanya tidak mau disebutkannya. Dia hanya mengatakan PPK itu pejabat eselon II. (kmb37)
Warga Pasek Diminta Pererat Persaudaraan Juga Berperan Aktif Dalam Pembangunan
KUNJUNGI - Ny. Giri Prasta didampingi Ny. Kristiani Suiasa, Ny. Kompyang R. Swandika serta rombongan lainnya mengunjungi kediaman Ni Ketut Lempung (70), warga Banjar Selat, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Sabtu (29/10). Menurut Perbekel Sobangan I Ketut Mas Budiarta, meski tergolong miskin, keluarga ini belum masuk dalam daftar Rumah Tangga Sasaran (RTS), sehingga tidak mendapat bantuan dari Pemkab Badung. Mereka hanya mendapatkan bantuan pemerintah pusat berupa jatah beras untuk rakyat
miskin (raskin). Pihaknya akan segera mengusulkan keluarga ini masuk dalam RTS, sehingga nanti bisa mendapatkan bantuan dari Pemkab Badung. Setelah kunjungan Ny. Giri Prasta ini, Lempung langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan di RSUD Mangusada Badung. (ad1087)
Bawa Senpi, Pengedar 1,1 Kg SS Ditangkap Mangupura (Bali Post) Lagi-lagi nama Lapas Kerobokan dikaitkan dengan peredaran narkoba. Hal ini terungkap saat Sat. Resnarkoba Polres Badung menangkap pengedar narkoba yang membawa senjata api (senpi). Pelaku berinisial DP (24) dibekuk di Jalan Bukit Sari I, Denpasar, Sabtu (29/10). Barang bukti yang diamankan, 1,1 kilogram sabu-sabu (SS) dan airsoft gun. Tersangka mengaku barang terlarang tersebut milik napi Lapas Kerobokan yang dititipkan kepadanya. Saat diminati konfirmasi
3
hal tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi, Minggu (30/10) kemarin seizin Kapolres membenarkan adanya penangkapan itu. ‘’Sebenarnya masih kami kembangkan. Kami juga belum tahu napi yang dimaksud tersangka,’’ tegas Djoko. Informasi yang diperoleh di lapangan, tim yang dipimpin langsung Djoko mengintai tersangka sejak lama. Pada saat kejadian, petugas dapat informasi tersangka hendak transaksi di di Jalan Bukit Sari I, Padangsambian, Denpasar Barat.
Sabtu pukul 01.00 Wita, terangka berhasil ditangkap dan petugas mengamankan beberapa paket SS. Seperti biasa, tersangka dibawa ke tempat tinggalnya di Jalan Cokroaminoto Gang Swari, Denpasar. Setelah kamar tersangka diobok-obok, petugas menemukan 1.172,64 gram SS, dua bal plastik klip kosong, satu timbangan elektrik, belasan pipet, bong, catatan rekap penjualan dan bungkus permen. Polisi juga mengamankan airsoft gun. Selanjutnya, tersangka digelandang ke Mapolres. (kmb36)
Jatuh dari Lantai Tiga, Bapak dan Anak Tewas
Mangupura (Bali Post) Kecelakaan kerja berujung maut terjadi di proyek bangunan rumah di Jalan Ciung Wanara Gang Khayangan, Kuta, Badung, Minggu (30/10) kemarin. Dua buruh, Sugianto (52) dan anaknya, Saiful, tewas dengan kondisi kepala pecah setelah jatuh dari lantai tiga rumah tersebut. Petugas Polsek Kuta yang menerima laporan kejadian itu, langsung melakukan olah TKP. ‘’Sugianto asal Rogojampi, Banyuwangi. Kalau Saiful,belum jelas karena KTP-nya belum ditemukan. Kejadiannya pukul 17.20 Wita,’’ kata petugas Polresta Denpasar, kemarin. Menurut salah seorang buruh di TKP, Samsul Hadi (27), pukul 17.00 Wita selesai kerja proyek rumah milik I Made Darnata, ia duduk-duduk di depan proyek sambil ngobrol dengan Hafiz Safari. Berselang 20 menit ke-
mudian, Samsul mendengar suara gemuruh dan setelah dicek, ternyata dua korban jatuh dari lantai tiga bagian beton yang saat itu masih digarap. Dari kepala kedua korban keluar darah. ‘’Keterangan saksi, kedua korban adalah bapak dan anak kandungnya. Karena posisi jatuhnya di tengah jalan, mayat korban dipinggirkan,’’ ujar petugas yang enggan disebutkan identitasnya ini. Sekitar pukul 17.40 Wita, ambulans BIMC datang untuk memberikan pertolongan, tetapi dokter mengatakan korban sudah meninggal dunia. Kasubnit Reskrim Polsek Kuta Ipda Putu Budi Artama saat dimintai konfirmasi, seizin Kapolsek membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini pihaknya sedang melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. ‘’Kalau penyebabnya masih kami selidiki. Kami juga akan minta keterangan saksi-saksi, termasuk pemilik rumah,’’ tegas Budi. (kmb36)
WARGA Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) diminta meningkatkan persatuan, kesatuan dan rasa persaudaraan. Warga Pasek juga diminta ikut berperan aktif dalam pembangunan. Hal ini disampaikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di hadapan pengurus pasemetonan MGPSSR se-Kabupaten Badung di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Minggu (30/10) kemarin. Pertemuan sosialisasi dari Majelis Luhur MGPSSR Pusat itu dihadiri sejumlah Pandita Empu, Nabe, dan pengurus MGPSSR Kecamatan se-Kabupaten Badung. Bupati Giri Prasta yang juga Ketua MGPSSR Kabupaten Badung didampingi Sekretaris MGPSSR Badung I Made Duama mengatakan, sebagai pesemetonan terbesar di Bali, warga Pasek
harus memberikan contoh dalam bermasyarakat. Meski terbesar, Giri Prasta meminta pesemetonan Pasek tidak menjadi angkuh dan sombong. ‘’Kita warga Pasek harus bersatu, segilik saguluk, bisa menjadi contoh dan berperan aktif dalam pembangunan khususnya di Badung dan Bali pada umumnya,’’ katanya. Apabila ada permasalahan-permasalahan, harus disikapi secara arif dan bijaksana. Menurutnya, kalau warga Pasek bisa kompak dan bersatu, apa saja bisa terwujud. Sekretaris MGPSSR Badung I Made Duama menjelaskan, pertemuan selain sosialisasi rencana pembangunan parahyangan di wilayah Dawan, Klungkung, juga sebagai ajang simakrama antara pengurus MGPSSR Kabupaten Badung
PERTEMUAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri pertemuan sosialisasi pengurus pasemetonan MGPSSR se-Kabupaten Badung di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Minggu (30/10) kemarin. dan kecamatan dengan Majelis Luhur. ‘’Kita banyak mendapat wejangan dari Majelis Luhur untuk meing-
katkan sradha bhakti kepada leluhur serta mempererat persaudaraan antarwarga Pasek,’’ ucapnya. (ad1086)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
PKM IIK Medika Persada Bali
Senin Wage, 31 Oktober 2016
Temu Ikabid IKIP PGRI Bali
Bantu Tunadaksa di Yayasan Bunga Bali Menjalin Komunikasi untuk Kemajuan FPBS INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Yayasan Bunga Bali di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Sabtu (29/10). Dalam kesempatan tersebut, IIK memberikan bantuan alat kesehatan dan sembako kepada para tunadaksa. Wakil Rektor III IIK Medika Persada Bali dr. Lanang Rudiartha mengatakan, kegiatan PKM merupakan rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis IIK Medika Persada Bali yang pertma. Di usia yang pertama itu, pihaknya ingin berbagi kepada sesama yang membutuhkan dalam bentuk kegiatan PKM. Dikatakan, di Yayasan Bunga Bali para tunadaksa dilatih keterampilannya membuat barang-barang kerajinan seperti permainan anak. ‘’Tapi, mereka belum bisa menghasilkan. Untuk makan dan tinggal di sini (di yayasan) masih perlu bantuan,’’ ujarnya. Bahkan, ada yang tinggal di yayasan berasal dari Flores, selain bekerja membuat barang-barang kerajinan, dia juga sembari menunggu kaki palsunya. Dokter Lanang Rudiartha sendiri merupakan salah satu pendiri yayasan tersebut saat masih bertugas di RSUP Sanglah. Ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan ke depannya mereka dapat hidup mandiri. ‘’Sekarang baru memberikan bantuan saja, kalau nanti diperlukan kerja sama untuk bantuan psikologi, fisioterapi,’’
BANTUAN - IIK Medika Persada Bali memberikan bantuan ke Yayasan Bunga Bali. imbuhnya. tuan sembako untuk kelangsungan Selain mengunjungi Yayasan hidup para penghuni Yayasan Bunga Bunga Bali, IIK Medika Persada Bali. Bantuan tersebut sangat berBali sebelumnya juga mengunjungi manfaat untuk kelangsungan hidup Yayasan Tattwam Asi, anak-anak para tunadaksa. ‘’Tapi, sembako itu yatim piatu. ‘’Kita juga melakukan yang utama untuk meningkatkan hal yang sama, memberikan ban- produktivitas mereka. Mereka bektuan kepada anak-anak yatim piatu. erja terus,’’ ujarnya. Mudah-mudahan berlanjut nanti dan Sebagian besar bantuan yang semua bantuan ini adalah bantuan diterima oleh Yayasan Bunga Bali dari civitas akademika IIK Medika tidak berupa uang cash, namun Persada Bali, baik mahasiswa, dosen berupa sembako dan alat kesehatan. maupun dari para staf,’’ ungkapnya. Biasanya, para donatur yang ingin IIK juga mengunjungi YPAC di membantu, misalnya membantu Nusa Dua. Selanjutnya, IIK Medika pelayanan kesehatan di rumah sakit, Persada Bali juga menyasar wilayah maka para donatur bisa langsung Kuta untuk memberikan penyuluhan membiayai ke rumah sakit, begitu tentang kesehatan. juga jika para tunadaksa yang meSekretaris Yayasan Bunga merlukan kursi roda, maka yang Bali Nyoman Dana mengatakan, diterima adalah kursi roda, bukan pihaknya sangat mengharapkan ban- uang. (ad1993)
RATUSAN alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah FPBS IKIP PGRI Bali, Minggu (30/10) kemarin mengikuti temu alumni dan seminar bertajuk ‘’Meraih Sukses dengan Modal Bahasa Indonesia dan Daerah’’. Acara temu alumni juga dihadiri Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd., PR I Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si. dan PD II Drs. Dewa Putu Juana, M.Pd. Ketua Panitia Kadek Pande Wira Sanjaya mengungkapkan, temu alumni ini untuk mengobati rasa rindu alumni terhadap almamater, sekaligus memberi sumbangsih pemikiran untuk memajukan FPBS. Makanya, sangat tepat di acara ini disebut berbagi sukses. Apalagi FPBS sudah memiliki Ikatan Alumni Bahasa Indonesia dan Daerah (Ikabid) FPBS 2016-2020. Temu alumni diisi juga dengan hiburan oleh para alumni. Pengurus Ikabid langsung
dijabat Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. Sedangkan pelindungnya Dekan Fakutas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) IKIP PGRI Bali Dr. I Ketut Yarsama, M.Hum. Rektor IKIP PGRI Bali sekaligus Ketua Ikabid Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. mengaku dia sendiri adalah angkatan pertama IKIP PGRI Bali 1983 bersama sang istri. Makanya, temu alumni pertama Ikabid ini menjadi momentum penting dalam kerangka memberi masukan untuk kurikulum dan kemajuan lembaga. Dia memaparkan, semua prodi di IKIP PGRI Bali terakreditasi B. Makanya, tim IKIP PGRI Bali akan terus menginformasikan soal peluang lulusan dan kesempatan kerja. Bahkan, November ini Kabupaten Badung memerlukan 249 sarjana Prodi Bahasa Daerah. Untuk itu, dia minta para alumni untuk rajin memberikan input kepada lembaga soal kesempatan kerja. ‘’Bersama kita kuat,’’
TEMU ALUMNI - Dekan FPBS IKIP PGRI Bali Dr. I Ketut Yarsama, M.Pd. memberi ucapan selamat kepada Ketua Ikabid Made Suarta di acara temu alumni.
ujarnya. Dia menilai kekuatan alumni sangat penting dalam membangun iklim akademik di kampus. Kemajuan kampus akan berdampak pada mutu lulusan. Soal prestasi akademik dan nonakademik, dia mengatakan alumni FPBS banyak melahirkan prestasi nasional, baik di PKM dan LKTI. Bahkan, prestasi olahraganya sudah mendunia. Sementara alumni IKIP PGRI Bali ada yang menjadi bupati, wakil bupati hingga kepala dinas. Dari segi kualitas, IKIP PGRI Bali menempati posisi 100 terbaik nasional, ranking III di Bali, NTB dan NTT dan nomor satu di antara PT PGRI. Kini, IKIP PGRI Bali sudah mampu membeli lahan sekitar satu hektar untuk mempersiapkan diri meningkatkan status menjadi perguruan tinggi. Bahkan, para alumni terbuka menggunakan fasilitas gedung di kampus. Dekan Ketut Yarsama didampingi Kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia I.A. Agung Ekasridi, S.Pd., M.Hum. menegaskan, lulusan FPBS IKIP PGRI Bali sejak awal dibentuk untuk menjadi guru profesional. Lulusan FPBS IKIP PGRI Bali yang belum bekerja diminta proaktif, selektif dan kreatif serta inovatif dalam mencari dan menciptakan lapangan pekerjaan. Ikabid ini dia nilai bisa dijadikan media untuk bertukar informasi soal lapangan pekerjaan. Sebab, pekerjaan tak mungkin menjemput kita, melainkan proaktif mencari dan menciptakan pekerjaan. FPBS IKIP PGRI Bali juga sudah memberikan bekal kewirausahaan dengan maksud memberi diversifikasi pekerjaan, baik sebagai guru maupun di luar kependidikan. (ad1994)
dengan masyarakat. Kedua, menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat. Ini pas dengan tema pengabdian masyarakat ‘’Kita Wujudkan Kebersamaan, Kedamaian serta Keharmonisan Mahasiswa dengan Masyarakat dalam Mengenal Budaya dan Pengembangan Sosial Berdasarkan Bali Shanti’’. Untuk itu, program pengabdian masyarakat merangkul pemuda setempat untuk terlibat dalam aksi tersebut, baik saat kerbaksos maupun penyuluhan. Program penyuluhan ini menyasar tiga dusun dari tujuh dusun di desa tersebut. Ketua BEM Unwar I Made Mahardiana menegaskan, pengadian masyarakat ini merupakan program tahunan BEM Unwar. Tahun ini memasuki tahun ketujuh dengan menyasar Desa Sangketan hasil survei bersama dengan Dinas Sosial Tabanan. Kedua, untuk mempromosikan eksistensi Unwar agar selalu dekat di hati masyarakat. Semua dana diambil dari bantuan rektorat, yayasan, DPRD Tabanan dan BPD Bali. Sebelumnya, BEM Unwar melakukan pengabdian
masyarakat di Desa Buahan, Payangan. Ke depan program diarahkan sasaran pada kantongkantong kemiskinan di Bali sesuai dengan hasil survei bersama Dinas Sosial. Selain melakukan program pengabdian masyarakat, BEM Unwar juga mengadakan Gradasi (Gelar Kreativitas dan Seni), PKKMB, Porseni dan LKMO (Latihan Kempimpinan Mamajemen Organisasi). Rektor Prof. Dewa Putu Widjana mengacungkan jempol pada program BEM Unwar dalam peduli menggarap desa di Bali. Dengan demikian, program pengabdian masyarakat yang menjadi bagian dari Tri Dharma PT dilakoni oleh lembaga dan BEM. ‘’Ini jarang terjadi di kampus lain,’’ tegasnya. Dia menegaskan kepada BEM Unwar menjadikan program pengabdian masyarakat diikuti dengan program penelitian. Dengan demikian, mahasiswa selain diberi kesempatan menggarap potensi desa, bisa dijadikan materi penelitian, baik untuk PKM maupun untuk menyusun skripsi. Dengan demikian, pengabdian dan penelitian berlangsung secara berkelanjutan. (ad1990)
Sukmawati Soekarno Laporkan Pentolan FPI ke Bareskrim Mabes Polri Gerbong PNI Dukung Pembubaran FPI
DIDAMPINGI - Sukmawati Soekarno didampingi Dr. Arya Wedakarna dan DPP PNI Marhaenisme di Bareskrim Mabes Polri di Jakarta. SIKAP berani seorang srikandi Indonesia yakni Sukmawati Soekarno dalam membela Pancasila dan nama baik Proklamator Bung Karno ditunjukkan saat melaporkan Habib Rizieq (Imam Besar Front Pembela Islam) ke Bareskrim Mabes Polri di Jakarta. Didampingi pengurus teras DPP PNI Marhaenisme, Sukmawati Soekarno melaporkan dugaan pelecehan simbol negara yakni Pancasila dan Proklamator Presiden Soekarno, yakni berdasarkan rekaman video Habib Rizieq yang marak beredar terkait Pancasila Soekarno vs Pancasila Piagam Jakarta. ‘’Walau video ini sudah beredar beberapa tahun lalu, tetapi saya baru dapatkan pada Juni 2016 lalu. Di saat kita dengan khusyuk memperingati Hari Besar Bung Karno dan sujud syukur atas ditetapkannya Pancasila 1 Juni sebagai hari besar resmi negara, ini ada pemimpin ormas yang menjelek-jelekkan Bung Karno dan Pancasila. Apalagi memakai kata-kata yang tidak pantas dan ini
menyakiti kaum nasionalis,’’ ungkap Sukmawati yang juga Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme. Sukmawati menegaskan bahwa Pancasila 1 Juni 1945 sudah tuntas. ‘’Perjuangan Piagam Jakarta yakni Syariat Islam sudah gagal. Indonesia adalah negara Pancasila bukan negara agama dan mari kita sepakati hal ini. Jangan lagi ada yang cobacoba ganti Pancasila. Jika ada yang mencoba menjelekkan Pancasila, apalagi menjelekkan bapak saya (Bung Karno - red), maka mereka akan berhadapan dengan saya,’’ ungkap Sukmawati. Ia pun mengaku bahwa keluarga besar Bung Karno sudah paham akan langkahnya dan memberikan restu. ‘’Sebagai putri Bung Karno, saya tidak setuju jika ayah saya dijelek-jelekkan dan dihina. Dan saya melihat jejak rekam dari Habib Rizieq ini kerap melontarkan hal-hal yang melawan Pancasila. Tetapi, saya yakin mayoritas orang Indonesia akan sepaham dengan
pemikiran saya bahwa tidak boleh ada ormas yang melawan Pancasila. Menurut UU-nya harus dibubarkan. Sekarang pertanyaannya apa berani pemerintah membubarkan ormas anti-Pancasila. Rakyat akan menguji dan kita lihat saja,’’ ungkap Sukmawati Soekarno. Hal senada juga diungkapkan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tokoh PNI Bali) saat mendampingi Ibu Soekmawati ke Bareskrim Mabes Polri menyatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Sukmawati Soekarno adalah sikap resmi PNI Marhaenisme. ‘’Saya beserta teman-teman PNI Marhaenisme sebagai partai politik berbadan hukum tentu harus mendukung sikap Ibu Soekmawati. Beliau sosok langka dan berani. Seorang anak Bung Karno yang berani karena beliau adalah sukma atau ruh ya Bung Karno. Saya tidak meragukan komitmen beliau. Gerbong PNI Marhenisme ada di belakang beliau. Saatnya kita bersikap masalah pelecehan simbol negara,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang kini berkiprah di DPP PNI Marhaenisme ini. Ke depan, Soekmawati sendiri akan mengawal kasus ini agar Habib Rizieq bisa diperiksa dan segera menjalani proses hukum. ‘’Saya minta pada Presiden Ir. H. Jokowi dan Kapolri agar serius benar tuntaskan masalah ini. Saya menunggu dan janji pemerintah akan membela simbol negara. Saya juga dukung pembubaran FPI. Ormas yang melawan Pancasila dan menjelekkan pahlawan nasional amat sangat patut dibubarkan. Saya sendiri akan memimpin perlawanan ini. Semua demi NKRI,’’ ungkap Sukmawati Soekarno. (ad1081)
’’Law Faculty Festival 2016’’ BEM FH Unmas
Memperkuat ’’Soft Skill’’ Lulusan dengan Jiwa Kewirausahaan
BEM Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati (FH Unmas) Denpasar untuk keempat kalinya menggelar Law Faculty Festival (LFF) BEM FH Unmas. LFF 2016 dibuka Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. didampingi para wakil rektor. LFF Unmas 2016 diisi dengan sarasehan bertajuk ‘’Membangun Idealisme Pemuda sebagai Penyangga Jati Diri Bangsa’’. Tema ini berkesesuaian dengan Hari Sumpah Pemuda dengan menghadirkan narasumber Suka Arjawa, dosen FISIP Unud. Ketua Panitia LFF BEM FH Unmas Ida Bagus Dipta Nugraha menjelaskan, LFF BEM FH Unmas 2016 juga menampilkan pameran kuliner untuk membuktikan bahwa mahasiswa FH Unmas tak hanya menguasai bidang hukum dan advokasi, namun juga kewirausahaan. LFF BEM FH Unmas juga diisi lomba debat hukum antara mahasiswa dan atraksi seni mahasiswa FH Unmas. LFF BEM FH Unmas 2016 dilakukan untuk melahirkan mahasiswa yang unggul dalam akademik dan nonakademik. Selain itu, merupakan program tetap BEM FH Unmas untuk memberi ruang bagi mahasiswa berkreativitas. Ketua BEM FH Unmas I Made Ari Pamungkas mengatakan, BEM sebagai wahana untuk meningkatkan kreativitas dan kepemimpinn serta mampu mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. WD III FH Unmas Ni Luh Gede Yogi Arthani, S.H., M.H. menambahkan, LFF 2016 yang bertemakan ‘’Caurage of the New Generation’’ juga serangkaian HUT BKFH Unmas. Selain untuk menggali minat dan bakat mahasiswa FH
BEM Unwar Garap Desa Sangketan Penebel
BADAN Eksekutif Mahasiswa Universitas Warmadewa (BEM Unwar) melakukan pengabdian masyarakat di Desa Sangketan, Penebel, Tabanan, Sabtu (29/10) dan Minggu (30/10) kemarin. Pengabdian masyarakat dibuka Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana didampingi Wakil Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Ketut Sugihantara. Ketua Panitia Pengabdian BEM Unwar Putu Pande Satria Sugiarta menjelaskan, pengabdian masyarakat diikuti 250 mahasiswa. Pengabdian menyasar berbagai aspek kehidupan, di antaranya pelayanan kesehatan bekerja sama dengan Puskemas II Penebel. Pelayanan kesehatan berupa penyuluhan PSN dan langsung melakukan PSN ke rumah-rumah penduduk. Selain itu memberi penyuluhan untuk pemberdayaan LPD, meningkatkan pemahaman masyarakat soal budi daya kopi mulai dari proses pembibitan hingga pascapanen. Mahasiswa juga diajak menanam pohon penghijauan di sekitar Pura Luhur Muncak Sari. Selain itu juga melakukan kerja bakti sosial di sekitar pura. Kegiatan BEM Unwar juga diisi dengan menyerahkan penghargaan kepada siswa yang berprestasi di SD. Para siswa diberikan perlengkapan belajar untuk 18 siswa dari siswa kelas I-VI. BEM Unwar juga menyerahkan sembako kepada lima warga yang mengalami disabilitas serta bingkisan untuk para pemangku Pura Luhur Muncak Sari. Malam Minggu digelar malam keakraban dipusatkan di Banjar Anyar, Sangketan. Saat itu mahasiswa Unwar menampilkan sejumlah tari Bali dan hiburan joged bumbung. Semua agenda ini tujuannya untuk menjalin hubungan mahasiswa Unwar
PENGABDIAN - Rektor Dewa Widjana, Ketut Sugihantaraa bersama pengurus BEM Unwar berfoto bersama dengan pemangku dan tokoh masyarakat saat pengabdian di Desa Sangketan, Penebel, Tabanan.
Telkomsel Gelar LOOP Musik di Gianyar Hadirkan Aliando Syarief
LFF 2016 - Rektor Unmas Made Sukamerta bersama Dekan FH Unmas Nengah Susrama melepas balon saat membuka LFF BEM Unmas 2016. Unmas serta menjalin keakraban bekerja mandiri untuk pendidikan antarmahasiswa. karakter. Sebab, sukses seseorang Dekan FH Unmas I Nengah Sus- banyak ditentukan oleh soft skill. rama, S.H., M.H. didampingi WD I Bagi dia, LFF BEM FH UnI Gusti Ngurah Anom, S.H., M.H. mas menunjukkan mahasiswa dan WD II Made Emy Andayani FH Unmas sudah menonjol jiwa Citra, S.H., M.H. menambahkan kewirausahaannya. Di sini, mabahwa event LFF FH Unmas se- hasiswa belajar dan menggali lain untuk memberi pengalaman pengalaman untuk menyiapkan mahasiswa mengelola event secara diri terjun di masyarakat. Untuk mandiri juga untuk mengisi dan itu, dia menegaskan lulusan FH berperan dalam memecahkan Unmas jangan berharap menjadi masalah bangsa. Dengan demikian, PNS. Dewasa ini adalah era global, mampu memperkuat kaulitas lulu- siapkan diri untuk bisa bersaing di sannya, baik dalam pengetahuan ajang internasional. maupun bidang skill. Makanya, dia Rektor juga mengajak jajaran setuju LFF akan dijadikan program FH Unmas untuk menjadikan tetap tahunan. LFF ini sebagai ajang mengevaluRektor Unmas Made Sukamerta asi diri guna meningkatkan rasa mengacungkan jempol berkat se- solidaritas dan soliditas. Apalagi, mangat yang tinggi mahasiswa FH jumlah mahasiswa FH Unmas Unmas mampu mengdakan LFF tahun ini melonjak tajam. Ini setiap tahun. Ini menunjukkan tiap semua berkat komunikasi dan fakultas di Unmas memiliki kegia- kerja sama yang baik antarcivitas tan khas bermuatan komptensi diri akademika dan mendapat keperdan lulusan. Tujuannya, di samping cayaan masyarakat. Dia berharap mendidik mahasiswa dengan penge- FH Unmas sebagai fakultas favorit tahuan namun memberi pengalaman di Bali. (ad1992)
SEBAGAI upaya menyediakan wadah bagi anak muda untuk berkreasi dan berekspresi di bidang musik, Telkomsel menggelar LOOP Musik di SMAN 1 Gianyar. Festival pentas seni musik yang melibatkan para pelajar setingkat SMP dan SMA ini juga digelar di 49 kota lainnya hingga akhir Oktober 2016 ini. Manager Youth & Community Telkomsel Regional Bali Nusra Agung PD Nugroho memaparkan, LOOP Musik digelar
untuk mendorong anak muda Bali, khususnya di Kabupaten Gianyar, agar menyalurkan energi positifnya melalui musik. ‘’Dengan tingginya kreativitas yang mereka miliki, kami harapkan ajang LOOP Musik ini juga mampu menularkan semangat agar mereka bisa semakin produktif dalam aktivitas sehari-hari,’’ katanya. LOOP Musik digelar dalam bentuk rangkaian roadshow dengan format kompetisi musik
LOOP Musik - Telkomsel menggelar LOOP Musik di SMAN 1 Gianyar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
antarsekolah. Aktivitas seru ini diadakan di 71 lokasi yang tersebar di 50 kota, mulai dari ujung paling barat Indonesia di Banda Aceh hingga ujung paling timur Indonesia di Jayapura. Adapun peserta LOOP Musik dari Bali yang turut berperan untuk bersaing menjadi yang terbaik dalam ajang kompetisi ini, antara lain sebanyak 14 grup band dan 14 grup dance perwakilan dari SMAN 1 Gianyar, SMKN 1 Gianyar, SMAN 1 Sukawati, SMKN 1 Sukawati, SMKN 3 Sukawati, SMAN 1 Ubud dan SMAN 1 Blahbatuh. Tiga peserta terbaik nantinya akan memperoleh hadiah uang senilai total jutaan rupiah. Juara pertama mendapatkan Rp 2 juta, juara kedua Rp 1,5 juta, sementara juara ketiga Rp 1 juta. Selain menjadi ajang kompetisi kreativitas pelajar, LOOP Musik juga menghadirkan Aliando Syarief untuk tampil menghibur para penggemar di delapan kota, yakni Denpasar, Jambi, Manado, Bekasi, Sukabumi, Salatiga, Padang dan Banjarmasin. Bintang tamu lainnya, yakni RAN hadir di Samarida dan Balikpapan, sedangkan Calvin Jeremy tampil di Cirebon. (ad1085)
Senin Wage, 31 Oktober 2016
A K T I V I T A S
S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E
Kolaborasi Membangun Sinergi Antar-P3M dan UP2M
WORKSHOP - Ketua Komisi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Forum Direktur Politeknik Indonesia Dr. Ir. Rachmad Imbang Tritjahjono, M.T. (kiri), Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. dan Sekretatis Dirjen Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti Ir. Prakoso, M.M. (kanan) pada pembukaan workshop, Minggu (30/10) kemarin. DALAM rangka membangun Indonesia saja. Ini bertujuan sinergi dan merancang mekan- untuk merangkai suatu kerja isme kolaborasi antar-P3M dan sama penelitian antarpoliteknik UP2M, Politeknik Negeri Bali sehingga bisa saling mengisi dan (PNB) bersama Politeknik Neg- bisa memperkuat rekayasa atau eri di Indonesia, Minggu (30/10) inovasi. kemarin menggelar workshop di Ke depannya pihaknya berHotel Sovereign, Tuban. Dengan harap agar masing-masing polimengambil tema ‘’Kolaborasi teknik bisa saling berkolaborasi, potensi P3M dan UP2M menuju sisi mana kekuatan dari satu Politeknik Indonesia yang profe- politeknik dan politeknik yang sional dan berdaya saing global’’, lain sehingga saling mengisi. workshop ini diikuti sebanyak 25 Untuk itu, diharapkan hasil pePoliteknik Negeri di Indonesia. nelitian nantinya betul-betul bisa Ketua komisi penelitian dan masuk ke dunia industri karena pengabdian masyarakat, forum memang dekat dengan hilir. ‘’KaDirektur Politeknik Indonesia Dr. lau penelitian terapannya kuat, Ir. Rachmad Imbang Tritjahjono, inovasi kuat, maka hilirnya pun M.T. yang menjadi narasumber juga akan kuat. Dengan demikian pada workshop ini mengatakan, ketergantungan kita terhadap kegiatan ini merupakan kegia- negara lain akan bisa dikurangi,’’ tan nasional bersama seluruh harapnya. politeknik di Indonesia. Untuk Ditambahkan Rachmad, untuk saat ini, baru memulai dengan variasi riset memang memiliki Politeknik Negeri yang ada di ciri khas atau roadmap masing-
D I S I N I
masing, namun tetap mengacu ke roadmap nasional. Contohnya seperti di Politeknik Negeri Bali, sangat kuat di tourism, kemudian politeknik lain sangat kuat di manufaktur, dan yang lain kuat di bidang infrastruktur. ‘’Kalau kita bisa bekerja sama dan saling mengisi, maka itu akan menjadi luar biasa. Dengan bekerja sama ini, kita akan saling memperkuat,’’ katanya. Sekretatis Dirjen Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti Ir. Prakoso, M.M. mengaku memiliki target untuk mendorong invensi-invensi atau penemuan baru yang dihasilkan oleh politeknik. Untuk itu, pihaknya mengatakan perlu diciptakan regulasi untuk mendukung itu. Salah satu regulasinya yaitu kebijakan dari pemerintah dengan keluarnya standar biaya keluaran sub output penelitian, yang mana penelitian ini berbasis kepada output bukan prosesnya. Selain itu juga adanya prototype yang dihasilkan dari masing-masing politeknik yang spesifik. ‘’Semoga melalui pertemuan ini kolaborasi antar politeknik di Indonesia ini akan segera mewujudkan dan meningkatkan daya saing Indonesia,’’ ungkapnya. Untuk meningkatkan penelitian di politeknik tersebut ada tiga hal yang diperlukan. Pertama masalah infrastruktur pendukungnya, baik itu peralatan yang sudah terstandar. Kedua sumber daya manusia, yang juga harus berstandar, entah itu meningkatkan kualitas dari pengajarnya maupun skill-nya. Yang ketiga adalah alokasi anggaran, yang juga ada regulasinya yaitu bagaimana membelanjakan anggaran secara akuntabilitas. ‘’Kalau nanti kolaborasi dari politeknik yang ada di Indonesia mempunyai hasil yang bisa di absorpsi oleh industri, itulah kolaborasi ini menjadi penting sekali. Sehingga ketergantungan dari suatu produk invensi dari luar akan bisa kita laksanakan sendiri dengan potensi dan kapasitas yang ada di Indonesia,’’ yakinnya. (ad1083)
Dua Hari Menuju Konser Ari Lasso-Raisa
Tiketbox Dibuka Sampai 1 November
S E J A R A H D I C A T A T
5
Politeknik Negeri Se-Indonesia
S E R E M O N I A L C E R I T A
info seremoniAL
KONSER Bali I’m in Love ‘’Ari Lasso–Raisa’’ tinggal dua hari lagi. Konser eksklusif ini masih akan membuka penjualan di tiketbox sampai 1 November 2016. Venda dari Kecak Production menuturkan, pihaknya berencana membuka booth penjualan tiket on the spot di Hotel Aston saat hari H. Namun, mengingat tingginya animo, pihaknya menyarankan bagi yang belum pesan untuk segera membeli di tiketbox
terdekat. ‘’Masih dibuka sampai Selasa besok,’’ katanya. Konser eksklusif ini banyak diyakini akan penuh pengunjung, sangat wajar mengingat besarnya fans dari Ari Lasso dan Raisa. Venda menjelaskan, Kecak Production selaku promotor telah mempersiapkan segala persiapan termasuk keamanan dan akses parkir. ‘’Kami sudah menjalin koordinasi dengan banyak pihak seperti banjar setempat, kepoli-
sian dan Dinas Perhubungan. Misi kami bukan hanya show atraktif yang penuh pengunjung, namun juga kenyamanan audiens,’’ tambah Venda. Kecak Production juga sedang mempersiapkan spesial kolaborasi yang menampilkan Ari Lasso dan Raisa. ‘’Kolaborasi kedua penyanyi ini terbilang langka. Untuk konsepnya masih rahasia ya,’’ terang Venda. Tiket dijual dalam beberapa kelas yang bervariasi menurut minat dan kemampuan. Yakni diamond Rp 1.000.000 (fasilitas nomor kursi dan foto bareng artis), platinum Rp 500.000 (duduk 2nd class), gold Rp 300.000 (duduk 3rd class) dan festival Rp 150.000 (standing). Untuk tiket festival, Kecak Production memberikan fasilitas diskon Rp 50.000 (menjadi Rp 100.000) bagi pelajar dan mahasiswa dengan menunjukkkan kartu mahasiswa atau kartu tanda pelajar. Kecak Production membuka penjualan di tiketbox sampai dengan 1 November 2016. Tiketbox bisa didapatkan di Arena Resto Sanur, Warung Pepe Dewi Sri, Monjali Bali Kafe Mahendradata, BC Street Coffe Teuku Umar Barat, Lobi Stikom Bali Renon, Radio Cassanova FM Gatsu, Radio Duta FM Veteran, Mie Kober Batubulan, Mie Tomcatbelakang Unud Sudirman dan Mie Tomcat Semeru. Jadi Bali, apakah kalian sudah siap? Untuk informasi bisa segera menghubungi hotline di 081 238 980 220. (bns1)
BERFOTO BERSAMA - Sejumlah agen penjual terbaik di Bali foto bersama dan menunjukkan penghargaan yang diperoleh dalam acarah Pertamina Celebrating And Awarding Night, elpiji NPSO Bali, di Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Ubung, Jumat (28/10).
Wujud Rasa Syukur
Pertamina Gelar Malam Apresiasi Mitra ’’Bright Gas’’ SEBAGAI bentuk rasa syukur atas penerimaan konsumen dan masyarakat terhadap produk elpiji nonsubsidi Pertamina serta ajang apresiasi untuk mitra dan stakeholder yang telah memberikan support dalam pemasaran khususnya Bright Gas di Provinsi Bali, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V Jatim Balinusa menggelar acara malam apresiasi dan penghargaan Bright Gas Celebration dan Awarding Night pada Jumat (28/10) di Aston Hotel, Bali. Kegiatan malam apresiasi ini dihadiri Wakil Direktur PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang didampingi VP Domestic Gas Basuki Trikora Putra dan GM Pertamina MOR V Ageng Giriyono beserta jajaran tim manajemen Pertamina MOR V, serta Ketua DPC Hiswana Migas Provinsi Bali Ida Bagus Rai. Tak hanya itu, juga paramitra elpiji Pertamina yang turut membantu dalam pemasaran dan penjualan Bright Gas 5,5 kg sejak dipasarkan di Provinsi Bali pada Juli 2016 lalu. Ahmad Bambang, Wakil Direktur PT Pertamina (Persero), mengatakan kegiatan malam apresiasi ini merupakan wujud apresiasi kepada para mitra
maupun stakeholder Pertamina di Provinsi Bali. ‘’Tentunya, kami sangat mengapresiasi dukungan para mitra terutama kawan di agen maupun outlet sebagai garda terdepan untuk memasarkan produk Bright Gas ini. Selain itu apresiasi juga kami sampaikan kepada kepala pemerintah beserta jajarannya yang sudah memberikan imbauannya serta mengajak para PNS maupun masyarakat untuk menggunakan elpiji nonsubsidi,’’ ujarnya. Penghargaan diberikan kepada para mitra agen dan outlet elpiji dengan berbagai kategori. Di antaranya, Best Agent dan Outlet Bright Gas dengan rasio penjualan tertinggi, The Most Loyal Customer hingga Best of The Best NPSO Retail. Selain itu, juga diberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Badung sebagai kabupaten/kota pertama di Provinsi Bali yang memberikan imbauan penggunaan elpiji nonsubsidi kepada para PNS-nya. GM Pertamina MOR V Ageng Giriyono mengatakan, Pertamina akan terus mempermudah konsumen dan masyarakat dalam mendapatkan elpiji nonsubsidi. Selain tersedia di 22 agen dan 46
SPBU yang tersebar di Bali, elpiji NPSO Pertamina jenis Bright Gas (Bright Gas 5,5 kg dan Bright Gas 12 kg) dan elpiji 12 kg tabung biru juga tersedia di 316 outlet, termasuk Indomaret yang hanya menjual elpiji non subsidi. ‘’Outlet pemasaran akan terus kami perluas hingga konsumen dan masyarakat makin mudah memperoleh Bright Gas. Selain itu konsumen Bright Gas juga kami manjakan dengan kemudahan pelayanan pesan antar ke rumah melalui contact Pertamina 1500000,’’ jelas Ageng. Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Bali Ida Bagus Rai menerangkan bahwa pihaknya selaku organisasi yang menaungi para agen elpiji mendukung penuh pemasaran produk baru tersebut. Sebab, pihaknya yakin akan keunggulan produk tersebut dapat memikat konsumen. ‘’Sebagai pilihan produk dengan kualitas yang bagus dan memiliki banyak keunggulan, kami yakin Bright Gas 5,5 kg akan memiliki banyak peminat. Apalagi saat ini sedang ada promo program penukaran 2 tabung elpiji 3 kg dengan 1 tabung elpiji Bright Gas 5,5 kg di agen terdekat,’’ ujarnya. (ad1082)
Menteri Kominfo RI dan Wali Kota Denpasar
Kunjungi Stan Pameran SMK Penerbangan Cakra Nusantara
SMK Penerbangan Cakra Nusantara sebagai pelopor pendidikan formal di bidang penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan di Bali, berkomitmen untuk meregenerasi, meningkatkan dan menciptakan generasi muda yang unggul, tangguh dan mandiri. Oleh karena itu setiap aspek yang mendukung komitmen tersebut haruslah ditingkatkan. Salah satunya aspek ilmu teknologi yang setiap waktu berkembang. Selain itu teknologi tidak pernah lepas dari dunia penerbangan. Dalam kesempatan untuk memperkenalkan pengaruh dan kontribusi teknologi di dunia penerbangan kepada seluruh masyarakat dan generasi muda Bali melalui pameran D’TIK Denpasar. SMK Penerbangan Cakra Nusantara mendapat apresiasi yang luar biasa dari Wali Kota Denpasar dan Menteri Kominfo Republik Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan langsung saat menyempatkan waktu untuk mengunjungi stan pameran SMK Penerbangan Cakra Nusantara. Kepala SMK Penerbangan Cakra Nusantara Ida Ayu Agus Ekastuti, S.E., Ak. mengatakan, pihaknya sangat senang dan bangga atas kunjungan Wali Kota Denpasar dan Menteri Kominfo RI ke stan pameran. ‘’Kami akan memegang teguh apresiasi dan inspirasi yang telah diberikan oleh beliau dan apresiasi dari se-
luruh lapisan masyarakat. Kami juga akan terus meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Penerbangan Cakra Nusantara,’’ kata Ekastuti. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Denpasar dan Menteri Kominfo RI memanggil dan mengajak putra-putri Bali bergabung dan mendapatkan kesempatan terbaik untuk menuju cita-cita
dan masa depan di dunia penerbangan, kedirgantaraan dan kebandaraan. Di mana, menurut survey, untuk profesi tersebut, pendapatannya masih di atas rata-rata. Kesempatan ini dapat diperoleh dengan menghubungi nomor pendaftaran (0361) 4742600 atau bisa langsung ke Jalan Drupadi No.27 Renon, Denpasar, Bali. (ad1991)
KUNJUNGI STAN - Menteri Kominfo RI dan Wali Kota Denpasar ketika mengunjungi stan pameran SMK Penerbangan Cakra Nusantara. Terlihat Kepala SMK Penerbangan Cakra Nusantara Ida Ayu Agus Ekastuti sedang berbincang-bincang bersama kedua pejabat tersebut.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Senin Wage, 31 Oktober 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Manusia Bali Harus Berwawasan Budaya
BAli identik dengan budaya. Hampir sebagian besar kegiatan masyarakat Bali dilandasi dengan budaya. Apalagi pengembangan pariwisatanya, juga berlandaskan budaya. Inilah yang melandasi mengapa pembangunan Bali harus berwawasan budaya. Dengan demikian maka kloplah kalau kebijakan pemerintah, juga menjadikan budaya Bali sebagai rujukan yang utama. Salah satunya Tri Hita Karana. Pembangunan Bali harus memperhatikan kelestarian lingkungan, menjadikan manusia Bali sebagai subjek pembangunan. Selain itu diperhatikannya kehidupan beragama, sebagai wujud harmonisasi hubungan antara manusia dengan Tuhannya. Namun, sering kali perubahan menjadikan diri lupa akan hal itu. Apalagi kalau semuanya dihitung berdasar kepentingan ekonomi (kapitalis). Semuanya dilabrak demi ekonomi. Padahal belum tentu kepentingan itu untuk semua masyarakat (kesejahteraan yang berkeadilan). Namun sering kali hanya untuk kepentingan kelompok/investor yang seringkali mengatasnamakan masyarakat. Namun apa pun itu bentuknya, apakah untuk kepentingan investor atau masyarakat, jangan sampai mengorbankan kepentingan lingkungan, budaya dan agama. Kalau itu dilakukan maka masyarakat akan tercerabut dari akar budayanya. Karena kapitalis yang merupakan bagian dari budaya asing akan menyingkirkan warga lokal yang jauh dari kata sejahtera. Oleh karena itu, masyarakat Bali termasuk pemimpin di Bali, harus menyadari bahwa Bali hidup dari alam dan budaya. Keduanya harus disinergikan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Mereka harus dengan penuh kesadaran untuk memanfaatkan kebudayaan untuk mewujudkan kemakmuran, kesejahteraan, dan kebahagiaan. Hal ini akan menjadi landasan serta pola pikir masyarakat Bali. Bahwasanya, menyejahterakan masyarakat Bali harus seiring sejalan dengan kemajuan budaya dan lingkungannya. Tidak satu pun harus dikorbankan demi kesejahteraan. Inilah salah satu wujud pembangunan yang berwawasan budaya. Selain sebagai upaya memelihara identitas dan jati diri Bali, juga untuk menangkal pengaruh negatif dari globalisasi. Sebab, tidak dapat dihindari, globalisasi akan menggiring masyarakat Bali ke dalam perubahan sosial dan budaya dunia. Karena itu kesadaran akan budaya menuntut masyarakat Bali memahami tradisi dan mengapresiasi kebudayaannya dalam kehidupan. Artinya, masyarakat Bali harus sadar dan menempatkan kebudayaan Bali sebagai landasan, upaya, dan tujuan kehidupan. Dalam kaitan membangun Bali yang berwawasan budaya, harus diawali dengan pembangunan masyarakat Bali yang berwawasan budaya. Sebab, pembangunan manusia selalu menjadi titik pusat perubahan dalam suatu bangsa. Oleh karena itu, selain meningkatkan ilmu pengetahuan, pendidikan juga harus menanamkan keterampilan yang hanya bisa ditempuh melalui latihan mempergunakan ilmu tersebut hingga akhirnya terbentuk kompetensi. Hal itulah yang nantinya akan membentuk sikap dan perilaku. Tidak terkecuali di Bali, pembangunan pariwisata di Bali yang kini sedemikian berkembang patut mendapat perhatian yang lebih jauh dari kalangan akademisi dan juga dari para pelaku pariwisata, agar dapat memberikan manfaat yang semaksimal mungkin bagi kemakmuran rakyat. Namun kemajuan itu tidak mengorbankan nilai-nilai luhur kebudayaan Bali yang dewasa ini memiliki peranan besar sebagai modal pengembangan pariwisata di Bali. Semua pihak telah memahami bahwa pembangunan pariwisata di Bali telah memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakatnya. Tetapi di di samping itu juga sering mengorbankan lingkungan, sisi keunggulan Bali. Jika investor hanya berorientasi pada keuntungan semata dan mengeksploitasi kebudayaan Bali secara besar-besaran, tentu akan mengancam keberadaan Bali ke depan. Inilah yang tidak boleh terjadi, di tengah program pariwisata berkelanjutan. Karenanya, Bali harus dibangun dengan konsep budaya oleh orang-orang yang paham akan budaya Bali. Sebab, itulah kekuatan Bali yang sebenarnya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Jangan Cemas Soal Pungli Dengan keluarnya Perpres No. 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) kini banyak pejabat dan pengelola satuan kegiatan ketar-ketir. Khawatir jangan-jangan dirinya kena getah. Termasuk juga di dunia pendidikan. Sudah banyak kepala sekolah yang diberhentikan gara-gara ketahuan melakukan pungli. Di Bandung, misalnya, Wali Kota Ridwan Kamil memecat 9 orang kepala sekolah (SD-SMA) yang terbukti melakukan pungli. Tentu saja apa yang terjadi di Bandung kita berharap tidak meluas sampai ke daerah kita di Bali. Dan, para kepala sekolah pun semestinya tak perlu cemas tentang hal tersebut. Mereka (para kepala sekolah) cukup memperhatikan 4 hal yaitu; adanya kesepakatan, keterbukaan, arahan/imbauan, dan pengawasan. Setiap kegiatan, terutama yang sudah tercantum dalam RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) harus mendapat persetujuan atau kesepakatan antara pihak penyelenggara sekolah dengan Komite Sekolah (bukan persengkongkolan). Dalam pelaksanaan kegiatan harus menganut sistem transparansi atau keterbukaan yang setiap saat bisa diaudit secara internal maupun eksternal, ditambah lagi dengan memperhatikan saran atau imbauan yang disampaikan oleh atasan dalam hal ini kepala dinas setempat. Dan, yang tak boleh diabaikan, mulai dari perencanaan sampai kepada implementasi kegiatan harus mendapat pengawasan terutama yang dilakukan oleh Komite, LSM, dan pers. Biasanya yang rawan dipungli berkisar pada kegiatan-kegiatan penerimaan peserta didik baru (PPDB), mutasi atau perpindahan siswa, dan penentuan kelulusan siswa pada ujian akhir. Sekalipun begitu, andaikata aspek pengawasan mendapat penekanan secara sistemik dan berkelanjutan, maka peluang untuk pungli bisa dicegah secara dini. Romi Sudhita Jl. Srikandi Singaraja
Menjabarkan Pembangunan Berwawasan Budaya Perubahan senantiasa menandai dunia-kehidupan, karena itu kita tidak menjumpai suatu masyarakat dan kebudayaan tanpa dinamika. Apalagi globalisasi telah mendorong perubahan sosial dan budaya dalam waktu singkat, sehingga identitas suatu masyarakat begitu cair. Selain agama dan pasar, juga negara merupakan agen perubahan yang dominan melalui empat fungsi pemerintah berikut. Melalui fungsi regulasi mewujudkan kedamaian sosial, pemberdayaan mewujudkan kemandirian masyarakat, pelayanan mewujudkan keadilan sosial, dan pembangunan mewujudkan kesejahteraan.
Oleh I Wayan Sukarma anya pembangunan di Indonesia yang diterjemahkan dari modernisasi mengutamakan pertumbuhan ekonomi daripada penguatan kebudayaan. Tim Puspar UGM (Penyunting) dalam Wawasan Budaya untuk Pembangunan: Menoleh Kearifan Lokal (2004) menegaskan bahwa ‘’Selama lebih dari tiga dasawarsa di pengujung abad ke-20 kita telah menyaksikan pembangunan di negeri ini yang menekankan pertumbuhan ekonomi secara berlebihan (economic overtone) dan mengabaikan perhatian pada aspek-aspek budaya kehidupan bangsa’’. Pembangunan berdasarkan pendekataan ekonomi moneter dengan investasi besar-besaran untuk mengejar pertumbuhan ekonomi disebutkan bukan hanya telah melegalkan berbagai bentuk ketimpangan sosial, tetapi juga menimbulkan akumulasi nilai-nilai hedonistik, ketidakpedulian sosial, erosi ikatan-ikatan kekeluargaan dan kekerabatan, dan semakin meluasnya dekandensi moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Akibatnya, masyarakat pun tercerabut dari akar budayanya karena hogemoni dan dominasi budaya asing yang dikemas indah dalam paket-paket pembangunan. Pembakuan praksis pembangunan, baik langsung maupun tidak telah menganulir nilai-nilai
H
budaya dan menyingkirkannya ke ruang isolasi tanpa nilai. Situasi ini barangkali telah mendorong Selo Soemardjan dalam Menemui Diri Sendiri: Percikan Pemikiran Prof. Dr. Ida Bagus Mantra (Agastia, 2006) mengingatkan, ‘’Masyarakat Bali karena sejarah dan kehidupannya di atas pulau yang relatif kecil mampu mengukir kebudayaan dengan kuat mengaitkan antara adat, agama, dan seni, sehingga sukar sekali dapat ditembus atau dicemarkan oleh pengaruh budaya dari luar’’. Ungkapan Selo Soemardjan itu hendak mengingatkan, betapa kecilnya harapan hidup makmur dan sejahtera, bila masyarakat Bali hanya mengandalkan hidup pada sumber daya alam. Kecuali dengan penuh semangat dan kesadaran mengandalkan hidup pada sumber daya manusia, misalnya, kemampuan dan kesanggupan memanfaatkan kebudayaan untuk mewujudkan kemakmuran, kesejahteraan, dan kebahagiaan. Semangat dan sadar budaya semacam ini dengan indah dirumuskan oleh Ida Pedanda Made Sidemen dalam bentuk geguritan berjudul ‘’Selampah Laku’’, seperti penggalan bait berikut, ‘’…tong ngelah karang sawah, karang awake tandurin, guna dusun ne kanggo ring desa-desa’’. Pentingnya meningkatkan sadar budaya menurut Ida Bagus Mantra, sebagaimana diungkapkan dalam Landasan Kebudayaan
Bali (1996), selain sebagai upaya memelihara identitas dan jati diri Bali, juga karena globalisasi tidak membiarkan masyarakat Bali hanya mengurung diri dalam wilayah geografisnya. Tidak dapat dihindari, globalisasi merangkum masyarakat Bali ke dalam perubahan sosial dan budaya dunia, karena itu sadar budaya menuntut masyarakat Bali memahami tradisi dan mengapresiasi kebudayaannya dalam kehidupan. Sadar budaya berarti menempatkan kebudayaan Bali sebagai landasan, upaya, dan tujuan kehidupan, seperti ditegaskannya berikut, ‘’Pembangunan bangsa yang mengabaikan kebudayaannya akan melemahkan sendi kehidupan bangsa itu sendiri. Karena itu, sejak semula bangsa Indonesia bertekad membangun masa depannya yang kuat dengan berpijak di atas kepribadian dan tumbuh di atas nilai-nilai budayanya sendiri’’. Rai Dharmawijaya Mantra, Wali Kota Denpasar, seperti dijelaskan dalam ‘’Visi dan Misi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Periode 2015-2020’’ disampaikan dalam Sidang DPRD Kota Denpasar menetapkan visi ‘’Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya Dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan’’. Visi ini menyiratkan kesadaran tentang keinginan memenuhi kebutuhan material masyarakat yang bersifat ekonomis tetap dan selalu seimbang dengan tuntutan melestarikan nilai-nilai budaya yang sudah mengakar dalam masyarakat. Kesadaran ini mendorongnya menetapkan nilai-nilai budaya menjadi dasar, upaya, dan tujuan pembangunan seiring dengan sasaran mewujudkan kemakmuran melalui pertumbuhan ekonomi. Keunggulan wawasan budaya ditunjukkan Kota Denpasar dengan meraih IPM sebesar 82,24%, yakni pencapaian IPM tertinggi di Bali dan kedua secara nasional setelah Yogyakarta mencapai IPM sebesar 84,00%. Walaupun dari segi PAD Denpasar tidak merupakan tertinggi di Bali, tetapi dengan partisipasi masyarakat yang besar sehingga mampu meraih IPM tertinggi di Bali. Kenyataan yang dipaparkan Badan
Suara Publik Membudayakan Kecakapan Berbahasa Indonesia PENGGUNAAN bahasa Indonesia dalam keseharian kita terkesan semakin liar. Kaidah-kaidah bahasa dan katakata baku yang semestinya ditonjolkan malah semakin dijauhi. Kini penggunaan bahasa Indonesia tampak semakin liar. Jadi, tidak hanya pungutan saja yang dapat bersifat liar yang kemudian disingkat dengan istilah pungli. Dalam penggunaan/pemakaian bahasa, khususnya bahasa Indonesia pun terjadi proses peliaran. Kemampuan berbahasa seseorang tercermin dari kemampuannya menggunakan bahasa itu sendiri dalam kesehariannya, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Dalam hal menggunakan bahasa Indonesia, orang-orang Indonesia pada umumnya sering kurang teliti atau kurang paham terhadap kaidah-kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia. Sebagai contoh, ada beberapa instansi pemerintah yang tatkala mengumumkan sesuatu, bersikap ceroboh dan tidak mau tahu dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Misalnya, dipampang spanduk yang menginformasikan lowongan pekerjaan. Mereka menulis pada spanduk itu, ‘’Di Buka Kesempatan Bagi Lulusan SMA/ SMK’’. Tentu saja ada kalimat lanjutannya, melengkapi informasi yang mereka sampaikan kepada publik. Misalnya waktu pendaftaran, syarat-syarat pendaftaran, dan lain sebagainya. Akan tetapi sangat disayangkan, kata pembuka pada contoh di atas cara penulisannya salah. Seharusnya kata ‘’Di Buka’’ itu ditulis serangkai: Dibuka. Sebab, penulisan di pada kata dibuka dimaksudkan sebagai awalan, bukan sebagai kata depan (preposisi). Dalam bahasa Indonesia, setiap awalan harus ditulis serangkai dengan kata dasar yang menyertainya. Misalnya awalan me- dengan rokok menjadi merokok. Begitu pula contoh di- dengan kata tulis akan menjadi ditulis.
Oleh Drs. Made Mustika Sebaliknya, kalau menggunakan kata depan (preposisi), maka penulisannya harus selalu terpisah. Misalnya, menulis kata di pasar tidak boleh disambung, harus dipisahkan. Kata-kata lain yang serupa dengan itu adalah di sekolah, di rumah, di sawah, di Jakarta, dan seterusnya. Kuncinya adalah, apabila di diikuti oleh kata keterangan tempat, maka penulisannya selalu harus dipisah. Karena di yang demikian itu merupakan kata tersendiri, tepatnya kata depan. Dari uraian di atas, seumpama ada pemilik mobil mau menjual mobilnya, kemudian dia menempelkan informasi melalui secarik kertas pada mobil itu, harap jangan salah tulis. Tempelkanlah kata-kata yang baku dan benar. Penulisan yang benar adalah ‘’dijual’’. Bukan ‘’di jual’’. Sebab, kata jual bukanlah kata keterangan tempat. Jual adalah kata kerja. Itu baru soal awalan dan kata depan. Persoalan lain yang sering muncul adalah penulisan kata-kata baku. Kata risiko, misalnya, terlalu sering ditulis secara keliru, menjadi resiko. Penulisan kata resiko dianggap sebagai yang benar karena sudah lumrah digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dalilnya adalah bahwa kata risiko dalam bahasa Indonesia merupakan proses adaptasi dari bahasa Inggris, risk. Maka yang paling cocok penulisannya menurut ahli bahasa adalah risiko, bukan resiko. Ingat, sesuatu yang lumrah belum tentu benar. Demikian pula, ketika menyampaikan imbauan secara tertulis, maka pastikan seseorang memilih kata bakunya, agar tidak mewariskan kesalahan berulang kepada generasi muda. Pemerintah sering kali membuat imbauan yang salah penulisannya. Kata yang digunakan
bukan ‘’imbauan’’, melainkan ‘’himbauan’’. Sekali lagi ini adalah kesalahkaprahan. Padalah yang benar dan baku adalah ‘’imbauan’’. Mungkin ada yang menyangkal, untuk apa belajar bahasa (Indonesia), yang penting kita sudah dapat menggunakan dalam keseharian kita. Peduli amat dengan kekeliruan atau kesalahan yang dibuat, yang penting yang diajak berkomunikasi dapat mengerti maksudnya. Kalau demikian masyarakat berpikir dan bersikap, maka sangat wajar kalau bahasa Indonesia pemakaiannya semakin liar. Padahal, Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada 1928, mengingatkan kepada kita agar menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa resmi nasional. Kalau sikap kita terhadap bahasa Indonesia cuek bebek, dapatkah itu dikatakan sebagai sikap hormat? Untuk apa membentangkan spanduk-spanduk yang bunyinya begitu gagah-gempita di pinggirpinggir jalan atau di setiap perkantoran? Misalanya, ada spanduk terpasang berbunyi: Tunjukkan Rasa Bangga Berbahasa Indonesia; dan Bahasa Menunjukkan Jati Diri Bangsa. Jika hanya bunyi spanduk yang hebat, namun dalam praktiknya kedodoran, bukankah munafik itu namanya. Kepada siapa sebenarnya spanduk itu ditujukan? Demi melihat spanduk dan surat-surat yang tata cara penulisan kata-katanya sering tidak memenuhi kaidah-kaidah yang berlaku, penulis bertanya-tanya sambil geleng-geleng kepala. Apa tidak ada pegawai yang mahir dalam bahasa Indonesia untuk mengedit kata dan kalimat sebelum disodorkan kepada publik? Padahal di setiap instansi pemerintah, hampir semua pegawainya adalah sarjana, meskipun bukan sarjana bahasa Indonesia.
Pusat Statistik Nasional itu merupakan inspirasi merumuskan pembangunan berwawasan budaya dengan menempatkan manusia sebagai pelaku yang memahami konsep-konsep pembangunan secara utuh beserta operasionalnya dalam mengejar pertumbuhan ekonomi berlandaskan kebudayaan. Dengan demikian, kebudayaan memberikan kontribusi ekonomis yang signifikan, menciptakan iklim bisnis yang positif dengan berbasis pada sumber daya yang terbarukan, memberikan implikasi positif kepada masyarakat, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik formal maupun informal. Menguatkan harkat dan martabat manusia memang merupakan idola dan cita-cita pembangunan berwawasan budaya dengan senantiasa mengupayakan alternatif baru yang lebih adil, beradab, mencerahkan, membebaskan, dan manusiawi. Karena itu keberhasilan pembangunan berwawasan budaya tidak semata-mata berupa kecukupan dan kelimpahan material, tetapi juga menguatnya kebudayaan, yakni nilai-nilai hakiki kehidupan manusia. Paradigma pembangunan berwawasan budaya, seperti dikemukakan Tim Puspar UGM, antara lain bekerja di atas logika ekologi manusia; untuk mencapai realisasi potensi-potensi kemanusiaan yang penuh; peran penting pada masyarakat sebagai subjek dan aktor pembangunan; melengkapi struktur formal dengan teknologi organisasional yang lebih informal dan adaptif; memberikan nilai tinggi pada inisiatif lokal dan pengembangan sistem-sistem pengorganisasi diri yang berskala manusiawi; menempatkan sistem produksi di bawah subordinasi kepentingan masyarakat; menyediakan sumber daya intelektual, sumber daya sosial, dan sumber daya kearifan kultural; dan memberikan nilai-nilai kualitas hidup yang lebih luas, seperti realisasi potensi kemanusiaan, kebebasan, keadilan sosial, dan kesetiakawanan sosial. Penulis adalah dosen di Pascasarjana Unhi Denpasar
POJOK Jajak pendapat; lemah program pemberdayaan generasi muda. - Banyak program pencitraan. *** Pilkada Buleleng; PAS-Sutjidra berpeluang lawan kotak kosong. - Siapa takut. *** Paruman Agung STT bentuk forum tolak reklamasi Teluk Benoa. - Siap bela tanah Bali.
Penulis adalah pencinta bahasa Indonesia tinggal di Singaraja
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI
http://facebook.com/balipost
Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com
balipost (152rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
Senin Wage, 31 Oktober 2016
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
LUBANG - Sejumlah kendaraan melintas di dekat pelepah daun kelapa yang diletakkan pada lubang sebagai tanda bahaya di pinggir Jalan Kebo Iwa Utara Denpasar, Jumat (28/10).
Balipost Baliposton onGadget Gadget
Bali Post/wan
www.iklanbalipost.com
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Bali Post/kmb31
PERTANGGUNGJAWABAN - Plt. Klian Desa Adat Timbrah, Nengah Supartha (kanan) menyerahkan laporan pertanggungjawaban kepada Klian Desa Adat yang Baru, Sabtu malam.
Timbrah Kukuhkan Prajuru Baru
Amlapura (Bali Post)Setelah melalui pemilihan secara demokratis, Klian Desa Adat Timbrah terpilih Wayan Sukerta akhirnya dikukuhkan di hadapan masyarakat setempat melalui paruman desa adat, Sabtu (29/10) malam. Sukerta dikukuhkan bersama seluruh prajuru lain yang ditunjuknya untuk membantu tugas-tugasnya ngayah menjaga keajegan desa adat. Dia akan memimpin desa tua ini selama lima tahun ke depan, sejak 29 Oktober 2016 sampai 29 Oktober 2021. Ketua Panitia Pemilihan sekaligus Plt. Klian Desa Adat Timbrah Nengah Supartha, usai pengukuhan mengatakan Desa Adat Timbrah mencatat sejarah baru dengan pemilihan klian desa adat secara demokratis. Sebab, selama ini proses pemilihan lebih sering dilakukan secara aklamasi. Terpilihnya Sukerta menunjukkan harapan masyarakat setempat agar kepemimpinan desa adat bisa lebih baik. “Ini hasil terbaik pilihan masyarakat. Sekarang mari kita dukung bersama untuk keajegan desa adat,” kata Supartha. (kmb31)
Bali Post/kmb38
DERMAGA - Dermaga Pantai Lovina, Kecamatan Buleleng dibangun untuk memudahkan wisatawan naik perahu nelayan melihat dolphin atau snorkling. Belakangan dermaga yang dibangun dari bantuan APBN tersebut dijadikan tempat foto selfie. Ujung dermaga yang menjorok ke tengah laut diganderungi pengunjung untuk berfoto dengan latar belakang laut lepas. Foto diambil baru-baru ini.
Penuhi Kebutuhan Rumah bagi MBR
Bali Minta Perlakuan Khusus
Mangupura (Bali Post)Pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Bali masih jauh dari target. Baru terealisasi 700 unit dari dua ribu unit yang ditargetkan. Harga tanah yang mahal salah satu faktor penyebabnya. Karena itu, DPD REI Bali minta perlakuan khusus seperti Papua.
PURA - Pengukuhan paiketan pangempon pura di Buleleng Barat dilangsungkan, Sabtu (29/10) lalu. Paiketan ini dibentuk untuk menjaga kesucian dan kelestarian pura-pura di wilayah TNBB.
Paiketan ”Pangempon” Pura di Buleleng Barat Ingatkan Batas Pura
Singaraja (Bali Post) Paiketan pangempon pura di Buleleng Barat mengingatkan batas wilayah pura dan kebersihan lingkungan. Hal itu mengemuka saat pengukuhan paiketan pangempon Pura di wilayah Buleleng Barat di Desa Pakraman, Kecamatan Gerokgak, Sabtu (29/10). Pembentukan paiketan ini bertujuan untuk mempersatukan umat Hindu, sekaligus mempererat tali persaudaraan umat se-Dharma. Menurut Klian Desa Pakraman Pejarakan, Putu Suastika ada 13 pura di wilayah Buleleng Barat. Persoalan wewidangan (wilayah) pura dan kebersihan lingkungan perlu mendapat perhatian bersama, khususnya di lingkup TNBB. Luas wewidangan pura atau kawasan suci diatur dalam Bhisama Parisadha Hindu Dharma (PHDI) 2005. Ke depan komunikasi TNBB, Pemkab Buleleng dan masyarakat amat dibutuhkan. “Maka itu paiketan hadir dan ikut menjaga kawasan suci. Kita kedepankan komunikasi bersama pihak terkait dalam melestarikan adat istiadat beserta budaya,” ujar Suastika, Minggu kemarin. Sejumlah program segera dirancang meningkatkan kerja nyata paiketan. Susunan program kerja akan diserahkan kepada Kementerian Kehutanan RI. Selain itu, turut dilibatkan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) dan PHDI Buleleng. Persoalan tentang wewidangan dan kebersihan penting dibahas bersama mencegah persoalan. “Komunikasi perlu diintensifkan ke depan agar tidak terjadi konflik, terutama menyangkut luas pura yang masuk di wilayah TNBB. Luas pura diberi berdasarkan kebutuhan, misal kalau dikasi delapan are dan ternyata kita perlu 1 hektar, tentu bisa muncul persoalan. Kawasan konservasi dan kawasan suci pura jangan sampai ada benturan,” katanya. Anggota paiketan mendukung langkah konservasi di TNBB. Hal sederhana dengan melakukan pembersihan sampah. “Mari kita jaga kebersihan. Pamedek dihimbau tidak membuang sampah plastik atau bekas makanan sembarangan,” ucapnya. Sementara itu, paiketan dibentuk menaungi 13 pura di wilayah kawasan TNBB seperti Pura Banyuwedang, Pura Sakti, Pura Sidhi, Pura Jayaprana, Pura Segara Rupek, Pura Lesung, Pura Campak, Pura Payogan dan lainnya. Sebanyak 22 pura berada di kawasan TNBB yang termasuk di Kabupaten Buleleng ada 13 pura dan sembilan pura lainnya di Kabupaten Jembrana. (kmb34)
“Harganya dipatok Rp 133,5 juta per unit, sedangkan di Papua Rp 180 juta per unit. Padahal kondisinya sama, di Bali harga tanahnya yang mahal, kalau di Papua harga bahan bangunannya yang mahal,” kata Ketua DPD-REI Bali, Gusti Made Aryawan saat mendampingi Sekjen DPP REI, Hari Raharta yang juga calon Ketua Umum DPP-REI, Minggu (30/10) kemarin. Program yang digagas Presiden Joko Widodo tersebut tujuannya bagus yaitu agar MBR punya rumah layak huni. Di Bali meskipun perekonomiannya maju pesat karena pariwisata, tapi masih banyak MBR yang tidak punya rumah. “Justru di Bali paling susah, padahal kami juga ingin berpartisipasi membangn rumah ini. Oleh karena itu, saya minta perlakuan khusus di Bali sama seperti di Papua,” harapnya. Jika Bali dapat perlakuan khusus, rumah subsidi tersebut bisa dibangun di wilayah Tabanan sebagai penyangga kota yaitu Denpasar dan Badung. Apalagi karyawan yang kerja di Denpasar dan Badung sangat banyak, namun mereka tidak punya cukup uang untuk beli rumah. “Selain itu perizinan juga ribet. Kami harapkan Pemda ikut membantu merealisasikan program ini, khususnya masalah perizinan. BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan-red) 5 persen, mesti kan 1 persen. Sudah kami sampaikan kepada kepala daerah, kami berbuat ini untuk rakyat bawah,” ujar Aryawan. Saat ini harga rumah semakin mahal. Dengan gaji Rp 7 juta saja belum bisa beli rumah kisaran Rp 600 juta. Apalagi di Badung Selatan, sehingga banyak karyawan kerja di sana tidak bisa beli rumah di wilayah sana. Hari Raharta usai
Bali Post/eka
RUMAH - Ketua DPD-REI Bali Agung Ariawan bersama Hari Raharta di Kuta, Minggu (30/10) kemarin memberikan penjelasan terkait program 1 juta rumah. sosialisasi Munas DPP-REI mengatakan sepakat Bali mendapat perlakuan khusus dan itu sedang ia perjuangan di Kementerian PUPera. Menurutnya mereka sudah paham dengan kondisi itu. “Banyak mikir ketakutan saja. Saat rapat Bapak Presiden dan Wapres sampai bilang kenapa sih bantu orang kecil kok takut. Alasannya karena akan mengurangi pendapatan daerah. Padahal kalau dimudahkan pendapatan pajaknya justru meningkat,” tegasnya. Hari mencontohkan ,awalnya tanah itu kering kerontang dan harga pajak tanahnya cuma Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu. Datang pengembang dan mengolah tanah itu jadi perumahan, pajaknya jadi jutaan rupiah. “Apakah itu bukan pendapatan buat daerah? Itu pendapatan dasyat dan harus dipikirkan,” ujar Hari. Menurutnya, pengusaha itu harus selalu optimis dan positif, sedangkan pemerintah mestinya lebih optimis lagi. Pertumbuhan properti tidak jauh dari perbankan.
Pasalnya, 75 persen pembiayaan KPR dari bank. “Saya yakin kalau bunga bank bisa lebih rendah, pasti terasa. Bank jangan aneh-aneh lagi dan harus relaksasi. Saya sering diskusi dengan BI, mungkin revolusi mental harus ada di dunia perbankan,” tambahnya. Apakah akan mendesak pemerintah turunkan suku bunga? Hari menegaskan, kalau ingin putaran ekonomi termasuk properti baik, bunga bank harus lebih rendah. Apalagi persaingan saat ini semakin berat dengan masuknya developer asing. Bayangkan, developer asing bisa masuk ke Indonesia membawa uang sendiri dan KPR dengan bunga 3 persen. “Apa enggak mati bank di sini? Itu harus disadari pemerintah. Sadar enggak itu serangan dasyat? Sekarang sudah tidak zamannya lagi usaha untungnya gede-gede. Dengan persaingan seperti sekarang, yang diuntungkan atau mesti menguntungkan konsumen,” tandasnya. (kmb36)
Karyawan Kafe dan Spa Nyambi Jual Narkoba
Denpasar (Bali Post) Karyawan kafe berinisial WG (46) dincar anggota Resnarkoba Polresta Denpasar. Pasalnya, dari informasi dan penyelidikan WG nyambi jual narkoba. Selanjutnya pada Rabu (26/10) lalu, WG ditangkap di Jalan Pemelisan, Kedonganan, Badung dengan barang bukti satu paket sabu-sabu (SS) seberat 0,12 gram, ekstasi lima butir dan pecahan ekstasi. Tersangka mengaku mendapat barang terlarang itu dari seseorang berada di LP Kerobokan. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo, seizin Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo, Minggu (30/10) menyampaikan informasinya merebak peredaran narkoba di seputaran Jalan Pemelisan, Kedonganan dan pelakunya WG. Petugas lalu menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan dan pengintaian di sana. Pada waktu kejadian pukul 17.00 Wita, dilihat tersangka masuk ke areal rumah dan saat itu langsung ditangkap. “Tersangka membuka jaket kain warna coklat dan diperiksa. Hasil penggeledahan ditemukan lima butir ineks dan satu pecahan ineks,” ujarnya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumahnya di Kedonganan, Kuta, Badung. Di sana polisi mengamankan satu paket SS, satu pipa kaca, dua potongan pipet warna putih, satu buah korek api gas dan satu tutup bong yang dibungkus plastik. Barang bukti itu ditemukan petugas di belakang lemari pakaian tersangka. “Terangka ini sebagai pengedar dan pemakai. Dia residivis kasus narkoba ditangkap anggota Polda Bali tahun 2013, dan divonis 10 bulan penjara,” ungkap mantan Kasat Intelkam Polresta Denpasar. Selain itu dibekuk RO (36), koordinator cleaning service salah satu Spa di Jalan Setiabudi, Kuta. Tersangka ditangkap di Jalan Raya Kuta, Senin (24/10) lalu. Waktu itu tersangka akan transaksi satu paket SS seberat 1 gram seharga Rp 1,6 juta. “Begitu ditangkap, tersangka langsung menangis dan minta tolong agar hukumannya diringankan,” tegas Ganefo. Dari pengakuan tersangka, barang bukti itu dibeli dari temannya, E beralamat di Kedonganan. Satu paket SS dibeli Rp 1,5 juta. Uang transaksi ditransfer ke rekening BCA milik E dan SS tersebut dibawakan ke tempat kerja RO. Ia kenal dengan E lewat media sosial sejak 3 minggu lalu. Tersangka mengaku biasa nyabu di kamar mandi tempat kerjanya. Selanjutnya sisa SS itu rencananya akan dijual. Sementara sopir freelance, IS (31) ditangkap di Jalan Wandira Sakti, Denpasar, Selasa (25/10) lalu. Tiga paket SS diamankan dari tersangka. “BB itu (barang bukti-red) ditemukan di saku celana tersangka. Dia mengaku beli Rp 1,3 juta,” ungkap perwira asal Buleleng ini. Tersangka mengambil paket itu di Jalan Sebatik, Denpasar, tepatnya di bawah pohon kamboja. Rencananya SS itu dijual kepada teman-temannya. (kmb36)
Bali Post/ist
INTEROGASI - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo menginterogasi pengedar narkoba.
BANGLI
8
Senin Wage, 31 Oktober 2016
SOSOK Perjuangkan Jalan, Air dan Listrik INFRASTRUKTUR jalan di Kawasan Kintamani masih banyak yang mengalami kerusakan. Hal ini tak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada perekonomian. Persoalan yang demikian, menurut Wakil Ketua DPRD Bangli I Nyoman Basma, perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. “Sampai saat ini jalan masih banyak yang rusak. Ini perlu menjadi perhatian serius,’’ katanya, Minggu (30/10) kemarin. Selain jalan, masyarakat juga masih ada yang belum mendapatkan layanan listrik. Padahal kelistrikan tak hanya untuk penerangan, tetapi juga sebagai salah satu pendukung aktivitas lain, seperti untuk sektor usaha. Kondisi ini sudah sering disampaikan masyarakat saat dirinya melaksanakan reses. “Warga yang belum menikmati listrik masih banyak. Setiap reses ini selalu disampaikan,” ujar wakil rakyat asal Desa Suter, Kintamani ini. Selain masalah listrik, politisi Golkar ini juga menyebutkan masyarakat sejumlah desa, seperti Suter, Abang Batudinding, Terunyan dan beberapa tempat lainnya belum menikmati layanan air bersih. Saat musim kemarau, masyarakat terpaksa membeli air. Harganya cukup mahal, di atas Rp 200 ribu per truk. Kondisi ini sangat membebani masyarakat yang tergolong kurang mampu. Krisis air ini juga mengakibatkan perkembangan sektor pertanian dan peternakan turut terhambat. Menangani persoalan ini, pemkab telah merencanakan untuk memanfaatkan air Danau Batur. Diharapkan, itu bisa terealisasi secepatnya. “Soal pemanfaatan air danau, itu kiranya perlu memohon bantuan dari pemerintah pusat. Anggarannya cukup besar. Intinya yang kini dibutuhkan masyarakat Kintamani adalah jali, yaitu jalan, air dan listrik. Ini yang kami perjuangkan,” tandasnya. (sos)
Sebagai Akses Pemasaran
Warga Harapkan Jalan Pinggan-Geretek Diaspal Bangli (Bali Post)Masyarakat di Desa Pinggan, Kintamani, sangat berharap agar jalan menuju Dusun Geretek, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Buleleng segera diaspal. Sebab, dengan diaspalnya jalan tersebut maka akses warga untuk memasarkan hasil pertaniannya akan menjadi lebih mudah. Perbekel Pinggan, Ketut Janji, menjelaskan jalan tembus dari Desa Pinggan menuju Geretek ini mulai dibuka tahun 2011 dan tuntas 2013 lalu. Panjang jalan yang dibuka dari wilayah Pinggan hingga wilayah Geretek mencapai 7,8 kilometer. “Jalan tersebut melintasi kawasan hutan,” ujarnya, Minggu (30/10) kemarin. Diungkapkan Janji, untuk melakukan pengerasan dan pengaspalan jalan tersebut pihak desa selama ini tidak sanggup membiayai. Sebab biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan itu sangat tinggi. Dengan dalih itu pula pihaknya mengusulkan jalan tersebut menjadi jalan kabupaten sehingga tanggung jawab pengaspalannya ada di tangan pemerintah kabupaten. “Saat ini sudah diusulkan agar menjadi jalan kabupaten, sebab jalan ini menghubungkan antarkabupaten,” sambung Janji. Menurutnya, jika nantinya jalan tersebut tuntas diaspal maka dipastikan akan dapat menjadi jalur alternatif warga menuju Denpasar. Pihaknya sangat berharap pengaspalan jalan ini bisa diwujudkan agar masyarakat bisa lebih mudah memasarkan hasil pertaniannya. Di samping itu dengan adanya jalan ini maka warga juga dapat lebih mudah menuju Pura Alas Metaum yang di-sungsung oleh warga Pinggan, Penuktukan, Tembok, termasuk Sambirenteng. ‘’Saat ini jalan belum bisa dilalui mobil karena jalannya masih berupa tanah. Hanya bisa dilalui sepeda motor,’’ jelasnya. Sebelumnya anggota DPRD Bangli, Gelgel Wisnawa, juga sempat mengatakan bahwa jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk mempercepat menjual hasil pertanian. Dengan diaspalnya jalan tersebut maka dipastikan akan berpengaruh terhadap membaiknya ekonomi masyarakat Pinggan. “Untuk itulah kami mendorong agar pengaspalan jalan tersebut dapat diprioritaskan,’’ ujarnya. (kmb40)
DIUBAH - Objek wisata Kintamani. Pemkab merencanakan pembayaran retribusi pariwisata diubah.
Bupati Rencanakan Ubah Pola Pembayaran Retribusi Pariwisata Kintamani Dewan Kurang Setuju
Bangli (Bali Post) Rencana penataan objek wisata Kintamani terus dilontarkan Pemerintah Kabupaten Bangli. Di samping itu, Bupati Bangli I Made Gianyar juga berencana mengubah mekanisme pola pembayaran retribusi pariwisata dari satu pintu menjadi per kawasan. Untuk itu, kata Bupati Made Gianyar, belum lama ini pihaknya akan melakukan perbaikan kawasan Kintamani secara menyeluruh. Artinya, tak hanya menyasar hal-hal yang berkaitan dengan infrastruktur dan sumber daya manusia. Sistem pembayaran retribusi juga akan menjadi sasaran. Selama ini, wisatawan yang berkunjung hanya dikenakan satu kali pungutan, yaitu di
pintu masuk daerah Kintamani. Cara tersebut dinilai masih berpotensi memunculkan polemik bagi sejumlah daerah. Menyikapi hal itu, bupati merencanakan pembayarannya akan diubah menjadi per kawasan. Pengelolaan wisata per kawasan itu, kata dia nantinya juga akan dikerjasamakan dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Sementara pendapatan ke daerah langsung ditangani badan pen-
gelola yang berasal dari Perusahaan daerah (Perusda). Guna mendukung rencana ini, zonasi kawasan wisata masing-masing desa akan ditentukan. “Kalau sudah melalui Bumdes, jika ingin objek wisata itu dikerjasamakan dengan swasta, misalnya di Kedisan, kami perbolehkan,” ungkap Gianyar seraya menyebutkan rencana itu juga akan dikomunikasikan dengan pemerintah desa, khususnya yang
masuk kawasan geopark. Disinggung penataan yang akan direalisasikan dalam waktu dekat, bupati asal Desa Bunutin, Kintamani ini mengatakan pada kawasan Penelokan. Anggarannya yang diplot mencapai Rp 30 miliar. Kawasan ini dirancang berstandar internasional. “Master-plan pembangunan Kintamani juga masih dirancang. Itu target rampung paling lambat pertengahan 2017 mendatang,” jelasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata menilai retribusi wisata per kawasan itu kurang tepat
Bangkitkan Jiwa Patriotisme, SMPN 3 Bangli Gelar Kemah Pramuka Bangli (Bali Post)SMPN 3 Bangli mengisi peringatan Bulan Bahasa tahun ini dengan menggelar berbagai kegiatan. Pada puncak peringatan Bulan Bahasa, Jumat (28/10), SMPN 3 Bangli menggelar kegiatan kemah pramuka di Taman Makam Pahlawan Desa Penglipuran, Bangli. Adapun tujuan dari kegiatan kemah pramuka ini salah satunya adalah untuk membangkitkan jiwa patriotisme siswa sebagai generasi penerus bangsa. Kepala SMPN 3 Bangli,Drs. I Nengah Suardana menjelaskan, dalam peringatan Bulan Bahasa tahun ini pihaknya menggelar sejumlah kegiatan lomba yang bernuansa sastra dan pendidikan sejarah perjuangan bangsa. Dimulai Sabtu (1/10) digelar upacara Hari
Kesaktian Pancasila dirangkai dengan pembukaan Bulan Bahasa serta workshop tentang “Pendidikan adalah Sebuah Gerakan” sebagai implementasi unggulan di SMPN 3 Bangli. Selanjutnya pada Sabtu (8/10) digelar lomba cerdas cermat sejarah perjuangan bangsa dan lomba melukis. Dilanjutkan pada Sabtu (15/10) dilaksanakan lomba sastra Bali, mageguritan/macepat dan lomba menulis Bali. Pada sabtu (22/10) pihaknya menggelar parade puisi, satua, baca cerpen, pidato serta lomba poster. “Pada Jumat ini hingga Sabtu, kita menggelar kegiatan pendidikan CTL dan karakter melalui kemah pramuka dan parade seni, sekaligus puncak peringatan Bulan Bahasa 2016,” jelasnya. Sebelum acara kemah dimulai, pihaknya mengajak seluruh siswan-
KEMAH - Kegiatan kemah pramuka yang digelar SMPN 3 Bangli di Taman Makam Pahlawan Penglipuran.
ya yang berjumlah kurang lebih 800 orang untuk mendengar penjelasan dari pengelola pariwisata tentang keberadaan Desa Penglipuran di wantilan desa. Selanjutnya para siswa yang dibagi ke dalam 74 kelompok disebar ke masing-masing rumah warga untuk mengobservasi langsung kehidupan warga serta mengorek informasi tentang keunikan yang ada di desa wisata ini. Seluruh pengetahuan yang didapat nantinya wajib dituangkan para siswa dalam bentuk karya tulis. Tak hanya itu, dalam kegiatan tersebut siswa juga diajak bersembhyang di pura dan berkunjung ke hutan bambu yang ada di desa setempat. Dari hutan bambu siswa menuju taman makam pahlawan. “Di taman makam pahlawan ini kita memperingati puncak Bulan Bahasa. Dalam kegiatan ini diisi pendidikan karakter oleh Ketua Kwarcab yang diwakilkan oleh Sekretaris Kwarcab. Selain itu diisi juga dengan pentas seni tarian kolosal yang melibatkan seluruh anak,” jelasnya. Disinggung mengenai alasan dipilihnya Desa Penglipuran sebagai lokasi acara dikarenakan desa ini memiliki sejarah yakni tempat gugurnya pahlawan Bangli Kapten A.A. Mudita. “Sehingga secara otomatis anak-anak bisa langsung napak tilas terkait perjalanan pahlawan kita. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat membangkitkan rasa patriotisme siswa sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya. (kmb40/k200)
Tingkatkan Kerukunan Antarumat Beragama, Bangli Adopsi Langkah Pemkab Purwakarta Bangli (Bali Post) Keberagaman penduduk di Kabupaten Bangli perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah. Pasalnya, mereka datang dari berbagai suku, etnis dan latar belakang yang berbeda. Guna menjaga kerukunan antarumat beragama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangli bertekad menjaga kedamaian. Tak hanya melalui kegiatan silaturahmi setiap waktu, tetapi juga mengadopsi cara-cara yang diterapkan FKUB lain. Salah satunya yang dilakukan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, saat melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Purwakarta, Kamis (27/10) lalu mengatakan, mewujudkan kerukunan umat beragama menjadi kewajiban mutlak oleh seluruh umat. Selama ini, dalam mewujudkan itu, pihaknya telah melakukan komunikasi yang baik
dengan tokoh agama yang tergabung dalam FKUB Kabupaten Bangli. Meskipun demikian, upaya untuk menambah wawasan dari forum daerah lain masih sangat perlu dilakukan. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada hal-hal yang bisa diadopsi yang nantinya bisa diterapkan di daerah sendiri. “Hubungan antarumat beragama di Kabupaten Bangli selama ini sudah sangat kondusif. Tetapi kami masih perlu untuk belajar kepada daerah lain, salah satunya Purwakarta,” katanya. Pelaksanaan dan fungsi tugas FKUB Purwakarta, kata Wabup asal Desa Sulahan, Susut, ini berdasarkan kearifan lokal. Hal ini dirasa bisa diterapkan di Kabupaten Bangli. “Kearifan lokal di Bangli juga masih terpelihara. Yang dilakukan di sini (Purwakarta-red) bisa diadopsi,” katanya didampingi Kepala Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Bangli I Wayan Terus Arsawa, serta ketua
KUNKER - Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, bersama jajaran FKUB Bangli melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Purwakarta. dan anggota FKUB Kabupaten Bangli. Sementara Wakil Bupati Purwakarta, Dadan Koswara yang menerima rombongan Pemda Bangli menyambut positif kunjungan kerja tersebut. Kesempatan itu bisa dijadikan salah satu media bertukar informasi sesuai dengan kondisi masyarakat
di Purwakarta maupun di Kabupaten Bangli untuk dijadikan bahan evaluasi ke depannya. Ia juga menjelaskan keberadaan FKUB di Purwakarta sudah terpelihara dengan baik. Sikap saling toleransi menghargai antarumat beragama masih dipegang erat. Hal itu salah satunya ditunjukkan oleh adanya
patung Prabu Siliwangi. Para pegawai laki-laki juga memakai ikat kepala menyerupai udeng karena masih menghargai keberadaan umat Hindu di Purwakarta. “Hubungan antarumat masih sangat baik. Adanya kunjungan ini, semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” harap Dadan Koswara. (ad1090)
untuk diterapkan. Alasannya, karena berpotensi memunculkan ego dari masing-masing desa. Menurutnya, pengelolaan wisata di Kintamani itu sebaiknya tetap langsung ditangani badan pengelola. “Kalau retribusinya per kawasan, kan kasian untuk objek wisata yang sepi pengunjung. Ini akan muncul ego,” tegasnya. Wakil rakyat asal Desa Bambang, Tembuku ini menyarankan badan pengelola itu dibentuk jika kondisi pariwisata sudah mapan. “Kalau sekarang dibentuk bisa saja tak berfungsi optimal. Kondisi objek masih banyak persoalan,” tandasnya. (kmb45)
Air Hanya Mengalir Saat Musim Tanam
Desa Tembuku Batal Kelola Air Terjun Giri Campuhan Bangli (Bali Post) Desa Tembuku sempat berencana mengelola potensi air terjun Giri Campuhan untuk dijadikan tempat wisata bersama dengan Desa Nyanglan, Klungkung. Namun belakangan rencana pengelolaan air terjun tersebut batal dilakukan. Perbekel Desa Tembuku Ketut Mudiarsa saat dikonfirmasi Minggu (30/10) membenarkan bahwa pengelolaan air terjun yang sempat direncanakan bersama pihak Desa Nyanglan, Klungkung batal dilakukan. Penyebabnya karena air terjun tersebut hanya mengalir pada saat musim tertentu, yakni tergantung musim tanam petani. Dijelaskannya, saat musim tanam sayur, air terjun tersebut akan mengalir dengan deras. Sementara saat musim tanam padi, air tersebut surut bahkan tidak mengalir sama sekali. Mudiarsa mengatakan bahwa air tersebut selama ini dimanfaatkan oleh petani di Klungkung untuk kepentin-
gan irigasi pertanian. “Selama ini airnya dimanfaatkan untuk pertanian oleh subak di Desa Timuhun, Aan dan Sengkiding. Sehingga perbekel dan tokoh setempat tidak mau bertanggung jawab bila timbul permasalahan,” terangnya. Dengan alasan itulah pihaknya batal mengelola air terjun tersebut untuk kepentingan pariwisata. “Saat ini air terjunnya hanya bisa mengalir kalau sedang musim tanam sayur saja,” ujarnya kembali. Sebelumnya, untuk mengembangkan dan mengelola potensi Air terjun Giri Campuhan menjadi sebuah objek wisata, pihak Desa Tembuku, Bangli dengan Desa Nyanglan, Klungkung sudah sempat melakukan pertemuan. Dari hasil pertemuan tersebut disepakati sementara bahwa pengelolaan potensi wisata air terjun Giri Campuhan yang berlokasi di perbatasan dua desa tersebut rencananya akan dilakukan secara bersama-sama pula. (kmb40)
GIANYAR
Senin Wage, 31 Oktober 2016
9
Belum Ada Tindak Lanjut
Bangunan Permanen di Radius Kawasan Cagar Budaya
Gianyar (Bali Post) Dugaan pelabrakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terhadap kawasan cagar budaya, yakni di sebelah objek wisata Goa Gajah, hingga kini belum ada tindak lanjut dari eksekutif. Satpol PP Gianyar mengaku masih berkordinasi dengan BPPT Gianyar, terkait ada tidaknya ijin untuk bangunan yang sedang dalam proses pengerjaan tersebut, apalagi di lokasi itu sudah jelas masuk jalur hijau dan kawasan cagar budaya. Atas kondisi itu, DPRD Gianyar yang membidangi ranah tersebut mengancam akan melakukan sidak minggu-minggu ini. Kasat Pol PP Gianyar Dewa Gede Suastika, Minggu (30/10) kemarin mengaku bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan BPPT Gianyar terkait izin dari pengerjaan bangunan permanen yang notabena masih berada pada radius kawasan cagar budaya Goa Gajah. “ Besok kita akan cek ke BPPT ada atau tidak izinnya. Kalau sudah pasti akan kami ambil tindakan,“ katanya. Ia pun tidak menampik bila ewuh-pakewuh melakukan penertiban di kawasan tersebut. Sebab, meski sudah tercatat dalam kawasan jalur hijau dan radius cagar budaya, sudah sejak lama warga tetap mendirikan bangunan dengan alasan tanah hak milik. “Ini pula yang masih kami kordinasikan, tetapi bila pemkab sudah sepakat ini ditertibkan kami siap melakukan eksekusi, “ tegasnya. Sementara Ketua Komisi II DPRD Gianyar Wayan Gde Sudarta mendesak agar pemerintah menjaga kawasan hijau. Sementara untuk bangunan permanen yang sedang dalam tahap pengerjaan ini akan disidak secepatnya. “ Yang jelas di sana memang kawasan hijau, tetapi saya akan koordinasikan dulu dengan eksekutif untuk melindungi kawasan purbakala ini. setelah itu baru kami akan turun,“ ucapnya. Sebelumnya Kepala Bappeda Kabupaten Gianyar Kadek Wisnu Wijaya yang dikonfirmasi menjelaskan, di sekitar objek wisata Goa Gajah merupakan kawasan cagar budaya yang di lindungi, karena diperkirakan masih banyak ada situs purbakala yang terpendam. “Dari segi tata ruang, itu memang termasuk kawasan cagar budaya dan sudah dilindungi sesui hukum. Sesuai Perda, di sana juga masih masuk dalam jalur hijau,“ terangnya. Berdasarkan pantauan di kawasan tersebut, memang sedang dikerjakan bangunan permanen oleh sejumlah buruh. Pengerjaan ini diketahui mulai dilakukan sejak sebulan lalu. Meski demikian, bangunan tersebut bukan yang pertama berdiri, beberapa meter di sebalah baratnya yang mepet dengan sempadan Sungai Petanu juga sudah berdiri bengunan permanen. Kadek Wisnu Wijaya menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Satpol PP dan BPPT Gianyar. “Saya segera koordinasikan ini dengan instansi terkait, apakah ada izin yang dikeluarkan di sana atau bagaimana. Karena sampai saat ini belum ada perubahan aturan (RTRW-red), jadi di sana merupakah kawasan yang dilindungi,“ jelasnya. (kmb35)
Bali Post/dok
ELIMINASI - proses eliminasi anjing rabies beberapa waktu lalu di Kabupaten Gianyar.
Sejak 2008
164 Warga Bali Meninggal Akibat Rabies
Gianyar (Bali Post)
Kabupaten Gianyar menjadi salah satu kawasan dengan serangan rabies tertinggi bersama lima kabupaten lainya di Bali. Berdasarkan data sejak 2008 hingga saat ini, tercatat 164 orang warga di Bali meninggal akibat serangan rabies. Kini pemerintah kembali mengoptimalkan vaksinasi. Berdaarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, sejak 2010 hingga 2016 diketahui terdapat 185 kasus rabies di Bali, meliputi Karangasem, Buleleng, Bangli, Gianyar, Tabanan dan Jembrana. Dari jumlah itu, sekitar 35 kasus ada di Kabupaten Gianyar. Sementara berdasarkan data jumlah korban meninggal, sejak 2008 hingga 2016 tercatat 164
korban meninggal akibat rabies di Bali. “ Dari data ini kami ingin mengingatkan kembali bahaya rabies dan Desa Pejeng menjadi salah satu daerah percontohan dalam penanganan rabies,” ucap Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Ir. I Putu Sunantra, MApp.Sc. saat perayaan Hari Rabies Dunia yang dipusatkan di Lapangan
Desa Pejeng, Tampaksiring, Minggu (30/10) kemarin. Ditambahkan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah. salah satunya melaksanakan vaksinasi massal sejak 2010. Melalui metode sweeping maupun dengan membuka posko vaksinasi. Ada enam kabupaten yang mendapat perhatian khusus tim vaksinasi Provinsi Bali, karena dinilai rawan penyebaran
rabies yakni Karangasem, Buleleng, Bangli, Gianyar, Tabanan dan Jembrana. “Sejak enam bulan lalu tim vaksinasi sudah melakukan penyisiran, baik untuk vaksinasi maupun eliminasi pada enam kabupaten tersebut,“ katanya. Sementara Asisten Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Setda Gianyar, I Ketut Astawa Suyasa dalam kesempatan itu mengakui kalau Kabupaten Gianyar merupakan salah satu daerah tertular rabies di Bali. Kendati demikian, Pemkab Gianyar bekerja sama dengan Pem-
prov Bali melakukan pencegahan hingga pemberantasan secara berkelanjutan. “Pencegahan rabies tentu perlu dukungan dan kesadara masyarakat juga untuk bersama-sama menjaga hewan peliharaannya dengan cara vaksinasi dan menjaga dengan baik,” tegas Astawa Suyasa. Pencegahan rabies juga upaya menjaga citra Gianyar sebagai salah satu tujuan kunjungan wisatawan ke Bali. Dikatakan jika rabies mengancam, tentu akan berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan. (kmb35)
PKK Desa Guwang Raih Juara I Kategori Kreasi Beragam Tingkat Nasional Bali Post/nik
PEMBINAAN - suasana pembinaan anggota Saka Wira Kartika oleh Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Berto Capah.
Lantik Saka Wira Kartika
Kodim Ajak Generasi Muda Jangan Malu Jadi Petani
Gianyar (Bali Post) Membentuk generasi muda unggulan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan formal. Kodim 1616 Gianyar pun berupaya memberikan sumbangsih membangun generasi yang memiliki mental dan jasmani prima. Salah satunya melalui pembinaan Saka Wira Kartika Kodim 1616/Gianyar. “Pembinaan ini dilakukan untuk membekali pemuda pemudi dengan pengetahuan, antara lain pioner, navigasi darat, karakter bangsa dan kesehatan lapangan,“ ucap Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Berto Capah usai pelantikan Saka Wira Kartika di Makodim 1616/ Gianyar, Minggu (30/10) kemarin. Dikatakan Saka Wira Kartika Kodim 1616/Gianyar tahun ini beranggotakan sebanyak 85 orang. Sebagian dari anggota tersebut merupakan generasi muda tingkat SMA-SMK. “Mereka adalah generasi dengan kemampuan, keterampilan serta berkepribadian luhur,” ujarnya. Anggota Saka Wira Kartika ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan semangat p a t r i o t i s m e d a n n a s i o nalisme di kalangan generasi muda. Khususnya dalam mengisi pembangunan masa depan bangsa. “Dengan peran Kodim 1616/ Gianyar diharapkan memunculkan generasi muda yang dapat menjadi suri tauladan dalam aktivitas di kalangan generasi muda,“ ucapnya. Selain itu pihaknya juga mendorong anggota Saka Wira Kartika melirik dunia pertanian modern. Apalagi saat ini kegiatan pertanian cenderung ditinggalkan oleh generasi muda. “Di sini para pengasuh diintruksikan agar memberikan dorongan moril, bahwa tidak perlu malu mencoba kegiatan pertanian. Terlebih saat ini sektor tersebut sedang digalakkan oleh pemerintah, mewujudkan swasembada pangan menuju ketahanan pangan,“ tandasnya. (kmb35)
Kabupaten Gianyar kembali meraih prestasi tingkat Nasional. Kali ini lewat keterampilan ibu-ibu PKK Desa Guwang, Kecamatan Sukawati dalam mengolah berbagai kreasi cipta menu nonberas. PKK ini berhasil meraih juara I kategori kreasi beragam dalam lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman Berbasis Sumber Daya Lokal. Lomba ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-36 yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (29/10). Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gianyar Nyonya Surya Adnyani Mahayastra seusai menerima penghargaan mengaku sangat bangga dengan prestasi tersebut. Tidak lupa pula Nyonya Adnyani Mahayastra mengucapkan banyak terima kasih pada PKK Desa Guwang dan TP PKK Kabupaten Gianyar, khususnya tim Pokja 3 yang sudah lama berkerja keras serta tidak kenal lelah dalam mempersiapkan lomba ini. Lebih lanjut dijelaskan,
lomba cipta menu ini menampilkan menu kreasi nonberas. Seperti diketahui, saat ini ketergantungan akan beras sebagai sumber karbohidrat sangat tinggi. Pangan penganti beras sebagai sumber karbohidrat seperti ubi, singkong, talas, ataupun jagung belum dilirik sebagai sumber karbohidrat utama. Hanya bersifat makanan selingan saja atau cemilan di antara waktu makan utama. Padahal kandungan karbohidratnya sama dengan beras. PKK Kabupaten Gianyar melalui Pokja 3 pun sering melakukan sosialisasi dan pembinaan ke PKK tingkat desa tentang bahan makanan nonberas ini. Mengajarkan cara mengolah, variasi menu hingga menjadikan bahan tersebut sebagai sumber mata pencaharian tambahan. “Beberapa waktu lalu kami juga memberikan pelatihan pada PKK Desa seKabupaten Gianyar tentang tata kecantikan kulit dan pelatihan tata boga, khususnya tentang masakan berbahan dasar nonberas,” jelas Nyonya Adnyani Mahayastra. “Karena sudah rutin
melakukan pelatihan, jadi dalam menghadapi lomba sudah tidak bingung lagi. Tinggal dimantapkan masalah menu dan beberapa hal teknis lainnya,“ tegas Istri Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra tersebut. Sementara itu, Ketua PKK Desa Guwang A.A. Sagung Sri Damayanti, M.Pd. saat dihubungi mengaku sangat bangga dengan keberhasilan yang diraih TP PKK Desa Guwang, Sukawati, Gianyar. Menurutnya saat menghadapi lomba, dirinya bersama tim PKK lainnya tidak menargetkan juara. Namun, ia bertekad menampilkan yang terbaik. Dalam lomba ini disyaratkan untuk menampilkan resep untuk menu makan selama tiga hari untuk makan pagi, makan siang dan makan malam. Di samping itu juga wajib menampilkan minuman dan cemilan yang sehat dan bebas dari bahan pengawet. Salah satu menu nonberas yang menjadi unggulan dari wakil Kabupaten Gianyar dan yang menarik perhatian juri adalah menu “nasabi” nasi goreng ubi (sarapan) lon-
PENGHARGAAN - Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Nyonya Surya Adnyani Mahayastra seusai menerima penghargaan tingkat nasional juara I kategori “Kreasi Beragam” dalam lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman Berbasis Sumber Daya Lokal yang diselenggarakan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (29/10). tong talas (makan siang) dan menu ubi ungu yang diolah sedemikian rupa untuk menu makan malam. Dari keberagaman sajian trsebut, dinilai dari pemilihan karbohidrat, ditambah protein dari lauk
pauk, dan vitamin dari sayur dan buah, apalagi disajikan dengan sangat menarik. Sangat pantas kreasi cipta menu wakil Kabupaten Gianyar ini berhasil meraih juara pertama. (ad1084)
KLUNGKUNG
10
Senin Wage, 31 Oktober 2016
Proyek Pengaspalan di Nusa Penida Dikeluhkan Warga
Semarapura (Bali Post) – Upaya Pemkab Klungkung memperbaiki jalan-jalan yang rusak di Nusa Penida melalui APBD Induk 2016 disambut antusias masyarakat setempat. Puluhan miliar anggaran dikucurkan untuk melakukan pengaspalan memakai jenis cool mix. Sayangnya, akibat hujan deras, sejumlah split yang berada di pinggir aspal meleleh dan retak. Kerusakan tersebut dikeluhkan warga karena mengganggu pengguna jalan utamanya di kawasan Desa Suana, Nusa Penida. “Seorang pengendara motor asal Tabanan terjatuh saat melintasi jalan itu,” kata Ketua Forum Peduli Nusa Penida, Nengah Setar, Minggu (30/10) kemarin. Ia minta Pemkab Klungkung dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) turun ke lapangan mengecek kondisi jalan yang rusak tersebut. Jangan sampai anggaran miliaran yang dikeluarkan pemerintah hasilnya tidak dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimal. “Di pinggirnya meleleh namun tidak diperbaiki, hanya diisi split. Pemasangannya dilakukan di atas tanah berumput,” tuturnya. Setar mengharapkan split yang berada di pinggir jalan dibuat dengan beton atau digali terlebih dulu baru dicor. Pemasangan split di pinggir aspal yang dikerjakan di atas tanah berumput sangat mudah rusak akibat guyuran hujan. “Saya telah menyampaikan keluhan ini ke DPRD Klungkung. Senin ini saya menghadap ke Dinas PU,” ungkapnya. (dwa)
Amankan Peserta Sidang Umum Interpol
Polres Turunkan 60 Personel Semarapura (Bali Post) – Sidang Umum Interpol ke-85 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Badung, 4- 12 November nanti, mendapat atensi tinggi dari Polres Klungkung. Demi sukses dan lancarnya acara itu, Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi menurunkan 60 personel untuk mengamankan jalur yang dilalui atau lokasi yang dikunjungi peserta delegasi di Kabupaten Klungkung. Langkah itu sebagai tindak lanjut sosialisasi agenda delegasi Sidang Umum Interpol oleh tim Asistensi Polda Bali di bawah pimpinan Kabag Bin Ops Roops AKBP Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati di Gedung Nusa Penida Harapan Polres Klungkung, Sabtu (29/10) lalu. Saat itu tim Asistensi Polda Bali sekaligus memantau kesiapan personel Polres Klungkung dalam mengamankan daerahnya. Wilayah Kabupaten Klungkung nantinya dilewati para delegasi yang akan melakukan tur ke objek wisata yang ada di Kabupaten Karangasem. Oleh karena itu, jajaran Polres diminta melaksanakan monitoring segala kegiatan masyarakat di sepanjang rute yang dilewati untuk mengantisipasi kemacetan, laka lantas, sabotase, penghadangan dan pelemparan. “Kami menyambut baik kedatangan tim Asistesi Polda Bali. Lewat sosialisasi tersebut kami di Polres tahu agenda delegasi Sidang Umum Interpol,” kata Kapolres. Arendra menyatakan, pengamanan dilakukan secara tertutup dan terbuka di lokasi kegiatan seperti pasar seni yang akan dikunjungi para istri delegasi dan sepanjang Jalan By-pass Ida Bagus Mantra. “Kami harapkan seluruh personel Polres tahu dan bisa memonitor seluruh agenda Sidang Umum Interpol di Klungkung,” ungkapnya. (kmb)
MATERIAL – Material berserakan di bawah proyek perbaikan atap Gedung Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung.
Tak Ada Papan Peringatan
Renovasi Praja Mandala Bahayakan Keselamatan Semarapura (Bali Post) –
Proyek perbaikan atap Gedung Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung yang dikerjakan CV Maha Swastika sangat membahayakan keselamatan. Pasalnya, pemborong tidak memasang papan peringatan, padahal lokasi proyek berada di kawasan keluar masuk pegawai. Sementara material proyek berserakan di sejumlah tempat. Pantauan wartawan Bali Post, Minggu (30/10) kemarin, pecahan genteng dan kayu bekas berserakan di sekitar Gedung Praja Mandala. Kondisi ini disebabkan pekerja proyek yang seenaknya melempar material dari atas atap ke bawah. Anehnya, kondisi ini dibiarkan
berlanjut meski membuat Kantor Bupati Klungkung terkesan kumuh. Tidak seperti proyekproyek lainnya yang memasang papan proyek, kontraktor yang mendapatkan penunjukan langsung (PL) ini mendapatkan perlakuan spesial dengan tidak mencantumkan papan tersebut
dan papan peringatan. Kondisi itu membuat waswas pegawai yang parkir tidak jauh dari lokasi proyek. Dilemanya lagi, pemkab tidak mempunyai lokasi parkir alternatif dan jalan keluar masuk menuju beberapa ruangan SKPD. Buntutnya, proyek yang sudah berjalan seminggu dengan anggaran Rp 198.430.000 ini menuai kritik dari pegawai dan warga yang berkunjung ke pemkab. Beberapa pegawai juga mengeluhkan debu proyek masuk hingga ke ruangan kerja. “Tidak ada perhatian terhadap kesela-
matan pegawai dan masyarakat yang datang ke kantor bupati. Seharusnya pemborong memasang papan peringatan atau paling tidak di sekitar lokasi proyek dipasangi tali seperti garis polisi,” sebut seorang PNS di lingkungan Pemkab Klungkung yang takut mau namanya ditulis. Dikonfirmasi mengenai keluhan itu, Kabag Perlengkapan Gusti Ngurah Agung selaku kuasa pengguna anggaran (pemilik proyek) mengatakan, proyek didanai dari APBD Perubahan 2016. Soal papan peringatan yang semestinya dipasang oleh
pemborong, ia mengaku tidak tahu persis karena seminggu ini sibuk mengikuti upacara keagamaan. Ngurah Agung berjanji menegur pihak pelaksana agar memasang papan peringatan. “Terima kasih atas masukannya. Besok akan saya kasi tahu pemborongnya,” tegasnya. Sesuai Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor 027/4420/PERL, proyek ini dikerjakan sejak 19 Oktober 2016 dengan waktu pelaksanaan 50 hari dan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender. (dwa)
Los di Jalan Lingkar Pasar Semarapura Dibongkar
Semarapura (Bali Post) – Dinas Koperasi, UKM dan Disperindag Klungkung membongkar los yang berdiri di jalan lingkar Pasar Semarapura, Minggu (30/10) kemarin. Proses pembongkaran dipantau langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Kabid Perdagangan Wayan Mustika, Kepala UPT Pasar Komang Widiasa Putra dan Kabag Humas I Wayan Parna. Bupati Suwirta mengungkapkan, los di jalan lingkar Pasar Semarapura dibongkar berkaitan dengan revitalisasi Pasar Semarapura agar lebih bersih, tertata dan modern. Pasar ini juga dipakai sebagai penunjang program City Tour. Malah Pasar Semarapura menjadi pintu masuk dari rute Wisata Kota. “Karena menjadi pendukung program City Tour, Pasar Semarapura harus benar-benar ditata,” ujarnya. Terkait penataan kota secara umum, Suwirta mengakui masih banyak yang perlu dibuat atau diperbaiki. Mulai dari hal-hal kecil yang berpengaruh besar terhadap keindahan, kenyamanan warga dan pengunjung atau wisatawan ketika menikmati Kota Semarapura. Menurut Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Wayan Mustika, revitalisasi Pasar Semarapura direncanakan sejak lama oleh Bupati Klungkung guna mendukung program Wisata Kota, namun baru terealisasi sekarang melalui anggaran perubahan 2016. Pembongkaran los di jalan lingkar diperkirakan memakan waktu satu bulan yang akan dilanjutkan dengan pengaspalan jalan. Pengaspalan jalan diusulkan tahun 2017 dengan dana sekitar Rp 1,1 miliar. (kmb)
Pemkab Klungkung Belajar ke Bogor ban Sri Baduga Balai Kota Bogor. Kunjungan kerja ini bertujuan berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan digitalisasi dan pelayanan publik. Selain itu, guna meningkatkan pengetahuan dan pelayanan publik demi mewujudkan pelayanan yang transparan dan akuntabel berbasis teknologi informasi bagi aparatur
SERAHKAN - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta (kiri) menyerahkan cenderamata khas Klungkung kepada Pemkot Bogor.
pemerintah. Pada akhir pertemuan Wabup Kasta menyerahkan cenderamata khas Klungkung kepada Pemkot Bogor. Dipilihnya Bogor sebagai tujuan kunjungan kerja karena Kota Bogor berhasil meraih berbagai prestasi di bidang pelayanan publik di antaranya peringkat kedua implementasi digital dalam pemerintahan (the Champion in goverment category/ IDEA 2016 dan peringkat pertama kota/kabupaten seJawa Barat kategori manajemen kepegawaian terbaik hasil penilaian BKD Award 2015. Kasta menyampaikan banyak terima kasih kepada Wakil Wali Kota Bobor beserta SKPD yang sudah menerima kunjungan kerja terkait pelayanan digitalisasi. Berbagai materi yang dijelaskan diharapkan bisa diadopsi dan diterapkan di Klungkung, terutama di bidang pelayanan publik seperti RSUD, IMB, SIUP dan pajak. Wabup Klungkung lebih lanjut menjelaskan, kunjungan ini unt uk m enggali informasi dan bertukar pikiran mengenai pelaksa-
Bali Post/kmb
PANTAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama jajarannya memantau pembongkaran los di jalan lingkar Pasar Semarapura, Minggu (30/10) kemarin.
Kembangkan Digitalisasi Pelayanan Perizinan
WAKIL Bupati Klungkung I Made Kasta beserta rombongan SKPD terkait, melaksanakan kunjungan kerja ke Pemkot Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/10) lalu. Rombongan diterima Wakil Wali Kota Bogor Ir. Usmar Hariman didampingi Asisten II Bidang Administrasi Pemerintahan H. Ari Mustofa beserta jajaran SKPD Pemkot Bogor di Gedung Pase-
Bali Post/dwa
naan digitalisasi dan pelayanan publik yang selama ini telah diterapkan oleh Pemerintah Kota Bogor. “Guna menciptakan pemeritahan yang baik, perlu didukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Kami di Klungkung juga berusaha menuju digitalisasi pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Kasta. Menurut Kepala Kantor Perizinan Klungkung I Made Sudiarkajaya, pihaknya akan menerapkan sistem perizinan online mulai November melalui Sicantik (Sistem Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan untuk Publik). Layanan ini sementara berada di bawah Dishubkominfo. Pemkab Klungkung juga melakukan kunjungan ke Pemkot Bekasi. Kunjungan ini untuk menggali informasi dan bertukar pikiran mengenai pelayanan penyediaan informasi publik dan kehumasan. Kegiatan ini bertujuan menciptakan sinergitas antara bagian humas dan SKPD dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. (ad1089)
Senin Wage, 31 Oktober 2016
BULELENG
11 Cuaca Tak Mendukung
Produksi Tembakau Diprediksi Turun
Bali Post/kmb38
TEMBAKAU – Para pekerja tampak sedang memilah daun tembakau kering. Pada musum panen tahun ini produksi tembakau di Kabupaten Buleleng diperkirakan turun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
PRODUKSI tembakau di Kabupaten Buleleng pada musim panen tahun ini diperkirakan turun dari tahuntahun sebelumnya. Ini terjadi karena sejak musim tanam sampai masa panen cuaca tidak mendukung. Meski mengalami hambatan serius, petani tidak putus asa. Justru budi daya tanaman tembakau yang sudah menjadi komuditas andalan di Bali Utara ini tetap digeluti oleh petani di daerah ini. Pantauan di lapangan, Minggu (30/10) kemarin hingga akhir Oktober ini petani membiarkan tanaman di areal perkebunan mereka. Bahkan sejak beberapa minggu terakhir daun yang belum dipanen itu diguyur hujan. Masa panen yang berlangsung hingga bulan ini karena jadwal tanam bibit mundur dari rencana yang ditetapkan. Hal ini juga dampak cuaca yang tidak mendukung pada
musim tanam beberapa bulan lalu, hingga mengakibatkan kematian bibit lebih dari 20 persen. Akibat cuaca yang tidak mendukung ini, produksi tembakau dipastikan turun dari tahun sebelumnya. Bahkan produksi pada masing-masing kelas tembakau yang akan siap dibeli oleh perusahaan juga dipastikan tidak akan memenuhi target yang sudah ditetapkan. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Buleleng Ketut Nerda, tidak menampik kendala yang dialami petani tembakau di daerahnya. Nerda mengatakan, budi daya tembakau sangat ditentukan oleh cuaca. Gangguan akibat cuaca tidak saja dialami petani di Buleleng, tetapi situasi sama juga dialami petani di luar Buleleng hingga di Jawa. Bahkan ada petani yang tidak bisa menanam tembakau pada tahun ini karena cuaca yang tidak bersa-
Pasca-Ambruk
Atap SDN 3 Penarukan Direhab
Singaraja (Bali Post) – Pasca-ambruk atap gedung SDN 3 Penarukan, Kecamatan Buleleng mulai direhab. Perbaikan ini setelah mendapat bantuan rehabilitasi gedung dan atap dari pemerintah pusat. Perbaikan lebih cepat dari rencana sebelumnya yang dijadwalkan awal 2017. Bagian atap ruang kelas dibiarkan sekitar tiga bulan pascaambruk akibat hujan deras. Sekolah memang terlihat lengang karena tidak ada aktivitas belajar mengajar. Kini material atap yang jebol sudah mulai dibersihkan dan dibawa ke luar ruangan. Tadinya material itu dibiarkan berserakan di dalam ruangan. Patahan kayu atap ditem-
patkan di depan ruang kelas yang tak digunakan. Begitu pula dengan plafon anyaman bambu, serta genteng yang sudah tua ditata dengan rapi di depan tiga lokal ruang kelas yang kini tidak bisa digunakan. Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Buleleng Made Astika, Minggu (30/10) kemarin mengatakan keputusan
merehab ruang kelas SDN 3 Penarukan setelah sekolah itu menerima bantuan dari pemerintah. Total dana yang dialokasikan sebesar Rp 260 juta dari pemerintah pusat dari pos bansos partisipasi masyarakat. “Semula kita rencanakan tahun 2017, karena tidak mungkin pada anggaran perubahan tahun ini. Tapi kami dapat bantuan dana dari Kemendikbud, jadi
bisa lebih cepat,” katanya. Menurut Astika, rehab atap ruang kelas itu dilakukan dengan cara swakelola. Dengan cara ini sekolah bersama komite dan warga setempat dapat berpartisipasi dalam proses pembangunan. Bentuk partisipasi ini dalam pengawasan maupun pengerjaan proses perbaikan. Dari penyampaian yang dilakukan oleh pihak sekolah, rencananya rangka dan atap menggunakan baja ringan. Selain itu, dari tiga ruangan akan ditambah menjadi satu ruangan lagi, sehingga ada empat kelas. “Selain memperbaiki
atap, dari perencanaan akan ditambah satu kelas baru sehingga ada empat kelas akan direhab,” katanya. Seperti diketahui, atap gedung SDN 3 Penarukan jebol akibat hujan deras beberapa waktu lalu. Akibatnya, tiga ruang kelas tdak bisa digunakan karena ruangannya tertutup oleh pecahan genteng dan potongan kayu saat bagian atapnya ambruk. Sebenarnya kondisi atap gedung sekolah ini diketahui melengkung sejak lama. Kondisi ini terpaksa dibiarkan karena sekolah belum memiliki anggaran untuk rehab gedung. (kmb38)
Rawan Tumbang
Puluhan Pohon Perindang di Jalur Singaraja-Gilimanuk Ditebang Singaraja (Bali Post) – Puluhan pohon perindang di ruas jalan Singaraja-Gilimanuk ditebang lantaran membahayakan pengguna jalan. Selain itu, pohon perindang di ruas jalan nasional ini sudah mati sehingga dikhawatirkan kalau akan tumbang dan menutup jalan. Selain itu, ada sekitar 100 pohon dipangkas karena pertumbuhannya tidak tertata dan kalau dibiarkan bisa saja dahannya patah dan membahayakan pengguna jalan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng Made Subur, Minggu (30/10) kemarin mengatakan penebangan pohon itu dilakukan oleh personel posko siaga bencana. Penebangan ini sebagai upaya antisipasi terjadinya pohon tumbang ketika hujan atau angin kencang. Apalagi selama ini banyak laporan masyarakat yang meminta agar pohon membahayakan sepanjang jalan SingarajaGilimanuk itu ditebang karena dianggap membahayakan. Bahkan beberapa pohon sudah pernah tumbang hingga mengganggu arus lalu lintas dari kedua arah. Hanya saja laporan masyarakat itu belum juga bisa dipenuhi lantaran pohon itu tumbuh di pinggir jalan nasional. Pemeliharaan tanaman, termasuk menebang pohon yang membahayakan kewenangan ada pada Balai
Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) yang merupakan perpanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Tidak ingin karena alasan birokrasi panjang itu, BPBD kemudian berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Bali sehingga diputuskan untuk menebang pohon yang membahayakan, termasuk menata ranting pohon yang selama ini tidak tertata. “Kami tidak ingin itu menjadi penghalang, sehingga kita koordinasi ke BPBD Bali dan diizinkan menebang sehingga ada 20 pohon sudah kita tebang dan sekitar 100 pohon kita pangkas karena dahannya juga menjorok ke jalan,” katanya. Menurut mantan Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) ini, pohon perindang yang mati itu kebanyakan tumbuh di wilayah Lovina yang merupakan pusat wisata Buleleng dan ke arah barat hingga di Kecamatan Gerokgak. Pohon ini mati karena memang usianya sudah tua. Sementara ratusan pohon yang dahannya membahayakan juga banyak ditemukan dari Lovina ke arah barat hingga di Gerokgak. Saat ini personel BPBD masih melakukan pemangkasan. “Bayangkan kalau pohon yang mati itu tumbang tidak saja mengancam jiwa, juga akan menganggu lalulintas,’’ ujarnya. (kmb38)
Jegeg-Bagus Galang Dana untuk Siswa SDN 4 Kaliasem Singaraja (Bali Post) – Semeton Jegeg-Bagus Buleleng menggalang dana bantuan untuk membantu siswa di SDN 4 Kaliasem, Kecamatan Banjar. Sekolah di Banjar Dinas Enjung Sanghyang, Desa Kaliasem ini merupakan sekolah terpencil di Buleleng. Sekolah ini memiliki siswa hanya 77 orang atau sekitar 15 orang siswa setiap kelas. Aksi penggalangan dana bantuan itu dilakukan, Minggu (30/10) pagi kemarin. Belasan anggota Jegeg-Bagus menggugah kepedulian warga kota untuk menyisihkan dana untuk membantu merin-
gankan kebutuhan anakanak SDN 4 Kaliasem. Koordinator aksi Wisnu Saputra mengatakan, fasilitas pendidikan di sekolah ini sudah relatif memadai. Namun para siswa masih m e m erl ukan bant uan perlengkapan sekolah. Apalagi sebagian besar siswa dari keluarga tidak mampu. Meski tergolong siswa miskin, kemauan untuk belajar anak-anak ini tergolong tinggi. “Alat tulis, pakaian sekolah, juga sepatu sangat dibutuhkan oleh anak-anak di sekolah ini. Bahkan banyak anakanak di sana yang sekolah tidak pakai sepatu,” tegasnya. (kmb38)
BRC - Menggugah kesadaran untuk mengolah sampah dengan baik dan benar, Dinas Pendidikan Buleleng menggulirkan Buleleng Recycle Carnaval (BRC) 2016 di lapangan Taman Kota Singaraja, Sabtu (29/10) lalu.
Disdik Buleleng Gulirkan BRC
Media Edukasi Siswa tentang Pengolahan Sampah PENCANANGAN Buleleng “Bebas Sampah Plastik” dengan sendirinya mendorong minat warga untuk melakukan pengolahan sampah menjadi bahan yang berguna. Selain semakin banyak pengolahan sampah, dampak positif lain muncul dari pelajar di Bali Utara menggunakan sampah menjadi rancangan busana. Untuk membuka ruang kompetisi sekaligus menjadi wadah edukasi kepada pelajar dalam mengolah sampah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Buleleng menggulirkan Buleleng Recycle Carnaval (BRC) 2016, Sabtu (29/10) lalu di lapangan Taman Kota Singaraja. Event yang pertama ini diikuti 45 peserta, utusan dari tingkat SMA/SMK dan 30 peserta mengikuti kategori eksebisi dari tingkat TK, SD dan SMP. BRC ini dibuka Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., didampingi Kepala Disdik Gede Suyasa dan undangan penting lainnya. Kepala Disdik Suyasa mengatakan, awal digulirkannya BRC ini berbarengan dengan perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-88. Melalui momentum yang sangat penting ini, event BRC memiliki tujuan untuk mengedukasi anak didik dalam menjaga lingkungan dengan mengelola sampah dengan baik dan benar. Dari
pegelaran perdana ini, banyak ide yang muncul dari anak didik di sekolah dalam menciptakan sebuah karya dengan bahan sampah. Antusias yang begitu tinggi itu, Disdik mencoba memberikan ruang bagi mereka untuk menunjukkan rancangan busana kepada khalayak ramai. Bahkan peserta hanya diberikan waktu sebulan mampu menunjukkan rancangan busana yang dipertontonkan pada event yang dikemas dalam bentuk karnaval. “Kami ingin menyadarkan dan mengedukasi mereka, bagaimana mengelola sampah plastik menjadi sebuah rancangan busana. Ini sebagai ruang kreatif mereka menunjukkan kemampuan dalam dunia fashion,” katanya. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., saat membuka BRC mengatakan, karnaval itu secara tidak langsung mengedukasi masyarakat, bahwa sampah yang selama ini menjadi pemicu kerusakan lingkungan dapat diolah menjadi barang yang lebih bermanfaat. Ruang kreatif yang dibuka seluas-luasnya seperti karnaval ini diyakini masyarakat luas akan semakin termotivasi untuk mengolah sampah menjadi barang berguna. Untuk itu pihaknya mendorong agar kalangan siswa berkreasi lebih optimal lagi. “Kami akan upayakan membuka ruang-ruang
kreatif, sehingga hal-hal seperti ini ada ruang untuk apresiasi,” jelasnya. Sementara itu, salah satu peserta, Dinda mengatakan gaun untuk menghadiri pesta yang ditampilkan dalam BRC dirancang kurang lebih 3 minggu. Ide kreatif yang dituangkan ini bersama seorang temannya dan mendapat pembinaan dari guru pembimbingnya. Dalam proses merancang sejak awal, selalu ada diskusi mengenai tema, pola pembentukan hingga bahan-bahan yang harus digunakan untuk membentuk pola didiskusikan sangat dalam. “Bahannya bukan hanya dari daur ulang sampah, tetapi bagiamana juga kita mencari bahan lain untuk membentuk pola ini. Dengan apa kita merekatkan satu plastik dengan plastik lain supaya kuat, dan ketika dipakai tidak rusak,” katanya. Dari BRC ini, dewan juri menentukan peserta dari SMKN 1 Seririt sebagai juara pertama. Di susul juara dua direbut wakil SMKN 1 Sukasada, dan utusan SMKN 2 Seririt (B) sebagai juara tiga. Selain menetapkan tiga terbaik, juga ditetapkan juara harapan pertama direbut wakil SMKN 3 Singaraja (B), harapan dua peserta dari SMKN 2 Singaraja, dan andalan SMAN Bali Mandara (A) hanya mampu merebut juara harapan tiga. (ad1079)
habat. Meski usahanya penuh risiko, petani seperti tidak mudah putus asa membudiyakan tembakau. Justru setiap tahun petani tetap semangat mengembangkan tembakau. “Dari pantauan kami di lapangan, masih banyak tembakau yang belum selesai panen. Beberapa minggu terakhir ini tembakau itu diguyur hujan,” katanya. Menurut Nerda, tidak saja saat musim panen namun pada musim penanaman cuacanya juga tidak mendukung. Selain masa penanaman masih dilakukan pada Juli 2016, banyak bibit yang mati akibat hujan. Atas kondisi ini pihaknya memastikan produksi tembakau tahun ini akan turun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, berapa penurunan itu pihaknya belum berani memastikan karena masih menunggu seluruh hasil panen. Selain produksi turun, produksi untuk masing-masing
kelas tembakau tidak akan tercapai hingga seratus persen. Pada situasi ini kerugian yang dialami petani sangat sulit dihindari. “Berapa penurunan itu saya belum bisa pastikan sebelum seluruh tanaman selesai dipanen. Di samping itu, beberapa kelas tembakau juga produksinya tak optimal dan pada posisi ini petani kita akan merugi,” jelasnya. Di sisi lain Nerda mengatakan, tahun ini tembakau dibudidayakan oleh petani dengan luas total sekitar 500 hektar. Lokasi budi daya ini seperti di Kecamatan Sukasada, Buleleng, Sawan, dan sebagian di Kecamatan Seririt. Dari luas itu, petani membudidayakan tembakau jenis Virginia. Sedangkan tembakau White Buerly tahun ini tidak dikembangkan karena alasan teknis. Sejak bertahun-tahun budi daya tembakau di Bali Utara menjadi komuditas andalan. (kmb38)
Pilkada
KPU Ingatkan Petahana Setor Surat Cuti
Singaraja (Bali Post)Mendekati masa kampanye, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng Gede Suardana, S.Pd., M.Si., mengingatkan calon petahana PASSutjidra untuk menyetorkan surat cuti. Pengumuman kampanye perdana berdasarkan aturan resmi dipublikasikan KPU Buleleng diundur dan dimulai Selasa, 22 November 2016. “KPU Buleleng sudah mengeluarkan surat keputusan mengenai perubahan tahapan dalam Pilbup Buleleng. Masa kampanye berlangsung pada tanggal 22 November 2016. Jadi kewajiban untuk calon petahana untuk menyerahkan izin cuti di hari pertama kampanye. Kami sekarang tinggal menunggu proses itu,” ujarnya, Minggu (30/10) kemarin. Ketentuan perubahan aturan berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Buleleng Nomor 127/Kpts/KPUKab-016.433.727/Tahun 2016 tentang perubahan keempat atas keputusan KPU Kabupaten Buleleng Nomor: 26/ KPTS/KPU-KAB-016.433727/ Tahun 2016 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Tahun 2017. “Dari perubahan tahapan itu memang jadwal masa kampanye di awal seharusnya mulai 28 Oktober 2016.
Nah, karena kita mengeluarkan SK perubahan tahapan masa kampanye jadi dimulai dari 22 November 2016 – 11 Februari 2017,” imbuhnya. Ditanya alasan mengapa dilakukan pengunduran jadwal kampanye! Gede Suardana mengatakan itu hanya berdasarkan tahapan saja. Jadi tahapannya mengikuti pola tahapan yang dikeluarkan KPU. Misalnya tahapan sosialisasai perpanjangan pendaftaran selama tiga hari, tahapan pendaftaran tiga hari, pemeriksaan kesehatan tujuh hari, penelitian dokumen pencalonan tiga hari dan penelitian hasil perbaikan dokumen tujuh hari. (kmb34)
Singaraja (Bali Post)Sejumlah desa dilampirkan termohon KPU Buleleng cukup banyak tanpa pemilih alias nihil memenuhi syarat. Hal tersebut memperkuat posisi hukum KPU Buleleng, sebab pemohon Paket Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya belum dapat menunjukan bukti-bukti terlampir. Tim pemohon diketahui tidak melengkapi daftar nama tim penghubung kepada termohon. Salah satunya memang benar tim penghubung atas nama Ketut Herman Wijaya mengundurkan diri sebagai tim penghubung di Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu. Bahkan tim kuasa hukum KPU Buleleng menyatakan yang bersangkutan telah menyampaikan surat pernyataan pengunduran diri sebagai tim penghubung kepada termohon. Berdasarkan data dihimpun dari kuasa hukum termohon, KPU Buleleng mencatat 14 desa tidak ada tim penghubung hasil verifikasi faktual. Keempat belas desa/ kelurahan itu yaitu Kelurahan Banjarjawa, Kecamatan Buleleng (311 pendukung, 0 memenuhi syarat (MS), 311 tidak memenuhi syarat (TMS), Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada (51 pendukung, 0 MS, 51 TMS), Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan (19 pendukung, 0 MS, 19 TMS), Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan (19 pendukung, 1 MS, 18 TMS), Desa Galungan, Kecamatan Sawan (16 pendukung, 5 MS, 11 TMS), Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu (70 pendukung, 0 MS, 70 TMS), Desa Kekeran (3 pendukung, 0 MS,
3 TMS), Desa Subak (69 pendukung, 0 MS, 69 TMS), Desa Telaga (71 pendukung, 0 MS, 71 TMS), Desa Tinggarsari (8 pendukung, 0 MS, 8 TMS), Desa Titab (25 pendukung, 1 MS, 24 TMS), Desa Umejero (86 Pendukung, 0 MS, 86 TMS), Desa Gunung Sari, Kecamatan Seririt (11 pendukung, 0 MS, 11 TMS), dan Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak (143 pendukung, 0 MS, 143 TMS). Termohon KPU Buleleng menyatakan PPS bertugas melakukan verifikasi faktual syarat dukungan perbaikan tertanggal 12 – 17 Oktober 2016, terhadap pendukung yang dihadirkan Paket Surya di desa/kelurahan. Di mana waktu dan tempat telah ditentukan paslon atau tim penghubung dan atau pendukung yang didatangkan ke sekretariat PPS. Dukungan pemohon (paket surya) dalam syarat dukungan perbaikan model B1-KWK perseorangan perbaikan yang tidak dihadirkan ke PPS paling lambat sebelum batas akhir verifikasi faktual pukul 24.00 Wita, tanggal 17 Oktober 2016 dicoret dan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Hal tersebut sesuai pasal 24 ayat (4) PKPU No 5 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas peraturan KPU Nomor 9 tahun 2016, tentang pencalonan. “Di aturan baru verifikasi sensus dapat dilakukan dengan kolektif. Tidak hanya mendatangi satu persatu. Intinya kolektif masyarakat didatangkan di satu tempat dan harus ada tim penghubungnya,” tandas kuasa hukum termohon KPU Buleleng, Agus Saputra, S.H., M.H. (kmb34)
Bali Post/kmb34
Gede Suardana
Kuasa Hukum KPU Catat 14 Desa Tanpa Tim Penghubung
JEMBRANA
12
Senin Wage, 31 Oktober 2016
Diduga Kena Virus ND
Puluhan Unggas di Yehembang Mati
Negara (Bali Post) Sejak dua pekan ini, puluhan unggas milik warga di Banjar Pasar, Desa Yehembang, mati mendadak. Kuat dugaan, unggas tersebut mati akibat terkena virus ND (Newcastle disease) atau gerubug. Warga mengakui hal tersebut terjadi ketika cuaca ekstrem.
Bali Post/olo
TINJAU – Bupati Jembrana I Putu Artha saat meninjau proyek infrastruktur yang masih berjalan menjelang akhir tahun. Bupati mengingatkan agar penyelesaiannya tepat waktu dan tak mengabaikan kualitas yang ditentukan.
Jelang Akhir Tahun
Bupati Ingatkan Semua Proyek Tuntas Tepat Waktu Negara (Bali Post) Menjelang berakhir tahun anggaran 2016, Bupati Jembrana I Putu Artha mengecek langsung beberapa proyek infrastruktur serta pembangunan fasilitas umum yang sedang berjalan. Bupati Artha menginstruksikan, seluruh kegiatan pembangunan tersebut harus dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditetapkan dalam perjanjian proyek. Untuk itu, tidak akan terjadi pemutusan kontrak maupun denda. Seluruh kegiatan dapat digunakan sesuai dengan perencanaan. Sejumlah lokasi pembangunan akhir pekan lalu ditinjau Bupati Artha didampingi Kadis PU I Gusti Putu Merthadana, Kabag Humas
Protokol Made Gede Budhiarta serta camat dan SKPD terkait. Di antaranya pembangunan gedung Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Mendoyo, pembangunan saluran drainase/trotoar Jalan Gajah Mada, Kecamatan Jembrana, serta pembangunan gedung laundry yang merupakan pengembangan fasilitas di RSU Negara. Di gedung Puskesmas yang lokasinya berdampingan dengan kantor Kecamatan Mendoyo diharapkan menjadi rawat inap. Untuk itu, lebih mendekatkan pelayanan ke pelosok masyarakat serta mengurangi ketergantungan terhadap RSU Negara, di mana kapasitas kunjungannya dirasa mulai overload.
Selanjutnya pembangunan sarana trotoar/drainase dilakukan di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Jembrana. Selain sebagai sarana drainase, proyek ini dirancang dengan tujuan mempercantik kota. Proyek ini sepanjang 492 meter dengan mengadopsi trotoar model baru. Secara bertahap trotoar di wilayah Kota Negara menggunakan paving minimal dengan kualitas K-225 serta canstein kualitas 325 yang menggunakan precast. Selain lebih cantik, trotoar model ini juga diklaim lebih kuat dan kokoh daripada sebelumnya. Sementara, pembangunan gedung ruang laundry di RSU Negara diharapkan bisa menjadi penambahan
sarana selain gedung gizi, CCSD termasuk selasar dan gedung rawat inap kelas I, II, III, khusus penyakit dalam. Selain meminta agar tepat waktu, pihak kontraktor yang mengerjakan juga diwantiwanti memperhatikan perencanaan serta kualitas yang ditentukan. Mengingat proyek-proyek tersebut digunakan melayani kepentingan umum sehingga akan bermanfaat lebih lama dan benar-benar bisa dirasakan masyarakat. “Kita juga sudah perintahkan kepada pengawas di lapangan agar secara rutin melakukan pengecekan dan memberikan laporan untuk memastikan benar-benar sesuai rencana,” tegasnya. (kmb26)
Lempar Mobil dengan Batu
Dua Pemuda Ditangkap Negara (Bali Post) Warga di seputaran Kota Negara diresahkan dengan aksi lempar batu yang mengenai kaca mobil pengendara. Pelakunya pun sempat misterius karena kejadiannya pada dini hari. Namun, setelah salah satu warga yang menjadi korban melapor ke polisi, ternyata
pelakunya ada dua orang pemuda. Mereka masing-masing bernama I Made Suyoga (33) dan Made Suwiantara (26), asal Banjar Berangbang, Desa Berangbang, Kecamatan Negara. Setelah ditangkap dan diinterogasi, mereka mengaku mabuk saat melakukan pelemparan
batu tersebut. Awal kejadian, Made Ari Prabawa (29) asal Desa Dangintukadaya, Kecamatan Jembrana, Sabtu (29/10) dini hari melintas di Jalan Udayana, Negara. Korban yang mengemudikan mobil Toyota Avanza warna hijau metalik DK 1893 D melaju dari arah barat. Tiba di TKP,
Bali Post/olo
TUNJUKAN – Kapolsek Kota Negara AKP Herson Djuanda menunjukkan barang bukti batu yang digunakan untuk melempar mobil oleh pelaku.
ia kaget karena ada suara keras menimpa mobilnya. Ternyata, setelah dicek ada batu. Korban pun tak mengetahui siapa pelaku pelemparan tersebut. Meski demikian, korban melaporkan kasusnya ke polisi yang saat itu sedang melakukan patroli. Begitu laporan itu ditindaklanjuti, petugas tersebut menangkap kedua pelaku (Suyoga dan Suwiantara). Ia pun mengaku perbuatannya. “Kedua pelaku mabuk, mereka melempar batu sambil mengendarai sepeda motor,” ujar Kapolsek Kota Negara, AKP Herson Djuanda seizin Kapolres Jembrana, Minggu (30/10) kemarin. Kedua pelaku mengaku sebelumnya minum-minum di salah satu kafe di Bali. Dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sepeda motor, mereka melakukan pelemparan. Mereka mendapatkan batu itu di pinggir jalan. “Kami masih periksa kedua pelaku,” kata Kapolsek. Kapolsek menambahkan aksi pelemparan batu ini menjadi perhatian jajarannya karena sering terjadi, khususnya pelemparan kaca bus. Pelaku dijerat pasal 170 yo pasal 406 KUHP, yakni melakukan dengan bersamasama pengerusakan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (kmb26)
Informasi dari warga, Minggu (30/10) kemarin, unggas mati dalam waktu hampir bersamaan. Kematian hewan ternak itu terjadi sejak dua pekan terakhir. Hampir seluruh unggas, baik anakan maupun dewasa mati mendadak, termasuk ayam jago yang super. Padahal, sehari sebelumnya, ayam peliharaan warga itu masih sehat-sehat dan segar. Karena sudah terbiasa, warga enggan melaporkan terkait kematian unggas ini. Salah seorang warga, Ni Luh Parwati, mengakui unggas miliknya sudah 39 ekor yang mati dalam sepekan. “Dari 45, sekarang tersisa enam ekor saja,” katanya. Sebelum mati, kata Parwati, dari mulut unggas keluar lendir. Tak lama kemudian lemas dan mati. Warga lain menyebutkan ketika kondisi unggas sudah seperti itu sulit disembuhkan. Jarang yang bisa bertahan walaupun unggasnya dikandangkan. Karena itu warga pasrah ketika virus tersebut menyerang. “Kalaupun diberi obat, tetap saja tak bertahan lama. Penyakit ini mematikan,” tandasnya. Kondisi serupa juga dialami Dewa Gede Gunawan, warga Yehembang. Ia mengaku mendapati ciri-cici
KENA VIRUS – Sejumlah unggas milik warga di Yehembang mati diduga akibat terkena virus ND.
Negara (Bali Post) Seorang warga Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kadek Suardana (36), menemukan bunga udambara di pekarangan rumahnya. Secara tak sengaja keluarga ini mendapati bunga berukuran kecil ini tumbuh subur di ranting pohon jeruk dan daun pintu rumahnya. Sejumlah warga termasuk Suardana meyakini bunga udumbara ini hanya mekar 3.000 tahun sekali dan sebagai pertanda kesuksesan. Ditemui, Minggu (30/10) kemarin Suardana menjelaskan bunga itu ditemukan
oleh istri dan anaknya. Kemudian, bunga itu disimpannya. Warga yang memiliki usaha pembuatan neon box ini tidak menyangka bunga kecil yang ditemukan istrinya itu bunga udumbara. Yang pertama, ditemukan setahun lalu oleh istrinya di dahan pohon jeruk. Kemudian, bunga kedua ditemukan anaknya di daun pintu. Bentuknya yang kecil dan berjejer tidak terlihat secara kasat mata. Istrinya mengira bunga itu jamur. Namun, dirinya mengetahui dan meyakini apa yang ditemukan istrinya itu merupakan bunga udumbara. Oleh Suardana, bunga tersebut lantas
yang sama pada hewan ternak miliknya yakni keluar lendir dan jengger berwarna kehitaman. Pagi harinya, ayamnya banyak yang mati kaku. Virus ini diketahui warga sering menyerang terutama saat peralihan cuaca dari panas ke dingin atau hujan. Oleh warga, ayam-ayam mati itu ada yang ditanam,
ada pula yang dibuang ke sungai. Tetapi, warga belum bisa memastikan karena belum ada pengecekan dari petugas. Warga juga tidak melaporkan kejadian ini lantaran menganggap hal sudah biasa. Tetapi, bisa saja unggas itu mati akibat virus flu burung seperti yang pernah terjadi di Jembrana beberapa tahun lalu. (kmb26)
Bali Post/olo
Bunga Udumbara Hebohkan Warga Baler Bale Agung
disimpan hingga sekarang. Sehari sebelum penemuan itu, Suardana mengaku sempat bermimpi didatangi seseorang dengan berpakaian raja, namun tanpa berkatakata. Setelah menyimpan bunga ini, ia mengaku merasa ada yang berbeda. Dari awalnya dirinya takut keluar malam, menjadi berani. Ia pun merasakan ada berkah dari usahanya, dimana pesanan neon box selalu ada. “Saya yakin ini bunga udumbara. Katanya bunga ini membawa berkah,” akunya. Kendati sudah hampir setahun, menurutnya, bunga ini belum layu dan masih tegak berdiri. (kmb26)
Bali Post/olo
BUNGA UDUMBARA – Bunga Udumbara yang ditemukan salah satu warga di Baler Bale Agung.
KARANGASEM
Senin Wage, 31 Oktober 2016
13
Warga Subak Persoalkan Pabrik Beton
SABET PRESTASI - Puluhan siswa SMPN 2 Amlapura yang menyabet prestasi kabupaten, provinsi dan nasional beberapa bulan ini.
28 Prestasi Prestisius Siswa SMPN 2 Amlapura
Pemuda Mesti Kian Terlecut Berprestasi
Amlapura (Bali Post) – Sebanyak 28 prestasi siswa, baik tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional disabet siswa SMPN 2 Amlapura dalam beberapa bulan ini. Terkait bulan bahasa dan Sumpah Pemuda ke-88 tahun ini, puluhan siswa berprestasi itu dikumpulkan dan diberi dorongan semangat oleh para guru, termasuk Kepala Sekolah I Wayan Gede Suastika, S.Pd., M.Si. di sekolah setempat, Sabtu (29/10) . Para guru berharap peringatan Sumpah Pemuda yang sudah ke-88 tahun ini dapat memotivasi pelajar yang merupakan komponen pemuda penerus bangsa ini agar terlecut terus belajar. Jangan ada yang menyia-nyiakan waktu mudanya untuk belajar, berkarya dan berprestasi. ‘’Mereka yang disiplin dan bekerja keras akan menjadi juara dan berpeluang memenangkan masa depannya. Cita-cita diupayakan untuk digapai. Dalam hidup, itu paling penting,’’ kata Suastika. Sederet prestasi yang disabet, kata salah seorang guru setempat Nyoman Winta, S.Pd., seperti juara satu atas kebersihan dalam rangka HUT Kota Amlapura tahun ini. Prestasi itu berkat kerja keras keluarga besar sekolah menata sekolah di tengah kota itu. Sekolah ini juga ditetapkan sebagai sekolah berintegritas oleh Menteri Anies Baswedan, Desember 2015. SMPN 2 Amlapura ditetapkan sebagai ikon pendidikan dasar dan sekolah favorit itu pada penilaian tim verifikasi peningkatan mutu pendidikan Dirjen Pembinaan SMP N0: 1870/D3/KP/2016. Dari 28 siswa setempat yang menyabet juara tingkat provinsi dan nasional di antaranya Santi Rahayu Adiari juara I Lomba Debat Bahasa Indonesia Provinsi, Gita Cahyani juara III Geguritan Remaja Putri UDG Provinsi, Candrani Dewi juara I Lomba Cipta Lagu HUT TNI tingkat regional Bali, NTB, NTT. Dia juga juara II Lomba Karaoke Pop Bali. Narumi Nandeari juara III Lomba Essay Agama Hindu di Unud. Sementara Jovanca Dewi juara Harapan I Lomba Essay SMP Provinsi, Ratih Padmarani yang bercita-cita menjadi dokter spesialis anak itu dua kali juara I lomba berbusana ke pura putri dan lomba busana berpasangan ke pura, serta Oka Dharmayudha yang bercita-cita menjadi ahli fisika itu diantaranya juara III pada Bali Mandara Competition. (013/k100)
Amlapura (Bali Post) Sebuah pabrik beton di Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Manggis, Karangasem dipersoalkan warga sekitar. Penolakan warga dipicu polusi yang ditimbulkan. Polusi ditengarai bisa mengganggu warga dan tanaman warga subak abian di sekitarnya. Sedangkan pemilik lahan dan investor menilai polusi tidak akan terjadi. Alasannya, dampak lingkungan pabrik beton ini sudah dipikirkan sejak awal dengan mengantongi rekomendasi UKL/UPL dari Pemkab Karangasem. Penolakan pabrik beton ini datang dari warga Subak Abian Taman Sri Yeh Malet. Klian Subak Wayan Galang, belum lama ini mengatakan saat rapat internal subak. Dikatakan ada 115 orang anggota yang menyatakan menolak dari 120 orang krama subak. Alasannya, subak ini tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan pembangunan pabrik, meski seluruh anggota subak sebenarnya anggota banjar adat. Anggota banjar adat sekitar 300 orang. “Warga kami makin tersinggung setelah pihak investor sudah mengurus izin sebelum ada sosialisasi dengan warga subak. Sosialisasi baru dilakukan dengan warga banjar adat saja,” kata Wayan Galang. Warga subak mengkhawatirkan dampak dari keberadaan pabrik beton ini. Pertama, dampak polusinya bagi tanaman anggota subak, seperti kelapa, pisang dan pohon sawo. Kedua, limbahnya bagi lingkungan sekitar. Ada juga kekhawatiran polusinya mengganggu pernapasan
hingga suara bising, karena lokasi pabrik dekat jalan raya dan pemukiman warga sekitar Yeh Malet. Alasan penolakan mereka diperkuat dengan fakta beberapa pengusaha pabrik beton sebelumnya di wilayah Yeh Malet yang meninggalkan begitu saja lahan yang dikontrak dari warga lantaran merasa rugi setelah usahanya berjalan. Salah satunya disebutkan pabrik beton yang terbengkalai sampai sekarang ada di wilayah Banjar Adat Pengalon, persisnya di sebelah utara Kantor Perbekel Desa Antiga Kelod. Ada ratusan beton berbentuk huruf U yang ditinggal investornya, sehingga membuat lingkungan sekitar menjadi kumuh. Izin UPL-UKL Belum Terbit Pemilik lahan yang dikontrak investor Ida Bagus Adnyana, mengatakan proses sosialisasi sebelumnya sudah dilakukan dengan Banjar Adat Yeh Malet. Saat itu, kata dia mayoritas warga sekitar
PABRIK BETON - Lokasi pabrik beton di Banjar Dinas Yeh Malet saat ini sudah ditutup. Tidak ada aktivitas lagi di dalamnya. tidak menyampaikan adanya penolakan. Sehingga pihak investor dari PT Catur Mandala Prima langsung mengajukan proses izin kepada pemerintah daerah. Hasilnya, pabrik beton ini sudah memegang Surat Rekomendasi Bappeda, Izin Pemanfaatan Ruang serta Rekomendasi UPL/UKL sudah ditanda tangani kepala instansi terkait. Tetapi, meski sudah menenuhi syarat, izin UPL/UKL belum juga terbit. Akibatnya, pihak perusahaan juga belum bisa mengurus IMB. “Saya tidak tahu kenapa proses perizinan ini terkesan dihambat,” kata Ida Bagus
UNDIAN - Klian Banjar Dharma Cita Winangun, Gede Padang mengambil undian disaksikan sekitar 700 krama banjar.
Dibangun ’’Rest Area’’
Hasil rapat Subak Abian Taman Sri Yeh Malet, kata Wayan Galang sudah menyerahkan persoalan ini kepada pemerintah daerah. Sekarang keputusannya juga diserahkan kepada pemerintah daerah. Kalau memang dinilai layak dibangun di sana, warga subak disebutnya tidak akan mempersoalkan, asalkan keputusan pemerintah daerah itu disosialisasikan kepada warga subak. Tetapi, kalau memang dinilai tidak layak sebaiknya dihentikan. “Semestinya kami yang diajak rembug lebih dulu,” kata Galang. (kmb31)
Semarak Bulan Bahasa di SMA PGRI 1 Tiga Siswa Juara di Monarch
Semarak HUT Ke-7 STT Dharma Santhi Winangun Subagan
Amlapura (Bali Post) – Puncak HUT ke-7 Seaa Teruna Teruni (STT) Dharma Santhi Winangun, Banjar Dharma Cita Winangun, Subagan, Karangasem berlangsung cukup meriah di balai banjar setempat, Sabtu (29/10) malam. Panggung dihias dan ditata semarak dengan aneka balon. Saat puncak acara ditandai peniupan lilin, juga belasan kembang api menggema mewarnai di langit banjar itu. Dari pantauan selama ini, STT itu beranggotakan 50 orang termasuk cukup rajin menggelar kegiatan. Tokoh pemuda setempat Ngurah dan Klian STT Wayan Dandi Artha, mengatakan pihaknya sampai tiga hari sebelumnya tak sempat tidur nyenyak menyiapkan kegiatan itu. Sebelum acara puncak, pagi hari Sabtu itu digelar lomba menggambar dan mewarnai gambar, tak kurang dari 50 siswa SDN 2 dan SDN 9 Subagan, SD terdekat di banjar itu. Selain itu juga lomba lari karung, memasukkan kelereng dan berbagai jenis lomba lainnya yang bersifat mempersatukan generasi muda setempat. Bakti sosial berupa ngaturang ayah mareresik di Pura Kahyangan Desa, serta malam puncak HUT juga diisi penyerahan bingkisan bagi sejumlah warga lanjut usia. Tema HUT STT kami tahun ini, “Pemuda Bersatu Indonesia Maju”. Tema itu dikaitkan dengan ke-88 tahun Sumpah Pemuda 28 Oktober ini,’’ tambah Klian Banjar Dharma Cita Winangun I Gede Padang, S.H. tampak bangga. Puncak HUT selain dimeriahkan tiga penyanyi pop Bali yang cukup kondang seperti AA Raka Sidan, Rai Peni dan Mang Nanik juga ditampilkan Band STT setempat, serta lawak Dek Winarta, dkk. Dek Winata sendiri adalah pemuda asal Subagan, namun dia merantau ke Denpasar. Penampilan Dek Winarta, dkk., juga lumayan mengocok perut tidak kurang 700 warga anak-anak sampai warga lansia. (013/k25)
Adnyana. Saat ini lokasi pabrik beton seluas satu hektar ini tanpa aktivitas. Pintu gerbangnya sudah digembok. Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu I Ketut Sumarta, dimintai konfirmasi perihal proses izin pabrik beton ini mengakui menunda proses penerbitan izinnya. Alasannya, setelah proses perizinan terjadi, pabrik beton ini mengundang pro kontra di tengah masyarakat sekitar. Pihaknya menegaskan, baru akan mengambil sikap ketika situasi warga sekitar sudah kondusif.
Bali Post/013
LOMBA PIDATO - Ketua KNPI Karangasem IGP Parwata dan peserta lomba saat pembukaan lomba pidato terkait Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda.
35 Wakil SMP Ikuti Lomba Pidato MGMP Ratih, Siswi SMPN 2 Amlapura Juara I Amlapura (Bali Post) – Sebanyak 35 siswa SMP/MTs di Karangasem, Minggu (30/10) kemarin di gedung UKM Center bersaing dalam lomba pidato terkait bulan bahasa dan Sumpah Pemuda ke-88. Hasilnya, siswi kelas IX SMPN 2 Amlapura Putu Ratih Padmarani menjadi yang terbaik. Dia menyabet juara I pada lomba yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (MGMP BI) tingkat SMP Kabupaten Karangasem itu. Ratih Padmarani, putri pasangan dr. Gede Parwata Yasa- Drg. Luh Sri Panca Parwitasari itu, selama ini beberapakali juara pada berbagai lomba di Karangasem. Juara II pidato itu digondol Ali Yuda Farabi siswa Mts Amlapura dan juara III Reni Ayu Udiyani siswi SMPN 5 Amlapura. Juara Harapan I dan II masing-masing Hikmatul Kamila, siswi MTs Maarif, dan Yoga Pradnya Santika siswa SMPN 1 Manggis. Lomba pidato itu bertema ‘’Peran Pemuda Dalam Peningkatan Karakter Bangsa Menuju Karangasem yang Cerdas, Bersih dan Bermartabat.’’ Lomba dibuka Kadisdikpora Karangasem Gede Ariyasa. Kegiatan selain
dihadiri ratusan siswa dan guru pendamping, juga Kepala Kesbangpolinmas Karangasem IBP Suastika, serta Ketua KNPI Karangasem IGP Parwata dan Sekretaris Gus Sombi. Tiga orang dewan juri lomba itu, Ida Bagus Widiasa Keniten, Sucipto dan Wayan Putu SP dari unsur KNPI Karangasem. Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP di Karangasem Drs. Wayan Kerti mengatakan, lomba pidato itu dalam rangka memupuk lahirnya orator yang mampu menyerap dan menyampaikan gagasan, aspirasi secara beretika. Di lain pihak, Kadisdikpora Gede Ariyasa mengapresiasi lomba pidato yang digelar MGMP BI SMP itu. Menurutnya, sangat penting MGMP BI menggelar kegiatan kebahasa Indonesia-an. ‘’Kalau sampai guru MGMP BI tak menggelar kegiatan kebahasaan pada bulan bahasa, lalu apa kata dunia? Artinya dedengkot bahasa tak menggelar kegiatan pada bulan bahasa, bagaimana dengan yang lain? Bahasa itu menunjukkan bangsa dan karakter kita, jadi mari terus belajar berbahasa Indonesia yang baik,’’ ujar Ariyasa. (013/k100)
Amlapura (Bali Post) – Perayaan Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda berlangsung semarak di SMA PGRI 1 Amlapura, Sabtu (29/10) lalu. Berbagai kreativitas siswa ditampilkan di panggung pada puncak acara dan lomba inovatif digelar. Sebelumnya tiga siswa setempat juga menyabet tiga gelas juara pada berbagai lomba terkait HUT Monarch Candidasa. Kepala SMA PGRI 1 Amlapura Drs. I Ketut Jelantik, M.Si. menyampaikan tiga siswa yang meraih juara pada lomba tingkat kabupaten itu, di antaranya juara I memasak (cooking) Seprianta dan Suardika. Maria dan Paramartha juara II pada lomba lainnya, serta juara III disabet lomba table set up oleh Diah Risma. Di SMA PGRI siswa juga diberikan keterampilan di bidang kepariwisataan dan komputer. Mereka dibimbing guru tata bhoga Putu Tuari, S.Pd. ‘’Siswi kami, Ayu Martini juga menyabet juara harapan I lomba pidato tingkat kabupaten yang digelar KNPI Karangasem pekan lalu,’’ ujar Jelantik. Dikatakan pria asal Desa Ababi itu, semarak Bulan Bahasa seluruhnya diprakarsai dan digelar OSIS dan MPK setempat. Ketua OSIS Dewa Ayu Agung Sinthia Dewi mengata-
kan, tema Bulan Bahasa tahun ini, ‘’Melalui Peringatan Bulan Bahasa Kita Tingkatkan Kreativitas, Prestasi Akademik dan Non Akademik’’. Dewa Ayu mengatakan, lomba yang digelar memeriahkan bulan bahasa itu, seperti news report, puisi bahasa Bali, puisi bahasa Indonesia, lomba Pidato Sumpah Pemuda, lomba bidang kepariwisataan seperti front office, FB service dan FB produce, futsal, lomba foto selfie cinta sekolah, karaoke dan lomba desain pamflet. Saat itu seluruh kreativitas siswa serta juara I peserta lomba mendapatkan kesempatan tampil di panggung. Tak ketinggalan grup lawak siswa, diiringi sekaa gong siswa membuat tak kurang 629 siswa setempat girang penuh kekeluargaan. Kasek Ketut Jelantik mengatakan, kegiatan lomba itu dalam rangka menggali dan mendorong kreativitas dan kemampuan siswa. Tujuannya mendisiplinkan dan menarik minat, bahwa bersekolah di SMA PGRI itu akan mendapatkan keterampilan hidup yang lebih. ‘’Saat ada lomba serupa mewakili sekolah, siswa kita sudah siap tampil. Karena mereka sudah disiapkan sejak awal, di mulai dari berani tampil di sekolah,’’ tandas Ketut Jelantik. (013/k100)
KREATIVITAS SISWA - Kepala SMA PGRI 1 Karangasem Ketut Jelantik, pengawas pendidikan Gede Jabang dan ratusan siswa bergembira menonton kreativitas siswa.
Atasi Kemacetan Jalur Klungkung-Karangasem
Sejak lokasi galian C dipusatkan di Kecamatan Kubu, aktivitas kendaraan menuju lokasi tersebut kian padat. Kendaraan yang didominasi truk ini membuat akses jalan ke Karangasem maupun sebaiknya kian krodit. Bagaimanakah kira kita solusi ideal mengatasi kemacetan tersebut?
PARA pelaku pariwisata berulang kali mengeluhkan soal macetnya lalu lintas ke Karangasem, utamnya setelah Goa Lawah. Walau banyak keluhan, tetapi belum ada solusi efektif mengatasi ini. Seorang sopir angkutan wisata Wayan Eka, Minggu (30/10) kemarin mengatakan belakangan ini jalur utama menuju kabupaten di ujung timur Pulau Bali ini makin krodit akibat lalu-lalang truk-truk galian C, baik truk yang sedang ngosong (tanpa muatan) ataupun yang sedang mengangkut material. “Sejak dialihkannya eksploitasi galian C ke Kecamatan Kubu, kekroditan arus lalilintas di jalur Amlapura-Klungkung makin parah,” kelut Oka yang setiap hari lalu lalang
ke Karangasem mengantar turis. Kondisi itu terjadi disebabkan berbagai faktor. Selain karena truk yang melaju pelan bersamaam saat mengangkut material, juga akibat aktivitas parkir truk di pinggir jalan. Truk-truk galian C biasanya parkir memakan hampir separuh badan jalan di tempat-tempat padat lalulintas. Kekroditan itu terjadi hampir setiap hari, mulai dari jalur Kubu-Amlapura dan Amlapura-Klungkung. Kemacetan belakangan ini terjadi sepanjang hari. Baik siang atau malam, atau pun hari libur atau tidak. Kondisi arus lalulintas dari dan menuju Karangasem terus mendapat keluhan para pelaku wisata. Sebab, kroditnya jalur mengakibatkan waktu
tempuh ke objek-objek wisata menjadi makin lama. Jika ini dibiarkan terus-menerus, maka akan berdampak buruk terhadap aktivitas pariwisata di Karangasem. Agar tidak semakin parah, mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan langkahlangkah penanganan. Misalnya menyediakan rest area yang bisa dimanfaatkan truk untuk istirahat. Dengan rest area yang mencukupi, diharapkan sopir truk galian C tak lagi istirahat di badan jalan. Selain rest area, masalah standar tonase juga harus ditegakkan sebagaimana perintah Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa. Hal itu penting dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan maupun kerusakan akses jalan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Karangasem I Wayan Sutapa, mengakui aktivitas truk galian C memang memberi dampak serius terhadap kondisi lalulintas dari dan menuju Karangasem. Menyikapi kondisi tersebut, menurut dia tahap awal Pemkab Karangasem akan menyiapkan dua rest area yang rencanakan dibangun tahun 2017. Dengan adanya rest area tersebut, nantinya tidak boleh lagi truk istirahat di sembarang tempat. Lokasi pertama di wilayah Berina, tepatnya di wilayah Banjar Kaang-Kaang, Desa Kertamandala, Kecamatan Abang yang memanfaatkan tanah negara. Sedangkan yang kedua sudah dirancang memanfaatkan lahan Pasar Seni Manggis.
“Peningkatan volume truk pada jalur ini jelas menimbulkan krodit. Kami siapkan langkah-langkah antisipasi ini agar tidak semakin parah,,” katanya. Sebelumnya, saat aktivitas eksploitasi juga ada di kecamatan lain selain Kubu, kondisi lalulintas di ruas jalan utama Amlapura-Klungkung relatif nyaman. Kondisi jalan masih mampu menampung volume kendaraan meskipun pada saat-saat tertentu juga menimbulkan kemacetan atau lebih tepatnya tersendatnya arus lalulintas. Hal itu disebabkan truk-truk galian C yang sarat beban sulit disalip, karena kondisi ruas jalan Amlapura-Klungkung relatif sempit. (gik)
TABANAN
14 Pesta Rakyat Penebel
Ranperda RDTR
Tabanan (Bali Post) Pelaksanaan Parade Budaya dan Pesta Rakyat di Kecamatan Penebel, Jumat (28/10) malam lalu, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Berbagai kesenian yang rohnya bersumber dari budaya agraris ditampilkan serangkaian HUT ke-523 Kota Tabanan itu. Mengambil tema ‘’Pergelaran Budaya Masyarakat Penebel Dalam Rangka Mendukung Warisan Budaya Dunia Jatiluwih’’, berbagai transformasi aktivitas pertanian tradisional ditampilkan dalam bentuk kesenian dan tradisi, di antaranya ngolah carik dan ngoncang. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengaku kagum melihat antusias masyarakat mengisi dan menyaksikan acara peringatan HUT Kota Tabanan yang mulai tahun ini pelaksanaannya disebar di seluruh kecamatan secara bergantian. “Itu menandakan bahwa masyarakat haus hiburan,” ujarnya saat memberikan sambutan. Hadir anggota DPRD Tabanan seperti I Made Dirga dan I Wayan Tamba asal Penebel serta I Nyoman Suadiana dari daerah pemilihan (dapil) Baturiti-Penebel, Sekda Nyoman Wirna Ariwangsa, seluruh jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Penebel, Ketua Majelis Alit Desa Pakraman Penebel I Gede Sutarja, perbekel dan bendesa pakraman dari seluruh Penebel. Bupati Eka juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya air yang mudah diperoleh di Penebel. “Kita harus bersyukur dengan anugerah Sang Pencipta tersebut. Inilah yang juga membuat Tabanan sebagai daerah yang komplit,” imbuhnya. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian alam adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sampah yang berserakan mengganggu pemandangan, merusak lingkungan secara perlahan dan kesehatan pikiran. “Kita akan sulit berpikir jernih. Karena itu, bank sampah yang terintegrasi harus dipikirkan oleh para perbekel. Ayo bersama-sama membangun Tabanan. Mari sumbangkan pikiran dan tenaga untuk berbuat yang terbaik khususnya buat Kecamatan Penebel,” ujar Eka. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) –
Angkat Kesenian Berakar Budaya Agraris
Senin Wage, 31 Oktober 2016
Tak Kunjung Rampung, Dewan Geram
Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang ditargetkan rampung tahun 2016, sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya. Padahal RDTR sangat mendesak untuk segera dibahas sehingga dapat dijadikan acuan dalam menata wilayah Kabupaten Tabanan. Hal itu membuat kecewa kalangan legislatif khususnya Komisi I DPRD Tabanan. “Sejauh ini rancangan RDTR belum diselesaikan dan tidak masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Tabanan. Tentu saja kami geram,” tegas Ketua Komisi I, Putu Eka Putra Nurcahyadi, Minggu (30/10) kemarin.
Politisi muda asal Marga itu secara khusus menyoroti soal RDTR Jatiluwih dan RDTR Kota Tabanan. Ia beralasan kawasan kota dan Jatiluwih dengan Warisan Budaya Dunia (WBD)-nya sudah menjadi objek perkembangan pembangunan dari kepentingan investasi/investor. Pihaknya telah melakukan
koordinasi dengan bagian Prolegda/Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Baperda) Tabanan seraya mendesak agar rancangan Perda RDTR Kota dan RDTR Jatiluwih segera diselesaikan. Ini sebagai bentuk keseriusan Pemkab Tabanan menyelesaikan secara bertahap konsep Perda RDTR kawasan yang akan menegaskan secara detail kawasankawasan yang ada. “Kenyataannya, rancangan RDTR belum bisa diselesaikan hingga sekarang,” ucapnya. Nurcahyadi menyayangkan
ketidakseriusan pihak eksekutif, padahal anggaran sudah dirancang untuk dokumen-dokumen yang diperlukan. Sebab, sebagai daerah penyangga Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Tabanan memiliki posisi strategis bagi investor untuk menanamkan modalnya. “Regulasi yang jelas tentang tata ruang harus dimiliki Tabanan agar tidak ada masalah di kemudian hari,” jelasnya. Tabanan sebagai daerah agraris memiliki lahan produktif yang perlu dipertahankan.
Tabanan juga mempunyai potensi pariwisata yang luar biasa, sehingga penting mempunyai regulasi yang tepat. “Kita sudah punya Perda RTRW Tabanan Nomor 11 Tahun 2012 yang perlu ditegaskan dengan Perda RDTR. Ini sangat mendesak bagi Tabanan, jadi harus segera diwujudkan,” ungkapnya. Dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pihak terkait dalam rapat badan legislasi. “Kami akan terus kejar biar cepat rampung,” tandas Nurcahyadi. (kmb28)
Warung Global
Pelaku Pungli Harus Dipecat
PUNGLI di Gilimanuk sudah biasa. Meskipun kecil dan atasannya mengatakan anak buahnya dijebak, oknum pelakunya harus dipecat. Aparat harus lebih berhatihati, sebab pemberantasan pungli tidak main-main lagi. Ini dikatakan Gusti Sumardayasa di Denpasar mengomentari topik ‘’Dua Oknum Polisi Kena OTT Pungli’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Sabtu (29/10). Sridham di Mengwi dan Winaja di Ubung menyatakan aparat mestinya bersyukur sudah dapat gaji. Tidak boleh rakus lagi apalagi mencari nafkah dengan cara tidak benar. Pecat saja aparat yang
melakukan pungli. Sugik di Mambal setuju karena kalau dibiarkan, pungli akan makin marak. Sebaliknya, Fera di Tabanan dan Ketut Dawi di Badung menyarankan agar oknum aparat yang
melakukan pungli kecil tidak dipecat. Pecatlah mereka yang korupsi triliunan rupiah, sebab merugikan rakyat dan negara. Menurut Werdha di Gianyar dan Made Torek di Denpasar, pungli di pintu masuk Bali sudah biasa. Banyak yang tahu, jadi tidak mengagetkan lagi. Pemerintah telah meneken Perpres 87/2016 tentang pemberantasan pungli. Jadi, walaupun jumlah yang dipungli kecil, tetap harus dihukum. Pemberantasan pungli mesti konsisten dan berkelanjutan. Gusar di Denpasar tidak melihat besar kecil nominal pungli, melainkan rasa malu yang tidak
dimiliki pelakunya. Ayu di Petang membenarkan, meskipun cuma Rp 4.000, kalau dilakukan berkali-kali pasti hasilnya banyak. Jadi, pungli sekecil apa pun harus diproses secara hukum. Pungli, kata Arya di Denpasar, sudah mendarah daging, di segala lini dan dianggap biasa. Terlebih di pintu masuk Bali, rawan terjadi pungli. Oknum yang terlibat langsung dipecat saja.Aturan mengenai larangan pungli sudah banyak sejak pemerintahan terdahulu, namun pungli jalan terus. Made Bukit di Jimbaran minta pemeritah menelusuri ini. Jangan hanya menyalahkan oknum yang
melakukan pungli, masyarakat juga harus berbenah. Ugi di Tabanan berpesan kepada aparat agar lebih berhatihati lagi karena pemerintah sudah mulai tegas soal pungli. Atasan turut bertanggung jawab atas kinerja bawahan yang melakukan pungli. Pungli ada karena sebab akibat. Sebabnya, versi Iskandar di Denpasar, birokrasi pengurusan kelengkapan administrasi berbelitbelit sehingga timbulah akibatnya (pungli) sebagai langkah melancarkan. Jika waktunya bisa dipersingkat, kenapa harus dipersulit atau diperpanjang. (sikha)
15
Senin Wage, 31 Oktober 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Alaves vs Real Madrid 1-4 Atletico Madrid vs Malaga 4-2 Barcelona vs Granada CF 1-0 Sporting Gijon vs Sevilla 1-1 Leganes vs Real Sociedad 0-2 ------------------------------------------------------------1. Real Madrid 10 7 3 0 28-10 24 2. Barcelona 10 7 1 2 30-12 22 3. Atletico Madrid 10 6 3 1 25-6 21 4. Sevilla 10 6 3 1 18-13 21 5. Villarreal 9 5 4 0 16-5 19 6. Real Sociedad 10 5 1 4 16-12 16 7. Athletic Club 9 5 0 4 14-12 15 8. Celta Vigo 9 4 1 4 13-17 13 9. Las Palmas 9 3 3 3 17-15 12 10. Eibar 9 3 3 3 14-13 12 11. Malaga 10 3 3 4 14-14 12 12. Real Betis 9 3 2 4 11-19 11 13. Alaves 10 2 4 4 10-15 10 14. Leganes 10 3 1 6 9-19 10 Pencetak gol : 7 - Lionel Messi (Barcelona), Luis Suarez (Barcelona) Liga Jerman Mainz vs FC Ingolstadt 2-0 Borussia Dortmund vs Schalke 0-0 FC Augsburg vs Bayern Munich 1-3 SV Darmstadt vs RB Leipzig 0-2 VfL Wolfsburg vs B.Leverkusen 1-2 Werder Bremen vs Freiburg 1-3 Moenchengladbach vs Eintracht Frankfurt 0-0 ------------------------------------------------------------1. Bayern Munich 9 7 2 0 23-5 23 2. RB Leipzig 9 6 3 0 17-6 21 3. Hertha Berlin 8 5 2 1 14-9 17 4. Hoffenheim 8 4 4 0 16-10 16 5. Borus.Dortmund 9 4 3 2 20-10 15 6. Cologne 8 4 3 1 13-6 15 7. Eintracht Frankfurt 9 4 3 2 13-8 15 8. Freiburg 9 5 0 4 13-13 15 9. Mainz 9 4 2 3 16-15 14 10. B. Leverkusen 9 4 1 4 13-13 13 11. Moenchengladbach 9 3 3 3 10-12 12 12. Schalke 9 2 2 5 10-11 8 13. FC Augsburg 9 2 2 5 8-14 8 14. SV Darmstadt 9 2 2 5 8-17 8 Pencetak gol : 8 - Anthony Modeste (Cologne) Liga Prancis AS Nancy-Lorraine vs Caen 2-0 St Etienne vs Monaco 1-1 Guingamp vs Angers SCO 1-0 FC Lorient vs Montpellier 2-2 Bastia vs Dijon FCO 0-0 Toulouse vs Lyon 1-2 Lille vs PSG 0-1 ------------------------------------------------------------1. Nice 10 8 2 0 20-7 26 2. Monaco 11 7 2 2 30-15 23 3. PSG 11 7 2 2 20-7 23 4. Guingamp 11 6 2 3 14-9 20 5. Toulouse 11 5 3 3 15-9 18 6. St Etienne 11 4 5 2 14-10 17 7. Stade Rennes 10 5 2 3 12-12 17 8. Olympique Lyon 11 5 1 5 18-15 16 9. Bordeaux 10 4 3 3 13-12 15 10. Angers SCO 11 4 2 5 10-11 14 11. Marseille 10 3 4 3 11-10 13 12. Dijon FCO 11 3 4 4 13-14 13 13. Metz 10 4 1 5 11-20 13 14. Bastia 11 3 2 6 8-10 11 Pencetak gol : 10 - Edinson Cavani (Paris St Germain) Liga Inggris Crystal Palace vs Liverpool 2-4 Man.United vs Burnley 0-0 Middlesbrough vs Bournemouth 2-0 Sunderland vs Arsenal 1-4 Tottenham Hotspur vs Leicester City 1-1 Watford vs Hull City 1-0 West Bromwich vs Man. City 0-4 Liga Jerman Bologna Juventus
vs Fiorentina vs Napoli
0-1 2-1
Hasil GP Malaysia MotoGP 1. Andrea Dovizioso (Ducati) 42:27,333 2. Valentino Rossi (Yamaha) + 3,115 3. Jorge Lorenzo (Yamaha) 11,924 4. Hector Barbera (Ducati) 19,916 5. Loris Baz (Ducati) 21,353 Klasemen 1. Marc Marquez (Spanpol) 2. Valentino Rossi (Italia) 3. Jorge Lorenzo (Spanyol) 4. Maverick Vinales (Spanyol) 5. Andrea Dovizioso (Italia) Moto2 1. Johann Zarco 2. Franco Morbidelli 3. Jonas Folger 4. Lorenzo Baldassarri 5. Hafizh Syahrin
poin 278* 236 208 191 162
(Kalex) 45:51,036 (Kalex) + 3,256 (Kalex) 3,689 (Kalex) 21,428 (Kalex) 24,70
Klasemen 1. Johann Zarco (Prancis) 2. Thomas Luethi (Swiss) 3. Alex Rins (Spanyol) 4. Franco Morbidelli (Italia) 5. Sam Lowes (Inggris)
poin 251 * 214 203 197 162
Moto3 1. Francesco Bagnaia (Mahindra) 29:29,351 2. Jakub Kornfeil (Honda) + 7,108 3. Bo Bendsneyder (KTM) 7,253 4. Fabio Quartararo (KTM) 8,469 5. Andrea Locatelli (KTM) 12,414 Klasemen 1. Brad Binder (Afsel) 2. Enea Bastianini (Italia) 3. Francesco Bagnaia (Italia) 4. Jorge Navarro (Spanyol) 5. Nicolo Bulega (Italia)
poin 294 * 164 145 143 129 Ket. : * = juara
Hadapi PSV, Martinez Absen Berlin Bayern Munich tak diperkuat bek Spanyol Javi Martinez pada pertandingan Liga Champions melawan PSV Eindhoven, Rabu mendatang. Martinez mengalami cedera kaki pada pertandingan Bundesliga, Minggu (30/10) kemarin. Pemain belakang Spanyol itu hanya tampil selama 29 menit pada laga melawan Augsburg yang berkesudahan dengan kemenangan 3-1 itu. Bayern mengumumkan bahwa Martinez menderita cedera pada kaki yang membuatnya absen Rabu mendatang. ‘’Dia merasa tidak nyaman dan ada yang tak beres dengan otot kakinya,’’ tambah pelatih Bayern Carlo Ancelotti. ‘’Saya juga tak ingin mengambil resiko.’’ Ancelotti tidak memberi penjelasan sampai berapa lama pemain berusia 28 tahun itu akan absen. Namun ketidakhadiran pemain tersbeut jelas memberi tekanan ekstra pada Bayern jelang laga melawan klub tangguh asal Belanda itu. Untungnya, Bayern masih bisa diperkuat pemain sayap Arjen Robben. Pemain Belanda itu ditarik keluar 14 menit jelang bubaran untuk dipersiapkan menghadapi PSV di Stadion Philips, Eindhoven. Bek Rafinha juga telah pulih dari cedera otot pangkal paha. Sementara pemain sayap Franck Ribery masih belum pulih dari cedera kaki. Bayern menempati peringkat kedua klasemen Grup D dengan selisih 3 poin dari sang pemuncak Atletico Madrid. Sedangkan PSV di posisi terbawah dengan 1 poin darai 3 pertandingan. Bundesliga Robert Lewandowski mencetak dua gol saat Bayern menang 3-1 di markas Augsburg pada pertandingan Liga Jerman. Pimpinan klasemen Bayern yang mengoleksi 23 angka, dan peringkat kedua Leipzig, masih tidak terkalahkan setelah sembilan pertandingan pertama musim ini. Lewandowski tidak menyumbang gol pada lima penampilan sebelumnya di liga. Namun, ia mengakhiri krisis gol pada menit ke-19 dengan menyelesaikan serangan balik, memanfaatkan umpan Robben, yang menyumbang gol kedua dua menit kemudian. Lewandowski kembali mencetak gol tiga menit setelah turun minum, dan Koo Ja Cheil mencetak satu gol balasan memanfaatkan lengahnya pertahanan Bayern. ‘’Saya gembira dapat kembali mencetak gol. Setelah Piala Eropa dan musim lalu, tentu saja akan ada sedikit kritik jika saya menjalani beberapa pertandingan tanpa mencetak gol,’’ kata penyerang Polandia itu. RB Leipzig, pada musim pertamanya di kompetisi strata tertinggi, Bundesliga, menang 2-0 di markas Darmstadt dengan dua gol dari Marcel Sabitzer untuk tetap menghuni peringkat kedua. Borussia Dortmund, runner-up musim lalu, tertinggal dari dua tim teratas ketika mereka ditahan imbang 0-0 oleh Schalke 04 pada derby Lembah Ruhr, yang menghasilkan delapan kartu kuning, dan dihiasi tekel-tekel keras. Gol solo brilian dari Max Philipp membantu Freiburg, tim promosi lainnya, menang 3-1 di markas Werder Bremen. (kmb39/afp/ant)
Gol Tanpa Selebrasi
Milan Gonzalo Higuain memilih tak melakukan selebrasi saat mencetak gol pertama ke gawang mantan klubnya, Napoli, sejak meninggalkan tim tersebut pada Juli lalu. Sumbangan satu gol itu cukup untuk membawa klub barunya Juventus menang 2-1 pada pertandingan Liga Italia, Minggu (30/10) kemarin. Pemain Argentina itu, yang menyumbang 36 gol di liga untuk Napoli pada musim lalu, mengemas gol pada menit ke-71 untuk menjadi gol ketujuhnya musim ini. Juventus kesulitan menciptakan peluang-peluang dan Higuain hanya memberikan sedikit dampak sampai gol itu tercipta. Sepakan voli Leonardo Bonucci membawa sang pemuncak klasemen Liga Italia itu memimpin, mengambil keuntungan dari sapuan buruk yang dilakukan Faouzi Ghoulam pada menit ke-50. Namun, Jose Callejon membungkam publik Juventus Stadium dengan gol balasan Napoli empat menit kemudian. Namun Higuain kemudian menjadi penetu kemenangan si Nyoya Tua. Higuain masih memiliki dua tahun tersisa pada kontraknya di Napoli. Namun penyerang Argentina memilih pindah ke Juventus pada Juli setelah klub Turin itu setuju membayar klausa pembelian senilai 90 juta euro pada kontraknya. Dengan kemenangan ini, Juventus mengoleksi 27 poin dari 11 pertandingan, unggul lima angka atas AS Roma yang akan mengunjungi Empoli. Napoli, runner-up musim lalu, berada di peringkat ketiga dengan 20 angka. Masalah-masalah Napoli di lini depan berlanjut sejak kepergian Higuain. Penggantinya Arkadiusz Milik menderita cedera lutut jangka panjang, sedangkan Manolo Gabbiadini harus menjalani skors dua pertandingan. Terlihat jelas tidak ada nuansa permusuhan antara pelatih Napoli Maurizio Sarri dan Higuain, yang bersikap hangat sebelum pertandingan dimulai, sedangkan Bonucci beranggapan bahwa pemain Argentina itu semestinya merayakan jika mencetak gol. ‘’Dia adalah fenomena,’’ kata Sarri setelah pertandingan. ‘’Bola liar di kaki Gonzalo merupakan hukuman mati bagi para pemain bertahan. Jika Gonzalo memenangi sesuatu di Eropa, saya ikut gembira untuk dia, meski tidak demikian untuk Juventus.’’ ‘’Saya masih merasa fia seperti putra saya, bahkan meski transfer ke Juventus memberi perasaan tidak enak kepada saya.’’ Pada laga lain Fiorentina menang tipis 1-0 atas Bologna. Penalti Nikola Kalinic pada menit ke31 memastikan timnya meraup tiga poin dari tim tuan rumah. Pemain Bologna Daniele Gastaldello mendapatkan kartu merah karena menarik Kalinic pada insiden yang memicu terjadinya penalti. Namun, Fiorentina gagal memperbesar keunggulan meski unggul jumlah pemain selama hampir satu jam. (kmb39/afp/ant)
Bali Post/ap
Pemain belakang Bayern Munich Javi Martinez.
Kontribusi Noah Terasakan bagi Knicks New York Kehadiran Joakim Noah langsung terasakan bagi New York Knicks di musim ini. Konstribusi pemain Prancis itu terlihat saat Knicks membekuk tamunya Memphis Grizzlies 111-104 pada pertandingan kompetisi bola basket NBA, Minggu (30/10) kemarin. Knicks bisa melupakan kekalahan di laga pembuka musim ini melawan juara bertahan Cleveland Cavaliers. Noah yang menjalani masa remaja tak jauh dari Stadion Madison Square Garden, New York, memuaskan pendukung Knicks kala memenangi laga kandang kemarin dengan permainan defensif. Ia pun aktif membantu serangan. ‘’Ini musim yang panjang. Terima kasih atas dukungannya,’’ ujar Noah yang direkrut Knicks awal musim ini bersama rekannya di Chicago Bulls Derrick Rose. Dia menyelasaikan laga dengan menghasilkan 6 poin, 10 rebound
Bali Post/rtr
Penyerang Juventus Gonzalo Higuain (kiri) dan rekan setimnya Leonardo Bonucci (kanan).
dan 7 assist sebelum terkena foul out, 2,28 menit sebelum akhir kuarter keempat. Penonton melakukan standing ovation atas kontribusi Noah yang kala itu telah unggul 101-91. ‘’Energi Jo besar,’’ puji pelatih Knicks Jeff Hornacek yang timnya kini memiliki rekor bertandingan 1-1. Bintang Knicks Carmelo Anthony menyumbang 20 poin, 6 rebound dan 5 assist. Kristaps Porzingis memimpin lima rekan setimnya menghasilkan angka dua digit yakni 21 poin. Center Grizzlies Marc Gasol dari Spanyol juga mengumpulkan 20 poin dan James Ennis 16 poin. Titamu mampu mendekati Knicks hingga 85-87 di awal kuarter keempat. Namun Noah dkk. mampu menghasilkan 12 poin beruntun sebelum tak terkejar lagi. (kmb39/afp)
Hasil Pertandingan Sacramento Denver San Antonio Milwaukee Chicago Cleveland NY Knicks Charlotte Philadelphia
vs Minnesota vs Portland vs New Orleans vs Brooklyn vs Indiana vs Orlando vs Memphis vs Boston vs Atlanta
106-103 113-115 98-79 110-108 118-101 105-99 11-104 98-104 72-104
DIHADANG - Center Memphis Grizzlies Marc Gasol (kiri) dihadang Joakim Noah dari New York Knicks pada pertandingan kompetisi NBA, Minggu (30/10) di Stadion Madison Square Garden.
WTA Finals Milik Cibulkova Singapura Petenis Slovakia Dominika Cibulkova membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan utama Angelique Kerber di partai puncak turnamen penutup musim WTA Finals, Minggu (30/10) kemarin. Kemenangan 6-3, 6-4 atas petenis nomor satu dunia itu membawa Cibulkova sebagai juara. JUARA - Petenis Slovakia Dominika Cibulkova menjuarai turnamen WTA Finals di Singapura, Minggu (30/10).
Cibulkova, runner-up grand slam Australia Terbuka 2014, berhasil membalas kekalahan pada pertandingan penyisihan grup atas lawannya dari Jerman itu. Ia berhask atas trofi yang diklaim sebagai yang terbaik sepanjang kariernya. Kerber yang baru saja dinobatkan sebegai petenis nomor satu dunia hingga akhir musim ini, menjadi unggulan utama setelah menjuarai Australia Terbuka dan AS Terbuka. Namun petenis berusia 28 tahun itu tak mampu mengatasi perlawanan Cibulkova yang meraih trofi Comeback Player of the Year dari WTA
musim ini. Uniknya, Cibulkova nyaris tersingkir dari turnamen ini setelah menelan dua kekalahan beruntun di penyisihan grup. Dia memenangi tiga laga terakhir yang mengantarkannya meraih hadiah utama senilai 2,05 juta dolar AS. Di sektor ganda putri, pasangan Rusia Ekaterina Makarova dan Elena Vesnina berhasil menjadi juara. Peraih medali emas Olimpiade itu menundukjan juara AS Terbuka Bethanie Mattek-Sands dan Lucie Safarova 7-5 (7-5) 6-3 di babak final. (kmb39/afp)
OLAHRAGA
16
Dovizioso Berjaya di Trek Basah
Tundukkan Pelita Jaya, Hangtuah Peringkat Ketiga Jakarta (Bali Post) Hangtuah Sumatera Selatan berhasil menjadi tim terbaik ketiga di Perbasi Cup 2016, Minggu (30/10) kemarin setelah menaklukkan sesama tim yang sebelumnya kalah di semifinal, Pelita Jaya EMP Jakarta, dengan skor 64-53. Pemain asal Amerika Serikat Falando Jones menjadi yang terbaik di Hangtuah dengan 29 poin dan tujuh rebounds. Sementara itu di kubu Pelita Jaya, tidak ada pemain yang mencatatkan poin dua digit. Poin tertinggi yang bisa dicapai hanya delapan, hasil usaha dari Respati Ragil, Andrey Mahardika, dan Francisco Dasilva Pada pertandingan yang dilangsungkan di Britama Arena, Jakarta, Minggu kemarin, kedua tim menurunkan pemain-pemain andalannya di stating five. Pelatih Hangtuah Mario Sanggor memasang dua pemain asal AS Jones dan Jerrah Young, Dimas Dewanto serta shooting guard Andrie Ekayana sejak menit pertama. Pelita Jaya, yang tidak memiliki pemain asing, memainkan nama-nama andalan seperti Respati Ragil, Kelly Purwanto dan Ponsianus ‘’Koming’’ Nyoman Indrawan. Di kuarter pertama, Hangtuah membungkam lawannya dengan skor 13-8. Di kuarter kedua, Pelita Jaya hanya berhasil menambah delapan angka, membuat lawannya tetap unggul 37-16, setelah pemain Hangtuah Andrie Ekayana mencetak tiga poin dua kali beruntun. Pada sepuluh menit ketiga dan terakhir, Pelita Jaya tetap tidak bisa menyusul perolehan poin Hangtuah walau terus menggebrak pertahanan tim lawan. Tim asuhan pelatih Johannis Winnar itu pun harus kalah dengan skor akhir 64-53. Prestasi menjadi peringkat ketiga disambut rasa syukur oleh Hangtuah Sumsel, apalagi lawan mereka, Pelita Jaya, adalah tim yang mengalahkan mereka di play off IBL 2015/2016 dan di penyisihan Grup B Perbasi Cup. ‘’Saya perintahkan pemain untuk menjaga Ragil dan ‘Koming’ dan menghentikan pergerakan mereka. Kami fokus ke pertahanan dan ternyata anakanak mengikuti bisa mengikuti rencana permainan. Saya cukup puas atas hasil ini,’’ ujar pelatih Hangtuah Mario Sanggor yang menyebut peringkat tiga Perbasi Cup merupakan sejarah bagi timnya. Menurut Mario, permainan lepas dari para pemain membuat mereka bisa mendapatkan hasil maksimal. Selain itu, dia mengakui juga tidak bisa dilepaskan dari kontribusi pemain asing, Jones dan Young, yang tampil impresif sepanjang turnamen. Selanjutnya, Mario melanjutkan, Hangtuah akan mengevaluasi tim guna menghadapi bergulirnya Liga Bola Basket Indonesia 2016/2017. Selain itu, mereka juga sedang mempersiapkan pemainpemain muda. ‘’Mereka masih dalam pembinaan dan mudah-mudahan kami dapat mencetak pebola basket handal. Kalau untuk pemain-pemain baru, saya serahkan kepada manajemen,’’ tuturnya. Di pertandingan lainnya di tempat yang sama, M88 Aspac Jakarta memastikan diri menjadi yang terbaik kelima di turnamen Perbasi Cup 2016 setelah mengalahkan Stadium Happy 8 Jakarta dengan skor 71-66. (ant)
Senin Wage, 31 Oktober 2016
TERDEPAN - Pembalap Ducati Andrea Dovizioso melintasi garis finish di posisi terdepan di MotoGP Malaysia, Minggu (30/10). Ia menjadi pembalap kesembilan berbeda yang memenangi seri musim ini.
Kuala Lumpur Andrea Dovizioso menjadi pembalap kesembilan yang berbeda untuk memenangi balapan MotoGP musim ini. Pembalap tim Ducati itu memanfaatkan kesalahan rivalnya dari Yamaha Valentino Rossi untuk memenangi MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang yang basah karena hujan, Minggu (30/10) kemarin. Pembalap Italia berusia 30 tahun itu mengawali balapan dari posisi terdepan, namun ia harus berjuang keras untuk mengukir kemenangan pada balapan yang berlangsung menegangkan di atas trek basah. Ia melintasi garis finis dengan catatan waktu 42 menit 27,333 detik, mengungguli Rossi (42:30,448) dan rekan setimnya di Yamaha Jorge Lorenzo (42:39.257). Juara dunia Marc Marquez, yang telah mengunci gelar ketiganya di Jepang dua pekan silam, sempat terjatuh dari sepeda motor Honda-nya namun mampu
Bali Post/wan
Andika Rebut Sabuk Juara Nasional
Mangupura (Bali Post) Petinju Andika Sabu (Harry’s Gym Kuta) sukses merebut sabuk juara nasional kelas terbang mini (47,6 kg) versi KTI pascamenang Technical Knock Out (TKO) di ronde keenam atas lawannya Rizky Pratama (Budi Wyzon Banjarnegara, Jateng) di Sasana Mirah Kuta, Sabtu (29/10) malam lalu. Andika Sabu melepaskan pukulan upper-cut telak yang mengenai wajah Rizky pada ronde kelima hingga lawannya tersungkur mencium kanvas. Rizky pun sempat mendapat hitungan wasit, namun bangkit lagi. Akan tetapi, di ronde keenam saat bel dibunyikan, Rizky tetap duduk di pojok ring dan tak mau beranjak. Wasit pun menghentikan pertandingan, dan Andika dinyatakan menang TKO. Pascamerebut juara nasional, Andika menerima sabuk juara nasional yang disematkan Danrem 163/Wirasatya Kol. (Inf) Nyoman Cantiasa didampingi Ketua KTI Bali Zainal Tayeb. Andika mengaku bangga bisa merebut sabuk juara nasional. ‘’Juara nasional memang menjadi impian saya,’’ tutur petinju yang langsung berkarier ke pro tanpa melalui amatir. Ia mengaku sudah bisa membaca gaya bertinju Rizky, sejak ronde pertama. ‘’Saya melakukan penjajakan cukup di ronde pertama, selanjutnya saya optimis bisa menjungkalkannya,’’ tutur petinju kelahiran Sabu Mesara, NTT, 27 Oktober 1995 ini. Pelatih Rizky yakni Benny Sutarno mengakui asuhannya sibuk bekerja di Jakarta. ‘’Kami hanya persiapan latihan seminggu,’’ kilah Benny Sutarno. Sementara Promotor Agus Marmaya menyatakan, ke depan Andika fokus mempertahankan sabuk juara nasional dulu. ‘’Ya... kami menunggu siapa penantangnya,’’ katanya. Dua petinju Harry’s Gym lainnya yakni Pokemon juga menang TKO ronde kedua atas Joko D. Priyanto (Minak Jinggo BC Banyuwangi) di kelas terbang mini. Seorang lagi Klemen juga menang TKO di ronde ketiga atas lawannya Bilyan (Centre Java, Banjarnegara) di kelas ringan junior (58,9 kg). (022)
hal yang sangat penting,’’ katanya. Pembalap LCR Honda Cal Cruthclow juga gagal finis akibat terjatuh. Ia menjadi pembalap Inggris pertama yang memenangi dua balapan beruntun sejak Barry Sheene melakukannya pada 1977, setelah kesuksesannya di Australia, pekan lalu. Finis kedua yang dilakukan Rossi memastikan sang juara dunia sembilan kali itu akan menutup musim ini di posisi kedua di klasemen pembalap. Ia mengungguli juara 2015 Lorenzo, apa pun hasil pada balapan terakhir musim ini di Valencia pada 13 November. Pada balapan yang dihelat lebih awal, Johann Zarco mempertahankan gelar Moto2 setelah meraih kemenangan keenam tahun ini. Zarco, yang akan pindah ke MotoGP untuk membela Yamaha tahun depan, merupakan pembalap Prancis pertama yang memenangi dua Grand Prix kejuaraan dunia. (afp/ant)
Strider Cup Asian Championship
Komang Barra dan Ken Wakili Indonesia
Mangupura (Bali Post) -
Dua atlet cilik Bali, Ken Ghaizan dan Komang Barra Ananda Sewi, ternyata punya prestasi gemilang di bidang strider bike. Meski usianya masih belia, masing-masing 3,5 tahun dan 2 tahun, mereka sudah mampu mendulang prestasi. Bahkan, keduanya mewakili Indonesia di Strider Cup Asian Championship 2016 yang digelar di Tokyo, Jepang pada 5-6 November mendatang. Kompetisi ini akan diikuti atlet strider dari Indonesia, Thailand, Jepang, Korea, Hongkong, dan Malaysia. Klasifikasi umur yang dipertandingkan adalah kelompok umur 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun, dan 5 tahun. Menurut Pimpinan Strider Bali,Eva Yunny, strider bike ini merupakan olahraga sepeda tanpa pedal yang dirancang untuk anak-anak dan dewasa. Awalnya olahraga ini berkembang di Amerika Serikat. Namun lama-kelamaan olahraga yang melatih keseimbangan
dan ketangkasan ini berkembang ke Eropa dan negara-negara di Asia. ‘’Untuk Indonesia sendiri, baru Bali yang rutin menggelar pertandingan,’’ katanya, Minggu (30/10) kemarin di Kuta. Sementara itu, pelatih strider bike Bali Nos Adriano mengatakan kedua strider andalan Bali ini cukup berbakat. Meski usianya terbilang belia, mereka selalu naik ke podium setiap gelaran lomba. Bahkan Ken kerap menggondol juara I di sejumlah perlombaan. ‘’Kesuli-
tan dalam melatih balita untuk ajang lomba adalah mereka bermain sesuai dengan mood mereka. Karena ini membawa nama Indonesia, kami berharap keduanya bisa menjadi yang terbaik,’’ ujar Nos. (kmb18) Atlet strider Bali, Barra Ananda, sedang menjajal sirkut indoor untuk persiapan berlaga di Strider Cup Asian Championship di Tokyo, Jepang.
Depok 10K Dimenangi Agus Prayogo dan Yanita Sari LAYANGKAN PUKULAN - Andika Sabu (kiri) melayangkan pukulan ke arah lawannya Rizky Pratama pada pertandingan tinju yang berlangsung di Legian Kuta, Sabtu (29/10) lalu.
kembali mengikuti balapan untuk finis di peringkat ke-11. Rekan setim Dovizioso, Andrea Iannone, kurang beruntung dan kecelakaan membuatnya mengakhiri balapan. Iannone melewatkan empat balapan terakhir setelah menderita patah tulang belakang pada latihan untuk Grand Prix San Marino, September. Rossi begitu tangguh di atas sepeda motornya dan bersama Dovizioso saling bergantian memimpin sampai Iannone terjatuh dengan menyisakan 19 putaran. Bagi Dovizioso ini menjadi kemenangan keduanya di MotoGP, tujuh tahun setelah kemenangan sukses MotoGP Inggris. Pembalap Italia itu cukup puas dengan kemenangan setelah finis di posisi kedua di belakang Iannone, di Grand Prix Austria pada awal tahun ini. ‘’Untuk mendapatkan hasil sekarang, tahun ini, sebelum akhir musim merupakan
Depok (Bali Post) Pelari nasional asal Jawa Barat Agus Prayogo berhasil meraih juara pertama lomba lari 10K Depok untuk kategori elite putra dengan catatan waktu 32 menit 47,02 detik, Minggu (30/10) kemarin. Sementara di kelompok putri dimenangi Yanita Sari. Urutan kedua kelompok putra diraih oleh Atjong Tio Purwanto asal Jawa Timur dan ketiga Nur Sodiq asal Yogyakarta. Lomba lari 10K yang baru pertama kali dilakukan di Kota Depok ini diikuti oleh 4.800 peserta yang terdaftar secara resmi. Lomba tersebut juga diikuti ribuan warga yang hanya ingin berpartisipasi dalam ajang tersebut. ‘’Kalau ditotal bisa mencapai lebih dari 5.000 peserta. Ini sudah melebihi target yang kami tetapkan yaitu hanya 5.000 orang,’’ kata Ketua Umum KONI Depok Amri Yusra. Sementara untuk kelompok elite putri juara pertama diraih oleh Putri
Yanita Sari dengan catatan waktu 37 menit 14,24 detik, juara kedua Odeka, ketiga Rini Budiarti. Sedangkan atlet nasional Triyaningsih hanya menempati posisi keempat. ‘’Kondisi Triyaningsih belum maksimal sehingga dia tidak bisa menjuarai lomba tersebut,’’ katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Nina Suzana berharap agar lomba lari 10K Depok ini dapat dilaksnakan setiap tahun. ‘’Setelah lomba ini kami lakukan evaluasi apa saja yang perlu diperbaiki, sehingga pada tahun berikutnya penyelenggaraannya akan lebih baik lagi,’’ ujarnya. (ant)
Bali Post/ant
ELITE - Atlet lari DKI Jakarta Rini Budiarti (kanan) beradu kecepatan dengan Triyaningsih (tengah) saat mengikuti lomba lari “Depok 10K 2016” kategori elite putri, Minggu (30/10) kemarin.
Dojo KKC Rebut Juara Kediri Cup I Tabanan (Bali Post) Dojo Kediri Karate Club (KKC) sukses merebut juara umum dalam kejuaraan Karate Kediri Cup I 2016 Minggu (30/10). Pada kejuaraan yang digelar di Lapangan Tenis Alit Saputra Tabanan setelah mengoleksi 22 medali emas, KKC mengumpulkan 19 perak dan 13 perunggu. Sementara peringkat kedua diraih Dojo Satria Muda Kediri dengan 19 emas, 19 perak dan 10 perunggu, sedangkan Dojo Rindam dengan raihan 9 medali emas, 8 perak dan 12 perunggu harus puas berada di peringkat ketiga. Kejuaraan yang ditujukan mencari bibit karate Inkai Tabanan ini berlangsung sejak Sabtu lalu diikuti 300 karateka putra dan putri. Wakil Ketua Panitia Kediri Cup I, I Gusti Ketut Suyadnya, mengatakan kejuaraan ini merupakan agenda Inkai Tabanan dalam menyiapkan karatekanya mengikuti ajang Kejurprov Inkai Bali di Singaraja, yang jadwalnya masih belum ditentukan oleh Pengprov Inkai Bali. ‘’Kejurprov Inkai ini merupakan event tahunan yang digelar Inkai Bali, di mana tahun lalu di Tabanan yang dirangkai dengan Dandim Cup, kami keluar sebagai juara umum. Maka paling tidak Inkai Tabanan di ajang serupa di Buleleng nanti harus bisa mempertahankan predikat itu,’’ ungkap Gusti Ketut Suyadnya. Dikatakannya, para juara di Kediri Cup I nantinya bakal ditempa kembali dalam sebuah pemusatan latihan, sebelum mereka diterjunkan ke ajang kejurprov. Persaing pada kejurprov nanti diperkirakan datang dari tim karate Inkai Jembrana dan tuan rumah Buleleng, selain dari Denpasar dan Badung. (kmb41)
Wanaraduta Unggul di ’’Injury-Time’’ Mangupura (Bali Post) Gol di pengujung akhir babak kedua mengantarkan kesebelasan Wanaraduta Sangeh unggul tipis 1-0 (0-0) atas lawannya Susila Putra Sibangkaja dalam lanjutan turnamen Piala Bupati Badung I/2016, Grup D, di Stadion Mengwi, Minggu (30/10) kemarin. Gol semata wayang kemenangan Wanaraduta tercipta melalui tendangan bebas
yang dilakukan Kadek Risma pada injury-time. Tendangan keras Risma di menit ke-90 meluncur deras ke gawang dan tak mampu dihalau kiper Susila Putra Saldy Aswin. Manajer Tim Wanaraduta Kadek Agus Sudarmanto mengakui anak-anak semangat juangnya berlipat-lipat, sebab selama mereka bertanding di lapangan hijau disaksikan Kades Sangeh Made Werdiana
serta anggota DPRD Badung asal Sangeh Ida Bagus Made Sunarta. ‘’Kami sangat mensyukuri atas kemenangan ini,’’ ucap Agus Sudarmanto. Di Grup A, tuan rumah Pesanku unggul atas Birlian Legian dengan skor 2-1. Birlian unggul lebih dulu melalui sontekan Dwiki Prasetya yang mengoyak gawang Wayan Putra, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Wayan Mudita
baru bergulir enam menit. Dua gol Pesanku yang menjebol gawang Gusti Putu Winantra Yasa dilesakkan Kadek Dwi Dian Devayana melalui penalti di menit ke-87. Selang dua menit, giliran Kadek Darma kembali mencetak gol ke gawang Gusti Putu Winantra Yasa. Grup B, PS Ungasan menang 5-0 atas Alaska, di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran. Ke-
lima gol kemenangan Ungasan hasil bidikan Septian di menit ke-5 dan 89, Swartama (16 dan 57) serta Swastika (71). Untuk Grup C, Garuda Dalung menundukkan Cani Putra 4-1. Keempat gol Garuda dilesakkan Ade Mahendra melalui tendangan penalti di menit ke24, kemudian Saka (52 dan 81) serta Suardika (87). Sebiji gol Cani Putra diciptakan Dodik menit ke-64. (022)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Wage, 31 Oktober 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
!!!5org Ceker,5org Sopir B1,Gaji Tinggi+Bonus+ Kos,Hub.Murah Makmur Bangunan (0361) 8957678 Jl.ByPass Ngurah Rai 888 Dpn Oleh2 Karangkurnia
B.BP.141.10.16.0001075
!!Dicari Accounting Keuangan Berpengalaman Dibidangnya Min.3Th Pendidikan S1,Siap Bekerja Hub.Tlp.081 13999019/082144481161 Email: info.hrd@putribintanggroup.com atau Datang Langsung Interview ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur
Villa Management Company Urgently Looking for Assistant Villa Supervisor and Administration Staff, Experienced,Good English Written and Spoken,Pleasant Personalities,Max.35 years old Please Send CV to: stephane@my villamanagement.com
B.BP.004.10.16.0001053
Dicari Pembantu utk Villa Jl.Kesambi Gg.KesambiIndah No.22 Kerobokan Hub:081337542061
A.BP.001.10.16.0001986
B.BP.141.10.16.0001071
!!Dicari Staff IT/EDP Pengalaman Lulusan S1 Informatika Rajin,Disiplin,Bisa Kerja Team Minat Hub.Tlp.082144481161 /08113999019 Email:info.hrd@ putribintanggroup.com atau ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur
Dcr Sopir Pribadi Bujangan Serabutan Max30Th. 081238708515
A.BP.001.10.16.0001955
!Chinesse Restaurant Membthkan Cook-Barbeque-Noodle-DimsumFishCutter,Cutter,Steamer, Taho,Commis,Steward,Pglman Chinesse Resto Diutamakan,Krm Lamaran:info.hrd@duckkingbali.com /T.08113999019/082144481161
Dcr Salesman+Tng Serabutan utk Produk Sembako,Hb:081246290910
Dcr:Therapis Peng/Tdk utk Amy Spa Canggu Hub.081246553238
Dcr IT Komp.S1 Hub.RS Ari Canti HP.081353175113/081805695453
Dcr Sgr Operator Excavator & Mekanik AlatBerat 081246380456
Dicari Cleaning Service Kantor Jl.Veteran Dps H:081805570756
Cr Sopir Kanvas Siap Luar Kota SMA H087860886822/081337306169
Dcr Sgr Terapist/FrontOffice-F Hub:PT.QRG Jimbaran 8480379/82
Dicari Dosen FE Wirausaha,S2, UnMar,Jl.Ken Arok 10 Denpasar
!Dcr 1Adm H:Dalung Permai Blok ZZ/115 Ph:9003966,081337480733
Cr Tenaga kebersihan,Hb.PT.BPR Pedungan,Jl.P.Moyo No.1 Dps
Dcr Sopir (SIM A/B1) Hub.Bali Pet Shop Jl.Setiabudi 23A Dps
Dicari Dosen Hukum,S2,UnMar Jl.Ken Arok 10 Denpasar
Dicari SPB/G&Marketing Wil.Dps Min SMU/D1 Gaji UMR+BonusRp.5.000.000-Puluhan Juta Rupiah Peminat Serius Krm Lmrn ke PT.PBSS Jl.Seruni 18 Telp.223118 Lmrn Dibuka Tgl 1 s/d 7 Nov’16
AquaMarineDiving is hiring Dive Travel Consultant for the Local Market(Indonesian only) Excellent English/motivated/ can-do attitude/outgoing/ organized/computer skills 5.5days/wk/8hrs/day/min12nths Resume&Cover letter in English Expected salary+start date to HRD@AquaMarineDiving.com
Cr Wellcome Girl u/Htl min.SMA Srius081337346018/083119978469
Dcr Sopir/Tenaga Bantu Teknisi Hb:085100404827 Oka Teknik Sgr
Dicari FO,HK,Driver CV ke Umae Villa Ubud Hp.081338346460
Dcari Tukang Patrun Gaji Bagus Hub:085338223233
Dcr Tkg Potong Kain Berpengalaman utk Garment Hp085100050706
Dicari HK,Cook,Driver CV ke Lili House Ubud Hp.085103022308
Dcr Tukang Masak Chinese Food Jl.Nangka Utr 279,082144094854
Dicari Reception yang punya Motivasi Tinggi,Pekerja Keras, bisa Bahasa Inggris(Lisan&Tulisan),bisa Computer.Dan Night Cleaning Crew Laki Laki,Jujur, Siap Bekerja Keras.Berminat Kirim CV ke jarimenari@aol.com /Jl.RayaBasangkasa#47,Seminyak
B.BP.141.10.16.0001073
B.BP.166.10.16.0001077
Cr Sales Marketing P/W Gaji + Mkn2x+BPJS Bonus H081337440089
A.BP.001.10.16.0001951
Cr Sopir Hub.PT.BPR Pedungan Jl.P.Moyo No.1 Pesanggaran
Dcr Waiter/ess,Grill,Steward, Bar,Kitchen,Krm Sgr CV Anda ke Wr.Subak Peguyangan 0361410940 A.BP.001.10.16.0001956
Rafiro Trvl Bth Cust Serv,Admin Jln.Sekar Tunjung XII/11 Telp. 463050-erna.rafiro@gmail.com A.BP.001.10.16.0001983
A.BP.001.10.16.0001870
A.BP.001.10.16.0001888
A.BP.001.10.16.0001975
A.BP.001.10.16.0001575
A.BP.001.10.16.0001780
A.BP.001.10.16.0001952
B.BP.101.10.16.0001070
A.BP.001.10.16.0001969
A.BP.001.10.16.0001706
A.BP.001.10.16.0001972
Dcr 5 sales Counter & Sopir bs !!Dicari Tenaga Berpengalaman Bhs.Inggris SMK/D3 Pariwisata Posisi:Bartender, Barista, Hub:Merrys Tour,HP:08123837314 Waiter/ss,Supervisor,Manager, A.BP.001.10.16.0001962 Chef Indonesian Food,Lamaran Dcr Adm Proyek Wnt Lulusan SMK Dpt Dikirim ke:info.hrd@putri B.BP.004.10.16.0001054 Gaji Mak 2Jt 085100779715 BPR KAS Indonesia Membutuhkan B.BP.141.10.16.0001072 bintanggroup.com / Datang Lgsg A.BP.001.10.16.0001912 ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur Marketing Kredit,Pglmn Min 2Th Dcr Waiter/ss u/Tubes Dcr Barwaiter,Spv,Manager Restaurant Hub:760063 / 753510 T.082144481161/08113999019 Funding Junior Cp.081339403582 u/Restauran H.775058,08113968877 B.BP.145.10.16.0000918
Cr Driver Eng,Hardwork Gj.125Rb/Hr Dedy 081933029900
A.BP.001.10.16.0001985
Dicari Karyawan/wati,Admin, Resepsion,Serving, Barista T.Cafe Jl.By Pass Ngurah Rai 505 Ikat Plaza Building Hp.087822439949
B.BP.141.10.16.0001074
!!!All Jobs Available. Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm
B.BP.004.10.16.0001032
!!!Urgent! Butuh 10 Terapis Wanita di Renon & Canggu, Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Tlp.9002588,081239621123
A.BP.001.10.16.0001798
A.BP.001.10.16.0001452
A.BP.001.10.16.0001957
Dcr IT,Sales Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps
Cr PRT Wanita,Tgl Dalam +Sopir Srbt Bs Mtc H.085238127777
Dcr PRT Gj.2Jt H.081234567113
Dcr Sales Bhn Bangunan Pengalaman,Lmr Raya Darmasaba 18 Denpasar 081333359022
Dcr utk CS di cargo,Wnt pnmpln mnrik, lancar Inggris,diutmakan pglmn di Cargo H:03614791789
A.BP.001.10.16.0001950
A.BP.004.10.16.0001976
B.BP.004.10.16.0001050
A.BP.001.10.16.0001981
Dcr karyawan/ti utk Wr.Sate di Nusa 2 Hub.085107515000
A.BP.001.10.16.0001868
Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta 40, Kuta
A.BP.001.10.16.0001939
Dcr:Guru/Marketing/Admin H.085338740090/SMA085338296555
A.BP.001.10.16.0001970
Cr CSO Call Center P/W Gaji +makan 2x+BPJS Hub.081337440089
A.BP.001.10.16.0001610
B.BP.804.10.16.0000782
A.BP.001.10.16.0001871
PT.XPS Link Bth:Acct(minD1,single, max28th)Oprational,KurirMtr, OB.Jl.G.Soputan I/107,8466317
A.BP.001.10.16.0001869
A.BP.001.10.16.0001681
Dicr Staff Berbahasa Mandarin PT.Neverneverland Travel 0361-757636/08113869543 B.BP.004.10.16.0001016
B.BP.101.10.16.0001069
A.BP.001.10.16.0001971
A.BP.001.10.16.0001987
A.BP.001.10.16.0001988
A.BP.001.10.16.0001906
A.BP.001.10.16.0001907
B.BP.004.10.16.0000850
A.BP.004.10.16.0001989
A.BP.001.10.16.0001948
Dicari Sopir,bisa Bahas Inggris & Mengenal Area Nusa Dua, hanya Bekerja 4 Hari dalam Seminggu,Gaji di Jamin Bagus. Berminat Kirim CV ke jarimenar inusadua@jarimenari.com Jl.Pratama 88X Tanjung Benoa Tlp.0361 778 084
B.BP.004.10.16.0000849
Dicari:1Admin bisa Basic Accounting Umur 20-35 Pnglmn Min.2 Thn,1Kitchen Helper Pnglmn Min 2Thn diSeminyak 087862391976
B.BP.145.10.16.0001025
Dicr Sales min.SMK Dpt mess Cargo Raya 198XX Tlp.7446929
A.BP.001.10.16.0001797
Kuta:Mexican Cook,Waitr/s (3Jt) Bartnders-Kasir-SPA 08123807241
A.BP.001.10.16.0001946 Resort di RajaAmpat Vacancy: A.BP.001.10.16.0001811 Looking for Bartender Receptionist/Butler,Cook, Garment Biasa Mencari:Penjahit for A Bar @ Ubud 081237183707 Waiter,DiveMaster,E:hrdgkradl Borongan,Finishing,Quality ConB.BP.004.10.16.0000966 2015@gmail.com/cfo@gkradl.com trol.Diutamakan yang BerpengalaPT.Duta Citra Grosir Bth Kry A.BP.001.10.16.0001941 man,Siap Bekerja Datang ke Pss:SPG/B,Adm,MD,Csir,Acct,Gdg Suami-Istri krj RT,Srabutn Lk, OB,Spv 15 Org Tnp Tes/Training Jl.Gn.Tangkuban Perahu Gg SD 11 Gj/Bl 2,8Jt SMS:087895164479 No.15 atau Telp.421029/4715193 TkCat krajinan besi.0811392860 B.BP.004.10.16.0001022
A.BP.001.10.16.0001979
A.BP.001.10.16.0001938
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post SUZUKI
Jual Baleno Th’2001 Silver Asli Bali, 081558424242
B.BP.141.10.16.0001076
DISEWAKAN TOKO Toko 4x10,KM Dalam Jl.Nangka Utara 279 Dps Hub:082144094854
A.BP.001.10.16.0001634
A.BP.001.10.16.0001982
Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
TOYOTA
BU Fortuner Disel’09 Hitam 230 Jt Nego Manual HP.081338221973
DISEWAKAN TEMPAT Disewakan Tempat Lokasi Sanur u/Restaurant,Villa,08563734043
A.BP.001.09.16.0001742
A.BP.001.10.16.0001877
Land Cruiser’95 M/T Trbo Coklat Muda Mint Cond 085333134567 A.BP.001.10.16.0001782
2,5A Pering River view By Pass IB.Mantra lokasi vila Jl.8m bs bayar 3X/300jt/A 081239011111
A.BP.001.10.16.0001630
A.BP.001.10.16.0001984
BUC Jual Tanah 23,4 Are di Kukuh Marga Tabanan Lingk Villa 150Jt/Are Hub:081338431680
DICARI MOTOR * 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput A.BP.001.10.16.0001980
KOST Super Elite Bule Sanur S.Pool, Lengkap 3Jt UP:081337686936
A.BP.001.10.16.0001910
Dijual Tanah 3Are Lokasi Dps Hub.08124659228 A.BP.001.10.16.0001876
Tnh 1,5Are Lok.Dalung Permai Hr/Semua 600Jt 081999270475 BUC
A.BP.001.10.16.0001842
BIRO JASA
DIJUAL TANAH Djl Tnh Pnggr Pantai di Tabanan cck u/Htl,Vila 081337112202
A.BP.001.10.16.0001973
BIRO JASA
Tnh 1Are Lok.Buduk Tangeb Hrg 275Jt Hb:081999270475 Pak Jimi
A.BP.001.10.16.0001974
Tnh 4 Are di Jln.Raya Tumbak Bayuh Bs H:081337327078
B.BP.135.10.16.0001078
SERVICE
RUPA-RUPA Golf Bagus Specializing in Preowned Quality Golf Clubs Grand Opening!! 01-26 November 2016 Get Special Discount 10%-20% Off Jl.By Pass Ngurah Rai-Nusa Dua Phone: 0821 4444 6500
A.BP.001.10.16.0001822
SERVICE
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
PELUANG BISNIS
DIJUAL MOTOR
SALON
AC
SERVICE
DIJUAL MOBIL
KONTRAKTOR
AC
A.BP.001.10.16.0001891
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
A.BP.001.10.16.0001840
SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155
A.BP.001.10.16.0001067
KEHILANGAN Telah Hilang Sertifikat Tanah M.1765 Desa Pergung Luas 500 m2 SU No762 Prg 2007 Atas nama I Putu Juliarta . Bagi yg menemukan Akan di beri Imbalan Hub.087761037969
A.BP.159.10.16.0001937
BIRO JASA Saya Siap Kerja Partime Nyusun Lap.Keu/Pajak Hub:087863113888
A.BP.001.10.16.0001879
SERVICE BENGKEL LAS
DIJUAL MOBIL
Free
ALUMINIUM
n
Desig
FOTOCOPY Money Back Guarantee �
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
SERVICE
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA
DIJUAL MOBIL
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SPA
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
SERVICE DIJUAL MOBIL
EKONOMI
18
Senin Wage, 31 Oktober 2016
Kesadaran Swadesi Tumbuh
Warga Bali Tanam Kelapa Daksina dan Pisang Masyarakat Bali relatif cerdas dan arif menyiasati lesunya ekonomi akibat krisis global belakangan ini yang juga berimplikasi di Pulau Dewata ini. Kesadaran swadesi pun tumbuh menyimak begitu besarnya nilai nominal keperluan segala jenis buah-buahan di Bali yang mencapai Rp 8 triliun setahun, sedangkan kelapa daksina sekitar Rp 1 triliun. Ironisnya kebutuhan tersebut selama ini dimanfaatkan pihak lain karena mayoritas dipasok petani dari luar Bali. Bagaimanakah semangat warga dalam hal mewujudkan swasembada produk tersebut, sehingga bisa ikut mereguk potensi ekonomi menjanjikan, di sektor pertanian dan perkebunan itu? PETANI Bali mulai bangkit? Sepertinya tidak salah persepsi tersebut. Warga Bali kini mulai memiliki motivasi dan semangat swadesi, mereka turun sebagai petani. Pelan-pelan ada ekspektasi mereka ingin mewujudkan Bali menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Paling tidak, gambaran itu terkuat melihat antusiasnya Komunitas Petani Agro (KPA) dari Desa Timpag, Kerambitan, Tabanan yang membeli ratusan bibit kelapa daksina, pisang di Pasraman Lumajang, Minggu (30/10) kemarin. Ketua KPA Desa Timpang Wayan Suryana, S.E. bersama teman-temannya, Gusti Ngurah Wiratajaya, Gusti Suparba, Wayan Sujana, dan warga lainnya mengaku tergelitik memanfaatkan lahan-lahan yang selama ini tidak produktif di desanya untuk ditanami pohon produktif seperti pisang mas kirana, kapendis, kelapa hijau, gading, durian entog, musaking, manggis, lada dan lain-lain selain tetap menanam padi yang
merupakan warisan leluhur. Di desanya yang disokong 14 banjar dinas itu saat ini cenderung kesulitan pasokan air. Selain akibat perubahan fungsi lahan menjadi properti, juga lantaran suplai air memang mengecil. Di tengah kondisi seperti itu, plus situasi ekonomi kurang kondusif, pilihan bertanam pisang, kelapa daksina, durian, manggis, lada, dipercaya merupakan solusi cerdas, apalagi bibitbibit tersebut lahir dari produk teknologi. ‘’Kelapa daksina hijau, pisang, manggis, lada sangat memungkinkan kami tanam di sela-sela lahan yang masih kosong. Kami pikir hal itu efektif dan memiliki nilai ekonomis tinggi, apalagi nilai investasinya relatif kecil dan produksinya bisa dipetik dalam durasi cepat,’’ ujar Wayan Suryana, alumnus FE Unud ini. Apalagi sudah ada antisipasi membuat produk-produk kreatif mengantisipasi pascapanen raya. Seperti dicarikan jaringan pangsa pasarnya, atau membuat virgin coconut oil (VCO), membuat sele pisang,
dan bisa juga dijual antarpulau. ‘’Kami memimpikan suatu saat Bali bisa swadesi dan menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Kapan ya bisa melakukan swasembada itu? Kami optimis jika warga sadar mau melakukan terobosanterobosan efektif seperti halnya bertani dengan mengakomodasi produk teknologi tersebut di atas, kemudian ditanam di lahan-lahan yang masih kosong. Kami yakin pasti berhasil. Kasihan masih banyak lahan tak efekfit, akibat tak dimanfaatkan,’’ ujar Suryana disetujui tiga temannya. Semangat I Gusti Nyoman Wiratajaya membeli bibit kelapa daksina ini berangkat dari pengalamannya sendiri.
Pegawai swasta di salah satu perbankan itu malah lebih dulu dari rekannya menghasilkan dari produksi kelapa tersebut. Wiratajaya mengaku sudah rutin menjual kelapa dalam skala kecil ke Denpasar. ‘’Saya sebetulnya sudah punya 20 pohon kelapa daksina. Sebulan sekali saya kirim ke Denpasar hingga 200 butir, dengan harga Rp 2.700. Saat tidak ada pasokan dari Jawa bertepatan Lebaran, malah harga kelapa daksina bisa menembus Rp 10 ribu. Memang faktanya selama ini pemasok buah-buahan, pisang dan kelapa daksina itu hingga janur dari luar Bali,’’ ujarnya. Ia juga sepakat dengan Wayan Suryana, warga Bali harus cerdas, kreatif, inovatif
dan juga giat memanfaatkan lahan yang ada. Sayang kalau dibiarkan lahan-lahan kosong tanpa ada tanaman produktif. Lebih banyak pikirannya menjual tanah. Padahal hal itu sesungguhnya konyol dan sama sekali tidak sayang dengan generasi mendatang. Mestinya, warga Bali bisa menanam tanaman produktif dengan memanfaatkan lahanlahan kosong yang ada. Jika tidak bisa padi, kenapa tidak mencoba kelapa daksina, dan buah-buahan seperti pisang, durian, manggis, bahkan lada. ‘’Kini saatnya menanam. Jika sudah menanam pasti cepat atau lambat akan ada produk yang akan dipetik,’’ ujar Gusti Wiratajaya. (ram)
Bali Post/ram
SHARING PERTANIAN - Empat warga petani antara lain Ketua KPA Desa Timpang, Kerambitan, Tabanan, Wayan Suryana, S.E (nomor tiga dari kiri) sharing pertanian produksi dan dalam arti luas di Pasraman Lumajang, Minggu (30/10) kemarin.
Perajin Beralih Profesi
Denpasar (Bali Post) Pelemahan ekonomi global ternyata sangat berpengaruh pada dunia usaha, khususnya para pengusaha yang melakukan ekspor barang seni dan kerajinan ke Uni Eropa dan Amerika. Akibat daya beli menurun, hal itu berdampak pada ekonomi secara menyeluruh. ‘’Pelemahan ekonomi global sangat berpengaruh kepada dunia usaha terutama terkait ekspor yang ke negara ASEAN maupun Uni Eropa,’’ kata Ir. I Wayan Gede Arsania, Ketua Kadin Gianyar, belum lama ini. Di bidang kerajinan, pelemahan ekonomi global ini sangat berdampak, akibat produk kerajinan itu diekspor ke pasar tradisional Eropa maupun Amerika. Tiga tahun terakhir ini para eksportir mengalami penurunan antara 10-20 persen. Pastinya hal itu berdampak pada perajin. Akibatnya, perajin yang dulunya banyak menekuni bidang kerajinan, karena ada penurunan, mereka pun kemudian beralih profesi, mengingat lapangan kerja mulai melebar. Ada yang bekerja di hotel, restoran, mall, rumah sakit, counter HP, bahkan bekerja di kapal pesiar. Relatif banyak masyarakat Gianyar yang beralih profesi. ‘’Ini sungguh kemudian jadi dilematis. Di satu sisi kita mengejar pasar, karena beralih profesi sekarang mulai kesulitan tenaga kerja. Hal itu harus disikapi bersama agar masyarakat tetap mencintai profesinya sebagai perajin,’’ harapnya . Menciptakan barang-barang seni dan kerajinan merupakan potensi local genius atau kearifan lokal masyarakat Gianyar. Hal itu juga merupakan ikon terutama di Gianyar. Ia berharap agar ikon seni orang Gianyar tetap terus dipertahankan. ‘’Ini memang perlu dukungan semua pihak, baik pengusaha, pemerintah maupun masyarakat,’’ imbuhnya. Persoalannya yang dialami pengusaha sendiri adalah masih mencari formulasi yang tepat, ketika eksportir dihimpit pelemahan ekonomi global dan persaingan tentu membuat margin semakin kecil. ‘’Kita berharap margin kita mulai meningkat, sehingga kita bisa memberikan kesejahteraan lebih pada pekerja, perajin sehingga mereka bisa kembali membuat kerajinan dan produk kerajinan pun lebih kreatif dan inovatif,’’ harapnya. (may)
19
Senin Wage, 31 Oktober 2016
Paruman Agung STT di Bali
Bentuk Forum Tolak Reklamasi SEMAKIN masifnya penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa di kalangan pemuda adat di Bali, menjadi dasar inisiatif para pemuda adat Bali menggelar Paruman Agung Sekaa Teruna-Teruni (STT) Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa. Acara yang berlasung di Gedung Dirgahayu, Desa Adat Sumerta, Denpasar, Minggu (30/10) kemarin, berhasil membetuk forum komunikasi dan koordinasi di antara para Sekaa Teruna-Teruni yang menolak reklamasi Teluk Benoa. A.A. Ngurah Anom Sanjaya, ketua panitia pelaksana pertemuan ini menegaskan, acara ini dilaksanakan atas dasar kebutuhan bersama untuk melakukan komunikasi dan koordinasi di antara STT yang tegas menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Sebanyak 214 STT dari kabupaten/kota di Bali yang diundang adalah mereka yang telah menyatakan dengan tegas menolak reklamasi Teluk Benoa. Perwakilan Jro Bendesa Desa Adat Sumerta, I Ketut Rena, di dalam sambutannya menyampaikan pertemuan STT lintas wilayah ini merupakan suatu keharusan. Desa adat yang juga tergabung di dalam Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa ini juga mengajak seluruh komponen pemuda untuk terus bersolidaritas dan
berjuang menolak reklamasi Teluk Benoa. ‘’Acara ini patut kita lakukan untuk mengoordinasikan seluruh pemuda di Bali agar turut bersolidaritas dan bersikap terhadap penolakan rencana reklamasi Teluk Benoa. Dan makin banyak ada sekaa teruna-teruni yang bersikap dan semangat berjuang,’’ ujar Prajuru Desa Adat Sumerta tersebut. Kadek Suardana, panitia pelaksana kegiatan Paruman STT, menjelaskan selama delapan jam tersebut telah menghasilkan keputusan penting untuk penolakan reklamasi Teluk Benoa. ‘’Terbentuknya forum sebagai wadah kita bersama untuk komunikasi dan koordinasi di antara para sekaa teruna teruni. Selain itu, Paruman Agung STT ini juga menghasilkan pernyataan sikap menolak reklamasi Teluk Benoa,’’ ujarnya. Anak Agung Ngurah Anom Sanjaya yang terpilih sebagai koordinator umum, menyampaikan Deklarasi Sumerta merupakan hasil keputusan Paruman Agung STT. Deklarasi tersebut, menurutnya, menjawab kebutuhan koordinasi dan komunikasi di antara STT yang selama ini telah menolak reklamasi Teluk Benoa. ‘’Mendeklarasikan pembentukan forum komunikasi dan koordinasi dengan nama Paguyuban Sekaa Teruna Teruni Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa,’’ ujar Anom. (r)
Peluang Kerja
Dari Hal. 1
Tak hanya itu, kemandirian pemuda juga telah difasilitasi dengan memberdayakan karang taruna. Pemerintah juga telah melakukan berbagai upaya dalam mengedukasi pemuda untuk menekuni dunia pertanian. Bahkan, akses kerja untuk mengikuti peluang kerja ke luar negeri juga terus dikembangkan. Di lain pihak, 56,72 persen responden mengaku belum melihat langkah nyata pemerintah dan lembaga terkait dalam mendorong bangkitnya generasi muda dalam penguatan profesi. Ini ditandai dengan tak
adanya program-program unggulan yang bisa memfasilitasi generasi muda bergerak untuk menjadi wirausaha. Pemuda masih cenderung bermental priyayi dan ingin menjadi PNS. Peran pemerintah dalam mengoptimalkan partisipasi generasi muda dalam penguatan daya tahan ekonomi juga tak jelas. Bahkan, dalam upaya menjadikan pertanian sebagai basis dan kekuatan ekonomi dengan melibatkan pemuda peran pemeriantah juga tak jelas. Pemerintah belum terlihat hadir dalam membangun dan menggerakkan generasi muda untuk bertani. Padahal, dengan melakukan terobosan
Sudah Ditutup Dari Hal. 1
Belum ada laporan segera mengenai kerusakan atau korban akibat gempa itu yang menurut USGS berpusat di 6,6 kilometer utara Norcia pada kedalaman 10 kilometer itu. Siaran televisi menunjukkan gereja yang runtuh di pusat kota Norcia, satu kota dekat Perugia di Umbria. Bagian-bagian dari kota sudah ditutup. Bangunan-bangunan yang rusak di Norcia meliputi bangunan bersejarah Basilica St. Benedict dan balai kota. Menurut Badan Perlindungan Sipil Italia, gempa itu merobohkan bangunanbangunan di Italia Tengah,
namun belum ada laporan mengenai korban. Gempa Minggu kemarin terjadi setelah serangkaian gempa mengguncang bagian negeri itu dalam lima hari terakhir. Getaran gempa itu terasa hingga Bolzano, dekat perbatasan dengan Austria, dan jauh ke selatan di daerah Puglia di ujung selatan Semenanjung Italia dan terasa sangat kuat di ibu kota Roma. Gempa-gempa itu terjadi dua bulan setelah gempa kuat meratakan kota-kota kecil dan menewaskan hampir 300 orang di Italia Tengah, demikian menurut warta kantor berita Reuters. G e m p a y a ng g e t a ra nnya terasa sampai ke Roma
Paruman Agung - Sekaa Teruna-Teruni (STT) Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa. Acara yang berlasung di Gedung Dirgahayu, Desa Adat Sumerta, Denpasar, Minggu (30/10) kemarin.
Sidang Umum
Dari Hal. 1
dan pemberdayaan generasi muda dalam pembangunan ekonomi nasional dan ketahanan pangan nasional, Indonesia bisa menguatkan basis ekonomi mandiri. Selebihnya 1,17 persen responden tak memberikan jawaban terkait hal ini. Responden hanya menyarakan agar pemerintah lebih fokus memberdayakan pemuda dalam mengelola potensi yang ada. Pelibatan generasi muda hendaknya diimbangi dengan kemampun mengedukasi dan memfasilitasi pelatihan kewirausahaan. Informasi prospek pasar juga harus disajikan secara meraton. (dir)
dan Venesia itu berpusat di enam kilometer utara kota kecil Norcia dan terjadi pukul 06.40 GMT pada Minggu (30/10), empat hari setelah gempa dengan magnitudo 5,5 dan 6,1 mengguncang Italia Tengah. Gempa itu membuat warganya memilih meninggalkan rumah dan tidur di dalam mobil atau pindah ke dekat pantai menyusul gempa-gempa yang terjadi pekan ini. ‘’Semua runtuh. Saya tidak bisa melihat kolom-kolom asap. Ini bencana,’’ kata Marco Rinaldi, wali kota Ussita, yang mencakup desa-desa pegunungan yang indah yang terdampak gempa sebelumnya. (ant)
‘’Insya Allah pada 2019-2020, Indonesia akan mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap DK PBB,’’ kata Retno. Selain itu, sidang umum interpol juga sangat penting untuk mengatasi tantangan global, karena berbagai masalah di dunia tidak bisa diselesaikan
hanya oleh satu negara saja. Tetapi harus bekerja sama dengan banyak negara. ‘’Seperti terorisme, illegal fishing, ini tidak bisa diselesaikan satu negara saja, harus sama-sama,’’ katanya. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan banyak hal yang akan dibahas dalam Sidang Umum Interpol. Antara
Kawal Gugatan Dari Hal. 1
Sementara itu, Partai Golkar, Demokrat dan PKS yang tergabung dalam KBM (Koalisi Buleleng Mandara) kembali tidak mengajukan pasangan calon. Ketiga partai tersebut bertahan mendukung paslon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (Surya) dan mengawal gugatan di Panwaslih Buleleng. Sekretaris DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry mengatakan, Golkar dan parpol di lingkaran KBM konsisten mengawal proses gugatan dilayangkan paket Surya. ‘’Jelas kami tetap memberi dukungan diproses gugatan paket Surya ini. Kami memback-up penuh langkah gugatan Surya. Termasuk pula ke PTUN dan MA,’’ tuturnya. Apabila gugatan itu tidak diterima maka PAS-Sutjidra akan muncul menjadi calon tunggal dan melawan kotak kosong. Melawan kotak kosong tak hanya berpeluang di Buleleng, masyarakat di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, juga muncul satu paket pasangan.
Ketua KPU RI Juri Ardiantoro mengatakan, meskipun diperbolehkan berkampanye kotak kosong, warga harus tetap memenuhi aturan yang ada, sehingga tidak menimbulkan masalah nantinya. Ketika menghadiri simulasi nasional pemungutan dan penghitungan suara pilkada dengan satu pasangan di Pati, Minggu lalu, ia mengatakan, masyarakat tetap diberikan dua pilihan dalam Pilkada 2017 yakni memilih pasangan calon atau kotak kosong. Dengan adanya kebebasan masyarakat menentukan pilihannya itu, lanjut Juri, otomatis membuka kesempatan yang sama dalam berkampanye. Adapun teknisnya, sama dengan aturan kampanye yang ada. Namun, KPU belum bisa memfasilitasi masyarakat yang berkampanye untuk kotak kosong. ‘’Termasuk keterlibatan dalam acara debat kandidat serta alat peraga kampanye (APK), mengingat kesulitan dalam menentukan perwakilan masyarakat yang tidak setuju,’’ ujarnya. (kmb34/kmb38/ant)
lain membicarakan persoalan hukum dan keamanan, mulai dari narkoba hingga terorisme. ‘’Semua ya… narkoba, soal anak juga, terorisme, praktik-praktik ilegal, semuanya. Persoalan mengenai hukum juga akan dibahas,’’ kata Kapolri. Hingga saat ini, menurutnya, sudah ada 161 negara dari 190 negara anggota Interpol yang
menyatakan kesiapannya hadir dalam sidang tersebut. Sidang ini baru pertama kali digelar di Indonesia. Setiap tahun sidang ini digelar secara bergilir. Ini kesempatan bagi kita semua dan mungkin Indonesia baru kebagian meggelar sidang 100 tahun mendatang. ‘’Ini kebanggaan bagi Polri dan Indonesia,’’ kata Kapolri. (kmb4)
Pengurus Cabang Dari Hal. 1
‘’Kebetulan saya diberi rezeki lebih. Bisa usadha, ya… saya siap ikut membantu mengobati. Kadang jadi sangging juga. Prinsipnya, saya ingin diri saya ini berguna bagi masyarakat. Termasuk di Nusa Penida yang masih membutuhkan pelayanan baik medis mapun nonmedis,’’ imbuhnya seraya menyebutkan bahwa di Nusa Penida, kini Yayasan Siwa Murti sudah memiliki Pengurus Cabang (Pengcab) yang dilantik pada hari itu juga. Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Siwa Murti Dr. Jro Mangku Made Subagia menambahkan, sangat berterima kasih kepada Bupati Klungkung yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Baik dengan mempersilahkan jalannya kegiatan serta mengerahkan petugas kesehatan setempat untuk membantu kegiatan pengobatan sekala atau medis. ‘’Kebetulan juga hari
ini kami melantik Pengcab Yayasan Siwa Murti Nusa Penida. Kebetulan Pengcab di Nusa Penida ini kami berikan kekhususan, sehingga saat ini jumlah Pengcab kami ada sembilan. Tinggal Gianyar saja yang dalam waktu dekat siap dilantik dan menjalankan tugas,’’ ujarnya. Sementara itu, Perbekel Desa Suana I Putu Rai Sudarta mengucapkan terima kasihnya kepada Yayasan Siwa Murti, baik kepada Ketua Umum Jro Mangku Made Subagia maupun Ketua Dewan Penasihat yang juga Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, karena bersedia menggelar pengobatan gratis sekala dan niskala di lingkungannya. ‘’Kami sangat berterima kasih karena beliau telah hadir ke Nusa Penida untuk memberikan bantuan pengobatan dan sembako. Kami berharap semoga kegiatan ini tetap berlanjut ke desadesa lainnya di Nusa Penida,’’ tandasnya. (ad1080)
Bhimasena Bantai Ksatria Kuru Somadatta
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Tujuh Puluh Empat) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
DEMI kepentingan Pangeran Satyaki, putra kedua Pandu, Bhimasena, membatu Satyaki dengan melempari kepala Somadatta dengan sebuah Parigha yang baru. Senjata itu sangat keras dan mengerikan. Satyaki juga dipenuhi kemarahan, kemudian menembak bagian dada Somadatta menggunakan sebuah panah sangat baik, tajam dan dilengkapi sayap-sayap yang dibuat secara baik menyerupai api itu sendiri dalam kemegahannya. Parigha dan panah yang dilepas Bhimasena maupun Somadatta sangat mengerikan. Senjata itu jatuh secara bersamaan di atas tubuh Somadatta yang gagah perkasa itu. Tidak bisa dielakkan, ksatria kereta perkasa itu selanjutnya terjatuh. Setelah melihat putranya Somadatta terjatuh dalam keadaan pingsan, ayahnya Valhika, tanpa bisa ditahan menyerbu Satyaki dengan menebarkan hujan-hujan anak panah. Serangan Valhika seperti sebuah awan pada musimnya. Kemudian Bhima, demi kepentingan Satyaki, membuat
menderita Valhika yang terkenal itu. Vrikodara dengan cepat melepaskan sembilan batang panah dan melukainya bersamaan di depan daerah pertempuran. Kemudian putra Pratipa yang berlengan perkasa itu, Valhika, dengan sangat geram melemparkan sebuah panah ke dada Bhima. Seperti Purandara itu sendiri, ketika melemparkan Halilintar. Dilukai bersamaan dengan itu Bhima gemetaran di atas keretanya. Bhima pun kemudian jatuh pingsan. Prajurit kereta Bhima setelah mendapatkan kembali kesadarannya, melemparkan sebuah gada kepada lawannya. Dilemparkan ganda oleh putra Pandu, gada itu menyerempet kepala Valhika itu. Selanjutnya jatuh tanpa kehidupan lagi di bumi. Seperti sebuah pohon disambar halilintar. Atas pembantaian terhadap dua banteng di antara manusia itu, Valhika yang gagah perkasa itu adalah satu dari sepuluh putra paduka, masing-masing setara Rama. Putra Dasaratha lainnya dalam keberanian mulai membuat sengsara Bhima. Mereka
adalah Nagadatta, Dridharatha, Viravahu, Ayobhuja, Dridha, Suhasta, Viraga Pramatha, dan Ugrayayin. Setelah melihat mereka merupakan adik-adik Duryodhana, Bhimasena menjadi dipenuhi kemarahan. Dia kemudian mengambil sejumlah anak panah, yang masing-masing mampu menahan tegangan tinggi. Setelah membidik masingmasing dari mereka satu setelah lainnya, dia melepaskan anakanak panah itu kepada mereka. Anak panah Bhima itu dapat menembus masing-masing pada bagian vital lawan-lawannya. Dilukai bersamaan dengan itu, kereta-keretanya juga dilemparkan, sehingga kehilangan energi dan kehidupannya. Tampak seperti pohon-pohon tinggi dari tebing gunung yang dihancurkan sebuah badai. Setelah membantai dengan 10 batang panah sepuluh putra paduka, Bhima melanjutkan menyelubungi putra kesayangan Karna dengan hujan-hujan anak panah. Kemudian Vrikaratha yang perkasa, saudara dari Kar-
na, menyerang Bhima dengan banyak anak panah. Putra kedua Pandava yang perkasa itu, segera mengalahkannya secara jitu. Setelah membantai berikutnya, oh Bharata, tujuh orang prajurit kereta di antara saudara ipar paduka menyerang, tetapi Bhima yang gagah perkasa itu menekan Satachandra ke bumi. Tidak dapat menahan pembantaian terhadap prajurit kereta perkasa, Satachandra, saudara Sakuni, Gavaksha yang gagah perkasa,
Sarabha, Bibhu, Subhaga, dan Bhanudatta, lima orang prajurit kereta perkasa itu, menyerbu Bhimasena, menyerang dengan panah-panah tajam. Demikian diserang panah-panah itu, seperti sebuah gunung dengan aliran air hujan, Bhima lalu membantai lima raja perkasa itu dengan lima batang panah miliknya. Setelah pahlawan-pahlawan itu terbantai di tanah akhirnya banyak raja besar itu mulai terguncang ragu-ragu. (bersambung)
Sloka 10.27 Uccaihsravasam asvanam viddhi mam amrtodbhavam airavatam gajendranam naranam ca naradhipam Di antara kuda-kuda Aku adalah Uchaishvara yang lahir dari air suci, tirta, di antara gajah Aku adalah Airavata, dan di antara manusia Aku adalah Raja.
16 Pages
eapple“Pen-Pin singer n” Apple-Pe tended unveils ex al song vir version of
October
31, 2016 Clinton takes on U.S. FBI in director flap latest email Page 6
Wonderful Indonesia Focus Group Discussion... (2) Develop agribusiness, amend regulations
to China tries rule” ng “divide and befriendi Taiwan by towns g pro-Beijin Page 13
At least there
... (2)
p Discussion
imporare seven involved
universities added that compehe said. Rai produced products, the Dean and R & D have , academic stated by This was tent graduates,journals and innovaof Agriculture with Prof. Dr. of the Faculty not connect University, FGD was international If they do be studied
tions. getting in de- Udayana Rai. The must public, they takes time, tant components I Nyoman a number of academake synergy Ag- the profoundly. of agriof Bali indeed synergy and shouldthe agriculture of Bali. attended by the Faculty of more the players here is agriculture In this context, “One of micians from Faculty of Animal ING the between veloping them, the legislative, D, players, riculture and University business and agro-industry DEVELOP and capital support. building synergy be calculated Bali Among and R & Udayana and getIt should to t tourism, Husbandry, of Commerce the Kadin. is the members and and agro-industry commitmen to do. Related l sector and This universities percent ental orga- and Chamber strategic of agribusiness with whatinvolved in agribusiness (Kadin) Bali. Then, becomes the agriculturarevise its regulation. as well as Focus farmers, non-governm ry business. the legislativemade, ting should mass media agricul- Industry during the has gone “Firstly, having agro-indust A good at Warung nizations, view emerged built up various regulationsof them do not how many investment the executives. indeed be he added. page 6 Sanur. many Each Group Discussion to tural should but in fact example, the Regional to farmers?” Shankara, holistic synergies.find it Continued Bali Global
and with scarf new
the outfit a print a 45 as he performed unveiled of what was sunglasses in Tokyo. star Pikotaropple-Apple- two-minute version up to journalists social mediahit “Pen-Pinea second song - that has racked - Japanese on YouThe video TOKYO version of his internet million views miming it has all turned over 131 Pikotaro new, extended on Friday. hair, but now overwhelmed Tube - features imaginary apple Pen” (PPAP) Pikotaro, of an went white
black,” said the joining he has received, video quickly with an imaginary inspired by pineapple The original uploaded in early by the attention World Record being a Guinness to make it into and lyrics he said were table when singer viral after with Canadian view- including pen, on the song September, helping boost it his for the shortestHot 100 chart. is Ka- items he found (rtr) writing. name Justin Bieber by labelling he began in the Billboardwhose real animal Pikotaro, the internet” ing numbers wore a gold video on “favourite zuhito Kosaka, post on Thursday. was full of a Twitter my head “Yesterday
through should not than component more important one or but need superior other components, another.
IBP/Eka
Prof. Nyoman
REUTERS/Issei
scores Ronaldo win, 3 in Madrid Atletico Barca & keep pace Page 8
Focus Grou Indonesia Wonderful usiness, p agrib Develo regulations amend
31, 2016
complete
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
online: http://www.inte
Monday,
Monday, October
204 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
L O N A A T I E R N I N T
work. For on Plant Cultivation Bylaw (Perda) even be applied,” System cannot
Adhyasa
Rai
Kato
Daimaou (short name Kosaka “PPAP” by his comedian his song at the Foreign star with at also known Youtube Pikotaro, a news conference song writer who is a current media at 2016. singer and Kosaka, Japanese name Kazuhito en), performs before October 28, Japan or his real ple-Apple-PJapan in Tokyo, of for Pen-Pineap ents’ Club Correspond
IBP/Eka
Adhyasa
Prof. Mahardika
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
IBP/file
Tourist IBP/Eka
is trying
to work
in the rice
paddy
Adhyasa
Prof. Sucipta
SENIN WAGE, 31 OKTOBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Festival of Labuan Sait Haloween Beach Party
Hari Terakhir Bali Kanaya International Art Week 2016
Promosikan Labuan Sait Lewat Karya Seni
FESTIVAL Labuan Sait atau Festival of Labuan Sait Haloween Beach Party yang kedua, Sabtu (29/10), dibuka secara resmi Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa. Selain lomba patung pasir, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Pantai Labuan Sait, Pecatu ini juga dimeriahkan dengan lomba mengukir buah serta pesta Halloween. Pembukaan tersebut juga dihadiri perwakilan Kadisparda Badung, Badan Promosi Pariwisata Daerah Badung, Kapolsek dan Camat Kutsel serta undangan lainnya. Suiasa memberikan apresiasi yang tinggi kepada pengelola dan panitia yang menggelar festival Ini. Pihaknya memandang festival ini sebagai kreativitas dan inovasi baru dalam mewujudkan daya tarik wisata karena selama ini untuk daya tarik wisata biasanya bersifat pementasan, namun di sini memanfaatkan alam menggunakan pasir yang dibikin patung dengan nilai seni yang tinggi. Ini berarti, ada potensi yang luar biasa yang dimiliki oleh masyarakat setempat, yang mampu menjadi daya tarik wisata. Untuk ke depan, pihaknya akan mendorong apakah festival ini akan dimasukkan sebagai satu sub kegiatan dari festival maritim yang akan dilaksanakan tahun 2017 atau festival ini akan bersifat festival yang mandiri. ‘’Otomatis ini menarik gerbong promosi pariwisata yang menjadi sebuah varian promosi agar tidak dari itu ke itu saja. Karenanya, kami dari Pemkab Badung mendorong, memperkuat dan memberdayakannya agar berkelanjutan pelaksanaannya,’’ katanya. Manager Pengelola Objek Wisata Uluwatu dan Pantai Labuan Sait Wayan Wijana mengaku sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang melibatkan seniman asal Desa Pecatu Ini. Terutama untuk lomba pembuatan patung pasir yang mendapat sambutan sangat positif dari peserta. Lomba ini diikuti oleh siswa SD di lingkungan Pecatu dan juga dari Ungasan dan Kuta Selatan serta siswa SMA dan umum. Wijana menambahkan, kegiatan ini juga mendapat respons luar biasa dari wisatawan. Mereka memberikan apresiasi yang sangat tinggi dengan festival ini. ‘’Mereka bilang, amazing. Luar biasa hasil karya seni anak-anak ini,’’ ungkapnya. Dengan kegiatan seperti ini, pihaknya berharap ke depan salah satu dari potensi himpunan seniman Pecatu bisa memberikan kontribusi, memperkuat destinasi wisata terutama di Labuan Sait. Selain itu juga tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan di objek-objek lain, terutama di induknya yaitu objek wisata Uluwatu. ‘’Kami sangat mengapresiasi dan hal inilah yang kami tunggu, yang mana saat ini kreativitas dari elemen-elemen masyarakat sangat membantu untuk mewujudnyatakan, mendongkrak dan juga ikut mengembangkan pariwisata itu sendiri,’’ jelasnya. Ketua Panitia yang juga selaku Ketua Himpunan Seniman Pecatu Nyoman Sungada menambahkan, lomba ini untuk menggali bibit-bibit baru atau regenerasi. Pihaknya sengaja menggali potensi dari anak-anak SD-SMA karena untuk bisa menjaring potensi sejak dini. ‘’Untuk lomba patung pasir ini merupakan yang pertama kali. Di himpunan Pecatu ini, kami ingin mengorbitkan kegiatan ini setiap tahun,’’ ujarnya. (kmb23/k100)
Bali Post/kmb23
FESTIVAL - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa (empat dari kiri) berfoto bersama usai membuka Festival Patung Pasir dan The Festival of Labuan Sait Halloween Beach Party di Pantai Labuan Sait, Sabtu (29/10).
De Diandana Aktif Ciptakan Lagu
SEJAK memutuskan untuk membina rumah tangga dan kini dikaruniai seorang anak perempuan, tak lantas membuat De Diandana terhenti dalam hal berkarya di lagu pop Bali. Di tengah kesibukannya mengurus si buah hati, ia memanfaatkan waktu luangnya untuk menciptakan lagu pop Bali. Walaupun tidak bisa lagi aktif di blantika musik pop Bali lantaran masih mengurus si kecil, namun lagu yang ia ciptakan sudah banyak dibawakan oleh beberapa penyanyi pop Bali saat ini. De Diandana mengatakan, musik pop Bali sudah menjadi bagian dari kehidupannya. Karena baginya, lewat musik apa pun bisa diceritakan seperti tentang asmara, kehidupan sosial maupun spiritual. ‘’Saya rasa musik pop Bali sudah menjadi bagian dari hidup saya. Sekarang ini meskipun saya sibuk mengurus anak, tapi saya tetap berkarya dengan cara menciptakan lagu. Astungkara, beberapa lagu ciptaan saya sudah dibawakan beberapa penyanyi pop Bali,’’ ujar perempuan yang memiliki nama lengkap Kadek Dian Sumarianingsih, belum lama ini. Selain jago dalam hal menciptakan lagu, beberapa single yang dibawakannya mampu memasuki deretan lagu terfavorit di beberapa stasiun radio seperti ‘’Tresna Pesisi Lebih’’, ‘’Dot Ngamik’’ dan ‘’Kuang Anget’’. ‘’Sebenarnya saya sudah pernah merilis tiga single. Astungkara, semuanya masuk dalam deretan lagu terfavorit di radio-radio. Itu membuat saya makin bersemangat untuk terus berkarya di lagu pop Bali,’’ lanjutnya. De Diandana berkeinginan merilis album solo perdana di akhir tahun ini. Baginya, seni tak terbatas dan banyak hal yang mampu dibicarakan lewat lagu. Ia berharap lagu pop Bali makin diminati para penyanyi pendatang baru dan mampu bersaing secara sehat. ‘’Rencananya, saya akan merilis album solo perdana di akhir tahun ini. semoga saja tidak ada halangan,’’ tandasnya. Bisa meramaikan blantika musik pop Bali, perempuan kelahiran Gunaksa, Klungkung ini tentunya sangat berharap karya-karyanya bisa diterima dengan baik oleh penggemar musik pop Bali dan masyarakat. Selain itu, ia juga berharap lagu pop Bali memberikan pengaruh positif bagi penikmatnya. (win)
Bali Post/ist
Dua Negara Berkolaborasi Tarikan Maiwai
Bali Post/san
BIO-INDUSTRI - Salah satu kelompok tani yang masuk dalam Subak Abian Pucak Banuwa yang menerapkan pertanian terintegrasi lewat program bio-industri BPTP.
Petani di Subak Abian Pucak Banuwa Terapkan Pertanian Terintegrasi
BERLOKASI di Banjar Mayungan Anyar, Desa Antapan Baturiti, Subak Abian Pucak Banuwa memiliki luas kurang lebih 500 hektar. Sebagian besar petaninya yang beranggotakan 320 orang ini bercocok tanam sayur-mayur di samping ada juga perkebunan kopi. Karena berlokasi di daerah perbukitan, cukup sulit mendapatkan air dikarenakan sumber air berada di bawah lahan pertanian, sehingga setiap musim kemarau, petani di subak ini terpaksa menganggur. Namun berkat bantuan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), pemkab maupun swadaya dari petani dengan menerapkan mesin hydran, sejak tahun lalu permasalahan air di subak ini sudah teratasi. Tidak hanya air, lewat bantuan pemerintah beberapa kelompok tani di subak ini telah menerapkan pertanian terintegrasi dengan penerapan bio-industri yang merupakan program BPTP. Salah satu kelompok tani yang menerapkan bio-industri ini adalah Kelompok Tani (Poktan) Setia Makmur. Menurut Ketua Poktan Setia Makmur Wayan Widana yang sekaligus Sekretaris Pekaseh Subak Abian Pucak Banuwa ini, penerapan bio-industri telah dilakukan sejak tahun 2015. Tidak hanya bantuan dalam hal ketersediaan air dengan membuat embung, dalam bio-industri ini juga diterapkan pemakaian pupuk organik dari kotoran sapi serta penekanan pemakaian
pestisida. ‘’Dalam bio-industri ini semua hasil pertanian maupun limbahnya terpakai dan tidak terbuang. Selain itu juga menekan pemakaian pupuk kimia,’’ jelasnya. Poktan Setia Makmur beranggotakan 20 orang dengan luas lahan 25 hektar. Saat ini, Poktan memiliki 58 embung yang digunakan untuk menyiram tanaman sayur pada musim kemarau. Pada embung dipasang lampu yang menarik serangga hama untuk datang dan kemudian jatuh ke dalam kolam embung yang berisi ikan. ‘’Jadi, serangga ini dimakan oleh ikan sehingga jumlahnya menurun dan tidak perlu menggunakan obat kimia dalam membunuh hama serangga,’’ jelas Widana. Selain embung, ada juga bantuan dari Dinas Peternakan berupa mesin penarik air penampung air untuk air minum sapi. Sapi berjumlah 21 ekor yang diurus kelompok Simantri Sari Buana 356 yang masuk dalam Poktan Setia Makmur. Kotoran serta urin
sapi diolah menjadi pupuk dan biogas. Makanan sapi didapati dari limbah sayur sehingga tidak ada yang terbuang percuma. Sejak adanya bantuan mesin penarik air dan program bio-industri, diakui Widana, petani di kelompok taninya sudah mampu menanam sepanjang musim. ‘’Berpuluh tahun petani di subak ini tidak menanan di musim kemarau. Namun dengan adanya program bantuan pemerintah ini, kami mampu menanam di musim kemarau. Pendapatan pun meningkat setidaknya 20 persen,’’ ujarnya. Sayangnya dari lima munduk, tinggal satu yaitu Munduk Bukit Sari yang belum tersentuh bantuan program ini, sehingga ada petani yang tidak bisa menanam di musim kemarau. . Selain penerapan bioindustri, lanjut Widana, Poktan Setia Makmur dipercaya pemerintah untuk menjadi penangkar benih kentang. (san)
SETELAH konsisten berkarier di dunia musik selama sepuluh tahun, Lendjoe 16 akhirnya merampungkan album perdananya. Album solo bertema ‘’Agetih Anatah’ (sedarah dan sehalaman rumah) ini baru saja dirilis di Magma Cafe, Jalur Sebelas Amlapura, Jumat (28/10) malam. Rampungnya album berisikan sembilan lagu terbarunya ini menjawab harapan para Semeton Agetih Anatah (sebutan fans Lendjoe
16) dan sesama musisi Bali di tengah musik Bali yang mulai bangkit dari Karangasem. Sembilan lagu pada album lagu Bali ini antara lain ‘’Natu Jagat’’, ‘’Ade Ne Berubah’’, ‘’Tresna Terinjak’’, ‘’Terima Kasih’’, ‘’Percuma Lanjutang’, ‘’Agetih Anatah’’, ‘’Mawali Rahayu’’, ‘’L.A.U’’ dan ‘’Bhineka Tunggal Ika’’. Dari sembilan lagu pada albumnya ini, ada beberapa single yang sudah hits seperti ‘’L.A.U’’ alias Li-
ang Ane Utama. Lagu yang menceritakan pesan moral kehidupan anak muda yang akrab dengan minuman keras ini sudah akrab di telinga para Semeton Agetih Anatah. Selain itu, lagu ‘’Agetih Anatah’’ yang menjadi tajuk album sudah dilihat lebih dari seribu pengunjung atau viewers di chanel YouTube, sebelum proses launching dilakukan. Bahkan, lagu ‘’Terima Kasih’’ sudah mencapai 4.000 viewers sejak diung-
PESERTA Bali Kanaya International Art Week 2016 tampak padu menampilkan tarian mengisahkan masyarakat Chiba, Jepang merayakan hasil tangkapan ikan yang melimpah. Peserta yang merupakan siswa-siswi SD Saraswati Denpasar ini berkolaborasi dengan para pelajar dari Kota Kanaya, Chiba, Jepang menampilan tarian Maiwai. Diiringi musik tradisional, mereka dengan apik membawakan tarian tradisional berasal dari Chiba, Jepang. Beberapa saat sebelumnya, juga ditampilkan tari adat Bali yang energik. Di antaranya tari Sekar Jagat, tari Baris Tunggal dan tari Janger. Peserta pertukaran budaya juga membawakan lagu-lagu bernuansa kebangsaan Indonesia dan Jepang. Penampilan tersebut disuguhkan bagi masyarakat Kota Kanaya, Chiba, Jepang yang mememenuhi Gedung Futtsu City Hall, Minggu (30/10) kemarin. Kolaborasi seni ini menandai berakhirnya Bali Kanaya International Art Week 2016 yang diselenggarakan selama enam hari sejak Selasa (26/10) hingga Minggu kemarin. Ketua Panitia Bali Kanaya International Art Week 2016 Hiroshi Suzuki mengatakan, pertukaran budaya antara Bali dan Kanaya, Jepang merupakan kegiatan keempat kalinya. Keberlangsungan dari kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak. ‘’Ini adalah Bali Kanaya keempat. Terima kasih atas dukungannya semua pihak sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik. Petukaran budaya ini diikuti oleh siswa Saraswati dari SD hingga universitas,’’ ungkapnya. Menurutnya, bahasa Jepang telah menjadi muatan lokal di Indonesia, khususnya Bali. Bahkan, bahasa dari Negeri Matahari Terbit itu telah diterapkan sejak sekolah dasar. ‘’Anak-anak ini sudah belajar bahasa Jepang hanya dalam percakapan yang mudah. Besok (hari ini - red) akan balik ke Bali,’’ ucapnya. Hiroshi Suzuki menambahkan, kegiatan ini bertujuan menggairahkan perkembangan kota dengan memperkenalkan budaya setempat. ‘’Kami berharap pertukaran budaya ini bisa terus terselenggara, sehingga terjalin ikatan emosional antardua negara,’’ ujar Suzuki yang pemilik Museum Kanaya Art. Koordinator Kegiatan Betty Aritonang menerangkan, siswasiswi yang turut serta dalam pertukaran budaya sebanyak 27 siswa yang berasal dari SD 1 Saraswati hingga SD 6 Saraswati. ‘’Mereka didampingi enam orang guru bahasa Jepang dari masing-masing sekolah serta dari dosen dan mahasiswa STIBA, jadi total 36 peserta,’’ jelasnya. Menurutnya, perserta yang ikut dalam kegiatan tahunan itu mengikuti seleksi terlebih dahulu sebelum mewakili sekolahnya. ‘’Mereka ikut seleksi membuat karangan terkait kenapa mereka ingin ke Jepang, seleksi bahasa Inggris dan Jepang dan interview. Ini sudah dilakukan sejak Juli lalu,’’ ucapnya. Kegiatan yang diselenggarakan Kanaya Art Museum bekerja sama dan didukung oleh semua pihak, kata Betty, mengagendakan kunjungan ke wilayah industri, mengenal budaya dan keindahan budaya setempat. Turut hadir, Wali Kota Kanaya Kyoicia Takahazi bersama perwakilan dari Kedutaan Besar RI di Tokyo. Dalam kesempatan itu, Kyoicia Takahazi mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan pertukaran budaya untuk lebih memperkenalkan Kanaya di mata wisatawan. Usai menggelar pertunjukan seni, peserta Bali Kanaya International Art Week 2016 juga diperkenalkan dengan budaya minum teh yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Jepang. Peserta juga diperkenankan mengenakan pakaian kimono sebelum melakukan tradisi tersebut. (par)
Bali Post/par
MEMUKAU - Kolaborasi dua negara dalam membawakan tarian Maiwai yang memukau para penonton yang memenuhi Gedung Futtsu City Hall, Minggu (30/10) kemarin.
Lendjoe 16 Rilis Album ’’Agetih Anatah’’ gah beberapa bulan lalu di YouTube. Proses penggarapan album perdana musisi bernama asli I Gusti Bagus Kusuma Atmaja ini ternyata cukup unik. Sebab, dari pembuatan seluruh lagu, menulis lirik, aransemen musik, proses recording hingga menjadi album dan pemasarannya dilakukan sendiri di Studio Musik miliknya sendiri, L-16 Studio Recording, Jalan Pesagi, Gang Melati Nomor 5 ini. Ini
dikarenakan niatnya yang begitu besar untuk segera merampungkan albumnya dan memberi warna baru pada musik Bali. ‘’Judul album ‘Agetih Anatah’ terinsipirasi dari kejadian antar-ormas yang sering bentrok di Bali. Melalui album ini, Lendjoe 16 ingin menginspirasi banyak orang di Bali agar menjaga kerukunan, terutama kerukunan manyama beraya yang menjadi karakter orang Bali,’’ katanya. (gik)
Konjen Amerika Serikat Kunjungi FKUB Bali Diterima di Puri Den Bencingah Klungkung
KEBERADAAN FKUB Bali dalam beberapa waktu terakhir ini selalu mendapat kunjungan dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, Minggu (30/10) kemarin giliran Konjen Amerika Serikat (AS) berkunjung ke FKUB Bali. Rombongan yang terdiri dari lima orang ini diterima Ketua FKUB Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet. Sedangkan dari Konjen AS yang ikut mengunjungi FKUB Bali, yakni Ambassador-at-large for International Religious Freedom David Saperstein, Ms. Victoria Thoman (Ambassador Saperstein’s Assistant), Mrs. Heather C. Variava (Consul General), Mr. Jett Thomason (Political and Economic Section Chief) dan Ms. Tatik Hafidz (Political and Economic Specialist). Ketua FKUB Bali Ida Panglingsir Agung Putra Su-
kahet yang juga tuan rumah menyampaikan terima kasih atas kunjungannya ke FKUB Bali yang diterima di Puri Den Bencingah, Klungkung. Hadir pula dalam kesempatan itu, pengurus FKUB Klungkung, Kesbangpol Bali serta Biro Kesra Provinsi Bali. Selanjutnya, Ketua FKUB Bali mempresentasikan tentang kondisi nasional, baik secara geografis, historis maupun kultur masyarakat Indonesia. Tidak lupa, juga disampaikan sejarah terbentuknya FKUB Provinsi Bali serta Asosiasi FKUB Indonesia yang juga diketuai Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet. Presentasi bukan saja dilakukan Ketua FKUB, tetapi juga disampaikan oleh pengurus FKUB Bali lainnya serta pimpinan majelis agama yang lainnya. Di antaranya I Gusti Made
Ngurah, H. Taufik As’Adi, H. Roichan Muchlis, Pdt. Adinata Lee, Pdt. Nyoman Agustinus, Romo Venus Dewantoro, Gede Nurjaya, Johny Sanger, Ida I Dewa Nyoman Haridjaja dan perwakilan Buddha dari FKUB Klungkung. Sementara itu, Ambassador-at-large for International Religius Freedom David Saperstein menyatakan kegembiraan dan kekagumannya terhadap Bali dan Indonesia tentang kerukunan dan toleransi kehidupan beragamanya. Dikatakan, ini bukan hanya masalah budaya saja yang dimiliki sebagai spirit lokal, tetapi juga kebersamaan dan keteladanan yang dilakukan para pimpinan serta tokoh agama yang ada. Pihaknya menyampaikan, apa yang diperolehnya selama kunjungannya ke FKUB Bali akan dilaporkan langsung
Bali Post/kmb
KONJEN AS - Kunjungan Konjen AS ke FKUB Bali usai kegiatan melakukan foto bersama di Puri Den Bencingah, Klungkung. kepada Presiden Obama. Ia menilai Bali bukan saja menjadi model kerukunan umat beragama secara nasional, tetapi juga di tingkat internasional. Kunjungan delegasi dari
AS ini diakhiri dengan jamuan makan siang yang diisi dengan hiburan. Kunjungan tersebut ditutup dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama. (kmb12/k100)