16 HALAMAN
NOMOR 291 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Selasa Paing, 26 Juni 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Rai Mantra Bingkai ’’Orange Economy’’
Padukan Kearifan Lokal dan Ekonomi Kreatif PEMBANGUNAN di Kota Denpasar adalah pembangunan yang mengikutsertakan dan sekaligus memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat. Partisipasi masyarakat menjadi poin penting dalam proses pembangunan menuju kesejahteraan dan kebahagiaan. Pembangunan yang berkelanjutan dalam hal ini merangkul segala lini, khususnya ekonomi berbasis kearifan lokal yang menjadi kebijakan Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dengan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara yang juga dibingkai apik dalam konsep Orange Economy. Kebijakan yang telah dilakukan mampu memberi-
kan kemanfaatan kepada masyarakat Denpasar. Seperti dapat dilihat dalam capaian angka pertumbuhan e k o n o m i Kota Denpasar berdasarkan data dari BPS ( B a d a n Pusat Statistik) Kota Denpasar pada tahun 2017 mencapai 6,08% dan diperkirakan tahun 2019 mendatang akan mencapai 6,85%. Menurut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (25/6) kemarin, prinsip Orange Economy adalah ekonomi kultural yang berinteraksi dengan ekonomi kreatif sehingga dapat masuk pada segala sektor. ‘’Semua sektor pembangunan bisa dikuatkan, berbasis kearifan lokal, ekonomi kreatif menjadi peluang baru seperti seka-
rang ini,’’ ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan, ekonomi kreatif menjadi modal bagi Kota Denpasar untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Badan Ekonomi Kreatif Denpasar dan anak-anak muda kreatif yang berpeluang besar dalam mempercepat pembangunan. Peran pemerintah merupakan fasilitator yang berperan sangat penting. Berkaitan dengan hal itu, Kota Denpasar yang telah memiliki modal, yaitu budaya dan generasi muda yang kreatif, tentunya menjadi bagian Orange Economy yang diperhitungkan. ‘’Maka kita seyogianya dapat mengadopsi konsep-konsep ekonomi yang berkembang baik di nasional maupun internasional. Dan
tentunya konsep-konsep ini sesuai dengan apa yang menjadi kriteria pembangunan kita. Dalam hal ini konsep ekonomi yang layak diadopsi untuk pembangunan Bali ke depan adalah orange economy,’’ ungkap Rai Mantra. Ruang kreatif dan inovatif juga dihadirkan Pemkot Denpasar melalui berbagai event, seperti Denpasar Festival, Denpasar TIK Festival, Mahabandana Budaya, Petinget Rahina Tumpek Landep, Sanur Village Festival, Revitalisasi Pasar Tradisional, hingga menggelar lomba Wirausaha Muda Denpasar dan keberadaan Youth Park sebagai ruang kreativitas pemuda. Hal. 15 Kaya Inovasi
DISKUSI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat berdiskusi dengan pengusaha muda kreatif Kota Denpasar.
81 TPS Rawan ’’Money Politics’’
Buleleng, Rawan Tertinggi BAWASLU Provinsi Bali mempublikasikan hasil pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan terkait Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018, Senin (25/6) kemarin. Buleleng dipetakan sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi. Sementara enam kabupaten/kota yakni Gianyar, Klungkung, Karangasem, Bangli, Tabanan dan Denpasar masuk rawan sedang. Sedangkan Jembrana dan Badung masuk kategori rawan.
Balipost/afp
GOL - Radamel Falcao, pencetak gol kedua bagi Kolombia.
Kemenangan untuk Sanchez
Moskow – Kolombia meraih kemenangan telak atas Polandia di Piala Dunia 2018. Mereka unggul dengan skor 3-0 di Kazan Arena, Senin (25/6) dini hari kemarin. Pelatih timnas Kolombia Jose Pekerman mendedikasikan kemenangan ini untuk Carlos Sanchez. Sanchez tak bermain di pertandingan tersebut karena tengah menjalani hukuman atas kartu merah yang diterimanya ketika Los Cafeteros dikalahkan Jepang 1-2, Selasa (19/6) lalu. Pengusiran tersebut didapat karena handball yang dilakukannya di kotak penalti. Selain kekurangan pemain, Kolombia juga mendapatkan hukuman penalti yang berhasil dieksekusi Shinji Kagawa. Hal itu ternyata berbuntut panjang. Sanchez dianggap bertanggung jawab atas kekalahan tersebut dan mendapatkan ancaman pembunuhan. ‘’Dia telah melewati waktu yang berat beberapa waktu lalu. Kami ingin berbagi kemenangan ini dengan dirinya. Saya memang menunjukkan-
nya secara personal, namun ini adalah sesuatu yang dirasakan seluruh skuad,’’ ujarnya. Ancaman ini bukan yang pertama kali terjadi di timnas Kolombia. Pada gelaran 1994 Andreas Escobar sempat mendapatkan ancaman tersebut, setelah membuat gol bunuh diri saat menghadapi Amerika Serikat di fase grup, yang membuat mereka gagal lolos. Escobar pun kemudian benar-benar tewas dibunuh di negaranya beberapa bulan setelah ajang tersebut berakhir. Hal ini cukup membuat Sanchez tertekan, meski kepolisian Kolombia telah menginvestigasinya. ‘’Sang pemain mengalami dampak atas masalah ini dan saya pikir kita semua mengerti bahwa sepak bola adalah hal lain. Hal ini jelas tidak bisa dianggap remeh,’’ kata Pekerman. Gol kemenangan Kolombia dihasilkan oleh Yerry Mina di menit ke-40, Radamel Falcao (70) serta Juan Cuadrado (75). Hal. 15 Semakin Kuat
Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia mengatakan, data dihimpun berjenjang oleh PPL, Panwascam, Panwaslu kabupaten/kota, sampai dengan Bawaslu mulai tanggal 10 sampai 22 Juni lalu. Data ini sifatnya dinamis memakai acuan enam variabel dan 15 indikator. ‘’Kemungkinan adanya pergeseran variabel titik rawan TPS sangat memungkinkan,’’ ujarnya. Ditinjau dari variabel akurasi data pemilih, kata Rudia, ada 763 TPS yang tergolong rawan dari total 6.296 TPS
di Bali. Dari jumlah itu, 307 di antaranya ada di Buleleng. Pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), menjadi indikator yang dominan memengaruhi. Selain itu, ada 1.717 TPS rawan bila ditinjau dari penggunaan hak pilih atau hilangnya hak pilih. Indikator yang dominan memengaruhi adalah adanya pemilih DPTb melebihi 20 orang per TPS. Hal. 15 Pemberian Uang
’’Mau coba-coba money politics, kalau ketangkep apa enggak bahaya? Yang terima kena, yang ngasih juga kena. Malah bisa didiskualifikasi, untuk apa cari penyakit? Jangan berharap-harap cemas menunggu serangan fajar.’’ Gubernur Mangku Pastika
’’Mari kita berdoa semua agar pilkada berjalan baik dan lancar. Kalau ada isu-isu money politics, itu pasti mengundang hal-hal yang tidak kita inginkan karena itu pidana.’’ Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama
TPS Rawan 81 TPS di Bali rawan money politics, terbanyak di Buleleng yakni 39 TPS. 13 TPS tercatat rawan dengan indikator petugas KPPS mendukung pasangan calon tertentu. Yakni 6 TPS di Buleleng, 5 di Bangli, serta masing-masing satu di Tabanan dan Denpasar. Terdata 1.870 TPS rawan ditinjau dari pelaksanaan pemungutan suara. Utamanya dipengaruhi C6 KWK yang tidak terdistribusi kepada pemilih. Yakni; Gianyar 776 TPS, Buleleng 468 TPS, dan Karangasem 382 TPS. Berkaitan dengan pelaksanaan kampanye, ada 26 TPS yang dikategorikan rawan berkaitan dengan kampanye. Terbanyak di Buleleng yakni 22 TPS.
Bali Post/kmb32
I Ketut Rudia
Mutlak, Netralitas TNI, Polri dan BIN Jakarta (Bali Post) – Penegasan Yudhoyono bahwa negara, pemerintah, BIN, TNI, dan Polri harus netral selama pilkada serentak 2018, ditanggapi Presiden Jokowi. Ditemui di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (25/6) kemarin, Jokowi menjelaskan netralitas institusi TNI dan Polri dalam pemilihan kepala daerah berstatus mutlak. ‘’Netralitas TNI, netralitas Polri dan netralitas BIN itu adalah bersifat mutlak dalam penyelenggaraan pemilu maupun pilkada,’’ katanya. Menurut Presiden, dia telah menyampaikan kepada Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BIN untuk senantiasa menjaga netralitas dalam pesta demokrasi. Ia juga meminta partisipasi seluruh masyarakat untuk sama-sama mengawasi ketertiban proses pemilihan kepala daerah maupun pemilu. ‘’Jadi tidak usah ditanyakan lagi, dan kita juga mengundang, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi, marilah kita bersama-sama mengawasi,’’ kata Presiden. Menurut Jokowi, peraturan jika terjadi pelanggaran dalam pilkada maupun pemilu sudah jelas. ‘’Kalau dilihat ada yang tidak netral,
silakan dilaporkan ke Bawaslu,’’ ujar Presiden. Selain itu, Presiden Jokowi juga dalam beberapa kesempatan saat blusukan ke daerah-daerah terus mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan dan persatuan usai pemilihan kepala daerah maupun pemilu. Dia berharap masyarakat tidak saling bermusuhan, sehingga mengorbankan persatuan bangsa dan negara karena perbedaan pilihan dalam politik. Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan agar negara, pemerintah, BIN, TNI, dan Polri tetap netral selama pilkada serentak 2018. ‘’Harapan saya pribadi, juga harapan rakyat saya yakini, negara, pemerintah, BIN, Polri dan TNI netral,’’ kata SBY, Sabtu lalu. Terkait netralitas tersebut, SBY mengatakan selama 10 tahun berkuasa, dirinya mengenal pemerintah dan TNI. Karena selama 10 tahun itulah, ia menyampaikan agar negara, pemerintah termasuk BIN, TNI dan Polri bersikap netral, meskipun dulu dirinya juga capres 2009 meskipun parpolnya juga ikut dalam pemilu, dan tahun 2014 elektabilitas PD sedang rendah.(ant)
Rai Mantra Perkuat Desa Menuju Perekonomian yang Berdikari
Dukung Penguatan UMKM Melalui ’’Bedah Warung’’ Menuju Kesejahteraan Masyarakat KEBERADAAN Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali tentu memiliki daya tarik tersendiri bagi setiap kalangan. Beragam peluang turut tercipta seiring pesatnya perkembangan perekonomian di Kota dengan penduduk 800 ribu jiwa lebih ini. Karenanya, setiap perkembangan harus disikapi dengan beragam inovasi, sehingga mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat khususnya di Kota Denpasar. Pesatnya perkembangan perekonomian ini menjadikan Kota Denpasar sebagai barometer perekonomian di Bali, sehingga keberadaannya BEDAH WARUNG Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat meresmikan Bedah Warung.
tentu dapat memengaruhi kabupaten lainnya di Bali. Karenanya, pengembangan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu sektor penting pembangunan ekonomi sebagai inovasi dalam menyikapi pesatnya perkembangan perekonomian dan cepatnya arus modernisasi di Kota Denpasar. Beragam inovasi di bidang perekonomian turut dikembangkan Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakilnya, IGN Jaya Negara. Fokus pengembangan ekonomi kerakyatan ini diwujudkan melalui realisasi berbagai inovasi yang di antaranya penguatan Lembaga Perkreditan Desa (LPD), mendorong tumbuh kembang BUMDes, Koperasi dan UMKM sebagai organisasi penggerak ekonomi masyara-
kat desa, sehingga perekonomian desa mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) dan mandiri. Dalam rangka pengembangan sektor UKM (Usaha Kecil Menengah) perlu wadah serta dukungan fasilitas yang memadai. Seperti ‘’Inkubator Bisnis’’ yang dibangun Pemerintah Kota Denpasar diharapkan mampu memberi dukungan yang lebih besar terhadap pengembangan sektor UKM ke depan. Hal ini lantaran pendidikan merupakan media yang efektif dalam menumbuhkan dan mengembangkan mental berwirausaha. Dalam era persaingan global seperti sekarang ini, pengembangan ekonomi kreatif merupakan wujud optimisme serta luapan aspirasi untuk mendukung mewujudkan Denpasar Kota Kreatif Berbasis Budaya Unggulan. Untuk itu yang
pertama dilakukan adalah memberdayakan masyarakat itu sendiri serta melengkapinya dengan perangkat dan fasilitas yang memadai. Bahkan, dalam memaksimalkannya, Pemkot Denpasar juga telah melaksanakan program bedah warung yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM di Kota Denpasar. UMKM menjadi elemen penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Di mana, dengan produktifnya UKM dan UMKM di suatu daerah tentu akan berimplikasi pada tersedianya lapangan pekerjaan baru yang mampu mengikis jumlah pengangguran. Perkembangan jumlah UMKM di Kota Denpasar selama lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Hal. 15 Meningkat Drastis
DENPASAR
2 FIGUR Ciptakan Pilkada Damai RABU (27/6) akan dilaksanakan Pilkada serentak di Indonesia untuk memilih pasangan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota. Perhelatan politik untuk memilih kepala daerah ini diharapkan bisa berjalan lancar dan damai untuk kelangsungan kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara yang semakin kondusif. Termasuk Bali yang juga melaksanakan pilkada untuk memilih pasangan pemimpin Bali, pemimpin Kabupaten Gianyar dan Klungkung. Sebagai daerah tujuan wisata dunia, semua elemen lapisan masyarakat Bali tentu harus menyambut ajang pilkada ini dengan penuh kesadaran yang tinggi untuk mewujudkan pilkada yang damai dan kondusif. Sehingga kehidupan sosial masyarakat Bali yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana benarbenar bisa terwujud. Apalagi pilkada tahun ini bersamaan dengan berlangsungnya perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang ke-40 dengan tema “Teja Dharmaning Kauripan (Api Spirit Penciptaan)”. Tema Teja Dharmaning Kauripan harus bisa dipahami maknanya serta diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk kehidupan berdemokrasi yang tersurat dalam ajaran Agama Hindu. Terlebih Bali yang mengembangkan sektor pariwisata sebagai lokomotif perekonomian harus tetap berjalan lancar dan tidak sampai terjadi gangguan kamtibmas. Sehingga hal ini mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. “Mari kita tunjukkan kepada wisatawan ajang pilkada damai agar wisatawan benar-benar mempercayai dan menghargai jati diri masyarakat Bali yang sopan, ramah-tamah, penuh toleransi, menghargai perbedaan, termasuk perpedaan di bidang politik,” tegas Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) wilayah Bali Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par., Senin (25/6) kemarin. Mantan Dekan Fakultas Pariwisata Unud ini menyarankan, siapapun kandidat yang terpilih pada pilkada nanti, itu merupakan pilihan yang terbaik bagi masyarakat Bali. Kandidat yang terpilih nantinya diwajibkan untuk memenuhi janji-janji yang telah dipaparkan dalam visi, misi dan programnya, termasuk program memajukan sektor pariwisata. “Marilah kita terus menjaga Bali yang aman, damai, bermartabat, berbudaya yang adiluhung dengan tetap mewujudkan pariwisata budaya Bali yang bersumber dari nilai-nilai luhur Agama Hindu. Apalagi Bali the Island of God, Pulau Dewata, Pulau Surga, sehingga menjaga taksu Bali dan pemerataan pembangunan daerah harus dilakukan agar memberikan kesejahteraan kepada semua lapisan masyarakat Bali,” ujar Anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung ini. (ata)
Selasa Paing, 26 Juni 2018
Rp 30 Miliar Anggaran Pilkada Belum Cair
Denpasar (Bali Post) -
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Bali akan digelar Rabu (27/6). Serangkaian pesta demokrasi tersebut, Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Dapil Bali memantau sejumlah persiapan hingga proses penghitungan hasil pilkada serentak di sejumlah daerah di Pulau Dewata. Pantauan juga dilakukan di Kabupaten Gianyar dan Klungkung yang juga melakukan pilkada. Hal ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan pilkada di Bali, dan Kabupaten Gianyar serta Klungkung terlaksana dengan sebaik-baiknya untuk mencapai hasil demokrasi yang berkualitas. Dalam pantauannya ke KPU Provinsi Bali, Senin (25/6) kemarin, anggota Komite I DPD-RI Gede Pasek Suardika berpandangan kinerja KPU setempat sudah bagus. Demikian pula sinergi dengan KPU kabupaten/kota. Kendati demikian, ada beberapa hal yang menjadi permasalahan dalam teknis pilkada. Pasek Suardika mengatakan, beberapa anggota DPRD Bali tidak memahami pola kerja teknis pemilu dengan baik, sehingga berbuntut pada kasus anggaran pilkada sebesar Rp 30 miliar yang belum cair. Menyangkut masa tenang pilkada, Ketua Panitia Perancang Undang Undang (PPUU) DPD ini pun mengharapkan agar masyarakat Bali lebih waspada menghadapi kemungkinan tindakan-tindakan tidak sportif yang bisa dilakukan oleh
tim sukses pasangan calon. Apalagi pihaknya mendengar kabar bahwa di wilayah bakal caleg yang kalah diancam nanti nomor urutnya lebih bawah atau tidak dicalonkan dalam Pemilu 2019. “Ini kan bisa menimbulkan penetrasi di level bawah yang bisa menghalalkan segala cara. Mudah-mudahan hal itu tidak terjadi,” ujarnya. Pasek Suardika berharap masyarakat Bali jangan sampai golput dalam pilkada, tapi harus menggunakan hati nuraninya untuk menentukan pilihan. Kalaupun pada akhirnya tidak sreg dengan calon yang ada karena dinilai sama-sama baik maupun jelek, menurutnya lebih baik surat suara dicoblos dua-duanya agar tidak dimanfaatkan pihak lain yang ingin mengambil keuntungan. “Hasil pengawasan ini
Bali Post/win
MEMANTAU - Anggota Komite I DPD-RI Gede Pasek Suardika saat memantau persiapan Pilkada Bali di KPU Provinsi Bali, Senin (25/6). nantinya akan kami gabungkan bersama setelah pilkada. Nanti saat pilkada kami akan turun juga memantau dari TPS sampai proses perhitungan suara. Semua itu akan kami laporkan menjadi satu kesatuan hasil pengawasan DPD-RI atas pelaksanaan pilkada serentak,” ujarnya. Sementara itu, anggota KPU Bali Wayan Jondra mengharapkan agar tahapan pungut hitung pilkada serentak di Pulau Dewata dapat
berjalan dengan lancar dan damai, serta masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan bertanggung jawab. “Masyarakat juga harus paham untuk memilih tidak cukup hanya membawa C6, tetapi harus membawa KTP elektronik ataupun surat keterangan perekaman, sehingga dalam proses pungut hitung bisa berjalan lancar,” ujarnya didampingi anggota KPU Bali lainnya Kadek Wirati dan Ni Putu Ayu Winariati.
Meskipun anggaran Pilkada Bali masih belum cair sebesar Rp 30 miliar, Jondra memastikan anggaran yang tersisa masih cukup digunakan memenuhi kebutuhan hingga tahap pemungutan suara dan rekapitulasi hasil pilkada. (win) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Minim, Pengurus Koperasi Ikut Sertifikasi
JADWAL PESTA KESENIAN BALI-2018
Denpasar (Bali Post) Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar terus mendorong gerakan koperasi guna mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) sertifikasi dan kompetensi bagi pengurus dan manajer koperasi, sehingga ke depan pengelolaan koperasi lebih baik dan maju. Selama ini pengelola koperasi belum semua mau mengikuti diklat sertifikasi dan kompetensi. Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena didampingi Kabid Bina Lembaga Koperasi (BLK) Anom Prasetya mengatakan hal itu, Senin (25/6) kemarin. Menurut Erwin Suryadarma Sena, pengelola koperasi belum paham pentingnya diklat tersebut. Gerakan
Selasa, 26 Juni 2018 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Tari dan Tabuh Sanggar Seni Burdah Burak, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Duta Kabupaten Buleleng. Pukul : 11.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Lomba Bondres Modern Sanggar Seni Tugek Carangsari, Desa Petang, Duta Kabupaten Badung dengan Sekaa Bondres Werda Tama, Desa Sanggulan, Kecamatan Kediri, Duta Kabupaten Tabanan Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Lomba Tembang Girang Sanggar Sekara Hati, Br. Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Duta Kabupaten Gianyar Pukul : 17.00 Wita Tempat : Areal Taman Budaya Kegiatan : Parade Ngelawang Sanggar Seni Gita Sunari, Singaraja, Duta Kabupaten Buleleng
koperasi takut mengeluarkan biaya untuk diklat, padahal di koperasi memiliki dana pendidikan dan dana tersebut seharusnya bisa digunakan untuk mengikuti diklat sertifikasi dan kompetensi dalam rangka memajukan usaha koperasi itu sendiri. ”Kita sudah membuat aturan dan tidak akan merestui serta mengizinkan bagi ketua koperasi yang belum mendapat sertifikasi komptensi ini untuk menjadi ketua. Bila ada pemilihan ketua baru, selalu kami tanyakan, apakah yang terpilih menjadi ketua koperasi sudah mengantongi sertifikasi dan lolos uji kompetensi. Kalau belum, kami tidak mau menandatangani pengesahan itu dan mereka disuruh membuat surat pernyataan
untuk mengikuti diklat,’’ papar mantan Kadisosnaker Kota Denpasar ini. Dari 1.128 gerakan koperasi yang ada di Kota Denpasar, kata Erwin Suryadarma Sena baru 35 persen pengurus maupun manajernya mengikuti diklat sertifikasi dan kompetensi. Mengingat anggaran dari pemerintah sangat terbatas untuk menyelenggarakan diklat sertifikasi dan kompetensi, pihaknya mendorong gerakan koperasi mengalokasi dana untuk mengikuti diklat. ”Koperasi jangan hanya mengandalkan dana dari pemerintah, melainkan secara swadaya mengikuti diklat karena di Bali sudah ada LDP (Lembaga Diklat Profesi - red),’’ terangnya. Erwin Suryadarma Sena
mengungkapkan, diklat sertifikasi dan kompetensi ini dilakukan karena banyak koperasi mengalami permasalahan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan peningkatan kualitas SDM lewat diklat, diharapkan mampu membawa koperasi yang lebih baik dan maju. Menurut Erwin Suryadarma, SDM sangat penting untuk mengelola koperasi benar-benar dapat bersaing dengan usaha maupun lembaga keuangan lainnya. Untuk memenangkan persaingan di era global ini, koperasi harus memiliki SDM berkualitas dan handal sehingga mampu menjalankan roda usaha dengan baik dan berkembang pesat. ”Kami mengucapkan terima kasih kepada gerakan koperasi
karena sudah mendukung program pemerintah,’’ ujarnya. Erwin Suryadarma Sena mengimbau kepada gerakan koperasi yang belum mengikuti sertifikasi dan kompetensi hendaknya mengutus pengurus atau manajernya guna meningkatkan kualitas SDM. Diharapkan, pengurus atau manajer yang sudah mengikuti sertifikasi dan kopetensi dapat mengaplikasikan ilmunya di lapangan. “Setelah mereka mengikuti diklat ada perubahan di tubuh koperasi. Dulunya koperasi yang dikelola kurang bagus dan setelah selesai diklat kinerjanya akan lebih baik, terutama aset, anggota dan Sisa Hasil Usaha (SHU) meningkat sehingga kesejahteraan juga meningkat,’’ ujarnya. (kmb12)
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Serahkan Hibah Rak dan Buku
Pukul : 19.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Arja Sanggar Citta Usadi, Desa Mengwi Tani, Kecamatan Mengwi, Duta Kabupaten Badung Pukul : 20.00 Wita Tempat : Depan Gedung Kriya Kegiatan : Parade Wayang Kulit Babad Sanggar Kempli Beser, Banjar Wani, Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Duta Kabupaten Tabanan Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Sendratari Kolosal “Manik Angkeran” Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : Minim, Pengurus Koperasi Ikut Sertifikasi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
BUKU - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Drs. I Putu Budiasa, M.Si. menyerahkan hibah berupa buku secara simbolis kepada SDN di Denpasar, Senin (25/6) kemarin.
SALAH satu program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar dalam meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat, yakni menyalurkan hibah berupa buku sekaligus raknya. Seperti yang dilakukan Senin (25/6) kemarin, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar menyerahkan hibah berupa rak dan buku kepada lima Sekolah Dasar (SD) negeri di Denpasar. Masing-masing sekolah diberikan sebanyak 353 eksemplar buku. Penyerahan hibah ini dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Drs. I Putu Budiasa, M.Si. di kantornya. Budiasa yang didampingi Kabid Deposit Nyoman Puja mengungkapkan, program ini bertujuan untuk merangsang minat baca siswa di sekolah bersangkutan. Hibah yang diberikan kepada sekolah berupa buku dengan
berbagai macam materi bacaan di luar buku pelajaran. Selain itu, kata mantan Kadis Pariwisata ini, hibah buku ini sebagai upaya pengembangan perpustakaan di masing-masing unit, karena selama ini masih banyak lembaga yang tidak memiliki ruang perpustakaan yang memadai. Kebanyakan mereka menempatkan perpustakaan di ruangan yang tidak dirancang khsusus untuk perpustakaan. Budiasa mengatakan, tahun ini SD yang diberikan hibah, di antaranya SDN 3 Panjer, SDN 23 Pemecutan, SDN 7 Pemecutan, SDN 9 Peguyangan, dan SDN 8 Kesiman. Pemberian hibah ini sebagai wujud pemerintah dalam upaya pengembangan perpustakaan. Tujuan lain, yakni menjamin kelangsungan penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat. Selain itu, menja-
min keberadaan perpustakaan secara merata. Budiasa menambahkan, setiap tahun program ini tetap berlangsung. Hanya jumlah penerima hibah berbeda, karena tergantung anggaran yang ada. Sejak 2011 sampai saat ini pihaknya sudah memberikan hibah buku maupun rak kepada 127 sekolah negeri, 11 sekolah swasta dan enam yayasan. “Mudah-mudahan pada anggaran perubahan ini kami bisa lagi mendapat anggaran, sehingga semakin banyak sekolah yang menerima hibah buku,” katanya. Salah satu penerima hibah Wayan Terima dari SDN 8 Kesiman, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan hibah tersebut. Ia mengharapkan bantuan seperti ini terus berlanjut setiap tahun. Pasalnya, selama ini banyak perpustakaan sekolah bukunya kurang beragam. (ad959)
The Sukarno Center Gelar Bulan Bung Karno di Blitar, Jatim
Shri Arya Wedakarna Berharap Partai Pendukung Radikalisme Bubar di Pemilu 2019 BANGSA Indonesia harusnya bersyukur dengan tiga keputusan penting dari era pemerintahan Joko Widodo, yakni terbitnya Keputusan Presiden No.24/2016 terkait Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945, terbitnya Perppu tentang ormas sekaligus payung hukum dalam pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan yang terakhir adalah inisiatif pemerintah dalam mendorong lahirnya produk UU Antiterorisme pascakejadian terorisme di Mako Brimob dan tragedi Surabaya. Dan dukungan agar pemerintahan Joko Widodo bisa terus melanjutkan revolusi Bung Karno yang tertunda disampaikan oleh tokoh PNI Bali yakni Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai mengikuti peringatan Haul Wafatnya Bung Karno ke-48 Tahun di Kota Blitar, Jawa Timur. Dalam pertemuan yang dihadiri para tokoh bangsa ini, Shri Arya Wedakarna mengin-
gatkan pada masyarakat Indonesia bahwa tantangan utama bangsa Indonesia saat ini adalah gerakan radikalisme. “Dulu Bung Karno pernah menghadapi pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) dan berhasil ditumpas hingga ke akar-akarnya. Dulu makar terjadi dengan perang fisik, tapi kini makar lewat jalur politik, ekonomi, budaya, pendidikan dan sosial. Kini saya harap pemerintahan Presiden Joko Widodo harus bisa setegas Bung Karno. Saya kira semua komponen bangsa sudah sepakat bahwa Pancasila dan NKRI adalah harga mati dan menolak pendirian negara agama di Indonesia. Tidak ada waktu lagi dan kita berharap di pemerintahan Presiden Joko Widodo ini bisa terselesaikan, risikonya besar, bahwa keutuhan NKRI dipertaruhkan,” ungkap Arya Wedakarna yang juga Ketua DPP PNI Marhaenisme ini. Ia pun memiliki pandangan revolusioner yakni bahwa rakyat
Indonesia harus menggagalkan eksistensi partai-partai politik yang diduga memberikan dukungan terselubung terhadap gerakan anti Pancasila dan radikalisme. “Saya kira opsi untuk membubarkan partaipartai berhaluan radikal dan anti-Pancasila secara ilmiah adalah yang terbaik. Caranya jangan sampai parpol-parpol itu lolos Parlementary Threshold (PT) minimal empat persen di Pemilu 2019 sesuai UU No. 7 Tahun 2017. Ini tugas kaum marhaen Indonesia agar memenangkan partai partai nasionalis pada Pemilu 2019 nanti. Kenapa? Jika partaipartai yang selama ini suka membuat gaduh masyarakat, suka menyebarkan fitnah dan hoax terhadap Presiden Joko Widodo atau cenderung mendukung aksi radikalisme tidak dibubarkan, maka risikonya adalah NKRI. Bahasa kerennya selangkah lagi parpol-parpol itu akan hilang dari kertas pemilu Indonesia, dan itu sudah
cukup memotong pergerakan politik anti Pancasila. Ini suatu yang wajar, dan biasa-biasa saja. Dalam politik dunia internasional, hal ini berhasil di sejumlah negara,” ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring. Melalui The Marhaenisme Institute yang ia dirikan bersama Sukmawati Soekarno (Pembina) telah menyiapkan kajian terkait dengan hal ini. “Kita akan berikan masukan kepada pemerintah, termasuk juga lembaga strategis lainnya agar cita-cita membubarkan parpol anti Pancasila bisa terealisasi, baik strategi secara terbuka atau tertutup, yang penting caranya sah secara konstitusi. Kita all out, minimal targetnya mengurangi suara mereka di DPR-RI di Pemilu 2019, kalau sampai tidak sampai empat persen malah angayubagio,” ungkap Arya Wedakarna yang juga Ketua Tim Pemenangan Joko Widodo 2 Periode dari
Front Marhaenis. Khusus menanggapi Bulan Bung Karno, Arya Wedakarna memiliki pandangan bahwa sampai saat ini rakyat Indonesia masih berharap banyak pada keluarga Bung Karno untuk menjaga kebhinnekaan Indonesia lewat politik. “Setiap saya berziarah ke Makam Bung Karno, saya selalu berdoa pada Tuhan agar roh Bung Karno agar bisa Amor Ring Acintya. Saya juga berharap agar keturunan Bung Karno, baik putra dan putri termasuk generasi ketiga, agar diberikan kerahayuan. Bali sebagai minoritas, dan sebagian masyarakat di wilayah Indonesia ini berkepentingan agar trah Bung Karno mampu menjaga minoritas. Di republik ini, banyak mantan presiden dan anak-anak mantan presiden, tapi maaf, tapi dari pandangan saya, hanya keturunan Bung Karno yang benar-benar serius menjaga kebhinnekaan dan tidak fanatik. Saya sih tegas
saja, karena politik itu adalah masalah keberpihakan. Dan saya berpihak pada Sukarnois dan jalur Presiden Joko Wido-
do,” ungkap AWK yang merupakan putra dari tokoh besar PNI di Bali Shri Wedastera Suyasa ini. (ad957)
NASIONALIS - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Megawati Soekarno, Puti Guntur Soekarno, Menteri Pemuda Olahraga, Menteri Ketenagakerjaan RI, Menteri Hukum dan HAM-RI, di Blitar, Jawa Timur.
BADUNG
Selasa Paing, 26 Juni 2018
3
Selama Posko Lebaran
Bandara Ngurah Rai Layani 1,3 Juta Penumpang
Mangupura (Bali Post) –
Selama 18 hari sejak tanggal 7 Juni hingga tanggal 25 Juni atau selama Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran 2018 beroperasi, Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani 1,3 juta penumpang. Total jumlah penerbangan selama pelaksanaan posko mencapai 8.131 penerbangan. Jumlah ini meningkat 8,52 persen atau sebesar 846 pesawat, lebih besar dibandingkan dengan periode Lebaran 2017. Menurut General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi, peningkatan jumlah penumpang melalui bandara dipicu oleh libur Lebaran yang dibarengi dengan libur anak sekolah. Selain itu, untuk tahun ini libur Lebaran lebih panjang sehingga tren pertumbuhan pergerakan penumpang dan pesawat
terdistribusi rata. Yanus Suprayogi menambahkan, jumlah penumpang selama pelaksanaan posko tercatat sebanyak 1,3 juta penumpang. Jumlah ini menurutnya mengalami peningkatan sebesar 11,61 persen atau sebesar 102 ribu penumpang, lebih besar dibandingkan dengan periode Lebaran 2017. “Sejak 7 Juni
2018 sampai dengan penutupan posko terdapat 176 extra flight,” ujarnya saat ditemui usai penutupan Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran 2018, Senin (25/6) kemarin. Yanus Suprayogi menjelaskan, puncak kepadatan penumpang secara keseluruhan terjadi pada tanggal 23 Juni sebanyak 78.773 penumpang. Sedangkan puncak kedatangan penumpang terjadi pada tanggal 15 Juni sebesar 39.867 dan untuk keberangkatan penumpang puncaknya terjadi pada tanggal 22 Juni sebesar 40.415 penumpang. Untuk pergerakan pesawat, kata Yanus Suprayogi puncak kedatangan terjadi pada tanggal 22 Juni sebesar
”Karya Tawur Balik Sumpah” di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung
MENGHADIRI - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa dan Ketua DPRD Putu Parwata, disaat menghadiri Rangkaian Karya Padudusan Agung Manawa Ratna Madasar Tawur Balik Sumpah di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, Senin (25/6) kemarin. SERANGKAIAN Karya Padudusan Agung Manawa Ratna Madasar Tawur Balik Sumpah di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, Senin (25/6) kemarin dilaksanakan Tawur Balik Sumpah. Upacara ini di-puput empat sulinggih, di antaranya Ida Pedanda Gede Buruan Geria Darmasaba, Ida Pedanda Putra Sidemen Geria Gede Sidemen Taman, Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Canthi Citra
Geria Jadi, Tabanan dan Jro Gede Sengguhu Tumburuwasa dari Jero Gede Banjar Lambing Sibangkaja. Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta beserta istri, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa beserta istri, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta istri, Sekda Badung Adi Arnawa serta jajaran OPD di lingkungan Pemkab Badung. Pada kesempatan tersebut Bu-
pati Giri Prasta bersama jajaran melaksanakan persembahyangan bersama. Ketua Panitia Tawur Balik Sumpah I.B. Basma melaporkan, Karya Tawur Balik Sumpah Madya ini dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sesuai dengan Purana Pura Lingga Bhuana. Karya serupa juga dilaksanakan di tahun 2008. Pada kesempatan ini, pelaksanaan Tawur Balik Sumpah dipuput empat sulinggih dari Tri Sadhaka, Rsi Bujangga, Budha dan Siwa. Adapun sarana prasarana yang dipakai dalam upacara ini menggunakan seekor sapi. Terkait rangkaian karya, nanti puncaknya dilaksanakan pada Purnamaning Kasa, Kamis (28/6). Pada saat itu Ida Batara nyejer selama tiga hari dan dilaksanakan kegiatan Mapasaran Ida Tedun ke Balai Paselang. Lebih lanjut disampaikan, pelaksanaan karya ini tujuannya tiada lain untuk menyampaikan rasa terima kasih karena sudah diberikan berkah oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa selama 10 tahun melaksanakan kegiatan sudah berjalan dengan baik dan lancar. (ad954)
234 pesawat dan untuk keberangkatan puncaknya terjadi pada 13 dan 22 Juni sebanyak 240 pesawat. “Jumlah pergerakan penumpang dan pesawat selama posko jika dibandingkan dengan rata-rata harian terjadi peningkatan sebesar 20,9 persen, berbanding lurus dengan peningkatan pergerakan pesawat sebesar 5,6 persen,” katanya. Selama kegiatan posko, kata Yanus Suprayogi pihaknya melibatkan beberapa stakeholder di wilayah Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali yakni Otoritas Bandara Wilayah IV, TNI AU, Polda Bali, Kepolisian Kawasan Udara Ngurah Rai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Basarnas, Airline dan Ground Handling. (kmb23)
Bali Post/kmb23
Tingkatkan Kerja Sama Melalui Pertunjukan Bersama Seni Tiongkok-Indonesia Mangupura (Bali Post)Guna meningkatkan hubungan kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia, khususnya Bali, Konjen Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar menggelar pertunjukan bersama seni Tiongkok-Indonesia di Bali Nusa Dua Theater, Jumat (22/6). Event ini juga dalam rangka 15 tahun perayaan hubungan kemitraan strategis Tiongkok-Asean, serta berkaitan dengan perayaan PKB ke-40.
Pada event ini, Provinsi Bali menampilkan tiga tarian, di antaranya tari Janger, Legong dan tari akrobat dari Devdan Show. Sementara dari pemerintah Tiongkok membawakan sebanyak tujuh Opera, yaitu beberapa jenis opera Kanton dan opera Yon. Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Gou Haodong mengatakan Tiongkok dan Indonesia mempunyai kondisi sosial yang mirip dan
Bali Post/kmb23
OPERA - Penampilan salah satu jenis opera yang dibawakan seniman Tiongkok di Bali Nusa Dua Theater, Jumat (22/6).
sama-sama memiliki tangung jawab untuk mewujudkan idustrialisasi dan mordernisasi. Dikatakan, dalam beberapa tahun ini hubungan kemitraan strategis komprehensif antara Tiongkok dan Indonesia terus berkembang secara menyeluruh. Bahkan kerja sama bilateral telah mencapai hasil bagus di berbagai bidang. “Sebenarnya potensi kerja sama Bali-Tiongkok sangat besar dan luas,” ujarnya. Meski baru bertugas selama tiga bulan di Bali, Gou Haodong mengaku langsung jatuh cinta pada Bali. Selama ini pihaknya merasakan kenyamanan selama berada di Bali. Kendati begitu, ia mengakui apa yang dilakukan saat ini masih dirasa kurang. Ke depan pihaknya akan bekerja keras dan terus bersama masyarakat Bali untuk mendorong kemajuan hubungan persahabatan Tiongkok dan Indonesia. “Atas dukungan berbagai kalangan masyarakat Indonesia, pertukaran dan kerja sama persahabatan di berbagai bidang akan terus
diperdalam,” katanya. Gou Haodong menambahkan, pihaknya sangat senang bisa mengundang grup kesenian dari Tiongkok untuk bergabung meramaikan event ini. Pertunjukan seni ini ditujukan kepada seluruh wisatawan di Bali dan dunia. Grup Tiongkok ini menampilkan pertunjukan terbaik mereka, dan setelah kembali ke Tiongkok mereka akan turut serta membawa kenangan indah tentang Bali dan Bali menjadi lebih dikenal oleh masyarakat Tiongkok. Menurut Gou Haodong, pertunjukan ini sangat penting sebagai ajang promosi Bali ke masyarakat Tiongkok. Seperti diketahui, Tiongkok memang menjadi sumber wisman terbesar bagi Bali. Selama tahun 2017, wisatawan yang datang ke Bali cukup besar. Jumlahnya mencapai 1,38 juta jiwa. Dari Januari hingga April 2018, wisatawan Tiongkok ke Bali sudah melebihi 420 ribu. Sampai Mei 2018, jumlah kunjungan sudah mencapai 500 ribu lebih. (kmb23)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
info seremoniAL Dilantik, Pengurus Wilayah PDGI Bali Pastika Ingatkan ASN Gunakan dan Cabang Se-Bali Hak Pilih pada Pilgub 27 Juni Berkomitmen Proaktif Turun ke Masyarakat
Selasa Paing, 26 Juni 2018
PENGURUS Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah (Pengwil) Bali dan PDGI Cabang se-Bali periode 2017-2020 dilantik, Jumat (23/6) lalu. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua PB PDGI drg. Ugan Gandar ditandai pembacaan SK dan sumpah pelantikan. Pengurus yang dilantik masing-masing Pengwil PDGI Bali yang diketuai Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG., PDGI Cabang Kota Denpasar yang dipimpin drg. I Dewa Gde Budijanana, Sp.Ort., PDGI Cabang Badung diketuai I Agus Sundia Atmaja, M.Erg., PDGI Cabang Bali Timur (Klungkung, Gianyar, Bangli dan Karangasem) yang dipimpin drg. I.B. Suryana, PDGI Cabang Buleleng yang diketuai drg. Handy Sucita, MAP., PDGI Cabang Tabanan yang dipimpin drg. Ketut Martawan dan PDGI Cabang Jembrana yang diketuai drg. Wayan Winarsih. Wakil Ketua PB PDGI Ugan Gandar minta pengusus PDGI yang baru dilantik lebih banyak turun ke masyarakat. Ikut serta memberi kontribusi guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat baik secara institusional maupun pribadi. Program ini terkait dengan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) untuk masyarakat umum memerlukan peran serta dokter gigi. Hal itu dibenarkan Ketua Pengwil PDGI Bali yang juga Dekan FKG Unmas Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. Dia menekankan pengurus baru berkomitmen proaktif terjun ke masyarakat dengan cara memberi peran serta dalam kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat, baik bersifat promotif maupun preventif. Soal pasar kerja dokter gigi
DILANTIK - Ketua Pengwil PDGI Bali Dewa Made Wedagama bersama para ketua cabang PDGI se-Bali dilantik oleh Wakil Ketua PB PDGI Ugan Gandar. di Bali, Dewa Made Wedagama mengatakan tiap tahun rata-rata mencetak 60 orang dokter gigi baru. Jumlah ini masih kurang dari kebutuhan dokter gigi di Bali, apalagi dalam penyediaan SDM dokter spesialis bedah mulut. Ini artinya peluang pasar kerja dokter gigi yang baru sangat prospektif. Karena itu, dokter gigi luar negeri banyak melirik peluang pasar di Bali. ‘’Ini sebuah tantangan bagi dokter gigi di Bali untuk terus meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing dengan dokter gigi luar negeri,’’ tegasnya. Khusus di Denpasar dan Badung jumlah dokter gigi di puskesmas sudah memadai yakni minimal dua dokter. Namun, dalam pengadaan dokter spesialis, jumlahnya masih kurang dari Yogyakarta. Saat ini Pemprov Bali mulai menyiapkan beasiswa bagi dokter gigi di Bali untuk melanjutkan studi ke spesialis. Hal ini bisa dijadikan acuan guna
memenuhi keperluan dokter gigi spesialis yang masih belum merata di semua rumah sakit daerah. ‘’Buktinya, masih banyak RS daerah yang meminjam dokter gigi spesialis ke FKG Unmas,’’ terangnya. Soal jumlah dokter gigi di luar Denpasar dan Badung, Dewa Wedagama mengatakan masih sangat kurang. Belum semua puskesmas di luar dua daerah ini dilengkapi dokter gigi karena keterbatasan penyiapan sarana dan alat medis pendukung. Untuk itu, dia setuju jika pemkab dan pemkot menyiapkan anggaran (APBD) kepada putra daerahnya dalam bentuk beasiswa untuk menempuh pendidikan S-1 di FKG hingga dokter spesialis. Setelah tamat mereka bisa diangkat menjadi pegawai daerah di tiap kecamatan. Model ini dinilai sangat bermanfaat untuk memecahkan masalah kekurangan SDM dokter gigi dan perpindahan SDM dokter daerah. (ad951)
Siswa SMAN 6 Denpasar Raih Emas dan ”Best Invention Award’’ di Malaysia
SATU lagi siswa SMAN 6 Denpasar sukses mengukir prestasi internasional. Romiza Zildjian (kelas X-IPA-5) meraih medali emas di ajang WYIE (World Young Inventors Exhibition) 2018. Lomba riset dan ilmiah tingkat internasional itu diikuti 400 finalis se-dunia pada 9-13 Mei lalu. Romiza Zildjian lolos seleksi setelah mendaftar secara online. Hasil penelitiannya ‘’Potensi Penggunaan Getah Pohon Kudo (Lannea Coromandelica) dan Sampah Tangkai Buah Palem Bali (Ptychosperma Macarthurii) sebagai Briket Alternatif yang Ramah Lingkungan’’ mengungguli finalis lainnya. Bahkan, dia satu-satunya duta Indonesia yang meraih best invention award secondary category tingkat Asia. Ini artinya, Romiza dinobatkan sebagai peneliti muda terbaik di tingkat Asia oleh AYIE. Ia meneliti briket selama tujuh bulan di Bali. Hasilnya, briket ini bisa dipakai sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Semua bahan menggunakan bahan alamiah. Getah kudo (getah pohon santen) sebagai perekat alternatif dan serbuk palem Bali sebagai bahan baku utama briket. Yang menarik, Romiza diuji oleh para profesor. Dewan juri pun sangat tertarik karena di Malaysia semua bahan bakunya ada. Untuk itu, siswa binaan I Kadek Artayasa, S.T. ini akan mengajukan hak paten atas temuannya. Termasuk mengembangkan penelitiannya sejauh mana mampu menghemat energi dibandingkan menggunakan bahan bakar gas. Sebelumnya, Romiza juga mengikuti lomba ISPO (Indonesian Science Project Olimpiad) 2018 di
MEDALI - Kepala SMAN 6 Denpasar Nyoman Mudita didampingi Wakasek mengalungkan medali emas WYIE kepada Moriza Zildjian (tengah). Tangerang. Ia bersama Ni Luh hanya bisa membantu dana untuk Gede Kusumasari berhasil meraih guru pembina, sedangkan Moriza honourable mention di kategori menghabiskan biaya Rp 18 juta lingkungan. Romiza memaparkan termasuk uji penelitian sepenuhnya materi yang mirip sama dengan di ditanggung orangtua siswa. Malaysia yakni ‘’Pengaruh KarakUntuk itulah, Nyoman Mudita teristik Getah Tanaman Kudo seb- berharap agar siswa lainnya bisa agai Perekat Alternatif Briket Palem mengikuti jejak Moriza, Luh De, Bali’’. Anak tunggal pasangan Erma Arjun, dan Melinda ke ajang interSusanti dan Bambang Purwanto ini nasional. ‘’Sekalipun sekolah dalam juga merebut juara III jingle hemat keterbatasan dana, tetap mengirim energi wilayah regional (Bali dan duta terbaiknya demi pengembanNusra) dari Kementerian ESDM. gan potensi siswa,’’ tegasnya. Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. Kasek Mudita didampingi para I Nyoman Mudita, M.Pd. mengung- Wakasek Drs. Nyoman Sumahenkapkan, prestasi internasional yang dra, Drs. I Nyoman Sudiarta, I Waydiukir Moriza tahun 2018 ini adalah an Subiakta, S.Pd., Drs. I Wayan yang keempat. Sebelumnya, siswa Arta, dan Drs. Jerokum bertekad Sixsma meraih medali di Korsel memperkuat akademik di Kelompok dan dua di India. Ia bangga dan ber- Peneliti Belia (KPB) Sixsma sebagai terima kasih kepada guru pembina gabungan anak-anak ekstra KIR, dan Moriza yang mengharumkan fotografi, jurnalistik dan lingkunnama baik sekolah. Peran dan du- gan. Program unggulan Sixsma kungan dana dari orangtua siswa ini terbukti mampu membuahkan sangat besar sehingga bisa men- prestasi mulai nasional hingga inembus final di Malaysia. Sekolah ternasional. (ad958)
Prospek Usaha Kuliner Cerah
Minim, UMKM Kuliner Urus Izin BALI merupakan daerah tujuan wisata dengan jumlah kunjungan 18.000 per hari. Wisatawan yang datang pasti membutuhkan makanan dan minuman, sehingga prospek di bisnis kuliner ini sangat cerah. Namun, banyaknya usaha kuliner di Bali tidak sertamerta diiringi dengan pengurusan izin oleh pelaku UMKM kuliner. Berdasarkan data dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang disampaikan Kepala Bekraf Triawan Munaf, belum lama ini, kuliner adalah tiga besar subsektor unggulan dari 16 subsektor. Bahkan, kuliner merupakan unggulan pertama. Sumbangannya terhadap PDB ekonomi kreatif sebesar 41,5 persen. Kuliner tersebut bisa berupa restoran, warung, kedai makanan, makanan keliling, jasa boga, pusat penjualan makanan dan minuman serta industri makanan. Subsektor kuliner juga menyumbang 46 persen penyerapan tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif. Total ekspor kuliner adalah 1,1 miliar dolar AS. Ketua Umum Himpunan Usaha Kecil dan Menengah (Hipakena) Bali I Gusti Ngurah Gede Raka Arsana Putra, S.E. mengatakan, dari 313.000 UMKM yang ada
di Bali, diperkirakan 200.000 merupakan UMKM yang bergerak di bidang kuliner. Keuntungan dari usaha kuliner bisa mencapai 50-60 persen. Tak heran usaha kuliner bertebaran dan musiman, karena untungnya yang menggiurkan. Hanya, data pasti usaha kuliner belum ada lantaran banyak usaha kuliner yang tidak terdata. Biasanya data UMKM terdata di Dinas Perizinan atau di kecamatan, karena pelaku UMKM mengurus izin di sana. Minimnya data UMKM menunjukkan bahwa UMKM di Bali masih sedikit yang mengurus izin. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra menyatakan usaha di bidang kuliner memang menjanjikan. Itulah yang membuat usaha di bidang ini bertumbuh dengan pesat. Namun, pertumbuhan ini tidak diiringi pengurusan izin usaha oleh pelaku usaha kuliner. Hal ini berdampak pada keamanan makanan mengingat makanan harus aman, sehat dan higienis. ‘’Kalau wisatawannya fanatik terhadap agama, mereka akan mencari makanan halal, bersih termasuk penggunaan pewarna tidak dibolehkan,’’ ungkapnya.
Dalam beberapa kali sidak yang dilakukan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, BBPOM masih menemukan makanan yang tidak aman, seperti penggunaan pewarna bukan makanan, formalin dan boraks. Selain itu, pelaku usaha kuliner harus memerhatikan kenyamanan konsumen, tempat dan fasilitas lainnya. Hal inilah yang akan memengaruhi citra kuliner Bali di mata Indonesia dan internasional. Di sisi lain, dinas sulit memantau data dan pergerakan UMKM yang bergerak di bidang kuliner. Sebab, banyak kuliner musiman dan banyak UMKM yang tidak mengurus perizinan. ‘’Di Denpasar, saat mengurus izin, pengelola harus memiliki BPJS. Di sini kendalanya karena orang malas mengurus,’’ jelas Gede Indra. Ia berharap pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner mengurus perizinan dan mengikuti sertifikasi. Namun, tidak dimungkiri minimnya pelaku usaha kuliner mengurus izin lantaran konsumen tidak menuntut memiliki izin atau tidak. Konsumen hanya mencari kuliner yang enak, murah dan mudah. (may)
GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menggunakan hak pilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023 yang akan digelar Rabu (27/6) besok. Penekanan itu disampaikannya pada pelaksanaan Apel Disiplin yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Bali, Senin (25/6) kemarin. Menurut Pastika, menggunakan hak pilih pada perhelatan demokrasi merupakan kewajiban konstitusional yang harus dilaksanakan oleh seluruh warga negara. ‘’Sebagai warga negara yang baik, saya harapkan seluruh ASN menggunakan hak pilih. Karena pilihan kita akan menentukan siapa pemimpin Bali lima tahun ke depan,’’ ujarnya. Pastika tak menginginkan ASN memanfaatkan kesempatan libur di hari pencoblosan untuk bermalas-malasan di rumah hingga enggan datang ke TPS. Pada bagian lain, Pastika juga menyinggung libur panjang cuti bersama yang baru dinikmati oleh ASN. Pascalibur panjang, ASN Pemprov Bali diharapkan lebih
APEL DISIPLIN – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (kanan) memimpin Apel Disiplin di halaman Kantor Gubernur Bali, Senin (26/6) kemarin. fresh dan semangat dalam bekerja. Terlebih saat ini pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 telah memasuki akhir semester pertama. ‘’Akselerasi semua program yang telah dirancang agar dapat memenuhi target,’’ pungkas Gubernur
Bali. Apel Disiplin diikuti oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Sekda Dewa Made Indra, pejabat eselon II, III dan IV serta Staf Sekretariat Daerah Provinsi Bali. (ad960)
Semakin Mengglobal
SMK TI Bali Global Kini Dilengkapi Sistem Globaliti
SMK TI Bali Global Denpasar sebagai sekolah IT pertama di Bali, kini semakin mengglobal dengan melengkapi segala fasilitas dan layanan sebagai upaya menyiapkan peserta didik menghadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sekolah swasta IT favorit di Bali ini dilengkapi sistem globaliti. Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. didampingi Ketua Tim Pengembangan IT Made Pradnyana Ambara, S.Kom., M.T. dan Wakasek Kurikulum Nyoman Sucana, M.Pd., M.Kom. mengungkapkan, sistem globaliti itu meliputi Globaliti Server (komputer server), Globaliti Hotspot (akses internet), Globaliti Cloud (sistem penyimpanan data online) dan Globaliti TV (akses streaming video). Pengembangan sistem globaliti bertujuan menunjang proses pembelajaran berbasis information technology (IT) di SMK TI Bali Global Denpasar. Pradnyana Ambara menjelaskan, Globaliti Server merupakan komputer utama yang memberikan layanan akses sistem globaliti serta memantau semua aktivitas komputer client (pengguna). Globaliti Server menyimpan semua data dari akses globaliti secara terpusat dan aman. Globaliti Hotspot memberikan layanan internet kepada siswa dan guru dengan akses koneksi yang sangat baik. Globaliti Hotspot sudah menjangkau semua area atau ruangan di lingkungan sekolah. Siswa dan guru sudah memiliki username dan password sendiri untuk dapat mengakses Globaliti Hotspot. Selanjutnya, Globaliti Cloud merupakan sistem penyimpanan data digital secara online dengan memanfaatkan komputer Globaliti Server sebagai media penyimpanannya. Globaliti Cloud sebagai media flashdisk online yang digunakan oleh siswa dan guru untuk menyimpan data. Sistem ini bisa diakses secara online kapan dan di mana pun dengan memasukkan username
SISTEM GLOBALITI – SMK TI Bali Global Denpasar kini dilengkapi sistem globaliti. Sistem ini untuk menunjang proses pembelajaran berbasis IT. dan password yang sudah dimiliki. Globaliti Cloud juga bisa membagikan data (sharing), sehingga proses pemberian materi atau pengumpulan tugas secara digital lebih efektif dan efisien. Sementara Globaliti TV merupakan langkah nyata SMK TI Bali Global Denpasar dalam menuangkan kreativitas dan inovasi generasi muda milenial serta sebagai media informasi digital anak muda. Kasek Murjana menambahkan, ke depan, SMK TI Bali Global Denpasar akan mengembangkan globaliti E-Learning, Globaliti CBT (Computer Based test) atau sistem ujian online, Globaliti Creative Studio sebagai media kreativitas siswa dan sekolah seperti iklan, majalah, dan vlog kegiatan. Selain itu, Globaliti E-Tourism sebagai bentuk kepedulian SMK TI Bali Global Denpasar untuk mendukung dunia pariwisata Indonesia khususnya di Bali dalam konten multimedia dan Sistem Informasi Manajeman Terpadu (SIMT). Sistem globaliti merupakan kelebihan luar biasa yang dimiliki SMK TI Bali Global Denpasar dibandingkan sekolah berbasis IT lainnya di
Bali. ‘’Kami sekolah TI harus betulbetul memanfaatkan teknologi. Semua orang kini dituntut melek TI, karena siapa yang menguasai TI akan menguasai dunia. Tak terkecuali dunia pendidikan, wajib menguasai TI karena tanpa itu maka akan tertinggal jauh. SMK TI Bali Global Denpasar tak ingin sekadar menjadi sekolah IT,’’ tegasnya. Untuk mendukung kegiatan pembelajaran, SMK TI Global Denpasar juga dilengkapi berbagai laboratorium praktik yakni laboratorium rekayasa perangkat lunak, lab multimedia, lab teknik komputer jaringan, lab animasi, dan lab desain komunikasi visual. Semua laboratorium sistem operasi terbaru dan khusus lab TKJ memiliki dua sistem operasi windows dan linux. Pada penerimaan siswa baru tahun ini, sekolah yang beralamat di Jalan Tukad Citarum No.44 Denpasar ini menerima 14 kelas, masing-masing 36 siswa per kelas sesuai petunjuk teknis PPDB. Calon siswa yang sudah mendaftar kembali sebanyak 450 dan masih menyisakan kursi 50 orang. Pendaftaran siswa baru dilayani sampai 7 Juli 2018. (ad953)
”Terang Telah Datang’’ dari ISBI Tanah Papua
Kisah Perjalanan Institut Seni di Ufuk Timur Indonesia IRING-IRINGAN puluhan seniman Papua dengan pakaian dan riasan khasnya menarik perhatian pengunjung Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40, Senin (25/6) malam kemarin. Para seniman dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua ini berjalan kaki dari Kampus ISI Denpasar menuju Wantilan Art Center. Mereka selanjutnya mementaskan pergelaran ‘’Terang Telah Datang’’, berkolaborasi dengan ISI Denpasar dan Intermingle Art Project. Konseptor pentas seni tradisi dan kontemporer ‘’Terang Telah Datang’’ ini adalah Rektor ISBI Tanah Papua Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A. Mantan Rektor ISI Denpasar ini mengatakan tidak ada kesulitan berarti yang dihadapi pada saat menyiapkan pementasan ini. Sebab, dosen dan mahasiswa ISBI Tanah Papua memberikan dukungan penuh. Pun ISI Denpasar dan Intermingle Art Project. ‘’Teman-teman semangat dan materinya baik penggarap maupun penarinya bagus-bagus,’’ ujarnya. Wayan Rai mengungkapkan, salah satu garapan yakni tari King pernah diikutkan dalam event bertaraf nasional dan menang. Tari King merupakan bagian dari babak pertama pergelaran ‘’Terang Telah Datang’’ di Art Center. Tarian ini dibawakan setelah pembukaan menampilkan suasana Papua dan puisi. Setelah itu, berturut-turut dipentaskan tari Siklus Kehidupan, folk song Papua, garapan Pangkur Sagu dan ditutup eco fashion dari Fashion Design ISI Denpasar.
Bali Post/rin
PUISI - Pembacaan puisi dan lagu tentang Papua mengawali penampilan ISBI Tanah Papua di ajang PKB ke-40. Pergelaran kesenian tradisi dan modern berbasis seni budaya Papua ini berlanjut ke babak kedua. Lagilagi ada arak-arakan yang menarik pengunjung PKB, karena berpindah tempat ke depan Gedung Kriya. Jika babak pertama sangat kental dengan garapan tradisi, di babak kedua lekat dengan garapan kontemporer berkolaborasi dengan ISI Denpasar dan Intermingle Art Project. Garapan ini menampilkan pula instalasi dari bambu karya Suklu. ‘’Dari Papua ada 23 orang (seniman). Sisanya teman-teman dari Intermingle Art Project (8 orang) terdiri atas dosen ISI dan dari Fashion Design ISI Denpasar (10 orang),’’ jelas Rai. Menurut Ketua Jurusan Desain Mode ISI Denpasar Dr. Tjok. Istri Ratna Cora Sudarsana, S.Sn., M.Si., ‘’Terang Telah Datang’’ mencerita-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
kan tentang perjalanan ISBI Tanah Papua. Tadinya tidak ada institut seni di ufuk timur Indonesia itu. ISBI Tanah Papua baru berdiri tahun 2014 dimotori oleh ISI Denpasar. Kehadiran ISBI diharapkan bisa memberikan pencerahan seni berbasis akademis. ‘’Itu yang dimaksud terang telah datang. Pentas ini juga dikaitkan dengan tema besar Cendrawasih,’’ paparnya. Menurut Cora, burung Cendrawasih memiliki filosofi yang hampir sama antara di Bali dan Papua. Di Bali, burung ini dipercaya sebagai manuk dewata atau burung pengantar arwah ke surga. Di Papua, cendrawasih disebut sebagai burung surga. Berangkat dari sana, sempat digelar FGD membahas filosofi Cendrawasih melibatkan para sulinggih di RRI Denpasar, 18 Juni lalu. (rin)
Selasa Paing, 26 Juni 2018
daerah
5
Gilas Pengendara Motor, Sopir Truk Kabur
WNA Cekik Leher Karyawan Mangupura (Bali Post) Jumlah warga negara asing (WNA) yang ditahan di Rutan Polsek Kuta terus bertambah. Senin (25/6) kemarin, warga negara Australia James Mihaka Nathan (36) ditahan setelah mencekik leher Sukardi (25), karyawan Circle K di Jalan Legian Gang Tropozone, Kuta, Badung. ‘’Hasil pemeriksaan pelaku saat itu mabuk. Pelaku mencekik leher korban menggunakan dua tangannya. Aksi pelaku itu terekam CCTV,’’ kata Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra saat dikonfirmasi kejadian itu. Menurut mantan Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) ini, kejadiannya pukul 03.10 Wita. Pelaku datang ke TKP seorang diri dan melihat barang yang dipajang di sana. Tanpa sebab yang jelas pelaku yang menginap di Hotel Mercure Legian, Kuta ini spontan marah-marah. Korban dan temannya berusaha meredam pelaku. ‘’Saat korban berada di kasir, pelaku mendekatinya. Korban langsung dicekik,’’ ujarnya. Dari hasil rekaman CCTV terlihat korban berusaha melepas cekikan tersebut. Pelaku sempat didorong ke rak, tetapi cengkeraman pelaku sangat kuat. Setelah dua teman korban berusaha minta tolong ke warga, pelaku baru melepaskan cekikannya lalu kabur. ‘’Setelah menerima laporan kasus ini, kami langsung ke TKP. Setelah ditunjukkan oleh korban, akhirnya kami mengamankan pelaku di Jalan Legian dan dibawa ke Polsek untuk proses lebih lanjut,’’ ungkap lulusan Akpol tahun 2012 ini. (kmb36)
Residivis Narkoba Diganjar Enam Tahun
Denpasar (Bali Post) Residivis kasus narkoba, terdakwa Kevin Lee (44) diganjar hukuman pidana selama enam tahun penjara di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (25/6) kemarin. Di samping itu, majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi menghukum terdakwa dengan pidana denda Rp 1,5 miliar subsider 6 bulan penjara. Putusan tersebut masih lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU Ida Ayu Nyoman Surasmi sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman selama 7 tahun dikurangi masa terdakwa menjalani penahanan. Dalam amar putusannya, majelis hakim mengatakan residivis kasus narkoba jaringan Lapas Kerobokan itu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual-beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu-sabu dengan berat keseluruhan 1,49 gram brutto atau 0,89 gram netto. Terdakwa dijerat Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebelum membacakan kesimpulan, majelis hakim terlebih dahulu membacakan sejumlah pertimbangan baik yang memberatkan maupun yang meringankan. Hal memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang tengah gencar memberantas penyalahgunaan narkoba dan terdakwa sudah pernah dihukum. Sementara yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan mengakui terus terang perbuatannya. Atas vonis hakim tersebut, baik terdakwa melalui penasihat hukumnya Ketut Dody Arta Kariawan maupun JPU sama-sama menyatakan menerima. (kmb37)
Disdikpora Denpasar Diminta Terapkan Aturan PPDB
Denpasar (Bali Post) – Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019 untuk jenjang SMP dan SD sedang berlangsung. Meminimalisir persoalan yang muncul, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) diminta tetap berjalan sesuai aturan yang ada. Terlebih kini masyarakat sudah mulai paham dengan mekanisme PPDB yang diterapkan pemerintah. Hal ini terungkap dalam rapat kerja antara Komisi IV DPRD Kota Denpasar dan jajaran Disdikpora setempat, Senin (25/6) kemarin. Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi IV I Gede Semara didampingi Kepala Disdikpora I Wayan Gunawan. Anggota Komisi IV DPRD Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada mengungkapkan, riak-riak dalam PPDB selalu ada, namun kini masyarakat mulai paham akan proses yang sudah ada. Karena itu, pihaknya minta agar jajaran Disdikpora selalu taat dalam melaksanakan proses dan tahapan PPDB. ‘’Kami minta Disdikpora tetap konsisten dengan aturan yang ada, sehingga bisa meminimalisir masalah,’’ ujar politisi NasDem ini. Menurutnya, Denpasar memang menghadapi persoalan yang krusial terutama dalam hal kekurangan ruang belajar. Karena itu, ke depan harus dirancang agar pembangunan gedung sekolah bisa diperbanyak untuk mengatasi persoalan krusial ini. Menanggapi hal itu, Kadisdikpora Wayan Gunawan mengungkapkan, selama proses yang sudah berlangsung pada PPDB kali ini berjalan lancar. Bahkan, untuk pendaftaran siswa miskin sudah selesai dan hanya terpenuhi 241 dari 378 kuota yang tersedia. ‘’Sisa kuota yang masih ada akan dialihkan untuk zonasi dan NUM luar zonasi,’’ ungkapnya. Tahapan PPDB SMP sudah berjalan sejak 20 Juni lalu. Yang masih menjadi kendala yakni proses PPDB untuk jenjang SD. Sesuai aturan pusat, untuk SD setiap kelas hanya bisa maksimal 32 orang. Bila terjadi pelanggaran terhadap jumlah rombongan belajar (rombel) akan ada sanksi yang cukup berat. Misalnya, guru tidak dapat sertifikasi atau dana BOS tidak cair. ‘’Ini yang menjadi persoalan kami di Denpasar yang jumlah siswanya cukup banyak,’’ jelas Gunawan. (kmb12)
Bali Post/ist
GILAS - Petugas menunjukkan ban truk yang menggilas I Gusti Putu Suasana hingga tewas, Selasa (25/6) kemarin.
Mangupura (Bali Post) Lakalantas berujung maut terjadi di Jalan Raya Kapal, depan Cirkle K, Banjar Muncang, Badung, Senin (25/6) kemarin. Pengendara motor I Gusti Putu Suasana (51) tewas di TKP setelah digilas ban truk Fuso. Sopir truk langsung kabur. Petugas Polres Badung mengatakan, kejadiannya pukul 15.30 Wita. Dari keterangan saksi, awalnya korban asal Tabanan ini mengendarai sepeda motor Honda Supra bergerak dari arah selatan menuju ke utara. Untuk menghindari mobil Toyota Innova parkir di bahu jalan, korban bergerak ke kanan. Saat itulah korban menyenggol bodi tengah truk Fuso yang melaju dari arah yang sama. ‘’Sepeda motor terpental ke kiri, sedangkan korban terpental ke kanan dan masuk di kolong truk. Kepala korban digilas ban belakang kiri truk,’’ tegasnya. Diduga tahu korban tewas, diam-diam sopir truk melarikan diri. Apalagi setelah kejadian, warga berbondong-bondong mendatangi TKP. ‘’Anggota Laka Satlantas Polres Badung langsung ke TKP. Korban mengalami CKB (cedera kepala berat) dan tewas di TKP. Petugas mengevakuasi korban dan mengamankan barang bukti,’’ ucapnya. Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. ‘’Sopir truknya masih kami cari. Anggota kami sedang memeriksa saksi-saksi,’’ terangnya. (kmb36)
Pengamanan TPS
Pasukan Brimob ”Back-Up’’ Polres Badung Mangupura (Bali Post) Bertempat di GOR Mengwi, Badung, Senin (25/6) kemarin, Polres Badung menggelar apel Pergeseran Pasukan (Serpas). Untuk tahap pemungutan suara, Polres Badung di-back-up personel Polda Bali dan Brimob. Tujuannya, mengantisipasi gangguan keamanan yang mungkin terjadi selama proses tahapan pemungutan suara. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta menyampaikan, apel dihadiri Wadir Reskrimum Polda Bali AKBP Sugeng Sudarsono dan pejabat lainnya. Jumlah personel yang dilibatkan 740 orang terdiri atas 520 personel Polres Badung yang terlibat dalam Operasi Mantap Praja Agung 2018 tahap pungut suara), 100 anggota Polda Bali, 60 personel Brimob Polda Bali dan 60 orang Linmas. ‘’Personel yang terlibat dalam tahap ini pada intinya melaksanakan pedoman pengamanan. Selain itu, mengikuti rangkaian kegiatan pengamanan untuk mengatasi gangguan keamanan yang mungkin terjadi
selama proses tahap pemungutan suara. Tunjukkan perilaku sopan dan etika yang baik dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian tanpa mengabaikan koridor-koridor yang berlaku,’’ tegasnya. Orang nomor satu di Polres Badung itu juga menjelaskan, kerawanan yang harus diperhatikan yaitu alat peraga kompanye yang masih terpasang di sekitar TPS, kartu pemilih atau undangan tidak sampai kepada pemilih, indikasi jual beli kartu pemilih atau undangan, pemalsuan identitas pemilih, intimidasi, suap dan tindak kekerasan terhadap penyelenggara pemilu di TPS terhadap pemilih, saksi dan pengawas pemilu.
‘’Kerawanan lainnya yaitu ada pemilih yang tidak memenuhi syarat mencoblos di TPS, panitia pemungut suara atau PPS tidak trasparan mengumumkan sisa kartu pemilih yang dibagikan, mencoblos surat suara cadangan yang tidak digunakan, menghalangi pengawas pemilu dan saksi mendapatkan pormulir C1. Banyak lagi hal-hal yang perlu diantisipasi,’’ ujar AKBP Yudith. Ia juga menyampaikan kewajibankewajiban yang dilaksanakan oleh anggota Polri di TPS yaitu sehari sebelumnya sudah ada berada di lokasi TPS, membawa kelengkapan perorangan seperti tongkat T, borgol dan sarana komunikasi. Melaporkan kedatangannya ke pimpinan, selanjutnya berkoordinasi dengan PPK, KPPS, PPS dan Linmas. Anggota di TPS harus mempelajari dan mengenali karakteristik kerawanan daerah termasuk potensi kerawanan pada saat pemungutan suara dan penghitungan
suara di TPS. ‘’Dilarang meninggalkan objek pengamanan dan atau tempat pemungutan suara sebelum adanya perintah pergeseran pasukan. Melaporkan setiap perkembangan situasi terkini kepada pimpinan seauai dengan penilaian situasi berdasarkan tingkat eskalasi kejadian. Dilarang melakukan pencatatan dan mendokumentasikan hasil penghitungan suara,’’ kata AKBP Yudith. Untuk pergeseran logistik KPU, hari ini digeser, begitu pula personel. Pembekalan kepada anggota ini kami lakukan supaya tidak ada keragu-raguan saat pengamanan di TPS nanti,’’ ungkap perwira asal Buleleng ini. Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menyatakan pihaknya melakukan pengiriman logistik sejak Minggu (24/6) hingga Senin (25/6) kemarin. Sementara pengiriman personel dilaksanakan Selasa (26/6) ini. (kmb36)
Terendam Banjir, Tiga TPS Direlokasi Banyuwangi (Bali Post) Banjir bandang yang melanda empat dusun di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, berdampak pada persiapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim. Tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di desa setempat terpaksa direlokasi akibat terendam banjir lumpur. Bahkan, terop yang sudah didirikan untuk TPS hanyut diterjang banjir. Lumpur juga masih menggenangi lokasi. Tiga TPS yang terendam banjir masingmasing TPS 4, 6 dan 7. Total sekitar 1.200 pemilih di tiga TPS tersebut. Karena tak memungkinkan untuk pencoblosan, TPS tersebut terpaksa dipindah. ‘’Kami cek lokasi, kondisinya memang tak memungkinkan. Lumpur masih menggenang. Jadi, kami relokasi agar proses pemungutan suara bisa lancar,’’ kata Komisioner KPUD Banyuwangi Suherman di sela mengecek TPS di lokasi banjir, Senin (25/6) kemarin. Meski diterjang banjir, proses pemungutan suara pilgub, Rabu (27/6) besok, harus tetap terlaksana karena sudah menjadi amanat
undang-undang. Oleh karena itu, pihaknya memberikan dukungan bagi petugas PPS di Desa Alasmalang untuk menyiapkan TPS. Untungnya, saat banjir belum ada logistik yang didistribusikan ke TPS. Hanya, ada terop dan meja kursi. ‘’Jadi, kami pastikan pemungutan suara jalan terus, meski ada musibah banjir,’’ tegasnya. Pihaknya juga memastikan tidak ada warga yang pindah domisili untuk memilih. Semua warga terdampak banjir bisa mencoblos di TPS masing-masing. Hanya, lokasinya direlokasi sekitar 100 meter dari titik semula. Lokasi yang dipilih jauh dari jangkauan banjir. ‘’Kami minta PPS proaktif ke setiap warga agar datang ke TPS saat pencoblosan. Surat undangan mencoblos sudah disitribusikan,’’ imbuhnya. Pihaknya juga menyediakan blangko A5 bagi warga terdampak banjir yang ingin mencoblos di tempat lain. Di Banyuwangi terdapat 1.380 TPS. Dari jumlah ini tiga yang terdampak banjir bandang, Kamis (22/6) lalu. Tercatat 23 rusak parah akibat musibah ini. (kmb30)
Terjerat Kasus Kokain
Oknum Pramugari Diadili
Denpasar (Bali Post) Oknum pramugari salah satu maskapai penerbangan, Michelle Merilouisa Simangunsong, Senin (25/6) kemarin diadili atas perkara kokain seberat 0,37 gram dan sabu-sabu seberat 0,13 gram. Terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Jro Ahmad Hadiana, diduga melawan hukum, menawarkan untuk dijual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual-beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1. JPU Lovi Pusnawan di hadapan majelis hakim pimpinan I Ketut Tirta mengatakan, kasus ini terkuak Sabtu (24/2) lalu. Awalnya terdakwa berparas cantik ini membeli satu plastik klip narkotika jenis kokain melalui pacarnya, Fuad Hasyim (dalam berkas penuntutan terpisah), seharga Rp 2 juta. Kokain itu kemudian dibagi menjadi dua dan disimpan dalam dompet. Sekitar pukul 22.10 Wita, bertempat di kosnya di Anika House kamar Nomor 4 Jalan Gunung Lumut, Denpasar, terdakwa digerebek polisi dari Polsek Kuta. Saat itu ditemukan kokain, empat butir dumolid dan satu potong pipet. Selain itu ditemukan sabu-sabu (metamfetamina) di belakang hiasan dinding kamar terdakwa. ‘’Saat itu terdakwa mengakui bahwa barang bukti itu miliknya,’’ jelas jaksa. Atas perbuatannya, wanita asal Desa Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan itu dijerat tiga pasal. Pertama, Pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kedua, Pasal 112 ayat 1 UU yang sama dan ketiga Pasal 127 ayat 1 UU Narkotika. Mendengar dakwaan itu, Jro Ahmad tidak mengajukan eksepsi dan menerima dakwaan jaksa. Sebelumnya juga disebut bahwa penangkapan terhadap Michelle merupakan pengembangan dari hasil interogasi terhadap Fuad Hasyim. Pacar Michelle ini terlebih dahulu ditangkap di areal Central Parkir Kuta, Sabtu (24/2). Fuad juga diadili di PN Denpasar. Saat menjalani sidang yang dipimpin majelis hakim Gusti Ngurah Putra Atmaja, terdakwa didampingi kuasa hukumny,a Made Suardika. Usai pembacaan dakwaan, Suardika tidak mengajukan eksepsi atau keberatan, sehingga pada sidang selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan saksi. (kmb37)
Krisna Karang
Bali Post/ist
UKT KKI Denpasar di Bedugul
Bali Post/kmb30
BANJIR - Lokasi TPS di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, yang terendam banjir lumpur.
Denpasar (Bali Post) Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pengkot Kushin Ryu M. Karate-do Indonesia (KKI) Kota Denpasar digelar di Bedugul, Tabanan, 30 Juni – 1 Juli mendatang. UKT ini untuk menjalin keakraban dan ajang diskusi para pelatih KKI Denpasar guna meningkatkan prestasi karateka. Ketua Umum Pengkot (Pengurus Kota) KKI Denpasar Krisna Karang, Senin (25/6) kemarin menerangkan, UKT melibatkan 100 karateka mulai sabuk kuning sampai biru tua. Sementara yang hadir dalam UKT sekitar 200 karateka KKI Denpasar. Dijelaskannya, selama ini karateka KKI Denpasar berasal dari Dojo Campuhan Asri (DCA), Pemedilan, GSD, Pidada, Pasopati, Babakan Sari dan Buana Indah. Mereka telah mengukir berbagai prestasi. Pada Porjar Kota Denpasar, karateka KKI mendulang 19 medali emas, sedangkan pada Porjar Bali menyabet 5 emas, 3 perak dan 7 perunggu. Prestasi KKI Denpasar lainnya diukir Agung Putra Handayana (juara I POM ASEAN), Yuli Kristina (juara I Olimpiade Olahraga Siswa Nasional/O2SN), juara II AKF, juara I Piala Panglima, juara II Popnas. Selanjutnya Mahardika (juara I O2SN), Sumantri (juara III Pra-PON), Nia Ratrinia (juara I Kejurnas KKI), Oni Karioni (juara III O2SN), Dhitian (juara III O2SN), Eka Purnamayanti (juara I Kejurnas KKI) dan juara III Piala Mendagri. Sementara karateka A.A. Istri Mas Wulandari mewakili Bali pada O2SN tingkat SMA di Yogyakarta, September mendatang. (022)
OPINI
6
Selasa Paing, 26 Juni 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Kaderisasi dan Pendidikan Politik Parpol
DALAM setiap pemilihan umum (pemilu), pemenangnya pastilah yang berhasil meraih perolehan suara terbanyak lewat pencoblosan kartu suara di bilik suara. Jadi, faktor intelektualitas dan kualitas pemilih akan dikalahkan jumlah (kuantitas) pencoblos (istilah Bali kalahang suryak siu — dikalahkan sorak seribu orang - red). Tidaklah mengherankan, dalam tiap hajatan pemilu, calon pencoblos selalu menjadi rebutan. Berbagai cara dilakukan untuk bisa menguasai para calon pemilih ini. Bahkan, para peserta pemilu baik itu partai politik (parpol) maupun kandidat/calon menggunakan intimidasi sampai money politics untuk merebut calon pemilih ini. Pada pemilu sebelum-sebelumnya (Orde Baru), pemilih hanya disodori tanda gambar parpol tanpa diberi kesempatan menentukan calonnya. Padahal, rakyat yang memilih parpol peserta pemilu itu juga ingin tahu dan memilih calon legislatif (caleg) yang diinginkannya. Karena itu seiring reformasi, sistem pemilu (proporsional tertutup) ini pun diubah menjadi sistem proporsional dengan daftar nama calon terbuka. Di sini, parpol peserta pemilu dituntut dapat menampilkan caleg yang memiliki kualitas dan kompetensi untuk dipilih rakyat. Dengan kualitas dan kompetensi yang dimiliki, para caleg diharapkan dapat merebut simpati dan empati masyarakat untuk memilihnya yang muaranya mampu meraup suara banyak bahkan terbanyak. Untuk menghasilkan caleg yang berkualitas dan berkompeten, parpol haruslah melakukan kaderisasi dengan baik. Kaderisasi harus melalui sebuah pendidikan politik, dan ini tidaklah bisa secara instan. Namun pada kenyataannya, banyak parpol termasuk calegnya malah terjebak budaya instan, hanya berorientasi pada jumlah perolehan suara. Perekrutan kader pun dilakukan dengan melihat (memilih) mereka yang memiliki jumlah massa banyak, mengesampingkan kualitas. Sementara pendidikan politik bagi para kader ini, nyaris tidak ada. Meski ada, biasanya mepet menjelang pemilu. Apalagi pendidikan politik bagi masyarakat, hampir tidak ada sama sekali. Budaya instan ini tentu sangat berpengaruh menentukan hasil pemilu. Buntutnya, kekecewaan masyarakat yang memicu sikap apriori, pragmatis, bahkan golput dalam pemilu berikutnya. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi perpolitikan di tanah air ke depan. Hasil pemilu tidak dapat lagi dipakai cerminan kemenangan demokrasi. Melainkan, sekadar hasil penggalangan massa (jumlah suara) melalui cara instan, apa pun bentuknya itu, entah intimidasi, politik uang, kampanye hitam dan sejenisnya. Padahal yang diharapkan, pelaksanaan pemilu sebagai pengejawantahan demokrasi ke depannya terus meningkat kualitas maupun kompetensinya. Kuncinya, kembali pada kaderisasi dan pendidikan politik parpol maupun pemilih. Atau, ini memang sebuah pembiaran. Kader atau caleg harus yang punya massa banyak karena muaranya nanti pemenangnya adalah suara terbanyak. Semoga tidak demikian adanya. Massa banyak itu justru ada karena kader atau caleg merupakan produk terbaik parpol dari proses pendidikan politik yang terencana dan terstruktur dengan baik. Mereka inilah yang diharapkan mengedukasi rakyat untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas sehingga demokrasi benar-benar berjalan secara baik di tanah air Indonesia.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Programkan Sistem Parkir di RSUP Sanglah Kontribusi Bali dalam pembangunan nasional demikian besarnya, tapi betapa sedihnya bila masuk areal RSUP Sanglah. Dari depan sudah berjejal dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang sudah parkir maupun sedang merayap masuk mencari tempat kosong untuk parkir tapi akhirnya keluar lagi karena tidak dapat tempat. Tidak terbayangkan bila ada masyarakat atau pasien yang datang untuk mendapat pelayanan atau tindakan yang cepat di UGD RSUP Sanglah dengan kondisi parkir yang padat dan jalan yang penuh sesak. Harapan kami untuk gubernur terpilih 2018, tahun pertama, agar diprogramkan parkir dimaksud. Ini adalah salah satu ujian bagi mereka yang menduduki jabatan gubernur atau wakil gubernur 2018. Semoga hal ini menjadi perhatian kita bersama, mengingat Bali sebagai destinasi pariwisata dunia yang tidak menutup kemungkinan didatangi pasien. Drs. I Ketut Suharthana, M.Pd. Sidakarya, Denpasar Selatan
Proporsional dengan Daftar Nama Calon Terbuka Hasil pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2014 telah diplenokan oleh KPU Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi seluruh Indonesia, tinggal menunggu pleno tingkat Nasional oleh KPU RI. Namun, kita semua sudah mengetahui partai mana yang berhasil sebagai pemenang pemilu dan siapa saja yang duduk di kursi legislatif untuk periode 2014-2019. Setelah diketahui partai mana sebagai pemenang dan siapa saja yang berhasil menduduki kursi legislatif, seperti biasa, ada yang senang lalu membuat pesta bersama pendukungnya, ada pula yang kecewa.
P
arahnya lagi ada caleg yang memperoleh suara yang cukup signifikan namun tidak memperoleh kursi legislatif. Di sisi lain, ada caleg yang hanya memperoleh suara ratusan sudah cukup untuk menduduki kursi legislatif, seperti yang diberitakan oleh beberapa media sampai beberapa hari. Hal ini tentu membuat para caleg tambah stres. Ditambah lagi dikompor-kompori oleh tim suksesnya, bahkan ada yang ingin melakukan gugatan hukum. Atau sesama caleg di internal parpol karena selisih lagi beberapa puluh suara saja terjadi gugatan saat penghitungan maupun rekap suara. Inilah sistem proporsional dengan daftar nama calon terbuka. Rupa-rupanya parpol, caleg, dan masyarakat sebagian besar tidak paham tentang sistem pemilu yang diterapkan di Indonesia. Dalam sistem proporsional, kursi yang dimenangkan oleh parpol dalam
Oleh Ray Misno sebuah daerah pemilihan (dapil) akan berbanding seimbang dengan proporsi suara yang diperoleh parpol tersebut dalam pemilihannya (Arend Lijphart, 1995). Akumulasi perolehan suara seluruh caleg dan parpol akan menjadi suara sah parpol. Dari suara sah seluruh parpol peserta pemilu dalam suatu dapil dibagi kuota kursi dapil, maka didapat Bilangan Pembagi Pemilih (BPP). Dengan ditetapkannya angka BPP di setiap dapil, kemudian ditetapkan perolehan jumlah kursi tiap parpol peserta pemilu di suatu dapil, dengan ketentuan Pasal 212 UU No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD sebagai berikut: a. apabila jumlah perolehan suara sah suatu parpol peserta pemilu sama dengan atau lebih besar dari BPP, maka dalam hitungan tahap pertama diperoleh sejumlah kursi dengan kemungkinan terdapat sisa suara yang akan dihitung dalam penghitungan tahap kedua; b.
apabila jumlah suara sah suatu parpol peserta pemilu lebih kecil daripada BPP, maka dalam penghitungan tahap pertama tidak memperoleh kursi, dan jumlah suara sah tersebut dikategorikan sebagai sisa suara yang akan dihitung dalam penghitungan tahap kedua dalam hal masih terdapat sisa kursi di dapil yang bersangkutan; c. penghitungan kursi tahap kedua dilakukan apabila masih terdapat sisa kursi yang belum terbagi dalam penghitungan tahap pertama, dengan cara membagikan jumlah sisa kursi yang belum terbagi kepada parpol peserta pemilu satu demi satu berturut-turut sampai habis, dimulai dari parpol peserta pemilu yang mempunyai sisa suara terbanyak. Setelah parpol peserta pemilu dinyatakan mendapat kursi sesuai pasal 212 tersebut barulah ditetapkan calon terpilih berdasarkan suara terbanyak di internal parpol peserta pemilu. Sehingga sangat memungkinkan calon yang memperoleh
suara yang signifikan tidak memperoleh kursi. Sebaliknya sangat memungkinkan caleg yang memperoleh suara yang sedikit bisa memperoleh kursi karena caleg tersebut mewakili kursi partai dengan suara tertinggi di parpolnya. Jadi, sekali lagi dalam sistem proporsional yang dihitung adalah kursi parpol, bukan suara caleg. Semua sistem memiliki kelebihan dan kekurangan. Sistem proporsional dengan daftar nama calon terbuka adalah salah satu tuntutan reformasi, karena pada pemilu-pemilu yang diselenggarakan oleh Orde Baru dengan sistem proporsional tertutup rakyat yang memilih hanya disodorkan tanda gambar tanpa ada kesempatan untuk menentukan calonnya. Padahal, rakyat memilih parpol peserta pemilu tersebut tidak menginginkan caleg sesuai dengan nomor urut yang ditentukan oleh pengurus parpol tersebut. Sistem proporsional dengan daftar nama calon terbuka yang diinginkan massa reformasi adalah parpol modern yang melakukan fungsi partai, sehingga parpol peserta pemilu dapat menampilkan caleg yang memiliki kualitas dan kompetensi untuk dipilih langsung oleh rakyat. Namun, sampai saat ini, parpol hanya melakukan perekrutan politik menjelang pemilu. Tidak ada doktrin yang diberikan kepada calegnya bahwa mereka adalah kader partai dan berjuang untuk partai, bukan
Saatnya, Plong Memilih Calon Kepala Daerah Kalau kita cermati janjijanji pasangan calon (paslon) kepala daerah, tidak ada satu pun pasangan calon yang terdengar berjanji akan merugikan masyarakat. Karena itu siapa pun yang terpilih, sebenarnya masyarakatlah yang paling untung manakala janji-janji itu ditepati, dan pada akhirnya masyarakatlah yang selalu menang. Kita harus yakin bahwa para paslon bukanlah sekadar janji, dan itu adalah ungkapan yang selaras dengan sesangi atau sesaudan. Sesa uda n , begit ulah un gkapan kata itu memberi makna bagi seseorang yang menyatakan kesungguhan minatnya untuk meraih sesuatu dengan cara memohon atau mengungkapkan janjinya, dan akan membayar janji itu manakala permohonan atau keinginannya itu terpenuhi. Berjanji atau masesaudan itu memiliki risiko yang tidak ringan, karena para calon pasti diikat oleh janji keinginannnya sendiri, baik secara sekala maupun niskala, dan bila itu tidak ditepati atau dibayar setelah keinginannya terpenuhi tentu akan menjadi beban dalam kenangan batin selamanya. Kita patut salut karena
Oleh I Gst. Ngr. Bagus Suryawan sudah banyak janji ataupun keinginan yang disampaikan para paslon untuk memberi keyakinan pada masyarakat agar berkenan memilihnya untuk menjadi kepala daerah. Janji itu memiliki risiko dan taruhan yang mahal mengingat kalau dilihat dari kecenderungan-kecenderungan bahwa semua makhluk hidup pada dasarnya ingin bebas dan tidak ingin terikat. Terlepas dari kecenderungan-kecenderungan semua makhluk hidup bahkan benda-benda lainnya yang ingin bebas, tentu ada dorongan samskara, karma yang telah dilakukan dikelahirannya terdahulu, tetapi terbawa lahir kembali karena belum dinikmati buahnya. Inilah salah satu faktor yang bisa memicu seseorang tanpa sadar harus menuruti keinginannya. Ini janji yang mahal, dan boleh dianggap anomali bila dilihat dari kecenderungan-kecendrungan semua benda ingin melepaskan diri dari ikatanikatannya. Bahkan dari atom hingga planet pun memiliki
kecenderungan untuk melepaskan diri dari ikatannya. Manusia juga ingin bebas, dan secara lahiriah tidak ingin dijajah, karena itulah di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dinyatakan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Demikian juga cita-cita yang didengungkan umat Hindu adalah kebebasan jiwa yang dikenal dengan moksha. Moksha berasal dari kata moha yang bermakna mengikat dan kshaya bermakna membebaskan. Jadi, tujuan kelahiran sebenarnya adalah membebaskan diri dari segala bentuk ikatan. Ikatan berarti ada semacam penghalang untuk melakukan sesuatu, dan sebaliknya tanpa ikatan berarti memberi kemudahan untuk melakukan sesuatu, dan tidak ada yang menghalangi. Ketika kita masih bujang kaki kita hanya dua, dan langkah kita menjadi lincah bergerak ke mana saja, tetapi begitu kita kawin dengan seorang istri, kaki kita bertambah dua sehingga menjadi empat dan ten-
tu saja kaki kita sudah mulai agak dipelankan langkahnya. Setiap orang memang terlahir begitu unik, disadari atau tidak, seseorang mungkin harus membayar kewajiban-kewajibannya kendatipun harus diikat, atau sebaliknya mungkin menjadi pemicu untuk menikmati buah karma dalam kedudukannya sekarang, baik itu buah karma buruk maupun buah karma baik. Karena itu tidak perlu dirisaukan janji-janji itu akan bisa direalisasikan atau tidak, yang jelas hukum karma phala pasti bekerja, dan buahnya akan pasti muncul manakala pemicunya sudah ada. Hukum karma phala bekerja secara otomatis, dan otomatis bekerja dan itu pasti terjadi dan tidak perlu diragukan. Semua janji atau sumpah apa pun, baik itu ilakukan di tempat suci atau tidak, semua akan memberi dampak. Dengan kesungguhan paslon berjanji, tentu kita patut menghargai dan sudah saatnya kita memilih. Tidak baik ngambul atau ngambek, lebih baik gunakan hak suara untuk memilih secara plong karena kita memerlukan kepala daerah.
untuk dirinya sendiri. Dengan pola-pola tersebut tidaklah salah caleg menjadi sangat pragmatis yang mendapat suara signifikan merasa dirugikan, selisih suara di internal parpol peserta pemilu jadi biang gugatan. Saksi yang bertugas di TPS bekerja untuk caleg, bukan untuk partai. Sehingga Formulir Model C dan Lampiran Formulir Model C (yang kemudian disebut C1) yang berisi perolehan suara partai dan caleg tidak sampai ke partai politik peserta pemilu. Bahkan, banyak saksi yang mengubah sendiri C1 sehingga seolah-olah ada suara yang hilang atau suara yang digelembungkan. Sistem rekapitulasi perolehan suara saat ini jauh lebih baik dan terbuka daripada sistem pada pemilu sebelumnya, karena rekapitulasinya sudah berjenjang dari TPS ke PPS tidak seperti pemilu 2009 langsung by pass ke PPK. Kemudian saat rekap di tingkat PPS Formulir C1 Plano yang berisi tabulasi perolehan suara di TPS juga dibuka, kecil kemungkinan ada penggelembungan saat pleno berjenjang tersebut. Manipulasi kemungkinan hanya bisa terjadi di tingkat TPS saat menyalin perolehan suara dari surat suara ke C1 Plano tersebut. Makanya, itulah fungsi saksi sangat vital, seperti yang pernah penulis sampaikan pada opini harian ini sebelumnya. Penulis, mantan Ketua KPU Kota Denpasar
POJOK Jokowi bahas kondisi ekonomi global dan dalam negeri. - Selamatkan ekonomi wong cilik. *** Gubernur Bali ingatkan jangan cobacoba money politics. - Politik uang memang ampuh. *** 81 TPS rawan money politics, Buleleng rawan tertinggi. - Politik dan berkuasa untuk cari uang.
Penulis, pensiunan Telkom
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Rapat Paripurna Ke-8 Tahun 2018
Legislatif Terima Empat Ranperda untuk Segera Dibahas
Bali Post/ist
RANPERDA - Bupati Tabanan saat menyampaikan empat Ranperda ke jajaran legislatif, Senin kemarin. Tabanan (Bali Post) Empat buah ranperda diserahkan eksekutif ke jajaran legislatif untuk segera dibahas di gedung dewan pada rapat paripurna ke-8 tahun 2018, Senin (25/6) kemarin. Ranperda yang disampaikan kali ini terkait menanggapi Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang merupakan opini tertinggi atas audit laporan keuangan dari BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali, 28 Mei 2018. Empat ranperda tersebut yaitu Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2017, Ranperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, Ranperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, dan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pena-
taan Toko Swalayan. Sidang dibuka Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi didampingi para Wakil DPRD Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan Forkopinda Tabanan serta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengajak jajarannya agar mempertahankan raihan Opini WTP empat kali berturutturut. Berharap selalu melakukan pembenahan karena masih banyak kelemahan meskipun mendapatkan WTP. “Mohon dipertahankan, karena membuat lebih mudah daripada merawat. Jangan sampai Opini WTP ini membuat lupa diri, melainkan bahan evaluasi menjadi lebih baik,” tegasnya. Bupati Eka juga menyampaikan
SOSOK Dokter Berprestasi TABANAN meraih prestasi sebagai juara pertama dokter berprestasi tingkat Provinsi Bali barubaru ini. Dia adalah Kepala Puskesmas Selemadeg Barat (Selbar) dr. Wayan Arya Putra Manuaba. Salah satu inovasi yang berhasil mengantarkannya sebagai juara adalah sistem inovasi SIKLEPON. Dihubungi belum lama ini, dr. Arya menyampaikan, sistem ini diluncurkan sejak Januari 2018 untuk mendukung program pemerintah meningkatkan sistem online pada layanan publik. Nama SIKLEPON diambil dari dua layanan utamanya, yaitu Sistem Informasi Kepegawaian (SIK) yang menjawab masalah administrasi dan manajemen khususnya data kepegawaian serta untuk inovasi laporan elektronik (LEPON) guna mengatasi masalah pelaporan jaringan pelayanan puskesmas, baik itu pustu, polindes, poskesdes yang berjauhan. ‘’Jika digabungkan menjadi SIKLEPON,’’ jelas Arya. Gagasan inovasi ini muncul, lanjut Arya, ketika melihat berbagai permasalahan yang kerap dialami puskesmas dalam mengelola data kepegawaian maupun data pelaporan jaringan pelayanan puskesmas. Untuk kepegawaian, permasalahan yang dihadapi adalah kelengkapan dan kesinambungan penyimpanan data kepegawaian. ‘’Terkadang ada data hilang serta kecepatan penyiapan data kepegawaian menjadi lambat,’’ ujarnya. Dengan SIKLEPON semua kebutuhan akan data kepegawaian bisa dipenuhi dengan cepat secara online. Misalnya untuk kebutuhan persyaratan keuangan yang memerlukan NPWP. ’’Kalau kita sedang di luar kota diminta NPWP tentu harus menunggu. Tetapi dengan sistem ini bisa langsung diambil di web puskesmas kemudian di-print langsung. Jadi lebih cepat,’’ imbuh Arya. Selain program inovasi ini, lanjut Arya, Puskesmas Selbar selama ini telah menjalankan amanat perundangan terbaru, seperti prinsip akreditasi sesuai Permenkes 46 Tahun 2015 hingga prinsip manajemen puskesmas terbaru sesuai Permenkes 44 Tahun 2016 dan pelaksanaan manajemen risiko dan keselamatan pasien sesuai Permenkes 11 Tahun 2017. (san)
Pujawali di Kahyangan Jagat Luhur Natar Sari
Tabanan (Bali Post) – Pujawali di Kahyangan Jagat Luhur Natar Sari, Apuan, Baturiti, Tabanan berlangsung Sabtu (14/7). Seperti biasa, pujawali kali ini akan ngerawuhin sekitar 60 Tapakan Ratu Gede (Barong), sungsungan umat di sejumlah kabupaten di Bali. Manggala Karya I Ketut Wardana didampingi Penyarikan Karya I Made Cendoarsa, Bendesa Pakraman Apuan I Ketut Cakra dan Penyarikan Kahyangan Jagat luhur Natar Sari I Wayan Subadi menyampaikan hal itu saat paruman panitia pujawali, Minggu (24/6). Dikatakan, aedan karya sudah dimulai Senin (25/6) dengan prosesi Nanceb Tetangunan Yadnya. Dilanjutkan dengan Ngemargiang Ngalang Sasih, Pemepet Desa lan Pakeling ring Pura Luhur Pucak Padang Dawa, Selasa (26/6) ini. Ngemargiang Uleman lan Pejati Tapakan Ratu Gede Sakti dilangsungkan Minggu (1/7). Keesokan harinya, Senin (2/7) digelar upacara Nentegan Manik Galih dan Selasa (3/7) prosesi Nyangling, Nyamuh. Pada Rabu (4/7) digelar upacara Pamelaspas Tetangunan Yadnya dan Pawitenan Panitia. Upacara pamendak Ida Sesuhunan Ratu Alit Peninjoan, Pejenengan Ida ring Pura Pucak Sandhi (Pura Panti Apuan), Pajenengan Ida ring Pura Dalem Kekeran Manik Gunung dan Penangiang Ida Sesuhunan Batara Ratu Sakti Nawa Sanga Luhur Natar Sari dilangsungkan, Senin (9/7) m. Keesokan harinya, Selasa (10/7) Ida Sesuhunan Batara Ratu Sakti Nawa Sanga kairing Budal ring Yogan Ida Luhur Pucak Padang Dawa. Ida Sesuhunan Batara Ratu Sakti Nawa Sanga kairing melasti masucian di Segara Batu Bolong, Canggu, Badung, kasarengin Tapakan Ratu Gede, Rabu (11/7) pukul 08.00 Wita. Nuwur Batara Tirta ring sejebag Bali (45 Pakuluh) dilangsung Jumat (13/7). Puncak atau Adhining Karya bertepatan dengan Tumpek Krulut Sabtu (14/7). Diawali dengan pacaruan pukul 10.00 Wita. Pukul 16.00 Wita Ida Batara Ratu Sakti Nawa Sanga Katuran Kairing Masucian ring Beji. Pukul 23.00 Wita Batara Tedun Kabeh (Katuran ring Telengin Latri) upacara Penyejeg Buana. Minggu (15/7) upacara Panganyaran, Senin (16/7) upacara Panganyaran, Selasa (17/7) upacara Panganyaran dan Ida Batara Sakti Nawa Sanga Katuran Masineb mupuk kembang. (08)
7
TABANAN
Selasa Paing, 26 Juni 2018
gambaran umum realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2017. Pendapatan daerah dianggarkan Rp 1,91 triliun lebih, sampai akhir tahun realisasinya sebesar Rp 1,87 triliun. Belanja daerah dan transfer dianggarkan sebesar Rp 2,18 triliun lebih, realisasinya mencapai Rp 1,86 triliun lebih atau 85 persen. Realisasi belanja tersebut terdiri atas belanja operasi sebesar Rp 1,33 triliun lebih, belanja modal Rp 290 miliar lebih, belanja tak terduga sebesar Rp 92,2 juta dan transfer Rp 240 miliar lebih. Penerimaan pembiayaan sebesar Rp 148 miliar lebih yang berasal dari Silpa tahun anggaran 2016 sebesar Rp 65,2 miliar lebih dan penerimaan kembali dana bergulir sebesar Rp 637 juta lebih. Sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 10,4 miliar, untuk penyertaan moda sebesar Rp 10,2 miliar, pembayaran pokok utang sebesar Rp 78 juta lebih dan pembentukkan dana bergulir sebesar Rp 150 juta, sehingga besarnya pembiayaan sejumlah Rp 55,4 miliar lebih. Mencermati hal tersebut, terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp 65,32 miliar lebih yang terdiri atas saldo pada rekening kas daerah sebesar Rp 41,84 miliar lebih, kas di bendahara penerimaan Rp 100 juta lebih, kas di bendahara JKN Rp 6,61 miliar lebih, kas dana pendidikan Rp 251 juta lebih, kas dana BOS Rp 2,96 miliar lebih dan saldo kas pada rekening kas di BRSU Tabanan selaku BLUD sebesar Rp 13,54 miliar lebih. Bupati Eka berharap agar keempat Ranperda yang diajukan mendapat perhatian dan dilakukan pembahasan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ada di DPRD. (kmb28)
Yudisium Ke-33 IKIP Saraswati
Wujudkan LPTK Profesional, Berkompetensi dan Berkarakter IKIP Saraswati Tabanan, Senin (25/6) kemarin menggelar acara yudisium ke-33. Acara yudisium ini digelar secara terintegrasi tiga fakultas yang meluluskan 93 mahasiswa. Mereka yang diyudisium berasal dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (28 orang), Fakultas MIPA (36 orang) dan Fakultas IPS (29 orang). Ketua Yudisium dan Pelepasan Sarjana (S-1) ke-33 IKIP Saraswati Tabanan Dr. Nyoman Suryawan, M.Si. mengatakan, dalam mewujudkan LPTK yang profesional, berkompetensi dan berkarakter sesuai dengan visi dan misi IKIP Saraswati Tabanan, ada beberapa langkah yang dilakukan. Di bidang pendidikan, selain pembelajaran intra kampus, mahasiswa IKIP Saraswati Tabanan juga mendapatkan pengetahuan di luar kampus, seperti program kuliah kerja lapangan yang dikoordinir masing-masing program studi. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dilakukan pelatihan yang bertujuan melengkapi keterampilan mahasiswa dalam rangka kesiapan mereka nanti di dunia kerja. Dalam pelatihan ini, IKIP Saraswati melakukan kerja sama dengan lembaga ahli dan kompeten di bidangnya. Masih di bidang pendidikan, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, IKIP Saraswati telah memberlakukan kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Selain meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa, dosen pun dido rong untuk melakukan metode pembelajaran inovatif dengan berorientasi pada mahasiswa. ‘’Dosen juga didorong untuk
YUDISIUM - Acara yudisium dan pelepasan sarjana (S-1) ke-33 IKIP Saraswati Tabanan, Senin (25/6) kemarin. mengikuti pelatihan maupun seminar ilmiah di dalam maupun luar kampus, serta mendorong mereka untuk melanjutkan perkuliahan ke jenjang lebih tinggi,’’ ujar Suryawan. Saat ini IKIP Saraswati memiliki delapan dosen berkualifikasi Doktor dan satu profesor dan sisanya berkualifikasi S-2. Sementara langkah di bidang penelitian, IKIP Saraswati saat ini sudah memiliki majalah ilmiah yaitu Suluh Pendidikan. Majalah ini digunakan sebagai media ilmiah untuk dosen dalam mendesiminasikan hasil-hasil penelitiannya. Selain itu, para dosen juga didorong untuk terlibat dalam penelitian-penelitian hibah yang didanai oleh Kemenristekdikti.
Sedangkan langkah di bidang pengabdian masyarakat, lanjut Suryawan, telah dilakukan program Kersos setiap tahun oleh masing-masing Fakultas dengan menyisir desa-desa yang ada di Kabupaten Tabanan. Selain itu, di bidang ini para dosen juga dimotivasi untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pengajuan proposal yang didanai oleh Kemenristekdikti dan tahun ini IKIP Saraswati berhasil meloloskan dua proposal dan mendapatkan dana tersebut. Suryawan yang juga Dekan Fakultas Pendidikan IPS IKIP Saraswati ini mengatakan, selain peningkatan kualitas pendidikan, IKIP Saraswati Tabanan juga saat ini telah terakreditasi B secara institusi. (ad952)
Masa Tenang
Satpol PP Turunkan APK yang Tercecer Tabanan (Bali Post) -
Meskipun sudah ada instruksi agar masing-masing tim sukses atau tim pemenangan pasangan calon segera menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) memasuki masa tenang tahapan Pilgub Bali, namun masih banyak APK yang tercecer atau belum diturunkan. Hal ini mendapat atensi jajaran Satpol PP Tabanan yang lanjut menugaskan Tim Sapu Jagat menurunkan APK yang tercecer di sejumlah wilayah di kota Tabanan, Senin (25/6) kemarin. “Penertiban dilakukan atas permintaan KPU Tabanan, karena sampai saat itu masih ada yang belum diturunkan oleh tim sukses masing-masing pasangan calon,” ujar Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba. APK yang diturunkan petugas seperti baliho, spanduk, brosur, dan pamflet. Seluruh media informasi ini, kata Sarba, tersebar di seluruh lingkungan kota Tabanan, termasuk ruas jalan protokol.
Dalam penertiban kali ini setidaknya ada empat baliho dan lima spanduk yang diturunkan petugas di seputaran kota Tabanan dan di Jalan By-pass Soekarno. “Besok (Selasa ini - red) kita lanjutkan lagi penertiban sampai benarbenar tidak ada APK yang tercecer,” terangnya. Dihubungi terpisah Ketua KPU Tabanan Ni Luh Darayoni mengatakan, penurunan alat peraga kampanye bertujuan memberi
kenyamanan kepada masyarakat dalam mengkaji dan memikirkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang akan dipilihnya. Diharapkan pada Rabu (27/6), masyarakat dapat menentukan pilihannya dengan matang saat tiba di Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Kami imbau kepada masyarakat yang memiliki hak pilih agar menetukan pilihannya ke TPS terdekat,” ujarnya. (kmb28)
Bali Post/ist
BALIHO - Petugas Sapu Jagat Satpol PP Tabanan menurunkan sejumlah baliho yang masih tercecer di sejumlah ruas jalan nasional.
Polres Gelar Apel Pergeseran Pasukan
1.018 Personel Siap Amankan Pilgub Bali Tabanan (Bali Post) Polres Tabanan menggelar apel pergeseran pasukan untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), Senin (25/6) kemarin di gedung Serbaguna Sanggulan, Kecamatan Kediri. Apel dipimpin langsung Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa. Di Kabupaten Tabanan sebanyak 1.018 personel siap mengamankan jalannya pelaksanaan Pilgub Bali 2018, dengan rincian 780 personel BKO dari Polda Bali dan 488 personel Polres T a b a n a n , d i m a n a k o mposisi Pam adalah rawan satu yaitu satu TPS satu personel Polri. Personel ini nantinya akan disebar di 10 kecamatan dan 136 desa dengan 780 TPS di wilayah Kabupaten Tabanan. Kapolres Tabanan dalam arahannya menekankan jajarannya untuk menjaga netralitas Polri. Apalagi di masa tenang tahapan pilkada dimungkinkan terjadi hal-hal yang sangat krusial terjadi, seperti money politics, intimidasi dan mengarahkan untuk mendapat dukungan massa. “Diharapkan seluruh anggota bisa benarbenar menjaga situasi agar tetap kondusif,” ucapnya. Kapolres Tabanan dalam kesempatan tersebut juga
Bali Post/kmb28
APEL - Apel pergeseran pasukan jelang pengamanan Pilgub Bali di Kabupaten Tabanan, Senin kemarin. melakukan pengecekan jumlah dan kesiapan personel yang akan melaksanakan pengamanan masing-masing TPS. Sekaligus memberikan pengarahan atau pembekalan kepada personel yang akan dilibatkan dalam pengamanan di TPS terkait
apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh personel Polri yang sedang melaksanakan pengamanan di TPS, sesuai dengan Derektif Pimpinan Polri. Larangan itu seperti memasuki TPS, kecuali diminta oleh KPPS. Begitu juga dilarang melakukan
pencatatan, perekaman, mendokumentasikan hasil penghitungan suara. Petugas dilarang mempengaruhi masyarakat yang akan memberikan suaranya. “Terpenting kenali betul petugas yang ada di TPS dan melaporkan perkembangan
situasi di TPS serta wajib melakukan survei atau observasi sebelum melaksanakan pengamanan di TPS,” terangnya. Tidak ketinggalan pula, anggota diingatkan untuk selalu bekerja sama dan berkoordinasi dengan petugas terkait yang berada di TPS pada saat itu. “Lakukan pengawalan dan pengamanan kotak suara secara ketat sesuai ketentuan atau SOP yang ada. Begitu juga setelah berada di KPPS pastikan kotak suara terkunci dan melarang setiap orang yang tidak berkepentingan masuk ke tempat kotak suara tersimpan,” ucapnya. Pihaknya sangat yakin dan percaya bahwa seluruh personel yang dilibatkan Pam pilkada sudah siap dan mampu untuk melakukan pengamanan, karena bukan kali ini saja melaksanakan pengamanan pilkada, namun sudah sering. “Saya harap seluruh personel dapat melakukan pengamanan dengan baik sesuai aturan dan SOP yang ada,” tegasnya. Selesai apel kesiapan seluruh personel Pam TPS dibagikan perlengkapan Pam, selanjutnya digeser ke masing-masing Polsek jajaran Polres Tabanan untuk melaksanakan survei dan observasi lapangan. (kmb28)
BULELENG
8
Selasa Paing, 26 Juni 2018
Perda Jalur Hijau Dipastikan akan Dicabut Singaraja (Bali Post) – Perda tentang Jalur Hijau dipastikan akan dicabut. Kajian teknis Bagian Hukum Setda Buleleng menyebut bahwa perda itu layak dicabut. Dengan demikian, dalam waktu dekat ini, Pemkab Buleleng secara resmi akan mengusulkan kepada DPRD untuk membahas pencabutan Perda No. 15 Tahun 1988 tentang perubahan kedua Peraturan Daerah Kabupaten Dati II Buleleng No. 15 Tahun 1998 tentang Penetapan Jalur Hijau di Kabupaten Daerah Tingkat II Buleleng. Hal itu diungkapkan Kabag Hukum Setda Buleleng Bagus Gede Brataha, Senin (25/6) kemarin. Lebih jauh, Gede Brataha mengatakan, saat melakukan Bali Post/kmb38 kajian bersama Dinas PerumaPutu Agus Suradnyana han Permukiman Pertanahan (Perkimta) dan instansi terkait menyebut ada beberapa pertimbangan Perda tentang Jalur Hijau itu perlu dicabut. Pertama, aturan di atasnya yang menjadi turunan produk hukum di daerah itu sudah lebih dahulu dicabut. Kedua, saat ini, pemerintah sudah menerbitkan Perda No. 9 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan turunannya Perda tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah (RDTRW). Regulasi terbaru ini pun mengatur dengan detail pemanfaatan ruang di suatu wilayah. Pertimbangan lain adalah implementasi Perda tentang Jalur Hijau dinilai tidak sesuai dengan situasi kekinian. Artinya, kawasan yang ditetapkan menjadi kawasan jalur hijau justru merupakan lahan pribadi. Akibatnya, warga tidak bisa memanfaatkan lahan miliknya karena takut melanggar perda. Kalau ini dibiarkan, pemerintah tidak mampu memberikan insentif atau membeli lahan warga yang masuk jalur hijau tersebut sesuai keinginan warga. Dengan pertimbangan teknis itu, tim pengkaji memutuskan Perda tentang Jalur Hijau layak dicabut, agar tidak tumpang tindih dengan aturan yang terbaru. ‘’Kita sudah bahas dan hasilnya biar perda yang sudah usang itu mubazir dan implementasinya tidak sesuai lagi dengan situasi kekinian. Tim pengkaji menyatakan layak untuk mencabut dan juga aturan hukum di atasnya sudah banyak yang dicabut. Kalau dibiarkan berlaku, tidak ada kesesuaian dengan aturan di atasnya,’’ jelasnya. Menurut Gede Brataha, sebelum usulan pencabutan diajukan kepada DPRD Buleleng, langkah awal pihaknya akan memohon nota pengantar dari Sekretaris Kabupaten Buleleng terkait pencabutan perda tersebut. Setelah mendapat pengantar, pihaknya baru akan mengajukan usulan pencabutan kepada dewan. Setelah usulannya diterima, dewan bersama eksektuif akan membahas pencabutan perda berdasarkan mekanisme yang ada. ‘’Kami akan mintakan nota pengantar dulu dan setelah itu target Juli 2018 nanti pencabutan perda ini akan kita bahas bersama dewan,’’ katanya. Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengatakan, penerapan Perda Jalur Hijau sejak lama sudah tidak relevan dengan situasi kekinian. Dia pun mengaku banyak menemukan fakta di lapangan bahwa kawasan jalur hijau justru tidak sesuai. Akibatnya, banyak warga terpaksa harus memanfaatkan lahan yang tadinya masuk dalam kawasan jalur hijau. Menghindari persoalan yang lebih kompleks ke depan, Bupati setuju untuk mencabut Perda Jalur Hijau. Meskipun dicabut, pemanfaatan ruang di daerahnya bukan berarti dibiarkan bebas tanpa ada aturan mainnya. Pengaturan ini tetap dilakukan mengacu implementasi Perda RTRW dan turunan Perda RDTR. Regulasi terbaru ini menurut Bupati perlu dievaluasi. Ini untuk menyesuaikan situasi kekinian, sehingga tidak terulang lagi penerapan regulasi yang kedaluwarsa yang tidak realistis mengatur sebuah kebijakan di daerah. ‘’Segera akan dibahas bersama dewan dan perda itu perlu dicabut dan aturan penggantinya harus sesuai dengan situasi kekinian di daerah kita. Seperti sekarang, Perda RTRW Bali masih disempurnakan, kita akan mengikuti untuk merevisi Perda RTRW dan RDTR Buleleng,’’ tegasnya. (kmb38)
Mobil Masuk Jurang, Tujuh Orang Luka-luka Singaraja (Bali Post) – Tujuh orang terluka saat mobil yang ditumpangi mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Desa Wanagiri Desa Kaliasem, Km 13-14, wilayah Banjar Dinas Dangin Pura, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar. Mobil W 1247 PW ini diduga mengalami rem blong saat melintas di lokasi kejadian. Penumpang yang mengalami luka yakni Narulita (40) asal Depok Jawa Barat (Jabar), Marfuah (40) asal Jakarta, Cinta Rehana (9) asal Depok, Fatimah Rany (43) warga Bekasi, Fadli Ansyah (23) warga Bekasi Jawa Barat, Wawan Setiawan (42) asal Depok Jawa Barat. Pengemudi Isriyanto (46) asal Jakarta juga terluka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit. Penumpang Rio Febriansyah (17) dalam keadaan sehat. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kuruniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Senin (25/6) kemarin mengatakan, lakalantas itu terjadi pada Minggu (24/6) sekitar pukul 17.00 Wita. Berawal ketika pengendara mobil Isriyanto mengantarkan tujuh penumpang berwisata ke beberapa daerah tujuan wisata di Bali. Sebelum kejadian, dia akan mengantarkan penumpangnya berwisata ke Buleleng. Pengendara pun memilih jalan pintas lewat jalan Desa Wanagiri. Saat melitasi jalan menurun dan banyak tikungan tajam, rem kendaraan tiba-tiba tidak berfungsi. Isriyanto berusaha mengendalikan kendaraan. Saat menikung ke kanan dia tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Kendaraan akhirnya keluar jalur dan terguling empat kali. Kendaraan baru berhenti di kebun warga dengan ketinggian sekitar 50 meter. Hampir seluruh bodi mobil penyok akibat benturan di jalan hingga tertahan di perkebunan warga. Pengemudi dan penumpang berbenturan dan mengakibatkan luka-luka serius. Seorang penumpang selamat dari kejadian naas tersebut. Korban lakalantas ini berhasil dievakuasi setelah warga membantu mengeluarkan korban dari dalam mobil. ‘’Benar terjadi kasus lakalantas OC dan enam penumpang dan pengemudi sendiri luka-luka serius dan dirawat di rumah sakit. Mereka terluka karena benturan saat kendaraan terguling dari jalan sampai berhenti di kebun warga dengan jarak cukup dalam dari atas jalan,’’ katanya. Menurut AKP Kurniawandari, dari keterangan saksi dan pemeriksaan di lokasi kejadian, untuk sementara lakalantas ini diduga karena rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik. (kmb38)
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450
Bali Post/ist
SPANDUK – Tim gabungan terdiri atas Panwaslu Buleleng, pemerintah desa dan kecamatan menurunkan spanduk dan umbul-umbul milik kedua paslon yang masih terpasang pada masa tenang, Senin kemarin.
Masa Tenang Pilgub Bali
Tim Gabungan Turunkan Ratusan Spanduk dan Umbul-umbul Singaraja (Bali Post) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Buleleng mengawasi penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Peraga Kampanye (BPK) Pilgub Bali di sembilan kecamatan, Senin (25/6) kemarin. Ratusan spanduk dan umbulumbul milik pasangan calon (paslon) masih terpasang di beberapa lokasi. Tim gabungan terdiri atas jajaran panwaslu, pemerintah desa, dan
kecamatan kemudian menurunkan spanduk dan umbulumbul tersebut. Ketua Panwaslu Buleleng Ketut Ariyani mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah APK dan BPK jenis spanduk milik paslon masih terpasang. Selain itu, beberapa umbul-umbul dan pamflet kedua paslon masih terpasang. Setelah mendata, tim gabungan menurunkan span-
duk, umbul-umbul, dan juga membuka pamflet tersebut. Sementara itu, hasil pengawasan pemasangan APK dan BPK oleh rekanan KPU seluruhnya telah dibongkar sejak hari pertama masa tenang pada Minggu (24/6) lalu. Kalau nantinya masih ditemukan APK dan BPK yang tercecer, Ariyani meminta partisipasi aparat desa dan kecamatan untuk melaporkan temuan APK dan BPK tercecer. Lapo-
ran itu dipastikan akan ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak KPU dan Satpol PP, sehingga segera bisa diturunkan. “Setelah kami mengawasi dan temuan APK dan BPK itu sudah dibersihkan, sehingga sampai hari ini (Senin, 25/6 kemarin -red), semua APK dan BPK sudah dibersihkan,” katanya. Menurut Ariyani, masingmasing paslon dinilai sudah berkomitmen menurunkan
APK dan BPK tambahan atau di luar yang dipasang KPU dan rekanan. Disiplin dalam mengikuti aturan main ini diharapkan tetap berlanjut sampai tahapan akhir Pilgub Bali. Selain itu, pihaknya juga tetap mengingatkan kepada semua komponen masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan partisipatif dan menjaga situasi daerah masing-masig agar tetap kondusif. (kmb38)
Pemilih Belum Terima Formulir C6 Dikhawatirkan Pengaruhi Partisipasi
Singaraja (Bali Post) – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali berlangsung Rabu (27/6) besok. KPU dan jajarannya sudah melakukan persiapan menjelang pencoblosan. Namun, ada pemilih yang belum menerima Formulir C6 (surat pemberitahuan memilih - red). Hal ini dikhawatirkan akan memengaruhi persentase kehadiran pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Tim pemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (KBS-ACE) Gede Supariatna, S.H. mengaku prihatin dengan adanya pemilih yang sudah masuk DPT, tetapi belum menerima Formulir C6 dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Pria yang menjabat Ketua DPRD Buleleng ini menilai, pemilih yang belum mendapat Formulir C6 tidak bisa dianggap enteng karena pemilih bersangkutan bisa memilih dengan menunjukkan e-KTP, surat keterangan (suket) pengganti e-KTP, maupun identitas lain. Ini karena pemilih sudah memiliki pandangan sesuai mekanisme telah diatur bahwa setiap pemilih itu mendapat surat pemberitahuan pemilihan. Dirinya khawatir meskipun
pemilih mengetahui dapat menggunakan e-KTP, suket, dan identitas lain, namun bisa saja pemilih menjadi apriori terhadap kinerja penyelenggara dan pada akhirnya mereka memilih golput (golongan putih - red). “Saya yakin masih banyak pemilih kita sampai hari ini (Senin, 25/6) belum dapat C6. Ini masalah serius dan kalaupun pemilih tahu bisa menggunakan e-KTP dan yang lain, namun surat pemberitahuan pemilihan itu wajib diterima setiap pemilih. Kalau ini tidak ditanggapi serius tidak menutup kemungkinan angka partisipasi pemilih pada Pilkada lalu akan terulang di Pilgub Bali ini,” katanya. Menanggapi kekhawatiran itu, Ketua KPU Buleleng Gede Suardana mengatakan, KPPS masih menyebarkan Formulir C6 sampai Selasa (26/6) ini. Pada sisa waktu
yang ada ini, pihaknya terus menginstruksikan agar KPPS bekerja serius dan bertanggung jawab, sehingga formulir C6 tersebar sesuai DPT Pilgub Bali sebanyak 555.555 pemilih. Kalau sampai hari H pencoblosan pemilih belum menerima Formulir C6, Suardana memastikan bahwa pemilih bersangkutan tetap bisa menyalurkan hak suaranya dengan menunjukkan eKTP, suket pengganti e-KTP, dan identitas lain. Ini bisa dilakukan kalau pemilih sudah tercatat dalam DPT. Sesuai regulasi, pemilih dengan eKTP, suket, dan identitas lain itu bisa memilih setelah pukul 12.00 wita. Data ini selanjutnya dikategorikan sebagai pemilih tambahan di masingmasing TPS. “Penyelenggara kami masih menyebarkan C6. Kalau sudah terdaftar dalam DPT tanpa mendapatkan C6 bisa memilih dengan menun-
Singaraja (Bali Post) – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menugaskan Ketut Suparto, M.MA. menjadi Plt. Direksi PD Pasar. Suparto yang juga menjabat Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disperindag) Buleleng diberikan tugas tambahan sebagai direksi sampai Bupati menunjuk Direksi PD Pasar definitif. Sebelumnya, Sabtu (23/6) lalu, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Buleleng Putu Gede Satwikayadnya, Direktur Operasional (Dirops) Made Agus Yudi Arsana, dan Dewa Ketut Anom Direktur Keuangan (Dirkeu) resmi mengakhiri masa jabatan 2014-2018. Berakhirnya masa jabatan direksi
ini tidak bisa langsung diisi dengan direksi baru. Mencegah kekosongan jabatan, untuk sementara PD Pasar dikendalikan oleh Plt. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. di sela-sela sidang paripurna Penyampaian Nota Pengantar Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Buleleng 2017 di gedung dewan Senin (25/6) kemarin, mengatakan PD Pasar tidak boleh terjadi stagnasi kepemiminan. Ini tidak lepas karena perusahaan daerah itu selain pengelola pasar tradisional, juga sebagai lembaga yang ditugaskan mengelola sektor perekonomian menen-
gah ke bawah. ‘’Di sana bersentuhan dengan pelayanan pedagang dan manajemen semua pasar di kabupaten, jadi ini tidak boleh terjadi stagnasi, sehingga pak Bupati sudah menugaskan plt. sampai direksi baru ditetapkan,’’ katanya. Terkait proses perekrutan direksi baru, mantan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng ini mengatakan, pihaknya telah membentuk Panitia Seleksi (Pansel). Karena bersamaan dengan libur nasional Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali (Pilgub) Bali Rabu (27/6) besok, proses perekrutan belum bisa dilanjutkan.
Bali Post/kmb38
Bali Post/kmb38
Gede Supariatna
Gede Suardana
jukkan e-KTP, suket pengganti e-KTP,” katanya. Di sisi lain, Suardana mengatakan, jika pemilih ingin menerima Formulir C6, semestinya tidak hanya menunggu sampai KPPS membawakan langsung kepada pemilih berdasarkan alamat dan nama pemilih
bersangkutan. Sebaliknya, pemilih itu sendiri diharapkan aktif melapor atau meminta langsung Formulir C6 kepada KPPS. Jika kesadaran dan partisipasi ini bisa dilakukan, maka semua pemilih yang sudah masuk DPT menerima Formulir C6. (kmb38)
Bupati Tugaskan Suparto Jadi Plt. Direksi PD Pasar Rencannya, pansel akan menyusun jadwal, menentukan persyaratan dalam perekrutan tersebut. ‘’Setelah agenda pilgub, pansel baru bisa bekerja maksimal,’’ tegasnya. (kmb38)
Ketut Suparto
Bali Post/kmb38
GIANYAR
Selasa Paing, 26 Juni 2018
9
SOSOK Pendamping Lokal Desa PENGELOLAAN Dana Desa di Kabupaten Gianyar selama ini sudah berjalan dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari peran para pendamping lokal desa. Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta menyampaikan hal tersebut, Senin (25/6) kemarin. Menurutnya, tugas yang diemban para pendamping cukup berat. Sebab, mereka rata-rata mengawal penggunaan anggaran di empat desa, bahkan lebih. ‘’Tugas mereka tergolong cukup berat, apalagi dengan jarak antardesa dan permasalahan yang bervariasi,’’ ungkap Tagel usai menerima kunjungan sejumlah petugas pendamping lokal desa di kantor DPRD Gianyar. Politisi asal Tampaksiring ini menjelaskan, pendamping lokal desa berperan dalam membantu pemerintah desa mengelola keuangan dari pusat yang nilainya rata-rata miliaran rupiah. Mereka tidak kenal libur dan lebih sering lembur. Dedikasi tersebut demi mewujudkan pengelolaan Dana Desa yang bersih dan transparan. Namun sayang kerja keras para pendamping lokal desa kurang sebanding dengan penghasilan yang mereka peroleh. Terkait kondisi ini, pihaknya bersama eksekutif pun berencana memberikan uang tambahan melalui APBD Gianyar. Namun dalam menyiapkan uang tambahan untuk pendamping lokal desa ini, pemerintah masih menyiapkan dasar hukum. (nik)
Dikeluhkan Warga, Pendistribusian C6 di Kelurahan Gianyar
Gianyar (Bali Post) Pendistribusian surat undangan mencoblos atau C6 di wilayah Kelurahan Gianyar tidak sepenuhnya berjalan lancar. Masih terdapat sejumlah permasalahan teknis yang berpotensi menyebabkan sejumlah warga tidak dapat menggunakan hak pilihnya dalam pilkada. Warga setempat, Dewa Nyoman Agung, Senin (25/6) kemarin mengungkapkan, di keluarganya tercatat ada enam orang pemilih. Namun pihaknya hanya memperoleh satu surat undangan. ‘’Tadi (kemarin - red) saya sudah komplain sama petugas pembagi kartu pemilih, kenapa saya punya pemilih enam tapi hanya dapat satu kartu,’’ katanya. Ia pun sangat menyayangkan kondisi ini, sebab surat undangan tersebut penting untuk menggunakan hak pilih di TPS pada Rabu (27/6). ‘’Kalau tidak ada surat ini bagaimana keluarga saya menggunakan hak pilihnya nanti,’’ keluhnya. Sementara itu, Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kabupaten Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna menjelaskan, pendistribusian C6 ke pemilih dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). KPPS juga yang akan merekap seluruh C6 yang tidak terdistribusi ke pemilih. Khusus kasus di Kelurahan Gianyar, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar persoalan tersebut bisa segera diselesaikan. ‘’Saya akan kontak KPPS-nya, saya juga akan coba koordinasi dengan PPK agar ini ditelusuri secepatnya,’’ katanya. Agus Tirta menambahkan, KPU Gianyar sudah memantapkan sejumlah persiapan jelang hari pencoblosan. Pendistribusian logistik dilaksanakan secara bertahap untuk 772 TPS di Gianyar. Har ini KPU Gianyar akan mulai mendistribusikan kotak suara beserta isinya. Total terdapat 1.544 kotak suara yang dikirim untuk 772 TPS yang ada di 70 desa di Kabupaten Gianyar. ‘’Kotak suara ini untuk pilgub dan pilbup. Akan dikirim dulu ke kantor desa masing-masing,’’ katanya. Di dalam kotak suara yang tersegel tersebut, tersimpan alat pencoblosan, berita acara serta sejumlah formulir. Selama di kantor desa, kotak suara dijaga ketat aparat. ‘’Pastinya ini akan dijaga ketat, kemudian pada Rabu pagi barulah dari kantor desa akan mendistribusikan ke masing-masing TPS,’’ jelasnya. Selain itu, KPU Gianyar juga sudah mendata tempat memilih setiap paslon. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang merupakan calon Wagub Bali, tercatat akan memilih di TPS 3 Banjar Ubud Tengah Kelurahan Ubud. Cabup Gianyar Tjokorda Raka Kerthayasa akan memilih di TPS 2 yakni di SDN 1 Ubud Kelod. Sementara Cabup Gianyar Made Mahayastra tercatat akan menggunakan hak pilihnya di TPS 4 di SDN 4 Melinggih. (kmb35)
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601
Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913 Ambulan Pelayanan Sosial - 945322
PENERTIBAN - Petugas Satpol PP Gianyar melakukan penertiban APK, Senin (25/6) kemarin.
Bali Post/nik
Pilkada, Tiga Kecamatan Rawan Gesekan
Gianyar (Bali Post) -
Panwaslu Gianyar mengategorikan pilkada di Kabupaten Gianyar sebagai zona rawan sedang. Dari tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar, tiga di antaranya yakni Sukawati, Gianyar dan Payangan dianggap memiliki potensi gesekan. Tak hanya itu, di tiga kecamatan tersebut juga dianggap kental aroma intimidasi. ‘’Yang paling rawan di sini berisi unsur intimidasi. Maka kami fokus di tiga kecamatan ini,’’ ungkap Ketua Panwaslu Gianyar I Wayan Hartawan usai rapat di Mapolres Gianyar, Senin (25/6) kemarin. Tidak hanya itu, Panwaslu memberikan perhatian khusus untuk kecamatan atau desa yang di dalamnya terdapat tim pemenangan, terlebih tim pemenangan dari
paslon berbeda. ‘’Kami juga sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengawal proses pemilu di sejumlah desa yang rawan terjadi gesekan,’’ katanya.
Hartawan menjelaskan lebih lanjut, sampai saat ini masih marak terjadi kampanye lewat media sosial. Untuk itulah pihaknya berharap siapa pun itu agar
tidak melakukan kegiatan yang melanggar aturan dan berpotensi mengganggu ketertiban selama masa tenang. Ditanya mengenai pelanggaran yang terjadi sejauh ini, Hartawan mengaku belum menemukannya. Namun ia bersama jajaran Panwaslu terus melakukan pemantauan. Bahkan setiap malam di masa tenang pihaknya menyiagakan ratusan panitia pengawas untuk memonitor situasi.
Di bagian lain, tim gabungan dari kepolisian, TNI, Badan Kesbangpol, Satpol PP, Panwas dan KPU Gianyar terus melakukan penurunan alat peraga kampanye (APK). Hartawan menegaskan, penurunan APK harus dilakukan agar saat hari H Gianyar sudah benar-benar bersih dari APK. ‘’Segala yang ber bau kampanye tidak boleh lagi dilakukan,’’ tegasnya. (kmb35)
Pohon Timpa Kantor Vila di Ubud
Gianyar (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gianyar memicu bencana di sejumlah kawasan. Pada Senin (25/6) kemarin, bencana pohon tumbang terjadi di Ubud dan menyebabkan kerusakan bangunan. Pohon tumbang menimpa bangunan office atau kantor Villa Nick’s Pension yang berlokasi di Jalan Monkey Forest, Gang Beji, Banjar Ubud Kelod Kauh, Ubud. Akibat tertimpa pohon setinggi 15 meter, bagian atap bangunan rusak parah. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya menyampaikan, pihaknya sudah melakukan penanganan atas bencana tersebut. ‘’Tim sudah melakukan penanganan dan evakuasi material pohon di lokasi ini,’’ ucapnya. Di lokasi berbeda yakni Banjar Cemadik Desa Pejeng Kaja Kecamatan Tampaksiring, sebuah senderan jebol dan menimpa sanggah serta
bale milik dua warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Sementara di Banjar Selat Desa Samplangan Kecamatan Gianyar terjadi banjir. Banjir dipicu saluran drainase yang dipenuhi sampah. Pasukan Oranye pun berjibaku mengangkat sampah dari saluran drainase guna melancarkan aliran air. Lebih lanjut Oka Digjaya mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir pihaknya cukup banyak menerima laporan bencana alam, khususnya pohon tumbang, tanah longsor dan banjir. Penyebab kejadian dominan karena hujan deras dan akar pohon lapuk. (kmb35)
PENANGANAN BENCANA - Petugas BPBD Gianyar melakukan penanganan bencana pohon tumbang di Ubud, Senin (25/6) kemarin.
Penangkaran di Pantai Saba
Berawal dari Keprihatinan Banyaknya Telur Penyu Dimakan Anjing WARGA Desa Saba Kecamatan Blahbatuh memiliki kepedulian yang besar terhadap kelestarian penyu. Di desa ini telah terdapat Kelompok Konservasi Penyu Bali Saba Asri. Kelompok peduli lingkungan ini didirikan berdasarkan keprihatinan warga atas banyaknya telur penyu yang dimakan anjing.
Bali Post/nik
KONSERVASI PENYU - Petugas sedang mengecek areal konservasi telur penyu yang ada di Pwantai Saba, Gianyar.
Ketua Kelompok Konservasi Penyu Bali Saba Asri I Made Kikik, Senin (25/6) kemarin, mengungkapkan sebelum adanya tempat konservasi penyu
di Pantai Saba, sering kali telur penyu dimakan anjing. Bahkan ia pernah melihat ratusan telur penyu dimakan begitu saja. ‘’Jadi penyu dewasa bertelur begitu saja di pantai ini dan warga sekitar pun kala itu kurang memberi perhatian,’’ kata pria yang berprofesi sebagai nelayan. Prihatin akan kondisi tersebut, Kikik akhirnya berupaya melakukan peyelamatan telur penyu. Namun kala itu dia bingung soal lokasi penempatan telur-telur tersebut. Dia pun kemudian membawa telur-telur penyu ke tempat penangkaran di Serangan. Beberapa kali Kikik mem-
bawa telur penyu ke Serangan sambil belajar cara menetaskannya. Di tahun 2007, Kikik baru berani mencoba melakukan penetasan telur penyu di rumahnya. Di awal percobaan dia langsung berhasil. Upaya penetasan telur penyu pun langsung dilanjutkannya hingga sekarang bersama warga Desa Saba lainnya. ‘’Kemudian perhatian ini mendapat sorotan Bupati Gianyar kala itu. Tahun 2010, bersama sejumlah warga yang peduli dengan penyu kami mulai memanfaatkan tanah yang ada di Pantai Saba untuk menetaskan telur penyu hingga sekarang
ini,’’ ungkapnya. Saat ini pihaknya menetaskan ribuan telur penyu. Selain itu, mereka juga kerap mendapatkan tukik dari warga, tidak hanya nelayan di Desa Saba namun juga dari Lembeng, Sukawati, Keramas, Siyut dan Lebih. Sementara dari Klungkung pihaknya sering menerima telur penyu dari nelayan Tegalbesar, Kusamba, Jumpai dan Goa Lawah. Berdasarkan data, hingga Juni 2018 sedikitnya sudah 1.750 ekor penyu yang menetas di penangkaran ini. Tahun 2017 sekitar 1.140 ekor dan 2016 sekitar 1.150 ekor. (nik)
JEMBRANA
10 SOSOK
Selasa Paing, 26 Juni 2018
Sembahyang Bersama STABILITAS keamanan di daerah harus menjadi prioritas. Selaku Kepala Daerah, Bupati Jembrana I Putu Artha berharap pilkada serentak, khususnya di Gumi Makepung berjalan aman dan damai sesuai harapan bersama. Semoga dalam proses demokrasi ini melahirkan pemimpin yang aspiratif serta mendapatkan dukungan lebih banyak dari masyarakat. “Tidak ada kalah menang, siapa pun yang mendapat dukungan lebih banyak akan menjadi pemimpin kita. Saya berharap masyarakat Jembrana melaksanakan demokrasi tanpa menggangu keamanan dan ketertiban,” ujar Artha. Pemerintah dan aparat keamanan berupaya mewujudkan pilkada damai. Namun juga ditempuh secara sekala. “Kami juga melakukan sembahyang bersama agar pilkada aman. Sekala niskala harus seimbang,” tambah Artha. Namun, secara umum Bupati Artha meyakini masyarakat Jembrana sudah dewasa dan terbiasa dengan hajatan demokrasi ini. Masyarakat sudah terbiasa mulai mengikuti pemilihan mulai dari Pilpres, Pileg hingga Pilkel. Memasuki masa tenang ini, bupati juga mengapresiasi sudah semua atribut diturunkan sesuai aturan. (olo)
Operasi Ketupat Agung 2018
Kasus Lakalantas Turun 86 Persen
Negara (Bali Post) – Operasi Ketupat Agung 2018 di wilayah hukum Polres Jembrana telah berjalan dan mengasilkan dampak positif, terutama terkait kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Jumlah lakalantas selama dilaksanakannya operasi, baik dari segi kualitas maupun kuantitas mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan penurunan itu hingga mencapai 86 persen. Pada Operasi Ramadniya Agung 2017, tercatat ada tujuh kejadian lakalantas dengan korban meninggal dunia (MD) lima orang dan luka ringan (LR) 10 orang. Sedangkan tahun ini hanya ada satu kejadian lakalantas dengan MD satu orang dan LR satu orang. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko saat dikonfirmasi, Senin (25/6) kemarin, mengatakan jumlah lakalantas diakui memang mengalami penurunan. Sejak 20 Mei hingga 6 Juni, kasus lakalantas tercatat tujuh kejadian. Satu MD dan 15 mengalami LR dengan kerugian material mencapai Rp 13,6 juta. ‘’Dari data tersebut, angka lakalantas pra-operasi mengalami penurunan enam kasus. Dari segi korban MD sama dan korban LR turun hingga 14 orang,’’ katanya. Selanjutnya, untuk perbandingan pelanggaran lalu lintas juga mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Di mana dalam operasi tahun ini dikeluarkan tiga tilang. Sedangkan tahun
sebelumnya empat tilang. Ditambahkan, untuk arus mudik melalui Pelabuhan Gilimanuk berdasarkan analisa dan evaluasi (anev) jumlah kendaraan dan penumpang yang keluar Bali mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Namun antrean panjang di jalur utama dapat dihindari dengan menggunakan rekayasa lalu lintas. ‘’Jalur alternatif untuk kendaraan kecil (KK) masuk melalui terminal kargo dan dialirkan melalui gang-gang sehingga di jalur utama cenderung lengang,’’ ucapnya. Sementara itu, dari data yang dihimpun di Posko RSU Negara selama arus mudik dan arus balik, total pasien lakalantas yang diterima sebanyak 17 orang. Satu di antaranya MD dan yang lainnya sudah diperbolehkan pulang. (kmb26)
Tindak Lanjuti Protes Para Pedagang
Komisi B Sidak Pasar Umum Melaya
Negara (Bali Post) -
Menindaklanjuti adanya sejumlah pedagang melakukan protes terkait belum dikeluarkannya izin perpanjangan sewa kios dan los, Komisi B DPRD Jembrana, Senin (25/6) kemarin melakukan sidak ke Pasar Umum Melaya. Di pasar yang menampung 255 pedagang ini wakil rakyat mendatangi salah satu kios yang digunakan untuk penggilingan daging di ujung utara pasar. Saat pengecekan berlangsung, diketahui kios tersebut dalam kondisi tutup. Menurut pedagang lainnya, kios itu di dalamnya terdapat mesin penggilingan untuk daging. Lokasinya agak berada di dalam dan menyatu dengan los pedagang pakaian dan lesehan. Dewan yang dipimpin Ketua Komisi B DPRD Jembrana, Nyoman Suheng Kusuma Yasa ini selanjutnya menanyakan kepada para pedagang yang didampingi pegawai administrasi Pasar Melaya, Ayu Padmawati dan pegawai retribusi pasar Gede Arsana Putra.
Dari penjelasan sejumlah pedagang, kois (penggilingan daging) tersebut sudah tutup sejak dua bulan lalu. Jika penggilingan daging itu beroperasi, tentunya sangat menimbulkan suara bising sehingga mengganggu kenyamanan para pedang dan pengunjung pasar. Zainal Arifin, salah seorang pedagang setempat mengungkapkan terdengarnya suara bising itu mengharuskan pedagang lain dan pembeli
harus berbicara keras agar bisa saling mendengar. Namun sejak hal itu dikeluhkan, usahanya langsung ditutup. Para pelanggan yang biasanya membawa bahan untuk menggiling daging jadi kesulitan lantaran tidak ada lagi yang lain (penggilingan - red). Usai mengecek kios itu, Komisi B bergeser ke sejumlah los yang diketahui kosong. Sedikitnya 20 los pedagang terlihat tutup. Dari pengakuan pedagang yang masih buka, tutupnya los tersebut dikarenakan sudah dialihkan ke pedagang lain. Terkait dengan kondisi di pasar itu, Kusuma Yasa mengaku akan menyikapi lebih jauh persoalan pasar ini. Menurutnya, bukan hanya di Melaya saja, tetapi seluruh pasar di Jembrana yang saat ini dikelola Dinas Perindagkop. Terkait kios yang digunakan untuk
KPU Musnahkan Puluhan Surat Suara Rusak
Negara (Bali Post) Surat suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang diketahui rusak, Senin (25/6) kemarin akhirnya dimusnahkan oleh KPU Jembrana. Puluhan surat suara tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. Pemusnahkan disaksikan perwakilan dari Polres Jembrana, Panwaslu dan perwakilan tim masingmasing pasangan calon. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengatakan surat suara yang diketahui rusak saat penyortiran dan pelipatan beberapa waktu lalu itu sebanyak 47 lembar. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, surat suara dimusnahkan. Dari 47 lembar tersebut, 24 di antaranya
mengalami robek, 17 lembar kesalahan cetak dan sisanya kotor. Sementara itu, terkait dengan formulir C6 yang sempat dikembalikan ke KPU Bali, hingga kemarin diakui ada yang belum sampai ke pemilih. Hal ini dipicu beberapa faktor yakni pemilih tidak pernah ada di rumah ketika petugas mengantar atau pemilih sudah meninggal dunia. Menurutnya, pada H-2 ini akan diketahui pasti berapa yang belum sampai ke pemilih. Selain pemusnahan surat suara rusak, juga dilanjutkan dengan rapat koordinasi terkait fasilitas pelayanan warga yang tidak bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dari hasil rapat disebutkan para pemilih yang tidak bisa ke TPS akan didatangi KPPS bersama pengawas dan tim. Misalnya ke rumah sakit, rumah tahanan dan tahanan di kepolisian. Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggara I Ketut Tangkas Sudiantara menambahkan, fasilitas pelayanan dengan didatangi akan diberikan warga yang berada di RS maupun rutan. Surat suara yang digunakan untuk para pemilih di lokasi tersebut menggunakan surat tambahan 2,5 persen di TPS yang terdekat. Sedangkan distribusi logistik ke TPS akan dilakukanpada H-1 atau Selasa (26/6) hari ini. (kmb26)
Curi Perhiasan, Mahasiswa Ditangkap Negara (Bali Post) Jajaran Reskrim Polres Jembrana berhasil menangkap pelaku pencuri perhiasan pekan lalu. Pelakunya berinisial CP (21), asal Gianyar. Pelaku yang merupakan mahasiswa ini mencuri perhiasan milik ibu angkatnya di Banjar Dauh Pasar Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Sabtu (19/5). Selain pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa perhiasan yang dicuri. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana, Senin (25/6) kemarin, mengatakan pelaku ditangkap di tempat kos temannya di Jalan Nakula, Seminyak, Denpasar pada Senin (18/6) malam. Sebelumnya polisi menerima laporan dari korban. Setelah diselidiki, perburuan pelaku hingga ke Denpasar. Pelaku mengaku mencuri
perhiasan korban sebanyak dua kali. Pertama pada 11 Mei 2018 pukul 17.00 Wita. Saat itu pelaku mengembat sebuah cincin emas dengan permata warna merah dan satu cincin emas dengan variasi permata kecil pada pinggirnya. Kedua, pada Senin (14/5) pukul 20.00 Wita, pelaku mengambil sebuah cincin emas permata hitam dan satu buah cincin emas dengan permata warna hijau. “Total emas yang dicuri sekitar 10 gram,” kata Yusak. Selain itu ,korban juga kehilangan uang Rp 10 juta, namun pelaku tidak mengakui mengambil uang tersebut. Setelah mengambil perhiasan tersebut, kemudian dijual. Pelaku melakukan aksinya dengan masuk ke rumah dengan cara terlebih dahulu membuka jendela kamar. Akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian sebanyak Rp 38 juta. (kmb26/kmb)
Bali Post/olo
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Pelaku pencurian emas dan barang buktinya yang diamankan di Polres Jembrana.
penggilingan daging, diakui memang tidak boleh sebab berada di dalam pasar. Pasar ini khusus untuk kegiatan jual-beli. “Bukan untuk memproduksi,” jelas Dewan asal Pekutatan ini. Ditanya soal protes pedagang soal izin perpanjangan yang belum dikeluarkan, Dewan justru mendapati adanya pengalihan sepihak dari petugas pasar. Untuk itu, nantinya (persoalan pasar) akan dibahas lagi. “Besok kita jadwalkan shearing, sekaligus membahas persoalan pasar secara menyeluruh,” tukasnya. Sementara itu, dari penjelasan petugas pasar Melaya ada 255 unit yang terdiri dari 12 toko, 59 kios dan 184 los. Namun diakui memang ada 15 pedagang yang sudah tidak aktif, di antaranya satu toko, satu kios dan 13 los. (kmb26)
Bali Post/kmb
BUGIL - ABG bugil yang diduga hendak memperkosa warga diamankan polisi.
Mabuk, ABG Bugil Diamankan Warga
Diduga Hendak Memperkosa Negara (Bali Post) Warga Lingkungan Mertasari Kelurahan Loloan Timur, Jembrana, Minggu (24/6) malam dihebohkan dengan perilaku anak baru gede (ABG) berinisial ASA (17). Diduga dalam pengaruh minuman beralkohol, ia diketahui dalam keadaan bugil di rumah kontrakan EM (40). Ada dugaan pelaku hendak memperkosa korban. Namun, hal ini masih didalami penyidik Polsek Negara. Informasi yang dihimpun, Senin (25/6) kemarin, menyebutkan ada seorang warga mengetahui adanya keributan di rumah kontrakan korban sekitar pukul 19.30 Wita. Saksi itu melihat korban tergeletak di depan tembok rumahnya dan dalam keadaan pingsan. Mengetahui hal itu, saksi langsung mengeceknya ke dalam rumah. Karena pintu gerbang terkunci, saksi memanjat tembok. Begitu berada di dalam, saksi menggedor-gedor pintu kamar korban. Sesaat kemudian keluar pelaku dengan kondisi bugil. Bahkan, ketika diajak komunikasi, bicaranya pelaku ngawur. Ngawurnya ucapan pelaku di-
duga pengaruh miras. Bahkan, warga yang mengetahui hal itu sempat main hakim sendiri. Pelaku sempat digebuki, namun akhirnya berhasil diredam pihak kepolisian. Polisi akhirnya mengamankan pelaku ke Polsek Negara. Sedangkan korban yang tidak sadarkan diri atau pingsan dilarikan ke rumah sakit. Korban diketahui mengalami luka di kepala. Kapolsek Negara Kompol Ketut Maret saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari pengakuan pelaku yang masih dalam kondisi linglung, sebelum masuk ke rumah korban ia mengonsumsi masrum lebih dulu. Namun pengakuan itu masih perlu diselidiki, sebab pelaku bicaranya masih ngawur. ‘’Kami masih melakukan penyelidikan. Sebab, baik pelaku maupun korban masih belum bisa dimintai keterangan,’’ jelasnya. Guna proses lebih lanjut, pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Negara. Belakangan diketahui, pelaku sempat terlibat kasus pidana pencurian tabung gas yang prosesnya sampai pada tingkat pengadilan. (kmb)
Selasa Paing, 26 Juni 2018
Usulan Pengadaan ASN
Menteri PAN-RB Minta Didasari Potensi Daerah Amlapura (Bali Post) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara- Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI Asman Abnur meminta usulan kebutuhan ASN ke pusat harus berdasarkan potensi daerah. Jika tidak demikian, usulannya sangat kecil bisa lolos di tingkat pusat. Jika daerah sudah mengenali potensinya, maka jumlah ASN yang dibutuhkan untuk menggarapnya juga dapat dipetakan. Ini tujuannya agar daerah semakin termotivasi menggali potensi dan tak ada lagi ASN yang mubazir. Demikian ditegaskan saat Menteri Asman Abnur datang ke Karangasem untuk meresmikan Mal Pelayanan Publik di Gedung UKM Center Amlapura, belum lama ini. Dia menegaskan itu, setelah mendengar cerita Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang menyatakan Pemkab Karangasem kekurangan ASN cukup banyak, setelah sebagian besar ASN pensiun. ‘’Saya minta susun kebutuhannya. Dasar usulannya adalah potensinya. Sebab, dasar penetapan ASN sekarang adalah potensi dan beban kerja,’’ kata Asman Abnur. Misalnya di bidang kesehatan, ada rencana Pemkab Karangasem untuk meningkatkan kinerja RS, dari tipe B ke tipe A. Pihak Kementerian PAN-RB meminta Pemkab Karangasem menghitung dengan cermat beban kerjanya. Sebab, dengan sistem baru perekrutan ini, pihaknya yakin bisa memperbaiki SDM aparatur negara. ‘’Kunci kesuksesan negara adalah penyelenggaranya. Penyelenggaranya ini adalah ASN-nya. Ini yang mesti dibenerin dulu,’’ tegasnya. Asman Abnur menambahkan, ASN sekarang jangan diberikan kerja yang bukan bidangnya. Ini yang banyak terjadi sekarang, sehingga yang pegang jabatan saat ini tidak sesuai kompetensinya. Dia meminta hal itu tak terjadi lagi di mana pun, khususnya Karangasem. ‘’Jangan sampai Kadis Perhubungan dari guru agama. Karena jadi tim suksesnya dulu. Ini banyak terjadi daerah lain,’’ ujarnya. Selain itu, pihaknya juga sedang memperbaiki, sistem gaji dan tunjangan ASN. Pihaknya tak mau lagi ada pejabat atau ASN yang menggunakan jabatan untuk mencari uang di luar haknya alias korupsi. Untuk itu, pemerintah pusat sedang berupaya menggulirkan e-government hingga mengelola anggaran berdasarkan sistem elektronik atau e-budgeting. Bahkan, nanti mengajukan anggaran bisa dengan sistem online. Demikian juga nanti dalam mengajukan kebutuhan pegawainya. Selain itu, ada juga e-Lakip. Ini tujuannya untuk menekan anggaran perjalanan dinas. ‘’Jangan kebanyakan studi banding terus. Hasilnya cuma oleh-oleh saja,’’ katanya. Nantinya, setelah sistem gaji dan tunjangan sudah diperbaiki, maka selanjutnya adalah perbaikan pada sistem pensiun. Selama ini pihaknya menilai pensiunan ASN nominalnya amat kecil. Menurutnya, pensiun itu harus mampu disambut dengan bahagia, sehingga saat ini sedang dirancang agar lebih besar diterima dari sebelumnya. (kmb31)
Tak Terima Surat Panggilan, Gunakan E-KTP Amlapura (Bali Post) Surat panggilan pemilih lagi-lagi menjadi masalah pada Pilgub Bali. Sampai H-2 pencoblosan, Senin (25/6) kemarin, banyak warga Karangasem yang belum menerima surat panggilan model C6. Kondisi memprihatinkan itu di antaranya disuarakan anggota DPRD Karangasem asal Kecamatan Kubu, I Nyoman Musna Antara. Menurutnya, calon pemilih yang tidak mendapatkan surat panggilan cukup banyak. Muncul kekhawatiran tingkat partipasi masyarakat rendah karena umumnya masyarakat beranggapan tanpa C6 maka berarti tidak bisa menyalurkan hak pilih. ‘’Sampai detik ini, banyak warga Kubu yang tidak dapat C6. Memang bisa menggunakan KTP elektronik (e-KTP), tapi info itu belum sepenuhnya diketahui masyarakat,’’ ungkapnya. Persoalan tidak dapat kartu panggilan tidak hanya terjadi di daerah-daerah pedalaman, tetapi juga pemilih di wilayah kota termasuk kota Amlapura. Mereka umumnya baru sadar hak pilihnya terancam ketika mengetahui tetangganya sudah mendapat kartu panggilan. ‘’Tetangga-tetangga saya sudah, kok saya dan istri yang belum,’’ ungkap I Ketut Parwa (46), warga Kelurahan Subagan, Karangasem. Sementara itu, Musna Antara juga mengatakan banyak warga Karangasem di perantauan terancam tak bisa menyalurkan hak suaranya. Menurutnya, banyak warga di perantauan tidak mendapat libur dari majikannya, sedangkan untuk mengurus perpindahan mencoblos menggunakan formulir C5 waktunya sudah mepet. ‘’Di Kubu juga banyak TPS yang jauh dari permukiman, pemilihnya juga saling seluk (tidak dari satu banjar yang sama - red),’’ katanya tanpa merinci lebih jauh TPS yang kondisinya seperti itu. Ketua KPU Karangasem I Made Arnawa mengakui pelaksanaan Pilkada Bali di Karangasem dihantui kendala klise seperti itu. Dia juga mengaku sudah mendapat laporan dari jajarannya dan diakui cukup banyak pemilih yang tak mendapatkan kartu C6. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengecek posisinya di daftar pemilih yang sudah diumumkan secara berkelanjutan diduga menjadi salah satu faktor penyebab, namun pihaknya enggan berpolemik lebih jauh. Terhadap masyarakat yang tidak mendapatkan kartu C6, Arnawa menegaskan boleh memilih menggunakan KTP elektronik di TPS yang sesuai dengan alamat di KTP. ‘’Silakan datang ke TPS dengan membawa KTP elektronik. Silakan mendaftar lebih awal tapi mencoblosnya setelah pukul 12.00,’’ tegasnya. Sementara itu, menyangkut logistik, Arnawa mengatakan sejauh ini tidak ada kendala. Sampai sore kemarin, semua logistik sudah sampai di desa dan siap didistribusikan ke 945 TPS yang ada. Untuk TPS yang sulit secara geografis, logistik sudah bisa didistribusikan pada H-1 dengan syarat TPS-nya sudah ada dan penempatannya harus diamankan sesuai ketentuan perundangan. ‘’Di Desa Pempatan ada sejumlah TPS yang sulit secara geografis. Dimungkinkan pendistribusian logistik pada H-1 tapi harus ditempatkan di TPS dengan pengamanan yang memadai,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Post/kmb
LOGISTIK PILGUB - KPU Karangasem mendistribusikan logistik Pilgub Bali di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat.
KARANGASEM
11
Pariwisata Dilarang Menjamah Zona Inti KKP Amlapura (Bali Post) -
Kawasan perairan belakangan sering dijamah untuk kepentingan pariwisata. Padahal, keberlangsungan kelestarian biota laut guna menjaga ekosistem alam bawah laut sangatlah penting. Guna penguatan Kawasan Konservasi Perairan (KKP), Pemprov Bali meminta dukungan sembilan desa penyangga di Karangasem. Salah satu yang menjadi perhatian khusus, adalah KKP yang menjadi zona inti tak boleh dijamah sama sekali, apalagi untuk kepentingan pariwisata. Penegasan tersebut disampaikan Manajer CII (Concervation International Indonesia) Program Bali, Iwan Dewantama, saat bertemu perbekel dan prajuru desa adat dari desa penyangga di Ruang Pertemuan Vila Ujung, Senin (25/6) kemarin. Sembilan desa penyangga ini antara lain Padangbai, Antiga, Sengkidu, Nyuh Tebel, Bugbug, Seraya Timur, Bunutan, Purwakerthi, dan Tulamben. Pemprov Bali selama ini bekerja sama dengan CII untuk mempersiapkan KKP ini. Langkah ini juga sebagai persiapan peresmian KKP Bali yang rencananya diresmikan langsung oleh Menteri Perikanan dan Kelautan RI. Iwan Dewantama menegaskan, Pengelolaan KKP ini berbasis zonasi. KKP dibagi ke dalam empat zona, antara lain zona inti, zona yang tidak boleh diapa-apakan, kecuali akan melakukan penelitian. “Di zona inti,
sama sekali tidak boleh ada aktivitas pariwisata. Di Karangasem, contohnya seperti di sekitar Gili Selang dan di sekitar perairan Bugbug, juga ada. Di sana karangnya cukup dalam,” kata Iwan. Sisanya, ada zona pemanfaaatan berkelanjutan, zona perikanan berkelanjutan dan zona lainnya, sesuai kebutuhan. Zona lainnya yang dimaksud, seperti di Labuan Amuk, ada zona rehabilitasi karang dengan berbagai metode. Ada juga zona donor karang, yakni di daerah yang diambil karangnya untuk bibit. Demikian juga zona tambat jukung atau untuk parkir di air. Zonasi ini ke depan akan menjadi bagian penting dalam pengelolaan KKP. “Nanti setelah diresmikan, akan dibentuk pengelolanya oleh Pemprov Bali. Merekalah nanti yang akan sekaligus melakukan pengawasan bersama desa-desa penyangga,” tegasnya.
Kawasan Konservasi Perairan 1. Tianyar dan Kubu 2. Tulamben, Datah dan Labasari 3. Jemeluk dan Bunutan 4. Seraya 5. Ujung 6. Desa Bugbug 7. Candidasa 8. Padangbai
114,2 Ha 51,5 Ha 86 Ha 125,5 Ha 25,5 Ha 105,5 Ha 162,2 Ha 50 Ha
Iwan Dewantama menambahkan, desa penyangga harus turut serta dalam menjaga kelestarian laut. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian biota laut. Seperti yang dilakukan di Tulamben, pihak desa setempat bahkan sudah membentuk perdes untuk mengelola dan melindungi laut. Karena desa setempat menilai perairan menjadi sumber penting di dalam kelanjutan hidup masyarakat mereka di desa, karena sekarang menjadi andalan pariwisata. Klian Desa Bugbug, I Wayan Mas Suyasa, mengatakan melibatkan desa dalam program KKP, harus disertai dukungan dana. Tanpa ada dukungan anggaran, baik untuk desa dinas atau desa adat, maka melibatkan desa dalam rencana seperti ini hanya akan jadi program tanpa implementasi. Pihaknya meminta agar aspirasi ini diusulkan untuk memperoleh dana dari pusat, sehingga program itu bisa berjalan di bawah. Selain itu, sosialisasi di bawah juga harus dilakukan secara masif. Agar masyarakat bisa membedakan, mana zona inti, zona pemanfaatan berkelanjutan, zona perikanan berkelanjutan dan zona lainnya. Tokoh masyarakat lainnya, seperti Terang Pawaka juga meminta agar pihak terkait lebih sering turun ke bawah, bertemu dengan para bendega untuk melakukan sosialisasi, agar apa yang masuk dalam KKP, tidak rusak dan bisa dijaga bersama. (kmb31) Bali Post/kmb31
KKP - Iwan Dewantama saat menjelaskan perihal KKP di Karangasem kepada wakil sembilan desa penyangga.
Bupati Mas Sumatri Tutup Rangkaian Peringatan HUT Kota Amlapura RANGKAIAN peringatan HUT ke-378 Kota Amlapura ditutup Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Minggu (24/6) malam. Acara penutupan di panggung hiburan pameran di Stadion Amlapura ditandai penyerahan piagam penghargaan kepada para stakeholder yang telah mendukung terlaksananya rangkaian kegiatan hari jadi ibu kota Kabupaten Bumi Tanah Aron tersebut. Penutupan rangkaian peringatan HUT Kota Amlapura diakhiri penampilan Kiss Band yang mampu menyedot antusiasme masyarakat. Tak kalah dengan puncak peringatan yang dilaksanakan di tempat yang sama 22 Juni lalu, acara penutupan juga berlangsung meriah. Selama 14 hari berlangsungnya pameran, warga selalu membeludak yang secara langsung mampu meningkatkan geliat ekonomi warga. Bupati Mas Sumatri mengatakan, rangkaian peringatan HUT Kota Amlapura yang menampilkan beragam potensi seni dan budaya lokal telah mampu memberikan wawasan kepada masyarakat tentang capaian
Bali Post/kmb
PENYERAHAN PENGHARGAAN - Acara penutupan rangkaian peringatan HUT Kota Amlapura ditandai penyerahan penghargaan di panggung hiburan Stadion Amlapura. prestasi selama 2,5 tahun kepemimpinan Masdipa. Prestasi-prestasi itu baik yang bertaraf daerah, regional maupun nasional yang dicapai berkat keterpaduan antara pemerintah dan masyarakat. ‘’Kecerdasan telah menuntun masyarakat untuk memahami dan berperan aktif dalam pembangunan sehingga
pemerintahan berjalan dengan baik dalam melayani masyarakat. Memang ada beberapa kekurangan namun secara bertahap telah dilakukan perbaikan,’’ katanya. Beragam hiburan yang ditampilkan selama 14 hari pameran, menurut Mas Sumatri, telah mampu mewakili semua komponen baik
masyarakat umum maupun kalangan generasi muda. Kesenian khas Karangasem juga telah diberikan ruang dan kesempatan untuk tampil, sebagai wujud pelestarian budaya lokal. Diraihnya prestasi dan nyamannya dalam memperoleh hak-hak sebagai warga negara sudah dilaksanakan melalui Mal Pelayanan Publik. Semua itu bertujuan memangkas birokrasi dan mendekatkan pelayanan sehingga menghilangkan opini adanya perbedaan kualitas pelayanan atas srata sosial masyarakat. Mas Sumatri menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah atas keberhasilan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (WTP). Diharapkan, kinerja positif itu bisa dijaga karena akan memberi dampak positif terhadap alokasi kucuran dana pusat kepada Karangasem. Pada WTP tahun 2016, Karangasem mendapat bonus Rp 30 miliar dan pada WTP 2107 diharapkan bonus yang lebih besar bisa diterima untuk mendukung
kegiatan pembangunan. Mas Sumatri mengucapkan terima kasih kepada PDAM yang telah membuat terobosan berupa peningkatan pelayanan. ‘’Beberapa waktu lalu, kita juga sudah meluncurkan program layanan PSC 119. Masyarakat yang mengalami musibah yang perlu penanganan kedaruratan, silakan menghubungi call center yang sudah disediakan,’’ tegasnya. Selain kepada stakeholder yang telah mendukung terlaksananya kegiatan peringatan HUT Kota, penghargaan juga diberikan kepada para pemenang lomba seperti lomba penjor antar-intansi, lomba kebersihan antar-instansi, juara tata rias hingga juara parade budaya. Dalam acara penutupan tersebut, Bupati Mas Sumatri, Wabup Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD I Nengah Sumardi, Wakil Ketua DPRD I Nyoman Karya Kartika, dan jajaran Forkompinda juga sempat didaulat mengundi dan menyerahkan hadiah undian kupon pengunjung pameran dengan hadiah utama satu unit sepeda motor matic. (ad949)
Nasib Bocah Asal Sidemen
Saat Lahir Kepalanya Lembek, Kini Cacat Total KEBAHAGIAAN mempunyai momongan, seketika berubah jadi duka bagi pasangan suami istri Komang Cheri Astika Yasa dan Ni Kadek Sumartini. Kelahiran anak pertama pasutri asal Banjar Dinas Kebung, Desa Telaga Tawang, Kecamatan Sidemen ini, tidak normal seperti bayi lainnya. Bayi mungilnya lahir dengan kondisi cacat di kepala, hingga memengaruhi pertumbuhan organ tubuh lainnya. Tiga tahun berlalu, kondisi sang bayi bernama Gede Agus Mahardika ini malah semakin memburuk hingga cacat total. Ditemui di rumah sederhananya, Senin (25/6) kemarin, pasutri ini nampak bingung melihat kondisi anaknya. Sambil bercucuran air mata, sang ibu menceritakan bahwa kondisi anaknya mengalami cacat fisik sudah diketahui saat masih dalam kandungan. “Waktu umur kandungan 7 bulan, saat di USG, dokter bilang, bayi saya seperti tanpa kepala,” kata Sumartini. Hasil demikian disampaikan dokter, karena saat itu kepalanya tumbuh sangat kecil. Jauh, dengan perkembangan kaki, tangan, badan dan organ tubuh yang lain, yang terlihat tumbuh normal. Diduga, saat masih
dalam kandungan, bayinya tak memperoleh asupan gizi yang cukup, karena situasi sulit di dalam keluarga. Sehingga berdampak pada bertumbuhan kepalanya. Meski demikian, Sumartini mengaku sempat optimis, akan ada mukjizat ketika kelahirannya tiba. Sehingga, dia memilih tetap mempertahankannya di dalam kandungan. Akan tetapi, saat lahir tepat sehari menjelang hari Kemerdekaan RI, 16 Agustus 2015, dokter mengatakan kepalanya bayi lembek karena pertumbuhannya lambat. Waktu itu, beratnya cukup baik, yakni sekitar 3 kg. Karena tak memiliki biaya, kedua orangtua Gede Agus merawatnya dengan kondisi keluarga apa adanya. Namun, satu tahun pertama, pertumbuhan fisik anaknya begitu lambat. Hal serupa terjadi pada tahun kedua dan ketiga. Kepalanya masih lembek dan kecil. Kakinya lumpuh, telinganya tuli, dan matanya pun tak bisa melihat. “Kami sudah berusaha keluar dari masalah ini. Ke dokter hingga pengobatan alternatif. Tetapi, tetap saja tak ada perkembangan. Kami bingung,” ujar Astika Yasa. Belum bisa keluar dari masalah anaknya, pasutri
ini yang sehari-hari bekerja sebagai petani penggarap ini, kembali diterpa musibah. Kini, giliran sang kakek terserang stroke. Praktis, pasutri ini menanggung beban berat untuk menghidupi anak yang cacat dan merawat sang kakek yang terserang stroke. Mereka bingung harus mencari biaya di mana, karena pekerjaan mereka hanya sebagai petani penggarap. Melihat permasalahan ini, Tim Kecamatan Sidemen, bergerak cepat turun mengecek ke rumah pasutri ini, Senin kemarin. Melihat realita demikian, koordinator tim I Nengah Suarya mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk sekadar membantu meringankan beban keluarga kurang mampu ini. Terutama, untuk membantu pengobatan sang anak, agar memiliki masa depan cerah. Keikutsertaannya dalam program pemerintah seperti KIS, masih dicek oleh petugas kecamatan. Pihaknya juga mempersilakan bagi relawan kemanusiaan dan lembaga sosial lainnya yang hendak membantu, agar langsung menyalurkan bantuan ke rumahnya atau berkoordinasi dengan Tim Kecamatan Sidemen. (gik)
Bali Post/gik
CACAT - Pasutri Astika Yasa dan Sumartini saat bersama anak pertamanya yang mengalami cacat.
KLUNGKUNG
12
Selasa Paing, 26 Juni 2018
Lewat Aplikasi ’’Klungkung Masadu’’
Didominasi Aduan Fasum, Lambat Ditanggapi OPD Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung nampaknya harus lebih maksimal dalam memerhatikan fasilitas umum (fasum). Pasalnya, hal itu paling banyak diadukan ke command center melalui aplikasi ‘’Klungkung Masadu”’’ yang menjadi bagian program smart city. Tak hanya itu, di tengah banyaknnya pengaduan terkait fasum ini tanggapan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga masih lambat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak Januari 2018 sampai Senin (25/6) kemarin, tercatat sudah ada 39 pengaduan dari masyarakat. Bidang fasilitas umum masih mendominasi, seperti penerangan jalan umum, jalan rusak maupun air PDAM mati. Jumlahnya lebih dari 12 pengaduan. Lainnya, seputaran sampah, pohon tumbang, tindakan kriminal dan lain sebagainya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klungkung I Wayan Parna mengatakan pengaduan itu sudah disampaikan langsung ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bisa ditindaklanjuti. ‘’Begitu pengaduan masuk, langsung disampaikan ke OPD terkait,’’ katanya. Namun, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung ini menyatakan pengaduan tersebut secara umum masih lambat mendapat tanggapan. Bahkan harus menunggu beberapa hari. Menyikapi hal itu, pihaknya segera melakukan evaluasi. ‘’Sejak awal program berjalan, seluruh OPD sudah dikumpulkan. Diberi tahu teknisnya seperti apa. Tentu ini akan terus dievaluasi,’’ jelasnya. Pengaduan itu bisa menjadi bahan pemkab untuk merancang perencanaan membangunan daerah ke depannya. ‘’Dari sini juga bisa diketahui kuali-
tas kerja OPD. Bisa dilihat dari kecepatan menanggapi pengaduan. Ke depan, hal-hal berkaitan dengan keperluan publik juga bisa terakses melalui ini,’’ sebutnya. Lebih lanjut, birokrat asal Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan ini menyebutkan sudah merencanakan untuk memfasilitasi pengaduan masyarakat melalui facebook. Ini terlebih dahulu dikoordinasikan dengan bupati. ‘’Rencananya setiap OPD akan dibuatkan akun resmi. Itu bisa dijadikan media pengaduan,’’ jelasnya. Khusus untuk program smart city, telah di-launching akhir 2017. Anggaran yang dialokasikan dari APBD untuk itu mencapai Rp 2,3 miliar. Mendukung ini, pemkab juga memasang CCTV di dua belas lokasi yang tersebar di seputaran kota Semarapura dan By-pass Ida Bagus Mantra. (kmb45)
Bali Post/sos
TURUNKAN APK - Panwaslu bersama KPU dan Satpol PP Klungkung menurunkan APK Pilkada, Senin (25/6) kemarin.
Pantau Proyek
Masa Tenang Bupati Suwirta Tekankan Waktu Ajakan Memilih Lewat Medsos Gencar, Pengerjaan dan Spesifikasi SETELAH berakhirnya masa cuti, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta kembali menjalankan tugasnya. Hari pertama ngantor, Senin (25/6) kemarin, bersama Asisten Bidang Perekonomian dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memantau pengerjaan sejumlah proyek pembangunan di Klungkung daratan. Diawali pada proyek pembangunan Pasar Desa Tusan Kecamatan Banjarangkan senilai Rp 957.000.118. Di lokasi ini sedang dilakukan persiapan dimulainya pengerjaan pada 2 Juli 2018. Pasar desa yang menampung 135 pedagang ini nantinya akan difungsikan juga sebagai pasar senggol. Lokasi kedua, yakni proyek Pembangunan Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Klungkung senilai Rp 20 miliar. Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini mengamati beberapa sudut proyek yang sudah berjalan 11%. Pelaksana diimbau supaya pengerjaan dilakukan dengan baik dan sesuai spesifikasi sehingga hasilnya maksimal. Pantauan beranjak ke proyek penataan Lapangan Puputan Klungkung. Beberapa hal menjadi temuan Bupati Suwirta. Di antaranya tanaman di sisi selatan lapangan bermain anak tampak tidak terawat, sejumlah sarana bermain
Akun Paslon Dipantau
Semarapura (Bali Post) Masa tenang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak berlangsung Minggu (24/6) hingga Selasa (26/6) ini. Namun, hal tersebut tak membuat pendukung pasangan calon sepenuhnya menghentikan kampanye di media sosial (medsos) untuk memilih, termasuk di Kabupaten Klungkung. Ajakan untuk memilih lewat medsos pun masih gencar. Untuk itu, akun masing-masing paslon jugadipantau.
Bali Post/ist
PANTAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memantau proyek pembangunan IBS RSUD Klungkung, Senin (25/6) kemarin. yang belum berisi pasir, adanya keretakan pada arena skateboard. Sementara itu, di lokasi terakhir yakni proyek Pembangunan Gedung Baru Blok A Pasar Semarapura yang tengah dilakukan pembongkaran. Di tengah hal tersebut, p e n g e l ol a di i m bau m eningkatkan keamanan dan lebih maksimal mengontrol situasi. Dari keseluruhan monev tersebut, diharapkan pengerjaan fisik bisa dipercepat sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat. Kepada para konsultan pengawas, diimbau supaya bekerja dengan baik, sesuai dengan spesifikasi dan standar sehingga hasilnya maksimal. ‘’Bersama Tim Pengawalan, Pengamanan
Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D), seluruh proyek juga harus se l a l u d i a wa s i se hi ng g a tidak terjadi masalah,’’ tegasnya. Ditambahkan pula, saat pembangunan, pelaksana didorong bisa nelibatkan tenaga lokal. Hal ini penting sebagai upaya meningkatkan perekonomian. ‘’Jangan sampai uang daerah justru dinikmati orang luar. Tenaga lokal harus diberikan peluang. Ini perlu kerja sama yang baik antarpelaksana,’’ tandasnya. Sebelumnya, mantan Manager Koperasi Pasar Srinadi ini memimpin apel yang diikuti pimpinan OPD bersama staf sekaligus memastikan roda pemerintahan selama ditinggalkan mengikuti kampanye. (ad947)
Bali Post/ist
KUNJUNGI - Wabup Klungkung I Made Kasta mengunjungi OPD, Senin (25/6) kemarin, bertepatan dengan hari pertama kerja setelah beberapa bulan mengikuti kampanye pilkada.
Kunjungi OPD, Wabup Kasta Pastikan Kondisi Pemerintahan
WAKIL Bupati Klungkung I Made Kasta mulai ngantor seperti biasa Senin (25/6) kemarin. Bahkan, langsung mengunjungi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk kantor desa. Di antaranya BPBD, Dinas Pertanian, Diskominfo, Dinas Perikanan, Dinas Pendidikan, Kantor Desa Gunaksa, dan Kantor Desa Tihingan. Wabup asal Desa Akah, Kecamatan Klungkung ini mengatakan kunjungan tersebut tak sebatas menjalin kembali komunikasi yang sempat “terputus” beberapa bulan. Namun juga untuk mengetahui kendala-kendala yang ada di dinas maupun bagian. ‘’Tentu
di awal mulai bertugas ini, kondisi pemerintahan harus dipastikan,’’ ungkapnya. Pada kesempatan itu ditegaskan jika terdapat permasalahan, OPD harus segera mencarikan jalan keluarnya. ‘’Ke depan, apabila ada kendala yang terjadi bisa langsung disampaikan kepada Bupati maupun Wakil Bupati, karena sudah kembali bertugas memimpin pemerintah Kabupaten Klungkung,’’ ungkapnya. Selain itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk lebih maksimal dalam menjalankan program-program yang telah dirancang sebelumnya. Anggaran yang sudah dia-
lokasikan bisa terserap sesuai target. ‘’Di waktu yang tersisa ini harus tetap dimanfaatkan sebaik mungkin. Harus bisa memaksimalkan pelaksanaan kegiatan,’’ tegasnya. Kedisiplinan juga menjadi salah satu penekanan pada kunjungan tersebut. ASN diminta tidak menyia-nyiakan waktu. Tetapi harus bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi. ‘’Sebagai pelayan masyarakat, harus memberikan contoh. Kerja sesuai aturan,’’ ucapnya. Sementara itu, terkait kesan pertemuannya dengan sejumlah ASN, katanya semacam ada kerinduan. ‘’Karena lama tak bertemu, jadi ada hal berbeda,’’ tandasnya. (ad948)
‘’Masih ada ajakan (memilih - red) di medsos,’’ ungkap anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung Ida Ayu Ari Widhiyanthy di sela-sela penurunan alat peraga kampanye (APK), Senin (25/6) kemarin. Akan tetapi, pihaknya tidak memiliki ranah untuk melakukan penindakan, melainkan ada di cyber crime. Ditegaskan pula, sejak awal tahapan kampanye berlangsung, Panwaslu telah melakukan langkah-langkah antisipasi kampanye di luar ketentuan. ‘’Kami lebih utamakan pencegahan. Kalau terjadi
pelanggaran, tentu akan ada sanksi,’’ tegasnya. Khusus untuk APK pada masa tenang, ditemukan masih ada spanduk yang belum diturunkan tim masing-masing paslon. Jumlahnya mencapai puluhan yang tersebar di sejumlah titik di Kecamatan Klungkung dan Dawan. Itu tak hanya terbatas pada pilkada, namun juga pilgub. ‘’Sesuai ketentuan, 23 Juni paling lambat pukul 00.00, seluruh APK sudah harus diturunkan. Sekarang kami penyisiran. Ditemukan beberapa spanduk yang masih terpasang. Sudah kami tu-
runkan,’’ jelasnya. Ketua Panwaslu Klungkung I Komang Artawan mengaku juga melakukan antisipasi money politics maupun intimidasi pada masa tenang ini. Pengawasan dilakukan hingga lapisan paling bawah. ‘’Pengawas di tingkat desa gencar melakukan patroli. Sejauh ini belum ada laporan aksi seperti itu,’’ katanya. Sementara itu, untuk kampanye di medsos, tidak ditemukan melalui akun paslon. ‘’Untuk akun paslon kami pantau tidak ada,’’ imbuhnya. Pengamanan hajatan politik lima tahunan ini juga
dilakukan Polres Klungkung. Sebanyak 552 personel diterjunkan, mengawal 350 Tempat Pemungutan Suara (TPS), terdiri dari 105 di Kecamatan Klungkung, 108 Nusa Penida, 64 Kecamatan Dawan, dan 74 Kecamatan Banjarangkan. ‘’Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Pengamanan juga bekerja sama dengan TNI dan Linmas,’’ ungkap Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto. Kabag Ops. Polres Klungkung Kompol I Nyoman Suarsika mengatakan untuk personel ke Nusa Penida diterjunkan lebih awal dari Klungkung daratan. Mereka bertugas sampai 30 Juni mendatang. ‘’Untuk Nusa Penida, hari ini (kemarin - red) berangkat. Untuk di Klungkung daratan besok (hari ini - red),’’ tandasnya. (kmb45)
4 Juli 2018, Pemkab Lelang Puluhan Kendaraan
PULUHAN kendaraan dinas milik Pemkab Klungkung dilelang 4 Juli 2018 mendatang. Harga yang ditawarkan dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah, menyesuaikan dengan jenis dan tingkat kerusakannya. Pelaksana Tugas (Plt.) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Klungkung I Wayan Sumarta menjelaskan, lelang tersebut tak sebatas kendaraan roda dua, seperti Honda dan Suzuki, namun juga ada roda empat. Limit harganya, terendah Rp 500 ribu dan tertinggi Rp 12,4 juta. Sebagian besar kondisinya sudah rusak berat karena termakan usia. Beberapa juga tanpa dilengkapi STNK dan BPKB. “Lelangnya di halaman parkir belakang kantor Bupati Klungkung. Mulai pukul sepuluh pagi,” ungkapnya didampingi Kepala Bidang Aset, Luh Gede Widiyanti, Senin (25/6) kemarin. Ditegaskan, objek yang dilelang masih dalam kondisi apa adanya. Peserta dapat melihatnya langsung sejak diumumkan. Penawarannya dilakukan secara lisan dengan
kehadiran peserta lelang. “Peserta juga harus memiliki akun pada website https:// www.lelangdjkn.kemenkeu. go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara dapat dilihat pada menu “Informasi Penting: Prosedur Lelang dan Syarat dan Ketentuan” pada domain itu,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, peserta juga wajib menyetor uang jaminan penawaran lelang ke nomor virtual account (VA) yang diperoleh setelah memilih objek lelang yang diikuti pada website di atas dan harus efektif diterima KPKNL, paling lambat sehari sebelum pelaksanaan lelang. “Jika sudah menyetorkan uang jaminan, wajib melakukan registrasi atas objek lelang yang akan diikuti di kantor BPKPD Klungkung, paling lambat sehari sebelum lelang,” ungkap Sumarta. Sementara itu, untuk pemenang yang ditunjuk wajib membayar harga lelang dan bea lelang 2 persen paling lambat lima hari kerja setelah lelang. Apabila tidak melunasi, maka dinyatakan wanprestasi dan uang ja-
Bali Post/ist
LELANG - Kendaraan dinas Pemkab Klungkung. Pada 4 Juli 2018, beberapa akan dilelang.
minan penawaran lelang disetorkan ke kas negara. Tak hanya itu, pemenang juga wajib mengambil barang paling lambat satu minggu setelah pelunasan. “Keterlambatan pengambilan barang akan dikenakan denda 1 persen dari harga lelang per hari. Untuk uang jaminan yang tidak menang dikembalikan seluruhnya tanpa potongan dan dapat dikenakan biaya transaksi sesuai ketentuan yang berlaku setiap bank,” terangnya.
Ditambahkan, jika terjadi sesuatu hal, pihak penjual dan/atau pejabat lelang dapat melakukan pembatalan lelang terhadap objek. Pihak yang berkepentingan tidak dapat melakukan tuntutan atau keberatan dalam bentuk apa pun. Untuk info lebih lanjut, pihaknya meminta untuk menghubungi panitia atau telepon 0366-21496 atau KPKNL Denpasar dengan telepone 0361-229151. “Tahun ini ada beberapa kali lelang,” tandasnya. (ad950)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Paing, 26 Juni 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
G.01
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
G.02
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
Dcr Pembantu u/Vila Jl.Kesambi Gg.Kesambi Indah No.22 Krbokan Hub.081337542061,081381302935 B.BP.001.06.18.0000936
Dcr Sales,Spv,Teknisi STM,Gj+ Bns+Komisi+BPJS,Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps
B.BP.821.06.18.0000929
Dcr segera Karyawati bersih2 utk Villa Rental di Legian. Hub:081337967727
B.BP.001.06.18.0000911
Dibutuhkan 4 Orang Tenaga Engineering yang bisa Las, Min SMK Hub:08113809949
B.BP.004.06.18.0000945
Dicari Sopir untuk Kantor Korea Travel Hub.081338060220
B.BP.154.06.18.0000926
Dcr Tk.Jarit berpengalaman Jl.Pemuda IV/17 Renon T.228327
B.BP.001.06.18.0000938
*Dcr : HK/Cleaning Service, Engineering u/Galery di Berawa Hub:PakWayan,WA081238107881
B.BP.166.06.18.0000944
Dcr Karyawati Toko Gaji 2jt HP/WA: 082341168381
B.BP.001.06.18.0000946
*Job Jepang Exkenshu, Australi Korea,085857328218-08563925015
B.BP.166.06.18.0000943
BIRO JASA
B.BP.001.06.18.0000893
Akunting,Ksir,Auditor,Syrt:Ijzah Akuntansi/Myob, 081338344155
B.BP.001.06.18.0000904
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.06.18.0000868
Bth.Serabutan,Punya SIM,Gj 1,5 Jt,Jujur. SMS/WA:085934778271
B.BP.004.06.18.0000930
Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP SIMC u/Bag.Teknis Lapangan Fasilitas Gaji UMK Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke:CV Gong Dewata Tlp.0361722709/ 03614480750/081246383864
B.BP.001.06.18.0000848
Dcr Laki2 Max 35th SIM A untuk Jaga Kost KTP Bali,08123928624
B.BP.001.06.18.0000921
Dcr:Admin,Manajer, Marketing & Cleaning Service,081246757777
B.BP.001.06.18.0000917
B.BP.001.06.18.0000480
BENGKEL LAS
DIJUAL MOBIL
SERVICE
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
DIJUAL RUMAH
FOTOCOPY
B.BP.001.06.18.0000790
Dicari PRT utk Batubulan Villa Pribadi Hub.Gusti 08123806901
B.BP.001.06.18.0000940
Dicari Peg.Laundry Wil.Renon Hub.081337287307-085857318696
B.BP.001.06.18.0000939
Dicari Sgr Sopir & Staff Cewek Hub.JN Laundry.HP:081239036432
B.BP.001.06.18.0000912
Dicari:Therapist Sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5Jt+16rb/Jam Instv Cleaning Service, L/P (2,5Jt + 500rb Instv)Pnglmn Min 1Th.Bw Lam ke Bodyworks Spa Jl .Kayu Jati No.2 Petitenget 735058
B.BP.001.06.18.0000188
B.BP.001.06.18.0000935
Dibutuhkan IT berpengalaman, Waiter/s lulusan Pariwisata bs Bhs. Inggris Aktif/pasif Kirim CV ke:hrd@seasafaricruises.com
DIJUAL MOBIL
B.BP.004.06.18.0000927
B.BP.001.06.18.0000707
Cr Pngepul Jhit, Jl.T.Perahu107 Pds,081337542061,085738838639
LOWONGAN
Dicari Guru Pendamping PAUD SMS:082145707300/082144899132
B.BP.001.06.18.0000901
B.BP.004.06.18.0000843
Dcr 8org SopirB1/A&Tng Angkat2 Gj.Min75Rb/Hr,Kos+U.Mkn,Makmur AbadiBangunan Jl.T.Umar Brt888
Dicr Sopir Pribadi Berpengalmn Bisa Matic & Manual,KTP Bali SIM B1,Penampilan Rapi Lam ke Jln Hasanudin No.78 Dps
Dicari Staf Reservasi & Sopir utk Travel.Hubungi:08113980681
Brazilian Aussie BBQ Resto Looking for waitress,cashier & bartender call 081916750208 (WA)
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dibutuhkan Therapist untuk Hotel di Petitenget Kirim Lamaran ke adi@shanticollection.com
Dicari Sopir-Jl.Teuku Umar No.70 Dps Hub:087761535737
G.03
Informasi pasang iklan Telepon
PRT&Tenaga Serabutan Laki-Laki Bujang,Tidur Dalam,08123861941
B.BP.001.06.18.0000905
HONDA
Di jual Mobil Honda CRV Prestige 2015 Putih Hub:081234567845
B.BP.001.06.18.0000747
H.Jazz’08 Matic,Silver Met, Bgs Hub Salya No12 Dps081392352404
B.BP.001.06.18.0000933
Jazz IDSI’05 AsDK Triptonik MerahKM78Rb,Trwt,087862547783
B.BP.001.06.18.0000925
KIA
Picanto All New th 2013 Putih Manual,Tgn 1 Hub.087862270180
B.BP.001.06.18.0000931
TOYOTA
Avanza G’10 silver Pajak baru Manual mulus T.0817555449 Prbd B.BP.001.06.18.0000937
Velos Plat B Putih 1.5cc’2014 Bagus Mls 150Jt Ng 08123969166
B.BP.001.06.18.0000941
Yaris E Manual’10 Silver asDK Bgs Mls 135Jt Ng 081936222166 B.BP.001.06.18.0000942
B.BP.001.06.18.0000898
Dcri PRT Tinggal Dalam Gji 1,5 Jt.Hub:089632512899.Lksi:Sanur
B.BP.001.06.18.0000899
Dibthkn Tukang & Kepala Tukang (Mandor) u/mmperbaiki Vila-vila Brkepribadian baik.Gaji Mnarik CV:asahrd2018@gmail.com Tlp.0361-289742 B.BP.001.06.18.0000919
Dibutuhkan Staff HK yang Bisa Tinggal Dalam.Brpnglmn,Jujur & Bisa Berbahasa Inggris Daerah Sanur.Gaji Menarik.0361-289742 CV:asahrd2018@gmail.com B.BP.001.06.18.0000920
SMK Wnt Admin Lk Gdg Wahyu Cahaya Bali Diponegoro 210Sanglah sblm Mesjid Anur 08123806350
B.BP.001.06.18.0000932
Sales Marketing,Sopir SIM:B1, Front Office.Hub:085103167222 B.BP.001.06.18.0000915
We are looking for Butler staff/housekeeping staff who can prepare breakfast.Who has Experienced and excelent in English. Seminyak and Ubud area.High Salary. Tlp.(0361) 289742CV:asahrd2018@gmail.com B.BP.001.06.18.0000918
DIJUAL RUMAH Dijual Rmh L.2,Lok Gg .Culeg Hub .08123813054/0361-297941 B.BP.001.06.18.0000923
Prum Pesona Agung Graha Adi B1 LT2 Jl.Gn.Agung 1C/08113802880 B.BP.001.06.18.0000792
DIJUAL TANAH 1 Are ke Selatan 200 mtr Gatsu Timur Jln.Sulatri,081237148880 B.BP.001.06.18.0000830
Djl Ls 14Are,Gelogor Carik Dps Pinggir Jln Hub.081392352404 B.BP.001.06.18.0000934
DIJUAL TANAH Djl Tnh 24Are,Baturiti Tbn Hrg 20Jt/are,H:08123665040 BU.TP
B.BP.001.06.18.0000916
Tanah 2 Are Jln.Bukit Lestari, Jimbaran.WA:08123930776
B.BP.001.06.18.0000913
Tanah Kosong 6 Are Jl.Tunggak Bingin Sanur,Hub.087860955055
B.BP.001.06.18.0000914
Tanah Nempil,Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps,08123871809
B.BP.001.06.18.0000214
DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh Lt2,Jl Tunjungsari 5KT,AC,Carport.HP:081338996894 B.BP.001.06.18.0000897
BANGLI
14
Selasa Paing, 26 Juni 2018
Logistik Pilgub Didistribusikan
Bali Post/ina
LOGISTIK - Pendistribusian logistik Pilgub.
Optimis Tepat Waktu KONDISI cuaca saat ini tidak terlalu memengaruhi pelaksanaan bedah rumah di lapangan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli, I Nengah Sukarta, Senin (25/6) kemarin, mengatakan, meski seharian diguyur hujan, para pekerja tetap beraktivitas seperti biasa. ‘’Tukang tetap bekerja seperti biasa. Untuk menyiasati hujan, tukang memasang terpal sebagai tutup di atas bangunan,’’ katanya. Dia pun tetap yakin proses pembangunan bisa selesai tepat waktu. Waktu pengerjaan rumah untuk masyarakat miskin ini harus tuntas akhir Agustus dan paling lambat awal September mendatang. Untuk progres pembangunan saat ini, dia belum bisa memastikannya. ‘’Karena dana yang kita berikan tahap pertama untuk pengerjaan 30 persen. Kalau diprediksi, proses pembangunan sekitar 10 persen,’’ terang Sukarta. Menurutnya, tahun ini, program bedah rumah dari Pemkab Bangli sebanyak 68 unit. Per satu unit rumah digelontorkan dana Rp 32 juta. Pengamprahan dana dilakukan dalam tiga tahap yakni pertama 30 persen, kedua 60 persen, dan ketiga 10 persen. Pembangunan menggunakan sistem swakelola. (nan)
Layanan PDAM ke Ratusan Pelanggan Terganggu
Bangli (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur wilayah Bangli beberapa hari belakangan ini membuat PDAM Bangli kelimpungan. Pasalnya, pipa transmisi di wilayah di Tukad Melangit, Dusun Cingang Desa Kayubihi, Bangli, kembali tertimbun longsor pada Minggu (24/6) lalu. Agar pelayanan kembali normal, Senin (25/6) kemarin PDAM melakukan perbaikan terhadap jaringan yang rusak berat tersebut. Direktur PDAM Bangli I Wayan Gede Yuliawan Askara mengatakan, kasus pipa PDAM tertimbun longsor di Cingang merupakan yang kesekian kalinya terjadi. Untuk saat ini, panjang pipa transmisi yang tertimbun mencapai 300 meter. ‘’Kalau sebelumnya, pipa yang tertimbun longsoran berada di selatan. Tapi longsor sekarang ini berada di sebelah utaranya,’’ ujarnya. Akibat kejadian ini, lay-
anan PDAM ke ratusan pelanggan di wilayah Kota Bangli menjadi terganggu. Agar pelayanan kembali normal, pihaknya telah menerjunkan sejumlah petugas ke lokasi longsor untuk melakukan perbaikan dan penyambungan pipa. Pihaknya pun memindahkan lokasi pipa agar lebih aman. ‘’Kita menerjunkan 15 orang pekerja karena pipa yang tertimbun cukup panjang. Dengan jumlah pe-
’’Telubulanan’’ dan ’’Otonan’’ Massal Warih Babu Balian Songan
PERBAIKAN PIPA Sejumlah pekerja saat memperbaiki jaringan pipa transmisi PDAM yang tertimbun longsor.
Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Jurang
yadnya secara bersama-bersama atau bergotong royong. Dengan gotong royong, pekerjaan dan biaya upacara akan jauh lebih ringan. ‘’Untuk ke depannya, kami akan terus melanjutkan dan memperkuat peran selama ini dalam rangka meringankan beban masyarakat, khususnya warih Babu Balian. Jika kita selalu bersama-sama dan bergotong royong, apalagi dengan niat yang tulus, maka beban seberat apa pun yang dialami pastinya akan lebih ringan,’’ ucapnya. (kmb21) UPACARA - Suasana upacara telubulanan dan otonan warih Babu Balian, Desa Pakraman Songan.
untuk membersihkan APK, pihaknya menerjunkan puluhan petugas. APK yang diberangus baik berupa baliho, spanduk, maupun banner. ‘’Untuk penurunan APK ini, kita bagi dua regu yakni Kecamatan Susut-Kintamani dan Bangli-Tembuku. Yang kita prioritaskan hari ini (kemarin - red) khusus APK yang berada di jalan utama. Untuk pembersihan, akan kita lanjutkan besok (hari ini - red),’’
kerja tersebut, perbaikan bisa lebih cepat dilakukan. Dan kita juga harap cuaca mendukung sehingga perbaikan bisa lebih maksimal. Kalau cuaca hujan, kita waswas di lokasi ada longsor susulan,’’ jelas Yuliawan Askara. (kmb41)
Menghilang Hampir Dua Pekan
Satpol PP Turunkan Ratusan APK
Bangli (Bali Post) Jajaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli, Senin (25/6) kemarin, menurunkan ratusan alat peraga kampanye (APK) kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Kegiatan ini dilakukan di sejumlah ruas jalan utama. Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli I Dewa Agung Suryadarma mengungkapkan,
logistik yang didistribusikan berupa surat suara, bilik suara, alat mencoblos, dan perlengkapan lainnya. Seluruh logistik yang dikirim dari kantor KPU kondisinya dalam keadaan utuh dan tersegel. Jumlah kotak suara yang didistribusikan ke Kecamatan Kintamani disesuaikan dengan jumlah TPS yakni sebanyak 198 buah. ‘’Armada yang digunakan sebanyak delapan berupa truk dan pick-up dibagi ke delapan jalur. Masing-masing jalur dikawal petugas keamanan,’’ ujarnya. Sedangkan untuk di tiga kecamatan lainnya, pendistribusian logistik akan dilakukan hari ini. Jumlah TPS di Kecamatan Bangli sebanyak 101 buah, Susut 87 buah, dan Tembuku 81 buah. Sementara itu, Polres Bangli kemarin, menggelar apel kesiapan pengamanan TPS di Mapolres Bangli. Dalam apel yang dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo dan Dandim Letkol Cpn. Andy Pranoto, seluruh personel Polres Bangli yang dilibatkan dalam pengamanan TPS diberikan arahan untuk tetap menjaga sinergitas terhadap instansi terkait dalam pelaksanaan pengamanan. Jika terjadi permasalahan, Kapolres meminta anggotanya agar segera melaporkan secara berjenjang. Dalam pengamanan Pilgub kali ini, total personel Polres Bangli serta BKO dari Polda Bali yang dilibatkan berjumlah 449 orang yang disebar di 467 TPS. (kmb40)
Pipa Tertimbun Longsor
SOSOK
Bangli (Bali Post) Keluarga besar Warih Babu Balian di Desa Pakraman Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, menggelar upacara telu ulanan dan otonan massal, Rabu (20/6) lalu. Sedikitnya, 81 warga yang merupakan warih Babu Balian melaksanakan upacara sakral ini. Upacara ini bertujuan meningkatkan jiwa kebersamaan dan gotong royong serta meningkatkan tali persaudaraan antarwarga. Ketua Panitia Upacara I Gede Merta didampingi para panglingsir, Jero Mangku Arsana dan Jero Mangku Kariasna, Senin (25/6) kemarin, menjelaskan upacara massal seperti ini merupakan wujud dari niatan hati umat se-dharma untuk melaksanakan
Bangli (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli mendistribusikan logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali ke seluruh desa. Pada hari pertama, Senin (25/6) kemarin, pendistribusian dilakukan di Kecamatan Kintamani. Logistik Pilgub diangkut dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Pendistribusian logistik dilakukan dari Kantor KPU Bangli mulai pukul 09.00 wita. Meski gerimis, proses tersebut dapat berjalan lancar. Sejumlah aparat keamanan nampak berjaga dan mengawal langsung proses pendistribusian hingga ke desa-desa. Ketua KPU Kabupaten Bangli Dewa Agung Lidartawan mengatakan, pendistribusian logistik pada hari pertama difokuskan di wilayah Kintamani. Alasannya, wilayah Kintamani terdiri dari 48 desa itu cukup luas dan jaraknya berjauhan. ‘’Hari ini (kemarin - red), total kita kirim ke Kintamani. Untuk tiga kecamatan lainnya, Susut, Bangli, dan Tembuku akan didrop besok (hari ini - red),’’ jelasnya. Guna memastikan seluruh logistik yang dikirimkan sampai dengan selamat, pihaknya telah meminta seluruh petugas PPS untuk melaporkan kondisi logistik saat diterima di desa. Logistik yang disimpan di kantor desa akan dijaga ketat petugas kepolisian dan petugas pengamanan di desa. Komisioner KPU Bangli Putu Ariyanti Suningsih menambahkan,
katanya. Agar APK sudah tidak ada lagi pada hari pencoblosan, dia mengimbau tim pemenangan masing-masing paslon supaya ikut membersihkan APK yang masih terpampang. Apalagi pada masa tenang, sejatinya mereka sudah wajib menurunkan semua APK. ‘’Kita mohon kesadaran tim pemenangan agar ikut menurunkan APK yang mereka pasang,’’ kata Suryadarma. (kmb41)
Bali Post/nan
PENURUNAN APK - Petugas Dinas Satpol PP dan Damkar Bangli saat menurunkan APK.
Bangli (Bali Post) – Setelah sempat menghilang dari rumahnya selama hampir dua pekan, seorang pria lansia di Banjar Nyanglan Kaja Desa Bangbang Kecamatan Tembuku akhirnya berhasil ditemukan warga, Senin (25/6) pagi kemarin. Namun naas, I Nengah Darma (70) ditemukan sudah dalam kondisi tewas membusuk di saluran air di sekitar Tukad Yeh Jinah, desa setempat. Diduga korban tewas akibat terpeleset dari atas jurang berketinggian 100 meter. Informasi yang dihimpun siang kemarin menyebutkan, mayat korban ditemukan warga sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu warga memang
sedang melakukan pencarian terhadap korban yang sudah menghilang dari rumahnya. Korban ditemukan dengan posisi tertelungkup. Kondisi mayat korban sudah membusuk dipenuhi belatung. Petugas kepolisian yang mendapat laporan penemuan mayat tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi membenarkan adanya penemuan mayat lansia tersebut. Petugas pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Dibantu petugas medis, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap tu-
buh korban. ‘’Dari hasil riksa medis, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal dunia sejak seminggu sehingga terjadi pembusukan mayat dipenuhi ulat belatung,’’ jelasnya. Mengenai penyebab kematian, polisi menduga korban tewas karena jatuh terpeleset dari atas jurang. Dikatakan Sulhadi, ketinggian jurang Tukad Yeh Jinah mencapai 100 meter. ‘’Dari keterangan warga, korban selama ini sering berjalan sendirian dengan kondisi kaki pincang akibat mengalami sakit stroke,’’ imbuhnya. (kmb40)
15
Selasa Paing, 26 Juni 2018
WARUNG GLOBAL
Pemerintah Jangan Hapus Jalur Hijau
JALUR Hijau tidak boleh digunakan untuk bangunan. Namun nyatanya banyak jalur hijau yang sudah beralih fungsi menjadi ruko, perumahan, sarana akomodasi wisata dan bangunan beton lainnya. Jika melihat kondisi jalur hijau saat ini memang semakin menyusut. Jika jalur hijau diharapkan tetap ada, maka pemerintah harus mencari solusi atas keluhan warga Buleleng, atas lahan hijau yang tidak produktif itu agar termanfaatkan dengan baik. Satu-satunya jalan adalah pemerintah bersedia membeli lahan hijau warga dengan harga yang pantas. Demikian salah satu usulan Kawan Global dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Senin (25/6) kemarin. Bali sebagai tujuan wisata tentu memerlukan lokasi yang menarik dan unik. Wisata agro yang sekarang sedang dikembangkan juga sangat bagus. Demikian pendapat Gusti Guatama di Tampaksriring. Meskipun bukan warga Buleleng, ia berharap jalur hijau yang tak menghasilkan ini dikembangkan. Jangan karena alasan sulit mengolah, buru-buru mau dijual. Untuk itu, pemerintah harus segera mencarikan solusi dengan cara membeli lahan hijau milik warga. Suardana dan Fera di Tabanan juga mempunyai pemikiran yang sama. Pemerintah sebaiknya membeli lahan hijau milik warga yang tak prtoduktif itu. Werdha di Gianyar menyatakan idealnya perda tentang
jalur hijau jangan dicabut. Karena jalur hijau harus tetap ada. Untuk itu ada beberapa opsi yang ditawarkannya. Pemerintah beli lahan warga yang kena jalur hijau, atau perhatikan nasib pemilik lahan, yang lahannya tidak produktif. Misalnya menggratiskan pajak serta memberikan subsidi lainnya. Sementara Arya di Denpasar menyampaikan bahwa pemerintah jangan mau enaknya saja. Sebaiknya cari solusi terkait keluhan warga ini. Bratayasa di Sangeh berharap keluhan warga ini segera ditindaklanjuti. Jalur hijau mestinya tak bisa dialihfungsikan. Tak boleh membangun. Perdanya sudah sangat jelas. Warga serba salah, dilemma apalagi lahan tersebut tak menghasilkan apa-apa. (sikha)
Jokowi Panggil Tim Ekonomi Jakarta (Bali Post) –
Presiden Joko Widodo memanggil Tim Ekonomi di Istana Merdeka Jakarta, Senin (25/6) kemarin, untuk membahas kondisi ekonomi global, regional maupun dalam negeri. Tim ekonomi tersebut terdiri atas Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso. Tim ekonomi ini masuk Istana pada pukul 10.00 WIB, setelah Presiden Jokowi menerima delegasi Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kano, dan keluar sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah bertemu Presiden, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melihat dari sisi sektor riil dan kebijakan bisa difokuskan untuk membantu neraca pembayaran. ‘’Kami akan terus melihat bagaimana policy terus difokuskan untuk membantu neraca pembayaran kita, terutama dari transaksi berjalan bisa dikurangi,’’ kata Sri Mulyani. Menkeu juga mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan Presiden juga membahas jika perekonomian ingin maju terus, tetapi transaksi berjalan tetap bisa dijaga dari sisi defisitnya, diperlukan kebijakan-kebijakan mengenai dukungan bagi ekspor, termasuk pariwisata, dan memperkuat pembangunan industri yang mensubstitusi produk impor. ‘’Kami juga membahas apa respons secara bersama dari sektor
riil seperti Menko Perekonomian, dari kami (Kementerian Keuangan) dari sisi apakah intensif, apakah kemudahan, apakah itu dari perpajakan, dari bea cukai, kepabeanan dan juga dari makro prudentialnya Bank Indonesia serta makro prudential policy-nya di OJK,’’ katanya. Sri Mulyani mengatakan bahwa hal tersebut akan terus didorong (follow up) untuk bisa secara konkret memperbaiki kondisi perekonomian dalam negeri. Menkeu juga mengatakan bahwa pertemuan Presiden dan Tim Ekonomi juga membahas keseluruhan, baik dari sisi kondisi ekonomi global, regional maupun kondisi dalam negeri. ‘’Faktor apa saja, di satu sisi menjaga stabilitas penting, di satu sisi lagi bagaimana kita tetap mendorong agar pertumbuhan dan aktivitas ekonomi tetap berjalan secara lebih maju lagi,’’ katanya. Sri Mulyani juga mengungkapkan berbagai kombinasi kebijakan yang akan diambil, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. (ant)
Pemberian Uang Dari Hal. 1 Paling banyak terdeteksi di Karangasem sejumlah 453 TPS. ‘’Kemudian yang berikutnya ada variabel money politics. Berdasarkan pemetaan, ada 1,3 persen atau 81 TPS, yang tertinggi di Buleleng sebanyak 39 TPS,’’ imbuhnya. Rudia menambahkan, money politics potensial dipengaruhi oleh adanya aktor politik uang seperti bohir, cukong, dan broker di wilayah TPS. Di samping karena ada indikasi praktik pemberian uang atau barang pada masa kampanye, dan keberadaan relawan bayaran pasan gan calon di wilayah TPS. Selanjutnya dari variabel netralitas KPPS, ada 13 TPS
yang tercatat rawan dengan indikator petugas KPPS mendukung pasangan calon tertentu. Yakni, enam TPS di Buleleng, lima di Bangli, dan masing-masing satu di Tabanan dan Denpasar. ‘’Gianyar, Klungkung, Karangasem, Jembrana dan Badung nol. Astungkara, (khususnya) Badung yang menempati peringkat terkecil (tingkat kerawanan wilayah - red). Ini juga menjadi tanggung jawab besar kami dan jajaran di Badung karena mereka yang memetakan,’’ paparnya. Dua variabel lainnya, lanjut Rudia, menyangkut pelaksanaan pemungutan suara dan pelaksanaan kampanye. Terdata 1.870 TPS rawan ditinjau dari pelaksanaan pemungutan suara.
Utamanya dipengaruhi C6 KWK yang tidak terdistribusi kepada pemilih. Ada tiga kabupaten yang paling banyak memiliki TPS rawan dengan variabel ini. Yakni Gianyar sebanyak 776 TPS, Buleleng 468 TPS, dan Karangasem 382 TPS. Berkaitan dengan pelaksanaan kampanye, ada 26 TPS yang dikategorikan rawan. Paling banyak lagi-lagi ada di Buleleng sebanyak 22 TPS. ‘’Indikasi praktik kampanye memengaruhi hak pilih atau menghasut dengan isu SARA memiliki kecenderungan yang sama,’’ tegasnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menilai sebetulnya tidak ada yang rawan di Bali. Terutama menyangkut potensi money politics atau
yang kerap disebut serangan fajar. ‘’Mau coba-coba money politics, kalau ketangkep apa enggak bahaya? Yang terima kena, yang ngasih juga kena. Malah bisa didiskualifikasi, untuk apa cari penyakit? Jangan berharapharap cemas menunggu serangan fajar,’’ katanya usai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Bali, Senin (25/6) kemarin. Pastika menganjurkan masyarakat datang ke TPS saat hari H pemungutan suara. Cukup merenung sejenak dan tentukan pilihan segera. Sementara untuk pasangan calon, diimbau untuk siap menang dan kalah. Mengingat, calon yang bertarung dalam pilkada umumnya hanya siap menang dan tidak siap saat
dinyatakan kalah. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengajak masyarakat untuk menyambut pesta demokrasi Pilgub Bali dengan gembira. Jika agenda lima tahunan ini bisa berjalan dengan baik, tentu akan membuat suasana Bali aman dan kondusif. ‘’Mari kita berdoa semua agar pilkada berjalan baik dan lancar. Kalau ada isu-isu money politics, itu pasti mengundang hal-hal yang tidak kita inginkan karena itu pidana,’’ ujarnya. Wiryatama meyakini potensi kerawanan yang sudah dipetakan Bawaslu tidak akan terjadi di Bali. Pasalnya, masyarakat sudah mulai cerdas dan sadar akan pentingnya pelaksanaan pilgub. (kmb32)
Meningkat Drastis Dari Hal. 1 Tahun 2013, jumlah UMKM di Kota Denpasar sebanyak 11.575 UMKM, tahun 2014 meningkat menjadi 11.877 UMKM, tahun 2015 meningkat menjadi 11.905 UMKM, dan tahun 2016 meningkat drastis menjadi 30.761 UMKM, sedangkan pada tahun 2017 lalu jumlah tersebut meningkat menjadi 30.840 UMKM. Jumlah tersebut terdiri atas tiga klasifikasi yakni usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang terdiri atas Bidang Perdagangan, Bidang Industri Pertanian, Industri Non-Pertanian serta aneka jasa. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (25/6) kemarin, menuturkan berbagai dukungan terus dilakukan Pemkot Denpasar terhadap Koperasi dan UMKM. Hal ini diwujudkan dengan memberikan kemudahan terhadap perizinan, membantu permodalan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR),
melaksanakan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar, serta Dekranasda Kota Denpasar. ‘’Pemkot Denpasar selalu memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi UMKM untuk terus berkembang, sehingga mampu mendukung pergerakan roda perekonomian di Kota Denpasar,’’ ujar Rai Mantra. Rai Mantra menambahkan bahwa salah satu ruang yang penting terhadap perkembangan UMKM adalah kemudahan dalam berpromosi. Di mana, di Kota Denpasar terdapat Rumah Belanja, Rumah Kemasan, festival skala daerah, provinsi, nasional dan internasional yang dapat menjadi wahana promosi UMKM di Kota Denpasar. Seperti halnya Denpasar Festival, Sanur Festival, Inacraft dan lain sebagainya. ‘’Dengan adanya dukungan dari Pemkot Denpasar ini diharapkan ke
depannya tumbuh UMKM baru dan UMKM yang sudah ada terus berkembang, yang kecil menjadi mikro, yang mikro menjadi menengah, dan yang menengah menjadi besar,’’ pungkasnya. Selain itu, hal penting yang menunjang tumbuh kembangnya UMKM di Kota Denpasar yakni adanya fasilitas Rumah Kemasan dan Rumah Belanja sebagai wahana promosi bagi pelaku UMKM di Kota Denpasar. Penguatan UMKM yang diwujudkan melalui program Bedah Warung merupakan Program Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar guna memperkuat ekonomi kerakyatan. Program ini didasari atas keinginan Pemkot Denpasar untuk mengangkat ekonomi masyarakat melalui peningkatan kompetensi masyarakat kecil. Bedah Warung telah dilaksanakan sejak tahun 2014 dan saat ini fokus menyasar warung kuliner. Di tahun 2014 program Bedah Wa-
rung baru bisa dilaksanakan untuk dua warung dengan bantuan Rp 35 juta per warung. Di tahun 2015, bantuan ditingkatkan menjadi Rp 50 juta per warung. Adapun bantuan yang diberikan meliputi penataan fisik warung, peralatan dan pembinaan. Salah satu warung yang sudah mendapatkan renovasi, yakni Warung Prodong milik Purna Wirawan di Jalan Gandapura III, Gang Prodong Nomor 24X Desa Kesiman Kertalangu. Bedah warung yang didapatkan selain renovasi peningkatan kualitas fisik juga mendapatkan pendampingan manajemen ekonomi dari Disperindag. Rai Mantra menuturkan, Program Bedah Warung merupakan bentuk kepedulian Pemkot Denpasar dalam pengembangan sektor ekonomi mikro dan kerakyatan. Dengan adanya bedah warung tersebut diharapkan mampu memberikan peningkatan daya saing bagi ekonomi kerakyatan. ‘’Usaha yang mendapat-
kan bedah warung ini merupakan warung yang mempertahankan kuliner tradisional. Selain diharapkan keberadaannya ke depan dapat ikut melestarikan resep warisan leluhur, juga diharapkan dalam penyajian masakannya bersih, sehat dan higienis,’’ jelas Rai Mantra. Salah seorang pemilik warung yang mendapat bedah warung, Purna Wirawan, mengucapkan terima kasih atas bentuk perhatian Pemkot Denpasar terhadap usaha yang dikelolanya. ‘’Usaha warung yang saya kelola ini menjual masakan tradisional Bali. Selain berjualan di warung ini (di Jalan Gandapura III, Gang Prodong Nomor 24X Desa Kesiman Kertalangu, Dentim - red) saya juga menerima pesanan menu masakan untuk hari suci keagamaan,’’ katanya. Purna Wirawan berharap program Bedah Warung ini dapat meningkatkan kunjungan pembeli karena sudah terjamin dari segi higienitas dan kesehatannya. (ad955)
Pilkada Serentak, Libur Nasional Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagai Hari Libur Nasional. ‘’Menetapkan hari Rabu tanggal 27 Juni 2018 sebagai hari libur nasional dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak,’’ demikian bunyi keppres yang ditandatangani Presiden di Jakarta, Senin (25/6) kemarin. Dalam pertimbangannya, penetapan hari libur nasional dalam rangka pilkada secara serentak di beberapa provinsi dan kabupaten/kota dilak-
sanakan guna memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. ‘’Bahwa berdasarkan Pasal 84 ayat (3) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota Menjadi Undang-undang sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016, pemungutan suara dilakukan pada hari libur atau hari yang diliburkan,uu demikian bunyi keppres tersebut. Pertimbangan hari libur nasional ini juga berdasarkan penetapan Komisi Pemilihan Umum melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2016. (kmb4)
Dari Hal. 1
kin kuat. Level kebugaran kami berkembang dan hari ini dari awal hingga akhir kami mempertahankan gaya menyerang,’’ tutur pelatih berusia 68 tahun tersebut. (kmb33/afp)
Semakin Kuat
Meski menang, Pekerman menganggap masih ada beberapa aspek yang harus ditingkatkan. ‘’Kemenangan ini membuat kami sema-
Kaya Inovasi Dari Hal. 1 Ciri khas dan dinamis Denpasar sebagai Kota Kreatif selama ini adalah berbasis budaya, kaya inovasi, dan bersinergi dengan perkembangan teknologi digital selaras dengan penguatan SDM berkualitas. ‘’Kami terus fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan yang berlandaskan ekonomi kreatif lewat penguatan berbagai kegiatan yang dilandasi kreativitas khususnya anakanak muda,’’ tambahnya. Sangat disadari bahwa pengembangan ekonomi kreatif adalah kolaborasi 3 pilar penggerak pembangu-
nan (pemerintah, akademisi, swasta) untuk memajukan UKM Kota Denpasar. Terlebih program-program peningkatan produktivitas bagi pelaku usaha selalu digulirkan Pemerintah Kota Denpasar. Tak terkecuali berkaitan dengan fasilitasi akses terhadap lembaga keuangan, peningkatan sumber daya manusia, perluasan akses pasar dan pemanfaatan teknologi informasi, termasuk juga dengan menggandeng lembaga-lembaga lain seperti lembaga pendidikan maupun kerja sama dengan lembaga sosial masyarakat dan sektor swasta sebagai pilar-pilar penggerak pembangunan. (ad956)
Selasa, 26 Juni 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:05 Wita 10:00 Wita 10:30 Wita 11:05 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Bagus and Friend Bali Channel Tourist TV Dialog Interaktif Halo Kamtibmas Berita dan Bincang Terkini 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV Dunia Otomotif Selemadeg Timur Trail Adventure Bali Channel Tourist TV Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya (2) Berita Siang Klip Bali
13:30 Wita Shopping 14:30 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:05 Wita
PT Tiga Pilar Home 14:00 Wita Klip Bali Talk Show Merah Putih Antisipasi Kecurangan dan Golput Folk Song Dialog Interaktif Putra SBA Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Dialog Interaktif Dedy Susanto Ista Dewata Pura Giri Pati Sumatra Selatan Ajeg Bali Ritus Kehidupan Manusia - Nyambutin (2) Lila Cita Calonarang Batuyang (4) Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel
RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
selasa Paing, 26 Juni 2018
Ulang Tahun Ke-31
Messi Pikul Beban Berat Saint Petersburg – Timnas Argentina menunjukkan kebersamaan dalam perayaan ulang tahun Lionel Messi yang ke-31. Para pemain Albiceleste berkumpul pada Minggu (24/6) waktu setempat di kamp latihan di Bronnitsy, Rusia, untuk merayakan ulang tahun Messi. Terdapat tiga kue ulang tahun yang disajikan dalam perayaan ulang tahun Lionel Messi. Penyerang Barcelona itu pun meniup lilin dari tiga kue tersebut.
Perayaan itu digelar secara sederhana di ruang makan penginapan Timnas Argentina. Messi beberapa kali melemparkan senyum saat mendapat ucapan selamat dari rekan-rekan setimnya. Sejumlah rekan setimnya, baik di Barcelona maupun Timnas Argentina, juga memberi ucapan selamat di media sosial. Sang istri, Antonella Rocuzzo, juga turut memberi ucapan selamat di media sosial. Perayaan ulang tahun Lionel Messi kali ini sesungguhnya berlangsung dalam situasi tertekan. Timnas Argentina terancam tidak lolos dari fase grup Piala Dunia 2018. Messi memikul beban berat di pundaknya, karena menjadi andalan Timnas
Argentina. Pemain berjuluk La Pulga ini juga dianggap belum menunjukkan permainan terbaiknya di turnamen yang berlangsung di Rusia tersebut. Kini, Argentina berada di ujung tanduk. Nasib Tim Tango ditentukan di laga terakhir melawan Nigeria dan Islandia menghadapi Kroasia. Jika menang dan Islandia imbang atau kalah, maka Argentina lolos ke perdelapan final. Pasalnya, Argentina bakal memiliki 4 poin, sedangkan Nigeria 3 poin, dan Islandia 1 poin. Sementara jika Argentina dan Islandia menang, maka keduanya sama-sama mengantongi poin. Dengan demikian, siapa yang berhak atas tiket 16 besar akan ditentukan dengan selisih gol.
Klasemen Grup H Jepang Senegal Kolombia Polandia
1 1 1 0
1 1 0 0
0 0 1 2
4-3 4-3 4-2 1-5
4 4 3 0
Terkejut Belum Tersingkir
ISLANDIA harus mengakui kunggulan meyakinkan Nigeria lewat skor 2-0 pada matchday kedua Grup D Piala Dunia 2018, Jumat (22/6) malam. Hasil tersebut membuat Islandia wajib menang atas Kroasia di matchday terakhir, sembari berharap Argentina menang tidak lebih dari satu gol melawan Nigeria. Meski dihadapkan pada situasi sulit, pelatih Islandia Heimir Hallgrimsson menolak panik. Dia mengaku justru terkejut timnya belum tersisih hingga matchday kedua dan cukup optimistis bisa menang atas Kroasia. ‘’Adalah fakta yang aneh mengetahui kami masih memiliki kesempatan untuk lolos,’’ kata Hallgrimsson. ‘’Kami sama sekali tidak berpikir bakal menjalani Piala Dunia tanpa kekalahan, tetapi kekalahan selalu sulit untuk diterima. Sekarang kami wajib mengalahkan Kroasia, yang lebih mudah dikatakan ketimbang dilakukan. Empat kali kami melawan Kroasia dalam empat tahun terakhir. Mereka sedang bagus-bagusnya di Piala Dunia kali ini dan sudah lolos. Namun itu juga memberi kami keyakinan, karena pada babak grup kualifikasi lalu, kami finis di atas mereka,’’ imbuhnya ‘’Ingat, kami juga sekali mengalahkan mereka di negara kami,’’ tutupnya. (kmb33/afp)
Karena itu, Lionel Messi menegaskan bakal tampil habishabisan melawan Nigeria. Sebab, peluang Argentina masih terbuka. Messi menyatakan tidak akan pensiun jika belum memenangkan trofi Piala Dunia. ‘’Itu sangat berarti. Karena bagi Argentina, Piala Dunia adalah istimewa dan bagi saya juga,’’ katanya. ‘’Saya selalu bermimpi melihat saya mengangkat trofi Piala Dunia. Dan kemudian melihat emosi yang menyertainya. Rambut saya berdiri hanya memikirkan momen itu. Itu akan membuat jutaan orang Argentina di dunia bahagia. Jadi kita tidak bisa menyerah pada mimpi itu,’’ Messi menambahkan. ‘’Saya telah memenangkan semua turnamen paling penting, tapi saya ambisius sampai akhir. Saya tak ingin pensiun dari sepak bola aktif tanpa menjadi juara dunia dengan negara saya,’’ tutupnya. Sangat menarik tentunya, melihat perjuangan Argentina kontra tim Elang Super Nigeria. (kmb33/afp)
Bali Post/afp
Heimir Hallgrimsson
Balipost/afp
MIRIP - Kue ulang tahun untuk Lionel Messi yang dibuat sangat mirip dengan aslinya. Messi merayakan ulang tahunya yang ke-31, Minggu (24/6).
Hasil Imbang Untungkan Jepang
Moskow – Jepang bermain seri dengan Senegal di Central Stadium, Ekaterinburg dalam lanjutan Grup H, Senin (25/6) kemarin. Kendati tertinggal dua kali melalui gol Sadio Mane dan Moussa Wague, akan tetapi Jepang selalu berhasil mengejar ketertinggalan melalui gol Takashi Inui dan Keisuke Honda. Jepang dan Senegal punya beban membawa nama besar benua. Di saat perwakilan negara lain terseok-seok, kedua negara ini tampil mengejutkan di laga perdana. Kemenangan Jepang dan Senegal dari Kolombia dan Polandia membuat Asia dan Afrika masih punya peluang meloloskan setidaknya satu wakil di babak 16 besar. Dengan empat poin yang sudah diraih, Jepang atau Senegal diharapkan dapat mewakili Asia dan Afrika di babak 16 besar nanti. Dari lima wakil Asia di Piala Dunia 2018 kali ini, peluang terbesar lolos ke babak 16 besar ada pada Jepang dan mungkin Australia. Arab Saudi sudah terdepak lebih dulu setelah kalah beruntun dalam dua pertandingan awal. Korea masih punya kesempatan, tetapi sangat tipis, apalagi lawan terakhirnya adalah Jerman. Dua tim lainnya, Iran dan Australia, juga punya kesempatan maju ke babak 16 besar. Hanya, Iran harus menghadapi Portugal yang secara tim biasa-biasa saja
namun memiliki Cristiano Ronaldo. Sedangkan Australia harus menang dari Peru lebih dari tiga gol dan berharap Prancis dan Denmark tak main mata. Sebab, hasil imbang sudah cukup membuat Prancis dan Denmark lolos dari fase grup. Cerita yang sama juga dialami tim-tim dari Benua Afrika. Senegal jadi wakil Afrika yang punya kans lolos paling besar ketimbang negara lainnya. Mesir dan Tunisia dipastikan pulang lebih dulu. Nigeria berpeluang lolos, tetapi pada laga penentuan nanti mereka akan berjumpa Argentina yang pasti akan tampil ngotot karena butuh kemenangan. Hasil imbang melawan Argentina juga tak akan pasti meloloskan Nigeria, sebab jika Islandia menang dari Kroasia dengan selisih dua gol tim Elang Hijau akan tetap tersingkir.
Kontra Senegal Hasil imbang tidak hanya menguntungkan Jepang tetapi juga Senegal. Tambahan satu angka membuat poin kedua tim kini menjadi empat poin jelang laga terakhir yang akan mereka mainkan. Koleksi empat poin berarti Jepang dan Senegal hanya butuh satu poin alias hasil seri di laga terakhir. Pada laga terakhir, Jepang akan menghadapi Polandia, sedangkan Senegal akan berjumpa Kolombia. Sebelum memasang target seri di laga
terakhir, Jepang dan Senegal harus memperbaiki kelemahan-kelemahan mereka yang masih terlihat. Jepang dan Senegal harus mengurangi blunder di lini pertahanan bila tak ingin dihukum lawan. Di laga ini, Eiji Kawashima dan Khadim N’Diaye sama-sama menyumbang blunder yang berakibat gol lawan. Dari segi penyerangan, Jepang dan Senegal sama-sama punya serangan variatif. Jepang bisa menyerang dari kedua sisi sama baiknya meskipun Takashi Inui jadi pemain yang paling menonjol di laga lawan Senegal. Sementara itu di kubu Senegal, dua bek sayap mereka, Youssouf Sabaly dan Moussa Wague bisa membantu serangan dengan baik. Rajinnya Sabaly dan Wague naik membantu serangan membuat alur serangan Senegal bisa variatif karena punya banyak opsi. Jepang lebih diuntungkan karena akan menghadapi Polandia yang tak lagi punya kesempatan untuk lolos ke babak 16 besar. Bisa jadi Polandia akan menurunkan pemain lapis kedua untuk merasakan atmosfer Piala Dunia 2018. Tugas berat akan dijalani oleh Senegal karena mereka bakal menghadapi duel hidup-mati lawan Kolombia. Namun seperti halnya Jepang, Senegal juga sudah pasti lolos dengan hasil seri di laga ketiga nanti. (kmb33/afp)