Skip to main content

Edisi 25 juni 2018 | Balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 290 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Meriah, Ulun Danu Beratan Art Festival IV Resmi Dibuka Dipentaskan Beragam Tarian dan Parade Gebogan Bunga ULUN Danu Beratan Art Festival IV resmi dibuka Minggu (24/6) kemarin di DTW Ulun Danu Beratan. Pemecahan kendi dan pelepasan burung merpati mengawali pembukaan festival ini. Dalam Opening Ceremony yang berlangsung sangat meriah ini, para penonton mendapat suguhan berbagai kesenian. Di antaranya tarian Rejang Renteng, Weda Wakya Show, tarian Bungan Sandat Serasi yang merupakan maskot Tabanan, hingga parade Gebogan Bunga sebagai ciri khas Kecamatan Baturiti yang melibatkan ratusan ibuibu PKK.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, anggota DPD-RI Arya Wedakarna, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kementerian Pariwisata I Gede Pitana, Kepala Dinas Pariwisata Bali A.A. Gede Yuniartha Putra, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan OPD Tabanan. Bupati Eka dalam sambutannya memberikan apresiasi atas festival ini serta semua pihak yang terlibat di dalamnya. Diungkapkannya, festival ini merupakan

momen dan hajatan rakyat, karena melibatkan seluruh elemen masyarakat. Tokohtokoh masyarakat, ibu-ibu, muda-mudi bahkan pecalang juga sangat sibuk. ‘’Ini betul-betul pesta rakyat, yang melibatkan banyak elemen masyarakat. Peserta dari festival ini adalah Gebog Pesatakan yang terdiri dari 20 desa adat. Pawai dan seluruh pertunjukan dibawakan sangat bagus. Terima kasih atas support-nya. Saya berharap restu dan doa semoga festival ini dapat berjalan dengan sukses, dan juga tahun depan dapat lebih sukses lagi,’’ harapnya.

Bupati Eka menjelaskan tema yang diangkat dalam festival ini adalah ‘’Danu Kertih’’. Sesuai dengan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, harus menyeimbangkan alam semesta sehingga menjadi harmonis. Dikatakannya, acara ini juga berbeda dengan tahun sebelumnya karena partisipasi dari banyak pihak. Acara ini berbeda dengan sebelumnya. Tidak hanya karena tema yang diangkat, namun dalam festival ini ada saudara-saudara kita dari Flobamora, Bandung, dan lain-lain ikut berpartisipasi. Hal. 15 Semua Bersaudara

BUKA FESTIVAL - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti membuka Ulun Danu Beratan Art Festival IV, Minggu (24/6) kemarin, di DTW Ulun Danu Beratan.

‘’PAKELEM’’ DI GUNUNG AGUNG

Sarana Upacara pun Diterbangkan WALAUPUN ada larangan untuk mendekati kawah Gunung Agung, tak menyurutkan langkah umat untuk melakukan bakti kepada Ida Batara Giri Toh Langkir. Para bakta yang berjumlah 25 orang berangkat dari dua titik. Salah satunya dari Pura Pengubengan, Besakih. Mereka berangkat pukul 15.00 Wita. Mendahului 12 jam dari rencana semula. Salah satu alasannya, karena sarana upacara seperti wewalungan cukup banyak. Di antaranya kerbau, kambing, angsa dan ayam. Selain itu medan yang dilalui cukup berat. Hal. 15 Tertutup Abu

Tuah Sepatu Usang Kroos Moskow Timnas Jerman meraih kemenangan 2-1 atas Swedia berkat gol pada injury time dari Toni Kroos, Minggu (24/6) dini hari kemarin. Setelah ditumbangkan Meksiko 0-1 pada pertandingan perdana Grup F, Jerman harus menghindari kekalahan saat melawan Swedia. Dua kekalahan akan membuat langkah juara bertahan Piala Dunia itu tersingkir lebih cepat. Jerman sempat dibuat frustrasi oleh Swedia. A p a l a g i setelah Ola Toivonen mencetak gol pembuka pada menit ke-32. Namun, Tim Panser bangkit di babak kedua dan mencetak gol melalui Marco Reus pada menit ke-48. Jerman terus menekan di sepanjang laga untuk memburu gol kemenangan. Akan tetapi, Jerman justru harus bermain dengan 10 pemain saat Jerome Boateng mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-82. Pascakartu merah Boateng, Jerman tetap tampil menyerang. Hal. 15 Tendangan Bebas

Talk Show Merah Putih

’’Dia Tidak Merdeka, Dia Terjajah’’

Golput menjadi momok setiap pilkada. Karenanya KPU gencar melakukan sosialisasi untuk menekan golput. Selain itu, partai politik sebagai bagian dari tim pemenangan pasangan calon, menjadi kunci utama untuk menekan angka golput. IGN Alit Kesuma Kelakan, tim Pemenangan Koster-Ace, menyatakan ada dua kondisi yang menyebabkan orang golput. Satu, karena dia apatis politik, menganggap politik ini pasti jelek, politik ini menindas, politik ini hanya urusan orientasi kekuasaan. ‘’Selain itu, mereka melihat di beberapa tempat, kekuasaan tidak memberi contoh yang baik (jadi) buat apa pemilu,’’ ujarnya dalam Talkshow Merah Putih yang digelar Bali TV di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha Denpasar, belum lama ini. Menurut Alit Kelakan, angka golput mesti ditekan agar pemimpin terpilih memiliki legitimasi yang kuat. Di internal partai, khususnya PDI-P, rutin melakukan proses kaderisasi dan pemberdayaan politik. Mereka diberikan pemahaman bahwa politik bukan intimidasi atau

kekuasaan yang tidak mampu mengakomodir kepentingan masyarakat. Sementara itu, Tim Pemenangan Mantra-Kerta, Gede Ngurah Wididana, mengatakan masyarakat perlu dibangkitkan kesadarannya untuk datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) agar tidak golput. Penyelenggara pilkada yakni KPU agar memastikan C6 terdistribusi maksimal. Di sisi lain, masyarakat di desa adat yang masih terkungkung oleh hegemoni bansos maka akan memiliki pilihan yang salah. ‘’Dia tidak merdeka, dia terjajah,’’ imbuhnya. Sementara itu, akademisi dari FISIP Universitas Udayana I Made Anom Wiranata mengatakan potensi kecurangan pasti ada dalam perhelatan pilkada. Oleh karena itu, saksi dari partai perlu dimaksimalkan. Hal. 15 Zaman Sekarang

…masyarakat di desa adat …mereka melihat di beberapa yang masih terkungkung oleh hegemoni bansos, maka akan tempat, kekuasaan tidak memiliki pilihan yang salah. memberi contoh yang baik Dia tidak merdeka, (jadi) buat apa pemilu. dia terjajah. IGN Alit Kesuma Kelakan

Gede Ngurah Wididana

Pemberdayaan dan Pelestarian Mencapai Taksu

Rai Mantra Apresiasi Ruang Berekspresi Para Seniman Denpasar KOTA Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali memiliki identitas kuat dalam pengembangan dan pelestarian seni budaya Bali. Melalui visi-misi Pemerintah Kota Denpasar dengan napas denyut nadi jantungnya Bali ini lewat seni dan budaya. Denpasar kreatif berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan menjadi pegangan moto Pemkot Denpasar dalam capaian seluruh program pembangunan yang ada. Napas kebudayaan Bali di Kota Denpasar dapat dilihat dari lingkungan banjar sebagai lingkungan masyarakat.

Hampir setiap hari kegiatan berkesenian dapat dijumpai di kawasan banjar sebagai upaya penguatan pembinaan sejak dini. Penguatan ini telah menjadi komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara dalam pemberdayaan dan pelestarian potensi-potensi seni budaya yang ada. Pemberdayaan dilaksanakan dari jenjang anakanak dengan penguatan sejak dini yang nantinya diharapkan mencapai taksu atau jiwa berkesenian. Menurut Wali Kota Rai Mantra, Minggu (24/6) kemarin,

ruang berkesenian wajib diberikan kepada para seniman untuk berekspresi. Hal ini tentu telah dilakukan Pemkot Denpasar dalam wadah yang ada di Kota Denpasar, serta didukung dalam puncak berkesenian masyarakat pada Mahabandana Prasada dan Denpasar Festival. Tak lupa juga penghargaan sebagai apresiasi pemerintah kepada para seniman menjadi peran penting kelanggengan pelestarian kebudayaan di Kota Denpasar. Rai Mantra juga menegaskan bahwa kreasi para seniman merupakan

penunjang bagi berkembangnya ekonomi kreatif yang mendukung keberlangsungan pariwisata. Seniman di Bali merupakan ujung tombak pengenalan Bali di kancah dunia. Bahkan, majunya pariwisata di Bali tidak lepas dari adanya seni dan budaya di Bali. Tentu, kesenian tersebut tidak akan ada tanpa peran serta seniman. Wali Kota Rai Mantra mengatakan kebudayaan dan seni di Bali memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan kebudayaan lainnya. Hal. 15 Tetap Lestari

SENIMAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menyerahkan penghargaan kepada para seniman.


DENPASAR

2

Senin Umanis, 25 Juni 2018

Kunjungan Turis Rusia Belum Maksimal Denpasar (Bali Post) Bali memiliki peluang besar untuk mendatangkan turis Rusia. Kunjungan turis Rusia ke Bali juga terus mengalami peningkatan. Namun, kunjungannya belum maksimal karena transportasi utama yaitu direct flight belum ada. Duta Besar Indonesia untuk Rusia M.H. Supriyadi mengatakan, sebesar 90 persen turis Rusia ke Bali. Salah satu penyebabnya karena dilakukannya pro-

mosi secara terus menerus seperti Festival Indonesia yang sudah tiga kali digelar. Gelaran festival tersebut membuat tren kunjungan wisatawan terus naik.

FIGUR

Yakni naik 22 persen pada tahun 2016 dan 37 persen tahun 2017 yang merupakan kenaikan tertinggi di dunia, meskipun jumlahnya masih 110.500 orang. “Saya belum puas segitu karena peluang kita besar sekali,” ujar Supriyadi, belum lama ini. Menurut Supriyadi, sampai April 2018 turis Rusia sudah mencapai 47.000.

Angka ini hampir mencapai separuh dari kunjungan tahun lalu. Sedangkan saat ini untuk pertama kalinya angka kunjungan telah melampui kunjungan turis Prancis. “Tahun lalu kunjungan turis Prancis 170.0 00, Rusia 110.500. April tahun ini, pertama kali mengalahkan Prancis,” ungkapnya. Menurut Supriyadi, turis

Rusia adalah rata-rata turis bintang 5. Lama tinggalnya termasuk yang paling lama, hanya kalah dengan Jerman. Turis Rusia juga termasuk yang high spending. Namun permasalahan yang kini dihadapi adalah belum adanya direct flight. Dalam waktu dekat, kata dia rencananya akan ada penerbangan langsung dari Moskow ke Bali.

“Rencananya, Oktober dari maskapai terbesar di Rusia,” katanya. Supriyadi mengaku optimis jika ada penerbangan langsung, maka kunjungan wisatawan Rusia akan meningkat bisa mencapai 200.000 orang. “Tapi, sudah ada juga yang mau charter. Jadi saya optimis bisa mencapai di atas 150.000. Kalau ada direct flight, itu

akan lebih tinggi,” tegasnya dan menambahkan, dengan direct flight tidak hanya menguntungkan dari sisi pariwisata tapi juga perdagangan Indonesia. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Sambut Pajak UMKM 0,5 Persen

Bank BRI Siapkan Ratusan Ribu ’’E-Channel’’ BANK BRI menyambut baik kebijakan pemerintah yaitu penurunan pajak UMKM menjadi 0,5 persen. Untuk itu, Bank BRI menyediakan lebih dari 10.000 unit kerja serta 330.000 electronic channel (e-channel) yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, Bank BRI akan turut menyosialisasikan kebijakan tersebut dan mendorong UMKM untuk membayar PPh Final tepat waktu. Ditemui saat sosialisasi penurunan pajak final UMKM 0,5 persen oleh Presiden Jokowi di Hotel Prime Sanur Plaza, Sabtu (23/6), Direktur Utama Bank BRI Suprajarto mengatakan, insentif ini berlaku bagi UMKM yang memiliki omzet kurang dari Rp 4,8 miliar per tahun, di mana PPh menjadi 0,5 persen dari sebelumnya satu persen. Sebagai bank yang fokus pada pembiayaan UMKM, Bank BRI dan juga HIMBARA menyambut baik insentif penurunan tarif pajak UMKM tersebut. Penurunan tarif akan membantu para pelaku UMKM untuk lebih mengembangkan usaha dan meningkatkan investasi karena beban pajaknya menjadi lebih kecil. Insentif ini juga diharapkan dapat lebih

BERKUNJUNG - Presiden RI Joko Widodo bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, dan Direktur Utama BRI Suprajarto (kedua dari kiri) berkunjung ke salah satu booth nasabah UMKM BRI di sela-sela acara sosialisasi PPh Final UMKM 0,5 persen di Bali, Sabtu (23/6). menggerakkan roda perekonomian dengan memperkuat usaha formal sekaligus memperluas akses finansial. Hingga kuartal I tahun 2018, Bank BRI telah menyalurkan kredit ke segmen UMKM senilai Rp 584,7 triliun atau 77,2 persen dari keseluruhan portofolio

kredit BRI. Penyaluran kredit ke segmen UMKM tersebut, di antaranya yakni melalui skim Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir triwulan I 2018, penyaluran KUR BRI tercatat Rp 22,3 triliun atau setara 28,1 persen, dari target penyaluran KUR yang di-breakdown oleh

pemerintah kepada Bank BRI di tahun 2018 yakni sebesar Rp 79,7 triliun. Suprajarto menambahkan, Bank BRI akan terus menyalurkan KUR sesuai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah, namun tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian dalam penyalurannya. Pada saat sosialisasi tersebut, Presiden Jokowi berpesan kepada para pelaku UMKM agar beradaptasi dengan Revolusi Industri 4.0. Presiden mengatakan, pengusaha harus segera menyesuaikan diri dan jangan ketergantungan untuk berjualan secara langsung, namun ada pula sistem jualan online atau daring yang juga bisa dimanfaatkan. Suprajarto pun mengamini pernyataan tersebut. Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0, Bank BRI pada awal tahun 2018 telah meluncurkan Indonesia Mall, platform e-commerce untuk mendorong UMKM goonline. Produk unggulan dari UMKM binaan BRI dapat langsung diakses di e-commerce rekanan dan dapat membantu UMKM tersebut untuk menin-

gkatkan jangkauan penjualan produk mereka. Indonesia Mall sendiri dapat diakses melalui http://bit.ly/IndonesiaMall. ‘’Indonesia Mall merupakan salah satu strategi Bank BRI untuk mendorong pelaku UMKM go-online, memanfaatkan ecommerce untuk memperluas kapasitas dan kapabilitas sehingga mampu mendorong Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar seAsia Tenggara,’’ ujarnya. Salah satu UMKM binaan BRI Jegeg Tri Busana mengatakan, telah lima tahun menjadi nasabah BRI. Selama lima tahun menjadi nasabah, berbagai kemudahan didapatkannya. Tidak hanya dalam permodalan, tapi juga kemudahan bagi pelanggannya. Pasalnya, dengan mesin EDC dan QR code, pelanggannya bisa membayar tanpa menggunakan uang tunai. Jegeg Tri Busana yang bergerak di bidang tekstil khususnya kain tenun songket dan endek juga merasakan kemudahan dengan menyetor pajak lewat BRI. Bahkan taat membayar pajak, memudahkannya dalam peminjaman kredit usaha dengan plafon hingga Rp 600 juta. (ad888)

Kunjungan Rutin Ketua K3S Ny. Selly Mantra

Awasi WNA

SEMAKIN banyak warga negara asing (WNA) yang terlibat tindak pidana di Bali, khususnya di Kuta. Mereka terlibat kasus pencurian, penipuan, narkoba hingga menjadi pekerja seks komersial (PSK). Oleh karena itu, Kanitreskrim Polsek Kuta Aan Saputra Ramadhan Amrullah, S.IK., M.H. melakukan pengawasan WNA yang tinggal di wilayah Kuta. ‘’Kriminalitas yang dilakukan orang asing di Bali semakin meningkat. Jadi, turis asing yang datang ke Bali tidak semuanya ingin liburan, ada yang kerja bahkan melakukan kejahatan,’’ tegasnya, Minggu (24/6) kemarin. Begitu juga terhadap pelaku kejahatan, khususnya penjambret dan pencopet yang menyasar WNA. Mantan Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat ini akan melakukan tindakan tegas yaitu tembak di tempat. ‘’Kami tidak akan mentolerir perbuatan itu. Demi keamanan Kuta, kami berupaya menekan kasus kriminal,’’ ujar lulusan Akpol tahu 2012 ini. Ditegaskan, pihaknya akan menjaga dan mengamankan turis asing melakukan wisata di Bali. ‘’Kami akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan lokal maupun internasional yang berkunjung ke Bali, khususnya di Kuta,’’ tegasnya. (rah)

JADWAL PESTA KESENIAN BALI XL-2018 Senin, 25 Juni 2018 Pukul : 11.00 Wita. Tempat : Gedung Ksirarnawa. Kegiatan: Lomba Bondres Modern : Paguyuban Seniman Muda Jembrana, Duta Kabupaten Jembrana dengan Sekaa Bondres Satya BandhuKencana, Desa Dauh Puri Kauh, Duta Kota Denpasar. Pukul : 11.00 Wita. Tempat : Kalangan Ayodya. Kegiatan: Joged Pingit, Sekaa Joged Pingit Banjar Susut, Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Duta Kabupaten Gianyar. Pukul : 14.00 Wita. Tempat : Kalangan Ratna Kanda. Kegiatan: Lomba Tembang Girang : Sanggar Mudra, Kecamatan Petang, Duta Kabupaten Badung. Pukul : 20.00 Wita. Tempat : Kalangan Ayodya. Kegiatan: Parade Drama Gong : Sanggar Seni Nong Nong Kling, Desa Banyuning,Duta Kabupaten Buleleng. Pukul : 20.00 Wita. Tempat : Wantilan. Kegiatan: Pentas Seni Tradisi dan Kontemporer “Terang Telah Datang” : ISBI Tanah Papua. Pukul : 20.00 Wita. Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra. Kegiatan: Lomba Balaganjur Anak-anak : 1. Sanggar Pucil Makembang, Banjar Ole, Desa Dauh Puri, Kecamatan Marga, Duta Kabupaten Tabanan. 2. Sekaa Balaganjur Taruna Gargita, Br. Baler Pasar, Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Duta Kabupaten Karangasem. 3. Sekaa Balaganjur Dharma Sandi, Br. Dangin Peken, Desa Sanur Kauh, Duta Kota Denpasar. 4. Sekaa Balaganjur , Duta Kabupaten Gianyar. 5. Sekaa Balaganjur Panji Ulangun Santi, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Duta Kabupaten Klungkung.

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : Perda Jalur Hijau Diusulkan Dicabut Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Beri Motivasi, Lansia dan Disabilitas Terima Bantuan

BERTATAP muka langsung dengan para lansia dan disabilitas di Kota Denpasar telah menjadi agenda rutin Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar. Tidak saja mencari perayaan peringatan hari besar nasional, namun K3S di bawah kepemimpinan Ketua K3S Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara setiap mendengar laporan dari masyarakat yang membutuhkan bantuan, langsung hadir sembari menyerahkan bantuan berupa kursi roda, tongkat kaki empat, alat bantu dengar hingga tongkat ketiak. Minggu (24/6) kemarin, pelaksanaan kegiatan penyerahan bantuan kepada lansia dan disabilitas di empat kecamatan se-Kota Denpasar dipimpin langsung Ny. Selly Mantra bersama Kadis Sosial Denpasar I Made Mertajaya serta didampingi para perbekel dan lurah setempat. Mengawali kunjungan dan menyerahkan bantuan kursi roda di kawasan Desa Peguyangan Kaja yang tampak telah disambut keluarga lansia penerima bantuan. Dari kawasan Peguyangan Kaja, Ny. Selly menuju kawasan

Kelurahan Ubung dan menyerahkan bantuan kursi roda dan tongkat kaki empat. Dalam kunjungan tersebut, Ny. Selly tak henti-hentinya memberikan motivasi kepada lansia dan disabilitas untuk terus menjaga kesehatannya. Kunjungan K3S Denpasar diakhiri di kawasan Dukuh Sari, Kelurahan Sesetan, menyerahkan tongkat kaki empat kepada Ni Made Suciama yang mengalami kecelakaan. ‘’Perhatian Pemkot Denpasar dan K3S kepada para lansia dan disabilitas bergitu besar dan kepada warganya, bantuan semacam ini tampak rutin diberikan untuk warga yang membutuhkan,’’ ujar Suciama. Para lansia yang sempat dikunjungi juga meyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan K3S yang telah memberikan bantuan kursi roda. Seperti yang disampaikan Ni Putu Raka Rasmini, Lingkungan Banjar Batur Kelurahan Ubung yang hanya bisa duduk di kursi roda menyampaikan ucapan terima kasih. ‘’Terima Kasih Pemkot dan K3S Denpasar yang telah memberikan saya bantuan kursi roda,’’ ujarnya. Ketua K3S Denpasar Ny.

Selly Mantra mengatakan, dari penyerahan bantuan ini pihaknya ingin mengetahui secara langsung di lapangan keberadaan penyandang disabilitas dan lansia. Sehingga bantuan yang diserahkan dapat betul-betul bermanfaat sesuai dengan kondisi mereka masing-masing. ‘’Bantuan yang diserahkan kali ini merupakan kegiatan rutin K3S Kota Denpasar dengan menyerahkan bantuan kursi roda, dan alat bantu lainnya kepada penyandang disabilitas dan lansia,’’ ujarnya. Ny. Selly juga menjelaskan, keberadaan K3S dengan programnya sudah diketahui seluruh masyarakat Denpasar, sehingga masyarakat yang membutuhkan bantuan langsung menghubungi K3S dan pihaknya langsung turun memberikan bantuan. Tidak saja memberikan bantuan kursi roda, tongkat dan alat bantu dengar, kata istri Wali Kota Rai Dharmawijaya Mantra ini pihaknya juga meberikan bantuan modal kerja bagi penyandang disabilitas yang memiliki usaha. Di samping itu, pihaknya juga berinovasi memberikan ruang para disabilitas untuk berkarya, serta lewat FTV

BANTUAN - Ketua K3S Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra bersama Kepala Dinas Sosial Denpasar Made Mertajaya serta para perbekel dan lurah setempat, menyerahkan bantuan kursi roda dan tongkat kaki empat kepada para lansia dan disabilitas, Minggu (24/6) kemarin. Widya ‘’Jemari Jiwaku Menari’’ dan VCD mini album ‘’Tak Ada yang Sempurna’’ ingin menggugah masyarakat dan donatur untuk mengetahui keberadaan penyandang disabilitas di Kota Denpasar. Motivasi kepada para lansia juga terus dilakukan lewat program Posyandu Paripurna di setiap banjar, serta kegiatan kreativitas lansia ditampilkan dalam perayaan Hari Lanjut

Usia setiap tahunnya. Uluran tangan para pengusaha dan BUMN sangat dibutuhkan untuk membantu penyadang disabilitas, khususnya di Kota Denpasar. ‘’Setiap mendengar laporan dari masyarakat, kami bersama anggota langsung turun ke lapangan door to door menyerahkan bantuan kepada para penyandang disabilitas dan lansia,’’ ujarnya. (ad882)

Lepas Jalan Sehat Banjar Dangin Peken

Rai Mantra Ajak Perkuat Banjar dan Insan Muda Kreatif Ciptakan Peluang Usaha DALAM rangka memperingati HUT bersama ST Dhananjaya, PKK dan Koperasi Dhana Banjar Dangin Peken, turut dilaksanakan serangkaian kegiatan yang salah satunya adalah Jalan Sehat, Minggu (24/6) kemarin, dengan mengambil start di depan balai banjar setempat. Dalam kesempatan itu hadir Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sekaligus melepas jalan sehat yang ditandai dengan pelepasan burung merpati dan meresmikan pengoperasian gedung baru Koperasi Dhana Wali Kota Denpasar. Hadir pula anggota DPRD Provinsi Bali A.A. Kompyang Raka, Camat Denpasar Selatan I Wayan Budha, Perbekel Desa Sanur Kauh I Wayan Ada serta seluruh masyarakat Banjar Dangin Peken. Wali Kota Rai Mantra saat diwawancarai usai melepas jalan sehat mengatakan, keberadaan banjar di Bali merupakan sebuah organisasi sosial masyarakat yang memiliki peran sentral bagi keberlangsungan suatu daerah, khususnya di Bali. Sehingga memperkuat keberadaan banjar serta generasi muda menjadi penting sebagai upaya menyukseskan

MERESMIKAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat meresmikan pengoperasian gedung baru Koperasi Dhana di kawasan Banjar Dangin Peken, Denpasar, Minggu (24/6) kemarin. estafet pembangunan manusia dan kebudayaan serta kearifan lokal Bali di Kota Denpasar. ‘’Keberadaan banjar di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan zaman tentu sangat penting sebagai ujung tombak pengembangan manusia serta pelestarian kebudayaan dan kearifan lokal yang ada di Kota Denpasar. Hal inilah mengapa banjar serta organisasi yang ada di dalamnya harus

diperkuat,’’ jelasnya. Rai Mantra menambahkan, pihaknya mengaku turut mengapresiasi inovasi serta upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh seluruh elemen di Banjar Dangin Peken. Di mana beragam inovasi dan terobosan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Seperti halnya Dhana Print dan Godoh Dhana yang merupakan wadah kreativitas generasi

muda dalam berwirausaha. ‘’Banjar yang kuat, diimbangi dengan seluruh elemen hingga generasi muda yang kreatif dan inovatif dalam membaca dan menciptakan peluang tentu akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,’’ ujarnya. Klian Adat sekaligus Ketua Dewan Pengawas Koperasi Dhana I Made Sunarta menjelaskan, keberadaan Koperasi Dhana tak lain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi yang genap berusia 12 tahun pada 2018, ini telah memiliki beragam layanan selain layanan simpan pinjam dan tabungan. Seperti halnya Dhana Print, Fotokopi, Dhana Mart, Dhana Grosir, Dhana Ton untuk paving dan batako, Dhana Yeh untuk air minum kemasan, Dhana Fix. Bahkan, ke depan akan diwujudkan inovasi Dhana Lemet yang akan menangani penjualan buah. Adapun kesejahteraan masyarakat dimaksud saat ini telah mampu diwujudkan dengan memberikan bantuan Rp 5 juta bagi masyarakat yang menikah dan meninggal, Rp 15 Juta untuk yang menikah sesama warga Banjar Dangin

Peken. Selain itu, terdapat pula bantuan bagi siswa SD, SMP dan SMA warga Banjar Dangin Peken yang kurang mampu. Bagi masyarakat yang melanjutkan studi diploma I, II, III dan strata I dibantu pinjaman dana tanpa bunga yang nantinya dikembalikan sesudah bekerja. Sedangkan masyarakat yang meninggal diberikan bantuan Rp 15 juta. ‘’Inilah tujuan kami di banjar Dangin Peken yakni keseluruhannya bermuara pada kepentingan kesejahteraan masyarakat,’’ paparnya. Sementara itu, Ketua Panitia Esa Wiraditya mengatakan, peringatan HUT bersama yang mengusung tema ‘’Kita Tingkatkan Sinergi Membangun Masyarakat Seutuhnya’’ ini turut dilaksanakan beragam kegiatan. Seperti Voly Semi Open, futsal antar STT, jalan santai, lomba pejati antarpemudi, lomba ngelawar antaranggota STT, serta penilaian akademik dan nonakademik di Banjar Dangin Peken. ‘’Dari pelaksanaan Hut bersama ini, kami harapkan seluruh masyarakat khususnya anggota STT Dhananjaya semakin kompak dan semangat dalam menunjukan kreativitasnya,’’ tegasnya. (ad883)


BADUNG

Senin Umanis, 25 Juni 2018

3

Inovasi Gotik Badung Wakili Bupati Badung Hadiri Pelantikan Indonesia dalam UNPSA 2018 Pengurus IDI Cabang Badung USAI melewati seleksi ketat dari Kementerian PAN-RB, akhirnya Inovasi Gojek Sampah Plastik (Gotik) yang resmi diluncurkan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta resmi mewakili Indonesia pada United Nation Public Service Award (UNPSA) yang diselenggarakan oleh PBB atau United Nation di Kota Marrakesh Negara Marocco dari tanggal 21 hingga 23 Juni 2018. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan yang dihubungi Minggu (24/6) kemarin mengatakan, Inovasi Gotik bersaing dengan 432 inovasi terbaik dunia dari 79 negara. Inovasi Gotik masuk dalam kategori II, yaitu peran aktif masyarakat di dalam pembangunan berkelanjutan. Walau belum berumur dua tahun, inovasi kebanggaan dari Bupati Badung ini telah meraih banyak prestasi di tingkat regional, nasional dan kali ini mendapat penghargaan internasional. ‘’Ini adalah penghargaan internasional yang ketiga kalinya setelah penghargaan dari NHK TV Jepang, dan penghargaan dari JICA Japan International Coorporation Agency 2017. Kali ini adalah penghargaan yang tertinggi diterima di Palmeraie International Conference Centre Marrakesh, the Kingdom of Marocco tahun 2018, ini merupakan kesungguhan Bapak Giri Prasta sebagai Bupati Badung untuk mewujudkan destinasi pariwisata Badung terbaik dunia yang pro-lingkungan,’’ ujarnya. Eka Merthawan menambahkan, penghargaan yang diterima ini pihaknya persembahkan kepada seluruh rakyat Badung dan selu-

GOTIK - Duta Besar Indonesia untuk Maroko Bapak E.D. Syarief Syamsuri memberi ucapan selamat kepada Gotik di Marrakesh, the Kingdom of Marocco, Sabtu (23/6). ruh komponen pendukun Gotik. ‘’Kami juga ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, seperti Kementerian PAN-RB, Lembaga Administrasi Negara RI, Kementerian LHK serta BKPSDM Provinsi Bali dan seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Badung

serta jajaran DLHK Badung atas dukungan penuh kepada LHK selaku penggerak Inovasi Gotik ini,’’ ungkapnya. Usai menerima penghargaan, dilanjutkan studi tiru inovasi terbaik dunia ke Kota Madrid, Spanyol. (ad885)

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, Sabtu (23/6) menghadiri pelantikan Pengurus IDI Cabang Badung di Ruang Pertemuan Kerta Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Ketua IDI Cabang Badung yang terpilih pada pertemuan ini adalah Dr. I Nyoman Gunarta, M.Kes. Hadir dalam acara pelantikan tersebut antara lain Ketua IDI Wilayah Bali I Gede Putra Suteja yang juga merupakan Kadis Kesehatan Kabupaten Badung, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Nyoman Gunarta, BPJS, pimpinan rumah sakit swasta se-Badung, petugas puskesmas se-Badung, para perawat se-Badung, pimpinan RSUD Mangusada Badung, para mahasiswa dan pelajar kesehatan se-Badung. Ketua IDI Wilayah Bali I Gede Putra Suteja dalam sambutannya mengatakan, pengurus IDI Cabang Badung yang baru dilantik harus terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam menjalankan tugas dan profesi sebagai dokter. Ia juga menegaskan bahwa yang paling penting ialah menjaga etika dan disiplin agar tidak terjadi pelanggaran. ‘’Saya minta kepada pengurus baru IDI Cabang Badung agar segera mendata semua anggota dan diberikan pembinaan agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan di Badung sehingga bisa menyehatkan masyarakat Bali,’’ tegasnya. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas diselenggarakannya pelantikan Pengurus IDI Cabang Badung. ‘’Dokter di Badung agar terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam menjalankan

PELANTIKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sabtu (23/6) menghadiri pelantikan Pengurus IDI Cabang Badung di Ruang Pertemuan Kerta Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. tugas dan profesi sebagai dokter. Jika masyarakat di Badung semua sehat, tentu pembangunan di Badung dapat berjalan, yang ujungnya akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat Badung. Masyarakat Badung sehat tentu akan dapat memberikan sumbangsih buat Bali, Indonesia bahkan dunia,’’ ungkapnya. Bupati Giri Prasta menjelaskan, ke depan semua puskesmas di Badung yang beroperasi 24 jam akan difasilitasi dengan jaringan internet gratis. Serta Kartu Badung Sehat (KBS) akan diberikan chip sehingga semua data pasien berada dalam kartu tersebut. ‘’Ini bertujuan agar para perawat atau dokter tidak lagi menanyakan kepada warga Badung yang berobat tentang riwayat penyakit sehingga dapat meminimalkan lamanya waktu pemeriksaan,’’ jelasnya. Di akhir sambutannya, Bupati

asal Plaga ini memberikan bantuan sebesar Rp 30 juta yang diambil dari uang pribadinya untuk disumbangkan kepada IDI Cabang Badung, serta memberikan hadian sebesar Rp 10 juta kepada salah satu bidan yang mendapat juara I Bidan Praktik Nasional. Sementara itu, ketua panitia acara pelantikan dr. I Nyoman Suastika mengatakan, jumlah anggota IDI Cabang Badung 237 orang. ‘’Latar belakang pelantikan IDI Cabang Badung ini karena jabatan ketua IDI Cabang Badung selama ini mengalami kekosongan karena Ketua IDI Cabang Badung yaitu Gede Putra Suteja terpilih menjadi Ketua IDI wilayah Bali. Atas kekosongan jabatan itu, maka pada tanggal 7 April 2018 kami mengadakan musyawarah cabang untuk memilih ketua dan pengurus yang baru,’’ papar Suastika. (ad886)

Disperinnaker Sosialisasikan Perekrutan Naker Anti-SARA

Mangupura (Bali Post) -

Perekrutan tenaga kerja (naker) yang menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) kerap mewarnai dunia usaha di Kabupaten Badung. Mengantisipasi agar hal itu tidak terulang kembali, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinnaker) Kabupaten Badung akan menyosialisasikan UU Nomor 13 Tahun 2003 yang intinya tidak boleh ada lowongan pekerjaan yang bersifat SARA. Kepada Disperinnaker Badung Ida Bagus Oka Dirga mengatakan, sosialisasi tersebut guna mengantisipasi terulangnya masalah lowongan pekerjaan yang berbau SARA yang sempat heboh di media sosial beberapa waktu lalu. ‘’Kami akan melakukan sosialisasi dalam waktu dekat ini. Sosialisasi dilakukan kepada seluruh perusahaan terkait UU Nomor 3 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan,’’ ujar Oka Dirga, Minggu (24/6) kemarin. Menurut Oka Dirga, sosial-

isasi ketenagakerjaan seputar kewajiban perusahaan dan tak ada lagi lowongan pekerjaan yang diskriminatif, khususnya menyinggung SARA. Pihaknya telah melakukan pemanggilan pihak hotel yang sempat tersangkut masalah perekrutan tenaga kerja yang diskriminatif. ‘’Nanti kami sosialisasi ke seluruh perusahaan untuk perekrutan tenaga kerja tidak boleh ada diskriminatif. Sosialisasi ini akan kami lakukan dalam waktu dekat,’’ tegasnya.

Wakil rakyat di DPRD Badung juga meminta pemerintah setempat membuat regulasi tetkait perekrutan untuk meminimalisasi kejadian serupa. Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana mengatakan, pengumuman perekrutan karyawan berunsur SARA menjadi evaluasi bersama, baik pihak Disperinnaker dari segi pengawasannya maupun pihak manajemen hotel di Badung. ‘’Koordinasi antarinstansi adat dan pemerintah perlu

Bali Post/kmb23

TANGGUL - Kawasan muara Tukad Mati mulai dibangun tanggul untuk mengurangi penyempitan.

Antisipasi Penyempitan

Tanggul Dibangun di Muara Tukad Mati Mangupura (Bali Post) Penataan aliran Tukad Mati dan muaranya mulai dikerjakan. Bahkan saat ini untuk muara Tukad Mati sudah mulai dibangun tanggul. Dikonfirmasi, Minggu (24/6) kemarin, Kasatker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida I Putu Eddy Purnawijaya mengatakan, pembangunan tanggul ini dilakukan untuk mengantisipasi penyempitan lebar sungai. Penyempitan itu terjadi karena adanya sedimen yang mengendap. Untuk itu, di sisi kanan dan kiri muara akan dibuatkan tanggul. Proyek ini sudah berjalan sejak awal 2018 dengan total panjang tanggul di hilir yaitu satu kilomter. “Tanggul ini dibuat agar muara tidak menyempit. Setelah dibangun tanggul, nanti sedimennya dikeruk agar aliran airnya lancar,” ujarnya. Selain itu, kata Eddy Pur-

nawijaya, pada muara pertemuam air laut dan sungai akan dibangun bendung gerak. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya rob. Pasalnya, selama ini jika terjadi banjir bersamaan dengan air laut pasang, maka air banjir akan terhambat. “Tujuannya agar air banjir tetap bisa terbuang ke laut meski terjadi air pasang,” tegasnya. Menurut Eddy Purnawijaya, proyek ini merupakan bagian dari penataan Tukad Mati dari hulu yang dikerjakan secara multiyears. Proyek penataan ini dibagi dalam dua segmen pengerjaan yang ditargetkan rampung tahun 2019 mendatang. Ada dua segmen pengerjaan, yaitu tengah dan hilir. Tukad Mati bagian tengah alirannya dari Jalan Gatot Subroto, Gunung Soputan, Sunset Road, termasuk melewati Legian dan Kuta. Sedangkan bagian hilir dari Tukad Mati yaitu di Lingkungan

Patasari, Kuta. Eddy Purnawijaya menambahkan, pengerjaan normalisasi Tukad Mati itu termasuk pengembalian kapasitas sungai, pembuatan parapet (tanggul), dan pemasangan pompa di beberapa titik. Proyek ini untuk antisipasi banjir di Legian dan Kuta. Pengerjaan yang paling mendesak dilakukan adalah pembangunan parapet. “Itu agar saat laut pasang dan airnya naik, tidak terjadi rob. Dengan adanya parapet, air laut tidak bisa masuk ke aliran sungai,” imbuhnya. Eddy Purnawijaya menambahkan, panjang Tukad Mati sekitar 22,5 kilometer belum termasuk anak-anak sungainya. Namun, yang ditata saat ini hanya delapan kilometer. Proyek penataan Tukad Mati ini menggunakan sumber anggaran APBN sebesar Rp 180 miliar untuk segmen tengah, dan Rp 246 miliar untuk di hilir. (kmb23)

dilakukan supaya persoalan semacam ini tidak terus berulang,’’ tegasnya. Menurut Karyana, pihak manajemen tidak boleh sewenang-wenang dalam mer-

ekrut karyawannya. Dalam rekrutmen sepatutnya memperhatikan aspek lingkungan tempat usaha tersebut berada. Disperinnaker setempat juga diharapkan membuat regulasi

baru terhadap tindakan majamen hotel yang melakukan pengumuman perekrutan. ‘’Dalam merekrut pekerja, pengusaha harus melakukan koordinasi isi konten ke pihak

adat maupun pemerintah sebelum pengumuman tersebut terpublikasi ke masyarakat, sehingga tidak ada unsur SARA,’’ katanya mengingatkan. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

SPMB Gelombang I Unmas Denpasar

Diikuti 2.606 Peserta, Libatkan Semua UKM JALAN Kamboja, Denpasar, Minggu (24/6) kemarin macet total. Pasalnya, calon mahasiswa baru memburu Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar guna mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Gelombang I. SPMB Gelombang I Unmas diikuti 2.606 peserta. Sudah menjadi tradisi setiap SPMB, Rektor Unmas Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. melibatkan semua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti BEM, Menwa dan lain-lain. Hal ini guna memberi jaminan keamanan dan kenyamanan bagi peserta. Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan serta Perencanaan Sistem Informasi (BAAKPSI) Unmas Ida Bagus Suryatmaja, S.T., M.T. didampingi Sekretaris Shinta Dewi, S.E., M.Si., Ak., CA. mengungkapkan, pada SPMB Gelombang I akan direkrut 60 persen dari kuota 2.500 kursi. Sementara pada gelombang II direkrut 40 persen dari kuota. Peserta terbanyak pada gelombang I memilih Prodi Manajemen (1.226), Akuntansi (721) dan Ilmu Hukum (175), sedangkan prodi lain meningkat tajam tersebar antara 40-132 peserta. Tercatat 361 peserta dari luar Bali. Pengumuman dilakukan 30 Juni dan pendaftaran kembali 2-14 Juli. Pendaftaran SPMB Gelombang II dibuka 9 Juli 21 Agustus 2018. Khusus FKG tak ada SPMB Gelombang II karena 50 persen sudah dijaring lewat jalur prestasi. Rektor Unmas Denpasar I Made Sukamerta saat meninjau SPMB mengungkapkan, tingginya peminat masuk ke Unmas karena Unmas

SPMB - Rektor I Made Sukamerta bersama Wakil Rektor Gde Wiryawan dan I.B. Suryatmaja saat meninjau SPMB Unmas. Denpasar dikenal kampus berkualitas dan menjanjikan masa depan. Selain itu, dikenal berpengalaman mengelola pendidikan berkualitas. Di sisi lain, Rektor Unmas minta maaf tidak semua peserta bisa diterima di Unmas. Pembatasan jumlah mahasiswa ini disesuaikan dengan rasio dosen dan fasilitas yang ada serta kualitas. Apalagi Unmas Denpasar dikenal sebagai kampus taat asas agar ijazahnya diakui oleh pemerintah. ‘’Setelah kami membangun kampus di Padanggalak baru kami tingkatkan jumlah mahasiswanya,’’ tegasnya. Sukamerta menambahkan, lewat SPMB ini Unmas ingin menjaring calon mahasiswa alias input yang berkualitas. Input ini diproses secara berkualitas guna menghasilkan output bermutu. Apalagi di Unmas kini sedang digalakkan program kewirausahaan sehingga setelah tamat mereka langsung membuka

lapangan pekerjaan. Yang istimewa lagi, lanjutnya, tahun ajaran ini Unmas tak akan menaikkan biaya pendidikan. Untuk membantu anak bangsa, mahasiswa yang memilih Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Sejarah, Matematika dan Biologi dibebaskan dari uang pembangunan. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. ikut berbangga mendengar berita bagus SPMB Unmas. Dijelaskannya, Unmas dikejar karena mampu mempertahankan kualitas. Kunci sukses ini berkat kerja keras civitas akademika yang menjadikan Unmas dikenal mengelola PT secara profesional dan bermutu, termasuk menjadi PTS ranking I di Bali, NTB dan NTT sejak 2016 hingga 2017. Di samping itu, masyarakat Bali kini semakin cerdas menentukan pilihan program studi yang berkualitas sesui pasar kerja. (ad892)

Rangkaian HUT BVA, Digelar ”Fun Walk’’ dan ”Cleaning Blitz’’ BVA: The DNA of Bali Quality Tourism

DALAM rangka HUT, Bali Villa Association (BVA) melaksanakan serangkaian acara. Sabtu (23/6) lalu, BVA menggelar Fun Walk sekaligus Cleaning Blitz di Pantai Petitenget, Badung. Tema perayaan HUT BVA kali ini adalah ‘’BVA: The DNA of Bali Quality Tourism’’. Di usia yang ke-12, BVA sebagai stakeholder pariwisata, berkomitmen menjadikan pariwisata Bali yang berkualitas, berkelanjutan dan bertanggung jawab. Ketua Panitia Acara I Made Subrata, CHA. menyampaikan, kegiatan sosial ini merupakan program pawongan, yaitu program harmonisasi sumber daya manusia melalui kegiatan fun dan sosial. Dalam kegiatan ini selain fun walk dan cleaning blitz juga dilaksanakan acara blood donation, pemeriksaan kesehatan gratis, fun games dan competitions. Program Pawongan BVA diharapkan dapat memberikan semangat antara member BVA sekaligus menjadi media silaturahmi untuk menjaga soliditas anggota. Acara ini diwakili oleh 400 peserta dari seluruh member BVA di Bali. BVA juga melaksanakan program palemahan. BVA akan melakukan kampanye ‘’Say No to Plastic’’ di SD di Seminyak dan Pasar Seminyak, termasuk seluruh member BVA. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan bahan plastik. BVA menyediakan recycle bag yang akan dibagikan pada siswa-siswi SD Seminyak dan masyarakat yang berbelanja di pasar tradisional Seminyak. Agenda selanjutnya adalah program parahyangan yaitu sembahy-

HUT BVA - BVA melaksanakan kegiatan fun walk dan cleaning blitz dalam rangkaian HUT ke-12 BVA. ang bersama member BVA ke Pura Dalem Balingkang, Pura Puncak Penulisan dan Pura Puncak Sinunggal. Acara puncak HUT ke-12 BVA ditutup dengan melakukan seremonial pemotongan tumpeng dan BVA sharing berupa seminar. Pada acara puncak, BVA memberikan penghargaan kepada 10 tokoh yang telah memberikan lifetime kontribusi bagi pariwisata Bali. Sekjen BVA Yoga Iswara, BBA., BBM., M.M., CHA. mengatakan, sesuai tema HUT ke-12 BVA berbicara kualitas baik dari segi produk, pelayanan maupun pengelolaan, BVA tentu bisa menjadi barometer atas pencapaian tersebut. Bahkan, peringkat top rating akomodasi berdasarkan penilaian TripAdvisor sebagian besar dicapai oleh member BVA. ‘’Ini menjadi bukti bahwa BVA berkomitmen secara berkelanjutan menjaga dan menciptakan kualitas pariwisata demi terwujudnya Bali Quality Tourism,’’ ujarnya.

Chairman of BVA Drs. I Gede Sukarta, MBA. mengungkapkan, Bali Quality Tourism merupakan target bersama. Adanya 10 destinasi baru yang digencarkan oleh Kementerian Pariwisata, maka Bali harus tetap siap bersaing dengan mengutamakan kualitas setiap aspek yang ada. Kualitas tersebut yang akan menjadikan indikator bahwa Bali memang pantas menyandang predikat sebagai world class destination. ‘’Sebagai stakeholder pariwisata, kita tetap harus bersinergi untuk menguatkan segala keterbatasan yang dimiliki. Dengan demikian, Bali tetap unggul baik dari comparative maupun competitive advantage dibandingkan destinasi lainnya, baik skala nasional maupun internasional,’’ katanya. Sukarta sangat mengapresiasi dukungan member BVA yang secara aktif selalu memberikan kontribusi positif, baik untuk BVA maupun pariwisata Bali. (ad890)

Pameran ”Nir (Maya) Rupa’’

Menggali Kembali Aspek Humanistik Seni Rupa dalam Kehidupan MANAGEMEN Richstone Art & Desain dan Gurat Institut mengundang perupa yang tergabung dalam komunitas Mangu Rupa Badung dalam penjaringan sebuah pameran bersama. Kegiatan seni yang bertemakan ‘’Nir (Maya) Rupa’’ ini akan digelar pada Agustus 2018 mendatang di Lv8 Resort Hotel Berawa, Desa Tibubeneng, Badung. Ketut Putra Yasa selaku pemilik Richstone mengungkapkan sudah dua kali membuat program di Lv8 dan pada pameran kali ini akan melibatkan para perupa di seluruh Kabupaten Badung. Program ini dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali kiprah perupa, baik seniman patung maupun seni lukis yang tersebar di enam kecamatan. ‘’Intinya, kegiatan ini sebagai media untuk menjalin aktivitas yang lebih bagi para seniman di Badung,’’ ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (24/6) kemarin. Dikatakannya, pameran ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya untuk membangun medan sosial seni dan menstimulasi kebangkitan perupa di Badung. ‘’Untuk itu, kami selaku pihak penyelenggara pameran menerapkan sistem kuratorial, bahkan dilakukan secara ketat melalui seleksi karya,’’ tandas seniman asal Banjar Tandeg Tibubeneng, Canggu, Kuta Utara, tersebut. Rencana kegiatan pameran ini disambut sangat antusias oleh para perupa. Ketua Komunitas Mangu Rupa Dewa Putu Ardana, S.Sn., M.Si. menyatakan siap menggebrak panggung seni rupa khususnya di Badung. Komunitas Mangu Rupa adalah perupa yang berasal dan berdomisili di Badung yang sejauh ini kiprahnya tergolong mati suri dibanding daerah lainya seperti Gianyar dan Denpasar. Padahal saat ini komunitas Mangu Rupa telah terdata hampir 90 hingga 100 perupa. ‘’Momen ini (pameran) kami manfaatkan untuk mengangkat perupa Badung. Kami bersama perupa yang berdomisili di Badung akan ikut pameran bersama berskala besar,’’ tukasnya. Ardana menceritakan, munculnya komunitas Mangu Rupa diawali kegalauan para perupa di Badung yang selama ini tidak kelihatan, apalagi akan memiliki ge-

Senin Umanis, 25 Juni 2018

Senator RI Minta Satpol PP Tegakkan Aturan dengan Humanis

Puluhan Pedagang Lokal ”Masadu’’ ke Wedakarna Terkait Penertiban

SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memberikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kota Denpasar terkait aspirasi masyarakat khususnya para pedagang lokal yang diduga mengalami perlakuan tidak menyenangkan oleh oknum petugas pada saat momentum hari raya Galungan dan Kuningan lalu. Hal ini disampaikan oleh Senator Arya Wedakarna usai mengadakan kunjungan kerja dan inspeksi termasuk mendengar aspirasi semua pihak di seputar Jalan Kartini hingga Pasar Wangaya. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Arya Wedakarna (AWK) diterima oleh Drs. Dewa Gede Anom Sayoga (Kepala Satpol PP Kota Denpasar), Made Artana (Penajuh Desa Pakraman Denpasar) dan Pande Made Arnaya (Penuah Pasar Wangaya). Terungkap menurut penuturan sejumlah pedagang yang ditemui AWK, bahwa pada saat menjelang hari raya tempo hari, terdapat sidak dan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP. Rekaman foto terkait penertiban ini telanjur viral di media sosial. ‘’Saya hadir di sini untuk meminta klarifikasi dua arah dan mendengar penjelasan, baik pihak Satpol PP Denpasar maupun pedagang. Begitu juga masukan para tokoh desa adat terkait eksistensi Pasar Wangaya yang dulunya adalah bekas terminal. Kita akan cari solusi bersama agar nama baik Satpol PP tetap terjaga dan hak-hak pedagang terlindungi,’’ ungkapnya. Terkait adanya tudingan penertiban yang dinilai tidak tepat waktu, AWK memberikan pandangan sepaham bahwa seharusnya Satpol PP sebelum menjalankan tugasnya melihat desa kala patra, sehingga tidak muncul kesan

INSPEKSI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat inspeksi di seputar Pasar Wangaya dan Jalan Kartini, Denpasar. diskriminasi terhadap pedagang Sejumlah solusi dan rekomenlokal. ‘’Saya paham bahwa perda dasi yang disampaikan oleh Senaharus ditegakkan, tapi menertib- tor AWK. Pertama, minta Satkan pedagang menjelang hari raya pol PP tetap menegakkan aturan sampai barang– barang diangkut itu perda dengan baik namun dengan tidak manusiawi. Saya dengar ada pendekatan yang lebih manusiawi banyak pedagang asal Karangasem dan tahu momentum. Kedua, pada yang merugi karena penertiban ini. Galungan dan Kuningan berikutnya Bahkan, ibu–ibu bertemu tiang minta Pemkot Denpasar dengan menangis sambil mengumpulkan dukungan Desa Pakraman Denuang untuk ongkos saudaranya. Ini pasar untuk mengizinkan pedayang saya tidak setuju. Saya kira di gang musiman yang datang dari seluruh Indonesia, setiap hari raya seluruh Bali menggunakan badan apa pun yang namanya pasar kaget, jalan/trotoar di area Gajah Mada pasar pagi dan pasar dadakan akan selama tiga hari saat hari raya. bermunculan. Wajar rakyat mencari Ketiga, secara hukum jika terdapat rezeki menjelang hari raya. Saya penyitaan barang termasuk peramdukung penertiban dilakukan, tapi pasan barang milik pedagang yang harus lebih humanis dan jangan ada dinilai melanggar hak-hak pribadi diskriminasi antara pedagang lokal sebagai warga negara, maka pedadan pendatang. Logiknya, orang dari gang berhak mengajukan tuntutan Jawa saja diizinkan mencari rezeki hukum kepada oknum petugas di Bali, apalagi semeton Hindu sesuai hukum pidana, baik karena sendiri. Belum lagi banyak laporan perampasan maupun perusakan. saat hari raya juga banyak yang Keempat, DPD mendukung pengemelanggar berjualan di trotoar dan lolaan Pasar Wangaya diserahkan di badan jalan tiap sore hari,’’ papar kepada Desa Pakraman Denpasar Gusti Wedakarna. secara penuh.(ad884)

BEM FE Unwar Gelar Sound Detector #7 ’’Unforgettable’’

Dimeriahkan 9 Band Dalam dan Luar Bali

BADAN Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (BEM FE Unwar) kembali menggelar Sound Detector #7 Tahun 2018 di Lapangan Barat GOR Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (23/6) malam. Mengangkat tema ‘’Unforgettable’’, kegiatan musik ini dimeriahkan 9 band, dua dari luar Bali dan tujuh dari Bali. Mereka adalah Kelompok Penerbang Roket (Jakarta), Nectura (Bandung), Navicula, The Dissland, Roll Fast, Name of Hate, Forever, Insane, Glorius, Sorry for Yesterday dan spesial perform dari Julia Shocink. Selain itu, dimeriahkan penampilan berbagai aliran musik. Pada malam yang meriah tersebut juga dibagikan beberapa door prize kepada para penonton. Ketua BEM FE Unwar Kadek Purnawan Saputra mengatakan, kegiatan Sound Detector #7 merupakan rangkaian akhir dari Gema Kreativitas Keluarga Besar (GKKB) FE Unwar yang merupakan acara ulang tahun FE Unwar. Kegiatan Sound Detector #7 adalah sebuah konser musik akbar yang dipersembahkan seluruh mahasiswa FE Unwar. Tujuannya untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa FE Unwar serta antara mahasiswa fakultas yang ada di lingkungan Unwar. Di samping itu, untuk memperkenalkan lebih luas lagi FE Unwar kepada masyarakat umum, sehingga bisa berkembang ke depannya dan semakin dicintai oleh masyarakat. ‘’Tema yang kami angkat Ungorgettable yang berarti tak terlupakan. Kami berharap melalui tema kegiatan Sound Detector #7 ini hubungan kebersamaan dan kekeluargaan

MUSIK AKBAR - Penampilan salah satu band yang menghibur ribuan mahasiswa dan masyarakat umum pada acara musik akbar Sound Detector #7 ‘’Unforgettable’’ yang diselenggarakan BEM FE Unwar di Lapangan Barat GOR Ngurah Rai, Denpasar. kami di Warmadewa semakin erat, sehingga masyarakat semakin mencintai Kampus Warmadewa, khususnya Fakultas Ekonomi Unwar,’’ tandas Purnawan. Sementara itu, Wakil Dekan III FE Unwar A.A. Ketut Jayawarsa, S.E., M.Si. mengatakan, Sound Detector #7 merupakan kegiatan nonakademik yang diselenggarakan oleh BEM FE Unwar. Diharapkan melalui kegiatan musik akbar ini dapat meningkatkan minat dan bakat seni musik yang dimiliki oleh anak didiknya. Di samping sebagai upaya menumbuhkan rasa kebersamaan dalam membentuk team work, kerja keras dan menjalin jaringan dengan berbagai pihak. Sebab,

suksesnya suatu kegiatan akbar dibutuhkan team work, kerja keras dan jaringan yang luas. Meskipun Sound Detector #7 tidak mempunyai pengaruh langsung terhadap prestasi akademik mahasiswa di kampus, kegiatan ini secara tidak langsung dapat mempromosikan FE Unwar kepada masyarakat luas. ‘’Sasaran Sound Detector #7 ini adalah anak muda yang baru lulus SMA, sehingga mereka tahu bahwa di Unwar ada kegiatan semacam ini dan nantinya mereka mau bergabung di Unwar. Apalagi musik yang ditampilkan pada Sound Detector #7 banyak aliran rock, cocok untuk anak muda,’’ ujar Jayawarsa. (ad780)

HardysRETAIL Bangkit Bersinergi dengan UKM Buka Tiga Outlet Sekaligus di awal Juli 2018

MANGU RUPA - Komunitas Mangu Rupa siap mengikuti Pameran ‘’Nir (Maya) Rupa’’. dung budaya. Untuk itu, ia akan programkan beberapa kegiatan, termasuk terlibat penuh merespons undangan pameran perdana pada Agustus 2018 atas undangan Richstone ini. Meskipun harus melalui proses seleksi ketat yang dilakukan oleh pihak kurator pameran, pihaknya tidak menjadikan masalah atau kendala. ‘’Secara legalitas, komunitas ini sudah terdaftar dan berizin sejak Desember 2017. Namun, karena terbentur situasi politik, komunitas ini belum dikukuhkan,’’ tutur pria asal Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung, ini. Sebenarnya di Badung banyak ada seniman yang mengekspresikan karyanya, namun sebagian besar berkiprah di luar Badung. Karena itu, November 2017 lalu difasilitasi Listibya Badung, dibentuklah komunitas Mangu Rupa hingga terdaftar di Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. ‘’Selain menggelar karya pameran, kami lebih inten melakukan pertemuan sesama seniman. Saya melihat cukup antusias membangun komunitas ini dari nol, dari hati ke hati,’’ imbuhnya seraya menyebut anggotanya dari berbagai latar belakang, baik seniman otodidak maupun akademis. Pameran yang akan dilaksanakan di Lv8 Hotel Berawa dijadwalkan berlangsung selama enam bulan mulai 2 Agustus 2018 hingga 2 Januari 2019. Pameran ini dikuratori oleh Wayan Seriyoga Parta dan Made Susanta Dwitanaya. (win)

HARDYSRETAIL yang membuka kembali outlet Hardys Malls Surapati, Singaraja 24 Mei 2018, pada awal Juli 2018 akan membuka kembali tiga outlet sekaligus yaitu Hardys Malls Tabanan di Jalan Ir. Soekarno No.50X Tabanan pada Rabu (4/7), Hardys Malls Gatot Subroto, Denpasar, di Jalan Gatot Subroto No.22 Dauh Puri Kaja, Denpasar pada Jumat (6/7) dan Hardys Malls Panjer yang sebelumnya adalah Hardys Supermarket Panjer di Jalan Tukad Pakerisan No.100X Panjer, Denpasar pada Minggu (8/7) mendatang. Kebangkitan HardysRETAIL merupakan sinergi/kerja sama antara Hardys dan 60 Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh Bali, sehingga konsep Hardys saat ini adalah sebagai tempat jualan UKM (UKM Center) di Bali. Hardys juga sudah menyiapkan kebutuhan alat tulis kantor untuk menyambut tahun ajaran baru 2018. Pembukaan HardysRETAIL disertai kegiatan untuk putra-putri pelanggan setia Hardys, bekerja sama dengan Hardys Funzone, dengan mengadakan lomba mewarnai untuk umum usia 6-8 tahun. Lomba ini bebas biaya pendaftaran dan untuk 100 pendaftar pertama mendapat voucher belanja Hardys. I Ketut Semaradana, S.E. sebagai ketua panitia pembukaan seluruh

RAMAI – Hardys Malls Surapati, Singaraja, ramai pengunjung sejak dibuka pada 24 Mei 2018. Hardys saat diwawancarai menyampaikan misi Hardys adalah ‘’Menjadikan Hardys sebagai tempat jualan UKM untuk meningkatkan perekonomian daerah di mana Hardys ada’’. ‘’Semoga dengan dibukanya kembali Hardys di tiga outlet tersebut, bisa meningkatkan penjualan seluruh UKM di Bali dengan dukungan penuh pelanggan setia Hardys di seluruh kota di Bali. Suksesnya pembukaan kembali Hardys Malls Surapati, Singaraja, membuktikan bahwa Hardys masih dipercaya dan ditunggu-tunggu kehadirannya oleh masyarakat Bali. Sementara outlet lain yang masih tutup segera dibuka

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

setelah pembukaan tiga outlet pada Juli,’’ pungkasnya. Putu Nadine, pemilik Nadine Collection, sebagai salah satu wakil UKM dengan penjualan terbesar di Hardys, yang dahulu hanya berjualan di Pasar Sukawati, Gianyar, penjualannya meningkat pesat dengan sistem pembayaran harian. ‘’Sistem ini sangat menguntungkan bagi UKM. Saya siap bergabung di seluruh Hardys mana pun,’’ katanya. Hal serupa juga disampaikan oleh pemilik UKM dari beberapa daerah yang sudah terbukti meningkat omzetnya setelah bekerja sama dengan Hardys. (ad896)


Senin Umanis, 25 Juni 2018

daerah

5

Sanggar Seni Semara Wijaya Tampil di PKB Aniaya Warga, Turis Ditangkap Ingin Garap Rejang Renteng Khas Angantelu Mangupura (Bali Post) Tanpa sebab yang jelas, turis Australia James Frederick Doyle (61) melakukan penganiayaan di Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung, Jumat (22/6) lalu. James memukul Ade Irawan (59) dan anaknya, Abie Prastyo (36). Pelaku juga melempar sebatang rokok menyala ke dalam mobil korban. Saat dikonfirmasi, Minggu (24/6) kemarin, Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra membenarkan telah menangkap pelaku. Setelah menerima laporan kasus itu, pihaknya bergerak cepat dan menangkap pelaku di sekitar TKP. Hasil penyidikan, lanjutnya seizin Kapolsek Kompol Nyoman Wirajaya, pada Jumat pukul 22.45 Wita, Ade memarkir mobilnya di TKP. Selanjutnya dia, istri dan anaknya menuju ke Warung Surabi Bandung. Selesai makan, mereka kembali ke mobil. ‘’Saat korban mau meninggalkan TKP, tiba-tiba pelaku ngomel-ngomel dengan bahasa tidak sopan. Saat itu korban tidak menghiraukannya,’’ ujarnya. Saat mobil akan jalan, pelaku yang menginap di vila di Jalan Umalas I, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, melempar sebatang rokok yang masih menyala ke dalam mobil mengenai anak dan istri korban. Ade dan anaknya langsung turun dari mobil. Selanjutnya mereka menanyakan maksud pelaku membuang rokok ke dalam mobilnya. Bukannya minta maaf, pelaku memukul Ade mengenai dahi kanan serta rahang sebelah kanan. Melihat ayahnya dipukul, Abie mendekati pelaku. Pelaku juga beberapa kali memukul Abie di pipi kiri, bibir bawah hingga luka robek, rusuk bagian kanan dan pinggang. ‘’Pelapor (Abie - red) lalu mengambil kunci stir mobil dengan maksud agar pelaku tidak memukul lagi. Pelaku kemudian pergi dan korban melapor ke Polsek Kuta. Kami langsung ke TKP dan pelaku berhasil ditangkap lalu dibawa ke Mapolsek,’’ ungkap mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

Masa Kampanye Berakhir Tanpa Konflik

Mangupura (Bali Post) Tahapan kampanye Pilgub Bali 2018 telah berakhir Sabtu (23/6) lalu dan dilanjutkan masa tenang. Selama masa kampanye, Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta menyampaikan tidak ada konflik. Untuk menjaga keamanan pada masa tenang ini, Polres Badung mengerahkan 200 personel. ‘’Kami sudah melaksanakan tugas dengan baik pada masa kampanye Pilgub Bali 2018. Masa kampanye berlangsung aman dan tidak ada konflik sedikit pun di wilayah Polres Badung,’’ kata AKBP Yudith, Minggu (24/6) kemarin. Ia berharap seluruh tugas yang telah dilaksanakan dengan baik dapat dipertahankan hingga berakhirnya rangkaian Pilgub Bali 2018. Yudith juga mengajak seluruh anggotanya untuk membuka mata dan melebarkan telinga guna menyerap informasi yang berkembang di masyarakat terkait Pilgub Bali. Pendekatan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama lebih ditingkatkan lagi dan sesegera mungkin. Selain itu, melaporkan setiap perkembangan di masyarakat untuk langkah antisipasi terjadinya ancaman kerawanan. Perwira asal Buleleng ini mengingatkan seluruh anggotanya untuk selalu menjaga kesehatan karena menjelang akhir pemilihan membutuhkan energi ekstra dalam pelaksanaan tugas. ‘’Tadi pagi (kemarin - red) kami menggelar apel kesiapan dalam rangka pengamanan masa tenang Pilgub Bali 2018. Kami bersyukur masa kampanye berakhir aman. Mari kita bersama-sama menciptakan Pilkada Bali 2018 yang aman dan damai,’’ ujarnya. (kmb36)

Kasus Pelajar Tabrak Tembok

Penyidik Tunggu Hasil Labfor, CTOC Turun

Denpasar (Bali Post) Kasus pelajar SMA favorit di Denpasar, DSU (17), yang menabrak palinggih dan tembok di simpang Jalan PatimuraJalan Srikaya, Denpasar Timur, Kamis (21/6) lalu, masih didalami Polsek Dentim. Saat ini penyidik menunggu hasil pemeriksaan Labfor Denpasar terhadap barang bukti yang diduga tembakau gorilla tersebut. ‘’Kemarin (Sabtu - red) belum keluar hasilnya. Coba saya cek hari Senin. Pelaku masih ditahan di Polsek Dentim,’’ kata Kanitreskrim Polsek Dentim Iptu Ario Seno Wiboko, Minggu (24/6) kemarin. Kasus ini mendapat perhatian khusus pimpinan Polda Bali. Bahkan, Satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) Polda ikut mengembangkan khususnya terkait dugaan DSU pemakai tembakau gorilla. Anggota CTOC tiba di Polsek Dentim, Jumat (22/6) sekitar pukul 11.00 Wita menemui Kanitreskrim Iptu Ario Seno Wiboko. Tujuan kedatangannya itu untuk meminjam salah satu barang bukti guna mengembangkan kasus tersebut. Selain itu, DSU akan diinterogasi tim CTOC. Terkait perkembangan kasus itu, barang bukti beberapa linting diduga tembakau gorilla dibawa ke Labfor Denpasar untuk diperiksa. ‘’Pelaku (DSU - red) mengakui mengonsumsi tembakau gorilla. Untuk memperkuat pengakuan itu, barang bukti yang diamankan harus dicek ke labfor. Selain itu, DSU dan temannya akan dites urine. Hal itu dilakukan untuk memperkuat alat bukti,’’ tegas Iptu Ario Seno. Mantan Kanitreskrim Polsek Kuta itu menyampaikan, kasus ini akan secepatnya diselesaikan proses penyidikannya. Setelah itu akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar. ‘’Kalau soal rehabilitasi itu harus ada keputusan hakim. Jadi, harus diproses sampai persidangan. Nanti hakim memutuskan apakah dia direhabilitasi atau tidak,’’ tandasnya. (kmb36)

SANGGAR Seni Semara Wijaya dipercaya tampil pada ajang Pesta Kesenian Bali ke-40 membawakan tari dan tabuh kreasi di Kalangan Ayodya, Art Center, Denpasar, Minggu (24/6) sore kemarin. Sanggar ini sebetulnya baru terbentuk setahun lalu, namun telah dibanjiri anggota hingga 200 lebih. Ke depan juga ingin menggarap kembali tari Rejang Renteng khas Desa Angantelu (Antiga) di Karangasem yang menjadi markas sanggar tersebut, tepatnya di Banjar Bengkel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis. Ketua Sanggar I Gede Bawa Setiawan mengatakan, antusiasme masyarakat Angantelu untuk menekuni seni tari dan tabuh sangat tinggi, namun belum banyak didukung tempat dan fasilitas untuk berkesenian. Inilah yang melandasi terbentuknya sanggar pada 2017 lalu. ‘’Antusiasme anak-anak luar biasa. Orangtua mereka juga sangat mendukung kami di sanggar. Tanpa ada mereka, kami tidak ada apa-apanya. Beranjak dari sana, bisalah kita nanti

bersama-sama mengajegkan budaya,’’ ujarnya. Menurut Bawa, sanggar hampir setiap hari berkegiatan seni. Tidak hanya melatih tari dan tabuh, tetapi juga pesantian. Termasuk upaya untuk menggali apa yang menjadi kearifan lokal setempat. Salah satunya menggarap kembali tari Rejang Renteng khas Angantelu melalui kekhasannya yang membedakan dengan daerah lain. ‘’Itu sebenarnya sudah sering kami pentaskan (ngayah di Pura Desa dan Sad Kahyangan - red), cuma masih pentas tradisi karena gerakannya belum diatur sedemikian rupa. Untuk menggali lumayan sulit, seperti menyeragamkan gerak dan lainnya,’’ imbuhnya. Tari Rejang Renteng khas Angantelu memiliki keunikan tersendiri. Pada pinggang penari digantungkan gumpang atau sekam. Dalam Lontar Pangeling-eling Desa disebutkan, dulu saat tari itu dipentaskan, penari paling belakang hilang. Konon, dimangsa oleh perwujudan macan hitam. ‘’Makanya me-

Fed Cup, sebab komposisinya perpaduan antara senior dan junior,’’ ucapnya. Di sisi lain, Ketua Umum Pengprov Pelti Bali Ketut Rochineng berharap petenis putri Bali U-14 dan U-16 yang berjaya pada turnamen WTA Future Stars bisa mengikuti berbagai event seperti Detech di Solo sehingga mendapatkan poin. ‘’Bahkan, kami harapkan petenis Bali bisa masuk timnas yang berlaga pada turnamen internasional WTA Future Stars di Singapura, Oktober mendatang,’’ ujarnya. Menurutnya, Bali masih terkendala minimnya sarana dan infrastruktur termasuk kualitas SDM pelatih dalam mencetak petenis. Untuk itu, seluruh Pengkab dan Pengkot Pelti se-Bali diminta mengirimkan pelatihnya dalam pelatihan di bawah instruktur dari Belanda di Sanur. (022)

makai itu (sekam) untuk tanda jejak di kala penari hilang. Keunikan lain, di dalam Rejang Renteng membawa semacam benang tukelan, kemudian di depannya isi pis bolong satakan, di be-

lakangnya isi buah pisang. Itu merentetan, sehingga disebut Rejang Renteng,’’ tandasnya. Di ajang PKB ke-40, sanggar ini antara lain membawakan tabuh kreasi semara pegulingan ‘’Pandan

Harum’’, tari Dharma Putri, tari Topeng Keras Gajah Mada, tabuh kreasi semar pegulingan Surya Kumara, tari kreasi baru Kembang Menuh dan tari Jauk Durga Manis. (rin)

Puncak Arus Balik

10.000 Lebih Roda Dua ke Bali Banyuwangi (Bali Post) Prediksi puncak arus balik dari Jawa ke Bali terjadi pada Minggu (24/6) kemarin akhirnya terbukti. Sepanjang hari arus penumpang dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk terus membeludak didominasi pengendara roda dua. Jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang ke Bali diperkirakan lebih dari 10.000 unit, sedangkan kendaraan pribadi cenderung berkurang sekitar 4.000 unit. Antrean pengendara roda dua mulai terasa menyebut di Pelabuhan Ketapang sejak pagi. Setelah tengah hari, antrean makin padat, bahkan nyaris meluber ke jalan raya di depan pelabuhan. Petugas ASDP bergerak cepat. Dua loket tiket yang biasanya dipakai kendaraan roda empat dialihkan menjadi loket roda dua. Itu pun belum mampu mengurai antrean roda

dua dengan cepat. Hingga Minggu sore sampai petang, arus pengendara roda yang hendak menyeberang ke Bali tetap saja padat. Namun, mereka tak menunggu lama untuk bisa masuk kapal. Petugas mengurainya dengan cepat. Begitu antre di tenda, langsung diarahkan masuk kapal. ‘’Sesuai prediksi, puncak arus balik terjadi Minggu. Sejak pagi, penump-

ang didominasi pengendara roda dua. Kami perkirakan tembus 10.000 lebih roda dua,’’ kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang– Gilimanuk Elvi Yoza. Puncak arus balik ini bukan tanpa alasan. Sebab, para pemudik ke Jawa harus kembali bekerja di Bali setelah Lebaran Ketupat. Meski antrean roda dua membeludak, jumlah kapal yang dioperasikan tidak ditambah yaitu tetap 32 unit. Kapal sapu jagat KMP Drajat Paciran hanya bersiaga di dermaga LCM Ketapang. Kondisi antrean belum stagnan, sehingga masih bisa diatasi kapal reguler di lintasan Selat Bali. Meski puncak arus mudik, jumlah pemudik

yang kembali ke Bali diperkirakan belum mencapai 100 persen. ‘’Ada ajang pilkada di Jatim yang mengharuskan warga bertahan di rumah. Pilkada juga berdampak pada arus balik,’’ imbuhnya. Data dari Posko Pelabuhan Ketapang, hingga Minggu pagi jumlah penumpang pejalan kaki yang kembali ke Bali mencapai 317.386 orang, roda dua 47.268 unit dan roda empat 39.329 unit. Selama arus mudik tahun lalu, jumlah penumpang pejalan kaki 436.258 orang, roda dua 88.839 unit dan roda empat 49.989 unit. Dari perbandingan ini, pemudik yang belum kembali ke Bali jumlahnya cukup banyak. (kmb30)

Hasil Pemetaan Panwaslu Klungkung

Ratusan TPS Masuk Kategori Rawan Semarapura (Bali Post) – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Klungkung telah melakukan pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk dalam kategori rawan saat pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klungkung, 27 Juni mendatang. Hasilnya, ratusan TPS masuk dalam kategori rawan. Sebagian besar berada di Kecamatan Nusa Penida. Berdasarkan data Panwaslu Klungkung, sebanyak 176 TPS yang masuk dalam kategori rawan. Itu tersebar di tiga kecamatan, di antaranya Kecamatan Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. Dari tiga kecamatan itu, TPS rawan paling banyak ada di Kecamatan Nusa Penida sebanyak 107 TPS. Sementara di Kecamatan Klungkung nihil dalam kategori TPS rawan. Dari total TPS yang masuk kategori rawan, 9 TPS di antaranya masuk kategori rawan indikator 1 (terdapat pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar dalam DPT), 8 TPS masuk kategori rawan indikator 2 (terdapat pemilih yang tidak memenuhi syarat tapi terdaftar dalam DPT) dan 2 TPS masuk kategori

kerja yang disusun Bawaslu. Hasil pemetaan TPS rawan versi Panwaslu diakuinya tidak sepenuhnya sama dengan hasil pemetaan TPS rawan versi kepolisian. ‘’Kalau rawan menurut kepolisian beda. Menurut kepolisian sepertinya dicari perkiraan rawan TPS-nya dari tempat daerah paslon,’’ ujarnya. Bali Post/kmb40

Komang Artawan

rawan indikator 4 (terdaftar jumlah pemilih DPTb di atas 20 pemilih di dalam satu TPS). 110 TPS di antaranya masuk kategori rawan indikator 5 (terdapat pemilih di wilayah khusus, sekitar rumah sakit, daerah eksodus, pegunungan, pesisir, bencana dan hutan), 35 TPS masuk kategori rawan indikator 10 (C6 tidak didistribusikan kepada pemilih di TPS), dan 12 TPS masuk kategori rawan indikator 11 (TPS berada di dekat posko/ rumah tim sukses pasangan calon). Ketua Panwaslu Kabupaten Klunkung Komang Artawan, Minggu (24/6) kemarin, menjelaskan untuk memetakan TPS rawan, pihaknya mengacu pada alat

Pelti Bali Diminta Cetak Petenis Nasional Denpasar (Bali Post) Pengprov Pelti Bali diminta mampu mencetak petenis putra dan putri guna disiapkan masuk tim nasional Davis Cup dan Fed Cup. Pasalnya, Bali danggap potensial dalam membina atlet termasuk menelorkan bibit-bibit petenis andal. Harapan itu disampaikan Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar di Denpasar, Minggu (24/6) kemarin. Rildo optimis Bali mampu mencetak petenis tangguh, sebab dulu pernah memiliki petenis Nesa, sedangkan saat ini mempunyai petenis Komang Gina Kusuma Dewi, juara tunggal dan ganda U-14 turnamen Woman Tennis Association (WTA) WTA Future Stars di Lapangan Tenis KONI Bali, Denpasar, yang berakhir Sabtu (23/6) lalu. ‘’Komang Gina jika dibina terus bisa masuk skuad timnas

Bali Post/rin

DHARMA PUTRI - Anggota Sanggar Seni Semara Wijaya usai mementaskan tari kreasi Dharma Putri.

Bali Post/022

Rildo Ananda Anwar (kiri) dan Ketut Rochineng.

Terhadap TPS yang masuk kategori rawan saat hari pencoblosan, pihaknya akan memberikan perhatian lebih dengan memperketat pengawasan. Tenaga yang dilibatkan untuk memonitor TPS rawan akan dipertebal. Pengawasan di TPS rawan tidak hanya dilakukan oleh pengawas TPS bersangkutan,

namun juga ditambah tenaga Panitia Pengawas Lapangan (PPL), Panwascam, bahkan Panwaslu Kabupaten. Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan saat hari pencoblosan di TPS rawan, pihaknya juga mengharapkan partisipasi masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan. (kmb40)


OPINI

6

Senin Umanis, 25 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Kerikil Pilgub 2018 Bernama ForBALI AJANG pemilihan Gubernur Bali tahun 2018 semakin hari semakin menarik. Berbagai program disampaikan oleh para kandidat dalam kampanye-kampanyenya. Perang jargon visi-misi saja sudah terlihat ada pertarungan kampanye yang saling memikat, mulai dari paslon 1, Koster-Ace, dengan ‘’Nangun Sat Kerti Loka Bali’’ dan pasangan calon nomor 2, Mantra-Kerta, dengan ‘’Nawacandra’’. Tidak hanya perang jargon dan idiom-idiom yang melekatkan citra positif bagi kedua pasangan, model mobilisasi politik pun dilakukan dengan berbagai cara dan bentuknya. Dari pertarungan politik dua kubu itu, disadari atau tidak, ada satu kekuatan politik moral yang sepertinya telah menjadi kekuatan politik alternatif, dia adalah gerakan Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa. Seperti yang kita ketahui, gerakan yang digagas oleh ForBALI (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa) yang dalam 1,5 tahun terakhir bergerak bersama Pasubayan Desa Adat BTR. Dalam lima tahun lalu, perlawanan atas rencana reklamasi Teluk Benoa mampu membongkar rencana proyek yang awalnya sangat tertutup menjadi terbuka, akhirnya proyek dilawan secara masif oleh Rakyat Bali bahkan mampu mendapatkan solidaritas nasional dan internasional. Gerakan Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (BTR) menjadi isu lingkungan hidup yang tren dan secara terus-menerus menghiasi dinamika masyarakat. Kendati sedari awal gerakan BTR mendapatkan intimidasi dalam ragam bentuk bahkan sampai kriminalisasi gerakan semakin membesar dan masif. Lembaga politik terutama lokal tidak ada yang berani bergerak secara formal menyambut aspirasi ini (kalaupun ada tidak konsisten), tak ayal gerakan BTR menyebut dirinya ‘’yatim piatu’’ dan membuat gerakan ini semakin membesar. Isu BTR pada akhirnya menjadi isu politik yang penting. Bagi politisi ini adalah urusan tentang elektabilitas. Dalam konteks perhelatan politik elektoral, sehebat apa pun kampanye program para calon pimpinan daerah yang berkontestasi, tetap saja pertanyaan terakhir publik bermuara pada pertanyaan mengenai komitmen politisi dalam perjuangan BTR. Saat itulah politisi terutama yang sedari awal terkesan pro-proyek reklamasi mulai kehilangan pijakan; antara berpihak terbuka pada rakyat sehingga populis atau berpihak kepada investor namun menjadi pusat ejekan publik dan itu artinya elektabilitasnya buruk karena sikap politiknya bertentangan dengan nalar publik. Gerakan BTR pada akhirnya menjadi beban bagi langkah catur politisi. Sudah banyak politisi yang terjerembab saat salah mengelola isu BTR ini. Tercatat ada politisi yang hancur elektabilitasnya saat 2015 berkata di media bahwa urusan reklamasi bukan lagi urusan lembaganya dia. Padahal euforia rakyat dalam berjuang BTR TB sangat besar, akibatnya dia menjadi bulan-bulanan ejekan publik dalam berbagai media, status sosmed, karikatur, poster, graffiti, dll. Dalam politik elektoral, Pileg 2014 (saat gerakan BTR tumbuh membesar) sinyal gerakan BTR akan memberikan tekanan kepada politisi terlihat (terutama di daerah konflik). Beberapa hasil Pileg 2014 menunjukkan, kandidat yang diduga proreklamasi gagal dan dikalahkan oleh kandidat yang bergabung dengan BTR. Catatan lain, pada Pilkada Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, semua kandidat yang bertarung, terlihat terpaksa menggunakan isu BTR sebagai kampanye dan bahan debat. Bahkan salah satu politisi yang terlibat pilkada tersebut, menyatakan diri menolak reklamasi padahal rekam jejaknya menunjukkan politisi ini cenderung pro-reklamasi Teluk Benoa. Kini, pada Pilgub 2018, fenomena politik ini masih terjadi. Isu BTR terlihat begitu membebani para paslon, sehingga banyak manuver yang dilakukan oleh mereka dalam upaya membangun citra bahwa mereka adalah paslon yang berada di pihak rakyat yang memperjuangkan BTR. Manuver politik yang berat karena sepanjang lima tahun perjuangan BTR, sebagian calon mempunyai catatan yang buruk dalam soal BTR. Saking semangatnya, kedua paslon pernah mengalami blunder. Akibatnya, alih-alih manuvernya memberi dampak simpati publik, yang ada sebaliknya dinilai negatif oleh publik. Blunder politik tersebut bahkan ditengarai banyak pihak menurunkan tingkat elektabilitas politik mereka. Gerakan BTR ini sejatinya kecil, dia hanyalah gerakan moral. Meski demikian, kekuatan isunya sangat mengakar dalam alam bawah sadar publik. Pada akhirnya membuat gerakan BTR secara tidak langsung telah menjadi satu kekuatan politik moral, bahkan mungkin menjadi alternatif politik di tengah pertarungan dua paslon ini. Artinya, bila mereka salah dalam mengelola isu BTR dan menghitung gerakan ini, maka akan membuat luka politik yang menyakitkan. Gerakan BTR ini ibarat kerikil yang kecil namun dapat mengganggu bahkan menggagalkan raihan juara dari seorang atlet. Sebaiknya para paslon bijak menyikapinya dan bersungguh-sungguh berjuang bersama rakyat agar mampu mewujudkan Bali yang lebih baik.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Gorong–gorong Penuh Sampah Plastik

Musim hujan belakangan ini di Bali membuat banyak pihak bertanya-tanya. Kok hujan ya? Ini tentu sangat sulit dijelaskan oleh kebanyakan orang, selaian kajian dari BMKG. Yang pasti saat musim hujan belakangan ini kita jadi sadar bahwa gorong-gorong di Bali banyak menyimpan sampah plastik. Buktinya, ketika hujan lebat dan air mengalir di jalan-jalan, sampah plastik terlihat berserakan di mana-mana. Kesannya kumuh dan membuktikan bahwa kita masyarakat Bali tidak begitu peduli dengan urusan sampah. Sampah plastik yang umumnya berserakan di jalan adalah gelas minuman kemasan dan kantong plastik. Untuk itu, saya berharap ke depan pemerintah desa lebih aktif melakukan gerakan kebersihan berbasis pedesaan. Bank sampah plastik tampaknya layak dibentuk di desa-desa dengan menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD). Ini penting diprogramkan, agar luberan sampah plastik di jalan setelah hujan bisa ditekan. Saya juga berharap masyarakat jangan lagi membuang sampah plastik ke sungai atau ke gorong-gorong. Perilaku semacam ini berpotensi membuat Bali banjir dan mempercepat rusaknya infrastruktur jalan. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Membangun Demokrasi Berkarakter Kearifan Lokal Perjalanan demokrasi yang terdapat dalam pergaulan hidup asli bangsa Indonesia sudah terlihat dan dilaksanakan oleh para pejuang kemerdekaan sejak dari tonggak sejarah kebangkitan perjuangan kemerdekaan Indonesia tahun 1908. Perjuangan juga telah dilakukan melalui Sumpah Pemuda Bangsa Indonesia tahun 1928, maupun perjuangan membuka pintu gerbang kemerdekaan tahun 1945. Bahkan pergerakan orde baru tahun 1966 dan pergerakan reformasi tahun 1998 sampai saat ini juga bentuk dari perjalanan demokrasi.

Oleh Bambang Gede Kiswardi

T

ernyata demokrasi di era reformasi telah banyak mengalami pergeseran terhadap sendi dasar ideologi demokrasi. Maka dari itu, demokrasi Indonesia harus kembali ke sendi dasar demokrasi yang sesuai dengan perilaku kehidupan bangsa kita yang berdaulat dan berlandaskan kearifan lokal. Para pejuang demokrasi senantiasa menginginkan kontrol agar kekuasaan jangan sampai dibiarkan terlalu kuat, karena bisa membelenggu kebebasan. Oleh karena itu, demokrasi perlu di bangun dengan proses pergaulan hidup asli bangsa Indonesia, dan bergerak maju mundur, tidak selalu mulus, juga senantiasa berhadapan dengan masalah-masalah paham yang menolak kebebasan. Dalam banyak kesempatan gerakan prodemokrasi yang diperjuangkan berkali-kali harus berhadapan dengan orangorang yang berkomitmen melanggengkan tirani kekuasaan. Demokrasi tidak hanya memberi peluang kedudukan warga sederajat dalam memperjuangkan hak-haknya dalam keadilan ekonomi, namun se-

tara juga di depan hukum. Kesetaraan dalam hukum ini acap kali menjadi tujuan terpenting di negara-negara yang sedang memperjuangkan demokrasi. Karena demokrasi pada hakekatnya adalah upaya untuk menghormati hak asasi dan harkat seseorang, di samping itu manusia punya watak menguasai orang lain dan memperlakukan mereka dengan sewenang-wenang, maka sudah sepantasnya semua orang memperjuangkan tegaknya demokrasi. Hanya demokrasi yang memberi tempat bagi siapa saja untuk tampil setara dan sederajat dengan tidak mempedulikan pada warna kulit dan asal usul seseorang. Dengan demikian, demokrasi dapat merupakan perumahan Indonesia merdeka yang dihuni oleh keberagaman dan ruang bagi suburnya multikulturisme. Menurut Robert Dahl, setidak-tidaknya ada sepuluh alasan atau keuntungan yang didapat dari demokrasi adalah: Pertama, Demokrasi menolong mencegah tumbuhnya pemerintahan oleh kaum otokrat yang kejam dan licik. Kedua, Demokrasi menjamin bagi warga negaranya den-

gan sejumlah hak asasi yang tidak diberikan dan tidak dapat diberikan oleh sistemsistem yang tidak demokratis. Ketiga, Demokrasi menjamin kebebasan pribadi yang lebih luas bagi warga negaranya daripada alternatif lain yang memungkinkan. Keempat, Demokrasi membantu rakyat untuk melindungi kepentingan dasarnya. Kelima, Hanya pemerintahan yang demokratis yang dapat memberikan kesempatan sebesar– besarnya bagi orang–orang untuk menggunakan kebebasan menentukan nasibnya sendiri, yaitu untuk hidup di bawah hukum yang mereka pilih sendiri. Keenam, Hanya pemerintahan yang demokratis yang dapat memberikan kesempatan sebesarbesarnya untuk menjalankan tanggung jawab moral. Ketujuh, Demokrasi membantu perkembangan manusia melebihi alternatif lainnya yang memungkinkan. Kedelapan, Hanya pemerintahan yang demokratislah yang dapat membantu perkembangan tingkat persamaan politik yang relatif tinggi. Kesembilan, Negara-negara demokrasi perwakilan modern tidak

berperang satu sama lain. Kesepuluh, Negara-negara dengan pemerintahan yang demokratis cenderung lebih makmur daripada negaranegara dengan pemerintahan yang tidak demokratis, (Robert Dahl, 2001). Adapun partai-partai di Indonesia menjadikan demokrasi sebagai jantungnya partai politik, maka dari itu demokrasi juga bisa berarti cita-cita kedaulatan rakyat. Itulah sebabnya kita sebagai anak bangsa harus waspada terhadap gerakan yang mengatas namakan demokrasi untuk mensiasati semata-mata sebagai kebebasan mendirikan partai politik. Dengan demikian, ada penafsiran dua sistem yang sangat sulit dalam menempatkan demokrasi sebagai jantungnya partai politik, karena kalau bukan tak mungkin untuk berkawan, maka dipaksa disaturanjangkan. Itulah yang terjadi manakala sistem multipartai politik dicocok-cocokkan agar kena sesuai peraturan pemerintah dengan sistem presidensial yang tertuang dalam peraturan partai politik dan peraturan pemilihan umum (pemilu). Maka yang lahir kemudian adalah praktik-praktik ketatanegaraan yang tak jelas identitasnya atau jenis kelaminnya, sebab yang hadir bukanlah sistem presidensial (juga bukan parlementer) tetapi sistem yang membuat seorang presiden benar-benar kebelinger dibuatnya, dan para politisi justru tampaknya sangat menikmati keadaan itu sembari menutup mata terhadap rasa sebel rakyat yang kian menumpuk. Padahal seorang presiden dalam sistem

”Road Map” Pembangunan Pariwisata Bali Lima Tahun ke Depan

BILAMANA jumlah kamar usaha akomodasi di Bali sebanyak 130 ribu, seperti apa yang sering disampaikan ketua PHRI Bali Cok Ace sekaligus Ketua BPPD Bali, maka total room night tersedia di Bali pertahun sebanyak 47.450.000. Bila kita prediksikan di akhir tahun 2020 jumlah foreign arrival di Bali mencapai delapan juta dan wisnus mencapai 12 juta dengan rata-rata lama menginap di hotel selama 3,2 malam, dengan hunian ganda 95 persen, maka total room night yang dibutuhkan di tahun 2020 baru akan mencapai 33,600,000, artinya masih ada kelebihan 13.850.000 yang mampu mengakomodir 4.328.125 arrival tambahan. Siapa pun yang menjadi nakhoda Bali ke depan harus bisa menjawab, bagaimana caranya untuk tidak menambah supply kamar sekaligus meningkatkan kualitas jasa akomodasi yang sudah ada. Ini pekerjaan yang hanya bisa dilaksanakan dengan pemahaman, niat dan kerja sama yang baik dan benar tentang kepariwisataan. Mengingat jumlah kamar di masing-masing kabupaten dan kota serta potensi yang dimiliki tidak

Oleh Mangku Made Sulasa Jaya sama, bagaimana caranya untuk meratakan kue ekonomi Bali sesuai kebutuhan masing-masing kabupaten- kota. Harus diingat, bahwa jasa akomodasi hanyalah bagian dalam pembangunan kepariwisataan, bagian lainnya adalah daya tarik, pemasaran dan kelembagaan/tata kelola yang harus mendapatkan perhatian yang sama. Dengan kewajiban untuk menyesuaikan supply and demand berkaitan dengan kamar, maka peningkatan total arrivals pastinya akan terus dilakukan. Bersamaan dengan usaha tersebut akan muncul kebutuhan tambahan dibidang infrastruktur, utilitas dan fasilitas, lalu bagaimana caranya mempertahankan konsep THK sejalan dengan tambahan kebutuhan tambahan di atas? Perihal di atas tidak saja terkait dengan kewajiban internal Bali ke depan, namum juga tuntutan kewajiban berkaitan dengan model pemasaran yang bagaimana akan dijalankan untuk memperte-

mukan antara mass quality product dengan mass market segment, pastinya juga termasuk dalam menetapkan anggaran kepariwisataan Bali. Yang tidak kalah pentingnya adalah loyalitas akan kebutuhan tugas dan kewajiban yang begitu besar, yang membutuhkan koordinasi dalam wujud kelembagaan dan manusia yang memiliki kompetensi yang andal pula. Dan mengingat akan tugas yang tidak gampang dalam menetapkan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pembinaan serta perubahan yang begitu cepat yang membutuhkan penyesuaian kebijakan yang cepat pula, apa yang bisa dilakukan oleh seorang kepala daerah ke depan? Perihal lain yang akan sangat berperan memengaruhi kinerja sesuai sasaran ke depan adalah pengelolaan otonomi di kabupaten/ kota yang sering kali dalam berbagai hal kebijakan dan tahapan operasional kebijakan tidak singkron antara

kebijakan sentralistis dengan semangat otonum dimaksud, yang disebabkan perbedaan kepentingan satu daerah dengan daerah lain di Indonesia, demikian pula dengan budaya politik yang kurang memihak kepada nilai-nilai kedaerahan. Berkaitan dengan keadaan ini, bagaimana sebaiknya sikap seorang pemimpin Bali menjamin untuk tetap memihak kepada kepentingan daerah? Di samping kurangnya usaha untuk meningkatkan kelemahan pemahaman masyarakat Bali tentang jiwa kepariwisataan global, di mana pariwisata masih dianggap sebagai faktor penyebab degradasi nilai- nilai kemanusiaan, kelemahan lainnya adalah pola pikir, karakter dan budaya kerja yang belum memadai sesuai yang dikehendaki oleh perubahan. Hal mana pula masih belum sejalan dengan percepatan pembangunan yang kita harapkan bersama. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk siapapun yang akan memimpin Bali lima tahun ke depan, atau sepuluh tahun ke depan.

presidensial mendapat mandat langsung dari rakyat, karena presiden dipilih secara langsung oleh rakyat. Berdasarkan kajian gerakan demokrasi berkarakter kearifan lokal, maka strategi penerapan filosofi Tri Kaya Parisudha sangat memberikan iklim demokrasi yang benarbenar sejuk, damai, jujur, dan adil, karena dalam menggerakkan demokrasi harus berpikir demokrasi yang benar, berkata demokrasi yang benar, dan berperilaku atau berlaksana demokrasi yang benar, sesuai kondisi adat dan budaya setempat. Dengan demikian, demokrasi berkarakter kearifan lokal akan mampu memberikan tontonan pesta demokrasi yang dikemas dengan Satyagraha, gotongroyong, paras paros sagilik saguluk sarvanaya. Agar pesta demokrasi bisa diterima oleh krama Bali, diperlukan juga sarana dan prasarana dalam wujud penampilan seni budaya pada saat dialog demokrasi dengan masyarakat krama Bali, pada saat pencoblosan untuk memilih dan mencari pemimpin yang bersih dari korupsi, kolusi, nepotisme dan tidak terlibat sebagai terorisme wajib menggunakan atribut atau pakaian budaya Bali. Dengan demikian, iklim pesta demokrasi yang kita suguhkan kepada masyarakat lokal, nasional, dan internasional bisa menjadi tontonan pesta demokrasi yang Santhi, Santhi, Santhi, sehingga mampu menorehkan peradaban sejarah demokrasi yang berkarakterkan kearifan lokal. Penulis, Pemerhati Ekonomi dan Budaya Bali

POJOK

Debat terakhir Pilgub Bali, para kandidat saling serang soal reklamasi.

- Saling jatuhkan, saling merasa tolak reklamasi. *** Jokowi turunkan pajak untuk UMKM biar pengusaha bisa ekspansi. - Belum terlambat selamatkan rakyat. *** Seni dan budaya merupakan kekayaan masyarakat Bali yang luar biasa. - Masyarakat luar hanya cari untung.

Penulis, Praktisi Pariwisata, Direktur Eksekutif PHRI Badung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Senin Umanis, 25 Juni 2018

7

TABANAN

Tak Kantongi Identitas, Duktang akan Dipulangkan

Tabanan (Bali Post) -

FESTIVAL - Parade gebogan bunga memeriahkan Ulun Danu Beratan Art Festival IV Minggu kemarin.

Kementerian Pariwisata Siap Tambah Dana untuk Festival Tabanan (Bali Post) Ulun Danu Beratan Art Festival IV mendapat apresiasi jajaran Kementerian Pariwisata RI. Bahkan festival kali ini dijadikan contoh festival inklusif, karena melibatkan segenap stakeholder. Bahkan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata RI I Gede Pitana mewakili Menteri Pariwisata RI meyakinkan siap menambah anggaran pusat untuk menggelar festival di tahuntahun selanjutnya. “Menjawab tantangan pimpinan daerah (Bupati Tabanan, red) agar pemerintah pusat terus memberikan dukungan kegiatan promosi wisata, kami dari Kementerian siap menambah anggaran dua kali lipat,” ucapnya di sela-sela pembukaan Ulun Danu Art Festival IV, Minggu (24/6) kemarin. Turut hadir dalam pembukaan festival, Deputi Bidang

Produksi dan Pemasaran UKM I Wayan Dipta mewakili Menteri Koperasi, Ibu Bintang Puspayoga, Kadis Pariwisata Provinsi Bali mewakili Gubernur Bali, DPR-RI I Made Urip, DPD-RI IGN Arya Wedakarna, Ketua DPRD Bali dan sejumlah pejabat lainnya. Menurutnya, Kabupaten Tabanan memiliki sumber daya pariwisata yang luar biasa, baik berbasis alam, budaya dan beragam kreativitas masyarakat. Apalagi saat ini potensi pasar wisata sangat berkembang pesat, sehingga sangat tepat jika Kabupaten Tabanan menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan dalam pembangunan daerah. Bagi Pitana yang juga pejabat asal Kecamatan Baturiti ini, pariwisata juga pantas di Tabanan, karena memiliki berbagai ciri positif di antaranya sangat ramah dengan pelestarian lingkungan dan

Cegah Pelanggaran, Panwaslu Pantau Masa Tenang Tabanan (Bali Post)Pelanggaran dalam tahapan Pilgub tidak hanya bisa terjadi pada masa kam panye. Masa tenang pascakampanye pun dipandang menjadi masa paling rawan munculnya pelanggaran dalam tahapan Pilgub. Ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada, di selasela rapat akbar Panwaslu Tabanan di lapangan Debes Tabanan, Minggu (24/6) kemarin mengakui masa tenang merupakan masa rawan pada tahapan Pilkada. Kewaspadaan dan pengawasan proses yang ada oleh Panwaslu beserta jajaran sampai ke pengawas TPS perlu ditingkatkan. “Kami semakin waspada pada masa tenang sampai masa pencoblosan dan sesudahnya,” jelas Rumada. Lanjutnya, masa tenang merupakan masa paling rawan terjadinya pelanggaran, seperti adanya isu SARA yang dikeluarkan pihak tertentu untuk menjatuhkan lawan. Selain itu, ditenggarai adanya money politics pada masa tenang untuk menggiring pemilih. Kecurangan lain juga mungkin terjadi pada saat pencoblosan sampai

pada penghitungan suara. “Terkait hal ini kami menggelar apel siaga persiapan pengawasan masa tenang dan pungut hitung Pilgub Bali. Kami dengan seluruh jajaran pengawas Pilgub akan mengawasi secara tegas setiap situasi yang ada. Kalau ada pelanggaran, petugas harus menindak sesuai aturan,” ujarnya. Untuk itu pihaknya meminta sekitar 1.000 lebih petugas, mulai pengawas di kabupaten, kecamatan, desa sampai pada pengawas TPS untuk benar-benar waspada dan mengamati setiap pergerakan yang mencurigakan agar Pilgub dapat berlangsung aman, lancar damai dan bermartabat. Sementara terkait masih adanya Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di beberapa tempat, Rumada mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Satpol PP Tabanan untuk penurunan APK yang masih tersisa. “Pember sihan APK masih proses. Rencananya Senin ini akan menurunkan APK yang masih tersisa di lapangan,” sebutnya. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Pemerintah pusat mewajibkan koperasi untuk memenuhi legalitasnya, yaitu harus memiliki izin usaha simpan-pinjam. Batas waktu pemenuhan kewajiban ini hingga akhir tahun 2018. Jika tidak memenuhi syarat tersebut, koperasi akan mendapatkan tindakan tegas, salah satunya tidak diperbolehkan beroperasi. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Minggu (24/6) kemarin, mengatakan, dari total koperasi aktif di Tabanan diakuinya masih banyak yang belum mengantongi izin ini. Berdasarkan data, dari 457 koperasi yang wajib mempunyai izin usaha simpan-pinjam, baru 225 koperasi yang sudah mengantongi izin tersebut atau 54 persen. Ini, kata Dalem Tresna, merupakan aturan baru dari pemerintah. Biasanya izin usaha simpan-pinjam jadi satu dengan badan hu-

kum koperasi. Namun saat ini harus diurus terpisah. ‘’Mungkin karena aturannya baru, masih ada koperasi yang belum mengetahuinya,’’ ujarnya. Dalam mengatasi hal ini, pihak Dinas Koperasi dan UKM telah bersurat ke setiap koperasi. Menurut Dalem Tresna, bagi yang merasa kesulitan dalam mengurus izin ini, pihak Dinas siap melakukan pendampingan. Ia melanjutkan, tidak usah berpikir soal pembiayaan, karena dalam mengurus izin tidak dipungut biaya. Karena aturan baru, pemerintah memberikan waktu pengurusan izin hingga akhir tahun 2018. Namun, jika sudah lewat masa tersebut, maka koperasi yang belum juga memiliki izin usaha simpan-pinjam akan dikenakan sanksi berupa tidak boleh beroperasi. ‘’Tentu dalam memberikan sanksi ini bertahap. Akan ada peringatan terlebih dahulu,’’ ujar Dalem Tresna. (kmb24)

Akhir 2018, Pengurusan Izin Simpan-Pinjam Koperasi

kebudayaan. “Dalam pariwisata ada pandangan bahwa alam dan budaya semakin dilestarikan, maka akan semakin mampu mensejahterakan masyarakat pendukung,” ucapnya. Dikatakan pula, Festival Danau Beratan ini adalah ikon kegiatan yang mendatangkan wisatawan secara langsung dan berhasil memotivasi masyarakat lokal secara langsung terlibat dalam berbagai kegiatan kepariwisataan. Sekaligus mampu menggairahkan kesenian lokal, kelestarian budaya lokal yang merupakan modal dasar pembangunan kepariwisataan. Meski tak dimungkiri, anggapan miring kerap muncul yang menyebutkan festival dianggap menghamburkan anggaran, dikatakan Pitana merupakan pemahaman yang salah. Festival sebenarnya sebuah investasi untuk memperkenalkan destinasi pariwi-

Bali Post/edi

sata yang akhirnya diharapkan mampu menopang kesejahteraan warga setempat. “Jangan berhenti pada puncak festival tetapi lanjutkan dengan aktivitas pascapuncak. Jika memungkinkan, event semacam ini ke depan dilaksanakan dengan tanggal yang pasti, untuk konsistensi pelaksanaan sebagai salah satu syarat kalender event di tingkat nasional,” pungkasnya. Manager DTW Ulun Danu I Wayan Mustika, menyambut baik hal itu. Bahkan jika kembali dipercaya menggelar festival dengan penambahan anggaran, dirinya akan mengkemas konsep festival lebih banyak dan jika perlu menambah atraksi kegiatan di tengah danau. “Seperti masukan yang kami terima, mungkin saja bisa kita buat kegiatan kesenian di tengah danau selain juga di lokasi seperti saat ini,” ucapnya. (kmb28)

Meski telah gencar dilakukan pembinaan administrasi kependudukan, terkadang masih ada penduduk pendatang (duktang) yang tidak mengantongi identitas diri. Hal ini menjadi perhatian serius Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba, dalam mengantisipasi keberadaan penduduk ilegal yang dikhawatirkan menimbulkan hal-hal negatif yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan ini memberi warning akan memulangkan para penduduk pendatang jika kedapatan tidak melengkapi diri dengan identitas diri. “Sudah jadi kewajiban setiap orang harus berindentitas yang jelas dan akurat. Sehingga mudah dimonitor dan tidak sulit dalam pengurusan administrasi, baik untuk sekolah, mencari kerja, berobat dan yang lainnya. Selain itu, dengan adanya identitas akan lebih mudah dideteksi apabila terjadi sesuatu atau kejadian,” katanya, Minggu (24/6) kemarin. Bahkan pasca-arus balik libur cuti bersama, pihaknya dalam waktu dekat akan menyasar kantong-kantong duktang untuk melakukan pembinaan. “Sementara ini kami masih mem-back up penertiban di sejumlah pintu masuk dan terminal, ke depan akan bergeser ke kantong- kantong duktang,” ucapnya. Lanjut dikatakannya, operasi kependudukan juga digelar terkait penegakan Perda tentang kependudukan. Sebab bagaimanapun ketat-

nya penjagaan di pintu-pintu masuk Bali, seperti di Gilimanuk selalu saja ditemukan pelanggaran-pelanggaran kependudukan. “Kita tidak kaku atau mengekang, ini wilayah NKRI. Di manapun boleh tinggal dan mencari kehidupan, sepanjang prosedur dan aturanaturan yang mengikat harus ditaati,” ungkapnya. (kmb28)

I Wayan Sarba

Bali Post/kmb28

Upacara ’’Mapasaran lan Mapepada Tawur’’ di Pura Kahyangan Dalem Prabu Beraban Diisi Prosesi ’’Ngewateg Ngider Desa’’ Tabanan (Bali Post) Rangkaian Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Mupuk Padagingan ring Kahyangan Dalem Prabu lan Prajapati, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Sabtu (23/6) masih berlangsung. Puncak karya akan digelar Sukra Kliwon Pujut, Jumat (29/6). Usai upacara melasti dan mapekelem di Segara Tanah Lot Kamis (21/6), Sabtu (23/6) digelar upacara mapasaran lan mapepada. Rangkaian upacara di-puput Ida Pedanda Geria Taman Blayu dan pemangku Tri Kahyangan di Pura kahyangan Dalem Prabu, lan ngiderin desa. Upacara dimulai pukul 10.00 Wita. Ketua panitia karya yang sekaligus Bendesa Adat Beraban I Made Sumawa didampingi bagian humas I Nyoman Sukanada menjelaskan, mapepada merupakan rangkaian korban suci berbagai jenis binatang yang diperlukan

untuk melengkapi rangkaian upacara Tawur Agung. Tawur Agung kali ini menggunakan anak sapi (godel), kerbau, kambing, anjing bang bungkem, angsa, bebek, dan ayam sejangkep bulu. ‘’Rangkaian upacara kali ini yakni menyucikan wewalungan (hewan) yang akan dikorbankan untuk dipakai upakara. Yang sebelumnya dipercikkan tirta panglukatan, dan diawali ngewateg dengan sarana bebangkit jangkep,’’ terangnya. Sebelum upacara Mapepada dilakukan, diawali dengan upacara Mepasaran sebagai simbol bakti krama kepada Ida Batara Sesuhunan di Pura Kahyangan Dalem Prabu. ‘’Jadi krama yang berprofesi dagang mapasaran di tempat upacara, hasil dari berjualan tersebut dipakai punia ke Pura kahyangan dan dapat pica dalam bentuk canang yang selanjutnya diletakkan pada tempat berjualan mereka masing-masing,’’ terangnya.

Setelah itu, wewalungan diarak keliling desa dengan tujuan menyucikan lingkungan desa, dan akan disembelih langsung untuk melengkapi sarana upakara yang akan dihaturkan dalam upacara Karya Tawur Agung. ‘’Binatang yang akan dikorbankan ini diarak keliling desa kurang lebih 10 kilometer. Krama bergantian di setiap perbatasan banjar, hingga kembali ke areal upacara untuk selanjutnya binatang itu disembelih,’’ ucapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, krama Desa Pakraman Beraban menggelar karya agung terbesar untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya di tahun 1991 pernah dilakukan upacara serupa. Hal ini terkait dengan telah rampungnya perbaikan sejumlah palinggih, baik di Kahyangan Dalem Prabu maupun perbaikan serta pembangunan di Pura Prajapati, mengingat kondisi palinggih yang sudah mulai

Bali Post/kmb28

NGEWATEG - Prosesi ngewateg mengelilingi desa dengan membawa berbagai jenis hewan yang akan dikorbankan saat Karya Tawur Agung. dimakan usia, serta perluasan pembangunan di areal Beji Telepud. Selama rangkaian upacara Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan

Agung lan Mupuk Padagingan ring Kahyangan Dalem Prabu lan Prajapati Desa Pakraman Beraban, di-puput oleh delapan sulinggih. (kmb28/k375)


BULELENG

8

Senin Umanis, 25 Juni 2018

Panwaslu Gelar Apel Siaga Pengawasan

Paslon dan Tim Pemenangan Diingatkan Tak Melanggar mengiming-imingi pemilih dan sebagainya. ‘’Hari ini kami dan jajaran melaksanakan apel Siaga Pengawasan. Jajaran kami sudah siap melaksanakan pengawasan dari tingkat TPS, desa, kecamatan dan kabupaten. Kita juga mengingatkan bagaimana masa tenang ini ditaati oleh paslon dan tim pemenangan tidak melakukan segala bentuk kecurangan yang memang dilarang,’’ katanya. Menurut Ariyani, dalam minggu tenang ini, jajarannya melakukan patroli pengawasan di beberapa lokasi di Buleleng untuk mencegah kemungkinan terjadinya indikasi kecurangan. Selain itu, juga mengingatkan masyarakat utamanya pemilih yang sudah ditetapkan dalam daftar pemilih tetap (DPT) berpartisipasi untuk menjaga situasi wilayah tetap kondusif dan kalau menemukan indikasi kecurangan agar melaporkan kepada jajaran Panwaslu. ‘’Kami ingin semua pihak menaati aturan main

yang ada dan patroli ini tujuannya hanya untuk mencegah jangan sampai terjadi pelanggaran dan mengajak semua pihak untuk melakukan pengawasan partisipatif,’’ katanya. Selain itu, lewat patroli ini, Ariyani telah menugaskan jajarannya untuk mengawasi tahapan penyebaran formulir C-6 oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Formulir C-6 mulai disebar sejak Rabu (20/6) lalu dan dijadwalkan berakhir Selasa (26/6) besok. Dari pengawasan dan informasi yang diterimanya, masih ada pemilih yang sudah tercantum dalam DPT belum mendapat formulir C-6. Jika sampai sehari sebelum pencoblosan masih ada warga belum mendapat formulir C-6, pemilih yang sudah masuk DPT bisa menunjukkan e-KTP, paspor, atau SIM. Biasanya, pemilih baru bisa mencoblos setelah pukul 12.00 Wita dan tergantung dari ketersediaan sisa surat suara di Tempat Pemungutan

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng mengkaji pencabutan Peraturan Daerah (Perda) tentang Jalur Hijau. Ini karena banyak warga mengeluh kesulitan mengolah lahan karena dimasukkan dalam kawasan jalur hijau. Jika tidak dicabut, warga mengusulkan agar pemerintah membeli lahan mereka yang masuk dalam zona jalur hijau.

Tata Ruang Wilayah (RTRW). ‘’Sebenarnya sudah banyak warga yang mengadu masalah ini dan dari kajian perda jalur hijau itu perlu dicabut. Kalau dicabut bukan berarti tidak ada regulasi, tapi kita

Singaraja (Bali Post) – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Buleleng melaksanakan apel siaga pengawasan menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali, Minggu (24/6) kemarin. Apel yang diikuti pengawas TPS, PPL, Panwascam, dan Panwaslu, berlangsung di lapangan Taman Kota Singaraja. Dalam apel ini, pasangan calon (paslon) dan tim pemenangan diingatkan tidak mencobacoba melakukan pelanggaran di masa tenang jelang pencoblosan, Rabu (27/6) lusa. Ketua Panwaslu Buleleng Ketut Ariyani mengatakan, tahapan kampanye sudah resmi berakhir dan sekarang menginjak masa tenang. Dalam tahapan ini, pihaknya mengingatkan kembali kepada kedua paslon Pilgub Bali dan tim pemenangan agar mentaati aturan atau tidak melakukan pelanggaran seperti melakukan praktik politik uang (money politics - red), menjanjikan atau

Suara (TPS) bersangkutan. Koordinator Divisi Pencegahan Badan Pengawas Pemilu Provinsi (Bawaslu) Bali Wayan Widi Ardana mengatakan, semua wilayah di Bali memiliki potensi permasalahan dalam pencoblosan. Apalagi dari kajian dan pemetaan Bawaslu Pusat menyebut bahwa Bali masuk kategori rawan menengah dalam indeks kerawanan pemilu. Rawan menengah ini bisa saja akan meningkat jika pengawasan tidak optimal dan sebaliknya kalau pengawasan optimal, maka kerawanan tadi bisa dicegah dengan baik. ‘’Semua kabupaten di Bali memiliki potensi masalah tergantung topografi sosiologi masyarakat. Kami punya kajian dan pemetaan berdasarkan TPS-nya. Ini menjadi tugas kami dalam pengelolaan pengawasan pilgub berjalan tertib, aman, lancar dan damai menghasilkan pemimpin Bali terbaik untuk lima tahun ke depan,’’ tegasnya. (kmb38)

Perda Jalur Hijau Diusulkan Dicabut

Keluhan warga tentang penetapan zona jalur hijau itu muncul sejak lama. Dari sekian banyak zona jalur hijau, itu merupakan lahan milik warga. Karena masuk zona larangan membangun, warga pemilik tanah tidak berani melanggar, meskipun lahan mereka tidak menghasilkan sama sekali. Atas kondisi ini, warga mulai mengeluh dan mengusulkan agar perda tentang jalur hijau itu dicabut. Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan Permukiman Pertanahan (Perkimta) Buleleng Komang Surattini akhir pekan lalu membenarkan akhir-akhir ini banyak warga yang men-

gadukan hal yang sama. Dia mengatakan, setelah mempelajari pengaduan warga dan melakukan kajian lapangan memang ada lahan milik warga yang masuk zona jalur hijau yang diatur Perda No. 15 Tahun 1988 tentang perubahan kedua Peraturan Daerah Kabupaten Dati II Buleleng No. 15 Tahun 1998 tentang Penetapan Jalur Hijau di Kabupaten Dati II Buleleng. Atas kondisi ini, pihaknya menilai pemerintah daerah perlu mencabut regulasi tersebut. Sebagai regulasi pengganti dan acuan mengendalikan pemanfaatan lahan dan pembangunan, pemerintah daerah mengacu pada Perda No. 9 Tahun 2013 tentang Rencana

mengacu pada Perda RTRW,’’ katanya. Menurut mantan Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng ini, selama ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bagian Hukum Setda Buleleng. Ini dilakukan karena kewenangan pencabutan sebuah produk hukum daerah merupakan kewenangan di Bagian Hukum. Dinas Perkimta sebagai lembaga pelaksana, tinggal mengikuti keputusan apakah perda jalur hijau yang memicu keluhan masyarakat itu bisa dicabut atau ada solusi lain. ‘’Pada 26 April 2018 lalu kami sudah melakukan koordinasi dan sekarang menunggu tindak lanjut dari Bagian Hukum Setda apakah perda itu dicabut atau ada solusi lain,’’ Bali Post/kmb38 tegasnya. Komang Surattini (kmb38)

Bali Post/kmb38

SIAGA PENGAWASAN – Panwaslu dan jajarannya melaksanakan Apel Siaga Pengawasan di lapangan Taman Kota Singaraja, Minggu (24/6) kemarin.

Soma Adnyana

Ikut ’’Nyaleg’’ untuk Bangun Desa Kelahiran

Singaraja (Bali Post) – Persaingan ketat menjadi calon anggota DPRD tidak menyurutkan minat tokoh masyarakat di Buleleng mengikuti kompetisi politik tersebut. Salah satunya dilakukan Wayan Soma Adnyana, S.T. Pria asal Banjar Dinas Dauh Tukad, Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng ini mencoba peruntungan ini lewat Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P). Kalau berhasil dan mendapat kepercayaan warga, Soma bercita-cita membangun desa dengan konsep persatuan tanpa harus dikotak-kotakkan berdasar jalur politik. Ditemui di rumahnya, Minggu (24/6) kemarin, bapak satu anak ini menuturkan, karier politik lewat PDI-P tahun 2012 lalu. Ini diawali dengan menjadi relawan ketika calon Bupati Putu Agus Suradnyana dengan calon Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) berlaga dalam pilkada lalu. Loyalitasnya terhadap partai besutan Megawati Soekarnoputri itu kemudian mengangkat Soma sebagai Ketua Badan Penanggulangan Bencana Alam (Baguna) DPC PDI-P Buleleng. Dari perjuangannya itu, dia mengikuti rekrutmen calon legislatif (caleg) internal PDI-P Buleleng. ‘’Saya bergabung dengan PDI-P karena dari zaman paman saya bergabung di partai ini. Waktu itu papan gagal menjadi DPRD karena sakit, dan saya mencoba untuk meneruskan karier politik paman lewat PDI-P,’’ katanya. Pria lulusan STM yang kini SMKN 3 Singaraja Jurusan Teknik Bangunan ini menambahkan, satu motivasi untuk ikut melamar sebagai caleg adalah keinginan besar untuk membangun Desa Penglatan. Selain membangun desa, dia pun ingin menggalang persatuan warga termasuk desa tetangga yang masuk dalam desa keturunan Baleagung Tenaon. Selama ini dia melihat banya warga yang seperti dikotakkotakkan oleh kepentingan partai politik. Hal ini membuat pembangunan di desanya masih perlu ditingkatkan terutama menyangkut kepentingan masyarakat seperti air bersih dan infrastruktur lain. ‘’Saya lihat pembangunan untuk kepentingan masyarakat di kelompok-kelompok saja dan tidak ada perjuangan untuk kepentingan semua warga. Ini perlu diubah dan saya ingin pembangunan itu merata dan untuk semua kepentingan masyarakat bukan untuk kelompok-kelompok tertentu saja,’’ jelasnya. Suami Kadek Sukenasih ini menambahkan, kompetisi untuk bisa ‘’nyaleg’’ dalam Pemilihan

Bali Post/kmb38

Wayan Soma Adnyana, S.T.

Legislatif (Pileg) 2019 mendatang tidak saja ketat di internal partai yang kini membesarkannya. Meski demikian, hal yang sama mucul setelah nanti resmi menjadi caleg, memerlukan kerja keras untuk mendapatkan dukungan pemilih. Dirinya telah memersiapkan sejak lama dengan menanamkan investasi sosial. Dengan persiapan itu, dari pemilih di desanya yang diperkirakan lebih dari 3.000 itu bisa memberi dukungan untuk dirinya. Dalam perjuangannya merebut simpati warga, Soma menawarkan konsep politik ikhlas dan tidak menjelek-jelekkan calon lain. Konsep ini juga menjadikan dirinya tetap percaya diri (PD) kendati harus bersaing dengan beberapa anggota DPRD Buleleng dari PDI-P yang sekarang sedang menjabat (incumbent - red). ‘’Konsep politik ikhlas ini sederhana saja dan kalau nanti diberi kepercayaan ikhlas berjuang membangun desa untuk mengakses program pembangunan dari kabupaten, provinsi atau bahkan ke pusat. Kalau misalnya kalah juga ikhlas menerima dan sebagai putra Penglatan ya… komitmen untuk membangun desa dengan kemampuan yang ada,’’ tembah lulusan Universitas Warmadewa ini. (kmb38/k250)


Senin Umanis, 25 Juni 2018

GIANYAR

9

Tergerus Abrasi

Kondisi Pura Sang Hyang Aya Makin Memprihatinkan Gianyar (Bali Post) Pura Sang Hyang Aya yang berada di Pantai Pabean, Desa Ketewel sudah hampir rata dengan tanah. Pura ini rusak berat akibat terus digempur abrasi. Klian Banjar Pabean, Made Pranca, Minggu (24/6) kemarin, mengatakan kondisi pura semakin memprihatinkan. Terlebih, beberapa hari lalu, bale piyasan di pura tersebut, ro-

boh. Selain bale piyasan, sejumlah palinggih juga sudah rata dengan tanah. Bahkan sekarang hanya tersisa satu palinggih yang masih berdiri. ‘’Sudah tidak ada yang sembahyang di pura ini, karena kondisi tidak memungkinkan. Pratima di pura ini pun sudah dipindah sejak lama,’’ katanya. Tidak hanya terkait

pura, yang saat ini menjadi perhatian warga adalah abrasi yang mengancam areal pertanian setempat. Bila tidak segera ditangani, hektaran lahan pertanian milik warga akan hilang. ‘’Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlama-lama, makanya kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk membangun penahan ombak,’’ katanya. Pranca mengaku sudah berulang kali mengajukan permohonan bantuan ke Balai Wilayah Sungai Bali Penida, namun hingga kini belum mendapat respons. ‘’Selasa

kemarin kami kembali menghadap ke kantor balai itu, dengan diantar Ketua Komisi IV DPRD Bali Bapak Nyoman Parta. Mudah-mudahan segera ada tindak lanjut,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait guna membangun senderan di Pantai Pabean. ‘’Saya sudah koordinasi dengan Dinas PU provinsi, informasinya pembangunan baru bisa dilakukan pada 2019. Selain itu, pembangunan senderan seperti ini kewenangan pusat,’’ ucapnya. (kmb35)

Bali Post/nik

PENANGANAN BENCANA - Petugas BPBD Gianyar melakukan penanganan bencana pohon tumbang di Banjar Lekok Kelurahan Gianyar belum lama ini.

BPBD Tingkatkan Kesiapan Penanganan Bencana Gianyar (Bali Post) Hujan yang terus melanda wilayah Kabupaten Gianyar telah memicu bencana mulai dari banjir, pohon tumbang hingga tanah longsor. Menyikapi hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar pun meningkatkan koordinasi dan kesiapan penanganan bencana. Warga juga diimbau mewaspadai potensi bencana. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya, Minggu (24/6) kemarin, menyampaikan, dalam beberapa hari terakhir, jajarannya melakukan penanganan sejumlah bencana alam. Sejauh ini, tidak ada korban jiwa. Meski demikian pihaknya berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. ‘’Kita harap ta hun ini b encana alam tidak bertambah, agar tidak ada korban jiwa atau pun material lagi,’’ katanya. Sementara itu, berdasarkan data BPBD Gianyar tahun 2018, dari awal tahun hingga 22 Juni, tercatat ada

140 bencana alam di Kabupaten Gianyar. Sebanyak 70 di antaranya berupa pohon tumbang dan paling banyak terjadi di Kecamatan Gianyar. Tanah longsor terdata sebanyak 54 bencana. Paling banyak terjadi di Kecamatan Tegallalang dengan 13 bencana. Disusul kemudian, Tampaksiring (11), Payangan dan Gianyar masing-masing 10 bencana, Blahbatuh (4) serta Kecamatan Ubud dan Sukawati masing-masing 3 bencana. ‘’Tanah longsor itu memang dominan di daerah dataran tinggi, terutama yang kontur tanahnya labil,’’ jelasnya. Untuk penanganan banjir, pihaknya hanya mendapatkan laporan dari empat kecamatan, yakni Gianyar sebanyak 4 bencana, Blahbatuh (6), Sukawati (4) dan Tampaksiring 2 bencana. ‘’Selain volume air yang memang tinggi, banjir dominan disebabkan oleh sampah yang menyumbat gorong-gorong,’’ katanya. (kmb35) BALE PIYASAN - Bale piyasan di Pura Sang Hyang Aya yang roboh akibat abrasi.

Diduga Bunuh Diri

Pria Asal Ketewel Tewas di ”Setra”

Gianyar (Bali Post) Warga Desa Ketewel Kecamatan Sukawati digegerkan dengan temuan mayat seorang pria bernama Wayan Doble (43) di areal Setra Desa Adat Ketewel, desa setempat, Minggu (24/6) kemarin. Diduga, kuat Doble tewas bunuh diri. Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Informasi dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan oleh I Ketut Wendra, yang kala itu hendak berziarah ke makam salah satu keluarganya di Setra Desa Ketewel sekitar pukul 06.30 wita. Saat melihat sesosok tubuh dalam posisi tidur di setra tersebut, pria asal Banjar Kucupin Desa Ketewel langsung menaruh curiga. Ia lantas berteriak memanggil warga lainnya. Sejumlah aparat desa juga berdatangan ke lokasi tersebut. ‘’Awalnya saya dihubungi Kepala Desa, karena di sana wilayah Banjar Keden. Setelah saya cek, ternyata ini Doble, warga dari Banjar Kecagan,’’ ucap Kadus Banjar Keden Desa Ketewel Nengah Kariasa. Temuan mayat ini langsung dilaporkan ke Polsek Sukawati. Setelah proses pemeriksaan yang melibatkan petugas Puskesmas Sukawati rampung, jasad pria yang mengenakan celana jeans ini dibawa ke RSUP Sanglah. ‘’Karena meninggalnya seperti ini di setra, tentunya nanti juga akan disiapkan upacara ngulapin. Setelah itu akan parum dengan pihak keluarga, agar secepatnya jasad ini bisa dikubur,’’ katanya. Sementara itu, Kanit Reksrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Winangun menjelaskan, berdasarkan hasil visum RSUP Sanglah, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ‘’Dugaan sementara karena minum racun,’’ ucapnya. Iptu Winangun menambahkan, pihak RS belum bisa memastikan racun apa yang dikonsumsi korban hingga menyebabkan meninggal. Terlebih pihak keluarga menolak otopsi. ‘’Hasil olah TKP di seputaran lokasi penemuan mayat juga hanya ditemukan botol minuman ukuran kecil. Tidak ada kemasan racun atau sejenisnya yang selama ini kerap digunakan dalam kasus bunuh diri,’’ jelasnya. Ditambahkannya, sebelum ditemukan tewas, Doble diketahui memiliki sejumlah masalah. Doble juga sempat menyampaikan salam perpisahan lewat akun Facebook-nya. Hal inilah yang menguatkan dugaan Doble tewas bunuh diri. (kmb35)

Bali Post/nik

EVAKUASI - Sejumlah warga beserta aparat kepolisian melakukan evakuasi jasad Wayan Doble.

Panwaslu Bidik Kampanye Terselubung

Gianyar (Bali Post) Di masa tenang kampanye hingga hari pemilihan pada 27 Juni mendatang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Gianyar meningkatkan pengawasan guna mengantisipasi kecurangan. Salah satu hal yang menjadi atensi khusus Panwaslu adalah kampanye terselubung. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panwaslu Gianyar Wayan Hartawan, Minggu (24/6) kemarin. Hartawan menjelaskan, pihaknya mengerahkan 966 pengawas. Dalam menjalankan tugasnya, pengawas harus fokus pada berbagai sinyalemen atau dugaan kampanye terselubung seperti politik uang, pemberian sembako, intimidasi serta mengarahkan pemilih pada saat penyebaran C6 baik untuk Pilgub Bali maupun Pilbup Gianyar. ‘’Kepada masyarakat luas juga kami sampaikan, sekiranya ada pelanggaran, agar dicegah. Dan apabila sudah terjadi, agar disampaikan ke Panwas untuk ditindak,’’ tegasnya. Selama masa tenang, Panwaslu juga akan memantau kampanye terselubung di media sosial. Bila ada yang terdeteksi melakukan kampanye terselubung, Panwaslu Gianyar akan langsung mengambil tindakan.

Selain fokus pada pengawasan kampanye terselubung, pihaknya kemarin mulai melakukan penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa spanduk dan baliho di wilayah Kota Gianyar. Kegiatan ini dipastikan dilanjutkan pada Senin (25/6) hari ini guna memastikan seluruh wilayah Kabupaten Gianyar bersih dari APK. ‘’Penurunan APK ini melibatkan tim gabungan, termasuk juga perwakilan kedua paslon. Kami berharap sebelum masa tenang ini berakhir, semua alat peraga sudah bersih,’’ katanya. (kmb35)

PENURUNAN APK - Panwaslu Gianyar melakukan penurunan APK paslon di Jalan By-pass Buruan, Minggu (24/6) kemarin.


JEMBRANA

10

Senin Umanis, 25 Juni 2018

Masa Tenang, APK Mulai Diturunkan

Negara (Bali Post) Memasuki masa tenang, masing-masing tim pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur di Jembrana mulai menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK), Minggu (24/6) kemarin. Pembersihan APK ini bukan hanya yang dipasang dari pihak penyelenggara saja, tetapi juga atribut yang bergambar paslon. Dari pengamatan kemarin, masing-masing tim pemenangan terlihat sudah mulai menurunkan APK jenis spanduk dan umbul-umbul. Sedangkan balihonya diturunkan oleh pihak rekanan KPU. Sebelumnya pada Sabtu (23/6) digelar rapat koordinasi pembersihan APK di KPU Jembrana. Rakor itu dihadiri Ketua Tim Kampanye masing-masing paslon, Panwaslu Kabupaten Jembrana, Polres, Satpol PP, Kesbangpol dan pihak rekanan. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengatakan, pembersihan APK ini merupakan kewajiban dan kewenangan dari tim kampanye masing-masing paslon. Diharapkan pada Minggu malam semua sudah diturunkan. Apabila nantinya ada APK yang tercecer, menjadi kewajiban pemerintah daerah dan penyelenggara guna membersihkannya. Salah satu tim pemenangan, Dewa Abri, mengatakan, timnya hingga di desa telah diinstruksikan untuk melakukan pembersihan APK. Penurunan khususnya untuk APK jenis umbul-umbul dan spanduk yang terpasang hingga di perdesaan. “APK ini kita bersihkan secara serentak sesuai yang diinstruksikan Ketua Tim Pemenangan. Semua sudah bergerak,” terangnya. Sementara tim pemenangan lainnya, Wayan Wardana menerangkan pihaknya juga telah menginstruksikan timnya di kecamatan untuk menurunkan APK. “Batas waktunya sampai 24 Juni hingga malam,” ucapnya. Timnya melakukan pembersihan APK di depan GOR Melaya. Termasuk juga di masing-masing kantor sekretariat partai, baik pengusul maupun pendukung paslon hingga di tingkat desa. (kmb26)

Bali Post/olo

EVAKUASI – Sejumlah warga di Perancak berusaha mengevakuasi perahu yang terbalik akibat diterjang ombak, Minggu (24/6) kemarin.

Gelombang Tinggi

Tiga Perahu Nelayan di Perancak Digulung Ombak Negara (Bali Post) –

Tiga perahu tradisional milik nelayan di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana terbalik lantaran diterjang gelombang tinggi di pesisir pantai Jembrana, Minggu (24/6) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, hampir sebagian besar perahu tradisional (jukung) milik nelayan itu hancur.

Bali Post/olo

TURUNKAN APK – Tim pemenangan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Minggu (24/6) kemarin mulai menurunkan APK.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi, tiga nelayan yang perahunya diterjang ombak hingga rusak itu, yakni milik I Wayan Wanda (50) asal Mekar Sari, I Nengah Narsa (58) asal Banjar Lemodang, dan I Nengah Warsa (50) asal Banjar Tibu Kleneng, Desa Perancak. Ketiga perahu nelayan itu terbalik saat hendak mendarat usai melaut sekitar pukul 09.45 Wita. Sekitar 300 meter dari bibir pantai, tiga perahu yang

sudah akan mendarat itu diterjang ombak yang tingginya mencapai 2,5 hingga 3 meter. Untungnya saat itu banyak warga yang kebetulan sedang menunggu di pinggir pantai, sehingga warga beramai-ramai membantu perahu nelayan yang terbalik tersebut. Kendati bisa diselamatkan, baik perahu maupun para nelayan, namun sejumlah peralatan tangkap dan ikan hasil tangkapan lenyap tenggelam. Kepala Badan Penang-

Pelanggaran Didominasi Oknum Perangkat Desa

ran hadir dalam kampanye salah satu paslon. Saat ini yang menjadi fokus pengawasan memasuki masa tenang hingga pemungutan s u a r a . K a r e n a i t u r a t usan pengawas dari semua tingkatan melakukan apel siaga tepat di masa tenang. Menurutnya apel ini merupakan persiapan terakhir mengawasi jalannya Pilkada Bali pada 27 Juni mendatang. Petugas pengawas seluruh tingkatan mulai dari 499 orang di TPS, 51 PPS, dan 15 pengawas kecamatan dilibatkan. Pada masa tenang ini petugas pengawas di setiap desa turut memantau keberadaan alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang. Kemudian harus dipastikan pada H-1 pemungutan suara logistik sudah sampai di masingmasing TPS. Selanjutnya pada saat pemungutan dan penghitungan suara, pengawas TPS mengawasi dan melaporkan perkembangan di masingmasing lokasi mereka bertugas. Para pengawas di TPS juga wajib mendokumentasikan formulir C7 berisi daftar pemilih yang menggunakan hak suaranya serta formulir C1 plano terkait daftar perolehan suara masing-masing paslon. (kmb26)

Bali Post/olo

APEL – Ratusan panitia pengawas hingga di tingkat TPS melakukan apel siaga menjelang pemungutan suara.

Nengah Narsa Rp 10 juta dan I Nengah Warsa kerugiannya berkisar Rp 500 ribu. Sementara itu, Perbekel Perancak I Nyoman Wijana saat dikonfirmasi membenarkan adanya musibah yang dialami tiga warganya tersebut. Pihaknya juga langsung mengecek dan memastikan warganya itu. Diketahui hampir sebagian besar jukung mereka rusak. Pihaknya mengaku menganggarkan untuk bantuan ke masyarakat, khususnya nelayan yang terkena musibah tersebut maksimal Rp 500 ribu. “Itu kita anggarkan dari APBDesa untuk mengganti alat-alat tangkap yang rusak,” tambah Wijana. (kmb26)

Warga Loloan Timur Keluhkan Jalan Rusak

Selama Masa Kampanye

Negara (Bali Post) Selama masa kampanye mulai Februari hingga Juni, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jembrana mencatat ada sejumlah pelanggaran. Sebagian besar dilakukan oknum perangkat desa yang ikut hadir dalam kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Hal tersebut disampaikan Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan, Minggu (24/6) pagi. Ady Muliawan mengatakan pihaknya sudah menyerahkan hasil pemeriksaan kepada pimpinan masing-masing perangkat desa yang terbukti melanggar. “Kami tidak berhak memberikan sanksi. Hasilnya sudah kami serahkan ke pimpinannya masingmasing,” katanya. Rincian pelanggaran itu dilakukan dari unsur perangkat desa sebanyak 16 orang, baik perbekel, staf desa hingga kepala kewilayahan banjar. Serta satu orang lagi dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Semuanya merupakan hasil pengawasan, tidak ada laporan,” tambahnya. Selanjutnya untuk sanksi, diserahkan kepada pimpinan masing-masing, baik perangkat desa maupun ASN. Pelanggaran mereka lanta-

gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana Ketut Eko Susila AP mengatakan, seluruh nelayan dapat diselamatkan begitu juga dengan perahu, tapi kondisinya rusak. Sempat ada mesin jukung yang hilang, namun beberapa jam kemudian sudah bisa ditemukan. “Hampir semua perahu rusak karena diterjang ombak tinggi. Selain itu angin juga cukup kencang,” terang Eko Susila. Pihaknya mengimbau ke-

pada nelayan untuk waspada dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem saat ini. Berdasarkan data Balai Besar Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), keadaan cuaca di utara dan selatan Selat Bali, angin rata-rata dari arah timur - tenggara dengan kecepatan 2 - 20 knots. Begitu juga dengan gelombang tinggi di perairan utara berkisar 0.25 - 1.25 meter dan di perairan selatan berkisar 0.25 - 3.5 meter. “Ada peringatan dini dengan kondisi cuaca saat ini, karena itu kami imbau agar waspada,” tandasnya. Dari pendataan, Wayan Wanda mengalami kerugian Rp 5 juta dengan jukung fiber rusak.

Bali Post/kmb

HANCUR - Jalan Gunung Batur Loloan Timur yang hancur dan tidak mendapat penanganan hingga sekarang.

Negara (Bali Post) Jalan rusak rupanya masih menjadi persoalan klasik di Kabupaten Jembrana. Banyak titik jalan yang hingga kini kondisinya masih rusak. Bahkan, keluhan dari warga pun terus disampaikan. Teranyar, keluhan datang dari warga Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Mereka memprotes pemerintah kalau jalan poros, tepatnya di Jalan Gunung Batur hancur sejak beberapa tahun belakangan.

Hingga kini belum ada penanganan dari pihak terkait. “Sudah sering ada orang jatuh di sana, apalagi malam hari. Di sana jalannya rusak berat. Sedangkan, di gang-gang lain jalannya mulus,” kata salah seorang warga, Minggu (24/6) kemarin. Ironisnya, warga sudah sering menyampaikan aspirasi terkiat jalan rusak itu. Aspirasi itu disampaikan, baik ke pihak kelurahan maupun DPRD Jembrana.

Namun, sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya. Padahal wilayah itu masuk dalam perkotaan. Meski demikian, warga terus berharap Pemkab Jembrana lebih memprioritaskan, wilayah mana yang harus mendapat penanganan. Sementara itu, Camat Jembrana Gusti Anom Saputra saat dikonfirmasi mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai kerusakan jalan tersebut. (kmb)

Upaya Polres Ciptakan Pilkada Damai

Lewat Tari Gemilang hingga Sambang Bhabinkamtibmas

SELAMA sebulan terakhir, tensi anggota jajaran Polres Jembrana tak seperti hari-hari biasa. Sejumlah kegiatan cukup menguras konsentrasi dan keringat mereka, mulai dari pengamanan hari raya Idul Fitri hingga Pilkada Serentak 27 Juni dan dirangkai juga dengan HUT ke-72 Bhayangkara. Apalagi, dalam beberapa hari ke depan terdapat hajatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Selain operasi pengamanan yang sudah terancang matang, upaya preventif juga dilakukan para anggota, khususnya Bhabinkamtibmas untuk merangkul mitra kepolisian hingga di tingkat desa, bahkan tempek (wilayah terkecil di tingkat desa). Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai cara. Mulai dari sambang masyarakat, hingga sejumlah kegiatan olahraga untuk menjalin persatuan, memupuk kebhinekaan, rasa nasionalisme serta yang paling penting persaudaraan. Salah satu yang unik dilakukan adalah melalui Gebyar Tari Gemilang. Lomba tari ciptaan Kapolda Bali yang diikuti para pelajar tingkat SMA ini selain bertujuan memeriahkan hari HUT Bhayangkara juga merupakan wadah sosialisasi kepada masyarakat terutama generasi muda tentang arti persaudaraan. “Dengan bergandeng tangan dan yang paling kental dalam makna senam tari

gemilang adalah rasa persaudaraan,” ujar Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih, Minggu (24/6) kemarin. Usai lomba, seluruh peserta dan penonton pun mengikuti olah senam Tari Gemilang, termasuk Kapolres Jembrana bersama pejabat utama Polres. Di samping tari Gemilang, olahraga juga digelorakan guna meningkatkan kerja sama dengan komponen yang ada, salah satunya melalui turnamen voli dirangkai Pekan Olahraga Desa (Pordes) di Banjar Peh, Desa Kaliakah, Negara. Di sela-sela pertandingan, Bhabinkamtibmas Desa Kaliakah Aiptu Ketut Mujiana memberikan imbauan kepada suporter klub untuk selalu bersama-sama menjaga sportivitas dan fairplay dalam pertandingan. Di samping juga diselingi imbauan untuk pelaksanaan Pilkada Bali 2018 agar aman dan damai. Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak hingga di tingkat desa/kelurahan mengitensifkan kegiatan sambang desa. Sejak beberap tahun ini, di sejumlah desa di Jembrana, para anggota Bhabinkamtibmas memungsikan rumahnya sebagai kantor (rukan). Adanya rukan ini juga menjadi sumber informasi yang berkaitan dengan kepolisian, seperti pembuatan SIM, STNK, pembayaran pajak kendaraan hingga mencari Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Tidak

Bali Post/olo

LOMBA – Para peserta lomba tari Gemilang dan masyarakat melakukan olah gerak bersama dengan Kapolres Jembrana dan pejabat utama. hanya anggota Bhabinkamtibmas yang harus tanggap 24 jam melayani, melainkan juga istri mereka yang merupakan Bhayangkari juga paling tidak memberikan informasi. Giat sambang desa merupakan upaya intensif menjaga kamtibmas mulai dari tingkat desa. Bertemu dengan berbagai kalangan masyarakat dengan diselingi imbauan dan penyuluhan kamtibmas. Dengan mengetahui permasalahan yang timbul di masyarakat mulai dari tingkat terkecil, dapat mengantisipasi lebih awal penyelesaian masalah agar tidak meluas. Sementara untuk operasi pengamanan pilkada, Polres

juga mengerahkan seluruh personel saat pemungutan suara, 27 Juni mendatang. Seluruh personel Polres Jembrana akan disiagakan, baik tersebar di TPS maupun di Mapolres. Dari 499 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Umum Serentak 27 Juni nanti, Polres Jembrana memetakan TPS yang masuk kategori rawan II. Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol M Didik Wiratmoko menyebutkan dari 606 personel yang disiagakan akan dikerahkan 502 anggota ke 499 TPS yang telah dipetakan. Masing-masing TPS, satu petugas jaga. Sementara di tiga titik

TPS yang telah dipetakan masuk rawan dua, yakni di Lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk, Juwuk Manis, Desa Pangyangan dan Pengeragoan, ditempatkan dua anggota. Polres juga menyiagakan sejumlah pasukan Dalmas yang standby di Mapolres Jembrana. Di antaranya satu satuan tingkat kompi dalmas lanjut dan satu satuan setingkat pleton dalmas awal. Pasukan ini nantinya diluncurkan apabila ada situasi rawan atau saat diperlukan. Begitu juga dengan sarana dan prasarana siap untuk pengamanan selama pelaksanaan pemilihan serentak tersebut. (olo)


Senin Umanis, 25 Juni 2018

KARANGASEM

11

Masa Tenang hingga Pencoblosan

Panwaslu Karangasem Tingkatkan Pengawasan Amlapura, (Bali Post) -

Memasuki masa tenang setelah usai kampanye pemilihan gubernur (pilgub), jajaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karangasem meningkatkan intensitas kerjanya. Patroli pun digelar guna memantau pergerakan logistik dan potensi money politics. Finalisasi persiapan pengawasan Pilgub Bali digelar melalui apel kesiapan di Tugu Pahlawan Ciung Wanara, Amlapura, Minggu (24/6) kemarin.

Bali Post/kmb31

‘’Sekretariat sebagai supporting sistem pada prinsipnya sudah siap 100 persen, baik dari sisi anggaran, administrasi maupun SDM. Honorarium untuk jajaran juga sudah terparkir di rekening, tinggal mendistribusikan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku,’’ terang Kepala Sekretariat Panwaslu Karangasem I Ketut Riatma. Memasuki masa tenang, menurut Riatma, intensitas kerja jajaran panwas semakin meningkat. Seluruh personel mulai dari jajaran Panwaslu Kabupaten, Panwascam, PPL hingga Penga-

was TPS wajib melakukan pemantauan wilayah kerja melalui patroli. Selain memantau pergerakan logistik pilgub yang dilaksanakan KPU, jajaran Panwaslu di semua tingkatan juga memantau dan terlibat dalam penertiban alat peraga kampanye yang seharusnya sudah dibersihkan sehari sebelum masa tenang. Sementara itu Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar-Lembaga Panwaslu Karangasem I Nengah Putu Suardika mengatakan, sejauh ini suhu politik di Karangasem relatif kondusif.

Meski demikian, pada hari pertama masa tenang masih banyak alat peraga kampanye baik itu berupa baliho dan spanduk yang belum dibersihkan. ‘’Seharusnya alat peraga itu diturunkan oleh masing-masing paslon. Belum semua dibersihkan sehingga hari ini (kemarin - red) kita bersama-sama KPU, Kespangpolinmas dan Satpol PP terun melakukan pembersihan,’’ katanya. Sementara itu, apel kesiapan yang dilanjutkan dengan long march peserta menuju Sekretariat Panwaslu di Jalan Teuku Umar Amlapura

juga menjadi ajang untuk menyerukan tolak politik uang. Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia dalam sambutan tertulis dibacakan Ketua Panwaslu Karangasem I Komang Tri Artha menegaskan, apel siaga yang digelar serentak adalah bentuk komitmen jajaran Bawaslu menghadirkan pesta demokrasi yang demokratis, berintegritas dan bermartabat. Melalui apel kesiapan tersebut, Bawaslu mengajak seluruh komponen masyarakat sama-sama mencegah terjadinya pelanggaran pemilu termasuk hal-hal yang menjadi hambatan mewujudkan pemilu bersih dan berkualitas yaitu politik uang dan politik SARA. ‘’Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu,’’ tegasnya. (kmb)

Panen Hadiah Simpedes BRI

Baksos Alumni Smansa 88 Denpasar di Duda Utara

Ajak Lansia Senam dan Nasabah Unit Abang Menangkan Hadiah Utama Daihatsu Sigra Beri Pengobatan Gratis

BAKTI Sosial (Baksos) Alumni SMAN 1 Denpasar atau Smansa angkatan 1988 disambut antusias masyarakat Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Sabtu (23/6) lalu. Warga setempat, khususnya warga lanjut usia (lansia), diajak senam bersama, dihibur dan diberikan pengobatan gratis. Ini menjadi salah satu bentuk kegiatan dari reuni akbar alumni Smansa Denpasar angkatan 1988 tahun ini, sebelum puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 30 Juni nanti di Geria Santrian Hotel Sanur. Aksi sosial ini dipusatkan di Balai Banjar Geriana Kauh, melibatkan sekitar 20 dokter spesialis dan juga dokter umum. Di antaranya dokter spesialis kebidanan, anak, penyakit dalam, gigi, mata, THT dan hadir juga dari Puskesmas Selat di bawah koordinator dr. Ketut Sadiarta. Selain itu ada juga dokter spesialis anastesi. Sebelum pengobatan, warga yang sudah datang langsung diajak senam lansia. Senam lansia dilakukan ibu-ibu Perwatusi (Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia) di bawah pinpinan dr. IA Ratih Ulansari. Setelah itu dilanjutkan dengan melatih mereka agar tidak cepat pikun. Latihannya yakni para lansia diajak memegang telinga dengan tangan kanan dan menutup hidung dengan tangan kiri kemudian di balik. Sementara dokter spesialis THT juga memberikan tips mencuci hidung untuk mencegah berbagai penyakit. Seperti

mimisan, bersin-bersin, sakit kepala. Hidung yang kotor bisa menyebabkan gangguan bau mulut dan gangguan tidur. Koordinator Alumni Smansa 88 Ida Made Santi Utama mengatakan kegiatan sosial seperti ini rutin mereka lakukan setiap tahun. Sementara untuk reuni akbarnya rutin digelar setiap lima tahun sekali. Reuni akbar tahun ini dirasa cukup berkesan, karena tak terasa sudah 30 tahun mereka meninggalkan Smansa. ‘’Alumni angkatan kami sudah tersebar ke seluruh Indonesia. Banyak juga yang di luar negeri. Mereka punya cerita sukses sendiri. Dokter saja sudah ada sekitar 50 orang lebih,’’ kata Ida Made Santi Utama, seraya mengatakan mereka ingin mengetahui kondisi masyarakat di dekat Gunung Agung. Selain kegiatan di atas, warga juga diberikan bingkisan gratis berupa sembako. Menurut salah satu alumni, dr. Putu Permana, para alumni Smansa mengaku terkesan dengan kondisi alam pedesaan yang asri. Di mana ada hutan bambu dan rumah-rumah tradisional yang masih terjaga dengan baik. Selain itu, mereka juga kagum dengan keterampilan masyarakat Geriana Kauh dalam bidang kesenian. Mereka ini menguasai seni tradisional seperti tabuh dan tari. Selain itu, juga selalu semengat mempertahankan dan mengajegkan tradisi leluhur. Di Desa adat ini dikenal ada tari Sanghyang Jaran yang masih lestari sampai sekarang ini.(gik)

Bali Post/gik

ALUMNI - Warga lansia saat menerima bantuan sembako dari rombongan alumni Smansa 88.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Amlapura menggelar acara Panen Hadiah Simpedes Periode II 2017 di Pameran HUT Kota Amlapura Stadion Jalur 11 pada Sabtu (23/6) malam. Acara dimeriahkan dengan pementasan kesenian Bali dan penampilan bintang tamu yakni Lolot Band. Acara ini diselenggarakan sebagai wujud rasa terima kasih dan penghargaan Bank BRI kepada para nasabahnya. Sebanyak 48 hadiah dengan total anggaran Rp 426 juta diserahkan pada kegiatan tersebut. Pada acara panen hadiah, hadiah utama yakni satu unit mobil Daihatsu Sigra yang berhasil dimenangkan oleh nasabah BRI Unit Abang atas nama I Komang Agus Kariasa. Hadiah secara simbolis diserahkan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri kepada Pemimpin Cabang BRI Amlapura Subagio. Penyerahan disaksikan langsung oleh Dinas Sosial Provinsi Bali, Kapolsek Karangasem dan Notaris I Ketut Sarjana serta ratusan nasabah BRI Kanca Amlapura yang hadir pada acara tersebut. Pemimpin Cabang BRI

Cabang Amlapura Subagio mengatakan kegiatan Panen Hadiah Simpedes merupakan kegiatan rutin setiap enam bulan sekali. Pada kesempatan kali ini, Panen Hadiah Simpedes Tahap II pada tahun 2017 yang diundi pada tahun 2018 diselenggarakan bertepatan dengan Pameran HUT Kota Amlapura ke-378 yang bertempat di areal Lapangan Jalur 11 Padangkerta. Pemberian hadiah ini sebagai wujud rasa terima kasih dan juga penghargaan Bank BRI atas kepercayaan para nasabah yang telah menyimpan dananya di BRI. Pada acara ini juga disampaikan bahwa Tabungan Simpedes BRI menguasai hampir sebagian besar dari dana nasabah yang ada di Kabupaten Karangasem. Untuk mengikuti undian tersebut syaratnya tidak sulit, cukup memiliki saldo tabungan Simpedes senilai Rp 100 ribu. Penerimaan hadiah diundi berdasarkan nomor kupon undian yang diperoleh para nasabah tabungan Simpedes. Nomor undian diberikan kepada para penabung dengan ketentuan nomor undian untuk setiap Rp 100 ribu dari saldo

tabungan Simpedes yang mengendap setiap bulannya. Sementara itu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri sangat mengapresiasi kegiatan dari BRI Amlapura ini. Ini sangat praktis guna menarik minat masyarakat untuk membudayakan gemar menabung. Tabungan Simpedes sudah mendapatkan hati masyarakat Karangasem, dengan adanya kegiatan Panen Hadiah Simpedes yang rutin diselenggarakan setiap enam bulan sekali ini. Perlu diketahui, saat ini BRI Kanca Amlapura telah membuka 12 kantor unit yang telah menerapkan online real time yang tersebar di delapan kecamatan di Karangasem. Antara lain Kecamatan Abang, Kubu, Karangasem, Bebandem, Selat, Manggis, Rendang dan Sidemen. Selain itu, BRI Kanca Amlapura juga telah membuka 579 agen BRILINK. Agen ini bertugas melayani setoran simpanan, transfer uang, pembelian pulsa, pembelian pulsa listrik dan layanan perbankan lainnya. Menariknya, agen BRILINK tetap melayani masyarakat meskipun pada hari libur.

UNTUK mendukung upaya mensterilkan wilayah dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, DPRD Karangasem ikut melakukan fasilitasi untuk kepentingan operasional Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem. Sebagai langkah awal, Minggu (24/6) kemarin Ketua DPRD I Nengah Sumardi menyerahkan satu uni mobil operasional yang diterima Kepala BNNK Karangasem AKBP I Nyoman Sebudi. BNNK Karangasem yang juga punya wewenang penindakan, baru terbentuk beberapa bulan lalu. Untuk perkantoran, lembaga yang masih dalam masa transisi itu untuk sementara menempati gedung perumahan Wakil Ketua DPRD Karangasem. Selain itu, Pemkab Karangasem juga sudah memperbantukan delapan orang ASN. Sedangkan kendaraan operasional dari DPRD berupa Toyota Fortuner,

sebelumnya difungsikan sebagai kendaraan operasional ketua dewan. Ketua DPRD Nengah Sumardi di sela-sela penyerahan bantuan kendaraan operasional di Sekretariat DPRD Karangasem mengaku punya harapan besar dari keberadaan BNNK di Karangasem. Dengan struktur organisasi dan kewenangan yang dimiliki, lembaga yang menjadi bagian integral dari BNNP itu bisa membantu Karangasem untuk terbebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. ‘’Narkoba dapat merusak generasi bangsa, sebagai institusi penegak hukum kami yakin kehadiran BNNK akan membawa dampak positif untuk Karangasem,’’ katanya. Sementara itu, AKBP Nyoman Sebudi mengakui dalam masa transisi ini lembaganya masih berkonsentrasi melakukan penataan personel dan

kelembagaan. Menyangkut misi kehadiran BNNK, sejauh ini BNNK Karangasem masih mengedepankan upaya cegah tangkal melalui polapola sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada kelompok-kelompok masyarakat dan sekolah-sekolah. Sejak dibentuk tiga bulan lalu, BNNK Karangasem sudah mengadakan sosialisasi di 20 desa dari 78 desa di Karangasem. ‘’Kita juga melakukan mapping (pemetaan) kerawanan. Sesuai misi institusi, kita ingin Karangasem terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,’’ tegasnya. Selain sosialisasi, BNNK juga sudah membangun koordinasi berbasis IT dengan perbekel se-Karangasem. Dengan koordinasi itu, diharapkan para perbekel bisa berperan aktif terutama dalam melakukan penyadaran ataupun rehab

DISERAHKAN - Bupati Mas Sumatri saat menyerahkan hadiah utama kepada nasabah yang memenangkannya di Panggung Hiburan HUT Kota Amlapura, Lapangan Padangkerta, Amlapura. Subagio selaku Pemimpin Cabang BRI Amlapura berharap ke depannya nasabah Bank BRI bisa mereferensikan kepada nasabah baru untuk membuka rekening tabungannya di Bank BRI. Selain itu, nasabah yang sudah setia dengan BRI bisa menambah saldo tabungannya. Sehingga hadiah undian Panen Hadiah Simpedes untuk periode selanjutnya bisa lebih besar dari

pada periode saat ini. I Komang Agus Kariasa yang menerima hadiah utama satu unit mobil sangat bersyukur. Dia tak menyangka akan memperoleh hadiah utama undian Simpedes periode II ini. Menurutnya, ini adalah bukti nyata sumbangsih BRI kepada nasabahnya, sehingga tak perlu ragu lagi untuk meningkatkan saldo tabungannya di BRI Cabang Amlapura. (ad887)

DPRD Karangasem Bantu Kendaraan Operasional BNNK

Bali Post/kmb

BANTUAN - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk BNNK Karangasem. Bantuan diterima Kepala BNNK Karangasem AKBP I Nyoman Sebudi. terhadap warga yang telanjut terjerumus narkoba. ‘’Memberantas peredaran narkoba kita terkendala rendahnya kesadaran masyarakat. Penggunanya

seakan lebih memilih dipenjara. Melaporkan diri ke BNNK tidak akan dihukum, justru kita akan bantu pemulihan melalui rehab,’’ katanya. (ad889)


12

KLUNGKUNG

Dikawal Ketat, Pengiriman Logistik ke Nusa Penida

Penanganan Pendangkalan Tukad Unda Nihil

Semarapura (Bali Post)Logisitik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak telah dikirim Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung ke Kecamatan Nusa Penida, Minggu (24/6) kemarin, mendahului kecamatan lain. Guna mengantisipasi gangguan, pengawalan dilakukan ketat oleh pihak kepolisian. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada menjelaskan logistik yang dikirim berupa surat suara, 214 kotak suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati maupun Gubernur Bali, 428 bilik suara dan beberapa perlengkapan lainnya. Itu diangkut tiga unit truk dan diseberangkan melalui Pelabuhan Padangbai, Karangasem menuju Dermaga Nusa Penida, Desa Batununggul menggunakan kapal roll on roll off (Roro) Nusa Jaya Abadi. “Pagi sudah berangkat. Semua logistik sudah terkirim,” ungkapnya. Pengiriman ini dilakukan lebih awal karena Nusa Penida sebagai wilayah kepulauan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menjangkaunya. Logistik tersebut akan disimpan di kantor camat yang menjadi sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Serah terima sampai kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dilaksanakan 26 Juni. “Pagi sebelum pemilihan dibawa ke TPS,” jelas Pria asal Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida ini. Sementara itu, untuk Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, dan Dawan, pengiriman dilaksanakan, 26 Juni pagi atau sehari sebelum pemilihan. “Yang di Klungkung daratan jaraknya dekat-dekat. Bisa selesai sehari itu pengirimannya,” sebutnya. Diyakini, logisitik itu sudah sesuai dengan kebutuhan. Seperti halnya surat suara mencapai 156.501 ditambah 2,5 persen cadangan. Sebelumnya sudah ada pemeriksaan berlapis. “Termasuk surat suara cadangan sudah terkirim juga. Kami yakin tidak ada yang kurang. Pengecekan sudah berlapis. Kami juga tidak ada memegang surat suara lagi. Sisanya sudah dimusnahkan. Ada ratusan, baik untuk Pilkada dan Pilgub,” tegasnya. Pengiriman ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian. Termasuk saat menuju TPS yang mencapai 350 lokasi. “Untuk yang ke Nusa Penida, ada sepuluh personel yang mengawal. Saat sampai disana, juga dibantu Polsek dan TNI,” ungkap Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Suarsika. Disampaikan lebih lanjut, selain logisitk, pengamanan juga dilakukan pada masing-masing desa. “Besok akan ada pelepasan personel untuk pengamanan. Kemarin sebelum masa kampanye berakhir sudah ada patroli,” tandasnya. (kmb45)

Senin Umanis, 25 Juni 2018

Jalan Pelabuhan Gunaksa Makin Terancam

Semarapura (Bali Post) Pendangkalan Tukad Unda di sekitar eks galian C Kabupaten Klungkung masih terjadi. Kondisi yang berlangsung sejak erupsi Gunung Agung, Karangasem ini belum tersentuh normalisasi. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu alasan. Hal tersebut menyebabkan jalan pelabuhan terancam semakin tergerus karena aliran air beralih haluan. Berdasarkan pantauan Minggu (24/6) kemarin, pendangkalan terjadi dari cek dam utara jembatan By-pass Ida Bagus Mantra hingga ke selatan. Aliran air masih mengarah ke timur, beralih dari sebelumnya yang langsung ke selatan. “Karena air beralih ke timur akibat Tukad Unda mendangkal, jalan menuju pelabuhan tetap berpotensi tergerus,” ungkap Kepala Dinas Per-

hubungan Klungkung I Nyoman Sucitra. Pejabat asal Desa Tusan Kecamatan Banjarangkan ini mengatakan sesuai pantauannya, jalan tergerus sudah ada di sejumlah titik. Dikhawatirkan semakin banyak lantaran debit air meningkat seiring hujan lebat yang berlangsung beberapa hari belakangan. “Sudah ada tiga titik yang putus. Kendaraan tidak bisa lewat. Khawatir

juga terus bertambah karena aliran air cukup besar saat hujan,” jelasnya. Langkah normalisasi menurutnya sangat perlu dilakukan. Namun itu menjadi kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. “Dishub hanya mengurus pensertifikatan jalan saja,” imbuhnya. PPK Operasi dan Pemeliharan BWS Bali Penida I Wayan Budiasa mengatakan belum ada rencana penan-

ganan pendangkalan tahun ini. Dinyatakan, anggaran yang dibutuhkan tergolong besar karena cukup panjang. “Tahun ini belum ada. Itu perlu anggaran cukup besar,” terangnya. Disebutkan pula, penanganan itu harus diimbangi kajian komprehensif. Kepemilikan lahan harus benar-benar dipastikan supaya nantinya tak memicu polemik. “Di sana masih ada tanah milik warga. Kalau normalisasi, itu harus dikaji secara menyeluruh,” tandasnya. Desakan normalisasi sempat datang dari Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata. “Jalan menuju

pelabuhan sudah putus karena menjadi aliran sungai. Makanya harus dilakukan normalisasi,” tegasnya. Apalagi, lanjutnya, setelah erupsi Gunung Agung, sejumlah warga sempat melakukan penambangan secara ilegal yang semakin merusakan lingkungan. Politikus Partai Hanura ini juga menyarankan pemerintah bekerja sama dengan pemilik alat berat, mengembalikan alur sungai. “Soal hasil galian berupa material pasir, apakah mau dipakai menimbun kubangan yang ada, itu silakan saja dibicarakan dengan pemilik alat berat,” pungkas. (kmb45)

Hujan Lebat, Jalan di Getakan Tertutup Longsor Puluhan Desa Diminta Waspada

Bali Post/sos

LOGISTIK - Truk pengangkut logistik Pilkada ketika sampai di Dermaga Nusa Penida, Minggu (24/6) kemarin.

Antisipasi Penyebaran DBD

Seluruh Puskesmas Diinstruksikan Gencarkan Abatisasi

Semarapura (Bali Post) Puncak siklus penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Klungung tahun ini diperkirakan akan terjadi pada Agustus. Prediksi tersebut didasarkan pada pengalaman/tren kasus DBD tahun sebelumnya. Sementara itu, untuk mengantisipasi penyebaran DBD, Dinas Kesehatan (Diskes) setempat telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk melakukan langkah-langkah preventif, salah satunya dengan menggencarkan penyuluhan dan abatisasi (menaburkan bubuk abate) di masyarakat. Kepala Diskes Klungkung Ni Made Adi Swapatni, Minggu (24/6) kemarin, mengatakan cuaca hujan yang tak menentu belakangan ini sangat rentan memicu merebaknya kasus DBD. Kasus DBD ini bisa terjadi di hampir seluruh wilayah di Klungkung. Tidak saja di desa-desa, namun juga wilayah perkotaan. “Hampir semua wilayah endemik. Tapi dari pengalaman selama ini justru yang rentan kebanyakan di wilayah kota,” jelasnya. Tingginya mobilitas masyarakat di perkotaan, disebut menjadi salah satu faktor banyaknya kasus DBD di wilayah kota. Di samping itu, lebih tingginya kasus DBD di perkotaan dibandingkan di desa dikarenakan puskesmas yang mewilayahi desa kini sudah memiliki kegiatan inovatif untuk mengantisipasi merebaknya kasus DBD. “Kalau di desa-desa, puseksmas sudah mulai punya kegiatan inovatif, seperti di Desa Getakan membuat alat tradisional penangkap nyamuk,” ujarnya. Berkaca dari tren kasus DBD tahun sebelumnya, Adi Swapatni memprediksi siklus penyebaran penyakit DBD diperkirakan terjadi pada Agustus. Untuk mengantisipasi merebaknya kasus DBD, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah preventif. Pihaknya telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk lebih gencar melaksanakan program penyuluhan, surveyland, pemberantasan sarang nyamuk dengan abatisasi serta menggerakan jumantik. “Mengenai yang di wilayah kota, kami akan berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan, serta Puskesmas Klungkung 1 dan Klungkung 2,” imbuhnya. (kmb40)

Ni Made Adi Swapatni

Bali Post/ina

Bali Post/sos

LONGSOR - Tanah longsor di wilayah Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Minggu (24/6) kemarin.

Semarapura (Bali Post) Hujan lebat beberapa hari terakhir kerap mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung. Fenomena alam itu menimbulkan tanah longsor dan pohon tumbang. Seperti halnya di Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Minggu (24/6) kemarin. “Longsor menutup akses jalan. Penanganan sudah dilakukan. Dibantu warga. Tidak ada korban jiwa. Pohon tumbang juga begitu,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung I Putu Widiada. Selain di Getakan, sesuai pemetaan, bencana tersebut juga berpotensi terjadi di 22 desa lainnya, yakni untuk Kecamatan Klungkung di Desa Selisihan, Manduang, Selat, Akah, Tangkas, Kelurahan Semarapura Kangin, dan Kelurahan Semarapura Kelod Kangin. Kecamatan Banjarangkan, berpotensi di Desa Tohpati, Bungbungan, Nyalian, Tusan, Aan, dan Nyanggekan.

Sementara untuk Kecamatan Dawan, berpotensi di Desa Paksebali, Gunaksa, Besan, dan Pikat. Kecamatan Nusa Penida, ada di Desa Kutampi, Batu Kandik, Bungamekar, Suana dan Pejukutan. “Daerah ini kondisi geografisnya berbukit. Berpotensi terjadinya longsor,” ungkapnya. Selain itu, bumi serombotan juga berpotensi terkepung angin kencang, terutama pada desa di kawasan pesisir. Demikian juga dengan tsunami. Bencana banjir juga berpotensi melanda. Hanya itu lebih banyak di perkotaan. “Untuk banjir lebih banyak pada jalan. Itu berada di sekitar kota. Untuk pohon tumbang juga berpotensi,” bebernya. Mengantisipasi adanya korban jiwa, sosialisasi ke masyarakat sudah rutin dilakukan. Hal ini pun diimbangi dengan pemasangan rambu di sejumlah lokasi. “Untuk imbauan sudah sering disampaikan. Pemangkasan pohon juga tetap berjalan,” tandasnya. (kmb45)

Pelabuhan Tribuana Kusamba Tempo Dulu

Nampak Indah dengan Penjemuran Garam PELABUHAN Tribuana, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung menjadi salah satu akses menuju Kepulauan Nusa Penida. Menurut cerita, sangat berubah dari suasana tempo dulu. Seperti apakah itu? Setiap hari, keramaian di pelabuhan ini tak terelakkan. Belum lagi saat hari libur tiba. Semakin menjadijadi. Orang yang menunggu kedatangan boat tak hanya dari Klungkung saja. Namun juga dari daerah lain. Tak hanya pula warga lokal, tetapi juga wisatawan asing. Tak jarang tempat tunggu dibuat sesak. Tak ada celah untuk duduk. Susah, sangat sempit. Banyak yang memilih mengalah. Duduk di pantai maupun bangunan di sekitarnya. Yang penting tidak kepanasan. Pemandangan itu juga sebanding dengan keramaian di tempat penitipan kendaraan. Nampak sesak pula. Sang pemilik pun dibuat kewalahan mengaturnya. Namun itu sebanding dengan rupiah yang dikantonginya. Ditarik ke belakang, pemandangan itu bukan ada sejak dulu. Baru sekitar era 2000-an. Awalnya, sekitar era 1970 sampai 1980-an, menurut cerita warga set-

empat, Ni Wayan Kari (71), pelabuhan sangat kecil. Pantai berpasir hitam malah itu disesaki tempat penjemuran garam. Berbahan pohon kelapa. Tersusun rapi dari timur ke barat. “Pantai ini dulu terlihat indah. Tempat penjemuran garam berbaris dari pantai di Desa Pesinggahan sampai ke barat,” tuturnya, baru-baru ini. Gubuk beratap ilalang, berdinding bambu juga turut mempermanis. Memancarkan suasana perdesaan. Harga garam perlahan anjlok. Senyum petani yang mulanya sumringah, sebagian besar berubah menjadi sendu. Nyali untuk terus menekuni sebagai pekerjaan itu menciut. Jumlahnya semakin sedikit. Aktivitas menyiramkan air laut pada pasir yang telah diratakan tak lagi ramai. Kini, petani yang tersisa tinggal tiga orang. Itu pun sudah berusia uzur. “Sudah banyak yang berhenti. Yang sisa masih tiga. Tiang salah satunya,” ucapnya.

Bali Post/sos

PETANI - Petani garam tengah memikul air laut di Pantai Tribuana, Desa Kusamba, Klungkung. Nampak pula aktivitas penyeberangan menuju Nusa Penida. Perempuan yang rambutnya sudah memutih ini memilih bertahan bukan tanpa alasan. Karena lahan itu miliknya sendiri. Kalau tidak, mungkin sudah dulu menyusul petani lain, ikut berhenti. Beruntung, anaknya yang dulu merantau ke Denpasar, memilih pulang untuk membantu. “Kalau bukan lahan sendiri, sudah dulu berhenti,” katanya. Kesabarannya menekuni

pekerjaan yang telah menjadi warisan orangtuanya itu ternyata tak selamanya goyah. Beberapa tahun belakangan, harga garam sudah tergolong menjanjikan. Kisaran Rp 15 sampai 20 ribu per kilogram. Tergantung kualitasnya. Keberadaan pelabuhan juga turut memberikan angin segar. Mampu mendongkrak penjualannya. “Kadang dibelikan keluarganya,” ucap Kari. Menggairahkan semangat

bertani, pemerintah juga telah menaruh perhatian. Mesin penyedot air laut telah digelontorkan. Cukup membantu bebannya. Tinggal mengambil air laut pada penampungan. Cerita serupa juga diutarakan Dewa Nyoman Suyasa. Mantan nelayan yang kini menjadi tukang angkat tangga untuk naik ke boat. “Ya dulu di sini banyak pertanian garam. Pelabuhannya kecil,” tandasnya. (sos)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Umanis, 25 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

G.01

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

G.02

Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com

Dcr Sgr: Accounting Berpglmn Kirim CV: aan.amd88@gmail.com

B.BP.101.06.18.0000877

Dcr Sopir Matic Max.40Th SIM A Umum.Br.Batur,Peguyangan Kaja Dps Utara Hub.085100480049

B.BP.004.06.18.0000894

Dcr Sopir SIM A (bisa matic) Pgw Dim Sum Lmr bw Resto Renon Jl.Cok A. Tresna 85 Dps

B.BP.001.06.18.0000862

Housekeeper cewek pengalaman Villa/Hotel Bhs.Inggris, punya motor dan SIM C, gaji bagus Hub.081238845170

B.BP.145.06.18.0000863

Dcr Sopir Pribadi Bujangan Pengalaman 2Th H.081238708515

B.BP.001.06.18.0000879

Dicari PRT, untuk Batubulan TinggalDalam,Gusti 08123806901

B.BP.001.06.18.0000891

!Dcr 2PRT/Bsiter TglDlm G1,5jt /2jt,087861412911-081237903622 B.BP.001.06.18.0000874

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.06.18.0000868

DIJUAL RUMAH

DIJUAL MOBIL

SERVICE

FOTO COPY

B.BP.001.06.18.0000893

CV Pawisik Jagat Butuh Banyak Sales Hub.081246757777

B.BP.004.06.18.0000574

Cr PRT tinggal dalam bersih2 Hub.081236151023 Gaji 1,7jt

B.BP.001.06.18.0000758

Looking for Secretary & Staff Salary+Bonus.CVSend to Highway Ubud www.BaliConsultant.com

Dcr Kryawan/ti Kolektor Koprsi Wahyu Dana Lestari Jl.Sedap Malam 34 Dps Hub:0361-265711

B.BP.001.06.18.0000513

B.BP.001.06.18.0000791

Dcr PRT Masak,Mebanten,Tdr dlm Gj .2,5Jt Hub.081529922938

Dcr Pegawai KSU Bintang Timur Jl.Tkd.Badung 97X, 0361-4744084

B.BP.004.06.18.0000755

B.BP.001.06.18.0000837

B.BP.001.06.18.0000867

B.BP.004.06.18.0000752

B.BP.001.06.18.0000838

D3 Frmsi & Prmdis Utk dtmpatkn d Apotk Nusa 2 WA:081916181256

Dicari PRT Wanita belum Nikah Tidur Dalam Hub:082359352500

B.BP.001.06.18.0000831

Dcr Kary(L)Single Hub.Indohome &Co Jl.Cokroaminoto 165 Ubung (Samping Bank Taspen Mandiri)

B.BP.001.06.18.0000848

B.BP.004.06.18.0000753

Karyawati utk Produksi Kue,Tng Srabutan&PRT-Renon,08123836575

B.BP.001.06.18.0000834

Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP SIMC u/Bag.Teknis Lapangan Fasilitas Gaji UMK Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke:CV Gong Dewata Tlp.0361722709/ 03614480750/081246383864

Dicari Kasir/Adm+Therapis/ Perawat Klinik Kecantikan Area Sesetan Diutamakan Wanita(Gaji +Bonus+THR)Hub:085100817633 WA Only 082112773777

B.BP.001.06.18.0000878

Dcr Female HK u/Villa Baru di Mertasari Sanur, Pnglmn,Bs Bhs. Inggris&Masak.Bawa CV ke Ghada Gym Jl.PulauRoti No.5 Pedungan

Dibutuhkan IT berpengalaman, Waiter/s lulusan Pariwisata bs Bhs. Inggris Aktif/pasif Kirim CV ke:hrd@seasafaricruises.com

B.BP.004.06.18.0000864

Dicr Karyawan SMK Multi Media/ IT.Hub:PTMPG/08113800837(WA) Email:balimitra@yahoo.com

G.03

LOWONGAN

Dibutuhkan Teknisi Soundlighting minimal tamatan STM-D1, Kirim lamaran ke CV Dragon Bali Production alamat Jl.Raya Pemogan 108 No.telp 08179791716 / 081999278644

Dcr Staf Operasional,Laki2, SMU bsEnglish,085100574646/NoSMS

B.BP.001.06.18.0000870

Dcr Staff untuk Minimarket di Pullman Hotel,WA:081236394885

B.BP.001.06.18.0000785

Dcr sopir Sim A/B1 Pglmn rajin jujur,Gj Bns 3,6jt Hub.Jasmine Aromatic House 081353222211

B.BP.001.06.18.0000852

Dcr:Admin,Manajer,Marketing & Cleaning Service, 081246757777

B.BP.001.06.18.0000480

Sopir Angkut Ayam+Kernet,Sopir Prbd,H.081337273111 Tohpati,PS

B.BP.001.06.18.0000679

Money Changer Butuh Staff Umur 18-25Th,Bhs Inggris,0816578116 B.BP.154.06.18.0000872

Pretty Wise,Cloothing Store, need SPG,Speak English, girl, Hub.Jay 081238475282 B.BP.004.06.18.0000804

Rest Krobo,Tk Bakery,Tk Pastry Cook,Tnp Pnglaman Dilatih dgn Cara Profesional,087861378730 B.BP.001.06.18.0000708

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOBIL BMW

Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222

B.BP.153.06.18.0000869

HONDA

Dijual Mobil Honda CRV Prestige 2015 Putih Hub:081234567845

B.BP.001.06.18.0000747

JazzRS’17 Matic Slvr KM 8rb DK smst baru,243jtNg,087861376210

B.BP.001.06.18.0000873

SUZUKI

Swift ST’10 Manual AsBali Slvr Audio 120Jt,085100856999 Prbdi

B.BP.141.06.18.0000876

DIJUAL RUMAH Dijual rumah Puri Gading dekat Patung GWK, Hub.081529931910

B.BP.154.06.18.0000875

DISEWAKAN RUMAH Rmh LT2&S.Pool,Seaview,Furnish Kori Nuansa Jmbrn,085935208386

B.BP.001.06.18.0000861

DISEWAKAN TOKO Dkntrkn Toko+Kos2an 6Kmr, Jln. Bumiayu No.1 Hub:085100523612

B.BP.001.06.18.0000789

DICARI TANAH Dcri Tnh + Bngnn Sktr Bypss Nusa Dua - ByPssSanur LB.1500m Brtgkt LT.3000.Prkir Bis Luas Sewa 5 - 20Th. Send fadjarlontoh1@gmail.com

B.BP.004.06.18.0000844

DIJUAL TANAH BUC Dijl Tnh 150M2 Lok.Jl Suradipa I Pgy Dps HP:081338792660

Jual/Kont Tanah 26Are Banjarangkan Klungkung Lokasi strategis 081219181828 putra

B.BP.001.06.18.0000811

Tanah 160m2 di Perum Permata Anyar Sempidi H.081337141817

B.BP.001.06.18.0000871

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228

Urg Look for GRO/FO Staf Legal Consultant Off,must Good Engl, Hard&TeamWork Player,Exp Min 1 year.CV: hrdbali2018@gmail.com

Banting Hrg Tnh kav dpn Puspem Badung 290jt Nego, 087860266809

Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWPSIUPPasport081338344155

B.BP.001.06.18.0000762

B.BP.001.06.18.0000866

B.BP.001.06.18.0000230

B.BP.001.06.18.0000836

B.BP.001.06.18.0000571

BIRO JASA


14

Bupati Tegaskan Kintamani Tak Perlu Dimekarkan

BANGLI

Senin Umanis, 25 Juni 2018

Bangli (Bali Post) -

Bupati Bangli I Made Gianyar meminta masyarakat menghapus mimpi untuk memekarkan Kecamatan Kintamani. Pasalnya, Kintamani merupakan kecamatan yang unik karena merupakan kecamatan dengan wilayah terluas dan jumlah penduduk terbanyak di Bali. Pemekaran percuma dilakukan karena sekarang pembangunan di Bangli sudah berbasis desa, buka di kecamatan. Bupati Made Gianyar saat menghadiri rapat persiapan pemekaran Banjar Terunyan Desa Terunyan Kecamatan Kintamani menjadi Banjar Terunyan dan Banjar Cemara Landung, di wantilan Pura Subak Abian Cemara Landung, Sabtu (23/3) lalu, menyampaikan, sebelumnya pihaknya memang berencana memekarkan Kecamatan Kintamani menjadi tiga, yakni Kecamatan Kintamani Barat, Kecamatan Kintamani Timur dan Kecamatan Kintamani Selatan. Rencana itu menyusul adanya Program Pembangunan Kecamatan (PPK). Di program tersebut, satu kecamatan dapat anggaran sampai Rp 1 miliar. Sehingga wajar waktu itu ada rencana memekarkan Kecamatan Kintamani. Namun sekarang, dengan kebijakan Pemkab Bangli sejak tahun 2011 mengalokasikan ADD yang besar ke desa rata-rata satu desa Rp 1 miliar lebih dan kebijakan pemerintah pusat dengan Dana Desa hampir Rp 1 miliar kepada masing-masing desa, maka pemekaran Kecamatan Kintamani dianggap tidak perlu dilakukan. ‘’Luas Kecamatan Kintamani hampir sama dengan

luas Kabupaten Gianyar dan jumlah penduduk di Kecamatan Kintamani juga lebih banyak dari jumlah penduduk Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Dan sekarang ini pembangunan sudah berbasis desa. Semua uang sudah masuk ke desa. Di kecamatan tidak ada apa-apa, paling yang ada banyak kerjaan saja. Jadi tidak perlu ada pemekaran, biarkan Kintamani menjadi kecamatan yang unik seperti sekarang,’’ kata Made Gianyar. Terkait dengan aspirasi pemekaran Banjar Terunyan menjadi Banjar Terunyan dan Banjar Cemara Landung, Made Gianyar meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bangli segera memfasilitasi aspirasi ini. Apalagi wacana pemekaran sudah berlangsung lama dan sebagian besar persyaratan pokok pemekaran sudah terpenuhi. ‘’Saya ingin 1 Januari 2019 Cemara Landung sudah berstatus banjar persiapan,’’ terang Gianyar. Sementara itu, Kepala Dinas PMD Bangli Dewa Agung Riana Putra mengatakan, meskipun ada beberapa

I Made Gianyar

Bangli (Bali Post) Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta memerintahkan jajaran Satpol PP Bangli memberangus Alat Peraga Kampanye (APK) kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang hingga Minggu (24/6) kemarin, masih banyak terpampang di pinggir jalan. Hal itu ditegaskan Sedana Arta saat rapat koordinasi Forkomp-

inda bersama KPU Bangli. Sedana Arta menyampaikan, pihaknya ingin di masa tenang ini tidak ada APK paslon yang masih berdiri. ‘’Saya tidak mau tahu, besok (hari ini-red) seluruh APK yang masih terpampang di pinggir jalan raya, semuanya sudah harus diturunkan,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Panwaslu Bangli I Nengah San-

diarta mengatakan, di masa tenang seharusnya APK sudah tidak ada lagi. Jika tim pemenangan tidak menurunkan sendiri APK-nya, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Satpol PP Bangli untuk menurunkan APK tersebut. ‘’Sehingga saat pemilihan nanti tidak ada lagi APK yang masih terpasang,’’ katanya. (kmb41)

persyaratan yang belum terpenuhi, pada dasarnya usulan pemekaran Banjar Dinas Terunyan menjadi Banjar Dinas Terunyan dan Banjar Dinas Cemara Landung dapat segera ditindaklanjuti, mengingat sebagian besar persyaratan pokok seperti jumlah penduduk, rekomendasi dari banjar induk dan fotokopi Kartu Keluarga (KK) sudah terpenuhi. (kmb41)

APEL - Apel siaga Panwaslu, Minggu (24/6) kemarin.

Bali Post/nan

Panwaslu Siap Antisipasi Serangan Fajar Bangli (Bali Post) Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali pada Rabu (27/6), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bangli melaksanakan apel siaga pengawasan tolak politisasi SARA dan money politics untuk mewujudkan pilkada serentak damai dan bermartabat. Apel yang dilaksanakan di Lapangan Kilobar, Taman Bali, Bangli, Minggu (24/6) kemarin, diikuti ratusan pengawas dari masing-masing kecamatan. Pada apel tersebut ditegaskan, salah satu bentuk kecurangan yang menjadi atensi khusus Panwaslu adalah serangan fajar. Ketua Panwaslu Bangli I Ne-

ngah Sandiarta mengungkapkan, ada sebanyak 569 orang yang tersebar di semua kecamatan di Bangli. Rinciannya, pengawas di TPS sebanyak 467 orang, di kabupaten 17 orang, kecamatan 40 orang, serta staf sekretariat dan PPL 72 orang. ‘’Semua pengawas ini terlibat aktif untuk melakukan pengawasan. Kita sudah melakukan pengawasan terkait logistik Pilgub maupun menyangkut yang lainnya sejak beberapa hari lalu,’’ ujarnya. Apel tersebut sebagai bentuk komitmen Panwaslu mewujudkan Pilgub yang demokratis, berintegritas dan bermartabat. Pengawasan adalah poin penting untuk hal tersebut. Penga-

wasan yang maksimal akan mampu mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti money politics, intimidasi dan ancaman kekerasan. ‘’Untuk menciptakan kelancaran pilgub kita siap melakukan pengawasan dengan maksimal supaya berjalan aman, damai, bermartabat dan jauh dari pelanggaran untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas, tanpa praktik politik uang dan politisasi SARA. Kita juga mengajak semua pihak untuk terlibat dalam menyukseskan hajatan politik ini,’’ tegas Sandiarta. Lebih lanjut dikatakannya, mengingat saat ini sudah masuk masa tenang, pihaknya

bakal meningkatkan pengawasan di lapangan. Sebab di masa tenang ini biasanya banyak terjadi pelanggaran ataupun kecurangan yang dilakukan oleh masing-masing tim kampanye, contohnya serangan fajar. Jajaran pengawas akan memprioritaskan upaya antisipasi serangan fajar. Selain itu, pihaknya juga siap mengawasi pungut-hitung perolehan suara kedua paslon. ‘’Kita sudah tekankan kepada seluruh pengawas dari kabupaten maupun TPS supaya melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing untuk mencegah terjadinya hal seperti itu,’’ tegas Sandiarta. (kmb41)

Serangkaian Pujawali

Ribuan Krama ”Ngiring” Ida Batara ke Pura Jati

Bali Post/nan

Wabup Perintahkan Satpol PP Berangus APK

Bangli (Bali Post) Serangkaian pujawali pada Sasih Kasa yang dilaksanakan di Pura Jati, Desa Pakraman Batur, Kintamani, pada Minggu (24/6) kemarin Ida Barata kaodal di Pura Ulun Danu Batur. Setelah Ida Batara kodal dari pasimpenan Pura Ulun Danu Batur, dilanjutkan Ida Batara-Batari kapundut menuju Penataran Pura Jati di sisi segara yang diikuti oleh ribuan krama. Pangemong Pura Ulun Danu Batur Jero Gede Batur Alitan didampingi Prajuru Adat I Ketut Wijaya mengungkapkan, ribuan krama ngiring Ida Batara menuju Pura Jati di sisi segara. Krama ngiring dengan jarak yang ditempuh hingga 12 km. Jro Gede Batur Alitan mengungkapkan, pujawali merupakan wujud bakti dan terima kasih atas anugerah yang telah dilimpahkan Ida Batara. ‘’Sebagai wujud keberhasilan, keberlimpahan rezeki dan kesehatan, krama juga menghaturkan atos berupa kambing berwarna hitam dan tidak boleh warna yang lain. Selain itu krama juga menghaturkan beras, kacang-kacangan, pala bungkah, palawija, dan kayu bakar pada puncak karya 26 Juni,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, pada 27 Juni, pujawali masih berlangsung. Saat itu dilaksanakan proses pencoblosan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Krama Desa Pakraman Batur tetap akan menggunakan hak pilihnya. Setelah mencoblos, krama diminta kembali mengikuti upacara di Pura Jati. (kmb41/k250)

Bali Post/nan

NGIRING - Ribuan warga Desa Pakraman Batur saat ngiring Ida Batara menuju Penataran Pura Jati, Batur, Kintamani, Minggu (24/6) kemarin.


15

Amerika Satukan 522 Anak Imigran dengan Keluarganya Washington Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat pada Sabtu (23/6) malam waktu setempat mengatakan bahwa pihaknya telah menyatukan kembali 522 anak yang terpisah dari keluarganya. Dalam siaran persnya, Badan Perlindungan Perbatasan dan Bea Cukai (ICE) dari departemen yang sama mengatakan bahwa mereka belum akan mengembalikan sejumlah kecil anak yang terpisah dari orangtua (atau pendamping dewasa mereka) oleh akibat selain kebijakan keras imigrasi pemerintah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu menandatangani surat keputusan untuk menghentikan kebijakan memisahkan anak imigran dari keluarganya di perbatasan Meksiko -- terutama setelah foto-foto anakanak di dalam kurungan memicu kemarahan publik dari dalam maupun luar negeri. Sampai pada 20 Juni lalu, Departemen Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan (HHS) telah menampung

2.053 anak tanpa pendamping dewasa. HHS mengaku ‘’telah bekerja sama dengan badan-badan terkait lainnya untuk mempercepat komunikasi dan menyatukan semua anak dengan orangtuanya.’’ HHS juga mengatakan bahwa mereka telah menyusun sebuah proses ‘’yang membuat anggota keluarga dewasa bisa mengetahui di mana keberadaan anak dan bisa menghubungi anaknya setelah terpisah.’’ Namun sejumlah media setempat melaporkan bahwa sejumlah imigran yang membawa anak hingga kini tidak mengetahui keberadaan anaknya. Mereka juga tidak bisa berkomunikasi dengan sang buah hati. Sementara itu, ICE kini sudah mendedikasikan sebuah bangunan sebagai pusat reunifikasi keluarga-keluarga pendatang. Semua orangtua kini telah diberi nomor telepon untuk mencari informasi, dengan jam kerja dari Senin sampai Jumat dari pukul 08.00 pagi sampai 12 jam kemudian. Zero tolerance adalah ke-

bijakan dari Jaksa Agung Amerika Serikat Jeff Sessions yang mulai diber lakukan pada April lalu. Dalam kebijakan ini, semua pendatang yang memasuki Amerika Serikat secara ilegal dari perbatasan Meksiko akan dijatuhi atau diproses sebagai tindak kejahatan hukum. Kebijakan tersebut menyebabkan terpisahnya anak dari keluarganya karena anak-anak tersebut tidak bisa mengikuti orangtuanya dipenjara selama masa pengadilan -- yang bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan. Sebagian besar anak itu berasal dari kawasan Amerika Tengah, terutama dari negara miskin seperti Guatemala, Honduras, dan El Salvador. Saat ini, 17 persen dari anak yang ditampung dalam fasilitas HHS berada di sana akibat penerapan kebijakan zero tolerance, sementara 83 persen lainnya tiba di Amerika Serikat tanpa orangtua maupun pendamping. (ant/afp)

SBY Ingatkan Netralitas TNI, Polri dan BIN

Bogor (Bali Post) – Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengharapkan agar negara, pemerintah, BIN, TNI, dan Polri tetap netral selama pilkada serentak 2018. ‘’Harapan saya pribadi, juga harapan rakyat saya yakini, negara, pemerintah, BIN, Polri dan TNI netral,’’ kata SBY, Sabtu (23/6). Terkait netralitas tersebut, SBY mengatakan selama 10 tahun berkuasa, dirinya mengenal pemerintah dan TNI. Karena selama 10 tahun itulah, ia menyampaikan agar negara, pemerintah termasuk BIN, TNI dan Polri bersikap netral, meskipun dulu dirinya juga capres 2009 meskipun parpolnya juga ikut dalam pemilu, dan tahun 2014 elektabilitas PD sedang rendah. ‘’Tetapi saya tidak pernah menggunakan kekuatan yang harusnya netral, untuk memenangkan partai yang saya pimpin. Tidak apa-apa kalah, sebagai mana Demokrat pada tahun 2014 lalu,’’ katanya. Sedikitnya ada tiga harapan yang disampaikan SBY. Harapan agar aparat pemerintah netral juga telah disampaikannya pada kegiatan di Madiun, 18 Juni lalu. Harapan pertamanya, ia sampaikan agar pelaksanaan Pilkada Jabar dan pilkada serentak seluruh Indonesia berlangsung secara damai dan demokratis. ‘’Demokratis artinya jujur dan adil,’’ katanya. Harapan berikutnya, rakyat Indonesia memilih siapa yang diyakini mampu memimpin, sebagai pemimpin yang baik. Masyarakat diajak menggunakan hati nuraninya dalam menentukan pemimpin, jangan mau dipaksa atau di bawah tekanan untuk memilih yang tidak disukai, dan juga jangan silau dengan iming-iming. Sementara itu, Indonesia Police Watch (IPW) meminta Polri independen pada Pilkada 2018 karena beberapa hari menjelang pelaksanaan pilkada laporan ketidaknetralan anggota kepolisian terus bermunculan. ‘’Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sepertinya perlu menegaskan kembali sikap Polri yang independen pada Pilkada 2018,’’ kata Ketua Presidium IPW Neta S. Pane, Minggu kemarin. Menurutnya, meski sudah ada pejabat kepolisian yang dicopot dari jabatannya akibat mengampanyekan pasangan calon tertentu, aksi ketidaknetralan polisi masih saja terjadi. IPW mencatat pada tanggal 22 Juni 2018 warga Tapanuli Utara melakukan aksi demo ke DPRD dan ke Polres. Massa menuntut Kapolres segera mengundurkan diri karena dinilai tidak konsisten dan tidak mampu menjaga netralitas kepolisian pada Pilkada 2018 di daerahnya. Apalagi, ada oknum anggota DPR ikut-ikutan memengaruhi ketidaknetralan tersebut. Akibat ketidaknetralan polisi itu, katanya, warga Tapanuli Utara khawatir terjadi konflik di daerahnya sebab warga berharap Pilkada 2018 bisa berjalan lancar dan aman tanpa keberpihakan oknum kepolisian pada pasangan calon tertentu. ‘’Warga justru berharap polisi mumpuni dalam menjaga demokratisasi di daerah itu.

Tertutup Abu

Bali Post/udi

KETAPANG - Pengendara roda dua antre masuk kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi yang menyemut selama puncak arus balik, Minggu (24/6) kemarin. (Berita di halaman 5)

Tendangan Bebas Namun gol tak kunjung hadir untuk Manuel Neuer dkk. hingga mendapat hadiah tendangan bebas pada menit terakhir injury time. Toni Kroos yang menjadi algojo tendangan bebas tak menyia-nyiakan tugasnya. Sepakan pemain Real Madrid itu melintir dan menembus gawang Swedia yang dikawal Robin Olsen pada menit 90+5. Ada satu hal menarik dari gol Kroos yang menentukan kemenangan Jerman itu. Kroos mencetak gol dengan sepatu andalannya, Adidas Adipure 11pro 2014 berwarna

putih biru. Sepatu itu adalah sepatu yang pertama kali dikenakan pada Piala Dunia 2014 ketika Jerman menjadi juara. Telah lewat empat tahun tetapi Kroos tetap memakai sepatu lamanya. Kesetiaan Kroos kepada sepatu itu bukan karena merek olahraga ternama itu tak menawari sepatu baru. Dia pernah mengenakan sepatu Adidas Adipure 11Pro 2 berwarna biru saat dirinya dikenalkan kepada publik Real Madrid untuk pertama kali. Akan tetapi, Kroos tetap memilih sepatu usang yang sudah tidak diproduksi lagi. Kroos bahkan enggan

untuk berganti sepatu meski Adidas menyodori berbagai pilihan. Kroos bersikeras mengenakan sepatu berwarna putih biru itu dan tak mau mengganti dengan warna lainnya. Adidas pun dipaksa membuat sepatu putih yang klasik untuk mengakomodasi keinginan Kroos setiap musim. Pemain yang identik dengan nomor punggung 8 itu tidak mau membeberkan alasannya mengapa dia bertahan mengenakan sepatu kuno tersebut. Tetapi yang pasti, tuah sepatu usang tersebut telah membantu Jerman meraih kemenangan. (kmb33/afp)

Sebab treck yang biasa dilalui sudah ada yang berubah karena tertutup abu atau pohon kayu yang tumbang. Selain banyak pohon tumbang, di sepanjang perjalanan, banyak daun pohon yang mengering. Bahkan banyak di antaranya masih ada tanda-tanda terbakar. Utamanya pohon pinus. Tak banyak dijumpai monyet selama perjalanan, baik saat naik maupun turun. Hanya satu monyet yang dijumpai dekat kawah. Badannya besar dan taringnya yang panjang. Diyakini monyet tersebut sebagai ‘’pemimpin’’ di komunitasnya. Rombongan baru tiba di tebing kawah sekitar pukul 09.00 pagi, Minggu (24/6) kemarin. Bau belerang yang menyengat, sebagai penanda bahwa Gunung Agung masih aktif. Bahkan dari kawah masih keluar asap putih. Demikian pula abu masih mengguyur selama perjalanan. Persiapan prosesi pun dimulai. Dibutuhkan waktu setengah jam untuk itu. Setelah matur piuning tibalah saatnya sejumlah sarana upacara dan wewalungan dihaturkan ke tengah kawah. Namun barbagai sarana upakara tersebut terpental keluar kawah. Itu menandakan tekanan gas di kawah masih besar. ‘’Desisan’’ yang keluar dari kawah juga sering terdengar. Namun tanda-tanda alam itu tak dihiraukan para bakta. Tujuannya hanya satu, ngaturang bhakti, mendoakan agar Bali dan Nusantara ini selamat. (wawan)

Semua Bersaudara “Ke depan diharapkan banyak saudara kita di luar Bali yang bisa berpartisipasi untuk menyatukan niat kita bahwa kita semua bersaudara. Kerukunan itu menyenangkan dan damai. Jaga kerukunan bangsa kita,’’ jelasnya. Di samping merupakan ajang promosi, festival ini juga merupakan media untuk menggali dan melestarikan potensi budaya serta mengenalkan kearifan lokal yang ada di Tabanan khususnya di DTW ini. Ketua Panitia Festival

Wayan Mustika menjelaskan, secara keseluruhan festival ini dilaksanakan selama 18 hari mulai tanggal 13 Juni sampai 1 Juli 2018. Adapun acara pembukaan Festival pada 13 Juni dan puncak dari festival berlangsung dari tanggal 24 hingga 26 Juni. Di mana kesenian ditampilkan oleh seniman Gebog Pesatak Pura Ulun Danu, seniman dari Kabupaten Tabanan, Buleleng, Gianyar, tari Flobamora, pentas sanggar seni koloborasi mancanegara. ‘’Selain beragam kesenian, festival ini juga menampilkan parade gebogan, lomba memasak, lomba menggambar, produk kuliner kreatif

masyarakat Tabanan yang dikombinasikan dengan pameran industri kecil menengah yang dapat memberikan gambaran kepada pengunjung festival mengenai kearifan lokal di Tabanan,’’ jelasnya. Sementara itu, I Gede Pitana memberikan apresiasi atas penyelenggaraan festival tersebut karena penyelenggaraannya yang sangat inklusif. Pihaknya menambahkan, festival seperti ini adalah salah satu cara yang efektif dalam mempromosikan destinasi pariwisata yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat. ‘’Saya sudah mengikuti beragam hingga ratusan di

dalam hingga luar negeri, tetapi saya memberikan nilai positif kepada festival ini sebagai festival yang sangat inklusif, karena model festival ini melibatkan segenap stakeholder, desa adat, pangempon, PKK, sekaa teruna, swasta dan kami dari pemerintah. Saya juga berharap festival ini dapat diselenggarakan setiap tahun dan kami akan senantiasa memberikan dukungan,’’ imbuhnya. Sejumlah suguhan kesenian budaya lainnya juga ditampilkan dalam Festival ini yakni tari Maskot dan tari Kecak Ulun Danu Beratan serta atraksi menarik lainnya. (ad895)

Melihat situasi ini, Mabes Polri lewat Satgas Nusantara perlu segera turun ke Tapanuli Utara agar tidak terjadi konflik di daerah itu,’’ kata Neta. Tidak hanya di Tapanuli Utara, lanjutnya, di Kepulauan Riau (Kepri) juga muncul masalah, yaitu pertemuan Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Yan Fitri dengan Ketua DPD PDI-P dan tim sukses pasangan calon tertentu di Tanjungpinang. ‘’Memunculkan berbagai spekulasi tentang ketidaknetralan polisi pada Pilkada 2018. Untuk itu, Wakapolda perlu menjelaskan pertemuan itu secara transparan agar pilkada di daerah ini berjalan aman tanpa konflik,’’ ujarnya. (ant)

Zaman Sekarang

Penting bagi saksi untuk mengetahui di tahapan mana saja yang bisa dikatakan sebagai titik-titik rawan. ‘’Saksi memiliki hak untuk menyampaikan komplain. Apalagi di zaman sekarang, zaman IT, sehingga dengan cepat bisa memberikan keluhan langsung ketika kecurangan itu terjadi,’’ ujarnya. Dekan FISIP Undiknas University I Nyoman Subanda mengatakan, golput pada dasarnya ada tiga yakni golput ideologis, golput politis, dan golput teknis. Golput ideologis adalah tidak mau memilih karena tidak suka dengan ideologi negara. Golput politik, karena beranggapan hasil pilkada hanya begitu-begitu saja. Di sini, kualitas figur menjadi penting dan kuncinya adalah partai politik dalam mengorbitkan calon yang qualified dan berkapabilitas bagus. Sedangkan golput teknis, karena tidak mendapat surat panggilan

atau tidak terdaftar. Mantan Ketua KPU Kota Denpasar Ray Misno mengatakan, penyelenggara pilkada tidak cukup hanya profesional, juga berintegritas dan memiliki kejujuran. Tidak hanya berlaku untuk KPU dan Bawaslu di tingkat atas, tetapi juga PPK, PPS, dan KPPS serta pengawas di lapangan. Sekalipun Bawaslu sudah membentuk pengawas di tingkat TPS, belum juga menjamin pilkada bebas dari kecurangan. Anggota Bawaslu Provinsi Bali Kadek Suadnyana mengatakan, saat ini ada form C7 KWK untuk mengantisipasi jumlah pemilih yang dimanipulasi lewat daftar hadir. Ketika jumlah surat suara tidak sama dengan daftar hadir, berarti di sana ada suatu permasalahan. Bawaslu pun disarankan untuk merekomendasi pemungutan suara ulang. ‘’Tapi sebelum hal tersebut terjadi, kami melakukan pencegahan-pencegahan. Terutama kami sudah diinstruksikan untuk membuat (identifikasi) TPS rawan,’’ ujarnya.

Anggota Panwaslu Kabupaten Tabanan I Wayan Wirka mengatakan selalu membuat cegah dini terkait tahapan pilkada. Terlebih pada tahapan kampanye yang melibatkan pejabat seperti kepala daerah dalam tim kampanye. ‘’Kami mengingatkan batasan-batasan mana yang boleh dilakukan,’’ ujarnya seraya mengatakan tidak ada temuan pelanggaran sesuai hasil pengawasan Panwaslu Tabanan maupun tidak ada laporan masyarakat terkait pilkada serentak 2018. Ketua Panwaslu Kabupaten Badung I Ketut Alit Astasoma mengatakan, upaya pencegahan kecurangan dilakukan dengan memberi pemahaman bahwa pejabat pemerintah jangan sampai menguntungkan atau merugikan salah satu paslon. Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan mengatakan, kepala daerah di bumi makepung juga menjadi tim pemenangan paslon pilgub. Fenomena ini lazim terjadi, sehingga sudah dilakukan upaya cegah dini. (kmb32)

Tetap Lestari Ciri khas inilah yang disebut dengan taksu atau karisma yang nantinya mampu memberikan kesan tersendiri bagi sebuah kesenian di Bali. ‘’Jadi seluruh masyarakat Bali tentunya generasi muda harus tetap melestarikan seni dan kebudayaan Bali, karena kebudayaan Bali itu mataksu, ini yang tidak ada di daerah lain,’’ ungkap Rai Mantra. Memperkuat identitas diri sebagai kota budaya dengan fasilitas ruang berekspresi dapat dijumpai di Denpasar. Meliputi Denpasar Art Space, ruang berpameran bagi seniman seni rupa, Taman Photography di Youth Park sebagai ruang ekspresi seni fotografi, Video Trone bagi insan seni videografi. Demikian pula ruang publik yang ada di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung hampir setiap pekan dapat dijumpai berbagai pertunjukan seni. Kearifan lokal Bali tak luput dari perhatian

Pemkot Denpasar terhadap pemujaan Petinget Tumpek Krulut Sebagai sujud dan syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas manifestasinya terciptanya suara-suara suci atau tabuh dalam kehidupan. Maka dalam upacara Tumpek Krulut usai persembahyangan dilanjutkan dengan upacara Ngelawang dan Sesolahan dari berbagai sanggar serta sekaa yang ada. Salah satu seniman terbaik Kota Denpasar, Bali, Nyoman Suarsa yang akrab disapa ‘’Yang Pung’’ merasa optimistis terkait eksistensi pengembangan seni budaya di Kota Denpasar. Yang Pung yang sempat menerima penghargaan bidang pendidikan seni dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) belum lama ini juga mengaku ruang berekspresi sangat dibutuhkan bagi insan seni. Tak terlepas pula di Kota Denpasar yang sudah ditunjang dengan ruang berekspresi secara baik oleh Pemkot Denpasar. ‘’Ini dibuktikan dengan komitmen

Pemerintah Kota Denpasar dengan banyaknya memberikan ruang bagi seniman untuk berkespresi dan menunjukkan karyanya,’’ katanya. Y a ng Pung jug a m en egaskan bahwa Wali Kota Rai Mantra sangat concern terhadap ruang berkesenian di Denpasar. Tidak hanya ruang yang telah diberikan, namun juga memberikan pemberdayaan lewat pelatihan-pelatihan seni melalui terbentuknya sanggarsanggar tari yang ada serta memfasilitasi siswa sekolah dengan kegiatan berkesenian untuk mengisi libur sekolah. Dari Pendididkan Anak Usia Dini (PAUD) hingg a la nsia d ib erika n ruang untuk berekspresi. Hal ini dibuktikan dengan penampilan seniman lansia yang berdampingan pentas bersama anak-anak PAUD pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun lalu. Tentu ini menjadi hal yang sangat baik dalam perkembangan dan pelestarian seni di Bali khususnya di Kota Denpasar. (ad881)


RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

senin Umanis, 25 Juni 2018

Pelatih Meksiko Kecam Korsel Meksiko – Pelatih Meksiko berang atas permainan keras yang ditunjukkan Korea Selatan, walau berhasil menang 2-1. Meksiko berhasil meraih kemenangan krusial atas Korea Selatan lewat skor tipis 2-1 pada matchday kedua Grup F Piala Dunia 2018, Sabtu (23/6) malam. Walau belum dipastikan lolos, hasil itu mengukuhkan Meksiko sebagai pemuncak Grup F dengan koleksi enam poin. Meski begitu pelatih El Sombrero, Juan Carlos Osorio, dibuat frustrasi oleh jalannya pertaindingan. Osorio mengecam habis permainan keras Korsel yang melanggar tim asuhannya sampai 24 kali. Dia menyesalkan wasit pemimpin laga yang lunak dalam mengambil keputusan. ‘’Biasanya, saya tidak suka berbicara tentang wasit tetapi ada sesuatu yang tidak saya sukai dan itu adalah bahwa ada 24 pelanggaran terhadap kami,’’ tutur Osorio, Minggu (24/6) kemarin. ‘’Sangat mudah untuk menganalisis siapa yang melakukannya. Demi

kebaikan sepak bola, saya harap mereka mengambil tindakan pencegahan dan tindakan yang diperlukan,’’ imbuhnya. Juru taktik berusia 56 tahun itu kemudian menyanjung dukungan heroik suporter Meksiko, yang membuat Javier ‘’Chicharito’’ Hernandez cs. selalu terbakar di setiap laga. ‘’Ini sangat menghibur dan menarik untuk melihat bagaimana para penggemar Meksiko mengikuti kami. Saya sangat terharu mendengarkan lagu kebangsaan, jadi bayangkan Klasemen Grup F

Meksiko 22003126 Jerman 21012203 Swedia 21012203 Korea Selatan 2 0 0 2 1 3 -2 0

bagaimana perasaan para pemain,’’ lanjutnya. ‘’Saya tidak berpikir ada banyak kelompok pendukung yang menunjukkan semangat tanpa batas untuk tim mereka,’’ tutupnya. Sementara itu, Chicarito menyatakan kemenangan atas Korea Selatan berpotensi berakhir percuma. Hal itu terjadi karena Meksiko kebobolan melawan Korsel. Artinya El Sombrero berpotensi tak lolos jika kalah dari Swedia di matchday terakhir, sementara Jerman sukses menang minimal satu gol tanpa kebobolan atas Korsel. ‘’Ini hasil yang luar biasa, kami menang dua kali dari dua laga yang sudah dimainkan. Ironisnya, itu belum membuat kami lolos ke babak gugur,’’ kata Chicharito. ‘’Hasil hebat ini akan percuma jika kami tidak mengalahkan Swedia. Semuanya bakal berakhir hampa. Karenanya kami harus fokus menjalani partai demi partai,’’ tutupnya. (kmb33/afp)

Samai Rekor Maradona

Bali Post/Afp

Romelu Lukaku

ROMELU Lukaku berhasil mencetak dua gol sekaligus membawa Timnas Belgia menang 5-2 atas Tunisia pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2018, di Otkrytiye Arena, Sabtu (23/6) kemarin. Penyerang Manchester United (MU) itu mencetak gol pertamanya pada menit ke-16. Bola hasil sepakan kaki kiri Lukaku yang memanfaatkan umpan dari Dries Mertens melesat mulus masuk ke gawang Tunisia. Romelu Lukaku kembali membobol gawang Tunisia pada menit ke-45+3. Mantan striker Everton itu berhasil mengonversikan umpan Thomas Meunier menjadi gol dengan tendangan kaki kanan. Sepasang gol tersebut tak hanya membantu Belgia menang atas Tunisia, namun juga membuat Lukaku menyamai pencapaian Diego Maradona. Lukaku menjadi pemain pertama yang mencetak dua gol secara beruntun pada putaran final Piala Dunia, setelah Maradona pada 1986. Pemain 25 tahun tersebut juga mendulang sepasang gol ketika Timnas Belgia menang 3-0 atas Panama, 18 Juni 2018. Lukaku membobol gawang Panama pada menit ke-69 dan 75’. Selain itu, Romelu Lukaku juga menorehkan rekor bersama Timnas Belgia. Dia menjadi pesepak bola pertama asal Belgia yang mendulang empat gol pada turnamen resmi antarnegara. Selain Romelu Lukaku, gol-gol Timnas Belgia juga disarangkan Eden Hazard pada menit ke-6 dan 51’, serta Michy Batshuayi menit ke-90. Sementara itu, dua gol Tunisia dicetak Dylan Bronn menit ke-18 dan Wahbi Khazri menit ke-90+3. Hasil ini membuat De Rode Duivels kian dekat untuk lolos ke-16 besar Piala Dunia 2018. Belgia kini mendulang enam poin dari dua laga. (kmb33/afp)

Manfaat Sepak Bola bagi Kesehatan Denpasar (Bali Post) – Sepak bola merupakan olahraga terpopuler dan paling digemari di dunia, terutama saat Piala Dunia 2018 berlangsung seperti sekarang ini. Olahraga sepak bola merupakan pertandingan antara dua kelompok yang masing-masing terdiri dari 11 orang di mana kelompok yang berhasil mencetak gol terbanyaklah yang menjadi pemenang. Di balik keseruan olahraga sepak bola, ternyata olahraga ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan. Berdasarkan wawancara dengan dr. Nila Wahyuni, M.Fis., sepak bola sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan kesehatan mental. Olahraga sepak bola dapat memberi manfaat positif untuk kesehatan fisik yaitu dapat melatih beberapa komponen biomotorik. Komponen biomotorik adalah kemampuan gerak dasar fisik atau aktivitas fisik dari tubuh manusia yang terdiri dari daya tahan jantung-paru, daya tahan otot, kekuatan otot, kelenturan, komposisi tubuh, kecepatan gerak, kelincahan, keseimbangan, kecepatan reaksi dan koordinasi. Olahraga sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang dapat meningkatkan daya tahan jantungparu, di mana pemain sepak bola harus berjalan dan berlari sepanjang permainan berlangsung sehingga dapat menyebabkan jantung-paru berfungsi dengan lebih optimal. Daya tahan jantung-paru merupakan cerminan fungsi jantung, pembuluh darah dan paru untuk berfungsi secara optimal. Daya tahan jantung-paru ini tercermin dari kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas secara terusmenerus dalam jangka waktu lama yaitu lebih dari 10 menit tanpa mengalami kelelahan fisik yang berarti. Jenis olahraga yang dapat melatih daya tahan jantungparu adalah jenis olahraga aerobik, di mana kata aerobik berarti ‘’dengan oksigen’’ dan selama melakukan olahraga aerobik tubuh menggunakan oksigen untuk mensuplai energi yang dibutuhkan saat berolahraga. Salah satu jenis olahraga aerobik yang dapat meningkatkan daya tahan jantung-paru adalah latihan interval yaitu olahraga dengan intensitas tinggi yang diselingi dengan olahraga intensitas rendah. Para pemain bola selama

pertandingan harus berlari dengan cepat kemudian terdapat fase di mana pemain harus berlari lambat bahkan berjalan. Pola olahraga seperti tersebut secara tidak langsung melatih jantung dan paru untuk berfungsi lebih baik yang pada akhirnya akan meningkatkan daya tahan jantung-paru. Selama pertandingan berlangsung, para pemain juga harus melompat dan menendang sehingga dapat melatih kekuatan otot dan daya tahan otot. Menurut dr. Nila, olahraga sepak bola juga dapat melatih konsentrasi di mana para pemain harus fokus pada ke mana arah bola digiring serta melatih akurasi (accuracy) yaitu kemampuan tubuh untuk mengendalikan gerakan bebas menuju ke suatu sasaran di mana seorang pesepak bola harus dapat memperkirakan secara tepat dari arah mana harus menendang bola agar tepat masuk ke dalam gawang. Olahraga sepak bola juga dapat melatih komponen biomotorik lainnya yaitu kecepatan gerak di mana dalam pertandingan terdapat fase di mana pemain harus belari dengan cepat. Selain dapat memberikan manfaat positif terhadap kesehatan fisik, ternyata olahraga sepak bola juga dapat memberikan manfaat terhadap fungsi kognitif. Olahraga sepak bola dapat melatih para pemain untuk membuat keputusan dengan cepat selama pertandingan berlangsung dan pada saat permainan berlangsung dengan tempo lambat para pemain juga harus berpikir kreatif untuk dapat melihat peluang-peluang dalam menempatkan dan menendang bola atau untuk menentukan posisinya sendiri. Dokter Nila memaparkan bahwa selain berbagai manfaat yang telah disebutkan, manfaat lain yang juga dapat diperoleh dari olahraga terpopuler ini adalah dapat melatih kesehatan mental di mana para pemain dapat meningkatkan rasa percaya diri ketika berhasil mencetak gol atau memenangkan pertandingan. Di samping itu olahraga sepak bola juga dapat melatih para pemain untuk dapat bekerja sama dalam tim, bagaimana bekerja secara bersama-sama untuk mencapai satu tujuan. Di akhir, dr. Nila meenyimpulkan bahwa olahraga sepak bola adalah cabang olahraga yang dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental. *

Juan Carlos Osorio

Bali Post/afp

Catatan Disiplin Bisa Tentukan Nasib Spanyol dan Portugal Moskow – Catatan disiplin Spanyol dan Portugal dapat digunakan untuk menentukan siapa tim pemenang Grup B Piala Dunia jika keduanya menang dengan skor yang sama dalam pertandingan kualifikasi terakhir mereka malam nanti. Dalam insiden yang mungkin saja terjadi bahwa kedua tim kalah dengan skor identik maka peraturan fair play, aturan tambahan penentuan kemenangan yang dibawa FIFA untuk Rusia 2018, juga diperlukan untuk memutuskan negara mana yang akan melaju ke babak 16 besar. Kedua negara memiliki empat poin dari dua pertandingan pertama mereka. Maroko, yang akan menghadapi Spanyol pada saat yang sama, sudah pasti tersingkir, setelah kalah dalam dua pertandingan mereka sejauh ini. Setelah bermain imbang 3-3 dalam laga pembuka Piala Dunia mereka, Spanyol dan Portugal keduanya mengamankan kemenangan 1-0 atas Iran dan Maroko, masing-masing untuk masuk ke pertandingan grup ketiga dengan jumlah poin yang sama, selisih gol dan gol yang dicetak. Saat pertandingan di antara mereka berakhir seri, semua penentuan kemenangan yang terkait dengan pertandingan itu menjadi tidak relevan. Jika ini tetap terjadi setelah pertandingan final, maka catatan fair play tim akan digunakan. Spanyol saat ini memuncaki Grup B karena

Inggris Cukur Panama

Nizhny Novgorod Inggris mencukur Panama dengan skor telak 6-1 dalam lanjutan laga Piala Dunia Grup G, Minggu (24/6) malam. Hary Kane mencetak hattrick dalam pertandingan ini. Dengan kemenangan ini, The Three Lions memastikan diri lolos ke babak 16 besar. Sejak awal, pertandingan memang berlangsung berat sebelah. Inggris menguasai bola hingga 67%. John Stones dua kali mencetak gol lewat tandukannya, sementara Harry Kane dua kali mengoyak gawang Panama lewat titik putih ditambah sekali di babak kedua setelah tembakan rekannya tidak sengaja mengenai kaki striker Tottenham itu. Satu gol lainnya disumbangkan Jesse Lingard lewat tendangan voli indah dari luar kotak penalti. Untuk kali pertama, Inggris berhasil mencetak banyak gol di satu pertandingan di Piala Dunia. Empat dari enam gol Inggris, semua berasal dari bola mati. Dua penalti, satu sundulan hasil sepak pojok, dan satu hasil proses tendangan bebas tidak langsung yang cantik. Terlihat betul Inggris melatih situasi bola mati sebagai salah satu variasi serangan di Piala Dunia kali ini. (kmb33/afp)

mereka memiliki catatan disiplin yang lebih baik, dengan hanya satu kartu kuning dari dua pertandingan pertama mereka. Portugal, berkat kartu kuning di menit ke-92 yang diberikan kepada Adrian Silva saat melawan Iran, memiliki dua kasus. Karena itu, serta untuk mencari siapa juara grup yang akan mengamankan tiket ke babak 16 besar, tim Spanyol dan Portugal juga harus menjaga agar mereka tetap tenang dan tidak menambah jumlah kartu mereka. Di bawah sistem fair play FIFA, kartu kuning dianggap minus satu poin, sementara kartu merah tidak langsung minus tiga. Kartu merah langsung akan dikenakan pengurangan kepada tim empat poin. Jika dalam kejadian yang luar biasa di mana kedua tim juga finis dengan catatan disiplin yang identik, maka FIFA akan melakukan undian untuk memutuskan posisi tim dan berpotensi diterapkan untuk masa depan Piala Dunia mereka. Pada tahun 1990, Belanda dan Irlandia juga diputuskan untuk memperebutkan tempat kedua di grup mereka dengan catatan yang identik sehingga pengundian dilakukan untuk menentukan siapa yang akan maju di urutan kedua dan siapa yang akan lolos sebagai kualifikasi tempat ketiga teratas. Dari hasil undian, Belanda di tempat kedua dan Irlandia diberi peringkat ketiga. (kmb33/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook