Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
Sabtu paing, 9 september 2017
20 HALAMAN
NOMOR 22 TAHUN KE 70
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
2
Sabtu Paing, 9 September 2017
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Sabtu paing, 9 september 2017
MA Takkan Beri Ampun Aparat Terkena OTT Jakarta (Bali Post) – Mahkamah Agung (MA) melalui Kepala Biro Hukum dan Humas Abdullah menegaskan, MA tidak akan memberikan toleransi kepada seluruh aparat peradilan yang melakukan penyimpangan perilaku, baik dalam tahap etika maupun tindak pidana. ‘’Tidak ada toleransi, MA nyatakan dengan tegas apabila ada aparat yang tertangkap tangan (OTT) KPK maka akan dijatuhi sanksi pada hari itu juga,’’ kata Abdullah di Gedung MA Jakarta, Jumat (8/9) kemarin. Abdullah mengatakan hal tersebut dalam menanggapi penangkapan
20 HALAMAN
NOMOR 22 TAHUN KE 70
seorang panitera pengganti dengan inisial HK, kemudian hakim karier inisial SR, dan hakim ad-hoc berinisial HA Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) di Bengkulu pada Rabu (6/9) malam. Adapun sanksi yang diberikan oleh MA kepada ketiga oknum tersebut adalah pemberhentian sementara. Selanjutnya MA juga menonaktifkan sementara Ketua PN Bengkulu, yang diminta MA untuk turut bertanggung jawab atas perilaku bawahannya. ‘’Pimpinan PN Bengkulu diperiksa, apakah pembinaan yang dilakukan selama
ini sudah dijalankan atau belum,’’ kata Abdullah. Kendati demikian, Abdullah menegaskan bahwa dinonaktifkannya Ketua PN Bengkulu untuk sementara waktu tidak berarti terlibat dalam kasus tersebut. ‘’Ketua PN Bengkulu diamankan supaya dalam proses penyidikan tidak ada pihak yang memengaruhi, tindakan ini termasuk dalam pencegahan,’’ kata Abdullah. Bila pemeriksaan terhadap Ketua PN Bengkulu membuktikan tidak ada indikasi keterlibatan, maka MA akan segera mengembalikan jabatan dan mengembalikan nama baiknya. (ant)
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Jokowi Tanggapi Reklamasi Teluk Benoa
Lingkungan dan Ekonomi Harus Jalan Beriringan
Mangupura (Bali Post) Presiden RI Joko Widodo angkat bicara soal reklamasi Teluk Benoa. Bahkan, Presiden mengaku tahu semuanya soal reklamasi Teluk Benoa. Dia tidak memberikan kepastian tentang nasib Perpres No.51 Tahun 2014 yang dikeluarkan era SBY. Namun, Jokowi menegaskan bahwa ekonomi dan lingkungan harus berjalan beriringan. ‘’Tahu (reklamasi Teluk Benoa - red). Saya sudah tahu semuanya. Sekali lagi ekonomi dan lingkungan harus berjalan beriringan,’’ ujarnya usai berpidato dalam Seminar Internasional Ikatan Notaris Indonesia di BNDCC, Nusa Dua, Badung, Jumat (8/9) kemarin.
Bali Post/ant
BARANG BUKTI - Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Ketua Kamar Pengawasan MA Sunarto menyaksikan penyidik KPK menunjukkan barang bukti uang hasil OTT hakim Tipikor Bengkulu, Kamis (7/9).
Kasus OTT Bengkulu
Tiga Orang Ditahan Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka terduga penyuap hakim pemutus perkara kasus dugaan korupsi kegiatan rutin Tahun Anggaran 2013 pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu. ‘’KPK menahan ketiga tersangka selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (8/9) kemarin. Tiga tersangka itu ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK C1.
Sebelumnya, KPK mengamankan enam orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) dugaan suap hakim di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bengkulu di daerah Bengkulu dan Bogor. Enam orang itu adalah Dewi Suryana selaku hakim anggota Pengadilan Tipikor Bengkulu, Hendra Kurniawan dari Panitera Pengganti Pengadilan Tipikor Bengkulu, Syuhadatul Islamy sebagai PNS atau keluarga terdakwa Wilson, DHN sebagai pensiunan Panitera Pengganti Pengadilan Tipikor Bengkulu, S selaku PNS, dan DEN dari pihak swasta. Diduga pemberian uang terkait
dengan penanganan perkara Nomor 16/ Pid.Sus-TPK/2017/PN Bgl dengan terdakwa Wilson agar dijatuhi hukuman yang ringan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bengkulu. Selama proses persidangan diindikasikan pihak keluarga terdakwa berupaya mendekati hakim melalui DHN. ‘’Diduga jumlah uang yang disepakati untuk memengaruhi putusan adalah Rp 125 juta,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Kamis (7/9) malam. KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yakni Dewi Suryana, Hendra Kurniawan dan Syuhadatul Islamy. (ant)
Ketika ditanya apakah dirinya akan segera mencabut Perpres 51, Jokowi memilih untuk tidak menjawab. Dengan pengawalan cukup ketat, mantan Wali Kota Solo ini terus berjalan keluar dari BNDCC menuju mobilnya. Walaupun, masih menyempatkan diri untuk melayani swafoto bersama sejumlah peserta seminar internasional Ikatan Notaris Indonesia. Selanjutnya, Jokowi bertolak menuju Puspem Badung untuk menyerahkan sertifikat tanah. Dalam pidatonya di hadapan para notaris, Jokowi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terjadinya reformasi besar-besaran dalam meningkatkan peringkat ease
of doing business atau kemudahan berbisnis di Indonesia. Tahun ini, Indonesia sudah bertengger di peringkat 91 seperti laporan yang dikeluarkan Bank Dunia. Peringkat ini naik signifikan dari sebelumnya di posisi 120 pada tahun 2014. Lalu berturut-turut berada di peringkat 114 di tahun 2015 dan peringkat 106 pada 2016. Akan tetapi, Jokowi masih menargetkan Indonesia bisa berada di peringkat 40. Kendati berambisi demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku tidak akan mengabaikan aspek sosial dan lingkungan. Hal. 19 Pengurusan Izin
’’Semua harus berjalan seimbang. Ekonomi berjalan, lingkungan juga tidak boleh ditinggalkan. Prinsip itu.’’ Jokowi
Bali Post/kmb32
NOTARIS - Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam Seminar Internasional Ikatan Notaris Indonesia, Jumat (8/9) kemarin.
Indonesia Sudah Berupaya Maksimal Bantu Rohingya Semarang (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan, pemerintah Indonesia sudah berupaya maksimal memberikan perhatian dan melakukan berbagai langkah untuk membantu warga Rohingya di Myanmar. ‘’Sudah melakukan action, tidak hanya diplomasi,’’ katanya, di Semarang, Jumat (8/9) kemarin, saat dimintai tanggapan terkait langkah pemerintah RI untuk membantu menyelesaikan persoalan konflik Rohingya di Rakhine, Myanmar. Tjahjo menyebutkan pemerintah RI sudah menugaskan Menteri Luar Negeri untuk menggalang negara-negara ASEAN, menggalang negara-negara di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan negara-negara Eropa untuk Rohingya. Langkah konkret yang dilakukan, katanya, termasuk memberikan bantuan untuk mengurangi beban pengungsi Rohingya, sehingga harus dipahami sebagai upaya pemerintah membantu warga Rohingya secara maksimal. ‘’Yang Pak Jokowi sam-
paikan secara terbuka. Yang Bu Retno (Menlu - red) sampaikan di Myanmar dan Bangladesh adalah membawa amanah masyarakat Indonesia,’’ kata politikus senior PDI Perjuangan ini. Bagaimanapun, katanya, bangsa Indonesia merasa senasib dan sepenanggungan dengan apa yang dirasakan saudara-saudara di Rohingya, baik sebagai sesama muslim maupun sesama warga negara. ‘’Artinya, pemerintah sudah maksimal. Jangan kemudian dibelokkan, digoreng, seolah-olah pemerintah tidak berbuat apaapa,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hajriyanto Y Thohari mengatakan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) belum terlihat sepak terjangnya dalam konflik kemanusiaan terhadap etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar. ‘’Kita belum mendengar apa yang dilakukan OKI terhadap adanya penyiksaan dan pembataian etnis Rohingya,’’ kata Hajriyanto, di Jakarta, Jumat kemarin.
Bahkan, menurutnya, belum ada pertemuan setingkat menteri luar negeri sekalipun di lingkaran OKI. Di sisi lain, Hajriyanto justru melihat organisasi multinegara lain, dengan Indonesia di dalamnya, sudah bergerak untuk Rohingya yaitu Asosiasi Negaranegara Asia Tenggara (ASEAN) dan Persatuan Bangsa-bangsa (PBB). Dia mengatakan di tingkat negara anggota ASEAN sudah berupaya mengatasi konflik Rohingya lewat kewenangan organisasi tersebut dengan Myanmar sebagai anggota. ‘’Terdapat lobi-lobi diplomatik antaranggota ASEAN untuk membahas aksi penyelesaian konflik Rohingya, meski hasilnya hingga saat ini belum membanggakan,’’ katanya. Sementara lewat PBB, katanya, telah dilakukan pembentukan tim pencari fakta di Myanmar guna mengusut dugaan pelanggaran HAM di negara mayoritas etnis Burma itu terhadap Rohingya. (ant)
Bali Post/rtr
HANCUR - Sebuah mobil hancur tertimpa tembok yang ambruk pascaterjadi gempa berkekuatan 8,4 SR di pesisir Meksiko. Dilaporkan gempa tersebut membuat sejumlah gedung hancur dan tiga orang tewas.
Gempa 8,4 SR Guncang Meksiko
GEMPA berkekuatan 8,4 skala Richter (SR) mengguncang lepas pantai Meksiko yang menyebabkan setidaknya tiga orang tewas, dan evakuasi massal serta peringatan tsunami telah dilakukan di seluruh wilayah tersebut. Menurut The Guardian, gempa terjadi 165 kilometer sebelah barat negara bagian Chiapas sesaat sebelum tengah malam pada Kamis (7/9) waktu setempat, dan disebut sebagai gempa terkuat di negara itu sejak 1985, menurut lembaga perlindungan sipil. Tiga orang dipastikan tewas di Chiapas, kata gubernur, saat pusat peringatan tsunami Pasifik mengatakan gelombang setinggi 3 meter dapat menerjang pantai. Gelombang awal tercatat di kota-kota Meksiko seperti Salina Cruz, Puerto Madero dan Huatulco antara 0,3 hingga 0,7 meter
di atas permukaan air pasang. Di Chiapas, orang-orang meninggalkan gedung apartemen, mengenakan piama, dan berkumpul secara berkelompok di jalanan. Sekitar tengah malam bangunan bergoyang kuat selama lebih dari satu menit, mengendurkan lampu dari langitlangit rumah. Rodrigo Soberanes, yang tinggal di dekat San Cristobal de las Casas di Chiapas, mengatakan kepada Associated Press rumahnya ‘’bergerak seperti permen karet’’ akibat gempa tersebut. Gubernur Chiapas Manuel Velasco mengatakan rumah-rumah dan pusat perbelanjaan telah runtuh di San Cristobal. ‘’Saluran listrik di rumah sakit telah terputus. Rumah, sekolah dan rumah sakit juga terdampak,’’ ujarnya. (ant)
Bali Post/ant
PEDULI ROHINGYA - Sejumlah biksu mengikuti aksi ‘’Jabar Peduli Rohingya’’ di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/9) kemarin. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama ormas dan perwakilan lintas agama menggelar aksi penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian terhadap kasus kemanusiaan yang terjadi di Rakhine State Myanmar.
denpasar
4
Sabtu Paing, 9 September 2017
figur
Bali Post/edi
Investasi Nonfisik
BERINVESTASI tidak harus dalam bentuk fisik, namun berinvestasi juga bisa secara nonfisik. Misalnya, berinvestasi melalui saham. Investasi saham juga tidak mengenal umur, bahkan mahasiswa pun bisa melakukannya. Seperti yang dilakukan di Kampus Unud, Jumat (8/9) kemarin. Melalui Public Expose Marathon 2017, mahasiswa diedukasi tentang saham. Hal ini dilakukan untuk membuka pikiran mereka agar aktif menabung melalui pembelian saham. ‘’Keikutsertaan mahasiswa dalam berinvestasi di bidang saham ini sangat antusias,’’ kata Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (BJBR) Ahmad Irfan. Dikatakan, dipilihnya mahasiswa untuk berinvestasi saham adalah untuk memperkenalkan tentang saham kepada generasi muda. Di samping untuk mengedukasi, hal ini, juga untuk memotivasi mahasiswa menabung melalui pembelian saham. ‘’Hal ini harus dilakukan sejak masih kuliah. Dengan diberikan edukasi seperti ini, kami berharap bisa mengurangi pengangguran di Indonesia,’’ harapnya. Bank BJB menutup triwulan II tahun 2017 dengan hasil yang cemerlang setelah berhasil membukukan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun dari masyarakat naik menjadi Rp 85,4 triliun atau tumbuh 15,6 persen year on year (y-o-y). Total aset Bank BJB tercatat sebesar Rp 108,6 triliun atau tumbuh 11,7 persen y-o-y. Dikatakan, sebagai lembaga perbankan yang menjalankan fungsi intermediasi, Bank BJB juga berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang cukup baik, yakni mencapai 12,9 persen y-o-y (jauh di atas rata-rata industri perbankan yang hanya tumbuh 7,77%) dengan total kredit yang disalurkan Bank BJB sebesar Rp 68,2 triliun, serta keberhasilan mengendalikan struktur pendanaan menjadi lebih efisien. Pertumbuhan kredit yang cukup baik ini diimbangi dengan keberhasilan Bank BJB menjaga Rasio Kredit Bermasalah (NPL) di level 1,57 persen (turun 45 bps) atau jauh lebih baik dibandingkan triwulan II 2016 yang berada pada level 2,02 persen. Kinerja yang positif ini membawa laba bersih Bank BJB tercatat sebesar Rp 829 miliar. (edi)
Korban Penebasan Kerap Alami Kekerasan
Denpasar (Bali Post) Sebelum mengalami kejadian nahas pada Selasa (5/9) lalu, Putu Kariani (29) kerap mengalami kekerasan dari suaminya. Adik korban, Fitriani, menuturkan korban beberapa kali sempat bercerita tentang masalah rumah tangga yang dialaminya. Menurut Fitriani, kakaknya beberapa kali bercerita kepadanya terkait perlakuan kasar yang dilakukan suaminya. Rumah tangga yang dibangun selama lebih dari 15 tahun itu memang tidak harmonis. Kakaknya sering mendapat perlakuan kasar dari suaminya, mulai dari pemukulan hingga pencekikan. Akan tetapi korban memilih tetap bertahan karena melihat anak-anaknya. Tidak hanya itu, korban juga cerita kalau sang suami sering mabuk dan bermain wanita. ‘’Kalau pemicu sampai tega melakukan ini (penebasan di bagian kaki hingga terpotong - red), saya masih belum bisa menanyakan hal ini kepada kakak. Biarkan dia istirahat dulu,’’ katanya. Menurut informasi yang ia didengar, sebelum kejadian, pelaku baru pulang dari Legian. Saat itu kakaknya meminta izin untuk pulang ke rumah orangtuanya untuk menjenguk ayahnya yang sakit. ‘’Kakak sebenarnya juga berniat untuk tidak kembali lagi (ke kos - red). Mungkin kakak sudah tidak kuat,’’ terangnya. Namun, saat hendak pergi, kunci motor korban disita pelaku. Dari sanalah terjadi percekcokan hingga berujung penebasan yang disaksikan putra bungsunya yang duduk di kelas IV SD. Sedangkan anak sulungnya yang kini sudah menjadi siswi SMP selama ini tinggal bersama keluarga di Singaraja. Setelah dilakukan amputasi oleh tim medis RSUP Sanglah, dalam waktu dua atau tiga hari, korban telah diperbolehkan pulang. Kakinya sudah diamputasi sekitar 60 cm ke bawah. Pihak keluarga enggan berkomentar banyak terkait penyebab kejadian nahas tersebut. ‘’Saya mohon maaf karena tidak bisa memberi keterangan lebih. Kemarin juga sudah banyak media yang ke sini dan memberitakan. Sekali lagi, saya mohon maaf untuk tidak usah ditemui dulu. Saya takut dia semakin trauma,’’ imbuh Karda, ayah korban. (kmb42)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : PEMBENTUKAN KARAKTER DIMULAI DENGAN MEMBANGUN BUDAYA SEKOLAH Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
DAUR ULANG - Seorang warga mencari botol plastik, kaleng dan kardus di depo sampah Monang-maning, Denpasar. Botol plastik dan benda lainnya yang bisa didaur ulang tersebut dikumpulkan dan dijual pada pengepul.
Terkait Kasus Tahura
Kejati Bidik Tersangka Baru
Denpasar (Bali Post) -
Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sedang mendalami keterlibatan pihak lain, pascapenetapan dua tersangka I Wayan Sunarta dan I Wayan Suwirta dalam kasus lahan taman hutan raya (tahura) di kawasan Jalan By-pass Ngurah Rai, Suwung, Denpasar Selatan. Calon tersangka itu konon dari pihak berwenang yang melakukan penandatanganan hingga terbitnya sertifikat. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Bali Post, Jumat (8/9) kemarin, konon yang calon tersangka yang dibidik itu adalah pihak dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar. ‘’Kita bakal segera
panggil pihak BPN,’’ ujar sumber di internal Kejati Bali. Hanya, siapa yang akan menyusul dua tersangka itu belum dibocorkan ke media. Alasannya, penyidik masih menunggu satu kali pemang-
gilan dan pemeriksaan. ‘’Kalau unsur melawan hukumnya memang sudah memenuhi,’’ jelasnya. Atas dasar itu, pihak kejaksaan juga akan melakukan ekspos atau gelar perkara dalam waktu dekat ini.
Kasi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Bali Edwin Beslar saat dikonfirmasi mengatakan sedang berada di luar. Dia menyarankan untuk menanyakan hal itu kepada salah satu penyidik. Sementara itu, salah satu penyidik, Hari Soetopo, membenarkan bakal memeriksa pihak BPN dalam waktu dekat kemudian melakukan ekspos. Seperti diberitakan sebelumnya, jaksa sudah menahan dua
tersangka, yakni I Wayan Suwirta dan I Wayan Sunarta. Pascapenahan itu, penyidik melakukan penyitaan di tanah sengketa yang sudah dibangun Bank Sinarmas. Kejaksaan tak gentar dan memasang pelang penyitaan di tanah tersebut. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Dua Pembuang Sampah Sembarangan Ditangkap
Ancaman Denda Rp 5 Juta Tak Membuat Jera Denpasar (Bali Post)Ancaman denda tinggi yang mencapai Rp 5 juta bagi para pembuang sampah sembarangan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum Kota Denpasar ternyata tidak membuat masyarakat jera. Buktinya, Jumat (8/9) kemarin Tim Juru Pemantau Lingkungan (Jumali) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar kembali menangkap pembuang sampah sembarang. Sebanyak dua pembuang sampah sembarangan tertangkap tangan oleh petugas saat melaksanakan pemantauan
rutin di seputaran Jalan Diponegoro dan Jalan Cokroaminoto Denpasar. Penangkapan ini dilakukan oleh petugas DLHK Kota Denpasar bersama tim yang terdiri dari Jumali dan Satgas Kebersihan yang dibagi menjadi beberapa regu. Langkah ini sebagai kegiatan rutin Tim Jumali dan Satgas melaksanakan pemantauan setiap malam dan pagi hari menyebar di seluruh wilayah Kota Denpasar. Silih berganti petugas menyusuri setiap kawasan yang sering dijadikan tempat membuang sampah secara liar. Begitu melihat ada masyarakat
yang membuang sampah sembarangan, Satgas Kebersihan dan Jumali langsung menangkapnya dan menahan surat-surat identitas pelanggar tersebut. Salah satu pembuang sampah sembarangan di seputaran Jalan Cokroaminoto, Putu Gede Kompiang (47), yang merupakan pegawai swasta asal Jembrana mengaku baru sekali membuang sampah di pinggir jalan. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang melanggar perda tersebut. “Saya mengaku salah telah melanggar spanduk larangan membuang sampah di tempat ini,’’ ujarnya. Fince Erawathi (55) yang
merupakan pedagang di seputaran Jalan Diponegoro juga tertangkap tangan saat membuang sampah secara sembarangan di pinggir jalan. Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Kota Denpasar I.B. Putra Wirabawa mengatakan, upaya Pemkot Denpasar dalam menjaga kebersihan di wilayah Denpasar harus terus dilakukan bersama-sama. Ia meminta kesadaran dari masyarakat untuk ikut membantu menjaga kebersihan lingkungan di Kota Denpasar, baik kebersihan di darat maupun sungai agar Kota Denpasar ini bisa selalu
bersih dan asri. “Kesadaran masyarakat untuk ikut serta di dalam upaya mewujudkan kebersihan di Kota Denpasar secara keseluruhan harus terus ditingkatkan,” katanya. Putra Wirabawa menegaskan, kedua pembuang sampah sembarangan dan sejumlah pelanggar lainnya akan diajukan ke sidang tindak pidana ringan (tipiring). “Para pelanggar ini memang harus ditangkap dan ditindak tegas. Setelah sidak ini, para pelanggar akan didata dan disidangkan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya. (kmb12)
Pembentukan Karakter Dimulai dengan Membangun Budaya Sekolah
PERSATUAN Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali mendukung Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). ‘’Perpres Nomor 87 Tahun 2017 lahir dari perbaikan Permendikbud Nomor 23/2017 tentang Hari Sekolah. Permendikbud tersebut memunculkan kontroversi,’’ kata Ketua PGRI Provinsi Bali Gede Wenten Aryasuda, Jumat (8/9) kemarin. Selain itu, Perpres PPK menghapus kewajiban sekolah delapan jam per hari atau 40 jam per minggu, yang didasarkan pada kebutuhan dan kepentingan yang terbaik bagi anak. Diketahui, Perpres 87/2017, pada pasal 9 ayat (1) menyebutkan penyelenggaraan penguatan pendidikan karakter pada jalur Pendidikan Formal sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 dilaksanakan selama 6 (enam) atau 5 (lima) hari sekolah dalam 1 (satu) minggu. Sementara pasal (2) berbunyi ketentuan hari sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diserahkan pada masing-masing satuan pendidikan bersama-sama dengan Komite Sekolah/Madrasah dan dilaporkan kepada pemerintah daerah atau kantor kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama setempat sesuai dengan kewenangan masing-masing. Dalam pasal (3) menyebutkan dalam menetapkan 5 (lima) hari sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), satuan pendidikan dan komite/sekolah madrasah mempertimbangkan; kecukupan pendidik dan tenaga kependidikan, ketersediaan sarana dan prasarana, kearifan lokal, dan pendapat tokoh masyarakat dan/atau tokoh agama di luar komite sekolah/madrasah.
Wayan Gunawan
Bali Post/dok
Menurut Aryasuda, prasyarat menjadikan lima hari sekolah tidak mudah dilaksanakan oleh satuan pendidikan tanpa memenuhi keempat prasyarat tersebut. ‘’Perpres PPK tidak otomatis mudah diimplementasikan di lapangan, perlu diterjemahkan kembali dalam aturan turunan dari perpres,’’ jelasnya. Aryasudha mengungkapkan, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam implementasi PPK yakni pertama, karakter tidak bisa diteorikan apalagi didiktekan pada anak. Karakter harus dibangun melalui seluruh proses pembelajaran di sekolah dan membangun karakter harus dimulai dengan membangun budaya sekolah. ‘’Artinya, melibatkan seluruh pemangku kepentingan di sekolah, mulai dari pendidik, tenaga kependidikan, kepala sekolah, siswa dan bahkan orangtua serta masyarakat
Wenten Aryasuda
Bali Post/dok
sekitar,’’ katanya. Kedua, membangun karakter itu harus dimulai dari orang dewasa di lingkungan rumah dan sekolah, karena anak belajar dari model di sekitarnya, sebab 70 persen perilaku anak-anak adalah meniru. Ketiga, mendidik karakter adalah membangun kebiasaan, perilaku berulang yang bisa menjadi budaya atau kebiasaan. Keempat, keberhasilan PPK sangat ditentukan oleh faktor pendidik yang akan jadi teladan bagi peserta didik. ‘’Yang penting, guru tampil memberi contoh dan menjadi teladan. Jika ada materi tentang gotong royong, tidak sekadar taxt book reading,’’ ucapnya. Kelima, agar pendidikan penguatan karakter berhasil diimplementasikan oleh satuan pendidikan maka pemerintah harus berkonsentrasi penuh melatih dan mempersiapkan guru.
Pemerintah juga harus bekerja keras memenuhi delapan standar nasional pendidikan (SNP). Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Wayan Gunawan mengatakan, perpres berlaku untuk semua daerah. Berlakunya perpres itu diharapkan mengakhiri polemik seputar lima hari sekolah. Pada perpres itu, pasal 9 disebutkan bahwa penyelenggaraan pendidikan karakter di jalur pendidikan formal dilaksanakan lima atau enam hari sekolah selama satu minggu. Penentuan hari sekolah diserahkan kepada masing-masing sekolah bersama komite sekolah. Merujuk pada pasal itu, menurut Gunawan, sekolah bisa tetap bisa terlaksana sesuai kondisi semula. Jika semua sekolah melaksanakan lima hari, tetap berlaku lima hari. Demikian juga yang menetapkan enam hari. ‘’Jalan apa adanya saja,’’ katanya. Ia menyebutkan, di Denpasar ada 19 SMP swasta dan sejumlah SD swasta yang menyelenggarakan lima hari sekolah (full day school). Sementara SD dan SMP negeri masih menyelenggarakan enam hari sekolah. Sekolah yang menerapkan lima hari sekolah memang memiliki konsekuensi tertentu. Di antaranya kesiapan sumber daya manusia atau guru serta kesiapan sarana-prasarana. Namun, jelasnya, substansi lima hari sekolah bukan seperti pelaksanaan lima hari kerja. ‘’Bukan itu, tapi tentang pendidikan karakter,’’ ungkapnya. Ditegaskan, yang tak kalah penting dari perpres tersebut adalah penguatan pendidikan karakter. Dia mengimbau pihak sekolah dan stakeholder di dalamnya untuk memberikan teladan yang baik kepada peserta didik. (kmb)
BADUNG
Sabtu Paing, 9 September 2017
5
3.500 Sertifikat Tanah Diserahkan untuk Rakyat Bali
Presiden Jokowi Berpesan Hati-hati ”Sekolahkan” Sertifikat di Bank
PRESIDEN RI Joko Widodo menyerahkan 3.500 sertifikat tanah untuk rakyat Bali, bertempat di Lapangan Puspem Badung, Sempidi, Jumat (8/9) kemarin. Ribuan sertifikat ini diserahkan secara simbolis kepada sepuluh perwakilan penerima. Secara keseluruhan, para penerima ribuan sertifikat ini berasal dari lima kabupaten/kota se-Bali, meliputi Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar dan Klungkung. Turut hadir pada kesempatan itu Menteri Agraria dan Tata Ruang RI Sofyan Djalil, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, bupati/wali kota se-Bali, para pejabat terkait serta 3.000 masyarakat dari lima kabupaten/kota se-Bali. Presiden Jokowi dalam sambutannya memerintahkan kepada Menteri BPN agar segera menyelesaikan persertifikatan tanah di Indonesia, kemudian diserahkan kepada masyarakat. “Banyak sekali sengketa, karena belum pegang ini (sertifikat tanah). Kalau sudah pegang ini kan aman, sertifikatnya ada,” ujar Jokowi. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berpesan kepada masyarakat yang sudah menerima sertifikat agar menjaga sertifikatnya dengan baik, supaya tidak rusak. “Kalau sudah pegang sertifikat, tolong beri
plastik. Kalau genteng bocor tidak rusak. Yang kedua tolong difotokopi. Kalau hilang biar cepat ngurusnya,” katanya. Selanjutnya, Presiden juga menyarankan kalau sertifikat itu mau dijadikan jaminan di bank agar memperhatian kemampuan dalam membayar. “Yang ketiga, kalau mau ‘disekolahkan’ di bank agar hati-hati. Dihitung dan kalkulasi. Hati-hati. Biasanya begitu dapat sertifikat langsung ke bank. Dapat Rp 200 juta, langsung Rp 100 jutanya beli mobil. Ini yang tidak boleh, jangan diutak-atik untuk kesenangan. Sertifikat ini bisa hilang. Hati-hati,” pesan Jokowi berkali-kali. Ditegaskan bahwa sertifikat ini sebagai tanda bukti hak atas tanah yang harus disimpan oleh masyarakat. “Silakan ke bank enggak apa-apa, tapi jangan sampai hilang,” imbuhnya. Ia juga minta kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat. “Saya titip kepada BPN berikan pelayanan yang cepat pada masyarakat. Kemudian secepatcepatnya dikeluarkan,” pinta Jokowi. Sementara itu, Sofyan Djalil selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang RI melaporkan, total ada 3.500 sertifikat yang diserahkan
kepada 2.797 penerima dari lima kabupaten/ kota di Bali. Meliputi Kabupaten Badung 1.000 sertifikat, Tabanan 1.000 sertifikat, Gianyar 1.000 sertifikat, Kota Denpasar 300 sertifikat dan Klungkung 200 sertifikat. Ia mengatakan saat ini ada 46 juta bidang tanah bersertifikat dari 126 juta bidang yang ada di seluruh Indonesia. Untuk di Bali, pihaknya menargetkan semua tanah sudah bersertifikat dan terdaftar pada tahun 2019. “Kalau di Bali sudah sangat banyak tanah bersertifikat. Bagi yang belum, target kita tahun 2019 sudah semua,” ujarnya. Sementara untuk Badung, Sofyan Djalil menyatakan tahun 2018 ini sudah rampung. “Kalau untuk Badung tahun 2018 semua tanah sudah bersertifikat,” tegasnya sembari menambahkan, pada tahun 2017 ini pihaknya telah menyerahkan sekitar juta juta sertifikat di seluruh Indonesia. Sofyan Djalil berharap dengan adanya sertifikat ini bisa menghindari terjadi konflik tanah. “Mudah-mudahan dengan sertifikat itu tidak ada lagi konflik. Dan sertifikat ini bisa digunakan untuk modal keuangan, bisa digadaikan dan dijaminkan. Cuma hati-hati jangan sampai uangnya digunakan untuk kebutuhan konsumtif,” pesan Sofyan Djalil. (ad551)
SERTIFIKAT - Presiden RI Joko Widodo didampingi Bupati Giri Prasta saat menyerahkan 3.500 sertifikat tanah untuk rakyat Bali di Lapangan Puspem Badung, Sempidi, Jumat (8/9) kemarin.
Diduga karena Korsleting Listrik
Puluhan Bangunan Terbakar
Bali Post/wan
SEPI PENGUNJUNG – Kondisi Pasar Kertasari atau Pasar Latu yang berlokasi di Jalan Leko, Mambal, Abiansemal, Badung ini setiap hari sepi pengunjung.
Mangupura (Bali Post) Kebakaran hebat terjadi di By-pass Ngurah Rai dekat traffic light simpang Siligita, Nusa Dua, Jumat (8/9) kemarin. Kebakaran tersebut menghanguskan 20 unit bangunan dalam waktu sekejap. Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Nengah Patrem mengungkapkan, dugaan sementara kebakaran tersebut disebabkan oleh adanya korsleting listrik dari salah satu rumah yang merembet dengan cepat dan menghanguskan bangunan di sekitarnya. Diakuinya, api cepat membesar lantaran bangunannya berupa bedeng triplek dan tempat untuk mengepul barang bekas, seperti kardus dan plastik bekas. “Ketika api muncul ditambah tiupan angin, maka api seketika menjalar,” jelasnya. Di lokasi tersebut, menurut Patrem, ada 88 kk atau 300 jiwa yang bermukim di tempat tersebut. Karena terlalu padat dan berhimpitan, kondisi ini juga membuat risiko kebakaran sangat mudah merembet ke tempat lain. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa, namun kerugian materi diprediksi mencapai lebih dari puluhan juta rupiah. Salah seorang korban yang juga warga pemilik bangunan, Ali Surahman asal Probolinggo, mengatakan pihaknya tinggal di sana dengan status mengontrak tanah. Diakuinya, bangunan di lokasi tersebut kebanyakan berupa bedeng karena untuk aktivitas mengepul sampah. Saat kejadian Ali memang sedang keluar untuk berbelanja. “Kejadiannya sekitar pukul 16.00 Wita. Saat saya tinggal keluar berbelanja masih tidak apa-apa. Tapi saat saya balik api sudah membesar dan merembet,” ungkapnya. Api yang membesar tersebut akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 Wita. Proses pemadaman mengerahkan tujuh unit armada pemadam kebakaran milik Pemkab Badung, ITDC dan Bali Pecatu Graha. Petugas sempat kewalahan memadamkan api karena akses menuju lokasi relatif sulit dijangkau. (kmb23)
Jaga Suasana Kondusif
Satpol PP Tunda Pembongkaran Videotron di Tuban
Mangupura (Bali Post) -
Terkait keberadaan videotron di Banjar Tuban Griya yang melanggar, pihak Satpol PP Badung sebelumnya sudah meminta pemiliknya untuk membongkar. Menyikapi permasalahan itu, Jumat (8/9) kemarin pihak Satpol PP Badung bersama pihak desa adat dan instansi terkait menggelar pertemuan untuk membahas rencana pembongkaran videotron tersebut. Ditemui usai rapat, Kepala Satpol PP Badung Drs. I Gusti Agung Ketut Suryanegara, M.Si. mengatakan pembongkaran videotron tersebut diputuskan ditunda untuk sementara waktu sampai ada keputusan dari Bupati Badung. Keputusan tersebut diambil berdasarkan permintaan dari pihak Banjar Tuban Griya dan desa adat setempat untuk melakukan penundaan. ‘’Masyarakat berencana bertemu dengan Bapak Bupati untuk membicarakan hal ini. Kami menerima permintaan itu untuk menjaga suasana kondusif,’’
kata Suryanegara. Menurut Suryanegara, pihaknya ingin memberi kesempatan kepada krama banjar untuk menyampaikan langsung kepada Bupati. Kendati demikian, pihaknya selaku pelaksana tugas dari Bupati harus menjalankan tugas, namun dalam hal ini memang Bupati juga memiliki kebijakan. Untuk itu, pihaknya memberi waktu kurang lebih seminggu untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut. ‘’Kami menunggu kebijakan Bupati. Sambil menunggu, videotron itu tidak boleh diaktifkan atau
tayang sampai ada keputusan Bupati,’’ ujarnya. Suryanegara menambahkan, pemasangan videotron itu melanggar Peraturan Bupati Badung Nomor 80 Tahun 2014 tentang Reklame. Pada pasal 9 pada peraturan tersebut, tercantum larangan memasang reklame di tempattempat suci atau fasilitas sosial seperti banjar atau wantilan. Selain melanggar, pemasang videotron itu juga diketahui tidak membayar pajak sejak tahun 2014. Terhadap kondisi ini, pihaknya menyerahkan kepada dinas terkait untuk menindaklanjuti. Sementara itu, I Wayan Sukalila selaku Klian Adat Banjar Tuban Griya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Satpol PP yang mau melakukan mediasi terkait rencana pembongkaran videotron tersebut. Diakuinya, ke-
Forensik RSUP Sanglah Belum Tentukan Penyebab Kematian WNA Asal Jepang SETELAH melakukan autopsi Jumat (8/9) kemarin, pihak Kedokteran Forensik RSUP Sanglah belum bisa menentukan penyebab kematian warga negara asal Jepang Matsuba Nurio dan istrinya, Matsuba Hiroko. Hal itu lantaran pihaknya harus melakukan uji laboratorium. Uji laboratorium yang dilakukan adalah pemeriksaan toksikologi dan patologi anatomi. Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., DFM. mengatakan hal itu, Jumat (8/9) kemarin. Menurut Dudut Rustyadi, pemeriksaan toksikologi dengan mengambil sampel dari darah kencing dan cairan tubuh. Sedangkan pemeriksaan patologi anatomi dengan
mengambil bagian organ dalam. “Kita ambil sampel kecil untuk pemeriksaan mikroskopis. Dengan demikian kami belum bisa menentukan penyebab kematian kedua warga negara Jepang tersebut,” katanya. Dudut Rustyadi menambahkan, sampel untuk uji laboratorium telah diambil saata utopsi itu. Pihaknya tidak bisa memastikan kapan hasil uji lab sampel itu keluar. “Hasilnya ya... secepatnya,” tandasnya. Tidak hanya penyebab kematian yang belum bisa diungkapkan. Dudut Rustyadi juga enggan mengungkapkan waktu kematian korban kepada media, dengan alasan akan mengganggu penyelidikan. (may)
beradaan videotron ini selama ini sangat membantu segala aktivitas adat di banjar. ‘’Hasil dari kerja sama kami dengan investor ini sangat membantu menunjang kegiatan-kegiatan yang ada di banjar,’’ tuturnya. Terkait masalah tak membayar pajak, Sukalila mengakui keberadaan videotron itu beberapa tahun terakhir memang
tidak membayar pajak. Untuk itu, pihaknya telah mengimbau kepada investor untuk segera menyelesaikan masalah pajak itu. Seperti diberitakan sebelumnya, kontrak kerja sama pemasangan videotron ini akan berakhir pada akhir 2019 mendatang. Sementara nilai kontrak pemasangan videotron itu mencapai Rp 750 juta. (kmb23)
Bali Post/kmb23
TERBAKAR - Kondisi sejumlah bangunan yang hangus terbakar, Jumat (8/9) kemarin.
OPINI
6
Sabtu Paing, 9 September 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
KPK akan Tetap Kuat dan Mampu Berfungsi KESEKIAN kalinya, KPK mendapat serangan dari lembaga lain yang menjadi sasarannya. Kali ini yang mengganggu tersebut adalah lembaga DPR. Ini jelas merupakan tantangan berikutnya dari lembaga tersebut. Masyarakat banyak yang khawatir dengan keadaan lembaga ini sekarang, mengingat ada upaya memecah belah KPK dengan melakukan politik devide et impere. Pemecahan ini diupayakan dari dalam, di mana ada tuduhan kepada ketuanya melakukan korupsi e-KTP di samping ikut sertanya direktur penyidikan pada sidang dengar pendapat DPR. Sekali lagi, ada yang mengatakan bahwa lembaga antirasuah ini sekarang dalam keadaan babak belur. Belum lagi salah satu penyidiknya terkena siraman air keras yang membuat fungsi penglihatannya rusak. Tentu kita prihatin dengan keadaan tersebut. Di tengah berbagai persoalan sosial yang ada di Indonesia, justru lembaga yang dipandang mempunyai peran penting dalam membentuk keseimbangan sosial di masa depan itu, kini mendapatkan tantangan besar. Akan tetapi hemat kita, lembaga ini masih tetap kuat dan tetap eksis. Cobaan yang dihadapi sekarang mungkin hanya merupakan upaya lanjutan untuk memperkuat dirinya setelah sebelumnya berhasil mengatasi cobaan-cobaan yang juga cukup keras. Pernah misalnya lembaga ini konflik dengan pihak kepolisian, tetapi berhasil juga diatasi. Kasus cicak lawan buaya beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan masyarakat. Dengan kondisi demikian, terpaan badai yang menyerangnya kini akan membuat lembaga ini lebih kuat di masa depan. Bukan itu saja, kita melihat bahwa masyarakat masih mengindikasikan masih memberikan dukungan kepada KPK. Di mana-mana dukungan itu masih kelihatan dan justru sikap DPR yang membentuk pansus angket KPK ini dimasalahkan, mulai dari ketepatan pembentukan pansus tersebut, sampai ada yang menyebutkan bahwa sebaiknya lembaga DPR mengaca diri terlebih dahulu. Tentu yang dimaksudkan mengaca diri itu adalah sindiran bahwa ada indikasi kuat anggota lembaga ini banyak yang melakukan tindakan korupsi. Ada yang mengatakan bahwa sesungguhnya banyak anggota DPR kurang matang pengalaman dan kurang matang pengetahuan. Dalam keadaan mendesak pun presiden masih akan dapat turun tangan untuk ikut menyelesaikan persoalan ini. KPK merupakan lembaga yang merupakan anak reformasi. Dan presiden sekarang memagang amanat untuk menyelamatkan reformasi. Itulah yang membuat presiden mempunyai tanggung jawab terhadap kenyataan tersebut. Pelajaran yang dapat kita petik sejauh ini dari adanya tekanan yang demikian hebat dan seolah berkesinambungan kepada KPK adalah bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia itu memang berat. Ini justru memperlihatkan bahwa korupsi itu telah berurat berakar dalam di masyarakat. Benarlah kalau ada yang mengatakan bahwa korupsi di masyarakat kita sudah membudaya. Atau memang mempunyai temali dengan kultur Indonesia sehingga sulit memberantasnya. Ini terlihat nyata. Hanya beberapa hari setelah KPK menjerat dan menghukum orang yang terkena korupsi, ada lagi mereka yang berani melakukan korupsi besar-besaran dii lembaga pemerintah. Itu dilakukan oleh pejabat-pejabat tinggi mulai dari gubernur, bupati, sampai dengan pejabat BPK. Fenomena itulah yang semakin meyakinkan bahwa telah ada budaya yang menjadi pijakan bagi pelaku untuk melakukan tindakan. Di mana unsur budaya ini menggerakkan seolah tindakan negatif itu dilakukan tanpa merasa bersalah karena bagian dari perilaku sosial. Untuk itulah kemudian KPK tetap diperlukan sampai benar-benar korupsi ini bisa diberantas. Jadi, kita percaya lembaga ini akan tetap kuat, tetap eksis, dan mampu melaksanakan tugasnya karena memang benar-benar diperlukan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Tentu pemerintah juga memerlukannya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Rakyat sebagai Pelaku Usaha Memasuki bulan September 2017 ini, ekonomi kerakyatan yang digadang-gadang menjadi kekuatan baru tak juga terkondisikan secara optimal. Bahkan, ada kecenderungan ekonomi rakyat makin lemah. Untuk itulah, saya berharap pemerintah segera menjabarkan berbagai paket kebijakan ekonomi yang telah dirintis dan digulirkan. Sebagai orang desa, saya tentu sangat berharap ada prediksi ekonomi yang tepat dan logis. Kapan ekonomi akan membaik dan tumbuh? Lalu kapan rakyat bisa menjadi pelaku ekonomi yang kuat? Ini juga perlu penjelasan. Masalahnya, untuk menjadi pelaku ekonomi yang kuat, rakyat rasanya kini makin sulit. Selain peluang usaha yang ada telah ‘’dijual’’ kepada pemilik modal dalam bentuk izin toko berjaringan, praktik-praktik pungli juga masih sering terdengar. Untuk itulah, saya berharap pemerintah benar-benar membangun desa sebagai keuatan ekonomi. Tentu, pembangunan ekonomi desa hendaknya memberdayakan masyarakat perdesaan. Caranya berikan mereka modal usaha dan latihan mereka keterampilan. Biar desa menjadi ruang ekonomi masyarakat lokal, jangan semuanya dikelola oleh pemilik modal. Pemerintah harus bertanggung jawab secara moral jika nantinya rakyat gagal menjadi pelaku ekonomi yang madiri di pedesaan. I Putu Suyasa Tabanan, Bali
Menduga Seni Politik Presiden dalam Kasus DPR Vs KPK Hubungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kini semakin renggang. Setelah pembentukan Pansus KPK di DPR, tiba-tiba di internal KPK muncul kasus baru dengan hadirnya Direktur Penyidikan KPK dalam acara dengar pendapat yang digelar oleh Pansus DPR, meski ia telah diingatkan untuk tidak hadir oleh petingginya. Inilah yang mengindikasikan bahwa di internal KPK telah terjadi konflik, sehingga berpotensi melemahkan lembaga antirasuah ini. Fenomena inilah yang kemudian mencuat di masyarakat tentang bagaimana kelanjutan kinerja lembaga itu yang sesungguhnya sangat diharapkan oleh masyarakat agar dapat menuntaskan korupsi, terutama yang berskala besar. Masyarakat berharap agar Presiden dapat ikut menyelesaikan persoalan ini. Munculnya berbagai kasus korupsi di tengah aktifnya KPK melakukan tangkap tangan, justru mengindikasikan bahwa semakin perlu adanya lembaga kuat yang dapat melakukan tekanan, baik secara nyata, politis maupun psikis kepada “calon” koruptor kakap agar menghentikan kegiatannya tersebut.
Oleh GPB Suka Arjawa ecara sosiologispolitis, kekhawatiran masyarakat ini wajar karena fenomena yang terjadi di dalam tubuh lembaga tersebut, sudah mencapai batas politis dari upaya-upaya untuk menghancurkan sebuah lembaga. Dikatakan secara politis karena upaya penghancuran itu menyiratkan tindakan-tindakan seperti penyusupan, pengaruh, persuasi psikologis, devide et impera, sampai dengan cara-cara kekerasan. Metode penghancuran seperti ini adalah tipikal politis yang dapat diberlakukan untuk segala elemen masyarakat, termasuk pemerintahan. Komisi Pemberantasan Korupsi adalah elemen sosial yang melekat dalam sistem kenegaraan dengan tujuan untuk membuat keseimbangan sosial. Kasus penyiraman air keras kepada salah satu penyidik KPK (Novel Baswedan) merupakan contoh yang mengandung indikasi kejutan psikologis dan indikasi penyusupan (upaya memata-matai). Apabila dilihat dari kronologis peritiwa yang menimpa Novel, memperlihatkan adanya upaya memata-matai
S
itu karena penyiraman dilakukan saat ia usai melaksanakan sembahyang subuh. Tindakan penyiraman air keras, jelas membikin efek psikologis untuk menyebar ketakutan. Penyiraman seperti ini tentu tidak serta merta membuat sang korban meninggal tetapi sengaja untuk membikinnya kapok, sekaligus peringatan kepada lembaga yang menaunginya (KPK). Dari konteks ini, siraman air keras itu identik dengan tekanan psikologis apa pun yang dilakukan oleh lembaga lain kepada KPK. Ini merupakan upaya politis, sistematis untuk menggerogoti lembaga tersebut. Sedangkan hadirnya direktur penyidikan KPK dalam sidang dengar pendapat panitia angket DPR, merupakan upaya untuk merusak internal lembaga tersebut. “Keberhasilan” DPR untuk menghadirkan direktur penyidikan itu, boleh dikatakan sebagai keberhasilan politis DPR. Bagaimanapun, ini merupakan praktik upaya memengaruhi sang direktur dengan berbagai pendekatan yang dilakukan oleh “tokoh-tokoh” DPR sehingga ia berseberangan dengan pemimpin lembaga yang menaunginya. Jadi, ini merupakan tindakan
politis. Demikian juga tuduhan yang ditimpakan kepada Ketua KPK yang dikatakan terlibat kasus korupsi e-KTP. Dalam konteks sosiologi politik, kehancuran sebuah pranata masyarakat dapat dilakukan dengan membuat upaya provokasi dua arah, yaitu dari luar dan dalam. Tindakan di dalam inilah yang dalam bahasa populernya disebut dengan devide et impere, yaitu memecah belah pranata sosial itu langsung dari dalamnya sendiri. Hadirnya direktur penyidikan dalam sidang dengar pendapat itu merupakan upaya pemecah belah KPK dari dalam. Jika di dalam sudah ada friksi maka hantaman dari luar akan ikut sebagai faktor penguat untuk memecah lembaga tersebut. Jadi, setidaknya dari kacamata sosiologi KPK kini mendapat gempuran luar dalam. Dengan demikian, pantaslah kemudian masyarakat khawatir dengan adanya fenomena ini. Terhadap kenyataan ini, ada pendapat (teoretis) yang mengatakan bahwa sebaiknya presiden turun tangan untuk ikut menyelesaikannya. Presiden mengatakan bahwa ia tidak akan ikut-ikutan soal hak angket karena merupa-
kan ranah DPR. Pernyataan ini benar secara politis karena pembuatan hak angket itu memang urusan legislatif. Namun, apakah sasarannya tepat atau tidak, itu masalah hukumlah yang akan menjawabnya. Logika politisnya, jika presiden ikut terlibat terlalu dalam atau lebih segera terhadap kasus hak angket yang mencoba menggoyang KPK luar dalam tersebut, maka posisi presiden sebagai kekuatan politis dalam hubungan antara eksekutif dengan legislatif, akan terpengaruh juga. Sebagian dari anggota DPR yang disasar oleh KPK dalam kasus e-KTP adalah mereka yang induk partainya mendukung posisi presiden Joko Widodo. Banyak yang menyebutkan bahwa dugaan korupsi tersebut menyasar pada anggota partai dari Golkar dan PDI Perjuangan. Dua partai yang getol mendukung Joko Widodo jauh-jauh hari sebelum pemilihan presiden berlangsung tahun 2019. Politik pemilihan umum presiden kiranya juga menjadi pertimbangan presiden dalam hal ini karena mempunyai hubungan dengan “nasib” kekalahan tokoh dukungannya di Pilkada DKI Jakarta baru lalu. Jika dua partai besar pendukung itu kalah dalam pilkada di DKI Jakarta, maka apabila Joko Widodo terlalu grasa-grusu mendukung KPK dalam perseturannya dengan DPR, bisa jadi akan merugikan dirinya sebagai calon presiden tahun 2019. Ini adalah barangkali menjadi pokok pertama pertimbangan bagaimana “gerakan” Presiden Joko Widodo terlihat lambat dalam kasus KPK vs DPR ini. Akan tetapi, sosiologi politik memesankan kepada presiden bahwa politik tersebut amat digerakkan oleh kehendak rakyat. Komisi Pemberantasan Korupsi merupakan lembaga negara yang dikehendaki oleh masyarakat luas yang melahirkan reformasi. Dengan begitu, sebagai presiden
Sepak Bola dan Spirit Nasionalisme Asa dan target Timnas sepak bola Indonesia atau Garuda Muda telah terkubur. Timnas Garuda gagal ke final setelah ditumbangkan tuan rumah Malaysia pada semifinal. Dalam setiap event pesta olahraga, cabang yang paling menyita publik adalah sepak bola. Demikian pula saat SEA Games 2017 ini di Malaysia. Olahraga ini menjadi yang paling populer di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Timnas Garuda menahan dahaga prestasi di SEA Games. Indonesia baru dua kali memboyong emas cabang sepak bola yaitu pada 1987 dan 1991. Posisi runner-up diraih pada SEA Games 2011 dan 2013. Sedangkan terakhir hanya masuk urutan 4 besar pada SEA Games 2015. Perjuangan Timnas Garuda Muda mengerahkan fisik dan otaknya demi membela marwah bangsa Indonesia dalam cabang sepak bola. Pembelajaran tidak semata pada hasil akhir. Menang, seri, atau kalah serbamungkin dalam pertandingan sepak bola. Hal terpenting adalah jiwa membara para punggawa Garuda Muda dalam mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Fanatisme pendukung dan dukungan total secara moril-material akan muncul untuk kesebelasan dan pemain favoritnya. Hansen (1998) menjelaskan fenomena ini dengan menyebutnya sebagai deindividualisasi. Artinya, sebagian dari identitas pribadi terkikis dan mereka mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari tim favoritnya. Sepak bola adalah sebuah kultur atau
Oleh Ribut Lupiyanto cerminan dari suatu masyarakat (Havemann, 2014). Situasi organisasi sepak bola di suatu negara dapat menjelaskan banyak hal situasi politik maupun ekonomi masyarakat tersebut. Hal ini melengkapi apa yang dikemukakan oleh Giulianotti (1999) bahwa intervensi politik kerap hadir di lapangan. Banyak pihak dapat belajar dari spirit nasionalisme dunia sepak bola. Misalnya dalam dunia sosial politik. Tahun depan, puncak hajatan demokrasi berupa pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) serentak akan digelar. Dinamika politik lokal di setiap daerah yang akan menyelenggarakan mulai menghangat. Simbiosis mutualisme antara sepak bola dan politik dapat dilakukan. Kepentingannya adalah untuk sosialisasi dan menggaet partisipasi politik publik. Partisipasi politik menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan kinerja penyelenggara. Kontestan politik dan penyelenggara dapat menggunakan event nonton bareng (nobar) sebagai ajang sosialisasi. Hal ini sekaligus menjadi upaya memberikan dukungan moral bagi Garuda Muda yang berlaga. Roh sportivitas dalam sepak bola dapat ditularkan ke politisi. Pembelajaran dari sepak bola dapat membalikkan budaya politik yang negatif. Menang ataupun kalah dalam sepak bola men-
jadi fenomena biasa dan selalu diakhiri dengan jabat tangan antartim. Tidak ada dendam yang menghinggapi apalagi konflik berkepanjangan, meski sekadar antar-individu. Sepak bola adalah olahraga paling populer di negeri ini. Nasionalisme sepak bola di setiap pertandingan timnas telah membuktikan sepak bola sebagai perekat anak bangsa. Sekat-sekat politik, agama, dan lainnya melebur dan berbaur menjadi satu. Alangkah baiknya jika iklim ini dapat dipertahankan dan dilanjutkan hingga luar pertandingan. Perjuangan Timnas Garuda di ajang SEA Games dapat menjadi bahan pembelajaran dari semua pihak. Anak-anak asuhan Luis Milla ini terus berjuang membela negara hingga peluit akhir melalui energi spirit nasionalisme. Doa seluruh anak bangsa telah menyertai pejuangan Timnas Garuda dalam menggapai asa juara. Perjuangan ekstra juga telah ditunjukkan oleh punggawa Garuda Muda. Hasil menembus semifinal bukanlah capaian buruk dan menjadi modal berharga bagi kebangkitan prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional. Tahun depan, kita akan menjadi tuan rumah event yang lebih besar yaitu Asian Games 2018. Semoga pembelajaran saat ini dapat mengantarkan ke prestasi yang lebih membanggakan di event tersebut. Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration), Penikmat sepak bola
yang lahir di zaman reformasi, Joko Widodo mempunyai kewajiban moral, kewajiban sosial, kewajiban politik untuk melindungi lembaga yang merupakan anak dari reformasi. Tidak boleh presiden mengabaikan hal seperti ini jika kemudian friksi yang terjadi itu mengakibatkan jatuh dan apalagi bubarnya KPK. Presiden harus melakukan tindakan untuk itu. Maka dari konteks uraian di atas, mengapa presiden kelihatan ragu-ragu untuk bertindak saat ini mungkin bisa dipandang sebagai sebuah seni politik dari eksekutif nomor satu Indonesia saat ini. Presiden mungkin ingin mengadaptasi teori bermain layang-layang, yang diterapkan oleh anak-anak. Demi menghindari bencana politik yang menimpanya di kemudian hari yang lebih strategis, dia membiarkan KPK menghadapi sendiri dulu masalah yang dihadapi. Sebab, meskipun KPK mendapat hantaman kiri-kanan, luar-dalam, tetapi masyarakat luas masih sangat berpihak kepada KPK. Media massa, intelektual, termasuk kaum perkotaan masih berpihak kepada lembaga ini. Pada sisi reputasi, para anggota DPR sudah semakin menurun dengan dibentuknya pansus terhadap KPK tersebut. Masyarakat memandang pansus ini mengada-ada dan secara hukum sasarannya tidak tepat. Inilah yang menjadi kepercayaan presiden bahwa KPK mampu bangkit mandiri. Apalagi di tengah badai tersebut, KPK justru mampu melakukan tangkap tangan lagi. Jika kelak KPK ada dalam keadaan benar-benar terdesak, barulah presiden akan bertindak untuk membela lembaga ini demi memperjuangkan amanat reformasi. Seni politik presiden ada di sini. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana
POJOK
Jokowi minta lingkungan dan ekonomi harus berjalan beriringan. - Di Bali lingkungan selalu dikalahkan. *** Jangan gunakan sertifikat pinjam uang untuk beli mobil. - Di Bali malah jual tanah beli bakso. *** Mahkamah Agung takkan beri ampun aparatnya yang kena OTT. - Peringatan bagi yang korup.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
sabtu paing, 9 september 2017
Figur
Konsumen Harus Cerdas ADANYA larangan dari Bank Indonesia (BI) terhadap penggesekan ganda dalam transaksi nontunai, disambut baik oleh Direktur Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali, I Putu Armaya, S.H. “Saya mendukung langkah BI terkait adanya larangan penggesekan ganda (double swipe) dalam transaksi nontunai. Dalam setiap transaksi, kartu hanya boleh digesek sekali di mesin Electronic Data Capture (EDC), dan tidak dilakukan penggesekan lainnya, termasuk di mesin kasir. Tujuannya untuk melindungi konsumen,” ujar Armaya yang juga advokat ini. Ke depan, Armaya berharap BI agar melakukan sosialisasi lebih gencar, bukan saja kepada konsumen tetapi juga kepada pelaku usaha baik perbankan ataupun pedagang yang ada kaitannya dengan proses pembayaran nontunai. Apalagi, hak-hak konsumen sudah diatur dalam Undang-undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen di pasal 4. Salah satunya adalah hak atas kenyamanan dan keamanan. “Itu artinya, data nasabah harus aman, begitu juga informasi yang baik dan benar saat konsumen melakukan transaksi nontunai, agar konsumen merasa terlindungi dari pencurian data dan informasi kartu,” tandasnya. Selain itu, Armaya juga mendukung langkah BI mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. Pada pasal 34 huruf b, Bank Indonesia (BI) melarang penyelenggara jasa sistem pembayaran menyalahgunakan data dan informasi nasabah maupun data dan informasi transaksi pembayaran selain untuk tujuan transaksi pemrosesan pembayaran. Tercakup di dalamnya adalah larangan pengambilan data melalui mesin kasir di pedagang. Jika terjadi pelanggaran konsumen dapat mengambil tindakan hukum kepada pelaku usaha, baik itu pihak bank atau lembaga yang bekerja sama dengan pedagang, yang dapat memproses data alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) yang diterbitkan oleh pihak lain. Sanksi berupa tindak pidana konsumen berupa 5 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 2 miliar. “Oleh karena itu, kita mendukung pelaku usaha di Bali untuk mampu juga melindungi konsumen,” tegasnya. Armaya mengimbau agar bank dan pedagang patuh dan taat aturan terhadap larangan penggesekan ganda. Bahkan, untuk melindungi konsumen di Bali, pihak YLPK Bali mendukung tindakan BI dengan menghentikan kerja sama dengan pedagang yang masih melakukan praktik penggesekan ganda. Untuk kepentingan rekonsiliasi transaksi pembayaran, pedagang dan acquirer diharapkan dapat menggunakan metode lain yang tidak melibatkan penggesekan ganda. Konsumen pun dapat berkontribusi menghindari praktik penggesekan ganda dengan senantiasa menjaga kehati-hatian dan menjadi konsumen cerdas dalam transaksi nontunai, dan tidak mengizinkan pedagang melakukan penggesekan ganda. “Apabila konsumen di Bali mengetahui atau mengalami praktik penggesekan ganda, konsumen dapat melaporkan ke Bank Indonesia, atau ke YLPK Bali. Kami siap akan melakukan pembelaan dan memberikan bantuan hukum kepada konsumen,” ujar Armaya. (win)
PADI – Semangat para petani untuk melestarikan pertanian masih tinggi di tengah terjadinya alih fungsi lahan. Dalam foto tampak sejumlah petani menanam padi di lahan pertanian di kawasan Singapadu, Gianyar. Foto diambil Kamis (7/9).
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Sertifikasi Lahan Ciptakan Kepastian Hukum Denpasar (Bali Post) -
Tanah yang sudah bersertifikat pastinya memiliki kepemilikan dan batas yang jelas. Hal ini tentu saja dapat mengurangi potensi sengketa. Termasuk dalam pemenuhan kemudahan berusaha, sertifikasi lahan sangat penting untuk menciptakan kepastian hukum.
Bali Post/rin
Sofyan Djalil
“Sertifikasi lahan ini juga memberikan akses kepada masyarakat di sektor perbankan karena ada teori yang mengatakan tanah yang tidak mempunyai sertifikat adalah aset yang mati. Begitu kita berikan sertifikat menjadi living asset. Masyarakat tinggal membawa sertifikat dan mendapatkan akses ke perbankan,” ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang/
Kepala Badan Pertanahan Nasional Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.ALD. di Nusa Dua, Badung, Jumat (8/9) kemarin. Menurut Sofyan Djalil, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan agar penyertifikatan tanah di Indonesia dipercepat. Tahun 2017 saja, 5 juta bidang tanah ditargetkan sudah memiliki sertifikat. Padahal di tahuntahun sebelumnya hanya be-
rada di kisaran 500 sampai 800 ribu sertifikat. Di tahun 2018, target kembali dinaikkan menjadi 7 juta sertifikat dan 9 juta sertifikat pada tahun 2019. Di Bali khususnya Kota Denpasar bahkan ditargetkan tuntas tahun ini, disusul Kabupaten Badung tahun 2018. “Tahun 2019, kita harapkan seluruh tanah di Pulau Bali sudah bersertifikat. Indone-
sia mungkin kita harapkan sampai dengan tahun 2025,” imbuhnya. Sofyan Djalil menambahkan, notaris berperan penting dalam transaksi secondary terkait sertifikasi lahan. Dalam hal ini, transaksi setelah BPN mengeluarkan sertifikat hak pertama. Pihaknya berharap, notaris ke depan bisa memberikan pelayanan lebih baik dengan biaya yang lebih terjangkau. “Hal lain bagaimana notaris juga bisa menjamin kepastian hukum. Jadi, aktanya itu betulbetul harus sesuai dengan standar,” ujarnya. (kmb32)
Indonesia Miliki 14.000 Notaris
Diharapkan Ikut Naikkan Peringkat Kemudahan Berbisnis Mangupura (Bali Post) Indonesia menargetkan adanya kenaikan peringkat kemudahan berbisnis atau ease of doing business yang dikeluarkan Bank Dunia, yakni dari peringkat 91 tahun ini menjadi peringkat 40 atau masuk dalam 40 besar. Keberadaan 14.000 notaris di seluruh Tanah Air diharapkan ikut berperan untuk mencapai peringkat tersebut. “Notaris dalam ease of doing business berperan dalam menaikkan peringkat Indonesia karena notarislah yang ditanya apakah betul pemerintah telah melakukan perubahan-perubahan,” ujar Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkum ham RI Dr. Freddy Harris, S.H., LL.M., ACCS. dalam Seminar Internasional Ikatan Notaris Indonesia di Nusa Dua, Badung, Jumat (8/9) kemarin. Freddy meminta kerja sama para notaris ketika didatangi reviewer Bank Dunia. Utamanya agar memberikan jawaban yang baik dan benar. Sebab, jawaban salah dari para pejabat yang mewakili negara ini akan sangat memengaruhi posisi Indonesia. “Dalam rangka kemudahan berusaha, pemerintah juga telah berupaya
semaksimal mungkin memberikan layanan yang terbaik,” imbuhnya. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.ALD. mengatakan, pemerintah telah melaksanakan 15 paket kebijakan ekonomi sejak masa kepemimpinan Joko WidodoJusuf Kalla. Ke-15 paket itu dalam rangka menstimulasi, menderegulasi, serta melakukan reformasi berbagai hambatan di bidang ekonomi. Saat ini bahkan sedang dipersiapkan paket yang lebih komprehensif lantaran masih dijumpai adanya kendala dalam penerapan 15 paket. “Kendala dalam perizinan, kendala dalam mempercepat investasi dan lain-lain belum sepenuhnya teratasi. Oleh sebab itu, pemerintah sekarang menyiapkan paket yang lebih komprehensif terutama perizinan,” jelasnya. Kendala dalam perizinan, lanjut Sofyan, utamanya ditemui di tingkat daerah. Kendati, peringkat Indonesia dalam ease of doing business sejatinya terus meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Dari sebelumnya peringkat 120 men-
jadi peringkat 106, dan terakhir peringkat 91. Namun, Presiden masih tetap menginginkan peringkat Indonesia naik lagi ke posisi 40. “Oleh sebab itu, paket yang sedang disiapkan ini akan lebih komprehensif yaitu orang boleh melakukan investasi, izin belakangan,” terangnya. Sofyan menambahkan, seluruh transaksi bisnis nantinya juga akan semakin sedikit memakai jasa pemerintah atau campur tangan birokrasi apabila seluruh tanah di Indonesia telah mendapatkan sertifikat. Sebagai contoh, pendaftaran aset atau sebagian transaksi bisa diselesaikan di tingkat notaris dan PPAT. Oleh karena itu, notaris dan PPAT diminta untuk selalu menyiapkan diri. Sementara pemerintah memperbaiki kebijakannya. Terkait penyertifikatan tanah, ditarget rampung pada 2025 di seluruh Indonesia. “Berbagai kebijakan sedang kita diskusikan. Misalnya, sertifikat untuk apartemen tidak perlu lagi dikeluarkan oleh BPN. Cukup dikeluarkan oleh developer, nanti BPN mengapprove saja,” imbuhnya. Kebijakan lain yang sedang didiskusikan, lanjut Sofyan, bagaimana agar Real Estate
Bali Post/rin
NOTARIS - Seminar Internasional Ikatan Notaris Indonesia dibuka Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil ditandai pemukulan gong. memiliki juru ukur sendiri untuk pemecahan HGB induk menjadi HGB individual terkait tanah properti. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melakukan reformasi. Yakni, dalam rangka menyiapkan Indonesia sebagai negara yang lebih ramah terhadap bisnis dan surganya para investor. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta melihat pemerintah tidaklah berlebihan menetapkan target 40 besar peringkat kemudahan berbisnis. Terlebih, Indonesia saat ini
masih tertinggal dari negara ASEAN lainnya. Kemudahan berusaha dan berbisnis harus dilakukan dengan konsisten. Termasuk dengan melakukan deregulasi sejumlah peraturan yang selama ini dinilai menghambat. “Kemudahan berusaha merupakan persoalan dari hulu sampai hilir sehingga terobosan yang signifikan memberikan kemudahan berusaha yang terbuka, mudah dan transparan bagi masyarakat,” ujarnya. (kmb32)
Peredaran Marak
Sindikat Narkoba Jamah Seluruh Lapisan Masyarakat Denpasar (Bali Post) Tidak ada wilayah di Bali yang bersih dari narkoba. Pasalnya, sindikat narkoba sudah menjamah seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa. Saat ini, peredaran narkoba semakin marak di wilayah Tabanan sehingga Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Bali warning Pemkab Tabanan agar lebih peduli dengan nasib warganya. “Oknum anggota DPRD Tabanan sudah kena narkoba, mantan anggota dewan juga kena. Ini mestinya jadi perhatian khusus Pemda Tabanan untuk melakukan sesuatu supaya peredaran narkoba bisa diminimalisir,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat membuka kegiatan asistensi pembangunan berwawasan antinarkoba kepada institusi pemerintah dan swasta di Kantor BNNP Bali di Jalan Kamboja, Denpasar, Jumat (8/9) kemarin. Menurut Brigjen Suastawa, pihaknya sudah berupaya menyelamatkan masyarakat Tabanan dari bahaya narkoba. Berbagai usulan sudah dilakukan, di antaranya agar dibentuk BNNK Tabanan. “Padahal saya sudah usulkan ke BNN RI, tapi Pemda Tabanan kurang merespons sehingga dialihkan ke kabupaten lain,” ujarnya. Di hadapan puluhan peserta asistensi itu, mantan Direktur Binmas Polda Bali ini menceritakan sering melakukan pemantauan di wilayah tersebut. Hasilnya banyak ditemukan anak muda terindikasi menggunakan narkoba. Ia sudah berkoordinasi dengan kepala desa dan menyampaikan fenomena tersebut. “Jangan salah, peredaran narkoba masif di Tabanan. Apalagi banyak warga di sana kerja di Denpasar dan Badung. Jangan cuek, semua komponen termasuk pimpinan daerah
harus peduli dengan kondisi tersebut. Kita semua harus peduli dengan nasib bangsa dan negara, termasuk Bali ke depannya,” kata Suastawa. Mantan Kapolres Nunukan, Kalimantan Utara ini berharap instansi pemerintah agar rutin
melaksanakan tes urine pegawainya setiap enam bulan sekali. Selain itu, tes urine tersebut diharapkan dimasukkan dalam anggaran 2018/2019. Tujuannya untuk mengantisipasi peredaran narkoba di lingkungan pemerintahan. “Saya
Bali Post/rah
BERI ”SUPPORT” - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa men-’’support’’ relawan antinarkoba dan pegawai pemerintah agar lebih peduli dan semangat dalam memerangi narkoba.
yakin tidak ada pegawai yang dipecat karena pakai narkoba. Cara pengawasinya yaitu dengan tes urine,” tandasnya. Pembentukan relawan juga terus dilakukan sebagai perpanjangan tangan BNN dalam memerangi narkoba. Ia pun berharap para relawan setelah dilantik langsung action dengan program terobosan kreatifnya. “Jangan sampai relawan tidak punya program dan kegiatan. Hari ini (kemarin - red), saya akan melantik relawan antinarkoba di Kelurahan Ubung,” ungkapnya. Sementara Kabid Rehabilitasi BNNP Bali AKBP Nyoman Artana mengatakan, narkoba itu racun yang merusak otak dan masuk ya melalui darah. Narkoba itu beda dengan racun pada umumnya. “Sakitnya di otak dan sulit disembuhkan,
paling hanya dipulihkan saja,” ungkapnya. Ia menyayangkan kesadaran pecandu lapor diri masih rendah. Sejak Perppu No.25 Tahun 2011 disahkan hingga 2015, tidak ada respons dari pengguna maupun keluarganya di Bali. Mulai 2016, baru ada respons walau sedikit
dan 2017 meningkat tajam yaitu sekitar 90 orang. “Itu pun karena hartanya sudah habis, keluarga hancur dan keluarganya tidak bisa mengurus. Perppu ini lebih tegas lagi karena orangtua yang memiliki kewajiban melapor, kalau tidak dilakukan dihukum 6 bulan atau denda Rp 1
juta. Kami berharap keluarga dan masyarakat lebih peduli kondisi ini dan melaporkan jika ada warga atau keluarganya pakai narkoba. Jangan sampai setelah ditangkap baru sibuk, itu sama saja menjerumuskan ke jurang (penjara - red). Lebih baik mencegahnya,” ungkapnya. (kmb36)
BANGLI
8
Sabtu Paing, 9 September 2017
Ngadat, Pembayaran Jaspel Petugas Medis Puskesmas Bangli (Bali Post) Uang jasa pelayanan (jaspel) bagi petugas medis di seluruh puskesmas di Kabupaten Bangli belum dibayarkan sejak Januari lalu. Kondisi itu pun menuai keluhan beberapa petugas. Terkait hal itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli memastikan jaspel mulai bisa dibayarkan pekan depan, setelah masalah teknis berupa penyesuaian aturan baru tuntas dilakukan. Seorang petugas puskesmas, Jumat (8/9) kemarin, mengaku pihaknya tidak tahu pasti apa penyebab belum dibayarkannya uang jaspel tersebut hingga bulan ini. Namun dari informasi yang diterimanya, pembayaran jaspel ngadat karena terbentur masalah teknis terkait penyesuaian aturan yang belum tuntas. Masih dikatakan oleh sumber tersebut, besaran uang jaspel yang diterima berbeda-beda setiap puskesmas. Hal itu disesuaikan dengan kapitasi JKN. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi tak menampik bahwa uang jaspel belum dibayarkan sejak Januari. Penyebabnya, adanya aturan baru yang harus disesuaikan. Saat ini, pihaknya masih melakukan proses penandatanganan agar jaspel bisa segera dicairkan pekan mendatang. ‘’Kendalanya karena ada aturan baru memakai versi 11,’’ ujarnya. Dijelaskan dr. Nadi, uang jaspel yang dibayarkan tersebut bersumber dari kapitasi JKN yang dikelola oleh BPJS. Besarannya berbeda setiap puskesmas sesuai jumlah kepesertaan BPJS di setiap puskesmas. Selain untuk membayar jaspel petugas medis, sekian persen dari uang jaspel tersebut dipakai untuk mendukung pelaksanaan program JKN lainnya seperti operasional, alat kesehatan dan obat. (kmb40)
Pembangunan Polsek Susut Ditargetkan Tuntas November
Bangli (Bali Post) Proyek gedung Polsek Susut yang dimulai Maret lalu masih dalam proses pengerjaan. Ditargetkan proyek yang menelan anggaran Rp 2,4 miliar bisa tuntas November mendatang. Agar proyek tersebut bisa selesai tepat waktu, Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom dalam rapat evaluasi pembangunan kantor Polsek Susut meminta agar pengerjaannya lebih digenjot. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan rapat evaluasi pembahasan pembangunan gedung Polsek Susut yang dipimpin Kapolres selaku Kuasa Pengguna Anggaran itu dihadiri sejumlah perwira Polda Bali termasuk perwira Polres Bangli. Rapat evaluasi dilakukan karena pembangunannya mengalami kemunduran progress. Dikatakan Sulhadi, selama ini proyek gedung Polsek Susut dikerjakan oleh CV Ragas Mandiri selaku pemenang tender. Sesuai target, proyek ini diharapkan bisa selesai November. Dalam pengerjaannya, Kapolres meminta untuk dilakukan pengawasan secara rutin untuk mewujudkan pembangunan yang benar-benar sesuai dengan harapan. ‘’Evaluasi ini dilaksanakan agar pembangunan yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan bestek yang telah ditetapkan. Agar tidak ada masalah dan pembangunan cepat terselesaikan untuk pelayanan masyarakat,’’ terangnya. Sementara itu, sejak proses pembangunan dimulai, petugas Polsek Susut berkantor di rumah jabatan khusus (rusus) Kapolsek Susut yang berlokasi di Banjar Tanggahan Tengah Desa Sulahan, tepatnya di dekat Kantor Camat Susut. Kantor sementara itu ditempati oleh semua satuan fungsi. Sebagaimana yang disampaikan Kasi Humas Polsek Susut Aiptu Gede Arta Wijaya, bangunan rusus yang ada di bagian depan dipakai sebagai tempat pelayanan umum. Sementara bangunan belakang dipakai sebagai kantor Unit Intel dan Reskrim. ‘’Kalau ada tahanan, untuk sementara dititip di ruang tahanan Polres Bangli,’’ terangnya. Meski menempati kantor sementara, namun seluruh pelayanan di Polsek Susut sejauh ini berjalan dengan normal dan lancar. (kmb40)
Desa Subaya Manfaatkan Sumber Air Pura Beji
Bangli (Bali Post) Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Pemerintah Desa Subaya, Kintamani memanfaatkan sumber air Pura Beji melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Dana pengangkatan air bersih tersebut bersumber dari pusat senilai Rp 132 juta dan pendampingan dari desa sebesar Rp 32 juta. Air yang diangkat, ditampung dalam bak untuk dimanfaatkan masyarakat setempat. Perbekel Subaya I Nyoman Diantara mengungkapkan, air Bali Post/nan dari Pura Beji dinaikkan ke desa dengan jarak sekitar 500 meter. I Nyoman Diantara Selama ini debit air cukup besar. Menurutnya, pengangkatan air itu dilakukan itu untuk mempermudah masyarakat untuk mendapatkan air bersih. ‘’Selama ini masyarakat mengambil air ke sungai yang jaraknya cukup jauh. Dengan airnya diangkat akan sangat membantu warga,’’ ungkapnya, Jumat (8/9) kemarin. Diantara menjelaskan, proses pengangkatan air melalui program tersebut kini tengah berlangsung. Pengerjaannya dilakukan secara swadaya oleh warga Subaya. Dia menyebut, pengerjaan baru bisa dilakukan sekarang karena sebelumnya sempat terkendala bencana alam. Ditargetkan, proyek tuntas bulan ini. Saat ini yang masih perlu disiapkan untuk pengangkatan air tersebut yakni listrik, mesin termasuk peralatan penunjang lainnya. Lebih lanjut Diantara menyampaikan, pihaknya berencana mengangkat air dari sumber Yeh Samongan tahun depan. Rencananya, pengangkatan Yeh Samongan akan dianggarkan melalui ADD senilai Rp 200 juta. Jika berhasil, air akan didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga. Diperkirakan sumber itu cukup untuk memenuhi kebutuhan 200 KK dari total 356 KK warga Subaya. Dia berharap rencana tersebut bisa terealisasi, sehingga masyarakat tidak sampai kekurangan air bersih. (kmb41)
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-51004
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Bali Post/ina
TUMBANG - Pohon beringin di Desa Kayubihi yang tumbang akibat angin kencang.
Diterjang Angin Kencang
Beringin Tumbang Timpa ’’Bale Pawedan’’ di Kayubihi Bangli (Bali Post) Angin kencang menerjang wilayah Desa Kayubihi, Bangli Kamis (7/9) sore. Kejadian itu mengakibatkan sebatang pohon beringin tua di sekitar Pura Dalem Prajapati Desa Pakraman Kayubihi tumbang dan menimpa bale pawedan, pura setempat. Perbekel Desa Kayubihi Ketut Widiana saat dikonfirmasi, Jumat (8/9) kemarin, menu-
turkan angin kencang menerjang wilayah desanya sekitar pukul 15.00 Wita. Terjangan angin menyebabkan sebuah pohon beringin tua yang ada di sekitar pura tercabut sampai ke akar-akarnya. Batang pohon dengan diameter besar itu menimpa bale pawedan yang ada didekatnya hingga rusak. Widiana mengatakan, pohon yang tumbang dan menimpa bangunan bale pawedan terse-
but usianya sudah sangat tua. Diperkirakan mencapai ratusan tahun. Kendati demikian, pihaknya masih tidak percaya pohon tersebut bisa tiba-tiba tumbang hingga tercabut sampai ke akarnya karena terkena angin. ‘’Pascakejadian itu, tadi pagi (kemarin - red) sudah dilaksanakan upacara di pura setempat. Dan batang pohon beringin yang tumbang juga sudah
dibersihkan,’’ terangnya. Dikonfirmasi terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa mengatakan, angin kencang menerjang wilayah Kelurahan Kubu ke utara. Angin kencang berlangsung selama sekitar lima menit pada pukul 15.00 Wita. Terkait angin kencang itu, pihaknya mengaku sempat menghubungi BMKG. Namun,
dari radar BMKG tidak terpantau ada angin kencang di wilayah Bangli. ‘’Dari radar BMKG, terpantau normal,’’ ujarnya. Mengenai dampak angin kencang tersebut, Agus mengatakan, dari pantauannya hanya mengakibatkan pohon tumbang di Pura Dalem di Kayubihi. Sementara di tempat lainnya terpantau nihil. (kmb40)
Rendah, Tingkat Kunjungan ke Museum Geopark Pemkab Diminta Gencarkan Promosi
Bangli (Bali Post) -
Tingkat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Museum Geopark di Penelokan, Kintamani sangat rendah. Hal itu akibat belum banyak yang mengetahui keberadaan museum tersebut. Atas kondisi itu, Pemkab Bangli diminta gencar mempromosikan Museum Geopark dan potensi pariwisata lainnya. Ketua PHRI Bangli I Ketut Mardjana mengatakan, keberadaan museum tersebut belum diketahui publik. Maka tak salah jika belum banyak wisatawan tertarik mengunjunginya. Agar ke depannya pengunjung bisa meningkat, Pemkab
dimintanya proaktif untuk memperomosikan Museum Geopark. ‘’Untuk meningkatkan kunjungan, dibutuhkan gebrakan lebih untuk lebih mempromosikan museum itu,’’ ungkap Mardjana, belum lama ini. Dia mengaku sangat me-
nyayangkan, museum megah yang dibangun dengan dana miliaran rupiah itu tidak bisa dimaksimalkan untuk menarik pengunjung. Dalam hal ini dia juga meminta agar museum bisa dikelola secara profesional. Lebih lanjut pihaknya juga
menyayangkan penataan pedagang acung di Objek Wisata Penelokan yang belum optimal. Masih banyak pedagang yang berkeliaran di lokasi. Menurutnya, pemerintah hanya bisa menyalahkan pedagang acung, namun belum mampu menyediakan tempat yang baik untuk menampung mereka. ‘’Mereka butuh sarana sebagai tempat untuk berjualan. Kalau sudah disiapkan tempat yang strategis dan bagus, mereka pasti mau menempati
tempat yang disiapkan sehingga tidak lagi berkeliaran,’’ jelas Mardjana. Sementara itu, Kabid Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaaan (Disparbud) Bangli I Wayan Merta tak menampik jika selama ini kunjungan yang ke Meseum Geopark masih rendah. Hal ini juga diakuinya akibat masih minimnya promosi. ‘’Rendahnya kunjungan akibat kurangnya promosi di dalam maupun di luar daerah,’’ ungkap Merta. (kmb41)
Bupati Made Gianyar Panen Bawang Organik di Buahan
Dorong Petani Kintamani Kembangkan Pertanian Organik BUPATI Bangli I Made Gianyar bersama kelompok tani di Desa Buahan, Kintamani melaksanakan panen bawang organik, Jumat (8/9) kemarin. Kegiatan itu turut dihadiri antara lain, Kepala Dinas PKP, Kepala Dinas PMD, Kabag Ekonomi, Perbekel Desa Buahan serta dosen Fakultas Pertanian Udayana Dr. Ir. Ni Luh Kartini. Di sela-sela penen bawang kemarin, Bupati Made Gianyar menyampaikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Desa Buahan yang sudah mengimplementasikan program pemerintah untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia atau pestisida) melalui pengembangan pertanian organik sehingga pencemaran air danau tidak semakin parah. Menurutnya, pencemaran air danau semakin parah akibat penggunaan pupuk kimia di seputaran danau. ‘’Dulu, para pendahulu kita mewarisi pola bercocok tanam dengan organik. Namun seiring perkambangan zaman yang semakin maju, akhirnya petani mulai memilih cara yang lebih praktis dan lebih mudah
menggunakan pertisida untuk pertanian. Dan kini, kita harapkan petani-petani yang ada di seputaran danau agar kembali ke pertanian organik yang lebih ramah lingkungan. Agar hasil yang dicapai bisa bermanfaat baik bagi kita dan juga lingkungan tetap tetap lestari,’’ ungkap Made Gianyar. Pria asal Bunutin, Kintamani itu sangat mendorong langkah yang dilakukan kelompok tani di Desa Buahan untuk terus mengembangkan pertanian organik. Ke depan, diharapkan petani-petani lainnya bisa mengikuti jejak petani di Desa Buahan menerapkan pertanian organik sehingga secara perlahan petani di Kintamani bisa mengembangkan pertanian organik dan tidak lagi menggunakan pupuk kimia. Dengan begitu, secara perlahan kesadaran petani sudah makin meningkat dan terbangun pemahaman baru untuk menggunakan pupuk organik serta pemanfaatan pengetahuan dan teknologi. ‘’Kita harap ke depannya semua petani bisa beralih menggunakan pupuk organik untuk pertanian. Ini
PANEN - Bupati Bangli, I Made Gianyar, bersama jajarannya memanen bawang organik dengan kelompok tani Desa Buahan, Kintamani, Jumat (8/9) kemarin. harus ditularkan kepada desa-desa yang lain. Jika semua petani bisa menggunakan pertanian organik, nanti bisa mempercepat pemulihan alam sekitar,’’ jelas Bupati Made Gianyar. Sementara itu, Perbekel Desa Buahan Wayan Suardi mengungkapkan, tanaman yang dikembangan dengan sistem pertanian organik adalah bawang, cabai, dan tomat. Pengembangan pertanian organik merupa-
kan program pemberdayaan desa menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017. Hal ini dalam rangka pengurangan penggunaan pupuk kimia serta untuk peningkatan pendapatan asli Desa Buahan. Kata Suardi, lahan warga yang dikontrak untuk budi daya tanaman organik seluas 17 are dengan jumlah kelompok tani sebanyak 45 orang. Sedangkan untuk dana yang dihabiskan untuk
pengembangan pertanian organik ini mencapai Rp 50 juta mulai dari bibit, sewa lahan dan pelatihan kelompok untuk tanaman organik. ‘’Untuk pemasarannya kita bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Udayana. Sehingga dalam pemasaran memiliki nilai jual yang lebih tinggi mengingat hasil panen dari bawang organik ini kualitasnya cukup bagus,’’ terang Suardi. (ad547)
GIANYAR
Sabtu Paing, 9 September 2017
9
Gedong di Pura Penataran Sasih Pejeng Terbakar
Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan kebakaran pada Gedong Pengaruman Pura Penataran Sasih, Desa Pejeng, Tampaksiring, Jumat (8/9) kemarin. Dugaan sementara, kebakaran tersebut dipicu pembakaran sampah di sekitar pura. Tidak ada korban jiwa dalam musibah terseBut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta. Informasi dihimpun, insiden tersebut pertama kali diketahui oleh seorang tukang I Ketut Kondra sektiar pukul 10.30 Wita. Ketika itu, pria 50 tahun asal Banjar Intaran Desa Pejeng itu sedang memasang paving di sebelah timur pura. Melihat ada kepulan asap di atas palinggih, sontak ia berteriak serta lari masuk ke areal pura menyampaikan kepada penjaga pura, I Wayan Weni. Mengetahui hal ini, kulkul bulus langsung dibunyikan hingga menghebohkan warga sekitar. Berbekal alat seadanya, warga berkumpul membantu memadamkan api. Di samping itu, warga lain melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan pemadam kebakaran. Sekitar pukul 11.00 Wita, sebanyak empat unit mobil damkar tiba di lokasi dan bersama masyarakat memadamkan api. Meski tak muncul per-
cikan api, petugas damkar melakukan pemadaman dan pendinginan selama satu jam. Sekitar pukul 12.00 Wita, kepulan asap baru benar-benar bisa dipadamkan. Bendesa Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun mengatakan, penyebab terjadinya peristiwa kebakaran ini belum bisa dipastikan. Perkiraan sementara kemungkinan karena di sebelah timur Pura Penataran Sasih ada pembakaran sampah. ‘’Kami belum tahu apa penyebab kebakaran ini. Tapi dilihat di sekitar lokasi, di sebelah timur pura ada bekas orang melakukan pembakaran sampah,’’ jelas tokoh masyarakat yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Gianyar itu. Dikatakannya lebih lanjut, pembakaran sampah dilakukan sekitar pukul 08.00 Wita. Namun pada pukul 10.00 Wita, sampah sudah hangus terbakar dan api sudah padam. (kmb35) Bali Post/nik
PADAMKAN API - Petugas pemadam tengah berupaya memadamkan api yang membakar Gedong Pengaruman Pura Penataran Sasih Pejeng, Jumat (8/9) kemarin.
Pascakaburnya Napi Asal Buleleng
Bali Post/nik
JARAN AGUNG - Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Dedy Januarta (tengah) saat memimpin press release hasil tangkapan selama Operasi Jaran Agung.
Operasi Jaran Agung
Polisi Amankan Belasan Pencuri
Gianyar (Bali Post) Serangkaian Operasi Jaran Agung 2017, jajaran Sat. Reskrim Polres Gianyar mengamankan sebelas pelaku pencurian. Dari jumlah tersebut, enam pelaku tercatat masih di bawah umur sehingga hanya menjalani wajib lapor. Satu pelaku meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Tabanan. Sementara sisanya diamankan di Mapolres Gianyar. Kabag Ops Polres Gianyar Kompol I.B. Dedy Januarta, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan Operasi Jaran Agung ini diselenggarakan selama 21 hari dan berakhir, Kamis (7/9). Hasilnya, polisi mengungkap enam kasus pencurian meliputi pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). ‘’Total ada enam kasus yang diungkap jajaran Polsek hingga Polres Gianyar,’’ katanya saat press release di halaman Mapolres Gianyar, Jumat (8/9) kemarin. Dari hasil tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya berupa enam unit kendaraan bermotor, satu gerinda, satu notebook serta satu sepeda gayung hasil curian. ‘’Hanya BB ini yang kita amankan. Ada juga barang bukti curian yang sudah dijual oleh para pelaku,’’ ungkapnya. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni menambahkan, selama Operasi Jaran Agung, jajarannya mengungkap dua kasus dengan lima tersangka. Kasus pertama melibatkan komplotan curanmor yang dilakukan tiga orang anak di bawah umur berinisial Kadek JP (17), Kadek S (17) dan Gede RA (17). ‘’Awalnya yang menjadi target operasi hanya JP. Setelah dikembangkan, ternyata ada dua pelaku lain yang terlibat,’’ ungkapnya. Kasus kedua, Buser Polres Gianyar juga mengamankan pelaku di bawah umur berinisial Kadek AW (17) yang melakukan aksi curanmor bersama Kadek Ebis Kristiawan (19). ‘’Pelaku yang di bawah umur kita kenakan wajib lapor, karena baru pertama kali beraksi. Nanti juga disiapkan diversi,’’ katanya. Kasus pencurian yang melibatkan anak di bawah umur juga diungkap oleh personil Polsek Sukawati. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiharta mengatakan, kasus pertama yang terungkap dengan pelaku I Ketut S (17), Made KA (16) dan I Ketut BD (20). ‘’Dari hasil pemeriksaan, para pemuda ini mencuri karena ajak-ajakan saja. Namun komplotan ini cukup lihai mencuri karena disertai dengan mengintai terlebih dahulu,’’ ungkapnya. Kompol Sugiharta menjelaskan, polisi juga mengungkap aksi curanmor di wilayah Sukawati yang dilakukan I Gede Sudima. Pelaku 25 tahun ini melakukan aksi curanmor bersama Yoshi Eka Putra (28). ‘’Tapi sayang, Yoshi Eka Putra ini meninggal dunia akibat kecelakaan di seputaran Tabanan,’’ katanya. Yoshi mengalami laka lantas saat terjaring razia lalu lintas. Diduga saat itu pemuda asal Baturiti ini usai melakukan pencurian, sehingga panik saat melihat polisi di jalan. ‘’Sekarang kasusnya masih ditangani di Polsek Baturiti. Setelah di sana, barulah giliran kita akan memeriksa sesuai LP di Sukawati,’’ tegasnya. Selain itu, ada pula kasus curanmor hasil pengungkapan Polsek Ubud dengan pelaku Nyoman Kinsen (51). Pelaku mencuri satu unit sepeda motor Honda Supra. Sementara jajaran Polsek Tampaksiring mengungkap kasus pencurian sepeda gayung. Kasus ini masih dalam penyelidikan. (kmb35)
Anggota Dewan Dites Urine
Gianyar (Bali Post) Petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar bersama Badan Kesbangpol Gianyar menggelar sidak di gedung DPRD Gianyar, Jumat (8/9) kemarin. Sejumlah anggota dewan dites urine oleh petugas. Hasilnya tidak ada yang terindikasi menyalahgunakan narkoba. Sejumlah anggota dewan tampak antusias mengikuti tes urine. Dari 40 anggota dewan, hanya empat orang yang tidak mengikuti tes urine lantaran ada yang sedang mengikuti kegiatan, izin, sakit serta dalam keadaan hamil. Dari hasil pemeriksaan, keseluruhan dinyatakan negatif narkoba. Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta ditemui di sela-sela kegiatan, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan BNNK Gianyar bersama Kesbangpol tersebut. Hal ini sesuai dengan program yang dicanangkan pemerintah pusat maupun kabupaten dalam upaya pemberantasan narkoba. (kmb35)
Kanwil Hukum dan HAM Periksa Petugas Rutan Gianyar (Bali Post) Pascakaburnya Putu Suciawan Bin Nyoman Sutama (33), Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gianyar menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) napi asal Busungbiu, Buleleng. Aparat kepolisian pun turut serta melakukan pencarian. Namun hingga Jumat (8/9) sore kemarin belum membuahkan hasil. Di surat DPO itu disebutkan ciri-ciri napi kabur. Di antaranya pelaku setinggi 162 cm dengan berat 65 kg. Muka lonjong dengan rambut ikal. Mengenai ciri khusus, ada bekas tato di lengan kirinya. Selain itu, telunjuk dan jari tengah napi berpendidikan SD ini tidak bisa digerakkan alias kaku. Kepala Rutan Gianyar Putu Astawa menyampaikan penyesalan terkait kaburnya
Suciawan. Dia menyebutkan, selama ini pihak rutan sudah mempercayai napi berusia 33 tahun itu. ‘’Atas kejadian ini, pastinya kami berbenah,’’ ucapnya. Selain itu, petugas yang mengantar Suciawan juga sudah diperiksa jajaran Kanwil Hukum dan HAM Bali pada siang kemarin. Selama dimintai keterangannya, petugas yang mengawal napi kabur itu sudah bekerja
sesuai SOP. Soal kaburnya napi, itu di luar dugaan. ‘’Karena sudah percaya saja, sehari-hari juga biasa diajak. Namanya kita manusia,’’ ujar Astawa. Diakuinya, napi yang berada di bawah naungannya itu biasa keluar rutan. Tapi napi yang keluar rutan itu biasanya sudah lama mendekam di jeruji besi dan sudah dipercaya oleh petugas. ‘’Napi memang biasa keluar Rutan. Kali ini cari alat musik. Karena napi ini sudah biasa main band, makanya diajak sekali-kali cari alat musik,’’ terangnya. Mengenai rutinitas di dalam rutan, dia menyebut, napi yang kabur ini tidak pernah berulah. Kini dengan kaburnya napi itu, petugas rutan pun sedang membu-
runya. ‘’Sekarang petugas mencari, dibantu Buser Polres Gianyar,’’ tegasnya. Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni mengaku masih melakukan pengejaran terhadap napi yang memiliki satu istri dan satu putri itu. Kepolisian juga tengah mengobok-obok lokasi yang berpotensi menjadi tempat persembunyian napi kelahiran 5 Agustus 1984 itu. ‘’Kami masih melakukan pengejaran terhadap napi ini,’’ ucapnya Seperti diberitakan sebelumnya, Suciawan melarikan diri setelah mengecoh petugas rutan dengan meminta diantarkan ke kawasan Ubud pada Rabu (6/9) sore. Awalnya Suciawan dan napi lainnya, Ketut Wirayuda mendapat
izin keluar rutan untuk membeli sound musik. Dikawal petugas rutan, dua napi ini lantas berangkat menggunakan mobil dinas menuju toko alat musik di seputaran Renon, Denpasar. Usai membeli peralatan itu mereka ternyata tidak langsung balik ke Rutan Gianyar, melainkan menuju ke seputaran Ubud. Hal ini dilakukan atas permohonan Suciawan yang ingin menemui temannya. Permohonan ini dikabulkan petugas Rutan Gianyar. Setiba di Ubud, diduga Suciawan diberikan izin keluar sendiri tanpa pengawalan. Sementara petugas rutan dan Wirayuda menunggu di mobil. Selang 20 menit, Suciawan tak kunjung kembali. (kmb35)
ICNT 2017 Digelar di Gianyar
Momentum Menjaga Aset Pusaka
ORGANISASI pelestarian dari berbagai negara dunia yang tergabung dalam International National Trusts Organisation (INTO) akan menyelenggarakan Konferensi Internasional Organisasi Pelestarian Sedunia atau International Conference of National Trusts (ICNT) ke-17 pada tanggal 11 hingga 15 September 2017 di Gianyar. Dari 72 organisasi pelestarian anggota INTO yang mewakili 44 negara dari lima benua, Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) atau Indonesian Heritage Trust dipilih untuk menjadi tuan rumah bersama-sama Kabupaten Gianyar. Direktur INTO Oliver Maurice saat jumpa pers ICNT 2017 di Pantai Masceti, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan peran komunitas dalam gerakan pelestarian sangat penting, di mana organisasi pelestarian seperti INTO dan BPPI memiliki ja-
ringan yang kuat di tingkat regional maupun internasional. Bentuk dukungan saling memperkuat peran dan berbagi pengalaman dilakukan melalui ajang konferensi ICNT yang tahun ini menginjak pelaksanaan di tahun ke-17. Catrini Kubontubuh, Ketua BPPI Catrini Kubontubuh, menjelaskan Indonesia khususnya Bali yang diwakili oleh Gianyar mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggara ICNT 2017. Hal ini membuka kesempatan bagi apresiasi terhadap kearifan tradisi dan budaya lokal dari pusaka budaya Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi dunia untuk kelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Sementara itu, Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata mengatakan dalam menyelenggarakan ICNT 2017, BPPI bermitra
dengan Pemkab Gianyar. Sebagai anggota dari Jaringan Kota Pusaka Dunia atau Organization of World Heritage Cities, pihaknya menyatakan kesiapan berkontribusi mendukung penyelenggaraan ICNT 2017 sebagai bentuk kemitraan dan kerja sama yang baik antara Pemkab Gianyar dengan BPPI. ‘’Selain itu, membangun kemitraan dan kerja sama seperti ini membuka peluang bagi potensi pengembangan aset pusaka di berbagai daerah di Indonesia untuk dikembangkan bersamasama antara pemerintah dan masyarakat,’’ jelas Agung Bharata. Our Cultural Heritage, the Key to Environmental Sustainability atau Pusaka Budaya adalah Kunci Kelestarian Lingkungan Berkelanjutan menjadi tema ICNT 2017. Dunia pelestarian internasional memberi
JUMPA PERS - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata memimpin jalannya jumpa pers persiapan ICNT, Jumat (8/9) kemarin. dukungan kuat untuk menyikapi berbagai tekanan dalam isu lingkungan khususnya perubahan iklim global melalui pendekatan budaya. Peserta ICNT 2017 sudah terdaftar sebanyak 200 peserta yang berasal dari 30 negara. Melalui
ICNT 2017, para peserta diharapkan dapat menggali berbagai kekayaan kearifan tradisi dan budaya lokal untuk mendukung keberlanjutan dunia, khususnya kelestarian lingkungan dalam berbagai tekanan termasuk perubahan iklim. (ad546)
KLUNGKUNG
10
Sabtu Paing, 9 September 2017
Pengiriman Sampah ke TPA Regional Bangli Ditolak Pemkab Cari Alternatif Lain Semarapura (Bali Post) Munculnya penolakan dari warga Desa Kayubihi, Bangli terkait rencana pembuangan sampah ke TPA Regional Bangli untuk tiga kabupaten, salah satunya Klungkung mendapat tanggapan dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Jumat (8/9) kemarin. Bupati asal Nusa Ceningan ini menyatakan, supaya tak menimbulkan polemik, pemkab akan berupaya mencari alternatif lain yang sifatnya tidak merugikan. Keinginan Pemkab Klungkung Bali Post/sos untuk bisa mengirim sampah ke I Nyoman Suwirta TPA regional Bangli memang cukup besar. Bahkan ini sempat diharapkan sudah bisa terealisasi paling lambat akhir tahun ini, seiring ditutupnya TPA Sente di Dusun Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan sesuai dengan Memorandum of Understanding (MoU). Namun, jika adanya polemik di masyarakat yang menyatakan keberatan, pemkab akan berupaya mencari solusi lain. Untuk jangka pendek, sampah dikirim ke TPA Suwung, Denpasar yang perharinya mencapai lima truk. Hal ini sudah mendapat rekomendasi dari Pemprov Bali. “Kami tak ingin merugikan masyarakat,” ucapnya saat ditemui langsung diruangannya. Sampah di bumi serombotan juga akan diolah menjadi briket sebagai penghasil listrik. Sebagai langkah awal, program ini bergulir di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. Diyakini akan mampu memberikan hasil positif. “Ini juga kami maksimalkan. Bisa jadi akan kekurangan sampah,” ucap Suwirta. Meski demikian, Bupati yang sebelumnya berkecimpung di dunia perkoperasian ini menyampaikan persoalan sampah telah menjadi persoalan bersama, khususnya di Bali. Oleh karenanya, penanganan diharapkan bisa dilakukan bersama-sama pula. “Ini (sampah-red) tantangan kita bersama,” imbuhnya. Seperti yang diberitakan Bali Post, penolakan pengiriman sampah ke TPA yang menerapkan sanitary landfill itu salah satunya datang dari Perbekel Kayubihi Ketut Widana. Ia menilai dari segi tempat dan sarana, TPA tersebut sangat tidak mendukung untuk menampung sampah di luar Kabupaten Bangli, yakni Klungkung, Karangasem dan Gianyar. Selain itu, volume sampah yang besar berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. (kmb45)
Minat Bertani Generasi Muda Rendah
Minus Beras Berpotensi Makin Besar
Semarapura (Bali Post) Semester I 2017 produksi beras Kabupaten Klungkung minus ribuan ton dari kebutuhan konsumsi masyarakat. Di tengah usia petani yang sebagian besar sudah usur, minat generasi muda untuk menekuni sektor agraris, khususnya persawahan, justru sangat rendah. Hal ini menjadi ancaman terhadap produksi beras ke depan. Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida mengungkapkan, sesuai hasil rapat pleno Dewan Ketahanan Pangan Klungkung, produksi beras sejak Januari hingga Juni 2017 oleh petani sebanyak 7.838 ton. Padahal kebutuhan konsumsi dengan proyeksi jumlah penduduk 177.400 jiwa mencapai 9.409 ton. Artinya, masih terjadi minus 1.571 ton. “Produksi beras memang minus dari kebutuhan konsumsi,” ungkapnya, Jumat (8/9) kemarin. Dilihat situasi saat ini, tak dimungkiri usia petani sebagian besar tergolong tua. Sudah banyak yang berusia di atas 50 tahun. Fisiknya tak lagi sekuat dulu. Di tengah situasi demikian, keinginan generasi muda untuk menggantikannya dalam melanjutkan pekerjaan sangat rendah. Salah satu alasannya, karena dipandang tak mampu memberikan harapan untuk menyambung hidup. Terlebih yang lahannya tergolong sempit. Realita itu secara tak langsung menjadi ancaman untuk produksi beras ke depannya. Jumlahnya berpotensi semakin menurun. “Kalau dari sisi produksi beras memang rawan turun, kalau dilihat situasi sekarang. Tapi kalau berbicara produksi bahan pangan secara menyeluruh, Klungkung masih surplus,” jelasnya. Mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klungkung ini menyatakan, untuk bisa sejahtera petani idealnya menggarap lahan diatas satu hektar. Itu diolah, ditanami berbagai komoditi menyesuaikan dengan musim. Diyakini akan mampu memberikan pendapatan lebih. Pihaknya pun ingin mewujudkan ini dengan mendorong petani untuk menyewa lahan. “Kalau berbicara saja tanpa ada bukti, rasanya sulit. Kami rencananya akan mengundang petani yang sudah menerapkan itu untuk berbagi pengetahuan kepada subak,” ucapnya. Merangsang minat bertani selama ini telah dilakukan dengan pengadaan berbagai jenis alat mesin pertanian. Mulai dari alat tanam, panen, hingga olah tanah. “Pemberian alsintan juga rutin setiap tahun. Ini cara untuk meringankan beban petani,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
PANEN - Sejumlah petani di Kabupaten Klungkung tengah panen padi.
DOCKING - Kapal roro yang melayani penyeberangan Nusa Penida - Pelabuhan Padangbai maupun sebaliknya masuk docking.
Kapal Roro Masuk ”Docking”
Penumpang Nusa Penida-Padangbai Diimbau Gunakan ’’Boat’’ Semarapura (Bali Post)Penumpang dari Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung yang hendak menuju pelabuhan Padangbai, Karangasem diimbau untuk sementara menggunakan jasa boat. Ini terjadi lantaran kapal roro yang rutin beroperasi masuk
berlangsung tiga hari lalu. Adanya hal ini bukan karena kerusakan, namun menjadi hal wajib setiap tahun, layaknya uji kir pada angkutan umum. “Untuk anggaran disediakan Rp 1,6 miliar. Ini berlangsung sekitar satu bulan,” jelasnya, Jumat (8/9) kemarin.
Di tengah situasi demikian, layanan penyeberangan, khusus untuk barang sementara ditangani dengan pengoperasian dua unit Landing Craft Tank. Sementara untuk orang diimbau menggunakan boat yang ada di pelabuhan tradisional. “Boat ada di pelabuham tradisional. Itu
bisa digunakan dulu untuk penyeberangan,” katanya. Mantan Kasatpol PP Klungkung ini menyatakan sampai saat ini belum ada keluhan terkait pelayanan tersebut. “Sampai sekarang masih lancar. Belum ada keluhan yang diterima,” tandasnya. (kmb45)
Puluhan Ribu Warga Belum Perekaman E-KTP Semarapura (Bali Post) -
Jelang perhelatan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah dan gubernur, puluhan ribu warga Kabupaten Klungkung belum melakukan perekaman e-KTP. Hal tersebut salah satunya karena terkendala aksesibilitas. Menyikapi hal tersebut, sebagai bentuk percepatan, pemkab pun menggulirkan layanan jemput bola. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klungkung Komang Darma Suyasa saat rapat kerja bersama Komisi I DPRD Klungkung, Jumat (8/9) kemarin. Berdasarkan data terakhir, warga wajib mengantongi identitas kependudukan itu mencapai 173.398 orang. Dari jumlah tersebut, yang melakukan perekaman mencapai 144.352 orang. Artinya, masih ada 29.046 orang yang belum melaksanakan. Sebagian jumlah tersebut sebagai data semu. Maksudnya, masih tercatat pada data base kabupaten, namun melakukan perekaman di daerah lain akibat pindah tempat tinggal. “Yang belum melakukan perekaman masih puluhan ribu. Ini mayoritas dari Nusa Penida,” terangnya. Munculnya hal tersebut salah satunya akibat warga bersangkutan terkendala aksesibilitas. Jarak ke tempat perekaman dari tempat tinggalnya cukup jauh. Menangani itu, pemkab pun menindaklanjuti dengan pengadaan layanan ke masing-masing desa maupun ke sekolah. Cara ini terus bergulir setiap hari kerja. “Layanam jemput bola sudah diterapkan. Ini kami maksimalkan terus. Sudah menyasar beberapa desa,”
Sektor Pariwisata Masih Jadi Incaran Naker lainnya. Namun dari sekian itu, animo pencari kerja dari Kabupaten Klungkung untuk mengadu nasib lebih cenderung ke pariwisata. Hal tersebut tak hanya disebabkan karena ketersediaannya masih cukup luas. Tetapi juga penghasilannya yang dinilai cukup menjanjikan. “Sektor pariwisata cenderung masih diminati jika dibandingkan dengan yang lain,” ujarnya, belum lama ini. Selain dalam daerah, ketertarikan bekerja bidang pariwisata ke luar negeri, seperti di kapal pesiar juga masih cukup tinggi setiap tahunnya. Khusus tahun ini, sejak Januari sampai Agustus 2017
docking. Tak beroperasinya kapal ini diperkirakan berlangsung hingga satu bulan ke depan. Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra mengatakan, kapal roro satu-satunya itu masuk docking di Surabaya. Keberangkatannya sudah
Jelang Pilkada
Penghasilan Dinilai Menjanjikan
Semarapura (Bali Post) Sektor yang mampu menyerap tenaga kerja (naker), khususnya di Bali cukup variatif. Namun, khusus bagi pencari kerja dari Kabupaten Klungkung, sektor pariwisata masih paling diminati dan menjadi incaran. Alasannya, karena dipandang dapat memberikan penghasilan yang menjanjikan. Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung I Wayan Darmanaba menjelaskan, sektor yang nenyediakan lapangan pekerjaan tak hanya swalayan maupun perkoperasian, industri, perbankan, pariwisata dan
Bali Post/sos
tercatat 322 orang yang telah berangkat. Guna menghindari persaingan ketat pada satu sektor, pemkab menggulirkan pemberdayaan melalui penciptaan wirausaha baru mulai tahun ini. “Ini juga salah satu cara pengentasan pengangguran,” jelasnya. Program tersebut, sambungnya, tak juga menyasar lansia, penyandang disabilitas, wanita dan TKI bermasalah. Usaha yang diajarkan menyesuaikan dengan potensi yang ada di masingmasing desa. “Program ini sudah berjalan. Kami ingin wirausaha baru ini bisa menjadi lapangan pekerjaan untuk pengangguran,” katanya. (kmb45)
kata Suyasa. Di tengah keterbatasan petugas dan sarana, perekaman tetap diupayakan bisa tuntas secepatnya. Apalagi dalam waktu dekat perhelatan hajatan politik lima tahunan berupa pilkada dan pilgub sudah berlangsung. “Karena pilkada dan pilgub sudah dekat, kami tetap berupaya segera tuntas (perekaman - red),” tegasnya. Selain e-KTP, pengurusan akta kematian juga belum sepenuhnya berjalan lancar. Masih ada pihak keluarga yang terkesan mengabaikan. Padahal itu penting untuk kevalidan data. “Ini juga terus kami dorong. Supaya pihak keluarga segera mengurus. Biar tidak terus tercatat sebagai penduduk,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana menyebutkan perekaman e-KTP harus terus dimaksimalkan oleh Pemkab. Demikian juga dengan sosialisasi ke masyarakat. “Ini kan sangat penting untuk persiapan pilkada. Jadinya perekaman harus benar-benar dimaksilkan. Untuk raker ini, kami
Bali Post/sos
RAKER - Komisi I DPRD Klungkung saat rapat kerja (raker) bersama Disdukcapil membahas percepatan perekaman e-KTP jelang pilkada dan pilgub, Jumat (8/9) kemarin. juga ingin memastikan langkah-langkah apa yang sudah ditempuh dinas,” katanya. Politisi Gerindra ini juga menyebutkan, selain upaya percepatan, Pemkab juga didorong untuk melakukan inovasi penyajian data kependudukan yang bisa diakses Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. “Dengan bisa diakses OPD lain, kerja akan bisa lebih cepat. Tidak lagi harus datang ke Dinas
Kependudukan,” sebutnya. Sebelumnya, percepatan perekaman e-KTP juga mendapat dorongan dari Ketua KPU Klungkung, Made Kariada. Bahkan itu di-deadline akhir November sejalan dengan pemutakhiran data pemilih yang akan berlangsung hingga Februari 2018. Demikian juga dengan penyampaian dukungan dari masyarakat untuk calon perseorangan.
Sebagai penyelenggara pilkada, KPU juga turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait perekaman e-KTP. Itu tak hanya disampaikan secara langsung dalam pertemuan, namun juga melalui penyebaran stiker. “Kami juga turut bergerak. Perlu diketahui, ini (e-KTP) tak hanya penting untuk pemilu, tapi juga untuk keperluan lain,” tandasnya. (kmb45)
BULELENG
Sabtu Paing, 9 September 2017
11
Musim Kemarau, Debit Air PDAM Turun 17,81 Persen
Singaraja (Bali Post) – Pelayanan PDAM Buleleng mengalami gangguan terutama pada waktu beban puncak (pagi hingga sore hari) di sejumlah daerah. Ini karena, sumber mata air yang dikelola PDAM saat ini debitnya mengalami penurunan akibat kemarau panjang. PDAM mencatat dari total debit sebanyak 790 liter per detik, sekarang turun 17,81 persen. Membantu pemenuhan pelayanan air bersih di masa sulit ini, PDAM mendistribusikan air tangki ke wilayah pelayanan yang mengalami gangguan tersebut.
Bali Post/kmb38
JAMBAN - Satu keluarga di Lingkungan Lumbanan Kelurahan Sukasada Kecamatan Sukasada menerima bantuan jamban dari Kodim 1609 Buleleng, Jumat (8/9) kemarin.
Dandim 1609 Buleleng Serahkan Bantuan Jamban di Lumbanan
Singaraja (Bali Post) – Bantuan pembuatan jamban terus digulirkan jajaran Kodim 1609 Buleleng. Jumat (8/9) kemarin, keluarga Made Dana warga Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada menerima bantuan jamban dari jajaran Kodim 1609 Buleleng. Bantuan ini diserahkan langsung Dandim 1609 Letkol Inf. Slamet Winarto didampingi Danramil Sukasada Kapten Inf. Ketut Wiratmada, serta aparat kelurahan setempat. Dandim Letkol Inf. Slamet Winarto mengatakan, pembangunan jamban ini merupakan program Karya Bhakti TNI Satkowil untuk mewujudkan lingkungan sehat, bersih dan nyaman guna meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, partisipasi TNI ini memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang sejak dini untuk kepentingan pertahanan negara. “Kalau saya ibaratkan untuk makan dan penghidupan sudah, sekarang tempat buang limbahnya yang belum, sehingga Karya Bhakti TNI digulirkan untuk berpartisipasi membantu warga menyiapkan jamban sehat,” tegasnya. Di sisi lain, Dandim Letkol Inf. Winarto mengatakan, pembuatan jamban ini merupakan program pemerintah pusat yang digulirkan oleh segenap jajaran TNI. Di Buleleng sendiri tahun ini sudah lebih dari ratusan jamban telah diserahkan kepada warga yang kebanyakan tergolong kurang mampu. Sesuai petunjuk pelaksanaan, jajaran TNI membangun jamban sederhana sesuai anggaran yang sudah diberikan. Penentuan warga penerima selain berdasarkan survei melalui anggota TNI, juga berdasarkan usulan dari aparat terbawah. Dari usulan itu, kemudian diajukan dan setelah disetujui, TNI akan membangun jamban sederhana. “Kalau tahun ini sudah lebih dari 100 jamban yang sudah kami serahkan. Ini merupakan program Mabes TNI selain membantu warga untuk menyiapkan tempat membuang limbah rumah tangga agar tidak mengotori lingkungan dan memicu munculnya sarang penyakit, program seperti ini untuk mendekatkan TNI di tengah masyarakat,” katanya. (kmb38)
Hal itu diungkapkan Direkt ur Ut am a (Dirut ) PDAM Buleleng, Made Lestarina, yang ditemui di selasela perayaan HUT ke-31 PDAM, Jumat (8/9) kemarin. Beberapa kegiatan digelar pada HUT tahun ini seperti bakti sosial, donor darah, persembahyangan, dan memberikan penghargaan untuk karyawan dan karyawati PDAM dengan masa kerja 20, 25, dan 35 tahun. Tidak ketinggalan penanaman bibit pohon di sumber mata air yang dikelola PDAM dan menyerahkan bantuan tanaman untuk pertamanan di Jalan Letkol Wisnu, Singaraja juga digelar serangkaian HUT kali ini. Lebih jauh Lestariana mengatakan, penurunan debit pada sumber mata air yang dikelolanya itu merupakan siklus tahunan
yang tidak bisa dihindari. Dari pemantauan dan penerimaan laporan dari kantor unit, belakangan daerah pelayanan PDAM yang rawan mengalami gangguan adalah pelanggan yang berada di daerah ketinggian. Di mencontohkan untuk di Kecamatan Seririt pelanggan di Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit sudah terkena dampak gangguan pelayanan air minum akibat kemarau. Selain itu, pelanggan dalam Kota Singaraja daerah yang mengalami gangguan kebanyakan di Kelurahan Banyuning Selatan. Sementara di Buleleng Timur pelanggan PDAM di Desa Bungkulan bagian atas juga terdampak gangguan pelayanan air minum. “Ini tidak bisa kami hindari karena siklus tahunan. Tapi dari pengamatan kami,
penurunan debit sebesar 17,81 persen itu masih ada sisa debit sekitar 575 liter per detik. Jadi, tidak terlalu parah gangguannya, hanya mungkin pada pagi atau sore hari yang ada gangguan,” katanya. Sebagai bentuk komitmen pelayanan prima kepada pelangan di tengah penyusutan debit air, Lestariana menyebut bahwa pihaknya tetap menyiagakan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih gratis untuk pelangan yang mengalami gangguan. Dengan dukungan ini, setidaknya pelanggan bisa terbantu dan terhindar dari krisis air bersih. Selain itu, pihaknya juga gencar mensosialisasikan kepada pelanggan rawan mengalami gangguan untuk tetap melakukan perilaku hemat air. Selain itu, pelanggan disarankan agar
Bali Post/kmb38
Made Lestariana
terbiasa menampung air ketika pelayanan normal. Dengan demikian, ketika beban puncak dan terjadi gangguan pelayanan, pelanggan tetap memiliki stok air bersih yang bisa dimanfaatkan. “Kami siagakan mobil tangki dan begitu akan terjadi gangguan dan distribusi air tangki ini akan kami lakukan, sehingga pelanggan tidak dirugikan dalam kemarau tahun ini,” katanya. Di sisi lain, Lestariana
mengatakan, selama 31 tahun, PDAM menjadi perusahaan daerah yang melayani air minum untuk warga di Buleleng tantangan berat ke depan masih dihadapi dan membutuhkan kerja keras untuk mengatasinya. Tantangan itu adalah ketersedian sumber mata air yang tidak sebanding dengan penambahan pelanggan baru. Dari catatannya, pelanggan PDAM hingga tahun ini sebanyak 46.714 sambungan rumah (SR - red). Sementara total debit air yang melayani pelanggan itu sebesar 709 liter per detik. Secara umum dengan modal debit tersebut, PDAM masih mampu memenuhi kebutuhan dari pelangganya, akan tetapi tantangan ke depan pertumbuhan pelanggan baru harus dicarikan solusinya. Untuk itu, ke depan PDAM sesuai dengan visi dan misi serta momentum HUT ke-31 tahun ini bertekad untuk melakukan “Kerja Bersama”, sehingga tantangan dalam menyediakan ketersedian air minum terpenuhi meski terjadi terjadi penambahan pelanggan baru. (kmb38)
Soal Penarikan Aset
Komisi I DPRD Ingatkan Pemkab Mengacu Regulasi Singaraja (Bali Post) – Aset daerah yang masih banyak dikuasai mantan pejabat dan ahli warisnya, mengundang reaksi jajaran Komisi I DPRD Buleleng. Dewan mengingatkan pemerintah tetap mengacu regulasi terkait penataan dan pengelolaan barang milik daerah. Sikap tegas ini bukan sekadar menarik aset yang masih dikuasai, tetapi pemerintah diharapkan memiliki dokumen jelas terhadap apa pun bentuk aset milik daerah. Ketua Komisi I DPRD Buleleng Putu Mangku Mertayasa, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan keberadaan aset begitu penting sebagai perwujudan kekayaan sebuah institusi pemerintahan. Karena itu, aset harus terdokumentasi dengan baik dan mengacu regulasi yang jelas. Demikian juga terkait pemanfaatan harus mengikuti regulasi yang ada. Termasuk pemanfaatan oleh mantan pejabat atau ahli warisnya pemerintah daerah serius menegakkan aturan yang ada. Namun sebelum langkah itu ditempuh, pemerintah perlu menelusuri histori dan
Putu Mangku Mertayasa dokumen aset itu sendiri. Dengan demikian, jika aset itu memang murni milik pemerintah dengan bukti tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB), maka pemerintah tidak sulit menarik aset tersebut. “Kalau sudah tercatat dalam KIB saya kira pemkab memiliki hak untuk memanfaatkan aset itu. Termasuk menarik jika masih dikuasai oleh mantan pejabat atau ahli waris,” katanya. Menurut politisi PDI Per-
Bali Post/kmb38
juangan asal Desa Banjar Kecamatan Banjar ini, penarikan aset itu bukan karena pemerintah krisis lahan dan gedung kantor. Tetapi bagaimana keberadaan aset itu jelas, tidak rancu seperti yang terjadi sekarang ini. Sebaliknya, jika memang aset yang belum jelas itu dari sisi kajian memang layak untuk gedung kantor atau fasilitas pemerintahan, maka pihaknya mendukung pemanfaatan aset tersebut. Bahkan, dirinya menyebut
rumah dinas (Rumdin) Ketua DPRD Buleleng rencana pengalihan untuk gedung kantor juga harus dikaji dengan baik. Hal ini penting karena keberadaan rumdin pimpinan dewan itu bukan sekadar rumah untuk menunjang tugas-tugas pimpinan dewan. Akan tetapi, aset itu merupakan sebuah etalase unsur penyelenggara pemerintahan di daerah. “Saya kira untuk pemanfaatan itu apa pun bisa. Namun, khusus untuk gedung kantor yang belakangan masih kurang, perlu dikaji dulu apakah layak aset yang masih dikuasai mantan pejabat itu untuk kantor OPD. Kalau memungkinkan silakan dimanfaatkan. Termasuk untuk rumah pimpinan dewan ada baiknya dikaji lagi dan ada baiknya itu tetap difungsikan untuk rumdin karena sebagai etalase unsur pemerintahan,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng menemukan beberapa aset milik pemerintah yang masih ditempati mantan pejabat atau ahli waris. Aset itu seperti rumah
dinas (rumdin) Departemen Perundustrian seluas 3. 480 meter persegi. Aset yang berlokasi di Jalan Tunjung, Kelurahan Kaliuntu, Singaraja ini ditempati 11 penghuni mantan PNS bersama ahli waris. Rumdin di sebelah timur Kantor Badan Pusat Statistik seluas 1.000 meter persegi. Aset ini sejak lama dibiarkan terbengkalai. Selain itu, rumdin RSUD Buleleng di Jalan Gunung Agung Banjar Tegal dengan luas 600 meter persegi meter persegi hingga sekarang ditempati oleh dokter. Rumdin di Jalan Bisma ditempati mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) seluas 450 meter persegi. Rumdin di Jalan Wijaya Kusuma ditempati ditempati mantan Kadisdukcapil luas 455 meter persegi. BKD telah memproses penerbitan SHP aset itu atas nama pemkab. Beberapa rumdin yang masih ditempati mantan pejabat BKD masih mengumpulkan dokumen terkait historis kepemilikan, karena dokumen penting itu ikut terbakar pada peristiwa amuk masa 1999 silam. (kmb38)
Pascapelantikan Bupati dan Wakil Bupati
KPU Tunggu Izin Pemusnahan Logistik Pilkada Bali Post/kmb38
PRA-TMMD - Mengawali TNMD ke-100 di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk Kecamatan Seririt, jajaran Kodim 1609 Buleleng mulai melakukan PraTMMD, Jumat (8/9) kemarin.
Pra-TMMD di Pangkung Paruk
JAJARAN Kodim 1609 Buleleng mulai melaksanakan Pra-TMMD ke-100 tahun 2017 di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt. Dalam pra-TMMD tersebut, TNI dan warga mulai membuat senderan badan jalan dan membuat saluran drainase. Kegiatan pra TMMD ini dipimpin Kasdim 1609 Buleleng Mayor Kav. Nyoman Arya Jayantara. Tampak warga antusias mengikuti kegiatan tersebut. Badan jalan sekitar 2,3 kilometer ini kondisinya tidak mampu dilalui kendaraan roda empat. Bahkan, jika musim penghujan, sepeda motor saja sulit melintasi jalan ini. Tak pelak, warga kesulitan mengangkut hasil kebun ke luar desa. Setelah jalan ini disender dan dibuatkan saluran drainase, selama TMMD bergulir, jalan ini akan dirabat beton, sehingga bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Selain membangun jalan, TNI dan warga akan membuat jamban di sejumlah lokasi di desa ini. Sementara kegiatan nonfisik selama TMMD mulai dari ceramah empat pilar kebangsaan, sosilisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, pelayanan kesehatan gratis, lomba, SIM keliling, samsat keliling, kejuaraan bola voli dan pementasan film, dan hiburan kesenian tradisional. (kmb38)
Bali Post/kmb38
Gede Suardana
Singaraja (Bali Post) – Setelah Bupati dan Wakil Bupati terpilih resmi dilantik 27 Agustus 2017 lalu, KPU Buleleng mulai melakukan pengosongan kotak suara dan sekaligus merencanakan pemusnahan logistik Pilkada Buleleng. Pengosongan sekaligus pemindahan kotak suara yang berisi logistik pilkada dari gudang eks gedung kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Buleleng ke Sekretariat KPU di Jalan Ahmad Yani dilakukan mulai Senin (11/9) depan. Saat pilkada lalu, kotak suara disimpan di salah satu ruangan bekas kantor DKP yang sekarang dialihkan untuk perluasan SMPN
1 Singaraja dan gedung kantor Dinas Perumahan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta). KPU Buleleng juga tetap mengantongi kunci ruangan tersebut dan tidak pernah dibuka untuk mencegah hal-hal yang tidak dikehendaki. Setelah Bupati dan Wakil Bupati Buleleng terpilih dilantik, sisa logistik dan dokumen pilkada sebenarnya sudah dapat dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan paling cepat sebulan setelah pelantikan dan harus mendapat izin KPU RI dan Arsip Nasional. Saat ini, KPU masih berkoordinasi untuk memastikan kapan izin pemusnahan diterbitkan oleh KPU dan Arsip
Nasional. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan saat ini pihaknya akan melakukan pengosongan kotak suara. Ini untuk memindahkan isi di dalam kotak suara, ke kantong yang telah disiapkan. Kantong itu akan ditandai berdasarkan tempat pemungutan suara (TPS), desa, dan kecamatan. Sedangkan arsip berupa surat suara dan dokumen lainnya, tetap disimpan di gudang logistik. Sedangkan kotak suara akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pemkab Buleleng agar diizinkan meminjam gedung untuk menyimpan kotak suara tersebut. Jika tidak
diizinkan, pihaknya akan menyimpan kotak suara ke kantor Sekretariat KPU. Namun, kemungkinan terburuk ini terpaksa dilakukan karena KPU sendiri belum memiliki gudang yang representatif. ‘’Khusus untuk surat suara dan arsip penting akan kami simpan di gudang logistik. Lalu untuk kotak suara kami masih berkoordinasi dan kalau diberikan izin kami taruh dulu di sana (gedung lama - red) sampai nanti izin pemusnahan terbit dari KPU dan kalau tidak diizinkan ya… kami bawa ke kantor. Karena tidak ada tempat lagi terpaksa taruh di halaman dulu,’’ katanya. (kmb38)
JEMBRANA
12
Sabtu Paing, 9 September 2017
SOSOK Berpotensi Sasar Siswa
PEREDARAN obat keras yang berpotensi menyasar siswa menjadi perhatian Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo. Untuk itu, ia meminta jajarannya agar ikut mengecek toko obat dan apotek terkait peredaran obat keras ini. Perwira Polri ini mengaku prihatin dengan peredaran narkoba yang terjadi belakangan ini. Termasuk menyasar hingga ke generasi muda yang masih duduk di bangku sekolah. Narkoba seperti pil koplo atau obat keras lainnya digunakan karena harganya terjangkau. Dengan harga yang murah, berkisar Rp 2.500 per butir, dikhawatirkan peredarannya hingga ke anak muda. “Di sini (Jembrana - red) belum kita temukan, tetapi kami instruksikan jajaran untuk memastikan di apotek agar tidak menjual obat tersebut,” ujar AKBP Proyanto. Kendati dalam bentuk obat, namun efek jangka panjangnya sangat berdampak. Bahkan bila dikonsumsi dalam jumlah banyak, bisa membuat orang teler atau mabuk. Beberapa kali Polres Jembrana mengungkap sejumlah pelaku pengedar maupun kurir pil koplo dan obat keras lainnya. Selain itu, sejumlah pelaku pengedar dan kurir sabu-sabu (SS) antarpulau juga berhasil ditangkap. Jalur darat Jawa-Bali melalui Gilimanuk menjadi jalur favorit selain lewat Bandara Ngurah Rai. Teranyar tim dari Polda Bali membekuk kurir narkoba dengan barang bukti hingga 1,5 kilogram dan diamankan di dekat Polsek Kota Negara. (olo) DIAMANKAN - Pelaku pengedar pil dextro dan pil koplo diamankan di Polres Jembrana.
Bali Post/kmb
Pengedar Ratusan Butir Pil Koplo Ditangkap di Hutan
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Pelaku penggelapan mobil kini diamankan di Polres Jembrana.
Larikan Mobil, Residivis Ditangkap
Negara (Bali Post) Berpura-pura hendak membeli mobil, Mahesa Amarta (27), warga yang tinggal di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara nekat melakukan tindak pidana penggelapan. Pelaku yang merupakan residivis dan baru keluar penjara empat bulan lalu, melarikan mobil milik Didik Nugroho (26), warga Banjar Pangkung Buluh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Meski sempat berkeliaran sehari, pelaku akhirnya berhasil ditangkap pasukan Reskrim Polres Jembrana. Pelaku pun kini terpaksa kembali meringkuk di sel tahanan Polres Jembrana. “Kejadiannya berlangsung pada 26 Agustus 2017. Sehari kemudian pelaku kami tangkap di rumahnya,” kata Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Utomo didampingi Kasat Reskrim AKP Yusak Agustinus Sooai, Jumat (8/9) kemarin. Ia menjelaskan, awalnya pelaku datang ke rumah korban dengan berpura-pura hendak membeli mobil Suzuki Escudo DK 1113 MG warna silver. Kebetulan rumah itu juga digunakan untuk menjual bakso, korban dan pelaku melakukan transaksi di belakang rumahnya. Setelah ada perbincangan usai melihat kondisi mobil, tiba-tiba di depan warungnya ada pembeli. Nah kondisi ini pun dimanfaatkan pelaku. Pelaku meminta kunci mobil itu dengan alasan untuk dicoba. Tanpa menaruh curiga, korban pun memberikannya. Setelah memberikan kunci mobil, korban kemudian ke depan untuk melayani pembeli. Di tengah kesibukan korban itu pelaku langsung membawa kabur mobil korban. “Korban baru sadar ketika pelaku tak nongol-nongol setelah ditunggu,” jelasnya. Kasus ini pun dilaporkan ke Polres Jembrana. Begitu menerima laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan pelaku akhirnya berhasil diamankan di rumahnya. Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Diakui mobil digadaikan ke seseorang dengan harga Rp 15 juta. “Pengakuan pelaku uangnya digunakan untuk membayar utang,” ucapnya. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti mobil. Barang bukti itu kini telah disita di Polres Jembrana. Pelaku dijerat dengan Pasal 362 atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Pelaku yang baru keluar dari penjara ini memiliki satu anak dan sudah berpisah dengan istrinya. (kmb)
Kaja, Desa Brangbang, Kecamatan Negara, Selasa (5/9) lalu. Selain pil koplo, polisi juga menyita ratusan butir pil dextro siap edar. Resnarkoba AKP I Gusti Komang Muliyadnyana, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan pelaku ditangkap karena ada informasi masyarakat kalau ada orang yang mencurigakan di kawasan hutan
lindung itu. Kemudian tim Satreskoba segera melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut. Begitu di lokasi, sekitar pukul 19.30 Wita polisi menemukan pelaku. Pelaku pun dibekuk tanpa melakukan perlawanan. Setelah dilakukan penggeledahan, di dalam tas pelaku ditemukan ratusan butir pil dextro dan pil koplo. Kemu-
dian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Jembrana. Pelaku mengakui bahwa barang tersebut miliknya dan dibeli dari Upik. Seluruhnya seharga Rp 1.900.000. Pelaku juga mengakui obat tersebut akan dibawa ke Denpasar. Sebelumnya pelaku juga sudah pernah memberikan pil koplo kepada FR. Kini pelaku diamankan di
Polres Jembrana dan dijerat Pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman sepuluh tahun pidana penjara. Apabila hasil lab menunjukkan ada kandungan zat yang tergolong dalam UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dapat dijerat pasal 62 dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. (kmb)
Negara (Bali Post) Setelah peraturan daerah (perda) diketok palu, Pemkab Jembrana kini mengebut pendirian BPR Jembrana. Apalagi anggaran telah dialokasikan pada APBD Perubahan Jembrana Tahun 2017 ini. Eksekutif dipimpin Asisten II Setda Jembrana I Gusti Putu Mertadana menggelar beberapa kali rapat terkait persiapan pendirian BPR pelat merah ini.
tahun depan dan bank bisa langsung beroperasi. Sejak awal Pemkab juga sudah memperhitungkan lokasi untuk operasional BPR. Pembangunan gedung untuk Perusda Jembrana di dalam areal PDAM Jembrana di Jalan Udayana kemungkinan besar dipilih. Eksekutif menindaklanjuti BPR ini secara serius sesuai Perda dan mempersiapkan pendiriannya. (kmb26)
Negara (Bali Post) Jajaran Satuan Reskrim Narkoba (Satreskoba) Polres Jembrana berhasil menangkap pengedar ratusan pil koplo, yakni Suryadi alias Surya (30) asal Desa Krajan Desa Jurang Jero, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur. Penangkapan itu dilakukan di kawasan hutan lindung, Banjar Munduk Tumpeng
Pemkab Kebut Pendirian BPR
Rapat internal ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sejumlah syarat administrasi, termasuk adanya Perseroan Terbatas (PT) diperlukan untuk menjalankan
perusahaan perbankan itu. Mertadana belum lama ini mengungkapkan, yang paling utama saat ini adalah syarat pembentukan PT untuk pengelolaan BPR nantinya. Saat ini sedang
dalam proses kesepatakan akta notaris. Sementara untuk syarat lain, menurutnya masih perlu dibahas lebih lanjut. Termasuk untuk koordinasi ke Otoritas Jasa Keuangan
(OJK). Dalam anggaran perubahan ini, dewan telah menganggarkan Rp 3,5 miliar untuk pengurusan pendirian BPR. Anggaran itu juga termasuk proses rekrutmen jajaran direksi. Terkait direksi ini, masih jauh dan belum dibahas. Tahun ini dikebut untuk kesiapan operasional BPR yang awalnya merupakan inisiatif DPRD ini. Bila semuanya lancar, akan dilanjutkan
rencananya akan digabung menjadi satu dengan perbaikan di Taman Makam Pahlawan di pinggir Sungai Ijogading. Namun, dewan asal Dauhwaru ini menilai perlunya juga ada pembangunan semacam museum di Gelar karena di sanalah lokasi markas dan titik perjuangan melawan penjajah. Di tempat itu, para pejuang bertemu dan menghimpun taktik untuk merebut kemerdekaan di Sunda Kecil, termasuk Bali. Pasukan DPRI Sunda Kecil di Jembrana yang dipimpin Ida Bagus Gde Dosther (Bupati Jembrana 1959-1967) terlibat pertempuran dengan Belanda dalam merebut kemerdekaan. Sejumlah
pejuang gugur dalam pertempuran di lembah ini. Para pejuang yang merupakan cikal bakal TNI juga pengorganisasikan segala kegiatan perlawanan terhadap pejajah Belanda khususnya di Jembrana. Di Markas Besar ini pula, Pasukan M yang dipimpin Kapten Markadi yang mendapat perintah memberi bala bantuan ke Bali juga bergabung dan bertemu dengan I Gusti Ngurah Rai. Saat ini di Gelar memang sudah terbangun monumen. Tetapi, Sugiasa menilai perlu adanya lagi informasi yang menjelaskan cikal bakal adanya tempat tersebut. ‘’Di dalamnya nanti bisa dipajang relief dan nama-nama
para pejuang yang gugur dan bertempur di sana, sehingga generasi muda tahu, apa itu Gelar,’’ terangnya. Pihaknya tetap akan memperjuangkan agar di kaki bukit tersebut dibangun monumen. Lembah Gelar merupakan lokasi Markas Besar Dewan Perjuangan Rakyat Indonesia (MB-DPRI). Di sinilah para pejuang di Jembrana bergabung dengan pasukan-M (Kapten Markadi) dan I Gusti Ngurah Rai. Posisi lokasinya di dataran tinggi ini sangat strategis untuk markas para pejuang yang saat itu kalah dari segi persenjataan. Selain jaraknya yang proporsional dengan kota Negara, juga masih dekat dengan permu-
Usulan Pembangunan Museum di Gelar Belum Dapat Respons Negara (Bali Post) – Pembangunan museum di Gelar, Palungan Batu, Desa Batuagung tetap diperjuangkan kendati belum mendapat respons dari pemerintah daerah. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa belum lama ini mengatakan pentingnya pembangunan museum di Lembah Merdeka itu agar masyarakat dan generasi muda tahu di sana merupakan medan tempur dalam perjuangan kemerdekaan. Belum lama ini dalam pertemuan dengan veteran, memang kurang mendapat respons positif dari eksekutif terkait usulan tersebut. Sebab, nantinya museum perjuangan Jembrana
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Bali Post/olo
MONUMEN – Monumen perjuangan di Lembah Merdeka Gelar yang merupakan markas besar DPRI.
kiman warga. Lokasi Gelar tidak jauh dari kota Negara tepatnya di Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung. Jalan menuju lokasi ini dari GOR Krisna Jvara juga kurang terawat. Hampir satu kilometer lebih jalan menuju Gelar rusak. Di sekitar monumen itu terdapat sungai yang membelah di bawah lembah. Air sungai yang masih jernih di antara bebatuan besar dan pepohonan yang asri. Di tengah sungai juga terdapat jembatan gantung bercat Merah yang dikenal dengan jembatan merah. Jembatan penghubung tembus ke Sawe, Dauhwaru ini hanya bisa dilewati pejalan kaki ataupun sepeda motor (kmb26)
Sabtu Paing, 9 September 2017
Warga Minta Diteruskan Proyek Jalan Delod Wates-Macang Amlapura (Bali Post) – Sidak Komisi II DPRD Karangasem bersama Ketua DPRD Nengah Sumardi ke sejumlah proyek fisik, Rabu (6/9) lalu, menemukan banyak fakta menarik. Salah satunya menyangkut peningkatan kualitas ruas jalan Delod Wates-Macang di Kecamatan Bebandem. Meski sebagian jalan jalan itu sudah dihotmix, ruas jalan tersebut belum bisa menjadi jalur penghubung antar-desa karena masih buntu. Ruas jalan Delod Wates-Macang panjangnya sekitar 3,4 kilometer. Jalan itu menghubugkan wilayah Telugtug, Desa Sibetan dengan Desa Macang. Tahun ini, ruas jalan itu mendapat program pengaspalan, namun hanya sepanjang 1,3 kilometer. Sisanya masih merupakan jalan tanah dan belum terkoneksi jalan desa di Desa Macang itu. ‘’Ujungnya masih berupa cigcigan (undakan). Hanya sepeda dayung yang bisa lewat, kalau sudah sampai di ujung jalan sepedanya harus digendong,’’ ujar Wayan Suka (42), salah seorang warga yang mengaku kerap menjadikan ruas jalan itu sebagai rute bersepeda gunung. Salah seorang warga Delod Wates, Ni Ketut Reni (40), Jumat (8/9) kemarin, mengakui proyek pengaspalan yang baru sekitar sebulan rampung. Rampungnya proyek itu sangat membantu aktivitas warga. Namun, proyek pengaspalan yang hanya sepanjang satu kilometer itu belum bisa menjadi jalan alternatif yang dapat menghemat waktu dan jarak tempuh. Untuk ke Pasar Bebandem, warga Delod Wates tetap harus memutar melewati wilayah Telaga. Reni yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang berharap proyek itu tidak berhenti sampai di sana. Dia minta proyek bisa dilanjutkan sampai tembus ke Desa Macang. ‘’Habis aspal ketemu krikil dan buntu. Tak bisa dilewati menggunakan sepeda motor apalagi mobil,’’ ungkapnya. Kasi Pembinaan Program Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Karangasem, I Komang Yasa, yang mendampingi sidak dewan, mengatakan ruas jalan Delod Wates-Macang awalnya merupakan jalan usaha tani. Pembangunan jalan itu dulunya didanai Pemprov Bali. Ruas jalan itu sekarang memang diproyeksikan bisa tembus di Desa Macang. Namun, untuk kelanjutan proyeknya masih dalam perencanaan. ‘’Usulannya sedang kita garap, rencananya kita ajukan pada APBD Induk 2018,’’ jelasnya. (kmb)
Tarung Drajat Siap Bersaing di Porprov Amlapura (Bali Post) Karangasem mengikuti 23 cabang olahraga (cabor) dari 34 cabor yang dipertandingkan pada ajang Porprov Bali, 1723 September di Gianyar nanti. Salah satu yang berpeluang memperoleh emas adalah cabor tarung drajat. Cabor ini menargetkan bisa memperoleh 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu dari 10 atlet (7 atlet laki-laki dan 3 atlet perempuan) yang dikirim ke Gianyar. “Pada Porprov Bali sebelumnya dari cabor tarung drajat Karangasem memperoleh 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Kami optimis, pada ajang serupa tahun ini, kami bisa tampil lebih maksimal untuk membantu kontingen Karangasem memperbaiki peringkat,” kata Gusti Agung Dwi Putra Jumat (8/9) kemarin, usai dilantik sebagai Ketua Umum Tarung Drajat Karangasem yang baru menggantikan I Nyoman Oka Antara yang kini menjadi penasihat, di GOR Kebo Iwa Gianyar, Kamis (7/9) lalu. Meski lawan-lawan diakui cukup berat, namun pihaknya mengaku tetap optimis atlet Karangasem akan tampil maksimal. Gusti Agung Dwi Putra sebelumnya menjadi Sekretaris Pengurus Tarung Drajat Karangasem dan kini menjadi Ketua Umum Pengurus Tarung Drajat Karangasem, sesuai Surat Keputusan Nomor 48/KODRAT-Bali/V/2017 tertanggal 12 Mei 2017. Sedangkan sebagai Wakil Ketua adalah I Nyoman Subaga, Sekretaris I Nyoman Sumadi, Wakil Sekretaris I Kadek Hendra Sagita, Bendahara I Komang Meneng, Wakil Bendahara I Gusti Bagus Darma Yasa. Sementara untuk bidang-bidang, yakni Bidang Organisasi I Wayan Sudana dan I Ketut Januarta. Bidang Pembinaan dan Prestasi I Wayan Tambun, I Wayan Kariasa dan I Komang Putra Ariawan. Bidang Pelatihan dan Perwasitan I Wayan Suardana dan I Wayan Suartana. Bidang Umum I Gusti agung Utama, I Wayan Kerti dan Wayan Yudi T. (kmb31) PELANTIKAN - Gusti Agung Dwi Putra (kiri) saat pelantikan bersama pengurus baru, Bali Post/kmb31
Kamis lalu.
KARANGASEM
13
’’Karangasem Travel Mart’’ Hadirkan 80 ”Buyer” Asia Amlapura (Bali Post) -
Pemkab Karangasem terus mencoba berbagai cara memperkenalkan potensi pariwisatanya kepada dunia. Setelah menggelar berbagai festival, memasuki September ini, Dinas Pariwisata Karangasem kembali disibukkan dengan agenda lainnya yakni Karangasem Travel Mart. Kegiatan ini bekerja sama dengan Bali Raja Holiday. Agenda yang akan diselenggarakan 14-17 September itu rencananya mendatangkan 80 buyer dari negara-negara di Asia. Seperti Jepang, India, Singapura hingga Bangladesh. Kepala Dinas Pariwisata Karangasem I Wayan Astika, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan Karangasem Travel Mart itu jadinya pertama kali digelar tahun ini. Dinas Pariwisata Karangasem hanya sebagai pendukung kegiatan. Pasalnya, seluruh acara di dalamnya diatur pihak swasta yakni Bali Raja Holiday. Salah satu yang paling ditunggu-tunggu, adalah agenda bussines to bussines 15 September nanti, yakni mempertemuan langsung antara buyer (pembeli) dengan saler (penjual). Agenda yang didukung langsung Asita Pusat ini bakal menghadirkan 80 buyer yang akan dipertemukan dengan saler di Villa Warak Taman Soekasada Ujung Karangasem. “Kami nanti sediakan 40 meja. Satu meja diisi dua orang. Nanti di sana mereka bertemu langsung dengan saler dan saling bertukar informasi. Waktu pertemuan mereka terbatas, karena harus digilir dengan saler yang lain,” kata Astika. Agenda ini bisa berlangsung dari siang hingga sore hari. Sebab, kemungkinan saler yang mendaftar dari Karangasem terus bertambah. Nanti setelah pertemuan singkat itu
bila ada kecocokan dalam berbisnis, khususnya terkait pariwisata di Bali, keduanya yang sudah bertukar nomor kontak dan nomor kamar hotel itu bisa saling menghubungi lagi usai agenda business to business ini atau biasa disebut free market. Setelah agenda itu, pada 16 September nanti, para buyer yang dihadirkan khusus di Karangasem ini nantinya juga mengikuti agenda farm trip, mengunjungi daya tarik wisata Pura Agung Besakih, Taman Bunga Abadi, Rafting, hingga Adventure ke objek wisata baru di Desa Sibetan, Bukit Surga atau Bukit Nampo. Mereka juga diagendakan membeli suvenir di Kecamatan Bebandem yang dikenal dengan wisata agronya dan Kecamatan Sidemen yang dikenal dengan produksi kain endek khas Bali itu. Agenda ini ditutup berbagai hiburan di Taman Soekasada Ujung. Kegiatan tambahan dari Karangasem Travel Mart ini nantinya pada 17 September itu juga digelar Karangasem Half Marathon dan Karangasem Bike yang mengambil start dan finis di Taman Soekasada Ujung. Start sudah dilakukan pukul 05.00
pagi. Karangasem Half Marathon itu dibagi ke dalam tiga kategori, yakni 15 kilometer, 10 kilometer dan 21 kilometer. Sementara untuk Karangasem Bike akan melalui rute sejauh 37,7 kilometer. Lantas dengan agenda sebesar ini di Karangasem, apa dampak yang diperoleh Kabupaten Karangasem dalam upaya mengembangkan pariwisata? Ditanya demikian, Astika menegaskan, dampaknya tentu hotel dan restoran di Karangasem akan menjadi lebih hidup. Dampak jangka panjangnya potensi destinasi pariwisatanya yang beragam di Karangasem dapat diperkenalkan. Ini sangat penting untuk pembangunan pariwisata ke depan bagi Karangasem. “Kalau event ini bisa digelar di Karangasem setiap tahun, saya yakin kita bisa berkembangnya semakin jauh,’’ tegasnya. Pihaknya mendorong upaya pengembangan pariwisata di Karangasem, perlu adanya event-event tetap sepanjang tahun. Hanya dengan cara itu, Karangasem bisa sedikit “memaksa” wisatawan untuk tinggal lebih lama di Karangasem. Berbagai event ini harus jadi kalender tetap
Bali Post/kmb31
I Wayan Astika event kabupaten, sehingga sudah bisa diketahui jauh-jauh hari oleh pelaku pariwisata, baik agen, biro perjalanan wisata dan wisatawan itu sendiri. “Kami sedang rancang untuk itu. Termasuk berbagai regulasi terhadap berbagai program kami yang lain. Kami ingin potensi besar Karangasem di bidang pariwisata itu bisa dimaksimalkan,” kata Astika. (kmb31)
Akpar Denpasar Gelar Kerja Sosial di Tenganan Pagringsingan
SERANGKAIAN kegiatan Ordinakapsi (Orientasi Program Studi dan Pembinaan Sikap Profesi) tahun ajaran 2017/2018, Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar menggelar kerja sosial di Desa Tenganan Pagringsingan, Karangasem, Jumat (8/9) kemarin. Kegiatan ini sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ratusan mahasiswa baru antusias mengikuti kegiatan itu dari awal hingga selesai, sebagai akhir dari kegiatan Ordinakapsi ini. Ketua Panitia Ordinakapsi Akpar Denpasar I Wayan Sonder, SST.Par., M.Par. mengatakan kegiatan kerja sosial itu diikuti 325 orang. Sebagai salah satu lembaga pendidikan pariwisata, pihaknya ingin anak-anak bisa mengenal dekat potensi pariwisata yang ada di Bali. Salah satunya, objek wisata Tenganan Pagringsingan, yang masih memegang teguh tradisi, seni dan budaya Bali sejak dulu hingga sekarang. Kelebihan yang ada di Tenganan Pagringsingan saat ini, menjadi daya tarik tersendiri. Destinasi ini mengundang banyak rasa ingin tahu. “Apalagi mereka adalah anak-anak baru di bidang
SERAHKAN TEMPAT SAMPAH - Direktur Akpar Denpasar saat menyerahkan tempat sampah kepada Bendesa Tenganan Pagringsingan usai acara tatap muka dengan ratusan mahasiswa di wantilan setempat, Jumat (8/9) kemarin. pariwisata, Tenganan ini di tengah perkembangan dunia yang begitu cepat, kini menjadi sesuatu yang menarik di Bali. Apalagi, anak didik kami tidak hanya dari Bali, tetapi juga ada dari NTT, Timika, bahkan dari negara lain seperti Timur Leste juga ada. Tentu ini bisa menjadi pengetahuan tambahan yang menarik,” kata Sonder.
Akpar Denpasar sebagai salah satu lembaga pendidikan pariwisata di Bali, di bawah Kopertis VIII, ada jurusan Diploma 3 (D-3) Perhotelan, Diploma 2 (D-2) Perhotelan maupun Usaha Perjalanan Wisata. Jurusan Usaha Perjalanan Wisata itu nantinya bisa melihat lebih dalam potensi objek wisata yang ada di Tenganan
Pagringsingan. Apa yang bisa dikembangkan lagi di sana. Dengan kerja sosial seperti ini, pihaknya berharap mahasiswa lebih banyak tahu, bahwa objek wisata seperti ini ternyata bisa dikembangkan dan terkenal hingga tradisi dan peninggalannya menjadi warisan budaya nasional dan dunia. Ini salah satu tujuan kerja sosial ini, turun ke masyarakat untuk mengetahui kondisi riil di tengah masyarakat. Selain mempelajari potensi dan pengembangan objek wisata Tenganan Pagringsingan, melalui kerja sosial ini, Akpar Denpasar juga menyerahkan belasan tempat sampah untuk menunjang kebersihan di salah satu desa tua ini. Terlebih, desa ini sedang menggiatkan perang terhadap sampah plastik. Kerja sosial ini juga mendukung upaya itu dengan melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik selama sehari, sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyasrakat. Direktur Akpar Denpasar I Wayan Sukita, S.Sos., M.Pd. menambahkan, Desa Tenganan Pagringsingan ini memiliki daya tarik tersendiri sebagai salah satu potensi pariwisata Bali. Banyak hal unik yang bisa dipelajari di
Tenganan. Mulai dari kehidupan masyarakatnya yang masih tradisional, adat istiadatnya, struktur bangunan pura maupun permukiman hingga tradisi-tradisi yang masih lestari sampai sekarang seperti Mageret Pandan atau Mekare-kare, yang menggugah rasa ingin tahu masyarakat, khususnya mahasiswa yang datang dalam kaitan kerja sosial ini. Antusias mahasiswa sudah terlihat dalam kesempatan tatap muka dengan Bendesa Tenganan Pagringsingan di wantilan setempat. Pertanyaan mahasiswa terkait keberadaan Tenganan Pagringsingan sangat beragam, mulai dari bagaimana sanksi bagi warga Tenganan Pagringsingan yang ingin menjual tanah pribadinya. Bagaimana proses penguburan jenazah di desa tua ini apakah berbeda dengan desa-desa lain di Bali? Apakah ada laranganlarangan tertentu bagi peneliti lokal maupun asing, hingga apakah ada awig-awig yang mengatur mengenai ilmu hitam atau ilmu pengleakan di sini? “Antusias mahasiswa mengetahui lebih jauh tentang Tenganan ini ternyata cukup tinggi. Tidak salah kami memilih lokasi ini sebagai tempat kerja sosial tahun ini,” tegasnya. (ad548)
Warga Macang Bangun PAM Desa Berbasis Kincir Air Belajar dari Google Sempurna 2016 Topografi desa yang berbukit-bukit menjadikan Desa Macang di Kecamatan Bebandem, Karangasem juga kesulitan air bersih meskipun potensi sumber airnya banyak. Namun, warga setempat tak mau menyerah. Berbekel ilmu yang diperoleh di internet, mereka berhasil membangun jaringan pipa air minum (PAM) desa yang berbasis kincir air. Bagaimana teknologi yang diadopsi dari google, diciptakan dua warga Macang itu dalam upaya mengatasi air di sana? KINCIR air yang berfungsi menggerakkan mesin pompa itu berada di saluran irigasi Subak Naga Sungsang dan Subak Macang. Saluran subak tersebut memiliki debit air sangat besar, sehingga mampu memutar kincir. Kincir yang terputar itu kemudian dikoneksikan ke mesim pompa dengan sistem gardan. Kincir air yang berfungsi mengangkat air itu merupakan ide kratif dari dua orang warga Macang. Mereka adalah mantan perbekel Putu Sugiana dan Wayan Sugiri. Bahkan, gagasan mengangkat potensi air bersih di sisi utara desa itu sudah direalisasikan sejak tahun 2007. Saat itu mulai dibentuk PAM desa yang awalnya merupakan bantuan Rotary Club Australia. Awalnya, PAM desa ini kata Sugiana, mengambil air dari mata air yang sama menggunakan tenaga genset. Saat itu, mesin itu justru banyak memunculkan kendala. Mulai dari operasional bahan bakar yang boros karena menggunakan solar, hingga kerusakan alat yang sulit suku cadangnya. ‘’Pokoknya cerewet, distribusi
air jadi terganggu,’’ ujarnya, Jumat (8/9) kemarin. Dari beragam kendala itu Sugiana dan Sugiri kemudian mencoba mencari ilmu di google. Utamanya cara efektif penggunaan kincir air. Media internet itu dipilih sebagai tempat belajar. Alasannya, tidak ada tempat di Bali yang bisa dijadikan lokasi studi banding. Meski tidak punya keahlian di bidang teknik, sebab keduanya hanya lulusan SMA. Tetapi akkhirnya tahun 2013, kincir air itu bisa beroperasi. ‘’Awalnya, kita buat kincir dari kayu sisa bangku, tetapi hanya bertahan tiga bulan. Kemudian kita ganti dengan besi, seperti yang sekarang ini,’’ jelas Sugiana. Sugiana yang kini didaulat menjadi Ketua Pengelola PAM Desa mengatakan kincir air baru itu benar-benar sempurna setelah tiga tahun dirintis, tepatnya Mei 2016. Saat ini kincir tersebut mampu mengasilkan air dengan debit 1,8 liter per detik. Airnya kemudian bisa dimanfaatkan 400 KK penduduk di dua dusun di Desa Macang yakni Banjar Macang dan Banjar Tri Wangsa. Tapi kincir tidak dimanfaatkan 24
jam penuh. Pagi selama tiga jam mulai pukul 06.00 pihak pengelola tetap memanfaatkan mesin genset. Itu juga untuk menjaga genset tidak rusak sehingga siap dioperasikan jika sewaktu-waktu kincir perlu perbaikan. Dari sumber air itu, debit air itu diangkat ke bak penangkap berkapasitas satu meter kubik. Dari bak penangkap air dialirkan ke reservoar penyaring berukuran 2 x 2,5 meter. Dari sana air dilempar sejauh 500
meter ke atas bukit setinggi 50 meter dengan pipa 1,5 dim. Dari reservoar induk berkapasitas 67 meter kubik itu air kemudian didistribusikan ke perkampungan dengan sistem gravitasi. Kasi Pemerintahan Desa Macang Gede Sastrawan mengatakan sejak awal pembangunan PAM desa ini sudah dibantu Pemkab Karangasem melalui Dinas PU. Selain itu juga ada pemeriksaan rutin kondisi air oleh Dinas Kesehatan. Meski
MAGISTER KENOTARIATAN (MKN)
Pendaftaran Gelombang II Angkatan II Pendaftaran dimulai Tes Tulis Tes Wawancara Pengumuman Hasil Tes
: 1 Juli - 19 September 2017 : dilaksanakan tanggal 22 September 2017 : dilaksanakan tanggal 23 September 2017 : 25 September 2017
TEMPAT PENDAFTARAN : Sekretariat : Gedung H Program Pascasarjana Lantai II Universitas Warmadewa Atau kunjungi website Program Pascasarjana Universitas Warmadewa: www. warmadewa.ac.id (pendaftaran secara online)
INFORMASI : Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. (08123853102) Dr. Luh Putu Sudini, S.H., M.Hum. (08123973355) Mengetahui Direktur, ttd
Universitas Warmadewa Program Pascasarjana Magister Kenotariatan Ketua, Ttd
Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. NIK. 230500041
Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. NIK. 230330112 C.0001869-pend
PAM Desa sudah mandiri, diakui masih ada beberapa kendala yang memerlukan bantuan pemerintah. Salah satunya menyangkut keberadaan pipa distribusi. Pipa pipa itu sudah perlu diremajakan. ‘’Kincir itu mampu mengurangi biaya operasional sampai 70 persen. Namun, belum bisa berkontribusi untuk pendapatan desa. Sehingga kalau ada bantuan pemerintah, kami akan arahkan untuk peremajaan pipa-pipa distribusi,’’ katanya. (kmb)
Bali Post/kmb
KINCIR AIR - Warga Desa Macang memanfatkan kincir air untuk membangun PAM Desa.
TABANAN
14
Sabtu Paing, 9 September 2017
Wisata Spiritual ala Bupati Eka Wiryastuti
”Simakrama” dengan Ribuan Umat Hindu di Karanganyar
WISATA SPIRITUAL - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat melakukan wisata spiritual di Patilasan Kyayi Ageng Pemacekan, Desa Karangkepasekan, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. SEBAGAI wujud cinta kasih terhadap alam semesta dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menjalankan wisata spiritual keempat pura atau candi di Jawa Tengah yakni Petilasan Kyayi Ageng Pemacekan, Pura Durga (Candi Menggung - red), Pura Siwa/Candi Cheto dan terakhir di Pura Mandira Seta Dalem Projo
Pangarsan Keraton Solo. Pada wisata spiritual itu, Bupati Eka sekaligus melakukan simakrama dan menyerahkan bantuan wastra dan polis asuransi kepada 44 pemangku di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (7/9), sehabis melakukan Sungkem di Patilasan Kyayi Ageng Pemacekan, Desa Karangkepasekan, Karangpandan, Karanganyar.
Dirancang Bantuan Hukum untuk Warga Miskin
Tabanan (Bali Post) Persoalan hukum sering membelit masyarakat kecil, khususnya warga kurang mampu. Tidak saja terkait kasus pidana juga perdata. Ketidakberdayaan mereka membuat wong cilik selalu kalah dalam proses hukum. Pasalnya, mereka tidak mampu membayar pengacara. Menjawab persoalan itu, Pemkab Tabanan saat ini tengah menggodok Ranperda tentang bantuan hukum untuk warga miskin itu. Ketua Pansus Ranperda bantuan hukum untuk warga miskin, I Gusti Nyoman Omardani mengatakan munculnya Ranperda ini melihat fenomena yang terjadi di masyarakat. Khususnya saat warga kurang mampu itu tidak berdaya berurusan dengan hukum. Apalagi mereka juga tidak paham dengan hukum. Sedangkan untuk mendapat bantuan hukum dengan membayar jasa seorang pengacara juga tidak mampu. “Dasar itulah yang memotivasi dibuat ranperda tentang bantuan hukum bagi warga miskin,” ungkap Omardani, belum lama ini. Dikatakan, Ranperda ini tengah dibahas bersama dengan eksekutif. Dalam Ranperda itu nantinya akan ada bantuan hukum bagi masyarakat miskin sesuai data yang ditetapkan kementrian sosial. Mereka yang berhak mendapatkan bantuan hukum saat berperkara hukum adalah warga miskin yang memiliki KIS, PKH penerima Rastra. Selain itu, mereka yang tidak memiliki jaminan, namun benar-benar tidak mampu. Mereka yang seperti itulah yang bisa mendapatkan bantuan hukum. “Para penerima bantuan hukum itu nantinya adalah mereka yang tergolong miskin sesuai data dari kementrian sosial,” jelasnya. Menurutnya, bagi mereka yang sudah memiliki KIS, PKH, kartu rastra dan sejenisnya, langsung bisa mendapatkan bantuan hukum. Bagi warga miskin yang belum masuk data seperti itu, bisa saja dapat bantuan dengan surat keterangan miskin dari desa. “Untuk yang tidak terdata, tetapi memang benar-benar miskin akan diverifikasi terlebih dahulu,” sebutnya. Terkait teknis, kata dewan asal Blimbing, Pupuan itu nantinya pemerintah akan bekerja sama dengan lembaga bantuan hukum yang ada. Namun LBH ini harus mencatat. Terkait pendanaan, kata Omardani akan ada anggaran dari pemerintah daerah untuk membayar kompensasi pengacara dari lembaga bantuan hukum yang telah ditunjuk. Masyarakat bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan hokum, baik secara tertulis maupun lisan. “Masyarakat harus mengajukan permohonan baik tertulis maupun lisan. Mereka harus memenuhi persyaratan yang diwajibkan untuk bisa mendapakan bantuan hukum itu,” pungkasnya. (kmb28)
“Berkat restu Beliau kita dapat hadir di sini dalam keadaan sehat dan berbahagia tentunya. Sebetulnya kunjungan hari ini sudah lama ditungu-tunggu. Sebagai bentuk cinta kasih kita terhadap alam semesta, Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Ini adalah bagian investasi hati. Bagaimana kita selalu ingat kepada leluhur, kepada alam beserta isinya,” ungkap Bupati Eka saat itu. Bupati yang akrab disapa Eka itu menyatakan, ketika kita sungkem tentunya diberikan aura positif untuk kita semua untuk membangun bangsa dan negara lebih baik, di tengah isu melebarnya toleransi, persatuan yang berusaha memecah suku, agama dan ras. “Mudah-mudahan keadilan itu bangkit untuk kita dan semua umat. Dan akan lahir pemimpin yang betul-betul dari rakyat. Apa yang diberikan saat ini merupakan anugerah cinta kasih. Itu merupakan bagian investasi hati. Dan bagian kepedulian kita kepada umat se-Dharma,” pungkasnya. Bupati juga mengajak Wakil Bupati Komang Gede Sanjaya,
Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Ketua PHDI Tabanan, beberapa anggota DPRD Tabanan dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. Srikandi asal Tegeh, Angseri ini berkeyakinan, melalui kehadiran dan pemberian bantuan bisa memunculkan motivasi dan semangat baru bagi umat Hindu di Kabupaten Karanganyar. Tentunya semuanya bisa bermanfaat. “Apalagi Kabupaten Karanganyar cukup jauh dari Bali. Para pemangku ini perlu juga diperhatikan. Hari ini kita berikan bantuan, mudah-mudahan ini bermanfaat. Semuanya kita akan bantu, hanya sifatnya bertahap,” ucapnya. Saat menyerahkan polis asuransi sekaligus pemberian wastra, Bupati Eka berharap kepada umat Hindu di Karanganyar untuk mohon doa suci yang tulus ikhlas dan bersama-sama mengisi pembangunan dengan hati bersih dan pikiran suci. Alam ini, kata Eka, tidak pernah rusak sepenuhnya. Tetapi pikiranlah yang kotor dan telah merusaknya. “Karena itu,
mari kita bersihkan diri, sucikan hati dan pikiran kita agar bisa menjaga alam yang dititipkan kepada kita. Agar bisa melanjutkan memberikan kehidupan yang baik kepada umat, kepada anak cucu kita ke depan,” ajak Bupati peraih Harmony Award ini. Melalui Panitia Kadek Pardita, umat Hindu Karanganyar berterima kasih atas segala bantuan yang diberikan kepada pihaknya, baik materiil, doa serta segala sesuatu hingga saat ini bisa terlaksana pujawali ini dengan khidmat. “Semoga berkah melimpah ini dicurahkan kepada kita semuanya. Selamat datang kami ucapkan di bumi kami yang tercinta ini. Tentu melalui simakrama yang terjalin saat ini, menjadikan kami umat Hindu yang ada di Karanganyar mempunyai semangat dan motivasi baru. Bahwa kami ternyata tidak sendiri. Ada jutaan saudara kami dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya. Pihaknya juga menyampaikan kepada Bupati Eka beserta rombongan, ada 4.631 umat Hindu di Karanganyar. Dikatakan mereka
Koperasi Sari Ajeg Mandiri ”Rush”
Nasabah Resah, Tak Bisa Ambil Simpanan
Tabanan (Bali Post) -
Nasabah Koperasi Sari Ajeg Mandiri resah. Hal ini dikarenakan sudah empat bulan lamanya mereka tidak bisa mengambil dana yang mereka simpan di koperasi tersebut. Dari pantauan Bali Post, Jumat (8/9) kemarin, koperasi itu terus kedatangan nasabah. Mereka menanyakan hal yang sama tidak bisa mengambil simpanan. Dari pengakuan pengurus koperasi, tidak adanya dana karena terjadi rush money atau pengambilan dana simpanan secara besar-besaran oleh nasabah, sehingga koperasi tidak memegang dana tunai. Salah satu nasabah Wayan Ardika, warga Banjar Taman Sari, mengaku memiliki dana simpanan di Koperasi Sari Ajeg Mandiri itu sebesar Rp 15 juta. Ia sudah sering datang mengambil simpanannya itu sejak Juni 2017 lalu, tetapi alasannya tetap sama yaitu koperasi belum punya dana tunai. Ia mengaku kejadian seperti ini baru pertamakali dialami sejak menabung di koperasi itu tahun 2006. Manajer Koperasi Sari Ajeg Mandiri Wayan Lodra saat ditemui, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan tidak adanya dana untuk tarikan simpanan nasabah karena koperasi mengalami rush money atau penarikan uang secara besar-besaran, baik dalam tabungan maupun deposito. Hal ini menyebabkan dana tunai koperasi kosong. Di sisi lain kredit atau layanan pinjaman dari koperasi
yang beredar di ribuan peminjam tidak sepenuhnya lancar. Dari ribuan peminjam tersebut, menurutnya, 25 persen masuk kategori macet. Jika didata jumlah kredit yang disalurkan koperasi kurang lebih Rp 400 juta lebih. Sementara dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun koperasi itu, menurut penuturan Lodra, sebanyak Rp 2,5 miliar. Untuk mengatasi permasalahan itu, lanjut Lodra, ia menjaminkan asetnya senilai Rp 1,1 miliar. Jaminan berupa tanah dan rumah seluas 3,3 are itu akan dijual. Dan hasil penjualannya itu akan digunakan untuk mengembalikan dana simpanan nasabah tersebut. Karena itu, Lodra berharap agar para nasabahnya bersabar. Perwakilan nasabah I Made Sandi Adnyana, S.H. mengatakan pihaknya saat ini sedang menelusuri dana
pihak ketiga yang ada di Koperasi Sari Ajeg Mandiri. Menurutnya, total dana pihak ketiga ada sekitar Rp 4,5 miliar, bukan Rp 2,5 miliar. Dari dana tersebut yang diputar menjadi kredit sebanyak Rp 400 jutaan lebih. “Jadi bisa dikatakan masih ada sekitar Rp 4 miliaran
Warung Global
TPA Sendiri, Mestinya Mampu Mengatasi Soal Sampah VOLUME sampah yang tinggi di Denpasar menimbulkan persoalan over capacity di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang mencapai 850 ton per bulan. Pemkot Denpasar berencana membangun 200 bank sampah tahun ini untuk mengurangi penumpukan di TPA. Bank sampah ini akan ditempatkan di desa/ kelurahan, sehingga akan memiliki nilai ekonomi juga bagi masyarakat. Ide ini mendapat dukungan, tetapi tetap diingatkan agar semua jenis sampah baik yang organik maupun anorganik tetap diolah tanpa sisa dan diusulkan peralatan teknis yang dimiliki oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mempergunakan teknologi modern. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Jumat (8/9) kemarin dengan topik “Per Bulan Pembuangan Sampah ke TPA Capai 850 Ton”. Acara ini dipancarluaskan Radio Genta FM, Singaraja FM, SWiB Amlapura dan Suara Negara FM. Berikut rangkuman selengkapnya. Arya menyebutkan bank sampah jangan hanya mengolah sampah yang menguntungkan saja. Bank sampah jangan berlaku diskriminatif. Bank sampah itu, harus mengolah semua jenis sampah. Terpenting kemudian sampah yang dikelola itu bisa bermanfaat. Sampah yang dikelola swadaya masyarakat bayarnya mahal. Parahnya sampah-sampah itu diambil seminggu sekali. Karena itu, sampah kemudian berserakan hingga dihambur-hamburkan anjing. Dia berharap lebih banyak disediakan depo sampah. Selain itu, harus ada tindakan tegas pada
pengelola sampah yang malas. Rasional kalau mereka dipecat saja. Febri menyarankan bak sampah yang berada di dekat Mal Level 21 Denpasar itu agar dipindahkan ke tempat lain. Alasannya, menimbulkan bau tidak sedap. Bak itu merusak pemandangan dan baunya merusak lingkungan. Carilah lahan lain yang lebih baik. Dan buatlah beberapa bank sampah di dekat kawasan padat di kota Denpasar. Ini penting, agar tidak terpusat di Suwung saja. Dia meminta supaya rencana penyediaan bank sampah itu tidak sebatas
sampai saat ini sangat berpegang teguh dengan tetap menjaga ajeg Hindu di Karanganyar. Disampaikan juga kehadiran Ibu Bupati dan rombongan, memicu semangat dan motivasi buat umat dan keluarga besar umat Hindu di Karanganyar. Seakan semakin banyak harapan, semangat dan keinginan seluruh umat Hindu Karanganyar senantiasa menjaga ajaran Sanatana Dharma biar tetap terlaksana sampai akhir zaman. Sesuai janji kepada leluhur. Selain melakukan persembahyangan serta menyerahkan wastra dan polis asuransi kepada pemangku saat di Petilasan Kyayi Agek Pemacekan, Karanganyar. Bupati Eka beserta rombongan juga ngewastra (memasang wastra - red) di beberapa arca dan Candi di Pura yang dikunjungi. Dan tidak lupa sebagai wujud cinta kasih dorongan investasi hati dan wujud kepedulian kepada sesama umat, Bupati Eka menyerahkan punia yang langsung diterima Panitia/ Pangempon Pura/Candi masingmasing. (ad550)
wacana belaka. Selayaknya anggarannya menyesuaikan. Pasalnya, Denpasar merupakan Kota Budaya destinasi yang menjual kebersihan kepada wisatawan. Kak Werda menegaskan, selama TPA disebut sebagai Tempat Pembuangan Akhir dan bukan Tempat Pengolahan Akhir, maka persoalan sampah tak akan pernah selesai. TPA Sarbagita kan dikelola banyak kabupaten/ kota. Nah… semestinya secara SDM dana dan teknis TPA itu mampu mengatasi masalah sampah itu sendiri. Jika tidak, pasti akan mubazir. Ardana menyatakan, pejabat kita sudah studi banding pengelolaan sampah ke luar negeri. Tetapi hingga kini tak ada hasilnya. Sampah harus dipilah mana yang organik dan anorganik sejak dari rumah. Pemerintah sebaiknya membeli sampah-sampah masyarakat. Misalnya Rp 10 ribu/ kilo. Dengan cara ini masyarakat akan semangat dan termotivasi. TPA yang sudah jenuh dan over capacity itu bisa dipindahkan ke daerah tandus di Karangasem. Sampah itu bisa dimanfaatkan untuk pupuk kompos agar pepohonan tumbuh subur di sana. Buatlah terobosan yang mempunyai nilai ekonomi. Jika pemerintah tidak
mampu lebih baik diserahkan pengeloalaannya ke pihak swasta. Wayan Dedo menekankan, fakta di lapangan sangat jarang masyarakat melakukan pemilahan, reduce, reuse dan recycle (3-R), melainkan sebagian besar mereka mengumpulkan sampah lalu dibuang ataupun dibakar saja. (arya)
Bali Post/kmb24
Kantor Koperasi Sari Ajeg Mandiri
dana pihak ketiga ini. Kalau dibilang kosong sama sekali sampai tidak bisa mengembalikan ke nasabah, nah... hal itu harus ditelusuri lebih seksama ke mana dana ini,” ujar Sandi Adnyana sembari bertanya. Ia membenarkan, jika pihak manajer koperasi sudah memberikan jaminan berupa tanah dan rumah seluas 3,3 are. Dan saat ini sedang diusahakan agar asset koperasi itu bisa terjual sehingga bisa menggantikan dana nasabah. Sandi mengatakan, koperasi saat ini memiliki kurang lebih 3.000 nasabah. Sedangkan
anggotanya yang aktif saat ini berjumlah tiga orang dari awalnya 21 orang. “Sisanya mengundurkan diri sejak koperasi ini tidak bisa lagi memberikan SHU. Jadi yang aktif sekarang hanya tiga orang saja,” ujarnya. Koperasi Sari Ajeg Mandiri itu didirikan sejak tahun 2003 dengan anggota awal 21 orang. Koperasi ini bergerak di bidang simpanpinjam. Untuk bunga tabungan diberikan 0,6 persen per tahun, bunga deposito dalam rentang 12 hingga 14 persen per tahun dan bunga pinjaman dari 2,5 persen hingga 3 persen per bulan. (kmb24)
15
Sabtu Paing, 9 September 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (9/9) malam Real Madrid Valencia
vs Levante vs Atletico Madrid
Minggu (10/9) dini hari Sevilla vs Eibar Barcelona vs Espanyol Minggu (10/9) malam Deportivo Coruna vs Real Sociedad Athletic Club vs Girona FC Senin (11/9) dini hari Celta Vigo vs Alaves Villarreal vs Real Betis Selasa (12/9) dini hari Malaga vs Las Palmas --------------- Liga Inggris ------------------------------------------Sabtu (9/9) malam Manchester City Arsenal Brighton and HA. Everton Leicester City Southampton
vs vs vs vs vs vs
Liverpool Bournemouth West Bromwich Albion Tottenham Hotspur Chelsea Watford
Minggu (10/9) dini hari Stoke City vs Manchester United Minggu (10/9) malam Burnley vs Crystal Palace Swansea City vs Newcastle United Selasa (12/9) dini hari West Ham United vs Huddersfield Town
Stokes Tanpa Shawcross Hadapi MU London -
Sederet pemain Stokes City dalam kondisi cedera saat tim itu menyambut pemimpin klasemen Liga Utama Inggris Manchester United (MU), Sabtu (9/9) malam ini. Pelatih Mark Hughes berharap pada skuad tersisa untuk memberi kejutan tamunya. Kapten Stokes Ryan Shawcross dipastikan absen akibat cedera punggung. Pemain yang baru saja menandatangani kontrak empat musim itu, kambuh lagi penyakitnya saat latihan kemarin. ‘’Showcross mengundurkan diri dari latihan dan sepertinya dia akan absen pada pertandingan nanti,’’ kata Hughes, Jumat (8/9) kemarin. Pemain sayap Eric Maxim ChoupoMoting juga absen. Cedera hamstring tersebut didapat saat Choupo-Moting memperkuat timnas Kamerun di pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Untungnya sejarah tak berpihak pada tim tamu setidaknya dalam empat tahun terakhir. MU tak pernah meraih kemenangan di kandang Stokes sejak April 2013 atau tepatnya sejak Hughes yang mantan pemain MU berkuasa di sini. Tapi tim asuhan Jose Mourinho itu kini memimpin klasemen dengan nilai sempurna setelah tak terkalahkan dalam tiga pertandingan dan menghasilkan 10 gol.
‘’Penampilan MU di awal musim memang impresif,’’ jelas Hughes setelah timnya digebuk Everton di laga pembuka dan mengalahkan Arsenal dan imbang melawan West Bromwich Albion di awal kompetisi ini. ‘’Mereka berharap kami akan melakukan serangan dengan kekuatan penuh, mengandalkan kecepatan dan seluruh kemampuan. Tapi itu terlalu dini. Semoga ada celah yang bisa kami eksploitasi,’’ lanjut Hughes. Gelandang MU Ander Herrera berharap cuaca di bet365 Stadium tidak buruk sehingga bisa membantu melancarkan strategi menyerang timnya. ‘’Jika cuacanya buruk maka permainan akan menjadi sulit,’’ jelas Herrera. Romelu Lukaku dan Marcus Rashford masih menjadi pilihan Mourinho untuk menggedor pertahanan tuan rumah. Rashford yang tampil impresif saat membela timnas Inggris melawan Slovakia, kini menjadi ancaman nyata Anthony Martial di posisi depan di tim utama MU. (kmb39/afp)
Conte Percaya Diri ke King Power
--------------- Liga Italia ---------------------------------------------Sabtu (9/9) malam Juventus
vs Chievo Verona
Minggu (10/9) dini hari Sampdoria vs AS Roma Minggu (10/9) malam Inter Milan Atalanta Bergamo Cagliari Verona Lazio Udinese Benevento
vs vs vs vs vs vs vs
Senin (11/9) dini hari Bologna vs
SPAL Sassuolo Crotone Fiorentina AC Milan Genoa Torino Napoli
--------------- Liga Jerman -----------------------------------------Sabtu (9/9) malam Mainz Moenchengladbach FC Augsburg Freiburg VfL Wolfsburg
vs vs vs vs vs
Bayer Leverkusen Eintracht Frankfurt Cologne Borussia Dortmund Hanover
Minggu (10/9) dini hari TSG Hoffenheim vs
FC Bayern Munich
Minggu (10/9) malam Hertha Berlin vs Werder Bremen FC Schalke vs VfB Stuttgart --------------- Liga Prancis -----------------------------------------Sabtu (9/9) malam Nice
vs Monaco
Minggu (10/9) dini hari ESTAC Troyes vs Montpellier HSC vs Racing Strasbourg vs Caen vs
Toulouse Nantes Amiens SC Dijon FCO
Minggu (10/9) malam St Etienne vs Angers SCO Lyon vs Guingamp Senin (11/9) dini hari Marseille vs Stade Rennes
Piala Dunia 2026 Picu Terjadinya Tuan Rumah Bersama
Washington Meningkatnya jumlah peserta putaran final Piala Dunia 2026 memicu sejumlah negara bersatu mengajukan diri menjadi tuan rumah bersama. Salah satunya adalah AS, Kanada, dan Meksiko sepakat untuk menjadi tuan rumah bersama. Sebanyak 41 kota di Amerika Utara, termasuk New York, Montreal, dan Mexico City, telah mendeklarasikan minatnya untuk menjadi tuan rumah pertandingan-pertandingan pada Piala Dunia 2026. Daftar kota-kota itu akan diumumkan akhir tahun ini dengan mencantumkan 20 sampai 25 kota yang dimasukkan pada pengajuan terakhir kepada badan sepak bola dunia FIFA. Maroko juga mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kali akan menggunakan format 48 tim. FIFA akan memutuskan pemenang pencalonan ini pada Kongres, Juni mendatang. ‘’Kota-kota tuan rumah akan membantu mendefinisikan pencalonan bersama (oleh AS, Kanada, dan Meksiko),’’ demikian pernyataan Direktur Eksekutif Komite Pencalonan Bersama John Kristick, Jumat (8/9) kemarin. ‘’Masing-masing akan menawarkan fasilitas-fasilitas dan infrastruktur terbaik untuk menyelenggarakan kompetisi olahraga satu cabang terbesar di dunia, dan bersama-sama akan memainkan peran kunci pada perkembangan olahraga di Amerika Utara.’’ (rtr/ant)
Bali Post/rtr
ABSEN - Pemain Stoke City Ryan Shawcross dipastikan absen saat timnya menjamu Manchester United pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Sabtu (9/9) malam ini, akibat cedera punggung.
Bali Post/afp
TERJATUH - Pembalap tim Monster Yamaha Johann Zarco (tengah) terjatuh saat menjalani sesi latihan pertama MotoGP San Marino, Jumat (8/9) kemarin di Sirkuit Marco Simoncelli, Misano.
Yamaha Seleksi Pengganti Rossi
San Marino Sejumlah nama mencuat dalam daftar bila Valentino Rossi tidak juga pulih dari cedera patah tulang kaki hingga pada MotoGP Aragon bulan ini. Tim Yamaha mulai menyeleksi mereka untuk mencari tandem Maverick Vinales. Nama yang diincar itu di antaranya pembalap penguji Katsuyuki Nakasuga dan Alex Lowes, pembalap Yamaha yang berlaga World Superbike. Keduanya sama-sama menggunakan motor YZR-M1 saat berlaga di MotoGP musim lalu. Rumor lain menyebutkan pembalap Suzuki Michael van der Mark juga diincar Yamaha. Pembalap Belanda yang mendampingi Lowes di WorldSBK itu justru dijagokan untuk menggantikan Rossi bila dia sampai absen di Aragon nanti.
Rossi mengalami patah tulang tibia dan fibula di kaki kanannya akibat mengalami kecelakaan saat berlatih dengan motor trail 31 Agustus lalu. Pembalap Italia itu dipastikan absen pada MotoGP San Marino, Minggu besok. Juara dunia sembilan kali itu sebelumnya telah berjanji akan berusaha secepatnya pulih agar bisa tampil di Aragon. Namun diyakini itu tidak cukup mengingat dokter memperkirakan ia akan pulih setidaknya 40 hari setelah kecelakaan. Sementara MotoGP Aragon terpaut 22 hari dari saat ia mengalami kecelakaan. ‘’Aragon hanya berselang tiga pekan setelah kecelakaan itu. Jadi itu memang sulit, tapi saya akan berusaha,’’ ujar Rossi saat diwawancarai Televisi Italia, Jumat (8/9) kemarin. (kmb39/net)
Manchester Bursa transfer Liga Inggris akan ditutup sebelum awal musim, setelah klub-klub memberikan suara untuk memajukan tenggat waktu untuk membeli pemain-pemain mulai musim depan. Klub-klub Liga Inggris, Jumat (8/9) kemarin mendukung amandemen peraturan yang akan membuat bursa transfer musim panas diakhiri pada pukul 17.00 waktu setempat pada Kamis, sebelum pertandingan pembuka musim kompetisi dimulai pada Jumat. Musim ini bursa transfer ditutup pada 31 Agustus, padahal musim kompetisi dimulai 20 hari lebih awal. Penerapan tanggal baru hanya ditujukan kepada klubklub di Liga Inggris dan yang terkait dengan pembelian pemain. Klub-klub Liga Inggris masih akan tetap dapat menjual pemain ke klub-klub di liga lain, seperti yang ada di Eropa, yang bursa transfernya masih terbuka. Sejumlah klub Eropa juga telah mengekspresikan dukungannya untuk memperpendek bursa transfer dengan cara serupa, namun sejauh ini Liga Inggris merupakan satu-satunya liga yang telah mewujudkannya. The Football League, yang
mencakup strata kedua, ketiga, dan keempat di kompetisi sepak bola Inggris, belum mengubah bursa transfer mereka namun perubahan serupa masuk dalam agenda untuk pertemuan klub-klub mereka pada 21 September. (rtr/ant)
Leicester Manajer Chelsea Antonio Conte menaruh kepercayaan pada pemain-pemainnya saat melawat ke kandang Leicester City pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Sabtu (9/9) malam ini. Dengan tidak banyak merekrut pemain baru, the Blues cukup solid untuk mengatasi serangan Jamie Vardy dkk. Juara bertahan Liga Utama itu hanya mendulang enam poin dari tiga pertandingan dan menempati peringkat keenam klasemen sementara. Sebaliknya tuan rumah lebih parah dengan koleksi 3 poin dan berada lima peringkat dari dasar klasemen. Pertemuan di Stadion King Power ini menjadi pemanasan bagi Chelsea sebelum memainkan babak penyisihan Liga Champions pekan depan melawan Qarabac. Sepanjang 21 hari selanjutnya the Blues akan memainkan tujuh pertandingan atau 1 laga per tiga hari. Jadwal padat itu tak mem-
buat Conte khawatir. Pria berusia 48 tahun itu mengaku lebih ringan pekerjaannya karena pemain-pemainnya telah mengetahui ide-idenya setelah sethun bersama meraka sejak musim lalu. ‘’Tahun lalu, mereka tidak tahu apa yang saya pikirkan tentang sepak bola, kerja fisik dan analisa pertandingan. Jadi sekarang saya lebih mudah mengerjakan pekerjaan saya,’’ ungkapnya penuh percaya diri. Laga malam nanti akan menjadi kepulangan pertama bek Danny Drinkwater. Mantan pemain Leicester itu kini berseragam Chelsea setelah klub London itu membelinya seharga 35 juta pound (45,1 juta dolar). Ironinya, saat Drinkwater menuju Stamford Bridge, Leicester justru gagal menggaet bek Adrien Silva dari Sporting Lisbon secara resmi. Hal tersebut gara-gara Leicester salah mengkalkulasi batas akhir transfer dan terlambat 14 detik saat mengajukan dokumen kepindahannya.
Akibatnya gelandang timnas Portugal yang diincar dengan harga 22 juta pound itu pun tak menentu nasibnya setelah FIFA tak mengakui kepindahannya. Leicester tak bisa memainkan Silva saat menghadapi Chelsea. Namun the Foxes masih diuntungkan dengan gagalnya proses transfer gelandang Riyad Mahrez. Selain Mahrez, Leicester juga bisa memainkan Jamie Vardy yang tak ingin ikut-ikutan seperti Drinkwater yang memburu gelar juara bersama tim lain. ‘’Saya puas dengan keputusan yang saya buat sendiri,’’ katanya yang ingin bertahan di Leicester dan menolak tawaran pindah ke Arsenal. ‘’Tapi menolak ke Arsenal itu bukan berarti juga menolak tawaran ke klub lainnya. Karena pada dasarnya saya tidak ingin mengisi laci saya dengan satu gelar saja,’’ ujar Vardy yang membuka kemungkinan tampil di kompetisi MLS di AS atau Tiongkok. (kmb39/afp)
Musim Depan Bursa Transfer Ditutup Lebih Dini
Bali Post/rtr
Pelatih Chelsea Antonio Conte memberi instruksi pada pemain-pemainnya.
olah raga
16
Sabtu Paing, 9 September 2017
Perseden dan Persekaba Naik Banding
Denpasar (Bali Post) Baik Perseden Denpasar maupun Persekaba Bali begitu menerima putusan Asprov PSSI, keduanya tak menerima dan langsung menyatakan banding. Sekum Askot PSSI Kota Denpasar Nyoman Merta menyatakan pihaknya spontan melakukan upaya banding. Alasannya, dalam putusan protes Perseden secara regulasi ditolak dan administrasi diterima. ‘’Saya kira protes regulasi dan administrasi menjadi satu, dan tak bisa dilepaspisahkan,’’ jelas Merta. Selain itu, dalam putusan sama sekali tidak dijelaskan tim mana yang berhak mewakili Bali ke Kompetisi Liga 3 Nasional. ‘’Kami ingin penjelasan yang detail,’’ tutur Merta. ‘’Surat upaya banding kami sudah kami kirimkan ke Asprov PSSI Bali,’’ tuturnya, Jumat (8/9) kemarin. Ditemui terpisah, Manajer Tim Persekaba Wayan Sugita Putra juga tak menerima terhadap putusan ofisial yang dihukum tiga tahun, dan tidak boleh aktif mendampingi tim Persekaba. ‘Kami jelas keberatan, sebab Exco Askab PSSI Badung hampir semuanya masuk ofisial Tim Persekaba,’’ ujar Sugita Putra. Karena itu, jika mereka dihukum tiga tahun tak boleh aktif, dipastikan kegiatan persepakbolaan di Badung vakum, sebab mereka terkena hukuman. ‘’Kalau ofisial Persekaba terkena hukuman, kami yakin pembinaan sepak bola di Badung macet total,’’ keluhnya. Selain itu, pihaknya juga meminta keringanan hukuman kepada Persekaba yang didenda Rp 25 juta. ‘’Ya kalau bisa dikurangi dari Rp 25 juta,’’ sarannya. Diakuinya, sejauh ini pihaknya belum melayangkan surat secara resmi kepada Asprov PSSI Bali, mengingat batas waktu yang diberikan 14 hari setelah turunnya putusan. ‘’Kami akan segera menyusul surat resmi kepada Asprov PSSI Bali, sebagai upaya banding kami,’’ tutur Sugita Putra. (022)
Satria Muda Ikuti Turnamen di Taiwan
Jakarta (Bali Post) Satria Muda Pertamina akan mengikuti turnamen internasional Piala Kwen-Fu Kota Halian 2017 pada 13-17 September 2017 di Taiwan untuk mempersiapkan diri jelang musim baru Liga Bola Basket Indonesia (IBL). ‘’Turnamen ini bagus bagi kami, apalagi IBL kan masih memakai pemain asing. Dengan mengikuti kompetisi ini, kami meningkatkan kemampuan individu pemain mulai dari teknik, fisik dan mental,’’ ujar pelatih SM Pertamina Youbel Sondakh dalam keterangan tertulis, Jumat (8/9) kemarin. Selain itu, Youbel melanjutkan, dirinya juga ingin mempererat ikatan mental antarpemain melalui partisipasi di kompetisi tersebut. SM Pertamina sendiri akan membawa para pemain terbaiknya ke Taiwan kecuali Avan Seputra yang harus memperkuat tim nasional 3x3 Indonesia di Asian Indoor and Martial Arts 2017 di Ashgabat, Turkmenistan, 17-27 September 2017. Vamiga Michel dan kawan-kawan dijadwalkan berangkat ke Taiwan pada 11 September 2017. Piala Kwen-Fu Kota Halian 2017 atau Hualian City KwenFu Cup 2017 adalah turnamen tahunan yang digelar teratur sejak tahun 2003 dan merupakan turnamen pramusim liga basket Taiwan, Super Basketball League (SBL). Turnamen ini diprakarsai Lin You Zhi, seorang anggota parlemen Kota Hualian, dan didukung oleh pemerintah Kota Hualian. Ada delapan tim yang mengikuti turnamen ini dan dibagi menjadi dua grup. Satria Muda Pertamina berada di Grup A bersama Taoyuan Pauian Architecture, Kinmen Liquor Basketball dan SMAA X CBA All Star, tim asal Amerika Serikat. Taoyan Pauian Architecture dan Kinmen Liquor Basketball adalah tim peserta SBL. Taoyan Pauian sendiri merupakan liga basket Taiwan sebanyak 4 kali, dan kampiun Piala Kwen-Fu 2015. Rata-rata pemainnya merupakan mantan pemain dan pemain tim nasional Taiwan saat ini. Sementara SMAA X CBA All Star memiliki pemain asal Amerika Serikat yang akan bermain di berbagai negara di Asia. Berikutnya, setelah melakoni turnamen di Taiwan, tim Satria Muda Pertamina dijadwalkan akan mengikuti turnamen Piala Merlion di Singapura, 20-24 September 2017. (ant)
TENDANG - Petarung Kota Denpasar (kanan) menendang lawannya dari Gianyar pada pertandingan tarung derajat yang berlangsung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII/2017, di GOR Kebo Iwa, Gianyar, Jumat (8/9) kemarin.
Putu Riska Tantang Cindy di Final Tarung Derajat Bali Post/wan
Gianyar (Bali Post) -
Petarung Putu Riska Amelia Cahyani (Denpasar) menantang lawannya Ni Made Cindy Agustina D (Badung) pada babak final cabor tarung derajat Porprov Bali XIII/2017, kelas 50-1 – 54 kg, di GOR Kebo Iwa, Gianar, Sabtu (9/9) ini. Pada babak semifinal, Jumat (8/9) kemarin, Riska Amelia mengalahkan AA Ragil Pritiasih Kinanti (Jembrana) hingga roboh, sedangkan Ni Made Cindy menaklukkan Putu Ira Tresnayanti (Gianyar) dengan skor 3-0. Petarung putri lainnya yang melaju ke partai final adalah Ni Kadek Trisnawati (Badung) menantang Ni Putu Febry Widyantari (Karangasem) di kelas 45,1-50kg. Di semifinal, Trisnawati mengalahkan Putu Sugiyanti (Jembrana) dan Febry Widyantari menekuk Putu Erliandani (Buleleng). Di kelas 49,1-52 kg, petarung yang melaju ke final yakni Putu Agus Sanjaya (Denpasar) meladeni Doristo
Almet (Tabanan). Di semifinal, Agus Sanjaya mengalahkan Made Panji Ambara Putra (Badung) dan Doristo menundukkan Made Adi Pratama (Gianyar). Di kelas 52,1-55 kg, petarung yang melenggang ke final yakni Made Milantara (Gianyar) melawan Putu Okky Krishya Andyka (Tabanan). Milantara mengalahkan Made Adhi Pranata (Denpasar) di semifinal, sedangkan Putu Okky
menang atas Made Adi Wisnu P. (Klungkung). Gede Dicky Handika Putra (Badung) yang turun di kelas 55,1-58 kg, di final melawan Komang Sukanta (Karangasem). Di babak empat besar, Gede Dicky mengalahkan Gede Oka Ramahadi Kusuma (Jembrana) dan Sukanta menaklukkan Kadek Ardika (Denpasar). Finalis lainnya, petarung yang turun di kelas 58,161 kg, petarung Komang
Wardika (Badung) bertemu Dewa Komang Tri Darma Putra (Gianyar). Di semifinal, kemarin, Wardika menundukkan Ketut Eka Adi Putra (Jembrana), sedangkan Dewa Komang Tri Darma menaklukkan Kadek Prawira Yuha Perdana (Denpasar). Di kelas 61,1-64 kg, finalis mempertemukan Made Ardi Arimbawa (Badung) melawan Made Heri Purnomo Gelgel (Denpasar). Di semifinal, Ardi Arimbawa mengalahkan Gede Widia Dana (Tabanan) serta Heri Purnomo menundukkan Putu Trisna Wijaya (Gianyar). Sementara petarung putri yang turun di kelas 54,158 kg dan masuk semifinal adalah Ni Luh Swandewi
(Karangasem) melawan Ni Made Ratna Suwari (Badung), serta Ni Putu Mia Kristina Dewi (Jembrana) meladeni Ni Putu Hening Gayatri (Denpasar). Beberapa kelas juga baru memasuki babak semifinal, seperti di kelas 80,1 kg ke atas di mana Made Vicky Prilio (Badung) melawan Putu Suta Wibawa (Denpasar), dan Kadek Adi Wirya Bawa (Klungkung) meladeni Made Bujangga (Gianyar). Di kelas 70,1 – 75 kg, semifinal antara Alfendy Naufal Kurniawan (Badung) melawan God Fridus Angkuk (Tabanan), dan Nyoman Arya Wirajaya (Denpasar) jumpa IGN Edy Darma (Jembrana). (022)
Palembang Batal Jadi Tuan Rumah MXGP
Palembang (Bali Post) Ajang Motocross Grand Prix (MXGP) pada Juni 2018 batal digelar di Palembang karena arena berada satu kawasan dengan tempat pertandingan Asian Games XVIII. Staf Khusus Gubernur I Gede Bagus Suryanegara di Palembang, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan Dewan Olimpiade Asia (OCA) mengharuskan pemerintah mensterilkan kawasan Jakabaring Sport City terhitung enam bulan sebelum pelaksanaan. ‘’Karena kepentingan yang lebih besar, Sumsel terpaksa merelakan ajang MXGP ditunda hingga 2019. Padahal awalnya ajang ini diharapkan menjadi promosi Asian Games dan
sekaligus memperkenalkan Jakabaring Sport City,’’ kata Surya. Ia mengatakan pemprov telah berjuang maksimal agar ajang otomotif kelas dunia tetap terlaksana, namun keputusan OCA ini tidak bisa ditawar-tawar terkait sterilisasi kawasan. ‘’Pada 5 September 2017 sudah diputuskan bahwa MXGP Palembang ditunda hingga 2019,’’ katanya. Ia menjelaskan, jika ingin menjadi tuan rumah MXGP maka Sumsel harus membangun sirkuit motorcross dengan panjang 1,8 kilometer. Areal yang diproyeksikan ternyata berkontur rawa yang membutuhkan waktu 3-4 bulan untuk pematangan lahan
seluas 10 hektar. ‘’Dalam masa itu, sudah barang tentu akan banyak truk pengangkut pasir dan tanah yang akan melintas, ini yang tidak diperbolehkan OCA karena sejak Oktober 2017 sudah ada test event cabang olahraga,’’ katanya. Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia Inasgoc berencana menggelar Kejuaraan Voli Pantai pada 17-23 Oktober. Sementara itu, staf pribadi Gubernur Sumatera Selatan yang sekaligus inisiator Sumsel sebagai tuan rumah MXGP Riduan Tumenggung menggaransi MXGP ini akan tetap digelar di Palembang pada 2019 karena perusahaan otoritas MXGP Indonesia,
PT Arena Sirkuit Indonesia, telah membuat keputusan. ‘’Karena Sumsel tidak bisa maka MXGP tahun ini akan dialihkan ke daerah lain, sudah ada enam provinsi di Jawa yang berminat. Sementara untuk tahu 2019 tidak akan ditawarkan lagi karena sudah menjadi milik Sumsel,’’ kata Riduan. Sumatera Selatan membidik sejumlah ajang olahraga kelas dunia karena memiliki kawasan olahraga bertaraf internasional Jakabaring Sport City. Meski batal menggelar MXGP, Sumsel dipastikan menjadi tuan rumah MotoGP pada November 2018, atau dua bulan sebelum Asian Games. (ant)
AS Terbuka Hasilkan Juara Baru
Bali Post/ist
KOMISI HAKIM - Sidang komisi hakim melibatkan pemohon dan termohon dalam kasus sidang atlet sepak takraw Putu Yudiawan yang mengantongi KTA KONI Bali Card berasal dari Denpasar, sempat didaftarkan Badung pada ajang Porprov Bali XIII, di Gianyar. Akan tetapi, Komisi Hakim memutuskan Putu Yudiawan resmi atlet milik Kota Denpasar.
Pesepak Takraw Putu Yudiawan Milik Denpasar
Denpasar (Bali Post) Komisi Hakim terdiri atas Ketua Fredrik Billy bersama anggota IGB Arthanegara dalam sidang Komisi Hakim di KONI Bali, Kamis (7/9) sore lalu, memutuskan pesepak takraw Putu Yudiawan resmi atlet milik Kota Denpasar. Kasus ini berawal dari Ketua PSTI Kota Denpasar Farid Ahmad selaku pemohon peninjauan melawan termohon I Ketua Pengprov PSTI Bali, Ketua Pengkab PSTI Badung (termohon II), Ketua Dewan Keabsahan Porprov Bali XIII/2017 (termohon III), dan Putu Yudiawan atlet sepak takraw (termohon IV). Pengkot PSTI Denpasar merasa memiliki atlet Putu Yudiawan, yang dikuatkan dengan KTA KONI Bali Card, dan berasal dari Kota Denpasar. Jika seorang atlet mau pindah ke kabupaten di Bali, maka proses mutasinya sembilan bulan, dengan rekomendasi Pengkot PSTI, Pengprov PSTI Bali, sampai dikeluarkan Surat Keputusan Mutasi (SKM). Kenyataannya, dalam pertemuan teknik cabor sepak takraw, pemohon Farid melihat daftar yang telah disahkan Dewan Keabsahan bahwa Yudiawan mewakili Kabupaten Badung. Oleh karena proses mutasi tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka atlet tersebut tidak sah mewakili Badung pada Porprov Bali XIII di Gianyar. Sebelumnya, telah diadakan mediasi namun tidak mendapatkan titik-temu. Dalam sidang termohon I (N Alit Sukarta), termohon II Wayan Wijana (Sekretaris Komisi Keabsahan), termohon III (Made Warna), dan termohon IV (Putu Yudiawan). Putusan Komisi Hakim menyatakan KTA KONI Bali Card yang diterbitkan KONI Bali atas nama Putu Yudiawan sebagai atlet sepak takraw Badung adalah cacat hukum. Selain itu, menghukum pemohon peninjauan membayar biaya perkara Rp 1 juta. (022)
New York Grand Slam AS Terbuka 2017 akan menghasilkan juara baru setelah Sloane Stephens menaklukkan rekannya sesama petenis tuan rumah Venus Williams dengan skor 6-1, 0-6, 7-5 pada pertandingan semifinal, Jumat (8/9) kemarin. Di final Sloane akan ditantang unggulan ke-15 Madison Keys. Stephens, yang kembali ke kompetisi pada grand slam Wimbledon setelah setahun karena cedera kaki, mampu bangkit dari keterpurukan di set kedua. Petenis nonunggulan untuk mengakhiri harapan unggulan kesembilan Williams mencapai final grand slam untuk ketiga kalinya tahun ini. ‘’Saya tidak memiliki katakata untuk menjelaskan apa yang saya rasakan untuk bisa berada di sini. Perjalanan yang saya lalui. Saya tidak memiliki kata-kata,’’ kata Stephens, yang menjalani operasi kaki Februari silam. ‘’Jika seseorang mengatakan saya akan berada di dua semifinal dan final Grand Slam tahun ini saya akan pingsan, seperti itulah perasaan saya sekarang. Saya tidak tahu bagaimana saya bisa berada di sini. Kerja keras, itu saja.’’ Stephens (24), yang lebih muda 13 tahun dari Williams, memberi penghormatan khusus terhadap lawannya yang juara Grand Slam tujuh kali itu. Meski kurang banyak bertanding tahun ini, Stephens
C.0000340-mbl
memulai permainan dengan kepercayaan diri tinggi dan mematahkan servis sang lawan untuk unggul 3-1 ketika pukulan Williams menyangkut di net. Ia kemudian memenangi tiga game terakhir di set itu ketika lawannya kesulitan dengan servisnya. Permainan servis pertama Williams kembali membahayakan pada set kedua. Dia juga berhasil pula mematahkan servis lawan karena double fault Stephens. Setelah unggul 4-0, Williams memanfaatkan serangkaian kesalahan Stephens dengan pukulanpukulan indah untuk memenangi set ini. Bagaimanapun, petenis 24 tahun itu mampu kembali ke jalur di set penentuan, unggul 1-0 melalui servis Williams ketika pukulan voli mudah lawannya membentur net. Ia menyelamatkan dua break point pada game selanjutnya, namun Williams menyamakan kedudukan menjadi 2-2 ketika pukulan forehand
Stephens melebar. Pada akhir game selama tujuh menit ini, pukulan voli Williams kembali membentur net untuk membuat lawannya mendapatkan break dan memimpin 4-3. Williams membalas dengan mematahkan servis lawan lewat pukulan pengembalian servisnya, dan menyelamatkan break point untuk menahan 4-5. Namun ketika Williams kesulitan dengan volinya, Stephens mematahkan servis lawanhnya pada game ke-11, dan menutup permainan ketika pukulan backhand Williams membentur net. ‘’Ini jelas merupakan permainan yang kontras,’’ kata Williams, unggulan ke-9 di turnamen ini. Di final, Stephens bertemu Madison Keys yang menghentikan langkah unggulan ke-20 CoCo Vandeweghe 6-1, 6-2 pada semifinal yang juga dengan label All American Semifinal. (kmb39/rtr/ant)
C.0001752-ELK
Bali Post/rtr
FINAL - Petenis AS Sloane Stephens merayakan kemenangan atas Venus Williams di semifinal tunggal putri Grand Slam AS Terbuka, Jumat (8/9) kemarin. Di final Stephens akan menghadapi Madison Keys yang juga berasal dari AS.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Paing, 9 September 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Chicken Level Resto cari karyawan/ti SMA/SMk Hub.Jl.Sesetan
Dcr Sales Horeca 4 org,SMD, 1 Orang u/Prshn Distribusi P/W SMA,SIM C+Kend lam Jl.Gn.Himalaya Slt 6 Dps T418531,081246409
B.BP.001.09.17.0000532
Sardine Restaurant Looking for Hostess,Waitress, Security,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp:733617 Mail:sardine@sardinebali.com
Bth Cpt Admin kasir/Wanita bs Kompt/Pglm,Driver/B1/Pglm PT.SKI/Ibu Nita-081337280907 Gatsu IV Blok I/11 Denpasar
B.BP.001.09.17.0000474
B.BP.141.09.17.0000531
Dbthkn Krywn u/Penanganan Bagasi & Peralatan di Lingk Bandara,Syrt:Jujur,Min Usia 18 Th,SMA/SMK,Hub.0361-729222/ 729223 Jam Kntr dgn Ibu Efrin
B.BP.001.09.17.0000459
Low:Staff Facility:Pria,Min SMK Teknik AC/Listrik,punya SIM A dan Staff Transmisi:Pria Min D3 Teknik Elektro Telekomunikasi Jaringan,punya SIM A. CV Kirim ke:hrdbali@balitower. co.id/igp.arka@balitower.co.id
Cr Admin Staf,Wnt bs Computer & B.Ingg,Serius Krj&Pekrj Keras Lam ke:sari.oktora25@gmail.com
B.BP.001.09.17.0000536
Dcr Waitress L/P utk Resto di Canggu Peng1Th Lancar Bhs Inggris H.08123828678/085100431638
B.BP.001.09.17.0000093
Distributor Building Material Bth:Manager Accounting,Auditor Kep.Logistic,Sales Project, SalesRetail.Jl.GatsuBarat 376, Lamaran Dikirim: bit.hrd.ga@gmail.com
B.BP.001.09.17.0000511
Coco Group Looking for: 1.Asst.Accounting Manager 2.Asst.HR Manager 3.Asst.Internal Audit Manager 4.Accounting Supervisor Min.1 Year Experience In The Same Position Send CV at hrd@cocogroupbali.com Or hrm@cocogroupbali.com
B.BP.001.09.17.0000224
B.BP.001.09.17.0000328
Dicari Tukang Jahit Kulit utk Jok/Sofa yg sdh Pengalaman Laki2 Hub.0361-421752
B.BP.004.09.17.0000253
B.BP.001.09.17.0000489
Dcr Sgr Sopir Pengiriman Utk Pbrk Roti,SMS:081999057909
B.BP.004.09.17.0000524
Dibthkn Segera Mekanik Alat Berat Dpt Mess Hub.081237779300
B.BP.004.09.17.0000516
Dcr Sopir B1 Tlp.237643, 081337825968 u/Kirim Sayur
Cr Sales Obat,D3,Kdrn Sdr+SIM, Gj3Jt+Bns,Max40Th,krm:CV.Ernes Intan LCII Gg.4/5.081586405343
B.BP.101.09.17.0000527
Dcr Sopir,Teknisi/Tamat SMK, Cleaning Service,Telp.723593/ 723637/087862070935
B.BP.001.09.17.0000374
Dibutuhkan Sgr Stylist Theraphist utk di Tempatkan Salon Ayana Hotel Jimbaran, Gaji 2,2 Juta+Komisi T.082247506365
B.BP.001.09.17.0000419
Dcr Karyawati Toko Min.SMP Hub. Wanda Pet Shop 085738037365
Dcr Waitris&Tkg masak,Gaji UMR min SMA/SMK Jl.Uluwatu II Jimbaran 0819890800 Warung Warung
B.BP.001.09.17.0000144
Dibutuhkan karyawan Notaris di Badung T.085238551234
B.BP.001.09.17.0000306
B.BP.001.09.17.0000412
B.BP.166.09.17.0000534
B.BP.001.09.17.0000138
B.BP.001.09.17.0000311
Dicari Accounting utk Travel Agent,Bs B.Ing HP:081236960440 E:info@goldenholidaysbali.com
B.BP.001.09.17.0000297
Dicari Sales Toko Kerja Shift Hub.08113886929 sanidatabali.hrd@gmail.com
B.BP.001.09.17.0000513
Gaji Tinggi U.Mkn, komisi Hotel Supply Imbo Square A3-4 Hub.0817334537
B.BP.154.09.17.0000540
Quantity Surveyor u/kontraktor proyek hotel/villa bisa ACAD maks.30th. HP.081809248588
B.BP.001.09.17.0000545
M+Susu Mencari SPG, Sls motoris GT 3Jt.up Dion Gatsu 4 blk 1 No.11 Hp. 08123660512
B.BP.001.09.17.0000470
New Beach Club Jimbaran,loking all Position,BW CV,Walking IntB.BP.001.09.17.0000344 Dicr Hairdresser,Kapster,Theraview,Selasa 12-9-17,di Bali Citra pist,Kasir, MUA.Hub:Arie&Harry Jl.Pendidikan No.62,Dps,T.710 T.(0361)769218 WA:082234383548 644/08113882889 Jam:9-17 WITA B.BP.001.09.17.0000136
B.BP.001.09.17.0000479
Dibutuhkan Beberapa Sopir SIM B1 Hub.081237777772
B.BP.153.09.17.0000457
B.BP.004.09.17.0000167
B.BP.001.09.17.0000472
Dicari senior Akuntan,berpglmn Myob,Bhs Inggris & bisa pajak Lamaran ke: corryet@yahoo.com
Distributor Stavolt&Ups Cr, Teknisi Elektro/Listrik,Helper bs B.BP.101.09.17.0000526 kerjaSamadlmteam,jujur,Rajin Dibut:Sales pria bepeng,Lam: Ry CVke Prima Utama Jl.ImamBonjol Sesetan No.213C T.081353459925 250Dps,0361485852/085337467878
Dcr Sopir Pribadi Bujangan,Tdr dlm bsa Matic Hub.081999660972
B.BP.001.09.17.0000484
B.BP.001.09.17.0000496
Dicari Tukang Kebun Gaji UMR Hub:Balizen Villa 081338540666
B.BP.001.09.17.0000137
B.BP.135.09.17.0000541
Dcr Admin,Supir,Tenaga Tk Bangunan Hub.085253988660
Dicari Sgera PRT Tinggal Dalam bisa Masak Hub:0818351233
Dibthkn Supir Peng Mbl Mercy Gj 2,3+Lembur Hub:081239198066
Dcr Sopir Pariwisata B.Inggris Jimbaran T/SMS 082112159098
B.BP.001.08.17.0001454
Dbthkn S1/D3 Teknik Sipil,Arst Mesin,Elektro u/DED & Pngwasan di Kab Badung & Kota Denpasar. Email:hrdmitrakonsultan@gmail. com HP:085829031735
Dibthkan Trps ABK Fisioterapi Trps Wicara dan Okupasi D3 dan Staf Admin SLTA Lmran Yamet Child Development Centre Hub.0818559999 Dibthkn Krywn/i Sgra di Healing Massage Bag.FO dan Cleaning Service Min.SMA Hub.08155726315
Dcr Sls Wnt & Pria Us Mx 30Th Pend Min SMA pny Kend Sdnri Pnmpiln Mnrik Gj 3Jt Hub.085238050721
B.BP.803.09.17.0000217
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.001.09.17.0000341
B.BP.001.09.17.0000314
B.BP.001.09.17.0000523 Dcr therapist wnt pglm, Ari Pembantu Apartemen Wanita,Tgl Dcr OB Min.SMA Tng Srbtn&Kebun BPR KAS Mencari Office Boy Putri Hotel.Jl.Cemara Sanur dalam Gj.1,7Jt H.087861825975 Umur tdk Mslah, 08123814418 Pngalaman 2Th Hub.081339403582 B.BP.164.09.17.0000537 08976778714 B.BP.001.09.17.0000487 B.BP.001.09.17.0000440 B.BP.004.09.17.0000229 Bth SPG/SPB/35th ada mtr Dcr Pembantu Rumah Tangga u/ !!Kerja Australia Kebun,Pasti Di butuhkan OB Secepatnya u/M-150 Nusa Penida ada kost / Villa (Wnt) Diutamakan Hobby Berangkat Hub.081916402216 Hub:081238453208 SMS 081291435110 masak Hub:081374220873. B.BP.001.09.17.0000517 B.BP.001.09.17.0000500 B.BP.031.09.17.0000522 B.BP.001.09.17.0000403 ‘Dicari Runner utk distribusi Dibthkan Operator Excavator, Bth:Helper Gudang,Pria,SMP,Max Dcr Pengawas Sipil S1/D3,Cv to majalah. Bhs Inggris 30th,UMK+BPJS,POBOX 3304 Dnpsr wanakubu@gmail.com/0361439888 Vibro,Dozer Hub.081237779300 Tlp/WA 081339569922" B.BP.004.09.17.0000348
Dicari Karyawan min D3/S1 Akuntansi Hub:085237775687/ CV.Dapur Prima Monang Maning
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.820.09.17.0000218
Export Company Kerobokan Looking Junior Purchasing Staff, Professional Exp.Min1year.Good English,Please Send CV to:hrd@bo nofactum.com/Call 03618491661
B.BP.166.09.17.0000535
Hkeeping Srbtn Pria u/Homestay Sanur,Bs English, 082146151560
B.BP.001.09.17.0000521
Kaya Exp Impr Garment Bth Tkg Serabutan/Puchasing,Tkg Jahit Pengepul Sebanyak2 Sgr Hub.08113867601 B.BP.001.09.17.0000495
Dicari Bakers & Satpam u.Bread Segera Dibutuhkan TukangPotong Factory diDenpasar081338582044 Rambut Pria & Wanita yang BerB.BP.001.09.17.0000478 pengalaman di Bidangnya.Alamat Dicari PRT Tinggal dalam Bedugul-Tabanan T.082144445778 Hubungi:081337666857 B.BP.004.09.17.0000515
B.BP.001.09.17.0000241
Red Carpet Champgne Bar Mencari Maintenance. Gaji Bagus,Service Charge,BPJS dan Uang Makan.CV Kirim ke: jakko@redcarpetchampagnebar. com
B.BP.004.09.17.0000427
Retro Rest-sanur looking for Chef.Send CV & expected salary to suadana8@yahoo.com Hub.08123882271
B.BP.001.09.17.0000343
Sales Girl Toko bisa Bahasa Inggris Hub.087852252294
B.BP.004.09.17.0000166
Segera Sopir yg berpenglmn Gji UMK Hb:425524, 420590
B.BP.001.09.17.0000491
Segera!Butuh Therapist Reflexi pria di Dps gj menarik+bonus+ lembur+THR Hub.0811239621123 B.BP.001.09.17.0000168
Sgr Tkg Cat mobil,Maintenance AC&Listrik,Gedung/pertukangan (serabutan) Hub.085107030000 B.BP.001.09.17.0000351
B.BP.001.09.17.0000490
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL RUKO Ruko 3 Lt2 Luas 1,5Are Penamparan Pmilik,085100871119
HONDA
Jazz’07 Vtech silver AsDK Matic Full Variasi 100jt, 08124611999 B.BP.164.09.17.0000539
ALUMINIUM
BIRO JASA
GUNUNG WAYANG RESIDENCE Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar
Ruko T.Mumbul 3lt,Villa 2A Lt. 2,Jbrn,Tnh 6A KutaH.0811393979
ISUZU
� 08124651138-085103005620 Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN,PAJAK,PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001569-BRJ
B.BP.001.09.17.0000506
B.BP.001.09.17.0000502
DIJUAL VILLA Djl Villa 4Are Sanur SHM,5Kmtd 2Kmrmnd,grsi Pool&Spa 2Lt,Rp. 5.500.000.000Nego/085100800721
MAZDA
Mazda Biante’2005 Putih AsBali Bs Tukar,085100856999 Pribadi B.BP.141.09.17.0000530
B.BP.001.09.17.0000475
TOYOTA
ALUMINIUM
BIRO JASA
Yaris S Limited’2008 H.120Jt CRV New’2005 Hp.085100871119
DAIHATSU
Dijual Espass Box’2003 Hub.087860002300
B.BP.001.09.17.0000544
TRAVEL DIJUAL RUMAH DIJUAL TANAH Dicari ijin untuk travel agent B.BP.141.09.17.0000529 Rmh Sngrja Panji 2Are SHM 100M Tnh Lok.Stratgis Dlm Perumahan yang masih berlaku di Bali. DICARI MOBIL Pantai Hubungi:085339366949. Panjer 75m2 Sdkrya 167m2 Buduk Email : balitravel4@gmail.com B.BP.001.09.17.0000476 Cr Mbl:Avanza,Xenia, Rush,Yaris 125m2 Hub.085100444508 B.BP.004.09.17.0000421 Rmh strategis Lt2 LT80/140 Prm B.BP.001.09.17.0000483 Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349 RUPA-RUPA Gn.Sari2 Ceningan Sari Sesetan B.BP.164.09.17.0000538 DISEWAKAN TANAH 840Jt WA 085237211071 Dekorasi Balon Badut Sulap Top DICARI MOTOR B.BP.001.09.17.0000494 BU ovr Kontrak Tnh+Rmh 2A 15th Murah Meriah HP:081338544255 081338294465 Hub.082144002999, 195Jt Nego B.BP.001.09.17.0000303 DIJUAL TANAH B.BP.001.09.17.0000447 Beli Motor Bekas Segala Merk Jual Tanah Kavling 2are Jl.Delod Dn Cpt T.Over BPKB/Sertipikat B.BP.001.09.17.0000543 DISEWAKAN TOKO Brawah Negara. 085100854499 WA 08174792159/085101520139 B.BP.001.09.17.0000499 BU Ovr Kont Toko Jl.Ry Gentong B.BP.001.09.17.0000480 Marlboro IV 8Are Ruko DIJUAL RUMAH Tgllng Gianyar Hub:08123978313 BIRO JASA Dijual Rumah,SHM,2Lt,5Kmr Tdr, Gajahmada Dps Hub.08155733388 B.BP.001.09.17.0000389 B.BP.001.09.17.0000512 Anda Butuh Pembantu B.Sitter Kont.Tk Jl.Patimura 30 5x10 daeLs Tanah 2 Are,Sanur dekat RS. Tnh 35,65 are dkt Goa Maria & Bali Mandara Hub:081337785806 Bendungan Palasari,08123916968 rah Ps Burung 08123955035 Dps Hub.0361-487612/085222555444 B.BP.001.09.17.0000400
B.BP.001.09.17.0000510
B.BP.001.08.17.0001571
B.BP.001.09.17.0000542
SERVICE
SPA
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
ALUMINIUM
SERVICE PANGGILAN
Service panggilan BERGARANSI
082331838863 087761462063 C.0000395-SRV
ALUMINIUM
TUNGGAL JAYA KULKAS G A KURAS R M . C U C I A MAMPET CHEELER N SALURAN AIR S WASTAVEL, DLL W.HEATER I Kerja Ditempat
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
242389 / 081236774491
AC
081999111542 082144420026
SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI
POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar
Telp. 085100493221 C.0000236-SRV
DIJUAL RUMAH
AC
DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS
BAJA RINGAN
SALON
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
Free
n
Desig
AGUNG TOYOTA AVANZA INNOVA
SIENTA
PROMO Balinesse Body Spa 2 jam 150.000 Chocolate Sensational Spa 2 jam 120.000 Perawatan Miss V 80.000 Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, 089527788120 Jl. Hang Tuah 11X Sanur, 0361 289 481 C.0001467-SLN
Money Back Guarantee �
13JT-an
DP
DISKON
s/d 33 JUTA
Kredit cukup KIPEM/KTP pasti OK ! Bunga ringan *Tukar tambah Proses cepat dan mudah semua merk
PROMO DAHSYAT
081936034598 082237752039 C.0000397-mbl
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
BALI JAYA TEKNIK ISTANA AIRCOND KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER
C.0001697-SRV
TOUR
SERVICE
SULASTRI - BIRO JASA
B.BP.141.09.17.0000528
Truck Isuzu 2014 B.kayu Jl.Tk.Pancoran UD.Puji Karya
BIRO JASA
AC
G A R A N S I
KULKAS M.CUCI FREZZER CHILLER SHOWCASE
085 238 622 979 087 863 223 033 C.0002038-srv
INFO SEREMONIAL
18
Dosen Desain Interior Sekolah Tinggi Desain Bali
Raih Beasiswa ’’Australia Award Scholarship 2017’’
AUSTRALIA Award Scholarship (AAS) merupakan beasiswa resmi dari pemerintah Australia yang dikelola oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia. Beasiswa bergengsi ini diberikan untuk orangorang Indonesia dan beberapa negara lain yang ingin belajar S-2 dan S-3 di Australia, seperti Vietnam dan Papua Nugini. Tiap tahun beasiswa ini diperebutkan ratusan ribu peserta dari kalangan global. Tahun ini, salah satu dosen Sekolah Tinggi Desain Bali (STD Bali) Freddy Hendrawan, S.T., M.T. berhasil mendapatkan pendidikan doktoral dengan beasiswa AAS. Pria kelahiran 25 Mei ini lolos dari hampir 5.300 pelamar (pelamar terbanyak sepanjang 10 tahun terakhir) yang mengikuti tes sejak awal. Kali ini hanya 600 pelamar yang diterima lolos wawancara dan cuma 300 yang mendapat beasiswa AAS. Sementara untuk pendidikan doktoral diberikan 15% kuota dari 300 yang diterima atau hanya 45 yang terpilih dari ribuan yang mencoba peruntungan. Freddy Hendrawan merupakan Ketua Jurusan Prodi Desain Interior STD Bali. Ia mengambil konsentrasi di bidang Architecture And Built Environment di salah satu universitas di Australia mulai Februari 2018 hingga maksimal empat tahun ke depan. Dalam kesehariannya ia merupakan dosen yang ramah dan aktif dalam kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa. Karena usianya masih tergolong muda, pria
BERSAMA - Freddy Hendrawan, S.T., M.T. bersama Ketua Yayasan dan Ketua STD Bali. yang kerap disapa Freddy ini mudah membaur serta menyertai kegiatan-kegiatan mahasiswa di Kampus STD Bali. Dosen yang hobi travelling ini beberapa waktu lalu menemani perwakilan mahasiswa Desain Interior STD Bali mengikuti TKMDII (Temu Karya Mahasiswa Desain Interior Indonesia) 2017 di ITB (Institut Teknologi Bandung). Ini sekaligus membuktikan eksistensi Prodi Desain Interior STD Bali di kancah nasional. Sikap yang ditunjukkan oleh sang dosen ini seiring dengan kesan yang ingin ditonjolkan oleh Kampus STD Bali, yaitu menginginkan pembaruan dalam dunia pendidikan. Tidak lagi membuat batasan yang jauh antara segenap civitas dan mahasiswa, melainkan bersama membangun dan mengembangkan kemampuan diri serta mengasah kreativitas. Prestasi ini merupakan
pembuktian dari komitmen Kampus STD Bali terhadap kemajuan sumber daya manusia (SDM) sebagai tenaga pengajar bagi mahasiswamahasiswi STD Bali ke depannya. Tetap menekankan moto di Kampus STD Bali, setting standart for the industry, seluruh civitas akademika berlomba menyajikan yang terbaik bagi seluruh mahasiswa yang telah mempercayakan masa depannya pada lembaga. Adanya prestasi yang diukir dosen, diharapkan para mahasiswa merasa bangga serta terus memacu kreativitas yang menjadi landasan dalam menempuh pendidikan di Kampus STD Bali. STD Bali adalah kampus yang masih sangat muda. Sampai saat ini dosen STD Bali yang menempuh Program Doktoral (S-3) berjumlah 10 orang. Yang membanggakan, semua Program S-3 diraih berkat beasiswa penuh dari Kemenristekdikti. (ad493)
WORKSHOP – Kemenristek Dikti melalui Universitas Dhyana Pura mengadakan workshop permainan tradisional di Desa Pemecutan Kaja, Denpasar.
Pemertahanan Budaya Bali Melalui Permainan Tradisional
PENDIDIKAN pada anak usia dini menjadi pendidikan dasar bagi seseorang. Penanaman nilai budaya dan karakter anak dapat dilakukan sejak dini dengan cara bermain sambil belajar melalui permainan tradisional. Penerapan permainan tradisional khususnya permainan tradisional Bali akan melestarikan khazanah budaya Bali yang kini mulai luntur akibat tergerus kamajuan teknologi dan globalisasi. Untuk itu, Kemenristek Dikti melalui Universitas Dhyana Pura dengan Program Kemitraan Masyarakat (PKM), yaitu IbM Permainan Tradisional Bali di Desa Pemecutan Kaja, Denpasar, melakukan kegiatan pengabdian guna pemertahanan budaya Bali. Ketua Kegiatan Putu Indah Lestari, S.P., M.Pd. memaparkan, permainan tradisional merupakan kekayaan lokal yang seharusnya dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan belajar-mengajar yang dilaksanakan di sekolah dan di luar sekolah. Keberadaan permainan tradisional semakin sulit ditemukan dalam kehidupan anak-anak. Anak zaman sekarang cenderung lebih suka memainkan jenisjenis permainan modern yang lebih memfokuskan kepada pola berpikir atau kecerdasan otak. Di sisi lain, karena keterbatasan lahan menjadikan anak semakin jarang melakukan permainan tradisional, sehingga jenis permainan tradisional pun semakin tidak dikenal dan asing baginya. Padahal di satu sisi permainan tradisional sarat dengan nilai-nilai budaya yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan dan pendidikan anak. Nilai kebersamaan, saling tolong, nilai kepemimpinan, merupakan nilai budaya yang sangat penting untuk menghadapi kondisi saat ini. Anak-anak lebih terfokus pada perkembangan teknologi permainan dibandingkan permainan tradisional yang sarat akan nilai–nilai budaya
Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Selain itu, di sekolah permainan tradisional anak sudah jarang dimainkan, sehingga semakin lama permainan tradisional anak semakin tidak dikenal oleh generasi muda. Padahal permainan tradisional anak mempunyai arti yang sangat penting dalam pendidikan budaya bangsa, terutama untuk menanamkan nilai-nilai budaya, norma sosial serta pandangan hidup dalam masyarakat dalam arti luas. Kegiatan PKM ini melibatkan dua mitra, yaitu TK Gita Sapta Kumara dan TK Kumara Jati yang berada di lingkungan Desa Pemecutan Kaja. Komang Nonik Ariyanti, S.E., Kepala Sekolah TK Gita Sapta Kumara, dan Komang Susiani, S.Pd., AUD., Kepala Sekolah TK Kumara Jati, menyambut baik kegiatan ini dan memberikan dukungan kepada tim pengabdi. Terlebih program ini merupakan kali pertama dan pengalaman baru bagi kedua sekolah khususnya untuk guru dan anak-anak.
Kegiatan yang dilakukan Tim Pengabdi dengan anggota Elizabeth Prima, S.Th., M.Pd. dan Dr. Ni Made Diana Erfiani, S.S., M.Hum. yaitu workshop permainan tradisional dengan mengundang Made Taro, pakar permainan tradisional Bali, dan N. Dwi Handayani, S.Pd., M.Pd., akademisi dari Universitas Mahasaraswati, memberikan materi tentang ‘’Membudayakan Bahasa Daerah dalam Sistem Pendidikan’’. Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan permainan tradisional bagi anak-anak, yaitu permainan sepit-sepitan, deduplak, sut tul tal til, sut dempul, meong-meong dan curik-curik serta pendamping pemertahanan budaya Bali melalui kegiatan masatua Bali di kedua mitra. Tim pengabdi juga memberikan bantuan alat-alat permainan tradisional, CD lagu-lagu anak, serta modul permainan yang dapat digunakan kedua mitra secara berkelanjutan. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat pemertahanan budaya Bali melalui permainan tradisional. (ad555)
Sabtu Paing, 9 September 2017
’’Gimme Deals, Gimme More & Gimme Free on Majestic Indonesia Shopisticate September’’ MASIH dalam semangat Kemerdekaan Indonesia, mari sambut September ceria di Level 21 Mall. Awal dan akhir bulan ini diwarnai event yang mengutamakan kehebatan Bali dan Indonesia. Sebut saja acara ‘’Gelar Budaya Indonesia’’ yang dimulai 28 Agusus lalu sampai 6 September 2017 hingga acara ‘’Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival’’ pada 27 September – 6 Oktober 2017 bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Ini acara terbesar sekaligus penutup manis September 2017. Level 21 Mall masih memiliki tiga rangkaian acara lainnya yang tidak kalah serunya. Ada acara ‘’Wirausaha’’ yang digelar 7–13 September, ‘’Indonesia Berkarya’’ (14-20 September) dan ‘’The Heritage’’ (21-26 September). Para customer setia Level 21 Mall akan ditemani oleh berbagai penampilan menarik seperti performing arts, fashion show, traditional dance, acoustic performance dan masih banyak live performance lainnya saat menikmati thematic exhibition di Main Atrium Level 21 Mall. Keceriaan September tidak hanya berhenti sampai di situ.
Di Level 21 Mall
Para customer setia Level 21 Mall senantiasa dimanjakan dengan serangkaian promo spesial yang tak lain adalah program Majestic Indonesia Shopisticate September. Promo-promo yang dapat dinikmati mulai dari tenant food & beverage, lifestyle, home & living, beauty and sports. Dimulai dengan penawaran menarik ‘’Gimme Deals’’ yang memberikan segudang penawaran crazy sale mulai 10 hingga 70% seperti tenat Bakso Kaget, Bellagio, Dairy Queen, Fossil, Global Apple Store, Gosh & KHU. Lalu ada ‘’Gimme More’’ dengan penawaran yang lebih menggiurkan seperti buy 3/10 get 1 free serta cash back dari tenant Aiko Taiwan, Someday dan Tokio Street. Terakhir ada ‘’Gimme Free’’ dengan rangkaian Free Special Treats khusus untuk para customer Level 21 Mall dari tenant Cemara, D’Crepes, Liligundi, Thai Indo dan Watch Studio. Pastinya tidak perlu khawatir lagi dengan kendaraan pribadi Anda saat berkunjung ke Level 21 Mall, karena Free Valet Service parking masih tersedia untuk membuat Anda semakin nyaman berbelanja. Kerama-
han dan kesigapan pelayanan Customer Service Officer siap membantu segala keperluan pengunjung selama berbelanja dan beraktivitas. Level 21 Mall juga bekerja sama dengan Public Transportation seperti Blue Bird Taxi, Grab dan Gojek, sehingga para customer bisa memanfaatkan segala fasilitas, event dan promo yang disediakan dan diselenggarakan oleh Level 21 Mall secara maksimal, melalui kenyamanan berkendara dari dan ke Level 21 Mall bersama keluarga yang lebih menyenangkan dalam Majestic Indonesia Shopisticate September. Informasi lebih lanjut terkait
promosi dan event dapat diakses melalui Social Media Level 21 Mall, yaitu di Instagram @ lv21mall, Facebook Page di Level 21 Mall Denpasar dan Twitter di @ lv21mall. Selain mendapatkan info promo serta event yang menarik di Level 21 Mall, para customer juga bisa mengikuti Shopisticate September Giveaway di Instagram dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional. Para pemenang yang beruntung akan mendapatkan goodie bag serta voucher up to Rp 1 milir dari para tenant yang ikut mendukung giveaway ini, antara lain The Palace, Watch Engine, ZO Hair Nail Studio, Happy Dentist dan Cinema XXI. (br553)
Diskes Denpasar Gelar Lomba Balita Indonesia Dorong Tumbuh Kembang Anak Sehat, Cerdas dan Berprestasi
DINAS Kesehatan (Diskes) Kota Denpasar mengadakan Lomba Balita Indonesia (LBI) di Gedung Sewaka Dharma Kota Denpasar, Jumat (8/9) kemarin. Tema LBI adalah ‘’Melalui Lomba Balita Sehat, Kita Wujudkan Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga untuk Mendorong Tumbuh Kembang Anak Sehat, Cerdas dan Berprestasi’’. Peserta lomba terdiri atas 24 anak dari empat kecamatan di wilayah Kota Denpasar. Mereka dibagi menjadi dua kelompok usia, yaitu 6-24 bulan dan 2-5 tahun. Anak-anak tersebut merupakan juara I, II, III di masing-masing kecamatan. Balita itu dinilai oleh unsur PKK, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Denpasar, Ketua IDAI Kota Denpasar, Ketua PDGI Cabang Denpasar, Ketua HIMPSI Kota Denpasar dan Ketua Persagi Bali.
Kepala Diskes Kota Denpasar dr. Sri Armini, M.Kes. mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan serta meningkatkan derajat kesehatan anak melalui program promotif dan preventif, dengan melibatkan peran serta masyarakat termasuk salah satunya pembinaan melalui LBI. LBI merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan kemandirian orangtua dan masyarakat dalam pembinaan dan pengembangan kesehatan balita dari segi fisik, mental dan sosial. Lomba ini bertujuan mengembangkan kualitas pelayanan gizi melalui standardisasi prosedur pemantauan pertumbuhan balita, mengetahui status gizi balita, untuk mengetahui tingkat pertumbuhan dan perkembangan balita, mewujudkan keluarga sadar gizi (Kadarzi) dan mendapatkan para juara yang berkualitas. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat
membuka acara tersebut mengayakan, kelanjutan dari kegiatan ini adalah memberikan makanan tambahan bergizi untuk anak SD, sedangkan masalah kesehatan dilakukan sejak bayi. Untuk menyemangati para ibu, selain ada posyandu juga dilakukan lomba bayi sehat. Lomba dimulai dari posyandu berupa pengukuran tinggi dan berat badan secara
rutin untuk memantau status gizi bayi. Hal ini juga dapat menunjukkan keberhasilan suatu posyandu. Di tingkat SD dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan bergizi. ‘’Diharapkan di masa sekolah, gizi anak sudah baik. Jadi, program kesehatan inklusif, detail. Dengan demikian, generasi muda unggul pun dapat tercapai,’’ ujar Rai Mantra. (ad552)
PESERTA - Peserta Lomba Balita Indonesia bersama Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Gedung Sewaka Dharma.
Wisatawan ke Bali Meningkat
TAM Hadirkan ’’New Hiace Luxury’’
TINGGINYA jumlah wisatawan yang berlibur ke Bali menghadirkan peluang di sektor transportasi. Pasalnya, transportasi dengan interior yang lega dan nyaman menjadi incaran para wisatawan. Melihat peluang ini, Toyota Astra Motor (TAM) mengenalkan varian mobil travel terbarunya, New Hiace Luxury. Mobil ini menawarkan kenyamanan penumpang saat perjalanan wisata di Bali. Menurut Product General Manager CBU & Commercial TAM Bansar Maduma didampingi Kepala Cabang Auto 2000 Denpasar Haris Prasetya dan Kepala Cabang Auto 2000 Tabanan Triyana Anom di Sanur, Kamis (7/9) malam, kehadiran New Hiace Luxury melengkapi varian sebelumnya. ‘’Kami sudah mengeluarkan Hiace 2.5 Standard, Hiace 2.5 Commuter dan Hiace 2.5 Luxury yang dipakai para pebisnis transportasi wisata,’’ paparnya. Ia berharap kehadiran varian ini semakin menunjang kegiatan usaha pelanggan teru-
HIACE - Manajemen Auto 2000 mengenalkan varian mobil travel terbaru New Hiace Luxury saat peluncuran Toyota Astra Motor (TAM). tama yang bergerak di sektor transportasi dan pariwisata yang kian berkembang. Apalagi ekspektasi pelanggan terhadap Hiace semakin meningkat. Mereka menghendaki kendaraan yang lebih lega dan luxury dengan tingkat fitur keselamatan yang lebih lengkap. Untuk itu, Toyota kini menghadirkan varian terbaru ini. Desain interior dan eksterior New Hiace Luxury berbeda den-
gan varian sebelumnya. Desain interior New Hiace Luxury dikembangkan dengan konsep kendaraan mewah, nyaman dan aman. ‘’Interior New Hiace Luxury dirancang untuk kapasitas 11 bangku (seat) dengan pembagian 3-2-2-4. Bangku pada baris satu dan dua menggunakan desain captain seat dari bahan kulit dilengkapi ottoman dan sliding empat arah,’’ jelas Bansar Maduma.
Bangku juga dilengkapi folding table dengan cup holder. Head Unit New Hiace Luxury ini juga menggunakan AVX 6 inci lebih mewah dibandingkan varian lain serta bahan material lantai berkualitas. Sementara bagian desain eksterior dirancang lebih menarik dengan chrome package pada bagian radiator grille, kaca spion, dengan tulisan emblem Luxury yang lebih menonjol pada bagian belakang. Hal senada diungkapkan Haris Prasetya. Menurutnya, kemajuan fasilitas transportasi mendorong kemajuan kepariwisataan dan sebaliknya ekspansi yang terjadi dalam industri pariwisata menciptakan permintaan akan transportasi. Hal ini yang mendasari TAM untuk memanfaatkan ceruk pasar dari industri pariwisata melalui Toyota Hiace. ‘’Penjualan Hiace di Bali mencapai 30 hingga 40 unit per bulan. Melalui varian baru ini kami optimis penjualan bisa mencapai 60 unit per bulan,’’ ujarnya. (bns1)
19
Sabtu Paing, 9 September 2017
Pemerintah Jepang Beri Penghargaan kepada Prof. Bandem
TERBAIK - Dekan FT Unwar Prof. I Wayan Runa (tengah) bersama lulusan terbaik pada yudisium sarjana baru.
Tingkatkan Mutu
FT Unwar Terapkan PBM Berbasis Riset FAKULTAS Teknik Universitas Warmadewa (FT Unwar) terus berinovasi untuk menghasilkan lulusan bermutu. Kurikulumnya disesuaikan dengan kemajuan teknologi informasi yang menuntut semuanya dilakukan secara online. Makanya PBM (proses belajar-mengajarnya) berbasiskan riset. Tak hanya mahasiswa, para dosen wajib bekerja keras mendapatkan materi berbasiskan riset. Hal itu diungkapkan Dekan FT Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. saat meyudisium 79 sarjana, Jumat (8/9) malam kemarin. Sebanyak 35 orang dari Jurusan Teknik Sipil dan 44 orang Jurusan Teknik Arsitektur. Jumlah ini meningkat 564% dibanding yudisium 17 Maret 2017. Dengan demikian alumni FT Unwar kini mencapai 2.096 orang, terdiri atas 1.141 Teknik Sipil dan 955 Teknik Arsitektur. Yang membanggakan, delapan orang lulus dengan predikat cumlaude dan 95% lulus tepat waktu, yakni empat tahun. Dekan Prof. Wayan Runa bersama WD I Dr. Ir. Putu Eryani, M.T., WD II Dewa Ayu Nyoman Sri Astuti, WD III Ir. I Nyoman Warnata, M.T., Kajur Teknik Sipil Ni Wayan Meidayanti Mustika, S.T., M.T. dan Kaprodi Arsitektur Ir. Cok. Agung Yujana, M.T. juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik. Lulusan terbaik Teknik Sipil diraih I Kadek Sandi Wiguna Putra (3,65) dan Arsitektur oleh Imanuel Riki (3,71). Sementara dosen berprestasi di Teknik Sipil dicapai Dr. Ir. I G.A. Putu Eryani, M.T. dan Arsitektur oleh I Kadek Merta Wijaya, S.T., M.Sc. Saat itu juga didengarkan Mars FT Unwar yang diciptakan A.A. Gde Gunawarman. Prof. Wayan Runa menegaskan, kurikulum berbasis riset ini sejalan dengan spirit Sapta Bayu, statuta dan OTK Unwar tahun 2015, serta OTK FT Unwar tahun 2017. Dekan
berpenampilan kalem ini bertekad melakukan segala upaya untuk meningkatkan standar mutu lulusan. Menurutnya, bermutu sesuai SPMPT adalah tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan pendidikan tinggi dan standar pendidikan tinggi yang terdiri atas standar nasional pendidikan tinggi dan standar pendidikan tinggi yang ditetapkan oleh perguruan tinggi. Untuk itu, FT Unwar akan mengimplementasikan PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan). FT Unwar segera melakukan penetapan sembilan standar sesuai Standar Borang BAN-PT online terbaru. Dikatakannya, mulai tahun ajaran 2017 ini diterapkan kurikulum baru, usulan penambahan dosen baru dan ruang sekretariat. Dosen yang sedang studi lanjut S-3 di dalam negeri dan di luar negeri (Inggris) segera tamat untuk memperkuat sumber daya manusia FT Unwar sesuai visi FT Unwar menjadi pusat pendidikan dan pengembangan iptek yang bermutu, berintegritas, berwawasan lingkungan kepariwisataan dalam bidang keteknikan yang mampu bersaing secara global tahun 2034. Di sisi lain, Dekan Wayan Runa minta lulusannya membantu pemerintah membuka lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan. Khusus Jurusan Teknik Arsitektur, semua alumni yang tugas akhirnya mendapat nilai A wajib ikut ‘’Sanatana Dharma Awards’’. Ditambahkannya, FT Unwar sedang berjuang meraih izin program magister (S-2). Hal ini sangat tergantung syarat enam dosen yang bergelar doktor. Hingga kini FT Unwar memiliki empat dosen berkualifikasi doktor dan enam dosen S-3. Ditargetkan setahun lagi sudah memenuhi syarat enam dosen S-3 guna membuka S-2 Teknik. (ad549)
KEMENTERIAN Luar Negeri Jepang memberi penghargaan kepada Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. atas jasa-jasanya meningkatkan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang serta negara-negara lain melalui jalur kebudayaan dan seni. Penghargaan diserahkan Konsul Jenderal Jepang Bali–Nusa Tenggara Mr. Hirohisa Chiba di Kantor Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, Jumat (8/9) malam kemarin. Menurut Hirohisa Chiba, salah satu pertimbangan Kemenlu Jepang memberi penghargaan ini karena peran Prof. Bandem dalam bidang seni dan budaya sejak tahun 1965. Selain itu, sebagai Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti, yayasan yang menaungi Stikom Bali, ia menjalin kerja sama dengan Bunkyo University Tokyo dan membuka Pusat Studi Jepang di Stikom Bali. ‘’Mudah-mudahan dengan penghargaan ini, makin mendorong Prof. Bandem untuk terus berkarya di bidang seni dan budaya, serta meningkatkan hubungan baik antara Bali dan Jepang,’’ katanya. Prof. Bandem dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Jepang atas penghargaan yang diberikan kepadanya. ‘’Penghargaan ini tidak saya duga sebelumnya. Saya berterima kasih karena apa yang saya lakukan selama ini mendapat perhatian Bapak Menteri Luar Negeri Jepang, sehingga menganugerahkan penghargaan kepada saya,’’ ujarnya. Hadir dalam acara ini Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan, Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., para pejabat Stikom Bali, Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Berata, Konsul Italia Pino Confessa dan para budayawan lainnya. I Made Bandem adalah seorang seniman akademisi yang lahir di Desa Singapadu, Gianyar, 22 Juni 1945, dan telah mengukuhkan dirinya sebagai tokoh Diplomasi Kebudayaan Indonesia.
Predikat ini dicapainya sejak menjadi penari serta memimpin ASTI/STSI Denpasar (1982-1997) dan ISI Yogyakarta (1997-2006). Selama itu Bandem sering bertugas sebagai Direktur Artistik Misi Kesenian Indonesia ke luar negeri dan pada tahun 1990 diberi julukan ‘’The Joe Papp of Bali’’, seorang seniman yang membawa seni pentas ke tingkat profesional oleh The New York Times. Sejak belajar di University of Hawaii pada 1968, Bandem telah tertarik mempelajari kesenian Jepang. Di Music Department University of Hawaii, ia mempelajari Bon Odori (tari rakyat Jepang). Diiringi Daiko, Bandem menari Bon Odori bersama mahasiswa dan masyarakat Jepang yang berada di University of Hawaii. Di University of California at Los Angeles (UCLA), dibantu oleh istrinya Suasthi Bandem, ia mengajar tari dan gamelan Bali (1969-1972). Bandem juga mempelajari tari Bugaku dan musik Gagaku, dua genre seni klasik Jepang, dari seorang maestro bernama Suenobu Togi. Saat menempuh gelar doktor (S-3) dalam bidang Etnomusikologi di Wesleyan University (1977-1980), Bandem dan istrinya sempat mengambil mata kuliah Gagaku dan Bugaku dari maestro Matsaro Togi selama setahun dan sering mengadakan pementasan di sekitar Kota Middletown, Connecticut. Suasthi juga membantu sang maestro mendesain kostum Bungaku yang digunakan dalam pementasan di Wesleyan University. Karena alasan tertentu, Bandem tidak berhasil melakukan penelitian untuk disertasinya dalam bidang musik dan teater Bali. Ia kemudian menyusun sebuah proposal guna mengadakan penelitian musik Gagaku dan budayanya sebagai cadangan disertasi Ph.D. Dibimbing Prof. Genji Tzuge dan Prof. Fritz de Boer, Bandem mempersembahkan sebuah proposal studi Gagaku sebagai bagian dari Ujian Qualifikasi Ph.D. (ad554)
Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korimbang) ini enggan mengomentari larangan Presiden Jokowi kepada menteri-menterinya ikut kampanye Pemilu 2019 dan meminta para menteri fokus untuk urusan internal pemerintah. ‘’Masak DPR ikut (campur), itu rasanya tidak pas. Tentu kami dari DPR kita tidak ingin mencampuri kewenangan pemerintah. Kenapa kita harus ikuti wilayah ini?’’ imbuhnya. Menurutnya, sebagai presiden, Jokowi memang berhak mengatur Kabinet Kerja-nya. ‘’Menteri kan bertanggung jawab kepada presiden,’’ tegasnya. Agus juga tidak mau memvonis Presiden Jokowi bersalah melanggar UU No.7 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum. Pasalnya, sesuai tahapan pemilu, kampanye Pemilu 2019 baru dimulai satu tahun lagi yaitu pada 13 Ok-
Dari Hal. 1
‘’Semua harus berjalan seimbang. Ekonomi berjalan, lingkungan juga tidak boleh ditinggalkan. Prinsip itu,’’ tegasnya. Terkait reformasi, pemerintah ingin memangkas prosedur pengurusan izin yang terkenal panjang dan membutuhkan
PENGHARGAAN - Dari kiri ke kanan: I Made Marlowe Makaradhwaja Bandem, Konsul Jenderal Jepang Hirohisa Chiba, Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., Dr. Swasthi Widjaja Bandem dan Ni Wayan Ekarini Marlowe.
tober 2018 hingga 13 April 2019. Hari H pemungutan suara pemilu serentak 2019 sendiri ditetapkan akan dilaksanakan pada hari Rabu, 17 April 2019. Pandangan lain disampaikan Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah. Ia menilai Presiden Jokowi sedang memanaskan mesin politiknya. Penilaian itu terkait dengan kehadirannya memenuhi undangan Rapat Kerja Nasional Relawan Pro Jokowi (Projo). ‘’Seharusnya ketika Jokowi menghadiri pertemuan Projo, capres lain juga muncul mengeluarkan pernyataan kesiapannya. Tapi, nyatanya tidak ada. Seolah Jokowi sebagai capres tunggal,’’ kata Fahri Hamzah. Ke depan, dia berharap muncul figur yang siap menyatakan diri sebagai calon presiden sehingga terjadi dialog antarbakal capres sebelum bakal pasangan capres-cawapres Pemilu Presiden 2019
resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Munculnya figur-figur capres 201, dinilai Fahri, sangat penting agar kualitas dari proses demokrasi Pilpres 2019 menjadi lebih baik. Sebab, pertemuan itu memberi sinyalemen kuat bahwa Presiden Jokowi akan kembali mancalonkan diri sebagai capres petahana dan sudah mulai memanaskan mesin politiknya melalui Projo. ‘’Kalau itu dibiarkan, maka bisa saja satu-satunya capres yang akan mencapai finis hanya Jokowi,’’ ujarnya. Makna lain dari pertemuan JokowiProjo itu, dinilai Fahri Hamzah, juga memberi sinyalamen kekuasaan yang melekat pada Presiden Jokowi untuk kepentingan politiknya. Untuk itu, ia mengingatkan agar menteri-menteri Kabinet Kerja diminta tetap fokus bekerja dan tidak usah berkampanye. (kmb4)
waktu lama. ‘’Negara kita ini penuh dengan aturan, dikit-dikit diatur tapi justru menjadi tidak teratur. Dikit-dikit izin. Sebetulnya itu bukan izin. Izinnya cuma satu, kemudian ada syarat-syarat. Syarat dijadikan izin, jadi beranakpinak. Inilah pekerjaan besar yang kita hadapi,’’ jelasnya. (kmb32)
Sabtu, 9 September 2017
Soal Kampanye, Demokrat Tak Mau Nilai Jokowi Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menyerahkan kepada publik terkait tudingan curi start kampanye Presiden Joko Widodo. Penegasan Agus Hermanto menanggapi tudingan sejumlah pihak yang menganggap Presiden Jokowi melakukan curi start kampanye saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Relawan Pro Jokowi (Projo) beberapa waktu lalu. Ketika itu, Presiden Jokowi menegaskan larangan kepada menteri-menterinya di Kabinet Kerja berkampanye. Di sisi lain, Presiden Jokowi juga menyatakan menyerahkan urusan kampanye kepada relawan. ‘’Itu kami serahkan kepada masyarakat yang menilai,’’ kata Agus Hermanto di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/9) kemarin. Agus yang juga Wakil Ketua DPR-RI
Pengurusan Izin
05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karya Mamungkah, Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih (6) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Belajar Menggambar Menggambar Kupu-kupu 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Lejel Homeshopping 12.05 Dharma Wacana Dharma Kahuripan 12.30 Mulat Sarira Street Crime Semakin Marak 13.00 Solusi Alternatif
Jamu Tetes HaGe 14.05 Lejel Homeshopping 14.30 Yowana Magz Adinda Cahyani Virginia Putri 15.05 Paramater 15.30 Education On Bali TV 16.00 Berita dan Bincang Terkini 16.05 Lila Cita Suara Kanti Gianyar (1) 17.05 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Dalem Blambangan Jembrana 17.30 Gita Shanti Sekaa Santhi Pucuk Semara (1) 16.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Hiburan Rakyat 69 Tahun Bali Post ‘’Pelangi di Negeri Bhineka Kertharaharja’’ 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita : Calonarang Negarai Klungkung (1)
Sebelum Gugur, Guru Drona Banyak Bantai Ksatria Pandava
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Kedelapan)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
PAHLAWAN yang tak terkalahkan Pangeran Abhimanyu, walaupun masih seorang anakanak, kemampuannya luar biasa. Keterampilannya dalam ilmu perang, panah, gada, dll. nyaris setara dengan ayahnya, Arjuna, malah dengan pamannya, Keshava atau Baladeva. Oh tuan, pahlawan itu sangat sempurna dalam pertempuran. Setelah membuat sebuah penyembelihan besar-besaran terhadap para Kaurava, akhirnya Abhimanyu dikepung enam orang ksatria utama kereta Kaurava yakni Drona, Aswathaman, Duryodana, Karna, Kripa dan kemudian dikeroyok dengan tidak adil akibat tidak dapat menahan Arjuna itu sendiri. Abhimanyu setelah kehilangan keretanya tidak mau meninggalkan pertempuran. Melainkan, pahlawan putra Subhadra itu tetap dengan gagah berani menghadapi musuh-musuh yang mengeroyoknya mengingat kewajiban-kewajiban seorang ksatria. Akhirnya, oh raja, putra Duhshasana itu membantainya di medan pertempuran. Pembantaian keluarga Patachchatra, putra tampan dari Amvashtha, dikelilingi oleh sebuah kekuatan pasukan besar. Pihak Kaurava telah mengerahkan semua keberaniannya demi sekutu-sekutunya. Setelah membuat sebuah penyembelihan besar-besaran,
dia dilawan putra Duryodhana, Lakshmana, yang pemberani mengirimnya ke tempat tinggal Dewa Yama. Pemanah perkasa Vrihanta, yang sempurna dalam senjata-senjata dan tak terkalahkan juga telah dikirim ke tempat tinggalnya Dewa Yama oleh Duhshasana, setelah dirinya sendiri melawan dengan keberanian besar. Kedua raja itu, Manimat dan Dandadhara, yang tak terkalahkan dan telah mengerahkan keberaniannya untuk sekutusekutu mereka, telah dibantai Guru Drona. Ansumat, penguasa orangorang Bhoja, prajurit kereta perkasa itu, yang berada di depan kekuatan pasukannya sendiri, telah dikirim ke tempat tinggalnya Dewa Yama oleh Drona setelah dirinya sendiri berusaha menghadang putra Bharadwaja itu. Citrasena, penguasa daerah pantai, berikut putranya, oh Bharata, dengan paksa telah dikirim oleh Samudrasena ke tempat tinggalnya Yama. Penguasa lain dari sebuah negeri maritim, Nila, dan Vyaghradatta yang besar energinya, oh raja, telah dibantai Ashvatthaman. Citrayudha dan Citrayodhin, setelah membuat sebuah penyembelihan besar-besaran, keduanya telah dibantai oleh Vikarna setelah dirinya sendiri berusaha menunjukkan berbagai macam
gerakan siasat menggunakan keretanya. Kepala keluarga Kaikeya, yang setara Vrikodara itu sendiri dalam pertempuran dan dikepung oleh prajurit-prajurit Kaikeya, telah dibantai oleh orang-orang Kaikeya bersama saudara-saudaranya. Janamejaya dari negeri berbukit-bukit, yang dilengkapi keberanian besar dan sempurna menggunakan senjata gada, oh raja, telah dibantai putra paduka, Durmukha. Kedua orang utama yaitu Rochamana, seperti dua buah planet berkilauan. Mereka bersama-sama telah dikirim ke surga oleh Guru Drona, dengan panah-panahnya yang tajam. Banyak raja lainnya, oh baginda, yang dilengkapi keberanian besar, telah bertarung – untuk membela para Pandava - setelah mencapai prestasi-prestasi sulit, semuanya dari mereka telah pergi ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Purujit dan Kuntibhoja, dua paman dari pihak ibunda Savyasaci, telah dikirim Guru Drona dengan panah-panahnya ke daerah-daerah seperti itu yang dapat dicapai melalui kematian. Abhibhu, dari Kasi, di depan banyak para pengikutnya, telah diharuskan putra Vasudana menyerahkan nyawanya. Yudhamanyu, yang keberaniannya tak terukur, dan Uttamauja, yang besar energinya, setelah memban-
tai ratusan prajurit yang gagah perkasa itu, mereka sendiri telah dibantai orang-orang kita. Pangeran Panchala, Mitravarman, oh Bharata, kedua yang utama dari para pemanah itu telah dikirim ke tempat tinggalnya Dewa Yama oleh Guru Drona. Putra Shikhandi, Kshatradeva, yang utama dari prajurit-prajurit, yang memiliki keberanian besar itu, oh raja telah dibantai cucu paduka, Lakshmana, oh tuan! Kedua pahlawan, Sucitra dan Citravarman, yang adalah ayah dan anak dan dilengkapi kekuatan besar. Dia malangmelintang tanpa takut-takut saat pertempuran sengit itu telah dibantai Guru Drona. Vardhakshemi, oh baginda, yang seperti lautan penuh pada saat pasang, setelah senjata-senjatanya habis, akhirnya telah mendapatkan ke-
damaian tanpa gangguan. Yang utama dari para Suta, Senavindu, setelah menghabiskan banyak musuh-musuh akhirnya, oh raja, telah dibantai Balhika. Dhrishtaketu, oh baginda, yang utama dari para prajurit kereta di antara keluarga Chedi, setelah menyempurnakan prestasi-prestasi yang sangat sulit itu telah pergi ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Hal serupa, Satyadhriti yang gagah perkasa, yang dilengkapi keberanian besar, setelah membuat sebuah penyembelihan besar-besaran demi kepentingan para Pandava, telah dikirim ke tempat tinggalnya Yama. Penguasa Bumi itu Suketu, putra Shishupala, setelah membantai banyak musuh-musuh, akhirnya telah dibantai Guru Drona. (bersambung)
Sloka 14.18 Urdhvam gacchanti sattva-stha madhye tisthanti rajasah jaghanya-guna-vrtti-stha adho gacchanti tamasah Orang yang berada dalam sifat kebaikan berangsur-angsur naik sampai planet-planet yang lebih tinggi; orang yang berada dalam sifat nafsu hidup di planet-planet seperti bumi; orang yang berada dalam sifat kebodohan yang menjijikkan turun memasuki duniadunia neraka.
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Paing, 9 September 2017
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Anggis Devaki
Jaga Bali Lewat Lagu PANDE Putu Damae Anggis Devaki dipastikan akan tampil meramaikan pergelaran kolosal ‘‘Pelangi di Negeri Bhinneka Kertharaharja’’. Anggis – begitu dia akrab disapa – akan membawakan lagu “Bali Masikian”. Lagu ciptaaan I Komang Darmayuda, S.Sn., M.Si. ini merupakan curahan perasaannya sebagai krama Bali atas berbagai peristiwa yang terjadi di tanah Bali. Menurut Anggis, ‘‘Bali Masikian’’ merupakan lagu yang terinspirasi dari kisah nyata ini menyodorkan tantangan baginya untuk dapat menyanyikannya dengan baik. Sebelum lagu itu direkam, Anggis sangat rajin berkonsultasi dengan penciptanya, Komang Darmayuda. Anggis ingin lagu yang dibawakannya tak sekadar lewat, melainkan dapat mewakili keresahan sebagian besar orang Bali atas peristiwa demi peristiwa yang terjadi di Pulau Dewata ini. Kerja kerasnya
Anggis Devaki
Bali Post/ist
pun membuahkan hasil. Lagu ‘’Bali Masikian’’ sangat pas dinyanyikan dengan karakter vokal Anggis. Karenanya, dia mendapat kehormatan menyanyikan lagu tersebut pada puncak peringatan HUT ke69 Bali Post. “Sudah menjadi kewajiban saya mendukung setiap upaya nyata menjadi Bali ini aman dan tenteram. Seperti yang dilakukan Bali Post serangkaian peringatan hari ulang tahunnya,” ujar Anggis, belum lama ini.
Didampingi kedua orangtuanya I Wayan Gede Utama Manik Meranggi dan Kadek Yunita, Anggis menyadari betul jika apa yang sudah diraihnya saat ini tak terlepas dari dukungan kedua orangtuanya. Berawal dari album kompilasi ‘‘Bali Kumara Generasi Ke-2’’, Anggis menyanyikan lagu berjudul ‘’Bunga Sunar Raga’’. Lagu yang juga diciptakan Komang Darmayuda. Anggis merasa beruntung bertemu dengan Komang Darmayuda, yang lagu-lagunya mengangkat seni, adat, budaya maupun tradisi Bali menjadi lagu. Bisa jadi lagu-lagu seperti itu tak populer seperti lagu kebanyakan, namun Anggis secara pribadi sangat mendukung. “Jika Bali kacau, wisatawan mancanegara tidak akan datang ke Bali. Jika kondisinya sudah seperti itu, siapa lagi yang dirugikan. Dapat dipastikan orang Bali sendiri,” katanya mengingatkan. (kmb)
Kuda Lumping, Barong Jawa, dan Reog Siap Beraksi
MERANTAU tak berarti lupa dengan tanah kelahiran dan tradisi. Walaupun merantau, tradisi tetap dijaga. Hal inilah yang dilakukan para seniman dari luar Bali yang turut memeriahkan sendratari kolosal HUT ke-69 Bali Post. Komunitas Kesenian Ebeg Turangga Manunggal Laras Banyumasan, misalnya. “Kami perantauan yang ingin tetap menjaga kelestarian budaya leluhur. Melalui seni, rasa dan laku, kami merealisasikannya. Tiap Kliwon, kami punya ritual. Untuk keseniannya, kami punya kuda lumping dan barong Jawa,” ungkap Rajendra Cakra Puspa Buana, penanggung jawab komunitas warga Keresidenan Banyumas ini. Rajendra Cakra Puspa Buana menuturkan kebanggaan komunitasnya bisa tampil dalam pesta rakyat yang dikemas dalam pergelaran kolosal “Pelangi di Negeri Bhinneka Kertharaharja” ini. “Ini kebanggan bagi kami sekaligus penghargaan bagi kami. Semoga ke depan, kami bisa terus menjaga tradisi sembari bersinergi dengan masyarakat Bali,” ujarnya. Ia mengatakan, kuda lumping dan barong Jawa siap beraksi dan berkolaborasi. Paguyuban Sardulo Mbalelo yang juga berpartisipasi dalam pergelaran tak mau ketinggalan dalam mempersiapkan diri. Untuk masyarakat Bali yang ingin melihat tari Reog secara langsung, penampilan paguyuban yang satu ini jangan sampai terlewati. Paguyuban ini merupakan komunitas warga Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan Lumajang yang merantau ke Bali. Mereka merantau untuk bekerja, tanpa melupakan tradisi leluhurnya,
Bali Post/ist
REOG - Salah satu penampilan Paguyuban Reog Sardulo Mbalelo. terutama reog. “Kami mulai komunitas reog ini Januari 2017. Tiap minggu sekali kumpul untuk latihan bersama di sekretariat di Jalan Kusuma Bangsa, Denpasar. Sebelumnya, kami sudah pernah tampil di acara Nusantara Bangkit dan sosialisasi penanganan korban longsor,” ujar Imam Muarif yang dipercaya sebagai ketua reog dalam komunitas ini. Komunitas seni ini siap menampilkan penari yang berperan sebagai Pujangga Anom, Raja Lono Suandono dan Warok. “Kami sangat bangga bisa ikut dalam kolaborasi ini bersama seniman-seniman Bali. Ke depan, semoga kami bisa lebih memperat tali persaudaraan melalui kesenian,” ujar Suyitno, Ketua Paguyuban. (kmb)
Widi Widiana
Siap Tampil Maksimal
WIDI Widiana telah malang-melintang di belantika musik pop Bali. Banyak hits yang telah lahir dari suara emasnya. Salah satunya akan dinyanyikannya saat tampil di Pesta Rakyat HUT ke-69 Bali Post. Dalam pergelaran kolosal bertajuk “Pelangi di Negeri Bhinneka Kertharaharja” yang akan digelar di Panggung Terbuka Taman Budaya Bali, Sabtu (9/9) malam ini, Widi Widiana akan membawakan lagu ‘’Titah Hyang Widhi’’. “Lagu ini menceritakan bagaimana percintaan dua anak manusia yang tidak mendapatkan restu dari kedua orangtuanya. Keduanya merasa bingung kemudian memasrahkan diri sehingga menunggu perintah dari Sang Hyang Widi,” ujarnya
Widi Widiana
Bali Post/ist
ketika dihubungi, Kamis (7/9). Pria asal Legian ini mengaku lagu tersebut pas dibawakan untuk event kolosal nanti. “Nuansa lagu yang kental dengan hubungan Tuhan dan umatnya sangat cocok untuk acara ini,” imbuhnya. Widi Widiana menjelaskan, persiapan yang telah dilakukan menjelang manggung
Sabtu ini sudah maksimal. Mulai dari mempersiapkan kostum, olah vokal, hingga olahraga guna menjaga stamina tetap bugar. “Saya ingin tampil semaksimal mungkin dalam acara nanti,” ujarnya. Pelantun lagu “Formalin Sik Luh” tersebut juga mengaku sangat senang dapat berkolaborasi dalam sebuah pergelaran akbar. Terlebih lagi, konsep acaranya yang mengedepankan persatuan dalam kebinekaan membuat acara ini sangat sesuai dalam perkembangan kondisi bangsa kita dewasa ini. “Semakin maraknya konflik di negara kita seharusnya membuat kita introspeksi sebab keberagaman itu sesungguhnya adalah hal yang unik dan indah,” kata pria yang selalu tampil tanpa alas kaki di atas panggung ini. (gie)
Sekdut Junior
Merasa Sangat Tertantang
GRUP Bondres Sekdut Junior mengaku merasa sangat tertantang ketika dilibatkan mendukung pergelaran kolosal “Pelangi di Negeri Bhinneka Kertharaharja” serangkaian peringatan HUT ke-69 Bali Post di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali, Sabtu (9/9) malam ini. Apalagi, peran dan tanggung jawab yang diembannya pada pergelaran ini sangat vital dan sentral. Sejatinya, ketiga punggawa Sekdut Junior inilah yang berperan sebagai perangkai cerita yang akan memandu para penonton “menjelajahi” adegan demi adegan sehingga penonton bisa memahami alur cerita dalam pergelaran tersebut secara utuh. “Terus terang, pergelaran ini sangat menantang sekaligus pengalaman baru bagi Sekdut Junior. Kami dituntut mampu berimprovisasi
Personel Sekdut Junior
Bali Post/ist
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
di atas panggung sehingga pesan perdamaian dalam pergeleran ini mampu tersampaikan dengan baik kepada penonton,” kata Ketua Sekdut Junior Tilem Pastika, Jumat (8/9) kemarin. Pada pergelaran malam ini, Tilem Pastika yang dalam bondres dikenal sebagai Suklit akan menggandeng rekannya Sang Nyoman Adhi Santika (Omen) dan I Gusti Gede Dharma (Alex). Guna bisa tampil dengan prima di atas panggung, mereka sudah melakukan serangkaian latihan, baik bersama rekannya satu grup maupun latihan gabungan. “Kekompakan yang terjalin di antara sesama pendukung pergelaran ini membuat beban yang dipikul Sekdut Junior menjadi lebih ringan. Ini kolaborasi yang serius karena melibatkan begitu banyak pendukung,” katanya. Menurut Tilem Pastika, Grup Bondres Sekdut Junior tercetus pada 2016 merujuk pada kriteria bentuk sajian dari kategori bondres dalam kegiatan Bali Mandara Nawa Natya 2016. Dalam setiap penampilannya, Bondres Sekdut Junior berupaya mengemas fenomena dan isu-isu kekinian sehingga materi yang ditampilkan terasa dekat dengan penonton. “Kebetulan tema kebinekaan yang diangkat dalam pergelaran ini merupakan isu yang tengah booming di kalangan masyarakat Indonesia. Makanya, Sekdut Junior langsung merespons undangan Bali Post untuk bergabung dalam pergelaran kolosal ini,” tegasnya. (ian)
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Pesta Rakyat di Ardha Candra
Padukan Seni Tari, Musik, Komedi, dan Kostum Karnaval
SABTU (9/9) malam ini, penikmat seni di Bali berkesempatan menikmati persembahan seni kolosal yang penuh pukau. Sekitar 200 orang seniman Bali dan Nusantara sudah menyatakan kesiapannya menyemarakkan Pesta Rakyat HUT ke-69 Bali Post. Pergelaran kolosal bertajuk “Pelangi di Negeri Bhinneka Kertharaharja” ini akan ditampilkan di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali, tepat pukul 19.00 Wita malam ini. Berdurasi sekitar 2,5 jam, pergelaran ini memadukan antara keindahan gerak tari, musik dan komedi serta mengeksplorasi keindahan kostum karnaval. Di samping menampilkan karya-karya kreatif Pancer Langiit yang dikemas dalam gerak tari nan atraktif, Panggung Terbuka Ardha Candra juga akan disemarakkan dengan Kesenian Ebeg Turangga Manunggal Laras dan Banyumasan, Paguyuban Seni Reog Ponorogo Sardulo Mbalelo, Yayasan Eling Nusantara dan Sekaa Okokan Brahma Diva Kencana. Selain itu, juga tampil sejumlah penyanyi pop Bali dan band ternama seperti Ray Peni, Dek Ulik, Widi Widiana, Ayu Saraswati, Ayu Wiyastuti, Mirah Prayoga, Anggis Devaki, Puja HPI, dan Leeyonk Sinatra. Sementara dari “ranah” komedi akan tampil pelawak Cedil, Sekdut Junior, Gedebong
Goyang, dan Rare Kual. “Kolaborasi ini memang melibatkan ratusan seniman, baik seniman Bali maupun Nusantara. Kami sudah melewati serangkaian latihan dan geladi bersih untuk mematangkan kesiapan kami di atas panggung untuk menghibur penikmat seni di Bali,” kata Pimpinan Yayasan Pencer Langiit A.A. Agung Gde Rahma Putra yang juga bertin-
dak sebagai art director pada pergelaran malam ini. Menurut Agung Rahma Putra, ratusan seniman dari beragam bidang seni itu akan tampil sepanggung dengan kemasan dramatari kolosal. Sejumlah kostum karnaval khas Pancer Langiit juga ditampilkan ke atas panggung yang diperagakan oleh mantan finalis Jegeg Bagus Ba-
dung. “Tentunya, pergelaran dengan konsep kolaborasi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami selaku seniman. Apalagi, di sini kami juga bisa tampil sepanggung dengan senimanseniman dari suku, agama dalam latar belakang budaya yang berbeda-besa. Sebuah perbedaan yang indah dan bisa menyatukan kami di atas panggung yang tentunya akan berlanjut dengan persahabatan dan persaudaraan di luar panggung,” kata Agung Rahma Putra. (ian)
Bali Post/yud
LATIHAN - Kelompok Okokan BDK sedang berlatih untuk pelaksanaan sendratari kolosal serangkaian HUT Bali Post yang digelar Sabtu (9/9) malam ini di Ardha Candra, Taman Budaya Bali.