Skip to main content

Edisi 09 Oktober 2017 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

Diragukan Terjadi Perbaikan Ekonomi HARAPAN terjadi perbaikan peluang ekonomi di semua sektor di Bali hampir disuarakan banyak pihak pada triwulan III 2017. Pada triwulan ketiga 2017, banyak pihak optimistis Bali tetap bisa bertahan di tengah melambatnya pergerakan ekonomi nasional. Kini memasuki triwulan terakhir, harapan perbaikan ekonomi tetap disuarakan. Namun, harapan ini tampaknya akan berhadapan dengan berbagai tantangan serius yakni politik, stabilitas dan bencana. Mencermati hal ini Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait optimisme masyarakat Bali di tengah ancaman bencana terhadap potensi perbaikan ekonomi Bali di tiga bulan terakhir 2017. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berbagai kalangan, baik akademisi, pengusaha dan pelaku pariwisata juga diwawancarai terkait hal ini. Bahkan sejumlah masyarakat juga dimintai pendapatnya tentang peluang perbaikan ekonomi Bali. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, ternyata 66,44 persen responden mengaku mulai fesimis ada harapan perbaikan ekonomi pada tiga bulan terkahir 2017 ini. Responden mengatakan besar kemungkinan daya tahan mereka justru akan terkoreksi menjelang pergantian tahun nanti. Peningkatan suhu politik diyakini akan berkorelasi dengan stabilitas. Aliran investasi menjelang tiga bulan terakhir ini juga akan melambat mengingat pengusaha akan melihat pergerakan politik dan memasuki fase tutup buku. Selain itu, bagi Bali ancaman bencana sebagai dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung akan terasakan. Kunjungan ke Bali diprediksi akan menurun. Dampaknya daya tahan pelaku pariwisata juga akan terkoreksi. Jika ini terjadi maka pergerakan ekonomi Bali akan melambat mengingat pariwisata masih menjadi sektor penopang utama ekonomi Bali. Di lain pihak, ada 31,27 responden yang mengaku masih optimis jika ekonomi Bali masih memiliki harapan untuk tumbuh dan bertahan. Ini dikarenakan liburan akhir tahun akan menjadi salah satu penggerak ekonomi. Hal. 19 Ekonomi Bali

Yakinkah Anda, daya tahan perekonomian Bali pada triwulan terakhir 2017 ini ada harapan membaik? 66,44%

Rp

Rp Responden : 734

31,27%

Rp

2,29%

Rp

Yakin Tidak Tidak Yakin Tahu grafis: tomik cahya

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Ketua PT Manado Ditahan

Dua Koper Berkas Disita

Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000.

Jajak Pendapat

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Peduli Pengungsi Gunung Agung

SD Saraswati 6 Denpasar Rp 11.590.000 Ikatan Fisioterapi Bali Tengah Rp 3.500.000 SMK PGRI 1 Gianyar Rp 3.071.000 Ikatan Fisioterapi Bali Timur Rp 2.750.000 Ikatan Fisioterapi Bali Barat Rp 2.500.000 Holland America Line Rp 2.230.000 AA Ngurah Supartha Rp 200.000 Ida Bagus Ketut Widia Rp 150.000 I Made Muka Rp 100.000 Yayasan I Gusti Bagus Sugriwa 10 detergen, 10 sabun cuci piring, 10 shampoo, 5 sabun mandi, 11 kotak obat nyamuk, 14 liter minyak goreng, 12 minyak gosok, 36 dus air mineral, 125 kg beras, 5 kerat telur (MS VEENDAM) Crew of Holland America 100 kg beras, 2 dus makanan ringan, 2 dus sereal, 2 dus kopi, 4 kotak teh celup, 2 dus susu, 1 pak minyak, 2 lusin sabun, 10 kotak makanan bayi, 2 toples wafer Wanda Ponika, Jakarta 1 dus shampoo, 2 dus pasta gigi, 2 dus sabun mandi, 2 dus rinso, 3 dus pampers, 2 dus pembalut, 2 dus kopi, 25 pcs bedak bayi, 20 pcs tisu basah SD Saraswati 6 Denpasar 1 tas popok, 1 dus mie instan, 1 tas detergen, 1 tas makanan ringan dan susu Cahyadi Wanda, Jakarta 5 dus susu cair Wanda Mahardi , Jakarta 2 dus biskuit AA Ngurah Supartha Pakaian layak pakai Jumlah diterima kemarin Rp 26.091.000 Jumlah sebelumnya Rp 349.224.398 Jumlah seluruhnya Rp 375.315.398

20 HALAMAN

NOMOR 51 TAHUN KE 70

Jakarta (Bali Post) -

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Pengadilan Tinggi (PT) Manado, Sulawesi Utara, Minggu (8/10) kemarin. Penggeledahan yang melibatkan 25 orang itu menyita dua koper berkas terkait kasus penyuapan yang melibatkan anggota DPR Aditya Moha dan Ketua PT Manado Sudiwardono.

Bali Post/mud

ANTRE BAKSO - Ratusan pengungsi saat antre untuk mendapat bakso di sela-sela penyerahan bantuan pembaca Bali Post dan pemirsa Bali TV, Minggu (8/10) kemarin.

Sebelumnya KPK menahan Ketua Pengadilan Tinggi Manado Sulawesi Utara (PT Sulut) Sudiwardono dan anggota DPR dari Komisi XI Fraksi Partai Golkar Aditya Anugrah Moha di dua rumah tahanan (rutan) yang berbeda. ‘’Keduanya ditahan selama 20 hari pertama mulai hari ini. Tersangka AAM (Aditya Anugrah Moha) ditahan di Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK di gedung KPK, sedangkan SDW (Sudiwardono) di rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Minggu (8/10) dini hari. Saat keluar dari gedung KPK, Aditya mengaku bahwa ia hanya ingin

memperjuangkan ibunya, mantan Bupati Bolaang Mongondow Marlina Moha Siahaan. ‘’Saya berusaha semaksimal mungkin, niat saya baik tapi mungkin cara yang belum terlalu tepat. Saya berusaha maksimal demi nama seorang ibu,’’ kata Aditya sebelum masuk ke mobil tahanan. Sudiwarsono dan Aditya diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di hotel di daerah Pecenongan, Jakarta Pusat pada Jumat (6/10) malam dengan barang bukti sebesar 64 ribu dolar Singapura dari total commitment fee sebesar Rp 1 miliar dalam pecahan dolar Singapura. Hal. 19 Putusan Banding

Sudiwardono

Aditya Moha

Bakso Babi untuk Pengungsi Suasana di posko pengungsi di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Minggu (8/10) kemarin, benar-benar beda. Selain didatangkan tukang pangkas rambut, ada pula kuliner ala Bali yakni bakso babi. Keduanya dihadirkan di sela-sela penyerahan bantuan pembaca Bali Post dan pemirsa Bali TV. Sejak jasa pangkas rambut dibuka, pengungsi pun memadati satu tenda yang khusus disediakan untuk jasa cukur rambut nak Bali. Selain memberi jasa kepada pengungsi secara gratis, kegiatan ini diharapkan menginspirasi krama Bali untuk ikut bergiat di sektor cukur rambut sebagai peluang bisnis.

Gede Lela (15) asal Dusun Prasan, Ban, satu dari belasan orang yang sabar inkut antre. Ia yang asli Kubu, Karangasem ini menceritakan, sejak tinggal di penungsian belum sempat memikirkan untuk potong rambut. Lela yang sekarang bersekolah di SMP Satu Atap (Satap) Negeri 1 Tejakula ini mengaku berkali-kali ditegur oleh guru karena rambutnya sudah panjang. Hal. 19 Semakin Panjang

Bali Post/ant

Hamilton Dekati Juara Dunia

Lewis Hamilton

Bali Post/rtr

PEMBALAP Mercedes Lewis Hamilton menjuarai Formula 1 Grand Prix Jepang yang membuatnya semakin dekat menggenggam gelar juara dunia F1 2017. Hamilton kini kokoh di puncak klasemen dengan 306 poin berkat kemenangan keempat dari lima balapan terakhir. Dia pun unggul 59 angka dari Vettel di posisi kedua, sehingga dengan empat balapan tersisa, Hamilton kian dekat dengan gelar juara dunia 2017. Dalam balapan di Sirkuit Internasional Suzuka, Minggu (8/10) kemarin, Hamilton menjadi yang tercepat dalam 53 laps disusul dua pembalap Red Bull Racing Max Verstappen dan Daniel Ricciardo di posisi ketiga. Pembalap Formula (F1) tim Mercedes Lewis Hamilton menyatakan mimpinya untuk menjadi juara dunia F1 musim ini semakin dekat usai menang di GP Jepang. Vettel tidak bisa menyelesaikan balapan di Sirkuit Suzuka, karena kerusakan mesin. Ia harus menyelesaikan lomba saat memasuki lap 4. Dua pembalap Red Bull Racing berhasil finis di posisi dua dan tiga. Max Verstappen menempati peringkat kedua. Sedangkan Daniel Ricciardo berada di posisi ketiga. ‘’Tim melakukan pekerjaan fantastis. Verstappen mengendarai mobilnya dengan luar biasa, dan jujur itu tidak mudah bagi kami. Hari ini Red Bull seperti biasanya, melaju dengan cepat di balapan,’’ jelas pembalap berusia 32 tahun ini. ‘’Saya ingin menguncapkan terima kasih banyak kepada orang-orang yang saya berutang kepada mereka. Dukungan mereka benar-benar mengangkat tim kami,’’ kata Hamilton. (ant/rtr/afp)

Perempuan Kunci Perdamaian Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa kaum perempuan merupakan kunci perdamaian mulai dari lingkup kecil hingga besar. ‘’Memang perempuan dan ibu-ibu berperan penting, mereka bisa jadi kunci perdamaian baik skop kecil di keluarga, kemudian di wilayah kabupaten, dan lebih besar provinsi, negara dan global,’’ kata Presiden dalam sambutannya pada peringatan Hari Perdamaian Internasional, di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (8/10) kemarin. Presiden mengatakan perdamaian tidak bisa dipaksakan tetapi harus ditumbuhkembangkan dan para perempuan bisa berperan di dalamnya. Pada acara peringatan di Pesantren Annuqayah GulukGuluk yang dihadiri oleh Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid dan pemimpin UN Woman itu, Presiden juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara besar dengan 519 kabupaten/kota, 34 provinsi, 1.100 bahasa, dan beragam budaya. ‘’Saya ingatkan kembali karena negara kita

negara besar,’’ katanya. Kalau Singapura hanya punya empat suku, ia melanjutkan, Indonesia memiliki 714 suku. ‘’Indonesia punya 714 suku dan keragaman lainnya, Presiden Afghanistan mengingatkan supaya kita berhati-hati dengan apa yang terjadi di negara itu,’’ katanya. Ia menuturkan bahwa Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengingatkan agar Indonesia tidak berubah menjadi seperti negaranya, yang sudah memiliki 40 suku dan 25 tahun hidup dalam pertikaian dan perang. ‘’Suku yang bermacam-macam adalah anugerah Allah. Oleh karena itu kita jaga persaudaraan, ukhuwah Islamiah, ukhuwah watoniah dalam skop yang lebih besar,’’ katanya. Ia menambahkan, Desember nanti Presiden Afghanistan akan mengirim 40 utusan yang meliputi ulama dan tokoh masyarakat melihat cara Indonesia membangun persatuan. ‘’Inilah pentingnya perdamaian dalam skop yang besar dan global,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

KUNJUNGAN - Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid berjalan seusai melalukan kunjungan kerja di Pondok Pesantren An-Nuqoyah, Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur, Minggu (8/10) kemarin.


denpasar

2

Senin Paing, 9 Oktober 2017

figur

MEMANCING Sejumlah warga memancing di dekat pekerja yang sedang melakukan kegiatan penataan jogging track dan taman di tepian Tukad Badung.

Bali Post/asa

Banyak Berbuat

SETELAH menjabat selama satu setengah tahun sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri akhirnya dimutasi ke Kejaksaan Jawa Tengah. Serah terima jabatan akan dilakukan Senin (9/10) pagi ini, yang dilanjutkan dengan acara pisah sambut yang dihadiri Kajari lama dan baru pada malam harinya. Pengganti Erna Normawati Widodo Putri adalah Sila Halolongan yang sebelumnya menjabat sebagai Atase Kejaksaan KBRI Bangkok. Sedangkan Erna digeser untuk menduduki jabatan baru sebagai Asisten Pengawas di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Selama menjabat, mantan Aspidsus Kejati Bali itu sudah banyak berbuat, khususnya dalam penanganan perkara korupsi. Salah satunya adalah mengungkap kasus Perdin DPRD Denpasar hingga dibawa ke pengadilan walau banyak yang meyakini bahwa kasus tersebut tidak tuntas 100 persen. Pasalnya, mereka yang mengembalikan uang sebagai akibat kerugian negara tidak diproses. Kasus lainnya yang sedang dibidik dan sudah menetapkan tiga tersangka adalah kasus Tukad Mati di Badung. Satu orang sudah ditahan yakni I Wayan Seraman yang menjabat sebagai Kasi Pengairan. Sementara dua lainnya AA GD yang merupakan pejabat Dinas PUPR Badung serta rekanan St belum dilakukan penahanan. Sedangkan yang masih dalam proses atau sedang berjalan masih ada. Di antaranya, kasus pemindahan atau relokasi pasar ke eks Tiara Grosir. Selain penindakan, Erna Normawati juga melakukan pencegahan. Di antaranya, mengumpulkan seluruh kepala desa di Badung dan Denpasar. Mereka ditatar dalam pengelolaan dana desa sehingga kepala desa sebagai pengambil kebijakan tidak takut mengambil langkah dalam penggunaan dana desa. Sehingga diharapkan pembangunan di tingkat desa bisa berjalan dengan lancar dan pihak desa mampu menyejahterakan warganya. Selain mengumpulkan ratusan kepala desa, Erna Normawati juga kerap memberikan pembimbingan dan penyuluhan melalui TP4D. Sehingga, dalam penanganan proyek tidak terjadi penyimpangan yang berdampak pada kasus pidana korupsi. (asa)

Kanker Payudara, Penyebab Kematian Nomor Satu

Saat ini--- kanker payudara masih menjadi permasalahan utama di Indonesia, karena menjadi penyebab kematian nomor satu. Sebelumnya, pengidap kanker payudara biasanya perempuan berusia di atas 50 tahun atau setelah menopause. Namun saat ini pengidap kanker payudara sudah megarah ke perempuan yang berusia lebih muda, yaitu usia 20-35 tahun. ‘’Sebelumnya, perempuan penderita kanker payudara biasanya pada usia menjelang menopouse. Namun dari hasil survei yang sudah dilakukan, saat ini mulai ada pergerakan pasien kanker payudara ke arah usia 20-35 tahun. Bahkan banyak pasien kanker payudara sering terlambat dalam mendapatkan penanganan, karena pasien biasanya datang untuk memeriksakan diri setelah stadium lanjut,’’ kata Shanti Persada, salah satu pendiri Lovepink, saat ditemui di sela-sela kegiatan Indonesia Goes Pink (IGP) di Nusa Dua, Sabtu (7/10). Dari data WHO per 2017 ini, katanya, satu dari delapan perempuan di dunia terdiagnosis mengidap kanker payudara. Sedangkan untuk tahun 2030, diperkirakan satu dari tiga perempuan bisa terdiagnosis kanker payudara. Dengan melihat data dunia tersebut, pihaknya mulai bergerak membantu pemerintah untuk ikut menekan angka tersebut. ‘’Jangan sampai satu dari tiga perempuan di Indonesia terdiagnosis kanker payudara,’’ ujar Shanti Persada. Dari riset yang sudah dilakukan, kata Shanti Persada, di Indonesia dengan jumlah penduduk 250 juta hanya ada 140 ahli kanker. Bahkan para ahli kanker ini tidak tersebar di seluruh Indonesia. Untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat awam, pihaknya mulai tergerak untuk mengajak masyarakat menyebarkan kesadaran mengenai kanker payudara. Untuk itu, peran laki-laki dalam mendukung pentingnya kesehatan payudara, juga harus digalakkan yakni dengan cara mengingatkan istrinya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan payudara setiap bulan. Selain itu, juga mengingatkan anak perempuannya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. ‘’Kanker payudara tidak bisa dicegah, namun hanya bisa dideteksi dini,’’ tambahnya. (edi)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : KESULITAN BAHAN BAKU, PENGUSAHA TERPURUK Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

Ratusan Pengungsi Karangasem Pulang

Denpasar (Bali Post) –

Warga Karangasem yang sempat mengungsi ke Denpasar akibat status Gunung Agung yang berada di level IV (awas), beberapa orang di antaranya telah kembali ke kampung halamannya. Dari total 14.746 orang pengungsi di Kota Denpasar, sebanyak 236 orang kembali ke kampung halaman. Kepulangan warga Karangasem ini tidak terlepas dari kondisi desanya yang dinyatakan masuk dalam zona aman. Sejak imbauan mengungsi diberlakukan, Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah sigap untuk menyediakan beberapa titik posko umum maupun posko mandiri dari masyarakat di Kota Denpasar. Setelah beberapa hari mengungsi di beberapa titik, seperti di posko pengungsian

Jalan Danau Tempe, Jalan Gurita, Jalan Sutomo, Posko GOR Kompyang Sujana dan Posko Kelurahan Peguyangan, para pengungsi memilih pulang lantaran menganggap kondisi desa mereka sudah aman. Perhatian dan kepedulian Wali Kota Denpasar kepada para pengungsi sangat terli-

hat. Di sela-sela kesibukannya, Rai Mantra menyempatkan diri berkunjung ke poskoposko pengungsi dan memberikan motivasi kepada para pengungsi. Terkait dengan kepulangan para pengungsi, Pemkot Denpasar memfasilitasi warga yang ingin kembali ke desanya masing-masing.

Lelang Jabatan Eselon II Rampung Pelantikan Tunggu Hari Baik

Denpasar (Bali Post) – Lelang jabatan eselon II setingkat kepala dinas di lingkungan Pemkot Denpasar telah rampung. Semua persyaratan telah terpenuhi untuk dilanjutkan ke proses terakhir, yakni pelantikan. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah menyatakan proses lelang jabatan untuk pertama kalinya yang dilakukan Pemkot Denpasar telah berjalan sesuai peraturan perundang-undangan. Bukan hanya itu, Mendagri juga sudah memberikan lampu hijau untuk penetapan Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan, sehingga sembilan jabatan yang dilelang sudah bisa diisi. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ditemui di sela-sela kunjungan Menteri Perdagangan di Pasar Badung, Jumat (6/10) lalu mengungkapkan, pelantikan segera akan dilakukan. Namun, pihaknya masih mencari hari baik untuk proses tersebut. “Ya, masih mencari duasa (hari baik - red),” ujar Rai Mantra. Sebelumnya Ketua Pansel Lelang Jabatan AAN Rai Iswara mengatakan KASN telah merekomendasikan dan memilih satu nama dari tiga nama yang lolos di masing-masing posisi atau jabatan. Surat rekomendasi dari KASN tersebut tertanggal 7 Sep-

tember 2017, dua hari setelah pengumuman yang dilakukan Tim Pansel. Surat dengan No.B.2385/ KASN/9/2017 ditanda tangani Ketua KASN Sofian Efendi. Ditanya terkait nilai yang paling besar akan dipilih sebagai kepala dinas definitif, Sekda mengatakan tidak mesti. Pasalnya, penentuan tersebut menjadi kewenangan Wali Kota. Dari tiga nama itu, siapa pun bisa ditetapkan. “Tidak mesti nilai yang tinggi terpilih,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pansel menetapkan 27 nama yang lolos untuk memperebutkan sembilan kursi eselon II. Pada awalnya terdapat 54 pejabat yang mendaftar, namun setelah seleksi adminitrasi dua peserta gugur karena tidak memenuhi persyaratan administrasi. Setelah pemeriksaan administrasi, dilanjutkan dengan tes kompetensi yang diikuti oleh 52 pejabat. Dari 52 itu, kini menjadi 27 orang untuk bersaing menempati posisi di eselon II. Berdasarkan berita acara penentuan hasil seleksi nomor 800/033-PANSEL/2017, nama yang lolos di antaranya untuk posisi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Made Toya, I Wayan Sudiana dan I Wayan Budha. Sedangkan untuk jabatan Sekwan yakni I Gusti Ngurah Mandala Putra,

I Putu Gede Dharma Wiyasa dan Desak Nyoman Widiasih. Sedangkan untuk posisi Kepala Dinas Kebudayaan nama yang lolos yakni I Gusti Ngurah Bagus Mataram, I Gusti Agung Sri Wetrawati dan Made Merta. Selanjutnya, untuk jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang lolos seleksi antara lain I Made Maja Winaya, Dewa Gede Juli Artabrata dan I Nyoman Artayasa. Untuk jabatan Kepala Dinas Pariwisata, yakni Maria Antonia Dezire Mulyani, Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari dan I Made Widiyasa. Untuk posisi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, yakni I Made Pasek Mandira, I Komang Adi Wirawan dan I Made Raka. Posisi Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian yang lolos tiga besar A.A. Ngurah Bagus Airawata, I Made Saryawan dan Ida Bagus Gde Agung Sutha. Selanjutnya, untuk jabatan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tiga pejabat yang lolos yakni Ida Bagus Joni Ariwibawa, Ida Bagus Gede Ekaputra dan A.A. Ngurah Made Wijaya. Untuk jabatan Kepala Satpol PP, tiga yang lolos di antaranya I Dewa Gede Anom Sayoga, I Dewa Made Puspawan dan I Ketut Gede Gunawan. (kmb12)

Kepulangan itu lantaran desa mereka dinyatakan masuk zona aman, serta dibukanya fasilitas publik di beberapa tempat di Karangasem. “Mereka pulang karena desanya masuk zona aman dan fasilitas di sana sudah buka. Kami di sini atas instruksi pimpinan dan Bapak Wali Kota untuk memfasilitasi para warga yang hendak kembali ke desanya,” ungkap Sudarita yang merupakan Ketua Koordinator Posko Induk Kota Denpasar, Sabtu (7/10) lalu. Sementara salah satu pengungsi, Ketut Agus yang juga

memilih kembali ke desanya mengungkapkan bahwa kepulangan para pengungsi adalah kemauan sendiri. Selama mengungsi di Denpasar, mereka mengaku sangat nyaman. “Posko di sini bagus. Tapi saya memilih balik karena wilayah di tempat saya sudah dinyatakan aman dan fasilitas di sana juga sudah buka”, ujarnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Pencuri Pasarkan Barang Curian di Medsos Denpasar (Bali Post)Kemajuan teknologi ternyata dimanfaatkan juga oleh pencuri untuk memasarkan barang hasil curiannya. Seperti pencuri spesialis pembobol plafon berinisial ES (29) yang ditangkap di areal pameran di Jalan Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), Sabtu (7/10) lalu. Aksinya tercium petugas setelah pelaku memasarkan barang curiannya di media sosial (medsos). Menurut sumber di Polresta Denpasar, Minggu (8/10) kemarin, kasus pencurian tersebut terjadi pada Sabtu (26/9) lalu. Korbannya Imelda Kusumaningrum (36), beralamat di Jalan Gunung Karang II Gang 1, Denpasar Barat (Denbar). Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Denbar. Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Selain menggali informasi dari saksi-saksi di sekitar TKP, petugas juga memantau jual beli barang lewat online. Ternyata upaya petugas tersebut membuahkan hasil, karena pelaku memasarkan barang curian di rumah korban lewat online. Selanjutnya, petugas menyamar menjadi pembeli dan tempat transaksinya disepakati di areal pameran di Jalan Sesetan, Densel, Sabtu pukul 15.15 Wita. Setelah transaksi, pelaku asal Banyuwangi, Jawa Timur ini langsung ditangkap. “Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya,” tegas sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Setelah itu, pelaku yang berkerja sebagai buruh proyek ini dibawa ke tempat tinggalnya, yaitu Perumahan Komplek Polri di Jalan Tegal Wangi, Denpasar. Terkait kasus itu, polisi menyita barang bukti satu kamera digital, satu HP, satu jam tangan, satu kotak berisi perhiasan dan parfum. Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kerugiannya sekitar Rp 100 juta. Besok (Senin - red) kami rilis kasus ini,” tegasnya. (kmb36)

Warga KRB Gunung Agung Nyaman di Denpasar

Rai Mantra Lakukan Pendekatan ”Sister City”, Sinergitas Seluruh Jajaran

PERKEMBANGAN status Gunung Agung yang berada di level IV (awas) dan belum menunjukkan tanda-tanda akan erupsi, membuat warga Karangasem yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung masih menetap di posko-posko mandiri maupun posko umum di Kota Denpasar. Keberadaan warga KRB terus mendapatkan pemantauan dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara bersama seluruh jajarannya. Pendekatan program Sister City dilakukan Rai Mantra dengan sinergitas seluruh jajaran Pemkot Denpasar, dari lingkungan banjar, desa, kecamatan hingga pergerakan komunitas yang ada. Dari konsep Sister City atau hubungan budaya dan kontak sosial penduduk yang dicetuskan sejak KRB Gunung Agung dibingkai kembali Rai Mantra dengan menyerukan konsep Tat Twam Asi. Tidak hanya pada pelayanan kesehatan hingga penyaluran logistik, namun juga lengkap pemberdayaan menjadi peran penting Rai Mantra dalam memberikan kenyamanan warga selama di tempat pengungsian. Seperti pergerakan warga lingkungan Banjar Medura, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan yang membangun posko mandiri ditinjau langsung Wali Kota Rai Mantra di tengah kesibukan kegiatan pemerintahan, Minggu (8/10) kemarin. Keberadaan 140 jiwa warga KRB Gunung Agung di posko mandiri Balai Banjar Medura ini mengaku merasa nyaman.

“Senang dan nyaman tinggal sementara di sini sama ibu dan bapak serta dapat juga melanjutkan sekolah,’’ ujar Trisna, anak warga Karangasen asal Desa Buyan, Rendang, Karangasem. Ia yang saat ini melanjutkan sekolah sementara di SDN 3 Sanur, senang mengikuti kegiatan sekolah di sana dan merasa nyaman bersama teman-teman sebayanya. Gusti Putu Widjera asal Desa Buyan juga mengaku nyaman berada sementara di posko mandiri Banjar Madura. “Nyaman dan senang saya tinggal di sini, fasilitas lengkap, konsumsinya bagus, namun kecemasan masih ada karena harus meninggalkan kampung halaman dengan kondisi Gunung Agung yang masih berstatus awas,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rai Mantra terus mengingatkan warga KRB untuk selalu menjaga kesehatan serta dapat terus melakukan koordinasi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di desa tempat tinggalnya. ‘’Jika ada masyarakat di posko pengungsian Denpasar yang mengalami gangguan kesehatan, agar segera melapor ke Puskesmas setempat, serta menyimpan nomor kegawatdaruratan di Kota Denpasar 112,” ujar Rai Mantra. Di samping itu, langkah pemberdayaan tetap dilakukan kepada warga KRB sehingga diharapkan dapat mengurangi kejenuhan di tempat tinggal sementara. Seperti membuat ceper bagi ibu-ibu dan berbagai keahlian lainnya yang nantinya akan dilakukan koordinasi

bersama jajaran Pemkot. “Sekarang kita bersama memberikan kenyamanan kepada seluruh warga KRB di Denpasar, juga diharapkan warga tetap melakukan pemantauan bersama terhadap aktivitas Gunung Agung,”’ ujarnya sembari menyampaikan terima kasih kepada warga Denpasar dalam meningkatkan rasa kemanusian, serta rasa menyama braya

terkait dengan KRB Gunung Agung. Dari sebuah penanganan bencanan Gunung Agung ini juga diakui dunia. Seperti yang sempat disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, bahwa penanganan bencana Gunung Agung sangat luar biasa mencuri perhatian dunia internasional serta diakui penanganan cukup baik. (ad516)

MENINJAU - Wali Kota Rai Mantra saat meninjau posko mandiri di Banjar Medura, Sanur, Minggu (8/10) kemarin.


BADUNG

Senin Paing, 9 Oktober 2017

3

SOSOK Sikapi dengan Bijak ISU yang mengaitkan agama sebagai sumber perbedaan masyarakat Indonesia diharapkan tidak memancing emosi masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia juga harus menyikapinya dengan bijak dan tidak terpancing untuk ikut terlibat dengan perdebatanperdebatan agama siapa yang paling benar. Pada semboyan bangsa Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika telah menjelaskan bahwa perbedaan yang ada di Indonesia baik agama, suku, ras, tetap menguatkan persatuan Indonesia. Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. berharap masyarakat Indonesia khususnya agama Hindu tidak menanggapinya secara emosional, karena hal itu merupakan trik sekelompok orang yang ingin memecah belah Indonesia. “Kalau kita tanggapi itu secara emosional, maka akan terjadi sesuatu yang sangat merugikan,” katanya mengingatkan. Lebih lanjut, ia mengingatkan agar masyarakat Bali tidak terpancing emosi dan tergerak memberikan penjelasan kepada mereka, bahwa kata-kata itu tidak benar dengan memberikan bukti-bukti. “Kita tidak boleh emosional. Jangan ikut-ikutan teriak ganyang-ganyang. Itu dampaknya pasti tidak bagus, kehancuranlah yang akan kita hadapi nantinya,” tegasnya. Ia mencontohkan kasus yang terjadi di Suriah dan Afghanistan, menurutnya, diawali karena sikap emosional. Perang saudara yang tidak akan pernah berakhir dan menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat. “Kita tidak ingin seperti itu. Jadi, isu-isu yang berkembang saat ini harus kita respons secara bijak dengan mempergunakan akal sehat,” tegasnya. (may)

Bali Post/eka

LAHAN - Memasuki musim tanam, para petani mempersiapkan lahannya untuk ditanami padi. Seperti yang dilakukan oleh seorang petani di Sempidi, Badung yang mengecek distribusi air ke lahan sawahnya.

Terkait Standardisasi Harga Kamar

Disparda Kumpulkan 200 Pengusaha Hotel

Mangupura (Bali Post) -

Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Badung mulai menindaklanjuti wacana PHRI Badung terkait rencana standardisasi harga kamar hotel. Bahkan Disparda sudah mengumpulkan sebanyak 200 pengusaha hotel dan restoran, September lalu. Kadisparda Badung Made Badra menegaskan hal itu, belum lama ini.

Bali Post/win

PUNCAK - Pelepasan balon ke udara pada puncak acara Gema Perdamaian XV 2017, Sabtu (7/10) malam.

Puncak Acara Gema Perdamaian XV 2017

Memohon Kedamaian Alam Semesta

PUNCAK acara Gema Perdamaian XV 2017 ditandai dengan penyalaan obor yang dimulai oleh Gubernur Bali dilanjutkan oleh utusan dari Kemendagri, anggota DPDRI Arya Wedakarna, Ketua FKUB Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet dan tujuh tokoh Bali di pelataran timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Sabtu (7/10) malam. Sebelumnya dilakukan pelepasan sepuluh set balon ke udara dan penyalaan kembang api yang diiringi lagu ‘‘Kebyar-kebyar’’. Kemudian dilanjutkan dengan doa untuk mohon kedamaian alam semesta yang dipimpin oleh Ketua FKUB Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet dan seluruh tokoh dari masing-masing agama dan aliran kepercayaan. Suasana semakin hening dan khidmat ketika pembacaan Puisi Damai dengan luar biasa oleh Jero Jemiwi yang mampu membuat seluruh hadirin tertegun kagum. Meskipun hujan gerimis mengiringi pembacaan puisi tersebut, namun puncak acara Gema Perdamaian XV 2017 berjalan lancar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan untuk meraih suasana kedamaian, maka beberapa penyakit dalam diri manusia harus dihilangkan, yakni amarah, iri, dengki, sombong dan serakah atau yang disingkat dengan AIDSS. Orang nomor satu di Bali ini mengajak seluruh masyarakat untuk mengikis penyakit-penyakit tersebut, sehingga bisa meraih hidup damai. Sementara itu, Ketua Organizing Committee Gema Perdamaian XV 2017 I Wayan Muliana Guntur melaporkan Gema Perdamaian XV 2017 ini bisa berlangsung berkat kerja keras seluruh anggota panitia dan sumbangan dari berbagai pihak. “Partisipasi masyarakat secara tulus ikhlas merupakan hal yang sangat penting, sehingga acara yang telah dimulai sejak 1 Agustus lalu bisa berjalan sampai puncak acara sore ini,” ujarnya. Semakin malam acara semakin meriah dengan penampilan lawak Bali Sekdut, Ayu Laksmi, Ayu Saraswati dan Gus Teja. Pada kesempatan tersebut, Panitia Gema Perdamaian XV 2017 juga mengumumkan para pemenang beberapa lomba yang telah diselenggarakan sejak 1 Agustus lalu, yakni lomba film pendek, lomba desain grafis dan beberapa jenis lomba lainnya. (win)

Menurut Badra, kebijakan itu dilakukan sesuai dengan mandat dari peraturan menteri (permen) agar ada standardisasi pelayanan, termasuk standardisasi harga. Ditegaskan, standardisasi yang dimaksudkan tersebut di-

lakukan dengan sertifikasi usaha hotel dan restoran terhadap rating usaha terkait. “Kami juga sudah melakukan pembicaraan dengan pihak industri,” katanya. Badra menambahkan, setelah nantinya dilakukan

audit, maka pihak hotel sendiri akan diberikan rating sesuai penilaian. Kalau hal itu tidak dilakukan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap izinnya. “Nantinya akan jelas, hotel jenis apa kemudian kisaran harganya berapa dan pelayanannya

seperti apa,” paparnya. Menurut Badra, upaya tersebut untuk mencegah adanya perang tarif hotel yang tidak sehat. Jangan sampai ada kelas hotel bintang satu, namun memberikan pelayanan hotel bintang tiga, sehingga akan merusak harga pasaran dan pariwisata itu sendiri. Untuk memfasilitasi sertifikasi tersebut, pihaknya menyediakan lima konsultan auditor lokal terkait Standar Layanan Umum (SLU). “Mer-

ekalah yang akan membantu industri untuk melakukan sertifikasi,” katanya. Badra menambahkan, pihaknya menargetkan 200 perusahaan yang sudah dibina bisa tersertifikasi pada tahun ini. Dikatakan, standardisasi tersebut hanya untuk hotel dan restoran berbintang. Sementara untuk kelas hotel melati, pihaknya mengaku sedang merancang tata kelolanya dengan menyusun buku pedoman terlebih dahulu. (kmb23)

Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Rp 5,9 Miliar di Desa Adat Mengwitani dan Beringkit BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 5,9 miliar untuk Desa Adat Mengwitani dan Desa Adat Beringkit. Penyerahan dana tersebut dilakukan saat menghadiri upacara panganyaran, karya ngenteg linggih di Pura Merajapati Dukuh Gong, Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Jumat (6/10) lalu. Kehadiran Bupati didampingi anggota DPRD Badung Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Muspika Kecamatan Mengwi, Wakil Ketua DPC PDI-P Badung I Bagus Alit Sucipta, Perbekel Mengwitani Putu Sumardika, Bendesa Adat Mengwitani dan Beringkit serta tokoh masyarakat. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sangat mengapresiasi krama Desa Adat Mengwitani yang telah melaksanakan pembangunan Pura Merajepati, termasuk wantilan sekaligus melaksanakan karya. Menurut Bupati Giri Prasta, krama Desa Adat Mengwitani dan Desa Adat Beringkit telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Badung. Dikatakan, simpul pembangunan di Badung adalah mulai dari masyarakat banjar. Untuk itu, Bupati Giri Prasta mengaku siap mendukung dan bertanggung jawab atas pembangunan di banjar maupun di Desa Mengwitani dan Beringkit, sehingga ke depan

desa-desa di Badung menjadi desa berdikari dan mandiri yaitu desa yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. “Kami Pemkab Badung komit melaksanakan percepatan pembangunan di desa, karena simpul pembangunan ada di desa,” tegasnya. Bendesa Adat Mengwitani Putu Wendra mengatakan, pangempon Pura Merajapati Mengwitani terdiri dari delapan banjar adat dengan jumlah 630 KK. Pihaknya telah melaksanakan pembangunan pura dari Januari 2016 - Juli 2017 dengan menghabiskan dana fisik Rp 1,150 miliar dan dana upacara Rp 800 juta. “Kami telah melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Mapedudusan Alit, Caru Balik Sumpah yang puncaknya pada Purnama Kapat, Kamis (5/10) lalu,” terangnya. Atas nama krama desa adat, Putu Wendra juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung dan anggota DPRD Badung Nyoman Satria yang telah membantu dana hibah Rp 5,9 miliar untuk pembangunan di Desa Adat Mengwitani dan Beringkit. Adapun tujuan dana ini akan dipakai Rp 2 miliar untuk pembangunan Pura Penataran Mengwitani, Rp 1,810 miliar untuk pembangunan Banjar Menak Beringkit, Rp 1,60 miliar untuk pembangunan Banjar Pengadangan Beringkit, Rp 400 juta untuk upacara Karya Ngenteg

Linggih Mapedudusan Alit Caru Balik Sumpah dan Rp 30 juta untuk pesantian Desa Adat Mengwitani. Ditambahkan, program PPNSB Pemkab Badung sudah sangat dirasakan masyarakat Mengwitani dan Beringkit. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya bantuan yang telah diterima, seperti bantuan mobil pecalang, dana aci serta dana pembangunan yang sekaligus dapat meringankan beban masyarakat. “Kami atas nama krama sangat berterima kasih atas

bantuan Bupati dan DPRD Badung di Desa Mengwitani. Sejak Bapak Nyoman Giri Prasta menjadi bupati, kami di Desa Mengwitani sudah banyak dibantu yang jumlahnya telah mencapai Rp 10 miliar. Tentunya kami harapkan Bupati Badung terus memberikan tuntunan serta bantuan untuk kelanjutan pembangunan di Desa Mengwitani. Kami bersama masyarakat akan selalu siap mendukung program Bupati dan Pemkab Badung,” terangnya. (ad515)

MENYERAHKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 5,90 miliar untuk Desa Adat Mengwitani dan Desa Adat Beringkit pada upacara penganyaran, karya ngenteg linggih di Pura Merajapati Dukuh Gong, Desa Adat Mengwitani, Jumat (6/10) lalu.


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Sport Day GMIS Berlangsung Meriah Dukung Siswa Mencapai Impian

BUKA DIKLAT - Rektor Unwar Dewa Putu Widjana membuka Diklat Asta Bratha didampingi Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali dan jajarannya.

PMHD Gelar Diklat Asta Bratha

Bentuk Potensi Mahasiswa Berwawasan Hindu dan Berjiwa Kepemimpinan

PASEMETONAN Mahasisya Hindu Dharma (PMHD) menyelenggarakan Diklat Asta Bratha XII, Sabtu (7/10) lalu. Diklat bertemakan ‘’Menerapkan Ajaran Tri Hita Karana Berlandaskan Sapta Bayu Spirit Sri Kesari Warmadewa’’. Kegiatan ini bertujuan membentuk potensi mahasiswa yang berwawasan Hindu dan berjiwa kepemimpinan. Ketua Umum PMHD Unwar I Kadek Dwi Mahendra Putra mengatakan, diklat dilaksanakan empat kali. Pada 6 Oktober telah diselenggarakan talkshow kilas balik PMHD. Hari ini Diklat Asta Bratha diisi pemaparan Spirit Sapta Bayu Warmadewa oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. Setelah pemaparan, pengurus PMHD memberikan pelatihan program kreativitas mahasiswa menjawab tantangan dari rektor yang harus menelurkan program kreativitas mahasiswa. Pembina PMHD Dr. Ir. I Gusti Bagus Udayana, M.Si. menyatakan, kegiatan diklat Asta Bratha untuk memberikan mahasiswa pemahaman tentang Asta Bratha. Perkembangan PMHD dari tahun ke tahun menunjukkan jati dirinya. Oleh karena itu, Pasemetonan Hindu tidak hanya menyangkut hal-hal yang

tradisional tetapi juga menyikapi perkembangan zaman. Rektor Unwar Prof. Dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. sangat mendukung kegiatan ini. Tidak hanya dukungan moral tetapi juga sokongan dana. Pihaknya pun ikut memberikan masukanmasukan pada saat mengajukan proposal. ‘’Setiap kegiatan, mahasiswa saya suruh presentasi dulu,’’ ungkapnya. Begitu pula saat kegiatan selesai, supaya cepat menyelesaikan laporan agar bisa dijadikan evaluasi dan monitoring. Karena nantinya laporan ini dapat dimanfaatkan adik-adik kelasnya. Dengan menekankan pada pembuatan proposal, diharapkan mahasiswa mempunyai kemampuan membuat suatu usulan nantinya. Mahasiswa adalah calon scientist sehingga semua proposal harus dibuat berdasarkan science. Pengembangan proposal harus konsisten agar dana yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat. Ia berharap banyak dari kegiatan ini karena jika Asta Bratha diterapkan, semua problem kepemimpinan bisa diatasi. Menurut Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurthi, M.Si., pihaknya juga selalu memberikan

apresiasi kepada kegiatan mahasiswa. ‘’Kami komitmen membangun atmosfer akademik di universitas ini. Salah satu faktor pendukung dari geliat atmosfer akademik adalah aktivitas dan kreativitas mahasiswa,’’ ucapnya. Oleh karena itu, pihaknya selalu memberikan dukungan kepada semua kegiatan mahasiswa. ‘’Saya bangga marching band kami juara internasional dan Perisai Diri juara umum perguruan tinggi se-Indonesia. Saya juga menunggu prestasi lain. Basket juga sudah masuk final. Itu bukti perhatian kami. Kami memberikan ruang yang terbuka bagi setiap mahasiswa, tidak hanya di bidang akademik tapi juga di bidang seni dan olahraga. Itulah sebenarnya atmosfer akademik kemahasiswaan kami,’’ bebernya. Diklat ini adalah upaya mempersiapkan jiwa kepemimpinan mahasiswa. ‘’Karena saya yakin, masa lalu itu adalah kenangan, masa kini adalah kenyataan dan masa depan adalah harapan,’’ ujarnya. Mahasiswa adalah pemimpin masa depan. Oleh karena itu, harus diberikan harapan agar bisa menyongsong masa depan. Latihan kepemimpinan ini merupakan upaya untuk membangun mental mereka. (ad0521)

BERBAGAI program rutin tahunan diselenggarakan Gandhi Memorial International School (GMIS) Bali, di antaranya Sport Day. Tahun ini Sport Day yang dilangsungkan di GOR Ngurah Rai, Jalan Melati, Denpasar Timur, Jumat (6/10) lalu, berjalan meriah. Dalam lomba tersebut, siswa mengikuti berbagai lomba, yaitu 100 meter sprint, 100 meter skipping, 200 meter dash, 400 meter dash, 4 x 100 meter relay dan 800 meter open. Guru-guru dan orangtua murid juga mengikuti perlombaan. Principal GMIS Jaba Biswas mengatakan, kegiatan tersebut khusus menggelar lomba cabang olahraga atletik dan fun race. Pesertanya siswa grade 1 sampai 12. Selain siswa, guru, karyawan dan orangtua murid sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Sesuai dengan tema sport day tahun ini ‘’I Have a Dream 2017’’, diharapkan siswa memiliki impian dan berusaha keras untuk mencapainya. Perwakilan OSIS Ni Kadek Natasha Lilian Ari Rudana didampingi Tristan Matteo Tigordo Tore mengatakan sangat mengapresiasi digelarnya program tersebut. Selain agar siswa mau dan berlatih olahraga, juga sebagai ajang kumpul seluruh siswa GMIS. ‘’Melatih kerja sama dan sekalian menjaga kesehatan. Saya senang sekolah di sini karena bagus,’’ ungkapnya seraya berharap ke depannya bisa lebih baik lagi dan semakin sering diadakan kegiatan semacam ini. Perwakilan siswa, Yorick Ariesta Wijaya dan Kadek Ananta Wijaya Swadharma, mengungkapkan perasaan sangat senangnya karena semua murid berpartisipasi dan antusias mengikuti kegiatan. ‘’Ramai sekali. Ini lebih baik daripada tahun lalu. Tahun ini murid junior lebih banyak berpartispasi. Yang senior juga banyak (terlibat),’’ tegas Yorick. Ia berharap tahun depan partisipasi siswa dan orangtua lebih meningkat, lebih seru dan semakin meriah. Ananta mengatakan semua murid dilibatkan dalam lomba. Melalui kegiatan itu, siswa menjadi sehat dan kuat. ‘’Sekarang semua lomba ada

kampus termasuk Unmas. Ditekankannya, sistem baru ini harus diisi konten tentang Unmas yang terbarukan. Oleh karena terkoneksi ke PD Dikti, sangat berpengaruh pada penilaian posisi Unmas di tingkat nasional. Diharapkan dengan sistem ini ranking Unmas tahun depan berubah dari posisi 97 terbaik nasional ke posisi yang lebih kecil. Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan serta Perencanaan Sistem Informasi (BAAKPSI) Unmas Ida Bagus Suryatmaja, S.T., M.T. didampingi Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) Ni Wayan Eka Mitariani, S.E., M.M. menjelaskan, dulu Unmas sudah memiliki sistem SIAK, namun masih parsial. Kini, semua komponen diberi rumah tersendiri, makanya disebut sistem terintegrasi dari tingkat prodi hingga universitas. Data ini menyangkut data kepegawaian, mahasiswa dan lain-lain. Di sistem ini disiapkan delapan portal antara lain menyangkut dosen, mahasiswa, alumni, SPMI, LPPM, penerimaan mahasiswa baru, perpustakaan, keuangan dan orangtua. Dengan sistem ini, civitas akademika Unmas dan masyarakat bisa mengisi dan memantau Unmas. Contoh

sederhananya, mahasiswa tak perlu antre membayar biaya kuliah di pos bank di Unmas, karena bisa dilakukan online dan ATM. Mahasiswa pun bisa dilayani KRS dan konsultasi pembimbing akademik lewat sistem ini. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) juga memiliki barcode, semua dosen mempunyai home tersendiri seperti mengajukan penilaian dan dokumentasi. Bahkan, dosen bisa mengabsen mahasiswanya lewat sistem baru ini. Menurut Ida Bagus Suryatmaja, untuk menjalankan sistem ini, dosen dan mahasiswa sudah dilatih untuk mengisi dan menerapkannya. Produk ini kerja sama Unmas dengan PT Edu Sinergi Informatika, Bandung. Bahkan, kini Unmas Denpasar sudah memiliki SDM khusus untuk menjalankan sistem baru secara mandiri. Ucu Komarudin dari Edu Sinergi Informatika menambahkan, sistem ini sudah disiapkan berbagai fitur sesuai keperluan dan paradigma terbaru, sehingga sangat efisien. Dengan portal SPMI memungkinkan membuat manajemen dokumen dalam sistem untuk akreditasi. Ke depan portal ini bisa diakes di smartphone. (ad520)

pesertanya. Jadi, bisa memotivasi murid untuk berprestasi bidang olahraga. Saya berharap sekolah kami bisa lebih maju dan lebih baik daripada sekolah lainnya,’’ ujarnya. (ad1599)

Senator RI Ikut Lepas Marching Band Unud ke Banten

Arya Wedakarna Prihatin Energi Mahasiswa Habis untuk Penggalian Dana

Unmas Denpasar Kini Miliki SIAKT Tercanggih

REKTOR Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar Dr. Drs. I Ketut Sukamerta, M.Pd. terus berinovasi dalam memberi pelayanan berkualitas guna menghasilkan output bermutu. Kini, Unmas memiliki sistem pelayanan administrasi tercanggih dewasa ini yang disebut Sistem Informasi Adimistrasi Kampus Terintegrasi (SIAKT). SIAKT Unmas Denpasar dilaunching Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. bersama Wakil Rektor Prof. I G.N. Alit Wiswasta, M.P., WR II Drs. I Wayan Suandhi, M.Pd., WR III Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. dan WR IV Dr. Ir. I Ketut Arnawa, M.P., Sabtu (7/10) lalu. Rektor Unmas Made Sukamerta mengungkapkan rasa bangganya karena sistem ini sudah lama dirancang dan bisa diterapkan. Ke depan sistem ini akan terus dikembangkan guna memberi kemudahan dan kecepatan pelayanan. Sistem yang mahal dengan teknologi canggih ini akan bernilai manfaat jika semua komponen civitas akademika terus melakukan pembaruan data. Sebab, sistem tercanggih yang terkoneksi dengan PD Dikti dan boring BAN-PT ini baru diterapkan di Bali oleh dua

PEMENANG - Principal GMIS Jaba Biswas (kiri) usai menyematkan medali kepada pemenang lomba.

DI GOR - Senator RI Dr. Arya Wedakarna (tengah) bersama Wakil Rektor III Unud dan pejabat terkait di GOR Ngurah Rai, Denpasar. SATU PR besar yang belum diselesaikan bangsa ini termasuk di Bali adalah manajemen organisasi anak– anak bangsa yang seharusnya fokus menghadapi kompetisi global, akhirnya terpecah akibat habisnya energi anak muda dalam hal klasik pendanaan kegiatan. Ini terjadi baik di tingkatan ormas, sekaa teruna, karang taruna, LSM maupun unit-unit kegiatan mahasiswa di sejumlah kampus di Bali. Tidak adanya sistem yang mengayomi organisasi anak muda akhirnya mengakibatkan munculnya fenomena penggalian dana (fund rising) yang lebih menyita perhatian dibandingkan isi (konten) dari tujuan organisasi tersebut. Ke depan kepemimpinan di Bali harus mau memberikan jalan, anggaran dan kebijakan yang pro terhadap kegiatan anak muda, sehingga energi hebat yang dimiliki hanya fokus untuk peningkatan kualitas.

Demikian diungkapkan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai memberi sambutan pada pelepasan Marching Band Universitas Udayana (Unud) yang akan berlaga dalam kompetisi nasional di Serang, Provinsi Banten. Didampingi Prof. Dr. Ir. I Made Sudarma M.S. (Wakil Rektor III Unud) dan sejumlah pejabat Pemkab Badung, Polda Bali dan organisasi kemahasiswaan, Dr. Arya Wedakarna menyampaikan sudah saatnya sistem anggaran untuk organisasi kepemudaan termasuk UKM di kampus–kampus mengacu sebagaimana sistem anggaran negara dibuat. ‘’Contohnya UKM Marching Band ini akan memberangkatkan 100 orang ke Banten selama beberapa hari. Kita bisa bayangkan kebutuhan untuk transportasi, kostum, konsumsi, penginapan dan para ofisial yang akan menyita waktu banyak. Jumlah sekolah atau kampus di Bali yang punya marching band kan tidak banyak, dan mereka rata–rata kualitasnya terbaik di Indonesia. Jadi, kenapa pemerintah tidak bisa membantu dengan anggaran rutin misalkan, selain itu dianggarkan dalam pos anggaran Unud sebagai bagian dari Kementerian Ristek Dikti. Nanti coba saya periksa anggaran Unud di kementerian, jika bisa ya unit–unit kegiatan yang nasional ini harusnya tidak ada kendala. Jangan anggaran hanya dihabiskan untuk kegiatan Tri Dharma di dalam kampus di provinsi, kegiatan positif seperti marching band juga perlu dibantu. Karena kebanggaan akan prestasi lembaga pendidikan bukan sekadar akreditasi belaka,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Komite III DPD-RI Bidang Pendidikan Tinggi, Seni dan Budaya ini minta Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar bisa terus memperhatikan Unud karena kampus terbesar di Bali. ‘’Saya sudah sampaikan ke Pemkab Badung yang hadir, agar bupati bantu anak– anak Unud dalam kegiatan. Beri mereka anggaran. Selama ini kawasan Jimbaran sudah dihidupkan oleh Unud. Ada puluhan ribu mahasiswa di sana, dosen dan potensi ekonomi yang berputar baik di Kampus Jimbaran dan Kampus Sudirman. Jadi, wajar memberikan bantuan dan anggaran pada Unud. Semoga bupati dan wali kota tergerak memberikan bantuan,’’ ujarnya. Gusti Wedakarna yang meraih suara terbanyak saat pemilu lalu di Badung dan Denpasar, mengharapkan UKM Marching Band Unud dipertahankan. Jangan mundur selangkah pun dan tetap semangat mengharumkan nama Bali. (ad519)

Simpedes Periode I Tahun 2017

Nasabah BRI Payangan Raih Hadiah Utama

SIAKT - Rektor Unmas Made Sukamerta didampingi wakil rektor dan dekan saat me-‘’launching’’ SIAKT Unmas.

Kanker Serviks Terjadi jika Ada Penyebab dan Faktor Risiko

Denpasar (Bali Post) Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV. Penularannya melalui hubungan seksual. Genetik (faktor keturunan) dari ibu ke anak, gaya hidup merokok, banyak anak, berhubungan seks sejak usia dini misalnya di bawah 14 tahun dan multipartner, merupakan faktor risiko kanker serviks. ‘’Kalau ibu kandung menderita kanker serviks, itu berisiko dua kali lipat pada anaknya. Tapi kalau tidak ada virus HPV yang masuk, tidak akan menjadi kanker,’’ jelas dr. I Wayan Kesumadana, Sp.OG. (K)Fer., dokter spesialis obstetri

dan ginekologi Kasih Ibu Hospital, di Denpasar, Sabtu (7/10). Menurutnya, kanker serviks terjadi jika virus masuk ke dalam tubuh ditambah adanya faktor risiko. ‘’Kalau punya risiko, semakin tinggi kenanya. Risiko artinya daya tahan. Dengan faktor risiko, virus lebih mudah masuk,’’ imbuhnya. Jika virus HPV tidak ada dalam tubuh, seberapa pun besar faktor risiko yang dimiliki, maka tidak akan menjadi kanker serviks. Masuknya virus HPV adalah melalui hubungan seksual. Virus tersebut tidak bisa masuk melalui cara lain. Vi-

rus HPV dapat menjadi kanker serviks jika masuk ke mulut rahim. Masuknya melalui hubungan seksual saat terjadi lecet atau mikrolesi. ‘’Kalau tidak ada luka sulit masuk, karena virus ini termasuk yang susah masuk dalam tubuh,’’ tandasnya. Virus yang masuk menyatu dengan intisel. Pada saat itu, daya tahan tubuh sangat berperan dalam melawan virus tersebut. ‘’Makanya harus ada faktor risiko dan penyebabnya. Teorinya, di antara 10 yang kena virus HPV, hanya dua yang menjadi kanker,’’ ungkap Wayan Kesumadana. (kmb42)

SEBAGAI wujud rasa terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan masyarakat yang menyimpan dananya di BRI Cabang Ubud, Kamis (5/10) lalu diselenggarakan penarikan Panen Hadiah Simpedes periode I tahun 2017 di Banjar Pengaji, Desa Melinggih Kelod, Payangan, Gianyar. Nasabah BRI Unit Payangan I Kadek Robby Astina Putra asal Banjar Begawan, Desa Melinggih Kelod, Payangan, berhasil meraih hadiah grandprize berupa Daihatsu Ayla. Pengundian Simpedes ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap enam bulan. ‘’Ini merupakan bentuk terima kasih dan penghargaan BRI khususnya BRI Cabang Ubud kepada masyarakat yang telah menyimpan dananya di BRI,’’ kata Pemimpin Cabang BRI Ubud Eko Jaya Putra. Kali ini hadiah yang diberikan BRI Cabang Ubud bernilai total Rp 282.912.000, terdiri atas 29 buah hadiah. Penerima undian berdasarkan nomor kupon undian yang diperoleh penabung Simpedes. Jumlah nomor undian tersebut didistribusikan kepada para penabung Simpedes dengan ketentuan satu nomor undian untuk setiap Rp 100.000 dari saldo Simpedes yang mengendap setiap bulan. Layanan BRI Cabang Ubud meliputi daerah Ubud, Tegallalang, Payangan, Batubulan dan Tampaksiring. Saat ini ada delapan kantor teras dan satu mobil teras keliling yang tersebar mulai dari Tegallalang, Kedewatan, Ubud, Mas, Payangan, Tampaksiring I, Batubulan hingga Tampaksiring II. Seluruh kantor unit

PENYERAHAN - Penyerahan hadiah utama (grandprize) berupa mobil Daihatsu Ayla secara simbolis dari Pimpinan Cabang BRI Ubud Eko Jayaputra kepada Kepala Unit BRI Payangan I Made Arintana. dan teras tersebut telah online real time dengan tujuan mengutamakan pelayanan yang cepat akurat kepada masyarakat. BRI Cabang Ubud juga telah membuka 327 agen BRIlink sempai September 2017. Agen tersebut melayani masyarakat walau pada saat hari libur dalam hal setoran simpanan, transfer uang, pembelian pulsa, pembelian pulsa listrik dan layanan perbankan lainnya. Eko Jaya Putra menyebutkan, posisi Simpedes Kantor BRI Unit, Kantor Kas Ari Canti dan Cabang Ubud yang bisa dihimpun sampai akhir September 2017 sebesar Rp 243.849.949.894. Untuk pinjaman posisi sampai akhir September 2017 di seluruh Kantor BRI Unit seKanca BRI Ubud mencapai Rp

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

300.497.931.791. ‘’Hal ini menunjukkan bahwa BRI memang telah disegmentasikan untuk usaha mikro, sehingga diharapkan ke depannya BRI tetap sebagai market leader di sektor mikro,’’ ujarnya. Saat ini Tabungan BRI Simpedes dilengkapi kartu ATM yang digunakan di seluruh ATM jaringan link, ATM dengan logo Maestro atau Cirrus dan ATM bersama. Selain kartu ATM, BRI memiliki berbagai macam fasilitas E-chanel lainnya seperti SMS banking, internet banking, SMS notifikasi, mocash dan edc. ‘’Bermacam bentuk pelayanan tersebut ke depan semakin mendekatkan BRI dengan masyarakat dengan moto Melayani dengan Setulus Hati,’’ ungkapnya. (ad517)


daerah

Senin Paing, 9 Oktober 2017

5

WNA Mencuri di Pasar Ubud

Gianyar (Bali Post) – Seorang warga negara asing (WNA), Fatimah, diamankan pedagang di Pasar Ubud, Gianyar, Sabtu (7/10). Wanita 26 tahun asal Algeria ini diciduk karena diduga telah melakukan aksi pencurian di areal pasar tersebut. Polisi yang menerima laporan ini langsung melakukan penyelidikan. Informasi yang dihimpun, awalnya Fatimah dilihat oleh beberapa saksi yang merupakan pedagang di Pasar Ubud. Kala itu dia tampak berkeliling pasar. Sambil keliling, Fatimah yang membawa dua tas ransel mengambil beberapa barang dagangan seperti kentang, satu sisir pisang hijau, dua kilogram tomat dan satu kilogram mangga. Setelah mengambil barang, Fatimah bergegas pergi. Namun, aksinya tepergok pedagang. Ia langsung menjadi pusat perhatian. Beberapa orang saksi menghadang dan mengamankannya. Kegaduhan di Pasar Ubud kemudian sampai ke telinga polisi yang sedang patroli. Petugas pun mengamankan tersangka. Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu Hadimastika yang dikonfirmasi, Minggu (8/10) kemarin, membenarkan penangkapan terhadap warga asing tersebut. Tetapi tak lama setelah diamankan, Fatimah dilepas. ‘’Sudah kami bina dan dikembalikan ke keluarganya,’’ ujarnya. Saat beraksi di Pasar Ubud, Fatimah mengambil makanan, di antaranya kentang, pisang dan tomat. (kmb35)

Polisi Segera Rekonstruksi

Kasus Pembunuhan di Jalan Sulawesi

Singaraja (Bali Post) – Pemeriksaan kasus penganiayaan hingga berujung maut di Jalan Sulawesi, Kelurahan Kampung Baru, Singaraja, diintensifkan. Unit Reksim Polsek Kota Singaraja sejauh ini telah memeriksa enam orang saksi yang diduga kuat mengetahui kejadian itu. Untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP), polisi akan menggelar reka ulang (rekonstruksi) minggu ini. Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Minggu (8/10) kemarin mengatakan, keterangan enam saksi itu sudah disusun dalam BAP yang dipastikan rampung seratus persen. Secara umum keterangan saksi tersebut berkaitan seputar kejadian yang hingga membuat satu korban meninggal dunia. Untuk melengkapi BAP, polisi akan melakukan rekonstruksi minggu ini. Rekonstruksi ini untuk mencocokkan antara keterangan saksi dan pelaku. Selain itu, untuk mendapatkan keterangan tambahan, sehingga pemeriksaan kasus rampung seratus persen sehingga bisa dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) dan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja. ‘’BAP sudah hampir rampung. Kami akan melakukan rekonstruksi dan kalau ada keterangan tambahan akan kami sempurnakan dalam BAP,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap tersangka kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Jalan Sulawesi pada Senin (2/10) malam lalu di Denpasar. Tersangka diketahui bernama Ketut MD (50), warga Lingkungan Bhuana Sari, Kelurahan Kampung Baru. Diduga motif kasus ini dipicu masalah uang hasil bisnis narkoba. (kmb38)

Bertambah, Pengungsi ke Lombok

Mataram (Bali Post) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Muhammad Rum mengatakan, jumlah pengungsi terdampak Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, yang datang ke Pulau Lombok bertambah. Hingga Minggu (8/10) kemarin terdata 105 kepala keluarga (KK) atau 376 jiwa, sedangkan empat hari sebelumnya berjumlah 54 KK atau 161 jiwa. ‘’Ratusan pengungsi itu tersebar di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, dan Lombok Timur. Tapi sebagian besar di Kota Mataram,’’ katanya dihubungi di Mataram. Kedatangan para pengungsi dari Bali sudah terjadi sejak status Gunung Agung naik dari level III (siaga) menjadi level IV (awas) pada 22 September lalu. Mereka datang ke Pulau Lombok secara bertahap. Ada yang datang melalui Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat. Ada pula menggunakan perahu dari Bali menuju Kabupaten Lombok Utara. Pengungsi tersebut tidak ditampung di posko pengungsian, melainkan tinggal di rumah keluarganya dengan alasan keamanan dan kenyamanan. ‘’Kami mempersilakan pengungsi untuk tinggal di posko yang sudah ada, tapi mereka lebih memilih berkumpul di rumah keluarga,’’ ujarnya. Meskipun menyebar, pihaknya tetap memberikan perhatian kepada pengungsi dengan mendatangi mereka untuk memberikan bantuan logistik dan obat-obatan yang dibutuhkan. Jenis bantuan yang diberikan berupa paket laukpauk, makanan siap saji, perlengkapan makan, selimut, kebutuhan anak-anak, kebutuhan keluarga dan paket sandang. Ada juga bantuan paket perlengkapan sekolah agar anak-anak pengungsi tetap bersekolah meskipun berada di luar Bali. ‘’Ada lebih dari 50 anak sudah kami bagikan peralatan sekolah. Sebagian besar anak SD, sisanya SMP dan SMA,’’ ucapnya. BPBD NTB terus melakukan pemantauan kondisi pengungsi dan menjamin kebutuhannya tetap terpenuhi dengan layak, termasuk memfasilitasi anak-anak untuk tetap memperoleh pendidikan. Pemerintah Provinsi NTB juga sudah menggelar rapat koordinasi dengan mengundang seluruh pihak terkait dalam rangka penanganan arus pengungsi dari Karangasem yang memilih Pulau Lombok sebagai tempat berlindung. (ant)

FESTIVAL - Ribuan penari gandrung beraksi dalam Festival Gandrung Sewu di Pantai Boom, Banyuwangi, Minggu (8/10) kemarin.

Festival Gandrung Sewu

Upaya Lestarikan Seni Generasi Muda PERGELARAN kolosal Festival Gandrung Sewu menjadi atraksi wisata di Banyuwangi yang paling ditunggu. Di hadapan ribuan wisatawan lokal dan mancanegara, 1.286 penari menari di bibir Pantai Boom dengan latar belakang indahnya panorama Selat Bali, Minggu (8/10) kemarin. Tari Gandrung adalah tarian khas Banyuwangi yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pertunjukan Festival Gandrung Sewu kali ini dibumbui teatrikal perjuangan pahlawan Banyuwangi dalam melawan penjajah, yang kisahnya tersirat dalam gending ‘’Kembang Pepe’’ yang menjadi tema utama atraksi yang telah digelar rutin sejak 2012. Fragmen ini mengisahkan para pahlawan

bersiasat dengan menggelar pertunjukan seni barong dan tari gandrung untuk menjebak penjajah. Sebagian penari gandrung pun memakai topeng barong dalam aksinya. Perpaduan kereografi yang menawan, kostum gandrung yang indah, aksi kibasan selendang berwarna merah, dan fragmen teatrikal membuat pertunjukan Gandrung Sewu kian memesona. Lionel Tournier, wisatawan asal Prancis, memuji ajang wisata berbalut budaya ini. ‘’Tariannya sangat indah. Saya sampai terbawa perasaan saat ikut menari gandrung,’’ kata Lionel yang datang bersama rombongan temannya ke Banyuwangi. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Gandrung Sewu merupakan salah satu festival budaya yang konsisten digelar. ‘’Selain

menjadi atraksi wisata, ini juga cara Banyuwangi untuk konsolidasi budaya dan meregenerasi pelaku seni. Kita buktikan bahwa festival menjadi instrumen ampuh untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda pada seni budaya. Kita juga pupuk rasa cinta Tanah Air lewat ajang ini. Anak-anak muda memahami bahwa Indonesia sangat beragam budaya. Saya sampaikan ke mereka, bahwa keberagaman itu adalah modal untuk membangun bangsa, jangan dijadikan alasan perpecahan,’’ ujarnya. Mendapatkan ribuan penari bukan hal sulit bagi Banyuwangi. Tiap tahun harus diadakan seleksi di tingkat kecamatan, karena ada sekitar 3.000 calon penari. Mahkota Permata Ratri, salah seorang penari muda dari SMPN 1 Cluring, bangga bisa terlibat pada

pergelaran tari yang disaksikan ribuan orang. ‘’Ini menambah pengalaman dan kecintaan saya pada Indonesia yang sangat kaya beragam budaya,’’ tuturnya. Mahkota belajar menari dengan mengikuti ekstrakurikuler tari di sekolah. Minatnya belajar seni budaya semakin kuat seiring kebijakan Pemkab Banyuwangi yang memfasilitasi beragam kreasi anak muda dalam balutan Banyuwangi Festival. ‘’Menghidupkan budaya ini penting, daripada tiap hari main game online. Saya sering mengajak teman-teman untuk mencintai seni budaya kita,’’ katanya. Festival Gandrung Sewu dihadiri sejumlah tamu istimewa, di antaranya istri Presiden keempat RI K.H. Abdurrahman Wahid, Ibu Sinta Nuriyah Wahid. (udi)

Diduga Lakukan Pelecehan Tiga Siswi

Kepala SD di Yehembang Kangin Dilaporkan Negara (Bali Post) – Diduga melakukan pelecehan terhadap siswi, seorang oknum kepala SD di Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, dilaporkan ke Polres Jembrana, Minggu (8/10) kemarin. IBPS diduga melakukan pelecehan dengan mencium bibir dan meremas payudara anak didiknya saat berada di areal sekolah. Korbannya tiga siswi kelas VI. Kejadian ini terungkap setelah salah seorang siswi menyampaikan kepada orangtuanya terkait tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah (kasek) tersebut. Korban mengaku sering dicium dan diremas saat jadwal piket pagi. Orangtua korban

yang tidak terima perlakuan oknum kasek itu akhirnya melapor ke Polres Jembrana. Salah satu siswi juga menyampaikan kepada orangtuanya bahwa ada dua teman sekelasnya yang mengalami hal serupa. Ketika dihubungi, keduanya

mengakui mendapatan perlakuan sama. Kebetulan para siswi ini tinggal di satu banjar. Ketiga anak itu menyatakan sudah beberapa kali dilecehkan oleh oknum kasek tersebut. Ada yang dua kali, empat kali bahkan ada yang enam kali. Mereka juga mengaku mendapatkan ancaman tidak diluluskan bila mengadu kepada orang lain. Tindakan ini dilakukan tidak bersamaan, melainkan secara bergiliran saat piket pagi membersihkan ruang kepala sekolah. Saat melapor, ketiga ayah korban di-

Bandara Diminta Kedepankan Kearifan Lokal

Kulon Progo (Bali Post) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengedepankan kearifan lokal untuk menunjang percepatan perkembangan sektor wisata di wilayah ini. Menurut Menhub Budi Karya, Yogyakarta adalah satu kota yang sangat menghargai kearifan lokal. “Kami minta Angkasa Pura I melakukan diskusi-diskusi, pembahasanpembahasan, agar kearifan lokal tampil dalam bangunan-bangunan di bandara nantinya,” katanya di sela-sela meninjau tahapan pembangunan bandara di Kulon Progo, Minggu (8/10) kemarin. Dikatakannya, bandara akan membagakan bagi masyarakat Yogyakarta dan menjadikan Yogyakarta menjadi destinasi terbesar kedua setelah Bali, dengan tujuan wisata Yogyakarta dan Borobudur (Jawa Tengah). Posisi Yogyakarta ada di

tengah-tengah. Potensi keunikan kearifan lokal itu memberikan sesuatu ketertarikan wisatawan mancanegara berkunjung ke Yogyakarta. “AP I sudah dua kali melakukan diskusi. Kami akan minta proses pembangunan bandara ini tidak segan-segan melakukan pengamatan konsep apa yang dibutuhkan,” ujarnya. Menhub Budi Karya menyatakan, banyak konsep yang direncanakan, seperti kampung wisata. Ia sangat mengapresiasi gagasan atau ide tersebut. “Dalam pembangunan, PT PP sebagai partner strategis AP I, kami minta melakukan pengamatan yang cermat dengan daya dukung tanah,” jelasnya. Budi Karya mengatakan secara keseluruhan tahapan pembangunan bandara di Kulon Progo berjalan baik. Pada tahap pertama akan dilakukan pembangunan di lahan 120 ribu meter persegi. “Kami targetkan semua selesai 2019. Kami juga berharap jalur kereta dengan trace baru selesai secara bersamaan,” tandasnya. (ant)

El Nino Picu Meluasnya Kekeringan di NTT Kupang (Bali Post) – Pengamat Pertanian Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Dr. Ir. Leta Rafael Levis, M.Rur. Mnt. mengatakan fenomena el nino telah memicu kekeringan meluas di 14 dari 22 kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT). “Kalau pada September diprediksi hanya akan melanda sekitar 270 desa bisa mencapai 315 di 14 kabupaten dari total 3.248 desa di 22 kabupaten di NTT, saat ini Oktober bisa lebih meluas lagi akibat el nino,” katanya. Artinya, hanya ada 315 dari 3.248 desa/kelurahan yang tersebar di 303 kecamatan dalam 14 kabupaten provinsi ini yang telah dilanda kekeringan akibat el nino.

Bali Post/udi

Menurutnya, musim hujan pada musim tanam tahun ini sulit diprediksi karena selain hujan yang sifatnya sporadis, belakangan ini justru terjadi panas berkepanjangan di musim hujan karena berbagai macam faktor penyebab. Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT melaporkan sebanyak 14 dari 22 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur dilanda kekeringan. Daerah yang dilanda kekeringan yakni Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Malaka, Belu, Lembata, Flores Timur, Sikka, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya (SBD), Rote Ndao dan Sabu Raijua. Tiga

pemerintah daerah setempat sudah melakukan antisipasi dengan anggaran di APBD masing-masing tahun 2017, yaitu Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Sumba Barat. Dosen Pertanian Agribisnis pada Fakultas Pertanian Undana Kupang itu yakin pemerintah telah mengantisipasi kekeringan akibat el nino terhadap ketersediaan pangan sebab akan mengancam ketahanan pangan mengingat kejadian alam ini menggeser waktu tanam. “Saya yakin pemerintah telah berhitung terhadap (antisipasi) dampak dari el nino dan memahami kekhawatiran atas ketersedian pangan nasional menyusul laporan

Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan musim hujan tahun ini akan bergeser dari Oktober menjadi sekitar akhir November,” ujarnya. Pergeseran musim hujan mau tak mau akan menggeser waktu tanam pada sejumlah komoditas seperti beras yang bulan ini tengah panen raya. Daerah sentra irigasi mungkin akan bisa memulai waktu tanam padi sekitar Oktober ini setelah sebelumnya dilakukan perawatan pada waduk irigasi di daerah terkait. Namun, untuk daerah nonirigasi diperkirakan waktu tanamnya akan bergeser menjadi Januari tahun depan. (ant)

dampingi Klian Dinas Made Alit Wiryawan, Klian Adat Made Suama dan Ketua Komite SD bersangkutan, Gusti Putu Muliyadi. Sebelumnya dilakukan rapat banjar, Sabtu (7/10) lalu setelah kasus ini terungkap. Rencananya digelar rapat di SD setempat. Mereka berharap kasus pelecehan seksual ini segera ditangani aparat penegak hukum dan pihak terkait lainnya. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya masih mendalami kasus ini. (kmb26)

Pendeta Diimbau Awasi Dana Desa

Kupang (Bali Post) – Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor, Mery Y. Kolimon, mengimbau seluruh pendeta di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ikut mengawasi dana desa senilai Rp 128 miliar, sehingga pengelolaannya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. ‘’Sinode GMIT NTT telah mengimbau seluruh pendeta di Kabupaten Kupang agar menjadi motivator bagi masyarakat dalam pengelolaan dana desa. Kami harapkan dana desa itu dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,’’ kata Mery Kolimon ketika dihubungi di Kupang, Minggu (8/10) kemarin. Pemerintah pusat pada tahun 2017 mengalokasikan dana desa Rp 128 miliar untuk 160 desa di Kabupaten Kupang. Pada tahun 2016 pemerintah pusat mengalokasikan dana desa Rp 100 miliar. Keterlibatan pihak gereja dalam pengelolaan dana desa di Kabupaten Kupang, menurut Mery Kolimon, mulai berlangsung saat penyusunan program pembangunan mulai dari desa hingga kecamatan dan kabupaten. ‘’Partisipasi gereja dalam pengawasan pengelolaan dana desa ini untuk memastikan bahwa dana desa yang dialokasikan pemerintah pusat itu akan memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa,’’ ujarnya. Pendeta Mery Kolimon berharap dengan semakin banyak pihak ikut dalam mengawasi, tidak terjadi penyimpangan dalam pemanfaatan dana desa. (ant)


OPINI

6

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Teknologi dan Perencanaan Produksi JIKA berbicara soal pertanian kita patut bersuhu ke negeri Tiongkok. Negara yang dulu menganut paham komunis ini benar-benar sukses menerapkan pertanian massal. Ini berawal dari tantangan negara tersebut untuk menghidupi dua miliar penduduknya. Mau tak mau rakyatnya diajak bekerja keras. Caranya, menghasilkan berbagai produk yang bisa dimakan manusia. Maka jadilah rakyat Tiongkok membudidayakan berbagai jenis makanan yang bisa dimakan untuk dikonsumsi sendiri terlebih dahulu baru untuk kepentingan ekspor. Makanya jangan heran penduduk Tiongkok sampai saat ini masih memakan batang pohon teratai sebagai sayur. Jadi, pohon teratai itu bisa dimasak apanya saja untuk manusia. Belum lagi blauk, capung, dll. masih dijadikan sumber protein. Gebrakan kedua di Tiongkok yakni melakukan industrialisasi pertanian. Artinya, pemerintah mendorong muculnya teknologi pertanian dengan garapan yang luas, serta pemerintah menjamin kerugian akibat gagal panen. Nah, ini sangat memungkinkan dilakukan di Tiongkok, karena semua tanah adalah milik negara, jarang milik rakyat. Jadi, rakyat hanyalah penggarap dan hasilnya dijual ke pemerintah. Sedangkan yang perlu kita tiru adalah adanya teknologi pertanian. Hanya dihambat oleh model petani kita yang hanya memiliki lahan puluhan are, bukan hektaran. Teknologi pertanian bisa efektif jika untuk lahan garapan yang luas. Namun, tentu kemajuan teknologi pertanian bisa diterapkan di mana saja. Pertanian Bali juga lebih memiliki ciri khas. Umumnya petani penggarap dengan lahan sempit dan komoditi khusus juga. Makanya sangat tepat jika diadakan rekayasa institusi pertanian dalam hubungannya dengan kemitraan agribisnis. Bali, misalnya, perlu difokuskan pada produksi dan konsumsi untuk pariwisata. Maka diperlukan adanya perencanaan produksi dan konsumsi terhadap buah-buahan, sayur dan lainnya yang ada di Bali. Di sinilah diperlukan perencanaan produksi perencanaan konsumsi. Misalnya dapat disediakan berdasarkan pada berbagai kegiatan yang memerlukan produk pertanian. Adanya perencanaan produksi ini sangat penting, mengingat Provinsi Bali memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat menghasilkan berbagai produk hortikultura seperti buah dan sayuran. Dalam kaitannya dengan pengembangan agribisnis, pengelolaan usaha tani yang sedemikian ini tidak akan dapat diperoleh pendapatan yang maksimal. Oleh karena itu, diperlukan adanya teknologi pertanian yang mampu menghasilkan bibit unggul terhadap tanaman lokal yang memiliki sifat specific location, seperti teknologi benih yang mempunyai sifat tahan hama dan penyakit, cuaca dan beproduktivitas tinggi. Keberadaan peneliti baik dari universitas dan badan atau pusat penelitian sangat perlu diberdayakan untuk menghasilkan bibit unggul tersebut. Ketersediaan bibit unggul perlu dibarengi oleh good agricultural practices di dalam pengelolaan usahatani tanaman buah lokal. Kebijakan pendukung lainnya yang penting dalam pengembangan agribisnis produk buah lokal adalah perbaikan dan peningkatan kualitas prasarana infrastruktur. Pembangunan infrastruktur bertujuan untuk memudahkan akses bagi produsen maupun konsumen atau pedagang perantara dalam upaya peningkatan efisiensi usaha tani dan pemasaran. Selain itu, dalam upaya meningkatkan keunggulan daya saing produk buah lokal, Pemerintah Provinsi Bali maupun pusat perlu menciptakan berbagai inovasi agribisnis melalui penguatan penelitian dan pengembangan, baik di institusi pemerintah seperti dinas-dinas yang terkait maupun universitas. Muaranya, peningkatan kesejahteraan petani sebagai insentif bagi petani dalam menekuni usaha tani.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Menindak Pelecehan Agama

Kasus-kasus pencemaran nama baik dan pelecehan terhadap keyakinan kini tetap saja ramai di media sosial. Apakah kasuskasus semacam ini tak otomatis ditangani negara, karena menyangkut kedamaian banyak orang yang berpotensi mengganggu stabilitas? Pelecehan agama dan keyakinan umat mestinya tak perlu menunggu laporan masyarakat. Negara harus hadir di sini, dan menindak penyebarnya. Kasus pencemaran dan pelecehan terhadap agama mestinya jangan disamakan dengan pencemaran nama baik pribadi. Dalam kasus pribadi polisi memang menunggu aduan, tetapi apakah dalam kasus yang sifatnya pelecehan terhadap keyakinan umat harus ada pihak yang melapor? I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Waspada Ancaman DB

Krama Bali kini tak hanya siaga terhadap kemungkinan meletusnya Gunung Agung. Saat ini musim hujan yang tak menentu, mestinya juga membuat kita waspada. Masalahnya, ancaman tanah longsor dan banjir bisa saja terjadi mengingat volume hujan cukup tinggi. Hal lain yang dikhawatirkan adalah berbiaknya nyamuk penyebar Deman Berdarah (DB). Untuk itu, saat kita siaga mengantisipasi kemungkinan meletusnya Gunung Agung, kita juga mestinya menjaga diri dari ancaman penyakit DB. Mari kita lakukan gerakan kebersihan untuk menjaga agar DB tak lagi menjadi wabah di Bali. Drs. Putu Suantana Denpasar, Bali

Reorientasi Tujuan Pembangunan Pertanian Rekayasa institusi pertanian menjadi sangat penting dan strategis untuk mengubah nasib para petani. Untuk itu diperlukan upaya-upaya pengembangan kemitraan usaha. Karena kemitraanlah yang dapat mengangkat posisi para petani dalam percaturan bisnis dan ekonomi global.

Oleh Bambang Gede Kiswardi unculnya pemikiran ini diilhami antara lain oleh sistem bisnis yang berlaku di berbagai negara maju dan industri baru di kawasan Asia Pasifik. Ada pun sistem bisnis yang dijalankan di negara-negara industri baru, ternyata banyak didukung oleh kemitraan antarperusahaan sektor pertanian, sektor industri dan sektor jasa dalam bentuk agribisnis. Sehingga berdampak terhadap struktur industri pertanian yang cukup kuat, baik secara domistik maupun internasional. Meskipun itensitas pengembangan kemitraan sesungguhnya sudah berjalan secara alamiah, hal ini dapat ditunjukkan oleh bentuk-bentuk kerja sama usaha antar perusahaan seperti vendor, waralaba dan jaringan pemasaran khususnya dalam bidang nonpertanian. Sementara dalam bidang agribisnis, kemitraan tampaknya belum berjalan secara komprehensif yang berdampak pada perubahan substansi struktur ekonomi. Maka dari itu, pengembangan kemitraan agribisnis menjadi suatu bentuk kebijakan program pemerintah secara nasional yang diharapkan dapat memperbaiki dan mengubah nasib petani menjadi lebih baik dan sejahtera.

M

termasuk mengubah struktur perekonomian. Kepedulian meningkatkan kesejahteraan petani bukan semata-mata bersifat sektoral melainkan menyangkut juga kepentingan nasional, yaitu modernisasi perekonomian yang bersendikan ekonomi rakyat. Dalam hal ini, tanpa peningkatan riil kesejahteraan petani, maka pembangunan nasional meskipun secara makro memiliki performa yang baik, tetapi tidak memiliki fondasi yang kokoh untuk menjadi negara maju. Hal ini disebabkan oleh posisi petani sebagai salah satu penentu prosfek perekonomian dalam transformasi struktural. Adapun pengalaman negara-negara maju telah membuktikan bahwa keberhasilan modernisasi perekonomian didahului oleh penataan dan pengembangan sektor pertanian, sehingga mampu mewujutkan petani menjadi sejahtera. Untuk itu, kebijakan sektor pertanian diarahkan untuk selalu meningkatkan pendapatan petani, juga termasuk bentuk pengembangan pertanian itu sendiri mengarahkan manajemen pertanian ke agribisnis. Sistem pertanian agaknya belum sepenuhnya berkembang ke arah sistem agribisnis yang terpadu, karena orientasi politik pertanian lebih condong pada pemberian fasilitas pada saluran dan harga input, sementara

pascaproduksi dan pemasaran masih belum tersentuh secara sistimatis. Pada sisi yang lain, kebijakan industri pertanian yang bersifat substitusi impor menjadikan harga-harga produk industri pertanian yang dikonsumsi oleh petani lebih tinggi dari pada harga riilnya. Dalam hal ini, sektor pertanian benar-benar mendukung sektor industri pertanian dan sektor jasa. Dengan demikian, stabilnya harga-harga produk pertanian dan harga umum dapat mempengaruhi pendapatan petani. Apabila pemerintah tidak dapat menjaga stabilitas hargaharga produk pertanian yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat, akan berdampak secara makro bagi ekonomi rakyat. Ini pada gilirannya akan merembet pada penyehatan sektor pertanian kurang berjalan, sehingga ketergantungan semakin tinggi dan permasalahannya semakin kompleks. Dengan ketergantungan yang semakin tinggi dan kompleknya permasalahan pada sektor pertanian, juga derasnya perubahan tatanan perekonomian dunia, yaitu era perekonomian dunia yang terus mengglobal dan perdagangan bebas. Oleh karenanya, pembangunan pertanian seyogianya menyesuaikan diri dengan kondisi globalisasi yang terjadi saat ini. Reorientasi tujuan pembangunan

pertanian semestinya dilakukan dari distorsi pasar output menjadi pasar riil, dan dari peningkatan produksi pertanian menjadi peningkatan pendapatan petani, juga dari dimensi stabilitas harga produk pertanian menjadi kesejahteraan petani. Untuk itu, cara pandang pembangunan pertanian sudah saatnya berubah ke arah pengintegrasian sistem pertanian yang dikenal dengan sistem kemitraan agribisnis. Dengan sistem tersebut, dapat memecahkan masalah penekanan distribusi dan harga pada tingkat petani. Dari semua elemen sistem pembangunan pertanian tersebut, pada umumnya yang menjadi kendala dan sering dihadapi oleh petani seperti; lahan menjadi perhatian karena produktivitas yang harus ditingkatkan, modal sangat terbatas, teknologi belum ekspansif dan kualitas output masih rendah. Situasi ini mengakibatkan posisi tawar petani menjadi rendah dan dengan adanya kebijakan yang ekspansif berorientasi peningkatan produksi, mengakibatkan karakter kompetisi produk-produk pertanian di pasar global relatif rendah. Pada sisi yang lain, petani dan keluarganya menjadi satu subsistem tersendiri dalam pertanian. Dengan demikian, elemen sistem pembangunan pertanian yang tercakup dan menjadi karakteristik subsistem petani adalah pemilik lahan pertanian yang relatif sempit, tingkat pendidikan petani yang rendah, akses permodalan bagi petani rendah, akses teknologi yang rendah, akses pasar yang rendah dan keterampilan petani dalam manajemen juga rendah. Dengan demikian, petani dan keluarganya menjadi sasaran pembangunan ekonomi rakyat. Ini berarti menjadikan peran

TNI Dalam Alam Reformasi

BERGULIRNYA Reformasi berarti juga bergulirnya demokratisasi yang menyaratkan adanya reformasi militer, di mana ketika itu masih bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Semasa Orde Baru kuat berkuasa, kuasa militer pun sangat kuat dan merupakan kekuatan dominan dalam menjalankan “Stabilitas politik dan pembangunan nasional”. Pascareformasi, tuntutan untuk melucuti kuasa militer di domain social politik sipil pun bergulir kuat. Namun, justru di sini lah spirit dan jati diri dari TNI terlihat. TNI sebagai tentara nasional yang profesional, sekaligus sebagai tentara yang dekat dan kuat bersama rakyat. Nyatanya mau dan mampu untuk berbesar hati melepaskan kuasanya yang begitu kuat nan strategis dan menaati kehendak rakyat dan jiwa zaman bangsa kita ketika itu. Dari sini terlihat bahwa TNI lebih mengutamakan kepentingan bangsa ketimbang nafsu untuk mempertahankan kuasa. Tentu dengan lebih dan kurangnya, kita dapat melihat bahwa reformasi TNI telah berjalan sangat baik, karena mesti juga diingat bahwa semua ini memerlukan proses yang tak mudah, juga tak bisa instan. Jadinya, mendukung dan mengawal reformasi TNI sebagai salah satu agenda reformasi dan demokratisasi menjadi tanggung jawab kita bersama, dan di sisi yang lain TNI pun tak boleh imun terhadap kritik, karena syarat utama dari demokratisasi suatu institusi ialah adanya kedewasaan untuk menerima masukan

Oleh

Ridwan Nanda Mulyana (kritikan), terutama dari publik (rakyat) sang pemegang saham terbesar,” di dalam alam demokrasi. Di dalam alam demokrasi, silang pendapat dan kritikan terhadap TNI memang bisa dan biasa terjadi, asalkan harus diingat: kita mesti mengelola setiap isu secara dewasa dan jernih, serta berdasarkan fakta, agar setiap polemik tak bergulir liar menjadi konflik yang tidak produktif bagi negara yang tengah giat membangun ini. Tentu dengan tanpa mengurangi daya kritis kita untuk mengingatkan dan mengawal bahwa baik secara personal, maupun institusional, setiap prajurit TNI selayaknya selalu mengingat semangat reformasi militer pascabergulirnya era reformasi, di mana tentara tak boleh bermanuver politik praktis. Kita pun tentu mendorong dan mengawal supaya segenap komponen TNI akan berada di tengah untuk dapat tetap menjaga jati diri, semangat dan martabat TNI dengan tidak berpolitik praktis. Terkhusus dan terutama ketika negeri ini tengah memasuki tahun politik, yaitu menjelang pilkada serentak 2018 dan pemilu pilpres tahun 2019 mendatang. Pada sisi yang lain, para elite politik sipil di tataran lokal maupun nasional haruslah bersikap dewasa dengan tidak menarik-narik TNI pada kepentingan politiknya. Den-

gan kata lain, sebagai publik (politisi) sipil, harus lah bijak untuk tidak menyeret atau membuka peluang bagi politisasi TNI, demi kepentingan politik praktis atau kekuasaan jangka pendek, serta kita pun selayaknya tidak boleh memvonis secara institusional, apabila ada oknum prajurit yang secara personal bertindak nakal. Tentu, apabila segenap personel TNI tetap setia terhadap cita-cita Proklamasi dan Reformasi, serta dengan semakin profesionalnya TNI kita sebagai tentara nasional yang dekat dan kuat bersama rakyat, rasanya kita tak perlu khawatir dengan pertahanan dan kedamaian negeri Pancasila ini. Sembari mendorong dan berharap adanya komitmen dan kedewasaan dari elite politik dan pejabat publik sipil agar dapat bekerja dengan penuh integritas tanpa korupsi dan tanpa kegaduhan! Akhir kata, kita pun selayaknya pantas berbangga dan mengapresiasi prestasi TNI yang telah diakui oleh dunia internasional. Pasalnya, pada tahun 2015 lalu, Global Firepower menempatkan TNI pada peringkat ke-12 dari 100 negara sebagai tentara yang profesional dan tangguh, bahkan diakui tertangguh di ASEAN dan menjadi salah satu yang disegani di kawasan Asia. Dengan demikian, di hari jadi-nya yang ke-72 ini, kita pasti berharap TNI akan menjadi tentara nasional yang semakin profesional, semakin jaya dan tentunya tetap serta terus dekat dan kuat bersama rakyat.

pertanian sebagai motor dan lokomotif industri pertanian, karena sistem kemitraan agribisnis dapat dipercaya sebagai solusi yang sangat tepat dan strategis. Adapun cara pandang terhadap sistem operasi pertanian sesungguhnya adalah penekanan pada operasionalisasi fungsi pasar riil. Oleh karena itu, secara mikro sistem agribisnis juga merupakan perubahan kelembagaan dan manajemen ke arah komersialisasi (bisnis) pertanian. Dalam hal ini, kompenen harga-harga output pertanian, mekanisme pembentukan harga dan institusi menjadi indikator yang dapat menjelaskan keberhasilan sistem agribisnis. Untuk mengembangkan peran sektor pertanian melalui sistem agribisnis dalam perekonomian, dihadapkan pada formasi perekonomian global dewasa ini. Keberhasilan kemitraan agribisnis dalam formasi ekonomi rakyat menuntut adanya rekayasa institusi pertanian dalam berorientasi pada pengelolaan sumberdaya pertanian dan peningkatan posisi tawar produk-produk pertanian. Institusi pertanian yang lebih sesuai dalam kemitraan agribisnis, dalam arti dapat mengubah struktur perekonomian baik secara mikro maupun makro yang relevan untuk mewujukan hal tersebut adalah badan usaha koperasi yang merupakan salah satu pelaku ekonomi rakyat. Rekayasa institusi pertanian dalam kemitraan agribisnis semestinya berbasis pada kepentingan rakyat yang orientasinya ke arah peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. Penulis, Akademisi, Pemerhati Masalah Ekonomi Kerakyatan

POJOK Masyarakat ragukan terjadi perbaikan ekonomi kuartal IV 2017. - Hanya tebar pesona. *** Hadirnya tukang cukur di pengungsian menginspirasi krama Bali. - Jadikan peluang bisnis. *** Walaupun di pengungsian, ekonomi kreatif harus tetap hidup. - Jangan pasrah.

Penulis, Alumnus FIB Undip

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

SAMPAH - Sejumlah pemulung membantu petugas menurunkan sampah di tempat penampungan sementara di Kereneng. Sementara itu, tembok pembatas areal tempat penampungan sampah di Kereneng nyarisroboh.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

SeNIN PAING, 9 OKTOBER 2017

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Desa Bukian Mandiri Kelola Sampah

7

Wabup Mahayastra Serahkan Bantuan Truk

Tersangka pencuri.

Bali Post/kmb36

Curi Helm, Residivis Ditangkap Denpasar (Bali Post) Residivis kasus pencurian, Sut (28), ditangkap di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat (Denbar), Sabtu (7/10) lalu. Mantan pengedar narkoba ini tepergok mencuri helm dan langsung ditahan di Polsek Denbar. “Saat pelaku mau kabur, langsung kami tangkap. Dia ini residivis. Dulu informasinya pelaku pengedar sabu-sabu dan kami akan menggeledah rumahnya di Jalan Buana Mekar, Denpasar,” kata Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Minggu (8/10) kemarin. Salah satu korbannya, Andri DP (35), beralamat di Jalan Gunung Mas, Denpasar. Korban awalnya parkir di TKP tepatnya areal parkir CV Kairos Sejahtera dan menaruh helm Bogo warna pink di gantungan jok motor Jupiter MX miliknya. Beberapa menit kemudian, datang pelaku mengendarai motor Honda Scoopy dan parkir mepet dengan motor korban. Saat itulah pelaku mengambil helm korban. “Korban melihat pelat motor pelaku dan langsung melaporkn ke Polsek Denbar,” ungkap Aan. Berdasarkan laporan itu, petugas yang sedang patroli di Jalan Mahendradatta langsung menuju TKP. Berbekal pelat nopol motor tersebut, pelaku berhasil diamankan tak jauh dari TKP. Selain itu, petugas mengamankan barang bukti empat helm dan korban lainnya masih dilacak. “Untuk sementara pelaku baru mengaku beraksi di empat TKP di wilayah hukum Denbar. Kasus ini masih kami kembangkan, terutama terkait informasi pelaku diduga pengedar narkoba,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

RATUSAN masyarakat Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Gianyar memadati kantor desa, guna menghadiri acara serah terima bantuan truk sampah dari Pemkab Gianyar, Minggu (8/10) kemarin. Bantuan satu unit truk sampah diserahkan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra dan diterima oleh Perbekel Bukian Made Junarta. Ramainya masyarakat Bukian yang hadir yang mencapai 250 orang bukan tanpa alasan. Masyarakat dan Pemerintah Desa Bukian sangat peduli dengan keberadaan sampah, terutama sampah plastik di wilayahnya. Mereka geram, sawah mereka dipenuhi sampah plastik, begitu juga dengan wilayah subak dan areal pura. Sampah plastik dirasa mengancam lingkungan Desa Bukian yang selama ini dikenal asri. Perbekel Bukian Made Junarta menuturkan, membebaskan Bukian dari sam-

BANTUAN TRUK - Warga terlihat antusias menyaksikan Wabup Gianyar Made Mahayastra saat menyerahkan bantuan truk di Desa Bukian, Payangan, Minggu (8/10) kemarin. pah plastik sudah menjadi program desa sejak beberapa tahun lalu. Puncaknya, 2016 lalu pihaknya mendirikan bank sampah dan pengadaan

sebuah kendaraan pengangkut sampah guna mengendalikan pencemaran lingkungan. ‘’Tanggapan masyarakat sangat luar biasa, mereka antu-

sias berpartisipasi, dampaknya sangat signifikan, petani kami kini tidak lagi memanen sampah plastik di sawahnya,’’ selorohnya. Junarta menambahkan, penanganan sampah dengan satu unit kendaraan sampah tidak mampu melayani 11 banjar dan 8 desa pakraman yang ada di Bukian. Karena itu pihaknya meminta bantuan truk sampah kepada pemkab. ‘’Bantuan ini direalisasikan oleh pemkab, kami sangat berterima kasih, truk sampah ini akan sangat bermanfaat bagi desa kami,’’ ujarnya. Mewakili masyarakat dan tokoh masyarakat yang hadir saat itu, Junarta berharap Bukian ke depannya benarbenar bebas dari sampah plastik. ‘’Harapan kami, subak dan pura kami terbebas dari sampah plastik, termasuk semua wilayah desa juga bebas sampah plastik,’’ harapnya. Sementara itu, Wabup

Gianyar yang akrab disapa Agus Mahayastra ini berpesan agar bantuan truk sampah yang diberikan pemkab dapat dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya untuk menjaga lingkungan desa dinas dan desa pakraman. ‘’Selain itu, harus dipikirkan juga terkait biaya operasionalnya, agar jangan sampai bantuan ini tidak terpakai karena tidak ada dana operasional,’’ tegasnya. Terkait biaya operasional truk sampah, sambung Junarta, akan dilakukan secara swadaya. ‘’Akan dibiayai dari hasil menjual sampah plastik dan ditambah iuran masyarakat bila memang hasil penjualan tidak mencukupi,’’ ujar Junarta. Pihaknya optimis pengelolaan sampah akan semakin baik. Selama ini Desa Bukian telah mengelola sampahnya secara mandiri. Ada tim pengelola sampah, juga bank sampah yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). (ad521)


BANGLI

8

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Warga Bantas Waswas Kembali Diterjang Longsor Harapkan Relokasi Segera Terealisasi

Bangli (Bali Post) – Hujan yang mengguyur wilayah Bangli belakangan ini membuat sejumlah warga Banjar Bantas Desa Songan, Kintamani yang menjadi korban bencana alam tanah longsor, dirundung waswas. Mereka khawatir, kondisi cuaca seperti ini akan kembali memicu longsor seperti yang pernah terjadi Februari lalu. Warga korban bencana pun berharap rencana relokasi bisa segera direalisasikan pemerintah agar warga bisa mempunyai tempat tinggal yang layak, aman dan tak lagi harus mengungsi di balai desa saat cuaca buruk. Salah seorang warga Banjar Bantas yang pernah menjadi korban bencana alam tanah longsor, I Gede Miana, Minggu (8/10) kemarin, mengungkapkan sejak beberapa hari terakhir, wilayah Banjar Bantas diguyur hujan. Meski hujan tidak terlalu lebat, namun dirinya mengaku cukup waswas. Dia khawatir kondisi tersebut akan memicu terjadinya longsor terlebih wilayah Banjar Bantas juga ikut merasakan gempa akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung. ‘’Kami merasa waswas. Apalagi proyek senderan di lokasi longsor terdahulu belum tuntas digarap dan baru dalam tahap pengeboran,’’ ungkapnya. Atas kondisi itu, Miana pun kembali mempertanyakan rencana relokasi yang selama ini telah dijanjikan pemerintah. Sebab, hingga saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah mengenai rencana tersebut. ‘’Terakhir kali Pemkab Bangli melalui BPBD memberikan informasi soal relokasi enam bulan lalu. Informasinya, relokasi belum bisa dilakukan karena masih ada masalah lahan,’’ jelasnya. Miana sangat berharap rencana relokasi bisa digenjot pemerintah agar warga di Banjar Bantas bisa mempunyai tempat tinggal yang layak. ‘’Kalau sampai nanti tidak ada kejelasan, saya terpaksa akan langsung menghadap ke pemerintah provinsi,’’ imbuhnya. Terkait rencana relokasi, Kalak BPBD Bangli Wayan Karmawan mengatakan, masih dalam proses pembebasan lahan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pihaknya tidak bisa memastikan berapa lama proses ini akan memakan waktu. Yang jelas, pihaknya terus mengupayakan proses ini selesai secepatnya sehingga bisa dilanjutkan dengan tahap pemindahan warga. ‘’Kami masih menunggu surat dari Kementerian Kehutanan,’’ kata Karmawan. Dia menambahkan, nantinya relokasi warga korban bencana di Banjar Bantas akan dilakukan bersamaan dengan warga korban bencana Yeh Mampeh, Batur. (kmb40)

AMBROL - Senderan di Pura Dalem Pingit yang ambrol dan menimpa dua palinggih dan bangunan bale pasamuan.

Bali Post/ina

Tertimpa Senderan Ambrol

Dua ”Palinggih” di Pura Dalem Pingit Hancur Bangli (Bali Post) – Dua palinggih dan bale pasamuan di Pura Dalem Pingit, Banjar Adat Kawan, Bangli hancur akibat tertimpa senderan yang ambrol. Kejadian itu terjadi saat hujan deras mengguyur Bangli, Sabtu (7/10) sore. Berdasarkan pantauan, Minggu (8/10) kemarin, dua palinggih yang hancur yakni paling-

gih belang bucu dan palinggih tirta. Kedua palinggih dan bale pasamuan yang kini telah hancur itu lokasinya berada persis di bawah senderan. Klian Adat Banjar Kawan Ketut Ardana mengatakan, ambrolnya senderan tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 16.30 wita. Tidak ada korban dalam kejadian itu karena saat peristiwa terjadi tidak ada

satupun warga yang berada di dalam areal Pura. Dia menuturkan, sebelum kejadian, wilayah Bangli sejak dua hari terakhir diguyur hujan deras. Diduga akibat derasnya guyuran hujan ditambah kondisi tanah yang labil menjadi pemicu senderan berukuran 5x15 meter itu ambrol karena tak kuat menahan beban tanah.

Diungkapkan Ardana, sejatinya senderan yang ambrol itu baru saja selesai dibangun sekitar dua pekan lalu. Pembangunannya dilakukan menggunakan dana bansos dari Provinsi Bali dengan nilai sekitar Rp 75 juta. Kini akibat ambrolnya senderan tersebut, kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp 150 juta. Rencananya, pembersihan

material senderan dan palinggih yang telah hancur, dilakukan warga secara bergotong royong pekan depan. Selain pembersihan material, pihaknya juga berencana memohon kepada pemilik lahan sawah yang berada di sekitar senderan untuk merelakan sebidang lahannya dijadikan tegalan. Hal ini agar lahan sawah yang ada di sekitar senderan tidak labil. (kmb40)

Khawatirkan Dampak Erupsi Gunung Agung Bali Post/ina

DRAINASE - Saluran drainase di Kota Bangli. Saat hujan lebat, air kerap meluap ke badan jalan.

Soal Proyek Rehabilitasi Drainase

Anggota Dewan Pertanyakan Keseriusan Pemkab

Bangli (Bali Post) Kalangan DPRD Bangli mempertanyakan pelaksanaan proyek rehabilitasi drainase yang telah dianggarkan Pemkab Bangli di APBD 2017. Pasalnya, hingga saat ini, belum nampak upaya serius dari pemerintah. Lantaran belum dilakukannya perbaikan drainase, sepanjang Jalan Ngurah Rai, tepatnya di sebelah selatan SMAN 1 Bangli masih jadi langganan banjir dan dipenuhi sampah ketika hujan mengguyur. Seperti yang terpantau, Minggu (8/10) kemarin, hujan yang mengguyur wilayah Bangli pada pagi harinya, menyebabkan badan jalan dipenuhi genangan air. Air berasal dari saluran drainase yang di sebelah selatan SMAN 1 Bangli yang sudah tertutup material tanah. Tak hanya menyebabkan toko, kantor dan rumah warga kebanjiran, luapan air drainase ke badan jalan juga menyebabkan pengguna jalan sulit melintas. Bahkan, sempat menyebabkan seorang pengguna sepeda motor terjatuh karena berusaha melawan arus air. Terkait hal itu, anggota Komisi III DPRD Bangli Dewa Gede Oka mengatakan, untuk merehabilitasi drainase di wilayah Kota Bangli, DPRD dan eksekutif sepakat menganggarkan dana di APBD induk 2017. Hanya, pihaknya heran karena hingga saat ini proyek tersebut tidak kunjung selesai. Dewa Oka menjelaskan, pihaknya sudah sempat menanyakan pelaksanaan proyek tersebut ke Dinas PUPR Bangli. Dinas PUPR menyatakan bahwa proyek sudah dalam persiapan untuk dikerjakan. ‘’Dari Dinas PUPR menyampaikan bahwa pengerjaan molor karena sempat ada permasalahan menyangkut pohon perindang. Dan alasan lainnya juga karena saat ini Dinas PUPR masih dalam proses pemesanan beton U yang akan dipakai perbaikan drainase,’’ kata Dewa Oka. Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Bangli Putu Wida Gunawan belum berhasil dikonfirmasi. Telepon dan SMS yang dikirim tidak mendapat respons. (kmb40)

3.972 Warga Zona Aman Bertahan di Pengungsian Bangli (Bali Post) -

Jumlah pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Bangli terus berkurang sejak beberapa hari terakhir. Berdasarkan data di Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli per Sabtu (7/10), total jumlah pengungsi sebanyak 9.060 jiwa. Dari jumlah tersebut, 3.972 jiwa di antaranya merupakan pengungsi yang berasal dari daerah zona aman. Mereka memilih bertahan di pengungsian lantaran khawatir terkena dampak jika terjadi erupsi. Kepala Bagian Informasi, Data dan Humas Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Bangli Ni Wayan Manik seizin Komandan Posko Letkol Inf. S.L. Manurung, Minggu (8/10) kemarin, menjelaskan berkurangnya jumlah pengungsi di Bangli

terjadi secara bertahap sejak beberapa hari terakhir. Dari data rekapitulasi pertama, jumlah pengungsi sempat menembus angka 11 ribu jiwa lebih. Sementara dari data rekapitulasi terakhir, jumlah pengungsi tersisa sebanyak 9.060 jiwa. Berkurangnya

jumlah pengungsi dikarenakan sebagian dari mereka yang berasal dari luar 28 desa yang masuk zona bahaya, sudah pulang ke rumahnya masingmasing secara mandiri. Meski demikian, Manik mengakui, masih ada 3.972 jiwa pengungsi yang berasal

dari zona aman yang memilih bertahan di Bangli. Mereka memilih mengungsi ketimbang pulang karena khawatir dengan kondisi Gunung Agung saat ini. ‘’Alasan pengungsi masih bertahan karena masih takut atau khawatir dengan kondisi Gunung Agung. Walaupun desa-desa mereka dinyatakan aman,’’ terangnya. Hal senada diungkapkan Sekretaris Posko yang juga Kalak BPBD Bangli Wayan Karmawan. Karmawan mengakui, masih ada ribuan warga Karangasem yang

berasal dari zona aman yang memilih mengungsi di Bangli. Mereka masih was-was tinggal di rumah masingmasing di tengah aktivitas Gunung Agung saat ini yang berstatus awas. ‘’Kami tidak pernah memaksa agar mereka pulang. Kami dari pemerintah hanya mengimbau agar pengungsi yang berasal dari zona aman untuk pulang. Kalau mereka memilih bertahan karena khawatir pulang, ya kami tetap menerimanya,’’ terangnya. (kmb40)

Karya di Pura Bukit Mentik

Polisi Alihkan Arus Lalin Truk

Bangli (Bali Post) Petugas kepolisian dari Polsek Kintamani melakukan pengalihan arus lalu lintas (lalin) di simpang tiga Bubung Kelambu, Minggu (8/10) kemarin. Pengalihan arus lalin dilakukan untuk mendukung kelancaran perjalanan pamedek yang akan bersembahyang di Pura Bukit Mentik, Kintamani. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi menga-

takan, pengalihan arus lalin itu dilakukan unit Lantas Polsek Kintamani atas perintah Kapolsek Kintamani Kompol I Putu Gunawan. Dalam pengalihan arus lalin tersebut, truk yang hendak mengambil pasir di Dusun Tabu, Desa Songan, dilarang turun melalui jalur Bubung Kelambu melainkan dialihkan melalui jalur Kedisan. Saat hendak naik menuju Kintamani, truk pengangkut

pasir diarahkan mengikuti jalur Culali dengan tertib. Sementara itu, para pamedek yang hendak bersembahyang ke Pura Bukit Mentik dengan sepeda motor atau roda empat, selain truk dan bus, diarahkan turun melalui jalur Bubung Kelambu. Selesai persembahyangan di pura, pamedek diarahkan untuk melalui jalur Songan untuk menuju Kintamani atau Bangli. ‘’Dalam pengalihan

arus lalin tersebut, truk yang mengangkut pasir dalam antrean diarahkan untuk tidak boleh menyalip agar tidak terjebak macet karena dua jalur,’’ jelasnya. AKP Sulhadi menjelaskan, sebagaimana yang disampaikan Kompol Gunawan, langkah pengalihan arus lalin ini dilakukan untuk kepentingan semua pihak. Dalam pengalihan arus lalin itu, Polsek Kintamani juga

telah minta bantuan kepada Sat Lantas Polres Bangli untuk berkoordinasi dengan Dishub Bangli terkait pemasangan rambu di simpang tiga Bubung Kelambu agar truk dan bus tidak turun melalui jalan Bubung Kelambu. ‘’Pada tanggal 9 Oktober nanti adalah panyineban di Pura Bukit Mentik. Semoga semua pihak memaklumi dan bisa mematuhi,’’ kata Sulhadi. (kmb40)


Senin Paing, 9 Oktober 2017

GIANYAR

9

Kesulitan Bahan Baku, Pengusaha Terpuruk

Gianyar (Bali Post) -

Status awas Gunung Agung berdampak signifikan terhadap pembangunan di Bali. Sejumlah pengusaha yang bergerak di bidang jasa konstruksi kini mengalami keterpurukan lantaran kesulitan memperoleh bahan baku. Hal ini diungkapkan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Gianyar Wayan Gede Arsania, Minggu (8/10) kemarin. Bali Post/nik

BERWISATA -- Sejumlah anak di pengungsian yang bersiap mengunjungi tempat wisata, Minggu (8/10) kemarin.

Hilangkan Kejenuhan di Pengungsian

Anak-anak Diajak Berwisata

Gianyar (Bali Post) Sebanyak 120 anak di posko pengungsian di Lapangan Sutasoma, Sukawati diajak mengunjungi sejumlah tempat wisata di Kabupaten Gianyar, Minggu (8/10) kemarin. Mengendarai lima bus sekolah milik Pemkab Gianyar, ratusan anak pengungsi asal Karangasem ini berwisata di Taman Nusa dan Waterboom, Gianyar. Pimpinan rombongan, Kadek Ariasa, mengatakan gagasan ini muncul kala ia mengunjungi pengungsi di Lapangan Sutasoma. Di pengungsian, banyak anak yang mengaku jenuh, sumpek dan ingin balik ke rumah. Pihaknya pun lantas mencoba berkoordinasi dengan BPBD

Gianyar untuk mengusir kejenuhan anak-anak pengungsi. Ariasa yang juga Komisioner Bidang Pendidikan Kebudayaan dan Kesejahtaraan Masyarakat Komisi Perlindungan Perempuan Anak Daerah (KPAD) Bali itu menyebutkan, setelah berkoordinasi dengan instansi terkait, akhirnya Disparda mengusulkan anak-anak berwisata di dua objek wisata tersebut. Tak hanya itu, Dinas Perhubungan menyediakan lima unit bus sekolah, Dinas Sosial menyediakan konsumsi dan pihak kepolisian melakukan pengawalan. ‘’Kami juga melibatkan sejumlah relawan baik pramuka, relawan pendidikan dari mahasiswa Undiksha

dan KPPAD. Alhasil, program yang menyentuh kesehatan jiwa pengungsi itu bisa jalan,’’ ucapnya. Anak-anak pengungsi dari SD hingga SMA itu mengikuti program bertema ‘’melali sambil melajah’’. Ariasa mengatakan, selain berlibur, melalui program ini anak-anak juga mendapat wawasan baru, ilmu pengetahuan, hiburan, serta tak kalah penting untuk menghilangkan stres mereka di pengungsian. Ditambahkannya, selama mengunjungi tempat wisata seperti Taman Nusa, anak-anak diberikan kesempatan untuk mengarang. Hasil tulisan selama di tempat wisata, dinilai tim. Pemenangnya diberikan hadiah menarik. (kmb35)

Arsania mengatakan, kelangkaan terlihat dari para kontraktor yang harus berebut bahan baku khususnya yang ada di penampungan sepanjang Jalan By-pass I.B. Mantra dan By-pass Ngurah Rai. Kelangkaan material proyek memicu harga bahan bangunan golongan bebatuan hingga 200 persen lebih. Menurutnya, bila bahan baku di sejumlah penampungan itu sudah habis, dikhawatirkan proyek pemerintah maupun swasta tidak akan berlanjut. Imbasnya, kerugian signifikan bagi para kontraktor seperti kena pinalti karena keterlambatan pengerjaan. ‘’Keresahan ini yang banyak saya terima dari teman-teman kontraktor. Padahal keterlambatan tersebut bukan karena ke-

teledoran atau ketidakmampuan kontraktor. Itu murni karena kebijakan pemerintah dengan alasan bencana,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, bila kondisi ini berlarutlarut, juga bisa berdampak sosial, yakni para pekerja di-PHK akibat proyek yang tidak bisa berjalan. ‘’Kita tahu bahwa usaha jasa konstruksi adalah usaha padat karya. Hal ini berarti kalau sampai usaha jasa konstruksi macet, maka akan terjadi pemutusan hubungan kerja dan berdampak pada jumlah pengangguran membengkak luar biasa,’’ ucapnya. Terkait kondisi ini, Arsania mengungkapkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pemerintah. Salah satunya, untuk sementara mengaktifkan kembali kegiatan pengambilan pasir di

Gunaksa hingga memberi peluang lebih terhadap kegiatan pertambangan di Songan, Bangli. ‘’Untuk kegiatan pemerintah, seharusnya dapat ditunda atau addendum jika Gubernur sudah menetapkan status darurat,’’ tegasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi menyampaikan, proyek pemerintah terdampak status awas Gunung Agung. Pasokan material khususnya pasir tersendat lantaran tidak adanya pasokan dari lereng Gunung Agung. Meski demikian, Nuadi memastikan belum ada proyek yang sampai terhenti. Bahkan, hampir seluruh proyek sudah berjalan dengan baik. Sebab itu sampai saat ini belum ada kebijakan apapun yang diambil Pemkab Gianyar terkait nasib proyek maupun rekanan. ‘’Kalau perpanjangan proyek, minimal dari Pemprov Bali ada memberikan pernyataan bahwa ini bencana. Tapi sejauh ini belum meletus,’’ ujarnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10 SOSOK

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Pengelolaan Terarah PEMERINTAH pusat telah rutin menggelontorkan dana desa sejak tiga tahun lalu, khususnya untuk Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung. Jumlahnya yang mencapai ratusan juta memerlukan pola pengelolaan yang baik dan terarah, menyesuaikan dengan kebutuhan dan tetap mengacu pada regulasi yang ada. ‘’Penggunaanya mengacu pada aturan,’’ kata Perbekel setempat, Putu Ariadi, belum lama ini. Sejak bergulir, dana tersebut dialokasikan untuk kegiatan fisik, seperti penataan objek wisata maupun peningkatan fasilitas umum lainnya yang mampu menopang perekonomian masyarakat. Selain itu juga ada program pemberdayaan. Masyarakat dilibatkan dalam kegiatan padat karya maupun pelatihan keterampilan yang cukup sering terselenggara. ‘’Kegiatan yang dijalankan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi desa. Tetap mengacu pada dua itu. Fisik dan pemberdayaan,’’ ungkapnya. Sentuhan program itu telah mampu memberikan imbas positif untuk masyarakat dan desa. Angka kemiskinan yang sebelumnya menyentuh angka ratusan, mampu turun menjadi puluhan. Selain itu, anak muda yang sebelumnya menganggur juga mendapat lapangan pekerjaan. ‘’Dampaknya sudah sangat terasa. Banyak ada perubahan dari dana itu. Bahkan desa kami akan mewakili wilayah Bali timur untuk pengelolaan dana desa terbaik di tingkat nasional,’’ imbuhnya. (sos)

Kesulitan Cari Material Bangunan

Proyek Irigasi Tersendat, Masa Tanam Padi Terancam Molor Semarapura (Bali Post) Realisasi sebagian proyek irigasi di Kabupaten Klungkung tahun ini tersendat. Hal tersebut menyusul terjadinya kesulitan material seiring dengan penutupan galian C di Karangasem akibat meningkatnya aktivitas Gunung Agung. Kondisi yang demikian menyebabkan penanaman padi di sejumlah subak terancam molor. Berdasarkan informasi yang terhimpun, tahun ini Pemkab Klungkung mengalokasikan Rp 7,3 miliar lebih untuk penanganan 6 daerah irigasi dengan panjang 6.521 meter yang 912 hektar sawah. Anggaran itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 5.577.000.000 untuk panjang 3.662 meter dan APBD Rp 1.730.120.000 dengan panjang 2.859 meter. Pengerjaan proyek ini sudah mulai. Namun, sebagian mengalami kendala material galian C terutama batu. Kondisi ini terjadi setelah adanya peningkatan aktivitas Gunung Agung. ‘’Sekitar separuh proyek irigasi tersendat karena kesulitan material. Terutama yang anggarannya dari DAK,’ ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Gusti Nyoman Supartana, Minggu (8/10) kemarin. Hal itu, sambungnya, menyebabkan masa tanam padi pada subak yang terdampak terancam molor. Guna menghindari polemik, ini segera disosialisasikan. ‘’Kami khawatir ini berdampak ke jadwal penanaman padi,’’ katanya. Sesuai kontrak, proyek itu harus sudah tuntas akhir November dan pertengahan Desember. Akan tetapi, kesulitan material menggiring pelaksana untuk beramai-ramai mengajukan perpanjangan waktu pengerjaan. Namun oleh pemkab, itu belum ditanggapi. Alasannya, karena belum ada regulasi yang dijadikan acuan. ‘’Kami belum bisa menyikapi. Ini pakai DAK, harus ada payung hukum lebih tinggi. Baik itu dari gubernur maupun pusat. Kami rencananya akan menyampaikan ini. Tapi harus konsultasi dulu dengan bupati,’’ kata birokrat asal Lingkungan Pekandelan, Kelurahan Semarapura Tengah ini. Selain irigasi, kesulitan katerial ini juga dikhawatirkan menyebabkan dua proyek peningkatan jalan di Nusa Penida tak dilirik rekanan saat tender. ‘’Kalau yang lain kami optimis bisa tuntas. Tapi untuk dua ini yang kami khawatirkan,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida menyatakan jika proyek irigasi tak tuntas sesuai jadwal, dan mengharuskan penanaman padi molor diklaim tak akan menuai persoalan dari petani. Namun demikian pihaknya tetap mengupayakan adanya penghasilan dengan mengarahkan petani untuk menanam palawija. ‘’Palawija tidak membutuhkan banyak air,’’ pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

IRIGASI - Salah satu proyek irigasi yang direalisasika Pemkab Klungkung tahun ini. Adanya kesulitan material, mengakibatkan sebagian proyek ini tersendat. Ini pun mengancam masa tanam padi.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/sos

SENDERAN - Senderan dan bangunan Padmasana Pelabuhan Gunaksa, Kecamatan Dawan tergerus air Tukad Unda dan ombak. Hal ini juga mengakibatkan akses ke pelabuhan terputus.

Tergerus Air Tukad Unda

Senderan dan Padmasana Pelabuhan Gunaksa Amblas Semarapura (Bali Post) -

Kondisi Pelabuhan Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung kian memprihatinkan. Senderan dan bangunan Padmasana-nya tergerus air Tukad Unda yang mengalir deras. Ini diperparah dengan hantaman ombak yang cukup kuat. Tak hanya itu, jalan satunya-satunya yang menjadi akses kendaraan juga masih terputus. Hal tersebut menjadikan pelabuhan yang terbangun di sekitar eks galian C ini sulit terjangkau. Berdasarkan pantauan, Minggu (8/10) kemarin, senderan yang jebol berada di sisi timur. Demikian pula dengan bangunan Padmasana. Sejumlah palinggih yang sebelumnya berdiri tegak juga amblas. Terjangan air Tukad Unda ditambah hantaman ombak juga mengakibatkan tiang listrik tumbang dan

memutus daratan yang sebelumnya menyatu dengan pelabuhan. Hal ini secara otomatis mengakibatkan tak ada lagi jalur untuk melintas. Kabid Pelayaran Dinas Perhubungan Klungkung IGN Suarba seizin Kadis I Nyoman Sucitra membenarkan kondisi pelabuhan yang demikian. Dijelaskan, itu me-

mang dikarenakan tergerus air Tukad Unda yang mengalir deras saat hujan dua hari belakangan ini. ‘’Kami sudah sempat turun. Sudah ambil fotonya juga. Memang senderan dan palinggih sudah tergerus,’’ jelasnya. Khusus untuk jalan yang terputus, disampaikan sekitar tiga bulan lalu sudah sempat

diperbaiki untuk akses alat berat. Namun sayang, itu tak bertahan lama. Jalan kembali tergerus dan hingga kini belum tersambung. ‘’Jalannya sudah putus lagi. Sekarang tidak ada akses ke sana (pelabuhan - red). Kalau harus berjalan turun, tidak berani. Air masih besar,’’ sebutnya. Penanganan persoalan itu tak bisa dilakukan pemkab. Namun langsung oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait selaku pemilik kewenangan pengelolaan dan pemeliharaan. ‘’Karena tak ada kewenangan, kami di daerah hanya bisa melapor-

kan kondisinya. Besok (hari ini - red) berita acaranya akan dibuat. Ini dilaporkan ke bupati. Setelah itu berlanjut ke pusat,’’ tandasnya. Pelabuhan yang pembangunannya sudah menelan anggaran sekitar Rp 230 miliar ini juga berpotensi diterjang lahar dingin jika Gunung Agung erupsi karena lokasinya berada di ujung Tukad Unda yang menurut histori 1963 silam menjadi tempat aliran. Langkah antisipasi kerusakan pun segera dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. ‘’Ini akan kami sampaikan,’’ pungkas Suarba. (kmb45)

Tinggal di Luar KRB

Ribuan Warga Masih Bertahan di Pengungsian Semarapura (Bali Post) R i bua n wa rga Ka ra n gasem yang wilayah tempat tinggalnya tidak masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) erupsi Gunung Agung masih bertahan di posko pengungsian Kabupaten Klungkung. Keengganannya untuk pulang dikarenakan masih dihantui rasa waswas akan terjadinya perubahan situasi. Meski demikian, Pemkab Klungkung tak mempersoalkan hal tersebut. Mereka tetap diberikan pelayanan seperti biasa. Berdasarkan data yang terhimpun, Minggu (8/10) kemarin hingga pukul 09.00 Wita, jumlah pengungsi yang berasal dari luar KRB yang belum kembali ke rumah mencapai 1.327 jiwa. Mereka salah satunya berasal dari Desa Muncan, Kecamatan Selat. Salah satu pengungsi, Made Dana, menyatakan pilihannya untuk tetap bertahan di pengungsian karena masih terbelit rasa waswas. Sebab, jika mengacu pada pengalaman 1963, tempat tinggalnya terkena dampak erupsi gunung terbesar di Bali itu. ‘’Masih waswas untuk pulang. Meski dibilang aman,’’ ucapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Klungkung Putu Widiada menjelaskan, jika ada pengungsi dari zona aman tetap ingin tinggal di posko, pemkab selalu memperkenankan. ‘’Kalau masih ingin tinggal di pengungsian, tetap dipersilakan. Kami juga akan memberikan pelayanan seperti biasa,’’ tegasnya. Sejak dua hari lalu, pengungsi yang pulang telah mencapai 260-an jiwa. Namun, ditegaskan, itu bukan diminta oleh pemkab, melainkan karena keinginannya sendiri. ‘’Kami tidak pernah meminta mereka untuk pulang. Tapi karena keinginannya sendiri. Untuk fasilitas kendaraan kami sediakan,’ ucap birokrat asal Tabanan ini. Data itu sifatnya dinamis. Dalam artian dapat berubah sesuai dengan situasi dan kondisi. Sementara itu, khusus untuk pengungsi dari KRB, mencapai 17.402 jiwa. Tertampung paling banyak di GOR Swecapura, Desa Gelgel. Ketersediaan logistik, dinyatakan masih aman untuk beberapa hari ke depan. ‘’Untuk logistik masih aman,’’ tandasnya. (kmb45)

Dirawat di RS, Ratusan Pengungsi Tak Kantongi BPJS Semarapura (Bali Post) Dua pekan berjalan, 750 warga Karangasem yang mengungsi ke Kabupaten Klungkung telah dirujuk ke RSUD Klungkung untuk mendapat penanganan medis lantaran kesehatannya menurun. Namun, dari angka itu, sebagian besar belum mengantongi BPJS Kesehatan. Kini, pembayarannya masih menjadi piutang rumah sakit dengan jumlah mencapai ratusan juta rupiah. Direktur RSUD Klungkung Nyoman Kesuma mengungkapkan, pengungsi tersebut tercatat sejak 21 Agustus lalu. Berdasarkan data, yang mengantongi BPJS hanya 40 orang, dan sisanya masih nihil. Hal tersebut mengharuskan

masuk sebagai pasien umum. ‘’Karena tak mengantongi jaminan kesehatan, biayanya masih ditanggung RS,’’ jelasnya. Sampai 1 Oktober, biaya pengobatan mulai dari rawat darurat, rawat jalan dan rawat inap, piutang RS mencapai Rp 180 juta. Menyikapi ini, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali. ‘’Biaya itu diklaim pemprov. Selanjutnya diteruskan ke BNPB,’’ sebutnya. Meski seluruhnya tengah berproses, Pemkab memastikan pelayanan untuk pasien tetap sesuai SOP. Bahkan, dari sisi fasilitas terus ditingkatkan untuk menghadapi jika sewaktu-waktu ada pengungsi yang harus dirujuk. (kmb45)

PENGUNGSI - Sejumlah pengungsi yang ada di Kabupaten Klungkung.

Bali Post/sos


Senin Paing, 9 Oktober 2017

Lagi, Pengungsi Lansia Meninggal

Singaraja (Bali Post) – Seorang pengungsi lanjut usia (lansia) meninggal dunia di posko pengungsian Desa Les, Kecamatan Tejakula, Sabtu (7/10) dini hari, sekitar pukul 02.30 Wita. Pengungsi yang bernama Ni Wayan Ngaji (80), warga Dusun Pengalusan, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem itu meninggal karena sakit. Sebelumnya seorang pengungsi lansia juga meninggal karena sakit. Setelah sempat disemayamkan di pos kesehatan posko pengungsi Desa Les, jenazah pengungsi itu dibawa pulang oleh keluarganya dengan bantuan mobil ambulans milik PMI Kabupaten Buleleng. Karena pertimbangan situasi Gunung Agung masih status awas, pihak keluarga memutuskan untuk menguburkan jenazah almarhum hari itu juga. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan BPBD Buleleng Ketut Sensus mengatakan, sampai saat ini sudah dua orang pengungsi yang meninggal dunia di tempat pengungsian di daerah Buleleng. Untuk membantu pengangkutan jenazah, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan PMI untuk menyiagakan mobil ambulans. Jika diperlukan maka bisa melayani pengungsi dengan baik. ‘’Pengungsi yang meninggal Sabtu dini hari sudah diantar dengan ambulans PMI dan Minggu (8/10) kami lagi mengantar jenazah pengungsi yang sudah lebih dulu meninggal, namun karena baru ada hari baik,’’ jelasnya. (kmb38)

I Wayan Tunas

Bali Post/mud

BULELENG

Relokasi Pengungsi Belum Maksimal

Singaraja (Bali Post) – Relokasi pengungsi asal Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem dari posko pengungsian di Desa Les, Kecamatan Tejakula ke tempat yang baru, belum berjalan mulus. Sejak Jumat (6/10) hingga Sabtu (7/10) lalu, dari 1.714 pengungsi yang mendiami posko tersebut, baru 223 orang yang berhasil direlokasi ke tempat penampungan yang baru. Sejumlah pengungsi menolak direlokasi dengan alasan di tempat baru tidak dilengkapi fasilitas seperti tempat mandi, cuci dan kakus (MCK) serta tempat mengandangkan ternak. Relokasi hari kedua, Satgas Penanggulangan Bencana Daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan SAR Nasional (Basarnas) dan relawan melakukan pendekatan dengan warga pengungsi yang menempati lima tenda. Dari lima tenda tersebut, hanya 73 orang yang menempati satu tenda yang bersedia dipindah menempati Balai Dusun Tubuh, Desa Les. Sementara itu pengungsi di empat tenda lainnya menolak direlokasi. Sementara di hari pertama relokasi, ada 150 jiwa pengungsi yang sudah dipindah dengan rincian 67 orang menempati Balai Serbaguna Desa Les dan 83 jiwa pengungsi ditampung di lahan milik warga. Satgas Penanggulangan Bencana Daerah, Senin (9/10) hari ini kembali merelokasi pengungsi di posko Desa Les ke beberapa tempat fasum di desa setempat. Saat petugas menjelaskan alasan pemindahan dan menjamin lokasi yang disiapkan kondisinya lebih bagus, pengungsi yang didominasi perempuan dan anak-anak itu tidak memberikan keputusan. Menariknya, pengungsi mengaku masih menunggu keputusan para suami atau orangtua mereka sejak pagi hari sudah kembali ke desanya untuk mengurus ternak atau sekadar melihat kondisi rumah mereka.

Kasatgas Penanggulangan Bencana Daerah Made Arya Sukerta didampingi Camat Tejakula Made Widiarta tidak menampik jika relokasi masih menemui hambatan. Dia mengatakan, walau pengungsi masih banyak yang menolak direlokasi, sesuai skema dan koordinasi dengan pemerintah desa asal pengungsi, berkomitmen untuk memindahkan seluruh pengungsi di posko pengungsian Desa Les. Alasan pemindahan ini kembali dijelaskan, bahwa posko tersebut akan difungsikan untuk tenda darurat jika Gunung Agung meletus. Selain itu, pertimbangan cuaca yang mulai turun hujan, jika pengungsi tidak dipindahkan ke tempat yang lebih nyaman, maka dipastikan akan menimbulkan persoalan dan mengancam keselamatan pengungsi. ‘’Hari ini kami sudah perintahkan relokasi dihentikan dan dari lima tenda yang kita rencanakan baru berhasil satu tenda pengungsi yang dipindah. Alasan masih sama dan kami tetap bersabar dan tetap memperlakukan pengungsi secara manusiawi,’’ katanya.

Made Arya Sukerta

Logistik Kendati tidak berhasil merelokasi pengungsi secara maksimal, Satgas BPBD dan relawan tetap melaksanakan tugas-tugasnya. Mereka berjibaku memindahkan bantuan logistik yang terus bertambah. Logistik ini dipindahkan ke posko logistik di kantor BPP Kecamatan Tejakula. Logistik tersebut dipilah berdasarkan jenis yang kemudian dicatat dengan rinci. Banyaknya logistik yang harus disortir, memaksa petugas yang diturunkan Dinas Sosial Buleleng bersama relawan harus bekerja tanpa memandang hari libur. Bahkan pekerja sosial ini melakukan tugasnya hingga larut malam. (kmb38)

LOGISTIK – BPBD, Dinsos dan relawan berjibaku memilah bantuan logistik untuk para pengungsi.

Singaraja (Bali Post) – Dinas Pertanian (Distan) Buleleng telah menerima hasil uji laboratorium sampel anjing yang diduga menularkan penyakit rabies di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan. Hasilnya dinyatakan negatif rabies. Meski demikian, Distan tetap melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penularan rabies sesuai standar oprasional prosedur (SOP). Pasalnya, Desa Bebetin masuk dalam zona merah anjing peliharaan warga tertular rabies. Demikian diungkapkan Kabid Kesehatan Hewan Distan Buleleng Drh. Wayan Susila, Minggu (8/10) kemarin. Lebih jauh Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Buleleng ini mengatakan, setelah mendapat laporan kasus gigitan

anjing di Desa Bebetin pihaknya telah melakukan penelusuran dan langsung mengambil sempel anjing yang menggigit warga. Setelah dikirim ke Balai Besar Vetiriner (BB-Pvet) Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Bali, sempel kepala anjing tersebut negatif tertular rabies. Hasil uji laboratorium tersebut diterima tanggal 5 Oktober 2017 yang lalu. ‘’Sesuai fungsi kita hanya pada kesehatan hewannya. Dari hasil penelusuran dan uji sempel anjing yang kita ambil sudah turun dan dinyatakan negatif rabies,’’ katanya. Menurut Susila, kasus gigitan anjing di Desa Bebetin masih marak terjadi, sehingga kondisi ini menjadi perhatian serius jajaran Distan Buleleng. Apalagi, desa ini masuk dalam zona merah kasus anjing tertu-

lar virus rabies. Dari pengamatan di lapangan, dari Mei sampai Oktober 2017, Distan belum menemukan kasus gigitan anjing di Desa Bebetin yang positif rabies. Meskipun demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan dan melakukan upaya pencegahan untuk menekan angka kasus gigitan anjing di desa yang masuk zona merah tersebut. Pencegahan ini dengan melakukan vaksinasi rabies menyasar anjing dan hewan penular rabies (HPR) milik warga. Selain itu, upaya memutus penularan virus rabies melalui eliminasi anjing ditarget rutin dilakukan. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pasien suspect rabies Ketut RT (32), warga Desa Bebetin, meninggal dunia

Pengungsi Dapat Bantuan Wirasa Bali TV

I WAYAN TUNAS, mantan Klian Desa Pakraman Pucang, Kecamatan Kubu, Karangasem, terharu setelah mendapat bantuan Wirasa Bali TV, Minggu (8/10) kemarin. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada Bali TV dan Bali Post yang telah membantu. Uang ini untuk membeli beras dan bekal ngungsi,’’ tegas I Wayan Tunas yang mengalami cacat fisik tersebut ketika ditemui di posko pengungsian Desa Les, Tejakula, Buleleng, kemarin. Dari ratusan pengungsi di posko ini, salah satunya adalah I Wayan Tunas. Dia pun menceritakan kehidupannya. Sebelum mengalami cacat permanen, dia mengabdi sebagai Klian Desa Pakraman Pucang. Dalam pengabdiannya itu, Tunas berhasil menjalankan program bidang adat dan memfasilitasi pembangunan Pura-pura di desanya. Namun, kiprahnya itu terhenti di tengah jalan karena mengalami kecelakaan sehingga menimbulkan kacacatan. Lutut kaki kanannya patah hingga tidak bisa disembuhkan kembali. Kejadian ini dialaminya ketika akan menghadiri rapat desa adat di daerahnya. Saat itu dia dibonceng oleh anaknya, Nyoman Ngaji (alm). Nahas, saat berkendara dia dan anaknya mengalami kecelakaan maut. Akibat kecelakaan itu, lutut kaki kanannya patah hingga mengakibatkan kecacatan. Sementara anaknya meninggal dunia akibat luka parah yang dialaminya. ‘’Saya tidak menyangka kalau kecelakaan itu membuat saya terhenti menjadi klian desa adat. Waktu itu dibonceng oleh anak dan tabrakan sampai kaki saya patah dan sekarang hanya diam di rumah,’’ katanya. Sajak kejadian itu kehidupan Tunas semakin memprihatinkan. Dia menjadi warga miskin karena tidak bisa menghidupi istri dan anak-anaknya. Sehari-hari dirinya hanya mengandalkan bantuan dari dermawan yang simpati terhadap nasibnya. Jika tidak, dia menyuruh anaknya, Wayan Madya (16), untuk menanam ketela pohon, ketela rambat, dan tanaman lainnya. Hasil ini kemudian digunakan untuk persediaan makan sehari-hari. ‘’Kalau tidak dapat bantuan beras, saya suruh anak untuk rebus ketela yang ditanam di kebun. Bagaimana lagi hanya itu yang bisa dilakukan untuk bisa bertahan hidup,’’ tegasnya. Di sisi lain, Tunas berharap pemerintah bisa memberikan bantuan agar kemiskinan yang dialaminya itu dapat ditangani. Salah satu bantuan itu adalah kursi roda yang bisa membantunya untuk beraktivitas meski masih tetap memerlukan bantuan orang lain. Sejak mengalami cacat, Tunas mengaku tidak pernah mendapat bantuan yang diperlukan. Bahkan, saat dirinya mengungsi baru mendapat bantuan tongkat untuk membantu jalan. Sementara sejak cacat, dia hanya mengandalkan tongkat kayu yang dibuatnya sendiri untuk membantu berjalan. ‘’Kalau boleh saya minta biar dikasi bantuan karena saya tidak bisa bekerja dan bantuan itu untuk biaya untuk hidup. Saya tidak tahu bagaimana nasib anak kami yang masih memerlukan biaya yang memadai,’’ tegas pria kelahiran tahun 1945 ini. Semangat pengabdian kepada desa adat tetap ditunjukkan Tunas. Buktinya, dia tetap mengenakan kemeja kebesaran saat dulu memangku jabatan sebagai Klian Desa Pakraman Pucang. Walau kemeja tersebut sudah usang dan kotor, itu tidak membuatnya malu untuk tetap mengenakannya. (mud)

11

Bali Post/kmb38

Bali Post/kmb38

Negatif Rabies, Hasil Uji Lab Sampel Anjing di Bebetin setelah dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Buleleng, Jumat (6/10) lalu. Sekitar lima bulan yang lalu Ketut RT pernah tergigit anjing peliharaannya. Kejadian ini langsung dilaporkan oleh pemerintah desa ke Distan Buleleng. Sampel anjing langsung diambil untuk diuji lab. Selain itu, sejumlah anjing di desa ini juga dieliminasi untuk mencegah munculnya kasus gigitan baru. Setelah tergigit anjing pasien diduga mengabaikan luka gigitan anjing yang dialaminya. Keluarganya mulai panik ketika pasien mengalami sesak sejak Kamis (5/10) yang lalu. Pasien juga menunjukkan ciri-ciri yang mirip penderita virus rabies. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter IGD lang-

Bali Post/kmb38

Wayan Susila

sung memberikan suntikan VAR. Bertahan sekitar 31 jam setelah masuk rumah sakit, penyakit yang diderita semakin bertambah parah hingga kondisi pasien dinyatakan kritis. Sekitar pukul 07.30 Wita, pasien dinyatakan meninggal dunia. (kmb38)


JEMBRANA

12 Kunjungi Posko Induk Tanah Ampo

Bupati Artha Serahkan Bantuan Kemanusiaan

SEBAGAI wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak dari status awas Gunung Agung, Bupati Jembrana I Putu Artha menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa bahan pokok seperti beras sebanyak dua ton, air mineral, makanan ringan dan peralatan rumah tangga serta uang tunai sebesar Rp 25 juta. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Posko Induk Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Karangasem, Sabtu (7/10). Didampingi Sekda I Made Sudiada, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu Eko Susila Permana serta Kabag Humas Protokol I Komang Suparta, Artha menyerahkan bantuan selain berasal dari Pemkab Jembrana juga dari partisipasi masyarakat, pegawai, sekolah maupun pengusaha yang ada di Jembrana. Bantuan tersebut sebelumnya dikoordinir melalui posko siaga di Kabupaten Jembrana. Selama ini selain mendata jumlah pengungsi yang masuk ke Jembrana juga bertugas menerima dana bantuan langsung dari masyarakat. Bantuan dari masyarakat Jembrana ini diterima Kepala BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa. Pada kesempatan itu, Bupati Artha menyampaikan rasa prihatin atas kondisi warga Karangasem yang terdampak langsung dari status awas Gunung Agung. Ia berharap bantuan itu bisa digunakan untuk keperluan seharihari bagi pengungsi sekaligus

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Sehari, Dua Nyawa Melayang Akibat Kecelakaan

Negara (Bali Post) Kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Jembrana terbilang cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan adanya insiden kecelakaan di dua lokasi berbeda dengan merenggut dua nyawa, Sabtu (7/10). Bahkan, kasus kecelakaan itu terjadi dalam waktu sehari.

Bali Post/ist

BANTUAN - Bupati Jembrana I Putu Artha saat menyerahkan bantuan kemanusiaan di Posko Tanah Ampo. meringankan beban mereka yang saat ini terpaksa tinggal di pengungsian. “Kondisi tinggal di pengungsian untuk waktu yang belum bisa ditentukan tentu bukanlah hal yang mudah. Karena itu atas nama pemerintah dan masyarakat Jembrana, kami turut menyampaikan rasa prihatin sekaligus mendoakan agar musibah segera berlalu. Kita juga senantiasa mendoakan agar Gunung Agung yang disucikan masyarakat Bali tidak meletus sehingga warga bisa kembali dari pengungsian dan menjalankan aktivitas sehari-hari seperti semula,” papar Artha. Artha menambahkan bantuan yang disalurkan saat ini, merupakan wujud spontanitas semua lapisan masyarakat di Jembrana. Tentunya yang peduli

kepada sesama yang terkena bencana. Mengingat musibah diperkirakan masih panjang, bantuan juga dikatakan akan diserahkan secara bertahap, tidak hanya saat ini saja. “Bantuan ini mungkin nilainya tidak besar, namun mudah-mudahan dapat membantu saudara-saudara kita di sini. Sedangkan bagi mereka yang tengah mengungsi di Jembrana tetap juga kami pikirkan sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah Jembrana,” kata Artha Atas bantuan yang diterima, Kepala BPBD Karangasem berterima kasih atas kepedulian pemerintah maupun masyarakat Jembrana. Bantuan itu disebutnya akan segera disalurkan kepada para pengungsi yang tersebar di sejumlah titik pengungsian di Karangasem. (ad518)

Kasus kecelakaan pertama terjadi di jalan umum Dusun Pangkung Dedari, Desa Melaya Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana Km 112- 113 jurusan Denpasar-Gilimanuk. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Vario DK 3358 WV yang dikendarai Sahidin (47), seorang nelayan dari Pengambengan, Negara dengan truk engkel Daihatsu DK 9309 WH yang dikemudikan Sidik (45), warga Banjar Air Anakan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana. Awalnya, korban yang saat itu membonceng istrinya, Safia (40), melaju dari timur. Pada situasi jalan lurus, marka putus-putus, korban berupaya mendahului minibus yang tidak dikenal. Korban pun mengambil haluan kanan. Pada saat bersamaan datang truk pelaku, sehingga terjadi tabrakan. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka dan patah tulang. Bahkan, luka

cedera kepala berat (CKB), sehingga korban diperkirakan meninggal dunia di TKP. Sementara istrinya mengalami luka robek pada jari tengah kaki kanan. Selang beberapa jam, kecelakaan lalu lintas juga terjadi di Jalan Sudirman, Banjar Tegal Asih Desa Batu Agung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, pada Km 93-94 jurusan Denpasar-Gilimanuk. Kecelakaan ini antara sepeda motor Honda Vario DK 5882 AAA yang dikendarai Ida Bagus Made Adi Sucipta (29), warga Banjar Rukun Desa Gumbrih, Pekutatan, dengan truk Mitshubishi Fuso DK 9318 KZ yang dikemudikan Sugik Hariyanto (34), warga Kampung Dam RT 02 RW 01 Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, Jatim. Kecelakaan ini terjadi berawal ketika korban yang juga membonceng istrinya, Ni Kadek Ariyanti (29), mengendarai motor menuju barat.

Bali Post/kmb

KECELAKAAN - Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana sedang menaikkan sepeda motor yang terlibat kecelakaan untuk dibawa ke kantor polisi sebagai barang bukti. Begitu di TKP, korban melihat ada anjing nyeberang. Karena motornya tak bisa dikendalikan, sehingga anjing itu ditabrak. Nah, saat korban jatuh ke kanan, tiba-tiba dari arah berlawanan datang truk yang dikemudikan Sugik. Tak pelak, sepeda motor korban masuk ke kolong truk belakang. Sang istri pun terlindas, dan kepalanya pecah. Korban Ariyanti meninggal di lokasi kejadian, sedangkan suaminya

mengalami robek pada leher bagian belakang dan sedang dirawat di RSUD Negara. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana didampingi Kanit Laka Iptu Made Artika seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi, Minggu (8/10) kemarin membenarkan adanya dua kecelakaan yang masing-masing merenggut satu nyawa. Kini kasusnya ditangani Polres Jembrana. (kmb)


Senin Paing, 9 Oktober 2017

KARANGASEM

13

Asap Membubung 1.500 Meter

Dipicu Uapan Air Hujan Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb

PENGADAAN LOGISTIK - Pemkab Karangasem akan mengalokasikan Rp 3,02 miliar dana PHR dari Kabupaten Badung untuk mendukung pengadaan logistik di Posko Induk Tanah Ampo.

Sembako Pengungsi Rp 3,02 Miliar dari PHR

Amlapura (Bali Post) Fenomena alam naiknya aktivitas vulkanik Gunung Agung disikapi Pemkab Karangasem dengan merevisi rancangan anggaran pada APBD Perubahan 2017 ini. Sebanyak Rp 3,02 miliar dana bagi hasil Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Kabupaten Badung akan disisihkan untuk mendukung pengadaan logistik pengungsi. Perencanaan pemanfaatan anggaran itu sedang dimatangkan Dinas Sosial Karangasem. ‘’Secara spesifik dana PHR itu akan dialokasikan untuk pengadaan sembako dapur umum dan dapur anak,’’ jelas Sekretaris Dinas Sosial Karangasem I Komang Kasmana, Minggu (8/10) kemarin. Penyisihan dana PHR Badung untuk mendukung pengadaan logistik sampai akhir Desember 2017. Alokasi pemanfaatan dana itu untuk keperluan dapur umum dan dapur anak. Selain itu diyakini menjangkau pengadaan logistik pendukung lainnya seperti gas elpiji, pembungkus plastik, susu, kopi dan gula. Alokasi terbesar adalah untuk pengadaan beras Rp 940 juta. Disusul gas elpiji Rp 440 juta, lauk pauk Rp 350 juta, air mineral kemasan gelas Rp 230, mi instan Rp 190 juta, susu Rp 183 juta dan telor ayam ras 160 juta. Selanjutnya pengadaan sayur-sayuran Rp 90 juta, gula dan kopi masing-masing Rp 80 juta, kacang-kacangan dan bumbu-bumbuan masing-masing Rp 80 juta, minyak goreng Rp 42 juta dan pembungkus plastik Rp 20 juta. Perencanaan tersebut bersifat elastik. Maksudnya, pengadaan bisa menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dinas Sosial juga sudah merancang mekanisme ataupun SOP pemanfaatannya tak jauh berbeda dengan sistem penyaluran logistik saat ini. Mekanismenya, Koordinator dapur umum mengajukan usulan ke kecamatan. Kemudian diteruskan ke Posko Induk Tanah Ampo. Jika keperluan dapur umum tidak tersedia di Tanah Ampo, barulah dana di Dinas Sosial itu akan digunakan. ‘’Prisipnya, dana ini untuk back-up jika stok logistik di Tanah Ampo habis,’’ ungkap Kasmana. Selain dana PHR Badung, Pemkab Karangasem juga mengalokasikan dana tambahan Rp 420 juta. Juga akan diusulkan pada APBD Perubahan 2017. Namun, dana tambahan itu diajukan dalam bentuk anggaran mendahului untuk membayar kegiatan dapur umum. Sementara ini masih ditalangi pihak pengelola dapur umum. Untuk mengakses dana tersebut, setiap tagihan wajib menyertakan nota bon. ‘’Jadi totalnya kita mengusulkan Rp 3,445 miliar untuk mendukung Posko Induk Tanah Ampo. Belanjanya mendahului anggaran. Dana itu sudah bisa dicairkan,’’ terang Kasmana. (kmb)

Gunung Agung Awas

Aktivitas Laut di Tulamben Dilarang

Amlapura (Bali Post) Akibat status Gunung Agung naik ke level (IV) awas, membuat aktivitas perekonomian di Kawasan Rawan Bencana (KRB) lumpuh. Tak hanya aktivitas di darat, aktivitas di laut, baik nelayan maupun penyelaman di kawasan wisata Tulamben, Kubu juga ditutup. “Sejak aktivitas Gunung Agung meningkat menjadi awas, semua hotel di Tulamben tutup. Aktivitas masyarakat dari wilayah Tulamben hingga Sukadana juga lumpuh,” ungkap Kapolsek Kubu AKP Suadnyana, Minggu (8/10) kemarin. Sejak dua pekan ini, kata Suadnyana, hampir 80 persen warga di KRB II dan III sudah mengungsi. Meski demikian, saat pagi masih ada warga, utamanya laki-laki yang pulang ke rumah untuk menengok ternak juga membersihkan rumahnya. Saat sore mereka kembali ke tempatnya mengungsi. Untuk wilayah KRB III, benar-benar sudah steril karena semua warga tinggal di pengungsian. “Segala aktivitas masyarakat di kawasan rawan dilarang, termasuk kegiatan penyelaman di Pantai Tulamben juga tidak diizinkan. Tetapi beberapa hari lalu ada wisatawan nekat melakukan penyelaman di wilayah Tulamben. Mereka berangkat menggunakan jukung dari Amed. Tetapi kegiatannya dilarang oleh Kadus, yang di-back-up anggota kami,’’ terangnya. Pemandu diving di objek Tulamben, Komang Patra, mengatakan pascamencuat ancaman erupsi Gunung Agung, ribuan warga berubah menjadi pengangguran. Ini karena semua hotel di wilayah Tulamben tutup. Sehingga masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya dari wisatawan tak lagi bisa bekerja. Atas kondisi ini dirinya meminta pemerintah membuat terobosan. Caranya tim evakuasi disiapkan di laut. Karena itu aktivitas penyelaman agar diperbolehkan di wilayah Tulamben dan juga wisatawan yang menginap di wilayah Amed. “Solusinya sangat simpel, perlu disiagakan tim evakuasi laut untuk menyelamatkan tim saat terjadi erupsi,’’ pintanya sembari menyatakan kalau masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan juga disebut masih melaut. Hanya jumlahnya sedikit. (kmb41)

Asap atau solfatara yang keluar dari dasar kawah Gunung Agung, Sabtu (7/10) pukul 20.45 membubung tinggi. Bahkan ketinggiannya mencapai 1.500 meter. Kepulan asap ini paling tinggi dibandingkan sebelumnya sejak status gunung tertinggi di Bali itu ditetapkan awas, 22 September lalu. Asap yang keluar itu dipicu uap air akibat hujan deras yang mengguyur sejak tiga hari terakhir ini. Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG/BG ESDM I Gede Suartika, Minggu (8/10) kemarin, mengungkapkan, berdasarkan evaluasi 8 Oktober, status Gunung Agung masih tetap awas. Kondisi kegempaan sampai saat ini cukup kritis. Gempa vulkanik dalam ada pada kisaran 800 lebih. Sedangkan gempa vulkanik dalam 536, vulkanik dangkal 309 dan tektonik lokal 44. Per enam jam terakhir Minggu (8/10) kemarin terjadi gempa vulkanik dalam 91, vulkanik dangkal 66 dan tektonik lokal 12.

Perkembangan asap atau solfatara pada malam hari kemarin (Sabtu-red) pukul 20.45 Wita, kata Suartika memang membubung hingga ketinggian 1.500 meter dari puncak. Paginya dari sebelah utara juga terlihat asap membubung tinggi. Ketinggiannya hampir sama. Secara kegempaan masih belum ada tanda-tanda memicu terjadinya erupsi. Karena gempa-gempa yang terjadi masih sama dengan gempa sebelumnya. Kalau sudah terjadi gempa tremor secara terus-menerus baru

dideteksi terjadinya erupsi. “Asap yang keluar Sabtu malam itu akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak tiga hari terakhir. Dengan kondisi dasar kawah panas, maka ketika kemasukan air hujan selanjutnya akumulasi ke bawah dan kembali keluar ke atas berubah menjadi uap air. Jadi solfatara itu keluar bercampur uap air dan gas. Intinya warna asapnya masih putih. Belum ada keluar pasir dan juga abu,” kata Suartika. Dikatakan, bau belerang di puncak itu sudah menyengat menembus radius 700 meteran dari bibir kawah. Dia

Bali Post/nanda

Siswa SMPN 2 Pindah ke SMAN 1 Rendang

Jam Sekolah Dimajukan, Waktu Belajar Dikurangi Amlapura (Bali Post) Seluruh siswa pengungsi maupun yang tidak mengungsi dari SMPN 2 Rendang sebelumnya numpang belajar di SMPN 1 Rendang. Namun, mereka akan dipindah ke tempatnya yang baru di SMAN 1 Rendang. Pemindahan proses belajar mengajar itu demi keamanan dan kenyamanan. Peminda-

han itu mulai diberlakukan Senin (9/10) hari ini. Kepala SMPN 2 Rendang Ketut Suparjana, Minggu (8/10) kemarin, mengungkapkan siswa SMPN 2 Rendang itu sebelumnya belajar di SMPN 1 Rendang. Hal itu didasarkan hasil koordinasi yang dilakukan dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Ka-

rangasem. Kemudian, dari hasil koordinasi itu proses belajar mengajar untuk sementara ini dipindahkan ke SMAN 1 Rendang. Upaya itu dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan siswa belajar. “Kita sudah sampaikan kepada seluruh siswa kelas VII, VIII dan IX yang terdata sebelumnya belajar di SMPN 1 Rendang

Bali Post/kmb41

PINDAH -Siswa pengungsi di SMPN 2 Rendang yang sebelumnya belajar di SMPN 1 Rendang dipindah ke SMAN 1 Rendang, Karangasem mulai Senin (9/10) hari ini.

Harus Berani Tutup Wisata Pendakian

Selama pendakian itu belum ditutup, maka akan sulit menjaga kesucian Gunung Agung tersebut. Pinandita senior di Pura Padma Tiga Besakih Jero Mangku Made Sueca itu mengungkapkan, secara niskala Gunung Agung mulai leteh/atau kotor. Pasalnya, selama ini banyak pendaki yang naik ke puncak Gunung Agung kerap kali melanggar pantangan kesucian sebagaimana dianjurkan. Salah satunya pendaki perempuan yang sedang menstruasi tidak boleh naik ke puncak. Termasuk mengeluarkan kata-kata tidak pantas. Hal itu justru di-

langgar. Perilaku tidak pas itu justru dapat mengotori Gunung Agung itu. Guna tetap menjaga kesucian gunung terbesar di Bali itu harus berani menutup pendakian. Kalau tidak ditutup, maka akan sulit menjaga kesuciannya. “Untuk menjaga kesucian Gunung Agung, tamu jangan dikasi naik. Pendakian harus ditutup. Selama ini banyak pendaki yang naik ‘kotor’. Seperti ada perempuan yang sedang menstruasi, tetap naik ke puncak. Belum lagi hal-hal negatif lainnya yang dilakukan saat mendaki di puncak. Kalau tetap diberikan,

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani menegaskan, status Gunung Agung awas kemudian terjadi seperti ini. Hal itu merupakan suatu yang biasa saja. Karena asap atau solfatara itu keluar bercampur uap air akibat hujan deras yang terjadi tiga hari belakangan ini. Itu menandakan kalau aktivitas gunung masih cukup tinggi. “Hembusan solfatara berwarna putih bercampur uap air dan gas. Karena masih ada suplai energi dari bawah,” katanya. Pihaknya, kata Kasbani, akan terus melihat perkembangan Gunung Agung melalui data-data yang masuk dari alat yang digunakan memantau gunung saat ini. “Kondisi seperti sekarang ini masih belum erupsi,” jelas Kasbani. (kmb41)

ASAP MEMBUBUNG - Biasanya Gunung Agung diselimuti awan pada lerengnya, Namun saat asap membubung setinggi 1.500 meter, lereng Gunung Agung terlihat jelas tanpa awan.

Jaga Kesucian Gunung Agung

Gunung Agung merupakan gunung terbesar dan paling suci di Bali. Secara niskala Gunung Agung itu sudah mulai kotor. Guna tetap menjaga kesucian Gunung Agung itu, memang harus berani menutup wisata pendakian ke gunung terbesar di Bali itu. Jika Gunung Agung ditutup untuk pendakian lalu bagaimana memberi penghidupan kepada para pemandu pendakian itu, sehingga dirinya berikut keluarganya bisa menyambung hidupnya?

menjelaskan, dengan curah hujan tinggi yang turun sejak beberapa hari terakhir ini, tidak mempengaruhi cepat lambatnya terjadinya erupsi. Gunung api itu erupsi kata Suartika, memiliki beberapa tipe yakni preatik dipengaruhi magmatis. Selama Gunung Agung krisis ini memantaunya ditinjau dari perspektif magmatisnya. Magmatis itu membuat frekuensi gempa cukup tinggi. Pihaknya memodelkan letusan itu dari magmatis itu. “Karena itu estimasi kita radius zona bahayanya kita perluas menjadi 12 kilomater. Jika preatik ada pengaruh uap air di bawah kawah. Itu merupakan pendahuluan dari letusan magmatis itu. Jadi urutannya preatik, priatomagmatik baru ke magmatis,” jelasnya.

maka Gunung Agung tetap akan kotor secara niskala. Inilah yang membuat kesucian Gunung Agung menjadi ternodai,” ungkapnya . Hanya, menurut Mangku Sueca, kalau benar ingin menutup pendakian ke Gunung Agung, harus dibicarakan serius oleh instansi-instansi terkait yang membidangi. Selain itu, warga yang menjual jasa sebagai pemandu pendakian juga harus diperhatikan. Jangan sampai penutupan pendakian menyebabkan mata pencaharian mereka hilang. Inilah yang harus dikelola dengan baik. “Para pemandu Gunung Agung harus diperhatikan. Sebab jika sampai pendakian ditutup, dampaknya mata pencarian mereka hilang. Mereka harus diberikan lapangan pekerjaan atau tempat sesuai kemampuan mereka,” katanya. Disinggung wisatawan yang berkunjung ke Be-

sakih tidak diizinkan masuk ke pura sejak dibentuknya Badan Otoritas Pengelola Besakih? Mangku Sueca menegaskan, sejak badan pengelola dibentuk, wisatawan memang tidak diizinkan masuk ke ke pura kecuali bersembahyang. Tapi, katanya, kadangkadang tamu itu melanggar. Dia tetap ingin masuk ke pura. “Aturan ini harus bisa

dihormati dan diikuti wisatawan. Karena pura itu disucikan. Jadi kalau ‘kotor’ masuk ke pura kan menodai kesucian pura. Karena pura merupakan tempat suci yang mau tidak mau harus dijaga kesuciannya,” tegas Mangku Sueca. (nan)

Jero Mangku Made Sueca

HONDA PROMO SPECIAL AT BESAR

DISCOUNT SANG BUNGA RINGAN AH TERIMA TUKAR TAMB

Mobilio

READY STOCK All new CRV

HR-V

*Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0000421-mbl

mulai besok (hari ini - red) proses belajar mengajarnya dipindah ke SMAN 1 Rendang,” ungkap Suparjana. Dikatakan, pertimbangan pemindahan proses belajar mengajar dari SMPN 1 ke SMAN 1 Rendang, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan siswa mengikuti pelajaran yang diberikan. Alasannya saat belajar di SMPN 1 Rendang itu dinilai kurang maksimal. Pasalnya anak-anak duduk berdesakdesakan saat belajar. Satu ruangan harus diisi sekitar 50 siswa akibat keterbatasan meja dan tempat duduk. Kata dia, dengan dipindahkannya ke SMAN 1 Rendang, pihaknya berharap siswa bisa lebih fokus dan konsentrasi pada setiap mata pelajaran yang diberikan. Pemindahan itu juga diharapkan dapat mempermudah komunikasi dan koordinasi antara guru dengan guru dan siswa dengan guru. “Administrasi sekolah juga bisa berjalan dengan semestinya. Orangtua siswa bisa lebih mudah mendapatkan informasi dan mengontrol anak-anak. Jam sekolahnya, anak-anak masuk siang mulai pukul 13.00. Karena sesi paginya dipakai

siswa SMAN 1 Rendang. Setelah mereka pulang baru anak-anak masuk,” jelas Suparjana. Kepala SMAN 1 Rendang I Wayan Janiarta membenarkan jika mulai besok (hari ini - red) siswa pengungsi maupun yang tidak mengungsi dari SMPN 2 Rendang belajar di SMAN 1 Rendang. “Ya mulai besok (hari ini - red) siswa SMAN 2 Rendang akan belajar di SMAN 1 Rendang,” ucapnya. Janiarta mengungkapkan, dengan adanya siswa dari SMPN 2 Rendang belajar di SMAN 1 Rendang, hal itu tidak menjadi masalah. Bahkan, pihaknya mendukung kalau siswa-siswa belajar di SMA. “Sejatinya mereka itu diarahkan bersekolah di Manggis. Kalau ke Manggis kan kasihan jaraknya sangat jauh,” ucapnya. Dia mengatakan, dengan adanya siswa SMPN 2 Rendang mulai belajar di SMA, pihak sekolah berencana memajukan jam masuk. Biasanya siswa masuk kelas pukul 07.30 wita kini dimajukan pukul 07.00 Wita. “Kita juga kurangi jam belajar siswa. Kalau sebelumnya satu jam 45 menit dan kini menjadi 40 menit,” terang Wayan Janiarta. (kmb41)


TABANAN

14

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Diresmikan, Balai Banjar Adat Mertha Nadi Biaung Kelod

Bali Post/ist

PRASASTI - Bupati Eka saat menandatangani prasasti Balai Banjar Adat Merta Nadi Biaung. Tabanan (Bali Post) Warga Banjar Adat Mertha Nadi Biaung Kelod, Penebel, Tabanan tampak sumringah. Pasalnya, warga akhirnya memiliki Balai Banjar Adat yang representatif. Tercatat tiga tahun warga menanti bangunan yang salah satu fungsinya bisa digunakan sebagai tempat sangkep. Peresmian Balai Banjar Adat itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Sabtu (7/10) lalu. Sebelum penandatanganan prasasti, dipentaskan tarian maskot Kabupaten Tabanan yaitu

tari Bungan Sandat Serasi yang dibawakan oleh STT Mertha Nadi. Hadir anggota DPRD Tabanan I Nyoman Suadiana, C a m a t Penebel IGA Su partiwi dan Perbekel serta tokoh adat setempat. Ketua panitia mengatakan, jika pengukuhan balai banjar itu membuat banga warga banjar setempat. Apalagi penantian relatif panjang selama tiga tahun. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tabanan yang berkenan meresmikan serta menyaksikan pemelaspasan balai banjar dan melanting.

Diakuinya, awalnya memang terasa sulit mewujudkannya. Berkat semangat warga merasa bersatu dan memiliki, masalah pelik itu akhirnya bisa teratasi. Apalagi Pemkab Tabanan juga mengucurkan bantuan pembangunan balai banjar. Pembangunan balai banjar Mertha Nadi Biaung Kelod, Penebel dilakukan secara bertahap dengan menghabiskan dana Rp 875 juta. Bupati Eka memberi apresiasi pembangunan Banjar Adat Mertha Nadi Biaung Kelod yang diusahakan warga dengan gotong royong. “Sepanjang komunikasi nyambung, pasti ada jalan keluar. Dan saya pasti akan bantu. Luar biasa cantik balai banjar ini, seperti bupatinya, bersih dan auranya bagus,” canda Bupati Eka. Bupati Eka pun mengaku tidak asing dengan bangunan ini. Dulu dirinya mengaku sering didemo karena jalan rusak, bahkan sedikit diancam. Namun, dirinya mengaku tetap sabar demi masyarakat. “Saya teringat bangunan di sini dulu rusak dan jalannya juga rusak. Itulah keadaan kita di Tabanan, meski kita lahir di daerah sulit. Tetapi, apabila kita mau berjuang bersama- sama, maka hasilnya akan bisa sukses. Itulah peran pemimpin yang baik,” jelasnya. (kmb28)

Monumen Pesawat Terbang dan Galeri, Warnai Desa Wisata Nyambu

Tabanan (Bali Post) Desa Wisata Nyambu adalah salah satu desa wisata di Kabupaten Tabanan. Desa itu selalu berupaya melakukan pembenahan dengan melibatkan pemberdayaan masyarakat. Selain pertanian, seni dan budaya desa wisata yang berlokasi di Kecamatan Kediri itu juga menghadirkan monumen pesawat terbang. Di samping itu, juga galeri kenangan Marsekal TNI IB Putu Dunia di Banjar Tohjiwa, Desa Nyambu. Keberadaan monumen pesawat terbang dan galeri Marsekal TNI I.B. Putu Dunia itu diresmikan Komandan Lanud Ngurah Rai Kolonel Pnb. Wayan Superman, Minggu (8/10) kemarin. Monumen itu dibangun di areal rumah Marsekal TNI I.B. Putu Dunia, berbentuk bangunan berlantai dua yang dikemas apik. Di lantai dua (atas - red) tampak sebuah pesawat latih berwarna merah. Sedangkan pada lantai dasarnya dijadikan ruang galeri. Galeri itu berisi fotofoto, baju kedinasan, bintang dan lencana kehormatan, serta beragam penghargaan milik Marsekal TNI I.B. Putu Dunia selama perjalanan kariernya, hingga menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau).

Bali :Post/kmb28

PERESMIAN - Komandan Lanud Ngurah Rai Kolonel Pnb Wayan Superman saat peresmian monumen pesawat terbang dan galeri kenangan Marsekal TNI IB Putu Dunia. Perbekel Desa Nyambu IB Putu Sunarbawa menyampaikan monumen pesawat terbang dan galeri ini merupakan gagasan dan inovasi agar senantiasa dilakukan melakukan pembenahan di desa wisata Nyambu. Hebatnya, hanya dalam kurun waktu empat bulan hal itu bisa diwujudkan. “Selain untuk mendukung keberadaan Desa Nyambu sebagai desa wisata, monumen dan galeri ini kita harapkan bisa memotivasi generasi muda mencapai karier di bidang lainnya,” ucapnya. Marsekal TNI (Purn) I.B. Putu Dunia mengatakan,

berbekel pengalaman yang dimilikinya, ia berharap lahir generasi muda yang lebih baik. “Saya tidak ingin menjadi satu-satunya orang menyandang bintang empat di Bali, Sesungguhnya saya ingin menjadi yang pertama dengan harapan akan ada generasi baru yang kedua menyusul,” harapnya Ia juga berharap para pengunjung monumen dan galeri ini akan bisa memetik kondisi sederhana di sini, di mana sebuah keberhasilan bisa terwujud karena adanya kemauan yang kuat dan perjuangan serta doa dari orangtua. (kmb28)

Bali Post/kmb24

KOLAM - Kolam budi daya ikan nila milik Pokdakan Bentuk Sari diterjang banjir beberapa waktu lalu.

Banjir, Sapu Benih Ikan Pokdakan Alami Kerugian Puluhan Juta

Tabanan (Bali Post) -

Hilangnya benih ikan dan ikan nila siap konsumsi itu, kata Made Sutana, karena disapu banjir. Pihaknya baru mengetahui sekitar pukul 04.00 pagi. Ketika itu Sutana datang ke kolam mengontrol ikan yang dipelihara. “Saat saya tiba di kolam, air dari saluran irigasi sudah meluap masuk ke kolam di bagian atas. Sedangkan kolam yang ada di bagian bawah sudah terendam air dari pangkung yang ada di bawahnya,” paparnya.

Ia pun langsung bertindak. Dan hanya berhasil menyelamatkan ikan yang berada di kolam bagian atas saja. Karena volume air sangat besar menerjang kolam bagian bawah, Sutana akhirnya tidak kuasa melakukan tindakan pencegahan. Dalam kasus ini, ia pun hanya bisa pasrah. Sutana sendiri telah menggeluti budi daya perikanan tangkap ini sekitar 14 tahun. Ia mengaku baru pertama kali ini bencana banjir menyerang kolam budi dayanya. Tidak hanya menghanyutkan ikan budi dayanya, banjir juga menyebabkan beberapa ternak babi yang dipelihara warga di bagian utara kolam juga hanyut terbawa banjir. (kmb24)

uji keseragaman. Setelah uji keseragaman klon terpilih akan menjadi varietas yang akan dikembangkan di penangkaran. Mekanisme selanjutnya pascadapat label, barulah dilempar ke petani untuk ditanam. Pemkab Tabanan mengembangkan varietas baru dari

beras merah Jatiluwih. Beras merah itu menjadi andalan dari daerah lumbung beras Bali. Varietas yang diinginkan adalah padi yang menghasilkan beras merah tidak jauh dari varietas sekarang. Namun lebih tahan hama serta memiliki waktu tanam pendek. (kmb24)

Akibat hujan turun lebat beberapa hari terakhir, menyebabkab benih ikan dan ikan air tawar budi daya yang dikembangkan Kelompok Pembudi Daya Ikan (Pokdakan) Bentuk Sari di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, hilang tersapu banjir. Karena kejadian ini Pokdakan menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah. Ketua Pokdakan Bentuk Sari Made Sutana, Minggu (8/10) kemarin, mengatakan hujan lebat yang turun di Tabanan beberapa hari terakhir menyebabkan banjir. Akibatnya permukaan air di kolam budi daya jauh lebih tinggi dibandingkan kolamnya. Karenanya, benih ikan nila sekitar 250 ribu ekor dan ikan nila ukuran konsumsi sekitar 300 kg yang dipelihara hanyut. Untuk kolam bagian bawah semua tersapu bersih. Peristiwa itu kata Sutana terjadi Kamis (5/10) lalu

Akibat peristiwa ini, kata Sutana, membuat Pokdakan Bentuk Sari menderita kerugian puluhan juta rupiah. Kerugian itu dihitung dari harga benih ikan nila ukuran 7-9 cm Rp 300 per ekor dan harga ikan nila konsumsi mencapai Rp 25 ribu per kg. “Padahal benih ikan nila sudah ada yang mau membeli, malah sudah diberi uang muka Rp 5 juta. Benih ini hendak disebar ke Danau Batur, Bangli untuk dibesarkan,” ujar Sutana.

Panen Beras Merah

Tabanan (Bali Post) Tahap pemurnian varietas beras merah Jatiluwih saat ini sudah memasuki uji tanam. Uji tanam itu dilangsungkan di tiga jenis dataran berbeda, yakni rendah, sedang dan tinggi. Uji coba di dataran rendah itu dilakukan di Subak Pagedangan Nyitdah, Kediri. Uji coba itu menghasilkan padi beras merah yang bagus. Kepala Dinas Pertanian I Nyoman Budana, Minggu (8/10) kemarin mengatakan, dalam uji coba di tiga dataran berbeda itu baru dipanen untuk dataran rendah saja. Sedangkan untuk dataran tinggi ditanam di wilayah Baturiti. Usianya baru dua bulan. Untuk dataran sedang diusahakan di daerah Batuaji.

Pada uji coba beras merah di dataran rendah ditanami sembilan klon calon varietas baru beras merah dengan luas lahan sepuluh are. Beras merah yang terbaik tetap klon unggulan G0. “Klon G0 masih menjadi unggulan. Pasalnya, dari segi warna sama dengan induknya. Waktu tanamnya lebih pendek. Ketinggiannya tercatat lebih pendek dari induknya,” ujar Budana. Setelah klon G0 yang menduduki posisi dua terbaik adalah G10. Selama penanaman di dataran rendah ini, kata Budana, tidak ada serangan hama. Hanya terancam oleh burung. Setelah panen ini, kata Budana, akan dilakukan penanaman kembali satu kali. Barulah setelah itu dilakukan


15

Senin Paing, 9 Oktober 2017 Jadwal Pertandingan Zona Eropa Selasa (10/10) dini hari --------------- Grup D ------------------------------------------------Moldova Serbia Wales

vs vs vs

Austria Georgia Irlandia

--------------- Grup G ------------------------------------------------Albania Makedonia Israel

vs vs vs

Italia Liechtenstein Spanyol

Grup I Finlandia Islandia Ukraina

vs vs vs

Turki Kosovo Kroasia

Zona Eropa --------------- Grup A ------------------------------------------------Belarus Bulgaria Swedia

vs vs vs

Belanda 1-3 Prancis 0-1 Luksemburg 8-0

1. Prancis 2. Swedia 3. Belanda 4. Bulgaria 5. Belarus 6. Luksemburg

6 6 5 4 1 1

1 2 3 5 6 6

2 1 1 0 2 2

16-5 26-7 19-12 13-18 5-19 7-25

20 19 16 12 5 5

--------------- Grup B ------------------------------------------------Andora Kep. Faroe Swiss

vs vs vs

Portugal Latvia Hungaria

1. Swiss 2. Portugal 3. Hungaria 4. Kep. Faroe 5. Latvia 6. Andora

9 8 3 2 1 1

0 1 5 4 7 7

9 9 9 9 9 9

0 0 1 3 1 1

23-5 30-4 13-14 4-15 3-18 2-19

0-2 0-0 5-2 27 24 10 9 4 4

--------------- Grup H ------------------------------------------------Bosnia Siprus Gibraltar

vs vs vs

Belgia Yunani Estonia

1. Belgia 2. Yunani 3. Bosnia 4. Estonia 5. Siprus 6. Gibraltar

8 4 4 3 3 0

0 1 3 4 5 9

9 9 9 9 9 9

1 4 2 2 1 0

Sofia -

Gol menit ke-3 Blaise Matuidi memastikan kemenangan Prancis 2-1 atas tuan rumah Bulgaria pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, di Sofia, Minggu (8/10) kemarin. Kemenangan di Stadion Nasional Vasil Levski ini membuat langkah Les Bleus lebih lapang menuju putaran final.

Hasil Pertandingan

9 9 9 9 9 9

Matuidi Lapangkan Jalan Les Bleus ke Putaran Final

3-4 1-2 0-6

39-6 25 * 13-6 16 22-12 14 12-17 11 9-14 10 3-43 0

Menyusul kemenangan 8-0 Swedia atas Luksemburg, persaingan di Grup A makin sengit di sisa satu pertandingan. Prancis yang memimpin klasemen dengan selisih satu poin atas peringkat kedua Swedia, optimis menjamu Belarus di laga pamungkas Rabu mendatang sekaligus memburu tiket otomatis ke putaran final. ‘’Pertandingan sulit dengan banyak membuat kesalahan sendiri,’’ ujar pelatih Prancis Didier Deschamps setelah timnya meraih kemenangan berkat gol di awal pertandingan. Hasil di Sofia itu menempatkan Deschamps sebagai pelatih terbaik di Prancis dengan rekor 42 kemenangan dari 68 pertandingan sejak memimpin Les Bleus pada 2012. Rekornya melewati pencapaian Raymond Domenech dengan 41 menang dalam 71 pertandingan (2004-2010) dan Michel Hidalgo 41 menang dalam 75 laga (1976-84). ‘’Yang utama dari laga ini memang kemenangan tapi seharusnya kami bisa bermain lebih baik lagi. Kami masih mempunyai satu pertandingan lagi dan nasib lolos ada di tangan kami sendiri. Jadi kami harus memenangkan pertandingan Rabu nanti,’’ tambah Deschamps. Laga di Sofia kemarin, dihubungkan dengan kegagalan Prancis tampil di putaran final Piala Dunia 1994

di AS. Kala itu gol Emil Kostadinov membawa Bulgaria menang 2-1 di Parc Des Princes sekaligus mengubur mimpi Prancis lolos kualifikasi. Skenarionya berjalan berbeda. Bulgaria tidak pernah lagi menemukan generasi emasnya untuk menggantikan sang legenda seperti Kostandinov, Hristo Stoichkov atau pun Yordan Letchkov yang membawa negeri itu mencapai semifinal di AS. Prancis tidak menemui kesulitan untuk mencetak gol setelah Antoine Griezmann memberi umpan matang yang diselesaikan Matuidi dari sudut sempit saat pertandingan berjalan baru tiga menit. Tim tamu berulangkali mengancam gawang tuan rumah namun tembakan Kylian Mbappe dan Griezmann tidak mampu menemui sasaran meski posisinya sudah tepat. Sebaliknya Hugo Lloris baru bekerja keras pada menit ke-37 saat dipaksa harus penyelamatan dari sundulan Georgi Kostadinov. Sepuluh meniet jelang jeda, Prancis mendapat persoalan besar saat gelandang Chelsea N’Golo Kante ditarik keluar karena cedera hamstring. Dia digantikan Adrien Rabiot. ‘’Kante absen untuk laga Rabu nanti,’’ jelas Deschamps. Bulgaria mendapat peluang emas di awal babak kedua saat tembakan

vs vs vs

Honduras 1-1 Panama 4-0 Trinidad & Tob. 3-1

1. Meksiko 9 6 3 0 14-4 21 * 2. Kosta Rika 9 4 4 1 13-6 16 * 3. AS 9 3 3 3 16-11 12 4. Panama 9 2 4 3 7-9 10 5. Honduras 9 2 4 3 10-17 10 6. Trinidad & Tobago 9 1 0 8 5-18 3 ---------------------------------------------------------------------------Ket. * = lolos ke putaran final. ---------------------------------------------------------------------------Tim yang lolos ke putaran final : Tuan rumah : Rusia Eropa : Belgia, Inggris, Jerman, Spanyol Afrika : Nigeria Asia : Iran, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan Amerika Utara, Utara, Tengah dan Karibia : Meksiko, Kosta Rika Amerika Selatan : Brazil

Kosta Rika dan Nigeria Lolos

San Jose Kosta Rika menyusul jejak Meksiko lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah menahan imbang Honduras 1-1 pada pertandingan kualifikasi zona Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF), Minggu (8/10) kemarin. Sementara Nigeria menjadi wakil pertama Benua Afrika yang meraih tiket ke Rusia tahun depan. Penyerang Kosta Rika Kendall Waston mencetak gol di injury time babak kedua yang memaksa skor imbang pada laga di San Jose. Dengan tambahan 1 poin itu Kosta Rika yang mencapai perempatfinal pada Piala Dunia 2014, menjadi wakil kedua Zona CONCACAF yang lolos. Zona ini masih menyisakan satu lagi posisi otomatis lolos, sementara peringkat ke-4 akan memainkan playoff melawan juara playoff Asia untuk tiket terakhir. Pertandingan kemarin merupakan lanjutan setelah pertandingan Sabtu lalu ditunda akibat hujan. Honduras memimpin lebih dahulu menit ke-66 melalui Eddie Hernandez yang menyundul bola dari jarak dekat. Tuan rumah nyaris kehilangan angka yang diperlukan namun akhirnya meraih hasil imbang di detik-detik akhir pertandingan ketika Waston berhasil menyambut umpan silang Bryan Ruiz dan menggetarkan gawang Honduras. Di laga pamungkas Honduras yang menempati peringkat keempat, akan menjamu Meksiko. Kosta Rika memainkan laga terakhir di kandang peringkat keempat Panama. Sedangkan peringkat ketiga AS dengan 12 poin, lebih difavoritkan meraih kemenangan namun harus memainkan laga hidup-mati melawan Trinidad dan Tobago untuk mendapatkan tiket lolos otomatis. Nigeri Lolos Di Abuja, Nigeria diselamatkan oleh gol Alex Iwobi sebelum meteik kemenangan tipis 1-0 atas Zambia. Tambahan 3 poin itu menempatkan tim berjuluk Elang Super memimpin klasemen grup B dan menjadi wakil pertama benua Afrika di putaran final. Dengan sisa satu pertandingan, Nigeria mengoleksi 13 poin disusul Zambia (7), Kamerun (6) dan Aljazair (1). Gol penyerang Arsenal itu terjadi pada menit ke-73. ‘’Target kami adalah meloloskan tim menuju turnamen terbaik seperti Piala Dunia ini,’’ ujar kapten tim Nigeri Moikel Obi yang memili istri berkewarganegaraan Rusia. ‘’Istri saya warga negara Rusia. Dia dan anak saya akan berada di Rusia untuk menjadi pendukung tim hebat ini,’’ tambahnya. Hanya juara grup yang mendapatkan tiket lolos. Ini artinya Afrika masih menyisakan empat tiket ke putaran final. (kmb39/afp)

Spas Delev melayang di atas mistar gawang. Upaya tuan rumah mencetak gol tak pernah terwujud hingga peluit akhir pertandingan berbunyi. Di Stockholm, penyerang Marcus Berg mencetak empat gol dan Andreas Granqvist membukukan dua penalti ketika Swedia menghancurkan Luksemburg dengan skor 8-0 di depan 50.022 penonton di The Friends Arena. Dua gol lainnya dihasilkan Mikael Lustig dan Ola Toivonen untuk Swedia yang menempati peringkat kedua klasemen.

Garuda Muda Tundukkan Timnas U-19 Thailand

Zona Amerika Utara, Tengah dan Karibia Kosta Rika AS Meksiko

Bali Post/rtr

SELEBRASI - Penyerang Prancis Blaise Matuidi melakukan selebrasi usai mengoyak gawang Bulgaria pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Minggu (8/10) kemarin.

Bali Post/ant

TERJATUH - Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri (tengah) terjatuh saat dihadang pesepak bola Timnas Thailand U-19 Kritsada Nontharat (kiri) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/10) kemarin. Tim Garuda Muda Indonesia menang 3-0. Bekasi (Bali Post) Tim nasional Indonesia U-19 mengalahkan Thailand 3-0 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam laga persahabatan, Minggu (8/10) kemarin. Witan Sulaeman, Syahrian Abimanyu dan Saddil Ramdani memastikan kemenangan tim Garuda Muda dengan gol-golnya. Bermain di hadapan 38 ribu lebih pendukungnya, tim tuan rumah tampil menekan pertahanan Thailand sejak wasit Oki Dwi Putra meniupkan peluitnya sebagai tanda babak pertama dimulai. Egy Maulana Vikri dan kolega memperoleh peluang gol perdananya di menit ke-5 melalui umpan silang dari sisi kiri lapangan, namun berhasil terbaca kiper Suthipong Pisansub. Serangan balik coba dibangun oleh anak asuh Marc Alavendra Palacios ke gawang Indonesia, namun para pemain Thailand yang berpostur tubuh di atas rata-rata tim Indonesia kerap terbentur garda pertahanan Firza Andika dan M Iqbal di tengah lapangan. Peluang kembali direbut Indonesia pada menit 12 saat penyerang Rafly Mursalim menciptakan kemelut di depan gawang Thailand lewat sisi kanan perlawanan Indonesia. Umpan silang itu berhasil dimanfaatkan sang kapten tim, Egy, di dalam kotak penalti, namun bola yang dilesatkan belum sesuai target. Kegagalan konsentrasi sang kapten kembali terulang pada menit 37, saat Egy lolos dari sergapan kiper Thailand, namun bola yang dilesatkan justru melambung di atas mistar gawang Thailand. Adalah Witan Sulaeman yang akhirnya berhasil memecah kebuntuan lini serang Indonesia saat memperoleh

peluang dari kecerobohan kiper lawan, Suthipong, pada menit ke-48. Saat itu sang kiper mencoba memutus pergerakan bola dari penyerang Indonesia yang melintas di ujung tengah kotak penalti Thailand, namun bola yang sempat tertangkap Suthipong, justru terlepas dari genggamannya dan diserobot dengan cepat oleh Witan. Dengan leluasa penyerang berkostum 8 itu melesatkan bola ke jaring gawang tanpa kawalan bek belakang Thailand dan mengubah kedudukan papan skor sementara 1-0 untuk keunggulan Indonesia di babak pertama. Pada babak kedua, skuad Garuda Muda memperoleh pasokan stamina baru saat pelatih Indra Sjafri mengganti

posisi gelandang serang Asnawi oleh Hanis Saghara, posisi lini tengah M Iqbal digantikan Saddil Ramdani dan Firza Andika yang mengawal bek pertahanan Indonesia digantikan posisinya oleh Samuel Christianson. Saddil nampak memanfaatkan kepercayaan sang pelatih dengan tampil energik mengoyak pertahanan Thailand di menit 55 dengan mengumpan bola silang kepada Hanis di sisi gawang. Namun peluang itu lepas dari kaki pemain berkostum 19 itu, bola justru direbut Egy namun gagal dikonversi menjadi gol. Indonesia mempertegas kemenangannya melalui gol kedua di menit 79 lewat kaki pemain tengah Syahrian Abimanyu. Gol tersebut tercipta saat duet Egy dan Hanis memainkan ritme serangan cepat ke gawang Thailand di tengah fokus penyerangan tim lawan. Syahrian berhasil lolos dari sergapan dua bek lawan dan peluang itu dimanfaatkan Egy untuk mengirim bola kepada Syahrian. Pemain berkostum 17 itu menyepakkan bola ke arah sudut gawang yang tidak terjangkau oleh tangan kiper Thailand dan mengubah papan skor sementara 2-0. Sepuluh menit berselang, Saddil memperlebar kekalahan tamunya menjadi 3-0 usai memanfaatkan operan bola dari pemain tengah. Saddil menerobos dua bek lawan dan melesatkan bola ke sudut kiri gawang tanpa sanggup dihalau kiper pengganti Thailand Varuth Wongsomsak. Skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia bertahan peluit akhir dibunyikan. (ant)

Swedia akan melawat ke Amsterdam untuk menghadapi Belanda pada pertandingan penentu Rabu mendatang, sedangkan dan Luksemburg menghadapi Bulgaria. Belanda di posisi ketiga dengan 16 poin usai membekuk Belarus dengan 3-1. Davy Proepper membuka gol pada menit ke-24, namun disamakan tuan rumah melalui gol Maksim Volodko pada menit ke-55. Tim Oranye memastikan kemenangan melalui gol penalti Arjen Robben (84) dan Memphis Depay (90+3). (kmb39/rtr)

Jadi Pemain Pengganti, Ronaldo Cetak Gol dan ’’Assist’’ Andorra La Vella Cristiano Ronaldo menyumbang satu gol dan satu assist saat Portugal menggulung tuan rumah Andorta 2-0 pada pertandingan kualifikasi Grup B Piala Dunia 2018, Minggu (8/10) kemarin. Tambahan tiga poin tandang itu masih menempatkan Portugal di peringkat kedua. Ronaldo yang masuk sebagai pemain pengganti, mengakhiri kebuntuan timnya dengan membuka gol menit ke-63 setelah serangkaian serangan tak membuahkan hasil. Gol kedua lahir menit ke-86 oleh Bernard Silva setelah menerima umpan dari penyerang Real Madrid itu. Portugal mengumpulkan 24 poin atau terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen Swiss yang mencukur tamunya Hungaria 5-2 di laga lainnya. Laga pamungkas di Lisbon yang mempertemukan kedua tim itu Rabu mendatang akan menentukan nasib Portugal atau Swiss untuk mewakili Grup B meraih tiket langsung ke putaran final. Swiss unggul 4-0 sebelum menit ke-50 melalui gol Granit Xhaka (18), Fabian Frei (20) dan dua gol Steven Zuber (43 dan 49). Richard Guzmics mencetak gol balasan Hungaria menit ke-58 sebelum Stephan Lichtsteiner mengakhiri pesat gol tuan

rumah jelang pertandingan usai. Swiss memerlukan kemenangan di laga pamungkas, sebaliknya Portugal yang unggul dalam produktivitas gol, harus meraih poin penuh bila ingin lolos ke Rusia. Pelatih Portugal Fernando Santos terpaksa menempatkan Ronaldo di bangku cadangan karena telah mengantongi satu kartu kuning. Bila mendapatkan kartu kuning lagi, maka dia potensial absen pada laga penentu melawan Swiss. Faktanya Portugal memang terlalu bergantung pada dia untuk meraih kemenangan setelah serangkaian peluang termasuk yang dibuat Ricardo Quaresma tidak menghasilkan gol. Di Grup H, Belgia yang telah memastikan tiket ke Rusia, mencetak kemenangan tipis 4-3 atas tuan rumah Bosnia. Yannick Carrasco menjadi penentu kemenangan Belgia pada laga tandang ini lewat golnya menit ke-83. Hasil ini membuat persaingan memperebutkan posisi runner-up semakin sengit antara Bosnia dan Yunani yang menyodok ke posisi kedua usai menaklukkan tuan rumah Siprus 2-1. Yunani difavoritkan lolos karena di laga pamungkas akan menantang tim lemah Gibraltar. Sementara Bosnia menghadapi Estonia. (kmb39/rtr)


olah raga

16

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Hasil Grand Prix Formula 1 Jepang 1. Lewis Hamilton 2. Max Verstappen 3. Daniel Ricciardo 4. Valtteri Bottas 5. Kimi Raikkonen 6. Esteban Ocon 7. Sergio Perez 8. Kevin Magnussen 9. Romain Grosjean 10. Felipe Massa Klasemen

(Mercedes) 1:27:31,193 (Red Bull) + 1,211 (Red Bull) 9,679 (Mercedes) 10,580 (Ferrari) 32,622 (Force India) 1:07,788 (Force India) 1:11,424 (Haas) 1:28,953 (Haas) 1:29,883 (Williams) 1 lap

1. Lewis Hamilton 2. Sebastian Vettel 3. Valtteri Bottas 4. Daniel Ricciardo 5. Kimi Raikkonen

(Inggris) (Jerman) (Finlandia) (Australia) (Finlandia)

poin 306 247 234 192 148

Konstruktor

poin

1. Mercedes-AMG 2. Ferrari 3. Red Bull 4. Force India 5. Williams

540 395 303 147 66

Bali Post/ant

SELEBRASI - Penyerang Bali United Sylvano Dominique Comvalius (kiri) bersama Stefano Lilipaly (tengah) dan Irfan Bachdim melakukan selebrasi setelah berhasil mencetak gol ke gawang Arema FC pada pertandingan Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (8/10) kemarin. BU mencukur Arema 6-1. Bali Post/rtr

TINJU - Petinju Inggris Chris Eubank Jr. (kiri) menyaksikan wasit menghentikan pertandingan setelah lawannya Avni Yildirim terjatuh usai menerima pukulannya di ronde ketiga pada pertarungan di Stuttgart, Minggu (8/10) kemarin. Eubank Jr. berhak atas sabuk kelas menengah super IBO.

Nadal Raih Gelar Pertama di Beijing

Beijing Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal mengoleksi gelar keenam musim ini dengan menjuarai turnamen Tiongkok Terbuka, Minggu (8/10) kemarin di Beijing. Di partai puncak, petenis Spanyol itu menghancurkan lawannya temperamental Nick Kyrgios dua set langsung. Nadal tak pernah mendapat masalah berarti saat lawannya Kyrgios mendapat penalti dari wasit karena mengumpat dan memprotes di babak pertama. Nadal memerlukan waktu 91 menit untuk mengakhiri perlawanan Kyrgios dengan skor 6-2, 2-1. Nadal tampil di final untuk yang ke-110 kalinya sepanjang kariernya dan memenangkan 75 laga di antaranya. Kemenangannya di Beijing kemarin, membuatnya tak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir. Petenis Spanyol yang mengoleksi 16 trofi Grand Slam itu memperpanjang kesuksesannya setelah menjuarai AS Terbuka bulan lalu. Namun untuk di Tiongkok Terbuka, ia baru sekali memenangkan turnamen ini setelah mengawali penampilannya pada 2005. Kyrgios menampilkan permainan terbaiknya hingga mencapai final. Petenis ranking 19 dunia itu mampu mengimbangi Nadal 2-2 namun selanjutnya menjadi antiklimaks. Dia sudah mendapat peringatan karena ucapannya yang tidak pantas. Saat teringgal 0-30, ia memprotes keputusan wasit dan tidak puas dengan keputusannya. Kekecewaannya diperlihatkan dengan merentangkan tangan. Melengkapi aksi protesnya, ia menggeleng-gelengkan kepala saat berjalan menuju kursi di pinggir lapangan. Akibatnya, wasit menjatuhkan penalti yang memulai proses kegagalannya meraih gelar kelima sepanjang kariernya. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

TROFI - Petenis Spanyol Rafael Nadal berpose dengan trofi turnamen Tiongkok Terbuka setelah menjuarai turnamen di Beijing itu, Minggu (8/10) kemarin.

Garcia Tumbangkan Halep di Final

Beijing Petenis non-unggulan asal Prancis Caroline Garcia memenangi gelar tunggal terbesar sepanjang kariernya dengan menumbangkan unggulan kedua Simona Halep 6-4, 7-6(3) di final Tiongkok Terbuka, Minggu (8/10) kemarin. Meski kalah, Halep menjadi petenis peringkat satu pada daftar peringkat yang dirilis Senin ini oleh WTA. Garcia memperpanjang rentetan kemenangannya menjadi 11 pertandingan dan menambahi kesukesannya di Wuhan Terbuka pekan lalu. Petenis yang saat ini menghuni peringkat 15 dunia itu akan naik ke peringkat kelima pada Senin, menandai debutnya di sepuluh besar. Halep mematahkan servis Garcia pada game pertama. Tapi petenis 23 tahun itu segera menghantam balik, dua kali mematahkan servis lawannya dari Rumania itu untuk memenangi set pertama. Dengan skor terkunci 3-3 pada set kedua, Garcia menyelamatkan sembilan break point secara beruntun pada game ketujuh, sebelum unggul 4-3 namun Halep mampu bangkit untuk memaksakan tiebreak. Petenis putri Prancis itu menjadi petenis pertama yang ‘’mengawinkan’’ gelar ganda di Wuhan dan Beijing dan sekarang berada di jalur untuk tampil pada tunamen penutup musim WTA Finals. Kemenangannya di Tiongkok itu membuatnya melampaui Johanna Konta asal Inggris pada persaingan delapan besar menuju turnamen Finals di Singapura. Catatan Halep pada final tahun ini tidak memuaskan. Petenis 26 tahun itu hanya menang satu kali dari lima final sejauh ini yakni Madrid Terbuka pada Mei. (afp/ant)

Serdadu Tridatu Gebuk Singo Edan

Gianyar (Bali Post) -

Tim tuan rumah Bali United (BU) sukses menggebuk lawannya tim Singo Edan dengan skor 6-1 (2-1) dalam lanjutan Kompetisi Liga 1, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (8/10) kemarin. Keenam gol yang bersarang ke gawang Arema yang dikawal Dwi Kuswanto dilesakkan mesin gol Serdadu Tridatu: Sylvano Dominique Comvalius (2 gol), Stefano Lilipaly (2 gol) dan Irfan Bachdim dan Miftahul Hamdi masing-masing 1 gol. Comvalius sekaligus mentahbiskan dirinya pemain tersubur dengan mengoleksi 30 butir gol. Gol pembuka kemenangan Bali United dicetak Irfan Bachdim melalui tendangan bebas, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Hasan Akrami baru bergulir tujuh menit. Tendangan bebas berawal dari pelanggaran yang dilakukan pemain Arema Arthur Cunha da Rocha. Sontekan Irfan meluncur deras ke gawang, dan tak mampu dibendung

kiper Dwi Kuswanto. Selang dua menit, Sylvano Comvalius menggandakan kemenangan lewat titik-putih. Penalti diberikan wasit Hasan, setelah Nick van der Velden dijegal Hendro Siswanto di petak keramat. Tertinggal 0-2, Arema yang didukung sekitar 2.000 suporternya berupaya mengejar ketinggalan. Alhasil, Esteban

KONI Evaluasi Pelaksanaan Porprov

Denpasar (Bali Post) KONI Bali menggelar rakor atau rapat koordinasi bersama KONI kabupaten dan kota se-Bali, Senin (9/10) ini. Tujuannya, untuk mengevaluasi pelaksanaan hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, serta untuk perbaikan pada event serupa Bali XIV/2019 di Tabanan. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di Denpasar, Minggu (8/10) kemarin menjelaskan, pihaknya telah mengecek langsung ke KONI Jabar dan bertemu dengan Pengprov ISSI Jabar, Pengprov ISSI Pengandaran, serta KONI Pengandaran. Hasilnya, dua atlet balap sepeda yakni Chendy Septyan dan Chelly Aristya sama sekali tak pernah mengajukan perpindahan. Herannya lagi kedua atlet balap sepeda tersebut bisa mengantongi KTP Bali. Karena itu, Suwandi bakal mengembalikan kepada KONI kabupaten dan kota, sebab Porprov merupakan hajatan KONI se-Bali.

‘’Saya juga ingin tahu jawabannya, bagaimana komitmen ke depan, apakah tetap demi gengsi daerah sesaat, diperbolehkan pembinaan secara instan dengan mendatangkan atlet luar Bali, atau mengandalkan pembinaan murni atlet lokal?’’ tanya Suwandi. Yang jelas, dirinya tak setuju saat Porprov atlet luar Bali berlaga di Porprov, kemudian pasca-Porprov balik ke daerah asalnya dan mendapatkan bonus. Justru dirinya ingin para atlet juara Porprov, pembinaannya tetap berkelanjutan dan berkesinambungan, hingga bisa mengharumkan nama Bali di kancah nasional. Suwandi ingin pembinaan olahraga di seluruh kabupaten dan kota di Bali supaya merata dan sejajar. ‘’Saya tak ingin dalam menggeliatkan pembinaan olahraga di kabupaten yang tertinggal,’’ katanya. Dia mencontohkan, pembinaan olahraga Bangli apa kendalanya. ‘’Apakah perlu KONI Bali mengucurkan dana pembinaan?’’ tanyanya. (022)

Gabriel Vizcarra yang menerima umpan matang dari Adam Alis Setyano, berhasil mencocorkan bola hingga mengoyak gawang BU yang dijaga mantan kiper Arema Made Wardana. Sampai turun minum, Bali United unggul 2-1. Pada interval kedua, Bali United tampil kesetanan dengan menambah empat butir gol. Keempat gol diciptakan Stefano Lilipaly di menit ke-51. Stefano yang menerima umpan long-pass dari Made Andhika melakukan aksi solo run hingga memperdaya kiper Dwi Kuswanto. Selanjutnya, penalti Sylvano Comvalius di menit ke-75. Wasit Hasan memberi penalti, setelah Mifathul Hamdi dijatuhkan kiper Dwi Kuswanto di areal terlarang. Gol berikutnya, selang semenit Stefano Lilipaly memperbesar ke-

menangan timnya menjadi 5-1, dan gol penutup kemenangan Bali United hasil bidikan Miftahul Hamdi di menit ke-84, menuntaskan umpan Sylvano Comvalius. Sampai pertandingan berakhir, Bali United menang besar 6-1. ‘’Kami menang besar, sebab strategi Arema terlalu bernapsu mencetak gol dan terus menyerang. Justru taktik ini menguntungkan kami. Saya tak mempermasalahkan terciptanya gol melalui penalti, sepak pojok, tendangan bebas maupun hasil kerja sama tim,’’ papar pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro. Pada bagian lain, pelatih Arema Joko ‘’Gethuk’’ Susilo mengakui Bali United layak menang. ‘’Ingat saya Joko Susilo yang tak beruntung, bukan timnya lho,’’ cetusnya. (022)

150 Pecatur Ikuti Puputan Badung Cup

Denpasar(Bali Post) Tercatat 150 pecatur mengikuti turnamen terbuka Puputan Badung Cup /2017 di Lapangan Puputan Badung, Minggu (8/10) kemarin. Para peserta melakoni catur cepat dengan sistem Swiss tujuh babak. Hajatan ini digelar berkat kerja sama Puri Satria Denpasar dengan Komunitas Catur Puputan, yang biasa mengkal di Lapangan Puputan Badung. Dalam sambutannya, sesepuh Puri Satria Tjok Rat menjelaskan, dalam olahraga asah otak ini, menang dan kalah merupakan hal yang wajar. ‘’Namun, bagaimana pecatur itu dituntut agar senantiasa meningkatkan disiplin,’’ pesan anggota DPD ini. Sementara itu, Ketua Pengprov Percasi Bali Sang Putu Subaya menambahkan, penyelenggaraan turnamen catur Puputan Badung Cup ini standar dengan pelaksanaan Porprov Bali. Sang Putu Subaya bangga saat Porprov pihaknya berhasil menangkal kehadiran

pecatur luar Bali, yang ingin memanfaatkan sesaat di ajang Porprov. ‘’Kami berkomitmen memberdayakan potensi pecatur lokal,’’ katanya. Dia pun berharap, melalui kejuaraan ini, bakal lahir pecatur andal yang mampu mengharumkan Bali baik di kancah nasional maupun

internasional. ‘’Saya patut bangga, dalam kejurnas catur yang melibatkan 32 provinsi, Bali bercokol di peringkat keenam,’’ tuturnya. Turnamen dalam rangka merayakan Hari Puputan Badung ke-111 ini, pesertanya nonmaster atau master usianya di bawah 19 tahun. (022)

Bali Post/ist

BUKA TURNAMEN - Sesepuh Puri Satria Tjok Rat (kanan) memainkan buah catur petama bersama Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi saat membuka turnamen terbuka Puputan Badung Cup/2017, di Lapangan Pupitan Badung, Minggu (8/10) kemarin.

Indonesia Incar Emas di Nomor Perorangan WJC

Yogyakarta (Bali Post) Indonesia mengincar satu emas di nomor perorangan pada kejuaraan dunia bulu tangkis junior (BWF World Junior Championships/WJC) 2017 yang akan digelar di Yogyakarta 9-22 Oktober. ‘’Ada beberapa sektor di nomor perorangan yang memiliki peluang cukup bagus untuk meraih medali emas. Namun, yang paling berpeluang ada di tunggal putri,’’ kata manajer tim World Junior Championships (WJC) Indonesia Susy Susanti di Yogyakarta, Minggu (8/10) kemarin. Selain tunggal putri, sektor lain di nomor perorangan yang berpotensi meraih emas berasal dari sektor ganda putri dan ganda campuran. ‘’Yang paling penting, seluruh pemain harus bekerja keras karena persiapan untuk tampil di kejuaraan ini sudah dilakukan dengan cukup baik. Minimal bisa meraih satu gelar juara,’’ kata Susy.

Nomor perorangan akan dipertandingkan mulai 16-22 Oktober yang diikuti pebulu tangkis dari 64 negara. Jumlah negara peserta WJC di Indonesia tersebut juga merupakan jumlah terbanyak selama penyelenggaraan kejuaraan junior dunia itu. Selain nomor perorangan, dalam kejuaraan junior tersebut juga akan dipertandingkan nomor beregu campuran pada 9-14 Oktober, diikuti 45 negara dan akan memperebutkan Piala Suhandinata. Indonesia menargetkan mampu masuk hingga babak semifinal pada nomor beregu campuran tersebut. ‘’Minimal sampai semifinal. Namun, saya juga tetap berharap agar tim Indonesia bisa meraih juara,’’ kata Susy. Dalam nomor beregu campuran, tim Indonesia menempati unggulan kedua di bawah tim dari Korea Selatan yang menjadi unggulan

pertama. Salah satu pemain tunggal putri andalan Indonesia Gregoria Mariska Tunjung yang akan bermain untuk terakhir kalinya di kejuaraan junior bertekad menorehkan prestasi manis meskipun untuk menjadi juara tidak mudah karena lawan yang dihadapi tidak bisa dianggap sepele. ‘’Pemain dari Malaysia dan Tiongkok merupakan lawan yang berat. Tetapi, saya akan berusaha tampil tanpa beban. Ini kejuaraan junior terakhir saya sehingga saya ingin meraih prestasi yang sebaik-baiknya,’’ katanya. Hal senada disampaikan beberapa pemain andalan Indonesia lain seperti Rehan Naufal Kusharjanto yang berharap bisa melaju hingga babak semifinal, baik di nomor perorangan maupun beregu campuran. ‘’Korea Selatan, Jepang dan negara-negara lain mengeluarkan pemain-pemain

terbaik mereka. Saya akan bermain maksimal tanpa beban,’’ kata Rehan yang akan berpasangan dengan Siti Fadia di nomor ganda campuran. Sementara itu, salah satu pemain tunggal putra asal Prancis Christo Popov yang akan tampil untuk pertamakalinya di kejuaraan dunia mengatakan tidak memasang target apa pun. ‘’Tujuan saya adalah memperoleh pengalaman bertanding. Tidak ada target khusus,’’ katanya. Pada penyelenggaraan WJC 2017, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah 25 tahun berselang. ‘’Kami akan mengemas pertandingan dalam bentuk sportainment. Tidak hanya olahraga saja tetapi ada unsur hiburannya. Harapannya bermanfaat untuk masyarakat agar semakin menyukai bulu tangkis,’’ kata Ketua Panitia Pelaksana BWF WJC 2017 Achmad Budiharto. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Paing, 9 Oktober 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

!Dcr Cook Khusus Masakan Indonesia(No Msg),Bhs Inggris, Hub: Komang 081916148665 Bali Camp

LOWONGAN Dcr Pembantu Rmh Tangga KTP Bali T:08123854425

B.BP.004.10.17.0000503

Dcr House Keeping/HK,FO,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta

B.BP.001.10.17.0000496

Dcr Teknisi,Sales,Spv Mrktg Gaji+Bonus+Komisi+BPJS, Lam The Banyumas Villa Jln Tukad Banyumas No.1 Denpasar

B.BP.821.10.17.0000277

Dicari SPG Min.SMU Max.27Th Penampilan Menarik,Jujur&Rajin Penempatan Kuta&Nusa Dua, Gj1,8 Hub.Lusi 082144355655

B.BP.166.10.17.0000511

Aqua Marine Diving Bali is hiring Indonesian Senior Office Admin with Excellent English.Highly Organized.Attention to detail Can-do Attitude Essential. Mature.Self-starter.MSOffice user.5.5days/wk,8hrs/day,min 12mths.Cover letter (English) CV & exp.Salary & Start Date to:HRD@AquaMarineDiving.com

Dcr PRT Gj 1jt,bisa masak tgl dlm Renon H.082145428767

B.BP.001.10.17.0000295

Dcr Sopir Pariwisata Bhs Inggris aktif max 30th 081999156365

B.BP.001.10.17.0000372

Dcr gru/tng pngajar pariwisata u/sklh tam.min SMK(blh msh kul) WA:08311800081/085237318340 B.BP.001.10.17.0000352

B.BP.001.10.17.0000468

Dicari Staff bs Bhs Inggris Legal Consultan.Hub.Call/WA: 08113800837 dan Kirim CV: balimitra.mpg888@gmail.com

B.BP.001.10.17.0000465

Dicari Tenaga House keeping untuk Home Stay di Ubud bisa English.Hub:0361975752 Email: newgw@hotmail.com

Cr Admin,Cust.service,Prmniaga Tlp.087852459519/085738559532

B.BP.001.10.17.0000367

B.BP.001.10.17.0000452

Dicari Tukang Potong Rambut Pria Segera Hub.087761600352

B.BP.001.10.17.0000418

Pembersih Apartemen Wanita, Tgl dlm,Gj 1,7Jt.087861825975

B.BP.001.10.17.0000491

rajawalikonsultanbali@gmail.com mencari Admin Pajak D3.Pajak

B.BP.001.10.17.0000355

Sales/marketing bw surt lmaran kePertokoan Sudirman Agung B25

B.BP.001.10.17.0000251

Dcr 14 Karyawan/ti,sopir L300 B.BP.153.10.17.0000513 Dcr pria u/sopir laundry Jl. Security,Kasir H:081999251555 !!Dcr Marketing Penglmn,Gaji B.BP.001.10.17.0000363 Kerobokan 78X T.081933110424 Min 2Jt Pas:Uang Saku,Mess dll B.BP.001.10.17.0000440 Dcr Adm 1 org bs comp,Sales H:082341290777,087861775090 Horeca 4org P/W SMK/SMA U/Prsh Dcr supir SIMA+KTP Kuta krm B.BP.166.10.17.0000512 Gln Air 081239321898 18-30’th Distribusi. Lam Jl.Gn Himalaya ***Dicari Disainer Grafis B.BP.001.10.17.0000274 Slt 6 Dps,T-418531,08124646409 Hub.08170678656 Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss, B.BP.001.10.17.0000384 B.BP.001.10.17.0000483 Lancar Ingg,ada Gj+Tip, u/R.M. Dcr Manager Store Jewellery, !Bersih Kos,Pria,Max22Th,Rajin di Legian Hub:081236109808 Jujur,Tinggal dlm,085238203818 pngalaman Hub:082144049040

DP SUPER MURAH Mulai 23Jt-an* TERSEDIA UNIT TEST DRIVE DAVID

Needed Reservation for villa Mgt-good English & Exp,4490319 CV:gm.asaproperty@gmail.com

Dicari Tukang & Kepala Tukang u/Vila,hrs pglmn,0361-4490319 CV ke gm.asaproperty@gmail.com

B.BP.001.09.17.0001952

B.BP.001.10.17.0000454

DIJUAL MOBIL

Suami-Istri Krj RT,Helper Las, Srbtn Laki,Fas:Mess.0811392860

B.BP.001.10.17.0000489

B.BP.004.10.17.0000463

Dbthkn Admin(Min D1 Single) & Opration Sopir,Kurir(Max.28Th) Krm Lam ke Jl.Gunung Soputan I/107 Dps Telp.8466317

B.BP.001.10.17.0000506

Needed HK for villa @Seminyakspeak Eng,can Cook&Exp-4490319 CV:gm.asaproperty@gmail.com

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349

B.BP.001.10.17.0000253

B.BP.164.10.17.0000473

DIJUAL RUMAH Djl Rumah 2Are Permanen 1 M, SemiPermanen 700Jt Nego.Lokasi Gg.Sosro Klk Hp.085792723723

B.BP.001.10.17.0000252

Sgr Marketing/Admin/Sekretaris Web Design.085333124775 Email: nugreenworld@gmail.com

B.BP.165.10.17.0000301

BU Ruko Lt3 Jl.Cargo Dps Bangunan 270m2,Tnh 191m2,424133

B.BP.004.10.17.0000501

B.BP.001.10.17.0000216

Cr karyawan Money changer (pria) Hb:08123636456

B.BP.001.10.17.0000504

Dibutuhkan Tk .Kebun segera Hub.085100899331 Sanur Jl.Tukad Anyar No.27

Dibutuhkan Waitris dan Asisten Accounting untuk Restoran di Canggu.Berpenampilan Menarik, Sopan,bisa Bahasa Inggris dan Mampu Bekerja sbg Team.Kirim CV ke tamannauli.kl@gmail.com / dewaayu@tamannauli.com Ph.08123807084

B.BP.004.10.17.0000374

B.BP.001.10.17.0000249

DIJUAL MOTOR

Dibthkan Sgr Kasir,Pramuniaga u/Super Market.Lam lsg Kemari Super Store Jl.Hangtuah 35 Sanur Telp.288460

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.10.17.0000405

RUPA-RUPA

B.BP.005.10.17.0000157

DIJUAL MOBIL

Rumah Kargo Indah II No.7A Dps Hub.08123958482/08988216283

FORD

Ford Escape 2.3L AT XLT’2008 Biru Metalik 087862342138 BUC

B.BP.001.09.17.0001836

B.BP.004.10.17.0000502

MAZDA

Over Kredit Mazda CX7 Pth’2010 UM50Jt H.085100871119 Pribadi MERCEDEZ

B.BP.001.10.17.0000509

B.BP.001.10.17.0000214

BIRO JASA

ALUMINIUM

B.BP.141.10.17.0000500

B.BP.001.10.17.0000109

AC

8

tahun

SERVICE

STOCK READY SUPER

DUPER)

C.0000403-MBL

KONTRAKTOR

B.BP.001.09.17.0001834

Ruko Kerta Wijaya Blok AI Dps Hub.08123958482/08988216283

B.BP.001.09.17.0001835

Batubulan 325Jt ng JlMobil Viw Ketwl 200ng+230ng 087761245398

Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346

BU dijual Tnh 2A di GOR Buruan Gnyr Hub.081996677288 Maaf TP

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

BENGKEL LAS

BIRO JASA

FOTOCOPY

BIRO JASA RUPA-RUPA

BIRO JASA

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

SURYA JAYA

motor

QUALITY IS FIRST

Cash & Credit

JUAL BELI MOBIL SECOND BERKUALITAS Hubungi Sales GUNG SURYA HP. 085 100 80 80 90 WA. 081 338 191 333 Jl. P. Bungin 57 Pedungan Dps Ready Stock : AVANZA | INOVA | JAZZ | YARIS dll Bisa tukar tambah/ kredit C.0001088-rpa

B.BP.001.10.17.0000442

SERVICE

KREDIT MANTAP* Sampai dengan

(DISC

B.BP.001.09.17.0001837

DIJUAL RUKO Ruko Buluh Indah 26C Dps Hub.08123958482/08988216283

B.BP.001.10.17.0000490

B.BP.001.10.17.0000508

B.BP.001.10.17.0000492 Dicari:Therapist massage & mani/ B.BP.001.09.17.0001907 Jl Raya 770m2 ±2Km dri RS Kapedicure sebanyk2nya,P,Min SMU Dicari Akunting Min D3 Segera Jual brg rmh pindahan,lemari, B.BP.001.10.17.0000381 Hub:081239177009 sih Ibu Saba Gyr,087860095418 frezer,oven,meja 085974632255 (2.3jt+16rb/jam instv).HairSUZUKI B.BP.001.10.17.0000444 B.BP.001.10.17.0000494 dresser,L/P(3jt+16rb/jam+komis B.BP.001.10.17.0000212 Karyawati min.SMA max.25 u.CS Dijual Karimun’02 Gold Pribadi Tanah Kavling Kediri Tbn 10%),Cleaning service&laundry Kredit/T.Over Srtfkt Prses Cpt Pnampilan menarik,081338251999 terawat TV, 58Jt 081236481234 DP 10% Bunga Krd 1% perbln staff L/P(2,3jt+800rb instv Tidak Ribet Dana Talangan MITSUBISHI B.BP.001.10.17.0000314 B.BP.154.10.17.0000514 stlh 3bln) pengalaman min 1th Hub.081338183031/081805374433 082144394889 / 081999680300 Dijual Mitsubishi Engkel,L300, PT.Duta Makro Bth Ky/i Pss:SPG/B, TOYOTA B.BP.004.10.17.0000074 B.BP.001.10.17.0000449 bawa lamaran ke Bodyworks Spa Hino Engkel,Hino Engkel Long, Adm,Csir,Acct,Gdg/OB,MD,Spv Over Kredit Innova’2007 Silver Swh dtr P.Bali 162A@8jt B.sel Rmh Bocor,Dak,Talang,Dinding, Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget Gj UMK 3Jt+Bns (Tdk Bth Pngl/ Truk,Dyna Engkel,Th:2004,2009, UM25Jt Bs TT,085100856999 Prbd 2010,2011.Hub:081236084824.Aya Tbn Blimbing 30A 081337172225 Dll Hb.Dani 085102411326 Grnsi Telp: 735058 Siap Trening) SMS.081239035528

0821 4518 1527/0819 9994 4090 *Syarat & ketentuan berlaku

B.BP.001.10.17.0000462

Tnh SunsetRoad 26A Smnyk Kuta Hub.08123958482/08988216283

RUPA-RUPA *Simpanan Berjangka 50jt Bunga 16%/th S&K brlaku 081239011111

B.BP.001.09.17.0000991

Dijual Mercedez benz E250 elegance th’2011,boleh tukar tambah dgn mobil lain cash/ kredit Hp: 08113809949

B.BP.001.09.17.0001838

Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004

DIJUAL TANAH BUC djl tnh kap100m Jl.Gng.Mas Pdgs.kelod,Dps 081338792660

B.BP.001.10.17.0000364

B.BP.141.10.17.0000499

Tanah Gatsu Barat 5,3Are dkt Htl Aston Dps Hub.08988216283

B.BP.001.10.17.0000498

SERVICE


18

EKONOMI

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Perjalanan Bangkok-Chiang Mai

Thai Airways Gunakan 787-900 Dreamline

TERIMA NASKAH - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga didampingi Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menerima Naskah Dekralasi Koperasi Pemuda Pemudi Kota Tangerang Selatan, yang menyatakan siap mendukung Gerakan Koperasi, sekaligus juga menandai launching Gerakan Masaribu (Menabung Sehari Seribu), di Kota Tangerang Selatan, Minggu (8/10) kemarin.

Bangkok (Bali Post) Thai Airways menggunakan Boeing 787-900 Dreamliner pada penerbangan BangkokChiang Mai, Sabtu (7/10). Perjalanan dari Bangkok ke Chiang Mai ditempuh sekitar satu jam lewat udara. Dari Bali jika mau ke Chiang Mai, transit dulu di Bangkok. Keesokan harinya, pukul 07.55 waktu setempat, Thai Airways menerbangi rute Bangkok-Chiang Mai. Perjalanan yang lumayan panjang untuk rute domestik ini pun tak akan terasa lama, karena Thai Airways menggunakan Boeing 787-900

Dreamliner untuk mengangkut penumpangnya. Peserta Tur Edukasi Agen Perjalanan Thai Airways 2017 yang berangkat ke Chiang Mai berkesempatan mencobanya. Pesawat dengan komposisi tempat duduk 3-3-3 ini merupakan model terbaru di serinya. Karena baru, ada beberapa penyempurnaan interior di dalam kabin pesawat. Misalnya pada business class, desain tempat duduknya berbentuk cubicle terpisah yang memberikan privasi bagi penumpang. Kursi masih tetap bisa direbahkan hingga posisi rata untuk kenyamanan penerban-

gan jarak jauh. ‘’Untuk Boeing 787-900 ini, selain business class-nya dibuat lebih nyaman dan private, layar untuk entertainment di masingmasing kursi penumpang juga menggunakan screen yang lebih lebar,’’ jelas Intan Jayantari, perwakilan Sales Department Thai Denpasar. Untuk komposisi kelas, Thai Airways membaginya menjadi dua, yakni kelas bisnis (Royal Silk) sebanyak 30 kursi, sedangkan kelas ekonomi ada 268 kursi. ‘’Untuk rute BangkokChiang Mai tidak selalu menggunakan Boeing 787-900 ini.

Bali Post/iah

THAI AIRWAYS - Penumpang memasuki pesawat Thai Airways Boeing 787-900 Dreamliner. Kebetulan untuk perjalanan kali ini, Thai Airways menggunakannya,’’ jelas Intan. Karena pesawatnya baru, desainnya pun dibuat lebih atraktif namun tidak menghilangkan ciri khas Thai Airways, ungu cerah. Penumpang pun lebih nyaman karena ruang duduknya lega dan

tray untuk makan juga dibuat lipat dua sehingga bisa hemat ruang saat dibuka. Soal entertainment, jangan ditanya. Begitu duduk, penumpang sudah bisa menyalakan layar di hadapannya untuk menonton film, mendengarkan musik, dan game. (kmb18)


19

Senin Paing, 9 Oktober 2017

Pemerintah Harus Serius Bahas Perppu Ormas

Jakarta (Bali Post) – Anggota Komisi II DPR-RI dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera menyatakan pemerintah perlu lebih serius dalam membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) bersama-sama dengan DPR. ‘’Kita harus serius melakukan pembahasan perppu ini, agar jangan sampai ada anggapan pemerintah menjadi otoriter,’’ kata Mardani Ali Sera, Sabtu (7/10). Menurutnya, Perppu Ormas memiliki landasan yang lemah sehingga pemerintah perlu lebih serius dalam membahasnya dengan DPR, karena berkaitan dengan masyarakat luas. Mardani juga berpendapat bahwa UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) sebelum ada perppu lebih maju dalam mengedepankan hak asasi manusia (HAM). ‘’Paradigma Perppu Ormas sekarang ini seyogianya seperti ketika mengelola negara pada zaman Orde Baru,’’ ujarnya.

Ia juga mengusulkan selain Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan HAM dan Menteri Komunikasi dan Informasi, lembaga lainnya yang juga perlu diundang untuk dilibatkan dalam pembahasan ini adalah Kementerian Agama, TNI dan Polri. Sebagaimana diwartakan, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan dinamika pembahasan Perppu Ormas bisa berubah setiap saat, sehingga dirinya tidak bisa memastikan apakah diterima atau ditolak. ‘’Saya tidak berani memastikan apakah perppu disetujui atau tidak, kalau pemerintah sudah berani memutuskan optimis ya… itu menjadi hal yang luar biasa karena perkembangan politik setiap saat berubah,’’ kata Taufik di Jakarta, Selasa (3/10). Menurutnya, semua pihak berharap pembahasan perppu berjalan dengan baik sehingga jangan sampai menimbulkan isu-isu yang membuat masyarakat lelah.(ant)

Semakin Panjang Dari Hal. 1

ke tempat jasa pangkas rambut gratis. Di lokasi Wija harus antre dan tampak terus mengelus rambut kepala anaknya, Nengah Sumada, yang tampak panjang setelah lama tidak pernah dipangkas. Saat mendapat giliran, dia pun tetap menemani buah hatinya itu ketika rambutnya mulai dirapikan. Bahkan, dia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya karena kondisi anaknya yang mengalami caat fisik sejak kecil. Setelah melihat rambut kepala anaknya yang rapi, perempuan ini tampak senang sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada dermawan yang simpati kepada anaknya. Tidak hanya pangkas rambut, pengungsi di Posko Desa Les kemarin dimanjakan dengan sajian bakso babi dari KKB. Tercatat sekitar

Dari Hal. 1

Bali juga akan meningkatkan perputaran ekonomi karena adanya anggaran politik yang akan dicairkan, baik oleh kandidat maupun pemerintah selaku pengelola pilkada. Peluang perbaikan tetap terbuka sepanjang stabilitas tetap terjaga. Sementara 2,29 persen responden tak memberikan jawaban terkait hal ini. Mer-

Lantaran tidak tahu di mana tempat untuk memangkas rambut, dia pun membiarkan saja rambutnya semakin panjang. ‘’Tadi dengar ada pengumuman cukur gratis langung saya daftar dan sekarang rambut sudah kembali rapi. Saya mengucapkan terima kasih bantuan dari Bali TV dan Bali Post yang membuka jasa cukur gratis seperti ini,’’ katanya. Senada diungkapkan pengungsi lain, Nyoman Wija. Pengungsi asal Dusun Pengalusan, Desa Ban ini mengaku jasa pangkas rambut untuk pengungsi sangat diperlukan. Begitu ada pengumuman dari petugas di posko, dia langsung memboyong anaknya yang dalam kondisi lumpuh dan tunawicara (kolok - red)

Ekonomi Bali

Selain itu, dalam tiga bulan terakhir ini proyek-proyek yang didanai Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah dan Nasional (APBD/N) Perubahan akan direalisasikan. Ini akan menjadi salah satu faktor yang tetap menggerakkan ekonomi Bali. Selain itu, kegiatan politik di

Putusan Banding Dari Hal. 1

Pemberian uang diduga untuk memengaruhi putusan banding dalam perkara ibunda Aditya, Marlina Mona Siahaan, selaku Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow periode 20012006 dan 2006-2015 yang sudah divonis bersalah lima tahun penjara dalam perkara korupsi TPAPD Bolaang Mongondow. Uang juga diberikan agar Marlina tidak perlu ditahan. Sementara itu, Mahkamah Agung segera menonaktifkan Ketua Pengadilan Tinggi Sulawsi Utara (PT Sulut) Sudiwardono pascaditetapkan sebagai tersangka penerima suap oleh KPK, sehingga dia hanya menerima gaji sekitar Rp 2,6 juta. ‘’Terhitung 7 Oktober 2017, yang bersangkutan diberhentikan sementara. Namun karena ini hari libur suratnya akan ditandatangani besok. Jadi yang bersangkutan hanya menerima gaji pokok 50 persen yaitu sekitar Rp 2,6 juta,’’ kata Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung Sunarto dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Sabtu (7/10). Kata dia, ke depan aparatur MA dan badan peradilan di bawah MA membuat berubahan-perubahan. ‘’Percayalah aparatur MA dan pengadilan jauh lebih banyak yang baik, aparatur yang baik-baik tersebut tidak bisa

terima dan tidak rela bila ada rekan-rekannya yang mau menodai badan peradilan,’’ tambah Sunarto. Ia menambahkan bahwa Sudiwardono pamit kepada Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Sulut Siswndriyono

500 porsi bakso babi dinikmati para pengungsi di tengah panas terik matahari di pengungsian. Pengungsi ini mengaku senang setelah menikmati makanan siap saji dengan gizi yang terjamin. Tidak jarang, mereka meminta tambahan porsi karena selama di penungsian mereka harus menikmati hidangan yang sudah disiapkan pemerintah. Puas menikmati bakso babi, pengungsi leluasa menikmati air siap minum yang disiapkan oleh Bali Post bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng. Mereka menilai air siap minum itu sangat membantu pengungsi. Apalagi, persoalan air siap minum diakui pengungsi sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan selama mengungsi. (mud)

Senin, 9 Oktober 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya lan Atma Wedana (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun

Wirata Parwa (3) 08.00 Bali Channel Tourist TV 09.05 Dunia Kita 10.00 Berita dan Bincang Terkini 10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Bali Channel Tourist TV 11.30 Parameter 12.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya lan Atma Wedana (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali

13.30 Lejel Homeshopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Live Young Entrepreneur Work Togeter Build Denpasar 15.30 Education On Bali TV 16.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17.05 Prita 17.30 Kartun Kuru Setra Parwa (1) 18.00 Puja Trisandya

18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 20.30 Dialog Kominfo 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Sukawati (2) 23.00 Berita dam Bincang Terkini 23.05 Lila Cita Calonarang Plasa Kuta (3)

eka hanya berharap pemerintah segera melakukan pengendalian harga. Pemerintah juga diminta lebih fokus membangun ekonomi dan jangan terus ribut urusan politik. Jika terjadi pelambatan ekonomi, responden berharap segera lakukan terobosan cerdas dan evaluasi efektivitas sejumlah paket kebijakan ekonomi. (dir)

untuk melakukan perjalanan dinas ke Jakarta. ‘’Menurut informasi, pejabat yang bersangkutan setelah mengikuti peringatan Hari TNI di Manado pamit ke Wakil Ketua PT untuk ke Jakarta karena ada urusan dinas. (ant)

Prativindhya Taklukkan Srutakarman

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keduapuluh Lima)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH menyaksikan sang Raja Citrasena terbantai. Pasukan-pasukan Citrasena, oh tuan, menyerbu tidak sabaran melawan pembantainya. Pemanah yang hebat itu kemudian dipenuhi kemarahannya. Selanjutnya menembakkan panah-panahnya terhadap lawanya. Situasi itu mengindikasikan perang yang dilakukan antarsemua makhluk saat pembubaran alam semesta. Citrasena dibantai oleh cucu paduka yang bersenjatakan busur. Akibatnya pasukan Citrasena dengan cepat melarikan diri. Harapan mereka mengalahkan musuh pun pupus sudah. Srutakarman kemudian mengejar mereka menggunakan anak-anak panah tajam. Kelihatan sangat megah di atas keretanya. Kemudian Prativindhya memakai lima batang anak panah lalu mengarahkan bidikannya kepada sais keretanya dengan tiga panah. Dua panahnya dibidikan kepada tiang benderanya. Srutakarman kemudian menyerang melukai di lengan-lengan, dada dengan sembilan batang panah berkepala lebar.

Panah itu dilengkapi sayap-sayap emas. Panah itu juga memiliki ujung-ujung tajam. Panah itu menjadi cantik karena dihiasi bulubulu burung kanka selain burung merak. Kemudian Prativindhya, oh Bharata, setelah memotong dengan panah-panahnya, busur Srutakarman. Selanjutnya Prativindhya, oh baginda, melepaskan kepada cucu paduka sebuah panah mengerikan. Serangan panah itu sangat dahsyat. Panah itu dihiasi lonceng-lonceng keemasan. Panah itu menyerupai sebuah nyala api sangat besar. Prativindhya memotong dengan sangat tenang menjadi tiga keping panah-panah yang melintas ke arahnya seperti sebuah kilatan meteor. Dipotong menjadi tiga keping oleh Prativindhya, serangan panah Srutakarman itu pun banyak yang terjatuh. Tampak seperti halilintar mengilhami semua makhluk yang ketakutan pada akhir yuga. Setelah melihat panah itu digagalkan. Kemudian mengambil sebuah gada raksasa. Gada itu dihiasi sebuah jaring emas lalu Sru-

takarman, melemparkan kepada Prativindhya ganda sangat besar. Namun gada itu hanya membantai kuda-kuda dan juga sais kereta yang belakangan. Akibatnya, keretanya sendiri hancur. Dengan sangat cepatnya jatuh ke bumi. Setelah turun dari keretanya, oh Bharata, Prativindhya melemparkan kepada Srutakarman sebuah panah. Panah itu dihiasi sangat baik dan diperlengkapi batang keemasan. Setelah menangkap panah-panah yang melintas ke arahnya, Raja Srutarkarman yang berbudi luhur itu, oh Bharata, benar-benar melemparkan senjata-senjata terbaiknya itu kepada Prativindhya. Serangan balik Prativindhya pemberani itu menembus melalui lengan kanannya selanjutnya jatuh ke bumi. Jatuhnya senjata-senjata itu menyinari seluruh kawasan. Serangan itu seperti sebuah ledakan petir sangat dahsyat. Prativindhya, oh raja, kemudian dipenuhi kemarahannya. Dia menginginkan kehancuran Sutrakarman secepatnya. Secepat kilat dilemparkan kepadanya se-

buah tombak dihiasi emas. Tombak itu menembus melalui baju zirah dan dadanya, lalu masuk ke bumi. Tampak seperti seekor ular perkasa di lubangnya. Dilukai dengan tombak tersebut, raja itu terjatuh. Raja itu merentangkan lengan-lengannya yang besar dan sangat padat. Lengan itu menyerupai sepasang tongkat besi. Setelah melihat Srutakarman itu terbantai, para prajurit paduka se-

bagai perhiasan-perhiasan pertempuran, itu menyerbu tidak sabaran. Serangan pun dilakukan dari segala sisi kepada Prativindhya. Setelah menembakkan berbagai macam panah-panah dan Sataghni yang dihiasi deretan lonceng-lonceng. Serangan prajurit Srutakarman dengan cepat menutupi Prativindhya. Tampak seperti kumpulan awan-awan menutupi Matahari. (bersambung)

Sloka 15.11 Yatanto yoginas caiman pasyanty atmany avasthitam yatanto ‘py akrtatmano nainam pasyanty acetasah Para rohaniwan yang sedang berusaha, yang mantap dalam keinsafan diri, dapat melihat segala hal tersebut dengan jelas. Tetapi orang yang pikirannya belum berkembang dan belum mantap dalam keinsafan diri tidak dapat melihat apa yang sedang terjadi, meskipun mereka berusaha nelihat.


16 Pages

187 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

Monday,

Monday, October

9, 2017

d’ filmmaker ‘Mudboun exploration on movie’s e of racial divid

Garrett HedMitchell, stars Jason Mulligan and Jason of of two lund, Carey the struggles - The saga LONDON against a barbaric Clarke and follows one black, families families pitted in the Mississippi two farming in the heart of the white Two explores 1940s. social hierarchy World War relevant even one South in the debuted Delta after American which that is of new movie “Mudbound,”Film Festival for a racial divide filmmaker already the Sundance today, the said. movies, is kind at “Mudbound” independent reviews and Oscar ‘Mudbound’ on “I feel like on who we are garnering strong on Netflix Dee will debut of comments and co-writer buzz, and the “Mud17. friendship now,” director Reuters at London on Nov. film explores the The Rees told each family, in one from two men, bound” premiere war and find about of they return from their famiThursday. family, it’s to as ground whilestruggle for “It’s about to not be able common unending land. citizenship, lies face an what it means it’s about and the unforgiving who’s not come home, and against film does so cleverly be, like “What this empathy,” Mulligan who’s an American, things would it creates so like those she added. on Hillary is timeless,” based said. (rtr) “Mudbound,”of the same name, Jordan’s novel

ationalbalipost.c

Catalonia

2017 October 9,

economy

compares economy How Catalonia’s TOTAL GDP euros, 2016 data. of In billions 0

100

to other Spanish

€200

regions autonomous CAPITA data. GDP PER of euros, 2016 In thousands 10

0

€40 30 9 €28.59

20

€211.9

Catalonia Madrid Community Andalusia Community Valencian Basque Country Galicia Leon Castile and Canary Islands Mancha Castilla-La Aragon Balearic Islands Murcia Asturias Navarra Extremadura Cantabria La Rioja

HISTORIC

DEBT - In

€23.97 Spain’s

euros per

average

Catalonia

capita

€12,000

Spain’s average

10,000 8,000

Madrid Community

6,000 4,000 2,000 0

AFP

celebraNation’s City. during Live in New York Nelly performing May 1, 2017 shows Rapper Plaza on April 30, 2017 Day at Irving taken on Concert National This file photo 3rd Annual tion of The

lly Rapper Ne ual on sex arrested gation assault alle

on Saturday Seattle early said. arrested near Nelly was a tour bus, police nning rapper her on assaulting Nelly’s at- Grammy-wi said. of sexually night that Scott Rosenblum, LOS ANGELES Florida Georgia accused him pop group from said Saturday after a woman been released the torney, report country

to had Line. investigated dialed 911 his client occurred The woman Patrol officersand Nelly was ar- jail. of a comassault had at a the victim report, police the sexual bus was parked “Nelly is allegation,” dawn, Auburn which woman’s prowhen the rested before pletely fabricated in statement center in Auburn, shopping 20 miles (32 km) southa said in the statement.into the South Rosenblum said “I am confident in Jail is to Reuters. He was booked is less than local police said accusation Entity Regional on vided will scurrilous of Seattle, Correctional Washington, once this investigated, there for the hit in Des Moines, statement. assault. (rtr) “Hot in suspicion of sexual no further thoroughly Nelly, best-known had be no charges.” Wit Me,” Turner performed REUTERS/Mary Auburn police the statement songs “Ride on to release, for the gala Herre” and “Dilemma,” in Auburn Film with details Clarke arrive at an amphitheater of a tour and Jason ” during the British No. 106 Dps Britain Friday night as part Mulligan Jl. Raya Puputan No 148 in London, “Mudbound Post at: Actors Carey Square, Mandala Renon Renon of the film Kopi Made Jl. Raya Niti 148 onal Bali Sanur 28 screening the Odeon Leicester Manan Mandala No. at Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 find Internati Smirnof Cafee Festival Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama 5, 2017. You can 19 No.88 Renon October No 68 Subah Renon Jl. Merdeka Hotel Jl. D.Poso Jl. D.Tamblingan 31 Warung Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta the Coffe Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Denpasar Sanur khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

2015

2010

Independent Source: Spain’s 05/10/2017 G. Cabrera,

2020

2025

Estimates

Authority

of Fiscal Responsibility.

in a wrapped for a of friends flag pose A couple a street and a Spanish through Catalan they walk days after the woman as in protest twoce referendum during a 3, 2017. independen banned Spain, October 3, 2017. Barcelona, October Picture taken

Thousands protest in Barcelona against Catalan independence

ona t in Barcel nce ds protes Thousan talan independe against Ca economy,

largest the fourth on possible

now and been up until things have on like this.” want to go second day of protests was a of people

It Spanish and Spain on tens of thousands capital Bar- in the euro zone, are after 50 cities across Spain’s Catalonia’se from Spain, spillovers to other economies. officials gathered in streets of defending in independenc Barcelona, took to the Some European any softening Saturday, someand others dressed of people any declaration of central Catalan unity worried that thousands rallied in to talks to defuse and “Together alsoSpain’s stance towardssecession- national Racalling for A - Tens of opposition worst in is Spain” The protesters could fuel groups in white and Until this weekend, BARCELON to express theiris on the issue. “Catalonia in the country’s independence the crisis. Sunday vague on whether among other the region banners saying their positions celona on ist feelings as Belgium’s Flem- joy has remainedarticle 155 of the how divided Catalan flags and sides hardened use crowds with Europe such Lombards. showing and he would the so-called nuclear on both and charged that shocked sack waving Spanish as politicians ings and Italy’s constitution, enables him to The bullets in scenes ’ and call a we are stronger”, what we want.”of 7.5 truncheonsthe world, and dramatioption which for decades. SOLUTIONS region so they know Spain and in Barcelona the regional government ‘DRASTIC the dispute. political crisis

own is almost wealthy northeastern has its Minister Mariano 6 The demonstration cally escalated to page by the anti-indepen- local election. he would million people, whichheld an indegovSpanish Prime Losing Catalonia Continued was organisedCatalan Civil Society on Saturday culture, in for the Spanish Rajoy said removing Catalonia’s language and on Oct. 1 unthinkable would deprive Spain dence group “Let’s recoverit also be heard local referendum court ban. It News can not rule out and calling a fresh what at Global pendence of its people, under the slogan ernment. Spanish mobilise of in “Bali Image” from 9.30 government claimed independence, defiance of a 90 percent of the 2.3 of about 16 percent output and our senses” to 96.5 it Radio FM am. Listen to “silent majority” More than who voted backed a fifth of its economic election if suspending the region’s of its exports. believes is a who oppose until 10.00 FM at http:// status. The million people who to Catalan more than a quarter as well as m top destination citizens in Catalonia Global Radio according before . “The people don’t repreis also the about ten2myradio.co existing autonomous came days at http:// independence is secession,But that turnout the re- Catalonia tourists, attracting globalfmbali.lis to demonstrate streaming stark warningCarles Puigdemont http:// officials. total. for foreign percent of have come so much as Spanish,” or live video li.com and li. Bripushed region’s par- sented only 43 eligible voters as a quarter of Spain’s Catalan leader radioglobalfmbanel/global-fm-ba address the stand-off has their feel Catalan engineer Raul expected to Tuesday, when he could gion’s 5.3 million of independence national The political 40-year-old ustream.tv/chan to move govern- banks and companies Catalonia. said wearing a Spanish like how liament, on declare independence. many opponents ones, “We The Spanish outside team shirt. unilaterally both Catalan and Spanstayed away.thousands of national headquarters in EU capitals prevent Concern is growing crisis on the soccer said as she sent “We feel Ponze, 72, are facing ment into the region to of the the impact “We ish,” Araceli people were police We will the vote. About 900 fired rubber about rallied in Barcelona. unknown. week but injured when officers a tremendous happens this see what speak out very loudly we have to

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin paing, 9 oktober 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

BAKTI GUNUNG AGUNG Sumbangan pembaca Bali Post dan pemirsa Bali TV, Minggu (8/10) kemarin diserahkan ke pos pengungsian di Desa Les, Tajakula, Buleleng. Selain menyerahkan sembako dan berbagai perlengkapan lainnya, pada acara tersebut juga digelar cukur gratis dan makan bakso babi bersama pengungsi. Untuk menu bakso disajikan oleh Koperasi Krama Bali (KKB). Selain itu juga disediakan tandon air minum yang dipasang di pos pengungsian. Untuk pengisian airnya bekerja sama dengan PDAM Buleleng.

Bali Post/mud/dof


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook