Skip to main content

Edisi 09 Mei 2017 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa wage, 9 mei 2017

Mengenang Prof. Dr. Ida Bagus Mantra (Alm)

Mengangkat Ekonomi Rakyat Tanpa Abaikan Jati Diri

BERSAMA - Rektor Unud. Prof. Suastika bersama Dekan FIB, istri almarhum Prof. Mantra berserta putra-putrinya, termasuk Wali Kota Denpasar. HINDU dan budaya, dua hal yang selalu menginspirasi Prof. Dr. Ida Bagus Mantra (alm). Tak hanya ketika menjadi Gubernur Bali, jauh sebelumnya Pak Mantra selalu menjadikan Hindu dan budaya sebagai sumber inspirasi, saling berkaitan dan saling mendukung. Pria yang lahir di era Sumpah Pemuda, persisnya 8 Mei 1928 tersebut beberapa kali membuat tesis tentang Hindu dan budaya. Pun saat mengenyam pendidikan di luar negeri. Pascalulus di HIS Denpasar tahun 1940, dia melanjutkan pendidikan ke Tyagakko Singaraja hingga tahun 1944, untuk mengasah ilmunya I.B. Mantra melanjutkan studi ke AMS Makassar. Dari sana, pria kelahiran Denpasar ini memperdalam masalah masyarakat dan kebudayaan, khususnya tentang budaya ketimuran dan sejarah sastra timur. Salah satu gurunya adalah R. Tagore, peraih Nobel. Dari sanalah menelurkan inspirasi I.B. Mantra untuk mengenyam pendidikan di India. Dengan mengandalkan tesis yang berjudul ‘’Ancient Indian History and Culture’’, ia berhasil meraih gelar magister pada 24 Desember 1954 di Perguruan Tinggi Visva Bharati University Santiniketan, West Bengal. Pada 23 Desember 1957 di universitas yang sama I.B. Mantra meraih gelar doktor dengan tesis ‘’Hindu Literature and Religion In Indonesia’’. Dari sanalah pemikiran Prof. Mantra mulai menggeliat, termasuk menyikapi persoalan yang ada di Bali. Akhirnya muncul pemikiran bahwa umat Hindu agar dapat memelihara kepribadian kehidupan bangsa yang berakar pada kebudayaan, sehingga dapat ikut berperan dalam kehidupan modern. Salah satunya yang monomental adalah pendirian Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Lembaga yang berbasis adat ini digagas untuk mengangkat ekonomi rakyat yang ada di pedesaan. Tak hanya lembaga ekonomi, lembaga pendidikan pun dia dirikan. Sekolah kesenian Kokar (SMKI), ASTI (ISI Denpasar) juga dibangun. Demikian pula tempat-tempat pelestari seni juga diadakan. Art Center salah satunya. Mahakarya ini sampai sekarang menjadi tonggak kebangkitan budaya Bali di era kesejagatan dan tetap eksis di era digital ini. Untuk menyeimbangkan antara ekonomi, adat dan budaya, Prof. Mantra kemudian mendirikan Pura Jagatnatha dan IHD. Atas berbagai karyanya, baik di dunia pendidikan maupun di adat, agama dan budaya, jasa-jasa Prof. Mantra

patut dikenang dan dijadikan literatur untuk membangun bangsa. Unud pun membuat patung untuk mengenang jasa-jasanya. ‘’Ini bentuk apresiasi kami terhadap almarhum Prof. Mantra. Beliau ilmuwan, akademisi sekaligus tokoh yang mendirikan Universitas Udayana. Beliau Rektor Unud pertama,’’ jelas Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. selaku pemrakarsa pembuatan patung tersebut. Dan peresmian pun dilakukan persis di tanggal kelahiran Prof. Mantra, 8 Mei, kemarin. Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.KEMD. mengatakan bahwa ini adalah ide bagus dari FIB, yang merupakan inisiator untuk memberikan sebuah penghargaan kepada Prof. Ida Bagus Mantra. ‘’Ini adalah penghormatan, penghargaan, terutama bagi generasi masa lampau yang telah membangun universitas. Beliau (Prof. Mantra) adalah leader yang sungguh-sungguh, tekun baik untuk Bali maupun Indonesia,’’ tandas Prof. Suastika. Dikatakan, Unud sangat pantas memberikan suatu kerhomatan dalam bentuk apa pun, termasuk dalam pembuatan monumen patung ini. Hadir dalam acara tersebut, istri almarhum Prof. Mantra, I Gusti Ayu Badri, bersama anak-anak termasuk Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, menantu serta cucunya. Prof. Mantra mempunyai lima orang anak -- empat laki-laki satu perempuan. Mereka adalah Ida Ayu Widjayanti, I.B. Diksotama, M.A., Ph.D., I.B. Oka Udayana (alm), Dr. I.B. Gde Wira Wibawa, dan I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Juga hadir mantan Gubernur Bali I Dewa Made Beratha, Asisten I Pemda Badung mewakili Bupati Badung. Dr. I.B. Gde Wira Wibawa, M.T., perwakilan keluarga Prof. Mantra, mengatakan sangat mengapresiasi pembuatan patung ayahnya. Dia mengakui bahwa proses pembuatan patung sangat panjang, termasuk koordinasi dengan pihak keluarga. Dikatakan, patung ini tidaklah dijadikan karya seni semata, namun mampu mengejawantahkan pemikiran almarhum Prof. Mantra. Yakni mengaplikasikan ide-ide cerdas, pemikiran mutiara yang menghasilkan kebijakan pro-rakyat. ‘’Tentunya dengan patung ini juga diajak untuk tidak menghilangkan sejarah,’’ tandasnya. Pada kesempatan tersebut, selain patung ukuran besar, miniatur patung yang sama persis juga diserahkan kepada pihak keluarga. (asa)

Unud Resmikan Patung Prof. Mantra

Perintis Pendidikan di Bali PROF. Dr. I.B. Mantra (alm), tokoh penting di balik berdirinya Fakultas Sastra Universitas Udayana (Unud) cabang dari Universitas Airlangga Surabaya yang diresmikan tanggal 29 September 1958. Peran penting Prof. Mantra juga dapat dilihat dalam persiapan pendirian Universitas Negeri di Bali, dalam panitia persiapan pendirian Unud yang ditetapkan melalui SK Menteri PTIP No.4 Tahun 1962. Dari pendirian Unud, Prof. Mantra juga memiliki ide yaitu umat Hindu agar dapat memelihara kepribadian kehidupan bangsa yang berakar pada kebudayaan dan dapat ikut berperan dalam kehidupan modern, penuh pengertian, saling menghargai serta hidup rukun dalam persaudaraan. Melihat dedikasinya pada dunia pendidikan, serta sebagai sosok budayawan, dan sastrawan, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unud membuat patung diri almarhum Prof. Dr. I.B. Mantra yang diresmikan bersama Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha serta disaksikan langsung keluarga besar almarhum Prof. I.B. Mantra, Senin (8/5) kemarin di Aula Widya Sabha Mandala Prof. Dr. I.B. Mantra. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan selubung patung, yang juga tampak dihadiri Ny. Prof. Mantra, Ketua PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Mantra, mantan Gubernur Bali, Dewa Made Beratha, serta instansi terkait lainnya. ‘’Pendirian patung diri Prof. I.B. Mantra tak terlepas dari perjalanan dan dedikasi beliau dalam pendirian Unud menjadi sebuah kebahagiaan dan penghormatan yang nantinya dapat memberikan vibrasi dan motivasi proses

I.B. MANTRA SEKOLAH

HIS Denpasar tahun 1940 Tyagakko Singaraja 1944 AMS Makassar Magister dan Doktor diraih di Visva Bharati University Santiniketan, West Bengal, India

20 HALAMAN

NOMOR 251 TAHUN KE 69

belajar-mengajar bagi kalangan mahasiswa dan seluruh civitas akademika Unud yang memiliki kepribadian kehidupan berbangsa dan bernegara berakar kebudayaan dan ikut berperan dalam kehidupan modern,’’ ujar Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha yang juga pemrakarsa pendirian patung diri Prof. Mantra. Peresmian patung juga bertepatan dengan hari kelahiran almarhum Prof. Dr. I.B. Mantra sebagai salah satu penghormatan kepada salah satu ilmuwan atau akademisi sekaligus Guru Besar Unud yang sangat berjasa atas lahirnya Unud. Salah satu keluarga almarhum Prof. Mantra, Dr. Ir. I.B. Gede Wira Wibawa Mantra, mengatakan atas nama keluarga besar Prof. Dr. I.B. Mantra mengucapkan terima kasih serta mengapresiasi pembuatan patung diri almarhum Prof. Mantra yang diprakarsai FIB Unud serta melalui proses yang panjang. ‘’Dengan adanya perwujudan patung ini kita diajak membaca ulang pemikiran beliau dalam menoreh benang-benang merah gagasan, menggelorakan taksu, jengah dan memberi atma perjalanan pemikiran tersebut,’’ kata Gus Wira. Sementara itu, pembuat patung, Dr. Tjokorda Udiana Nindhia Pemayun, mengaku pembuatan patung ini membutuhkan waktu hingga enam bulan dari bahan polikarbonat dan fiberglas. Pembuatan melibatkan enam orang tim terdiri dari I Ketut Adi Putra, Putu Satria Udayana Putra, Cok I. Puspawati Nindhia, I.A. Dwita Krisna Ari, I Wayan Hendra, dan I Wayan Erguna. (ad739)

KARIER

Dekan FS Unud (1962-1964) Rektor Unud (1964-1968) Dirjen Kebudayaan (1968-1978) Gubernur Bali (1978-1988) Duta Besar Indonesia untuk India (1989-1992) Anggota Dewan Pertimbangan Agung (1993-1995) LAHIR: BADUNG, 8 MEI 1928 28 MENINGGAL: 10 JULI 19955 grafis: tomikcahya

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418


2

Selasa Wage, 9 Mei 2016

Tak Mau Kalah dari Bali Selatan

Buleleng Genjot Pariwisata

SAPI - Wisatawan menikmati atraksi sapi Gerumbungan yang menjadi ciri khas Buleleng. TIDAK mau kalah dengan Bali Selatan, Kabupaten Buleleng beberapa tahun terakhir ini mengoptimalkan pengembangan investasi pariwisata. Upaya ini ditempuh karena potensi pariwisata di daerah ini banyak yang belum dikelola optimal. Pengembangan ini tidak hanya dilakukan pemerintah, juga masyarakat lokal dan peran pihak ketiga (investor - red) semakin intens menggarap pariwisata bahari, pemandangan alam, wisata agro, dan atraksi seni budaya. Sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, pengembangan pariwisata di Buleleng tetap mengacu pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Di Bali sendiri ada sembilan KSPN dan empat di antaranya berada di Buleleng. Keempatnya terdiri dari KSPN Bedugul meliputi Kabupaten Tabanan dan Buleleng. KSPN Bali Utara yang mana kawasan ini meliputi Lovina yang kini menjadi maskot wisata Buleleng hingga di kawasan Air Sanih, Kecamatan Kubutambahan dan sekitarnya. Selain itu dua KSPN lagi berada di Taman Nasional Bali Barat yang meliputi Kabupaten Buleleng dan Jembrana, serta KSPN Pemuteran dan Pulau Menjangan. Dari empat KSPN yang sudah ditetapkan itu, Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng belakangan terus melakukan upaya pengembangan dan perubahan regulasi. Di masingmasing KSPN itu Buleleng sudah menetapkan Daerah Tujuan Wisata (DTW). Pengembangan DTW pun sudah dilakukan dan semula hanya tercatat 19 kini bertambah menjadi 86 DTW. Pengembangan ini didasari dengan konsep Tiga A yakni Atraksi, Aminty dan Aksibilitas. Kepala Dispar Buleleng Nyo-

man Sutrisna, M.M., Jumat (5/5) mengatakan, pengembangan sektor pariwisata di daerahnya masih didominasi pihak ketiga (investor). Dari catatan yang ada, 70 persen potensi wisata di Buleleng saat ini dikembangkan oleh pemodal, baik pemodal daerah maupun investor asing. Selain hotel dan restoran, pemodal ini intens mengelola bisnis vila hingga pengembangan wisata bahari atau wisata alam. ‘’Secara rinci persentase investasi pariwisata di daerah kita masih sebagian besar pemodal. Ini tidak bisa dihindari karena memang potensi yang masih belum dikelola optimal kemudian ada ketertarikan, sehingga pemodal memilih Bali Utara untuk menanamkan investasinya,’’ katanya. Meski pemodal masih mendominasi pengembangan pariwisata, namun belakangan ini masyarakat lokal melalui kelompok masyarakat mulai tergugah untuk mengembangkan sektor pariwisata. Jika dihitung persentase pengembangan oleh penduduk lokal baru mencapai 10 persen saja. Pengembangan yang gencar dilakukan adalah desa wisata atau mengelola sebuah daya tarik wisata seperti air terjun, tempat berfoto selfie hingga pengembangan wisata budaya Desa Bali Aga. ‘’Kalau oleh masyarakat lokal persentasenya kecil, namun langkah ini sudah sangat baik karena kelompok masyarakat atau pemuda desa mulai tergugah untuk tidak menjadi penonton di negeri sendiri, namun bersaing mengelola potensi yang ada. Salah satunya adalah pengembangan wisata Desa Bali Aga yang terus bergerak maju dan mampu memikat wisatawan asing berkunjung ke Buleleng,’’ jelasnya. Bagaimana dengan peran pemer-

Bali Post/mud

intah? Sutrisna mengatakan pemerintah juga ikut mengembangkan pariwisata. Dari catatannya sektor pariwisata yang digarap pemerintah mencapai 20 persen. Keterlibatan pemerintah sendiri bukan bersaing dengan pengembangan oleh warga lokal, akan tetapi semakin banyak pihak yang turut mengelola potensi wisata di suatu daerah, diyakini pengembangan industri wisata akan berkembang pesat atau bahkan bisa mengalahkan pengembangan pariwisata di Bali Selatan yang sudah tenar. ‘’Mengapa pemerintah juga turut mengelola, karena sesuai kebijakan dan regulasi pengembangan industri ini memberdayakan lima pilar masyarakat, pemerintah, suwasta, kalangan perguruan tinggi, dan peran media massa kami rangkul, sehingga potensi yang ada terkelola dengan optimal,’’ jelasnya. Selain turut mengelola, pemerintah juga memiliki tanggung jawab untuk melengkapi fasilitas penunjang atau akses di kawasna wisata. Salah satu komitmen dukungan peningkatan sarana dan prasarana pariwisata itu adalah tahun 2017 mengucurkan dana senilai Rp 2,5 milair untuk penataan, pemeliharaan, dan penambahan fasilitas di DTW yang ada. Dengan upaya ini, persoalan infrastruktur di kawasan wisata akan tertangani meskipun dengan perlahan. ‘’Kalau misalnya objek yang dikelola masyarakat ada juga yang melakukan perbaikan atau penataan infrastrukturnya, dan pemerintah sendiri juga setiap tahun mengalokasikan dan tahun ini untuk pengembangan DTW dan infrastruktur pariwsiata dialokasikan anggaran senilai Rp 2,5 miliar,’’ jelas Sutrisna. (kmb38)

Data Kunjungan WisataWAn ASING ke Kabupaten Buleleng Tahun Negara Jumlah

Tahun Negara Jumlah

Tahun Negara Jumlah

Tahun Negara Jumlah

Tahun Negara Jumlah

2012 2013 2014 2015 2016

2012 2013 2014 2015 2016

2012 2013 2014 2015 2016

2012 2013 2014 2015 2016

2012 2013 2014 2015 2016

Belanda Belanda Belanda Belanda Belanda

17.824 19.347 5.234 30.944 38.954

Prancis Prancis Prancis Prancis Prancis

47.772 17.340 47.179 32.881 33.000

Jerman Jerman Jerman Jerman Jerman

23.276 776 34.536 33.753 25.756

Australia Australia Australia Australia Australia

11.250 11.250 12.227 14.834 14.834

Denmark Denmark Malaysia Rusia Rusia

9.572 9.340 7.440 6.350 6.350

Wisatawan Belanda Mendominasi

Bali Post/kmb38

GITGIT - Wisata alam air terjun Gitgit yang menjadi salah satu objek andalan di Buleleng.

KUNJUNGAN wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Buleleng dalam lima tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data di Dinas Pariwisata (Dispar), wisatawan yang berlibur di Bali Utara berasal dari tujuh negara. Dari tujuh negara itu dominasi wisatawan asal Belanda, Prancis, Jerman, dan Australia. Ketiga negara tersebut terutama Belanda mendominasi datang ke Buleleng. Ini tidak bisa dilepaskan karena di Buleleng sendiri masih banyak menyimpan bukti sejarah penjajahan Belanda. Dengan kondisi ini, wisatawan asal Belanda itu memilih datang ke Buleleng untuk mengenang kembali bekas leluhurnya saat menjajah ke Indonesia, terutama di Buleleng. Selain itu, wisatawan asal Denmark dan Malaysia juga mulai melirik Buleleng untuk lokasi menghabiskan libur mereka. Selain peninggalan sejarah penjajah Belanda, wisatawan lebih banyak menikmati suasana pantai yang berombak tenang dan atraksi dolfin atau taman terumbu karang. Tahun 2012 total kunjungan wisman ke Buleleng sebanyak 266.053. Memasuki tahun 2013 jumlah pengunjungnya merangkak menjadi 288.166. Tahun 2014 kembali kunjungan wisatawan ke daerah ini sedikit meningkat menjadi 291.012. Memasuki tahun 2015 kembali kunjungan wisatawan meningkat 300.305. Terakhir taun 2016 lalu kunjungan wisman tercatat sebanyak 301.313. (kmb38)


Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa wage, 9 mei 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Pemerintah Bubarkan HTI

Liga Inggris

Peluang MU Makin Tipis KEKALAHAN 0-2 dari Arsenal telah mengecilkan peluang Manchester United (MU) untuk finis pada empat besar musim ini. Untuk itu, MU kini sepenuhnya fokus pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa melawan Celta Vigo, kata gelandang Juan Mata seperti dikutip Reuters. Peluang menempel empat teratas liga semakin sulit, tetapi MU berpeluang berlaga pada Liga Champions musim depan jika menjuarai Liga Europa. United akan berlaga pada leg kedua semifinal Liga Europa, Kamis pekan ini, dengan modal keunggulan satu gol atas Celta, sehingga difavoritkan maju ke final kompetisi ini pada 25 Mei. Pada pertandingan Senin (8/5) dini hari, Arsenal berhasil mengamankan tiga poin hasil kemenangan dengan skor 2-0 melawan Manchester United pada pertandingan Liga Utama Inggris pekan ke-36 di Stadion Emirates, London. Dua gol kemenangan Arsenal dicetak Granit Xhaka dan bekas pemain Manchester United Danny Welbeck pada babak kedua. Kemenangan ini memang tidak mengubah susunan posisi kedua tim di tabel klasemen sementara Liga Utama Inggris, The Gunners di posisi keenam mengumpulkan 63 poin, sedangkan pasukan Jose Mourinho di posisi kelima dengan selisih dua angka dari Arsenal. Pada laga ini, Mourinho mengistirahatkan Antonio Valencia, Marcus Rashford, Eric Bailly, Paul Pogba, Daley Blind, Sergio Romero, Jesse Lingard dan Marouane Fellaini, karena MU masih berlaga di Liga Europa. Kedua tim terlihat berhati-hati dalam melancarkan serangan pada babak pertama. Pendukung Arsenal akhirnya bersorak setelah Granit Xhaka memecah kebuntuan pada menit ke-54. Suasana di Stadion Emirates kembali bergemuruh setelah tandukan Danny Welbeck mengantar bola meluncur masuk ke gawang De Gea. Skor 2-0 untuk kemenangan Arsenal pun bertahan hingga laga usai, demikian BP/rtr Juan Mata Skysports. (ant)

20 HALAMAN

NOMOR 251 TAHUN KE 69

Bali Post/ade

PEMBUBARAN HTI - Menkopolhukam Wiranto didampingi Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkum HAM Yasonna Laoly dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menggelar konferensi pers pembubaran HTI, Senin (8/5) kemarin.

HTI Menyesalkan Jakarta (Bali Post) – Dewan Pimpinan Pusat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menyesalkan keputusan pemerintah membubarkan organisasi HTI yang legal dan tidak pernah melanggar hukum. ‘’Kami sangat menyesalkan keputusan yang diambil oleh pemerintah, HTI ini organisasi berbadan hukum, tidak pernah melanggar hukum,’’ ujar juru bicara organisasi Hizbut Tahrir In-

donesia (HTI) Ismail Yusanto dalam konferensi pers di kantor DPP HTI, Jakarta, Senin (8/5) kemarin. Ismail mengaku pihaknya tidak pernah menerima pemberitahuan apa pun terkait rencana pembubaran HTI, hingga akhirnya keputusan itu diambil pemerintah. Menurutnya, HTI adalah organisasi legal yang beraktivitas berdakwah di Tanah Air selama 25 tahun. (ant)

Jakarta (Bali Post) Pemerintah akhirnya membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pemerintah memandang sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional. Pembubaran HTI disampaikan Menko Polhukam Wiranto dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (8/5) kemarin, seperti disampaikan dalam laman resmi kepresidenan, setkab.go.id. Menko Polhukam didampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna H. Laoly. Menko Polhukam menegaskan, kegiatan HTI terindikasi kuat bertentangan dengan tujuan, asas, dan ciri Pancasila sebagai pedoman hidup bernegara dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, yang kemudian diatur dalam Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas. ‘’Aktivitas yang dilakukan nyata-nyata telah menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),’’ kata Wiranto. Wiranto juga mengatakan pemerintah akan mengambil upaya hukum untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). ‘’Nanti, terkait ini (pembubaran) akan ada proses pengajuan kepada satu lembaga peradilan hukum. Jadi pemerintah tidak

akan sewenang-wenang, tetapi tetap mengacu pada hukum yang berlaku di Indonesia,’’ ungkapnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin kemarin. Namun, mantan Panglima TNI ini tidak merinci lebih lanjut terkait upaya hukum ke lembaga peradilan tersebut. Menko Polhukam mengatakan pemerintah mendukung pembubaran HTI ini karena organisasi berbadan hukum itu dianggap tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian, dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional.Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai pemerintah terlalu reaktif. Mestinya pemerintah tidak perlu mengambil langkah hukum untuk membubarkan ormas pengusung sistem khilafah (imam) sebagai pemimpin yang didasarkan atas risalah dan syariat Islam. Dalam pandangan politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, gerakan HTI sebenarnya cuma gerakan menghayal dengan pikirannya sendiri. Oleh karena itu, tidak ada yang mengkhawatirkan. (kmb4)

Jangan Hanya Retorika, Harus Kerja Nyata

PEMIMPIN Bali ke depan haruslah b i s a merangkul seluruh komponen masyarakat. Mengingat, heterogenitas di Bali yang begitu tinggi. Tidak peduli apakah pemimpin tersebut memakai kendaraan partai politik atau merupakan kandidat independen. ‘’Pemimpin Bali ke depan adalah pemimpin yang bisa merangkul seluruh komponen, karena heterogenitas

Bali sudah tinggi. Merangkul semuanya untuk mencapai tujuan dan visi Bali ke depan; tegaknya budaya Bali,’’ ujar anggota DPRD Bali Dapil Denpasar A.A. Ngurah Adhi Ardhana dikonfirmasi, Senin (8/5) kemarin. Adhi Ardhana menambahkan, pemimpin Bali juga harus tegas dalam menegakkan aturan dan antikorupsi. Kemudian dari segi kreativitas dan kecerdasan, tidak cukup hanya dengan retorika semata. Namun perlu dibuktikan dengan kerja nyata, melalui perencanaan dan pelaksanaan yang baik. ‘’Lalu mengerti terhadap struk-

tur PDRB Bali dalam menciptakan pertumbuhan perekonomian yang baik. Seperti kalau kita lihat, tiga besar penyumbang PDRB kita kan pariwisata, pertanian dan perdagangan. Ini bagaimana bisa mensinkronkan hal itu untuk mencapai kemajuan Bali sesuai dengan visinya,’’ terang politisi PDI-P ini. Adhi Ardhana tidak mau mendikotomikan antara pemimpin yang berasal dari partai politik dan pemimpin yang maju secara independen. Kendati secara aturan perpolitikan Indonesia, partai politik paling berpeluang dalam menelurkan pemimpin.

Di sinilah, partai memiliki tanggung jawab untuk bisa mencapai target-target atau visi bernegara dengan memilih figur yang tepat. ‘’Tentu kita harus pintar memilih orang yang mampu mencapai targetnya. Mungkin kadernya, mungkin juga yang bukan kadernya, yang jelas memiliki visi untuk mencapai ideologi yang sama,’’ jelas anggota Komisi II di DPRD Bali ini. Adhi Ardhana menambahkan, selama demokrasi berjalan dengan baik maka masyarakat pasti bisa melihat mana pemimpin yang terbaik untuk dirinya. (kmb32)

A.A. Ngurah Adhi Ardhana


denpasar

4

Selasa Wage, 9 Mei 2017

figur

Terkendala Regulasi dan Budaya

CITY Morgue adalah lembaga khusus untuk mengurus kematian warganya, baik yang meninggal di rumah sakit, di rumah maupun meninggal karena dibunuh. Di City Morgue ada dokter forensik, sarjana hukum, LSM dan juga pemerintah. Di Indonesia City Morgue tidak ada dan keberadaannya digantikan dengan unit pemulasaraan dan forensik di rumah sakit. “Hampir semua negara memiliki City Morgue, Indonesia saja berbeda. Amerika, Eropa sudah begitu. Singapura juga sudah begitu,” kata Kepala Bagian/SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. I.B. Putu Alit, Sp.F., Senin (8/5) kemarin. Menurut Alit, di Bali belum bisa dibangun City Morgue. Padahal pemerintah sebelumnya pernah merencanakan UPT pemulasaraan di masing-masing kabupaten/kota. “Tapi sampai sekarang belum terlaksana. Kendalanya karena masalah regulasi dan budaya,” ujarnya. Kendala regulasi, kata dia berarti pemerintah belum mengatur soal itu secara rinci. Sedangkan kendala budaya, memang ada unsur budaya yang memperbolehkan maupun tidak untuk membangun City Morgue tersebut. Alit menegaskan, legalitas penanganan jenazah di rumah sakit sebenarnya sudah diatur oleh pemerintah. Setiap rumah sakit yang akan menuju tipe B harus memiliki pelayanan kamar jenazah. RSUP Sanglah sendiri memiliki unit pemulasaraan jenazah dan forensik. Dikatakan, kedua unit tersebut berbeda. Unit forensik adalah unit pembuktian penyebab kematian pasien. Sedangkan unit pemulasaraan adalah unit perawatan termasuk penitipan jenazah. “Setiap wilayah mempunyai kewajiban untuk mengurus warganya termasuk jenazah. Sehingga kabupaten/kota yang mewakili negara mempunyai tanggung jawab untuk mengurus jenazah dengan membuatkan akta kematian. Karena itu adalah suatu peristiwa hukum sama seperti kelahiran,” tegasnya. (may)

Bali Post/ist

DITANGKAP - Polsek Densel merilis penangkapan komplotan begal bersenjata pedang dan pisau.

Komplotan Remaja Begal Motor Ditangkap Ancam Korban Pakai Sajam

Denpasar (Bali Post) Tim Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel) mengungkap kasus begal motor yang selama ini terjadi di wilayah Denpasar. Pelakunya lima orang dan masih di bawah umur, berinisial MWH alias Wahyu (17), DPD alias Dandi (16), SR alias Ipung (14), MOS alias Marcel (17) dan MAS alias Aldi (17). Mereka ditangkap di depan Lapangan Pegok di Jalan Raya Sesetan, Densel, Minggu (7/5) lalu. Dikonfirmasi Senin (8/5) kemarin, Kapolsek Densel Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanit Reskrim Iptu Bangkit Dananjaya membenarkan adanya penangkapan komplotan remaja begal motor tersebut. Saat beraksi mereka membawa pedang, sangkur, belati dan rantai kalung. “Modusnya, mereka berkelompok naik sepeda motor melakukan pengancaman terhadap korban. Selanjutnya mereka memaksa korban menyerahkan harta benda, termasuk sepeda motornya. Mereka bergerak malam sampai dini hari dan beraksi sejak April lalu. Mereka tinggal di wilayah Densel, Kuta dan Kuta Selatan,” katanya. Terungkapnya kasus tersebut, kata Wisnu Wardana, pada Minggu pukul 04.00 Wita anggotanya menangkap tersangka Wahyu. Selain itu, juga diamankan sepeda motor Honda Beat pakai plat palsu DK 8177 FC, aslinya DK 3141 VP hasil begal. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan menggeledah kamar tersangka di Jalan Tegalwangi, Gang Wijayakusuma, Sesetan, Densel. Hasil penggeledahan di kamar tersangka yang bekerja sebagai buruh proyek ini ditemukan sepeda motor Yamaha MX hasil aksinya di wilayah Denpasar Barat. Hasil interogasi, tersangka mengaku mendapatkan sepeda motor tersebut dengan cara mengancam dengan pedang. Saat korban ketakutan, komplotan ini langsung merampas motor tersebut. “Kejadiannya di Jalan Teuku Umar, Denbar. Saat itu mereka beraksi empat orang. Sedangkan tersangka MAS saat itu tidak ikut, tapi dia ikut di TKP lain,” tegasnya. Hasil pengembangan kasus tersebut, selain melakukan tindak kejahatan di Densel, mereka beraksi di wilayah Denbar, Kuta Selatan dan Kuta. Selain beraksi di Jalan Teuku Umar dan merampas sepeda motor Yamaha MX, komplotan begal ini beraksi di Jalan Pulau Buton, Denbar, merampas HP Sony Ericsson. Di bundaran patung Ngurah Rai, Tuban, mereka merampas Iphone. Sedangkan di wilayah Kuta Selatan, mereka merampas HP Oppo di areal Circle K Jimbaran. Terkait kasus tersebut, selain mengamankan dua sepeda motor, polisi juga menyita HP Advan, HP Nokia, satu samurai, satu rantai kalung, satu sangkur dan satu belati. “Selanjutnya kasus ini kami limpahkan ke Polsek Denbar. Kami masih mengembangkan kasus ini dan berkoordinasi dengan polsek lainnya,” kata mantan Kapolsek Denbar ini. (kmb36)

SIDANG TIPIRING - Para pelanggar KTR saat menjalani sidang tipiring, Senin (8/5) kemarin.

Empat Pelanggar KTR Didenda Rp 100 Ribu

Denpasar (Bali Post) – Penindakan terhadap pelanggar Kawasan Tanpa Rokok (KTR) terus dilakukan melalui sidang tindak pidana ringan. Seperti yang dilakukan Satpol PP Kota Denpasar, Senin (8/5) kemarin. Menariknya, sidang tipiring dilangsungkan di tempat umum, yakni di Lapangan Puputan Badung Gusti Ngurah Made Agung. Sidang tipiring yang dipimpin hakim Anggeliky, S.H., M.H. didampingi panitra Ambro-

sius, S.H., M.H. menjatuhkan denda masing-masing sebesar Rp 100.000 kepada empat orang pelanggar. Pada sidang tersebut, hakim memberikan pilihan kepada masing-masing pelanggar denda sebesar Rp 100.000 atau hukuman subsider tiga hari kurungan. Dari pilihan yang diberikan hakim, semua pelanggar memilih untuk membayar denda sebesar Rp 100 ribu. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, semua pelanggar itu tepergok

Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). “Untuk menegakkan Perda itu, maka kami selalu melakukan penertiban terhadap pelanggar KTR dan tindak lanjutnya dengan menggelar sidang tipiring seperti saat ini,” katanya. Ia menambahkan, tindakan hukum tersebut dalam upaya untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar tidak merokok di sembarang tempat. Selain itu, sidang ini untuk mengantisipasi munculnya perokok pemula.

“Sidang tipiring selanjutnya akan dilaksanakan pekan depan dengan tempat yang berbeda serta terbuka,” katanya. Menurut Alit Wiradana, sidang tipiring sengaja dilakukan di tempat terbuka, guna menyosialisasikan kepada masyarakat umum tentang keberadan Perda KTR. Sebelumnya telah dilaksanakan sosialisasi oleh tim terpadu yang memberikan sosialisasi, informasi serta pemasangan tanda larangan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). (kmb12)

Jadwalkan Undang Bagian Pengadaan Barang

Denpasar (Bali Post) – Memasuki triwulan kedua, realisasi pembangunan fisik belum sepenuhnya berjalan. Bahkan terkesan sangat minim. Belum lagi sejumlah tender belum rampung. Menyikapi hal ini, jajaran Komisi III DPRD Denpasar mulai bersikap karena khawatir akan banyak rencana pembangunan tidak akan terealisasi di tahun ini. Dihubungi Senin (8/5) kemarin, Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi mengatakan, pihaknya sudah menyusun jadwal untuk mengundang instansi terkait, seperti Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar dan Dinas PU dan Penataan Ruang (PUPR). “Paling tidak kami akan undang instansi ini pada Kamis (18/5) atau Jumat (20/5) mendatang,” katanya. Menurut Eko Supriadi, pihaknya sudah sempat mengama-

ti progres realisasi fisik pada tahun ini relatif sedikit. Padahal banyak program yang sudah disampaikan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Termasuk rencana pembangunan gedung Pasar Badung juga belum bisa dilakukan karena persoalan tender. “Ini yang akan kami ingin tahu, apa sesungguhnya persoalan yang mereka hadapi. Kami khawatir ini akan terlambat semua,” ujar politisi PDI-P ini. Anggota Komisi III lainnya, sep-

Kodam Diperiksa Tim Kemenhan

Denpasar (Bali Post)Tim Wasrik Inspektorat Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tiba di Makodam IX/Udayana, Senin (8/5) kemarin. Tujuan kedatangan tim yang dipimpin Irlog Itjen Kemenhan Marsekal Pertama TNI Aan Sunara ini, untuk melakukan pemeriksaan administrasi, fisik barang dan jasa. Selain itu, untuk mengetahui kinerja masing-masing Satuan Kerja (Satker), apakah telah melaksanakan program kerjanya dengan mengedepankan akuntabilitas, efisiensi dan efektivitas waktu dan sumber daya yang tersedia, guna mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan. Kedatangan tim tersebut diterima Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP., M.Sc. di Ruang Erlangga Makodam. Pangdam mengapresiasi Wasrik tersebut, karena sangat bermanfaat bagi Kodam dalam mengukur keberhasilan maupun kekurangannya. Oleh karena itu, bila tim Wasrik menemukan kekurangan atau kesalahan akibat ketidakpahaman terhadap ketentuan yang berlaku, ia berharap diberikan petunjuk dan arahan sebagai dasar perbaikan ke depan. Dengan demikian, dapat menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, sehingga tercapai tertib administrasi. Demi lancarnya kegiatan tersebut, Pangdam mempersilakan Tim Wasrik melakukan pendalaman di Staf Umum maupun di Satuan Balak jajaran Kodam. “Bapak Pangdam memerintahkan para Perwira Staf dan Kepala Badan Pelaksana agar mendukung sepenuhnya kegiatan ini dan menyiapkan data-data pendukung serta memberikan keterangan yang dibutuhkan. Dengan begitu, diharapan dapat mencapai hasil maksimal,” kata Kapendam IX/ Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean. (kmb36)

FM 96,5

web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

petugas sedang merokok di Rumah Sakit Sanglah. Dari 11 orang yang tepergok merokok, yang datang mengikuti sidang tipiring kali ini hanya empat orang pelanggar, di antaranya Hendro Purnomo, Fajar Dewantoro, Bayu Wisnawa dan Made Sutama. Sedangkan yang tidak hadir akan di-BAP ulang atau dibuatkan berita acara pemeriksaan ke Pengadilan Negeri Denpasar. Alit Wiradana menegaskan, Pemkot Denpasar telah mengeluarkan Peraturan Daerah

Komisi III Soroti Minimnya Realisasi Proyek Fisik

081 337 032 965, (0361) 819446

PEMBANGUNAN DI BALI TIDAK TERKONTROL Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

Bali Post/ara

Bali Post/ist

TIM WASRIK - Tim Wasrik Inspektorat Kemenhan saat tiba di Makodam IX/Udayana, Senin (8/5) kemarin.

erti Wayan Suadi Putra dan A.A. Susruta Ngurah Putra juga mempertanyakan realisasi proyek yang belum maksimal. Kedua wakil rakyat ini khawatir akan terjadi keterlambatan pengerjaan karena sudah hampir pertengahan tahun. “Saya sejak lama sudah katakan, sangat pisimis bila proyek sebesar Pasar Badung bisa rampung tahun ini,” sindir Susruta. Sebelumnya, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar Ir. Maria Antonia Dezire Mulyani, M.Si. mengatakan, pengumuman pemenang tender proyek pembangunan gedung Pasar Badung ditunda yang sedianya digelar, Rabu (3/5) lalu. Ditemui terpisah, Kasubag Pembinaan dan Perencanaan Bagian Pengadaan Barang dan

Jasa Setda Kota Denpasar I Ketut Suastina, S.Ip., M.Kes. mengatakan, hingga Maret 2017 jumlah pekerjaan yang memasuki proses lelang mencapai 32 unit. Terdiri dari konstruksi sembilan paket, konsultan 15 paket dan pengadaan barang delapan paket. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah karena untuk periode satu tahun anggaran masih banyak waktu. “Saya kira lelanglelang berikutnya masih banyak. Namun pada awal tahun ini kami sedikit rem, karena konsentrasi untuk proses lelang proyek Pasar Badung. Karena nilainya cukup besar, maka prosesnya lebih panjang,” katanya. Dari 32 paket pekerjaan yang masuk tersebut, kata Suastina pagu yang dipatok mencapai Rp 300 miliar lebih. Hanya ketika

proses lelang sudah rampung, maka bisa terjadi penurunan realisasi (efisiensi) dari pagu yang ditetapkan. Dari semua paket yang masuk lelang, pembangunan gedung Pasar Badung yang menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Denpasar ini nilai pagunya paling besar. Paket konstruksi ini nilai pagu paketnya mencapai Rp 204.440.181.300. Sedangkan untuk nilai HPS paket dipatok Rp 159.182.085.000. Sumber dana yang digunakan, yakni APBN dan APBD 2017. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Sidak Tim GDN

Sejumlah Pegawai Terlambat Masuk Kerja Denpasar (Bali Post) Guna meningkatkan disiplin pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar seiring dengan diterapkannya e-kinerja, Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) melakukan sidak di Kecamatan Denpasar Barat dan Kelurahan Padangsambian, Senin (8/5) kemarin. Sidak tersebut dipimpin Plt. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wayan Sudiana dan Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Denpasar Desak Nyoman Widiasih. Menurut Desak Nyoman Widiasih, sidak yang dilakukan Tim GDN itu untuk mengetahui disiplin pegawai secara langsung, baik dalam hal kehadiran, cara berpakaian dan etika sebagai seorang pagawai. Apalagi saat ini Pemkot Denpasar telah menerapkan e-kinerja. “Kami berharap sidak Tim GDN ini dapat memotivasi organisasi perangkat daerah lainnya yang belum kena sidak untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,” ujarnya. Pada sidak yang menyasar Kecamatan Denpasar Barat dan Kelurahan Padangsambian tersebut, ada sejumlah pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan. Hal ini akan dijadikan bahan laporan untuk pimpinan dalam upaya meningkatkan disiplin pegawai di lingkungan Pemkot Kota Denpasar. Selain melakukan sidak, kata Widiasih, pihaknya juga melakukan pembinaan disiplin terhadap pegawai, termasuk cara berpakaian sesuai dengan aturan. Ia berharap para kepala Organisasi

Bali Post/ara

SIDAK GDN - Tim Pemkot Denpasar saat melakukan sidak GDN di Kecamatan Denpasar Barat, Senin (8/5) kemarin. Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pengawasan kinerja di intern OPD masing-masing. Mengingat untuk pengawasan kinerja pegawai tidak bisa hanya dilakukan oleh Tim GDN, tapi juga wajib melibatkan pimpinan OPD masing-masing. Terkait sidak yang menyasar Kecamatan Denpasar Barat dan Kelurahan Padangsambian, Desak Widiasih mengatakan sejumlah pegawai kena sidak karena datang tidak tepat waktu atau terlambat. Ia berharap pegawai yang kena sidak agar datang tepat waktu, sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal. Sementara itu, Sekretaris Ca-

mat Denpasar Barat I Wayan Budha mengatakan, pihaknya sangat mendukung sidak yang dilakukan Tim GDN untuk meningkatkan disiplin pegawai. Terkait adanya sejumlah pegawai yang kena sidak, Budha mengaku saat ini di Kecamatan Denpasar Barat ada sejumlah kegiatan lapangan yang harus dihadiri oleh pewagai pagi-pagi. Kegiatan lapangan tersebut, di antaranya lomba desa, lomba PKTP dan pelayanan jemput bola. Ini juga mempengaruhi sejumlah pegawai tidak ke kantor karena langsung ke lapangan. “Saya sangat mendukung sidak ini dan berharap terus berlanjut untuk meningkatkan kinerja pegawai,” ujarnya. (kmb12)


BADUNG

Selasa Wage, 9 Mei 2017

5

Belum Semua Puskesmas Miliki Apoteker Denpasar (Bali Post) Belum semua puskesmas di Bali memiliki apoteker. Dari 120 puskesmas yang ada, baru 50 puskesmas yang memiliki tenaga apoteker. Padahal, setiap tahun ada puluhan apoteker menamatkan pendidikannya. Namun, tenaga apoteker tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal itu ditegaskan I Gede Made Suradnyana, S.Si.Apt., Senin (8/5) kemarin. Suradnyana menegaskan, puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan. Dengan begitu, keberadaan tenaga apoteker di setiap puskesmas sebenarnya merupakan hal yang urgen. “Secara aturan, puskesmas harus memiliki apoteker,” katanya. Berdasarkan data secara nasional, kata Suradnyana pada tahun 2015 baru 17,5 persen puskesmas yang memiliki apoteker. Sementara di Bali, baru 15,8 persen puskesmas yang memiliki apoteker. Bahkan di Denpasar baru satu puskesmas yang memiliki apoteker. “Justru Gianyar yang keberadaan apotekernya cukup lumayan. Sebenarnya itu tergantung kebijakan daerah,” imbuhnya. Ia menegaskan, keberadaan apoteker sangat penting, karena apoteker yang mengerti tentang obat. Sedangkan asisten apoteker harus disupervisi. “Harus ada yang mengawasi kerjanya. Minimal ada satu apoteker di puskesmas yang bertanggung jawab terhadap obat,” tegasnya. Suradnyana menambahkan, Bali sebenarnya telah memiliki banyak tenaga apoteker. Bahkan Universitas Udayana sudah memiliki program profesi apoteker yang menamatkan puluhan apoteker setiap tahunnya. Artinya, dari sisi kuantitas sudah mencukupi, tinggal memanfaatkan tenaga apoteker tersebut dengan baik. “Berarti tinggal dimanfaatkan. Kalau bukaannya tidak ada, kan tidak bisa masuk. Kalau tidak PNS, masih memungkinkan untuk kontrak,” katanya menyarankan. Menurut Suradnyana, lulusan farmasi bisa ditempatkan di apotek sebagai asisten tenaga kesehatan sesuai dengan Permenkes. Tugasnya membantu tenaga teknik kefarmasian yang ada di apotek. “Yang ada banyak di puskesmas sekarang kan yang asisten apoteker,” ungkapnya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan baru ada 50 apoteker di puskesmas di Bali, sisanya adalah asisten apoteker. Ia mengakui belum adanya tenaga apoteker di puskesmas karena tidak ada formasi pengangkatan PNS apoteker di kabupaten/ kota. “Tenaga kontrak apoteker sebenarnya memungkinkan untuk ditempatkan di puskesmas. Hanya saja itu merupakan kewenangan kabupaten/kota. Kembali pada perencanaan prioritas di kabupaten/kota. Idealnya memang setiap puskesmas ada apoteker. Tapi kalau belum ada, bisa dilaksanakan oleh asisten apoteker,” katanya. (kmb42)

Keamanan Kuta Perlu Perhatian Serius

Mangupura (Bali Post) – Kawasan Jalan Raya Legian beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan akibat adanya kejadian dua wisatawan yang saling adu jotos. Kondisi tersebut perlu menjadi masukan atau pedoman oleh pemerintah untuk mengatur dan menata tempat hiburan malam di Kuta. Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kuta Anak Agung Made Agung, di kawasan Kuta selama ini memang sering terjadi aksi kriminalitas. Hal itu perlu menjadi perhatian dari pemerintah maupun stakeholder yang lainnya. Setelah kejadian adu jotos tersebut, pihaknya berharap agar instansi terkait segera mengambil langkah. “Kalau soal ribut di klub malam, itu biasa. Tapi, semestinya pemerintah tetap harus mengaturnya. Bagaimanapun juga, aksi kriminal ataupun perkelahian akan mempengaruhi citra pariwisata,” kata Agung, Senin (8/5) kemarin. Dalam waktu dekat, kata Agung LPM Kuta berencana mengundang Dinas Pariwisata Badung dan pemangku kepentingan lainnya untuk membicarakan terkait aturan jam buka tempat hiburan malam di Kuta. Hal itu dilakukan karena selama ini dinilai masih banyak pengusaha yang membuka tempat hiburan lebih dari waktu yang telah ditetapkan. “Tempat hiburan malam di Kuta itu dalam MoU yang telah disepakati bersama dibuka hanya sampai pukul 03.00 Wita. Namun selama ini masih ada yang belum mengindahkan kesepakatan bersama itu,” katanya mengkritisi. Agung mengingatkan, untuk menjaga keamanan di Kuta tak bisa hanya dibebankan kepada pihak kepolisian saja. Namun juga perlu adanya ketegasan dari pemerintah, dalam hal ini Dinas Pariwisata. Selain itu, keamanan internal tempat hiburan malam harus diberdayakan sehingga mampu mengatasi aksi kriminal di dalam lingkungan kerjanya. “Kalau tak ada ketegasan dari pemerintah, masalah ketertiban sulit diatasi dengan baik. Para pengusaha kalau tak diatur dengan tegas, pasti mereka lebih melihat dari sisi bisnis dari pada aturan,” kata Agung mengingatkan. (kmb23)

TERJEBAK MACET - Seorang pengendara melepas jas hujannya saat terjebak macet di Jalan Canggu, Badung, Senin (8/5) kemarin. Kemacetan di jalur ini terjadi karena tingginya volume kendaraan yang melintas, ditambah dengan adanya pengerjaan proyek di jalur tersebut.

Bali Post/eka

Kurang Cerminkan Bangunan Ramah Lingkungan

Pembangunan di Bali Tidak Terkontrol

Mangupura (Bali Post) –

Bali sebagai daerah tujuan wisata, bahkan dinobatkan sebagai kawasan wisata terbaik di dunia, tentu pembangunannya sangat pesat. Bahkan pembangunan akomodasi wisata terus berkembang. Namun, pembangunan di Bali saat ini sudah tidak terkontrol. Pembangunan yang tidak terkontrol itu sebagian besar ada di sektor pariwisata. Pakar Green Building atau bangunan ramah lingkungan Deddy Kurniawan Halim menegaskan hal itu di sela-sela peresmian pengurus Green Building Council Indonesia (GBCI) Perwakilan Bali di Jimbaran Hub, Minggu (7/5) lalu. Menurut Deddy Kurniawan Halim, saat ini memang ada ancaman serius di Bali. Ini disebabkan oleh perkembangan globalisasi sehingga membuat pembangunan begitu pesat dan tidak terkontrol. “Ancaman serius dalam hal pembangunan yang tidak terkontrol ini terutama di sektor pariwisata, seperti pembangunan hotel,” katanya. Untuk sektor pariwisata di Bali, kata dia banyak yang sudah tidak memperhatikan kaidah-kaidah green building atau kurang mencerminkan sebuah bangunan yang ramah lingkungan. Kondisi ini wajib mendapat perhatian serius semua pihak, terutama pemerintah selaku pembuat kebijakan. “Bali punya semangat Tri Hita Karana dan itu harus dipelihara. Dengan prinsip green building, bangunan itu harus memenuhi kaidah hijau, ada konservasi lingkungan di dalamnya dan membuat manusia jadi hidup lebih sehat,” tegas Deddy Kurniawan Halim.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati tidak memungkiri hal tersebut. Dikatakan, pembangunan yang tidak terkontrol memang terjadi saat ini di Bali. Bahkan ia melihat pariwisata Bali sudah melenceng dari konsep green atau ramah lingkungan. “Mudahmudahan dengan adanya Green Building Council Indonesia di Bali, pembangunan di Bali khususnya di sektor pariwisata akan lebih terukur. Saat ini saya akui memang sudah keluar dari konsep lingkungan dan budaya,” katanya. Untuk mewujudkan pembangunan yang lebih ramah lingkungan, kata mantan Bupati Gianyar ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait green building di seluruh kabupaten/kota di Bali. “Dengan adanya sosialisasi, diharapkan proses pembangunan khususnya di bidang pariwisata akan lebih terkontrol,” harapnya.

Bali Post/kmb23

PERESMIAN - Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat peresmian pengurus Green Building Council Indonesia (GBCI) Perwakilan Bali di Jimbaran Hub, Minggu (7/5) lalu. Untuk penerapan konsep green building tersebut, pria yang akrab dipanggil Cok Ace ini mengaku akan mencoba membuat pilot project di masing-masing kabupaten/ kota. Misalnya di Kabupaten Badung, nanti aturannya akan dibuat seperti apa. Apabila hasil dari pilot project tersebut dirasa sudah berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu hal itu akan ditiru oleh yang lainnya. “Ini tentu sangat perlu dukungan pemerintah, sehingga

nantinya kita harapkan akan terwujud pariwisata yang berkualitas. Tidak lagi hanya membangun kamar sebanyak-banyaknya, tapi kita akan lebih tekankan kualitasnya. Suka tidak suka, konsep bangunan yang hijau atau ramah lingkungan akan menjadi trend ke depan dan juga akan menjadi nilai tambah dalam promosi pariwisata,” katanya meyakinkan. Sementara itu, Ketua GBCI Perwakilan Bali Putu Agung Prianta berharap keberadaan GBCI

di Bali mampu memberi pengaruh terhadap proses pembangunan gedung atau bangunan yang ada di Bali agar lebih ramah lingkungan. Ditegaskan, hal itu sejatinya sangat berkaitan dengan konsep Tri Hita Karana yang telah ada di Bali. “Dengan adanya Greenship yang bertugas untuk melakukan sertifikasi sebuah bangunan hijau (ramah lingkungan-red), maka hal itu akan memberi kepastian. Kiprah Greenship itu sudah dikenal di dunia,” ujarnya. (kmb23)

Buka Penilaian Evaluasi Perkembangan Desa

Giri Prasta: Desa Harus Bisa Berdiri di Kaki Sendiri

DESA BERDIKARI - Bupati Giri Prasta saat membuka penilaian evaluasi perkembangan desa yang diharapkan akan melahirkan desa berdikari. BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka Penilaian Evaluasi Perkembangan Desa se-Badung di Desa Kutuh, Senin (8/5) kemarin. Kegiatan ini juga dikaitkan dengan peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XIV, Hari Kesatuan

Gerak PKK, TNI-Polri Manunggal KB Kabupaten Badung Tahun 2017. Seusai pembukaan juga dilanjutkan dengan penilaian terhadap Desa Kutuh selaku wakil Kecamatan Kuta Selatan di ajang ini. Bupati Giri Prasta memapar-

kan, esensi tujuan dari lomba desa ini adalah bagaimana nantinya desa agar bisa berdiri di kaki sendiri. Di mana dari sisi administrasi, pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan bisa berjalan dengan baik. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat sehingga nantinya masyarakat bisa menjadi tuan di rumahnya sendiri. “Ini muaranya adalah munculnya desa berdikari yaitu desa yang berdiri di atas kaki sendiri, sehingga kesejahteraan masyarakat setempat akan meningkat,” ujarnya. Desa seperti inilah yang diinginkan berkembang dan menjadi contoh di Badung. Di mana BUMda dan BUMdes-nya berjalan dengan baik. Seperti yang dilakukan di Kutuh, ada Bumda dan Bumdes yang dibangun dan menyerap ratusan tenaga kerja lokal. Pola seperti ini diharapkan bisa menjadi contoh desa berdikari di Badung. Bupati Giri Prasta menegaskan, pihaknya selaku pemerintah nantinya akan men-support dari sisi aplikasi dan IT sehingga tercipta apa yang namanya Smart

Village. Untuk Smart City, kata dia saat ini sedang berjalan dan ditargetkan rampung di akhir 2017 mendatang. Bukan bermaksud intervensi, Bupati Giri Prasta menilai Kutuh memang berpotensi menjadi yang terbaik. Akan tetapi, tentu perlu dilakukan penilaian baik dari sisi administrasi, pelayanan maupun pembangunan yang telah dilakukan secara objektif. Giri Prasta juga mangapresiasi pembangunan Objek Wisata Pantai Pandawa. Ke depan pihaknya di pemerintahan akan mendukung dari sisi IT, yaitu dengan penyediaan kabel optik sehingga nantinya pengunjung ke Pantai Pandawa bisa menikmati wifi secara gratis. “Ini nanti akan kami siapkan. Dengan satu catatan, masyarakat Badung harus menjadi tuan rumah di Badung,” tegasnya sembari memberikan masukan agar Kutuh nantinya bisa mengelola sampah dengan baik sehingga menjadi berkah. Perbekel Kutuh Wayan Purja memaparkan berbagai pembangunan yang telah dilakukan bersama desa adat dan masyara-

kat Kutuh. Dengan perkembangan yang begitu pesat, sehingga mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat Kutuh. Hal ini terbukti dengan jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) yang terus menurun hingga nol alias tidak ada lagi warga Kutuh yang masuk dalam RTM. “Kami sangat siap untuk menjadi duta Badung, Bali, bahkan Indonesia,” ujarnya. Ketua Panitia Penyelenggara Penilaian Evaluasi Perkembangan Desa Putu Gede Sridana dalam laporannya memaparkan, yang menjadi maksud kegiatan tersebut adalah mengevaluasi perkembangan desa dan kelurahan untuk menentukan status tertentu dari capaian hasil perkembangan sebuah desa serta untuk mengetahui efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, juga untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat, daya saing desa dan kelurahan dalam kurun waktu dua tahun terakhir dengan kriteria yang telah ditentukan. (ad753)

Kasus Dugaan Korupsi Perdin

Besok, Mantan Sekwan Diadili

Bali Post/dok

PERHATIAN - Keamanan kawasan wisata Kuta wajib mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar citra pariwisata Bali tidak ternoda.

SETELAH dilakukan pelimpahan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Ketua PN Denpasar sudah menunjuk majelis hakim tipikor yang bakal menyidangkan perkara dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) di DPRD Denpasar. Sedangkan sidang dengan terdakwa mantan Sekwan DPRD Denpasar

Gusti Rai Suta akan disidang Rabu (10/5) besok. Sebagai ketua majelis ditunjuk hakim senior Wayan Sukanila. Menurutnya, sidang akan diawali dengan pembacan dakwaan dari pihak jaksa penuntut umum (JPU). Dalam persidangan nanti, Sukanila akan didampingi ha-

kim Sutrisno dan Nurbayah Gaol. Sementara dalam perkara ini terdakwa Rai Suta sebelumnya akan menghadapi sendiri kasusnya. Dia tidak akan didampingi pengacara. Namun, karena tuntutan hukumannya di atas lima tahun, hakim atau negara wajib mencarikan yang bersangkutan

pembela hukum. Biasanya dilakukan penunjukan. Seperti diberitakan sebelumnya, pihak kejaksaan menemukan adanya dugaan korupsi pada perdin DPRD Denpasar tahun 2013, dengan melibatkan dua travel yakni Bali Daksina dan Sunda Duta. Pihak DPRD kemudian mengembalikan keru-

gian negara hingga Rp 2,293 miliar lebih. Inilah yang sempat menjadi sorotan mantan kuasa hukum terdakwa. Pasalnya, Rai Suta disebut dikorbankan, padahal sudah ada yang mengakui hingga mengembalikan kerugian negara. Mantan kuasa hukumnya saat itu minta kejaksaan untuk mengusutnya. (asa)


OPINI

6

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Perlunya Pemerintahan Tegas RADIKALISME belakangan menjadi momok di masyarakat. Bahkan paham radikal disinyalir telah masuk ke dunia pendidikan, yakni sekolah dan kampus. Kekhawatiran dan kecemasan pun muncul, ideologi radikal ini akan meruntuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mengingat berbagai provokasi secara massif dikumandangkan untuk merongrong pemerintahan sekarang, NKRI bahkan ideologi Pancasila. Kecemasan akan radikalisme dan kekhawatiran akan cerai berainya NKRI, sangat kentara dengan berbagai isu yang berkembang belakangan ini. Terlebih di dunia maya, berbagai informasi antara yang hoax (palsu) dan yang asli bersliweran saling berbalas tanpa kendali. Berbagai pihak terutama pihak keamanan dan tokoh nasionalis berupaya melakukan berbagai counter untuk meredam berita-berita hoax, termasuk masuknya paham radikal ini. Beberapa cara yang telah dilakukan, di antaranya memberikan berbagai penyuluhan ke sekolah-sekolah dan kampus-kampus tentang menangkal berita hoax dan radikalisme. Sementara para tokoh nasionalis dan budayawan menangkalnya dengan menggelar berbagai perhelatan bertemakan nasionalisme, toleransi, flurarisme dan sejenisnya. Berbagai upaya itu memang cukup efektif mengimbangi masifnya gerakan penyebaran paham radikal. Namun, tanpa bermaksud mengecilkan arti perjuangan menangkal gerakan radikalisme ini, apa yang dilakukan boleh dikatakan agak terlambat. Sebab, upaya pemasukan paham radikal ini telah dilakukan secara pelan dan pasti, bahkan terstruktur rapi sejak jauh-jauh sebelumnya. Ini dapat dilihat dari berbagai isu SARA (suku, agama, ras dan antargolongan) yang dihembuskan, baik lewat media sosial di dunia maya (internet) maupun secara nyata-nyata dalam berbagai kegiatan di tempat-tempat umum. Apakah itu dalam bentuk ceramah, orasi dan sejenisnya dalam berbagai aksi melibatkan yang publik cukup banyak di tempat-tempat umum. Sayangnya, berbagai provokasi halus lewat hembusan dan bisikan isu-isu SARA dengan muatan intoleransi yang jelas-jelas mengarah pada disintegrasi bangsa, tidak segera ditanggapi oleh pihak terkait dan pemerintah. Berbagai bisikan intoleransi lewat isu SARA dan rongrongan terhadap ideologi negara Pancasila dan NKRI, dibiarkan menggelinding begitu saja. Berbagai aktor intelektual yang nyata-nyata dan dengan terbuka menebar paham radikal, isu SARA, intoleransi, disintegrasi dan rongrongan pada NKRI dan ideologi Pancasila, seakan dibiarkan gentayangan dan tidak ada tindakan tegas apa pun. Ketika gelindingan bola salju itu telah menjadi besar dan berhasil masuk ke berbagai lapisan masyarakat terutama generasi intelektual di dunia pendidikan, semua seperti kebakaran jenggot. Semua bertindak seperti pemadam kebakaran, sibuk mencari air untuk memadamkan api paham radikal yang telah membakar bangsa dan NKRI. Ini tentu menjadi pekerjaan yang tidak mudah dan dipastikan telah ada “yang terbakar” oleh paham radikal tersebut. Jika saja sejak dini pemerintah bersikap tegas dengan menindak para provokator tersebut, barangkali kekhawatiran dan kecemasan anak bangsa ini tidak separah sekarang ini. Sikap tegas pemerintah tidaklah selalu diartikan arogan, otoriter, diktator atau sejenisnya. Sikap tegas justru diperlukan untuk menjaga wibawa pemerintah, menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI serta idelogi negara. Sikap tegas ini diperlukan untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan pada rakyat Indonesia. Sikap tegas pemerintah ini seperti apa yang ditunjukkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti dengan menenggelamkan kapal-kapal asing yang jelas-jelas merongrong NKRI. Tindakan tegas semacam ini, saat ini memang sangat diperlukan untuk kembali menegakkan NKRI dan ideologi Pancasila, menjaga citra dan wibawa pemerintah. Terpenting, memberi jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat agar rakyat tidak dilanda kecemasan dan kekhawatiran akan nasib bangsa dan negaranya, seperti yang melanda belakangan ini.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Berikan Ruang Berekspresi

Sudah lazim tatkala kelulusan diwarnai coretcoret baju dan konvoi. Pergunjingan coret-coret wajar saja, tapi ada kalangan yang mencibir ulah pelajar yang meluapkan kegembiraan. Sulit terbendung tradisi yang sudah mengakar sejak dulu. Penting di sini adalah berikan ruang ekspresi mereka meluapkan rasa gejolak pelajar selama tiga tahun menuntut ilmu. Terkadang konvoi yang dilakukan mengganggu ketertiban umum dan melanggar ketentuan berkendara. Siapa dia, pada waktu itu pasti melakukan hal yang sama, perjalanan sekali dalam hidup. Naif jika terus berkomentar yang pesimis terhadap aksi mereka. Baju yang putih mulus dihiasi lukisan yang tidak jelas, entah apa namanya yang penting ada gambar dan tulisan yang menandai kelulusan mereka. Hanya yang bisa dilakukan sebagai pelajar ketika dinyatakan lulus. Boleh saja berkata yang tidak baik dilayangkan salah satu dari sekian banyak adalah lebih baik baju tersebut dihibahkan kepada adik kelas. Positif memang memberi baju tersebut kepada adik kelas, tapi masalah pergolakan emosi tidak bisa digantikan dengan lainnya. Sadar atau tidak ketika berada pada posisi itu pasti melakukan hal sama. Cuma, penting di sini adalah bagaimana sekolah menyediakan media untuk ruang mereka mengimplementasikan luapan emosi mereka. Kemungkinan yang tepat di sini adalah mural tembok sekolah. Selain sebagai kenangan di sekolah yang ditinggalkan, tentu menambah daya ungkit sekolah adanya kreasi mural. Jangan berpikir mural hal yang menakutkan zaman era orba memang paling ditakuti seni mural ini. Zaman sudah berubah, mural tidak lagi sebagai hiasan yang pergerakan pertentangan. Justru mural lebih efektif mengarahkan mereka pada ranah berkesenian. I Dewa Gede Santana

Reformasi Vs Radikalisme Kegagalan reformasi ekonomi saat ini telah menjadi momentum strategis bagi dijajakannya radikalisme dengan semangat mengubah ideologi negara dan ini berpotensi memporak-porandakan keutuhan negara.

Oleh Nyoman Dhamantra elum hilang dari ingatan kita bagaimana kegagalan Orde Baru dengan otoritarianisme membangun kesejahteraan rakyat Indonesia dan ini menjadi langkah strategis bagi proses demokratisasi pada saat itu, menawarkan dirinya menjadi sistim berbangsa dan bernegara yang baru, guna menggantikan sistim otoriter dengan politik dan kebijakan kesejahteraan rakyat yang semu, yang hanya berorientasi pada pencitraan semata. Kegagalan ini kembali terulang, kebijakan reformasi ekonomi yang dibuat di era reformasi masih terkesan setengah hati, khususnya terkait dengan keadilan ekonomi yang pertumbuhannya belum dirasakan memiliki keberpihakan bagi rakyat banyak. Kebijakan ekonomi yang belum mampu menumbuhkembangkan pelaku ekonomi baru. Pemerintah hanya mampu melanggengkan konglomerasi yang ada, tanpa ada regulasi yang tegas; siapa yang boleh bermain di hulu dan siapa saja yang boleh bermain di hilir. Kebijakan fiskal yang belum menyentuh rasa keadilan. Kebijakan pajak masih dirasakan hanya membebani rakyat kecil, khususnya kebijakan pajak bumi dan bangunan yang semakin hari hanya menjadi alat untuk memaksakan terjadinya proses alih fungsi lahan. Dan banyak lagi kebijakan yang membuat kebijakan yang ada terkesan salah urus dan berdampak terhadap gagalnya distribusi kesejahteraan rakyat. Situasi ini rupanya telah menjadi momentum strategis bagi upaya kelompok tertentu untuk menjajakan ideologinya secara masif dan terbuka.

B

Hilangnya upaya sosialisasi Ideologi Pancasila di kampus, nampaknya membuat kampus menjadi ajang radikalisme. Bahkan ada mahasiswa dan para akademisi dengan dalih ingin membuat perubahan, telah menelan mentah mentah radikalisme yang ditawarkan. Apakah betul ideologi yang diwacanakan akan digunakan secara nyata? Ataukah ini sekadar romantisme politik balas dendam? Sehingga pada akhirnya doktrin baru itu hanya akan menjadi kedok belaka. Untuk itu, bagaimana kita dapat melihat perbedaan yang mendasar antara proses perubahan ketika reformasi dan rencana perubahan yang diwacanakan saat ini? Orde Reformasi adalah orde dengan proses perubahan yang dikehendaki rakyat, dalam rangka menuju proses demokratisasi yang memang telah sesuai dengan kaidah dan komitmen berbangsa serta bernegara. Empat pilar berbangsa dan bernegara yaitu Pancaaila, UUD 1945, NKRI dan Kemajemukan, merupakan komitmen bangsa Indonesia dan seyogianya menjadi koridor, khususnya bagi upaya rakyat mencari keadilan ataupun menawarkan perubahan. Pemerintah harus senantiasa menghormati dan menghargai bagi setiap pencari keadilan atau mereka yang ingin menawarkan perubahan, selama rencana perubahan itu berada di dalam koridor komitmen yang telah disepakati. Namun begitu juga sebaliknya, pemerintah bersama aparat penegak hukum harus berani tegas, guna menghentikan rencana kegiatan para pencari keadilan ataupun mereka yang mencoba menawarkan perubahan, bilamana tidak sejalan dengan komitmen bernegara atau-

pun berbangsa yang ada. Sudah hampir setengah tahun bahkan bisa jadi delapan bulan terkahir, radikalisme seakan-akan seperti momok bagi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Jagat nyata dan maya seakan tak henti ‘berdisko’ soal gerakan yang bisa mengancam keutuhan bangsa dan negara. Seakan-akan pula negara ini akan runtuh saja karena aksi-aksi fudamentalis tersebut. Hanya radikalisme itu mesti dibeberkan dengan apa yang sebenarnya menyebabkan itu terjadi. Apakah sekonyong-konyong begitu saja, radikalisme itu tumbuh? Atau karena pemerintah yang tidak becus menyejahterakan rakyatnya? Perlu disadari, bangkitnya radikalisme di Indonesia sejatinya tidak dapat dilepaskan dari kegagalan pembangunan. Pembangunan baik fisik dan non fisik, yang tidak menghadirkan keadilan bagi kesejahteraan rakyat. Pendek kata, pembangunan itu ada harus dapat menghadang laju kemiskinan dan kesenjangan yang kian tumbuh subur di Indonesia. Baik dari ujung barat hingga ujung timur di Negara Seribu Pulau ini. Pertama-tama, umumnya kemiskinan kultural senantiasa menjadi dampak dari kemiskinan struktural. Kemiskinan kultural ini ialah kemiskinan yang dianggap sah-sah saja bagi masyarakat, karena seseorang itu dilahirkan miskin. Kemudian secara berkelanjutan menjadi sikap mental di masyarakat. Seperti halnya penyakit malas yang ada pada masyarakat Indonesia. Padahal kemiskinan itu diakibatkan dari kemiskinan struktural yang dibuat oleh kebijakan pemerintah yang keliru dan sistemik. Itu menyangkut dengan yang namanya kebijakan-kebijakan. Nah, kebijakan di tubuh pemerintah inilah

yang membuat sebuah struktur sosial, yang kemudian melahirkan kesejangan hingga berujung pada kemiskinan. Kemiskinan sistemik seperti itu dialami dan diderita berkepanjangan oleh masyarakat. Akhirnya membuat masyarakat pasrah menerima kemiskinan itu sebagai sebuah nasib yang memang harus dilalui. Kemiskinan kultural semacam itu umumnya terjadi di pedesaan yang hanya dijangkau oleh pembangunan dengan ala kadarnya dan dialami oleh kelompok masyarakat yang tuna pendidikan dan umumnya buta huruf. Situasi seperti itu bisa kita lihat di zaman kerajaan sampai dengan era penjajahan. Era di mana pembangunan dengan hak-hak ekonomi yang hanya diperuntukkan bagi kelompok elite penguasa dan para antek-anteknya. Dan proses pertumbuhan ekonomi yang dirasakan hanya oleh segelintir orang, itu dianggap sebagai sebuah keniscayaan kultural. Lantas, apakah kita menganut paham dan sistem seperti itu sampai saat ini? Era kini, kita pun dapat melihat sekaligus menilai, bahwa keberadaan kemiskinan saat ini juga lebih tumbuh subur di perkotaan dan berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi. Malahan proses globalisasi yang juga membuat seakan-akan dunia menjadi tanpa batas. Selain itu, keterbukaan ataupun ketersediaan informasi membuat masyarakat dengan mudahnya dapat meraih dan menyebarkan informasi. Yang membuat mengelus dada, informasi yang sifatnya dogmatis dan cenderung menumbuh kembangkan apatisme masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran

Oleh

Pangki T. Hidayat ruang politik, maka jelas ada potensi informasi penting terkait keterlibatan orang-orang yang tercantum dalam BAP berubah menjadi informasi publik. Dalam hal itu, orang-orang yang mengetahui dirinya (diduga) terlibat bisa saja berusaha menghilangkan barang bukti atau melarikan diri ke luar negeri agar tidak tersentuh oleh hukum negara ini. Indikasi itu dapat terlihat dari kasus penetapan Miryam sebagai tersangkat pemberi keterangan tidak benar oleh KPK. Pascaditangkap dalam pelariannya, Miryam menyebut dia “menghilang” karena kaget (mengetahui) ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Kecuali itu, hak angket yang digulirkan untuk KPK sesungguhnya juga tidak tepat secara hukum. Merujuk ketentuan pasal 79 ayat (3) UU Nomor 17/2014 yang kemudian diubah menjadi UU Nomor 42/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), hak angket semestinya baru bisa digulirkan jika memenuhi tiga syarat. Pertama, berkaitan dengan pelaksanaan UU dan/ kebijakan pemerintah. Kedua, berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat. Ketiga, berkaitan adanya dugaan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Dalam konteks itu, tidak ada satu pun syarat yang terpenuhi supaya hak angket bisa digulirkan. Misalnya, terkait pelaksanaan UU dan/kebijakan pemerintah. Merujuk UU Nomor 30/2002 tentang KPK (UU KPK), KPK merupakan lembaga independen di luar pemerintah. Artinya, salah alamat bila hak angket ditujukan kepada KPK.

Penulis, anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan

Pemerintah harus senantiasa menghormati dan menghargai, bagi setiap pencari keadilan atau mereka yang ingin menawarkan perubahan selama rencana perubahan itu berada di dalam koridor komitmen yang telah disepakati itu.

Mengkritisi Hak Angket KPK Penolakan jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuka rekaman pemeriksaan dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Miryam S. Haryani dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Senayan, Rabu (19/4) lalu, berbuntut panjang. Pasalnya, mitra kerja KPK dalam RDP itu yakni Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) langsung melayangkan usulan penggunaan hak angket. Celakanya lagi, sidang paripurna DPR dengan segala keganjilannya pun malah mengakomodir usulan hak angket untuk KPK itu. Padahal, bila dirunut dari konstruksi persoalan sesungguhnya penggunaan instrumen hak angket untuk KPK adalah salah kaprah. Bermula dari ulah Miryam yang mencabut BAP-nya terkait kasus korupsi e-KTP dalam sidang tipikor, Senin (24/3). Alasannya, disebut karena ditekan oleh penyidik KPK, salah satu di antaranya Novel Baswedan. Belakangan setelah dikonfrontir, terbukti tidak ada unsur paksaan dari penyidik KPK. Justru dalam sidang konfrontir itu, menurut Novel, berdasar keterangan Miryam ada sejumlah anggota DPR, khususnya dari Komisi III yang menekan politisi Partai Hanura itu untuk mencabut BAP kasus korupsi e-KTP. Sejumlah nama yang disebut antara lain Azis Syamsudin, Bambang Soesatyo, Sarifuddin Suding, Desmond J Mahesa dan Masinton Pasaribu. Dalam konteks itulah Komisi III DPR kemudian bersikeras untuk membuktikan kebenaran pernyataan Novel melalui pembukaan rekaman pemeriksaan dan BAP Miryam. Harus disadari, rekaman pemeriksaan dan BAP merupakan alat utama yang digunakan oleh penegak hukum untuk menuntaskan penyidikan dan penuntutan suatu perkara. Jika dibuka di DPR yang notabene adalah

kemiskinan yang penuh dengan doktrin keputusasaan itu pada akhirnya membuat lahirnya babak baru fatalisme di Indonesia. Situasi seperti saat ini merupakan awal dari terganggunya persatuan dan kesatuan negara yang ditandai dengan bangkitnya primodialisme, sektarianisme dan radikalisme, akibat hilangnya rasa sepenanggungan dan rasa kebersamaan satu nusa dan satu bangsa. Yang pada akhirnya menjadi pintu masuk terusiknya stabilitas negara. Menurut Acemoglu dan Robinson di dalam bukunya “Why Nation Failed” (Mengapa Negara Gagal) disebutkan bahwa negara gagal disebabkan lebih karena negara hanya mampu menghadirkan institusi politik dan ekonomi yang ekstraktif. Institusi dengan kebijakan politik dan ekonomi yang tidak berpihak kepada demokrasi dan teknologi dan menghambat kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Tanda tanda kebijakan negara yang ekstraktif, adalah ketika para pemimpinnya lalim. Lalim terhadap hak-hak politik dan ekonomi rakyat. Sehingga kesenjangan dan kemiskinan yang ada membuat rakyat kehilangan penghormatannya kepada negara. Untuk itu sudah saatnya para elite kekuasaan membangun kesadaran baru. Yaitu dengan menghadirkan institusi ekonomi inklusif, yakni dengan menghadirkan pembangunan dengan memberi manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan pastinya harus dimulai dengan pemerataan yang memadai.

Demikian pula terkait syarat dampak luas bagi masyarakat, hak angket yang digulirkan untuk memaksa KPK membuka rekaman pemeriksaan dan BAP Miryam nyata-nyata hanya menguntungkan segelintir anggota DPR. Di sisi lain, tidak ada sama sekali dampak bagi masyarakat bila rekaman dan BAP Miryam di buka oleh DPR. Sementara terkait dugaan pelanggaran perundang-undangan, justru terjadi bila jajaran pimpinan KPK bersedia membuka rekaman pemeriksaan dan BAP Miryam di ruang DPR. Hal itu melanggar pasal 17 UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Pasal tersebut menisbahkan dokumen yang berpotensi menghambat penegakan hukum bila dibuka ke publik menjadi informasi yang dikecualikan. Berkaca dari hal itu, DPR semestinya paham betul jika hak angket tidak bisa digunakan secara serampangan. Terlebih penggunaannya secara nyata, justru dapat menghambat upaya penegakan hukum, utamanya pemberantasan korupsi oleh KPK. Maka itu, idealnya DPR harus memberikan dukungan bagi KPK. Hal ini penting diupayakan mengingat citra DPR yang belakangan ini mendapat cap sebagai lembaga paling korup. Mengonfirmasi hal itu, Global Corruption Barometer (GCB) 2017 yang disusun oleh Transparency International menunjukkan, mayoritas responden di 31 provinsi di Indonesia menempatkan DPR sebagai lembaga yang paling korup. Oleh karena itu, sudah sepatutnya DPR tidak memperburuk citranya sendiri dengan terus melanjutkan proses hak angket untuk KPK.

POJOK Bubarkan, ormas yang tak ‘’sehati’’ dengan Pancasila. - Pemerintah jangan dikalahkan ormas. *** Pemimpin Bali ke depan harus tunjukkan kerja nyata. - Nyatanya tak kerja. *** Tak mau kalah dari Bali Selatan, Buleleng genjot pariwisata. - Petani jangan dilupakan.

Penulis, Direktur Eksekutif Research Center for Democratic Education. Alumnus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

WISMAN Dua wisatawan menikmati suasana Pantai Legian belum lama ini. Mereka duduk santai sambil minum dan berteduh di bawah tenda.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Figur

Kesenian Hampir Punah TIM dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali saat ini sedang turun ke kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan terhadap seniman yang akan tampil dalam Pesta Kesenian Bali yang ke-39. Utamanya terkait materi wajib seperti parade, pergelaran, dan lomba. “Sesungguhnya semua kesenian wajib yang ditBali Post/rin ampilkan oleh kabupaten/kota baik yang dilombakan, diparadekan, maupun pergelaran seperti kesenian khas, kesenian revitalisasi. Itu sudah kita bentuk tim untuk melakukan pembinaan. Ini justru sudah berjalan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Dewa Putu Beratha, di Denpasar, Senin (8/5) kemarin. Menurut Beratha, PKB merupakan ajang untuk melakukan pelestarian seni (60%), pengembangan (20%), dan kreasi baru (20%). Pihaknya sengaja melombakan ataupun memparadekan kesenian-kesenian yang hampir punah. Baik hampir punah dari segi senimannya, maupun dari segi gending atau tabuhnya. “Kelangkaan seniman inilah yang harus dibuatkan kaderisasi melalui lomba atau parade. PKB itu kan memang wadah pelestarian untuk membangkitkan, menggali kembali. Ini sesungguhnya kita ingin tetap pelihara, lestarikan melalui parade atau lomba sehingga nanti memotivasi kabupaten/kota untuk membangkitkan kembali,” jelasnya. Beratha mengakui kesenian tabuh klasik umumnya sepi penonton. Mengingat, tabuh-tabuh klasik seperti selonding, saron, dan gambang kerap dikaitkan untuk menunjang pelaksanaan Panca Yadnya. Itulah mengapa, PKB tidak sebatas untuk pelestarian, pemeliharaan, dan penggalian seni. Akan tetapi, PKB juga menjadi wadah untuk pengembangan agar bisa tetap menarik penonton. “Seperti yang sudah dilakukan sebuah sanggar di Bangli. Itu kan tabuh klasik seperti selonding dikolaborasi dengan tari sehingga ada tabuh yang memang pelestarian. Kedua, ada kolaborasi, inovasi baru untuk lebih menarik orang bisa menyaksikan,” tandasnya. (rin)

’’Pujawali’’ di Pura Natar Sari Tabanan (Bali Post) – Pujawali di Kahyangan Jagat Luhur Natar Sari Apuan, Baturiti, Tabanan berlangsung pada 20 Mei mendatang, bertepatan dengan Tumpek Krulut. Manggala Karya I Ketut Wardana didampingi Penyarikan Karya I Made Cendoarsa, Penyarikan Kahyangan Jagat Luhur Natar Sari Wayan Subadi dan Bendesa Pakraman Apuan Ketut Cakra menyampaikan hal itu, Senin (8/5) kemarin. Dikatakannya, aedan karya sudah dimulai Selasa (2/5) lalu dengan prosesi nanceb tetangunan yadnya lan pengalang sasih, dilanjutkan dengan ngemargiang uleman/ pejati Tapakan Ratu Gede Sakti, Minggu (7/5). Upacara ngentegang manik galih Senin (8/5), dan pamelaspasan tetangunan yadnya Rabu (10/5). Upacara penangiang sesuhunan Batara Ratu Sakti Nawa Sanga berlangsung Senin (15/5) sekitar pukul 18.00 Wita. Keesokan harinya, Selasa (16/5), Ida Batara Sakti Nawa Sanga kairing budal ke jogan Ida Batara ring Pura Luhur Pucak Padang Dawa. Pada Rabu (17/5), Ida Batara Sakti Nawa Sanga kairing melasti masucian ke Segara Batubolong, Canggu, Badung, kasarengin Tapakan Ratu Gede. Jumat (19/5) dilangsungkan prosesi nuwur Batara Tirta ring uger-uger pura sejebag Bali. Sabtu (20/5) puncak pujawali, diawali dengan pacaruan pukul 10.00 Wita, masucian Ida Batara Sakti Nawa Sanga ke beji pukul 16.00 Wita, upacara katuran panyejeg buana mulai pukul 23.00 lanjut ngendag kalangan wali sesolahan pukul 01.00. Ida Batara nyejer selama tiga hari. Ida Batara Sakti Nawa Sanga katuran masineb pukul 03.00 (mupuk kembang) pada Rabu (24/5) dini hari. (kmb)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Vaksinasi Massal

7

Masih Banyak Anjing Diliarkan Singaraja (Bali Post) -

Vaksinasi anjing secara massal sebagai salah satu upaya antisipasi rabies mulai bergulir Senin (8/5) kemarin. Program yang pencanangan awalnya berlokasi di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng ini belum mampu berjalan mulus. Maraknya anjing diliarkan masih menjadi kendala. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Buleleng drh. I Wayan Susila menjelaskan, vaksinasi ini dilaksanakan hingga 31 Juli mendatang. Anjing yang menjadi sasaran diestimasikan mencapai 91 ribu ekor yang tersebar di sembilan kecamatan. Petugas yang diterjunkan mencapai 17 tim yang terdiri atas 9 tim reguler dan 8 A-team. Hal ini juga didukung oleh kader masingmasing desa yang berjumlah dua orang. Mereka nantinya bertugas menyisir anjing yang belum tervaksin. “Kami targetkan minimal 70 persen tersasar. Kalau bisa lebih dari itu. Sebanyak-banyaknya,” ujarnya. Program serempak di seluruh kabupaten di Bali ini juga sudah didukung logistik, salah satunya vaksin yang mencapai 70 ribu dosis. “Untuk logistik sudah aman. Tidak ada persoalan,” ungkapnya. Sementara itu, pada awal pelaksanaannya, program ini masih dihadapkan kendala. Masyarakat masih banyak yang me-

Bali Post/sos

VAKSINASI – Kegiatan vaksinasi anjing di Desa Kalibukbuk, Buleleng, Senin (8/5) kemarin.

liarkan anjingnya sehingga cukup menyulitkan petugas. Selain itu, kondisi geografis Kabupaten Buleleng yang mayoritas pegunungan juga digadang-gadang menjadi penghambat. “Sampai sekarang masih banyak masyarakat yang tidak mengikat anjingnya. Itu salah satu kendala vaksinasi,” jelas Susila. Pelaksanaan program ini, sambung dia sejatinya sudah disosialisasikan jauh-jauh hari sebelumnya kepada masyarakat. Itu tak terbatas melalui pemasangan spanduk, tetapi juga surat edaran ke setiap desa maupun melalui kader yang ada di masing-masing desa. “Sosialisasi sudah dilakukan. Warga sudah kami minta pelihara anjing dengan baik. Mudahmudahan melalui media, mereka bisa semakin memiliki tanggung jawab,” katannya. Ditambahkan, guna meminimalisasi anjing liar, pola pemeliharaannya perlu diatur dalam pararem oleh masing-masing desa adat yang dilengkapi sanksi jika terjadi pelanggaran. “Sekarang Desa Pejeng, Gianyar dijadikan percontohan pemeliharaan anjing dengan baik oleh Pemprov Bali. Hal seperti itu bisa dicontoh untuk diterapkan di sini,” ujarnya. (kmb45)

Jelang PKB Ke-39

Tiga Kabupaten Absen Tampilkan Bintang-bintang

Denpasar (Bali Post) Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 akan digelar pada 10 Juni hingga 8 Juli mendatang. Dinas Kebudayaan Provinsi Bali masih mewajibkan 9 kabupaten/ kota untuk mengikuti parade, pergelaran, dan lomba. Dalam pergelaran khususnya, ada satu materi yang tergolong baru yakni kesenian bintang-bintang. Sayangnya, ada tiga kabupaten yang menyatakan tidak bisa berpartisipasi dalam materi itu. “Karangasem, Buleleng, dan Tabanan tidak ikut dalam kesenian bintang-bintang ini. Apa tidak punya bintang, atau karena ide baru sehingga kesiapan mereka kurang. Memang kemarin, ini yang menjadi perdebatan sehingga kita bebaskan boleh ikut, boleh tidak,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Beratha di ruang kerjanya, Senin (8/5) kemarin. Menurut Beratha, kesenian bintang-bintang merupakan ruang bagi seniman-seniman yang pernah berjaya di kabupaten/ kota pada zamannya. Misal nya di Kabupaten Badung, ada Topeng Carangsari yang dulu pernah unggul. Para seniman ataupun kesenian yang pernah berjaya diberikan tampil di PKB sebagai suatu kenangan. “Karena tahun ini, kita juga akan menampilkan maestro seniman Bali dalam suatu pementasan prembon klasik pada 14 Juni 2017. Ada maestro seperti Djimat, Kodi, Bandem, Dibya, Catra, itu untuk memberikan warna kepada seniman-seniman baru kita,” imbuhnya. Materi pergelaran, lanjut Beratha, juga terdiri atas tari rekonstruksi yang bisa diikuti semua kabupaten/kota dan kesenian khas. Pada kesenian khas, tercatat tiga kabupaten tidak bisa berpartisipasi yakni Klungkung, Karangasem, dan Tabanan. Beberapa kabupaten juga ada yang tidak

bisa mengikuti sejumlah materi dalam parade. “Seperti Klungkung tidak ikut Joged Bumbung, kemudian Karangasem dan Jembrana tidak ikut Topeng Bondres inovasi dan Arja. Jembrana dan Karangasem tidak ikut karena langkanya pemain,” jelasnya. Beratha menambahkan, materi parade terdiri atas gong kebyar dewasa, anak-anak, dan wanita, ngelawang, joged bumbung, topeng prembon, topeng bondres inovasi, wayang parwa, drama gong, dan arja. Berbeda dengan pergelaran dan parade, seluruh kabupaten/kota tidak ada yang absen untuk mengikuti materi lomba. Di antaranya, lomba balaganjur, gender wayang anak-anak, taman penasar, lagu daerah Bali, kerajinan, melukis, film dokumenter, dan foto. Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Bali I Gede Suamba mengatakan, seluruh kabupaten/ kota mestinya tidak ada yang absen pada satu atau lebih ma-

teri wajib PKB. Pasalnya, PKB merupakan sebuah ajang penting dalam rangka menjaga budaya Bali. Selain itu, PKB juga merupakan event tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Pulau Dewata. “Kabupaten/ kota wajib hukumnya untuk berpartisipasi dalam semua materi meskipun tidak ada aturan baku untuk itu,” ujar Politisi PDI-P asal Tabanan ini. Suamba menambahkan, kesiapan dana selama ini memang kerap dijadikan alasan klasik untuk absen. Namun, Pemprov Bali mestinya bisa tegas. Ke depan, DPRD Bali sudah merancang adanya perda tentang atraksi budaya. Perda ini nantinya akan memberi ketegasan tersebut. “Di Pusat kan juga sudah ada Undang-undang tentang Pemajuan Budaya. Kasihan, kita sudah punya undang-undang malah kendur dalam upaya pelestarian budaya. Kita yang rugi sendiri,” ujarnya. (kmb32)

Bali Post/dok

PKB - Salah satu kesenian yang dipentaskan dalam PKB tahun lalu.

Bali Post/rah

KOMSOS - Koramil 1611-01/Denpasar Timur (Dentim) menggelar komunikasi sosial (komsos) di Makoramil di Jalan Melati, Dentim, Senin (8/5) kemarin.

Aparat Desa Diminta Waspadai Hasutan di Medsos

Denpasar (Bali Post) Maraknya isu SARA di media sosial (medsos) mengancam rasa nasionalime dan NKRI. Menyikapi kondisi tersebut Koramil 161101/Denpasar Timur (Dentim) tidak mau tinggal diam. Danramil 1611-01/Dentim Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra menggelar komunikasi sosial (komsos) di Makoramil di Jalan Melati, Dentim, Senin (8/5) kemarin. Komsos tersebut mengusung tema “Melalui Kegiatan Komunikasi Sosial dengan Kelompok Masyarakat, Kita Tingkatkan Kemanunggalan TNI dengan rakyat dan Wawasan Kebangsaan Dalam Rangka Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan.” Menurut Danramil, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pembinaan dan meningkatkan komunikasi demi kokohnya ketahanan wilayah Dentim dan Denut. Di era global saat ini, lanjut Kapten Ngurah Putra, banyak perubahan terjadi di segala aspek kehiduoan masyarakat. Perubahan itu membawa kemajuan dan banyak juga terjadi hal-hal sifatnya negatif. Arus informasi dari seluruh dunia bisa diketahui. “Harus diwaspadai informasi di medsos yang sifanya negatif karena akibatnya akan muncul ancaman,” ungkapnya. Ia bersyukur komunikasi dan koordinasi aparat di wilayah Dentim dan Denut selama ini terjalin dengan baik. Berkat kesigapan komponen masyarakat

dan karena kepedulian sehingga hingga saat ini wilayah tersebut tetap aman dan kondusif. “Sekarang, masyarakat sudah pintar menyikapi perkembangan informasi khususnya medsos. Bila ada informasi negatif, saya berhadap dikomunikasikan dulu jangan sampai ada pihak ketiga menghasut dan memprovokasi. Apalagi adanya medsos, informasi tidak bisa terbendung. Ini harus diantisipasi demi keutuhan NKRI dan kondusivitas wilayah Dentim serta Denut,” harapnya. Dandim menyatakan aparat desa, tokoh agama, dan masyarakat perlu mencermati serta memilah-milah kejadian di wilayah lain. Apalagi Indonesia terdiri atas berbagai macam perbedaan. “Kalau tidak dikelola dengan baik akan dimanfaatkan kelompok untuk memecah NKRI. Komunikasi antar-elemen masyarakat harus ditingkatkan untuk antisipasi kerawanan,” ungkapnya. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Dentim Dewa Made Pujawan, Camat Denpasar Utara (Denut) diwakili Sekcam, para lurah, perbekel, bendesa, tokoh masyarakat, pecalang, tokoh agama, pengurus sekaa teruna dan pemuda. Camat Dentim Dewa Made Pujawan mengatakan, komunikasi dan koordinasi sangat penting. Koordinasi dan komunikasi dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban demi keutuhan NKRI. (kmb36)

Waria Diduga Jual Narkoba ke WNA

Bali Post/rah

INTEROGASI - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan menginterogasi dua waria terlibat kasus narkoba.

Denpasar (Bali Post) Dua waria, Akner Resa alias Resa (26) dan Munandar Muctar alias Windi (33) yang ditangkap Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar, tidak terlihat menyesal. Selain dipakai sendiri, mereka diduga menjual narkoba kepada pelanggannya yang dominan warga negara asing (WNA). “Mereka ini pekerjaannya mencari tamu khusus turis asing. Diduga mer-

eka juga sebagai pengedar karena begitu mudahnya beli narkoba dan itu berarti punya jaringan,” tegas Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar, Kompol Wayan Arta Ariawan, Senin (8/5) kemarin. Saat kasusnya dirilis, tersangka Windi nyeletuk bahwa perbuatan mereka itu bukan kriminal. “Tenang saja kita kan bukan kriminal. Beda kalau maling,” kata waria asal Sulawesi ini.

Saat diinterogasi Kompol Arta Ariawan, Windi yang kos di Jalan Merdeka Raya, Kuta ini, jujur mengaku memesan satu paket SS kepada temannya LK yang berada di Lapas Kerobokan. “Saya yang pesan rencananya mau pakai bersama,” tegasnya. Kedua waria ini berdalih menggunakan SS untuk meningkatkan stamina saat melayani pelanggannya yang kebanyakan warga negara asing (WNA). Ter-

sangka Resa mengaku sering mengincar turis asing di tempat hiburan malam. Sed a ng ka n W i nd i m e n ca ri sasarannya lewat internet. Seperti diberitakan sebelumnya, pengguna dan anggota jaringan narkotika terus ditangkap Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar. Pada Jumat (28/4), ditangkap dua waria Akner Resa alias Resa (26) dan Munandar Muctar alias Windi (33) di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung. Saat

diinterogasi mereka mengaku jaringan napi Lapas Kerobokan berinisial LK. Hasil penyelidikan, pada Jumat (28/4) pukul 15.00 wita, ditangkap kedua tersangka saat mengendarai sepeda motor Honda Vario di Jalan Sunset Road, Kuta. Waktu itu, Akner melarikan diri dan sempat terjatuh. Namun, petugas langsung meringkusnya dan diamankan satu paket SS dari tangannya. (kmb36)


BANGLI

8

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Paling Sering Terjadi Kasus Rabies

Enam Desa Jadi Sasaran Awal Vaksinasi Massal Bangli (Bali Post) -

Sebanyak enam desa di empat kecamatan di Kabupaten Bangli menjadi sasaran pertama dari kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli yang dilangsungkan mulai Senin (8/5) kemarin. Enam desa tersebut menjadi prioritas lantaran seringnya terjadi gigitan anjing yang positif rabies.

Bali Post/nan

PERBAIKAN - Petugas PDAM Bangli saat melakukan perbaikan cover valve yang rusak.

”Cover Valve” Rusak

Layanan PDAM di Dua Desa Terganggu Bangli (Bali Post) Sejumlah warga di Banjar Sidawa Desa Tamanbali mengeluhkan layanan PDAM. Pasalnya, pasokan air dari PDAM Bangli sejak beberapa hari lalu ngadat. Warga kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga Sidawa, Wayan Armada, Senin (8/5) kemarin, mengatakan air PDAM sudah mati sejak tiga hari lalu. Dirinya tidak tahu pasti penyebab terganggunya layanan tersebut. ‘’Dengan kondisi ini, saya dan warga kesulitan mencari air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,’’ ungkap Armada. Armada menyayangkan tidak adanya pemberitahuan kepada dirinya dan warga lainnya terkait terganggunya layanan PDAM. Menurutnya, jika PDAM memberitahukan akan gangguan layanan maka pihaknya bisa mempersiapkan stok air. ‘’Kalau diprediksi akan mati lama, seharusnya pihak PDAM juga bisa mensuplai air bersih lewat mobil tangki. Selama air PDAM mati, saya mencari air di sungai untuk MCK. Itu tidak gampang,’’ tambahnya. Tak hanya warga di Desa Tamanbali yang mengeluhkan layanan PDAM. Warga Bunutin, Pak Jul juga menyatakan hal serupa. Kata dia, air PDAM juga sudah tidak mengalir sejak tiga hari lalu. Untuk memenuhi kebutuhan MCK, dia terpaksa memanfaatkan air sungai. ‘’Sementara untuk minum saya mencari ke sumber-sumber pancuran yang ada di desa ini,’’ katanya. Sementara itu, Direktur PDAM Bangli I Wayan Yuliawan Askara tidak menampik jika layanan di Desa Tamanbali dan Bunutin terganggu. Dia menyebut penyebab gangguan layanan adalah kerusakan pada cover valve. ‘’Cover valve rusak lantaran sudah berumur. Kita sudah mengambil tindakan untuk memperbaiki sejak Minggu sampai hari ini (kemarin - red) agar pelanggan bisa kembali mendapat suplai air bersih,’’ ujarnya. Lebih lanjut dijelaskannya, pihaknya telah berupaya mempercepat perbaikan. Jika sampai sore kemarin belum juga tuntas, pihaknya baru akan menyuplai air ke pelanggan dengan menggunakan mobil tangki. (kmb41)

Jero Dindin dan Cucunya Terancam Dikeluarkan dari Desa Adat

Bangli (Bali Post) Tak hanya terancam dikenai sanksi pidana berupa hukuman penjara, I Made N alias Jero Dindin (59), kakek asal Desa Undisan, Tembuku, yang tega menggauli cucunya sendiri hingga hamil juga terancam dikenai sanksi adat. Sesuai awig-awig yang berlaku di Desa Adat Undisan Kelod, Jero Dindin bersama cucunya yang kini masih duduk di kelas III SMP tersebut terancam dikeluarkan dari desa adat setempat untuk selama-lamanya. Bendesa Adat Undisan Kelod I Wayan Budiartha, Senin (8/5) kemarin, mengatakan perbuatan yang dilakukan Dindin sudah bertentangan dengan hukum adat dan hukum agama. Karena itulah pihaknya di adat akan mengenakan sanksi terhadap kakek delapan cucu tersebut. Sesuai awig-awig Desa Adat Undisan Kelod, jika ada krama yang melakukan hubungan badan dengan anggota keluarga yang masih ada hubungan darah (gamia gamana), maka pihak keluarga dari krama yang bersangkutan harus membayar sanksi secara niskala berupa upacara pangresiganaan. Sementara secara sekala, krama yang melanggar awig-awig itu juga harus menerima sanksi, yakni dikeluarkan sebagai krama desa. Meski sanksi atas perbuatan tersebut sudah jelas diatur dalam awig-awig di Desa Adat Undisan Kelod, Budiartha mengaku bahwa sejauh ini pihaknya belum menjatuhkan sanksi terhadap pelaku. Budiartha mengatakan sebelum sanksi tersebut dijatuhkan terhadap pelaku pihaknya bakal menggelar paruman, Jumat (12/5) nanti. Selain membahas soal pemberian sanksi, dalam paruman akan dibahas rencana menggelar upacara pernikahan terhadap korban. Menurut Budiartha, korban yang kini tengah hamil sekitar enam bulan harus dinikahkan agar status anak yang dikandung jelas dan sah. ‘’Apakah diupacarai dinikahkan dengan simbol tertentu seperti keris atau adegan (tiang), nanti akan diputuskan dalam paruman,’’ jelasnya. (kmb40)

Bawang Merah Mulai Banyak Dikembangkan di Kintamani Bangli (Bali Post) Sejumlah petani di Kintamani belakangan ini cenderung mengembangkan bawang merah. Hal ini lantaran masa panen bawang merah lebih cepat ketimbang komoditi lainnya. Kabid Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Tagel Sujana mengatakan, masa panen bawang merah hanya tiga bulan. Sedangkan komoditi lainnya seperti cabai, tomat dan jeruk lebih lama. ‘’Makanya sejumlah petani sekarang cenderung menanam bawang,’’ ungkap Sujana belum lama ini. Sujana mengatakan, sekarang para petani juga tidak hanya berpaku pada satu tanaman. Mereka banyak yang mulai menerapkan sistem tumpang sari. Sistem tumpang sari dinilai lebih menguntungkan. Dengan sistem itu, petani lebih efektif memanfaatkan lahannya. Sistem tumpang sari memungkinkan petani dalam sekali panen memetik dua komoditi. ‘’Karena petani sekarang tidak mau berlama-lama untuk memetik hasil tanaman mereka, jadi mereka memilih komoditi yang panennya bisa lebih cepat. Ini juga langkah yang positif untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki. Jadi, bagi petani yang lahannya sedikit, bisa menanam komoditi lebih satu,’’ kata Tagel Sujana. (kmb41)

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas PKP Bangli drh. Sri Rahayu menyebutkan, enam desa yang menjadi sasaran awal vaksinasi missal, yakni Desa Pengotan di Kecamatan Bangli, Desa Sulahan di Kecamatan Susut, Desa Yangapi di Kecamatan Tembuku serta Desa Abang Songan, Batur Tengah dan Batur Utara di Kecamatan Kintamani. Di vaksinasi massal kemarin pihaknya menurunkan 10 tim yang terdiri dari enam A Tim dan empat tim regular. Masing-masing tim terdiri dari enam orang petugas. Dalam melaksanakan tugasnya, tim regular bertugas

memvaksin anjing yang dapat di-handle. Sementara A Tim yang kemampuannya di atas tim regular bertugas memvaksin anjing-anjing liar. Kalau dalam kegiatan vaksinasi massal di sebuah desa masih ada anjing yang terlewati atau belum mendapat vaksin, maka kegiatan vaksinasi susulan akan dilakukan oleh kader desa. ‘’Nanti kalau ada yang terlewati akan dicatat dan dilanjutkan divaksin oleh kader desa,’’ jelasnya. Sri Rahayu mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal di setiap desa tidak bisa dilaksanakan dalam sehari. Semakin luas wilayah maka

kegiatan vaksinasi massal akan memakan waktu lebih lama. Misalnya, di Desa Sulahan yang memiliki 13 dusun, kegiatan bisa dilaksanakan selama dua hingga tiga hari. Dia mengatakan, vaksinasi massal dijadwalkan berlangsung sampai 17 Juni mendatang. Sebelumnya Sri Rahayu menyebutkan bahwa jumlah anjing di Bangli yang ditargetkan mendapatkan vaksin tahun ini sebanyak 52 ribu ekor. Sudah disiapkan 4.300 vaksin yang dibeli dengan dana APBD Bangli. Dalam kegiatan ini Dinas PKP Bangli akan mendapat bantuan vaksin tambahan dari Pemerintah Provinsi. (kmb40)

Bali Post/ina

MEMVAKSIN - Petugas Dinas PKP Bangli saat memvaksin seekor anjing dalam kegiatan vaksinasi massal, Senin (8/5) kemarin.

Wabup Sedana Arta Tinjau UN Hari Terakhir WAKIL Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, S.E. didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangli I Nyoman Suteja, S.Pd., M.Pd. meninjau hari terakhir

pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Senin (8/5) kemarin. Salah satu SMP yang menjadi atensi Wabup Sedana Arta adalah SMPN 1 Bangli

MENINJAU UN - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, S.E., saat meninjau pelaksanaan UN hari terakhir di SMPN 1 Bangli.

yang menjadi salah satu SMP di Bangli yang sudah menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Selain SMPN 1 Bangli, SMPN 3 Bangli juga menggelar UNBK tahun ini. Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta pada kesempatan itu menyampaikan, aspek kejujuran dalam UN haruslah dijunjung tinggi sehingga hasil UN bisa dijadikan cerminan kualitas sumber daya pendidikan di Kabupaten Bangli. Hal ini terutama bertujuan membentuk generasi berkualitas yang siap menghadapi persaingan. ‘’Aspek kejujuran haruslah dijunjung tinggi sebagai tolok ukur kualitas pendidikan di Kabupaten Bangli,’’ ungkap Sedana Arta. Sedana Arta mengatakan, pelaksanaan ujian dengan memakai sistem UNBK ini dapat menjadi solusi permasalahan klasik dalam Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) seperti kekurangan

soal, soal kabur dan paket soal yang tertukar. Selain itu dari sisi kejujuran, hasil UNBK juga lebih terjamin karena siswa tidak bisa saling contek dan hasil ujian juga lebih cepat diketahui. Begitu selesai menjawab soal, nilai siswa sudah langsung ketahuan. ‘’UNBK adalah sistem yang baik untuk mengukur kualitas pendidikan di Kabupaten Bangli. Tahun ini baru dua SMP yang menggunakan UNBK ini. Jadi kita harap tahun depan lebih banyak lagi SMP di Bangli yang sudah menggunakan UNBK,’’ kata Sedana Arta. Sementara itu Kadisdikpora Bangli I Nyoman Suteja mengatakan, tahun ini memang baru dua SMP di Bangli yang sudah menerapkan UNBK dan sisanya masih menerapkan UNKP. Meski begitu, pihaknya menargetkan tahun depan lebih banyak lagi SMP di Bangli yang bisa menerapkan UNBK. Kata dia, keterbatasan ang-

garan adalah kendala penyelenggaraan UNBK. Namun, pemerintah berkomitmen agar persoalan ini bisa teratasi. ‘’Kita sudah menyiapkan anggaran untuk pengadaan komputer untuk mensukseskan program ini. Namun, secara bertahap target kita semua sekolah di Bangli nantinya menerapkan UNBK. Target kita paling tidak tahun depan lima sekolah sudah menerapkan UNBK,’’ ujarnya. Suteja menjelaskan, penyelenggaraan UN tingkat SMP dari hari pertama hingga hari terakhir di Bangli secara umum sudah berlangsung dengan baik. Meskipun, di hari ketiga pelaksanaan ujian sempat menemui hambatan. Di SMPN 3 Bangli, salah satu komputer yang digunakan siswa sempat ngadat. ‘’Ini murni kesalahan sistem. Permasalahan ini sudah langsung ditindaklanjuti dengan membuat berita acara ke pusat,’’ tegas Suteja. (ad740)

Wabup Sedana Arta Buka Karnaval PAUD 2017 Berlangsung Semarak, Diikuti Ratusan Anak PAUD dan TK

RATUSAN anak PAUD dan TK dari 100 lembaga pendidikan di Kabupaten Bangli unjuk kebolehan dalam Karnaval PAUD 2017 yang digelar serangkaian HUT ke-813 Kota Bangli, Senin (8/5). Acara yang dipusatkan di depan Kantor Bupati Bangli tersebut dibuka Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, S.E., ditandai dengan pelepasan balon. Karnaval di antaranya dihadiri Forkompinda Bangli, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ir. I.B. Gde Giri Putra, M.M., Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bangli Ny. Giri Putra serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli. Karnaval PAUD yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wita tersebut diawali penampilan satu peleton drum band dari anak-anak TK Negeri Bangli. Dalam penampilannya, peserta yang rata-rata berusia lima tahun ini begitu fasih memainkan alat musik drum

band layaknya profesional. Atraksi mereka pun mampu menghipnotis penonton. Setelah penampilan drum band, parade dilanjutkan dengan barisan anak-anak PAUD yang menampilkan pakaian ke pura dan baju endek modifikasi. Barisan berikutnya disusul parade busana adat ke pura dilanjutkan dengan penampilan pecalang cilik yang dikuti oleh beberapa peleton dari berbagai latar belakang profesi masyarakat Bangli seperti dokter, polisi, petani dan perajin. Sebagai sajian pamungkas, Karnaval PAUD ditutup penampilan barisan anak-anak pengarak ogoh-ogoh. Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan, Karnaval PAUD merupakan kegiatan yang sangat inovatif. Menurutnya, sajian yang ditampilkan anakanak TK dan PAUD ini begitu menghibur. Apalagi dalam parade ini juga ditampilkan pakaian adat ke pura dengan pakem yang benar.

Baginya ini akan menjadi pembelajaran yang baik untuk anak sejak dini untuk selalu berpakaian yang sopan dan sesuai dengan pakem Hindu Bali. Selain itu dengan ditampilkannya pecalang cilik, bisa memperkenalkan keberadaan pecalang kepada anak. Pecalang memiliki peran yang sangat vital terutama saat kegiatan keagamaan di Bali. Menurut Sedana Arta, peran pecalang begitu nyata untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dan yang tidak kalah penting, Karnaval PAUD yang juga menampilkan berbagai macam profesi seperti dokter, polisi, petani dan lainnya, sangat baik untuk mengenalkan berbagai macam profesi kepada anak, sehingga mereka tidak hanya mengenal satu profesi saja. ‘’Karnaval PAUD merupakan kegiatan yang positif dan inovatif. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembangunan dunia pendidikan di Kabupaten Bangli,’’ tegasnya. (ad750)

LEPAS BALON - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Sekda Ida Bagus Giri Putra saat melepaskan balon sebagai tanda dibukanya Karnaval PAUD 2017 yang digelar serangkaian HUT ke-318 Kota Bangli.

Anjing Kintamani

Pemeliharaan Mudah, Harga Jual Tinggi

ANJING Kintamani merupakan salah satu anjing ras Asia yang banyak dipelihara masyarakat. Selain karena postur tubuhnya yang ideal, anjing yang habitat aslinya di Desa Sukawana ini juga banyak dipelihara karena memiliki beberapa keunggulan lainnya yakni mudah dilatih dan dipelihara. Dalam memelihara anjing Kintamani ada hal-hal yang harus diperhatikan agar anjing Kintamani bisa tumbuh dengan bulu lebat dan postur tubuh sempurna.

Anjing Kintamani

Bali Post/ina

Penghobi anjing Kintamani, Nengah Darsana, mengatakan, anjing Kintamani merupakan anjing ras yang tergolong paling mudah dipelihara. Dari segi makanan, anjing Kintamani tidak membutuhkan makanan khusus. Anjing Kintamani bisa diberi makanan seperti nasi, ketela ataupun dog food secara teratur. ‘’Sangat mudah pemeliharaannya. Tidak rewel. Tidak harus diberi makanan khusus. Cukup diberikan makan dan minum yang teratur,’’ terangnya saat ditemui di sela-sela kontes anjing Kintamani di Lapangan Kapten Mudita belum lama ini. Hanya saja, agar kualitas bulunya bisa tetap terjaga, ada jenis makanan yang pantang untuk diberikan salah satunya yakni ikan laut. Dikatakan Darsana, pemberian ikan laut terhadap anjing Kintamani yang terlalu sering dapat menyebab-

kan bulu anjing cepat rontok. ‘’Sebaiknya kurangi pemberian ikan laut karena bulunya bisa rontok,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan Darsana, Anjing Kintamani cukup mudah dipelihara karena anjing tersebut dapat menjaga kebersihannya sendiri. Anjing Kintamani biasanya akan buang air pada tempat-tempat tertentu alias tidak sembarangan. Pria yang duduk sebagai Bendahara Himpunan Trah Anjing Kintamani Bali ini mengatakan, dengan pemeliharaan yang baik dan profesional, anjing Kintamani bisa memiliki nilai jual yang tinggi. Bahkan jika seekor anjing Kintamani sering diikutsertakan dalam lomba atau kontes dan mampu meraih banyak juara maka harga jualnya bisa berlipat ganda mencapai Rp 10 juta. Disebutkan Darsana, dalam sebuah lomba atau kontes, an-

jing Kintamani yang biasanya mendapatkan juara adalah anjing yang dari segi anatominya memenuhi standar. Misalnya, pada bagian telinga, anjing Kintamani harus memiliki bentuk telinga yang berdiri. Sementara pada bagian gigi, harus rata tidak boleh zigzag. Demikian juga pada warna bulunya, harus sesuai spesifikasi empat warna. Misalnya, jika bulu anjing berwarna putih, maka tidak boleh ada campuran warna lainnya. Yang boleh hanya tercampur kuning sedikit. Demikian juga dengan warna hitam, coklat dan anggrek, tidak boleh ada campuran lainnya. Selain itu, anjing Kintamani juga dinilai pada bulu leher. Anjing Kintamani yang bagus harus memiliki bulu badong atau kumba yang lebat. Selain itu pada bagian kaki, anjing Kintamani juga harus memiliki bulu godeg yang lebat. (ina)


GIANYAR

Selasa Wage, 9 Mei 2017

9

Besok, Puncak Karya Batara Turun Kabeh di Pura Samuan Tiga

Gianyar (Bali Post) Puncak Karya Batara Turun Kabeh di Pura Samuan Tiga, Bedulu, akan dilangsungkan bertepatan dengan Purnama Kadasa, Buda Kliwon Pahang, Rabu (10/5) besok. Prosesi piodalan di pura yang merupakan tempat tercetusnya desa pakraman serta pura kahyangan tiga ini berlangsung selama 21 hari. Prosesi Karya Batara Turun Kabeh dimulai 25 April lalu. Rangkaian karya diawali nyambut karya, pangerauh, madakeling, negtegan, nyangling, mendak pakuluh, patabuhan dan puncak karya yang dilaksanakan besok. Setelah itu akan dilangsungkan panganyaran. Ida Batara budal pada Sabtu (13/5) nanti dengan diiringi prosesi siyat sampian. Pada 25 Mei akan dilaksanakan panyepian karya. Untuk tahun ini dilaksanakan melis ngubeng. ‘’Pada upacara panganyaran, kami mohon dilaksanakan oleh masing-masing kabupaten/ kota termasuk provinsi,’’ ungkap Ketua Paruman Pura Samuan Tiga I Wayan Patera didampingi Manggala Saba, Ida Bagus Made Parsa, Minggu (7/5). Dijelaskannya, saat dilangsungkannya upacara Batara Turun Kabeh, simbol-simbol sakral yang utama (pralingga) dan seluruh Batara Lawa yang ada di kompleks Pura Samuan Tiga diusung secara ritual dan distanakan atau malinggih di Penataran. Hal ini menggambarkan bahwa para Dewa bersatu

untuk memberikan karunia dan kesejahteraan kepada umat sesuai dengan kadar karma dan baktinya. Dijelaskannya, Pura Samuan Tiga dilengkapi dengan empat Pura Lawa yakni Pura Pucak Bukit, Pura Batan Jeruk, Pura Kelangu, dan Pura Santian. ‘’Pura Samuan Tiga berasal mula dari Pura Penataran pada Kerajaan Bedahulu pada abad 11 sehingga secara konseptual untuk pemujaan Siwa Budha,’’ kata Patera. Pura Kahyangan Jagat Samuan Tiga diempon lima desa pakraman dan 13 banjar. Desa Pakraman itu adalah Bedulu, Taman, Wanayu Mas, Tengkulak Kaja, dan Tengkulak Tengah. Jumlah penduduk pangempon pura sekitar 2.400 KK. Hal teranyar dari tradisi piodalan Pura Samuan Tiga tahun ini adalah ketika tradisi ngambeng pada H-15 hingga H-8 yang selama ini dilaksanakan oleh anak-anak di seputaran Desa Bedulu. Untuk tahun ini, krama Desa Bukian, Payangan untuk pertama kalinya berpartisipasi dengan menghaturkan segala kebutuhan upacara utamanya yang sulit dicari untuk selanjutnya diserahkan ke Pura Samuan Tiga. ‘’Bedanya, kalau di sini ayah-ayahan ngambeng dilaksanakan oleh anak-anak, kalau di Bukian, Payangan, warga yang menghaturkan dan dikumpulkan untuk selanjutnya dihaturkan ke Pura Samuan Tiga,’’ jelasnya. (kmb35)

NGAYAH - Sejumlah krama ngayah mempersiapkan perlengkapan karya di Pura Samuan Tiga.

Bali Post/nik

Pengadaan Komputer untuk SMP

Disdik Usulkan Anggaran Rp 1,2 Miliar

Gianyar (Bali Post) Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Kabupaten Gianyar belum maksimal. Hal ini mengingat sejumlah SMP yang menggelar UNBK masih meminjam fasilitas terutama komputer ke sekolah lain. Terkait kondisi tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gianyar mengusulkan anggaran Rp 1,2 miliar untuk pengadaan fasilitas UNBK tahun depan. Bali Post/nik

SPANDUK - Seorang polisi sedang menunjukkan spanduk Operasi Patuh Agung 2017. Operasi yang mengedepankan penindakan terhadap pelanggar lalin tersebut dimulai Selasa (9/5) ini.

Operasi Patuh Agung

Pelanggar Lalin Langsung Ditilang

Gianyar (Bali Post) Polisi menggelar Operasi Patuh Agung 2017 mulai Selasa (9/5) ini. Pada kegiatan yang berlangsung selama 14 hari ini, polisi akan melakukan penegakan hukum berupa tilang kepada setiap pengguna jalan yang melanggar aturan berlalu lintas. Tindakan tegas ini guna meminimalisasi kecelakaan yang berawal dari pelanggaran lalu lintas (lalin). Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gde Eka Putra Astawa, Senin (8/5) kemarin, mengatakan Operasi Patuh Agung digelar dari 9 hingga 22 Mei mendatang. Selama jangka waktu tersebut personel Sat Lantas Polres Gianyar dan personel masing-masing Polsek akan mengoptimalkan penindakan hukum kepada setiap pelanggar lalin. ‘’Setelah Operasi Simpatik kemarin yang sifatnya teguran, sekarang kita menggelar Operasi Patuh yang langsung turun melakukan penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Gianyar. Terutama pada pelanggaran yang berpotensi lakalantas maupun sebagai

potensi penyebab kemacetan,’’ katanya. Pihaknya sudah memetakan daerah yang rawan pelanggaran lalin dan lakalantas. Dengan pedoman itu, para personel akan langsung dikerahkan menyasar titik-titik rawan tersebut. ‘’Titik rawan itu seperti seputaran Ubud, Ceking, Sukawati hingga seputaran Kota Gianyar. Jadi, ruas jalan dengan pelanggaran tinggi ini tinggal kita sasar untuk melakukan penindakan terhadap para pelanggar,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, operasi akan diawali apel gelar pasukan pagi ini. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pergerakan personel ke lapangan untuk menyisir pelanggaran lalin. Penyisiran pelanggar pada Operasi Patuh Agung ini dilakukan dangan patroli maupun ataupun razia di satu titik ruas jalan. ‘’Apel gelar pasukan diikuti oleh seluruh personel Polres Gianyar khususnya serta gabungan dari instansi luar seperti TNI, Dishub, dan Satpol PP,’’ tambahnya. (kmb35)

BB Sepeda Motor Penuhi Areal Parkir Polres

Gianyar (Bali Post) Barang bukti (BB) berupa puluhan sepeda motor memenuhi areal parkir Polres Gianyar. Barang bukti tersebut diamankan dari berbagai kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Selain itu ada pula sepeda motor dalam perkara yang hingga kini masih diproses hukum. Akibat dari kondisi ini sejumlah kendaraan masyarakat pun harus diarahkan parkir di lapangan Mapolres Gianyar. Di sisi lain untuk menjaga areal Mapolres Gianyar agar rapi, kendaraan masyarakat diarahkan untuk parkir di lapangan Mapolres Gianyar. Parkir diatur sedemikian

r u p a . Bahkan pantauan Senin (8/5) siang kemarin, terlihat pula sejumlah anggota Provost Polres Gianyar menertibkan kendaraan roda dua yang diparkir sembarangan di belakang Mapolres Gianyar. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana mengakui saat ini Polres Gianyar kekurangan tempat untuk menyimpan BB lakalantas ataupun pelanggaran. Selain di areal parkir Mapolres Gianyar, BB bekas lakalantas juga tersimpan di Pos Polisi Masceti, Kecamatan Blahbatuh. Bahkan di Pos Polisi Masceti terlihat beberapa kendaraan

roda empat yang kondisinya sudah ringsek. Dijelaskannya, BB kecelakaan tersebut ada yang perkara sudah selesai dan pula yang masih dalam proses hukum. Meski perkara sudah selesai namun pemilik kendaraan banyak yang tidak mau mengambil kendaraannya. Disinggung terkait pemusnahan BB, AKP Alit mengatakan untuk BB yang tidak diambil hingga saat ini belum ada dasar yang kuat bagi pihak kepolisian untuk melakukan pemusnahan. ‘’Pemusnahan BB ada karena melalui putusan pengadilan,’’ jelasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

MENGARAHKAN PARKIR - Anggota Provost Polres Gianyar mengarahkan anggota polisi untuk memarkir kendaraan dengan rapi.

Kadisdik Gianyar Made Suradnya, Senin (8/5) kemarin, mengatakan sebenarnya Disdik sudah mengusulkan anggaran pengadaan komputer. Namun, usulan itu tidak diakomodir di APBD 2017. ‘’Sudah kita usulkan, tapi tidak lolos. Kita akan berupaya mengusulkan lagi pada APBD Perubahan tahun ini,’’ katanya. Diungkapkannya, ada empat sekolah yang membutuhkan bantuan komputer untuk

pelaksanaan UNBK. Sekolah dimaksud yakni SMPN 1 Sukawati, SMPN 1 Ubud, SMPN 1 Tegallalang, dan SMPN 1 Tampaksiring. Namun, untuk bantuan komputer di APBD Perubahan 2017, kemungkinan tidak semua sekolah itu akan mendapatkannya. ‘’Ya tentu tidak bisa sekalian seluruhnya. Mungkin dari empat sekolah ini kita pilih satu atau dua dulu pada anggaran perubahan tahun ini,’’ ucapnya.

Suradnya mengaku optimis pengadaan komputer bisa terealisasi di APBD Perubahan 2017. Hal ini mengingat pengalaman sebelumnya, pengadaan komputer untuk SMPN 1 Blahbatuh dan SMPN 1 Payangan dianggarkan di APBD Perubahan 2016. ‘’Ya kita tetap menunggu kebijakan pimpinan. Kita hanya mengusulkan,’’ ujarnya. Diungkapkannya lebih lanjut, pengadaan 100 unit komputer untuk satu sekolah membutuhkan anggaran Rp 1,2 miliar. Anggaran tersebut juga termasuk pengadaan sejumlah alat penunjang UNBK. ‘’Nilai pengadaan komputer ini memang cukup besar. Makanya untuk memenuhi ini hanya bisa dilakukan secara bertahap,’’ tegasnya. Untuk diketahui, terdapat berbagai kendala dalam pe-

nyelenggaraan UNBK tingkat SMP di Gianyar. SMPN 1 Sukawati terpaksa meminjam tempat di SMAN 1 Sukawati karena kekurangan komputer. Kepala SMPN 1 Sukawati Drs. Komang Jati, S.Pd., M.Pd., M.M. belum lama ini mengatakan, siswanya yang mengikuti UNBK sebanyak 272 orang. Namun jumlah komputer hanya 40 unit. Itu pun yang aktif hanya 35 unit. Selain meminjam tempat dan komputer, pihaknya juga harus menyewa genset cadangan dengan harga Rp 1,5 juta per hari atau Rp 6 juta untuk empat kali pelaksanaan UN. Pihaknya pun berharap Pemkab Gianyar bisa mengalokasikan anggaran pengadaan komputer agar ke depan pelaksanaan UNBK bisa lebih maksimal. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Bali Post/dwa

BATU SIKAT - Sejumlah warga terlihat mencari batu sikat di Pantai Batu Klotok, Senin (8/5) kemarin.

Pencari Batu Sikat Diimbau Bawa Perlengkapan Keselamatan Semarapura (Bali Post) Pencari batu sikat di kawasan Pantai Batu Klotok hingga kini masih tetap beroperasi, meski belum adanya legalitas dari Pemkab Klungkung. Akan tetapi, mereka melakukan pencarian batu sikat secara manual. Hal ini diperbolehkan lantaran belum terealisasinya kebijakan Pemkab Klungkung untuk mencarikan mereka kerja secara layak. Selama kebijakan dari Pemkab Klungkung belum terpenuhi, para pencari batu sikat boleh beroperasi, namun secara manual. Meski belum ada legalitas, tetapi hingga saat ini pencarian batu sikat tetap berlangsung. Hal ini pun menjadi perhatian Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta. Menurut Sadiarta penambangan di pesisir pantai ini memiliki risiko cukup tinggi, terutama pada cuaca buruk seperti adanya ombak besar. Jumlah yang semakin menipis membuat mereka nekat mendekati ombak untuk mendapatkan batu sikat. Mengetahui hal itu, Wakapolres meminta kepada pencari batu sikat agar selalu membawa perlengkapan keselamatan untuk pelindung diri seperti ban dalam atau alat pelampung. Mengingat peralatan tersebut sangat berguna untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, terutama saat terbawa arus laut. Sementara itu, Kasatpol PP Klungkung Nyoman Sucitra mengatakan semasih Pemkab Klungkung belum bisa memberikan pekerjaan yang layak kepada pencari batu sikat, pihaknya masih memberikan mereka beroperasi. Mengingat pencari batu sikat ini melakukan penambangan secara manual. Hanya saja sesuai dengan kesepakatan bersama, pencari batu sikat tidak diizinkan untuk menambang di selatan Pura Pantai Watu Klotok. “Kalau nekat mencari batu sikat di selatan pura, pangempon yang akan bertindak terlebih dulu,” terangnya. (dwa)

Bali Post/kmb

OLAH TKP - Anggota Polsek Nusa Penida ketika melakukan olah TKP di lokasi tambang batu kapur di Banjar Penutuk, Desa Batumadeg belum lama ini.

Terkait Galian C Longsor di Nusa Penida

Penyidik Kesulitan Ungkap Tersangka Semarapura (Bali Post) -

Kasus longsornya galian C di Banjar Penutuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida, hingga kini masih diselidiki penyidik Polsek Nusa Penida. Namun, sejauh ini, penyidik terlihat kesulitan untuk mengungkap siapa tersangka dalam kasus yang menewaskan dua warga ini. Padahal, penyidik sempat mengungkapkan bahwa ada unsur kelalaian dalam kejadian ini. Guna memperdalam penyidikan, penyidik Polsek Nusa Penida pun akan melakukan gelar perkara dalam waktu dekat ini. “Saat ini kita masih lidik. Tapi dalam waktu dekat ini kita sudah rencanakan untuk lakukan gelar perkara. Saya belum dapat pastikan waktunya kapan, tapi kita akan segera lakukan gelar perkara,” kata Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika, Senin (8/5) kemarin. Menurut Kapolsek, anggotanya telah memeriksa beberapa saksi terkait peristiwa tersebut. Di antaranya penambang yang selamat dalam tragedi tersebut, yakni

Ni Komang Daliantini (12) dan Ni Komang Surani (40) asal Desa Klumpu, Nusa Penida, termasuk I Nyoman W (39) yang disebut-sebut sebagai pemilik dari lahan tambang batu kapur ilegal tersebut. “Rata-rata penambangan batu kapur di Nusa Penida merupakan tambang ilegal. Tapi kita masih mencari tahu siapa yang mengelola tambang tersebut. Karena salah satu korban selamat, yakni Ni Komang Surani juga merupakan pengelola penambangan

tersebut. Yang bersangkutan juga telah kami mintai keterangan,” terang Kompol Suastika. Namun terkait peristiwa tersebut, mantan Kapolsek Dawan ini mengaku belum dapat memastikan, apakah adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut. Tetapi pihaknya memastikan jika ada tidaknya tersangka akan ditentukan setelah dilakukan gelar perkara. “Kita akan lakukan gelar perkara terlebih dahulu. Nanti saat itu baru bisa kita pastikan

ada tidaknya unsur kelalaian dalam kejadian tersebut,” katanya. Perlu diketahui, dua warga meninggal dunia akibat tertimbun material longsor di kawasan galian C di Banjar Penutuk, Desa Batumadeg, Kamis (27/4) lalu. Ironisnya, penambang yang meninggal tersebut merupakan wanita lanjut usia bernama Ni Ketut Tangkis (80), dan seorang gadis SMA bernama Ni Kadek Widiantini. Sebelum kejadian, kedua korban ini sempat melakukan penggalian bersama Ni Komang Daliantini (12) dan Ni Komang Surani (40) di lokasi pertambangan batu kapur di Banjar Penutuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida. Aktivitas penggalian tersebut dilakukan secara manual di gundukan batu kabur, setinggi kurang lebih lima meter.

Gundukan batu kapur tersebut terbentuk dari sisa penggalian sebelumnya dengan menggunakan alat berat, sehingga tanahnya masih labil. Ketika keempat korban menggali, tiba-tiba gundukan tanah tersebut amblas. Keempat korban langsung terperosok ke bawah, dan dinding-dinding gundukan batu kapur tersebut longsor hingga menimbun keempat wanita tersebut. Akibat peristiwa tersebut, Widiantini dan Tangkis meninggal dunia akibat tertimbun lonsor. Sementara, Ni Komang Daliantini dan Ni Komang Surani selamat dalam persitiwa tersebut, dan hanya mengalami luka ringan. Pascakejadian tersebut, polisi langsung menutup lokasi tambang batu kapur tersebut. (kmb)

Pekerja Pariwisata di Nusa Penida

Tenaga Lokal Lebih Rendah Dibandingkan Asing Bali Post/dwa

PRESTASI - Sejumlah prestasi diraih Smadara. Dalam seleksi olimpiada sains tingkat provinsi, sekolah ini meloloskan 12 siswa.

12 Siswa Smadara Lolos Olimpiade Tingkat Provinsi

Semarapura (Bali Post) SMAN 2 Semarapura (Smadara) melejit di bidang akademik setelah tim olimpiade sains sukses meloloskan 12 siswa. Belasan siswa ini nantinya akan bertarung dalam olimpiade sains tingkat provinsi, pada Selasa (9/5) hari ini. Dalam seleksi olimpiade tingkat kabupaten beberapa waktu lalu, SMA Negeri 2 Semarapura mampu merebut 3 emas, 3 perak, dan 6 perunggu. “Kami meraih medali emas untuk bidang Matematika, Fisika, dan Kebumian,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Drs. I Ketut Langkir, M.Pd., Senin (8/5) kemarin. Guru Matematika ini berharap Smadara mampu lolos dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2017. Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Semarapura Drs. I Gusti Lanang Made Puji, M.Pd. mengaku sangat bangga dengan prestasi yang ditorehkan anak didiknya. Setiap ajang perlombaan, kepala sekolah yang sarat dengan prestasi ini mengaku selalu melecut anak didiknya. “Tampil dengan persiapan, turun dengan kehormatan, itulah kalimat yang selalu saya katakan kepada siswa saya agar mempersiapkan diri sebelum bertanding,” jelas Lanang Puji. Berkat dorongan motivasi yang diberikan, tak mengherankan jika sekolah yang terletak di Jalan Dewi Sartika Semarapura ini selalu meraih prestasi. Selama dua bulan ini Smadara menorehkan 114 medali bidang akademik maupun nonakademik. Dengan rincian 5 penghargaan tingkat nasional, 14 tingkat provinsi dan 95 medali tingkat kabupaten. Salah satu bidang yang melejit belakangan ini adalah tim debat. Terbaru, tim debat Bahasa Indonesia sukses meraih juara II dalam lomba yang diselenggarakan FISIP Unud beberapa waktu lalu. Sebelumnya, tim debat yang diasuh i Wayan Kartini, S.S., M.Pd. ini juga sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang lomba debat yang diselenggarakan Undiknas Denpasar. Dengan torehan prestasi sebagai juara I dan juara III. (dwa)

Semarapura (Bali Post) Pesatnya perkembangan jasa pariwisata di Nusa Penida ternyata tidak diimbangi dengan peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM). Ini terbukti di beberapa posisi seperti level manajerial lebih banyak dipegang oleh tenaga kerja asing. Bahkan pada level pelaksana teknis seperti instruktur selam (diving) juga ‘dikuasai’ oleh tenaga kerja asing. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispernaker) Gede Kesumajaya mengatakan, saat ini posisi untuk level tertentu, khusus di Nusa Penida lebih banyak dipegang tenaga kerja asing. Kesumajaya tidak menampik kalau tenaga kerja lokal masih kalah saing dengan tenaga kerja asing. “Karena itulah kami terus menggenjot pelatihan berbasis kompetensi, sehingga tenaga lokal benar-benar siap bersaing dengan tenaga kerja asing di

semua level,” kata Kesumajaya, Senin (8/5) kemarin. Tenaga kerja lokal juga dinilainya sangat selektif dalam memilih pekerjaan. Buktinya saat diadakan job fair (bursa kerja) serangkaian Festival Semarapura belum lama ini, dari 5.000 lowongan yang dibuka, pendaftarnya hanya sekitar 608 orang atau sekitar 20 persen dari lowongan yang dibuka. “Lowongan yang dibuka memang kebanyakan di bidang marketing dan penghasilan yang ditawarkan pihak perusahaan kalau ditotal sudah melebihi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Klungkung,” terang pejabat asal Desa Selisihan ini. Sayangnya, meningkatnya tenaga kerja asing di Nusa Penida diakui oleh Kesumajaya belum diikuti kesadaran pihak perusahaan yang mempekerjakan orang asing melapor ke Pemkab. Hal ini menyulitkan bagi Pemkab untuk

Bali Post/dok

WATER SPORT - Sejumlah wisatawan ketika sedang menikmati salah satu permainan water sport di Nusa Penida. melakukan pendataan jumlah setiap tahun secara tertulis dalam mendata, Pemkab tenaga kerja asing yang ada mengenai ketenagakerjaan juga kehilangan pundi-pundi di Nusa Penida. “Padahal kepada menteri atau pejabat PAD yang bersumber dari sesuai UU No. 7 Tahun 1981, yang ditunjuk,” ujar Kesuma- retribusi perpanjangan izin pemilik perusahaan atau jaya. menggunakan tenaga kerja pengurus wajib melaporkan Tidak sebatas kesulitan asing (IMTA). (dwa)


BULELENG

Selasa Wage, 9 Mei 2017

11

Korban Salah Obat Dirujuk ke RS Sanglah

Singaraja (Bali Post) – Menyusul kondisi matanya makin parah, Ketut Yasa (58), warga Kelurahan Penarungan, Kecamatan Buleleng -- korban salah obat di Puskesmas Buleleng Tiga -- dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar. Keputusan perawatan ke Sanglah itu guna memastikan kondisi mata korban setelah diobati dengan tetes telinga. Sebelum dirujuk ke RS Sanglah, Senin (8/5) kemarin Yasa kembali menjalani perawatan di Poliklinik Mata RSUD Buleleng. Saat menjalani perawatan lanjutan, kondisi mata korban tampak bengkak dan bola mata masih mengeluarkan cairan. Bahkan, rasa sakit sekarang tidak saja di sekitar mata, tetapi bagian hidungnya juga terasa sakit bercampur perih. Ketut Yasa ditemui usai menjalani perawatan di RSUD kemarin mengatakan, dokter di Poliklinik RSUD belum memberikan penjelasan terkait kondisi matanya apakah akibat reaksi obat tetes telinga atau ada sebab lain. Atas kondisi itu, dia bersedia dirujuk

ke RS Sanglah. Rujukan ini berawal dari dokter spesialis mata dengan status biaya perawatan dengan pertanggungan BPJS Kesehatan. Seluruh biaya perawatan itu ditanggung dari BPJS Kesehatan. “Lusa (Rabu, 10/5 - red), saya akan ke Sanglah sesuai rujukan dokter. Saya turuti rujukan itu karena memang saya ingin sembuh dan mata kembali normal, dan masalah biaya tetap saya pakai BPJS Kesehatan karena saya memang peserta BPJS yang rutin membayar iuran tiap bulan,” katanya. Terkait upaya hukum, Yasa yang dikenal sebagai kontraktor ini me-

sementara, oknum dokter itu diminta ditarik ke Diskes atau ke tempat lain di luar tugas pelayanan. Jika sanksi ini tidak mengubah perilaku, maka secara organsiasi profesi, pihaknya menyarankan agar diberikan sanksi lanjutan sesuai tingkat kesalahan yang dilakukan. Di tempat terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Gede Wisnaya Wisna mengatakan, untuk mencegah kasus serupa terulang, pihaknya mendesak Diskes segera menjatuhkan sanksi sesuai kesalahan yang dilakukan oleh oknum dokter atau petugas apotek. Hal ini karena sudah terbukti kalau pelayanan di Puskesmas Buleleng Tiga sangat buruk hingga dua kali salah memberikan obat untuk pasien. Untuk membahas lebih lanjut terkait sanksi atas kesalahan itu, pihaknya akan memanggil seluruh kepala puskesmas dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) IGN Mahapramana dalam waktu dekat ini. (kmb38)

Bali Post/ist

DIRUJUK – Korban salah obat di Puskesmas Buleleng Tiga, Ketut Yasa, dirujuk ke RS Sanglah.

Ratusan Peserta Ikut Seleksi Tahap I

SOSOK Sosialisasi ke Sekolah KECELAKAAN lalu lintas yang melibatkan pelajar kerap terjadi di Kabupaten Buleleng. Mencegah itu, aparat kepolisian terus menggencarkan sosialisasi, salah satunya dengan menyasar sekolah. “Pelajar mendominasi tingginya angka kecelakaan. Ini perlu diberikan perhatian khusus supaya tak terjadi lagi. Salah satunya sosialisasi langsung ke sekolah,” ujar Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Adi Sulistyo Utomo, S.IK., Senin (8/5) kemarin. Sosialisasi ini salah satunya sudah dilaksanakan di SMKN 3 Singaraja. Siswa diberikan pemahaman berkaitan dengan aturan dan tertib berlalu lintas, di samping bagaimana perkembangan jumlah kecelakaan. “Siswa diberikan pemahaman tentang ketertiban berlalu lintas,” terangnya. Mencegah kecelakaan, sambung Utomo, guru di setiap sekolah juga perlu berpartisipasi dalam pembinaan. Kondisi kendaraan maupun kelengkapan keamanan siswa perlu mendapat perhatian. “Dengan adanya kegiatan ini, pihak sekolah tentunya akan merasa memiliki tanggung jawab moril dalam membina para pelajar,” katanya seraya menambahkan kegiatan ini akan dilanjutkan ke sekolah lain. (sos)

Dewan Kembali Ajukan Ranperda Parkir Berlangganan

Singaraja (Bali Post) – Setelah gagal tahun 2012 lalu, DPRD Buleleng tahun ini kembali mengajukan usulan pembahasan rancangan perda (ranperda) inisiatif tentang Parkir Berlangganan. Dewan ngotot merancang regulasi ini karena dianggap mampu meningkatkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Selain itu, alasan lain untuk mengoptimalkan pelayanan jasa parkir dan mengantisipasi tidak transparannya pengelolaan parkir yang dilakukan sekarang ini. Hal itu terungkap dalam rapat internal Badan Legislasi (Baleg) DPRD Buleleng, Senin (8/5) kemarin. Rapat dipimpin Ketua Baleg Gede Suradnyana didampingi tim pakar Wayan Rideng. Ketua Baleg, Suradnya, mengatakan selain melengkapi administrasi usulan ranperda inisiatif tentang parkir berlangganan, pihaknya juga sudah mencari pembanding dengan kabupaten atau kota yang sudah lebih dahulu menerapkan parkir berlangganan. Selain itu, Pemprov Bali sudah mengizinkan daerah menerapkan parkir berlangganan sepanjang tidak memberatkan masyarakat. Dengan hasil kajian dan regulasi tidak melanggar aturan yang lebih tinggi, Baleg memutuskan mengajukan usulan ranperda hak inisiatif ini untuk dibahas bersama dewan dan eksekutif. “Dulu memang ditunda karena memang kajian belum lengkap dan belum ada tindak lanjut oleh

nyatakan jalur hukum itu tetap akan ditempuh. Langkah ini ditempuh jika kondisi mata bertambah parah atau bahkan sampai kemungkinan terburuk dirinya mengalami kebutaan. Apalagi, sejak kasus ini mencuat, pihaknya dibuat kecewa karena diberikan uang dalam amplop sebesar Rp 1 juta. Uang itu diserahkan oleh petugas Puskesmas Buleleng Tiga. Ketika ditanya maksud pemberian uang itu, petugas puskesmas tidak memberikan penjelasan pasti dan hanya menyebut untuk sekadar biaya pengobatan. Atas pemberian itu, Yasa memutuskan menolak karena biaya pengobatan itu sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan. Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Buleleng dr. Putu Sudarsana, Sp.OG. mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan merekomendasikan kepada Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng agar oknum dokter puskesmas diberikan sanksi peringatan dan pembinaan. Untuk

eksekutif kepada pemprov atau pihak samsat terkait parkir berlangganan ini. Sekarang sudah ada lampu hijau dari pemprov dan hasil studi banding ke Pemprov Jatim kita sepakat untuk mengusulkan kembali ranperda ini,” katanya. Menurut mantan Perbekel Desa Anturan, Kecamatan Buleleng ini, penerapan parkir berlangganan ini diyakini dapat meningkatkan capaian PAD yang signifikan. Dia mencontohkan, dengan penerapan parkir reguler seperti sekarang ini PAD dari sektor parkir di tepi jalan umum sekitar Rp 1,6 miliar. Sedangkan jika menerapkan pola parkir berlangganan, PAD dipastikan melonjak sekitar Rp 4 miliar per tahun. Peningkatan yang signifikan itu bisa dicapai dengan skema tarif parkir berlangganan untuk sepeda motor Rp 20.000 dan kendaraan roda empat Rp 40.000 tiap bulan. Sementara terkait teknis pungutannya bekerja sama dengan pihak samsat di daerah. Menghindari akan terjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), nanti pemkab akan mempekerjakan karyawan yang mengurus pembayaran parkir berlangganan di kantor samsat. Di sisi lain, Suradnyana mengatakan, dalam proses pembahasan lanjutan, dewan akan melibatkan eksponen masyarakat untuk mendapatkan masukan, sehingga ranperda yang dibahas akan lebih sempurna dan tidak memberatkan masyarakat. (kmb38)

Bali Post/mud

PARKIR – Baleg DPRD Buleleng mengusulkan rancangan perda inisiatif tentang parkir berlangganan.

Penerimaan Mahasiswa Baru Stikes Buleleng

SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Buleleng menggelar seleksi tahap I penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018, Senin (8/5) kemarin. Acara yang berlangsung sehari ini diikuti ratusan peserta dari

berbagai daerah. Ketua Stikes Buleleng, Dr. Ns I Made Sundayana, S.Kep., M.Si. menjelaskan seleksi ini diikuti 150 peserta yang terdiri atas 110 orang untuk program studi S1 Keperawatan dan 40 untuk pro-

SELEKSI - Stikes Buleleng menggelar seleksi tahap I penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018, Senin (8/5) kemarin. Acara yang berlangsung sehari ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

gram studi D-3 Kebidanan. Menariknya, peserta tersebut tak hanya berasal dari Kabupaten Buleleng, tetapi juga Karangasem, Tabanan, Denpasar, dan Gianyar. “Peserta memilih mencari di sini kemungkinan karena biayanya murah dan sudah terakreditasi B. Biasanya itu yang menjadi alasan umum untuk menempuh pendidikan,” jelasnya. Pada seleksi tersebut, seluruh peserta diberikan tes tertulis atau potensi akademik. Materinya berkaitan dengan pengetahuan umum, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Agama, Biologi, dan Fisiologi yang memiliki hubungan erat dengan program studi yang dipilih. Tak hanya itu, peserta juga diwajibkan mengikuti tes wawancara. “Untuk wawan-

cara materinya lebih pada kesiapan dalam mengikuti pendidikan maupun administrasi,” ucapnya. Sundayana menyebutkan kuota penerimaan mahasiswa tahun ini cukup terbatas. Prodi Keperawatan hanya 120 orang atau tiga kelas dan Kebidanan 40 orang atau satu kelas. Mengingat seleksi tahap I ini belum mampu memenuhi, pihaknya akan kembali membuka pendaftaran untuk gelombang II mulai hari ini dan berlangsung hingga awal Juni mendatang. “Tahap II seleksinya kami rencanakan berlangsung 8 Juni. Kalau saat itu kuota sudah terpenuhi, gelombang III kemungkinan besar tidak akan dibuka,” tegasnya. Sementara itu, khusus untuk tes kesehatan akan dilakukan secara bersamaan

antara calon mahasiswa yang lolos seleksi tahap I dan II. Jika saat itu ada yang tak memenuhi standar, maka akan dinyatakan gugur. “Kalau pada tes itu tidak memenuhi persyaratan, pasti akan digugurkan,” ucap Sundayana. Sebagai lembaga pendidikan yang usianya masih cukup muda, Stikes yang berlokasi di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan ini tetap selektif dalam penerimaan mahasiswa. Hal yang dikejar bukan jumlah mahasiswa, melainkan kualitas lulusan. Mendukung hal ini, sejumlah beasiswa telah siap digelontorkan. “Kami di sini ingin menciptakan lulusan berkualitas. Bisa bersaing di dunia kerja. Kami juga tawarkan beasiswa, salah 747satunya dari yayasan,” tandasnya. (ad747)

Sandang Disabilitas

Budha Utama Ingin Jadi Mekanik FISIK bocah asal Banjar Dinas Lebah, Desa Suwug, Buleleng, Gede Budha Utama, memprihatinkan. Sejak berusia empat bulan, ia sudah menderita kelumpuhan. Kondisi itu membuatnya harus digotong saat hendak mengenyam pendidikan di SDN 4 Suwug. Dikunjungi belum lama ini di rumahnya, bocah kelas IV ini sangat ramah. Senyumnya binar layaknya orang berfisik normal. Hidup demikian membuatnya tak bisa menikmati masa kanak-kanan yang disibukkan dengan bermain. Ia hanya bisa menjadi penonton di tengah teman-temannya yang riang, tertawa lepas. Cerita sedih hidupnya tak terbatas pada itu saja. Yang membuat hati miris, sejak usianya menginjak enam tahun, sang ibu meninggalkannya pergi, berpisah dengan sang ayah. Tak lama, sang ayah pun mengadu nasib ke Denpasar sebagai sopir travel. Itu dilakoni untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Utama tinggal bersama kakeknya Mangku Sukita dan neneknya Ketut Suci. Segala kebutuhan yang diperlukan dipenuhi oleh mereka, termasuk mengantar ke sekolah dengan cara digotong atau digendong. “Kalau ke sekolah harus digendong dulu,” ujar Sukita. Meski merasa memiliki tanggung jawab, Sukita tak selamanya bisa mengantar

sang cucu ke sekolah. Sesekali ia harus bekerja sebagai buruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kadang

neneknya yang ngantar pakai ojek. Kalau tidak ada yang ngantar, terpaksa tak sekolah,” ucapnya. Utama sejatinya sudah mendapat bantuan dari instansi swasta berupa kursi roda beberapa waktu lalu. Namun, ukurannya tergolong kecil. Karena seperti

itu, pemerintah diharapkan bisa memberikan perhatian. Demikian juga dengan keberlangsungan pendidikannya. Ada yang menarik pada diri Utama. Ternyata di balik kondisi fisiknya yang tak sempurna, ia memiliki cita-cita yang luar biasa, yakni menjadi seorang mekanik profesional.

“Saya ingin sekali jadi mekanik,” tuturnya. Kepala SDN 4 Suwug Ketut Suryani mengatakan, di sekolah, Utama tergolong anak yang cukup pintar. Kemampuan membaca dan menulisnya selayaknya seperti siswa lain. Bahkan, dalam bergaul dia tak merasa malu. (sos)

Bali Post/sos

DIGOTONG - Gede Budha Utama yang menderita kelumpuhan digotong sang kakek. Hal itu juga dilakukan saat hendak ke sekolah.


JEMBRANA

12

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Pelantikan PAW Diagendakan Akhir Bulan Negara (Bali Post) – Rapat paripurna istimewa terkait penetapan dan pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW), diagendakan akhir Mei 2017 ini. Hal tersebut telah dibahas dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD terkait penetapan dan pengesahan jadwal belum lama ini. Dari informasi, pascaditerimanya surat pemberhentian I Made Sueca Antara sebagai anggota DPRD bulan lalu, Sekretariat DPRD Jembrana selanjutnya bersurat ke KPU Jembrana terkait penggantinya. Dari surat yang diterima dari KPU Jembrana itu pengganti Sueca Antara, yakni Dewa Komang Wiratnadi dengan jumlah suara 2.223. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa yang juga selaku Ketua Banmus DPRD saat dikonfirmasi, Senin (8/5) kemarin membenarkan sebelumnya telah membahas terkait rapat paripurna istimewa terkait pelantikan PAW itu. “Sudah dijadwalkan pada 24 Mei untuk penetapan dan pengesahan. Surat juga sudah turun,” tegas Sugiasa.

Di tempat terpisah, Sekretaris DPRD Jembrana I Made Sudantra mengatakan dari jadwal yang sudah disahkan oleh Banmus disebutkan ada beberapa rapat paripurna yang akan digelar selama Mei ini. Salah satu di antaranya rapat paripurna istimewa terkait pelantikan PAW. Proses PAW dipastikan sudah rampung bulan ini dan mulai bulan depan jumlah anggota Dewan kembali menjadi 35 orang. Pascapemberhentian dari Gubernur, satu kursi kosong. Setwan juga telah merencanakan rapat paripurna istimewa tersebut dengan mengundang pengganti. Diberitakan sebelumnya, Made Sueca Antara diberhentikan setelah tersandung masalah hukum, yakni kasus BBM bersubsidi. Putusan hukum sudah inkrah dan yang bersangkutan saat ini menjalani hukuman kurungan di Rutan Negara. Proses PAW anggota Dewan ini atas permintaan partai. Sedikit berbeda dengan proses PAW lainnya. Sebab, bertalian dengan masalah hukum. (kmb26) Bali Post/kmb

ROBOH - Bangunan dapur milik Ketut Budiartana di Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, Jembrana terlihat rata dengan tanah setelah roboh diterjang angin kencang, Senin (8/5) kemarin.

Diterjang Angin Kencang, Dapur Warga Pendem Hancur

AKBP Djoni Widodo

Djoni Widodo Dimutasi Jadi Kapolres Gianyar

Negara (Bali Post) – Perombakan di tubuh Polri kembali bergulir. Ratusan perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) dimutasi sesuai surat telegram Kapolri Nomor : ST/1225/V/2017 tanggal 7 Mei 2017. Dari ratusan pati dan pamen itu, salah satunya yang mendapat mutasi yakni Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo. Djoni Widodo dipromosikan dan dipercaya sebagai Kapolres Gianyar menggantikan AKBP Waluya. Sementara posisi Djoni Widodo akan diisi oleh AKBP Priyanto Priyo Hutomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit IV Ditintelkam Polda Bali. Meski surat telegramnya telah keluar, namun belum diketahui kapan

akan dilakukan serah terima jabatan (sertijab). Sesuai perintah di surat tersebut, para pimpinan diminta segera melaksanakan tugas yang baru paling lambat 14 hari terhitung mulai ditetapkan tanggal keputusan mutasi. Dari informasi di Polda Bali, Senin (8/5) kemarin, sedikitnya ada 281 pati dan pamen dimutasi dan menduduki jabatan baru, salah satunya AKBP Djoni Widodo. Selama menjabat sebagai Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo meluncurkan sejumlah program inovasi. Salah satu program inovasi yang digagasnya adalah pendaftaran SIM online. Tak hanya itu, juga menggerakkan fungsi Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan polisi di desa/ kelurahan. (kmb26)

Bali Post/kmb

NYUNGSEP - Mobil Avanza yang diseruduk pick-up terlihat nyungsep di got. Sejumlah petugas Satuan Lantas Polres Jembrana langsung melakukan pemeriksaan di TKP, Senin (8/5) kemarin.

Diseruduk ”Pick-up”, Avanza Nyungsep ke Got

Negara (Bali Post) Jalur nasional DenpasarGilimanuk, tepatnya di depan BRI Unit Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, sempat dilanda kemacetan, Senin (8/5) kemarin. Penyebabnya, terjadi kecelakaan antara mobil Toyota Avanza nopol DK 1016 FB yang dikemudikan Sapturahman (29) asal Medewi, Pekutatan dengan pick-up nopol P 8965 VO yang dikemudikan oleh Misrokim (30) asal Desa Bromo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Gara-gara diseruduk pickup, mobil Avanza ini nyungsep ke got. Kondisi kedua mobil tersebut juga rusak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara, kasus kecelakaan ini kini ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana. “Masih kita dalami kasusnya. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini,” kata Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Nyoman Sukadana

Tiga Orang Sempat Tertimpa Bangunan

Bali Post/olo26

Dari informasi, insiden kecelakaan itu terjadi pukul 14.00 wita. Sebelumnya, Sapturahman datang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk dan berhenti di depan BRI Unit Yehembang. Begitu berhenti, tiba-tiba mobilnya ditabrak pick-up dari belakang. Akibat benturan keras itu, mobilnya pun terseret beberapa meter hingga akhirnya nyungsep di got. Kejadian ini kemudian menjadi tontonan warga setempat yang berada di sekitar Pasar Yehembang. Kasat Sukadana menambahkan kecelakaan terjadi diduga dipicu karena pengemudi mobil pick-up yang kurang hati-hati. Sebab, ketika datang dari arah timur, kecepatan mobil tersebut cukup tinggi hingga menabrak mobil Avanza. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja, kerugian material ditaksir mencapai Rp 8 juta. (kmb)

Negara (Bali Post) Cuaca buruk melanda wilayah Jembrana. Belakangan ini kerap terjadi angin kencang yang mengakibatkan sebuah bangunan roboh. Pada Senin (8/5) kemarin, akibat angin kencang itu, dapur milik Ketut Budiartana (35) di Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, Jembrana ini roboh dan hancur. Bangunan yang terbuat dari kayu itu pun rata dengan tanah. Ironisnya, tiga orang yakni Ketut Liastri (32), istri dari Budiartana bersama anaknya yang masih balita, Kadek Antarayasa (1,5), dan sepupunya, Komang Rendi Priantini (7) sempat tertimpa bangunan. Akan tetapi, mereka berhasil menyelamatkan diri setelah merangkak di celah reruntuhan bangunan. Informasi yang berhasil

dihimpun kemarin, kejadiannya berlangsung sekitar pukul 13.00 Wita. Liastri mengaku saat itu memang terjadi angin kencang. Ia dengan menggendong bayinya bersama Rendi Priantini masuk ke dapur untuk mengambil makanan. Bersamaan dengan itu, tiba-tiba ada angin kencang menerjang. Bangunan dapur ukuran 4 x 4 meter dan berdinding

gedek (anyaman bambu) ini pun tiba-tiba roboh menimpanya. Saat ambruk itu, ia langsung jongkok melindungi bayinya. Beruntung, daun pintu dapur itu menumpu salah satu rangka bangunan, sehingga semuanya selamat. Ia lantas keluar menyelamatkan diri dengan merangkak melalui celah reruntuhan bangunan. Saat kejadian, kata Lias-

tri, suaminya tidak ada di rumah karena sedang bekerja sebagai buruh angkut kayu. Di rumahnya hanya ada ibu mertua. Ia mengaku rumah tersebut merupakan peninggalan dari orangtuanya. Rumah tersebut dibangun sekitar 30 tahun lalu. Kondisi dapur juga sudah lapuk dengan beberapa rangka bangunan yang patah. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung mendatangi rumah korban. Seluruh perabotan dan isi dapurnya itu dipastikan rusak. Warga tampak membantu mengevakuasi reruntuhan bangunan itu. Bahkan, sepeda mo-

tor milik mereka yang parkir di depan dapur juga rusak tertimpa bangunan. Sementara itu, Lurah Pendem I Wayan Putra Mahardika saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, bangunan yang roboh itu hanya dapurnya. Warga juga sudah membersihkan puing-puing bangunan. Atas kejadian itu, pihaknya akan mengirim laporan kejadian itu ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana untuk dilanjutkan dan dibuatkan kajian pemberian bantuannya. (kmb)

Bantu Petani, Pemkab Jembrana Salurkan Dana Talangan Gabah

GUNA melindungi petani sebagai produsen dari fluktuasi harga musiman sekaligus untuk mengendalikan harga gabah saat panen raya, Pemkab Jembrana memberikan bantuan dana talangan kepada KUD seJembrana. Bantuan diserahkan Bupati Jembrana I Putu Artha kepada enam KUD dengan total nilai mencapai Rp 2,7 miliar. Bantuan yang diserahkan di ruang rapat Bupati Jembrana, Senin (8/5) kemarin nilainya bervariasi, mulai dari Rp 200 juta hingga Rp 700 juta. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan KUD menyerap gabah petani serta jumlah produksi gabah yang dihasilkan di wilayah kerja KUD masing-masing. Turut hadir dalam acara tersebut Asisten II I Gusti Putu Merthadana, Kadis Koperindag Made Gede Budhiarta, Kepala Inspektorat Ni Wayan Koriani serta Kabag Humas Protokol I Komang Supartha. Bupati Artha menjelaskan pemberian dana talangan ini merupakan salah satu kebijakan pemerintah daerah dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jembrana yang berbasis usaha ekonomi kerakyatan. Dalam hal ini, pola penyalurannya melalui lembaga koperasi. Ia berharap dana ini bisa digunakan tepat sasaran sesuai aturan, sehingga tidak terjadi permasalahan di kemudian hari. “Dana ini dimanfaatkan sebagai modal kerja selama setahun, khusus untuk membeli gabah petani. Untuk itu, kami akan senantiasa memonitoring sekaligus evaluasi tentang perkembangan dana talangan ini. Kita juga berharap melalui penyaluran dana ini petani Jembrana makin termotivasi untuk berproduksi lebih baik,“ kata Artha. Kadis Koperindag Jembrana Made Gede Budhiarta mengatakan selain untuk membeli gabah petani, dana talangan ini bisa diman-

faatkan pihak KUD untuk memenuhi beras yang akan dijual kembali pegawai negeri. Beras tersebut akan dibeli dari petani sesuai harga eceran tertinggi (HET) melalui kesepakatan tripartite antara petani, KUD serta ASN. Sementara, Ketut Noriyen selaku Koordinator KUD seJembrana mengucapkan terima kasihnya atas bantuan dana talangan gabah yang diserahkan Bupati Artha. “Dana ini tentunya sangat bermanfaat sebagai modal kerja KUD dan akan kita manfaatkan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku,” terangnya. (ad744)

Bali Post/ist

SERAHKAN BANTUAN - Bupati Jembrana I Putu Artha menyerahkan bantuan dana talangan ke enam KUD di Jembrana. Total dana talangan tahun 2017 mencapai Rp 2,7 miliar.


Selasa Wage, 9 Mei 2017

KARANGASEM

13

Soal Pilkadus

Camat Dapat Format Baku Rekomendasi Amlapura (Bali Post) Posisi camat yang sempat dibuat dilematis dalam memberikan rekomendasi, akhirnya teratasi. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Karangasem, lalu mengeluarkan format baku untuk rekomendasi camat itu. Pada format baku itu seorang camat tak lagi merekomendasi orang per orang untuk lolos atau tidaknya menjadi kepala dusun. Ruang rekomendasi camat sebatas melihat para calon tersebut apakah sudah memenuhi syarat atau tidak. Sedangkan, keputusan calon mana yang akan dipakai menjadi perangkat desa, nantiCokorda Alit nya dikembalikan kepada Surya Prabawa perbekel. Camat Karangasem Cokorda Alit Surya Prabawa, Minggu (7/5) lalu, mengatakan dengan format baku seperti itu, rekomendasi camat nantinya tak lagi orang per orang. Misalnya, suatu dusun, dari panitia pemilihan mengajukan tiga nama yang ikut di dalam proses seleksi, maka semua calon itu dikonsultasikan langsung oleh panitia pemilihan di desa itu kepada camat. Kalau semua calon itu memenuhi persyaratan administrasi dan tes, maka camat akan merekomendasikan semuanya layak. Selanjutnya, kewenangan diserahkan kembali ke desa. Setelah diberikan rekomendasi oleh camat, barulah desa yang menentukan, siapa nama yang ditunjuk dari semua nama calon tersebut, sehingga tinggal dibuatkan SK dan tinggal ditetapkan. “Kalau format rekomendasi dulu kan kita menunjuk nama, si A atau si B sebagai klian banjar dinas. Cara seperti ini dianggap mengambil alih kewenangan desa terkait penetapan seorang perangkat desa. Dengan format baru itu, kewenangan jadi dipertegas kembali ke desa lagi,” tegasnya. Sebelum adanya format baru, itu masih ada banyak variasi rekomendasi. Bentuk rekomendasi setiap kecamatan berbeda-beda, hingga sempat menimbulkan gejolak. Seperti terjadi masalah di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu. Dengan format baru itu, calon yang unggul dalam proses tes pun bisa tidak ditetapkan. Kalau perbekel punya pertimbangan lain guna menentukan siapa yang layak diajak bekerja menjadi perangkat desa. Alasannya, dalam pemilihan perangkat desa itu, perbekellah yang punya kewenangan penuh menentukan siapa figur nantinya yang pas dan cocok diajak kerja. Dengan munculnya format baru itu maka semakin mempertegas kewenangan perbekel. Namun, meski sudah ada format baku rekomendasi camat, Alit Surya Prabawa, mengaku tetap akan melakukan klarifikasi atas berbagai nota keberatan yang disampaikan ke camat oleh masyarakat. Ini dilakukan untuk menghargai aspirasi masyarakat. Dalam minggu ini, klarifikasi akan segera dilakukan terkait persoalan di Desa Bugbug dan Desa Pertima. Bila para pihak keberatan tidak bisa menunjukkan bukti-bukti yang menguatkan keberatannya, maka pihaknya akan segera menerbitkan rekomendasi, agar perbekel bisa segera menetapkan para calon perangkat desa yang terpilih. Begitu juga sebaliknya, kalau bukti-buktinya kuat, maka camat bisa menolak memberikan rekomendasi. (kmb31)

Bali Post/kmb

PETISI DUKUNGAN - Elemen kepemudaan Karangasem membacakan petisi dukungan kepada TNI/Polri saat mengadakan aksi ke Mapolres Karangasem.

Elemen Pemuda Dukung TNI/Polri Jaga Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Amlapura (Bali Post) –

Suasana Mapolres Karangasem sejak tiga hari terakhir beda dari biasanya. Banyak karangan bunga terpajang di sepanjang tembok panyengker di bagian depan markas korp baju cokelat tersebut. Karangan-karangan bunga itu tak lain adalah bentuk dukungan elemen masyarakat Karangasem terhadap upaya TNI/Polri menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa. Dukungan masyarakat terhadap perjuangan TNI/ Polri mengamankan Pancasila sebagai dasar negara itu tidak hanya dalam bentuk karangan bunga. Senin (8/5) kemarin, sejumlah elemen pemuda datang ke Mapolres untuk menyampaikan rasa simpatinya langsung kepada kedua institusi keamanan tersebut. ‘’Pancasila abadi, Pancasila harga mati,’’ pekik mereka begitu menginjakkan kaki di halaman Mapolres Karangasem. Elemen kepemudaan Bumi Tanah Aron sengaja

datang untuk menyampaikan dukungannya terhadap langkah-langkah yang ditempuh jajaran TNI/Polri dalam menjaga keutuhan NKRI. Mereka di antaranya berasal dari organisasi Pemuda Pencasila dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Karangasem. Mereka bergerak dari halaman Gedung UKM Centre yang berada di sebelah berat Mapolres, berbekal beberapa atribut mulai dari spanduk, karangan bunga tanda tangan dukungan yang dibubuhkan dalam kain putih

sepanjang lebih dari 15 meter. Selain itu, mereka juga membawa petisi yang setelah dipekikkan diserahkan kepada Wakapolres Kompol A.A. Mudita. ‘’Ini bukan kegiatan seremonial belaka. Dari Karangasem kita memotori dukungan masyarakat atas upaya TNI/Polri menegakkan NKRI, menjaga kebinekaan dan Pancasila sebagai ideiologi bangsa,’’ tegas Ketua PC KMHDI, I Gusti Putu Kirana Dana. Kirana Dana menegaskan, elemen masyarakat

Karangasem siap berjuang bersama mengamankan Tanah Air dari segala bentuk rongrongan, baik yang bersifat langsung maupun melalui gerakan-gerakan radikal dan aksi-aksi intoleransi. ‘’Indonesia lahir dari kebinekaan dengan Pancasila sebagai fondasinya. Pemuda Karangasem siap melawan siapa pun yang ingin memecah belah NKRI,’’ ujar Ketua Pemuda Pencasila Karangasem Gede Agung Pasrisak Juliawan. Selain di depan Mapolres, spanduk dan karangan bunga serupa juga terpampang di sejumlah sudut kota Amlapura. Spanduk dan karangasem bunga itu berasal dari berbagai elemen mulai dari pribadi, wirausahawan, hotel dan restoran serta or-

ganisasi kepemudaan KNPI Karangasem. Wakapolres Kompol A.A. Mudita didampingi Kasat Intelkam AKP Fahmi Hamdan menyatakan dukungan masyarakat semakin meningkatkan semangat dan moral jajarannya dalam melaksanakan misi di bidang keamanan. TNI dan Polri, tegasnya, akan selalu berada di garis depan dalam melaksanakan dan mewujudkan cita-cita proklamasi. Namun, untuk tujuan itu pihaknya menyerukan masyarakat dan elemen pemuda di Bumi Lahar ini untuk selalu menjaga persatuan dan waspada terhadap segala isu yang berkembang. ‘’Jangan kita gampang terprovokasi isu-isu yang tidak jelas kebenarannya,’’ ucapnya. (kmb)

ODGJ Serang Pengendara Motor Amlapura (Bali Post) – Warga Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem, dipusingkan oleh kondisi kejiwaan salah seorang warganya. I Nengah Songkrong (50) yang sejak lama mengalami depresi. Dia Minggu (7/5) lalu mendadak ngamuk, menyerang seorang pengendara motor di jalan umum jurusan Taman Ujung. ‘’Ya, kejadiannya Minggu siang. Dia menyerang pengendara motor yang sedang

lewat,’’ ujar Bendesa Adat Jasri I Nyoman Sutirtayasa, Senin (8/5) kemarin. Peristiwa yang sempat membuat heboh warga itu terjadi Minggu sekitar pukul 14.00 Wita. Songkrong yang tinggal di rumah gubuk dekat sungai tak jauh dari jalan umum jurusan Taman Ujung itu mendadak histeris. Dia lalu menyerang pengendara motor yang sedang melintas. Pengendara motor yang belakangan diketahui berasal dari

Desa Bugbug, itu awalnya dilempar dengan tongkat kayu. Dengan tongkat kayu yang memang selalu dibawa itu, Songkrong setiap kali keluar rumah. Pemotor itu kemudian dihajar lagi. Bukan hanya orangnya diserang, juga motor korban diamuk hingga spionnya pecah. Songkrong yang dikenal sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu mengalami gangguan kejiwaan sepulang merantau di Lombok. Menu-

rut Sutirtayasa, di Lombok pria lajang itu dulu sempat terlibat perkelahian. Kejadian ketika Songkrong baru menginjak dewasa itu diduga menimbulkan trauma yang masih terbawa hingga sekarang. ‘’Dia takut keramaian dan ke mana-mana selalu membawa tongkat kayu. Sudah pernah dibawa ke RSJ Bangli, tetapi pihak RSJ bilang dia sehat,’’ ungkapnya. Sutirtayana tak menampik kondisi kejiwaan Songkrong

kadang menimbulkan kecemasan warga, meskipun aksi penyerangan baru pertama kali dia lakukan. Itu karena emosi Songkrong kerap tak terkendali, utamanya ketika berada di keramaian. Untuk menghindari kejadian serupa, Desa Adat Jasri telah menugaskan pecalang desa untuk memantau aktivitasnya. ‘’Mungkin nanti kita juga akan koordinasikan masalah ini ke Dinas Sosial,’’ ujarnya. (kmb)

Evaluasi UNBK

Bali Post/kmb

WORKSHOP MITIGASI - Workshop pengurangan risiko bencana BPBD Karangasem menghadirkan perbekel se-Kecamatan Abang dan Kubu.

Perbekel Dibekali Mitigasi Bencana

Amlapura (Bali Post) Karangasem tak hanya dikenal sebagai daerah kering, tapi juga punya banyak potensi kebencanaan. Potensi kebencanaan itu mulai dari gunung meletus, tanah longsor, angin puyuh hingga banjir rob dan tsunami. Untuk mengurangi risiko potensi kebencanaan, itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara rutin melakukan sosialisasi untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya melakukan mitigasi kebencanaan. Program mitigasi itu disesuaikan dengan pontensi kebencanaan masing-masing wilayah. Di Kecamatan Kubu dan Abang misalnya, upaya mengurangi risiko bencana itu difokuskan pada potensi gunung meletus, kebakaran hutan, gelombang rob dan tsunami. Program mitigasi itu dilaksanakan di antaranya melalui workshop (pelatihan) yang dipusatkan di Gedung UKM Center, Senin (8/5) kemarin. Workshop menghadirkan seluruh perbekel se-Kecamatan Abang dan Kubu, camat dan unsur Dinas Sosial Karangasem. ‘’Workshop akan kita laksanakan tiga hari sampai 10 Mei nanti,’’ ujar Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I.B. Ketut Arimbawa. Mengacu UU No. 24/2007 tantang Penanggulangan Bencana, workshop bertujuan mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi di kedua kecamatan itu. Seperti diketahui, wilayah Kubu dan Abang tak hanya punya risiko gunung meletus, kebakaran hutan hingga tsunami, tapi juga banjir bandang dan angin puyuh. Banjir bandang menjadi ancaman yang paling sering terjadi ketika datangnya musim hujan. Peristiwa terakhir terjadi dua bulan lalu. Banjir bandang terjadi di aliran Tukad Eling. Bencana itu merusak banyak infrastruktur, bangunan dan harta benda penduduk. Melalui workshop, para perbekel dan pejabat terkait diharapkan mampu menyusun program yang berkaitan upaya mengurangi risiko dari potensi kebencanaan itu. Upaya pengurangan risiko bisa dilakukan melalui pembangunan infrastruktur maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan masyarakat menghadapi ancaman bencana. ‘’Workshop ini digelar agar masyarakat bisa melakukan pemetaan potensi bencana untuk meminimalisir kerugian ataupun korban,’’ ungkap I.B. Arimbawa sembari akan direncanakan program-program susulan. Salah satunya, dibentuk fasilitator desa tangguh bencana di semua desa, dengan target sasaran yayasan dan kader fasilitator di masing-masing desa. (kmb)

Dewan Pendidikan Dorong Peningkatan Sarana Pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) untuk tingkat SMP telah berakhir Senin (8/5) kemarin. Dewan Pendidikan Karangasem rupanya memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaannya di Karangasem, dari tingkat SMA sederajat sampai SMP. Setelah melakukan monitoring dan evaluasi, pelaksanaan UNBK tahun ini masih terkendala sarana dan prasarana, seperti komputer dan berbagai perlengkapan lainnya. Bagaimanakah solusinya agar pelaksanaan UNBK itu bisa berjalan efektif? KETUA Dewan Pendidikan Karangasem, I Putu Toya, M.M., Senin (8/5) kemarin, mengatakan pihaknya sempat melakukan monitoring ke sejumlah sekolah, sejak UNBK tingkat SMA. Hanya, beberapa SMA sederajat yang bisa menggelar UNBK. Apalagi, untuk tingkat SMP, di Karangasem hanya ada satu SMP tahun ini melakukan UNBK, yakni SMPN 2 Amlapura. Sesuai hasil monitoring Dewan Pendidikan, pihaknya nanti mendorong Pemkab Karangasem untuk meningkatkan sarana, seperti komputer. Sehingga, tahun depan, sekolah di Karangasem bisa menggelar UNBK lebih banyak dan merata. “Kalau pun tidak bisa dilakukan sekaligus, tetapi bisa dilaksanakan secara bertahap,” ujar Putu Toya. Pihaknya berharap pada UNBK tahun ajaran mendatang, sekolah bisa menggelar UNBK lebih banyak. UNBK jelas memiliki kelebihan tersendiri, dibandingkan UNKP (Ujian Nasional Kertas Pensil). Artinya, objektivitas hasil ujian tentu lebih dapat dipertanggungjawabkan. Fakta tahun ini, hanya satu SMP yang siap. Menurutnya, paritisipasinya sudah pasti masih rendah, sehingga ke depan perlu didorong agar dapat ditingkatkan fasilitas di sekolah tersebut agar bisa menjadi peserta UNBK. “Secara umum pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Listrik, jaringan cukup mendukung. Nantinya kalau jumlah sekolah yang menggelar UNBK bertambah,

maka selain sarana komputer, faktor kekuatan listrik dan jaringan juga harus menjadi perhatian,” tegasnya. Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem menyadari kendala pelaksanaan UNBK tahun ini adalah pada sarana. SMPN 2 Amlapura pun bisa ikut UNBK tahun ini, karena bekerja sama menggunakan fasilitas SMK PGRI Amlapura. Sekretaris Disdikpora Karangasem, belum lama ini, menyampaikan

tahun depan, ditargetkan tiga SMPN siap mengikuti UNBK di Karangasem. Kebutuhan fasilitas seperti komputer sudah dianggarkan Disdikpora. Disdikpora sudah menganggarkan pengadaan untuk 40 komputer setiap sekolah untuk tiga SMP tahun ini. Total berarti ada 120 unit komputer. “Saat ini sudah dalam tahap proses tender. Tahun ini cuma siap satu sekolah. Sedangkan tahun depan kami targetkan tiga SMP,” kata

Sutrisna. Dia mengaku belum bisa merinci tiga sekolah yang ditargetkan itu. Begitu juga berapa anggaran yang tersedot dari pengadaan 120 unit komputer itu. Mantan Kabag Ekonomi ini hanya memastikan SMPN 2 Amlapura dipastikan menerima 40 unit komputer tersebut. “Mudah-mudahan dengan dukungan fasilitas ini, tiga sekolah ini nanti dapat menyelenggarakan UNBK secara mandiri. Tidak lagi meminjam fasilitas sekolah lain,” katanya. UNBK tingkat SMP sudah dilaksanakan sejak 2 Mei lalu dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, dilanjutkan pada 3 Mei mata pelajaran Matematika, 4 Mei Bahasa Inggris dan 8 Mei kemarin, mata pelajaran IPA. (gik)

Bali post/gik

I Putu Toya, M.M.


TABANAN

14

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Bali Post/kmb24

RAPAT - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menggelar rapat dengan jajaran direksi PDDS, Senin (8/5) kemarin, untuk mematangkan konsep dan mekanisme kerja.

Rapat Bupati Tabanan dan Direksi PDDS

Matangkan Konsep dan Mekanisme Kerja Tabanan (Bali Post) Sejak Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) resmi dibentuk dengan jajaran direksi telah diisi definitif. PDDS sejauh ini terus memantangkan konsep dan mekanisme kinerjanya. Salah satu direksi PDDS I Putu Sugi Darmawan memaparkan hal itu di hadapan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (8/5) kemarin. Sugi Darmawan menyatakan, prihal kesiapan SDM PPDS serta rencana kerja jangka pendek dan juga jangka panjang. Apa yang disampaikan mendapat apresiasi Bupati Eka. Kata Bupati, konsep yang telah dirancang Direksi PDDS itu pada substansinya dinilai sudah baik, terkait pentingnya sebuah perencanaan baik dan matang dalam rangka operasional PDDS. “Perencanaan yang baik merupakan kunci penting dalam mengelola sebuah lembaga/ instansi. Mau buat ini, mau buat itu, kalau planning (perencanaan) tidak bagus dan tidak benar, tidak terkonsep, ya pasti akan bubar,” ujar Bupati mengingatkan. Karena itu, Bupati mengimbau kepada direksi memetakan perencanaan, baik untuk program jangka pendek maupun jangka panjang. Menurutnya tidak usah banyak-banyak ide dulu. Alasannya, mewujudkan ide itu perlu banyak waktu. ‘’Percuma banyak ide kalau tidak bisa dijalankan. Lebih baik fokus dulu satu aspek,” imbuhnya. Hal lain disinggung Bupati Eka adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) serta sistem kerja berbasis IT atau information technology. Dua hal ini mendapatkan penekanan untuk mendukung performa kinerja perusahaan. Terlebih, perusahaan akan memulai operasionalnya pada bidang retail. Pada kesempatan itu, Bupati Eka kembali menegaskan selaku pimpinan daerah dia sangat menaruh harapan kepada PDDS agar bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi Tabanan. Terutama membina ekonomi kerakyatan agar menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Agar bisa mewujudkan hal itu, PDDS juga harus mampu merubah mindset lama masyarakat terkait pertanian. Sejauh ini hanya berakhir dengan menjual gabah. Untuk itu diperlukan inovasi-inovasi agar bisa mengembangkan produk-produk pertanian yang dihasilkan para petani. “Kita bisa jual macam-macam karena kita punya lahannya. Kita punya penggarapnya, kita punya pupuknya, kita punya bibitnya. Saya lihat selama ini petani dibiarkan jalan sendiri. Jual produknya sendiri. Tidak ada yang bantu memfasilitasi, tidak ada yang bantu pemasaran dan tidak ada yang memberikan keterampilan agar bisa mengangkat nilai tambah produk pertanian mereka,” katanya. Terkait konsep dan mekanisme kerja PDDS, itu masih terus dilakukan penggodokan dan juga mematangkan. Bahkan, rencana rapat lanjutan akan digelar kembali awal Juni 2017 mendatang. (kmb24)

Bali Post/kmb24

VAKSIN - Salah satu warga di Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken, Tabanan saat membawa anjing peliharaannya untuk divaksin, Senin (8/5).

Masuk Zona Merah Rabies

Gerokgak Gede Dijatah Vaksinasi Maksimal

Tabanan (Bali Post) Program vaksinasi massal dilakukan serentak di Bali mulai Senin (8/5) kemarin. Di Kecamatan Tabanan termasuk memiliki catatan paling banyak kasus gigitan positif rabies di Tabanan. Karena itu, vaksinasi massal pertama yang dijadwalkan adalah di Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken. Daerah ini terpilih, karena masuk zona merah rabies atau terjadi kasus gigitan positif. Untuk di sini akan dijatah vaksinasi maksimal, dalam hal ini di atas 70 persen populasi dari estimasi pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Program vaksinasi ini melibatkan masyarakat setempat yang diberikan nama e-tim. Kepala UPTD Perternakan Tabanan Ketut Murya memaparkan, Desa Delod Peken masuk dalam zona merah setelah ada kasus gigitan positif dari anjing yang dibawa dari pasar hewan Bringkit. “Anjing ini dibeli di Bringkit dan tidak tervaksin. Ternyata terinfeksi

Formasi Lowong

Fisioterapis dan Elektromedis Tak Ada Peminat

Tabanan (Bali Post) Pengumuman perekrutan pegawai kontrak tenaga kesehatan, baik untuk Rumah Sakit Nyitdah, BRSU Tabanan dan Dinas Kesehatan, ternyata masih ada yang tidak ada pelamarnya. Ada pelamar yang tidak memenuhi syarat administrasi. Rencananya akan ada perekrutan ulang pada formasi yang kosong, dengan berbagai pertimbangan itu. Dari data Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Pemkab Tabanan, formasi yang masih lowong itu adalah tenaga elektromedis. Di bidang ini masih diperlukan empat orang, dengan kualifikasi D-3 teknik elektromedis. Fisioterafis satu orang dengan kualifikasi D-3 Rehab Medik, tenaga kebersihan sebanyak enam orang, kualifikasi D-2 Pariwisata (house keeping) dan D-3 Pariwisata, serta enam orang petugas keamanan. “Memang saat formasi dibuka tidak ada yang melamar. Sedangkan untuk satpam, dari enam yang diperlukan masih dua orang dan ada yang tidak lulus seleksi administrasi,” beber Kabid Formasi dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah Tabanan Ni Putu Mahadi Santi Dewi, Senin (8/5) kemarin. Disinggung apakah ada rencana perekrutan kembali, pejabat berparas cantik ini mengatakan semua tergantung keputusan pimpinan, dalam hal ini Sekda Tabanan selaku ketua

pansel. “Tergantung pimpinan, kami hanya melaksanakan sesuai arahan,” ucapnya. Sebelumnya ditempat terpisah, Setda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa saat dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan memang masih ada lowongan yang minim peminat. Setda mengatakan pihaknya sedang melakukan kajian mengapa bisa sepi peminat. Serta akan mengkaji seperti apa bentuk perekrutan nantinya. Jika disebabkan masalah kualifikasi yang terlaku tinggi, belum bisa dipastikan karena masih dalam kajian. Diakuinya, formasi yang belum terisi itu sangat diperlukan pihak rumah sakit. Kemungkinan akan ada perekrutan kembali tenaga tenaga yang kosong itu. Namun, kalau kendalanya masalah kualifikasi yang terlalu tinggi, nanti bisa disesuaikan dengan kondisi riil pelamar. “Semua itu masih dikaji. Dan akan dibicarakan dengan pimpinan,” ucapnya. Seperti diketahui, proses perekrutan tenaga kontrak untuk ditempatkan di Dinas Kesehatan, BRSU Tabanan dan RS Nyitdah telah berlangsung awal Maret lalu. Dari 1.065 pelamar yang mengisi 158 formasi, tercatat 125 pelamar dinyatakan gugur tes administrasi. Sebanyak 230 peserta mengikuti tahapan tes berikutnya dan yang masih tersisa dalam tes wawancara itu hanya 211. Sebanyak 19 peserta tercatat tidak hadir saat tes wawancara. (kmb28)

rabies dan akhirnya menggigit warga,” ujar Murya. Masuknya anjing secara lintas daerah ini diakui Murya menjadi salah satu penyebab terjadinya kasus gigitan positif rabies. Dikatakan, pembawa anjing lintas daerah ini sulit dikontrol. Pa-

Dewan Apresiasi Langkah Diskes

Bali Post/kmb28

TINJAU PUSKESMAS - Jajaran komisi IV DPRD Tabanan meninjau kondisi bangunan puskesmas II di sela-sela penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Bali 2017. Tabanan (Bali Post) Pelayanan kesehatan tidak lepas dari keberadaan sarana prasarana yang memadai. Sayangnya, puskesmas yang berada pada garda terdepan pelayanan kesehatan di masyarakat justru banyak yang kondisi bangunannya tak layak. Seperti Puskesmas Tabanan II di Banjar Celagi, Desa Denbantas yang berdiri di era tahun 80-an itu, kini sudah mulai rapuh. Untuk renovasi total pihak dinas kesehatan Ta-

Pemerintah Perlu Beri Kompensasi dan Kontribusi untuk Petani

Nang Kenceng, Artana di Tabanan mengatakan perlindungan sawah produktif dari alih fungsi lahan memang perlu. Tetapi dalam penerapannya memunculkan dilema. Sebab, seiring meningkatnya populasi, maka masyarakat juga membutuhkan tempat tinggal. Agar sawah produktif

itu dilindungi, mau tidak mau harus ada kontribusi dari pemerintah kepada para petani. Paling tidak para petani harus dibebaskan dari beban membayar pajak pada sawah mereka. Perlu juga dibuatkan kebijakan lain untuk mendukung dan membantu prasarana, penyediaan bahan-bahan pertanian

murah selain edukasi petani melalui penyuluhan yang mengedepankan teknologi. Febri di Denpasar menyatakan, Bali sesungguhnya sebagai tempat yang bergerak di dunia pariwisata. Karena mobilitas pembangunan sangat pesat, maka alih fungsi lahan itu memang sulit dibendung. Alasannya, biaya dalam pengelolaan pertanian itu cukup tinggi, selain muncul masalah irigasi tidak lancar saat ini. Peran serta pemerintah sangat diperlukan agar para petani bisa ditingkatkan mutu dan kesejahteraannya. Amira di Denpasar menambahkan, sebenarnya sejumlah undang-undang telah dibuat pemerintah. Sayangnya semua produk undang-undang itu seakan-akan mandul terkait pengendalian alih fungsi lahan pertanian. Efektivitas pengenda-

Kecamatan Tabanan melibatkan masyarakat setempat. Tim vaksinasi itu, kata Murya, dibagi atas tiga tim, yaitu tim reguler dari Dinas Pertanian yang melayani di banjar atau lokasi yang ditetapkan sesuai jadwal. Di sini tim menunggu masyarakat datang membawa hewan peliharaannya untuk divaksin. Tim kedua E-Tim yang melibatkan masyarakat setempat. Tim ini bertugas mencari anjing, dalam hal ini anjing liar maupun diliarkan yang tidak terjangkau vaksin. Tim ketiga adalah tim kader desa yang berfungsi melakukan vaksinasi bagi anjing yang tidak sempat dibawa pemiliknnya untuk divaksin karena kesibukan. (kmb24)

Puskesmas II Ajukan Dana BKK Rp 4 Miliar

Warung Global

BERTAMBAHNYA penduduk relatif pesat dewasa ini dan juga mobilitas pembangunan terjadi sangat padat, membuat alih fungsi lahan memang sulit dibendung. Selain itu, biaya pengelolaan pertanian menjadi relatif tinggi, selain muncul masalah irigasi tidak lancar saat ini. Peran serta pemerintah sangat diperlukan, agar para petani dapat meningkatkan mutu produk dan juga kesejahteraannya. Perlu ada kompensasi membayar pajak dan juga kontribusi lainnya dari bibit, bahan, pupuk dan pascaproduksi harga bisa lebih memadai. Demikian opini mengemuka pada acara Warung Global dengan topik ‘’Lindungi Sawah Produktif dari Alih Fungsi Lahan’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Sabtu (6/5).

dahal dari aturan tidak boleh membawa anjing dari luar, namun masih saja dilakukan masyarakat. Selain sengaja anjing lintas daerah dibawa, kasus gigitan positif juga terjadi dari anjing liar atau diliarkan pemiliknya yang tidak tervaksin.

Dari data UPTD estimasi populasi anjing di Kecamatan Tabanan mencapai 5.000 ekor. Perbandingan anjing yang dipelihara dengan baik, dalam hal ini dikandangkan, diikat dan tervaksin teratur dengan yang liar atau diliarkan adalah 70 persen berbanding 30 persen. Meski anjing liar dan diliarkan persentasenya lebih sedikit, diakui Murya, kasus gigitan positif lebih besar terjadi di Kecamatan Tabanan. Hal ini karena dari kepadatan penduduk di Kecamatan Tabanan yang memudahkan kontak anjing dengan penduduk. Agar bisa menyasar anjing liar maupun diliarkan ini tervaksin, pada program vaksinasi massal kali ini pihak UPTD

lian alih fungsi itu belum berjalan optimal. Sejauh ini belum sesuai asa yang diinginkan tidak sesuai harapkan. Karena itu perlu diwujudkan strategi alternatif, agar ada partisipasi masyarakat dalam hal pengendaliannya. Gusti di Renon mengatakan, harus ada payung hukum kebijakan agar hal ini bisa lebih kuat dan legal dilaksanakan. Lebih baik Segera diwujudkan agar tidak sebatas wacana saja. Pemerintah harus membuat langkah-langkah strategis agar petani lebih bergairah menggarap sawahnya. Memang perlu ada kajian-kajian yang melibatkan akademisi. Sehingga bisa mencetak petani dan hasil pertaniannya menjadi bermutu dan berdaya saing lebih baik. Perlu juga disiapkan prasarana memadai untuk mendukung pengembangan kegiatan pertanian. (dika)

banan mengajukan proposal ke BKK provinsi. “Proposal sudah masuk di provinsi dan e-planning dengan dana yang diajukan sebesar Rp 4 miliar,” beber Kasubag Keuangan dan Perencanaan Dinas Kesehatan Tabanan I Wayan Susila, S.KM., M.Kes. kepada jajaran Komisi IV DPRD Tabanan di sela-sela kegiatan penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Bali 2017. Diterangkannya, jika disetujui anggaran itu nantinya akan digunakan untuk renovasi bangunan Puskesmas II Tabanan.

Di puskesmas yang selama ini baru melayani rawat jalan ini akan dibangun berlantai dua. Dan di sana juga akan disiapkan ruang rawat inap. Targetnya, tentunya mewujudkan keberadaan puskesmas rawat inap di masing-masing kecamatan. Mendengar informasi tersebut, jajaran Komisi IV DPRD Tabanan yang diketuai I Made Dirga mengapresiasi terobosan dinas kesehatan, khususnya dalam melakukan pendekatan (loby) untuk mendapatkan bantuan anggaran baik dari provinsi maupun pusat. “Tidak hanya diskes, tapi kami mendesak seluruh perangkat daerah menguatkan link-nya, baik di provinsi ataupun pusat untuk mendapatkan kucuran dana. Tentunya dengan program inovatifnya,” ucapnya. Politisi asal Sudimara itu juga menekankan agar dalam hal perencanaan bangunan fisik layanana kesehatan, baik itu puskesmas ataupun rumah sakit harus benar-benar matang. Ini penting, agar tidak mengganggu pelayanan lainnya. “Pembangunan dibidang kesejahteraan ataupun pen-

didikan harus direncanakan dengan baik. Karena itu, master plan harus matang,” tegasnya. Menurutnya, Bali selama ini digunakan sebagai percontohan dalam memaksimalkan pola kesehatan RPJMD. Syaratnya, di tiap kecamatan minimal harus ada satu puskesmas rawat inap. Ini tentunya untuk mengantisipasi over pasien di BRSUD Tabanan. Namun yang terpenting, keberadaan layanan puskesmas juga harus terus disosialisasikan ke masyarakat. Karena kecenderungan masyarakat lebih memilih pergi berobat ke rumah sakit, ketimbang harus ke puskesmas. “Jika layanan puskesmas sudah memadai dan disosialisasikan saya yakin masyarakat lebih memilih pergi ke puskesmas dari pada dia tidak mendapatkan kamar di rumah sakit,” ujarnya. Dari data dinkes setidaknya sampai tahun 2017 ada lima puskesmas yang sudah memiliki layanan rawat inap. Selain Puskesmas Tabanan III, Puskesmas Selemadeg, Puskesmas Baturiti I, Puskesmas Penebel I dan Puskesmas Pupuan I. (kmb28)


15

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Jadwal Pertandingan ---------- Liga Champions ------------------------------------------Semifinal II Rabu (10/5) dini hari Juventus

vs Monaco

Kamis (11/5) dini hari Atletico Madrid

vs Real Madrid

Hasil Pertandingan ---------- Liga Spanyol ----------------------------------------------Alaves Deportivo Coruna Malaga Valencia

vs vs vs vs

Athletic Club Espanyol Celta Vigo Osasuna

1-0 1-2 3-0 4-1

1. Barcelona 2. Real Madrid 3. Atletico Madrid 4. Sevilla 5. Villarreal 6. Athletic Club 7. Real Sociedad 8. Eibar 9. Espanyol 10. Alaves

36 35 36 36 36 36 36 36 36 36

26 26 22 20 18 19 19 15 14 13

84 84 74 69 63 62 62 54 53 51

6 4 6 3 8 6 9 7 9 9 5 12 5 12 9 12 11 11 12 11

108-34 96-39 66-25 63-45 53-32 51-39 55-49 54-46 47-48 37-41

Pencetak gol : 35 - Lionel Messi (Barcelona).

Arsenal Liverpool

vs Manchester United 2-0 vs Southampton 0-0

1. Chelsea 2. Tottenham Hotspur 3. Liverpool 4. Manchester City 5. Manchester United 6. Arsenal 7. Everton 8. West Bromwich 9. Leicester City 10. Southampton

34 35 36 35 35 34 36 35 35 34

3 5 8 4 10 6 9 6 14 4 6 9 10 10 9 14 7 16 9 14

72-29 71-23 71-42 70-37 51-27 66-42 60-41 41-45 45-54 39-44

81 77 70 69 65 63 58 45 43 42

Pencetak gol : 24 - Romelu Lukaku (Everton). ---------- Liga Italia ---------------------------------------------------AC Milan Chievo Verona Empoli Genoa Lazio Pescara Sassuolo Udinese

vs vs vs vs vs vs vs vs

AS Roma Palermo Bologna Inter Milan Sampdoria Crotone Fiorentina Atalanta Bergamo

1-4 1-1 3-1 1-0 7-3 0-1 2-2 1-1

1. Juventus 2. AS Roma 3. Napoli 4. Lazio 5. Atalanta Bergamo 6. AC Milan 7. Inter Milan 8. Fiorentina 9. Torino 10. Sampdoria

35 35 35 35 35 35 35 35 35 35

27 25 23 21 19 17 17 15 12 12

85 78 77 70 65 59 56 56 50 46

4 4 3 7 8 4 7 7 8 8 8 10 5 13 11 9 14 9 10 13

71-23 79-32 81-36 70-42 59-40 52-42 63-44 57-49 65-56 45-49

Pencetak gol : 27 - Edin Dzeko (AS Roma). ---------- Liga Jerman -----------------------------------------------Hamburg SV Freiburg

vs Mainz vs Schalke

2-0 2-0

---------- Liga Prancis -----------------------------------------------Marseille Lyon Stade Rennes

Pekan Penentuan

Bali Post/rtr

---------- Liga Inggris -------------------------------------------------

26 23 20 20 17 19 16 12 12 11

Ujung tombak Monaco Kylian Mbappe-Lottin.

vs Nice vs Nantes vs Montpellier HSC

2-1 3-2 1-0

---------------------------------------------Ket. * = degradasi, ** = juara

Batasan Usia Petenis Porprov U-18 Denpasar (Bali Post) Batasan usia petenis yang turun di ajang Porprov Bali XIII di Gianyar, September nanti, di bawah 18 tahun atau under (U18). Pasalnya, mereka ini diproyeksikan bakal berlaga pada PON di Papua 2020 mendatang, usianya U-21. Itu ditegaskan Sekum Pengprov Pelti Bali Agung Ngurah Susrama Putra di Denpasar, Senin (8/5) kemaBali Post/dok rin, menanggapi protes yang dilakukan kubu Buleleng Agung Ngurah dan tuan rumah Gianyar. Susrama Putra Agung Ngurah Susrama menjelaskan, selama ini acuannya peraturan PON XIX di Jabar 2016 lalu, yakni petenis U-21. ‘’Porprov ini kan acuannya ke PON, sedangkan petenis Porprov U-18 pada 2017 ini, tiga tahun lagi persis usianya U-21,’’ terangnya. Dikisahkan, batasan usia petenis Porprov mengacu keputusan KONI Bali bernomor 79/Desember 2016 tentang Juklak Porprov Bali XIII/2017, Bab III, Pasal 11, Poin 3. Intinya, pelaksanaan Porprov Bali di Gianyar mengacu pada PON XIX di Jabar 2016 yakni U-21. ‘’Walaupun kami akui memang batasan usia pelaksanaan PON XX di Papua 2020 mendatang, hingga kini belum turun,’’ jelasnya. Agung Ngurah Susrama mengemukakan, cabor tenis pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali, mempertandingkan tujuh nomor yakni tunggal, ganda, beregu putra dan putri, serta campuran. Ia mengakui, meskipun petenis usia di atas 18 tahun tak bisa tampil di Porprov, bukan berarti karier mereka berhenti sampai di sini. ‘’Justru, kami memproyeksikan mereka berlaga di ajang level nasional,’’ tuturnya. Selain itu, pihaknya memohon kepada Pengkab dan Pengkot Pelti se-Bali, agar mematuhi peraturan batasan usia petenis di ajang Porprov. ‘’Kami memaklumi sebab Porprov ini, merupakan hajatan KONI Bali,’’ terangnya. (022)

Turin -

Juventus memasuki pekan menentukan dan Massimiliano Allegri telah menyiapkan seluruh pasukannya menghadapi momentum itu, termasuk melawan Monaco, Rabu (10/5) dini hari nanti. Namun, Monaco berharap bisa mencetak gol awal untuk merusak rencana tim tuan rumah itu. Juve selangkah lagi menuju final setelah kemenangan 2-0 di pertemuan pertama di Stade Louis II pekan lalu. Dua gol Bianconeri dicetak oleh mesin golnya Gonzalo Higuain yang mendapat assist Dani Alves. Pada saat bersamaan Allegri pun dihadapkan pada peluang menjuarai Serie Liga Italia untuk keenam kalinya berturut-turut. ‘’Pertama, kami harus memulihkan kondisi dan selanjutnya fokus menghadapi Monaco,’’ ujarnya setelah Juve menahan Torino 1-1 pekan lalu. Juve unggul tujuh poin dari peringkat kedua AS Roma. Dengan sisa tiga per-

tandingan, Juve bisa menjadi juara bila mampu menaklukkan Roma pada laga penting, lima hari setelah duel melawan Monaco di Stadion Turin. ‘’Roma telah menunggu setelah laga ini (melawan Monaco),’’ tambah Allegri yang tak menurunkan fokusnya di setiap laga jelang akhir musim. Sejumlah pemain penting Juve diistirahatkan pada laga melawan Torino lalu. Bianconeri memerlukan gol Higuain di akhir pertandingan untuk menyelamatkan diri dari kekalahan. Hasil imbang itu membuat Juve tak terkalahkan

dalam 34 pertandingan di laga kandang. Ini menjadi sinyal buruk bagi Monaco yang memiliki pemain depan yang haus mencetak gol seperti Kylian Mbappe dan Radamel Falcao. Selain itu, Juve juga tak terkalahkan dalam 22 pertandingan di pertandingan Eropa. Bahkan, dalam laga di Turin, Juve memiliki rekor 9 kali menang dan dua kali kalah di kompetisi ini. Di sisi lain, Higuain mengakhiri paceklik gol di fase semifinal turnamen ini sejak 2013 saat memastikan kemenangan timnya di kandang Monaco pekan lalu. Ia kembali menjadi ujung

Roma Buka Lagi Peluang Milan AS Roma kembali merebut posisi kedua klasemen Serie A Liga Italia pascakemenangan 4-1 atas tuan rumah AC Milan, Senin (8/5) kemarin. Edin Dzeko memborong dua gol pada laga di San Siro itu yang membuka kembali peluang Roma untuk meraih gelar musim ini. Roma mengoleksi 78 poin dan terpaut 7 poin dari pimpinan klasemen Juventus. Dengan sisa tiga pertandingan musim ini, peluang Roma masih terbuka untuk memburu gelar. Apalagi Minggu nanti, Roma akan menjadi tuan rumah di Stadion Olimpico saat menjamu Juve. Laga ini praktis menjadi penentu nasib kedua tim menjadi juara musim ini. Dzeko kini menjadi pencetak gol terbanyak Liga Italia dengan koleksi 27 gol. Pemain Bosnia ini bertukar operan dengan Mohamed Salah untuk mencetak gol pembuka pada menit kedelapan dan menanduk bola untuk menjadi gol kedua menit ke-30. Kiper Milan berusia 18 tahun Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan untuk menggagalkan tembakan Diego Perotti. Mario Pasalic memperkecil ketertinggalan Milan pada menit ke-76, namun

Bali Post/ap

GOL - Penyerang AS Roma Edin Dzeko (no. 9) merayakan gol bersama rekan-rekannya saat menghadapi AC Milan pada pertandingan Liga Italia, Senin (8/5) kemarin. Stephan El Shaarawy merestorasi keunggulan dua gol Roma dua menit kemudian. Daniele De Rossi melengkapi pesta gol timnya dengan eksekusi penalti pada menit ke-87 setelah Gabriel Paletta melanggar Salah. Kartu merah untuk Paletta melengkapi malam buruk bagi Milan. Meski kalah, Milan tetap menguasai peringkat keenam dengan 59 angka, unggul tiga angka atas Inter dan Fiorentina. Pada pertandingan se-

belumnya, gelandang Inter Milan Antonio Candreva gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-87 saat mereka kalah 0-1 dari tim papan bawah Genoa. Palermo terdegradasi setelah bermain imbang 1-1 melawan Chivo. Peringkat keempat Lazio meraih kemenangan besar 7-3 atas Sampdoria. Peringkat ketiga Napoli tertinggal satu angka dari spot playoff Liga Champions setelah menang 3-1 atas Cagliari. (kmb39/rtr/ant)

Tim Petanque Badung Dilatih Meditasi dan Yoga Mangupura (Bali Post) Para pemain Petanque Porprov Badung dilatih meditasi dan yoga. Tujuannya agar mereka lebih fokus dan konsentrasi penuh menghadapi pertandingan, serta harus mampu meredam emosi. Pelatih kepala tim Porprov Petanque Badung Nengah Ardina di sela-sela latihan di Stadion Mengwi, Senin (8/5) kemarin menerangkan, pihaknya mengagendakan latihan empat kali dalam sepekan, pesisnya Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Dijelaskannya, jadwal latihan Senin peningkatan skill dan teknik individual, kemudian Rabu materi latihannya akurasi lemparan bola, Jumat meditasi dan yoga, serta Minggu penggenjotan fisik.

Menurut Ardina, tim Porprov Petanque Badung berkekuatan 31 pemain, terdiri atas putra 17 orang, dan putri 14. Mereka ini direkrut dari berbagai event seperti Porsenijar, seleksi tiga tahap, serta turnamen Piala Bupati Badung. Dikemukakan, pada Porprov Bali XII di Buleleng 2015 lalu, Petanque masih ekshibisi dan mempertandingkan 10 nomor. ‘’Kami dari tim Badung meraih 2 emas,’’ ucapnya. Sementara pada Porprov Bali XII di Gianyar, September nanti, cabor petanque resmi dipertadingkan, dan memperebutkan 12 emas. ‘’Kami mematok target merebut 3 emas,’’ jelas Ardina. (022)

tombak bersama Paulo Dybala dengan dukungan Mario Mandzukic dan Juan Cuadrado. Monaco memerlukan satu gol lagi untuk menorehkan rekor 150 gol musim ini. Namun tim asuhan Leonardo Jardim sedikitnya memerlukan dua gol bila ingin lolos dari hadangan Juve. ‘’Kami harus percaya diri menghadapi Juventus, meskipun ini menjadi laga yang sengit,’’ katanya. “Kami harus memainkan sepak bola yang seperti gaya kami. Jika kami mampu mencetak gol lebih dahulu, mungkin kami bisa mengubah segala sesuatunya,’’ tambah Jardim. Mbappe yang masih berusia 18 tahun diharapkan bisa tampil lebih baik bersama Falcao dalam menaklukkan kiper Gianluigi Buffon. Demi menyiapkan laga itu, Mbappe

menjadi pemain pengganti saat menghadapi Nancy di Liga Prancis pekan lalu. Monaco yang menang 3-0 atas tim papan tengah itu, mendekati gelar juara Liga Prancis. Dengan sisa tiga pertandingan musim ini, Monaco memimpin dengan selisih 3 poin dari tim peringkat kedua Paris Saint Germain (PSG). Sayangnya, statistik tidak berpihak pada Monaco. Tercatat hanya dua tim yang mampu lolos di babak knock out itu setelah mengalami kekalahan kandang. Mereka adalah Ajax Amsterdam melawan Panathinaikos pada 1996 dan Inter Milan melawan Bayern Munich (2011). Selain itu, Monaco belum pernah meraih kemenangan di tiga laga tandang babak semifinal kompetisi Eropa dan tak pernah meraih hasil positif di Italia dalam tujuh pertandingan. (kmb39/rtr)

Toronto Cleveland Cavaliers merebut tiket ke Final Wilayah Timur kompetisi NBA dengan mencukur Toronto Raptors 4-0, Senin (8/5) kemarin. LeBron James dkk. melengkapi aksi sapu bersih di putaran kedua playoff dengan menggulung Raptors 109-102 di Game 4. Meski bermain di kandang lawan, James mampu memperlihatkan keunggulannya dengan mengumpulkan 35 poin, 9 rebound dan 6 assist untuk Cavs. Kyrie Irving menambah 27 poin dan 11 assist. Kemenangan itu diraih setelah Cavs tampil habishabisan di kuarter keempat dimana Irving menyumbang 11 poin. Cavs mampu menahan tuan rumah 28-28 di kuarter pertama sdan menutup babak pertama dengan skor 51-49. Namun Raptors memberikan perlawanan sengit dengan memborong 31 poin di kuarter ketiga dan memaksa Cavs hanya mengoleksi 24 poin. Raptors bahkan masih memimpin 93-92 dengan sisa waktu 6:38 menit. Namun Irving dan James masing-masing mampu menghujamkan satu lemparan tiga angka dalam waktu tiga. Selanjutnya Raptors kesulitan mengejar pengumpulan angka apalagi Cavs mampu mengumpulkan 11 poin beruntun. Raptors tampil tanpa Kyle Lowry yang mundur sejak Game 2 akibat cedera engkel. Serge

Ibaka memimpin perolehan angka dengan 23 poin, disusul DeMar DeRozan 22 poin dan 8 assist, serta Cory Joseph 20 poin dan 12 assist. Cavs mendapat istirahat lebih lama karena lawannya di Final Wilayah Timur masih belum menampakan tanda-tanda. Washington Wizards tampil spektakuler dengan menggebuk Boston Celtics 121-102 di Game 4. Wizards menyamakan skor menjadi 2-2 pada laga yang menggunakan sistem the best of seven games itu. Bradley Beal memborong 29 poin dan John Wall 27 poin untuk Wizards yang mengumpulkan 26 poin secara beruntun di kuarter ketiga. Wizards merebut dua Game terakhir setelah Celtics memenangi dua Game awal. Celtics mendapat angka dari Isaiah Thomas dengan 19 poin. Di Wilayah Barat, James Harden mencetak double-double saat Hosuton Rockets menundukkan San Antonio Spurs 125104 di Game 4. Kemenangan di Stadion Toyota Center itu, mengantarkan Rockets menyamakan skor menjadi 2-2. Harden menyumbang 28 poin dan 12 assist saat timnya berhasil memasukkan 19 dari 43 tembakan tiga angka. Rockets tak diperkuat center Nene yang cedera otot pangkal paha. Kubu Spurs mendapat angka dari forwards Kawhi Leonard dan LaMarcus Aldridge masingmasing 16 poin. (kmb39/rtr)

Cavs Rebut Tiket Final Wilayah Timur

Bali Post/ap

SLAM DUNK - Forward Cleveland Cavaliers LeBron James melakukan slam dunk saat melawan Toronto Raptors pada Game 4 semifinal Wilayah Timur kompetisi NBA, Senin (8/5) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Wage, 9 Mei 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Sopir Min SMU Lam. Jl. Bedahulu 35A Gatsu Tengah Dps

B.BP.001.05.17.0000694

CV.Lagas Jaya Mencari: Sales Mrktg,Kriteria:Min.SMA/SMK,Max 25Th, P/W,Lam Bw Lgs ke Jl.Raya Sempidi Dalung 20/03619009348

B.BP.001.05.17.0000701

Dcr Supir SIM A,Tkg Masak,Tkg Potong,Taho utk Rest Kuta.Lmrn Bw ke Rest Renon Jl.Cok Agung Tresna 85 Dps

Dcr Krywti salon pglmn Hairdresser/Cpster/thrapist,UMK,U.mkn U.transport 10%, 081936074041

Coco Group looking for: Accounting Supervisor Asst.HR Manager Legal Manager Civil Engineering Staff Store Supervisor SPG/SPB Send email at hrm@cocogroupbali.com

Cr Staf Adm Kntr CV.Sumber Mas Hub:087761173756 /082147641228

B.BP.001.05.17.0000707

B.BP.001.05.17.0000725

!!Dcr Customer Service&English Teacher Call 081310005316

B.BP.001.05.17.0000671

Bth Sales & Marketing,Design ***Kberangkatan Work to Aussie Grafis,Enginering,Waiter/s. Krm & OZ u/ profesi-Waiters, Farms, ke Samasama Group Jl.By Pass Barista,Bartendes,Cook-18to30 Ngr Rai 128 Nusa 2/08123841129 thn Cal:081916282679(Resmi) B.BP.101.05.17.0000709

Cari pengasuh Balita 2,5th kerja 1/2 hari pagi-sore, di Gatsu Timur, 087862244442

B.BP.001.05.17.0000672

B.BP.154.05.17.0000625

Dibthkan Tkg Jarit Berpengalaman utk Garment Hub: 082146365552/081338800517

B.BP.001.05.17.0000679

B.BP.001.05.17.0000329

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

B.BP.001.05.17.0000382

Dcr Sgr 2org Security Bersertifikat Max35Th.Pertamina Elpiji PT.Sinar Mutiara Indah.Jln.By Pass Ngurah Rai Br.Pesanggaran 8/10X Dps Selatan Telp.0361 720833/726646/727845/Fax720158

B.BP.001.05.17.0000674

Dcr 30 Sales Computer send: cv@macbali.net

B.BP.004.05.17.0000108

B.BP.001.05.17.0000423

B.BP.001.04.17.0002043

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

Dibtuhkan Karyawati Doc.&Admin Dcr PRT Wnt utk Masak & SeraDcr: Receptionist/FO, HK,Puri Dicari Karywn/wati BPR Krisna utk Cargo Hub.Jl.Dukuh No.9X butan Tgl Dlm SMS 08123840772 Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta Yuna Dana Hub:298273/298288 B.BP.001.05.17.0000685 B.BP.001.05.17.0000680 B.BP.001.05.17.0000687 Gatsu Timur Ph.085739111958 Dcr PRT u/srabutan,umur ±25th Dibthkan karyawan u/Restoran Dicari Sopir Taxi Online untk B.BP.001.05.17.0000659 tidur dlm KTP Bali,08123928624 Semua Posisi Hub 081238311111 KTP Bali Tlp.081239341363

Dcr 1Adm bs Comp.Dalung Permai Blok ZZ/115 Hub.081246079164

B.BP.001.05.17.0000664

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

� Email: pembacabalipost@gmail.com

B.BP.001.05.17.0000673

Dcr 5org Teknisi Mesin/ElektroDicari Tukang Keluar/Belanja Bth Llsn SMU Max.23th U/Kru B.BP.803.05.17.0000051 u/Garment di Sanur.0361-271370 Bandara.AdaDiklat,081933063868 Cr 4 Peg salon Wnt, Monangmaning nik (STM) Max.40Th.Pertamina Elpiji PT.Sinar Mutiara B.BP.001.05.17.0000699 B.BP.001.04.17.0001939 Hub:082140776776/081238133666 Indah Jl.Pelabuhan Benoa Cr Cpt 2PRT+1.B.Siter G1,8Jt Tdr Bth Sgr 2org QC/Cek Bikini B.BP.001.05.17.0000706 Gg.Sinar Mutiara Indah Dps Dlm 082237496717,081999776071 1 Org Invtrs/Loket bs Excel & Cr Pembantu Gj 1,5 (pribadi) Hub Tlp.0361710971/3-081338687609 B.BP.135.05.17.0000724 Tkg Jrt Sampel 2org & Tkg Jrt Bth Sgr Cook Helper,Waiter/s, PnglmnBnyk Krobokan Tlp8448485 081934342727,085222555444 sgr B.BP.001.05.17.0000689 B.BP.001.05.17.0000612 Dcr Admin Min.D1 yg Brpnglman B.BP.004.05.17.0000721 Steward,Pantry.Hub:Mini Rest yg Berminat Hub.08113804290 & Bar Jl.Legian Tlp.0361 751651 Dbthk Acct&Admin(Min D1 Single Dibthkan Segera Guru Bhs IngB.BP.001.05.17.0000670 gris utk PG/TK Pendd Minimal B.BP.001.05.17.0000667 Max28Th)Kurir Motor,Opration & Dicari Admin,Kasir,Proccesing SPD.Kirim Lam ke Email: Dcr Mrkt Pnglmn 081239477854 u/Toko Dapurku,Supratman No.275 Cari Therapis Umur±30 L/P, Jl. Sopir, Krm Lam Jl.Gn.Soputan D.Toba 22 Sanur T.081239651456 I/107 Dps T.8466317 infopaudtkchis@gmail.com wiwin.wubali@gmail.com Hub.089691784787/0361462650 B.BP.001.05.17.0000686

: : : :

B.BP.001.05.17.0000551

Dicari Bartender Hubungi Hp.0811392894

B.BP.154.05.17.0000717

Dicari Engenering Listrik Umur Max 30 thn Hub:087861572012

B.BP.001.05.17.0000702

B.BP.001.05.17.0000662

B.BP.001.05.17.0000675

Dicari Tukang Kebun & Maintenance Berpengalaman u/Villa di Sanur SMS ke 08123877799

Dicari Karyawan Usia Max.28Th Bisa Bhs.Inggris Gaji 2,2Jt Dcr Supir Srabutn u/Prshn Roti B.BP.001.05.17.0000700 Hub:087862521828 Jl.Batu Belig diGatsu Segera hub081338582044 Dicr Teknisi,Supir,Sales,Adm No.2A, Kerobokan B.BP.001.05.17.0000475 B.BP.001.05.17.0000651 GudangGJ+Bns+Komisi+BPJS,Lam Dcr bbrp Tng IT,laki2 Usia max Urgent La MondeRestaurant Need PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps 28Th,Serius Hub:085737307761 B.BP.821.05.17.0000658 B.BP.001.05.17.0000691 Waiter/ss, Bartender, send CV Dcr segera Kasir utk Restaurant SPG Tk Baju Anak “Kidz World” direct to Padma Utara 2 Legian Sungai Seafood H.0361-765039 B.BP.154.05.17.0000624 Kuta Square Blok E,Pasar Seni B.BP.154.05.17.0000719 Dicari SPG/SPB,max 35th,Jujur bs Inggris Aktif,766131,JamKtr Dicari Engeneering utk Eikon B.BP.004.05.17.0000715 Rajin, Mau Belajar, min.SMU, Bar Jl.Legian 178, Tlp.750701 Dcr PRT krj 7-5sore, gj 2jt Gj 1,8Jt,Discovery Shopping Mg lbr.Sim. Krbkan. 081236214000 Email:acct.eikon@gmail.com Mall,CP Lusi 082144355655 B.BP.001.05.17.0000690

Dicari Sopir SIM A & SIM C, Assistant Accounting, Hub:082147510432

B.BP.001.05.17.0000653

Dicari Tenaga Serabutan Cowok, Lam Kirim ke Jln.Nangka Selatan 173, Dps CV.Jaya Raya Utama.

B.BP.001.05.17.0000182

B.BP.154.05.17.0000716

B.BP.004.05.17.0000736

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

B.BP.001.05.17.0000698

B.BP.159.05.17.0000693

Inova Desel Matik’13+’16 As DK Terawat H.087862547783/Krdt

B.BP.001.05.17.0000678

Grd Max PU 1.3 Hitam 15 AsDK12 Rb KM 73Jt SmstBr 085954142239

Inova G’10Htm Tgn1 F.Var 145Jt Ng bs TT/Dp30Jtan,082342490222

TOYOTA

B.BP.164.05.17.0000710

Grand Avanza G’16 Pmk Putih Samsat Baru,AsBali 0817555449

New Avanza 1.5G’12 & Espas’03 Hub.087860002300,082147280999

B.BP.001.05.17.0000731

B.BP.153.05.17.0000729

Avanza G Manual’16 Pth,Avanza Veloz Matic’2015 Pth,Kjg Inova 2.5V Luxury’2008 Hitam Diesel Matic,Fortuner 2.5G M/T Hitam’ Avanza G’2010 Silver AsBali Mls 2014,089517999999,081237382724 Prbd,081933610070/082341251453 B.BP.001.05.17.0000504

Avanza G’09 Silver AsBali VR17 Hub.082147066424 BU

B.BP.141.05.17.0000734

B.BP.141.05.17.0000735

B.BP.159.05.17.0000565

FURNITURE

NISSAN

Nissan XTrl 2.5CVT XT/AT’10 Abu Tua Met Knds Mulus&Trwt Surat2 Lgkp Hub Jl.Gadung No.81 Dps

Dijual Honda Revo Fit baru 13Jutaan Langsung A/N Sendiri harga nego 085737229955/ 08123969297

B.BP.001.05.17.0000665

DIJUAL RUMAH *Deposito 1M Gratis Rumah Siap Huni di Tabanan H.081239011111 B.BP.001.05.17.0000718

B.BP.001.05.17.0000609

Djl Rumah Baru Lt2 Elit Jl 6 Harg 1,5M Renon Hub.0817555444 B.BP.001.05.17.0000726

SUZUKI

Carry Podojoyo’94Abu2 Mls 24Ng Jl.T.Perahu Dps 087861945638

Avanza G17 DP13,6jt kredit 5th langsung A/N T.087762984309

DIJUAL MOTOR HONDA

B.BP.001.05.17.0000714

B.BP.001.05.17.0000695

HANDPHONE

Dijual APV th 2014 putih ori Bali,u/Pariwisata,082147665555

TOYOTA

Avanza G17 Dp 13,6Jt Kredit 5 Th Langsung A/N T.087762984309

BUC Jual Cepat Feroza’95 Hitam Jln Kerta Negara 75 Ubung Kaja Telp.085339359153

Jual Rmh BTN Mrh Rp.141Jt Tbn, Singrj,Gianyar T.081239341363

B.BP.153.05.17.0000730

RUPA-RUPA

B.BP.001.05.17.0000652

AC

Dijual Rumah baru siap huni 65/100 Batuyang Batubulan Tlp/WA 081936132009

B.BP.803.05.17.0000733

DIJUAL TANAH Dalung Cempaka 2,5A SHM Bonus Bangunan 675Jt/Are,0818621551

B.BP.164.05.17.0000711

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih Pondok Citra Pmogan 08123871809

B.BP.001.04.17.0001646

Dijual Tanah 17Are L.31,5xP.54 Jl.Fujiama 3 Hb:08123657600 TP

B.BP.001.05.17.0000287

Jual Tanah Lokasi Batu Bulan, SHM Hub.081337112202

Dijual Tnh 9Are di Desa Tibu Beneng (Renc.Lanjutan Gatsu) Hub.082237773317

Saya Siap Kerja Partime Nyusun Lap Keu/Pajak H.087863113888

Tnh Kvl Jln Keboiwa Utara Perum Gunung Sari H.081337141817

PENGUMUMAN Seluruh Anggota Perkin Bali Dimohon Kehadirannya pada Acara Muswil Hari Kamis 11 Mei 2017 Jam 10.00 Wita Tempat Sekretariat Perkin Bali Jl.Bungtomo No.17 Denpasar

B.BP.135.05.17.0000727

DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222

B.BP.169.05.17.0000697

Tnh Kav 95Jt/A view bgs Bajera Tbn Jln.5M,aspal 081338681038

B.BP.169.05.17.0000696

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.05.17.0000300

B.BP.001.05.17.0000708

BIRO JASA

WC

C.0001762-BRJ

FOTOCOPY

B.BP.001.05.17.0000681

TUNGGAL JAYA KULKAS G A M . C U C I RA CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

AC

KURAS MAMPET 081999111542 SALURAN AIR 082144420026 C.0000244-SRV WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 081236774491 ALUMINIUM

B.BP.164.05.17.0000668

KESEHATAN KEHILANGAN Biocypress,atasi keluhan sendi Hilang BPKB I01366773-O AN: Ni & saraf dgn cepat&aman trbukti Nyoman Yuliawati DK 2345 JJ pemesanan 087861036984/SMS/WA

GARANSI

ALUMINIUM

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

KONTRAKTOR Arsitek+Kontraktor+IMB+Upah Krja 087761130180/081246192345

SERVICE MAMPET

BIRO JASA

B.BP.001.05.17.0000703

B.BP.153.05.17.0000728

B.BP.001.05.17.0000712

Tnh 5A sdh aspek 200Jt/A Nego Penarungan Badung 087860581396

B.BP.001.05.17.0000676

B.BP.001.05.17.0000418

BIRO JASA Jasa Urus Dokumen u/ke Jepang dan Australia Hub:081237294436 B.BP.166.05.17.0000732

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 B.BP.001.04.17.0001956

Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Hub:081249025566 Jl.Kertapura B.BP.001.05.17.0000061


INFO SEREMONIAL

18 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

PMI Badung Peringati Hari Palang Merah Internasional Ke-154

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Stikes Wira Medika PPNI Bali

Kompyang R. Swandika: Tanamkan Spirit Gelar Pelatihan ’’Preceptorship’’ dan Seminar Kepalangmerahan Mulai Usia Dini Nasional Keperawatan Jiwa di RSJ Provinsi Bali PALANG Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung memperingati puncak HUT ke-154 Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Internasional dalam sebuah apel peringatan di Markas PMI Badung, Jalan Raya Abianbase, Senin (8/5) kemarin. Apel dipimpin langsung Ketua PMI Cabang Badung Kompyang R. Swandika, diikuti jajaran pengurus PMI Badung, relawan PMI dan Palang Merah Remaja (PMR). Kompyang R. Swandika mengatakan, tanggal 8 Mei merupakan puncak peringatan Hari Ulang Tahun Palang Merah dan Bulan Sabit Internasional. Peringatan ini spiritnya bagaimana kita meningkatkan kecintaan dan kesetiakawanan sosial kepada anak sekolah terhadap program kegiatan kepalangmerahan. ‘’Kegiatan ini kami tanamkan mulai anak-anak sekolah atau dari usia dini. Dengan semakin membuminya kegiatan kepalangmerahan, maka masyarakat, Pemkab Badung dan PMI Badung ikut memberikan kontribusi dalam rangka mewujudkan Badung yang sehat, cerdas, damai dan sejahtera,’’ jelasnya. Mantan Sekda Badung ini menambahkan, dalam peringatan tahun 2017 telah dilaksanakan berbagai kegiatan, seperti bersihbersih pantai dan penanaman

SERAHKAN PENGHARGAAN - Ketua PMI Cabang Badung Kompyang R. Swandika (kiri) menyerahkan penghargaan kepada pendonor darah rutin usai memimpin apel peringatan HUT ke-154 Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Internasional di Markas PMI Badung. pohon. Kegiatan ini sebagai upaya yang diikuti anak-anak sekolah mendukung program Pemkab dan relawan PMI serta donor daBadung dalam mewujudkan rah. Lomba ini bertujuan memamasyarakat Badung yang sehat, syarakatkan serta meningkatkan lingkungan bersih dan hijau. ‘’Me- kecintaan kepada kegiatan dan lalui kegiatan PMI ini, kami juga misi kepalangmerahan khususingin berbuat untuk masyarakat nya di Kabupaten Badung. dan pemerintah dalam upaya Dalam apel peringatan, mewujudkan masyarakat Badung Kompyang R. Swandika menyyang sehat dan cerdas serta men- erahkan penghargaan kepada ciptakan lingkungan yang bersih pendonor darah rutin ke-25, yakni dan asri,’’ ujarnya. Gede Sukasudana, Ni Wayan MuPada puncak peringatan juga liani, SMAN Kuta Utara dan SMK dilaksanakan berbagai lomba Pariwisata Mengwi. (ad748)

Karang Taruna Yowana Saka Mandala dan PSM Desa Cemagi

Diseleksi Tim Penilai Pilar-pilar Sosial Berprestasi Provinsi Bali

PROSESI PENYAMBUTAN - Foto bersama dalam prosesi penyambutan Tim Penilai Pilar-pilar Sosial Berprestasi Tingkat Provinsi Bali di Desa Cemagi Kabupaten Badung. KARANG Taruna Yowana Saka Porsenides dan pembinaan keseniaan Mandala Desa Cemagi, Mengwi, termasuk seni lukis. ‘’Tahun ini dua Kabupaten Badung, diseleksi Tim perwakilan Desa Cemagi meraih Penilai Pilar-pilar Sosial Berprestasi prestasi runner-up satu dan dua Tingkat Provinsi Bali. Penilaian dalam ajang pemilihan Jegeg Bagus dilakukan di Kantor Desa Cemagi, Badung,’’ ujarnya. Senin (8/5) kemarin. Kegiatan ini Kedua, kegiatan rehabilitatif, yaidihadiri Wakil Bupati Badung Ketut tu membantu menyediakan fasilitas Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu seperti tongkat dan kursi roda pada Parwata, Kadis Sosial Badung, Kadis penyandang disabilitas, pelepasan Koperasi Perdagangan dan UKM tukik dan bersih-bersih di lingkungan Badung, Ketua Karang Taruna Bali, pantai yang ada di Desa Cemagi. Camat Mengwi, Perbekel Cemagi, Ketiga, mengembangkan usaha ekoBendesa Adat Desa Cemagi, Ketua nomi produktif, seperti bidang periKarang Taruna Yowana Saka Man- kanan, pertanian, kuliner Bali, usaha dala, tokoh-tokoh masyarakat dan jahit kebaya, ukiran dan ceniga. sejumlah undangan lainnya. Ungkapan terima kasih disKetua Karang Taruna Yowana ampaikan Perbekel Desa Cemagi Saka Mandala Desa Cemagi Putu Si Ketut Wirama atas terpilihnya Hendra Sastrawan melaporkan, Karang Taruna Yowana Saka ManKarang Taruna Yowana Saka Man- dala dan Pekerja Sosial Masyarakat dala didirikan pada 2008. Selama (PSM) Desa Cemagi sebagai duta sembilan tahun perjalanan telah Badung ke tingkat provinsi. Mamelaksanakan berbagai kegiatan, syarakat Cemagi bertekad memutamanya dalam hal pengentasan bawa Badung menjadi yang terbaik masalah sosial. Pengentaskan ma- dilandasi semangat kerja sama dan salah sosial dilakukan dalam tiga kekompakan yang tinggi. tahap. Pertama, preventif, yakni Desa Cemagi terdiri atas 12 bajar mengadakan rekreasi, tirtayatra, dinas dan empat desa adat. Saat ini

Desa Cemagi menjadi salah satu desa penyangga pariwisata. Mengingat perkembangan yang begitu pesat tidak dapat dimungkiri akan terdapat masalah sosial. Si Ketut Wirama yakin dengan kerja sama dan kekompakan tinggi masyarakat didukung karang taruna dan PSM, maka masalah tersebut mampu diatasi. Dalam sambutannya, Wabup Badung Ketut Suiasa menyampaikan Pemkab Badung concern sangat kuat berkaitan dengan masalah sosial. Komitmen ini dituangkan dalam visi misi, yaitu lima tahun ke depan penanganan masalah sosial dituangkan secara eksplisit dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dalam RPJMD ini Badung memiliki lima prioritas, yakni (1) pembangunan sandang, pangan dan papan, (2) bidang pendidikan dan kesehatan, (3) bidang pembangunan adat, agama dan budaya, (4) bidang penanganan masalah sosial dan tenaga kerja, dan (5) bidang pariwisata. Masalah sosial dan ketenagakerjaan merupakan salah satu program prioritas utama Pemkab Badung. Dengan demikian sinergitas antara masyarakat dan pemkab dapat dibangun dengan baik, karena dari segi kebijakan daerah sudah ada. ‘’Politik anggaran, komponen dan organisasi yang melaksanakan sudah jelas. Maka sekarang pemkab tinggal runing saja,’’ papar Suiasa. Ketua Tim Penilai Pilar-pilar Sosial Berprestasi Bali Sriyono memaparkan, seleksi dilakukan di seluruh kabupaten di Bali yang nantinya mewakili Bali ke tingkat nasional. Ada 26 jenis masalah sosial ditangani Kementerian Sosial dan jajarannya. (ad749)

Siswa-Siswi Warga Negara Asing Juga Pilih SMK Penerbangan Cakra Nusantara Bali

SMK Penerbangan Cakra Nusantara Bali pada tahun ajaran 2017/2018 juga dipilih oleh para pendaftar calon siswa-siswi peserta didik dari negara asing yaitu Singapura, Malaysia dan Timor Leste. Pola pendaftaran dan tes masuk dilakukan secara online. Dari para pendaftar tersebut beberapa di antaranya telah dinyatakan diterima sebagai peserta didik baru, yaitu warga negara Timor Leste. Sebagaimana ditegaskan Kepala Sekolah Ida Ayu Agung Ekastuti, S.E., Ak., SMK Penerbangan Cakra Nusantara Bali merupakan SMK berstandar internasional mengacu pada Asia Free Labour Area (AFLA) dan Era Milenia sudah ber-ISO 9001:2015, sedangkan ISO 14001:2004 tengah dalam proses ISO 15489 dan ISO 26000. Menurutnya, SMK Penerbangan Cakra Nusantara Bali nantinya akan melakukan kemitraan sekolah (sisterschool) dengan Airline Vocational School di Malaysia, Singapura, Filipina dan beberapa negara lainnya guna standardisasi pengkinian materi ajar. Saat ini website-nya smkpenerbanganbali.com dan smkcakranusantara.sch.id sudah bisa

UNTUK meningkatkan kompetensi mahasiswa di lahan praktik, Stikes Wira Medika PPNI Bali memberikan kesempatan kepada dosen Keperawatan dan staf Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali yang berprofesi sebagai Clinical Instructor untuk mengembangkan kompentensi pembimbing klinis dengan mengadakan Pelatihan Preceptorship dan Seminar Nasional Keperawatan Jiwa pada 20–22 April 2017 di Gedung Diklat Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Acara ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Stikes Wira Medika PPNI Bali bekerja sama dengan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Adapun jumlah peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan sebanyak 42 orang yang terdiri atas preceptor atau clinical instructor dari seluruh rumah sakit yang digunakan sebagai lahan praktik. Tujuan pelatihan preceptoship ini untuk memberikan pemahaman yang mendasar kepada pembimbing klinik dalam proses pembelajaran profesi selama di lahan praktik mahasiswa. Narasumber pelatihan didatangkan langsung dari Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI), yakni Kepala Departemen Medikal Bedah I Made Kariasa, S.Kp., M.M., M.Kep., Sp.KMB. dan Dr. Enie Novieastari, S.Kp., MSN. Dalam pelatihan, para clinical instructor mempraktikkan berbagai model pembelajaran klinik

di antaranya preceptorship model, bed side teaching (BST), strategi pemberian feedback, conference, presentasi jurnal dan presentasi kasus. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional Keperawatan Jiwa dengan tema ‘’Meningkatkan Kompetensi Perawat Jiwa dalam Menghadapi Persaingan Global di Era MEA dan JKN’’. Acara ini dibuka untuk kalangan mahasiswa dan umum dengan total peserta 280 orang dan mendapatkan fasilitas Sertifikat Akreditasi PPNI 2 SKP. Narasumber Seminar Nasional Keperawatan Jiwa yang diselenggarakan Stikes Wira Medika PPNI Bali ini adalah Guru

Besar Keperawatan Jiwa Prof. Budi Anna Keliat, S.Kp., App. Sc. dengan materi ‘’Peningkatan Pelayanan Asuhan Keperawatan pada Pasien Gangguan Jiwa dan Terapi Modalitas serta Standar Kompetensi Perawat Jiwa’’, sedangkan Ns. Windu Astutik, M.Kep., Sp.Kep.J. dengan materi ‘’Perawat yang Tangguh dalam Menghadapi MEA’’. Acara yang diketuai oleh Ns. R. Tri Rahyuning Lestari, S.Kep., M.Kes. ini ke depannya akan menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan secara bergantian di rumah sakit yang digunakan sebagai lahan praktik mahasiswa dengan pemateri yang berkompeten di bidang keperawatan. (ad746)

PESERTA – Peserta Pelatihan Preceptorship dan Seminar Nasional Keperawatan Jiwa yang diselenggarakan Stikes Wira Medika PPNI Bali.

Diprakarsai FIB

Rektor Unud Resmikan Patung Prof. Dr. Ida Bagus Mantra NAMA Prof. Dr. Ida Bagus Mantra tidak asing di telinga masyarakat Bali. Sosok pria kelahiran 8 Mei 1928 ini pernah menjabat Gubernur Bali. Selain di pemerintahanan, khususnya di bidang politik, almarhum juga merupakan akademisi yang memprakarsai sejumlah fakultas, termasuk Fakultas Sastra yang sekarang berubah nama menjadi Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Mengenang jasa dan pengabdian sosok Prof. Mantra, FIB menginisiatifi pembuatan patung guna mengenang jasa dan perjuangan almarhum. Bertepatan dengan hari lahirnya, Senin (8/5) kemarin, FIB melalui Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD. meresmikan Monumen Patung Prof. Dr. Ida Bagus Mantra di lantai empat Gedung Widya Sabha Mandala Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Jalan Pulau Nias, Denpasar. Acara dihadiri istri almarhum Prof. Mantra, anak, menantu serta cucunya, mantan Gubernur Bali I Dewa Made Beratha, Asisten I Pemkab Badung mewakili Bupati Nyoman Giri Prasta, undangan dari perguruan tinggi swasta dan negeri di Bali, serta civitas akademika FIB Unud. Pada kesempatan tersebut juga dikeluarkan SK tentang peresmian patung serta pemberian piagam penghargaan kepada pematung Dr. Tjokorda Udiana Nindhia Pemayun. Prof. Suastika mengatakan, ini adalah ide bagus dari FIB yang merupakan inisiator untuk memberikan sebuah penghargaan kepada Prof. Ida Bagus Mantra. ‘’Ini adalah penghormatan, penghargaan, terutama bagi generasi masa lampau yang telah membangun universitas. Beliau adalah leader yang sungguh-sungguh dan tekun, baik untuk Bali maupun Indonesia,’’ tandasnya. Menurut Rektor, Unud sangat pantas memberikan suatu kehormatan dalam bentuk apa pun, termasuk pembuatan monumen patung ini. ‘’Di seluruh dunia, para pahlawan dan generasi lalu yang telah membangun bangsanya diekspresikan dengan bentuk patung,’’ jelas Suastika. Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. menyebut sosok Prof. Mantra adalah sosok yang patut dijadikan panutan. Untuk mengenang jasanya sebagai akademisi dalam membangun Universitas Udayana, dibuatkan patung sebagai penghargaan. ‘’Inilah cara kami menghormati jasa dan dedikasi almarhum Prof. Ida Bagus Mantra terhadap Universitas Udayana, khususnya FIB,’’ ungkapnya. Prof. Luh Sutjiati menambahkan, IFB adalah fakultas pertama dan tertua yang merupakan embrio lahirnya Unud. Prof. Mantra adalah salah satu ilmuwan dan atau guru besar Unud yang berjasa membangun dan melahirkan Unud yang merupakan universitas negeri dan terbesar di Pulau Dewata. (ad743)

APRESIASI - Kepala SMK Penerbangan Cakra Nusantara bersama Wakil Menteri Pendidikan dan Delegasi Kementerian Pendidikan Timor Leste. Timor Leste sangat mengapresiasi pendidikan menengah vokasi di bidang penerbangan di SMK Penerbangan Cakra Nusantara. diterjemahkan ke dalam berasal, di antaranya dengan berbagai macam bahasa, Timor Leste,’’ ujarnya. sehingga mempermudah Dalam kesempatan ini, calon siswa warga negara ia memanggil dan mengajak asing untuk memahami dan generasi muda khususnya bersekolah di Bali. Bali untuk bergabung dan Ida Ayu Agung Ekastuti mendapatkan kesempatan mengatakan pihaknya mem- terbaik guna menuju cita-cibuka peluang bagi seluruh pe- ta dan masa depan gemilang lajar, baik di dalam maupun di dunia penerbangan serta luar negeri untuk bergabung mencoba simulator pesawat bersama SMK Penerbangan Boeing 737-800 secara gratis. Cakra Nusantara Bali. ‘’TerSilakan menghubungi kait administrasi dan doku- nomor pendaftaran (0361) mentasi guna memudahkan 474 2600 call centre 081 calon siswa asing, kami telah 237 098 090 atau bisa langmelakukan koordinasi den- sung ke Jalan Drupadi gan Kementerian Pendidi- No.27, Renon, Denpasar, kan, Kedutaan dan Konsulat Bali, karena kesempatan negara tempat peserta didik sangat terbatas. (ad745)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Patung Prof. Dr. Ida Bagus Mantra


19

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Menteri Puspayoga:

Bangun Jaringan Koperasi Seluruh Indonesia Perkokoh NKRI MENTERI Koperasi dan UKM Puspayoga menegaskan jaringan koperasi dalam bentuk kerja sama usaha antarkoperasi perlu dikembangkan di Indonesia. ‘’Selain lebih efisien, jaringan koperasi itu mengandung nilai-nilai strategis dalam memperkokoh NKRI,’’ tegas Menteri Puspayoga dalam acara Pengembangan Kerja Sama Usaha Koperasi, di Denpasar, Bali, Senin (8/5) kemarin. Menteri Puspayoga menjelaskan, saat ini ketergantungan antardaerah tidak terelakkan lagi. Bali, misalnya, tergantung dari provinsi lain seperti NTB maupun Jawa. ‘’Tinggal bagaimana kita me-manage ketergantungan itu menjadi sinergi khususnya di antara sesama koperasi,’’

katanya. Pembentukan jaringan koperasi mengandung nilai-nilai budaya, sosial ekonomi dan sosial politik Indonesia. Koperasi yang memiliki bahan baku di satu provinsi bisa kerja sama dengan koperasi produksi di daerah lain, sehingga tercipta sinergi antarkoperasi. Menurut Menteri Puspayoga, jaringan koperasi ini akan dibangun di seluruh Indonesia untuk menciptakan koperasi yang kuat dan memperkokoh NKRI. Arman Arfa, Ketua Kospermindo (Koperasi Perikanan Masyarakat Pesisir Indonesia) Makassar, mengatakan pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan 13 koperasi untuk

pemasaran rumput laut, resi gudang dan industri olahan. Sementara Ketua Kosbit (Koperasi Persusuan dan Pembibitan Sapi) Jawa Timur, Yudi Irvanto, mengatakan dengan kerja sama ini pasar koperasi akan semakin luas. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Puspayoga menyerahkan sejumlah program strategis Kementerian yaitu NIK (Nomor Induk Koperasi), Akta Koperasi, Hak Cipta dan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR). (kmb)

Puspayoga

Serangkaian Dies Natalis XII

Stikes Bali Gelar Seminar Internasional Promosi Kesehatan Anak di Indonesia dan Thailand

INDONESIA dan Thailand memiliki jumlah penduduk terbesar pertama dan keempat di Asia Tenggara. Pada 2015, populasi penduduk Indonesia 255,5 juta jiwa dan Thailand 65,1 jiwa. Kesamaaan antara kedua negara adalah populasi jumlah penduduk usia anakanak (0-18 tahun) sangat mendominasi. Lebih dari 50% dari total populasi kedua negara berada pada usia anak-anak. Jumlah penduduk usia anak-anak yang mendominasi di kedua negara membawa konsekuensi kedua pemerintah harus memberikan perhatian lebih pada golongan usia ini. Hal ini menjadi penting karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa di masa depan. Merekalah yang nantinya melaksanakan pembangunan untuk menciptakan kesejahteraan di kedua negara. Untuk membahas lebih lanjut hal tersebut, Stikes Bali melaksanakan seminar inter-

nasional keperawatan bertema ‘’Children Health Promotion, Concept and Aplication in Indonesia and Thailand’’ serangkaian Dies Natalis XII. Tujuan kegiatan ini adalah pertukaran informasi yang bermanfaat bagi pelaksanaan promosi

kesehatan khususnya untuk anak-anak kedua negara. Seminar pada Senin (8/5) kemarin, menghadirkan dua pembicara profesional dan berkompeten pada bidang ini, yaitu Ajarn Sunee Insing dari St. Louis College, Thai-

SEMINAR - Ketua Stikes Bali IGP Darma Suyasa (paling kiri) bersama pembicara seminar internasional Ajarn Sunee Insing dari Thailand dan Made Rismawan dari Stikes Bali.

land, dengan materi ‘’Pediatric Health Promotion in Thailand’’ dan Ns. Made Rismawan, S.Kep., MNS. (Stikes Bali) dengan materi ‘’Children Health Promotion in Indonesia’’. Ns. I Made Rismawan yang merangkap ketua panitia menyatakan seminar diikuti 700 peserta yang terdiri atas para dosen Stikes Bali dan undangan luar yang berasal dari RS negeri dan swasta di Bali, dosen pendidik dari institusi pendidikan tinggi, peserta students and lecture exchange dari St. Louis College dan mahasiswa Stikes Bali. Dalam sambutannya, Ketua Stikes Bali IGP Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. menekankan agar seminar ini mampu memberikan pengetahuan tambahan kepada audien tentang pentingnya promosi kesehatan bagi anak. Hal ini sangat mendukung peningkatan status kesehatan generasi yang akan datang.

Ditambahkannya, seminar internasional keperawatan ini adalah salah satu dari rangkaian perayaan Dies Natalis XII Stikes Bali. Rangkaian kegiatan telah dimulai 2 Mei 2017 dengan melaksanakan tirtayatra ke lima pura di Bali Utara. Kegiatan lain yang dilaksanakan adalah acara seni dan budaya, lomba karya ilmiah mahasiswa, lomba dosen berprestasi, lomba olahraga, donor darah dan membersihkan Pantai Sanur. Puncak perayaan Dies Natalis XII akan dilaksanakan 10 Mei 2017. Seminar sehari berlangsung menarik karena kedua negara memiliki program dan perhatian khusus menyangkut kesehatan pada anak-anak, mulai dari program perbaikan gizi keluarga hingga pemenuhan kebutuhan lainnya. Seminar diakhiri penyerahan kenangkenangan oleh Ketua Stikes Bali IGP Darma Suyasa kepada para pembicara. (ad742)

Digandeng IAPI, Undiknas Jadi Pusat Juara LKS Tingkat Provinsi dan Peringkat III UN Se-Bali Pengembangan Profesi Akuntan Publik di Bali-Nusra SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar

SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar telah menorehkan berbagai prestasi. Dua di antara siswanya meraih prestasi. Putu Sinthya Devi Widyarini, siswa kelas XI, berhasil menjadi pemenang tingkat Provinsi dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS). Selanjutnya Devi mewakili Bali di tingkat Nasional. Ia bersama guru pendampingnya, Wita, bakal berangkat ke Solo pada 14 Mei mendatang. ‘’Ini yang kelima kalinya mengikuti LKS mewakili Bali. Tahun lalu kami dapat juara III tingkat Nasional. Mudah-mudahan sekarang kami masih bisa lagi,’’ sebut I Gede Made Suradnyana, S.Si., Apt., Kepala SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, Senin (8/5) kemarin. Nama SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar juga diharumkan oleh Ketut Panji Mahartha. Siswa kelas XII ini meraih peringkat III UN seBali tingkat SMK. Panji menjabat Ketua OSIS sebelumnya. Ia juga menjadi juara kewirausahaan muda dan Maret lalu diundang ke Rumah Perubahan Rhenald Kasali di Jakarta untuk mengikuti pelatihan selama empat hari. Panji mengaku hanya mengikuti proses pembelajaran. ‘’Di kelas teoretis, di lab kami praktik. Kami konsisten terhadap itu walaupun akhirnya harus membayar lebih,’’ katanya. SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar menerapkan 60 persen teori dan 40 persen praktik. Praktiknya sampai pukul 18.20 Wita untuk mencapai target agar siswa benar-benar bisa melakukan apa yang dipelajari. Ketua Yayasan Perguruan Rakyat

Saraswati Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. mengucapkan selamat kepada siswa yang telah menggapai prestasi termasuk guru pendampingnya. ‘’Kami merasa bangga kepada siswa, kepala sekolah dan guruguru yang telah membimbing dan mengayomi siswa sehingga meraih prestasi,’’ ujarnya. SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar telah terbiasa meraih juara. Ia pun bersyukur atas pencapaian tersebut. Ketut Lodji berpesan kepada Devi yang akan berangkat tidak hanya membawa nama Saraswati, tetapi juga nama Denpasar dan Bali. Makanya berusaha sebaik-baiknya, meski pihak yayasan tidak menargetkan. Sebagai bentuk apresiasi dan perhatian yayasan terhadap siswa berprestasi, ia memberikan penghar-

gaan berupa uang. ‘’Sesuai aturan yang berlaku di kami, setiap anak yang mewakili Bali bertarung di tingkat nasional akan ada bekal dari yayasan, baik kepada siswa maupun guru pendamping,’’ sebut Ketut Lodji. Di era persaingan yang kian ketat, SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar berhasil mendapat siswa sesuai kuota. Ia berharap pencapaian tersebut dapat terus dijaga dan berlaku bagi semua unit yang ada di Yayasan Saraswati. Yayasan Saraswati di Denpasar membawahi 18 unit sekolah, yaitu 4 TK, 6 SD, 1 SMP, 3 SMK, 1 SMA, 3 PT yang dari tahun ke tahun dibanjiri peminat karena melihat Saraswati adalah lembaga pendidikan yang berprestasi. ‘’Kami dukung siswa tidak hanya akademik tapi juga nonakademik agar berimbang,’’ imbuhnya. (ad752)

BERPRESTASI - Siswa berprestasi SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar berfoto bersama jajaran pengurus Yayasan Saraswati, kepala sekolah dan guru pembina.

UNDIKNAS University mengadakan pelatihan profesi akuntan bekerja sama dengan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) pada 5-6 Mei 2017 di Kampus Undiknas Denpasar. Hadir sebagai narasumber masing-masing Langgeng Subur, Kepala PPPK Kementerian Keuangan RI, Arie Wibowo (Kepala Bidang Pengembangan Profesi Keuangan PPPK Kementerian Keuangan RI), Dewi Hariyani (Pelaksana Subbidang Pengembangan Profesi Akuntansi PPPK Kementerian Keuangan RI), Ferdinand Agung (Komite Disiplin dan Investigasi IAPI) serta Rakhmawan Tri Nugroho (Komite Asistensi dan Implementasi Standar Profesi IAPI). Adapun peserta yang hadir sekitar 200 orang terdiri atas profesi akuntan publik, dosen dan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kegiatan PPL ini terselenggara sebagai wujud nyata implementasi kerja sama antara Undiknas dan IAPI berdasarkan MoU yang ditandatangani Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. dan Ketua Umum IAPI Pusat Tarkosunaryo, CPA., MBA. pada 19 Agustus 2016. Berkat kerja sama ini Undiknas dipercaya sebagai satu-satunya universitas di Bali yang menyelenggarakan kegiatan PPL secara kontinu bagi para akuntan publik serta profesi akuntan lainnya. Melalui kerja sama

PELATIHAN - Sebagai satu-satunya universitas di wilayah Bali dan Nusra yang memiliki CPA Test Center, Program Studi Akuntansi Undiknas bersama IAPI membangun profesi akuntan publik melalui kegiatan pelatihan profesional akuntan. ini Undiknas juga dipercaya sebagai satu-satunya kampus yang memiliki Certified Public Accountant (CPA) Test Center untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang diresmikan 5 November 2016. Dengan adanya CPA Test Center, Undiknas yang Program Studi Akuntansi-nya sudah terakreditasi A, berhak mengadakan ujian profesi akuntan publik untuk memperoleh sertifikat profesi dengan gelar CPA, CPAI dan ACPAI. Ketua Program Studi Akuntansi Undiknas I G.A. Agung

Omika Dewi, S.E., MSA., Ak., CA. menyampaikan bahwa mahasiswa Program Studi Akuntansi Undiknas juga berkesempatan mendapatkan gelar ACPAI selain Sarjana Ekonomi (SE) ketika diwisuda dengan syarat telah lulus tes di Undiknas CPA Test Center. Sesuai visi misi Undiknas, yaitu ‘’Global, Smart dan Digital’’, alumni Undiknas yang memiliki dua gelar ketika lulus nanti diharapkan mampu bersaing di dunia profesi, baik secara nasional maupun global, serta dapat menciptakan dan memperluas lapangan kerja. (ad741)

Temui Kementerian Kerajaan Belanda Terkait RUU Pengupahan

Wedakarna Minta Semeton Bali Siapkan Dana Pensiun untuk Hari Tua SELANGKAH lagi Indonesia akan memiliki UU tentang Sistem Pengupahan, sebuah UU yang nantinya memperkuat UU Ketenagakerjaan yang sudah ada. Ini merupakan bagian dari prioritas perjuangan Komite III DPD-RI Bidang Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Rakyat untuk menjadi produk legislasi dari kamar parlemen DPD-RI. Demikian diungkapkan Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dalam kunjungan kerja ke Kerajaan Belanda. Didampingi Kedutaan Besar RI di Den Haag, Senator Wedakarna beserta Komite III menemui sejumlah institusi Kerajaan Belanda, yakni Kementerian Sosial dan Tenaga Kerja RI, Social and Economic Council of The Netherlands (SER) serta Asosiasi Industri dan Pengusaha Belanda (VNO-NCW).

‘’Belanda adalah salah satu negara terbaik di dunia dalam sistem pengupahan. Tabungan dana pensiun mereka sangat tinggi, tertinggi di Eropa. Ekonomi Belanda salah satu yang terkuat di Uni Eropa. Bahkan, saat Perdana Menteri Belanda bertemu Presiden Jokowi akhir tahun lalu, pemerintah Belanda menawarkan bantuan keuangan dari dana pensiun. Ini seharusnya menjadi prioritas negara dalam sistem pengupahan di dalam negeri,’’ papar Gusti Wedakarna. Menurutnya, memang tidak bisa membandingkan Belanda yang negara kecil dengan penduduk hanya 20 jutaan dengan Indonesia yang 250 juta, tetapi buktinya banyak negara yang penduduknya lebih besar daripada Indonesia seperti Tiongkok, India, AS mampu membuat UU. Ini semua tergantung kemauan

dari pemimpin bangsanya. ‘’Kita berharap UU ini bisa disahkan di masa Presiden Joko Widodo, dan akan sangat banyak membantu kaum Marhaen Indonesia,’’ ungkapnya. Bersama pemerintah dan DPR-RI, pihak DPD-RI akan memberikan masukan dan terlibat dalam sistem pembuatan RUU Pengupahan khususnya bagaimana melindungi kepentingan pekerja Indonesia, termasuk mengatur jaminan hari tua. ‘’Dalam sekala domestik, saya ingin Bali menjadi provinsi yang memiliki kualitas hidup terbaik di Indonesia. Salah satunya bagaimana orang Bali sudah harus mempersiapkan tabungan dan dana pensiun untuk hari tua. Selama ini yang punya dana pensiun hanya PNS dan militer. Di luar itu, pegawai swasta, pegawai honorer, pegawai kontrak, tidak memiliki persiapan.

Inilah penyebab banyaknya penjualan aset tanah dan warisan oleh manusia Bali karena tidak siap dengan hari tua. Sekecil apa pun pemasukan orang Bali, menyisihkan tabungan untuk hari tua harus jadi kultur,’’ tegas Senator Wedakarna. Menurutnya, harus ada perubahan karakter orang Bali termasuk menyederhanakan upacara, jangan jor-joran di desa adat, uang peturunan jangan diperbesar, stop renovasi yang mencekik krama adat termasuk gaya hidup belog ajum, dan suka pamer harus dihilangkan. ‘’Ini tantangan kita sesungguhnya. Di sini peran pemimpin Bali untuk memberikan guidance. Harus ada kepemimpinan Bali yang kuat. Kalau pemimpin trustable, rakyat akan manut. Masalahnya tidak ada teladan, tidak ada motivasi dan pencerahan saat ini. Kita tidak bisa

hanya mengandalkan UU semata tanpa eksekusi yang jelas. Saya temukan missing link,’’ jelas Gusti Wedakarna. Mulai pertengahan tahun

2017, melalui gerakan ekonomi satyagraha, Gusti Wedakarna sudah menyiapkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi orang Bali. (ad751)

DI DEN HAAG - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) bersama Mr. Dorien Blommers dari Kementerian Kerajaan Belanda di Den Haag.


16 Pages

86 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

Tuesday,

axy Vol. 2’ lion s of the Gal ‘Guardian No. 1 With $145 Mil Rockets to Tuesday, May

Many French voters yet to be convinced by Macron

online: http://www.intern

May 9, 2017

and with French the Eiffel People gather the flags near European hold placards with Never Tower and“France tells Hate: message, day after presidential Paris, Again” thein the country, in elections May 8, 2017. France,

9, 2017

- And just LOS ANGELES and his Star-Lord are like that, super buddies office. band of of the box back on top

Vol. of the Galaxy “Guardians domestic theaters into the sum2” blasted to kick off this weekend to the tune of $145 latmer box office locations. The was 4,347 million at and Marvel est from Disney $140 million, to make some anaexpected more by track but possibly the studio’s first that the lysts considering enthusiasm record and generated. via AP Disney-Marvel go-around great. It is a spectacular disand Rocket, “We feel said Disney’s is Dave Bautista “This number, period,” Chris Pratt, Dave Hollis. ... it’s film Karen Gillan, tribution chief and exciting from left, when it opened 2.” such a fresh event that gets people of August Zoe Saldana,The Galaxy Vol. the month million domestiOf el shows the kind of going to theaters.” total global to more than $94 by Disney/Marvel the movie’s by Disney-Marv from, “Guardians th excited about to deliver more bright modest million and million. cally (still in a scene word-of-mou Returning and another This image released in its first take so far to $428 Cooper, the Marvel standards). But by the end of its diwise-cracks $106 million addition to colors, James Gunnstar- voiced by Bradley theaters kept building, and raked in $333 The latest more than 58% of overseas territomovie at earned Universe entered groovy soundtrack, Pratt’s Peter When the theatrical run, it had and $440 milthe movie Cinematic scripted the story for Gunn is al- weekend Saldana, Dave rected and This weekend million abroad with high expectations.in 2014, it Pratt, Zoe and Bradley an origin million domestically $124 Star-Lord). and direct ries. released ring Chris Quill (aka an estimated in several more major original was unknown property lion overseas. (rtr) to write Vin Diesel, for Korea, Bautista, the titular guardians. ready attached opening movie. a relatively including the was managed to smash records expanded the third “Guardians” into its open- after Cooper as features foreign markets That raises 2” came also Michael $269 that The film “Guardians weekend with well Russia and China. Gillan and new total to about from roles for Karen ing domestic in the bank global weekend well as prominent Rooker, as played by Kurt Russell over $100 million sales. It made ticket The movie characters Klementieff. thriller, and international and Pom as an escape functions

ge j pays colle Nicki Mina Twitter fans costs for

on the Minaj up fans took grades. A few dozenscreenshots of theirthroughis putting posting to some - Nicki Minaja fan asked offer, replied individually pay other things After Minaj agreed to loans. LOS ANGELES his college on scholarship. the night and some fans star if she would paynight, Minaj out book costs and student after a few up the contestit again in a Saturday — on the like the hip-hop to do Twitter on Minaj wrapped school costs tuition on she promised marks. pay fans’ her perfect I can hours, buttwo. (ap) agreed to A’s that that they show month or condition , “Show me straight it.” She wrote school and I’ll pay verify w/ur

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

REUTER/Pascal

moveEmmanuel Macron's En Marcheto party an on thecandidate according elections, Macron parliamentary centrist presidential

complicated

is set

in June French as the largest for Les Echos. to emerge Analytics poll OpinionWay-SLPV majority 289) Front VOTING INTENTIONS of 577, absolute National PARLIAMENTARY OF SEATS (535 Conservatives NUMBER PREDICTED En Marche Socialists 15-25

28-43

onal Bali

find Internati

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Rossignol

s yet nch voter n Many Freinced by Macro nv to be co

elections of previous with the results 2017's election) districts and the first round of and with the electoral modelized 2015, 2012 elections-bothin (regionals not by candidate forces and [1:06] with political Polls made

Post at:

200-210

something.” to really change ITS LIMITS

election M HAS presidential by determinedly Sunday’s ENTHUSIASdespite Macron’s for the foris tempered have won Moreover, the enthusiasm Macron mayhis supporters’ enthusiasm faces in tackling limits. A poll can-do attitude, banker has its even d politician by Harris PARIS - Emmanuel margin, but the inexperience mer investment voters on Sunday that security problems. of Macron’s by a comfortable of nearly 7,000 that 59 percent stop Le Pen social and of the challenge to economic, promised Interactive found right away. the scale him primarily distaste that centrist has work begins deep-seated minister France’s right-left politi- voters had chosen reflecting the The 39-year-old a pariah

economy elected the traditional vested interests becoming president, long considered a former Macron, previously stood for Le Pen to transcend reforms. still clings to a party associations. 6 that has allowed economic Marine cal divide its xenophobic to page who had never fundamentaldo just that to secure in France for above the far-right leader Continued to a oneoffice, beat to 34 - a gap wellsurveys had to block in “Bali Imhe will havemajority in June for never by 66 percent points that 73-year-old And also be heard has 96.5 from News can a Radio FM a parliamentary movement that 20 or so percentage political in France age” at Global am. Listen to Global Helen Lhuillier, election. seizes its ali. 10.00 predicted. who has livedsupporters’ year-oldcandidates for 9.30 until at http://globalfmb France his video fielded hope that said on French Canadian Radio FM om or live and museum, and attended “We can only Michael Jeuga it’s listen2myradio.c lfmbali.com for 40 years outside the Louvre and his Parisian way of working, chance,” at http://radiogloba fm-bali. victory rally Macron’s “policies streaming “It’s a new right- and left-wing /channel/globalMonday. the we have said she liked http://ustream.tv his enthusiasm”. a year is im- a bit different to have ... Now be a bit personality, has achieved in “I hope it will we normally “What he said, before adding: but we politics elections and she the legislative pressive,” able to make progress, to do.” That he will be He has work must be realistic.

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

249-286 Source: OpinionWay 05/05/2017 C. Hughes,

Selasa Wage, 9 Mei 2017

Kanye West

Tak Lagi Aktif di Medsos

Rapper Kanye West, yang sangat rajin menggunakan Twitter, telah menghilang dari media sosial (medsos) setelah menunjukkan perilaku aneh selama beberapa bulan terakhir. Suami dari bintang realitas televisi Kim Kardashian itu sepertinya menghapus akunnya di Twitter dan Instagram. Pencarian namanya berakhir dengan keterangan pesan eror pada Jumat, seperti dilansir AFP. Rapper tersebut, yang memiliki sekitar 27 juta pengikut di Twitter, selama bertahuntahun menggunakan forum berbatas 140 karakter itu untuk berbagi topik mulai dari musik sampai fesyen dan mempromosikan dirinya sendiri. Pada 2015, dia menunjukkan kejujuran yang mengejutkan dengan mencuit bahwa dirinya berutang 53 juta dolar AS dan membutuhkan bantuan untuk menyebarkan “ideidenya yang cemerlang”. Namun, West mengakhiri turnya awal tahun lalu, setelah pidato aneh di atas panggung, ketika dia menuduh rapper Jay Z mencoba membunuhnya, dan ia memuji Donald Trump, langkah tak biasa bagi seorang selebritas Amerika keturunan Afrika. West kembali muncul untuk menemui Trump setelah pemilihan Presiden AS, namun kemudian rapper itu menghapus cuitan yang pro-Trump dan mengambil pendekatan yang lebih tenang di media sosial. Ia makin terpuruk setelah Kim Kardashian dirampok di Paris, diikuti dengan rumor di tabloid bahwa pernikahannya tengah menghadapi masalah. Sementara itu, istrinya, Kim Kardashian, tetap berada di media sosial, dan pada Jumat mempromosikan lini pakaian anak-anak yang ia sebut sebagian di antaranya dirancang oleh West. (ant) Kanye West

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

”Beauty and the Beast” Raih Dua Penghargaan di MTV MATV 2017

Los Angeles (Bali Post) -

Film hits “Beauty and the Beast” dan pendatang baru Netflix “Stranger Things” adalah pemenang besar dengan dua piala masing-masing di MTV Movie & TV Awards (MATV) 2017. Untuk edisi ke-26 ini, MTV mengubah nama penghargaannya dengan menambahkan TV sebagai bagian dari kategori yang diberikan anugerah tahun ini. “Stranger Things” diberikan penghargaan Show of the Year dan pemeran dari film itu, Millie Bobby Brown, dinobatkan sebagai Best Actor in a Show. Sementara itu, Emma Watson yang memerankan Belle dalam film ‘‘Beauty and the Beast’’ memperoleh penghargaan Best Actor in a Movie. Penghargaan baru, Best Fight Against the System, dimenang-

kan oleh “Hidden Figures” yang menceritakan tentang sebuah tim ahli matematika wanita Afrika-Amerika yang berperan penting di NASA selama permulaan program itu. Menurut salah satu bintang dalam film itu, Taraji P. Henson, misi para pembuat film tersebut adalah untuk menghilangkan mitos sosial tentang perempuan tidak layak untuk memikirkan matematika dan sains. Pemeran franchise “Fast and

Furious” menerima penghargaan Generation yang diterima oleh Vin Diesel. Vin mengucapkan terima kasihnya karena penonton mau menerima perbedaan yang tergambar dalam film itu tanpa membedakan warna kulit. Trevor Noah dari “The Daily Show” Comedy Central diberikan penghargaan The Best Host. Menyindir penghargaan Oscar yang salah menyebutkan pemenang film terbaik, Amy Schumer dan Goldie Hawn yang membawakan pengumuman “Movie of the Year” mengucapkan La La Night, kemudian Moonland sebagai pemenang. Namun, akhirnya mereka menyebutkan “Beauty and the Beast” sebagai pemenang penghargaan. (iah/ap)

Speaker First Eksis Lagi

Band asal Bandung, Speaker First akhirnya ‘turun gunung’. Setelah sempat mengadakan farewell show pada 2013, unit rock n roll ini kembali berniat menunjukkam eksistensi sejak 2016 lalu. Bermula pada kerinduan bermain musik, Athir Alkatiri (vokal/bass), Benny Barnaby (gitar), dan Bonny Barnaby (gitar) pun mulai berbenah diri. “2013 titik jenuh banget, banyak masalah dan berpengaruh ke semangat bermusik. Pada 2016 ada kerinduan, makanya kami kontak-kontakan lagi,” kata Athir saat jumpa pers d i kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (5/5). Sejak 2016, Speaker First mulai menyusun kembali api yang dulu ada. Trio ini kemudian berniat mencoba pasar baru untuk menyebarluaskan musiknya. “Kami ingin tes kolam atau pasar, mungkin musik kami cocoknya

ya di sana. Ternyata perjalanannya seru banget,” ucapnya. Langkah awal menuju kancah internasional anak-anak Speaker First berjalan mulus. Mereka dipertemukan dengan Willy Hidayat dari MyWill Entertainment, yang memang kerap mengorbitkan band atau musisi ke luar negeri. Dia pun membuka gerbang Speaker First bisa tampil di Amerika Serikat. “Saya dengar lagu mereka, baru deh mulai suka karena ada feel kayaknya ini yang selama ini saya cari,” ujar Willy Hidayat. Bergerak cepat, pria berdarah Sunda kemudian memperkenalkan karya Speaker First kepada Sat Bisla, dari ANR Worldwide Artist Developer di Amerika Serikat. Grup berusia 15 tahun itu membuktikan diri sebagai band yang punya kapasitas untuk bersaing di sana.Hebatnya lagi, usai rangkaian panggung itu, Speaker First langsung dilirik oleh sejumlah label raksasa di Amerika Serikat. Menurut Willy, sedikitnya ada lima label yang antre menunggu persetujuan pihak Speaker First untuk tanda tangan kontrak. Pada tahun ini, Speaker First juga dijadwalkan beraksi dalam panggung Woodstock Musik Festival pada 3 Agustus 2017 di Polandia. (pik)

Bali Post/ap

Emma Watson


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 09 Mei 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu