20 HALAMAN
NOMOR 169 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat kliwon, 9 februari 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Korupsi E-KTP
Ganjar Berkelit, Novanto Lagi Menuding Jakarta (Bali Post) Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR-RI dari Fraksi PDI-P Ganjar Pranowo bersaksi dalam persidangan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (8/2) kemarin. Dia berkelit tak menerima uang dari proyek itu.
SIMAKRAMA - Calon Gubernur-Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-Cok Ace menggelar Simakrama lan Nunas Pamiteket ring Angga Panglingsir Krama Bali Parindikan ‘’Ngewangun Bali Madasar Antuk Nangun Sat Kerthi Loka Bali” di Wantilan Jaba Pura Samuan Tiga, Gianyar, Kamis (8/2) kemarin.
Kedua, Ganjar menyebut tak pernah menerima surat resmi terkait keberatan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah atau LKPP atas proyek e-KTP. Dikatakannya, LKPP waktu
proyek e-KTP tahun 2011 bergulir dipimpin oleh Agus Rahardjo, yang kini menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). LKPP, bahkan Agus Rahardjo sebelumnya telah menyarankan supaya proyek e-KTP milik Kementerian
Dalam Negeri dihentikan. ‘’Kalau ini (proyek e-KTP) bahaya, kan LKPP sebagai institusi negara kirim surat resmi saja, ada bahaya di proyek e-KTP,’’ kata Ganjar. Hal. 19 Soal Surat Keberatan
Wayan Koster Paparkan Visi ’’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’
Jaga Kesucian dan Keharmonisan Alam, Wujudkan Krama Bali Sejahtera
C
alon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. dan Dr. Ir. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace) menggelar Simakrama lan Nunas Pamiteket ring Angga Panglingsir Krama Bali Parindikan ‘’Ngewangun Bali Madasar Antuk Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ di Wantilan Jaba Pura Samuan Tiga, Gianyar, Kamis (8/2) kemarin. Acara yang diawali dengan sembahyang bersama itu dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya unsur sulinggih, majelis utama, majelis madya, majelis alit, Parisada, seniman, budayawan, akademisi, angga puri, sekaa ter-
una, serta organisasi kemasyarakatan. Hadir juga petugas partai di eksekutif dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali serta DPRD Kabupaten/Kota se-Bali. Dalam paparannya, Wayan Koster menjelaskan upayanya dalam menciptakan konsep pembangunan Bali ke depan. Menurutnya, Bali tak bisa dibangun secara parsial, melainkan harus secara holistik yang terintegrasi dan terencana. Politisi PDI Perjuangan asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini mengaku membutuhkan waktu yang cukup panjang dengan berbagai referensi untuk mendapatkan konsep membangun Bali secara keseluruhan. ‘’Saya enam bulan membaca berbagai macam referensi, sehingga dapat satu formula
membangun Bali ke depan. Setelah didalami, ada tiga hal utama yang harus jadi perhatian serius yakni alam Bali, manusia Bali dan kebudayaan Bali,’’ kata Koster di hadapan lebih dari 1.500 masyarakat yang hadir. Ketiga hal tersebut dianalisis lebih lanjut menggunakan konsep waktu menurut ajaran Hindu yakni Tri Samaya yakni Atita (masa lalu), Wartamana (masa kini) dan Anagata (masa yang akan datang). Ketiga hal itu tak bisa dilepaskan alias saling kait-mengait. Tentu saja ada faktor internal dan eksternal yang memengaruhi berjalannya dinamika kehidupan masyarakat tersebut. Hal. 19 Konsep yang Tepat
Pitutur Panglingsir Bali kepada Wayan Koster-Cok Ace
Laksanakan Panca Semaya, Setia kepada Rakyat, Berbuat Berdasarkan Kebenaran
Ida Pedanda Wayahan Bun
Prof. I Gusti Ngurah Sudiana
PASANGAN Wayan Koster dan Cok Ace menerima piteket dan pitutur dari panglingsir krama Bali yang diwakili oleh tokoh akademisi, budayawan, panglingsir desa adat, panglingsir umat dan sulinggih. Mewakili akademisi adalah mantan Rektor Unud Prof. Dr. dr. I Made Bakta, budayawan Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D., Sekretaris Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali I Ketut Sumarta, Ketua Parisada Hindu Dharma (PHDI) Provinsi Bali Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. dan dari sulinggih Ida Pedanda Wayahan Bun Geria Sanur Pejeng. Apa saja piteket yang diberikan kepada pasangan Wayan Koster-Cok Ace itu? Prof. Made Bakta yang paling awal memberikan piteket menilai visi-misi dan program yang telah dipaparkan dari segi akademis sangat komprehensif. Meski demikian, dia mengharapkan nantinya apabila memimpin Bali dapat melaksanakan pembangunan kerakyatan, pemerataan pembangunan antarwilayah, dengan outcome penurunan tingkat kemiskinan. ‘’Kalau itu terjadi Bapak Wayan KosterAce sukses sebagai pemimpin, dan komponen masyarakat Bali harus berpartisipasi dalam pembangunan,’’ ujarnya. Dia juga menekankan, sebagai pemimpin harus meningkatkan kemampuan mendengarkan
Bali Post/ade
BERSAKSI - Ganjar Pranowo menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (8/2) kemarin.
MK Tolak Uji Materi Hak Angket
DPR Tak Perpanjang Pansus Jakarta (Bali Post) Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi Pansus Angket yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pertimbangannya, MK menyatakan meski KPK bersifat independen, namun lembaga antikorupsi itu termasuk dalam lingkup lembaga eksekutif karena melaksanakan tugas dan wewenang pemerintahan. KPK tetap masuk sebagai salah satu objek yang bisa diperiksa DPR yang merupakan mitra kerja pemerintah. MK memutus bahwa Pansus Angket KPK DPR-RI memiliki legalstanding untuk bisa menjadikan KPK sebagai objek pemeriksaan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan DPR tidak akan memperpanjang lagi masa kerja Pansus Angket KPK, meskipun MK telah memutuskan DPR berhak menjadikan KPK objek pemeriksaan Pansus Angket. Selain itu, Bamsoet juga memastikan DPR tidak akan mengubah rekomendasi yang telah disusun. ‘’Enggak (diperpanjang). Karena kita sudah sampai pada keputusan di ujung jalan bahwa pansus ini sudah berhenti dan kita sudah siapkan laporannya dalam bentuk kesimpulan rekomendasi,’’ kata Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen,
Jakarta, Kamis (8/2) kemarin. Dia berharap DPR tidak terjebak pada putusan MK yang memutus bahwa Pansus Angket DPR bisa memanggil KPK untuk dimintai keterangan. Bamsoet juga berharap pembacaan hasil kesimpulan rekomendasi Pansus Angket KPK bisa dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang sudah diputuskan. ‘’Akan kita bacakan paling telat pada 14 Februari mendatang saat penutupan masa sidang. Syukur-syukur bisa dimajukan,’’ kata Bamsoet yang juga pernah duduk dalam keanggotaan Pansus Angket KPK. Hal. 19 Hentikan Ketegangan
aspirasi rakyat. ‘’Pemimpin kita banyak pintar berbicara, tapi jarang mendengar aspirasi rakyat. Harapan kami tidak banyak, 60 persen saja program yang dipaparkan bisa terlaksana, maka kemajuan Bali sangat luar biasa,’’ tandasnya. Dalam perspektif Hindu, pemimpin harus dapat membangun peradaban, yang di dalamnya mencakup kehidupan rohani, seni, budaya, adat istiadat, termasuk pembangunan politik dan ekonomi. Dalam ajaran Hindu kekuasaan harus digunakan untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Hal. 19 Pantai Harapan
AKRAB - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta tampak akrab dengan anak-anak TK di Kelurahan Semarapura Kangin, belum lama ini. Status TK tersebut kini diubah menjadi negeri oleh pemkab.
Prof. I Made Bakta
Komitmen Tingkatkan Pendidikan Anak
Setelah Negerikan TK, Pemkab Klungkung Siapkan Angkutan Gratis
Prof. Drs. I Ketut Widnya
I Ketut Sumarta
KOSTER - Cagub Bali Wayan Koster ketika berbicara di depan sulinggih, akademisi, tokoh adat, agama dan budaya.
PERHATIAN Pemkab Klungkung terhadap bidang pendidikan terus bergulir setiap tahun. Bentuknya tak hanya melalui pemberian beasiswa untuk siswa kurang mampu, juga dengan mempermudah akses menuju sekolah dengan menerapkan program angkutan gratis. Setelah siswa SMP, kini sasarannya mengarah pada Taman Kanak-kanak (TK). Hal ini juga sekaligus mendukung program satu desa minimal satu TK negeri. ‘’Ini sebagai salah satu program
inovasi untuk dunia pendidikan,’’ ungkap Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai memimpin rapat staf lengkap di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya Kabupaten Klungkung, Kamis (8/2) kemarin. Menurut Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini, selama ini masyarakat menilai pendidikan pada jenjang TK dan PAUD mahal. Sesuai data Dinas Pendidikan Klungkung, Angka Partisipasi Kasar (APK) anak-anak menempuh pendidikan TK baru menyentuh
61 persen. Sebagian besar berada di wilayah perkotaan. Sementara untuk di perdesaan, masih lebih rendah. Sejumlah orangtua memilih langsung menyekolahkan anakanaknya ke Sekolah Dasar (SD). Mengatasi itu, pemkab mengambil kebijakan diskresi dengan menegerikan 12 TK swasta yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. Seluruh biaya operasional ditanggung pemkab. Hal. 19 Jaminan Kesehatan
2
denpasar
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
figur PELEBARAN JALAN Petugas sedang mengawasi pengerjaan proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Kamis (8/2) kemarin. Pelebaran jalan ini dilakukan di atas alur Tukad Teba.
Ciptakan Lapangan Kerja PELUANG lulusan Teknik Elektro di dunia kerja dewasa ini masih sangat banyak. Seperti di wilayah Bali, peluang tersebut sebagian besar masih di dunia pariwisata. Kendati demikian, para lulusan ini nantinya juga diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Oleh karena itu, di Jurusan Teknik Elektro Universitas Udayana, mahasiswa juga diajarkan mata kuliah Technopreneurship. “Secara pendidikan, kita juga membekali mahasiswa dengan Technopreneurship yang merupakan proses dan pembentukan usaha baru yang melibatkan teknologi sebagai basisnya,” kata Ketua Jurusan Teknik Elektro Universitas Udayana Dr. Ida Bagus Gede Manuaba, S.T., M.T., Kamis (8/2) kemarin. Sebagai penyesuaian dalam hal kurikulum, pihaknya terus melakukan pembaruan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan di dunia kerja. Bahkan pihaknya juga sering menyerap masukan dari stakeholder terkait. “Masukan dari stakeholder juga sangat penting untuk menyesuaikan kebutuhan di dunia kerja. Agar nantinya ada sinergi antara kurikulum yang diajarkan dengan kebutuhan di dunia kerja,” harapnya. Manuaba yang baru satu bulan mengemban tugas sebagai Ketua Jurusan Teknik Elektro ini juga berpesan kepada mahasiswa, apabila nanti setelah lulus dan bekerja sesuai di bidangnya, diharapkan bisa bekerja secara profesional. Kalaupun memang ingin di luar itu, diharapkan juga bisa memberikan sumbangsih bagi masyarakat. “Mahasiswa dengan bekal yang sudah didapat di kampus, sebenarnya mereka sudah siap untuk bersaing di dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja sendiri,” tegasnya. (edi)
DLHK Intensifkan Penanganan Limbah B3 Denpasar (Bali Post) –
Berbaurnya dua dinas, yakni Lingkungan Hidup dan Kebersihan menjadi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar kini tidak saja harus menangani sampah. Dinas tersebut juga kini menangani limbah. Guna meniminalisasi keberadaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), dinas tersebut mulai gencar melakukan pembinaan dengan menyasar rumah sakit, klinik kesehatan, Puskesmas dan usaha bengkel. Kepala DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada didampingi Kabid Persampahan dan Limbah B3 I Ketut Adi Wiguna mengatakan, sejak berbaurnya dua instansi ini, penanganan limbah mulai menjadi kewenangannya. Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, limbah B3 perlu pengelolaan serius. Mulai
dari penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan atau penimbunan. “Karena itulah kami mengintensifkan pembinaan, sehingga rumah sakit, Puskesmas dan klinik kesehatan menyiapkan TPS limbah medis,” ujar Wisada, Kamis (8/2) kemarin. Adi Wiguna menambahkan, sejak 2017 lalu pembinaan sudah dilakukan yang menyasar Puskes-
mas, rumah sakit, klinik dan juga usaha perbengkelan. Hingga kini, tercatat sudah 19 rumah sakit, 15 klinik dan 35 bengkel yang dibina. “Pembinaan akan kami lanjutkan tahun ini karena masih banyak usaha yang belum tersentuh. Intinya, kami berharap semua usaha yang menghasilkan limbah B3 harus dilengkapi dengan TPS,” katanya.
Khusus untuk limbah medis Puskesmas di Kota Denpasar, kata Adi Wiguna penanganannya sudah intensif dan pemusnahan dilakukan di RSUD Wangaya. Pasalnya, RSUD Wangaya sudah dilengkapi alat pemusnah medis berupa incenerator. Di samping itu, dalam pembinaan yang telah dilakukan, pihaknya menegaskan agar semua rumah sakit di Kota Denpasar secara rutin setiap tiga bulan sekali melaporkan berapa volume limbah medis yang dihasilkan dan bagaimana pola pengelolaannya. “Ini perlu diketahui, termasuk bagaimana pola pengelolaannya karena sejumlah rumah sakit swasta melakukan
pemusnahan di luar daerah. Kami dari DLHK akan secara rutin melakukan pembinaan serta pengawasan,” tegasnya. Sedangkan terkait usaha bengkel, kata Adi Wiguna, juga wajib memiliki tempat penampungan limbah B3. Terutama untuk menampung limbah seperti oli bekas atau accu bekas. “Jenis limbah ini juga sangat berbahaya terhadap lingkungan, sehingga perlu dikelola dengan baik,” ujarnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Ketua TP PKK Denpasar Mampu Memotivasi Anggota
PKK Pusat Apresiasi Program dan Prestasi PKK Kota Denpasar Bali Post/kmb37
PERSIDANGAN - I Wayan Sunada alias Wayan Kembar saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (8/2) kemarin.
Tanpa Didampingi Pengacara
Kembar Mulai Diadili Denpasar (Bali Post) Rentetan kasus yang berkaitan dengan tertangkapnya mantan Wakil Ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika alias Jero Jangol, sudah ada yang mulai diadili. Salah satunya adalah saudara Jero Jangol, I Wayan Sunada alias Wayan Kembar (44), yang beralamat di Jalan Pulau Batanta, Denpasar Barat. Wayan Kembar, Kamis (8/2) kemarin mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Saat JPU I Gede Wiraguna Wiradarma membacakan dakwaan di hadapan majelis hakim pimpinan Novita Riama, Kembar tidak didampingi pengacaranya. Namun dia sudah menunjuk pengacara. Dalam surat dakwaan dijelaskan, kasus ini berawal pada 4 November 2017. Kata jaksa, awalnya ditangkap I Gede Juni Antara (dalam penuntutan terpisah) dengan barang bukti sabu-sabu yang didapat dari rumah yang beralamat di Jalan Batanta Nomor 70, Denpasar. Petugas Polresta Denpasar bersama Polda Bali melakukan pengembangan dan menggeledah kamar nomor 3 yang ditempati terdakwa Wayan Kembar. “Penggeledahan disaksikan ibu kandung terdakwa bernama Ni Made Nasih dan perbekel setempat,” tandas jaksa. Di sana ditemukan kotak cutton di dalamnya berisi enam plastik klip berisi kristal bening diduga sabu-sabu, buku diduga isi catatan penjualan narkotika, kotak berisi tulisan chanel di dalamnya berisi uang Rp 6,9 juta, HP, dompet berisi buku tabungan, STNK, BPKB, gunting, pisau belati dan barang bukti lainnya. Barang bukti itu kemudian diamankan ke Polresta Denpasar untuk dilakukan pengembangan. Dari hasil penimbangan barang bukti, satu klip masing-masing berisi 0,81 gram, 0,83 gram, 0,82 gram, 0,80 gram, 0,15 gram dan 0,03 gram. Hasil pemeriksaan di Polresta Denpasar, terdakwa Kembar mengaku mendapatkan barang itu dari Bona dan dibeli dengan membayar via transfer. Seminggu dia bisa membeli dua kali. Kembar juga memberikan sabu-sabu itu ke Agus Sastrawan. “Selain menjual ke Agus Sastrawan, terdakwa juga meminjamkan sabusabu ke Rahman,” beber jaksa. Dalam perkara ini, jaksa menjerat terdakwa Kembar dengan pasal 114 ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dan Pasal 112 UU yang sama serta pasal 113 UU yang sama. (kmb37)
PKK Kota Denpasar di bawah pimpinan Ketua Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra dan Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara yang telah mampu memotivasi anggota dalam melaksanakan berbagai program PKK pusat di daerah. Atas keberhasilan tersebut, Sekretaris I PKK Pusat Nursilah mewakili PKK pusat memberikan apresiasi dan mendorong terus berbagai program dan inovasi PKK Denpasar. “Kami sangat mengapresiasi berbagai prestasi yang diraih PKK Kota Denpasar di tingkat nasional,” ujar Sekretaris I PKK Pusat Nursilah saat menerima kunjungan PKK desa/ lurah se-Kota Denpasar yang dipimpin Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra di Jakarta, Rabu (7/2) lalu. Lebih lanjut, Nursilah berharap PKK Kota Denpasar agar terus bekerja keras untuk terus menyukseskan setiap pelaksanaan program PKK. Terlebih lagi selama ini dalam pelaksanaan
program, PKK Kota Denpasar telah melakukan berbagai inovasi sesuai dengan kondisi yang ada di Kota Denpasar. Hal senada disampaikan Ketua Pokja I PKK Pusat, Arolis. Dikatakan, PKK Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Ny. I.A. Selly D. Mantra telah mampu meraih berbagai prestasi. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Ny. IA Selly D. Mantra mampu memotivasi semua anggota PKK sampai tingkat terbawah untuk melaksanakan setiap program PKK dengan baik. Setiap tahun, PKK Kota Denpasar selalu meraih penghargaan tingkat nasional yang mampu bersaing dengan daerah lain di seluruh Indonesia. Arolis berharap dengan prestasi yang diraih agar dijadikan motivasi untuk terus mengabdi pada masyarakat melalui program-program PKK yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraannya. Di samping mengapresiasi terhadap prestasi
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
kader-kader PKK yang terbawah yang bekerja, saya yakin program-program PKK tidak bisa berjalan dengan baik,” katanya dan menambahkan,
pelaksanaan program juga tak terlepas dari kerja sama dan koordinasi yang baik dengan organisasi perangkat daerah di Pemkot Denpasar. (ad476)
Sesuaikan Bantuan untuk Kemanfaatan, 166 Bantuan Sasar Difabel dan Lansia PERCEPATAN penanganan permasalahan sosial di Kota Denpasar tak dapat diselesaikan sendiri oleh Pemkot Denpasar. Sinergitas program menjadi langkah penting dalam percepatan penanganan. Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Denpasar sebagai mitra Pemkot Denpasar dalam penanganan permasalahan sosial yang juga bersinergi dengan Karang Taruna, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, hingga Corporate Social Responsibility (CSR) baik swasta dan BUMN. Tak sebatas pada bantuan sembako dan bedah rumah, namun juga mencakup bantuan berbagai alat
kesehatan bagi difabel dan lansia. Pelaksanaan pembangunan, terutama dalam sarana fisik Pemkot Denpasar telah merancang konstruksi dan arsitektur yang senantiasa bersinergi dengan kondisi para penggunanya tak terkecuali para penyandang difabel dan lansia. Perhatian Pemerintah Kota Denpasar kepada penyandang disabilitas tidak hanya dalam bentuk empati. Namun juga wujud nyata dengan tidak memandang mereka sebelah mata, memberikan kesempatan di bidang pekerjaan juga menjadi perhatian Pemkot Denpasar bagi difabel. Mengkhusus pada bantuan alat kesehatan seperti kursi
FM 96,5
web E-mail
KUNJUNGAN - Suasana kunjungan PKK desa/lurah se-Kota Denpasar yang dipimpin Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra di Jakarta, Rabu (7/2) lalu.
Sinergitas Program Sosial Pemkot, K3S dan CSR
081 337 032 965, (0361) 819446
Topik : Pendidikan Nonformal Terkendala Anggaran Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
yang diraih, ia juga mengapresiasi Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra yang telah memberikan kesempatan pada anggota PKK desa/ lurah untuk terus meningkatkan pengetahuannya, salah satunya dengan mengajak kunjungan kerja ini. Sehingga, diharapkan semua anggota semakin mengetahui bagaimana pelaksanaan program PKK sesuai dengan Rakernas VIII Tahun 2015. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra dalam kunjungan kerja tersebut mengatakan, sebagai langkah menjalin silaturahmi dan koordinasi guna menyamakan cara pandang dalam penerapan program PKK pusat di Kota Denpasar. Hal ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja seluruh anggota yang telah dibuktikan mengantarkan Kota Denpasar sebagai duta Provinsi Bali meraih prestasi tingkat nasional. “Kalau bukan karena
MENYERAHKAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua K3S Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra saat menyerahkan secara simbolis bedah rumah sehat yang sekaligus diserahkan Kartu JKN dan Kartu KIS di kawasan Banjar Sari, Kelurahan Ubung, belum lama ini.
roda, alat bantu dengar, tongkat tuna netra, korset penyangga pinggang, wolker, tongkat kaki empat dan tongkat kaki satu. Dalam dua tahun saja, yakni dari 2016-2017 telah menyalurkan sebanyak 166 bantuan bagi difabel dan lansia. Tak sebatas dalam penyerahan bantuan, namun juga melalui sinergitas koordinasi ini bantuan yang diserahkan disesuaikan dengan kondisi fisik para penerima. Seperti cacat fisik hingga stroke yang nantinya diharapkan dapat meringankan kegiatan sehari-hari serta mampu meningatkan kesehatan. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam kesempatan penyerahan bantuan bedah rumah belum lama ini mengatakan, program Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang dilaksanakan Pemkot Denpasar lewat penanganan berbagai permasalahan sosial, meliputi kemiskinan, difabel dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Petugas desa/ kelurahan melakukan pendataan PMKS di daerahnya masingmasing yang akan menjadi satu data dalam percepatan program tersebut. Tentu langkah ini tidak dapat dilaksanakan melalui Dinas Sosial, namun juga melibatkan sinergitas program OPD terkait Pemkot Denpasar. Seperti masalah kesehatan yang meliputi JKN-KIS BPJS Kesehatan yang ditangani melalui Dinas Kesehatan. Sehingga dapat memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat serta nantinya menerima berbagai pelaporan terkait
percepatan program sosial di lingkungan masyarakat. Ketua K3S Denpasar Ny. Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra dalam kesempatan penyerahan bantuan Kamis (8/2) kemarin, terus mengingatkan keluarga difabel dan lansia untuk tetap menjaga kesehatan keluarga. Melalui bantuan ini dapat memberikan kemanfaatan dalam keseharian di rumah. Seperti berjemur setiap pagi, hingga kegiatan lainnya yang juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas keluarga. Ny. Selly mengaku keterlibatan peran serta CSR sangat besar dalam membantu penanggulangan permasalahan sosial di Kota Denpasar. Terhitung dalam dua tahun saja dari tahun 20162017, ratusan bantuan telah diserahkan dan diterima difabel dan lansia. Tentu dalam memberikan bantuan ini pihaknya tetap melihat kemanfaatan bantuan. Seperti kursi roda yang dibutuhkan untuk cacat berat dan stroke, hingga tongkat kaki empat untuk peningkatan kesehatan para lansia. Dalam pengembangan kreativitas difabel, berbagai kegiatan telah digelar, mulai dari peringatan Hari Internasional Penyandang Disabilitas yang melibatkan ratusan penyandang disabilitas di Kota Denpasar dengan kegiatan drama musikal, pembuatan CD album “Tak Ada Yang Sempurna”, pembuatan film televisi “Widya, Jemari Jiwaku Menari”, pelatihan penyiar radio, pembuatan kelompok usaha bersama hingga memberikan ruang ekspresi bagi para difabel. Di samping itu, Pemkot Denpasar juga menggelar
kegiatan pemilihan Putra-Putri Tuli. Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan dapat mandiri layaknya orang normal lainnya serta memperkecil halangan akibat kecacatan dalam berekspresi dan berapresiasi. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Denpasar Made Mertajaya mengatakan, sinergi program pemerintah pusat dan Pemkot Denpasar telah berjalan berkesinambungan dalam bidang sosial. Seperti penyerahan JKNKIS yang populer disebut BPJS yang kali ini juga diserahkan kepada keluarga kedua KK penerima bedah rumah sehat ini yang juga sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sementara untuk memaksimalkan fungsi JKN-KIS, Wali Kota berinisiatif meningkatkan kuota penerima di tahun 2018 sebanyak 15 ribu kuota kepada KPM. Di mana, sumber dana iuran ini berasal dari 10 persen dana APBN dan ditingkatkan menjadi 100 persen di tahun 2018 yang menggunakan dana APBD Pemkot Denpasar. “Untuk semua kartu JKN-KIS yang telah tercetak didistribusikan langsung ke desa dan kelurahan untuk selanjutnya dapat disebarkan kepada KPM dan Peserta Bantuan Iuran (PBI),” ujar Mertajaya. Dari tahun 2016-2017, tercatat 166 bantuan telah diserahkan dan diterima difabel serta lansia. Meliputi 110 kursi roda, tujuh wolker, 30 tongkat kaki empat, empat tongkat kaki satu, 13 alat bantu dengar, satu buah tongkat tuna netra dan satu buah korset pinggang. (ad475)
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
BADUNG
3
Tingkatkan Akselerasi Pelayanan Publik
Tingkatkan Pendapatan Pajak
Bapenda Telusuri Pengguna SWRO Mangupura (Bali Post) -
Setelah menertibkan para penunggak Pajak Hotel dan Restoran (PHR), Badan Pendapatan (Bapenda) dan Pasedehan Agung Kabupaten Badung kini mulai menelusuri para pengguna air tanah dan memanfaatkan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di wilayahnya. Kedua sektor ini ditenggarai belum menuhi kewajiban membayar pajak. Kepala Bapenda Badung Made Sutama mengaku telah turun ke lapangan guna menelusuri kebenaran informasi yang diterima jajaranya. Dari hasil sidak di Kecamatan Kuta Selatan, tepatnya di ITDC Nusa Dua, pihaknya berhasil menemukan 14 wajib pajak yang menggunakan SWRO dan sampai saat ini belum kena pajak. “Alat SWRO dipergunakan untuk mengolah air laut menjadi air yang layak untuk dikomsumsi. Namun, kenyataanya mereka melakukan pengeboran, sama halnya dengan menggunakan air tanah,” ujar Sutama, Kamis (8/2) kemarin. Menurut Sutama, sejumlah hotel yang menggunakan jasa SWRO di ITDC. Seperti Hotel ST Regis Bali, Melia Hotel Bali, The Laguna Resort Spa, Bulgary Hotel, Blue Point Hotel, Indigo Hotel, Westin Hotel, Nusa Dua Hotel, Condraad Hotel,
PT Consolidate Water Bali, Ritz Carlton Bali Hotel, Vlub Med Hotel, Sofitel Hotel, Grand Hyatt Hotel. Sementara penyedia jasa pengolahan air melalui sistem SWRO yakni Gapura Liqua Mandiri (GLM) yang kantor pusatnya di Bandung dan PT Tiara Cipta Mandiri yang kantor pusatnya di LC Jalan Gatot Subroto, Denpasar. “Semua wajib pajak yang memanfaatkan SWRO akan kami panggil untuk menyamakan persepsi terkait dengan penggunaan SWRO ini,” ungkapnya. Sutama tidak memungkiri, jumlah hotel yang menggunakan jasa SWRO akan terus dikembangkan ke sejumlah wilayah pariwisata Badung. Pihaknya berencana memasang water meter guna menggetahui volume air yang dimanfaatkan. “Ini bagian dari kiat kita untuk meningkatkan pajak sesuai dengan target yang telah
ditentukan. Kami juga akan terus melakukan pengecekan ke sejumlah hotel lainnya di Badung yang menggunakan air tanah,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, target pajak air tanah tahun 2017 mencapai Rp 67,9 miliar lebih dan terealisasi hanya Rp 61,8 miliar lebih. Untuk target tahun 2018, Bapenda ditargetkan sebesar Rp 88,4 miliar lebih atau terjadi kenaikan target sebesar Rp 20,4 miliar lebih dari tahun 2017. Sedangkan piutang pajak air tanah yang belum dibayarkan hingga tahun 2017 mencapai Rp 13,1 miliar lebih. “Perkembangan wajib pajak air tanah dari tahun 2016 hingga 2017 mengalami peningkatan sebanyak 369 wajib pajak. Tahun 2016 sebanyak 1.490 dan tahun tahun 2017 sebanyak 1.848. Tahun ini kami menargetkan ada penambahan sebanyak 400 wajib pajak,” tegasnya. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Badung telah menetapkan 15 partai politik (parpol) dari 18 parpol yang mendaftar sebagai calon peserta pemilu tahun 2019. Dari belasan parpol yang terdaftar, tiga di antaranya tidak lolos verifikasi, yakni Pika, Partai Idaman dan Partai Rakyat. Sedangkan 15 parpol yang lolos verifikasi adalah PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai NasDem, PPP, PAN, PKPI, Perindo, PKB, Partai Garuda, PSI, Partai Berkarya dan PKS. Ketua KPU Badung A.A. Gede Raka Nakula mengatakan, pihaknya telah menetapkan 15 parpol dalam Rapat Pleno Terbuka di Sense Sunset Seminyak Hotel, Kamis (8/2) kemarin.
Rapat pleno dihadiri Anggota KPU Provinsi Bali Dr. I Wayan Jondra, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata, pimpinan partai politik di Kabupaten Badung, unsur kepolisian, Kejaksaan Negeri Denpasar dan Kesbangpol Kabupaten Badung. “Verifikasi partai politik mengalami jalan berliku, namun pada akhirnya dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya. Menurut Raka Nakula, proses verifikasi partai politik diawali dengan pendaftaran pada Oktober 2017 lalu, hingga penetapan hasil dalam rapat pleno terbuka ini. Proses verifikasi dari awal telah dilakukan sesuai dengan koridor perundang-undangan dan juga dengan pengawasan melekat dari Panwaslu Kabupaten Badung. “Setelah ditetapkan hasil ini, maka
keseluruhan tahapan kegiatan verifikasi partai politik calon peserta pemilu tahun 2019 di Kabupaten Badung telah berakhir,” tegasnya. Dijelaskan, dalam berita acara rapat pleno tertuang bahwa selama pelaksanaan verifikasi, KPU Kabupaten Badung telah memperhatikan kepengurusan parpol, memperhatikan keterwakilan 30 persen perempuan dalam kepengurusan parpol, domisili tetap kantor parpol dan syarat minimal jumlah keanggotaan parpol. Komisioner KPU Kabupaten Badung Divisi Teknis Penyelenggaraan I Wayan Semara Cipta mengatakan, rapat pleno tersebut merupakan hari puncak segala proses perjalanan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) di KPU Badung. (kmb27)
Tiga Parpol Tak Lolos Verifikasi
Badung Kembali Gelar Anugerah Mangupura Award DALAM upaya meningkatkan akselerasi pelayanan publik, tahun 2018 ini Pemkab Badung kembali menggelar Anugerah Mangupura Award. Kali ini tidak hanya diikuti oleh perangkat daerah (PD), namun juga perusahaan daerah dan pemerintah desa se-Badung, termasuk perseorangan. Hal tersebut terungkap saat rapat koordinasi terkait persiapan penilaian Mangupura Award Tahun 2018 yang dipimpin Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (8/2) kemarin. Kepala Badan Litbang Badung I Wayan Suambara melaporkan, Mangupura Award adalah penghargaan yang diberikan oleh Pemkab Badung kepada perangkat daerah, perusahaan daerah dan pemerintah desa. Diberikan pula kepada perseorangan masyarakat Badung yang memperoleh pengakuan atas jasa-jasanya bagi Kabupaten badung sebagai penggagas maupun pelestari atau prestasi tingkat provinsi, nasional dan internasional yang diraih di bidang pendidikan, kebudayaan, kesehatan, lingkungan dan olahraga, serta perseorangan yang diakui prestasinya yang membawa nama baik Kabupaten Badung di bidang tersebut di atas. “Mangupura Award dibagi dua kategori, yaitu kategori penilaian bagi PD dan pemerintah desa dan kategori pengakuan bagi perseorangan,” tambahnya. Tujuan penganugerahan Mangupura Award ini untuk memotivasi dan mendorong perangkat daerah, perusahaan daerah dan pemerintah desa untuk meningkatkan kinerja, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar serta inovatif. Selain itu, memberikan penghargaan kepada perseorangan berkat jasa dan prestasinya baik di bidang pendidikan, kebudayaan, kesehatan, lingkungan dan
MANGUPURA AWARD - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Asisten Administrasi Umum Cok Raka Darmawan dan Kepala Badan Litbang Badung I Wayan Suambara saat rapat koordinasi terkait persiapan penilaian Mangupura Award Tahun 2018 di Puspem Badung, Kamis (8/2) kemarin. olahraga. Ada tujuh kategori penilaian untuk PD, perusahaan daerah dan pemerintah desa, meliputi penatausahaan aset daerah, tata kelola keuangan daerah, tata kelola arsip, tata kelola disiplin PNS, tata kelola pelayanan publik, program inovasi dan administrasi akuntabilitas. “Penilaian ini merupakan penilaian terhadap kinerja PD, perusahaan daerah dan pemerintah desa untuk tahun 2017 yang dilakukan di tahun 2018,” terangnya. Penilaian akan dilakukan oleh Tim yang dibentuk Pemkab Badung, terdiri dari tim eksternal dan tim internal pemerintah. Mengenai penilaian, para peserta harus menyetorkan dokumen administrasi yang menjadi indikator penilaian kepada Tim Verifikasi Dokumen Mangupura Award pada Bidang Pembangunan, Inovasi dan Teknologi Balitbang Badung pada April 2018. Selanjutnya, tim akan melakukan verifikasi lapangan mulai April hingga Juli 2018. Anugerah Mangupura Award akan diserahkan pada puncak HUT Ibu Kota Badung Mangupura pada 16 November 2018 nanti. Sementara Sekda Badung Adi Arnawa mengatakan,
dilaksanakannya Mangupura Award ini agar perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung mampu berakselerasi melakukan percepatan berkaitan dengan arah dan kebijakan pimpinan dalam mengelola pemerintahan di Badung. Sehingga tidak ada stagnasi antara kebijakan pimpinan dengan apa yang diimplementasikan oleh perangkat daerah. “Kami inginkan ke depan dengan Mangupura Award ini, perangkat daerah secara bersama-sama mampu menerjemahkan RPJMD Semesta Berencana,” tegasnya. Adi Arnawa selaku penggagas Mangupura Award ini juga menyampaikan apresiasi kepada tim juri yang telah menyusun kriteria penilaian yang cukup baik yang mencakup aset daerah, tata kelola keuangan daerah, arsip, disiplin PNS, pelayanan publik, program inovasi dan administrasi akuntabilitas. “Kalau ini dapat dilakukan semua, kami yakin dan percaya Badung akan menjadi role model,” jelasnya dan menambahkan, dalam proses penilaian, tim juri diharapkan melakukan penilaian dengan mengedepankan objektivitas dan profesionalitas. (ad478)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
info seremoniAL Badung Gelar Ruwatan Sapuh Leger Gratis Se-Bali
Kadis Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma. PEMERINTAH Kabupaten Badung kembali menggelar ruwatan Sapuh Leger massal se-Bali yang akan dilaksanakan pada Minggu (18/2) mendatang di Jaba Pura Lingga Bhuwana. Ruwatan Sapuh Leger ini akan di-puput oleh dua sulinggih dari Geria Angantaka dan Geria Darmasaba serta satu dalang yakni Ida Bagus Gede Mambal. Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma yang ditemui di Puspem Badung, Kamis (8/2) kemarin, mengatakan pelaksa-
naan Ruwatan Sapuh Leger Gratis se-Bali ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat sekaligus meringankan beban masyarakat. ‘’Biaya yang diperlukan untuk melaksanakan ruwatan Sapuh Leger tidak murah. Untuk itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memprakarsai diselenggarakannya ruwatan Sapuh Leger Gratis se-Bali agar bisa meringankan beban masyarakat. Sekali lagi saya tekankan ruwatan Sapuh Leger massal se-Bali ini gratis tidak dipungut biaya,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua Umum Listibiya Badung Ida Bagus Mambal mengungkapkan, sesuai Lontar Kala Tattwa, Sudamala dan Siwa Gama, umat Hindu yang lahir bertepatan dengan wuku wayang wajib melaksanakan ruwatan Sapuh Leger panyucian dan pawintenan. ‘’Rangkaian pelaksanaan ruwatan Sapuh Leger gratis ini adalah meruwat, mabayuh dan majaya-jaya yang dilaksanakan oleh dua orang sulinggih dan seorang mangku dalang,’’ katanya. Pendaftaran sudah dapat dilakukan mulai hari ini. Bagi masyarakat Badung dapat mendaftarkan diri melalui bendesa adat masing-masing atau langsung mendaftar ke Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung di Puspem Badung. Masyarakat yang berasal dari luar Kabupaten Badung dapat langsung mendaftar di Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Pendaftaran akan ditutup tanggal 15 Februari 2018. Adapun yang perlu disiapkan oleh peserta yaitu daksina pejati dua soroh serta pelengkapan persembahyangan atau untuk jelasnya dapat ditanyakan saat mendaftar. (ad480)
Pemprov Bali Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. PEMERINTAH Provinsi Bali menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Lima jabatan yang akan dilelang yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan, Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Kadis Kehutanan, Kepala Biro Organisasi serta Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali. Hal itu tertuang dalam pengumuman Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Bali Nomor 821/1821/ MP/BKD tertanggal 8 Januari 2018 yang disampaikan Kepala
Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Kamis (8/2) kemarin. Lebih jauh Dewa Mahendra menyampaikan, seleksi ini terbuka bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemprov Bali dan Kabupaten/Kota yang memenuhi persyaratan sebagaimana yang ditetapkan panitia seleksi (pansel). Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi peserta seleksi antara lain berusia maksimal 56 tahun per tanggal 1 April 2018 dan pendidikan minimal S-1 atau Diploma IV. Persyaratan lengkap dapat dilihat pada pengu-
muman resmi yang bisa diakses melalui website resmi Pemerintah Provinsi Bali (baliprov.go.id) dan website BKD (bkd.baliprov.go.id). Selain itu, pengumuman akan ditempel pada papan pengumuman Kantor BKD Provinsi Bali. Bagi PNS yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti seleksi, lamaran ditujukan kepada Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Bali, dengan alamat Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali, Jalan Kapten Cok. Agung Tresna, Denpasar. Seluruh berkas lamaran beserta persyaratannya harus disampaikan ke panitia seleksi mulai 8 Februari sampai 22 Februari 2018. Selanjutnya seleksi administrasi akan dilaksanakan 23 Februari 2018 dan hasilnya diumumkan 24 Februari 2018. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti beberapa tahapan tes antara lain uji kompetensi, penulisan makalah, presentasi dan wawancara. Mengacu pada tahapan seleksi yang telah disusun pihak pansel, pengumuman tiga calon terbaik akan dilaksanakan 1 Maret 2018. Pansel menjadwalkan lima pejabat hasil seleksi bisa ditetapkan dan dilantik pada 7 Maret 2018. Dewa Mahendra menegaskan, Pemprov Bali berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara terbuka dan transparan. (ad467)
SBA Adakan ’’Roadshow’’ dan Perkenalkan Produk Baru SUCCESS Business Associations (SBA) mengadakan roadshow ke Bedugul, Tabanan, Kamis (8/2) kemarin. Roadshow dimulai dari parkir timur Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar. Selain roadshow juga dilakukan pengenalan produk pupuk dan pakan ternak. Di samping produk pertanian, SBA pun memiliki produk kosmetik, suplemen kesehatan, beras dan air minum. Pendiri SBA Indonesia I Gede Putra Yasa mengatakan, roadshow merupakan kegiatan perayaan untuk para peserta yang telah berhasil. Dari 1.225 peserta SBA, 90 orang telah berhasil dan mendapatkan bantuan hingga Rp 4 miliar per orang. Manusia dilahirkan dengan jiwa yang murni. Namun, dalam kehidupan sehari-hari sering bertemu masalah, sehingga membuat jiwanya tidak murni dan tidak berbakti kepada orangtua. Dengan bergabung di SBA, peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang pemurnian jiwa. Jiwa yang murni akan menyebabkan pintu rezeki dimudahkan. Selain mampu keluar dari permasalahan jiwa, dengan metode ini, bakal mendapatkan kehidupan yang tenang, nyaman dan damai. Selama ini banyak orang terjebak dalam utang. Dengan metode ini terbukti mampu melepaskan diri dari kebiasaan berutang. Bahkan, bisa memiliki usaha tanpat harus berutang. Gede Putra Yasa mengajak masyarakat Bali menerima anugerah Tuhan yang luar biasa, hidup berbahagia, hidup berlimpah, hidup yang baik dan nyaman dengan cara memahami pengetahuan ini dengan baik. ‘’Kami telah membuktikan pengetahuan ini. Di samping dapat memuliakan diri sendiri, juga
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Musrenbang RKPD 2019 Kecamatan Kuta SEBAGAI wilayah pariwista berskala internasional dan merupakan salah satu sumber PAD terbesar Kabupaten Badung, Kecamatan Kuta diberikan atensi khusus oleh Pemerintah Kabupaten Badung terkait Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Badung tahun 2019. Hal tersebut demi menjamin performa Kuta tetap terjaga sesuai standar yang dibutuhkan, sehingga sebagai barometer pariwisata Badung bisa tetap dapat dinikmati dan diminati pihak luar. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Badung I Made Wira Dharmajaya di sela-sela membuka Musrenbang Kecamatan Kuta, Kamis (8/2) kemarin. Pihaknya mengaku sangat bergembira dan mengapresiasi adanya usulan masyarakat Kuta yang memerlukan pembiayaan yang jumlahnya cukup besar. Apalagi hal ini sudah mengarah ke potret tentang gambaran kebutuhan yang mendesak di wilayah Kecamatan Kuta. Terhadap angka usulan yang banyak di Kecamatan Kuta, pihaknya akan melakukan penetapan skala prioritas sesuai pagu prioritas yang dialokasikan dalam rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Badung tahun 2019. ‘’Karena musrenbang ini adalah tahapan awal penyampaian aspirasi masyarakat, nantinya akan kami teruskan pembahasannya, pertajam dan perdalam dalam forum perangkat kerja daerah serta pelaksanaan musrenbang di kabupaten, provinsi dan nasional,’’ ujarnya. Mulai saat ini pihaknya akan menerapkan pendekatan pagu prioritas, karena banyak aspek yang perlu
BUKA - Kepala Bappeda Kabupaten Badung I Made Wira Dharmajaya membuka Musrenbang Kecamatan Kuta, Kamis (8/2) kemarin. dikaji secara komprehensif terkait pembangunan daerah Kabupaten Badung, baik menyangkut aspek teknis, pembiayaan, kesiapan waktu pelaksanaan dan lain sebagainya. Diharapkan nantinya bisa ditentukan mana yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kuta. ‘’Tema dan prioritas pembangunan daerah Kabupaten Badung 2019 menitikberatkan pada percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui persediaan infrastruktur daerah yang mantap, serta memacu peningkatan investasi dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas. Tentunya muara akhirnya adalah pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkualitas,’’ pungkas Wira Dharmajaya. Sementara itu, Plt. Camat Kuta Made Widiana menerangkan, Musrenbang Kecamatan Kuta tahun ini menekankan tiga bidang yang dicanangkan pemerintah yaitu pemantapan infrastruktur untuk per-
cepatan ekonomi yang berkualitas, peningkatan investasi dan sumber daya manusia. Hal ini sesuai arahan pimpinan di Kabupaten Badung, bagaimana agar investasi diprogramkan dalam musrenbang kali ini. Usulan yang masuk dalam musrenbang tahun ini berjumlah 613 dengan empat skala prioritas. Usulan tersebut porsinya lebih banyak terkait tata perwajahan Kecamatan Kuta secara umum. ‘’Perwajahan Kuta yang menjadi penekanan, sebab Kuta adalah tulang punggung PAD Badung. Paling tidak perwajahan Kuta semakin tahun akan semakin baik sebagai destinasi pariwisata. Apalagi kemarin sempat terjadi banjir di Legian, jadi itu terkait penanganan banjir, pembuatan daerah hutan kota atau daerah resapan dan mengurai kemacetan. Intinya bagaimana agar Kuta bisa tampak lebih baik utamanya di mata wisatawan,’’ terangnya. (ad479)
The Hindu Center Luncurkan Buku Sejarah Hindu di Aceh
Shri Arya Wedakarna Perjuangkan Sejarah dan Situs Hindu di Sumatera Tak Hilang DALAM agama Hindu di Nusantara ada kepercayaan bahwa sejumlah cara wajib dilakukan oleh purusha (putra) Hindu dalam melestarikan kekayaan leluhurnya yakni dengan melestarikan purana (sejarah), pusaka (simbol leluhur), puri (istana), pura (tempat pemujaan Tuhan), pasar (pusat ekonomi) dan purusa (keturunan). Ajaran sederhana ini selalu diingatkan leluhur Nusantara kepada umat Siwa Buddha dari masa ke masa untuk bisa mempertahankan eksistensi Sanatana Dharma. Sejarah agama Hindu sebagai agama tertua di dunia dan Indonesia, kini direkonstruksi oleh lembaga kajian Hindu terbesar di Indonesia yakni The Hindu Center Of Indonesia (THCI) di bawah pimpinan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Setelah meneliti sejumlah wilayah Nusantara yang memiliki kaitan dengan sejarah leluhur Hindu, kini THCI melakukan penelitian di Bumi Aceh. Hasilnya, telah terbit buku penelitian tentang sejarah Hindu di Aceh. Peluncuran Buku THCI berjudul ‘’Simbol Sejarah Kejayaan Hindu Buddha di Bumi Aceh’’ dilakukan oleh Shri Arya Wedakarna yang juga Senator DPD-RI Utusan Bali di sela-sela kunjungan Komite III DPD-RI di Banda Aceh. Usai pertemuan dengan pejabat Kementerian Agama, Shri Arya Werdakarna menyatakan kebanggaannya sejarah Hindu di Bumi Aceh bisa diingat kembali oleh umat Hindu dan berharap buku ini dapat mempersatukan pandangan bahwa kebinekaan Indonesia merupakan harga mati dalam membela Pancasila. ‘’Selama ini persepsi orang terhadap Aceh hanya sebatas daerah khusus dengan implementasi nilai-nilai agama tertentu. Tidak banyak yang tahu bahwa saat kejayaan agama Hindu pada abad IV hingga XV banyak peningga-
BUKU - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) menyerahkan buku Penelitian Sejarah Hindu di Aceh kepada Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs. H.M. Daud Pakeh di Kota Banda Aceh. lan leluhur umat Hindu di Aceh. Setidaknya kita bisa lihat dari sejumlah peninggalan berbau Hindu yang berasal dari nama Sansekerta seperti situs Indrapuwa, Indrapuri dan Indrapatra. Menurut peneliti Hindu Center dan saksi ahli sejarah, tiga indra ini dulunya adalah sebuah wilayah yang sarat dengan nilai-nilai Hindu. Sampai sekarang ketiga tempat ini masih ada dan tidak ada perubahan dari nama Sansekerta. Begitu juga sejumlah upacara adat dan ritual yang ada di Aceh saat ini juga memiliki kemiripan dengan adat-istiadat Hindu di Jawa dan Bali. Ini menunjukkan nenek moyang Indonesia sangat menghormati kebinekaan,’’ ungkap Gusti Wedakarna. President THCI ini menyatakan kehidupan agama Hindu di Aceh masih berjalan kondusif. Kuil Hindu Palani Andewar yang didirikan pada 1934 oleh Komunitas Hindu Indonesia keturunan Tamil tetap berdiri megah. Acara Taipusam, penghormatan pada Dewa Dewi Hindu yang diadakan oleh kuil,
ikut didukung oleh pemerintah lokal. ‘’Kita berharap semua aktivitas Hindu bisa dilindungi dan terdokumentasi dengan baik,’’ ujarnya. Shri Arya Wedakarna juga menyerahkan ratusan buku penelitian kepada tokoh Hindu Buddha di Aceh dan menyambangi kuil Hindu di daerah Kedah. ‘’Setelah Aceh, kita akan luncurkan penelitian tentang Hindu di Riau dan meneliti Hindu Kalimantan Selatan. Saya akan fokus pada penelitian Hindu Center di luar Bali, karena itu yang menjadi prioritas. Tahun 2020, kita harapkan target memiliki Ensiklopedi Hindu Dunia Indoesia akan terwujud. Ini persembahan kerja intelektual saya untuk Hindu Indonesia,’’ papar Gusti Wedakarna. Sebelumnya Hindu Center meluncurkan buku penelitian tentang Hindu Banyuwangi, Hindu Solo, Hindu Tengger, Hindu Sulawesi dan sejumlah wilayah Indonesia yang seluruhnya di-punia-kan oleh Senator Dr. Arya Wedakarna. (ad468)
Pengobatan Tradisional Jnana Marga ROADSHOW - Roadshow dan outbound SBA sekaligus memperkenalkan produk baru di Bedugul, Kamis (8/2) kemarin. untuk kesejahteraan keluarga dan menjaga keamanan dunia ini,’’ ujarnya. Peserta SBA, Buda Arsana, mengatakan di SBA dirinya mencari ilmu yang dibutuhkan dan mencari ilmu yang tertinggi, kemudian mempraktikkannya. Ilmu tersebut membawa keharmonisan dalam kehidupannya, karena dalam ilmu tersebut ia mendapatkan pengetahuan tentang link pipa rezeki. Link pipa rezeki ada dari Tuhan, langit, pasangan, masyarakat dan lainlain. Ilmu ini sesuai dengan isi Bhagavad-Gita sehingga cocok bagi kehidupannya. Peserta SBA yang mendapatkan penghargaan The Best Couple, Gede Udiana, menyatakan bergabung di SBA membuatnya menjadi pengusaha yang luar biasa. ‘’SBA sudah mengubah cara pandang saya. Yang paling saya rasakan adalah di rumah tangga,’’ ungkapnya. Kehidupan rumah tangganya
selama ini tidak harmonis. Namun, setelah bergabung di SBA dan menerapkan ilmu yang didapatkannya, perlahan rumah tangganya harmonis. Dampak mental merupakan dampak yang dirasakannya selama bergabung di SBA. Ia menjadi orang yang positif sehingga memiliki energi positif. Energi positif didapatkan setelah melakukan pemurnian jiwa. Peserta lain yang mendapatkan penghargaan The Best Soul, Ni Made Nastini, mengungkapkan setelah tamat pendidikan di SBA, peserta diberikan bantuan berupa pupuk organik dan pakan ternak berkualitas. Pupuk organik berkualitas sangat membantu petani. Selama ini ia banyak menerima keluhan petani tentang kondisi tanah yang terus-menerus diberikan pupuk kimia. Tanah menjadi padat, kering dan rusak. Dengan diberikan pupuk organik secara rutin dan terus-menerus, kondisi kealamian tanah kembali. (ad471)
Siapa Bilang Lansia Tak Perlu Seks? WALAU disfungsi seksual merupakan masalah yang umum dan wajar dialami oleh kelompok usia lanjut, sebagian besar dari mereka merasa terganggu dengan disfungsi seksual yang dialami. Terbukti dari pengalaman dan pengamatan ahli seksual, owner sekaligus terapist Pengobatan Tradisional Jnana Marga, I Nengah Edy Warsita, selama lebih dari 10 tahun praktik, banyak di antara pasiennya tergolong lansia. Mereka mengakui seks membuatnya lebih sehat, bersemangat, enegik dan percaya diri. Menurut Grand Master Metafisika Indonesia Bali ini, untuk mempertahankan atau meningkatan gairah seks hingga usia senja bukanlah perkara yang sulit. Selain menerapkan pola hidup sehat, dapat pula dengan mengikuti aktivasi energi seksual/kejantanan. Dengan metode energi Janur Sakti untuk meningkatkan dan menjaga vitalitas pria, menguatkan energi positif dalam tubuh, menyembuhkan dan mencegah berbagai penyakit, mengendalikan ejakulasi, menguatkan jantung, ginjal, melancarkan peredaran darah, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah stres dan lain–lain, tubuh mendapatkan kesehatan secara sempurna dan menyeluruh. Ini berguna untuk pria yang masih sehat (untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan) maupun bagi mereka yang sudah bermasalah dengan kesehatan dan seksual, baik yang masih produktif maupun lansia. Pengobatan Tradisional Jnana Marga dan Training Centre Metafisika Indonesia Bali beralamat di Jalan Gatot Subroto I, Gang Jnana (1 kilometer arah utara Apotek Anugrah) Denpasar, telepon 085 102
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
I Nengah Edy Warsita 111 600. Menyembuhkan berbagai keluhan seksual seperti ejakulasi dini, libido rendah/kehilangan libido, menyeimbangkan energi seksual, menambah ukuran Mr. P, tidak punya keturunan dan lain–lain. Sudah bergabung dengan IPATRI, PAKSI, AP3I dan izin Dinkes No: 448stpt.41.07.17/Dinkes.17. Buka Senin sampai Sabtu, pukul 10.00 hingga 17.00 Wita. (ad477)
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Suami Pemotong Kaki Istri Dipenjara Delapan Tahun Denpasar (Bali Post) Dinilai sadis dan membuat istrinya, Ni Luh Putu Kariani, cacat seumur hidup, terdakwa Kadek Adi Waisaka Putra (37) yang tega memotong kaki istrinya, Kamis (8/2) kemarin dipenjara selama delapan tahu. Majelis hakim pimpinan Estar Oktavi dalam sidang di PN Denpasar mengatakan terdakwa terbukti melakukan kekerasan dalam rumah tangga hingga istrinya mengalami cacat seumur hidup. Putusan hakim masih lebih rendah satu tahun dari tuntutan jaksa. JPU Ni Luh Wayan Adhi Antari sebelumnya menuntut terdakwa dihukum sembilan tahun penjara. Majelis hakim menguraikan pertimbangan hukuman yang meringankan yakni terdakwa yang notabene suami korban mengaku bersalah dan belum pernah dihukum. Tentang pasal yang digunakan menghukum terdakwa, majelis hakim sependapat dengan JPU dari Kejari Denpasar. Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan KDRT dengan korban istrinya, Ni Luh Putu Kariani. Terdakwa melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a, yang mengakibatkan istrinya jatuh sakit dan luka berat. Jaksa juga menjerat terdakwa dengan pasal 44 ayat 2 UU No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. Terdakwa Kadek Adi Waisaka Putra asal Alas Angker, Buleleng, pada 5 September 2017 di kamar kosnya di Jalan Uma Buluh, Canggu, memotong kaki istrinya yang saat itu sedang tidur. Ikhwal kasus ini terjadinya pertengkaran antara korban dan terdakwa. (kmb37)
daerah
5
Kerja Sama dengan Dishut Bali Berakhir Juni 2018
PT AGP Ajukan Perpanjangan Izin Pengelolaan Tahura Denpasar (Bali Post) – Selama lima tahun terakhir, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Bali telah menjalin kerja sama dengan PT Alam Graha Pesona (AGP) dalam mengelola Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. Sebelum berakhir pada Juni 2018 mendatang, PT AGP rupanya kembali mengajukan perpanjangan izin terkait kerja sama tersebut. Tim yang terdiri atas BKSDA Bali, Dishut Bali dan UPT Tahura Ngurah Rai bahkan sudah mulai menggelar rapat evaluasi bersama PT AGP di Kantor UPT Tahura Ngurah Rai, Kamis (8/2) kemarin. “Kerja samanya dengan Kepala Dinas Kehutanan, bukan dengan kami (UPT Tahura Ngurah Rai - red). Sebenarnya kewenangan dirjen yang mengevaluasi, tapi setelah kepala dinas bersurat (mengajukan perpanjangan - red) langsung turun pelimpahannya ke UPT Tahura,” ujar Kepala UPT Tahura Ngurah Rai,
Nyoman Serakat, ditemui usai rapat. Menurutnya, Dirjen di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) meminta pihaknya mewakili untuk melakukan evaluasi. Serakat bertindak sebagai Ketua Tim Evaluasi yang beranggotakan tujuh orang dari BKSDA Bali, Dishut Bali dan UPT Ta-
hura Ngurah Rai. Hasil evaluasi nantinya diserahkan kepada Kementerian LHK karena keputusan perpanjangan izin tetap berada di pemerintah pusat. “Sekarang kami mengevaluasi apa yang sudah dilaksanakan. Apa yang ada di perjanjian itu sudah dilaksanakan atau tidak?” jelasnya. Serakat menambahkan, rapat evaluasi akan kembali dilanjutkan untuk mengecek administrasi. Setelah itu akan dilakukan pengecekan ke lapangan. PT AGP selama ini tidak melaksanakan kegiatan fisik, namun hanya membantu membersihkan Tahura Ngurah Rai, menanam mangrove dan tanaman pantai, serta melakukan perlindungan dan pengamanan satwa. Seluruh kegiatan itu dilakukan sesuai tupoksi dalam
mengelola Tahura. Diwawancarai terpisah, anggota Komisi III DPRD Bali I Kadek Nuartana minta agar perpanjangan izin tidak buru-buru diberikan kepada PT AGP. Harus ada evaluasi yang dilakukan, terutama mengenai apa yang sudah dilakukan perusahaan telah sesuai dengan harapan atau tidak. Kalau sudah sesuai dengan harapan, ada lagi yang harus dievaluasi mengenai target-target dalam pengelolaan. “Itu juga harus dievaluasi. Apakah sudah tercapai atau belum. Kalau sudah tercapai dan layak diperpanjang, ya... diperpanjang. Jika ada yang tidak tercapai, mesti dipikirkan lagi,” tandas politisi PKPI asal Karangasem ini. (kmb32)
Mutasi di Pemprov Bali
Astawa Kadisdagperin, Mantera Kakesbangpol Denpasar (Bali Post) – Menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali 2018, penyegaran organisasi dilakukan di lingkungan Pemprov Bali. Enam pejabat mengalami mutasi yang kemudian dilantik oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (8/2) kemarin. Salah satunya Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Putu Astawa dimutasi menjadi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagperin) Provinsi Bali. Praktis jabatan Kepala Bappeda Litbang kini kosong dan segera dilelang oleh Pemprov Bali. Pejabat lainnya adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kakesbangpol) Provinsi Bali I Gede Putu Jaya Suartama yang dimutasi menjadi Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Jabatan yang ditinggalkannya kini diisi oleh Dewa Putu Mantera yang dulunya menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM. Selanjutnya pertukaran jabatan terjadi antara Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi Keuangan Ida Bagus Kade Subhiksu yang dilantik menjadi Asisten Pemerintahan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi Bali. Subhiksu bertukar tempat dengan I Dewa Putu Eka Wijaya Wardana. Sementara Kadis Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi kini menjabat Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini sudah melalui panitia seleksi dan mendapatkan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara. Kinerja Panitia Seleksi salah satunya diawasi oleh Ombudsman. Mutasi diarahkan sesuai prioritas akhir masa jabatannya yang akan fokus pada akselerasi pencapaian target dan evaluasi program secara menyeluruh. “Organisasi birokrasi tetap harus disegarkan kinerjanya dan terus dikembangkan responsivitasnya, mengingat dinamika dan tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” ujarnya. Menurut anggota Komisi I DPRD Bali I Nyoman Adnyana, mutasi menjadi kewenangan gubernur yang memiliki hak prerogatif. Sebab, gubernur yang mengetahui kebutuhan organisasinya, dengan catatan mutasi dilakukan sesuai prosedur dan ada izin tertulis dari menteri. “Kami hanya melihat dari aspek normatif, aturan main,’’ jelasnya. (kmb32)
Lahan Warisan Jadi Tanah Negara
Warga Datangi Perhutani Banyuwangi (Bali Post) Gerakan warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, menuntut tanah warisan yang dikelola Perhutani terus berlanjut. Setelah pekan lalu ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), giliran Kantor Perhutani didatangi warga, Kamis (8/2) kemarin. Kali ini warga mempertanyakan sejarah Perhutani mengelola tanah yang diklaim milik warga tersebut. Di Kantor Perhutani, massa yang jumlahnya sekitar 300 orang bekumpul di depan pintu gerbang. Mereka berorasi meminta Perhutani memberikan data sejarah kenapa lahan yang dibuka oleh warga itu bisa menjadi tanah negara dan dikelola oleh KPH Perhutani Banyuwangi Barat. Perwakilan warga kemudian diterima jajaran KPH Perhutani Banyuwangi Barat. ‘’Kami mewakili warga ingin meminta klarifikasi, kenapa Perhutani bisa mengelola lahan warisan warga. Sejarahnya bagaimana,’’ kata Abdillah Rafsanjani, koordinator aksi. Ketua LSM Forum Suara Blambangan itu menjelaskan, warga memiliki bukti hak lama atas tanah yang kini dikelola Perhutani. Dari luas sekitar 3.000 hektar, Perhutani ikut mengelola lahan tersebut. Sisanya sekitar 1.180 hektar dikelola oleh perusahaan swasta, PT Bumisari. ‘’Istilah Perhutani baru ada sekitar tahun 1961. Padahal, warga memiliki bukti hak lama yang dikeluarkan Bupati Banyuwangi tahun 1929,’’ jelasnya. Abdillah menambahkan, pihaknya sengaja mengikuti prosedur administrasi untuk meminta hak tanah warisan warga tersebut. Salah satunya minta kronologi pengelolaan tanah yang dilakukan Perhutani. ‘’Kami minta kronologi secara resmi. Jika ada kesalahan administrasi, kita bisa meminta lembaga hukum mengusutnya. Jika tanah itu terbukti milik warga, seharusnya ada ganti rugi dari negara,’’ tegasnya. Sementara itu, Administratur KPH Perhutani Banyuwangi Barat Aris Indra Supartha menyatakan pihaknya memiliki bukti dokumen lengkap terkait tanah yang diklaim warga tersebut. Pihaknya hanya berstatus mengelola. Tanah itu statusnya milik negara di bawah Kementerian Kehutanan. ‘’Kalau warga memiliki bukti hak lama, kami juga punya bukti dokumen lengkap dan valid hingga batas-batasnya. Nanti akan kami jawab tertulis permintaan warga,’’ paparnya. Ditambahkannya, PT Bumisari yang mengelola lahan yang diklaim warga tidak ada kaitannya dengan Perhutani. Sebab, Hak Guna Usaha (HGU) biasanya melibatkan pemkab bersama BPN. Klaim lahan ini mencuat setelah warga memiliki bukti kepemilikan lahan warisan berdasarkan surat keterangan berbahasa Belanda dari Bupati Banyuwangi Ahmad Noto Hadi Soeryo tertanggal 11 Januari 1929. Versi warga, ketiga leluhurnya, Doelgani, Karso dan Senin, mendapatkan izin membuka lahan dari bupati seluas 4.000 bahu atau setara 3.000 hektar. Namun, sejak kemerdekaan RI tahun 1945, lahan tersebut diserahkan ke Jawatan Kehutanan RI (kini Perhutani). Padahal, tanah itu bukan milik Belanda yang bisa diambil alih pemerintah setelah kemerdekaan. (kmb30)
TERGENANG - Salah satu titik di kawasan Legian, Kecamatan Kuta, yang tergenang air saat banjir beberapa waktu lalu.
Bali Post/kmb23
Penanganan Banjir di Kuta Naik Tipis, Populasi Mesti Jadi Skala Prioritas Sapi di Badung Mangupura (Bali Post) Banjir yang menggenangi kawasan Legian beberapa waktu lalu mandapat perhatian serius berbagai pihak. Model penanganannya diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kuta yang diselenggarakan di Kantor Camat Kuta, Badung, Kamis (8/2) kemarin. Bendesa Adat Legian I G.N. Sudiarsa ditemui usai acara mengatakan, penanggulangan banjir kalau tidak lolos dari musrenbang ini, tentunya akan menunda masalah dan bukan menyelesaikan masalah. Karenanya, masalah penanganan banjir di Kecamatan Kuta agar menjadi skala prioritas. Sudiarsa yang juga anggota DPRD Badung mengungkapkan, penanggulangan banjir di wilayah Kecamatan Kuta yang salah satunya di Legian tidak bisa lepas dari penataan Tukad Mati. Selain itu, perbaikan dan pelebaran gorong-gorong sangat diperlukan selain pengerukan sedimentasi. “Gorong-gorong di Kecamatan Kuta mesti dibuatkan sistem drainase yang bagus, sehingga bisa mengarah langsung ke Tukad Mati,” katanya. Apabila debit air terlalu besar, sarana pompa sangat diperlukan untuk membuang limpahan air. Selama ini saat debit air terlalu banyak, limpahan air sulit dibuang, sehingga mengakibatkan genangan yang cukup tinggi.
“Dalam hal ini, bagaimana cara kita menanggulangi limpahan air yang tidak terpampung,” pungkasnya. Menurutnya, penataan Tukad Mati harus dilakukan dari hulu ke hilir, dan tidak boleh secara parsial. Meski nantinya saat penataan merupakan paket pekerjaan, paket dan pengerjaannya harus jelas. Kalau anggaran dari pusat tidak bisa karena berbagai kendala, mau tidak mau harus diambil alih oleh Pemkab Badung. “Kami harap lebih cepat, karena kami butuh realisasi cepat,” tegas Sudiarsa. Sementara itu, Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya mengatakan, Kecamatan Kuta yang merupakan kawasan heterogen dan berskala internasional, pembangunannya akan dilakukan dengan baik sehingga tetap diminati oleh wisatawan. “Masalah limbah, lalin dan drainase akan dikaji dan diprioritaskan sesuai potensi dan kewenangan masing-masing,” ucapnya. Terkait penanganan Tukad Mati, pihaknya sedang melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait di tingkat kabupaten sampai ke pusat. “Mudah-mudahan dengan komunikasi dan koordinasi, pembangunan yang diusulkan bisa diwujudkan. Tetapi kalau tidak memungkinkan tidak menutup kemungkinan dilakukan pembiayaan sendiri,” ujar Wira Dharmajaya. (kmb23)
Ranperda Pariwisata Budaya
Pansus Minta EfektifkanPromosi Denpasar (Bali Post) – Rencana pembahasan Ranperda tentang Kepariwisataan Budaya yang digarap Pansus XIII DPRD Denpasar, Kamis (8/2) kemarin kembali tertunda. Badan Musyawarah (Banmus) menjadwalkan rapat kerja dengan eksekutif awal bulan ini, namun akibat banyaknya agenda anggota dewan, rapat kerja akan dilakukan pada hari lainnya. Meski demikian, Pansus XIII memastikan ranperda ini akan rampung Maret 2018. Ketua Pansus XIII Nyoman Tananjaya Asmara Putra mengatakan, pembahasan ranperda tersebut masih menyisakan beberapa pasal saja. Pada pembahasan awal lalu beberapa pasal sudah diulas cukup mendalam. Saat itu muncul beberapa usulan untuk dipertegas lagi, seperti kegiatan promosi pariwisata harus lebih diintensifkan. ‘’Pansus mengusulkan agar promosi juga dilakukan di luar daerah, sehingga lebih banyak menarik minat calon wisatawan datang ke Denpasar,’’ ujarnya. Pada bab VII pasal 14,15 dan 16 disebutkan tentang pemasaran kepariwisataan. Pemerintah dalam melakukan pemasaran (promosi) kepari-
wisataan Bali dapat bekerja sama dengan Badan Promosi Pariwisata Kota Denpasar dan lembaga/instansi lainnya. Sementara pada pasal 15 disebutkan promosi pariwisata dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya events di dalam dan luar negeri. Anggota Pansus lainnya, H. Moh. Nuh, mengakui perlu ada beberapa pasal yang dikoreksi. Karena itu, pihaknya memastikan ikut membahas ranperda tersebut bersama eksekutif. ‘’Saya sudah datang lebih awal untuk ikut membahas ranperda ini. Namun, karena ditunda, ya kita tunggu pembahasannya nanti,’’ katanya. Sebelumnya, anggota Pansus XIII Ida Bagus Ketut Kiana mengungkapkan beberapa persoalan yang masih terjadi di lapangan, perlu dikaji agar bisa diakomodir dalam perda nanti. Persoalan di lapangan terutama dalam menunjang kepariwisataan budaya yang ingin dikembangkan Denpasar. Salah satunya penggunaan ornamen Bali belum maksimal diterapkan. Menurutnya, kepariwisataan budaya yang dimaksud adalah pariwisata Denpasar yang berlandaskan pada kebudayaan Bali yang dijiwai oleh ajaran agama Hindu
dan falsafah Tri Hita Karana sebagai potensi utama. Diharapkan ada timbal balik antara kepariwisataan dan kebudayaan karena keduanya bisa berkembang dengan baik secara sinergis, harmonis dan berkelanjutan. (kmb12)
Mangupura (Bali Post) – Populasi ternak sapi di Kabupaten Badung naik tipis tahun 2017. Dinas Pertanian dan Pangan badung mencatat terjadi peningkatan 6,3 persen yaitu dari 28.511 ekor pada 2016 menjadi 28.433 ekor. Plt. Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Putu Oka Swadiana mengatakan, pengembangan ternak sapi dilakukan di Sobangan, Mengwi. Sentra ternak sapi ini telah menjadi tempat studi banding daerah lain dan sebagai laboratorium penelitian perguruan tinggi. ‘’Sentra pembibitan ternak Sapi Sobangan menjadi solusi untuk tetap menjaga terah sapi yang populasinya mulai menurun,’’ katanya, Kamis (8/2) kemarin. Selain untuk memenuhi kebutuhan lokal, hasil ternak sapi dipasarkan ke sejumlah wilayah Jakarta dan Surabaya. ‘’Sapi, khususnya yang jantan biasanya dijual di Pasar Beringkit atau dipotong untuk dijual ke pasar-pasar. Kami juga mengantarpulaukan sapi seperti ke Jakarta dan Surabaya,’’ ujarnya. Menurutnya, penyerapan daging sapi di Badung masih didominasi pasar tradisional, sedangkan serapan pasar swalayan, restoran dan hotel sangat kecil. Padahal, produksi daging sapi tahun 2017 cukup tinggi mencapai 2.321,10 ton. ‘’Yang dipotong di RPH Mambal sebagian dipasarkan ke Pasar Badung. Hanya sebagian kecil masuk pasar swalayan, restoran dan hotel. Berapa yang telah diserap oleh hotel dan pariwisata belum kami tahu, karena belum diadakan penelitian,’’ ungkapnya. Tingginya populasi sapi tidak sejalan dengan tingkat kepemilikan sapi perah dan kerbau, sehingga berdampak pada produksi susu. ‘’Berdasarakan catatan kami, hanya ada 15 ekor sapi perah yang diternakkan di Badung, sedangkan kerbau tidak ada tercatat,’’ sebut Oka Swadiana. Dinas Pertanian dan Pangan Badung bekerja sama dengan pihak kepolisian melakukan pengawasan terhadap pemotongan sapi betina di wilayahnya. Pengawasan hingga ke rumah-rumah penduduk ini guna menjaga populasi sapi Bali tidak punah. Masyarakat tidak diperkenankan memotong sapi produktif, terlebih sapi betina. Kebijakan ini telah diatur dalam UU No. 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pada pasal 18 ayat (4) disebutkan setiap orang dilarang menyembelih sapi kecil betina produktif atau sapi besar betina produktif. Dalam UU No.41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan tercantum sanksi pelangaran jika menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat(4) dipidana dengan pidana kurungan paling singkat satu bulan dan paling lama enam bulan dan denda paling sedikit Rp 1 juta dan paling banyak Rp 5 juta. (kmb27)
OPINI
6
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Pentingnya Keteladanan dalam Pembentukan Karakter PERGESERAN pola pikir dan kegemaran generasi muda menjadi wacana hangat saat ini. Generasi zaman now menjadi identitas khusus bagi remaja yang hidup di era teknologi ini. Tantangan membina mentalitas generasi zaman kekinian tentu beda dengan membentuk karakter generasi muda zaman sebelumnya. Namun, apa pun tantangannya, generasi muda zaman kekinian tetap harus menjadi generasi penerus bangsa yang beretika, berkarakter, dan paham terhadap budayanya. Tentunya nasionalisme generasi muda juga tetap harus dibangun. Yang pasti, generasi muda abad ke-21 tentu akan membawa perubahan dinamika dan mencatat sejarah tersendiri pada eranya. Sejarah peradaban generasi zaman kekinian tentu harus tetap diberikan warna didiarahkan untuk tetap dekat dan lekat dengan identitas diri kebangsaan, tradisi dan nasionalisme. Teknologi yang menjadi bagain hidup generasi muda adalah nilai tambah yang tentu harus dioptimalkan. Akan menjadi ironis ketika generasi zaman now terseret ke arah negatif karena mereka hanya menjadi korban teknologi. Generasi muda harus dibentuk dan dibina agar cerdas dan efektif dalam menggunakan teknologi. Jangan sampai perkembangan teknologi membuat mereka menjauh dari dunia tradisi yang selama ini menjadi salah satu inspirasi pembentukan karakter mereka. Dalam dunia pembelajaran dalam membentuk generasi zaman sekarang tentunya peran pendidik sangat strategis. Untuk itu, seorang pendidik haruslah benar-benar profesional tak hanya dalam penguasaan disiplin ilmu tetapi juga ideal dalam menokohkan diri sebagai panutan. Guru zaman sekarang harus melakukan inovasi dalam pembelajaran. Guru pada zaman now dituntut selalu inovatif dalam pembelajaran. Guru harus tertantang menemukan dan menggunakan cara-cara yang baru dalam membelajarkan peserta didik. Ini penting agar anak didik tidak cepat bosan dan tetap menjadi pendukung yang ideal dalam proses pembelajaran. Daya kreasi guru akan membuat transfer ilmu dan perilaku bisa berjalan secara alamiah, sehingga penghargaan terhadap pribadi tetap terjaga. Pada abad ke-21 ini, pendidikan juga menjadi semakin penting untuk menjamin peserta didik memiliki keterampilan belajar dan berinovasi. Selain itu, pendidikan hendaknya membuat siswa terampil menggunakan teknologi dan media informasi, serta dapat bekerja, dan bertahan dengan menggunakan keterampilan untuk hidup dan berkarier. Keterampilan hidup dan berkarier meliputi fleksibilitas dan adaptabilitas, inisiatif dan mengatur diri sendiri, interaksi sosial dan budaya, produktivitas dan akuntabilitas dan kepemimpinan serta tanggung jawab. Keterampilan belajar dan berinovasi meliputi berpikir kritis dan mengatasi masalah, komunikasi dan kolaborasi, kreativitas dan inovasi. Keterampilan teknologi dan media informasi meliputi literasi informasi, literasi media, dan literasi ICT. Namun, sebesar apa pun inovasi dalam pembelajaran, guru haruslah tetap bisa menjadi teladan siswanya. Perilaku dan mentalitas guru akan menjadi rujukan anak didik dalam berperilaku. Dalam kaitan pembentukan karakter generasi abad ke-21, guru dan komponen pendukung pembelajaran harus membangun budaya komunikasi untuk mengatasi problem pembelajaran. Jangan sampai hambatan komunikasi membuat generasi muda kita tumbuh sesuai selera dan kegemaran mereka masing-masing. Hal penting yang harus tetap dijaga adalah membudayakan gemar membaca. Gerakan literasi yang selama ini menjadi salah satu agenda strategis pendidikan harus dioptimalkan. Gerakan literasi jangan berhenti pada batas-batasan sekadar membaca. Gerakan ini harus berlanjut pada tataran kognitif yang lebih terukur.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Jangan Alergi dengan Sebutan Badung Sebutan Badung adalah bernilai sejarah. Jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Demikian sering kita dengar dari Ibu Megawati mengucapkan pada suatu acara. Mengingat Kota Denpasar telah berpisah dengan Kabupaten Badung bukannya otomatis semua yang masih menyandang sebutan Badung yang ada di wilayah Kota Denpasar dihapus. Seperti perang Puputan Badung, lapangan atau alun-alun Puputan Badung, Tukad Badung, setra atau sema Badung, Pasar Badung dan mungkin ada yang lain. Pernah saya dengar beberapa warga katanya karena Denpasar telah pisah dengan Badung maka sebaiknya objek-objek yang masih menyandang predikat Badung yang ada di Denpasar dihapus saja dan diganti namanya. Hal ini saya tidak setuju. Jika dihapus maka akan menghilangkan nilai sejarah. Seperti patung Puputan Badung jangan diganti dengan nama patung Puputan Denpasar. Di samping janggal kedengarannya. Nama Pasar Badung yang kini sedang dibangun kembali juga saya dengar akan diganti namanya. Saya berpendapat karena ini berkaitan dengan sejarah sebaiknya nama pasar tersebut adalah Pasar Badung-Denpasar. Dan juga lapangan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Demikian pula objek-objek yang masih menyandang predikat Badung jangan dihapus begitu saja nanti nilai sejarahnya hilang. Jangan merasa alergi dengan sebutan Badung. Yang jelas warga Kota Denpasar adalah bersaudara dengan warga Badung. W. Beratha Yasa Kapal, Badung
Bagaimana Kompetensi Siswa pada Abad Ke-21? Menghadapi abad ke-21 ini, anak-anak Indonesia dibanjiri informasi, yang masuk ke area pribadi di kamar-kamar tidurnya melalui televisi dan gadget. Dunia sungguhsungguh berada dalam genggaman mereka. Pengaruh keterbukaan informasi yang tidak dikelola dengan bijak menjadi penyebab dari fenomena penurunan kualitas relasi sosial dan rendahnya akhlak saat ini, yang sering dipertontonkan di media massa. Peristiwa yang disebut sebagai extra ordinary crime dalam perbuatan a-susila kepada anak-anak yang dilakukan secara keji baik oleh orang dewasa maupun oleh sesama anak di bawah umur sungguh mengguncang sendi-sendi martabat kemanusiaan. Adanya fenomena sosial yang mengemuka seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiarisme, kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan gejolak sosial. Tiada pilihan bagi para orang tua dan pendidik saat ini selain membekali keimanan, ketahanan mental dan akhlakul karimah dan imtek yang kuat.
Oleh Yusnaini, S.i., M.Pd. embaga pendidikan dasar dan menengah adalah salah satu institusi yang disiapkan pemerintah dalam mewujudkan cita-cita pendidikan nasional yang ingin “memanusiakan manusia”. Namun, keberadaan berbagai lembaga pendidikan belum mampu menjawab berbagai permasalahan di atas. Berdasarkan hasil penelitian yang termuat di beberapa jurnal terlihat proses pembelajaran di sekolah masih kurang efektif. Guru masih menempatkan dirinya sebagai sumber utama pengetahuan. Hal ini dilakukan oleh guru, karena mengejar target materi
L
pelajaran yang ditetapkan oleh kurikulum. Guru hanya berfokus pada hasil belajar sebagai indikator ketuntasan belajar siswa. Siswa kurang diberikan kesempatan untuk menggali pengetahuan dan mengaitkan konsep yang dipelajari ke dalam situasi yang berbeda sehingga konsepkonsep yang diajarkan menjadi kurang bermakna dan hanya bersifat hafalan. Hal ini berdampak pada pemahaman konsep siswa yang masih rendah serta keterampilan proses siswa yang dilandasi pada kemampuan berpikir kritis belum bisa diberdayakan. Selain itu, penumbuhan karakter juga masih sangat sedikit dilakukan karena guru masih sibuk
dengan menyelesaikan materi pelajarannya. Adanya dampak globalisasi pada perubahan masyarakat mendorong para ahli pendidikan untuk menganjurkan agar pendidikan melakukan upayaupaya adaptasi dengan perubahan global. Dalam kaitan ini pendidikan dituntut harus mampu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menghadapi tantangan globalisas tanpa kehilangan nilai-nilai kepribadian dan budaya bangsa. Pendidikan pada abad 21 harus menjadi fondasi utama dan tempat bersemainya kebaikan untuk mentransformasi individu dan memperbarui masyarakat. Oleh sebab itu, guru dan siswa harus
melakukan kolaborasi sebagai pasangan demi keadilan dan kelangsungan kehidupan. Pada abad ke-21 ini, pendidikan menjadi semakin penting untuk menjamin peserta didik memiliki keterampilan belajar dan berinovasi, keterampilan menggunakan teknologi dan media informasi, serta dapat bekerja, dan bertahan dengan menggunakan keterampilan untuk hidup dan berkarier. Keterampilan hidup dan berkarier meliputi fleksibilitas dan adaptabilitas, inisiatif dan mengatur diri sendiri, interaksi sosial dan budaya, produktivitas dan akuntabilitas dan kepemimpinan serta tanggung jawab. Keterampilan belajar dan berinovasi meliputi berpikir kritis dan mengatasi masalah, komunikasi dan kolaborasi, kreativitas dan inovasi. Keterampilan teknologi dan media informasi meliputi literasi informasi, literasi media, dan literasi ICT. Perlu disadari bahwa dalam pembelajaran abad ke21 maka peran guru dalam menghasilkan manusia Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi sangat penting. Penggunaan metode pembelajaran yang
Bali, Banjir dan Alam yang Sakit Bencana ekologis berupa banjir juga longsor yang mengepung Bali baru-baru ini sangat boleh jadi merupakan alarm pengingat bagi kita semua ihwal kian terdegradasinya alam lingkungan di Pulau Dewata dewasa ini. Sejatinya, hujan merupakan berkah bagi umat manusia. Namun, kini, bisa saja hujan yang turun justru melahirkan petaka berupa banjir dan tanah longsor. Maka, turunnya hujan tidak lagi membawa kegembiraan, keceriaan, kebahagiaan dan bahkan keromantisan, tetapi melahirkan kecemasan dan ketidaknyamanan. Pada dasarnya, banjir terjadi tatkala aliran air menggenangi/menutupi permukaan tanah yang mestinya kering. Salah satu penyebab utama banjir adalah meluapnya sungai sewaktu turun hujan. Meskipun memiliki kontribusi penting bagi kesehatan lingkungan, keberadaan sungai-sungai di negeri ini, termasuk di Bali, sekarang ini kerap terabaikan akibat pembangunan fisik yang lebih mementingkan aspek ekonomi ketimbang kelestarian lingkungan. Akibatnya, kondisi sungai-sungai itu menjadi semakin buruk sehingga malah menjadi beban lingkungan sekaligus menimbulkan persoalan bagi kita. Buntutnya, alih-alih mempercantik lingkungan, sungai-sungai cenderung menjadi tong sampah dan saluran limbah massal, yang membuat sungai kian dangkal dan kian memudahkan terjadinya banjir saat hujan turun. Pada saat yang sama, jaringan saluran pembuangan air (drainase) yang buruk dan tidak terawat bisa juga menjadi salah satu biang kerok munculnya banjir. Sistem drainase yang buruk dan tidak terawat menjadikannya tidak mampu menampung curahan air hujan, sehingga sebagian air yang mestinya tertampung dalam jaringan
Oleh Djoko Subinarto drainase akhirnya melimpah ke jalan dan membuat sebagian jalanan mendadak berubah menjadi kolam “arena arung jeram”. Yang juga ikut membuat lingkungan kita makin gampang dikepung banjir yaitu kian rusaknya daerah tangkapan air di kawasan hulu. Idealnya, air hujan yang turun tidak langsung mengalir ke hilir melainkan sebagian besar diserap dahulu ke dalam tanah di kawasan hulu. Sayangnya, pesatnya pembangunan, baik yang legal maupun yang ilegal, di kawasan hulu menyebabkan lahan-lahan terbuka yang seharusnya mampu menjadi daerah tangkapan air saat ini kian berkurang. Maka, begitu hujan turun, air pun mengalir dengan deras dari hulu ke hilir, dan akhirnya merendam daerah-daerah yang posisinya lebih rendah. Khusus terkait daerah pantai, kawasankawasan pantai-pantai kita sekarang kini kian rusak pula. Salah satun penyebabnya adalah pembabatan hutan bakau (mangrove) yang masif untuk pelbagai kepentingan komersial. Selain menjadikan kawasan pesisir makin rawan banjir, pembabatan hutan bakau juga merusak keanekaragaman hayati. Hal lainnya yang perlu mendapat perhatian terkait dengan banjir di Bali baru-baru ini yaitu penurunan muka tanah (land subsidence), baik yang disebabkan oleh proses-proses alami maupun yang disebabkan oleh pengambilan air bawah tanah secara besar-besaran dan tidak terkendali, yang menjadikan sebagian wilayah Bali saat ini semakin ambles sehingga makin mempermudah diterjang banjir.
Sudah barang tentu, pihak pemerintah tidak boleh tinggal diam dan membiarkan hal-hal tersebut terus berlangsung. Perlu segera ada langkah dan terobosan signifikan untuk mencegah kian rusaknya lingkungan. Terus membiarkan kerusakan yang terjadi berarti sengaja membiarkan semakin banyak warga menanggung bencana. Buatan Manusia Ditilik dari sudut ilmu kebencanaan, banjir sesungguhnya adalah bencana hasil buatan manusia (man-made disaster). Pasalnya, kemunculan banjir lebih sering disebabkan oleh tangan-tangan manusia yang semena-mena dalam memperlakukan alam lingkungan sekitar. Kita pasti paham bahwa Bumi yang kita tinggali ini terdiri dari berbagai bentang alam dengan fungsi dan peran yang berbeda-beda. Ada hutan, padang rumput, pantai, lautan, sungai, danau, rawa, gunung, bukit dan lain sebagainya. Dalam berinteraksi dengan alam, seyogianya kita memperlakukannya dengan bijak dan tidak semena-mena. Sayangnya, lantaran didorong oleh keserakahan dan keegoisan diri, kita sering memperlakukan alam lingkungan sekendak hati kita. Dalam konteks Bali, misalnya, kawasan hulu yang semestinya dibiarkan tidak dirambah, justru kita eksploitasi habishabisan. Bukit-bukit yang mestinya hijau asri lestari tertutup pelbagai vegetasi malah digunduli. Sungai yang seharusnya kita biarkan tetap bersih, kita cemari dan kita kotori. Rawa-rawa, situ (danau), serta sawah yang seharusnya tetap terbuka, kita uruk dan kita jadikan kompleks permukiman dan perniagaan.
sesuai dan terus bervariasi diharapkan dapat mendorong peserta didik mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan sesuatu sehingga kompetensi abad ke21 dapat terlatih sejak dini. Di samping itu, penumbuhan karakter harus terus-menerus dilakukan baik yang terintegrasi dalam pembelajaran maupun yang ditumbuhkan melalui budaya sekolah dan lingkungan siswa. Karena bangsa besar adalah bangsa yang memiliki pengetahuan yang tinggi, keterampilan yang baik dan karakter yang kuat. Kompetensi yang tinggi berdampingan dengan karakter kuat, dapat tumbuh dan berkembang dari pendidikan yang menyenangkan dan lingkungan yang menerapkan nilai-nilai baik dalam seluruh sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Hanya dengan kompetensi yang tinggi dan karakter yang kuatlah jati diri bangsa menjadi kokoh, dan berdaya saing tinggi sehingga mampu menjawab berbagai tantangan era abad ke-21. Untuk itu, lembaga pendidikan harus berfokus pada pembentukan kompetensi dan penguatan karakter. Penulis, Widyaiswara Muda LPMP Provinsi Aceh
POJOK DPR tak perpanjang Pansus Hak Angket. - Tak selesaikan masalah, boros anggaran. *** Bali Post raih penghargaan IPMA kategori koran nasional. - Maju terus, makin berkualitas. *** Tiga parpol di Badung tak lolos verifikasi. - Cocok untuk cegah parpol instan.
Penulis adalah kolumnis, alumnus Universitas Padjadjaran
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
BERJEMUR Meski sampah menyerbu kawasan pantai, wisatawan tetap menikmati hangatnya sinar matahari dengan berjemur di Pantai Kuta, Rabu (7/2) lalu.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget Bali Post/wan
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Penanganan Sampah di TPA Suwung
Dibahas, Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup Denpasar (Bali Post) -
Rencana penanganan TPA Regional Sarbagita (TPA Suwung) mulai dibahas kelayakan dari segi lingkungannya. Hal itu tampak dalam Rapat Pembahasan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup Kegiatan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Sarbagita di Dinas Lingkungan Hidup, Kamis (8/2) kemarin. Seperti diketahui, pemerintah pusat telah mengambil alih penanganan TPA Suwung jelang pelaksanaan IMF-World Bank Annual Meeting di Bali, Oktober 2018 mendatang. “Rapat ini membahas dokumen yang harus disusun pemrakarsa dari Kementerian PUPR. Jadi, sebagai awal untuk studi kelayakan lingkungan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Gede Suarjana usai memimpin rapat. Menurut Suarjana, penyusunan dokumen setara amdal ini dilakukan oleh pemrakarsa dibantu konsultan yang memiliki lisensi amdal dan bisa dipertanggungjawabkan. Antara lain melibatkan ahli biologi, ahli kimia-fisika, ahli
sosial budaya, ahli ekonomi, dan ahli kesehatan. Lantaran TPA Suwung merupakan TPA regional, maka penilaian nantinya dilakukan Komisi Amdal Provinsi Bali. Setelah berhasil melewati tahapan ini, barulah gubernur akan mengesahkan dan memberikan izin lingkungan. “Setelah dapat izin lingkungan, baru izin-izin lain yang keluar,” jelasnya. Suarjana menambahkan, penyusunan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup mesti melibatkan seluruh masyarakat
yang terkena dampak. Seperti masyarakat Pedungan, Pesanggaran, Suwung, dan Sesetan. Selain itu, meminta pula pendapat dari MUDP, MMDP, dan PHDI. Tentunya untuk mengetahui dampak kegiatan dari aspek lingkungan (biologi, kimia-fisika), kesehatan masyarakat, sosial budaya dan ekonomi. “Itulah kemudian kita kompilasi, apakah dampakdampak ini bisa dikelola apa tidak. Kalau tidak bisa dikelola, ya…kegiatan ini tidak bisa berjalan. Tapi kalau bisa
dikelola, kegiatan ini harus berjalan,” jelasnya. Rapat pembahasan serupa, lanjut Suarjana, masih akan kembali digelar dengan melibatkan lebih luas lagi komponen masyarakat yang terdampak. Pasalnya, deskripsi kegiatan yang diajukan pemrakarsa masih belum jelas. Begitu juga dengan penjelasan mengenai dampak-dampak yang akan terjadi. Termasuk batas kegiatan, batas administrasi, dan batas ekologis masih belum jelas. Suarjana mengatakan, TPA Suwung memiliki luas total 32,46 hektar. Dari luas itu, 22,46 hektar akan dijadikan ecopark. Sedangkan 10 hektar sisanya akan dikelola dengan konsep sanitary landfill management dan waste to energy. (kmb32)
Cegah Penyimpangan, Kodam Diaudit Tim Itjenad Denpasar (Bali Post) Dalam pelaksanaan program ada pedoman yang telah ditetapkan sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang dapat berpengaruh terhadap pencapaian sasaran program tersebut, Kodam IX/Udayana diaudit oleh tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad). Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Benny Susianto, S.IP. saat menerima tim Wasrik Itjenad, Kamis (8/2) kemarin, di Ruang Erlangga Makodam, Denpasar. Rombongan tim tersebut dipimpin Brigjen TNI Suharjono, didampingi Ketua Tim Kolonel Cku Adip Sukarianto. Dalam sambutannya, Pangdam Benny berharap pelaksanaan kegiatan post audit di wilayah jajaran Kodam IX/ Udayana dapat berjalan lancar sesuai rencana dan waktu yang telah ditetapkan. Selain
itu disampaikan pelaksanaan post audit ini dititikberatkan pada pemanfaatan aset, pengelolaan PNBP, pengadaan barang dan jasa, pekerjaan lintas tahun, pengelolaan hibah dan pelaksanaan cetak sawah. “Untuk keberhasilan pelaksanaan Post Audit Itjenad kali ini, ciptakanlah suasana kerja yang harmonis, saling terbuka dan saling percaya. Adakan komunikasi timbal balik yang baik karena pada dasarnya kita merupakan komponen dari sistem organisasi TNI Angkatan Darat yang sama-sama mempunyai tanggung jawab terhadap TNI Angkatan Darat sesuai bidang tugas masing-masing,” ujarnya. Apabila dalam kegiatan Post Audit ini, lanjut Mayjen TNI Benny, terdapat penyimpangan yang berkaitan dengan pelaksanaan program kerja dan anggaran, tim Wasrik diharapkan supaya memberikan Atensi Hasil Pemeriksaan (AHP) kepada satuan yang menjadi ob-
Bali Post/ist
TIM WASRIK - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Benny Susianto menerima tim Wasrik Itjenad. jek pemeriksaan. Dengan demikian menjadi acuan sekaligus sebagai bahan penyempurnaan kegiatan pada masa yang akan datang. Oleh karena itu, para pejabat di jajaran Kodam IX/Udayana ditekankan agar memanfaatkan kegiatan Post Audit ini dengan sebaik-baiknya agar pencapaian hasil program
kerja untuk satu tahun anggaran ke depan dapat lebih berdaya guna dan berhasil guna. Hadir pada kesempatan tersebut para pejabat teras Kodam, di antaranya Kasdam Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono, para Danrem, Danrindam dan para Asisten. (kmb36)
Pencuri Spesialis Mesin Modul Ditangkap Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Bali Post/eka
PENCURIAN - Polisi menggelar tersangka pencurian modul pemancar telepon seluler beserta barang buktinya di Mapolsek Denpasar Selatan, Kamis (8/2) kemarin. Tersangka melakukan aksi pencurian modul pemancar di beberapa wilayah Denpasar, Gianyar. Denpasar (Bali Post) Kasus pencurian mesin modul FXEB dan FBBC milik Telkomsel berhasil diungkap Polsek Denpasar Selatan (Densel). Terkait kasus ini, polisi menangkap dua pelaku, Hary Yudi Pratama (27), Iwan Suseno (33) dan penadah, Bebun (40), Rabu (24/1) lalu. Komplotan ini beraksi di wilayah Densel, Denpasar Barat, dan Gianyar. Kerugiannya sekitar Rp 300 juta. “Setelah menangkap pelaku, dilanjutkan dengan pengembangan kasus ini. Termasuk mencari barang bukti,” kata Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya, Kamis (8/2) kemarin. Terungkapnya kasus ini, lanjut Iptu Bangkit, berawal dari laporan petugas operator
Telkomsel Cabang Renon, Denpasar, Anang Rusdiana (23), bahwa di tower Telkomsel di Jalan Kerta Dalem Sari V, Sidakarya, Densel, perangkatnya mati (BTS down). Selanjutnya, Anang berangkat ke TKP bersama temannya dan langsung mengecek tower tersebut. Setibanya di TKP, ternyata benar telah hilang 1 unit modul FXEB dan 2 unit SFP FOSN. Selanjutnya, kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Densel. “Ini salah satu penyebab sinyal HP atau operator seluler hilang. Akibat ulah pelaku ini, dirugikan sekali pihak operator seluler. Akibat kejadian tersebut, Telkomsel rugi Rp 60 juta,” ujarnya.
Menurut Kanit Reskrim, tersangka Iwan merupakan karyawan PT Sanjiwana yang merupakan rekanan PT Nokia. Sedangkan Nokia ini merupakan rekanan Telkomsel. “Tersangka Iwan paham dengan pemasangan alat tersebut karena dia teknisinya. Untuk sementara mereka baru mengaku beraksi di tiga TKP,” ungkap Bangkit. Saat diperiksa, pelaku mengaku beraksi di Jalan Pura Demak, Denpasar Barat, daerah Uma Dwi, Denpasar Barat dan wilayah Sukawati, Gianyar. Berstatus karyawan PT Sanjiwana di bagian teknisi membuat tersangka Iwan Suseno (33) dibantu temannya, Hary Yudi Pratama (27) leluasa melancarkan aksinya. Sasarannya tower Telkomsel yang dipasang di rumah atau toko warga. “Pemilik rumah atau toko tidak curiga karena pelaku yaitu Iwan merupakan bagian teknisi rekanan Telkomsel. Selain itu, tugasnya memang memasang mesin modul tersebut,” ungkap Iptu Bangkit. Hasil olah TKP, kata dia, diperoleh rekaman CCTV. Selanjutnya, dilakukan penyelidikan berdasarkan hasil rekaman CCTV tersebut. Polisi juga bekerja sama dengan pihak Telkomsel sehingga identitas salah satu pelaku yaitu Iwan. Namun, datanya tidak lengkap karena tempat tinggalnya tidak diketahui. Selanjutnya, dilakukan penyelidikan dan akhirnya para pelaku ter-
masuk penadahnya berhasil ditangkap. Tersangka Hary ditangkap di Jalan Pendidikan Gang Baja, Sidakarya, Denpasar Selatan dan Iwan di tempat tinggalnya di Jalan Betngandang, Sanur. Hasil pemeriksaan, tersangka Iwan dan Hary mengakui perbuatannya yaitu mengambil modul milik Telkomsel. Selanjutnya, mesin untuk memancarkan sinyal seberat 25 kilogram tersebut dijual kepada pemulung, Bebun, di Jalan Tukad Balian Gang Depo, Renon, Denpasar, seharga Rp 800 ribu. Padahal mesin tersebut harganya Rp 60 juta. Mereka mengaku mencuri 1 unit modul FXEB dan 2 unit SFP FOSN di tower di Jalan Kerta Dalem Sari V, Densel, 4 unit FBBA dan 2 buah peralatan sistem di Jalan Pura Demak Denpasar Barat, 2 unit modul R FBBC dan 1 buah RF di wilayah Uma Dwi, Denpasar Barat serta 2 mesin modul di wilayah Sukawati, Gianyar. Modusnya tersangka Iwan naik ke tower lalu mengambil mesin modul tersebut. Menggunakan webbing (sejenis tali biasa dipakai panjat tebing) mesin modul dikerek turun dan ditangkap oleh Hary. “Kalau total kerugian semua TKP sekitar Rp 300 juta. Tahun lalu, pelaku mencuri tiga unit modul atas suruhan seseorang berinisial BS, lalu dijual di Surabaya. Kami masih kembangkan kasus ini, termasuk barang bukti,” ungkapnya. (kmb36)
Bali Post/019
IPMA - Pemred Bali Post Wirata (dua kanan) foto bersama dengan para penerima IPMA kategori koran nasional.
’’Bali Post’’ Raih Penghargaan IPMA Kategori Koran Nasional Padang (Bali Post) Koran milik masyarakat Bali, Bali Post, kembali meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Print Media Award (IPMA) kategori koran nasional. Dalam ajang yang dirangkaikan dengan Hari Pers Nasional (HPN), Bali Post merupakan satu-satunya media cetak di luar Jakarta yang meraih penghargaan untuk kategori koran nasional. Adapun media yang juga meraih pengharaagn serupa di antaranya Kompas, Koran Tempo, Sindo. Penghargaan diserahkan Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo. Selain penghargaan untuk media kategori nasional, juga diserahkan penghargaan untuk regional. Di antaranya regional Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusra serta regional Indonesia, Kalimantan dan Sulawesi. Pada malam penghargaan ini juga diserahkan award untuk majalah dan tabloid serta
media kampus. Hadir dalam penyerahan penghargaan ini Ketua SPS Pusat Dahlan Iskan dan Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah. Dalam sambutannya, Ansharullah menyatakan peran media massa dalam era milenial ini sangatlah penting. Apalagi banyak berita hoax yang menyebar melalui media sosial. Tentu peran media mainstream sangatlah diharapkan, untuk memberi informasi yang berimbang. Sementara dalam rangkaian Hari Pers Nasional yang dipusatkan di Padang, Sumatera Barat digelar berbagai acara menyangkut diskusi perkembangan media di era milenial, literasi media dan kegiatan lainnya bekerja sama dengan pemerintah daerah Provinsi Sumatera Barat. Puncak HPN akan dilaksanakan Jumat (9/2) ini. Presiden Jokowi dipastikan hadir dalam acara yang akan dipusatkan di Muaro Lasak Padang kawasan Danau Cimpago. (019)
BANGLI
8
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Banyak Penduduk Ber-NIK Ganda Bangli (Bali Post)Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangli bekerja sama dengan KPU Bangli tengah gencar melakukan perekaman data e-KTP. Selama proses perekaman e-KTP ke desadesa, Disdukcapil menemukan banyak penduduk yang memiliki Nomor InBali Post/ina duk Kependudukan Nyoman Sumantra (NIK) ganda. Tak hanya itu, Disdukcapil juga banyak menemukan warga yang telah pindah domisili namun masih tercatat sebagai penduduk Bangli. Kepala Disdukcapil Kabupaten Bangli Nyoman Sumantra, Kamis (8/2) kemarin, mengatakan sesuai data yang dimilikinya, ada sekitar 31 ribu penduduk Bangli yang belum melakukan perekaman e-KTP. Jumlah tersebut sudah termasuk penduduk wajib eKTP pada April 2019. ‘’Kalau yang wajib KTP sekarang, yang belum melakukan perekaman sebanyak 26 ribu,’’ terangnya. Untuk mempercepat penuntasan e-KTP jelang Pilgub 2018, pihaknya bersama KPU Bangli sejak beberapa bulan terakhir kian gencar turun ke desa-desa untuk memberikan pelayanan e-KTP dengan melaksanakan program Kejar e-KTP. Selama kegiatan berjalan, pihaknya menemukan kenyataan bahwa cukup banyak penduduk Bangli yang sudah meninggal dunia namun masih tercatat hidup. Menurutnya, persoalan itu bisa terjadi karena penduduk yang telah meninggal tidak dilaporkan pihak desa dan Disdukcapil untuk kemudian diterbitkan akta kematiannya. ‘’Dari tahun 2016 kami sudah bersurat ke semua perbekel agar melaporkan secara kolektif penduduknya yang sudah meninggal dunia untuk diterbitkan akta kematian. Kalau belum diterbitkan akta kematiannya, maka warga yang meninggal tersebut tidak akan bisa keluar dari KK dan masih tercatat sebagai penduduk hidup,’’ jelasnya. Tak hanya itu, sepanjang proses perekaman ke desa-desa, pihaknya juga mendapati kenyataan bahwa cukup banyak warga yang sudah pindah domisili namun masih tercatat sebagai penduduk Bangli. Sumantra menjelaskan, hal itu mungkin saja terjadi sebelum diberlakukannya Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) tahun 2014. Sebelum SIAK, semua proses administrasi kependudukan masih dilakukan secara manual. ‘’Persoalan lainnya yang juga kami temukan banyak warga yang ternyata memiliki NIK ganda. Kenapa bisa terjadi, itu peristiwa terjadi sebelum SIAK 2014. Warga yang setiap kali butuh KK, akan datang ke Kepala Dusun untuk mengurusnya. Karena masih manual kan tidak bisa terpantau. Jadi diterbitkanlah KK baru. Begitu butuh KK lagi, diterbitkan KK baru. Sehingga ada warga yang sampai bisa punya 3 KK,’’ terangnya. Sumantra mengatakan, dari penghitungan beberapa sampel, diperkirakan jumlah riil penduduk Bangli yang belum melakukan perekaman e-KTP hanya 30 persen dari total 31 ribu yang tercatat di database. Untuk menuntaskan persoalan tersebut, pihaknya akan terus turun ke lapangan melakukan upaya jemput bola. Pihaknya menargetkan proses perekaman e-KTP sudah tuntas dilakukan pada Maret mendatang. (kmb40)
Mes Guru SDN 2 Bangbang Rusak Berat
Pemkab Diminta Lakukan Penghapusan Aset Bangli (Bali Post) Mes guru di SDN 2 Bangbang, Desa Bangbang, Tembuku, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Bangunan tersebut sudah rusak berat dan sulit diperbaiki. Lantaran sangat membahayakan keselamatan siswa setempat, Pemkab Bangli diharapkan segera melakukan penghapusan aset agar bangunan tersebut bisa dibongkar. Berdasarkan pantauan Kamis (8/2) kemarin, mes guru berada di pojok belakang sekolah. Pada bagian atas bangunan, baik atap
maupun plafon, sudah sebagian besar jebol. Material seng dan kayu berserakan di lantai. Sementara bagian atas yang tersisa yang materialnya berupa kayu sudah lapuk termakan usia dan dikhawatirkan sewaktu-waktu jebol. Bangunan ini berada persis di samping ruang kelas. Ketua Komite SDN 2 Bangbang Putu Sudarma mengatakan, kerusakan mes yang dibangun sekitar tahun 1982 itu sudah sering dilaporkan ke dinas terkait. Bahkan pihak sekolah sudah
mengajukan proposal ke pemkab dalam hal ini Disdikpora Bangli. Hanya, belum ada tindak lanjut dari pemkab sampai sekarang. ‘’Proposal untuk pembongkaran bangunan mes ini kita sudah ajukan bersama pihak sekolah. Kita harap dari pemkab bisa segera melakukan penghapusan aset, sehingga nantinya di lokasi tersebut bisa dipergunakan untuk kepentingan sekolah,’’ tegasnya. Menurut Sudarma, bangunan tersebut harus segera dibongkar
lantaran sangat membahayakan siswa. Terlebih lagi saat ini cuaca buruk sering melanda wilayah Bangli. Kepala SDN 2 Bangbang I Ketut Supandra menambahkan, kerusakan parah mes tersebut terjadi sejak empat tahun terakhir. ‘’Mes tidak ada yang menempati sejak tahun 1997. Mes sempat dijadikan sebagai gudang. Karena lama tidak terawat, kondisinya kian parah seperti sekarang ini,’’ ucapnya. Untuk menghindari hal-hal
yang tidak diinginkan, pihaknya telah mengimbau seluruh siswa agar tidak bermain-main di dekat bangunan tersebut. ‘’Imbauan setiap hari kita lakukan. Meski begitu, kita tetap melakukan pengawasan lebih terhadap anakanak,’’ imbuhnya. Dia pun berharap Pemkab bisa segera menghapus aset bangunan tersebut. Sebab, jika hal itu terealisasi, pihaknya telah memiliki rencana membangun ruang TU dan UKS di lokasi tersebut. (kmb41)
Setahun Putus
Jalan Menuju Pura Tirta Mas Mampeh Belum Diperbaiki Bangli (Bali Post) –
Akses jalan menuju lahan pertanian dan Pura Tirta Mas Mampeh di Dusun Yeh Mampeh Desa Batur Selatan, Kintamani yang putus akibat tergerus banjir bandang setahun lalu, tak kunjung mendapat penanganan dari pemerintah. Agar bisa melintas, warga terpaksa membangun jembatan darurat dari bambu di lokasi tersebut.
Perbekel Desa Batur Selatan Gede Sarjana, Kamis (8/2) kemarin, mengatakan banjir bandang yang terjadi Februari 2017 lalu telah mengakibatkan akses jalan menuju Pura Tirta Mas Mampeh terputus. Jalan aspal dan jembatan hancur tergerus banjir. Panjang jalan yang rusak akibat banjir mencapai puluhan meter. Terkait kerusakan infrastruktur di wilayahnya itu, Sarjana mengaku pihaknya sudah mengajukan proposal ke Dinas
Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUTRKP) Bangli. Dalam proposal yang diajukannya sekitar sebulan pascabencana, pihaknya meminta agar kerusakan jembatan, jalan aspal dan dinding penahan tanah di lokasi bisa segera mendapat perbaikan. Tak hanya itu, untuk mencegah banjir, pihaknya juga mengusulkan agar Pemkab dapat membangun dua waduk di sekitar lokasi sebagai penampung
dan jalannya air saat hujan deras melanda. ‘’Kalau itu (waduk) tidak dibikinkan, bencananya akan kembali terjadi. Dan yang jadi korbannya, lahan pertanian penduduk,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakan Sarjana, warga terpaksa membuat jembatan darurat dari bambu di lokasi jalan yang putus. Hanya saja, jembatan itu kerap rusak tergerus banjir saat hujan deras. ‘’Sejak jalan itu putus, kalau ada upacara, warga terpaksa pinjam
lahan orang untuk melintas. Harapan kami, kondisi jalan tersebut bisa segera ditangani pemerintah,’’ ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles menyampaikan, ada beberapa ruas jalan di Kintamani yang rusak akibat bencana. Selain di Yeh Mampeh, banjir tahun lalu juga mengakibatkan jalan di Banjar Tandang putus. Pihaknya berharap akses jalan yang putus dan rusak akibat bencana bisa segera mendapat perbaikan. ‘’Sudah berulang kali kita usulkan. Dalam pemandangan umum fraksi kita sudah sarankan agar memprioritaskan penanganan jalan yang rusak
akibat bencana. Kita harapkan di anggaran perubahan ini bisa diperbaiki,’’ kata Carles. Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUTRKP Kabupaten Bangli Putu Widagunawan mengakui bahwa akses jalan putus di Yeh Mampeh belum mendapat penanganan. Menurutnya, perbaikan jalan tersebut sudah diusulkan Pemkab Bangli tahun 2017 lalu ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui BPBD Bangli. Namun, hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi lebih lanjut dari pusat. ‘’Lebih lanjutnya hubungi Kalak BPBD,’’ jelasnya. (kmb40)
Ikut Kampanye, Pejabat Negara Wajib Cuti
Bali Post/nan
KURSI RODA - Kursi roda yang disediakan kantor Dinas Sosial Bangli. Tahun ini, Pemkab Bangli akan memberikan bantuan kursi roda kepada 22 penyandang disabilitas.
22 Penyandang Disabilitas akan Dibantu Kursi Roda Bangli (Bali Post) Sebanyak 27 warga mengajukan permohonan bantuan kursi roda ke Pemkab Bangli. Namun dari jumlah tersebut, hanya 22 orang yang berhak menerima bantuan tersebut tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta, Kamis (8/2) kemarin. Menurut Sukarta, jumlah penerima bantuan telah berdasarkan hasil verifikasi. Meski hanya 22 yang lolos verifikasi, pihaknya tetap mengupayakan 5 lainnya mendapatkan bantuan melalui CSR pihak swasta. Dikatakannya, anggaran pengadaan kursi roda tahun ini sebesar Rp 74 juta lebih. Warga yang menerima bantuan merupakan penyandang disabilitas akibat stroke, bawaan sejak lahir dan kebencanaan atau kecelakaan. Khusus penyandang disabilitas sejak lahir, hampir 100 persen sudah tertangani. ‘’Warga yang menerima bantuan akibat cacat dari lahir jumlahnya hanya tiga orang saja yang belum ditangani,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, pihaknya akan terlebih dahulu mengumumkan calon penerima bantuan. Setelah itu, baru akan dilakukan pengadaan kursi roda. Diperkirakan pengadaannya setelah Maret. (kmb41)
Bali Post/nan
RUSAK BERAT - Bangunan mes guru di SDN 2 Bangbang yang kondisinya rusak berat.
Bali Post/nan
UNBK - Siswa SMP di Bangli saat mengikuti UNBK tahun lalu. Tahun ini, 24 SMP menyatakan siap melaksanakan UNBK.
24 SMP Nyatakan Siap Gelar UNBK Bangli (Bali Post) Dari hasil pendataan final, sebanyak 24 SMP dari 30 SMP di Kabupaten Bangli yang menyatakan siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Empat sekolah belum bisa melaksanakan UNBK lantaran terkendala jaringan internet dan komputer dan satu lainnya belum memiliki siswa kelas IX. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidian Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Suteja, Kamis (8/2) kemarin. Suteja mengatakan, 24 sekolah yang menyatakan siap UNBK tersebut tersebar di 4 kecamatan.
Rinciannya, di Kecamatan Bangli sebanyak 5 SMP, Tembuku 6 SMP dan Susut sebanyak 3 SMP. Sementara di Kecamatan Kintamani, 7 SMP negeri dan 3 Sekolah Satu Atap (satap) menyatakan siap menggelar UNBK. Untuk diketahui, sebelumnya sebanyak 26 SMP menyatakan siap UNBK. Namun lantaran terdapat berbagai kendala, 2 sekolah tidak bisa mengikuti UNBK. Suteja menjelaskan, untuk pengadaan komputer serta server, pihaknya menganggarkan Rp 3 miliar lebih. Fasilitas ini akan didistribusikan ke sekolah-sekolah yang melaksanakan UBNK. ‘’Bagi
sekolah yang siap melaksanakan UNBK namun kekurangan komputer, akan kita berikan komputer ini. Kita juga telah melakukan koordinasi dengan PLN agar saat melaksanakan UNBK listrik tetap on,’’ katanya. Untuk sekolah yang tidak bisa UNBK, akan menerapkan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) seperti untuk siswa Kejar Paket B. Sementara untuk Sekolah Luar Biasa (SLB), sepenuhnya kewenangan Disdikpora Bali. ‘’Kita memiliki satu SLB, sepenuhnya menjadi kewenangan Pemprov Bali,’’ kata Suteja. (kmb41)
Bangli (Bali Post) – Masa kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018 dijadwalkan mulai berlangsung 15 Februari mendatang. Sesuai aturan, pejabat negara di daerah, yang akan ikut kampanye wajib mengajukan cuti ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). ‘’Cuti harus sudah diajukan tiga hari sebelum kampanye,’’ kata Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan, Kamis (8/2) kemarin. Dia menjelaskan, yang termasuk sebagai pejabat Negara, yakni Bupati dan Wakil Bupati. Kewajiban bagi pejabat negara mengajukan cuti saat melakukan kampanye diatur tegas dalam beberapa aturan, yakni PKPU dan UU No. 7 Tahun 2017. Selain harus mengajukan cuti, pejabat negara yang menjadi ikut berkampanye juga tidak dibolehkan menggunakan fasilitas negara salah satunya seperti mobil dinas. ‘’Ajudan dan sekpri pun sebenarnya tidak boleh,’’ terangnya. Mengenai anggota DPRD yang ikut atau menjadi juru kampanye, Lidartawan mengatakan tidak ada kewajiban untuk cuti. Mengingat anggota DPRD merupakan pejabat daerah, mereka hanya cukup mendapat izin dari pimpinan DPRD. Meski demikian, selama melaksanakan kampanye, mereka pun tidak boleh menggunakan fasilitas negara. Pada kesempatan lain, Lidartawan menyampaikan, selama
Bali Post/ina
Dewa Agung Lidartawan
masa kampanye berlangsung, tidak boleh ada atribut alat peraga kampanye (APK) yang dipasang oleh tim sukses masing-masing calon selain yang dipasang oleh KPU di zona-zona yang telah ditentukan. Terkait hal itu, dia pun meminta pendukung masing-masing bakal calon untuk mencabut semua atribut seperti spanduk maupun baliho bakal calon yang selama ini telah terpasang di jalan-jalan sebelum masa kampanye dimulai. Jika hingga dalam masa kampanye nantinya masih ditemukan adanya atribut tersebut maka akan diturunkan paksa oleh petugas Satpol PP atas rekomendasi Panwaslu. Semua alat peraga itu nantinya akan disimpan di kantor Satpol PP. (kmb40)
GIANYAR
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
9
Perbaikan Jalan Bukian-Tatag
Diperkirakan Habiskan Dana Rp 1,4 Miliar Gianyar (Bali Post) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar beserta prajuru desa telah mensurvei kondisi jalan penghubung Desa Bukian Kecamatan Payangan dan Desa Taro Kecamatan Tegallalang yang mengalami amblas. Dari hasil survei, perbaikan jalan tersebut diperkirakan menelan dana hingga Rp 1,4 miliar. Besarnya anggaran yang diperlukan, mengingat kondisi kerusakan dan geografis kawasan setempat. Panjang jalan yang rusak akibat tanah longsor itu 24 meter. Sementara ketinggian tebing yang harus ditangani 30 meter. ‘’Kami sudah usulkan untuk penanganannya, karena perbaikan setidaknya memerlukan anggaran Rp 1,4 miliar,’’ kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi, Kamis (8/2) kemarin. Pihaknya belum tahu pasti kapan perbaikan bisa dilakukan. Hal itu sangat tergantung dari keputusan mengenai anggarannya. Meski demikian, Nuadi memastikan penanganan jalan tersebut akan masuk skala prioritas. ‘’APBD sudah disahkan, perubahan kemungkinan juga belum bisa. Intinya kami di Dinas PU sudah mengusulkan anggaran kepada tim untuk penanganannya,’’ terangnya. Guna mencegah longsor susulan, warga setempat telah menempatkan karung berisi pasir di lokasi jalan yang tergerus longsor. Pemasangan tanda peringatan agar pengguna jalan yang melintas di kawasan setempat lebih berhati-hati, juga sudah dilakukan. Disinggung apakah ada kemungkinan jalur tersebut ditutup sementara untuk kendaraan roda empat, Nuadi menyatakan, sejauh ini jalur tersebut masih aman untuk dilintasi. Hanya saja jika kondisi jalan itu nantinya sudah tidak memungkinkan digunakan, tidak menutup kemungkinan akan ada larangan bagi kendaraan roda empat melintas di jalur tersebut sampai perbaikan rampung. ‘’Saya sudah koordinasi dengan prajuru desa setempat. Jika tambah parah, terpaksa kita stop untuk kendaraan roda empat. Tetapi jangan khawatir, karena masih ada jalur alternatif,’’ ucapnya. Ditambahkannya, sesuai data Dinas PUPR Gianyar masih ada tiga ruas jalan yang kondisinya serupa dengan jalan penghubung Payangan dan Tegallalang tersebut. Jalan dimaksud yakni Jalan Tegenungan, jalan Sebatu-Taro dan Jalan Mancawarna. ‘’Semuanya belum ada anggaran di tahun 2018,’’ kata Nuadi. (kmb28)
Nyoman Nuadi
KERAJINAN - Kerajinan kreasi kayu jati di Tegallalang. Kerajinan ini tetap bergeliat meski sektor pariwisata tengah lesu.
Program Kerja PKBM Tak Jelas
Pendidikan Nonformal Terkendala Anggaran Gianyar (Bali Post) -
Program kesetaraan atau Kejar Paket di Kabupaten Gianyar cukup banyak diminati warga belajar yang tidak bisa menyelesaikan pendidikan di jalur formal. Hal ini ditunjukkan dari jumlah warga belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tiap tahunnya meningkat. Sayangnya upaya peningkatan kualitas lulusan pendidikan nonformal tersebut sejauh ini terbentur anggaran dan dukungan stakeholder ataupun instansi terkait di pemerintahan. Hal ini disebabkan PKBM di Kabupaten Gianyar belum memiliki program kerja yang jelas. Ketua PKBM Widya Asrama Kecamatan Gianyar I Gede Adistana Wira Saputra, Kamis (8/2) kemarin, menyampaikan sejatinya pemerintah, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar sudah sangat membantu PKBM. Hanya saja, secara umum PKBM belum siap dengan program kerja yang jelas sehingga bantuan yang diberikan pemerintah tidak bisa maksimal. Dikatakannya, di Kabu paten Gianyar terdapat enam PKBM. Sejauh ini, sinergi antar-PKBM belum maksimal dan terkesan berjalan sendirisendiri. Dengan kondisi ini, sangat sulit untuk menyatukan langkah dalam upaya meningkatkan kualitas dan integritas lulusan pendidikan
non formal. ‘’Dalam waktu dekat ini, kalau memungkinkan di bulan Juli kami akan gelar musda. Salah satu poin penting di sana, bagaimana nantinya kami memiliki program kerja yang jelas untuk bisa diajukan ke Dinas Pendidikan,’’ terangnya. Tidak hanya program kerja, poin lain yang akan dibahas seperti gaji tutor. Selama ini tutor pendidikan kesetaraan hanya dibayar Rp 200 ribu per bulan, itupun dari iuran swadaya masyarakat. ‘’Jika memungkinkan, gaji tutor kita harapan bisa dibantu dari APBD. Begitupun gedung ICT center untuk kesiapan UNBK bagi warga belajar,’’ ucapnya. Terkait hal itu, Kabid Pen-
Bali Post/dok
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar
- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184
PMI Gianyar KONI Gianya r BNN Kabupaten Gianyar PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh Koramil Tegallalang Koramil Tampaksiring Koramil Sukawati
- 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167 - 974792 - 901601 - 297564 Bali Post/bit
PENDIDIKAN - Warga Gianyar yang mengikuti pendidikan di PKBM. pendidikan kesetaraan. Hanya saja untuk bisa merealisasikan anggaran tersebut harus ada program yang jelas dari PKBM. ‘’Kami selalu dorong mereka agar segera merapatkan
barisan dan buat program kerja yang jelas, khususnya bagaimana upaya meningkatkan kualitas dan integritas lulusan warga belajar Kejar Paket,’’ terangnya. (kmb28)
Gianyar (Bali Post) Sebanyak 14 parpol di Kabupaten Gianyar dinyatakan lolos verifikasi faktual dan telah memenuhi syarat mengikuti Pemilu 2019. Hal itu disampaikan Ketua KPU Gianyar Anak Agung Gde Putra dalam rapat rekapitulasi hasil verifikasi faktual parpol peserta Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Gianyar, Kamis (8/2) kemarin, di kantor KPU Gianyar. Rapat terbuka tersebut dihadiri jajaran Biro Hukum, Logistik dan Keuangan KPU-RI. Dalam rapat tersebut, KPU Kabupaten Gianyar sebelumnya juga melaksanakan rapat pleno mengenai berita acara hasil verifikasi terkait kepengurusan dan keanggotaan, kantor, serta 30 persen keikutsertaan
perempuan dalam parpol di Kabupaten Gianyar. ‘’Seluruh parpol peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Gianyar telah kita lakukan proses verifikasi, baik itu pascaputusan MK maupun pascakeputusan Bawaslu. Dan hasilnya, semua telah memenuhi syarat,’’ jelasnya. Sementara itu, Kasubag Penyusunan Peraturan KPU-RI Livirta Adhesia mengatakan, dirinya bersama dua rekannya ditugaskan oleh Biro Hukum KPU-RI untuk melakukan monitoring rapat rekapitulasi di sejumlah kabupaten/kota. Untuk di Bali, selain KPU Provinsi Bali, pihaknya melakukan monitoring di KPU Kabupaten Gianyar dan KPU Kabupaten Bangli. ‘’Tugas kami untuk melihat apakah rapat pleno terbuka tersebut sudah sesuai ketentuan atau belum. Dan sejauh ini kami melihat sudah tidak ada masalah baik KPU sebagai penyelenggara dan parpol sebagai peserta sudah tertib sesuai aturan,’’ terangnya.
Di sisi lain, KPU Kabupaten Gianyar juga masih melanjutkan tahapan pencocokan, penelitian dan pemutakhiran data (coklit) pilkada serentak. Coklit dilakukan 20 Januari lalu untuk memastikan jumlah pemilih yang akan menggunakan hak suaranya pada pilkada mendatang. Komisioner KPU Gianyar Divisi Perencanaan dan Data Ni Luh Putu Reika Chrisyanti menyampaikan sampai kemarin jumlah pemilih yang sudah di-coklit sebanyak 41,17 persen dari total pemilih 388.040 orang. Coklit dilaksanakan KPU dengan menerjunkan 1.221 PPDB ke-7 kecamatan dan 70 desa di Gianyar. Pelaksanaan coklit, kata Reika ditargetkan tuntas hingga batas penentuan akhir pada 18 Februari mendatang. Selama proses coklit tersebut, masih ditemukan kendala administrasi kependudukan, terutama bagi warga yang pindah ke luar atapun baru menjadi penduduk Gianyar. (kmb28)
14 Parpol Lolos Verifikasi Faktual
RAPAT - Suasana rapat rekapitulasi hasil verifikasi faktual parpol peserta Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Gianyar.
Sisa Logistik Diserahkan ke Posko Tanah Ampo gatakan, pihaknya masih melakukan pendataan sisa logistik. Dari pendataan sementara, bantuan uang tunai yang masuk sejak pertama kali berdirinya posko tersebut sebesar Rp 189 juta. ‘’Jumlah ini semua donasi dari masyarakat yang peduli pada pengungsi,’’ ucapnya. Namun, dari jumlah tersebut juga tercatat pengeluaran sebesar Rp 55,6 juta. Pengeluaran itu seluruhnya untuk memenuhi kebutuhan pengungsi sehari-hari. ‘’Semua itu untuk memenuhi kebutuhan pengungsi dan
sisanya sekitar Rp 133 juta lebih akan diserahkan ke Posko Tanah Ampo. Nanti dikelola di sana,’’ ungkapnya. Tidak hanya bantuan berupa uang yang akan diserahkan ke Posko Tanah Ampo, ada pula sisa beras yang kondisinya masih bagus. Jumlahnya kurang lebih lima ton. ‘’Juga ada mi instan dan sayur-mayur. Nanti semua ini kami serahkan ke Posko Tanah Ampo,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, para pengungsi yang menempati Posko Lapangan
Bali Post/bit
d i d i ka n L u a r S e k o l a h d a n Masyarakat Dinas Pendidikan Gianyar I Gusti Ngurah Rakawija menjelaskan, sebenarnya di Dinas Pendidikan ada pos anggaran untuk
Posko Sutasoma Ditutup Gianyar (Bali Post) Sejak didirikan 23 September 2017, pihak posko pengungsi di Lapangan Sutasoma, Sukawati telah menghimpun bantuan dengan jumlah cukup besar. Namun, lantaran posko tersebut dikosongkan mulai Kamis (8/2) kemarin, lantaran seluruh pengungsi sudah pulang, seluruh bantuan yang tersisa akan diserahkan ke posko pengungsi Tanah Ampo, Karangasem. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya men-
Bali Post/bit
Sutasoma, Desa Sukawati, sudah seluruhnya pulang ke kampung halaman. Pengungsi terakhir pulang pada Selasa (6/2) lalu. Mereka pulang atas permintaan sendiri, karena melihat aktivitas Gunung Agung sudah turun. Pemulangan pengungsi difasilitasi BPBD Kabupaten Gianyar. (kmb35) LOGISTIK - Sisa logistik di Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati yang akan dikirim ke Posko Tanah Ampo, Karangasem.
JEMBRANA
10
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Diprotes, Rencana Pabrik Limbah Medis di Cupel Negara (Bali Post) Adanya rencana pembangunan pabrik pengolahan limbah medis di Dusun Kembang, Desa Cupel, Kecamatan Negara, mendapat protes dari warga. Protes tersebut disampaikan warga penyanding saat sosialisasi pekan lalu. “Warga protes rencana adanya pabrik limbah tersebut karena rencana dibangun dekat dengan permukiman warga. Nanti itu tidak sehat. Kami tidak setuju,” kata seorang warga penyanding. Dari informasi yang dihimpun, pihak investor yang berbasis di Jawa Timur sudah berkoordinasi, bahkan melakukan sosialisasi dengan masyarakat sekitar. Selain itu lahan yang digunakan di wilayah Cupel itu juga belum jelas apakah sudah dibeli atau disewa. “Perwakilan warga juga sudah sempat diajak ke Denpasar untuk melihat amdal, tapi entah belum jelas juga perkembangannya. Warga cuma tidak ingin nanti pabrik itu mencemari lingkungan, apalagi berada dekat permukiman,” kata warga lainnya. Warga tidak menolak adanya investor, namun jika dekat pemukiman maka dikhawatirkan akan memengaruhi lingkungan. Sementara itu, Perbekel Cupel Usman saat dikonfirmasi, Kamis (8/2) kemarin membenarkan warga penyanding memrotes rencana pembangunan pabrik pengolah limbah medis tersebut. “Ada 30 orang diundang, yang hadir 27 orang. Warga intinya menolak. Kami tidak tahu apa nama perusahaannya. Karena belum ada kejelasan lagi, sehingga masih vakum,” jelasnya. Selain sosialisasi di Banjar Kembang perwakilan warga juga memang sempat diajak menyaksikan terkait amdal di Denpasar. “Ini juga kami belum ada konfirmasi kelanjutannya. Jadi tidak tahu,” tandasnya. (kmb) SEGEL - Satpol PP Jembrana menyegel usaha serkel di Berangbang lantaran tidak mengantongi Izin Usaha Industri (IUI).
Bali Post/olo
Belum Kantongi IUI
Bali Post/dok
Lahan - Lahan yang rencananya hendak digunakan untuk pembangunan pabrik pengolahan limbah medis di Desa Cupel.
Jelang Tahap II
Berkas Kasus Dana Santunan Kematian Masih Diteliti Negara (Bali Post) Kasus dugaan korupsi santunan kematian dengan tersangka IS, mendekati tahap II (pelimpahan berkas dan tersangka). Dari informasi, kasus yang ditangani Unit Tipikor Satreskrim Polres Jembrana ini telah dinyatakan lengkap dari tim Kejari Jembrana yang meneliti berkas. Kasipidsus Kejari Jembrana I Made Pasek Budiawan saat dikonfirmasi, Kamis (8/2) kemarin mengatakan berkas santunan kematian itu masih dalam proses penelitian. Belum tahap II. Sebelumnya berkas tersebut sempat dikembalikan ke penyidik untuk dilengkapi dan hal itu sudah dilakukan. Dari penelitian sementara, berkas dengan tersangka IS itu secara prinsip tidak banyak yang harus dilengkapi. Hanya sejumlah materi, sehingga bisa segera diperiksa kembali. Sementara untuk segi unsur, menurutnya berkas itu sudah memenuhi tindak pidana. Dari berkas itu, seharusnya memang ada beberapa orang lagi yang menjadi tersangka. Pihak Kejari telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dua tersangka lainnya. Menurutnya dua tersangka ini berperan langsung di lapangan dalam memanipulasi data kematian warga (fiktif) guna memperoleh dana santunan kematian. Seperti berita sebelumnya, kasus dana santunan kematian ini terungkap ketika adanya laporan dari sejumlah warga di Kelurahan Gilimanuk. Selanjutnya berkembang ke desa lain di Kecamatan Melaya, yakni Desa Tukadaya. Modusnya mengumpulkan data kematian fiktif warganya guna mendapat dana santunan kematian. Atas tindakan ini, kerugian yang diderita mencapai Rp 451 juta. Oknum PNS, IS ini berperan sebagai petugas yang menerima data dari para kepala lingkungan dan klian adat. (kmb26)
I Made Pasek Budiawan
Bali Post/dok
Usaha Serkel Kayu di Berangbang Disegel Negara (Bali Post) Usaha serkel kayu di Desa Berangbang, Kecamatan Negara, Kamis (8/2) kemarin disegel Satpol PP Jembrana. Penyegelan ini merupakan upaya terakhir petugas setelah beberapa kali surat peringatan tidak diindahkan pemilik serkel. Pihak pemilik diminta untuk mengurus Izin Usaha Industri (IUI), tetapi hingga peringatan terakhir tidak dipenuhi. Surat peringatan pertama dilayangkan pada Desember lalu. Tindakan penyegelan ini selain dilakukan Satpol PP, juga disaksikan petugas dari Desa Berangbang, Klian dan babhinkamtibmas setempat. Selain diberikan surat penyegelan, tempat usaha
Serkel itu juga dipasangi stiker segel di pintu depan dan di mesin. “Selama disegel, usaha ini tidak boleh beroperasi. Sampai pemilik bisa menunjukkan izin ke kami,” ujar Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Jembrana
I Made Tarma. Ditambahkan, usaha ini melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2012 tentang Perindustrian. Dalam pasal 8, setiap pendirian usaha perindustrian termasuk serkel wajib mengantongi IUI. Saat disambangi
Banyak Pedagang Belum Tera Ulang Timbangan Negara (Bali Post) Sejumlah pedagang di Pasar Umum Negara diketahui belum melakukan tera ulang timbangan. Padahal timbangan itu harus di tera ulang. Hal ini diketahui setelah petugas Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana melakukan pendataan dan pegawasan timbangan milik pedagang, Kamis (8/2) kemarin. Dari sekitar 60 sampel timbangan yang diperiksa, ada sekitar 10 timbangan yang belum ditera ulang hingga dua tahun. Bahkan beberapa di antaranya ditemukan ada ditempeli logam yang diduga untuk pemberat. Namun kepada petugas, para pedagang mengaku memasang pemberat karena sebelumnya timbangan itu rusak, sehingga mengalami kerugian setiap berjualan. “Dikasi pemberat agar seimbang dan sesuai takaran,” dalih salah seorang pedagang. Mengetahui hal itu, petugas langsung meminta pedagang mencopot besi pemberat di timbangan itu. Tercatat ada empat timbangan pedagang yang ditemui petugas melakukan tindakan
tersebut. Selain menggunakan besi pemberat, juga ada yang menambahi kawat. Sementara beberapa pedagang yang terdata juga belum melakukan tera ulang. Mereka mengaku baru membeli timbangan. Untuk itu, belum sempat melakukan tera ulang. Kadek Sukmawati, salah seorang pedagang mengatakan baru membeli timbangan itu sehingga belum sempat ditera ulang. Menurutnya timbangannya ini baru dibeli sekitar dua bulan yang lalu. Sukmawati mengaku akan melakukan tera ulang mengikuti aturan. Pengawasan para pedagang dari Dinas Koperindag Jembrana ini merupakan bagian dari pasar tertib ukur tahun 2018. Tahun ini ada dua pasar yang dicanangkan program itu, yakni Pasar Umum Negara dan Pasar Umum Tegalcangkring. Para pedagang yang kedapatan timbangannya belum ditera ulang, diminta untuk ikut pada Maret yang dilakukan dinas bersama UPT Metrologi Buleleng. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan
Bali Post/olo
DATA - Salah seorang petugas dari Dinas Koperindag Jembrana mendata dan melakukan pengecekan timbangan milik pedagang di Pasar Umum Negara. Petugas mendapati sejumlah timbangan belum ditera ulang, bahkan ada yang dipasangi besi pemberat. (Dikoperindag) Jembrana I Made Gede Budhiarta saat dikonfirmasi mengatakan upaya pendataan dan pembinaan itu untuk mengetahui berapa jumlah timbangan di pasar tradisional tersebut. Para pedagang juga diberikan pemahaman tentang penting-
nya keakuratan timbangan tersebut. Dengan begitu, akan memberikan kepercayaan kepada masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional serta mewujudkan pasar tertib niaga. Adanya pedagang yang kedapatan memasang besi
pemberat itu juga diberikan pembinaan. “Intinya para pedagang kami minta jangan curang. Kalau mau cari untung silakan,” tegasnya. Mereka juga diminta untuk tera ulang. Bila sudah tera ulang, maka akan ditempeli stiker dari dinas. (kmb26)
”Jogging Track” Pantai Tirtakusuma Jebol
jembrana Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
egel. Sejumlah warga yang ditemui mengatakan selain belum berizin, serkel ini juga sering mengusik warga. Sebab operasional mesin kadang dilakukan hingga malam hari. Kendati belum berizin, serkel ini sudah sekitar setahun beroperasi. “Yang jelas penyegelan ini karena serkel belum berizin,” tambah Tarma. Setelah mendatangani surat penyegelan, usaha tersebut disegel disaksikan aparat setempat. (kmb26)
Di Pasar Umum Negara
Telepon Penting RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
petugas, kondisi serkel tutup dan tidak ada aktivitas. Namun, tumpukan kayu-kayu memenuhi halaman lokasi bahkan hingga menutupi mesin serkel. Dari informasi pemilik serkel sedang keluar kota dan hanya ada karyawan serta anaknya. Petugas juga sempat menelpon langsung kepada pemilik dan menjelaskan tentang upaya penyegelan ini. Setelah sempat beberapa menit beradu argumen, akhirnya usaha tersebut dis-
Bali Post/kmb
AMBLAS - Jogging track yang ada di Pantai Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Melaya amblas dan jebol.
Negara (Bali Post) Jogging track di Pantai Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, sejak selesai dibangun beberapa tahun lalu, kini jebol. Bahkan kondisi jogging track yang bersebelahan dengan senderan dari batu-batu armor itu makin membahayakan. Dari pengamatan, Kamis (8/2) kemarin, jogging track itu amblas sepanjang 50 meter. Sebagian besar sudah jebol dan berlubang. Beberapa lubang tampak ditimbun sampah dan pasir oleh warga. Sejumlah warga mengatakan jogging track itu sudah amblas setelah beberapa bulan selesai dibangun. “Sudah sempat diperbaiki secara swadaya oleh warga karena lubangnya membahayakan. Tapi mungkin karena pasirnya kurang padat sehingga bergeser,” kata Adi, salah satu warga. Jogging track itu satu-satunya akses jalan yang dilalui oleh warga di pemukiman pesisir pantai.
“Jika tidak hati-hati lewat jogging track itu bisa jatuh dan nyemplung ke lubang paving,” katanya. Kerusakan jogging track itu sudah beberapa kali disampaikan ke pihak desa untuk diperbaiki, namun hingga kini belum ditangani. Wilayah pesisir itu memang rawan diterjang ombak dan kerap terjadi abrasi. “Dulu abrasinya parah. Sejumlah rumah warga hancur. Akhirnya dapat bantuan pembangunan senderan,” jelas warga lainnya. Warga berharap ada penanganan jogging track yang amblas itu sehingga tidak membahayakan. Apalagi jogging track itu menuju tempat melasti. Sementara itu, Perbekel Candikusuma Wayan Bagiyasa saat dikonfirmasi mengakui adanya jogging track yang amblas itu. “Benar amblas. Tapi tidak banyak. Dulu pernah kami tangani secara swadaya. Nanti akan kami usulkan perbaikannya,” jelasnya. (kmb26/kmb)
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
BULELENG
11
Tangani Abrasi Pantai
BWS Bali-Penida Kesulitan Anggaran Singaraja (Bali Post) – Kerusakan garis pantai akibat abrasi terjadi hampir di semua pesisir di Indonesia. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah pusat untuk menangani abrasi. Karena terbatasnya porsi anggaran dari pemerintah pusat, daerah yang mengusulkan penanganan abrasi belum terpenuhi dengan optimal. Setidaknya, kondisi ini akan dialami Kabupaten Buleleng. Kerusakan pesisir di utara Bali ini terancam tidak bisa ditangani karena minimnya kucuran dana dari pusat. Hal itu diungkapkan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, Ketut Jayada, ketika meninjau kerusakan tanggul penahan tanah di kawasan Bendungan TitabUlaran, Rabu (7/2) lalu. Lebih jauh Jayada mengatakan, di Provinsi Bali ada beberapa kabupaten yang sebenarnya membutuhkan dana untuk menangani abrasi pantai, terutama Jembrana, Karangasem, Klungkung, dan Buleleng. Kebutuhan anggaran untuk mengatasi abrasi ini tergolong besar karena memang biaya pengerjaannya pun tergolong mahal. Sementara, satusatunya dukungan anggaran dari pemerintah pusat tidak mampu memenuhi kebutuhan dana tersebut. “Terima kasih kepada kawan-kawan media yang sudah meliput menyuarakan kebutuhan anggaran untuk abrasi utamanya Jembrana, Karangasem, Klungkung, dan Buleleng. Tapi kita tidak bisa berbuat banyak karena kebijakan pemerintah pusat itu penanganan abrasi dengan skala prioritas, sehingga tak bisa semua usulan penanganan abrasi bisa direalisasikan,” katanya. Menurut Jayada, tahun 2018 ini, BWS Bali-Penida
diberikan jatah anggaran untuk penanganan abrasi Rp 6 miliar. Dana sebesar itu dipastikan tidak bisa merealisasikan semua usulan dari daerah terutama dari empat kabupaten di Bali tersebut. Karena itu, penanganannya berdasarkan skala prioritas. Tahun ini, dana penanganan abrasi itu prioritas untuk Kabupaten Klungkung. Sementara itu untuk Buleleng, Jayada menyebut usulan penanganannya akan menunggu kebijakan anggaran dari pusat. “Empat kabupaten itu teriak meminta penanganan abrasi. Tapi karena kita melaksanakan kebijakan skala prioritas, Klungkung kita utamakan untuk menangani abrasi karena kondisi kerusakan pantai di sana sangat parah dan mengancam akses umat Hindu untuk melakukan aktivitas keagamaan ke Pura Dalem Ped,” jelasnya. Jayada mengaku kerusakan pantai ini terjadi didominasi karena dampak cuaca ekstrem yang sudah menjadi siklus setiap tahun. Cuaca ekstrem sering menambah parah kerusakan yang sudah terjadi sebelumnya, sehingga menambah parah kerusakan yang terjadi, seperti di perairan di Kecamatan Kubutambahan, Tejakula, dan wilayah lain. Kerusakan pantai kembali terjadi karena setelah lama pantai yang terabrasi belum bisa ditangani, kerusakannya sekarang semakin bertambah parah. Meski demikian, khusus untuk Buleleng, Jayada mengklaim bahwa sudah banyak kerusakan pantai di daerah ini berhasil ditangani. Pihaknya berharap situasi ini bisa dipahami dengan bijaksana dan tidak menilai pemerintah pusat cuek terhadap abrasi di daerah. (kmb38)
Bali Post/kmb38
TERBAKAR – Rumah permanen milik seorang guru di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng terbakar Rabu (7/2) malam lalu. Diperkirakan, kerugian mencapai Rp 500 juta.
Rumah Guru Terbakar, Kerugian Rp 500 Juta Singaraja (Bali Post) – Nasib nahas dialami seorang guru, Kadek Sukarsini (55), warga Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng. Rumah yang juga difungsikan untuk toko dan usaha jasa fotokopi itu terbakar Rabu (7/2) malam pukul 22.30 Wita. Api dengan cepat membakar rumah dan isinya. Korban mengalami kerugiaan yang diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian, korban bersama keluarganya sedang istirahat di dalam rumah. Saat itu, korban melihat percikan api di ruang kamar yang difungsikan untuk jasa fotokopi di lantai satu. Percikan api itu dengan cepat membesar, hingga korban berusaha turun ke lantai satu untuk memadam api. Belum sampai di lantai bawah, api sudah membubung tinggi
di ruang fotokopi tersebut. Korban akhirnya panik dan berusaha menyelamatkan diri ke luar rumah. Dia pun berteriak “kebakaran” sambil meminta pertolongan. Teriakan itu kemudian membuat tetangganya berhamburan ke luar rumah dan melihat api membakar seisi rumah korban. Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Selain itu, barang milik korban seperti elpiji kemasan tiga kilogram yang
dijual oleh korban berhasil diselamatkan, sehingga tidak menambah kebakaran bertambah parah. Beberapa menit kemudian, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng menerjunkan dua mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Personel damkar langsung melakukan pemadaman dengan menyemprotkan air ke arah titik api di rumah berlantai dua tersebut. Api akhirnya padam dan tidak sam-
pai merembet ke bangunan di sekitarnya yang memang berhimpitan langsung dengan rumah korban. Kapolsek Kota Singaraja AKP A.A. Wiranata Kusuma, S.H., M.M. seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan telah terjadi peristiwa kabakaran rumah permanen milik seorang guru di Desa Pemaron. Kompol Wiranata Kusuma mengatakan, polisi sudah mengumpulkan keterangan saksi untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Namun, keterangan saksi belum cukup dan kepastian penyebab kebakaran bisa diketahui setelah ada penyelidikan oleh personel Laboratorium
Forensik (Labpor -red). Dari keterangan saksi dan korban sendiri, diketahui rumah berlantai dua dengan ukuran 12 kali 10 meter persegi. Rumah ini beratap dak beton. Sementara kerugian, barang berharga termasuk sejumlah perhiasan emas milik korban ikut terbakar. Polisi pun mencatat kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 500 juta. “Benar terjadi kebakaran itu. Kami sudah melakukan pemeriksaan di TKP dan mengumpulkan keterangan saksi yang melihat dan juga keterangan korban. Penyebab pastinya itu bisa diketahui dari hasil penyelidikan Labfor,” katanya. (kmb38)
Ratusan Calon Guru Ikuti Orientasi PPG di Kampus Undiksha Singaraja Bali Post/kmb38
ABRASI – Kerusakan pantai akibat abrasi terjadi hampir di semua pesisir di tanah air. Di tengah kondisi ini, pemerintah pusat belum mampu menyiapkan anggaran yang memadai, sehingga kerusakan pantai pun terancam dibiarkan dan berpotensi memicu kerusakan yang bertambah parah.
Suara Buleleng Cek Supaya Benar
Tulisan mengenai sejarah harus diteliti dan dicek lagi di Taman Bung Karno, di areal Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sukasada, sebelum menjadi kawasan Heritage Bung Karno dan disahkan oleh pejabat tinggi terkait. Maka, menyoal keterangan fakta-fakta tulisan sejarah atas pengesahan UUD, kisah kelahiran, dan perjalanan Soekarno sebagai Presiden pertama RI tersebut harus dicek kembali supaya benar. Dana, Lingga
Peningkatan Harga Beras
Apabila terjadi peningkatan harga beras harus memerhatikan petani di tingkat bawah. Normalisasi harga eceran beras dengan kondisi ekonomi kini yang serbasulit, jangan sampai kebutuhan pokok beras terus-menerus merugikan rakyat kecil. Satgas pangan, utamanya di Buleleng agar lebih memerhatikan jual beli gabah petani dan beras. Mologan, Mayong
Agar Mendapat Perhatian Pemerintah
Harga kebutuhan pangan sehari-hari yang kian meningkat agar mendapat perhatian pemerintah. Beras misalnya adalah kebutuhan pokok. Jadi, harga beras ini agar dikontrol supaya masyarakat kecil tidak berat membelinya. Ajik Bima, Banjar
UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja telah mendapat izin dari Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tahun ajaran 2018/2019, perguruan tinggi yang dikenal sebagai pencetak sarjana pendidikan ini kembali menyelenggarakan PPG secara mandiri. PPG tahun ini diikuti 106 peserta di Bali dan luar daerah. Rinciannya, 38 orang mengikuti PPG Prajabatan Bersubsidi dengan Program Studi (Prodi) PG PAUD 15 orang dan Prodi Matematika 23 orang. Sedangkan 68 orang mengikuti PPG lewat jalur Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T). Prodi yang diikuti yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 19 orang, 11 orang Prodi Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) 20 orang, dan 18 orang Prodi Bahasa Indonesia. Sebelum mengikuti perkuliahan selama setahun ke depan, ratusan mahasiswa ini mengikuti Orientasi Akademik di aula Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha Singaraja, Kamis (8/2) kemarin. Orientasi ini dihadiri Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. Ida Bagus Arnyana, M.Si. dan Ketua Panitia Drs. Gede Nurjaya, M.Pd.
PPG – Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. memberikan kuliah umum dalam orientasi akademik di hadapan ratusan calon guru yang mengikuti PPG di Kampus Undiksha. Rektor Nyoman Jampel mengatakan, PPG merupakan syarat setiap calon guru sebelum akan melaksanakan tugasnya sebagai pendidik. PPG merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi seorang guru. Syarat yang sesuai kebijakan Kemenristekdikti ini tujuannya adalah agar guru memiliki empat standar kompetensi. Hal ini berbeda dengan kebijakan sebelumnya, di mana setelah lulus dengan menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.), seseorang lulusan sudah masuk kategori calon guru. Namun sekarang berbeda. Mahasiswa yang telah menamatkan studin-
ya wajib memiliki sertifikat kompetensi yang diperoleh lewat PPG. Sesuai UU No. 14 Tahun 2005 ada empat kompetensi yang harus dipenuhi yakni profesional, pedagogik, personal, dan sosial. ‘’Dulu setelah lulus dengan gelar S.Pd. bisa disebut calon guru, namun sekarang sudah diperketat lagi di mana lulusan kembali mengikuti PPG untuk mendapatkan sertifikat kompetensi itu dan kalau lulus baru bisa disebut calon guru,’’ katanya. Menurut Jampel, kebijakan PPG yang lebih ketat dari sebelumnya itu tujuannya adalah meningkatkan kualitas calon
guru. Kalau guru ‘’dicetak’’ dengan kualitas baik, maka ilmu yang nantinya akan ditransfer kepada peserta didik di lapangan juga memiliki kualitas yang diharapkan pemerintah. Untuk itu, PPG baik jalur mandiri dan jalur SM3T ini tidak cukup dengan menggodok terkait kompetensi profesional dan pedagogik saja, namun kompetensi personal dan sosial juga diasah lewat perkuliahan. Dua aspek kompetensi ini akan dipelajari oleh peserta selama perkuliahan yang dipusatkan di asrama. ‘’Ini kelebihan dari PPG di tahun ini, peserta tak cukup ahli sebagai guru, namun
bagaimana berinteraksi dengan lingkungan sosial akan diasah, makanya mereka diasramakan,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Panitia PPG Gede Nurjaya mengatakan, peserta mengikuti kuliah dan sambil bekerja. Dalam setiap pertemuan, peserta dituntut menghasilkan sebuah produk bahan ajar. Hal itu akan dimanfaatkan ketika peserta nanti melaksanakan tugas di lembaga tempatnya bekerja. Selain itu, peserta PPG ini secara mental juga akan dikuatkan lewat kuliah berkelompok dengan sasaran membangun kelompok kerja (team work - red). Dengan materi ini, calon guru nantinya terbiasa membangun kerja sama dengan komponen di tempat tugasnya termasuk mentalnya teruji sebagai guru unggul dari kualitas. Nurjaya menyebut peserta dari daerah sendiri masih minim dibandingkan dengan peserta dari luar Bali. Hal ini dikhawatirkan lulusan dari Bali minim mengikuti PPG nantinya sulit bersaing dengan guru-guru luar daerah yang sudah mengantongi sertifikat kompetensi lewat PPG. ‘’Bali masih kekurangan guru. Kalau nanti ada rekrutmen yang mewajibkan calon guru bersertifikat PPG ini, kita khawatir calon guru di daerah sendiri kalah bersaing dengan calon guru luar Bali. Mudahmudahan ini bisa menggugah kemauan lulusan di Bali untuk mengikuti PPG di tahun selanjutnya,’’ jelasnya. (ad469)
’’Pick-up’’ Pengangkut Durian Terjungkal ke Sawah
Bali Post/ist
TERJUNGKAL – Mobil pick-up yang mengangkut durian terjungkal ke sawah di Desa Busungbiu, Kamis (8/2) kemarin.
Singaraja (Bali Post) – Mobil pick-up DK 9627 UT terjungkal ke sawah di Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Kamis (8/2) kemarin. Mobil yang dikemudikan Ketut Sri Mayoni (31), warga Desa Tinggarsari yang berdomisili di Desa Subuk, itu mengangkut durian. Saat mengemudi, dia mengajak anaknya, Komang Lala (4). Nahas, dia mengalami kecelakaan out of control (OC - red) hingga mengakibatkan anaknya harus dirawat di Puskesmas Busungbiu. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian,
Mayoni datang dari arah Desa Kekeran akan menuju Seririt. Saat itu, kendaraan melaju dengan kecepatan sedang. Namun dalam perjalanan, laju kendaraan sempat melambat. Diduga, pengemudi berusaha memperbaiki posisi duduk anaknya yang saat itu duduk di jok samping pengemudi. Sekitar pukul 11.00 Wita, saat mobil pick-up melintas di lokasi kejadian tepatnya simpang tiga Desa Busungbiu, kendaraan oleng ke kiri dan keluar jalur dan menabrak pohon pisang di pinggir jalan. Kendaraan nahas itu terjun ke petak sawah hingga posisi kendaraan terbalik. Muatan
durian tersebut berhamburan di sekitar lokasi kejadian. Korban dan anaknya pun terjebak di dalam ruang kemudi dan beruntung berhasil dievakuasi oleh warga yang melihat kejadian tersebut. Korban selamat, namun anaknya trauma dan mengalami luka serius hingga dirawat di Puskesmas Busungbiu. Kapolsek Busungbiu AKP Nengah Muliadi, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, penyebab pasti kecelakaan ini masih diselidiki. Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi yang diduga melihat sebe-
lum kecelakaan, ada dugaan pengemudi tidak konsentrasi saat mengemudi karena memperbaiki posisi duduk anaknya. “Kecelakaan ini murni karena OC dan keterangan saksi dan olah TKP itu menyebut sebelum mobil terjun ke sawah pengemudi memperbaiki posisi duduk anaknya, sehingga kendaraan oleng dan terjadi laka OC,” jelasnya. Kemarin, mobil pick-up itu berhasil diderek ke jalan. Sementara kerabat korban berusaha membantu mengumpulkan kembali durian yang sebelumnya berserakan di sekitar lokasi kejadian. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Hasil Monev Bantuan Hibah
KLUNGKUNG MEMILIH Pilkada 2018
Anggaran APK, TPS dan KPPS Rp 3 Miliar Semarapura (Bali Post) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung semakin dekat. Pascapenetapan pasangan calon, Komisi Pemilihan Umum harus mempersiapkan Alat Peraga Kampanye (APK). Anggaran di-ploting mencapai Rp 1 miliar. Sedangkan, untuk anggaran pembangunan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan pembiayan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sekitar Rp 2 miliar. Ketua KPU Klungkung, I Made Kariada, Kamis (8/2) kemarin menjelaskan, penetapan pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam hajatan politik lima tahunan itu berlangsung 12 Februari dan pengundian nomor urut 13 Februari. Pascaitu, dilaksanakan pencetakan APK. Rinciannya, 5 baliho 3x5 meter untuk kabupaten, 20 umbul-umbul ukuran 4x1 meter untuk setiap kecamatan, dua spanduk ukuran 1x4 meter per desa dan 25 ribu bahan kampanye seperti brosur dan pamplet untuk masing-masing paslon. “Dianggarkan maksimal Rp 1 miliar. Ini juga ada tambahan dari paslon. Jumlahnya diatur,” ungkapnya. Pencetakannya, menurut pria asal Nusa Penida ini ditargetkan sudah berjalan seminggu setengah penetapan paslon dan sudah terpasang pada awal Maret. “Kami tetap berupaya secepatnya untuk memasang,” sebutnya. Selain APK, KPU juga menyiapkan anggaran untuk pembangunan TPS sebanyak 349 lokasi dan pembiayan KPPS. Jumlahnya sekitar Rp 2 miliar. “Ini sudah dirancang lebih,”
Ada Dugaan Dananya Digunakan Bayar Utang di LPD Semarapura (Bali Post) Monitoring dan evaluasi (monev) bantuan hibah penunjang urusan kebudayaan yang ter-cover pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017 terus dilakukan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Klungkung. Hasilnya, tak hanya ada kegiatan yang belum berjalan hingga melewati batas pengumpulan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Yang terbaru, juga ditemukan penerima mengibuli dengan terlebih dahulu melakukan pembangunan, baru mengusulkan permohonan hibah ke pemkab. Bahkan, muncul dugaan dana tersebut ada yang digunakan untuk membayar utang di Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Kepala Disbudpora Klungkung I Nyoman Mudarta menjelaskan, hibah tersebut ditujukan untuk perbaikan pura, balai banjar maupun pengadaan barang yang berkaitan dengan urusan kebudayaan. Sesuai mekanisme, hal itu harus dilakukan setelah dana dicairkan pemerintah kabupaten. “Tetapi setelah tim turun melakukan monev, ditemukan pembangunannya sudah duluan. Baru mengusulkan permohonan hibah. Ini banyak terjadi di Kecamatan Dawan,” jelasnya, Kamis (8/2) kemarin. Tak hanya itu, penjabat asal Desa Tegak, Kecamatan Klungkung ini menyebutkan saat tim turun, juga ditemukan adanya dua usulan untuk pembangunan satu pura di wilayah
Kecamatan Banjarangkan dengan nominal masing-masing Rp 30 juta dan Rp 20 juta. Satu usulan difasilitasi DPRD Klungkung. “Usulannya dipakai nama pura yang berbeda. Padahal puranya hanya satu,” katanya. Sejalan dengan temuan itu, pemohon langsung mengembalikan dana Rp 20 juta ke daerah. Munculnya persoalan tersebut karena petugas yang melakuan verifikasi sebelumnya berbeda. Terkait adanya dugaan dana dipergunakan untuk pembayaran utang di LPD, dikabarkan terjadi di wilayah Kecamatan Klungkung. Utang tersebut sebelumnya untuk pembelian gong tahun 2015. Nominal bantuannya mencapai Rp 70 juta. Menindaklanjuti hal tersebut, Mudarta
I Nyoman Mudarta mengaku segera membahas bersama tim dan diharapkan ada petunjuk. “Kami tidak bisa menentukan sendiri,” ungkapnya. Guna mengantisipasi munculnya persoalan serupa, untuk penggelontoran hibah tahun selanjutnya akan dilakukan verifikasi sebelum penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). “Benar apa tidak belum dibangun atau diperbaiki. Karena di proposal bahasanya kan ‘akan’ (diperbaiki/dibangunred),” sebut mantan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan
Bali Post/sos
dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung ini. Disinggung soal LPJ, tercatat masih ada 28 penerima yang “ngutang’ alias belum mengumpulkan ke daerah. Padahal, sesuai informasi awal, batas waktunya sampai 10 Januari. Atas hal tersebut, penerima sudah diminta untuk melakukan percepatan dan terealisasi sebelum 31 Maret bertepatan dengan batas akhir tuntasnya laporan APBD 2017. Sesuai berita sebelumnya, pemkab menyiapkan anggaran Rp 21 miliar untuk 282 usulan hibah. (kmb45)
Rapat Staf Lengkap I Made Kariada katanya. Khusus untuk penetapan pasangan calon, dinyatakan untuk jumlah massa yang datang ke KPU tidak dibatasi. Sementara untuk pengambilan nomor urut, setiap paslon diperkenakan mengajak maksimal
Bali Post/sos
100 orang. “Acaranya di Balai Budaya. Tidak cukup kalau yang ikut lebih dari itu,” terangnya. Berkaitan dengan sejumlah agenda itu, KPU telah berkoordinasi dengan Polres Klungkung terkait pengamanan. (kmb45)
Gasak Patung, Pria Asal Tabanan Dibekuk Semarapura (Bali Post) Pria asal Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, I Kadek Wiasa alias Hendra (30) dibekuk Polsek Dawan, Kabupaten Klungkung. Hal tersebut menyusul aksinya menggasak sejumlah patung singa yang dijual di jalur By-pass Ida Bagus Mantra Desa Kusamba. Atas perbuatannya itu, ia yang bekerja sebagai karyawan swasta terancam maksimal tujuh tahun penjara. Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana saat merilis kasus tersebut, Kamis (8/2) kemarin menjelaskan aksi pencurian itu berlangsung pada November 2017. Kemudian, kasus ini di-
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
laporkan pada pertengahan Desember 2017 oleh pemilik I Wayan Mertayasa, warga Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung yang mengaku kehilangan dua patung singa berbahan batu padas dan I Putu Arsa, warga Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem kehilangan empat patung. Kejadiannya berlangsung dini hari dan berselang satu minggu. Pascamendapat laporan, anggota buser langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, pada 26 Januari 2017, pelaku berhasil dibekuk saat menjual barang curiannya di jalur By-pass Ida Bagus Mantra, Banjar Lepang, Desa Takmung,
Kecamatan Banjarangkan. “Saat ditangkap, diamankan enam patung dan juga mobil,” terangnya. Sesuai hasil pemeriksaan, sebelum melakukan aksi tak terpujinya itu, siang hari pelaku berpura-pura menjadi pembeli. Namun, ternyata hanya memantau situasi. “Dini hari dia mencuri. Patung-patung itu tidak ditutup oleh penjual,” ungkapnya. Selanjutnya, kata dia patung tersebut diangkut ke mobil Toyota Kijang Innova DK 1870 JB untuk dijual kembali. “Dia dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun. Kasusnya masih terus kami kembangkan,” tandasnya. (kmb45)
Pejabat Digembleng Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik SELURUH pejabat eselon II sampai IV mengikuti rapat staf lengkap terkait capaian pembangunan Kabupaten Klungkung yang didukung laporan keuangan, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Pelayanan Publik 2017, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (8/2) kemarin. Pada kesempatan itu, Bupati I Nyoman Suwirta menggembleng untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang dinilai belum berjalan maksimal. Didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Bupati Suwirta mengungkapkan melalui rapat tersebut, seluruh pegawai di lingkungan pemkab bisa mengetahui capaian pembangunan dan prestasi yang diraih Kabupaten Klungkung. “Jika ada masyarakat bertanya program pemerintah, seluruh pegawai bisa menjawab walaupun dinasnya berbeda,” tegasnya. Pada 2017, Kabupaten Klungkung telah meraih predikat B dengan nilai 62,72 dalam Hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Wilayah II. Hal tersebut tidak bisa lepas dari perencanaan, penganggaran dan evaluasi kegiatan yang sudah sangat baik serta birokrasi yang efisien. Untuk laporan keuangan, Kabupaten Klungkung tahun 2015 dan 2016 sudah meraih WTP berturut-turut. Diharapkan untuk 2017, hal serupa kembali bisa berlabuh. Sementara itu, hasil penila-
Bali Post/ist
JABAT TANGAN - Bupati Klungkung Nyoman Suwirta berjabat tangan dengan pejabat usai melaksanakan rapat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (8/2) kemarin. ian kepatuhan yang diselenggarakan oleh Ombudsman, masuk kategori merah dengan nilai 46,37 dan kompetensi penyelenggara layanan masuk kategori rendah dengan nilai 25,00. Capaian ini, menurut Bupati Suwirta bukan karena implementasinya. Tetapi pada saat sampling di salah satu dinas, pegawai yang bertugas di sana tidak paham tentang apa yang dilakukan.
“Sesungguhnya pelayanan kita sudah banyak yang berjalan cepat. Tetapi saat sampling, petugas tidak paham,” katanya. Hal tersebut akan terus dievaluasi dan diimbangi sosialisasi secara berkelanjutan terkait standar oprasional prosedur (SOP) kepada seluruh pegawai. “Seluruhnya harus mampu memperbaiki ini. Tingkatkan pelayanan publikc,” katanya.
Mengantisipasi hal tersebut, sebelumnya pemkab sudah gencar melakukan bimtek. Memaksimalkan itu, akan dibuatkan Badan Kreatif. Ini akan bertugas sebagai sarana promosi untuk program dan inovasi Pemkab Klungkung. “Kalau membentuk tim di masing-masng OPD, terlalu banyak. Kalau bentuk badan kreatif, akan bisa lebih efektif,” pungkasnya. (ad473)
Genjot Penerapan TOSS
Ciptakan Peluang Bisnis dan Ekonomi Kreatif PENANGANAN sampah yang kini masih menjadi persoalan lingkungan terus digenjot Pemkab Klungkung. Program Tempat Pengolahan Sampah Setempat (TOSS) menjadi salah satu pisau bedah. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, program inovatif tersebut juga menjadi peluang bisnis dan sumber ekonomi alternatif. Demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat sosialisasi di Balai Banjar Desa Tohpati, Kecamatan Ban-
jarangkan, Rabu (7/2). Sejak di-launching 12 Desember 2017, program hasil kerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta ini sudah diterapkan 6 desa, yakni Takmung, Tangkas, Gelgel, Gunaksa, Dawan Klod dan Dawan Kaler. Bupati Suwirta menyatakan program ini tak hanya untuk menciptakan lingkungan terbebas dari sampah. Namun juga mampu menjadi lahan bisnis dan sumber ekonomi alternatif, di samping memberi-
kan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat. “Ini salah satu sumber perekonomian masyarakat,” tegasnya. Penerapan TOSS tidak sulit. Pengolahan sampah dilakukan dengan metode peuyeumisasi, briketisasi/peletisasi, dan gasifikasi, dengan menggunakan bio activator. Kurun waktu tiga hari, bau sampah akan hilang dan dalam 10 hari volumenya akan berkurang. Selanjutnya dibentuk menjadi briket dan pelet yang dapat digunakan se-
Bali Post/sos
DIBEKUK - I Kadek Wiasa alias Hendra (30) dibekuk Polsek Dawan, Kabupaten Klungkung menyusul aksinya menggasak sejumlah patung singa yang dijual di jalur By-pass Ida Bagus Mantra, Desa Kusamba.
Bali Post/ist
SOSIALISASI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyosialisasikan program TOSS di Desa Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Rabu (7/2).
bagai bahan bakar untuk proses memasak dan energi listrik dengan menggunakan gasifier. Penerapan program ini, desa bisa memperoleh keuntungan dengan menjual hasil olahan dalam bentuk pelet ke PT Indonesia Power. “Pemkab juga akan menyiapkan alat pencacah dan pengolah plastik,” tegasnya. Menggenjot penerapan program ini di seluruh desa, keterlibatan generasi muda sangat diperlukan. Proses belajarnya dapat dengan datang ke desa yang sudah menerapkan. “Generasi muda harus inovatid. Turut berpartiasipasi dalam pembangunan daerah. Kalau untuk TOSS, bisa belajar pada desa yang sudah memerapkan, seperti di Desa Gelgel,” katanya. Khusus untuk sosialisasi, orang nomor satu di Kabupaten Klungkung ini didampingi Kepala Seksi penyuluhan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Putu Juliarta, dan Kepala Seksi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Adi Saptowo, Camat Banjarangkan Ida Bagus Ketut Mas Ananda dan Operating System Program TOSS dari STT PLN Jakarta Herwansyah. (ad474)
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
13
KARANGASEM 30 Persen Penduduk Belum Punya Jamban
Perda Limbah Batal Pidanakan Perilaku BAB Sembarangan Bali Post/kmb
PEDEK TANGKIL - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto ‘’pedek tangkil’’ ke Pura Besakih, Kamis (8/2) kemarin.
’’Tangkil’’ ke Besakih, Pangdam Jamin Netralitas TNI Amlapura (Bali Post) – Mengawali tugasnya sebagai pimpinan di Kodam IX/ Udayana, Pangdam Mayjen TNI Benny Susianto pedek tangkil (melaksanakan doa) ke Pura Besakih, Karangasem, Kamis (8/2) kemarin. Selain untuk memohon doa restu Sang Pencipta agar jajaran TNI di Bali bisa melaksanakan tugas dengan baik, acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi tokoh masyarakat dan tokoh agama khususnya di wilayah Desa Besakih. Menjaga keamanan pelaksanaan Pilgub Bali itu menjadi salah satu agenda kedatangan Pangdam ke pura yang terletak di kaki Gunung Agung tersebut. ‘’Sebagai orang baru tentunya sangat arif kalau saya kulo nuwun. Juga kulo nuwun dengan masyarakat, sehingga dalam memimpin Kodam Udayana bisa amanah, masyarakat Bali bisa tetap tenteram, aman dan damai,’’ ucapnya. Menyangkut pilgub, Benny Susianto yang belum genap sebulan bertugas di Kodam IX/Udayana ini menjamin TNI dalam posisi netral. Pihaknya justru minta masyarakat segera melapor jika menemukan prajurit TNI yang berperilaku tidak netral, ataupun berperilaku menguntungkan salah satu kontestan pilgub. ‘’Penekanan pimpinan TNI termasuk pimpinan Angkatan Darat yaitu menjaga netralitas. Seluruh prajurit jangan bermain politik praktis,’’ tegasnya. Dalam melaksanakan tugas pengamanan, lanjutnya, TNI khususnya Kodam IX/Udayana adalah dalam posisi mendukung tugas-tugas kepolisian. Mekanisme pengamanan di lapangan sepenuhnya diputuskan oleh Polri, Kodam Udayana ada pada posisi menyiapkan satuan-satuan untuk mendukung tugas yang diemban korps baju cokelat tersebut. ‘’SOP kita adalah melaksanakan tugas bersama Polri,’’ ujarnya. Untuk mewujudkan netralitas TNI, Pangdam minta masyarakat ikut mengawasi aktivitas prajurit TNI di lapangan. Jajaran prajurit juga diminta jeli menyikapi situasi di lapangan, sehingga tidak terjebak situasi yang dapat merugikan dan merusak citra kesatuan. Seluruh prajurit TNI dituntut selalu menjaga perilaku karena pelanggaran menyangkut netralitas merupakan pelanggaran berat. Kejelian penting karena di lapangan terkadang sulit. Sebab, hanya berfoto bersama saja sebagai bagian dari sulaturahmi bisa disalahartikan. ‘’Misalnya ada kontestan yang ingin foto bareng, tetapi kita pas pakai seragam, lupa kalau seragam punya konsekuensi tanggung jawab. Niatnya hanya silaturahmi tetapi karena kontestan, maka menjadi salah kesimpulannya diartikan tidak netral,’’ ingatnya. Pangdam tampak terkesan dengan Pura Besakih. Perwira tinggi yang sebelumnya bertugas di Deperteman Pertahanan dan Keamanan di Jakarta itu banyak berbincang dengan Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa yang ikut menyembutnya. Selain itu, Pangdam yang tiba pukul 15.00 juga banyak mendengar cerita tentang Pura Besakh dari Jro Mangku Suyasa, pemangku Pura Penataran Agung Besakih, dan Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiartha. ‘’Menyangkut pengamanan pilkada, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda dan juga dengan KPU dan Bawaslu Bali. Intinya bagaimana memberikan jaminan bagi masyarakat untuk bisa memilih dengan aman dan nyaman,’’ tandasnya. (kmb)
Pangkalan Gas Protes, Agen Klungkung Masuk Karangasem Amlapura (Bali Post) Sejumlah pangkalan gas di Karangasem mulai mengeluh. Masalahnya, agen Klungkung terus-menerus merambah ke Karangasem. Padahal, menurut pengusaha pangkalan gas di Karangasem, intervensi itu tak boleh dilakukan, apalagi dengan cara mendistribusikan gas ke kabupaten lain. Situasi demikian dikeluhkan pengusaha pangkalan gas Mangku Ardika, Kamis (8/2) kemarin. Menurutnya, elpiji 3 kg didistribusikan untuk warga miskin itu di Desa Muncan. Persoalan ini sudah lama terjadi di beberapa desa, khususnya yang berbatasan langsung dengan Klungkung. Sesungguhnya, kata Mangku Ardika, sudah ada regulasi yang mengatur agar agen di kabupaten lain tidak masuk ke kabupaten lainnya. Tetapi, faktanya ini sudah terjadi di Desa Muncan. Situasi demikian jelas merugikan pihaknya sebagai pengusaha pangkalan gas. Usahanya berada langsung di bawah agen resmi PT Ni Luh Kartika Sari. Dalam situasi normal, pihaknya bisa mendistribusikan gas elpiji sekitar 200 tabung gas per minggu. Namun, sekarang hanya sekitar 70 tabung gas per minggu. Jika ini terus terjadi, tentu akan memengaruhi target distribusi elpiji dari agen di Karangasem. Padahal, menurutnya, di setiap kabupaten, penerima distribusi elpiji 3 kg itu sudah diatur. Bahkan, setiap pangkalan gas itu harus menyetor data nama-nama penerimanya dari warga miskin. Tetapi, faktanya justru distribusi gas di Desa Muncan itu dipenuhi pengusaha pangkalan gas dari agen kabupaten lain. Seperti dari Klungkung. ‘’Situasi ini membuat stok elpiji 3 kg pada agen resmi di Karangasem itu menumpuk. Semestinya ini tak terjadi kalau agen Klungkung mengerti aturan dan pengawasan dari pemerintah daerah berjalan baik,’’ kata Mangku Ardika. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Karangasem I Gusti Ngurah Suarta, Kamis (8/2) kemarin, mengatakan informasi yang diterima selama ini justru terbalik. Agen Karangasem kekurangan pasokan elpiji 3 kg. Sehingga kekurangan khususnya di daerah-daerah perbatasan itu seperti perbatasan Karangasem-Klungkung, Karangasem-Bangli dan Karangasem-Buleleng, dipasok dari luar. Melihat situasi ini, pihaknya mengaku akan mengecek langsung ke pangkalan gas di Desa Muncan, guna memastikan kondisi dan situasi sesungguhnya. Disinggung apakah ada regulasi yang melarang adanya agen kabupaten lain menyuplai keperluan gas ke kabupaten lainnya? Ditegaskan, dulu memang ada. Tetapi, dia mengaku belum pegang data. Nanti akan dicek lebih jauh. Apakah sudah ada perubahan lagi atau bagaimana. ‘’Dulu saya dengar agen sampai kekurangan tabung gas, karena mengurangi pasokan lantaran situasi erupsi Gunung Agung. Banyak warga mengungsi. Kalau situasinya sekarang begini, kami akan coba cek lagi ke lapangan,’’ kata Kadisperindag. Peruntukan elpiji 3 kg itu sesungguhnya memang untuk warga miskin. Tetapi, faktanya sekarang tabung elpiji 3 kg itu justru sangat mudah ditemukan di warung-warung kecil. Kadisperindag Gusti Ngurah Suarta tidak menampik fakta tersebut. Menghadapi situasi ini, kabarnya pemerintah pusat akan mengganti proses pendistribusian tabung elpiji 3 kg itu menggunakan kartu. Tetapi, bagaimana mekanisme dan kejelasannya. Sejauh ini belum ada informasi dari pemerintah pusat. (kmb31)
Amlapura (Bali Post) -
Upaya Pemkab Karangasem meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dengan memproteksi kebersihan sungai belum bisa berjalan maksimal. Pasalnya, Perda Pengelolaan Air Limbah Domestik yang sedang disusun itu batal mempidanakan perilaku buang air besar (BAB) sembarangan. Alasannya, kondisi sosial ekonomi masyarakt dinilai belum memungkinkan. Pembatalan rencana pengenaan sanksi terhadap masyarkaat yang buang hajat sembarangan itu terungkap pada rapat kerja antara Panitia Khusus DPRD Karangsem dengan eksekutif, Kamis (8/2) kemarin. Kedua lembaga itu sepakat, pengaturan terhadap perilaku kuno itu harus diawali sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat. Selain itu juga harus didahului program riil, mengingat saat ini sekitar 30 persen penduduk Karangasem belum memiliki jamban keluarga. ‘’Kalau perda mencantumkan itu saat ini akan banyak warga yang terjerat. Kita juga pasti kesulitan dalam penegakan hukumnya,’’ lontar Ketua Pansus Dewan I Nyoman Musna Antara. Ranperda Pengelolaan Air Limbah yang diusulkan Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu terdiri dari 17 bab. Ranperda itu memuat larangan-larangan yang berkonsekuensi hukum. Ada sembilan larangan yang ditujukan baik kepada perorangan maupun lembaga yang intinya bertujuan melindungi lingkungan dari pencemaran serta mencegah potensi bencana. Perilaku BAB di sembarang tempat itu menjadi salah satu poin larangan. Tujuannya untuk menjaga kebersihan sungai sebagai sumber kehidupan dan aktivitas masyarakat. Kadis PUPR I Ketut Sedana Merta mengatakan Perda Pengelolaan Air Limbah itu disusun untuk menjaga kualitas lingkungan. Perda juga diarahkan memanyungi inovasi-inovasi di bidang lingkungan yang nantinya bisa di-
Bali Post/kmb
RAKER PANSUS - Rapat Kerja (Raker) Pansus DPRD Karangasem dengan eksekutif membahas Ranperda Pengelolaan Air Limbah Domestik, Kamis (8/2) kemarin. proyeksikan sebagai sumber pendapatan daerah. Pihaknya sepakat pengaturan yang lebih detail tentang perilaku BAB di sembarang tempat itu belum bisa diterapkan saat ini. Sebagai gantinya, pihaknya berharap Dewan memberi ruang kepada Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) untuk melaksanakan langkah-langkah sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat. Anggota Pansus I Gede Putu Sudita mengatakan,
mewujudkan lingkungan juga memerlukan upaya lainnya. Dikatakan, pemerintah harus hadir di dalamnya. Untuk mengubah perilaku masyarakat itu sudah saatnya pemerintah memikirkan penyiapan sarana-prasarana yang dapat mendukung terselenggaranya program tersebut. ‘’Sebelum bicara sanksi, kita harus siapkan lebih dahulu saranaprasrana pendukungnya. Jika itu sudah ada, lalu ada yang melanggar barulah sanksi itu bisa berjalan,’’ ucapnya.
Pada perda yang masih dalam tahap penggodokan itu, pelanggaran atas perda itu akan dikenakan saksi yang bersifat administratif. Sedangkan untuk sanksi pidananya, setiap pelanggar diancam pidana kurungan maksimal tiga bulan. Dendanya maksimal Rp 50 juta. ‘’Penerapan sanksi bukan untuk membebani masyarakat, tetapi agar masyarakat ikut hadir terkait penanganan limbah,’’ jelas Kadis Perkim I Made Suama. (kmb)
Lima Nelayan Lotim Ditangkap Sat Polair Amlapura (Bali Post) Jajaran Polair Polres Karangasem menangkap lima orang nelayan di perairan Seraya, Karangasem, Kamis (8/2) pagi kemarin. Nelayan yang mengaku tinggal di Pulau Serangan, Denpasar ini, tepergok menangkap ikan menggunakan kompresor. Alat ini dilarang dipergunakan menangkap ikan di tengah laut lepas. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari patroli laut rutin yang dipimpin langsung olehnya, bersama sejumlah anggotanya di perairan Karangasem. Ketika kapal patroli itu melintas di wilayan perairan Seraya, ditemukan perahu berukuran cukup besar tengah melakukan aktivitas menangkap ikan. Ketika melihat kedatangan kapal patroli polisi, lima nelayan yang berada di perahu dengan tiga mesin tempel berukuran besar itu gelagapan dan berusaha menghindar. Karena gerak-geriknya mencurigakan, Kasat Polair langsung memerintahkan anggotanya mendekati dan memepet perahu kelima ne-
Bali Post/kmb31
KEPUNG PERAHU NELAYAN - Satpolair Polres Karangasem saat mengepung perahu nelayan dan mengamankannya di tengah laut. layan tersebut. Belum sempat kabur, perahu nelayan ini berhasil dihentikan. Sejumlah anggota polisi bersenjata lengkap langsung naik ke atas perahu guna melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ternyata di atas perahu nelayan itu ditemukan alat kompresor yang
dipergunakan sebagai alat bantu menangkap ikan. Karena itu dianggap melanggar hukum, polisi kemudian menggeledah kabin perahu tersebut. Hasilnya mengejutkan. Di bawah kabin ditemukan sebanyak 400 kilogram ikan dasar. Di kabin juga ditemukan
beberapa ekor udang lobster hidup berbagai ukuran. Setelah pemeriksaan singkat, polisi kemudian menggiring perahu kelima nelayan itu menuju ke Pelabuhan Padangbai, atau tepatnya ke dermaga rakyat di sisi timur dermaga feri. Sejumlah barang bukti
berupa mesin kompresor, tabung nitrogen, senapan ikan dan ikan hasil tangkapan diamankan polisi sebagai barang bukti. Sementara itu kelima nelayan yang diamankan ini masing-masing Isman (26) asal Sambelia, Lombok Timur (Lotim), Subhan (46) asal Kelurahan Loloan, Jembrana, Saparwadi (38) asal Sambelia, Lombok Timur, Rusdiyanto (31) asal Sambelia, Lombok Timur, dan Jumardin (36) yang juga berasal dari Sambelia, Lombok Timur. ‘’Mereka menggunakan alat yang dilarang. Tentu kami akan proses secara hukum,’’ kata Kasat Polair Polres Karangasem AKP Made Wartama. Kelima nelayan itu diduga melanggar UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Meski demikian, pihaknya mengaku akan mengembangkan penyidikan dari kasus ini. Jika mengacu aturan tersebut, menangkap ikan menggunakan kompresor itu selain bisa merusak terumbu karang juga bisa membahayakan diri si nelayan bersangkutan, sehingga penggunaan alat tersebut dilarang pemerintah. (kmb31)
Pasebaya Gunung Agung
Didukung 727 Relawan, Jadi Komunitas Serbabisa Pasemetonan Jagabaya atau disingkat Pasebaya Lingkar Gunung Agung bukan sekadar ikatan relawan. Setelah dibentuk, tanggung jawabnya rupanya lebih dari sekadar mengamati dan memberikan informasi seputar aktivitas Gunung Agung. Bagaimanakah kontribusi riil Pesemetonan Jagabaya alias Pasebaya tersebut? BANYAK pihak salut dengan kontribusi Pasemetonan Jagabaya alias Pasebaya. Kepercayaan masyarakat terhadap Pasebaya itu membuat lembaga nonformal ini kini menjadi komunitas relawan serbabisa. Tidak hanya soal mengamati dan melaporkan, kinerjanya juga termasuk menjembatani hampir seluruh persoalan warga di kaki Gunung Agung. Pasebaya awalnya dibentuk atas adanya keperluan informasi seputar aktivitas Gunung Agung yang dapat dipertanggungjawabkan. Terlebih, setelah erupsi 22 September tahun lalu, terjadi kekacauan di tengah masyarakat akibat hoax. Pasebaya Gunung Agung itu tiap harinya secara aktif melalui radio komunikasi atau HT saling memberikan informasi bagaimana kondisi yang ada di setiap desa, khususnya di daerah rawan bencana. Pasebaya yang diketuai I Gede Pawana ini tidak hanya beranggotakan para perbekel daerah terdampak dan desa penyangga, tetapi juga para relawan lain yang
memiliki radio komunikasi di 28 desa. ‘’Pasebaya ini didukung 727 relawan,’’ kata Pawana saat ditemui di kediamannya, di Desa Duda Timur, Selat, Kamis (8/2) kemarin. Meskipun pemilik radio komunikasi itu relatif terbatas, namun para perbekel dan relawan itu berupaya berbagi informasi kepada para warga. Biasanya mereka berkumpul di sebuah posko setiap hari untuk berbagai informasi dan mendengarkan informasi dari wilayah lain. Motivasi utama dibentuknya Pasebaya itu adalah mengedukasi warga mengenai potensi bahaya erupsi Gunung Agung. Namun, tuntutan warga terhadap Pasebaya semakin tinggi. Ini terjadi karena akses masyarakat kepada pemerintah dan pihak terkait relatif terbatas. Sehingga warga mempercayakan kepada Pasebaya. Seperti permintaan mengenai bantuan logistik pengungsi, keluhan listrik mati, penanganan pohon tumbang, pencarian orang hilang, evakuasi jenazah, mencegah wisatawan naik ke Gunung Agung, evakuasi wisatawan, hingga memberi makan kera yang kelaparan. ‘’Ini sematamata sebagai tanggung jawab kami sebagai masyarakat di kaki Gunung Agung,’’ kata Pawana. Setiap persoalan di daerah rawan bencana itu melalui koordinasi Pasebaya, relawan proaktif menjembatani dengan lembaga pemerintah, BUMN maupun swasta yang membidangi. Cara kerjanya, ketika alat seismograf berbunyi, maka informasi ini disebarluaskan kepada relawan untuk melakukan pengamatan di lapangan.
Hasilnya baru disampaikan ke Posko Pasebaya. Tidak hanya lewat HT, tetapi setiap relawan lengkap menyampaikan visual riil di lapangan melalui aplikasi open camera, yang dilengkapi titik ordinat. Kadang juga dilengkapi video singkat. Dokumentasi relawan juga langsung dirilis di channel luar negeri, untuk memberikan informasi yang benar terhadap situasi di sekitar Gunung Agung dan Bali pada umumnya. Jika fakta dampak bencana di lapangan itu berkaitan dengan lembaga pemerintahan, BUMN dan swasta lain, maka secepatnya dilakukan koordinasi. Sehingga akses informasi menjadi lebih cepat dan masalah di lapangan juga lebih cepat tertangani. Seperti listrik mati, koordinasi dengan PLN, evakuasi jenazah atau pendaki dengan Basarnas maupun BPBD. ‘’Contoh pada saat wisatawan mendaki, kemudian tersesat. Jika tidak ada relawan bergerak cepat melakukan evakuasi lebih dulu, mungkin ceritanya bisa berbeda,’’ tegas salah satu relawan, I Wayan Turun. Para relawan ini memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Meski tahu pasemetonan seperti tidak mungkin mengharapkan imbalan, mereka tetap bersemangat. Kepuasan menjadi relawan bukan diukur dari materi. Akan tetapi, bagaimana memberikan informasi riil di lapangan, hingga mampu menyelamatkan banyak orang di lapangan. Jangankan mendapatkan materi, biaya operasional sehari-hari di lapangan saja sudah cukup tinggi. ‘’Kita ingin di tengah situasi ancaman bencana sep-
Bali Post/gik
KOMUNIKASI DENGAN HT - Seorang relawan saat berkomunikasi dengan HT di Posko Induk Pasebaya, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem. erti ini, semua warga selamat. Masyarakat memperoleh informasi dini yang benar. Semangat kita bersama itu,’’ tegas Pawana sambil menyerahkan uang jutaan rupiah untuk tagihan listrik, wifi dan biayabiaya lainnya kepada petugas pungut yang datang ke Posko Pasebaya. Pasebaya yang dideklarasikan 17 November lalu itu bertujuan memberikan informasi
kepada warga, khususnya di 28 desa. Melalui informasi yang diterima warga di wilayah terpapar diharapkan dapat mengurangi dampak bencana erupsi Gunung Agung. Melalui jejaring Pasebaya ini, informasi mengenai Gunung Agung lebih akurat dan terkini. Di samping jejaring melalui radio komunikasi, Pasebaya juga menggunakan jalur komunikasi dengan aplikasi whatsapp. (gik)
TABANAN
14 Program BPNT Mulai Maret Tabanan (Bali Post) Program Bantuan Pangan NonTunai (BPNT) dari pemerintah akan dikucurkan Maret mendatang. Dinas Sosial Tabanan telah melakukan persiapan sebaik mungkin, mengingat waktu pelaksanaan hanya tinggal menghitung minggu. Kabid Banjamsos (Bantuan dan Jaminan Sosial) Dinas Sosial Ni Made Murjani, mengatakan hal tersebut, Kamis (8/2) kemarin. Menurutnya, saat ini tahap BNPT sedang dalam proses pencetakan kartu. ‘’Akhir Februari baru akan disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dalam hal ini Bank BNI. Setelah itu baru diverifikasi,’’ ujarnya. Tabanan sendiri, kata Murjani, sudah siap menjalankan program pemerintah pusat itu. Sebelumnya sudah pernah dilakukan penerapan BNPT ini. Dua desa yang dipilih sebagai pilot project-nya adalah Desa Kediri dan Pandak Gede. Hasil kedua desa sebagai pilot project cukup baik. Masyarakat di dua desa itu diharapkan bisa menggunakan BNPT dari pemerintah. Karena keberhasilan itu, pihaknya yakin Maret nanti program BNPT ini bisa sepenuhnya berjalan di kabupaten. Bantuan bansos pangan yang akan dialihkan ke BNPT Maret nanti, kata Murjani, sudah disalurkan Januari ini. Adapun alokasi yang disalurkan masih berupa beras untuk 17.308 Kuota Penerima Manfaat (KPM) dengan jatah 10 kilogram per KPM. Februari alokasi bansos pangan belum disalurkan dan paling lambat 25 bulan ini bantuan itu sudah disalurkan ke KPM. ’’Karena BNPT diterapkan Maret, alokasi Januari dan Februari penyalurannya masih berupa beras,’’ ujarnya. Dalam mendukung BNPT, kata Murjani, Tabanan sudah menyiapkan 12 e-Warong (warung gotong royong) yang terletak di masing-masing kecamatan. Nantinya jumlah e-warong akan ditambah lagi. Bahkan dibarengi pembentukan agen-agen yang tujuannya mempermudah penerima manfaat dari program BPNT ini. Masyarakat yang menerima BPNT, kata Murjani, adalah orang yang masuk daftar Basis Data Terpadu (BDT). Mekanismenya nanti pada saat menggunakan kartu BPNT penerima hanya boleh membeli beras dan telur saja. Hal itu diharapkan sesuai nominal uang yang dialokasikan, yakni Rp 110 ribu per KPM. Kenapa hanya boleh dibelikan beras dan telur ayam? kata Murjani, karena dua komoditi itu merupakan produksi lokal, sehingga mudah dipenuhi dan juga dipasarkan. “Dalam transaksi BPNT ini, kami tidak diperkenankan mentransaksikan uang tunai atau menukarkan uang tunai. Apa bila kedapatan ada ewarong yang mentransaksikan uang tunai, maka kami akan tindak tegas dengan cara memberi sanksi pemberhentian sebagai menerima layanan BPNT,” tegasnya. (kmb24)
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan
0361-812519
Polsek Kediri
0361-812280
Polsek Marga
0361-8946155
Polsek Kerambitan
0361-8943991
Polsek Selemadeg
0361-8943669
Polsek Pupuan
0362-71110
Polsek Penebel
0361-819194
Polsek Baturiti
Polsek SelTim
Imunisasi JE Maret
Virus JE Berbahaya, Bisa Sebabkan Kematian Tabanan (Bali Post) -
Imunisasi JE akan digelar secara serentak di seluruh Bali, Maret 2018. Agenda imunisasi itu menyasar anak-anak usia sekolah terlebih dahulu. Untuk itu, pihak Dinas Kesehatan bersama instansi terkait sudah mulai melakukan sosialiasi. Pentingnya imunisasi JE, itu karena virus JE berbahaya dan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani lebih dini dan serius. Penyakit ini juga menyisakan gejala sisa saat pasien sembuh, yaitu kelumpuhan pada pasien akibat virus yang menyerang otak.
dr. Ketut Nariana
Bali Post/kmb24
’’Banyak hal perlu disosialiasikan, seperti mengapa imunisasi ini dilaksanakan. Apa manfaatnya dan juga bagaimana penanganan jika terjadi kejadian pasca-imunisasi,’’ ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tabanan, dr. Ketut Nariana, Kamis (8/2) kemarin. Ia melanjutkan, meski jarang terjadi, namun masyarakat harus diberikan informasi mengenai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), seperti demam atau panas, sakit ditempat suntikan tidak jarang mual-mual. ’’Tindakannya cukup dikompres jika panas. Apabila masih tetap panas maka harus cepat dibawa ke layanan kesehatan. KIPI jarang terjadi, tetapi masyarakat tetap harus waspada,’’ ujar Nariana. Dari pendataan final, jumlah anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun yang menjadi sasaran imunisasi JE di Tabanan sebanyak
Tabanan (Bali Post) Berpamitan mencari buah durian di tegalan, Warga Banjar Pegubugan, Pesagi, Penebel, I Gede Adi Merta Yasa (21) justru menghilang dan belum kembali ke rumahnya hingga saat ini. Hilangnya Adi disadari Kamis (8/2) pagi. Warga dan kerabat kemudian berusaha ekstra keras mencarinya. Namun hanya ditemukan sandal dan juga senter Adi Merta di tepi sungai Mawa, yang tidak jauh dari rumahnya. Diduga korban jatuh ke sungai dan tenggelam saat mencari durian. Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya, ketika dikonfirmasi menjelaskan, berdasarkan keterangan orangtua korban, I Nyoman Suarsana (50), korban sejak subuh pergi ke kebun mencari durian jatuh. Korban sebetulnya sudah sempat pulang membawa buah durian. Tetapi, rupanya korban belum puas mendapat satu durian. Setelah menaruh durian di rumahnya, korban bergegas pergi lagi mencari jatuhan buah durian di kebunnya. Namun sampai pukul 09.00 Wita korban belum juga pulang. Karena khawatir, Ni Mastra, ibu korban mencari anaknya ke kebun. Sayangnya Ni Mastra hanya menemukan
sandal dan juga senter korban tergeletak di pinggir sungai Mawa. Orangtua Adi Merta dan warga mencoba mencari, namun belum bisa menemukan Adi Merta. Pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Penebel. Berdasarkan laporan, kata AKP Mastra pihaknya bersama anggota dan warga turun ke lokasi untuk mencari korban. Keluarga bersama tim BPBD Tabanan masih mencari secara manual. Mereka menyusuri pinggir sungai, mulai di tempat sandal dan senter korban yang ditemukan. Keluarga juga minta bantuan Tim SAR yang dihubungi sebelumnya. “Tim SAR masih dalam perjalanan. Rencananya akan menyusuri sungai Mawa dari Dam Telaga Tunjung yang merupakan muara sungai Mawa,” sebutnya. Pencarian di sekitar sungai, kata mantan Kasat Lantas Polres Tabanan sudah berulang kali dilakukan melibatkan tim BPBD dan warga. Namun korban toh juga belum ditemukan. Diduga Adi Merta jatuh ke sungai. “Dugaan sementara korban tenggelam di sungai. Kami sendiri masih melakukan penyisiran,” pungkasnya. (kmb24)
0361-8509985
Damkar
0361-812113
BPBD
0361-811171
BRSU Tabanan
0361-811027
UGD RSU Tabanan
0361-819810
82.838 anak dengan rincian, 62.924 anak usia sekolah (5-15 tahun) atau sasaran sekolah dan 19.914 anak di bawah lima tahun atau nonsekolah. Pada awal Maret, imunisasi tahap pertama akan dilakukan ke sekolahsekolah. Jumlah sekolah yang disasar 109 PAUD, 234 TK, 323 SD dan 44 SMP dengan total 710 sekolah. Setelah sekolah selesai, maka dilanjutkan imunisasi untuk anak-anak nonsekolah atau usia lima tahun ke bawah. Imunisasi pada anak non sekolah diberikan di Posyandu untuk seluruh kabupaten berjumlah 807 Posyandu, Polindes/Poskedes sebanyak 43, Puskesmas Pembantu (74), Puskesmas (20), serta RS atau Klinik (10). ’’Selain menyasar anak nonsekolah, atau usia lima tahun ke bawah sekaligus menyisir anak-anak yang terlewatkan saat imunisasi di sekolah,’’ jelas Nariana. Di samping melakukan pendataan, kata Nariana pihaknya juga
menyiapkan tenaga vaksinator yang terdiri dari 409 orang bidan, 189 orang perawat dan 74 dokter. Dijelaskan Nariana, pentingnya imunisasi JE, karena virus JE itu berbahaya dan menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara dini dan serius. Penyakit ini juga menyisakan gejala sisa saat pasien sembuh, yaitu kelumpuhan pada pasien akibat virus yang menyerang otak. Virus JE adalah virus yang hidup dalam babi atau hewan mamalia lainnya dengan vektor nyamuk jenis Culex. Jadi, jika ada nyamuk mengigit babi atau hewan mamalia yang terinfeksi virus JE dan kemudian mengigit manusia, maka penularan virus itu bisa terjadi. JE sendiri bisa dicegah menginfeksi jika sudah memiliki daya tahan tubuh. Karenanya, pemerintah menggelar program imunisasi JE tahun 2018, ini sebagai langkah mencegah infeksi virus JE. (kmb24)
Pamitan Cari Durian, Adi Merta Diduga Tenggelam di Sungai
0368-21110
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Bali Post/kmb24
Hilang - Pencarian warga Penebel yang hilang setelah mencari durian, Kamis (8/2)
Bali Post/kmb24
DTW - Suasana DTW Ulun Danu Beratan. Pemerintah Daerah Tabanan menganggap Tabanan memerlukan RIPD, sehingga bisa menata pariwisata Tabanan secara terintegrasi.
Diperlukan RIPD
Tata Pariwisata Lebih Baik Tabanan (Bali Post) Meski pariwisata di Tabanan saat ini berkembang relatif cepat, karena menjadi tujuan utama wisatawan ketika berkunjung ke Pulau Dewata. Namun penataan wisata di bumi ‘’Lumbung Beras’’ ini masih dianggap belum terintegrasi dengan baik. Alasannya, masih banyak yang didesain secara parsial-parsial. Pasalnya, Tabanan belum memiliki payung hukum yang mengatur hal tersebut. Karenanya, dipadang penting memiliki aturan atau Perda Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPD). Kepala Dinas Pariwisata I Made Yasa mengatakan Kamis (8/2) kemarin, sejauh ini Tabanan belum memiliki penataan kawasan pariwisata secara terintegrasi alias terpadu. “Tabanan belum memiliki aturan atau Perda tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPD),” ujarnya. Aturan ini tentu perlu direalisasikan. Terlebih hal itu merupakan amanat undangundang di daerah yang sangat perlu dibuat regulasinya. “Pusat
mewajibkan daerah memiliki Perda. Perda itu memang perlu ada, karena merupakan amanat undang-undang pusat,” tandasnya. Namun, pembuatan aturan Perda, kata Made Yasa, memerlukan proses panjang dan juga anggaran tidak sedikit. ‘’Dalam pembuatan rancangan Perda harus ada kajian teknis dan naskah akademik, hingga proses penyusunan drafnya. Dan itu memerlukan dana tidak sedikit,’’ ujarnya. Pihaknya, kata Yasa, berencana mengajukan hal tersebut ke prolegda. Dengan harapan masuk pembahasan tentang aturan daerah dan nantinya bisa mendapatkan anggaran. Pentingnya keberadaan Perda RIPD itu, kata Yasa, mengacu aturan guna menata kawasan pariwisata yang dimiliki Tabanan. Contohnya kawasan wisata Bedugul. Di lokasi yang mengandalkan pemandangan danau dan keindahan alam itu, sudah ada dua DTW resmi yakni DTW Ulun Danu Beratan
dan DTW Bedugul. Namun, di kawasan itu kini muncul usaha sejenis dalam bentuk rest area. Setidaknya sudah ada tiga rest area di lokasi tersebut. Jika ada RIPD, kawasan di Bedugul tentu bisa ditata secara terintegrasi dalam satu kesatuan. Bukan bersifat parsial seperti saat ini. Hal sama juga bisa diterapkan pada lokasi pariwisata lainnya di Tabanan. Saat sosialisasi ranperda inisiatif dewan tentang desa wisata, keberadaan RIPD sempat dibahas. Namun, ada pihak yang mekhawatirkan terjadi tumpang tindih dengan peraturan desa wisata nantinya. Tetapi hal itu dibantah inisiator ranpeda inisiatif, I Gusti Nyoman Ormadani. Diyakinkan Omardani, hal itu tidak akan bertentangan apalagi dikhawatirkan terjadi tumpang tindih. Sebab, desain pengaturannya adalah hal yang berbeda. “Saya kira tidak akan terjadi tumpang tindih. Apalagi bertentangan karena titik fokus persoalannya sangat beda,” tegasnya. (kmb24)
232 Ekor Sapi Masuk AUTS, Diprioritaskan Sapi Betina Tabanan sesungguhnya memiliki populasi sapi relatif banyak, yakni mencapai 45.268 ekor. Dari jumlah tersebut, di tahun 2018 yang masuk program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) itu hanya 232 ekor. Menyimak fakta itu, jadi sedikit sekali persentase sapi yang ter-cover AUTS. Kenapa program AUTS itu bisa seperti itu?
Bali Post/san
UNGGUL GENETIKA - Sapi Bali memiliki keunggulan genetika. Karena itu, pemerintah memberikan protensi keberadaan sapi Bali, terutama untuk indukan alias sapi betina.
KEPALA Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana mengatakan, minimnya jumlah sapi yang ter-cover AUTS semata-mata lantaran ada keterbatasan anggaran. “Kuota AUTS Tabanan hanya 232 ekor. Kami tidak bisa men-cover semua sapi-sapi tersebut lantaran memang ada keterbatasan anggaran,” ujar Budana, Selasa (6/2). Ia melanjutkan-usaha peternakan memiliki berbagai risiko kematian. Kematian itu, di antaranya diakibatkan oleh kecelakaan, bencana alam termasuk wabah penyakit.
Berkenaan dengan hal itu, maka sesuai UU No.19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40/Permentan/ SR.230/7/2015 tentang fasilitasi pertanian, dipandang perlu ada Asuransi Pertanian. Selain Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), pada tahun 2017 Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian mengalokasikan kegiatan fasilitasi Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS). Program AUTS itu
memberikan bantuan pembayaran premi asuransi kepada usaha ternak sapi pembibitan dan/atau pembiakan. Tujuan AUTS ini sendiri meminimalkan risiko kerugian usaha akibat sapi mengalami kematian dan/atau kehilangan. Sasarannya melindungi peternak sapi dari kerugian usaha, disebabkan ternak sapi mati maupun hilang. ‘’Adanya ganti rugi asuransi diharapkan peternak bisa melanjutkan usahanya,’’ harap Budana. Asuransi itu juga diharapkan memberikan stimulus kepada peternak agar mereka tetap mempertahankan dan tidak memperjualbelikan sapi betina yang dimiliki. Sehingga populasi sapi di Tabanan bisa dipertahankan bahkan mengalami peningkatan. Besaran premi asuransi Rp 200 ribu selama setahun.
Hal itu mendapat subsidi dari pemerintah sebesar 80 persen atau Rp 160 ribu. Karena itu, peternak hanya membayar 20 persen premi atau sebesar Rp 40 ribu. Kriteria peserta AUTS, peternak sapi yang benarbenar melakukan usaha pembibitan dan/atau pembiakan. Hanya sapi betina dengan kondisi sapi sehat yang boleh didaftarkan. Minimal sapi itu berumur satu tahun. Sudah tentu sapi itu masih produktif serta memiliki tanda identitas. Sasaran asuransi untuk usaha ternak sapi skala kecil. Demikianlah regulasi perundang-undangan yang mengaturnya. Risiko yang dijamin AUTS adalah sapi mati karena penyakit, mati akibat kecelakaan, mati karena beranak, dan hilang disebabkan dicuri orang. (san)
15
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ----------------------------------------Sabtu (10/2) dini hari Athletic Club vs Las Palmas --------------- Liga Italia --------------------------------------------Sabtu (10/2) dini hari Fiorentina vs Juventus --------------- Liga Jerman ----------------------------------------Sabtu (10/2) dini hari RB Leipzig vs Augsburg --------------- Liga Prancis ----------------------------------------Sabtu (10/2) dini hari Saint-Etienne vs Olympique Marseille Hasil --------------- FA Cup -----------------------------------------------Putaran IV Tottenham Hotspur vs Newport County 2-0 --------------- Copa del Rey ---------------------------------------Semifinal, pertandingan II Sevilla vs Leganes 2-0 (Sevilla unggul keseluruhan 3-1)
Bali Post/rtr
LOLOS - Pemain Sevilla Joaquin Correa merayakan keberhasil timnya lolos ke final turnamen Piala Raja dengan menyingkirkan Leganes di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (8/2) kemarin.
Sevilla Amankan Tiket Final Sevilla Sevilla bangkit dari kekalahan memalukan dari Eibar pekan lalu dengan mengamankan tiket ke final Piala Raja (Copa del Rey), Kamis (8/2) kemarin. Di laga kedua babak semifinal, tim asuhan Vincenzo Montella menaklukkan Leganes dengan skor 2-0 untuk menang keseluruhan 2-1. Gelandang Argentina Joaquin Correa mengemas gol pembukaan dengan memasukkan bola ke gawang yang kosong dari jarak dekat pada menit ke-15, setelah penyerang asal Kolombia Luis Muriel melakukan tekanan area pertahanan lawan. Tuan rumah memastikan kemenangan setelah Franco Vazquez mengemas gol ke gawang dari sudut sempit pada menit ke-89. ‘’Kami tahu bagaimana untuk bersatu ketika kami terpuruk dan bagaimana untuk menjadi tim yang padu. Kami bersyukur bahwa kami berada di final. Ini akan memberi dorongan besar kepada kami untuk sisa musim,’’ kata Montella. Montella mempertaruhkan reputasinya dengan memainkan tim lapis kedua saat melawan Eibar pada pertandingan Ligaa pekan lalu. Hasilnya Sevilla dihajar 1-5 dan ini menjadi kali ke kedua dalam tiga musim. Dalam pertandingan di Ramon Sanchez Pizjuan kemarin, Leganes yang membuat kejutan besar dengan menyingkirkan Real Madrid pada putaran sebelumnya, mencoba meneruskan peruntungannya. Namun mereka kesulitan menciptakan peluang bagus, hanya mampu mencatatkan satu tembakan ke gawang yang dikawal kiper Sergio Rico, yang kemasukan gol bunuh diri yang memalukan pada pertemuan pertama pertama. Juara bertahan Barcelona akan mengunjungi markas Valencia pada Jumat dini hari, pada semifinal lainnya. Barca dengan mengantongi keunggulan 1-0 dari laga pertama. Tim pemenang akan bermain melawan Sevilla di final pada 21 April. (rtr/ant)
Mahrez Absen Lawan Manchester City London Manajer Leicester City Claude Puel, Kamis (8/2) kemarin memastikan gelandang Riyard Mahrez tak akan memperkuat timnya pada pertandingan melawan Manchester City, Sabtu besok. Ketidakhadiran pemain asal Aljazair itu memperpanjang konfliknya dengan klub seputar transfersnya. Mahrez hingga kini tidak menghadiri sesi latihan atau pun bermain dengan klub berjuluk the Foxes itu. Aksinya itu bermula setelah dirinya gagal pindah ke City saat batas akhir transfer awal bulan ini. ‘’Saya berharap Riyadh berbesar hati dan kembali bersama kami. Jalan terbaik adalah kembali dan menikmati sepak bola,’’ kata Puel dalam konferensi pers, kemarin. Puel tak segan-segan melontarkan pujiannya pada Mahrez. Dia dianggap pintar menjalin sekaligus menjaga hubungan dengan rekan-rekan setimnya. ‘’Jadi yang dia perlukan adalah kembali dan bermain sepak bola,’’ tambah Puel yang tidak memberikan komentar apakah Mahrez sengaja diberi izin meninggalkan klub atau tidak. Kegagalan Mahrez pindah ke City lalu bukanlah yang pertama kalinya. Musim panas lalu, Mahrez juga tengah bersiap untuk pindah ke AS Roma sebelum mendengar persetujuan transfer itu kolaps. (kmb39/rtr)
Pemain Inggris Jagoan ’’Diving’’ London -
Jelang derby London di Stadion Wembley, Manajer Arsenal Arsene Wenger, Kamis (8/2) kemarin memulai perang kata-kata terhadap calon lawannya, Tottenham Hotspur. Pemain Inggris kini menjadi jagoan dalam urusan diving (sengaja menjatuhkan diri agar lawan mendapat hukuman). Tottenham akan bertindak sebagai tuan rumah pada laga Sabtu (10/2) besok. Ini merupakan pertemuan ke-196 bagi kedua tim di semua kompetisi. Rivalitas keduanya tergolong sengit. Ucapan Wenger merujuk pada kasus laga imbang 2-2 Tottenham vs Liverpool. Pada laga itu gelandang Tottenham Dele Alli melakukan diving sehingga mendapatkan kartui kuning. Rekan setimnya, Harry Kane, juga dituduh gampang terjatuh saat berhadapan dengan kiper Loris Karius. Ironisnya, beberapa saat kemudian Manajer Tottenham Mauricio Pochettino malah membela pemain-pemainnya dengan menyatakan bagian dari permainan sepak bola adalah ‘’menjebak lawan’’. Kalimat itu dinilai Wenger sudah keluar dari proporsinya dan kasus tersebut akan meningkatkan banyak masalah.
‘’Kita harus menghapus persoalan diving ini dari pertandingan,’’ kata pelatih asal Prancis itu. ‘’Saya masih ingat dan banyak kasus luar biasa di mana pemain asing melakukan diving di masa lalu. Saya harus mengatakan bahwa pemain Inggris belajar dengan sangat cepat dan mungkin mereka kini adalah jagoannya sekarang,’’ lanjuta Wenger. Alli mendapat banyak kritikan karena menerima tiga kali kartu kuning karena kasus serupa. Namun, Wenger tidak menyebut nama pemain bersangkutan dan yakni gelandang timnas Inggris itu lebih pada hal yang legal atau tidak. ‘’Saya tidak pernah mendorong pemain-pemain saya untuk diving. Tapi terkadang anda menginginkan pemain anda cerdas, mereka bermain dengan sedikit aturan dan di arena penalti mereka berlebihan,’’ kata Wenger yang juga
London Tottenham Hotspur melaju ke putaran kelima Piala FA berkat kemenangan 2-0 atas tim divisi keempat Newport County, Kamis (8/2) kemarin. Manajer Tottenham Mauricio Pochettino menurunkan pemain pelapis pada laga ulangan di Stadion Wembley ini. Tottenham, yang membutuhkan gol akhir pertandingan dari Harry Kane untuk memaksakan hasil imbang 1-1 pada pertandingan pertama, tidak pernah mendapat kesulitan pada laga kemarin. Tuan rumah mengamankan kemenangan berkat gol bunuh diri dari Dan Butler sebelum Erik Lamela menggandakan keunggulan. Pochettino memfokuskan perhatian pada derby London melawan Arsenal pada kom-
petisi Liga, Sabtu besok. Maka pemain-pemain kunci seperti pencetak gol terbanyak Kane serta sejumlah pemain inti lainnya pun disimpan. Tuan rumah segera mengendalikan situasi pada menit ke-26, ketika bola umpan silang Moussa Sissoko terdefleksi tumit Butler dan mengecoh kiper Joe Day dalam perjalanannya masuk ke dalam gawang. Keunggulan ini menjadi berlipat ganda delapan menit kemudian saat Lamela mengukir gol perdananya untuk Tottenham sejak September 2016. Pemain Argentina ini memperlihatkan kecepatan kakinya sebelum menaklukkan Day setelah sebelumnya mendapatkan operan dari Son Heung Min. Tottenham, yang menyianyiakan sejumlah peluang pada
berharap Nacho Monreal dan Danny Welbeck bisa dimainkan pada laga krusial itu. Laga di Wembley nanti menjadi yang pertama bagi Wenger. Di stadion ini tim asuhannya pernah meraih juara Piala FA pada 2014, 2015 dan 2017. ‘’Inilah tempat di mana anda diberi kesempatan untuk memainkan gaya
yang anda inginkan,’’ tegas Wenger yang untuk ke-52 kalinya bertemu Tottenham sepanjang 22 tahun sebagai manajer Arsenal. Hanya, Arsenal kini berada di peringkat ke-6 klasemen sementara Liga Inggris, terpaut empat poin di bawah Tottenham dan lima poin dari zona Liga Champions. (kmb39/rtr)
babak kedua di mana Fernando Llorente, pemain pengganti Dele Alli, dan Lamela gagal memaksimalkan peluang, akan melawat ke markas tim divisi ketiga Rochdale pada 16 besar. Tim tangguh lainnya seperti Manchester City akan mengunjungi Wigan Athletic. Tetangga sekotanya Manchester United juga harus melawat Huddersfield Town untuk memperebutkan tiket ke perempatfinal. Chelsea yang tengah terpuruk akan menjamu Hull City. Laga lainnya Leicester City vs Sheffield United, Sheffield Wednesday vs Swansea City, West Bromwich Albion vs Southampton dan Brighton & Hove Albion vs Coventry City. Pertandingan babak 16 besar akan dimainkan 16-19 Februari. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
PIALA FA - Pemain Tottenham Erik Lamela berhasil menjebol gawang Newport County pada pertandingan Piala FA, Kamis (8/2) kemarin.
Gabung Prema Racing, Sean Gelael Didukung Bos Toro Rosso Jakarta (Bali Post) Pembalap muda Indonesia Sean Gelael mendapatkan dukungan dari bos tim Formula 1 Toro Rosso Franz Tost terkait dengan keputusannya bergabung dengan tim Prema Racing untuk mengarungi balapan Formula 2 musim ini. ‘’Ini keputusan bagus karena Prema adalah tim hebat dan dalam beberapa tahun terakhir mereka memenangi banyak kejuaraan. Kita akan lihat seberapa bagus performa Sean. Dia harus menunjukkan performa bagus,’’ kata Franz Tost, Kamis (8/2) kemarin. Demi meraih hasil terbaik pada balapan satu level di bawah Formula 1 ini, Sean Gelael memang berganti tim yang dinilai lebih bagus
dibandingkan sebelumnya. Pada musim lalu, anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini bergabung dengan tim Pertamina Arden. Menurut Franz Tost, Sean harus segera berlatih sebelum menjalani kejuaraan resmi. Latihan tidak hanya menggunakan kendaraan yang bakal digunakan, namun juga menggunakan simulator. Selain itu, Sean diharapkan pula untuk terus menjaga kebugaran. ‘’Sean harus memiliki gairah. Harus mencintai olahraga ini, harus disiplin dan harus selalu berpikir soal bagaimana untuk menjadi yang jauh lebih baik,’’ kata Franz Tost menambahkan. Pada musim balapan 2018 ini, Sean Gelael di Prema Racing bakal mendapatkan
Bali Post/net
0361-490729 - 085100448999
Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000 4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500
2
(Selama Persediaan Masih ada)
Garansi produk CCTV 2 thn
Gelandang Leicester City Royadh Mahrez.
mengaku kesulitan untuk memastikan insiden di depan gawang. Pada laga melawan Tottenham, Wenger harus memastikan kiper pada Jumat ini mengingat Petr Cech masih cedera. David Ospina bisa menjadi pengganti hanya jika Cech benar-benar tak bisa dimainkan. Wenger juga
Minus Kane, Tottenham Raih Kemenangan atas Newport County
Tim Formula 2 Prema Racing.
Bali Post/rtr
Bali Post/rtr
JAGOAN DIVING - Gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli terjatuh saat dijegal penyerang Manchester United Romelu Lukaku pada pertandingan Liga Inggris. Manajer Arsenel Arsenal Arsene Wenger, Kamis (8/2) kemarin menuduh pemain Inggris jagoan ‘’diving’’.
Terima Service Stavol & Ups
Website : www.stavolbali.com C.0001454-ELK
tandem pembalap yang sedang naik daun asal Belanda, Nyck de Vries. Meski baru bergabung, kedua pembalap ini sudah saling kenal karena pernah mendapatkan sponsor yang sama yaitu Jagonya Ayam. Dengan bergabung di tim papan atas Formula 2, bisa dipastikan kedua pembalap ini akan mendapatkan tantangan yang cukup berat. Apalagi tim yang dibela merupakan juara Formula 2 dua tahun berturut-turut yaitu 2016 dan 2017. Dengan
demikian ancaman dari tim lain bakal lebih kuat. Selain itu, tantangan yang akan dihadapi adalah performa kendaraan. Pada musim balap 2018, semua tim bakal menggunakan kendaraan baru. Yang bakal menjadi pertaruhan adalah kemampuan pembalap membawa kendaraan serta setingan kendaraan yang digunakan. Jika sukses di Formula 2, peluang untuk naik level ke Formula 1 cukup terbuka. Apalagi Sean sebelumnya sudah menjadi pembalap
penguji tim Toro Rosso dan bahkan sudah merasakah ketatnya persaingan di latihan besar pertama Formula 1 bersama tim Toro Rosso musim lalu. ‘’Mengetahui kepribadiannya, saya yakin Sean mampu untuk tampil di Formula 1, tapi itu tergantung pada bagaimana dia mengembangkan dirinya sendiri. Ketika pembalap baru datang, saya mengatakan kepada mereka ‘Lihat sekarang anda ada di Formula 1’,’’ kata Franz Tost menegaskan. (ant)
16
olah raga
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Hentikan Tiongkok, Tim Putri Indonesia Juara Grup Z Alor Setar -
Bali Post/dok
TUAN RUMAH - Bali menjadi tuan rumah Sirkuit Wilayah Bali, NTB dan NTT, di GOR Lila Bhuana pada 6-10 Maret mendatang.
Bali Tuan Rumah Sirkuit Wilayah Bulu Tangkis Denpasar (Bali Post) Bali menjadi tuan rumah Sirkuit Wilayah bulu tangkis Bali, NTB, dan NTT, di GOR Lila Bhuana, 6-10 Maret nanti. Sirkuit wilayah mempertandingkan kategori usia dini (U11), anak-anak (U-13), pemula (U-15), dan remaja (U-17). Sekum Pengprov PBSI Bali Made Darmiyasa, di Denpasar, Kamis (8/2) kemarin mengemukakan, kejuaraan tersebut terbuka umum, namun persyaratannya klub bernaung di bawah PBSI, harus sudah terdaftar di PB PBSI. ‘’Klub yang mendaftarkan atlet binaannya harus sudah terdaftar di PB PBSI, sebab menggunakan Sistem Informasi (SI),’’ jelas Darmiyasa. Menurutnya, sirkuit wilayah mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri, sedangkan pemula dan remaja ditambah ganda putra dan putri. Darmiyasa tak berani berjanji, namun pebulu tangkis para juara di sirkuit wilayah bakal diupayakan melaju ke grandfinal meladeni para jawara sirkuit wilayah lainnya. ‘’Kami memang menerima informasi masih diupayakan pada juara sirkuit wilayah bertemu pada babak grandfinal,’’ tuturnya. Dijelaskannya, agenda lainnya, Bali juga menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional Bali Open 2018, 9-15 Juli mendatang. Kategori yang dipertandingkan mulai remaja (U17), taruna (U-19), dewasa (19 tahun ke atas). Nomor yang dipertandingkan tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta campuran. ‘’Pengprov PBSI Bali juga berniat menggelar kejurprov,’’ terangnya. Ia berharap para pebulu tangkis Bali bisa memanfaatkan dua sirkuit wilayah dan sirkuit nasional, dengan mengikuti kedua event tersebut, bertujuan menguji kemampuan setelah ditempa pelatih selama latihan di klub. ‘’Kami juga berharap pebulu tangkis Bali selaku tuan rumah bisa menorehkan prestasi gemilang,’’ haarp Darmiyasa. (022)
Indonesia memastikan diri menjadi juara Grup Z turnamen Badminton Asia Team Championships 2018, Kamis (8/2) kemarin, dengan menghentikan Tiongkok 3-2 di babak penyisihan. Keberhasilan Indonesia ditentukan melalui kemenangan ganda putri Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris yang menundukkan pasangan Tiongkok Cao Tong Wei/Yu Zheng dalam duel sengit 21-14, 19-21, 23-21. Meskipun di atas kertas Rizki/Della jauh lebih diunggulkan, namun tak disangka-sangka pertarungan berlangsung begitu sengit di Stadion Abdul Halim, Alor Setar, Kedah, Malaysia. Bahkan akhir game penentuan harus berakhir dengan adu setting. Poin dari Rizki/Della sangatlah krusial. Pasalnya sektor ganda menjadi andalan tim putri Indonesia. Indonesia saat itu telah unggul 2-1, jika kehilangan satu angka dari Rizki/ Della, maka beban Ruselli Hartawan yang turun di partai terakhir, tentu semakin berat. Apalagi Chen Xiaoxin yang bakal menjadi lawan Ruselli, lebih dijagokan. ‘’Kami sih tidak dibebankan, tetapi kami kan pasti mau menang, mau berusaha menyumbang angka untuk tim, apalagi Indonesia sudah unggul 2-1. Kami terlalu ingin menang, setelah menang di game pertama, kami justru terlalu hati-hati mainnya,’’ kata Della usai pertandingan. Skor sementara 3-1 untuk keunggulan tim Indonesia. Di partai pertama, Fitriani membuka jalan dengan menundukkan Chen Yufei, 16-21, 21-12, 21-15. Angka kedua diamankan pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang mengalahkan Du Yue/Li Yinhui dengan skor 21-18, 21-12. Gregoria Mariska Tunjung yang turun di partai ketiga, harus mengakui keunggulan He Bingjiao dalam dua game langsung, 21-23, 10-21. ‘’Saya sudah menjaga permainan lawan di game pertama yang banyak
Bali Post/net
JUARA GRUP - Ganda Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris memastikan kemenangan Indonesia dengan menundukkan pasangan Tiongkok Cao Tong Wei/Yu Zheng, Kamis (8/2) kemarin. Indonesia menjadi juara Grup Z turnamen Badminton Asia Team Championships 2018 di Alor Setar, Kedah, Malaysia. menurunkan bola. Namun di game kedua dia lebih banyak main reli, saya kurang ada inisiatif untuk mengambil kesempatan menyerang saat reli. He adalah pemain kidal, jadi pukulannya bagus, tidak bisa ditebak, power-nya pun kuat,’’ kata Gregoria. Di partai kelima, partai Ruselli vs Chen sudah tidak lagi menentukan, namun di babak penyisihan, kelima partai harus tetap dimainkan untuk perhitungan poin tim di grup. Ruselli akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya 17-21, 17-21.
Langkah Awal Keberhasilan Indonesia menjuarai Grup Z diapresiasi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Susy Susanti. ‘’Ini baru langkah awal, kami harus tetap fokus dan konsisten di pertandinganpertandingan selanjutnya. Kemenangan ini menjadi satu penyemangat untuk tim putri,’’ kata Susy. Strategi mengambil dua kemenangan di ganda dan satu di tunggal disebutkan Susi, dapat berjalan dengan baik. Fitriani yang turun di tunggal
pertama, punya rekor sekali kemenangan atas Chen Yufei, tunggal putri andalan Tiongkok. Sementara Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan diturunkan karena belum memiliki catatan rekor pertemuan dengan He Bingjiao dan Chen Xiaoxin. Dari tipe permainan pun Gregoria dan Ruselli dinilai yang paling sesuai untuk menghadapi lawan. ‘’Dari tiga tunggal, Fitri yang dapat poin. Setelah di Indonesia Masters dia bisa mengimbangi Ratchanok (Intanon), sepertinya ini menambah keyakinan dia,’’ ujar Susi. (ant)
Indonesia Tundukkan Timor Leste di Laga Uji Coba Basket
Bali Post/dok
ANDALAN - Kontingen Klungkung mengandalkan cabor tenis meja pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan.
KONI Klungkung Diguyur Rp 5 Miliar Semarapura (Bali Post) KONI Klungkung pada 2018 ini diguyur dana bantuan APBD Pemkab mencapai Rp 5 miliar. Dana itu dialokasikan untuk perbaikan GOR Swecapura, peningkatan kualitas SDM pelatih cabor, pembangunan sarana olahraga, try-in dan try out atlet, termasuk penyelenggaraan Porkab. Ketua Umum KONI Klungkung Wayan Yanik Subamia, di Semarapura, Kamis (8/2) kemarin menjelaskan, pihaknya ingin meningkatkan mutu pelatih melalui progam training of trainer (TOT). Bahkan, kini telah menjajaki untuk bekerja sama dengan Undiksha Singaraja, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), UPI Bandung, serta KONI Bali. ‘’Kami ingin menjalin kerja sama dengan pihak luar, bertujuan meningkatkan kualitas SDM pelatih, sebab diharapkan para pelatih mampu mencetak atlet andal,’’ jelas Yanik. Dikemukakan, untuk pembangunan sarana olahraga, akan dibangun lapangan petanque di Lapangan Puputan Klungkung. Sementara renovasi GOR Swecapura Gelgel, yang dipakai menampung pengungsi Gunung Agung, untuk rehab besar ditangani Pemkab Klungkung, sedangkan perbaikan kecil seperti pengecatan baru dilakukan KONI sebagai induk organisasi seluruh cabor. ‘’Para atlet Klungkung kami harapkan rajin menggelar uji coba, baik di Klungkung maupun ke luar daerah,’’ kata Yanik. Alasannya, kontingen Bumi Serombotan bertekad mempertahankan peringkat lima besar, di bawah Badung, Denpasar, Gianyar, dan Buleleng pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, sebagaimana prestasi yang diukir pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. Yanik menyebutkan, Klungkung keluar sebagai juara umum cabor tenis meja dengan mendulang 4 emas, sementara cabor tembak menyumbang 3 emas, dan panjat tebing meraih 1 emas. ‘’Posisi kami urutan kelima pada Porprov Bali di Gianyar, berarti naik satu setrip dibandingkan pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng, Klungkung menduduki peringkat keenam,’’ ungkapnya. (022)
Jakarta (Bali Post) Tim nasional bola basket putra Indonesia sukses menaklukkan Timor Leste dengan skor 135-30 di laga perdana turnamen uji coba jelang Asian Games 2018 di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (8/2) kemarin. Timnas Indonesia langsung tancap gas setelah tip off dan tampil mendominasi hingga menyelesaikan kuarter pembuka dengan skor 32-2. Tak ada perubahan di kuarter kedua sampai keempat. Arki Dikania Wisnu dan kawankawan selalu unggul telak masing-masing dengan skor 69-18, 105-22 dan 135-30. Kemenangan itu dianggap wajar oleh pelatih timnas Indonesia Fictor Roring. Menurut pelatih yang biasa disapa Ito ini, kualitas timnas basket Indonesia memang lebih baik
dari lawannya tersebut. ‘’Lawan yang kami hadapi memang berada di bawah. Namun yang penting saat ini kami fokus tim sendiri, bagaimana meningkatkan saling pengertian antar-pemain juga menerapkan strategi yang telah disusun,’’ ujar Ito usai pertandingan. Dia pun menyebut timnya langsung mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya lawan India pada Jumat (8/2). India, kata Roring, adalah tim yang kuat. Timnas bola basket putra Indonesia pernah menaklukkan India di Kejuaraan Asia FIBA pada 2011 di Tiongkok, tetapi setelahnya tidak pernah lagi menang kontra tim Negeri Bollywood tersebut. Sementara, meski kalah, manajer timnas Timor Leste
Bali Post/net
REBUT BOLA - Pebasket Indonesia Andakara Prastawa Pamungkas berebut bola dengan Ferdinandus Mau Meta dari Timor Leste dalam pertandingan test event bola basket 18th Asian Games Invitation Tournament di Hall A Senayan, Jakarta, Kamis (8/2) kemarin.
KONI Buleleng Desak DPRD Bali Segera Bahas Perda Keolahragaan Singaraja (Bali Post) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng mendesak agar DPRD Provinsi Bali serius dan segera membahas Ranperda tentang Keolahragaan di Provinsi Bali. Satu alasan desakan itu untuk membangun sebuah sistem pengembangan olahraga secara menyeluruh, komprehensif serta merata di seluruh Bali. Menariknya, satu harapan yang paling urgen adalah pengaturan porsi anggaran dan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) olahraga dari Pemprov Bali kepada KONI di sembilan kabupaten dan kota di Bali. Demikian diungkapkan Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/2) kemarin. Lebih jauh Artha Widnyana mengatakan, pembinaan dan pengembangan olahraga sangat membutuhkan regulasi yang jelas lewat perda. Apalagi pemerintah
Siman Dkk. Mulai Pemusatan Latihan di Australia dan AS Jakarta (Bali Post) Atlet pemusatan pelatihan nasional cabang olahraga renang I Gede Siman Sudartawa akan menjalani pemusatan latihan di Australia dan Amerika Serikat jelang keikutsertaan dalam Asian Games 2018. ‘’Saya akan berangkat ke Australia pada Sabtu (10/2) bersama Triadi Fauzi, Fadlan, Indra, dan Glenn Victor. Kami juga akan mengikuti kejuaraan di sana,’’ kata Siman di Jakarta, Kamis (8/2) kemarin. Siman mengaku akan berada di Australia hingga 21 April. ‘’Saya akan berada sepekan di Australia, lalu berangkat ke Amerika Serikat untuk mengikuti pelatihan dan kejuaraan di sana,’’ ujarnya.
Fonseca Inacio Da Silva menyebut timnya merasa senang bisa bertanding melawan Indonesia. ‘’Kami banyak sekali mengambil pelajaran dari laga menghadapi Indonesia yang memang lebih unggul. Ini pengalaman luar biasa untuk kami,’’ tutur Fonseca. Pemain naturalisasi Jamarr Andre Johnson menjadi yang terbaik di timnas Indonesia di laga ini dengan menorehkan 20 poin, delapan rebound dan tiga assist. Sementara di kubu Timor Leste, kapten tim Joao de Araujo Soares menorehkan catatan tertinggi dengan sembilan poin dan lima rebound. Berikutnya, Jumat (9/2), timnas Indonesia berhadapan dengan India mulai pukul 19.30 WIB. Sementara Timor Leste berjumpa Thailand mulai pukul 16.30 WIB. (ant)
Atlet asal Bali itu mengatakan akan mengikuti kejuaraan bergengsi di Negeri Kanguru meskipun aturan perlombaan menyatakan peserta dari negara lain tidak akan masuk putaran final. Pelatihan di Australia, menurut Siman, merupakan tahapan latihan umum untuk membiasakan dengan daya tahan fisik. Sedangkan latihan yang fokus pada aspek teknis akan digenjot di AS. ‘’Di Amerika, saya akan banyak mengikuti kejuaraan. Tapi, saya tidak tahu persis apa saja,’’ kata Siman. Atlet berusia 23 tahun itu mengaku peluangnya untuk merebut medali emas Asian Games 2018 sangat terbuka terutama pada nomor perlom-
baan gaya punggung putra 50 meter. ‘’Catatan waktu saya hanya berbeda 0,02 detik dari peringkat ketiga di Asia. Saya pada peringkat keempat. Sedangkan selisih dengan peringkat pertama kurang dari 0,5 detik,’’ ujar peraih dua medali emas SEA Games 2017 itu. Siman menyebut atlet-atlet Tiongkok, Korea, dan Jepang menjadi pesaing terberatnya pada perlombaan renang gaya punggung putra baik pada nomor 50 meter maupun nomor 100 meter. ‘’Persiapan kami telat dibanding atlet-atlet Singapura yang telah berlatih di Australia sejak Desember 2017. Kami berlatih di daerah setelah istirahat dari SEA Games 2017,’’ ujarnya. (ant)
pusat sudah menerbitkan UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Olahraga Nasional. Sesuai amanat UU itu, sudah diatur bahwa pemerintah daerah wajib untuk mengalokasikan anggaran untuk pengembangan olahraga di wilayahnya. Dengan fakta itu, pihaknya mendesak agar Ranperda tentang Keolahragaan di Provinsi Bali ini segera dibahas oleh DPRD Bali, sehingga olahraga tersebut memiliki payung hukum dan lebih optimal dalam pengembangan dan pembinaan, terutama dalam optimalsiasi alokasi anggaran dari pemerintah daerah. ‘’Kami mendorong penuh agar DPRD Bali membahas ranperda ini, karena bagi kami sangat penting adanya sebuah sistem dalam pengembangan olahraga prestasi di Bali dan kabupaten. Kalau sudah sistem ada, siapa pun duduk di pengurus KONI tidak perlu lagi susah-susah harus melobi ‘penguasa’ untuk mendapat-
kan anggaran, tapi karena sudah ada sistem, cukup melalui sistem itu saja jadi anggaran atau bantuan sarana akan optimal,’’ katanya. Khusus untuk anggaran, Artha Widnyana menyebut dari referensi pemerintah yang sudah membentuk perda keolahragaan kebanyakan penyiapan anggaran masih sifatnya tergantung dengan kondisi keuangan di daerah bersangkutan. Meski demikian, dirinya kagum dengan kebijakan di Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dengan tegas mengatur porsi anggaran untuk pengembangan olahraga di daerah tersebut minimal 20 persen dari total porsi Belanja Langsung (BL) APBD Kalsel. Untuk itu, kebijakan di Kalsel itu patut ditiru oleh Pemprov Bali di mana kalau total APBD Provinsi Bali sebesar Rp 6 triliun, maka minimal 20 persen anggarannya dialokasikan untuk olahraga, maka dirinya yakin
pembangunan olahraga akan berjalan dengan baik dan tidak ada kesenjangan terutama dari segi sarana dan prasarana termasuk kesejahteraan atlet, pelatih atau ofisial antara KONI di kabupaten yang ‘’kaya’’ dengan KONI yang ‘’miskin’’. ‘’Kalau kebijakan di Kalsel itu bisa ditiru dalam penyusunan rancangan perda keolahragaan di Bali, maka saya yakin tidak saja didominasi kabupaten yang ‘kaya’ saja, tapi merata ke daerah lain,’’ jelasnya. Artha Widnyana menambahkan, langkah awal dalam mendorong terwujudnya Perda Olahraga tersebut, pihaknya berjanji akan secara intensif akan melakukan koordinasi dengan KONI Bali dan KONI kabupaten atau kota lain, sehingga dalam pembahasan yang dilakukan akan ada persamaan dan cara pandang mengusulkan kepada legislatif termasuk nantinya melibatkan para atlet dan pelatih olahraga. (kmb38)
Kemenpora Dukung Pelatnas Empat Cabor di GBK Jakarta (Bali Post) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung pemusatan pelatihan nasional empat cabang olahraga untuk berlatih di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, menjelang Asian Games pada Agustus 2018. ‘’Cabang atletik, bola basket, renang, dan senam karena mereka akan bertanding di sana. Kami mengupayakan mereka dapat tempat latihan di GBK,’’ kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana di Jakarta, Kamis (8/2) kemarin. Kemenpora, lanjut Mulyana, telah menyurati Pengelola Kawasan GBK Senayan untuk meminta izin penempatan latihan empat cabang olahraga itu. ‘’Kami masih menunggu keputusan Pengelola GBK,’’ katanya. Mulyana mengatakan Persatuan
Senam Indonesia (Persani) telah meminta lokasi latihan di gedung latihan Jalan Asia Afrika Senayan yang sebelumnya adalah lokasi GOR Asia Afrika. ‘’Lokasi latihan Persani tersebar di Pekan Baru, Riau dan Surabaya Jawa Timur. Sedangkan cabang atletik meminta latihan di Stadion Utama GBK,’’ katanya. Permintaan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) terkait lokasi latih di Stadion Utama GBK, menurut Mulyana, belum mendapatkan izin dari Pengelola Kawasan GBK. ‘’Bola basket akan berlatih di Hall Bola Basket dan cabang renang akan berlatih di stadion akuatik. Dua cabang itu tidak ada masalah soal lokasi latihan,’’ katanya. Pergantian atlet Selain permintaan lokasi latihan,
sejumlah cabang olahraga juga meminta pergantian atlet-atlet yang masuk dalam surat keputusan pelatnas Asian Games 2018. ‘’Kami hanya memberikan kesempatan pergantian atlet pada cabang yang punya peluang medali dalam Asian Games seperti bulu tangkis, jetski, dan taekwondo,’’ kata Mulyana. Kemenpora meminta cabang olahraga untuk melakukan pergantian atlet pelatnas pada April dan Juni sebelum penetapan kontingen Merah-Putih dalam Asian Games pada Juli 2018. ‘’Kami akan melakukan evaluasi sebelum penetapan kontingen pada April dan Juni. Dari hasil evaluasi itu, pengurus induk cabang olahraga yang akan menentukan apakah atletnya layak masuk dalam kontingen Indonesia atau tidak,’’ ujarnya. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Villa Ziba looking for Butler CV:putu@villaziba.com B.BP.001.02.18.0000449
!!Segera butuh kasir&waiter,Ramah&sopanminSMU.081999670006 B.BP.001.02.18.0000379
Bth HRD,Spa Therapist,Waiter, Enggineering,Gardener.CV: aom@bhuwanaubudhotel.com B.BP.004.02.18.0000284
Cari Pembantu Cwek utk Villa Pribadi tingl dlm 081946555765
Dicari Karyawati, min D1, pengalaman 1th, bw CV ke Synus Refil Center, Jl.Imam Bonjol No.551A Denpasar T.490452-3 B.BP.004.02.18.0000419
Dicari Sopir Mobil Mercy/Velfire Penatih H: 085338570088 B.BP.101.02.18.0000457
Dicr Tng Marketing&Accounting u/Villa di Ubud.Berpengalaman Min 3Th.Hubungi:0818359084
Dicari Therapist Laki-Laki & Perempuan Tinggi Min 160,Min Tamatan SMA,Max 35 Th,Punya Kendaraan Sndiri,Sabar&Pekerja Keras.Pnglaman Tdk Diutamakan, Bhs.Inggris Basic.Kirim CV ke: Jalan Pratama 88x,Tanjung Benoa.HP:081338991999/0361778084/Email ke:jarimenarinusa dua@jarimenari.com
B.BP.001.02.18.0000444
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.02.18.0000435 MERCEDEZ
M-Benz,E’280AT,Th’2008 hitam Metalik,Asli Bali,Tangan 1 75.000km, kondisi bagus Hub:08123830201 B.BP.001.02.18.0000446
DIJUAL MOTOR KAWASAKI
B.BP.141.02.18.0000454 NISSAN
Juke RX’11 Putih+Jazz RS’08+ X-over’12 RC1 slvr 081999456633
Dcr Teknisi,Sales,Spv,Adm Gdg, Gj+Bns+Komisi+BPJS.LamPT.PMA Bedahulu XVII/7, Dps
B.BP.001.02.18.0000436 SUZUKI
Karimun Estilo’11 Silver BUC Hrg:73Jt Hub:081529309177
B.BP.821.02.18.0000102
Dcr sgr S1 T.Sipil u/Proyek Jln+STM Sipil Hub.082145325482
B.BP.001.02.18.0000437
B.BP.004.02.18.0000442
B.BP.001.02.18.0000425
B.BP.031.02.18.0000461
Mobilio RS AT’2015 Putih Harga 175jt H.085100856999
B.BP.004.02.18.0000396
Travel Agent Needs Adm Staff/ Senior Reservation Min 2Th.Exp Hardworker,Honest.082144136320
Teknisi Listrik / SMK Listrik, Pnglmn.Hub:Dewi 081236222509
Yaris S’12 Lmd+Altis G’05 htm As’Bali,Orisnil H.081999456633
Dicari Staff Admin:Wanita min 18th,Pend min SMK, bisa Bhs. Inggris&Kptr.Office Boy:Laki2, Pend min SMP.Kirim Lam.ke BPC Jl.Pulau Ayu XIII No.3 Dps Tlp (0361)238513/WA:082146428124 B.BP.004.02.18.0000215
Looking for Marketing Manager, Good English,Computer,Analysis Product and Team Work.Send to hrdumaleopold@gmail.com
Dicr Admin Stock Pria/Wnt.Lam ke PT.Ultranindo Sedayu Jl T. Umar288X.Telp:8476144/8447020 B.BP.001.02.18.0000441
Villa in Canggu is Looking for Maid who know to Cook Western Food and Driver who can do Little Gardening and Pool.Good English and Whatsapp.No Calls Only write on WA 08139561607 Good Payment B.BP.001.02.18.0000459
B.BP.001.02.18.0000458
B.BP.001.02.18.0000276
Suzuki APV X’2005 Hitam 70Jt Nego 081239492444 B.BP.001.02.18.0000456
X.Over 2010 Hitam Asli DK Ors Cokroaminoto 377 H.085100462764 B.BP.001.02.18.0000303
Djual APV th’05 ijin pariwista samsat baru Hub.0818343061 B.BP.004.02.18.0000443 TOYOTA
Kjg Innova E’2009 Slvr Mulus KM53Rb Hub:Deni (0361)434775 B.BP.001.02.18.0000450
SERVICE
DIJUAL RUMAH
HlgBPKBNo.L12132501-ODK5036 IX a.n Luh Putu Ayu Janowati.
B.BP.004.02.18.0000083
Dijual Rumah Lt2,Ls1,5Are.Hub: 081237544219(Tanpa Perantara) B.BP.001.02.18.0000317
Rmh Br Mnimls Type 45/100m2 Prm BLahbatuh 99 395Jt sdh SHM +IMB089662708427-082144233009 B.BP.001.02.18.0000452
Dijual Rumah Elit,LT.5,4A,2Lt, 4Kmr, Swimming pool + Garden Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201 B.BP.001.02.18.0000447
DP 20 Jt-an DP 40 Jt-an DP 20 Jt-an
DP 4 Jt-an DP 20 Jt-an DP 20 Jt-an
HUB : 0817356452/ 085101456084
C.0000246-MBL
TOUR
BENGKEL LAS
Free
n
Desig
K.B.A TUR BALI TOUR JOIN 2018 * SIN Free & Easy 3D2N Rp. 4.450.000 (2-4 Mar, 20-22 Mar, 23-25 Mar) * BKK Kul 4D3N Rp. 6.775.000 (15-18 Mar 2018) * HKG – SHENZHEN 4D3N Rp. 10.875.000 (28-31 Mar 2018) Hubungi : 0361-8495858 Jl.Gatot Subroto Tengah No.46 Blok E Dps C.0001150-tour
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
B.BP.001.02.18.0000426
Dijual Rmh/Tnh Antosari Tbn DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub:081338183031/081805374433
TERIMA TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT SYARAT RINGAN
DIJUAL MOBIL
KEHILANGAN Hlg BPKBNo.E1983500-O DK 3371XJ An Ni Ketut Mustrining. Hlg BPKB No.J00209924-O DK 884KC An Andi Fitriani
JASA KURAS
C.0000241-BRJ
B.BP.001.02.18.0000418
B.BP.004.02.18.0000235
LIMBAH
C.0000620-brj
B.BP.164.01.18.0001514
Atasi Rumah bocor,talang,dak, dinding,Pemopo H.082377442962
Dana Cpt Jaminkan BPKB/Srtfkat H:081237951356 Proses Cepat
Cr.Tnh disewakan 1-2A.Umalas/ Cggu/Brawa/Krbkn.08113922102
MELAYANI MAMPET
0877 6129 5235 081 238 450 210
RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-082236597695
B.BP.001.02.18.0000460
DICARI TANAH
BALI WANGI
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
B.BP.001.02.18.0000464
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
B.BP.001.02.18.0000438
PROMO MURAH DAIHATSU BALI
Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN,PAJAK,PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001098-BRJ
FOTOCOPY
195JT/A-Pgr Jl.Hotmix 8mtr @Ry Pering-Ktwel.TrmSHM-0817340222
Dikont.Gudang Ls Tnh 600M2,Jl. P.Batanta 68.Hub:087861191866
SULASTRI - BIRO JASA
GUNUNG WAYANG RESIDENCE Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar
BIRO JASA
B.BP.001.02.18.0000222
DIJUAL TANAH Tnh Kav Sempidi,Imam Bonjol Pemogan,Jimbaran,Sawah 20A Angantaka Badung 081337630666
B.BP.001.01.18.0001348
DIJUAL RUMAH
� 08124651138-085103005620
WC
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 125Jt/A,Bs Kredit,087862450004
DISEWAKAN GUDANG
HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978 C.0001501-BRJ
B.BP.001.02.18.0000453
B.BP.141.02.18.0000451
BALI LESTARI JASA KURAS
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar
Rumah Baru Mnimls Type 60/100m Jl5mtr IMB+SHM 590Jt Lok.Kodya Dps.082144233009 Tnp Perantara
Ninja 250 F1’2016 ABS LTD Full Variasi 49,5jt, 087861230199
BIRO JASA
WC
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.001.02.18.0000433
Dcr PRT Gaji Menarik Hub. 085238421320-081999009178
B.BP.001.02.18.0000373
B.BP.031.02.18.0000462
Djl Jazz’2010 istmwa,Biru,tgn1 Asli Bali Hub:087861424900
B.BP.001.01.18.0001035
Dicari Adm & Marketing.Hub:BPR Raga Jayatama,Bt.Bulan/298277
Finance/Accountant,capable English&Comptr,Experience,CV: to:versaindustries4@gmail.com
HONDA
Dcr Bar Manager,Bar Staff,Host /Hostess,Cashier,Cooks,Waiter/ ess,Stewards,Jl.Arjuna Legian Krm CV:info@hoipolloibali.com
B.BP.001.02.18.0000299
B.BP.001.02.18.0000466
B.BP.004.02.18.0000439
B.BP.004.02.18.0000377
Dcr: FO,Bel Boy,HK,Driver,Engeneering,Laundry,Security,u/Htl E:newarenahotelkutabali@gmail. com /Hub PO BOX 2005 Kuta Bali
Dcr PRT jujur bersih tdr dalam, Gj.1,7jt (Jimbaran) 082341168381
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.001.02.18.0000428
Dijual Cepat Tanah di Pusat Kota Gianyar.Hub:0818985608 B.BP.001.02.18.0000354
Dijual Tanah 5-10Are View Laut Jimbaran.Hubungi:0816295639 B.BP.001.02.18.0000422
Djl Tanah Lok.Jembrana Kota,15 Jt/are,L:84are,H:087860543343/ 082339929757 (Pak Agung) B.BP.001.02.18.0000440
B.BP.001.02.18.0000417
JASA Jasa Terjemahan Ind-Eng-Ing Cepat,Akurat,Native speaker & Mobile English Course 300rb/bl Hub.08950-588-5858 B.BP.001.02.18.0000285
BIRO JASA
Tnh 7,7A pgr jl Raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
Bntu Mrah SPT Tahunan/Bln Byarkn Lporkn Pjak HP.082146461910
B.BP.001.02.18.0000032
B.BP.001.01.18.0001410
EKONOMI
18
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Rupiah Melemah Tipis
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (8/2), bergerak melemah sebesar 44 poin menjadi 13.587 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.543 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, di Jakarta, Kamis kemarin, mengatakan bahwa sentimen eksternal, terutama dari Amerika Serikat, mengenai kesepakatan anggaran menjadi salah stau faktor yang menopang dolar AS terapresiasi terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah. ‘’Para pemimpin Senat AS menyepakati anggaran belanja pemerintah sehari sebelum tenggat waktu yang ditentukan mencapai 300 miliar dolar AS untuk program pertahanan dan domestik,’’ katanya. Ia menambahkan, pelemahan harga minyak mentah dunia turut memengaruhi pergerakan mata uang berbasis komoditas, salah satunya rupiah. Pelemahan harga minyak mentah dipicu cadangan minyak mentah dan meningkatnya produksi AS. Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Kamis (8/2) turun 0,24 persen ke posisi 61,64 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude melemah 0,12 persen ke 65,43 dolar AS per barel. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa pelemahan rupiah diharapkan dapat lebih terbatas ke depannya menyusul meningkatnya peringkat Indonesia oleh lembaga pemeringkat dari Jepang. Lembaga pemeringkat Japan Credit Rating Agency Ltd. (JCR) meningkatkan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia dari BBB- (triple B minus) dengan outlook positif menjadi BBB (triple B) dengan outlook stabil. ‘’Kenaikan peringkat itu dapat meningkatnya keyakinan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia, sehingga arus dana masuk ke dalam negeri dapat lebih deras,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (8/2) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.602 dibandingkan posisi sebelumnya 13.533 per dolar AS. (ant)
TURUN - Daya beli masyarakat Bali dirasakan kian menurun, namun BPS menilai ekonomi Bali tetap kondusif.
Bali Post/dok
ITK Turun, Ekonomi Bali Masih Kondusif
Denpasar (Bali Post) Indeks Tendensi Konsumen (ITK) pada triwulan IV 2017 turun 6 poin dibandingkan triwulan III 2017 dan triwulan IV 2016. ITK triwulan IV yaitu 103,24, sedangkan ITK triwulan III 2017 yaitu 109,83. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, meskipun level ITK tidak sebaik triwulan sebelumnya, namun kenyamanan konsumen pada triwulan ini merupakan salah satu indikasi positif dari masih kondusifnya ekonomi Bali. ‘’Karena dibandingkan triwulan IV tahun 2016, capaian ITK triwulan IV 2017 meningkat 2,67 poin,’’ katanya, Kamis (8/2) kemarin. Dijelaskannya, pembentukan ITK dipengaruhi tiga komponen. Yaitu,
pendapatan rumah tangga, pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi, dan tingkat konsumsi bahan makanan, makanan jadi di restoran/ rumah makan, dan bukan makanan (pakaian, perumahan, pendidikan, transportasi, komunikasi, kesehatan dan rekreasi). Meski indeks pendapatan rumah tangga menurun, namun volume konsumsi meningkat dengan indeks 107,42. Kenaikan volume konsumsi tertinggi terjadi pada konsumsi bahan makanan dan makanan jadi. Indeks pengeluaran kedua kelompok
pengeluaran ini masing-masing tercatat sebesar 127,63 dan 114,05. Sementara itu, inflasi tidak memengaruhi tingkat konsumsi masyarakat, dengan indeks 121,20. Indeks pengaruh inflasi pada triwulan IV 2017 berada di atas 100, yang artinya tidak berpengaruh terhadap konsumsi. Bahkan indeks pengaruh inflasi tercatat meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya dari 118, 10 menjadi 121,20. Di samping tingkat inflasi pada triwulan ini relatif terjaga pada
kisaran dari 1 persen, adanya hari raya Galungan, Kuningan, Natal dan Tahun Baru memberi dampak minimum pada indeks pengaruh inflasi terhadap konsumsi. Pada triwulan yang akan datang, katanya, konsumen pesimis terhadap perekonomian Bali akan membaik. ITK-nya diperkirakan 89,14. Penurunan ITK mendatang disebabkan turunnya perkiraan pendapatan dengan indeks 98,26 dan rencana pembelian barang tahan lama 73,15. (kmb42)
Kalangan Pariwisata Rasakan Tarif Listrik yang Mahal Bali Post/dok
JAGUNG - Lahan tanaman jagung di Bali kian menyempit.
Di Bali, Luas Tanam Jagung Berkurang
Denpasar (Bali Post) Luas tanam jagung di Bali tahun 2017 mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2016. Sesuai data dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebungan Provinsi Bali, luas tanam jagung Januari hingga Desember 2016 mencapai 19.729 hektar. Tahun 2017 ternyata berkurang seluas 2.949 hektar menjadi 16.780 hektar. ‘’Luas tanam padi, jagung, dan kedelai tidak mungkin naik tiga-tiganya karena di lahan yang sama. Kalau padinya kita pacu, salah satu dari jagung dan kedelai pasti turun. Kalau ketiga-tiganya turun baru salah,’’ ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana, Kamis (8/2) kemarin. Menurut Wisnuardhana, kebutuhan jagung di Bali sebetulnya tidak terlalu banyak. Sama halnya dengan kedelai lantaran di Bali tidak ada perusahaan tempe. Produksi lokal selama ini dikatakan sudah cukup. Kalaupun ada impor, dikatakan, sebagai kebijakan nasional. Namun sejauh ini Bali disebut tidak mendatangkan jagung dari luar daerah. ‘’Jagung lebih banyak untuk pakan ternak, dikirim ke pabrik pakan, di sana diolah. Jagung manis di Sanur banyak, itu untuk sayur. Ada juga yang dipanen muda untuk jagung bakar,’’ jelasnya. Bicara luas tanam jagung, paling banyak ada di Kabupaten Buleleng seluas 6.262 hektar. Disusul Kabupaten Karangasem seluas 3.602 hektar, Klungkung seluas 2.620 hektar, dan Tabanan seluas 1.293 hektar. Dari total 16.780 hektar luas tanam di tahun 2017, realisasi luas panen hanya 15.628 hektar dengan produksi jagung 51.802 ton. (kmb32)
Denpasar (Bali Post) Kalangan pariwisata sangat memerlukan listrik. Terutama untuk pengembangan pariwisata Bali ke depan. Pengembangan pariwisata tidak hanya di kawasan hotel, namun juga fasilitas pendukungnya seperti transportasi kereta api dan lainnya. Selain itu tenaga listrik yang besar diperlukan untuk pemerataan listrik. Menurut Wakil Ketua DPP IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association) I Made Ramia Adnyana, Bali memerlukan energi listrik yang cukup besar. Walaupun pasokan energi listrik sudah diatasi dengan
interkoneksi Jawa-Bali melalui kabel laut, namun itu tidak cukup dan masih sering terjadi kendala. Maka dari itu, kendala tersebut harus di-back-up. ‘’Jika suatu saat ada black out, maka harus ada back-up yang kita pakai untuk meng-cover,’’ ujarnya. Dia mencontohkan untuk operasional hotel, di samping menggunakan listrik PLN, juga mem-back-up dengan adanya genset. Tujuannya sebagai back-up. Sehingga, menurutnya, Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500KV ini sangat penting.
Kalangan pariwisata berharap alternatif listrik untuk Bali adalah alternatif yang aman dan minim risiko. ‘’Bila perlu, tidak ada risiko sama sekali. Jangan sampai listrik dipaksakan harus dialirkan ke Bali tapi dengan tingkat risiko tinggi,’’ tandasnya. Dia bahkan menyarankan perlunya solusi energi listrik diharapkan yang bio-energi agar lebih ramah lingkungan. Yang menjadi kendala kalangan pariwisata saat ini adalah tarif listrik yang sangat mahal. Terutama saat beban puncak. Pada saat beban puncak tersebut ada perbedaan tarif yang
dikenakan. ‘’Saya tahu itu, karena hampir setiap bulan saya membayar Rp 200 juta untuk electricity. Ini lumayan mahal. Bayangkan jika ada resort bintang 5 di kawasan Nusa Dua, dia bisa membayar listrik sampai Rp 1 miliar,’’ ungkapnya. Beban puncak pemakaian listrik rata-rata hotel yang bergabung di IHGMA 9-11 persen dari total pengeluaran yang dimiliki hotel. Hotel bintang 5 tentu lebih besar dari itu. Artinya, jika dibandingkan persentase tersebut dengan total pengeluaran hotel, biaya untuk listrik itu cukup besar. (kmb42)
Bali Post/dok
LISTRIK - Listrik menjadi kebutuhan utama pengembangan pariwisata Bali.
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-05
19
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Puluhan Investor AS akan Kunjungi Bali Surabaya (Bali Post) Puluhan investor Amerika Serikat (AS) dalam waktu dekat akan mengunjungi Bali. Selain Bali, sekitar 16 investor dari AS juga akan berkunjung ke Lombok, Yogyakarta, Solo, dan Jakarta, mulai 17 - 27 Februari 2018 mendatang. Mereka juga dijadwalkan bisa bertemu langsung dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana untuk membicarakan keinginan berinvestasi di Indonesia. Kunjungan tersebut diprakasai Hartadinata Harianto Co-CEO Stern Resources, Kepala Konjen RI di New York, Abdul Kadir Jailani dan Winanto Adi selaku Kepala Konsul Ekonomi KJRI New York. Hartadinata menyatakan kesiapannya untuk mendiskusikan seberapa besar keberhasilan proyek yang mereka siapkan di Indonesia dengan beberapa petinggi pemerintahan. ‘’Sudah banyak yang fix dengan kehadiran kami, termasuk Gubenur dan Sultan Yogyakarta juga Wali Kota Solo,’’ kata Hartadinata kepada Bali Post, Kamis (8/2) kemarin. Kedatangan 16 calon investor asal Negeri Paman Sam ini akan membahas proyek strategis seperti properti, rumah sakit, fasilitas publik, serta kerja sama dengan stakeholder. ‘’Kunjungan tersebut untuk memaparkan proyek
investasi unggulan di daerah,’’ imbuhnya. Selain itu, Harta bersama Carl Bolch III selaku Co-Chief Executive Officer of SR Group dan termasuk dalam jajaran 50 orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes, turut menghadiri seminar investasi yang diselenggarakan pada 22 Februari 2018 di Jakarta nanti. Seminar ini bertujuan untuk menjabarkan perspektif investor Amerika Serikat agar proposal proyek investasi daerah menjadi lebih matang dan siap dipromosikan, supaya mereka tak ragu berinvestasi di Indonesia. Selama Lima hari rombongan investor Amerika Serikat ini akan melakukan serangkaian kunjungan untuk menemui beberapa petinggi daerah. Di akhir kunjungannya pada 23 Februari, rombongan pengusaha ini akan melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Pariwisata, Menteri ESDM, Menteri Kesehatan dan Menteri Perhubungan. Sebelumnya, SR Group yang berkantor pusat di New York tersebut telah melakukan beberapa kali kunjungan ke Indonesia. Sebagai perusahaan raksasa dan organisasi swasta yang bergerak di bidang investasi, SR Group dinilai mampu menghasilkan peluang penambahan nilai dalam aset global, apalagi di Indonesia. (kmb)
Konsep yang Tepat Dari Hal. 1 ‘’Ini proses yang berjalan dan harus kita jaga dengan konsep tepat. Jika tidak, masa depan Bali rusak. Betul-betul diperlukan konsep, formula yang mengaitkan masa lalu, masa kini dan tuntutan masa depan. Itu akan lebih tepat dalam menjawab kebutuhan generasi akan datang,’’ paparnya. Selanjutnya, Wayan Koster membedah satu per satu tiga konsep yang dirumuskannya itu. Dipaparkannya, Bali memiliki luas 5.646 kilometer persegi dan memiliki beberapa pulau seperti Lembongan, Ceningan dan Nusa Penida. Secara administratif memiliki sembilan kabupaten/kota. Bali juga memiliki 4 danau, 246 sungai. Luas pertaniannya 353.802 hektar dan lahan hutan seluas 130.686 hektar. ‘’Ada 8 Pura Sad Kahyangan, 289 Pura Dang Kahyangan dan 4.552 Pura Kahyangan Tiga. Ini yang menyatukan semua. Untuk sungai ke depan harus dipetakan mana yang masih aktif, deras airnya, mana yang setengah mati dan mana yang sudah mati. Ada pula gunungnya, yang masih aktif Gunung Agung dan Gunung Batur. Itu alam kita,’’ tambahnya. Saat ini kondisi lahan pertanian di Bali semakin berkurang lantaran alih fungsi lahan yang sangat tinggi. Pantai rusak akibat abrasi. ‘’Jumlah subak semakin turun, sumber mata air kita semakin sedikit, ekosistem danau kita rusak. Belum lagi kemacetan di Denpasar, Ubud, kriminalitas dan narkoba yang merusak masyarakat kita. Ke depan, itu harus dibenahi, ha-
rus kita tata,’’ katanya. Wayan Koster juga tak menampik belakangan ini kesucian, keagungan serta taksu Bali makin memudar. Menurutnya, hal itu terjadi karena banyak hal yang dilanggar, sehingga menjadi rusak. Begitu juga dengan manusia Bali. Jika dahulu dikenal sebagai pribadi yang rajin, tekun, seken, saja, beneh, luwih, kreatif dan inovatif, kini hal itu makin memudar. Dahulu juga manusia Bali memiliki perilaku yang bersumber pada kearifan lokal yang rendah hati, tak suka gegabah dan sombong serta loyal dan berdedikasi tinggi. Keunggulan itu, menurutnya, tak dimiliki oleh orang lain. Apa yang disebutkannya itu merupakan modal utama bagi manusia Bali untuk mampu menghasilkan sesuatu yang berkualitas dalam karya seni seperti lukisan, patung, arsitektur, kerajinan dan lainnya. Hanya, cara berpikir orang Bali saat ini sudah mulai berubah, mulai pragmatis, konsumtif, mengalami degradasi moral dan kurangnya kecintaan terhadap adat, tradisi, seni dan budaya. Hal itu menyebabkan ikatan solidaritas terhadap sesama atau manyama braya semakin berkurang. Begitu pula jika ditilik dari aspek kebudayaan. Orang Bali memiliki aksara dan literasi yang cukup tinggi, memiliki karya sastra luhur. Belakangan ini, kondisi kemajuan kebudayaan Bali mengalami kemandegan. Tak ada regulasi yang sejalan. Begitu juga dengan politik anggarannya yang tak berpihak pada pelestarian kebudayaan Bali. ‘’Kebudayaan Bali jumlah dan
kualitasnya mundur. Saranaprasarana turun. Pranata budayanya tertinggal. Harus ada regulasi yang menjaga pranata ini,’’ ucapnya. Melalui apa yang disebutnya ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, Wayan Koster percaya persoalan Bali bisa ditanggulangi. ‘’Ke depan, pola pembangunan semesta berencana harus menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia, baik sekala maupun niskala sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno. Untuk menjalankan ini harus totalitas. Saya siap ngayah total untuk itu,’’ tegas Koster. Ia bahkan menegaskan, jika dirinya sudah siap ngayah dengan tulus dan ikhlas (lascarya) dengan menyerahkan dirinya secara total untuk mengabdi kepada masyarakat Bali. Hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan pribadi dan rumah tangganya sudah selesai. Koster telah menyiapkan dirinya untuk membangun Bali ke depan, dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Koster mewujudkan era baru, yaitu suatu tatanan kehidupan masyarakat Bali yang holistik, mencakup tiga dimensi. Pertama, terpeliharanya keseimbangan alam, manusia dan kebudayaan Bali (genuine Bali). Kedua, terpenuhinya kebutuhan, harapan dan aspirasi krama Bali di berbagai aspek kehidupan. Dimensi ketiga yakni terantisipasinya munculnya permasalahan dan tantangan Bali, baik negatif maupun positif dalam skala lokal, nasional dan global. (kmb)
Pantai Harapan Dari Hal. 1 Demikian disampaikan budayawan Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D. yang memberikan piteket berikutnya. Dikatakannya, pemimpin dalam Sarasamuscaya disebut membangun perahu Dharma. ‘’Pemimpin politik menjadi nakhoda menuju pantai harapan. Pemimpin mengendalikan perahu agar tidak karam, artinya pemimpin harus dapat mengendalikan rakyatnya dari kemabukan dan hal-hal negatif lainnya,’’ paparnya. Ditambahkannya, krisis politik terjadi karena pemimpin ingin berkuasa dalam waktu lama. ‘’Percuma berkuasa lama kalau tidak memberikan kontribusi kepada rakyatnya, kerja, kerja dan kerja, pemimpin harus bisa membangun peradaban,’’ tegasnya. Sementara itu, Sekretaris MUDP Provinsi Bali Ketut Sumarta mengatakan, sistem perencanaan pembangunan untuk Bali ke depan yang disusun Wayan Koster-Cok Ace sudah sangat baik. Meski demikian, dirinya mengingatkan bila nanti memimpin Bali agar benar-benar dilakanakan. ‘’Harus saja, seken, beneh, lascarya,
wahyaadiatmika (sekala niskala) dan menegakkan kebenaran sesungguh-sungguhnya. Janji paslon sudah tercatat sekala niskala,’’ katanya. Sebagai pemimpin Wayan Koster-Cok Ace harus mengetahui mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilaksnakan. Dia juga mengingatkan agar mengedepankan kepentingan niskala baru kemudian sekala. Wayan Koster-Cok Ace diingatkan jangan pernah lupa dengan Bhisama Batara Gunung Agung. Ketua PHDI Bali IGN Sudiana mengungkapkan, Bhisama Batara Gunung Agung adalah siapa pun pemimpin Bali yang taat kepada Bhisama Bali maka akan mendapat restu dari Ida Batara. Dan sebaliknya, bila tidak melaksanakan bhisama maka pemimpin akan menemui kehancuran. Salah satu bhisama adalah selalu melaksanakan Panca Semaya. ‘’Satya Mitra (setia kepada rakyat) penuhi keinginan rakyat, jangan memaksakan kehendak. Satya Wacana, jangan ingkar pada omongan, Satya Laksana berbuatlah berdasarkan kebenaran. Satya Herdaya serahkan dirimu kepada rakyat dan Satya Semaya, tepati janji,’’
harapnya. Ida Pedanda Wayahan Bun yang memberikan piteket terakhir mengatakan pemimpin yang memiliki kemampuan akademis harus diimbangi dengan moral yang baik. ‘’Tanpa memiliki moral yang baik, pemimpin yang memiliki kemampuan akademis justru akan menjadi sumber malapetaka,’’ katanya. Untuk itulah, dirinya mengharapkan pasangan Wayan Koster-Cok Ace memegang teguh moralitas jika nanti menjadi pemimpin Bali. Dalam pembangunan harus jelas dasar, arah, tujuan dan dampaknya. ‘’Jangan memperkaya diri, perkayalah rakyat. Seperti filafat tawon mengisap serbuk sari secukupnya untuk menghasilkan madu, pemimpin harus juga demikian tidak kemaruk, bekerja untuk kesejahteraan rakyat,’’ ucapnya. Pasangan ini diingatkan saat masa kampanye ‘’berperanglah’’ dengan kesatria dan jujur untuk merebut hati rakyat. Merebut kemenangan dengan menjaga kerukunan serta kondusivitas Bali. ‘’Ketahuilah kelemahan diri sendiri sebagai kekuatan untuk mengalahkan lawan,’’ pungkasnya. (kmb)
Hentikan Ketegangan Dari Hal. 1 Politisi dari Partai Golkar ini menegaskan sudah saatnya menghentikan ketegangan antara DPR dan KPK. ‘’Sudahlah, jangan adu-adu lagi DPR dengan KPK terhadap putusan MK. Tugas saya saat ini perbaiki hubungan DPRKPK agar suasana kondusif dan adem karena kita akan hadapi agenda politik nasional, pilkada, pileg dan pilpres,’’ tandasnya. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dikenal keras terhadap KPK menilai wajar dan normal dalam tradisi
presidensialisme bahwa lembaga pengawas tertinggi di republik ini adalah DPR-RI. Karena DPR diposisikan sebagai lembaga pengawas tertinggi, maka memiliki seluruh hak dalam pengawasan dan menggunakan hak-hak pengawasan yang dimiliki termasuk penggunaan hak angket. ‘’Keptusan ini menegaskan sikap semua lembaga negara agar mau diawasi DPR tanpa terkecuali. Dan penggunaan hak angket adalah penggunaan hak tertinggi yang harus dihormati sampai kapan pun selama kita menganut sistem demorkasi presiden-
sialisme,’’ ujarnya. Dalam persoalan ini, penggunaan hak angket oleh DPR dalam mengawasi kinerja KPK merupakan kewenangan penyelidikan dan penyidikan DPR yang dalam perpektif hukum tata negara tidak ada satu pun lembaga bebas dari kontrol pengawasan DPR, termasuk lembaga peradilan. ‘’Sekali lagi, sebagai mekanisme penyelidikan dan penyidikan tertinggi, hari ini hak angket mendapatkan basis legitimasi konstitusionalnya yang tidak dapat diragukan lagi oleh siapa pun,’’ tegas Fahri. (kmb4)
Soal Surat Keberatan Dari Hal. 1 Ganjar menambahkan, Kemendagri selaku pemilik proyek senilai Rp 5,9 triliun itu juga tak pernah mengirimkan surat keberatan atas proyek e-KTP. Menurutnya, seharusnya Kemendagri mengirimkan surat bila ada permasalahan. Pada persidangan sebelumnya, LKPP menilai sejak awal telah menemukan penyimpangan dalam proyek e-KTP. Sebab, proses lelang dikerjakan tidak sesuai prosedur. LKPP menemukan pelanggaran terhadap Keppres No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Namun, saran LKPP untuk memperbaiki proses lelang itu tak ditanggapi Kemendagri. LKPP akhirnya memilih mundur sebagai pendamping proyek e-KTP. Menanggapi kesaksian Ganjar, mantan Ketua DPR Setya Novanto kembali menuding Ganjar. Hanya Novanto tak melihat langsung melainkan atas laporan dari mantan anggota Komisi II. Novanto mengatakan bahwa dirinya mendapat laporan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah menerima uang dari proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP. Laporan tersebut diterima Novanto dari mantan anggota Komisi II DPR Mustokoweni, Ignatius Mulyono, serta Miryam S. Haryani dan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Menurut Setya Novanto, keterangan itu dia dapatkan dari sejumlah saksi, terutama Miryam S. Haryani yang merupakan mantan Bendum Partai Hanura. ‘’Ini background-nya pak dari Mustokoweni terus dan itu disebut nama Pak Ganjar (menerima). Kedua, Ibu Miryam menyatakan hal yang sama,’’ kata Novanto. Selain informasi dari Mustokoweni dan Miryam yang melaporkan bahwa uang sudah masuk ke kantong Ganjar, Novanto juga mengaku mendapat laporan yang sama dari Andi Narogong selaku rekanan Kemendagri yang divonis korupsi
e-KTP. Menurut Novanto, Andi menyampaikan telah memberi uang untuk para anggota Komisi II dan Banggar DPRRI, termasuk kepada Ganjar Pranowo sebesar US$500 ribu. ‘’Waktu Andi ke rumah saya itu sampaikan telah memberi uang ke teman-teman Komisi II dan Banggar dan (pemberian) untuk Ganjar sekitar bulan September jumlah US$500 (ribu). Nah, itu disampaikan ke saya,’’ kata mantan Ketua Umum Partai Golkar itu. Novanto melanjutkan, setelah mendapat laporan tersebut, dia kemudian mengonfirmasi langsung kepada Ganjar Pranowo saat bertemu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Novanto ingin memastikan bahwa Ganjar telah menerima uang dari proyek eKTP. ‘’Untuk itu, saya ketemu penasaran saya tanyakan apakah sudah selesai dari teman-teman, gitu. Pak Ganjar waktu itu jawab, ‘Ya itu semua urusan yang tahu Pak Chairuman.’ Itu saja yang saya perlu ditanggapi,’’ kata Novanto, menirukan percakapan dengan Ganjar. Dikonfirmasi kembali oleh hakim kepada Ganjar Pranowo, dia bersikeras membantah pernyataan Novanto. Ganjar mengatakan, menolak uang tersebut saat Mustokoweni menawarkan uang haram dari proyek yang ditaksir merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun itu. ‘’Yang pertama Mustokoweni pernah menjanjikan kepada saya mau memberikan langsung dan saya tolak, sehingga publik mesti tahu sikap menolak saya,’’ kata Ganjar. Ganjar disebut-sebut jaksa KPK menerima uang korupsi e-KTP sebesar US$ 520 ribu. Sementara itu, dalam sidang Andi Narogong, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin juga menyebut bahwa Ganjar menerima uang dari proyek e-KTP. Ketika proyek e-KTP bergulir diketahui Ganjar duduk sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR periode 20092014. (kmb)
Jaminan Kesehatan Dari Hal. 1 Tenaga pendidik yang sebelumnya berstatus pengabdi secara otomatis diangkat menjadi tenaga kontrak dengan gaji Rp 1,6 juta per bulan sudah termasuk jaminan kesehatan. ‘’Tidak semua kabupaten bisa menerapkan kebijakan seperti ini. Ini kebijakan diskresi. Pendidikan sebagai kebutuhan dasar masyarakat harus mendapatkan perhatian,’’ tegasnya. Mengimbangi terobosan yang dilakukan ini, pemkab juga akan memfasilitasi transportasi siswa menuju sekolah. Langkah ini untuk meringankan beban orangtua, di samping itu juga menambah minat siswa untuk mengenyam pendidikan. ‘’Dengan adanya transportasi gratis ini nantinya bisa lebih meringankan beban orangtua mengantar anaknya ke sekolah. Ini juga untuk menjaga keselamatan,’’ katanya. Program serupa sudah digulirkan pada 2017 den-
gan sasaran siswa SMP di Kecamatan Klungkung dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Angkutan tersebut, sambungnya, masih dikaji. Namun itu lebih kepada teknis pelaksanaan. Ditegaskan, ini tak hanya melayani anakanak TK yang dinegerikan, namun juga swasta. ‘’Tahun ini jalan. Yang dikaji lebih ke teknis pelaksanaannya,’’ ungkap Suwirta. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gde Darmawan mengungkapkan, sesuai data terakhir, di Kabupaten Klungkung terdapat 114 TK yang tersebar di 59 desa dan kelurahan. Setelah dikaji, baru 26 yang memenuhi syarat untuk dinaikkan statusnya menjadi negeri. ‘’Prosesnya bertahap, saat ini baru 12 TK di masing-masing kecamatan yang kami proses untuk penetapan menjadi TK negeri. Kami targetkan 2019 seluruhnya bisa terwujud,’’ ujarnya. (ad40)
16 Pages
48 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
rthern is and no nkets Par Snow bla transport disrupted France, om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c
online: http://www.intern
Friday, February
Friday, February
gesRobin Williams a panel tures during at the discussionCritics Television Cable Association tour in press summer California, Pasadena, 30, 2009. U.S., July
9, 2018
burger chain Australian te with settles dispu Dundee actor Crocodile
Grill’d had Reuters that controverthe ardson, told burger withdraw outlets, pay agreed to their - Australian SYDNEY has paid A$20,000 sial sleeves at all for his legal costs, Hogan and Hogan A$10,000 A$10,000 to the chain Grill’d the to actor Paul another ($15,640) settle a dispute over and donate Cancer Australia. a charity tothe “Crocodile Dundee” charity Cure to have settled law“We are pleased Hogan and use of one famous lines, his with Paul to Cure actor’s mostThursday. this issue the money yer said on filed a lawsuit against proud to donatesuch a worthwhile the Fed- Cancer, and Simon Hogan group in accusing cause,” Grill’d director the restaurant emailed statement. in December, or deceptive Crowe said in supporter eral Court longtime “misleading Hogan, a Australia, said the Grill’d of associating themselves conduct” byHogan brand without of Cure Cancerchosen because canwas leading with the of donation of the country’s consent. had used a variation cer is one we death. Grill’d not a knife...that’s causes of to do everything “We need Australia’s brillianta the line “That’s the 1986 movie from a knife” Dundee” on the paper can to support he said in scientists,” “Crocodile its knives. starred emerging posted on the charity’s sleeves covering statement co-wrote and Hogan both Dundee”, the tale of website. up in a spoof in Hogan popped of the original in “Crocodile bushman at homefish a remake himself a an Australian trailer for current Australian who finds the outback in New York. Chris Hemsmovie, alongside out of water was a commercial stars in HollywoodRobbie, during The movie hit, garnering the worth and Margot Bowl. The Super and criticalactor a Golden Globe Sunday’s U.S.Tourism Australia’s in the Australian best actor and an Acad- ad was part of best dollar campaign Award for nomination for multimillion (rtr) emy Award United States. screenplay. lawyer, Andrew RichHogan’s
9, 2018
tors on Tuesday
ahead of afternoon, and Parisians
trains are saying the “They’re reduced speed. But a are no trains,” running at lying, there Jean-Michel
of they’re snowfall, travel disrup- the heaviest for several more days said IT technician weak investfor and around were braced and freezing tempera- Blanchet, blaming caused widespread rail networks in their cars of -7 degrees ment in regional equipment. snowstorms France overnight the night set up makeshift shelters northern night. at the tures, with forecasts spending lack of snow-clearing on Thursday were a snowfall across of motorists French authorities of the capital and sheltered centigrade train services com- (rtr) PARIS - Heavy with hundreds train stations. to the south had to be also be heard Regional leaving many News can at Global two Paris near Orly airportaround 1,500 people tion on Wednesday interrupted, sleeping in in “Bali Image” from 9.30 Paris stranded, region, In all, 96.5 adven700 travellersacross the Paris stations in the city. Radio FM am. Listen to muters outside bus services were and the more se inner-city until 10.00 FM at http:// For children morning. metro lines was a godsend: at roadsides m and Montparnas and some France’s turous, the weather top of Mont- while Wednesday Global Radio Austerlitz night and to overhaul ten2myradio.co skis to the in northern cancelled 20 at http:// ing off calls some carted globalfmbali.lis hill heavily disrupted. e, a village streaming between Tuesday
liams’ Robin Wil to rise ed death link suicides t in copyca
our is steep were cancelled transport network. In L’Etang-la-Vill arrived at the martre, the Sacre Coeur going to adapt Some flights to the airport’s snowball km west of Paris, people buried under “We’re not for an exceptional Paris where the tracks at Orly, according Government infrastructure two big snowfalls located, while impromptu to schools. station to find the on whethon the way information for Griveaux occurrence, for or five travel information. Benjamin snow and scant be any services. every foursnow fell fights eruptedit caused disruption to prespokesman cm of had worked as pos- that happen But mostly commuters. er there would At least 15 outlying suband said authorities shut to visichaos as much not years.” Tower was 2013, tourists vent travel grit on roads was of around the capital’s The Eiffel dump since sible but that heavy dumpings urbs, the biggest said. effective withfacing an exceptional the government snow. “We’retold RTL radio, wardhe episode,”
http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
Snow blankets Paris and northern France, transport disrupted
the following 10 percent who ended spiked almostmen and those among United States rates in the spiked even more published on Wednesday. the study and - Suicide population, Williams, according to a study LOS ANGELES in the widercoverage of Williams’ of actor Robin by suffocation, detailed said media death in 2014 ability. like Williams, Williams’ suicide was particularly in mental was amplified their lives,
and following men in the sciSuicides percent in and sensationalmedia. published found a social The study, PLOS One, found death rose by 12.9 Nirvana and the study number throughsuicide in 1994 of for exthe entific journalmonths from August aged 30-44, The five increase in 18,690 Kurt Cobain, a minithat in the lead singer 2104 somerecorded 32 percentfrom suffocation. to have in his could not ample, appeared to December of deaths suicide were the study suicide ratesbecause Although deaths by of 9.85 percent from link, it said mal impact on for town, partly the - an increase number of cases prove a definitive reporting, to be a connection. Seattle home appeared coverage of Wil- of more restricted the expected g there media posithe period. have proved study said. Extensive the Oscar-winnin industry can Williams, Morning, Vietnam” liams’ death “might for high-risk influence “The media stimulus his humor, or negatively study said. necessary population star of “Good beloved forat age 63 in the of the U.S. in despair) tively suicides,” the headlines who was segments 2014 men to imitation news media for middle-aged died in Augustshocked fans world“Popular of (e.g. suicidal ideation media guidelines a suicide that said he died at to move from suggest that were not followed himself of widely suicide reporting Williams.” (rtr) wide. Authorities An attempt.” the effects after hanging Mr. While asphyxia northern California.was suicides have in the case of celebrity his home in reported that Williams linked to increases autopsy found Lew body dementia, previously been Ruelas REUTERS/Gus suffering from progressive decline No. 106 Dps G’Day USA which causes a Jl. Raya Puputan 148 during the 11, 2014. Renon No Post at: January Bali Niti Mandala Hogan arrives Kopi Made Raya 28 Jl. Paul 148 Renon onal California, Sanur actor Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti AustralianGala in Los Angeles, Yamin No.18 find Internati Smirnof Cafee Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan 30 Furama You can 19 Black Tie No.88 Renon Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Eiffel near the ed path and freezing on a snow-coverwith snow 5, 2018. A man walks February winter weather in France, Paris, as s arrive Tower in temperature
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sanur Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Jumat Kliwon, 9 Februari 2018
Selena Gomez
Pertarungan Mental Artis peran dan penyanyi Selena Gomez buka-bukaan soal kesehatan mental, termasuk bagaimana hal itu akan jadi sesuatu yang permanen. Dalam wawancara dengan Harper’s Bazaar edisi Maret, penyanyi “Wolves” Bali Post/ist itu mengatakan meski dia yakin tahun ini akan jadi tahun yang lebih baik baginya, dia tidak yakin bisa benarbenar lepas dari pertarungan mental. “Saya punya banyak masalah dengan depresi dan kecemasan, dan saya sangat vokal terhadap hal itu, tapi itu bukanlah sesuatu yang bisa saya lalui,” kata perempuan 25 tahun itu. “Saya kira itu adalah pertarungan yang harus saya hadapi setiap hari seumur hidup, dan itu tidak mengapa karena saya tahu apa yang saya pilih.” Sepanjang kariernya, Selena yang dikenal sebagai aktris cilik lewat “Barney” dan Wizards of Waverly Place”, telah mengalami berbagai masalah batin. Pada Januari 2014, penyanyi itu ramai diberitakan karena membatalkan sejumlah pertunjukan. Selama bertahun-tahun ada rumor bahwa pembatalan itu disebabkan Gomez harus menjalani rehabilitasi obat-obat terlarang, pada akhirnya Selena mengungkapkan dia selama ini menjalani kemoterapi setelah didiagnosis dengan lupus, penyakit autoimun. Gomez rehat selama dua tahun untuk menjalani proses penyembuhan. “Saya menemukan fakta bahwa rasa cemas, serangan panik dan depresi bisa jadi efek samping lupus, yang masing-masing memberi tantangan tersendiri,” katanya dalam pernyataan saat itu. “Saya ingin tentan proaktif dan fokus menjaga kesehatan dan kebahagiaan, dan memutuskan bahwa cara terbaik adalah rehat... Saya harus menghadapi ini untuk memastikan saya megusahakan semua yang terbaik.” Pada pertengahan 2017, Gomez menerima transplantasi ginjal, salah satu dampak dari penyakit lupus yang dideritanya, demikian Sydney Morning Herald. (ant)
Bali Post/ist
Dua Januadi
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Gempa Taiwan
200 Gempa Susulan Sebabkan Evakuasi Terhambat Hualien (Bali Post) -
Gempa susulan menyebabkan aksi penyelamatan dan evakuasi korban gempa di Taiwan menjadi terhambat pada Kamis (8/2) kemarin. Petugas penyelamat melakukan penyisiran di sejumlah gedung yang ambruk untuk mencari korban selamat setelah gempa berkekuatan 6,4 SR melanda Hualien, Taiwan, dan menyebabkan 10 orang meninggal. Kota pinggir pantai Hualien mengalami guncangan hebat pada Selasa malam waktu setempat. Selain korban tewas, gempa ini juga menyebabkan 265 orang terluka. Empat bangunan ambruk, demikian kata pejabat berwenang. Tercatat masih ada 58 orang hilang. Warga saat ini masih mengalami trauma karena sekitar 200 gempa susulan terjadi, termasuk gempa berkekuatan 5,7 SR yang melanda pada Rabu malam dan sejumlah gempa berkekuatan kecil yang terjadi pada Kamis pagi. “Ada banyak gempa susulan sehingga saya tidak berani diam di rumah. Area di sekitar rumah saya sebenarnya tidak terlalu terdampak, rumah-rumah masih dalam kondisi baik setelah gempa susulan, namun saya tidak ingin berada di sana,” kata warga Hualien, Yang Yantin. Sejumlah petugas penyelamat masih berupaya mencari-cari di
antara reruntuhan gedung setelah sebuah gempa susulan terjadi kemarin sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Suara sirine untuk memperingatkan warga agar keluar dari bangunan terdengar. Sejumlah pemeluk agama Buddha juga terdengar mengucapkan doa-doa. Sebelumnya, dikhawatirkan sekitar 150 orang masih terperangkap di reruntuhan. Sementara jumlah korban tewas pada Rabu malam mencapai 7 orang. Banyak dari mereka yang masih hilang diprediksi terperangkap di sebuah bangunan hunian berlantai 12 yang kini miring 45 derajat. Para penyewa dan mebeler mereka terlempar dari apartemen di bangunan yang rusak itu. Sekitar 600 prajurit dan 1.300 polisi dikerahkan untuk membantu upaya penyelamatan. Pemerintah mengatakan 3 warga Cina daratan termasuk dalam korban yang tewas.
Bali Post/rtr
BERDOA - Sejumlah pemeluk agama Buddha berdoa di dekat bangunan yang runtuh akibat gempa di Hualien, Taiwan, Kamis (8/2) kemarin. Presiden China’s Association for Relations Across the Taiwan Strait, Chen Deming, mengatakan Cina daratan bersedia membantu upaya penyelamatan, termasuk mengirimkan tim penyelamat ke pulau itu. Para penyelamat menggunakan tangga dan senter untuk mencari
korban selamat di antara reruntuhan. Hampir 800 orang berada di pengungsian karena mereka terlalu takut berada di rumah setelah sejumlah gempa susulan. “Saya tidak pernah mengalami gempa bumi sebelumnya namun saya mendengar warga men-
gatakan bahwa di sini sering terjadi gempa. Pada awalnya saya tidak beraksi, namun setelah lampu-lampu terhempas dan lantai tertutup pecahan kaca, ketika itu saya sadar gempa ini sangat serius,” kata seorang wisatawan, Zhang Hongcong. (iah/rtr)
Band Kotak
Meriahkan HPN Grup band Kotak ikut memeriahkan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Kota Padang, Sumatera Barat. Mereka membawakan sembilan lagu, Rabu (7/2) malam. Grup band Kotak yang beranggotakan sebanyak tiga orang personel yaitu Tantri (vokal), Chua (bass) dan Cella (gitar) itu membawakan lagu berjudul terbang sebagai pembuka aksinya di Padang. “Kami ber-
terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memberikan kesempatan untuk ikut menyemarakkan HPN di Padang,” kata vokalis band itu, Tantri dalam sela-sela jeda lagu yang dibawakannya. Setelah lagu berjudul terbang, Kotak selanjutnya membawakan lagu energi yang kemudian diikuti lagu “Tinggalkan Saja” dan “Masih Cinta.” Band yang mengusung aliran
Jaga Eksistensi Vakum pada formasi lamanya di Trio Januadi, tidak serta merta membuat salah satu personelnya, yaitu Tut Asmara kehilangan akal untuk tetap menjaga eksistensinya di belantika musik pop Bali. Apalagi, Trio Januadi sempat merajai musik pop Bali pada awal periode 2000an. Dengan formasi baru, Tut Asmara menggaet salah satu penyanyi muda yang sempat diproduserinya untuk mendukung Trio Kirani, yakni Tison. Formasinya ini dinamakan Dua Januadi. “Untuk membangkitkan lagi Trio Januadi seperti dulu mungkin agak susah, karena masing-masing personel sudah punya kesibukan tersendiri sekarang. Tetapi keinginan saya untuk tetap berkarya di belantika musik Bali tetap ada. Itu sebabnya saya coba munculkan konsep beda, Dua Januadi,” ujar Tut Asmara. Dibentuknya Dua Januadi ini sebagai tekad Tut Asmara untuk menunjukkan diri bahwa ia masih aktif di belantika musik Pop Bali. Meskipun, diakuinya Dua Januadi ini sangat sulit menyamai ketenaran Trio Januadi. Terlebih lagi, di tengah perkembangan pasar rekaman musik saat ini, yang secara ekonomi jauh dari menguntungkan seperti satu dekade lalu. “Ya setidaknya penggemar kami mengetahui bahwa kami masih aktif dan bisa mengobati kerinduan mereka. Karena saya dan Tison mempunyai fans masing-masing,” tandasnya. Semenjak terbentuknya Dua Januadi ini, dua lagu langsung dirilis, yaitu “Ciri-ciri Jatuh Cinta” dan “Soca Utama”. Kedua single ini pun telah beredar dan bisa dinikmati oleh pencinta musik pop Bali. (win)
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
musik pop rock itu memiliki fans club yang bernama “Kerabat Kotak”. “Terima kasih terhadap Kerabat Kotak di Padang yang selama ini telah mensupport band Kotak,” ujarnya. Selain penampilan dari Band Kotak, konser itu juga menampilkan IP band yang merupakan band garapan Gubernur Sumbar bersama temantemannya dengan membawakan beberapa lagu andalan mereka. Penampilan dari bandband tersebut disambut antusias oleh masyarakat Kota Padang khususnya para tamu undangan meskipun konser itu sempat diguyur hujan. (ant)
Band Kotak
Bali Post/ist
Bali Post/dok
SERIAL - Disney pada Selasa (6/2) mengumumkan akan dilanjutkannya serial film “Star Wars”. Pembuat serial TV hit, “Game of Thrones” akan menulis naskah serial baru dari film ini.
Pembuat ”Game of Thrones” akan Garap ”Star Wars” Disney pada Selasa (6/2) mengumumkan akan dilanjutkannya serial film “Star Wars.” Pembuat serial TV hit, “Game of Thrones” akan menulis naskah serial baru dari film ini. Pernyataan dari Walt Disney Co mengatakan David Benioff dan D.B. Weiss akan menulis dan memproduksi serial itu, yang akan terpisah dari episode Skywalker dan trilogi yang dikembangkan sutradara Rian Johnson. Belum ada tanggal resmi peluncuran film tersebut. Dalam keterangan resminya itu, Disney juga mengumumkan kenaikan pendapatan sebesar 3 persen. Presiden Lucasfilm, Kathleen Kennedy, dalam pernyataannya mengatakan Benioff dan Weiss akan membawa Star Wars ke sebuah petualangan yang berbeda yang dinilainya sangat mengasyikkan. Disney juga akan mengembangkan sejumlah serial TV “Star Wars” yang ditayangkan lewat layanan streaming yang dikembangkannya, menurut Pimpinan Eksekutif Disney, Bob Iger. Pada November, Disney mengumumkan bahwa Johnson, sutradara Star Wars: The
Last Jedi, akan menulis dan menyutradarai film pertama dari trilogi yang akan menghadirkan karakter dan dunia baru yang belum pernah dieksplorasi dalam film-film sebelumnya. “The Last Jedi” yang rilis pada Desember 2017 berhasil mencapai 1,3 miliar dolar penjualan secara global. Disney sebelumnya telah berkomitmen untuk membuat film yang ada hubungannya dengan “Star Wars” di luar kisah Skywalker. Film-film itu meliputi “Rogue One” yang dirilis 2016 silam, dan Solo: A Star Wars Story” rilis pada Mei 2018 yang bercerita tentang kisah Han Solo yang dipopulerkan oleh Harrison Ford dalam film orisinilnya pada 1977. Benioff dan Weiss mengaku sudah lama menjadi penggemar “Star Wars.” “Pada musim panas 1977 kami menjelajahi galaksi yang jauh, dan bermimpi tentang itu setelahnya. Kami sangat terhormat memperoleh kesempatan ini, sedikit takut dengan tanggung jawab ini, dan ingin segera melakukannya begitu musim terakhir “Game of Thrones” rampung,” kata mereka dalam sebuah pernyataan. (iah/rtr)
Tim Aksara SMP PGRI 1 Denpasar
Terapkan Manajemen ”Cuk-cukan” dan Mencari ke Alam Tim Jurnalistik Aksara SMP PGRI 1 Denpasar alias Grissa sukses ganda di ajang bergengsi lomba majalah dinding (mading) Bali Post Goes to School se-Kota Denpasar belum lama ini. Dikatakan demikian karena selain meraih juara III tingkat SMP, tim ini kebanjiran pendaftaran anggota baru jurnalistik Aksara. Tim Aksara Grissa dibina oleh Ni Nyoman Ardiani, S.Pd., M.Pd. dan Ni Kadek Ayu Dewantari, S.Pd. Aksara yang diketuai Putu Dewi Satriani ini awalnya hanya diikuti 15 siswa, namun setelah meraih juara, 30 siswa mendaftar mengikuti ekstra jurnalistik. Jabatan Wakil Ketua Komang Shiva Maharani, Sekretaris oleh Ni Kadek Indah Handayani dan Bendahara,
Ni Kadek Ayu Ludra Yanti. Anggotanya antara lain Azzahra, Deshinta Rizky Kusuma Wardani, Cintya, Ayu Suardini, Lasmita, Trisana, Bella, Nova, Tutus, Kurnia, Sekar dan lainnya. Jangan heran anggota tim Aksara didominasi oleh kaum wanita. Siswa putra hanya seorang yakni Rama Maiswara. Namun, jika bicara semangat berprestasi, anak-anak bimbingan Kasek Dr. I Nengah Sukama, M.M. ini tak kalah dengan yang lain. Anggotanya juga merangkap di ekstra lain seperti paskibraka, pramuka, tari dan tabuh. Dewi Satriani mengungkapkan untuk memberi pengalaman banyak kepada anggotanya, setiap lomba dan mengisi majalah dinding penggarapan
naskahnya digilir dan diputar, baik untuk laporan utama dan khusus. Sedangkan soal dana hanya dikenakan iuran Rp 2.000 per siswa. Bahkan jika dananya habis, mereka mengenal istilah manajemen patungan atau cuk-cukan. Cara terakhir baru minta dana ke sekolah. Untuk mengirit biaya, kata Ayu, mading biasanya dibuat dari bahan limbah kardus bekas dan mencari di alam seperti daun jagung, akar-akaran dan pelepah pisang untuk dekorasi. Soal properti banyak dibantu keluarga siswa. Ini menunjukkan sinergisitas sekolah dan masyarakat. Selain berprestasi di mading, siswa Grissa banyak mengukir prestasi lainnya. Seperti Widi Asih Utami meraih juara
favorit Model Culture and Tourism Ambasador 2018 tingkat nasional di Bangka Belitung. Dia mendapat golden ticket ke Thailand. Selain itu meraih juara umum I Porsenijar PGRI Denpasar, juara II melukis di Denpasar, juara harapan I OSN Matematika, Harapan II lagu pop solo, dan juara Harapan III berani bicara. Di Porjar Kota Denpasar memborong juara di lomba dansa, silat, judo dan juara II MTQ. Kepala SMP PGRI 1 Denpasar Dr. I Nengah Sukama, M.M. mengungkapkan kebanggaan Grissa kini banyak memiliki penulis muda berbakat dan melahirkan juara nasional bidang fashion. Ekstra jurnalsitik ini akan terus dikembangkan apalagi nanti anak-anaknya sebagai wartawan Bali Post
Bali Post/sue
TIM AKSARA - Kasek Nengah Sukama dan guru pembina Dewantari bersama Tim Aksara. Student Paper. “Sekolah berterima kasih Bali Post bersama sekolah menggali dan mengembangkan life skill bagi siswa. Grissa terus mendorong
anak-anak berkembang menjadi calon wartawan berbakat,” tegasnya. Dia minta siswa yang berprestasi jangan cepat berpuas
diri, melainkan terus berinovasi dan kreatif sebagai salah satu ciri generasi milenia. Caranya terus belajar, belajar dan belajar. (sue)