20 HALAMAN
NOMOR 170 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis kliwon, 9 februari 2017
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
MICH Jembatani UKM Indonesia ’’Go International’’ PRODUK UKM Indonesia sebetulnya tidak kalah dengan produkproduk yang ada di dunia. Setidaknya ini didapat dari pengalaman pribadi Dr. Risti Yuni Lestari, MBA. yang menyukai travelling dan sudah menginjakkan kaki di hampir 70 negara. Risti sendiri adalah CEO MalaysiaIndonesia Corporate House (MICH) Indonesia yang kini menampung 70 UKM Indonesia dalam sebuah store di Malaysia. ‘’Sekarang ini kita sedang heboh-
hebohnya mengenai MEA ataupun pasar bebas. Saya melihat kita ada sedikit peluang untuk bisa ikut bersaing di dalam dunia internasional,’’ ujarnya dalam wawancara khusus dengan Indonesia Network, Bali TV dan Bali Post. Risti akhirnya mempunyai gagasan untuk membuka peluang itu dari yang terdekat dahulu. Kebetulan ia memiliki networking ataupun jaringan yang cukup bagus di Malaysia. Dari situlah, ia kemudian membina suatu joint atau kerja sama dengan negara tetangga yang masih serumpun dengan Indonesia itu. ‘’Jadi saya membuat MalaysiaIndonesia Corporate House dan saat ini sudah dibuka satu store di Malaysia dan saya sudah membawa kurang
lebih 70 UKM, produk-produk kami unggulan yang dari Jawa Barat sudah dibuka di Kuala Lumpur. Tanggal 5 Oktober 2016 kita sudah melakukan launching, kalau dilihat di youtube pun kami ada,’’ paparnya. Risti juga mengaku telah mengadakan expo produk-produk Indonesia dan berjalan dengan lancar di Malaysia. Dirinya termotivasi untuk menjembatani UKM Indonesia agar bisa go international, lantaran ingin bermanfaat bagi orang banyak. Paling tidak, untuk teman-teman maupun daerah yang dekat dengannya. ‘’Saya melihat UKM ini salah satu market yang memang memerlukan pendamping atau pertolongan untuk mereka bisa lebih penetrate market di era
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
globalisasi ini. Di situ saya lebih fokus sebagai penjembatan ataupun teman, sahabat untuk para UKM, untuk dapat bersinergi dengan kami,’’ jelasnya. Terpilihnya 70 UKM, lanjut Risti, dikurasi langsung oleh dirinya sendiri. Sebelumnya, ia melakukan studi untuk melihat apa saja yang disukai dan dibutuhkan oleh pasar di Malaysia. Terkadang, UKM merasa percaya diri bahwa produknya sudah baik bahkan merasa terbaik. Namun ketika dibawa ke Malaysia, belum tentu pasar di sana akan tertarik. Sebagai contoh mukena, di Indonesia sedang tren mukena dengan motif bunga-bunga berwarna atraktif. Hal. 19 All Out
’’Saya melihat UKM ini salah satu market yang memang memerlukan pendamping atau pertolongan untuk mereka bisa lebih penetrate market di era globalisasi ini. Di situ saya lebih fokus sebagai penjembatan ataupun teman, sahabat untuk para UKM, untuk dapat bersinergi dengan kami.’’ Dr. Risti Yuni Lestari, MBA.
Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Kamis, 9 Februari 2017
EKONOMI
Harga Saham Asia Anjlok
Tokyo Pasar saham Asia hari ini rontok, sedangkan nilai kurs euro tertekan oleh keraguan terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan oleh sentimen pemilu Prancis. Indeks MSCI untuk bursa saham seAsia di luar Jepang, tertekan 0,3 persen atau terus terpangkas sejak mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir, Senin lalu, dipimpin oleh jatuhnya indeks saham Korea Selatan 0,9 persen. Sedangkan indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 0,2 persen. ‘’Pasar kini mencurahkan perhatian kepada risiko politik di Eropa dan Amerika Serikat,’’ kata Kenta Tadaide, ekonom senior dari Mizuho Research Institute. Sebaliknya di Wall Street, indeks S&P 500 melonjak, demikian pula indeks Nasdaq terdorong oleh kinerja positif perusahaan-perusahaan besar IT. ‘’Pendapatan perusahaan sejauh ini bagus sekali. Namun tanpa detail kebijakan ekonomi Trump, saham sulit bergerak bullish (naik),’’ kata Masahiro Ichikawa dari Sumitomo Mitsui Asset Management seperti dikutip Reuters, kemarin. Ketidakmenentuan dalam kebijakan mata uang rezim Donald Trump ini juga membuat pasar keuangan khawatir. Hal. 19 Terus Melemah
Bai Post/wan
SAMPAH – Tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Suwung, Denpasar Selatan, belum bisa diurai. Tumpukan sampah ini diyakini akan menjadi masalah bagi Bali jika tak segera dilakukan langkah-langkah efektif. Puluhan investor yang mengajukan program kerja sama untuk mengurai sampah ini hingga kini juga belum menjabarkan program kerja samanya karena berbagai kendala.
Sampah Mengancam Bali Tawaran Investor Tak Terealisasi
Joko Widodo
Pengguna KIS Harus Diperlakukan Sama Ambon (Bali Post) Presiden Joko Widodo mengingatkan semua rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang sama kepada pengguna Kartu Indonesia Sehat (KIS). ‘’Pesan saya, harus dilayani sama dengan lainnya,’’ kata Presiden Jokowi saat penyerahan bantuan sosial nontunai Program Keluarga Harapan, pembagian KIS dan pemberian makanan tambahan (PMT) di Kelurahan Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon, Maluku, Rabu (8/2) kemarin. Presiden meminta warga melapor kepada dia dan Menteri Kesehatan jika ada rumah sakit yang tidak melayani mereka sebagaimana mestinya. ‘’Laporkan ke Menkes atau saya, karena ini juga bayar, pemerintah yang bayar,’’ kata Presiden dalam acara yang dihadiri Menko PMK Puan Maharani, Mensos Khofifah Indarparawansa, Menkes Nila Moeloek dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Hal. 19 Bantuan Sosial
Denpasar (Bali Post) Masalah sampah di Bali tampaknya belum bisa terurai dalam waktu dekat. Ini tentu menjadi ancaman serius bagi Bali. Tumpukan sampah tak hanya terlihat di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) melainkan juga melebar ke sejumlah ruang kosong di sejumlah kawasan. Sampah bahkan berpotensi menjadi masalah lingkungan bagi Bali. Pola pengelolaan sampah yang rencananya dikerjasamakan dengan pihak swasta juga macet. Sampai saat ini, puluhan investor yang sempat mengajukan diri sebagai agen dan relasi pengelolaan sampah tak kunjung melanjutkan kerja samanya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Gede Suarjana, Rabu (8/2) kemarin mengatakan, sebetulnya ada 40 investor yang tertarik untuk mengelola sampah di TPA Suwung. Namun, sampai saat ini belum ada kemajuan berarti karena tidak ada satu pun yang membuat feasibility study. Para investor hanya sebatas mempresentasikan prafeasibility study yang mereka lakukan. ‘’Belum ada tindak lanjutnya. Alasannya, yang pertama itu tapping fee. Kemudian yang kedua, perusahaan itu punya uang atau tidak. Itu kan investasinya Rp 1,3 triliun, dan katanya memerlukan waktu lama untuk penelitian karena harus mempelajari jenis sampah di Bali, komposisinya bagaimana, berapa bisa menjadi listrik,’’ ujarnya. Suarjana menambahkan, TPA Suwung sekarang akhirnya tetap sebagai open dumping atau sampah hanya dibuang begitu saja di sana. Kendati untuk liquid sampah sudah dibuatkan pengolahan tersendiri, dan sebagian sampah ada yang dipungut oleh pemulung.
Namun tumpukan sampah tetap tidak bisa dibendung dan akan semakin tinggi. ‘’Tumpukan yang besar akan menghasilkan metana yang besar, ini sangat berpengaruh terhadap kualitas udara. Salah satunya memicu terjadinya efek rumah kaca,’’ jelasnya. Dalam sehari, lanjut Suarjana, sampah yang masuk ke TPA Suwung mencapai 1.000 – 1.200 ton per hari. Di hari-hari raya besar, sampah yang masuk bahkan bisa mencapai 1.500 ton. Solusi untuk mengatasi tumpukan sampah, memang harus ada pihak yang mengelola sampah di TPA Suwung. Di sisi lain, perkembangan baru pembahasan Ranperda tentang Retribusi Jasa Umum memunculkan kemungkinan baru. Yakni, retribusi untuk persampahan ini bisa saja dibatalkan karena tanah TPA Suwung bukanlah aset Pemprov Bali. Melainkan tanah hak guna pakai dari Kementerian Kehutanan. Hal. 19 Badan Pengelola
’’One Island Management’’ 1
Solusi Mengurai Masalah Klasik Bali Sistem pengelolaan Bali perlu ditinjau. Bali perlu melakukan pemetaan ulang terhadap beragam masalah dan potensinya. Solusi mengelola Bali ke depan layak dirumuskan bersama mengingat sampai saat ini sedikitnya ada 10 permasalahan klasik di Bali yang belum terurai. Solusi yang belakangan hangat dibicarakan adalah upaya menjadikan pengelolaan Balai berbasis One Island Management. Bagaimana program ini bisa dijabarkan?
SECARA geografis Bali merupakan pulau kecil yang sarat beban. Bali yang terbagi dalam delapan kabupaten satu kota ini didiami oleh 4,2 juta penduduk. Angka penduduk ini tentu bersifat tentatif mengingat faktanya ada jutaan orang yang masuk dan keluar Bali. Angka riil kependudukan Bali pun bisa dikatakan rancu, mengingat Bali sebenarnya telah menjadi ruang hidup komunitas dari berbagai negara di belahan dunia ini. Menyikapi hal ini, Kadin Bali pun mengusulkan agar Bali dikelola dengan pendekatan one island management. Bali pun diharapkan menjadi otonomi daerah otonomi khusus pariwisata dan budaya. ‘’Dengan sistem one island management yang terpusat di Provinsi Bali maka Bali akan lebih kuat dalam menghadapi tantangan dan mengawal tradisi serta budayanya. Selain itu, Bali juga lebih mudah mengurai 10 masalah klasik Bali,’’ ujar Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Rabu (8/2) kemarin. Ia mengatakan hal ini perlu dilakukan kerena
Bali memiliki keunikan dan sumber alam pariwisata dan budaya yang berkaitan dengan kehidupan masyarakatnya. Kekuatan budaya serta adat istiadat yang diberlakukan dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya juga telah memberikan kontribusi yang jelas terhadap pertumbuhan ekonomi Bali. Dengan pendekatan ini pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya akan dapat diatasi dengan lebih baik. ‘’Ini dimungkinkan mengingat dengan pendekatan Bali bisa dikelola dan dikontrol oleh satu sistem manajemen yang berpusat di Provinsi Bali,’’ ujarnya. Kadin memetakan saat ini sedikitnya ada 10 masalah klasik yang harus segera diurai. Di antaranya adalah kemacetan lalu lintas, kamtibmas, promosi pariwisata, sampah, air bersih, energi listrik, limbah pariwisata dan abrasi pantai. Masalah lainnya terkait dengan pemerataan pembangunan, pemeliharaan dan pelestarian adat dan budaya. Hal. 19 Master Plan
Wapres Sarankan Tak Perlu Gelar Demo Jakarta (Bali Post) Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta masyarakat bersama ormas Islam tidak perlu menggelar aksi damai yang direncanakan dilakukan Sabtu, 11 Februari atau aksi 112. JK mengimbau masyarakat harus bisa menahan diri dan jangan terbawa suasana politik menjelang pemilihan kepala daerah. ‘’Saya kira tidak perlu. Masyarakat tahan diri jangan terbawa suasana,’’ kata JK di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (8/2) kemarin. Hal. 19 Aksi 112
Jusuf Kalla
’’Bali memiliki keunikan dan sumber alam pariwisata dan budaya yang berkaitan dengan kehidupan masyarakatnya. Kekuatan budaya serta adat istiadat yang diberlakukan dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya juga telah memberikan kontribusi yang jelas terhadap pertumbuhan ekonomi Bali.’’ Alit Wiraputra Ketum Kadin Bali ’’Permasalahan transportasi tidak bisa terbatas oleh sekat-sekat otonomi daerah, namun harus diperhatikan secara holistik untuk seluruh Bali. Dalam hal ini, perlu diterapkan one island management, sehingga transportasinya juga harus di-manage dengan sistem one island.’’ Prof. Putu Alit Suthanaya, S.T. Guru Besar Uud
denpasar
2
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
figur Wajib Pasang CCTV
MAKIN maraknya aksi kriminal yang terjadi di kawasan pariwisata, seperti kejadian yang menyasar toko dan ATM di Kuta beberapa waktu lalu, wajib disikapi secara serius. Seluruh pengusaha diminta untuk memasang CCTV. PemasanBali Post/edi gan CCTV ini diharapkan mengarah ke lingkungan sekitar. Ini perlu dilakukan karena di kawasan wisata ini banyak wisatawan yang berlibur ke Bali. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo mengatakan hal itu, Selasa (7/2). Tidak dimungkiri, CCTV ini banyak membantu pihak kepolisian untuk mengungkap tersangka pelaku tindak kejahatan. Pihaknya mengapresiasi upaya Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang hendak memasang CCTV di seluruh kawasan pariwisata Badung. Ia berharap rencana pemasangan tersebut secara keseluruhan bisa diselesaikan. Ditegaskan, kamera CCTV bertujuan untuk mempermudah pengungkapan kasus, jika terjadi aksi kriminal serta untuk mencegah aksi kriminal. Namun hal tersebut tentunya perlu didukung dengan patroli secara rutin. ‘’Ketika ada upaya kriminal, tentu itu bisa segera diatensi dari petugas patroli yang bertugas,’’ ujarnya. Dia menambahkan, pemasangan CCTV sebenarnya merupakan suatu kewajiban pengusaha itu sendiri, jika ingin kawasannya aman dan terpantau. Sayangnya, memang hal tersebut kembali lagi kepada kesadaran pengusaha untuk memasang CCTV yang mengarah ke lingkungan. ‘’Kita harapkan pihak bendesa juga bisa mengimbau supaya pengusaha bisa memasang CCTV ke lingkungannya,’’ ujarnya. (edi)
Cuaca Ekstrem, Jaringan PLN Terganggu Denpasar (Bali Post) – Cuaca ekstrem beberapa hari terakhir yang mengakibatkan berbagai bencana, juga dirasakan dampaknya oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN). Banyaknya pohon tumbang saat angin kencang, mengakibatkan kerusakan jaringan listrik di beberapa kawasan. Kerusakan yang paling parah terjadi di kawasan Kuta Selatan, seperti di daerah Pecatu, Ungasan dan Sawangan. Manajer PLN Rayon Kuta Made Ariana mengatakan hal itu, Rabu (8/2) kemarin. Menurut Ariana, pada tanggal 3, 4, dan 5 Februari, laporan dari call center terhadap adanya gangguan kelistrikan ini mulai membeludak. Hal tersebut disebabkan oleh faktor alam. “Pohon-pohon banyak yang tumbang dan menimpa jaringan PLN tegangan rendah,” ujarnya. Saat melakukan penanganan, kata Ariana, banyak kendala yang dialami petugas di lapangan. Di samping jalur menuju lokasi agak krodit karena terjadi pengalihan arus lalu lintas, kondisi cuaca dan angin kencang juga menyulitkan petugas saat penanganan gangguan. “Karena banyaknya laporan gangguan, petugas kami sangat kewalahan. Waktu itu, kami sempat melakukan penambahan grup untuk pasukan sepeda motor. Yang sebelumnya biasanya disiagakan enam grup, ditambah lagi tiga grup sehingga menjadi sembilan grup,” katanya. Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan, kata Ariana, hal yang paling mendesak dilakukan saat ini adalah kegiatan pemeliharaan. Salah satunya, dengan cara pengecekan rutin dan melakukan pemotongan dahan-dahan pohon yang berada di dekat jaringan listrik. “Selain gangguan oleh pohon tumbang, ada juga diakibatkan oleh kain dari baliho yang terlepas dan melilit kabel listrik,” katanya. (kmb23)
Ketersediaan Sarana-Prasarana SMP Harus Diprioritaskan
Denpasar (Bali Post) Banyaknya Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Denpasar yang tidak lolos verifikasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK), sangat disayangkan anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar AAN Gede Widiada. Bahkan, politisi Partai NasDem ini mengaku prihatin dengan hasil verifikasi tersebut. ‘’Selaku anggota Komisi IV yang membidangi masalah pendidikan, saya merasa prihatin. Karena selama ini Denpasar sangat berprestasi di bidang pendidikan,’’ kata Widiada, Rabu (8/2) kemarin. Meski menyatakan prihatin, Widiada mengakui ketersediaan infrastruktur belum maksimal. Di sisi lain, kebijakan dilaksanakannya UNBK terkesan ragu-ragu, antara jadi dan tidak jadi. ‘’Memang wacana UNBK ini sudah lama. Tapi dalam perkembangannya berkembang wacana apakah jadi dilaksanakan atau tidak. Ini salah satu penyebab suasana persiapan sekolah maupun pemerintah kurang fokus,’’ ujarnya. Dikatakannya, jika memang tujuannya menerapkan ujian berbasis IT, minimal persiapan sudah dilaksanakan setahun sebelumnya. Terutama terkait pengadaan sarana dan prasarana pendukung. Salah satunya, ketersediaan komputer. ‘’Guna mengukur tingkat kejujuran siswa, UNBK ini sangat positif. Karena itulah kami harapkan Pemkot Denpasar memprioritaskan ketersediaan sarana dan prasarananya, sehingga tahun depan lebih banyak sekolah yang lolos verifikasi,’’ kata Widiada. (kmb)
081 337 032 965, (0361) 819446
Bali Post/eka
JANUR - Salah seorang warga memilih janur di pinggiran Jalan Sulawesi, Denpasar. Untuk memenuhi kebutuhan janur yang cukup tinggi di Bali, para pedagang mendatangkannya dari luar Bali, seperti dari Jawa dan Lombok.
Sumber Air Baku Keruh
Sementara PDAM Stop Produksi Air Bersih
Denpasar (Bali Post) Setelah sebelumnya mengalami kekeruhan air yang disertai tersumbatnya saluran intake yang mengakibatkan sumber air baku pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ayung Blusung tidak bisa berproduksi secara maksimal, kini PDAM Kota Denpasar kembali harus berjuang ekstrakeras. Pasalnya, telah terjadi banjir bandang sehingga mengakibatkan air yang dimanfaatkan sebagai sumber air baku mengalami gangguan dan terjadi kekeruhan yang sangat tinggi yakni mencapai 18.000 NTU sehingga air tidak bisa diolah. Dirut PDAM Kota Denpasar I.B. Gede Arsana mengatakan hal itu, Rabu (8/2) kemarin, di Denpasar. Menurut Arsana, selain mengalami gangguan yang diakibatkan oleh banjir bandang, Sungai Ayung yang melintasi Kota Denpasar ini juga mengalami masalah yang sama yakni saluran intake
tersumbat oleh dahan-dahan pohon dan sampah yang disertai dengan lumpur yang diakibatkan oleh banjir bandang ini. ‘’Musibah ini tidak bisa dihindari. Walaupun kami sudah bekerja dengan
Antisipasi Penyalahgunaan Dana BOS
Kepala SD dan SMP Dikumpulkan
Denpasar (Bali Post) Mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang bisa membuat kepala sekolah tersandung masalah hukum, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Wayan Sukana mengumpulkan para Kepala SD dan SMP se-Kecamatan Denpasar Utara, Rabu (8/2) kemarin. Di hadapan puluhan kepala sekolah, Sukana mengingatkan dan menginstruksikan pihak sekolah harus benarbenar mengelola dana BOS sesuai petunjuk pelaksanaan dan pentunjuk teknis yang dipersyaratkan. Dengan begitu, mereka tidak sampai berurusan dengan pihak berwajib di kemudian hari. ‘’Pihak sekolah terutama kepala sekolah, kami minta membaca secara tuntas aturanaturan tentang pengelolaan dana BOS supaya tidak keliru menggunakannya. Kalau mau aman, taati saja aturan yang ada. Peringatan ini saya tekankan kepada para kepala sekolah penerima BOS,’’ ujar Sukana mengingatkan. Sukana juga mengajak pihak sekolah, jangan segan dan malu berkonsultasi kalau ada hal yang tidak paham dalam mengelola dana BOS. Karena itu,
peran tim monitoring dan evaluasi (monev) BOS juga sangat vital dalam menangkal terjadinya kasus-kasus penyalahgunaan dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat tersebut. Oleh karena itu, pihaknya meminta Tim Monev BOS lebih proaktif turun ke lapangan guna melakukan pemantauan. Tidak bersifat pasif atau hanya menunggu laporan yang masuk dari masyarakat. ‘’Ada atau tidak ada pengaduan dari masyarakat, Tim Monev BOS wajib turun ke lapangan,’’ tegasnya. Sukana juga meminta masyarakat yang tergabung dalam komite sekolah ikut mengawasi pengelolaan keuangan sekolah. Dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS), sumber dana harus dicantumkan dengan jelas. Apakah bersumber dari dana BOS, APBD Provinsi, APBD Kota dan sebagainya. Jika sumber dana itu berasal dari dana BOS, apakah bentuk kegiatan itu sudah sesuai dengan rambu-rambu yang dipersyaratkan dalam buku panduan penggunaan dana BOS. ‘’Jika rambu-rambu itu ditaati, kami rasa tidak akan pernah terjadi penyalahgunaan dana BOS, karena item-item penggunaannya sudah diatur secara jelas,’’ pungkasnya. (kmb)
maksimal mungkin. Kalau tidak ada kendala, mudah-mudahan 11 Febuari mendatang, distribusi air sudah kembali normal,’’ ujarnya. Hal senada juga dilontarkan Kasub Pengumpulan Informasi dan Publikasi Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana. Dia membenarkan telah terjadi banjir bandang yang mengakibatkan IPA Blusung dan IPA Waribang mengalami gangguan sehingga stop produksi air bersih disertai gangguan pengaliran air. ‘’Kami berharap masyarakat bersabar. Pihak PDAM Kota Denpasar sedang melakukan pembersihan dan perbaikan terhadap saluran intake yang terganggu akibat banjir bandang ini,’’ katanya. (kmb12)
’’Special Event’’ di Shankara Resto
Gratis Cek Arti Nama dan Pameran Lukisan Karya Sri Chinmoy KECANGGIHAN teknologi dan ilmu metafisika telah berhasil mengungkap rahasia di balik nama. Nama yang indah belum tentu memberi arti positif pada perjalanan hidup seseorang. ‘’Nama adalah nasib,’’ ungkap Ananta Wajendra dari Hypnocodesname yang akan membuka misteri di balik nama secara gratis khusus pada Purnama, Sabtu (11/2), di Shankara Resto, Jalan Danau Toba No.7 Sanur pada pukul 18.00 Wita. Selain cek arti nama, juga dapat disaksikan pameran lukisan karya seni dari Sri Chinmoy yang sarat dengan pesan perdamaian. Hasil karyanya begitu banyak dan tak pernah berhenti memberikan keceriaan dan ilham kepada para pengelola galeri seni di seluruh dunia. Pameran lukisan ‘’Jharna Kala’’ dari Sri Chinmoy akan berlangsung hingga 26 Februari 2017 mendatang. (win)
PERDAMAIAN – Salah satu lukisan karya Sri Chinmoy yang sarat dengan pesan perdamaian.
Bali Post/ist
”Kori Agung” Pura Puseh Tegal Ambruk
AMBRUK - Kondisi Kori Agung Pura Puseh Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba yang ambruk, Selasa (7/2) malam.
FM 96,5
PULUHAN RIBU KBS BERMASALAH Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
keras, yang namanya musibah tetap saja menghantui seperti sekarang ini. Untuk itu, kami berharap masyarakat bisa memaklumi dan bersabar. Kami mohon maaf karena akan terjadi stop produksi air bersih untuk sementara,’’ katanya. Arsana menambahkan, pihaknya sudah menurunkan tenaga untuk melakukan pengecekan dan pembersihan terhadap saluran-saluran yang terganggu akibat banjir bandang. ‘’Masalahnya, saat ini yang menjadi kendala adalah tingkat kekeruhan air sangat tinggi yakni 18.000 NTU, sehingga kami mengalami sedikit kesulitan untuk mengolah air tersebut. Untuk sementara, IPA Blusung dan IPA Waribang mengalami stop produksi air bersih. Upaya perbaikan sudah dilakukan se-
Bali Post/ram
HUJAN yang disertai angin kencang membuat kori agung Pura Puseh Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung ambruk. Musibah yang terjadi Selasa (7/2) malam itu baru diketahui warga sekitar pukul 22.00 wita. Menurut Bendesa Adat Tegal I Made Lipur, bangunan berusia sekitar 60 tahun dengan tinggi 10 meter itu diketahui ambruk oleh warga yang bertugas makemit (berjaga-jaga) di pura tersebut. “Ketika itu, hujan sangat lebat disertai angin sehingga bangunan kori agung ini roboh. Palinggih pangapit lawang sebelah kanan juga rusak karena tertimpa puing kori agung,” kata Made Lipur, Rabu (8/2) kemarin. Kerusakan bagunan pura tersebut, kata Made Lipur, akan menambah beban masyarakat. Karena itu, pihaknya mengharapkan uluran tangan pemer-
intah guna perbaikan kori agung serta palinggih apit lawang tersebut. “Kerusakan ini kami perkirakan mencapai Rp 1 miliar lebih,” katanya. Made Jagri, salah seorang warga yang makemit saat terjadinya bencana menuturkan, saat peristiwa itu terjadi dirinya dan dua warga lainnya baru saja beristirahat karena hujan deras dan angin kencang. “Ada suara benda jatuh. Tapi karena hujan deras, saya lanjut tidur. Paginya, baru saya lihat,” ujarnya. Dia mengaku kaget ketika pagi hari melihat bangunan kori agung tersebut ambruk. “Paginya baru lihat kaget sudah ambruk,” ucapnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung yang juga mendapat laporan peristiwa tersebut langsung terjun ke lokasi kemarin. (kmb27/ram)
BADUNG
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
3
Puluhan Ribu KBS Bermasalah
Inspektorat Turun Tangan
Mangupura (Bali Post) -
Keterangan CV Sembe Dewata selaku pemenang tender perihal kesalahan Kartu Badung Sehat (KBS) tak sepenuhnya benar. Pasalnya, setelah dilakukan penghitungan ulang, ternyata ditemukan 25.642 kartu yang bermasalah. Hal itu terungkap dalam rapat evaluasi KBS yang dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa di ruang kerjanya, Rabu (8/2) kemarin. Dalam rapat yang dihadiri Sekda Badung Kompyang R. Swandika dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) dr. Gede Putra Suteja tersebut, Suiasa mengatakan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Bahkan, Inspektorat turut turun tangan menelusuri masalah tersebut. “Kami sudah melakukan evaluasi. Sekarang, Inspektorat tengah melakukan penelusuran. Jadi, kita tunggu saja apa hasilnya,” ujarnya. Ditanya apa langkah Pemkab Badung menindaklanjuti temuan tersebut? Pejabat asal Desa Pecatu ini mengaku tidak mau berandai-andai sebelum ada laporan resmi dari Inspektorat. “Saya tidak mau melampaui wewenang dulu. Biarkan Inspektorat bekerja dulu. Set-
elah itu, baru diambil langkah selanjutnya,” tegasnya. Wabup Suiasa juga akan memanggil rekanan untuk meminta keterangan perihal program prestisius Bupati Badung dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi krama Badung tersebut. “Setelah ada laporan dari Inspektorat, baru kami akan memanggil pemenang tender. Untuk saat ini, biarkan Inspektorat bekerja dulu,” ujarnya. Kadiskes Badung dr. I Gede Putra Suteja saat ditemui usai rapat mengaku kecewa dengan pihak rekanan. “Saya kecewa dengan kasus ini. Dari 6.325 yang dikatakan salah, ternyata setelah ditelusuri lebih dari itu,” ujarnya. Dijelaskan, dari 464.622
kartu, terdapat 25.642 kartu tidak melakukan perekaman dan mencetak hanya berdasarkan NIK dan No. JKN. Di antaranya, 5.774 kartu salah alamat, 551 kartu di mana pemegang kartu sudah meninggal dan 19.317 kartu karena pemegang kartu belum melakukan perekaman. “Kesimpulanya, terdapat 25.642 kartu yang dicetak tidak melalui perekaman atau tidak sesuai prosedur kontrak,” terangnya. Menurut Putra Suteja, rekanan wajib mengembalikan material sejumlah Rp 280.523.480. Angka ini diperoleh dari jumlah kartu bermasalah dikalikan Rp 10.940. “Kerugian ini harus dikembalikan oleh rekanan karena merupakan kerugian negara,” tegasnya. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) – Pihak Desa Adat Kuta bersama jajaran LPM, komponen Paruman Desa Adat Kuta dan seluruh manajemen hotel yang ada di Kuta melakukan pertemuan untuk menyikapi perubahan arus lalu lintas (lalin) di Kuta, Rabu (8/2) kemarin. Bertempat di lantai tiga Kantor Camat Kuta, pertemuan ini sebagai media untuk mendapatkan masukanmasukan dari perwakilan banjar sebagai bahan evaluasi perubahan lalin Kuta. Hadir pada pertemuan itu Ketua LPM I Gusti Gede Agung dan Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa. Dalam pertemuan itu, sejumlah perwakilan menyampaikan masukan terkait dampak pengalihan arus lalin. Sebelumnya, dalam pengambilan keputusan diberlakukannya pengalihan
arus lalin ini, pihak terkait tidak melibatkan stakeholder maupun pihak adat Kuta. Perwakilan dari Banjar Segara I Ketut Werka menyampaikan, pengalihan arus lalin ini sangat berdampak dari segi ekonomi. Toko-toko yang berada di kawasan pengalihan arus lalin mengalami sepi pengunjung, karena arah lalin yang sebelumnya dua arah kini menjadi satu arah. Sebelum dilakukan pengalihan lalin, katannya, hal yang paling mendesak yang perlu dilakukan adalah penertiban parkir yang berada di badan jalan. ‘’Menurut kami, pengalihan arus lalin ini belum bisa mengatasi kemacetan. Namun, memindahkan kemacetan ke tempat lain,’’ ujarnya. Sementara itu, Klian Tegal I Nyoman Bagiana mengatakan,
saat ini perlu diusulkan adanya pembatasan kuota masuknya taksi dan kendaraan lain ke kawasan Kuta. Sebelumnya juga ada kesepakatan, terkait dengan bus yang boleh masuk ke kawasan Kuta adalah yang panjangnya 7 meter. ‘’Namun, saat ini banyak yang melanggar. Bus di atas 7 meter bisa masuk,’’ keluhnya. Dari keseluruhan masukan dari perwakilan banjar dan pelaku pariwisata yang hadir, Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa menyimpulkan bahwa masyarakat Kuta mengharapkan agar arus lalin dikembalikan seperti semula. Selain itu, harus ada pembatasan taksi yang tidak membawa penumpang agar tidak berseliweran di Kuta. Parkir harus diatur dan diperketat guna meminimalisasi kemacetan di Kuta. ‘’Perubahan arus lalin ini sangat berdampak dari sisi ekonomi, khususnya penghasilan masyarakat di sini,’’ ujarnya. Menurut Swarsa, hasil pertemuan ini akan dirangkum dan diserahkan kepada pihak terkait, baik itu kepolisian maupun pemerintah sebagai bahan evaluasi. Pihaknya berharap pemerintah maupun pihak terkait bertemu dengan masyarakat Kuta untuk membicarakan permasalahan ini. ‘’Kami akan selesaikan dulu masukan ini. Nanti kami akan undang Bapak Kapolda beserta jajaran dan Bupati Badung beserta jajaran. Seperti inilah aspirasi masyarakat adat Kuta agar bisa dipelajari dan disikapi,’’ tegasnya. (kmb23)
Masyarakat Kuta Minta Arus Lalin Dikembalikan Seperti Semula
Bali Post/kmb23
PERTEMUAN - Suasana pertemuan Desa Adat Kuta bersama jajaran LPM dan seluruh manajemen hotel untuk menyikapi dampak dari perubahan arus lalin, Rabu (8/2) kemarin.
Tingkatkan Sinergitas dan Koordinasi Keamanan Bupati Giri Prasta Bertemu Kapolda Bali
Untuk meningkatkan sinergitas antara Pemkab Badung dan Mapolda Bali, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melakukan kunjungan ke Mapolda Bali bertemu dengan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Golose, Rabu (8/2) kemarin. Dalam kunjungan tersebut Bupati didampingi Sekda Badung Kompyang R. Swandika serta Kabag Humas Setda Badung I Nyoman Sujendra. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan, kehadirannya bersama Wabup guna membangun sinergitas dan silaturahmi dengan pimpinan di Kepolisian Daerah Bali. Tujuannya untuk bersamasama menjaga keamanan dan stabilitas wilayah setempat, sehingga Bali sebagai destinasi wisata dunia tetap nyaman dikunjungi wisatawan. Bupati menyadari keamanan merupakan salah satu faktor utama dalam industri pariwisata. “Kami Pemerintah Kabupaten Badung akan siap mendukung kebutuhan kepolisian untuk menjaga keamanan di wilayah Bali,” ujar Giri Prasta. Dalam upaya pengamanan di Pulau Dewata ini, Bupati mengatakan aparat kepolisian turut dibantu tim patroli yang dibentuk Pemkab Badung, yakni satuan polisi pamong praja, linmas, pecalang, Polresta Denpasar, Polres Badung dan Dandim 1611/Badung. “Tim ini secara rutin melakukan patroli ke wilayah khususnya Kuta Selatan, Kuta dan Kuta Utara,” ujarnya. Selain itu, dalam upaya pengamanan wilayah, Pemkab Badung juga telah memasang
kamera pengintai (CCTV) di 115 titik yang ada di Kawasan Kuta yang memudahkan polisi untuk memantau keamanan di daerah itu. “Ke depan kami di Badung akan kembangkan smart city, sehingga sistem ini bisa dihubungkan dengan sistem milik Polda Bali,” ujarnya. Bupati mengharapkan sinergitas yang selama ini telah berlangsung sangat baik dengan jajaran kepolisian bisa dilanjutkan, bahkan ditingkatkan. Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Golose yang didampingi sejumlah Pejabat di Mapolda Bali dan Kapolres Badung mengatakan, kepolisian siap membangun komunikasi, sinergitas dan kerja sama dengan pemerintah daerah. Kapolda juga sangat mengapresiasi program smart city yang dilakukan Pemkab
Badung. Dengan sistem ini akan lebih memudahkan kami memantau situasi keamanan khususnya di wilayah Badung. Untuk keamanan Bali secara umum, katanya, sudah sangat kondusif dan telah memerintahkan seluruh Kapolresta dan Kapolres untuk menjaga keamanan dan stabilitas masingmasing wilayahnya. Dukungan operasional yang diberikan pemerintah daerah, sepenuhnya dikembalikan kemanfaatannya untuk masyarakat. Di mana aspek keamanan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Kapolda juga mengharapkan Pemkab Badung untuk membersihkan baliho-baliho ormas, sehingga tercipta suasana yang bersih dan nyaman di wilayah Badung dan Bali sebagai daerah tujuan wisata. (ad733)
KUNJUNGAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Golose saat berkunjung ke Mapolda Bali, Rabu (8/2) kemarin.
Bali Post/kmb27
MEMBERSIHKAN - Petugas kebersihan sedang membersihkan sampah plastik yang menumpuk di Pantai Kedonganan, Kuta, Rabu (8/2) pagi kemarin.
Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Kedonganan
DLHK Terjunkan 200 Personel
Mangupura (Bali Post) – Sampah plastik yang terhempas angin makin menumpuk di bibir Pantai Kedonganan, Kuta. Per hari, tumpukan sampah itu mencapai ratusan ton. Guna membersihkan tumpukan sampah yang didominasi sampah plastik tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung menerjunkan 200 personel yang didukung dua unit loader dan lima truk. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung Putu Eka Marthawan membenarkan kondisi tersebut. Bahkan, tumpukan sampah di pantai berpasir putih itu masuk kategori terparah pekan ini. “Kondisi tiga hari terakhir ini makin parah. Sampah plastik sangat banyak, bahkan ketebalannya mencapai 50 centimeter dan bentangannya sangat panjang,” kata Eka Marthawan Rabu (8/2) kemarin. Menurut Eka Marthawan, kondisi ini sudah dilaporkan
kepada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. “Kami sudah laporkan kondisi ini kepada Bapak Bupati. Kami juga sudah berupaya maksimal untuk menanggulangi serbuan sampah ini,” tegasnya. Mantan Kabag Humas Badung ini mengaku sudah menerjukan tim sebanyak 200 personel yang didukung dua unit loader dan lima truk. “Tim kami sudah action mulai pukul 07.00 wita. Semoga cuaca ekstrem ini cepat berlalu,” ujarnya. Dia menambahkan, total seluruh sampah yang diangkut DLHK dari 11 November 2016 hingga 7 Februari 2017 mencapai 4.050 ton sampah dari delapan pantai yang ada di pesisir barat Badung. Angka tersebut terus bertambah, bahkan diprediksi menembus 5.000 ton hingga akhir Februari 2017. Ke depan, pihaknya berupaya melakukan penanganan quick service (pelayanan cepat) dengan syarat semua kebutuhan alat berat terpenuhi. “Kami
membutuhkan tiga loader per lokasi, dua mesin sedot dan dua truk untuk satu lokasi dengan personel 15 orang,” katanya merinci. Dengan adanya penambahan alat berat dan personel, Eka Merthawan optimis tidak ada lagi penumpukan sampah di sepanjang pantai di Badung. “Yang mengambil lain, yang menaikkan lain. Truk pun yang digunakan adalah truk khusus mengangkut sampah laut, bukan truk yang difungsikan untuk pelayanan di jalan,” katanya. Usulan penabahan alat berat untuk menangani sampah kiriman di sepanjang pantai di Badung mendapat respons positif dari Pemkab setempat. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengaku telah melakukan kajian terkait penambahan sarana dan prasarana guna mengatasi masalah sampah laut tersebut. “Kami sudah lakukan gerakan, kajian dan membeli sarana prasarana, sehingga nantinya masalah
sampah cepat selesai tertangani,” ungkap Giri Prasta. Politisi PDI-P ini mengakui, belakangan hampir semua pantai di Badung diserbu sampah. Bahkan, fenomena sampah kiriman ini menjadi aktivitas rutin tahunan. “Masalah sampah kiriman yang melanda pantai-pantai di Badung sampai saat ini masih terjadi. Namun, kami telah melakukan gerakan untuk menganani sampahsampah tersebut,” ujarnya. Menurut Giri Prasta, sampah kiriman tersebut merupakan bencana alam, karena datang dari semua lini dan pada akhirnya bermuara di seluruh pantai yang ada di Badung. Tak hanya di Gumi Keris, kawasan pantai lainnya juga kerap dilanda masalah sampah kiriman. “Sampah ini datangnya dari semua lini. Apalagi, laut lebih luas dari daratan. Kami akan melakukan research untuk mengetahui bagaimana menangani dan mencari sumber sampah-sampah tersebut,” tegasnya. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Suambara Buka Musrenbang RKPD Kecamatan Petang Jadikan Petang Pusat Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Agrowisata
BUKA MUSRENBANG - Plt. Kepala Bappeda Badung I Wayan Suambara (berdiri) didampingi Wakil Ketua TP PKK Badung Nyonya Kristiani Suiasa saat pembukaan Musrenbang dan RKPD Kabupaten Badung untuk Kecamatan Petang di Ruang Giri Gosana Kantor Camat Petang, Rabu (8/2) kemarin. PEMBUKAAN Musyawarah rangka Mewujudkan Kemandirian Perencanaan Pembangunan (Mus- Masyarakat’’. renbang) Rencana Kerja PemerWayan Suambara menyampaikan, intah Daerah (RKPD) Kabupaten musrenbang ini untuk merumuskan Badung untuk Kecamatan Petang prioritas kebutuhan pembangunan dilaksanakan di Ruang Giri Gosana, bagi kepentingan masyarakat. ‘’Jadi, Kantor Camat Petang, Rabu (8/2) semua pemangku kepentingan pemkemarin. Musrenbang dibuka Plt. bangunan berdiskusi dalam forum ini Kepala Bappeda Badung I Wayan untuk merumuskan prioritas kebuSuambara didampingi Wakil Ketua tuhan. Dari kecamatan ini kemudian TP PKK Badung Nyonya Kristiani diangkat pada forum musrenbang Suiasa, Camat Petang Ida Bagus tingkat kabupaten. Tentu nantiNata Manuaba beserta Muspika nya ada proses evaluasi, sinkronisasi Kecamatan Petang. Musrenbang antara hasil musrenbang di kecamadiikuti pimpinan perangkat daerah, tan yang diajukan perangkat daerah para perbekel, utusan desa, tokoh di kabupaten,’’ jelasnya. masyarakat serta Ketua TP PKK Ia mengharapkan apa yang mendesa se-Kecamatan Petang. Mus- jadi prioritas pembangunan tahun renbang Kecamatan Petang tahun 2018, tidak terlepas dari RPJMD 2017 mengangkat tema ‘’Menin- yang di dalamnya mencerminkan gkatkan Mutu Pelayanan Dasar Pola Pembangunan Nasional Sedan Tata Kelola Pemerintah serta mesta Berencana (PPNSB). Ada Optimalisasi Pengelolaan Potensi lima prioritas program, yaitu sanDaerah Berbasis Teknologi dalam dang, pangan dan papan, pendidi-
kan dan kesehatan, seni, adat, agama dan budaya, jaminan sosial dan tenaga kerja serta pariwisata. ‘’Kelima prioritas ini harus terimplementasi di seluruh wilayah Kabupaten Badung, karena prioritas ini sebagai sektor dasar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khusus untuk wilayah Kecamatan Petang, ke depannya kami tingkatkan lagi menjadi sentra pertumbuhan ekonomi berbasis agrowisata di samping merupakan kawasan konservasi,’’ tambahnya. Camat Petang Ida Bagus Nata Manuaba melaporkan, tujuan pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Petang adalah membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan prioritas pembangunan desa yang akan menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan Petang. Melalui musyawarah ini diharapkan ada potensi baru yang dapat digali dan dikembangkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kecamatan Petang merupakan kawasan konservasi dan pertanian yang telah mempunyai ikon produk pertanian, yakni asparagus. Budi daya asparagus mendapat dukungan penuh dari Pemkab Badung. Tahun lalu kelompok asparagus melalui koperasinya telah berhasil mendapat SHU Rp 200 juta dan sekarang SHU-nya mencapai Rp 400 juta. Permintaan akan asparagus sangat banyak sehingga petani belum mampu memenuhi pasar. ‘’Dari Jakarta saja permintaan 1 ton per minggu, sehingga dibutuhkan penambahan lahan sekitar 20 hektar,’’ ujarnya. (ad732)
FISIP UNR Tambah Gelar Doktor
SATU lagi dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ngurah Rai (FISIP UNR) meraih gelar doktor pada Program Studi Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud), Selasa (7/2) lalu. Gede Wirata, dosen sekaligus Dekan FISIP UNR, berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘’Alih Fungsi Lahan Persawahan dan Implikasinya pada Kehidupan Petani di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar’’ di hadapan sidang terbuka yang dipimpin langsung Dekan FIB Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. dengan predikat sangat memuaskan. Prof. Dr. Ing. Ir. I Made Merta, DAA. selaku promotor mengungkapkan, hasil penelitian Gede Wirata memberikan sumbangan yang penting dalam keberpihakan kepada kelompok masyarakat petani yang semakin terpinggirkan di tengah gegap-gempita industri pariwisata di Denpasar Selatan khususnya dan Bali pada umumnya. Rektor UNR Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. mewakili seluruh civitas akademika yang hadir menyatakan gembira sekaligus bangga atas hasil yang dicapai Gede Wirata tersebut. Rektor UNR berharap prestasi yang dicapai Gede Wirata dapat memotivasi dosen-dosen lain dan ilmu yang diperoleh dapat meningkatkan kualitas Tri Darma Perguruan Tinggi di lingkungan FISIP UNR. (ad710)
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
DPD-RI dan Konsul Australia Terima Mahasiswa Asing
Wedakarna Minta Anak Muda Agresif Rebut Pendidikan Internasional
SELAMA ini kebanyakan pemuda Bali bermental malas dalam merespons tawaran pendidikan tinggi di luar negeri (LN), baik program beasiswa mancanegara maupun program studi S-1, S-2, S-3. Padahal banyak pihak internasional termasuk kedutaan, lembaga swadaya dan perguruan tinggi luar negeri yang menawarkan kemudahan, scholarship dan hibah. Dari pengalaman, secara mental sangat sulit mencari intelektual Bali yang mau merantau berpendidikan di LN salah satunya akibat faktor kerelaan orangtua, usia menikah muda dan sosiokultur yang menghambat orang Bali menjadi maju. Demikian diungkapkan Senator DPD-RI Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai menerima sejumlah mahasiswa asing dari Monash University bersama Konsul Jenderal Australia Dr. Helena Studdert. ‘’Saya amati faktor kultur tradisional masih menghantui pencapaian target anak– anak muda Bali bisa melanjutkan pendidikan di luar negeri. Di antaranya faktor si orangtua yang tidak rela anaknya berjauhan dengan merajan atau sanggah, atau pergaulan suriak/briuk siu di Bali yang kerap menghambat etos belajar anak muda. Lainnya faktor menikah muda yang menjadi pendorong seorang anak cerdas di Bali tidak mau melanjutkan pendidikan khususnya S-2 atau S-3. Walau isunya sepele, cukup berpengaruh. Makanya secara kesukuan, orang Bali kerap kalah bersaing dengan potensi hebat saudara kita non-Bali,’’ katanya. Menurut alumni MLC Australia dan IVLP Washington, AS ini, percuma saja kedutaan menyelenggarakan pameran pendidikan di sana-sini,
kalau mental keluarga orang Bali masih lemah. Makanya ia sangat menghargai jika ada keluarga di Bali, terutama yang kaya dan mampu serta berani menyekolahkan anaknya ke LN. Apalagi saat ini tidak banyak perbedaan antara biaya di dalam dan LN. ‘’Saya adalah orang yang paling mendorong jika ada anak Bali yang sekolah di negara asing, karena Bali memerlukan orang–orang hebat yang menguasai panggung internasional,’’ ungkap Arya Wedakarna. Ia berharap pada tahun ajaran baru 2017 semakin banyak anak muda Bali yang bisa kuliah di LN. ‘’Kuliah di luar negeri bukan urusan anak orang kaya saja. Banyak anak muda Hindu yang bisa sekolah karena beasiswa dan kemauan hebat. Jadi, patokannya cuma faktor kemalasan. Anak muda kita malas dalam mencari info, kurang pintar mengirimkan aplikasi dan penguasaan bahasa asing sangat minim. Saya amati anak muda Bali
UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) terus menggenjot mahasiswanya untuk melahirkan proposal penelitian ke Dikti. Tahun ini Unwar menargetkan mahasiswanya memenangkan dana Dikti untuk semua jenis Penelitian Kreativitas Mahasiswa (PKM). Hal itu diungkapkan Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. ketika membuka pelatihan dan klinik PKM 2017, Rabu (8/2) kemarin. Ia menegaskan, PKM sangat bagus untuk merangsang kreativitas mahasiswa. Karena itu, Rektor Unwar menargetkan mahasiswanya menghasilkan 100 proposal yang bisa masuk ke Dikti. Rektor yang dikenal akrab dengan mahasiswa itu mengingatkan, dalam PKM mahasiswa jangan berpikir dulu soal keuntungan material, melainkan menjadikan media mengasah daya nalar dan penelitian serta mengaplikasikan kepada masyarakat. Banyak ada jenis PKM, namun Dewa Putu Widjana menyayangkan
masih didominasi oleh mahasiswa eksata seperti FKIK, Pertanian dan Teknik. Padahal PKM bukan hanya menjadi milik mahasiswa eksata, karena berbagai jenis PKM bisa diikuti oleh mahasiswa IPS dan IPA. Rektor Unwar itu menilai hasil proposal mahasiswanya cukup banyak dibandingkan PTS di Bali, namun masih kalah dibandingkan PT di luar Bali. Untuk itu, ia berkepentingan sekali membangun kreativitas lewat PKM. ‘’Ini media yang bagus untuk mengasah ilmu dan bermanfaat bagi masyarakat,’’ ujarnya. Dewa Putu Widjana didampingi WR III Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T. menargetkan tahun ini PKM Unwar menjadi yang terbanyak di Bali dan mampu menembus Pimnas. Dengan demikian proses dan kegiatan penelitian mahasiswa terus berkelanjutan. Makanya ia memikirkan PKM sebagai syarat untuk bisa diwisuda. Pelatihan dan klinik PKM 2017 menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Ir. Ketut Sardiana, M.Si.
TERIMA MAHASISWA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (berdiri) bersama Konsul Australia Dr. Helena Studdert saat menerima mahasiswa Monash University.
Rektor Unwar Dorong Mahasiswa Menangkan Semua Jenis PKM
SANGAT MEMUASKAN - Gede Wirata, dosen sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNR, meraih gelar doktor pada Program Studi Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Unud.
Putu Darma Suyasa Dilantik Jadi Ketua Stikes Bali
SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali melakukan perombakan kabinet. Ketua Stikes Bali kini dijabat I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. menggantikan Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M. Pembatu Ketua (Puket) juga mengalami perubahan. Pembantu Ketua I dipegang Ns. NLP Dina Susanti, S.Kep., Pembanu Ketua II diisi Ida Ayu Lysandari, S.E. dan Pembantu Ketua III dijabat Ns. I Ketut Alit Adianta, S.Kep. Perubahan juga terjadi di tingkat kaprodi, kasubag dan UPT. Pelantikan 22 pejabat baru dilakukan Ketua Yayasan PPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka, Rabu (8/2) kemarin, di Conventon Hall Stikes Bali. Acara disaksikan Koordinator Kopertis VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa. Ketut Widia menyatakan bersyukur Stikes Bali berjalan aman dan tanpa gejolak selama dipimpinnya. Ini semua berkat dukungan sivitas akademika baik dosen, mahasiswa maupun pengurus yayasan. Ia minta mahasiswa terus belajar dan meningkatkan kualitas diri. ‘’Tetaplah meminta bimbingan kepada dosen,’’ ujarnya.
kurang agresif urusan akademis dan perlu diperbaiki,’’ ungkap Gusti Wedakarna. DPD-RI utusan Bali ini sangat senang ketika pihak pemerintah Australia merespons dengan baik usulan yang disampaikan Komite III DPD-RI Bidang Pendidikan Tinggi terkait komunikasi dengan perguruan tinggi di seluruh Bali. ‘’Di zaman otonomi ini, urusan sekolah ke luar negeri tidak perlu minta izin pusat. Setiap anak bangsa dan setiap PT di daerah bisa bekerja sama langsung dengan pihak asing. Kami bantu target bangsa agar semakin banyak anak muda ke perguruan tinggi minimal S-1. Ini penting sekali karena menjadi pemimpin bangsa perlu orang pintar. Tentu orang pintar yang punya moral dan jujur. Ini target Bali Intelektual 2020 dan Bali sebagai Pulau Pengetahuan,’’ jelas mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (ad716)
Sementara itu, Putu Darma Suyasa berjanji melakukan berbagai perbaikan yang mengarah pada tiga hal, yakni kualitas, efisiensi dan inovasi. Ini sangat diperlukan dalam persaingan yang serba digital saat ini. Ketua YPPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka mengatakan perubahan jabatan dilakukan karena Ketut Widia memasuki masa pensiun dan sejumlah jabatan kosong ditinggal studi. Di samping itu, ada perubahan nomenklatur yayasan yang dulu disebut YP3LPK, sesuai ketentuan Menkum HAM dan Dikti disarankan disesuaikan dengan SK Menkum HAM. Dengan demikian di tingkat yayasan juga ada perubahan pengurusan demi penyempurnaan AD/ART. Dalam waktu tiga hari, pengesahan dari Kemenkum HAM sudah turun. Dengan demikian semua perizinan kini mengacu pada YPPLPK Bali. Dikatakannya, untuk bisa maju Stikes Bali harus menjaga harmonisasi dalam bekerja guna mencapai tujuan. Karena itu, Ketua Stikes Bali yang baru dan berjiwa muda mesti selalu menciptakan situasi harmonis. ‘’Jika ingin harmonis,
harus sadari adanya karakter yang berbeda dipakai senjata mencari kesamaan, kemudian diikat menjadi satu seperti sapu untuk bisa berfungsi,’’ jelasnya. Ida Bagus Arka berterima kasih sudah sukses memimpin Stikes Bali sejak 2005. Ia sekarang diberikan jabatan sebagai pembina yayasan. Diingatkannya, sivitas akademika Stikes Bali mesti mendukung dan menyukseskan program ketua baru. Apalagi tahun ini Stikes Bali membuka Prodi D-4 Keperawatan Anastasiologi. Nengah Dasi Astawa menegaskan, jabatan tak ada seumur hidup. Untuk menjadi pintar dan pemimpin harus banyak belajar dan memiliki keberanian dibandingkan orang lain. Pemimpin harus cerdas secara intelektual, sosial dan emosional, berintegritas serta natural. Pemimpin juga mesti menerapkan Asta Brata dan transformatif yang mampu mengantarkan masyarakat jagadhita. Pemimpin dicirikan oleh rendah hati, percaya diri dan bersyukur. Tugas pemimpin adalah mengkomulasikan semua potensi berlandaskan cinta guna mencapai tujuan. (ad714)
PEJABAT BARU - Ketua YPPLPK Bali Ida Bagus Arka (tengah) dan pengurus foto bersama dengan pejabat baru di Stikes Bali.
PELATIHAN - Pembicara Ketut Sardiana (kiri) saat pelatihan dan klinik Penelitian Kreativitas Mahasiswa (PKM) di Unwar.
dan Dr. Gusti Bagus Suryawan, S.H., M.Hum. Acara dipandu I Made Artawan, S.E., M.M. Sardiana mengatakan PKM mengajak mahasiswa untuk meneliti, membagi teknologi dan berusaha berbasis ilmu pengetahuan. Karena sangat penting, PKM juga dipakai tolok ukur kualitas perguruan tinggi. ‘’Kami tak bisa bilang mahasiswa Unwar berprestasi tanpa ada bukti prestasi di PKM,’’ katanya. Ditegaskannya, bagaimanapun hebatnya mahasiswa di PKM tanpa melibatkan dosen juga tidak ada artinya. PKM menginginkan dosen mengawal mahasiswa dalam membuat inovasi dan kreativitas. PKM adalah integrasi dari berbagai kegiatan karya alternatif mahasiswa mulai dari LKTI. PKM ditujukan bagi seluruh perguruan tinggi melalui penyediaan dana yang bersifat kompetitif, akuntabel dan transparan. Di sinilah kesempatan Unwar dan PTS lain menunjukkan eksistensi dan kualitasnya. Tidak ada batasan kuota bagi setiap PT, namun semuanya diukur dari kualitas proposal yang dinilai secara objektif. Dewa Putu Widjana menambahkan, PKM terdiri atas tujuh jenis yang pada dasarnya dibagi dua, yakni hibah dan karya tulis (KT). PKM Hibah meliputi penelitian dan PKM KC (menciptakan) dilandasi kajian ilmiah yang memadai. PKM pengabdian dengan cara menerapkan iptek bagi masyarakat nonproduktif, PKMT (Terapan) bagi masyarakat produktif, PKM K (kewirausahaan) mengajukan usulan untuk berjualan, PKM GT (gagasan) dengan dana hibah Rp 3 juta dan PKM lain mendapat hibah Rp 10 - 12,5 juta. (ad712)
Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar
Gelar Yudisium dengan Konsep Berbeda
FAKULTAS Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar pada semester ganjil 2016/2017 menggelar acara Yudisium Mahasiswa FSRD ISI Denpasar pada 6 Februari 2017 bertempat di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar. Konsep acara yudisium kali ini dikemas berbeda dari biasanya agar lebih efektif dan efisien terhadap waktu, kondisi dan memberi kesan agung. Dekan FSRD ISI Denpasar Dra. Ni Made Rinu, M.Si. menyampaikan perubahan konsep upacara yudisium ini membawa suasana lebih khusyuk dan hikmat. Ia menyatakan bangga terhadap para mahasiswa yang telah berhasil meraih prestasi sebagai lulusan tercepat dan lulusan terbaik. Dekan juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga nama baik lembaga ISI Denpasar di dunia luar dengan memperhatikan norma-norma, menjauhi narkoba, dan menjaga tingkah laku di dunia kerja nantinya. Para mahasiswa juga diminta memberikan contoh kepada generasi penerus untuk berprestasi dan terus membanggakan lembaga khususnya FSRD ISI Denpasar, karena tamatan ini memberikan andil besar bagi akreditasi prodi dan fakultas. Rektor ISI Denpasar yang diwakili Wakil Rektor I Prof. Dr. I Nyoman Artayasa, M.Kes. sangat mengapresiasi perubahan upacara Yudisium FSRD ISI Denpasar ke arah yang lebih baik. Ia menyampaikan selamat kepada para mahasiswa dan berpesan agar mengatakan pada dunia luar bahwa ilmu-ilmu yang dibekali di ISI Denpasar tidak hanya pengetahuan dan keterampilan seni, tetapi juga kewirausahaan. Tamatan ISI Denpasar tidak ada yang menganggur karena lebih memilih menjadi wirausaha dibandingkan bekerja swasta atau di pemerintahan. Prof. Artayasa menambahkan, tahun ini penerimaan mahasiswa ISI Denpasar mamasuki era baru. Salah satunya ISI Denpasar akan membuka jalur SBMPTN yang mampu menerima mahasiswa lebih banyak dari luar Bali. ISI Denpasar juga telah disetujui untuk membuka S-3, sehingga tamatannya ditunggu untuk kuliah ke magister seni. Dalam laporannya, Wakil Dekan I FSRD ISI
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Denpasar Drs. Olih Solihat Karso, M.Sn. sekaligus Ketua Panitia mengungkapkan, mahasiswa peserta yudisium kali ini 48 orang. Peserta yudisium terdiri atas 12 mahasiswa Prodi Seni Rupa Murni, tiga mahasiswa Prodi Kriya Seni, enam mahasiswa Prodi Desain Interior, 22 mahasiswa Prodi Desain Komunikasi Visual dan lima mahasiswa Prodi Fotografi. Kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman lulusan terbaik tingkat prodi dan fakultas. Mahasiswa peraih lulusan terbaik I, I Nyoman Gede Artawan, dari Program Studi Seni Murni, Cokorda Gede Trisna Putra dari Program Studi DKV meraih lulusan terbaik II, I Wayan Arie Sudarma dan Anak Agung Gede Indra Putra dari Program Studi Fotografi meraih lulusan terbaik III. Sementara mahasiswa dengan masa studi tersingkat yaitu tujuh semester atau 3,5 tahun yakni I Nyoman Gede Artawan dan I Kadek Swastika dari Prodi Seni Rupa Murni. Acara yudisium juga dihadiri WR III ISI Denpasar, Senat FSRD ISI Denpasar, pejabat struktural ISI Denpasar dan dosen FSRD ISI Denpasar. (ad718)
YUDISIUM – Yudisium mahasiswa FSRD ISI Denpasar di Gedung Natya Mandala pada 6 Februari lalu.
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A
P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
5
Canon Perkenalkan Seri Simakrama Gubernur Bali Printer Laser Terbaru Digelar 11 Februari
Usung Tema Pariwisata
SETELAH sempat tertunda, Simakrama Gubernur Bali yang ke-87 akan dilaksanakan Sabtu (11/2) lusa. Simakrama yang akan digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali ini mengusung tema ‘’Prospek Pariwisata Bali’’. Informasi tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Rabu (8/2) kemarin. Menurut Karo Humas dan Protokol Dewa Mahendra, dipilihnya tema pariwisata dalam simakrama kali ini sejalan dengan upaya pemprov dalam mendorong kemajuan sektor yang menjadi lokomotif bagi perekonomian Bali tersebut. Terlebih, belakangan sektor pariwisata dihadapkan pada
tantangan dan persaingan yang makin ketat. Melalui simakrama kali ini, Gubernur I Made Mangku Pastika ingin memperoleh berbagai masukan terkait pembangunan bidang kepariwisataan. ‘’Peserta simakrama yang hadir diharapkan dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi kemajuan pariwisata Bali,’’ ujarnya. Untuk itu, Karo Humas dan Protokol mengundang seluruh elemen masyarakat untuk hadir pada pelaksanaan simakrama ini. Masyarakat yang ingin berpartisipasi diharapkan hadir pukul 08.00 Wita untuk proses registrasi. Sebagaimana pelaksanaan simakrama sebelumnya, acara akan dimulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00 Wita. Simakrama akan diakhiri
I Dewa Gede Mahendra Putra
Puja Trisandya dan makan siang bersama. Masyarakat yang tidak berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut, dapat menyimak pelaksanaan si-
makrama melalui saluran Pro 1 RRI Denpasar 88,6 MHz atau menyaksikan langsung melalui live streaming di www.birohumas.bal iprov.go.id. (ad715)
Pameran Felice Jewellery
Beli Black Diamond Solitaire 1 Karat Rp 1,999 Juta Dapat HP Android
SETELAH sukses dengan pameran-pameran sebelumnya, Felice Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Kamis
(9/2) ini hingga Minggu (12/2) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini kembali promo
S U K S E S S T R A T E G I
info seremonial
CINCIN - Cincin Black Diamond seharga Rp 1,999 juta.
dengan hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 karat. ‘’Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 karat kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Rabu (8/2) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 karat ini tampil mewah sekaligus elegan. ‘’Kami juga memberikan harga promo untuk berlian Fashion Rp 9,999 juta, Men’s Ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999,’’ katanya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihad-
irkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu ada promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tetapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (ad717)
Tergerus Ombak
Jalan Menuju Kuburan Kayubuntil Putus Singaraja (Bali Post) Jalan menuju Kuburan Kayubuntil, Singaraja, putus setelah tergerus ombak pasang, Selasa (7/2) malam. Akibatnya, akses satu-satunya ke kuburan itu kini tidak bisa dilalui, baik untuk kepentingan upacara keagamaan maupun umum. Gelombang air laut juga menjebol beton pengaman pantai di lokasi yang sama. Klian Banjar Adat Kampung Anyar Ketut Suparta di lokasi kejadian menuturkan, jalan di pinggir pantai itu menjadi satu-satunya jalan untuk kepentingan upacara pitra yadnya di Kuburan Kayubuntil. Jalan beraspal di wilayahnya itu juga dilalui warga umum. Sejak cuaca ekstrem, gelombang terus mengikis tanah pada bagian bawah. Terjangan air laut mencapai pun-
Bali Post/ist
PUTUS – Akses jalan menuju Kuburan Kayubuntil putus akibat tergerus ombak pasang. caknya, Selasa (7/2) malam. Jalan terputus dan beton pengaman pantai sekitar 300 meter rusak parah. Jebolnya tembok pengaman pantai kini mengancam ke-
selamatan rumah warga di sebelah selatan jalan. Suparta berharap instansi terkait segera membantu warga memperbaiki jalan agar bisa dilalui. Se-
bab, sejak jalan ini putus warganya kesulitan melintas terlebih ketika ada upacara yadnya. Kerusakan jalan dan beton pengaman pantai sudah dilaporkan secara resmi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Sambil menunggu bantuan perbaikan darurat, Klian Desa Pakraman Buleleng Jro Nyoman Sutrisna menyarankan warga melintas melalui jalan di Kelurahan Kampung Bugis. Sementara jika dalam waktu dekat ini menggelar upacara pitra yadnya atau ada kematian, diminta menggunakan kuburan di Jalan Gajah Mada, Singaraja. ‘’Kejadian ini jangan sampai mengganggu aktivitas adat atau masyarakat secara umum dalam waktu lama,’’ tegasnya. (kmb38)
TNI Bantu Bersihkan Saluran Irigasi Subak
Amlapura (Bali Post) Hujan lebat dalam beberapa minggu terakhir mengakibatkan bencana longsor di sejumlah titik. Salah satunya di saluran irigasi Subak Umakaleran, Desa Pakraman Perasi, Pertima, Karangasem. Material longsor sempat menutupi saluran irigasi, sehingga petani setempat kesulitan melakukan pengairan. Untuk mengatasinya,
Perbekel Pertima Gusti Ayu Biksuni berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, sehingga jajaran TNI Kodim 1623/ Karangasem turut membantu membersihkan material longsor di lokasi, Rabu (8/2) kemarin. Warga setempat khususnya krama subak kesulitan membersihkannya, sebab ada material batu besar yang tidak bisa dipindahkan.
Jajaran TNI seperti Danramil 1623-01 Kecamatan Karangasem beserta anggota lima orang dan Pasinter Kodim 1623/Karangasem, hadir di lokasi bersama Babinsa Pertima Serda Komang Kasna. Selain itu datang tiga petugas dari Dinas PU, PPL, para kadus serta para pengurus dan anggota subak setempat. Berkat kerja sama yang baik dan terpadu antara
pihak unsur Perbekel Pertima dan TNI, batu besar dan material longsor yang menghalangi saluran irigasi bisa disingkirkan. Pengairan sawah menuju Subak Umakaleran pun normal kembali. ‘’Kalau sudah dikerjakan sama-sama pasti bisa. Sekarang saluran irigasi sudah normal lagi,’’ kata Perbekel Pertima seraya menyampaikan terima kasih kepada TNI. (kmb31)
Mobil Damkar Bangli Diparkir di Lapangan Bangli (Bali Post) – Dua mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Dinas Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli diparkir di Lapangan Kapten Mudita. Kedua mobil tersebut ditempatkan di sana sejak sepakan terakhir karena garasi mobil damkar di sebelah utara Kantor Bupati dijejali kendaran ASN. Petugas terpaksa memarkir kendaraan damkar di Lapangan Kapten Mudita karena jika tetap di garasi
akan sulit dikeluarkan jika terjadi musibah kebakaran. ‘’Garasi kurang representatif ditambah dijubeli motor sehingga mengganggu akses keluar saat terjadi kebakaran. Mobil disiagakan di Lapangan Kapten Mudita saat jam kerja. Sorenya mobil kembali dimasukkan ke garasi,’’ ungkap Sekretaris Satpol PP dan Demkar Kabupaten Bangli Dewa Agung Surya Darma saat diminta konfirmasinya, Rabu (8/2) kemarin.
Dikatakannya, sebelumnya Damkar berada di bawah naungan Dinas PU. Sejak penataan OPD, Damkar bergabung ke Satpol PP. Meski begitu, masalah aset sejauh ini belum ada pemindahan. Hal ini sangat menyulitkan pihaknya jika ada yang minta bantuan mobil damkar. ‘’Kemarin kami diminta Pemprov Bali membersihkan material longsor di Kintamani. Karena masih terjadi tumpang tindih masalah aset, kami tidak bisa membantu,’’ jelasnya. (kmb41)
Jaminan Purnajual Tiga Tahun
SEIRING pesatnya perkembangan bisnis di sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta bertambahnya Small Office Home Office (SOHO), kebutuhan solusi teknologi yang sesuai dengan karakteristik bisnis tersebut kian meningkat. Menjawab kebutuhan ini, Canon melalui PT Datascrip selaku authorized distributor di Indonesia menghadirkan serangkaian jajaran imageCLASS Laser Printer terbaru. Rangkaian imageCLASS terbaru terdiri atas LBP151dw, LBP251dw, LBP253x, LBP351x, LBP352x untuk mencetak hitamputih serta LBP712Cx dan LBP841Cdn yang dapat mencetak hitam-putih dan berwarna. Dengan keunggulan khas dari sebuah printer laser, yaitu hasil cetak teks yang tajam hingga font size terkecilnya, dan kecepatan cetak yang sangat produktif, Canon imageCLASS Laser Printer terbaru dilengkapi fitur-fitur tambahan lainnya yang dapat dipilih sesuai kebutuhan cetak di setiap UKM/SOHO. ‘’Pemilihan perangkat cetak yang tepat sebagai pendukung operasional sebuah usaha sangatlah krusial, karena operasional yang terganggu akan menurunkan produktivitas dan daya saing. Oleh karena itu, rangkaian seri imageCLASS terbaru ini disiapkan mendukung beragam kebutuhan operasional mencetak, seperti kecepatan yang lebih baik, kemudahan konektivitas, pengaturan perangkat yang praktis, serta dukungan layanan purnajual tiga tahun yang memberikan rasa aman dan nyaman para penggunanya,’’ ujar Merry Harun, Canon Division Director PT Datascrip. Seluruh model terbaru ini merupakan printer jaringan yang dapat memudahkan para pengguna dalam sebuah unit kerja untuk berbagi dan bergantian saat ingin mencetak. Canon memberikan dua opsi dalam terhubung pada jaringan, baik melalui sambungan kabel maupun nirkabel. Bukan hanya konektivitas, tetapi tersedia juga beragam aplikasi untuk smartphone, tablet dan PC. Aplikasi tersebut antara lain Canon PRINT Business (tersedia untuk iOS dan Android), Canon
Print Service, Apple® AirPrint™, Google Cloud Print™, dan Mopria® Print Service. Apa pun dokumen yang perlu dicetak di setiap unit kerja mana pun dari back office hingga front office, Canon imageCLASS Laser Printer dapat memberikan hasil cetak dengan cepat dan tajam, apakah itu invoice, faktur, penawaran, kontrak, artikel, design proofing, dan berbagai macam surat lainnya, dalam berbagai ukuran dari A5 hingga A3. Saat harus berbagi printer dalam sebuah unit kerja, kecepatan cetak menjadi hal yang penting agar antrean tidak menumpuk dan menghambat kerja para penggunanya. Canon imageCLASS Laser Printer terbaru menawarkan beragam kecepatan cetak sesuai jumlah pengguna masing-masing unit kerja, dari LBP151DW dengan 27ppm hingga LBP352X dengan kecepatan cetak 62ppm. Kecepatan cetak 62ppm (halaman per menit), artinya satu halaman A4 selesai dicetak hanya dalam waktu kurang dari satu detik. Berbeda dengan printer berbasis tinta (inkjet), kecepatan cetak printer laser tidak terpengaruh oleh isi dokumen yang hendak dicetak. Ditambah fungsi Built-in Duplex Printing, pengguna dapat menghemat penggunaan kertas secara signifikan, karena pencetakan dua sisi dapat dijalankan langsung, tanpa perlu tambahan modul apa pun. Hadirnya fitur Remote UI yang berbasis jaringan memungkinkan administrator bagian Teknologi Informasi (TI) mengatur printer dari jarak jauh. Printer dapat dengan mudah dipantau, berapa banyak kertas atau tinta yang tersisa, juga mendeteksi jika terjadi error seperti kalau ada kertas yang tersangkut, tanpa repot bolakbalik ke tempat printer dan tentunya menghemat waktu. Dengan fitur Department ID Management, administrator juga dapat mengatur akses untuk lebih dari 300 pengguna yang terotorisasi, serta membantu memonitor total halaman yang dicetak oleh para pengguna tersebut. (bns1)
OPINI
6
Kamis Kliwon, 9 Ferbruari 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Anak Muda Kreatif dan Energik
BANJIRNYA barang impor dengan harga miring, seperti dari Tiongkok terus menjadi perbincangan di kalangan pengusaha. Hal ini tidak saja menyangkut harga tetapi juga desain yang mampu menyerupai desain barang negara tuan rumah. Ini bukanlah hal baru karena sudah sejak dulu pemerintah menerapkan kebijakan impor dengan kalkulasi ekonomis meskipun itu dirasakan justru menjadi bumerang produsen dalam negeri. Di tengah kondisi seperti ini, barang impor Tiongkok menjadi salah satu contoh, setidaknya muncul gerakan-gerakan di kalangan pengusaha tuan rumah untuk melakukan perlawanan secara positif. Artinya, mesti ada sebuah reaksi bagaimana agar pengusaha bisa menjadikan produknya sebagai tuan rumah di negara sendiri. Selain mesti ada niat yang kuat, tekad membaja tentu juga harus ada semacam kebijakan ‘’protektif’’ dari pemerintah agar upaya ini berjalan kondusif. Ketika pemerintah mencanangkan gerakan ekonomi kreatif, sebenarnya ini merupakan sebuah stimulus kuat untuk segera bergerak. Pemerintah sudah mencanangkan sebuah momentum, maka semua lini semestinya bergerak. Di tingkat bawah, pemerintah daerah dengan SKPD terkait juga segera bentindak. Juga sektor perbankan serta asosiasi terkait lainnya. Jangan biarkan pengusaha muda maupun usaha sektor UMKM bergerak sendirian. Mereka mesti diarahkan, dibina, dan dilindungi. Kementerian terkait juga mesti mengambil sikap yang sama. Untuk daerah-daerah yang punya karakteristik tersendiri, misalnya soal budaya, maka akan lebih mudah lagi dalam menentukan posisi. Artinya, modal kuat sudah punya tinggal lagi melengkapi dengan aset lainnya. Itulah sinergitas usaha yang dilakukan secara kompak. Kota Denpasar, misalnya, pengembangan ekonomi kreatif mesti di segala lini. Dibangkitkan serta dibina. Kalangan anak muda, dengan kemajuan teknologi yang ada dan mereka kuasai maka akan semakin mudah tampil sebagai pesaing kuat bagi kompetiror mancanegara. Kita bisa menegaskan bahwa produk kita tidak kalah kualitas. Tidak kalah menarik dalam konteks desain karena mengedepankan local genius. Inilah yang mestinya ditampilkan. Anak-anak muda kreatif energik yang mampu melahirkan karya-karya orisinal kompetitif. Mereka akan tampil sebagai sosok calon usahawan muda tangguh dalam menghadapi persaingan ketat. Semua pihak sejatinya mesti memandang hal ini sebagai peluang sangat terbuka. Daya saing meningkat karena mereka punya bakat. Daya saing kualitas yang diharapkan mampu membendung serbuan barang-barang impor. Sebenarnya tidak hanya soal fisik atau barang, tetapi juga soal pemahaman jati diri, ideologi, budaya dan sebagainya. Ini sangat kompleks. Karena ekonomi menjadi sebuah simplifikasi persoalan yang nyata di masyarakat maka ketangguhan di bidang ekonomi yang dibangun terlebih dulu. Namun, daya saing tidak sebatas itu. Juga soal intelektulitas serta kualitas diri. Generasi muda Indonesia akan tampil sebagai generasi yang tahan banting dan punya daya saing jika mendapat sokongan dari berbagai pihak. Ini perlu dan sangat penting.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Kabel Ditarik ke Tiang Listrik Di rubrik ini saya ingin menyampaikan keluhan soal adanya dua kabel telepon yang menekan rumah saya di Jl. WR Supratman 198 A Kesiman. Untungnya dua kabel itu oleh petugas PLN ditarik dengan tali plastik seadanya. Jika tidak ditarik, kabel ini sudah menekan atap bagian atas rumah saya. Yang saya tahu, satu kabel milik PT Tiang Bersama yang tiangnya di bagian badan dan atas berisi warna biru, sedangkan satu lagi saya tak tahu pemiliknya. Badan tiangnya berwarna hijau. Saya tanyakan ke beberapa tempat, juga tak tahu. Lalu, siapakah yang berhak mengontrol kepemilikan kabel ini? Pihak Tiang Bersama sudah sering saya hubungi, katanya itu perbuatan kontraktor pemasang kabel. Nah, sampai kapan rumah saya ditekan kabel? I Made Sueca WR Supratman 198 A 08123840249
Melogikakan Tanggapan Telkomsel Awal Desember 2016 kami menelepon no. 02130058788 dengan menggunakan nomor Telkomsel Flexy selama sekitar 2 sampai 5 menit saja. Kami terkejut pulsa kami terpotong Rp 7.000-an dan 2.000-an dalam panggilan tersebut. Sebab yang kami tahu tarifnya adalah Rp 49/menit. Karena hal itu kami mengadukan apa yang kami alami ke Telkomsel via call phone. Dan nomor laporan kami adalah 254677692 dan 254688429. Pihak Telkomsel mengatakan akan memberi tanggapan dalam 3 x 24 jam. Sampai dengan pertengahan Januari 2017 belum ada tanggapan dari Telkomsel. Karenanya kebetulan mampir ke Grapari Telkomsel Teuku Umar Denpasar, kami menanyakan hal tersebut. Setelah menunggu lama kami mendapat jawaban komplain kami tidak bisa ditanggapi sebab nomor yang kami hubungi adalah call center. Apa ini tidak aneh? Ini membuat kami bingung sebab jelas-jelas nomor yang kami hubungi adalah 021-30058788. Di mana jelas ini adalah nomor PSTN biasa lengkap dengan kode wilayah. Sedangkan nomor call center yang kami pahami adalah seperti 0800-XXXXXX, 0801-XXXXX, 15XXX, 14XXX dan sejenisnya. Ketika kami menanyakan hal tersebut CS Telkomsel malah ‘bulet’ jawabnya dan terkesan defend. Kami mengejar dan menanyakan nomor PSTN (lengkap dengan kode wilayah) mana lagi yang termasuk dalam call center. CS tersebut pun tidak bisa memberi jawaban, dan mengatakan ‘‘pihak Telkomsel tidak tahu sebab itu tergantung bank (instansi)-nya.’’ Apa jawaban ini tidak aneh dan ngeles sekali. Mohon Telkomsel memberikan klarifikasi dan penjelasan yang bisa saya pahami dengan logika. Irwan Kusuma 0852399097599 Jl. Sudirman 8 Jembrana, Bali
Membangun Daya Saing Lokal Denpasar Denpasar menjadi barometer perkembangan dan pembangunan Pulau Bali, kenyataan ini tidak bisa dibantahkan lagi. Buktinya berbagai kebijakan dalam pembangunan yang mengarah pada kesejahteraan rakyat Denpasar mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.
Oleh AAN Oka Wiranata emasuki usia ke-229 masyarakat Kota Denpasar tidak hanya menjadi rakyat konsumeris yang hanya tergantung pada produksi dari daerah lain. Bersandarkan pada paham Presiden RI pertama, Seokarno, bahwa perlunya Bangsa Indonesia berdiri di atas kaki sendiri (berdikari), sangat relevan dijadikan semangat dalam laju langkah masyarakat Denpasar bersaing dengan daerah lain melalui produktivitas andalannya. Denpasar sebagai aset Provinsi Bali ikut menopang produktivitas perekonomian pulau Bali. Keberhasilan ini tentu tergantung pada kemampuan pemerintah bergandengan tangan dengan masyarakat. Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali memiliki kepala daerah mengedepankan pembangunan yang berorientasi pada sumber daya manusia (people centerd development), dalam upaya meningkatkan produktivitas pengembangan ekonomi kreatif. Termasuk sebagai jaringan kota pustaka, Denpasar dihuni oleh heterogenitas penduduk yang mau tidak mau sangat mempengaruhi berhasil tidaknya suatu program yang dicanangkan pemerintah. Terkait dengan hal tersebut database valid tentang kependudukan merupakan kebutuhan urgen dalam mendukung keberhasilan program kerja pemerintah. Memasuki usia ke-229 kebijakan Pemerintah Kota dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif dapat dilihat
dengan menggeliatnya industri kreatif di kalangan anak muda, selain itu saat ini juga tumbuh subur warung makan bernuansakan heretage rumahan. Konsep tempat makan rumahan ini dijadikan ajang kreatif dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Denpasar. Konsep rumah makan dalam lingkungan rumah ini sekaligus peluang bisnis pemanfaatan pekarangan yang tadinya tidak produktif dan tentu menekan biaya pengeluaran sewa tempat. Daya Saing Lokal Denpasar dalam catatan sejarah memang pada awalnya bukan didesain sebagai wilayah kota yang juga posisinya ibu kota Provinsi Bali. Asumsi ini dapat diperhatikan dengan sarana jalan di Kota Denpasar tidak terlalu lebar, sehingga dalam perkembangan masalah kemacetan lalu lintas tidak bisa dihindari. Persoalan ini tidak dengan mudah dapat dicarikan solusinya, meskipun Pemerintah Kota Denpasar dari sejak ditetapkan sebagai barometernya Bali sudah berupaya mengurai dan meminimalisasi kekroditan lalu lintas terutamanya di jalan-jalan protokol. Bahkan kedepan dalam mengurai permasalahan kemacetan, Pemerintah Kota Denpasar melakukan rekayasa lalu lintas dan membangun traffic control untuk mengetahui pergerakan kendaraan di jalan. Selain itu langkah ke depan akan dilakukan rayonisasi sekolah yang dipadu dengan transportasi sekolah. Toh, kemacetan lalin di Denpasar tetap memerlukan campur
tangan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Diakui permasalahan kemacetan lalu lintas bukan saja menjadi tanggung jawab instansi terkait di Kota Denpasar, tetapi peran dan mentalitas masyarakat sebagai pengguna jalan. Belum lagi masalah kependudukan dan kebersihan menjadi fenomena bukan saja bagi kota Denpasar, tetapi kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan masih banyak lagi deretan daerah di Indonesia menghadapi tiga permasalahan mendasar ini, selain persoalan ekonomi, keamanan, dan sosial. Berbagai catatan prestasi setiap tahun diraih oleh kota yang dipimpin Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama IGN Jaya Negara menunjukkan adanya political will dalam menjalankan visi misi. Penjabarannya melalui delapan langkah baru (Padmaksara) yang dijadikan sandaran setiap kebijakan dan program oleh masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) Kota Denpasar. Ke depan masyarakat Denpasar dituntut untuk mampu berkompetitif di berbagai bidang dengan mengedepankan daya saing potensi lokal. Daya saing sebagai faktor penting dalam menunjang keberhasilan kota Denpasar. Daya saing dalam konteks ini mampu berkompetisi di dunia global. Artinya masyarakat Denpasar terlibat langsung terkoneksi, sehingga bisa
Revitalisasi Bahasa Bali yang Mulai Terpinggirkan memiliki budi pekerti luhur. Upaya dalam menghidupkan kembali (revitalisasi) bahasa Bali dapat dimulai dari keluarga sebagai tempat pertama terjadinya adaptasi dan pewarisan budaya. Pihak keluarga terutama orangtua semestinya mewariskan bahasa Bali sebagai bahasa ibu dalam lingkungan keluarga dengan menjadikan bahasa Bali sebagai b a h a s a ko m u n i ka s i s e h a r i - h a r i . Begitu juga pengenalan dan pelestarian tradisi yang di dalamnya mempergunakan bahasa Bali baik secara lisan dan tertulis ditanamkan dalam lingkungan keluarga. Penerapannya melalui tradisi masatua Bali yang dilakukan oleh orang tua kepada anak-anaknya sebagai pengantar pesan moral dalam wujud pendidikan serta pengantar dalam menemani tidur anak. Pembiasaan ini mampu membentuk karakter anak secara dini dan adanya pengenalan bahasa Bali dalam kehidupan anak yang nantinya menjadi generasi penerus. Kegiatan lain yang bisa dilakukan adalah memperkenalkan dan memperdengarkan lagu-lagu anak yang berbahasa Bali (tembang rare), pupuh
Penulis, alumni S-2 Unhi
Masyarakat Denpasar dituntut untuk mampu berkompetitif di berbagai bidang dengan mengedepankan daya saing potensi lokal. Daya saing sebagai faktor penting dalam menunjang keberhasilan Kota Denpasar. Daya saing dalam konteks ini mampu berkompetisi di dunia global. Artinya masyarakat Denpasar terlibat langsung terkoneksi, sehingga bisa menikmati pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Suara Publik PENGANGKATAN penyuluh bahasa Bali dan kebijakan tentang dina mabasa Bali memberikan isyarat tentang kekhawatiran terhadap eksistensi bahasa Bali. Bagaimana tidak, kekhawatiran ini muncul akibat dari generasi Bali yang sudah mulai meninggalkan bahasa ibu (Bali) sebagai identitasnya. Di daerah perkotaan bahasa Bali sudah termarginalisasi dari posisinya sebagai bahasa ibu, akibat dari tidak difungsikannya bahasa Bali sebagai alat komunikasi sehari-hari. Bahasa Bali sesungguhnya adalah bahasa yang mengandung nilai etika dan estetika. Dari segi nilai etika bahasa Bali mengedepankan penghormatan dalam pengucapannya yaitu kapan, di mana dan dengan siapa bahasa itu ditujukan. Begitu juga penggunaan bahasa Bali secara umum dibagi menjadi tiga yaitu basa alus sor, alus madya dan alus singgih. Dari nilai estetika sesungguhnya bahasa Bali adalah bahasa rasa yang mengandung keindahan dan dibalut sopan-santun (anggah-ungguh) di dalamnya. Sehingga bahasa Bali sesungguhnya bahasa yang mampu membentuk karakter orang Bali yang
menikmati pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Upaya Pemerintah Kota Denpasar salah satunya melalui sertifikasi bagi komponen penggerak ekonomi, khususnya di bidang pariwisata untuk mewujudkan kota kompeten. Hasilnya menjelang tutup tahun 2016 Denpasar berhasil meraih penghargaan kota terbaik dengan peringkat tertinggi Indeks Pariwisata Indonesia (IPI) dan kota terbaik dengan peringkat tertinggi aspek lingkungan bisnis pariwisata. Untuk meningkatkan daya saing potensi lokal ini, perlu dilakukan beberapa upaya sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat Denpasar. Pertama, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan meningkatkan kualitas SDM yang produktif dengan penguasaan Iptek. Kualitas SDM yang baik tidak hanya sekadar berkaitan dengan skill dan pendidikan, tetapi bagaimana kualitas rakyat Denpasar berkarakter dan mentalitas etos kerja yang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan dunia usaha. Kedua, mengembangkan industri kreatif dengan mengangkat potensi lokal yang bersandarkan pada kebutuhan pangsa pasar global. Regulasi dalam hal ini dilakukan oleh Pemerintah Daerah dengan memberikan kemudahan dan akses bagi seluruh masyarakat.
(sekar rare) dan tradisi maplalianan yang di dalamnya mempergunakan lagu-lagu berbahasa Bali. Dalam lingkungan masyarakat diharapkan selalu ditanamkan kebiasaan berbahasa Bali dalam pergaulan sekaa truna-truni yang dalam proses interaksi sosialnya selalu mempergunakan bahasa Bali sebagai alat komunikasi. Adanya kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang terfokus dalam upaya pelestarian bahasa Bali melalui lomba-lomba yaitu masatua Bali, pidarta basa Bali, dharma wacana basa Bali, membuat satua Bali, membuat puisi basa Bali, macecimpedan, membuat pupuh, menulis aksara Bali di lontar (ngrupak) dan kegiatan-kegiatan lainnya. Maka dari itu pentingnya kesadaran dari masyarakat Bali untuk tetap memelihara bahasa Bali sebagai bahasa ibu yang dimulai dari keluarga dan masyarakat. Karena keluarga dan masyarakat merupakan pilar utama dari kokoh dan ajegnya eksistensi bahasa Bali di tanah pertiwi ini.
POJOK One island management, strategi mengurai masalah klasik Bali. - Asal jangan ditangani dengan cara klasik. *** Sumber air baku keruh, PDAM stop produksi air bersih. - Bagi pelanggan ini bukan masalah klasik, tapi serius. *** Soal Ranperda ‘’Bendega’’ DPRD Bali siapkan kajian akademik. - Jawaban klasik dari politisi.
Penulis, Guru SMK Negeri 1 Abang Karangasem
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PERBAIKAN – Sejumlah petugas melakukan perbaikan lampu penerangan menggunakan truk tangga hidrolik di Jalan WR Supratman Jalan Nusa Indah - Jalan Subita, Rabu (8/2) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Masalah Keluarga KABUPATEN Gianyar tak luput dari sasaran sindikat narkoba, bahkan termasuk wilayah rawan setelah Denpasar dan Badung. Apalagi pariwisata wilayah tersebut mengatrol perekenomian masyarakat. “Dari pengungkapan yang selama ini kami lakukan, pemicunya Bali Post/rah dominan pelaku ada masalah keluarga. Karena tidak kuat menanggung beban, mereka pakai narkoba. Padahal perbuatan itu justru tambah masalah,” tegas Kepala BNNK Gianyar, AKBP I Made Pastika, Rabu (8/2) kemarin. Masalah keluarga itu misalnya karena istri marah-marah, bercerai dan mengabaikan anak-istri. Selain itu, lanjut Pastika, pengguna dan pelaku narkoba berdalih agar kuat kerja. Padahal pakai barang terlarang ini justru membuat lemah dan menggerogoti kesehatan. “Pola pikir seperti ini harus diubah. Untuk itu, kami gencar melakukan sosialisasi akan bahaya narkoba dan dampaknya,” tandasnya. Dari data selama 2015 ditemukan pengguna 41 orang dan 2016 sebanyak 23 pengguna, enam orang proses hukum dan yang lainnya direhabilitasi. Sementara usianya berkisar 20 sampai 40 tahun. Sedangkan hasil pemetaan, mantan Kabag Ops. Polresta Denpasar ini mengatakan wilayah rawan narkoba yaitu Kecamatan Gianyar, Blahbatuh, Sukawati, Ubud, Tampak Siring, dan Payangan. “Sosialisasi sudah sering kami lakukan. Komponen masyarakat harus andil dalam memerangi narkoba di wilayah Gianyar, termasuk bendesa dan pecalang,” tandasnya. (rah)
Empat Jabatan Eselon IV Lowong
Singaraja (Bali Post) Empat jabatan eselon IV di lingkup Pemkab Buleleng terpaksa dibiarkan lowong karena pejabat yang telah dikukuhkan justru mengundurkan diri, selain ada yang memasuki masa pensiun. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sekarang menungBali Post/kmb38 gu persetujuan Ni Made Rousmini dari Kementerian Dalam Negeri untuk mengukuhkan empat pejabat tersebut. Kepala BKD Buleleng Ni Made Rousmini Rabu (8/2) kemarin, mengatakan, empat jabatan tersebut setingkat kepala subbagian (kasubag) dan kepala seksi (kasi). Berdasarkan data kepegawaian, pejabat yang mengundurkan diri itu ada di Dinas Pertanian (Distan). Pejabat di lembaga ini mengundurkan diri karena sakit. Selain itu, pejabat di Dinas Kebudayaan (Disbud) dan Kepala Unit Pelaksaan Pendidikan (UPP) setelah sempat dikukuhkan, memasuki masa pensiun. Mengantisipasi kekosongan jabatan terlalu lama, BKD kemudian mengusulkan pengisian ke Kemendagri RI. Usulan nama lengkap dengan berkas administrasi sudah diajukan sejak lama. Namun hingga kemarin, usulan itu tidak kunjung mendapat jawaban. “Kalau tidak memasuki masa transisi pemerintahan, mungkin pengisiannya bisa diputuskan Bupati. Sekarang kami masih menunggu persetujuan Kemendagri dan tidak tahu mengapa sampai sekarang usulan itu belum disetujui,” katanya. Menurut Rousmini, pengisian jabatan itu sejatinya sangat diharapkan secepatnya bisa dilakukan. Pihaknya tidak ingin tugas-tugas di empat instansi itu justru terbengkalai. Apalagi, menginjak tahun anggaran baru yang mulai mengelola kegiatan dan penyerapan anggaran APBD Buleleng. Untuk itu, pihaknya berharap Kemendagri RI secepatnya memberikan kepastian, sehingga pengukuhan pejabat tersebut segara bisa dilakukan. (kmb38)
Bali Post/eka
NELAYAN - Sejumlah nelayan tengah memperbaiki jala penangkap ikan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, belum lama ini. Sementara itu DPRD Bali tengah menyiapkan kajian akademik terkait Ranperda bendega.
Soal Ranperda ’’Bendega’’
DPRD Bali Masih Siapkan Kajian Akademik
Denpasar (Bali Post) -
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bali masih memperjuangkan kelanjutan rancangan peraturan daerah (perda) tentang bendega menjadi perda. Baru-baru ini, Ketua HNSI Bali, Ir. I Nengah Manumudhita, M.M., menemui Ketua DPRD Bali agar rancangan perda tentang bendega bisa dibahas dewan tahun 2017 ini. Mengingat kondisi bendega yang kian termarginalkan tanpa adanya perlindungan hukum terhadap kearifan lokal tersebut. “Selama ini kan bendega menempati pantai, secara hukum tidak jelas batas wilayahnya sehingga ketika ada perkembangan, mereka sangat mudah dipindah dari sekian puluh tahun bahkan berabad-abad leluhurnya menemukan tempat itu,” ujarnya di Denpasar, Rabu (8/2) kemarin. Menurut Manumudhita, pembahasan mengenai rancangan perda tentang bendega sudah
dilakukan sejak 2013. Kala itu ada pertemuan di Pemkab Badung untuk menyatukan visi misi perjuangan bendega Bali. Karena sejatinya, bendega dan nelayan itu berbeda. Bila nelayan hanya bersifat ekonomi, maka bendega juga melakukan aktivitas sosial budaya dan religius dengan adanya Pura Segara. “Tahun 2014 dilanjutkan dengan workshop melibatkan stake-
holder untuk membut rumusan kajian akademis, sosial budaya, bahkan hukum untuk disampaikan ke DPRD,” imbuhnya. Manumudhita menambahkan, dirinya bersama ratusan nelayan bahkan pernah mendatangi DPRD Bali di akhir tahun 2015 lalu. Saat itu, dewan berjanji menjadikan rancangan perda tentang bendega sebagai prioritas dewan di tahun 2016. Kendati sampai 2016 bera-
Geledah Kamar Kos, Polisi Amankan Lotion Berisi SS Denpasar (Bali Post) Anggota Dit. Resnarkoba Polda Bali menggeledah kos-kosan di Jalan Kerta Dalem IV, Denpasar Selatan, Minggu (5/2) lalu. Di kamar nomor 8 yang ditempati AH (26), polisi mengamankan satu botol hand & body lotion. Begitu isinya dikeluarkan ternyata ada plastik klip berisi sabu-sabu (SS). “Terungkapnya kasus ini merupakan hasil penyelidikan anggota di lapangan. Pelaku langsung diamankan,” tegas Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja Rabu (8/2) kemarin. Penangkapan dilakukan pukul 04.00 wita. Seperti biasa, petugas melakukan penggeledahan di kamar tersangka. Polisi hampir putus asa karena tidak ditemukan barang bukti. Penyisiran dilakukan lebih saksama lagi dan ditemukan hand & body lotion itu. “Tersangka sudah diproses penyidik dan dilakukan penahanan,” ujarnya. Selain itu, dibekuk GY (39) di Jalan Bukit Indah, Padangsambian Kaja, Denpasar. Tersangka ditangkap usai mengambil satu
paket SS seberat 5 gram yang disembunyikan di jalan depan penginapan. Polisi juga meringkus ASS (27) di Jalan Tukad Sanghyang, Panjer, Densel. Pria yang bekerja sebagai sales ini nyambi jadi kurir. “Barang bukti diamankan yaitu satu bungkus bekas kopi yang di dalamnya berisi plastik bening dibalut tisu warna putih berisi lima butir ekstasi logo pinguin,” ujarnya. Sementara Fc (31) diciduk di Jl. Raya Sesetan, depan Lapangan Pegok, Denpasar. Dia ditangkap saat mengambil paket 1 gram SS yang ditempel di tiang spanduk. Sedangkan 6 hingga 7 Februari lalu, tim yang dipimpin Dir. Resnarkoba Kombes Pol. Muhamad Arief Ramdani, meringkus KM (27) di tangga depan toko bangunan di Jalan Raya Sesetan, Denpasar. Tersangka asal Karangasem dan kos di Jalan Tukad Petanu, Panjer ini dibekuk pukul 23.10 wita. Saat digeledah, polisi mengamankan
satu bungkusan dilakban hitam berisi paket SS. “Tersangka mengaku disuruh mengambil paket narkoba itu oleh seseorang yang berada di dalam Lapas Kerobokan. Namun perlu diperdalam lagi, apa benar seperti itu atau hanya akal-akalannya saja,” tandasnya. Menurut Kabid Humas, tim Resnarkoba juga menangkap pengedar lainnya, yaitu AG (39) saat mengambil paket berisi 5 butir ekstasi dan satu paket SS di tiang listrik Jalan Teuku Umar Gang Rajawali, HR (56) di Jalan Pemuda III, Renon, disita satu paket SS. Polisi juga mengungkap jaringan narkoba, OA (33) dan Fa (41). Tersangka OA asal Tabanan ini ditangkap di Jalan Imam Bonjol Gang Mahkota. Saat itu, petugas mengamankan satu bungkusan kain hitam di dalamnya berisi paket SS. Kasus itu dikembangkan dan tersangka OA mengaku mendapat barang terlarang itu dari Fa. Tersangka Fa dibekuk di kamar kosnya di Jalan Imam Bonjol Gang V, Denpasar. (kmb36)
khir, belum juga ada pembahasan mengenai hal itu. “Kami harapkan tahun ini sudah bisa menjadi pembahasan dan ditetapkan menjadi perda. Dari kajian filosofis, ada acuannya apa itu bendega dan berkaitan dengan segara kertih. Kajian sosiologis, ada budaya pesisir dan dari aspek yuridis, kearifan lokal itu harus dilindungi oleh negara,” jelasnya. Bila provinsi menetapkan perda tentang bendega, lanjut Manumudhita, kabupaten/kota bisa membuat regulasi turunannya. Yakni perda kabupaten/kota mengenai perlindungan tempattempat kegiatan/aktivitas bendega. “Di situ nanti diatur tempat
bendega mana, batasnya mana, sehingga nanti tidak ada lagi penggusuran,” tandasnya. Diwawancara terpisah, Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan kajian akademik rancangan perda tentang bendega. Kendati, HNSI Bali diakui sudah membuat kajian tentang itu. “Iya...tapi harus dibahas dan dikaji lagi dengan baik. Diharapkan masa persidangan 2017 bisa dibahas,” ujarnya. Selain membuat kajian akademik, Sugawa juga mengaku akan berkoordinasi dengan eksekutif terkait rancangan perda ini. (kmb32)
’’Bali The Island of Gods’’ Diusulkan Jadi ’’Branding’’ Pariwisata Denpasar (Bali Post) Sejak dua tahun terakhir, Dinas Pariwisata Provinsi Bali terus melakukan pembahasan mengenai branding pariwisata Bali. Pembahasan terakhir yang melibatkan 100 orang pakar dan budayawan ini melahirkan branding Bali “The Island of Gods”. Branding ini akan diajukan ke Gubernur Bali terlebih dahulu. Bila disetujui, selanjutnya akan diusulkan ke Kementerian Pariwisata agar ditetapkan menjadi branding pariwisata Bali yang baru, menggantikan branding sebelumnya Bali “Shanti, Shanti, Shanti”. “Hari Jumat (3 Februari) lalu rapat terakhir. Dari sekian kali rapat, dipilihlah Bali The Island of Gods. Sekarang kan setiap provinsi harus mempunyai branding, dan branding ini ditunggu di Istana,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali, A.A. Gede Yuniartha Putra, di Denpasar, Rabu (8/2) kemarin. Menurut Yuniartha, branding pariwisata Bali harus inline
dengan branding pariwisata Indonesia “Wonderful Indonesia”. Sementara branding lama, walau bukan berarti jelek, kurang sejalan dengan “Wonderful Indonesia”. Selain itu, juga tidak dikenal karena nama Shanti yang tidak dipahami dunia. “Kalau saya pribadi, kalau tulis hanya Bali. Saya pikir Bali sudah branding, tetapi ini karena berbanyak, karena keputusan rapat, jadinya The Island of Gods,” jelasnya. Yuniartha menambahkan, perjalanan The Island of Gods menjadi branding pariwisata Bali memang masih panjang. Namun, setelah branding ini diputuskan, pihaknya akan melakukan sosialisasi dan sebagainya ke kabupaten/kota. Termasuk mengonsultasikan mengenai perlunya pembuatan perda baru atau tidak. “Branding itu adalah sebuah janji yang harus diaktualisasikan, sehingga nantinya branding menjadi reputasi dari Bali sendiri,” ujarnya. (kmb32)
Kapolda Lepas BKO Pasukan Brimob
Antisipasi Gerakan Radikalisme Saat Pilkada Serentak
BaliPost/ist
BKO - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat melepas pasukan Brimob yang BKO ke Polda Metro Jaya dan Polda Papua.
Denpasar (Bali Post) Dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) masing-masing di-BKO-an ke Polda Metro Jaya dan Polda Papua, Selasa (7/2) lalu. Upacara pelepasan dipimpin langsung Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, bertempat di Lapangan Iptu Sutarjo Mako Brimob Tohpati, Denpasar Timur. Menurut Kabid Humas AKBP Hengky Widjaja, Kapoda mengaku bangga karena mendapat kepercayaan dari pimpinan Polri untuk mengemban tugas yang sangat mulia itu, dalam rangka
mengamankan Pilkada serentak. “Seusai upacara, Bapak Kapolda, Wakapolda Bali, dan pejabat utama mengecek perlengkapan dan persenjataan yang dimiliki Satuan Brimob,” tegasnya. Dalam sambutannya, Golose menyampaikan bahawa Polri yang merupakan pilar penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, berkewajiban mengawal dan mengamankan pesta demokrasi serentak dapat berjalan dengan lancar. Ia berharap jangan sampai pesta demokrasi tersebut
dimanfaatkan oleh gerakangerakan radikal dan intoleransi yang ingin memecah belah kesatuan bangsa yang kaya akan kebinekaan. Mantan petinggi Densus ini mengingatkan agar melaksanakan tugas dengan semangat, disiplin, dan tulus ikhlas. Selain itu, menunjukkan perilaku santun, humanis, dan penuh tanggung jawab. “Jaga diri dan selalu siap saat bertugas. Jaga kesehatan fisik dan sikap selama bertugas. Tunjukkan jiwa kesatria selama bertugas, jaga nama baik kesatuan, serta hin-
dari tindakan yang dapat memicu konflik,” tegasnya. Terkait pengamana n Pilka d a d i B uleleng , Golose memerintahkan jajarannya harus optimis dan tidak boleh pesimis. Pilkada Buleleng agar berjalan aman, lancer, dan sukses. “Akan dilakukan pergelaran kekuatan lebih besar semua fungsi. Walau Pilkada hanya di Buleleng, tapi pengamanan dilakukan seluruh Bali. Kami harus meminimalisir risiko yang akan terjadi, walaupun prediksinya aman,” ujarnya. (kmb36)
BANGLI
8
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
Pipa PDAM Putus, Tiga Desa Tak Dapat Air Bangli (Bali Post) Distribusi air PDAM ke tiga desa di Kintamani mengalami gangguan. Pasalnya, pipa ukuran 10 dim di hutan Belah Tanges, Desa Kintamani, terputus akibat tertimpa pohon yang tumbang. Hal itu diungkapkan Direktur PDAM Kabupaten Bangli Wayan Gde Yuliawan Askara, Rabu (8/2) kemarin. Dia mengatakan, tiga desa yang mengalami gangguan layanan yakni Desa Bunutin, Lembean dan Manikliyu. ‘’Di sana sebanyak 850 pelanggan. Dengan kondisi ini semua pelanggan di sana tidak bisa mendapat air bersih,’’ katanya. Yuliawan Askara menjelaskan, kemarin pihaknya melakukan pengecekan ke lokasi. Hanya saja, untuk melakukan penanganan pihaknya masih mengalami kendala. ‘’Kami belum bisa melakukan penyambungan pipa karena masih hujan dan angin kencang. Kami juga masih menunggu air sungai biar surut. Karena pipa yang putus dengan dekat dengan sungai,’’ katanya. Lebih lanjut dia menyatakan pihaknya sudah berupaya agar gangguan layanan ini bisa segera diatasi. Akan tetapi akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat, pihaknya tidak bisa bekerja maksimal. (kmb41) Bali Post/ina
BERSIHKAN LUMPUR - Beberapa warga di Banjar Hulundanu Desa Songan membersihkan lumpur di rumah mereka pascabanjir bandang, Selasa (7/2) malam.
Banjir Bandang di Songan
Puluhan Rumah dan Hektaran Lahan Pertanian Rusak Bangli (Bali Post) -
Bali Post/ina
TES KESEHATAN - Anggota Polres Bangli menjalani tes kesehatan, Rabu (8/2) kemarin.
Anggota Polres Ikuti Tes Kesehatan Bangli (Bali Post) Polres Bangli, Rabu (8/2) kemarin, melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara berkala terhadap anggotannya. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim paramedis dari Klinik Polres Bangli. Pemeriksaan kesehatan berkala bertujuan mewujudkan kondisi fisik personel Polri yang prima. Kegiatan yang diikuti sekitar 25 personel Polres dan polsek jajaran dilaksanakan di depan ruangan pelayanan SKCK. Salah satu item yang diperiksa oleh paramedis yang terdiri dari satu dokter dan tiga perawat yakni tekanan darah para anggota polisi. Di lingkungan Polres Bangli, pemeriksaan kesehatan berkala ini merupakan salah satu program rutin yang diikuti anggota. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Rabu. Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. mengatakan, tes kesehatan ini wajib dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada seluruh personel Polri dan ASN di Polres Bangli dan jajaran. Sesuai tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, anggota polisi harus memiliki badan dan jiwa yang sehat. Dengan badan dan jiwa yang sehat maka kinerja Polri dapat sesuai harapan masyarakat yaitu promoter (profesional modern dan terpercaya). Di samping itu Polres Bangli juga melaksanakan latihan bela diri secara terjadwal untuk memenuhi kriteria syarat kenaikan pangkat personel serta pendidikan pengembangan di bidang karier. (kmb40)
Cegah DBD, Masyarakat Diminta Jaga Kesehatan Bangli (Bali Post) Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bangli awal tahun ini tergolong tinggi. Angkanya meningkat ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya. Dominan penderita adalah masyarakat di wilayah Kota Bangli. Guna mengantisipasi merebaknya DBD, masyarakat pun diingatkan untuk menjaga kesehatan. Wadir Pelayanan RSUD Bangli I Ketut Darmaja, Rabu (8/2) kemarin, mengatakan pasien yang menderita DBD yang berobat ke RUSD Bangli cukup banyak. Penyakit ini dominan diderita masyarakat di perkotaan. ‘’Masyarakat di perdesaan juga banyak yang terkena DBD, tapi tidak terlalu. Yang paling banyak biasanya warga perkotaan,’’ ujarnya Darmaja mengatakan, untuk Januari, pasien DBD yang menjalani rawat inap sebanyak 65 pasien, rawat jalan 40 pasien. Sementara di Februari, hingga tanggal 7 tercatat sebanyak 8 pasien DBD yang menjalani rawat inap dan 17 pasien rawat jalan. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari periode yang sama tahun 2016 dimana pada Januari hanya ada 31 pasien yang menjalani rawat inap, sedangkan rawat jalan sebanyak 18 pasien. ‘’Untuk Februari, semoga tidak ada lagi tambahan pasien yang menderita DBD,’’ harapnya. Lebih lanjut, pihaknya berharap masyarakat lebih disiplin dalam menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca yang tidak menentu. Hal ini guna menghindari terjangkitnya DBD. (kmb41)
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-51004
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
Banjir bandang kembali melanda wilayah Banjar Hulundanu Desa Songan, Kintamani, Selasa (7/2) malam. Puluhan rumah serta hektaran lahan pertanian milik warga setempat rusak tersapu banjir. Tak hanya di Hulundanu, banjir bandang yang terjadi sebagai dampak hujan deras juga melanda wilayah Banjar Yeh Mampeh Desa Batur Selatan hingga menyebabkan akses jalan menuju Pura Tirta Mas Mampeh terputus. Salah seorang warga Banjar Hulundanu, Luh Dini, saat ditemui di rumahnya, Rabu (8/2) kemarin, menuturkan awalnya wilayah Desa Songan dan sekitarnya dilanda hujan deras disertai angin kencang sejak pukul 15.00 wita. Beberapa jam kemudian, banjir kiriman menerjang rumah penduduk hingga menjebol tembok panyengker dan menghanyutkan benda-benda yang ada di dalam rumahnya. ‘’Ketinggian airnya sampai satu meter lebih. Semua barang-barang
saya hanyut, sedikitpun tidak ada sisa,’’ kata Dini. Saat banjir bandang melanda, listrik di wilayah Banjar Hulundanu juga sempat padam. Kondisi tersebut menambah parah keadaan yang dialami warga. Dini mengatakan, untuk menyelamatkan diri, dirinya beserta keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang lokasinya lebih aman. Hal serupa juga disampaikan warga lainnya, Mertayasa. Dia mengatakan, banjir
bandang yang melanda Selasa malam membuat beberapa warga terpaksa mengungsi ke kantor desa yang lokasinya lebih tinggi. ‘’Banjir ini tidak hanya membawa air tapi juga lumpur,’’ ujarnya. Tak hanya merusak rumah dan menghanyutkan barangbarang warga, banjir bandang di wilayah Hulundanu juga mengakibatkan hektaran lahan pertanian hancur tersapu banjir. Ketut Sangkil, petani setempat mengungkapkan, banjir kali ini mengakibatkan
Dua Alat Berat di TPA Regional Rusak Berat
lahan pertaniannya yang berisi tanaman kol siap panen rusak. Selain itu, terjangan banjir juga merusak sejumlah pipa air milik warga patah dan hancur. Kondisi serupa terjadi Banjar Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan. Terjangan banjir di wilayah tersebut menyebabkan belasan rumah rusak terendam air. Klian Dinas Yeh Mampeh Tegal Sari Nengah Sukarta mengatakan, banjir bandang kali ini menyebabkan sedikitnya 200 hektar lahan pertanian cabai milik petani setempat hancur. Bahkan yang terparah, banjir mengakibatkan akses jalan aspal menuju Pura Tirta Mas Mampeh terputus. ‘’Banjir ini kiriman dari wilayah Sukawana,’’ jelasnya. Sukarta mengatakan, ban-
jir bandang yang melanda wilayahnya tergolong parah. Terakhir kali kondisi demikian terjadi lima tahun lalu. ‘’Atas kondisi ini kami harapkan adanya perhatian dari pemerintah Kabupaten Bangli,’’ ujarnya. Danramil Kintamani Kapten Inf. Wayan Legawa mengatakan, siang kemarin pihaknya bersama tokoh masyarakat dan Dinas PU turun meninjau lokasi banjir di Yeh Mampeh. Dikatakannya, tidak ada korban jiwa dalam banjir tersebut. Hanya saja warga mengalami kerugian besar karena lahan pertanian mereka rusak tergerus banjir. Kini untuk membuat jalan darurat menuju pura, Dinas PU diakuinya sudah menurunkan alat berat. (kmb40)
Akses Jalan Tertimbun Longsor
Penanganan Sampah Tak Maksimal Warga Belandingan Terisolir Bangli (Bangli) Dua alat berat yang dipergunakan untuk mengangkut sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional di Desa Landih Bangli rusak berat. Kedua alat berat tersebut dalam proses perbaikan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli, Ida Ayu Gede Yudi Sutha, Rabu (8/2) kemarin, menjelaskan ada tiga alat berat yang dimiliki yakni loader, buldoser dan eskavator. Hanya saja, dua di antaranya yakni buldoser dan eskavator dalam kondisi rusak berat dan tengah dalam proses perbaikan. ‘’Sekarang hanya satu alat berat yakni loader saja yang beroperasi. Itupun tidak maksimal. Pasalnya, tidak bisa dipakai dengan durasi waktu yang lama karena mesinnya cepat panas,’’ ungkapnya. Yudi Sutha mengatakan, untuk menambah alat berat di TPA, dirinya telah bersurat ke Sekda Bangli untuk memohon bantuan alat berat yang ada di Dinas PU agar bisa dipakai untuk membantu mengangkut sampah di TPA Regional di Landih. ‘’Surat permohonan alat berat tersebut sudah di-ACC oleh Pak Sekda sehingga alat yang diharapkan segera bisa dipakai. Karena kami tidak ingin sampah di sana sampai
Bali Post/nan
ALAT BERAT - Dua alat berat yang ada di TPA Regional Landih tengah dalam perbaikan. Untuk sementara hanya satu alat berat yang dioperasikan untuk menangani sampah. menggunung,’’ jelasnya. Sementara, salah seorang pekerja di TPA Regional Landih I Made Dana Putra mengatakan, dengan rusaknya dua alat berat tersebut pihaknya tidak bisa bekerja dengan maksimal. ‘’Saya harap alat yang rusak segera bisa selesai diperbaiki. Jika hanya memakai satu alat, saya hanya bisa bekerja semampunya dan tidak bisa semaksimal mungkin,’’ harapnya.
Dana Putra menambahkan, dengan jumlah sampah yang mencapai 200 kubik per hari yang ditangani, jika ketiga alat berat bisa dipakai pihaknya tidak ada masalah untuk menanganinya. ‘’Kalau ketiganya berfungsi normal, kami bisa menangani sampah yang datang setiap harinya. Kalau seperti sekarang ini dengan hanya satu alat berat jelas kami kesulitan,’’ kata Dana Putra. (kmb41)
Bangli (Bali Post) Warga di Desa Belandingan Kecamatan Kintamani terisolir karena dua akses jalan yang menuju wilayah setempat tertutup material tanah longsor. Bencana yang terjadi saat hujan deras dan angin kencang, Selasa (7/2) sore itu mengakibatkan warga sulit beraktivitas dan menghambat perekonomian warga. Perbekel Desa Belandingan Komang Suastika, Rabu (8/2) kemarin, mengungkapkan hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah desanya sejak Selasa siang menyebabkan sejumlah bencana salah satunya tanah longsor. Dia menyebutkan, terdapat dua akses jalan yang tertutup total oleh material tanah longsor yakni jalan menuju Belandingan dari Desa Pinggan dan dari Desa Songan. Untuk jalan utama menuju Belandingan dari Desa Pinggan, selain tertutup material tanah longsor, jalan utama tersebut sama sekali tidak bisa dilalui warga karena ada tiga batang tiang listrik yang roboh dan melintang di tengah jalan. ‘’Untuk akses jalan yang dari Songan juga tertutup material tanah. Tapi tadi pagi sudah mulai dibersihkan oleh masyarakat menggunakan cangkul. Sekarang yang dari Jalur Pinggan yang masih tertutup,’’ terangnya. Untuk membersihkan material longsor dari jalur Pinggan, warga tidak bisa melakukannya sendiri karena terdapat tiang listrik berukuran besar yang roboh. Suastika menyatakan, masyarakat sangat membutuhkan bantuan PLN untuk menanganinya. Selain longsor, hujan disertai angin kencang juga menyebabkan belasan rumah warga di Belandingan rusak. Tak hanya itu, kencangnya terjangan angin mengakibatkan panyengker dan sejumlah palinggih di Pura Bale Agung setempat roboh. Sementara itu, di Banjar Alengkong Desa Songan akses jalan juga tertutup longsor. Warga setempat, Mangku Kardi mengatakan, jalur utama menuju kawasan balik bukit lumpuh total. Longsoran tebing yang menutup seluruh badan jalan mulai terjadi pukul 18.00 wita. Hingga malam, longsor susulan terus terjadi sehingga Banjar Alengkong, Kayuselem dan Bukitsari lumpuh total. ‘’Banyak murid tadi yang berangkat ke sekolah terpaksa balik karena tidak bisa melintas,’’ ujarnya. (kmb40)
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
SOSOK Arsitektur Bali KONSEP pariwisata budaya sangat tepat untuk terus diterapkan di Bali khususnya Kabupaten Gianyar. Hal ini mengingat Bali kaya akan budaya bernapaskan Agama Hindu. Kekayaan budaya inilah yang kemudian menjadi ciri khas dan daya tarik Bali di mata wisatawan. ‘’Kalau ciri khas budaya itu hilang maka sektor pariwisata kita juga akan terancam. Jadi, budaya Bali harus terus kita pertahankan,’’ Bali Post/ded kata Ketua Komisi I DPRD Gianyar, Nyoman Artawa Putra, belum lama ini. Dia menyebutkan, budaya Bali idealnya diaplikasikan di berbagai bidang terlebih lagi menyangkut bangunan akomodasi pariwisata. Pasalnya, penerapan arsitektur Bali sudah diatur khusus dalam perda. ‘’Investor harus mematuhi aturan tentang arsitektur Bali. Pembangunan harus sesuai aturan,’’ tegasnya. Menurutnya, belum semua investor di Kabupaten Gianyar mematuhi aturan tentang arsitektur Bali. Cukup banyak bangunan hotel yang tidak bercirikan Bali. Terkait kondisi itu, Artawa mengaku sangat menyayangkannya. Selain akibat belum seluruhnya investor memahami pentingnya pelestarian budaya, dia menyebut hal ini dipicu masih kurang maksimalnya pengawasan pemerintah. Pihaknya pun berencana mempertanyakan persoalan ini ke pemerintah. ‘’Nanti dalam rapat kerja akan kita bahas mengenai penerapan arsitektur Bali. Kita akan minta ketegasan pemerintah terkait penegakan perda,’’ katanya. (ded)
GIANYAR
9
Gus Gaga Tolak Pemeriksaan Terakhir Gianyar (Bali Post) I.B. Gaga Adi Saputra atau Gus Gaga kembali menolak proses pemeriksaan dari Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin yang diagendakan di kantor Bupati Gianyar, Rabu (8/2) kemarin. Gus Gaga menyampaikan surat resmi penolakan terhadap pemeriksaan terakhir yang dilaksanakan tim bentukan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata tersebut. Gus Gaga mengaku sudah menerima surat Bupati Gianyar nomor 800/986/BKPSDM tertanggal 30 Januari 2017, perihal pemanggilan II yang ditujukan kepada dirinya. ‘’Perihal pemanggilan kedua ini, saya sudah bersurat kepada Bapak Bupati bahwa saya tidak dapat memenuhi panggilan untuk pemeriksaan,’’ katanya. Dalam surat kepada Bupati Gianyar tersebut, ia menjabarkan dua poin alasan menolak diperiksa. Salah satunya, ia lebih memilih
menyerahkan kasus ini kepada Gubernur Bali selaku yang lebih berwenang. Surat tersebut juga ditembuskan ke Mendagri, Menpan dan RB, Kepala BKN, Ketua KASN, dan Gubernur Bali. ‘’Saya serahkan sepenuhnya kepada Bapak Gubenur karena memang beliau yang berwenang, sekaligus saya juga menunggu hasil PTUN,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin Made Mahayastra membenarkan jika Gus Gaga sudah menyampaikan secara
tertulis bahwa tidak bisa memenuhi panggilan pemeriksaaan terkait pelanggaran disiplin. ‘’Beberapa poin isi suratnya bahwa beliau tidak menghadiri karena tidak mau diperiksa oleh tim bentukan Bapak Bupati. Semestinya beliau diperiksa oleh tim bentukan Gubernur, karena beliau merasa mitra kerja, bukan bawahan dari Bapak Bupati. Yang jelas poinnya itu. Dan intinya sekarang beliau tidak hadir,’’ kata Mahayastra. Wakil Bupati Gianyar ini mengatakan, Gus Gaga su-
dah dua kali tidak memenuhi panggilan. Pemanggilan kemarin sudah menjadi yang terakhir sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010. Ditegaskannya, ketidakhadiran Gus Gaga tetap dijadikan pedoman oleh tim dalam mengambil kesimpulan tentunya setelah digabung dengan pemeriksaan berkas dari tujuh staf yang sudah diperiksa pada agenda pemeriksaan sebelumnya. ‘’Ini akan dirapatkan dulu, membahas semua dokumen termasuk hasil pemeriksaan sekpri, ajudan dan lainnya. Dari semua itu, kita kompilasi hingga nanti kita ambil kesimpulan dikaitkan dengan dugaan yang dilayangkan Bapak Bupati,’’ jelasnya. Mahayastra menambahkan, kesimpulan ini secepatnya akan dikirim ke Pemprov
Bali, untuk dijadikan pertimbangan dalam menentukan sanksi disiplin kepada Gus Gaga. ‘’Paling cepat minggu ini hasil kesimpulan sudah kami serahkan ke Gubenur Bali,’’ tegasnya. Disinggung terkait turunnya tim pemeriksa dari pusat, Mahayastra mengatakan, proses pemeriksaan yang ia lakukan akan beriringan dangan pemeriksaan oleh tim yang terdiri dari KASN, Kemenpan dan RB serta Kemendagri tersebut. ‘’Kita di sini sudah meminta petunjuk bapak-bapak yang sudah turun (tim pusat - red). Dengan seperti ini, kami bagaimana. Dan saat itu kami disuruh tetap jalan. Makanya kita jalan (lanjutkan pemeriksaan - red). Kalau hasilnya kan kita sama-sama tidak saling tahu,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
PELAKU - Polisi meringkus pelaku, Wayan D, di rumahnya di Banjar Bunutan, Desa Kedewatan, Rabu (8/2) kemarin.
Pelihara Jalak Bali Tanpa Izin
Warga Kedewatan Ditangkap Polisi Gianyar (Bali Post) Nekat memelihara satwa dilindungi tanpa izin, Wayan D diringkus polisi. Dia ditangkap di rumahnya di Banjar Bunutan Desa Kedewatan Kecamatan Ubud, Rabu (8/2) kemarin. Pelaku diketahui telah memelihara satu ekor burung jalak Bali yang tergolong sebagai satwa dilindungi. Pelaku yang saat ini diamankan di Mapolres Gianyar terancam hukuman satu tahun penjara. Kanit Tipiter Sat Reskrim Polres Gianyar Iptu A.A. Gde Agung Alit Sudarma mengatakan, penangkapan ini berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa ada seorang warga di Desa Kedewatan memelihara satwa dilindungi. ‘’Setelah melakukan lidik, kami mengamankan satwa yang dilindungi yakni seekor burung jalak putih,’’ katanya. Pelaku selanjutnya digiring ke Mapolres Gianyar untuk dilakukan pemeriksaan, sementara burung jalak tersebut dititipkan di BKSDA Wilayah II Gianyar. ‘’Dari hasil interogasi, Wayan D ini mengaku mendapat burung itu dari menangkap di sekitar rumahnya,’’ katanya. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, Wayan D dijerat pasal 40 ayat 4 Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman hukuman paling lama satu tahun penjara dengan denda Rp 50 juta. (kmb35)
Bali Post/nik
BERSIHKAN MATERIAL - Petugas dengan menggunakan buldoser membersihkan material tanah longsor yang menutupi badan jalan di Banjar Patolan Desa Pering.
Jalan di Patolan Tertimbun Longsor Gianyar (Bali Post) Hujan deras yang terus mengguyur Gianyar, kembali memicu bencana. Rabu (8/2) kemarin, tanah longsor terjadi di Banjar Patolan Desa Pering Kecamatan Blahbatuh. Material tanah longsor menutupi jalan sepanjang 100 meter. Satu tiang listrik juga roboh akibat kejadian tersebut.
Informasi dihimpun, bencana ini terjadi pada dini hari. Akibat jalan tertutup material, aktivitas masyarakat terganggu. Setelah menerima laporan, petugas BPBD Gianyar langsung mendatangi lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 08.00 wita. Puluhan petugas melakukan penanganan dengan dibantu satu unit alat berat berupa
buldoser. Petugas harus berupaya keras membersihkan lokasi. Proses pembersihan baru berakhir sekitar pukul 11.30 wita. ‘’Proses evakuasi sudah kami lakukan dan kawasan itu sudah bersih dengan bantuan alat berat dari Dinas PU,’’ ucap Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. Ditambahkannya, berdasarkan
data BPBD Gianyar, sepanjang Januari tahun ini tercatat 22 kasus bencana alam. Lima di antaranya adalah tanah longsor. ‘’Jadi, kami imbau memasuki musim seperti ini warga meningkatkan kewaspadaan. Kami juga masih rutin melakukan antisipasi dengan memangkas pohon rawan tumbang,’’ tandasnya. (kmb35)
Toko Sarana Upacara Terbakar Kerugian Rp 900 Juta
Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan peristiwa kebakaran Toko Yadnya Grosir milik I.B. Adi Suparta di Jalan Gunung Agung nomor 52X Lingkungan Tri Wangsa, Desa Beng, Rabu (8/2) kemarin. Tidak ada korban jiwa dari insiden ini, namun api menghanguskan sejumlah barang berharga di toko. Total kerugian mencapai Rp 900 juta. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Informasi dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui tetangga korban, Ida Bagus Arnawa, sekitar pukul 05.00 wita. Kala itu, pria 50 tahun ini melihat kepu-
lan asap dari arah toko yang menjual sarana upacara keagamaan tersebut. ‘’Terkejut sekali melihat kepulan asap dari toko itu. Saya langsung meminta tolong warga lainnya agar ikut memadamkan api,’’ katanya. Pemilik toko I.B. Adi Suparta yang tiba di lokasi tersebut langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya bersama warga setempat. Mereka berupaya melakukan pemadaman dengan memecahkan kaca toko tersebut untuk masuk ke dalam toko. Namun upaya ini tidak mampu memadamkan api. Dua unit mobil pemadam kebakaran
Gianyar tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 wita. Petugas berupaya ekstra melakukan pemadaman hingga api bisa ditaklukkan pukul 06.15 wita. Akibat kejadian ini sejumlah alat upacara hangus terbakar. Kapolsek Gianyar Kompol Adnan Pandibu mengatakan, setiba di TKP petugasnya langsung memasang police line. Dari hasil olah TKP, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. ‘’Polisi mengamankan satu rangkaian cuk listrik yang terbakar. Dugaan sementara kebakaran ini akibat korsleting listrik,’’ ucapnya. (kmb35)
TERBAKAR - Petugas memasang police line di toko yang terbakar, Rabu (8/2) kemarin.
Bali Post/nik
Bali Post/nik
KAWAT BERDURI - Pagar permanen dengan kawat berduri di Perumahan Pering River.
Meski Disegel, Rumah di Pering River Tetap Diperjualbelikan Gianyar (Bali Post) Perumahan Pering River, Desa Pering, tetap diperjualbelikan oleh sejumlah makelar meski akses jalan perumahan sudah disegel permanen. Alasannya, per unit rumah di kawasan tersebut sudah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM). Pantauan Rabu (8/2) kemarin, di areal perumahan tersebut tampak sepi. Di dua rumah yang sudah berpenghuni, tak tampak ada aktivitas. Sementara beton yang dipasang permanen dengan kawat berduri masih menghalangi lalu lintas menuju perumahan tersebut. Jangankan mobil, motor saja sulit untuk masuk, kecuali jalan kaki. Di kawat itu berisi spanduk putih bertuliskan laran-
gan untuk merusak segel. Sementara seorang makelar, Ngurah Eko, yang menjajakan kawasan tersebut mengakui, sejumlah unit rumah di areal tersebut masih dijual karena sudah ada SHM-nya. ‘’Karena itu sudah ada SHM masing-masing unit rumah. Jadi, saya rasa tidak masalah kalau dijual kepada masyarakat,’’ jelasnya. Disinggung mengenai masalah penyegelan kawasan tersebut, dia mengaku tidak paham. Dikatakan, urusan pemilik lahan dengan pengembang sebelumnya adalah di luar kewenangannya. ‘’Itu kan urusannya sama pengembang dan pemilik lahan. Kalau per unit rumahnya ini sudah dipecah-pecah dan sudah kantongi SHM,’’
tandasnya. Diberitakan sebelumnya, polemik antara pemilik lahan dan pengembang Perumahan Pering River makin memanas. Setelah pemasangan pagar kayu, Selasa (7/2), pemilik lahan memasang pagar beton permanen dan kawat berduri. Hal ini dilakukan lantaran pihak pengembang hingga kini tak kunjung memberi kepastian terkait sisa pembayaran kawasan tersebut. Pemilik tanah, I.B. Arnawa, mengaku sudah meminta permakluman kepada warga setempat yang terganggu dengan kondisi ini. ‘’Saya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada warga melalui proses mediasi dan mereka memaklumi,’’ ujarnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
”Traffic Light” Mati
Arus Lalin di Bundaran Tiingadi Krodit
Semarapura (Bali Post)Traffic light (TL) di bundaran Jalan By-Pass Ida Bagus Mantra di wilayah Tiingadi Desa Gunaksa, Dawan, sejak Senin (6/2) lalu, mati. Akibatnya, arus lalu lintas (lalin) di tempat tersebut krodit dan semrawut. Pantauan Bali Post, Rabu (8/2) kemarin matinya TL itu membuat kendaraan dari berbagai arah melaju secara berbarengan. Tentunya, hal ini sangat membahayakan jika pengendara tidak berhati-hati. Apalagi, di lokasi itu tidak ada petugas, baik dari Dinas Perhubungan atau kepolisian yang berjaga untuk mengatur arus lalin. Matinya TL ini terkesan dibiarkan. Sebab, TL tersebut sudah mati sejak Senin lalu. Komang Suantara yang sering melalui jalur tersebut merasa waswas dengan padamnya TL tersebut. Selain karena bundaran Tiingadi merupakan wilayah rawan kecelakaan, setiap hari banyak pelajar yang melalui jalur tersebut, baik saat jam sekolah maupun pulang sekolah. Terkait dengan lambatnya penanganan TL itu, Kabid Lalu Lintas Komang Agus Putra Sanjaya mengaku telah bersurat ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VIII. Pihaknya juga sudah berkoordinasi langsung dan diharapkan secepatnya bisa ditangani. “Mungkin besok dari Balai Jalan turun mengecek TL yang padam itu,” jelasnya. (dwa)
BALIHO DUKUNGAN - Sejumlah baliho dukungan mulai terlihat terpasang di beberapa titik di Kabupaten Klungkung.
Mulai Bertebaran
Pemasangan Baliho Diharapkan Tak Salahi Aturan Semarapura (Bali Post) -
Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali terbilang masih lama. Namun, atmosfir dukungan dari setiap tokoh yang dicalonkan itu mulai terasa. Di Kabupaten Klungkung, misalnya, baliho dukungan mulai bertebaran di sejumlah sudut. Para pendukung calonnya saling berlomba-lomba mengisi ruang kosong di Klungkung untuk dipasangi baliho. Petugas Satpol PP tidak bisa berbuat banyak untuk menertibkan baliho tersebut karena dipasang di tempat yang tidak melanggar dan tidak menganggu ketertiban umum. Memasuki Kabupaten
Klungkung yang berbatasan dengan Kabupaten Gianyar, pengguna jalan langsung disuguhkan tiga baliho dukungan yang berjejer di pinggir jalan. Baliho ini bukan satu-satunya yang ada di Klungkung. Masih banyak baliho dukungan yang dipasang di ruas jalan. Terkait dengan kondisi ini, Kasat Pol PP Klungkung
I Nyoman Sucitra mengakui ada banyak baliho dukungan yang dipasang di ruas jalan. Menurutnya hal itu sahsah saja selama dipasang di tempat yang tidak dilarang. Meski pemasangan baliho tersebut dilakukan tanpa izin, pihaknya memberikan kesempatan kepada para pendukung tersebut untuk menyampaikan dukungannya.
Rumah Sukadana Terbakar
Bali Post/ist
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
mengetahui secara langsung siapa saja yang akan maju pada Pilgub tahun 2016. Hanya saja pihaknya berharap baliho yang terpampang di pinggir jalan ini berisi berbagai informasi tentang visi-misi dari para tokoh dukungan. “KPU punya kewajiban kalau sudah pilkada di masa kampanye. Kalau di luar itu tanggung jawab pemerintah daerah. Sarannya, isilah visi misi partai atau tokohnya sebagai pendidikan politik bagi masyarakat,” pungkasnya. (dwa)
Siagakan Personel di Setiap Persimpangan Jalan
Diduga Korsleting Listrik
TERBAKAR - Kondisi rumah Gede Sukadana di Dusun Seming, Desa Ped, Nusa Penida setelah terbakar, Rabu (8/2) kemarin.
“Yang terpenting tidak dipasang di tempat yang melanggar dan mengganggu ketertiban umum,” jelasnya. Sementara, Ketua KPU Kabupaten Klungkung I Made Kariada saat dimintai konfirmasinya mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menertibkan baliho di luar kegiatan pilkada. Meski begitu, pihaknya menerima adanya berbagai dukungan yang disampaikan melalui pemasangan baliho. Mengingat, kegiatan tersebut merupakan salah satu pendidikan politik untuk
Memperlancar Arus Lalin
Bali Post/dwa
TL MATI - Suasana arus lalu lintas di bundaran Jalan By-Pass Ida Bagus Mantra di wilayah Tiingadi Desa Gunaksa, Dawan, pasca-traffic light (TL) mati sejak Senin lalu.
Semarapura (Bali Post) Kasus kebakaran kembali terjadi di wilayah Nusa Penida, Klungkung. Rumah milik Gede Sukadana di Dusun Seming, Desa Ped, Nusa Penida, Rabu (8/2) kemarin, dilalap si jago merah. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, dugaan sementara karena korsleting listrik. Insiden kebakaran itu tidak hanya menghanguskan bangunan rumah, tetapi juga sejumlah benda berharga seperti uang Rp 80 juta dan 500.000 Euro serta paspor milik adik korban ludes. Padahal, dalam waktu dekat ini, sang adik mau menikah dengan warga asing. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada, ketika dikonfirmasi kemarin mengakui adanya kasus kebakaran tersebut. Pihaknya tidak mengetahui secara jelas kronologi dari kejadian tersebut. Pihaknya hanya mendapat informasi kalau kasus kebakaran di rumah korban (Sukadana—red) terjadi sekitar pukul 14.30 wita. Sementara saat kejadian, pihak keluraga korban juga ada di rumah bersama salah seorang warga asing bernama Ilham asal Turki yang mau menikah dengan adik korban. Namun, mereka tidak bisa mengatasi kebakaran yang terjadi. Karena api langsung cepat membesar dan melalap bangunan rumah. Api baru dapat dipadamkan setelah satu unit mobil petugas pemadam kebakaran Klungkung yang bertugas di Nusa Penida datang. Dengan dibantu warga, petugas pemadam kebakaran langsung memadamkan api. Hanya saja dalam kejadian tersebut, bangunan rumah korban tidak terselamatkan. Korban diperkirakan mengalami kerugian secara material sekitar Rp 100 juta. (kmb)
Bali Post/dwa
Bali Post/dwa
ATUR LALIN - Sejumlah personel Polres Klungkung ketika melakukan pengaturan arus lalin di simpang jalan, Rabu (8/2) kemarin.
Semarapura (Bali Post) Guna memperlancar arus lalu lintas (lalin), Polres dan Polsek jajaran menyiagakan personel di setiap persimpangan jalan. Mulai pukul 06.30 Wita hingga pukul 07.00 Wita, personel bertugas mengatur arus lalin, mengingat aktivitas warga di pagi hari sangat padat. Hal ini diungkapkan Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi, Rabu (8/2) kemarin. Ia menjelaskan penempatan personel di lapangan ini untuk memperlancar arus lalin di pagi hari. Sebab, banyak warga melakukan aktivitas di pagi hari seperti pergi ke sekolah, pasar, kerja dan lainnya. Lokasi penjagaan ini di seputaran Kota Klungkung dengan jumlah 30 titik. Setiap pos harus diisi personel yang diposisikan di setiap penggal jalan dan persimpangan. Sedangkan, untuk wilayah Polsek Klungkung ada sebanyak 15 titik pos, Polsek Dawan 11 titik Pos, Polsek Banjarangkan 14 titik Pos dan Polsek Nusa Penida ada 5 titik Pos. Penjagaan dan pengaturan arus lalin ini dilaksanakan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Jadi dalam pelaksanaannya harus mengutamakan keselamatan diri sendiri dan masyarakat pengguna jalan. Mengingat saat ini cuaca tidak menentu, kadang hujan dan kadang panas disertai dengan angin kencang,” beber Kapolres Arendra Wahyudi. (dwa)
Usul Tampilkan Benda Kerajaan dalam Bentuk Replika Semarapura (Bali Post) Puri Agung Klungkung merupakan salah satu peninggalan kerajaan pascaperang puputan Klungkung. Di tempat inilah Ida Dalem Semaraputra sebagai panglingsir Puri Agung Klungkung tinggal. Puri Agung Klungkung merupakan salah satu objek wisata yang akan disuguhkan pada paket wisata city tour yang digagas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Meski telah di-launching 29 April 2016, support Pemkab Klungkung untuk menarik wisatawan untuk mengunjungi Puri Agung Klungkung masih, minim. Pantauan Bali Post, Rabu (8/2) kemarin terlihat tidak ada perubahan dari kediaman Ida Dalem tersebut. Hanya terlihat satu penenun yang merupakan pegawai kontrak diperbantukan Kadis Pariwisata Klungkung. Penenun ini nantinya akan menampilkan proses tenun yang memang menjadi tradisi di Puri Agung Klungkung. Prami Ida Dalem Semaraputra, Cokorda Istri Mas Pemecutan menyampaikan meski belum banyak aktivitas, namun ada saja wisatawan yang menyempatkan untuk berkunjung ke Puri Agung Klungkung. “Tiap hari ada saja beberapa yang berkunjung ke sini. Menyempatkan diri berkeliling,” tuturnya. Tidak seperti kerajaan lainnya yang banyak memiliki peninggalan, tapi banyak yang sudah tidak ada di tempatnya. Selain berada di Museum Jakarta, ada beberapa masyarakat yang juga menyimpan benda kerajaan. Untuk mengenang kembali kerajaan di Klungkung dan juga sebagai edukasi kepada
para pengunjung, pihaknya berharap segala peninggalan kerajaan bisa ditampilkan di Puri Agung Klungkung dalam bentuk replika. Dengan cara ini pihaknya berharap masyarakat Klungkung dan juga wisatawan yang berkunjung dapat mengetahui apa saja barang-barang yang digunakan keluarga kerajaan Klungkung. Putra pertama Ida Dalem Semaraputra Cokorda Gede Agung Semara menjelaskan sangat mendukung keinginan Pemkab Klungkung untuk menjadikan Puri Agung Klungkung sebagai salah satu objek wisata Kota Semarapura. Pihaknya berharap Puri Agung Klungkung ini bisa memberikan edukasi kepada wisatawan tentang sejarah kerajaan Klungkung. Sementara terkait masih minimnya kunjungan ke Puri Agung Klungkung, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung Wayan Sujana mengatakan paket city tour untuk keseluruhan sudah dibuka yakni monumen, Puri Agung, Balai Budaya, Museum, Pemedal Agung, Bale Kambang, Kertha Gosa dan Pasar Seni Klungkung. “Namun paket tamu yang dibawa hanya baru Kertha Gosa, Bale Kambang, Pemedal Agung dan Museum saja, sehingga puri dan Bale Budaya belum dapat dikunjungi,” jelasnya. Pihaknya pun berharap dengan paket city tour secara berkesinambungan, agen dan travel bisa membawa wisatawan ke seluruh objek yang sudah disuguhkan. “Kita selalu kerja sama dengan Asita Bali untuk menindaklanjuti hal tersebut. Kita tawarkan paket nyaman, indah, aman dan ramah,” pungkasnya. (dwa)
Bali Post/dwa
TENUN - Salah satu penenun terlihat sedang menenun kain di Puri Agung Klungkung.
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
BULELENG
11
Tahun Ini, Program KIA Digulirkan
Singaraja (Bali Post) Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri menggagas program yang mewajibkan setiap anak memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Sasaranya, usia di bawah 17 tahun dan belum menikah. Tahun ini, khusus di Bali, Kabupaten Buleleng dijadikan pilot project untuk menggulirkan program nasional tersebut. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, Rabu (8/2) kemarin, menjelaskan program KIA ini sudah digagas pemerintah pusat sejak tahun lalu. Pelaksanaannya akan dimulai tahun ini. Hanya, tidak oleh seluruh kabupaten di Indonesia, melainkan hanya 50 kabupaten sebagai pilot project. Kabupaten Buleleng salah satunya. “Kabupaten Buleleng satu-satunya di Bali akan menerapkan itu mulai tahun ini. Itu sebagai pilot project,” jelasnya. Lanjutnya, pelaksanaan program ini masih menunggu distribusi blangko dari pemerintah pusat. Pelaksanaannya diperkirakan dimulai pada Mei mendatang. Menyikapi itu, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi ke tingkat kecamatan dan desa. “Tahun lalu gambaran umum program ini sudah sempat disampaikan. Dalam waktu dekat, akan disosialisasikan lagi,” katanya. Pejabat dari Desa Pedawa, Kecamatan Banjar ini menyebutkan penerbitan KIA ini bertujuan untuk mewujudkan keakuratan data kependudukan, perlindungan dan pelayanan publik serta upaya pemenuhan hak konstitusional warga negara. Melalui kartu pun ke depannya akan mampu menciptakan kesamaan indentitas antardokumen kependudukan. Sementara itu, terkait jumlah anak yang wajib mengantongi KIA, berdasarkan data terakhir mencapai 322 ribu orang. “Ini usia di bawah 17 tahun,” tandasnya. (kmb45)
PILKADA
Jelang Pencoblosan, Ada Warga Tak Terima Surat C-6
Singaraja (Bali Post) Tujuh hari menjelang Pilkada Buleleng, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mendistribusikan surat pemberitahuan pemungutan suara (C-6) kepada pemilih. Dalam proses pembagiannya ditemukan pemilih yang tidak mendapat lembaran C-6. Selain itu, juga ditemukan identitas pemilih dan alamat pada C-6 tidak sesuai. Jika hal ini tidak ditangani, dikhawatirkan menambah angka golput (golongan putih - red). Informasi yang dikumpulkan di lapangan Selasa (8/2) kemarin, menyebutkan, KPPS mulai membagikan C-6 sejak 6 Februari hingga dijadwalkan berakhir pada 12 Februari 2017 ini. Selama proses pembagian itu, ditemukan masih ada warga yang belum menerima C-6 tersebut. Selain tidak mendapat C-6, identitas pada C-6 salah alamat, sehingga situasi ini menghambat proses pembagian dan pemilih yang sudah tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) khawatir tidak bisa menyalurkan hak pilih pada pencoblosan nanti. Salah satu warga yang tidak menerima C-6 adalah penggiat LSM Gema Nusantara (Genus) Antonius Sanjaya Kiabeni. Anton mengaku, beberapa hari lalu KPPS sempat datang ke rumahnya menyerahkan C-6. Istri dan anaknya menerima C-6 dari petugas. Namun, dia sendiri justru tidak mendapatkan formulir tersebut. Dia mengaku heran karena merasa memiliki KTP elektroik dan juga dari pengalaman saat perhelatan politik sebelumnya selalu mendapat C-6 untuk memilih, namun dalam pilkada ini pihaknya justru tidak mendapat C-6. Atas pengalaman itu, Anton mengaku khawatir masih banyak ditemukan hal serupa. Jika hal ini dibiarkan, tidak tertutup kemungkinan menambah jumlah golput. Untuk itu, pihaknya berharap agar KPU mengambil upaya serius, sehingga waktu pencoblosan yang tersisa satu minggu ke depan ini, pemilih yang sudah terdaftar dalam DPT menerima C-6 sebagai persyaratan bisa memilih calon pemimpin dalam pilkada mendatang. Di tempat terpisah, Ketua KPU Gede Suardana saat dimintai konfirmasi mengatakan, KPPS telah diperintahkan membagikan C-6 kepada seluruh pemilih yang sudah tercantum dalam DPT. Adanya warga yang belum menerima bisa saja karena KPPS belum berhasil menemukan pemilih bersangkutan. Apalagi, sampai sekarang batas waktu pembagian C-6 masih berlangsung, sehingga diupayakan sampai batas waktu berakhir seluruh pemilih di DPT telah mendapat C-6. Apabila sampai batas waktu pembagian masih ada pemilih yang tercantum dalam DPT namun belum menerima C-6, KPU berjanji memfasilitasi pemilih agar mencoblos menggunakan KTP elektronik atau surat keterangan pengganti KTP elektronik yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buleleng. (kmb38)
JEBOL - Fondasi PPI di Desa Sangsit, Sawan jebol terkena terjangan gelombang tinggi.
Diterjang Gelombang, Fondasi PPI Jebol
Singaraja (Bali Post) -
Sejak pertengahan Januari 2017, gelombang laut melanda wilayah pesisir Kabupaten Buleleng. Selain membuat nelayan takut melaut, terjangan gelombang tinggi itu juga mengakibatkan fondasi Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan jebol. Sebagai imbasnya, aktivitas pada pelabuhan yang dibangun dua belas tahun lalu itu dihentikan sementara. Berdasarkan pantauan Rabu (8/2) kemarin, fondasi pelabuhan yang tergerus tersebar di seluruh sisi yang menyentuh daratan. Betonbeton yang sebelumnya tersusun rapi banyak yang bergeser dari tempat awal dan memicu munculnya retakan pada pelabuhan. Terjangan ombak yang sangat kuat juga turut menggerus parkir pelabuhan dengan panjang sekitar 30 meter dan kedalaman hingga setengah meter.
Kepala Dinas Perikanan Buleleng, Made Arnika, mengatakan sejak pertengahan Januari, pelabuhan yang berlokasi di Dusun Pabean Sangsit, Desa Sangsit ini sering diterjang gelombang tinggi. Tak dimungkiri, fenomena alam yang rutin terjadi setiap tahun itu memicu terjadinya kerusakan. “PPI ini sudah tiga kali kena musibah. Pertama pertengahan Januari, kedua akhir Januari, dan ketiga yang sekarang. Awalnya
Nyoman Swatantra DESA Pancasari, Kecamatan Sukasada sebagai daerah yang berbatasan dengan hutan dan danau, belakangan ini mengalami permasalahan serius. Salah satunya banjir. Bencana alam itu kerap kali terjadi ketika hujan. Itu akibat lingkungan di daerah ini mengalami kerusakan parah. Bahkan, kerusakannya masuk pada fase mengkhawatirkan. Kerusakan itu akibat banyak faktor. Salah satunya karena alih fungsi lahan pertanian yang terjadi sejak tahun 1990. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, beberapa tahun sebelumnya, lahan pertanian di Desa Pancasari didominasi oleh pertanian kopi yang mampu berproduksi setiap tahun. Dalam perjalannya,
kerusakan kecil, dan kemudian tambah besar,” jelasnya saat meninjau langsung ke lapangan. Atas kerusakan itu, sambung dia, aktivitas bongkar muat barang untuk sementara dihentikan dengan maksud menjaga keamanan dan keselamatan. “Sekarang kebetulan tidak ada kapal yang bersandar. Mungkin karena cuaca yang tak mendukung,” terangnya. Mengingat pengelolaan pelabuhan tak lagi menjadi
tanggung jawab pemkab, kerusakan itu langsung dilaporkan ke Pemrov Bali, baik secara lisan maupun tertulis. Ia berharap, itu segera mendapat program perbaikan. “Sebelumnya, kami juga sudah gotong royong dengan pengelola memperbaiki kerusakan. Tapi ternyata lagi seperti ini, jebol. Kami sudah laporkan ke provinsi. Dan sekarang sudah ditinjau,” terang Arnika. Sementara itu, Kepala Seksi Pelabuhan Dinas Kelautan dan Perikanan Bali, I Wayan Kasna, mengatakan pascamendapat laporan dari pemkab, kerusakan dermaga itu langsung ditindaklanjuti dengan pemantauan langsung ke lokasi. Sebagai
langkah lanjutan, perbaikan akan dikoordinasikan dengan instansi terkait. “Sudah kami pantau untuk identifikasi kerusakan. Ini akan segera kami koordinasikan dengan instansi terkait,” terangnya. Selain PPI, gelombang juga kembali menggerus jalan menuju Setra Kayubuntil Kelurahan Kampung Anyar. Realita itu mengakibatkan masyarakat sulit melintas saat melaksanakan upacara pitra yadnya. “Dulu sudah sempat tergerus. Lalu dapat bantuan perbaikan. Sekarang tergerus lagi. Kalau mau ke setra harus turun ke laut,” ujar Klian Banjar Pakraman Kampung Anyar, Ketut Suparta. (kmb45)
Banjir Pancasari
Pemerintah Diminta Segera Tanggap Singaraja (Bali Post) Banjir yang melanda kawasan Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng Selasa (7/2), menyebabkan ruas jalan Bedugul-Singaraja dipadati material berupa lumpur dan pasir. Tak hanya itu, hektaran lahan pertanian juga turut mengalami kerusakan hingga memicu terjadinya gagal panen. Supaya persoalan klasik ini tak terus berlanjut, warga meminta pemerintah pusat segera melakukan perbaikan drainase. Berdasarkan pantauan, Rabu (8/2) kemarin, tumpukan material berupa pasir bercampur lumpur paling banyak berada di depan Hotel PancasariIn yang merupakan titik utama saluran air dari kawasan pegunungan. Di beberapa titik, juga terlihat tumpukan batu yang hanyut akibat derasnya aliran air. Material juga menutupi pertanian warga, salah satunya stroberi hingga memicu gagal panen. Salah seorang warga, Gede Parto, mengatakan banjir ini sudah menjadi pemandangan klasik saat musim hujan.
Masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan hilir sangat dirugikan. Pasalnya, aliran air yang cukup deras kerap merendam rumah dan juga lahan pertanian. “Ini bukan hal baru lalu. Kalau hujan pasti banjir. Ini sangat merugikan warga,” ujarnya. Banjir itu, sambung dia, akibat volume air dari hutan perbatasan Buleleng-Tabanan yang cukup besar. Itu tidak sebanding dengan ketersediaan drainase. Supaya kondisi ini tak terus berlanjut, pemerintah pusat diminta segera mencarikan solusi jangka panjang. “Saluran di jalan ini kewenangan pusat. Perlu ada penanganan jangka panjang seperti penambahan sodetan. Kami sudah bosan seperti ini. Rumah terus dikepung lumpur,” ungkapnya. Hal senada juga disampaikan petani, I Ketut Redos. Banjir tersebut sangat merugikan petani, khususnya yang di hilir lantaran tanaman, salah satunya stroberi yang telah memasuki masa panen terendam. Di beberapa lokasi juga ada yang tertimbum ta-
Mengkhawatirkan, Kerusakan Lingkungan di Daerah Hulu harga kopi sempat anjlok sehingga petani mulai mengganti tanaman kopi dengan tanaman yang lebih menguntungkan. Tanaman semusim seperti bunga pecah seribu, sayuran, dan stroberi yang mampu memberikan hasil maksimal. Sejalan dengan pengalihan tanaman itu, lingkungan pertanian di desa ini mulai rusak dan menimbulkan banjir atau tanah longsor. Tak hanya pola pertanian yang memicu kerusakan lingkungan di Desa Pancasari. Lahan pertanian yang mulai dijual kepada pemilik modal kemudian dijadikan vila atau akomodasi pariwisata. Tak pelak, kondisi ini membuat tutupan vegetasi dengan tanaman semakin berkurang. Ketika hujan, volume air tidak mampu terserap hingga memicu bencana banjir. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (KLH) Buleleng Nyoman Genep ketika dihubungi Selasa (8/2) kemarin, mengatakan, kerusakan lingkungan di daerah hulu sudah masuk fase mengkhawatirkan. Secara pasti pihaknya tidak berani menyebut kerusakan itu terjadi mulai tahun berapa. Namun, kerusakan lingkungan terjadi ketika alih fungsi lahan mulai marak terjadi. Mengatasi persoalan ini tidak
Bali Post/kmb45
bisa diselesaikan dengan jangka pendek saja, namun perlu dilakukan penanganan jangka panjang dan melibatkan instansi terkait dan komponen masyarakat. “Secara pasti kami tidak tahu mulai kapan muncul kerusakan lingkungan di sana. Tetapi dari sekian kali bencana banjir atau tanah longsor karena lahan di hulu itu sudah beralih fungsi dan tutupan vegetasi tanaman yang menyerap air sudah semakin berkurang,” katanya. Menurut Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) ini, pemerintah daerah bersama P3E saat ini masih melakukan kajian untuk melakukan upaya pengembalian vegetasi tanaman di kawasan Danau Buyan dan sekitarnya. Upaya ini ditempuh sebagai solusi jangka panjang dan didukung oleh semua komponen masyarakat. Penambahan cakupan vegetasi tanaman ini diyakini efektif mengendalikan volume air ketika hujan. Jika volume air sudah berkurang, otomatis ancaman banjir bisa dikendalikan. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Nyoman Swatantra mengatakan, lahan pertanian di Desa Pancasari telah mengalami alih fungsi sekitar tahun 1990. Saat ini, lahan pertanian di daerah ini masih terisi seluas 365,37
Nyoman Genep hektar. Lahan ini banyak diisi tanaman sayuran, stroberi, dan bunga pecah seribu. Pemilihan jenis tanaman semusim ini karena dianggap memberikan keuntungan dalam meningatkan kesejahteraan petani. Bahkan, dibandinkan kopi, tanaman semusim ini jauh lebih menguntungkan. Sayang, petani mengolah lahan miliknya tanpa didukung dengan sistem terasering mengikuti kultur tanah. Ini dilakukan karena petani ingin mendapatkan hasil optimal, sehingga lahan yang diolah lebih banyak mencari lahan datar. Selain itu, lahan pertanian di Pancasari saat ini sebagian besar belum dilengkapi dengan tanaman pelindung yang bisa menyerap air, sehingga mencegah terjadinya erosi pada saat hujan deras. (mud)
nah dan pasir. “Sekarang harga stroberi cukup mahal malah kena banjir. Ini benar-benar rugi total. Semua tertimbun. Kerugian sampai puluhan juta,” keluhnya. Lanjut dia, aliran air yang sangat deras juga merusak senderan jalan di daerah hulu. Padahal itu baru selesai dibangun beberapa bulan lalu. “Dari dulu saluran itu hanya disurvei dan difoto. Tapi tak ada perbaikan. Kalai bisa ini segera ditangani,” pintanya. Kasatker Pelaksana Jalan Nasional Metropilitan Denpasar, Nusakti Yasa Weda, mengakui banjir ini sudah terjadi secara berulang. Hal itu menurutnya akibat minimnya saluran pembagi air di kawasan hulu dan berkurangnya saluran air dari jalan raya menuju Danau Buyan. “Ada perubahan tata guna lahan pada bagian hilir. Sehingga ada beberapa saluran yang tak bisa meneruskan air ke danau. Di hulu juga kurang saluran pembagi,” jelasnya saat ditemui di lokasi. Guna mengantisipasi mun-
Bali Post/kmb45
BANJIR - Sejumlah warga bersama instansi terkait tengah membersihkan material banjir di jalur BedugulSingaraja, Rabu (8/2) kemarin. culnya bencana musiman ini, pria berkulit putih ini mengaku akan lebih mengintensifkan pembersihan drainase di jalur Bedugul-Singaraja. “Khusus untuk solusi jangka panjang akan ada penambahan saluran ke arah danau dan perbaikan di sekitar jalan. Ini perlu koordinasi dengan instansi lain, terutama yang menangani danau. Kami upayakan itu segera,” tandasnya. Seperti berita sebelumnya, banjir tersebut terjadi Selasa (7/2) sekitar pukul 16.00 wita, bertepatan dengan hujan
lebat disertai angin kencang. Peristiwa serupa juga sempat terjadi pada 21 Desember 2016. Terjangan air yang sangat deras tak hanya merusak bangunan milik warga. Namun, ratusan hektar lahan yang ditanami sayuran juga dibuat luluh lantak hingga berujung pada gagal panen. Berdasarkan pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, secara keseluruhan estimasi kerugian yang ditimbulkan bencana itu mencapai Rp 3,4 miliar. (kmb45)
JEMBRANA
12
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
SOSOK Berikan Motivasi dan Bimbingan LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) diharapkan bisa dimanfaatkan krama desa untuk meraih kesejahteraan bersama. Keterbukaan diperlukan sebagai pertanggungjawaban lembaga yang terbentuk bagi krama. Perlu semangat bersama untuk membesarkan LPD. Semangat bersama inilah salah satu faktor yang mampu memperbaiki LPD yang “sakit” menjadi berkembang. Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Kade Wardana, mengatakan dari 64 LPD yang ada di Jembrana, saat ini masih ada satu yang dalam kondisi diam yakni di Lokasari, Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur. Di samping juga ada tiga LPD kategori kurang sehat. Sisanya sudah mulai berkembang menguatkan perekonomian desa. “BKS bersama LP LPD berupaya membantu LPD untuk berkembang melalui dana pemberdayaan dan perlindungan, antar-LPD saling membantu,” kata Wardana yang juga Kepala LPD Pohsanten ini. Selain itu, BKS juga berupaya memberikan motivasi, bimbingan termasuk mencari solusi masalah internal di LPD, sehingga bisa menjadi berkembang dan mendapatkan kepercayaan dari krama. Namun, yang paling penting adalah keterbukaan. Dengan demikian, krama yang notabene pemilik LPD bisa mengetahui aset dan pengelolaan keuangan di lembaga ini. Upaya itu juga dilakukannya di LPD Pohsanten yang saat ini dikelolanya. Pertemuan rutin melibatkan prajuru desa, klian banjar dan klian tempek itu dimaksudkan agar ada keterbukaan terkait pengelolaan lembaga ini. Selain bimbingan ke LPD yang tergolong kurang sehat, BKS juga memberikan bantuan berupa seperangkat komputer. Bantuan ini dimaksudkan untuk menunjang operasional LPD. (olo)
Harga Cabai Tembus Rp 125 Ribu/Kg
Diskoperindag akan Gelar OP Negara (Bali Post) – Sejak beberapa pekan terakhir, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Jembrana, melambung. Di Pasar Umum Negara, cabai rawit kualitas bagus harganya tembus Rp 125 ribu per kilogram. Sejumlah pembeli mengaku kesulitan mendapatkan cabai di pasar, sebab hanya sedikit yang menjual. Kalaupun di warung-warung, harganya lebih mahal karena dijual eceran. Menyikapi kondisi ini, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Jembrana berencana akan melakukan operasi pasar (OP). Plt. Kepala Diskoperindag Kabupaten Jembrana, I Made Sudantra, mengatakan harga cabai rawit saat ini memang masih tinggi. Dari pantauan teranyar pada Rabu (8/2) kemarin, harga cabai rawit masih berkisar Rp 105.000 per kilogram. Naiknya harga cabai rawit ini diperkirakan karena harga yang diberikan pemasok dari Jawa masih tinggi. Hal tersebut berdampak pula pada harga cabai di pasarpasar tradisional di Jembrana. Pihak dinas, menurutnya, sudah menyampaikan permasalahan ini ke Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bali. Rencananya akan dilakukan OP, namun hal itu masih mengikuti perkembangan beberapa hari ke depan. Sementara dari pantauan di sejumlah pasar tradisional, seperti di Pasar Umum Negara hanya segelintir pedagang bumbu dapur yang berjualan cabai rawit. Sebagian pedagang enggan menjual cabai karena harganya yang masih tinggi. Ni Ketut Warsini (52), salah satu pedagang bumbu dari Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, mengatakan naiknya harga cabai rawit ini sudah terjadi hampir sebulan. Sebelumnya harga sempat turun hingga Rp 75.000, tetapi belakangan kembali naik hingga Rp 120 ribu per kilogram. Pedagang bumbu lainnya, Sukersi (68) mengaku tidak menjual cabai berjumlah besar karena khawatir tidak laku. Sebab, dengan harga yang tinggi seperti saat ini, pembeli biasanya tidak banyak membeli. Rata-rata sekitar 1 ons harganya berkisar Rp 15 ribu. Ketika banyak sisa, ia khawatir akan busuk dan tidak bisa dijual. (kmb26)
Siap Panen, Hektaran Padi di Mendoyo Rebah Negara (Bali Post) – Hektaran padi siap panen di Kecamatan Mendoyo rebah akibat hujan dan angin kencang yang terjadi belakangan ini. Dampak dari kejadian tersebut sangat memengaruhi harga jual padi. Tentunya, akan turun dibanding harga normal. Sejumlah petani mengaku pasrah dengan dampak alam tersebut. Mereka berharap cuaca buruk ini tidak terjadi lagi, sehingga padi yang rebah tidak semakin meluas. Sejumlah petani yang ditemui, Rabu (8/2) kemarin mengaku padi mereka yang sudah siap panen rebah sejak seminggu lalu. Rebahnya padi itu memang tidak merata dan hanya di beberapa titik. Bila ditotal, padi yang kondisinya rebah mencapai hektaran. “Memang tidak semuanya rebah. Masih bisa panen. Tapi tetap akan memengaruhi harga jual,” kata Made Arnawa, salah satu petani penggarap di Mendoyo. Yang paling sering terjadinya padi rebah yakni sawah yang lokasinya dekat pantai. Beberapa petak sudah dipanjar oleh penebas padi dan dibeli secara borongan. Tetapi dengan kondisi seperti ini, kesepakatan sebelumnya bisa berubah. Sebab, para penebas tidak mau rugi. Alasannya kualitas padi yang rebah harganya akan turun, apalagi sampai terendam air. Dari pengamatan kemarin, kondisi padi rebah itu terjadi di sejumlah subak di Mendoyo. Padi rebah terjadi di setiap petak, namun tidak merata. Padahal padi-padi itu sudah siap panen. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, I Ketut Wiratma, mengatakan terkait padi rebah ini memang tidak bisa diprediksi. Faktor angin kencang dan curah hujan yang tinggi sangat berpotensi terjadinya padi rebah. (kmb26)
Bali Post/olo
SIAP PANEN - Beberapa petak sawah di Mendoyo yang padinya siap panen kini rebah akibat diterjang angin.
Bali Post/olo
Puting Beliung Terjang Yeh Sumbul
HANCUR – Salah satu rumah warga di Banjar Yeh Satang, Desa Yeh Sumbul yang hancur terkena dampak angin puting beliung, Selasa (7/2) malam.
Belasan Rumah Warga Rusak
Negara (Bali Post) -
Belasan rumah warga di dua banjar di Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, rusak diterjang angin puting beliung, Selasa (7/2/) malam. Kerusakan bangunan didominasi di bagian atap rumah yang terbang tersapu angin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, warga sempat ketakutan lantaran pecahan genteng dan asbes beterbangan. Dua rumah yang rusak berat di bagian atap di Banjar Yeh Satang merupakan rumah bantuan bedah rumah. Pemilik rumah, I Nengah Rata dan Wayan Rundung saat terjadi angin kencang sekitar pukul 20.00 Wita sedang berada di dalam rumah. Ketika kejadian itu, Rundung langsung keluar rumah. Selain rumah, bangunan dapur yang terpisah juga mengalami kerusakan parah di bagian atap. Di satu pekarangan milik warga KK miskin ini terdapat tiga bangunan yang
terkena dampak angin. Klian Yeh Satang Gede Artana mengatakan dari pendataan yang dilakukan, di banjarnya terdapat sembilan rumah yang terkena dampak. Dua di antaranya merupakan rumah KK miskin. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana langsung turun ke lokasi setelah kejadian. Sejumlah rumah yang mengalami kerusakan diberikan bantuan terpal dan tikar. Terpal itu digunakan untuk menutupi sementara atap yang bocor. “Awalnya hu-
jan deras, lalu muncul suara gemuruh karena terjangan angin. Saya sempat keluar sama anak-anak. Takut tertimpa genteng,” kata Ajiman (60), warga Banjar Samblong yang juga terkena dampak bencana ini. Sejumlah warga terpaksa begadang dan mengungsi ke rumah sebelahnya karena kondisi rumah bocor. Seperti rumah milik Ahmad yang mengalami kebocoran di ruang tengah dan kamar. Mereka juga khawatir akan muncul angin puting beliung susulan.
Sejumlah warga nampak membersihkan puing-puing atap genteng maupun asbes yang berjatuhan. Beberapa pohon juga tumbang dan satu di antaranya menimpa gudang beras milik I Gede Wirata di Banjar Samblong. Pemilik rumah langsung memotong pohon yang menimpa atap gudang tersebut. Kapolsek Mendoyo Kompol Agung Sukasana didampingi Perbekel Yeh Sumbul, I Komang Dantra yang turun ke lokasi, Rabu (8/2) pagi mengatakan total ada sekitar 16 rumah terkena dampak angin kencang di dua banjar. Ada beberapa yang mengalami kerusakan parah di bagian atap. Pihaknya akan memberikan bantuan tenaga untuk memperbaiki rumah warga
apabila diperlukan. Namun, dari koordinasi dengan desa, pemilik rumah sementara akan memperbaiki sendiri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susila, mengatakan setelah dilakukan pengecekan pada Selasa malam, petugas memberikan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap yang bolong, alas tidur dan makanan ringan kepada warga yang kena dampak. Dalam sepekan terakhir ini, Yeh Sumbul merupakan wilayah ketiga yang terdampak angin kencang di Jembrana. Sebelumnya di Penyaringan dan Kelurahan Gilimanuk juga mengalami bencana serupa. (kmb26)
Sopir Ngantuk, Mobil Pengangkut Pisang Tabrak Pemotor
Negara (Bali Post) – Kecelakaan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Jembrana. Sebuah mobil pick-up pengangkut pisang menabrak pengendara motor di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kilometer 101-102 Banyubiru, Selasa (7/2). Kuat dugaan, kecelakaan ini terjadi lantaran sopir pick-up mengantuk. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, pengendara motor, Rosminayah (42), harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. Informasi yang dihimpun di TKP, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.30 Wita. Saat itu, mobil pick-up melaju dari arah Gilimanuk dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di TKP, dengan situasi jalan sedikit menikung, pengemudi pickup DK 9864 FA, Iwan asal Jawa Timur tidak bisa mengendalikan mobil dan justru lurus hingga masuk ke jalur berlawanan. Sementara dari arah berlawanan melaju sepeda motor DK 4874 QP yang dikendarai Rosminayah asal Munduk Asem, Desa Cupel, Kecamatan Negara. Rosminayah yang melaju pelan tak dapat menghindar ketika mobil pick-up hitam itu menerjangnya. Bahkan sepeda motornya terseret hingga sejauh tujuh meter. Mobil baru berhenti setelah menabrak pembatas jalan dan nyaris terjungkal ke sawah. Sementara, karena benturan keras pengendara motor langsung dilarikan ke RSUD Negara. Korban mengalami luka berat di paha kiri dan kanan, tangan kiri dan dirawat di RSUD Negara. Sementara sepeda motor korban hancur di bagian depan. Mobil pick-up penuh muatan pisang yang terperosok itu baru dievakuasi be-
berapa jam kemudian. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan di kilometer 101102 Banyubiru tersebut. Atas kejadian itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kecelakan terjadi diduga karena sopir mobil pick-up mengantuk sehingga tidak dapat dikendalikan. (kmb26)
Bali Post/olo
TABRAKAN - Kondisi mobil pick-up yang menabrak sepeda motor di depan pos Banyubiru.
KARANGASEM
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
13
UNBK SMP
Dipusatkan di SMK PGRI Amlapura Amlapura (Bali Post) -
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) akan digelar Mei nanti. Untuk tingkat SMP, hanya SMPN 2 Amlapura yang tampaknya siap menggelar UNBK tahun ini. Akibat keterbatasan sarana-prasarana, pihak sekolah menjalin kerja sama dengan SMK PGRI Amlapura, untuk memusatkan pelaksanaan UNBK tahun ini di sana.
Bali Post/kmb31
SOSIALISASI - Tim Bidkum Polda Bali saat sosialisasi di Mapolres Karangasem.
Polda Sosialisasi Aturan Baru
Penyelesaian Pelanggaran Disiplin Amlapura (Bali Post) Tim Bidang Hukum (Bidkum) Polda Bali melakukan sosialisasi aturan baru. Sosialisasi aturan itu mengenai penyelesaian pelanggaran disiplin anggota Polri di Mapolres Karangasem, Rabu (8/2) kemarin. Sosialisasi ini diperlukan agar masing-masing anggota Polri paham mengenai proses penyelesaian pelanggaran disiplin. Upaya ini baik untuk terus meningkatkan disiplin setiap anggota yang bertugas di lapangan. Tim Bidkum Polda Bali itu dipimpin Ketua Tim AKBP A.A. Wiratiningsih bersama anggota Kompol Swastika, Kompol I Wayan Sedeng dan PNS Agung Wirawan. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso yang membuka sosialisasi ini, mengungkapkan momen tersebut sangat baik untuk menambah pengetahuan bagi para personel Polri. Dia juga meminta kesempatan, itu dipakai sebaik mungkin untuk berkonsultasi mengenai persoalan yang kerap ditemukan di lapangan. “Ini tentu sangat membantu jajaran dan personel kami bilamana nanti mengalami persoalan hukum,” katanya. Perkab Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Pelanggaran Disiplin Anggota Polri, itu tergolong baru bagi jajaran kepolisian. Perkap Nomor 2 Tahun 2016 sebagai pengganti Kep/42/IX/2004, Kep/43/IX/2004, Kep/44/IX/2004. AKBP Agung Wiratiningsih mengatakan jajaran Mapolres Karangasem cukup antusias mengikuti sosialisasi ini. Sebab, pesertanya cukup banyak yang ikut dibandingkan Mapolres lain. Selain Kapolres, juga hadir Wakapolres, para kabag, para kasat, Kapolsek jajaran Polres Karangasem, para brigadir Polres dan Polsek masing-masing dua pertiga dari jumlah kekuatan. AKBP A.A. Wiratiningsih mengatakan, di tubuh Polri masih minim pengetahuan tentang perundang-undangan, terutama undang-undang yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok Polri. Mengingat hal tersebut maka Bidkum Polda Bali bertugas untuk menyosialisasikan semua perundangundangan yang berkaitan dengan tugas pokok Polri. Ini dilakukan agar tidak ada anggota yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran yang berujung pada sidang disiplin. Perkap Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Pelanggaran Disiplin Anggota Polri terdiri dari VIII bab, dengan 79 pasal. Selain tentang Perkap, Tim Bidkum ini juga menjelaskan perihal Surat Edaran Kapolri No: SE/6/V/2016 tentang pelarangan anggota Polri memiliki barang mewah dan usaha. Tujuan dari Surat Edaran Kapolri, agar anggota Polri lebih menerapkan Tri Brata dan Catur Prasetya dalam pelaksanaan tugas dan implementasi kehidupan sehari-hari, anggota Polri dapat hidup lebih sederhana. Anggota Polri diperbolehkan memiliki barang mewah, apabila barang tersebut merupakan barang hibah maupun hadiah undian yang sudah sesuai perizinan. Tidak merupakan hasil maupun berkaitan tindak pidana. (kmb31)
Kepala SMPN 2 Amlapura I Wayan Gede Suastika, S.Pd., M.Si., Rabu (8/2) kemarin, mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat persiapan dengan para guru bidang studi yang di-UN-kan dan Tim Pengembang Sekolah. Dalam melaksanakan UNBK tahun ini, fasilitas yang dimiliki SMPN 2 Amlapura masih terbatas. Karena itu, Suastika mengatakan SMPN 2 Amlapura akan menjalin kerja sama dengan SMK PGRI Amlapura mengingat lokasi kedua sekolah itu cukup berdekatan. Sebab, sebagaimana petunjuk Dinas Pendidikan Provinsi mengacu SOP (Standar Opera-
sional Prosedur) UNBK Tahun Ajaran 2016/2017, kalau masih kekurangan fasilitas seperti komputer misalnya, bisa menjalin kerja sama dengan sekolah lain, yang lokasinya berdekatan. Petunjuk lainnya, pelaksanaannya tak boleh digelar di tempat berbeda, namun harus terpusat. “Sehingga nanti alat yang kami punya ini akan kami bawa ke SMK PGRI Amlapura. Upaya ini untuk mendukung fasilitas yang sudah ada di sana,” kata Suastika. Tahun ini pelaksanaan UNBK tingkat SMP akan dilaksanakan tanggal 2, 3, 4, dan 8 Mei nanti. Ada 426 siswa kelas IX SMPN 2 Amlapura
yang akan mengikuti UNBK tahun ini. Dengan jumlah siswa sebanyak itu, proses UNBK nanti akan dibagi ke dalam tiga bagian, yakni pagi, siang, dan sore. “Saya berharap seluruh siswa untuk menyiapkan diri dengan baik, agar hasilnya bisa maksimal,” tegasnya. Sebagian SMP di Karangasem memang menyatakan belum siap mengikuti UNBK. Itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt.) Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, Wayan Sutrisna, belum lama ini. Dia mengatakan, dari 55 SMP yang mengikuti Ujian
Nasional hampir 90 persen menyatakan belum siap mengikuti UNBK. Mantan Kabag Ekonomi ini menjelaskan, banyaknya SMP yang belum siap UNBK karena fasilitasnya minim. Seperti komputer, internet, serta perangkat penunjang lainnya. Rata–rata per sekolah hanya memiliki 10 unit komputer. Jumlah itu tentu tak cukup untuk memfasilitasi pelaksanaan UNBK. “Yang kelihatan siap kemungkinan sekolah unggulan, seperti SMPN 2 Amlapura,” terangnya. Kompetensi siswa terhadap teknologi juga menjadi salah satu penyebab. Sebagian siswa sekolah terpencil belum mahir menggunakan komputer. Seperti siswa dari daerah Kecamatan Kubu, Abang, dan Rendang. Selain itu, jaringan atau sinyal di Karangasem juga sering lemot. Dikhawatirkan siswa tidak konsentrasi saat
mengerjakan soal. Walaupun sebagian sekolah belum siap, kata Sutrisna, Disdikpora Karangasem tetap melakukan verifikasi kesiapan sekolah untuk UNBK ini. Dia sudah menugaskan Kabid Bina SMP Ketut Sudana untuk mendatanya. Sebelumnya, Disdikpora berencana menganggarkan untuk pengadaan komputer dan server bagi SMP yang mengelar UNBK. Angkanya sekitar Rp 200 juta. Anggaran itu didapat dari APBN dan APBD. Harapannya, SMP yang sudah mengikuti UBNK bisa jadi contoh untuk SMP lainnya. Tetapi, tahun ini tampaknya belum bisa berjalan sesuai rencana. Sebab, masih banyak sekolah kelimpungan. SMPN 2 Amlapura saja harus meminjam fasilitas sekolah lain untuk pelaksanaan UNBK tahun ini. (kmb31)
Seleksi Guru Kontrak Diharapkan Transparan Amlapura (Bali Post) Proses seleksi tenaga kontrak untuk guru kelas dan olahraga memasuki tahap seleksi tes wawancara Selasa (7/2) lalu. Proses tahapan seleksi kali ini mendapat perhatian GTI (Garda Tipikor Indonesia) Karangasem. Apalagi, setelah mendengar ada isu perekrutan tenaga kontrak guru ini penuh intrik, hingga membuat hubungan antara eksekutif dan legislatif di Karangasem memanas. Situasi relatif memanas itu membuat lembaga DPRD Karangasem membuat Pansus. Sekretaris GTI, I Dewa Gede Juniantara, mengatakan ada banyak kelemahan proses seleksi ini. Maka tidak salah terjadi banyak intrik dalam pelaksanaannya. Menurutnya, proses seleksi ini tidak terencana dengan baik. Sehingga, banyak terjadi perubahan pelaksanaan di tengah jalan. Sejauh ini, dia melihat proses pelaksanaanya belum mendekati transparan. Sebab, banyak hal yang masih membuat banyak pihak bertanya-tanya. “Salah satunya, berapa persen tes wawancara ini memengaruhi proses akumulasi penilaian oleh panitia. Pelaksanaannya masih perlu banyak penyempurnaan,” katanya. Dia juga menilai untuk mewujudkan transparansi pelaksanaannya, seharusnya Pemkab Karangasem, khususnya Disdikpora, bisa menjalin kerja sama dengan lembaga independen. Misalnya prosesnya diserahkan kepada universitas tertentu, agar pelaksanaannya jauh dari kesan subjektif. Sebab, seperti saat ini, yang melakukan tes adalah pihak Disdikpora, meski Disdikpora sudah menempatkan dua penguji tes wawancara di setiap ruangan. Demikian juga pelaksanaan tes wawancara, yang hanya mengandalkan para kabid dan pengawas dari Disdikpora. Dengan sistem seperti ini, dia mengaku khawatir output-nya menjadi tidak maksimal. “Mudah-mudahan informasi yang kami terima keliru, di mana ada isu ‘jual-beli’ rekrutmen ini. Fakta ini membuat GTI tergerak ikut menyoroti teknis pelaksanaannya di lapangan,” ujarnya usai memantau langsung proses tes wawancara. Meski demikian, pihaknya tetap mengapresiasi upaya perekrutan tenaga kontrak ini. Perekrutan ini untuk menunjang kebutuhan tenaga guru kelas dan olahraga di Karangasem. Dengan tambahan 300 guru ini, maka nantinya akan sangat membantu peningkatan kualitas belajar mengajar di setiap kelas. Bahkan, perekrutan lagi 500 guru kontrak pun sebenarnya masih kurang. Pasalnya, dari analisis kebutuhan guru kelas, kekurangan guru kelas di Karangasem cukup besar. Pihaknya berharap, nantinya Disdikpora Karangasem secara bertahap bisa memenuhi kebutuhan tenaga guru di setiap sekolah dasar di Karangasem. Secara umum, pelaksanaan tes wawancara berlangsung lancar di Gedung Disdikpora yang baru di Jalan Veteran, Amlapura. Setiap peserta tes masuk ke ruang tes masing-masing panitia secara bergiliran, melalui pengeras suara. Setiap peserta menjalani tes kurang lebih sepuluh menit. Proses tes wawancara ini akan berlangsung sampai 15 Februari nanti. Koordinator tim wawancara, Ketut Sudana, mengatakan tes wawancara ini hanya seputaran tugas-tugas guru di sekolah. “Kalau sudah pernah jadi guru, rasanya nanti tidak akan terlalu sulit,” katanya. (kmb31)
Akhiri Polemik
Klian Desa Asak Siap Dimediasi Langkah mediasi yang rencananya ditempuh MMDP Karangasem untuk mengakhiri kisruh kepengurusan Desa Pakraman Asak, disambut positif Klian Desa Pakraman Asak, Jero Dukuh Ketut Suta. Menanggapi rencana tersebut, Klian Desa Asak ini, Rabu (8/2) kemarin, mengaku sangat siap bertemu siapa pun. Dengan catatan niatnya benar-benar menyelesaikan masalah. Pernyataan ini sekaligus menepis tudingan tokoh masyarakat setempat Wayan Winda, saat demo ke Polres Karangasem yang sempat meragukan tidak akan mau dimediasi siapa pun. Bagaimanakah mekanisme yang sudah dijalankan terkait pembentukan kepengurusan Desa Pakraman Asak itu? SUTA, salah satu tokoh Asak, menegaskan kapan pun MMDP merealisasikan rencananya itu, pihaknya bersama prajuru Desa Pakraman Asak lainnya, siap hadir dan mengungkap fakta sebenarnya dan sedetailnya masalah tersebut. Agar MMDP tak berpandangan subjektif dalam menilai persoalan yang terjadi di Asak, khususnya mengenai status legalitas klian desa dan kepengurusan prajuru baru. Demikian juga masalah hukum yang kini bergulir di Mapolres Karangasem, utamanya laporan warga terkait perusakan lahan untuk pembangunan yayasan, maupun dugaan kasus penggelapan dana CBD yang sudah keluar SP3 dari Sat Reskrim Polres Karangasem. Pada prinsipnya, Suta sendiri tidak mau membuat masalah ini terus berkepanjangan. Sebab, semakin lama
masalah ini bergulir, nama baik Desa Pakraman Asak akan semakin tercoreng. Menurutnya, demi kebaikan desa, seluruh pihak mau duduk bersama. Segenap komponen ingin menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin. Sebab, masalah-masalah yang kini timbul, dan ramai di media massa, seyogianya masih bisa dikomunikasikan dengan baik. “Kalau niatnya menyelesaikan masalah, mau dimediasi. Bagaimanapun mekanismenya saya siap. Kami sebenarnya terbuka saja. Tak perlu ribut-ribut,” katanya seraya mengaku sedikit kecewa melihat para tokoh yang sudah lama dan mengerti tentang desa pakraman harus demo untuk menyelesaikan masalah di desa. Penyarikan MMDP Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana, Selasa (7/2), mengatakan proses mediasi belum
Jero Dukuh Ketut Suta ditentukan jadwalnya. Nanti akan dipanggil pihak-pihak terkait untuk mediasi itu. “Kami masih atur agendanya. Agenda MMDP ke depan, banyak sekali,” katanya. Mengenai legalitas sebagai Klian Desa Pakraman, ini juga sudah berkali-kali dia jelaskan dan klarifikasi. Tetapi, tetap saja dipersoalkan oleh kelompok masyarakat yang demo ke Mapolres Karangasem. Dia menegaskan, sebelum melaksanakan tugas, seluruh prosesi menjadi klian desa yang sah, sudah dilalui. Bahkan, sudah ditetapkan melalui Penetapan Klian dan Wakil Klian Desa Adat Asak periode 2015-2020. Dari penetapan yang dikeluarkan panitia pemilihan tersebut, dijelaskan bahwa
berdasarkan hasil verifikasi atau seleksi dari panitia dan hasil pertemuan di Kantor Camat Karangasem, 17 Desember 2015, telah ditetapkan Klian Desa Adat Asak atas nama Jro Dukuh Ketut Suta dan Wakil Klian Desa Adat Asak Jro Nyoman Darma. Dalam penetapan tersebut ditegaskan untuk melaksanakan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab yang bersangkutan, setelah mengadakan serah terima jabatan dengan klian desa adat sebelumnya. Surat penetapan itu juga sudah ditandatangani Ketua Panitia Nyoman Rumiana, Sekretaris Nyoman Yatna, dan Plt. Klian Desa Adat Asak saat itu, atas nama I Nyoman Mandra dan I Nengah Bontak. “Ini saya beberkan biar bisa membuktikan. Sedangkan dari MMDP waktu itu tidak hadir karena undangannya tidak dikirimkan pejabat Sekdes saat itu,” katanya. Selain surat penetapan, Jro Suta juga menegaskan dirinya sudah di-puput sulinggih di Natar Bale Agung, dalam ritual majaya-jaya. Tokoh masyarakat yang kini mempersoalkan juga dikatakan hadir saat proses majaya-jaya tersebut. Sehingga, informasi yang menyebut dirinya belum sah menjabat, tetapi sudah berani melaksanakan program khususnya menjalankan proses pembangunan di desa adat, hal itu dikatakan tidak benar. (gik)
Bali Post/kmb31
TES WAWANCARA - Sekretaris GTI Karangasem saat berdialog dengan para peserta, sebelum menjalani tes wawancara.
TABANAN
14
Parkir di Daerah Larangan
Produsen Minyak Curah
Disiapkan Rumah Kemasan
Tabanan (Bali Post) Aturan pemerintah mengenai minyak curah yang harus dikemas untuk alasan keamanan konsumen, saat ini hanya segelintir produsen saja yang bisa menerapkannya. Minyak curah yang umumnya diproduksi di Tabanan dijual di pasaran menggunakan plastik biasa saja. Sudah pasti hal itu tidak memenuhi standar sesuai yang diinginkan. Meski tidak ada usaha produksi minyak curah, pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) I.B Wiryawan Tabanan terus melakukan pemantauan. Bahkan dalam waktu dekat ini pelaku usaha minyak curah yang hendak menjual produknya, bisa mengemas dulu produknya itu di rumah kemasan yang telah disiapkan. Kepala Disperindah Tabanan I.B. Made Wirawan, Rabu (8/2) kemarin, mengatakan rumah kemasan yang awalnya dikelola Dinas Kelautan dan Perikanan itu dihibahkan ke Disperindag tahun ini. Fasilitas yang ada saat ini adalah mesin kemas. Meski demikian, pihak Disperindag Tabanan belum bisa segera mengoperasionalkan rumah kemasan yang berlokasi di Tuakilang ini. Alasannya, harus disiapkan SDM-nya termasuk mesin sablonnya. “Untuk operasional anggarannya sudah ada dari APBD sebesar Rp 200 juta. Hanya sekarang sedang mencari operarator dan menyiapkan mesin sablonnya,” ujar Wirawan. Mesin sablon itu nantinya akan mencetak nama produk serta sertifikasi yang telah didapatkan. Produk tersebut salah satunya IPRT yang wajib harus diurus oleh setiap industri rumah tangga. Para pelaku usaha minyak curah itu nantinya bisa membawa plastik kemasannya dan desainnya sendiri untuk dikemas kemudian dicetak di rumah kemasan tanpa dipungut biaya. “Proses pengemasan dan penyablonan tidak dipungut biaya. Tetapi kemasan plastik dan desain disiapkan pelaku usahanya,” jelas Wiryawan. Tidak hanya pelaku usaha minyak curah, rumah kemasan ini terbuka untuk semua pelaku industri rumah tangga ke depannya. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan produk-produk yang dihasilkan oleh BUMDes nantinya. Diharapkan terkemasnya produk industri rumah tangga itu agar kualitas sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah. Hanya dengan cara itu, keamanan konsumen terjaga. Dan tentu juga akan meningkatkan harga jual dan daya saing produk industri rumah itu sendiri. (kmb24)
Kendaraan Ditempeli Stiker Peringatan Tabanan (Bali Post) Jajaran Sat Lantas Polres Tabanan gencar melakukan pembinaan pada pengendara yang kedapatan memarkir kendaraan di tempat larangan. Pada Rabu (8/2) kemarin, sejumlah kendaraan yang melanggar ditempeli stiker bertuliskan ‘‘Anda salah parkir, kami harap ini yang terakhir. Anda melanggar Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) huruf a dan b UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Aangkutan Jalan’’. Salah satu ruas jalan yang disasar yakni Jalan Diponegoro atau sebelah barat rumah sakit Tabanan. Ruas jalan ini cenderung padat tiap hari karena merupakan jalur sekolah dan lokasi parkir kendaraan pengunjung rumah sakit. Setidaknya 12 kendaraan yang melanggar tidak luput dari penempelan stiker peringatan. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP I Ketut Mastra Budaya mengatakan, pemasangan stiker ini bagi yang parkir tidak pada tempatnya. Peringatan ini bertujuan mengedukasi dan membangkitkan rasa malunya, agar keesokan harinya tidak lagi melanggar. Setelah ini, pihaknya tidak akan segan-
segan melakukan penindakan jika kembali melanggar. “Saya imbau para pengendara bisa menaati tata tertib yang ada untuk kenyamanan pengguna jalan lainnya,” ujarnya. Tidak hanya pemasangan stiker, upaya pembersihan parkir juga dilakukan dengan memasang patok dan trekvikun di sepanjang Jalan Diponegoro. Upaya penertiban parkir liar ini terus dilakukan Satuan Lantas Polres Tabanan di sejumlah ruas jalan yang rawan potensi kemacetan. Pasalnya, banyak pengendara yang parkir tanpa memedulikan adanya rambu larangan parkir. Meski kerap dilakukan pembinaan dalam
Sidak Komisi I
dimungkinkan diharapkan bisa melengkapi CCTV di loket loket pembayaran. “Jika bisa minimal seratus kendaraan bisa terlayani dalam pengujian. Bisa diterapkan sistem yang mendukung hal itu,” sarannya. Terkait sejumlah pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Drs. Made Agus Hartawiguna menyampaikan untuk mengatasi pungli, pihaknya sudah melakukan beragam cara. Seperti pemasangan banner, baliho sebagai bentuk pembinaan dan mengubah mindset masyarakat untuk tidak memberikan ruang celah pungli. Dan untuk staf dan pegawai, pihaknya sudah mengeluarkan surat perintah dan instruksi agar tidak melakukan hal-hal negatif. “Namun, ini harus ada kesepahaman bersama dalam memberangus pungli. Jujur saja banyak perlawanan dari masyarakat, karena mereka tidak mau keluar dari zona nyaman,” jelas Agus. Dalam kesempatan itu, mantan Camat Selemadeg ini juga menginformasikan pihaknya telah meluncurkan inovasi berbasis teknologi. Wujudnya berupa aplikasi situs pelayanan pengujian kendaraan bermotor serta pe-
layanan izin trayek. Aplikasi itu dicoba diperkenalkan kepada masyarakat. “Kami coba membantu mempermudah masyarakat dalam hal pendaftaran uji kir. Jika dengan cara manual perlu waktu rata-rata 15 menit sejak registrasi. Dengan aplikasi ini setidaknya 5 menit sudah masuk ke sistem pendafataran oleh petugas,” jelasnya. Dikatakannya untuk pengujian kelaikan kendaraan bermotor, rata-rata dalam sehari ada 60-80 pemohon. Dikatakan, memang kerap terjadi antrean panjang saat
Bali Post/kmb28
STRIKER PERINGATAN - Jajaran Sat Lantas Polres Tabanan saat melakukan pemasangan stiker peringatan bagi kendaraan yang parkir di daerah larangan parker. wujud teguran oleh jajaran Sat Lantas Polres Tabanan maupun dinas perhubungan
Kabupaten Tabanan, rupanya tak pernah digubris warga dan dapat membuat efek jera.
“Selanjutnya, bagi yang melanggar, akan kami tilang,” tegasnya. (kmb28)
Dokter dan Paramedis Tak Penuhi Persyaratan
Soroti Alat Uji Kir Dishub
Tabanan (Bali Post) Jajaran Komisi I DPRD Tabanan kembali melakukan sidak ke instansi yang berhubungan dengan pelayanan publik. Rabu (8/2) kemarin, giliran Dinas Perhubungan Tabanan didatangi. Dalam pertemuan itu, kalangan dewan menanyakan seputar pungli, parker, dan uji kir. Kalangan dewan di antaranya Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi dan jajarannya yakni Gusti Omardani, I Putu Desta Kumara, I Wayan Widnyana, dan Gede Juli Astrawan. Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi mengatakan pihaknya ingin memastikan, Dinas Perhubungan bebas dari pungli dan pelayanan tetap berjalan baik. Mengingat selama ini kecenderungan masyarakat masih memberikan ruang untuk celah pungli. “Kecenderungan mereka ini ingin diproses cepat dan tidak ribet. Kami ingin tahu upaya dalam hal ini Dishub mencegah hal-hal seperti apa,” ujarnya. Tidak hanya itu, politisi asal Marga ini juga menekankan agar sistem pengujian harus dimaksimalkan dengan melengkapi alat-alat uji yang masih kurang. Serta jika
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
Sulit Dapatkan Surat Tanda Registrasi
proses registrasi. Bahkan di tahun 2017 ini, pihaknya tengah melakukan proses kajian terhadap perubahan sistem parkir menjadi parkir elektronik. Serta merancang pembayaran online. “Tak dimungkiri ke depan seluruh instansi layanan publik tentu saja dituntut cepat, merelasikan dengan pemanfaatan teknologi. Saat ini, kami sudah mengarah ke sana,” ujarnya. Usai mendapatkan informasi yang dibutuhkan, jajaran anggota dewan pun memonitoring aktivitas layanan yang ada di Dinas Perhubungan. (kmb28)
Bali Post/kmb28
UJI DINAS PERHUBUNGAN - Jajaran dewan saat meninjau layanan uji kir di Dinas Perhubungan.
Tabanan (Bali Post) Banyak persyaratan yang harus dipenuhi dokter ataupun tenaga kesehatan lainnya untuk bisa mendapatkan surat keterangan izin praktik. Dari data Dinas Kesehatan Tabanan, setidaknya ada ratusan tenaga kesehatan baik itu dokter, paramedis maupun non-paramedis yang surat izin praktiknya kedaluwarsa atau masih dalam proses. Munculnya kasus banyaknya izin praktik dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang belum diperpanjang, disebabkan mereka kesulitan memenuhi persyaratan mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR). Pasalnya STR ini merupakan salah satu syarat wajib mendapatkan surat keterangan izin praktik tersebut. “Memang saya menduga kemungkinan mereka belum bisa mengurus perpanjangan izin, lantaran belum memenuhi syarat untuk mendapatkan STR,” beber Kadis Kesehatan Tabanan, dr. Suratmika, Rabu (8/2) kemarin. Sebagai seorang tenaga kesehatan, di manapun dia praktik baik itu di rumah sakit pemerintah, swasta, ataupun praktik pribadi, kata Suratmika, tentu saja wajib membuat surat izin praktik. “Kalau yang di rumah sakit pemerintah secara otomatis akan ditegur pimpinan jika memang belum memperpanjang izin praktiknya. Mungkin saja ada yang praktik perorangan tapi sepertinya hanya beberapa,” ucapnya. Dikatakannya sepanjang tahun 2017 ini pihaknya juga akan mengecek terkait perizinan di bidang kesehatan. Tidak hanya perizinan praktik tenaga kesehatan, melainkan juga apotek dan rumah sakit. Karena ini merupakan bentuk pembinaan dan pengawasan dinas kesehatan kepada jajarannya untuk memberikan asas legalisasi menyangkut layanan kesehatan kepada masyarakat. Tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman kepada
masyarakat selaku pasien, surat keterangan izin praktik itu juga merupakan bentuk perlindungan hukum bagi para tenaga kesehatan, seandainya mereka tersandung permasalahan yang menyangkut pelayanan kesehatan. “Kalau tidak ada surat izin, secara hukum tidak bisa dilindungi kolegium (persatuan - red) masing-masing jika ada hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya. Menurutnya untuk bisa mendapatkan STR tersebut, memang ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratannya, seperti total pemenuhan mengikuti seminar, bakti sosial, periksa pasien dan melakukan tindakan. Jika syarat ini terpenuhi hanya dalam waktu satu hari proses perpanjangan izin sudah bisa dilakukan. Begitu pula untuk permohonan izin praktik baru, bedanya perlu dilakukan verifikasi di lokasi praktik. “Tidak perlu waktu lama sepanjang syaratnya lengkap. Dan perizinan di bidang kesehatan tidak ada biaya, karena itu merupakan bentuk pembinaan dan pengawasan,” tegasnya. Dikatakan, surat keterangan izin praktik ini berlaku lima tahun. Seperti diberitakan sebelumnya, tim yustisi Pemkab Tabanan memperingatkan agar para tenaga kesehatan yang belum memperpanjang izin praktik, agar segera memprosesnya. Pasalnya, izin praktik ini, akan menjadi salah satu agenda penertiban yang akan dilakukan di tahun 2017. “Kami harap sebelum ada tindakan dari kami, mereka dari sekarang sudah mulai memproses izin praktiknya. Karena kami juga sudah mendapatkan data dari dinas terkait agar dilakukan pengecekan di lapangan,” ujar Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba. Dari data yang ada di antaranya dokter gigi sebanyak 83 orang, spesialis 30, fisioterapi 11, perawat gigi 9, bidan 60 dan dokter umum 144. (kmb28)
Warung Global
Perlu Kesadaran Bersama Lestarikan Danau Batur
Ke mana para pejabat selama ini, bagaimana tanggung jawab mereka menjaga dan memelihara Danau Batur itu? Pemanfaatan tanpa pengelolaan yang baik akan menyebabkan timbulnya permasalahan lingkungan di Danau Batur, seperti kerusakan hutan, alih fungsi lahan, erosi, abrasi dan pencemaran air danau. Dalam upaya pelestarian itu perlu daya dukung kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, sehingga secara gradual pelestarian keanekaragaman hayati di Danau Batur ini bisa tercipta. Mendesak juga perlu pemantauan kualitas air danau dan identifikasi biota air. Demikian mengemuka pada acara Warung Global yang membedah topik, ‘’Pemulihan Ekosistem Danau Batur,’’ di Radio Global FM 96,5 Bali, yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Rabu (8/2) kemarin. Budiada mengatakan sebaiknya dicari sumber penyebab tercemarnya Danau Batur. Kalau sudah diketahui, lalu dicarikan solusinya. Kemudian dilakukan tindakan nyata. Misalnya, dibentuk tim khusus yang berkualitas dan disiplin dalam menanganinya. Ugi, para pejabat selama ini ke mana dan apa saja yang sudah dilakukan untuk menjaga dan memelihara Danau Batur? Pemanfaatan yang dilakukan tanpa adanya upaya pengelolaan menyebabkan timbulnya permasalahan lingkungan di Danau Batur. Seperti kerusakan hutan, alih fungsi lahan, erosi, abrasi dan pencemaran air danau. Arya, meminta pemerintah
agar melakukan kebijakan pelestarian dan peningkatan daya dukung lingkungan hidup di sana, meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pelestarian Danau Batur serta memulihkan keanekaragaman hayati danau, melalui pemantauan kualitas air danau dan identifikasi biota air. Mastra menambahkan landasan filosofis kehidupan masyarakat Bali adalah Tri Hita Karana. Adanya relasi harmonis antara manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam lingkungannya. Provinsi Bali mesti melakukan sejumlah upaya untuk mencegah pencemaran ini. Masyarakat harus
diingatkan menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan. Kawasan hutan yang dialihfungsikan menjadi perkebunan, hendaknya dibuat dengan sistem terasering sehingga dapat mengurangi dampak erosi. Vera menambahkan upaya pemulihan kondisi kawasan sekitar Danau Batur sangat penting dijaga keseimbangan antara kehidupan dengan sumber daya alam sekitar. Hal ini harus segera
dikendalikan agar ancaman kerusakan dan pencemaran lingkungan tidak semakin parah. Menurut Arya, kelestarian ekosistem danau sangat diperlukan untuk kesinambungan fungsi lingkungan hidup danau. Sebagai habitat makhluk hidup pada perairannya serta manfaat sumber daya airnya bagi kehidupan manusia. Pemanfaatan danau sebagai sumber daya alam perlu seimbang dan tidak meng-
ganggu ekosistemnya. Pencemaran saat ini disebabkan limbah dan kerambah jaring apung yang terus bertambah jumlahnya dan semakin ke tengah. Bhaskara, menambahkan terkait tanggung jawab menjaga kelestarian danau perlu dipikul bersama semua stakeholder, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, pengusaha maupun masyarakat. Sementara Ireng berpenda-
pat tidak ada kata terlambat berbenah ke arah lebih baik. Danau ini merupakan komponen alam sangat lekat dengan kehidupan masyarakat. Danau juga multifungsi, dan menjadi bagian keseharian kehidupan, mulai dari kebutuhan dasar, mata pencaharian, sampai pusat tumbuh budaya dan kearifan. Pemanfaatan dan penguasaan lahan yang tidak terkendali pada sempadan
sekitar Danau Batur itu turut mengancam kelestarian danau. Perumahan warga ataupun industri di sekitar danau juga hendaknya dibuatkan penampungan limbah. Sehingga tidak ada yang mengalir langsung ke danau. Danau Batur memiliki arti sangat penting dalam kehidupan masyarakat Bali karena sangat terkait dengan adat, Budaya dan agama Hindu. (dika)
15
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017 Hasil Pertandingan Liga Italia AS Roma vs Fiorentina 4-0 -------------------------------------------------------------------------1. Juventus 22 18 0 4 45-16 54 2. AS Roma 23 16 2 5 48-21 50 3. Napoli 23 14 6 3 55-26 48 4. Lazio 23 13 4 6 41-27 43 5. Inter Milan 23 13 3 7 37-24 42 6. Atalanta Bergamo 23 13 3 7 36-25 42 7. AC Milan 22 11 4 7 32-27 37 8. Fiorentina 23 10 7 6 38-33 37 9. Torino 23 8 8 7 40-33 32 10. Sampdoria 23 8 6 9 26-29 30 11. Chievo Verona 23 8 5 10 22-30 29 12. Udinese 23 8 5 10 27-29 29 13. Bologna 22 7 6 9 22-33 27 14. Sassuolo 23 8 3 12 32-37 27 15. Cagliari 23 8 3 12 32-48 27 16. Genoa 23 6 7 10 27-33 25 17. Empoli 23 5 7 11 14-31 22 18. Palermo 23 3 5 15 19-42 14 19. Crotone 22 3 4 15 20-38 13 20. Pescara 23 1 6 16 19-50 9 Pencetak gol : 17 - Edin Dzeko (AS Roma) -------------------------------------------------------------------------Liga Prancis Montpellier HSC vs Monaco 1-2 PSG vs Lille 2-1 Caen vs Bordeaux 0-4 -------------------------------------------------------------------------1. Monaco 24 17 4 3 70-23 55 2. PSG 24 16 4 4 47-18 52 3. Nice 23 14 7 2 38-18 49 4. Lyon 22 12 1 9 40-27 37 5. St Etienne 23 9 9 5 26-18 36 6. Bordeaux 24 9 9 6 29-28 36 7. Marseille 23 9 6 8 29-28 33 8. Guingamp 23 8 7 8 28-27 31 9. Stade Rennes 23 8 7 8 23-27 31 10. Toulouse 23 8 5 10 26-26 29 11. AS Nancy-Lorraine 22 7 6 9 18-25 27 12. Lille 24 7 5 12 22-30 26 13. Montpellier HSC 24 6 8 10 33-42 26 14. Nantes 23 7 5 11 15-31 26 15. Caen 23 7 4 12 25-40 25 16. Dijon FCO 23 5 9 9 31-35 24 17. Metz 22 7 5 10 22-38 24 18. Angers SCO 23 6 5 12 19-32 23 19. Bastia 23 5 7 11 20-28 22 20. FC Lorient 23 6 3 14 26-46 21
Suarez Dikartu Merah, Barca ke Final Barcelona -
Luis Suarez mencetak gol dan diusir keluar lapangan ketika juara bertahan Barcelona bermain imbang 1-1 melawan Atletico Madrid pada semifinal kedua Piala Raja, Rabu (8/2) kemarin. Hasil imbang itu membawa Barca mencapai final Piala Raja untuk keempat kalinya secara beruntun. Suarez merupakan satu dari tiga pemain yang dikeluarkan pada laga yang berlangsung sengit di Camp Nou, kemarin. Dia dipastikan akan absen di final setelah Barcelona melaju dengan skor keseluruhan 3-2 setelah menang 2-1 di kandang Atletico. Pemain Uruguay ini mencetak gol dari jarak dekat pada menit ke-43 meski Atletico mendominasi babak pertama namun gagal memaksimalkan peluang-peluang mereka. Tendangan penalti Kevin
Gameiro melayang ke atas mistar gawang saat pertandingan menyisakan sepuluh menit. Namun penyerang Prancis itu masih mampu membuat fase akhir pertandingan berlangsung menegangkan dengan memasukkan umpan silang Antoine Griezmann beberapa saat kemudian. Bek Barca Sergi Roberto juga akan diskors untuk pertandingan final setelah dikeluarkan karena mendapatkan kartu kuning kedua pada babak kedua. Sementara pemain sayap Atletico
PSG Terus Tempel Monaco
ahkan De Preville ke gawang yang telah kosong. Kegundahan Areola terobati Lucas mencetak gol penentu kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu. Di laga lainnya Monaco menjaga kepemimpinannya di klasemen lewat kemenangan di laga tandang. Tim tamu memimpin dua gol dalam waktu 21 menit melalui sundulan Kamil Glik menit ke-16 dan tembakan penyerang muda Kylian Mbappe. Tuan rumah bangkit dan mencetak satu gol balasan setelah turun minum melalui sundulan pemain 39 tahun Hilton. Monaco harus kehilangan bek Jemerson yang diusir keluar lapangan pada menit ke-88, namun mampu menjaga keunggulan hingga laga usai dan membawa pulang tiga poin. Monaco mengoleksi 55 poin setelah 24 pertandingan, unggul tiga angka atas PSG yang menempel di posisi kedua. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
SELEBRASI - Penyerang PSG Edinson Cavani (kiri) melakukan selebrasi bersama Lucas Moura.
Bali Post/rtr
KARTU MERAH - Ujung tombak Barcelona Luis Suarez meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah.
Costa Selamatkan Bayern Munich ke Perempatfinal
Pencetak gol : 23 - Edinson Cavani (Paris St Germain). -------------------------------------------------------------------------Piala Raja Spanyol Pertandingan II, Semifinal Barcelona vs Atletico Madrid 1-1 (Barcelona unggul keseluruhan 3-2) -------------------------------------------------------------------------Piala Jerman Babak 16 Besar Bayern Munich vs VfL Wolfsburg 1-0 Greuther Fuerth (II) vs Moenchengladbach 0-2 FC-Astoria (IV) vs Bielefeld (II) 1-1 (Bielefeld menang adu penalti 5-4) Hamburg SV vs Cologne 2-0
Paris Pemuncak klasemen Liga Prancis AS Monaco menang 2-1 di markas Montpellier, Rabu (8/2) kemarin. Sementara Paris St Germain (PSG) terus menempel di posisi kedua lewat kemenangan 2-1 atas Lille. Juara bertahan nyaris mendapat malu saat menjamu Lille di Parc des Princes. Lille mampu menahan gempuran tuan rumah lewat penampilan gemilang kiper Vincent Enyeama. Pertahanan tangguh Lille akhirnya dapat dipecahkan PSG pada menit ke-70 ketika Edinson Cavani menggunakan bahunya untuk memasukkan bola, setelah tendangan bebas terdefleksi ke arahnya. Nicolas De Preville menyamakan kedudukan untuk tim tamu 16 menit kemudian setelah Kiper Alphonse Areola membuat kesalahan. Kiper berusia 23 tahun itu menggiring bola dan kemudian kecurian. Bola liar kemudian diar-
Yannick Carasco juga diusir keluar lapangan karena mendapatkan kartu kuning keduanya. Suarez kemudian dikeluarkan pada menit ke-90 karena melanggar bek Atletico Luis Hernandez. Atletico memiliki lima menit pada masa tambahan waktu untuk mencetak gol penentu kemenangan dan memaksakan perpanjangan waktu, namun Barca mampu menjinakkan tekanan tim tamu. Barca, juara sebanyak 28 kali, akan bertemu Alaves atau Celta Vigo pada final yang berlangsung pada Mei mendatang. Tim Katalan itu bertekad mengincar kesuksesan ketiga kalinya secara beruntun di Piala Raja di bawah asuhan pelatih Luis Enrique. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
GOL - Pemain Bayern Munich Douglas Costa (belakang) dipeluk rekan setimnya David Alaba usai menjebol gawang VFL Wolfsburg pada pertandingan Piala Jerman di Allianz Arena, Rabu (8/2) kemarin.
Dzeko Makin Produktif Roma Edin Dezko semakin produktif di paruh kedua Serie A Liga Italia. Ujung tombak AS Roma itu menghasilkan dua gol saat timnya menekuk Fiorentina 4-0, Rabu (8/2) kemarin. Dzeko kini bertengger di puncak daftar pencetak gol terbanyak dengan raihan 17 gol. Jumlah ini dua kali lipat dibandingkan produksinya saat pertama kali membela klub kota Roma itu. Untuk pertama kali pula dia menghasilkan gol sebanyak itu setelah musim terbaiknya yakni mencetak 22 gol saat membela Wolfsburg pada 2009/2010. ‘’Tunggu saja, masih banyak pertandingan yang akan dimainkan,’’ kata Dzeko saat ditanya wartawan soal kemungkinan merebut trofi Sepatu Emas yakni penghargaan bagi pencetak gol terbanyak. ‘’Kelihatannya itu pertandingan mudah, tapi kenyataannya tidak demikian. Mereka menyulitkan kami di babak pertama. Tapi kami kemudian tampil lebih baik setelah gol pertama tercipta,’’ tambahnya. Dzeko mengoyak gawang Ciprian Tatarusanu pada menit ke-39 dan 83. Gol lainnya dihasilkan Federico Fazio (58) dan Radja Nainggolan (75). Fazio membuat penyelamatan pada menit ke-14 dengan menghalau bola tembakan Federico Chiesa di garis gawang. Itu menjadi satusatunya peluang tim tamu sebelum Roma kemudian mengontrol pertandingan. Kemenangan di Stadion Olimpico itu, membawa
Roma mengoleksi 50 poin atau terpaut 4 angka dari Juventus yang bertengger di puncak klasemen. Fiorentina di posisi ke-8 dengan 37 poin. (kmb39/ap)
Berlin Pemain Bayern Munich Douglas Costa mencetak gol penentu kemenangan pada babak pertama, ketika sang juara bertahan menang 1-0 atas VfL Wolfsburg dan melaju ke babak perempatfinal Piala Jerman, Rabu (8/2) kemarin. Tembakan pemain asal Brazil pada menit ke-18 itu sempat terdefleksi pemain Wolfsburg Luiz Gustavo, sehingga mengecoh kiper Koen Casteels. Gol tunggal tersebut cukup untuk menundukkan Wolves, yang tidak mencatatkan satu tembakan pun ke gawang Bayern dalam rentang waktu 82 menit. Meski mengendalikan penguasaan bola, Bayern tidak pernah mencapai performa terbaiknya untuk menuntaskan permainan. Penyerang Robert Lewandowski terlihat frustrasi sendirian di lini depan. Bek Bayern Mats Hummels semestinya dapat berbuat lebih baik ketika ia dua kali mendapat begitu banyak ruang di kotak penalti, namun kedua tandukannya melebar. Tuan rumah nyaris mendapat gol balasan pada fase akhir pertandingan ketika Yunus Malli dan Daniel Didavi masing-masing memiliki peluang. Tetapi kiper Bayern Manuel Neuer dengan tenang menggagalkan kedua peluang itu dari jarak dekat. Hamburg SV juga mengamankan tiket ke perempatfinal, berkat keberhasilannya
menang 2-0 atas Cologne. Gideon Jung memasukkan bola ke gawang setelah kiper Cologne Thomas Kessler menepis tembakan ke jalur pergerakan pemain 22 tahun itu pada menit keempat. Hamburg, yang menghuni zona playoff degradasi di Liga Jerman, memiliki peluang yang mengenai tiang gawang melalui Luca Waldschmidt sebelum Bobby Wood mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-76 lewat aksi serangan cepatnya. Borussia Moenchengladbach juga mencapai delapan besar berkat kemenangan 2-0 atas tim divisi kedua Greuther Fuerth. Pensiun Petinggi Bayern terkejut dengan pengumuman pensiun bek dan kapten Philipp Lahm. Pemain tersebut memang telah berkonsultasi tentang rencana pensiun dan kelanjutan kariernya sebagai staf manajemen klub. ‘’Bayern Munich terkejut dengan apa yang dilakukan Phillip Lahm dan penasehatnya,’’ kata CEO Bayern, KarlHeinz Rummenigge. Sepengetahuannya, Lahm telah melakukan dialog soal rencana itu. Dan bersama Uli Hoeness juga dibahas untuk melibatkannya dalam manajemen klub. ‘’Yang kami harapkan adalah pernyataan bersama antara Lahm dan Bayern Munich,’’ kata Rummenigge setelah Lahm me-
nyatakan pensiun secara mendadak. Lahm, yang merupakan kapten Jerman saat mereka menjuarai Piala Dunia 2014, akan pensiun pada akhir musim, setahun sebelum kontraknya dengan sang juara Jerman habis. Lahm, yang telah memainkan 501 pertandingan untuk Bayern sejak debut seniornya pada 2002, mengatakan meski ia dapat terus bermain di level teratas sampai akhir musim, ia tidak akan mampu mempertahankannya. ‘’Saya akan mengakhiri karier saya di akhir musim,’’ kata Lahm setelah kemenangan Bayern atas Vfl Wolfsburg. Lahm merupakan salah satu pemain tersukses Jerman sepanjang masa, setelah memenangi nyaris semua trofi bersama klub dan negaranya, termasuk tujuh gelar Liga Jerman, Liga Champions, dan Piala Dunia. Lahm, yang pensiun dari timnas setelah kesuksesan Jerman di Piala Dunia di Brazil, merupakan hasil didikan akademi Bayern. Ia sempat dipinjamkan selama dua musim ke VfB Stuttgart pada musim 2003 sampai 2005. Ia masih berpeluang menambahi gelar pada koleksi trofinya musim ini, di mana Bayern juga memuncaki Liga Jerman dan akan berhadapan dengan Arsenal di 16 besar Liga Champions. (kmb39/rtr/ant)
OLAH RAGA
16
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
TdI 2017 Lewati Thailand Masters 2017 Jalur Selatan
Jakarta (Bali Post) Kejuaraan balap sepeda internasional yang sejak lima tahun terakhir vakum yaitu Tour d’Indonesia (TdI) sesuai dengan rencana bakal digulirkan Juli mendatang. Jalur yang akan dilalui para peserta berbeda dengan sebelumnya karena bakal lewat jalur selatan. ‘’Survei jalur sudah selesai. Ada perbedaan jalur dibandingkan balapan sebelumnya. Kami memaksimalkan jalur selatan dan finis tidak lagi di Bali namun di Banyuwangi,’’ kata salah satu tim survei jalur TdI 2017 Sondi Sampurno di Jakarta, Rabu (8/2) kemarin. Balapan yang sebelumnya paling bergengsi di Indonesia ini, tetap mengambil start di Jakarta. Di ibu kota negara ini bakal dilombakan balapan criterium. Semua pembalap nantinya bakal beradu cepat di jalanan ibu kota. Pada TdI sebelumnya balapan digelar di Jalan Panglima Sudirman. Setelah Jakarta, semua pembalap nantinya akan ditransfer menuju Bandung untuk menjalani etape kedua. Rencananya dari Kota Kembang ini akan menuju Ciamis. Jalur ini memang sering dilalui TdI, namun untuk jalur berikutnya adalah Ciamis-Purwokerto. Untuk jalur ini sebelumnya belum digunakan dan selanjutnya ke Yogyakarta atau Solo. Pada gelaran sebelum-sebelumnya setelah dari Ciamis biasanya menuju Cirebon dan berikutnya menuju Tegal, Semarang dan selanjutnya baru menuju Solo atau Yogyakarta. ‘’Ada rencana lewat Cilacap. Tapi setelah di survei terlalu jauh,’’ kata pria yang juga Ketua Komisi Wasit Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) itu. Berikutnya jalur yang akan dilalui pembalap kejuaraan yang selama ini menjadi unggulan di Indonesia itu adalah dari Yogyakarta/Solo menuju Madiun. Selanjutnya dari Kota Brem ini akan menuju Surabaya atau Sidoarjo. Selanjutnya dari Surabaya/ Sidoarjo menuju Jember. Dari Jember ini nantinya ada beberapa alternatif menuju Banyuwangi yang merupakan lokasi finis TdI 2017. Alternatif pertama adalah melalui jalur utara meliputi Situbondo dan masuk Banyuwangi, untuk jalur lain melalui Gunung Gumitir yang selanjutnya masuk lokasi finis. Sementara itu, Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari mengatakan persiapan untuk TdI 2017 berjalan sesuai dengan rencana. Setelah melakukan survei pihaknya akan menjalankan beberapa tahapan yang lain di antaranya menjalin komunikasi dengan sponsor maupun mendata calon peserta. ‘’TdI adalah tour terbesar di Indonesia. Jadi semuanya harus dipersiapkan dengan baik. Yang jelas kejuaraan ini juga sudah didaftarkan ke UCI,’’ katanya saat dikonfirmasi. Sesuai dengan rencana, kejuaraan balap sepeda paling bergengsi di Indonesia ini rencananya akan diikuti 25 tim yang terbagi atas 20 tim asing dan lima tim lokal. Adapun kategori balapan dari Jakarta menuju Banyuwangi itu adalah 2.2. (ant)
Tiara/Rizki Menang Mudah di Putaran Pertama Jakarta (Blai Post) -
Ganda putri Indonesia Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta melaju ke putaran kedua turnamen Thailand Masters 2017 setelah menang pada laga pertama di Bangkok, Thailand, Rabu (8/2) kemarin. Tiara/Rizki menang dalam dua game langsung 21-6, 21-9 dari pasangan tuan rumah Atitaya Povanon/Nootprawee Promdej.
Bali Post/net
PUTARAN PERTAMA - Ganda putri Indonesia Rizki Amelia Pradipta (belakang) berusaha mengembalikan shuttlecock disaksikan rekannya Tiara Rosalia Nuraidah pada pertandingan putaran pertama turnamen Thailand Masters, Rabu (8/2) kemarin, melawan pasangan tuan rumah Atitaya Povanon/Nootprawee Promdej.
Empat Atlet Bali Turun di Indonesia Master
Denpasar (Bali Post) Pengprov PABBSI Bali menurunkan empat atlet pada lomba binaraga Indonesia Master di Hotel UTC Semarang, Jateng, 10-11 Februari. Mereka adalah binaragawan Sondang Rudi (75 kg), Made Dwija (80 kg), Iwan Supriatna (85 kg), serta Anastasia Suryani Arya
yang turun di nomor woman model physic. Ketua Umum Pengprov PABBSI Bali Eka Wiradarma, di Denpasar, Rabu (8/2) kemarin menjelaskan, pihaknya mereka bisa tampil maksimal, dan meraih hasil terbaik di ajang Indonesia Master. ‘’Kami harapkan mereka mampu
Indonesia untuk Pertama Kali Tampil di Asian Winter Games Jakarta (Bali Post) Indonesia untuk pertama kali tampil di event musim dingin di Asian Winter Games 2017 di Sapporo Jepang pada 1926 Februari. Tim Olahraga Musim Dingin Indonesia telah menyempurnakan formasi akhir sebelum dilepas Menpora, Kamis (9/2) ini di Jakarta. ‘’Kami dari cabang hoki es telah mengikuti beberapa pelatihan nasional dan seleksi tim. Atlet cabang track skating bahkan uji tanding di Singapura dan meraih medali emas,’’ ujar Koordinator Tim Indonesia dalam Asian Winter Games 2017 Jonathan Sudharta, Rabu (8/2) kemarin. Tim hoki es Indonesia, lanjut Jonathan, telah melakukan latih tanding di Jakarta guna menyusun formasi tim terbaik sejak akhir 2016. Formasi tim itu merupakan gabungan dari pemain-pemain dari berbagai klub hoki es di Indonesia. ‘’Kami akan berangkat ke Sapporo pada Minggu (12/2) dan kami akan mengikuti acara pelepasan di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Kamis (9/2),’’ katanya. Jonatan mengatakan tim Merah-Putih tidak menetapkan target dalam Asian Winter Games 2017 karena kejuaraan itu merupakan kejuaraan musim dingin pertama yang diikuti tim Indonesia. ‘’Kami bagaikan mengarungi lautan bebas karena tim-tim dari negara-negara yang mempunyai musim dingin seperti Korea, Tiongkok, dan Jepang sudah mempunyai atlet-atlet kualitas olimpiade,’’ katanya. Meskipun tidak menetapkan target, tim Tanah Air masih mempunyai optimisme ketika menghadapi tim-tim musim dingin dari negara-negara ASEAN. ‘’Kami lebih mudah menebak hasil pertandingan jika menghadapi tim-tim dari Malaysia, Singapura, Thailand maupun Filipina. Kami punya tingkatan permainan yang hampir sama karena dalam beberapa pertandingan pernah meraih hasil menang, kalah, dan seri,’’ ujarnya. Asian Winter Games ke-8 itu akan berlangsung pada 19-26 Februari yang terbagi dalam lima cabang olahraga, 11 nomor cabang, dan 64 pertandingan baik di Sapporo maupun di Obihiro, Prefektur Hokkaido, Jepang. Tim Indonesia, dalam Asian Winter Games 2017, turun di tiga cabang olahraga yaitu hoki es, seluncur indah (figure skating), dan balap ski (short track speed). Tim Olahraga Musim Dingin Indonesia masih membuka peluang untuk menambah jumlah cabang olahraga dari tiga cabang olahraga dalam kontingen Merah-Putih pada kejuaraan-kejuaraan musim dingin. ‘’Sebenarnya atlet-atlet Indonesia yang berlatih pada cabang-cabang olahraga musim dingin di luar negeri itu banyak. Kita punya atlet papan seluncur salju (snowboarding) dan ski salju (alpen skiing),’’ kata Sudharta. (ant)
‘’Kami beruntung karena bisa menyimpan tenaga untuk pertandingan berikutnya setelah menang mudah pada pertandingan putaran pertama ini,’’ kata Rizki selepas pertandingan. Meskipun beruntung, Rizki mengaku kemenangan mudah yang dipetiknya bersama Tiara juga berarti adaptasi di lapangan Stadion Nimibutr Bangkok itu masih kurang. ‘’Kami mencoba memanfaatkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan, angin, dan shuttlecock. Kami tidak langsung mematikan lawan. Bagi kami, adapatasi itu penting karena setiap lokasi pertandingan punya atmosfer yang berbeda,’’ ujar Tiara. Pasangan Merah Putih yang berada di peringkat 18 dunia itu berharap dapat meraih hasil maksimal dalam Thailand Master 2017 karena keduanya akan dipasangkan dengan pemain-pemain lain ganda putri pelatnas PBSI. Pada turnamen Jerman Terbuka 2017, Rizki akan berpasangan dengan Greysia Polii, sedangkan Tiara akan berpasangan dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani pada All England 2017. Selain Tiara/Rizki, tiga atlet ganda putri lain pelatnas PBSI sudah melangkan ke putaran kedua Thailand Masters 2017. Mereka adalah Greysia Polii/Rosyita Eka Putri Sari, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, dan Della Destiara Haris/ Apriani Rahayu.
Bali Post/022
Dari kiri: Anastasia Suryani Arya, Iwan Supriatna, Sondang Rudi, Eka Wiradarma, dan Made Dwija.
berprestasi,’’ ujar Eka. Sementara Iwan Supriatna mengakui, bagi atlet olahraga pamer otot ini perlu biaya besar, misalnya tiap hari menyantap daging 1 kg, dan ayam 1 kg. ‘’Ayam yang boleh dikonsumsi khusus bagian dada, tak boleh digoreng, namun harus direbus, di-steam, atau dipanggang,’’ kata Iwan. Selain itu, suplemen juga harus dikonsumsi seperti amino dan protein. Yang membanggakan, katanya, kinerja wasit dalam menilai binaragawan makin objektif. ‘’Saat ini para wasit sudah bekerja sesuai dengan aturan main,’’ jelas Iwan. Di sisi lain, Anastasia Suryani Arya menerangkan, dirinya pernah berlaga pada Muscle Mania di Singapura (2014), mendapatkan peringkat V. Anastasia Suryani juara II pada Bandung Raga (2015) untuk kategori woman fitness figure, serta woman fitness model. ‘’Lomba woman model physic memang masih tergolong baru di Indonesia,’’ kata Anastasia Suryani Arya. (022)
PSSI Gelar Seleksi Tim Putri untuk Piala AFF 2017
Jakarta (Bali Post) Seleksi tim nasional putri untuk Piala AFF 2017 di Thailand pada Mei diadakan mulai 8 hingga 16 Maret, kata anggota exco Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papat Yunisal. ‘’Tanggal 8 Maret itu sendiri adalah Hari Sepak Bola Wanita Internasional. Terkait lokasi sedang dalam pertimbangan di beberapa provinsi seperti Yogyakarta, Bandung dan lainnya, yang akan diputuskan dalam minggu ini,’’ ujar Papat di Jakarta, Rabu (8/2) kemarin. Dia melanjutkan, seleksi tersebut bersifat undangan atau invitasi dan diikuti oleh delapan asosiasi provinsi (asprov) yang sebelumnya berkompetisi dalam Piala Pertiwi 2014 seperti Papua, DI Yogyakarta
dan Jawa Timur. Saat ini asprovasprov yang diundang sedang melakukan penyaringan untuk menemukan 25 pesepak bola berusia 15-28 tahun yang bakal diikutkan seleksi. Selain asprov, penyaringan nasional itu juga akan melibatkan dua tim tambahan masing-masing dari Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan satuan Polisi Wanita (Polwan). ‘’Ini sesuai arahan dari Ketua Umum PSSI. Kalau dari TNI dan Polri, dari sisi postur dan fisik mereka sudah baik,’’ tutur Papat. Ada 30 pesepak bola hasil seleksi yang nantinya dipersiapkan untuk Piala AFF 2017. Setelah itu mereka langsung terlibat dalam pemusatan latihan (TC) sampai kemudian berangkat ke Thailand
sekitar 24 Mei 2017 atau dua hari sebelum kompetisi dimulai. Selain harus berusia 15-28 tahun, karena AFF Putri tidak ada batasan umur, PSSI juga mencari pemain dengan tinggi badan di kisaran 160 cm. ‘’Ini perlu agar kita bisa bersaing karena negara-negara lain seperti Laos sudah melakukannya,’’ tutur Papat. Selama pemusatan latihan, timnas putri direncanakan melakoni 10 kali pertandingan uji coba. Papat merinci, lima kali latih tanding akan dilakoni melawan timnas putra remaja U-15 dan U-17, dua kali di luar negeri dan tiga kali dengan tim asprov. Terkait pembiayaan, Papat menegaskan tidak ada masalah dan semua berjalan sesuai rencana. (ant)
Pasangan baru Greysia/Rosyita melaju ke putaran kedua selepas menang atas Chaladchalam Chayanit/ Phataimas Muenwong 21-14, 23-21. Sedangkan Anggia/Ketut menyingkirkan ganda putri Taiwan Lin Xiao Min/Wu Fang Chien, dengan skor 21-18, 18-21, 21-12. Pasangan Della/Apriani menaklukkan ganda putri Taiwan lain Yu Chieh Cheng/Ling Fang Hu 21-16, 21-17. Ganda Putra Sukses naik podium juara di Malaysia Masters 2017, pasangan baru Berry Angriawan/Hardianto berharap dapat mengulangi sukses yang mereka raih di ajang Thailand Masters 2017. Berry/Hardi berhasil mengalahkan rekan senegara mereka, Yonathan Suryatama Dasuki/Didit Juang, dengan skor 19-21, 21-10, 21-14. Berry/Hardi merupakan wakil ganda putra pelatnas ketiga yang lolos ke babak kedua. Sebelumnya ada Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf yang lebih dulu melaju. Rian/Fajar yang merupakan unggulan kedua, menang straight game atas pasangan tuan rumah yang sangat ekspresif, Chaloempon Charoenkitamorn/Sutichon Pol-Gul, dengan skor 21-11, 21-17. Sedangkan Wahyu/Ade, unggulan ketujuh asal Indonesia, menaklukkan Songphon Anugritayawon/Peeranat Boontun, 21-12, 21-14. (ant)
Bali Post/wan
GIRING BOLA - Pemain Pespa Padangsambian Agus menggiring bola melewati hadangan pemain Pemecutan Kaja (PEKA) dalam pertandingan turnamen Piala Wali Kota di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (8/2) kemarin.
’’Quattrick’’ Mucin Menangkan Pespa
Denpasar (Bali Post) Kapten Pespa Padangsambian Anta Wijaya Mucin sukses memborong empat butir gol (quattrick) ke gawang Pemecutan Kaja (Peka) yang dikawal Made Sukawirata Delem hingga timnya panen gol 7-0 (3-0) dalam lanjutan turnamen Piala Wali Kota di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (8/2) kemarin. Keempat gol Mucin diciptakan pada menit ke-9, 15, 42, dan 65. Sementara tiga gol lainnya hasil bidikan Agus Desi di menit ke-53, Agus Kayun Dwipayana menit ke-59, dan Ketut Tirtanadi di menit 74. Tambahan sebiji gol, membuat Tirtanadi untuk sementara nangkring di pencetak gol terbanyak (7 gol), disusul Mucin (6 gol). Tertinggal 0-7, Peka tak patah semangat. Bahkan, sangat berpeluang mempertipis kekalahan, persisnya lima menit menjelang bubaran, Peka mendapatkan tendangan penalti. Penalti diberikan wasit Ali Baco, karena bek Pespa Rian Angga yang berniat mengontrol bola lambung, namun justru bolanya menyentuh tangannya di areal terlarang. Sayangnya, sepakan sang algojo Putu Pelut Hariyanto mampu ditepis kiper pengganti Pespa Bagus. Atas hasil ini, Pespa meraih nilai sempurna 12, dan kokoh di puncak klasemen. Keputusan sang juara ditentukan Pespa melawan Putra Tresna, Minggu (12/2) nanti. ‘’Kami optimis mampu menaklukkan Putra Tresna,’’ kata pelatih Pespa Nyoman Magrung Jumada. Sementara pelatih Peka Made Subandi berkilah, asuhannya banyak yang absen, seperti Agus Wiranata, Eka Pradana, dan Timtom. (022)
Klasemen Piala Wali Kota 1. Pespa 4 2. P. Tresna 4 3. Kundalini 4 4. P. Kesiman 5 5. Peka 5 6. Wistra 4
4 3 2 1 1 0
0 0 0 1 1 1
0 20-1 1 18-5 2 9-9 3 8-17 3 5-14 3 4-18
12 9 6 4 4 2
Jadwal Jumat (10/2) Kundalini
vs Wistra
Lepas Karateka Inkai Badung
Bupati Giri Prasta ’’Bares’’ Sumbang Rp 25 Juta
BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta yang terkenal dermawan (bares) melepas kontingen karateka Inkai Badung ke event Kejurda Inkai Bali 2017 di GOR Bhuwana Patra, Singaraja, 16-19 Februari mendatang. Upacara pelepasan kontingen Inkai Badung dilakukan di rumah jabatan bupati, barubaru ini. Ketua Pengkab Inkai Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Badung, Rabu (8/2) kemarin menjelaskan, Bupati Giri Prasta sampai rela merogoh koceknya Rp 25 juta untuk kontingen Inkai Badung. ‘’Kami mengucapkan terima kasih, pemberian dana Bupati ini sangat berharga, guna memotivasi perjuangan anak-anak di medan laga, pada event Kejurda nanti,’’ ucap Graha Wicaksana. Oleh sebab itu, pihaknya juga
terlecut agar kontingen Inkai Badung memboyong juara umum pada ajang bergengsi tersebut. ‘’Kami biasanya merebut juara umum II atau III, di bawah Jembrana dan Buleleng. Akan tetapi, untuk kejurda kali ini, kami harus juara umum,’’ sebut pria yang akrab disapa Koming ini. Koming mengemukakan, tim Badung berkekuatan 90 karateka, plus 15 pelatih dan ofisial pendamping. ‘’Atlet Inkai kami dilatih Nyoman Sumayasa dan Eko selama tiga bulan di GOR Purna Krida, Kerobokan, kami turun fullteam, untuk kategori pra pemula, pemula, kadet, junior, dan U-23,’’ jelasnya. Menurutnya, karateka yang diterjunkan pada Kejurda Inkai, berdasarkan hasil Mangupura Cup, dan bagi karateka yang berjaya di
ajang Kejurda bakal diproyeksikan turun pada Kejurnas Inkai di Jakarta, Maret nanti. ‘’Bupati Giri Prasta juga berpesan, khusus karateka Inkai Badung, yang mampu mengharumkan nama Badung baik di kancah nasional maupun internasional, akan diberikan penghargaan dan diperhatikan nasibnya,’’ ujar Koming. Alasannya, Badung memerlukan pembangunan yang harus maju pada berbagai sektor agar selaras. ‘’Jadi, pembangunan dan kemajuan infrastruktur juga harus diimbangi kemajuan prestasi olahraga khususnya karate. Bupati Giri Prasta juga ingin kemajuan pembangunan fisik yang menonjol di Badung, harus selaras dengan masyarakatnya yang sehat dan sejahtera,’’ ungkap Koming. (022/k250)
Bali Post/ist
LEPAS — Bupati Badung Nyoman Giri Prasta (kanan) yang terkenal ‘’bares’’ saat melepas karateka Inkai Badung menuju Kejurda Inkai, di GOR Bhuana Patra, Singaraja, 16-19 Februari nanti.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Layanan Pengaduan: HP:08113962168, Pin BB: 55c8e021 � Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)
B.BP.001.02.17.0000620
B.BP.001.02.17.0000473
Dicari sopir kantor Hub.0361-759488
B.BP.154.02.17.0000731
Dcr Karyawan u/Warung Laklak Bali Segera,085103851168
B.BP.001.02.17.0000713
Dicari Staff bisa Bahasa Jepang Hub.081999700234
B.BP.154.02.17.0000729
Dicari Supervisor,Kasir & Sales Exp Min.2Thn.Lam Lsg ke: By Pass N.Rai 68/082146808888
B.BP.001.02.17.0000621
Dicari Arsitek Baru Tamat Lam ke:balienergyc@gmail.com
B.BP.164.02.17.0000487
Dcr Security H.03619000996 Bayad Ubud Villa/081337460096 B.BP.001.02.17.0000727
Dibthkn Sgr Admin Wanita SMK/ SMA Info Lbh Ljt:081917906221 B.BP.001.02.17.0000618
Cr Personal Asisten Garmen bs Ingris, Pengalaman Pria CV ke: yosi.gingersnap@gmail.com B.BP.004.02.17.0000692
Dicari Segera PRT Tidur Dalam Cr Sopir Pengalaman Dps bw Lam Dcr Karyawati u/bersih2 DipengiDicari Arsitek S1 IPK Min.3 ke BSC Jln.P.Moyo Hub: napan,TidurDalam,085100402075 Serba Bisa Hub.081999905887 Diutamakan Wanita Max 25Th B.BP.001.02.17.0000726 081999116811 / 087862992666 B.BP.001.02.17.0000635 B.BP.001.02.17.0000670 dapat Bekerja dengan Team Dicari Sopir SIM A,pengalaman, !Urgently Needed Female Staffs Dcr Krywan Srabutan/Teknisi AC B.BP.001.02.17.0000652 Email:info.shlasia@gmail.com Hub: Tlp. 0361-723777 for Reservation,EnglishSpeakng Craft company@Mas-Ubud, need: Hub:08124678427-081933046464 B.BP.004.02.17.0000599 B.BP.001.02.17.0000686 B.BP.001.02.17.0000658 &Writen is a must,PleaseCall HRD Mgr,Sourching staff, please Dicari Housekiping Usia Max 25Th Dicari Staf Accounting & Pajak Dcr Krywn Depot Sate Ayam Fran081805330011 or denny@sukhavati send your application latter H.081238504111 chise,Gj UMR.Zull:081339886885 Email:tab_consultant@yahoo.com bali.com forFurtherInformation to email:dharmas@indo.net.id B.BP.001.02.17.0000679 B.BP.001.02.17.0000665 B.BP.001.02.17.0000690 B.BP.166.02.17.0000702 tlp.0361976179 Dcr PRT Harian5Jam/Hr u/dibatu *Jepang Proses 3minggu Macau & B.BP.004.02.17.0000493 bulan 1,1Jt++Bonus087854977649 Australi H:Badung 081999906893 Cri Sgr Controller produk Spa, B.BP.001.02.17.0000673 Tabanan-Surabrata 082231577240 Cleaning Service,telp.723593 / Dcr Sebar Brosur di Mall 2Jt/ B.BP.166.02.17.0000699 723637/082144159869 Bln+Komisi Hp087862275419 Sgr! Anda S1 Jepang SMS:IP School B.BP.001.02.17.0000643 Admin Nyaman Berbicara di Tlp 082144899132 Dc byk SPG u/butik di Hotel 2Jt/Bln Hp087862275419 Sgr!!! B.BP.001.02.17.0000425 Intercon Nusa2 H.081999677757 B.BP.004.02.17.0000689 Bank Pedungan membthkan 1orang B.BP.001.02.17.0000650 Sopir,Umur Max 30th.Hub. Dcr Adm&Surveyor,Laki2 S1/Sdg Dcr Segara Adm Kantor max 25th D1,Berminat Krm Lamaran Jl.P. Moyo No.1 Pesanggaran Kuliah, Jur.eko/T.Sipil,Krm CV: Jl.Apit Telaga No.12/16 Br.Batur B.BP.001.02.17.0000642 valuation.asset@gmail.com Peguyangan Kaja Dps Utara Bth Driver penglmn u/Travel Telp:087862797522 Hub.085100480049 Agent Hub.081237772149/769065 B.BP.001.02.17.0000644 B.BP.001.02.17.0000502 B.BP.001.01.17.0002641 Dcr Cashier,Waiter/ss,Cook Hlper. Cr AA/Prmdis/kywti untk Apotek Tlp0361758075/081338957772 Dcr Sgr Room Boy Peng.Min.1Th Kampial/Nusa 2 CP 081916181256 Umur Max.22Th CV ke Sinar Bali B.BP.145.02.17.0000680 B.BP.001.02.17.0000122 Hotel Ph.751404 Dcr Desain Grafis utk Garmen Cr Admin Garmen bs Komp Pria Dibthkan Tk.Patrun & penjahit Kuta:Waiter/s(3Jt)Cook,Barista B.BP.001.02.17.0000578 0361729107/106-08155870603 CV : yosi.gingersnap@gmail.com sebanyak2nya u/Garment di Kasir,Salon,Massage08123807241 Dcr Sopir&Wanita SLTA/Sdrjt badassbali@gmail.com B.BP.004.02.17.0000694 B.BP.001.02.17.0000706 Canggu Berawa Gj.2,2Jt+Bns+THR KTP Bali,Tdr dlm ,0811387484 B.BP.001.02.17.0000450 Dcari Segera Tukang Kayu PengaLooking General Assistant, (disediakan kost)082247790029 B.BP.001.02.17.0000682 Dcr Spa Therapist dan Spa laman Rumah Knock Down Gazebo B.BP.001.02.17.0000500 Min Exp.3 years,Good English, Dcr Tng serabutan wanita/laki2 Receptionist Pglm.Ari Putri Kayu Kelapa dan bambu Hub.Bpk Dicari Driver English Speaking Ms. Word & Ms.Excel,Send CV to sebnyak2nya utk CV.Monton Sari Hotel.Jl.Cemara Br.Semawang Wahyu 08123995608 0361943432 bali.hotelvilla2016@gmail.com Hub.085738838639/081337542061 Max 30th Hub:085739317957 Sanur.08976778714 B.BP.001.02.17.0000549
B.BP.004.02.17.0000422
B.BP.001.02.17.0000557
B.BP.001.02.17.0000720
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dicari Cook Receptionist Dcr Bypass Sanur Waiter & Helper Hub.082146808888 Hub:0362-289700 / 085738074647 Urgently Req.Acc & Adm Staff.Pls Send CV to info@nusatrans.com Jl.By Pass Ngr Rai No66 Kesiman.Ph.462484
� � � �
B.BP.004.02.17.0000703
Dibutuhkan Sgra Chef,Cook Bar,Waiter/ss utk Resto Area Nusa Dua. CV.Kirim Via Email to: verdantbali@gmail.com
B.BP.004.02.17.0000688
Dibutuhkan Sopir Berpengalaman Gaji UMK Hub.0361425524/420590
B.BP.001.02.17.0000641
Dcr Waitress(diutamakan Llusan SMK Pariwisata)&Purchasing (Max27Th),Lmr Lsg di Maya Sayang Villa&Resto,Jl.Mertasari No.1 Br.Taman Kerobokan,0361732230
Dcr Sgr Sales Marketing English Hub.PT.QRG Resort,8480379/82
Mktg Simpanan Koperasi SMK/msh Klh 1,5Jt+Komisi 081239011111
Dicari Admin Wanita u/Showroom Mobil Jl.GatsuTimur No321X Dps Tlp.085333598300
Needed:Reservation & Ticketing (Female),Balijoy Tours-975706
B.BP.001.02.17.0000383
B.BP.001.02.17.0000653
Dicari SPG utk Stark Beer Gaji Memuaskan Hub:Hp.087887621998 Eml:salesbali@stark-beer.co.id
B.BP.001.02.17.0000691
B.BP.004.02.17.0000346
Sales Acc HP,Gaji+Komisi+dll (± 5Jt)Hub:PT.Vivan Bali 081237763718
B.BP.001.02.17.0000559
Sgr Bth 10 Terapis Reflexy di Dicari sopir Ambulance untuk Hayamwuruk Gj.Mnarik+Bns Lmbur Klinik diLegian Hub.0361761443 THR Tlp.9002588/081239621123 B.BP.001.02.17.0000488
B.BP.154.02.17.0000730
B.BP.001.02.17.0000102
Dicari therapist (laki-laki) Space Tribe Garment Exporter B.BP.001.02.17.0000540 Dcr kryawati Bag.Admin min SMK tinggi min 160,min SMU max 35 th, Membutuhkan Staf Gudang. Pria punya kendaraan sendiri, SMA bisa Komputer,Rajin,Cerdas Hub.Koperasi ADT, Jln.Gn.Seraya pengalaman tidak diutamakan. Info:8448795 10.00-16.00 Wita No.4 Tlp.08124646421 Tgl Buah B.BP.001.02.17.0000661 Dan reception bisa bahasa B.BP.001.02.17.0000719 The Care Day Spa,Dcr Therapist Inggris & computer,kirim CV ke Dcr sgr tng penilai u.max 30 Pglmn 2Th,Niat Kerja T:8476859 jarimenari@jarimenari.com / semua jurusan B.BP.001.02.17.0000322 hub.081236336614 Jl.Raya Basangkasa #47, Tng Pria Serius utk Wrng Makan B.BP.001.02.17.0000672 Seminyak. Tlp.(0361)736 740 Bka Malam ada Mes,081999418841 B.BP.004.01.17.0002438 Dcr waiter/waitress pglmn. B.BP.141.02.17.0000700 Holycow SteakHouse,Dcr Server, Ari Putri Hotel.Jl.Cemara Banjar Tukang Harian:Pengawas Tukang, Host,Kasir,Pglman/Tdk.Bw CV Lg Semawang,Sanur.08976778714 T.Batu-Kayu-Finis,08123807241 sg ke Kuta,Jl.Dewi Sri & Renon B.BP.001.02.17.0000705 B.BP.004.02.17.0000421 Pertokoan Bajra Sandhi/Email: Villa in Seminyak Need Night Dcr.Kry.Wanita,Max23Th.Pend D1 HK& Security Call:085738135199 CV:hrd.h.bali@gmail.com Adm,kantor bisa Comp Bawa lamaran Jl.Apit Telaga No.12/16 Br batur,Peguyangan Kaja Dps UT Hub:085100480049 B.BP.001.01.17.0001112
B.BP.001.02.17.0000602
Urgent : Sales Daging:Htl/resto Pend.D3 Gj/Ins/Tj.Lam/CV Kirim ke CV APM Jl.Wirasatya 2/8 Dps
B.BP.001.02.17.0000639
B.BP.001.02.17.0000664
Waitress Wanted must have Exp & Speak Englsh Apply GalaxySports Bar Jl.Dyana Pura 9A Seminyak
B.BP.001.02.17.0000617
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
Sigra Hrg 117Jt,Grand Max PU Dp5Jt,Ayla Dp10Jt T.0817356452
B.BP.001.02.17.0000711
X Over 2007 Mls Skl W.Orange Hub.Jl.Kecubung Gg.Kasna 17Dps
B.BP.001.02.17.0000654
Jual Kijang Innova Luxury G AT Des’13 KM 22000 Mulus Terawat Telp.081805343550/08123666956
B.BP.001.02.17.0000638
TOYOTA
G.Max PU1.5cc16Htm KM700 103Ng Hartop’80 Putih Super Istmwa P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Ban 33,Plat DR 79Jt,0817356452
Jual Taxi Wahana Limo Lmbg 235 Hub.081337722499
Agya’2014 Putih TRD Sporty AsBali Istimewa H.081999572823
Kjg LGX’00AT BiruMet AsDK 70Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689
Avanza G Th’13 Hitam H.138.500.000 HP:081236095145
T.Altis 1.8 G Th’13 Hitam Kond Mulus & Jarang Pakai H.220 Juta HP:085237285474
B.BP.001.02.17.0000725
HONDA
Dijual Honda Civic 2001 Warna Silver Hub:081338631985
B.BP.001.02.17.0000709
B.BP.141.02.17.0000704
B.BP.001.02.17.0000683
B.BP.001.02.17.0000648
SUZUKI
Avanza G’14AT Pth KM26rb 160Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689
APV Arena GX’2010 Silver AsliBali Istimewa,081338593219
Avanza Veloz Th’13 Hitam Carry PickUp’15 4unit & Mega Carry’15 1unit AsBal,089619874461 H.168.500.000 HP:08123671511 B.BP.001.02.17.0000468
Ertiga GX’14 akhir putih asDK 155jt ada TV Hub.08123804634
B.BP.001.02.17.0000697
SERVICE
Toyota Rush’2011 silver type S manual AsDK Orsl H.08123958217
B.BP.001.02.17.0000681
B.BP.001.02.17.0000646
Avanza Veloz’12Slv Mnual 148Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689
B.BP.001.02.17.0000721
B.BP.001.02.17.0000647
B.BP.001.02.17.0000723
B.BP.001.02.17.0000708
B.BP.001.02.17.0000558
B.BP.001.02.17.0000724
DICARI MOBIL Dcr Mits DumpTruk 2unit2013-14 Bak Tnggi TTPajero085101223766
B.BP.001.02.17.0000685
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk
Rmh Lt.II 90/98 dkt Art Center Jln.SMA 3 Dps 085-100-854-585
DIJUAL MOTOR
Griya Pesagi Perum Murah Jl.Pesagi Karangasem Hb:08124644394
B.BP.001.02.17.0000465
B.BP.001.02.17.0000707
KARANGASEM
KAWASAKI
Dijual Kawasaki Estrella 250cc /2015/Hitam/Jarang Pakai Hub.087761433250 Gusti
B.BP.801.02.17.0000453
HARLEY DAVIDSON
AJS Regalretor’14 Spt Harley Yaris S’11 AT TT,085100856999
B.BP.141.02.17.0000701
DIJUAL RUMAH Rumah Dikota Denpasar Harga mulai 825Jt Hub.0811399361
B.BP.001.02.17.0000674
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
SERVICE
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.02.17.0000463
ALUMINIUM
FOTO COPY
SERVICE BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
INTERIOR SERVICE BIRO JASA
DIJUAL MOBIL BENGKEL LAS
SERVICE
Free
RUPA-RUPA BIRO JASA
n
Desig
Money Back Guarantee � Canopy
DIJUAL MOBIL
Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
RUPA-RUPA
B.BP.001.02.17.0000444
BUC Tanah 1A Dalung 1,35A Krbkn 4A Bukit Hub.08124606929
B.BP.001.02.17.0000695
Djl Cpt tnh 1,5are Lok Ketewel Total 350jt Nego 081338863487
Djl Kav.92M2 s/d.150M2,Djl Rmh T.45,T.75 Dati River Side Kediri Tbn (418311,424133) B.BP.005.02.17.0000129 GIANYAR
B.BP.001.02.17.0000598
Jual Kavling Murah Jln.Hotmix 8m SeronggaGianyar,08124644394
B.BP.001.02.17.0000662
B.BP.001.02.17.0000698
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
B.BP.001.02.17.0000334
KEHILANGAN Sertifikat AN:Dinarsiati L:275 m2 Jl.L.winda25 DanginPuri Dps B.BP.001.02.17.0000423
BIRO JASA DISEWAKAN RUMAH Jl Tnh 125m2 Jl.Sedap Malam B.BP.001.02.17.0000675 Bantu Urus Amnesti Pajak,NPWP, Rmh Pemogan 2A,3KT,2KM,Dapur, SHM,6m aspal Hub.081339621179 DISEWAKAN TOKO B.BP.001.02.17.0000659 Lap.Pajak.SIUP T.081235887887 Grsi,Aman,Strtegis,08174782549 Dikont Toko di Kuta&Tnh di B.BP.001.01.17.0002091 Murah 2,5Are 275Jt/A Jl8m Sltn B.BP.001.02.17.0000649 LPD Baha Mengwi H:087862227168 Canggu dktEcoBeach,08124606929 JASA DIJUAL TANAH B.BP.001.02.17.0000677 B.BP.001.02.17.0000696 Solusi untuk Merubah Hutang Djl Rmh Istana Regency Sesetan **Djl Tnh 3&6 Are Kawsn Vila, Tanah 71m2,Green Kori Ubung Anda Saat Ini Menjadi Penghasi2A/2Lt+Pool+Furnish,0817341342 Jl.Gn.Athena Hp:087860004889 285jtNego Pemilik 081999341824 RUPA-RUPA B.BP.001.02.17.0000544 lan untuk Anda Melalui Program B.BP.001.02.17.0000546 B.BP.001.01.17.0002362 Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Penyelamatan / Pemanfaatan Jual/Kontrak 100/230 IMB PAM Tnh Kav Tiying Tutul Tumbak Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih Asset Hub/WA 087862891472 PLN Jl8m Renon H.085847932877 Pondok Citra Pmogan 08123871809 Bayuh,Pggr Jl Utm 082144020334 Talang,Dll(Daris)085102796346
B.BP.001.02.17.0000140
SERVICE
*Tnh 1,25A,370,Abianbase Dlung Hub:081237666809, 081238920022
SALON
B.BP.001.02.17.0000059
B.BP.001.02.17.0000676
EKONOMI
18
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
Neraca Pembayaran Indonesia 2016 Berbalik Surplus Jakarta (Bali Post) Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengumumkan neraca pembayaran Indonesia sepanjang 2016 berbalik menjadi surplus 12 miliar dolar AS setelah pada 2015 defisit 1,1 miliar dolar AS. ‘’Penguatan ini didukung kuatnya dana dari neraca transaksi modal dan finansial,’’ kata Agus di Mandiri Investment Forum 2017, di Jakarta, Rabu (8/2) kemarin. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) merupakan indikator kegiatan transaksi ekonomi antara penduduk Indonesia dengan penduduk mancanegara. Transaksi NPI merekam data transaksi berjalan, transaksi modal, dan transaksi finansial masyarakat Indonesia. Tren berlanjutnya surplus neraca perdagangan, dan dana repatriasi amnesti pajak menjadi beberapa faktor penyumbang surplus NPI. Untuk neraca transaksi berjalan yang merekam transaksi perdagangan dan jasa, kata Agus, pada kuartal IV 2016 telah mencetak rekor penurunan drastis yakni menjadi defisit 0,8 persen dari Produk Domestik Bruto. Jika diakumulasikan sepanjang 2016, defisit transaksi berjalan sebesar 1,8 persen dari PDB. ‘’Kuartal IV defisit transaksi berjalan mencatat rekor karena turun ke 0,8 persen. Jadi sepanjag tahun 1,8 persen dari PDB,’’ ujarnya.
Secara lengkap, BI akan mengumumkan posisi NPI per akhir 2016 pada Jumat (10/2). Dalam paparannya di forum investasi tersebut, Agus menjelaskan Indonesia pada 2017 akan memasuki fase pemulihan ekonomi setelah pada 2016 masih dibayangi pelemahan ekonomi karena ketidakpastian ekonomi global. Agus mengatakan faktor yang akan menopang pemulihan ekonomi adalah membaiknya harga komoditi, menggeliatnya investasi swasta dan perbaikan kinerja korporasi BUMN dan swasta. Namun, kata Agus, masih terdapat beberapa tekanan global dan domestik yang perlu dicermati seperti ketidakpastian dari kebijakan The Federal Reserve Amerika Serikat serta dinamika politik negara-negara maju, serta tekanan inflasi dari dalam negeri. BI masih melihat ekonomi Indonesia akan tumbuh di rentang 5-5,4 persen pada 2017. Sebagai gambaran, neraca pembayaran hanya tercatat defisit pada kuartal I 2016, yakni sebesar 300 juta dolar AS. Lubang defisit itu dikarenakan imbas negatif yang sangat besar dari perlambatan ekonomi global di 2015. Di kuartal II 2016, neraca pembayaran telah surplus sebesar 2,2 miliar dolar AS, dan selanjutnya pada kuartal III 2016, neraca pembayaran berlebih 5,5 miliar dolar AS. (ant)
Bali Post/ant
BAWANG - Sejumlah pekerja memusnahkan bawang merah hasil selundupan di Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara, Rabu (8/2) kemarin. Pihak Bea dan Cukai Sumut memusnahkan 5.180 karung atau 51,8 ton bawang merah dan 780 karung pakaian bekas selundupan asal Malaysia.
Kontribusi Investasi Diprediksi Meningkat Jakarta (Bali Post) -
Pemerintah meyakini kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi akan meningkat perlahan seiring dengan upaya perbaikan iklim investasi yang terus dilakukan pemerintah. ‘’Memang itu selalu persoalan yang sulit menaikkan (investasi) lebih tinggi. Tapi intinya kita punya sesuatu untuk ditawarkan,’’ kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, Rabu (8/2) kemarin. Menurut Darmin, secara regulasi, kini Indonesia sudah lebih baik dalam membuka kesempatan bagi investor untuk berinvestasi di Indonesia. Pemerintah telah mengeAgus Martowardojo
Bali Post/dok
Diplomasi Ekonomi Difokuskan ke Negara Afrika Jakarta (Bali Post) Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pertemuan dengan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma menyampaikan bahwa salah satu prioritas diplomasi ekonomi Indonesia pada 2017 adalah untuk meningkatkan hubungan ekonomi dengan negara-negara di Afrika. ‘’Afrika merupakan kawasan yang memiliki potensi besar, sehingga penting bagi Indonesia untuk terus meningkatkan dan memperluas kerja sama di kawasan ini, khususnya dengan Afrika Selatan,’’ kata Menlu Retno Marsudi seperti disampaikan dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Rabu (8/2) kemarin. Pernyataan tersebut disampaikan Menlu RI kepada Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma dalam pertemuan di kediaman resminya di Cape Town pada Senin malam waktu setempat. Presiden Afrika Selatan menyambut baik prioritas pemerintah Indonesia terhadap kawasan Afrika. Presiden Jacob Zuma menekankan bahwa lambatnya perekonomian dunia mengharuskan pemerintah Indonesia dan Afrika Selatan untuk mengetahui secara pasti area kerja sama yang dapat dilakukan. Selain itu, Presiden Zuma juga menekankan perlunya pemerintah kedua negara bekerja lebih keras mendorong para pengusaha untuk memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Terkait upaya peningkatan kerja sama ekonomi kedua negara, Presiden Zuma senang mendengar bahwa Menlu RI bersama Menlu Afrika akan segera menyelesaikan rencana aksi 2017-2021 mengenai area kerja sama ekonomi Indonesia-Afrika Selatan yang akan diintensifkan. Menlu Retno L. Marsudi juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Afrika Jacob Zuma sebagai
utusan Presiden RI untuk menyampaikan undangan acara Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (IORA). ‘’Saya menyampaikan undangan Presiden RI kepada Presiden Zuma untuk menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi IORA di Jakarta pada 7 Maret 2017,’’ ujar Menlu Retno. Nilai perdagangan Indonesia-Afrika Selatan pada periode Januari-Oktober 2016 mencapai 860 juta dolar AS, dengan ekspor utama Indonesia ke Afrika Selatan antara lain kendaraan bermotor, karet, alas kaki, ban dan kertas. Pada 2016, nilai investasi Afrika Selatan ke Indonesia sebesar 981,5 ribu dolar AS. Total jumlah investasi Afsel di Indonesia pada periode 2011-2016 mencapai 2,75 juta dolar AS, terutama di sektor pariwisata. Adapun jumlah wisatawan Afrika Selatan yang berkunjung ke Indonesia pada 2015 mencapai 25.048 orang. (ant)
luarkan paket kebijakan deregulasi dan mengoptimalkan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). ‘’Kita terus memperbaiki sehingga efisiensi kita membaik dan investor
tertarik. Ini perjuangan yang tidak bisa meloncat-loncat begitu, ini (perbaikan iklim investasi) merangkak pelanpelan. Jangan kalian berharap investasi naik ke 6 atau
7 persen, tidak ada itu,’’ ujar Darmin. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penguatan konsumsi rumah tangga masih menjadi penyebab utama pertumbuhan ekonomi nasional 5,02 persen pada 2016. Sementara itu, pembentukan modal tetap bruto tumbuh 4,48 persen. Sektor investasi tersebut sedikit melambat, namun ikut memberikan kontribusi kepada perekonomian nasional. Pemerintah sendiri menar-
getkan pertumbuhan ekonomi pada 2018 mendatang mencapai 6 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi pertumbuhan ekonomi tahun lalu dan target tahun ini 5,1 persen. Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi tersebut, selain bertopang pada konsumsi rumah tangga, kontribusi investasi juga ditargetkan tumbuh mencapai hingga 8 persen agar mampun mendukung pencapaian target pertumbuhan tersebut. (ant)
Stabilkan Harga Pangan, Ribuan RPK Siap Berpartisipasi Jakarta (Bali Post) Program Rumah Pangan Kita (RPK) yang dikembangkan Perum Bulog siap mendukung stabilisasi harga pangan dengan menggandeng 9.298 Sahabat RPK di seluruh Tanah Air. Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo, di Jakarta, Rabu (8/2) kemarin, mengatakan Sahabat RPK merupakan salah satu jaringan pemasaran produk pangan yang dibentuk Perum Bulog bekerja sama dengan masyarakat. ‘’Perkembangan pedagang atau pemain swasta dalam pasar pangan pokok yang semakin tinggi saat ini sulit dikontrol. Hal itu dikhawatirkan dapat memicu gap yang semakin besar antara produksi dan konsumsi, baik dari sisi harga maupun ketersediaan komoditas,’’ katanya di sela kegiatan Gathering Rumah Pangan Kita (RPK)-Perum Bulog. Oleh karena itu, lanjutnya, Perum Bulog melalui RPK menggandeng masyarakat
sebagai Sahabat RPK untuk masuk dalam jaringan distribusi pangan dalam upaya menjaga keterjangkauan dan stabilisasi harga pangan. Imam mengatakan, dari 9.298 Sahabat RPK yang bekerja sama dengan Perum Bulog tersebut, lebih dari 300 berada di Jakarta, bahkan di Papua saat ini terdapat sebanyak 100 Sahabat RPK. ‘’Hanya dengan modal awal Rp 5 juta masyarakat yang berminat menjadi Sahabat RPK bisa mendaftarkan diri yang nantinya akan diberikan pasokan bahan pangan oleh Perum Bulog untuk dijual kembali,’’ katanya. Terkait komoditas yang dijual melalui RPK tersebut, dia menyatakan, untuk saat ini tersedia beras, gula, terigu, minyak goreng serta ditambah daging khusus di Jakarta. Pada kesempatan tersebut, Imam juga menyatakan BUMN pangan itu siap menyalurkan komoditas pangan bermerek agar bisa bersaing dengan produk pasaran secara komersial. Untuk ta-
hap awal komoditas pangan yang diberikan merek dagang yakni beras dan gula, masingmasing ‘’Beras Kita’’ serta ‘’Gula Manis Kita’’ nantinya menyusul ‘’Minyak Goreng Kita’’. Khusus untuk ‘’Beras Kita’’, lanjutnya, menyediakan beras jenis premium, medium baik untuk PSO maupun komersial, serta beras organik, juga siap disalurkan melalui RPK. ‘’Diharapkan nantinya masyarakat bisa mendapatkan beras yang mudah, murah dan sehat atau berkualitas,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
LELE - Petambak memanen ikan lele di area tambak Benteng Somba Upu, Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (8/2) kemarin. Direktorat Jenderal Budi Daya Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan produksi budi daya ikan pada 2017 sebesar 21,9 juta ton, naik dibandingkan target tahun 2016 sebesar 19,46 juta ton.
19
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
Diduga Tenggelam, WNA Belum Ditemukan
Bantuan Sosial Dari Hal. 1
Presiden membagikan bantuan sosial nontunai PKH kepada 350 orang. ‘’Hati-hati karena di situ ada Rp 2 juta, ambilnya empat kali tiap tiga bulan. Isi selama setahun Rp 2 juta baik untuk lansia, disabilitas maupun ibu-ibu peserta PKH,’’ tutur Presiden. Penerima KIS mencapai 347 orang. ‘’Kalau sakit ke puskesmas dulu, kalau berat baru dirujuk ke RS dengan kartu ini
Mangupura (Bali Post) Kepanikan terjadi di Pantai Kuta, tepatnya di depan Beach Walk, Rabu (8/2) kemarin. Kim Jung Chul (58) asal Korea Selatan diduga tenggelam saat berenang dan hingga saat ini belum ditemukan. Sampai saat ini pencarian masih dilakukan polisi dan instansi terkait. Informasi diperoleh di lapangan pukul 16.30 Wita, korban bersama istri dan temannya berenang di TKP. Selanjutnya 30 menit kemudian, mereka selesai berenang dan kembali ke tempat menaruh barang. Berselang 15 menit kemudian, korban menginap di Hotel Sense Seminyak ini, berenang sendiri menggunakan perlengkapan snorkling. Hingga pukul 18.00 Wita, korban belum kembali
dan membuat istri serta temannya panik. ‘’Kejadian itu langsung dilaporkan ke petugas pantai dan kepolisian,’’ ujar Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta. Hingga pukul 21.30 Wita, kata Suparta, pencarian masih dilakukan namun sebatas di pinggir pantai. ‘’Belum berani masuk ke laut karena malam. Gelombang laut juga besar,’’ tegasnya. (kmb36)
Terus Melemah Bali Post/wan
PERAYAAN IMLEK - Pelajar dari SMA Negeri 1 Tabanan menampilkan fragmentari Dalem Balingkang pada puncak perayaan Malam Kebersamaan dan Persaudaraan Imlek Tahun 2568/2017 dengan tema ‘‘Menjaga Kebinekaan dan Nasionalisme’’ di Taman Budaya Ardha Chandra Art Centre, Rabu (8/2) kemarin. Acara tersebut diselenggarakan keluarga besar Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI) Bali di Denpasar bekerja sama dengan Persatuan Xianqi Indonesia (PEXI), Pemprov Bali serta Konjen Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dengan melibatkan 40 seniman dari Tiongkok. Perayaan Imlek tahun ini dirangkai dengan kegiatan sosial donor darah, pemberian sembako, bedah buku di Makorem 163/ Wirasatya. Acara ini juga sekaligus untuk memperkuat rasa persahabatan dan persaudaraan hubungan antarkedua negara Indonesia dan Tiongkok. Acara tersebut juga turut dihadiri motivator Indonesia Andrie Wongso dan disaksikan ratusan undangan.
Aksi 112
Dari Hal. 1
Bahas Tren Teknologi Digital Ambon (Bali Post) Konvensi Nasional Media yang digelar untuk memeriahkan Peringatan Hari Pers (HPN) Nasional ke-69 di Ambon, membahas tren industri pers dalam era teknologi digital sebagai pasar untuk menarik pembaca, Rabu (8/2) kemarin. Pembahasan tersebut dibagi dalam tiga sesi diskusi yakni ‘’Integritas Media Nasional dalam Lanskap Komunikasi Global: Peluang dan Tantangan’’, yang menghadirkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, CEO MNC Grup Hary Tanoesoedibjo, Pendiri Detik.Com Budiono Darsono, dan CEO Baidu Digital Indonesia Bao Jianlei sebagai pembicara. Kemudian, ‘’Demokrasi Digital, Nilai Kewargaan dan Ketahanan Budaya’’ dengan pembicara Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan, sutradara Garin Nugroho, akademi Yudi Latif, dan seniman Sudjiwo Tedjo. Sedangkan sesi ketiga mengangkat tema ‘’Hoax, Fake News dan Blokir’’ menghadirkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar, anggota DPR Meutya Hafid, wartawan Arswendo Atmowiloto, dan pegiat sosial media Nukman Luthfie sebagai narasumber. Sedikitnya 400 orang yang berasal dari berbagai kalangan, seperti pers, masyarakat sipil, instansi pemerintah, dan beberapa duta besar negara sahabat turut hadir dalam kesempatan tersebut. Menkominfo Rudiantara mengatakan dewasa ini teknologi digital terus berkembang dari waktu ke waktu, seiring meningkatnya kebutuhan, permintaan pasar dan masyarakat. Berbagai aplikasi dan digital multimedia dengan mengandalkan sistem jaringan internet untuk menggakses berbagai informasi, pun semakin banyak tersedia. ‘’Teknologi berkembang terus-menerus, ia juga memberikan efisiensi waktu. Preferensi pasar kita melihat dari sisi marketing, yaitu kebutuhan dan daya beli,’’ katanya. Dengan tuntutan target pasar, kata Rudiantara lagi, pers di Indonesia pun semakin banyak yang menggunakan sistem digital atau online untuk mempublikasikan pemberitaan mereka. Hal itu tentu juga berpengaruh terhadap media massa yang masih menggunakan sistem cetak. ‘’Indonesia dalam demografinya, generasi masa kini lebih terbiasa membaca berita yang disedikan dalam bentuk online. Pertanyaannya, profesionalisme pers harus ke mana, apakah melihat dari sisi medium atau bagaimana. Untuk hal ini jangan membawa-bawa pemerintah untuk masalah konten berita, Undang-undang Pers tetap dibiarkan seperti itu,’’ ucapnya. (ant)
dan gratis,’’ kata Presiden. Sementara itu, penerima program pemberian makanan tambahan (PMT) ada 1.007, baik anak sekolah, ibu hamil maupun balita. ‘’Kita ingin ke depan anak-anak kita pintar karena persaingan makin ketat hingga antarnegara, sehingga harus disiapkan anak-anak dari sekarang. Ini tujuan pemberian makanan tambahan. Kita ingin semua pintar, pandai dan sehat,’’ ujarnya. (ant)
Kehadiran JK di DPR untuk memberikan pandangan tentang RUU Kepalangmerahan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi IX DPR-RI. Aksi 112 akhir pekan nanti merupakan aksi ketiga kali yang akan digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI). Dalam proposal izin mengadakan aksi demo kepada Polda Matro Jaya, GNPFMUI menyatakan aksi demo yang digelar ini tidak bernuansa politik. Aksi demo tersebut juga bertepatan dengan hari terakhir kampanye pasangan calon Pilkada DKI Jakarta. Namun, JK khawatir aksi ini berpotensi membuat ricuh
suasana politik menjelang pilkada. Padahal, proses hukum terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang juga calon petahanan Pilkada DKI Jakarta terkait kasus penistaan agama sudah berjalan aman dan lancar selama ini. ‘’Kalau begitu nanti lebih kacau lagi proses hukumnya,’’ kata JK khawatir. Anggota DPR Hetifah Sjaifudian meminta agar GNPFMUI mengurungkan niatnya menggelar demo 112 nanti. ‘’Kami harap tidak menggelar demo pada hari tersebut. Demo pada masa tenang akan mudah dipolitisir oleh oknum yang berkepentingan,’’ kata Hetifah. Anggota Komisi II DPRRI dari Fraksi Partai Golkar ini menilai aksi demo menjelang pilkada ini sangat rentan kampanye negatif terselubung. Selain berpotensi mengganggu ketertiban
umum, aksi demo juga akan mengganggu masa tenang kampanye sebelum hari H pencoblosan pada 15 Februari. ‘’Jika demo tetap digelar, kami minta Bawaslu untuk terjun ke lapangan mengawasi kemungkinan terjadinya kampanye terselubung atau memanfaatkan demo untuk kampanye,’’ pintanya. Aksi 112 dinilai sangat berpeluang ditunggangi berbagai muatan politik dari paslon tertentu untuk mendulang perolehan suara pada menjelang hari pencoblosan pilkada. Sejumlah ormas Islam berencana menggelar aksi jalan sehat pada Sabtu, 11 Februari 2017. Mereka berencana berkumpul di Masjid Istiqlal kemudian menuju Monas dan berjalan ke Hotel Indonesia (HI) dan kembali lagi ke Monas untuk membubarkan diri. (kmb4)
Master Plan Dari Hal. 1
Alit Wiraputra mengatakan dengan pendekatan ini diharapkan Bali segera bisa merancang master plan Bali secara keseluruhan dan komprehensif. ‘’Master Plan Bali ini akan mencerminkan Bali hingga 20 sampai 100 tahun ke depan,’’ ujarnya. Sementara itu, dosen Fakultas Teknik Sipil Unud yang juga pengamat transportasi Prof. Putu Alit Suthanaya, S.T. mengatakan, dalam penataan lalu lintas Bali, Bali memerlukan grand design yang benar-benar bisa dijadikan acuan oleh seluruh pemangku kebijakan di Provinsi Bali. Permasalahan transportasi tidak bisa terbatas oleh sekat-sekat otonomi daerah, namun harus diperhatikan secara holistik
untuk seluruh Bali. Dalam hal ini perlu diterapkan one island management, sehingga transportasinya juga harus di-manage dengan sistem one island. ‘’Kebijakan dari provinsi, master plan dari provinsi juga harus diikuti juga oleh kabupaten/kota yang selaras dengan master plan di provinsi,’’ katanya. Ditambahkannya, ke depan juga harus diperhitungkan carrying capacity (daya dukung) Bali dengan kedatangan wisatawan. Karena, hal ini nantinya juga akan berpengaruh terhadap multiplier effect bagi pariwisata dan turunannya terkait perkembangan aktivitas terkait dengan kepariwisataan yang menimbulkan pergerakan yang dilayani oleh infrastruktur transportasi.
Menurutnya, saat ini harus mulai diproyeksikan 20-30 tahun yang akan datang perlu dibuatkan suatu grand design yang juga harus disepakati oleh masyarakat Bali. Saat ini memang sudah ada desain, namun masih tercecer. Karena dari masing-masing instansi mengeluarkan rancangan desain sendiri-sendiri. ‘’Saat ini dari Kementerian PU mengeluarkan rancangan sendiri, dari Dinas Perhubungan mempunyai rancangan sendiri, dari kepariwisataan ada rancangan sendiri. Ini harus disatukan ke dalam grand design besar untuk Bali yang terintegrasi dari semua aspek, seperti pariwisata, pertanian dan juga transportasi, menjadi satu-kesatuan,’’ katanya. (dir/edi)
Dari Hal. 1
Akibatnya dolar AS terus melemah terhadap yen sejak Trump mengutarakan ketidaknyamanannya terhadap posisi mata uang Jepang pada 31 Januari. Kini dolar AS diperdagangkan pada 112,35 yen setelah sempat menyentuh
level terendah sejak November tahun lalu pada 111,59 yen. Sebaliknya euro terjengkang pada level 1,0682 dolar AS akibat keprihatinan terhadap kemungkinan menangnnya sayap kanan ekstrem dalam pemilu Prancis, karena kubu ini mengancam akan mengeluarkan Prancis dari Uni Eropa. (ant)
Badan Pengelola Dari Hal. 1
‘’Retribusi sampah itu dari pengambilan di rumah tangga, bak-bak sampah terus dibawa ke TPS, dari TPS ke TPA itu satu paket. Di ranperda ini kan di TPA saja kita ambil. Boleh ngambil di TPA apabila tanah itu tanah aset Pemprov dan ada Badan Pengelola di sana (di TPA Suwung - red). Sedangkan di sana bukanlah aset provinsi, tetapi Kementerian Kehutanan,’’ ujar Ketua Pansus Ranperda Retribusi Jasa Umum DPRD Bali I Ketut Suwandhi. Alasan itulah, lanjut Suwandhi, yang membuat penarikan retribusi persampahan di TPA Suwung menjadi tidak dibenarkan. Ini juga sesuai dengan hasil konsultasi Pansus ke Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Kecuali, bila sudah ada Badan
Pengelola di sana. Mengingat, PT NOEI yang sebelumnya mengelola sampah di TPA Suwung sudah diputus kerja samanya oleh Pemerintah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan) karena wanprestasi. Sementara ini, TPA Suwung dikelola Kota Denpasar dan UPT Sampah di bawah Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali. ‘’Alternatif satu, retribusi persampahan dibatalkan. Alternatif dua, boleh memungut retribusi tapi tidak boleh mengenakan untuk kabupaten/kota Sarbagita. Hanya boleh dikenakan pada pihak swasta, yang buang sampah ke sana. Entah hotel, entah kelompok, itu kan kecil jadinya,’’ jelasnya. Suwandhi menambahkan, kepastian apakah memilih alternatif satu atau dua akan diputuskan, Kamis (9/2) ini. (kmb32)
All Out Dari Hal. 1
Sedangkan di Malaysia, masyarakatnya berprinsip bahwa mukena untuk beribadah hanya berwarna putih saja. ‘’Untuk 70 ini saya memang all out mulai dari saya pengurasian produk, strategi pricing, packaging, dan terakhir marketing-nya,’’ tegasnya. Risti menambahkan, produk dalam store MICH di Malaysia terbilang variatif. Mulai dari fashion seperti pakaian muslim, tas, sepatu hingga produk makanan atau kuliner. Produk makanan juga masuk dalam store karena melihat ada kurang lebih 3 juta orang Indonesia yang standby di Malaysia. Hal itu diharapkan dapat memenuhi kerinduan orang Indonesia di sana akan makanan khas Indonesia. ‘’Malaysia kan menjadi tujuan destinasi warga dunia, saya berharap dari negaranegara lain pun bisa singgah ke store saya dan itu juga salah
satu cara untuk memperkenalkan produk UKM Indonesia ini bisa dilihat di mata dunia,’’ imbuhnya. Risti menargetkan ada 200 outlet yang akan dibuka ke depan, dengan membuka lagi store baru. Terlebih, pihaknya saat ini di-support penuh oleh pemerintah Malaysia. Tak heran bila store pertama ini ibaratnya SMESCO yang ada di Indonesia atau bisa dikatakan SMESCO-nya Malaysia. Di sisi lain, dirinya sangat bersyukur karena memiliki Menteri Koperasi dan UKM RI yang sangat aktif menyosialisasikan UKM untuk bisa diterima di dunia internasional. ‘’Sehingga mempermudah juga untuk segera kita bisa mewujudkan mimpi di 2017 ini. UKM Indonesia go international, dimulai di Malaysia,’’ sambungnya seraya mengatakan pada 4 Februari lalu dirinya terbang ke Switzerland dan Brussels untuk membuka warehouse ataupun store dalam rangka penetrasi pasar di Eropa. (rin)
Kamis, 9 Februari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Makna Upacara Metatah (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel
07.35 Kartun Krisna Garuda (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Sanggar Budaya Mekar (1) 10.05 Lila Cita 11.05 Bali Channel Tourist TV
11.30 Serial: Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Makna Upacara Metatah (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Taksu
Dalang Muda Wayang Nyambu 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Education On Bali TV 16.05 Round Up The World 16.30 Agrobisnis Budi Daya Ikan serta
Pemasarannya 17.00 Nangun Yadnya Karya Manusa Yadnya lan Bayuh Pawetuan Massal, Keramas-Gianyar 17.30 Kartun Krishna Garuda (3) 18.00 Puja Trisandya
18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi
22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Aji Pengeret Semara (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Yayasan Waturenggong Klungkung (3)
Duryodhana Marah-marah pada Guru Drona
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Lima Puluh)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SEMUA senjata surgawi dan semua hal mantra-mantra Brahma ada dalam diri paduka. Hamba katakan sesungguhnya, tidak para Pandava, tidak diri kami sendiri, tidak para pemanah lain di dunia, yang dapat sebanding dengan Guru Drona, ketika paduka terlibat pertempuran. Oh yang utama dari orang-orang yang lahir kembali. Paduka mengetahui semua senjata rahasia. Tanpa diragukan, dengan memakai senjata-senjata surgawi ini paduka mampu menghancurkan tiga dunia berikut dewa-dewa, para asura, dan para gandharva. Para Pandava semuanya takut dengan paduka. Tetpai, paduka memaafkan mereka, setelah mengingat para Pandava adalah muridmurid paduka, atau barangkali nasibku yang jelek.’’ Sanjaya melanjutkan, demikian Guru Drona diomeli dan dimarahi putra paduka. Oh raja, dengan marah Drona menyapa Duryodhana dan mengucapkan kata-kata ini: ‘’Walaupun aku ini sudah begitu tua, oh Duryodhana, aku masih tetap diriku sendiri. Aku berusaha keras pertempuran sesuai kekuatanku. Semua orang ini tidak mengenal senjata-senjata surgawiku. Ba-
gaimanapun, aku sangat paham tentang semua itu. Jika karena ingin mendapat kemenangan, aku membantai semua manusia. Jika itu terjadi, tidak ada perbuatan yang lebih hina dikerjakan lagi olehku. Bagaimanapun, yang ada dalam pikiranmu, baik itu baik atau jelek, aku akan menyelesaikannya, oh Kaurava, atas perintahmu. Tidak akan bisa terjadi sebaliknya. Setelah mengerahkan keberanianku, aku akan membantai keluarga Panchala, karena itu aku tidak akan melepaskan baju zirahku. Oh raja, aku bersumpah kepadanmu dengan sungguh-sungguh. Engkau berpikir tentang Arjuna, putra Kunti itu, yang kelelahan dalam pertempuran. Oh Kaurava yang berlengan perkasa! Dengarkanlah apa yang dengan sungguhsungguh aku katakan tentang keberaniannya. Jika kemarahan Savyasachin digairahkan, maka tidak ada para gandharva, tidak para yaksha, tidak para rakshasa yang dapat mencoba-coba menahannya. Di Khandava, dia bertarung dengan kepala kaum dewa surgawi itu sendiri, Shiva Mahadewa. Arjuna yang terkenal, dengan panahpanah surgawinya menggagalkan
Dewa Indra mengucurkan hujan. Para yaksha, naga, dan daitya, dan semua yang lain bangga akan kekuatan mereka, tetapi kemudian dibantai oleh yang utama dari manusia itu. Engkau juga sebetulnya telah mengetahuinya. Pada kesempatan cerita tentang sapi-sapi itu para gandharva yang dikepalai Chitrasena dan lainnya, dikalahkan oleh Arjuna. Pemanah yang tegas itu menyelamatkan engkau, ketika engkau dibawa pergi oleh para gandharva itu. Para Nivatakavacha itu juga, musuh-musuh para kaum surgawi itu, tidak dapat dibantai dalam pertempuran oleh kaum surgawi. Mereka sendiri dikalahkan pahlawan itu. Ribuan danava yang bertempat tinggal di Hiranyapura juga dikalahkan macan di antara manusia itu. Lalu, bagaimana manusia itu kemudian dapat menahannya? Oh baginda, engkau telah melihat dengan matamu sendiri, kelompok milikmu ini walaupun mereka sendiri berusaha dengan gagah perkasanya, telah dihancurkan oleh putra ketiga Pandu itu.’’ Sanjaya melanjutkan, kepada Drona yang demikian memuji Arjuna, putra paduka, oh raja,
marah-marah di sana. Sekali lagi mengucapkan kata-kata ini: ‘’Diriku sendiri dan Duhsasana, Karna, pamanku dari pihak ibu, Sakuni, itu kemudian membagi kelompok Bharata menjadi dua divisi -- dan mengambil satu dengan kami -- akan hari ini bertekad membantai Arjuna dalam pertempuran.’’ Setelah mendengar kata-ka-
tanya itu, putra Bharadwaja ini sambil tertawa, menyetujui ucapan sang prabu itu dan berkata, ‘’Terberkatilah engkau! Ksatria mana di sana yang akan membantai banteng di antara para ksatria itu? Arjuna itu ksatria utama yang tidak dapat dibantai. Pemegang Gandiva itu adalah pahlawan yang berkobar dengan energi tinggi.’’ (bersambung)
Sloka 12.6-7 Ye tu sarvani karmani mayi sannyasya mat-parah ananyenaiva yogena mam dhyayanta upasate tesam aham samuddharta mrtyu-samsara-sagarat bhavami na cirat partha mayy avesita-cetasam Tetapi orang yang menyembah-Ku, menyerahkan segala kegiatannya kepada-Ku, setia kepada-Ku tanpa menyimpang, tekun dalam pengabdian suci bakti, selalu bersemadi kepada-Ku, dan sudah memusatkan pikirannya kepada-Ku – cepat kuselamatkan dari lautan kelahiran dan kematian, wahai putra Prtha.
13,000 people hanged in secret at Syrian prison, Amnesty says
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Kamis Kliwon, 9 Februari 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Ilmuwan Korea Temukan Teknologi MRI Baru Seoul (Bali Post) -
”Sekelompok ilmuwan Korea Selatan menemukan platform baru magnetic resonance imaging (MRI) untuk menemukan sel-sel yang sakit secara selektif,” ujar pihak pusat penelitian milik negara itu. Mereka mengatakan perkembangan teknologi ini bisa mengatasi keterbatasan MRI saat ini. Dalam peneli-
tian itu, tim yang dipimpin oleh Cheon Jin-woo di Pusat Nanomedicine di bawah Institut Sains Dasar (IBS) mengem-
bangkan apa yang disebut “lampu MRI nano” yang mengaktifkan
sinyal MRI hanya di hadapan target penyakit. “Penelitian ini
dapat mengatasi keterbatasan MRI yang ada sekaligus menjadi gerbang baru dalam teknologi MRI non-invasif dalam mendiagnosis berbagai
penyakit,” kata Cheon dalam siaran persnya. Teknologi baru itu terdiri atas dua
bahan magnetik. Saat dua bahan diletakkan pada jarak kritis seperti lebih dari 7 nanometer, sinyal akan muncul. Namun, ketika keduanya ditempatkan lebih dekat dari 7 nanometer, sinyal MRI menjadi off.
Tim ilmuwan menyebut fenomena ini sebagai Magnetic Resonance Tuning (MRET). “Seperti menggunakan senter pada hari yang cerah dan efeknya terbatas. Teknologi baru ini, sebagai gantinya, seperti menggunakan lampu flash pada malam hari dan itu lebih berguna,” kata Cheon. Para peneliti mengatakan mereka telah menguji lampu MRI nano untuk mendiagnosis kanker dan mendeteksi keberadaan enzim yang dapat menginduksi tumor. Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal “Nature Materials”, seperti dilansir kantor berita Yonhap. (ant)
Katy Perry Kembali ke ”Grammy Awards” Katy Perry kembali ke Grammy Awards setelah sekian lama vakum. Terakhir, para penggemarnya menyaksikan penampilan penyanyi pop AS ini dalam album terakhirnya, “Prism”, yang diluncurkan pada 2013. Selain kehadiran Katty Perry, Recording Academy yang menyelenggarakan Grammy Awards juga mengumumkan Selasa (7/2) waktu setempat, nominasi Grammy, Kelsea Ballerini dan Lukas Graham, akan tampil pada Minggu (12/2) di Staples Center, Los Angeles. Grammy juga akan diramaikan sejumlah nominator lainnya, yakni Demi Lovato, Andra Day, Tori Kelly dan Little Big Town. Mereka akan berkolaborasi untuk menghormati grup band, Bee Gees dan perayaan 40 tahun “Saturday Night Fever.” Adele, Bruno Mars, the Weeknd, Daft Punk, A Tribe Called Quest, dan Alicia Keys juga dikonfirmasi akan tampil. Tak sampai di situ, Grammy juga akan dimeriahkan oleh penampilan John Legend dan bintang Broadway, Cynthia Erivo. Mereka akan menyanyikan lagu-lagu Beach Boys. Menurut Produser Eksekutif, Ken Ehrlich, Legend dan Erivo akan menyanyikan aransemen baru dari lagu “God Only Knows”. “Mereka berdua setuju untuk memainkan lagu ini,” kata Ehrlich. (iah/ap)
”Boven Digoel”
Bali Post/ist
Film ‘‘Boven Digoel’’
Kemustahilan di Tanah Papua Selain film “Di Timur Matahari”, “Tanah Mama”, dan “Epen Cupen”, kini giliran layar lebar berjudul “Boven Digoel” bakal tayang di bioskop Tanah Air. Benang merah film itu menceritakan kehidupan di Tanah Papua. Film tersebut merupakan kisah nyata yang diangkat dari buku berjudul ‘‘Papua: Sebuah Fakta dan Tragedi Anak Bangsa’’. Film ini berkisah tentang tindakan seorang dokter menantang maut yang melakukan operasi caesar, dengan silet di belantara Digoel, Papua sekitar 1990-an. “Pemain utama film ini adalah dokter John Manangsang,
pelaku sejarahnya. Dibantu para suster dari puskesmas Boven Digoel. Bahkan, ada beberapa suster yang dulu terlibat dalam operasi, nyatanya turut kembali terlibat dalam film ini. Jadi film ini digarap apa adanya, sama dengan peristiwa tahun ‘90-an dahulu,” kata FX Purnomo selaku sutradara film ini. Menurut John Manangsang, film ini memberikan manfaat tersendiri mengenai fakta kesehatan di Papua. Fakta membuktikan bahwa dibanding kondisi 25 tahun lalu, angka kematian ibu dan bayi di Papua saat ini justru semakin tinggi, serta menduduki peringkat pertama di Indonesia.
“Padahal jika dilihat zaman dahulu, tenaga dokter spesial ibu dan anak belum banyak. Untuk Papua saja di satu provinsi bisa dihitung dengan jari dokter-dokternya. Sekarang di tiap kabupaten sudah ada satu hingga empat dokter. Rumah sakit sekarang ada di mana-mana,” kata John. Film “Boven Digoel” produksi sepenuhnya oleh sineas asal Papua, Foromoko Matoa Indah Film. Film ini akan dibintangi oleh Christine Hakim dan Jhon Matulessy (Jflow) serta pemeran asli Papua, di antaranya Lala Suwage dan Edo Kondologit, Ira Dimara, Maria Fransisca, Juliana Rumbarar, dan lainnya. (pik)
”Sepi di Rantauan”
Haksara Band Ingatkan Pasangan Saling Setia DI tengah perkembangan teknologi semakin pesat, industri pasar musik di Bali, belantika musik Bali terus kedatangan band-band indie dari berbagai penjuru Bali dengan amunisi baru. Sebab, kedatangan mereka (band indie-red) tidak hanya berasal dari Bali daratan, melainkan dari pulau seberang, Nusa Penida. Diperkuat oleh Putu Agus Sugiarta atau yang akrab dipanggil Urif (Lead Guitar), Dana Santika (gitar) dan Astana Putra (vocal dan bass), mereka menamai bandnya Haksara Band. Harapannya band mereka tetap langgeng dalam berkarya. “Nama band “Haksara” kami ambil dari kata “Aksara” dengan penamba-
han huruf “H” sesuai dengan pelafalan “a” dalam aksara Bali, yaitu ha na ca ra ka, dan seterusnya. Kata Aksara berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti sesuatu yang kekal, langgeng, dan tak termusnahkan. Dalam bahasa Indonesia aksara berarti huruf yang merupakan simbol bunyi,” ujar Dana Santika, Rabu (8/2) kemarin. Sebagai langkah awal, Haksara Band mencoba peruntungannya dengan merilis single perdana “Sepi di Rantauan”. Lagu tersebut diciptakan oleh Astana yang saat ini masih menempuh studi di Undiksha, Singaraja. Lagu ini diciptakan pada saat masih menjalani KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Sulahan Kecamatan
Susut, Kabupaten Bangli. “Berawal dari keisengan saya dan kawan-kawan bermain gitar, muncul ide untuk membuat lagu yang mau kami nyanyikan saat penutupan KKN di Sulahan,” imbuh sang vokalis. Lagu “Sepi di Rantauan” menceritakan tentang kehidupan seseorang pria yang ditinggal kekasihnya saat berada jauh. Hingga, akhirnya wanita tersebut memutuskan untuk pergi dan meninggalkan pria tersebut. Meskipun demikian, pria tersebut tetap tegar dan bersabar, hingga akhirnya pria tersebut menemukan pengganti kekasihnya. “Pesan yang kami sampaikan lewat lagu ini adalah tetap jaga hubungan kalian meski
jarak memisahkan, karena jika salah satu saja tidak bisa bertahan maka akan ada perpisahan dan mungkin akan ada penyesalan di kemudian hari,” pesan Astana. Haksara Band berharap dengan kehadirannya bisa menjadi penanda zaman yang baru di kalangan anak muda di Bali, khususnya di Nusa Penida. Sama halnya seperti fungsi aksara yang berfungsi untuk merekam informasi di setiap zaman. “Seperti halnya aksara yang ditulis pada lontar atau prasasti yang merekam informasi di masa lampau, kami hadir sebagai penanda zaman untuk masa depan,” pungkas alumni SMAN 1 Nusa Penida tersebut. (win)
Kezia Warouw Soal ”Miss Universe” 2016
Pengalaman Tak Terlupakan
Bali Post/ap
KHAS - Kezia Warouw saat menampilkan busana khas Indonesia di ajang Miss Universe, Kamis (26/1).
Puteri Indonesia 2016 Kezia Warouw tak pernah menyangka gaun panjang berwarna hitam yang ia kenakan tersangkut ketika berjalan di panggung ajang Miss Universe beberapa waktu lalu. Pengalaman itu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi dirinya. Ia memiliki pendapat tersendiri soal kejadian itu. “Enggak pernah terbayangkan. Namanya panggung, apalagi Miss Universe, panggung semua sudah okelah, tidak ada kekurangan. Tetapi di situ belajar harus hati-hati juga,” ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/2). Kezia mengatakan, sekalipun harus mengalami kejadian cukup memalukan seperti itu dirinya mempertahankan senyum sembari terus berpikiran positif. “Di situ memang keluar auranya untuk harus selalu tersenyum. Pada saat kejadian itu, turun panggung, yang terpikirkan adalah berpikiran positif,” kata dia. “Dengan cara seperti ini mungkin orang berpikiran ini sesuatu yang negatif, tetapi bagi Kezia ini adalah hal positif yang bisa dipandang semua orang. Ternyata yang pernah tersangkut dari
Indonesia. Setidaknya ada momen yang bisa dilihat,” sambung Kezia. Dalam ajang pemilihan ratu kecantikan ke-65 itu, Kezia masuk Top 13 dan meraih predikat “Top 10 Best National Costume”, serta “Miss Phoenix Best Smile”. Dia bersaing bersama 85 finalis dari negara lain dan gelar pada ajang itu akhirnya diraih perwakilan dari Prancis, Iris Mittenaere. Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri K. Wardani, mengatakan dirinya sempat menyangka anak asuhnya bisa masuk jajaran Top 9 atau bahkan 6. Kendati begitu, dia tetap merasa bangga dengan capaian Kezia di Top 13. “Saya pribadi menyangka bisa Kezia masuk sembilan dan enam besar. Angkanya Kezia tinggi di antara kandidat lainnya. Tetapi saya sangat terkesan dan bangga, Indonesia mampu bersaing dengan 85 negara yang semuanya sudah berpengalaman dan Indonesia berhasil masuk dalam jajaran Top 13,” kata dia. “Semoga tahun depan Indonesia bisa lebih baik lagi untuk dapat masuk ke Top 6 sampai 3,” sambung Putri dalam kesempatan yang sama. (ant)
Haksara Band
Bali Post/ist