20 HALAMAN
NOMOR 338 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu umanis, 9 agustus 2017
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Hari Terakhir ’’Polling Bali Post’’
WBT dan Bintang Tetap Diunggulkan
HARI terakhir Polling Bali Post, Selasa (8/8) kemarin, Wisnu Bawa Tenaya (WBT) dan Bintang Puspayoga tetap menjadi pemuncak untuk posisi calon gubernur Bali. Artinya, kedua tokoh tersebut diharapkan menjadi pemimpin Bali ke depan. Sedangkan calon lain yang juga mendapat apresiasi dari masyarakat Bali untuk calon gubenur adalah Wayan Koster, Sumarjaya Linggih dan Arya Wedakarna. Sementara persaingan pada calon wakil gubernur Bali, posisi puncak tetap dipegang IGA Rai Wirajaya. Hal. 19 Jadi Catatan
11.188
11.118
4.188
3.469
Wisnu Bawa Tenaya Bintang Puspayoga
Wayan Koster
2.800 Sumarjaya Linggih
4.108
1.500
2.038 Arya Wedakarna
I G A Rai Wirajaya
Bintang Puspayoga
Nyoman Dhamantra
1.000
953
Wayan Gredeg
Eka Wiryastuti infografis:anggara/tomik
Anggota Brimob Dianiaya di Pos Jaga Hotel Ayana
Senjata Laras Panjang Korban Dirampas Mangupura (Bali Post) Penganiayaan terjadi di halaman parkir Hotel Ayana Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (8/8) kemarin. Korbannya adalah anggota Brimob Polda Bali Brigadir Ida Bagus Suda Suwarna. Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di TKP. Selain itu, senjata laras panjang milik korban juga lenyap, diduga dirampas oleh pelaku yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya.
Ida Bagus Suda Suwarna
Bali Post/ken
Menurut sumber di TKP, korban Ida Bagus Suda Suwarna bertugas di hotel itu bersama Brigadir I Nyoman Wenten yang merupakan anggota Subden A Pelopor. Pukul 11.00 Wita, korban bersama security Karang Emas Residen makan siang di Rimba Resort yang berjarak kurang lebih 500 meter dari Hotel Ayana. Selesai makan siang, korban meninggalkan kantin dan tetap masih membawa senjata. Korban sempat ke toilet dan masih membawa senjata, selanjutnya menuju pos depan. Beberapa saat kemudian korban ditemukan oleh
security Mardika dalam posisi duduk dan tidak sadarkan diri. Kondisinya luka dan lebam pada wajah sebelah kiri, mata merah dan muntah darah. Kapolsek Kuta Selatan Kompol Wayan Latra mengatakan masih menyelidiki informasi tersebut. ‘’Masih didalami,’’ tegasnya. Hal senada juga disampaikan Kasat Brimob Kombes Pol. Laksana. Ditegaskan, masih menyelidiki kejadian tersebut. ‘’Masih diselidiki kejadian itu,’’ tegasnya. Hal. 19 27 Peluru
Pamong Praja Jangan Alergi Kritik
Sumedang (Bali Post) – Presiden Joko Widodo meminta pamong praja muda untuk tidak alergi terhadap kritik dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. ‘’Ingat selalu bahwa ekspektasi dan harapan masyarakat sudah semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan publik yang ingin mereka dapatkan dari negara, yang ingin mereka dapatkan dari pemerintah,’’ kata Presiden Joko Widodo dalam amanat upacara pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXIV IPDN Tahun 2017 di lapangan IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (8/8) kemarin. Menurut Presiden, para pamong praja perlu menjadikan kritikan yang membangun sebagai bahan masukan dan perbaikan pelayanan umum. Kritik dan masukan yang membangun, jelas Presiden, merupakan salah satu upaya untuk melakukan reformasi birokrasi dalam melayani masyarakat. Kepala Negara mengarahkan agar pamong praja muda memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan suku, agama ataupun ras. Hal. 19 Warna Kulit
Bali Post/edi
PERIKSA - Polisi memeriksa kendaraan yang keluar-masuk Hotel Ayana pascapenganiayaan anggota Brimob, Selasa (8/8) kemarin.
Pesamuhan Madya I Tahun 2017
PHDI Bali Tolak Proyek Jawa Bali Crossing SUTET
TOLAK - Ketua PHDI Bali Prof. Drs. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. saat menyatakan sikapnya menolak pembangunan megaproyek Jawa Bali Crossing SUTET di kawasan hutan Segara Rupek, Gerokgak, Buleleng yang dinilainya mengganggu kawasan kesucian Pura Segara Rupek dan kawasan budaya sekitarnya pada Pesamuhan Madya I Tahun 2017 PHDI Bali.
Denpasar (Bali Post) – Setelah mendapat penolakan dari Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, wakil rakyat dan PHDI Buleleng, beserta PHDI dan lembaga Hindu di Kabupaten Jembrana dan Tabanan, kini giliran Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali menindaklanjuti penenolakan rencana pembangunan megaproyek Jawa Bali Crossing yang rencananya membangun tower setinggi 375 meter untuk Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di kawasan hutan Segara Rupek, Gerokgak, Buleleng. Penolakan rencana pembangunan tower tersebut dibahas dalam Pesamuhan Madya tahap I Tahun 2017 PHDI Bali di Gedung PHDI Bali, Selasa (8/8) kemarin. PHDI Bali menilai rencana pembangunan megaproyek tersebut melanggar kesucian pura, karena pembangunannya berada
Ketinggian Sampah di TPA Suwung 18 Meter
Rendah, Kepedulian Masyarakat Bali pada Lingkungan Keindahan alam dan keunikan budaya Bali memang sudah mendunia. Namun, Pulau Dewata tetap berpotensi ditinggalkan wisatawan karena sampah. Mengingat, produksi sampah saat ini mencapai 11.030 meter kubik per hari. Dari jumlah itu, 29 persennya merupakan sampah anorganik. Tak hanya di darat, di laut juga demikian. Sampah juga menumpuk. Akibatnya Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Bali sekarang 0,42 dari angka mutlak 1. Artinya bahwa indeks perilaku dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan ini sangat rendah.
Gede Suarjana
KEPALA Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Drs. Gede Suarjana, M.Si. menyatakan sampah merupakan masalah fundamental yang perlu segera dicarikan pemecahannya. Sebab, selama ini perlakuan terhadap sampah masih sama; buang ke TPA. Sehingga stok sampah di TPA Suwung sudah mencapai 18 juta ton. Lebih tinggi dari aturan ketinggian bangunan yang hanya 15 meter. ‘’Kalau tahun 2013, sampah anorganiknya adalah 32 persen. Memang sekarang mulai ada penurunan karena adanya bank sampah, IPST, dan sebagainya. Tapi tetap menjadi masalah karena semuanya dibuang begitu saja tanpa ada upaya pengelolaan,’’ ujarnya, Selasa (8/8) kemarin, dalam diskusi bertajuk ‘’Penanganan Sampah di Bali dan Penanganannya’’. Diskusi ini kerja sama Bali Post dan Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Hal. 19 Sampah Plastik
di kawasan suci Pura Segara Rupek di Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Acara Pesamuhan Madya I PHDI Bali ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., Ida Dharma Upapatti, Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, sejumlah sulinggih, Pinanditha Sanggraha Nusantara (PSN) se-Bali, PHDI, MMDP dan WHDI se-Bali, beserta seluruh lembaga Hindu se-Bali. Selain membahas isu kawasan kesucian pura, juga dibahas terkait dengan ngaben ngelanus yang sampai saat ini belum ada regulasi yang bisa dijadikan pedoman pokok oleh masyarakat Bali dalam upacara yadnya tersebut. Hal. 19 Pengurus Baru
Ubah Sampah Jadi Arang, Solar, dan Listrik TUMPUKAN sampah di TPA Suwung yang kini sudah melebihi batas ketinggian bangunan, mengundang keprihatinan berbagai pihak. Akademisi Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D. bahkan menyebutnya sebagai masalah besar. Utamanya dapat mengancam masa depan pariwisata Bali. Hal. 19 Jadi Biogas
Bali Post/dok
MENUMPUK - Alat berat meratakan sampah yang menumpuk di TPA Suwung.
Gede Putu Wirawan
denpasar
2
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
figur
Bali Post/dok
Perkawinan ’’Pada Gelahang’’
PERKAWINAN pada gelahang atau di Denpasar dikenal dengan mapianak bareng, kini makin populer di Bali. Jenis perkawinan ini adalah solusi tepat bagi keluarga yang tidak memiliki anak laki-laki atau anak tunggal. Adalah Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. yang getol meneliti soal jenis perkawinan ini. Wanita rektor ini kini kembali membuat buku edisi kedua yang juga mengambil tema perkawinan pada gelahang. Masalah ini membuatnya tertarik karena buku edisi barunya disusun berbasiskan riset. Dengan demikian mudah dipahami oleh masyarakat adat Bali. Selain itu, jenis perkawinan ini harus disiapkan secara matang, mulai dari hak dan kewajiban, termasuk ketika ngaben dan meninggal juga harus mendapat kesepakatan bersama. Apalagi orang Bali sangat sensitif kalau bicara soal leluhur. Makanya, selain mendapat restu dari pemuka adat dan keluarga, katanya, juga perlu diperkuat dengan asas hukum. Termasuk bagaimana hak dan kewajiban anak dari hasil perkawinan pada gelahang. ‘’Ini yang biasanya muncul ke permukaan. Untuk itu, lebih dini dipersiapkan dan disetujui bersama,’’ ujarnya. (sue)
Bali Post/eka
MEMILIH - Seorang pembeli memilih ikan pindang di pedagang sekitar Pasar Kumbasari, Denpasar. Fluktuasi harga ikan pindang di pasaran lebih banyak dipengaruhi kondisi cuaca. Saat kondisi cuaca buruk, para nelayan sulit mendapatkan ikan untuk bahan baku.
Ajukan Pledoi
Anak Oknum Anggota Dewan Minta Hukuman Ringan
Denpasar (Bali Post) -
Bali Post/ist
DONOR DARAH - Personel Polda Bali saat donor darah dalam rangka HUT Polwan.
Peringati HUT Ke-69 Polwan
Personel Polda Antusias Ikuti Donor Darah
Denpasar (Bali Post) Memperingati HUT ke-69 Polwan, Polda Bali bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Provinsi Bali melaksanakan bakti sosial donor darah di halaman depan Mapolda Bali, Selasa (8/8) kemarin. Kegiatan ini diikuti 113 personel Polda didominasi Polwan, di antaranya Irwasda Kombes Pol. Suradiyana, Wadir Reskrimsus Polda Bali AKBP Ruddi Setiawan dan Wadir Pamobvit Polda Bali AKBP Jermias Rontini. Ahli Madya Tingkat Satu Bidang Dokkes Polda Bali sekaligus sebagai Ketua Seksi Donor Darah AKBP Ni Wayan Sukarmini mengatakan, selain untuk memperingati HUT Polwan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-72 RI. Tak kalah penting merupakan wujud kepedulian Polwan kepada masyarakat. “Kami berharap darah yang sudah didonorkan ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya. Perwira melati dua di pundak ini menambahkan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun. Sedangkan peserta donor darah melibatkan personel dari Satuan Brimob, Direktorat Sabhara, Direktorat Reskrimum, Direktorat Reskrimsus, Direktorat Intel, Direktorat Reserse Narkoba dan Bidang Humas Polda Bali. Sebelum donor, peserta terlebih dulu dicek tekanan darah dan golongan darahnya. Jika tidak ada masalah baru dilanjutkan dengan donor darah. Alhasil dari 113 personel yang mendaftar, pihak panitia mengaku mendapatkan 88 kantong darah. Hal itu disebabkan sebagian besar anggota telah berpartisipasi mendonorkan darahnya dibeberapa kegiatan sosial lainnya. “Dengan setetes darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ujar Sukarmini. (kmb36)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : KEPEDULIAN MASYARAKAT BALI TERHADAP LINGKUNGAN RENDAH Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap terdakwa berinisial DKDA dengan pidana penjara lima tahun enam bulan atas kasus penusukan yang menimpa Prada Yanuar Setiawan, dinilai terlalu berat oleh tim kuasa hukum terdakwa. Dalam pledoi atau pembelaan, Selasa (8/8) kemarin, terdakwa melalui kuasa hukumnya, Putu Oka Pratiwi, Putu Bagus Budi Arsawan dan kawan-kawan menyatakan tuntutan jaksa terlalu berat untuk terdakwa yang masih anak-anak. Di akhir kesimpulan, dalam pledoinya pihak terdakwa meminta pada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini memohon supaya majelis hakim menjatuhkan hukuman yang seringan-ringannya. Berbagai pertimbangan disampaikan tim kuasa hukum terdakwa. Di antaranya, terdakwa tidak ada kesengajaan
untuk melakukan penusukan atau pengeroyokan terhadap korban dan tidak ada niatan sama sekali bermaksud meng-
hilangkan nyawa korban. Namun, menurut tim kuasa hukum dalam pledoinya, peristiwa penusukan itu merupakan suatu spontanitas anak. ‘’Ini murni gerakan refleks dan sebagai reaksi perlindungan atas situasi terdesak dalam lingkup perkelahian,’’ katanya dalam pledoi. Dalam melihat ketentuan dalam sistem peradilan anak, khususnya dalam perlindungan terhadap anak, salah satunya wajib mengutamakan pendekatan keadilan restoratif, yakni proses hukumnya mengutamakan kepentingan pada anak itu sendiri. Yakni, menekankan
pemulihan terhadap anak, bukan sebaliknya pembalasan. Sehingga tuntutan lima tahun enam bulan terhadap DKDA itu dinilai sangat tinggi dan jaksa dituding terlalu berlebihan. Alasan lainnya adalah kasus pengeroyokan itu tidaklah sepenuhnya kesalahan terdakwa. ‘’Namun juga kesalahan korban dan teman-temannya sebagai saksi (terdakwa dalam berkas terpisah). Sehingga sangat keliru jika jaksa menjatuhkan hukuman yang maksimal pada terdakwa,’’ jelas kuasa hukum DKDA. Atas pledoi itu, jaksa dari Kejari Denpasar akan men-
jawab dalam sidang, Rabu (9/8) hari ini. Sebelumnya dalam tuntutan jaksa terdakwa DKDA dituntut paling tinggi di antara temannya. Anak di bawah umur yang dalam pembacaan tuntutan ditemani ayahnya itu dijerat Pasal 170 ayat 2 ke-3. Jaksa menuntut supaya terdakwa dituntut hukuman lima tahun dan enam bulan penjara. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Pelajar dan Mahasiswa Di-”briefing” Bahaya Narkoba PENGAWASAN terhadap pelajar dan mahasiswa baik oleh orangtua maupun guru serta dosen, harus gencar dilakukan. Pasalnya, saat ini sindikat narkoba terus mengincar generasi penerus bangsa ini yang bertujuan ingin merusak dan menggerogoti keutuhan NKRI. Hal itu disampaikan Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini saat mem-briefing ratusan pelajar dan mahasiswa tentang bahaya narkoba di Petang, Badung, Selasa (8/8) kemarin. Menurut AKBP Masmini, kegiatan Diseminasi Informasi P4GN melalui tatap muka dengan pelajar SMK Negeri 1 Petang dan mahasiswa Unud yang sedang KKN di sana, bertujuan
memberikan pemahaman dan edukasi serta mengantisipasi terjadi penyalahgunaan narkoba di wilayah pedesaan. Kepala BNNK Badung didampingi Kepala Seksi P2M Kompol I Nengah Darma memberikan paparan dengan tema bersama mewujudkan pelajar yang mandiri, inovatif dan bersinar. Ia mengajak seluruh peserta untuk mencegah segala bentuk penyalahgunaan narkoba dengan memahami bahaya barang terlarang tersebut. “Pelajar dan mahasiswa harus peka terhadap lingkungannya. Mampu memilih mana tempat yang layak untuk dikunjungi atau tidak, memilih pergaulan yang baik dan sharing
permasalahan yang dihadapi kepada keluarga,” ujarnya. Mantan Kabag Sumda Polres Badung ini mengaku bangga karena peserta aktif menanyakan isu-isu penyalahgunaan narkoba yang tengah terjadi saat ini. BNN diharapkan sering memberikan edukasi kepada masyarakat, mengingat penyalahgunaan narkoba kini sudah merambah ke desa. (kmb36) Bali Post/ist
BAHAYA NARKOBA - Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini saat mengedukasi pelajar dan mahasiswa tentang bahaya narkoba.
Denpasar Jadi Tempat Belajar Diklatpim IV Kejaksaan
MENGUNJUNGI - Peserta Diklatpim IV Kejaksaan seluruh Indonesia saat mengunjungi Pemerintah Kota Denpasar untuk belajar area perubahan (branch marking). PRESTASI bagus yang ditunjukkan oleh Kota Denpasar dalam berbagai hal membuat jadi rujukan untuk dijadikan tempat belajar, terutama dalam pelayanan publik yang berbasis informasi teknologi (IT). Kantor Pemerintah Kota Denpasar ker-
ap dijadikan tempat belajar untuk Pendidikan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim). Seperti Selasa (8/8) kemarin, Diklatpim IV Kejaksaan seluruh Indonesia mengunjungi Pemerintah Kota Denpasar untuk belajar area perubahan (branch marking)
dengan memfokuskan pada tiga bidang yaitu pengembangan IT, pengembangan pariwisata dan pengembangan SDM. Peserta Diklatpim IV Kejaksaan seluruh Indonesia yang berjumlah 50 orang dipimpin Kabid Penyelenggara Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Kejaksaan RI Ranu Subroto, yang didampingi dari Kejaksaan Negeri Denpasar yaitu Kasi Intel dan Kasi Pidsus. Peserta Diklatpim IV Kejaksaan ini diterima Asisten Administrasi Umum Setda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang didampingi instansi terkait di Gedung Sewaka Dharma. Menurut pimpinan rombongan Ranu Subroto, dipilihnya Kota Denpasar sebagai tempat untuk kunjungan Diklatpim IV Kejaksaan karena rujukan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Menurutnya, rujukan dari LAN bahwa Kota Denpasar telah mampu melaksanakan area perubahan dalam pelayanan publik dengan berbasis IT. ‘’Setelah kami mendapatkan rujukan dari LAN, kami ingin melihat dari dekat tentang bidang-bidang yang menjadi tem-
pat studi bagi peserta Diklatpim IV,’’ ujarnya. Untuk itu, dalam melaksanakan kunjungan Diklatpim IV ini terbagi menjadi tiga, yaitu yang mengunjungi Dama Maya atau control room Kota Denpasar, mengunjungi Dinas Pariwisata dan mengunjungi Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Dalam kesempatan tersebut, Ranu Subroto mengapresiasi konsep area perubahan yang telah dirancang Pemerintah Kota Denpasar, sehingga dapat meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Ia berharap usai mengikuti kunjungan lapangan di Denpasar yang dilaksanakan selama empat hari, ada hal-hal yang dapat dijadikan pedoman dalam menyusun konsep area perubahan dalam pelayanan berbasis termasuk juga bidang pariwisata dan SDM. Asisten Administrasi Umum Setda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyambut baik kunjungan peserta Diklatpim IV Kejaksaan, di mana memilih Kota Denpasar sebagai acuan untuk area pe-
rubahan dalam melayani masyarakat. Menurutnya, untuk area perubahan ini merupakan ide atau gagasan dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Area perubahan yang dilakukan Wali Kota dimulai dari menanamkan motto pelayanan pada masyarakat, yaitu Sewaka Dharma (melayani adalah kewajiban). Di mana setiap pegawai wajib menanamkan dalam sanubari motto tersebut dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Di samping itu, Pemerintah Kota Denpasar juga telah mencanangkan sebagai Smart City, di mana dalam memberikan pelayanan dengan berbasiskan IT. Hal ini diharapkan dapat mempermudah dalam memberikan pelayanan. ‘’Pemerintah Kota Denpasar telah mencanangkan Smart City dalam mempermudah memberikan pelayanan pada masyarakat. Sehingga mulai dari perencanaan dan proses pelaksanaan palayanan sampai pada evaluasi menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,’’ ujarnya. (ad592)
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
BADUNG
3
Bayi Berlumuran Darah Ditemukan di Jembatan Mangupura (Bali Post)Setelah di Tabanan, bayi dalam kondisi masih hidup dan berlumuran darah ditemukan di jembatan Jalan Gunung Anyar, depan Perum Puri Ratu Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Selasa (8/8) kemarin. Saat ditemukan, bayi laki-laki itu diperkirakan baru dilahirkan satu jam lebih dan tali pusarnya berlumuran darah serta lumpur. Menurut salah seorang anggota Polresta Denpasar, berat bayi tersebut mencapai 3 kilogram dan panjang 42 sentimeter. ‘’Waktu ditemukan pukul 06.00 Wita, bayi itu terbungkus tas plastik warna hitam,’’ katanya. Sementara warga yang menemukan yaitu Joni Wijaya Kusuma (48) beralamat Perum Ratu Jimbaran, Sutambah (48) dan Diah (45) tinggal di Perum Taman Mulia Jimbaran. ‘’Kebetulan waktu itu mereka lewat di TKP,’’ kata petugas yang enggan disebut identitasnya ini. Setelah kasus itu dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan (Kutsel), polisi langsung mendatangi TKP. Setibanya di sana, petugas melihat bayi itu masih hidup dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan. Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung mengecek keadaan bayi tersebut dan langsung dipasang infus serta oksigen menggunakan alat bantu bernapas. Dari keterangan dokter, kondisi bayi itu sudah membaik namun tetap dalam perawatan dokter. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kutsel Kompol Wayan Latra mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Sejumlah saksi sudah diperiksa. Ia berharap pembuang bayi itu secepatnya bisa terungkap. (kmb36)
Bali Post/wan
PENINSULA - Sejumlah wisatawan menikmati masa liburannya di Pantai Peninsula, Nusa Dua, Badung. Di pantai ini wisatawan bisa menyaksikan fenomena matahari terbit (sun rise) di pagi hari dan pada sore hari mereka bisa menyaksikan matahari tenggelam (sun set).
Pengamanan Objek Wisata Diminta Tak Kaku Mangupura (Bali Post) –
Dinas Pariwisata Badung meminta pengamanan di sejumlah objek wisata tidak kaku, sehingga tidak menimbulkan ketakutan di kalangan wisatawan. Kendati adanya pengamanan akan memberikan rasa aman terhadap wisatawan. Kepala Disnas Pariwisata Badung I Made Badra melontarkan hal itu, Selasa (8/8) kemarin. Eka Mertawan
Bali Post/eka
Jumlah TPS Liar Berkurang STRATEGI mengurangi volume sampah plastik yang diterapkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung mulai menunjukkan hasil. Kabupaten yang hidup dari sektor pariwisata ini mampu menekan puluhan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar, yakni dari 120 TPS menjadi 75 TPS. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, inovasi Gojek Sampah Plastik (Gotik) merupakan terobosan yang telah dilakukan instansinya sejak 2016 lalu. “Kami menuju Badung bebas timbunan sampah plastik. Oleh karena itu, kami terus berupaya menekan volume sampah, terutama sampah plastik melalui beberapa program salah satunya Gotik tersebut,” ujar Eka Merthawan Selasa (8/8) kemarin. Menurut Eka, Merthawan, sampah yang telah terkumpul akan dipilah menjadi dua, yakni sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik berupa botol plastik, kaleng dan benda daur ulang lainnya akan dijual ke pengepul. Sedangkan sampah organik akan diolah menjadi pupuk. “Dengan cara itu, kami dapat menekan volume sampah plastik 700 kilogram per hari dari 210 ton produksi sampah plastik per hari,” katanya. Guna mewujudkan Badung bebas sampah plastik, mantan Kabag Humas Badung ini mengaku akan menambah jaringan pengelolaan sampah di setiap kecamatan. “Untuk jadi nol (bebas sampah plastik - red), jaringan harus kami perbanyak. Namun bukan Badung yang beli. Kami hanya siapkan petugas ambil, tapi sampah diserahkan ke bank sampah,” ujarnya. Menurut Eka Merthawan, masalah sampah yang luar biasa harus ditangani dengan luar biasa pula. Sistem door to door yang diterapkan dalam program Gotik adalah service paling manjur. “Tidak bisa menangani sampah dengan biasa-biasa saja, tapi harus dijemput. Kita beli langsung dengan tunai, dengan begitu akan lebih mudah. Kelemahan kita tidak ada konsistensi,” ujarnya. Eka Merthawan menambahkan, pengolahan sampah oleh BUMDes juga telah dilakukan di Desa Seminyak, Kecamatan Kuta. Bahkan upaya memerangi sampah ini telah dimasukkan dalam pararem atau aturan desa setempat. “Kami telah membuat proyek percontohan pengelolaan sampah oleh BUMDes bekerja sama dengan Desa Seminyak. Sampah yang dihasilkan dari hotel, restoran dan masyarakat setempat wajib dikelola oleh TPST Seminyak Clean,” katanya. Eka Merthawan mengatakan, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Seminyak Clean sepenuhnya dikelola oleh Desa Adat Seminyak secara profesional. Keberadaan tempat pengolahan sampah ini juga bernaung di bawah awig-awig desa adat setempat. “Sampah sepenuhnya dikelola oleh desa adat. Krama Desa Seminyak, jasa hotel, restoran, perdagangan semua tunduk dengan awig-awig yang telah disepakati,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pelaksanaan program Gotik di tahun 2018 telah siap menyasar hotel bintang lima dan ITDC Nusa Dua dan RSUD Mangusada Badung. Program Gotik ini diharapkan bisa mengoptimalkan sampah plastik tidak dibuang ke TPA, sehingga Badung menjadi kabupaten bebas timbunan sampah plastik tahun 2021. (par)
Menurut Badra, pihaknya telah mengupayakan agar sistem pengamanan tetap ramah terhadap wisatawan dan tidak terkesan kaku. “Kami sedang menginformasikan, keamanan tidak kaku,” ujarnya. Dengan adanya kepolisian
ikut menjaga, kata Badra wisatawan akan merasa aman dan nyaman. Apalagi masalah keamanan tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak. “Ini masalah komunikasi saja. Pihak industri hotel sudah kami sampaikan bahwa pengamanan
ini perlu,” katanya. Badra mengakui, keamanan menjadi salah satu faktor vital dalam memberikan rasa nyaman bagi para turis serta penduduk setempat. Oleh karena itu, pihaknya sudah meminta dukungan aparat kepolisian maupun
desa adat terkait keamanan. “Seperti di Kuta, ada sistem yang dibangun oleh bendesa adat dalam mengenali penduduk pendatang. Hal ini merupakan wujud langkah proaktif masyarakat setempat dalam menjaga keamanan wilayahnya. Ini sistemnya bagus, kami dukung,” jelasnya. Badra menegaskan, pemerintah juga sudah berupaya meningkatkan sistem pemantauan situasi dan kondisi wilayah
melalui pemasangan CCTV di titik-titik yang strategis. Upaya ini sangat membantu memberikan informasi keamanan. “Saya mengimbau para wisatawan untuk tidak lengah dalam menjaga keamanannya secara pribadi. Terutama wisatawan yang memilih melancong di malam hari,” katanya seraya meminta, agar segera melaporkan kepada aparat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (kmb27)
Sekda Badung Adi Arnawa Kawal Perubahan RPJMD PEMERINTAH Kabupaten Badung menggelar rapat bersama Bappeda Provinsi Bali, Selasa (8/8) kemarin. Rapat khusus mengevaluasi Ranperda perubahan RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021 dan RPJPD Kabupaten Badung Tahun 20052025. Acara yang dilaksanakan di Ruang Cempaka Bappeda Provinsi Bali itu dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Bali Ir. Putu Astawa beserta jajaran, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Asisten Pembangunan Setda Badung I Dewa Gede Apramana, Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya, serta pimpinan OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Adi Arnawa mengatakan, pertimbangan mendasar yang melatarbelakangi perubahan RPJMD Semesta Berencana tersebut karena keluarnya instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 061/2911/SJ Tahun 2016, tentang tindak lanjut PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah pada tanggal 4 Agustus 2016, yang pada Diktum terkait RPJMD Semesta Berencana tahun 2016-2021 Nomor 9 Tahun 2016 tentang RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung Tahun 2016-2021, harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh pimpinan OPD di jajaran Pemkab Badung untuk dapat mengimplementasikan program-
program Bupati Badung lima tahun ke depan. “Maka kami Pemerintah Kabupaten Badung mohon dukungan dan bimbingan dari Bappeda Provinsi Bali,” harapnya pada kesempatan tersebut. Adi Arnawa lebih lanjut menyatakan, RPJMD Semesta Berencana merupakan napas dan roh pembangunan di Kabupaten Badung. RPJMD Semesta Berencana merupakan refleksi dari cita-cita pembangunan lima tahun mendatang yang menganut Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang dilaksanakan secara menyeluruh (semesta) dan bertahap (berencana). “Amanat utama dalam PPNSB adalah terkait dengan bidang sandang, pangan dan papan, bidang pendidikan dan kesehatan, bidang adat, agama, seni dan budaya serta bidang pariwisata, termasuk regulasi, anggaran dan infrastruktur penunjang, sehingga RPJMD Semesta Berencana bisa mengimplementasikan visi dan misi Bupati/Wakil Bupati Badung terpilih,” terangnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Badung Made Wira Dhamajaya menambahkan, selain adanya regulasi baru semangat yang melatar belakangi perubahan RPJMD Semesta Berencana karena adanya perkiraan Pendapatan Asli Daerah tahun 2017-2021 berdasarkan realisasi PAD Tahun 2016. Kemudian
RAPAT - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Asisten Pembangunan Setda Badung I Dewa Gede Apramana, Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya saat menghadiri rapat bersama Bappeda Provinsi Bali, Selasa (8/8) kemarin. mengharmonisasikan substansi sesuai dengan regulasi yang mengatur tentang akuntabilitas instansi pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan rumusan tujuan, sasaran dan indikator yang terukur dan relevan. “Hal tersebut menjadi latar belakang bagi Kabupaten Badung untuk melakukan perubahan tentang RPJMD Semesta Berencana Ka-
bupaten Badung 2016-2021. Di samping itu, untuk kebutuhan pengembangan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintahan) yang lebih sistematis dan berjenjang, dibutuhkan beberapa perbaikan dan penyelarasan berkenaan dengan tujuan, sasaran dan Indikator Kinerja Utama (IKU),” jelas Wira Dhamajaya. Menanggapi perubahan
RPJMD Semesta Berencana tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Bali Ir. Putu Astawa menyampaikan apresiasi langkah-langkah cepat yang diambil Pemkab Badung. “Yang terpenting RPJMD Semesta Berencana memiliki indikator yang jelas, terarah dan bertanggung jawab, tentu sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya. (ad591)
Terlibat Kasus Penggelapan, Tiga Wanita Ditangkap
Bali Post/ist
PENGGELAPAN - Polsek Kuta Utara merilis pengungkapan kasus penggelapan yang melibatkan wanita.
Mangupura (Bali Post) Tim Opsnal Polsek Kuta Utara, Badung menangkap tiga orang wanita terkait kasus penggelapan sepeda motor sewaan dan uang milik majikannya, Selasa (1/8) lalu. Para pelaku berinisial NKA alias Ibu Jero (42), RPP (21) dan Wl (21). Mereka ditangkap di wilayah Kuta Utara dan Mengwitani, Badung. Tersangka NKA merupakan pelaku penggelapan satu sepeda motor milik Acik Kusworo (50) yang beralamat di Perum Griya Muding Sari Blok B, Lingkungan Petingan, Kerobokan Kaja, Kuta
Utara, Badung. Anggota Polres Badung, Selasa (8/8) kemarin mengatakan tersangka melakukan aksinya Juli lalu, dan korban merupakan teman barunya. “Modusnya, pelaku menyewa sepeda motor milik korban yaitu Honda Vario dengan perjanjian disewa selama sebulan. Namun hingga jatuh tempo pelaku tidak mengembalikan sepeda motor korban, bahkan korban sulit dihubungi,” tegasnya. Selanjutnya, korban melaporkan kasus itu ke Polsek Kuta Utara. Anggota Polsek langsung memburu pelaku dan berhasil ditangkap di
rumahnya di wilayah Mengwitani, Badung. Sementara RPP dan Wl melakukan penggelapan di tempat kerjanya di Toko Girly di Jalan Raya Canggu, Kuta Utara, Badung. “Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua pelaku menggelapkan uang toko Rp 35.033.500. Mereka melakukan penggelapan dengan membuat pembukuan palsu sehingga kedua pelaku meraup keuntungan untuk kepentingan pribadi,” tegas Kapolsek Kuta Utara Kompol Fius X Pebry Aceng Loda, didampingi Kanit Reskrim Iptu Putu Ika Prabawa. (kmb36)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
HUT Ke-57 Smansa
Bertabur Prestasi Nasional dan Internasional
KELUARGA besar SMAN 1 Denpasar (Smansa), Selasa (8/8) kemarin merayakan HUT ke-57. Perayaan HUT dilakukan secara sederhana di aula sekolah setempat. Hadir dalam acara itu Bendahara Komite A.A. Anom Masta, S.E., Kepala UPT Denpasar Dewa Ayu Eka Karini, guru dan Kepala Smansa. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd. serta penyerahan piala dan hadiah bagi para pemenang serangkaian berbagai lomba. Di antaranya lomba pramuka, makendang tunggal, debat bahasa Inggris, olimpiade fisika, madding dan baris-berbaris. Sementara aksi sosial dilakukan dengan mengunjungi anak panti asuhan dan panti jompo. Dalam perjalanan 57 tahun, Kepala SMAN 1 Denpasar I Nyoman Purnajaya bersama dewan guru mampu mewujudkan visi dan misi Smansa yakni unggul dalam mutu, berbudaya, peduli lingkungan dan berwawasan global. Implementasinya ditunjukkan Smansa dengan raihan
berbagai prestasi nasional dan internasional, baik di akademik maupun nonakademik. Bahkan hal ini mampu diwujudkan ketika sekolah negeri harus berkutat dengan anggaran yang minim. Prestasi itu di antaranya mempertahankan juara umum di Porjar dan PSR Kota Denpasar. Smansa meraih nilai tertinggi rata-rata NUN di Bali, nilai rata-rata tertinggi UN di program MIA, rata-rata UN di IIS (IPS) serta NUN tertinggi perorangan. Bahkan anak Smansa mencatatkan diri satu-satunya siswa SMA di Bali yang meraih medali emas di OSN di Riau 2017 dalam bidang komputer. Di tingkat internasional, anak–anak Smansa juga menyumbangkan dua emas dalam ASEAN Student di cabang renang. Selain itu Smansa juga dipercaya sebagai tuan rumah babak penyisihan lomba debat SMA sedunai(WSDC) 2017. Sementara MB Smansa meraih juara umum tingkat nasional di Langgam Indonesia 2017. Secara lembaga, menurut Purnajaya, Smansa juga din-
SELAMAT - Kepala UPT Eka Karini didampingi Anom Masta dan Kades Dangri Kangin Putrawan memberi selamat kepada Kasek Smansa Nyoman Purnajaya di puncak HUT ke-57 Smansa.
yatakan pemerintah pusat sebagai sekolah berintegritas dan Sekolah Adiwiyata Mandiri. Di balik bertaburan prestasi, Kasek I Nyoman Purnajaya didampingi Wakasek Cok. Gede Anom Wiratmaja, S.Pd., M.Pd., Drs. I Gede Sugita, M.Pd., Drs. I Ketut Lover Winarta, M.Pd., Drs. I Wayan Suarta dan Drs. Dewa Gede Merta, M.Pd. mengakui kini pihaknya dihadapkan masalah kekurangan guru. Sebab, sejak Januari hingga akhir Desember 2017 nanti, 26 guru PNS Smansa akan memasuki masa pensiun. Purnajaya juga memiliki rencana jika di tengah jalan belum juga diisi, pihaknya harus menambah guru honorer yang sejatinya tak dianggarkan di RAKS. ‘’Mau tak mau harus membebani uang komite,’’ tegasnya. Komite Smansa Anom Masta mengacungkan jempol atas semangat dan kerja keras anakanak dan guru Smansa yang tak pernah berhenti melahirkan prestasi di tingkat nasional dan internasional. Smansa sebagai gudangnya kaum intelektual muda berbakat, katanya, harus dipertahankan iklim akademiknya seperti sekarang. Soal kekurangan guru, menurut Anom Masta, harus segera dikomunikasikan ke Disdikpora Bali karena kewenangan mengangkat guru PNS ada di pusat. Namun, komite tetap pasang badan jika memerlukan guru honorer. ‘’Inilah yang saya sebut bentuk pengabdian kepada masyarakat,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala UPT Kota Denpasar Dewa Ayu Eka Karini mengungkapkan, Smansa mampu berprestasi dan melahirkan tokoh penting di masyarakat berkat perjalanan panjangnya. Untuk itu, ia mengajak warga Smansa untuk terus mencetak prestasi dan menjadi alumni yang dibanggakan masyarakat. (ad596)
Stikes Bali Bawa Wajah Indonesia
Jadi Tuan Rumah Lomba Debat Bahasa Inggris SMA Sedunia
SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehtan (Stikes) Bali dipercaya pemerintah Indonesia dan dunia sebagai tuan rumah penyelenggara babak 16 besar lomba debat bahasa Inggris SMA s e d u n i a a t a u W o r l d S c h o ol Debting Championship (WSDC) 2017, Selasa (8/8) kemarin. WSDC 2017 diikuti 52 negara, di mana babak penyisihan sudah dilakukan sejak seminggu lalu di sejumlah SMA dan SMK di Bali. Kesempatan ini dijadikan Stikes Bali untuk menunjukkan keunggulan sarana dan prasarana, budaya serta iklim akademik di mata dunia. Salah satunya dengan mementaskan tari kebesaran Stikes Bali ‘’Wisnu Werdhi’’. Tari ‘’Wisnu Werdhi’’ ini mampu memukau ratusan duta dari 52 negara yang sedang berkompetensi menjadi tim terbaik di WSDC. Ketua Yayasan YPPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka didampingi Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. tampak tersenyum menerima kedatangan siswa SMA di dunia di kampus setempat. Ia mengaku bangga Stikes Bali dipercaya Kemendikbud menjadi tuan rumah babak 16 besar WSDC sekaligus sebagai representasi PTS di Indonesia yang dipercaya dan diberi kesempatan untuk menampilkan wajah Indonesia ke mata dunia. Hal ini menjadi pertimbangan tim WSDC karena Stikes Bali berpengalaman dalam menyelenggarakan lomba debat internasional dan langganan menjadi juara lomba debat bahasa Inggris di Indonesia. Kedua, ia yakin lulusan SMA di Tanah Air dan di dunia akan terkesan selama berada di Stikes Bali. Bahkan, ia sudah
WSDC - Ketua Stikes Bali Gede Putu Darma Suyasa dan Ary Susandi bersama peserta WSDC di dunia. menyiapkan kelas internasional bagi lulusan SMA di dunia jika ingin melanjutkan pendidikan di Stikes Bali. Untuk memberi kesan terbaik, katanya, jajaran Stikes Bali sudah tampil all out untuk memberi pelayanan berkualitas bagi semua peserta dan delegasi. Ketua Stikes Bali Gede Putu Darma Suyasa menyiapkan 60 personel guna memberi pelayanan sekaligus menyukseskan agenda penting ini. Ia juga mengatakan bahwa WSDC sangat berimplikasi bagi Stikes Bali dalam mengembangkan Program Studi D-3 Keperawatan, D-3 Kebidanan, S-1 Keperatwan dan D-4 Anastesiologi secara berkualitas. Di samping itu menjadi pengalaman berharga bagi Stikes Bali dalam menyelenggarakan event berskala internasional. Dia juga bangga Stikes Bali ditunjuk menjadi tuan rumah WSDC karena Kemendikbud sudah melihat sarana dan prasarana yang dimiliki sangat representatif mewakili wajah Indonesia di mata dunia. Di
samping itu, SDM mahasiswa dan dosennya semuanya memiliki kompetensi tinggi dalam bahasa Inggris. Hal ini juga didukung pengalaman Stikes Bali menjadi tuan rumah lomba debat bahasa Inggris tingkat mahasiswa sedunia tahun 2012. Dia berharap lewat WSDC ini, SDM anak-anak SMA di dunia semakin kompetitif dan menjadikan ajang ini untuk menjalin kebersamaan. Ketua Panitia WSDC di Stikes Bali Ni Kadek Ary Susandi, S.S., M.App.Ling. menambahkan, babak partial double acto-final dan octofinal WSDC adalah sebuah kempetisi debat berbahasa Inggris tingkat dunia untuk siswa SMA. Pada tahun-tahun sebelumnya WSDC telah dilaksanakan di Atena, Cape Town, Singapura, Stutgart dan kini di Bali. Sebanyak 52 negara mengikuti WSDC dengan melibatkan 457 peserta. Setiap peserta terdiri dari 3-5 siswa yang memperdebatkan tentang isu-isu dunia bidang sosial, ekonomi dan politik. (ad597)
Diresmikan, Kantor Hypernet Bali di Jalan Gurita
HYPERNET secara resmi telah memiliki kantor tetap yang beralamat di Jalan Gurita No.25C Denpasar. Peresmian kantor ini diselenggarakan pada Senin (7/8) lalu. Keberadaan kantor baru ini membuktikan komitmen Hypernet untuk terus meningkatkan layanan di Bali. Dalam ruko berlantai empat tersebut telah dilengkapi dengan ruangan administrasi, ruang NOC (network operation center), ruang server (interkoneksi), ruang technical support dan aula untuk ruang meeting. Acara peresmian itu dihadiri oleh rekanan dan seluruh karyawan, karyawati, manajemen dan direksi PT Hypernet Indodata. Turut hadir dalam kesempatan ini Armika Jaya, mewakili Asosiasi Profesional IT Bali. Pada kesempatan itu, Armika mengucapkan selamat atas diresmikannya kantor Hypernet Bali tersebut. ‘’Semoga semakin sukses dan turut serta membangun profesional IT di Bali,’’ harap Armika Jaya. (bns1)
DIRESMIKAN – Kantor Hypernet beralamat di Jalan Gurita No.25C Denpasar diresmikan.
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
Implementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Unhi Gelar KKN di Kuta Selatan
UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) menggelar upacara pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dibuka, Selasa (8/8) kemarin di Lapangan Lagoon Nusa Dua. KKN ini dibuka secara resmi oleh Camat Kuta Selatan I Made Widiana. Tema KKN kali ini adalah ‘’Bhaskara Pramananing Bhuwana’’ -- matahari sebagai sumber kehidupan di alam semesta. Ketua Panitia KKN Drs. I.B. Suatama, M.Si. yang juga Kepala LPPM Unhi dalam laporannya mengatakan, kegiatan KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tingggi. Dipilihnya Kuta Selatan, karena berdasarkan survei yang dilakukan sebelumnya oleh pihak universitas. Salah satu parameter yang digunakan adalah konsep nyegara gunung. ‘’Pada KKN sebelumnya, sudah dilaksanakan di wilayah hulu atau pegunungan. Sehingga kegiatan kali ini dilaksanakan di wilayah hilir,’’ katanya. Kegiatan ini diikuti 596 mahasiswa dari 6 fakultas dan 12 program pendidikan di Unhi. Dengan jumlah dosen pembimbing sebanyak 60 orang. Pelaksanaan KKN ini nantinya dibagi menjadi 30 kelompok yang disebar ke 60 banjar, 3 kelurahan dan 3 perbekel. ‘’KKN ini akan dilaksanakan dari 8 Agustus sampai 8 Oktober 2017,’’ ujarnya. Rektor Unhi dalam sambutannya yang dibacakan Waki Rektor I Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si. memohon kepada seluruh perangkat desa berkenan untuk bisa memberi bimbingan pada mahasiswa KKN di wilayahnya. Berkaitan dengan KKN yang dilaksanakan selama dua bulan ini, para mahasiswa diharapkan untuk bisa membawa diri dan menjaga kes-
CAMAT - Camat Kuta Selatan I Made Widiana menyematkan tanda peserta saat pembukaan KKN Unhi di Kuta Selatan, Selasa (8/8) kemarin. ehatan. ‘’Kami harap adik-adik harus menaati aturan di lokasi pelaksanaan KKN. Karena, saya yakin adik-adik sudah cukup dewasa untuk melihat persoalan-persoalan di lapangan yang bisa diangkat menjadi programprogram kegiatan dalam rangka pelaksanaan KKN ini,’’ pungkasnya. Camat Kuta Selatan I Made Widiana ditemui usai pembukaan menyampaikan terima kasih kepada pihak Unhi karena sudah menempatkan mahasiswanya untuk melaksanakan KKN di wilayah Kuta Selatan. Dengan kehadiran mahasiswa ini, diharapkan bisa menjadi motivator penunjang pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Kuta Selatan. Menurutnya, pelaksanaan KKN seperti ini bisa menjadi salah satu kegiatan untuk mendekatkan dan merekatkan diri dengan masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. ‘’KKN
merupakan suatu tugas pengabdian yang dibebankan kepada mahasiswa sebagai perwujudan nyata keterikatan emosional antara dunia kampus dengan masyarakat,’’ ucapnya. Ditambahkannya, kegiatan ini bukan semata-mata untuk menyelesaikan tuntutan kurikulum yang dibebankan kepada mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan. Namun, mahasiswa diharapkan bisa melakukan proses transfer pengetahuan dan keterampilan selama mengikuti perkuliahan sesuai dengan disiplin ilmu, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. ‘’Mahasiswa ini bisa melakukan pembelajaran dan pemberdayaan kepada masyarakat sesuai program yang sudah disiapkan sesuai dengan situasi kondisi. Selain itu bisa menggali potensi yang ada untuk dapat dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat,’’ ujarnya. (ad593)
STPBI Jalin Kerja Sama dengan Osaka University of Tourism di Bidang Pendidikan dan Penelitian
SEKOLAH Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) semakin mengukuhkan lembaganya sebagai perguruan tinggi bertaraf internasional. Selain memberikan kesempatan bagi para mahasiswanya untuk melaksanakan on the job training ke lima negara yaitu Amerika Serikat, Jepang, Australia, Malaysia dan Spanyol, para pelajar yang memutuskan berkuliah di STPBI juga difasilitasi dengan laboratorium praktik berstandar internasional. Hal tersebut tentunya untuk menunjang proses belajar dan mengajar di kampus yang beralamat di Jalan Kecak No. 12 Gatot Subroto Timur, Denpasar ini. Pada Selasa (8/8) kemarin, bertempat di Auditorium STPBI diadakan kuliah umum dengan pembicara dari Osaka University of Tourism, Mr. Tetsuya Otsuka. Dia merupakan Direktur Eksekutif di Osaka University of Tourism dan seorang ahli di bidang teknologi. Dalam kesempatan tersebut Mr. Tetsuya Otsuka berbagi ilmu pengetahuan dengan 200-an mahasiswa STPBI dari beberapa program studi, khususnya megenai Information and Communication Technologies of Tourism and Ad-
KERJA SAMA - STPBI jalin kerja sama dengan Osaka University of Tourism di bidang pendidikan dan penelitian. vertise on Tourism Industry. Dia memaparkan bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat yang luar biasa, khususnya dalam hal promosi. Apabila dapat memanfaatkan teknologi dengan optimal, maka pekerjaan dapat terselesaikan dengan ‘’berdaya guna’’ dan ‘’berhasil guna’’. Pada kesempatan itu, STPBI juga melakukan penandatanganan kesepahaman atau MoU
(Memorandum of Understanding) antara STPBI yang diwakili oleh I Made Sujana, S.E., M.M., CHT., CHA. selaku Ketua dengan Osaka University of Tourism yang diwakili oleh Mr. Tetsuya Otsuka selaku Direktur Eksekutif. Nota kesepahaman tersebut memuat kerja sama dalam bidang pendidikan dan penelitian dan peluang kerja sama dalam bidang lain ke depannya. (ad598)
Targetkan Peningkatan Mutu
Stikes Wira Medika Adakan Pelatihan Penelitian Calon Auditor Internal
KOMITMEN besar pengelola Stikes Wira Medika Bali dalam upaya meningkatkan mutu pendidikannya adalah dengan menetapkan seluruh tujuan kegiatan berbasis mutu. Tidak ada nilai tawar-menawar yang bisa menurunkan standar pengelolaan selain mutu. Implementasinya, salah satunya dengan mengadakan Pelatihan Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi Akademik dan Nonakademik dan mencetak tenaga atau SDM calon auditor internal. Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai 1 hingga 3 Agustus 2017, dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nyoman Sadra Darmawan, M.S., guru besar pada Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, sekaligus fasilitator penjamin mutu Kemenristek Dikti dan Dr. I Wayan Suardana, S.ST. Par., M.Par. yang nerupakan salah seorang Tim Penjamin Mutu dari Universitas Udayana, Bali. Pelatihan tersebut diikuti 20 orang peserta calon auditor muda dari seluruh bagian struktur di institusi meliputi Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan, Program Studi D-3 Analis Kesehatan, Program Studi D-3 Perekam dan Informasi Kesehatan, Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan dan Bagian Umum yang diwakili unsur kepegawaian. Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Stikes Wira Medika PPNI Bali Drs. I Dewa Agung Ketut Sudarsana. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Yayasan Samodra Ilmu Cendekia Bali Dr. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. Tujuan digelarnya pelatihan ini adalah untuk mencetak auditor baru dari bidang akademik dan nonakademik dalam rangka menjalankan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan standar mutu, memahami teori audit mutu internal, memahami teori perencanaan dan pelaksanaan audit mutu internal, mengidentifikasi dokumen dan pe-
nyusunan standar audit, melakukan audit internal dan melakukan penyusunan laporan audit. Hari pertama pelatihan diisi pemberian materi ‘’Teori Audit Mutu Internal’’ oleh Prof. Dr. Nyoman Sadra Darmawan, dan sesi berikutnya adalah materi ‘’Teori Perencanaan, Pelaksanaan Audit Mutu Internal’’ oleh Dr. I Wayan Suardana, S.ST.Par., M.Par. Untuk hari kedua peserta dibagi menjadi beberapa kelompok auditor untuk melaksanakan praktik audit. Tugas dalam praktik ini adalah mencocokkan kesesuaian buku standar SPMI Lembaga Penjaminan Mutu Internal Stikes Wiramedika PPNI Bali dan memenuhi Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi di setiap unit kerja yang ada. Kelompok–kelompok auditor tersebut mencatat semua hal yang ditemukan dalam Peningkatan Temuan Koreksi (PTK) yang kemudian digunakan sebagai referensi yang akan disampaikan dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Pada RTM tersebut, PTK tersebut diverifikasi oleh unit kerja yang diaudit (auditee) untuk persamaan
persepsi antara temuan dengan standar yang di akhir rapat akan ditandatangani oleh auditor dan auditee sebagai bentuk tindak lanjut. Sedangkan di hari terakhir dilaksanakan evaluasi praktik audit sekaligus menghadirkan auditee sekaligus penyamaan persepsi. Prof. Darmawan selaku ketua tim pemateri memberikan kesimpulan yang sangat positif atas jalannya pelatihan selam tiga hari ini. Seluruh peserta audit aktif berdiskusi hebat dengan teraudit dalam sesi evaluasi. Di akhir acara diumumkan kelulusan bagi seluruh peserta. Harapan ke depannya dari diadakannya Pelatihan Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi Akademik dan Nonakademik adalah mampu untuk mencetak calon–calon auditor dan terciptanya budaya mutu di unit– unit kerja dan lembaga yang ada di Stikes Wiramedika PPNI Bali. Penutupan pelatihan ini secara resmi kembali dilaksanakan oleh Ketua Stikes Bali disertai pemberian kenang-kenangan kepada narasumber dan penandatanganan dan penyerahan sertifikat secara langsung bagi peserta. (ad589)
FOTO BERSAMA - Ketua Stikes Wira Medika Bali Drs. I Dewa Agung Ketut Sudarsana bersama pihak yayasan dan narasumber foto bersama dengan peserta pelatihan.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
seremonial
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
HUT Ke-11 SMAN 8 Denpasar
5
Peringati 50 Tahun ASEAN Dukung Solidaritas Kawasan
Mencetak Insan Cerdas dan Bersahaja Kunjungi Filipina, Senator RI Wedakarna Dukung Presiden Duterte Berantas ISIS
SELASA (8/8) kemarin SMAN 8 Denpasar (Smapan) genap berusia 11 tahun. Sekolah paling bungsu di Kota Denpasar ini dibidani 11 tahun yang lalu oleh SMAN 1 Denpasar untuk menjadi sekolah mandiri. Tepat tanggal 8 Agustus 2008, sekolah ini resmi berdiri di kawasan Peguyangan. Perayaan puncak HUT ke11 Smapan, Selasa kemarin digelar secara sederhana namun penuh makna. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. Ida Bagus Ngurah, M.Si. diserahkan kepada Sekretaris Komite Dr. Drs. Made Gede Putra Wijaya, M.Si., perwakilan siswa, guru dan karyawan. Usai potong tumpeng, siswa dan guru melakukan syukuran dengan makan nasi jinggo. Kepala Sekolah (Kasek) Ida Bagus Ngurah menyebut kini Smapan yang telah berusia 11 tahun sudah menjadi anak yang berprestasi. SMAN 8 Denpasar terbukti menjadi rebutan dalam penerimaan siswa baru PPDB Bali tahun 2017 lalu. Ini didukung oleh sarana, SDM guru dan proses pendidikan berkualitas. Meski demikian, Ida Bagus Ngurah yang juga seorang dalang wayang kulit ini mengakui Smapan dicetak menjadi insan cerdas namun tampil bersahaja. ‘’Tidak saja mereka dididik menjadi SDM pintar, namun berbudi pekerti yang luhur dan tampil bersahaja,’’ tegasnya. Dari segi prestasi, katanya, SMAN 8 Denpasar juga gudangnya. Di antaranya meraih juara nasional dalam video blog, juara II Dance Competition di FEB Unud, juara III Tari Berpasangan Festival Seni Siswa Nasional se- Bali, juara I kejuaraan soft ball putri pada Hide-
TUMPENG - Kepala SMAN 8 Denpasar Ida Bagus Ngurah didampingi Sekretaris Komite Made Gede Putra Wijaya foto bersama usai potong tumpeng saat puncak HUT ke-11. ki Cup IX. Selain itu juga meraih juara II putri terbaik kemah budaya dan juara II lomba keterampilan di Kemah Budaya IX Denpasar. Kasek Ida Bagus Ngurah juga sukses mengantarkan Smapan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional. Dia mengakui dalam usia muda sekolah ini sudah mampu mandiri dan bersaing dengan sekolah lainnya. Ini yang ia sebut Smapan mampu melakukan adaptive changes yakni menyesuaikan diri dengan perubahan dan innovative changes yakni merespons semua perubahan dengan inovasi. Inilah yang menjadi landasan kuat Smapan terus tampil berkualitas. Terhadap prestasi ini, Sekretaris Komite SMAN 8 Denpasar Made Gede Putra Wijaya mengaku bangga karena prestasi anak-anak Smapan kini sejajar dengan sekolah negeri lainnya. Apalagi SMAN 8 Denpasar termasuk sekolah negeri yang paling bungsu dan paling kecil memungut iuran
RAKS. Kebanggaan ini, katanya, patut disyukuri bersama karena kinerja dan pengabdian guru menjadi faktor penentu keberhasilan. ‘’Ini yang saya sebut mengabdi dengan penuh dedikasi,’’ tegasnya. Komite, sambungnya, tetap mendorong sekolah untuk berupaya melahirkan pendidikan berkualitas di akademik dan nonakademik dengan biaya yang terjangkau. Ini sudah dibuktikan banyak lulusan SMAN 8 Denpasar yang sukses masuk PTN favorit di tingkat nasional. Dia setuju perayaan HUT kali ini tak lagi diadakan di tempat mewah karena sekolah dan komite tidak diperbolehkan menarik dana dari siswa untuk kepentingan bukan peningkatan mutu pendidikan. Justru dia melihat dengan perayaan HUT yang sederhana mengajarkan anakanak hidup bersahaja namun cerdas. Serangkain HUT ke-11 juga digelar donor darah dan jalan sehat. (ad594)
Politeknik Internasional Bali Jalin Kerja Sama dengan Osaka University of Tourism POLITEKNIK Internasional Bali (PIB) menjalin kerja sama dengan Osaka University of Tourism, Senin (7/8) lalu. Perjanjian kerja sama PIB dengan Osaka University of Tourism ditandatangani oleh Direktur PIB Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, M.S., M.M., M.Mis., D.Th., Ph.D. dan Direktur Eksekutif Osaka University of Tourism Mr. Tetsuya Otsuka. Adapun perjanjian yang telah disepakati dalam ruang lingkup pertukaran mahasiswa, mempromosikan kerja sama akademis internasional, penyelenggaraan program penelitian dan pengabdian masyarakat bersama. Di samping itu juga program bahasa, berbagi keahlian di bidang tourism preneurship dan pertukaran dosen. Penandatanganan MoU ini dihadiri Mr. Tetsuya Osuka selaku Direktur Eksekutif Osaka University of Tourism, Marco juga perwakilan Osaka University of Tourism, Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati selaku Direktur PIB dan Dr. Frans Bambang Siswanto dari Founder Yayasan BITDEC dan PIB dan disaksikan oleh pimpinan yang lainnya. PIB merupakan institusi pendidikan tinggi bertaraf internasional yang menyelenggarakan program diploma pariwisata dan perhotelan. Program-program yang ditawarkan kampus ini yaitu D-3 Seni Kuliner, D-3 Perhotelan, D-4 Pengelolaan Hotel dan D-4 Pengelolaan Konvensi dan Peristiwa. Dalam mewujudkan cita-cita untuk melahirkan sumber daya yang berkualitas dan berguna bagi bangsa, PIB terus mengem-
FOTO- Politeknik Internasional Bali (PIB) menjalin kerja sama dengan Osaka University of Tourism, Senin (7/8) lalu. Usai menandatangani MoU, pihak PIB dengan Osaka University of Tourism melakukan foto bersama. bangkan sayapnya dengan menjalin kerja sama internasional. Salah satunya dengan Osaka University of Tourism yang merupakan satu-satunya universitas pariwisata di Osaka yang mempunyai dua jurusan utama yaitu Tourism dan Cross Cultural Studies. Osaka University of Tourism berdiri sejak tahun 1996 dan memiliki tujuan untuk melahirkan sumber daya manusia yang akan memimpin industri pariwisata khususnya di Jepang. Hal ini selaras dengan tujuan PIB yaitu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas yang memiliki jiwa kepemimpinan dan wirausaha yang dapat menjadikan lulusan PIB sebagai pemimpin di berbagai industri pariwisata di Indonesia. Direktur PIB meyambut baik atas terjalinnya kerja sama ini. Menurutnya, kerja
sama ini membuka peluang yang besar bagi PIB untuk semakin meluaskan jaringan kerja sama internasional dan diharapkan dapat memberikan pengalaman internasional bagi staf dan mahasiswa PIB. Dengan begitu lulusan PIB siap bersaing dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN. PIB telah membuka gelombang ketiga pendaftaran penerimaan mahasiswa baru hingga 31 Agustus 2017. Periode ini menyediakan berbagai beasiswa untuk calon mahasiswa mulai dari beasiswa penuh atau pun sifatnya parsial. Tidak hanya itu, calon mahasiswa yang mendaftar berkesempatan untuk mendapatkan potongan harga 20% untuk keseluruhan uang kuliah. Info pendaftaran dapat diakses di www.pib. ac.id atau menghubungi 0361 (880099). (ad600)
Tunarungu, Pembakar Bocah Diserahkan ke Panti Sosial
Banyuwangi (Bali Post) Kasus pembakaran bocah Juana (13), warga Dusun Palurejo Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diproses Polsek Muncar. Sayangnya, pelaku berinisial DN (11) tak diproses hukum lantaran kondisinya tunarungu. Pelaku diserahkan ke Panti Sosial milik Dinas Sosial Banyuwangi. Kapolsek Muncar Kompol Agus Dwijatmiko menegaskan, kasus pembakaran bocah itu tak dilaporkan ke Polsek. Sehingga begitu mendapat kabar, pihaknya langsung ke lokasi. Terma-
suk mengamankan pelaku. ‘’Begitu mendapat informasi, kita dalami. Pelaku langsung kita amankan ke Polsek,’’ katanya, Selasa (8/8) kemarin. Namun, kata Kapolsek, pelaku menderita tunarungu, sehingga pihaknya kesulitan melanjutkan proses hukum. Apalagi korban dan pelaku sama-sama berteman. ‘’Keputusan bersama kecamatan, pelaku kita serahkan ke panti sosial untuk dibina. Sedangkan korban dirujuk ke RSUD Genteng,’’ tegas Kapolsek. Selama ini, kata Kompol Agus Dwijatmiko,
pelaku memang dikenal nakal. Suka mengambil barang-barang milik warga. Karena itu, pihaknya menyerahkan ke panti sosial. Sehari-harinya pelaku tinggal bersama kakeknya. Camat Muncar Lukman Hakim mengatakan korban dirujuk ke RSUD Genteng untuk mendapatkan perawatan lebih baik. Pihaknya juga mengurus Kartu Keluarga (KK) korban agar tercatat dalam administrasi kependudukan. ‘’Keluarga korban ini pendatang dari Malang. Sekarang kita urus untuk penerbitan KK,’’ pungkasnya. (kmb30)
MARIA Lumen B. Isleta yang merupakan Duta Besar Negara Filipina untuk Indonesia menyambut baik rencana kunjungan kerja Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ke Filipina. Terlebih kunjungan tersebut tidak hanya direncanakan untuk kunjungan dinas saja, namun juga rencana penganugerahan kepada Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang dinobatkan sebagai tokoh berpengaruh di Asia-Afrika. ‘’Kami berterima kasih atas kunjungan ke kedutaan dan juga rencana kunjungan ke negara kami Filipina. Kami menyambut baik dan mengapresiasi semua hal itu,’’ ungkap Maria Lumen dalam sambutannya. Dalam pertemuan tersebut, Senator Wedakarna mengungkapkan, negara Filipina adalah sahabat baik bagi Indonesia. Itu terlihat bagaimana kedekatan Presiden Rodrigo Duterte dengan Presiden Joko Widodo. Terkait rencana penganugerahan kepada Presiden Rodrigo Duterte, Senator Wedakarna mengungkapkan penganugerahan ini adalah tindak lanjut dari semangat Presiden Pertama RI Ir. Soekarno dalam menjaga kekuatan Asia–Afrika melalui Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika tahun 1955. ‘’Presiden Rodrigo Duterte adalah tokoh berpengaruh saat ini. Terlihat dari kebijakan–kebijakan
AUDIENSI – Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Maria Lumen B. Isleta (Duta Besar Filipina) saat melakukan audiensi. yang dia keluarkan dan langkah-langkahnya dalam memerangi terorisme. Presiden Duterte juga memiliki kebijakan yang menurut penilaian kami sangat revolusioner, yakni kebijakan pemberantasan narkoba,’’ ucap Senator Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dia menambahkan, sayang di Indonesia pemberantasan narkoba tidak sehebat
di Filipina. Publik tahu bahwa narkoba adalah musuh utama kaum muda di seluruh dunia. Dalam hal ini Filipina dan Indonesia punya kesamaan visi terkait pemberantasan narkoba. ‘’Filipina adalah negara Katolik yang sangat kuat di kawasan Asia Tenggara. Saya dan rakyat Bali sangat berkepentingan agar jangan sampai ASEAN dirasuki ideologi Islamic State (ISIS). Saya
mendukung penuh invansi militer di Marawi, Filipina Selatan. Tidak ada tempat untuk negara kekhalifaan di Asia Tenggara. Kita harus bersatu karena musuh kita sama,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. Selain itu, Senator Wedakarna juga merekomendasikan kepada Maria Lumen untuk bisa mendirikan Konsulat Jenderal Filipina di Bali. Pihak Senator RI Wedakarna berjanji akan mengirimkan sejumlah nama tokoh Bali yang akan direkomendasikan menjadi kandidat Konsul Kehormatan Filipina untuk Bali. ‘’Bali adalah pusat pariwisata di Indonesia dan di dalamnya banyak warga negara Filipina yang berkunjung. Sehingga pembangunan Konsulat Jenderal Filipina di Bali dapat lebih membantu dan melindungi warga negara Filipina di Bali,’’ imbuhnya. Tak hanya itu, Senator Wedakarna juga mengundang Maria Lumen untuk berkunjung ke kantor The Sukarno Center untuk melihat sejarah perjalanan hidup Ir. Soekarno dan sekaligus mengundang ke Istana Mancawarna Tampaksiring untuk merayakan National Day di Bali bersama masyarakat lokal yang ada di Bali. Hal ini merupakan wujud kedekatan dan persahabatan Indonesia dan Filipina. (ad604)
Stikom Bali Gelar CITSM Ke-5
Ada 107 Penelitian di Bidang Cyber dan IT STIKOM Bali bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan The 5th International Conference on Information Technology for Cyber and IT Service Managemengt atau CITSM 2017. Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari dari tanggal 8-10 Agustus. Konferensi tersebut dibuka Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta pada Selasa (8/8) kemarin. Konferensi kali ini juga melibatkan 11 negara yaitu dari Eropa maupun Australia. Terdapat 210 paper yang terdaftar dalam konferensi tersebut. Namun yang berhasil lolos hanya 107. Wagub Sudikerta berharap konferensi ini dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan IT untuk kehidupan yang lebih baik, terutama di dunia pendidikan. ‘’Konferensi ini sangat penting untuk menghasilkan berbagai inovasi dalam bidang IT, terutama di Bali IT menjadi salah satu sarana untuk pelestarian budaya,’’ ujarnya. Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan menjelaskan, konferensi internasional selama tiga hari ini adalah sebuah forum untuk membahas berbagai inovasi, hasil dan pengem-
FOTO BERSAMA - Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta foto bersama dengan manajemen Stikom Bali dan Panitia CITSM serta peserta konferensi dari luar negeri. bangan penelitian di bidang IT manajemen, aplikasi IT, keamanan dunia maya dan IT, dan teknologi Informasi yang paling aktual. ‘’Kita harapkan konferensi ini membuka wawasan baru para dosen kita tentang hasil-hasil penelitian bidang IT. Baik yang berkembang di dalam negeri maupun luar negeri,’’ kata Dadang. Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti yang menaungi Stikom Bali Prof.
Dr. I Made Bandem menambahkan, dunia saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan untuk menciptakan suatu ekosistem yang seimbang, di mana teknologi menjembatani masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. Di samping itu juga mendayagunakan sarana untuk melestarikan warisan leluhur dan mengembangkan berbagai penemuan baru. ‘’Melalui konferensi ini,
kita dapat mengembangkan diri menjadi sebuah aset yang besar untuk meciptakan sebuah aplikasi dan pendekatan berteknologi tinggi yang memungkinkan terjadinya sinergi di antara tradisi dan berbagai penerapan teknologi modern,’’ ujar Prof. Bandem. Dia sempat mengutip pernyataan seorang pujangga, Ida Pedande Made Sidemen, yang menyatakan dalam geguritan Salampah Laku ‘’tong ngelah karang sawah, karang awake tandurin’’ yang artinya ‘’jika tak punya sawah, tanamilah dirimu dengan pengetahuan dan kebijaksanaan’’. Stikom yang aktif melaksanakan kegiatan nasional dan internasional diharapkan dapat terus-menerus melakukan penelitian. Dengan banyaknya para dosen dan mahasiswa melakukan penelitian terutama yang bersifat internasional, sehingga bisa meningkatkan reputasinya di bidang IT dan bidang lainnya sehingga berdampak pada nama kampus. Usai upacara pembukaan, dilakukan penandatanganan MoU antara Stikom Bali dengan Johanes Kepler University Linz, Austria di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. (ad603)
Pujawali Meru Tumpang Sembilan di Pura Batumadeg Besakih Karangasem (Bali Post) Bertepatan dengan panglon apisan sasih karo atau sehari setelah purnama, persisnya Selasa (8/8) kemarin, dilaksanakan pujawali aci nadiang ring linggih Ida Batara Bang Manik Angkeran, Meru Tumpang Sembilan di Pura Batumadeg, Besakih, Karangasem. Menurut Ketua Harian Maha Kerta Warga Dang Hyang Bang Manik Angkeran Bali I Wayan Subagiarta didampingi para panglingsir Catur Warga Warih Ida Dhanghyang Bang Manik Angkeran Siddhimantra, pujawali yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya telah dimulai pada Buda Cemeng Klawu, 2 Agustus 2017 lalu. Aedan upacara mulai makarya atau negtegang daging dilanjutkan dengan ngaturang piuning sekuwub Pura Besakih lan nuwur tirta. Puncak karya dilaksanakan Selasa (8/8) kemarin dengan rangkaian karya nedunang Ida Batara dan puncak wali. Dijelaskannya juga, linggih Ida Batara Bang Manik Angkeran Meru
SEMBAHYANG – Warga membludak melakukan persembahyangan saat pujawali aci nadiang ring linggih Ida Batara Bang Manik Angkeran, Meru Tumpang Sembilan di Pura Batumadeg, Besakih, Karangasem. Tumpang Sembilan Batumadeg Besakih ini di-empon oleh Catur Warga yang meliputi semeton Arya Wang Bang Pinatih, Arya Wang Bang Sidemen, Arya Wang Bang Wayabiya dan Sira Agra Manikan. Dikatakan bahwa pada puncak acara kemarin dipuput Ida Rsi Agung Putra
Pinatih dari Geria Wang Bang, Desa Lelateng, Negara, Ida Rsi Agung Siddhicitta Sidemen dari Geria Singarsa Sidemen, Karangasem dan Ida Rsi Agung Wayabya Suprabu Sogata Karang. Ketua Panitia Pujawali I Gusti Mangku Jana pada Pujawali Aci Nadiang ring linggih Ida Batara kawitan
Dhanghyang Bang Manik Angkeran Siddhimantra ini, setiap harinya dilaksanakan upacara panganyar yang dilaksanakan secara bergilir. Untuk warga Sidemen, melaksanakan panganyar pada Rabu (9/8) hari ini, sedangkan warga Pinatih pada Kamis (10/8), kemudian warga Wayabya dan Agra Manikan pada Jumat (11/8) dilanjutkan dengan Ida Batara masineb pukul 15.00 Wita. Gusti Mangku Jana menambahkan, pujawali aci nadiang tahun ini menggunakan caru panca sata. Di Surya menggunakan suci aji, rangkatan dan pamitegep di Ayung menggunakan soroh bebangkit, bayuh gelar sanga, pulakerti dan tebastebasan jangkep. Sementara itu, Dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha bersama panglingsir Catur Warga Pinatih mengajak para warih dan pratisentana Catur Warga untuk selalu pedek tangkil setiap piodalan setahun sekali, yakni panglon apisan sasih karo, atau seharti setelah purnama. (r)
OPINI
6
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Terlambat Lulus KINERJA Kemendikbud tetap saja tak berubah jika kita bicara soal keterlambatan ijazah yang diterima siswa SD dan menengah di Bali. Ini sudah menjadi tradisi tahunan, siswa lulusan SD yang dulunya kelas VI kini sudah duduk manis di SMP tanpa dibekali ijazah. Padahal, ijazah adalah tanda bukti tamat belajar yang sah. Terlambat menerima ijazah berarti mereka juga terlambat lulus. Secara formal, tanpa ijazah lulusan mana pun sebenarnya belum bisa memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, makanya disebut Surat Tanda Tamat Belajar (STTB). Namun karena kinerja SDM Kemendikbud selalu ’’terlambat’’ akhirnya keterlambatan ijazah menjadi sebuah yang lumrah. Padahal tak seharusnya demikian karena pekerjaan ini dilakoni setiap tahun. Jika mereka sudah memiliki cara berpikir positif, seharusnya blangko ijazah sudah dicetak sejak awal sejumlah jumlah siswa yang akan menamatkan studi di daerah. Kemudian diberi waktu seminggu untuk menulis, sudah cukup untuk menuntaskan langganan PR sekolah. Kecuali, kita memiliki pola pikir lebih baik anggaran untuk mencetak ijazah ditunda 1-2 bulan, dengan harapan dapat bunga dari situ. Nah, itu biasanya selalu nyelip di kalangan birokrasi kita. Masuk akal juga karena tak ada istilah tak ada anggaran, apalagi anggaran terlambat karena sudah dimasukkan dalam APBN. Bahkan, honor guru untuk menulis pun sudah disiapkan. Yang salah bukan sekolah, apalagi siswa, namun SDM yang bertugas melakukan pengadaan ijazah. Guru hanya menunggu blangko kemudian membagikannya. Atau jika mau cepat ubah cara penulisannya dengan komputer yang penting tekenan tinta basah dan cap jempol dan tanda tangan tak boleh di-scan. Tidak itu saja, banyak kasus SD di Bali yang belum memiliki kepala sekolah definitif. Nah, masalahnya siapa yang akan meneken ijazah siswa, sementara Disdikpora di daerah belum menunjuk penggantinya. Masalah klasik ini seharusnya sudah dipikirkan lebih awal, dan ada petugas khusus di Disdikpora yang mengurus hal ini. Keterlambatan ijazah akan makin rumit kalau siswa bersangkutan akan pindah tempat tinggal ke luar daerah. Jelas mereka belum dianggap cukup hanya berbekalkan surat keterangan sementara. Padahal, dokumen ijazah asli dan kopian yang dilegalisasi merupakan persyaratan untuk mendaftar di jenjang sekolah selanjutnya. Dan pada akhirnya, risiko keterlambatan ijazah ini harus ditanggung oleh para murid yang baru lulus (dan orangtuanya). Mereka terpaksa mondar-mandir ke sekolah asal untuk mengurus surat ini dan itu. Apalagi ada sekolah yang menolak sama sekali untuk menerima surat keterangan lulus dan siapa pun yang tak bisa menunjukkan ijazah asli saat daftar ulang. Memang ada solusi dikirim lewat pos atau kurir, namun tetap saja masih penuh risiko. Apalagi ijazah tidak bisa diterbitkan duplikatnya jika hilang. Ini menunjukkan urusan ijazah tidak bisa diabaikan, sebab urusannya tidak semudah itu. Lebih baik semua pihak mengevaluasi diri, jangan sampai ijazah terlambat diterima siswa. Begitu dinyatakan lulus, paling lambat seminggu setelah itu mereka sudah neken dan menerima STTB. Memang jalur distribusi memerlukan waktu dan proses. Tapi bagaimanapun semua itu bisa direncanakan dengan baik jika data dari tahun sebelumnya dianalisis dan dijadikan sebagai dasar. Semoga urusan ijazah ini ke depannya menjadi perhatian bagi Dinas Pendidikan. Jangan bersantai-santai, tapi perlu perencanaan yang baik untuk pencetakan dan distribusi ijazah sebab faktanya ijazah asli tetap dibutuhkan untuk pengurusan ke jenjang sekolah selanjutnya. Kuncinya, SDM Indonesia harus berani berubah.
Menyoal Tradisi Keterlambatan Ijazah Tradisi negatif berupa kerterlambatan pembagian ijazah merupakan fenomena klasik yang sudah berlangsung dari tahun ke tahun dalam dunia pendidikan dasar dan menengah. Sebagaimana Bali Post (1/8/2017) memberitakan, terdapat belasan ribu siswa SD di Kota Denpasar yang dinyatakan lulus pada tahun pelajaran 2016/2017, belum menerima ijazah. Sejatinya, keterlambatan pembagian ijazah ini tidak hanya terjadi pada jenjang SD, namun juga pada jenjang SMP maupun SMA dan yang sederajat. Hal ini tentu tidak hanya berdampak bagi para siswa, namun juga bagi orangtua mereka maupun pihak sekolah. Bagi para siswa, molornya pembagian ijazah yang sering kali melewati batas akhir tahun pelajaran, sudah tentu menyita waktu mereka untuk datang lagi ke sekolah asal.
Oleh I Made Kridalaksana idak jarang mereka yang sudah mulai sibuk mengikuti proses pembelajaran di jenjang sekolah yang lebih tinggi ini mesti menyesuaikan jadwal untuk dapat datang kembali ke sekolah asal guna mengurus ijazah yang prosesnya mulai dari membubuhkan tanda tangan, cap tiga jari, maupun memfotokopi serta mengesahkannya. Berikutnya, selain bagi para siswa, keterlambatan pembagian ijazah tersebut juga berdampak bagi orangtua siswa. Para orangtua siswa pun mesti turut sibuk menemani putra-putri mereka terutama yang baru dinyatakan tamat dari SD yang sudah diterima di sekolah yang baru yakni: SMP dan yang sederajat. Ketika waktu penandatanganan ijazah di sekolah asal bersamaan dengan berlangsungnya proses belajar mengajar pada masa tahun pelajaran yang baru di sekolah baru putra-putri mereka tersebut, para orangtua ini
T
tidak hanya mesti meluangkan waktu untuk menjemput putra-putrinya di sekolah baru tersebut tetapi mereka mesti sibuk bolak-balik mengantarkan mereka ke sekolah asal. Selain waktu, yang mereka habiskan tentu saja tenaga serta biaya. Selain itu, dampak keterlambatan ijazah ini juga kerap dialami pihak sekolah. Bagi guru yang ditugasi mengurus ijazah misalnya, mengingat tahun pelajaran yang baru sudah berlangsung, keterlambatan pembagian ijazah seperti ini tentulah merupakan gangguan tersendiri. Di saat mereka harus melaksanakan proses pembelajaran di kelas, waktu mereka juga mesti disandera oleh kehadiran para siswa tahun pelajaran lama (yang telah lewat) yang sedang mengurus proses pemerolehan ijazah. Salah satu penyebab keterlambatan pembagian ijazah ini adalah molornya pengiriman blangko ijazah ke sekolah-sekolah oleh pihak Dinas Pendidikan. Efek domino
UU Pemilu dan Pancasila
Persaingan para kader partai merebut rekomendasi dalam Pilkada Bali 2018 jangan sampai memicu konflik di masyarakat. Tokoh-tokoh politik yang ingin bersaing merebut rekomendasi hendaknya menggunakan cara-cara politik yang santun dan tetap bercermin pada terbangunnya komunikasi politik yang sehat. Hal ini saya sampaikan karena selama ini, banyak kegiatan politik dari para kader partai masih menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah untuk membangun komunikasi politik. Yang saya tahu, selain menggunakan dana-dana pemerintah untuk memfasilitasi proyek-proyek yang berkorelasi dengan dukungan politik, kini banyak juga kader partai yang menjadikan program dan bantuan sosial (bansos) sebagai lahan dan ruang untuk mengikat dukungan masyarakat. Untuk itu, jangan karena ingin membangun kekuatan politik, kader partai melakukan pengotak-kotakan di masyarakat hanya karena merasa telah memberikan bantuan sosial. Intinya, saya berharap kader partai merebut rekomendasi secara elegan dengan tetap memerhatikan dukungan politik dan aspirasi masyarakat. Untuk itu, saya juga berharap mari kita dukung calon yang benar-benar aspiratif dan peka rakyat.
Akhirnya, Rancangan Undangundang (RUU) tentang Penyelenggaraan Pemilu disahkan oleh Ketua DPR-RI Setya Novanto melalui voting. RUU Pemilu disahkan secara aklamasi dalam paripurna tersebut dengan persetujuan paket A yakni ambang batas presiden (presidential threshold) 20-25 persen, ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen, sistem pemilu terbuka, alokasi kursi per daerah pemilihan 3-10 dan metode konversi suara sainte lague murni. RUU Pemilu yang telah disahkan Ketua DPR-RI itu terkesan dipaksakan dan kurang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila serta tidak mencerminkan musyawarah mufakat. Sebab apa, ada beberapa Wakil Ketua DPR dan fraksi lainnya yang walk out dari rapat RUU Pemilu. Sehingga sebagian fraksi ada yang akan mengajukan gugatan kepada Mahkamah Konstitusi seperti Fraksi Gerindra dan Fraksi PKS. Ini menunjukkan bahwa tidak ada kesepakatan secara bersama dalam pengesahan RUU Pemilu. Ketidaksetujuan dari fraksi lain yang walk out itu disebabkan karena sistem presidential threshold telah digunakan dua kali, yakni 2009 dan 2014 dan ternyata berhasil. Namun, kini dinamika di DPR berbeda, terutama setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menggugurkan argumen pemerintah. Putusan MK nomor 14/PUU-XI/2013 menyatakan bahwa pada Pemilu 2019, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden dilaksanakan serentak. Dengan demikian, penerapan presidential threshold mutlak gugur dengan sendirinya.
I Gede Arsana Badung, Bali
Implementasi Pancasila Karena itu, tak salah kiranya bila ada
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Peka Rakyat dan Aspiratif
dari keterlambatan ini adalah molornya waktu penulisan ijazah oleh petugas atau guru yang ditunjuk pihak sekolah. Hal ini sering dikarenakan penulisan ijazah yang masih menggunakan tulisan tangan yang memerlukan waktu yang tidak singkat serta sering kali juga dikerjakan oleh personel dalam jumlah yang masih terbatas. Untuk mengatasi permasalahan lamanya waktu penulisan ijazah tersebut, sejatinya dimungkinkan melakukan salah satu dari dua macam teknik yakni tulisan tangan atau sistem komputer (cetak). Hal ini disebutkan secara eksplisit pada Lampiran III Keputusan Kepala Balitbang Kemendikbud No. 018/H/ EP/2017 yang menyatakan: Pengisian ijazah menggunakan tulisan tangan dengan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus. Dalam kondisi tertentu dapat
diisi dengan sistem komputer (dicetak). Untuk meminimalisasi keterlambatan pembagian ijazah di masa-masa mendatang, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama, kejelasan perencanaan serta eksekusi tahapan evaluasi akhir sekolah seperti ujian sekolah maupun ujian nasional. Perencanaan serta eksekusi tahapan evaluasi ini mesti dilakukan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Tanggal-tanggal tahapan waktu pelaksanaan ujian, waktu pengumuman kelulusan siswa, pengadaan blangko ijazah, pengiriman blangko ijazah, serta deadline kepastian pembagian ijazah mesti dinyatakan secara jelas dan ditulis pada Prosedur Operasional Standar (POS) ujian nasional. Kalau terjadi pelanggaran salah satu saja dari ketentuan-ketentuan yang tercantum pada POS ujian tersebut, mesti ada sanksi yang jelas pula. Kedua, pelatihan bagi para penulis ijazah. Selama ini sekolah-sekolah lebih banyak mempercayakan penulisan tangan pada ijazah kepada beberapa orang yang dianggap sudah memiliki kompetensi serta pengalaman. Hal ini disebabkan tidak semua guru merasa siap ketika diberi kepercayaan untuk melakukan pekerjaan tersebut. Kalau memang ijazah mesti ditulis tangan, pemerintah perlu memberikan pelatihanpelatihan atau workshop tentang kepenulisan blangko ijazah kepada lebih banyak guru sehingga lebih banyak guru yang siap ketika ditugasi melakukan penulisan blangko ijazah tersebut yang bermuara
Oleh
Syahrul Kirom, M.Phil. fraksi lainnya atau partai lainnya untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi atas pengesahan UU Pemilu. UU Pemilu dinilai cacat hukum dan sarat muatan politik untuk kelompok tertentu dan tidak berdasarkan musyawarah mufakat sesuai dengan sila ke-4. UU Pemilu yang telah disahkan, itu menjadi tidak sah secara konstitusional. Karena itu, Mahkamah Konstitusi dalam menerima gugatan atas UU Pemilu dalam memutuskan suatu perkara harus berdasarkan pada Pancasila sebagai sumber tertib hukum. Hukum yang telah dibuat harus ditegakkan. Jika Putusan MK nomor 14/PUU-XI/2013 menyatakan Pemilu 2019 digelar secara serentak, maka pola Parlemen Thershold 20-25 persen berarti gugur. Dan putusan ini harus diamalkan oleh Mahkamah Konstitusi dalam memutuskan suatu perkara. Mahkamah Konstitusi juga harus taat pada hukum yang telah dibuat. Hukum dibuat untuk dijalankan, bukan untuk dimanipulasi dan dihindari. Hukum itu bersumber pada nilai-nilai Pancasila. Segala aturan yang dibentuk oleh DPR haruslah bersandarkan pada asas demokrasi Pancasila. Jika tidak sesuai dari asas roh demokrasi Pancasila itu berarti menodai nilai-nilai Pancasila yang telah dibentuk secara bersama. Kedua, Undang-undang Pemilu sangat bertentangan dengan sila keempat yakni musyawarah mufakat. Dewan perwakilan rakyat seharusnya dalam menyusun Undang-undang Pemilu berdasarkan pada
pemufakatan, jika dalam permusyawaratan menyusun Undang-undang Pemilu, berarti secara substansial tidak ada persetujuan dari fraksi lain. Dan ini tidak mencerminkan sila keempat dan justru mencederai sila keempat. Undang-undang Pemilu menjadi cacat hukum. Hal ini tidak boleh dilaksanakan undang-undang yang disahkan hanya sepihak. Seharusnya, ada keikhlasan dan persetujuan di antara semua fraksi. Ketiga, Rancangan Undang-undang Pemilu yang telah disahkan oleh Ketua DPR itu haruslah dikaji ulang kembali oleh Mahkamah Konstitusi. Dan Undangundang Pemilu haruslah kebijakan dan perumusan aturan main hukumnya berdasarkan Pancasila sebagai tertib hukum. Dan tugas dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) yakni juga harus mampu mengontrol dan mengawasi segala kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, salah satunya adalah dengan mengawasi RUU Pemilu yang telah disahkan. Apakah sudah sesuai dengan nilai-nilai demokrasi Pancasila atau tidak? Tugas ini menjadi sangat penting oleh Kepala UKP-PIP Yudi Latif, Ph.D. dalam mengontrol kebijakan pemerintah yang sesuai ideologi Pancasila atau tidak. Dengan demikian, mari kita sikapi dengan kepala dingin Undang-undang Pemilu yang telah sahkan dan kita serahkan kepada Ketua Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga yudikatif yang sah dalam memutuskan sebuah perkara yang berkaitan dengan hajat kepentingan seluruh rakyat Indonesia.
pada semakin cepatnya proses penulisan ijazah tersebut. Selain itu, mengingat banyak hal yang perlu dilakukan pada saat penulisan ijazah, sebagai bagian dari proses evaluasi serta penilaian, menyelipkan teknik penulisan ijazah pada salah satu mata kuliah di perguruan tinggi khususnya pada fakultas keguruan barangkali dapat pula dipertimbangkan. Ketiga, menerapkan penulisan ijazah dengan sistem komputer. Keterlambatan pembagian ijazah yang sudah berulang kali terjadi ini sudah menjadi sesuatu yang serius. Untuk itu, menerapkan alternatif penulisan dengan sistem komputer dalam bentuk tulisan cetak seperti yang selalu diterapkan pada Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) yang juga selalu dibagikan bersamaan dengan ijazah, juga perlu dijadikan sebagai pertimbangan. Penulisan ijazah dengan sistem komputer atau cetak ini selain personel yang dibutuhkan lebih sedikit, hasilnya juga lebih rapi, tingkat kesalahannya relatif kecil, serta pengerjaannya pun relatif cepat. Jika ada komitmen bersama untuk memberikan pelayanan ijazah yang cepat kepada para siswa pada masa-masa mendatang, implementasi ketiga hal yang disebutkan di atas bisa dijadikan bahan pertimbangan oleh para penentu kebijakan. Kalau tidak, tradisi negatif ini akan tetap berlangsung. Entah sampai kapan. Penulis, Guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 2 Mengwi, Badung
POJOK Penanganan sampah, satu dari tiga persoalan mendasar di Bali. - Tak termasuk sampah masyarakat. *** KPK bantah perawatan Novel Baswedan dibiayai asing. - Novel kok dipolitisasi juga. *** PHDI Bali tolak SUTET karena cemari kawasan suci. - Soal reklamasi belum bersikap.
Penulis adalah Lulusan Pascasarjana UGM Yogyakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
DANAU BUYAN Seorang bocah merebahkan kepalanya di dinding pedau bersama sejumlah nelayan di tepi Danau Buyan, Pancasari, Sukasada, Kabupaten Buleleng, Minggu (6/8) lalu. Bali Post/wan
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Nyaris Lolos PELABUHAN Benoa ternyata dimanfaatkan juga oleh pelaku kriminal untuk melarikan diri. Namun berkat pengawasan ketat Polsek Kawasan Laut Benoa bersama instansi terkait, pelaku kriminal berhasil diamankan. Seperti pelaku kasus pencurian berinisial AE (19) hampir saja lolos menumpang Kapal Awu tujuan NTT, Senin (7/8) lalu. ‘’Tersangka ini terlibat kasus pencurian di Apotek Anugerah Renon, Denpasar Timur. Inilah satu tujuan kami memperketat pengamanan di Pelabuhan Benoa, termasuk saat kapal penumpang nyandar maupun hendak berangkat,’’ kata Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Nyoman Gatra, Selasa (8/8) kemarin. Barang bukti diamankan yaitu uang tunai Rp 13.952.000. Selanjutnya tersangka dilimpahkan ke Polsek Denpasar Timur. Menurut Kompol Gatra, ketika ada kapal penumpang nyandar, pengamanan dilakukan ekstraketat. Sasarannya adalah antisipasi penyelundupan narkoba, bahan peledak dan barang terlarang lainnya. Personel yang dilibatkan cukup banyak melibatkan instansi terkait termasuk TNI. ‘’Kami mengantisipasi jangan sampai Pelabuhan Benoa dipakai jalur tindak kejahatan. Upaya pengamanan kami lakukan seoptimal mungkin. Kami juga berharap partisipasi masyarakat dan pengusaha yang beraktivitas di pelabuhan ini,’’ harap mantan Wakapolsek Kuta ini. (rah)
Bali Post/wan
MENCANGKUL - Seorang petani ditemani anak kecil mencangkul lahan garapan untuk ditanami sayur-sayuran di kawasan Jalan Tantular Barat, Renon, Denpasar. Di tengah gencarnya alih fungsi lahan, petani tetap setia menggarap lahan persawahan yang masih subur di wilayah Kota Denpasar. Foto diambil belum lama ini.
Sebelum Bangun Bandara di Bali Utara
Pemerintah Diminta Siapkan Infrastruktur Pendukung Denpasar (Bali Post) -
Bali Post/ist
TERSANGKA - Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar merilis penangkapan enam tersangka kasus narkoba.
Bawa Narkoba, Sopir dan Tukang Ojek Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Anggota Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap Bram Viector Austieno (34), sopir angkutan online, Sabtu (5/8) lalu. Dari tersangka Bram, petugas mengamankan satu paket sabu-sabu (SS). Ia mengaku membeli narkoba itu dari napi di Lapas Kerobokan. Pelaku ditangkap di Jalan Gelogor Carik, Denpasar Selatan. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan seizin Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo, Selasa (8/8) kemarin, mengatakan informasi beredar di masyarakat bahwa tersangka pengguna narkoba. Selanjutnya dilakukan penyelidikan. Pada Sabtu pukul 23.00 Wita, tersangka ditangkap. Dari tangan tersangka disita satu paket SS seberat 0,27 gram. “Tersangka mengaku mendapat sabu-sabu tersebut dari HD yang berada di Lapas Kerobokan dan dibeli seharga Rp 400 ribu. Uangnya ditransfer ke rekening napi itu. Tapi kami masih dalami pengakuannya tersebut,” ungkapnya. Selain itu juga ditangkap tukang ojek, M. Sarbini (33) di Jalan Pulau Bungin, Denpasar Selatan. Dari tersangka beralamat di Jalan Padonan, Kuta Utara ini, diamankan satu paket SS. Ia mengaku menggunakan SS sejak tahun 2005. Residivis kasus narkoba, Micael Tehupuring (44) dibekuk di Jalan Pulau Bungin Gang Pondok Bambu II, Denpasar Selatan. Barang bukti yang diamankan satu paket SS. Ia diamankan saat berada di tempat tinggal temannya, UUT dan mengaku mengunakan SS pertama kali tahun 2008. Micael merupakan residivis kasus narkoba tahun 2008 dengan vonis 5 tahun penjara di Lapas Kerobokan. Dia bebas September 2012 dan kembali mengonsumsi barang terlarang tersebut. Tak itu saja, Selamet Riyadi Andre (28) bekerja jadi pemandu lagu di salah satu karaoke di wilayah Kuta, ditangkap di Jalan By-pass Ngurah Rai Gang Wijaya IV, Denpasar Selatan dan diamankan satu paket SS seberat 0,17 gram. “Barang bukti tersebut disembunyikan di pagar pintu masuk kos. Tersangka mengaku mendapat sabu-sabu di daerah Kuta,” ucap mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Pengguna tembakau gorilla, Otnigi Valentino Somaryandi (22) dibekuk di tempat kosnya di Jalan Hayam Wuruk Gang XVII , Denpasar Timur, Sabtu lalu. Empat linting tembakau gorilla dengan berat bersih 33.3 gram diamankan sebagai barang bukti. “Barang bukti disembunyikan di plafon kamar kosnya. Tersangka mengaku mendapatkan barang itu lewat internet dan dibeli seharga Rp 500 ribu. Kami juga menangkap buruh serabutan, Teguh Yuliono usia 37 tahun di Jalan Teuku Umar, Denpasar,” ujarnya. (kmb36)
Tahun 2019, Bali diminta mendatangkan 8 juta dari target 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia. Fasilitas Bandara Internasional Ngurah Rai yang hanya memiliki satu runway dikhawatirkan menghambat target itu. Ditambah lagi, rencana pembangunan bandara di Bali Utara masih terkendala izin penetapan lokasi. Namun, pemerintah justru lebih didorong untuk menyiapkan infrastruktur pendukung terlebih dahulu. “Kalau penambahan runway menjadi dua di Ngurah Rai, itu kan sangat tidak mungkin. Pembebasan lahan untuk jalan lingkar di Tuban itu saja sudah cukup ribet,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana saat dikonfirmasi, Selasa (8/8) kemarin. Menurut Kariyasa, pemerintah pusat semestinya mulai menetapkan lokasi bandara di Bali Utara. Namun, yang terpenting lagi adalah menyiapkan infrastruktur pendukung seperti jalan. Salah satunya dengan segera merealisa-
sikan 10 titik shortcut di ruas jalan Mengwitani-Singaraja. Mengingat saat ini, pemerintah baru akan mewujudkan dua shortcut saja di titik 5 dan 6. “Perencanaan kan sebetulnya 10 titik, ya...10 titik itu harusnya dibangun. Lebih ideal lagi dibuat jalan tol seperti tol CengkarengJakarta. Itu sebenarnya yang harus dilakukan, membangun infrastruktur pendukungnya sebelum membangun bandara,” jelas politisi asal Busungbiu, Buleleng ini. Kariyasa meyakini, keberadaan
infrastruktur pendukung itu akan dapat menarik banyak investor ke Bali Utara. Mengingat, perjalanan dari Denpasar ke Buleleng yang sebelumnya memakan waktu sekitar 2,5 jam bisa disingkat menjadi 1 hingga maksimal 1,5 jam dengan adanya shortcut. Bila investasi berkembang, maka pemerataan Bali Selatan dan Bali Utara tentu akan terwujud. “Pasti orang akan beramairamai melakukan investasi dan serius. Kalau memang pemerintah mengerjakan (infrastruktur pendukung), pasti tidak akan
rugi,” ujarnya. Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo mengatakan, kapasitas bandara di Bali memang perlu ditambah, khususnya untuk menunjang pariwisata. Namun, belum diputuskan apakah dengan jalan menambah runway Bandara Ngurah Rai atau membangun bandara baru di Bali Utara. “Kemarin, rapat terbatas dengan Gubernur Bali, ada beberapa pilihan misalnya membangun airport di utara atau kalau bisa memperluas yang sekarang ada runway-nya. Masih banyak pilihan yang harus kita putuskan dan nanti kalau sudah pak gubernur memberikan pilihan yang ini, itu baru ada pelaksanaan,” ujar Jokowi usai membuka Rapimnas I Partai Hanura di Kuta, belum lama ini. (kmb32)
Bali Post/dok
Ketut Kariyasa Adnyana
Puluhan Penyandang Disabilitas Ikut Ujian SIM D Denpasar (Bali Post) Puluhan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Denpasar, Selasa (8/8) kemarin, mendatangi Gedung Satpas Polresta Denpasar di Jalan Gunung Guntur, Denpasar Barat. Setelah mengikuti ujian teori dan praktik, dari 31 yang ikut ujian, yang lulus hanya 10 orang. Mereka berhak mendapatkan SIM D. Dari pantauan di lapangan, mengenakan baju seragam ungu, mereka begitu antusias mengikuti ujian teori dan praktik untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) D. SIM tersebut diberikan khusus untuk penyandang disabilitas. Setelah mengikuti ujian teori dan praktik, dari 31 penyandang tunarungu yang lulus hanya 10 orang. Saat diberikan SIM D oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Lantas Kompol
Heri Supriawan, mereka sangat senang dan tak henti-hentinya menggerakkan tangannya untuk meluapkan kebahagiannya. “Yang lulus baru 10 orang. Yang belum lulus bisa mencoba lagi. Banyak yang tidak lulus di ujian teori,” tegas Kapolresta.
Apalagi, lanjut Kapolresta semangat mereka sangat tinggi untuk memiliki SIM D. Ia berharap penyandang disabilitas lain jangan putus asa dan harus terus mencoba. “Ini bentuk kepedulian kami kepada mereka. Bagaimanapun mereka berhak
Bali Post/rah
SIM D - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menyerahkan SIM D kepada penyandang disabilitas.
untuk itu dan banyak yang mengendarai kendaraan menuju tempat kerjanya,” ungkapnya. Ia berharap penyandang disabilitas yang sudah memiliki SIM D agar mengutamakan keselamatan. Selain itu, harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas. “Mereka paham rambu-rambu lalu lintas dan cukup lihai mengendarai sepeda motor. Buktinya, mereka lulus ujian SIM,” ujarnya. Kasat Lantas Kompol Heri menambahkan, prosedur permohonan SIM D dan SIM lainnya sama. Yang membedakan adalah penyandang disabilitas harus membawa surat sehat dari RS Bhakti Rahayu. “Harus ada pernyataan dokter spesialis. Kalau pihak rumah sakit memberi keterangan sehat dan layak, tidak masalah. Aturannya begitu,” tegasnya. Selain dari Gerkatin Denpasar, lanjut mantan Kasat Lantas Polres Gianyar ini, banyak dari komunitas lain mengajukan
permohonan SIM D. Misalnya dari Motor Honda Club Tuli Bali Bersatu diketuai Aan Yenry Cahyono. Aan mendampingi anggota klubnya saat mengikuti ujian SIM D. “Tidak masalah saat mereka mengendarai kendaraan. Mereka kan pakai alat pendengar juga dan tahu rambu-rambu lalu lintas,” tegasnya. Pencarian SIM D secara kolektif ini terlaksana atas kerja sama Polresta, Wali Kota Denpasar, Dandim 1611/Badung, Ketua KKS dan Karang Taruna Denpasar. Kadis Sosial Kota Denpasar I Made Mertajaya mengatakan mendukung program ini. Dengan demikian, penyandang disabilitas memiliki kelengkapan sesuai aturan saat berkendara di jalan. Ia berharap semua disabilitas di Denpasar bisa mengantongi SIM D sehingga aman di jalan. “Kami tetap mendorong mereka yang belum lulus agar terus mencoba sampai lulus,” ujarnya. (kmb36)
BANGLI
8
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
Akui Dana PHR untuk Pembangunan Pura
Bupati Tegaskan Sudah Sesuai Mekanisme
Bangli (Bali Post) Bupati Bangli I Made Gianyar mengakui sebagian kecil dana penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang didapat dari Kabupaten Badung dialokasikan untuk kegiatan pembangunan wantilan dan pembangunan pura di dua lokasi. Menurut Made Gianyar, hal itu tidak masalah. Sebab, selain sudah sesuai mekanisme, pembangunan wantilan dan pura merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pelestarian budaya untuk menunjang kepariwisataan di Bangli. Made Gianyar yang diwawancarai, Selasa (8/8) kemarin, menjelaskan mekanisme pencairan dana PHR dari Pemkab Badung diawali dari usulan yang diajukan Pemkab Bangli ke Badung. Selanjutnya, Pemkab Badung memberitahukan bahwa Kabupaten Bangli tahun ini mendapatkan dana PHR sebesar Rp 53 miliar dengan perincian di Surat Keputusan Bupati Badung. Beberapa usulan yang diajukan Pemkab Bangli ke Pemkab Badung tersebut di antaranya penataan Penelokan, perbaikan infrastruktur jalan di beberapa kawasan wisata, pembangunan jalan dan jembatan di Desa Mengani menuju Belok Sidan, Badung, pembangunan wantilan di Pura Dalem Purwa Banjar Adat Kawan, perbaikan pura di Desa Pakraman Batur dan beberapa usulan lainnya. Khusus untuk dua item kegiatan yakni pembangunan wantilan di Pura Dalem Purwa Banjar Adat Kawan dan perbaikan pura di Desa Pakraman Batur merupakan usulan masyarakat. Sementara yang lainnya merupakan usulan pemkab yang sebelumnya sudah melalui perencanaan. Ia juga menegaskan bahwa pencairan dana PHR tersebut sudah sesuai mekanisme. ‘’Dana yang diberikan masuk ke kas daerah dan dikeluarkan sesuai mekanisme di aturan pengelolaan keuangan,’’ terangnya. Menanggapi sorotan dewan terkait dana yang digunakan untuk pembangunan wantilan di Banjar Kawan dan perbaikan pura (sebelumnya disebut pembelian gong) di Batur, Made Gianyar menyatakan bahwa hal itu tidak masalah. Ia memaklumi adanya sorotan dewan terkait hal itu karena mekanisme pencairan dana PHR langsung dari Kabupaten Badung tahun ini merupakan yang pertamakalinya setelah sebelumnya melalui Pemprov Bali. Menurut Made Gianyar, pembangunan wantilan dan perbaikan pura merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pelestarian budaya untuk menunjang kepariwisataan. ‘’Pariwisata kan tidak hanya keindahan alam wisata itu sendiri. Pariwisata kita kan bisa diartikan luas. Ada pariwisata budaya yang didukung adat dan agama, sehingga tidak masalah untuk pembangunan pura dan wantilan,’’ jelasnya. Tak hanya dialokasikan untuk pembangunan di dua pura tersebut, ke depannya dana PHR Badung juga dialokasikan untuk pembangunan serupa di pura maupun fasilitas umum lainnya sesuai usulan masyarakat. Pembangunannya akan dilakukan melalui program GGS, Gerbangdesigot dan Gerbangdesigota. ‘’Yang pembangunannya tidak menjadi kewenangan kabupaten, dana PHR Badung itu akan kita arahkan melalui program GGS, Gerbangdesigot dan Gerbangdesigota,’’ imbuhnya. (kmb40)
Berstatus Telantar
13 Pasien RSJ Belum Miliki Jaminan Kesehatan Bangli (Bali Post) Jumlah pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali di Bangli yang tidak diketahui keluarganya alias telantar masih cukup tinggi, mencapai 45 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 pasien belum tercover jaminan kesehatan. Hal itu diungkapkan Wakil Direktur Administrasi dan Sumber Daya RSJ I Gusti Buana Putra, Selasa (8/8) kemarin. Buana Putra mengungkapkan, saat ini pihaknya merawat 240 pasien, terbagi atas 169 Bali Post/nan pasien laki-laki dan I Gusti Buana Putra 71 pasien perempuan. Banyaknya pasien yang masih belum tercover jaminan kesehatan JKN-KIS membuat pihaknya kelimpungan. Pasalnya, ketika pasien yang belum memiliki jaminan kesehatan sakit, pihaknya harus merawat mereka. Sedangkan biaya untuk itu tidak ada lantaran memang tidak dianggarkan secara khusus. ‘’Ini yang menjadi beban, karena kita harus merawat mereka. Apalagi ketika mereka sembuh mereka tidak dipulangkan karena tidak ada penanggungjawabnya. Ini yang masih kita perjuangkan,’’ jelasnya. Dia menegaskan, pihaknya tidak pernah menelantarkan pasien. Ketika pasien RSJ sakit, pihaknya tetap menanganinya sesuai kemampuan. ‘’Begitu juga dengan keadaan kedaruratan, sementara ini kita dapat atasi sesuai kemampuan,’’ katanya. Lebih lanjut dia mengaku telah melaporkan permasalahan ini kepada Pemprov Bali. ‘’Kita segera akan melakukan audiensi dengan pimpinan melalui Sekda dengan mengajukan telaahan untuk mencarikan solusi atau jalan keluar yang terbaik,’’ ujar Buana Putra. (kmb41)
Bali Post/ina
SIDAK - Dewan Bangli saat melakukan sidak di Pabrik Kopi Mengani.
Nganggur, Lahan Pemerintah Diusulkan Jadi Kebun Kopi
Bangli (Bali Post) – DPRD Bangli mengharapkan lahan milik Pemkab Bangli maupun Pemprov Bali yang selama ini nganggur dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kopi Kintamani. Hal itu dimaksudkan untuk menggenjot produksi kopi wilayah berhawa dingin ini. Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles usai sidak ke Pabrik Kopi di Desa Mengani bersama sejumlah anggota
Komisi II, Selasa (8/8) kemarin, mengatakan pertanian kopi selama ini belum digarap maksimal. Selama ini pola tanam kopi masih ditumpangsarikan dengan tanaman jeruk. Untuk lebih meningkatkan produksi kopi, pola tanam menurutnya harus diperbaiki. ‘’Kalau masyarakat diminta menebang jeruknya pasti keberatan. Karena itu saya menyarankan agar pemerintah kabupaten maupun
provinsi menjadikan lahannya yang selama ini nganggur untuk dipakai pengembangan kopi Kintamani,’’ kata Carles. Terlebih untuk pengembangan kopi tersebut, pabrik kopi di Mengani juga telah menyediakan belasan jenis bibit kopi. Satu pohon kopi yang bibitnya disediakan pihak pabrik bisa menghasilkan buah 5-8 kilogram. ‘’Jika dihitung, satu hektar lahan akan menghasilkan 2.200
kilogram kopi siap olah,’’ jelasnya. Namun, untuk penggunaan lahan pemerintah sebagai lokasi pengembangan kopi, pihaknya meminta agar dilakukan pendataan aset terlebih dahulu. Dari informasi yang didapatnya, terdapat tanah milik pemerintah seluas 30 hektar di Desa Satra. Lahan itu bisa dipakai percontohan untuk petani. Menurutnya, dengan meningkatnya produksi kopi Kin-
tamani maka nantinya pabrik kopi di Mengani tidak akan sampai kekurangan pasokan bahan baku di samping juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Pabrik Kopi Mengani yang kapasitas pengolaannya 80 ton sehari, tahun ini tidak mengolah kopi karena harga kopi petik merah di tingkat petani sangat mahal, tembus Rp 10 ribu per kilogram. Kalau dipaksakan, hitungan bisnis pabrik akan merugi,’’ ujarnya. (kmb40)
klaster daerah,’’ jelasnya. Lanjut dikatakan Agung Panji, kajian appraisal oleh lembaga independen yang kompeten melakukan kajian baru bisa dilaksanakan pada APBD Perubahan 2017. Karena itu, peningkatan kesejahteraan baru bisa diterima dewan setelahnya. Disampaikan juga, dengan adanya tunjangan transportasi, maka seluruh mobil dinas yang selama ini digunakan anggota dewan akan ditarik. Kecuali mobil dinas yang selama ini diperuntukkan bagi pimpinan dewan. ‘’Sesuai hasil rapat, pimpinan dewan tetap
akan pakai mobil dinas karena beliau tidak mengambil bagian uang transport,’’ jelasnya. Untuk menunjang kegiatan dewan seperti sidak maupun lainnya, Sekretariat DPRD tetap akan menyediakan beberapa unit mobil operasional. Hanya saja, jumlah yang terbatas. ‘’Saat ini ada enam mobil dinas untuk alat kelengkapan dewan. Nanti setelah dikembalikan akan kita pakai beberapa sebagai mobil operasional. Kelebihannya kita akan kembalikan ke Sekretariat Daerah,’’ imbuh Agung Panji. (kmb40)
Besaran Kenaikan Tunjangan Dewan Tunggu Kajian Appraisal
Bangli (Bali Post) –
Pendapatan yang akan diterima anggota DPRD Bangli setiap bulannya segera mengalami peningkatan. Hal itu menyusul telah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Bangli belum lama ini. Hanya mengenai besaran kenaikan tunjangan yang akan diterima dewan, belum bisa dipastikan lantaran masih menunggu kajian appraisal. Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana, Selasa (8/8) kemarin, mengatakan meski Perda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Bangli telah disahkan, namun anggota dewan di B angl i hi ngga saat ini belum menikmati kenaikan tunjangan. Kenaikan tunjangan baru bisa
diterima dewan setelah perda tersebut diundangkan. ‘’Sekarang perdanya masih sedang diverifikasi di provinsi,’’ terangnya. Dijelaskan Agung Panji, selain menerima kenaikan tunjangan perumahan dan tunjangan komunikasi, anggota dewan juga dirancang menerima tunjangan reses dan tunjangan transportasi.
Untuk tunjangan transportasi akan diterima setiap bulannya, sementara tunjangan reses diterima tiga kali setahun setelah masa reses. ‘’Mengenai berapa nilai tunjangannya yang akan diterima dewan nanti belum ditentukan. Nanti tergantung kajian appraisal. Kami juga masih tunggu Permendagri tentang
BPBD Gencarkan Sosialisasi Sekolah Aman Bencana Bangli (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli melaksanakan sosialisasi Sekolah Aman Bencana secara bergilir di sekolah-sekolah yang dinilai rawan bencana. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam hal pengetahuan bencana alam dan sebagai upaya meningkatkan kapasitas SDM. Pada Selasa (8/8) kemarin, sosialisasi digelar di SMPN 1 Tembuku. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bangli I Wayan Karmawan didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik Ketut Agus Sutapa dan Kasi Kesiapsiagaan I Dewa Agung Surayadhi mengungkapkan, sosialisasi Sekolah Aman Bencana dilaksanakan sebagai bentuk mitigasi dan
kesiapsiagaan masyarakat, khususnya pada dunia pendidikan. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari atau hingga 12 Agustus degan melibatkan 50 siswa ditambah lima guru pendamping. ‘’Kami pilih sekolah SMPN 1 Tembuku karena sekolah tersebut memiliki jumlah siswa yang cukup banyak yakni 500 orang. Selain itu sekolah tersebut juga rentan dengan kondisi fisik gedung yang sempit dan bertingkat yang lebih memicu kerawanan terhadap bencana gempa bumi dan kebakaran,’’ ungkap Karmawan. Karmawan menambahkan, tujuan kegiatan tersebut adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam hal pengetahuan bencana alam salah satunya gempa bumi
agar mereka lebih tanggap bencana. Ini juga menjadi salah satu upaya meningkatkan dan menguatkan kapasitas SDM secara dini dan kemandirian dalam menghadapi bencana alam. ‘’Kita harap dengan kegiatan ini siswa mampu mengenali potensi bencana di lingkungan sekitarnya, minimal di lingkungan sekolahnya. Sedangkan bagi petugas, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dalam menangani setiap bencana alam yang terjadi,’’ katanya. Dia menambahkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan secara bergilir di sekolahsekolah yang dinilai rawan bencana. ‘’Sehingga semua sekolah yang rawan bencana mendapat sosialisasi ini,’’ jelasnya. (kmb41)
Bali Post/nan
SOSIALISASI - Sosialisasi Sekolah Aman Bencana yang digelar di SMPN 1 Tembuku, Selasa (8/8) kemarin.
Lomba Baleganjur di Penelokan
Ajang Promosi Pariwisata Kintamani
Bangli (Bali Post) Banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk memperingati HUT ke-72 RI tahun ini. Di Kecamatan Kintamani misalnya, guna memeriahkan HUT ke-72 RI akan digelar lomba baleganjur di Objek Wisata Penelokan pada 15 Agustus. Kegiatan tersebut juga bertujuan mempromosikan objek wisata setempat. Camat Kintamani I Wayan Dirgayusa, Selasa (8/8) kemarin, mengungkapkan lomba baleganjur diikuti semua desa di Kecamatan Kintamani. Lomba ini merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan bimbingan teknis (bimtek) tentang peningkatan pemahaman tabuh baleganjur di kalangan generasi muda. ‘’Untuk peningkatan pemahaman, maka kami sekalian membuat lomba,’’ jelasnya. Dirgayusa mengatakan, kegiatan yang dilakukannya juga sebagai ajang promosi pariwisata Kecamatan Kintamani. Maka dari itu pihaknya memilih Objek Wisata Penelokan untuk melaksanakan kegiatan tersebut. ‘’Lomba ini akan menjadi suguhan menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kintamani,’’ ucapnya. Pejabat asal Demulih ini menyatakan, sudah ada 28 sekaa yang mendaftar untuk berpartisifasi dalam kegiatan tersebut. Peserta dominan dari sekaa teruna teruni (STT).
Bali Post/nan
I Wayan Dirgayusa
Sementara itu, Kabid Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Merta mengatakan, kegiatan semacam itu sangat positif untuk memajukan pariwisata Bangli. Apalagi Pemkab sudah memberikan dana pembinaan di bidang kesenian sehingga dana tersebut diharapkan bisa digunakan untuk melaksanakan kegiatan seni. ‘’Lomba baleganjur merupakan salah satu bentuk promosi secara langsung. Kami harap dengan lomba tersebut kunjungan wisatawan ke Kintamani semakin meningkat,’’ ungkap Merta. (kmb41)
GIANYAR
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
9
41 Ribu Warga Dapat JKN KIS
Gianyar (Bali Post) Sempat tersendat karena keterlambatan perekaman data e-KTP, kini 41 ribu warga Kabupaten Gianyar sudah ter-cover Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS). Guna memenuhi kuota 48 ribu warga terlayani JKN KIS, Dinas Sosial Gianyar tengah berkoordinasi dengan BPJS untuk menambah penertiban tujuh ribu kartu tersebut. Bali Post/nik Kepala Dinas Sosial Made Watha Gianyar Made Watha, Selasa (8/8) kemarin, menerangkan sejak beberapa bulan lalu pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat verifikasi data dalam pemenuhan kuota 48 ribu JKN KIS. ‘’Per awal Agustus ini sudah ada 41 ribu warga Gianyar yang menerima kartu JKN KIS, dari kuota 48 ribu,’’ katanya. Dijelaskannya, jumlah 41 ribu peserta JKN KIS itu sudah melebihi jumlah warga miskin yang ada di Gianyar. Berdasarkan data, jumlah warga miskin di Gianyar sekitar 22 ribu jiwa. ‘’Data miskin kita memang segitu. Tetapi kuota 48 ribu ini juga termasuk yang rawan miskin,’’ jelasnya. Menurut Watha, pihaknya sebenarnya mengajukan 60 ribu warga miskin penerima JKN KIS. Tetapi yang lolos hanya 48 ribu. ‘’Sisa kartunya ini masih menunggu di BPJS karena harus verifikasi juga dengan usulan data baru yang ada di desa,’’ terangnya. Dia menambahkan, sesuai data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kabupaten Gianyar tahun 2016, terdapat 4.457 KK miskin atau sekitar 22 ribu jiwa. KK miskin paling tinggi ada di Kecamatan Gianyar, yakni sebanyak 1.223 KK, diikuti Kecamatan Payangan dengan 905 KK, Sukawati 626 KK, Tampaksiring 581 KK, Tegallalang 565 KK, Ubud 369 KK dan Kecamatan Blahbatuh dengan 188 KK. Sebelumnya diberitakan awal Februari lalu tercatat puluhan ribu warga miskin di Gianyar belum ter-cover JKN KIS. Kondisi ini disinyalir lantaran tingginya kesalahan sinkronisasi data penerima dengan e-KTP di Disdukcapil Gianyar. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara membeberkan, dari kuota 48.457 jiwa penerima JKN KIS di Gianyar ketika itu masih ada 26.450 ribu warga kurang mampu yang belum ter-cover. (kmb35)
Kejari Tangani Kasus Umiati
Gianyar (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gianyar mendapat pelimpahan tahap II kasus penggelapan dan penipuan dari Mabes Polri. Tersangka Umiati Soedjati beserta barang bukti diserahkan ke kantor Kejari Gianyar, Selasa (8/8) kemarin. Selanjutnya tersangka asal Semarang itu ditahan di Rutan Kelas II B Gianyar. Kasi Intel Kejari Gianyar Gusti Agung Puger mengatakan pihaknya menerima tahap II kasus penggelapan dan penipuan tersebut sore kemarin sekitar pukul 15.00 Wita. ‘’Tersangka dan barang bukti baru diserahkan setelah diterbangkan dari Jakarta ke Bali,’’ ucapnya. Dikatakannya, tahap II kasus ini dilimpahkan ke Kejari Gianyar karena lokasi kejadian atas korban I Wayan Suana terjadi di Kabupaten Gianyar. Tepatnya tersangka sebagai notaris beralamat di Banjar Kawan, Desa Mas, Ubud. ‘’Lokasinya di sini, makanya kita yang tangani,’’ tegasnya. Dijelaskannya, kasus ini berawal saat sertifikat I Wayan Suana yang dipinjam oleh Umiati Soedjati dengan dalih untuk mengurus perumahan. Tersangka berjanji ke korban, bila urusan telah selesai maka sertifikat akan dikembalikan. ‘’Namun sampai dilaporkan, sertifikat belum dikembalikan oleh tersangka,’’ katanya. Mempertangungjawabkan perbuatannya, Umiati Soedjati dikenakan Pasal 374 KUHP dan Pasal 372 KUHP. Dia saat ini ditahan di Rutan Kelas II B Gianyar. ‘’Secepatnya kami akan proses kasus ini, untuk selanjutnya disidangkan di PN Gianyar,’’ katanya. (kmb35)
Bali Post/pal
LATIHAN - Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, beragam lomba digelar. Salah satunya adalah gerak jalan. Tampak siswa SD 1 Gianyar berlatih di tengah keramaian lalu lintas kota Gianyar.
Dua Warga Keliki Digigit Anjing Rabies
Pemkab Gelar Eliminasi Besar-besaran
Gianyar (Bali Post) -
Kasus rabies masih ditemukan di Kabupaten Gianyar. Bahkan dalam sebulan terakhir, dua warga di Desa Keliki, Tegallalang menjadi korban gigitan anjing liar yang positif rabies. Dua korban dimaksud tengah menjalani perawatan di RS Sanglah. Sementara Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar yang menangani rabies langsung melakukan langkah eliminasi besar-besaran di Desa Keliki. Petugas eliminiasi Dinas Pertanian dikerahkan dengan menyasar seluruh sudut Desa Keliki, Selasa (8/8) kemarin. Anjing liar yang berkeliaran di jalanan langsung ditangkap kemudian dieliminasi. Ada 20 anjing
yang berhasil dieliminasi oleh petugas. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar I Made Raka mengatakan, mengenai kasus gigitan anjing yang mengganas di Desa Keliki, petugas sudah turun melaku-
kan eliminasi. Diakuinya, anjing yang menggigit dua korban itu memang positif rabies. ‘’Begitu ada kasus gigitan dari dinas langsung melakukan survei ke lapangan,’’ ujarnya. Dijelaskannya, eliminasi anjing dilakukan secara selektif. Radiusnya pun telah ditentukan. ‘’Jarak eliminasi kurang lebih sepuluh kilometer dari lokasi ditemukannya anjing rabies. Itu sudah sesuai mekanisme,’’ tegasnya. Raka mengatakan, saat proses eliminasi berlang-
ujarnya. Walau kerap melakukan sosialisasi agar masyarakat mengandangkan anjing, ternyata masih banyak masyarakat yang meliarkan anjing mereka. Hal ini menjadi kendala secara umum di Kabupaten Gianyar. ‘’Padahal program sudah kami sosialisasikan sejak 2010 lalu,’’ ungkapnya. Berdasarkan data, jumlah populasi anjing di Gianyar cukup besar. Jumlahnya per Juli tahun ini diperkirakan mencapai 72.859 ekor. (kmb35)
bulan lalu sesuai paruman banjar dan tuntunan Ida Sulinggih,’’ terang Tjok. Gde Pemayun yang juga tokoh Desa Pakraman Pejeng ini. Lebih jauh, pria yang merupakan anggota DPRD Gianyar ini menambahkan, panganyaran dilakukan selama tiga hari hingga Kamis (10/8). Selanjutnya dilaksanakan Ida Batara tedun memasar yang disebut dengan Wage Karya pada Jumat (11/8) mendatang yang akan di-puput Ida Pedanda Geria Tampaksiring. Setelah dilaksanakan memasar akan dilanjutkan dengan parikrama paplengkungan dan masineb. Dalam proses karya padudusan di Pura Pusering Jagat, Ida Batara nyejer selama lima hari. ‘’Tujuan karya ini agar alam semesta beserta isinya dapat berguna dan semua mahkluk ciptaan-Nya dikaruniai keselamatan lahir dan batin. Begitu juga warga pangayah selalu dituntun ke arah yang benar, mampu meningkatkan semangat manyama braya dan tidak bertentangan
dengan ajaran dharma,’’ kata pria yang sukses menjadi Perbekel Desa Pejeng di era tahun 1990-an ini. Ia menambahkan, Desa Pakraman Jero Kuta terdiri dari empat banjar, yakni Banjar Intaran, Puseh, Pande dan Guliang yang keseluruhannya terdiri dari kurang lebih 1.118 KK. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra yang turut menghadiri ritual panganyaran tersebut, mengaku salut dan bangga terhadap semangat warga dalam ngaturang ayah-ayahan dan bhakti menjalankan swadarmanya menyukseskan karya yang berkesinambungan di wilayah Desa Pakraman Jero Kuta. Krisis ekonomi tidak menyurutkan niat masyarakat untuk ngaturang bhakti dan mayadnya. ‘’Dengan ber-yadnya yang ikhlas akan dapat dijadikan acuan untuk memupuk semangat manyama braya, mempertahankan eksistensi adat dan budaya serta agama Hindu,’’ ujar Wabup Mahayastra. (ad599)
Pemkab Gianyar ”Nganyarin” di Pura Pusering Jagat
KGB Klaim Tak Ada Mahar Politik
Gianyar (Bali Post) Pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Gianyar di Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) akan ditutup pada 16 Agustus mendatang. Ketua Tim Penjaringan KGB Made Artha Rimbawa menyatakan KGB yang beranggotakan empat partai politik yakni Golkar, Gerindra, Demokrat dan PKPI sudah berkomitmen untuk maju bersama di Pilbup Gianyar. ‘’Siapa pun nanti calon yang berkualitas, itulah yang kami usung,’’ jelasnya. Terkait isu mahar politik yang sempat bergejolak di KGB, Rimbawa membantahnya. Dia menegaskan tidak ada mahar dalam mengusung calon dalam Pilbup Gianyar. Hal ini mengingat sebelum penentuan calon, dilakukan survei. ‘’Murni nanti kualitas tokoh menjadi penentu menjadi calon Bupati dan wakil. Tidak ada mahar. Kalau survei unggul, tentu langsung diusung oleh KGB,’’ ungkapnya. Dikatakan Rimbawa, sejauh ini setiap partai mendaftarkan tokoh dan kader mereka termasuk dari partai lain yakni Perindo. ‘’Nanti calon-calon ini kami wawancarai, tanyai visimisi untuk memimpin Gianyar. Dari sana kelihatan dan kami tentukan paket,’’ terangnya. Sejauh ini partai yang terhimpun dalam KGB sudah mendaftarkan bakal calon. Dari Golkar mengirim Tjokorda Raka Kertyasa, PKPI mendaftarkan Anak Agung Waisnawa yang merupakan kader NasDem dan Gerindra mengirimkan Cokorda Gede Putra Pemayun sebagai bakal calon bupati dan Ni Made Candra Yuni sebagai wakilnya. Sementara dari nonpartai KGB, turut mendaftarkan diri Made Dana-Dewa Wardana. Paket Dewa itu merupakan kader Perindo yang ikut ambil bagian di KGB. Sementara dari Demokrat, hingga kini belum mengirimkan kadernya ke KGB. Sesuai rencana, Made Jata yang merupakan Wakil Ketua DPRD Gianyar akan mendaftar pada Jumat (11/8). Di sisi lain, di tengah solidnya KGB, PDI-P berusaha menggoda partai-partai yang ada di KGB. Hal ini diungkapkan Ketua DPC PDI-P Gianyar Made Agus Mahayastra beberapa waktu lalu. Politisi asal Payangan ini mempersilakan partai di KGB untuk bergabung dengan PDI-P dalam menyongsong pilkada 2018 mendatang. ‘’Di KGB kalau di sana gak cocok, silakan merapat ke sini (PDI-P - red),’’ ucap Mahayastra. (kmb35)
sung para pemilik anjing sempat melarang. ‘’Kendalanya, pemilik anjing tidak mau anjingnya dieliminasi. Padahal anjing mereka diliarkan. Meski begitu, setelah diyakinkan akan bahaya rabies, si pemilik anjing berkenan anjingnya dieliminasi,’’ katanya. Lebih lanjut Raka mengungkapkan, kasus di Desa Keliki ini sudah berulang kali terjadi. Dia pun berharap masyarakat lebih sadar akan bahaya rabies. ‘’Memelihara anjing baik, tapi harus dikandangkan,’’
NGANYARIN - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra saat mengikuti prosesi ngayarin di Pura Pusering Jagat, Pejeng. PEMKAB Gianyar ngaturang bhakti panganyaran serangkaian Karya Padudusan di Pura Pusering Jagat, Pejeng, Tampaksiring, Selasa (8/8) kemarin. Bhakti panganyaran tersebut di-puput Ida Pedanda Wayahan Bun dari Geria Sanur, Pejeng. Puncak karya di Pura Pusering Jagat berlangsung sehari sebelumnya dan
di-puput Ida Pedanda Gede Singapadu. Prosesi nganyarin dimulai pukul 09.00 Wita, melibatkan warga Banjar Pande dan Banjar Puseh Desa Pakraman Jero Kuta, Pejeng. Menurut Bendesa Pakraman Jero Kuta Tjokorda Gde Pemayun, S.H., ritual pailehan karya di Pura Pusering Jagat telah
berlangsung sejak Weraspati Pon Wayang atau 27 Juli lalu. Dilanjutkan dengan nuasen karya dan nyuci pada Buda Wage Kelawu atau 2 Agustus, munggah canang pada Redite Pon Dukut atau 6 Agustus dan puncak karya bertepatan dengan Purnama Soma Dukut. ‘’Persiapan karya suci ini kami rencanakan sejak enam
KLUNGKUNG
10
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
Bali Post/sos
GARAM - Lahan penggaraman di Pantai Karangdadi semakin sempit akibat tergerus ombak. Kondisi ini mendapat perhatian dari Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Selasa (8/8) kemarin.
Tergerus Ombak, Lahan Penggaraman Makin Sempit Semarapura (Bali Post) Produksi garam di Desa Kusamba, Desa Dawan, Kabupaten Klungkung tak hanya dihadapkan dengan sulitnya regenerasi petani. Ketersediaan lahan juga semakin sempit lantaran tergerus ombak sejak beberapa tahun lalu. Tak pelak, kondisi demikian menyebabkan produksi bumbu dapur ini menurun. Produksi garam di Desa Kusamba salah satunya berada di Pantai Karangdadi. Itu masih dilakukan secara tradisional. Salah seorang petani, Dewa Ketut Candra, menuturkan garam yang diproduksi petani setempat memilik kualitas baik dan sangat laku di pasaran. Di tengah kondisi demikian, sejumlah persoalan telah menjerat. Itu tak hanya minimnya minat generasi muda untuk terjun sebagai petani menggantikan generasi tua. Tetapi juga ketersediaan lahan yang semakin sempit. “Lahan garapan petani beberapa tahun lalu cukup luas. Sekarang hanya tinggal separuh. Banyak habis tergerus ombak,” tuturnya, Selasa (8/8) kemarin. Kondisi demikian secara otomatis menyebabkan produksinya menurun signifikan. Hal ini berimbas pada pemenuhan permintaan dari tengkulak yang semakin sulit. Terlebih di tengah situasi saat ini, keberadaan garam di pasaran sangat langka. “Sekarang garam langka. Produksi sedikit. Sampai kewalahan memenuhi permintaan,” ungkapnya. Perbekel Kusamba I Ketut Winastra mengatakan, berkurangnya lahan petani terjadi sejak adanya break water yang lokasinya tak jauh dari lahan. Hal itu pun tak bisa ditangani. “Kami berharap pemerintah bisa membuatkan tanggul pada pantai di sekitar lahan penggaraman. Supaya tak tergerus. Kalau dibiarkan, sekitar lima tahun lagi lahan sudah habis,” katanya. Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang meninjau langsung ke lokasi menyebutkan pertanian garam di kawasan pesisir, terutama Desa Kusamba dan sekitarnya cukup besar. Kebutuhan bumbu dapur yang berbentuk kristal ini di pasaran maupun untuk usaha pemindangan juga tergolong tinggi. Harga jualnya pun terbilang stabil. Atas dasar itu, pemkab berencana untuk membangkitkan lagi pertanian ini. Masyarakat yang telah berhenti menjadi petani, akan kembali digalang dan difasilitasi. Langkah ini juga dinilai sebagai langkah strategis untuk mengatasi kelangkaan garam. “Apalagi kondisi garam seperti saat ini sangat langka. Petani perlu untuk dbangkitkan lagi. Nanti akan dibentuk kelompok. Kami di pemkab akan membahas ini,” ungkapnya. Pembangkitan pertanian ini, imbuh Wabup asal Desa Akah Kecamatan Klungkung ini, juga akan dipadukan dengan sektor pariwisata. Langkah tersebut diyakini akan mampu memberikan imbas positif untuk petani. “Garam ini masih dibuat dengan tradisional. Itu menarik untuk dijadikan wisata,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
KERTA GOSA - Wisatawan asing berkunjung ke Kerta Gosa, Kabupaten Klungkung. Sejak Januari hingga Juli 2017, realisasi target retribusi yang dipasang pemkab sudah mencapai 70 persen.
KUA-PPAS 2018
PAD Dirancang Naik Puluhan Miliar Rupiah Semarapura (Bali Post) -
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Klungkung pada 2018 yang tertuang dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) yang diajukan pemkab ke DPRD dirancang naik puluhan miliar rupiah. Hal tersebut mengacu dari target sejumlah sumber pendapatan hingga Juli tahun ini sudah tergolong tinggi. Demikian disampaikan Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Klungkung I Dewa Putu Griawan, Selasa (8/8) kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pendapatan Asli Daerah pada APBD Induk 2017 sebanyak Rp 124.016.072.316,00. Pada
2018, dirancang menjadi Rp 152.253.055.636,60 atau naik Rp 28 miliar lebih. “Untuk pendapatan asli daerah tahun depan memang dirancang naik
dari tahun ini,” jelasnya. Pendapatan tersebut salah satunya berasal dari retribusi kunjungan wisata. Khusus untuk tahun ini, sampai akh-
ir Juli, sudah mencapai 70 persen. Demikian juga dengan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) yang telah melampaui target, yakni mencapai 110 persen. Hal ini menjadi salah satu dasar PAD tahun depan dirancang naik. “Secara umum itu yang menjadi dasar terjadinya kenaikan,” bebernya. Selain PAD, dana perimbangan juga dirancang naik
dari 673.758.014.364,33 menjadi 781.935.278.497,33 atau bertambah 108 miliar lebih. Sementara untuk belanja tak langsung pada APBD induk 2017 yang mencapai Rp 634.019.416.634,35 menjadi Rp 616.422.568.441,83 atau berkurang Rp 17 miliar lebih. Belanja langsung dari Rp 512.284.216.777,21 menjadi Rp 650.131.817.804,75 atau bertambah Rp 137 milar lebih. (kmb45)
Peringatan Hari Kemerdekaan RI
Ribuan Peserta Ikuti Lomba Gerak Jalan Bali Post/sos
CATUS PATA - Susana di Catus Pata dan Kota Semarapura, Selasa (8/8) kemarin. Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pemkab merencanakan memasang CCTV terintegrasi sebagai bagian dari konsep smart city yang prosesnya tengah masuk penyusunan DED.
Digagas Sejak Tahun Lalu
DED ’’Smart City’’ Tengah Disusun Semarapura (Bali Post) Keinginan Pemkab Klungkung untuk menerapkan konsep smart city yang digagas sejak tahun lalu masih digodok. Prosesnya tengah masuk penyusunan Detail Engineering Design (DED). Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Klungkung I Wayan Parna, Selasa (8/8) kemarin. Dijelaskan, konsep smart city dimaksudkan untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Sejumlah hal nantinya akan bisa diakses melalui itu. Misalnya dalam surat-menyurat, bisa langsung dikirim melalui akses internet. Demikian juga dengan gambaran kinerja pemerintah daerah. ‘’Langkah ini untuk bagaimana kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Di sini juga akan ada layanan pengaduan,’’ jelasnya. Terobosan ini sudah digagas sejak tahun lalu. Namun, DED-nya baru disusun tahun ini. Dianggarkaan sekitar Rp 2 miliar, konsep ini ditargetkan sudah berjalan pada APBD perubahan sekitar November mendatang. ‘’Sekarang sudah masuk penyusunan DED,’’ kata mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung ini. Anggaran itu, sambungnya, akan digunakan untuk desain interior coment center, pengadaan CCTV terintegrasi dan jaringan. Hal ini pun nantinya juga akan didukung dengan taman digital yang direncanakan berlokasi di sebelah kantor Diskominfo, Jalan Gadjah Mada. Dari sini, masyarakat bisa mengakses dunia maya secara leluasa. ‘’Di sana akan ada internet,’’ terangnya. Sejak digagas, program ini masih dihadapkan dengan kendala jaringan. Menyikapi itu, pemkab telah berkomunikasi dengan PT Telkom untuk kerja sama. ‘’Sementara yang jadi kendala adalah jaringan. Tapi ini masih kami komunikasikan,’’ tandasnya. (kmb45)
PERINGATAN Hari Kemerdekaan ke-72 RI di Kabupaten Klungkung berlangsung semarak. Selasa (8/8) kemarin diisi dengan lomba gerak jalan kategori umum putra. Acara yang diikuti ribuan peserta yang tergabung dalam 81 regu ini dilepas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup I Made Kasta di Jalan Untung Surapati, depan Puri Agung Klungkung. Dengan menempuh jarak 17 kilometer, seluruh peserta diharapkan mampu menanamkan pejuang yang nantinya berdampak pada pembangunan daerah. Panitia Lomba Sutarmajaya menjelaskan peserta tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Itu tak hanya ketegori siswa setingkat SMA/SMK sebanyak 31 regu. Namun juga kategori ormas dan karang taruna 10 regu dan organisasi perangkat daerah (OPD) 40 regu. Tidak mau kalah, anggota DPRD Klungkung dan para kepala perangkat daerah (KPD) juga turut meramai-
kan. “Peserta meningkat dua kali lipat pada tahun ini, dan ini menandakan antusiaisme masyarakat Klungkung untuk memeriahkan HUT ke-72 RI sangat tinggi,” ujarnya. Pada lomba yang berlangsung pagi hari ini, juri yang terdiri dari lima kelompok akan memberikan penilaian untuk beberapa aspek, mulai dari kerapian, semangat, waktu, keseragaman gerak serta keseragaman pakaian. Rute diawali di depan Puri Agung Klungkung menuju ke timur, di Catus Pata berbelok ke kiri menuju utara. Sampai di Kantor Camat Klungkung selanjutnya belok ke kiri menuju Besang, belok ke kiri menuju Banjar Pegending, lanjut menuju Desa Penasan dan Tihingan. Kemudian menuju ke arah Banda dan Museum Gunarsa, lanjut menuju Balai Desa Takmung ke arah Desa Gelgel. Dari lokasi ini, rute dilanjutkan menuju Desa Kamasan menuju Banjar Pande Galiran. Dari sini kembali menuju Catus Pata,
dan berakhir di depan Puri Agung Klungkung. “Jarak yang ditempuh secara total 17 kilometer. Jalurnya di sekitar kota,” katanya. Khusus kategori siswa SMA/SMK, juara I sampai I I I d i sa b e t SMA N 2 Se marapura. Kategori OPD Putra, juara I disabet Guru/ Pegawai SMAN 2 Semarapura, juara II Sekretariat Daerah, juara III Guru/Pegawai SMKN 1 Klungkung dan Kategori Ormas Karang Taruna, juara I disabet Kelurahan Semarapura Kauh, juara II Semarapura Kelod, dan juara III Desa Selat, Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan lomba yang rutin digelar setiap tahun ini tak hanya sebatas seremonial. Namun diharapkan sebagai ajang pembangkitan semangat masyarakat dan menumbuhkan sikap pejuang. Di tengah tantangan yang semakin kompleks, hal itu dipandang sangat penting untuk dimiliki. “Semangat ini juga penting untuk mendukung pembangunan daerah,” tandasnya. (ad601)
HONDA
PROMO SPESIAL BULAN INI * Discount Besar Mobilio HR-V * DP Ringan * Bisa Nego sampai Deal
DP
20Jt
DP
47Jt
READY STOCK : BRIO / JAZZ / BRV / CRV DP. 18 Jt / 50 Jt / 28 Jt / 50 Jt
* Bonus Kaca Film Vkoll &Huper Optik * KTP Luar Bisa * Proses Kredit Mudah * Terima Tukar Tambah
081 337 565 872| 081 805 536 640
Anda sibuk untuk datang ke dealer, kami siap datang ke tempat anda, Telpon, Ketemu, Deal
C.0000332-mbl
Bali Post/ist
LEPAS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup I Made Kasta melepas peserta lomba gerak jalan kategori umum putra, Selasa (8/8) kemarin.
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
BULELENG
11
SOSOK Motivasi Petani
KEBERADAAN petugas penyuluh pertanian (PPL) belakangan ini kerap kali mendapat sorotan yang terkesan kurang baik di kalangan petani. Situasi ini tidak bisa dihindari karena pendampingan oleh petugas penyuluh itu sering tidak sejalan dengan keinginan petani itu sendiri. Di tengah situasi ini tidak mematahkan semangat I Nyoman Sudrana, S.P. sebagai penyuluh pertanian sekaligus koordinator penyuluh pertanian Kecamatan Banjar. Di tengah anggapan petani yang maboya karena dijejali dengan teori dan praktik yang minim, dirinya justru berhasil membina hubungan dengan petani dan peternak binaannya dengan sangat baik. Ini bisa dilakukannya karena pria kelahiran 23 Maret 1960 ini memiliki cara dalam membina petani atau peternak. Ia berusaha memotivasi petani agar dari tidak mau menjadi mau dan mampu melaksanakan materi pembinaan yang diberikan. “Pengetahuan petani itu heterogen. Jadi, ini membutuhkan cara khusus agar petani yang awalnya tidak mau kemudian menjadi mau dan mampu melaksanakan apa yang kita arahkan. Saya berusaha memotivasi dan penyuluh harus berada di lingkungan mereka (petani), tidak asal memberikan materi, tetapi kita ajarkan dan ajak belajar bersama,” ujar ayah empat anak ini. Pria yang menyabet penghargaan Penyuluh Teladan Tingkat Nasional tahun 2011 ini menambahkan, dalam melaksanakan tugas-tugasnya penyuluh tidak hanya pintar mentransfer teknologi pertanian. Akan tetapi bagaimana penyuluh “cerdik” agar petani bisa mengikuti materi. Dia mencontohkan, dalam mengajarkan petani mengolah dan mengaplikasikan obat-obatan pertanian tidak bisa diarahkan saja, tetapi secara bertahap diajarkan secara detail. Penyuluh harus terlibat langsung, sehingga hubungan dengan petani terjalin dengan baik. “Setiap kelompok petani itu pasti ada yang sulit menerima arahan dan kelompok seperti itu saya biarkan saja, tapi sebaliknya kelompok yang memang bisa diarahkan diajarkan terus dan hasil yang dicapai setelah kita bina, maka kelompok yang sulit diarahkan itu akan mau mengikuti arahan penyuluh,” tambah pria yang berhasil mengantarkan beberapa kelompok tani ternak (poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kecamatan Banjar ini meraih juara baik tingkat kabupaten, maupun Provinsi Bali ini. (mud)
SMPN 4 Singaraja Raih Adiwiyata Mandiri
Singaraja (Bali Post) Pemerintah pusat menetapkan SMPN 4 Singaraja sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2017. Penghargaan bergengsi ini diserahkan oleh Presiden Joko Widodo di gedung Manggala Wana Bakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan Adiwiyata Mandiri diberikan kepada 24 sekolah se-Indonesia. Empat di antaranya adalah SMP di Bali yaitu SMPN 1 Petang, SMPN 4 Singaraja, SMPN 2 Negara, dan SMPN 3 Denpasar. Penghargaan Adiwiyata Mandiri diberikan kepada sekolah yang mampu mempertahankan program lingkungan hidup di sekolah yang bersangkutan selama tiga tahun berturut-turut. Sebelumnya, tepatnya tiga tahun yang lalu, SMPN 4 Singaraja berhasil menerapkan program sekolah berwawasan lingkungan bagi seluruh warga sekolahnya. Tidak hanya melakukan penataan terhadap lingkungannya dengan pola hidup bersih dan sehat, juga mengubah kebiasaan warga sekolah untuk selalu menjaga kebersihan dan keasrian lingkungannya. Sebagai sekolah yang mampu mempertahankan predikat sebagai sekolah Adiwiyata, tiga tahun berturut-turut, SMPN 4 Singaraja dinilai berhak mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri. Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan SMP, Disdikpora Buleleng, I Made Sedana, S.Pd., M.Pd., mengatakan, penghargaan di bidang lingkungan hidup ini, juga disebut sebagai penghargaan bagi satuan pendidikan yang memiliki perhatian dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup. Dalam penerapannya bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Menurut Sedana, SMP Negeri 4 Singaraja dinilai telah berhasil menerapkan sekolah yang berbasis lingkungan hidup. Kabid Penataan Kapasitas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Buleleng Putu Ciptayasa mengatakan, keberhasilan yang diraih SMPN 4 Singaraja, ke depannya juga akan mengupayakan hal yang sama untuk mendorong sekolah-sekolah lain yang ada di Buleleng. Kepala SMPN 4 Singaraja, Putu Budiastana, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih ini. Ke depan, pihaknya akan terus berupaya mempertahankan budaya peduli lingkungan kepada seluruh warga sekolah. (kmb38)
500 Pelamar Ikuti Seleksi Pegawai RS Pratama Girimas
Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng telah menutup pendaftaran perekrutan pegawai kontrak Rumah Sakit (RS) Pratama di Desa Girimas Kecamatan Sawan. Dari seluruh formasi yang akan dicari, tercatat lebih dari 500 orang telah melamar. Sekitar 87 orang diperlukan untuk menempati beberapa formasi di RS tersebut. Formasi itu seperti dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, perawat, dan beberapa formasi lain. Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Bali Post/dok usai menghadiri sidang di Dewa Ketut Puspaka gedung DPRD Buleleng, Selasa (8/8) kemarin mengatakan, saat ini panitia masih mempersiapkan tahapan seleksi sebelum nantinya akan ditetapkan pelamar yang diterima. Tahapan seleksi itu seperti tes tulis, tes wawancara, dan tes kesehatan. Semua tahapan seleksi ini dijamin berlangsung proporsional dan mengikuti regulasi yang ada. Ini dilakukan karena pemerintah ingin mendapatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memadai dan sesuai kebutuhan di rumah sakit. ‘’Kita masih bekerja dan kami jamin prosesnya transparan. Pemerintah ingin bagaimana kualitas SDM yang direkrut ini sesuai kebutuhan di rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang memadai,’’ jelasnya. Mantan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng ini mengatakan, formasi yang direkrut tahap pertama ini masih kurang dan belum memenuhi jumlah ideal untuk kebutuhan sebuah rumah sakit. Akan tetapi karena mempertimbangkan dukungan anggaran, sehingga pemerintah memenuhi kebutuhan SDM dengan bertahap. Dengan demikian, tahun berikutnya dipastikan akan ada perekrutan lanjutan, sehingga dengan perlahan kebutuhan SDM bisa dipenuhi dengan optimal. (kmb38)
Bali Post/kmb38
Dewan Desak Pemerintah Tertibkan Pemanfaatan Rumdin
SIDANG PARIPURNA – DPRD Buleleng meminta pemerintah segera menertibkan aset daerah dalam sidang paripurna, Selasa kemarin.
Desakan itu diungkapkan juru bicara Fraksi Partai Demokrat (PD) DPRD Buleleng Made Mangku Ariawan saat membacakan pandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan Perda (Ranperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah di gedung dewan, Selasa (8/8) kemarin. Sidang paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Gede Supriatna. Sementara eksekutif dihadiri Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.O.G. bersama Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. dan jajaran Muspida Buleleng. Lebih jauh, politisi asal Desa Panji, Kecamatan Su-
kasada ini mengatakan, rumdin yang menjadi salah satu aset pemerintah daerah keberadaanya sangat dibutuhkan. Apalagi sejak pengembangan kelembagaan pemerintah yang banyak lahir organisasi baru. Itu membutuhkan sarana gedung, sehingga aset yang belakangan tidak difungsikan atau dikuasai mantan pejabat harus dikelola dengan baik dan transparan. Untuk itu, pihaknya meminta pendataan harus segera dilakukan sehingga diketahui aset yang dikuasi oleh oknum mantan pejabat atau ahli warisnya. Setelah muncul data, pemerintah diminta melakukan
pemanfaatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah. “Kami minta pendataan aset apa saja yang dikuasi mantan pejabat. Setelah itu dimanfaatkan untuk penyelenggaraan pemerintahan. Jika memang asetnya disewakan kepada pihak ketiga, ini juga harus jelas pengelolaannya, jangan sampai dibiarkan tidak jelas seperti yang terjadi saat ini,” katanya. Menanggapi desakan itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Buleleng Bimantara mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir, pihaknya sudah mendata aset pemerintah
berupa rumdin atau gedung perkantoran. Dari pendataan itu ditemukan beberapa rumdin yang masih ditempati oleh mantan pejabat atau PNS bersama ahli warisnya. Aset rumdin yang masih ditempati mantan pejabat beralamat di Jalan Bisma dan di Jalan Wijaya Kusuma, Singaraja. Selain itu, masih ada rumdin milik Departemen Perindustrian di Jalan Tunjung, Singaraja. Aset seluas 3.480 meter persegi itu ditempati 11 orang pensiunan PNS. Rumdin milik Dinas Koperasi di sebelah timur Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Buleleng seluas 1.000 meter persegi. Lahan ini dibiarkan menganggur dan tidak ditempati. Rumdin milik RSUD Buleleng di Jalan Gunung Agung seluas 600 meter persegi hingga sekarang ditempati oleh dokter. “Itu beberapa
Singaraja (Bali Post) – Kehidupan keluarga seniman Buleleng Gde Manik tampaknya perlu mendapat perhatian, di balik karyanya di bidang seni tari dan tabuh yang sangat terkenal. Kondisi memprihatinkan dialami putrinya, Putu Resik (85). Resik hidup serba kekurangan. Mirisnya lagi sejak empat tahun silam dia tidak bisa berjalan, karena kedua kakinya mengalami lumpuh. Sejak mengalami lumpuh itu, Resik yang sempat meneruskan darah seni sang ayahnya (Gde Manik) hidup numpang bersama saudara sepupunya, Ketut Partia, di Banjar Dinas Luan Teben, Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan. Sejak tinggal bersama saudara itu, kebutuhan seharihari mulai menyiapkan makan, mandi, buang air, dan keperluan lain diurus oleh Partia. Saudara sepupunya ini juga tergolong warga kurang
mampu, hanya mengandalkan penghasilan dari hasil menjadi buruh serabutan di usaha penggilingan padi di Jagaraga. Lantaran sering ditinggal bekerja, Resik harus merangkak di lantai atau pekarangan rumahnya. Saat ditemui Selasa (8/8) kemarin, Resik menceritakan kisah hidupnya numpang di rumah sudara sepupunya setelah bercerai dengan suaimnya Putu Wira (alm), warga Desa Jagaraga. Dia sebagai istri ketiga dan dikaruniai anak bernama Gede Redita. Sayang, putra tunggalnya itu meninggal dunia menginjak umur empat tahun. Resik kemudian cerai dan memutuskan tinggal bersama saudara sepupunya hingga sekarang. ‘’Saya cerai karena suami meninggal dunia dan tinggal bersama saudara di sini,’’ katanya. Sejak tinggal di rumah sederhana, dia mengisi hari tuanya dengan sederhana.
Saat itu, hendak memasak nasi, Resik terjatuh hingga kedua kakinya mengalami lumpuh. Lantaran terbentur biaya, dia terpaksa tidak memeriksakan kesehatannya ke dokter atau rumah sakit. Dengan kondisi kedua kakinya tidak bisa digerakkan, Resik yang masih fasih menarikan tari Oleg Tambulilingan dan Teruna Jaya ini harus berjuang hidup di tengah keterbatasan. Bahkan, upaya mendapatkan bantuan tongkat untuk membantunya berjalan tidak mampu dipenuhinya, sehingga seharihari dia harus merangkak. Tidak tahan dengan kondisinya itu, Resik berangan-angan bisa tinggal di panti jompo agar mendapat perawatan dan memenuhi kebutuhan hidupnya. ‘’Kalau digerakkan masih bisa, cuma berdiri saya tidak kuat. Berdoa dapat bantuan tongkat dan kalau ada yang bantu saya biar tinggal
di panti jompo, namun sampai sekarang belum terwujud. Sekarang kalau saudara kerja terpaksa ke kamar mandi dan makan dengan merangkak di lantai,’’ tegasnya. Sementara itu, saudara sepupunya, Ketut Partia, mengatakan sekitar lima tahun dirinya sudah merawat Resik dengan kemampuan seadanya. Sebelum bekerja, ia harus menyiapkan nasi dan membelikan lauk-pauk untuk saudaranya itu. Terkadang dirinya harus meluangkan waktu untuk membantu Resik mandi atau buang air. Sementara untuk menjaga penuh setiap hari, pria yang sudah ditinggalkan oleh istrinya itu mengaku terpaksa meninggalkan Resik tinggal sendirian di rumahnya. Sebab, jika tidak bekerja, pria ini kesulitan untuk biaya hidup. Selama ini, Partia mengaku sering mendapat bantuan dari donatur, sehingga bisa diman-
KONDISI memprihatinkan dialami Putu Resik disikapi jajaran Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng. Sejumlah paket sembako hingga bantuan kursi roda diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial Gede Komang. Bantuan ini diserahkan kepada Putu Resik disaksikan saudara sepupunya, Partia, dan sejumlah tetangganya. Menurut Gede Komang, kondisi dialami Resik mencuat setelah dirinya mendapat informasi dari seseorang melalui media sosial (medsos). Setelah ditelusuri ternyata Resik merupakan putri seniman Gde Manik dan semasa hidupnya pun Resik merupakan seniman tari yang diajarkan oleh sang ayahnya, Gde Manik. Melihat kondisi memprihatinkan itu, dirinya berjanji akan
berkoordinasi dan memfasilitasi untuk menitipkan Resik agar tinggal di Panti Jompo Jara Marapati di Desa Kaliasem Kecamatan Banjar. Alasan memindahkan ke panti, karena jika dibiarkan tinggal di rumah saudara sepupunya, Gede Komang khawatir kesehatannya tidak terawat termasuk pemenuhan gizi tidak terjamin. Untuk itu, Dinsos akan secepatnya mengomunikasikan dengan keluarga, aparat desa dan pengelola panti jompo agar Resik bisa hidup terawat di panti. ‘’Untuk sementara kami bantu sembako, pakaian, dan kursi roda. Bagaimanapun beliau ini seniman Buleleng dan se bagai bakti kita, kondisinya harus dirawat. Kami secepatnya akan memfasilitasi untuk bisa tinggal di panti jompo,’’ jelasnya. (mud)
MEMPRIHATINKAN – Putu Resik, putri tokoh seniman Buleleng Gde Manik, hidup memprihatinkan. Selain miskin, Resik yang semasa hidupnya pintar menari Oleg Tambulilingan dan Teruna Jaya itu mengalami lumpuh pada kedua kakinya.
Singaraja (Bali Post) – Keberadaan rumah dinas (rumdin) mendapat perhatian serius kalangan DPRD Buleleng. Pasalnya, beberapa aset pemerintah daerah itu masih dikuasai mantan pejabat atau ahli warisnya. DPRD Buleleng pun mendesak agar pemerintah daerah segera menertibkan status dan memanfaatkan rumdin itu untuk kepentingan penyelenggaraan pemerintahan.
yang terlacak dan memang ada aset pusat, provinsi, dan pemkab. Khusus yang aset kabupaten dua lokasi rumdin itu sudah proses penyertifikatan atas nama pemkab dan akan dilakukan pengalihan pemanfaatan,” katanya. Di sisi lain, Bimantara mengatakan, untuk mendapatkan data aset yang akurat, pendataan akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini. Menginjak tahun 2018 mendatang, BKAD menertibkan status pemanfaatan aset terutama milik pemkab. Sementara untuk aset provinsi atau pusat pemanfaatanya akan dievalausi kembali terutama menyangkut nilai sewa. Dengan demikian, pemanfaatannya jelas termasuk penerimaan dari sewa tersebut juga jelas sebagai pendapatan asli daerah. (kmb38)
faatkan memenuhi kebutuhan Resik yang memiliki darah seni dari keturunan sang maestro Gde Manik. ‘’Saya juga kasihan dan dengan keterbatasan penghasilan saya, sehingga kebutuhan Mbok Resik dengan seadanya seperti ini. Kalau bantuan dari yayasan sudah pernah, sehingga itu saya manfaatkan, tapi masih kurang,’’ jelasnya. Terkait keinginan Resik dirawat di panti jompo, pihaknya mengaku tidak berani memutuskan secara langsung. Ia merencanakan akan berunding dengan keluarganya sendiri, termasuk pihak keluarga almarhum Gde Manik. ‘’Keinginan ada menitipkan di panti jompo, tapi saya rundingkan dulu dengan keluarga almarhum Gde Manik yang dulu pernah kawin sampai tiga kali dan kakak kami ini (Resik) merupakan anak dari istri pertama Gde Manik, Luh Karya,’’ tegasnya. (kmb38)
Putri Maestro Gde Manik Alami Kelumpuhan
Dinsos Bantu Kursi Roda
Bali Post/kmb38
JEMBRANA
12
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
Meski Ditambah Tenaga Kontrak
Rasio Pegawai di Pemkab Masih Kurang Negara (Bali Post) – Rasio jumlah pegawai di sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Jembrana saat ini masih kurang. Adanya moratorium perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari pemerintah pusat sejak beberapa tahun ini menyebabkan kekurangan tenaga. Bahkan dengan adanya pegawai honorer dan kontrak saat ini pun masih kurang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jembrana I Made Budiasa saat ditemui belum lama ini mengatakan proporsi jumlah pegawai di Pemkab Jembrana selalu update terlaporkan secara online di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Dengan demikian, berapa kekurangan sejatinya sudah otomatis terlaporkan di sana.
Jumlah PNS dengan honor dan kontrak saat inipun menurutnya masih kurang. Termasuk di antaranya untuk tenaga pengajar atau guru. Ditambah lagi dengan banyaknya guru yang pensiun tahun ini. Tetapi, pemkab tidak bisa berbuat banyak lantaran adanya kebijakan moratorium dari pusat. Sejatinya, kondisi ini sering disampaikan ke pusat dan dialami hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Bahkan saat Menteri PAN RB berkunjung ke Jembrana tahun 2016 juga dipaparkan kondisi serupa. Tetapi, kebijakan moratorium tetap harus dilakukan. Pemkab, menurutnya, juga terus mengirimkan formasi pegawai yang diperlukan. Khususnya yang terkait program utama pemerintah pusat, yakni tenaga pengajar (guru) di perbatasan, tenaga kesehatan
dan penyuluh pertanian. Perlu diketahui, di sektor pendidikan Kabupaten Jembrana kekurangan tenaga pengajar, khususnya SD dan SMP. Bahkan rasio jumlah guru PNS dengan guru abdi dan kontrak berbanding sangat jauh. Dalam satu SD hanya ada sekitar 1 atau 2 guru PNS. Karena itu, DPRD Jembrana merekomendasikan kepada dinas untuk merekrut ratusan guru SD dengan tanpa mengabaikan kualitas. Khususnya guru lulusan PGSD dan Penjas. Tahun ini ada ratusan guru yang sudah direkrut menjadi guru kontrak. Selanjutnya tahun depan, DPRD mendesak perekrutan ini juga dilakukan untuk guru SMP. Namun, dewan juga menilai perlunya eksekutif untuk bersurat ke pusat untuk menghapus kebijakan moratorium ini. (kmb26)
Bali Post/olo
DIRATAKAN - Belasan bangunan los di Pasar Umum Gilimanuk nampak sudah diratakan. Rencananya los-los baru akan dibangun dalam satu atap.
Revitalisasi Pasar Gilimanuk Dianggarkan Rp 1,8 Miliar Lebih Bangunan Mulai Dibongkar
Negara (Bali Post) – Pasar Umum Gilimanuk mulai dibongkar untuk revitalisasi. Pembongkaran belasan bangunan untuk ratusan los pedagang saat ini sudah dihancurkan. Rencananya diganti hanya satu bangunan di tengah dengan anggaran revitalisasi Rp 1,898 miliar.
Bali Post/ist
SERAHKAN HADIAH - Ketua DPRD Jembrana menyerahkan hadiah laptop bagi juara lomba kebersihan kelas di SMAN 1 Negara. Bantuan itu diharapkan dapat memacu semangat dan prestasi para siswa.
Saat HUT SMAN 1 Negara
Ketua DPRD Serahkan Bantuan Tiga Laptop GUNA memacu semangat belajar para siswa SMAN 1 Negara, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Selasa (8/8) menyerahkan bantuan tiga unit laptop kepada tiga kelas terbaik di SMAN favorit itu. Bantuan laptop diberikan kepada juara 1 lomba kebersihan kelas dari kelas X, kelas XI dan kelas XII. Sugiasa memberikan bantuan laptop kepada SMAN 1 Negara, selain sebagai Ketua DPRD Jembrana juga karena alumni Smansa angkatan tahun 1985. Politisi PDI-P Jembrana ini mengatakan dengan bantuan ini diharapkan dapat memacu semangat siswa untuk belajar dan mengejar citacitanya. Di samping untuk menjaga citra pendidikan Jembrana. “Kami melihat potensi anak-anak Jembrana cukup bagus, bahkan beberapa ada yang berprestasi di tingkat nasional. Ini harus dipertahankan dan dikembangkan terus. Anak-anak kita perlu dibimbing sehingga melakukan kegiatan-kegiatan yang positif,” jelasnya. Sugiasa
juga berharap ada pihak/ stakeholder atau donatur, bahkan alumni Smansa bisa menyisihkan rezekinya untuk membantu pendidikan dalam rangka kepedulian pada dunia pendidikan. Sugiasa juga merencanakan memberikan beasiswa kepada siswa tidak mampu dan berprestasi. Ia berharap nantinya bisa memberikan bantuan laptop lebih banyak lagi. “Mudah-mudahan nanti kami bisa memberikan enam laptop,” jelasnya. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Negara Putu Prapta Arya mengatakan sekolah yang dipimpinnya itu merayakan ulang tahun ke-54 pada Selasa (8/8). “Jadi Ketua DPRD kami undang dan beliau menyerahkan bantuan tiga laptop selain sebagai Ketua dewan juga alumni tahun 1985,” katanya. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap apa yang dilakukan Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa karena ikut peduli pada sekolah di Jembrana, khususnya SMAN 1 Negara meskipun dalam
pengelolaan pendidikan ada di Provinsi Bali. Sekolah dan pendi di k an di Jem brana, menurutnya, tetap milik Jembrana. Sekolah tetap memerlukan partisipasi stakeholder. “Kita yang harus mengembangkannya untuk kualitas pendidikan di Jembrana,” jelasnya. Harapan ke depan pihaknya juga mengapresiasi adanya rencana pemberian beasiswa kepada siswa tidak mampu namun pintar dalam akademik. Pihaknya berharap nanti Ketua Dewan dapat mengkoordinir alumni lainnya dan juga lintas akademik guna ikut berpartisipasi sehingga makin banyak yang dibantu. Bahkan saat Ultah DPRD nanti rencananya akan diberikan beasiswa untuk anak-anak SMA, SMK sebanyak 25 orang. “Untuk SMAN 1 Negara dapat jatah 3 orang. Karena SMAN 1 Negara tahun lalu menjadi juara 1 lomba catur DPRD dan tahun ini kami berpartisipasi dan ikut serta semoga meraih juara 1 lagi,” terangnya. (ad590.)
DPRD Sepakati Rp 6 Miliar untuk BPR Negara (Bali Post) – Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan Bupati Jembrana disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna V DPRD Jembrana, Selasa (8/8) kemarin. Salah satu Perda itu terkait Penyertaan Modal pada Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana. Dalam laporan gabungan Komisi yang ditandatangani Ketua Komisi A Ni Made Sri Sutharmi, Ketua Komisi B I Nyoman Sutengsu Kusumayasa dan Ketua Komisi C Ida Bagus Susrama itu salah satunya memutuskan penyertaan modal daerah kepada PT BPR Jembrana senilai Rp 6.435.000.000. Modal daerah itu akan diberikan hingga tahun 2018, dengan rincian 2017 (APBD Perubahan) sebesar Rp 3 miliar dan dilanjutkan tahun
2018 sebesar Rp 3,435 miliar. Perda ini dibentuk sebagai landasan hukum penyertaan modal daerah sekaligus dasar pencairan penyertaan modal daerah nantinya, sesuai pasal 333 ayat (1) UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Gabungan komisi menilai penyertaan modal pada PT BPR Jembrana telah memenuhi semua unsur-unsur pembentukan Perda karena telah mempertimbangan aspek filosofis, sosiologis dan yuridis. Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Jembrana I Nyoman S. Kusumayasa yang juga selaku Ketua Panitia Khusus (Pansus) BPR, menyebutkan pembentukan BPR Jembrana menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini merupakan usulan dari pihak legislatif. Anggaran untuk kesiapan pembentukan BPR Jembrana mencakup
kajian, perizinan, jajaran pengurus, AD/ART, dan lain sebagainya sudah dianggarkan. Sementara untuk melaksanakan pengadaan kesiapan pembentukan BPR itu, selanjutnya diserahkan kepada pihak eksekutif. Diharapkan dalam waktu dekat ini sudah dilakukan persiapan dengan melalui seleksi. Anggaran awal tahun 2017 ini digunakan untuk persiapan. Sedangkan tahun 2018 diharapkan bisa digunakan sebagai modal awal operasional BPR. Ditargetkan tahun depan BPR ini sudah bisa beroperasi. Bank perkreditan rakyat ini juga dirancang untuk mengelola berbagai keuangan dalam lingkungan Pemkab Jembrana. Baik berupa transfer dana dari Pusat, penggajian pegawai, dan lain-lainnya. Termasuk bekerja sama dengan Lembaga Perkreditan Desa (LPD). (kmb26)
Para pedagang yang sebelumnya menempati los saat ini juga merelokasinya ke jalan kelurahan di belakang pasar. Relokasi ini dilakukan selama perbaikan berlangsung, selama empat bulan. Dari pengamatan Senin (7/8), para pedagang berjualan di tengah jalan belakang pasar umum tersebut. Di ujung jalan diberikan portal seadanya agar kendaraan tidak lewat. Dari sisi luar, aktivitas pengerjaan tidak terlihat. Pasalnya hanya bangunan di bagian tengah yang dibongkar. Sedangkan bangunan kios-kios lama yang mengelilingi pasar tidak dibongkar. Sejumlah pedagang mengaku sengaja
di belakang pasar karena lokasinya dekat. Awal rencana mereka akan direlokasi di areal terminal lama yang lokasinya di seberang pasar. Namun, kebanyakan pedagang enggan dan memutuskan membuka lapak di belakang pasar. Sementara itu, pengerjaan sudah berlangsung selama beberapa hari. Belasan bangunan los yang dulu berjejer kini sudah diratakan. Deretan kios yang menghadap di dalam pasar juga masih buka kendati pengerjaan berlangsung. Dari papan informasi, pekerjaan revitalisasi Pasar Umum Gilimanuk ini dikerjakan PT John dan Ro dengan jangka waktu 120 hari
kalender dengan anggaran Rp 1.890.558.000. Nilai tersebut turun Rp 1 miliar dari pagu paket Rp 2,9 miliar. Sejumlah bahan seperti baja penyangga bangunan dan material yakni pasir nampak berada di luar pasar. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana Made Gede Budhiarta saat dikonfirmasi, Selasa (8/8) kemarin mengatakan untuk tempat relokasi dilakukan secara swadaya oleh pedagang sendiri. Ada yang di belakang pasar dan sebagian memilih ke rumah sendiri dengan alasan jaraknya dekat. Hal tersebut dilakukan setelah sosialisasi sebelum pelaksanaan penger-
jaan. Awalnya, para pedagang hendak direlokasi ke terminal lama, namun mereka menolak. Mereka memilih di jalan belakang pasar selama pengerjaan berlangsung. Bangunan lama di dalam pasar itu nantinya akan diperbarui dengan satu bangunan. Jumlah pedagang, menurutnya, tidak akan bertambah maupun berkurang. Dari data retribusi (surat ketetapan retribusi), sebelumnya tercatat ada 201 pedagang di Pasar Gilimanuk. Sementara itu, dari informasi saat ini ada dua pengerjaan revitalisasi pasar umum yang sedang dikerjakan. Selain Pasar Gilimanuk, juga Pasar Anyar Banjar Tengah, Kecamatan Negara. Berbeda dengan relokasi di Gilimanuk, para pedagang di kios disediakan tenda terpal milik dinas. (kmb26)
Temuan Mayat di Perairan Yeh Leh
Identitas Korban Masih Misterius
Negara (Bali Post) Temuan mayat mengambang di perairan Pantai Yeh Leh, Banjar Dangin Pakung, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan hingga saat ini masih misterius. Belum diketahui identitas mayat tersebut, sehingga masih berstatus Mr. X. Bahkan, hingga Selasa (8/8) kemarin, belum ada laporan yang masuk dan mengaku mengenali Mr. X tersebut. Kapolsek Pekutatan Kompol KS Yoga saat dikonfirmasi mengatakan terkait identitas mayat tersebut saat ini masih belum diketahui. Selain berkoordinasi dengan sesama instansi kepolisian, juga disebarkan melalui media sosial. Saat ditemukan mengambang di tengah laut,
sebagian tubuh korban sudah hancur. Kuat dugaan, korban ini merupakan Warga Negara Asing (WNA). Sementara itu Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai menambahkan polisi masih berupaya menyelidiki kasus penemuan mayat Mr. X ini. Ketika beberapa minggu ke depan juga tidak ada yang mengakui, maka mayat korban akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dikuburkan. Saat ini mayat tersebut masih dititipkan di RSUD Negara. “Ketika lama tidak ada informasi (mengakui-red), kami harus serahkan ke Dinas Sosial. Mudah-mudahan sebelum diserahkan, sudah diketahui petunjuk terkait identitasnya,” terangnya. Sep-
erti berita sebelumnya mayat Mr. X ditemukan di perairan Yeh Leh, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Sabtu (5/8). Tiga nelayan saat itu sedang melaut. Awalnya nelayan asal Yeh Sumbul itu mengira mayat
itu merupakan gelondongan kayu. Namun setelah didekati ternyata tubuh manusia. Begitu mengetahui ada mayat, para nelayan ini langsung membawanya ke daratan untuk dilaporkan ke pihak berwajib. (kmb26)
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
KARANGASEM
13
Dewan Soroti Pengelolaan Potensi Pariwisata
Bali Post/dok
PINTU MASUK - Pengelolaan objek wisata Putung yang dipertanyakan DPRD Karangasem.
Olah Raga Gerak Jalan SD Sukses, Hari Ini SMP Amlapura (Bali Post) Lomba gerak jalan sepertinya menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu masyarakat Karangasem dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI. Buktinya gerak jalan tingkat SD yang berlangsung di Kota Amlapura, Selasa (8/8) kemarin, disambut antusias. Penonton berjubel bertahan di sepanjang rute meskipun lomba berlangsung di tengah cuaca yang cukup terik. Seperti biasa, lomba gerak jalan tingkat SD start di Lapangan Candra Bhuana Amlapura. Antusiasme penonton sebanding dengan antusias peserta yang pada lomba tahun ini melibatkan 114 regu putra-putri. ‘’Peserta 55 regu putra dan 59 putri,’’ jelas Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Karangasem I Made Subawa. Lomba gerak jalan SD menempuh jarak sekitar delapan kilometer. Setelah dilepas Bupati IGA Mas Sumatri di Lapangan Candra Bhuana sekitar pukul 13.00 Wita, peserta bergerak menyusuri rute Pura Jagatnata ke utara melewati Kantor Bupati dan Kantor DPRD di Jalan Ngurah Rai, lalu berbelok menuju Jalan Kartini tembus ke Jalan Gajah Mada. Dari Gajah Mada peserta berputar mengelilingi Pasar Amlapura melewati Jalan Ksatrian lalu belok kiri menuju Jalan Diponegoro, memutar di Tugu Pahlawan Ciung Wanara dan finis kembali ke Lapangan Candra Bhuana. Sejumlah pihak menilai lomba gerak jalan relatif monoton dari tahun ke tahun, namun demikian aksi yang diselingi sedikit atraksi dari para peserta menjadikan lomba tetap terasa menarik. Regu yang tidak bisa tampil maksimal juga menjadi hiburan tersendiri bagi penonton. ‘’Ini kayaknya kehabisan stok murid,’’ ujar salah seorang penonton sambil menunjuk salah satu regu yang barisan belakangnya terseretseret karena tak mampu mengikuti langkah rekannya yang bertubuh tinggi besar di barisan depan. Sukses lomba tingkat SD, Rabu (9/8) ini akan dilanjutkan lomba tingkat SMP. Lomba tingkat SMP menempuh rute yang lebih jauh dengan start di GOR Gunung Agung, Jalan Untung Surapati Amlapura. (kmb)
Dalam rapat kerja (raker) gabungan komisi, Selasa (8/8) kemarin, DPRD Karangasem minta Dinas Pariwisata Karangasem melakukan pengawasan terhadap kegiatan pemungutan retribusi aktivitas pariwisata. Pengawasan menjadi hal penting bukan hanya untuk mencegah kebocoran PAD, tetapi juga melindungi para petugas pungut agar tidak terjerumus aktivitas yang melanggar hukum. Penegasan itu sebagai bentuk keprihatinan dewan atas kasus penangkapan juru pungut retribusi di objek wisata Tulamben, Kecamatan Kubu, beberapa waktu lalu. Anggota dewan, I Komang Sartika, menilai Dinas Pariwisata seharusnya bisa mencegahnya jika pengawasan internal berjalan maksimal. ‘’Tolong kirim staf untuk mengecek volume wisatawan yang ada. Kalau retribusinya tak sesuai, panggil juru pungutnya, tegur mereka,’’ tegasnya. Selain pengawasan, Dinas Pariwisata juga diharapkan terus melakukan penyempurnaan dari sisi regulasi
pemungutan retribusi. Sehingga regulasi yang ada mampu meminimalisasi potensi pungli, baik itu di Tulamben yang terkenal dengan wisata diving dan snorkeling maupun objek wisata lain seperti rafting. ‘’Sikapi pola pemungutannya, jangan sampai masyarakat yang bekerja justru kena masalah hukum,’’ kata Sartika. Dalam rapat kerja tersebut dewan mendorong Pemkab Karangasem memaksimalkan potensi dari sektor-sektor lain di luar galian C. Sektor pariwisata dinilai cukup potensial jika dikelola dengan optimal. ‘’Putung, misalnya. Sejauh mana kajian yang sudah dilakukan untuk rencana pengelolaannya,’’ tegas Ketua DPRD I Nengah Sumardi yang memimpin rapat bersama Wakil Ketua DPRD I Made Wirta. Soal regulasi dan pengawasan pungutan retribusi sektor pariwisata, Kadis Pariwisata I Wayan Astika mengakui ada kelemahan dan saran masukan Dewan segera akan ditindaklanjuti. Sedangkan menyangkut pengelolaan objek
wisata Putung di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, saat ini masih dalam kajian. Menurutnya, rencana pola pengelolaan objek wisata Putung masih dikaji bersama tim dari Universitas Udayana. Kajian tersebut bersifat kajian ulang yaitu mencari formula terbaik apakah akan kembali menerapkan pola kerja sama swasta atau dilakukan pengelolaan mandiri oleh Pemkab Karangasem. ‘’Hasil kajiannya baru akan tuntas September atau Oktober nanti,’’ terangnya. Dewan menyayangkan kondisi tersebut. Mereka menilai langkah Dinas Pariwisata dalam mengelola potensi Putung seperti berjalan di jalan yang tak berujung. ‘’Jangan kajiankajian terus, itu kan sama saja pemborosan anggaran,’’ tegas Sumardi. Dalam rapat kerja yang juga menghadirkan Kadis Kebudayaan Putu Arnawa, dewan juga menyoroti tagline ‘‘Karangasem the Spirit of Bali’’ yang belakangan gencar diwacanakan Pemkab Karangasem. Namun untuk materi
Bali Post/kmb
RAKER GABUNGAN - Rapat kerja gabungan komisi DPRD Karangasem dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Karangasem. tersebut, akan dibahas lebih lanjut dalam rapat kerja susulan yang menghadirkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Kepala Bapelitbanda dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). ‘’Ban-
yak pertanyaan yang belum terjawab karena kewenangan ada di OPD lain. Saya minta dalam rapat kerja nanti pimpinan dewan juga mengundang OPD terkait seperti Bapelitbanda,’’ ujar anggota Dewan, I Gede Dana. (ad602)
Pemkab Revisi Perda RTRW
Beri Ruang Galian C di Atas 500 Meter Amlapura (Bali Post) -
Pemkab Karangasem melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini tengah menggenjot penyusunan draf revisi Perda No. 17 Tahun 2012. Perubahan atas Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) itu nantinya memberi ruang dilakukannya penggalian di atas ketinggian 500 meter di atas permukaan laut (mdpl). ‘’Meski boleh tapi tetap ada batasan-batasannya. Ada aspek-aspek yang harus dipenuhi di antaranya menyangkut aspek lingkungan dan sosial keagamaan,’’ tegas Kadis PUPR Karangasem I Ketut Sedana Merta di sela-sela rapat konsultasi publik tahap II membahas rencana revisi Perda RTRW tersebut, Selasa (8/8) kemarin. Mantan Kepala Bappeda Karangasem ini membantah revisi sengaja dilakukan untuk memberi kesempatan beroperasi usaha galian yang oleh Perda 17/2012 dinyatakan ilegal. Menurutnya, revisi ini untuk menjawab persoalan yang selama ini muncul di sektor tersebut. Dengan merevisi perda justru akan memudahkan pemantauan dalam upaya menyelamatkan lingkungan
dari aktivitas eksploitasi yang berlebihan. ‘’Faktanya potensi galian C ada di atas 500 mdpl. Nanti penentuan lokasi menggunakan sistem zonasi yang mengacu pada data peta Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) yang dikeluarkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR),’’ tegasnya. Sedana Merta mengakui revisi perda bukan satu-satunya jawaban untuk mengatasi kendala yang selama ini menyelimuti sektor galian C. Untuk memastikan eksploitasi tidak merusak lingkungan, nantinya pemkab juga akan ketat dalam penerbitan izin. Usaha yang saat ini berstatus legal, juga harus menyesuaikan ketentuan perda hasil revisi. ‘’Sesuai kajian sandingan dari pusat, penerbitan izin perlu banyak syarat dan rekomendasi dari be-
REVISI - Konsultasi publik revisi Perda RTRW Karangasem di Gedung UKM Center, Amlapura. berapa unit terkait. Tidak ada istilah pemutihan,’’ jelasnya. Revisi perda, lanjutnya, juga bukan rencana baru atau dipicu oleh penertiban yang dilakukan Polda Bali beberapa waktu lalu. Revisi perda sudah dirancang sejak 2015 namun prosesnya terkendala perubahan regulasi di pusat. Menurutnya, ketentuan terbaru
mengharuskan penyusunan Perda RTRW harus berpijak pada peta CSRT. Kemunduran perencanaan terjadi karena hasil pemotretan CSRT oleh Kementerian ATR yang dilaksanakan tahun 2015 baru diterbitkan tahun 2016 dan disosialisasikan ke daerah pada Januari lalu. Konsultasi publik revisi
perda dilaksanakan di Gedung UKM Center, Amlapura, dibuka Sekda Gede Adnya Mulyadi. Konsultasi publik diikuti para bendesa adat, perbekel, camat, dan OPD di lingkungan Pemkab Karangasem, juga bertujuan mencari masukan untuk penentuan zona-zona tata ruang termasuk zona pertambangan galian C. (kmb)
Amlapura (Bali Post) Konsultasi publik rancangan revisi Perda Nomor 17 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Karangasem Tahun 2012-2032 berlangsung seru. Banyak masukan dari para tokoh masyarakat, pejabat terkait hingga pimpinan OPD yang hadir dalam pertemuan itu di Gedung UKM Center Amlapura, Selasa (8/8) kemarin. Tetapi, hal menarik lainnya di dalam pertemuan itu, adalah salah satu bendesa adat menyinggung keberadaan tim ahli bupati di dalam proses penyempurnaan Perda RTRW melalui konsultasi publik ini. Awalnya Bendesa Jasri Nyoman Sutirtayasa membedah cukup dalam isi draf rancangan perubahan perda ini. Dari beberapa tokoh yang mengemukakan pendapat, Sutirtayasa terbilang paling lama dan paling padat penyampaian kritiknya terhadap isi draf rancangan perubahan ini. Maklum, dia salah satu pejabat senior di Pemkab Karangasem dan pernah menjabat Kepala Dinas
PU. Seluruh masukannya pun dapat diterima pihak penyelenggara dari Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Karangasem, yang dimoderatori langsung Kadis PUPR Ketut Sedana Merta. Namun, di akhir dialognya dalam forum resmi itu, dia sempat menanyakan para tokoh yang hadir di dalam diskusi publik dengan dasar persoalan yang dibahas segenting draf perubahan Rancangan Perda RTRW. Bahkan, dia menyebut apakah konsultasi publik seperti ini cukup hanya dilakukan sehari dalam satu pertemuan dengan persoalan di dalamnya yang sangat prinsip dan menentukan arah pembangunan dan kebijakan Karangasem dalam masalah tata ruang, hingga tahun 2032 nanti. Meski Gedung UKM Center sudah cukup penuh dengan kehadiran peserta sekitar 160 orang, Sutirtayasa nampak masih ragu dengan hasil konsultasi kalau peserta yang datang hanya segelintir orang. ‘’Apakah konsultasi publik
ini akan digelar sehari. Kalau hanya sehari dengan kedatangan peserta hanya segelintir orang, rasanya ini belum cukup. Bagaimana dengan tim ahli bupati, apa tidak diundang?’’ kata Sutirtayasa di akhir kesempatannya mengemukakan pendapat. Pertanyaan Sutirtayasa menyinggung tim ahli bupati, cukup membuat sejumlah tokoh masyarakat di ruangan itu bisik-bisik. Sebab, kerja tim ahli bupati sejak bupati dilantik sampai sekarang tidak begitu terlihat. Seperti apa perannya, apa dasar pengangkatan tim ahli, siapa saja orang-orangnya, dari kalangan mana saja tokohtokoh yang menjadi tim ahli itu, apakah mereka menerima gaji dari APBD hingga kini belum jelas. ‘’Tim ahli bupati itu maksudnya siapa?’’ tanya salah satu tokoh masyarakat di dalam ruangan itu. Maksud Sutirtayasa menyinggung keberadaan tim ahli bupati dalam konsultasi publik ini juga tidak diperjelas. Apakah maksudnya agar tim ahli bupati
ini juga ikut memberikan buah pemikiran dalam pembahasan masalah sebesar Perda RTRW, mengkritisi keberadaan tim ahli bupati yang semakin tak kelihatan perannya atau dia sekadar basa-basi, setelah melihat peserta konslutasi publik menurutnya tidak begitu maksimal. Hingga berita ini ditulis, konsultasi publik masih berlangsung, karena persoalan yang dibahas cukup prinsip bagi OPD terkait maupun bagi tokoh masyarakat, seperti perbekel dan bendesa adat seKarangasem. Menyinggung masalah peserta, Ketut Sedana Merta mengaku sudah berupaya maksimal mengundang pihak-pihak terkait. Mereka di antaranya Kepala SKPD/Unit Kerja terkait sebanyak 30 orang, para camat, lurah dan perbekel 78 orang hingga tokoh masyarakat seperti bendesa adat dan ketua organisasi kemasyarakatan sebanyak 197 orang. Termasuk tim ahli bupati berjumlah 7 orang, juga termasuk di dalam daftar undangan. Tetapi,
Sedana Merta mengakui tidak semua undangan bisa hadir, termasuk tim ahli bupati. Ia menegaskan, mungkin saja tim ahli bupati ada kegiatan lain yang tidak bisa ditunda atau diwakilkan, sehingga belum bisa hadir dalam konsultasi publik ini. Sementara menyinggung masalah pelaksanaan konsultasi publik, dia menegaskan pelaksanaan Selasa kemarin menjadi lanjutan dari pelaksanaan serupa tahun lalu. Artinya, ini sudah dilaksanakan lebih dari sekali. Setelah konsultasi publik ini pun, tahapan selanjutnya masih panjang, sampai ada persetujuan dari pemerintah pusat, baru diajukan ke lembaga DPRD Karangasem untuk dibahas lagi bersama para legislator. Meski demikian, pihaknya tetap optimis dapat mengawal revisi Perda Nomor 17 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Karangasem Tahun 2012-2032 ini hingga ketok palu, agar penerapannya nanti tidak menimbulkan masalah baru lagi. (kmb31)
Bali Post/kmb
Bendesa Jasri Singgung Tim Ahli Bupati
Bali Post/kmb
GERAK JALAN - Gerak jalan tingkat SD mendapat sambutan antusias masyarakat Karangasem.
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Tukik Penyu Hijau Jadi Daya Tarik Pantai Candidasa Amlapura (Bali Post) Tukik penyu hijau terus bermunculan di Pantai Candidasa, Desa Bugbug. Setelah puluhan tukik ditemukan dan dilepas Juli lalu, puluhan tukik serupa kembali ditemukan di lokasi yang sama persis di pantai berpasir putih itu, di sekitar Hotel Puri Bagus Candidasa. Tukik-tukik itu kemudian langsung dilepas prajuru Desa Adat Bugbug bersama BKSDA Karangasem dan Sat. Polair Polres Karangasem, Selasa (8/8) kemarin. Tukik penyu hijau sebagai salah satu spesies hewan dilindungi ini, sering memilih garis pantai ini sebagai tempat berkembang biak. Ini menjadi daya tarik tersendiri di lokasi kawasan pariwisata ini, hingga membuat tukik pe-
nyu hijau menjadi ikon baru di Candidasa. Warga sekitar baru sadar ketika telur penyu ini sudah menetas dan tukik berusaha susah payah merangkak ke garis pantai dan berenang ke tengah laut. “Kemunculannya sering mengagetkan, karena kadang wisatawan atau warga sekitar tidak tahu harus berbuat apa. Warga sekitar sering mengamankannya agar bisa dilepas dengan selamat ke tengah laut,” kata petugas BKSDA Karangasem, Gusti Bagus Suteja, Selasa kemarin. Garis pantai ini menjadi tempat berkembang biak yang tepat bagi tukik. Garis pantai berpasir putih pun belakangan semakin sering disinggahi induk penyu untuk bertelur, karena telurtelurnya bisa menetas dengan sempurna, berkat du-
kungan lingkungan sekitar dan suhu yang mendukung. Warga sekitar pun sudah menyadari bahwa tukik penyu hijau ini, merupakan salah satu hewan yang dilindungi. Sehingga ketika menemukannya mereka langsung diamankan dan segera dilaporkan ke Sat. Polair Polres Karangasem maupun BKSDA Karangasem dan prajuru Desa Adat Bugbug. Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali pun sejak dulu sudah memasang plang yang menyebutkan areal tersebut sebagai lokasi bertelurnya penyu yang sudah kian punah itu. Sudah lama tukik tak bertelur di sana. Namun, belakangan penyu hijau mulai akrab lagi dengan garis pantai ini untuk bertelur. Pelepasan tukik penyu
hijau dilakukan bersamaan di sekitar pantai setempat. Dipimpin langsung Klian Desa Adat Bugbug, Jro Wayan Mas Suyasa bersama prajuru adat lainnya, KSDA Karangasem I Gusti Bagus Suteja dan Sat Polair dipimpin langsung KBO Sat. Polair Aiptu Nengah Sukada, S.H., Kanit Harwat Aiptu Komang Singkiryasa, bersama empat anggotanya di Pos Subsektor Candidasa. Sebelum dilepas bersamaan, pelepasannya diawali dengan persembahyangan bersama, agar tukik ini bisa berkembang biak dan jauh dari ancaman predator dan manusia tak bertanggung jawab. Klian Desa Jro Wayan Mas Suyasa menegaskan, sebagai hewan yang dilindungi, tukik penyu hijau ini harus dijaga habitatnya. De-
mikian juga perkembangbiakannya. Dia menyebut tidak hanya di Pantai Candidasa, Pantai Pasih Kelod juga menjadi salah satu habitat penyu hijau ini. Langkah serupa juga dilakukan sebelumnya pada 11 Juli lalu. Waktu itu, turis asing yang menginap di Hotel Puri Bagus Candidasa menemukan ada puluhan tukik penyu hijau di lokasi yang sama. Total saat itu ada 32 ekor tukik. Pascapenemuan saat itu, jajaran Sat. Polair Karangasem terus mengintensifkan pemantauan di sepanjang Pantai Candidasa. “Jangan sampai tukik-tukik yang baru menetas ini jatuh ke tangan orang tak bertanggung jawab. Kita harus dukung pelestariannya,” kata KBO Sat. Polair Polres Karangasem, Aiptu Nengah Sukada. (kmb31)
Bali Post/kmb31
TUKIK - Puluhan tukik penyu hijau saat dilepas ke tengah laut agar selanjutnya bisa berkembang biak.
TABANAN
14
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
Bayi Malang Itu Diberi Nama Putu Putra Dananjaya
Bali Post/kmb28
GENDONG - Wabup Sanjaya saat menggendong bayi malang yang dibuang di Lapangan Dangin Carik, Tabanan. Tabanan (Bali Post) Pemberitaan terkait penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di Jalan MT Haryono Gang VI Nomor 2, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Tabanan, mendapat respons cepat Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Politisi asal Dauh Peken ini pun menyempatkan diri menjenguk langsung kondisi bayi tersebut di ruang Bakung Rumah Sakit Tabanan, Selasa (8/8) kemarin. Wabup Sanjaya pun tidak segan menimang bayi malang
tersebut, dan memberikan nama Putu Putra Dananjaya. Pemberian nama itu karena bayinya laki-laki, sehingga dipilih nama Putra dan Dananjaya yang berarti tampan. “Karena laki-laki namanya Putra, dan Dananjaya karena cakep, ganteng. Lengkapnya Putu Putra Dananjaya, biar isi jayalah kayak Sanjaya,“ kata Sanjaya. Dalam kesempatan tersebut hadir mendampingi Direktur Rumah Sakit Tabanan I Nyoman Susila dan Camat Tabanan Putu
Arya Suta. Wabup Sanjaya mengatakan, kemungkinan orangtua bayi ini memiliki alasan dan persoalan yang besar, sehingga bayinya ditinggalkan begitu saja. “Siapa pun orangtuanya mudahmudahan menyadari kekeliruannya,” ungkapnya. Sanjaya juga mengaku ketertarikannya untuk mengadopsi bayi tersebut. Dia berkeyakinan alam sudah mengatur siapa yang nanti berjodoh.“ Katanya banyak sekali berminat terhadap bayi ini, alam sudah mengatur siapapun nanti berjodoh. Saya jujur juga berminat, mudah-mudahan, astungkara kan begitu, siapa jodohnya lah,” kata Sanjaya. Mengenai masalah pembuangan bayi dan pengusutan pelaku atau orangtua bayi, Sanjaya menyerahkan kepada pihak kepolisian. Sedangkan kepada pihak rumah sakit diserahkan untuk selalu menjaga kesehatan bayi tersebut. ”Terkait siapa orangtua pembuang bayi ini, semua kita serahkan kepada pihak kepolisian. Yang terpenting saat ini tetap jaga kesehatannya, saya serahkan kepada pihak rumah sakit Tabanan,” ujarnya. (kmb28)
Bali Post/Kmb28
TUMBANG - Petugas BPBD saat melakukan evakuasi pohon kelapa yang tumbang menimpa balai piasan pura.
Pohon Tumbang Timpa ”Piasan” Pura Banjar Ambengan Tikus dan Tungro Jadi Musuh Petani Bali Post/kmb28
Nengah Durmita
Tabanan (Bali Post) Hama tikus dan tungro menjadi musuh bagi para petani di Kabupaten Tabanan. Pasalnya, sepanjang tahun 2017 ini hama tungro dan tikus mendominasi serangan pada tanaman padi. Bahkan serangan organisme penggangu tanaman (OPT) ini membuat sejumlah lahan pertanian mengalami gagal panen. Serangan tikus hampir terjadi di seluruh lahan pertanian di kabupaten Tabanan. “Untuk serangan tikus kerusakannya cenderung masih ringan, terparah hanya terjadi di wilayah Penebel, tapi sudah banyak
diatasi oleh petani setempat baik lewat pengomposan ataupun sistem ngeropyok,” beber Koordinator OPT Dinas Pertanian Tabanan I Nengah Durmita seizin Kadis Pertanian Tabanan, Selasa (8/8) kemarin. Sementara serangan hama tungro, lanjut Durmita, tercatat sampai dengan bulan Juli 2017 dominan menyerang tanaman padi. Bahkan 135 hektar lahan pertanian gagal panen total (puso - red). Kondisi itu terjadi di wilayah Selemadeg seluas 75 hektar, Baturiti seluas 21 hektar dan Penebel seluas 38 hektar. “Khusus untuk di bulan Juli tidak sampai terjadi puso, karena petani sudah mulai melakukan pengendalian serangan hama di lahan pertanian mereka masing-masing, didukung program pengendalian dari pemerintah daerah,” ucapnya. Dia mengimbau para petani untuk lebih mewaspadai serangan wereng cokelat, mengingat kemarau basah dan suhu serta kelembaban sangat mendukung tumbuh kembangbiaknya hama wereng. “Sebenarnya sejak bulan Juni-Juli sudah masuk kemarau basah dan belakangan
ini musim hujan masih saja muncul dan ini sangat mendukung perkembangan wereng. Jika petani rutin melakukan pengamatan, saya yakin dapat terkendali dan tidak sampai gagal panen,” jelasnya. Terkait serangan organisme penggangu tanaman (OPT), dikatakannya, Dinas Pertanian juga terus melakukan beragam langkah untuk mengendalikan serangan tersebut. Salah satunya membantu penyediaan obat-obatan untuk pengendalian OPT. Meski demikian, diakuinya pengadaan obatobatan ini terbatas dan petani kebanyakan mengadakan pemenuhan obat secara swadaya. Sementara untuk tikus, Durmita mengimbau petani di subak untuk melakukan sanitasi dan kebersihan lingkungan secara serentak. Sebab, sanitasi dan lingkungan yang kotor serta rimbun dengan rerumputan menjadi tempat strategis untuk tikus berkembang biak. ‘’Setelah panen, petani biasanya melakukan tindakan sekala niskala. Yaitu melakukan persembahyangan sebelum melakukan pemasangan umpan atau kegiatan ngropyok untuk menangkap tikus,’’ tuturnya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) -
Diduga karena rapuh, pohon kelapa yang berada di sebelah utara Balai Banjar Ambengan, Desa Gubug, Tabanan tumbang hingga menimpa atap balai piasan pura milik balai banjar setempat, Selasa (8/8) kemarin. Diperkirakan pohon tumbang Selasa dini hari dan baru diketahui oleh warga yang kebetulan saat itu hendak matulungan ke rumah salah satu warga yang menggelar upacara pamelaspas yang berlokasi tepat di depan balai banjar.
Perbekel Gubug Ir. I Nengah Mawan saat ditemui di lokasi mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga terkait pohon kelapa yang tumbang mengenai salah satu bale piasan Pura Balai Banjar Ambengan. Ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak
kecamatan yang diteruskan kepada petugas reaksi cepat BPBD Tabanan. “Saya salut petugas sigap datang dan melakukan proses evakuasi, hanya dalam waktu singkat sudah bisa diatasi,” ucapnya. Dikatakannya, pohon kelapa yang tumbang ini me-
MARAKNYA kegiatan festival yang digelar pemerintah daerah kabupaten/kota dan instansi tertentu di Bali, yang menampilkan beragam acara seni budaya dan pameran pelaku UMKM mendapat sambutan positif masyarakat, namun kunjungan wisatawan baik nusantara maupun asing belum begitu signifikan. Waktu penyelenggaraan acara harus tepat dan jangan dilaksanakan pada saat low season, ketika kunjungan wisatawan rendah serta jadwalnya harus fix. Ke depan diharapkan festival semacam ini lebih dikemas menarik, baik dari tema dan isi pagelaran dan lebih gencar mempromosikannya ke luar negeri melalui media massa, media online dan media sosial, sehingga menarik perhatian mereka untuk mengunjungi festival tersebut. Demikan opini yang berkembang dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (8/8) kemarin dengan topik “Festival Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan”. Acara ini juga dipancarluaskan Genta Bali FM, SWiB Amlapura, Singaraja FM dan Swara Negara. Gusti Sumardayasa menekankan, festival akan gampang diingat jika sudah dijadwalkan dan informasinya ketika wisatawan berada di dalam pesawat terbang. Mereka akan membaca sebelum mendarat. Sekaligus dipakai referensi oleh wisatawan ketika berwisata di Bali. Selain itu, parameter suksesnya sebuah festival yaitu dari meningkatnya nilai transaksi yang terjadi. Semua kabupaten atau kota agar berkoordinasi untuk bersama-sama melakukan promosi dan saling mengikutsertakan UMKM agar mereka berkembang. Febri menyebutkan masih ada ketimpangan antara Nusa Dua Festival dan Sanur Village Festival yang dibuka Menteri, sedangkan Buleleng Festival hanya dibuka Bupati dan Megawati. Ada baiknya demi memperkenalkan lebih luas sebuah festival hingga ke seluruh Indonesia pada saat pembukaan supaya dilaksanakan oleh seorang menteri. Buatlah festival tersebut dalam skala besar dan meriah. Sementara itu, Arya menjelaskan kalau dilaksanakan di low season akan sulit megundang wisatawan asing dalam jumlah besar. Agar festival terlihat menarik, maka acara seni dan budaya tersebut dibuat variatif diselingi hiburan dan wahana lainnya, semacam aquarium raksasa, sea world, tower yang tinggi atau Disney Land. Tut Dawi menyatakan
festival hanya hiburan yang menghabiskan banyak biaya, bagaimana masyarakat bisa menonton kalau ekonominya masih kocar-kacir. Buktinya saat ini masih terlihat kebanyakan dikunjungi wisatawan lokal sementara wisatawan asing masih sedikit. Guna mendongkrak kedatangan wistawan, pengelola festival agar kerja sama dengan pihak travel agent.Bratayasa dan Mahayadi menggaris bawahi festival harus diagendakan seperti Kuta
Karnival dan Legian Festival, sehingga panduannya jelas bagi calon wisatawan. Travel agent kini sudah mati pelan-pelan dan sekarang reservasi lebih marak menggunakan online. Promosi dan hospitality, kata dia harus lebih gencar dilakukan dengan menggelontorkan dana yang lebih untuk hal tersebut. Dalam festival akan terjadi perputaran ekonomi yang besar dan harus ada konsep yang standar yaitu minimal 80 persen menampilkan budaya Bali. (arya)
pacaruan sebagai simbol pembersihan areal pura. “Untuk perbaikan mungkin perlu waktu tiga hari, tadi sudah koordinasi dengan pemangku lanjut upacara malaspas,” katanya. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, Trisna mengatakan setelah mendapatkan informasi adanya pohon tumbang menimpa bale piasan Pura Banjar Ambengan, ia bersama sejumlah anggotanya kemudian meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Alhasil dengan kesiapan dan kesigapan para petugas reaksi cepat BPBD inipun, proses evakuasi pohon bisa cepat diselesaikan hanya dalam waktu singkat. (kmb28)
sosialiasi melalui media sosial. Diharapkan dengan gencarnya sosialisasi, masyarakat akan semakin banyak melakukan pendaftaran online. Sebab, dengan pendaftaran online, kata Susila, masyarakat bisa menghemat waktu dan tidak menunggu lama untuk mendapatkan layanan. ‘’Mereka juga bisa memperkirakan waktu kedatangan ke BRSU dengan melihat nomor antrean yang didapatkan dari mendaftar online. Jika mendapat nomor antrean sepuluh, tentu bisa datang lebih siang,’’ jelas Susila. Diakui Susila, program baru ini masih banyak kekurangan sehingga pendaftaran online ke depan harus terus ditingkatkan. Salah satu usaha ke depan adalah menkoneksi jaringan dengan biling dan rekam medis pasien, sehingga bisa terhubung secara online. Dengan langkah ini diharapkan pasien yang mendaftar online tidak perlu menunggu hingga dua hari untuk datang memeriksakan diri ke
BRSU. jika mendaftar online, maka mendapatkan nomor antrean untuk layanan dua hari kemudian. ‘’Misalkan daftar Selasa maka dilayani Kamis. Ini karena petugas membutuhkan waktu untuk masih mencari dan menyiapkan rekam medis,’’ jelas Susila. Seperti diketahui, antrean pasien menjadi pemandangan umum di BRSU. Salah satu penyebab antrean ini adalah petugas membutuhkan waktu mencari rekam medis pasien, sehingga waktu layanan menjadi cukup panjang. Karenanya, BRSU memangkas waktu ini dengan menyiapkan rekam medis terlebih dahulu untuk pasien yang mendaftar secara online. Dengan disiapkan rekam medis, pasien tidak perlu menungggu setelah mendaftar tetapi bisa langsung dilayani. Saat ini pendaftaran online baru bisa diakses pasien rawat jalan. Tetapi ke depan, BSRU Tabanan akan membuka pendaftaran online untuk pasien rontgen dan poli klinik eksekutif . (kmb24)
Pendaftaran ”Online” BRSU Belum Direspons Warga
Warung Global
Buatlah Festival dalam Skala Besar dan Meriah
mang sudah berusia lama, ditambah lapisan bawah yang keropos membuat pohon tumbang terkena angin kencang. Untuk kerugian, Nengah Mawan menyampaikan hanya berkisar Rp 2 juta untuk bangunan fisik. Pohon ini hanya menimpa pinggiran bangunan piasan. “Yang besar kan biaya upacaranya, karena harus ulang dari awal, kisaran puluhan juta kalau total kerugiannya,” ucapnya. Terkait bencana yang menimpa palinggih pura bale banjar, pihaknya akan berkoordinasi dengan prajuru desa setempat. Menurut rencana, setelah usai diperbaiki akan segera dilanjutkan dengan upacara pamelaspasan dan
Bali Post/ Kmb24
ANTRE - Pasien di Poli klinik BRSU tampak antre. Tabanan (Bali Post) Untuk mengurai antrean dan memperpendek waktu layanan, BRSU Tabanan meluncurkan pendaftaran online pada akhir bulan Juli lalu. Semenjak di-launching, ruparupanya masih belum banyak masyarakat yang merepons layanan ini. Buktinya, warga masih melakukan pendaftaran secara manual. Dari data terakhir, ratarata pasien yang mendaftar secara online sekitar 3-4 pasien semenjak diluncurkan. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila, Selasa (8/8) kemarin, mengatakan program ini memerlukan sosialisasi, di mana masyarakat belum semuanya tahu soal pelayanan pendaftaran online ini. Dari data terakhir, yaitu pasien yang dilayani pada Selasa kemarin tercatat tiga pasien mendaftar secara online. Tiga pasien ini dua orang merupakan pasien penyakit dalam dan satu orang
merupakan pasien penyakit paru-paru. Sebelumnya, yaitu pada Sabtu (5/8) tercatat empat pasien yang mendaftar secara online. Agar masyarakat semakin mengetahui layanan pendaftaran online ini, kata Susila setiap petugas yang melayani pasien rawat jalan memberikan informasi kepada setiap pasien. Selain itu, juga dipasang banner mengenai pendaftaran online di tempat strategis BRSU Tabanan serta
15
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
Bek Arsenal Sead Kolasinac.
Bali Post/rtr
Tank Bosnia Bakal Sukses di Arsenal
London Penyerang Arsenal Theo Walcott melabeli rekan setimnya yang baru Sead Kolasinac sebagai ‘’Tank Sejati’’. Bek asal Bosnia itu dinilai bakal meraih kesuksesan instan di Liga Inggris. Kolasinac (24) masuk sebagai pemain pengganti untuk menggantikan Per Mertesacker yang cedera. Pemain yang didatangkan Arsenal dengan status free transfer dari Schalke 04, mengemas gol pertamanya untuk klub ketika mereka mengalahkan Chelsea di Community Shield, Minggu lalu. Walcott mengatakan ia terpukau dengan atribut-atribut fisik pemain internasional dan etos kerja pemain internasional Bosnia pada latihan pramusim. ‘’Sead terlihat seperti tank sejati,’’ kata Walcott, Selasa (8/8) kemarin. ‘’Dia merupakan unit tangguh yang sulit dilewati dan saya yakin atribut-atribut fisiknya akan menjadi kunci bagi kami musim ini. Anda dapat melihat kekuatan yang dia miliki saat dia menguasai bola, kecepatannya dan semuanya. Itu indah untuk disaksikan dan dia merupakan tambahan hebat pada skuad,’’ katanya. Mantan penyerang Arsenal lainnya, Thierry Henry, mendukung rekrutan baru lain, Alexandre Lacazette, untuk bersinar. Lacezette, yang memecahkan rekor transfer klub saat didatangkan dari Olympique Lyonn, akan menghadapi persaingan untuk memperebutkan tempat di lini depan dengan sesama pemain Prancis Olivier Giroud, Danny Welbeck, Theo Walcott, dan Alexis Sanchez. ‘’(Lacazette) memiliki permainan yang berbeda dibanding Giroud, yang menurut saya merupakan hal bagus karena Anda memerlukan beberapa tipe penyerang,’’ kata Henry, yang memiliki koleksi gol terbanyak untuk Arsenal kepada Sky Sports. ‘’Rotasi itu akan menjadi kunci. Terkadang Anda akan memerlukan Giroud atau bahkan (Alexis) Sanchez di tengah dan terkadang Anda akan memerlukan (Danny) Welbeck atau Walcott, siapa pun akan memiliki dampak.’’ Arsenal, yang finis di peringkat kelima di liga musim lalu, akan menjamu Leicester City pada pertandingan pembukaan musim mereka pada Sabtu (12/8) dini hari. (kmb39/rtr/ant)
PEMOTRETAN - Gelandang Bayern Munich Franck Ribery menendang bola saat rekan-rekannya bersiap-siap mengikuti sesi pemotretan klub di Stadion Allianz Arena, Munich, Selasa (8/8) kemarin. Kompetisi Liga Jerman akan berputar mulai 19 Agustus mendatang di mana klub-klub mewaspadai keberadaan perusuh sepak bola yang mengganggu keamanan dan kenyamanan di stadion. Bali Post/rtr
Klub Jerman Keluhkan Ulah Perusuh Sepak Bola Berlin -
Klub-klub sepak bola Jerman memerlukan bantuan dari pihak liga dan asosiasi sepak bola negara itu (DFB) untuk mengatasi para perusuh sepak bola. Seruan itu dilontarkan sejumlah petinggi klub Jerman beberapa hari setelah pertandingan persahabatan di Inggris harus dihentikan karena ulah pendukungnya. Pertandingan pramusim klub Liga Inggris Burnley melawan klub Liga Jerman Hanover 96 pada akhir pekan lalu harus dihentikan atas pertimbangan dari pihak kepolisian. Laporanlaporan media mengatakan bahwa para penggemar klub
Jerman itu melemparkan kursi dan menyerang para penggemar Burnley pada babak pertama, beberapa saat setelah Burnley unggul pada laga ini. ‘’Grup-grup Ultras dibentuk di seantero negeri dan kami perlu menemukan
jawabannya,’’ kata direktur olahraga Cologne Joerg Schmadtke pada diskusi meja bundar di Duesseldorf, Selasa (8/8) kemarin. ‘’Namun kami, klubklub, tidak akan mampu melakuannya sendiri. DFB sebagai organisasi payung
dan DFL (Liga Sepak Bola Jerman) perlu ambil bagian.’’ CEO Dortmund Hans Joachim Watzke mengatakan pada pekan ini bahwa ia percaya terdapat tendensi bagi para ultras untuk menjadi bertambah kuat bersama-sama. Timnya terkena getah dari para penggemar yang bermasalah. Dortmund didenda 100.000 euro pada musim lalu setelah para penggemarnya menyerang pendukung tim tamu RB
Leipzig. ‘’Klub-klub hanya dapat mengatasi grup-grup yang berada di sekitar mereka dan berusaha memengaruhi mereka,’’ kata Schmadtke. ‘’Namun denda-denda besar dari DFB bukan solusi,’’ tambahnya. ‘’(Dengan) cara DFB bertindak pada saat ini, dengan berbagai variasi sanksi ini, kita tidak akan menghentikan siklus ini. Ini tidak membangun atmosfer.’’ (rtr/ant)
Venezuela Akhirnya Miliki Juara Dunia Atletik
Bali Post/rtr
DIINCAR - Trio pemain Barcelona (dari kiri ke kanan) Lionel Messi, Neymar dan Arda Turan saat menghadiri sebuah acara di Tokyo pertengahan Juli lalu. Neymar telah meninggalkan Barca menuju PSG. Turan diperkirakan akan menyusul setelah klub Turki Galatasaray mengincarnya.
Galatasaray Berusaha Datangkan Arda Turan
Barcelona Presiden klub Galatasaray Dursun Ozbek, Selasa (8/8) kemarin berusaha untuk mendatangkan kembali penyerang Barcelona Arda Turan ke klub Turki itu. Arda melakukan debut profesionalnya untuk Galatasaray pada 2004 dan bertahan di klub itu sampai pindah ke Atletico Madrid pada 2011. Arda mencetak 15 gol dari 55 penampilan untuk Barca namun gagal mengamankan posisi di tim inti sejak pindah dari Atletico Madrid pada 2015 dengan nilai transfer 34 juta euro. Arda menjadi pemain pengganti namun tidak terpakai saat Barcelona menang 5-0 atas Chapecoense pada pertandingan ekshibisi Selasa kemarin. Pelatih Barca Ernesto Valverde melakukan 11 pergantian pemain namun tak melibatkan Arda. Terabaikannya dia dilaporkan oleh media Spanyol sebagai tanda bahwa pemain Turki itu tidak masuk dalam rencana-rencana Valverde untuk musim depan. Sinyal itu menandakan bahwa ia mendapat lampu hijau untuk menuju pintu keluar Barca. ‘’Arda adalah penggemar Galatasaray, dia benar-benar mencintai klub dan dia akan kembali bermain untuk kami,’’ kata Ozbek pada konferensi pers yang berlangsung pada Selasa kemarin. ‘’Satu-satunya kesempatannya bermain di Turki adalah di sini, dan kami berharap dia mengakhiri kariernya di Galatasaray. Kami mengupayakan transfernya.’’ Dia tampil sebagai pemain inti sebanyak 14 kali pada liga musim lalu. Kemajuannya pada musim pertama begitu mengejutkan karena dia diskors dari bermain pada paruh pertama musim 2014/2015 karena pelanggaran transfer yang dilakukan klub. Galatasaray merupakan klub tersukses Turki dengan 20 gelar liga, namun mereka finis di peringkat keempat pada divisi teratas musim lalu, tertinggal 13 angka dari tim juara Besiktas. (afp/ant)
Bali Post/ant
London Venezuela untuk pertama kalinya mendapat gelar juara dunia di cabang olahraga atletik saat Yulimar Rojas memenangi nomor lompat jangkit putri, Selasa (8/8) kemarin. Rojas unggul hanya 2 cm saja atas pesaingnya Caterine Ibarguen pada Kejuaraan Dunia Atletik IAAF di London. ‘’Sangat bangga melihat kemenangan Yulimar Rojas, seorang atlet generasi emas,’’ demikian cuitan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di media sosial. Rojas yang dilatih oleh juara lompat jangkit Olimpiade 2000 asal Kuba Ivan Pedroso dan berlatih di Spanyol merayakan kemenangannya dengan melompat-lompat sebelum mendapat pelukan dari para anggota keluarga. ‘’Ini sungguh pertarungan berat, tapi saya seorang atlet yang tidak pernah menyerah,’’ kata Rojas. ‘’Ini kemenangan besar bagi negara kami, saya yakin mereka akan merayakan dan mengadakan pesta, terima kasih untuk semua, temanteman saya, saudara, pelatih saya dan Venezuela,’’ tambahnya. Namun, dia mengatakan bahwa dirinya sedih melihat situasi di negaranya di mana 120 orang tewas selama terjadi kerusuhan protes antipemerintah empat bulan lalu dan Maduro menghadapi tekanan global. ‘’Saya sedih tentang itu yang terjadi di negara saya, negara yang indah... saya tahu pada suatu hari kami akan
MUNDUR - Ketua Yayasan CLS Ming Sudarmono (kiri) didampingi Managing Partner CLS Knights (tengah) dan General Manager Ferry Humardani (kanan) menunjukkan kostum klub basket CLS Knights Surabaya saat jumpa dengan wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/8) kemarin. CLS Knights menyatakan mengundurkan diri dari kompetisi bola basket Indonesian Basketball League (IBL) karena menolak memenuhi aturan yang mewajibkan setiap klub peserta IBL harus berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT).
FINAL - Atlet loncat jangkit Venezuela Yulimar Rojas beraksi pada pada putaran final Kuaraan Dunia Atletik di Stadion London, Selasa (8/8) kemarin. Bali Post/rtr
menghentikan itu semua, semua perkelahian dan perang saudara,’’ kata Rojas. ‘’Saya berharap bisa menjadi kebanggaan negara kami,’’ tambahnya. Rojas membukukan loncatan 14,91m dan berhak mendapatkan medali emas. Ibargueen dari Kolumbia di posisi kedua dengan medali perak setelah lompatannya 14,89m. Sedangkan medali perunggu miliki Olga Rypa-
kova (Kazakhstan) dengan lompatan sejauh 14,77m. Sementara Anita Wlodarczyk dari Polandia untuk ketiga kalinya menjadi juara dunia lempar cakram meski tampil dalam kondisi patah jari dan kram. Atlet berusia 31 tahun memiliki dua gelar Olimpiade atas namanya. Pemegang rekor dunia itu juga belum terkalahkan sejak 2014. Setelah melakukan start
lambat, dia memimpin lewat lemparan keempat dengan lemparan 77,39 meter dan dia meraih medali emas lewat lemparan sejauh 77,90 meter. Setelah itu Wlodarczyk menyatakan bahwa dirinya mengalami patah jari selama latihan. ‘’Ada masalah teknis yang serius dalam final, saya cedera di jari selama sesi latihan pertama di London dan itu cukup sakit,’’ katanya.
‘’Dan bahkan malam ini saya terkena kram, maka itu tidak mudah dan saya sangat marah tentang diri saya sendiri,’’ tambahnya. Selain Wlodarczyk yang merebut emas dengan lemparan sejauh 77,90m, Polandia juga mendapatkan medali perunggu melalui Malwina Kopron yang mencatat lemparan sejauh 74,76m. Medali perak direbut Wang Zheng (Tiongkok) dengan lemparan 75,98m. Pelari Kenya Faith Kipyegon memperbaiki penampilannya di Olimpiade dengan memenangi final 1.500 meter putri Kejuaraan Dunia. Dua tahun lalu Kipyegon meraih medali perak, dan pada final kemarin dia mencatat waktu empat menit dan 2,59 detik untuk meraih medali emas. Sementara itu juara 2011 Jenny Simpson dari AS berada di posisi kedua dengan perak, dan medali perunggu didapat oleh atlet Afrika Selatan Caster Semenya. Sedangkan juara bertahan yang juga pemegang rekor dunia Genzebe Dibaba terpuruk di posisi finis terakhir. (kmb39/rtr/ant)
OLAH RAGA
16
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
MISTAR GAWANG Menpora Imam Nahrawi bergelantungan di mistar gawang ketika meninjau proses renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
Bali Post/rtr
Atlet loncat indah Malaysia Jun Hoong Cheong.
Selasa (8/8) kemarin.
Tiga Juara Dunia Meriahkan Upacara Pembukaan SEA Games Kuala Lumpur (Bali Post) Tiga atlet juara dunia asal Malaysia akan memeriahkan upacara pembukaan SEA Games 2017 dengan membawa bendera Malaysia atau Jalur Gemilang di Kuala Lumpur 2017 (KL2017). Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin, di Kuala Lumpur, Selasa (8/8) kemarin, menyebutkan tiga juara dunia itu adalah Azizulhasni Awang (sepeda), Mohd Al Jufferi Jamari (silat), dan Cheong Jun Hoong (terjun) diberi penghormatan membawa Jalur Gemilang dalam pembukaan di Stadium Nasional Bukit Jalil pada 19 Agustus ini. ‘’Ketiga atlet ini merupakan juara dunia. Penghormatan sebagai pembawa Jalur Gemilang dalam upacara pembukaan akan diberikan kepada Cheong Jun Hoong, Al Jufferi, dan Azizulhasni Awang,’’ kata Khairy. Al Jufferi yang juga Olahragawan Kebangsaan 2015 membuktikan dia adalah jago silat yang sukar ditumbangkan dalam kejuaraan dunia buat tiga kali berturut-turut dalam kelas putra E di Bali, Indonesia tahun lalu. Azizulhasni mencatat sejarah sebagai peserta lomba sepeda pertama Malaysia bergelar juara dunia dengan memenangi perlombaan di Hongkong pada April lalu. Keberhasilan Al Jufferi dan Azizulhasni kemudian disusul oleh kemenangan tidak diduga Jun Hoong yang meraih emas 10 meter platform individu wanita dalam Kejuaraan Akuatik Dunia di Budapest, bulan lalu. (ant)
Berdasarkan data Kementerian PUPR renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 82 persen.
Menpora Optimis Renovasi GBK Tepat Waktu Bali Post/ant
Jakarta (Bali Post) -
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyampaikan progres renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, telah mencapai 82 persen atau empat persen lebih cepat dari target penyelesaian pada Agustus 2017. ‘’Saya optimistis penyelesaian renovasi akan tepat waktu karena pada Januari kita akan menggelar kejuaraan uji coba Asian Games,’’ kata Menpora Imam Nahrawi di sela-sela kunjungan di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, Selasa (8/8) kemarin.
Menpora mengatakan fasilitas di Stadion Utama GBK seperti lampu, pengeras suara, kursi, dan panel listrik tenaga matahari, sehingga multifungsi dan tidak hanya diperuntukkan sebagai stadion sepak bola ataupun atletik. Biaya renovasi Stadion Utama GBK, lanjut Menpora, mencapai Rp 769,69 miliar yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. ‘’Biaya itu belum termasuk renovasi gelanggang akuatik, Stadion Istora, dan lainnya,’’ katanya. Menpora mengatakan kapasitas kursi di Stadion Utama GBK menjadi 76.127 kursi dari kapasitas sebelumnya yaitu lebih dari 90 kursi. ‘’Pengurangan jumlah kapasitas kursi itu untuk me-
nampung pengunjung difabel sebanyak 200 kursi. Kami berharap para pengunjung Stadion Utama akan menempati kursi sesuai dengan nomor yang tertera pada karcis masuk,’’ katanya. Menpora menambahkan renovasi Stadion Utama GBK akan menjadi warisan penyelenggaraan Asian Games 2018 karena stadion sepak bola itu telah menyesuaikan dengan fasilitas sebagaimana stadion-stadion di luar negeri. Motivasi Atlet Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) selaku pembina prestasi olahraga Indonesia memberikan motivasi kepada atlet dan pelatih sebelum mereka bertolak menuju Malaysia untuk
menghadapi SEA Games 2017, 19-30 Agustus. Tim dari KONI pusat yang melakukan kunjungan ini terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama dipimpin Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman yang memimpin kunjungan dan memberikan motivasi kepada atlet taekwondo di pemusatan latihan di Cibubur, Jakarta. Setelah itu melanjutkan kunjungan ke pelatnas menembak di kawasan Senayan, Jakarta. Tim kedua yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum IV Bidang Perencanaan, Humas dan Mobilisasi Sumber Daya K Inugroho melakukan kunjungan dan memberi motivasi pada atlet biliard, pentaque dan atletik di kompleks UNJ Rawamangun, Jakarta Timur. Tim ketiga dipimpin Wakil Ketua Umum V Suryadarma. Tim ini melakukan kunjungan ke pelatnas cabang olahraga karate dan futsal. Wakil Ketua Umum IV K Inugroho mengatakan atlet, pelatih maupun official yang akan diberangkatkan ke Malaysia memiliki tugas yang berat. Selain untuk merebut medali, mereka juga harus mampu mengangkat harkat
dan martabat bangsa dikancah internasional. ‘’Kami berharap kontingen Indonesia dapat memperbaiki peringkat di SEA Games 2017 nanti. Hadapi setiap lawan dengan tekad yang kuat demi mengharumkan bangsa dan negara di Asia Tenggara,’’ katanya. KONI juga menyadari jika SEA Games 2017 merupakan sasaran antara untuk menghadapi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Untuk itu pihaknya mengimbau kepada atlet untuk memberikan kemampuan terbaiknya karena kejuaraan levelnya yang lebih tinggi sudah di depan mata. ‘’Tidak ada pilihan lain kecuali berjuang tanpa kenal menyerah untuk prestasi. Ini adalah upaya untuk bisa meraih hasil maksimal di Asian Games 2018 mendatang,’’ kata Inugroho menambahkan. Kontingen Indonesia pada SEA Games 2018 secara resmi dilepas oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/8). Pada kejuaraan dua tahunan ini, kontingen Indonesia membidik 55 medali emas dari 35 cabang olahraga yang diikuti. (ant)
142 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan SD HUT RI Bali Post/022
Kadek Agus Satria Winaya Putra alias Bombom.
Tim Tenis Griya Santrian Juara Denpasar (Bali Post) Tim tenis Griya Santrian Sanur keluar sebagai juara dalam kejuaraan tenis beregu bertajuk Bali Open Tennis Tournament 2017 setelah di final menundukkan Catur Muka 3 dengan skor 2-1 di Lapangan Tenis Werdhapura, Sanur, Selasa (8/8) kemarin. Tunggal pertama Catur Muka 3 menurunkan Tio Yuliandi meladeni Ari Sanjaya. Dalam posisi skor sementara Ari Sanjaya unggul 4-3, mendadak Ari mengalami kelelahan (retired) hingga tak bisa melanjutkan pertandingan. Catur Muka 3 pun unggul 1-0. Pada laga kedua, ganda Griya Santrian menerjunkan Kadek Agus Satria Winaya Putra berpasangan dengan Gede Falliyawan Eka Putra, yang mengalahkan Tio Yuliandi/Ida Bagus Wisnu (Catur Muka 3). Skor pun imbang 1-1. Kemenangan Griya Santrian ditentukan tunggal kedua Kadek Agus Satria Winaya Putra yang mengalahkan Ida Bagus Adi Pidada. Kadek Agus Satria Winaya Putra yang akrab disapa Bombom ini mengakui dirinya lelah pascaturun di ganda. ‘’Paling stamina saya tinggal 50 persen, tetapi saya pantang menyerah, dan tetap bersemangat, ditambah pengalaman, saya bisa menundukkan IB Adi Pidada,’’ jelas Bombom, petenis nomor 1 di Bali ini. Di sisi lain, IB Adi Pidada mengakui Bombom sosok petenis yang gaya mainnya dewasa. ‘’Bahkan, posisi bola sulit dan jauh masih bisa dikembalikan untuk menekan saya. Saya salut atas permainan Bombom,’’ sebut IB Adi Pidada. Hasil lainnya, Catur Muka 1 keluar sebagai juara III pascamengalahkan Perbanas dengan skor 2-1. Tunggal Aditya Sambu menang atas Igung, kemudian ganda Catur Muka 1 Ketut Dirga/Partadi dikalahkan Yudi/Manik, serta Andy menundukkan Kadek Suardana. Government Relation and Event Manager Bali Hotels Association (BHA) Andy mengemukakan, turnamen yang dihelat Bali Travel News (BTN), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali serta BHA ini dilanjutkan dengan penyerahan bola tenis baru kepada Pelti Denpasar, agar getol melakukan pembinaan. (022)
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 142 regu tingkat Sekolah Dasar mengikuti lomba gerak jalan 8 kilometer serangkaian HUT ke-72 RI di Buleleng. Lomba dilepas Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dengan pengibasan bendera start di depan Sekretariat KONI Buleleng, Jalan Udayana Singaraja, Selasa (8/8) kemasrin.
Nyoman Sutjidra mengatakan, lomba gerak jalan merupakan hal yang positif, karena selain berolahraga menjaga kesehatan, di dalamnya terkandung juga rasa kebersamaan, kekompakan, semangat dan jiwa sportivitas. Hal yang terpenting, menurutnya, adalah upaya membangun mental dan karakter anakanak bangsa yang berpekerti
dan berbudi luhur, sehingga menjadi harapan masa depan bangsa. ‘’Tema peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-72 kali ini adalah ‘Indonesia Kerja Bersama’ yang mempunyai makna sangat mendalam, di mana dalam membangun bangsa dan negara memerlukan dukungan serta kerja sama yang harmonis dari seluruh
Panitia Induk Porprov Tolak Perubahan Jadwal Denpasar (Bali Post) Panitia Induk Porprov terdiri atas Sekretaris Panitia Induk Keut Jagrasunu bersama Ketua Harian KONI Gianyar Pande Made Purwata sepakat menolak perubahan jadwal agenda Porprov Bali XIII, sehubungan 50 atlet Bali pada lima cabor yakni judo, taekwondo, tarung derajat, renang, dan angkat besi yang berbenturan dengan pelaksanaan Popnas di Semarang, Jateng. Pertemuan telah dibahas pihak panitia induk bersama Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, Wakil Ketua I IGN Oka Darmawan, dan Wakil Ketua II Maryoto Subekti di Gianyar, Sabtu (5/8) lalu. Oka Darmawan menegaskan, bila dilakukan pergeseran jadwal pertandingan, maka risikonya besar sekali, terutama menyangkut akomodasi atlet. ‘’Kontingen Porprov kan sudah memesan hotel jauh-jauh sebelumnya. Kalau mendadak dimajukan, maka biaya akomodasi dipastikan membengkak,’’ tutur Oka Darmawan.
Bali Post/dok
TAEKWONDO — Panitia Induk Porprov Bali XIII sepakat menolak perubahan jadwal lima cabor yakni renang, taekwondo, tarung derajat, angkat besi, dan judo yang berbenturan dengan pelaksanaan Popnas, di Semarang, Jateng. Selain itu, sejauh ini belum ada surat resmi tentang Bali bakal mengirimkan atlet ke Popnas. Dikemukakan, Bali sendiri absen di Popwil, otomatis tidak bisa melolokan cabor bersangkutan. ‘’Kalau tahun sebelumnya, kami mengirimkan basket putra dan putri ke Popwil, dan lolos ke Popnas,’’ kata Ketua Pengprov
Perbasi Bali ini. Sementara beberapa cabor tanpa melalui Popwil, otomatis langsung lolos ke Popnas, seperti renang, karena berdasarkan catatan waktunya secara nasional. ‘’Apakah Disdikpora Bali menerjunkan atletnya ke Popnas, kami juga belum tahu,’’ jelasnya. (022)
Persekaba Perlu Tambahan Pemain
Mangupura (Bali Post) Persekaba Badung baru saja menjuarai Kompetisi Liga 3 Rayon Bali pascamenundukkan Perseden Denpasar melalui adu penalti pada babak final, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (6/8) lalu. Kini, Persekaba menatap ke putaran nasional dan perlu tambahan beberapa pemain. Pelatih Kadek Loco Ediana, di Kapal, Badung, Selasa (8/8) kemarin menjelaskan, setidaknya empat pemain asuhannya bekerja di hotel. Mereka adalah Gede Jeno Wilyantara, Kadek Jesen Pradipta, Made Dwi Aryadana, serta Dicky Labda Karya. ‘’Untuk mengarungi Kompetisi 3 Rayon Bali saja, mereka ini harus menyesuai-
kan antara jadwal latihan, bertanding, dan bekerja,’’ kata Loco. Di sisi lain, beberapa skuad Persekaba juga sibuk kuliah, bahkan ada yang mau wisuda. Karena itu, pihaknya harus memikirkan apakah tenaga mereka bisa dipakai, jika Persekaba melakoni pertandingan ke luar Bali, dan berlama-lama. ‘’Kami memikirkan masalah ini,’’ jelas Loco. Yang jelas, skuad Persekaba masih diistirahatkan sampai sekarang, dan baru berlatih kembali di Lapangan Banteng, Seminyak, Jumat (11/8) lusa. Dikemukakan, pihaknya masih mengevaluasi di posisi mana kekurangan pemain. ‘’Kami perlu tambahan pemain
di lini tengah dan depan,’’ tuturnya. Jika sudah positif posisi pemain yang diinginkan, pihaknya bakal melaporkan kepada manajemen. ‘’Apalagi, target pengurus Persekaba supaya tim kebanggaan masyarakat Badung ini bisa promosi ke Liga 2 pada musim kompetisi tahun depan,’’ sebutnya. (022)
GIRING — Pesepak bola Persekaba Badung (depan) sedang menggiring bola ditempel ketat lawannya dari Perseden Denpasar pada laga final Kompetisi Liga 3 Rayon Bali di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (6/8) lalu.
Bali Post/kmb
komponen bangsa,’’ katanya Wakil Ketua KONI Buleleng I Gusti Lanang Agung Parwata mengatakan, lomba gerak jalan merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI. Lomba ini seperti tradisi dan jumlah peserta selalu meningat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Total hadiah
yang diperebutkan dalam lomba gerak jalan 8km termasuk dana pembinaan sebesar Rp 194 juta. ‘’Jumlah peserta yang mengikuti lomba gerak jalan 8 km tingkat SD tahun ini sebanyak 142 regu, sedangkan tahun lalu diikuti oleh 125 regu. Ini berarti terjadi peningkatan jumlah peserta sebanyak 17 regu,’’ katanya. (kmb38)
Bagas dan Ezra Belum Bergabung dengan Timnas Tangerang (Bali Post) Tim nasional U-22 Indonesia siap menghadapi lima laga di Grup B SEA Games 2017, Malaysia, kata asisten pelatih timnas Bima Sakti Karawaci, Tangerang, Selasa (8/8) kemarin. Namun, dari 25 pemain timnas yang menjalani pemusatan latihan, ada dua orang yang masih absen yaitu bek tengah Bagas Adi Nugroho dan Ezra Walian. Jumlah pertandingan di Grup B yang berisi enam negara itu lebih banyak dibandingkan Grup A dengan lima negara. ‘’Kami yakin dengan para pemain yang ada,’’ kata Bima usai mengawasi jalannya pemusatan latihan di Lapangan Sepak Bola Sekolah Pelita Harapan (SPH). Adapun pelatih timnas U-22 Indonesia Luis Milla memanggil 25 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Karawaci yang digelar 7-11 Agustus 2017. Namun, dari 25 pemain tersebut, ada dua orang yang masih absen yaitu bek tengah Bagas Adi Nugroho karena masih dalam penyembuhan cedera lutut dan penyerang naturalisasi Ezra Walian yang dipersilakan menuntaskan urusan terkait klub barunya. Bila Bagas belum bisa diperkirakan kesembuhannya, Ezra diyakini dapat tiba di Karawaci pada Rabu (9/8) atau Kamis (10/8). ‘’Yang pasti timnas punya Yabes dan Marinus sebagai penyerang. Ezra akan bergabung besok atau lusa dan nantinya akan beradaptasi dengan temantemannya yang lain. Pelatih Luis Milla akan memantau langsung perkembangan Ezra,’’ kata Bima. Gelandang timnas U-22 Evan Dimas menyebut dia
dan rekan-rekannya siap jika harus menghadapi lima pertandingan di SEA Games. Evan percaya pada strategi yang akan diterapkan tim pelatih di pesta olahraga multicabang Asia Tenggara tersebut. ‘’Kami siap dan optimistis bisa memaksimalkan hasil di setiap laga. Tim pelatih akan mengatur bagaimana stamina bisa terus terjaga,’’ tuturnya. Adapun latihan Selasa merupakan bagian dari TC terakhir timnas U-22 Indonesia untuk SEA Games 2017 Malaysia dan digelar pada 7-11 Agustus 2017 di Lapangan Sepak Bola SPH, Karawaci, Tangerang. Di SEA Games 2017 Malaysia, timnas U-22 Indonesia ada di Grup B bersama Thailand, Filipina, Timor Leste, Vietnam dan Kamboja. Timnas U-22 sendiri akan membawa 20 pemain inti ditambah satu pemain cadangan ke SEA Games 2017, Malaysia. Timnas U-22 dijadwalkan bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia pada Sabtu (12/8) dan akan melakoni laga pertama di Grup B pada Selasa (15/8) melawan juara bertahan SEA Games, Thailand. Pertandingan kedua dilangsungkan pada Kamis (17/8) kontra Filipina, lalu dilanjutkan versus Timor Leste pada Minggu (20/8). Pertandingan Indonesia melawan Vietnam dan Kamboja masing-masing diadakan Selasa (22/8) dan Kamis (24/8). Agar dapat lolos ke semifinal, Indonesia setidaknya harus menempati posisi kedua klasemen Grup B. Sementara Grup A SEA Games 2017 beranggotakan tuan rumah Malaysia, Myanmar, Singapura, Laos dan Brunei Darussalam. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Tkng Listrik 081236799699
Spa Trainer(Wnt 35Th) Pglm 3Th Dbthkn min STM/SMK Mesin 2 org Dcr Sopir SIM B1,tenaga Angkut CustSrvce Wnt23Th, 081999961157 Ditempatkan di Area Gianyar SMK Kompter,Cheker Wnt bs Comp B.BP.004.08.17.0000398 B.BP.001.08.17.0000583 Hub:08123601981 Mekanik Hub.425082-3 Dicari Pembantu untuk “Spa Therapist needed in Resort B.BP.001.08.17.0000440 B.BP.001.08.17.0000512 Batubulan.Gusti:081 2380 6901 in Raja Ampat.max 30 Year Dcr 1 Krywti min SMA Diutmkan Dcr Supir Pribadi Max 45th,SIM B.BP.153.08.17.0000584 Old,2 Year Experience and Bujang Hub:UD.Kabik Tlp.417052 A&C Pengalaman H.08128888867 Dicari Tenaga Pembantu B.BP.001.08.17.0000518 B.BP.031.08.17.0000538 Basic English Knowledge Rumah Tangga Hub.082340548377 Dcr Adm Min.Lls SMA Bs KompuDcr Supir yg pglmn utk PerusaRequired.Please Send CV to: B.BP.001.08.17.0000581 ter Lam PT.Inducomp Dewata Jl. haan.Lmrn krm ke Jl.Diponegoro hr@lotus-hotels.com. Receptionist Dcr Cewek Setiabudi No. 52 Dps Tlp.429715 7/6 Dps Telp.08123677999 B.BP.001.08.17.0000337 u/Fitness Penampilan Menarik B.BP.001.08.17.0000517 B.BP.001.08.17.0000451 *Dicari Staf Produksi bs Jarit Hub.0361-289700/081802987999 Dcr D III Farmasi&SMA Sdrt utk Dcr kary bisa Bhs Inggris utk Tangan,Gaji&Jam Kerja Menarik B.BP.153.08.17.0000586 DistbAlkesLamEmail:marta.ar Artshop Lukisan Hb:08123667044 085100574646(No SMS) Urgent!! Villa House Maid Wanted B.BP.001.08.17.0000525 una@gmail.com atau ke:Jl.GemiB.BP.001.08.17.0000579 ImmediatelySeminyak.Must Dcr 5Sopir&Sales Counter bs Bhs tir G.Suli A III/6 Biaung Dentim Bersih Kost Nusa2 Pria Tgl Dlm Speak English,as Villa Guests Inggris.MerrysTour.0361-238041 Telp.089501207084/462860 Rajin Jujur Sopan 085238203818 B.BP.001.08.17.0000407 are English.Motorbike Required B.BP.001.08.17.0000433 B.BP.001.08.17.0000510 Dcri Karyawan Laundry di Peti5 hours work/day,6 days/week Bth Admin(min SMU),Guru/MhsJur Dcr Krywan Kolektor Tabungan tenget Kuta Utara 082147086628 Requirements: Shopping, Hub:PT.BPR Pedungan Jalan Bhs Inggris & Matematika/Mipa B.BP.001.08.17.0000408 Breakfast Preparing P.Moyo No.1 Pesanggaran. untuk Bimbel Hub.08179791223 Dcri Kolektor Pngalaman,krm CV Maid Duties. Good Salary.Call B.BP.001.08.17.0000259 B.BP.001.08.17.0000489 ke:elsombrero_bali@hotmail.com 0812-388-3960 or WhatsApp Dcr Marketing,SMU, Jl.Kusuma Bth Sgr marketing Bali/Lombok B.BP.001.08.17.0000527 B.BP.001.08.17.0000479 P/W min SMA,Siap krj dg target bangsa 36 Dps Hub.08113978786 Dibutuhkan 1Superv Toko.Syarat B.BP.001.08.17.0000557 Dcr Waiter/ss,Cook, Kasir Pny kend Sndr.lam Lkp:Ruko Lulus Min D3,Max.35 Thn,Penglm Dcr PRT Wnt,Tdr Dlm,Lgs Krj,Seu/Resto di Renon 081916420095 Sudirman Agung Blok C-18 Dps Min.3 Thn di Toko bs Bhs B.BP.001.08.17.0000567 rius 081353193575 Gj 1,3-1,5Jt Inggris Min.Percakp Jual Beli Telp.0361-241169. bali@librata B.BP.001.08.17.0000013 Cr Spa Therapist Wnt Pglmn/ Sederhana bs Comp.Hrp CV & ma.com Dcr Pgw Cleaning service Cwo tdk,Gj+Komisi,Dikontrak, Dspln B.BP.001.08.17.0000439 Photo terakh Dikirim ke u/Htl Hub.081236157070 My Spa Gatsu Brt,085102686828 Cr.Sales Acc Gadget u/Bali & selvy@ccsbali.com B.BP.001.08.17.0000568 B.BP.141.08.17.0000563 Lombok laki2 pengalaman. Hub. DL 14 Agust 2017 Dcr Segera Supervisor u/Resto HK Dcr Cewek/Cowok u/Fitness B.BP.004.08.17.0000471 PT.Vivan Bali, 081237763718 di Renon Hub:081916420095 Hub:0361-289700/081802987999 B.BP.001.08.17.0000549 B.BP.001.08.17.0000566 Dicari shop manager B.BP.153.08.17.0000587 Dcr Urg Asst. Villa Manager Dcr Supir,Packing,Dokumen berpengalaman qual: Dbthkn D3 farmasi,Mrktng ekscu& Butles utk Seminyak/Umalas Cargo.Lmrn BEC Jl.By Pass Ngr Pria,FBservice management, tiv Pepsodent,3M,max 25Th,Lam: Hub:Agung 082146584344 Cobra Dental Jl.Tkd.yeh Aya 89 Rai 196 Sanur.Interview Tgl 11 bertempat di Ubud kirim CV ke or agung@bahasavilla.com 0361-264638 HP:087862281148. /8/17 Jam 10. Tel.081246282684 hr@gelatosecrets.com B.BP.001.08.17.0000544
B.BP.004.08.17.0000552
B.BP.821.08.17.0000537
B.BP.004.08.17.0000569
Dicari Staf bisa Bahasa Jepang Hub.081999040400
B.BP.154.08.17.0000494
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dicari sopir berpengalaman bisa Matic&Manual Hub.0361766308
B.BP.154.08.17.0000588
Dibutuhkan Segera Front Office /Reception di Hotel Pengalaman Min.1 Tahun, bisa Bicara Bahasa Inggris.Bawa CV dan Surat Lamaran Kerja Interview Hub.(0361)738-944 (Koko)
B.BP.004.08.17.0000564
Dibutuhkan Vila Manager untuk Penempatan Lepirate Nusa Ceningan(Aqua Nusa)Pengalaman Min 1 Tahun.Kirim CV & Job Letter ke Email hrd@lepirate.com
B.BP.004.08.17.0000550
Bth sopir pribadi bs matic, usia min 40th, jujur, rajin, Hub.Jl.Buluh Indah 789 Dps+
B.BP.005.08.17.0000605
M+Susu Mencari SPG,Sales Motoris GT 3jt up.Dion Gatsu IV Blok 1 No.11 Hp.08123660512 B.BP.001.08.17.0000511
PRT wnt KTP Tgl Dlm Rjin Jjr Gj Management Service company in Brsh 2Jt+THR Hb.081287191221 Sanur Bali is seeking Client B.BP.001.08.17.0000520 Support Administrator,Fluent Prsh Jasa Membthkn Tenaga Pria English,MS Excel,MS Word,Power Min SMA Hub.08123991503 B.BP.001.08.17.0000441 Point and internet.Mentally Dicari Segera Waitress,Receptistrong,Team work and able work onist(Female)&Cook Hub:PTBenoa to deadlines from instruction. Tirta Harum Telp:0361-775575 Email CV to (bhfs@cbn.net.id) B.BP.101.08.17.0000578
B.BP.004.08.17.0000274
Dibutuhkan Wanita Single Karyawati min SMA, SIM C, gaji Required Immediately Waitress Pengalaman u/Marketing,Paham tinggi, Hub. Jl.Buluh Indah 789 Dps for Seminyak Restaurant must B.BP.005.08.17.0000606 Sosmed,Komputer.Fas:Gaji+Bonus SpeakEnglish.Good Rates of Pay Dicari tamatan SMK Akuntansi dll.CV Email ke: Send CV to reservation@brazilia dan D III Administrasi, Hub: kusuma@dps.centrin.net.id naussiebbq.com or 081999094140 B.BP.001.08.17.0000547 085101282225/0361262086 Jln. B.BP.004.08.17.0000551 katrangan Gang.IX No.I Dibutuhkan karyawan menipedi SPG for silver & accesories. B.BP.001.08.17.0000516 berpengalaman,ditempatkan di Good English& experiences.Sanur Dicr OB Segera Tlp.722222 Jl. By pass Hub: 081999885358 08113866371/Kuta:08113866372 By Pas Ngurah Rai No.439 Dps B.BP.005.08.17.0000542 B.BP.821.08.17.0000087 B.BP.001.08.17.0000536 Dicari House Keeping Villa Elizabeth Int.Gianyar Cari OB Staff Wanted Web Design Word Daerah Umalas Hub. Jam 9-5 945887/082236362562 Press Program Hub:085857217219 Telp.082147164318 B.BP.004.08.17.0000555 B.BP.001.08.17.0000443
Dicari PRT Cewek u/Jaga Anak & bersih2 Mau tinggal dalem U/ Villa Sanur SMS ke 08123877799
B.BP.001.08.17.0000526
Dicari Pgwi Laki/Wanita serius kerja Tlp:081529343788(tdkSMS) B.BP.001.07.17.0002348
Dicari Supir Shuttle Mobil ELF Hub: 08113999707
B.BP.001.08.17.0000509
Dicari Chef Hub:Sidewalk Cafe Jl.Melasti No.8 0818555988
Karyawati min.SMA 081338251999 Penampilan Menarik,max.25Tahun
B.BP.001.08.17.0000522
Join us! PT.Clipan Finance Dibuka: Staff Surveyor (CMO) & Supervisor,Umur Max.30Thn, Brpengalaman,Info:081212420396 B.BP.001.08.17.0000102
B.BP.001.08.17.0000449
Supervisor Sales L/P Pend.Min S1 Max.35th.Pengalaman Spv Min.1Th SIM A/C Lam Email ke salestibdps@gmail.com B.BP.001.08.17.0000452
Lowongan 1.GM,2.Staff Konter, SINGARAJA 3.Mekanik,4.Supir SIM B1,Hub: Spa Therapist Wnta Max.30Th Yamaha Bisma T.Umar 142 Dps Berpengalaman H.087 761 787000 (0361-4722637 B.BP.001.08.17.0000430
B.BP.001.07.17.0002064
B.BP.001.08.17.0000582
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Jl CRV Prestige 2013 Tgn 1 Dr Baru, Putih Hub.0811395073
DIJUAL TANAH !Tanah Sawah 18Are 600M Pantai Antap-Tbn 22jt/A 085257539923
B.BP.004.08.17.0000558
SUZUKI
B.BP.167.08.17.0000541
Splash GL th’2012 silver Tangan 1 Hub.087 862 270 180
1,30A TyingTutul&Munggu Lingk Vila,085100221149/087860432230
B.BP.164.08.17.0000571
B.BP.164.08.17.0000574
Mega Carry’15,Ertiga GX’15, Mirage’14, Carry Pick Up’15 AsBal Hub:089619874461
BUC-Murah/Tnh Jepun Pipil Gatsu Tmr-Dps 9,1A(765Jt/A) Hub:08113899108/08123817654
B.BP.001.08.17.0000519
B.BP.001.08.17.0000327
Splash Merah’2013 Lngkap 112Jt Ng Panjer 081236502828
Dijual Tnh 5.8Are SHM Jl.Dewi Madri 1 Hub.081338727367 Nego
TOYOTA
Djl Tanah Pggr jalan SMKI Batubulan081337112202,087862275114
B.BP.001.08.17.0000553
B.BP.001.08.17.0000548
Agya’14 TRDS AT FullVar Record Auto2000 asDK Tg1,085103086699 *WA 085100410850/087860120877* Jual Rmh Mrh Singrja Subsidi & Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput Non Subsidi Hrg 141Jt.Tnh Kav B.BP.164.08.17.0000570 B.BP.001.08.17.0000575 80Jt/Are Lokasi diBungkulan SiAvanza G’2016 Putih Full Ori ngaraja dkt Kampus STIKES Hub. Cokro 377 H:085100462764 DISEWAKAN GEDUNG Ria 082332557418 08563925491 B.BP.001.08.17.0000528 DP Tnh Kav Bisa dicicil 3kali Dikontrakan Gedung+Gudang Toyota Nav1 2013 Type V Putih B.BP.001.08.17.0000445 Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan Istimewa BU 082144277772 B.BP.001.08.17.0000521 LT/LB 3500/3900m2,08123812222 DISEWAKAN RUMAH B.BP.153.08.17.0000585 Dikont Rm 2Lt 4KT 3KM RT,Dapur DICARI MOBIL Garase Jl.Nangka Utr Perum NuanDIJUAL RUKO Cari Mercy Segala Thn dgn 08123867366 3 Ruko+Rumah Lt2 Penamparan sa Nangka 10 Dps Kondisi:Pajak Mati Mesin B.BP.001.08.17.0000545 1,5Are H.085100856999 Pribadi Dikont.Rmh Tkd.Pancoran IVB/2 Trouble ato BPKB Dibank B.BP.141.08.17.0000561 Hub.081.24210.9999 Dps 2Kmr RTm Grs,081337267642 B.BP.001.08.17.0000560 B.BP.001.08.17.0000435 DIJUAL RUMAH BUC Djl Rmh Griya Alam Pecatu DICARI MOTOR DIJUAL TANAH Blok3/17 Ungasan LT84m2 LB48m2 081338294465 Djl Tanah 1,5A 2A 3A Buduk WA:08123928812/087860941609 Lingkungan Vila,H.082147454248 Beli Motor Bekas Segala Merk
DIJUAL MOBIL HONDA
Djl BRV16 Asli Bali Putih Hrg: 220 Ng Hub:08123669316
B.BP.101.08.17.0000572
RUPA-RUPA
B.BP.001.08.17.0000595
B.BP.001.08.17.0000580
DIJUAL MOBIL
SERVICE
B.BP.164.08.17.0000576
SERVICE
B.BP.001.08.17.0000409
Jl Tnh 10A 8A 30A Pecatu Bukit sebelah Villa Hub.081999117264
B.BP.101.08.17.0000577
Jl Tnh 12Are 10Are 8Are Br.Nyanyi Tabanan Hub:087860746511 B.BP.101.08.17.0000573
Jual Tanah 1Are Mekar Blok E3 Kepaon BUC 520Jt 087861421736 B.BP.001.08.17.0000513
Jual tanah 1 Are Renon 100 Mtr dr Jln Raya Murah 081353171816 B.BP.001.08.17.0000529
KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070 B.BP.001.08.17.0000092
DIJUAL VILLA Dijual Vila Sindu Sanur dkt Pantai siap huni Hub.08118442605 B.BP.033.08.17.0000565
BIRO JASA Siap Bantu Pajak SPT Tahunan & Bulanan NPWP SIUP 081338344155 B.BP.001.07.17.0002123
PELUANG BISNIS Dcr Partner Mendirikan Radio FM didaerah Jatim H081330053187
Free
SERVICE
n
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
ALUMINIUM
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
BIRO JASA
B.BP.001.08.17.0000385
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 B.BP.001.08.17.0000414
B.BP.001.08.17.0000533
ALUMINIUM
B.BP.001.08.17.0000534
SERVICE
SERVIS AC & KOMPOR GAS MENERIMA PANGGILAN SERVIS :
KULKAS BONGKAR PASANG M.CUCI CHILER W HEATER FREEZER BERGARANSI
AC
ALUMINIUM
085935324152 081338192225 C.0002128-srv
DIJUAL MOBIL GEBYAR DAIHATSU JULI READY SIGRA X K DP 11 Jt Angs 3 Jtan STOC NEW AYLA DP 6 Jt / Angs 2 Jtan BUNGA PICK UPMEN URUN DP 5 Jt / Angs 2 Jtan * 0,9 XENIA DP 11 Jt Angs 4 Jtan
TRESNA : 083 114762592 081999920686, 085100648598 C.0002125-mbl
SERVICE
SERVICE
SERVICE
FOTOCOPY
C 0000051 bkl
DWIJAYA TEKNIK
SPA
BIRO JASA
Desig
KEHILANGAN DISEWAKAN TANAH Hilang BPKB Mbl No.Pol DK972FW Dikont Tnh 3,7are strategis An.PT.Kurnia Inti Sejahtera Lok.Denpasar Hub.081239209534 B.BP.001.08.17.0000403
BIRO JASA
B.BP.033.08.17.0000540
Vocalist Solo Gitar utk Cafe Tnh 28A 100Jt/A Jln3m 2A 280Jt Hotel,Uthn,Wedng,081380539945 /A Lok Jagapati H.081338437957 B.BP.001.08.17.0000559
BENGKEL LAS
SERVICE
EKONOMI
18
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
Peneliti IPB Beber Teknologi Ubah Beras Mutu Rendah Jadi Premium Bogor (Bali Post) – Peneliti dari Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) memaparkan teknologi pengolahan beras ke beras untuk meningkatkan mutu beras dari yang berkualitas rendah menjadi beras kualitas premium. ‘’Teknologi pengolahan beras ke beras untuk meningkatkan kualitas beras mutu medium menjadi premium dilakukan dengan mesin tambahan selain yang umum digunakan oleh petani,’’ kata Dr. Rokhani Hasbullah, peneliti dari Teknik Mesin dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Selasa (8/8) kemarin. Ia menjelaskan, sebagian besar petani di Indonesia menggunakan alat penggilingan padi kecil dengan dua mesin yang meliputi mesin pengupas dan penyosoh gabah. Peralatan itu hanya bisa menghasilkan beras dengan derajat sosoh tidak
tinggi, yang masuk kategori beras mutu rendah. ‘’Di sini peluang pasar bagi pelaku bisnis supaya meningkatkan kualitas beras menjadi berkualitas,’’ katanya. Rokhani mengatakan, sekarang industri pengolahan beras ke beras (Rice to Rice Processing/R2RP) yang bisa mengolah beras mutu medium maupun rendah menjadi beras bermutu premium. Ia menjelaskan bahwa untuk meningkatkan mutu beras diperlukan tambahan mesin selain pengupas dan penyosoh, yaitu mesin pemisah batu dengan gabah, mesin untuk membuat beras mengkilap dengan bantuan uap, pemisah menir dan kotoran lain, mesin pemisah beras berdasar warna, dan pemisah beras kepala. ‘’Length grade ini bisa disetel apakah menginginkan beras kepala 100 persen, 95 persen atau 90 persen sesuai kelas mutu yang diinginkan,’’ katanya.
Ia lebih lanjut menjelaskan, dibutuhkan perlengkapan mesin seperti ban berjalan, penimbang otomatis, alat pengemas serta penyedot debu. ‘’Tentunya kalau kita bicara mutu secara fisik acuannya adalah SNI beras yang parameternya adalah kadar air, derajat sosoh, persentase beras kepala, butir menir, butir merah, butir kuning, butir kapur, benda asing dan butir gabah,’’ katanya. Selain dari bentuk fisik, ia menjelaskan, mutu juga ditentukan oleh preferensi konsumen yang biasanya lebih ditentukan oleh varietas dan daerah tumbuh. Varietas yang sama pun bisa jadi harganya berbeda karena rasanya memang berbeda sesuai daerah tumbuhnya. Ia mengatakan, dalam dunia bisnis bisa saja dilakukan pencampuran atau pengoplosan beberapa beras sejenis dari beberapa daerah untuk mendapatkan rasa, aroma dan tekstur
nasi yang disukai konsumen. Adanya jaminan mutu melalui penerapan cara berproduksi yang baik dan pelabelan yang mencantumkan fakta nutrisi atau izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan halal akan meningkatkan kepercayaan konsumen, dan membuat mereka bersedia membayar dengan harga lebih mahal tanpa merasa dirugikan. ‘’Namun sebagai konsumen mestilah cerdas,’’ katanya. Ia menjelaskan bahwa mengonsumsi beras premium tidaklah menyehatkan karena dengan derajat sosoh yang tinggi beberapa kandungan gizi pada beras seperti protein, lemak, mineral dan vitamin sudah berkurang, sementara porsi karbohidratnya meningkat. ‘’Kalau ingin sehat konsumsilah beras pecah kulit atau beras pratanak atau pangan lainnya yang memiliki indeks glikemik rendah,’’ kata Rokhani. (ant)
Triwulan II 2017, Ekonomi Bali Tumbuh 5,87 Persen
Denpasar (Bali Post) Pertumbuhan ekonomi Bali triwulan II 2017 mencatatkan beberapa indikator. PDRB Bali tercatat Rp 52,68 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB). Sementara jika diukur berdasarkan atas dasar harga konstan (ADHK), maka PDRB Bali triwulan II 2017 adalah Rp 35,94 triliun. Angka Rp 35,94 triliun menandakan adanya kenaikan 3,22 persen dibandingkan PDRB ADHK Bali triwulan I 2017 yang tercatat Rp 34,82 triliun. Sementara jika dibandingkan PDRB Bali triwulan II tahun 2016 maka tercatat peningkatan 5,87 persen, karena PDRB Bali triwulan II 2016 tercatat Rp 33,95 triliun. ‘’Yang biasa disebut angka pertumbuhan triwulanan adalah angka yoy, sehingga pertumbuhan
ekonomi Bali triwulan II 2017 5,87 persen,’’ ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, Senin (7/8). Jika dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya, maka angka 5,87 persen adalah pertumbuhan yang menguat dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya. Tetapi jika dibandingkan dengan triwulan II tahun 2016, maka menandai adanya perlambatan. Pertumbuhan ekonomi yang dicapai Bali pada triwulan II 2016 lebih kuat dari capaian triwulan II 2017. ‘’Sekalipun ada perlambatan, tapi tetap bisa dicatat pertumbuhan dengan besaran 5,87 persen adalah pertumbuhan yang bisa dikategorikan sebagai partumbuhan yang mengesankan,’’ tandasnya.
Ia berharap momentum ke depannya bisa dimanfaatkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Bali. ‘’Biasanya triwulan I merupakan triwulan konsolidasi, biasanya perekonomian belum mulai bergerak, masih ada persiapan berbagai hal. Dan persiapan itu baru mulai terealisasi di triwulan II,’’ ungkapnya. Jika dibandingkan triwulan II 2016, sehingga triwulan II 2017 ini terlihat lebih kuat dibandingkan pencapaian tahun lalu secara qtq. Dengan demikian secara yoy terjadi perlambatan, dan besarannya terkategori mengesankan. Ditambah secara qtq, pertumbuhan melebihi tahun lalu maka pertumbuhan Bali tidak dalam situasi yang mengecewakan sekalipun tidak mencapai harapan yang telah ditarget sebelumnya. (kmb42)
Terindikasi Pemecahan Simpanan
DJP Tegaskan Tak Ada Pajak Tambahan
Denpasar (Bali Post) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menegaskan pertukaran informasi data nasabah bank atau Automatic Exchange Of Information (AEOI) dari lembaga jasa keuangan (LJK) ke DJP tidak akan menambah beban pajak dan tidak mengharuskan wajib pajak membayar pajak tambahan. Pertukaran informasi tersebut hanya untuk kepentingan perpajakan. Untuk itu Perppu 1/2017 yang sudah disetujui oleh DPR menjadi UU terus disosialisasikan. Harapannya, untuk menepis kekhawatiran nasabah bank yaitu adanya tambahan pajak, selama penghasilan yang menjadi sumber atas dana nasabah tersebut telah dilaporkan ke dalam SPT Tahunan Pajak Penghasilan. Plt. Kepala Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali Cucu Supriatna menjelaskan, AEOI hanya untuk warga negara asing yang ada di Indonesia untuk pertukaran data. Hal ini juga sebagai upaya DJP untuk lebih meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam melakukan perpajakan. Angka kepatuhan pajak di Bali semester I 2017 dikatakan 90 persen dari total 300.000 orang yang telah terdaftar di pajak. Sedangkan target selama setahun adalah 92 persen.
Semua Transaksi SVF Nontunai
Denpasar (Bali Post) Gerakan nasional nontunai digencarkan. Salah satu kondisi keterpaksaan yang dibuat adalah dengan mengharuskan penggunaan nontunai di tol di seluruh Indonesia. Tak ketinggalan BRI sebagai bank penerbit uang elektronik juga menggencarkan gerakan nasional nontunai (GNNT). Upaya yang dilakukan adalah memfasilitasi Sanur Village Festival (SVF) 2017. Segala transaksi selama SVF harus menggunakan nontunai. ‘’Kita ingin mengedukasi masyarakat berharap dalam pelaksanaan Britama SVF semua aktivitas keuangan yang terjadi selama pameran bisa bersifat nontunai,’’ujar Dedi Sunardi, Pemimpin BRI Kantor Wilayah Bali, NTB dan NTT, Senin (7/8). Dengan demikian, Britama SVF kali ini tidak ada lagi transaksi tunai yang dilakukan tenant-tenant. Pembayaran nontunai yang bisa digunakan, tidak hanya alat pembayaran dari BRI yang bisa digunakan di sana tetapi juga dari bank penyedia lainnya. Jika tahun sebelumnya, transaksi BRI pada SVF 2016 adalah 12.500 transaksi, kali ini BRI menargetkan 100.000 transaksi selama 5 hari. Estimasi nilai transaksi yang ditargetkan adalah Rp 15 miliar. Selain itu pihaknya juga menargetkan penjualan kartu BRIZZI di Britama SVF, 12.500 kartu. (kmb42)
Dengan adanya peningkatan kepatuhan para wajib pajak diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak. ‘’Secara formal tingkat kepatuhannya cukup baik. Kita memenuhi kinerja,’’ ujarnya. Target penerimaan diakui sudah tercapai, hanya pembayarannya masih kurang. Objek pajak (OP) seperti pengusaha nantinya yang akan menjadi target peningkatan kepatuhan. Lanjutnya, pelaporan informasi data bank ke DJP hanya pada nasabah yang memiliki dana di atas Rp 1 miliar untuk orang pribadi, satu rekening dan tidak terpecah. ‘’Adanya peraturan tersebut, dikhawatirkan masyarakat akan memecah rekeningnya. Sebenarnya tidak perlu khawatir, karena semua uang yang tersimpan di LJK tentunya sudah kena pajak, sudah dipotong, berarti aman. Itu sudah dilaporkan. Kalaupun itu belum dilaporkan, hanya pembetulan saja di SPT,’’ tandasnya, Selasa (8/8) kemarin. Pada sosialisasi pertama yang dilakukan bekerja sama dengan BI dan OJK itu akan terus dilakukan. Pelaporan oleh ke DJP tersebut akan dilakukan mulai September 2018. Kepala OJK Regional Bali dan Nusa Tenggara Zulmi mengatakan,
pihaknya mengindikasikan pemilik dana Rp 1 miliar akan memecahnya dalam beberapa rekening, karena adanya fenomena peningkatan jumlah rekening secara signifikan secara nasional. ‘’Kita belum tahu pasti apakah ini indikasi karena berlakunya perppu ini kemudian mereka memecah rekening atau bagaimana,’’ ujarnya. Namun, menurutnya, meskipun dipecah atau digabung tidak akan berpengaruh pada jumlah pajak yang dibayarkan karena bank sudah menghitung. LJK nantinya wajib melaporkan nasabah yang memiliki dana di atas Rp 1 miliar tujuannya untuk memperkaya database dari perpajakan, bukan untuk meningkatkan pendapatan. Sedangkan AEOI untuk warga negara asing di Indonesia. Mengingat AEOI berlaku di 110 negara, maka indikasi memindahkan uang ke negara lain juga akan terdata. Di Bali sendiri pihaknya sedang mendata adanya indikasi pemecahan uang dalam beberapa rekening tersebut. Namun sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi seperti itu karena tidak akan memberikan dampak. Ia menambahkan, kerahasiaan data nasabah tetap berlaku, karena Perppu 1/2017 merupakan aturan untuk kepentingan perpajakan. (kmb42)
Bali Post/ant
BERAS - Pedagang beras di pasar tradisional.
Sri Mulyani Berharap Kinerja Ekspor Membaik
Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengharapkan kinerja investasi dan ekspor terus membaik pada triwulan III dan IV 2017, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun. ‘’Kami harapkan investasi dan ekspor akan terus membaik di triwulan III dan IV 2017,’’ kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (8/8) kemarin. Sri Mulyani mengatakan kinerja investasi dan ekspor sedang memperlihatkan momentum yang positif selama periode Januari hingga Juni 2017, sehingga masih diandalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada semester II 2017. Ia juga mengharapkan laju inflasi yang relatif rendah hingga Juli 2017 sebesar 2,6 persen, bisa membantu kinerja konsumsi rumah tangga yang belum tumbuh potensinya atau hanya tercatat sebesar 4,95 persen pada triwulan II 2017. ‘’Kami harap dengan inflasi yang tidak setinggi perkiraan awal, masih di bawah empat persen, momentum untuk konsumsi akan muncul lagi pada triwulan III dan IV,’’ kata mantan Direktur
Pelaksana Bank Dunia ini. Sri Mulyani memastikan pemberian bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan dan beras rastra bisa mendorong daya beli bagi masyarakat kelas menengah bawah dan ikut memberikan kontribusi kepada konsumsi rumah tangga. ‘’Eksekusinya memang agak terlambat, tapi itu bisa meningkatkan kapasitas masyarakat, terutama untuk kelas bawah, untuk bisa mendapatkan momentum dan meningkatkan konsumsinya,’’ jelasnya. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II 2017 tumbuh sebesar 5,01 persen (year on year). Pertumbuhan ini didukung oleh investasi
atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 5,35 persen, konsumsi rumah tangga 4,95 persen, ekspor 3,36 persen dan impor 0,55 persen. Namun, konsumsi pemerintah mengalami kontraksi dan tumbuh negatif 1,93 persen, karena realisasi belanja pegawai dan belanja barang yang turun dibandingkan periode sama tahun 2016. Meski demikian, belanja bantuan sosial dari pemerintah untuk perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan justru meningkat sebesar 18,61 persen pada periode ini. Dengan demikian, secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi nasional pada semester I 2017 tercatat mencapai 5,01 persen. (ant)
Bangun Rumah untuk KK Miskin
Pemerintah Kaji Tawaran Pengusaha Hongkong
Jakarta (Bali Post) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan pemerintah akan mengkaji tawaran perusahaan pengembang asal Hongkong, Cina, Zhong Yang-Chun Wu, untuk membangun perumahan rakyat menggunakan sistem modular yang diklaim lebih cepat dan murah. ‘’Itu kan tamunya Pak JK, ada ide-ide untuk bangun rumah murah, apartemen, public low cost housing, jadi apartemen untuk rakyat. Enggak ada komitmen apa-apa, tapi intinya mereka punya metode, teknologi pembangunan apartemen menggunakan modular system yang lebih cepat dan lebih murah, murahnya seberapa dia mau datang ke kantor saya,’’ kata Basuki di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (8/8) kemarin.
Basuki mendampingi Wakil Presiden dalam pertemuan dengan Lam Kin Chung, CEO Zhong Yang-Chun Wo, perusahaan pengembang asal Hongkong yang menawarkan pembangunan perumahan rakyat dengan sistem modular. Kementerian, menurutnya, akan mengkaji tawaran tersebut dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. ‘’Pasti saya akan bawa Balitbang karena Balitbang juga punya teknologi itu. Jadi kita yang penting lebih cepat, lebih baik, lebih murah,’’ katanya. Basuki menambahkan, pemerintah juga akan mempertimbangkan tawaran dari Lam Kin Chung, yang akan menyertakan progam pembiayaan pada setiap rumah rakyat yang akan mereka bangun. ‘’Belum ada persetu-
juan apa-apa, mereka hanya menawarkan saja. Membuka ide bahwa mereka bisa membawa teknologinya yang modular, kalau memang itu, ada program pemerintah sejuta rumah mereka bisa berkontribusi. Misalnya, seratus ribu rumah saja, mereka akan bawa financing juga,’’ katanya. Lam Kin Chung mengatakan konsep yang mereka tawarkan memang dirancang khusus untuk apartemen bagi masyarakat miskin berpenghasilan rendah. ‘’Kami berpikir bagaimana merancang perumahan untuk orang miskin di sini, sejujurnya saya cukup bagus di bidang properti di Hongkong, sehingga saya ingin membantu orang miskin untuk memiliki apartemen murah,’’ kata Lam, yang berencana segera menemui Menteri untuk membahas masalah itu. (ant)
19
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
KPK Bantah Perawatan Novel Dibiayai Asing
Bali Post/ant
MELANTIK - Presiden Joko Widodo melantik Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXIV tahun 2017 di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (8/8) kemarin. Presiden melantik 2.014 Pamong Praja Muda IPDN untuk nantinya akan disebar dan ditugaskan melayani masyarakat di seluruh wilayah Indonesia sebagai kader Revolusi Mental. (Beritanya di halaman 1)
Fahri Akui Lamban Pembahasan RUU
Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menduga politik legislasi pemerintah lebih banyak dikendalikan oleh pejabat eselon dua dan eselon tiga. Politik legislasi pemerintah bahkan meloloskan sejumlah materi rancangan undang-undang (RUU) yang diinisiasi pemerintah lolos di rapat kabinet karena tidak pernah dipidatokan ke presiden. ‘’Saya hanya khawatir gagasan RUU ini, idenya datang dan dibuat eselon 2 dan 3. Kemudian dikendalikan oleh eselon satu. Begitu sampai ke menterinya, oke saja dan tinggal datang ke DPR,’’ kata Fahri Hamzah dalam diskusi bertema ‘’Perlukah Penyederhanaan Target Prolegnas Memasuki Tahun Politik’’ di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/8) kemarin. Jadi begitu masuk pembahasan di DPR, kata Fahri, pejabat eselon satu dan eselon dua ini beradu argumentasi. Buntutnya, pembahasan RUU tak selesai. ‘’Pengalaman saya dalam mengoordinir fraksi-fraksi jauh lebih mudah ketimbang mengoordinir pejabat pemerintah. Itu contoh undang-undang yang umurnya panjang. Padahal DPR-nya sudah ganti periode. Sementara pemerintah masih berdebat,’’ imbuhnya. Oleh karena itu, ia minta publik tidak terlalu menyalahkan DPR manakala ada pembahasan satu RUU yang lambat untuk disahkan. Justru yang menjadi penghambat itu aparatur eksekutif. ‘’Contohnya UU Pemilu yang
lama sekali selesai, itu karena pemerintah yang berkeras agar presidential threshold 20 persen,’’ terangnya. Menurut Fahri, pengalamannya untuk menyamakan persepsi dalam hal materi RUU antarfraksi yang ada di DPR sangat mudah. Namun, kadang kubu pemerintah begitu susah, karena di antara mereka sendiri tidak ada kata sepakat, sehingga saat pembahasan DIM selalu saja DPR menunggu dari bersatunya dari pihak eksekutif. Contohnya di RUU Ketenagakerjaan dari Menaker berkeras bisa menangani semua masalah TKI, sementara BNP2TKI ingin juga menangani yang sama. Padahal jika bisa dibagi dua, TKI luar negeri ditangani oleh BNP2TKI, sementara Kemenaker soal TKI dalam negeri. Bisa selesai. Sekarang keinginan kedua orang ini masih belum ketemu, akhirnya pembahasan materi RUU menjadi tertunda lagi. Jalan keluar agar RUU yang diajukan oleh pemerintah ke DPR bisa cepat selesai, lanjutnya, maka perlu perhatian presiden untuk menyatukan aparatnya, sehingga ketika pembahasan DIM tidak lagi ada perbedaan satu departemen dengan departemen lainnya. ‘’Contoh RUU yang sekarang masih belum selesai adalah KUHP yang masih berkutat tentang peran polisi, kejaksaan dan KPK. Coba saja jika ketiga lembaga ini bersatu, maka soal KUHP itu bisa cepat selesai. Belum lagi KUHAP yang menunggu untuk direvisi,’’
Pengurus Baru Dari Hal. 1
Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengatakan pesamuhan madya merupakan kegiatan yang rutin dan harus dilakukan oleh PHDI Bali, minimal sekali dalam masa jabatan kepengurusan baru PHDI Bali. Pesamuhan Madya I tahun 2017 ini bertujuan untuk membahas isu-isu yang tengah terjadi di Bali, terutama masalah kesucian pura dan upacara yadnya yang tengah menjadi perdebatan di masyarakat Bali untuk dibuatkan suatu regulasi yang bisa dijadikan pedoman dalam melaksanakan upacara. ‘’Pura dibangun untuk menjadi salah satu benteng spiritual umat Hindu untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Namun, akhir-akhir ini pura dijadikan objek wisata, sehingga siapa saja bisa masuk ke areal pura, apakah mereka cuntaka, sebel, pacaran, dan lain sebagainya dengan alasan mereka sudah bayar. Sehingga status pura tidak lagi menjadi tempat suci, melainkan menjadi tempat wisata,’’ tandas Prof. Sudiana, Selasa kemarin. Selain dijadikan tempat wisata, dikatakan, kawasan kesucian pura di Bali saat ini juga mulai terusik dengan rencana pembangunan megaproyek Bali Crossing yang rencananya memban-
gun tower setinggi 375 meter untuk SUTET Jawa-Bali di kawasan hutan Segara Rupek, Gerokgak, Buleleng. Sebab, mengacu pada Bhisama PHDI Bali terkait dengan radius kawasan kesucian pura, disebutkan adanya batasan-bataan terhadap suatu proyek dari suatu kawasan suci. Salah satunya disebut dengan apaneleng alit yang batas jaraknya sekitar 2 kilometer. Namun, berdasarkan surat Bupati Buleleng kapada PHDI Bali, rencana pembangunan Jawa Bali Crossing tersebut berada di kawasan suci Pura Segara Rupek yang diperkirakan dapat mengganggu masalah kesucian pura dan budaya. Sebab, lokasi tersebut sangat dekat dengan kawasan wisata Pemuteran dan Pulau Menjangan yang saat ini sedang berkembang pesat. ‘’Bupati Buleleng beserta PHDI dan lembaga Hindu di Buleleng telah menolak rencana pembangunan Jawa Bali Crossing tersebut. PHDI dan lembaga Hindu di Kabupaten Jembrana dan Tabanan juga dengan tegas menyatakan sikap menolak pembangunan tower setinggi 375 meter tersebut, karena akan mengganggu kesucian pura dan budaya yang ada di sekitarnya. Kami di PHDI Bali menindaklanjuti penolakan rencana pembangunan tersebut dan membahasnya dalam pesamuhan
ujarnya. Diakuinya, di DPR ada juga sedikit hambatan ketika beberapa fraksi ingin partainya tidak terhambat dalam UU tentang Pemilu yaitu soal keberatan dengan presidential threshold 20 persen. ‘’Karena jika mereka tidak bisa mencapai 20 persen, maka tidak dapat ikut dalam proses pemilihan presiden,’’ tegasnya. Pengamat politik Hendri Satrio mengatakan untuk mengukur baik-tidaknya kualitas dari UU yang dihasilkan pemerintah dan DPR maka ukurannya produk legislasi itu harus mendapat kepercayaan publik. ‘’Sehingga hitungannya tidak kuantitatif juga kualitatif. Paling gampang begitu menilainya. Dan jangan melulu bicara undang-undang, karena kinerja DPR itu bukan hanya satu fungsi saja membuat undang-undang tapi juga ada fungsi-fungsi yang lain yaitu anggaran dan pengawasan,’’ kata Hendri. Di sisi lain, Hendri mengakui pemerintah terkadang ingin cepat menyelesaikan perdebatan dalam pembahasan dengan DPR, lalu kekurangan atau keinginan pemerintah yang belum terakomodir di UU diselesaikan dengan cara mengeluarkan peraturan pemerintah penganti undang-undang (perppu). ‘’Kalau kurang poin dari pemerintah maka bikin perppu, daripada repot dan repot bingung. Tetapi inilah kita akhirnya masuk ke dalam drama demokrasi yang lain,’’ kata Hendri. (kmb4)
ini, sehingga menjadi satu kesimpulan untuk bersamasama menolak rencana pembangunan Jawa Bali Crossing tersebut,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya berharap kondisi kekinian atau isu-isu yang ada di Bali harus segera diselesaikan dengan tiga konsep kerangka agama Hindu, yaitu Tattwa, Susila dan Upacara. Apalagi, menyangkut masalah kesucian pura dan upacaranya. Sehingga umat Hindu bisa menyelenggarakan upacara yadnya dengan baik dan tulus ikhlas tanpa adanya kendala karena sesuatu yang melanggar upacara maupun kawasan suci tempat upacara yadnya. ‘’Apa pun yang menjadi keputusan pada Pesamuhan Madya I PHDI Bali 2017 ini yang dipimpin oleh para sulinggih kita harus dipatuhi oleh krama Bali, lembaga maupun pemerintah, sehingga Bali trepti dengan basic agama Hindu,’’ pungkasnya. Selain menolak rencana pembangunan megaproyek Jawa Bali Crossing, hasil Pesamuhan Madya PHDI Bali juga merekomendasikan Pura Besakih sebagai pusat Siwaratri dunia dan membuat pedoman ngaben ngelanus, serta menginginkan adanya Gangga Prastista di Bali. (win)
Jakarta (Bali Post) – KPK membantah per nyataan yang menyebutkan perawatan penyidik KPK Novel Baswedan dibiayai negara asing. ‘’Saya kira itu sudah kami infokan sejak awal bahwa biaya perawatan tersebut ditanggung melalui mekanisme keuangan negara,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (8/8) kemarin. Dia menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menyebut biaya perawatan Novel Baswedan dibiayai negara asing dan menyarankan agar Novel Baswedan sebaiknya dirawat di Indonesia saja. Diansyah mengatakan, sebaiknya semua pihak menahan diri untuk tidak menyampaikan informasi yang keliru, karena itu bisa menjadi fitnah pada pihak lain, apalagi jika itu disampaikan pejabat negara. ‘’Jadi, sebaiknya tahan diri untuk menyampaikan informasi yang keliru, informasi yang bohong atau
informasi yang berakibat tidak baik. Sekali lagi kami tegaskan biaya itu dari mekanisme keuangan negara karena sebelumnya juga sudah ada koordinasi dengan presiden dan wakil presiden soal itu,’’ tuturnya. Tentang perkembangan terkini kesehatan Novel Baswedan, ia katakan ada kemungkinan tim dokter akan menerapkan operasi besar pada mata kirinya. Novel Baswedan adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus korupsi KTP elektronik, dengan kerugian negara sekitar Rp 2,9 triliun. Diansyah juga menyatakan soal pemeriksaan Novel Baswedan untuk keperluan pengungkapan pihak-pihak yang berada di balik penyerangan dia. ‘’Prinsipnya baik KPK, Novel maupun Polri sebenarnya sudah OK untuk melakukan pemeriksaan tetapi tinggal dikoordinasikan soal waktu dan perkembangan-perkembangan medis dari dokter,’’ katanya. (ant)
Jelang Nikah, Anggota Paspampres Meninggal Tabanan (Bali Post) – Diduga stres jelang pernikahan yang rencananya digelar 8 September mendatang, anggota Paspampres I Gede WDW yang tugas sebagai BaurPukes, asal Jegu, Penebel, Tabanan tewas di asramanya, Minggu (6/8) sekitar pukul 15.00 Wita. Kini mayat korban sudah berada di rumah duka. Kapolsek Penebel AKP I Nengah Sudiarta ketika dikonfirmasi membenarkan adanya anggota Paspampres asal Ngis Kelod, Jegu, Penebel meninggal. Namun, dia tidak tahu pasti penyebab meninggalnya termasuk dugaan bunuh diri. ‘’Ya, memang benar meninggal, tetapi penyebabnya saya kurang tahu,’’ ungkap Sudi-
arta, Selasa (8/8) kemarin. Dikatakan, jenazah korban sudah tiba di rumah duka Senin dan akan dikubur Rabu (9/8) ini. Sejumlah sumber mengatakan, korban memang sudah menikah secara kedinasan dengan pacarnya asal Klungkung. Dan rencananya 8 September akan melangsungkan resepsi pernikahan. Bahkan, undangan sudah siap disebar. ‘’Mungkin masalah internal keluarga,’’ duga sumber ini lagi. Danramil Penebel Kpaten Inf. Yudha Wicaksana belum bisa dikonfirmasi mengenai hal tersebut. Begitupun dengan Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan juga belum bisa dikonfirmasi. (kmb28)
Warna Kulit Dari Hal. 1
‘’Jangan pernah melakukan diskriminasi pelayanan berdasarkan warna kulit atau berdasarkan daerah asal atau agama dan lainnya. Itulah peran saudara-saudara dalam merajut persatuan dan kerukunan Indonesia kita,’’ kata
Jokowi. Presiden menjadi inspektur upacara pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXIV IPDN Tahun 2017. Dalam acara tersebut Presiden secara simbolis melantik 5 perwakilan dari 2.014 Pamong Praja Muda XXIV yang dilantik pada Selasa kemarin. (ant)
Jadi Biogas
Dari Hal. 1
Dalam diskusi kerja sama Bali Post dan Fakultas Pertanian Unud, Selasa (8/8) kemarin, Wirawan memaparka n b e b e r a p a a l t e r n a t i f pengelolaan sampah. Selain diolah menjadi kompos, biogas, atau didaur ulang, sampah juga bisa dikelola menggunakan mesin yang berbasiskan panas air (super critical water temperature). ‘’Teknologi yang digunakan adalah teknologi panas, menggunakan air yang dipanaskan sampai sekitar 1.600 derajat Celcius sehingga sampah itu, apa saja (organik dan anorganik - red) masuk saja ke situ, diolah kemudian akan menjadi arang briket. Anggaplah 100 ton sampah bisa menjadi briket sekitar 25 ton, mengurangi hingga seperempat,’’ jelasnya. Selain arang, lanjut Wirawan, pengolahan ini juga menghasilkan solar dari sampah plastik sekitar 10.000 liter. Kalau proses dilanjutkan lagi, arang akan menjadi abu putih dan volumenya hanya sepertigaratus volume sampah awal. Abu ini bisa digunakan untuk bahan semen, keramik, atau dibuang begitu saja sebagai pupuk di lahan pertanian. Kemudian panas juga bisa menghasilkan listrik. ‘’Ada juga air murni (H2O)
yang dihasilkan, jadi tidak perlu disterilkan lagi. Memang kemudian timbul masalah rasa di situ, kita minum air dari sampah. Ini masih dalam tahap penelitian yang kita kerjasamakan dengan pihak Jepang dan JICA,’’ imbuhnya. Menurut Wirawan, sejauh ini sudah ada mesin untuk mengurangi sam pah hingga seperempatnya. Mesin itu bahkan sudah banyak diterapkan secara komersial di Jepang. Fasilitas ini membutuhkan lahan seluas 2 hektar, termasuk tempat penampungan sampahnya. Sementara fasilitas mesinnya hanya membutuhkan 25 are. Namun kembali lagi, sampah cenderung masih hanya dilirik sebagai ‘’sampah’’, sehingga tidak banyak investasi yang mengalir ke situ. Di sisi lain, anggaran yang disediakan pemerintah untuk Dinas Lingkungan Hidup juga jauh lebih kecil dibandingkan dinas lainnya. ‘’Perhatian kita terhadap sampah itu memang masih kecil. Padahal, sampah itu adalah sesuatu yang harus kita tangani dengan baik, karena di situlah sumber bersih, bersih itu adalah sumber sehat. Ada penanganan secara sosial budaya, ada penanganan secara teknologi,’’ pungkasnya. (kmb32)
Sampah Plastik Dari Hal. 1
Menurut Suarjana, 10 persen dari sampah anorganik atau hampir 249,9 meter kubik per hari merupakan sampah plastik. Selain merusak estetika, sampah plastik juga cukup lama terdegradasi oleh tanah apabila ditanam. Namun bila dibakar, sampah plastik menghasilkan zat racun dioxide. Itu sebabnya, sampah merupakan satu dari tiga masalah fundamental yang harus diselesaikan karena menyangkut pandangan wisatawan terhadap Bali. Dua masalah lainnya adalah sanitasi lingkungan dan kemacetan lalu lintas. ‘’Sistem kita selama ini buang-angkut-TPA, hanya itu saja. Tidak ada perlakuan lain. Jadi sampah ini hanya terkonsentrasi di TPA, bukan kita menyelesaikan di rumah tangga. Sebenarnya, penyelesaian sampah yang terbaik adalah dengan model 3R (Reduce, Reuse, Recycle),’’ jelasnya. Suarjana meyakini ketika sampah diselesaikan di rumah tangga dengan model 3R maka residu yang terbuang ke TPA hanya tinggal 13 persen. Salah satunya dengan mengubah sampah organik menjadi kompos. Saat ini stok sampah di TPA Suwung, misalnya, sudah mencapai 18 juta ton. Itu belum termasuk potensi sampah yang masuk setiap harinya antara 1.200 sampai
1.500 ton. ‘’Tingginya sekarang sudah 18 meter, melebihi batas ketinggian bangunan 15 meter. Sampah kalau dibiarkan begitu, pertama, metana yang keluar. Metana adalah gas yang gampang terbakar, sekali terbakar tidak akan bisa diselesaikan lagi. Kedua, H2S atau bau, belum lagi plastik yang paling tidak kelihatan (mikro plastik) sudah mulai air kita kena. Suatu ketika terakumulasi di dalam tubuh, bisa membuat kesehatan terganggu,’’ paparnya. Suarjana menambahkan, sampah kini tidak hanya menjadi permasalahan di darat. Dari hasil pemantauan di Tukad Rangda, Tukad Balian, dan Tukad Mati, rata-rata ada 6 sampai 8 meter kubik sampah yang masuk ke sungai-sungai itu. Di hari libur, sampah yang didapat bisa lebih banyak lagi. Sampahsampah ini kemudian mengalir ke laut, dan tentu saja dapat mencemari biota laut. ‘’Dampaknya terhadap terumbu karang, itu 12 sampai 15 persen terjadi kerusakan. Kemudian kerusakan pada mangrove, padang lamun, dan sebagainya. IKLH Bali sekarang 0,42 dari angka mutlak 1. Artinya bahwa indeks perilaku dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan ini rendah dilihat dari 5 indikator, mulai dari sampah, efisiensi energi, dan sebagainya,’’ pungkasnya. (kmb32)
27 Peluru Dari Hal. 1
Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan anggota Brimob Ida Bagus Suda Suwarna diduga dianaya orang tak dikenal dan kehilangan senjata laras panjang jenis AK 101, beserta tiga peluru hampa dan 27 peluru karet. Terkait kasus itu, Polda Bali membentuk tim gabungan terdiri dari anggota Propam, Brimob, Reskrim dan Intelkam untuk melaku-
kan investigasi. Pascakejadian penyerangan dan perampasan senjata itu, puluhan personel Brimob diturunkan untuk melakukan penjagaan. Bahkan setiap kendaraan yang keluar dari Hotel Ayana dilakukan pemeriksaan untuk mencari keberadaan senjata dan pelaku. Sejumlah anjing pelacak juga diturunkan untuk melakukan pencarian. Hingga sore hari, sejumlah personel masih melakukan pencarian di sekitar lokasi. (edy/rah)
Jadi Catatan
Dari Hal. 1
Sama seperti hasil yang diumumkan Sabtu lalu, anggota Fraksi PDI-P DPRRI itu berada di atas figur lainnya. Dia mengungguli Bintang Puspayoga, Nyoman Dhamantra, Wayan Geredeg dan Eka Wiryastuti. Gambaran ini merupakan cermin dari aspirasi masyarakat Bali dalam menentukan pemimpinnya ke depan. Pun demikian halnya dengan pemimpin partai politik di pusat. Aspirasi ini tentu akan menjadi catatan dalam mengeluarkan rekomendasi dalam pilgub mendatang.
Seperti yang disampaikan Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto (BP, 8/8) bahwa momen ini adalah pilkadanya rakyat, maka rakyatalah yang menjadi hakim tertinggi dalam mengambil keputusan. ‘’Untuk itu di dalam seluruh proses yang dilakukan partai tidak boleh ada gap antara apa yang diharapkan oleh partai dan yang disampaikan oleh rakyat terhadap pemimpin terbaik untuk membawa Bali yang lebih berkemajuan, berkeadaban dan menjadi contoh konkret di mana Pancasila dibumikan dengan baik,’’ ujarnya. (*)
Rabu, 9 Agustus 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana
Upacara Pitra Yadnya (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Sabha Parwa (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV
09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata Pura Durga Kutri 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Folk Song 12.00 Puja Trisandya
12.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita
Sanggar Semara Ratih (3) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Ambarasram 17.05 Healthy Life 17.30 Taman Sari : TK Pranyandari (2) 18.00 Puja Trisandya
18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Adi Kamaks Finance 21.00 Pusppet Show 21.30 Ajeg Bali
Harmoni Tektekan dan Okokan 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Batuyang (4) 23.00 Lila cita Calonara Griya Budha Tanggahan Bangli (2)
16 Pages
148 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c online: http://www.intern
9, y, August
Wednesda
e, Pattinson a dog cag thriller Sleeping inn for ‘Good Time’ pares dow , August 9, Wednesday
2017
2017
to accustomedcatPattinson, taking a a Actor Robertwas reduced to food, “Good Time,” LOS ANGELESand gourmetof his latest movie York City. set luxury trailers set in New cage on the thenap in a dognocturnal crime thriller out in U.S. “Good Time,” shot mostly fast-paced
was on the lights and aters on Friday, cameras setting up handheld “We were City borRob?’ I look ‘Where’s cage, a huge with of the New York Connie I was like, streets is a dog following over and there(Pattinson) is in there ough of Queens,odyssey filled with dog cage andthe film’s co-director on an all-night low sleeping,” said in an interview. misadventure. sacrifices for the The actor’s Josh Safdie was pissed,” an amused film has paid shooting at budget independent for his post“The dog at, added. “Just reviews Pattinson we were shooting off in rave Sam the pace of always on. We didn’t ”Twilight” performance. film critic TheWrap.com you’re kindtrailers.” Pattinson’s compared known even have actor, best Cul- Fragosoadrenalized performance” crime The British “manic vampire Edward Niro in 1973’s for playing“Twilight” young adult to Robert De Streets,” while Emily said portrays “Mean len in the film franchise,Connie in thriller of New York Magazine “some of romance named with Yoshido actor delivered a psychopath who is obsessed the British of his post-franchise “Good Time,”developmentally chal-a the best work career.” (rtr) breaking his out of prison after journeyman lenged brother attempt. botched robbery
KCNA/via
ntal ballistic
REUTERS/Mario
Anzuoni
for a portrait Safdie pose2017. and Ben 2, U.S., July Joshua (C) California, (L) and directors in Los Angeles, Robert Pattinson “Good Time” Cast member the film while promoting
s star hope lord tor Who” New “Doc fear a female time t fans don’
up to or
REUTERS/Fred
Jodie Whittaker
look you potentially love don’t - there that characters that you the same as the particularly to look “In this worldthat’s a great thing, necessarily have we can celebrate the and hopefully before - you know, aren’t rules - Jodie Whittaker, as I bedifferences.” LONDON as the lead role of you know, so hopefully, as excited the fact of the BBC that she be cast is excited, first womaniconic sci-fi programme She told everyone the role would exhopes on am,” she added. viewed the BBC’s expressed lieved getting a curse”, and was largely her Her casting fans and commen- “a blessing and that media interest “Doctor Who”, fans will embrace by rather Monday that positively some on social media pressed the hopelife would die down: of diversity a man. role as a symbol tators but the role of the Doctor in her personalexciting”, she said. shift from than fear the 35, breaks a tradition by a woman. “It’s not very one of the argued that Who” is Whittaker, of the television se- should not be playedshe had missed “Doctor scripted prothat start back to the that the Doctor is a man, Whittaker said she was not a social BBC’s most popularinspired a deas and has ries in 1963the universe as a “time countries, the the reactions in several and fan that grammes, travelling box to protect media user. Whittaker hopes the voted fanbase conventions 13th fans of Ultimately, lord” in a telephoneevil aliens. with clubs, She will be the will help combat weak and you know, my gender her casting embrace diversity. publications. to the fans,” “I hope, (rtr) to young boys thing for her first programme we can say the people Doctor. in “Now isn’t a fearful BBC, that told the since her cast- and young girls Whittaker interview broadcast last month. Photo No. 106 Dps ing was announced Prouser/File
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
onal Bali
find Internati
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Post at:
Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
undated seen in this missile is
REUTERS
photo
Tillerson in Thailand presses for more action on North Korea
s nd presse rea Ko in Thaila Tillerson action on North for more
4” intercontine 8, 2017. of the “Hwasong-1 on August test launch successful in Pyongyang tion of the Agency (KCNA) News commemora issued in Korean Central A new stampNorth Korea’s by released
by to Prayuth the has spoken him to
submarines, of Chinese lion worth helicopters, besides tanks and of a new rail link. is Thai-
Trump construction friction invited leaders fora telephone and but no date has Another source of over the United surplus last House, pressed Thai since land’s trade the 11th largest on Tuesday by a U.S. officialhas been Whiteset yet. Tillerson groups have States. It was $19 billion, although been top priority rise in re-estab- year, at nearly of State Rex level visit to Thailand Human rights about the expect a sharp the highest States. Tillerson’s North Korea. - U.S. Secretary voiced concern relations while Thai officials to reduce it. streams for Korea during with the United BANGKOK to crack U.S. imports visit to community lishment of normal on North relations more to cut funding American five-hour condoand junta continues be a more action in 2014 soured residence to do spoke to the During his “It would signed a rela- Thailand’s last week King on critics. for Tillerson to Bangkok, Tillerson the ambassador’s military coup Asian countries revered late death exclusively Koreans at to down the 200-year-old mistake diplomatic reported book for the urging Southeast to continue highlighted practical of North whose
want positive has in the lence Adulyadej, the throne even in its not condition States believes that the number into Thailand tionship. “We on improvements Mat- Bhumibol decades on The Unitedfront companies are slipping illegally months. that relationship, Tillerson Tillerto and growand downs,” he said. minister, relations of human rights,”Rights after seven recent in Thailand. at North Korean and is trying surged in ups protection of the Fortify own politics foreign was felt deeply his attendance follows to shut them Thailand’s record were also in met Thailand’s active in Thailand , before junta thew Smith, son’s visit the Thais forum in Manila for East strengthens Don Pramudwinaialso emphasised group, told Reuters. seized power a regional security encourage Secretary Susan human rights (rtr) military as Washington ally in the chief Prayuth. Don resolution on down, Assistant Thailand’s after months of at the weekend. its oldest Pacific Affairs Til- focus, U.N. to Asian and reporters aboard are relations with were downgraded support for the in May 2014 with a promise but told they also be heard want Thornton News can at Global The companies hub region after the coup. “We North Korea. his meeting with street protests restore democracy, before in “Bali Image” from 9.30 lerson’s plane. as a regional reporters as a strengthFollowing following 96.5 and Don told between eventuallywill not happen Radio FM am. Listen to frequently, Thailand to emerge using Bangkok constitution Tillerson, that respects trade their names until 10.00 FM at http:// for had elections and a new democracy rights and fun- in Bangkok that and change m next year political say Global Radio North Korea human Prime ened she said. ten2myradio.co Tillerson, at home and Thailand and much as 94 per- retains a powerful guarantees at http:// d has globalfmbali.lis by as Before meeting Chan-ocha said damental freedoms streaming army. http:// role in advancinga dropped the past year.”Thailan or live video a U.N. the the Since the coup, Thailand with li.com and a leading li. Minister Prayuth cent over a good member of is on plays security and prosperity,” radioglobalfmbanel/global-fm-ba would support more closely said. Thailand on new sanctions regional will act as aligned itself this year approved ustream.tv/chan ... one result spokesman and resolution over its missile tests. US embassy $500 milUnited Nations dropped significantly. told Beijing, of more than Pyongyang no mention of specific trade which 94 percent,” Don purchases DOWNS” “UPS AND But he made It dropped U.S. President Donald encourspecific was action. no States reporters. offered when he The United to take as many Tillerson can human rights aging Thailandrefugees as it message on said. Reuters North Korean handle, Thornton
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Rabu Umanis, 9 Agustus 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
KPK Benarkan Ada Penindakan di Riau
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya kegiatan dari tim di bagian penindakan di Provinsi Riau. ‘’Ada kegiatan tim di bagian penindakan di Riau tetapi kami belum bisa menyampaikan secara rinci siapa dan apa serta dalam konteks apa itu dilakukan,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (8/8) kemarin. Sebelumnya, pejabat Sekretaris Daerah Kota Dumai Provinsi Riau Muhammad Nasir batal berangkat dari Embarkasi Haji Batam Provinsi Kepulauan Riau pada Sabtu (5/8) karena dicekal oleh KPK. ‘’Akan kami sampaikan ketika hal tersebut kalau sudah lengkap karena tim masih di lapangan dan ada beberapa kebutuhan penindakan yang tidak bisa kami ungkap ke publik,’’ kata Febri. Sementara soal pencegahan itu, Febri menyatakan KPK hanya bisa melakukan pencegahan sepanjang itu sesuai dengan Pasal 12 huruf b Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. ‘’Di sana diatur pencegahan bisa dilakukan dalam proses lidik, sidik, dan tuntutan. Secara persis nanti akan kami sampaikan kembali informasinya karena ini terkait dengan strategi penindakan,’’ ucap Febri. Sebelumnya, pejabat Sekretaris Daerah Kota Dumai Provinsi Riau Muhammad Nasir batal berangkat dari Embarkasi Haji Batam Provinsi Kepulauan Riau pada Sabtu (5/8) karena dicekal oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. ‘’Pencekalan dari KPK yang mengajukan ke direktorat di pusat. Kalau itu permintaan KPK berarti perkara tindak pidana korupsi. Berangkat lewat mana pun akan diblok,’’ kata Kepala Imigrasi Pekanbaru Pria Wibawa di Pekanbaru, Senin (7/8). (ant)
Perlu UU Anti-Makar
Jakarta (Bali Post) – Undang-undang yang mengatur kejahatan makar diperlukan di Indonesia, mengingat saat ini tengah krisis kedaulatan negara. ‘’UU baru mengatur kejahatan makar bisa masuk dalam tindak pidana khusus, seperti halnya dengan tindak pidana terorisme,’’ kata pengamat hukum Hasan Basri, Selasa (8/8) kemarin. Undang-undang yang mengatur kejahatan makar itu, katanya, berisikan soal pencegahan, deteksi dini, dan unsur-unsur yang bisa dikenakan dalam tindak pidana itu. Definisi makar itu harus juga dipertegas kembali dan harus dibedakan dengan orang yang mengkritik atau menyampaikan aspirasi terhadap pemerintah atau DPR. Orde Lama pernah memberlakukan UU Nomor 11/PNPS/1963 tentang Pemberantasan Kegiatan Subversi, yang kemudian tetap diberlakukan Orde Baru. Suasana kebatinan pada saat itu adalah revolusi dan konflik kawasan Asia Tenggara serta dunia. UU Nomor 11/PNPS/1963 tentang Pemberantasan Kegiatan Subversi baru dicabut pada 1999, sejalan pemberlakuan UU Nomor 26/1999 tentang Pencabutan UU Nomor 11/PNPS/1963. Alasan mendasar adalah menciptakan ketidakpastian hukum dan berlawanan dengan HAM. Penggunaan atau pengenaan makar yang menggunakan KUHP saat ini, kata Basri, cenderung bisa membungkam aspirasi masyarakat. ‘’Harus dipertegas unsur-unsur kategori makar,’’ katanya, yang mengangkat soal makar dalam disertasinya di Universitas Jayabaya, Jakarta. Ia juga menyebutkan UU Makar harus melibatkan peran TNI karena hal tersebut berkaitan dengan kedaulatan negara. ‘’Bukan ranah Polri untuk menangani pidana umum saja,’’ katanya. Sebelumnya, sejumlah tokoh nasional ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana makar, di antaranya Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Kivlan Zein, Sri Bintang Pamungkas, dan Ahmad Dhani. Hingga sekarang, penanganan perkaraperkara makar belum jelas kelanjutannya. Atas dugaan makar ini, penegak hukum menerapkan pasalpasal KUHP. Polisi menyatakan delapan orang di antaranya dijerat Pasal 107 juncto pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP. Pasal 88 KUHP menjelaskan, ‘’Dikatakan ada pemufakatan jahat, apabila dua orang atau lebih telah sepakat akan melakukan kejahatan’’. (ant)
OUTLET - Salah satu outlet di Park23 Mall.
Bali Post/ist
Park23 Mall Usung Konsep ”Komplit dan Harga Miring” Park23 Mall yang terletak di area Tuban, merupakan pusat perbelanjaan yang sesuai digunakan sebagai meeting point dan transit mall. Selain dekat dengan bandara, Park23 Mall juga mengusung konsep terbaru bagi shopping mall di Bali, yakni “Komplit dan Harga Miring”. Menurut GM Centre Park23 Mall, Enny Setiady, konsep terbaru dari Park23 Mall ini yang membedakannya dengan shopping mall lain. Ia mengutarakan ide konsep terbaru dari Park23 Mall ini sudah pasti membawa angin segar bagi para pelanggan, terutama di sekitar Kuta, Denpasar, Jimbaran dan Nusa Dua. “Konsep ‘Komplit dan Harga Miring’ yang dimaksud adalah berbagai kebutuhan fashion dan apparel semua ada di Park23 Mall dan harga yang ditawarkan “miring” dibanding harga produk yang sama yang dijual di mall lain, atau dengan kata lain memberikan lebih dari yang dibayarkan,” ujarnya. Ia menerangkan beberapa point penunjang konsep “Komplit dan Harga Miring” di Park23 Mall ini adalah
terdapatnya toko-toko outlet atau factory store dari merek-merek International maupun lokal, seperti Mango, New Look, Cath Kidston, The Executive, Color Box, dan Et Cetera. “Yang terpenting semuanya dibandrol dengan harga “miring” sampai dengan 80%,” sebutnya. Untuk menonton bioskop pun, Cinema XXI di mall ini merupakan yang termurah di Bali. HTM Senin-Kamis Rp 35.000. Di Park23 Mall juga terdapat Anang family karaoke. Lanjutnya, akses yang mudah untuk dijangkau tidak perlu terjebak macet juga jadi salah satu poin penting. Selain itu, mall ini juga memiliki fasilitas parkir yang baik, sehingga tidak khawatir dengan keamanan kendaraan. “Sebagai meeting point dan hang-out teman beserta keluarga, pengunjung bisa menyediakan dana yang bersabahat. Bagi yang ingin berekreasi dengan keluarga tepat sekali ke Park23 Mall karena tepat di sampingnya terdapat Circus Water Park yang merupakan wahana taman air keluarga,” jelasnya lagi. (iah)
Survei CNN
Trump Makin Tak Dipercaya Rakyat Bali Post/rtr
Washington (Bali Post) -
Pada enam bulan pertama pemerintahannya, tingkat penerimaan publik kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencapai titik terendah, paling tidak menurut survei CNN terbaru. Hasil survei CNN menyimpulkan dua pertiga rakyat Amerika tidak lagi mempercayai apa yang mereka dengar dari Gedung Putih. Total 38 persen masih menyetujui cara Trump menjalankan pemerintahan, namun jauh lebih banyak lagi, 56 persen yang tidak menyetujuinya. Dia menjadi presiden pertama AS yang tingkat penerimaan publiknya paling rendah dalam enam bulan
pertama pemerintahan, dan yang kedua setelah Bill Clinton yang berada di level di bawah 50 persen. Clinton sendiri lebih baik yakni 44 persen pada periode sama tahun 1993. Antusiasme kepada Trump juga anjlok di mana hampir separuh peserta jajak
pendapat menyatakan sangat tidak menyetujui cara Trump menjalankan pemerintahan (47 persen), sedangkan yang masih berpikiran positif hanya 24 persen. Di kalangan Republiken juga penerimaan kepada Trump jatuh dari 73 persen
pada Februari menjadi 58 persen untuk saat ini. Di kalangan warga kulit putih tak berpendidikan tinggi yang menjadi pendukung inti Trump, hanya 35 persen yang masih mendukung cara dia berpemerintahan, atau turun 12 persen dari angka Februari. Saat bersamaan ketidaksetujuan dari kalangan Demokrat mencapai 80 persen. Persepsi bahwa presiden akan membawa perubahan juga meredup, di mana hanya 43 persen yang menilai
Trump akan melakukan perubahan untuk AS atau turun dari 48 persen pada April. Sementara mereka yang berpandangan Trump akan efektif menjalankan pemerintah hanya 38 persen, padahal April lalu masih 44 persen. Mengenai informasi dari Gedung Putih, hanya 24 persen warga AS yang percaya sekali kepada apa yang keluar dari mulut Gedung Putih, sebaliknya 30 persen yang menyatakan sama sekali sudah tidak mempercayainya. (ant)
Taylor Swift Hadiri Sidang Dugaan Pelecehan Seksual Taylor Swift hadir dalam sidang di Denver saat pengacaranya memilih juri untuk persidangan terkait dugaan penyiar radio Colorado melakukan pelecehan seksual pada Taylor empat tahun silam dalam sebuah pemotretan. Taylor yang mengenakan jaket hitam dengan atasan putih menyaksikan proses persidangan, menulis beberapa catatan di atas kertas. Saat hakim memperkenalkan Taylor, dia berbalik dan menghadap para juri. Taylor akan dimintai keterangan saat persidangan mengenai insiden yang membuat David Mueller dipecat dari radio itu. Taylor menuduh Mueller meraba-raba bokongnya saat mereka berpose untuk foto di acara temu penggemar sebelum konsernya di Denver pada 2 Juni 2013. “Itu bukan tak disengaja, itu memang disengaja, saya sangat yakin,” kata Swift. Mueller (55) sebelumnya menggugat lebih dulu, dia mengklaim bahwa Swift berbohong dan menekan manajemen radio untuk memecatnya. Swift membalas gugatan tersebut. Para pendukung Swift diperkirakan akan menghadiri persidangan. Sebagian datang sejak Senin, ada pula yang datang dari jauh seperti Meksiko dan Venezuela. Mueller menyangkal tuduhan Taylor yang ia sebut “omong kosong”. Taylor mengatakan perwakilannya memberitahu manajemen radio mengenai insiden itu, tapi dia tidak meminta Mueller dipecat. Mueller dipecat dua hari setelah insiden akibat melanggar klausul moral dalam kontraknya, demikian Reuters. (ant)
Jun Bintang dan Lebri Partami
Jun Bintang
Perkenalkan Single ”Jodoh”
Bali Post/rtr
Robert Pattinson
Tidur di Kandang Anjing Aktor Robert Pattinson, yang terbiasa dengan fasilitas mewah saat bekerja, rela tidur siang di kandang anjing di lokasi syuting film terbarunya “Good Time”. Sebuah film thriller kriminal bertempo cepat yang berlatar belakang di New York. “Kami sedang mengatur
Bali Post/ist
lampu dan saya bertanya ‘Mana Rob?’ Saya melihat ada kandang anjing yang besar, dan Pattinson di dalam sana sedang tidur,” kata sutradara Josh Safdie dalam sebuah wawancara seperti dilansir Reuters. “Anjingnya kesal,” seloroh Pattinson. Aktor Inggris yang dikenal
Bali Post/rtr
PROMOSI - Robert Pattinson (kiri) dan sutradara Ben Safdie berfoto saat promosi film “Good Time” di Los Angeles, AS.
lewat peran vampir Edward Cullen dalam “Twilight” itu memerankan psikopat bernama Connie dalam “Good Time”. Connie terobsesi mengeluarkan saudaranya yang memiliki keterbelakangan mental dari penjara setelah mencoba merampok. “Good Time” tayang di AS pada Jumat, sebagian besar adegan diambil dengan kamera handheld di jalan-jalan New York, mengikuti perjalanan Connie. Pengorbanan sang aktor untuk film independen dengan bujet kecil itu terbayar dengan ulasan-ulasan atas penampilannya pasca- “Twilight”. Kritikus Sam Fragoso dari TheWrap.com membandingkan penampilan Pattinson dengan performa Robert De Niro dalam film “Mean Streets”, sedangkan Emily Yoshido dari New York Magazine mengatakan aktor Inggris itu memperlihatkan penampilan terbaiknya. “Good Time” mendapat rating 100 persen di RottenTomatoes.com. (ant)
Berduet dengan Lebri Partami, Jun Bintang kembali rilis single terbarunya. Lagu “Jodoh” ini diluncurkan lengkap dengan video klipnya pada Senin (7/8) malam. Jun Bintang bukan kali ini saja berduet dengan Lebri. Sebelumnya, duet ini juga sukses menyanyikan lagu “Sayang”. Lagu “Jodoh” ini merupakan lagu yang sudah pernah direkam di album sebelumnya yang bertajuk ke-Bintang. Sehingga, lagu ini tidak asing lagi untuk didengarkan. “Semuanya berlangsung singkat. Rekaman lagu ini hanya memakan waktu satu hari di Dimas Studio PCA, dan suting video klipnya kami lakukan selama dua hari di sebuah pulau kecil di daerah Buleleng, yang kami sebut Pulau Jodoh. Ini sebutan kami saja, karena nggak tahu nama pulaunya,” tutur Jun Bintang sambil tertawa. Mengenai lagu “Jodoh”, Jun menuturkan, bahwa lewat lagu ia paham dan sadar, anak-anak muda sekarang sedang demam lagu cinta dan patah hati. Kendati demikian, ia mengelak jika dikatakan hanya mengikuti selera pasar.
Lagu “Jodoh” tidak se-mellow lagu “Sayang”. Alasan kuat bagi Jun untuk merilis duet terbaru ini, setelah melihat respons bagus terhadap video amatir saat ia dan Lebri latihan lagu “Jodoh” yang diunggah di YouTube. Lebri Partami, pasangan duet Jun, merupakan pendatang baru di belantika musik pop Bali yang cepat melejit. Selain duet dengan Jun Bintang, belum lama ini ia juga merilis single solonya berjudul “Tresna Terlarang”. Mahasiswi semester II Fakultas Ekonomi Manajemen Universitas Mahasaraswati ini mulai suka menyanyi sejak kanak-kanak. Ketertarikannya akan musik terutama lagu pop Bali sangat kuat. Hingga Jun, vokalis band Bintang, yang melihat video Lebri sedang menyanyi di Instagram, langsung tertarik. Pertemuan dengan Jun kemudian berlanjut dengan duet untuk lagu “Sayang”. “Dia anak ajaib. Untuk orang seusianya, dia luar biasa dalam menyanyi. Selain berkarakter, olah vokalnya juga sangat kuat,” komentar Jun. (win)