Skip to main content

Edisi 9 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 342 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa umanis, 9 agustus 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

FMPB Jatim Tolak Reklamasi Teluk Benoa

SIMAKRAMA - Suasana warga Jatim saat mengikuti simakrama menolak reklamasi Teluk Benoa.

Bali Post/kmb

Asuransi jika Gagal Panen

Sidoarjo (Bali Post) Penolakan reklamasi Teluk Benoa terus menggelinding. Giliran Forum Masyarakat Peduli Bali (FMPB) Jawa Timur (Jatim) menolak reklamasi Teluk Benoa. Penolakan itu hasil kesimpulan simakrama yang membahas reklamasi Teluk Benoa, Bali di Wantilan Pura Jala Siddhi Amertha, Sidoarjo, Minggu (7/8) lalu. Diskusi menghadirkan dua narasumber yakni Prof. Ir. I Nyoman Sutantra, M.Sc., Ph.D., Ketua Lembaga Kajian Strategis Ajeg Bali, dan Ir. Made Mandra, anggota Love Bali Forum, yang dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan akademisi, pegawai swasta,

mahasiswa, dan pemuka masyarakat yang yang berdomisili di Surabaya, Sidoarjo, Malang, Jember, Gresik, dan berbagai tempat lain di Jatim. ‘’Rekomendasi penolakan akan dikirimkan ke Presiden Republik Indonesia serta ke beberapa instansi terkait lainnya,’’ kata moderator simakrama Prof. Nyoman Pujawan kepada Bali Post. Pembicara Made Mandra dan Nyoman Sutantra menegaskan berbagai kemungkinan negatif yang bisa timbul dari reklamasi Teluk Benoa yang nantinya akan dijadikan kawasan baru untuk hotel, apartemen, vila, dsb. Hal. 19 Aspek Budaya

Menyoal Anggaran untuk Pertanian

Perlu Diperdakan Minimal 3 Persen dari APBD

DENPASAR sebagai kawasan perkotaan masih memiliki lahan pertanian yang cukup potensial untuk digarap. Produksi padi yang dihasilkan para petani di Denpasar juga tidak kalah dengan petani di kabupaten lainnya di Bali. Karena itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra tidak mengenyampingkan sektor yang satu ini. Bahkan, Rai Mantra telah merancang program pelayanan inklusif kepada para petani. Sementara itu, untuk alokasi anggaran untuk pertanian, tanaman pangan dan hortikultura dalam APBD 2016 sebesar Rp 11.851.056.400 yang terbagi untuk belanja tidak langsung sebanyak Rp 5.827.673.400 dan belanja langsung sebesar Rp 6.023.383.000. Jumlah ini meningkat 6,43 persen pada APBD Perubahan 2016, yakni keseluruhannya mencapai Rp 12.613.633.400. Dikatakan Rai Dharmawijaya Mantra, sektor pertanian masih menyimpang beberapa masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Ancaman akan gagal panen masih menjadi momok menakutkan bagi para petani. ‘’Untuk mengurangi kecemasan petani, kami sudah menggulirkan program perlindungan kepada petani berupa asuransi pertanian. Ini untuk petani yang mengalami gagal panen,’’ kata Rai Mantra. Hal. 19 Mendata Petani

Denpasar (Bali Post) Sejumlah daerah di Bali ternyata memiliki anggaran belanja untuk sektor pertanian menurun dibandingkan sebelumnya. Padahal sektor ini memerlukan keberpihakan pemerintah. Anggota DPRD Bali mengusulkan agar anggaran pertanian diperdakan minimal 3 persen dari APBD. Minimnya anggaran pertanian bisa dilihat di Buleleng. Program kegiatan yang digulirkan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Buleleng tahun ini volumenya terpaksa dikurangi. Ini terjadi karena kucuran dana dari APBD mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015 lalu. Meski volume kegiatan berkurang, namun kegiatan

dengan skala prioritas tetap mendapat kucuran dana yang memadai. Kepala Distanak Nyoman Swatantra dihubungi Senin (8/8) kemarin mengatakan, tahun ini total belanja langsung (BL) yang bersumber dari APBD tercatat sebesar Rp 12,871 miliar. Hal. 19 Semakin Turun

Mantan Kalapas Nusakambangan Diperiksa

Benarkan Oknum BNN Persoalkan CCTV di Kamar Freddy Budiman

Ahsan dan Hendra

Jakarta (Bali Post) Mantan Kepala Lapas Batu, Nusakambangan, Liberty Sitinjak, Senin (8/8) kemarin diperiksa Badan Narkotika Nasional (BNN). Pemeriksaan terkait testimoni Freddy Budiman yang dipublikasikan oleh Koordinator Kontras Haris Azhar. Kabag Humas BNN Kombes Pol. Slamet Pribadi membeberkan mengenai kesaksian Sitinjak selama proses pemeriksaan. Pertama, Sitinjak membenarkan ada oknum BNN yang datang ke Lapas Nusakambangan pada saat hari libur nasional (Kenaikan Isa Almasih). Saat itu Sitinjak sedang tidak berada di kantor, kemudian dia dihubungi oleh petugas di lapas. Mengenai identitas, Sitinjak tidak mampu mengingat siapa oknum BNN yang datang ke Nusakambangan. Karena kejadian tersebut sudah terjadi pada 2014 silam. Hal. 19 Buku Tamu

Bali Post/ist

Indonesia Berharap di Bulu Tangkis

Rio de Janeiro Indonesia kini berharap banyak di cabang bulu tangkis. Pemain Indonesia sudah melakukan undian untuk memulai pertandingan Kamis depan. Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan mengawali perjuangan Indonesia meraih kesuksesan pada Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil, dengan pertandingan melawan pasangan India Mannu Attri/Reedi Summeth. Hal. 19 Dimulai Kamis

DIPERIKSA - Mantan Kepala Lapas Nusakambangan Liberty Sitinjak memasuki gedung saat menjalani pemeriksaan di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Senin (8/8) kemarin. Bali Post/ant

Klub Motor Satudarah Mengamuk di Kuta Beberapa Orang Luka-luka Mangupura (Bali Post) Puluhan anggota klub motor Satudarah mengamuk di tempat dugem Pyramid Club Bali di Jalan Dewi Sri, Kuta, Senin (8/8) kemarin. Garagaranya karena mau tutup, mereka dilarang masuk dan berujung ricuh. Mereka melempari tempat dugem tersebut dan merusak motor. Akibat kejadian itu, empat orang diduga pelanggan Pyramid Club Bali luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Selain itu tiga anggota klub motor itu juga lukaluka. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 06.00 Wita. Setelah kejadian, mereka langsung check out dari hotel tempatnya menginap,’’ kata petugas Polresta Denpasar.

Awalnya, kata petugas itu, ratusan anggota klub motor dari beberapa negara tersebut menggelar gathering di salah satu karaoke di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta. Usai acara, mereka lalu berpencar dan mencari tempat dugem masing-masing. Sekitar pukul 04.30 Wita, saat Pyramid Club Bali hendak ditutup, datang 25 anggota klub motor menumpang taksi. ‘’Mereka memakai seragam rompi kulit warna hitam. Mereka langsung masuk dan memesan minuman,’’ ujar petugas yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Selanjutnya pukul 06.00 Wita, datang lagi rombongan kedua berjumlah 15 orang menggunakan seragam sama. Hal. 19 Lempari Pyramid

Bali Post/kmb23

INAFIS - Tim Inafis Polresta Denpasar melakukan olah TKP di lokasi kerusuhan di Pyramid Club Bali.

Mengaku Diserang

Denpasar (Bali Post) Russel (30) asal Belanda, salah satu anggota klub motor Satudarah yang mengamuk di Kuta, mengalami luka dan perdarahan pada paru-parunya. Korban diduga terkena tusukan benda tajam.

Selain Russel juga ada dua orang lainnya yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut yaitu terkena sabetan pedang, namun dinyatakan boleh pulang dari RS. Hal. 19 Perlu Operasi


denpasar

2 figur Pendekatan dengan Hati SELAIN menata lingkungan, keberadaan monyet yang menjadi salah satu daya tarik objek di kawasan Pura Uluwatu, juga perlu terus diperhatikan. Ini dilakukan untuk menata kawasan Uluwatu agar lebih baik dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung. ‘’Hal terpenting, berinovasi untuk melakukan berbagai peningkatan, baik dari sisi SDM, sarana dan prasarana, kebersihan maupun lingkungan sekitar. Di antaranya, dengan menata sarana toilet yang ada agar bersih, tidak bau dan nyaman bagi wisatawan. Selain itu dari sisi kebersihan, menggalakkan agar kawasan Uluwatu bebas dari sampah plastik,’’ kata Manajer Pengelolaan Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu, Wayan Wijana, beberapa waktu lalu. Terkait sanitasi dari monyet yang ada di sana, saat ini pihaknya sudah bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Unud. Selain itu, memberikan pola makan secara teratur dengan memberikan buah-buahan segar. Pihaknya juga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada sejumlah peneliti asing yang tertarik mengetahui tingkah laku dan karakteristik monyet Uluwatu. Di antaranya ada yang datang dari Kanada dan Brazil. ‘’Bahkan ada yang meraih gelar doktor karena melakukan penelitian monyet di sini,’’ imbuhnya. Dari sinilah diketahuinya kalau keunikan monyet ini hampir sama dengan di berbagai negara lainnya. Menurut hasil penelitian para peneliti, hasil penelitian juga menyebutkan karakter monyet tergantung alamnya. Kalau alamnya kering, perilakunya agak keras. Monyet Uluwatu memiliki karakter yang unik di mana ketika mengambil barang dan diberikan makanan, barang akan dikembalikan. Namun pihaknya juga kerap mengumumkan lewat pengeras suara agar pengunjung berhati-hati dengan barang bawaannya agar tidak diambil monyet. Wijana membantah kalau ada isu yang mengatakan hal ini sengaja dilakukan atau semacam pembiaran. Karenanya, sesuai saran peneliti agar dilakukan pendekatan lewat hati, inilah terus kini digencarkan di sana sehingga belakangan perilaku monyet ini semakin membaik. ‘’Mungkin dulu karena belum di-manage dengan baik, SDM juga terbatas, dikira ada pembiaran. Padahal itu sama sekali tidak benar. Terbukti kami terus memperhatikan mereka dan melakukan pendekatan dengan hati sesuai saran peneliti,’’ pungkasnya. (edi)

denpasar

& Sekitarnya

Kasus Ganja Band Geisha, Jaksa Tidak Banding PEMERINTAH saat ini sedang gencar-gencarnya memberantas peredaran narkoba. Namun kadang pengungkapan kasus dengan hukuman yang diterima terdakwa sering tak berkesesuaian. Salah satunya adalah kasus ganja hasil pengembangan penangkapan gitaris Band Geisha, Roby Satria. Empat terdakwa masingmasing Via Permata Suci alis Via, Ariadnya Oktavinus, Christian Halim alias Boy dan Willy Saputra alias Koco hanya divonis percobaan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar. Menariknya lagi, hakim saat membacakan putusan sempat mengatakan terdakwa divonis enam bulan dan tetap berada dalam tahanan. Padahal, faktanya yang bersangkutan tidak pernah dilakukan penahanan secara fisik. Walau keputusan tersebut katanya sudah diralat pada akhir persidangan. Pun jaksa penuntut umum (JPU) Peggy Ellen Bawean yang sebelumnya menuntut penjara selama 10 bulan penjara kepada empat terdakwa, Kasipidum Ketut Maha Agung, Senin (8/8) kemarin menyatakan pihaknya tidak akan melakukan upaya hukum banding. ‘’Saya menerima putusan itu,’’ ucap Maha Agung. Saat disinggung putusan kasus narkoba itu turun melebihi dua pertiga tuntutan jaksa, Maha Agung tetap mengaku menerima putusan itu. Alasannya simpel, yakni biar sama dengan putusan Roby Satria, gitaris Band Geisha. (asa)

Januari-Juli 2016

Ratusan Pelanggar Lalin Ditipiring

Denpasar (Bali Post) – Kasus pelanggaran lalu lintas (lalin) di Denpasar cukup banyak. Hal ini terlihat dari tingginya pelanggar yang diproses ke sidang tindak pidana ringan (tipiring) oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar. Selama Januari hingga Juli 2016, Dishub telah menyidangkan 360 pelanggaran yang diproses dengan tipiring. Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan, Senin (8/8) kemarin mengatakan, kendaraan yang melanggar rambu-rambu lalu lintas dan salah parkir sejatinya jauh lebih banyak. Namun karena ada prosedur saat menindak, maka beberapa pelanggar bisa terlepas dari tipiring. Karena sebelum diambil tindakan tegas, terlebih dahulu dipanggil lewat pengeras suara mobil patroli. Namun, apa yang dilakukan tersebut tidak mendapat respons sehingga mobil tersebut digembok. ‘’Kami mengambil tindakan tegas ini untuk memberi efek jera kepada pemilik kendaraan agar tidak kembali parkir di sembarang tempat,’’ kata Sriawan. Sriawan menjelaskan, pelanggaran rambu lalu lintas di Kota Denpasar bervariasi dan pelanggaran tersebut tidak saja terjadi di satu tempat, melainkan menyebar di empat wilayah kecamatan. Pemerintah Kota Denpasar melalui Bidang Lalu Lintas Dishub sudah memasang rambu-rambu larangan parkir maupun larangan berhenti. Namun, masih saja ada sopir yang melabrak aturan tersebut, sehingga banyak pelanggaran yang terjadi. ‘’Kesadaran pengendara untuk patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas di Kota Denpasar masih rendah, sehingga perlu ada penegakan aturan lebih tegas lagi,’’ ujar Siriawan. Dia mengungkapkan, pelanggaran rambu lalin yang sudah menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar yakni Januari sebanyak 17 pelanggar, Februari 27 pelanggar, Maret 88 pelanggar, April 87 pelanggar, Mei 96 pelanggar, Juni 29 pelanggar, dan Juli 16 pelanggar. Total jumlah pelanggar sebanyak 360 dijatuhi denda berupa uang bervariasi, tergantung pelanggaran yang dilakukan. (kmb12)

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

Pertanyakan Masalah Usia, Puluhan Kadus Datangi BPMD

Denpasar (Bali Post) – Pemberlakuan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa menimbulkan pertanyaan di kalangan kepala dusun (kadus). Terutama, soal usia yang diperbolehkan menduduki posisi kepala dusun. Karena dalam UU Desa terdapat dua pasal dengan pengertian yang berbeda. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan perangkat desa ini. Atas kondisi ini, puluhan kadus dari berbagai desa di Denpasar, Senin (8/8) kemarin mendatangi Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMD) Kota Denpasar. Mereka meminta penjelasan terkait kerancuan Pasal 50 dan Pasal 53 UU No. 6 Tahun 2014 tersebut. Sayangnya, Kepala BPMD Denpasar I Made Mertajaya tidak ada di tempat karena sedang mengikuti kegiatan dinas di Sanur. Puluhan kadus tersebut akhirnya diterima Kepala Bagian Pemerintah Desa BPMD A.A. Wiadnyana. Kepala Dusun Dangin Peken, Sanur Kauh, I Made Kartika, yang ikut mendatangi Kantor BPMD kemarin menyebutkan, pihaknya merasa ada keraguan dalam menyikapi UU tersebut. Terutama masalah usia seorang kadus. Ia menyebutkan, ada kerancuan antara Pasal 50 ayat

1 hurup B yang menyatakan usia kepala dusun antara 20 tahun sampai 42 tahun. Sedangkan pada Pasal 53 ayat 2 hurup A menyebutkan, perangkat desa yang diberhentikan karena telah genap berusia 60 tahun. ‘’Ini yang membuat kami dan rekan-rekan bingung,’’ katanya. Dikatakannya, sejatinya banyak persoalan yang harus diberikan penjelasan oleh pemerintah. Karena itu, pihaknya berinisiatif untuk meminta penjelasan agar kadus yang sebelumnya disebut perangkat desa ini bisa lebih paham dan ada kejelasan. Usai melakukan pertemuan tertutup, A.A. Wiadnyana mengatakan, aspirasi para kepala dusun di Denpasar ini sebenarnya sudah diminta penjelasan ke Mendagri, yakni Dirjen Pemerintahan Desa. ‘’Kita tunggu dulu penjelasan dari pusat, setelah itu baru akan kita ran-

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391 Bali Post/ara

KADUS - Para kadus di Kota Denpasar mendatangi Kantor BPMD, Senin (8/8) kemarin, mempertanyakan kejelasan soal usia seorang kadus. cang perdanya sehingga lebih jelas. Suratnya sudah kita kirim, tetapi jawabannya belum turun,’’ ujar Wiadnyana. Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Mariyana Wan-

dhira mengungkapkan, pihaknya akan mendukung apa yang menjadi aspirasi kepala dusun karena posisi mereka sangat strategis dalam menunjang pembangunan di suatu wilayah. ‘’Peran mereka

sangat besar. Kalau tanpa mereka, data masyarakat akan kacau. Kami mendukung para kepala dusun ini untuk mempertanyakannya ke pusat,’’ kata politisi Golkar tersebut. (kmb12)

Paiketan Puri Se-Bali Hadiri Pembukaan OWHC

KONFERENSI Strategic Meeting Organitation World Heritage Cities (OWHC) Asia Pasifik di mana Kota Denpasar selaku tuan rumah, mendapat dukungan dari Paiketan Puri se-Bali. Beberapa raja atau panglingsir puri tampak hadir, seperti Panglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semara Putra, Ida Agra Pemayun dari Puri Girinatha Payangan, A.A. Ngurah Putra Dharmanuraga dari Puri Pemecutan Badung, AAN Panji Astika dari Puri Anom Tabanan, A.A. Gde Eka Putra dari Puri Kilian Bangli, A.A. Gde Bharata dari Puri Agung Gianyar, A.A. Ngurah Joko Pratidnya dari Puri Jro Kuta, Tjokorda Putra Sukawati dari Puri Ubud, Tjokorda Gede Putra Nindya dari Puri Peliatan dan Kanjeng Harri Djojonegoro dari Keraton Surakarta. Kehadiran para panglingsir puri ini memberikan suatu nilai tambah terhadap pelaksanaan Konfrensi OWHC ini, yang

puri. Sekretaris Paiketan Puri se-Bali AAN Putra Dharmanuraga yang ditemui di selasela konferensi mengatakan, pertemuan OWHC di Denpasar ini merupakan suatu kehorma-

tan bahwa puri masih diakui keberadaannya. ‘’Ini tidak terlepas dari sejarah bahwa puri-puri yang ada di Bali masih sangat teguh memegang tradisi dan kebudayaan yang menjadi warisan pusaka yang adiluhung. Kami melihat betapa pentingnya pelestarian budaya dan pusaka masa lalu, dengan demikian generasi muda memahami bagaimana harmonisasi kehidupan masa lalu dan masa kini,’’ kata Dharmanuraga. Ia melihat komitmen dari Wali Kota Denpasar untuk melestarikan warisan budaya dan pusaka ini sangat kuat. ‘’Walaupun merupakan daerah perkotaan yang cenderung dengan budaya modern, namun dengan program yang jelas dan komitmen kuat dari Wali Kota, menjadikan Denpasar mampu bertahan dengan identitas budaya Bali yang kuat. Ini hendaknya dijadikan contoh bagi daerah lainnya, bagaimana upaya untuk melestarikan budaya dan

warisan pusaka,’’ katanya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengucapkan terima kasih dan apreasiasi atas dukungan dari Paiketan Puri se-Bali. Rai Mantra mengakui, perkembangan budaya dan pelestarian warisan pusaka di Kota Denpasar tidak bisa dilepaskan dari keberadaan puri. ‘’’Ke depan hubungan dan kerja sama yang harmonis antara Pemerintah Kota Denpasar dengan puri-puri bisa lebih ditingkatkan dalam upaya menjaga dan melestarikan warisan pusaka ini,’’ kata Rai Mantra. Putra mantan Gubernur Bali Prof. I.B. Mantra (alm) itu mengatakan, upaya untuk menjaga dan melestarikan warisan pusaka akan senantiasa melibatkan puri serta kalangan generasi muda. Hal ini sejalan dengan tema Konferensi OWHC tahun ini, yakni memperkuat pelibatan dan membangun jaringan pemuda di kawasan Asia Pasific. (ad371)

Denpasar (Bali Post) Ini peringatan bagi pemilik HP, jangan sekali-sekali memakai HP yang sedang di-charge. Peringatan ini telah berkali-kali disampaikan lewat media sosial, namun tetap saja ada korban. Kasus ini menimpa seorang laki-laki bernama Soni Prastya (31) asal Jalan Ketanen, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Petanjen, Malang. Dia ditemukan meninggal di dalam kamar mesnya di Jalan Cokroaminoto Gang Pucuk Sari VIII, Banjar Lingkungan Batur, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara, Senin (8/8) kemarin. Pada saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup, mulut mengeluarkan darah, tubuh kaku terlihat membiru dari dada sampai kepala. Selain itu, headset masih terpasang di telinga, HP dalam keadaan menyala dan posisi HP dalam keadaan di-charge. Menurut Rodiyah, sepupu korban, selama ini korban tinggal di mes tempat kerjanya yang notabene

adalah tempat pembuatan bak truk. Rencananya, korban yang belum berkeluarga itu hari ini (kemarin - red) diajak ke Malang. ‘’Jam 08.00 (Wita) dibangunin sama temannya sesama teman mes, ternyata ditemukan seperti itu. Padahal, tadi malam (Minggu - red) makan bareng di rumah saya dekat dengan mesnya. Saya kaget dengar berita dia meninggal, karena selama ini tidak mengeluh apa-apa,’’ tuturnya. Sepengetahuannya, korban memilik HP Samsung dan Cross. ‘’Tapi saya tidak tahu yang mana yang dipakai,’’ tandasnya. Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana didampingi Panit Reskrim Iptu Putu Ika Prabawa menyebutkan, kejadian ini baru diketahui pukul 09.00 Wita oleh karyawan bengkel lainnya. Keterangan rekan korban, Yoyok Rudianto, pukul 08.45 Wita ia hendak mengajak korban mulai kerja. Selanjutnya ia naik ke

lantai 2 dan melihat korban tidur tengkurap. Saat Yoyo melepas headset dan membangunkan korban, ternyata sudah kaku. Yoyok langsung memanggil karyawan lainnya. “Untuk memastikan penyebab meninggalnya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis RSUP Sanglah,” tegas Iptu Ika. Kepala SMF/Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H. mengatakan, hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban, ditemukan luka bakar pada daerah dada. Gambaran luka bakar hanya berupa bulatan kecil. Ditemukan juga tanda-tanda asfiksia, mati lemas. ‘’Bisa jadi karena charger HP pas di jantung ditaruh,’’ tandasnya. Jenazah korban dikatakan sudah sempat dimandikan oleh pihak keluarga sehingga sulit mengenali luka-luka lainnya. ‘’Kalau betul ada HP di situ, bisa jadi dia tersetrum,’’ tandasnya. (kmb42/kmb36)

BERSAMA - Wali Kota Rai Mantra foto bersama Paiketan Puri se-Bali serta para delegasi peserta Konferensi Strategic Meeting OWHC di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Minggu (7/8). baru pertama kali dilaksanakan di Bali. Karena, dengan dukungan dan kehadiran para panglingsir puri menandakan hubungan yang sangat harmonis antara pemerintah dan

Bali Post/eka

BENDERA - Sejumlah pengendara melihat deretan bendera Merah Putih yang terpasang di sepanjang jalan Banjar Pohgading, Denpasar, Senin (8/8) kemarin. Menyambut HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang, warga mulai mengibarkan bendera Merah Putih di lingkungannya.

Diduga Tewas Tersetrum HP yang Di-’’charge’’

’’Strategic Meeting’’ OWHC Lahirkan Deklarasi Denpasar

Petinget Tumpek Landep Diakui sebagai Warisan Budaya Dunia

STRATEGIC Meeting Organitation World Heritage Cities (OWHC) Asia Pasifik yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 7 sampai 10 Agutus di Kota Denpasar yang melibatkan seluruh anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dan anggota OWHC Asia Pasific, Senin (8/8) kemarin berhasil melahirkan Deklarasi Denpasar. Poin penting dari deklarasi ini adalah penguatan jaringan segitiga pelestarian kota pusaka yang berkaitan dengan kerja sama dari siswa sekolah dan menguatkan jaringan dalam peningkatan partisipasi generasi muda. Keputusan ini dilakukan pembahasan secara mendalam dengan moderator Direktur General of ICHCAP Huh Kwon dan Sekretariat Regional OWHC Asian-Pasiffic Ja-Hyun serta diikuti para anggota JKPI dan angota OWHC. Deklarasi Denpasar yang dibacakan Direktur General of ICHCAP Huh Kwon juga menghasilkan 10 rekomendasi. Di antaranya, Petinget Tumpek Landep diakui sebagai warisan budaya dunia. Seperti

diketahui, Petinget Tumpek Landep ini secara rutin diperingati setiap enam bulan sekali di Kota Denpasar dengan mengadakan pameran serta parade keris se-Nusantara. Pengakuan ini menambah beberapa tradisi dan budaya Bali menjadi warisan budaya dunia dan menjadi milik dunia. Deklarasi ini ditandatangani oleh 20 delegasi peserta Strategic Meeting OWHC yang hadir pada konferensi tersebut. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam orasinya mengatakan, perkembangan Denpasar sebagai kota budaya yang dimulai dari kota kerajaan menjadi kota pendidikan, pemerintahan dan pusat perekonomian, memiliki tantangan dalam menjaga aset warisan budaya yang ada. ‘’Sehingga pertemuan ini dapat kita lakukan pembahasan dalam tantangan pelestarian budaya melalui program OWHC, dengan menetapkan Denpasar sebagai kota budaya yang smart dan berintegritas. Aktivitas di balai banjar dengan komunitas sekaa teruna-teruni dan organisasi kepemudaan

melakukan koordinasi dan komunikasi tentang perkembangan daerahnya masingmasing,’’ jelasnya. Dalam menjaga warisan budaya ini, menurut Rai Mantra, tetap mengacu dalam filosofi Tri Hita Karana. ‘’Saya harapkan, dengan adanya Konferensi OWHC ini Denpasar dapat menjadi lebih kuat dalam jaringan Kota Pusaka Nasional dan dunia,’’ ujarnya. Dalam melestarikan Kota Warisan Budaya ini, Pemkot Denpasar sangat serius dalam membangun Denpasar sebagai kota warisan budaya yang didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Lewat spirit dan dinamis yang mengedepankan budaya lokal yang tumbuh dan berkembang bersama koridor Kota Denpasar bersama masyarakat dan kaum muda khususnya. ‘’Warisan budaya Denpasar harus terus dijaga dan tidak terpengaruh dengan modernisasi. Hal ini merupakan tantangan untuk meneguhkan komitmen Denpasar sebagai kota berwawasan budaya dan Kota Pusaka,’’ pungkas Rai Mantra. (ad370)

OWHC - Wali Kota Rai Mantra berfoto bersama Wakil Wali Kota Gyeongju Korea Lee Sang Wook, Direktur General of ICHCAP Huh Kwon, dan Sekretariat Regional OWHC AsianPasific Ja-Hyun serta Direktur JKPI dan angota OWHC.

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : seluruh aturan galian c akan dikaji ulang Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

3

Zona Perlindungan Hutan Mangrove

Kawasan Tukad Mati Belum Bisa Dijadikan Objek Wisata

Bali Post/kmb

RAMPUNG - Muara Tukad Mati yang telah rampung ditata, namun wacana untuk menjadikan objek wisata alternatif di Kabupaten Badung belum terwujud.

Lewati Tiga Kajari

Kasus Ocean Blue Mengambang Mangupura (Bali Post) Ada apa dengan kasus Ocean Blue Pool di Badung? Kasus ini berjalan cukup lama, walau penyidik kejaksaan telah menetapkan satu tersangka yakni Mr. Kim asal Korea. Saking lamanya, kasus ini melewati tiga Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar dan hingga kini masih ngambang. Kajari ketiga (Imanuel Zebua - red) sempat bersurat ke Bupati Badung untuk mencabut izn hotel tersebut karena owner yang sudah dijadikan tersangka kabur ke Korea. Sedangkan operasional hotel tersebut berjalan lancar, bahkan Pemkab Badung disebutkan memunggut pajak.

Setelah Imanuel Zebua digantikan Erna Normawati Widodo Putri, di awal menjabatnya dengan gamblang Erna mengatakan bahwa kasus Ocean Blue Pool berpeluang besar dihentikan. ‘’Untuk Ocean Blue kami yakini akan dihentikan karena alat bukti minim sekali. Saya tidak berani (mengajukan), makanya kita akan ekspos di Kejati (Kejaksaan Tinggi) Bali. Kalau memang itu tidak memenuhi, jika dipaksakan masuk pidana korupsi dan tidak terpenuhi unsur-unsurnya, untuk apa,’’ katanya, 12 Juli lalu.

Namun saat dimintai konfirmasi, Senin (8/8) kemarin, soal kepastian dihentikan itu, berubah lagi. Erna Normawati mengatakan, pihaknya belum melakukan ekspos atas kasus Ocean Blue Pool. Erna belum bisa memastikan, kapan ekspos dilakukan. ‘’Kami akan ekspos di Kejati dulu. Kalau hasil ekspos mengarah tidak memenuhi minimal dua alat bukti, otomastis kami hentikan. Kalau dipandang tindak pidana perpajakan, ya… diserahkan,’’ kata Erna, kemarin. Kembali didesak apakah kasusnya akan dihentikan,

Erna terus berkelit. ‘’Belum tahu ya, sekarang masih didalamai,’’ dalih mantan Aspidsus Kejati Bali itu. Dari beberapa kasus yang ditangani Kejari Denpasar, kasus Ocean Blue adalah kasus ‘’berulag tahun’’. Pajak konsumen yang mesti dibayar ke Pemkab Badung mencapai Rp 15 miliar. Data Dispenda Badung tahun 2012, piutang Ocean Blue Pool Vila terdiri dari Ocean Blue Pool Vila pool villa I pokok utang Rp 8.983.089.550, bunga Rp 3.285.191.235,22 dan total Rp 12.268.280.785,22. Kemudian Ocean Blue Pool Vila pool villa II pokok utang Rp 3.184.263.914, bunga Rp 1.575.567.998,30 , total Rp 4.759.831.912,30. Dengan begitu, total utangnya mencapai Rp 20.610.398.537. Ocean Blue Pool Vila Pool Villa telah menunggak pajak sejak tahun 2007. Jika dihitung hingga tahun 2016, nilai piutang akan semakin membengkak karena hitungan bunga. (kmb37)

Bupati Serahkan Hadiah Lomba Desa Se-Badung

Pemkab Komit Wujudkan Desa Berdikari PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung dengan dukungan DPRD Kabupaten Badung telah berkomitmen menjadikan seluruh desa yang ada di Kabupaten Badung maju dan berkembang secara merata dalam satu tatanan pembangunan desa berdikari. ‘’Guna mewujudkan kondisi ini maka pembangunan fasilitas, sarana dan prasarana dan infrastruktur desa termasuk pengembangan 10 program pokok PKK Kabupaten Badung mesti terus didorong dan dibina secara berkelanjutan,’’ kata Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. saat menyerahkan hadiah dan piagam kepada para pemenang lomba desa/kelurahan, lomba 10 Program Pokok PKK dan lomba Pasar Desa tahun 2016, Senin (8/8) kemarin di ruang Kriya Gosana Puspem Badung. Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Kab Badung I Nyoman Karyana, Sekda Kab. Badung Kompyang R. Swandika, Ketua TP PKK Kab. Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Kab. Badung Nyonya Parwata, Ketua DWP Kab. Badung Nyonya Kompyang R. Swandika. Bupati Giri Prasta menekankan, pembangunan desa merupakan bagian strategis dari pembangunan nasional, sebagaimana tertuang dalam Nawacita. Maka, keberhasilan pembangunan desa merupakan awal untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pembangunan desa pula, semangat antara pemerintah dan kekompakan masyarakat terjalin dalam satu tujuan yaitu terwujudnya tingkat kesejahteraan masyarakat secara lahir dan batin yang berkeadilan. Pemkab Badung memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan desa. Bahkan dalam penyusunan/perencanaan RPJMD Semesta Berencana

telah menetapkan suatu kebijakan pembangunan berbasis desa, dengan meningkatkan kualitas pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Di bidang kesehatan, pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk menyuguhkan layanan puskesmas 24 jam dengan harapan akan filterisasi menumpuknya layanan masyarakat di rumah sakit daerah. ‘’Tolok ukur dari kebijakan tersebut, semakin berkurangnya jumlah RTM, derajat kesehatan semakin baik, pada akhirnya dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Badung,’’ jelasnya. Kepala BPMD PD Badung Drs. Putu Gede Sridana, M.Si. selaku Ketua Panitia melaporkan, untuk lomba desa, juara I diraih Desa Mengwi, juara II Desa Sulangai, juara III Desa Bongkasa. Lomba 10 Program Pokok PKK, untuk tertib administrasi PKK juara I Kelurahan Jimbaran, juara II Desa Mengwi,

juara III Desa Sulangai. KDRT juara I Kelurahan Tuban, juara II Kelurahan Jimbaran, juara III Desa Bongkasa. UP2K PKK juara I Kelurahan Jimbaran, juara II Kelurahan Tuban, juara III Desa Sulangai. Hatinya PKK juara I Kelurahan Jimbaran, juara II Desa Sulangai, juara III Desa Bongkasa dan Toga juara I Desa Sulangai, juara II Kelurahan Jimbaran, juara III Kelurahan Tuban. Lomba Pasar Desa, juara I Pasar Desa Adat Sibanggede, juara II Pasar Desa Adat Canggu dan juara III Pasar Desa Adat Ungasan. Lomba Pelaksana Terbaik PKK dengan jenis pelaksana terbaik kesatuan gerak PKK KB/Kesehatan, juara I Kerobokan, juara II Mengwi, juara III Pelaga. Pelaksana Terbaik Posyandu juara I Jimbaran, juara II Mengwi, juara III Pelaga. Pelaksana terbaik PHBS juara I Mengwi, juara II Pelaga, juara III Jimbaran. Pelaksana terbaik lingkungan bersih dan sehat, juara I Mengwi, juara II Pelaga, juara III Jimbaran. (ad376)

HADIAH - Bupati Giri Prasta didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung I Nyoman Karyana dan Sekda Kompyang R. Swandika menyerahkan hadiah dan piagam kepada para pemenang lomba desa/kelurahan, lomba 10 Program Pokok PKK dan lomba Pasar Desa tahun 2016 di Puspem Badung, Senin (8/8) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Penataan muara Tukad Mati telah rampung dilaksanakan. Namun, rencana menjadikan muara Tukad Mati ini sebagai objek wisata alternatif, hingga saat ini belum bisa diwujudkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Padahal di era kepemimpinan Bupati A.A. Gde Agung, wacana tersebut sudah santer disosialisasikan. Sayangnya, hampir enam bulan proyek dengan nilai Rp 47 miliar itu rampung pengerjaannnya, tetapi tak jelas kabar kelanjutannya wacana objek wisata tersebut. Kabid Pengairan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung A.A. Gede Dalem, Senin (8/8) kemarin, mengaku jika saat ini kawasan muara Tukad Mati belum bisa dijadikan kawasan objek wisata. Sebab, statusnya masih merupakan zona perlindungan hutan mangrove. Terlebih lagi, ada proyek besar yang nanti akan dibangun di sana sebagai kelanjutan proyek penataan muara Tukad Mati. Bahkan, ini melibatkan pemerintah pusat. ‘’Dengan pemerintah pusat kami sudah mengadakan rapat. Intinya, pemerintah pusat pada tahun 2017 ingin melanjutkan penataan. Ini sudah disiapkan DED juga,’’ jelas Gung Dalem.

Salah satu penataan yang direncanakan, menurutnya, adalah melanjutkan pembangunan long storage sepanjang 1,2 kilometer. Kemudian di hulu juga akan dilakukan normalisasi dengan pembangunan ulang senderan. ‘’Kalau tidak salah anggarannya itu sekitar Rp 300 miliar,’’ katanya. Kabag Humas dan Protokol Setda Badung A.A. Gede Raka Yuda membantah bila rencana menjadikan kawasan mura Tukad Mati sebagai salah satu destinasi pariwisata di Badung tak jalan. Menurutnya, pemerintah sedang berproses, karena mengubah kawasan yang dulunya langganan banjir menjadi kawasan yang lebih asri harus melibatkan banyak instansi teknis. Terutama, Dinas BMP, begitu juga Disparda, DKP maupun BLH Badung. ‘’Guna merealisasikan ini sejumlah SKPD teknis sesungguhnya telah melakukan koordinasi secara intens yang meliputi Disparda Badung, Dinas BMP, Badan Lingkungan Hidup, DKP, sudah sangat sering melakukan koordinasi. Dalam RPJMD Semesta Berencana tahun 2016 pun sudah mengadopsi pengembangan objek dan daya tarik wisata ini (muara Tukad Mati - red),’’ jelasnya di Puspem Badung. (kmb)

Sidang PK

Terpidana Mati Nyaris Dihajar Keluarga Korban

Denpasar (Bali Post) Pascaditerimanya pendaftaran PK (Peninjauan Kembali) atas kasus pembunuhan satu keluarga dengan terpidana pasangan suami-istri (pasutri) Heru Hendriyanto dan Putu Anita Sukra Dewi, sidang perdana dilakukan Senin (8/8) kemarin. Dua terpidana mati itu dijemput di Lapas Karangasem dan sampai di tahanan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pukul 10.50 Wita, dengan dikawal dua polisi lengkap dengan senjata laras panjang dan juga dua petugas lapas. Sebelum sidang dimulai, kedua terpidana mati itu sempat disoraki keluarga Purnabawa yang kemarin datang langsung ke PN Denpasar. Bahkan usai sidang, keluarga korban yang masih kesal sempat mengejar kedua terpidana untuk berusaha memukul dan menendang mereka. Pantauan Bali Post, sekitar delapan keluarga korban yang hadir sudah mendekati terpidana. Namun karena ketatnya pengawalan, terpidana selamat dari kejaran keluarga korban. Terpidana hanya terkena lemparan koran yang dibawa salah satu keluarga korban. Komang Arianta, adik almarhum Purnabawa, mengaku hidupnya belum tenang sebelum kedua terpidana ini dieksekusi mati. ‘’Kami keluarga minta PK-nya ditolak. Gak tenang hidup saya jika mereka tidak dihukum mati. Mereka sudah menghabisi kakak, ponakan dan ipar saya,’’ kata saudara nomor tiga dari keluarga almarhum ini. Saat sidang, kakak almarhum, Wayan Ratna, yang sempat ngomel-ngomel karena masih terngiang adik, ipar dan ponakannya dibunuh

secara sadis, beberapa kali meluapkan emosinya. Sedangkan terpidana menunduk terus saat didudukkan di kursi pesakitan. Edy Hartaka selaku kuasa hukum terpidana, di depan majelis hakim pimpinan Gede Ginarsa dan jaksa Wiraguna Wiradarma membacakan memori PK. Inti dari PK tersebut bahwa terpidana Heru yang hanya pernah mengenyam pendidikan hingga kelas V SD, karena semata-mata alasan hak asasi manusia, yakni hak untuk hidup, hak berkeluarga, hak keadilan, hak kemerdekaan, hak kesejahteraan, tim kuasa hukum minta pembatalan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait hukuman yang dijatuhkan, yakni hukuman mati. ‘’Untuk itu saya

memohon majelis hakim PK Mahkamah Agung menerima permohonan peninjauan kembali terpidana,’’ harap Edy Hartaka. Dalam kesimpulan PK tersebut, Edy mengatakan penerapan hukum tingkat oleh hakim kasasi (judex juris) telah khilaf atau melakukan kekeliruan yang nyata karena tidak pernah mempertimbangkan ketentuan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2005. Kemudian, judex juris telah khilaf dan tidak mempertimbangkan ketentuan UUD 1945 yang secara tegas mengatur hak untuk hidup bagi seluruh umat manusia. Selanjutnya, judex juris telah keliru karena menggunakan kesaksian dari terdakwa

lain sebagai dasar putusan sehingga mengandung kelemahan yang mengakibatkan terjadinya keterangan palsu dari saksi (yang juga merupakan terdakwa), keterangan saksi yang memberatkan atau meringankan sesama terdakwa. Menurut Edy Hartaka, judex juris juga keliru, karena tidak mempertimbangkan filosofi pemidanaan di Indonesia yakni hukuman pidana sebagai proses pertobatan bagi narapidana. ‘’Di mana pemohon PK telah menyesali perbuatannya,’’ katanya. Usai membacakan memori PK itu, hakim memutuskan sidang dilanjutkan pada Selasa (16/8) dengan agenda tanggapan jaksa penuntut umum (JPU). (kmb37)

Bali Post/kmb23

PK - Terpidana mati Heru Hendriyanto nyaris dihajar salah satu keluarga almarhum Punarbawa sesaat sebelum menjalani sidang PK di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin kemarin.

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI

Bupati Instruksikan Kibarkan Merah Putih Sebulan Penuh Mangupura (Bali Post) Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengajak seluruh lapisan masyarakat Badung menjadikan peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2016 yang jatuh pada 17 Agustus ini sebagai momentum untuk meningkatkan rasa nasionalisme dengan bekerja nyata membangun Badung. Selain itu, seluruh komponen mulai dari instansi pemerintah, swasta dan masyarakat di Kabupaten Badung diminta mengibarkan bendera Merah Putih sebulan penuh. Hal itu bahkan sudah dituangkan dalam Instruksi Bupati Badung Nomor 3 Tahun 2016 tentang Peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI Tahun 2016. Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Senin (8/8) kemarin menegaskan, sesuai Instruksi Bupati Badung, peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016 mengambil tema ‘’Indonesia Kerja Nyata’’. Melalui tema tersebut, Bupati mengharapkan selain dilakukan pemasangan bendera Merah Putih, spanduk dan umbul-umbul, seluruh komponen mulai dari instansi pemerintah, lembaga pendidikan, swasta dan masyarakat pada Rabu (17/8) secara bersama-sama menyelenggarakan upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pukul 10.00 Wita dan upacara Penurunan Bendera Merah

Bali Post/ist

Kompyang R. Swandika Putih pada pukul 17.00 Wita di wilayahnya masing-masing. ‘’Agar peringatan kemerdekaan lebih semarak, kami mengimbau seluruh komponen yang ada di Kabupaten Badung, baik instansi pemerintah, lembaga pendidikan, swasta dan masyarakat agar memasang bendera Merah Putih dari awal Agustus ini,’’ ujar Kompyang Swandika sembari menyatakan, sejak awal bulan

Agustus ini bendera Merah Putih sudah menghiasi kawasan Puspem Badung. Selain mengibarkan bendera Merah Putih, lanjutnya, Bupati Badung juga menginstruksikan seluruh lapisan masyarakat mengisi bulan kemerdekaan ini dengan berbuat nyata untuk Badung. Di antaranya dengan mengadakan gerakan kebersihan, penghijauan dan menghias kantor. Sementara untuk kegiatan yang berbau perlombaan dan hiburan, pihaknya juga berharap bisa diselenggarakan secara meriah dan khidmat. Dengan catatan, tetap mendidik dan menghibur masyarakat. ‘’Meskipun meriah tapi jangan jor-joran. Pembiayaannya diusahakan sehemat mungkin disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat,’’ pesannya. Pemkab Badung sendiri, tambah Kompyang Swandika, senantiasa memfasilitasi dan mendorong partisipasi masyarakat agar terus tumbuh dan berkembang dalam rangka semarak dan gebyar merah putih di Gumi Keris Badung. ‘’Sebagai bukti dukungan dan partisipasi pemerintah dalam kegiatan masyarakat serangkaian Hari Kemerdekaan, Bupati dan Wakil Bupati Badung senantiasa hadir dalam memenuhi undangan masyarakat. Salah satunya seperti dalam lomba mancing di Kerobokan Kaja,’’ jelasnya. (kmb)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S

FKIP Undwi Lepas 131 Sarjana

Terapkan Manajemen Mutu Terpadu Berbasis Pelayanan

DEKAN FKIP Universitas Dwijendra (Undwi) Drs. I Made Sila, M.Pd., Senin (8/8) kemarin melepas 131 sarjana. Dari jumlah itu, 63 sarjana PPKn dan 68 sarjana dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Daerah. Hingga acara yudisium kemarin, FKIP Undwi sudah menamatkan 2.218 sarjana. Saat itu Made Sila didampingi Pembantu Dekan Drs. I Made Sutika, M.Si. dan Dra. A.A. Mas Darwati, M.Si. menyerahkan penghargaan kepada lulusan berprestasi. Dari Prodi PPKn masing-masing diraih Petrus Malo Lende (3,56), Benediktus Jehodin (3,55) dan Delfino Dhor (3,44). Dari Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Daerah diraih Ni Putu Eva Yuiantari (3,92), I Putu Gede Pradipta (3,81) dan Luttiana Tunggal Dewi (3,62). Acara Yudisium FKIP Undwi kemarin juga dihadiri Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar M.S. Chandra Jaya beserta pengurus dan Pembina, serta Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Dekan FKIP Undwi Made Sila menegaskan, lulusan FKIP Undwi tahun ini selain diberikan pembelajaran Kurikulum 2013, dan menerapkan kurikulum berbasis KKNI juga disiapkan untuk mengajar di jenjang pendidikan dasar dan menengah, termasuk di SMK. Hal ini dilakukan sesuai model pelayanan dan pendidikan berkualitas yang diterapkan FKIP Undwi selama ini untuk membentuk sarjana pendidikan yang cerdas, bekompeten dan berdaya saing tinggi. FKIP Undwi tahun ini selain sudah menerima mahasiswa baru untuk dua prodi baru, yakni PGSD

dan Pendidikan Bahasa Inggris juga akan menerapkan manajemen mutu terpadu berbasis pelayanan. Hal ini dilakukan untuk memberi jaminan mutu kepada lulusan mulai dari pelayanan administrasi, pelayanan proses serta hasil atau evaluasi. Manajemen mutu terpadu ini, katanya, juga untuk meningkatkan mutu lulusan dengan fasilitas yang memadai, SDM dosen yang berkualitas diperlukan model pengawasan yang jelas mencakup delapan standar mutu pendidikan nasional. Dengan demikian, sejak awal input calon guru diproses sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan. Ke depan untuk menjadi guru, sarjana S-1 harus mengikuti sertifikat pendidikan lewat program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Untuk bisa cepat PPG harus lebih dahulu mengikuti seleksi Maju Bersama Membangun Indonesia (MBMI). Jika lulus PPG langsung mengikuti program induksi selama satu tahun

di bawah bimbingan guru senior. Setelah itu, baru boleh mengikuti penilaian kinerja guru melalui Uji Kompetensi Guru (UKG). Sila menekankan, pentingnya guru yang profesional. Makanya dia setuju kebijakan Kemendikbud sekarang untuk tidak lagi mensyaratkan guru harus mengajar 24 jam per minggu. Pola ini akan membuat guru sibuk mencari syarat jam mengajar, sehingga tak fokus menjalankan tugas profesinya. Soal keberhasilan menjadi guru, kata Sila, selain ditentukan oleh penguasaan ilmu juga kemampuan soft skill, seperti kemampuan berkomunikasi, disiplin dan memiliki etos kerja yang tinggi. Makanya sarjana FKIP Undwi diminta selalu mengasah diri dan menyesuaikan kebutuhan pasar kerja yang selalu meningkat. Buktinya lulusan yang dilepas kemarin dibekali sertifikat pendamping ijazah, yakni sertifikat kurikulum IT, TOEFL dan pembelajaran inovatif. (ad652)

YUDISIUM - Dekan FKIP Undwi Drs. I Made Sila, M.Pd. bersama Made Sutika dan A.A. Mas Darwati mengalungkan gordon saat meyudisium 131 sarjana.

RDP DPD-RI Terkait Aspirasi Tenaga Kerja Dreamland Villa Ungasan

Senator Wedakarna Minta Investor Korea Tidak Membuat Masalah di Bali

ATAS aduan masyarakat ke Komite III DPD-RI Bidang Tenaga Kerja terkait dengan sejumlah masalah yang dialami oleh karyawan Dreamland Villa di Ungasan, ditanggapi cepat oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dalam pertemuan yang difasilitasi Perbekel Ungasan di aula setempat, hadir kurang lebih seratusan peserta RDP baik dari unsur pemerintah desa, Bendesa Adat Ungasan, Jamsostek, manajemen Dreamland dan wakil karyawan serta unsur TNI/Polri. Terdapat sejumlah tuntutan dari karyawan, di antaranya tentang keluhan kerapnya gaji yang dibayarkan terlambat, tidak disetorkannya dana Jamsostek walau sudah dipotong langsung dari honor karyawan, tidak adanya serikat pekerja serta perhatian akan kesejahteraan karyawan. “Saya sudah

mendapat penjelasan dari pihak Jamsostek, bahwa ternyata perusahaan Dreamland ini mandek membayar Jamsostek sejak Oktober 2015, dan juga sudah dapat surat teguran. Saya ingatkan bahwa ini melanggar UU. Dan konsekuensi bisa direkomendasi pencabutan izin usaha. Saya minta investor Dreamland yang saya dengar dari Korea tidak membuat masalah di Bali,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia juga menyoroti terkait keterlambatan pembayaran gaji juga kerap dilakukan oleh manajemen. “Gaji itu hak dan tidak baik mengulur gaji orang. Jika memang tidak mampu bayar gaji, ya tutup saja usaha dan beri karyawan kepastian. Apalagi semeton yang dirugikan adalah warga asli,” ungkap Gusti Wedakarna. Terkait hal ini, Gusti Wedakarna menyoroti bahwa hal ini terjadi akibat dari diobralnya

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama pejabat Desa Ungasan, wakil karyawan dan manajemen Dreamland di Ungasan.

izin pembangunan vila dan hotel oleh pemerintah. “Dari dulu saya kasih nasihat, stop bangun hotel di Badung Selatan. Enough its enough. Ini akan merugikan rakyat kecil dan menjadikan harga akomodasi di Badung jadi murah. Kalau sudah murah dan tidak ada tamu, ya... jelas masalah seperti ini akan muncul. Saya minta pemkab agar selektif beri izin hotel dan lain-lain. Bali sudah over capacity masalah kamar. Jika tidak dilaksanakan moratorium akan muncul ledakan masalah seperti ini di kemudian hari dan akan muncul gugatan pailit makin banyak. Jadikan ini pelajaran,” ungkap Wedakarna. Sejumlah rekomendasi diberikan oleh DPD-RI, yakni 1) Meminta manajemen untuk tidak melakukan kegiatan wanprestasi terkait masalah gaji karyawan. 2) Menolak diskriminasi terhadap karyawan yang kritis. DPD-RI akan melindungi karyawan yang sudah berani membela hak. 3) Meminta Jamsostek memproses surat teguran dan mengawasi terkait iuran Jamsostek, termasuk jika ada unsur hukum pidana di dalamnya. 4) Merekomendasikan pendirian serikat pekerja di perusahaan sebagai bagian dari amanat UU. ”Saya apresiasi makin banyak orang Bali yang berani bicara dan ini bagus. Ini gerakan Satyagraha, yakni berani bicara berdebat dan tampil. Pelihara terus sikap kritis ini untuk semeton Bali,” pungkas Senator Wedakarna. (ad372)

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

BPLE Tiara Course Wisuda 116 Lulusan Dicari karena Kompeten dan Disiplin

BALAI Pendidikan dan Latihan Engineering (BPLE) Tiara Course kembali mewisuda lulusan, Senin (8/8) kemarin. Pada Wisuda XXIII tahun akademik 2015-2016, diwisuda sebanyak 116 orang lulusan, di mana 95 persennya telah bekerja. Mereka berasal dari jurusan D-1 dan D-2 Engineering Mechanical and Electrical, Engineering Automotive, Engineering Computer, Administrasi Teknik dan Marketing Teknik. Direktur BPLE Tiara Course Made Ernita Kurniawati, BBA., MBA. mengatakan, ujian akhir para mahasiswa sangat ketat. Itu dilakukan untuk menghasilkan lulusan yang betulbetul kompeten dan siap menghadapi persaingan dalam dunia kerja. “Lulus di BPLE itu susah. Sebab kami tetap komit menjaga kualitas lulusan. Karena itu, yang berhak menyandang sertifikat adalah mereka yang kompeten,” katanya dan menambahkan, karena itu lulusan BPLE Tiara Course dicari pengguna tenaga kerja. Ernita mengatakan pertumbuhan ekonomi Bali meningkat, tetapi penggangguran juga meningkat. Pengangguran terjadi karena kita kurang jeli melihat peluang kerja. Dikatakan, peluang kerja di Bali bukan hanya di pariwisata, tetapi juga terbuka luas di sektor yang lain, seperti peternakan dan teknologi. “Mereka yang menguasai teknologi peluang kerjanya luas, bisa mandiri membuka lapangan kerja, sehingga bisa membantu pemerintah mengurangi pengangguran. Jadi, kami bangga jika lulusan BPLE bisa sukses. Anak didik kami dicari karena selain kompeten juga disiplin,” ujarnya. Bahkan belum mendapat sertifikat kelulusan mereka sudah bekerja. Hal itu karena BPLE Tiara Course tak hanya mempersiapkan lulusannya memiliki keterampilan, tetapi juga disiplin. Hal itu pula yang membuat BPLE Tiara Course diberikan penghargaan sebagai lembaga pendidikan teknik

WISUDA - Direktur BPLE Tiara Course Made Ernita Kurniawati (kanan) bersama Kadisnaker Bali serta lulusan terbaik foto bersama saat acara Wisuda XXIII, Senin (8/8) kemarin. terbaik oleh Wali Kota Denpasar, mesti mampu menghasilkan lulusan terakreditasi A dan penerima penghar- yang berkompeten dan memiliki kegaan sebagai Lembaga Pelatihan Kerja mampuan bersaing, terlebih mengh(LPK) berprestasi di bidang pelatihan adapi MEA. Pihaknya menyampaikan dan produktivitas dari Kementerian terima kasih kepada BPLE Tiara Tenaga Kerja RI. Bahkan di tingkat Course yang telah membantu pemernasional, BPLE Tiara Course juga intah menyiapkan tenaga kerja yang menerima penghargaan Business terampil di bidang engineering. Challenges Award 2015 kategori The Pada wisuda kali ini, lulusan Best Training Education and Service terbaik diraih Yozep dari JuruExcellent Of The Year dari Indonesia san Engineering Mechanical and Achievement Center, 18 Desember Electrical dan I Kadek Agus Eka 2015 lalu. Saputra dari Jurusan Engineering Pendiri BPLE Tiara Course Ida Otomotive. Atas prestasi tersebut Pandita Nabe Rsi Agung Dwija Bhar- mereka diberikan plakat, piagam adwaja dalam wejangannya berharap dan beasiswa Rp 14 juta. Hadir para lulusan mampu memberikan pula pada wisuda itu Ida Pandita pelayanan yang baik dan tulus ikhlas Istri, Direktur BPLE Tiara Course di tempat kerja, dengan berbekal keter- Cabang Seririt Putu Ria Wijayanti, ampilan yang sudah didapat di BPLE S.E. dan sebagainya. Tiara Course. Di Bali banyak yang jadi Yang menarik ada kesan-pesan pengangguran karena tidak memi- yang disampaikan orangtua dari I liki keterampilan. Ida Pandita juga Gde Arya Wiryasemara, mahasiswa berpesan agar lulusan meningkatkan BPLE Tiara Course yang berkebupengetahuan, bekerja keras dan tekun tuhan khusus. Pihaknya berterima agar lebih maju. kasih kepada BPLE Tiara Course Kepala Dinas Tenaga Kerja dan yang telah mendidik dan memberi Transmigrasi Provinsi Bali I Gusti keterampilan. Kini yang bersangAgung Ngurah Sudarsana, S.H., M.H. kutan sudah diterima bekerja di mengatakan, lembaga pelatihan kerja sebuah perusahaan. (ad648)

SMK PGRI 4 Denpasar Diakreditasi, Target Pertahankan Nilai A

WARGA SMK PGRI 4 Denpasar sejak seminggu ini disibukkan dengan akreditasi dari Badan Akreditasi Provinsi (BAP) Bali Sekolah/Madrasah. Senin (8/8) kemarin, semua unsur pimpinan dan bagian administrasi, guru dan alumni divisitasi asesor. Sebanyak enam asesor melakukan visitasi dan penilaian di SMK PGRI 4 Denpasar sejak seminggu ini. Drs. I Nyoman Putu Astawa dan Drs. I Nyoman Tegteg untuk akreditasi program keahlian Tata Boga. Drs. Nyoman Samba dan Drs. I Made Darwis Wibawa, M.M. mengakreditasi program keahlian Multi Media dan Drs. I Made Bira, M.Pd. dan Dewa Made Wija, S.Pd., M.Pd. mengakreditasi program keahlian Akomodasi Perhotelan (AP). Tim juga diterima pengurus pleno dan Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. Nengah Madiandyana, M.M. dan Ketua Komite SMK PGRI 4 Denpasar Drs. IGB Wiadnyana, M.M., M.Pd. Tim SMK PGRI 4 Denpasar tampil allout saat diakreditasi, karena sebelumnya sekolah favorit di Denpasar ini sudah meraih akreditasi A. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. mengungkapkan, pada akreditasi kali ini dia menargetkan mempertahankan nilai A, namun skornya meningkat dari sebelumnya. Target tersebut bukan tanpa alasan, karena menurut Ketut Suarya, persiapan akreditasi sudah dilakukan sejak setahun lalu. Ini semua berkat sekolah menerapkan budaya mutu. Selain sebagai sekolah unggulan PGRI Bali, kini SMK PGRI 4 Den-

pasar juga ditunjuk sebagai sekolah rintisan kemitraan keluarga dan sekolah penguatan ekosistem. Bantuan pemerintah pusat pun sudah dicairkan Rp 20 juta untuk mitra keluarga dan penguatan ekosistem Rp 35 juta. Bantuan itu sudah dicairkan berupa pembangunan ruang tunggu (gazebo) bagi orangtua siswa di SMK PGRI 4 Denpasar. Bantuan kedua segera turun untuk mengadakan komunikasi intens dengan orangtua siswa soal anak dan perkembangan. Termasuk membuat kelas orangtua soal pengasuhan positif dan mendidik anak di era global. Belum lama ini Ketut Suarya juga dipanggil ke Makassar untuk mengikuti bintek penguatan eksosistem, guna menjadikan sekolah ini nyaman bagi

siswa dan orangtua siswa. Sebelumnya SMK PGRI 4 Denpasar juga meraih ISO 9001-2008, sekolah rujukan dan sekolah favorit di Bali. Soal prestasi, anak-anak Fourgriska tak pernah kering dari prestasi. Seorang siswanya, Komang Bayu Darma Putra (kelas XI-TB1) mewakili Perseden U-17 ke ajang Piala Suratin Cup 2016 di Bali. Bayu juga ikut mengantarkan SMK PGRI 4 Denpasar meraih emas di Porsenijar Kota Denpasar. Asesor Drs. I Made Bira mengatakan, visitasi akreditasi meliputi 180 poin indikator dari delapan standar pendidikan nasional. Hasil visitasi ini, kata dia akan diplenokan lagi dalam rapat untuk menentukan skor dan nilai akreditasi. (ad651)

AKREDITASI - Kasek I Ketut Suarya dan Nyoman Badra menerima asesor saat SMK PGRI 4 Denpasar divisitasi BAP Bali.

HUT ke-56 SMAN 1 Denpasar

SMPN 8 Denpasar Unggul di Akademis dan Nonakademis Membina dan Menciptakan Generasi Unggul Sembilan Kali Juara Pramuka

SMAN 1 Denpasar memperin- 1 Denpasar bisa terselenggara den- perjalanan yang cukup panjang denKepala SMPN 8 Denpasar I gati HUT ke-56, Senin (8/8) kemarin. gan sebaik-baiknya. “Hal ini dibuk- gan banyaknya prestasi yang diraih Wayan Murah, S.Pd. didampingi Sebelumnya SMAN 1 Denpasar tikan dari banyaknya kado yang dan beribu-ribu alumni yang ditaKoordinator Wakasek Luh Dian telah melaksanakan 32 kegiatan diberikan oleh siswa kami dalam matkan memegang peranan yang Wahyuni, S.Pd. mengungkapkan, atau lomba yang bersifat edukatif bentuk prestasi, diantaranya meme- sangat strategis di masyarakat. Ia prestasi ini berkat motivasi dan dan promotif. Kegiatan tersebut di nangkan International Mathematic berharap semua itu dapat digunakerja keras siswa, guru pembina antaranya, donor darah, fun bike, Contest tahun 2016 di Singapura. Di kan sebagai inspirasi bagi warga dan peran orangtua. Tanpa dukun- lomba karya tulis ilmiah, lomba bina samping itu, juga dalam situs Ke- SMAN 1 Denpasar, baik guru, pegan dan peran serta orantua siswa kepramukaan, bina kepalangmera- mendikbud SMAN 1 Denpasar juga gawai dan siswa agar menjadi lebih yang tergabung dalam komite seko- han, lomba tari Jauk Manis dan termasuk jajaran sekolah terbaik di baik ke depan dan menjadi alumni yang dibanggakan di masyarakat. lah, siswa SMPN 8 Denpasar tak Truna Jaya, lomba di bidang sastra, O Indonesia,” bebernya. Berdasarkan hasil survei yang ”Ini adalah tanggung jawab moral bisa mengukir prestasi. ‘’Makanya, limpiade Fisika, Matematika, Biologi, kami mengucapkan terima kasih Komputer, debat Bahasa Inggris, dilakukan pihak sekolah pada akhir bagi kita semua untuk mempertahkepada orangtua siswa, peran serta lomba lagu pop solo, paduan suara tahun ajaran 2015/2016, kata Pur- ankan prestasi yang telah diraih,” najaya tingkat kepuasan pelanggan ujarnya. itu kami balas berupa prestasi,’’ dan lain-lain. Tak hanya di kalangan siswa, pendidikan di SMAN 1 Denpasar Tentunya semua prestasi yang ujarnya. Kasek berkepala pelontos ini kegiatan atau lomba yang melibatkan adalah 93 persen. Artinya, dari telah diraih merupakan berkat kerja dengan rendah hati mengatakan guru dan staf juga diadakan, seperti 1.368 keluarga yang menitipkan keras seluruh warga SMAN 1 Denanak-anak SMPN 8 Denpasar lomba lagu pop dan magegitan, lomba putra-putrinya di SMAN 1 Den- pasar maupun kerja sama dari stakeadalah input yang berkualitas. bulu tangkis. Kegiatan yang melibat- pasar, 1.272 keluarga yang merasa holder pendukungnya. ”Kepercayaan yang sangat kuat ini agar tetap diMakanya SDM ini harus diproses kan alumni yaitu pertandingan tenis sangat puas atau puas. Kepala Bidang Pendidikan Me- jadikan cemeti bagi kita untuk terus secara berkualitas dengan pelayan- lapangan. Rangkaian HUT SMAN 1 an pendidikan berkualitas. Untuk Denpasar nantinya juga akan diakh- nengah (Kabid Dikmen) Disdikpora melakukan penguatan-penguatan, menyalurkan bakat dan minat iri dengan gelaran Gempita Karmany Kota Denpasar Wayan Supartha sehingga SMAN 1 Denpasar tetap mengatakan, 56 tahun merupakan eksis,” tegas Supartha. (ad649) siswa, mereka diberi kesempatan Smansa (GKS) di bulan Oktober. Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. mengikuti berbagai event lomba, sekaligus untuk mengevaluasi Nyoman Purnajaya, M.Pd. mengatamodel pembinaan siswa di sekolah. kan, semua kegiatan yang dilakukan Di sinilah, kata dia diperlukan sin- adalah realisasi dari teori Renzulli. ergisitas sekolah dengan orangtua Teori Renzulli adalah teori dasar yang siswa dan masyarakat. Dalam diterapkan di SMAN 1 Denpasar unbahasa kekinian, Wayan Murah tuk membina dan menciptakan genmengatakan model pendidikan erasi yang unggul, dapat berkembang tersebut termasuk sekolah mitra secara sempurna, maka tiga komponen keunggulan yaitu kecerdasan keluarga. Dia menegaskan, siswa di SMPN yang bisa dikembangkan dalam kelas, 8 Denpasar tak hanya dicetak kreativitas yang bisa dikembangkan menjadi insan cerdas, namun juga melalui berbagai komitmen dan task berkarakter dan kuat kerpribadi- comitment yang bisa dikembangkan annya, santun perilakunya dan melalui pemberian tugas. Oleh karena itu, pihaknya menmenjadi kebanggaan keluarga. Magucapkan terima kasih kepada kanya dia ingin dengan prestasi ini PRESTASI - Kasek I Wayan Murah bersama guru dan siswa SMPN 8 Denpasar sejajar dengan semua komponen yang telah mendu- PERINGATAN - Kepala SMAN 1 Denpasar memotong tumpeng berprestasi di Pandu Trisma Cup dan BMC. kung, sehingga pendidikan di SMAN serangkaian peringatan HUT ke-56 SMAN 1 Denpasar. sekolah negeri lainnya. (ad650) Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

B R A N D I N G D I S I N I

SEJAK dipimpin I Wayan Murah, S.Pd., SMPN 8 Denpasar mampu menunjukkan keunggulan dalam bidang akademis dan nonakademis. Berbagai prestasi diukir, mulai dari tingkat daerah hingga provinsi. Yang teranyar, Pramuka Gudep 01245-01246 SMPN 8 Denpasar mencatat sejarah yakni sembilan kali berturut-turut meraih juara umum I pada Pandu Trisma Cup. Atas prestasi itu, tim Pramuka SMPN 8 Denpasar berhak memboyong tiga kali piala tetap Trisma Pandu Cup. Minggu (7/8) lalu, Tim Pramuka SMPN 8 Denpasar sukses meraih juara umum I. Tim ini meraih juara I lomba bivak, juara I lomba hasta karya dan juara II lomba pioneering. Guru Pembina Pramuka SMPN 8 Denpasar Ni Made Ari Astini, S.E. mengatakan, tim Pramuka SMPN 8 Denpasar hanya disiapkan secara intensif selama seminggu saja, namun mereka sudah dibina lewat ekstra tiap minggu. Dia mengaku bangga, kunci sukses Tim SMPN 8 Denpasar ada pada semangat juang yang tinggi. Selain itu, mereka juga

mendapat sentuhan pembinaan dari alumni SMPN 8 Denpasar. Yang tak kalah pentingnya, yakni dukungan dan peran serta orangtua siswa. Kontribusi ini juga mengantarkan salah seorang anggota Pramuka SMPN 8 Denpasar yakni Ni Luh Putu Rajini Putri terpilih mengikuti Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta. Selain di akademis, siswasiswa SMPN 8 Denpasar juga meraih prestasi tingkat Bali di Bali Mandara Competiton (BMC). Tim SMPN 8 Denpasar diperkuat I Kadek Winpriyana Taro Putra, Putu Aditya Mahendra Giri dan I Nyoman Natha Pratama. Mereka meraih juara umum II serta juara II tim untuk IPA dan IPS. Bagi SMPN 8 Denpasar, prestasi kali ini melewati prestasi dua tahun sebelumnya yang meraih juara I bidang IPA. Tahun ini tim yang dibina I Putu Muliarta, S.Pd. bersama Putu Eka Handayani Murni, S.Pd. didukung tim Olimpiade IPA sukses mengalahkan 50 tim lainnya dari seluruh kabupaten dan Kota Denpasar.


Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

DAERAH

Pansus Serukan Audit Pengelola Kapal Sritanjung Banyuwangi (Bali Post) Pansus DPRD Banyuwangi untuk kapal LCT Sritanjung akhirnya menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Meski sempat molor, para wakil rakyat kota Gandrung ini akhirnya menelorkan rekomendasi terkait pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi. Salah satunya, menyerukan audit independen kepada manamejen PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS), pengelola dua kapal LCT Sritanjung. Ketua Pansus LCT Sritanjung Naufal Badri mengatakan, hasil pertemuan lintas fraksi, pansus mendapatkan banyak perbaikan untuk menyerukan hasil rekomendasi. Ada tiga poin yang ditekankan. Masing-masing, pembayaran gaji karyawan PT PBS yang ngadat, evaluasi manajemen PT PBS dan audit independen keuangan PBS. “Kita minta gaji karyawan dicairkan tanpa membebani APBD. Artinya, manajemen PT PBS harus bertanggung jawab,” kata politisi Gerindra ini, Senin (8/8) kemarin. Pihaknya juga mendesak Pemkab menyelamatkan kapal LCT Sritanjung. Sebab, kapal tersebut menjadi aset

bersejarah bagi Banyuwangi. “Jadi tak harus dijual. Bisa dimodifikasi. Itu aset berharga,” tegasnya. Yang terpenting kata dia, harus ada audit keuangan di PT PBS. Sebab hasil penelusuran pansus ditemukan indikasi penyimpangan keuangan. Ini didasarkan pada perbedaan nilai keuangan yang tercatat di PT PBS dan setoran dari ASDP Ketapang. “Jadi, setoran dari ASDP dengan keuangan yang dibukukan PT PBS jauh beda. Lalu keuntungan yang dapat PT PBS juga jauh dengan yang disetorkan ke Pemkab,” jelasnya. Menurut Naufal, keempat fraksi di DPRD Banyuwangi sepakat dengan rekomendasi yang dikeluarkan pansus. Rekomendasi itu akan dilaporkan dalam paripurna DPRD Banyuwangi, Rabu (10/8) besok. Ditambahkan Naufal, akibat pengelola dua kapal LCT Sritanjung yang tak profesional, asuransi lepas tangan. Sebab struktur kapal LCT Sritanjung sudah dirubah tanpa melibatkan Badan Klasifikasi Indonesia (BKI). Bahkan kapal tersebut sudah lewat masa docking. “Akibat pengelolaan tak profesional, kapal kondisi rusak, bahkan

Kepala KPLP Terancam Dicopot Dugaan pungli di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi berbuntut panjang. Tim dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum ham) RI akhirnya turun ke Banyuwangi. Hasilnya, oknum Kepala Kesatuan LP (KPLP) Banyuwangi Wahyu Dhita Putranto terancam dicopot. Oknum pejabat ini dinilai bertanggung jawab terkait dugaan pungli yang dikeluhkan para warga binaan.

Bali Post/udi

Nufal Badri

karam,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, kapal LCT Sritanjung 1 karam di pesisir Bulusan, Banyuwangi, 8 Juni lalu. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Saat karam, kapal yang dibeli Pemkab tahun 2001 tersebut sedang parkir di dermaga selatan pelabuhan Ketapang. DPRD langsung membentuk Pansus untuk mengusut sistem pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung. (kmb30)

Kumpulkan Dana Rp 137 Juta Lebih, Kutuk Pembakaran Tempat Ibadah Medan, Sumatera Utara untuk bisa membawa sumbangan ke lokasi. “Nanti dua orang dari kami langsung membawa dana ke Medan dan diserahkan ke pengurus wihara. Atas nasihat DPD-RI kami diminta langsung membawa ke korban dan tidak menitip ke pemerintah setempat. Nanti dari DPD-RI Bali akan membantu dan koordinasi dengan DPD-RI di Sumut dan juga kawan-kawan The Hindu Center. Kami surprise dengan respons umat yang luar biasa dan juga wakil-wakil rakyat yang sudah membimbing,” jelas Adiguna.

Buntut Dugaan Pungli di Lapas Banyuwangi

Banyuwangi (Bali Post)-

Aliansi Hindu Muda Siap Bawa Sumbangan ke Tanjungbalai

AKSI penggalangan dana punia yang digalang Aliansi Hindu Muda Indonesia (AHMI) terkait solidaritas Hindu Buddha, resmi berakhir kemarin. Hasil penggalangan selama satu minggu itu terkumpul dana sebesar Rp 137 juta lebih. Demikian diungkapkan Putu Aditya Adiguna (Korlap AHMI) dalam press rilisnya di Denpasar, Minggu (7/8). Adapun tujuan dari penggalangan dana ini lebih pada menggugah kepedulian orang Bali sebagai bagian bangsa Indonesia. “Kami ini melaksanakan pengamalan sila ketiga dalam Pancasila, yakni persatuan Indonesia. Sesama umat Siwa Budha kami ingin membantu meringankan saudara di Tanjungbalai yang tempat ibadahnya dibakar. Lewat aksi di lapangan, kami ingin semua komponen anak muda Hindu peduli. Astungkara dalam seminggu sudah terkumpul dana Rp 137.524.700. Hari ini kita sampaikan laporan pertanggung jawaban ke publik. Terima kasih atas kepedulian dari masyarakat Bali dari semua agama,” ungkap Adiguna. Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak pemerintah Tanjungbalai,

Ke depan metode aksi simpatik seperti ini akan dilaksanakan demi menggalang solidaritas Pancasila. “Harapan dari Bali aktor provokator pembakaran tempast ibadah harus dihukum tegas. Kami minta agar bangsa ini jangan mendiskriminasi minoritas. Membakar tempat ibadah itu sama dengan membakar sejarah bangsa dan anak-anak muda Hindu harus sadar tentang pentingnya gerakan solidaritas terhadap umat Siwa Budha. Gerakan ini sangat menggugah,” terang Adiguna pemuda asal Penatih Denpasar ini. (ad373)

GALANG DANA - Aliansi Hindu Muda Indonesia (AHMI) saat aksi penggalangan dana terkait pembakaran wihara kelenteng di Tanjungbalai, Medan, Sumatera Utara.

Kemungkinan pencopotan oknum Kepala KPLP ini setelah tim dari Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham ini memeriksa sejumlah saksi di Lapas Banyuwangi. Diantaranya, 20 napi di blok narkoba dan 5 pejabat Lapas Banyuwangi, termasuk oknum Kepala KPLP Banyuwangi yang diduga melakukan pungli. “Kita sudah turun ke Banyuwangi sejak, Jumat (5/8) lalu hingga hari ini (kemarin),” kata Ray, salah satu tim dari Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham di Lapas Banyuwangi, Senin (8/8) kemarin. Sayangnya pejabat ini enggan membeberkan sanksi apa yang akan diberikan kepada oknum Kepala KPLP Banyuwangi. “Soal sanksi itu bukan wewenang kami. Hasil pemeriksaan kita serahkan ke Dirjen. Tapi dengan kejadian ini, posisi Kepala KPLP pasti akan dievaluasi,” tegasnya. Pihaknya berharap Lapas kelas II B Banyuwangi kembali kondusif. Kepala Lapas Banyuwangi, Arimin pemeriksaan dari tim Kemenkumham ini untuk memperjelas dugaan pungli

Amlapura (Bali Post) – Galian C tanpa izin alias bodong yang sempat ditutup, namun belakangan ini diduga kembali beroperasi. Buktinya, banyak truk pengangkut galian C tanpa membawa faktur pajak. Sebab, setelah kebijakan penutupan itu pihak Dispenda Karangasem tak lagi memberi faktor pajak kepada pengusaha. Terkait pengusaha galian C bodong beroperasi kembali, ini memunculkan tudingan bahwa aparat penegak hukum seperti “macan ompong”. Penilaian itu disampaikan pembina galian C di Karangasem, Ni Nyoman Suparni, Senin (8/8) kemarin. Suparni mengatakan, pihaknya memperoleh informasi galian C bodong yang beroperasi yakni di wilayah Nangka dan Bukit Pawon. Ada empat lokasi galian di sana. Selain itu, usaha tanpa izin ini beroperasi pada malam hari, seperti di wilayah Pura, Lebih, Pejeng dan di Badeg, Kecamatan Selat. Menurut Suparni, bukti kuat usaha galian tanpa izin itu menjual pasir lagi karena rekan telik sandinya melaporkan truk

Beachwalk Shopping Center Gelar Berbagai Kegiatan dan Promo Menarik Indonesia. Pengunjung juga dapat mengenal batik lebih mendalam melalui melukis batik bersama Museum Kain. Semua kegiatan tersebut akan di laksanakan di Fountain Stage, Beachwalk level 1. Pada Agustus ini Fashion TV Indonesia mengadakan berbagai acara, exhibition dan seni dengan judul “F Showcase by Fashion TV Indonesia”. Acara tersebut akan diadakan pada 26-28 Agustus 2016, di Fountain Stage Level 1. F Showcase merupakan event tahunan dari Fashion TV Indonesia dengan menggabungkan fashion, musik, dan karya seni menjadi satu. Dengan memperkenalkan tema Fashion Star Here, di mana Beachwalk Shopping Center sebagai destinasi pertama untuk fashion, baik International brand maupun Local brand Bali. Turis dari mancanegara

dan domestik dapat melihat serta mempelajari secara langsung budaya Bali melalui “Badung Cultural Festival”. Acara ini diadakan pada 10– 17 Agustus 2016 di Fountain stage, Beachwalk level 1. Pada Badung Cultural Festival pengunjung dapat menikmati berbagai macam acara menarik, seperti pertunjukan tari bali, musik dan kesenian Bali lainnya. Pengunjung juga dapat menikmati eksibisi dengan berbagai macam produk kreatif khas Bali yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh. Setiap Kamis pengunjung dari mancanegara dan domestik dapat menikmati Bali Cultural Experience. Pengunjung dapat secara langsung mempelajari kesenian Bali melalui tarian tradisional, membuat canang, dan belajar musik instrumental khas Bali. Beachwalk mengadakan program Lucky Seven bagi para pengunjung yang memi-

yang terjadi di Lapas Banyuwangi. “Biar jelas semua. Karena saya orang baru makanya kita ingin tahu juga bagaimana pengamanan di LP ini. Ini sangat mengejutkan bagi kami,” jelas mantan Kepala Rutan Negara, Bali tersebut. Sementara itu, dua perwakilan LSM Koalisi Rakta Banyuwangi (Korban) dan Gerakan Anti Narkotika (Granat) mendatangi Lapas Banyuwangi, kemarin. Keduanya meminta Kepala Lapas

Banyuwangi memberikan aksi pungli di lapas. “Kami prihatin lapas yang selama ini kondusif dirusak oleh oknum Kepala KPLP yang tak bertanggung jawab,” tegas Cak No, Koordinator LSM Korban. Karena itu dia meminta Kepala Lapas Banyuwangi bisa berbenah dan memberi sanksi oknum bawahannya yang nakal. Diberitakan sebelumnya, dugaan praktik pungli mendadak dikeluhkan warga binaan di Lembaga Pe-

masyarakatan Banyuwangi. Sejumlah warga binaan, khususnya kasus narkoba mengaku menjadi korban pungli. Modusnya, ditekan akan dilayar atau pindah ke lapas luar pulau jika tak mau membayar. Nilai dugaan pungli ini beragam. Ada yang ditarik Rp 3 juta, bahkan lebih. Jika mau membayar, seorang napi dipastikan bebas dari kebijakan dilayar. Parahnya lagi, oknum petugas pengamanan lapas ada yang mencatut nama pejabat di Dirjen Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM-RI. Sehingga banyak warga binaan takut. Lalu menuruti tarikan pungli yang diminta. (kmb30)

Bali Post/udi

PROTES - Perwakilan LSM saat menggelar aksi protes terkait dugaan pungli di Lapas Banyuwangi, Senin (8/8) kemarin.

Diduga Galian C Bodong di Karangasem Kembali Beroperasi

Sambut Hari Kemerdekaan RI Ke-71

BEACHWALK Shopping Center selalu menghadirkan pengalaman menarik untuk pengunjung dan pembelanja di Beachwalk. Hadirnya berbagai program di Beachwalk memberikan daya tarik lebih bagi Kuta dan mengukuhkan tag line Beachwalk Shopping Center “Bali Starts Here”. Beachwalk Shopping Center mengangkat tema patriotisme “National Pride” untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-71, 17 Agustus 2016. Tentunya Beachwalk Shopping Center mengadakan berbagai macam kegiatan dan promo menarik yang tidak dapat dilewatkan pengunjung. Beachwalk bersama Theevent 81 mengadakan “Indonesian Heritage” pada 1–9 Agustus 2016. Pada acara ini pengunjung dapat menyaksikan keragaman tarian nusantara, seperti tari Batak, Jawa, kontemporer dan masih banyak lagi menyangkut

5

liki KTP Bali dan Kitas. Setiap kali pengunjung ber-KTP Bali dan Kitas, berbelanja minimal Rp 100.000 dalam sehari dapat mengunjungi Customer Service di level 1 dan menukarkan nota belanja, maka akan mendapatkan stempel dan hadiah langsung berupa voucher restaurant atau parkir gratis di Beachwalk. Apabila sudah terkumpul stempel sebanyak empat kali di hari kerja dan tiga kali di hari libur atau weekend dalam sebulan akan mendapatkan persembahan special dari Beachwalk. Pengunjung Beachwalk juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai macam hadiah atau voucher program SHOP & WIN bulan Agustus. Para pengunjung dapat mengunjungi Customer Service di level 1 dan langsung menukarkan nota belanja mereka senilai minimal IDR 500.000 (1 nota belanja) dengan mendapatkan hadiah langsung seperti voucher makan atau voucher parkir gratis dari Beachwalk. Bagi para pengunjung yang berbelanja minimal IDR 2.000.000 dengan memperlihatkan nota belanja (maksimal 2 nota belanja) akan berkesempatan untuk mendapatkan hadiah spesial beserta voucher belanja, voucher restoran dan berkesempatan memenangkan lucky draw 1 tiket pulang pergi dari Bluewater Express dari Bali ke Gili Trawangan menggunakan fast boat. (ad647)

pengangkut galian C yang lewat di Rendang, Jumat (5/8) dari pukul 11.30 wita sampai sore ada 139 truk pengangkut galian yang sopirnya tak mengantongi faktur. Sementara dari wilayah Bebandem, yakni di Bukit Pawon dan Nangka, diketahui dalam sehari lewat 300 truk pengangkut galian tanpa faktur. ‘’Di Kubu juga ada galian c tanpa izin. Sempat tutup dan bekerja lagi, sebanyak 100 truk tanpa faktur lolos sehari,’’ kata Suparni. Akibat usaha galian C tanpa izin bekerja kembali, lanjut Suparni,

banyak yang dirugikan. Pemkab dari galian C bodong itu tak bisa mendapatkan pajak, tetapi pasir Karangasem dieksploitasi dan mengancam kerusakan lingkungan. ‘’Pengusaha galian C yang berizin mengeluh. Masalahnya, karena galian C ilegal buka lagi, sopir truk beralih membeli pasir ke usaha bodong itu karena dapat harga galian lebih murah. Mereka yang galiannya bodong tak kena pajak,’’ paparnya. Suparni mengatakan, begitu mendapat laporan soal

banyaknya sopir truk galian C mengangkut galian tanpa memiliki faktur pajak, pihaknya langsung menyampaikannya ke Reskrimsus Polda Bali. Sayangnya tak ada tindaklanjutnya dari penegak hukum tersebut. Karena itu, tambahnya, pihaknya menilai aparat penegak hukum bagai “macan ompong”. ‘’Padahal sebelumnya penegak hukum itu menyatakan akan tegas dan akan menyikat pengusaha galian C tanpa izin kalau berani kucing-kucingan dengan beroperasi lagi,’’ tandasnya. (013)

Rayakan HUT Ke-60

Danamon Kembali Gelar Peduli Lingkungan di Pasar Rakyat DALAM rangkaian perayaan HUT ke-60, PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. dan anak perusahaannya Adira Finance, Adira Insurance serta Yayasan Danamon Peduli memperkuat komitmennya untuk terus mendukung perkembangan pasar rakyat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan yaitu kegiatan Peduli Lingkungan. Tahun ini kegiatan dipusatkan di Pasar Gunung Agung pada Sabtu (6/8). Kegiatan Peduli Lingkungan tersebut berupa kegiatan bersih-bersih di lingkungan pasar, pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang pasar dan penyerahan bantuan perbaikan fasilitas WC/kamar mandi, 1 buah papan nama pasar, 30 unit papan nama kios/toko, 160 unit petunjuk los, 6 unit tong sampah, 1 buah alat pemadam api ringan (APAR), dan 14 pot tanaman hias. Sebelumnya, Danamon Group telah bekerja sama dengan PD Pasar Kota Denpasar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Denpasar telah melakukan kegiatan sosialisasi dan simulasi pencegahan kebakaran kepada petugas keamanan dan staf PD Pasar Kota Denpasar pada Jumat (5/8), bertempat di Aula PD Pasar. Kegiatan ini melibatkan sekitar 100 orang petugas keamanan dan staf PD Pasar, pada acara tersebut diserahkan bantuan 2 buah alat pemadam kebakaran ringan (APAR). “Pasar rakyat merupakan salah satu poros kehidupan dan tulang punggung perekonomian daerah. Oleh karenanya, dalam merayakan HUT Danamon ke-60 ini kami menyelenggarakan kegiatan yang mendukung keberadaan dan kemajuan pasar rakyat. Perbaikan lingkungan pasar sangatlah penting, mengingat kebersihan dan kenyamanan pasar menjadi faktor utama pertimbangan konsumen untuk berbelanja di pasar. Jika pasarnya bersih, nyaman dan aman, pastinya akan meningkatkan minat masyarakat berbelanja sehingga mendorong laju roda perekonomian daerah,” jelas I Gusti Agus

Indrawan, Regional Head Danamon Bali Nusra “HUT Danamon yang ke-60 merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat komitmen kami sebagai mitra pembangunan pemerintah, khususnya dalam upaya mengembangkan pasar tradisional dan kegiatan ini melibatkan +/- 400 relawan, baik dari Danamon Group dan penerima manfaat yaitu komunitas Pasar Gunung Agung,” imbuhnya. Dirut PD Pasar Kota Denpasar I Made Westra mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih mela-

lui program CSR Danamon. “Pertama Pasar Ketapean sudah mendapat bantuan dan sekarang tahun 2016 adalah Pasar Gunung Agung. Dari 2 bantuan yang telah kami terima, memang benar-benar terasa manfaatnya bagi para pedagang,” ujarnya. Kepala Dinas DKP Kota Denpasar I Ketut Wisada mewakili Wali Kota Denpasar mengapresiasi Bank Danamon. “Ekonomi kerakyatan ini merupakan sabuk pengaman yang tidak bisa digoyahkan oleh musibah apa pun, seperti kemarin ada bom,” sebutnya. (ad375)

SERAHKAN BANTUAN - I Gusti Agus Indrawan, Regional Head Danamon Bali Nusra, saat menyerahkan bantuan CSR Bank Danamon.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Sanksi Sosial bagi Koruptor BEGITU banyak terkuak pejabat yang terlibat kasus korupsi. Mulai dari pejabat pada tingkatan terendah sekelas kepala urusan (kaur) desa, kepala desa, camat, bupati, gubernur, bahkan menteri. Itu di tataran eksekutifnya. Di tataran legislatif, mulai dari angota DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi bahkan DPR-RI. Mirisnya lagi, aparat penegak hukum mulai dari panitera, hakim bahkan sampai tingkat tertinggi seperti Mahkamah Konstitusi juga terjerat kasus korupsi. Atas kondisi ini, boleh dikatakan penjara sekarang dipenuhi oleh para koruptor. Namun, hal ini sepertinya tidak membuat kapok dan menyurutkan niat para koruptor untuk menghisap uang rakyat/negara. Korupsi terus saja berlanjut dan hampir tiap hari memenuhi isi media massa. Uang rakyat yakni dari pembayaran pajak dan sejenisnya, setelah terkumpul malah dipakai foya-foya para pejabat korup. Kondisi ini telah menimbulkan sikap apatis masyarakat dengan membandel untuk membayar pajak. Sampai-sampai pemerintah harus mengeluarkan kebijakan tax amnesty bagi para penunggak pajak. Namun apalah artinya kebijakan tax amnesty jika pendapatan dari pajak yang telah terkumpul kemudian dikorupsi para ‘’tikus berdasi’’. Untuk menekan kasus korupsi dan memberi efek jera para koruptor, muncul wacana para koruptor dihukum mati saja. Namun belum wacana ini mendapat tindak lanjut, sudah muncul wacana baru agar para koruptor selain dipenjara juga dimiskinkan. Langkah pemiskinan ini mungkin sudah nampak sedikit jalan, dengan hukuman mengembalikan kerugian keuangan negara dan disitanya berbagai aset milik para koruptor. Salah satu contoh terdekat, menimpa koruptor I Wayan Candra yang mantan Bupati Klungkung dua periode. Apakah langkah ini serta merta menyurutkan kasus korupsi di negeri ini? Ternyata tidak! Tetap saja terus bermunculan kasus korupsi denga berbagai gaya, model dan modus. Lantas apa yang mesti dilakukan? Pemerintah kembali mewacanakan mengkaji kebijakan untuk tidak memenjarakan terpidana korupsi. Kebijakan ini diambil dengan alasan, para koruptor tidak akan merasakan efek jera ketika dibui, sehingga hukuman alternatif perlu dirancang. Pertimbangan lain untuk tidak memenjarakan koruptor juga dipilih, karena kondisi sel di Indonesia yang sudah tidak memadai untuk menerima tambahan narapidana dalam jumlah banyak. Itu alasan pemerintah, sementara pada kenyataannya banyak koruptor yang malah mendapatkan fasilitas wah di dalam penjara. Lantas yang dikatakan penjara sesak yang di mananya? Paling juga yang penuh sesak bahkan tak manusiawi di sel para pelaku kriminal sekelas pencuri ayam. Terkait rencana tersebut pemerintah bahkan disebutkan telah membentuk tim pengkaji penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu). Meski diakui, pembahasan mengenai aturan ini masih pada tahap awal, sehingga perlu lebih dimatangkan lagi konsep pemberian hukuman dan efek jeranya. Tentu mengundang pertanyaan, jika di dalam penjara saja para koruptor masih bisa menikmati kehidupan mewah, bagaimana nanti jika tidak dipenjarakan? Barangkali hukuman/sanksi sosial dari masyarakat yang perlu diberdayakan. Di Bali ada sanksi sosial yang namanya kasepekang. Warga yang kena kasepekang umumnya tidak diajak bicara oleh warga lingkungan desa/adat-nya, tidak boleh menikmati layanan sosial dan sejenisnya, bahkan tak jarang disertai pengusiran dari wilayah adat/desanya. Wacana pelaku korupsi sebaiknya kasepekang saja sudah sejak lama bergema di Bali. Barangkali sanksi sosial ini layak dikaji untuk membuat efek jera para koruptor. Meski, masih ada sisi-sisi lemahnya yang dapat dipakai sebagai celah bagi para koruptor untuk tetap bisa menikmati hidup layak. Jika memang hal ini masih dinilai lemah, barangkali sanksi kerja sosial layak dijadikan pilihan. Para koruptor selain dimiskinkan, disita harta bendanya, lalu kasepekang dan ditambah kerja sosial, bila perlu seumur hidupnya agar tidak lahir lagi koruptorkoruptor baru dengan modus lebih canggih.

S URAT PEMBACA

Penanganan Korupsi Berbasis Ekonomi Korupsi merupakan permasalahan yang tiada akhirnya. Perkembangan korupsi sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary Crime) sudah pada tataran epidemik. Di mana korupsi sudah menjadi hal yang legal dilakukan oleh siapa saja pada tingkatan mana pun. Berbagai cara telah dilakukan pemerintah dengan membuat aturan dengan pemberatan hukuman (sebagai wujud detterent effect) hingga terkini adanya wacana peniadaan hukuman penjara digantikan dengan pemaksimalan penggunaan denda (pemiskinan koruptor).

Oleh I Made Agus Mahendra Iswara, S.H., M.H. emberantasan korupsi di Indonesia pada sampai saat ini masih berorintasi pada pembalasan bagi pelaku (retributive justice) di mana dikenakan hukuman yang maksimal dalam hal pidana penjara, denda ditambah dengan penggantian kerugian negara. Melihat pada aspek penghukuman ‘’pembalasan’’ yang mana padanan sarana penghukuman yang dipergunakan telah maksimal, namun belum juga memberikan suatu penurunan angka korupsi, menandakan bahwa metode penghukuman yang sedang dijalankan bangsa ini masih bermasalah. Baik permasalahannya dikarenakan faktor penegak hukumnya (masihnya ada mafia peradilan -- judicial corruption) ataupun dikarenakan faktor korupsi yang membudaya (anggapan korupsi hal yang lumrah, apabila terjerat korupsi merupakan ‘’arisan’’siapa saja bisa kena bagi penikmatnya). Melihat pada penanganan korupsi dengan metode tradisional dalam hal ini pembalasan masih belum optimal, maka perlu dicarikan suatu solusi terbaru, dengan paradigma hukum terbaru dalam menghadapi persoalan korupsi sebagai musuh bersama. Bahwa dalam perkembangan zaman yang tanpa batas, persoalan hukum sudah tidak lagi menjadi monopoli ruang lingkup kajian hukum saja. Hukum tidak hadir dalam ruang hampa, namun hukum berada pada dimensi sosial (masyarakat). Hukum hadir tidak hanya sebatas pada aturan tertulis, namun hukum hadir di masyarakat untuk mewujudkan fungsi dan tujuannya. Dalam aspek sosial, hukum akan berhadapan dan berkolaborasi dengan beberapa aspek keilmuan, baik ilmu sosiologi (dikenal sosiologi hukum), ilmu psikologi (dikenal dengan psikologi hukum), aspek kedokteran (dikenal dengan ilmu kedokteran fosensik berkaitan dengan proses peradilan pidana),

P

di samping itu hukum pula berhadapan dan berkolaborasi dengan aspek ekonomi. Hukum merupakan regulasi (rule) yang memberikan arahan perilaku manusia, sedangkan ekonomi merupakan suatu kajian keilmuan yang menekankan pada kebutuhan perilaku manusia (needs), sehingga segala permasalahan hukum akan bersentuhan dengan ekonomi. Terkhusus dalam hal penanganan korupsi peran dari pendekatan ekonomi (Economic analysis of Law) akan mengkaji bagaimana penanganan perkara korupsi yang tidak didasarkan utama pada hal pembalasan kepada pelaku korupsi, namun melihat pemberantasan korupsi dari segi nilai (value), manfaat (utility), efesiensi (efficiency) guna mewujudkan kesejahteraan sosial (social walfare). Adapun penanganan perkara korupsi dengan menggunakan pendekatan ekonomi (kemanfaatan) dilakukan dengan cara pengkajian mengenai aspek ekomis penanganan biaya, di mana dilakukan pengkajian biaya (cost) penanganan perkara dengan perkara yang akandiprosessecaraperadilan.Terhadapbiaya penanganan perkara yang tidak seimbang antara biaya dengan jumlah kerugian yang diakibatkan oleh korupsi, maka perkara tersebut diupayakan penyelesaiannya secara non-penal (preventif) dengan menggunakan pendekatan musyawarah untuk pengembaliaan kerugian negaranya. Walaupun apa yang disampaikan ini secara tidak langsung melanggar aturan hukum yang berlaku (Vide Pasal 4 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi), namun perkembangan hukum yang dinamis (tidak statis) maka diperlukan pengfleksibelan terhadap pelaksanaan hukum, sebagaimana maksud paradigma hukum progresifnya oleh Satjipto Rahardjo. Sebagai penegak hukum mampu berpikir di luar pakem yang ada (out of box) terhadap persoalan yang ada guna mewujudkan keadilan dan kemanfaatan.

Adapun penanganan korupsi, dengan pendekatan ekonomi melihat hitungan ekonomi sebagai ujung pembahasannya. Sebagai contoh ketidakmanfaatan, terhadap penanganan perkara korupsi dengan jumlah kerugian negara sekitar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah) dibutuhkan biaya penanganan perkara sebanyak Rp 300.000.000 (tiga ratus juta rupiah), sehingga ada selisih defisit biaya yang dikeluarkan oleh negara dalam hal ini Rp 200.000.000 (dua ratus juta rupiah). Di samping juga biaya pemerintah dalam melakukan pemenjaraan (memasyarakatkan) koruptor. Sehingga asas kemanfaatan tidak terwujud. Adapun pola penanganan perkara korupsi dengan pendekatan ekonomi ini lebih sesuai dengan orientasi tujuan penanganan perkara korupsi yakni untuk pengembalian kerugian keuangan negara. Di samping pula pemberian efek jera dengan penghukuman. Adapun penanganan perkara secara ekonomi, menempatkan hukum pidana sebagaimana tupoksi aslinya sebagai Ultimum Remedium alias sebagai Panachea (obat akhir) dari persoalan hukum yang ada, dan tidak menempatkan hukum pidana sebagai Premium Remedium (sebagai sarana utama). Adapun konsekuensi dari penanganan perkara dengan pendekatan ekonomi, adalah adanya pedoman perioritas penanganan perkara korupsi, di mana perlu adanya justifikasi perkara korupsi sejumlah berapa yang dijadikan ‘’utama’’ untuk diproses. Dalam hal ini perlu diutamakan pemberantasan korupsi yang besar (big fish), dengan dasar pertimbangan bahwa kerugian yang terbesar dilakukan oleh mereka, di samping pula memberikan pencontohan bahwa penegak hukum tidak tumpul ke atas namun seimbang equality antara atas dan bawah. Dengan demikian pelaku korupsi kecil-kecilan akan terdoktrinisasi bahwa hukum sudah berubah, tidak lagi memprioritaskan pada pelaku yang berlevelan

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Soal Bali ’’Parkir’’ Dana Rp 1,2 Triliun Berkenaan dengan berita harian Bali Post Senin tanggal 8 Agustus 2016, halaman 1 dengan judul ‘’Bali ‘Parkir’ Dana Rp 1,2 Triliun di Bank: Indikasi Komersialisasi Anggaran, Hambat Pembangunan Daerah’’ dengan ini dapat kami sampaikan sebagai berikut: 1. Sampai saat ini serapan anggaran APBD Pemerintah Provinsi Bali sudah hampir 47 persen. Walaupun masih di bawah target, jumlah ini jauh lebih besar ketimbang waktu yang sama tahun-tahun sebelumnya yang biasanya hanya mencapai 20-30 persen. 2. Serapan anggaran yang belum sesuai target ini dikarenakan beberapa hal, di antaranya adalah perubahan peraturan atau regulasi dalam rentang waktu tertentu. 3. Selain itu dalam pembayaran terhadap pelaksanaan proyek/kegiatan dilakukan per termin yang terjadwal sesuai dengan peraturan/ketentuan yang berlaku, serta masih adanya beberapa proses tender yang sedang berjalan dan yang belum berjalan. 4. Rendahnya serapan anggaran di awal tahun juga disebabkan proses pembahasan anggaran di DPRD Bali dan verifikasi Kementerian Dalam Negeri yang memakan waktu tidak sebentar. 5. Perlu kami jelaskan, bahwa dana APBD yang ada di kas daerah yang belum terpakai itu tidak idle (diam), tetapi didepositokan yang menghasilkan bunga yang masuk juga ke kas daerah. Ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2007, pasal 33. Bendahara Umum Daerah menentukan strategi manajemen kas yang diarahkan untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Deposito ini bisa dicairkan setiap saat dan tidak kena penalti sehingga tidak berpengaruh terhadap kelancaran proses penyerapan anggaran. Kepala Biro Humas Sekda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. Pembina Tk. I-IV/b

Suara Mahasiswa Potensi Energi Negara Tropis yang Diabaikan Indonesia BULANAgustus 1945 secara de jure dan de facto Indonesia telah merdeka. Namun kondisi yang terjadi saat ini masih terdapat beberapa sektor pembangunan yang masih tidak memiliki perubahan secara progresif dibanding sebelum bangsa kita merdeka. Salah satu contoh dari sektor yang alpa kemerdekaan adalah masih adanya masyarakat di beberapa wilayah yang belum mendapatkan akses listrik dengan baik layaknya di kota-kota metropolitan seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, dsb. Meski beberapa program telah dicanangkan oleh pemerintah, namun nyatanya program tersebut tidak menyentuh masyarakat marginal tersebut. Salah satu program pemerintah yang telah dicanangkan saat ini adalah ‘’Program Indonesia Terang’’. Program ini merupakan program kerja sama pemerintah dengan ESDM untuk menyediakan akses listrik ke wilayah-wilayah terpencil di Indonesia yang belum mendapatkan akses listrik. Program ini akan dimulai dari enam provinsi paling timur Indonesia. Keenamnya adalah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Kesulitan akses di sana membuat keenamnya menjadi provinsi yang harus digarap pertama kali. Dari program ini dapat diketahui bahwa ternyata di negeri kita ini tidak hanya Nias yang masih belum merasakan kemerdekaan yang sebenarnya, tetapi saudara-saudara kita di timur juga masih merasakan hal yang sama. Di sisi lain, untuk memberikan akses lis-

Oleh Nanda Alfuadi trik ke beberapa wilayah terpencil tersebut masih terlalu sulit, sehingga perlu adanya perancangan program energi terbarukan untuk wilayah-wilayah terpencil. Terkait dengan program tersebut pemerintah saat ini dari waktu ke waktu terus menjaga komposisi bauran energi nasional agar sedikit demi sedikit ketergantungan terhadap energi fosil dapat dikurangi dan penggunaan energi baru terbarukan yang lebih ramah lingkungan dapat lebih ditingkatkan. Pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan akan terus maksimalkan sesuai yang sudah ditargetkan dalam Kebijakan Energi Nasional 17% pada tahun 2019. Indonesia yang membentang di sabuk ekuator bumi memiliki surplus energi radiasi matahari yang paling tinggi dibandingkan dengan negara-negara maju di Eropa dan dikaruniai penyinaran matahari rata-rata lebih dari 6 jam sehari atau sekitas 2.400 jam dalam setahun. Hal ini mengingat sudut datang matahari akan cenderung mendekati tegak lurus terhadap permukaan bumi rata-rata di wilayah tropis, seperti Indonesia. Kondisi ini telah banyak diketahui dan dikaji oleh para ilmuwan dunia. Yang menarik adalah Indonesia dengan potensi surplus energi radiasinya belum dapat memanfaatkan potensi tersebut sebaik negara-negara di lintang tinggi seperti Eropa dan Australia.

Sebenarnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1987. Sistem pembangkit listrik ini digunakan untuk penerangan rumah di Desa Sukatani, Jawa Barat. Kemudian pada tahun 1991 dilanjutkan dengan pemasangan 3.445 unit listrik tenaga surya untuk rumah tangga pedesaan di 15 provinsi yang belum terjangkau oleh jaringan listrik. Data penyinaran matahari pada 18 lokasi di Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia memang memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Berdasar data tersebut, radiasi surya di Indonesia untuk Kawasan Barat Indonesia (KBI) mencapai 4,5 kWh/m2/hari dengan variasi bulanan sekitar 10%, sepuluh kali lipat dari potensi Jerman dan Eropa. Mengingat besarnya potensi intensitas cahaya matahari dan jumlah pasir kuarsa di Indonesia tersebut, maka sangat mungkin Indonesia dapat menjadi negara yang mandiri dalam pemenuhan kebutuhan energi menggunakan sel surya buatan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan energi di pulau-pulau kecil. Tentu hal ini tidak akan berhasil jika hanya dengan mengandalkan potensi SDA yang ada tanpa dukungan pemerintah melalui suntikan dana dan kebijakan yang mendukung. Selain itu, para ahli di bidang keilmuan terkait perlu saling berkolaborasi untuk dapat merealisasikan gagasan ini. Penulis, Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

teri namun sudah pada big fish. Di samping pada perkara yang besar, diupayakan juga pengenaan tindakan represif juga kepada perkara yang dilakukan secara terus-menerus/ berkelanjutan (still going on) dikarenakan korupsi yang dilakukan terus-menerus masuk juga dengan korupsi dengan dampak kerugian yang besar, misalnya pungli yang dilakukan secara berkelanjutan. Bahwa penanganan perkara dengan pendekatan ekonomi, secara tidak langsung juga melaksanakan penerapan keadilan restorative (keadilan musyawarah) untuk menciptakan keadilan, kemanfaatan.Adapun musyawarahtersebutditujukanuntukmenciptakan keadilan, di mana musyawarah dalam hal korupsi kecil dapat dilakukan dengan melibatkan aparat penegak hukum (berkedudukan sebagai korban maupun fasilitator), dan pelaku, sehingga tujuan musyawarah untuk keseimbangan dapat terwujud keadilan yang proporsional, baik korban dan pelaku. Di mana pelaku mendapat keadilan dengan tidak dilakukan proses pemenjeraan dan korban (dalam hal ini) negara dapat memperoleh pengembalian negaranya yang dirugikan. Di samping dapat menghemat biaya penanganan perkara untuk prioritas kegiatan ekonomi ataupun penanganan perkara yang besar. Adapun timbul pertanyaan? Ini sama saja dengan memberikan kesempatan untuk koruptor mencuri tetapi diberikan pengampunan, sehingga tidak menimbulkan penjeraan. Bahwa secara psikologis orang yang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik mengalami tekanan mental secara psikologis, apalagi sudah merasa bersalah. Hal ini dapat dianggap sebagai bentuk penjeraan terhadap orang yang bersalah, sehingga tujuan pemidaaan untuk menjerakan seseorang sudah dapat terwujud. Adapun ke depan aparat penegak hukum jangan menggunakan kacamata kuda dalam hal proses penanganan perkara korupsi. Perlu adanya pembaruan paradigma aparat penegak hukum yang progresif, yang tidak hanya didasari pada aturan hukum (positivistik-legalistik) namun juga perlu mempergunakan pendekatan-pendekatan lainnya untuk memaksimalkan peran penegakan hukum terkhusus pemberantasan tindak pidana korupsi. Ke depan hukum itu haruslah memberikan kemanfaatan bagi kita semua. Penulis, calon jaksa di Kejaksaan Negeri Larantuka, NTT

POJOK Anggaran pertanian perlu diperdakan minimal 3 persen dari APBD. - Yang penting uangnya diterima petani, bukan yang lain. *** BPW Tanah Lot naikkan tiket masuk 100 persen. - Bukan kreatif namanya. *** Semua aturan galian C dikaji ulang. - Hati-hati titipan pengusaha.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

MENUNGGU PENGUNJUNG Seorang penjual kerajinan kayu menunggu pengunjung yang berbelanja di salah satu artshop di Pasar Seni Sukawati, Gianyar. Foto diambil baru baru ini. Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Seluruh Peraturan Galian C akan Dikaji

Denpasar (Bali Post) -

Pemprov Bali akan mengkaji secara komprehensif seluruh peraturan yang berkaitan dengan usaha galian C. Ini tidak lepas dari kembali mencuatnya masalah galian C akibat adanya penutupan galian C ilegal. Seperti diberitakan, penutupan galian C berimbas pada kelangkaan material bangunan serta kenaikan harga yang signifikan pada material seperti batu dan pasir. Ribuan kesempatan kerja juga terancam hilang akibat penutupan tersebut.

Bali Post/ist

BENDERA - Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa secara simbolis menyerahkan bendera kepada Kepala SMK TI Global Bali Jimbaran Made Swarsana.

Ratusan Bendera Merah Putih Disebar di Jimbaran

Mangupura (Bali Post) Sosialisasi program Bali Merah Putih terus dilakukan Kodim 1611/Badung ke sekolahsekolah. Dandim Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa melakukan sosialisasi di SMKTI Global Bali Jimbaran, Kuta Selatan, Senin (8/8) kemarin. Selain itu, ia juga membagikan ratusan bendera Merah Putih kepada pengendara yang melintas di depan sekolah tersebut. “Kami berharap program ini bisa disosialisasikan di semua sekolah SLTP dan SLTA di Badung dan Denpasar. Kami ingin menanamkan rasa nasionalisme dan bela negara di hati mereka,” tegas Letkol Leo didampingi Pasiter Kapten Inf. I Made Mustika. Setelah menjadi Irup, Leo didaulat menjadi narasumber dengan materi wawasan kebangsaan mengusung tema “Bali Merah Putih”. Dengan mengenakan udeng merah putih, Dandim memberi pemahaman betapa pentingnya rasa nasionalisme dan berbagai ancaman yang semakin berat ke depannya. Apalagi tidak sedikit pelajar terjerumus ke hal-hal negatif seperti narkoba, geng motor, perkelahian dan tindak kriminal lainnya. “Bela negara harus ditanamkan sejak dini. Bagaimanapun mereka sebagai generasi penerus bangsa. Sangat pas momennya karena menjelang HUT ke-71 Kemerdekaan RI,’” ujarnya. Dandim mengaku senang karena mendapat respons luar biasa dari siswa sekolah tersebut. Sama seperti di sekolah lainnya, pelajar SMK TI Global Bali Jimbaran semangat mengikuti kegiatan itu. “Jangan sampai rasa nasionalisme mereka semakin terkikis, itu bahaya. Kami tidak ingin aset bangsa ini terpuruk dan berharap mereka menjadi anak bangsa yang luar biasa,” tegas Leo. Selain menyasar sekolah, pihaknya juga membagikan ratusan bendara Merah Putih kepada pengendara mobil dan sepeda motor. Ia berharap menjelang HUT Kemerdekaan RI seluruh masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih. (kmb36)

“Kami meminta agar galian-galian C tersebut dapat dibuka kembali sehingga proyek yang kami laksanakan dapat berjalan dengan lancar. Saat ini, kami kesusahan mencari material untuk pelaksanaan proyek konstruksi yang juga mengakibatkan naiknya harga pasir dan batu,” ujar Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi Bali Wayan Adnyana saat melakukan audiensi dengan Gubernur Bali di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (8/8) kemarin. Terkait hal ini, Gubernur

penggalian. Pasalnya, tidak ada dasar hukum yang kuat sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan. Namun, pihaknya mempersilakan galian C berizin untuk beroperasi selama menaati aturan. Termasuk melakukan kewajibannya untuk melestarikan lokasi bekas galian. “Seperti di Karangasem, galian C itu difungsikan untuk mengambil pasirnya sehingga tanah tersebut diharapkan menjadi lebih produktif setelah pasir itu diambil, bukan ditinggalkan dengan kondisi berlubang-lubang sebagai akibat dari galian itu,” jelasnya. (kmb32)

Prioritas Pembangunan ’’Shortcut’’ Masih di Candikuning II

Bali Post/eka

BENDERA - Pengibaran bendera Merah Putih menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mulai marak di Denpasar, Senin (8/8) kemarin. Bahkan tidak sedikit yang mengibarkan bendera dengan ukuran besar. Salah satunya pengibaran bendera berukuran besar oleh prajurit TNI yang menggunakan menara pemancar sebagai tiangnya.

Perlu Empat Hektar Lahan

Pembangunan ’’Shortcut’’ di Sukasada Singaraja (Bali Post) – Pemerintah pusat akan membangun shortcut di lokasi lima dan enam di Kecamatan Sukasada pada 2017. Guna mendukung pembangunan shortcut itu, diperkirakan lahan yang akan diperlukan antara tiga hingga empat hektar. Shortcut ini dibangun dengan teknologi ribbon. Hal itu diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Senin (8/8) kemarin. Lebih jauh Bupati mengatakan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURR) Basuki Hadimuljono memutuskan untuk mengalihkan pengerjaan shortcut titik lima dan enam, setelah melihat peta lokasi dan mempertimbangkan kondisi jalan

Bali Made Mangku Pastika lantas memerintahkan jajarannya untuk melakukan kajian terhadap seluruh peraturan yang berkaitan dengan galian C. Pihaknya menginginkan agar ke depan ada dasar hukum yang jelas dalam pelaksanaan galian C. “Pelaksanaan izin galian C ini banyak yang menabrak aturan di atasnya. Saya minta kaji semua peraturan yang ada, yang berkaitan dengan galian C ini, biar bisa dibuat dasar hukumnya agar tidak ada masalah ke depannya,” ujarnya. Pastika secara tegas melarang pengusaha galian C ilegal untuk melakukan

secara teknis. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) telah mempertimbangkan shortcut pada titik empat di Desa Candikuning (Tabanan) untuk mengurai kemacetan pada jalan menuju Kebun Raya Bedugul. Namun, kajian lain menyebut bahwa kemacetan yang terjadi pada waktu tertentu saja yang notabene masih bisa diatasi. Dengan kajian teknis itu kondisi jalan pada titik lima dan enam yang cukup rawan lebih diprioritaskan untuk dibangun shortcut lebih awal. Dengan keputusan tersebut, kini pemkab fokus untuk memikirkan solusi untuk persiapan lahan yang akan dibutuhkan. Pembehasan lahan ini perlu dilakukan segera karena seluruhnya merupakan lahan milik warga. “Dalam pembahasan, saya

dengar langsung instruksi Menteri kepada Kepala Balai, agar titik lima dan enam diprioritaskan lebih dulu. Pak Menteri juga minta agar kajian detailnya segera dilakukan, sehingga tahun 2017 sudah dapat dibangun,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buleleng Ketut Suparta Wijaya mengatakan, shortcut pada titik lima dan enam ini posisinya satu jalur di jalan Singaraja-Bedugul atau tepatnya di Desa Wanagiri dan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Posisi titik lima diawali pada turunan jalan di dekat Pura Yeh Ketipat, Desa Wanagiri. Posisi ini akan disambungkan dengan titik enam di jalan menurun yang sama menuju Desa Gitgit. Kedua titik semula

memiliki panjang ruas jalan existing 1,5 kilometer dan setelah dibangun shortcut jalannya lebih pendek menjadi 708 meter dengan lebar jalan 15 meter. Sementara teknis konstruksi, kemungkinan akan menggunakan teknologi ribbon. Teknolgi seperti ini bisa untuk mengurangi kondisi jalan menurun dan dibuat melingkar, sehingga ruas jalan lebih datar. Selain konstruksi berteknologi tinggi, dari segi kebutuhan biaya shortcut pada titik lima dan enam ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan titik shortcut tiga dan empat yang masuk wilayah Kabupaten Tabanan. “Akan ada kajian lebih detail lagi dari pihak BPJN dan yang pasti shortcut ini dibangun di daerah kita tahun 2017 nanti,” katanya. (kmb38)

Denpasar (Bali Post) Shortcut Candikuning II masih menjadi prioritas untuk dibangun di ruas jalan Mengwitani - Singaraja pada 2017. Kendati Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meminta agar tahun depan ada dua pembangunan shortcut yang diwujudkan pemerintah pusat (BP halaman 11, Senin 8/8). Selain di Candikuning, Tabanan, satu shortcut juga diharapkan dibangun di wilayah Buleleng. “Sesuai info awal, shortcut masih tetap di Candikuning. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Denpasar juga tidak ada menginfokan akan dipindah,” ujar Kepala Dinas PU Bali, Nyoman Astawa Riadi, yang dikonfirmasi Senin (8/8) kemarin. Astawa mengatakan, lokasi shortcut Candikuning II diambil sebelum Patung Jagung, Desa Candikuning tembus di Pasraman Ashram, kawasan objek wisata Danau Beratan. Realisasi shortcut Candikuning II dipilih pertama untuk mengurangi dampak kemacetan di Pasar Candikuning. Selain itu, dari segi lahan juga paling siap karena sebagian besar merupakan aset Pemprov meskipun ada pula kawasan hutan. Astawa menambahkan, rapat pembahasan mengenai pembebasan lahan

bahkan sudah dijadwalkan, Selasa (9/8) ini, di Ruang Wakil Gubernur. Dalam rapat tersebut, Balai Jalan sembari merampungkan Detail Engineering Design (DED), juga akan mempresentasikannya di hadapan Wakil Gubernur, serta dinas terkait seperti Dinas Kehutanan, Biro Aset, dan Bappeda. Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba mengatakan, pemilihan shortcut Candikuning II untuk dibangun pertama sudah tepat, melihat kemampuan anggaran pemerintah pusat hanya untuk satu shortcut pada 2017 mendatang. Di sisi lain, daerah di dekat lokasi pembangunan shortcut itu juga yang paling rawan macet. “Kalau shortcut yang akan dibangun pertama itu di Gitgit atau Sukasada, terus yang Candikuning tidak, itu akan menambah penumpukan di wilayah Candikuning yang sudah rawan macet. Ini tujuan shortcut kan mengurangi waktu tempuh. Jadi tidak ada artinya kalau di Candikuning tidak dibangun,” jelasnya. Anggota Komisi III DPRD Bali Wayan Kariarta mengatakan, pemerintah harus mulai menggencarkan sosialisasi pembangunan shortcut ke masyarakat. Pasalnya, sebuah proyek tanpa adanya sosialisasi maksimal hanya

akan menimbulkan keresahan di masyarakat. “Masalahnya sosialisasi belum ada ke bawah, ini kan biasanya di Bali ini selalu seperti ini karena suatu proyek infrastruktur seharusnya sosialisasi di awal jangan di blow up lebih awal karena itu akan menimbulkan keresahan masyarakat,” ujarnya. Kariarta menambahkan, setelah masyarakat terombangambing dalam keresahan, yang terjadi selanjutnya justru infrastruktur yang batal diwujudkan. Sebagai contoh rencana pembangunan infrastruktur di Sunset Road dan Jl. Gatot Subroto. Kendati sudah ada blueprint, pemerintah hanya sibuk melakukan pencitraan di atas kertas. Akibatnya sosialisasi menjadi terabaikan, dan proyek jalan pun menjadi mandek. “Kemarin sudah ada jelas blueprint infrastruktur, tapi ternyata tidak terealisasi. Di lapangan amburadul, ada pembebasan lahan justru dimanfaatkan oleh orangorang, investor yang lain. Pada intinya, DPRD Bali pasti mendukung kalau infrastrukturnya jelas, di mana tempatnya, kemudian dengan sosialisasi ke masyarakat. Sekarang coba turun ke Candikuning, coba tanya masyarakat, dia tidak tahu di sana shortcut-nya itu,” tandasnya. (kmb32)


BANGLI

8

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

SOSOK Diversifikasi Pangan PEMENUHAN kebutuhan beras untuk konsumsi masyarakat Bangli belum bisa mengandalkan hasil panen lokal lantaran luas lahan tak sebanding dengan perkembangan jumlah penduduk. Belakangan, sekitar 37 persen beras masih dipasok Bali Post/sos dari daerah luar Bali, khususnya Jawa. Guna menekan ketergantungan beras dari luar daerah, dinilai perlu ada terobosan baru, yakni dengan melakukan diversifikasi pangan. ‘’Untuk konsumsi jangan sepenuhnya bergantung pada beras. Tapi perlu diversifikasi. Mengganti beras dengan bahan pangan lokal lain,’’ ujar Kepala Kantor Ketahanan Pangan Bangli I Wayan Sarma, Senin (8/8) kemarin. Diversifikasi pangan, kata dia, sudah menjadi program yang terus digaungkan pemerintah pusat. Dalam budi daya pangan lokal tak harus dilakukan pada lahan yang luas. Namun, juga bisa di pekarangan rumah. Cara ini juga bisa mempercantik lingkungan. ‘’Masyarakat bisa tanam sayuran, umbi-umbian maupun pangan lokal lainnya,’’ ucapnya. Guna menggenjot program itu, pembinaan kepada masyarakat sudah terus dilakukan. Demikian juga dengan pembentukan kelompok wanita tani di sejumlah desa. Hal lain yang juga diberikan, yakni pelatihan pengolahan dan pemasaran produk lokal. ‘’Nanti akan ada acara khusus memperkenalkan produk pangan lokal. Supaya masyarakat tahu dan bisa mengurangi konsumsi beras,’’ tandas Sarma. (sos)

Bali Post/sos

HANCUR - Tembok pagar penginapan yang hancur setelah dihantam truk pengangkut pasir.

Pemkab Diminta Kaji Ulang Pengalihan Jalur Truk di Kintamani Bangli (Bali Post) Pengalihan lalu lintas truk pengangkut pasir dari jalur Penelokan ke Culali, Kintamani masih menuai keluhan dari warga. Selain mengancam keselamatan sopir, truk-truk yang melintas jalur Culali juga dinilai mengancam keselamatan warga setempat. Pemkab pun diminta mengkaji kembali kebijakan yang telah diterapkan sejak awal Juli tersebut. Kekhawatiran warga di sepanjang jalur Culali bukan tak beralasan. Sebab ada saja insiden di sepanjang jalur tersebut. Seperti

Senin (8/8) kemarin, salah satu truk pengangkut pasir menabrak pagar penginapan Batur Mountain View yang lokasinya tepat berada di jalur menanjak. Kejadian ini juga mengakibatkan pasir yang diangkut berserakan di jalan. Pemilik penginapan, Ketut Suantika menuturkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 03.00 Wita. Pagar yang terbuat dari batako itu hancur dengan panjang sekitar 20 meter. Kini yang tersisa hanya tiang pancang. ‘’Truk itu tak kuat nanjak. Jadinya saat mengangkut langsung mundur dan

menghantam pagar bangunan. Setelah itu sopir truk jalan lagi,’’ ujarnya. Akibat kejadian itu, ia harus menanggung kerugian jutaan rupiah. Keluhannya tak hanya itu. Sejak beberapa pekan lalu, wisatawan banyak yang membatalkan kunjungan dan memilih pindah ke tempat lain. Hal itu dikarenakan mereka tak tahan dengan suara bising truk. ‘’Tamu saya maunya menginap tiga hari, malah jadinya hanya sehari. Mereka tak bisa istirahat,’’ katanya.

Lanjut Suantika, selain pagar penginapannya, sekitar sepekan lalu, truk juga menghantam palinggih milik warga hingga hancur. Di beberapa lokasi, jalan juga ada yang terancam amblas. Sejumlah pengendara juga ada yang terjatuh. ‘’Beberapa fasilitas warga sudah ada yang rusak akibat dihantam truk yang tak kuat menanjak,’’ terangnya. Pihaknya berharap pemkab mengkaji kembali kebijakan pengalihan lalu lintas truk pengangkut pasir. Menurutnya, jalur yang digunakan lebih baik tetap di

Penelokan, namun menggunakan sistem waktu. ‘’Jalur itu juga dikeluhkan langsung oleh sopir truk. Kalau bisa ini biar dibantu mencari solusinya. Sebelum dampaknya lebih luas,’’ sebutnya. Di sisi lain, pria asal Batur Selatan ini juga sangat menyayangkan sikap pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan pengalihan lalu lintas truk ke Culali, warga sekitar tidak dilibatkan. Menurutnya, komunikasi itu sangat penting dilakukan guna menghindari kerugian sepihak. (kmb45)

Izin Saat Apel Disiplin, TPP Pegawai Dipotong Bangli (Bali Post) -

Cok. Bagus Gaya Dirga

Bali Post/ina

Lama Vakum, Pemkab Kembali Gelar Napak Tilas Bangli (Bali Post) Kegiatan napak tilas akan menyemarakkan peringatan HUT ke-71 RI di Bangli. Kegiatan yang sudah lama vakum ini digelar guna membangkitkan rasa nasionalisme. Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bangli Cok. Bagus Gaya Dirga, Senin (8/8) kemarin mengatakan, sesuai jadwal, napak tilas akan dilaksanakan Kamis (11/8) mendatang. Peserta berasal dari unsur pegawai pemkab, anggota Pemuda Panca Marga termasuk TNI dan Polri. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini tidak lain untuk membangkitkan kembali rasa dan jiwa nasionalisme semua kalangan. Diakui Cok. Gaya Dirga, acara

napak tilas sudah cukup lama vakum. Terakhir acara napak tilas dilaksanakan lima tahun lalu. ‘’Kini dilaksanakan kembali untuk membangkitkan semangat nasionalisme,’’ terangnya. Para peserta nantinya akan menempuh rute cukup panjang mulai dari Yoh Pengotan hingga finish di lingkungan Penglipuran dengan waktu tempuh selama kurang lebih empat jam. Alasan dipakainya Dusun Yoh Desa Pengotan sebagai start napak tilas karena wilayah tersebut dulunya merupakan basis pejuang kemerdekaan. ‘’Rute yang nanti dilalui adalah jalur-jalur yang pernah dilalui oleh para pejuang kemerdekaan,’’ terangnya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Kasus pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Kintamani. Kali ini maling menyasar sebuah rumah di Desa Belantih milik pegawai honorer. Maling membawa kabur perhiasan dan uang puluhan juta rupiah yang disimpan korban di dalam lemari kamarnya. Informasi yang dihimpun Senin (8/8) menyebutkan, pegawai honorer yang menjadi korban pencurian yakni I Kadek Budiasa (38). Korban pertama kali mengetahui uang dan perhiasannya dicuri pada Minggu (7/8) sore. Awalnya, korban mendapat telepon dari saksi Ni Made Rediani. Saksi yang ketika itu hendak menyetrika pakaian, memberitahukan korban bahwa pintu lemari tempat korban biasa menaruh pakaian sudah dalam keadaan tercongkel. Korban yang terkejut langsung mengecek. Ternyata, uang tunai senilai Rp 2,2 juta beserta sejumlah perhiasan emas miliknya raib dari dalam lemarinya. Atas kejadian tersebut korban pun

lapor polisi. Kapolsek Kintamani Kompol Komang Tresna Arbawa Manik membenarkan ada laporan mengenai kejadian itu. Dikatakan, pintu lemari pakaian korban rusak akibat dicongkel. Dari semua barang yang hilang, total kerugian korban sekitar Rp 35 juta. Kompol Arbawa Manik mengaku sudah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Tak hanya itu, pihaknya juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku pencurian. Disinggung mengenai maraknya kasus pencurian di Kintamani akhir-akhir ini, Kompol Arbawa Manik mengatakan bahwa pihaknya melalui Babinkamtibmas sudah secara rutin memberikan arahan ke masyarakat. Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk menyimpan barang-barang berharga dengan baik. Demikian juga mengenai kendaraan bermotor, Kompol Arbawa Manik mengingatkan masyarakat agar menggunakan kunci ganda. (kmb40)

Rumah di Belantih Dibobol Maling

Apel disiplin di Pemkab Bangli, Senin (8/8) kemarin berlangsung tegang. Pasalnya, Bupati I Made Gianyar mencak-mencak di kegiatan tersebut. Sejumlah pegawai yang absen dengan keterangan izin dikenakan sanksi berupa pemotongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) selama satu bulan. Tak hanya itu, sejumlah pejabat juga dicecar pertanyaan sesuai tupoksinya. Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli Cok. Bagus Gaya Dirga mengungkapkan, sesuai ketentuan, apel yang dimulai pukul 07.00 Wita ini wajib diikuti seluruh pimpinan SKPD dan staf di lingkungan sekretariat daerah. Akan tetapi, sesuai laporan absensi, terdapat sejumlah pegawai yang tak hadir dengan alasan izin. Tak pelak, hal itu membuat Bupati geram dan langsung mengeluarkan sanksi berupa pemotongan TPP sebulan. ‘’Tadi saat apel ada beberapa pegawai tak datang, alasannya izin. Pak Bupati langsung menyatakan TPP-nya dipotong sebulan,’’ terangnya. Pemberian sanksi itu tak lain sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas lembaga pemerintahan, terlebih salah satu fungsinya sebagai pelayan

publik. Oleh karenanya, kedisplinan dan sikap tanggung jawab wajib diterapkan. ‘’Kalau PNS itu menjadi pilihan, maka aturan harus diikuti. Pemotongan TPP maksudnya untuk memperbaiki kinerja. Instruksi, tindak lanjutnya juga sudah disampaikan ke BKD,’’ ucap Cok. Dirga. Pemotongan tunjangan itu bukan kali pertamanya dijatuhkan bupati. Sebelumnya juga pernah menyasar lima orang petugas pemadam kebakaran lantaran tidak bertugas saat kebakaran SDN 2 Kawan, Bangli. Lanjut Cok. Dirga, selain pegawai izin, bupati juga menyoroti sejumlah pegawai yang tak hadir karena sakit. Tak berpikir lama, Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan diintruksikan untuk menyiap-

Bali Post/sos

APEL DISIPLIN - Suasana apel disiplin pegawai Pemkab Bangli, Senin (8/8) kemarin. kan bingkisan. Menariknya, bingkisan itu bukan berupa roti, buah maupun minuman melainkan hanya satu butir telur ayam bertuliskan ‘’semoga lekas sembuh.’’ ‘’Pegawai yang dirawat di rumah sakit juga disuruh menjenguk. Itu sudah langsung dilaksanakan. Diminta juga ada foto untuk laporan,’’ ucapnya. Pejabat asal Lingkungan Nyalian Kelurahan Kawan, Bangli ini juga mengakui saat apel berlangsung, Kepala Inspektorat I Ketut Riang juga dicecar pertanyaan terkait apa itu opini BPK. Hal itu pun

langsung dijawab, meskipun belum sepenuhnya sempurna. Atas kondisi itu, bupati kembali mengintruksikan supaya penjelasan opini tersebut dituliskan dalam lembaran kertas yang kemudian dibagikan ke seluruh instansi. ‘’Itu maksudnya supaya semua SKPD punya komitmen sama ke depannya,’’ terangnya. Sesuai pantauan, pertanyaan berupa jumlah bayi lahir juga ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan dr. I Nengah Nadi. Karena terkesan mendadak, jawaban yang diberikan juga masih mengira-ngira dan terbata-

bata. Hal ini pun langsung dievaluasi bupati. Ke depannya, informasi berkaitan dengan angka diminta harus disampaikan secara akurat. Hal serupa juga ditujukan kepada Kepala BPPKB I Ketut Kayana. Pertanyaannya terkait jumlah pernikahan yang berlangsung kemarin. Namun sayang, Hal ini pun belum bisa dijawab. Pertanyaan terakhir ditujukan kepada Kadisdukcapil I Nyoman Sumantra yakni terkait jumlah pengurusan akta kelahiran. Jawaban yang diberikan merupakan akumulasi dari Januari hingga 5 Agustus lalu. (kmb45)

benda cagar budaya, ke depan pihaknya mengaku akan terus melakukan inventarisasi. Terkait peninggalan purbakala yang banyak ditemukan

di Desa Batukaang, Kintamani, pihaknya mengaku bakal berupaya melakukan kajian dengan melibatkan arkeolog dari balai arkeologi. Adnyana

mengatakan, tidak menutup kemungkinan potensi cagar budaya yang dimiliki Bangli akan dikembangkan menjadi daya tarik wisata. (kmb40)

Disbudpar Klaim Rutin Inventarisasi Peninggalan Purbakala Bangli (Bali Post) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangli mengklaim sudah secara rutin melakukan inventarisasi terhadap peninggalan purbakala yang ada di Kabupaten Bangli. Sebagaimana hasil inventarisasi yang selama ini dilakukan, peninggalan purbakala utamanya yang berupa benda tersebar di semua kecamatan. Dari empat kecamatan yang ada, peninggalan purbakala kebanyakan ditemukan di Kecamatan Kintamani. Kepala Disbudpar Bangli Wayan Adnyana saat dihubungi Senin (8/8) kemarin

menyebutkan, peninggalanpeninggalan purbakala yang selama ini banyak ditemukan berupa arca, lingga yoni termasuk lesung. Di samping itu peninggalan purbakala juga banyak ditemukan pratima di sejumlah pura. Selain berupa benda, peninggalan purbakala yang selama ini pernah didata Disbudpar Bangli juga berupa peninggalan tak berwujud yakni tradisi dan kebiasaan-kebiasaan. ‘’Cagar budaya ada warisan berupa benda dan warisan tak benda,’’ terangnya. Adnyana mengatakan, dengan banyaknya desa di Bangli yang menyimpan


GIANYAR

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

9

Depresi, Petani Gantung Diri di Pura Dalem

Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan temuan mayat tergantung di perantenan (dapur) Pura Dalem, Banjar Penginyahan, Puhu, Payangan, Senin (8/8) kemarin. Dugaan sementara korban Ketut Dalun nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri karena mengalami depresi akibat penyakit yang dideritanya. Informasi yang dihimpun, temuan mayat ini pertama kali diketahui I Dewa Nyoman Raka. Kala itu sekitar pukul 06.30 wita, pria 52 tahun ini tengah menyapu di lingkungan kantin SMPN 2 Payangan tempatnya bekerja. Selanjutnya, ia membuang sampah di sebelah barat Pura Dalem di Banjar Penginyahan. Usai membuang sampah, ia pun hendak mencuci tangan di sebelah perantenan Pura Dalem. Namun, ia terkejut dengan adanya sesosok mayat yang tergantung di sendi bangunan perantenan. ‘’Tubuhnya sudah kaku tergantung dengan seutas tali tambang plastik warna biru yang terikat di kerangka atap bangunan,’’ ucap I Dewa Nyoman Raka saat diinterogasi polisi. Dia pun langsung berlari ke luar pura dan memanggil warga lainnya. Beberapa menit kemudian, puluhan warga mendatangi lokasi tersebut. Oleh warga, temuan ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Payangan. Kapolsek Payangan AKP Loduwyk Tapilaha menyebutkan, setelah menerima laporan warga, pihaknya sudah menurunkan tim olah TKP dengan melibatkan tim medis. Dari keterangan sejumlah saksi, olah TKP dan diperkuat keterangan tim medis, korban yang berprofesi sebagai petani itu dipastikan meninggal karena gantung diri. ‘’Tidak ada tanda kekerasan dalam tubuh korban. Ini murni bunuh diri,’’ katanya. Sementara dari hasil pemeriksaan terhadap keluarga korban, diketahui korban sudah meninggalkan rumah sejak dini hari kemarin. ‘’Saya tidak menyangka jika suami saya akan seperti ini. Sejak pagi dini hari, dia memang sudah tidak ada di tempat tidur,’’ kata istri korban, Ni Wayan Lenyit. Wayan Lenyit menjelaskan jika suaminya menderita hernia yang sudah menahun. Bahkan, korban sudah sempat menjalani operasi di rumah sakit. Namun, penyakit itu tidak juga sembuh. Sementara kondisi ekonomi keluarga semakin terpuruk karena biaya perawatan. Semenjak itu, korban sudah mulai sering menyendiri dan selalu menyesali kondisi ekonomi keluarga. (kmb35)

TRUK - Sejumlah truk pengangkut sampah DKP Gianyar yang terpaksa diparkir di depan TPA Temesi lantaran TPA diblokir warga.

Hadang Truk DKP Masuk TPA

Warga Temesi Tuntut Janji Pemkab

Gianyar (Bali Post) -

Warga Temesi menghadang belasan truk pengangkut sampah milik DKP Gianyar yang hendak masuk TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Temesi, Senin (8/8) kemarin. Hal ini dilakukan warga lantaran Pemkab Gianyar belum memenuhi kompensasi pembangunan TPA. Informasi yang dihimpun menyebutkan, penghadangan truk pengangkut sampah oleh warga ini sudah dilakukan sejak pagi. Syukurnya, puluhan sopir truk itu tidak melakukan perlawanan lantaran tidak tahu dasar permasalahan. Beberapa dari sopir truk memilih menunggu di depan TPA Temesi. Ada pula yang balik haluan kemudian parkir di Lapangan Astina dan di depan Puri Agung Gianyar. ‘’Sejak pagi tadi (kemarin -red), kami dihadang, dilarang masuk ke TPA. Entah apa masalahnya kami tidak tahu. Beberapa sopir memilih

balik arah, sementara kami menunggu hasil mediasi di dalam TPA,’’ ucap Wayan Dana, salah seorang sopir truk. Guna mencari solusi atas permasalahan ini, upaya mediasi pun dilakukan di aula TPA Temesi. Mediasi dipimpin Kepala DKP Gianyar Wayan Kujus Pawitra didampingi staf Dinas PU dan Bappeda Gianyar. Sementara dari pihak Desa Temesi di antaranya hadir Perbekel Temesi Nyoman Gede Separsa Putra dan Bendesa Adat Temesi Gusti Ketut Wija bersama enam klian subak yang ada di Desa Temesi.

Mediasi berlangsung alot dan berlangsung sejak pukul 09.00 wita hingga sekitar pukul 12.00 wita. Dalam tuntutannya, warga Temesi meminta agar Pemkab Gianyar merealisasikan beberapa kesepakatan awal yang dibuat tahun 2007 saat pendirian TPA Temesi. Sebab dengan keberadaan TPA tersebut, muncul berbagai persoalan. Seperti banyaknya lalat, asap mengepul bila sampah TPA terbakar, saluran limbah dari TPA yang mengalir ke irigasi subak dan persoalan lainnya sehingga warga Temesi meminta kompensasi terhadap

Tabrak ’’Art Shop’’ Pria Asal Medan Tewas

Bali Post/nik

GENANGAN AIR - Genangan air di salah satu titik Jalan Pudak.

Lagi, Genangan Air di Jalan Pudak Dikeluhkan

Gianyar (Bali Post) Kondisi ruas Jalan Pudak, Desa Batubulan, Sukawati yang terus tergenang air kembali menjadi sorotan kalangan legislatif. Anggota DPRD Bali Nyoman Patra menyebut, genangan air yang sudah terjadi sejak lebih dari empat tahun ini tak kunjung mendapat penanganan dari pemerintah. Masyarakat sudah banyak yang mengeluh lantaran kondisi tersebut sangat mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan. Nyoman Parta, Senin (8/8) kemarin, mengungkapkan, genangan air di Jalan Pudak diduga akibat goronggorong yang rusak dan tersumbat sampah. Pihaknya mengaku banyak menerima keluhan warga terkait kondisi ruas sekitar Terminal Batubulan itu. ‘’Banyak warga yang mengeluh kepada saya terkait genangan air di sana yang seperti banjir abadi. Ini jelas sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar dan pengguna jalan lainnya yang melintas di lokasi itu,’’ ujarnya. Dikatakan, dari laporan warga yang ia terima, kondisi ini sudah terjadi sekitar empat tahun lebih. Pihaknya pun sudah mengadukan hal ini ke instansi terkait di Pemkab Gianyar, namun sampai saat ini belum ada tanggapan. ‘’Kalau ini jalan provinsi pasti sudah selesai. Cuma masalahnya ini ruas jalan kabupaten, sementara di pemkab sampai sekarang tidak ada respons,’’ keluhnya. Kader PDI-P asal Ketewel ini mengaku akan lebih intensif berkoordinasi dengan DPRD Gianyar agar mengawal perbaikan gorong-gorong di Jalan Pudak tersebut. ‘’Yang jelas ini akan terus saya monitor. Ini juga sudah saya sampaikan ke anggota DPRD Gianyar dapil Sukawati agar perbaikan bisa dipastikan pada perubahan atau 2017,’’ katanya. (kmb35)

Suara Gianyar

Narkoba Kejahatan Luar Biasa Konselor narkoba malah menjadi pengedar SS. Kalau sudah seperti ini, apa yang harus dikatakan. Kita tahu apa tugas konselor, akan tetapi kenapa SS justru didapat di LP. Kalau memang ini kejahatan luar biasa, sebaiknya penanganannya harus luar biasa juga. Sudah berulang kali saya sampaikan sebaiknya pemakai juga dihukum karena kalau dibiarkan maka penanganan narkoba terkesan tidak pernah serius. Werdha, Tegallalang

Bali Post/nik

Gianyar (Bali Post) Insiden kecelakaan yang memakan korban jiwa terjadi di Jalan Raya Batuan, Desa Batuan, Sukawati, Senin (8/8) kemarin. Kijang Innova nopol B 2583 CA yang dikendarai korban Kasan Tandiano (54) menyerempet pohon perindang lalu menghantam sebuah art shop di kawasan tersebut. Dugaan sementara, kecelakaan ini terjadi lantaran sakit jantung yang diderita korban tiba-tiba kumat. Meski sempat menjalani perawatan di RS Ari Canti, Ubud, nyawa pria asal Medan itu tidak terselamatkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban ketika itu berkendara dari arah utara. Memasuki wilayah Banjar Dentiyis, mobil berwarna silver yang dikendarainya tiba-tiba menyerempet pohon perindang. Tidak berhenti di situ, mobil terus melaju menghantam kerajinan kayu di Gloria Art Shop. Barang-barang kerajinan ukuran besar itu pun menimpa bagian depan mobil. Warga sekitar yang melihat kejadian ini sempat takut memberikan pertolongan karena khawatir mobil tersebut meledak. Namun, salah

persoalan tersebut. Sebagian kompensasi yang dijanjikan sudah direalisasikan, sementara sebagian lagi belum. Selain itu, dengan semakin minimnya jumlah krama subak akibat alih fungsi lahan, warga juga menuntut agar Pemkab Gianyar memerhatikan keberadaan tiga pura yakni Pura Masceti, Puru Dugul, dan Pura Sari Merta. Setelah proses mediasi yang alot, akhirnya pihak desa membuka akses masuk ke TPA Temesi. Kepala DKP Gianyar Kujus Pawitra yang ditemui usai mediasi mengatakan, sebagian dari permintaan warga Desa Temesi sudah diakomodir dan segera dilaksanakan. Seperti permintaan perbaikan jalan yang saat ini sedang dalam pengerjaan

termasuk perbaikan saluran irigasi yang juga sudah dilakukan Dinas PU. ‘’Ada permintaan penambahan lampu penerang jalan. Ini akan segera diakomodir. Sedangkan perbaikan beberapa saluran irigasi akan ditinjau oleh Dinas PU. Ditambah pula bantuan bagi desa, desa pakraman dan banjar yang tetap akan direalisasikan,’’ ucapnya. Perlu diketahui Desa Temesi terdiri dari tiga banjar dan enam subak. Subak dimaksud adalah Subak Jro Agung, Puseh, Penglilikan, Jaga Perang, Jaga Jero, dan Subak Dalem Pande. Sebagian air limbah dari TPA masuk ke saluran irigasi sejumlah subak sehingga menyebabkan hasil panen menurun. (kmb35)

Pertahankan Sentra Kerajinan Perak dan Emas

seorang warga memberanikan diri mengeluarkan korban dari mobil. Selanjutnya bersama petugas kepolisian, korban dibawa ke RS Ari Canti Ubud. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Dikatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. ‘’Polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa keterangan saksi-saksi serta memastikan benar tidaknya kecelakaan terjadi lantaran sakit jantung korban kumat,’’ katanya. (kmb35)

Perajin Celuk Harus Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan

Gianyar (Bali Post) Ketatnya persaingan dan makin banyaknya perajin beralih profesi menyebabkan pamor Desa Celuk sebagai sentra kerajinan perak dan emas memudar. Untuk membangkitkan kembali kejayaan Desa Celuk maka warga khususnya perajin harus memiliki jiwa kewirausahaan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali Ni Wayan Kesumawati di LPD Celuk, Selasa (8/8) kemarin. Menurut Kesumawati, pemerintah terus mengupayakan agar kerajinan perak dan emas Celuk bisa bangkit menghadapi persaingan ke depan. Bimbingan teknis kewirausahaan pada perajin adalah satu dari sekian upaya yang dilakukan pemerintah. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan dinilai penting sebab ke depan perajin harus memiliki sifat mental yang kuat, tidak mudah

menyerah dan disiplin. ‘’Tak hanya itu, jiwa kewirausahaan itu juga berkaitan dengan kemampuan perajin berinovasi,’’ katanya. Pemerintah yakin kejayaan Desa Celuk bisa diraih kembali. Apalagi Desa Celuk sudah mempunyai nama sebagai sentra perak dan emas baik di Bali, Indonesia, bahkan mancanegara. Hal senada diungkapkan Kepala Disperindag Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba. Dia mengatakan, melalui bimbingan teknis kewirausahaan diharapkan perajin perak dan emas di Desa Celuk termotivasi untuk bangkit kembali. Dengan begitu ke depan identitas Desa Celuk sebagai desa perajin perhiasan perak dan emas bisa tetap dipertahankan. ‘’Desa Celuk sudah dikenal sebagai pusat kerajinan perak sejak ratusan tahun lalu. Bahkan, banyak perajin di luar negeri justru belajar di Celuk,’’ katanya. (kmb25)

Telepon Penting gianyar

MOBIL - Kondisi mobil yang dikendarai korban.

Bali Post/nik

Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261

BNN Kabupaten Gianyar - 946122

PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314


KLUNGKUNG

10

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

Buat TPST, Paksebali Terkendala Lahan Semarapura (Bali Post) –

Bakal ditutupnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente, Desa Pikat, Dawan, pada 2017, memaksa desa lainnya membuat tempat pembuangan sementara terpadu (TPST) di wilayah masing-masing. Meski sejumlah desa telah mampu mengelola sampah sendiri, untuk membenBali Post/dwa tuk TPST sebagian I Putu Ariadi masih tertatih. Keterbatasan lahan menjadi kendala sejumlah desa untuk bisa membangun TPST ideal yang luasnya sesuai dengan jumlah penduduk. Salah satunya Desa Paksebali, Kecamatan Dawan. Desa ini baru mampu mencari lahan seluas dua are untuk TPST yang diperoleh dengan sistem sewa. Perbekel Desa Paksebali, I Putu Ariadi, mengatakan bila ditentukan sesuai dengan jumlah penduduk yang mencapai 1.500 jiwa, seharusnya Desa Paksebali menyiapkan lahan minimal 10 are. Untuk itu, pihaknya mengusulkan memanfaatkan lahan Pemprov Bali seluas 30 are yang ada di desanya. ‘’Namun, hingga saat ini belum ada jawaban terkait keinginan kami itu,’’ tuturnya saat ditemui, Senin (8/8) kemarin. Oleh sebab itu, pihaknya akan memanfaatkan lahan dua are yang disewa secara swadaya untuk pengadaan alat pencacah sampah yang diberikan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Klungkung. Desa Paksebali juga mendapatkan bantuan satu armada yang nantinya dimanfaatkan untuk mengangkut sampah pilahan dari rumah tangga. Menurut Ariadi, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah amat tinggi. Pasalnya, Desa Paksebali telah memiliki bank sampah yang menerima sampah plastik dan sampah masih bisa didaur ulang. “Masyarakat akan mendapatkan kompensasi saldo di buku tabungan yang bisa diambil saat dibutuhkan seperti saat hari raya Galungan,” katanya. Pengangkutan sampah di Desa Paksebali masih bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Klungkung. Pengangkutan sampah dari rumah ke rumah dilakukan petugas kebersihan desa yang selanjutnya ditampung DKP Klungkung. Masyarakat dikenai biaya pengangkutan yang sebagian dananya digunakan untuk membayar petugas kebersihan yang menyapu di pinggir jalan Desa Paksebali. (dwa)

BINCANG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berbincang-bincang dengan seorang petani yang sedang panen padi beberapa waktu lalu.

Klungkung Surplus Beras Pasaran Didominasi Beras Luar

Semarapura (Bali Post) – Kabupaten Klungkung surplus beras 20 ton karena produksi beras mencapai 9.665 ton mulai Januari hingga Juni 2015. Bila dihitung dari jumlah penduduk, kebutuhan efektif sekitar 9.645 ton. Kondisi ini seharusnya membuat Klungkung mandiri dalam memenuhi kebutuhan berasnya. Akan tetapi di lapangan, beras dari luar kabupaten bahkan luar provinsi mendominasi pasaran hingga 90 persen. Kondisi itu membuat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta harus berjuang untuk mengelola langsung pemasaran hasil panen pertanian. Sebab, hasil panen warganya banyak yang diambil alih kabupaten lain. Ini membuat masyarakat Klungkung tidak dapat menikmati hasil panen di daerahnya dan malah membeli beras dari daerah lain. Kenyataan ini tentu merugikan

Bali Post/dwa

30 Regu Ikuti Gerak Jalan SMP Semarapura (Bali Post) –

Merayakan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, Kabupaten Klungkung melaksakan gerak jalan putra tingkat pelajar SMP. Lomba diikuti 30 regu dan dilepas Bupati I Nyoman Suwirta di depan Puri Agung Klungkung, Senin (8/8) kemarin. Bupati Suwirta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya lomba gerak jalan tingkat SMP putra untuk memeriahkan HUT RI tahun ini. “Tanamkan selalu semangat nasionalisme yang tinggi di dalam jiwa,” katanya kepada peserta. Acara pelepasan dihadiri unsur pimpinan DPRD Kabupaten Klungkung, Sekda I Gede Putu Winastra, Kadisdikpora I Nyoman Mudarta, dan SKPD terkait di lingkungan Pemkab Klungkung. Ketua Panitia I Nyoman Mudarta melaporkan, peserta gerak jalan tingkat pelajar SMP ini menempuh jarak 8 km. Start dari depan Puri Agung Klungkung, peserta selanjutnya ke timur melewati Catus Pata, ke selatan sampai Desa Tojan, melewati Desa Takmung, Jalan Flamboyan, dan finis kembali di depan Puri Agung Klungkung. Kriteria yang dinilai meliputi ketepatan waktu, disiplin, keseragaman gerak dan pakaian, serta semangat selama perlombaan. (dwa)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung (0366) 21115 Polsek Klungkung (0366) 21090 Polsek Dawan (0366) 23181 Polsek Banjarangkan (0366) 23180 Polsek Nusa Penida (0366) 5382838 RSUD Klungkung (0366) 21172 RSU Bintang (0366) 25241 PMI Klungkung (0366) 21442 Damkar Klungkung (0366) 22655 PDAM Klungkung (0366) 21336 PLN Klungkung (0366) 25599

masyarakat sebagai konsumen dan petani yang mendapatkan penjualan hasil panen tidak menggembirakan. Suwirta berusaha agar hasil pertanian berikut pemasarannya dapat diambil alih dan dilakukan di Klungkung. Secara ekonomi cara ini dapat memutus rantai panjang penjualan beras di pasaran baik itu biaya distribusi hasil panen maupun ban-

yaknya tangan pengusaha yang bermain di dalamnya. “Kami upayakan bagaimana caranya supaya petani mendapatkan harga jual lebih baik dan harga beras di pasaran lebih murah,” sebutnya saat diminta konfirmasinya, Senin (8/8) kemarin. Menurutnya, untuk bisa menggarap pemasaran beras lokal sesuai keinginan hanya dapat dilakukan oleh koperasi.

Untuk itu, Suwirta minta kepada seluruh koperasi di Klungkung menggarap pemasaran beras lokal, baik itu koperasi pegawai yang menyentuh langsung PNS sebagai konsumen maupun koperasi pertanian yang dapat menampung hasil panen petani. “Koperasi dapat menekan keuntungan sehingga hasil distribusi beras dapat dirasakan petani dan konsumen,” bebernya. Saat ini Pemkab Klungkung telah bergerak untuk merealisasikannya dengan mewajibkan seluruh PNS membeli beras lokal. Tindakan serupa diharapkan diambil oleh koperasi seh-

ingga hasil panen yang surplus bisa disalurkan seluruhnya. Sementara itu, terkait mahalnya harga sembako dan berbagai kebutuhan masyarakat di Kecamatan Nusa Penida, Bupati Suwirta akan membuat terobosan dengan mensubsidi dan menyeberangkannya ke wilaya tersebut. Subsidi ini dapat membantu meringankan beban perekonomian masyarakat Nusa Penida. Selain itu sebagai upaya Pemkab Klungkung mengentaskan kemiskinan di Nusa Penida sebagai kecamatan yang paling banyak memiliki penduduk miskin di Klungkung. (dwa)

Perangkat Desa Harus Bisa Kelola Keuangan

Semarapura (Bali Post) –

LEPAS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melepas peserta gerak jalan di depan Puri Agung, Senin (8/8) kemarin.

Bali Post/dwa

Ratusan perangkat desa di Kabupaten Klungkung mengikuti bimtek aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan Desa (SIMKeuDes) di SKB Banjarangkan, Senin (8/8) kemarin. Bimtek yang dibuka Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ini untuk meningkatkan kompetensi perangkat desa dalam mengelola keuangan desa sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara tepat dan benar. Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Keluarga Berencana dan Pemerintahan Desa (BPMPKBPD) Klungkung, Wayan Suteja, perangkat desa perlu memahami dasar kegiatan, sehingga apa yang dikerjakan tetap pada koridor dan aturan serta selalu menjadi acuan dalam bekerja sesuai

UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, Permendagri 133/2014 tentang pengelolaan keuangan desa, dan Peraturan Daerah Kabupaten Klungkung 6/2015 tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2016. Pelaksanaan bimtek SIMKeuDes ini bertujuan meningkatkan wawasan pengetahuan serta keterampilan perangkat desa dalam mengelola keuangan desa. Apalagi mulai 2016 ini semua desa sudah mempergunakan aplikasi SIMKeuDes dalam menyusun dan mempertanggungjawabkan APBDesa. “Bimtek ini untuk meningkatkan kapasitas SDM perangkat desa dalam menyusun, melaksanakan, dan mempertanggungjawabkan administrasi keuangan desa berbasis teknologi,” kata Suteja.

Bimtek diselenggarakan selama empat hari hingga 12 Agustus mendatang. Peserta dibagi menjadi dua angkatan dengan jumlah 106 orang yang terdiri atas perbekel, sekretaris desa, dan kaur keuangan. Bupati Suwirta mengatakan pemerintah desa harus memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki system, sehingga pengelolaan keuangan dan pembangunan desa berjalan dengan baik. “Perbekel, sekretaris desa, dan bendahara perlu mengetahui ilmu manajerial agar kegiatan tidak hanya dikerjakan satu, dua dan tiga orang. Mesti ada staf yang bisa digerakkan untuk menyelesaikan tugas-tugas sehingga semuanya bisa berjalan sesuai rencana pembangunan desa,” ungkapnya. (kmb)

Bali Post/kmb

BIMTEK - Ratusan perangkat desa di Klungkung mengikuti bimtek di SKB Banjarangkan.

Bali Post/kmb

AC - Petugas dari Pemadam Kebakaran Klungkung dan warga menunjuk AC yang menjadi sumber kebakaran.

Korsleting AC, Rumah Terbakar Semarapura (Bali Post) –

Rumah Subarono Pri Hartoyo (61), warga yang tinggal di Gang Seroja, Jalan Ngurah Rai, Kelurahan Semarapura Tengah, Klungkung, nyaris ludes terbakar, Minggu (7/8) sore. Ada dugaan kebakaran yang terjadi di rumah pensiunan PNS ini akibat korsleting listrik yang berasal dari AC yang rusak. Dari informasi yang didapat di lapangan, kasus kebakaran ini terjadi sekitar pukul 16.20 Wita. Kebakaran pertama kali diketahui tetangga korban Any. Saat mengangkat jemuran di depan rumahnya, ia kaget melihat ada api berkobar di depan rumah korban. Ia kemudian meminta pertolongan warga sekitar dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung. Saat itu yang ada di rumah hanya seorang nenek bernama Madri (95). Warga bersama petugas pemadam

kebakaran yang turun dengan tiga armada cepat datang, sehingga sang nenek berhasil diselamatkan dan diajak keluar. Petugas juga dengan cepat memadamkan api, sehingga tidak sampai membesar dan merembet ke bangunan lain. Dugaan sementara kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting listrik yang berasal dari AC milik korban. “Ada kemungkinan kebakaran terjadi akibat korsleting listrik, karena bagian kabel AC yang berada di luar rumah terlihat meleleh,” kata Ketut Astawa, salah seorang petugas. Kapolsek Klungkung Kompol Made Karsa mengaku hanya menerima informasi soal kebakaran tersebut, tetapi tidak ada yang melapor ke Polsek. Korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta akibat terbakarnya AC, sofa, dan ruang tamu berukuran 4 x 5 meter. (kmb)


BULELENG

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

11

SOSOK Tuntunan Nilai-nilai Adiluhung REALITASNYA, kesadaran masyarakat masih minim memasang bendera Merah Putih menjelang peringatan 17 Agustus ini. ‘’Idealnya, warga perlu menghayati jasajasa perjuangan pahlawan tempo dulu, guna menapak kehidupan di era kekinian lebih baik,’’ ujar Ketua KNPI Buleleng, I Putu Gede Parma, M.Par. Dia mengenang pada masa perjuangan merebut kemerdekaan RI dari kolonial Belanda, para pahlawan berjuang ekstra keras mengorbankan raga bahkan jiwanya. Memang, dinamika sosial terus berubah dari tahun ke tahun. Celakanya sikap mental, rasa kebangsaan, serta nasionalisme cinta Tanah Air juga ikut bergeser dan tergerus. Menjadi ironis bendera negara asing ramai pada musim pesta bola antarnegara tiba. Sesungguhnya, Agustus ini merupakan momen penting peringatan kemerdekaan, justru warga cenderung tak antusias pada domain menumbuhkan rasa kebangsaan lebih kental. “Masyarakat justru lebih antusias memasang bendera negara lain sewaktu ada turnamen bola internasional. Ini peringatan, jangan sampai nilai-nilai kebangsaan generasi muda kita ikut luntur,” katanya mengingatkan, Senin (8/8) kemarin. Tak hanya di kalangan masyarakat, kantor-kantor di lingkup pemerintahan perlu lebih dini memasang bendera Merah Putih. Kenyataannya belum banyak bendera nasional kita terpasang di instansi-instansi sebagai simbol euforia rasa kebangsaan. “Perlu kesadaran semua pihak, tidak kecuali di kantor pemerintahan. Semoga saja tidak terjadi degradasi, utamanya kawula mudanya dalam mengapresiasi nilai-nilai luhur kebangaan ini,” ujarnya. Pemasangan bendera Merah Putih dipercaya dapat menumbuhkan nilai karakter individu dalam kerangka militansi dan juga apresiasi demokrasi. Karena itu, perlu ditumbuhkan gerakan masif individu di segala srata masyarakat. Bela negara itu juga penting dalam kaitan menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air. “Transformasi character building perlu kepada generasi muda. Ini panting agar generasi muda tidak kehilangan arah. Mari terus berjuang sesuai tatanan dan tuntunan nilai-nilai adiluhung bangsa Indonesia,” pintanya. (dgk)

Bali Post/kmb38

MOGOK KERJA - Sejumlah karyawan hotel di Desa Cempaga Kecamatan Banjar menjalani mediasi setelah mereka melakukan aksi mogok kerja Senin (8/8) kemarin.

Karyawan Hotel Mogok Kerja, Puluhan Tamu Telantar

Singaraja (Bali Post) – Sejumlah karyawan salah satu hotel di Desa Cempaga Kecamatan Banjar menggelar aksi mogok kerja. Aksi ini sebagai buntut kekecewaan mereka dengan pihak manajemen yang berlaku kurang transparan. Selain itu juga diyakini ada pemotongan uang servis yang diduga tak sesuai ketentuan. Akibat mogok kerja itu, puluhan tamu hotel sejak Senin (8/8) kemarin telantar. Mereka kecewa atas ketidaknyamanan pada situasi tersebut.

Bali Post/kmb34

BAGI SEMBAKO - Pembagian sembako dari K3S kepada lansia di tiga desa di Kabupaten Buleleng, Senin (8/8) kemarin.

Lansia Tiga Desa di Buleleng Dibantu Sembako

Singaraja (Bali Post) Sembako dibagikan kepada wanita lanjut usia (lansia) di tiga desa di Buleleng. Action itu dilakukan Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Buleleng, Ny. Aries Suradnyana, Senin (8/8) kemarin, dikaitkan peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Safari kesehatan itu menyasar lansia di Desa Baktiseraga dan Desa Pemaron di Kecamatan Buleleng serta Desa Panji Anom Kecamatan Sukasada. Sebelumnya sumbangan sembako telah diberikan kepada pasien di RSUD Buleleng. “Mendekati HUT ke-71 Kemerdekaan RI ada acara kunjungan lansia. Kami membagi bagikan sem-

bako itu kepada para lansia di sejumlah pedesaan,” ujarnya. Para lansia di tiga desa itu digelontor 120 paket sembako. Setiap desa memperoleh bagian 40 sembako untuk diberi ke masing-masing individu lansia. Para lansia itu juga mendapat pemeriksaan kesehatan gratis. Pertimbangan, dipilihnya tiga desa itu karena banyaknya lansia di desa setempat. Menurutnya, pembagian sembako kepada lansia di desa itu sudah dipertimbangan sesuai sekala prioritas. “Saya harap para Perbekel bisa mendata lansia di wilayahnya dan juga memberikan bantuan sembako kepada para lansia tersebut,” pintanya. (kmb34)

Suara Buleleng Evaluasi Bulfest

Pergelaran Bulfest 2016 sudah usai. Tetapi acara pawai pada Buleleng Endek Karnaval perlu dievaluasi. Ini penting untuk memberi rasa keadilan bagi para peserta. Sebab, peserta yang tampil di awal lama memakan waktu saat bertransaksi, sehingga merugikan peserta di belakangnya. De Gredeg, Sambangan

Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sejak pagi, sejumlah karyawan seharusnya mendapat shift melakukan tugas-tugasnya sesuai jadwal waktu, justru mereka memilih diam. Mereka hanya duduk-duduk di depan areal hotel. Sesekali mereka mengutarakan kekecewaannya kepada pihak manajemen yang tidak transparan dalam hal pembayaran upah yang menjadi hak mereka. Lantaran tidak ada aktivitas karyawan yang melayani customer, puluhan tamu yang menginap pun komplain kepada pihak manajemen hotel. Situasi ini pun langsung tersiar, hingga aparat desa dan polisi mendatangi lokasi hotel itu. Selain itu, petugas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng turun ke lokasi. Pihak pakerja dan manajemen hotel kemudian melakukan mediasi di kantor perbekel. Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja Disnakertrans Buleleng, Dewa Putu Susrama mengatakan,

dari mediasi yang dilakukan, pihaknya memberikan kesempatan kepada pihak pekerja dan manajemen hotel menyampaikan pendapatnya. Dari penjelasan dua pihak itu, ada dua hal yang menjadi pemicu konflik hingga memicu aksi mogok kerja tersebut. Pertama, pihak manajemen hotel dituding kurang transparan dengan pekerja, dalam hal pembayaran gaji atau hakhak pekerja lainnya. Pemicu lainnya adalah kebijakan manajemen memotong uang servis untuk pekerja. Hal itu dianggap tidak sesuai aturan dan kesepakatan yang sudah ada. Di sisi lain, pekerja yang melakukan aksi mogok kerja dianggap melakukan kesalahan yang merugikan pihak manajemen. “Setelah kedua belah pihak kami berikan kesempatan mengutarakan pendapatnya, pemicu persoalan ini adalah kesepakatan yang ditetapkan tidak dijalankan dan manajemen kurang terbuka kepada pekerja. Pekerja juga memiliki kesalahan. Akibat mereka mogok, tamu hotel

itu jadi telantar,” katanya. Setelah melakukan mediasi, pihak pekerja dan manajemen hotel sepakat berdamai. Perdamaian ini dibuktikan dengan kesanggupan pihak manajemen hotel mengembalikan pemotongan uang servis para pekerja di hotel itu. Sebaliknya, pekerja berjanji bersedia bekerja kembali dan mengikuti aturan yang dijalankan pihak manajemen hotel itu. Meski sudah menyepekati perdamaian, Disnakertrans akan terus memantau perkembangan di lapangan menyangkut kesepakatan yang dijalankan oleh kedua belah pihak. Dengan demikian, konflik akan diakhiri. Kemudian, hubungan antara pekerja dengan perusahaan berjalan harmonis. “Kita pantau terus apakah kesepakatan itu sudah dijalankan atau tidak. Harapan kami kesepakatan itu dijalankan sesuai hasil mediasi, sehingga hubungan manajemen pada industri di hotel itu berlangsung harmonis kembali,” jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Daya tarik wisata pesisir di Pantai Lovina, terus dipacu agar tetap memiliki daya tarik tinggi oleh pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng. Selasa ini akan dilangsungkan perlombaan perahu layar antarnelayan di Lovina dengan memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah. Dari pengalaman sebelumnya, lomba ini mendapat apresiasi positif tamu mancanegara baik dari Asia maupun Eropa. Para tamu itu antusias me-

nyaksikan atraksi tradisional yang memiliki nilai unik itu. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Ir. Made Arnika mengatakan lomba perahu layar tradisional ini akan dilaksanakan Selasa (9/8) ini. Jumlah peserta cukup membeludak mencapai 103 tim. Pesertanya didominasi nelayan pesisir di areal Buleleng. Pelaksanaan lomba perahu layar ini digelar rutin setiap tahun. ‘’Lomba ini sekaligus lebih mengenalkan wisata bahari kepada para tamu lokal maupun mancanegara,”

ujarnya, Senin (8/8) kemarin. Rutenya menempuh pesisir dari Pantai Kerobokan menuju Lovina. Dua pantai itu sudah dikenal luas masyarakat Buleleng. Bahkan, tidak jarang dimanfaatkan sebagai alternatif lokasi berwisata keluarga untuk melepas penat. Dengan diselenggarakannya lomba perahu layar ini diharapkan para tamu kian ramai. “Kami harap warga ramai datang. Lebih penting lagi kunjungan pariwisata ke Lovina terus meningkat,” harapnya. (kmb34)

Polisi Terus Telusuri

Pembuang Orok di Desa Panji

Singaraja (Bali Post) Kasus pembuangan orok perempuan di wilayah Desa Panji Kecamatan Sukasada dalam proses mengusutan oleh aparat Polsek Sukasada. Orok dalam kondisi meninggal itu ditemukan warga di timur lapangan dekat Monumen Bhuana Kerta. Sejauh ini, polisi telah memeriksa saksi mata termasuk lima janda yang tinggal di sekitar TKP. Kapolsek Sukasada Kompol Gede Arya Wibawa seizin Kapolres AKBP I Made Sukawijaya mengatakan pelaku pembuang orok bayi itu, diakui belum ditemukan. Orok yang dibuang oleh oknum tidak bertanggung jawab itu, ditemukan Senin (1/8) sekitar pukul 06.00 wita. Setelah orok itu ditemukan, kemudian warga Desa Panji membawa langsung jasad orok itu ke RSUD Buleleng. Orok itu dibuang dengan ari-ari masih melekat. Untuk membuka tabir siapa tersangkanya, aparat dipaksa bekerja ekstra keras mengungkap pelakunya. Namun sejauh ini, Kapolsek Arya Wibawa, belum mencium tanda-tanda tersangkanya, kendati dia dan anggotanya, telah memeriksa sejumlah saksi untuk mencari jejak ibu pembuang orok tersebut. “Sudah kami lakukan pencarian, bahkan pemeriksaan terhadap lima janda dan 15 orang gadis di

wilayah kami. Mereka yang kami periksa berasal dari dua wilayah banjar berbedabeda,” ujarnya, Senin (8/8) kemarin. Pihaknya menduga orok itu dibuang pada waktu dini hari. Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Sebagai indikasi awal, orok itu hasil hubungan gelap. Polisi mencoba mengungkap lewat penelusuran metode kepolisian. “Penyelidikan berdasarkan protap kami terus intensifkan,” jelasnya. Kapolsek tidak ingin ada spekulasi prematur bahwa orok itu semata dari cewek kafe, meski kenyataannya cukup banyak kafe berdiri di areal wilayah Kecamatan Sukasada. Dia tetap menggali informasi termasuk memeriksa saksi-saksi di lapangan. “Kemungkinan (cewek kafe -red) akan kita jawab kalau sudah kami temukan pelakunya,” imbuhnya. Berita sebelumnya, seorang warga Desa Panji, Luh Sita (50), pertama kali yang menemukan orok itu di dekat telabah. Orok kondisi normal itu setelah diangkat dalam kondisi tewas. Selanjutnya, orok itu dibawa ke kamar jenazah RSUD Buleleng. Saksi mata lain, Perbekel Panji dan saksi mata Made Pasek Widana, melihat temuan itu di TKP. Mereka sangat prihatin atas perbuatan tak bertanggung jawab dari pelaku pembuang orok itu. (kmb34)

Lomba Perahu Layar

Bali Post/kmb34

OROK - Temuan orok perempuan di Desa Panji, Sukasada terus berusaha didalami aparat Polsek Sukasada.

Usulan ’’Reshuffle’’ di DPRD Buleleng

Jabatan Wakil Ketua DPRD Diganti

Diharapkan ada reshuffle di tubuh DPRD Buleleng. Muncul aspirasi jabatan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buleleng yang saat ini dipegang Ketut Sumerdhana dari kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) diusulkan diganti. Demikian juga, jabatan ketua fraksi, komisi, bahkan Badan Kehormatan (BK) juga diusulkan dilakukan perombakan. Kenapa hal itu bisa terjadi? SEBETULNYA, permohonan pergantian jabatan unsur pimpinan dan alat kelengkapan dewan sudah masuk ke meja pimpinan dewan. Hanya, agenda rapat Senin (8/8) kemarin, terpaksa ditunda dan dijadwalkan digelar lagi Selasa (9/8) pagi ini. Ketua DPC Partai Hanura Buleleng, Ketut Wirsana, di gedung dewan kemarin, mengatakan, pihaknya tidak menampik usulan pergantian unsur pimpinan dan alat kelengkapan dewan dari Fraksi Partai Hanura tersebut. Dika-

takan, usulan pergantian dari pengurus DPD Partai Hanura Bali itu merupakan keputusan partai. Pergantian ini pun berdasarkan evaluasi dan memiliki tujuan untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara unsur pimpinan dengan Fraksi Partai Hanura di lembaga dewan ini. Selain itu, pergantian ini sifatnya lebih menyentuh pada internal partai, sehingga masuk akal bila masa pergantiannya tidak mengikuti aturan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kabupaten Buleleng. “Ini sudah

Bali Post/kmb38

Ketut Wirsana

menjadi keputusan partai dan dasarnya juga disampaikan kepada pimpinan dewan. Karena itu, hal ini sifatnya internal partai, sehingga walau belum dua setengah tahun

menjabat bisa dilakukan pergantian,” katanya. Induk partainya kata Wirsana, sudah mengusulkan nama-nama yang akan menduduki jabatan baru, mulai unsur pimpinan dan alat kelengkapan dewan. Hal itu sesuai surat permohonan DPD Partai Hanura Bali No. 016C/DPD-HANURA/VI/2016 tanggal 21 Juni 2016. Ada pun nama-nama kader yang diusulkan memangku jabatan baru yakni Ketut Sumerdhana yang kini menjabat wakil ketua dewan diganti oleh Ketut Wirsana yang kini menjabat Ketua DPC Partai Hanura sekaligus Ketua Komisi IV. Politisi asal Desa Bungkulan Kecamatan Sawan itu ditarik sebagai anggota fraksi. Jabatan Ketua Komisi IV

selanjutnya diberikan kepada Gede Wisnaya Wisna. Wayan Artha posisinya tetap sebagai Ketua Fraksi Partai Hanura. Yang mengejutkan lagi Wayan Teren yang saat ini menjadi Sekretaris Komisi I diusulkan menjadi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Buleleng. Jabatan Ketua BK saat ini dipegang Gusti Made Artana yang notabene kader PDI Perjuangan. “Pembahsan ini dilakukan di DPD dan dasar acuannya adalah AD/ ART Partai. Saat itu, saya tidak mau diusulkan menduduki kursi jabatan wakil ketua, namun karena partai menugaskan, ya mau tidak mau saya terima usulan itu. Sekarang kita tunggu hasil pembahasan oleh pimpinan di dewan,” tegasnya.

Di tempat terpisah Wakil Ketua DPRD Ketut Sumerdhana mengatakan, sah-sah saja induk partai mengusulkan pergantian jabatan kader partai yang duduk di dewan. Hanya, Sumerdhana menilai usulan itu syarat permainan di internal partainya. Apalagi, proses pergantian jabatan yang dipegang oleh kader partai di lembaga dewan harus melalui mekanisme dan atas rekomendasi DPP. Dia mencontohkan, mekanisme itu diatur dalam Peraturan Organisasi (PO -red) proses Pergantian Antar-Waktu Anggota DPR dan DPRD Partai Hanura yang menyatakan, tidak akan ada PAW bagi legislator di semua tingkatan asal taat asas, taat hukum, dan taat norma kecuali meninggal

dunia atau mengundurkan diri. “Benar ada usulan pergantian itu dan saya masih menjabat wakil ketua dewan dari Hanura. Pergantian silakan saja sepanjang mengikuti aturan yang ada,” katanya. Sejak menduduki jabatan wakil ketua, kata Sumerdahana, dirinya tidak merasa melakukan pelanggaran dan kualitas dalam memangku jabatan berjalan biasa-biasa saja. Apalagi, jabatan wakil ketua itu bukan berasal dari kelompok kecil di partai, namun dukungan seluruh konstituennya. “Saya duduk menjadi wakil ketua atas aspirasi konstituen dan selama ini tidak ada masalah. Saya kira kalau ingin jabatan wakil ketua silakan tunjukkan kinerja dulu,” tegasnya. (mud)


JEMBRANA

12

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

SOSOK Aset Bangsa Anak merupakan aset bangsa yang dijamin hakhaknya. Baik perlindungan, pendidikan, kesejahteraan, kebebasan, kepercayaan dan kasih sayang. Untuk mewujudkan itu, maka perlu dukungan semua pihak. “Harapan saya agar semua pihak saling bekerja sama ikut menangani pendidikan dan perlindungan anak yang membuat mereka merasa aman, jauh dari pengaruh buruk, terlindungi dari kejahatan, diskriminasi, kelaparan maupun kebodohan,” ujar Bupati Jembrana I Putu Artha di sela-sela rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Bupati Artha juga menyerukan kepada semua pihak guna bersama-sama mengakhiri kekerasan pada anak di manapun berada. Dengan membimbing anak–anak, maka dapat meningkatkan pengetahuan tentang ajaran dharma serta lebih memahami arti dari sebuah kejujuran dalam keagungan Tuhan. Dalam peringatan HAN tersebut, sejumlah kegiatan anak yang dilombakan antara lain lomba mewarnai anak TK, fashion show pakaian daur ulang, peragaan busana ke pura tingkat SD, lomba pecha kucha serta pemilihan duta forum anak daerah Kabupaten Jembrana. (olo)

Bali Post/olo

DATANGI – Puluhan krama Subak Palamerta, Desa Nusasari mendatangi Mapolsek Melaya guna mengadukan persoalan aset subak setempat.

Aset Subak Diklaim Milik Mantan Pengurus

Puluhan Warga Nusasari Ngadu ke Polsek Melaya Negara (Bali Post) – Puluhan krama Subak Palamerta, Desa Nusasari, Senin (8/8) kemarin mendatangi Polsek Melaya. Mereka sengaja datang mengawal perwakilan subak untuk mengadu terkait aset subak berupa tanah diklaim milik mantan pengurus subak. Upaya ini dilakukan lantaran pertemuan sebelumnya dengan pihak yang mengklaim tanah itu tidak menemukan titik temu.

Bali Post/kmb

SELAMATKAN - Jajaran Satpol PP Jembrana di bawah Komando Kasi Trantib Nyoman Suda Asmara saat menyelamatkan kakek telantar di Gilimanuk.

Sejumlah perwakilan pengurus subak, termasuk Klian Subak I Komang Karta menjalani proses pelaporan. Laporan mereka diterima langsung Kapolsek Melaya Kompol Ketut Darmita. Sementara puluhan krama subak menunggu di halaman belakang Mapolsek. Tanah yang merupakan aset subak tersebut juga diklaim milik mantan pengu-

rus subak setempat. Sejatinya sudah dilakukan mediasi oleh perbekel desa setempat, namun masingmasing tetap bersikukuh mengaku memiliki tanah itu. Sejumlah krama yang ditemui mengaku keberatan tanah itu diklaim milik mantan pengurus subak. Sebab, tanah itu dibeli menggunakan dana iuran krama subak. Untuk itu, mer-

eka tak terima ketika pihak terlapor mengklaim bahwa tanah tersebut miliknya. Selain itu, dalam setiap RAT (Rapat Anggota Tahunan) Koperasi Tani Sri Merta Asih, tanah itu selalu disebutkan aset subak. Tetapi mengapa sampai bisa diklaim tanah pribadi. Mereka juga mengaku sempat menelusuri akta jual beli di Kecamatan

Telantar di Gilimanuk

itu hanya diantar sampai kapal. “Tapi kakek ini ternyata balik lagi karena nakhoda kapal tidak bersedia menyeberangkannya. Kemudian ia kembali lagi ke depan ruko tersebut,” kata Suda Asmara. Karena kondisinya memprihatinkan, Supiani diajak ke Kota Negara dan penanganannya kembali dikoordinasikan dengan pihak Dinas Sosial. “Kami sarankan ke Dinas Sosial (Dinsos) Jembrana. Sebab, Dinsos Jembrana ada kerja sama dengan Dinsos Banyuwangi. Artinya, biar diajak ke Banyuwangi dulu. Nanti dari Banyuwangi baru dikoordinasikan ke Pasuruan. Karena Pemkab Jembrana belum ada MoU dengan Pemerintah Pasuruan,” jelas Suda Asmara. Pihaknya berharap kakek Supiani ini bisa mendapat penanganan yang baik dan diterima keluarganya. “Apakah dipulangkan ke rumahnya nanti atau ke panti jompo. Itu kewenangan dari pemerintah Pasuruan,” tandasnya. Sebelumnya, Supiani mengaku terpaksa hidup nomaden karena tidak diterima keluarganya. Padahal sebenarnya ia ingin balik ke rumahnya. (kmb)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

pihaknya memang menunda pelaporan karena ada sejumlah pertimbangan. Menurutnya dalam dua hari ke depan pihaknya akan melaporkan terkait dugaan penggelapan aset tanah ini. “Ya kami pending dulu. Dua hari lagi kami ke Polsek lagi,” tandasnya. Sementara itu, Kapolsek Ketut Darmita dikonfirmasi membenarkan pihak perwakilan subak itu masih menunda laporannya. Terkait permasalahan tersebut, sejatinya memang sudah dilakukan mediasi di desa. Namun, belum menumukan titik temu. (kmb26)

Sekdes Ditarik ke Pemkab

Kakek Supiani Diserahkan ke Dinsos

MISI kemanusiaan dilakukan jajaran Satpol PP Jembrana di bawah Komando Kasi Trantib Nyoman Suda Asmara. Senin (8/8) kemarin, pasukan ini informasi dari relawan kemanusiaan dan Kasi Pemerintahan Kelurahan Gilimanuk Gede Suardita bahwa ada seorang kakek, Supiani (75) asal Pasuruan, Jatim sedang telantar di Gilimanuk. Kondisinya sakit-sakitan dan tidur di lantai yang dingin. Petugas Satpol PP Jembrana langsung meluncur ke terminal manuver Gilimanuk untuk melakukan penyelamatan. Di sana, kakek ini ditemukan tidur beralaskan plastik. Dilihat dari fisiknya, kakek ini kondisinya sangat memprihatinkan. Suda Asmara mengaku prihatin dengan melihat kesehatan dan kondisi Supiani. Dalam kesehariannya, ia hanya tidur karena sudah renta. Sebelumnya, Supiani sudah sempat ditangani, bahkan diajak ke Puskesmas Gilimanuk dan dirawat inap selama tiga hari. Setelah kondisinya membaik, penanganannya dilanjutkan pihak Dinas Sosial Pemkab Jembrana. Supiani ini sempat hendak dipulangkan, namun saat

dan ada tulisan yang sengaja dihapus. Karena itu, krama akhirnya sepakat memutuskan mengadu setelah rapat di Balai Subak. “Kami tidak ingin rusuh. Hanya mengantar dan mendapat kejelasan aset subak dengan melaporkan permasalahan ini,” tandas salah satu krama. Dari puluhan krama tersebut, hanya pihak perwakilan yang masuk dan diterima Kapolsek Melaya. Selama beberapa jam, pihak perwakilan akhirnya menunda (pending) laporan tersebut. Klian Subak Palamerta Komang Karta mengatakan

Pemerintah Desa Mulai Rekrut Calon Baru

Bali Post/olo

TANDA TANGANI – Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa disaksikan Bupati Jembrna I Putu Artha menandatangani persetujuan DPRD terkait dua Ranperda.

Dua Ranperda Disetujui DPRD Negara (Bali Post) Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yakni pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2015 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana tahun 2016-2021 akhirnya disetujui DPRD Jembrana dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (8/8) kemarin. Persetujuan Ranperda RPJMD Semesta Berencana tersebut disampaikan Ketua Pansus III, I Nyoman S. Kusuma Yasa. Menurutnya, mengacu pada undang-undang No. 23 tahun 2014, Perda tentang RPJMD ditetapkan paling lama enam bulan setelah kepala daerah terpilih dilantik. Selain itu, Kusuma Yasa mengatakan apabila penyelenggara pemerintahan daerah tidak menetapkan RPJPD dan RPJMD, anggota DPRD dan kepala daerah dikenai sanksi administratif. “Berkenaan dengan hal itu, maka kami di Pansus III sepakat pada kesimpulan Ranperda RPJMD Semesta Berencana 2016-2021 dapat ditetapkan menjadi Perda,“ kata Kusuma Yasa yang akrab disapa Suheng. Meski begitu Pansus III memberikan sejumlah catatan. RPJMD Semesta Berencana masih berpedoman pada Perda tentang urusan pemerintahan daerah dan Perda tentang pembentukan organisasi dan tata kerja perangkat daerah yang mengacu pada undangundang No. 32 tahun 2004. Untuk itu, jika nanti telah

ditetapkan Perda yang baru tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, maka Perda RPJMD Semesta Berencana harus segera direvisi. Sementara itu, Pansus I yang diketuai Ni Made Sri Sutharmi juga telah menuntaskan tugasnya dalam pembahasan Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2015. Pansus I dalam rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa dan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Jembrana melaporkan hasil pembahasannya yang cukup alot dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Utamanya aspek legalitas dan realisasi APBD 2015, termasuk mencermati LHP BPK RI atas laporan keuangan Pemkab Jembrana tahun 2015. “Kami telah melakukan kajian bersama para ahli yang hasilnya jadikan rujukan untuk memberikan saran penyempurnaan atas pelaksanaan APBD tahun anggaran 2015,“ kata Sri Sutharmi. Bupati Jembrana I Putu Artha mengungkapkan rasa syukurnya dan berterima kasih kepada seluruh anggota DPRD Jembrana yang telah membulatkan pikiran guna bersama-sama menerima dan menyetujui kedua Ranperda tersebut. Menurut Bupati Artha, RPJMD Semesta Berencana 2016-2021 akan benar-benar dijadikan acuan merencanakan pembangunan setiap tahunnya, sehingga dapat

mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jembrana. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Pemerintah desa di Kabupaten Jembrana mulai melakukan perekrutan calon perangkat desa. Bahkan di sejumlah desa, kini sudah melengkapinya dengan calon baru. Hal ini dilakukan menyesuaikan Perda Kabupaten Jembrana No. 3 tahun 2016 tentang Pemerintahan Desa. Hasil pengamatan, Senin (8/8) kemarin sejumlah desa di Melaya dan Pekutatan sudah mulai melaksanakan seleksi, baik kepala urusan (kaur) hingga Kasi (kepala seksi) serta Sekdes. Pasca-peraturan bupati (perbup) yang mengatur teknis dari Perda Pemerintahan Desa turun, seluruh desa mulai merekrut perangkat guna mengisi kekosongan Sekdes nantinya. Pasalnya, seluruh Sekdes yang berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) akan ditarik Pemkab. Di beberapa desa, melakukan pemilihan dengan lebih dahulu membentuk tim

pemilihan di bawah perbekel/ kepala desa. Seleksi melalui tes, ada yang dilakukan di desa atau di kecamatan. Dari informasi, perekrutan ini dilakukan secepatnya karena akan adanya mutasi di lingkup Pemkab dalam beberapa bulan ini. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Pemkab Jembrana I Nengah Ledang dikonfirmasi kemarin membenarkan sudah dimulainya perekrutan untuk penyesuaian Perda. “Semua desa sudah mulai melakukan rekrutmen perangkat desa. Bahkan beberapa desa sudah selesai,” tandasnya. Desa-desa yang sudah merekrut itu di antaranya ada di Kecamatan Pekutatan. “Jumlah pastinya belum tahu, tapi sudah ada,” terangnya. Dengan ditetapkannya Perda tersebut, maka pemerintah desa secepatnya melakukan penyesuaian. (kmb26)


Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

KARANGASEM

13

Dikhawatirkan, Jiwa Nasionalisme Terus Tergerus

Bali Post/gik

DANGSIL - Dangsil Dalem Tumpang Solas yang tiang utamanya harus tersusun dari pohon durian, kemudian dibentuk menyerupai meru sesuai tingkatan.

Sarana Dangsil

Berbobot Enam Ton, Tiang Utama Harus dari Pohon Durian

BUTUH waktu cukup lama, untuk mempersiapkan berbagai sarana ritual terbesar di Desa Adat Bungaya ini. Salah satu sarana yang paling unik adalah Dangsil. Uniknya, tiang utama Dangsil ini harus tersusun dari pohon durian, kemudian dibentuk menyerupai meru sesuai tingkatan. Dangsil terbesar dan tertinggi yakni Dangsil Dalem Tumpang Solas, dibangun setinggi 11 depa (rentangan tangan) dari De Kebayan Wayan atau setinggi 18 meter, dengan bobot mencapai enam ton lebih. Sebagai salah satu desa tua di Karangasem, Desa Adat Bungaya memiliki keterikatan sejarah dengan desa-desa tua lainnya di Karangasem. Seperti dengan Desa Sibetan sebagaimana tertuang dalam Purana Pura Bangkak, Pura Bukit Kangin emponan Puri Karangasem, dengan Desa Asak, Timbrah, Bugbug, Tenganan Dauh Tukad, Gumung, Kastala, Bebandem, Kayu Putih, Tihingan dan Macang dilihat dari wawidangan persubakan. Keterikatan lainnya, ada juga dengan Desa Batudawa Kecamatan Kubu, karena putra dari Ida Batara di Desa Adat Bungaya marabian ke Batudawa. Keberadaan sarana Dangsil ini cukup menggambarkan bagaimana kekerabatan antardesa tua ini terjadi. Dari tujuh Dangsil di Desa Adat Bungaya, masing-masing ternyata karembat oleh desa-desa tua yang masih keterkaitan ini. Seperti Dangsil Dalem Tumpang Solas, yang dibuat oleh krama Subak Penjeha, Subak Meseni dan Subak Batuliu, karembat oleh krama dari Desa Adat Timbrah menuju Pura Penataran dari lokasi pembuatannya di sekitar pasar tradisional setempat. Di atas Dangsil ini nanti akan naik keturunan Raja Gelgel Klungkung, Ida Dalem Semaraputra. Kemudian, Dangsil Desa Tumpang Sia yang dibuat oleh Banjar Desa di areal Bale Agung, karembat (kapundut) oleh krama Desa Tenganan Dauh Tukad ke Pura Penataran. Keturunan Raja Karangasem nanti akan naik ke atas Dangsil ini. Dangsil Tumpang Pitu, dibuat oleh Subak Puseh di areal Pasar Tradisional Bungaya. Dangsil ini karembat oleh krama Desa Adat Bebandem, Kayu Putih, Tihingan dan Macang ke Pura Penataran. Dangsil Sesana Kauh Tumpang Pitu, juga dibuat di areal pasar. Dangsil yang dibuat Subak Sesana Kauh ini, juga karembat oleh krama dari Desa Adat Bebandem, Kayu Putih, Tihingan dan Macang ke Pura Penataran. Dangsil lainnya, seperti Dangsil Pengguhung Tumpang Pitu, dibuat oleh Subak Pengguhung di areal pasar, karembat oleh krama dari Desa Adat Bugbug ke Pura Penataran. Dangsil Susuan Tumpang Pitu yang dibuat oleh Subak Susuan, juga karembat oleh krama Desa Adat Bugbug. Sedangkan, Dangsil terakhir, yakni Dangsil Nungnungan magenah di Banjar Desa, karembat oleh krama Desa Adat Kastala. “Setelah seluruh Dangsil menuju Pura Penataran, barulah Ida Batara tedun malanggih di Pura Penataran,” kata Ida Bagus Wayan Jungutan kepada Bali Post, belum lama ini. Menurut Jungutan, seluruh Dangsil ini tiang utamanya harus tersusun dari taru (pohon) durian agar bentuknya lurus dan kuat. Desa Adat Bungaya tak pernah kesulitan menemukan bahan-bahan ini. Rata-rata ketinggian tiang utama Dangsil mencapai 10 meter sampai 18 meter. Sedangkan, empat tiang penyangga di sekitarnya bisa menggunakan kayu dari pohon kelapa, jika sudah tidak ada taru dari pohon durian lagi. Bahan-bahan ini didapat dari hasil ngerampag dari tegalan di sekitar Desa Adat Bungaya. Selain dari pohon durian dan kelapa, juga menggunakan sarana pohon bambu yang dibentuk sedemikian rupa, tersusun di Dangsil sesuai tingkatannya. Sarana Dangsil ini sangat sakral atau pingit. Saat menggotongnya ke Pura Penataran sekitar 500 meter dari Pura Bale Agung dan sekitar 200 meter dari areal pasar, tidak boleh campah (mengganggap sepele -red) maupun berkata-kata kasar. Jika itu terjadi, maka akan berakibat fatal bagi pamundut-nya. Seperti, ada yang tertindih saat mundut, gila mendadak atau jatuh. Meski sering terjadi insiden kecil, tapi dalam sejarah pelaksanaannya, belum pernah terjadi kegagalan saat mundut Dangsil ke Pura Penataran. Seluruh pamundut dari masing-masing desa, selalu dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. (gik)

Telepon Penting

kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 036323222 Polsek Kota 036321167 Polsek Manggis 036341768 Polsek Rendang 036323082 Polsek Selat 036324187 Polsek Abang 036323330 Polsek Kubu 036322988 Polsek Sidemen 036321709 Polsek Bebandem 036322110 Polsek Candidasa 036341677 Polsek KP3 Padangbai 036341388 Radio Suara Widya Besakih (SWIB) 036321791 Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem 03632710050 PMI 0363 21789 PDAM0 36321363 PLN 036321711 BPBD/ESR 0363 22173 Badan SAR 0363 21135 Pemadam Kebakaran 036321113 URD RSUD 036321011 RSUD 036321470

Amlapura (Bali Post) HUT Kemerdekaan RI setiap tahun selalu diperingati di berbagai wilayah dengan meriah. Namun, hal itu tidak banyak membantu mengasah jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda dan masyarakat lain pada umumnya. Situasi ini mengundang kekhawatiran Yayasan Kebaktian Proklamasi (YKP) Karangasem. Harus ada tindakan nyata untuk mencegah jiwa nasionalisme itu agar tidak terus tergerus. Salah satu pengurus YKP I Komang Warsa mengatakan, fenomena sederhana yang mudah ditemukan di tengah masyarakat cukup banyak. Fenomena seharihari ini memperlihatkan makin terkikisnya jiwa nasionalisme anak bangsa, seperti minimnya masyarakat yang memasang bendera Merah Putih menjelang HUT RI. Bisa dilihat bedanya ketika ada event olahraga sepak bola, seperti piala dunia, piala Eropa dan lainnya. “Masyarakat berlomba-lomba memasang bendera negara lain di sepanjang pinggir jalan raya. Anak zaman sekarang cenderung lebih suka membaca komik horor dan menonton sinetron daripada

tertarik dengan tokoh-tokoh pejuang yang mati-matian mempertahankan Tanah Air,” kata Warsa, belum lama ini. Bahkan, yang sedang tren saat ini, generasi muda lebih suka bermain game Pokemon Go, dibandingkan mempelajari sejarah perjuangan bangsa atau sekadar berbuat sesuatu yang lebih produktif untuk membangun bangsa ini guna mencapai arti kemerdekaan yang sesungguhnya bagi masyarakat. Padahal, masih banyak masyarakat yang ”terjajah” secara ekonomi hingga hidup tidak layak di sudut-sudut daerah terpencil. ”Seandainya generasi muda memiliki hasrat keingintahuan

tentang sejarah perjuangan bangsa, mencintai dan menghargai jasa pahlawannya, seperti mencintai game Pokemon Go, pasti akan terpatri nilai karakter yang bermartabat di dalam jiwa generasi muda itu. Karakter yang bagus akan menjadi pilar penyangga martabat bangsa,” kata akademisi dari Banjar Alasngandang Desa Pempatan Kecamatan Rendang ini. Warsa menegaskan, generasi muda tidak boleh terperosok dalam masalah yang sama. Generasi muda harus dibentengi jiwa nasionalisme yang kuat untuk terus mempertahankan NKRI dari rongrongan pihak asing yang terus beru-

paya merusak tatanan negara dengan berbagai modus baru. Sebab, memudarnya nilai-nilai nasionalisme bangsa akan berdampak pada disintegrasi dan perpecahan. Ini akan membuat negara bisa terkotak-kotak. Dia menegaskan, Indonesia dengan kebinekaan ras, suku, agama, dan budaya harus dijadikan kekuatan. Perbedaaan justru harus jadi kekuatan, bukan kelemahan. Sementara itu, Ketua YKP Karangasem I Gusti Lanang Rai menegaskan, generasi muda sekarang harus mampu menjadi generasi emas. Generasi yang mampu membawa negara berdikari, mencapai kemerdekaan yang sesungguhnya, membawa negara Indonesia pada masa-masa keemasan. ”Raga boleh dikubur, tapi semangat tak boleh luntur. Patah tumbuh hilang berganti. Para pejuang gugur di medan pertempuran.

Tapi saya yakin, pejuang lain pasti terus tumbuh pada generasi kalian. Saya titipkan negeri ini padamu pemuda,” kata Wakil Bupati Karangasem periode tahun 2005-2010 ini saat menjadi pembicara dalam Orientasi Kepemudaan di Amlapura, belum lama ini. (kmb31)

Bali Post/kmb31

I Komang Warsa

Korban Perkosaan Cabut Laporan

MAGENJEKAN - Puluhan karyawan Setda Kabupaten Karangasem latihan magenjekan.

Bali Post/013

SBY Direncanakan Hadiri Pergelaran Genjek Kolosal Amlapura (Bali Post) – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) direncanakan hadir pada pergelaran seni genjek kolosal di Taman Soekasada Oejoeng (TSO), Rabu (10/8) besok. Selain SBY, juga diinformasikan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani juga direncanakan hadir. Kabag Humas dan Protokol Setdakab Karangasem Made Suparta mengatakan hal itu di sela-sela latihan magenjekan, Senin (8/8) kemarin. Menurut Suparta, mantan Presiden SBY sudah ada kepastian bisa hadir. Namun, menteri dan pejabat lainnya dari pusat belum ada kepastian. “Katanya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan hadir, tapi belum ada kepastian lagi,” katanya.

Pihak staf Humas mengatakan, Menko Puan direncanakan hadir. Sementara, transit tamu penting itu di rumah pribadi Bupati IGA Mas Sumatri di Subagan, sebelum berangkat bersama ke TSO. Masalahnya, ruangan di Kantor Bupati tak ada yang representatif guna menerima tamu VIP yang banyak. Sementara itu, puluhan pegawai di lingkungan Setda Kabupaten Karangasem, tampak latihan magenjekan di lapangan parkir, Senin kemarin. Mereka bersiap memeriahkan pergelaran genjek kolosal yang bakal digelar Rabu (10/8) besok di TSO yang dibangun raja terakhir Karangasem AAAA Ktut Karangasem itu sekitar tahun 1919. Terkait pergelaran genjek yang melibatkan lebih dari 15 ribu orang, sejumlah ruas jalan ke TSO ditutup, guna

menghindari terjadinya kemacetan panjang. Kadishub Karangasem Wayan Sutapa mengatakan, jalan masuk satu-satunya dari Jalan Bhayangkara depan Mapolres Karangasem. Namun, kendaraan akan menurunkan penumpangnya sampai di jembatan di Tumbu. Dari sana, semua orang mesti berjalan kaki ke TSO yang jaraknya sekitar satu kilometer. Sementara, jalan dari pertigaan TSO ke Jasri sebagai jalan ke luar. Sutapa mengatakan, penutupan jalan satu-satunya, guna tak terjadi kekroditan lalu lintas yang lama. Pasalnya, ruas jalan itu sempit sementara peserta magenjekan diperkirakan lebih dari 15 ribu orang. Lapangan parkir di TSO jelas tak menampung, jika kendaraan diarahkan parkir ke sana. (013)

Amlapura (Bali Post) – MWS (17) seorang anak di bawah umur yang menjadi korban pemerkosaan dua pemuda mabuk, Jumat (5/8) lalu, sudah mencabut laporan yang dilayangkan sebelumnya ke Polres Karangasem. Alasan gadis bertubuh bongsor itu, karena para pelakunya masih keluarganya. MWS yang hanya tamatan SMP itu tak bisa menjelaskan apakah para pelaku itu sepupu atau sebagai saudara apa. “Mereka, Made Muliarta alias Gombloh (28) dan Gede Morpin (20) masih keluarga,” ujar MWS Senin (8/8) kemarin. Seperti diberitakan sebelumnya, korban yang sebelumnya diduga terlebih dahulu dicekoki miras jenis arak oleh pelaku sampai mabuk berat dan tak sadarkan diri, diantar kakak kandungnya melapor ke Mapolsek Kubu. Kakak korban tak terima adiknya yang masih di bawah umur dilecehkan. Korban ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri di salah satu kamar tidur pelaku di satu desa di Kecamatan Kubu, Karangasem. Saat itu, korban dalam keadaan telanjang. Celananya robek. Saat diperkosa, korban mengaku tidak sadar. Dia mabuk berat setelah diberi minum arak oleh pelaku, yang salah satunya pernah menjadi terpidana kasus pembobolan counter HP di Banjar Pilihan, Kubu. Korban mengaku baru kali itu minum miras. “Saya baru sadar sampai di rumah. Saya dibonceng pulang oleh kakak dan pacar, katanya masih dalam keadaan tak sadar dan masih telanjang,” kata MWS yang mengaku tidak ada tekanan dari para pelaku atau keluarganya, sehingga dia mencabut laporan. Di lain pihak, Koordinator Komisi Peduli Perempuan dan Anak (KPPA) Bali Ni Nyoman Suparni mengatakan, soal pencabutan laporan, pihaknya menyerahkan kepada pihak korban dan keluarganya. Soal apakah pelecehan anak di bawah umur bukan delik aduan, pihaknya juga menyerahkan kepada aparat penegak hukum. “Baru kali ini ada korban pelecehan seksual mencabut laporan. Korban memang shock dan malah sempat mengatakan lebih baik memilih mati saja. Lihat matanya masih sembab karena sering menangis,” ujar Suparni. Suparni mengaku menyadari, warga dan keluarga di sekitarnya justru menyalahkan korban dan kakak korban karena melaporkan kasus perkosaan itu. Diduga karena situasi di masyarakat, sementara ayah korban sudah meninggal dua tahun lalu, korban dan kakaknya lantas mencabut laporannya. Masa depan dan kenyamanan di desanya merasa terancam. “Di desa memang rumit situasinya. Daripada melanjutkan proses hukum dan korban serta keluarganya dimusuhi atau dikucilkan di masyarakat setempat, korban merasa susah juga ke depan,” ujar Suparni. (013)

Bupati Mas Sumatri Lepas Gerak Jalan Pelajar SD BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri melepas peserta gerak jalan pelajar SD, di selatan Pura Jagatnatha, Karangasem, Senin (8/8) kemarin. Regu gerak jalan putra-putri itu mencapai lebih dari 60 regu dan menempuh jarak 8 kilometer keliling Kota Amlapura. Peserta gerak jalan ini tampak bersemangat. Ribuan warga pun berjejer di kiri-kanan jalan menyaksikan kebolehan anak SD itu baris-berbaris dengan berbagai padu padan kostum. Bupati Mas Sumatri yang ditemui di kantornya menjelang melepas peserta gerak jalan itu menyampaikan, HUT ke-71 RI tahun ini diupayakan lebih meriah. Berbagai kegiatan digelar. Pergelaran genjek kolosal di Taman Oejoeng, Rabu (10/8) besok,

juga dalam rangka memeriahkan HUT RI. Ada pameran hasil dan potensi pembangunan di Lapangan Stadion Padangkerta, gerak jalan 45 kilometer yang dilepasnya di perbatasan Yeh Malet. Gerak jalan itu diikuti 120 regu. Di samping itu juga rutin digelar pelacakan rute perjuangan Pasukan Ngurah Rai dilepas dari Pemuteran Rendang 15 Agustus pagi dan akan tiba di Lapangan Tanah Aron Kota Amlapura, tepat menjelang detik-detik apel Peringatan HUT RI 17 Agustus. Bupati Mas Sumatri berharap masyarakat luas di Karangasem sampai di pedesaan juga turut memeriahkan HUT RI. Paling tidak di depan rumah masing-masing dikibarkan bendera Merah Putih. “Tiap kantor tak hanya kantor pemerintah, tapi juga toko dan

kantor perusahaan swasta diharapkan menghias kantornya dengan nuansa merah putih,” katanya. Sementara kalangan masyarakat, termasuk Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI/Polri (Pepabri) di Karangasem juga turut memeriahkan HUT RI. Sekda Karangasem Gde Adnya Mulyadi, Minggu (7/8) lalu, melepas peserta fun bike di Jalan Veteran atau jalur 11 Padangkerta. Kegiatan itu juga dalam rangka HUT ke-57 Pepabri dan mensosialisasikan olahraga murah meriah dengan bersepeda. Ketua DPC Pepabri Karangasem I Wayan Purna menyampaikan, fun bike digelar dalam rangka memasyarakatkan olahraga bersepeda. Olahraga itu murah, menyehatkan dan menghin-

MELEPAS - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat melepas peserta gerak jalan pelajar SD. dari polusi lingkungan dan dapat dilakukan generasi muda dan

kalangan dewasa serta lanjut usia. (ad374)


TABANAN

14

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

Kaki Kiri Membesar

Balita Terancam Tak Bisa Jalan

AKIBAT terlilit tali pusar saat dalam kandungan sang ibu, kaki kiri Ni Kadek Ayu Novita Puspa Kirani (15 bulan), membengkak dan membesar. Apabila tidak mendapatkan tindakan lebih lanjut, balita asal Banjar Alasa, Desa Tegal Mengkeb, Selemadeg Timur, ini dikhawatirkan tidak bisa berjalan. Putri pertama Ni Komang Ayu Puspa Kariani (19) ini juga mengalami kelainan pada tangan kanannya yang tanpa jari t e l u nj uk. Da l a m ko nd i s i l a hi r t i dak sempurna, Kirani ditinggal ayahnya I Putu Suartawan (24) yang kembali ke rumahnya. Padahal saat menikah lewat ritual sederhana, ayah Kirani sanggup nyentana. Suartawan pergi begitu saja ketika proses pernikahannya belum selesai secara adiministrasi adat dan administrasi hukum. “Baru sampai upacara matanjung sambuk saja, saya sudah ditinggal,” ujar Ayu Puspa di rumahnya beberapa hari lalu. Saat ini Kirani dan ibunya tinggal bersama kakek dan neneknya yang bekerja sebagai petani. Ayu Puspa sendiri kesehariannya membantu berjualan nasi di daerah Bajera. Kirani rencananya menjalani operasi di RSUP Sanglah. Ayu Puspa berharap dengan memakai JKBM, seluruh biaya operasi ditanggung. Jika tidak, ia tidak bisa berbuat apa-apa mengingat pekerjaannya tidak banyak menghasilkan uang. Menurut I Wayan Sunadiasa (47), ayah Ayu Puspa, meski sudah masuk dalam keluarga tidak mampu, cucu pertamanya tidak mendapat tanggungan karena belum masuk KK. Dokter memperkirakan cucunya harus menjalani operasi tiga tahap. Tahap pertama untuk menghilangkan bekas lilitan tali pusar yang menyebabkan tersumbatnya aliran darah, sehingga telapak kaki sang bayi tidak membekak. Tahap kedua dan ketiga operasi di bagian telapak kaki. ‘’Operasi kedua dan ketiga dilakukan jika operasi pertama berhasil. Kalau operasi pertama gagal, tahap selanjutnya tidak dilakukan dan cucu saya terancam tidak bisa berjalan,’’ katanya seraya berharap operasi pertama berjalan lancar sehingga cucunya dapat hidup normal. Perbekel Desa Tegalmengkeb, I Dewa Made Widarma, mengatakan keluarga Sunadiasa masuk kategori tidak mampu dan sudah tercatat dalam Rumah Tangga Sasaran (RTS). Mereka telah mendapatkan bantuan berupa raskin, bedah rumah, dan kartu KIS. Kirani belum menerima kartu KIS sebab belum masuk KK. (san)

Bali Post/san

TIDUR - Ni Kadek Ayu Novita Puspa Kirani tidur di pangkuan ibunya.

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur 0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049 Puskesmas Kerambitan I 0361-8943982 Puskesmas Kerambitan II 0361-814027 Puskesmas Selemadeg 0361-8943636 Puskesmas Selbar 0361-815181 Puskesmas Pupuan I 0362-71233 Puskesmas Pupuan II 08113856736 Puskesmas Penebel I 0361-819181 Puskesmas Penebel II 0361-7470395 Puskesmas Marga 0361-8946154 Puskesmas Baturiti I 0368-21118 Puskesmas Kediri I 0361-812148 Puskesmas Kediri II 0361-814278 Puskesmas Kediri III 0361-880670

NAIK – Pengelola DTW Tanah Lot akan menaikkan harga tiket 100 persen mulai Oktober atau November mendatang.

Bali Post/dok

Kunjungan Diprediksi Turun 15 Persen

DTW Tanah Lot akan Naikkan Tiket

Tabanan (Bali Post) -

Rencana Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot menaikkan harga tiket sampai 100 persen yang diberlakukan mulai Oktober atau November mendatang diprediksi memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan hingga 15 persen. Meski tingkat kunjungan menurun, pendapatan bakal mengalami lonjakan.

Manajer DTW Tanah Lot, Toya Adnyana, mengatakan penetapan tarif baru tersebut rencananya dibarengi dengan penerapan sistem e-ticketing bagi wisatawan yang berkunjung. Kapan realisasinya, pihaknya masih menunggu kajian penera-

pan e-ticketing oleh pihak ketiga. “Jika hingga November mendatang e-ticketing belum bisa diterapkan, kami tetap menaikkan tarif tiket secara manual. Ini instruksi Ketua Badan Pengelola (bupati),” ujarnya, Senin (8/8) kemarin.

Harga baru tiket yang akan diberlakukan nanti, yakni untuk wisatawan asing dewasa yang sebelumnya Rp 30.000 naik menjadi Rp 60.000 per orang, anakanak dari Rp 15.000 menjadi Rp 30.000 per orang, wisatawan lokal dewasa dari Rp 10.000 menjadi Rp 20.000 per orang, dan anak-anak dari Rp 7.500 menjadi Rp 15.000 per orang. Pihaknya sudah melakukan sosialisasi di lapangan, khususnya kepada agen biro perjalanan. Khusus untuk penggunaan e-

Minim, Naker Pariwisata Bersertifikat

Tabanan (Bali Post) Tenaga kerja (naker) sektor pariwisata di Kabupaten Tabanan yang memiliki sertifikat masih minim. Pasalnya, pelaksanaan sertifikasi tenaga kerja hingga September 2016 masih disubsidi pemerintah pusat. Setelah pemberian subsidi selesai, proses sertifikasi tenaga kerja pariwisata akan dipungut biaya. Menurut Kadisnakertrans Tabanan Tjokorda Alit Juli beberapa hari lalu, selama ini sertifikasi memang subsidi dari pemerintah pusat. Merekalah yang menentukan kuotanya. Meski begitu pihaknya ingin semua tenaga kerja pariwisata di Tabanan menjalani sertifikasi tahun ini. Dikatakannya, sertifikasi yang didanai oleh pemerintah pusat selama ini disesuaikan dengan okupasi yang ada di ASEAN. Disnakertrans Tabanan telah melakukan rapat koordinasi tentang pelaksanaan sertifikasi bersama-sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Bali Indonesia (LSP PBI) terkait keberlanjutan sertifikasi tenaga kerja pariwisata usai berlakunya subsidi dari pemerintah pusat. “Mengingat subsidi hanya sampai September 2016, kemungkinan setelah itu pelaksanaannya dipungut biaya kurang lebih Rp 1,2 juta per orang. Kisaran biaya untuk kegiatan sertifikasi tersebut diberlakukan merata tanpa membedakan kategori pekerjaan,’’

ucapnya. Disinggung target sertifikasi pekerja pariwisata, pihaknya tidak pernah menetapkan secara khusus. Meski begitu, Disnakertrans terus melakukan sosialisasi dan mengimbau tenaga kerja agar mengikuti sertifikasi. “Kami akan terus melakukan pendataan sekaligus sosialisasi, karena sertifikasi dilakukan dalam upaya mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan,” jelas Alit Juli. Dengan mengantongi sertifikat, tenaga kerja pariwisata akan memenangkan persaingan di MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Di era MEA ini diperlukan terobosan inovatif melalui penyiapan sumber daya manusia (SDM) berkompeten dan didukung industri berkulitas. Pelaksanaan sertifikasi mengacu pada UU dan Peraturan Pemerintah. Sesuai UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan, mulai 2014 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mewajibkan pekerja pariwisata mengikuti uji kompetensi. Sementara mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2012 tentang sertifikasi kompetensi usaha di bidang pariwisata, pengusaha pariwisata wajib memperkerjakan tenaga kerja yang telah memiliki sertifikat kompetensi di bidang pariwisata, termasuk tenaga kerja asing. (kmb28)

ticketing, minta kepada badan pengelola untuk melakukan pelatihan bagi staf. “Kenaikan tarif ini dimungkinkan karena penyesuaian tarif empat tahun terakhir sekaligus untuk mendongkrak pendapatan daerah dari sebelumnya,” jelasnya. Sejalan dengan kenaikan tarif tiket, Badan Pengelola DTW Tanah Lot juga akan menata kios utama dan membenahi di tingkat lapangan seperti pemavingan jalur tengah dan penambahan CCTV di tiga titik. Saat ini sudah

ada 24 titik dan akan diusulkan penambahan di sebelah barat. Sementara itu, kunjungan ke DTW Tanah Lot periode Januari hingga 7 Agustus 2016 didominasi wisatawan domestik mencapai 1.100.617 orang atau 52 persen, sedangkan wisatawan mancanegara tercatat 1.025.123 orang atau 48 persen. Total jumlah kunjungan 2.125.740 orang. “Target kunjungan tahun ini 2.558.210 orang. Kami optimis target ini bisa dicapai,” ungkap Toya. (kmb28)

Program ”Brain Booster”

Kembangkan Otak Janin Lewat Musik

Tabanan (Bali Post) Musik terbukti mampu memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak pada janin. Untuk itu, pemerintah pusat menerapkan program brain booster, salah satunya memutar musik untuk janin yang memasuki usia kandungan 20 minggu. Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana, Senin (8/8) kemarin, mengatakan program ini baru diterapkan tahun 2016 dan sudah dilaksanakan oleh masing-masing puskesmas dengan pendanaan BOK (Bantuan Operasional Kesehatan). Untuk menunjang program ini, pusat memberikan satu set alat musik dan 20 buah ear phone. Alat musik beserta ear phone yang tersedia di setiap puskesmas masih sangat kurang, walaupun akan ada tujuh bantuan lagi dari pusat dan dua dari provinsi. Akan tetapi, setiap ibu hamil di Bali rata-rata sudah memiliki handphone. Lewat handphone inilah lagu yang disarankan oleh pusat didengarkan dengan memakai ear phone ukuran sedang hingga besar. ‘’Untuk ibu hamil di pedesaan menyediakan ear phone sendiri mungkin cukup berat, karena harganya paling murah sekitar Rp 50 ribu,’’ ujar Nariana. Musik untuk janin tidaklah sembarang musik tetapi telah lulus uji coba. Ada 15 musik yang dipilih dan semuanya ciptaan pemusik terkenal Mozart. Musik ini untuk memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak janin selama dalam kandungan. Diberikan pada usia empat bulan karena telinga janin telah berkembang secara maksimal. Pemutaran musik disarankan pukul 07.00 hingga 22.00 wita saat janin sedang aktif.

Salah satu ibu mengandung yang menerapkan program brain booster adalah Dewi Sutarmi (35). Warga Graha Asih Penyalin ini mengaku rutin memperdengarkan musik untuk calon bayinya. ‘’Setiap pukul delapan anak saya seperti mengerti dan selalu bergerak. Jika sudah diputarkan beberapa lagu saja langsung tenang,’’ terangnya. Ia pernah lupa membawa alat musik saat pulang kampung sehingga janinnya terus bergerak. Setelah diberikan musik lain ternyata tidak disukai. ‘’Ternyata memang hanya lagu khusus yang berefek,’’ tambah Sutarmi. (kmb24)

Bali Post/kmb24

MUSIK – Seorang wanita sedang memperdengarkan musik untuk janinnya.

Warung Global

Perusak Alam Bali Harus Ditindak Tegas

YANG abadi adalah perubahan. Oleh karena Bali mengalami perkembangan ekonomi dan pembangunan yang instan, maka segalanya berubah. Tetapi perubahan tersebut harus sesuai tatanan dan tuntunan. Ketut Dawi melontarkan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’ Megawati Sayangkan Wajah Bali Berubah” di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Senin (8/8) kemarin.

Menurutnya, yang berwenang mungkin tahu tentang permasalahan ini, sedangkan masyarakat tidak mau tahu dengan menanam dan membangun sesuatu seenaknya sendiri. Bangunan

arsitektur Bali bagus tetapi menghabiskan biaya yang besar untuk mendirikanya. Gede Biasa mempertanyakan mengapa baru sekarang Megawati melontarkan pernyataan, padahal

perubahan sudah lama terjadi dan mengapa tidak saat dia menjabat saja dilakukan perbaikan dan dicarikan penyelesaiannya. Lagu “Kembalikan Baliku” ciptaan Guruh Soekarnoputra sudah cukup lawas ditembangkan oleh Yopie Latul. Mestinya sejak itu kita ngeh akan kondisi Pulau Dewata. Kalau semua orang mengingatkan dan sadar sejak dulu mungkin Bali tidak rusak seperti sekarang. Aturan arsitektur Bali juga tidak jelas dan tidak tegas dalam pelaksanaannya. Alam dan budaya Bali sudah digerogoti. Sawah dijual karena pajaknya tinggi dan airnya diambil PDAM.

Kita sudah terlambat mengeluh. Sebaiknya benahi mulai sekarang sebelum Bali rusak total. Suparta, Arya, Becik, dan Vera menyebut justru pejabat dan pengusaha bersekongkol untuk memiliki tanah Bali dengan membangun vila, hotel, dan bangunan besar lainnya. Kerakusan akan lahan cenderung mengubah situasi dan kondisi alam Bali yang sebelumnya asri. Hutan lindung malah disewakan dan diberikan kepada investor yang berduit. Jalur hijau berubah wajah menjadi ruko, restoran, dan hotel. Hukuman terhadap perusak

alam Bali tidak pernah tegas dan pilih kasih. Papan jalur hijau seperti beroda sehingga bisa berpindah-pindah. Perda yang dibuat menjadi macan kertas dan petugas penertiban seperti macan ompong. Kuncinya, menurut mereka adalah laksanakan aturan dengan benar dan tegas serta jalankan hukum tanpa pandang bulu. Berikan sanksi yang menimbulkan efek jera bagi pelanggar dan bangkitkan kembali upaya pembangunan kawasan Bali tempo dulu yang dimotori oleh pemerintahan daerah di masingmasing kabupaten/kota. (arya)


15

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

Gabriel Tumbal Kemenangan the Gunners Gothenburg -

Bek Gabriel menjadi tumbal kemenangan Arsenal 3-2 atas Manchester City pada pertandingan persahabatan di Gothenburg, Swedia, Senin (8/8) kemarin. Gabriel ditandu keluar lapangan akibat cedera serius pada kakinya. Pada pertandingan ini City memimpin lebih dahulu melalui penyerang Sergio Aguero menit ke-30. Namun the Gunners membalasnya dengan tiga gol beruntun melalui Alex Iwobi (50), Theo Walcott (73) dan Chuba Akpom (85) sebelum Kelechi Iheanacho memperkecil jarak bagi City menjelang bubaran. Bagaimanapun, pelatih Arsenal Arsene Wenger harus berpikir keras menyusul cedera Gabriel yang diperkirakan bakalan absen di awal kompetisi Liga Inggris. Apalagi the Gunners telah kehilangan bek Per Mertesacker. ‘’Dia merasakan sakit. Semoga sakitnya tidak menghadirkan berita buruk,’’ kata Wenger seusai pertandingan. Arsenal juga bakalan ditinggalkan bek Laurent Koscielny di awal musim kompetisi ini. Pasukan Wenger akan menghadapi Liverpool, Minggu nanti yang menandai awal kompetisi musim ini.

Boikot Pelatih Liverpool Jurgen Klopp menyatakan tidak akan berbicara dengan wartawan dari tabloid the Sun menyusul pemberitaan nedia itu atas kehidupan pribadi bek the Reds Dejan Lovren. Tablid itu mengungkap secara terperinci absennya bek asal Kroasia itu di Piala Eropa lalu demi menyelamatkan perkawinannya. Klopp menyatakan dia tidak akan menjawab secara langsung pertanyaan wartawan the Sun untuk kurun waktu tertentu. ‘’Saya kira demikianlah dalam kehidupan itu. Tak peduli seberapa penting figur publik itu, seharusnya ada sesuatu yang tetap dihargai sebagai hal yang pribadi,’’ kata Klopp usai timnya mencukur Mainz 4-0 pada pertandingan persahabatan. ‘’Sesuatu pasti ada konsekuensinya,’’ tegas Klopp mebela pemainnya. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

GOL - Gelandang Arsenal Alex Iwobi (kedua dari kanan) merayakan gol bersama rekan setimnya Alexis Sanchez (kedua drai kiri), Mohamed Elneny dan Aaron Ramsey (kanan).

Mancini Tinggalkan Inter Milan Bali Post/afp

Gelandang Prancis Paul Pogba (kiri) tiba di kompleks latihan Manchester United di Carrington.

Pogba Jalani Tes Kesehatan di MU

London Gelandang Prancis Paul Pogba tiba di Manchester, Senin (8/8) kemarin untuk menkjalani tes kesehatan. Media Inggris melaporkan gelandang berusia 23 tahun itu dalam proses menyelesaikan persyaratan kepindahan dari Juventus. Sky Sport News melaporkan Pogba meninggalkan Nice menuju Manchhester dengan pesawat khusus. Ia selanjutnya menjalani tes kesehatan di Aon, markas tim MU. Manchester Airport mengunggah di Twitter foto pesawat yang membawa Pogba saat parkir di bandara. “Seorang penumpang penting baru saja tiba di bandara. Bisakah anda menebak siapakah dia?” pesan dalam jejaring sosial itu. Laporan yang beredar menyebutkan MU sepakat untuk membayar Juve sebesar 89 juta pound atau 116,4 juta dolar AS, belum termasuk fee untuk agen. MU dan Juve pada Minggu lalu mengeluarkan pernyataan bahwa pemain yang membela Prancis di Piala Eropa lalu diizinkan untuk menjalani tes kesehatan. Pogba rencanannya akan diperkenalkan pada publik Selasa ini atau Rabu besok sebagai pemain baru MU. Nama Pogba melejit setelah berhasil membawa Juve untuk keempatkalinya berturut-turut menjuarai Serie A Liga Italia. Harga Pogba melampaui penjualan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid sebesar 85 juta pound pada 2013. Pogba menjadi pemain ke-4 yang dibeli MU setelah bek Pantai Gading Eric Bailly, pengatur serangan Armenia Henrikh Mkhitaryan dan penyerang veteran Swedia Zlatan Ibrahimovic. Pelatih MU Jose Mourinho menyatakan kegembiraannya klub bisa merekrut Pogba dari Juve. Pernyataan itu terlontar setelah MU memenangkan turnamen Community Shield di Stadion Wembley dengan mengalahkan Leicester City 2-1. (kmb39/afp)

Milan Inter Milan berpisah dengan pelatih Roberto Mancini melalui ‘’kesepakatan bersama’’, kurang dari dua pekan sebelum musim baru Serie A Liga Italia dimulai. Frank de Boer difavoritkan menggantikan posisi Mancini. ‘’Inter ingin menempatkan catatan ini secara tertulis dan berterima kasih kepada Roberto untuk pekerjaan yang dilakukan bersama tim sejak bergabung pada Novemb e r

2014,’’ kata pernyataan di situs resmi Inter (www.inter.it), Senin (8/8) kemarin. Keputusan ini menyusul serangkaian hasil buruk pada pertandingan-pertandingan persahabatan pramusim untuk Inter. Pasukan Mancini menelan kekalahan atas Paris Saint Germain (PSG), Bayern Munich, dan Tottenham Hotspur dalam 15 hari terakhir di turnamen International Champions Cup yang merupakan pertandingan pramusim. Klub itu, yang finis di peringkat keempat di Liga Italia musim lalu, sehingga gagal lolos ke Liga Champions, akan memainkan pertandingan pertama musim baru Serie A dengan menghadapi Chievo Verona dalam rentang waktu 13 hari. Mancini disebut-sebut tidak bahagia sejak perusahaan elektronik Tiongkok Suning Commerce Group Co. Ltd. membeli saham mayoritas klub pada Juni. Kontrak Mancini akan habis pada Juni 2017. Mantan pelatih Manchester City dan Galatasaray itu sebelumnya membawa Inter menjuarai Liga Italia tiga kali secara beruntun pada masa kerja pertamanya di Inter antara 2004 sampai 2008, namun masa kerja keduanya di klub ini kurang sukses. Menurut laporan-laporan media di

Italia dan Belanda, Inter siap merekrut mantan pelatih Ajax Amsterdam Frank de Boer, yang mengundurkan diri dari klub Belanda itu pada Mei, untuk menggantikan Mancini. Penyerang Baru PSG merekrut penyerang Spanyol Jese dari Real Madrid dengan kesepakatan lima tahun. Jese diharapkan bisa menggantikan Zlatan Ibrahimovic yang pindah ke Manchester United akhir musim lalu. Jese (23) merupakan rekrutan kelima PSG pada bursa transfer musim panas setelah Hatem Ben Arfa, Grzegorz Krychowiak, Thomas Meunier, dan Giovani Lo Celso. Jese, yang direkrut tanpa mengumumkan biaya transfernya, mencetak 13 gol dari 62 pertandingan Liga Spanyol. PSG, di bawah pelatih baru Unai Emery, yang didatangkan dari Sevilla, memenangi Trophy of Champions dengan skor 4-1 atas Olympique Lyonnais pada akhir pekan lalu. ‘’Seperti Paris St Germain, saya memiliki ambisi-ambisi besar untuk musim-musim mendatang dan akan menjadi kesenangan besar untuk bekerja di bawah arahan Unai Emery,’’ kata Jese, yang telah mewakili Spanyol di level junior, kepada situs resmi PSG (www.psg.fr). (kmb39/afp/ant)

ang untuk terjadi pergeseran cukup terbuka. Yang patut diwaspadi di etape empat adalah pergerakan pembalap Pishgaman Cycling Team Iran. Sang juara bertahan ini memiliki pembalap segala medan alias multitalenta. Cepat di lintasan datar dan kuat di tanjakan. Selain pemegang polkadot jersey Amir Kolahdouz, ada juga nama Rahim Emami maupun Reza Hosseini. Ketatnya persaingan juga dirasakan oleh Amir Kolahdouz. Pemegang polkadot jersey ini mengaku jika semua pembalap bisa menyodok dan memenangkan perlombaan. Untuk itu pihaknya bersama dengan akan berusaha semaksimal mungkin meraih hasil terbaik. ‘’Balap sepeda itu sulit karena persaingan selalu ketat. Makanya semuanya bisa terjadi,’’ kata Amir Kolahdouz. Sebelum tiba titik king of mountain (KOM) dengan kategori Hors, semua pembalap akan melintasi lintasan datar yang panjang yang terdapat dua titik sprint tepatnya di Pariaman km 51,3 dan Pasar Sungai Limau km 69,8. Dan di awal balapan, semua pembalap dihadapkan dengan

Roberto Mancini

Bali Post/ant

ADU KECEPATAN - Sejumlah pembalap sepeda beradu kecepatan pada etape ketiga Tour de Singkarak 2016 di Rimbo Panti, Pasaman, Sumatera Barat, Senin (8/8) kemarin. Etape ketiga Tour de Singkarak 2016 dari Pasaman menuju Pasaman Barat dengan jarak tempuh 123,3 kilometer dimenangkan Ricardo Garcia dari tim Kinan Cycling Team dengan waktu 2 jam 59 menit dan 43 detik, sementara tempat kedua diduduki Ki Suk Lee dari Korail Cycling Team dan posisi ketiga ditempati Amir Kolahdouz Hagh dari Pishgaman Cycling Team. KOM 2 tepatnya di Kota Padang Panjang. Etape empat ini bisa dikatakan sebagai etape penentuan. Siapa yang akan finis di urutan terdepan

Ingin Penuhi Pesan Terakhir SALAH satu lifter putri PON Bali Ni Kadek Novi Andani baru saja melewatkan duka akibat kehilangan orang yang dicintainya. Pasalnya, jelang mengikuti PON XIX Bandung, Jawa Barat, September 2016, tanpa diduga pacarnya, Pande Made Sulandra, meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya. Dengan kondisi itu, kini dirinya masih berusaha untuk melupakan kesedihan itu agar bisa menjalani latihan dengan fokus dan konsentrasi. ‘’Sejak pacar saya meninggal Jumat lalu, saya izin latihan. Kalau latihan juga percuma karena tidak bisa fokus. Saya baru kembali melakukan latihan hari ini,’’ ungkap Novi Andani di Hotel Batukaru, Ubung, Denpasar, Senin (8/8) kemarin. Novi Andani menjelaskan untuk menenangkan pikirannya agar bisa kembali fokus berlatih, dirinya dibantu rekan-rekan sesama atlet di Hotel Batukaru tempat TC Sentralisasi atlet PON. ‘’Latihan masih belum bisa maksimal 100 persen. Mengingat karena

latihan kan butuh konsentrasi karena sampai sekarang masih kepikiran dia (Pande). Tapi Pelan-pelan pasti bisa fokus,’’ kata Novi Andani yang berulang tahun Minggu (7/8) . Fokus latihannya kini adalah peningkatan kekuatan, angkatan dan juga kekuatan tangan. Dara semester VII Jurusan Olahraga di IKIP PGRI Bali itu menjelaskan, saat PON nanti dirinya bakal turun di kelas baru yakni 48kg. ‘’Saat pra-PON saya turun di kelas 53 kg. Dan di PON nanti saya turun di kelas baru yakni kelas 48 kg,’’ ucapnya. Novi Andani menjelaskan, dirinya turun di kelas 48 kg karena peluang untuk meraih medali lebih terbuka. ‘’Di kelas ini rival berat datang dari tuan rumah Jabar, Kalimantan Timur dan Lampung. Meski begitu saya bakal berjuang dengan sekuat tenaga agar mampu memenuhi pesan terakhir almarhum (Pande) yakni meraih medali emas. Astungkara bisa memenuhi emas itu,’’ kata atlet kelahiran Tabanan 7 Agustus 1996 itu. (nan)

Bali Turunkan Tiga Lifter di Kejurnas Remaja Denpasar (Bali Post) Bali menerjunkan tiga lifter pada Kejurnas Terbuka Angkat Besi Satria Remaja II/2016, di GOR Bulu Tangkis Sinar Sport Hotel Bengkulu, 26-30 Agustus mendatang. Pelatih Nengah Ariasa, di Denpsar, Senin (8/8) kemarin menerangkan, ketiga lifter yang diturunkan yakni Ni Komang Diatmika Susanti (48 kg), Ni Kadek Ayu Suryani (58 kg), serta Putu Agus Ariawan (46 kg). Ariasa menjelaskan, pada event serupa sebelumnya Kejurnas Terbuka Satria Remaja I, di GOR Soreang Bandung, lifter Kadek Ayu Suryani menyabet emas untuk jenis angkatan snatch, perak untuk angkatan clean and jerk, serta perunggu untuk total angkatan. ‘’Pascatampil di Kejurnas Remaja I di GOR Soreang, anak-anak makin

getol berlatih,’’ ucap Ariasa. Diakuinya, selama berlatih ketiga lifter remaja Bali seakan jengah dan ingin mempersembahkan medali buat Bali. Oleh sebab itu, Ariasa optimis trio atlet asuhannya sangat berpeluang menyumbang medali. ‘’Kami akui angkatan anakanak memperlihatkan kemajuan pesat dan grafik yang signifikan,’’ ucapnya. Hanya, dirinya tidak berani membeberkan kenaikan angkatan asuhannya selama berlatih, sebab dirinya yakin lifter daerah lain juga saling intip kekuatan lawannya. ‘’Kami sengaja merahasiakan kenaikan angkatan mereka, namun lebih baik dibuktikan di ajang resmi Kejurnas Remaja. Apalagi, Agus Ariawan, kami yakin pulang menggondol medali,’’ paparnya. (022)

Bali Post/wan

TEMPEL - Pemain Tunas Muda Ubud menempel ketat lawannya dari Putra Pegok dalam pertandingan Liga Nusantara yang berlangsung di Lapangan Kapten I Wayan Dipta, Desa Buruwan, Blahbatuh, Gianyar, Senin (8/8) kemarin.

Tunas Muda Kalahkan Putra Pegok

Peserta TdS Masuki Etape Berat Pasaman Barat (Bali Post) Peserta kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2016 mulai memasuki etape berat dan satu di antaranya etape empat dari Padang Panjang menuju Puncak Lawang, Agam, Selasa (9/8) ini dengan jarak tempuh 151,5 km. Meski etape empat cenderung berat karena ada tanjakan dengan kategori Hors yang berada di garis finis dengan ketinggian 1.293 mdpl, namun banyak pembalap yang memiliki spesialisasi tanjakan menunggunya. Di sinilah kemampuannya diuji. Apalagi, jika mampu menjadi yang terbaik ini berpeluang besar menguasai puncak klasemen. ‘’Untuk besok saya sudah siap. Saya akan terus berusaha di rombongan di depan. Ini ada peluang untuk mempertahankan posisi tiga besar,’’ kata Dadi Suryadi di Pasaman Barat, Senin (8/8) kemarin. Dadi Suryadi hingga etape tiga mampu bertengger di posisi tiga klasemen umum dengan catatan waktu keseluruhan 08:21:24 atau tertinggal 16 detik pemuncak klasemen Ricardo Garcia. Dengan pendeknya selisih waktu ini, pelu-

Ni Kadek Novi Andani

di Puncak Lawang maka berpeluang besar memegang yellow jersey atau pemimpin klasemen kejuaraan yang memasuki tahun kedelapan pelaksanaannya itu. (ant)

Gianyar (Bali Post) Kesebelasan tunas Muda Ubud sukses menekuk lawannya Putra Pegok Denpasar dengan skor 6-1 (4-1) dalam lanjutan Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali 2016, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Senin (8/8) kemarin. Tunas Muda sempat dikejutkan dengan gol Putra Windu, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Pasek (Tabanan), baru bergulir 12 menit. Umpan lambung Putu Agus Joni dari sektor kanan ke mulut gawang, disambut tandukan Putra Windu hingga mengoyak gawang Tunas Muda yang dikawal Putrayana. Sayangnya, Putra Pegok tak mampu mempertahankan kemenangannya. Justru Tunas Muda giliran mendominasi permainan. Bomber Dewa Kadek Dwipayana menyumbang dua gol di menit ke-18 dan 38. Dua gol lainnya disumbangkan Dewa Aryananda di menit ke-33 dan

Kadek Sentana semenit menjelang turun minum. Bermula dari umpan silang Dewa Dwipayana kepada Kadek Sentana, kemudian bola disodorkan ke mulut gawang kepada Dewa Aryananda yang berdiri bebas. Dengan sekali sontekan, Dewa Aryananda mampu memperdaya kiper Putra Pegok Yuda Febia. Hingga turun minum, Tunas Muda unggul 4-1. Di babak kedua, Tunas Muda memperbesar kemenangan lewat sontekan Merta Wibawa di menit ke-81, serta Arsa Bagia semenit menjelang bubaran, hingga skor akhir 6-1. ‘’Anak-anak belum terbiasa bertanding di Stadion Dipta, sebab rumputnya keras,’’ kata pelatih Tunas Muda Ida Bagus Nahayasa. Sementara pelatih Putra Pegok I Gusti Lanang Rai mengakui, kualitas lawan di atas asuhannya. ‘’Selain itu, kami juga tak pernah latihan,’’ kilahnya. (022)

Data Pertandingan Klasemen Grup A 1. Tunas Muda 2. Pro Kundalini 3. BAS 4. Putra Pegok 5. PS Gianyar

1 1 1 1 0

1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0

6-1 2-0 0-2 1-6 0-0

Jadwal Selasa (9/8) Putra Tresna vs Undiksha (Lapangan Yoga Perkanthi)

3 3 0 0 0


Olimpiade 2016 Rio de janeiro

16

5 - 21 Agustus 2016

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

Perolehan Sementara Medali Olimpiade 2016 Rio de Janeiro No. Negara 1. AS 2. Tiongkok 3. Australia 4. Italia 5. Korsel 6. Hungaria 7. Rusia 8. Inggris 9. Swedia 10.Jepang 20.Indonesia

Emas 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 0

Perak 5 2 0 3 2 0 2 1 1 0 1

Perunggu Total 4 12 3 8 3 6 2 7 1 5 0 2 2 5 0 2 0 2 6 7 0 1

Bali Post/rtr

Lifter Indonesia Dewi Safitri di kelas -53 kg.

Dewi Safitri Tempati Peringkat Ke-7 Rio de Janeiro (Bali Post) Lifter Indonesia Dewi Safitri gagal meraih medali pada cabang angkat besi kelas 53 kilogram putri, Senin (8/8) kemarin. Dalam pertandingan di Pavillion 2 kompleks olahraga Riocentro tersebut, Dewi hanya mencatat total angkatan 185 kilogram dan menempati peringkat ke-7. Pada angkatan snatch ia membukukan 80 kg, sedangkan pada clean and jerk 105 kg pada lomba yang diikuti oleh 13 lifter. Medali emas di kelas ini diraih lifter Taiwan Hus Shu Ching dengan total angkatan 212 kg, perak diraih lifter Filipina Diaz Hidilyn (200 kg) dan perunggu untuk Yoon Jin Hee dari Korsel (199). (ant)

Long Pecahkan Rekor Dunia

Rio de Janeiro Lifter Tiongkok Long Qingquan memecahkan rekor dunia untuk kelas 56 kilogram dan mengalahkan juara bertahan Om Yul Chol dari Korea Utara (Korut), Senin (8/8) kemarin. Sekitar 4.000 penonton di Riocentro bersorak ketika Om melakukan angkatan terakhirnya di clean and jerk dengan angkatan 169 kilogram. Namun mereka bersorak lebih kencang ketika Long, juara Olimpiade 2008, mengangkat 170 kilogram dengan angkatan terakhirnya di malam itu untuk meraih medali emas. Ia menjadi lifter pertama yang memenangi gelar Olimpiade dengan selisih selama delapan tahun. Long bergabung dengan Om sebagai salah satu dari tujuh orang yang mengangkat barbel tiga kali lipat dari berat badannya. Total angkatannya yakni 307 kilogam memecahkan rekor dunia Halil Mutlus dengan 305 kilogram yang diukir pada Olimpiade 2000 Sydney. Kemenangan itu sekaligus memberikan kekalahan perdana bagi Om sejak lifter Korut tersebut memenanginya di London pada 2012. Sejak mencatatkan kemenangan di London, Om telah mengikuti tujuh kompetisi utama, termasuk tiga Kejuaraan Dunia, dan memenangi semuanya. Long (25), yang setahun lebih tua daripada Om, finis di belakangnya sebanyak empat kali. Long mengatakan pencapaian itu membuat mereka merupakan orang terkuat di dunia. ‘’Di antara umat manusia, ya… kamilah yang terkuat,’’ tambahnya. ‘’Namun tidak dalam dunia binatang -- ingatlah betapa kuatnya semut!’’ katanya. Om tetap tersenyum meski kalah. ‘’Orang terkuat adalah yang berada di sebelah saya. Saya memberi selamat kepadanya.’’ Kim Tuan Thach asal Vietnam menguntit di belakang Om sebanyak lima kali dalam berbagai kejuaraan. Dia diperkirakan akan meraih medali perunggu, namun gagal dalam ketiga upaya clean and jerk-nya. Hal itu membuat lifter 20 tahun asal Thailand Kruaithong Sinphet menghuni peringkat ketiga dengan terpaut 18 kilogram di belakang Long. (afp/ant)

Bali Post/rtr

BANTINGAN - Pejudo Kosovo Majlinda Kelmendi menahan upaya bantingan lawannya dari Italia Odette Giuffrida (bawah).

Kelmendi Sumbang Emas Pertama Kosovo

Rio de Janeiro Majlinda Kelmendi membuat sejarah di Olimpiade Rio de Janeiro, Senin (8/8) kemarin. Pejudo putri itu memenangkan emas dan menjadi atlet pertama dari Kosovo yang meraih medali Olimpiade setelah mengalahkan Odette Giuffrida asal Italia dalam duel menegangkan. Kelmendi, peringkat kedua di kelas -52kg, mengalahkan unggulan 10 Giuffrida dengan poin yuko yang lebih berharga dibandingkan waza-ari. Judoka Jepang Misato Nakamura dan Natalia Kuziutina dari Rusia memenangkan perunggu. Olimpiade Rio menjadi yang pertama bagi Kelmendi berlaga dengan bendera Kosovo. Negeri itu memproklamasikan kemerdekaan dari Serbia pada 2008 dan kemudian diterima sebagai anggota Komite Olimpiade Internasional pada tahun 2014. Kelmendi, juara dunia dua kali, membawa bendera Kosovo pada upacara pembukaan lalu. Ia sebelumnya mewakili Albania di Olimpiade London pada 2012 tetapi pulang tanpa medali waktu itu. Di kelas -66kg putra, Fabio Basile asal Italia, yang menghuni peringkat ke-29, menumbangkan unggulan teratas An Baul asal Korea Selatan (Korsel) untuk memenangi medali. Judoka berusia 21 tahun itu tampil gemilang sepanjang hari, memenangi tiga pertandingan pertamnya dengan ippon - termasuk mengalahkan peringkat kedua Tumurkhuleg Davaadorj asal Mongolia. Juara dunia An juga tampil baik, di mana ia menaklukkan judoka andalan Jepang Masashi Ebinuma untuk mencapai final. Namun, ia bukan merupakan tandingan untuk Basile yang membantingnya untuk mendapatkan ippon. Ebinuma dan Rishod Sobirov asal Uzbekistan memenangi medali perunggu. (kmb39/afp/ant)

IMBANG - Penyerang Brazil Neymar (kiri) melepaskan tembakan di depan pemain Irak Ahmed Ibrahim pada pertandingan kedua Grup A Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brazil, Senin (8/8) kemarin. Brtazil ditahan imbang tanpa gol. Bali Post/ap

Brazil Berharap Kemenangan di Laga Terakhir Rio de Janeiro -

Harapan Brazil untuk memenangi medali emas cabor sepak bola Olimpiade di kandang sendiri terlihat makin meredup. Neymar dkk. untuk kedua kalinya meraih hasil seri setelah ditahan imbang 0-0 oleh Irak, Senin (8/8) kemarin. Brazil yang juga bermain imbang 0-0 dengan Afrika Selatan (Afsel) pada laga pembuka grup A, mendapat cemoohan dari 65.000 penonton di Brasilia ketika mereka gagal untuk mematahkan pertahanan Irak yang tampil ngotot. Neymar nyaris mencetak gol langsung dari tendangan sudut dan upaya Renato Augusto membentur mistar gawang. Secara keseluruhan Brazil tidak mampu mengubah tekanan mereka menjadi gol. Mereka kini menghadapi pemuncak klasemen Grup A Denmark pada pertandingan terakhirnya dengan berharap dapat meraih setidaknya hasil imbang untuk memeli-

hara peluang dapat melaju ke putaran selanjutnya. Denmark memimpin klasemen dengan raihan 4 poin setelah menang 1-0 atas Afsel. Gol tunggal pada pertandingan itu dihasilkan Roberto Skov menit ke-69. Saat Brazil kesulitan mencetak, Korea Selatan dan Jerman berpesta gol di Salvador di Grup C. Korsel berhasil menahan imbang Jerman 3-3. Korsel, yang tampil di Olimpiade untuk kedelapan kalinya secara beruntun, membuka keunggulan melalui Hwang Hee Chan pada menit ke-25 sebelum Jerman menyamakan kedudukan melalui Serge Bnabry delapan menit kemudian. Jerman berbalik unggul

ketika Davie Selke mencetak gol sepuluh menit setelah turun minum, namun keunggulan itu hanya bertahan satu menit ketika Son Heung Min mencetak gol lewat serangan solo dengan mengatasi pemain bertahan Jerman dengan pergerakan indah. Suk Hyun Jun terlihat mengamankan kemenangan Korsel saat pertandingan tinggal menyisakan tiga menit ketika ia mengemas gol dari jarak dekat. Namun Jerman mampu menyamakan kedudukan di fase akhir pertandingan ketika tendangan Gnabry terdefleksi masuk ke gawang. Korsel, yang menang 8-0 atas Fiji pada pertandingan pembukaan mereka, me-

mimpin grup dengan selisih gol dari Meksiko yang menang 5-1 atas Fiji. Kedua tim samasama mengoleksi empat angka hasil sekali menang dan sekali seri. Jerman memiliki dua angka, namun menghadapi Fiji pada pertandingan terakhir. Sedangkan Korsel menantang Meksiko. Fiji belum pernah tampil di Piala Dunia dan bermain di Olimpiade untuk pertama kalinya. Namun secara mengejutkan mampu unggul terlebih dahulu saat melawan juara bertahan Meksiko melalui Roy Khrisna pada menit ke-11. Bagaimanapun, Erick Gutierrez mengemas tiga gol dalam 13 menit pertama babak kedua untuk membawa Meksiko berbalik unggul, sebelum Carlos Salcedo menambahi gol keempat pada menit ke-67. Gutierrez kemudian men-

gukir gol keempatnya lima menit kemudian melalui sepakan cungkil melewati sang kiper. Di Grup B, gol Umar Sadiq membawa Nigeria menang 1-0 atas Swedia, dan Jepang bermain imbang 2-2 dengan Kolombia. Jonathan Calleri menyumbang gol penentu kemenangan Argentina yang menang 2-1 atas Aljazair di Grup D. Honduras mendapatkan start sempurna saat melawan Portugal ketika Alberth Elis membawa mereka memimpin pada menit pertama. Namun Tobias Figueiredo menyamakan kedudukan dan Paciencia membuat tim Eropa itu meraih kemenangan 2-1. Portugal memiliki enam angka dari dua pertandingan, sedangkan Argentina dan Honduras masing-masing memiliki tiga angka. (kmb39/afp/ant)

Panen Medali Phelps Belum Berakhir Tundukkan Djokovic, Rio de Janeiro Masa panen medali perenang legendaris AS Michael Phelps belum juga berakhir. Phelps meraih medali emas ke-19 sepanjang karier di Olimpiade dengan membantu tim AS memetik kemenangan di nomor estafet 4x100 meter gaya bebas putra, Senin (8/8) kemarin. Perenang berusia 31 tahun tampil untuk pertama kalinya pada Olimpiade kelimanya, Senin kemarin. Keberhasilannya menjuarai nomor itu bersama Caeleb Dressel, Nathan Adrian dan Ryan Held, menjadikan koleksi medalinya bertambah menjadi 23 medali dengan komposisi 19 emas, dua perak dan dua perunggu. Tim Prancis yang menjadi juara saat Olimpiade London 2012 meraih medali perak dan Australia mendapat perunggu di nomor ini. Hari kedua renang ditandai dengan pemecahan rekor. Perenang Inggris Adam Peaty memecahkan rekor dunia atas nama sendiri untuk kedua kali dalam dua hari di nomor 100m gaya dada. Medali emas itu menjadikan Peaty sebagai perenang putra pertama Inggris yang memenangi gelar Olimpiade dalam 28 tahun. Juara dunia berusia 21 tahun itu mencatat waktu 57,55 detik pada sesi kualifikasi. Selanjutnya ia memecahkan rekornya sendiri itu dengan catatan 57,13 pada final dan sekaligus sebagai pembuka medali bagi negaranya di olimpiade. Sementara itu juara bertahan Cameron van der Burgh dari Afrika Selatan harus puas merebut medali perak dengan catatan waktu 58,69 detik dan perenang AS

Cody Miller meraih perunggu dengan 58,87 detik. ‘’Cukup menyenangkan bisa meraih medali emas untuk tim Inggris dan ini hasil kerja keras selama tujuh tahun,’’ kata Peaty. Perenang putra terakhir Inggris yang memenangkan medali emas Olimpiade adalah Adrian Moorhouse untuk nomor gaya dada di Olimpiade 1988 Seoul. Juara renang putra Inggris lainnya adalah David Wilkie nomor dada 200m pada 1976 dan Duncan Goodhew di 100m gaya dada pada 1980. Perenang putri AS Katie Ledecky memecahkan rekor dunianya atas namanya sendiri pada nomor 400 meter gaya bebas sekaligus mendapatkan medali emas. Perenang Inggris Jazz Carlin meraih medali perak, dan

Leah Smith asal AS menggaet perunggu. Ledecky memimpin sejak awal sampai akhir untuk mengukir rekor baru dengan catatan waktu tiga menit 56,46 detik. Ia memperbaiki rekor lamanya 3 menit 58,37 detik yang ia buat di Australia dua tahun lalu. Perenang Swedia Sarah Sjostrom menyabet emas 100m gaya kupu-kupu dan memecahkan rekor dunianya atas namanya sendiri. Penny Oleksiak dari Kanada memenangkan perak dan Dana Vollmer (AS), juara bertahan Olimpiade, mendapat perunggu. Sjostrom, tiga kali juara dunia di ajang ini, mencatat waktu 55,48 detik dan memecahkan rekor dunianya atas namanya sendiri 55,64 detik, yang diciptakan di Rusia tahun lalu. (afp/ant)

Perenang AS Michael Phelps.

Bali Post/ap

Del Potro Ulangi Sukses di London

Rio de Janeiro Juan Martin del Potro tidak menduga dapat mendepak petenis peringkat pertama dunia Novak Djokovic dalam pertandingan putaran pertama Olimpiade Rio 2016, Senin (8/8) kemarin. Ia mengulangi keberhasilan empat tahun silam di London. ‘’Saya tidak menyangka mampu mengalahkan Novak malam ini,’’ kata del Potro yang berjuang lepas dari cedera pergelangan tangan sepanjang musim 2016 ini. Djokovic, yang meraih gelar dua gelar grand slam 2016 yaitu Australia Terbuka dan Prancis Terbuka, merupakan pemain unggulan dalam pesta olahraga terbesar di dunia itu. Medali emas Olimpiade 2016 diperkirakan akan menjadi gelar pelengkap bagi Djokovic setelah dia mengoleksi 12 gelar grand slam. Tetapi, petenis berusia 29 tahun itu meneteskan air mata ketika harus meninggalkan lapangan Olympic Tennis Centre, Rio de Janeiro. ‘’Tapi, saya juga memainkan pertandingan yang menakjubkan. Pukulan forehand saya sangat bagus,’’ kata del Potro yang menang dua set langsung 7-6(4), 7-6(2) dan menjadi hasil yang mengejutkan bagi cabang tenis. Kekalahan di Rio, Brazil, menjadi kemenangan kedua del Potro atas Djokovic dalam Olimpiade. Pada Olimpiade London 2012, del Potro juga mengalahkan Djokovic pada pertandingan

perebutan medali perunggu dengan skor 7-5, 6-4. Del Potro sempat tersingkir dari 100 pemain tenis terbaik dunia tapi kembali bangkit. Ia memenangkan turnamen grand slam Amerika Serikat Terbuka 2009. Petenis unggulan lain yang melaju ke putaran kedua adalah Andry Murray dan Rafael Nadal. Murray hanya memerlukan dua set untuk mengalahkan Viktor Troicki (Serbia) 6-3, 6-2. Sedangkan Nadal juga tak menghadapi kesulitan untuk menundukkan Federico Del Bonis (Argentina) 6-2, 6-1. Ganda Putri Kejutan juga terjadi di ganda putri. Serena dan Venus Williams, juara ganda putri Olimpiade sebanyak tiga kali, tersingkir di putaran pertama. Pasangan AS itu disingkirkan ganda Rep.Ceko Barbora Strycova dan Lucie Safarova dengan skor 3-6, 4-6. Williams bersaudara memenangi gelar ganda putri pertama mereka pada Olimpiade Sydney 2000 dan mengulangi pencapaian serupa pada Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012. Di tunggal putri, Serena masih mampu menyelamatkan diri dari hadangan rivalnya. Kali ini petenis nomor satu dunia itu tidak memberi ampun lawannya dari Australia Daria Gavrilova yang disingkirkannya dengan skor 6-4, 6-2. (kmb39/rtr/ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Satpam H.724995 CV.TirtaAmerta

A.BP.001.08.16.0000646

!!!3org Sopir B1,Gaji Tinggi+Kost Hub.Murah Makmur Bangunan Jl.By Pass Ngurah Rai 888 Dpn Indorajawalet

!!Full-Time Student Counselor Gaji 3Jt+Freelance Gaji 300 Krm CV ke:bali@super-star.com atau Telp.0361-232523

Cr AA & prmdis u/Apotek Big Bro kurusetra Kampial 081916181256

A.BP.001.08.16.0000598

B.BP.141.08.16.0000359

B.BP.141.08.16.0000357

Bth:Cuz Service(F)S1,Good English,Max 30 CV ke:info@bali kiddy.com/Tlp.8954991-8954957

B.BP.164.08.16.0000340

Dicari Sgr pegawai outlet makanan di Celuk t.08123874947

A.BP.001.08.16.0000639

Dicari Guru Agama Katolik, Kirim CV ke:hrdbsch@gmail.com Jl.Tukad Badung No.88

!Dicari pengasuh TPA Hub Paud Pelita Kasih Hp. 0817350308

A.BP.001.08.16.0000613

B.BP.166.08.16.0000364

****Looking for Guest Relation Officer,Must be Expert Computer & Good English Both in Written & Oral,Salary Starting From 3,5Million Tel.0361-4490319/9381372

Dcr Sgr Tukang Sablon + Tukang Jahit Hub.8466632

A.BP.001.08.16.0000622

Dibutuhkan Sopir Sim A lam: PT.Indo Candle.Jl.Tkd.Batanghari XIV No.10Panjer T.8955978

A.BP.001.08.16.0000031

A.BP.001.08.16.0000532

Biku Rest@ urgently need Rest. Host,Cleaning Service,Barback & Engineering Send CV + Photo graph to:info@bikubali.com

Bth Pemetik Buah Australia, Gaji 32Jt,Biaya 8Jt,082247699000

A.BP.001.08.16.0000529

A.BP.001.08.16.0000640

Bth Sopir SIM B1 Pglmn Hub. Jl.Gn.Catur No37 Dps(Utr Mitra10)

Dcr Adm(Wnt),Design Grafis(P) Hub:484042, 087861340445

A.BP.001.08.16.0000292

A.BP.001.08.16.0000308

Dcr Admin u/Garment,Experience Computer Skill,Good English Email:infojob_garmen@yahoo.co.id HP:085100050706

A.BP.001.08.16.0000645

Dcr sopir serabutan,tdr dlm, KTP Bali Hub.08123928624

The Griya Villas & Spa-Bunutan Butuh Chef,Spa Coordinator, Asst.Manager Bhs Inggris, Kirim CV:info@thegriya.com

UC Silver Bth Security Pria Memiliki Sertifikat Security Krm Lam hrd@ucsilverbali.com Jl.Tohpati Sblh Brimob 461511

Dcr:Sales Oli SHELL,1 org,peng diPelumas,Lk,Max 30Th Srt Bw: PT.Banoli,Jl.Buluh Indah 75Dps

A.BP.001.08.16.0000595

A.BP.001.08.16.0000397

Dbthkn Karyawan/ti Koperasi wil.Gianyar Hub.081936525611 A.BP.014.08.16.0000604

Dcari Tenaga Kerja houskeeping segera;Pria/wanitalamaran segera di bawa ke Onion Collective Ubud Jl.Raya Pengosekan Gang Tegal Sari,0361 4792252 B.BP.004.08.16.0000329

Dicari Engineering Serabutan Hub.08124627259 Pak Pande

Dicari drafter,Engineering, Supir Proyek.Lam dikirim ke: hrdbali2@gmail.com

B.BP.004.08.16.0000336

A.BP.001.08.16.0000567

A.BP.001.08.16.0000602

Dicari Segera Sopir Pariwisata Hub.081337218080/081338741174

A.BP.001.08.16.0000356

A.BP.001.08.16.0000179

A.BP.001.08.16.0000589

B.BP.145.08.16.0000366

A.BP.001.08.16.0000591

A.BP.001.08.16.0000588

Dcri karyawati laundry di Ubud Monkey Forest hub.081238113239

Dicari Sopir Utk Toko Mebel Jl.Wr Supratman No.90 T:262782

B.BP.166.08.16.0000368

Dibutuhkan Segera Guru Bimba AIUEO,Hub:081236110357

Dicari Staff Cook & Wetrishe RM Japan Jl.Batur Sari No.20 Sanur Hub.082144445876

A.BP.001.08.16.0000630

B.BP.820.08.16.0000267

Dcr Kary Laki Bg.Gudang+Helper Cr Sgr Tkg Jahit utk Garmen Gn.Andakasa,SMU,081237811808 Tlp.081805503545,08116116173 Dbthkn 2 org PRT u/Rmh di Nusa 2, Blh pasutri Gaji 1,5Jt Tgl dlm SMS/Tlp.081901012211

A.BP.001.08.16.0000333

Dicari Tk Pola,Tk Jahit,Pangepul, Jl.Wr.Supratman No.294 Tohpati Dps HP:081805557504

Dcri Admin Min.SMA sederajat bali.tropicalline@gmail.com

A.BP.012.08.16.0000403

Dcr Guru TK,SD,tng bersih2 wnt u/sekolah diDalung085100861502

B.BP.004.08.16.0000327

A.BP.001.08.16.0000631

Dicari Admin & Kepala Toko Sierra Store Dps, min.SMU bisa Komputer 081916685858

A.BP.001.08.16.0000634

Dcr Broker utk Jual Kapling Siap Bgn di Penida 081230649181

Cr Sgr Mgr.Produksi Garmen CV Emil: gingersnapbali@gmail.com

Dcr Teknisi AC STM Hub.763332 Jl.Patih Jelantik No.3 Kuta

Dicari Pegawai Dapur utk Kerja di Seminyak,081339184155

A.BP.153.08.16.0000642

Cr Sgr Admin u/Klinik Kecantikan & Resto(GP+Tjgn)H:08155734415

Dcr SPG bs Bhs Inggris Lamaran ke Toko Kaya Jln.Petitenget 88

Dcri Acct&Opr Segera Jl.Padang Galak Sanur Tlp.081999733042

Dcr Admin,B.Produksi Min SMA/K Sederajat Telp.0361-8448696

B.BP.004.08.16.0000333

A.BP.001.08.16.0000458 PT.Fuji Home Japan Cr:Arsitek Bth SPG Penempatan Discovery & Marketing Property brpnmpilan Shopping Mall,18-35Th Jujur, mnarik, disiplin, jujur, teamwork & bertanggungjawab hub.4723564 Rajin,PenampilanMenarik.Gaji1,8Jt Hub Sandy 085264666166 Email:info@fujihomejapan.com

A.BP.001.08.16.0000599

A.BP.001.08.16.0000612

B.BP.004.08.16.0000326

B.BP.004.08.16.0000278

A.BP.001.08.16.0000643

Cr Kry/i bs Ms.Office&Internet minSMK,082144573631 Jl.IB 199D Cr Lk2 Rmh Makan minSD Dpt Mes Mkn,Gaji,Bns Kuta 085737647417

Admin,Drafter Min.SMU/D3 Kirim Via:hrdkalpataru@gmail.com

B.BP.141.08.16.0000344

Cr Frelance Marketing Deposito Koperasi syarat pny Relasi min SMU Income 5Jt H.081337380202

Dcr Admin Min SMU/Sdrjt Single Hub.Indohome & CO Jl.Cokro 165 Ubung(Samp BANK Taspen) 429047

A.BP.001.08.16.0000610

Dcr Kary Tk.Jahit,Tnga Serabutan & Pengepul Jahitan Lycra utk Garment sbnyk2nya,081337337998 A.BP.001.08.16.0000596

Dcr Krywan/ti Mini Mart Jl.Drupadi Seminyak, 081338318301

B.BP.154.08.16.0000352

Dcr PRT,tidur dlm,bisa masak Gj 1,5Jt Hub.081237790635

B.BP.004.08.16.0000331

Dicari Karyawan Utk Marketing Lam bw Lsg ke Jl.Tk.Gerinding No.1 Panjer Dps,Tlp:226010

A.BP.001.08.16.0000498

Dcr Supir,min SMA,pglm 2Thn Gj 2Jt,Tel 081237790635

B.BP.004.08.16.0000332

Dcr Tk masak,Waiter/ss u/RM Wr Nusantara Jl.Poppies 2 Kuta

B.BP.154.08.16.0000350

Dibutuhkan Segera HRD wanita untuk Kapal wisata.minimal D3/S1 memiliki pengalaman min 2th diposisi yang sama.bisa bahasa Inggris aktif.jujur berintegritas sertamemilikikemampuan berkomunikasi dengan baik. kirimkan CV ke accounting@dive-damai.com B.BP.004.08.16.0000328

Villa in Sanur Looking for Dcr Tukang Masak Berpglaman, Villa in Kerobokan Looking for House Keeping Staff,Speak Waiter,Waitress.Hb:087882255690 House Keeping Staff,Speak English,High Motifation & Hard /081218637979 Jl.Ry Kuta Blok English,High Motifation & Hard Work Tel.0361-4490319/9381372 D104.Resto: Taste of Oriental Work Tel.0361-4490319/9381372 A.BP.001.08.16.0000028

A.BP.156.08.16.0000605

A.BP.001.08.16.0000479

A.BP.169.08.16.0000603

Dicari Staff Wanita untuk Cook Helper,Waitress max 23Th send CV to zanzibar Rest Jl.Arjuna Double Six Legian or pastimo@gmail.com

B.BP.145.08.16.0000365

Dicari Supir bisa Alphard dan Camry Hub:081236948277

A.BP.001.08.16.0000585

Looking for Reservation Staff Must be Expert Computer & Good English Both in Written & Oral,Good Salary Tel.03614490319/9381372

A.BP.001.08.16.0000029

A.BP.001.08.16.0000030

A.BP.001.08.16.0000470

B.BP.101.08.16.0000369

Dicr GRO Mandarin+Pembantu PT.Neverneverland Travel 0361-757636/081337682886

B.BP.004.08.16.0000334

English Tutor F/P Time utk EC Gatsu & Sudirman,Gaji bagus E:info@carakita.com T:410405 A.BP.001.08.16.0000391

Looking for 2 Tourism Driver Max.30th Good Eng 081338769166 A.BP.001.08.16.0000566

Private Villa in Seminyak Looking Gardener with Experience & Also a Little Understand Swimming Pool No First Job, Call or SMS Lmran 081339313528 / 081337264152 or 087861429491 A.BP.001.08.16.0000644

Sopir Prb Umur dibawah 40th Hb.081246537335 Pak Candra Dps A.BP.001.08.16.0000570

Tri Surya Internusa Bth:Mrktng, Sales Project.Krm:Jl.Himalaya No.9,Dps/087861454652 A.BP.001.08.16.0000131

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL MOTOR

DAIHATSU

Taft 4x4 Th’1993 Ban 33 Original H.081999687999

HONDA

Vario Th.2011 H. 9jt Nego Hub: 0811396128

B.BP.141.08.16.0000355

All New Xenia M’2012 Akhir 105Jt Dp25Jt Hub.087860002341

A.BP.001.08.16.0000594

B.BP.141.08.16.0000353

HONDA

DIJUAL RUMAH 350jt Lelang Rmh Siap huni 1KM Sltn ByPas Tabanan 08133738020

Honda City’1997 Silver Rp.45Jt Dp 15Jt H.087860002341

B.BP.141.08.16.0000360

Jazz S’2008(B)Silver Stone Matic Trima Istw,085101581600

A.BP.001.08.16.0000614

Djl Rmh 50/116 Tbn,prm Kamasan Permai (utara RS Tbn)2KT,1KM, Dapur,Carport Hub.081237126552

B.BP.141.08.16.0000349

All New Acord’06Akhir DK LowKM JKlt JrgPake,08124611999 Murah

A.BP.001.08.16.0000620

B.BP.164.08.16.0000341

Mitsubishi Mirage’2014 Putih Innova G’07Euro Htm ori 130Jt Freed’2012 KM 27Rb PSD Dr.Baru asBali 106Jt,085100856999 Prbd P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Wrn Putih Hub:081239989698 A.BP.001.08.16.0000636 B.BP.164.08.16.0000338 A.BP.001.08.16.0000583 Avanza G’14 Pmk,Putih X-Over SUZUKI Grn New CRV 2.4cc’12 Htm Matic AT’11 Hitam 085100433703 Futura PU’2013 Hitam Sgt Mulus 317Jt H.081999675175 A.BP.001.08.16.0000611 B.BP.141.08.16.0000346 Hrg 74Jt Dp20Jt H.087860002341 Dijual Alphard putih GS’13 BUC B.BP.141.08.16.0000356 Jual Honda HRV Th 2015 Matic 081916405124 Warna Putih Hub.08123973335 Ertiga GX’14 AT abumet Dalung A.BP.001.08.16.0000618 A.BP.001.08.16.0000593 Prm VV/I 081558836385 brg bgus Harrier 2.4 Th’11 Full Option B.BP.166.08.16.0000367 KIA Mini Coper S Trb 2.0 Th’15 Pth TOYOTA Djl Segera KIA Carens 1’2002 Hub.081999315168 Vellfire Hitam Th’2011 asDK Automatic,Hitam h.081236301288 B.BP.141.08.16.0000361 Tgn 1 KM35Rb Jok Klt,Wrangler A.BP.153.08.16.0000641 Robicon’10 Putih,081238116467 DICARI MOTOR MITSUBISHI B.BP.141.08.16.0000358 “08123667168 Wa.081916157168 Pajero Exceed’09 Abu2 Matic Avanza G’09 Silver AsBali Mls asBali Cash/Crdit,081999675175 Prbd,081933610070/082341251453 Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk B.BP.141.08.16.0000347

B.BP.141.08.16.0000351

BAHAN BANGUNAN

TOUR

PINJAMAN

RUPA-RUPA

A.BP.001.08.16.0000579

KOMPUTER

Jl Kos2an 2are 7KT+KM dlm Hrg 1,2M Nego Poltek Jimbaran 082236295054

B.BP.154.08.16.0000354

Rmh 2,5 Gn.Andakasa Penamparan Bs TT Rumah/Mobil,085100856999

B.BP.141.08.16.0000348

Rmh Br Mnls T75/100 PDAM/PLN Sdkry Pdidikan T.081337052237 A.BP.001.08.16.0000600

Rmh Dijl BU Mahendradata 1Are 790Jt Ng Hub:087860138505 TP A.BP.001.08.16.0000573

Rmh LT 1.20Are,4KM Jl.Sekar Jepun VIII/28 Hrg 850Jt Nego Hub.082144670180

A.BP.001.08.16.0000572

SPA

DISEWAKAN RUMAH Over Kontrak Rmh Lt2 fasilitas lengkap,30Jt Nego,081999379314

A.BP.001.08.16.0000615

DIJUAL TANAH Kav 1A SHM,Abian Base,Permata Anyar,Munggu,C/K,085100221149

B.BP.164.08.16.0000339

Tnh 1,5Are,2A,3A Canggu Babakan 350Jt/A,Rmh Baru S.Huni Gaya Villa Dalung H.082147454248

Jl Tnh 6A&15A Jl.5m Msk Ke Dlm Densel Hrg Nego H:087860351149

A.BP.001.08.16.0000569

Jl Tnh Jl.Subak Dalem Jl 4M as pal s.bgn 450jt/A Nego&Tnh Kav Jl.Siulan Prum,Sekar Buana III 470jt/A Nego Hub.081237889033

A.BP.001.08.16.0000616

Jual Tnh 2 are Jl.Siulan Gg. Flamboyan Hub.085238088881

A.BP.004.08.16.0000619

B.BP.164.08.16.0000342

Tanah 1Are dr Bndrn Dlg Permai Hanya 3mnt 525Jt H.0818562140

A.BP.001.08.16.0000399

Tnh 1-2A,Br.Abasan,Singapadu. 085237361898 / 087761361999

!Petitenget 7A Hook dkt Pantai Lok Wisata Kuta 081338977777

1,17are Jl.P.Singkep VII bs TT mobil 500Jt/areNego 0817356452

A.BP.001.08.16.0000637

BUC 1,5Are 360jt/Are Jl.By Pas Tanah Lot 08123829054

A.BP.001.07.16.0001266

BUC Tanah 2Are 375/A Br.Jenah Peguyangan Kangin 089658464445

A.BP.001.08.16.0000601

BUC jl rugi1-2A Sempidi Tegehe Jl5m Pav cas/krdt,081337332121

A.BP.001.08.16.0000633

Dijual Tanah Jln Pantai Kedunggu Tabanan L.28Are Hub.081337283254,081338791301,

A.BP.001.08.16.0000506

Djl Tnh 2A Sekar Tunjung 15 Gatsu Timur Hub.08123650478

A.BP.001.08.16.0000597

SERVICE

B.BP.141.08.16.0000345

A.BP.001.08.16.0000586 GIANYAR

Tnh 2A /A400Jt,Pantai Cucukan Keramas Gyr Strgs 087862392060 A.BP.001.08.16.0000590

DISEWAKAN TOKO Over Kontrak Toko Jl.Monkey Forest Ubud Hub.081933003401

DIJUAL RUKO Murah,Ruko Mahendradata,2Lt dkt RS BaliMed,BUC,08123637336

Beli Rmh/Tnh Kav,KPR Dp 10% proses 3hr,CP.Agus081805374433 Gusde 081237872524

KONTRAKTOR Aditya Design,bangun/renov Rmh vila,Ruko,Kos IMB,081337099764

KEHILANGAN Hlg BPKB No.02529132-O An.Gst Putu Gede Ari Putra DK 6606 FX

DISEWAKAN TEMPAT Diswkn Tmpt lok Sanur cck untk Rest,Villa,Hotel 08563734043

Hlg BPKB No.I 08057884-O An. I Wayan Sunarta,DK 8962 OL

A.BP.001.07.16.0001087

B.BP.004.08.16.0000335

A.BP.001.08.16.0000493

B.BP.166.08.16.0000363

A.BP.001.08.16.0000494

Hlg BPKB No.O,An.Gst.Nyoman Wirnajaya DK 8275 FW

A.BP.001.08.16.0000623

DISEWAKAN TANAH Sewa Tnh 33A Dlm Kota Dps Pgr Kllng Jl Muka Blkg,Cck u/Usaha Apa Saja,Hrg Sewa Rp.27.500/A/ Hari.H:0361225847/081337131131

A.BP.001.08.16.0000495

Tlh Hilang Buku Kiur DK9647AT A/N Susiyana Br.Tegal Lantang A.BP.001.08.16.0000574

Tlh Hlg Buku Kiur DK9998BL,AN: Wyn Suryani Jl.D.ManinjauSanur

A.BP.001.08.16.0000581

DIJUAL VILLA Villa Jimbaran P.Gading Pool+ Prabot LT.2,17A H.087861888177

A.BP.001.08.16.0000575

KERJASAMA Chef cari partner/pemodal cafe Resto BBQ urgent 087866143566

A.BP.001.08.16.0000576

B.BP.164.08.16.0000324

Dikontrakan Toko 4x6 Belk Bank BJB Jl.T.Umar Hub:0811388656 A.BP.001.08.16.0000577

DISEWAKAN RESTORAN Over Kontrak Resto Jl.Kubu Anyar Kuta H.087861888177 A.BP.001.08.16.0000587

SERVICE

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

B.BP.164.08.16.0000325

Telah Hilang KP Angkutan Sewa No.Kendaraan DK 1567 FS DPR 65 549K Kendaraan 2010 Suzuki

A.BP.001.08.16.0000580

DIJUAL MOTOR

A.BP.001.08.16.0000638

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

A.BP.001.08.16.0000531

Pelunasan/Gestun kartu kredit promo 2,3% hub.082340004545

A.BP.000.08.16.0000088

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA Sedia PRT Hub.082 339 993 280

B.BP.164.08.16.0000343

Siap Kerja Parttime Nyusun Lap Pajak/Lap Keu.H:08113893027

A.BP.001.08.16.0000571

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

BIRO JASA

ALUMINIUM SERVICE

INTERIOR

DIJUAL MOBIL BIRO JASA

AC SERVICE SERVICE

BENGKEL LAS

DIJUAL MOBIL

ALUMINIUM

SALON

SERVICE

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL


EKONOMI

18

Selasa Umanis, 9 agustus 2016

Deklarasi Harta Amnesti Pajak Rp 9,27 Triliun Bandung (Bali Post) Presiden Joko Widodo mengatakan hingga saat ini harta yang telah dideklarasikan dalam pelaksanaan amnesti pajak baru mencapai Rp 9,27 triliun. “Saya sering turun dan tanya tidak men-diclear hartanya. Hingga Agustus kok belum masuk, jawabannya karena perusahaan-perusahaan masih menghitung,” kata Presiden saat sosialisasi amnesti pajak di Bandung, Senin (8/8) kemarin. Jika seseorang memiliki 100 perusahaan, kata Presiden, maka akan dihitung satu per satu, sehingga perlu waktu menyelesaikan itu

semua. “Paling tiga minggu, saya minta dipercepat dua minggu. Feeling saya awal S e p t e m ber banyak yang masuk,” katanya.

Presiden Joko Widodo

Bali Post/ant

Presiden mengakui dana masuk dari amnesti pajak ini sangat dibutuhkan negara dalam membangun infrastruktur yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 4.900 triliun. “Kita sedang gencar bangun infrastruktur membutuhkan Rp 4.900 triliun, tapi dari APBN kita bisa suplai Rp 1.500 triliun dalam tiga tahun, sehingga masih kurang banyak sekali Rp 3.400 triliun, dari mana ya dari ini, arus investasi masuk yang kita harapkan dari amnesti pajak,” harap Presiden. Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur terus dikejar, karena Indonesia tidak ingin kalah berkompetisi dengan negara lain. “Ingat biaya logistik kita 2,5 kali lipat dari Singapura, Malaysia karena infrastruktur kita tidak siap, jalan, bandara, pelabuhan

sehingg biaya jadi mahal, dan cost (biaya) dibebankan pada harga. Maka inilah kenapa infrastrukktur kita kejar, karena kita ingin berkompetisi dengan negara lain,” kata Jokowi. Selain bisa untuk membangun infrastruktur, kata Presiden, manfaat dari amnesti pajak ini juga bisa mendorong nilai tukar rupiah. Presiden juga mengatakan memberikan dampak pada peningkatan cadangan devisa negara. “Ini baru Rp 9,27 triliun saja yang dideklarasi, cadangan devisa kita menjadi Rp 111 miliar dolar AS dari 103 miliar dolar,” ungkap Presiden. Jokowi juga mengatakan, manfaat amnesti pajak akan meningkatkan likuiditas perbankan, pertumbuhan ekonomi naik dan penerimaan negara juga akan naik. Kepala Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito mengatakan jumlah uang tebusan saat ini Rp 197 miliar dari harta yang dideklarasi senilai Rp 9,27 triliun dengan jumlah wajib pajak 1.294 orang. (ant)

Rupiah Menguat 12 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (8/8) sore bergerak menguat sebesar 12 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.105 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.117 per dolar AS. Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada di Jakarta mengatakan, data pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II tahun ini yang berada di level 5 persen atau lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Hal itu tentu masih memberi pengaruh positif pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar uang domestik. “Rilis data produk domestik bruto (PDB) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat (5/8) lalu masih

mendapat respons positif pelaku pasar uang di dalam negeri,” katanya. Ia menambahkan, laju minyak mentah dunia yang bergerak menguat turut memberi dampak positif p a d a rupiah. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude pada Senin sore ini menguat 1,29 persen menjadi 42,38 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 1,15 persen menjadi 44,78 dolar AS per barel. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, bahwa data angka penggajian non pertanian yang meningkat mendorong harapan pertumbuhan ekonomi AS lebih cepat dan menaikkan kemungkinan kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat. (ant)

Bali Post/ant

MENGUAT - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin sore bergerak menguat sebesar 12 poin menjadi 13.105 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.117 per dolar AS.

HKN DI SULSEL - Menteri Koperasi dan UKM Drs. AAN Puspayoga memberikan sambutan saat Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-69 se-Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Takalar, Senin (8/8) kemarin.

Kerja Sama Doku dan PayEase

Dukung Transaksi Indonesia-Tiongkok PULAU Dewata saat ini masih menjadi destinasi favorit wisatawan Tiongkok. Hal ini terlihat dari jumlah arus wisatawan JanuariApril 2016, naik 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan jumlah wisatawan yang relatif banyak itu, masalah transaksi maupun penyedia layanan pembayaran online masih kurang. Sedangkan potensi pasar e-Commerce Tiongkok sangat menjanjikan. “Beberapa riset mencatat, penetrasi e-Commerce di Tiongkok mencapai 89 persen di kota Tier 1 dan 2, sedangkan di kota Tier 3 dan 4 mencapai 62 persen,” ungkap Alexander Tio, Komisaris Utama PT Lintas Teknologi Sukses Sejahtera. Untuk mendukung transaksi atau pembayaran online, Doku sebagai satu di antara penyedia layanan pembayaran elektronik bekerja sama dengan PayEase yang merupakan layanan pembayaran dari Tiongkok melalui PT Lintas Teknologi Sukses Sejahtera sebagai perwakilan PayEase di In-

donesia, meresmikan kemitraan bisnisnya, Senin (8/8) kemarin di Nusa Dua. Kerja sama ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi konsumen Tiongkok ketika ingin berbelanja online di merchant B2C dan B2B berkualitas di Indonesia. Tetapi juga mendatangkan keberagaman bisnis bagi merchant Doku yang memasarkan produk, serta layanan mereka dengan menggunakan solusi pembayaran e-Commerce lintas negara (Tiongkok-Indonesia). “Kolaborasi ini menciptakan manfaat bersama bagi 1,3 miliar populasi Tiongkok dan 250 juta masyarakat Indonesia,” katanya. Chief Operating Officer Doku Nabilah Alsagolf menyambut baik kerja sama dengan PayEase dan berharap kerja sama ini

semakin membuka jalan bagi merchant Doku untuk memperluas p angsa pasarnya, serta mendorong pertumbuhan bisnis onlinenya. Melalui kerja sama ini, Doku menjadi penyedia layanan pembayaran online non perbankan pertama di Indonesia yang memfasilitasi pembayaran CUP bagi merchant-nya. Dengan kerja sama ini, maka merchant-merchant yang terkoneksi dengan Doku dapat menerima pembayaran China UnionPay (CUP) dari konsumen Tiongkok. Selain itu, merchant Doku juga dapat memasarkan produk maupun jasa di dua portal yang dimiliki PayEase, yakni SilkRoad Tradde Ease (untuk produk) dan Travel Ease (untuk jasa yang berhubungan dengan pariwisata). (kmb23/k100)

”Finance” di Bali

Banyak Langgar Aturan DI BALI, kenyataannya banyak lembaga pembiayaan (finance) menyelenggarakan pembiayaan bagi konsumen (consumer finance). Lembaga pembiayaan nonbank ini sebetulnya dalam makanisme pelaksanaannya yang telah diikat pemerintah sesuai undang-undang yang berlaku. Tetapi dalam implementasinya di lapangan, lembaga pembiayaan itu faktanya tidak mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku. Malah tidak sedikit yang melakukan penyimpangan yang mengarah pada perbuatan-perbuatan melawan hukum. Kenapa hal itu bisa terjadi? Realitasnya sejauh ini Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali banyak menerima pengaduan terkait masalah pelanggaran yang dilakukan oleh Finance di Bali. Data pengaduan kasus finance dari Januari sampai Agustus 2016, sebanyak 42 Kasus. Direktur YLPK Bali Putu Armaya, S.H. mengatakan, masalah yang diadukan konsumen terkait persoalan penarikan kendaraan konsumen secara paksa oleh debt collector. Bahkan ada penarikan mobil konsumen menggunakan mobil derek secara paksa. “Konsumen yang telah telat membayar dua hingga tiga kali langsung kendaraannya dieksekusi. Mirisnya, cara-cara finance melakukan eksekusi tidak mematuhi prosedur,” ungkapnya. Jika kendaraan konsumen diambil paksa oleh debt collector di jalan raya, kata Armaya dapat dikategorikan pencurian, demikian juga ketika diambil di rumah. “Saya tidak menyalahkan tindakan debt collector tersebut, namun saya lebih menyalahkan pihak finance yang tidak mematuhi aturan hukum,” tegas Armaya. Sebenarnya kalau konsumen lalai dan telat membayar, pihak finance boleh mengambil kendaraan konsumen asalkan sesuai aturan hukum yang berlaku. “Jangan hanya melihat kesalahan konsumen karena telat membayar, semestinya pihak finance juga taat aturan,” imbuhnya. Sementara itu, Sarah Vanessa Bona menambahkan, sebaiknya penarikan paksa yang tidak sesuai prosedur itu dilakukan sebagai upaya terakhir.

Pelanggaran finance di Bali, lanjut Putu Armaya, termasuk tinggi seperti pelanggaran fidusia tidak mematuhi SK Kapolri No. 8 Tahun 2011. “Saat menarik kendaraan, pihak finance menggunakan fidusia palsu. Pihak finance dalam membuat kontrak perjanjian mencantumkan klausula baku, hal ini melanggar pasal 18 Undang-undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen,” ungkapnya. Dalam perjanjian kontrak antara konsumen dengan finance disebutkan penyerahan hak milik secara fidusia, tetapi perjanjian fidusia tersebut tidak didaftarkan pada kan-

tor pendaftaran fidusia untuk mendapatkan sertifikasi fidusia. Sesuai UU 42 Tahun 2009 dan PP No. 86 Tahun 2000. Pihak finance di Bali, menurut Putu Armaya, masih banyak menggunakan perjanjian di bawah tangan. Tidak ada akta notaries, sehingga tidak dapat dibuatkan sertifikat fidusia. Lembaga pembiayaan tersebut melakukan perjanjian tidak di hadapan notaris, sehingga hanya mempunyai kekuatan pembuktian sebagai perjanjian di bawah tangan. Dalam pasal 1320 KUH Perdata disebutkan salah satu syarat sahnya perjanjian adalah adanya syarat objektif yang salah satu unsur dari syarat objektif tersebut adalah perjanjian yang dibuat harus mempunyai kekuatan hukum. Jika syarat objektif tidak terpenuhi, maka perjanjian yang dibuat batal demi hukum. Kata Armaya, dari data penarikan kendaraan yang tidak sesuai prosedur sudah disidangkan di BPSK Badung.

Ke depan, Armaya berharap agar pihak finance mematuhi aturan hukum. “Jangan hanya melihat kesalahan konsumen saja. Penarikan kendaraan konsumen juga sah-sah saja oleh finance, tetapi harus melalui aturan hukum yang berlaku,” ujarnya. Pihak OJK Bali juga harus mampu mengawasi lembaga-lembaga pembiayaan di Bali yang tidak mematuhi aturan dan meresahkan masyarakat. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali Zulmi mengatakan, dalam kegiatan operasional perusahaan finance ada aturan dan SOP yang berlaku. Sepanjang aturan-aturan itu dijalankan, maka tidak akan ada pelang-

garan. Jika ada indikasi atau informasi yang mengatakan perusahaan tertentu melanggar, maka terlebih dahulu harus dikonfrontasikan dengan aturan-aturan yang ada. “Perusahaan finance yang menarik kendaraan/jaminan secara paksa dan tidak sesuai prosedur bisa dipastikan terlebih dahulu dengan konfirmasi ke perusahaan finance tersebut. Soalnya penarikan agunan pasti sudah dipersyaratkan ketika perjanjian dibuat, sesuai dengan kondisi-kondisi tertentu,” jelasnya. Penarikan agunan biasanya alternatif terakhir yang dilakukan finance setelah semua prosedur dilalui. (may)

DOKU DAN PAYEASE - Alexander Tio, Komisaris Utama PT Lintas Teknologi Sukses Sejahtera (kanan), didampingi Chief Operating Officer Doku Nabilah Alsagolf (tengah) di sela kerja sama Doku dan PayEase, Senin (8/8) kemarin di Nusa Dua.


19

Selasa Umanis, 9 Agustus 2016

Aspek Budaya Dari Hal. 1

Berbagai kemungkinan negatif itu terkait dengan aspek budaya, lingkungan, keamanan, dan berbagai aspek lainnya. Berdasarkan hasil simakrama FMPB Jatim tentang rencana reklamasi Teluk Benoa juga merumuskan, di antaranya kawasan Teluk Benoa telah ditetapkan sebagai kawasan suci oleh Saba Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat. Dengan demikian rencana reklamasi di kawasan suci Teluk Benoa berpotensi merusak hubungan harmonis antara manusia dan alam. Ini juga berarti melanggar ajaran Tri Hita Karana, khususnya upaya untuk menjaga parahyangan Bali yang suci, luhur, universal, menjaga pawongan Bali yang bermoral, berkarakter, berintegritas serta menjaga palemahan Bali yang subur, indah, dan ber-taksu. Rencana reklamasi Teluk Benoa berpotensi mengganggu pelestarian budaya agung, luhur dan indah masyarakat Bali, sehingga dapat merusak keberadaban masyarakat Bali. Kerusakan budaya dan peradaban luhur masyarakat Bali juga akan merusak kesatuan budaya nusantara yang pada akhirnya dapat merusak karakter dan mental bangsa. Rumusan lainnya, rencana reklamasi Teluk Benoa berpotensi mengganggu pelestarian budaya, merusak kesucian kawasan dan akan merusak citra pariwisata Bali yang berbasis budaya yang luhur. Juga merusak citra Bali sebagai Pulau Dewata. Rencana reklamasi Teluk Benoa berpotensi merusak habitat Teluk Benoa dengan terumbu karang dan biota laut lainnya yang merupakan kekayaan alam yang sangat berharga. Rencana reklamasi Teluk Benoa dan rencana pemanfaatannya untuk vila, fasilitas umum, kegiatan hiburan, dan lainnya akan menambah kepadatan lalu lintas, sehingga tidak layak dari aspek transportasi dan melewati daya dukung lingkungan/kawasan. Rencana reklamasi Teluk

Benoa berpotensi mengakibatkan banjir, pendangkalan dan terjadinya abrasi di tempat yang lain yang akan dapat merusak lingkungan dan juga akan merusak kehidupan masyarakat sekitarnya. Dengan demikian reklamasi Teluk Benoa akan dapat merusak lingkungan hidup dan merusak kehidupan masyarakat sekitarnya. Rencana reklamasi Teluk Benoa tidak menguntungkan bagi masyarakat nelayan, bagi pelaku industri pariwisata lokal, dengan demikian tidak akan banyak memberi manfaat bagi masyarakat Bali secara umum. Rencana reklamasi Teluk Benoa berpotensi mengakibatkan kerawanan sosial yang akan dapat menyebabkan konflik sosial antara penduduk setempat dan pendatang serta penduduk luar yang berpotensi datang akibat reklamasi. Dengan demikian reklamasi Teluk Benoa akan mengakibatkan dampak negatif secara ekonomi dan secara sosial bagi penduduk sekitar. Rencana reklamasi Teluk Benoa dan rencana pengembangan industri wisatanya berpotensi memperbesar jurang kesenjangan pembangunan antarwilayah di Bali. Rencana reklamasi Teluk Benoa dan rencana pengembangan industri wisata di dalamnya dengan sangat jelas berpotensi menghancurkan mental generasi muda Bali dan Nusantara dan tidak sejalan dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental. Rencana reklamasi Teluk Benoa berpotensi merusak sendi-sendi karakter Bali khususnya akan menggerus nilai-nilai budaya, peradaban dan kearifan lokal, kerukunan, kedamaian, kebersamaan, gotong royong, kebinekaan budaya nusantara yang pada akhirnya akan membuat masyarakat Bali tersisih. Rencana reklamasi Teluk Benoa berpotensi menimbulkan konflik, hilangnya kerukunan dan kedamaian, berkurangnya keharmonisan, dan menurunnya kualitas keamanan yang sudah mulai menjadi keluhan dari turis mancanegara. (059)

Dimulai Kamis Dari Hal. 1

Pertandingan bulu tangkis Olimpiade akan dimulai Kamis, 11 Agustus, di Pavillion 4 Riocentro, Rio de Janeiro, dan langsung menggelar pertandingan-pertandingan babak penyisihan grup. Menurut informasi panitia cabang bulu tangkis Olimpiade, Senin (8/8) kemarin, Hendra/Ahsan yang merupakan unggulan grup D mendapat jadwal pertandingan untuk sesi pagi. Henda/Ahsan yang merupakan pasangan ganda putra nomor dua dunia diperkirakan tidak akan menemui kesulitan untuk mengalahkan lawannya yang berperingkat 21 tersebut. Di grup D ini juga terdapat Chai Biao/Hong Wei Reddy dari Tiongkok, dan pasangan Jepang peringkat delapan dunia Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa. Selain Hendra/Ahsan, pemain Indonesia yang tampil pada hari pertama cabang bulu tangkis Olimpiade 2016 tersebut adalah ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari serta dua pasan-

gan ganda campura Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Tontowii Ahmad/Lilyana Natsir yang merupakan unggulan grup C akan menghadapi pasangan Australia Robin Middleton/Leanne Choo. Ganda campuran Indonesia lainnya, Praveen/Debby, mengawali perjuangan dengan melawan pasangan kuat Hongkong Lee Chung Hei/ Choi Hoi Wah. Di atas kertas, kedua pasangan ganda campuran Indonesia tersebut bakal memenangi pertandingan karena peringkatnya lebih tinggi dari lawan-lawannya. Pada ganda putri grup C, Greysia/ Nitya akan ditantang Poon Lok Yan/Tse Ying Suet dari Hongkong. Sementara itu pemainpemain tunggal Indonesia baru akan bertanding hari Jumat waktu setempat. Tim bulu tangkis Indonesia sejak hari Minggu sudah berada di perkampungan atlet Olimpiade di Rio de Janeiro, setelah menjalani latihan di Sao Paulo. (ant)

Perlu Operasi Dari Hal. 1

‘’Kawan kami di Satudarah adalah korban. Sekarang dia harus segera dilakukan operasi dan memerlukan beberapa kantong darah,’’ kata Made Mulyawan Arya, teman korban, ketika ditemui di BIMC, Kuta. Ia menuturkan, kejadian tersebut terjadi ketika teman-temannya dari geng Satudarah sedang makan di Jalan Dewi Sri, Kuta. Ketika itu diakui mereka diganggu. Kemudian ketika akan ke-

luar, dicegat oleh beberapa orang yang kemudian melemparinya dengan batu. ‘’Mereka tidak melakukan suatu perlawanan. Tiba-tiba dari pihak lawan menyiapkan senjata tajam dan mereka diserang dan dilempari batu,’’ tuturnya, Senin (8/8) kemarin. Geng Satudarah sendiri di Bali sedang mengikuti gathering. Gathering tersebut dihadiri anggota dari seluruh dunia dan tidak bermaksud membuat masalah di Bali. (kmb42) Selasa, 9 Agustus 2016

05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Cannel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Bali Legong Bidadari (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Halo Kamtibmas 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.05 Bali Channel Tourst TV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Kelip Bali 13.30 Lejel Home Shopping

14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Cakra Laksana (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Widya Shanti-Ubung (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.30 Lila Cita 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita : Arja Basur (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Benoa (2) 24.00 Closing

Ahok ’’Dikeroyok’’ Koalisi Kekeluargaan Jakarta (Bali Post) Tujuh partai politik bertemu menjajaki pembentukan koalisi untuk menentukan kriteria gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Ketujuh partai yang tergabung dalam Koalisi Kekeluargaan itu adalah PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional. Mereka ini akan mengeroyok kekuatan Ahok. ‘’Kami sepakat memberi kriteria, pemimpin arif, bijaksana, santun, etika, bersih, beradab dan cerdas. Itulah kriteria yang berhasil kami sepakati dari tujuh partai politik,’’ ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Bambang D.H., di Jakarta, Senin (8/8) kemarin. Perwakilan tujuh partai yang menghadiri pertemuan yaitu Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M. Taufik, Ketua DPW Partai Amanat Nasional DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo, Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta Abdul Aziz, Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta

Syakir Purnomo, dan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas. Bambang berharap kehadiran Koalisi Kekeluargaan dapat memfasilitasi keinginan warga Ibu Kota untuk menentukan pemimpinnya di masa mendatang. ‘’Ke depan tidak ada suasana gaduh, Jakarta sebagai ibu kota dapat ditinggali dengan suasana kondusif dan menjadi contoh pembangunan daerah lain. Itulah yang kami sepakati dalam musyawarah tadi,’’ ujarnya. Meski PDI-P mampu mengusung calonnya sendiri dalam Pilgub DKI mendatang, namun PDIP memb u t u h ka n t e m a n k o a l i s i untuk mengusung calonnya. ‘’Kita bisa maju sendiri sebenarnya, kalau dihitung persentasenya kami bisa usung sendiri. Tetapi kami sadar harus tetap menjaga stabilitas politik dan kita bangun bersama-sama untuk mengusung calon,’’ kata Bambang. Saat disinggung kader potensial untuk menghadapi bakal calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang didukung Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai NasDem, Bambang mengatakan PDI-P termasuk partai-partai koalisi masih mengkaji

Semakin Turun Dari Hal. 1

Alokasi dana ini mengalami penurunan sekitar Rp 14 miliar dibandingkan total angagran 2015 yang lalu sebesar Rp 27,166 miliar. Penurunan ini terjadi karena kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 hanya disetujui Rp 1,9 miliar. Tahun 2015 lalu DAK yang mengalir ke Buleleng mencapai Rp 13 miliar. Walau anggaran mengalami penurunan, Distanak tetap melakukan kebijakan dengan skema skala prioritas. Program yang fokus dijalankan di tengah penurunan anggaran itu seperti peningkatan kesejahteraan petani danswasembada pangan. Tak Berubah Beragam cara sudah ditempuh untuk memajukan sektor pertanian. Tetapi nyatanya sektor pertanian tidak pernah berubah. ‘’Saya saja di sini (DPRD Bali) sudah 11 tahun, tetapi pertanian tidak pernah berubah, kurang lebih segitu saja. Banyak cara ditempuh, tetapi ternyata juga kontribusi terhadap PDRB tidak banyak, cuma kurang lebih 16 persen,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali Gede Kusuma Putra ditemui di gedung dewan, Senin kemarin. Kusuma Putra mengibaratkan pertanian seperti atlet sepak bola yang digenjot dengan berbagai cara, namun prestasi yang didapat hanya begitu-begitu saja. Pihaknya sadar betul, ada banyak tenaga kerja yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut. Oleh karena

itu, pemerintah disarankan untuk mulai fokus pada sektor tersier yakni pariwisata yang di dalamnya terdapat industri ekonomi kreatif. Dengan harapan, kemajuan di sektor tersier turut berimbas menghidupkan kembali sektor primer dan sekunder, termasuk pertanian dalam arti luas. Terlebih saat ini, kondisi sektor tersier terbilang baik lantaran kontribusinya terhadap PDRB sudah melebihi 65 persen. ‘’Saya tidak ingin pertanian mati. Maksudnya begini, dengan kita push persoalan pariwisata, kami berharap ini memberikan dampak pada sektor primer. Kalau pariwisata maju, orang banyak ke sini kan butuh makan, butuh sayur mayur, telur, apa dan sebagainya. Otomatis nanti pasti akan diperlukan, istilahnya kebalik ini pola pikirnya,’’ jelas politisi PDI Perjuangan ini. Sejalan dengan itu, lanjut Kusuma Putra, pemerintah juga tetap harus menunjukkan keberpihakannya kepada petani. Ketika petani hendak menjual komoditi pertaniannya ke hotel, pemerintah harus hadir untuk memberikan kepantasan harga bagi mereka. Selain itu, memastikan pula petani langsung mendapatkan bayaran atas komoditas yang mereka jual disana. ‘’Jangan sampai perusahaan besar malah disubsidi oleh perusahaan kecil. Contoh sederhana peternak ayam telur, dia (hotel - red) belinya Rp 1.000, menjualnya Rp 10 ribu. Tapi membayar ke peternak lagi 2-3 bulan, padahal dia (peternak - red) perlu modal kerja, terpaksa

Mendata Petani Dari Hal. 1

Selain itu, ada juga permasalahan meningkatkan kapasitas petani dan mendata keluarga petani. Ke depan, Pemkot Denpasar akan melakukan pendataan ini untuk mengetahui secara jelas jumlah keluarga petani di Denpasar. Sementara itu sektor pertanian menjadi salah satu prioritas Pemkab Bangli. Untuk mendukung sektor pertanian tersebut, adapun anggaran yang dialokasikan Pemkab Bangli tahun 2016 yakni sebesar Rp 6,1 miliar lebih. Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Kabupaten Bangli Ni Wayan Manik mengatakan, anggaran tersebut dialokasikan untuk membiayai sejumlah program di Dinas P3. Adapun program tersebut di antaranya berupa pemberian bantuan bibit, pupuk dan pestisida organik untuk pertanian dan perkebunan. Tak hanya itu anggaran tersebut juga dialokasikan pembangunan infratruktur sarana dan prasarana usaha tani, jalan produksi serta untuk program kegiatan pembinaan-pembinaan kepada petani. Hanya dia mengakui

dana anggaran yang dimiliki Dinas P3 cukup terbatas. Dia akan memberikan pendidikan kepada para petani di seluruh desa mengenai cara pengendalian hama maupun penyakit dengan menghadirkan ahli pertanian. Di samping itu pihaknya juga akan membuat demplot-demplot agar petani bisa mendapatkan pembelajaran cara tepat mengenai model pertanian yang sehat dan memberikan hasil bagi petani. Di Tabanan tahun 2015 tercatat 87 hektar lahan pertanian beralih fungsi menjadi bangunan. Untuk menjaga agar pecaplokan lahan pertanian menjadi bahan bangunan tidak semakin luas, Tabanan menggelar program yang menjangkau pertanian dari hulu hingga ke hilir. Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Senin (8/8) kemarin mengatakan, program hulu dituangkan dalam program gerbang pangan, salah satunya adalah pengembangan beras sehat. Sayangnya, dari ratusan subak yang ada di Tabanan baru 40 subak yang mengembangkan produk beras sehat ini. Program beras sehat ini memberikan pasar yang jelas bagi petani. Di mana produknya

lebih jauh sebelum akhirnya menyepakati memutuskan satu calon gubernur beserta wakilnya. ‘’Nanti dilihat. Kenapa tidak nama yang lain-lain misalnya yang sudah muncul,’’ tegasnya. Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio mengatakan pertemuan tujuh partai yang menamakan diri Koalisi Kekeluargaan dilakukan untuk membahas penjajakan koalisi di Pilgub DKI Jakarta 2017. Koalisi Kekeluargaan digagas untuk menyiapkan diri mengusung calon melawan bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sudah diusung Golkar, NasDem dan Hanura. ‘’Di sini kami bertujuh berkoalisi dengan nama koalisi kekeluargaan. Kami di sini bersepakat untuk mencari kriteria pemimpin yang arif, bijaksana, beradab, santun, beretika, bersih dan cerdas,’’ kata Eko. Karena sifatnya baru penjajakan, maka koalisi belum sampai membahas pada nama-nama bakal calon yang pantas untuk diusung. Meskipun belakangan menguat keinginan menduetkan antara Tri Rismaharini yang digadang-gadang PDI-P dengan Sandiaga Uno yang digadang-gadang Partai Gerindra. (kmb4)

nyari bank, bayar bunga, kan lucu. Ini pemerintah harus masuk, misalnya kalau pembelian kepada petani di bawah Rp 5 juta, tunailah sudah,’’ paparnya. Kusuma Putra menambahkan, bukti keberpihakan pada petani dan sektor pertanian juga bisa ditunjukkan dengan membuat perda. Dalam hal ini, pemerintah membuat perda terkait anggaran pertanian sedikitnya 2,5% sampai 3% dari APBD di masing-masing kabupaten/kota dan provinsi. Mengingat saat ini, pihaknya melihat anggaran pertanian masih belum melebihi 1% dari APBD. ‘’Coba kalau APBD Bali Rp 5,5 triliun, 1%-nya kan Rp 5,5 miliar, itu enggak sampai, yakin seyakin-yakinnya enggak sampai. Kalau 3% dari APBD kabupaten/ kota dan provinsi kan lumayan,’’ tandasnya. Anggota Komisi II lainnya, A.A. Ngurah Adhi Ardhana, sepakat untuk tetap mendukung petani dengan pola start yang berbeda. Pasalnya, sektor pertanian baru akan bisa memiliki nilai ekonomi atau menyejahterakan pelakunya bila ada pasar. Dalam hal ini, pasar bisa dibentuk dari kemajuan sektor pariwisata. ‘’Memang masalah sekarang lebih banyak capital flight ke luar, dibuktikan dari hasil pertumbuhan ekonomi tinggi tapi daya beli turun. Kenapa? Karena mereka (pelaku pariwisata - red) beli sayurnya di luar bukan di sini, itu contohnya. Jadi kembali keberpihakan, pemerintah harus masuk di dalamnya,’’ jelasnya. (mud/rin)

dijual ke PNS yang ada di Pemkab Tabanan. Untuk membeli gabah kering beras sehat dari petani, pemkab menggandeng Perpadi di mana berdasarkan hitunghitungan, gabah beras sehat petani ini dibeli denga harga Rp 6.000 per kg. Selain Gerbang Pangan Serasi untuk menangkap hasil pertanian di hilir, agar bisa dijual dengan harga lebih tinggi, Tabanan menggelar program gerbang emas. Dalam program ini, produk pertanian akan diolah dan nantinya dijual melalui BUMDes maupun BUMD. Sayangnya, masih belum semua desa memiliki BUMDes. Sementara mengenai anggaran pertanian, pada APBD Induk 2016 dana untuk belanja langsung dialokasikan sebesar Rp 5,7 miliar lebih, sementara belanja tidak langsung sebesar Rp 8,7 miliar lebih. Kasubag Umum dan Perencanaan Dinas Pertanian Tabanan Ni Ketut Yuli Aryani memaparkan, untuk program yang menyentuh pertanian adanya kegiatan peningkatan struktur tanaman pangan dan hortikultura yang dialokasikan sebesar Rp 2,8 miliar lebih. Ada juga DAK pertanian sebesar Rp 974 juta. (ara/ina/san)

Buku Tamu Dari Hal. 1

Pada pemeriksaan tersebut, Sitinjak menganjurkan pihak BNN untuk mengecek buku tamu yang tersedia di Lapas Nusakambangan. Karena di sana tercatat nama pengunjung, apa keperluannya dan akan menemui siapa. Sementara itu, terkait dengan permintaan melepas kamera pengawas, Sitinjak mengatakan secara tegas tidak ada. Namun, dia membenarkan oknum BNN tersebut mempermasalahkan pemasangan CCTV di sel Freddy. ‘’Oknum tersebut mempermasalahkan mengapa memasang alat tersebut tanpa koordinasi terlebih dahulu. Namun, hal ini tidak ditanggapi oleh Sitinjak,’’ ujar Slamet.

Slamet juga mengungkapkan kesaksian Sitinjak yang menceritakan pertemuan Harris Azhar dengan Freddy Budiman. Menurut Slamet, Sitinjak menyatakan pertemuan antara Freddy dan Haris bukan pertemuan khusus. ‘’Pada saat itu, Harris berencana akan bertemu dengan narapidana lain, namun tidak sengaja bertemu Freddy Budiman yang saat itu tengah mengikuti program penyegaran atau relaksasi di luar sel. Saat itulah Harris dan Freddy berbincang,’’ kata Sitinjak. Menurut Slamet, dalam pemeriksaan, Sitinjak mengatakan dalam percakapan tersebut Freddy tidak menyebutkan nama-nama yang diberikan uang olehnya dalam bisnis narkoba yang dilakukannya. (kmb)

Lempari Pyramid Dari Hal. 1

Mereka langsung masuk ke dalam club tersebut. Manajemen Pyramid Club Bali memberi tahu mereka jika mau tutup dan menyarankan mereka untuk pulang. Saat berada di luar club tersebut, mereka melempari bangunan Pyramid menggunakan batu dan helm. Mereka juga merobohkan sepeda motor yang parkir di depan Pyramid. Karyawan Pyramid berusaha menghalau mereka untuk pergi dan diduga saat itu terjadi perkelahian. Setelah itu, mereka berjalan ke arah selatan sambil melempar batu ke jalan raya. Korban luka akibat kejadian itu berinisial Wayan AP (34), kedua kakinya patah, tempurung kaki kirinya retak, luka gores di pinggul kiri dan luka memar di pelipis kanan. Sedangkan MF (22) luka di siku tangan kiri, kepala memar, kaki dan punggung lecet-lecet. Selanjutnya Tt (35) mengalami luka robek di kepala kiri dan Ls (31) mengalami luka memar di kepala, kaki kiri dan tangan kanan. Hasil penyelidikan, enam orang diduga pelaku menginap di hotel dekat TKP. Menurut satpam hotel tersebut, mereka datang jalan kaki dan salah satunya memegang batu. Selanjutnya mereka bergegas masuk ke kamar masing-masing. Pukul 06.30 Wita mereka langsung check out dari hotel menumpang taksi. Padahal rencananya mereka check out dari hotel Selasa (9/8) hari ini. ‘’Beberapa identitas mereka sudah diketahui dan akan dikoordinasikan dengan Imigrasi

Bandara Ngurah Rai. Anggota klub motor ini berasal dari seluruh dunia,’’ ujarnya. Sementara itu, Made Mulyawan Arya yang akrab dipanggil De Gadjah mengaku tiga temannya merupakan anggota klub motor tersebut juga luka. ‘’Satu luka parah karena pendarahan di paru-parunya akibat kena senjata tajam dan harus segera dioperasi. Dua korban lain luka kena pedang, tetapi sudah pulang dari rumah sakit. Korban dari Belanda. Saya hanya berteman dengan mereka,’’ tegas De Gadjah, di Kuta, kemarin. Ditanya kejadian di Pyramid Club Bali, De Gadjah mengaku tidak tahu. Pasalnya, usai acara di karaoke di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, ia langsung pulang. Namun dari cerita teman-temannya, mereka datang ke sana untuk makan. Tiba-tiba mereka diganggu kelompok lain tetapi tidak melawan. ‘’Pihak lawan saya tidak tahu. Informasinya bawa senjata tajam. Temanteman saya diserang dan dilempar batu. Banyak orang (pelaku - red), beberapa warga lokal dan asing. Sebenarnya tidak ada masalah sesama anggota klub motor, tetapi mereka diganggu. Mereka kan turis mestinya kita sebagai warga Bali harus melindungi,’’ ujarnya. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Namun, ia belum bisa bicara banyak karena masih olah TKP dan melakukan penyelidikan. ‘’Saya masih di TKP bersama Bapak Kapolresta Denpasar,’’ tegasnya. (kmb36)


16 Pages

150 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

Tuesday,

Tuesday, August

9, 2016

Cast members (L-R) Viola Davis, Will Smith, Margot Jared Robbie, Joel Leto and atKinnaman world tend the premiere of “Suicide in Squad”

August 9,

2016 bomber Suicide kills at least 50 at Pakistan hospital Page 6

s ad’ Smashe ‘Suicide Squ $135.1 Million Records Withe Lives’ Dies Debut, ‘Nin REUTERS/Andrew

IMAGES

OF THE

farmers will In the future, on the efforts heavily depend the agricultural to increase optimizing the output by There is small the agriexisting land. to expand possibility That is why Bali cultural areas. need of agricultural or extension is in desperate than the n rather intensificatio because our of land. expansion effort is impossible narrower. “Extension is certainly getting by applyarea agricultural the intensification seeds and superior So, we encourage fertilization, the harvest,” ing balanced be a market after of Representhere should of the Bali House amid the visit said Chairman Adi Wiryatama, Foundation tatives, Nyoman Garden Indonesia Botanical to Eka Karya to the Botanical and 27 ambassadors Garden, Tabanan. Farming...2 on page Continued

DAY

opening numbers.those reviews

aw-

Joe scoring And boy were Journal’s records, of the Wall Street the film “...an ful. The some Squad” smashed called idea of - “Suicide Morgenstern on the whole David despite suffering LOS ANGELESmillion debut all-out attack t,” New York’s of $135.1 starting “the worst a colossal by the cast, Robbie, entertainmen of the year. Nichbranded it Edelstein and MTV’s Amy “two performances Margot worst reviews as extraordiWill Smith, worst,”

just picture with a new high-water Leto were wicked and the dismissed the That sets launch, lapping and Jared olson and $94.3 an August to like the They’re fun hours of padding.” mark for appeared the of the Galaxy’s” a new nary. enjoy it.” been one Audiences critics, handing fans “Guardians It also ranks as Squad” has than films Smith, “Suicide film better CinemaScore. Younger million bow. for star Will $77.2 hotly anticipated best the film B+ the film betof the most personal “I Am Legend’s” Buzz on Warner film a appear to like with audithe summer. since trumping in 2007. moviegoers, it an also of built steadily trailer at last consumers ter than olderthe age of 18 giving has million debut spectacle is a teaser The action foreign crowds. Bros. released is will “Suicide ences under that highlighted with Joker and A rating. The questionendurance? $132 mil- year’s Comic-Con resonating in some with Squad” earned Leto’s grill-sporting territories, Squad” showa major disconnect “Suicide from 57 more than Jared Robbie looking demented to “There’s the critics are saying Margot Harley Quinn. However, lion overseas by global total as are seeing,” off guard between what bringing its was caught could pigtails reviews what audiences the studio $267 million.anything that we of withering that the and Goldstein. (rtr) “It bested said concerns said Jeff Goldstein, the fusillade executive their were dampen the have expected,” distributionmarketing and reception would poor Warner Bros. “The and the vice president. was brilliant Jl. D.Tamblingan campaign Sanur

You can

ional Bali

find Internat

e of Philippin er Dozens surrend to officials linked after being drugs trade Page 13

s Bali need tion intensifica e of agricultur

Manhattan, New York, 1, U.S., August 2016.

Kelly TPX

st.com. http://epaper.in

online: http://www.inte

vic heads Ibrahimo Man winner for United in nity Shield Commu

Post at:

Jl. D.Tamblingan

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

Indonesian group behind Singapore plot has “dozens of members” - police

Su/File Photo

ore ind Singap ice - pol n group beh Indonesia zens of members” plot has “do REUTERS/Edgar

People walk

past the

skyline

of Marina

Bay central

business

district

IS in the

in Singapore

April 26,

ofSecurity now Middle East. leaders are

2013.

target,” Amar was their but that say they Authorities online said. vast majority of Indonesians The form of Islam. and weapons.to block radical moderate spate of attacks practice a are working Friday, The country saw a militants in the content. arrests on

the at a minister, several ficials fear that ISin Southeast Asia homegrown Following of home affairs men had from including a bombing supporters at home. said on Monday suspicion 2000s, Singapore’s holiday island said the authorities attacks week on part of a asking officers K. Shanmugam, attack on Marina nightclub on the people.(rtr) to launch rorism - Indonesian arrested last were area with Bali that killed 202 for Counter-tersix men after track- planned a rocket JAKARTA radicals ng Singapore entertainment methe ferris been active Islamist also be heard and has rounded up months on social later Bay, a central promenade, giant suspected to attack neighbouri News can at Global for was members” casino resort.ng a waterfront ing them in “Bali Image” from 9.30 suspects of plotting has “dozens of 96.5 in Syria. One of the said on Monday. wheel and a swanky bomb-maki Radio FM am. Listen to State (IS) in dia. group that group Amar until 10.00 FM at http:// Police seizedand arrows from joined Islamic group has beenhas released, and others in his direct But, guns two years. GRD arrested in and 31, Global Radio “The materials, homes in Batam. that rism forces two years a Dewa, to have been believed Amar told Counter-terro on Batam island, operation for via Facebook. d suspects’ there were no signsmore The Friday members,”Jakarta, refer- are with Naim anything police said, six men on south of Singapore. con- dozens of in its contact say Naim masterminde Jakarta, a rocket attack was Police news conference named after just to the amid mounting four time in the capital, “This a plan. of Islamist ring to the group an attack year that killed arrests comes no specific to than Rahmat Dewa. the spread this continued “There wasto attack Singapore, cern about Indonesia, the world’s leader Gigih extension of Bahrum We early and has since on how to them in is an mission. rity nation. frame for people, ideology online Boy group vision and them.” bombs e instruct people assemble Naim’s largest Muslim-majo police spokesman mostly underestimatIndonesia say mount attacks and National in join said the groupand was cannot Authorities have gone to online Rafli Amar men members from Bahrun dozens of recruited who has taking instructions Indonesian Naim, an

ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

ustream.tv/chan

SELASA UMANIS, 9 AGUSTUS 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

’’Bintang di Langit Belitong’’ Siap Tayang

Raditya Dika Luncurkan DVD Film ’’Single’’

FILM ‘’Bintang di Langit Belitong’’ produksi Visitama Citra Sinema (Hanso Production) yang bergenre drama ini, siap tayang di bioskop dalam waktu dekat ini. Dengan menghadirkan bintang-bintang ternama, seperti Angel Karamoy, Dea Anissa, Dwi Yan, Agust Melazs, Leo Frengky, Ratna Listy, Roman D Man dan diramu dengan amat apik oleh Rusdin D’ Mbojo, membuat optimis Sofyan selaku produser film ini, akan memikat untuk disaksikan pecinta film nasional. ‘’Dramanya kental dan menarik. Mata kita juga akan dimanjakan dengan keindahan alam Belitong. Sebab, utamanya film ini memang lebih menonjolkan keindahan pariwisata di daerah ini,’’ tutur Dwi Yan, salah satu pelakon utama di film ini. Dwi Yan sendiri menuturkan di film ini, ia berperan sebagai seorang pengusaha bernama Sofyan. Sofyan kembali ke kampung halamannya dari Jakarta setelah orangtuanya wafat. Ia melanjutkan bisnis di Belitong dan bertemu dengan mitranya Leona (Angel Karamoy). Tetapi langkah Sofyan tak mudah menjalankan roda bisnisnya di sini karena Leona menyadari kalau Sofyan-lah yang menjebloskan ibunya (Ratna Listy) hingga harus dipenjara selama 20 tahun. Dendam inilah yang berkecamuk di dada Leona pada Sofyan. ‘’Drama penculikan dan kejar-kejaran dengan mobil jadi bumbu yang menarik di film ini,’’ sambung Leo Frangky, di mana dalam adegan kebutan-kebutan, ia melakoninya langsung tanpa menggunakan stunman. ‘’Dengan dramanya yang memikat dan utamanya bisa menikmati panorama keindahan alam Belitong, saya berharap penonton film nasional kian membanjiri bioskop untuk menyaksikan BLB. Selain itu, juga pariwisata di kota kami kian dikenal dan berharap kian banyak para turis untuk menyaksikan keindahan alam di kota kami,’’ kata Sofyan. (pik)

DVD Original Film ‘’Single’’ dan ‘’Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck’’ telah di-launching Soraya Intercine Films melalui sorayastore.com. Film ‘’Single’’ yang novelnya digarap Raditya Dika mendapat animo dan respons positif penonton Indonesia. Sementara film yang dibintangi Pevita Pearce, Herjunot Ali, Reza Rahardian, dan Randy Danistha berjudul ‘’Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck’’ merupakan film terlaris akhir tahun 2014 dengan durasi 2 jam 49 menit. Sementara Dewi dari Soraya Intercine Films menyatakan bahwa ide tersebut berawal dari susahnya mencari DVD atau Store DVD Original dan tidak inginnya Soraya Intercine Film ketergantungan den-

Poster film ‘’Bintang di Langit Belitong’’

Bali Post/pik

Danrem 163/WSA Lepas Tim ’’Bali Merah Putih’’

Denpasar (Bali Post) Persiapan pengibaran 17 bendera Merah Putih ukuran besar, delapan bendera ukuran sedang, dan 2.016 bendera ukuran kecil serta 71 layang-layang merah putih, diintensifkan Korem 163/Wira Satya (WSA). Pada Sabtu (6/8) lalu, Danrem 163/WSA Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E. melepas tim kegiatan tersebut di lapangan Makorem, Denpasar. Rencananya kegiatan yang melibatkan ribuan orang tersebut dilaksanakan 16 Agustus mendatang di Pantai Kuta. ‘’Kami bekerja sama dengan Menwa Ugrasena Bali dan pihak-pihak lainnya. Kegiatan tersebut sebagian besar melibatkan pelajar SD, SLTP, dan SLTA. Kami ingin menggelorakan kembali semangat merah putih di Bali dan dipusatkan di Pantai Kuta. Korem WSA beserta jajaran juga melaksanakan program wawasan kebangsaan dan bela negara ke sekolah-sekolah,’’ tegas Danrem Kolonel Cantiasa, Senin (8/8) kemarin. Menurut lulusan terbaik Akabri 90 ini, pembinaan bela negara itu harus dilakukan dengan simultan dan menyeluruh. Dimulai dengan tingkat pelajar hingga masyarakat umum. Selain untuk memupuk dan menguatkan rasa nasionalisme, pembinaan tersebut menjadi bagian upaya penguatan karakter dan jati diri bangsa. ‘’Kalau hal itu tidak dilakukan, mau jadi apa bangsa tercinta ini? Apalagi ancaman saat ini beragam, ada yang nyata dan tidak nyata. Oleh karena itu, rasa nasionalisme dan bela negara harus dimiliki rakyat Indonesia, termasuk krama Bali,’’ ujarnya. Momentum HUT ke-71 Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus ini, lanjut Cantiasa, harus dimanfaatkan untuk kegiatan revolusi mental dengan menanamkan jiwa patriot bela negara. Pihaknya masuk ke sekolah-sekolah karena tunas-tunas bangsa dididik di sana, sehingga harus mendapat pembinaan cinta Tanah Air. Jangan sampai mereka gampang terjerumus ke hal-hal negatif yang justru merugikan bangsa ini. ‘’Mereka ini aset bangsa yang harus memiliki kecerdasan emosional dan intelektual memadai, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Tugas kita semua untuk mendidik dan mengarahkan mereka supaya ke depan berguna bagi bangsa dan negara yang kita cintai ini,’’ tegas Danrem asal Singaraja ini di sela-sela persiapan pengamanan event nasional dan internasional di Nusa Dua. (kmb36)

Bali Post/pik

gan pihak lain. Maka dibuat dan di-launching-nya melalui www.sosrayastore.com untuk memudahkan orang untuk mendapatkan DVD Original tersebut. Karena di luar banyak DVD bajakan, selain itu bisa juga mendapatkan merchandise di web tersebut, dan nantinya akan ada DVD original film lainya yang akan ada di www.sorayastore.com . Soraya tidak pernah merasa takut untuk membuat film yang berkualitas dan bagus, karena akan menarik orang untuk menonton, dengan berkeyakinan animo kolektor dan pecinta film Indonesia di media sosial yang menunggu DVD original film ‘’Single’’ dan ‘’Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck’’ masih cukup baik. (pik)

Mahasiswa Universitas Wahid Hasyim Kunjungi FKUB Bali

Gelar Dialog Merawat Keragaman Dalam Bingkai NKRI Semarapura (Bali Post) Keragaman yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejatinya telah ada sejak zaman kerajaan. Keragaman tersebut oleh para leluhur dimaknai secara bijak dan mampu menumbuhkan kerukunan antarsesama di negeri ini. Karena itu, menjadi kewajiban semua komponen bangsa ini untuk meneruskan nilai-nilai kerukunan dalam keragaman yang ada di negeri ini. Semua pihak harus mampu menghargai keragaman tersebut untuk mewujudkan kerukunan dalam bingkai NKRI. Hal ini mengemuka dalam diskusi bertajuk ‘’Merawat Kerukunan dalam Bingkai NKRI’’ di Puri Den Bencingah, Jalan Raya Besakih No. 16 Klungkung, Minggu (7/8) lalu. Acara tersebut digelar serangkaian kunjungan Universitas Wahid Hasyim Semarang ke FKUB Bali.

Ketua FKUB Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menyambut rombongan yang difasilitasi oleh Taslim Syahlan, pengurus FKUB Semarang sekaligus pengajar di Universitas Wahid Hasyim. Kehadiran mahasiswa asal Semarang yang dipimpin Ketua Rombongan Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim Nur Cholid ini diterima selain oleh Ketua FKUB Bali bersama jajaran pengurus FKUB Bali lainnya, juga hadir pula Dr. I Gusti Made Ngurah, Karo Kesra Pemrov Bali A.A. Gede Geriya, serta sejumlah organisasi pemuda dan perempuan di Bali. Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet yang juga Ketua Asosiasi FKUB Indonesia ini mengungkapkan NKRI dengan berbagai suku bangsa harus tetap dijaga identitas masing-masing daerahnya. Jangan sekali-sekali mengubah identitas suatu

daerah yang pada akhirnya memicu konflik horizontal dan perpecahan. Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menjelaskan toleransi merupakan harga mati yang tak bisa diganggu gugat. Pancasila, katanya, bukan sekadar sebagai simbol toleransi tetapi juga perekat dalam menyemai kerukunan yang beragam di Nusantara. Nur Cholid, M.Ag., M.Pd. mengungkapkan, di universitasnya ada sembilan fakultas. Menariknya, mahasiswanya bukan saja dari agama Islam, namun sangat multikultural. Ada yang beragama Kristen, Katolik, Buddha, Hindu maupun Konghucu. Dipilihnya FKUB Bali untuk dikunjungi, katanya, agar ke depan para dosen maupun mahasiswanya mampu mentransfer ajaran Islam yang toleran, moderat, untuk menegakkan Pancasila, dan kehidupan berdasar-

Bali Post/ist

FKUB - Ketua FKUB Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet memberikan sambutan selamat datang kepada para dosen dan mahasiswa Universitas Wahid Hasyim yang berkunjung ke FKUB Bali di Puri Den Bencingah, Klungkung. kan Bhinneka Tunggal Ika. Bali merupakan salah satu daerah yang mampu menjadi contoh mewujudkan kerukunan antarumat beragama. Disebutkan, sejatinya di Jawa Tengah, khususnya di Kudus, para leluhurnya juga

telah mengajarkan sikap saling menghargai antarumat beragama. Hal ini bisa dilihat sampai sekarang, umat muslim di Kudus tidak mau menyembelih sapi, karena dinilai sangat disucikan umat Hindu. (kmb12/k100)

Authenticity Hadirkan Glenn Fredly AUTHENTICITY adalah gelaran konser musik bergengsi yang menampilkan deretan musisi berkualitas Indonesia. Rangkaian konser ini dimulai pada 6 Agustus 2016 di Bandung, kemudian di Palembang pada 13 Agustus, Makassar pada 20 Agustus, dan di Lampung pada 17 September. Gelaran ini akan menampilkan musisi-musisi terpilih seperti Glen Fredly, Teza Sumendra, Maliq & D’Essentials, Sore, Diphk Barus, DJ Odoto, DJ Zabylla dan Osvaldo Nugroho. Anes selaku perwakilan pihak penyelenggara ‘’Authenticity’’ mengatakan gelaran ini adalah sebagai silaturahmi antarmusisi yang berbeda genre.

‘’Tujuan kami hanya satu, silaturahmi. Jarang banget band-band indie ini bisa tur bareng karena enggak ada massanya. Tapi enggak cuma itu, akan ada Aura Kasih,’’ kata Anes. Rangkaian tur ini dimaksudkan untuk tidak mengkotak-kotakan genre musik. Anes pun membocorkan rahasia bahwa akan ada kolaborasi antara Aura Kasih dan Sore. ‘’Aura kasih akan kolaborasi sama Sore, biar hidup suasana panggungnya, biar wangi,’’ ungkap Anes. ‘’Authenticity’’ membuat pecinta musik Tanah Air bisa menikmati panggung festival dengan harga tiket yang sangat terjangkau. (pik)

Bakso Pak Kober ketika menggunakan food truck.

Bakso Pak Kober Diproses Sendiri

BAKSO Pak Kober milik Gede Ariawan dan Nyoman Mertayasa sehari-harinya tersedia di sebelah Pura Taman Kota Lumintang Denpasar. Dulunya dia berjualan menggunakan mobil (food truck) di Taman Kota Lumintang. ‘’Dulu kami berjualan pakai mobil di Taman Kota, tapi karena ini untuk parkir, Satpol PP tidak memberi izin jualan di sini,’’ ujarnya belum lama ini. Pria asli Singaraja yang

tinggal di Dalung tersebut sehari-hari berjualan bakso ayam yang diprosesnya sendiri menggunakan mesin sendiri. ‘’Semuanya pakai mesin sendiri,’’ imbuhnya. Kualitas baksonya terjamin karena menggunakan ayam fillet dengan kaldu low penyedap. Usaha bakso tersebut bisa dikatakan usaha keluarga karena yang mengelola dirinya bersama iparnya, Nyoman Mertayasa. Dalam hal pen-

gelolaan dan pekerjaan juga dilakukan bersama keluarga. Dikatakannya, event tertentu seperti festival dapat mendongkrak penjualan baksonya. Pada hari biasa, ia mendapatkan omzet Rp 300.000 per hari. Namun pada event tertentu ia bisa mendapatkan omzet hingga Rp 2,5 juta-Rp 3 juta per hari. ‘’Kalau event-nya sepi, bisa masuk Rp 1,2 juta,’’ tutur Gede Ariawan. Jika ada event seperti festival, ia pasti ikut. (kmb42)

TAHUN 2019, Kementerian Kesehatan menargetkan seluruh puskesmas yang ada di Indonesia menyandang status terakreditasi. Salah satu tujuannya untuk mengoptimalkan fungsi puskesmas demi berjalannya sistem rujukan di era JKN. Tahun 2016, Dinas Kesehatan Kota Denpasar mengajukan empat pusk-

esmas untuk menuju akreditasi. Empat puskesmas tersebut adalah Puskesmas II Denpasar Barat, Puskesmas I Denpasar Timur, Puskesmas IV Denpasar Selatan, dan Puskesmas III Denpasar Utara. Memang sampai saat ini belum ada puskesmas yang terakreditasi, mengingat persyaratan akreditasi itu baru dari Kementerian Ke-

sehatan. ‘’Bulan Agustus dan September kita siapkan empat puskesmas yang dinilai,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes., Senin (8/8) kemarin. Sebelum ada akreditatasi, pihaknya telah melakukan manajemen mutu berupa akreditasi ISO tahun 2009. ‘’Empat puskesmas sudah ISO. Yang kita

Bali Post/pik

Denpasar Siapkan Empat Puskesmas untuk Diakreditasi Bali Post/ist

LEPAS TIM - Danrem 163/WSA Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa melepas tim yang akan dikerahkan saat pengibaran ribuan bendera Merah Putih di Pantai Kuta, 16 Agustus mendatang.

ajukan untuk dinilai dua puskesmas telah terakreditasi ISO, dua yang belum,’’ jelasnya. Sejauh ini pihaknya telah melakukan pendampingan intens dari tim Dinas Kesehatan Kota Denpasar. ‘’Juga sudah pra-survei oleh mereka,’’ tandasnya. Sementara izin yang menjadi kendala selama ini di puskesmas, dikatakannya, telah diselesaikan mengin-

gat sebelumnya tidak dipersyaratkan harus ada izin. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan 28 puskesmas terakreditasi. Penilaian akreditasi dilakukan oleh tim surveyor dari pusat meliputi administrasi, pelayanan, pembinaan peran serta masyarakat, dan lain-lainnya. (kmb42)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook